20 HALAMAN
NOMOR 15 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (148 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
kamis wage, 1 september 2016
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Jangan Hanya Lihat Polda akan Lakukan Tindakan Tegas Aksinya, Lihat Pula Akar Masalahnya Buntut Demo Bakar Ban
Denpasar (Bali Post) Polda Bali, Rabu (31/8) kemarin, menggelar simakrama dengan mengundang DPRD Bali, ForBALI, bendesa adat, FKUB, TNI dan sulinggih. Simakrama ini terkait aksi bakar ban oleh massa tolak reklamasi Teluk Benoa, Kamis (25/8) lalu. Pada pertemuan itu, Kapolda Irjen Pol. Sugeng Priyanto mengatakan, bila terjadi lagi polisi akan menangkap dan memproses pelakunya. ‘’Ini bukan ancaman. Tidak boleh bakar ban, apalagi sikap anarkis. Silakan sampaikan aspirasi dengan tertib. Menahan diri untuk tidak melakukan perbuatan anarkis. Jangan paksa saya melakukan perbuatan represif,’’ tegas Kapolda. Bila dibandingkan kriminal umum dengan demo anarkis apalagi bentrok seperti di Lapas Kerobokan, lanjut Kapolda, psikologisnya sangat beda. Kasus Lapas Kerobokan, ia mengaku banyak Konjen yang telepon. Terkait unjuk rasa tiap minggu, menguras tenaga kepolisian untuk mengamankannya. Hampir tiap demo 500 personel dikerahkan. Padahal anggota tersebut bisa mengerjakan tugas lain. ‘’Selama ini saya perintahkan utamakan persuasif. Bikin onar, bakar ban, itu menyusahkan sebagian besar warga Bali. Bapak Kapolri langsung telepon saya dan beri petunjuk pengamanan pelaksanaan unjuk rasa tersebut,’’ ujarnya. Oleh karena itu, Kapolda bernisiatif menggelar simakrama tersebut untuk mencari solusi terbaik agar semua aspirasi tersalurkan. Hal.19 Ada Solusi
Aksi demo tolak reklamasi Teluk Benoa telah berlangsung empat tahun. Selama itu masyarakat Bali berjuang sendirian untuk membela tanah Bali. Mereka; para pejabat dan wakil rakyat dinilai belum menunjukkan kepeduliannya. Akibatnya muncul ‘’riak-riak’’ kecil sebagai ekspresi kemarahan masyarakat akan sikap para pemimpin yang buta-tuli akan aspirasi masyarakat tolak reklamasi. Demikian terungkap pada simakrama Kapolda Bali dengan tokoh Bali, Rabu (31/8) kemarin.
Bali Post/rah
SIMAKRAMA - Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto menggelar simakrama dengan ForBALI, bendesa adat, tokoh masyarakat dan agama, terkait aksi massa bakar ban usai demo tolak reklamasi Teluk Benoa, Rabu (31/8) kemarin.
BENDESA Adat Buduk Ida Bagus Purbanegara mengatakan, aksi yang dilakukan minggu lalu sebagai ekses dari tak diperhatikannya aspirasi rakyat yang ‘’berjuang’’ sejak empat tahun lalu. ‘’Saat tangan kami dua ini sudah tidak bisa membendung masyarakat dengan kemarahannya, kami tidak bisa masuk dan mereka akan mencari jalannya sendiri,’’ tegas Purbanegara. Menurutnya, mesti dicari penyebabnya terkait aksi bakar ban tersebut. Bendesa adat sudah mengambil peran dalam
mengamankan puluhan ribu masyarakat yang tiap minggu turun ke jalan dengan kemarahan. ‘’Jangan dikira masyarakat adat itu tidak marah. Mereka marah karena ada pengabaian harga dirinya. Kami mengawal hasil paruman adat yaitu menolak reklamasi Teluk Benoa. Itu yang kami kawal bertahun-tahun,’’ ujarnya. Sekarang hanya satu kali kejadian, seakan-akan Pasubayan dan desa adat menodai Bali dengan bakar ban. Hal.19 Damai Saja
RI Keluarkan ‘’Travel Advisory’’ ke Singapura
Satu WNI Diduga Terjangkit Zika Sudikerta
Wagub Sudikerta Tolak Geothermal
Jakarta (Bali Post) Pemerintah Indonesia menerbitkan travel advisory atau saran tidak bepergian kepada masyarakat agar tidak melakukan kunjungan ke Singapura. Pemerintah menyarankan masyarakat menunda bepergian ke Singapura karena di negara tetangga tersebut sedang terjangkit virus Zika. ‘’Kita mengeluarkan travel advisory, tadi pagi kita komunikasikan dengan Kemenlu, karena harus ada advice dari Kemenlu. Kami juga sudah mengeluarkan protect dari negara kita. Karena ini makin meningkat, adanya penambahan korban di Singapura. Kita koordinasikan lagi, dan akhirnya Kemenlu keluarkan travel advisory,’’ kata Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (31/8) kemarin. Pihak Kemenkes RI mendapat informasi bahwa jumlah orang yang terjangkit virus Zika telah bertambah menjadi 82 orang. Virus tersebut sebagian besar terdeteksi melalui tes kesehatan yang dilakukan Kementerian Kesehatan Singapura. Sebagian besar orang yang terinfeksi diketahui adalah pekerja bangunan warga asing. Hal. 19 Ibu Hamil
WAKIL Gubernur Bali I Ketut Sudikerta membantah ingin proyek geothermal tetap berlanjut. Kehadirannya dalam rapat bersama Komisi VII DPR-RI di Jakarta, Selasa (30/8) lalu, justru untuk menyampaikan penolakan keberlanjutan proyek itu oleh Pemprov Bali. Penolakan Pemprov Bali bahkan sudah dituangkan dalam Surat Keputusan Gubernur. ‘’Saya bacakan kronologinya, kemarin itu semua di hadapan pimpinan Komisi VII. Jadi Pemerintah Provinsi Bali menolak keberlangsungan pembangunan geothermal Bedugul ini,’’ ujarnya, Rabu (31/8) kemarin. Hal.19 Pemerintah Pusat
Kasus Kakak Saipul Jamil
Terungkap Peran Hakim Tinggi
Jakarta (Bali Post) – Pada sidang perkara kakak penyanyi Saipul Jamil, Samsul Hidayatullah, ketua tim pengacara Saipul Jamil, Kasman Sangaji, dan anggota kuasa hukumnya Berthanatalia Ruruk Kariman, terungkap keterlibatan hakim tinggi Karel Tupu dan ketua majelis hakim kasus Saipul, Ifa Sudewi. Karel Tupu adalah hakim tinggi di Pengadilan Tinggi Jawa Barat dan suami dari terdakwa Berthanatalia. Saat jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membacakan dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (31/8) kemarin, terungkap bahwa Karel menyarankan Berthanatalia untuk menemui Ifa langsung saat mengurus perkara Saipul. Hal.19 Secara Langsung
Bali Post/rtr
Retno L. Marsudi
Ngurah Rai Siagakan ’’Thermal Scanner’’
KANTOR Kesehatan Pelabuhan (KKP) Ngurah Rai, Bali menyiagakan alat pendeteksi suhu tubuh atau thermal scanner untuk mengantisipasi merebaknya virus Zika setelah sebelumnya ditemukan kasus tersebut di Singapura. ‘’Kami siapkan satu alat pendeteksi suhu
tubuh. Sejauh ini belum ada tanda penumpang yang baru datang suhu tubuhnya tinggi,’’ kata Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Ngurah Rai, Lucky Tjahyono, Rabu (31/8) kemarin. Hal. 19 Tim KKP
SALURAN AIR - Seorang pekerja menyemprotkan asap ke saluran air di wilayah umum dari perumahan publik di Singapura.
Singapura Akui Wabah Zika Menyebar
Singapura – Singapura mengakui wabah virus Zika telah menyebar dengan kasus akibat virus ini meningkat menjadi 82 kasus sejak Selasa lalu. Sementara itu AS dan sejumlah negara memperingkatkan perempuan hamil yang menjadi warga negaranya atau yang tengah berencana hamil untuk tidak bepergian ke Singapura. Virus itu telah mewabah di Benua Amerika dan Karibia sejak akhir tahun lalu dan menyerang wanita hamil dengan risiko bayi lahir dengan kepala kecil dan otak yang tidak berkembang (mikrosepali).
Sejak Selasa lalu, AS, Australia, Taiwan dan Korea Selatan mengeluarkan larangan kepada warga negaranya untuk tidak pergi ke Singapura. Peringatan ini dikeluarkan setelah Singapura mengakui penularan virus Zika terjadi di luar kluster aslinya di mana paling sedikit lima dari 26 kasus baru dipastikan virus Zika di daerah Aljunied, bagian tenggara Singapura, umum Kementerian Kesehatan dan Badan Lingkungan Nasional (NEA) Singapura. Hal. 19 Warga Singapura
Bali Post/rtr
ZIKA - Pekerja berjalan di unit bangunan prefabrikasi masa lalu saat mereka membersihkan lokasi konstruksi di mana ditransmisikan secara lokal kasus Zika pertama kali ditemukan di Singapura, 31 Agustus 2016.
Merebut Kembali Kemerdekaan Pertanian Indonesia
Pemerintah Mesti Jujur Ungkap Data
Bali Post/ant
AHOK - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bersiap mengikuti sidang lanjutan di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Rabu (31/8) kemarin. Sidang lanjutan tersebut beragendakan perbaikan permohonan uji materi Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.
Bali Post/ant
PEMERINTAH mesti jujur dan transparan dalam menyampaikan data kepada masyarakat di bidang pertanian. Pasalnya, ketidakjujuran dalam penyampaian data oleh pemerintah selama ini telah membuat karut-marut pengelolaan pertanian. Akibatnya sektor pertanian tidak mengalami perbaikan dan kemajuan. Demikian persoalan yang mengemukan dalam Bincang-bincang Agribisnis bertajuk ‘’Merebut Kembali Kemerdekaan Pertanian Indonesia’’. Acara itu diadakan Forum Orasi Kemerdekaan Pertanian Indonesia (FOKPI) di Jakarta, Rabu (31/8) kemarin. Hadir sejumlah tokoh di
antaranya Komisioner Ombudsman Lily Puspitasari, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko, mantan Kabareskrim Mabes Polri Komjen (Purn) Susno Duadji, Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian UGM Mochammad Maksum Machfoedz, motivator masalah pertanian Wayan Supadno dan pegiat masalah pertanian lainnya. Komisioner Ombudsman Lily Puspitasari mengatakan, Ombudsman sebagai lembaga negara yang mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik baik lembaga negara maupun badan swasta, merasa prihatin dengan kondisi pengelolaan pertanian saat ini.
‘’Apa yang dilihat Ombudsman di bidang pertanian hari ini adalah bahwa kedaulatan pangan khususnya petani belum terwujud,’’ kata Lely. Dalam komunitas beras, misalnya, pernah suatu waktu Menteri Pertanian harus meminta audit ulang kepada jajarannya karena ternyata data yang disampaikan pemerintah berbeda dengan kenyataan yang ada di masyarakat. Audit dilakukan setelah ada desakan dari sejumlah eleman masyarakat atas ketidakjujuran data yang disampaikan pemerintah. Hal.19 Secara Optimal
Susno Duadji
Moeldoko
KOTA
2
Kamis Wage, 1 September 2016
Sidak BBPOM di Pasar Badung
Ditemukan ”Jaja Uli” Mengandung Rhodamin B, Tahu Berformalin
Denpasar (Bali Post) Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar melakukan intensifikasi pengawasan pangan jajan tradisional menjelang Galungan di Pasar Badung di eks Tiara Grosir, Jl. Cokroaminoto, Denpasar, Rabu (31/8) kemarin. Dalam sidak tersebut, diperoleh 50 sampel di antaranya jajan tradisional, ayam, daging babi, kerupuk, ikan, ikan teri, dll. Hasil hasil uji cepat/pendahuluan, 7 sampel positif mengandung rhodamin B, 5 sampel positif mengandung formalin.
Bali Post/wan
SIMAKRAMA - Rektor Unud Prof. Suastika (kemeja batik merah) masimakrama ke KMB di Gedung Pers Bali K. Nadha (Bali TV), Rabu (31/8) kemarin. Kunjungan dalam rangka persiapan Dies Natalies ke-54 Unud yang akan berlangsung dalam waktu dekat.
Dies Natalis Ke-54 Unud
Fokuskan Pengabdian pada Petani MENJELANG Dies Natalis ke-54 Universitas Udayana (Unud) yang puncaknya berlangsung pada 29 September mendatang, Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD.-KEMD. didampingi Pembantu Rektor III Dr. I Nyoman Suyatna, S.H., M.H., Ketua Panitia Dies Natalis Dr. IGN Alit Susanta Wirya, M.Agr. dan I Gede Nyoman Konsumajaya, S.H. (Humas Unud) berkunjung ke Kelompok Media Bali Post (KMB) di Gedung Pers K. Nadha (Bali TV), Rabu (31/8) kemarin. Rombongan diterima Pimpinan KMB Satria Naradha. Rektor Prof. Suastika mengatakan, kunjungannya tersebut adalah untuk menjalin kerja sama yang lebih dalam lagi dengan pihak KMB untuk menyukseskan berbagai agenda kegiatan, seperti pendidikan, pengabdian masyarakat, penelitian dan lainnya dalam Dies Natalis ke-54 mendatang. Dalam Dies Natalis ke-54 ini, Unud akan lebih memfokuskan pengabdian kepada masyarakat petani berupa penanaman pohon upakara, seperti bibit pohon kelapa di lingkungan kampus Unud dan di beberapa daerah di Bali. Dengan kerja sama ini, diharapkan KMB bisa berperan dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. ‘’Kegiatan Dies Natalis biasanya kita lebih fokuskan pada pengabdian kepada masyarakat, seperti pengabdian pada bidang pertanian, peternakan, kesehatan, pendidikan, dan lainnya. Dan kami juga sudah bekerja sama dengan Kabupaten Jembrana dan pemerintah Timor Leste untuk hal itu,’’ tandas Prof. Suastika di sela-sela kunjungannya. (win)
Minim, Naker Asing Terdaftar di Disosnaker
Denpasar (Bali Post) Serbuan tenaga kerja (naker) asing ke Denpasar ternyata belum terlalu signifikan. Buktinya, dari hasil pendataan di Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Kota Denpasar, sampai Agustus 2016 ini hanya terdata 170-an orang. Padahal, di Denpasar ini cukup banyak lembaga pendidikan, sektor barang dan jasa maupun bidang pariwisata yang mempekerjakan tenaga kerja asing. ‘’Dalam setahun, tak lebih dari 300 tenaga kerja asing yang didaftarkan oleh perusahaan yang mempekerjakan,’’ terang Kadisosnaker IGA Anom Suradi saat ditemui beberapa waktu lalu di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang. Terhadap keberadaan tenaga kerja asing yang tak terdaftar, menurutnya, kemungkinan ada. Namun pihaknya mengatakan bahwa kewajiban Kesbangpol untuk melakukan pemantauan. ‘’Kita terima yang sudah resmi didaftarkan oleh perusahaan. Kalau untuk melakukan pemantauan sudah terdaftar apa belum, itu bagiannya Kesbangpol,’’ katanya. Alhasil, hanya yang terdaftar ini saja yang berkontribusi pada Kota Denpasar melalui pembayaran IMTA (Izin Mempekerjakan Tenaga Asing). Per orang dikenakan retribusi sebesar 100 dolar AS per bulan. ‘’Tergantung rate, setahun per orang bayar sekitar Rp 15 juta. Itu masuk ke PAD,’’ terangnya. Tenaga kerja yang sudah terdaftar, oleh Dinsosnaker tetap dilakukan pemantauan. Dengan tujuan, memastikan perusahaan menerapkan aturan main yang semestinya. ‘’Minimal keberadaan mereka terpantau terus dan perusahaan melakukan kewajiban membayar retribusi. Selain itu, terpenting perusahaan harus menyiapkan pendamping tenaga kerja lokal. Karena, tenaga kerja asing tak selamanya bisa duduk di posisi yang sama. Misalnya dia jadi GM (general manager), perusahaan harus siapkan pendamping. Ada batas waktu, tetapi saya lupa berapa lama. Hanya boleh sekian kali,’’ imbuhnya. Pihaknya pun hanya bisa mengimbau supaya perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing mau mendaftarkan secara resmi ke Dinsosnaker. ‘’Kami harapkan semua perusahaan, sekolah atau lembaga yang mempekerjakan orang asing di wilayah Kota Denpasar untuk daftar resmi dan membayar IMTA,’’ ujarnya. Sementara itu, dari sejumlah sidak yang dilakukan tim gabungan yang terdiri dari unsur imigrasi, kepolisian, TNI dan instansi terkait yang dikoordinir Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Denpasar, cukup banyak warga negara asing berada di Denpasar. Sebagian besar yang disidak tersebut sudah memiliki izin tinggal di negara ini. Seperti yang terlihat di Desa Sanur Kauh, sedikitnya terdata sebanyak 500 orang WNA tinggal di desa ini. (kmb12)
(0361) 7400391, 812987 FM 96,5
Topik: DITEMUKAN ZAT BERBAYA PADA MAKANAN
Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Selanjutnya, akan dilakukan uji lanjutan di Laboratorium BBPOM di Denpasar. Formalin ditemukan pada kolang-kaling, tahu, ikan sudang, teri medan, ikan peda. Sedangkan rhodamin B terdapat pada 1 sampel jajan abug, 1 sampel jajan bendu kering, 1 sampel gipang merah, 2 sampel jaja uli (juadah), 2 sampel begina (rengginang). Kepala BBPOM di Denpasar Dra. Endang Widowati, Apt. mengatakan, pihaknya mengambil semua jenis makanan yang diperkirakan akan digunakan untuk hari raya Galungan karena disinyalir masih ada jajan tradisional yang mengandung bahan berbahaya. ‘’Pengawasan kita berdasarkan skala prioritas, jadi tidak semuanya diambil,’’ tandasnya. Bahan berbahaya yang masih kerap ditemukan yaitu pewarna tekstil yang disalahgunakan pada makanan, begitu juga boraks dan formalin. ‘’Jadi harapan kami, konsumen sadar karena selama masih ada permintaan, produsen akan terus membuat,’’ ujarnya. Pihaknya menyasar sarana
yang berbeda-beda. Jika masih ditemukan pangan yang mengandung bahan berbahaya di tempat yang sama, maka pihaknya akan turun lagi untuk melakukan uji sampling. Setelah melakukan pengawasan di Pasar Badung, pihaknya akan melanjutkan ke pasar di Padangsambian dan pasar di luar kota. Selanjutnya, pangan yang mengandung bahan berbahaya tersebut diamankan. Tindakan selanjutnya adalah tetap mengutamakan pembinaan. Namun, pihaknya akan menelusuri sumber pangan tersebut. Berdasarkan hasil wawancaranya dengan para pedagang, pangan tersebut diambil dari distributor. Maka dari itu, pihaknya akan menelusuri distributornya. Mengingat keamanan pangan berdasarkan PP 28 merupakan tanggung jawab beberapa instansi terkait, maka hasil pangan yang positif mengandung bahan berbahaya selanjutnya diinformasikan ke instansi terkait, seperti Disperindag dan Dinas Kesehatan untuk ditindalanjuti. (kmb42)
Bali Post/kmb23
SIDAK - Menjelang hari raya Galungan dan Kuningan, pihak BPOM Denpasar melakukan sidak ke Pasar Badung di eks Tiara Grosir di Jalan Cokroaminoto, Denpasar, untuk melakukan intensifikasi pengawasan pangan.
Kasus Korupsi Tanah Jalan By-pass
Buntut Penundaan DAU
Divonis Empat Tahun, Pemkot Kirim Tim ke Pusat Pekak Bawa Banding Denpasar (Bali Post) Dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi menjual tanah milik negara, yakni tanah sisa milik PU di Jalan By-pass Prof. Ida Bagus Mantra di Gianyar, terdakwa Made Bawa oleh majelis hakim pimpinan Gede Haryadi dihukum selama empat tahun. Selain itu, dalam amar putusan yang dibacakan silih berganti dengan hakim Achmad Peten Sili dan Miftahul, pekak berusia 64 tahun itu juga didenda Rp 200 juta subsider satu bulan kurungan. ‘’Menyatakan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan primer, yakni melanggar pasal 2,’’ vonis hakim. Dalam pertimbangannya, pekak yang rambutnya sudah ubanan itu dinyatakan bersalah karena menjual tanah sisa milik PU, sehingga hukuman empat tahun dinilai sudah setimpal. Atas putusan
itu, majelis hakim sempat menekankan pada terdakwa, apakah mengerti dengan putusan itu. Setelah berkoordinasi dengan kuasa hukumnya, Ahmad Hadiana, terdakwa menyatakan mengerti. Namun, dia kembali menyerahkan ke kuasa hukumnya. Setelah berunding, Ahmad Hadiana di persidangan itu langsung menyatakan banding. Sedangkan jaksa menyatakan pikir-pikir. Putusan tersebut sejatinya lebih rendah dari tuntutan jaksa. Dalam sidang sebelumnya, jaksa Rika dkk. menuntut terdakwa supaya dihukuman selama 4,5 tahun penjara. Namun, hakim rupanya memberikan ‘’diskon’’ enam bulan. Terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 2 UU RI No. 31 Tahun 1999, sebagaimana yang telah diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi, jo Pasal 55 ayat (1) jo Pasal 64 ayat (1). (kmb37)
Bali Post/asa
DIVONIS - Made Bawa divonis empat tahun. Dia digiring jaksa didampingi kuasa hukumnya, Ahmad Hadiana.
Denpasar (Bali Post) Kebijakan pemerintah pusat menunda pencairan dana alokasi umum (DAU) mulai periode September 2016 ini hingga Desember 2016 mendatang, membuat kelimpungan jajaran Pemkot Denpasar. Mengingat, Perda Perubahan APBD 2016 sudah ketok palu. Artinya, sudah banyak program yang tersusun dan siap untuk direalisasikan, tiba-tiba ada penundaan DAU. Mengingat, sumber dana dari DAU untuk berbagai program kegiatan selain gaji pegawai, cukup banyak. Menyikapi kondisi ini, Sekretaris Daerah Kota Denpasar A.A. Ngurah Rai Iswara yang ditemui di ruangannya, Rabu (31/8) kemarin, mengatakan pihaknya telah menugaskan tim yang terdiri dari Asisten III, Kabag Keuangan, serta pihak terkait lainnya untuk datang ke pusat. Selain untuk berkoordinasi, tim juga membawa surat resmi guna menanyakan seputar penundaan pencairan DAU tersebut. ‘’Kami ingin mengetahui, apa alasan dilakukan kebijakan ini karena tidak semua daerah terkena. Karena itu, untuk lebih jelasnya, kami minta penjelasan serta arahan terkait kebijakan ini. Sore nanti (kemarin red) tim berangkat ke Jakarta,’’ ujar Rai Iswara. Sambil menunggu jawaban pusat, pihaknya juga sudah melakukan inventarisir terkait program mana yang akan ditunda. Karena ini perlu proses yang cepat, diharapkan program yang bersentuhan dengan masyarakat tetap bisa terealisasi. ‘’Kalau memang ada pilihan, paling tidak yang memungkinkan untuk dipangkas di antaranya
perjalanan dinas, belanja modal, yang tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat,’’ jelasnya. Alasan mengirim tim ke pusat, kata Sekda Rai Iswara, untuk memastikan prosedur yang dilakukan atas penundaan DAU ini. Apakah bisa hanya dengan surat penundaan itu saja, atau perlu peraturan wali kota hingga peraturan daerah. Karena, akan ada banyak program yang harus terpangkas dan tidak akan terealisasi. Dikatakannya, Denpasar yang terkena kebijakan pusat ini, dinilai sangat berat. Mengingat, Perda Perubahan APBD sudah ketok palu. Sedangkan dana yang tertunda mencapai Rp 29 miliar lebih per bulan, sehingga totalnya mencapai Rp 119 miliar lebih. Sebelumnya, pada tahun ini DAU dirancang Rp 661.794.756.000, meningkat Rp 35.816.249.000 atau 5,72 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp 625.978.507.000. Sebelumnya, anggota DPRD setempat, A.A. Susruta Ngurah Putra, berharap dampak penundaan DAU ini jangan sampai menunda gaji pegawai. Penundaan program kerja harus dilakukan dengan cermat agar tidak merugikan kepentingan masyarakat, terutama untuk peningkatan kesejahteraan mereka. (kmb12) Dana Alokasi Umum di Denpasar Tahun
Nilai (Rp)
2015
625.978.507.000
2016
661.794.756.000
Pemkot Denpasar Hadirkan Motivator James Gwee
Koperasi Simbol Ekora Kuatkan Fondasi Smart Ekonomi
PEMKOT Denpasar melalui Dinas Koperasi dan UKM dalam menindaklanjuti percepatan dan fokus pengembangan Smart City (Kota Cerdas) khususnya dalam smart ekonomi, dengan mendorong dan memotivasi gerakan koperasi yang selalu berorientasi pada perubahan. Tindak lanjut ini dilakukan dalam meningkatkan dan memotivasi seluruh anggota gerakan koperasi Denpasar dengan menggelar talk show yang menghadirkan motivator James Gwee dengan moderator Prof. Ramantha. Talk show dibuka secara resmi Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Rabu (31/8) kemarin, di Graha Sewaka Dharma Lumintang, ditandai dengan pemukulan gong. Kegiatan ini juga dihadiri Asisten III Sekda Kota Denpasar I GN Eddy Mulya, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Denpasar Made Erwin Surya Dharma Sena dan ratusan anggota gerakan koperasi Kota Denpasar. Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, gerakan koperasi sebagai simbol ekonomi rakyat (ekora) dengan penguatan fondasi dapat terus dilakukan secara bersama-sama pemerintah dan seluruh gerakan koperasi. Langkah Denpasar Smart City khususnya Smart People dan Smart Ekonomi, menjadi sebuah
langkah penting dalam peningkatan pengetahuan pengelolaan koperasi. Smart City tidak hanya pada peran teknologi, namun membahas berbagai hal di antaranya melakukan langkah dalam pertumbuhan ekonomi yang baik, memberdayakan UMKM yang baik, serta memberdayakan lembaga keuangan mikro yang baik. Smart Ekonomi dengan peran penting Smart People yakni sumber daya manusia yang berkualitas. Langkah ini telah dilakukan lewat sertifikasi kompetensi dan profesi gerakan koperasi di Kota Denpasar. ‘’Saya mengapresiasi talk show yang dilaksanakan Dinas Koperasi UKM dan gerakan koperasi sebagai langkah yang tepat dalam konteks smart city dengan serius, konsisten, konsekuen dan fokus melakukan langkah bersama,’’ ujar Rai Mantra. Kadis Koperasi Erwin Suryadarma mengatakan, talk show yang dilaksanakan berkaitan HUT ke-69 Koperasi diikuti 500 gerakan koperasi di Kota Denpasar. Kegiatan ini untuk mendorong, memotivasi dan memberikan pemahaman tentang persepsi Smart City, Smart People dan Smart Ekonomi kepada gerakan koperasi. Tentu, langkah ini dilakukan tak terlepas dari implementasi dalam menindaklanjuti visi Wali Kota I.B.
Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota I G.N. Jaya Negara. Salah satunya, mewujudkan Denpasar Smart City secara bersama-sama seluruh aparatur Pemkot dan gerakan koperasi Kota Denpasar. Motivator James Gwee mengatakan, fokus dan percepatan dalam Denpasar
Smart City sangat tepat dengan penguatan kearifan lokal menjadi peran penting dalam kemajuan teknologi informasi saat ini. ‘’Denpasar Smart City yang menegaskan berbasis kearifan lokal sangat tepat dilakukan Pemkot Denpasar dalam kemajuan teknologi saat ini,’’ jelasnya. (ad1225)
TALK SHOW - Wali Kota Rai Mantra didampingi Kadis Koperasi dan UKM Denpasar Made Erwin Surya Dharma Sena dan motivator James Gwee membuka secara bersama-sama talk show dengan tema ‘’Fokus dan Gerak Cepat Berbasis Kearifan Lokal Menuju Smart City’’, Rabu (31/8) kemarin, di Graha Sewaka Dharma Lumintang.
Kamis Wage, 1 September 2016
Badung
3
Semester I Tahun 2016
Investasi Pariwisata Capai 858,67 Juta Dolar AS
Mangupura (Bali Post) Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi pariwisata di Indonesia pada semester I tahun 2016 mencapai 858,67 juta dolar AS. Jumlah itu terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 791,99 juta dolar AS dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar 66,68 juta dolar AS. Dibandingkan semester I tahun 2015, terjadi peningkatan sebesar 69,78 persen. Khusus pada realisasi PMA, terjadi peningkatan yang cukup signifikan sebesar 121,5 persen.
Bali Post/eka
TERMINAL MENGWI - Suasana minim aktivitas penumpang di Terminal Mengwi, Badung. Akibat kondisi tersebut, Pemkab Badung tengah mempersiapkan proses penyerahan terminal penumpang tipe A ini kepada pemerintah pusat.
Sidang Kasus Korupsi Stitna/Stikes Jembrana
Berusaha Berargumen, Winasa Ditegur Hakim Mangupura (Bali Post) Kasus dugaan korupsi bantuan beasiswa untuk mahasiwa Stitna/Stikes Jembrana, Rabu (31/8) kemarin memasuki pemeriksaan terdakwa Prof. Winasa. Dalam sidang yang dipimpin majelis hakim Wayan Sukanila itu, mantan Bupati Jembrana itu sempat berkelit dan berargumen menyatakan bahwa dirinya tidak bersalah. Namun karena ngelantur, anggota majelis hakim Nurbaya Goal sempat menegurnya karena suara Winasa dinilai ngelonjak. Winasa menyatakan dirinya tidak bersalah dalam kasus beasiswa mahasiswa tahun 2009. Menurutnya, kasus ini ada indikasi mengkriminalisasi terdakwa dan mencoba mempolitisir Winasa. Hal itu diucapkan Winasa saat menjalani pemeriksaan kemarin. Hakim Sukanila tidak terpengaruh dengan suara tinggi Winasa. Sukanila bertanya balik pada Winasa, dan menanyakan bahwa itu berarti Winasa tidak bersalah. ‘’Tidak!’’ jawab Winasa. ‘’Apakah menyesal?’’ tanya hakim. Winasa menjawab enteng pertanyaan tersebut. ‘’Saya menyesal karena sampai harus di sini (persidangan - red),’’ jawabnya politis. Merasa menjadi korban kriminalisasi, Winasa sudah melaporkan orang yang dianggap terlibat dalam dugaan memalsukan Perbup No. 4/2009. Mantan bupati penuh Muri (Museum Rekor Indonesia - red) ini mengaku sampai saat ini masih belum pernah melihat wujud asli perbup yang dijadikan dasar pemberian beasiswa. ‘’Saya sudah sebulan minta pada penyidik agar ditunjukkan
pada saya bukti yang asli. Tetapi, tidak pernah ada,’’ ketus Winasa sambil menunjuk ke arah jaksa. Hakim kembali menenangkan Winasa. Sukanila meminta Winasa tidak terlalu emosi. Dikatakan Sukanila, meski Winasa emosi tidak akan memengaruhi posisinya sebagai terdakwa. ‘’Bapak tenang saja, tidak perlu emosi. Ini persidangan,’’ tegur hakim. Hakim memancing Winasa dasar pembuatan SK pemberian beasiswa. Winasa menjawab Permendagri No. 59/2007. Tetapi, hakim memiliki bukti jika SK yang dikeluarkan Winasa berdasarkan Perbup No. 4/2009. Hakim juga menunjukkan perbup lain, Perbup No. 25/2008 yang identik dengan Perbup No. 4/2009. Kedua SK tersebut saling sinkron dan terakit. ‘’Terus siapa yang tanda tangan Perbup No. 25/2008 ini? Kami melihat ini identik dengan tanda tangan terdakwa,’’ kata hakim Sukanila. Winasa mengatakan tidak ingat. Winasa mengklaim dirinya memberikan beasiswa karena didasari pada filosofi mencerdaskan kehidupan bangsa. ‘’Tapi, uang yang saudara pakai itu uang negara. Saudara tidak bisa koboi. Saudara terikat aturan,’’ tegur Sukanila. ‘’Saya tanya terakhir, jawab jujur. Saudara pernah tidak tanda tangan Perbup No. 4/2009?’’ tanya hakim Sukanila. ‘’Saya tidak pernah melihat aslinya. Jadi, perbup itu saya curigai palsu. Karena palsu, saya laporkan ke Polda,’’ jawab Winasa. (kmb37)
‘’Untuk dapat memfasilitasi ekspektasi dan tantangan tersebut, sektor pariwisata Indonesia membutuhkan peningkatan pada banyak aspek dan juga keterlibatan dari berbagai pihak. Termasuk di dalamnya adalah keterlibatan investor asing,’’ ujar Kepala Tim Percepatan Pengembangan 10 Destinasi Prioritas Kementrian Pariwisata RI Hiramsyah Sambudhy Thaib di Nusa Dua, Rabu (31/8) kemarin. Menurut Hiramsyah, menarik investor asing dan mempromosikan peluang investasi pariwisata merupakan salah satu program Kementerian
Celecton Hotels and Resorts Internasional berkomitmen untuk membangun hotel bintang 3 dan 4 dengan nuansa kebudayaan Jepang di Cikarang dan Karawang dengan nilai investasi lebih dari 20 juta dolar AS. Berikutnya, PT Marina Del Ray berkomitmen untuk melakukan pembangunan marina di Lombok Barat dengan nilai investasi 30 juta dolar AS dan akan melakukan ground breaking pada pertengahan September 2016. Yang ketiga, dan PT Paradise Property berkomitmen untuk mengembangkan konsep ecotourism di semua taman nasional Indonesia dengan proyek awal di Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi dengan nilai investasi sebesar 1,8 juta dolar AS. ‘’Selain itu, pada acara ini juga dilakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk. atau Panorama Destination (DTN) dengan PT Centrasolusi Intiselaras yang akan bekerja sama
dalam pengembangan konten digital terkait produk-produk tour ke Indonesia dengan target dapat menarik kunjungan wisatawan asal Tiongkok sebanyak 300.000 pada tahun 2017,’’ imbuhnya. Terkait performa pariwisata Indonesia, lanjut Hiramsyah, pada tahun 2015 cukup memuaskan. Ditandai dengan jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia yang mencapai angka 10,4 juta, melebihi target pemerintah dengan kontribusi pendapatan devisa sebesar 12,3 miliar dolar AS. Terkait wisatawan domestik, pada tahun 2015 mencapai 259 juta perjalanan. ‘’Tahun ini sampai semester I 2016, capaian jumlah wisatawan mancanegara sebanyak 5.291.583 orang. Jumlah ini telah melebihi target yang dicanangkan pada semester I yaitu 5.100.000 orang. Atau bisa dikatakan telah mencapai 44 persen dari total target kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2016 sebanyak 12.000.000 orang,’’ paparnya. (r/kmb32)
Rekonstruksi Pembunuhan Polantas Digelar Dini Hari
Tersangka David Memukul dan Menduduki Korban Mangupura (Bali Post) Rekonstruksi kasus pembunuhan Polantas Aipda Wayan Sudarsa digelar, Rabu (31/8) dini hari pukul 04.30 Wita. Untuk mengamankan jalannya rekonstruksi, dikerahkan ratusan polisi dari Polresta Denpasar, Polda Bali dan Polsek Kuta. Mengingat TKP gelap, petugas membawa genset untuk lampu. Tersangka David dan Sara didampingi pengacaranya masing-masing. Dalam reka ulang itu, terungkap David beberapa kali memukul korban sambil mendudukinya. Sedangkan pukulan mematikan waktu David menggunakan pecahan botol bir. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo yang memimpin langsung rekonstruksi itu mengatakan ada tiga lokasi reka ulang yaitu di Pantai Kuta, Homestay Kubu Kauh Inn dan Jimbaran. ‘’Rencananya rekonstruksi memperagakan 68 adegan di tiga lokasi. Untuk di Pantai Kuta saja memperagakan 43 adegan,’’ tegas Kapolresta. Kombes Hadi mengatakan, adegan mematikan saat tersangka David memukul korban menggunakan pecahan botol bir. Selain itu, Sara juga sempat memukul korban menggunakan HT. Dari puluhan adegan tersebut, ada adegan yang ditambahkan dan tidak sesuai dengan BAP. ‘’Seluruh adegan bisa dilaksanakan dengan baik,’’ ujarnya. Selama diperiksa, Sara mengaku tidak ikut mukul korban. Tetapi saat rekonstruksi, dia
Korupsi Bansos
Mantan Klian Adat Tauka Dihukum 14 Bulan Mangupura (Bali Post) Mantan Klian Adat Desa Tauka Desa Tiyingtali, Abang, Karangasem, Gede Astawa alias Dek Tawa (45) yang didakwa kasus korupsi bansos, Rabu (31/8) kemarin divonis hukuman penjara selama 14 bulan (setahun dua bulan). Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, majelis hakim pimpinan Dewa Gede Suardhita menyatakan dia terbukti bersalah melakukan korupsi hingga Rp 171 juta. Dalam kasus ini, terdakwa dijerat Pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1) huruf b UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tipikor yang telah diubah dan ditambah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tipikor
Pariwisata. Pelibatan investor asing dinilai sangat penting dalam penyediaan sarana akomodasi, sarana pariwisata, dan infrastruktur pariwisata di seluruh destinasi di Indonesia. Utamanya, dalam mendatangkan wisatawan asing sebanyak 20 juta kunjungan dan menciptakan perjalanan wisatawan domestik sebanyak 275 juta perjalanan pada akhir tahun 2019. Itu sebabnya, Kementerian Pariwisata berpartisipasi sebagai co-host bekerja sama dengan HVS menyelenggarakan Tourism, Hotel Investment & Networking Conference (THINC) Indonesia 2016 di
Nusa Dua Bali, 31 Agustus - 1 September ini. ‘’THINC merupakan forum yang mempertemukan stakeholder pariwisata dan hotel dari Indonesia dan internasional, operator dan service management hotel untuk membahas strategi meningkatkan pertumbuhan pariwisata dan perhotelan di Indonesia. Kegiatan ini dihadiri oleh 300 peserta dan 60 investor/owner yang bergerak di bidang pariwisata,’’ jelas pria yang menjadi keynote speaker dengan topik ‘’Wonderful Indonesia: Tourism Development Investment Opportunities’’. Hiramsyah berharap pencapaian realisasi investasi pariwisata bisa ditingkatkan melalui event ini. Begitu juga dapat memperluas lokasi potensi investasi termasuk peluang investasi di 10 destinasi prioritas yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan pertemuan bisnis dengan 3 investor potensial yang berencana untuk berinvestasi di sektor pariwisata. Masing-masing PT
jo Pasal 65 ayat (1) KUHP. Selain hukuman fisik, terdakwa juga didenda Rp 50 juta. Apabila denda tidak dibayar, maka diganti dengan kurungan selama 10 bulan. Sedangkan uang sebesar Rp 171 juta wajib diganti terdakwa. Jika tidak membayar uang pengganti dalam waktu satu bulan sebelum putusan berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya akan disita. Jika harta benda tidak mencukupi maka diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan. Mendengar putusan itu, terdakwa didampingi penasihat hukumnya yakni Ketut Bakuh menyatakan menerima. Sedangkan jaksa menyatakan pikir-pikir. (kmb37)
Bali Post/eka
PAPAN SURFING - Seorang warga mendorong gerobak papan surfing menyusuri Jalan Pantai Kuta, Badung, yang sempat ditutup, Rabu (31/8) kemarin. Saat matahari mulai terbit, para pemilik usaha penyewaan papan surfing menuju pantai untuk menggelar usahanya.
