Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost

Kamis kliwon, 1 desember 2016

Presiden Joko Widodo

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Hilangkan, Kesombongan Mayoritas Kupang (Bali Post) – Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) KH Ahmad Hasyim Muzadi mengharapkan agar kesombongan mayoritas harus dihilangkan dari Indonesia. ‘’Saat ini masih saja banyak orang yang merasa bahwa hidup dengan mayoritas umat yang banyak itu adalah sesuatu yang luar biasa, seakan-akan mayoritas itu adalah simbol kebenaran,’’ katanya di Kupang, Rabu (30/11) kemarin.

Bali Post/ant

Jokowi Minta Jaga Keberagaman Tangerang (Bali Post) – Presiden Jokowi berpesan tiga hal pada Pemuda Muhammadiyah yakni agar menjaga keberagaman, beretika di media sosial, dan kesiapan untuk meningkatkan daya saing bangsa. Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menutup Tanwir I Pemuda Muhammadiyah yang digelar di Narita Hotel Tangerang, Banten, Rabu (30/11) petang. ‘’Ada 700 suku dan lebih dari 1.100 bahasa lokal berbeda-beda, bermacammacam, beragam inilah kemajemukan kita, anugerah Allah yang patut kita syukuri. Inilah kekuatan kita yang bisa kita tunjukkan ke negara lain, meski beda tetap satu,’’ katanya. Indonesia memiliki 516 kabupaten/kota dengan berbagai keberagaman yang harus dirawat dan dijaga. Presiden juga bercerita tentang kunjungan kerjanya ke 34 provinsi dan hampir separuh kabupaten/kota yang ada di Indonesia. Dari perjalanan-perjalanan itulah, ia menyadari betapa Indonesia memiliki beragam kebinekaan. ‘’Jangan sampai ada satu pun di antara kita yang tidak menyadari itu, kita ingin ingatkan bahwa kita memang beragam,’’ ujarnya. Hal. 19 Saling Mengejek

20 HALAMAN

NOMOR 104 TAHUN KE 69

Ia menyeruhkan hal tersebut saat menyampaikan orasi pada Apel dan Doa Bersama ‘’Indonesia Bersatu, Indonesiaku, Indonesiamu dan Indonesia Kita’’ di halaman rumah jabatan Gubernur Nusa Tenggara Timur di Kupang. Menurutnya, hidup di negara yang penuh dengan toleransi dan berbhinneka tunggal ika itu seharusnya membentuk seluruh umat di Indonesia untuk tidak saling menyombongkan diri dengan kebesaran mayoritasnya. ‘’Sebab, kebenaran adalah kebenaran, mayoritas adalah mayoritas, minoritas adalah minoritas dan di Indonesia ini umat yang minoritas di suatu tempat boleh jadi menjadi mayoritas di tempat lain dan sebaliknya,’’ ujarnya.

Bali Post/ant

MERAH PUTIH - Sejumlah mahasiswa dan pelajar memegang bendera Merah Putih saat mengikuti Gerakan Nasional Nusantara Bersatu di Anjungan Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (30/11) kemarin. Gerakan Nasional Nusantara Bersatu yang diikuti oleh sejumlah anggota TNI, Polri, tokoh agama, pelajar, mahasiswa dan masyarakat tersebut dilaksanakan serentak di sejumlah wilayah Indonesia bertujuan untuk memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Menurutnya, agama apa pun yang berkembang di negara ini, harus menawarkan humanisme atau menawarkan kemanusiaan. Tuhan Yang Mahakuasa memberikan agama agar manusia hidup sejahtera dunia dan akhirat. Oleh karena itu tugas agama adalah menyebarkan, kesejahteraan, keadilan serta persamaan. Jika semuanya itu berjalan dengan baik, yakinlah bahwa mayoritas dan minoritas agama itu dapat tumbuh dan dihargai oleh seluruh rakyat Indonesia. Akan tetapi, katanya, jika agama itu dibentuk untuk mengajarkan sebuah kebencian maka mayoritas pun akan berubah menjadi minoritas. Hal. 19 Jaga Nasionalisme

’’Saat ini masih saja banyak orang yang merasa bahwa hidup dengan mayoritas umat yang banyak itu adalah sesuatu yang luar biasa, seakan-akan mayoritas itu adalah simbol kebenaran.’’ Hasyim Muzadi Wantimpres

Dilantik Jadi Ketua DPR

Bali Post/ant

DIUMUMKAN - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Noor Rochmad (kanan) didampingi Kapuspenkum Moh. Rum mengumumkan status kasus dugaan penistaan agama dengan tersangka Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama, Rabu (30/11) kemarin.

Berkas Ahok P21

Diakui Kampanyenya Terganggu

Jakarta (Bali Post) – Polri segera melimpahkan berkas tahap kedua untuk kasus dugaan penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaja Purnama. ‘’Secepatnya, mungkin pekan ini. Mungkin tidak terlalu lamalah,’’ kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Boy Rafli Amar di Mabes Polri, di Jakarta, Rabu (30/11) kemarin. Sebelumnya, Kejaksaan Agung menyatakan berkas calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sudah lengkap atau P21. ‘’Menyatakan bahwa perkara tersangka Basuki Tjahaja Purnama atau yang kita kenal Ahok telah dinyatakan P21,’’ kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM Pidum) Noor Rachmad. Hal. 19 Masa Kampanye

Setya Novanto Janji Tingkatkan Hubungan dengan Presiden Jakarta (Bali Post) – Ketua DPR-RI Setya Novanto (Setnov) berjanji akan meningkatkan hubungan lebih produktif antara institusinya dengan lembaga tinggi lainnya, khususnya dengan Presiden RI, untuk memperkuat sistem presidensial. ‘’Kami juga akan meningkatkan hubungan yang lebih produktif dengan lembaga tinggi negara yang lain, khususnya dengan Presiden Republik Indonesia, dalam rangka memperkuat sistem presidensial,’’ katanya setelah dilantik menjadi Ketua DPR dalam Rapat Paripurna DPR, di Jakarta, Rabu (30/11) kemarin. Dia menjelaskan, akan menjalankan program-program bersama seperti legislasi, pengawasan dan anggaran sesuai amanah konstitusi. ‘’Saya bersama dengan Pimpinan DPR lainnya dan anggota dewan saling asah serta saling asuh dan selalu mementingkan kepentingan bangsa negara dan kepentingan rakyat Indonesia,’’ ujarnya. Menurutnya, dirinya bersama empat pimpinan DPR lainnya pernah bekerja sama dengan kompak dan akan berjalan kembali saat ini setelah dirinya menjadi Ketua DPR. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Ade Komarudin karena selama kurang lebih setahun bekerja

maksimal memimpin institusi DPR. Setya Novanto dilantik menjadi Ketua DPR setelah diputuskan dalam rapat paripurna. Pelantikan itu menindaklanjuti keputusan Partai Golkar mengganti Ade Komarudin dengan Setya Novanto. Dalam rapat paripurna itu, mayoritas fraksi menerima pergantian dan memberikan selamat kepada Novanto. Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham menampik anggapan keputusan MKD yang terkesan mendadak itu karena adanya tekanan dari Partai Golkar. ‘’Saya sudah katakan tidak ada. Ini murni semua. Enggak ada kaitannya dengan Pak Jokowi, dan enggak ada kaitannya dengan ini (putusan MKD), semua jalan. Ada atau tidak ada MKD, ini (pergantian Ketua DPR) jalan,’’ kata Idrus Marham di Gedung DPR. Hal. 19 Minta Saham UCAPAN SELAMAT - Ketua DPR yang baru dilantik Setya Novanto menerima ucapan selamat usai sidang paripurna di kompleks Parlemen, senayan, Jakarta, Rabu (30/11) kemarin. Bali Post/ant

MKD Berhentikan Ade Komarudin

Dibantah Terkait Setya Novanto

Bali Post/ant

PUTUSAN - Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sufmi Dasco Ahmad (kanan) bersama Wakil Ketua Guntur Sasono ketika menyampaikan hasil putusan perkara yang melibatkan Ketua DPR Ade Komarudin, Rabu (30/11) kemarin.

Jakarta (Bali Post) – Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) memutuskan memberhentikan Ade Komarudin dari jabatan sebagai Ketua DPRRI karena terbukti melakukan pelanggaran sedang. ‘’Berdasarkan pasal 21 Kode Etik DPR-RI, Saudara Ade Komarudin diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua DPR karena terbukti melakukan satu pelanggaran sedang sebagai akumulasi dari dua pelanggaran ringan,’’ kata Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad saat membacakan keputusan itu dalam rapat di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (30/11) kemarin. Politikus Partai Gerindra itu menjelaskan bahwa MKD memutuskan mengakumulasi kedua pelanggaran ringan yang dilakukan oleh Ade menjadi pelanggaran sedang. Ia merinci pelanggaran ringan yang

dilakukan Ade antara lain pelanggaran etika karena memindahkan posisi beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mendapat penyertaan modal negara yang awalnya merupakan mitra Komisi VI menjadi mitra Komisi XI DPR. Berdasarkan nomenklaturnya, Kementerian BUMN serta BUMN adalah mitra kerja Komisi VI DPR-RI. Pelanggaran kedua Ade berupa pelanggaran etika ringan karena dianggap memperlambat proses pembahasan Rancangan Undang-undang tentang Pertembakauan. MKD memutuskan Ade melakukan dua pelanggaran ringan dan kemudian mengakumulasinya menjadi pelanggaran sedang. MKD membantah keputusan pemberhentian Ade Komarudin dari posisi Ketua DPR berkaitan dengan penggantian

jabatan dari Ade ke Setya Novanto. ‘’Tidak ada kaitannya dalam proses mempercepat atau tidak mempercepat. Kami memang sudah menjadwalkannya,’’ kata Wakil Ketua MKD Sarifuddin Sudding di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu kemarin. Ia menegaskan bahwa keputusan pemberhentian Ade Komarudin memang dilakukan karena adanya akumulasi sanksi. Sudding menjelaskan, terdapat tiga opsi sanksi yang sedianya dapat diberikan kepada Ade, yakni pemindahan dari alat kelengkapan dewan (AKD), pemberhentian jabatan sebagai anggota dan pemberhentian jabatan di AKD. Opsi terakhir, lanjutnya, diambil lantaran posisi Ade yang memegang jabatan di AKD sebagai Ketua DPR. ‘’Kami hanya bekerja sesuai aturan MKD,’’ ujar Sudding. (kmb4/ant)


DENPASAR

2

Momentum Peneguhan Pentingnya Persatuan dan Kesatuan

FIGUR Jaksa Masuk Sekolah BANYAK anak muda, anak di bawah umur, mereka yang masih duduk di bangku SMA, sudah melakukan aksi kriminalitas. Tidak hanya geng motor, tetapi bahaya narkoba juga mengintai pemuda atau pemudi yang begitu mudah mendapatkan barang laknat itu. Sebagai antisipasi, pihak kejaksaan sejak dini menekankan tentang konsekueBali Post/asa nsi hukum jika melakukan pelanggaran tersebut. Baik aksi kriminalitas maupun penyalahgunaan narkoba. Sehingga pelajar dewasa ini perlu dibekali materi hukum agar mereka bisa mawas diri. ‘’Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) ini khusus memberikan penyuluhan tentang hukum, baik pelajar SMP maupun SMA pada khususnya,’’ ucap Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar IGA Kusumayasa Diputra, baru-baru ini. Pria kelahiran Marga, Tabanan itu mengatakan, JMS merupakan kelanjutan dari progam Presiden RI Joko Widodo yaitu Revolusi Mental. Sebelum melakukan kegiatan ini, pihak Kejari Denpasar sudah melakukan audiensi dengan Disdikpora Kota Denpasar. Dari konsolidasi yang dilakukan selama ini, paling dominan adalah masalah narkoba yang dikeluhkan. ‘’Jadi, narkoba ini menjangkiti pelajar SMP dan SMA. Masalah ini juga yang menjadi prioritas kami dalam JMS,’’ jelasnya. Untuk kegiatannya, JMS memberikan penerangan hukum kepada pelajar, khususnya terkait konsekuensi hukum jika nekat menggunakan atau menjadi pengedar narkoba. Sehingga JMS mengingatkan sejak dini akibat dari penyalahgunaan narkotika. Dengan penerangan hukum ini, diharapkan pelajar lebih mengerti soal hukum, khususnya dalam masalah narkotika, sehingga nantinya penyalah guna dari kalangan pelajar bisa ditekan. (asa)

Bali Post/ist

OPERASI - BNNP Bali menggelar operasi di kos-kosan di Jalan Pulau Misol, Denpasar Selatan.

Konsumsi Narkoba

Empat Wanita Penghuni Kos-kosan Diamankan

Denpasar (Bali Post) Menjelang akhir tahun 2016, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali gencar menggelar razia di permukiman penduduk. Rabu (30/11) kemarin, petugas merazia salah satu kos-kosan di Jalan Pulau Misol, Denpasar Selatan. Alhasil, diamankan empat penghuni kos karena positif mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu (SS) dan ekstasi. Sweeping itu dilakukan dalam rangka pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN). Hasil penyelidikan BNNP, ada penghuni kos-kosan tersebut terindikasi memakai narkoba. Menurut Kabid Brantas BNNP Bali AKBP Ketut Arta, sweeping tersebut berjalan lancar. Pihaknya menggeledah seluruh isi kamar. Selain itu, satu per satu penghuni kamar dites urine. Dari 17 penghuni kamar yang dites urine, empat wanita positif konsumsi narkoba. ‘’Empat orang positif diduga pakai narkoba. Semuanya wanita, dua positif sabu-sabu dan dua ekstasi,’’ ujar AKBP Arta. Keempat wanita itu berinisial Ds, Rd, Ka dan Ha. Mereka diduga kerja di tempat hiburan malam. Terkait hal itu, mereka akan diproses assessment dan pendalaman pemeriksaan. ‘’Pemeriksaan itu dilakukan untuk melacak dari mana mereka dapat narkoba. Apalagi, sebagian besar mereka bekerja di tempat hiburan malam,’’ tegas mantan Kasubdit I Dit. Reskrimum Polda Bali ini. Menurut Arta, pihaknya akan terus menggelar sweeping terutama di permukiman rawan peredaran narkoba. Selain rumah kos, BNNP juga menyasar tempat lain yang terindikasi ada penyalah guna narkoba. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa mengatakan, peredaran narkoba saat ini lebih banyak di permukiman, terutama koskosan. Pengedar narkoba dominan transaksi dan menyimpan narkoba di kos-kosan. ‘’Pemilik kos-kosan juga harus mewaspadai kondisi ini. Mohon awasi penghuni kosnya, jangan sampai tidak tahu ada pengedar narkoba tinggal di sana,’’ ujarnya. Suastawa menegaskan, dalam UU No. 35 Tahun 2009 diatur khusus peran serta masyarakat dalam memerangi peredaran narkoba. Oleh karena itu, kewajiban masyarakat melapor bila tahu ada penyalah guna narkoba. ‘’Kesadaran diri masyarakat di bidang pencegahan harus terus ditingkatkan. Yang lapor diri hingga bulan Agustus 675 orang, ini berkat gencarnya kami sosialisasi,’’ kata mantan Dir. Binmas Polda Bali ini. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) – Apel Nusantara Bersatu yang digelar Kodam IX/ Udayana beserta jajarannya di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur, Rabu (30/11) kemarin, berlangsung sukses. Acara dihadiri sekitar 13.000 orang. Ribuan peserta memakai ikat kepala pita merah putih berulang kali memekikkan kata ‘’Merdeka’’. Apel tersebut diisi beberapa kegiatan, di antaranya menyanyikan lagu ‘’Indonesia Raya’’, baca puisi, lagu-lagu perjuangan, tarian kolosal dan orasi dari FKPD, tokoh agama dan pemuda serta doa bersama dari enam agama di Indonesia secara bergantian. Selain itu, ada kirab bendera Merah Putih dibarengi tarian

khas beberapa daerah dan pameran alutsista termasuk defile panser keliling lapangan Renon. Pejabat yang hadir di antaranya Kapolda Bali Irjen Sugeng Priyanto, pimpinan DPRD Bali, perwakilan instansi pemerintahan, tokoh agama, pelajar, mahasiswa, budayawan, ormas serta komponen bangsa lainnya. ‘’Ini jadi momentum peneguhan betapa pentingnya persatuan dan kesatuan. Pentingnya penghormatan kepada keberagaman. Kedaulatan Indonesia adalah di persatuan dan kesatuan bangsa,’’ tegas Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko. Menurut Pangdam, celah sedikit apa pun bisa ditutup jika seluruh rakyat bersatu,

Bali Post/rah

APEL - Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko dan Kapolda Bali Irjen Sugeng Priyanto saat apel Nusantara Bersatu.

Semu, Kenaikan Kunjungan Wisman Denpasar (Bali Post) -

Kenaikan kunjungan wisatawan khususnya wisatawan mancanegara (wisman) merupakan hal yang ditunggu industri pariwisata Bali. Namun, kenaikan kunjungan wisman saja tidaklah cukup. Terlebih, kenyataan tidak ada pengendalian investasi akomodasi. Kenaikan kunjungan wisman hingga 24 persen justru terasa semu. ‘’Kedatangan tamu meningkat dengan deret ukur, sementara jumlah akomodasi meningkat dengan deret hitung. Peningkatan kunjungan harus disertai penyikapan yang tegas dan bijak demi kondusivitas dunia industri pariwisata,’’ ujar anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana di Denpasar, Rabu (30/11) kemarin. Adhi Ardhana menegaskan, pertumbuhan akomodasi pariwisata harus dikendalikan. Di sisi lain, length stay/room night atau lama tinggal wisatawan dan kualitas kunjungan harus bisa ditingkatkan. Apabila ketiga hal tersebut dilakukan, saat itulah dampak sinerginya baru akan dirasakan oleh masyarakat Bali. ‘’Kenaikan jumlah kunjungan

secara fakta di lapangan juga diiringi menurunnya length stay. Namun tidak semata-mata tanggung jawab pemerintah, juga tanggung jawab industri pariwisata dan sinergi Bali dalam satu-kesatuan wilayah tujuan wisata,’’ imbuh politisi PDI-P ini. Adhi Ardhana menambahkan, dengan skema dan kebijakan yang tepat, perlu dibuat konsep cluster sesuai fungsi tiap daerah. Bali Selatan, misalnya, khusus untuk akomodasi. Sementara daerah Bali lainnya adalah daerah tujuan wisata dan penunjang produksi. ‘’Dan, tentunya harus disadari oleh daerah sesuai potensi masingmasing yang memang tidak bisa berdiri sendiri dan harus bersinergi,’’ tegasnya. Wakil Ketua DPRD Bali I Nyo-

man Sugawa Korry mengatakan, kenaikan jumlah wisatawan patut disyukuri. Walaupun, terselip rasa prihatin akibat kesenjangan yang justru semakin melebar. Menurutnya, kesenjangan ini terjadi karena faktor kesenjangan infrastruktur antara Bali Selatan dan wilayah Bali lainnya. ‘’Pembangunan infrastruktur yang menghubungkan Bali Selatan dengan Bali Utara, Timur dan Barat, perlu dipercepat. Seperti shortcut Denpasar-Singaraja dan Denpasar-Gilimanuk, kalau memungkinkan jalan tol Denpasar-Singaraja dan DenpasarGilimanuk,’’ ujarnya. Sugawa menambahkan, pihaknya juga mendukung realisasi tol laut Banyuwangi-Lombok-NTT atau Surabaya-Lombok-

NTT untuk mengurangi tingkat kemacetan jalur selatan. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana mengatakan, industri pariwisata memang masih menjadi pendorong utama perekonomian Bali. Kendati tren kunjungan wisman masih menunjukkan peningkatan, terdapat perubahan struktur wisatawan sehingga kualitas wisman cenderung berkurang. Baik dari sisi spending wisman maupun dari rata-rata lama tinggal. ‘’Selain itu, pertumbuhan pembangunan hotel yang cenderung terpusat di daerah Bali Selatan, turut berdampak pada penurunan occupancy rate yang memaksa hotel menerapkan tarif kamar yang lebih rendah sehingga mendorong terjadinya perang tarif,’’ ujarnya. Menurut Causa, ketidakmerataan pembangunan antara Bali Selatan dan wilayah Bali lainnya, menjadi tantangan tersendiri dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif

dan berkualitas. Faktor ketersediaan infrastruktur penunjang khususnya terkait dengan konektivitas, menjadi tantangan berat di tengah-tengah tingginya biaya pembebasan lahan di Bali. Namun, pihaknya mengamati pulau seribu pura ini masih memiliki potensi yang sangat besar untuk dapat membangun perekonomian. ‘’Pertama, masih terdapat banyak wilayah di Bali Utara, Barat, dan Timur yang berpotensi menjadi destinasi wisata baru, yang dapat dijadikan fokus pengembangan pariwisata. Kedua, penetapan Bali sebagai hub wisata daerah timur berpotensi mendorong peningkatan pendapatan pariwisata Bali serta dalam mendukung pengembangan pariwisata nasional,’’ paparnya. (kmb32) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Ditahan Sejak Lima Bulan

Pejabat PPTK DPRD Disidang Denpasar (Bali Post) I Gusti Made Patra, S.H., M.Si. yang menjabat sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) DPRD Kota Denpasar, Rabu (30/11) kemarin menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Denpasar. Dia sudah ditahan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar sejak lima bulan lalu, persisnya 21 Juli 2016 sesaat menjelang HUT Adhyaksa. Oleh jaksa penuntut umum (JPU) Tri Syahrum Wira Kosadha yang diwakili Dewa Lanang, pria kelahiran 14 April 1958 itu didakwa atas dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara Rp 2.292.268.170, sebagaimana hasil audit BPKP Perwakilan Bali. Rinciannya, kata jaksa di depan majelis hakim pimpinan Sutrisno dengan hakim anggota Wayan Sukanila dan Nurbaya Lumba Gaol, angka tersebut diambil dari realisasi pembayaran Rp 12.263.641.875, pengeluaran yang sesuai ketentuan Rp 9.881.249.979 dan kerugian keuangan negara Rp 2.452.391.896. Jumlah tersebut dikurangi pengembalian sesuai audit BPK Rp 160.123.726. Jaksa dalam surat dakwaan-

nya menyebutkan, I Gusti Made Patra pada 2013 diduga melakukan tindak pidana korupsi, yakni melakukan, menyuruh melakukan dan turut serta melakukan perbuatan atau melakukan beberapa perbuatan yang ada hubungannya sedemikian rupa, sehingga harus dipandang sebagai perbuatan berlanjut, secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain, atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara. I Gusti Made Patra yang kemarin didampingi tim penasihat hukumnya, Rizal Akbar Mayapoetra dan Suroso, disebutkan melakukan aksi itu diawali pada tahun 2013. Dalam dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) Sekretariat Dewan (Sekwan) Kota Denpasar Tahun Anggaran (TA) 2013, pada program peningkatan kapasitas lembaga DPRD terdapat anggaran perjalanan dinas (perdin) yang dimuat dalam DIPA Sekwan. Dengan rincian, pembahasan rancangan perda Rp 4.321.200.000, kunjungan kerja untuk peningkatan wawasan alat-alat kelengkapan dewan Rp 6.329.550.000. Selanjutnya dalam APBD Perubahan yang tercantum dalam

DPA Sekwan tanggal 23 September 2013, nilai anggaran kegiatan tersebut berubah menjadi Rp 19.177.205.000. Dalam dakwaan jaksa disebutkan, akibat perbuatan terdakwa Parta, telah menyebabkan memperkaya pihak travel agent yakni Sunda Duta Tour & Travel dan Bali Daksina Wisata dan orang lain, yang mengakibatkan kerugian keuangan negara Rp Rp 2.292.268.170. Atas perbuatannya itu, terdakwa diancam pidana dalam Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 18 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tipikor, sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Tipikor jo Pasal 64 ayat 1 KUHP, jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUP dalam dakwaan primer. Juga, Pasal 3 UU yang sama dalam dakwaan subsider. Atas dakwaan itu, I Gusti Made Patra melalui kuasa hukumnya, Rizal Akbar Maya Poetra, tidak keberatan dan tidak mengajukan eksepsi. Namun, katanya didampingi Suroso, mestinya semua orang yang terlibat, yang menikmati, ikut terseret dalam kasus ini. (kmb37)

Bali Post/asa

PERSIDANGAN - I Gusti Made Patra, PPTK DPRD Kota Denpasar, Rabu (30/11) kemarin menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Denpasar setelah ditahan sejak lima bulan lalu.

Sampaikan Pendapat Akhir Fraksi dengan Bahasa Bali Halus

APBD 2017 dan Empat Perda Disahkan DPRD Kota Denpasar SURAT edaran Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang menetapkan setiap hari Rabu, Purnama dan Tilem sebagai hari berbahasa Bali dalam penguatan dan pelestarian, berlaku di berbagai kegiatan pertemuan Pemkot Denpasar. Seperti pada penutupan Sidang

Paripurna Ke-20 Masa Persidangan III DPRD Kota Denpasar, Rabu (30/11) kemarin, pandangan umum dan pendapat akhir fraksifraksi menggunakan bahasa Bali halus. Pembukaan sidang oleh Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede menggunakan bBahasa Bali halus, dihadiri Wali

FM 96,5

Topik : APEL NUSANTARA BERSATU Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5

sebagaimana digelar kemarin. Selain itu, pihaknya mengupayakan langkahlangkah peneguhan persatuan dan kesatuan. Di samping itu, terus berdoa kepada Tuhan dan meyakini bahwa Tuhan dengan segala restunya, maka segala permasalahan bisa diatasi. ‘’Kami lakukan lintas agama dengan harapan mengabulkan apa yang kita inginkan dan sejahteranya Indonesia,’’ ujarnya. Pangdam menegaskan, penyebaran isu dan berbagai hal yang mencederai penghomatan terhadap keberagaman, harus diantisipasi. ‘’Kami selalu lakukan deteksi dini sebagaimana terjadi di tempat lain,’’ ungkap Jenderal Kustanto. (kmb36)

Tak Ada Pengendalian Investasi Akomodasi

(0361) 819446, 081337032965

web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Kamis Kliwon, 1 Desember 2016

PERDA - Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede bersama Wali Kota Rai Mantra dan Wakil Wali Kota I GN Jaya Negara menandatangani Ranperda Kota Denpasar menjadi Perda, Rabu (30/11) kemarin, di Graha Sewaka Dharma Lumintang.

Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Wakil Wali Kota I GN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Denpasar dan Pimpinan SKPD Pemkot Denpasar. Seluruh fraksi menyatakan dapat menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Denpasar tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp 1,9 triliun dan Ranperda tentang Pedoman Struktur Organisasi dan Tata Kerja Keperbekelan, Ranperda Terkait Bantuan Hukum, Ranperda Terkait Barang Milik Daerah serta Ranperda terkait Peneyelenggaraan Perhubungan untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kota Denpasar. Pendapat akhir fraksi diawali Partai Golkar dengan juru bicara I Wayan Suwirya yang mengatakan Fraksi Golkar telah memahami Ranperda APBD Kota Denpasar Tahun 2017 yang berpedoman

pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 31 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun 2017 yang sangat mengedepankan unsur-unsur partisipasi masyarakat, transparansi dan akuntabilitas anggaran serta disiplin anggaran. Fraksi Demokrat lewat juru bicaranya A.A. Susruta Ngurah Putra mengharapkan Perda tentang Penyelenggaraan Perhubungan mampu menata sektor perhubungan dan menjawab serta mengatasi permasalahan kemacetan di Kota Denpasar. Pihaknya dapat menerima dan menyetujui seluruh ranperda dan dapat ditetapkan menjadi perda. Fraksi Gerindra melalui juru bicaranya I Wayan Narsa mengatakan sangat mendukung Ranperda Bantuan Hukum terhadap masyarakat miskin. Risiko hukum bisa saja terjadi pada saat seseorang melaksanakan tugas profesinya yang juga merupakan salah satu perwujudan program pro-poor dari Pemkot Denpasar. Pandangan keempat disampai-

kan I.B. Kiana dari Fraksi Hanura yang mengatakan, dengan adanya Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan dengan peran strategis, menumbuhkan rasa nyaman, sejahtera dan tertib di jalan serta dapat meningkatkan perekonomian khusunya di Kota Denpasar. Pandangan terakhir disampikan Fraksi PDI Perjuangan melalui I Nyoman Tananjaya, mengapresiasi Pemkot Denpasar telah melaksanakan penataan barang milik daerah serta melakukan regulasi dengan menjamin kepastian hukum. Barang milik daerah yang menjadi aset Pemkot Denpasar agar dapat ditangani sebagai aset yang berupa tanah dengan pendataan secara online dari tingkat desa/kelurahan. Wali Kota Rai Mantra mengatakan, ‘’Adanya usul dan saran yang disampikan masing–masing fraksi dalam pemandangan umum dan pendapat akhir fraksi-fraksi, akan kami kaji dan tindak lanjuti sesuai urgensi dan manfaatnya serta akan dijadikan bahan acuan.’’ (ad978)


Badung

Kamis Kliwon, 1 Desember 2016

3

Dari ’’Policy Dialogue Series’’

PLB Dapat Hilangkan Broker dan Tingkatkan Kuantitas Ekspor PERAN IKM (Industri Kecil dan Menengah) dalam pembangunan perekonomian di Indonesia begitu besar. Karenanya, semua pihak harus mendukung IKM. Sebab, dalam perjalanannya IKM banyak menemukan kendala, baik dari internal maupun eksternal. Di antaranya, masalah permodalan, bahan baku, termasuk pemasaran dan regulasi di era MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) ini. Untuk mendukung IKM, Rabu (30/11) kemarin di Sanur Paradise Plaza diadakan Policy Dialogue Series kerja sama Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan RI dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali serta The Australian Indonesia Partnership for Ekonomic Governance (AIPEG). Pokok dari dialog dan diskusi ini adalah menggali serta merumuskan

peranan Pusat Logistik Berikat (PLB) dalam mendukung daya saing IKM. Selain dihadiri Disperindag Bali, staf ahli Kementerian Perdagangan, juga didatangkan pembicara dari Khrisna Logistik dan pembicara Anto Suroto, S.H., S.E., M.M. (pendiri Scano Exotic Indonesia), Muhamad Hendra (ekspor dan impor CKB Logistik), Widia Erlangga (Direktur Khrisnacargo Logistik Bali), Noviandi (Kabid Fasilitas Kepabeanan), Eko Rudi Hartono (Kasi Fasilitas Pabean III Kantor Jenderal Bea Cukai Bali, NTB dan NTT). Dialog dubuka oleh Tjahya Widayanti selaku Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan RI. Dia mengatakan, saat ini IKM masih menemukan banyak kendala seperti permodalan, bahan baku dan pemasarannya. Dari seminar ini, pihaknya

Bali Post/ist

LONGSOR - Kondisi longsor di Bukit Munduk Tiying, Desa Plaga, Kecamatan Petang.

Longsor di Bukit Munduk Tiying Nyaris Timpa Rumah

Mangupura (Bali Post) Wilayah Badung Utara memang rawan bencana longsor, terutama saat musim penghujan seperti sekarang ini. Karena itu, wilayah ini menjadi pantauan khusus pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung. Contohnya, hujan deras disertai angin kencang yang terjadi, Selasa (29/11) lalu, membuat senderan rumah milik warga di Banjar Bukit Munduk Tiying, Desa Plaga, Kecamatan Petang, jebol. Senderan jebol tersebut nyaris menghantam sebuah rumah. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung A.A. Rai Adnyana, Rabu (30/11)kemarin mengatakan, senderan jebol yang terjadi di Banjar Bukit Munduk Tiying, Desa Plaga milik I Ketut Nyana. Kerusakan yang ditimbulkan cukup parah, karena panjang kerusakan mencapai 13 meter dan tinggi senderan mencapai 3 meter. ‘’Kejadiannya itu sekitar pukul 17.00 Wita. Sebelum kejadian, di lokasi memang sedang diguyur hujan deras serta angin kencang,’’ katanya. Akibat musibah ini, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta. Terkait pohon tumbang di objek wisata Sangeh, tim BPBD telah melakukan evakuasi sejumlah pohon. Ketua Pengelola Objek Wisata Sangeh I Made Sumohon mengaku pascamusibah sudah dilakukan upacara matur piuning. ‘’Tadi pagi sudah melakukan upacara matur piuning dan nuntun, sehingga langsung bisa dilakukan pemotongan kayu,’’ katanya. Untuk aktivitas wisatawan di kawasan tersebut, hingga pagi kemarin berjalan seperti biasa. Mengantisipasi pohon tumbang susulan dan membahayakan pengunjung, pihaknya telah melakukan imbauan kepada pengunjung agar tidak terlalu masuk ke dalam. Begitu juga saat hujan, pihaknya menyarankan agar pengunjung berkeliling objek tidak terlalu jauh dari pos keamanan. (kmb)

ingin mempermudah mendapatkan bahan baku dari impor sehingga terbentuk PLB karena ini ada kaitannya dengan paket kebijakan ekonomi pemerintah. ‘’Sebenarnya ini tidak khusus untuk IKM atau UKM, namun untuk keseluruhan industri. Daripada barang kita ditumpuk di luar negeri, kenapa tidak kita siapkan PLB di Indonesia,’’ katanya. Salah satu yang sudah melakukan ini adalah Khrisnacargo Logistik untuk meningkatkan daya saing IKM di Bali. ‘’Jujur, saya sendiri belum tahu apa skema yang dilakukan Khrisna ini. Sehingga dalam dialog ini kita akan tahu apa yang dilakukan, mekanismenya seperti apa. Jika bagus, kita akan adopsi yang ada di Bali dan kita terapkan di daerah lain di Indonesia,’’ jelasnya. Anto Suroto dalam makalahnya cukup gamblang dalam

memberikan pemaparan soal dampak kebijakan PLB terhadap daya saing ekspor UKM, IKM dan UMKM. Dia awalnya mencari akar masalah seperti produktivitas, kualitas, kapasitas dan efisiensi cost, hingga pemecahan pelaksanaan dan dampak hasil dari pelaksanaan tersebut. Dampak PLB itu, di antaranya jasa surveyor produk berikat, tim terpadu yang terintegrasi, tata cara ekspor, prosedur impor bahan baku, memberi kemudahan serta penekanan biaya, meringankan impor dan lain sebagainya. Sedangkan nilai tambah yang ditimbulkan akibat PLB, banyak. Di antaranya, menghilangkan broker dalam mata rantai perdagangan, daya harga lebih rendah, tim base produk lebih terukur dan efisien, meningkatkan daya saing produk, peningkatan kuantitas ekspor, biaya pengiriman dapat ditekan dan pengadaan

Dewan Usulkan Pemprov Tak Diberi Bagian PHR Mangupura (Bali Post) – Pemkab Badung berencana menyerahkan bagi hasil pajak hotel dan restoran (PHR) di daerah ini secara mandiri tanpa campur tangan Pemprov Bali. Rencana ini terus bergulir di DPRD Badung, bahkan semua anggota dewan sepakat dengan kebijakan tersebut. Tak sampai di sana, dewan juga meminta dana tersebut tidak dibagi ke Pemprov dan hanya cukup diberikan ke enam kabupaten yang membutuhkan saja. ‘’Kalau saya boleh menyarankan, pembagian PHR tersebut, provinsi tidak dapat, cukup diberikan kepada kabupaten/kota yang membutuhkan. Semua objek wisata ada di kabupaten. Intinya, kita ingin memberikan dana PHR ini secara langsung kepada enam kabupaten, sehingga nantinya ada persentase tambahan. Dulu

dana yang mencapai Rp 270 miliar lebih tersebut kan dibagi untuk enam kabupaten dan plus provinsi. Ke depan kita minta bupati agar pembagian dana PHR tersebut diberikan ke emam kabupaten saja. Kita yang mengatur di sini, misalnya Bangli membutuhkan dana Rp 100 miliar untuk perbaikan geopark, kita bantu Rp 100

Mangupura (Bali Post) – Langkah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung menertibkan akomodasi yang tak mengantongi izin di Gumi Keris, mendapat dukungan DPRD Badung. Bahkan, wakil rakyat meminta tim yustisi menunjukkan ‘’taring’’ untuk menertibkan akomodasi-akomodasi yang melanggar ketentuan Pemkab Badung. ‘’Selain menyegel Hotel Maha Ungasan, kami juga minta semua bangunan dan usaha bodong di Badung diperlakukan sama, sehingga tidak ada kesan tebang pilih,’’ kata I Nyoman Mesir, anggota Komisi II DPRD Badung, Rabu (30/11) kemarin. Mantan Perbekel Kutuh ini juga meminta semua bangunan maupun usaha harus didata sesuai instruksi Bupati Badung, sehingga tahu status bangunan apakah melanggar atau tidak. ‘’Jangan

DILANTIK - Bupati Giri Prasta melakukan upacara ‘’majaya-jaya’’ sebelum dilantik menjadi Ketua Umum DPD PSPS Bakti Negara Provinsi Bali yang dilaksanakan Keluarga Besar IPSI Bali di Pusat Wiyata Mandala Bakti Negara, Desa Batumekaem, Ubung, Selasa (29/11) lalu.

provinsi, nasional bahkan tingkat dunia,’’ imbuhnya. Prestasi yang diraih oleh Bakti Negara selama ini, tidak terlepas dari peranan para dewan pendekar, para panglingsir yang telah mewariskan Perguruan Bakti Negara ini. Sebagai generasi muda dan penerus, wajib hukumnya melakukan hal-hal yang sama untuk meraih apa yang pernah diraih untuk menjadi juara dunia dan mempertahankan nama Bakti Negara di kancah dunia. ‘’Inilah tanggung jawab sepenuhnya Giri Prasta selaku Pimpinan Bakti Negara Bali untuk periode 20162021,’’ terangnya. Di masa kepemimpinannya, Giri Prasta akan memfokuskan olahraga seni Pencak Silat Bakti Negara ke masyarakat. ‘’Sesuai dengan nama Bakti Negara, kita wajib berbakti pada negara, wajib hukumnya dan loyal kepada perguruan dan tidak boleh keluar dari apa yang menjadi keputusan perguruan itu. Tegas,

milar dan sisanya kita bagi ke 5 kabupaten lainnya secara porprosional. Begitu juga dengan pembangunan jembatan cinta di Klungkung, kita arahkan dananya ke sana,’’ ujar Ketua Komisi III DPRD Badung Nyoman Satria usai rapat Badan Musyawarah DPRD Badung, Rabu (30/11) kemarin. Apakah dengan diputusnya PHR ini masuk ke provinsi akan berdampak pada akan hilangnya dana pengamanan dan promosi pariwisata Bali? Terhadap hal ini, Satria mengatakan, untuk kepentingan dana pengamanan, hal itu memang tugas provinsi untuk mencarikan anggarannya dan bukan mengambil dari pembagian PHR yang disetorkan Badung dan Denpasar. ‘’Saya rasa

provinsi punya dana itu. Dia kan punya DAU yang cukup tinggi. Alokasi dana provinsi kan Rp 6 triliun lebih. Pertama kita ingin berdiskusi membahas ini dengan provinsi dan kedua kita ingin membantu seutuhnya ke enam kabupaten ini,’’ terang politisi PDI Perjuangan tersebut. Ia mengatakan, Komisi III juga sudah pernah melakukan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri untuk mencarikan payung hukum kebijakan ini. ‘’Dari hasil konsultasi dulu, aturan yang bisa dipakai paling tidak pemerintah harus membuat peraturan bupati ataua lebih baik lagi perda. Jadi, kita bisa membatu tidak saja enam kabupaten di Bali, keluar Bali pun Badung bisa membantu,’’ tegasnya.