memukul pakai HT korban. ‘’Awalnya Sara tidak setuju (peragaan adegan), tetapi kita jelaskan harus diperagakan sesuai keterangan di BAP,’’ kata Kasat Reskrim Kompol Reinhard saat mendampingi Kapolresta. Sementara pengacara Sara, Erwin Siregar, menegaskan dari beberapa peran rekonstruksi itu, banyak yang tidak diketahui oleh kliennya. Pada intinya, Sara mengaku mencoba memisahkan saat korban dan David berkelahi. ‘’Sara meninggalkan David dan korban karena mencari tasnya yang hilang,’’ kata Erwin. Soal HT, Erwin mengatakan Sara sempat mengambil HT korban tetapi dibuang, bukan untuk memukul. ‘’Yang jelas, setelah berusaha memisahkan David dan korban, Sara meninggalkan mereka sehingga tidak tahu kejadian selanjutnya,’’ tandasnya. Pengacara David, Haposan Sihombing, mengatakan adegan pertama, kedua tersangka tiba di pintu masuk Pantai Kuta dalam posisi berpelukan. Selanjutnya mereka duduk di pasir, juga sambil berpelukan dan bermesraan. Mereka bangun menuju bibir pantai, sekitar 5 menit kemudian balik lagi ke posisi duduk semula di tempat Sara menaruh tas. ‘’Pada adegan tersebut kedua tersangka masih diborgol. Selanjutnya saya mengusulkan ke Pak Kasat Reskrim supaya borgol kedua tersangka dibuka. Kasat Reskrim mengabulkan dan memerintahkan anggotan-
Bali Post/eka
REKONSTRUKSI - Tersangka David James Taylor dan Sara Connor memperagakan sejumlah adegan dalam rekonstruksi pembunuhan anggota Polantas Aipda Wayan Sudarsa di Kuta, Rabu (31/8) pagi kemarin. ya membuka borgol tersanga,’’ saksi mengatakan David jalan dan saat itu melihat teropong tegas Haposan Sihombing. ke utara hingga jauh dari TKP. milik korban. Namun saat Haposan beralasan, bila ‘’David bilang, saya tidak ada di reka ulang tidak diperagamereka tetap diborgol maka sana. Intinya, keterangan saksi kan. Sedangkan versi David, mengurangi keleluasan mereka tidak benar,’’ ujarnya. teropong itu dibenturkan ke saat memperagakan adegan. Di Sebelum kejadian, David kepala korban sebanyak dua samping itu, mereka akan kesu- mengaku selain minum bir, kali. David dan korban sempat litan mengingat kejadiannya. juga arak. Dalam reka ulang berguling-guling sampai lima ‘’Setelah borgol dibuka, mereka itu, juga diperagakan saat ter- meter ke arah bibir pantai. leluasa memperagakan adegan. sangka menggeledah korban, ‘’Reka ulang ini memperagaSaya ingin berjalan lancar reka dia didorong hingga jatuh dan kan masing-masing versi yaitu ulang ini,’’ ujarnya. langsung ditindih oleh korban. David, Sara, saksi dan polisi. Perkelahian itulah, lanjut ‘’Saat itu David dipukul di pe- Nanti di pengadilan diperjelas, Haposan, mengakibatkan ke- rut oleh korban. Di BAP, kata sejauh mana tingkat kesalahan matian korban. Kliennya juga Haposan, dia sempat mem- kedua tersangka ini,’’ ujarnya. sempat protes, misalnya ada baca Sara menarik korban (kmb36)
Siapkan Enam Penyidik
BLH Siap Seret Pelanggar Lingkungan SELAMA ini dokumen lingkungan hanya dijadikan syarat administratif untuk mengurus izin. Karena itu, pelanggaran lingkungan, baik berupa pencemaran udara, suara bising yang dihasilkan hiburan malam, limbah industri maupun peternakan pun marak di Badung. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Badung Ketut Sudarsana didampingi Kabid Pengawasan dan Pengendalian Nengah Sukarta dan Kabag Humas dan Protokol Badung A.A. Gede Raka Yuda saat jumpa pers dengan puluhan wartawan media cetak dan elektronik di Press Room Bagian Humas Setda Badung, Rabu (31/8) kemarin. Dokumen lingkungan, katanya, sudah mengatur mengenai upaya-upaya yang harus dilakukan dalam penanganan limbah, termasuk menghindari pencemaran oleh sebuah usaha. Namun, semua ketentuan itu hanya dilihat sebelah mata dan hanya digunakan untuk mengurus perizinan. ‘’Dulu dokumen lingkungan itu tidak ditindaklanjuti,’’ tegasnya. Akibatnya, ujar mantan Kabag Administrasi Perekonomian dan Kabag Aset tersebut, pelanggaran lingkungan masih tetap marak. Hingga Agustus 2016 ini, jumlah pelanggaran lingkungan yang
masuk ke BLH mencapai 128 laporan. Namun saat ini setelah ditindaklanjuti dengan penegakan hukum, para pelanggar baru sadar dan akhirnya mau melakukan perbaikan-perbaikan. Setelah diperbaiki, sanksi bisa dicabut. Sanksi yang diberikan kepada pelanggar lingkungan berupa teguran hingga sanksi tegas berupa pencabutan izin lingkungan dan penutupan usaha. ‘’Ketika pelanggar kooperatif dan mau memperbaiki pelanggaran yang dilakukan, sanksi dicabut dan perusahaan diperbolehkan beroperasi kembali,’’ katanya sembari menambahkan, bagi usaha yang tidak mengantongi izin, penutupan usaha dilakukan secara permanen. Pada kesempatan itu, Ketut Sudarsana menegaskan, pencemaran yang terjadi 55 persen akibat limbah rumah tangga. Sisanya, 45 persen karena limbah usaha. Namun bagi rumah tangga, hingga saat ini pihaknya hanya memberikan edukasi. Dalam menegakkan aturan, ujar Sudarsana, BLH saat ini memiliki enam tenaga penyidik yang siap memproses pelanggar lingkungan hingga ke meja hijau. ‘’Keenam penyidik BLH telah mengadakan MoU dengan pihak kejaksaan dan kepolisian,’’ tegasnya. Sudarsana menyatakan, perluasan usaha dan per-
JUMPA PERS - Kepala BLH Badung Ketut Sudarsana didampingi Kabag Humas dan Protokol A.A. Raka Yuda saat jumpa pers di Press Room Bagian Humas Setda Badung, Rabu (31/8) kemarin. tambahan penduduk akan memberi tekanan terhadap lingkungan. ‘’Degradasi lingkungan tidak akan bisa dihindari,’’ tegasnya. Walau begitu, katanya, BLH harus mendukung kebijakan Bupati Badung yang dituangkan dalam enam prinsip dasar pembangunan yang salah satunya berupa pro-environmental yakni keberpihakan kepada lingkungan. Inilah perlu program inovasi sehingga memberi jaminan pembangunan yang dilakukan bisa berkelanjutan. Sebagai
program inovatif, pihaknya menggelar pemetaan terhadap kegiatan usaha berdasarkan SIG. Pemetaaan bertujuan mengetahui sebaran dokumen lingkungan seluruh usaha. Datanya pun akan terekam. Program ini, katanya, akan memudahkan pemantauan, identifikasi dan updating data dan memudahkan layanan informasi SIG. Selain itu, pihaknya sudah membentuk Unit Reaksi Cepat (URC) dalam menyelesaikan sengketa lingkungan. (ad1256)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Lagi, Pascasarjana Unhi Lahirkan Doktor Suta Sadnyana Teliti ’’Sesana Balian’’
PASCASARJANA Universitas Hindu Indonesia (Unhi) kembali mencetak doktor, Selasa (30/8). Doktor ke-36 yang dilahirkan Pascasarjana Unhi yakni Putu Suta Sadnyana, S.H., M.H., seorang advokat dan pengobat tradisional. Suta Sadnyana juga tercatat sebagai dosen luar biasa pada Fakultas Hukum Warmadewa dan dosen luar biasa Fakultas Kesehatan Prodi Ayurweda Unhi. Mempertahankan disertasi berjudul ‘’Sesana Balian dalam Pengobatan Tradisional Bali’’, Suta Sadnyana dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan. Dalam ujian terbuka promosi doktor tersebut, Suta Sadnyana berhadapan dengan dewan penguji yang diketuai Dr. I.B. Dharmika, M.A. dan Sekretaris Prof. Dr. Putu Gelgel, S.H., M.Hum. (promotor) dengan anggota Prof. Dr. IBG Yudha Triguna, Prof. Dr. I Wayan P. Windia, Prof. Dr. Wayan Suka Yasa, Prof. Dr. E. Dewi Yuliani, Dr. Wayan Paramartha, Dr. I Wayan Budi Utama (kopromotor), Dr. Ni Putu Suwardani, Dr. I Gusti Ayu Wimba, Dr. I Gusti Bagus Wirawan dan Dr. Wayan Subrata. Promovendus Suta Sadnyana menyampaikan, sesana balian diperlukan dalam pengobatan tradisional Bali. Sesana itu sebagai pedoman tingkah laku yang dipedomani oleh balian dalam melakukan pelayanan kesehatan tradisional, dalam rangka menjaga martabat balian yang luhur dan profesional serta melindungi pasiennya sebagai konsumen. Hal ini penting karena keberadaan balian dalam tradisi Bali masih diperlukan oleh masyarakat sebagai alternatif dalam penyembuhan. Suta Sadnyana menambahkan, balian dalam pengobatan tradisional
DOKTOR - Suta Sadnyana, doktor baru lulusan Pascasarjana Unhi, foto bersama dengan promotor, kopromotor dan dewan penguji. Bali masih fungsional, jika dihubungkan dengan teori fungsionalisme struktural karena masih dibutuhkan oleh masyarakat. Sesana balian merupakan nilai dan norma yang pada umumnya tak tertulis, tetapi ada yang sudah tertulis seperti tertuang dalam Lontar Buda Kecapi dan Lontar Panugrahan Dalem. Balian mempunyai pedoman tingkah laku yang disebut sesana yang pada pokoknya mengatur tingkah laku balian dalam proses pengobatan - sebelum, selama pengobatan dan sesudah pengobatan - tidak tertulis sebagai kode etik. Karena itu, ia berharap para balian agar menghimpun diri dalam organisasi profesi balian Bali yang sah dan membuat sesana atau kode etik tersendiri agar mendapat perlindungan dan pengawasan dari organisasi profesi dan pemerintah. Sebelum membuka praktik pelayanan kesehatan tradisional, para balian sebaiknya mengurus perizinan sesuai aturan yang berlaku dari Dinas Kesehatan kabupaten/kota, sehingga memperoleh izin praktik sebagai penyehat tradisional yang sah dan tidak melanggar hukum. Pemerintah juga disarankan agar
terus aktif menyosialisasikan manfaat pengobatan tradisional kepada masyarakat, sebagai upaya alternatif mencegah dan menyembuhkan penyakit. Rektor Unhi Dr. I.B. Dharmika menyampaikan, makin banyak Pascasarjana Unhi menamatkan doktor menunjukkan bahwa proses pembelajaran di Unhi bermutu dan diminati oleh masyarakat. Direktur Pascasarjana Unhi Prof. Dr. Putu Gelgel yang sekaligus promotor menyampaikan, ada empat catatan tentang hasil penelitian Suta Sadnyana. Pertama, balian dalam melaksanakan fungsi pelayanan kesehatan kepada masyarakat diperlukan sesana balian, sebagai norma yang mengatur hak dan kewajiban seorang balian. Kedua, ada tiga bentuk sesana balian yaitu sesana balian katakson, sesana balian kapican dan sesana balian usada. Ketiga, ada tiga tempat balian melakukan praktik yaitu tempat tertutup, semitertutup dan tempat terbuka. Keempat, apabila balian melakukan pelanggaran sesana, maka balian tersebut dikenakan dua sanksi yaitu sanksi sekala dan sanksi niskala. (ad2339)
Kamis Wage, 1 September 2016
PKKMB Unwar 2016 Berakhir
’’Input’’ Berkualitas, Kini Diproses secara Berkualitas
SELAMA tiga hari, mahasiswa baru Universitas Warmadewa (Unwar) sukses mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di tingkat universitas. PKKMB, Rabu (31/8) kemarin ditutup oleh Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana di Kampus Unwar. Penutupan PKKMB ditandai dengan penanggalan atribut PKKMB. Acara juga dihadiri Koordintor Kopertis VIII Prof. Nengah Dasi Astawa, S.E., M.Si. dan Ketua Yayasan Kesejahteraan Koprir Provinsi Bali Dr. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. Acara penutupan berlangsung semarak karena saat itu setiap unitas kemahasiswaan Unwar menampilkan atraksi dan promosi kegiatan. Pasemetonan Sisya Hindu KMHD Unwar mengawali dengan tari barong, diikuti unitas lainnya. Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana bangga dengan suasana PKKMB yang berlangsung demoktaris tanpa praktik perpeloncoan. Semua materi PKKMB diarahkan
untuk mempercepat mahasiswa baru mengenal kehidupan kampus. Sekalipun ada insiden seorang mahasiswa menjadi korban penjambretan di malam hari. Pada pelaksanaan PKKMB di tingkat fakultas dia tetap mengingatkan untuk bebas dari perpeloncoan serta memanajemen waktu agar mulain ya tak terlalu pagi dan berakhirnya tidak sampai larut malam. Rektor menegaskan, mahasiswa baru Unwar adalah input yang berkualitas. Kini menjadi kewajiban Unwar memproses mereka secara berkualitas agar menjadi manusia seutuhnya. Makanya, Badan Penjaminan Mutu (BPM) Unwar menjadi ujung tombak standar kualitas Unwar. Dia bangga jumlah mahasiswa baru Unwar tahun ini mencapai 2.597 orang. Makanya, dia menegaskan PKKMB sangat penting yakni pengenalan kehidupan kampus dari masa pendidikan menengah atas menuju pendidikan tinggi. Koordinator Kopertis VIII Prof.
PKKMB - Prof. Dasi Astawa didampingi Rektor Dewa Putu Widjana dan A.A. Gede Oka Wisnumurti saat menutup PKKMB Unwar 2016.
Dasi Astawa menegaskan, mahasiswa baru tepat memilih Unwar sebagai PTS yang hebat. Hanya kemandirian membuat kita menjadi pemimpin yang hebat. Mahasiswa harus cerdas intelektual, emosisonal dan spiritual. Jika Unwar ingin menjadi ikon PTS terbaik di Bali, ia sarankan harus unggul dalam penelitian dan teknologi. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. berterima kasih karena panitia mampu menjalankan PKKMB secara berkualitas dan berkarakter. Sebab, memanajemen jumlah mahasiswa mendekati angka 3.000 bukan perkara mudah. Mahasiswa baru Unwar juga diasah dalam lingkungan dengan spirit Sri Kesari Warmadewa dan Sapta Bayu. Ini sesuai dengan pola ilmiah pokok Unwar dalam pariwisata dan lingkungan. Di akhir PKKMB, mahasiswa diajak menata taman dan aksi kebersihan. Untuk itu, kepercayaan ini dijawab dengan komitmen Unwar memberikan pelayanan terbaik dan berkualitas. Ketua Panita PKKMB I Wayan Gede Merta, S.E., M.Si. menjelaskan, 2.597 mahasiswa baru mengikuti PKKMB di tingkat universitas yang dipusatkan di Gedung Purna Krida. Sementara itu, outbound dipusatkan di kawasan Renon dan penanaman pohon dilakukan di sekitar kampus. Sementara PKKMB di tingkat fakultas dimulai 1-3 September dan perkuliahan dimulai 17 September. Presiden BEM Unwar I Made Mahardiana berterima kasih kepada dosen dan panitia PKKMB sehingga berjalan lancar dan demokratis. PKKMB ini akan mempercepat mahasiswa Unwar menyesuiakan diri agar bisa tamat tepat waktu. (ad2337)
PPLP Dhyana Pura Wisuda 369 Lulusan Bule Australia ’’Solo Touring’’ Jakarta–Bali Berkualitas, Berkarakter, dan Berdaya Saing
WISUDA – Suasana Wisuda PPLP Dhyana Pura, Rabu (31/8) kemarin. PUSAT Pendidikan dan Latihan Pariwisata (PPLP) Dhyana Pura menggelar Wisuda ke-31 di Agung Room Inna Grand Bali Beach, Sanur, Rabu (31/8) kemarin. Pada acara tersebut, sebanyak 369 lulusan diwisuda. Mereka berasal dari program 1 tahun sebanyak 157 orang, program 2 tahun 181 orang dan program 3 tahun sebanyak 31 orang. PPLP Dhyana Pura yang berdiri sejak tahun 1987 memberikan layanan pendidikan dan program pelatihan untuk jenjang 1 hingga 3 tahun. PPLP Dhyana Pura berupaya menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter dan berdaya saing di dunia kerja. Hadir dalam wisuda kemarin di antaranya Pembina, Pengawas dan Pengurus Yayasan Dhyana Pura, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabuparten Badung Drs. Ida Bagus Oka Dirga, Direktur PPLP Dhyana Pura I Gede Agus Mertayasa, S.E.,
M.M., beberapa kepala departemen di lingkungan Gereja Kristen Protestan di Bali dan keluarga wisudawan. Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung Drs. Ida Bagus Oka Dirga mengucapakan terima kasih dan penghargaan karena PPLP Dhyana Pura telah membantu pemerintah membuka peluang dan pasar kerja yang ada di Bali khususnya di bidang pariwisata. Pemerintah siap memfasilitasi dan siap bekerja sama dengan PPLP Dhyana Pura dalam mencerdaskan anak bangsa. Wisuda merupakan suatu perubahan status dari mahasiswa menjadi tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja. Oleh karena itu, para lulusan PPLP Dhyana Pura diharapkan menjadi generasi muda yang tidak pernah lelah untuk mencari pengalaman baru, menumbuhkan sikap sebagai motivator dan tidak hanya menjadi pencari kerja tetapi mampu mencip-
takan lapangan kerja. Direktur PPLP Dhyana Pura I Gede Agus Mertayasa, S.E., M.M. mengatakan, pertumbhan perhotelan di Bali dalam setiap tahunnya yakni sekitar 11-17 persen. Ini menunujukkan kondisi pariwisata masih sangat baik dan menjanjikan. Ini sekaligus merupakan peluang kerja bagi 369 lulusan PPLP untuk berkarier dan mengaplikasikan ilmu yang sudah diperoleh di dunia kerja. Dengan diberlakukannya era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2016, menjadi tantangan bagi para wisudawan untuk berani bersaing dan melihat setiap tantangan sebagai peluang yang harus diperjuangkan. Para lulusan juga seharusnya memiliki rasa percaya diri karena pada akhir masa pendidikan, mereka juga telah mengikuti uji kompetensi yang dilaksanakan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Indonesia/ Parindo Bali dan telah dinyatakan lulus dan kompeten untuk program 1 (satu) tahun hingga 3 (tiga) pada program pelatihan Kantor Depan, Tata Hidangan, Tata Graha, Tata Boga, Food & Beverage dan Akomodasi Perhotelan. PPLP Dhyana Pura yang telah terakreditasi A senantiasa menghasilkan lulusan yang kompeten dan profesional di bidangnya dan diakui di dunia kerja. Pada wisuda ke-31 ini, tiga orang mahasiswa mendapatkan IPK tertinggi dari masing-masing program yakni program 1 tahun atas nama I Made Herman Diatmika dengan IPK 4,00, program 2 tahun atas nama I Made Tutiani (IPK 4,00) dan program 3 tahun atas nama Kadek Ayu Ariesti Dewi (IPK 3,84). (ad2338)
eLearn Erlangga Online dan Erlangga Exam
Inovasi Pembelajaran Digital dari Erlangga untuk Indonesia
PENERBIT Erlangga melihat internet dapat digunakan untuk memperkaya dunia pendidikan di Indonesia. Oleh karena itu, Penerbit Erlangga memperkenalkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi terbaru, yaitu eLearn Erlangga Online dan Erlangga Exam. eLearn adalah inovasi pembelajaran dari Erlangga yang memadukan konten pendidikan/pelajaran dengan teknologi canggih berbasis internet. eLearn Erlangga Online dapat diakses melalui situs web www. erlanggaonline.com. Fitur di dalam eLearn Erlangga Online adalah 1) BERANDA: halaman awal yang berisi informasi-informasi terbaru. 2) CATATAN: rangkuman materi yang sesuai kurikulum. 3) MIND MAP: peta konsep yang dapat dilengkapi gambar dan video. 4) EVALUASI: bank soal yang dapat langsung dinilai. 5) PROGRES: laporan perkembangan belajar. 6) REWARD: permainan untuk memotivasi siswa untuk terus belajar. Dengan bergabung dalam komunitas eLearn, siswa akan memperoleh manfaat sebagai berikut. 1) Belajar enam mata pelajaran pokok (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, IPS dan PPKn) di mana pun dan kapan pun, melalui berbagai perangkat (laptop/notebook, computer desktop, smartphone, tablet). 2) Berlatih soal ulangan secara online maupun offline dari ratusan ribu soal dalam bank soal eLearn di mana pun dan kapan pun. Aplikasi eLearn offline dapat diunduh melalui smartphone berbasis Android dan iOS, melalui Play Store dan Appstore, keyword: elearn erlangga online). Dengan eLearn, siswa seperti mempunyai 60
buku soal, praktis hanya dalam satu perangkat. 3) Mengombinasikan berbagai topik dalam latihan soal dan langsung mendapatkan umpan balik jawaban yang benar, sehingga siswa seperti didampingi oleh guru les 24 jam. 4) Bergabung dengan para siswa dari seluruh Indonesia dan saling berbagi sumber pelajaran yang kaya dari internet. 5) Mengasah kreativitas dalam permainan edukatif, sehingga siswa akan terus terpacu untuk belajar. Bagi guru, manfaat yang akan diperoleh juga sangat banyak. 1) Guru mempunyai tambahan alat bantu ajar yang canggih dan keren, yang dapat mengombinasikan materi dengan gambar dari internet dan videoYoutube, sehingga KBM lebih berwarna dan menyenangkan bagi guru dan siswa. 2) Guru dimudahkan ketika harus membuat soal-soal ulangan untuk banyak kelas paralel, karena di dalam eLearn, tersedia puluhan ribu soal dan setiap kali latihan soal, sistem eLearn akan secara acak mengeluarkan soal-soal baru. 3) Guru juga akan dimudahkan dalam mengetahui kekuatan dan kelemahan masing-masing siswa (laporan progres siswa secara individu) hingga ke pokok materi mapel. 4) Tersedia akun khusus guru, sehingga memudahkan guru untuk mengelola kelas dan memantau perkembangan belajar dari setiap siswa. Bagi orangtua siswa, manfaat yang akan diperoleh adalah sebagai berikut. 1) Orangtua akan selalu mendapat informasi mengenai kemajuan yang dicapai oleh putraputrinya, kapan pun dan di mana pun. 2) Mengetahui letak kekuatan dan kelemahan mata pelajaran yang dikuasai putra-putrinya, hingga ke
subpokok materi. Erlangga Exam adalah inovasi canggih dari Penerbit Erlangga yang memudahkan guru dalam memberikan ulangan ke siswa. Dalam hitungan menit, guru dapat menyiapkan soal ulangan. Erlangga Exam hanya tersedia untuk guru demi menjaga kerahasiaan soal. Erlangga Exam dapat diakses melalui www.erlanggaexam.com. Fitur di dalam Erlangga Exam adalah sebagai berikut: 1) MUDAH: Guru hanya tinggal pilih materi ulangan, pilih tingkat kesulitan soal, serta pilih jumlah soal pilihan ganda dan soal esainya. Soal ulangan yang berkualitas langsung siap digunakan. 2) CEPAT: Hanya dalam hitungan menit, soal ulangan siap digunakan. Bukan hanya soal ulangan, melainkan lembar jawaban dan kunci jawaban pun sudah tersedia. Guru dapat lebih produktif memanfaatkan waktunya. 3) VARIATIF Guru tidak perlu khawatir mengenai pengulangan soal. Soal kami bervariasi dan berkualitas. 4) SESUAI KURIKULUM: Soal sesuai dengan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013. Untuk mencoba eLearn Erlangga Online, siswa, orangtua, dan guru dapat mendaftar secara gratis di www.erlanggaonline.com. Setelah mendaftar, eLearn versi trial bisa langsung digunakan selama 14 hari. Untuk mencoba Erlangga Exam, guru bisa mendaftar di www.erlanggaexam.com secara gratis. Guru akan mendapatkan 50 soal secara gratis selama 14 hari masa trial Erlangga Exam. Setelah 14 hari, untuk melanjutkan penggunaan, pengguna dapat berlangganan dengan menggunakan voucher khusus eLearn dan Exam. (bns2)
DAVE Mckenna adalah seorang stunt rider asal Sydney, Australia yang beberapa waktu lalu melakukan perjalanan touring keliling Indonesia menggunakan Yamaha MT09. Pria yang selama empat tahun berturut-turut perlombaan stunt ride di Sydney, Australia ini mengaku kedatangannya ke Indonesia ingin menjajal performa dari Yamaha MT09 dan bertemu dengan keluarga besar PT Yamaha Motor Indonesia di berbagai kota yang akan dilewatinya. Sebelumnya, ia melakukan touring serupa di Taiwan. Pria ini mengaku kegiatan touring yang dia lakukan merupakan cara untuk me-refresh dirinya, sebelum disibukkan dengan padatnya jadwal training persiapan perlombaan. ‘’This is my hobby, to riding everywhere place I want to go, without planning.’’ Dave melakukan semua perjalanannya tanpa planning terlebih dahulu. Baik itu tentang planning kota tujuan, hotel tempat ia akan menginap serta bagaimana dan kapan akan kembali ke Sydney. Menurutnya, sensasi dari hobinya adalah melakukan perjalanan dengan Yamaha MT09 tanpa planning apa pun. Adapun perjalanan yang dilakukan oleh Dave dimulai dari Head Office Yamaha Indonesia, Jakarta
menuju ke Bandung, Garut, Pangandaran, Bojonggambir, Yogyakarta, Malioboro, Tulungagung dan berakhir di Bali. Sesampainya di Yamaha DDS Bali, Dave disambut oleh YRFB (Yamaha Factory Racing Bali). Suasana keakraban pun terjalin dengan mudahnya di antara stunt rider asal Australia itu dengan keluarga besar Yamaha Bali. Menurutnya, perjalanannya kali ini sangat berkesan karena selama 11 hari menjelajahi Indonesia, Dave ditemani oleh motor Yamaha MT09 yang sangat nyaman dipakai touring jarak jauh. Yamaha MT09 merupakan produk premium Yamaha yang
memiliki 3 silinder berkapasitas 900 cc. Motor ini dijual di Yamaha Flagship Shop Bali, Jalan Diponegoro No. 57, dengan harga Rp 259 juta. Sayangnya, Dave tidak mempunyai cukup waktu untuk menikmati keindahan Pulau Dewata. Hal tersebut dikarenakan ia sudah harus memulai trainingnya untuk persiapan perlombaan pada season baru. Sebelum meninggalkan Kantor Yamaha DDS Bali, Dave sempat menunjukkan aksinya di depan Kantor Yamaha DDS Bali yang kemudian sontak menyita perhatian pengguna Jalan Diponegoro pada waktu itu. (bns1)
TOURING - Dave Mckenna, stunt rider asal Sydney, Australia yang melakukan perjalanan touring keliling Indonesia menggunakan Yamaha MT09.
Sekolah Taman Rama Ubung dan Jimbaran serta Asian Intercultural School
Dukung Pengentasan Pendidikan Dasar
DALAM rangka memperingati HUT ke-147 Mahatma Gandhi dan Hari Anti Kekerasan 2 Oktober 2016, Sekolah Taman Rama dari TK, SD, SMP, SMA, CP & Cambridge yang bernaung di bawah Yayasan Taman Mahatma Gandhi, baik yang berada di Ubung maupun di Jimbaran dan Asian Intercultural School di bawah AHIMSA Foundation, kembali melaksanakan kegiatan sosial yakni berbagi kasih dengan siswa-siswi SDN 1 Ban, Kubu, Karangasem. Kegiatan ini dikemas dalam tema ‘’Pengentasan Pendidikan Dasar’’ yang berkaitan dengan program dari PBB yaitu United Nation’s Millennium Development dalam bidang pendidikan anak-anak di seluruh dunia dan juga menyukseskan program pemerintah untuk menuntaskan wajib belajar 9 tahun bagi seluruh anak Indonesia. SDN 1 Ban berada di daerah kering dan tandus dengan kondisi kekurangan air. Sekolah ini memiliki sekolah jauh (filial) guna memfasilitasi para siswa yang berdomisili jauh di kaki gunung. Dipilihnya sekolah ini karena dari hasil pemantauan dan kunjungan pihak Sekolah Taman Rama langsung ke lokasi, sekolah ini masih jauh dari kelayakan standar minimal pendidikan. Adapun masyarakat pendukung dari sekolah ini memiliki mata pencaharian sebagai petani dan buruh dengan kondisi lahan garapan mereka yang kering. Hal ini berdampak pada kondisi peserta didik yang memprihatinkan dan layak untuk dibantu. Kegiatan berbagi kasih dengan sekolah-sekolah
BERBAGI KASIH - Memperingati HUT ke-147 Mahatma Gandhi dan Hari Anti Kekerasan, Sekolah Taman Rama melaksanakan kegiatan berbagi kasih dengan siswa-siswi SDN 1 Ban, Kubu, Karangasem.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
yang siswanya kurang mampu merupakan program yang dilaksanaan dari tahun ke tahun, yang didukung penuh oleh siswa, orangtua siswa, yayasan, guru dan komponen sekolah yang lain. Kegiatan ini bertujuan membangkitkan rasa kepedulian (empati) siswa-siswi Sekolah Taman Rama terhadap situasi lingkungan di luar lingkungannya. Melalui kegiatan ini, keluargakeluarga besar Sekolah Taman Rama dapat berpartisipasi dalam mendorong penuntasan pendidikan dasar 9 tahun, khususnya di Bali. Bantuan diserahkan langsung Sabtu (27/8) lalu oleh 59 orang yang merupakan perwakilan dari siswa, guru, Kepala Sekolah dari TK-SMA/Cambridge, Yayasan dan komite sekolah. Bantuan ini berasal dari orangtua siswa Sekolah Taman Rama melalui putra-putri mereka yang dikumpulkan selama dua minggu oleh seluruh siswa, baik yang di Taman Rama Ubung maupun Jimbaran dengan total uang terkumpul Rp 117.811.150. Bantuan yang diberikan kepada Sekolah SDN 1 Ban langsung menyasar keperluan yang dibutuhkan para siswa yakni berupa seragam putih dan rok merah (135 buah), seragam putih dan celana merah (146 buah), dasi (281 buah), sepatu hitam (281 pasang), kaos kaki (281 pasang) dan seragam Pramuka putra-putri (281 buah). Selain itu juga didistribusikan bantuan 281 set alat-alat tulis masing-masing berisi buku tulis (10 buah), kotak pensil (1 buah), pensil (9 buah), penghapus (1 buah), penggaris (1 buah) dan pengerot pensil (1 buah). Bantuan lainnya berupa buku-buku perpustakaan yang terdiri dari buku ensiklopedia, buku referensi, buku cerita rakyat dan buku fiksi, satu paket yang berisi sikat gigi, odol, dan sabun sebanyak 281 set, paket snack yang berisi susu Ultra dan biskuit (281 set), T-shirt polo untuk para guru (16 buah) dan rak buku untuk pojok baca (3 unit). Dengan demikian, masingmasing siswa memperoleh 1 pasang sepatu dan kaos kaki, seragam merah putih dan seragam Pramuka, satu set alat-alat tulis, satu set perlengkapan mandi dan satu paket snack. Harapan pihak sekolah, melalui bantuan ini dapat memperingan beban orangtua siswa SDN 1 Ban dalam memenuhi kebutuhan sekolah putra-putri mereka dan di sisi lain dapat bermanfaat bagi pembentukan nilainilai karakter bagi siswa Sekolah Taman Rama, karena dengan mengumpulkan sumbangan dan menyerahkan langsung kepada siswa lain yang membutuhkan menunjukkan bahwa mereka telah responsif terhadap keadaan lingkungan sekitar. Mudah-mudahan, program peduli pendidikan ini dapat mempunyai arti bagi masyarakat Ban, khususnya siswa-siswi SDN 1 Ban dan siswa-siswi di sekolah filialnya serta para siswasiswi sekolah Taman Rama. (ad2340)
Kamis Wage, 1 September 2016
A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A
info seremoniAL
Gusti Wedakarna Hadiri ’’Pawiwahan’’ di Puri Agung Peliatan
Kobarkan Semangat Program KB Bali 4 Anak untuk Ajeg Hindu
HADIRI PERNIKAHAN - Senator DPD-RI utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat menghadiri acara pernikahan Cokorda Gde Cahaya Putra Trisnu, S.E. dengan Komang Sri Utari Ningsih, A.Md.Keb. di Puri Agung Peliatan, Ubud, Gianyar. ADA yang unik di sela-sela kehadiran tokoh muda Bali yang juga anggota DPD-RI, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Keunikan itu yakni pesan pada pasangan muda Bali untuk melestarikan program KB Bali 4 Anak. Kehadiran Gusti Wedakarna didampingi Cokorda Nindia (Panglingsir Puri Peliatan) dan disambut langsung kedua mempelai Cokorda Gde Cahaya Putra Trisnu, S.E. dan Komang Sri Utari Ningsih, A.Md.Keb. Cokorda Gde Cahaya Putra Trisnu merupakan putra pertama dari pasangan Drs. Cokorda Alit Trisnu dan Gusti Ayu Ari Kristian Dewi,
S.E. Sedangkan mempelai wanita merupakan putri ketiga dari pasangan I Made Adnyana dan Ni Wayan Sumaningsih, S.H. ‘’Beban berat disandang oleh para warih dari leluhur, apalagi keluarga puri karena ada tanggung jawab menjaga tradisi. Menjaga tradisi itu bukan hal mudah, butuh pratisentana dan artha. Maka dari itu saya selalu sampaikan pada pasangan muda-mudi Hindu Bali agar melestarikan tradisi 4 anak sebagaimana kebiasaan leluhur, semua demi harga diri Bali. Logikanya jika di Bali jumlah pratisentana-nya sedikit, lalu siapa mau jaga adat dan budaya? Apalagi keluarga puri adalah
FT Unwar Yudisium 52 Sarjana
Junjung Tinggi Profesionalisme dan Kejujuran
S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I
contoh dan teladan masyarakat,’’ kata Shri Gusti Wedakarna. Ia pun berharap agar Puri Peliatan Ubud selalu menjadi puri yang dekat dengan rakyat dan dipenuhi oleh orang-orang Bali dan jujur. ‘’Satu citra baik yang sudah dibangun oleh Puri Ubud adalah nama harum di masyarakat bahwa banyak tokoh puri ini dikenal sebagai orang baik, jujur dan idealisme. Ini modal dasar bagi para sentana untuk menjadi pemimpin Gianyar di masa depan. Tiang doakan,’’ terang Gusti Wedakarna yang juga Sekjen Pasemetonan Agung Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori (PANDBTK) ini. Sebagai panglingsir dinasti Nararya Tegeh Kori, ia pun menyampaikan pesan bahwa kekuatan Bali dengan Hindu Dharma terletak pada sesana pemimpinnya. ‘’Puri adalah benteng untuk menjaga tata krama Bali. Sesana sebagai orang Hindu Dharma sangat penting, dan peraturan–peraturan serta tata krama itu ada di balik tembok puri. Menjaga warisan puri bukan berarti kita feodal. Walau Indonesia sudah merdeka 71 tahun, tetapi kita bisa melupakan peran Ida Leluhur di puri-puri Bali, khususnya perjuangan heroik merebut kemerdekaan. Maka dari itu tiang pesan kepada sentana puri, khususnya para pangeran atau purusa utama bahwa tanggung jawab menjaga agama Hindu dan budaya Majapahit serta sesana sebagai Ksatria Dalem sangat berat. Semoga lahir putra–putra yang suputra,’’ imbuh Gusti Wedakarna. (ad1259)
YUDISIUM - Dekan FT Unwar Prof. Dr. I Wayan Runa, M.T. didampingi wakil dekan saat meyudisium 52 sarjana, Rabu (31/8) kemarin. DEKAN Fakultas Teknik (FT) Unwar Prof. Dr. Ir. I Wayan Runa, M.T., Rabu (31/8) kemarin meyudisium 52 sarjana teknik. Dari jumlah itu, 25 orang dari Prodi Arsitektur dan 27 orang dari Prodi Teknik Sipil. Jumlah ini meningkat 117 persen dibandingkan yudusium April lalu. Saat itu, Dekan Wayan Runa bersama Wakil Dekan Dr . Ir. I Gusti Agung Eryani, M.T., Ir. I Wayan Jawat, M.T. dan Agus Kurniawan menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik. Lulusan terbaik diraih I Made Suardika di Prodi Teknik Sipil (3,38) dan I Wayan Sudi Mariana di Prodi Arsitektur (3,69). Wayan Runa mengungkapkan mulai tahun ini tiga lulusan yang tugas akhirnya terbaik iberikan Sanatana Dharma Award. Penilaian dilakukan asosiasi profesi. Untuk itu, dia menekankan lulusan FT Unwar harus menjunjung tinggi profesional dan kejujuran.