Kabag Keuangan Setkab Badung Ketut Gede Suyasa yang dimintai tanggapannya terkait rencana penyerahan PHR Badung ke enam Kabupaten ini secara langsung tanpa melalui Pemprov, enggan berkomentar banyak. ‘’Ya… memang ada rencana seperti itu dan bapak bupati bersama enam bupati penerima dana tersebut telah menghadap ke gubernur tanggal 28 November 2016 lalu untuk memohon restu agar dapat dilaksanakan langsung oleh Pemerintah Kabupaten Badung. Namun, terkait dengan nantinya pemerintah provinsi dapat atau tidaknya bagian dari pembagian PHR tersebut, silakan nanti tanya pimpinan kami,’’ paparnya. (kmb)

Satpol PP DimintaTunjukkan ’’Taring’’

Giri Prasta Ketum DPD PSPS Bakti Negara Provinsi Bali

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta melakukan upacara majaya-jaya. Upacara ini dilakukan serangkaian terpilihnya dia menjadi Ketua Umum (Ketum) DPD PSPS Bakti Negara Provinsi Bali yang dilaksanakan Keluarga Besar IPSI Bali di Pusat Wiyata Mandala Bakti Negara, Jalan Kerta Mandala, Desa Batumekaem, Ubung, Selasa (29/11) lalu. Upacara majaya-jaya ini di-puput Ida Sang Begawan dari Geria Saba Ketewel, Gianyar, dihadiri pini sepuh dan penasihat dari DPD se-Bali. Selain majaya-jaya, Giri Prasta juga menerima Surat Keputusan (SK) sebagai Ketua Umum DPD PSPS Bakti Negara Provinsi Bali Periode Tahun 2016-2021. Mendampingi Giri Prasta, sebagai Ketua Harian I Bagus Alit Sucipta, S.H. Usai majaya-jaya dan menerima SK, Giri Prasta menyampaikan, pada masa kepemimpinannya, ia akan melakukan evaluasi terhadap organisasi dan memformulasikan untuk mengembalikan kejayaan Bakti Negara yang pernah diraih bersama-sama. Dalam melaksanakan programnya, ke depan Giri Prasta sudah memiliki strategi untuk memberikan motivasi bagi anak-anak tingkat SD untuk memunculkan atlet-atlet berbakat. ‘’Kami akan gerakkan mulai tingkat SD, tingkat banjar dan nanti kami juga gerakkan ranting di desa, sehingga betulbetul muncul atlet-atlet yang tangguh,’’ tegasnya. Dijelaskannya, pelaksanaan seni pencak silat khususnya Bakti Negara ini juga akan digerakkan melalui senam lantai untuk menghasilkan kelenturan. ‘’Ke depan betul-betul kami akan bina sehingga mampu menunjukkan prestasi baik di tingkat kabupaten,

Bali Post/asa

DIALOGUE - Suasana Policy Dialogue Series kerja sama antara Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan RI dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi di Sanur, Rabu (30/11) kemarin. gudang lebih efisien. bumi. Namun, Bali memiliki IKM di Bali selama lima taKadisperindag Provinsi Bali SDM yang kreatif dan inovatif hun mengalami pertumbuhan Ni Wayan Kusumawathi, S.H., yang dijadikan sebagai dasar rata-rata 8,46 persen. Produk M.Si. dalam sambutannya pengembangan industri kera- IKM Bali telah mengisi pasar menjelaskan bahwa Bali tidak jinan di Bali. Dia mengatakan, mancanegara 42,25% dari total mempunyai sumber daya alam potensi IKM sangat besar dan eksposr Bali dari industri keraseperti tambang dan minyak terus berkembang. Jumlah jinan. (asa)

tegak lurus, sebagai jiwa bahwa di Bakti Negara ini jiwanya Pancasila, pencak silat budayanya betul-betul budaya Bali,’’ tegas Giri Prasta. Ketua Lembaga Dewan Pendekar Pusat PSPS Bakti Negara I Bagus Alit Dira mengatakan, kegiatan majaya-jaya ini merupakan langkah spiritual bagi pengurus yang baru. Kepada pengurus baru, diharapkan agar apa yang telah dikerjakan oleh pengurus yang terdahulu dilanjutkan oleh pengurus sekarang. Tugas pengurus baru sama dengan tugas pengurus yang lama, yaitu mewujudkan perguruan ini tetap ajeg. Juga, prestasi dapat tetap dipertahankan, dan yang tidak kalah pentingnya kekeluargaan agar tetap berjalan. Prestasi yang diraih Perguruan Bakti Negara saat PON dengan meraih dua emas. ‘’Syukur tradisi dari PON ke-8 hingga PON terakhir ini kita tetap berhasil membawa medali emas,’’ tambahnya. (ad974)

cuma main ancam saja. Harus buktikan bahwa itu ditindak sesuai ketentuan. Mereka (Satpol PP – red) harus benarbenar menunjukkan taringnya dengan memberangus setiap pelanggaran yang ada,’’ tegasnya. Politisi asal Kutuh ini menyayangkan ada kesan pembiaran terhadap hotel-hotel yang melakukan pelanggaran hingga beroperasi. Seharusnya, pelanggaran tidak terjadi jika sebelum dibangun sudah dilakukan pencegahan. ‘’Sehingga investor nakal tidak telanjur melabrak aturan. Jadi kami minta jangan ada pembiaran. Kalau sudah melanggar, langsung ditertibkan,’’ ungkapnya. Dewan mensinyalir masih ada vila lain selain Vila Maha Ungasan yang tak mengantongi izin lengkap. Untuk itu, katanya, sangat penting data dari kepala desa untuk disatukan guna

mengetahui keseluruhan akomodasi pariwisata, termasuk vila yang ada di Badung. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta telah mengeluarkan Instruksi Nomor 1 Tahun 2016 yang ditujukan ke kepala desa dan lurah untuk mendata dan melaporkan akomodasi pariwisata di wilayah masing-masing. Meski demikian, hingga batas deadline 10 Oktober 2016 masih terdapat beberapa desa belum menyetorkan hasil pendataan yang dimaksud. ‘’Kami mensinyalir masih ada akomodasi wiata lain selain Hotel Maha Ungasan yang tak mengantongi izin lengkap. Untuk itu, sangat penting data dari kepala desa untuk disatukan guna mengetahui keseluruhan akomodasi pariwisata termasuk vila yang ada di Badung,’’ ujar Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Badung tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Daerah (Kadisparda) Badung Cokorda Raka Darmawan saat dimintai konfirmasi terpisah, membenarkan hal itu. ‘’Ya, masih ada yang belum melaporkan hasil pendataannya,’’ kata Cok Raka Darmawan. Untuk pengumpulan data tersebut, pihaknya mengaku akan berkerja sama dengan pihak Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda). ‘’Kita akan coba dengan Dispenda, karena dia juga akan melakukan pendataan. Kita akan melakukan rapat dulu, biar tidak saling menunggu,’’ katanya. Ia merinci sudah cukup banyak yang menyetor. Bahkan untuk di Kecamatan Kuta Selatan, semua desa dan kelurahan sudah menyetor. ‘’Tapi jika dilihat secara menyeluruh, tinggal 30 desa yang belum menyetor data tersebut,’’ terangnya. (kmb27/kmb)

Bangun Suasana ’’Guyub’’ dan Harmoni

FKUB Badung Silaturahmi dengan Bupati Giri Prasta DINAMIKA pembangunan di Badung begitu pesat dan cepat. Untuk itu, dibutuhkan tetap terjaganya harmoni serta tali silaturahmi yang intensif dan dinamis. Dalam upaya menjaga tetap guyub dan terjaganya tri kerukunan umat beragama di Kabupaten Badung, pemerintah bersama segenap jajaran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) senantiasa terus membangun tali silaturahmi dan sinergi secara intensif. Demikian diungkapkan Ketua FKUB Kabupaten Badung yang juga Sekda Badung Kompyang R. Swandika saat silaturahmi jajaran FKUB Badung dengan Bupati Badung, Rabu (30/11) kemarin, di Puspem Badung. Selain dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, juga tampak hadir Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta, Dandim 1611/Badung Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa, Bupati Badung ke-11 A.A. Gde Agung selaku Penasihat FKUB Badung, tokoh-tokoh umat beragama, perwakilan dari Polresta Denpasar dan Wakapolres Badung, Kadis Kebudayaan I.B. Anom Bhasma, Kakandep Agama Badung I Nyoman Arya dan Kepala Kesbangpol Linmas I Nyoman Suendi. Ketua FKUB Badung Kompyang R. Swandika mengatakan, terbangunnya suasana yang harmoni serta terjaganya kerukunan antarumat

beragama, baik intern, antar dan dengan pemerintah, tidak terlepas dari adanya dukungan penuh serta fasilitas dan perhatian Pemkab Badung terhadap segenap umat beragama di Badung. ‘’Jajaran FKUB yang terdiri dari pimpinan majelis umat beragama selama ini telah terbangun sinergi dan komunikasi yang amat sangat baik dengan Pemkab Badung. Oleh karenanya, kami atas nama segenap anggota forum menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan DPRD Badung. Kami harapkan kerukunan dan harmoni yang telah terjaga dengan baik di Badung dapat sebagai modal untuk bekerja membangun Badung yang shanti dan jagadhita,’’ jelasnya. Bupati Giri Prasta atas nama Pemerintah Kabupaten Badung menyampaikan terima kasih kepada FKUB Badung dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Badung yang telah menciptakan kerukunan antarumat beragama di Badung. ‘’Kami meyakini, kerukunan di Badung akan tetap terjaga karena harmonisasi ini telah terjalin dengan baik,’’ katanya. Untuk itu, Bupati juga tak henti-hentinya memohon arahan dan petunjuk dari FKUB, tokoh umat maupun FKPD guna tetap terwujudnya kondusivitas di Badung. Menyika-

SILATURAHMI - Bupati Giri Prasta bersama Ketua FKUB Badung Kompyang R. Swandika dan Penasihat FKUB Badung A.A. Gde Agung saat bersilaturahmi dengan jajaran FKUB Badung, Rabu (30/11) kemarin, di Puspem Badung.

pi kondisi keamanan saat ini, Bupati kembali menegaskan agar tetap mengedepankan konsep kebangsaan dengan tetap mempertahankan UUD 1945, Pancasila, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta mengatakan, apa yang telah tercapai di Badung selama ini, baik kerukunan dan keharmonisan umat beragama, DPRD Badung memandang sangat luar biasa. ‘’Kami pimpinan dewan sangat berterima kasih kepada FKUB, dan kami bersama bupati akan siap mendukung program FKUB dalam upaya meningkatkan keharmonisan dan kerukunan antarumat beragama di Badung,’’ tambahnya. Dandim 1611/Badung

Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada FKUB dan Pemkab Badung, karena kehidupan di Badung sangat luar biasa tidak pernah ada masalah. Sementara terkait situasi nasional, telah diinstruksikan dari pusat agar di daerah merapatkan barisan, solid dan tidak terpengaruh pada halhal negatif. Penasihat FKUB Badung A.A. Gde Agung menyampaikan pentingnya menjaga dan saling menghormati rasa beragama yang perlu ditanamkan kepada masyarakat paling bawah (akar rumput). Diharapkan kerukunan tidak hanya di tingkat elite saja, namun harus menjadi ‘’virus’’ positif ke akar rumput. (ad973)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Inkubator Bisnis Stikom Bali Raih ICSB Indonesia Presidential Award 2016

INKUBATOR Bisnis Stikom Bali meraih penghargaan bergengsi dari International Council for Small Business (ICSB) Indonesia Presidential Award 2016 dalam kategori Researcher and Academician. Penghargaan di bidang UKM itu diberikan oleh Wakil Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, S.E., diterima oleh I Made Sarjana, S.E., M.M. (Kepala Pusat Kerja Sama dan Pemasaran Stikom Bali) di Gedung Swaka Dharma Denpasar, Selasa (29/11). Penghargaan yang diberikan kepada Inkubator Bisnis Stikom Bali karena ICSB menilai Inkubator Bisnis Stikom Bali berperan penting dalam mencetak wirausaha muda dengan meluncurkan Gerakan 1.000 Wirausaha Muda yang dilakukan oleh Menteri Koperasi dan UMKM RI Drs. AAGN Puspayoga pada Wisuda XV Stikom Bali di Nusa Dua, Sabtu, 23 Mei 2015. Melalui gerakan ini, Stikom Bali menargetkan setiap wisuda, minimal 10 persen adalah wirausaha hasil binaan inkubator bisnis sehingga dalam waktu 10 tahun tercipta 1.000 wirausaha muda lulusan Stikom Bali. Ada beberapa bidang kategori penghargaan, salah satunya adalah Researcher and Akamdemician yang diraih oleh Inkubator

AWARD - I Made Sarjana menerima ICSB Indonesia Presidential Award 2016 dari Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, disaksikan Presiden ICSB Indonesia Jacky Mussry. Bisnis Stikom Bali. Dua pergu- mengembangkan UKM. ruan tinggi lain yang mendapat Kepala Dinas Koperasi dan penghargaan serupa adalah Uni- UMKM Provinsi Bali I Dewa versitas Udayana dan STMIK Nyoman Parta menyambut baik Primakara. kegiatan yang diadakan oleh Presiden ICSB Indonesia Jacky ICSB ini. ‘’Kalau boleh, kegiatan Mussry mengatakan, pengharagaan seperti ini dilanjutkan terus ini sebagai wujud komitmen ICSB karena sangat bermanfaat buat dalam membantu dan mengem- UKM di Bali,’’ kata Parta. ICSB bangkan UKM di Indonesia. Jacky adalah sebuah organisasi nirlaba Mussry menyebut, setiap tahun internasional yang didirikan pada ICSB mempertemukan akademisi, tahun 1955 dengan tujuan untuk peneliti, pembuat kebijakan dan mendukung pertumbuhan dan praktisi sebagai empat pilar utama perkembangan UKM di seluruh untuk berbagi pengetahuan dan dunia. Organisasi ini memiliki pengalaman di bidangnya masing- cabang di 70 negara, termasuk di masing dalam upaya membantu Indonesia. (ad1909)

Pelepasan Lulusan FT Unud

Siapkan Sarjana Mampu Ekspansi Tingkat ASEAN

BERPRESTASI - Dekan FT Unud Prof. Ir. NPG Suardana, Ph.D. berfoto bersama dengan lulusannya yang berprestasi. FAKULTAS Teknik Univer- Lingga, S.T. (Teknik Arsitektur), I sitas Udayana (FT Unud) terus Wayan Jodie Pramesthi Suandita, berupaya mencetak lulusan yang S.T. (Teknik Sipil), I Gusti Ayu Garkompetensinya siap bersaing hingga nita Darma Putri, S.T. (Teknik Elekke negara-negara anggota ASEAN. tro), Cahyo Sudarmo, S.T. (Teknik Hingga saat ini, FT Unud telah Mesin) dan Pande Wayan Artha meluluskan 9.425 sarjana dari 5 Pro- Pradana, S.T. (Teknologi Informasi). gram Studi (Prodi), yaitu Arsitektur, Sedangkan untuk lulusan terbaik Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknik di tingkat fakultas diraih Cahyo Mesin dan Teknologi Informasi, baik Sudarmo, S.T. Reguler maupun Nonreguler. Sementara itu, Dekan FT Unud Rabu (30/11) kemarin, FT Unud Prof. Ir. NPG Suardana, Ph.D. melepas 161 sarjana periode No- mengatakan, ke depan lulusanvember 2016 di Auditorium Undagi nya diharapkan mampu mengisi Graha, Jimbaran, Kuta Selatan. kekosongan dari kebutuhan tenaga “Jumlah lulusan yang dilepas se- kerja yang ada. “Tenaga kerja kita banyak 161 orang terdiri dari Pro- sebenarnya sangat banyak, terugram S-1 Reguler sebanyak 123 tama di bidang jasa konstruksi dan orang dan Nonreguler sebanyak infrastruktur,” ujarnya. 38 orang,” ujar Pembantu Dekan I Pihaknya juga akan terus beruBidang Akademik Prof. Ir. Ngakan paya mensertifikasi setiap lulusan, Putu Sueca, M.T., Ph.D. baik melalui lembaga-lembaga serNgakan Sueca menambahkan, tifikasi di kampus maupun asosiasi lulusan terbaik masing-masing prodi keahlian. Sementara untuk mahameliputi Ida Bagus Anom Artha siswa yang masih kuliah, melalui

lembaga profesi yang dimiliki, setelah lulus mereka siap bersaing dengan insinyur di lingkup ASEAN. “Selain untuk proteksi diri, kami juga berharap mereka juga bisa ekspansi ke negara-negara ASEAN, tidak cuma di negara kita sendiri. Ke depan, kami terus meningkatkan infrastruktur sesuai kebijakan pemerintah pusat yang dijabarkan sampai ke bawah. Meningkatkan lab, SDM berkualitas,” tegas Prof. Suardana. Pihaknya juga berharap kualifikasi dosen tidak ada lagi hanya S-2, minimal S-3. Apalagi ada Unud punya program untuk dosen yang usianya 50 tahun ke atas akan dibebaskan SPP yang ingin melanjutkan ke S-3. “Ini salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas mahasiswa. Kalau kualitas dosennya baik, kualitas mahasiswa tentu bagus,” ujarnya. Terkait respons masyarakat terhadap FT Unud, menurutnya sangat bagus sekali. Hal itu dibuktikan dengan meningkatkan jumlah lulusan SMA/SMK yang ingin kuliah di sana. Bahkan pihaknya sampai menolak. “Dulu Teknik Mesin hanya dapat 70 mahasiswa, tapi sekarang 130 orang, Teknik Elektro 120 orang. Rata-rata saat ini satu kelas isinya 120 mahasiswa. Bahkan, untuk Progam Studi Arsitektur, kami sampai membatasi kuota penerimaan 80 mahasiswa karena masalah ruangan. Banyak menolak baik yang Reguler maupun Nonreguler. Kami berharap lulusan FT Unud bisa menciptakan lapangan kerja,” tegas Suardana. (ad1980)