Keberhasilan menyelesaikan studi di FT Unwar adalah kebanggaan seluruh anggota keluarga. Namun, dia mengingatkan keberhasilan menyelesaikan studi S-1 bukanlah merupakan titik akhir, tetapi langkah awal dalam perjuangan menempuh cita-cita. Lulusan FT Unwar wajib mengikuti uji kompetensi profesi untuk bisa memenangkan proyek berskala nasional dan internasional. Wayan Runa memotivasi lulusannya bahwa di luar kampus atau di dunia kerja ibarat hutan belantara yang memerlukan kerja lebih keras, kerja cerdas, kerja sama untuk mendukung keberhasilan di mana pun kita bekerja. Akan sangat bagus jika lulusan FT Unwar membuka lapangan pekerjaan, bukan mencari pekerjaan. Dia mengakui sejak di-upload di media sosial bahwa FT Unwar melaksanakan yudisium, sudah ada dua perusahaan yang mohon bantuan tenaga
kerja baru. Ini menunjukkan lulusan FT Unwar diakui kualitasnya oleh stakeholders. Dekan Wayan Runa juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh orangtua yang telah memberikan kepercayaan mendidik putra-putrinya di FT Unwar. Para orangtua ini bisa menjadi corong mempromosikan almamater secara jujur kepada masyarakat, bagaimana kualitas proses dan produk pembelajaran di FT Unwar. Bagi alumni, tetap diperlukan peran sertanya dalam memberikan masukanmasukan atau kerja sama positif melalui KABATEK untuk meningkatkan mutu almamater. Sedangkan bagi yang ingin melanjutkan ke S-2, pihaknya siap membantu memberikan rekomendasi ke mana saja akan melanjutkan studi. Dia juga bertekad mengantarkan FT Unwar memiliki program S-2. Persiapan sudah dilakukan untuk membuka Magister Teknik guna mengakomodasi lulusan Teknik Sipil dan Arsitektur. Jika tiga dosennya sudah tamat S-3 di luar negeri, dia mengaku semua persyaratan sudah dipenuhi. Ke depan, Dekan Wayan Runa mengaku akan fokus pada peningkatan mutu guna memenuhi delapan standar PT. Secara berkelanjutan dilakukan implementasi spirit Sapta Bayu dan visi-misi dalam kurikulum baru serta penambahan jumlah dosen. FT Unwar juga terus dilakukan penambahan dan peningkatan kualitas sarana-prasarana, peningkatan kapasitas Teknologi Informasi (TI). Untuk meningkatkan peringkat Perguruan Tinggi, maka tugas-tugas yang dibuat oleh mahasiswa selama proses pembelajaran diarahkan sesuai dengan program-program Dikti seperti PKM, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. (ad 1260)
Pengiriman Ternak Ilegal Marak
Pengawasan Pelabuhan Ketapang Diperketat
Banyuwangi (Bali Post) Maraknya pengiriman ternak sapi tanpa dokumen alias bodong mendapat perhatian serius jajaran Polsek KP3 Tanjungwangi, Banyuwangi. Setiap malam personel Polsek melakukan pengawasan ketat di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, terutama dermaga landing craft machine (LCM), tempat sandar kapal barang. Ketatnya pengamanan pelabuhan ini menyusul ditemukannya 6 tronton ternak sapi ilegal dari Bali, Minggu lalu. Bahkan, petugas terpaksa mengembalikan paksa ke Bali. ‘’Kami tak mau kecolongan. Jangan sampai barang ilegal dari Bali masuk ke Jawa,’’ kata Kapolsek KP3 Tanjungwangi AKP Sudarmaji, Rabu (31/8) kemarin. Dijelaskan, ketatnya pengawasan ini tak hanya fokus pada ternak sapi. Namun, seluruh kendaraan barang yang datang dan akan masuk ke Bali. ‘’Ketapang adalah pintu masuk Bali. Jadi, kita juga ikut memperketat pengawasan kendaraan yang akan menyeberang ke Bali,’’ jelas mantan Kasat Sabhara Polres Banyuwangi ini. Menurutnya, ketatnya pengawasan di Pelabuhan Ketapang banyak membuahkan hasil. Bahkan, mampu menggagalkan aksi kejahatan. ‘’Kita pernah meng-
gagalkan pelarian kasus pencurian dari Bali. Pelaku kita tangkap saat akan turun dari kapal,’’ tegas Kapolsek. Ada juga penangkapan puluhan botol arak Bali yang diselundupkan menggunakan kendaraan pribadi. Ditambahkan, sebagai pintu masuk Bali, Pelabuhan Ketapang juga rawan dimasuki pelaku terorisme. Sehingga pihaknya selalu memperketat pengawasan kendaraan dan penumpang ke Bali. ‘’Kita gerakkan program tiada hari tanpa razia. Jadi, 24 nonstop, kita awasi aktivitas pelabuhan,’’ jelasnya. Selain Ketapang, KP3 Tanjungwangi membawahi dua pelabuhan lagi, yakni dermaga LCM dan Pelabuhan
Internasional Tanjungwangi. Menurut Kapolsek, pengamanan di tiga kawasan ini terbagi dalam tiga grup. Masingmasing kelompok terdiri dari 11 personel, bertugas bergantian selama sehari semalam. Masing-masing grup, personel dibagi dalam tiga titik. Rinciannya, 2 siaga di mako, 2 di Pelabuhan Tanjungwangi, 2 di LCM dan 5 personel di Pelabuhan ASDP Ketapang. ‘’Setiap kendaraan yang masuk dan keluar pelabuhan kita periksa ketat, mulai surat kelangkapan hingga barang bawaan,’’ tegasnya. Harapannya, dengan ketatnya pengawasan pelabuhan, Bali dan Jawa bisa sama-sama aman. (kmb30)
5
Peluncuran Sayembara Gagasan Desain Pusat Kegiatan Seni & Budaya Berarsitektur Bali Kekinian di Jimbaran Hijau
GLOBALISASI saat ini terjadi di seluruh dunia tanpa terkecuali. Yang membedakan hanyalah kecepatan perubahanperubahan yang terjadi pada elemen dan norma-norma lokal dan hasilan dari pengaruhnya. Globalisasi tidak menyisakan satu bidang pun tidak tersentuh, termasuk di dalamnya budaya dan arsitektur yang juga didorong untuk terus berkembang dan berubah menyesuaikan perkembangan zaman. Perubahan dan perkembangan pemikiran-pemikiran yang berselaras dengan globalisasi menimbulkan keresahan pergeseran dan dilusi nilai-nilai budaya yang mengarah pada krisis identitas budaya, tidak hanya lokal namun nasional. Tidak terkecuali di Bali, globalisasi mengakibatkan berbagai perkembangan yang terkadang tidak dapat diprediksi. Terlebih Bali sebagai salah satu daerah tujuan wisata penting internasional yang dikenal memiliki wujud fisik budaya yang bertumpu pada adat istiadat dan religi masyarakat sebagai daya tarik utama pariwisata. Hal ini mengakibatkan pengaruh budaya global masuk dengan derasnya dan tidak terbendung. Merupakan suatu hal yang sangat disayangkan jika budaya global diserap tanpa disaring dan dipilah terlebih dahulu dan secara langsung mengintervensi pola dan norma budaya lokal yang berdampak pada tergerusnya identitas/lokalitas Bali. Pemerintah Provinsi Bali menerapkan pariwisata budaya sebagai upaya untuk mempertahankan dan menyelamatkan budaya lokal Bali. Lokalitas Bali dan nilai-nilai luhur yang tertuang dalam berbagai bentuk fisik dalam arsitektur tradisional Bali merupakan salah satu identitas yang tidak dimungkiri juga tidak luput dari perkembangan zaman. Arsitektur tradisional Bali harus menyesuaikan dirinya dengan zaman dan kebutuhan yang kian kompleks dan mengharuskan arsitektur tradisional Bali untuk bergerak dengan mengkaji kembali nilai-nilai luhur budaya dan menghasilkan arsitektur Bali kekinian yang kental akan identitas Bali sekaligus adaptif terhadap berbagai kepentingan zaman.
FOTO BERSAMA - Panitia bersama para juri foto bersama sambil memegang poster sayembara. Ki-Ka bawah: Made Gede Suryanatha, Ahmad Djuhara (Ketua IAI-Nasional), Popo Danes (juri), Prof. Dr. Ir. Sulistyawati, M.S., M.M., M.Mis., D.Th. (penggagas & juri), Dr. Ir. Frans B. Siswanto, M.M. (penggagas & juri). Ki-Ka tengah: Herry Palguna, Prof. Dr. Ir. I Wayan Runa, M.T. (juri), Ketut Rana Wiarcha (Wakil Ketua IAI Nasional), Nova Kristina, Ketut Gede Astien Supatra, IAI (juri), DK Halim, Ph.D. (juri) Ki-ka atas: Teguh Budhi Setyawan, I Kadek Pranajaya (Ketua IAI Bali), I Gusti Lanang Ngurah Wiantara. Berbekalkan semangat mem- Tjok Oka Ardhana Sukawati, bantu pergerakan arsitektur Bali M,Si. (Cok Aca) – Chair PHRI menjadi kekinian, Ikatan Arsitek Bali, Guruh Soekarnoputra – Indonesia (IAI) Bali bersama PT seniman dan pelaku budaya, Jimbaran Hijau sebagai pengem- Naning S. Adiningsih Adiwoso, bang kawasan berinisiatif untuk GP – Chair GBCI, dan DK mengadakan sayembara gagasan Halim, Ph.D. sebagai dewan kawasan pusat seni dan budaya juri beserta pengurus IAI Bali di Jimbaran yang akan mewa- dan IAI Nasional. dahi berbagai fungsi. Antara ‘’Sangat diharapkan gagasanlain museum, galeri, pusat gagasan kreatif dari peserta pertunjukan budaya, fasilitas yang dapat membawa dan mempendidikan budaya, kesenian, berikan pergerakan bagi desain pasar seni dan ruang seni, serta arsitektur Bali yang akomodatif permukiman seniman. dan kental akan nilai-nilai buSayembara yang berhadiah daya Bali sebagai arsitektur Bali total Rp 135 juta tersebut dilun- kekinian,’’ ujar DK Halim, yang curkan pada 12 Agustus 2016 di juga merupakan Direktur PerenTaman Bhagawan, Benoa, Bali canaan & Desain PT Jimbaran oleh Ketua IAI Ahmad Djuhara. Hijau. Ia juga menambahkan, Dihadiri anggota dewan juri kendati sayembara tersebut yang terdiri dari unsur praktisi hanya sampai tahap gagasan, arsitek, akademisi, budayawan, namun tidak menutup kemungGreen Building Council of In- kinan untuk dapat diwujudkan donesia dan PHRI yakni Dr. konstruksinya. Tentu saja bila Ir. Frans B. Siswanto, M.M. akan dilaksanakan, pemedan Prof. Dr. Ir. Sulistyawati, nang diwajibkan untuk turut M.S., M.M., M.Mis., D.Th. Ked- terlibat dalam pengembangan uanya ini merupakan penggagas desain dan konstruksi sebagai sayembara, arsitek Popo Danes arsitek profesional. – IAI Balinese Architect, arsitek Pengumuman pemenang Ir. Ketut Gede Astian Supatra, dan penyerahan penghargaan IAI. – Building & Architecture akan dilakukan bertepatan Committee Reviewer for Bali dengan momen IAI Bali Award Region (TABG), Prof. Dr. Ir. I yang rencananya akan disWayan Runa, M.T., IAI., AA. – elenggarakan pada 26 NovemDeputy Chair IAI Bali, Dr. Ir. ber 2016. (ad2341)
Dewan Soroti Pejabat Plt. Pemkab Bertambah Bupati Didesak agar Kaji Ulang
Banyuwangi (Bali Post) Mutasi pejabat eselon II hingga IV yang digelar Pemkab Banyuwangi, berbuntut. Pasalnya, mutasi belum menyentuh banyaknya pejabat pelaksana tugas (plt). Bahkan, jumlah pejabat plt. bertambah. Komisi I DPRD Banyuwangi mendesak Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas mengkaji ulang banyaknya pejabat plt. Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi Vicky Septalinda mengatakan, pihaknya menghormati kebijakan Bupati Anas memutasi sejumlah pejabat. Namun, pihaknya menyayangkan bertambahnya jumlah pejabat plt. ‘’Kalau kita lihat, jumlah pejabat plt. malah bertambah. Padahal, ada yang sudah lama menjabat sebagai plt,” kata politisi PDI-P ini, Rabu (31/8) kemarin. Dijelaskan, pihaknya sempat berharap agar pejabat plt. bisa terisi dengan pejabat definitif. Nyatanya, saat mutasi Rabu (30/8) malam, pejabat plt. belum tersentuh, justru jumlahnya bertambah. Meski tak ada aturan khusus yang mengatur masa tugas pejabat plt., Vicky berharap para pejabat plt. tak bertugas lama. Sebab, dikhawatirkan berdampak pada pelayanan publik. Pasalnya, pejabat plt. tak memiliki kewenangan mengambil kebijakan. Namun, harus meminta persetujuan Bupati. ‘’Karena itu, kami meminta Bupati mengkaji kembali banyaknya pejabat plt. ini,’’ tegasnya.
Menurut Vikcy, pihaknya melihat banyak pejabat yang memiliki kepangkatan sesuai jabatan yang dibutuhkan. Untuk itu, tak perlu diberlakukan pejabat plt., namun definitif, sehingga pelayanan ke publik bisa berlangsung cepat. ‘’Kami berharap, saat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru berlaku 1 Januari 2017, tak ada lagi pejabat plt. Seluruhnya diisi pejabat definitf,’’ jelasnya. Terkait kondisi ini, pihaknya akan memanggil Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk meminta penjelasan seputar jumlah tenaga PNS dan jenjang kepangkatannya. Sebab, saat OPD baru diberlakukan, banyak satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang dirombak. Lalu, ada sejumlah PNS yang
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
statusnya ditarik ke provinsi dan pusat. Data yang dihimpun Bali Post, Pemkab Banyuwangi memiliki sedikitnya 10 pejabat plt. Rinciannya, Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Plt. Kepala Dinas Koperasi, Plt. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH), Plt. Kepala Satpol PP, Plt. Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), Plt. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMPD), Plt. Kepala Dinas Peternakan dan Plt. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Tiga pejabat plt. terakhir muncul saat mutasi, Rabu malam. Sisanya, ada yang sudah menjabat setahun lebih. (kmb30)
OPINI
6
Kamis Wage, 1 September 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Menakar Diri Lewat ’’Mukidi’’ VIRAL Mukidi yang kini mewabah di dunia maya, memang merupakan cermin kehidupan kita sehari-hari. Ada tawa, ada sedih, ada prihatin, gembira dan sebagainya. Ini merupakan potret kita sehari-hari. Kalau kita tertawa, berarti itu cermin kebahagiaan yang kita alami. Begitu juga sebaliknya. Terlepas siapa penyebar viral dengan tokoh Mukidinya, kita sejatinya juga harus bercermin dengan aneka lakon cerita yang diperankan oleh Mukidi ini. Ini juga sebuah introspeksi, sebuah cerminan untuk mawas diri, untuk merancang segala sesuatu agar berakhir dengan baik. Kalaupun itu menjadi sebaliknya, itulah kehidupan. Ada pasang-surut, ada tawa-tangis, ada bahagia-sedih dan sebagainya. Yang perlu dicatat pula, kemajuan teknologi informasi sudah memungkinkan kita belajar secara cepat. Belajar yang baik, dan juga belajar yang buruk. Kita mesti memilih dan memilah. Ini tertama para generasi muda. Tidak semua yang ditampilkan di dunia maya itu cocok dengan pribadi serta budaya kita. Semuanya harus ada proses filter dari diri sendiri maupun dari orang lain. Dari diri sendiri, juga harus ada pembekalan serta tekad kuat dari si individu itu sendiri. Dia harus banyak bekal. Bekal agama, moral, sopan santun, kaidah sosial yang berlaku di suatu daerah, budayanya sendiri dan tentu saja ilmu pengetahuan. Itu mesti didapatnya dari sektor formal maupun informal. Lingkungan yang baik cenderung menghasilkan hasil yang baik. Mukidi hanyalah tokoh kekinian yang lahir dari kemajuan teknologi informasi. Di Bali banyak tokoh yang bisa dijadikan cermin. Humornya menggelitik, membuat kita tertawa terpingkal-pingkal, membuat kita sedih, senewen dan sebagainya. Kita sejatinya sedang menertawakan kelucuan kita sendiri, kepedihan kita sendiri, kesusahan kita sendiri dan sebagainya. Ada tokoh I Belog, di pewayangan banyak. Sangut, Delem, Merdah dan Malen. Kalau wayang kekinian ada Cenk dan Blonk. Juga ada Pan Balang Tamak yang kikir, cerdas, dan banyak akalnya. Bukankah itu menggambarkan kehidupan kita sendiri? Di daerah lain juga ada. Kabayan di tanah Pasundan, ada Si Pitung, Sakerah di Madura dan sebagainya. Mereka membawakan cerita, potret kekinian kehidupan sehari-hari. Ada pesan moral yang sangat kuat di balik keluguan, kelucuan, kepahlawanan dan sifat-sifat lain mereka yang perlu kita teladani. Mereka juga menertawakan kehidupannya sendiri. Kehidupan kita. Untuk itulah, viral Mukidi merupakan sebuah hal yang biasa dalam konteks kekinian kita. Namun karena kemajuan teknologi informasi, maka sosok imajiner seorang Mukidi mampu memberikan hiburan segar di tengah masyarakat yang terhimpit berbagai persoalan sekarang ini. Mukidi menawarkan keceriaan di tengah keseriusan. Mukidi menawarkan tawa yang getir di tengah masyarakat yang dihimpit berbagai persoalan ekonomi, sosial, budaya, politik dan sebagainya. Mukidi sebagai sosok pandir jenaka yang mampu menawarkan segala macam cerita. Kita bisa sejenak melepaskan kepenatan serta hiruk-pikuk rutinitas.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Menyikapi Penolakan Masyarakat atas Rencana Reklamasi Polemik tolak reklamasi Teluk Benoa ngeri. Mengapa ngeri? Kelompok masyarakat yang menolak reklamasi Teluk Benoa akan berjuang habis-habisan bahkan akan puputan terhadap kelompok yang proreklamasi. Waduh, jika memang betul-betul terjadi puputan, bisa dibayangkan. Kita terbayang saat terjadi Puputan Badung tahun 1906 dan Puputan Margarana tahun 1946 lalu. Kita berharap janganlah terjadi lagi seperti peristiwa di atas. Kasihan anak-cucu. Agar tidak terjadi polemik, saya punya pendapat semoga bisa disetujui. Walaupun tidak disetujui juga tidak masalah. Menurut saya sebaiknya pesisir pantai Teluk Benoa dibersihkan dari kotoran sampah dan laut dikeruk agar tidak terjadi pendangkalan pantai terutama pada muara-muara sungai yang airnya mengalir ke laut. Tanah atau pasir hasil kerukan itu dipergunakan untuk mempertinggi pulau-pulau kecil yang telah ada agar pulau kecil tidak tenggelam jika air laut pasang. Pulau-pulau kecil itu ditanami segala jenis pohon atau tanaman hias, yang tentunya segala tanaman tersebut bermanfaat bagi masyarakat. Laut di Teluk Benoa itu jangan di-urug atau ingin buat pulau baru lagi dan mau membangun untuk fasilitas umum. Badung Selatan atau Bali Selatan sudah terlalu berat, sudah banyak objek pembangunan seperti hotel, vila, toko dan lain-lain yang menunjang kepariwisataan. Berkaitan dengan investor yang terlibat dengan reklamasi Teluk Benoa, saya baca di koran Bali Post (26/8) halaman 8. Kadisbudpar Bangli Wayan Adnyana berharap agar investor lokal atau investor luar mau membangun hotel berbintang di Bangli. Harapan dari Kadisbudpar Bangli itu bisa ditebak, agar pembangunan bisa berimbang, pendapatan masyarakat seimbang, tidak berat sebelah. Dengan adanya hotel bintang lima itu para wisatawan yang menginap di Bangli bisa mudah menikmati objek wisata yang ada di Karangasem, Buleleng, Gianyar dan di Bangli sendiri. Serta objek wisata lainnya di Bali. Kasihan juga dengan Bangli, tidak punya pantai seperti kabupaten dan kota lainnya di Bali. Hanya punya objek wisata Penelokan yang hidupnya kembang-kempis. Saya pribadi sependapat dengan Wayan Adnyana, semoga pejabat di Bali dan pejabat di pusat ada perhatian. Wayan Beratha Yasa Kapal, Badung
Membaca Mukidi ’’Muka Kita Sendiri’’ Mukidi mendadak hangat. Seperti pisang goreng yang baru diangkat, hangatnya menggairahkan. Hampir semua pemilik akun Whatsapp di Indonesia sibuk membaca Mukidi. Sebuah humor yang menampilkan karakteristik ndeso dan nggilani berlatar sosial dan budaya Indonesia.
Oleh Ach. Nurcholis Majid ika membaca cerita-cerita Mukidi, sosok Mukidi sebenarnya adalah tipikal orang biasa yang dianugerahi skill mudah akrab, tidak banyak berpikir untung-rugi, tetapi selalu untung. Orangnya terlihat polos dan ajaib, sebesar apa pun masalah yang dihadapinya tidak pernah sedikit pun Mukidi melakukan arogansi. Tetapi membaca Mukidi memang mengasyikkan, biar telah berkali-kali membaca kelakarnya, rasa gembira dan gelitikan yang diberikan benar-benar tak habis-habis. Suatu kesempatan terbaik untuk melatih keseimbangan cairan dalam tubuh. Sebagaimana makna humor dalam bahasa Latin ‘’Umor’’ dimaknai sebagai cairan. Baik cairan berupa darah, sitosol, lendir, humor empedu kuning, cairan empedu hitam dan lain-lain.
J
Cela Moral Sunu Wasono menulis puisi ‘’Kita Butuh Mukidi’’ dalam status Fb-nya, dengan singkat ia akhiri puisi itu dengan baris penutup ‘’Mukidi adalah muka kita sendiri’. Mukidi yang viral di internet bisa jadi memang bukan orang lain, bukan apa yang kita bayangkan selama ini, tetapi kita sendirilah Mukidi yang kita baca itu. Ada banyak hal dibahas dalam cerita Mukidi. Paling banyak dibaca misalnya ‘’Mukidi dan Gajah’’, dalam cerita ini, Mukidi menjadi seorang murid yang sangat aktif dan kelihatan cerdas dibanding teman-temannya yang selalu diam tak merespons pertanyaan guru persis seperti ‘’kerbau yang dicocok hidungnya’’.
Pada saat itu, guru Bahasa Indonesia Mukidi berkeinginan untuk membuat tebak-tebakan nama hewan. Guru bertanya ‘’Anak-anak, apa nama binatang yang dimulai dengan huruf G?’’ Mukidi berdiri dan menjawab, ‘’gajah, Bu guru!’’ ‘’Bagus, pertanyaan berikutnya. Apa nama binatang yang dimulai dengan huruf D?’’ Semua murid diam, tetapi Mukidi kembali berdiri, ‘’Dua Gajah, Bu Guru’’ Gerrrr… kelas menjadi ramai dengan tertawaan. ‘’Mukidi, kamu berdiri di pojok sana!’’ perintah bu guru. ‘’Ayo anak-anak kita lanjutkan. Pertanyaan berikut, binatang apa yang dimulai dengan huruf M? Semua murid diam. Tetapi lagi-lagi Mukidi menjawab dengan tenang. ‘’Mungkin Gajah...’’ Guru mulai marah dan menyuruh Mukidi keluar dan berdiri di depan pintu. Mukidi keluar dengan suuedihhh. Guru melanjutkan lagi, ‘’pertanyaan terakhir. Anak-anak, binatang apa yang dimulai dengan huruf J? Semua diam. Tak lama sayup-sayup terdengar suara Mukidi dari luar kelas, ‘’Jangan-jangan Gajah...’’ Humor Mukidi dan Gajah ini merupakan cerminan seorang guru yang tidak dapat menyelesaikan konflik dirinya dengan keadaan. Ini bukan sekadar humor, ini adalah permasalahan yang sering terjadi di sekolah kita. Guru selalu merasa benar dan mencekoki murid dengan keyakinannya sebagai orang yang merasa serba tahu dan serba benar. Bukan hanya sekarang, di awal-awal masa kemerdekaan pun demikian adanya, sehingga Soe Hok Gie, seorang aktivis di era 60-
an dengan muak menulis ‘’Guru yang tak tahan kritik boleh masuk keranjang sampah. Guru bukan dewa dan selalu benar. Dan murid bukan kerbau.’’ Perasaan merasa benar, tidak hanya terjadi di bangku sekolah, di dalam kehidupan sosial bernegara kita pun demikian, sehingga tak habis-habis konflik antarsuku, ras, agama, bahkan dalam internal kelompok agama dimotivasi oleh keyakinan seseorang atas kebenaran dirinya yang mutlak. Konsistensi Mukidi dengan tanpa rasa kesal adalah suatu pelajaran berharga, bahwa tidak ada permasalahan yang bisa diselesaikan dengan nada ancaman dan anarkis. Sehingga bahasa yang dipakai Mukidi bukan ‘’jengkel’’ tetapi ‘’sueedih’’. Ekspresi Kritik dan Pemberontakan Dalam kisah-kisahnya, Mukidi sebenarnya merupakan suatu ekspresi kritik dan pemberontakan terhadap kultur yang mulai tak menarik dengan gaya ‘’pura-pura bodoh’’. Mukidi adalah dirinya di satu sisi dan orang lain di sisi berbeda. Banyak orang menyayangi Mukidi bukan karena Mukidi menampilkan sikap heroik, tetapi justru dikarenakan kelenturan sikapnya terhadap permasalahan yang dihadapinya. Biarlah kehidupan ingin membungkamnya, sosial-politik tidak memberinya ruang, tetapi Mukidi adalah dirinya sendiri yang melawan. Misalnya dalam cerita ‘’Ayam Goreng’’. Dalam keadaan lapar, Mukidi masuk ke sebuah rumah makan. Ia memesan ayam goreng. Tak lama kemudian sebuah ayam goreng utuh
POJOK
Suara Publik Relaksasi Ketentuan LTV dan FTV DALAM rangka mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi khususnya sektor properti dan upaya mendorong penyaluran kredit perbankan, Bank Indonesia (BI) telah mengkaji rencana pelaksanaan relaksasi terkait dengan ketentuan Loan to Value (LTV) dan Financing to Value (FTV) untuk pembiayaan kredit pemilikan rumah tapak (KPR), rumah susun atau rumah toko. Sebelumnya pada periode Juni 2015, telah dilakukan relaksasi ketentuan untuk LTV dan FTV untuk KPR, yang berubah dari sebelumnya pembiayaan untuk fasilitas kredit kesatu sebesar 70% (down payment sebesar 30%) berubah menjadi pembiayaan sebesar 80% (down payment 20%), yang juga diikuti oleh relaksasi untuk fasilitas kredit ke-2 dan ke-3 untuk properti. Relaksasi ketentuan tersebut ternyata belum sepenuhnya dapat mendorong pertumbuhan kredit KPR secara nasional dan regional Bali. Pertumbuhan tahunan kredit KPR di Bali sepanjang Juni 2015 - Juni 2016 rata-rata tumbuh sebesar 5,56% (yoy), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan tahunan (yoy) rata-rata KPR di periode Juni 2014 - Juni 2015 yang tumbuh sebesar 12,19% (yoy). Dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian nasional yang telah
Oleh Ni Luh Sukesi menunjukkan tanda-tanda perbaikan, tingkat kualitas kredit KPR yang tetap baik, perkembangan kredit perbankan yang tumbuh melambat dan upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, Bank Indonesia memandang perlu untuk dilakukannya pelonggaran kebijakan di bidang makroprudensial melalui relaksasi ketentuan LTV dan FTV untuk kredit pembiayaan properti (rumah tapak, rumah susun atau ruko) setelah sebelumnya dilakukan pengkajian terhadap kebijakan LTV dan FTV. Pelonggaran (relaksasi) ketentuan LTV dan FTV ini akan berbarengan dengan relaksasi ketentuan inden properti yang akan memberlakukan tahapan pembiayaan sesuai dengan progres pembangunan rumah tapak, rumah susun atau ruko. Pelonggaran kebijakan makroprudensial ini tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian. Adapun ketentuan yang akan direlaksasi adalah ketentuan LTV dan FTV bagi kredit/pembiayaan properti untuk rumah tapak, rumah susun dan ruko/ rukan serta memperlonggar kredit/ pembiayaan melalui mekanisme inden dengan pengaturan pencairan kredit/ pembiayaan bertahap sesuai progres
tersaji. Baru saja Mukidi hendak memegangnya, seorang pelayan datang tergopoh-gopoh. ‘’Maaf Mas, kami salah menyajikan. Ayam goreng ini pesanan bapak pelanggan yang di sana,’’ kata pelayan sambil menunjuk seorang pria berbadan kekar dan berwajah preman. Akan tetapi karena sudah telanjur lapar, Mukidi ngotot bahwa ayam goreng itu adalah haknya. Pria bertampang preman itu segera menghampiri meja Mukidi dan menggertaknya. ‘’Awas kalau kamu berani menyentuh ayam itu...! Apa pun yang kamu lakukan kepada ayam goreng itu, akan aku lakukan kepadamu. Kamu potong kaki ayam itu, aku potong kakimu. Kamu putus lehernya, aku putus lehermu…!’’ Mendengar ancaman seperti itu, Mukidi hanya tersenyum sinis sambil berkata, ‘’Silakan! siapa takut?’’ Lalu Mukidi segera mengangkat ayam goreng itu dan menjilat pantatnya. Mukidi melewati berbagai macam persoalan, ia dengan konsisten melewati masalah dengan hati yang rendah. Di sini kritik yang plastis muncul dari humor Mukidi. Humor yang kritik dan pemberontakannya dapat dibaca jika terjadi relasi internal antara humor yang tertulis dan pembaca yang memahami. Begitulah humor Mukidi, ia merupakan catatan penting dalam khazanah humor Indonesia. Ekspresi kritik dan pemberontakan Mukidi merupakan ekspresi bijak yang ingin disampaikan kepada banyak orang dengan memaklumi pengetahuannya terhadap suatu objek. Mukidi tidak pernah sok pintar, dalam semua ceritanya Mukidi malah terkesan bodoh, tetapi cerdas ketika terjadi relasi internal tadi dengan pembacanya. Batas kesadaran Mukidi terhadap apa yang dihadapinya merupakan modal awal Mukidi menjadi sesuatu yang paling penting dalam khazanah kritik kita. Penulis, mahasiswa Pascasarjana di Universitas Muhammadiyah Surabaya
pembangunan untuk rumah tapak, rumah susun dan ruko/rukan sampai dengan fasilitas kredit/pembiayaan kedua. Dengan relaksasi tersebut, untuk down payment (DP) pada bank konvensional, BI menurunkan sebesar 5%, dari sebelumnya 20% menjadi 15%. Sementara itu untuk bank syariah, pembayaran DP ditetapkan sebesar minimal 10%. Relaksasi ketentuan LTV dan FTV ini akan dikeluarkan dalam bentuk Peraturan Bank Indonesia (PBI) yang akan mulai berlaku Agustus 2016 sehingga diperkirakan akan memberikan efek kepada pembiayaan KPR mulai bulan September 2016. Saat ini relaksasi LTV dan FTV tersebut masih dalam penyelesaian administrasi dan pengecekan draf hukumnya. Dengan adanya relaksasi ketentuan LTV dan FTV ini yang berbarengan dengan implementasi kebijakan tax amnesty serta mulai membaiknya perkembangan ekonomi nasional dan regional Bali, diperkirakan akan menjadi stimulus sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi Bali pada tahun 2016. Kebijakan ini juga akan meningkatkan gairah dan menjadi pendorong pelaku usaha property, khususnya pengembang rumah tapak di Bali untuk melakukan ekspansi dan pengembangan produk baru.
Kata Susno Duaji, impor komoditi pertanian sama seperti efek narkoba. - Kelebihan jadi ketagihan. *** Bendesa Adat Kuta minta aparat lihat latar belakang aksi tolak reklamasi. - Jangan ikut ‘’musuhi’’ rakyat. *** ForBALI apresiasi langkah Kapolda kumpulkan tokoh Bali terkait tolak reklamasi. - Lalu, apa langkah DPRD Bali?
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
SAMPIAN Menjelang hari raya Galungan dan Kuningan, pedagang perlengkapan penjor di Jalan Raya Kapal, Mengwi, Badung sudah menyediakan sampian, bakang-bakang dan sebagainya. Warga pun sudah banyak yang membelinya. Foto diambil belum lama ini.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Kamis Wage, 1 September 2016
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Bali Post/ist
INTEROGASI - Kasat Resnarkoba Polres Badung AKP Djoko Hariadi menginterogasi tersangka DP dan SB.
Hendak Ditangkap, Pengedar Narkoba Lompat Pagar Mangupura (Bali Post) Dua pengedar narkoba kembali ditangkap Sat. Resnarkoba Polres Badung, Jumat (26/8) lalu. Tersangka berinisial DP (36) di Jalan Juwet Sari, Pemogan, Denpasar Selatan. Saat itu tersangka kabur dengan cara melompat tembok pagar setinggi dua meter tapi berhasil ditangkap. Selain itu diringkus SB (32) di kamar kosnya di Jalan Tukad Badung, Renon, Denpasar. Menurut Kasat Resnarkoba Polres Badung AKP Djoko Hariadi, Rabu (31/8) kemarin, dari tersangka DP asal Gianyar ini, diamankan sabu-sabu (SS) seberat 20,87 gram yang dibungkus plastik bening di dalam saku celananya. Tersangka merupakan target operasi dan selalu pindah-pindah tempat tinggal untuk menghilangkan jejak. Namun, tim yang dipimpin Djoko berhasil menangkapnya di TKP, saat jalan kaki usai mengambil paket SS di salah satu pohon. “Tersangka berusaha melarikan diri dengan cara melompat tembok pagar. Tapi kami berhasil menangkapnya,” ujar Dkojo. Sedangkan tersangka SB ditangkap pada Kamis (25/8) lalu, dengan barang bukti 11,83 gram SS. Barang bukti itu dibagi menjadi 4 paket siap edar. Juga disita 1 timbangan digital, 4 bendel plastik klip kecil, 2 buah pipet, dan 1 bong. Kini, kedua tersangka mendekam di sel tahanan Mapolres Badung, sambil menunggu proses selanjutnya. Sedangkan Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Gede Ganefo mengatakan, minggu keempat Agustus ini, pihaknya menangkap 10 tersangka. Tersangka yang ditangkap itu di antaranya, AS (21) bekerja sebagai sopir travel dan ditangkap di Jalan Tukad Badung, Denpasar. Barang bukti yang diamankan 14 paket ganja seberat 610,1 gram. Tersangka berdalih mendapatkan ganja dari temannya mengaku berada di LP Kerobokan. Selain itu, polisi menggerebek pesta narkoba di Jalan Teuku Umar Barat, Denpasar. Tiga orang ditangkap, WB (30) pedagang jeruk beralamat di Jalan Badak Agung, EW (27) sales variasi motor tinggal di Jalan Imam Bonjol, dan EP (29) DJ freelance beralamat di TKP, Senin (29/8) lalu. EP mengaku dihubungi oleh WB dan EW untuk diajak patungan beli SS. Kemudian ia setuju dan patungan uang untuk beli SS seharga Rp 500 ribu. Selanjutnya, EP menelepon temannya untuk beli satu paket SS. Baru saja hendak memulai pesta, polisi menggerebek dan menangkap mereka. Seorang pemandu lagu, ET (26), dibekuk di kamar kosnya di Jalan Pulau Indah, Denpasar. Satu paket SS ditemukan di tempat tidurnya. Tersangka MN (21) juga pemandu lagu dibekuk di Jalan Pulau Adi, Denpasar. Wanita beralamat di Jalan Tukad Pancoran, Denpasar ini ditangkap karena memiliki dua paket SS dan inek sepuluh butir. “Kami juga menangkap guide freelance berinisial WS, usia 38 tahun. Dia ditangkap di Penataran Sari, Pemogan dengan barang bukti satu paket sabu-sabu. Tersangka ini residivis kasus narkoba tahun 2014, vonis 1,2 tahun di LP kerobokan dan bebas bulan Agustus 2015,” tegas Ganefo. Pengedar lain yang dibekuk, kata Ganefo, AMD (33), dengan barang bukti lima paket SS di rumahnya di Jalan Gunung Guntur, Denpasar. Sementara tersangka AA (19) bekerja sebagai sopir travel ditangkap di Jalan Tukad Pancoran, Denpasar. Polisi mengamankan barang bukti 12 paket SS ganja seberat 1,70 gram dan 10 butir ekstasi. Sedangkan WY (29), karyawan pengepakan ikan, diciduk di Jalan Tunjung Biru, Pemogan. Dua paket SS diamankan sebagai barang bukti. (kmb36)
PUTUS – Jalan di Gang III Lingkungan Jineng Agung, Gilimanuk yang putus akibat abrasi.
Bali Post/olo
Abrasi, Beberapa Rumah Nyaris Ambruk Jalan di Jineng Agung Juga Putus Negara (Bali Post) –
Ombak besar yang terjadi di pesisir Gilimanuk membuat sejumlah warga di Lingkungan Jineng Agung cemas. Hampir setiap hari, ombak menerjang permukiman warga di Gang III tersebut. Bahkan, jalan aspal yang tembus ke Pasar Gilimanuk kini putus dan tak bisa dilintasi kendaraan dan pejalan kaki. Beberapa rumah warga juga nyaris ambruk lantaran tergerus ombak. Seperti rumah milik Made Suparsa (35), warga yang tinggal paling ujung di gang tersebut. Suparsa yang sehari-hari bekerja di Terminal Gilimanuk ini hanya bisa pasrah ketika rumahnya dihantam ombak. “Sudah lima kali Galungan, dua kali ganti Kaling. Belum ada penanganan, kamar mandi sudah tiga kali diperbaiki,” terangnya Rabu (31/8) kemarin.