Dukung Anggaran di Atas Rp 3 Triliun, DPD-RI Minta Perikanan Lindungi Pekerja Lokal

Senator Wedakarna Perjuangkan Kepentingan Nelayan Bali di Pusat

MENINDAKLANJUTI amanat masyarakat, Komite III Bidang Tenaga Kerja DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menyambangi Kantor Pusat PT Perikanan Nusantara di bilangan Jakarta Pusat. Hal ini terkait dengan pengaduan dugaan diskriminasi yang dialami seorang pekerja Hindu Bali yang mendapatkan mutasi demosi yang dianggap tidak adil dan sepihak. Diterima oleh Usman Perdanakusuma (Direktur Utama PT Perikanan Nusantara), Senator Arya Wedakarna (AWK) meminta penjelasan dari pihak BUMN terkait dengan keberadaan unit Bali yang berpusat di Pelabuhan Benoa, Denpasar. Dalam pertemuan itu, Dirut memberikan penjelasan adanya proses internal sehubungan dengan SDM Bali dan mengakui bahwa ada prosedur lama yang harus dijalani dan sudah mengadakan pertemuan internal dengan pihak dan pelapor sembari pihaknya berjanji akan menyempurnakan proses dan memperbaiki kinerja perusahaan. ‘’Saya menghargai usaha dari Dirut untuk bertekad memperbaiki sistem mutasi di internal perusahaan. Sebagai perusahaan yang berada di bawah Kementerian BUMN tentu ke depan kita menginginkan bahwa sinergi dengan daerah itu wajib. Saya sebagai wakil rakyat di daerah tentu membela kepentingan warga pribumi dan saya tegaskan itu tidak bisa diskriminasi. Metode komunikasi yang jelas serta kekeluargaan harus diutamakan dalam menangani orang lokal agar tidak jadi SARA. Mengurus orang Bali itu repot sekali, karena ini terkait dengan harga diri Bali. Saya minta diperbaiki dan dibantu saudara-saudara saya,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Terkait dengan keberadaan PT Perikanan Nusantara, pihak DPDRI mendukung adanya revitalisasi

serta pemberdayaan perusahaan ke depan. ‘’Saya sudah mendapat penjelasan dari Dirut dan sepaham bahwa jika ingin Pemerintahan Jokowi ini serius menggarap maritim, maka BUMN-BUMN terkait kemaritiman harus diberdayakan. Industri hulu sampai hilir harus ditata. Saya baru dapat laporan bahwa penambahan modal hanya sekitar Rp 200 miliar, ya itu kecil sekali dan sekadar tambal sulam. Saya dukung agar ke depan potensi infrastruktur dan revitalitasi perusahaan menjadi prioritas. Saya kira angka idealnya di atas Rp 3 triliun agar bisa mendukung proses produksi nelayan Indonesia khususnya Bali,’’ ungkap Senator Wedakarna. Ia memberikan gambaran bahwa Indonesia bisa memiliki kapal produksi ikan yang langsung berproduksi di atas laut tanpa ke darat seperti yang dimiliki Jepang atau Norwegia dan juga agar PT Perikanan Nusantara bisa membantu membeli hasil nelayan secara langsung dengan harga patut

melalui koperasi atau kelompok dan membasmi sistem rentenir dan ijon. ‘’Ibaratnya saat ini program pengusiran dan penenggelaman kapal di era Menteri Susi Pudjiastuti sudah ada hasil selama dua tahun. Dan kini ketika hasil laut Indonesia berlimpah harusnya disambut oleh perusahaan perikanan domestik apalagi BUMN. Ini yang kurang maksimal. Nanti saya ingatkan Presiden RI dan Kemenko Maritim. Bali mendukung termasuk juga adanya spesialisasi BUMN Kelautan agar bisa membagi tugas mana yang fokus pada ikan tangkap dan mana yang ikan budi daya. Jadi, tidak ada tumpang-tindih,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Selanjutnya, pihak DPD-RI juga membicarakan tentang peningkatan kapasitas perikanan di Bali termasuk agar banyak nelayan Bali diberdayakan dan dilindungi, salah satunya perjuangan revisi kebijakan Kemen KP terkait ekspor lobster sebagaimana yang disampaikan oleh nelayan tradisional di Bali. (ad977)

BERSAMA - Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Usman Perdanakusuma (Direktur Utama PT Perikanan Nusantara).

Kamis Kliwon, 1 Desember 2016

Maksimalkan Upaya Pencegahan

BNNP Gencar Lakukan Inovasi

MENINDAKLANJUTI hasil pertemuan Kepala BNN RI, Komjen Budi Waseso, dan Sekretaris Utama BNN RI dengan para tokoh dan stakeholder yang ada di Bali, termasuk kelompok mahasiswa, disarankan penyuluhan tentang narkoba tidak monoton. Diharapkan lebih kreatif dan inovatif seperti dalam bentuk permainan, film, diskusi, musik dan parade seni. Diberikan kreativitas dan jika penyuluhan di sekolah tidak lagi melibatkan KSPAN dan OSIS, tapi siswa yang terindikasi atau rawan kena narkoba. “Itu masukan bagus dan kami akan terapkan. Sebenarnya sebagian sudah kami lakukan, ke depan akan dioptimalkan lagi,” tegas Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol. Drs. Putu Gede Suastawa, S.H., usai membuka kegiatan asistensi dalam rangka penguatan pembangunan berwawasan antinarkoba di Hotel Puri Nusa Indah Jalan Waribang, Denpasar, Rabu (30/11) kemarin. Oleh karena itu, BNNP mendorong masing-masing yayasan dan LSM berkolaborasi dengan membentuk Koalisi Antinarkoba Indonesia (Kani). Dibentuknya Kani, seluruh yayasan dan LMS yang ada di Bali bergabung. Tugasnya tidak hanya menyikapi masalah narkoba, tapi komitmennya lebih diperluas menggelar kegiatan untuk pencegahan dan pemberantasan narkoba. “Nanti kami akan buatkan legalitas, visi dan misi, AD/ART, di samping itu meminta implementasi harapanharapan saat pertemuan dengan Kepala BNN RI. Kami akan

membuat pola-pola baru bidang penyuluhan,” ujarnya. Tugas Kani, diharapkan lebih aktif melakukan upaya pencegahan narkoba. Orang-orang atau lembaga yang tergabung dalam organisasi ini merupakan spesialis memerangi narkoba terutama bidang pencegahan. Visi dan misi Kani, yaitu percepatan P4GN dengan pola berbeda dan mengundang narasumber hebat selain dari BNNP. ”Pencegahan jadi prioritas, setelah itu baru pemberantasan dan rehabilitasi. Itu bentuk komitmen kami,” ujar jenderal asal Mengwi, Badung ini. Menurutnya, pengguna narkoba banyak ditangkap. Itu berarti mereka tidak memiliki proteksi diri. Proteksi diri itu bisa didapat dari program pencegahan seperti penyuluhan, solosialisasi, advokasi, diseminisasi,

TOT dan workshop. ”Bisa juga pengungkapan tinggi karena ketangguhan tim berantas. Namun, pencegahan harus diutamakan,” tandasnya. Kebiasaan anak-anak zaman sekarang aktif di media sosial (medsos), BNNP akan berusaha masuk dan membuat website yang mampu menarik perhatian mereka. “BNNP Bali sudah punya FB dan website, tapi mungkin tidak menarik bagi mereka. Kami akan menggali informasi dan masukan atau saran supaya lebih mengena. Saran-saran tersebut akan ditindaklanjuti,” tegas Suastawa yang didampingi Kabag Umum AKBP Sang Gede Sukawiyasa. Kegiatan asistensi itu dihadiri pelajar, organisasi pemuda, LSM, yayasan dan perhimpunan wanita serta media. (ad971)

ANTINARKOBA - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. Putu Gede Suastawa, S.H. memberi sambutan saat membuka kegiatan asistensi dalam rangka penguatan pembangunan berwawasan antinarkoba.

Hari Bakti PU Ke-71

Tanam 2.000 Pohon di Embung Telaga Tunjung

TANAM POHON - Dalam rangka memperingati hari bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-71 dan Hari Menanam Pohon Indonesia, dilakukan penanaman 2.000 pohon di Embung Telaga Tunjung Kerambitan Tabanan, Rabu (30/11) kemarin. DALAM rangka memperingati kegiatan penanaman pohon ini Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) dilakukan serentak di seluruh ke-71 dan Hari Menanam Pohon wilayah Indonesia dan untuk di Indonesia, dilakukan penanaman Bali dipusatkan di Embung Te2.000 pohon di Embung Telaga laga Tunjung Kerambitan. TerpilTunjung Kerambitan Tabanan, ihnya lokasi ini sebagai pusat kegRabu (30/11) kemarin. Penana- iatan dalam penanaman pohon. man pohon ini sekaligus untuk Menurut Jayada karena Embung mendukung program pemerin- Telaga Tunjung termasuk salah tah dalam penyelamatan hutan, satu bendungan yang mata airnya tanah dan air secara serentak di harus dijaga. seluruh Indonesia. ‘’Terlebih kondisi di hulu cukup Kepala Balai Wilayah Sungai kritis saat ini dengan adanya (BWS) Bali Penida I Ketut Jayada banjir di beberapa tempat. Benddi sela-sela acara memaparkan ungan juga sempat meluap tetapi

bersyukur masih bisa ditampung,’’ ujarnya. Diharapkan dengan terpeliharanya daerah aliran sungai lewat banyaknya pohon yang membantu menyerap air, bendungan pun bisa terawat dengan baik. Jayada melanjutkan dalam gerakan penanaman pohon ini melibatkan semua stakeholder, baik itu pemerintahan provinsi, kabupaten, TNI, kepolisian hingga LSM. Untuk gerakan menanam pohon kemarin disediakan 2.000 bibit yang ditanam secara bertahap. Selain 2.000 pohon yang ditanam di Embung Telaga Tunjung, lanjut Jayada, total pohon yang akan ditanam di seluruh Bali ada 10.000 pohon. ‘’Penanaman ini menyasar lahan kritis dan embung-embung di bawah tanggung jawab BWS Bali Penida,’’ terangnya. Tentunya kegiatan ini tidak sebatas hanya menanam, tetapi akan terus melakukan pemantauan pertumbuhan dari pohon-pohon tersebut. Dalam acara gerakan menanam pohon, turut hadir tenaga ahli Menteri PUPR bidang perumahan Moh. Jehansyah Siregar, Kepala Dinas Perkebunan Bali I Dewa Made Buana Duwuran mewakili Wakil Gubernur Bali, dan Sekertaris Dinas PU Bali Ir. I Nyoman Sumerta. (ad983)

Gaya Hidup Picu Gejala Hemoroid

RS BaliMed Terapkan Prosedur Stapler HEMOROID atau wasir (ambeien) merupakan salah satu penyakit yang banyak dialami oleh masyarakat, berupa pembengkakan dari bantalan anus yang kaya akan anyaman pembuluh darah. Perdarahan di anus dan nyeri akibat hemoroid menimbulkan ketakutan pada penderita, sehingga RS BaliMed dengan mengutamakan manfaat terhadap pasien, menerapkan prosedur stapler pada tindakan pengobatan hemoroid. Prosedur ini bertujuan memberikan kenyamanan pada penderita dengan konsep painless dan minimal perdarahan. “Operasi hemoroid yang paling aman, nyaman, efektif, cepat dengan nyeri yang sangat minimal saat ini adalah prosedur stapler. Karena pada prosedur ini reposisi, pemotongan sekaligus menyambung selaput lendir (mukosa) dilakukan pada area yang sangat minimal persarafan sehingga keluhan nyeri dan risiko perdarahan pascatindakan sangat rendah dibandingkan prosedur hemoroid lainnya. Dengan prosedur stapler ini memberi keuntungan lain terhadap pasien dari segi lama perawatan di rumah sakit, tidak memerlukan perawatan luka khusus dan memungkinkan penderita untuk segera kembali beraktivitas,’’ ungkap dr. Made Yanthi Indriyani, Sp.B. selaku Dokter Bedah RS BaliMed, Jumat (25/11). Lebih lanjut dijelaskan, secara umum hemoroid dibedakan atas hemoroid luar dan dalam berdasarkan letak dari hemoroid. Untuk hemoroid dalam dibedakan menjadi empat tingkat (grade), di mana menentukan terapi terhadap pasien apakah membutuhkan tindakan operasi atau masih bisa diperbaiki tanpa tindakan operasi. Umumnya, penderita datang dengan keluhan BAB berdarah, benjolan di anus dan disertai nyeri, perih ataupun gatal. Yanthi Indriyani menjelaskan, hemoroid untuk grade 1 ditandai dengan rasa tidak nyaman di anus dan belum disertai keluhan benjolan (prolaps). Keluhan lainnya adalah sering gatal dan panas di area anus. Grade 2 sudah disertai adanya penonjolan (prolaps) pada anus saat defekasi, namun penonjolan masih dapat kembali spontan ke dalam anus. Selanjutnya pada grade 3 ditandai dengan tonjolan keluar dari anus yang hanya bisa masuk kembali ke posisi normal dengan bantuan, misalnya jari tangan. Pada grade 4 dijumpai tonjolan tidak dapat dimasukkan kembali, meskipun sudah dilakukan manipulasi atau upaya memasukkan kembali ke dalam anus. Semua grade hemoroid dapat disertai tetesan atau bercak darah yang terjadi akibat robekan pada pembuluh darah yang membengkak karena

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

adanya dorongan ataupun meningkatnya tekanan pada pembuluh darah di area anus. Pada grade 1 dan 2 masih dilakukan upaya pengobatan tanpa pembedahan, seperti skleroterapi (suntik), infra red coating, pengikatan hemoroid rubber band diikuti memperbaiki gaya hidup mencakup aktivitas dan mengkonsumsi makanan tinggi serat. Sedangkan grade 3 dan 4 sudah indikasi untuk dilakukan tindakan operasi, misalnya dengan prosedur stapler. Ada beberapa faktor yang memicu timbulnya hemoroid dan seringkali berkaitan dengan gaya hidup kita, seperti mengonsumsi asupan rendah serat dan kurangnya aktivitas fisik. Konstipasi, meningkatnya tekanan di dalam perut pada kondisi khusus (kehamilan) juga ikut memicu hemoroid serta adanya faktor keturunan (herediter). Sehingga perubahan gaya hidup diharapkan dapat mengurangi risiko munculnya hemoroid maupun kekambuhannya. ‘’Perubahan gaya hidup dimaksud misalnya membiasakan minum air putih 2-3 liter/ hari, menambah asupan serat dalam makanan, seperti buah, sayur, olahraga teratur dan cukup aktivitas fisik serta tidak menunda untuk defekasi,’’ pungkasnya. (ad970)

dr. Made Yanthi Indriyani, Sp.B.


info seremoniAL

Kamis Kliwon, 1 Desember 2016

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I

Meriahkan HUT Ke-121 Bank BRI dan Hari Juang Kartika 2016

Bank BRI dan Kodam IX/Udayana Bantu 50 Pasien Operasi Katarak Gratis

DALAM rangka memeriahkan HUT ke-121 Bank BRI dan Hari Juang Kartika tahun 2016 yang jatuh pada tanggal 16 Desember 2016 dan 15 Desember 2016, Bank BRI bekerja sama dengan Kodam IX/Udayana mengadakan bakti sosial operasi katarak gratis kepada 50 orang pasien katarak yang berasal dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bali. Pelaksanaan kegiatan bakti sosial operasi katarak gratis yang bertajuk “BRI Melihat Dunia” tersebut

dilaksanakan di Rumah Sakit Tingkat II Udayana dari tanggal 25 November 2016 sampai dengan 2 Desember 2016 dengan besaran biaya sebesar Rp 350 juta. Pemimpin Wilayah BRI Denpasar yang mewilayahi Provinsi Bali, Nusa Tenggara, Dedi Sunardi, mengatakan kegiatan bakti sosial operasi katarak gratis ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Bank BRI terhadap kesehatan masyarakat. “Sebanyak 50 pasien katarak dari

seluruh Bali akan mendapat pelayanan operasi katarak gratis di Rumah Sakit Tingkat II Udayana yang ditangani oleh tenaga medis yang handal dan profesional,” ujarnya. Dedi Sunardi menambahkan, sampai saat ini sudah 122 orang calon pasien yang mendaftar. Selanjutnya oleh tim medis akan dilakukan screening terlebih dahulu untuk memastikan kondisi pasien siap untuk dioperasi. “Dalam hal ini, kami sangat dibantu oleh tim Kodam IX/Udayana dan Rumah Sakit Tingkat II Udayana yang begitu sigap menyampaikan informasi bakti sosial operasi katarak gratis ini kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya. Hingga akhir November 2016, katanya, Bank BRI telah menyalurkan dana Bina Lingkungan di Provinsi Bali, NTB dan NTT untuk perbaikan sarana dan prasarana umum, perbaikan sarana ibadah, bantuan bidang pendidikan, pelestarian alam, bantuan sosial kemasyarakatan dalam rangka pengentasan kemiskinan dan lain-lain. Ke depan, diharapkan penyaluran dana Bina Lingkungan BRI dapat ditingkatkan dan memberikan lebih banyak manfaat bagi masyarakat. (ad972)