Sejatinya, sudah ada petugas mengukur dan beberapa kali menjanjikan ada bantuan buis. Namun hingga saat ini belum terealisasi. Saat mulai hujan seperti sekarang ini, menurutnya, ombak terus menerjang hampir tiap hari. “Hampir setiap hari, ombak menggempur rumah saya. Saya sangat cemas,” terangnya. Selain Suparsa, banyak warga
lainnya yang juga sudah kehilangan kandang babi lantaran diterjang ombak. Beberapa warga juga terpaksa mencari pinjaman uang untuk membuat fondasi penghalang ombak. Buis yang dipasang beberapa tahun lalu sudah tidak dapat menahan gempuran ombak. Nyoman Wandra (65), warga lain, juga membenarkan kondisi tersebut. Dampak abrasi itu su-
Prediksi Penurunan Pendapatan Pemprov Bali
dah menghilangkan sebagian jalan aspal yang dilintasi warga sehari-hari. Jalan penghubung gang ke Pasar Gilimanuk itu kini sudah putus. Bahkan, saat air laut pasang, air meluap hingga memenuhi lubang jalan yang putus tersebut. “Sudah hampir setahun ini. Sekarang sudah putus tidak bisa dilewati,” katanya. Warga yang sudah puluhan tahun tinggal di Jineng Agung ini berharap agar ada penanganan. Paling tidak ada upaya sementara untuk menghalangi gempuran ombak. Warga sempat dijanjikan akan ada pembangunan senderan batu seperti yang sudah dilakukan
di Lingkungan Samiana beberapa waktu lalu. Menurut mereka, senderan itu akan nyambung hingga ke permukiman warga di Jineng Agung yang kena dampak abrasi. Apalagi permukiman itu juga dekat dengan kawasan kabel bawah laut PLN. Sementara, pos pantau yang nyaris ambruk tergerus abrasi itu kini justru sudah lebih dulu dibangun senderan. Menurut warga, pembangunan senderan batu amor itu hanya melindungi kawasan tempat kabel bawah laut itu. Sedangkan di permukiman warga masih tetap tergerus ombak setiap saat. (kmb26)
Soal Bantuan Kapal Ikan KKP-RI
Belum Dilengkapi Izin, Dewan Hanya Toleransi Rp 318 Miliar Peralatan Tangkap Tak Lengkap Denpasar (Bali Post) Pemprov Bali memprediksi adanya penurunan pendapatan asli daerah (PAD) atau tidak mencapai target Rp 500 miliar lebih. Tepatnya Rp 514.032.246.500,00. DPRD Bali rupanya tidak mentoleransi angka tersebut, lantaran Pemprov akhirnya memangkas sejumlah pos anggaran. Kendati, prediksi menurunnya pendapatan juga dibarengi dengan kebijakan pemerintah pusat yang menunda Dana Alokasi Umum (DAU) untuk Provinsi Bali sebesar Rp 153.930.714.216,00. “Untuk postur anggaran 2016 itu, penurunan pendapatan hanya ditoleransi Rp 318 miliar dari rencana Rp 514 miliar, karena pertimbangan kami banyak hal yang masih bisa ditingkatkan. Kemudian juga kita dorong eksekutif harus lebih bekerja keras lagi karena memang itulah tugasnya,” ujar Wakil Ketua DPRD Bali, Nyoman Sugawa Korry, usai memimpin rapat antara tim kecil DPRD Bali dan TAPD Provinsi di gedung dewan, Rabu (31/8) kemarin. Kendati prediksi sudah dibuat lebih rendah, lanjut Sugawa Korry, pemerintah tetap harus melakukan penyisiran anggaran. Namun, anggaran yang nantinya dipangkas tidak perlu sebanyak rencana sebelumnya yakni mencapai Rp 667 miliar lebih. Anggota Komisi II, I Gede Kusuma Putra, mengatakan, Pemprov Bali harus tetap optimis memenuhi target pendapatannya. Justru dengan berkurangnya besaran prediksi penurunan pendapatan, Pemprov Bali tidak perlu lagi
bersusah payah melakukan penyisiran anggaran. Sebab dari penyisiran anggaran terakhir, Pemprov Bali hanya mampu melakukan rasionalisasi atau pemangkasan Rp 521 miliar lebih dari kekurangan anggaran Rp 667 miliar lebih. Dengan kata lain, masih ada kekurangan dana sebesar Rp 146,9 miliar. “Begitu diturunkan menjadi Rp 318 miliar, selesai sudah. Habis cerita, jadi tidak ada kekurangan dana lagi. Tidak usah repot sasarsisir sana-sini,” jelas anggota Tim Kecil DPRD Bali ini. Kusuma Putra mengakui, situasi ekonomi saat ini masih belum terlalu bagus sehingga berimbas pada menurunnya pendapatan dari pajak kendaraan bermotor khususnya Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB)-1 untuk kendaraan baru. Namun bukan berarti Pemprov bisa membuat prediksi penurunan pendapatan hingga Rp 514 miliar lebih. Sekda Provinsi Bali, Cokorda Ngurah Pemayun mengatakan, keputusan terkait penurunan PAD nantinya tetap berada di tangan gubernur. Sejauh ini, pihaknya masih mengupayakan penyisiran anggaran khususnya pada kegiatan penunjang program. Sementara anggaran untuk kegiatan teknis sebisa mungkin tidak dipangkas. “Jalan terakhir kalau tidak bisa disisir, target pendapatan akan diturunkan. Dari Rp 3,350 triliun itu, mungkin nanti kita hitung lagi tanpa mengubah struktur anggaran,” tandasnya. (kmb32)
Singaraja (Bali Post) – Tidak hanya pejabat di Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Buleleng yang resah menyusul tidak jelasnya bantuan kapal penangkap ikan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI. Nelayan penerima bantuan kapal seharga Rp 1,5 miliar itu ragu jika pemerintah memaksakan menyerahkan kapal berbobot 30 gros ton (GT) tersebut. Sikap ini ditunjukkan karena kapal diketahui tidak dilengkapi izin. Yang lebih menyangsikan lagi, kondisi di beberapa bagian kapal mulai rusak akibat dibiarkan di laut lepas hingga berbulan-bulan. Ketua Kelompok Nelayan Banyumandi, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak Nyoman Sandi, Rabu (31/8) kemarin, mengatakan, sejak kapal dikirim dari Banyuwangi ke Teluk Banyuwedang, dirinya sempat melihat kondisi kapal bersama Diskanla Provinsi Bali dan Diskanla Kabupaten Buleleng. Saat itu, beberapa peralatan ditemukan tidak lengkap. Yang paling kentara adalah kapal itu ternyata bodong karena belum dilengkapi izin yang wajib
dipenuhi. Mengetahui kondisi itu, pihaknya tidak melanjutkan untuk memastikan kondisi kapal lebih detail. Setelah dibiarkan, pihak rekanan bukannya melengkapi kekurangan spesifikasi, namun kapal ditambatkan begitu saja di laut lepas hingga berbulanbulan. Akibat tidak ada pihak yang mengurus, kondisi kapal kini mulai mengalami kerusakan. Bagian bawah kapal sudah mulai kropos dan rawan bocor. Peralatan mesin di atas kapal juga mulai mengkarat akibat tidak pernah dihidupkan. “Waktu kapalnya sandar kita sempat ikut melihat dan dari sana sudah ada speknya kurang. Bahkan kapal ini bodong karena rekanan tidak mengurus izin dan membutuhkan biaya hingga Rp 125 juta. Kami kira akan ada tindak lanjut, namun kapal malah dibiarkan begitu saja sampai sekarang,” katanya. Menyusul situasi ini, Sandi sempat melakukan rapat bersama anggota dan aparat di desa. Dari pertemuan itu nelayan mulai berpikir dua kali lipat sebelum memutuskan untuk menerima bantuan kapal tersebut. (kmb38)
BANGLI
8
Kamis Wage, 1 September 2016
Bersihkan Sampah di Kawasan Geopark
SOSOK
Bupati akan Bentuk Lembaga Kebersihan Khusus
Bangli (Bali Post)-
Bupati Bangli I Made Gianyar mengaku akan membentuk lembaga khusus yang menangani masalah kebersihan di kawasan Geopark Batur. Tak hanya itu, pihaknya juga akan menerapkan sanksi tegas berupa denda untuk memberikan efek jera terhadap oknum masyarakat yang kedapatan membuang sampah di kawasan tersebut.
Bali Post/ina
Disiplin, Harga Mati
KEDISIPLINAN adalah harga mati yang harus ditanamkan dalam diri semua orang. Tak hanya bagi mereka yang berprofesi sebagai abdi negara, petani maupun buruh sekalipun harus menjunjung tinggi kedisiplinan dalam diri masing-masing. Hal itu dikatakan Bupati Bangli I Made Gianyar, Rabu (31/8) kemarin. Bagi Made Gianyar, sikap disiplin akan mampu mengantarkan seseorang mencapai kesuksesan. PNS yang memiliki sikap disiplin akan punya hasil pekerjaan yang baik dan tuntas. Tak hanya itu, kedisiplinan PNS juga akan bermuara pada peningkatan kualitas layanan ke masyarakat. Dengan pelayanan yang baik maka tentunya akan membawa kabupaten semakin maju. ‘’Pegawai negeri di Bangli datang ke kantor itu harus kerja. Kalau kita kerja dengan disiplin akan bisa memberikan pelayanan yang baik sehingga Bangli tidak terus berada di belakang kabupaten lain,’’ terangnya. Tak hanya pegawai, petani maupun buruh, menurut Bupati juga harus memiliki kedisiplinan yang tinggi. Pria asal Desa Bunutin Kintamani ini mencontohkan, jika petani tidak disiplin maka petani tidak akan bisa menghasilkan padi yang berkualitas. Demikian juga dengan peternak, jika tidak disiplin dalam memberikan pakan ternak, maka bisa dipastikan hasil yang akan didapat akan jauh dari harapan. ‘’Jadi disiplin harga mati bagi semua manusia,’’ ujarnya. (ina)
Kesal Dibangunkan Saat Tidur, Suami Hajar Istri
Bangli (Bali Post) Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali terjadi di Bangli. Kali ini tindakan kekerasan dialami Ni Nyoman BY (21), warga Desa Batur Selatan, Kintamani. Dia mengaku dipukul suaminya, Nyoman ML (26), lantaran sempat membangunkan suaminya itu untuk mencari botol susu anaknya. Informasi yang dihimpun, Rabu (31/8) kemarin, menyebutkan tindak kekerasan yang dialami korban terjadi sekitar pukul 06.00 wita. Kejadian bermula saat korban hendak membuatkan susu untuk anaknya. Akan tetapi, korban tidak menemukan botol susu. Selanjutnya korban pun berusaha mencari di sekitar tempat tidur. Korban ketika itu membangunkan suaminya yang sedang tertidur pulas. Namun tanpa disangka, suaminya tersebut justru marah karena merasa terganggu. Oleh Nyoman ML, korban Ni Nyoman BY kemudian dipukul dan ditendang. Karena pukulan yang dilakukan Nyoman ML cukup keras, korban mengalami pendarahan pada hidung dan bibir. Tak cukup sampai di situ, oleh Nyoman ML korban kemudian dimandikan di halaman rumah. Tidak terima dengan perlakuan itu, korban melaporkan kasusnya ke Polsek Kintamani. Dikonfirmasi hal ini, Kasat Reskrim Polres Bangli AKP Yana Jaya Widya didampingi KBO Reskrim Iptu I Ketut Purnawan mengatakan, setelah mendapat laporan korban, pihaknya langsung melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Korban juga diantar untuk divisum. ‘’Saat ini kasusnya masih sedang ditangani,’’ kata AKP Yana. (kmb40)
Made Gianyar, Rabu (31/8) kemarin menjelaskan, masalah sampah sebenarnya merupakan tanggung jawab bersama. Untuk sampah yang dihasilkan rumah tangga, menjadi tanggung jawab
rumah tangga bersangkutan. Jika tidak terolah, maka sampah yang dihasilkan itu akan menjadi tanggung jawab desa. ‘’Setiap orang harus mengurus sampahnya. Jika pemerintah yang harus mengolah-
nya, maka harus ada retribusi,’’ terangnya. Lebih lanjut dikatakannya, untuk mengatasi sekaligus mengantisipasi pembuangan sampah ke kawasan geopark, pihaknya
khusus pihaknya juga akan mempersiapkan regulasi. Dalam regulasi tersebut pemerintah nantinya akan memberikan sanksi tegas terhadap orang-orang yang kedapatan membuang sampah ke kawasan geopark. Dengan diterapkannya sanksi, diharapkan ada efek jera. Langkah ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan. (kmb40)
Nekat Curi Rokok Saat Jual Telur Curian
Buruh Peternakan Diamankan Polisi
Bali Post/sos
TAK BERIZIN - Toko modern berjaringan di Jalan Brigjen Ngurah Rai, Bangli yang beroperasi tanpa izin.
Tak Kantongi Izin
Toko Modern di Jalan Ngurah Rai Nekat Beroperasi Bangli (Bali Post) Toko modern berjaringan di Jalan Brigjen Ngurah Rai, Bangli mulai beroperasi, Rabu (31/8) kemarin. Padahal, sejumlah izin dari Pemkab belum dikantongi. Berdasarkan pantauan Bali Post, pembangunan toko berjaringan ini telah berlangsung sekitar satu bulan lalu dan mulai beroperasi kemarin. Guna menarik minat konsumen untuk berbelanja, toko yang berdampingan dengan sejumlah minimarket milik warga lokal ini rela memberikan diskon. Untuk kepentingan pembangunan, dua pohon perindang yang telah tumbuh besar di pinggir jalan, Selasa (30/8) malam juga ditebang. Informasi yang dihimpun juga menyatakan toko tersebut belum mengantongi izin. Kepala Kantor Perizinan Bangli I Komang Pariartha mengatakan, toko tersebut belum mengantongi seluruh izin yang diperlukan, mulai dari izin prinsip hingga IMB. Pengelola sejatinya sudah mengajukan permohonan izin beberapa waktu lalu. Akan tetapi, karena Perbup berkaitan dengan Perda Nomor 1 Tahun 2016 tentang
Perlindungan dan Penataan Tradisional Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern belum rampung dikerjakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, maka izin tersebut belum bisa diterbitkan. Secara otomatis, tegasnya, toko itu belum boleh beroperasi. ‘’Itu belum mengantongi izin apapun. Kalau Perbup sudah ada, keberadaan toko itu akan dikaji. Kalau sudah layak, baru diterbitkan (izin-red),’’ jelas Pariartha. Beberapa hal dalam Perda yang perlu dijabarkan dalam Perbup yakni ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pemberdayaan pasar tradisional, analisa sosial ekonomi, ketentuan lebih lanjut mengenai jumlah minimarket, jarak antara toko modern tidak berjaringan dengan pasar tradisional, IUP2T, IUPP dan IUTM berlaku selama masih menjalankan usaha pada lokasi yang sama dan wajib melakukan daftar ulang setiap lima tahun. ‘’Kalau itu sudah sesuai, baru izin bisa keluar. Perbup ini yang masih kami koordinasikan dengan Disperindag selaku pembina dan pengawas perdagangan,’’ jelasnya. Peja-
bat asal Banjar Siladan, Desa Tamanbali ini menegaskan, persoalan toko modern berjaringan ini tak hanya terjadi di Bangli namun juga di daerahdaerah lain. Dikonfirmasi terpisah terkait beroperasinya toko tersebut, Kepala Satpol PP Bangli Dewa Agung Suryadarma mengaku sudah sempat melarang pengelola untuk beroperasi sebelum seluruh izin dikantongi. ‘’Itu sudah kami larang. Nanti anggota akan ditugaskan lagi untuk mengecek,’’ katanya. Berkaitan dengan penebangan pohon perindang, Kepala Dinas Tata Kota Bangli Ida Ayu Yudi Sutha mengungkapkan pengelola sudah mengajukan permohonan sebelumnya. Aturan yang ada pun sudah dipatuhi yakni memberikan kompensasi 10 pohon perindang dengan tinggi dua meter untuk satu pohon perindang yang ditebang. ‘’Pengelola sudah mengajukan permohonan. Alasannya untuk kelancaran lalu lin tas, supaya kendaraan mudah masuk parkir. Itu kami izinkan. Pohon penggantinya juga sudah diberikan,’’ tandasnya. (kmb45)
Juni Purnami
Bocah Penderita Jantung Bocor yang Bercita-cita Jadi Perawat KONDISI fisik Ni Wayan Juni Purnami (7) asal Banjar Pulasari Desa Peninjoan, Tembuku, Bangli memang terlihat tak jauh berbeda dengan anak-anak lainnya. Dalam kesehariannya, bocah yang duduk di kelas II SD 4 Peninjoan ini juga masih bisa bermain dengan teman-temannya. Namun siapa sangka di usianya yang masih sangat muda, Juni Purnami dalam waktu dekat ini harus menjalani operasi pada bagian jantungnya. Hal ini karena dirinya menderita jantung bocor. Ditemui di rumahnya, Rabu (31/8) kemarin, Nengah Srinu, ibu Juni Purnami, menuturkan putri pertamanya itu diketahui menderita jantung bocor setelah dirinya memeriksakan Juni ke dokter belum lama ini. Ketika itu Juni diperiksa karena mengalami demam disertai batuk selama beberapa hari. Oleh dokter, Juni dirujuk ke rumah sakit untuk menjalani rontgen dan pemeriksaan lanjutan. Dari hasil rontgen barulah diketahui bahwa anaknya tersebut menderita jantung bocor. Sebagaimana petunjuk dokter, jantung bocor yang diderita putrinya itu harus segera dioperasi. Jika tidak maka pertumbuhan anak yang hanya memiliki berat 17 kg tersebut
mengaku akan membuat lembaga khusus yang menangani kebersihan di kawasan tersebut. Gianyar menyatakan tidak mau hanya mengandalkan Dinas Tata Kota untuk membersihkan kawasan yang belum lama ini direvalidasi UNESCO tersebut. ‘’Bebannya terlalu berat kalau hanya Dinas Tata Kota yang mengurusi. Ngurus kota saja sudah berat,’’ terangnya. Selain membuat lembaga
tidak akan bagus dan kemungkinan akan mengalami gagal jantung saat sudah menginjak usia dewasa. Untuk bisa menjalani operasi, biaya yang harus disediakan pihak keluarga sekitar Rp 80 juta. Karena jumlah biaya yang terbilang tak sedikit itu, istri dari Komang Astana ini mengatakan dirinya sempat bingung sekaligus pasrah mencari biaya pengobatan. Pasalnya dia dan suami hanya bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan yang tak seberapa. Namun, atas saran dari pihak rumah sakit, dirinya pun akhirnya diminta untuk mengurus BPJS untuk meringankan biaya operasi. ‘’Katanya kalau nanti sudah keluar
Bali Post/ina
JANTUNG - Ni Wayan Juni Purnami, bocah penderita jantung bocor, didampingi pamannya, Wayan Partama. BPJS ini baru anak saya bisa dioperasi,’’ terangnya. Dia pun berharap operasi bisa segera dijalani putrinya agar Juni bisa tumbuh dengan kondisi jantung yang normal seperti anak lain seusianya. Meski menderita jantung bocor, namun Srinu mengungkapkan bahwa anaknya itu selama ini memiliki semangat hidup yang tinggi. Terkadang meski dalam kondisi sakit, Juni
tetap memaksakan diri untuk bersekolah. Srinu mengatakan bahwa di sekolah anaknya tergolong cerdas. Dalam pergantian tahun ajaran terakhir, Juni meraih juara tiga besar di kelasnya. ‘’Anak saya pernah mengaku cita-citanya jadi perawat. Karena saat diajak ke rumah sakit, dia senang melihat perawatperawat yang berpakaian bersih,’’ kata Srinu. (ina)
Bangli (Bali Post) Seorang buruh peternakan ayam petelur asal Desa Tejakula Buleleng, Ketut Suardana (40) nekat mencuri belasan slot rokok di sebuah warung milik I Nengah Degeng di Desa Kedisan Kintamani. Parahnya aksi tersebut dilakukan pelaku saat menjual telur ayam hasil curian dari tempatnya bekerja. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pria empat anak itu kini harus berurusan dengan polisi. Kasat Reskrim Polres Bangli AKP Yana Jaya Widya seizin Kapolres AKBP Danang Beny K., Rabu (31/8) kemarin, menjelaskan, Ketut Suardana diamankan pihaknya setelah mendapat laporan dari pemilik warung I Nengah Degeng. Dalam laporannya, korban mengaku sempat memergoki pelaku mencuri beberapa slot rokok dari warungnya ketika korban sedang membeli telur pelaku. ‘’Saat korban sedang sibuk menata telur yang diterima dari pelaku, korban sempat melihat pelaku mengambil dagangan korban berupa rokok. Melihat aksi itu korban sempat menegur pelaku, namun pelaku justru melarikan diri dan meninggalkan sepeda motornya,’’ terangnya.
Dari kendaraan yang ditinggalkan tersebut, polisi kemudian melacak keberadaan pelaku. Tak butuh waktu lama, pelaku pun akhirnya berhasil diringkus. Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 17 slop rokok berbagai merek. Dikatakan AKP Yana, sebagaimana hasil intrograsi, diketahui bahwa telur yang dijual kepada korban ternyata hasil curian dari tempat pelaku bekerja sebagai buruh di kandang ayam milik I Putu Ardana Putra, di Banjar Buungan Desa Tiga, Susut. ‘’Berdasarkan pengakuannya, pelaku sudah melakukan pencurian telur di tempatnya bekerja sebanyak delapan kali sejak dua bulan terakhir,’’ ujarnya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. Sementara itu, pelaku saat diperiksa kemarin mengaku mencuri telur milik majikannya per satu kerat. Setelah terkumpul banyak, barulah telur-telur tersebut dijualnya ke warung. Sedangkan soal rokok yang dicurinya, pelaku nekat mencuri rokok karena tergiur harga jual rokok yang mahal. (kmb40)
Bali Post/ina
PEMERIKSAAN - Pelaku saat menjalani pemeriksaan di Polres Bangli.
GIANYAR
Kamis Wage, 1 September 2016
9
Kasus Pembunuhan Dewa Gede Artawan
SOSOK
Enam Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan Gianyar (Bali Post) -
Enam tersangka kasus pembunuhan Dewa Gede Artawan di Banjar Dentiyis Desa Batuan, akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar, Kamis (1/9) ini. Sementara satu tersangka berinisial DS yang menjadi otak pembunuhan menurut rencana dilimpahkan dalam waktu berbeda.
Bali Post/nik
Rumah Babinkamtibmas
POLISI terus berupaya mendekatkan diri kepada masyarakat. Kali ini, jajaran Polres Gianyar mencetuskan program Rumah Babinkamtibmas. Program ini dimaksudkan agar masyarakat lebih cepat dan dekat bila ingin berkoordinasi dengan aparat kepolisian. Kabag Ops. Polres Gianyar, Kompol Ketut Dana, Rabu (31/8) kemarin mengatakan, untuk kelengkapan operasional rumah Babinkamtibmas, masing-masing polisi diberikan sejumlah peralatan seperti handphone, meja, kursi, buku mutasi dan satu set papan nama Rumah Babinkamtibmas. Untuk sementara, Rumah Babinkamtibmas ini hanya diperuntukkan bagi sebelas Babinkamtibmas, karena mereka tinggal di desa binaan masing-masing. ‘’Dari 70 Babinkamtibmas yang ada di Kabupaten Gianyar, memang baru 11 yang menjalankan program ini, karena yang lainnya tidak tinggal di daerah binaan,’’ jelasnya. Terkait kondisi tersebut, pihaknya juga menyiapkan program Tiga Pilar Kamtibmas yang melibatkan kepala desa, Babinsa, dan Babinkamtibmas. Program ini akan dikoordinasikan lebih lanjut terutama menyangkut pengadaan ruangan khusus bagi petugas di masing-masing kantor desa. ‘’Selama ini, anggota belum memiliki ruangan khusus. Jadi dengan ini diharapkan akan disediakan satu tempat untuk petugas di masing-masing kantor desa,’’ tandasnya. (nik)
Antisipasi Tindak Kekerasan pada Anak
Peran Satgas PPA Harus Optimal
Gianyar (Bali Post) Upaya antisipasi tindak kekerasan pada anak dan perempuan menjadi salah satu prioritas Pemkab Gianyar. Apalagi mengingat Gianyar tengah berupaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA). Peran Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) menjadi sangat strategis. Maka dari itu, peran Satgas PPA haruslah optimal. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Gianyar, Ida Ayu Putu Sri Ambari, Rabu (31/8) kemarin. Menurutnya, sesuai ketentuan dalam Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, pihak orang tua, keluarga, masyarakat, dunia usaha, pemerintah, dan negara wajib memberikan pemenuhan optimal atas segala hak anak. Pola pengasuhan anak mesti disesuaikan dengan hak anak. Demikian pula segala bentuk kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi pada anak harus dihapuskan. Untuk itulah, pemkab terus mengoptimalkan peran Satgas PPA. Hal ini mengingat peran satgas sangat strategis dalam upaya pencegahan dan deteksi dini atas terjadinya kekerasan pada anak dan perempuan. ‘’Melalui satgas ini, kita harapkan dapat mengurangi terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak. Peran satgas di sini sebagai pelopor dan pelapor. Mereka akan mengawasi segala aktivitas kegiatan anak di masyarakat, dan memberi pemahaman terhadap masyarakat dalam menjamin para perempuan dan anak jauh dari tindakan kekerasan,’’ tegasnya. Hal senada diungkapkan Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak BPPKB Gianyar Anak Agung Laksmi Paramita. Dijelaskannya, keanggotaan Satgas PPA terdiri dari berbagai unsur di antaranya Pemkab, Forkopimda, TNI, Polri Pengadilan Negeri, LSM, MMDP, FKUB, dan Forum Anak Daerah. Tugas mendeteksi dini dibebankan kepada Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) yang berwenang merencanakan, mengumpulkan segala bentuk informasi terhadap potensi ancaman stabilitas nasional dan daerah. Hasil deteksi dini ditindaklanjuti oleh Petugas Deteksi dan Cegah Dini sehingga informasi yang dihasilkan akurat dan terarah sebagai dasar penyusunan laporan intelijen. Alur koordinasi terbagi dua. Jalur formal melalui koordinasi sesuai tingkat kewilayahan, mulai banjar/ lingkungan ke desa, kecamatan hingga tingkat kabupaten. Sementara informasi cepat dapat dilakukan melalui laporan tertulis secara langsung atau ke Kantor Badan Kesbangpolinmas Gianyar. (kmb25)
Telepon Penting gianyar
Kantor Bupati
- 943056
DPRD
- 943144
BPBD
- 7844717/7844718
PMK
- 943113
Kantor Satpol PP
- 944436
RSUD Sanjiwani
- 943020
PDAM
- 944225/943233
KPA Gianyar
- 942184
PMI Gianyar
- 8958414
KONI Gianyar
- 947261
BNN Kab. Gyr.
- 946122
PLN
- 947166
Kodim 1616 Gyr
- 943069
Koramil Gianyar
- 942289
Koramil Blahbatuh - 941167
Kapolres Gianyar AKBP Waluya, Rabu (31/8) kemarin, mengatakan, setelah berkas kasus pembunuhan ini dinyatakan lengkap, hari ini akan dilakukan tahap II yakni penyerahan tersangka, berkas dan barang bukti ke Kejari Gianyar. Enam tersangka dimaksud yakni I Wayan Buda Artama alias Buda, I Gede Nyoman Sukartayasa alias Radit, I Made Edi Aryanta alias Edi, I Made Putra Mardana alias Putra, I Wayan Agus Jepin alias Agus, dan I Nyoman Sudiasa alias Samson. ‘’Kita sudah berupaya secepat mungkin menuntaskan kasus ini. Untuk selanjutnya dari kejaksaan diteruskan ke persidangan,’’ katanya. Sementara tersangka DS yang menjadi otak pembunuhan akan dilimpahkan dalam waktu yang berbeda. Kapolres mengatakan bahwa
Bali Post/nik
AKBP Waluya
jajarannya masih melengkapi berkas dari otak pembunuhan ini. ‘’Untuk DS selaku otak pembunuhan kita tempatkan pada berkas yang berbeda
HUT Ke-3 BBC
karena dia perannya paling dominan dalam kasus ini,’’ jelasnya. Disinggung mengenai tiga tersangka yang masih DPO, perwira melati dua di pundaknya ini menegaskan bahwa jajarannya masih melakukan perburuan terhadap KS, I Nyoman W, dan BY. ‘’Untuk yang DPO masih kita cari. Yang jelas kita punya cara tersendiri memburu mereka. Namun tetap kita imbau agar mereka segera menyerahkan diri sehingga ini cepat selesai,’’ tandasnya. Secara terpisah, Kasi Intel Kejari Gianyar Ketut Sudiarta membenarkan bahwa hari ini, pihaknya akan menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti kasus pembunuhan di Banjar Dentiyis. ‘’Ya benar, besok (hari ini -red) tahap II kasus pembunuhan itu karena berkasnya memang sudah lengkap,’’ ucapnya. (kmb35)
Suarakan Pelestarian Motor Kuno
Gianyar (Bali Post) Pencinta Honda bebek seven ceblok yang tergabung dalam Bebek Binal Club (BBC) merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-3, Rabu (31/8) malam kemarin. Memperingati hari besar itu, para pencinta Honda antik ini juga menyuarakan pelestarian motor kuno guna menekan budaya konsumtif masyarakat yang gemar membeli sepeda motor baru. Ketua BBC Made Sunarya menjelaskan, untuk perayaan HUT ke-3 BBC pihaknya memilih kegiatan yang penuh nuansa kekeluargaan. Seperti kegiatan ngelawar yang dilakukan sejak pagi kemarin. ‘’Kali ini kami sepakat m enyelengg ara ka n HUT dengan kegiatan yang penuh nuansa kekeluargaan, dari ngelawar bersama hingga
puncak acara pada Rabu malam dengan pemotongan tumpeng,’’ jelasnya. Meski demikian, kegiatan yang berlangsung di markas Kandang Bebek Desa Sayan itu dimeriahkan sejumlah penyanyi papan atas Bali. Sunarya berharap melalui perayaan HUT ini dapat meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap sepeda motor Honda 70-an itu. ‘’Kami berharap sepeda motor ini dapat terus dicintai dari tahun ke tahun sebagai sepeda motor antik yang tidak pernah ketinggalan zaman,’’ ucapnya. Sunarya dengan puluhan anggotanya ini juga menyuarakan pelestarian terhadap motor kuno. Hal ini bertujuan mengurangi budaya konsumtif masyarakat yang gemar membeli kendaraan baru. ‘’Kalau setiap kenda-
raan baru diedarkan dan dibeli masyarakat, lama-lama Bali akan sumpek dengan kendaraan, kemacetan dan polusi,’’ ujarnya. Dikatakannya, saat ini anggota inti BBC berjumlah 70 orang dan dominan dari Desa Sayan, Ubud. Sementara anggota lainnya diperkirakan mencapai ratusan. Di usia yang masih muda ini, BBC juga sudah banyak menyelenggarakan aksi sosial. Seperti ngayah di sejumlah pura di Bali hingga memberi bantuan kepada warga kurang mampu. ‘’Kalau tirtayatra sembari ngayah membersihkan areal pura ini sudah menjadi agenda rutin. Bahkan hampir seluruh pura kahyangan jagat di Bali sudah pernah kami datangi bersama klub lainnya juga,’’ jelasnya. (kmb35/k100)
Bali Post/nik
PERAYAAN - Suasana puncak perayaan HUT ke-3 BBC, Rabu (31/8) kemarin.
Bali Post/nik
ARAK - Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP Gusti Putu Dharmanatha menunjukkan 84 liter arak yang berhasil diamankan dalam Operasi Cipta Kondisi, Rabu (31/8) kemarin.
Operasi Cipta Kondisi Jelang Galungan
Polisi Amankan Puluhan Liter Arak
Gianyar (Bali Post) Sat. Narkoba Polres Gianyar mengamankan 84 liter minuman beralkohol (mikol) jenis arak dari sejumlah lokasi, Rabu (31/8) kemarin. Langkah ini merupakan bagian Operasi Cipta Kondisi menyambut hari raya Galungan dan Kuningan. ‘’Operasi ini kita lakukan agar hari suci tidak diisi dengan aksi minum-minuman yang dikhawatirkan memicu gangguan kamtibmas,’’ ucap Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP Gusti Putu Dharmanatha. AKP Dharmanatha mengatakan, sidak menyasar warung minum di dua lokasi. Di Warung Sayang, Sukawati, polisi mengamankan 30 liter arak yang dikemas dalam jeriken isian 30 liter dan 18,5 liter arak yang dikemas dalam 30 botol bir besar. Total dari warung milik Ni Luh Gede Mulia Astuti ini diamankan 48,5 liter arak. Selanjutnya, polisi mendatangi warung minum milik I Wayan Rena di Desa Ketewel. Di lokasi itu petugas mengamankan 35,5 liter arak yang dikemas dalam kemasan jeriken dan botol bir. ‘’Total dari dua lokasi ini kita mengamankan 84 liter mikol jenis arak,’’ katanya. Guna mempertanggungjawabkan perbuatanya, para pemilik warung dikenakan pasal 27 (1) Perda nomor 13 tahun 2012 tentang Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol (SIUP-MB) dan Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol (ITPMB) dengan ancaman pidana kurungan paling lama enam bulan atau denda Rp 50 juta. AKP Dharmanatha menambahkan, banyak gangguan kamtibmas di luar wilkum Gianyar yang terjadi karena awalnya masyarakat mengonsumsi mikol. Jadi, langkah penertiban ini dinilai sangat penting untuk dilakukan. (kmb35)
KLUNGKUNG
10
Kamis Wage, 1 September 2016
Polisi Diminta Hidup Sederhana Semarapura (Bali Post) –
Polres Klungkung terus membina anggotanya. Wakapolres Kompol Nengah Sadiarta mengajak personel Polres untuk hidup sederhana. Polisi harus selalu menjaga sikap dan perilaku santun, sehingga menjadi sosok yang berwibawa. Personel Polri sangat berpengaruh besar terhadap kemajuan organisasi. Wakapolres menyampaikan hal itu dalam apel pagi, Rabu (31/8) kemarin. Sadiarta juga mengajak anggotanya bijak dalam menyikapi kehidupan. Sebisa mungkin menghindari perilaku hidup mewah. Selain itu, ia menekankan program 100 hari Kapolri yang dikenal dengan Promoter. ‘’Apa yang kita lakukan selalu dinilai oleh masyarakat. Jadi, laksanakan kegiatan mulai dari hal yang terkecil,” katanya. Sadiarta tidak lupa menyinggung masalah kasus narkoba. Personel Polres diminta menghindari yang namanya narkoba. “Kita semua sangat berpotensi terkena pengaruh narkoba kalau tidak bisa membentengi diri. Bagi personel yang belum kena, jangan cobacoba yang namanya narkoba,” tegasnya. Sebelum pelaksanaan apel, Wakapolres bersama para kabag, kasat dan kapolsek memeriksa kerapian dan kelengkapan administrasi anggota Polres Klungkung dan Polsek. (kmb)
Bali Post/dwa
Kondisi lahan eks galian C saat ini.
Pemanfaatan Eks Galian C
Bali Post/kmb
PERIKSA – Pemeriksaan kelengkapan personel Polres Klungkung pada apel.
FPN Soroti Pembentukan Perangkat Daerah Semarapura (Bali Post) –
Fraksi Persatuan Nasional (FPN) DPRD Klungkung menyoroti rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah Kabupaten Klungkung. Pasalnya, pada ranperda tersebut tidak ada upaya efisiensi dengan melakukan penggabungan urusan pemerintahan yang serumpun. Sebaliknya, dalam ranperda yang diusulkan eksekutif ini malah terjadi pemborosan anggaran pegawai karena terjadi peningkatan tipe sejumlah instansi. Anggota DPRD Klungkung dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Wayan Mastra menyatakan pandangannya itu terkait ranperda pembentukan perangkat daerah. Pada draf tersebut dibentuk susunan perangkat daerah, yakni tiga sekretariat/ inspektorat, 20 dinas dan tiga badan daerah. Usulan susunan ini sama dengan jumlah perangkat daerah sebelumnya. Padahal dalam Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 telah diatur perumpunan urusan pemerintah seperti yang tertera pada pasal 40 ayat 4 poin b, bahwa Dinas Kesehatan bisa digabung dengan Dinas Sosial. Sementara pada draf tersebut masih terpisah. Selanjutnya pada poin a pasal 40 disebutkan bahwa Kebudayaan bisa digabung dengan Pendidikan, Pemuda dan Olahraga serta pariwisata. Di draf malah dibagi menjadi tiga dinas, yakni Kebudayaan, Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata. “Bila dilihat dari aturan tentu tidak efisien. Telah diatur namun dalam draft ranperda malah tidak digabung. Amanat seakan-akan diabaikan, ada kepentingan apa ini?’’ tutur Mastra, Rabu (31/8) kemarin. Bila eksekutif mau menuruti arahan PP 18/2016, menurutnya Pemkab Klungkung diuntungkan karena dapat mengurangi beban belanja pegawai. Dengan berkurangnya jumlah dinas, Pemkab Klungkung yang saat ini mengalami krisis pejabat dapat lebih selektif dan mengurangi jumlah kepala dinas. “Jangan sampai ada kepentingan pejabat di sini. Oleh karena takut kehilangan kursi, susunan perangkat daerah dibiarkan membengkak,” imbuhnya. Dalam draf ranperda ada 20 dinas yang terdiri atas sembilan dinas tipe A, 10 dinas tipe B dan satu tipe C. Sejumlah dinas mengalami peningkatan status, yakni Dinas Trantib dan Perlindungan Masyarakat menggantikan Satpol PP, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menggantikan Badan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup menggantikan Kantor Lingkungan Hidup serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu menggantikan Kantor Penanaman Modal. Sementara dinas baru yang terbentuk, yakni Dinas Komunikasi dan Informasi, Dinas Kebudayaan, Dinas Pangan Kelautan dan Perikanan serta Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. (dwa)
Investor Ajukan Izin Lokasi 229 Hektar Semarapura (Bali Post) – Meski terjadi permasalahan internal di tim pembebasan lahan eks galian C, PT Jaya Fantasi tetap melanjutkan pengurusan izin lokasi yang diajukan tiga minggu lalu. PT Jaya Fantasi melampirkan 229.195 hektar dari 592 bidang tanah. Pihak investor akan melakukan pendaftaran sporadis lahan yang telah dipegang ke Badan Pertanahan Negara (BPN) Klungkung. Koordinator Pembebasan Lahan Komang Artaguna didampingi jajarannya, yakni Eko Cahyo dan Hengky Haryono, yang hadir di ruangan Komisi I DPRD Klungkung, Rabu (31/8) kemarin, mengakui ada perubahan struktur dalam tim pembebasan lahan di eks galian C. Namun, permasalahan internal ini tidak mengubah komitmennya
untuk menyelesaikan rencana pemanfaatan lahan di wilayah Gunaksa, Dawan, tersebut. Ditanya terkait progres yang telah tercapai, Artaguna mengatakan 592 bidang tanah telah selesai pengurusannya di notaris dan saat ini didaftarakan secara sporadik ke BPN Klungkung untuk selanjutnya diukur. Pada proses penjarin-
gan tersebut, bukti kepemilikan yang diterima tim berupa pipil dan SPPT dengan pemberian kompensasi ke pemilik lahan masing-masing Rp 3 juta sebagai tanda serius. Setelah sampai pada tahapan pendaftaran sporadis, masyarakat akan mendapatkan tambahan Rp 7 juta sebagai kompensasi. “Pembayaran penuh baru dilakukan setelah keluar peta bidang dari BPN,’’ terangnya. Saat ini baru 75 bidang tanah yang disebutnya blok 10 yang didaftarkan. Pihaknya mengaku hanya mempunyai waktu hingga pertengahan 2017 untuk menyelesaikan pembebasan lahan. Dalam perjanjian, pemilik lahan
sepakat tidak menjual tanahnya kepada orang lain selama 1,5 tahun sejak akhir Desember 2015. Adanya sejumlah masyarakat yang tidak mau menjual tanah tidak menjadi masalah. Pihaknya tetap akan melakukan pengukuran dan pemberian sertifikat untuk mengetahui secara pasti batas-batas lahan. Sementara itu, 41 bidang tanah milik mantan Bupati Klungkung Wayan Candra masih berada di Kejari Klungkung sehingga menyulitkan investor melakukan pembebasan lahan. Permasalahan yang paling krusial terkait surat ukur aset Pemprov Bali yang ada di sekitar By-pass Ida Bagus Mantra. Dengan adanya surat ukur
tersebut, tim pembebasan lahan akan tahu batas kepemilikan lahan pemprov yang masuk di dalam lahan eks Galian C. Bila tidak ada surat ukur, pihaknya akan lebih mudah mengukur kepemilikan lahan di sekitar jalan by-pass yang akan menjadi titik koordinat pengukuran seluruh luas lahan eks galian C nantinya. Sesuai hasil pengukuran pihak investor, luas lahan eks galian C mencapai 279 hektar. Berkurangnya luas lahan bisa disebabkan penurunan elevasi tanah pascaaktivitas galian. Luas yang diukur sudah termasuk jalan eksisting dermaga dan luas Dermaga Gunaksa. (dwa)
PNS Jangan Hanya Tunggu Jam Pulang Semarapura (Bali Post) –
Sebanyak 330 PNS di lingkungan Pemkab Klungkung diambil sumpah janjinya di GOR Swecapura, Gelgel, Rabu (31/8) kemarin. Mereka yang diambil sumpah janji terdiri atas tenaga kesehatan, pendidikan dan teknis termasuk tenaga K2 formasi khusus yang masih tercecer. Pengambilan sumpah janji PNS ini dihadiri Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, Sekda I Gde Putu Winastra, Asisten II I Ketut Suayadnya, Kepala BKD I Komang Susana dan kepala SKPD di lingkungan Pemkab Klungkung. Di sela-sela pengambilan sumpah, Bupati Suwirta mengingatkan PNS agar selalu meningkatkan disiplin di berbagai bidang. PNS juga diimbau dapat berinovasi dan siap berkompetisi. Tidak hanya datang ke kantor, namun juga diharapkan menyelesaikan pekerjaannya sampai pulang jam kantor. “Jangan ke kantor hanya menunggu jam pulang,” tegasnya. Menurut bupati asal Ceningan, Nusa
Penida, itu sumpah janji merupakan salah satu momentum pembinaan bagi PNS. Pembinaan ini diharapkan dapat menjalin penyelenggaraan tugas pemerintahan dan pembangunan secara berdaya guna dan berhasil guna. “Marilah bekerja sungguhsungguh demi kemajuan Klungkung. Jangan pernah melaksanakan kebiasaan buruk. Selalu tanamkan semangat untuk bertugas dengan sebaik-baiknya,” katanya. Kabid Pembinaan dan Kesejahteraan Pegawai, Badan Kepegawaian Daerah, Klungkung Gusti Ngurah Balik mengungkapkan, pengambilan sumpah janji PNS ini merupakan lanjutan pelaksanaan kegiatan sebelumnya. Dasar hukumnya PP Nomor 21 Tahun 1975 dan PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang kepegawaian. Pengambilan sumpah ini adalah yang keenam kali sejak 2012. “Mereka yang diambil sumpah janjinya saat ini adalah yang tercecer atau belum ikut pada kegiatan sebelumnya,” jelasnya. (kmb)
Bali Post/kmb
RAPAT - Rapat khusus membahas Kertha Gosa di ruang rapat Bupati Klungkung, Rabu (31/8) kemarin.