5

Pascasarjana Unhi Rayakan HUT Ke-14 Terbitkan Sejumlah Buku

PROGRAM Pascasarjana Unhi, Rabu (30/11) kemarin merayakan HUT ke-14. Puncak HUT diisi dengan prosesi natab Sesayut Dirgayusa, pameran buku terbitan Pascasarjana Unhi, pameran hasil penelitian, dan pameran jurnal. Direktur Program Pascasarjana Unhi Prof. Dr. Putu Gelgel menyampaikankegiatan HUT ke-14 diawali dengan saresehan tentang ‘’Sumbangan Sastra Hindu terhadap Sastra Indonesia’’ pada 28 Oktober 2016. Dilanjutkan dengan seminar hasil penelitian para dosen pascasarjana Unhi pada Sabtu (12/11). Ada dua hasil penelitian yang diseminarkan, yaitu ‘’Kearifan Lokal Masyarakat Bali Dalam Pembangunan Hukum Hindu’’ dan ‘’Kinerja Guru Pendidikan Agama Hindu Sekolah Dasar di Kota Denpasar’’. Pada Senin (14/11) digelar pengabdian kepada masyarakat berupa anjangsana ke masyarakat kurang mampu di Desa Tejakula, dilanjutkan dengan tirtayatra ke Pura Ponjok Batu, Buleleng. Selanjutnya pada Sabtu (19/11) digelar pelatihan penulisan pada jurnal internasional dengan menghadirkan narasumber dari UI dan Unud. Sekaligus pada acara tersebut dilaksanakan pelantikan MPC Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) Unhi, IKIP Saraswati Tabanan, Unud, STIMI Handayani dan Stispol Wira Bhakti. Kegiatan akademik lainnya berupa bedah buku pada Jumat (25/11). Buku yang dibedah adalah ‘’Hukum Pidana Hindu’’ dan buku ‘’Perempuan dan Kesuburan’’. Selain itu juga menyelenggarakan senam jantung sehat dirangkai dengan pelayanan kesehatan pada Sabtu (26/11). Senin (28/11) diselenggarakan studium general ‘’Wisdom untuk Mencapai Kebahagiaan: Perspektif Wedanta Sutra’’. Didampingi Asdir I Dr. Wayan

HUT - Pascasarjana Unhi merayakan HUT yang ke-14, Rabu (30/11) kemarin. Budiutama, Asdir II Dr. I Gusti Ayu orang, S-3 Ilmu Agama dan KebuWimba, dan Wakil Ketua Panitia dayaan 21 orang, S-3 Pendidikan HUT Dr. Wayan Winaja, Prof. Gel- Agama Hindu 16 Orang. gel menambahkan, Pascasarjana Jumlah mahasiswa S-2 Ilmu telah berupaya maksimal melak- Agama dan Kebudayaan 288 orang, sanakan Tri Dharma Perguruan bebas kuliah 248 orang, aktif kuliah Tinggi, baik dalam bidang pendidi- 40 orang. Mahasiswa S-2 Pendidikan-pengajaran, penelitian dan kan Agama Hindu 127 orang, bebas pengabdian kepada masyarakat. kuliah 105 orang, aktif kuliah 22 Kurikulum telah disesuaikan den- orang, S-3 Ilmu Agama dan Kebugan peraturan perundang-undangan dayaan 86 orang, bebas kuliah 80 yang berlaku. Dalam bidang peneli- orang, aktif kuliah 6 orang. Mahatian, tahun ini Pascasarjana melalui siswa S-3 Pendidikan Agama Hindu RAB-nya membiayai penelitian 26 Orang, bebas kuliah 23 orang dan kelompok sebanyak 4 buah dan pe- aktif kuliah 3 orang. nelitian yang dibiayai oleh Kemenag Pascasarjana Unhi diperkuat 27 2 buah penelitian. Di samping itu ada orang dosen tetap, 12 orang dosen juga penelitian-penelitian mandiri tidak tetap dan 9 orang tenaga dan kelompok yang dilakukan oleh kependidikan. Rektor Unhi Dr. IB para dosen Pascasarjana yang ber- Dharmika berharap Pascasarjana hasil memenangkan hibah penelitian, Unhi ke depan semakin meningkatbaik dari Depag maupun dari Dikti. kan kualitas Tri Dharma Perguruan Para dosen juga didorong menulis Tinggi. Sebagai lembaga pendidikan buku. Tahun ini Pascasarjana Unhi te- bernafaskan Hindu, keberadaan lah menerbitkan 6 buah buku. Tahun Pascasarjana Unhi menjadi sangat sebelumnya juga sudah menerbitkan penting dalam rangka meningkatbuku. Pascasarjana juga melakukan kan sumber daya manusia. pengabdian kepada masyarakat Karena itu kualitas ini hardi Desa Musi dan Penyambangan us dijaga berdasarkan standar Kecamatan Gerogak, di Desa Sen- yang dimiliki Unhi, baik itu gkongo, Mataram Lombok, di Desa SPME, SPMI maupun PD Dikti. Bumiharjo, Glenmor, Banyuwangi, Karena itu pula merupakan kesemdan pengabdian kepada masyarakat patan yang baik bagi masyarakat ke Desa Tejakula, Buleleng. untuk meningkatkan kualifikasi Saat ini jumlah alumni S-2 Ilmu pendidikannya di Pascasarjana Agama dan Kebudayaan Pascasa- Unhi yang semua prodinya sudah rjana Unhi mencapai 1.233 orang, terakreditasi BAN PT dengan nilai S-2 Pendidikan Agama Hindu 506 A dan B. (ad1910)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unud

Gelar Lepas Pesan Calon Wisudawan

MAHASISWA - Foto mahasiswa beasiswa asal Gianyar dan Bangli diwisuda sarjana Universitas Mahendradatta (Unmar) Bali.

Teruna-Teruni Gianyar dan Bangli Berhasil Jadi Sarjana di Unmar

Senator Wedakarna Kucurkan Bantuan Skripsi Senilai Rp 109.500.000 untuk Mahasiswa Beasiswa SETELAH empat tahun mengenyam pendidikan di bangku kuliah di kampus pusat Denpasar, teruna-teruni dari Kabupaten Gianyar dan Bangli kini resmi menjadi sarjana di Universitas Mahendradatta (Unmar) Bali. Wisuda dilaksanakan di Gedung Ksirarnawa Art Center. Adapun biaya penelitian hingga skripsi disubsidi dengan bantuan dari anggota DPD–RI, Senator Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, S.E., (M.Tru)., M.Si.

Berikut nama-nama penerima beasiswa dari anggota DPD-RI. Di antaranya, Ni Wayan Sulasihani, S.E. (Banjar Sebatu, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar), I Wayan Darsana, S.E. (Tampaksiring, Gianyar), I Wayan Seraya, S.E. (Banjar Tumbakasa, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar), I Made Suarnata, S.E. (Penulisan, Gianyar) dan Ida Ayu Puspa Dewi, S.E. (Banjar Kapal, Desa Batubulan, Kecamatan

Sukawati Kabupaten Gianyar). Tak hanya itu, juga I Wayan Suwan, S.H. (Desa Batulaang, Kintamani Bangli), Jero Mangun, S.H. (Banjar Serongga, Desa Songan, Kintamani Bangli), Ni Wayan Deni Astuti, S.H. (Gianyar), Dewa Gede Tisnawan Harta, S.H. (Gianyar) dan Adelina Tong, S.H. (Gianyar). Mereka mahasiswa beasiswa berasal dari keluarga kurang mampu dan telah mengikuti kelas beasiswa jalur LP2M. (ad979)

Penyelesaian Poyek Jembatan Dangintukadaya Dipastikan Molor

Negara (Bali Post) – Proyek pembangunan jembatan Dangintukadaya Jembrana dipastikan molor dari jadwal yang ditentukan. Proyek yang menelan dana senilai Rp 12 miliar ini seharusnya selesai pada akhir Desember ini. Namun hingga memasuki awal Desember pengerjaan masih pada tahap pengeboran tiang. Proyek ini diperkirakan baru rampung awal tahun depan. Dari pantauan di lapangan, pengerjaan jembatan ini hampir dilakukan setiap hari dengan menggunakan alat berat. Selama pengerjaan dan pengoperasian alat berat itu, di lokasi proyek diterapkan sistem buka-tutup arus lalu lintas. Proses pengeboran masih dilakukan di sisi jembatan sebelah timur. Dari enam pilar sedalam kurang lebih 14 hingga 15 meter baru tiga yang sudah dicor. Sedangkan di sisi timur baru satu lubang besi yang dibor dan siap dicor. Proses pengerjaan yang menggunakan alat berat mengharuskan jalan utama itu ditutup sementara. Pengaturan arus lalin melibatkan sejumlah personel Satlantas Polres Jembrana. Sementara nilai kontrak pengerjaan jembatan ini mencapai Rp 12,491 miliar dari APBN 2016 Dirjen Bina Marga, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional VIII. Proyek dengan nomor kontrak KU.02.03/717/PK-03/ VII/2015 itu dikerjakan PT Soyuren Indonesia (KSO)– PT Permata Indah Lestari. Dengan konsultan supervisior PT Ekapido Matra (JO)–PT Narada Karya. Sementara itu, pengawas dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) VIII I Made Darsa saat ditemui di lokasi mengatakan pengerjaan masih fokus pengeboran dan pengecoran beton pilar penyangga di sisi timur. Dengan kondisi seperti ini,

penyelesaian jembatan ini akan molor dari jadwal yang ditentukan. ‘’Paling tidak Januari 2017 bisa selesai 90 persen,’’ terangnya. Ketika terlambat, konsekuensinya pihak rekanan dikenai denda. ‘’Dihitung per hari, nilainya seperseribu dari nilai kontrak,’’ terangnya. Seperti berita sebelumnya, jembatan di jalur Denpasar-Gilimanuk ini jebol di bagian tengah pada akhir Januari 2016 lalu. Jembatan ambruk karena pilar di bagian tengah bergeser diterjang banjir setelah sebelumnya keropos. (kmb26)

FAKULTAS Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (FEB Unud), Rabu (30/11) kemarin menggelar Lepas Pesan Calon Wisudawan (LPCW) priode II tahun akademik 2016/2017. Bertempat di Gedung Widyasaba, Jimbaran, LPCW ini diikuti sebanyak 122 orang dari Program Studi Ekonomi Pembangunan, Manajemen, Akuntansi, Keuangan dan Perbankan, Pemasaran dan dari Perpajakan. Dengan rincian sebagai berikut, program S-1 reguler sebanyak 32 orang, S-1 nonreguler 87 orang dan D-3 sebanyak 3 orang. Untuk lulusan terbaik diraih oleh Ida Ayu Made Chandra Dewi dengan IPK 3,95. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unud Dr. I Nyoman Mahaendra Yasa, S.E., M.Si. didampigi Pembantu Dekan Bidang Akademik Prof. Dr. Ni Nyoman Kerti Yasa, S.E., M.S. saat ditemui di sela acara mengatakan kegiatan ini sebagai apresiasi kepada calon wisudawan yang sudah menyelesaikan pendidikannya di fakultas ekonomi dan bisnis. Karena mereka sudah berhasil menyelesaikan waktu studi sesuai dengan standar. ‘’Jadi intinya di sini kita ingin memberikan apresiasi kepada calon wisudawan,’’ katanya. Selain itu, dalam hal ini pihaknya mengatakan tidak hanya menyampaikan terima kasih kepada calon wisudawan, namun juga kepada keluarga yang sudah mempercayakan untuk melaksanakan pendidikan di FEB. Disini sebagai pembuktian bahwa mereka bisa selesai dengan waktu yang sesuai. Dikatakannya, karena juga di-

hadiri oleh keluarga maupun wali dari calon wisudawan, maka ini menjadi momen yang bagus untuk memberikan informasi-informasi maupun menerima masukan. Karena yang terpenting di sini adalah untuk memberikan imbal balik. Para calon wisudawan diharapkan juga memberikan semacam masukan-masukan, apa kekuranan yang ada, terutama dalam proses pembelajaran. Selain itu, dari orangtua maupun wali diharapkan ada masukan yang konsumtif, baik dalam bidang infrastruktur, prasarana dan seterusnya. ‘’Karena merekalah yang dari sisi independen bisa memberikan informasi yang objektif terhadap apa yang akan kita lakukan untuk perbaikan,’’ ungkapnya.

Untuk melakukan perbaikan, pihaknya selalu berupaya untuk meningkatkan kompetensi. Yang mana kompetensi yang dimaksud tidak hanya dari sisi kompetensi mahasiswa, staf pengajar maupun pegawai. Namun bagaimana bisa menyesuaikan kurikulum sesuai dengan tuntutan pasar yang ada. Saat ini untuk bisa bersaing tidak cukup dengan kompetensi, namun juga perlu dilengkapi dengan soft skill, komunikasi yang bagus, termasuk juga integritas, kejujuran, komitmen dan juga tanggung jawab. ‘’Ini penting saat bagaimana nantinya kita bermasyarakat dalam rangka berkontribusi ikut melakukan pembangunan,’’ tambahnya. (ad1911)

CALON WISUDAWAN - Suasana Lepas Pesan Calon Wisudawan (LPCW) FEB Unud periode II tahun akademik 2016/2017 di Gedung Widyasaba, Jimbaran, Rabu (30/11) kemarin.

Bali Post/olo

ALAT BERAT – Sejumlah pekerja proyek terlihat sedang mengerjakan jembatan Dangintukadaya menggunakan alat berat. Diperkirakan penyelesaian jembatan itu akan molor dari jadwal yang ditentukan.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Kamis Kliwon, 1 Desember 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Menguatkan Komitmen Mengawal Keragaman

GONJANG-GANJING, kekisruhan di negeri kita belakangan ini, memang diakibatkan oleh minimnya komitmen awal soal berdirinya bangsa dan negara ini. Kalau soal kurang atau menipisnya komitmen dari para penyelenggara negara, itu sudah lebih dulu dan sangat sering dan bahkan terjadi sampai saat ini. Antara oknum pejabat, oknum wakil rakyat dan sebagainya memang tidak memiliki komitmen utuh soal bagaimana melayani dan bagaimana membuat rakyat ini sejahtera. Kalau sekarang muncul lagi hal-hal yang lebih menakutkan soal nasib serta keberlangsungan bangsa ini ke depan, ya itu tadi, karena kurang dan mulai memudarnya komitmen dasar serta latar belakang sejarah bagaimana negeri ini dibangun. Ada banyak contoh dalam perjalanan sejarah bangsa yang tidak dimengerti dan ditelaah secara sehat oleh segelintir oknum yang terus berupaya menggoyang kebulatan tekad bangsa ini untuk tetap menegakkan panji-panji persatuan dan kesatuan bangsa. Panji-panji serta simbol yang dibangun di atas dasar kebinekaan, Pancasila, UUD 1945 serta Negara Kesatuan Republik Indonesia dicoba dirongrong dengan berbagai dalil, teori-teori baru dicoba dibangun, berbagai alasan pembenar mulai dilancarkan seolah-olah apa yang kita punyai itu merupakan barang usang yang semestinya diganti. Ini tentu tidak boleh terjadi. Sekali tidak tetaplah tidak. Bangsa ini merupakan sebuah untaian kemajemukan yang membetuk sebuah rangkaian indah yang membentang dari Aceh sampai Papua. Ada banyak perbedaan, ada banyak kebinekaan, dan atas dasar kemajemukan itulah kita bersatu padu ke dalam yang namanya bangsa Indonesia. berdaulat penuh dan berdiri sejajar dengan bangsa dan negara lainnya di dunia. Mangapa sekarang banyak oknum yang meragukan hal itu? Ini lagi-lagi kurangnya pemahaman sejarah. Kurangnya komitmen, kurang dedikasi, loyalitas serta integritas bahwa Indonesia itu merupakan bangsa besar yang dimiliki oleh semua golongan, semua suku, semua ras, semua budaya yang ada di dalamnya. Tidak ada perasaan mayoritas yang mengganggu minoritas. Kita semua satu dalam kesatuan. Kalaupun itu ada perbedaan, ada letupan-letupan kecil, ada gejolak, itu adalah wajar. Itu masih dalam kerangka dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara. Memang sangat sulit memelihara kebinekaan ini terus dalam suatu harmoni yang solid. Tidak mudah dan memang tidak gampang menjaganya. Ada banyak hal yang memungkinkan untuk kita bercerai-berai. Namun, harus diingat pula, masih banyak dan banyak lagi hal yang akan membuat persatuan kita semakin kuat dan kuat. Itu semata-mata kalau kita ingat, memahami dan meresapi perjuangan para pahlawan, para patriot yang rela mengorbankan jiwa dan raganya untuk Indonesia. Saat ini, yang terjadi sungguh menyedihkan. Kurangnya komitmen justru terjadi di lapisan elite yang semestinya dengan berbagai kelebihan mereka mampu menumbuhkembangkan lagi yang mereka miliki. Namun sayang tidak demikian. Mereka ini, dengan berbagai dalih serta teori justru menyeret massa di akar rumput untuk memenuhi kepentingan pragmatis mereka di bidang politik. Kepentingan politik kemudian ditarik-tarik ke ranah lainnya, sehingga menimbulkan kekacauan yang mesti ditanggulangi. Kini, banyak energi yang tidak perlu justru keluar untuk urusan-urusan yang tidak perlu juga. Lagi-lagi hal ini karena kurangnya komitmen. Semangat persatuan mesti ditumbuhkembangkan di kalangan generasi muda. Wawasan kebangsaan, wawasan nusantara, semangat kebinekaan serta persatuan, mencintai Pancasila, UUD 1945 serta NKRI merupakan sebuah harga mati yang tidak bisa ditawar. Komitmen kuat akan membuat fondasi kokoh yang tidak bisa dirobohkan.

S URAT PEMBACA

Menyelamatkan Komitmen dan Konsistensi Persatuan Sepuluh tahun lalu, saya pernah membaca sebuah buku menarik berjudul ‘’Influence’’ karya Robert B. Cialdini. Seluruh isi buku itu membahas tentang teori-teori persuasi yang berhubungan dengan teknik memengaruhi orang. Semua isi buku itu menarik, lebih menarik lagi adalah pembahasan pada bab ‘’Komitmen dan Konsistensi’’.

Oleh Ach. Nurcholis Majid ecara normatif, komitmen merupakan kunci suatu tindakan, sedangkan konsistensi adalah mesin yang bergerak memacu komitmen menjadi produktif. Orang bertindak, karena dia telah terikat dengan sesuatu dan berjanji melakukan sesuatu. Jika dikaitkan dengan kondisi masyarakat kita saat ini, komitmen dan konsistensi merupakan dua unsur yang bisa menjadikan seseorang dapat berlaku produktif. Tetapi jika dikaitkan dengan konflik yang terjadi dalam masyarakat kita akhir-akhir ini yang terus meruncing dan berkepanjangan. Komitmen dan konsistensi menjadi kontraproduktif. Atau bisa jadi konsep komitmen dan konsistensi ditunggangi kepentingan untuk menciptakan situasi yang diinginkan. Ironisnya, komitmen dapat saja berjalan dengan begitu mudah, seseorang merasa ‘’cocok’’ maka dia merasa terikat untuk mendukung dan ‘’konsisten’’ dengan apa yang dia dukung. Di tengah badai informasi yang tak terbendung, seseorang dapat menerima informasi apa pun, di mana pun, dan dari siapa pun. Tsunaminya, orangorang yang menerima informasi tidak bersegera untuk mengklarifikasi kebenaran, tidak juga mencari fakta yang relevan. Ketika pikiran menjadi tegang di tengah informasi yang berserakan,

S

Belakangan stabilitas politik nasional hangat karena berbagai kepentingan. Namun, saya sebagai warga negara tak ingin membahas kepentingan personal dan kelompok dalam konteks politik. Sebagai warga negara, saya sangat sependapat dengan pemikiran mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri untuk mengawal pemerintahan Jokowi-JK. Ini penting ditekankan agar stabilitas negara ini terjamin, terlebih kini ancaman kemunduran bahkan kemerosotan ekonomi menguat. Saya berharap pemahaman nasionalisme harus dipupuk dan harus ditanamkan kepada generasi muda bangsa. Terlebih 20 November merupakan tonggak perjuangan melawan penjajahan. Selebihnya, saya berharap kepada para tokoh politik di negeri ini agar bekerja sesuai kontrak politik yang ada. Jangan memaksakan kehendak karena merasa diri mendapat dukungan. Saya berharap semua komponen memberikan waktu dan kesempatan kepada pemerintah untuk bekerja dan menjabarkan programnya. Jangan karena ada kepentingan politik dan ambisi-ambisi kelompok, semua digerakan ke hal-hal yang kurang aspiratif. Saran saya, pemerintah juga harus tegas menindak orang-orang yang hendak melakukan langkah destruktif. Kewenangan yang dimiliki oleh pemerintah hendaknya digunakan secara proforsional dan berdasarkan acuan ketentuan hukum untuk menghadapi hal-hal yang berpotensi merusak kehidupan berbangsa. Sebagai warga negara, saya tentu sangat berharap bisa hidup nyaman dan aman di negeri ini. Untuk itu, penghormatan terhadap minoritas dan penghargaan terhadap mayoritas hendaknya jangan terus dipolemikan. Biarkan semua berjalan secara alamiah, karena pada dasarnya arahnya semua untuk kepentingan nasionalisme dalam kebinekaan. Untuk itu, saya berharap TNI dan Polri benar-benar menjaga stabilitas negeri ini. Kewenangan yang dimiliki TNI/ Polri hendaknya digunakan sesuai ketentuan yang ada. Kami berharap stabilitas politik nasional terjaga. Wayan Arsana Gianyar, Bali

apa yang terjadi, setelah itu, seseorang harus bertanggung jawab atas apa yang telah dipilih sebagai komitmen. Dalam kondisi masyarakat kita yang tengah sibuk dalam konflik, kita melihat orang-orang yang terkodisikan dalam teori ini begitu masif. Seseorang berkomitmen terhadap apa yang diyakini dan didukung, kemudian dengan mudah memberikan tindakan-tindakan produktif berupa konsistensi atas komitmen yang telah dipilihnya. Komitmen yang terjadi di masyarakat kita saat ini adalah sesuatu yang rumit. Seseorang dapat berkomitmen terhadap sesuatu cukup karena dirinya masuk terdaftar sebagai anggota fanpage tertentu, maka kemudian dia berusaha untuk terlihat konsisten atas komitmennya dengan berbagai tindakan yang jauh dari rasionalitas, termasuk hate speech. Atau karena dirinya merasa ikut memberi like pada artikel tertentu, maka kemudian dia konsisten terhadap apa yang disukai. Lebih parahnya, seseorang berkomitmen untuk mendukung sosok tertentu, maka konsistensi terus berlanjut bahkan ketika pemilihan itu usai dan menghubunghubungkannya dengan hal-hal lain. Komitmen sebagaimana yang ditulis di muka, sebenarnya merupakan sesuatu yang baik. Dalam ajaran agama Islam komitmen dan konsistensi biasa disebut sebagai i’tisham dan istiqamah. Pembahasannya sangat panjang, tetapi

Suara Publik

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Bangkitkan Semangat Nasionalisme

masalah berikutnya adalah setiap orang diarahkan untuk memberi dukungan atas apa yang dibaca, didengar, dan dilihat. Di sinilah kemudian komitmen buta merebut jiwa dan pikiran masyarakat yang dikelilingi informasi yang kacau. Sehingga komitmen yang salah melahirkan salah konsistensi yang lebih kacau. Dalam strateginya kepada tawanan Amerika, Komunis Cina menerapkan Lenient Policy (kebijakan Lenin). Strategi ini menjadikan tentara Amerika saling mengkhianati satu sama lain. Hal yang membuat hampir tidak ada tentara Amerika yang dapat melarikan diri dari tahanan. Kebijakan itu pertama-tama dilakukan dengan cara meminta para tawanan untuk membuat pernyataan anti-Amerika atau pro-Komunis. Mengkritik diri dengan mendaftar keburukan-keburukan Amerika dan menulis kebaikan-kebaikan Komunis Cina. Sekali pernyataan itu diberikan dan ditulis, maka sekali itu juga seorang tentara akan merasa dirinya berada pada suatu komitmen. Ketika komitmen tertanam, maka secara otomatis konsistensi juga tidak dapat terelakkan. Selanjutnya, orang yang berada pada strategi ini akan diberi keistimewaan untuk didukung dan bebas dari intimidasi serta keistimewaan lainnya. Kekuatan dari teori Lenin ini, seseorang harus komitmen dengan

secara ringkas, i’tisham diartikan sebagai keterikatan dalam persatuan memperjuangkan nilai kebaikan. Dan istiqamah adalah keteguhan hati untuk memperjuangkan nilai luhur. Dengan pengertian ini, tindakan komitmen seharusnya dimulai dari kearifan tentang sesuatu yang akan didukung. Tidak boleh tidak, seseorang harus memilih dengan betul secara rasional dan selektif. Informasi yang diterima harus diidentifikasi sebagai suatu fakta logis-etis. Harus ada nilai etika dalam memperjuangkan kebenaran. Dengan demikian, kita tidak lagi menjadi masyarakat yang diobokobok oleh teori ‘’Kebijakan Lenin’’ yang setiap orang mencurigai orang lain, dan setiap orang mengkhianati orang lain. Sehingga kondisi negara bangsa tidak lagi diperhatikan. Satu persatu pusat perhatian adalah kelompok, yang pada akhirnya mengerucut pada etnis, agama, dan ras yang pada akhirnya merapuhkan persatuan. Hal ini yang perlu dipikirkan oleh siapa pun, termasuk pemangku kebijakan. Bahwa komitmen harus diperhatikan sedemikian rupa, sehingga tindakan-tindakan yang diandaikan oleh konsistensi tidak lagi tindakan kontraproduktif. Bukan sesuatu yang mustahil, seorang aparatur pemerintah mendukung sesuatu yang salah, karena dia telah berkomitmen pada partai tertentu, pada orang tertentu, tanpa pertimbangan logis-etis tadi. Jangan sampai kita kemudian membuat senarai keburukan negara kita, dan membuat senarai kelebihan musuh yang ingin menjajah kita.

Bahasa Bali Sebaiknya Jangan Dipaksakan Memulai tulisan ini perlu disampaikan bahwa penulis bukan anti pada bahasa daerah Bali, justru sebaliknya sangat mengapresiasi bahasa Bali itu sebagai produk budaya dan alat komunikasi di antara sesama kita. Hal ini perlu penulis tegaskan mengingat judul tulisan ini terkesan berada di seberang kehendak masyarakat Bali pada umumnya dan di luar kebijakan pemerintah daerah yang tidak putus-putusnya menggelorakan semangat perlunya pelestarian bahasa Bali. Malah, dalam surat pembaca di Bali Post, 14 November lalu, seorang penulis menekankan ‘’Bahasa Bali tetap harus diajarkan dan dikembangkan di Bali walaupun bahasa Bali tak menjadi bahasa bisnis’’ (Wayan Sumara Putra, Gianyar). Apabila kita membaca beritaberita di surat kabar, begitu juga mendengar di radio, dan memirsa di televisi, terbetik kabar bahwa banyak sekali elemen masyarakat Bali yang menyuarakan perlunya bahasa Bali dipertahankan dan dikembangkan agar tidak sampai menemui ‘’ajal’’ kepunahan. Itu jelas dan pasti bersifat positif. Penulis yang menggunakan nama tanpa embel-embel Wayan, Made, Nyoman, atau Ketut, sejatinya lengkap berbunyi I Wayan Romi Sudhita, sebuah nama khas Bali. Dalam kenyataannya hanya ditulis dua kata, itu hanya untuk mempersingkat agar tidak kepanjangan. Kembali ke persoalan pokok, ‘’Bahasa Bali sebaiknya jangan dipaksakan’’, ini mengandung makna bahwa dalam penggunaan bahasa Bali, kita sebagai orang yang sudah dewasa tidak sepantasnya ‘’memaksa’’ generasi muda atau yang lebih muda lagi, untuk berujar harus berbahasa Bali. Dalam perjalanan hidup penulis, di mana keluarga kami yang termasuk catur warga (terdiri atas suami, istri, dan dua anak), sejak awal sudah berkomitmen dalam berkomunikasi dengan anak menggunakan bahasa

Oleh Romi Sudhita nasional, yakni bahasa Indonesia. Ini pun, sekali lagi dipertegas, bahwa penulis bukan anti terhadap bahasa Bali. Strategi yang kami tempuh dalam penggunaan bahasa pengantar di rumah yang bukan bahasa Bali, dilatarbelakangi oleh (1) anak semasa di rumah dibiasakan berbahasa Indonesia karena kelak jika sudah masuk ke dunia persekolahan, bahkan ke Taman KanakKanak/TK, mereka malah diharuskan pintar bahasa Indonesia karena buku-buku pelajaran maupun teks yang hendak dipelajari menggunakan bahasa Indonesia, dan (2) untuk membuat anak menjadi fasih/bisa berbahasa Bali minimal tingkat biasa-biasa saja alias tingkat madya, tanpa diajarkan pun mereka akan mampu berbahasa Bali karena bergumul dengan lingkungan sekitar dan secara intens bergaul dengan kelompok sebayanya. Itu artinya, kita sebagai pendidik dalam keluarga jangan mengekang pergaulan si anak dengan anak lainnya agar pada diri mereka terjadi proses sosialisasi. Penulis berkeyakinan melalui pergaulan itu, mereka secara otomatis akan bisa dan mampu berbahasa Bali. Kita sebagai orangtuanya tinggal mengawasi (tut wuri handayani) dan meluruskan manakala si anak keceplosan menggunakan bahasa kasar. Secara ideal memang penggunaan bahasa daerah pada tingkatan utama sangat perlu diajarkan/dibiasakan, tetapi kalau hal itu ‘’dipaksakan’’ secara kilat, tentu akan berdampak kontraproduktif. Testimoni Lalu, yang patut dipertanyakan di sini, bagaimana hasil kedua strategi di atas tadi? Syukur (maaf bukan menyombongkan

diri) kedua anak kami bisa berprestasi dan berada di atas prestasi rata-rata kelasnya, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA. Di perguruan tinggi juga demikian. Nah, inilah satu ‘’kebanggaan’’ kami yang tidak dapat disetarakan/dinilai dengan uang. Kini, mereka berdua sudah pula berstatus pegawai negeri sipil (PNS) pada Kementerian Keuangan. Barangkali inilah yang penulis anggap semacam testimoni, dengan catatan, hal ini tidak mesti ditiru secara membabi buta. Strategi yang penulis tempuh sangat subjektif sifatnya yang sudah pasti belum tentu bisa berhasil apabila diikuti oleh pihakpihak lain. Penulis berkeyakinan, bahasa daerah Bali tidak mungkin akan merosot apalagi punah sepanjang ada pihak-pihak yang berkomitmen untuk melestarikannya. Beberapa hal yang patut dipertahankan dan diberikan penguatan (reinfocement) agar bahasa Bali dapat lebih dibina dan dilestarikan, yaitu antara lain; media massa yang mengenalkan dan menggunakan bahasa Bali sebagai bahasa pengantarnya, seperti Bali TV lewat ‘’Orti Bali’’, kemudian Bali Post dengan sisipan bahasa Bali-nya yang terbit saban hari Minggu. Yang terakhir ini kalau bisa segera dilepas lalu membuat koran berbahasa Bali dengan nama yang berbeda dengan Bali Post. Pada tataran lembaga pendidikan, perlu dipertahankan jurusan atau fakultas-fakultas yang kini menyelenggarakan pendidikan bahasa Bali. Contoh, di Undiksha sudah ada Jurusan Bahasa Bali program S-1 yang awalnya dimulai dengan program D-3. Selain itu, perlu pula dipersering penyelenggaraan forum-forum ilmiah semisal seminar, diskusi, workshop, yang mengangkat tema ‘’pentingnya bahasa daerah Bali dilestarikan’’.

Penulis, akademisi di Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surabaya

POJOK Presiden Jokowi ingatkan jaga kebersamaan dan hormati perbedaan. - Jangan mau menang sendiri. *** Ketua DPR Setya Novanto janji tingkatkan hubungan dengan Presiden. - Janji kasus minta saham tak ada lagi. *** Upacara ‘’nusantara bersatu’’ serentak digelar di seluruh negeri. - Bersatu lawan perusak persatuan bangsa.

Penulis, pengamat perilaku

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

MENCARI IKAN Sejumlah warga yang tinggal di bantaran Tukad Badung tampak berendam mencari ikan mujair, Rabu (30/11) kemarin. www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Kamis Kliwon, 1 Desember 2016

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Bidan Mengadu ke DPRD Bali

figur

7

Berbulan-bulan Tak Dapat Kejelasan Hasil Tes CPNS Denpasar (Bali Post) -

Forum Federasi Bidan PTT Indonesia (Forbides) Pusat di Bali mendatangi gedung DPRD Bali, Rabu (30/11) kemarin. Para bidan PTT (Pegawai Tidak Tetap) ini mengadukan ketidakjelasan status mereka pascamengikuti tes pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), 21-23 Juli lalu. Dari 428 bidan PTT di Bali, 424 bidan telah mengikuti tes itu dan selama berbulan-bulan tidak tahu hasil tes CPNS itu.

Bali Post/dok

Sabet Penghargaan

GERAKAN gemar makan ikan (Gemarikan -red) yang gencar dikampanyekan oleh Pemkab Buleleng melalui berbagai kegiatan mengundang perhatian pemerintah pusat. Kampanye germarikan yang digulirkan Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Buleleng membuahkan penghargaan nasional dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI. Penghargaan ini diterima langsung Kepala Diskanla Ni Made Arnika belum lama ini mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Buleleng Buleleng Made Gunaja. Made Arnika di sela-sela sidang di gedung DPRD Buleleng Rabu (30/11) kemarin, mengatakan, gerakan gemarikan selalu diselipkan dalam setiap kegiatan baik yang digelar pemerintah maupun pihak swasta. Kampanye melalui berbagai kegiatan ini secara perlahan membuahkan hasil. Warga yang terbiasa gemar makan ikan semakin tren peningkatannya. Keberhasilan dari gerakan ini kemudian mengundang perhatian KKP-RI yang memberikan penghargaan nasional untuk Buleleng yang dianggap sukses mengampanyekan gerakan gemarikan yang menjadi program nasional. “Hal ini tak lepas dari upaya kampanye yang dilakukan secara terus-menerus dalam setiap kegiatan. Buleleng berhak atas penghargaan pemerintah pusat,” katanya. Menurut Arnika, bukan hanya gencar menggulirkan gemarikan kepada komponen warga, pemerintah daerah telah membentuk Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FPKI). Organsiasi ini dikendalikan oleh Ny. Aries Suradnyana (nupati non-aktif-red). Keberadaan lembaga ini diadikan media dalam mengampanyekan gemarikan mulai dari kegiatan sosialsiasi atau kegiatan positif lainnya. “Memang keberadaan forum ini mendapat apresiasi dari pemerintah pusat yang menilai kita sudah mendukung program narional gemarikan,” tegasnya. (kmb38)

“Status kami belum jelas. Ini juga berpengaruh pada income. Kami hanya dapat insentif, sedangkan tugas kami berat. Ini yang membuat kami galau,” ujar Ketua Forbides Wayan Nurlaini saat diterima Komisi IV DPRD Bali di Ruang Badan Legislasi (Baleg), Rabu (30/11) kemarin. Anggota Forbides Wayan Weni menambahkan, tugas

bidan PTT sangat besar dan berat lantaran kerap “merangkap jabatan”. Selain melaksanakan tugas sebagai bidan, juga mengambil peran sebagai cleaning service alias tukang bersih-bersih hingga psikiater bagi masyarakat yang memiliki keluhan. “Karena kita sendirian di sana, jadi ya itu kita lakukan semuanya

sendirian,” ujar bidan yang bertugas di Pedahan, salah satu kawasan terpencil di Kabupaten Karangasem ini. Weni menuturkan, ia juga pernah membantu salah seorang warga yang melahirkan di bawah jurang. Belum lagi, jarak rumah ke tempat dirinya bertugas menempuh waktu 1 sampai 2 jam perjalanan. Terkait pengaduan para bi-

depan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan khususnya terhadap ibu hamil dan balita,” ujarnya. Sementara itu, lanjut Parta, Dinas Kesehatan Bali dikatakan tidak ada mengusulkan insentif untuk bidan PTT pada pembahasan APBD Bali 2017 kemarin. Sementara APBD induk itu sudah diketok palu, sehingga tidak bisa lagi memasukkan insentif untuk bidan PTT. “Kami akan bersurat ke MenPAN-RB dan Menteri Kesehatan, jika diperlukan kami akan menghadap ke Jakarta,” ujarnya. (kmb32)

Soal Revisi Perda LPD

Ada Pengertian Baru tentang Kehadiran LPD

Denpasar (Bali Post) Pansus Revisi Perda LPD DPRD Bali kembali menggelar rapat dengan stakeholder terkait seperti Biro Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Bali, Biro Hukum Setda Provinsi Bali, PHDI Bali, dan Tim Ahli di gedung dewan, Rabu (30/11) kemarin. Beberapa kesimpulan rapat, Pansus akan memasukkan Undang-undang No.1 Tahun 2013 dalam konsideran, memberikan pengertian baru tentang kehadiran LPD dalam poin mengingat, serta memperkuat peran pemerintah dalam memberikan

perlindungan, pengayoman, dan pembinaan terhadap LPD. “Konkretnya adalah di dalam pasal perda yang kita akan buat ini mencantumkan, biaya untuk kepentingan pembinaan, pengayoman, dan perlindungan yang sebelumnya tidak ada dalam APBD, akan disiapkan dalam APBD,” ujar Ketua Pansus Revisi Perda LPD DPRD Bali, Nyoman Parta. Kesimpulan ini, lanjut Parta, terkait pula dengan dana pemberdayaan 5% dari keuntungan LPD yang selama ini selalu menjadi polemik. Diskusi dalam rapat

sudah mengerucut, agar biaya operasional, gaji, dan tunjangan Lembaga Pemberdayaan LPD akan ditanggung oleh APBD. Sementara biaya penjamin simpanan, penjamin kredit, dan perlindungan tetap dikeluarkan dari LPD masing-masing. “Mungkin nanti persentasenya (dana pemberdayaan, red) tidak lagi 5%. Bergantung LPD-nya masing-masing. Kalau LPD-nya kecil, dia membutuhkan dana perlindungan yang kecil, membutuhkan dana penjamin simpanan kecil, dana penjamin kredit yang kecil,” jelasnya. (kmb32)

Bali Post/kmb34

LAKALANTAS - Barang bukti kendaraan dalam lakalantas di Jalan Singaraja-Kintamani, Rabu (30/11) kemarin.