Kertha Gosa Masih Milik Puri
Pengelolaannya Diawasi Pemkab Klungkung
Bali Post/kmb
SUMPAH - Ratusan PNS di lingkungan Pemkab Klungkung diambil sumpahnya di GOR Suwecapura, Gelgel.
BERTEMPAT di ruang rapat bupati, Rabu (31/8) kemarin, digelar rapat khusus. Pertemuan dihadiri Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Wakil Bupati Made Kasta, Raja Klungkung Ida Dalem Semaraputra, Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra, kalangan panglingsir puri dan tim Cagar Budaya. Bupati secara sah menyampaikan bahwa Kertha Gosa menjadi hak milik puri. Pembahasan tersebut berawal dari pengelolaan konsep city tour yang digagas Pemerintah Kabupaten Klungkung. Dalam konsep itu Kertha Gosa merupakan salah satu objek wisata andalan Pemkab Klungkung. Suwirta menjelaskan, selama ini Kertha Gosa yang sejak lama dikelola oleh pemkab banyak menuai permasalahan. “Ke depan Pemkab Klungkung akan berupaya menyerahkan pengelolaan Kertha Gosa ke badan pengelola, namun tetap dalam pengawasan Pemkab Klungkung,” jelasnya.
Menurut bupati, apa yang dilakukan pemkab ini belajar dari pengalaman yang pernah dilakukan oleh pemerintah Kabupaten lain. Pihaknya mencoba menerapkannya di wilayah Klungkung dengan seizin puri. “Kami belajar dan melihat kabupaten lain yang sudah menerapkan hal ini, tapi kami perlu izin puri,” ujarnya. Sementara itu, pihak puri sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemkab Klungkung. Ida Dalem Semaraputra menyampaikan, walaupun secara faktual diketahui bahwa Kertha Gosa milik puri, seiring dengan hasil pertemuan sudah disepakati pengelolaan Kertha Gosa nanti diserahkan sepenuhnya ke pihak pemerintah. ‘’Pemkab telah berniat baik mengelola aset cagar budaya di Kabupaten Klungkung. Hendaknya bisa dipaparkan kembali apa dan bagaimana serta model dari MoU sehingga ke depan tidak menimbulkan permasalahan lagi,” ungkap Ida Dalem Semaraputra. (ad1257)
Kamis Wage, 1 September 2016
BULELENG
11 Berbagi Pendidikan di Papua
SOSOK
Undiksha Kirim 84 Peserta SM3T Gelombang VI
Lestarikan Terumbu Karang
TERUMBU karang alami yang tumbuh lestari menjadi unggulan wisata bahari di Desa Pemuteran, Gerokgak. Hebatnya, dengan penuh kesadaran warga di sini merawat potensi itu sebagai daya tarik pariwisata, sehingga wisatawan lokal maupun mancanegara senang menikmati liburan di sini. Kendati sudah mandiri, atensi pemerintah tetap sangat diharapkan, sehingga warga merasa tidak sendiri dalam kaitan pelestarian destinasi bahari ini. ‘’Kunjungan wisatawan di Pemuteran tidak lepas dari pesona bahari yang indah dengan karang-karangnya yang alami nan asri serta ikan-ikan bawah laut yang indah,’’ ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Ir. I Nyoman Sutrisna, M.M. Keindahan bawah laut Desa Pemuteran yang kaya dengan terumbu karang dan ikan hias itu tak heran, sangat dirindukan tamu lokal maupun mancanegara. Mereka selalu ada keinginan berada di sana. Syukurnya lagi, warga setempat yang banyak bergerak di sektor pariwisata, senantiasa menjaga keindahan alami bahari ini, sehingga destinasi ini tersohor ke mancanegara. “Daya tarik Pemuteran adalah karena terumbu karang dan ikan-ikan hiasnya yang luar biasa. Wisatawan jadi kepincut dengan karakteristik bahari alami yang dijaga turun-temurun warganya,” ujar Sutrisna yang salut dengan konservasi dan perlindungan alami, telah diupayakan masyarakat Pemuteran ini. “Terumbu karang itu memang wajib dijaga dengan baik, karena itulah aset berharga masyarakat di sini,” imbuhnya. Hematnya, Pemuteran perlu mempertahankan gaya penataan dengan konsep alami yang berbasis konservasi alam ini. ‘’Terumbu karang ini memang harus terus dilestarikan. Ikon ini harus dijaga, sehingga para wisatawan tetap bisa enjoy menikmati diving atau snorkeling di sini,’’ ujarnya. (dgk)
Bali Post/kmb34
LOVINA - Pesisir Lovina memiliki daya tarik tinggi kunjungan pariwisata berada di Desa Kalibukbuk.
Infrastruktur Lovina Perlu Digenjot
Singaraja (Bali Post) Potensi pariwisata pesisir Lovina di Desa Kalibukbuk, memiliki daya tarik bagi wisatawan dalam negeri maupun mancanegara. Peningkatan angka pengunjung berusaha digenjot pelaku pariwisata dan pemerintah melalui ragam promosi di berbagai daerah. Salah satunya ikon atraksi dolfin yang relatif menarik itu dipromosikan. Praktisi pariwisata yang juga Ketua PHRI Dewa Ketut Suardipa menuturkan, destinasi Lovina perlu dikembangkan untuk menambah kunjungan tamu. Maskot lovina sebagai atraksi dolfin perlu dikemas lebih baik. Penurunan tamu terjadi kadangkala dipengaruhi minimnya informasi alternatif liburan. Lovina salah satunya dapat menjadi pilihan berlibur yang baik bagi para tamu. “Penurunan tamu mancanegara salah satunya bisa dipicu faktor keamanan,
faktor krisis ekonomi dan lainnya. Kita perlu melihat target pasar di Lovina, misalnya tamu Eropa banyak ke Lovina, salah satunya karena mereka memiliki banyak historis dan sejarah keturunan yang saling berkaitan,” ujar Suardipa belum lama ini. Jujur diakui, pariwisata di Lovina belum berkembang pesat layaknya destinasi di Bali Selatan. Faktor pemicunya karena belum maksimalnya pembenahan infrastruktur pariwisata. Selain itu, jarak tempuh menjadi kendala dan kebersihan di Lovina perlu lebih baik. Kawasan patung dolfin sebagai maskot dinilai membutuhkan gebrakan penataan. Perlu inovasiinovasi, termasuk pula pedagang kios di sekitarnya menunjang sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Lovina belakangan masih tampak terfokus pada mengembangkan wisata alami. (kmb34)
Bali Post/kmb38
ANDALAN - Mangga merupakan salah satu produksi tanaman perkebunan yang menjadi andalan Buleleng. Pemkab kini mulai fokus menggarap sektor perkebunan buah agar produksinya maksimal dan harga stabil.
Kelola Produksi Buah Lokal Bali
Diundang Investor Bangun ’’Cool Storage’’
Singaraja (Bali Post) – Kabupaten Buleleng terkenal memproduksi buah-buahan lokal Bali. Berbagai jenis buah mulai durian, manggis, mangga, anggur, pisang, jeruk, dan buah lokal lainnya dihasilkan petani di Bali Utara ini. Sayang, petani masih dihadapkan masalah penanganan pascapanen, serta situasi tak kondusif lainnya yang membuat kerugian di pihak petani itu sendiri. Duet pimpinan daerah Putu Agus Suradnyana (PAS) dan dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. sekarang mulai mengarahkan kebijakannya menggenjot sektor pertanian dan perkebunan. Khusus penanganan pascapanen, pemerintah daerah mulai merancang perlunya ada cool storage. Untuk membangun sarana ini, perlu pemilik modal (investor). Bebebrapa tahun sebelumnya, investor sudah ada tertarik mengembangkan cool storage di Buleleng. Namun, entah apa persoalannya pemilik modal itu malah urung menanamkan investasi di daerahnya. Selain itu, petani dalam mengotimalkan produktivitas tanamannya perlu pemilihan benih unggul, pengendalian hama dan penyakit. Bupati Putu Agus Suradnyana mengatakan, penanganan pascapanen ini menjadi hal penting agar produksi buah lokal Bali di daerahnya laku di pasaran. Dari pengamatannya di lapangan selama ini, petani belum maksimal melakukan proses pascapanen. Tidak heran, ketika panen raya, harga jeblok. Jika produksi terbatas, harga cenderung meroket, sehingga petani mengambil cara pintas memanen tanaman yang belum matang. Situasi ini berdampak pada buruknya kualitas buah yang dihasilkan. “Masalah pas-
capanen ini belum terpecahkan oleh petani. Ketika produksi banyak, harga murah dan bahkan dibiarkan busuk karena tidak laku. Sebaliknya ketika musim paceklik, harga meroket buah yang belum matang dipanen lebih awal, sehingga kualitas menjadi turun,” kata PAS. Agar petani bisa keluar dari persoalan pelik itu, sarana cool storage ini menjadi solusi paling efektif. Penyimpanan yang benar agar bisa menjaga kesegaran buah, sehingga kualitas buah dapat dipertahankan, dan sasaran akhirnya petani mendapat harga standar. Selain itu, pada musim produksi berlebihan, cool storage dapat mengatasi karena produksi yang berlebihan itu mampu bertahan dalam waktu tertentu, sehingga begitu permintaan kembali meningkat, otomatis petani bisa memasok ke pedagang pengecer atau pihak perusahaan. Pada situasi ini, harga akan menjadi stabil. “Kalau produksi buah kita disimpan pada tempat khusus, saya kira pada situasi apa pun pasokan ke pasaran tetap teratasi dan terpenting ketersedian stok buah dengan kualitas bagus akan menjaga harga tetap stabil,” jelasnya. Selain pascapanen, fokus penanganan yang akan dilaku-
kan pemerintah daerah ke depannya menjaga produktivitas tanaman dan pengendalian hama dan penyakit secara terpadu. Produktivitas tanaman ini digenjot dengan pemilihan benih unggul. Ini dilakukan dengan melakukan penelitian melalui demplot pertanian. Sedangkan pengendalian hama dan penyakit, pihaknya akan merangkul kelompok petani untuk mengikuti sekolah lapang (SL -red). Metode SL ini sejauh ini sudah berhasil diterapkan untuk di sektor tanaman padi. Namun untuk tanaman buahbuhan akan mulai digenjot. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) petani ini tidak sekadar mantransfer wawasan, tetapi langkah ini mengurangi kebiasaan petani menyewakan lahan perkebunan mereka kepada pemilik modal. Penyewaan perkebunan ini sejauh ini merugikan petani itu sendiri. Alasannya, selain sewa murah, tanah akan lebih cepat rusak, karena pihak yang menyewa itu memaksa tanaman berproduksi dengan aplikasi obat-obatan belebihan. Untuk mendukung program ini, pemerintah akan mengoptimalkan alokasi anggaran di daerah sambil mengajukan permohonan bantuan ke pemerintah provinsi dan kementerian terkait. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) Sepeda motor Honda Beat warna putih DK 7516 VB dicuri orang tidak dikenal. Padahal, sepeda motor itu dititipkan korban Nyoman Ariyasa (39) kepada rekannya Tesy Adnyana di Jalan Udayana Gang Nusa Indah, Singaraja. Soalnya, sepeda motor korban ada kerusakan mesin. Betapa kagetnya korban ketika Selasa (29/8) pukul 16.30 wita, hendak mengambil motornya sudah tidak ada di tempat. Tidak berselang lama, korban langsung melaporkan kasus itu kepada aparat. Pihak kepolisian Sat. Reskrim Polres Buleleng langsung memberikan atensi. Tidak mau keting-
galkan dengan pencurinya, aparat kemudian bergegas melakukan pencarian motor tersebut. Tidak berlangsung lama, sepeda motor itu berhasil ditemukan tidak jauh dari TKP. Diduga pencuri itu sudah merencanakan sebelumnya, indikasinya pelat sepeda motor itu sudah sempat diganti. Sejauh ini, pihak kepolisian sedang melakukan pengejaran ke tempat-tempat yang dicurigai. “Terlapor masih dalam penyelidikan aparat. Motor korban kami amankan walau sudah ditemukan di Jalan Udayana, Singaraja yang tidak jauh dari TKP. Kasus ini kami atensi mengingat di Kota Singaraja marak
kasus curanmor,” ujar Kasat Reskrim AKP Teuku Ricky Fadliansyah seizin Kapolres AKBP I Made Sukawijaya, Rabu (31/8) kemarin. Pihaknya mengimbau masyarakat agar melakukan pengawasan ekstra terhadap sepeda motornya dan barangbarang berharga lainnya. Maraknya pencurian juga disebabkan kurang telitinya si pemilik sepeda motor, yang sering kuncinya masih nyantol di sepeda motornya. “Tolong jangan parkir di sembarang tempat. Kasus pencurian motor juga sering terjadi akibat kelalaian korban. Kasus kunci nyantol paling banyak terjadi,’’ ujarnya. (kmb34)
Dicuri, Motor Ditemukan di Jalan
REKTOR Undiksha Singaraja Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. memastikan 84 orang peserta Sarjana Mendidik di daerah Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (SM3T) gelombang VI berangkat menuju Papua di Kabupaten Teluk Wondama dan Raja Ampat. Kesempatan memperoleh pengalaman di lapangan itu dimanfaatkan peserta secara optimal. Selama satu tahun ke depan mereka akan memberi pendidikan terhadap siswa di daerah tersebut. Puluhan calon peserta SM3T telah mengakhiri masa pembekalan atau prakondisi di Sekolah Calon Tamtama A (Secata) Rindam IX/Udayana. Peserta mengikuti malam renungan Selasa (30/8) malam. Rektor Jampel hadir dalam penutupan tersebut. Pembekalan itu dilakukan selama 16 hari diikuti semua peserta. Mereka diharapkan mampu memberi pembelajaran dan ilmu terbaiknya. “Kami berharap wawasan keilmuan yang dimiliki dapat ditularkan kepada siswa-siswi setempat. Prakondisi ini tujuannya untuk menyiapkan calon peserta SM3T, agar mereka lebih siap ditempatkan di daerah dituju,” ujar Jampel. Sebagai kampus terbesar di Bali Utara, Undiksha menjadi bagian dari enam perguruan tinggi di Tanah Air, berkesempatan melakukan teleconference dengan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Sumarna Surapranata perihal kesiapan pelepasan peserta SM3T. “Se-
tiap peserta mengikuti SM3T ke depan akan mengikuti Pelatihan Profesi Guru (PPG) selama setahun. Setelah itu, mereka dapat menjadi tenaga guru profesional dengan digaji dua kali lipat. Langkah ini supaya dapat menjadi motivasi peserta ke depannya,” paparnya. Dari segi wawasan, peserta mengikuti program SM3T mampu hadir menjadi guru berpengalaman. Artinya selama setahun 42 peserta berada di Raja Ampat dan 42 peserta lainnya di Teluk Wondama memiliki ilmu lapangan dengan mengajar kepada siswa langsung di daerah tersebut. Peserta menjadi lebih berkarakter, tangguh dan pantang menyerah dengan memahami budaya dan kondisi pendidikan masyarakat di luar Bali. “Kami di Undiksha sekaligus mencetak sarjana cerdas secara intelektual dan cerdas emosional. Mereka wajib berkarakter baik, berpengalaman secara sosial kemasyarakatan dan spiritual,” imbuhnya. Jampel memberi kepercayaan kepada segenap peserta pada program SM3T. Idealnya peserta mampu memberi ilmu pengetahuan kepada masyarakat yang notabene belum beruntung mengenyam pendidikan. “Manfaatkanlah kesempatan ini sebaikbaiknya, berbagi pengalaman dengan masyarakat di daerah tersebut. Berikanlah pendidikan yang terbaik kepada mereka. Aksi ini sekaligus ber-dharma dalam hal ilmu pengetahuan,” tandasnya. (ad1258)
TELECONFERENCE - Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. bersama Dirjen GTK melakukan teleconference dalam menyelenggarakan SM3T. Sebanyak 84 peserta juga telah mengikuti prakondisi di Secata A Singaraja, Rabu (31/8) kemarin.
Lunasi Utang, Siti Curi Perhiasan
Singaraja (Bali Post) Jajaran Polsek Kota Singaraja menangkap ibu rumah tangga yang melakukan aksi pencurian perhiasan emas berat 16 gram di rumah milik Ketut Suka Legawa, di Anturan. Aksi yang dilakukan, dikatakan untuk melunasi utang-utang milikinya. Sejumlah barang bukti aksi pencurian itu sudah diamankan aparat. Pelaku Siti tampak menyesali perbuatannya. Aksinya terbongkar setelah Suka Legawa terkejut menemukan barang-barang berharga miliknya raib dari tempatnya. Suka Legawa selanjutnya melihat tindak tanduk Siti lewat CCTV di sudut rumahnya. Ciri-ciri korban dikantongi aparat dan langsung menangkap Siti tidak lama usai pelaporan korban itu. “Barang berharga yang dicuri seperti 1 laptop, 1 dompet, emas 16 gram. Semuanya sudah kami temu-
kan. Siti selanjutkan harus mempertanggungjawabkan secara hukum perbuatannya itu,” ujar Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Nyoman Suarnata, belum lama ini. Awalnya Siti sempat berdalih, dirinya tidak mencuri barang berharga milik Suka Legawa itu. Namun ketika aparat menggeledah rumahnya dan mendapatkan barang-barang itu, Siti tidak bisa mengelak. “Pelaku awalnya tidak mau mengaku mencuri,’’ imbuhnya. Alasannya melakukan pencurian itu, karena keperluan hidupnya meningkat di Singaraja. Ia kemudian nekat mencuri demi melunasi utangnya. Atas aksi itu, Siti dijerat pasal 362 KUHP, tentang pencurian. Ancaman pidananya maksimal lima tahun penjara. “Siti sudah kami titipkan sementara di Lapas Kelas II B Singaraja,” tandasnya. (kmb34)
Atasi Kesulitan Modal Usaha
Penyandang Tunanetra Digelontor Dana UEP Keterbatasan fisik tidak menyurutkan semangat seseorang menggeluti usaha secara mandiri. Semangat berusaha ini ditunjukkan para panyandang tunanetra – tidak bisa melihat-- . Hebatnya, mereka mengeluti usaha peternakan hingga menjual jasa pijat refleksi. Bagaimanakah kisah lika-liku perjuangan anak manusia yang memiliki keterbatasan penglihatan itu? SAYANG memang usaha untuk menopang ekonomi keluarga itu terganjal modal dan sarana kurang memadai. Beruntung, kemudian pemerintah pusat tahun ini menggelontorkan modal Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada 43 penyandang cacat tunanetra khususnya di Buleleng. Kepastian puluhan pencandang cacat tunanetra itu menerima modal segar dari pemerintah setelah Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng mengusulkan proposal ke Kementerian Sosial (Kemensos) di Jakarta. Setelah melalui verifikasi, proposal itu disetujui, sehingga Rabu (31/8) kemarin, penerima modal UEP ini dikumpulkan di kantor Dinsos untuk proses realisasi. Rencananya, modal UEP ini akan diserahkan Bupati Putu
Agus Suradnyana (PAS) dalam waktu dekat ini. Kepala Dinsos Gede Komang didampingi Kepala Seksi (Kasi) Penyandang Cacat Maman Wahyudi mengatakan, usulan modal UEP ini dilakukan karena para penyandang tunanetra di daerahnya ini sangat produktif merintis usaha mandiri mulai dari peternakan babi, sapi, dan jasa pijat refleksi. Kesulitan modal mereka alami karena keterbatasan sarana dan prasarana penunjang. Melihat fakta itu tahun 2015 lalu pihaknya menyusun proposal. Proposal diajukan memohon dana bantuan ke Kemensos RI. Proposal itu memohon modal UEP sebanyak 53 orang. Ketatnya persyaratan di pusat, hanya disetujui 43 orang. Masing-
masing penyandang cacat tunanetra itu dijatah modal segar Rp 5 juta. Untuk pencairan tahap awal kepada 41 orang sudah ditransfer dananya melalui rekening masing-masing. Dua penerima lainnya masih proses melengkapi administrasi. Mereka terlambat menerima dana, karena masih ada dokumen yang tidak terbaca sistem operasional di Kemensos. “Sejak pengusulan kita berusaha sebanyak-banyaknya. Namun verifikasinya ketat sekali sehingga ada yang gugur. Dari jumlah yang disetujui, sebanyak 41 orang sudah menerima dana yang langsung ditransfer ke rekening yang bersangkutan. Dua orang lagi belum ditransfer karena datanya tidak terbaca dalam sistem operasional bantuan di pusat,” katanya. Bantuan modal UEP, kata Gede Komang diyakini dapat menstimuli usaha yang dirintis para penyandang tunanetra di daerahnya. Mencegah pemanfaatan tidak tepat, pihaknya
akan monitoring dan evaluasi secara terjadwal. Ini penting memastikan modal segar ini dapat dimanfaatkan sesuai keperluan. Pemakaian dana untuk membeli peralatan atau kebutuhan lain juga diawasi, Dinsos wajib ikut dalam proses pertanggungjawaban dengan bukti nota transaksi pembelian barang. Jika dalam pengawasan ditemukan pertanggungjawaban yang tidak sesuai, Dinsos akan memberikan peringatan sekaligus membina agar penerima bantuan mengikuti aturan main yang sudah ditetapkan pemerintah pusat. Masih banyak penyandang tunanetra yang belum terdata. Mereka kata Gede Komang, belum mau bergabung di Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Buleleng. Dari data yang ada, diperkirakan jumlah penyandang cacat tunanetra di Bali Utara lebih dari 200 orang. Jumlah ini mulai dari anak-anak, usia produktif, hingga dikategorikan lanjut usia (lansia). (mud)
Bali Post/mud
BANTUAN UEP - Puluhan penyandang cacat tunanetra menerima bantuan modal Usaha Ekonomi Produktif (UEP) di ruang rapat kantor Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng Rabu (31/8) kemarin.
12
Kamis Wage, 1 September 2016
KARANGASEM
Kamis Wage, 1 September 2016
13
Belasan Ribu Penduduk Karangasem Buta Aksara Kecamatan Kubu Tertinggi Amlapura (Bali Post) –
Warga Karangasem yang masih menyandang predikat buta aksara sebanyak 14.498 orang. Sementara Kecamatan Kubu merupakan wilayah dengan penduduk paling tinggi masih buta aksara, yakni total 5.046 orang. Hal itu disampaikan Kadisdikpora Karangasem Drs. Gede Ariyasa, Rabu (31/8) kemarin.
Bali Post/kmb31
PEMERIKSAAN - Kasat Polair (kanan) saat memimpin pemeriksaan boat berikut dokumen resmi penyeberangan di tengah laut, Rabu (31/8) kemarin.
Antisipasi Aksi Teror
Polair Periksa Boat dan Kapal
Amlapura (Bali Post) Peningkatan aktivitas pengamanan tak hanya dilakukan di pintu masuk utama Bali Timur dari Pelabuhan Padangbai. Rupanya, proses pengamanan dari pihak kepolisian juga dilakukan di kawasan perairan. Polair Polres Karangasem langsung melakukan pemeriksaan terhadap boat dan kapal yang melintas di perairan Karangasem, Rabu (31/8) kemarin. Kasat Polair Polres Karangasem AKP I Made Wartama mengatakan, pemeriksaan boat dan kapal dilakukan sejak pagi. Salah satunya, adalah fast boat dive dari Nusa Penida maupun dari Gili Trawangan yang menuju ke Pelabuhan Padangbai. Seluruh isi boat diperiksa dengan ketat. Begitu juga dengan perlengkapan yang dibawa para penumpang, berikut nakhoda dan para ABK-nya. Namun, hasil masih nihil.
“Kami tetap rutin melakukan pemeriksaan. Mengantisipasi aksi teror, kami lebih fokus lagi melakukan pengamanan di tengah laut. Jangan sampai ada yang lolos,” kata Wartama usai memimpin langsung pemeriksaan boat dan kapal di sekitar perairan Karangasem dekat Padangbai. Selain boat, Polair Polres Karangasem juga melakukan pemeriksaan terhadap kapal. Kapal-kapal ini berlayar dari Pelabuhan Benoa. Salah satunya, KMP Pulau Mas 162 yang berlayar dari Benoa menuju Maluku. Kapal ini langsung dicegat petugas Polair yang beranggotakan belasan personel. Nakhoda kapal Mastori Zakaria langsung diperiksa untuk mengetahui dokumen resmi pelayarannya, berikut tujuh ABK di dalam kapal tersebut. “Pada pemeriksaan kapal, kami juga belum temukan ada tindak pidana maupun pelanggaran lainnya, seperti
indikasi ada rencana aksi teror,” tegasnya. Meski demikian, pihaknya menegaskan pemeriksaan rutin di tengah laut terus ditingkatkan. Polair juga menggandeng kelompok nelayan di sepanjang garis pantai di Karangasem untuk bersamasama memantau keamanan laut dari ancaman masuknya pelaku teror maupun gerakan radikal yang hendak memanfaatkan pintu masuk Bali dari timur. Sebelumnya, Polres Karangasem mempertebal pengamanan di Pelabuhan Padangbai. Sebagai pintu masuk Bali yang sangat vital, Polres menambah 25 personel yang akan terus berjaga selama 24 jam penuh. Petugas juga menambah alat metal detector untuk membantu melakukan pemeriksaan dengan ketat terhadap setiap penumpang dari dan ke Pelabuhan Padangbai. (kmb31)
Amlapura (Bali Post) – Anggota DPRD Karangasem IGL Sidemen Hendrawata, S.E. dilaporkan ke Mapolsek Sidemen oleh pelapor bernama Lili, Selasa (30/8). Hendrawata dituding melakukan perusakan beton jalan ke vila pelapor. Atas laporan itu, Hendrawata yang ditemui di Gedung DPRD Karangasem, Rabu Rabu (31/8) kemarin, mengatakan pihaknya mengetahui ada laporan pelapor dari media. Dia membantah melakukan perusakan, seperti laporan pelapor. Justru, kata dia, pihaknya sudah sembilan bulan lebih dulu menyampaikan laporan ke Mapolsek Sidemen terkait penyerobotan atau klaim tanah di tempat kejadian perkara. Laporannya, terkait dugaan penyerobotan tanahnya. “Saya lebih dulu melapor ke Mapolsek Sidemen. Namun, sampai kini laporan kami belum ada kejelasannya dari pihak kepolisian,” paparnya. Hendrawata mengatakan, pelapor dari dulu dikenalnya. Pelapor diduga mengurus pembelian lahan milik orang Singapura, sampai kemudian lahan itu dibanguni vila. Na-
mun, jalan ke vilanya belum jelas dan selama ini menggunakan pundukan (pematang sawah) dan aliran irigasi subak Tebola yang dibeton. Vila yang diurus pelapor berada di belakang tanah milik terlapor dan bersanding juga dengan lahan milik terlapor lainnya di utara. Karena parit sawahnya dibeton, pihaknya melapor lahanya diserobot. Pasalnya, kata Hendrawata, tanah itu sudah disertifikatkan ayahnya melalui program nasional agraria (prona) tahun 1978 dan sertifikat itu dipegangnya. “Guna menghindari pematang sawah kami tak jebol terus digerus aliran air subak atau diserobot orang, kami sepakat dengan adik saya untuk membuat tembok pengaman tanah kami. Ada beton jalan yang kami duga dibuat pihak pemilik vila. Karena tanah kami dipojok lancip juga dibeton, saat adik saya mengupah tukang bangunan memasang tembok pengaman, rupanya ada yang dipotong sedikit guna bisa membuat lubang fondasi. Itu mungkin yang dijadikan bahan laporan dan saya dituduh melakukan perusakan. Saya tak tahu ada perusakan.
Lagi pula, lahan untuk jalan ke vilanya juga bukan milik pihak pelapor. Kami sudah pernah dimediasi dengan tim mediator Kapolsek, Camat, Perbekel dan Klian Subak Tebola. Kami dan mediator juga sudah pernah turun ke lokasi. Tanah parit dan pematang yang dibeton untuk jalan masuk ke vila pihak pelapor tak masuk pada gambar sertifikat mereka,” papar Hendrawata. Di lain pihak, Kapolsek Sidemen AKP Nengah Sukerena seizin Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso yang dikonfirmasi kemarin, membenarkan adanya laporan pelapor bernama Lili. Laporan pelapor tentang perusakan dan yang dilaporkan IGL Sidemen Hendrawata, seorang anggota DPRD Karangasem. Terlapor Hendrawata mengatakan, pihaknya kemarin mendatangi Mapolsek Sidemen guna menanyakan kelanjutan laporannya sembilan bulan lalu. Dulu, pihaknya diminta polisi menunjukkan sertifikat tanah bukti kepemilikan. “Bukti itu saya juga sudah pernah lampirkan dalam berkas laporan itu,” tegas Hendrawata. (013)
Anggota Dewan dan Pemilik Vila Saling Lapor
Ariyasa mengatakan, dirinya kini sudah memegang data buta aksara dan data putus sekolah itu lengkap dengan nama dan alamatnya. Data itu diperoleh dari survei mandiri melibatkan para klian banjar di seluruh Karangasem sampai Desember 2015. Kelompok usia yang disurvei buta aksara itu, kelompok usia 15-24 tahun yang masih buta aksara 897 (6,19 persen) dari total jumlah penduduk usia tersebut. Sementara yang buta aksara usia 25-44 tahun sebanyak 5.251 (36,22 persen), kelompok usia 45-59 sebanyak
tahun 8.350 (57,59 persen). “Guna mengefektifkan program pemberantasan buta aksara itu, dari segi umur nantinya juga kita buat programnya,” tambahnya. Ariyasa mengakui, Kecamatan Kubu dengan geografis wilayah yang tandus dan penduduk sebagian besar terpencar di perbukitan masih menyumbang jumlah buta aksara terbanyak. Disusul terbanyak kedua dari Kecamatan Karangasem dengan 2.677 orang, berikutnya Kecamatan Abang 2.449 orang dan Selat 1.417 orang. “Nyaris sama dengan wilayah Kubu,
kedua wilayah Karangasem dan Abang juga wilayahnya banyak yang tandus dengan sebaran penduduk terpencar di perbukitan. Akses jalan ke rumah penduduk juga sulit karena berada di perbukitan dan permukiman menyebar,” paparnya. Ariyasa menambahkan, Kecamatan Manggis memiliki penduduk buta aksara terkecil hanya 380 orang. Sedangkan Kecamatan Rendang 921 orang, Bebandem sebanyak 808, dan di Sidemen tercatat 800 orang penyandang buta aksara. Dengan adanya data jelas
lengkap dengan nama dan alamat para penyandang buta aksara, pihaknya di Disdikpora akan lebih fokus menyasar mereka dalam rangka pengentasan angka buta aksara tersebut. Tahun ini, tambahnya, sudah digelar program dengan menyasar 500 peserta di Seraya. “Mereka banyak yang sudah tua atau berkeluarga. Saat ini, mereka menyisihkan waktunya untuk mengikuti program belajar membaca dan menulis. Mereka mendapatkan dana,” ujarnya. Ariyasa menambahkan, program pengentasan buta aksara berikutnya dilanjutkan di desa atau kecamatan lainnya. Namun, hal itu tergantung dari anggaran yang disediakan pemerintah. (013)
Pajak dari Galian C Diprediksi Anjlok
Target Rp 78 Miliar, Realisasi Baru Rp 36 Miliar Amlapura (Bali Post) – Pajak dari galian C pada tahun anggaran ini diprediksi anjlok. Target di APBD Karangasem induk tahun ini Rp 78 miliar, tapi yang terealisasi sampai Agustus ini baru Rp 36 miliar atau kurang dari 50 persen. Sementara waktu tersisa sekitar empat bulan lagi. Kadispenda Karangasem Nengah Toya mengatakan hal itu saat ditemui menjelang mengikuti rapat di DPRD Karangasem, Rabu (31/8) kemarin. Menurut Toya, tahun sebelumnya ketika belum ada penutupan galian C tanpa izin, pada akhir Agustus biasanya pendapatan
asli daerah (PAD) sudah masuk lebih dari 60 persen dari target. Kendati begitu, pihaknya tetap berupaya memenuhi target pajak dari galian C tersebut. Caranya, pemungutan pajak galian C dilakukan sesuai prosedur. Dia mengatakan, pihaknya menekan kebocoran sampai nol di tengah kondisi seperti belakangan ini. Toya tidak menjawab saat ditanyai apakah mampu memenuhi target pajak dari galian C sebesar Rp 78 miliar tersebut. Dia hanya menjelaskan, kalau tiap hari mampu menjual pasir di galian C berizin sebanyak 1.900 truk, diyakini target
pajak Rp 78 miliar akan tercapai. Sebaliknya, kalau tidak, target akan sulit direalisasikan. Sementara dari informasi, pembeli pasir ke galian C berizin sejak penutupan usaha bodong hanya mencapai 1.200 truk per hari, bahkan kurang. Seperti diberitakan sebelumnya, usaha galian C bodong atau tidak berizin di seluruh Karangasem ditutup, berdasarkan surat edaran Bupati Karangasem ditandatangani Sekda Gde Adnya Mulyadi. Penutupan itu paling banyak terjadi di Kecamatan Selat, juga ada di Rendang, Bebandem, dan Kubu. Pemerintah tidak
mengeluarkan izin galian C di Selat dan di Rendang, karena sesuai Perda nomor 17 tahun 2012, tak ada zona galian tambang atau galian C di atas ketinggian lebih dari 500 meter di atas permukaan laut. Wilayah itu merupakan wilayah serapan atau tangkapan air hujan, lokasinya di kaki atau lereng Gunung Agung atau dekat hutan lindung. Setelah usaha galian C bodong ditutup, Pemkab Karangasem mengarahkan sopir truk pembeli pasir ke galian C berizin yang ada di Kecamatan Bebandem seperti di Butus bagian bawah dan di Kecamatan Kubu. (013)
Tiang Listrik Nyaris Roboh di Jalur Ban - Daya Amlapura (Bali Post) Sebuah tiang listrik utama milik PLN di jalur Ban - Daya, tepatnya di Banjar Dinas Perasan, Kubu, nyaris roboh. Kondisi demikian membuat khawatir para pengguna jalan yang melintas di jalur itu, Rabu (31/8) kemarin. Warga meminta PLN Bali segera memperbaikinya, sebelum ada pengguna jalan yang menjadi korban tertimpa tiang listrik. Anggota DPRD Karangas-
em Komang Musna sempat menyoroti tiang listrik ini, ketika lewat di jalur tersebut. Menurutnya, tiang listrik ini harus segera ditangani. Sebab, bermasalah dengan listrik sangat membahayakan, kalau tidak ditangani oleh pihak yang berwenang. ”Tiangnya sudah sangat miring, nyaris roboh ke tengah jalan. Rawan sekali,” kata Ketua PK Golkar Kecamatan Kubu yang baru terpilih secara aklamasi ini.
Politisi muda partai berlambang pohon beringin ini mengaku sudah menyampaikan persoalan itu kepada pihak PLN Bali. Respons pihak PLN Bali juga tampak di media sosial, setelah persoalan ini menjadi viral sejak di upload Komang Musna, sejak Rabu (31/8) siang kemarin. Persoalan tiang listrik ini sudah diketahui pihak PLN Bali. Rencananya, permasalahan ini akan segera ditinjau pihak
PLN Bali ke Kubu, untuk selanjutnya dilakukan perbaikan. Musna berharap, PLN Bali bisa mengecek seluruh kondisi tiang listrik yang ada di Kecamatan Kubu. Barangkali masih ada tiang listrik yang kondisinya serupa, tapi luput dari perhatian. Hal ini penting untuk mengantisipasi dampak yang bisa berakibat fatal dan membahayakan keselamatan masyarakat setempat. (kmb31)
Gadis Telantar Dititipkan di Selter
Tak Mau Pulang karena Takut Diperkosa Ayahnya Amlapura (Bali Post) – Seorang gadis berinisial Pt (16) ditemukan warga telantar di Manggis. Pt yang mengaku dari sebuah desa di Jember, Jawa Timur itu akhirnya dititipkan pihak Dinas Sosial Karangasem ke selter Rumah Aman Perempuan dan Anak di Jasri sejak Selasa (30/8) lalu. Pt mengaku takut pulang ke rumahnya di Jember, lantaran takut diperkosa atau disetubuhi ayahnya lagi. Hal itu disampaikan Koordinator Peduli Perempuan dan Anak (KPPA) Karangasem Ni Nyoman Suparni, Rabu (31/8) kemarin. Suparni mengatakan, penitipan gadis berkulit hitam dan badan kurus itu diantar Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Karangasem Drs. Wayan Sukerena. Dihubungi Rabu (31/8) kemarin, Sukerena seizin Kadis Sosial Made Sosiawan mengatakan, Pt diserahkan pihak Polsek Manggis ke Dinas
Sosial Karangasem. Menurut polisi yang mengantarnya, anak itu diantar warga dari Manggis ke Mapolsektif Manggis. “Untuk sementara, anak itu kami titipkan di selter sejak dua hari lalu dan kami nanti lewat anggaran di Dinas Sosial membantu biaya makannya selama di selter,” kata Sukerena. Suparni menduga anak itu mengalami tekanan mental yang berat. Kadangkala, ceritanya ngelantur. Dari pengakuan anak itu, kata Suparni, dia mengaku trauma berat karena sejak SD diperkosa atau disetubuhi ayah kandungnya. Ibunya meninggal saat melahirkan dia. Dia diasuh ayahnya yang pekerja serabutan. Dari pengakuan korban, dia saat kecil tak berani melarikan diri. Padahal, dia ingin lari menghindari perilaku bejat ayahnya. “Saat saya sudah besar begini, baru saya berani kabur dari ayah. Saya tak mau pulang lagi, takut disetubuhi lagi oleh
ayah,” ujar Suparni menirukan pengakuan Pt. Suparni mengaku percaya dengan pengakuan anak itu. Soalnya, korban meyakinkannya bahwa selama ini tak ada orang yang percaya dengan pengakuannya. Korban mengatakan nasibnya kepada Suparni, entah Ketua KPPA itu percaya atau tidak. “Selama beberapa hari tinggal di selter kami, anak itu tampak sopan dan rajin. Memang badannya kurus dan dekil. Anak itu memang tampak ketakutan saat melihat pria dewasa,” kata Suparni. Suparni menambahkan, anak itu terus terang minta izin merokok. Soalnya, sudah ketagihan dan jika tidak diberi merokok, dia tak akan betah tinggal di selternya. Anak itu, kata Suparni, mengaku lama hidup di jalanan dan saat lapar dan tidak mendapatkan makanan, dia sudah biasa makan puntung rokok yang ditemui dan dipungutnya di jalanan. (013)
NYARIS ROBOH - Tiang listrik yang nyaris roboh di jalur Ban - Daya.
Bali Post/kmb31
TABANAN
14 Polisi Ringkus Dua Pemilik Narkoba
Tabanan (Bali Post) – Dua tersangka penyalahgunaan narkoba, I Nyoman AD alias Jacky (35) asal Banjar Dinas Dangin Pangkung, Desa Tista, Kerambitan dan Yono (29) asal Trenggalek, Jatim, diringkus jajaran Satuan Narkoba Polres Tabanan. Keduanya berhasil ditangkap di lokasi berbeda berikut barang bukti lima paket sabu-sabu. Petugas satuan narkoba meringkus tersangka Jacky pada Sabtu (20/8) lalu pukul 12.15 Wita. Penangkapan ini berawal ketika anggota melakukan pemantauan di sekitar Desa Tista, tepatnya di jalan Banjar Dauh Pangkung. Saat itu tersangka melintas mengendarai sepeda motor dan langsung dihentikan. Saat digeledah, ia menjatuhkan sesuatu dari tangan kirinya dan diinjak dengan kaki kiri. “Barang tersebut sebuah plastik klip berisi kristal bening yang digulung dalam uang mainan Rp 10 ribu,” jelas Kasat Narkoba Polres Tabanan AKP I Made Maha Atmaja seizin Kapolres saat rilis kasus, Rabu (31/8) kemarin. Seminggu kemudian (28/8), jajaran satuan narkoba menangkap Yono yang tinggal di Gudang UD Jati Buana, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken. Tersangka diciduk saat melintas ke Jalan Pulau Ceningan. Saat dihentikan dan dilakukan proses penggeledahan pada celana buruh mebel ini ditemukan barang bukti satu buah plastik klip berisi kristal bening yang diduga SS dibungkus plastik warna merah dan dililit isolasi warna merah dan satu buah plastik klip berisi kristal bening yang diduga SS dibungkus isolasi hitam. (kmb28)
Turun, Kasus Positif Rabies
Tabanan (Bali Post) – Kasus gigitan positif rabies di Kabupaten Tabanan mengalami penurunan. Jika pada 2015 lalu tercatat 55, kali ini dalam periode yang sama hingga Agustus hanya ada 22 kasus gigitan positif rabies. Meski menurun, masih adanya kasus positif pada anjing menjadi catatan dan tugas Dinas Peternakan untuk menanganinya. Masih munculnya kasus positif rabies di Tabanan karena masih ada anjing terutama di daerah pegunungan seperti Pupuan yang tidak tervaksin akibat medan yang sulit. Sementara di daerah perkotaan adanya kasus positif karena masuknya anjing baru yang tidak tervaksin. “Dari penggalian informasi, setiap kasus positif rabies di perkotaan, anjingnya berasal dari luar Tabanan dan belum divaksin pemiliknya,” ujar Kepala Dinas Peternakan Tabanan Wayan Kotio beberapa hari lalu. Dinas Peternakan melakukan vaksinasi massal yang dijadwalkan di setiap banjar, tetapi kebanyakan pemilik anjing tidak sempat memvaksin anjingnya karena sibuk bekerja. Untuk menangkap anjing tidak tervaksin, Disnak kemudian mengadakan jadwal vaksinasi rutin setiap Minggu di Lapangan Dangin Carik. “Dipilih hari Minggu agar pemilik anjing yang bekerja punya waktu membawa peliharannya untuk divaksin,” katanya.(kmb24)
Tabanan Kembali Raih Adipura
Bupati Eka Gelar Syukuran
BUPATI Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menggelar syukuran bersama ratusan petugas kebersihan Kabupaten Tabanan di lapangan tenis Dangin Carik, Rabu (31/8) kemarin. Hadir pula Wakil Ketua DPRD Tabanan I Wayan Gindra, unsur Muspida Kabupaten Tabanan, seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan dan unsur terkait. Acara ini sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan seluruh elemen masyarakat Tabanan yang mempunyai komitmen tinggi terhadap pelestarian lingkungan sehingga berimbas pada diraihnya kembali Trofi Adipura Buana. Tabanan juga menyabet Anugerah Manggala Karya Kencana dari Pemerintah Pusat. Ketua Panitia yang juga Kadis DKP Tabanan I Wayan Sugatra mengatakan, anugerah Trofi Adipura Buana dan Penghargaan Manggala Karya Kencana merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan pusat kepada Pemkab Tabanan yang telah menunjukkan kinerja luar biasa
dalam urusan penyelenggaraan pemerintah daerah di bidang lingkungan hidup dan keluarga berencana (KB). Adipura Buana dianugerahkan kepada pemda yang mempunyai komitmen tinggi terhadap pelestarian lingkungan dan mampu menggabungkan unsur sosial dengan lingkungan untuk membentuk kota yang layak huni yang tercermin dari masyarakat kota yang peduli lingkungan. Sementara Anugerah Manggala Karya Kencana merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada bupati yang mempunyai komitmen tinggi baik secara politis maupun operasional terhadap program KB. Dua penghargaan itu patut diapresiasi dan disyukuri. “Penghargaan ini sebagai anugerah untuk terus berinovasi, bekerja keras, cerdas dan tuntas, sehingga tercipta ekosistem dan lingkungan ideal yang menjadikan Tabanan mandiri dan berdaya saing demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” kata
Sugatra. Bupati Eka mengatakan penghargaan ini merupakan yang tertinggi atas penyelenggaraan/pengelolaan kebersihan yang identik dengan sampah serta kebijakan pengendalian penduduk melalui pemanfaatan kontrasepsi dalam rangka menciptakan pertumbuhan penduduk yang seimbang dan keluarga sejahtera. “Kebijakan pengelolaan kebersihan dan pengendalian pertumbuhan penduduk adalah kebijakan strategis yang harus dilakukan secara berkesinambungan dan diimplementasikan dalam perilaku kehidupan masyarakat,” jelasnya. Dikatakannya, masalah sampah saat ini semakin kompleks. Yang terkena dampaknya adalah lingkungan dan kesehatan masyarakat. Untuk itu, ia mengimbau sekaligus mengajak seluruh elemen yang ikut dalam acara tersebut dan masyarakat Tabanan agar membiasakan diri hidup bersih, mengurangi
MENYALAMI – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyalami petugas keberhasikan dalam acara syukuran di lapangan tenis Dangin Carik, Rabu (31/8) kemarin. timbunan sampah di tingkat Kota Tabanan, tetapi tanggung rumah tangga dan mengolah jawab bersama,” tandasnya. Ia sampah melalui pembentukan kemudian memberikan uang bank sampah. Pertumbuhan motivasi masing-masing Rp 200 penduduk yang meningkat 1,2 ribu kepada seluruh petugas persen juga mendapat perhati- kebersihan, menghiburnya dan annya. beramah tamah. Eka menyampaikan apresiasi Kepada seluruh jajaran SKPD yang tinggi dan rasa bangga ke- Tabanan, Bupati Eka berpesan pada petugas kebersihan dan se- agar tidak lupa diri dan takabur luruh masyarakat karena telah atas keberhasilan ini. Momenbekerja keras dan berperan aktif tum ini harus dijadikan motimenjaga kebersihan di Tabanan. vasi untuk terus berinovasi dan “Prestasi ini merupakan wujud bekerja lebih keras lagi guna kemenangan seluruh masyarakat mempertahankan bahkan menTabanan. Bukan hanya pemer- ingkatkan prestasi di masa yang intah yang bertugas menjaga akan datang. (ad1254)
Pemkab Gencarkan Program Bedah Warung
Tabanan (Bali Post) –
Program bedah warung tidak masuk dalam pendanaan APBD, namun manfaatnya langsung menyentuh masyarakat. Oleh karena itu, program ini tetap digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan dengan mengajak partisipasi pihak swasta melalui program CSR.
Hal itu dipaparkan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat menerima kunjungan rombongan dari BNI yang dipimpin Pemimpin BNI Kantor Wilayah Denpasar A.A.G. Agung Dharmawan, Selasa (30/8). Pemkab Tabanan tengah fokus pada program bedah warung karena manfaatnya betul-betul dirasakan oleh masyarakat kecil. Program itu mampu mendongkrak perekonomian warga dan menghidupkan kembali usaha kecil menengah yang ada di Kabupaten Tabanan. “Saat ini kami tengah fokus menjalankan program bedah warung, karena kami ingin perekonomian warga di Tabanan bisa merata. Hasil UKM juga bisa dipasarkan melalui program ini,” ungkap Eka optimis. Ia menyampaikan terima kasih kepada pihak swasta yang telah ikut berpartisipasi serta menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat Tabanan melalui bantuan program yang ditawarkan. Menurutnya, pembangunan di Tabanan tidak akan sukses tanpa bantuan pihak lain, karena pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. “Kami menggandeng stakeholder agar bisa bergotong royong
melakukan percepatan pembangunan,” imbuhnya. Sementara itu, Agung Dharmawan mengungkapkan, pihaknya ingin bekerja sama dengan Pemkab Tabanan dalam program CSR seperti bedah warung dan program e-warung yang diluncurkan di Malang tahun ini. Kerja sama ini sebagai salah satu bentuk kepedulian pihaknya terhadap masyarakat khususnya warga kurang mampu di Kabupaten Tabanan. “Kami ingin menghidupkan perekonomian warga melalui program bedah warung, agar masyarakat bisa berinovasi dan mau menggiatkan usaha untuk meningkatkan perekonomiannya,” katanya. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tabanan Ida Bagus Wiryawan beberapa waktu lalu memaparkan, program bedah warung tidak boleh dialokasikan pendanaannya dari APBD karena adanya Alokasi Dana Desa. Meski demikian, program ini tetap berjalan berkat adanya program CSR dari pihak swasta. “Tahun ini sudah ada dua bantuan CSR untuk bedah warung. Ke depan diharapkan keterlibatan swasta untuk program ini bisa lebih banyak lagi,” ujarnya. (kmb24)
Warung Global
Pemprov Mesti Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas
GUNG Derah di Denpasar setuju Pemprov Bali melakukan efisiensi atau berhemat saat kondisi keuangan defisit. Semoga pemangkasan anggaran pendidikan tidak berpengaruh negatif terhadap kelancaran dunia pendidikan di Bali. Ini dikatakannya dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Pemprov Banyak Pangkas Anggaran untuk Pendidikan’’ di Radio Global FM yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta FM Bali, Rabu (31/8) kemarin.
Made Bimasena di Tabanan juga sepakat dengan efisiensi anggaran, tetapi perilaku koruptif harus dihilangkan. Kondisi ekonomi melambat semua merasakan efeknya. Kuncinya adalah efisiensi anggaran atau berhematlah. Pos-pos yang menyedot anggaran banyak mesti ditinjau ulang misalnya perjalanan dinas atau kunjungan kerja ke luar daerah bahkan sampai keluar negeri dan belanja pegawai yang tidak penting. Jika anggaran pendidikan dipangkas, Kak Mokoh di Denpasar, Made Bimasena dan Nyoman Mastra di Gianyar menyatakan tidak setuju.
Kamis Wage, 1 September 2016
Mereka menilai ini tidak sejalan dengan tujuan pendidikan yang tertuang dalam UUD 1945, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Pemerintah pusat sering menyerukan pengetatan anggaran. Anggaran perjalanan dinas, kunker dan sejenisnya agar dikurangi. Becik di Tuban menyebut kebijakan di daerah tidak sinkron dengan pemerintah pusat. Fera di Tabanan menyarankan pemerintah berhati-hati melakukan pemangkasan. Pendidikan sangat penting, sebaiknya anggaran di bidang lain yang dipangkas. Gusti di Denpasar kha-
watir dengan dipangkasnya anggaran pendidikan. Ini berarti tujuan UU tidak terwujud, sebab pemerintah wajib mencerdaskan bangsa. Melihat belum meratanya pendidikan di Bali, Ayu di Petang menilai langkah pemprov yang memangkas anggaran pendidikan tidak tepat. Ini akan menambah angka putus sekolah dan tidak sejalan dengan wacana pemerintah menjalankan program wajib belajar. Menurut Ketut Dawi di Badung dan Arya di Denpasar, di Bali anggaran pendidikan belum sampai 20% direalisasikan, tetapi sudah termasuk tinggi. Sertifikasi yang terlalu banyak memakan anggaran harus dipangkas. Adanya sertifikasi membuat gaji guru naik bahkan mendapat tunjangan banyak, namun pengaruhnya terhadap kualitas pendidikan tidak begitu signifikan. Meskipun demikian, pendidikan mestinya mendapat perhatian
khusus dari pemerintah. Widya di Mengwi dan Wayan Agus di Nusa Dua menyatakan mestinya pendidikan mendapat anggaran lebih agar lebih maju. Jika anggaran pendidikan dipangkas, hasil pendidikan akan berkurang mutunya. Pemangkasan anggaran, lanjut Werdha di Gianyar, jangan dijadikan alasan tidak bekerja secara maksimal. Jangan pula dijadikan alat untuk mengenakan biaya-biaya pendidikan dari orangtua siswa. Jika ingin memajukan dunia pendidikan mestinya jangan setengah-setengah. Kalau ingin membantu, bantulah sepenuh hati, seluruhnya ditanggung pemerintah. Bila tidak bisa sebaiknya diswastanisasi saja. Putu Artha di Padangsambian hanya bisa pasrah. Jika kas sudah kekurangan alias defisit kuncinya harus berhemat dan evaluasi pengeluaran yang dirasa tidak perlu. (sikha)
Bupati Eka dan Mas Sumatri Berwisata Religi ke Enam Tempat Suci di Bali
JADWAL kunjungan dan kegiatan Ni Putu Eka Wiryastuti sebagai pemimpin daerah sangat padat. Meski begitu, Bupati Tabanan ini tidak lupa menyempatkan diri mengucap rasa syukur dan terima kasih ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Syukur dan terima kasih tersebut diwujudkannya melalui wisata religi sekaligus melakukan persembahyangan ke enam tempat suci di Bali, Senin (29/8) lalu. Dalam wisata religinya tersebut, Bupati Eka ditemani Bupati Karangasem I G.A. Mas Sumatri. Enam tempat suci yang dituju berturut-turut Pura Dasar Buana Gelgel dan Pura Dadia Pasek Pegatepan di Kabupaten Klungkung, Pura Basukian, Pura Pedharman Pasek, dan terakhir Pura Penataran Agung Besakih di Kabupaten Karangasem. Wisata religi sebagai wujud syukur dan terima kasih atas kesehatan yang selalu diberikan oleh Tuhan, terasa sangat istimewa karena dirinya ditemani bupati perempuan kedua di Bali dan PHDI Bali. ‘’Rasanya semakin istimewa dan menambah semangat dalam berbuat bagi rakyat dan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat,’’ ungkap Eka. Kegiatan persembayangan ini bukanlah yang pertama
karena sebelumnya ia sudah sangat sering melakukannya. Bedanya kali ini dirinya untuk pertama kalinya ditemani oleh sesama bupati perempuan. Hadirnya Mas Sumatri menambah semangat Eka dalam mewujudkan pembangunan menuju masyarakat sejahtera. “Ke depan semoga kegiatan ini terus berlanjut. Kami akan lakukan wisata religi ke tempat-tempat suci lainnya di Bali dan di luar Bali,” katanya. Persembahyangan kali ini bertujuan memohon doa restu ke hadapan Beliau (Ida Sang Hyang Widhi Wasa), karena segala bentuk kesuksesan dan karunia yang diperoleh Kabupaten Tabanan merupakan anugerah-Nya. “Semoga
tetap diberikan kesehatan serta mohon tuntunan dan perlindungan supaya saya selalu bisa berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara, khususnya untuk Tabanan dan Bali,” jelasnya. Dalam melaksanakan tugas sebagai kepala daerah dan sebagai umat Hindu, sudah menjadi kewajiban mohon doa restu melalui niskala terlebih dahulu, kemudian baru ke sekala. “Semua dimulai dari keikhlasan. Ketulusan akan memberikan pikiran positif sehingga bisa berpikir tenang dan hasilnya jernih. Kalau sudah sembah bakti sujud dan yakin kepada Yang Maha Kuasa, jabatan yang kita miliki bisa berguna untuk umat,” tandas Eka. (kmb28)
SEMBAHYANG – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan Bupati Karangasem I G.A. Mas Sumatri sembahyang di salah satu pura dalam wisata religi, Senin (29/8) lalu.
15
Kamis Wage, 1 September 2016 Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2018 Kualifikasi Zona Asia Kamis (1/9) malam Australia Jepang Korea Selatan Uzbekhistan Iran Arab Saudi
vs vs vs vs vs vs
Irak UEA Tiongkok Suriah Qatar Thailand
vs vs vs vs
Spanyol Yunani Gibraltar Prancis
Internasional Jumat (2/9) dini hari BelgiA Belanda Portugal Italia
Bali Post/afp
PRANCIS - Trio penyerang Prancis (dari kanan ke kiri) Antoine Griezmann, Kevin Gameiro dan Anthony Martial bersiap menjalani sesi latihan di Clairefontaineen-Yvelines.
Martial Perlu Konsisten Jaga Kualitas
Paris Pemain Manchester United (MU) Anthony Martial perlu tampil lebih konsisten lagi menjaga kualitas penampilannya. Dengan tetap menjadi pemain pembuka di Old Trafford, akan menjamin posisinya di timnas Prancis. Martial menikmati awal yang bagus pada kariernya di MU sejak didatangkan dari Monaco pada September tahun lalu. Ia mengemas 11 gol dari 31 pertandingan Liga Inggris musim lalu. Namun, ia belum mampu mengukir gol di bawah asuhan manajer Jose Mourinho. Apalagi musim ini harus bersaing dengan Marcus Rashford untuk mendampingi Zlatan Ibrahimovic sebagai penyerang utama MU. ‘’Anthony memulai musim dengan sangat dini,’’ kata pelatih timnas Prancis Didier Deschamps, Rabu (31/8) kemarin. ‘’Dia telah bermain pada banyak sistem yang berbeda dengan (sistem-sistem) kami. Dia perlu untuk lebih konsisten meski memiliki kualitas-kualitas (bagus),’’ tambah Deschamps kepada media Inggris mengenai pemain 20 tahun itu. ‘’Dia dapat membuat perbedaan dalam pertandingan karena dia cepat dan bertenaga dan dapat mencetak gol dan memberikan assist. Pada usianya, bahkan meski dia telah membuktikan banyak hal, dia harus melalui fase itu. Dia harus memelihara level penampilan tertentu selama berpekan-pekan dan berbulan-bulan.’’ Martial mencatatkan tiga penampilan di Piala Eropa 2016 dan Deschamps meyakini kelelahan telah mempengaruhi penampilannya di Prancis. Martial masuk dalam daftar 23 pemain timnas pilihan Deschamps untuk pertandingan persahabatan melawan Italia di Bari pada Jumat dini hari dan pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Belarus di Borisov pekan depan. (afp/ant)
Pahlawan Olimpiade Diarak di Kudus
Kudus (Bali Post) Peraih medali emas Olimpiade Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akan kembali diarak di Kota Kudus, markas klub mereka PB Djarum, Kamis (1/9) ini. Legenda bulu tangkis Indonesia serta pahlawan Olimpiade juga ambil bagian dalam perarakan ini. “Mereka akan diarak menggunakan mobil VW Combi double dek dan diiringi oleh para peraih medali Olimpiade sejak 1992 dan legenda bulu tangkis,” kata Program Associate Abraham Delta Oktaviari, di GOR Djarum, Jati, Kudus, Rabu (31/8) kemarin. Selain Tontowi/Liliyana, akan turut dikirab juga para peraih medali dari arena Olimpiade, seperti Alan Budikusumo dan Susi Susanti yang meraih medali emas di Barcelona 1992, Rexy Mainaky (emas) ditambah Denny Kantono/Anthonius Budi Ariantho (perunggu, Atlanta 1996), Minarti Timur (perak, Sydney 2000) serta Maria Kristin Yulianti yang menyabet perunggu di Beijing pada 2008. Legenda bulu tangkis Liem Swie King, Christian Hadinata, Hariyanto Arbi juga turut dikirab bersama pelatih Tontowi/Liliyana, Richard Mainaky. Sebelum diarak, Tontowi/Liliyana terlebih dahulu menerima hadiah rumah di Perumahan Graha Padma Semarang. Kehadiran Tontowi/Liliyana bersamaan dengan digelarnya acara Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2016. Untuk menyemangati peserta, Tontowi/Liliyana pun akan hadir pada pembukaan final Audisi Umum, Jumat (2/9). “Nanti mereka akan turut memantau bersama para legenda yang menjadi tim pencari bakat,” ujar Abraham. (ant)
Tokyo -
Samurai Biru Masih Kelelahan
Pelatih timnas Jepang Vahid Halilhodzic mengakui kesulitan untuk menyatukan skuad untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Uni Emirat Arab (UEA), Kamis (1/9) malam ini. Sebagian besar pemain Jepang tidak berada dalam kekuatan terbaiknya atau masih kelelahan. Juara Asia empat kali itu memuncaki klasemen grup di putaran kedua. Skuad Samurai Biru merupakan tim favorit untuk mendapatkan tiket otomatis dari Grup B, yang dihuni Australia, Arab Saudi, Irak, dan Thailand. UEA menuju putaran ketiga dengan melakukan pemusatan latihan di Tiongkok dan Spanyol. Sedangkan tuan rumah baru memulai persiapan mereka pada akhir pekan lalu. Penyerang Hertha Berlin Genki Haraguchi dan gelandang Sevilla Hiroshi Kiyotake baru tiba di Jepang pada Selasa. ‘’Mereka (UEA) memiliki dua bulan untuk persiapan dan kami hanya memiliki beberapa hari, namun tidak berarti kami tidak bersemangat,’’ kata Halilhodzic kepada para pewarta di Stadion Saitama, Rabu (31/8) kemarin. ‘’Haraguchi dan Kiyotake telah tidur dan beristirahat dengan baik namun ini adalah situasi yang sulit, dan kami akan harus melihat bagaimana (kondisi) mereka besok.’’ Ketika para pemain yang berkompetisi di Eropa kesulitan mendapatkan kesempatan bermain di tim nasional,
para pemain domestik Jepang menghadapi masalah dengan cedera dan kelelahan. ‘’Banyak pemain yang bermain di Eropa baru memulai musim mereka dan sayangnya tidak semuanya tampil sejak awal untuk timtim mereka,’’ kata sang pelatih. ‘’Saya memiliki saat sulit untuk berusaha membangkitkan skuad ini.’’ ‘’Sekarang sedang benar-benar panas di Jepang (pada paruh musim) dan para pemain yang tampil di ajang domestik mengalami kelelahan dan sejumlah pemain terkapar. Namun... Saya yakin para pemain akan siap. Ini tidak akan mudah, namun kami memiliki kualitas dan pengalaman.’’ Jepang kalah dari UEA melalui perempatfinal pada perempatfinal Piala Asia tahun lalu. Mereka juga ditahan imbang tanpa gol oleh Singapura pada pertandingan pertama di kualifikasi putaran kedua. ‘’Kami telah melihat apa yang terjadi saat melawan Singapura dan tahu bahwa apa pun dapat terjadi di sepak bola, dan itulah mengapa ini merupakan olahraga yang menarik,’’ tutur Halilhodzic.
Bali Post/rtr
Pemain Jepang Hiroshi Kiyotake. ‘’Kami ingin memenangi pertandingan ini dan pertandingan melawan Thailand (pada 6 September). Kami tahu bahwa ini tidak akan mudah dan bahwa kedua tim itu tidak akan mem-
beri hadiah kepada kami. Kami harus pergi dan mendapatkan kemenangan.’’ ‘’UEA adalah tim yang bagus namun kami telah melakukan persiapan yang baik di luar lapangan. Kami
telah menyaksikan rekaman video mereka dan menganalisis mereka, maka kami tahu kekuatan-kekuatan dan apa yang diharapkan dari mereka.’’ (afp/ant)
Nasri dan Bony Juga Tinggalkan City Hart Berlabuh di Torino Madrid Manajer Manchester City Pep Guardiola benar-benar merampingkan skuadnya jelang berakhirnya bursa transfer pemain, Rabu (31/8) kemarin. Samir Nasri dan Wilfried Bony resmi meninggalkan Stadion Etihad untuk memulai petualangan baru di klub lain. Bersamaan dengan kepergian kiper Joe Hart yang pindah ke klub Torino, Italia, City juga meminjamkan Nasri ke Sevilla. Sayangnya, status Nasri itu dipinjamkan hingga Juni 2017 dan tidak dijual setelah Guardiola masih memberi opsi pemain Prancis itu untuk bertahan. Sebaliknya, Nasri melihat peluangnya kecil bermain di tim utama City. Guardiola condong memilih David Silva, Kevin de Bruyne, Raheem Sterling serta rekrutan terbaru Leroy Sane dan Gabriel Jesus untuk lini tengahnya.
Nasri tertarik bermain di Sevilla setelah klub juara Liga Eropa itu mendapat promosi berlaga di Liga Champions. Pemain berusia 29 tahun itu menjadi rekrutan ke-11 pelatih Jorge Sampaoli yang menggantikan Unay Emery di Sanchez Pizjuan. City juga meminjamkan penyerang Pantai Gading Bony ke Stoke City selama semusim. Bony yang direkrut dari Swansea sebesar 32,5 juta dolar AS pada 2015, dinilai tidak produktif setelah tampil 46 kali namun hanya menghasilkan 10 gol saja. Bony diplot sebagai tandem Sergio Aguero namun kenyataannya ia kalah bersaing dengan pemain muda Nigeria Kelechi Iheanacho. Sementara itu, gelandang serang Chelsea Cesc Fabregas diminati AC Milan. Klub Italia itu mengajukan proposal setelah diketahui Fabregas bentrok dengan pelatihnya, Antonio Conte.
Fabregas sejauh ini belum dimasukkan di tim utama Chelsea di awal kompetisi Liga Utama Inggris. Gelandang berusia 29 tahun itu membantah laporan media Italia tentang perseteruannya dengan Conte. Sebaliknya ditegaskan hubungannya baikbaik saja dan dirinya betah di Stamford Bridge. Sebelumnya muncul tawaran ke Fabregas hendak dimasukkan dalam proposal Chelsea untuk mendapatkan Paul Pogba di Juventus. Jelang akhir transfer musim panas, Arsenal berhasil merekrut striker Lucas Perez dari Deportivo La Coruna dan bek Shkodran Mustafi dari Valencia. Sementara Inter Milan sukses mendapatkan bintang muda Brazil Gabriel Barbosa atau lebih dikenal Gabigol dari klub Santos. Gabigol bahkan diikat dengan kontrak lima musim sebesar 28 juta euro (31,2 juta dolar AS). (kmb39/afp)
Jakarta (Bali Post) Petenis Indonesia David Agung Susanto menembus putaran perempatfinal dalam turnamen tenis Indonesia AGS-Nassau Men’s Future 2016 setelah mengalahkan petenis Meksiko Lucas Gomes pada putaran pertama. Pada pertandingan lanjutan putaran pertama di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (31/8) kemarin, David menang 6-4, 1-6, 6-3 atas Gomez yang merupakan pemain unggulan ketiga dalam turnamen berhadiah total 10 ribu dolar AS itu. “Saya sudah berusaha melawan pada set kedua dengan empat hingga lima kali deuce. Tapi, saya tetap kalah 1-4 pada set kedua. Saya langsung fokus untuk mengejar set ketiga,” kata David.
David mempunyai persentase poin servis pertama sebesar 66,7 persen dan tiga kali break point atas petenis kidal itu. “Gomez punya tipe permainan clay sebagaimana Rafael Nadal. Dia sering melakukan pukulan yang memutar bola dan serangan menyilang. Dia juga sering mengincar pukulan-pukulan di atas kepala,” kata David. Petenis peringkat 837 dunia itu berusaha meladeni permainan Gomez yang punya pukulan keras dengan beberapa kali pukulan slice dan permainan depan net. “Saya sudah kalah pada pertandingan putaran pertama di Makassar. Jadi, saya sudah evaluasi dan tidak terkejut dengan permainan lawan yang punya pukulan keras,” kata David. Pada pertandingan putaran
kedua, David sukses menyingkirkan petenis Tiongkok Li Zhao-Tai yang harus mengawali turnamen dari babak kualifikasi. David menang 6-4, 6-3 atas Li dalam pertandigan selama satu jam 27 menit. “Saya belum pernah bertemu dia, tapi pernah melihat permainannya saat bertanding. Dia kuat di base line dan ulet serta jarang melakukan kesalahan sendiri,” kata David tentang permainan Li. Petenis berusia 25 tahun itu akan menghadapi petenis unggulan lima asal Tiongkok Chuhan Wang pada laga perempatfinal yang akan berlangsung Kamis (1/9) ini. Wang menembus putaran perempatfinal setelah mengalahkan petenis Taiwan Hung JuiChen 6-4, 6-4. (ant)
Jakarta (Bali Post) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tidak mempermasalahkan besaran dana yang akan diberikan pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga pada Tim Nasional Usia 19 Tahun yang akan menghadapi AFF Cup U-19 pada September ini. “Kami sudah menjelaskan dana yang dibutuhkan Timnas U-19 kepada Kemenpora. Terkait besarannya federasi siap menyesuaikan dan tidak mempermasalahkan besaran nilai yang diberikan Kemenpora,” kata Sekretaris Jenderal PSSI Azwan Karim yang dilansir dari laman resmi PSSI (www.pssi.org), Rabu (31/8) kemarin.
Sementara itu, Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Gatot S Dewa Broto mengatakan pihaknya untuk saat ini tidak bisa memenuhi permintaan PSSI seluruhnya senilai Rp 3 miliar untuk Timnas U-19. “Kami tidak bisa memenuhi dana Rp 3 miliar karena ada pemotongan anggaran dari pemerintah pusat untuk seluruh kementerian di Indonesia,” kata Gatot yang juga Juru Bicara Kemenpora tersebut. Gatot menegaskan karena alasan tersebut juga pemerintah hanya bisa menyanggupi sebagian permintaan bantuan dana oleh federasi. “Yang jelas saat ini kami sudah setuju memberikan
bantuan dana kepada Timnas U-19 yang besarannya Rp 1 miliar,” kata Gatot. Sekjen PSSI Azwan Karim pada hari ini melakukan pertemuan dengan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga sekaligus Juru Bicara Kemenpora Gatot S Dewa Broto untuk membahas dana yang dibutuhkan Timnas Indonesia khususnya Timnas U-19 di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta. Seperti diketahui, Timnas U-19 akan menghadapi AFF Cup U-19 mulai tanggal 12 hingga 24 September 2016 mendatang di Hanoi, Vietnam. Saat ini Garuda Muda sedang melakukan pemusatan latihan di kota Yogyakarta. (ant)
David Agung Tembus Perempatfinal
Roma Kiper timnas Inggris Joe Hart akhirnya berlabuh di klub Liga Italia Torino, Rabu (31/8) kemarin. Meski hanya berstatuskan sebagai pemain pinjaman dan bergaji kecil, ini setidaknya menyelamatkan kariernya demi tampil laga internasional. Hart akan mendapat bayaran 55 ribu pound per minggu. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan yang diterima di Manchester City yakni 130 ribu pound per minggu. Pemain 29 tahun itu tidak mampu mengamankan tempat di tim inti City setelah tidak masuk dalam skema manajer baru Pep Guardiola. Hart kalah bersaing dari kiper baru senilai 17 juta Claudio Bravo yang baru saja didatangkan dari Barcelona dan Willy Caballero. Kiper Inggris itu mengatakan kariernya telah mencapai titik balik. ‘’Ini merupakan tanda. Tawaran Torino datang di saat yang tepat, dengan sikap yang tepat. Saya sangat senang untuk membandingkan diri saya di liga sepenting dan seindah Liga Italia,’’ kata Hart kepada situs resmi klub (www.torinofc.it). Hart, yang juga dikait-kaitkan dengan kepindahan ke Sunderland, akan menjadi kiper Inggris pertama yang bermain di Liga Italia sejak liga itu dimulai pada 1929. Ia memenangi dua gelar liga bersama City sejak didatangkan dari klub liga rendah Shrewsbury Town pada 2006. Torino menang besar 5-1 atas Bologna pada pekan lalu pada pertandingan terakhir mereka di liga, dan menghuni peringkat ketujuh di klasemen dengan koleksi tiga angka, dengan catatan kemasukan empat gol dari dua pertandingan. (kmb39/afp/ant)
PSSI Tak Permasalahkan Besaran Dana dari Pemerintah
Kiper terbaru Torino Joe Hart.
OLAHRAGA
16
Kamis Wage, 1 September 2016
Ketut Sumerta Yasa
Tetap Yakin dan Waspada
PETARUNG Ketut Sumerta Yasa merupakan penyumbang emas di kelas 80,1 kg ke atas bersama Adip Ganda Diputra di kelas 70,1 kg - 75 kg saat Pra-PON di GOR Soreang, Bandung. Pada Pra-PON lalu, Sumerta Yasa menaklukkan petarung Kepulauan Riau (Kepri) di final, karena lawan terkena diskualifikasi akibat sering mendapat peringatan dari juri. Kendati demikian, Sumerta Yasa tak ingin meremehkan lawan di PON nanti. ‘’Saya tetap yakin dan mewaspadai semua lawan dan tak boleh meremehkan,’’ ujar petarung kelahiran Desa Mengening, Kubutambahan, Buleleng, 23 November 1984 ini. Bagi atlet yang sering dipanggil Tut Sumer ini, PON 2016 merupakan pertama dan terakhir kalinya. Maklum, pada PON di Riau 2012, kelas 80,1 kg ke atas belum dipertandingkan, sedangkan PON di Papua 2020 mendatang, usianya mencapai 36 tahun, padahal aturan petarung PON maksimal 33 tahun. Karena itu, dirinya tak mau menyia-nyiakan peluang emas ini. ‘’Astungkara, doakan saya bisa menyabet emas,’’ tutur suami Putu Suratmi ini. Tut Sumer mulai belajar tarung derajat, sejak duduk di bangku kuliah di Poltek Seni Negeri Yogyakarta, Jurusan Kriya Kayu 2004. ‘’Saya berlatih di FK Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta,’’ ujar ayah dua anak ini. Pascatamat 2006, Tut Sumer pulang ke Buleleng, berlatih di Satlat Ki Barak di GOR Buana Patra. Selanjutnya, berlaga pada Kejurnas di Bengkalis, Riau (2010), dan mendulang emas pad Kejurnas di Bandung (2013). Menyabet emas pada Porprov Bali 2011, 2013, dan 2015. (nel)
Bali Post/ant
PELAMPUNG - Sejumlah pekerja memasang pelampung arena di kolam renang Catherine Surya, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (31/8) kemarin. Kolam Renang Catherine Surya nantinya akan digunakan sebagai venue untuk cabang olahraga selam kolam pada PON XIX/2016 mendatang.