Diserempet Truk, Pengendara Motor Tewas

Insinyur Bali Harus Merantau

Denpasar (Bali Post) Saat ini, Indonesia kekurangan 10 ribu sarjana teknik. Jika tidak bisa dipenuhi maka impor sarjana teknik jadi ancaman. Oleh karena itu, insinyur asal Bali harus mau merantau untuk memanfaatkan peluang tersebut. Hal itu disampaikan Dekan FT Unud Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, Ph.D., Rabu (30/11) kemarin. “Budaya orang Bali tidak mau merantau. Coba mereka merantau, saya kira kebutuhan nasional untuk sarjana bisa terpenuhi. Jadi tidak perlu impor,” ujarnya. Saat ini yang perlu digencarkan, lanjut Prof. Suardana, perlu proteksi. Bagaimana caranya memproteksi naker asing tidak sampai masuk Indonesia. “Lulusan sarjana kita harus disertifikasi, baik melalui lembaga-lembaga di kampus maupun asosiasi keahlian. Tujuannya supaya mereka kompeten di bidangnya masingmasing,” tandasnya. Sementara itu, Ir. Made Suardana, arsitek asli Bali ini mengungkapkan, saat ini banyak dibutuhkan tenaga teknik sipil yang terampil dari D-1 sampai S-1. Seiring dengan pembangunan di pusat, apalagi di daerah atau provinsi terluar negeri ini. “Memang benar peluang lulusan Teknik Sipil terserap dunia kerja sangat besar karena kebutuhannya tinggi,” ujarnya. Sementara putra daerah Bali yang memiliki skill Teknik Sipil tidak mau merantau. Salah satu faktor penyebabnya adalah dari sisi gaji, terkadang insinyur lokal dibayarnya tidak sesuai harapan. Apalagi mereka harus merantau ke daerah terpencil. Oleh karena itu, Suardana berharap mulai saat ini, pemerintah atau pihak owner harus memikirkan gajinya supaya sama dengan naker luar negeri. “Karena sistem penggajiannya sangat jomplang, termasuk tunjangannya. Bahkan teman-teman saya banyak beralih profesi jadi pedagang. Sangat disayangkan sekali,” tegasnya. Sementara Gede Putra Semadi selaku developer mengungkapkan, pemerintah sudah waktunya melakukan analisis tahunan dan memetakan keperluan tenaga kerja secara spesifik. “Misalnya dengan cara menentukan UMR kegiatan kerja tertentu. Contohnya tahun depan itu diperkirakan akan kekurangan tenaga sipil, UMR naker yang lulusan sipil dibuat lebih tinggi dibandingkan kegiatan kerja lain,” sarannya. Terkait naker asing masuk Indonesia, menurut Semadi, akan selalu ada, tinggal visa kerja di Indonesia mesti dikontrol. “Sering terjadi di Indonesia, lulusan Teknik Sipil kerja di bank, sedangkan lulusan Fakultas Hukum jadi pengawas bangunan. Di negara kita kan saat sekolah menengah masih mgambang mau jadi apa. Setelah kuliah baru penjurusan,” tegas Semadi. (kmb36)

dan PTT, Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta mengaku prihatin karena selama berbulan-bulan belum ada pengumuman apakah mereka lulus atau tidak dalam tes CPNS yang dilaksanakan di SMA 7 dan SMK 4 Denpasar itu. Sementara, banyak dari mereka yang sudah berumur lebih dari 35 tahun dengan masa pengabdian 5-12 tahun. “Di samping itu, mereka juga resah karena masa pengabdian mereka akan berakhir April 2017, Juni 2017 masa kontraknya akan berakhir tetapi statusnya masih mengambang. Mereka ini garda

Bali Post/wan

GENANGAN AIR - Seorang pengendara motor mengenakan jas hujan melintas di genangan air di kawasan di Jalan Pudak, Batubulan, Kabupaten Gianyar, Rabu (30/11) kemarin.

Singaraja (Bali Post) Peristiwa lakalantas terjadi Rabu (30/11) kemarin pukul 14.00 wita, di Jalan SingarajaKintamani Kilometer 19-50 di wilayah Desa Tamblang Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng. Kejadian antara kendaraan truk DK 8592 PO dengan sepeda motor Honda Supra DK 7417 UA. Truk dikemudikan I Kadek Pasek Swandika Wijaya (36) alamat Aspol Tebes Denpasar. Sopir truk selamat dan tidak mengalami luka. Sedangkan pengendara motor Putu Sulendra (56) alamat Banjar Dinas Tangkid Desa Tamblang Kecamatan Kubutambahan, meninggal dunia akibat luka cedera kepala berat (CKB). Kejadian bermula dari kendaraan truk datang dari arah

utara mengambil haluan agak ke kanan. Akibatnya, badan truk belakang sebelah kanan secara spontan menyerempet pengendara motor datang dari selatan. Kasubag Humas Polres Buleleng AKP Nyoman Suartika seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., Rabu (30/11) kemarin, mengatakan korban sudah sempat dilarikan ke RSUD Buleleng. Tim medis mencoba menyelamatkan nyawa korban. “Korban Putu Sulendra dinyatakan meninggal dunia di TKP. Polisi masih mendalami peristiwa lakalantas, termasuk sopir truk. Kasus lakalantas menjadi atensi dan masyarakat diimbau berhatihati di jalan, khususnya jalur yang ramai dilalui truk,” tandasnya. (kmb34)

Senderan Longsor di Tamblingan

Satu Rumah Warga Rusak Berat

Singaraja (Bali Post) Rumah milik Nyoman Serida (72), warga Banjar Dinas Tamblingan Desa Munduk Kecamatan Banjar, rusak berat setelah tertimpa senderan jalan yang jebol Selasa (29/11) lalu. Akibatnya, rumah Seriada tidak bisa ditempati kembali dan peralatan rumah tangga ikut tertimbun tanah dan bongkahan beton yang ambruk. Diduga, senderan di atas rumah Seriada itu tidak kuat menahan gerusan hujan yang melanda wilayah ini sejak beberapa hari terakhir. Informasi dikumpulkan di lapangan Rabu (30/11) kemarin, senderan itu diperkirakan jebol sekitar pukul 16.00 wita. Senderan setinggi lima meter itu tibatiba ambruk menindih rumah Serida. Beruntung, saat kejadian, tidak ada orang di dalam rumah, sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Senderan jalan yang jebol diperkirakan mencapai sepuluh meter dengan ketinggian lima meter. Jarak antara senderan dengan rumah

sekitar tiga meter saja. Benturan material senderan merobohkan tembok rumah dan masuk hingga ke kamar. Serida saat ditemui di lokasi kejadian kemarin, menuturkan, kejadian itu tidak diketahui secara pasti. Saat itu, dia bersama istrinya Wayan Duduk (70) sedang di kebun. Saat kembali dari kebun sekitar pukul 17.00 wita, ia terkejut karena tetangganya ramai berada di dekat rumahnya. Dia melihat rumahnya sudah tertimbun longsor. Serida baru tinggal di lahan tersebut sekitar dua tahun terakhir. Sedangkan senderan dibangun setelah pemerintah melakukan pelebaran jalan setahun lalu. Untuk sementara, Serida dan keluarganya mengungsi di rumah anaknya Ketut Santika. Jarak rumah anaknya itu sekitar 500 meter dari lokasi kejadian. Hingga kini, dia mengaku masih trauma dengan kejadian itu. Bahkan, jika hujan Seriada memilih menginap di rumah anak karena takut ada longsor. Sementara kapan mate-

Bali Pst/kmb38

JEBOL - Rumah milik Nyoman Serida, warga Banjar Dinas Tamblingan Desa Munduk Kecamatan Banjar, rusak berat setelah tertimbun tanah longsor Selasa (29/11) lalu. rial longsor dibersihkan, Seriada mengaku belum bisa memastikan. Dia berharap, pemerintah daerah atau dermawan lainnya bisa membantu untuk meringankan beban yang dialaminya. Dihubungi terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulan-

gan Bencana Daerah (BPBD) Made Subur mengatakan, informasi bencana alam itu sudah ditindaklanjuti oleh petugas posko siaga bencana. Untuk sementara, BPBD menyerahkan bantuan paket sembako untuk pemilik rumah dan keluarganya. Selain

itu, juga diserahkan karpet, dan terpal untuk atap sementara. Sementara, untuk bantuan pembersihan material longsor, Subur mengaku masih berkoordinasi lebih lanjut dengan aparat desa dan instansi terkait termasuk pemilik rumah. (kmb38)


BANGLI

8

Kamis Kliwon, 1 Desember 2016

Bali Post/kmb45

SIDANG - Suasana sidang gabungan DPRD bersama Pemkab Bangli, Rabu (30/11) kemarin.

Realisasikan Program 2017, Dewan Minta Prioritaskan Hasil Reses

Bangli (Bali Post)Pelaksanaan program 2017 oleh Pemkab Bangli diminta prioritaskan usulan legislatif yang notabene bersumber dari kegiatan reses. Alasannya, untuk menghindari terjadinya pertanyaan di masyarakat. Hal itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Bangli I Ketut Suastika saat sidang gabungan bersama eksekutif, Rabu (30/11) kemarin. Dikatakan, realisasi kegiatan yang diusulkan masyarakat saat reses kerap menuai pertanyaan karena tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Ini berpotensi mengakibatkan kepercayaan masyarakat terhadap legislatif, bahkan eksekutif akan berkurang. “Pertanyaan itu selalu ada setiap reses. Kami di dewan cukup khawatir. Bahkan kepercayaannya jadi hilang,” ujar Suastika. Untuk menghindari penilaian negatif itu, eksekutif diminta untuk mendahulukan realisasi kegiatan yang diusulkan dewan. Bahkan, jika memungkinkan itu sudah berlangsung pada triwulan I APBD. Hal serupa juga diminta untuk kegiatan yang sumber anggarannya dari Dana Alokasi Khusus (DAK). “Kami minta kegiatan yang bersumber dari reses jalan duluan. Biar tidak dipertanyakan lagi,” kata politisi PDI-P ini. Wakil rakyat asal Desa Peninjoan, Tembuku ini menyebutkan kegiatan yang diusulkan masyarakat lebih banyak berupa pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan. Percepatan realisasi program ini, menurutnya akan berimbas pada sektor lain, salah satunya ekonomi. “Kalau infrastruktur cepat dikerjakan, mobilitas masyarakat akan semakin lancar. Ekonomi juga akan mengikuti,” imbuhnya. Sekda Bangli, IB Gede Giri Putra, yang ikut menghadiri sidang sepakat dengan usulan tersebut. Hanya saja perlu dikoordinasikan dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang membidangi. “Supaya bisa sesuai keinginan, setelah penetapan APBD, satu hari di sini (legeslatif-red) menentukan kegiatan yang ingin jalan duluan, satu hari menyampaikan ke SKPD yang membidangi, dan satu hari proses di bagian keuangan untuk input anggaran,” tandasnya. (kmb45)

Besaran UMK

Bangli Posisi Terendah di Bali

Bangli (Bali Post)Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bangli 2017 naik dari tahun 2016. Meskipun naik, besaran UMK Bangli masih berada di urutan terbawah jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Bali. Menyikapi kenaikan itu, pemkab akan segera melakukan soBali Post/sos sialisasi ke seluruh peI Nengah rusahaan. Sukarta Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Bangli I Nengah Sukarta, Rabu (30/11) kemarin menjelaskan, berdasarkan peraturan Gubernur Bali Tanggal 18 November 2016 Nomor 67 Tahun 2016, UMK Kabupaten Bangli pada 2017 sebesar Rp 1.957.734. Angka itu meningkat dari tahun ini yang hanya Rp 1.808.350. “Untuk UMK tiap tahunnya selalu meningkat. Itu menyesuaikan dengan tingkat kebutuhan masyarakat,” jelasnya. Penentuan UMK, kata mantan Kepala SMAN 1 Kintamani ini, berdasarkan rumusan pada PP No.78 Tahun 2015 tentang upah minimum kabupaten kota (UMKK. Mekanismenya, disesuaikan dengan inflasi skala nasional ditambah Pertumbuhan Domestik Bruto (PDB). Hasilnya dikalikan dengan besaran UMK tahun ini. “Hitung-hitungan ini sudah sesuai dengan aturan yang ada,” tegasnya. Meskipun terjadi kenaikan, besaran upah di Bumi Bhukti Mukti Bhakti ini tetap menempati posisi terendah jika dibandingkan kabupaten lain. Kabupaten Buleleng Rp 1.991.529, Klungkung Rp 1.991.529,375, Tabanan Rp 2.059.965, Jembrana Rp 2.006.167, Karangasem Rp 2.051.879, Gianyar 2.061.233, Denpasar Rp 2.173.000 dan Badung Rp 2.299.311. “Kalau dilihat, memang Bangli berada di posisi terendah,” ungkap Sukarta. Pejabat asal Lingkungan Pande, Kelurahan Cempaga, Bangli ini menyebutkan peningkatan besaran UMK tersebut diyakini sulit bisa diikuti seluruh perusahaan. Sebab, berkaca dari tahun ini, dari 331 perusahaan yang tersebar di seluruh kecamatan, yang memberikan gaji kepada karyawan sesuai ketentutan baru sekitar 20 persen. “Memang kalau berkaca dari tahun ini, angka itu sulit rasanya bisa diikuti seluruh pengusaha. Tapi kami tetap sosialisasikan, supaya gaji yang diterima karyawan sesuai ketentuan,” tegasnya. Ditambahkan, jika terdapat perusahaan yang tak bisa memberi upah sesuai UMK, itu harus didukung dengan alasan yang jelas dan ada kesepakatan antara tenaga kerja dengan perusahaan. Sehingga ke depannya tidak menimbulkan proses hukum. “Kalau sekarang pendapatan perusahaan masih rendah, tetapi jika ke depannya ada peluang meningkat, maka gaji karyawan bisa disesuaikan dengan UMK. Kami awasi terus mekanisme ini,” pungkasnya. (kmb45)

MATERIAL - Sejumlah material di lokasi proyek pembangunan jembatan Guliang Kawan-Guliang Kangin, Tamanbali, Bangli.

Bali Post/ina

Molor, Penyelesaian Proyek Jembatan Senilai Rp 2,2 Miliar Bangli (Bali Post) -

Pihak kontraktor belum menuntaskan proyek pembangunan jembatan Guliang Kawan - Guliang Kangin di Desa Tamanbali, Bangli. Sesuai kontrak, proyek senilai Rp 2,2 miliar tersebut seharusnya sudah rampung akhir November kemarin. Sebagaimana yang tertera dalam papan proyek yang terpasang di lokasi pengerjaan, proyek milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bangli senilai Rp 2.272.035.000 tersebut dikerjakan oleh kontraktor PT Citra Exact Engineering. Dalam perjanjian kerja, proyek dengan tanggal kontrak 22 Agustus 2016 memiliki masa pengerjaan selama 100 hari kalender. Jika dihitung sesuai tanggal kontraknya, seharusnya pengerjaan proyek jembatan itu

sudah rampung akhir November kemarin. Namun kenyataannya di lapangan, proyek tersebut belum tuntas. Dikonfirmasi terkait kondisi tersebut, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kabupaten Bangli Putu Wida Gunawan tidak menampik bahwa proyek pembangunan jembatan tersebut tidak selesai tepat waktu. Gunawan menjelaskan, alasan molornya pengerjaan proyek tersebut disebabkan adanya upacara nga-

ben yang sempat berlangsung di wilayah proyek tersebut. Di samping itu, pembangunan jembatan tidak tepat waktu karena adanya penambahan kedalaman pondasi akibat tanah di lokasi proyek lembek. “Cukup banyak waktu rekanan yang hilang, yakni sekitar tiga mingguan,” jelasnya. Meski demikian, untuk merampungkan jembatan tersebut pihaknya tetap memberikan toleransi penuntasan pengerjaan kepada pihak rekanan hingga 29

Desember mendatang. Jika sampai batas toleransi pembangunan jembatan tersebut tidak juga tuntas, barulah pihaknya akan memberikan sanksi denda kepada pihak rekanan. “Keterlambatannya kita maklumi karena situasi keagamaan menyebabkan adanya keterlambatan waktu,” ujarnya. Dikatakan Gunawan, sejauh ini proyek tersebut masih dalam pembuatan kepala jembatan. Jika nantinya kepala jembatan sudah selesai akan dilanjutkan dengan pemasangan gelegar. Sementara gelegar yang dimaksud sudah selesai dibuat terpisah di Surabaya. “Sudah selesai sem-

inggu lalu. Kekuatannya melebihi yang direncanakan yakni 500 kg per meter persegi. Nantinya kalau kepala jembatannya sudah selesai di sini, barulah gelegar diangkut dari Surabaya untuk dipasang,” jelasnya. Ditambahkan, setelah jembatan rampung, pihaknya juga sudah merancang untuk melakukan peningkatan jalan dengan hotmik dari Guliang Kangin ke Guliang Kawan di tahun 2017 mendatang. Sesuai hasil rapat Konreg wilayah Timur di Mataram awal November lalu, penghotmikan jalan tersebut dianggarkan Rp 1,2 miliar bersumber dari DAK penugasan 2017. (kmb40)

Berkurang, Generasi Muda Geluti Kerajinan Bambu

RAPAT - Suasana rapat paripurna di DPRD Bangli, Rabu (30/11)

Bali Post/ina

Ranperda APBD 2017 Disahkan

Perangkat Daerah Diminta Cerdas Manfaatkan Dana

Bangli (Bali Post) Melalui proses pembahasan yang relatif singkat dalam rapat gabungan dengan pihak eksekutif, Rabu (30/11) kemarin, seluruh komisi di DPRD Bangli akhirnya menerima dan menyetujui rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2017 untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah (Perda). Meski demikian, komisi-komisi di DPRD Bangli tetap meminta eksekutif untuk memperhatikan berbagai masukan dan saran yang disampaikan. Salah satunya, yakni meminta perangkat daerah untuk cerdas dalam memanfaatkan dana agar bisa tepat guna dan tepat sasaran. “Dengan rendahnya anggaran yang ada di masing-masing perangkat daerah, maka perangkat daerah harus benar-benar cerdas dalam hal pemanfaatan dana tersebut, agar bisa tepat guna dan tepat sasaran,” kata I