Ketut Sumerta Yasa
BP/nel
Karate Bali Perlu Tingkatkan Semangat Bertarung
Denpasar (Bali Post) Tim karate PON Bali melakoni uji coba dengan Vietnam di GOR Lila Bhuana, Denpasar. Dalam pertandingan simulasi yang berakhir Selasa lalu, karateka Bali dinilai kalah semangat bertarungnya dibandingkan lawannya. ‘’Usai pertandingan simulasi dengan karateka timnas Vietnam berapa hari lalu, pelatih Prancis Tareq memberikan masukan kepada kami berdasarkan hasil itu. Dia menilai kalau semangat karateka PON Bali masih kurang dibandingkan semangat atlet Timnas Vietnam,’’ ungkap kepala tim karate PON Bali I Nyoman Sumayasa saat mendampingi asuhannya berlatih di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Rabu (31/8) kemarin. Sumayasa menjelaskan, dari segi teknik bertanding, karateka PON Bali masih unggul dari Vietnam. Hanya, satu yang menjadi PR yakni semangat bertarung. Maka dari itu, dalam sisa waktu sekitar dua pekan ke depan ini semangat juang itu yang perlu di tingkatkan. ‘’Kalau masalah teknik sudah tidak ada masalah lagi. Kini tinggal evaluasi semangat juang atlet. Dan semangat pemeliharaan taktik dan strategi bertarung, sehingga anak-anak saat PON sudah siap bertarung,’’ katanya. Mantan karateka Timnas Indonesia itu menambahkan, lewat simulasi itu pihaknya mendapat ilmu dari Timnas Vietnam. Salah satunya kecepatan didalam bertarung. Pasalnya, karateka Vietnam yang bodinya kecil-kecil, namun kecepatan pukulan dan tendangannya sangat bagus. Karena saat uji coba itu, beberapa pukulan dan tendangan belum bisa diatasi dengan baik oleh asuhannya. ‘’Kecepatan pukulan dan tendangan itu perlu kami tekankan kepada anak-anak. Jadi perlu dorongan semangat juang dari diri sendiri. Dengan begitu, jika di PON nanti mendapat lawan yang mempunyai kecepatan pukulan maupun tendangan yang bagus, anak-anak sudah tahu bagaimana caranya untuk mengatasi hal itu. Kalau sudah tahu apa yang harus dilakukan, kami yakin atlet bisa meraih juara,’’ pungkas Sumayasa. (kmb41)
Jatim Target Juara Panahan Sembilan Kali
Surabaya (Bali Post) Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Jawa Timur bertekad mencatat sejarah dengan memenangi gelar juara umum sembilan kali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) untuk cabang olahraga tersebut. ‘’Kontingen panahan Jatim bertekad meraih sembilan kali juara umum pada setiap PON dan semoga berhasil,’’ ujar Ketua Umum Pengprov Perpani Jatim Denny Trisyanto, Rabu (31/8) kemarin. Sebagai bentuk persiapan, pihaknya mengaku telah memiliki strategi sekaligus berlatih sekeras mungkin sebelum digelarnya PON XIX yang diselenggarakan di Jawa Barat, 17-29 September 2016. ‘’Semua sudah disiapkan untuk bisa jadi juara umum. Sekarang saatnya berjuang sekaligus diiringi doa agar bisa mengantarkan untuk meraihnya,’’ ucapnya. Saat ini Perpani Jatim telah delapan kali memenangi juara umum gelaran pesta olahraga terakbar di Indonesia tersebut, sehingga jika PON mendatang kembali menyapu bersih maka ambisi sembilan kali juara umum tercapai. ‘’Sudah 32 tahun kami menjadi juara umum di PON. Jika PON XIX Jabar juara umum lagi maka jadi 36 tahun,’’ ucap suami mantan pemanah nasional Lilies Handayani tersebut. Untuk merealisasikan juara umum, tim panahan Jatim membutuhkan minimal lima medali emas, dari 18 nomor yang akan dilombakan. Jawa Barat, katanya, selaku tuan rumah PON diprediksi menjadi batu sandungan dan bersiap merusak dominasi tim panahan Jatim, begitu juga kontingan Kalimantan Timur, DKI Jakarta maupun Jawa Tengah yang terbukti tampil maksimal di pra PON. Waktu yang tinggal hitungan hari, lanjutnya, harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan latihan yang keras serta menjaga konsolidasi tim dengan mempersiapkan fisik, teknik, mental hingga psikologi tim. ‘’Program sudah terencana dengan baik. Ada dua tim yang saat ini diasah terus kekompakannya, yakni mix coumpond dan mix recurve kelas putra maupun putri,”’’ katanya. (ant)
Penyulut Api PON Masih Dikaji
Bandung (Bali Post) -
Opsi yang menempatkan Presiden Jokowi dalam prosesi penyulutan Api PON XIX/2016 Jabar itu merupakan salah satu dari sejumlah opsi lainnya. Namun, menurut Satria, prosesi itu jelas akan menyertakan kehadiran legenda olahraga yang saat ini telah ditetapkan oleh PB PON XIX/2016. Meski demikian, legenda olahraga yang akan dilibatkan dalam estafet pembawa obor Api PON XIX/2016 Jabar itu masih dirahasiakan. ‘’Tetapi semuanya masih
perlu dikaji lagi dari banyak hal seperti keamanan, teknik, dan sebagainya,’’ kata Satria. Rencana penyulutan kaldron oleh orang nomor satu di Indonesia itu, sebelumnya telah dibahas dalam rapat terakhir tim set bidang upacara pembukaan. Jika hal ini terlaksana, Jokowi akan menjadi presiden pertama yang menyulut api langung ke kaldron PON. ‘’Masih ada waktu 19 hari lagi, semuanya akan dimatangkan. Namun yang pasti saat ini sudah mema-
suki tahap-tahapan yang sangat menentukan dari sebuah perhelatan pembukaan PON XIX/2016 Jabar,’’ katanya. Ia menyebutkan, ada tujuh orang atlet legenda Indonesia yang akan mengarak obor secara estafet dan salah satu dari atlet tersebut akan menjadi bagian dari prosesi penyulutan api PON di kaldron sebagai tanda dimulainya kegiatan itu. Satria menyebutkan, kegiatan yang akan melibatkan ribuan penari itu sudah dirancang dan dipersiapkan
sejak jauh-jauh hari. Termasuk penggunaan teknologi pementasan paling mutakhir dan bahkan pertama kali digunakan pada ajang PON. ‘’Puncaknya penyulutan api di kaldron, rencananya penyulutan api bersejarah tersebut akan di dampingi oleh 20 ‘Pohaci’ atau bidadari yang akan diperankan oleh talent dari berasal dari kabupaten/kota di Jabar,’’ katanya. Diperkirakan puncak upacara pembukaan itu akan berlangsung pada 17 September 2016, sekitar pukul 22.00 WIB sekaligus menandai dimulainya perhelatan PON XIX/2016. ‘’Yang jelas akan banyak kejutan dari pergelaran akbar pada pembukaan itu,’’ katanya. Meski demikian, menurut Satria Yanuar, tim kre-
Tabanan (Bali Post) PS Putra Candi Kuning keluar sebagai juara Liga Perst 2016 untuk divisi pratama. Di babak final yang digelar di Stadion Debes, Rabu (31/8) kemarin, PS Putra Candi Kuning menang tipis 2-1 (0-0) atas lawannya Kerambitan FC. Dua gol kemenangan Putra Candi Kuning dicetak Sujak di menit ke-58 lewat titik putih, akibat pe-
main belakang Kerambitan handball di petak keramat. Eksekusi Sujak mampu memperdaya kiper Kerambitan Wirawan. Gol berikutnya diciptakan Ma’ruf pada menit ke90. Ma’ruf cukup piawai memanfaatkan miskomunikasi antara pemain belakang Kerambitan dengan kiper Wirawan sebelum menceploskan bola ke gawang. Kerambitan sempat me-
nyamakan skor 1-1 melalui sontekan Jevi di menit ke79 yang gagal diantisipasi kiper Putra Candi Kuning Hidayat. Dalam laga yang dipimpin wasit Gusti Ketut Kalem ini, sampai akhir pertandingan Putra Candi Kuning tetap unggul 2-1. Atas hasil ini, Putra Candi Kuning menggondol Piala bergilir Ketua DPRD Tabanan, piala tetap, berikut uang pembinaan Rp 5 juta. Sedan-
gkan runner-up Kerambitan FC mendapatkan uang Rp 3 juta. Juara III PS Gapera Beraban yang mengalahkan Kencana Pejaten 3-1, menerima Rp 2 juta, sedangkan juara IV Kencana Pejaten mendapatkan Rp 1 juta. Diama (Kerambitan FC) dinobatkan menjadi top player, yang menerima piala tetap dan uang Rp 250 ribu, plus bonus Ketua Umum KONI Tabanan Rp
Presiden Joko Widodo masuk opsi sebagai penyulut Api PON XIX/2016 Jabar selain membuka perhelatan olahraga nasional di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung, 17 September 2016. ‘’Penyulut Api PON XIX/2016 Jabar masih terus dikaji, ada beberapa opsi. Termasuk salah satunya menyertakan Presiden masuk opsi, namun kita masih terus mematangkan dan mengkaji untuk prosesi itu,’’ kata Manager Kreatif Bidang Upacara PB PON XIX/2016 Jabar Satria Yanuar Akbar di Bandung, Rabu (31/8) kemarin.
atif juga tetap memegang prinsip dan tiga pesan yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo terkait upacara pembukaan PON yakni sederhana, merakyat dan meriah. PB PON XIX/2016 Jabar telah menyiapkan dua tribun yang akan digunakan oleh Presiden. Tribun pertama untuk menonton upacara pembukaan bersama penonton lain dan para atlet dan tribun kedua untuk mendampingi duta-duta besar yang hadir pada acara itu. ‘’Pesan lain yang kami pegang teguh adalah agar upacara pembukaan PON bisa melibatkan semua orang dan meninggalkan impresi yang baik pada masyarakat. Serta memberikan kesan yang mendalam kepada masyarakat Indonesia,’’ kata Satria Yanuar Akbar menambahkan. (ant)
250 ribu. Pemain tersubur (top skorer) direbut Yoga (Kerambitan) dan Adi Artana (Kencana Pejaten) masing-masing mengoleksi 5 gol, dan menerima piala dan uang Rp 250 ribu. Liga Perst 2016 divisi pratama melibatkan 30 klub, dan total 58 pertandingan, diikuti sekitar 800 pesepak bola. Selama turnamen tercipta 168 gol, 119 kartu kuning, 2 kartu merah. (022)
Putra Candi Kuning Juara Liga Perst
Arief dan Anthony Pemanasan di Turnamen Future 2016
Bali Post/ist
PELEPASAN ATLET - Suasana pelepasan atlet Gianyar yang akan mengikuti PON 2016 di Jawa Barat.
Gianyar Kirim 39 Atlet ke PON
Gianyar (Bali Post) Sebanyak 39 atlet Gianyar yang akan mengikuti PON XIX di Bandung dilepas secara resmi, Rabu (31/8) kemarin oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setda Gianyar Cokorda Gde Agusnawa di kantor Bupati Gianyar. Para atlet akan bertarung di 16 cabang olah raga (cabor) termasuk cabor ekshibisi. Ketua KONI Gianyar Nyoman Arjawa mengatakan,
selain Denpasar dan Badung, Gianyar merupakan salah satu kabupaten yang paling banyak mengirimkan atletnya ke PON. Atlet Gianyar akan turun di 16 cabor yakni atletik, balap sepeda, biliar, basket, catur, futsal, judo, menembak, pencak silat, sepak takraw, sepak bola, taekwondo, tenis lapangan, kriket, tarung derajat dan bermotor. Sedangkan tiga cabor ekshibisi yakni woodball, gateball dan
kabadi. Sebelum dilepas untuk bergabung dengan kontingen lainnya dari Bali, para atlet Gianyar tersebut telah mengikuti TC yang dilaksanakan mulai Juli. Sementara itu, Cokorda Gde Agusnawa meminta para atlet berupaya maksimal guna meraih prestasi. Dia juga berpesan agar atlet Gianyar senantiasa menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga kekompakan dalam tim. (kmb25)
Jakarta (Bali Post) Turnamen tenis Indonesia AGS-Nassau Men’s Future 2016 menjadi ajang pemanasan bagi dua atlet tenis yang akan mengikuti Pekan Olahraga Nasional XIX yaitu Anthony Susanto dan Arief Rahman. Pada laga putaran pertama yang berlangsung di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (31/8) kemarin, Anthony yang merupakan atlet Pelatda Jawa Timur mengalahkan atlet Pelatda Kalimantan Timur Arief Rahman 6-3, 6-3 selama satu jam 31 menit pertandingan. ‘’Arief memang punya permainan yang bagus dan ulet. Saya tidak boleh lengah dan harus terus fokus,’’ kata Anthony setelah pertandingan usai. Anthony mengaku perlu menambah latihan fisik selama dua pekan agar mencapai puncak permainan dalam pertandingan tenis PON XIX. ‘’Pertandingan ini membantu saya mengasah mental. Soal teknik, saya hanya perlu mempertahankannya,’’ kata petenis yang berhasil melakukan enam kali break atas Arief dengan keberhasilan poin servis pertama sebesar 72,3 persen itu. Meski menyebut Arief sebagai lawan utama pada PON
2016 di Jawa Barat, Anthony mengatakan tidak ingin meremehkan lawan-lawan dari daerah lain. Anthony pun harus tersingkir pada pertandingan putaran kedua turnamen berhadiah total 10 ribu dolar AS itu setelah kalah dari petenis unggulan pertama asal Selandia Baru Finn Tearney 1-6, 3-6. Sementara Arief akan melakukan evaluasi permainannya setelah takluk atas Anthony dalam putaran pertama. ‘’Saya perlu memperbaiki sedikit teknik bermain. Tetapi, pertandingan ini menjadi pemanasan mental bagi saya,’’ katanya. Arief masih menyimpan optimisme menghadapi Anthony pada PON XIX setelah kemenangan pada turnamen tenis CBR di Tegal pada April 2016 dengan skor 6-4, 7-5. ‘’Ya, atmosfer permainan di sini mendekati laga ketat pada PON nanti,’’ kata petenis berusia 21 tahun itu. Pada turnamen 2015, Anthony juga mengantongi dua kemenangan atas Arief yaitu pada babak pertama kualifikasi Indonesia Future 2015 di Tarakan dan babak pertama kualifikasi Indonesia Future 2015 di Jakarta. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Kamis Wage , 1 September 2016
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris
!!!Karyawati SMA/Diploma,Sukses Abadi Bgn Jl.Sunset Road Barat 888 Kuta
B.BP.141.08.16.0001246
Cr Spa Therapist Wnt Pglm/Tdk Dspln,Gj Tinggi Hub: MySpa Gatsu Barat H.0818562140
!Dcr Sgr Tkng Amplas/Cat Motor Hub:081338175711/8444364
Cr Waiters Max 25Thn Rajin utk Resto Penatih 081236372808
“Dicari Penjaga Kost 24Jam Jln Gn Salak Hub Agus 08113990888"
Dbthkn Tng Guru Bhs.Inggris unt mngjr kursus,Hub.ktr Jl.P. Kmd 38X Dps Tlp.262854/224917
B.BP.166.08.16.0001250
B.BP.004.08.16.0001135
B.BP.141.08.16.0001244
*Spr+staf Ldry Jl.Betaka Gg.Beji Pengilian Dlng.089507153043
A.BP.001.08.16.0002331
Bth HK/Maid utk Villa di Jimbaran yg serius T.081353266999
B.BP.141.08.16.0001245
Company in Sanur Looking for Consultant Management Staff “must be Experienced” Speak English salary start from 5 million T.0361-9381372-4490319
A.BP.001.08.16.0002225
Cr AA&Prmedis u/Apotek BigBro Kurusetra Kampial 081916181256
B.BP.164.08.16.0001235
Cr Sopir u/Pariwisata,Rajin, Jujur,Ramah SIM B1 Lmrn ke Jln.Batuyang Gg.Bangau II No.9 Batubulan-Gianyar
Dcr Receptionist Wnt u/ Fitness H.289700/085851993168 !!1).5or Sopir SIM A/B1, 2).Tenaga Angkat, 3).Karyawati Gaji Tinggi+Bonus Mekar Abadi Bangunan Jl.By Pass Ngurah Rai 777 Jimbaran
Dcr srbutan SMA Tamat,Sim A CargoSaridana V/8,089503904698 Dcr: Front Office,Housekeeping Driver, Engineering,Bell Boy, Security & PRT untuk Hotel Hub: PO BOX 2005 Kuta Bali
!!!Butuh Cepat! 10 Terapis Reflexi Pria/Wanita di renon Gajimenarik+Bonus+Lembur+THR Hub. Telp.9002588-9002599
A.BP.001.08.16.0001847
!Dcr PRT Tinggal luar wnt di Kerobokan Gj2jt SMS08123816793
A.BP.001.08.16.0002316
A.BP.001.08.16.0002197
B.BP.166.08.16.0001252
B.BP.101.08.16.0001241
A.BP.001.08.16.0002145
A.BP.001.08.16.0002140
Dcr Acounting Wanita Pnampilan Menarik.Lmrn ditujukan ke PT. Enelog Semesta Andal Dermaga Slt Pel.Benoa Hub.081239583987 A.BP.001.08.16.0002284
Dcr Asst Desain Grafis Pengalaman di Ilustrator,Photoshop, Corel & Indesign utk Garment E:infojob_garmen@yahoo.co.id Hp:085100050706 A.BP.001.08.16.0001884
Dcr DW Cook Helper Kitchen lulusan SMK/SMU Hotel Puri Cendana Hub.732947 A.BP.001.08.16.0002247
A.BP.001.08.16.0002283
Cr Staf Comp.SMA/K Sdrjt bs B. Inggris Sukawati,081239235236
Dcr Enginering u/Hotel di Canggu H.087861025900/03618469103 A.BP.167.08.16.0002227
A.BP.001.08.16.0002296
Cr Supir,Syrt SIM A&C,SKCK Cr Office Boy,Syrt SKCK,Rajin Jl.T.Umar 34 Dps,Tlp.227500
Dcr Krywti Toko Min.SMA Hub:087 860 319 255
A.BP.001.08.16.0002241
Dcr QS/Estimator&Pengawas Proyek Villa email:hrd.djb@gmail. com Ph.0361-9347196
Dcr Tkg.Potong Ayam,Adm,Sopir Jl.AYani Utara,087862206279
A.BP.001.08.16.0002149
A.BP.001.08.16.0002240
Dcr Sgr Therapis utk Spa Sanur Gj Pkk,Srvc,THR Hb.08113869555
A.BP.001.08.16.0002304
Dcr Sopir Pribadi,Sopan&Jujur, Dom Dps,Hub.082339183866
A.BP.001.08.16.0002311
Dcr Staff Kitchen Wanita Hub. Lol Bar&Restaurant,Monkey Forest Ubud,08123622488 Cepat B.BP.120.08.16.0001159
Dcr Stocker/Tng Bgn Gudang u/ Garmen bs Computer085100050706 E:infojob_garmen@yahoo.co.id A.BP.001.08.16.0002330
Dcr Tenaga OB, Serabutan, SMA Gj 1,5Jt Tel.082146418171 B.BP.004.08.16.0001132
A.BP.001.08.16.0002327
Htl in Kuta need as a Room Boy Cook Helper, Waiter/ess and Bartender.Send CV: hrd_resort @melastibali.comJl.Padma Utara T.755971 /3009990
A.BP.001.08.16.0002111
A.BP.001.08.16.0002315
Dcr SPG Counter utk Mthri,Gj s/d 2Jt Bw lam ke Jl.Surapati 41 Telp.082236165561
A.BP.001.08.16.0002314
A.BP.001.08.16.0002024
Dcr staf Acct S1/D3 Acct mahir excel max30th,IPK=3,3,tdkMrkok rss290900@Gmail.com,Renon Dps
A.BP.001.08.16.0002212
A.BP.001.08.16.0002298
Dcr Tenaga Stock Take untuk Dcr Pembantu Rumah Tangga/Baby Butik Pengalaman 085100050706 E:infojob_garmen@yahoo.co.id Sitter Hub.081238707572
Dicari Staff,FO,HK Hub:085100462637
Dcr: Reseptionist/FO,HK,Puri Asih Htl,Jl.Pantai Kuta40,Kuta
A.BP.001.08.16.0002309
A.BP.001.08.16.0002301
B.BP.166.08.16.0001251
Dcr Pgwi Wnt Srbtn,Tdr Dlm,Gj s/d 2Jt T.082236165561
Dcr karyawati/Teknisi Jam.Bawa mtr sendiri min SMA,Tlp.262691
A.BP.804.08.16.0002326
PMA Kerobokan Cari Admin+Photoshop Full/Part-Time Hub:087761 686237 / info@de-lighting.com B.BP.141.08.16.0001243
Quarzia Boutique in Seminyak Looking for Senior SPG,Good Experience,Fluent English, CV to:malas@quarzia.it / (0361)736644,Good Salary!!
Looking for Senior House Kerja resmi LN Korea,Singapura keeping for private Villa in Hongkong,Taiwan,082144732980 Seminyak.Female,experience, A.BP.001.08.16.0002321 087860618890 Dibthkan Satpam Min.SMA Domi- good english.CallA.BP.001.08.16.0002317 B.BP.004.08.16.0001238 sili Gianyar Hub.297837 BPR Sgr Krywn/i Min.SMA 18-35Th Gj Looking for Waitress&Barman Suadana Jl.Raya Celuk /Hari Kerja Good English&Experience min2Th 1,8Jt Koko Ayam Discovery ShopA.BP.001.08.16.0002133 Pls CV to Aldiwan Restaurant ping Mall Hb.Sandy085264666166 Dibutuhkan Driver u Clinic 24 A.BP.001.08.16.0002015 Jl.Petitenget 99X Kerobokan Jam Hb.0361733301/081236021000 Urgently Need:FO Staff(Male), A.BP.001.08.16.0002288 Tlp.03613705290/082144826230 A.BP.001.08.16.0002282 Dibutuhkan Satpam PT.Dirgahayu F&B Service Tge Griya Sanur Looking for:SPG,Good English, Valuta Prima Hub.082145010520 Hotel.Send CV to: A.BP.001.08.16.0002246 Good Appearance,energic for manager@thegriyasanur.com Dicari Spa Therapist Pria, Gili Trawangan,Lombok085100050 A.BP.001.08.16.0002275 Gaji UMR 085739959672 706,infojob_garmen@yahoo.co.id Villa Ziba Seminyak needs A.BP.001.08.16.0002325 A.BP.001.08.16.0002329 night staff call:085738135199 Dicari Staf Laki utk di Villa Mama & Leon Bth Sgr Sales Mgr, A.BP.001.08.16.0002184 Semyk.Bhs Inggris.Single.min Hrd Mgr,Designer,Tkg Patrun, Villa di Kesambi Bth Pembantu, SMK.SMS 081236214000 max 35Th,peng min 2Th,kirim Tukang Kebun,Supir yg Berminat B.BP.004.08.16.0001248 CV ke hrm@keratonjimbaranresor Hub.081337542061,081381302935 Garment Amerikan Swimwear A.BP.001.08.16.0002324 t.com fax 0361701991 Perlu Supervisor Jahit&Tukang A.BP.001.08.16.0002232 Marketing Deposito Koperasi Jahit yg Berpengalaman Datang Ymh Bisma.Dicr 1.Mekanik, 2.IT Syarat Bnyk Relasi Income 5Jt Langsung Jam Kerja DiKerobokan Garmen Bth Sgr Sopir SIM A SMS Data Diri ke 081337380202 Hub:08179728394,082341632326 737493/081338782851/Ibu Kadek /S1 Ek/SMA,Hub.T.Umar 142 Dps A.BP.001.08.16.0002278
A.BP.001.08.16.0002219
B.BP.004.08.16.0001231
A.BP.001.08.16.0002303
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Disw Rmh Min 2Th LT 1,5,3KT, DIJUAL RUMAH 2KM Grs Luas,Hub 081353304391 Cash Back 50Jt Rumah Siap Huni A.BP.001.08.16.0002280 B.BP.004.08.16.0001136 Dkt By Pass Tbn H.081337380202 Rmh Tinggal Bsr Ls4A Jl.Meduri A.BP.001.08.16.0002272 X-Road’2008 Hitam AsBali Mnual A.BP.001.08.16.0002302 Area Jl.WR.Supratman 40Jt Ng Terios TX Adventure Hitam 2011 Audio116Jt Ng 081239600292 BUC A.BP.001.08.16.0002332 Dijual Rmh Baru Bertingkat Min.2Th,081999925143CckKtr Dll Istimewa Jl.Trenggana No.81A A.BP.001.08.16.0002334 Blok A3 Perumahan Taman JimbaTOYOTA A.BP.001.08.16.0002297 Avanza G’12+Yaris S Lmted’11 ran Harga Murah Hb.081999385459 HONDA DISEWAKAN RUKO A.BP.001.08.16.0002273 Mulus Asli DK 085738724188 Honda Freed’10+Nissan Juke RX Dikontrakan Ruko Jl.By Pass Rmh 400/800m2 3Lt 8KT P.Galang A.BP.001.08.16.0002293 2012 Putih AsBali 081999456633 Tuban 5x20m,Ada Parkir Mobil Pemogan 37 Imbonjol Grsi 10Mbl Agya TRD S Th’2014 Tgn 1 A.BP.001.08.16.0002294 Hub:081220989460 Hitam Asli Bali 085105052880 081936564888/081381177500owner CRV New’02 Htm AsBali A/T Luar A.BP.001.08.16.0000751 A.BP.001.08.16.0002279 A.BP.001.08.16.0002308 Dlm Ori Sangat Bgs,08123953664 Agya TRDs’13 AsDK Brg Trwt,TV+ KOST DISEWAKAN TANAH A.BP.001.08.16.0002333 Kmr Mdr VlgR Tgn1 081237326994 Super Elite Bule Sanur S.Pool, Sewa Tanah Jl.By Pass Ngurah A.BP.001.08.16.0002281 MITSUBISHI Lengkap 3Jt UP:087762566220 All New Pajero Dakar Dp100Jtan Inova G07Slv,X-Over08Slv,Mercy Rai Kelan Tuban Luas 5Are A.BP.001.08.16.0002169 Atau Angs.8 Jtan & Open Indent C180 Htm+Mercy’95 081807779807 Hub:081220989460 A.BP.001.08.16.0002336 DISEWAKAN TEMPAT A.BP.001.08.16.0000749 All New Pajero Dakar Limited Land Cruiser VXR Turbo’97 asDK Edition, Hub:081337909080 Disewakan Pujasera Gelogor Sewa Tanah Jl.By Pass Ngurah Grey Met Gress,087862547783 A.BP.001.08.16.0002071 Carik 2x2 m2,Bayar Bulanan Rai Kelan Tuban.Luas 18Are A.BP.001.08.16.0002256 Mirage Htm’14,Carry PickUp Pth Vellfire’11 Htm DK Tp.Tertinggi Hub Lisa 0851-00-730-980 / Hub:081220989460 15,Wagon R Htm’14 AsBal 4Cam Brg Simpanan, 08124611999 A.BP.001.08.16.0000750 Leo 0821-455-48-444 B.BP.164.08.16.0001237 089619874461 B.BP.004.08.16.0001239 A.BP.001.08.16.0002196 DISEWAKAN RUMAH DIJUAL VILLA Dikntrkn/dijual Rmh LT4are 35/ SUZUKI DISEWAKAN TOKO Vila 1Are Full Furnitur Lok.Babln Jl.Buanaraya Gg.Buana Alit Dijual Pick Up Suzuki ST 100 Dikontrakan Toko di Monkey Th’2007/Putih Hub.081338674810 Forest Ubud Hub.081933003401 Padangsambian Tlp.085792222549 tubulan 081999925143 Bs TT Mbl DAIHATSU
Djl Cpt Daihatsu Zebra ZL’2005 Coklat Met Hub.081338056654
Ertiga GX Th’2013 Silver Tgn 1 Asli Bali 08123605780
A.BP.001.08.16.0002132
KOMPUTER
B.BP.164.08.16.0001234
AC
A.BP.001.08.16.0002299
SERVICE
DIJUAL TANAH !!!Djl Tanah 4 Are Lok.Pemuteran Singaraja Minat Serius Hub.081805591989
BU Tnh 2,5A Dekat D.Buyan Bedugul Jln6mtr H70Jt 081239701777
Djl Tnh 2Are Strtgis 10mnt Pantai Pandawa,Jl.Darmawangsa No.83 Ungasan Hp.0818566500
GWK 10a disblh Ungasan Resort cck Mnimart@350Jt/A08123840525
B.BP.141.08.16.0001249
A.BP.001.08.16.0002063
!!!Djl Tanah di Pulau Karimun Jawa,Pinggir Pantai Sisi Barat L=1Ha Akses Jl.Ry Arah Airport Serius Hub.081805591989
B.BP.141.08.16.0001247
B.BP.004.08.16.0001106
Seminyak 3Are 1M per are,view sawah kmplek Vila,081337479762
B.BP.101.08.16.0001104
A.BP.001.08.16.0002290
KONTRAKTOR Borong Rumah Jadi,Bahan Plus Upah Hp/WA:0811301502
A.BP.001.08.16.0001295
Dijual No Antrian Transport di Airport NgurahRai 082110097962
B.BP.817.08.16.0001232
A.BP.001.08.16.0002310
A.BP.001.08.16.0002323
B.BP.166.08.16.0001253
A.BP.001.08.16.0002202
Tnh 3,5A di Jl.Ry Tumbak Bayuh bisa beli 1A H.081337327078
Djl Tanah 14 Are diPinggir Jln Batuyang Batubulan Sbelah Yuda Futsal Batubulan 081936133969
A.BP.001.08.16.0002038
Beli Rmh/Tnh Kav,KPR Dp 10% Tnh Nempil 250Jt/A Jl.Besakih Proses 3Hari Hub:Nika(08775105 Pmogan08123871809/081337569788 5862) Gusde (081237872524) A.BP.001.08.16.0002150
B.BP.004.08.16.0001105
**Tnh1A,270Jt/A BudukAbianbase Jl6m,081237666809/081238920022
A.BP.001.08.16.0002033
A.BP.001.08.16.0002319
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815
T Kvl diAbianbase,Sempidi,Mung- Aditya Design,Bangun/Renov Rmh Peluanasan/Gastun kartu kredit gu,Sading,T.Tutul,081860432230 Vila,Ruko,Kos IMB 081337099764 promo 2,3% Hub.082340004545 Tnh 2A Dalung Permai Blok GG/2 Jl.Paving 6m Pmlk,085100857626
Dijual Tanah 5,21Ha Ocean View di Ungasan Hub.Kt.Gana 0821459 10088 Saifu 082341808888
SERVICE
B.BP.135.08.16.0001242
Jual Rugi 1-2A Sempidi Tegeha Jl5m Pav Cas/Krdt,081337332121
A.BP.001.08.16.0002093
A.BP.001.08.16.0002335
A.BP.001.08.16.0002306
Djl Tnh 2A&19Are Pinggr Jl Tkd Balian Hub.085100567803 Nego
Tnh Kav Klungkung Gunaksa Jl. Paving 7m+Got siap bangun 70jt /are Hub 087761014221
A.BP.001.08.16.0002129
DISEWAKAN APARTEMEN Disewakan Kos Lengkap Murah Strategis Simpang6.8422043
A.BP.001.08.16.0002147
ARSITEKTUR Tnh Goa Gong 1A Green Nature Arsitek Bgn/renov Rmh,ruko,vila Residen s.bgn SHM 085100855900 Gbr IMB Dak beton,081237909096 A.BP.001.08.16.0002205 A.BP.001.08.16.0002320 Tnh Kav Cluster Vila mewah 2A BU 600/Are 08886207140 Ungasan RUPA-RUPA A.BP.001.08.16.0002291 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% Tnh Kvl Sdh pemecahan Anggung Lukluk08123885877/081999986439 H.087861895055 / 081238979088 A.BP.001.08.16.0002322
A.BP.001.08.16.0002318
B.BP.164.08.16.0001236
PENGUMUMAN Panggilan Sidang No.Perkara 57/Pdtg/2016/PNSrp.an Ni Luh Ester Linawati.Perempuan Lahir di Buleleng 20-01-1986 Agama Hindu.SLTA.PkerjaanIRT,Alamat Tempat Tinggal Tidak Diketahui Supaya Hadir di PN Semarapura Jl.Gajah Mada No.59 Semarapura Pada Senin 31 Oktober 2016 Pukul 09.00 Wita A.BP.165.08.16.0002305
BIRO JASA
BIRO JASA
RUPA-RUPA
RUPA-RUPA
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
RUPA-RUPA
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
RUPA-RUPA
SERVICE PELUANG BISNIS
SPA
SALON BENGKEL LAS
DIJUAL MOBIL
FOTOCOPY BENGKEL LAS Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
SERVICE
EKONOMI
18 Genjot Sektor Properti
BNI Berikan Bunga KPR 7,95 Persen
Denpasar (Bali Post) Salah satu komitmen BNI ikut menggairahkan industri properti khususnya di Bali, kembali menawarkan bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) ringan dan tetap selama lima tahun pertama. Semuanya kredit itu bebas biaya administrasi. Program BNI Griya itu memberikan penawaran menarik, yaitu dengan bunga 7,95 persen per tahun untuk dua tahun pertama, serta 10,70 persen per tahun untuk tiga tahun berikutnya. Hal tersebut diungkapkan Pemimpin BNI Kantor Wilayah Bali, NTB dan NTT, AAG Agung Dharmawan. Penawaran Program BNI Griya ini hanya berlaku sampai 30 September 2016. Pemimpin Konsumer Banking BNI Wilayah Bali, NTB dan NTT, Viktor L. Saragih menambahkan, program BNI Griya itu berlaku untuk pembelian properti (rumah, ruko, apartemen, rukan, vila, tanah kapling) baru atau second, renovasi, pembangunan, refinancing, top up maupun take over. Jangka waktu kredit
BNI Griya itu minimal 10 tahun. BNI sendiri terus menggenjot pertumbuhan sektor kredit konsumer salah satunya KPR BNI Griya. Tercatat sampai pertengahan Agustus 2016, KPR BNI Griya telah menembus lebih dari Rp 2,8 triliun. Bila dibandingkan posisi (portfolio) per Desember
2015 sebesar Rp 2,7 triliun, BNI Griya telah mengalami pertumbuhan 4,2 persen sampai bulan Agustus 2016. Melihat prospek dan perkembangan yang positif itu, Agung Dharmawan meyakini target portfolio BNI Griya di tahun 2016 ini sebesar Rp 2,9 triliun dapat tercapai. ‘’Potensinya cukup besar. Kami optimis karena
selain adanya paket bunga menarik, kami juga mendapat dukungan REI Bali,’’ jelasnya optimis. BNI dan DPD REI Bali telah membangun kerja sama sinergis. Selain kerja sama penyaluran Kredit Pemilikan Rumah untuk penyediaan perumahan, juga dal am bidang Pelatihan Bisnis Properti bagi para anggota REI Bali. Sebagai lembaga keuangan yang telah berpengalaman selama tujuh dekade di bidang finansial, BNI memiliki berbagai produk dan layanan yang dapat memenuhi dan memfasilitasi kebutuhan jasa perbankan para pengusaha sektor properti ini. (kmb42)
Kamis Wage, 1 September 2016
Pertamina Tambah Pasokan Elpiji Denpasar (Bali Post) Jelang Galungan, Pertamina menambah pasokan elpiji khususnya elpiji 3 kg bersubsidi. Upaya itu dilakukan mengantisipasi lonjakan permintaan saat perayaan hari raya Hindu di Bali ini. Area Manager Communication & Relation Marketing Operation Region V, Heppy Wulansari, mengatakan penambahan pasokan itu sudah dilakukan sejak awal September 2016 hingga menjelang hari raya Galungan. Hal itu untuk mengantisipasi kebutuhan rumah tangga seperti memasak. ‘’Kami tambah pasokan
sekitar 235.200 tabung yang akan kami salurkan jelang hari raya Galungan,’’ ujarnya. Penambahan pasokan gas akan didistribusikan melalui 70 agen yang tersebar di Bali dan 104 SPBU di Bali yang sudah menyediakan layanan produk elpiji 3 kg maupun elpiji 12 kg. ‘’Jika ada pangkalan yang tutup saat hari raya, masyarakat bisa membeli elpiji di SPBU yang menyediakan elpiji 3 kg,’’ imbuhnya. Sepanjang tahun 2016 Januari – Agustus 2016 konsumsi elpiji 3 kg di Bali mencapai 36.417.333
tabung atau rata-rata bulanan sekitar 4.552.167 tabung/bulan. Untuk sektor BBM, Marketing Branch Manager Bali dan NTB I Ketut Permadi Aryakumara mengatakan dari histori data perayaan sebelumnya untuk pasokan konsumsi BBM cenderung normal. Walau demikian, Pertamina tetap siaga melakukan monitoring pasokan BBM di SPBU. ‘’Pertamina terus memonitoring stok SPBU di sekitar wilayah luar Denpasar. Antisipasi warga yang melakukan peribadatan di luar Denpasar,’’ ujarnya. (kmb42)
19
Kamis Wage, 1 September 2016
Secara Optimal
Damai Saja Dari Hal. 1
‘’Kenapa tidak bertanya penyebabnya? Sekian tahun demo, kami damai-damai saja,’’ tegas Purbanegara. Bendesa Adat Kuta Wayan Swarsa menyampaikan, Pasubayan Desa Adat Pakraman Tolak Reklamasi Teluk Benoa tidak ada ketua atau pemimpinnya. Pihaknya berkewajiban menjaga adat ini dengan tatanan hukum adat Bali. ‘’Bendesa adat bukan pejabat, tetapi diberikan mandat penuh untuk mengawal adat budaya Bali. Ada kewajiban moral yang harus dilakukan. Secuil pun kami tidak ada niat merusak Bali. Kita jangan hanya bicara akibatnya saja di sini, mesti bicara sebabnya juga,’’ tegasnya. Bendesa adat sebagai garda terdepan menyuarakan aspirasi rakyat, sesuai keputusan paruman desa adat, apa pun konsekuensinya. ‘’Solusinya adalah ayo dong Gubernur temui kami. Anggota DPRD Bali temui kami, kita sama-sama bicara. Kami punya rasa bela pati tanah Bali. Kita komunikasi, koordinasi dan stop dulu proses amdal itu. Ayo kita bicarakan lagi,’’ ungkap Wayan Swarsa. Menanggapi stateman Kapolda akan melakukan tidakan represif terhadap demo tolak reklamasi Teluk Benoa yang anarkis, Koordinator ForBALI I Wayan ‘’Gendo’’ Suardana mengatakan kepolisian punya protap, silakan saja. Namun, Gendo berharap mereka jangan lebih memperhatikan persoalan demo 25 Agustus lalu. Polisi seharusnya juga mencari akar masalahnya. ‘’Rakyat bisa marah bila saluran-saluran aspirasinya tertutup atau dilanggar. Bukan hanya soal DPRD Bali tidak mau temui, tetapi bagaimana mereka saat pakai atribut (tolak reklamasi) dipukul aparat, mau menyampaikan aspirasi tolak
reklamasi direpresif. Seperti saat konser SID di Tabanan, aparat merepresif penggunaan baju tolak reklamasi. Hal-hal itu semestinya harus dijawab,’’ kata Gendo. Bukan hanya rakyat disuruh tenang, tetapi pihak-pihak yang membuat rakyat tidak tenang dan marah itu tidak juga mau berefleksi. ‘’Maksud saya begini, bahwa Bapak Kapolda mau menjalankan protapnya sah-sah saja. Tetapi yang lain, kewajiban dia menjamin kebebasan berekspresi. Lamalama rakyat juga akan marah,’’ ujarnya. Terkait simakrama tersebut, Gendo mengapresiasi inisiatif Kapolda. Ini adalah forum di mana pihaknya bisa langsung protes kepada DPRD Bali dan justru diselenggarakan di Kantor Polda. ‘’Itu yang menurut kami istimewa. Berdialog dengan anggota DPRD Bali soal reklamasi di Polda, bukan di Kantor DPRD. Selama ini kan mereka tidak pernah ngapangapain terhadap aksi-aksi tolak reklamasi Teluk Benoa. Justru yang menciptakan saluran ini kan Bapak Kapolda,’’ ucapnya. Sesuai petunjuk Kapolda, pihaknya sudah mengikuti di antaranya tidak demo di jalan tol tetapi di DPRD dan melakukan unjuk rasa selain hari Minggu. Bahkan, ForBALI sudah bersurat terkait aksi 25 Agustus lalu. Terkait statemen Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry yang hadir saat itu mengatakan tidak mungkin menganulir rekomendasi dari kepengurusan DPRD sebelumnya karena terkait lembaga institusi. ‘’Faktanya tidak ada rekomendasi apa pun sekarang karena sudah dicabut. DPRD tidak punya produk apa pun. Kalau dia mengeluarkan rekomendasi, sebetulnya tidak ada rekomendasi institusi
sebelumnya yang dilanggar. Dia kurang memahami soal Perpres 51/2014. Mestinya pengawasan saat Gubenur Bali mengajukan rekomendasi perubahan Perpres 45/2011 menjadi Perpres 51/2014,’’ ucapnya. Ia berharap jangan dibiarkan rakyat berjuang sendirian. Pihaknya juga tahu kalau proses amdal ditolak, pasti dihentikan proyek itu. ‘’Kalau begini, namanya menang nyongkok atau nyongkokin tain kebo. Kalau DPRD mau ikut berjuang, buat rekomendasi kepada Bapak Gubernur supaya bersurat kepada Presiden mohon dikembalikan kawasan konservasi Teluk Benoa sehingga perpres itu bisa dicabut. Gubernur bisa menolak Undang-undang Pornografi, masak perpres tidak bisa?’’ kata Gendo. Terkait tudingan aksi ForBALI berdampak negatif pada pariwista? ‘’Saya rasa tidak ada satu riset menyebutkan itu. Metodelogi apa yang menyatakan aksi ini berdampak pada citra pariwisata? Enggak boleh hanya asumsi. Berapa penerbangan gagal? Berapa konsulat yang protes?’’ ujarnya. Gendo justru berasumsi banyak wisatawan yang justru memahami protes rakyat Bali karena sedang memperjuangkan tanah leluhurnya. ‘’Menurut saya itu asumsi dan tidak valid,’’ tegas Gendo. Kalau ada tudingan seperti itu, ia yakin itu hanya cara untuk menghancurkan gerakan Bali Tolak Reklamasi. Asumsi itu adalah bentuk kegagalan memahami persoalan. Sementara itu, Sugawa Korry mengatakan pihaknya bukan nyongkokin tain kebo tetapi mekanismenya seperti itu. Pihaknya akan menunggu kedatangan ForBALI, tetapi satu minggu sebelumnya bersurat supaya bisa atur waktunya. (kmb36)
Warga Singapura Dari Hal. 1
Singapura menyarankan wanita hamil menempuh tes bebas virus Zika jika mereka menemukan gejala atau jika mitra mereka terbukti positif membawa virus ini. ‘’Ini tidak hanya bagi mereka yang berada di daerahdaerah terpapar Zika,’’ kata Kementerian Kesehatan Singapura. Singapura pertama kali melaporkan Zika bisa menular dari daerah setempat pada akhir pekan lalu, dan sejak
itu jumlah orang yang positif terinfeksi virus itu meningkat dari hari ke hari. Namun puluhan orang dinyatakan pulih seketika dari virus ini. Warga Singapura sigap menanggapi seruan pemerintah dengan berhati-hati saat digigit nyamuk, yang menjadi penyebar virus Zika. Menurut pemerintah Singapura, kebanyakan yang awalnya terinfeksi adalah para pekerja migran dari daerah anak Benua Asia (India, Bangladesh dan Pakistan), yang bekerja di sektor konstruksi dan ke-
Tim KKP
Dari Hal. 1
Menurutnya, alat canggih tersebut ditempatkan khusus di terminal kedatangan internasional Bandar Udara Internasional Ngurah Rai. Selain menyiapkan alat khusus, tim KKP juga memberikan perhatian melalui pengamatan dan deteksi langsung penumpang yang baru tiba khususnya dari Singapura. Tingginya frekuensi pener-
bangan yang datang dari negeri singa itu membuat pihak kesehatan pelabuhan menerapkan kewaspadaan terkait merebaknya virus Zika. Apabila ditemukan penumpang yang suhu tubuhnya tinggi, maka penumpang tersebut akan dikarantina terlebih dahulu sebelum dibawa ke rumah sakit. Sebelumnya, Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek mengatakan, untuk mencegah masuknya virus tersebut
lautan. Zika pertama kali ditemukan di Uganda pada 1947, dan kemudian menciptakan kluster infeksi manusia dari 1960-an sampai 1980-an di Afrika dan Asia. Zika menyebar ke Brazil setelah warga Brazil bepergian ke Asia. WHO menyebut Zika sebagai darurat kesehatan global karena kaitannya dengan mikrosepali. Di Brazil saja, Zika dikaitkan dengan sekitar 1.800 kasus mikrosepali, demikian Reuters. (ant)
ke Indonesia, seluruh kantor kesehatan di pelabuhan dan Dinas Kesehatan di pintu-pintu masuk agar memeriksa kesehatan mereka yang baru tiba dari Singapura. ‘’Kami instruksikan ke seluruh kantor kesehatan pelabuhan dan dinas kesehatan seperti di Batam untuk mengawasinya. Kemudian pelabuhan besar seperti Batam atau Cengkareng untuk memasang thermal scanner,’’ kata Nila. (kmb4/ant)
Secara Langsung Dari Hal. 1
Menurut jaksa, tanggal 10 Mei 2016 sekitar pukul 06.00 WIB Berthanatalia menerima telepon dari Karel Tupu (suaminya) yang menanyakan tentang persidangan perkara Saipul Jamil. ‘’Kemudian Berthanatalia memberitahukan akan menemui Ifa Sudewi pagi-pagi, selanjutnya Karel menyarankan agar menemui Ifa secara langsung tanpa melalui perantara orang lain,’’ kata jaksa penuntut umum KPK Dzakiyul Fikri. Dalam perkara ini, Samsul, Berthanatalia dan Kasman didakwa memberikan uang suap Rp 300 juta kepada Rohadi selaku panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Utara dan ketua majelis hakim Ifa Sudewi. Dakwaan jaksa juga mengungkap pertemuan Ifa dengan Berthanatalia, baik sebelum maupun setelah perkara Saipul diputuskan. Saat menangani perkara itu Ifa menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara dan dia sekarang menjabat Ketua Pengadilan Negeri Sidoarjo, Jawa Timur. Pertemuan pertama Ifa dan Berthanatalia berlangsung pada 13 Juni 2016. Berthanatalia memberitahukan bahwa dia telah bertemu dengan Ifa di kantor Pengadilan Negeri Jakarta Utara dan mendapat beberapa arahan terkait perkara Saipul. ‘’Antara lain eksepsi tim penasihat hukum dinilai sudah memasuki pokok perkara, perkara Saipul berat karena korbannya anak dan dipantau oleh KPAI, tim penasihat hukum disarankan dapat membuktikan Dede Sulton bukan anak-anak, sehingga Ifa dapat membantu dengan menggunakan Pasal 292 KUHP dan men-
jatuhkan putusan seringanringannya di putusan akhir,’’ ungkap jaksa. Selanjutnya pada 8 Juni 2016, Berthanatalia bersama Rohadi bertemu dengan Ifa di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Dalam pertemuan itu pada pokoknya ada permintaan uang sebesar Rp 500 juta untuk putusan pidana selama satu tahun. Kasman menanyakan apakah masih bisa turun dan dijawab oleh Berthanatalia tidak bisa dengan alasan terlalu berisiko karena putusannya terjun bebas dari tujuh tahun menjadi satu tahun. Pertemuan lainnya sekitar 13 Juni 2016, ketika Berthanatalia menemui Ifa di ruang kerjanya dan menanyakan putusan perkara Saipul. Pada
pertemuan itu Berthanatalia memperoleh penjelasan dari Ifa bahwa pada pokoknya perkara Saipul berdasarkan Pasal 82 Undang-undang Perlindungan Anak tidak terpenuhi dan dibuktikan dengan Pasal 292 Kitab Undang-undang Hukum Pidana dengan vonis sekitar tiga tahun. Terhadap putusan itu, Rohadi menjawab dengan mengatakan ‘’ikutin... ikutin saja’’. Setelah Berthanatalia bertemu dengan Ifa, ia member tahu Rohadi melalui telepon dan SMS bahwa putusannya setengah, yang ditanggapi oleh Rohadi dengan mengatakan ‘’yaudah pokoknya nanti diperjuangkan’’. Baik Karel maupun Ifa belum menjadi tersangka dalam perkara ini. (ant)
Dari Hal. 1
‘’Dari komunitas beras memandang ada potensi besar yang bisa diperoleh bagi petani tetapi potensi itu tidak dimanfaatkan secara optimal. Jadi mari jujur mengapa pengelolaannya bisa karut-marut seperti ini? Karena pemerintahnya tidak jujur dengan data,’’ kata Lily. Lily juga menyentil kebijakan impor pangan yang dengan mudahnya diambil pemerintah. ‘’Impor itu memang halal, tetapi merugikan. Seperti cerai, itu perbuatan halal yang dibenci. Hanya bisa dilakukan ketika sudah tidak ada lagi pilihan lain. Kondisinya benar-benar darurat,’’ tegasnya. Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko bercerita tentang pengalamannya setelah tidak lagi memimpin TNI. Dia mengaku aktivitas saat ini banyak dibagi untuk pemberdayaan usaha-usaha pertanian. Dia mengatakan banyak melakukan perbaikan dari sisi sistem pertanian di berbagai daerah. ‘’Yaitu mengubah mindset petani dari pertanian tradisional ke nontradisional, pertanian modern. Itu bisa diperbaiki dengan teknologi,’’ katanya. Dari pengalamannya dia mengamati banyak petani yang menjalankan profesinya hanya berbekal ilmu turun-temurun dari nenek moyangnya. Padahal, dari sisi pengairan, kandungan Ph di wilayahnya tidak bagus sehingga hasil yang diperoleh selalu tidak maksimal. ‘’Lalu saya edukasi dengan menyewa satu lahan, saya tanam padi dengan teknologi. Air Ph-nya saya perhatikan betul tidak boleh kurang dari 7. Hasilnya padi saya tingginya hampir setinggi saya. Baru para petani mau mengikuti cara bertani saya,’’ bebernya. Jadi, katanya, petani itu tidak bisa diedukasi hanya dengan imbauan. ‘’Mau pake megaphone sebesar apa pun enggak akan mempan. Tapi kita harus turun langsung, berikan contoh bagaimana memberikan solusi masalah yang ada dengan teknik pen-
gelolaan pertanian modern,’’ katanya. Mantan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol. Susno Duadji juga bercerita tentang pengalamannya menjadi petani sungguhan setelah pensiun dari Korps Bayangkara. Susno mengaku pulang ke kampung halamannya di Pagar Alam, Sumatera Barat mengelola lahan pertanian miliknya. Dari pengamatannya selama ini, mantan perwira Polri yan terkenal dengan kasus Cicak Vs Buaya itu mengaku miris sebab dengan potensi kekayaan alam yang dimiliki Indonesia yang semuanya ada, tetapi mengapa hingga saat ini Indonesia harus mengimpor pangan hampir di semua komoditas baik beras, gula, kacang kedelai, bahkan garam pun harus diimpor. Menurut Susno, titik pangkal dari persoalan ini adalah tidak adanya kemauan politik. ‘’Kita itu negara maritim, negara lautan, tetapi kenapa garam harus impor. Apa laut kita sudah tidak lagi asin? Malu sama laut. Padahal semuanya ada, tetapi yang tidak ada hanya satu yaitu kemauan politik. Kita dibuai oleh barang impor. Barang impor yang bisa menghabiskan duit, barang impor yang membuat kita terlena,’’ kelakarnya. Untuk mengatasi karutmarut pengelolaan pertanian ini, Susno mengatakan ada beberapa hal yang dapat dijadikan acuan untuk memperbaikinya. Yaitu pertama, revolusi politik pertanian. ‘’Apa itu? Stop impor yang kita identikkan seperti narkoba. Kalau di rumah sakit, narkoba bisa baik dengan pengelolaan yang terukur, sedikit dan sesuai kebutuhan tetapi kalau kebanyakan bisa ketagihan dan berdampak buruk untuk kesehatan,’’ ujarnya. Solusi kedua, penggunaan irigasi atau sumber pengadaan air yang menjadi sumber kebutuhan pertanian. ‘’Ketiga, saatnya menghentikan pengelolaan industri pertanian kepada konglomerat yang hanya berorientasi mencari keuntungan,’’ kata Susno. (kmb4)
Pemerintah Pusat Dari Hal. 1
Sudikerta memaparkan, terbitnya Surat Keputusan Gubernur didasarkan pada aspirasi masyarakat yang melakukan unjuk rasa ke gubernur beberapa tahun lalu. Mulai dari pemerhati lingkungan, tokoh-tokoh agama, hingga tokoh-tokoh budaya menyatakan menolak pembangunan geothermal. ‘’Kalaupun ada kerugian negara di sana, itu adalah menjadi tanggung jawab pemerintah pusat,’’ imbuhnya. Dengan kata lain, lanjut Sudikerta, persoalan penalti akibat kerugian yang muncul menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Pasalnya, Undang-undang No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah telah menegaskan bila pengelolaan panas bumi dan gas menjadi kewenangan pemerintah pusat. Kemudian dalam Undang-undang No.2008 Tahun 2004, pengelolaan pertambangan juga menjadi kewenangan pemerintah pusat. ‘’Pemerintah provinsi tugasnya hanya memfasilitasi saja, karena kewenangan ini sudah ada pada pusat. Jadi tegas saya katakan, Sudikerta maupun Pemprov Bali menolak keberlangsungan
dari pembangunan geothermal itu,’’ tegasnya. Diwawancarai terpisah, Sekda Provinsi Bali Cokorda Ngurah Pemayun kembali menegaskan sikap Pemprov Bali yang menolak geothermal. Penolakan secara resmi bahkan sudah dikirim ke pusat saat Gubernur Bali Dewa Made Beratha, dan Gubernur Bali Made Mangku Pastika. ‘’Kemarin kan sudah disurati resmi oleh gubernur, baik gubernur yang dulu maupun yang sekarang. Sudah ada surat resmi ditutup, makanya mangkrak kemarin itu,’’ ujarnya. Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Bali Ketut Kariyasa Adnyana mengatakan, DPRD Bali juga masih konsisten untuk menyetop dulu masalah geothermal. Pasalnya, kondisi Bali saat ini sudah surplus listrik, di samping memang ada aspirasi yang begitu kuat dari masyarakat. Kendati geothermal termasuk salah satu energi terbarukan, namun akan ada pembabatan hutan lindung atau konservasi di kawasan Bedugul, Tabanan. Tanggapan yang disampaikan Wagub Sudikerta terkait dengan berita Bali Post (BP 31/8) kemarin. (kmb32)
Ibu Hamil Dari Hal. 1
Travel advisory terutama ditekankan kepada ibu hamil. Anjuran bagi ibu hamil karena virus Zika berbahaya bagi janin. ‘’Yang ditakuti dari virus Zika ini adalah kemungkinan korelasinya, kalau ibu hamil anaknya terjadi mikrosepali. Barangkali ibu hamil untuk mempertimbangkan hal tersebut (berkunjung ke Singapura),’’ kata Nila. Bayi dengan mikrosepali memiliki otak dan tengkorak abnormal berukuran kecil, saat di dalam rahim hingga pada saat lahir, dengan berbagai tingkat kerusakan otak sebagai efeknya. Kondisi ini bisa disebabkan karena beberapa faktor, di antaranya infeksi, virus, racun atau faktor genetik yang tidak diketahui. Kemenkes juga fokus pada pencegahan masuknya virus tersebut ke Indonesia. Apalagi, WHO sudah menerbitkan public health emergency of consult untuk perkara ini. Seluruh kantor kesehatan di pelabuhan dan Dinas Kesehatan di pintu-pintu masuk ke Indonesia diminta memeriksa kesehatan mereka yang baru tiba dari Singapura. ‘’Kami instruksikan ke seluruh kantor kesehatan pelabuhan dan dinas kesehatan seperti di Batam untuk mengawasinya. Kemudian pelabuhan besar seperti Batam, atau Cengkareng untuk memasang thermal scanner,’’ kata Nila. Petugas Kemenkes akan mengambil sampel darah orang yang merasa menderita demam tersebut dan memberikan health alert atau kartu kewaspadaan. Jika hasil pemeriksaan darah menyatakan positif, maka orang tersebut akan dipanggil. ‘’Kita ketahui infeksi virus Zika gejalanya adalah demam dan ada ruam. Tapi
lebih ringan dibanding demam berdarah,’’ ujarnya. Pemeriksaan penting untuk mencegah virus Zika menyebar luas. Virus yang ditularkan lewat nyamuk ini memiliki diagnosis yang mirip dengan demam berdarah. Di tempat sama, Menteri Luar Negeri Retno L. Marsudi mengakui telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Hukum dan HAM untuk menyikapi persoalan ini. Menurut Retno, wewenang pemberian saran tidak bepergian ke Singapura ada pada Kementerian Kesehatan. ‘’Hari ini kita juga lakukan koordinasi dengan Kemenkes. Menkes-lah yang akan berikan health advisory mengenai masalah Zika ini,’’ kata Menlu Retno. Kemnelu juga telah menerima laporan dari Dubes RI untuk Singapura mengenai penyebaran virus tersebut, termasuk dugaan adanya warga negara Indonesia (WNI) di Singapura yang sudah terjangkit virus tersebut. ‘’Kami sudah menerima informasi, tetapi ini to be confirmed karena sekarang KBRI Singapura sedang mengonfirmasi mengenai adanya satu WNI yang terjangkit Zika. Kami belum bisa mengonfirmasikan karena masih menunggu konfirmasi pemerintah Singapura,’’ imbuhnya. Untuk pencegahan, Retno mengakui adanya sejumlah pintu masuk dari Singapura menuju Indonesia seperti Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta dan bandara maupun sejumlah pelabuhan yang menjadi titik pintu masuk dari Singapura ke Batam. ‘’Ini yang harus dilengkapi alat-alat deteksi bagi penumpang yang masuk dari Singapura ke Indonesia,’’ katanya. (kmb4)
Ada Solusi Dari Hal. 1
‘’Saya tidak akan masuk ke ranah reklamasi, bukan domain dan kapasitas saya. Kapasitas saya dan jajaran mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat Bali. Dari acara ini kami berharap ada solusinya,’’ ungkap Sugeng. Jangan sampai, kata mantan Kadiv Hubinter Polri ini, aspirasi tidak tersalurkan tetapi menimbulkan ekses Bali tidak aman. Akibat-
nya hunian hotel, restoran dan lain-lain menurun lalu memengaruhi pertumbuhan ekonomi Bali. ‘’Sekali lagi kami sampaikan sejauh ini kami tidak pernah represif, walau punya KUHP. Kedepankan persuasif dan dialogis. Saya tidak mau keluarkan senjata, peluru karet dan peluru hampa. Saya hanya polisi dan ditugaskan di sini untuk kepentingan Bali serta Indonesia,’’ tegasnya. (kmb36)
Kamis, 1 September 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita Sanggar Bina Remaja (2) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Lila Cita Sanggar Kerta Jaya 10.05 Lejel Home Shopping 11.05 BCTTV 11.30 Ista Dewata 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.05 Klip Bali 13.30 DW TV 14.05 Klip Bali
14.30 Kidung Interaktif 15.30 Dunia Kita 16.05 Education On Bali TV 16.30 Dunia Pendidikan 17.05 Agrobisnis 17.30 Taman Sari TK Kumara Loka Densel (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lipsus Hermawan Kertajaya 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Mahadewi 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Sendratari Puri Karangasem (3) 23.00 Lila Cita Calonarang Sukawati (4) 24.00 Closing
16 Pages
166 Number 8th year Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
st.com. http://epaper.in
rnationalbalipo online: http://www.inte
L O N A A T I E R N I N T
to build Ventura reign on Conte’s to to take Italy the top
er 1, 2016
y, Septemb
Thursda
Thursday,
r 1, 2016
Septembe
Brazil Senate d to dismiss expecte in ff Rousse ment vote impeach Page 6
gkung Umaklun banana a market, rally market natued form
- Umaklungto DENPASAR often referred kung market, market specialises fruits. This as Batukandik and other in bananas between Kerobokan an market, located and Padangsambi formed village customary West Denpasar, e village, planning. at Anyar Kaja administrativany previous merchants who without naturally a number of wholesale ng market) of outside to Umaklungku Initially, (adjacent there rented a spacebanana and Sari market other given a space were not market in 2002. Gradually up shop here. Nayar Sari merchants also set Market... other fruit on page 2 Continued
IBP/net
ele holds top Brazil’s Gis bes model spot in For jumps list; Jenner Lima. The
Victoria’s longtime Maybel-
re- ana model works with Secret Bundchen l Gisele with annual line and IWC watches.d of six newsupermode Hadid the world The highest-ranke was Gigi mil- Brazilian model in clan member Kendall 22 on the list d female NEW YORK to Forbes’ comers Hadid has more than Forbes Kardashian highest-pai and at fifth. mained the$30.5 million, whileher earnings, according and fans on Instagram, income of The lion brands like Maybelline than doubled to reach said are eager $10 million. Jenner moreTuesday. income to Kloss had more Tommy Hilfiger on of her said com2016 list member audience. other model earned a magazine
her any 1, family, campaigns than The 20 models between June Jenner, 20-year-old Kardashian the million more results bined $150June 1, 2016. The reality TV’s up from 16th big- on the list. 35, has made third, and cosmetics, Bundchen, other model since was the tied for top 2015 any and and she Her income from money thancontinues to collectdeals included and other contracts with prior year, on the 2016 list. t million fragrance gest gainer from $4 2016 2002 and on interviewsexecufrom endorsemen in Herrera and were based brand salary increased with dollarChanel, Carolina agents and to $10 million managers, in 2015 to partnershipsKlein, with with $10.5 tives. (rtr) Pantene. in part due and Calvin in second AdriComing Estee Lauder 24, fellow Brazilian million was Forbes said. Karlie Kloss, Illinois native third and doubled Jl. D.Tamblingan ranked was also
ional Bali find Internat
Post at:
Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur Kebab N 15 J & Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
You can
Nine people flooded killed in old e Japanes home people’s Page 13
a
Ibrahim
01, the
AP Photo/Achmad
Indonesians keep pride in Obama link even as high hopes dim
Obam pride in ans keep Indonesi as high hopes dim link even
of little Barack a statue Indonesia. 2016 photo, Aug. 25, attended, in Jakarta, once In this Thursday, school he elementary
Obama
stands at
at SDN Menteng
an that included a becoming to new heights
pride,” a sense of Obama, there’s“He is very special all his hopes Cahyono said. projected now better for us.” of Obama as a child had naively “Obama has a his reschool, A statue onto Obama. g of Islam and said the Mentengreminder stands outside understandin is genuine,”
lookalike pupil. end, as an enduring to Obama ligious tolerance nears its he Indonesian one-time the who sat nextit is a pity intended presidency the school’s years national celebrity.o fondly recalled students watched Obama’s at his Cahyono, grade. “But he added, of childhood has on television Gondokusum Back in 2008, in fourth — As Barack pride of the the enthusiasm the Obama played has changed,”policy in the U.S. election results when they of JAKARTAstill speak with how a youngjoined him in Muslim of what the into cheers Indo- nothing to American s though muchexpectations headed to and erupted house and a traditional off, pointingEast. Indonesian high Obama was their country, achieve. Middle prayers wearingthat kept falling impossibly Obama attending learned spent in with the president would sarong “Initially, He recalledclass at the Menteng White House. s nesian much laughter. make a faded along erican study instead of 10. expectation causing Barry will o said. Islamic but said that the future be heard first African-Am a cafe to had great can also realized,” “We school, were not o, who we expected Gondokusum books, a statue, to the teacher, all part of about him that A fan club, difference,” there is no signifi- listening acted cool by doodling Gondokusum a movie were classmates “To be honest, to this country.” and even for Obama in the world’s said Sonni in his notebook. of president school cant contribution nation was one of Obama’s another superhero the sky-high hopes the mania Muslim a in Cahyono, 01 elementary nod- a achieve president Even though Widiyanto and is now at Menteng classmates, most populous Obama would sense was elected believed and a neighbor, Indonesia’s Obama’s former is still a for what after he Indonesians Jakarta, and believed have faded, there Indonesia to an ded in agreement. lawyer in 2008. Manychange the world in initially had to Asia for who helped He said he emotional connec- of connection he would with its deep-seated individualthe formative and capital. is set to travel visiting childhood Obama’s Obama their country,poverty, corruption as president, meeting that to Islam through stepfather important world in “With of last time century. of 20 shaped the tion problems conflict. by his the greater years of the 21st summit, friends and a Muslim for a Group world of communal is still known here he as ChinaLaos for a regional lead to a first of two he realizes Obama Barry and But now nickname a reference to and not Indonesia. Hisas president would childhood a tolerance. d but to the country Kid,” the “MentengJakarta neighborhoo taking Obama-mani and visits his mother 6 was in 2010, the upscale lived with ages where he stepfather from Indonesian
News at Global in “Bali Image” from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// Global Radio ten2myat globalfmbali.lis streaming or live video and http:// radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba
balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost
ustream.tv/chan
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
KAMIS WAGE, 1 SEPTEMBER 2016 iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
PARADE BUDAYA – Para Camat se-Jembrana beserta Ketua DPRD ikut berpartisipasi dalam Parade Budaya, Minggu lalu.
Perankan Krisna dan Pandawa
Ketua DPRD dan Para Camat Ikut Parade Budaya
SEJUMLAH pejabat di Jembrana ikut berpartisipasi dalam Parade Budaya, Minggu (28/8) lalu. Kelima Camat di Jembrana dan Ketua DPRD rela di-make up dan berbusana tokoh pewayangan dalam epos Mahabharata. Kelima Camat se-Kabupaten Jembrana memerankan Panca Pandawa, sedangkan Ketua DPRD Jembrana berperan sebagai Krisna. Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa seusai parade mengungkapkan partisipasi ini dilakukan sebagai upaya untuk melestarikan budaya Bali dan mencoba menghibur masyarakat Jembrana. Ini juga sebagai contoh bahwa Camat tidak hanya memerintah, tetapi juga ikut ambil bagian. Dalam pentas itu, Camat Pekutatan I Ketut Eko Susila berperan sebagai Arjuna, Camat Mendoyo Komang Agus Adinata sebagai Bima, Camat Jembrana I Gusti Ngurah Sumber Wijaya sebagai Nakula, Camat Negara I Ketut Karyadi Erawan sebagai Yudistira dan Camat Melaya I Putu Eka Suarnama sebagai Sahadewa. Dalam cerita itu digambarkan bahwa setelah pertarungan antara Kurawa yang dipimpin Duryudana untuk merebut Kerajaan Astinapura sudah selesai, dimenangkan oleh Panca Pandawa yang dipimpin oleh Yudistira dan Krisna sebagai pendampingnya. Krisna bersedia menjadi kusir kereta Arjuna dalam medan pertempuran Kurusetra. ‘’Setelah berakhirnya perang saudara, Dewa Krisna memberi saran pada Pandawa untuk melaporkan kepada kakek Bisma yang diperankan oleh Bupati Jembrana sebagai pewaris dari Astinapura,’ terangnya. Sekaligus Yudistira melaporkan rencana pembangunan dan hasil pembangunan selama satu tahun berjalan yang dibuktikan dengan barisan Parade di belakangnya. Partisipasi ini, menurutnya, dilakukan atas inisiatif mereka dan swadaya. (kmb26/k100)
’’Siddhartha The Buddha’’
Bali Post/ist
Film ’’Siddhartha The Buddha’’ Tayang di Bali PEMUDA Theravada Indonesia (Patria) Bali akan menayangkan film cerita ‘’Siddhartha The Buddha, A Gift to Humanity’’, Minggu (4/9) mendatang di Ballroom Harris Hotel, Jl. Cokroaminoto, Denpasar. Sebelumnya, penayangan film riwayat hidup Sang Buddha ini telah dilangsungkan di sejumlah kota besar di Indonesia sejak Juli lalu. ‘’Untuk Bali, kami mendapat kesempatan menayangkan film ini dua hari. Setelah Denpasar, film akan diputar di Singaraja,’’ ungkap Dwi Kangge, Ketua DPD Patria Bali, saat pres conference, Rabu (31/8) kemarin. Di Denpasar, film akan diputar 4 kali, yaitu pukul 10.00, 13.00, 16.00, dan 19.00 Wita. Selain akan disaksikan umat Buddha dari berbagai daerah di Bali, panitia juga mengundang sejumlah pemuka dan tokoh lintas agama untuk menyaksikan bersama mahakarya dari Sri Lanka ini. Begitu pula panitia membuka kesempatan kepada umum yang ingin menyaksikan film tersebut dengan donasi Rp 40 ribu. ‘’Hanya untuk pemutaran jam tertentu, kapasitas sudah nyaris penuh,’’ lanjut Kangge. ‘’Siddhartha The Buddha, A Gift to Humanity’’ merupakan persembahan The Light of Asia Foundation, dengan produser Naveen Gooneratne. Film yang disutradarai Saman Veeraman ini mengisahkan perjalanan kehidupan Pangeran Siddhartha dari lahir hingga mencapai penerangan sempurna. Film yang dirilis secara resmi di Sri Lanka awal 2013 lalu, memakan waktu 6 tahun dalam pembuatannya, karena melibatkan Maha Sangha hingga arkeolog, untuk mendapatkan rincian situasi dan kondisi di zaman itu. Menariknya, hingga saat ini film ini belum diedarkan secara komersial melalui jaringan bioskop umum, namun ditayangkan di beberapa negara secara berjaringan, bekerja sama dengan organisasi maupun yayasan dengan tujuan nonprofit. Film yang di beberapa negara diputar dengan judul ‘’Sri Siddhartha Gautama’’ ini didukung aktor India Gagan Malik yang berperan sebagai Pangeran Siddhartha. Sebelumnya, ia dikenal melalui sejumlah serial televisi Bollywood, termasuk serial populer ‘’Ramayan’’ (2012-2013) di mana ia berperan sebagai Rama. Selain Gagan Malik, ‘’Siddhartha The Buddha’’ juga menampilkan pemain Achal Singh sebagai Putri Yasodhara, Ranjan Ramanayake sebagai Raja Suddhodana, Anshu Malik sebagai Ratu Maya, Roshan Ranawana sebagai Pangeran Nanda, dan Gautam Gulati sebagai Pangeran Devadatta. Film ‘’Siddhartha The Buddha’’ meraih lima dari delapan penghargaan yang diberikan pada ajang Festival Film Buddhis 2014 yang diselenggarakan oleh badan dunia PBB di Hanoi, Vietnam (2014) termasuk sebagai Film Terbaik, Aktor Terbaik, Sutradara Terbaik, Editor Terbaik dan Tata Musik Terbaik. (win)
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Desa Karangsari Nusa Penida
Andalkan Hasil Laut DESA Pakraman Karangsari merupakan salah satu desa yang terdapat di wilayah Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung. Penduduknya berjumlah sekitar 1.388 jiwa (696 laki-laki dan 692 perempuan) dengan 425 KK. Hampir sebagian besar bermata pencaharian nelayan dan petani rumput
laut. Atau sekitar 85% penduduknya mengandalkan hasil laut menjadi petani rumput laut dan nelayan. Sisanya menjadi petani, serta sebagian kecil menjadi pegawai negeri, berwirausaha dan buruh. Kendati demikian, tingkat pendidikan di desa ini lumayan tinggi. Berdasarkan data (Monografi Desa Tahun 2015),
tingkat pendidikan dari yang terendah sampai tertinggi yaitu penduduk Sekolah Dasar 145 orang (12,23%), Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama dan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas 158 orang (15,38%) dan beberapa di antaranya Perguruan Tinggi yaitu 181 orang (21,39%). ‘’Karena tanah yang terletak di Karangsari kurang subur,
Kendall Jenner
Model Termahal Ketiga
SUPERMODEL Brazil Gisele Bundchen tetap berada pada peringkat puncak model perempuan dengan bayaran termahal di dunia dengan pendapatan tahunan 30,5 juta dolar AS. Sementara Kendall Jenner dari klan Kardashian yang mendapat penghasilan berlipat ganda tahun ini melonjak ke urutan ketiga. Berdasarkan daftar Forbes pada 2016, Jenner, gadis 20 tahun dari acara reality keluarga
Kardashian, melonjak dari posisi 16 tahun lalu. Dia adalah salah satu yang meraup pendapatan besar tahun ini. Bayarannya meningkat dari 4 juta dolar AS pada 2015 menjadi 10 juta dolar AS tahun ini berkat kerja sama dengan Estee Lauder dan Calvin Klein, kata Forbes. Karlie Klose (24) asal Illinois juga berada pada per-
ingkat tiga dan pendapatannya berlipat ganda menjadi 10 juta dolar AS. Maja lah itu mengatakan Kloss punya lebih banyak iklan ketimbang model lainnya pada daftar mereka. Bundchen (35) telah meraup lebih banyak uang dibandingkan model lain sejak 2002 dan ia terus mengumpulkan pundi-pundi dari endorsement dengan Chanel, Carolina Herrera dan Pantene. Pada peringkat kedua ada model Brazil Adriana Lima dengan 10,5 juta dolar AS. Model Victoria Secret ini menjadi wajah dari Maybelline dan jam tangan IWC. Pendatang baru Gigi Hadid menempati posisi kelima. Hadid mempunyai lebih dari 22 juta penggemar di Instagram dan Forbes mengatakan brand seperti Maybelline dan Tommy Hilfiger ingin merengkuh penggemarnya. Sebanyak 20 model itu mengumpulkan total 150 juta dolar AS pada periode antara 1 Juni 2015 - 1 Juni 2016. Hasil itu meliputi pendapatan dari kontrak kosmetik, parfum dan kontrak lain berdasarkan wawancara dengan manajer, agen dan petinggi brand, demikian Reuters. (ant)
maka mereka memilih mata pencaharian melaut. Kalaupun masyarakat bertani, maka hasil yang didapat tidak seberapa akibat dekat dengan gunung para monyet turun dan memakan hasil pertanian yang ditanam,’’ terang Bendesa Adat Karangsari I Nyoman Yoga, beberapa waktu lalu. Desa Pakraman Karangsari memiliki tiga banjar
Bali Post/win
RUMPUT LAUT Salah seorang warga Desa Pakraman Karangsari sedang bertani rumput laut. yaitu Banjar Pupuan, Banjar Karangsari, dan Banjar Pidada. Di desa ini terdapat Pura Kahyangan Jagat Pura Goa Giri Putri yang menjadi ikon wisata spiritual. Sebab, sejak dikelola oleh Desa Pakraman Karangsari sejak 2015, pamadek lokal Bali maupun luar Bali untuk melakukan persembahyangan terus meningkat. (win)
Pemkab Gianyar Upayakan Petani Bebas PBB
KEMAJUAN pariwisata di Kabupaten Gianyar tidak bisa dilepaskan dari sektor pertanian. Namun para petani kini terbebani tingginya biaya pajak bumi dan bangunan (PBB), karena lahan pertaniannya berdampingan dengan akomodasi pariwisata. Melihat kondisi ini, Pemkab Gianyar akan melakukan upaya untuk membebaskan PBB untuk para petani. ‘’Kami ingin membebaskan petani dari PBB, untuk melestarikan kawasan pertanian,’’ ucap Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra, beberapa waktu lalu. Namun, keinginan ini masih perlu dibahas dengan intansi terkait dan disesuaikan dengan peraturan yang lebih tinggi. Meski demikian, politisi PDI-P ini optimis bisa membebaskan PBB bagi para petani. ‘’Ini juga masih perlu dibahas dengan jajaran terkait dan dewan, agar pemerintah bisa menjamin kesejahteraan petani,’’ katanya. Apalagi selama ini sektor pertanian merupakan salah satu daya tarik wisata, seperti objek wisata Ceking, serta areal persawahan di seputaran Ubud dan kawasan lainnya di Kabupaten Ginyar. ‘’Sejak dulu areal persawahan sudah menjadi daya tarik wisata, kalau pertanian sampai hilang maka
pariwisata kita juga terancam,’’ tambahnya. Selain itu, PAD Kabupaten Gianyar juga sudah cukup tinggi diperoleh dari pajak pariwisata—pajak hotel dan restoran (PHR). ‘’Menurut saya pajak dari akomodasi sudah cukup tinggi, jadi ini akan disesuaikan. Kalau memang memungkinkan agar bisa petani Gianyar bebas PBB,’’ katanya. Saat ini berbagai langkah juga sudah dilakukan Pemkab Gianyar melestarikan sektor pertanian, dari subsidi pupuk hingga bibit gratis. Pemerintah juga sudah membantu penyaluran hasil produksi pertanian seperti jeruk. (kmb35)
Bali Post/dok
Made Mahayastra