Wayan Wedana, saat membacakan laporan gabungan komisikomisi DPRD Bangli dalam sidang paripurna, kemarin. Selain itu, komisi-komisi di DPRD Bangli juga meminta perangkat daerah untuk kerja keras untuk memaksimalkan bantuan dari pusat, baik itu DAK maupun DAU. Hal ini mengingat PAD Kabupaten Bangli masih relatif kecil. Sehubungan dengan realisasi APBD 2017 baik pada pos belanja, pendapatan maupun pengeluaran pembiayaan, diharapkan di akhir tahun anggaran 2016 sudah disiapkan regulasi maupun sumber daya manusiannya. Sehingga realisasi APBD tahun 2017 berjalan efektif, tepat waktu dan sesuai dengan mekanisme yang ada. “Mekanisme realisasi APBD 2017 diharapkan mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga dapat mengingkatkan opini BPK terhadap laporan pelaksanaan keuangan pemerintah daerah,”

kata Wedana. Selain itu, dalam rangka melaksanakan kegiatan yang tertuang dalam APBD tahun 2017 diharapkan bupati melakukan langkah-langkah pengisian jabatan menyesuaikan dengan perangkat daerah sesuai dengan PP 18 Tahun 2016 tentang perangkat daerah yang sudah ditindaklanjuti dengan perda. Bupati Bangli I Made Gianyar dalam pendapat akhirnya menyampaikan dengan telah ditetapkannya persetujuan bersama terhadap Rancangan APBD tahun 2017 ini, pihaknya akan melanjutkan satu langkah lagi yakni menyampaikan Ranperda APBD 2017 beserta dokumen-dokumen pendukung lainnya untuk dievaluasi dan diverifikasi oleh Gubernur Bali. “Harapan kita proses evaluasi dan verifikasi tidak memakan waktu yang lama, sehingga proses selanjutnya segera dapat kita laksanakan,” harap Made Gianyar. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Kerajinan berupa anyaman bambu telah menjadi ciri khas Desa Kayubihi, Bangli. Namun, belakangan generasi muda yang berkecimpung pada dunia kerajinan, khususnya bambu kian terkikis. Penyebab berkurangnya niat pemuda untuk beralih profesi, salah satunya karena ada pekerjaan lain yang dinilai lebih layak dan mendatangkan hasil yang lebih besar. Salah seorang perajin, Ni Nengah Kartini, menuturkan berkurangnya minat generasi muda untuk menekuni usaha kerajinan telah berlangsung sekitar lima tahun lalu. Mereka lebih memilih untuk hijrah ke wilayah perkotaan, seperti Denpasar. Harapannya, mereka bisa mendapatkan pengalaman di samping pendapatan yang lebih. “Generasi muda sekarang banyak yang sekolah pariwisata. Setelah lulus, mereka langsung merantau. Sehingga yang menggeluti kerajinan jadi berkurang,” ucap Kartini, belum lama ini. Padahal jika dicermati, kata dia, kerajinan itu bisa menjadi sumber penghasilan utama yang mampu menopang kebutuhan sekari-hari. Selain itu juga untuk mendukung biaya pendidikan. Hal tersebut tak lepas dari prospek kerajinan yang sangat menjanjikan. “Saya dari dulu menggeluti ini. Hasilnya lumayan,” ucapnya. Kondisi yang demikian juga diakui Perbekel Kayubihi, I Ketut Widiana. Namun, ia meyakini kerajinan anyaman itu tidak akan punah. Sebab, produknya dibutuhkan masyarakat banyak. “Sokasi misalnya. Masyarakat di sini selalu memakai itu saat upac-

Bali Post/sos

PERAJIN - Salah satu perajin anyaman bambu di Desa Kayubihi, Bangli. Belakangan, generasi muda yang membuat kerajinan tangan kian berkurang. ara keagamaan. Jadinya produksi tetap jalan. Memang ada anak muda yang meninggalkan profesi ini karena sudah memiliki kemampuan lain,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Bangli I Dewa Gede Suparta mengungkapkan, untuk mengeliatkan usaha lokal itu, pada 2017 nanti, pihaknya akan memberikan bimtek untuk sejumlah perajin. Nantinya, ilmu yang didapatkan bisa disampaikan kepada generasi muda pada kegiatan yang terselenggara pada hari-hari tertentu. “Pemerintah desa juga bisa menjadikan ini (menganyam-red) sebagai kegiatan wajib di desa. Misalnya di pasraman,” harap Dewa Suparta. (kmb45)

NKRI Harga Mati, Tumpas Perusak Pemersatu Bangsa Bangli (Bali Post) Apel Gerakan Nasional Nusantara Bersatu berlangsung di Kabupaten Bangli, Rabu (30/11) kemarin. Pada acara yang terpusat di Lapangan Kapten Mudita itu, ada beberapa hal yang disampaikan yang berkaitan dengan penerapan sikap toleransi antarumat beragama. Salah satunya adalah, aparat penegak hukum diminta menumpas oknum yang merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Pantauan di lapangan, acara yang dikemas melalui apel itu diikuti ribuan peserta yang berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN), jajaran Polres Bangli, Kodim 1626/Bangli, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Pemuda Panca Marga, Veteran, tokoh masyarakat dan siswa dari sejumlah sekolah. Mengisi semangat perjuangan dengan mempertahankan NKRI, peserta apel melengkapi diri dengan ikat kepala, yakni pita merah putih. Dengan semangat membara, mereka memekikkan ‘’merdeka’’ dan ‘’nusantara bersatu’’. Bupati Bangli I Made Gian-

yar dalam orasinya menyampaikan, belakangan ini negara tak hanya diguncang persoalan perekonomian yang melemah. Di luar itu, ada aksi yang mengarah pada upaya pemecahan bangsa yang juga bermunculan. Di samping menimbulkan kekhawatiran pada masyarakat umum, hal tersebut juga berpotensi mengahambat roda pemerintahan yang fungsinya sebagai pelayan publik. Agar suasana tak semakin keruh, seluruh lapisan masyarakat diminta harus satu memikirkan, yakni secara bersama-sama merekatkan rasa persatuan dan kesatuan. “Sampai saat ini, sesuai pandangan intelijen kami, tak ada satu pun warga Bangli yang menghendaki NKRI ini terusik. Hal ini perlu digemakan,” tegasnya didampingi Wakil Bupati Sang Nyoman Sedana Arta, dan jajaran Forkompinda Bangli. Lanjut dia, dalam mewujudkan nusantara yang bersatu, masyarakat yang hidup saat ini perlu lebih memaknai nilainilai perjuangan pahlawan kusuma bangsa dalam merebut kemerdekaan dari tangan

penjajah. Kemerdekaan itu tak hanya dipersembahkan pada satu golongan, bukan untuk orang kaya, tetapi untuk seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, ideologi bangsa berupa Pancasila harus diterapkan secara serius. “Ideologi pancasila itu menjadi salah satu hal yang mutlak untuk dijunjung. Jangan buat negara ini gaduh. Pokoknya NKRI harga mati,” hentaknya. Hal senada disampaikan Ketua KNPI Bangli, Dewa Agung Lidartawan. Persoalan yang mengarah pada pemecahan persatuan bangsa telah menggempur negara ini. Caranya tak hanya dilakukan melalui aksi langsung di lapangan, tetapi juga dengan mengumbar kebencian di media sosial. Kondisi yang demikian, perlu disikapi seluruh elemen masyarakat. Lebih penting dari itu, penegak hukum harus menumpas oknum-oknum yang merusak persatuan bangsa tersebut. “Kami minta (penegak hukumred) tumpas itu oknum yang memecah bangsa ini. Jangan takut melanggar HAM. NKRI

Bali Post/sos

ORASI - Bupati Bangli, I Made Gianyar, didampingi jajaran Forkompinda Bangli melakukan orasi Nusantara Bersatu di Lapangan Kapten Mudita, Rabu (30/11) kemarin. harga mati,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bangli I Nyoman Sukra menyebutkan dalam mempertahankan persatuan bangsa, pemahaman nilai-nilai agama

harus lebih ditingkatkan. Seluruh umat sudah secara tegas diminta untuk saling menghormati dan berjalan pada ideologi bangsa. “Seluruh masyarakat harus pahami nilai-nilai agama,” tandasnya. (kmb45)


GIANYAR

Kamis Kliwon, 1 Desember 2016

Masuk DPO, Pencuri Sepeda Diringkus

Gianyar (Bali Post) Berbulan-bulan menyembunyikan diri di Jakarta, Rooby Fadilla alias Roro yang lama menjadi DPO akhirnya diringkus polisi di Denpasar, Rabu (30/11) kemarin. Pelaku yang masih berusia 19 tahun ini merupakan rekan dari pencuri berinisial K (16) yang tewas dihakimi massa saat tertangkap beraksi di Banjar Laplapan, Ubud Februari 2016 lalu. Polisi juga sudah menahan dua pelaku lainya yakni MA(16) dan Putu IN (16). Kini, polisi masih memburu satu orang DPO berinisial J. Kapolsek Ubud AKP Nyoman Wirajaya menjelaskan penangkapan ini berawal saat pelaku terdeteksi ada di Denpasar pada Selasa (29/11) sekitar pukul 04.00 wita. Dari informasi tersebut, polisi yang dikomando Panit Lidik Ipda Andika Arya Pratama langsung melakukan pengintaian. Hingga Rabu kemarin, Roro terpantau keluar rumah mengendarai sepeda motor Honda Scoopy DK 3433 EQ. Saat melintas di Gang Danau Tawar, Denpasar, polisi langsung mencegat dan menangkap pelaku. AKP Wirajaya menjelaskan, berdasarkan hasil interogasi, selama menjadi DPO, pelaku bersembunyi di Jakarta. Di sana ia bekerja sebagai tukang parkir. Setelah sekian bulan merantau di Jakarta, ia menyimpan rasa rindu dengan keluarga. Tersangka akhirnya kembali ke Denpasar sekitar seminggu lalu. “Seminggu lalu, dia balik dari persembunyiannya. Anggota kami mendapat informasi dan langsung melakukan penangkapan,“ ucapnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, dia juga menyebutkan bahwa saat aksi pencurian di Banjar Lalapan, Roro bertugas sebagai pengintai. Sementara pelaku berinisial K yang tewas di lokasi tersebut bertugas sebagai eksekutor. “Nah saat kejadian ini, Roro mengintai situasi di atas motor. Ketika ketahuan dia langusng kabur, sementara temannya tertinggal dan akhirnya tertangkap massa,“ terangnya. Untuk diketahui, pada Senin 8 Februari pukul 02.30 wita, ke lima pelaku berangkat dari Denpasar mengendarai sepeda motor menuju Banjar Laplapan, Ubud. Di lokasi tersebut komplotan ini mencuri sepeda dayung milik korban I Nyoman Sukadana yang ditaruh di garasi. Aksi pelaku tepergok sejumlah pemuda yang kala itu sedang membuat penjor. Hingga akhirnya, pelaku berinisial K ditangkkap warga, sementara empat orang lainya berhasil kabur. (kmb35)

Bali Post/kmb35

TERSANGKA - Kapolsek Ubud Kompol Nyoman Sumarajaya, menunjukkan tersangka kasus pencurian, Roro.

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati

BPBD

Gianyar (Bali Post) Apel Nusantara Bersatu yang berlangsung di Lapangan Astina, Rabu (30/11) kemarin, diikuti ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat. Mereka berkomitmen untuk menjaga persatuan NKRI. Sementara umat Muslim di Kabupaten Gianyar dipastikan tidak ada yang ikut demo 2 Desember di Jakarta. Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra menyebutkan bahwa Kabupaten Gianyar adalah daerah dengan kerukunan tinggi antar-umat beragama. Ia mengimbau agar predikat tersebut selalu dijaga oleh seluruh komponen masyarakat. “Bisa dicek sendiri kerukunan di Gianyar yang paling baik. Kerukunan ini harus kita jaga,“ ucapnya. Wakil Bupati yang sekaligus menjadi inspektur upacara dalam apel Nusantara Bersatu itu mengatakan dalam setiap perjalanan kehidupan berkebangsaan, pasti ada rongrongan. “Ini merupakan siklus dan sebagai warga negara yang baik mesti waspada,” terang Made Agus Mahayastra. “Seperti yang disampaikan Presiden pertama kita bapak Soekarno. Dulu perjuangan lebih gampang, karena berhadapan dengan penjajah. Perjuangan saat ini lebih berat karena menghadapi bangsa sendiri,” ujarnya. Usai apel kebangsaan

tersebut dilanjutkan dengan peragaan fragmentari dari beberapa SMA di Gianyar, seperti marching band, demo melukis oleh seniman asal Pejeng Kawan, Dewa Putu Suparta. Demo melukis tersebut menyelesaikan tiga lukisan dalam dua jam dengan tema kebangsaan. Lukisan tersebut diserahkan kepada Pemkab Gianyar yang memberi pesan Cinta Tanah Air dan Binneka Tunggal Ika. Ketua MUI Gianyar Mohammad Hasyim Asy’ari menegaskan kalau umat Muslim di Kabupaten Gianyar tidak ada yang m engikuti demo yang rencananya berlangsung 2 Desember nanti di Jakarta. “Umat Muslim di Gianyar sepakat tidak ada yang ikut demo ke Jakarta,” ucap M. Hasyim Asy’ari. Sebelumnya, dia mengaku telah melakukan pendekatan kepada tokoh-tokoh umat Muslim di Gianyar, agar tidak melibatkan diri dalam demo di Jakarta. Senada disampai-

Bali Post/kmb35

LUKISAN - Jajaran Muspida di Kabupaten Gianyar saat menunjukkan lukisan memberi pesan Cinta Tanah Air dan Bhinneka Tunggal Ika. kan Ketua MUI, Wakil Ketua FKUB Gianyar H. Munajat menyebutkan urusan di Jakarta biarlah diselesaikan orang

Gaya Hidup Sehat, Masyarakat Diharapkan Donor Darah

Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Bali bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Gianyar menggelar seminar lokakarya kesehatan bertema “Donor Darah Sukarela Gaya Hidup Sehat Kita”. Seminar ini berlangsung Rabu (30/11) kemarin di ruang pertemuan bersama Kantor Dinas Pertanian, Perhutanan dan Perkebunan dan Dinas Peternakan Kabupaten Gianyar. Kegiatan dibuka Asisten Administrasi, Ekonomi dan Pembangunan Setda Gianyar I Ketut Astawa Suyasa dengan dihadiri perwakilan desa se-Kabupaten Gianyar. Dalam kesempatan tersebut, Ketut Astawa Suyasa menga-

takan kegiatan donor darah ini merupakan salah satu misi kemanusiaan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. “Melalui sosialisasi akan lebih banyak diketahui manfaat dari donor darah tersebut, serta lebih memperkenalkan program dan kegiatan PDDI kepada masyarakat luas dalam memenuhi persediaan darah di setiap tingkatan wilayah yang ada di Bali dan Gianyar khususnya,” tegas Astawa Suyasa. Kepala Markas PMI Kabupaten Gianyar, I Gusti Agung Bagus Sanjaya, memaparkan tujuan dari lokakarya untuk mengetahui untuk apa, bagaimana dan mengapa donor darah itu perlu dilakukan.

SEMINAR Suasana seminar lokakarya kesehatan di ruang Pertemuan Bersama Kantor Dinas Pertanian, Perhutanan dan Perkebunan dan Dinas Peternakan Kabupaten Gianyar, Rabu (30/11) kemarin.

- 943144

- 943113

Kantor Satpol PP

- 944436

RSUD Sanjiwani

- 943020

- 944225/943233

KPA Gianyar PMI Gianyar

- 942184 - 8958414

KONI Gianyar

- 947261

BNN Kab. Gyr.

- 946122

PLN

- 947166

Jakarta. “Yang di Jakarta biar diselesaikan di sana. Kerukunan antar-umat di Gianyar sudah terjalin dengan baik,

Dengan darah tersebut dapat membantu orang yang memerlukannya, sehingga kegiatan donor darah wajib dilakukan. Ditambahkan, saat ini PMI Kabupaten Gianyar telah mendistribusikan darah untuk melayani para pasien di RSUD Sanjiwani Gianyar dan rumah sakit swasta lainnya di wilayah Gianyar. Namun seiring bertambahnya kebutuhan akan darah, maka perlu peningkatan jumlah pendonor. Seminar lokakarya ini juga diisi dengan kegiatan donor darah sukarela yang diikuti para peserta seminar. Turut hadir sebagai pembicara dalam acara tersebut, Ketua PDDI Bali, Tjok Gede Agung Adnyana. (ad984)

- 7844717/7844718

PMK

PDAM

Pertahankan Kerukunan, Umat Muslim Tidak Ikut Demo

- 943056

DPRD

9

Pelestarian Tanaman ’’Upakara’’ Diharapkan Masuk Awig-awig

Gianyar (Bali Post) Tidak bisa dimungkiri bahwa untuk memenuhi kebutuhan sarana upakara di Bali, kini harus mendatangkan dari luar daerah. Melihat kondisi itu, krama Bali diimbau melestarikan tanaman untuk kelengkapan upakara. Bila perlu, pelestarian tanaman upakara harus dilembagakan dengan dicantumkan dalam awig-awig di setiap desa adat atau desa pakraman. Usulan tersebut mengemuka dalam acara Lokakarya ‘’Peningkatan Desa Pakraman dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup’’ di Balai Budaya Gianyar, Rabu (30/11) kemarin. Prof. Wayan P. Windia, S.H., M.Si. selaku pembicara mengatakan dengan adanya unsur tanaman dalam sarana upakara, mesti dimaknai sebagai suatu keharusan melestarikan tanaman tersebut. Oleh karena itu, menurut salah satu tokoh adat Bali ini, masyarakat Bali diimbau melembagakan pelestarian tanaman upakara yang masuk dalam awig-awig. “Untuk itu, dalam acara lokakarya ini, saya berharap agar BLH Gianyar bisa lebih mensosialisasikan pelembagaan tanaman upakara tersebut. Sehingga nantinya akan ada kewajiban masyarakat untuk

menanam, memelihara, dan menyebarluaskan tanaman upakara,” pesan guru besar hukum adat ini. Sementara itu, Kepala BLH Kabupaten Gianyar A.A. Bagus Ari Brahmanta tidak menampik tingginya kebutuhan bahan upakara. Karenanya, dia bersama jajaran berupaya menyosialisasikan pelestarian tanaman upakara. “Kita sudah menyediakan beberapa blok pembibitan yang sekarang ini

bekerja sama dengan LPPM Unud, salah satunya di Desa Batubulan. Sementara daerah utara kita juga siapkan kurang lebih ada 120 jenis tanaman upakara. Kita coba di Desa Taro,“ katanya. Di samping itu, pihaknya kini juga mulai menyasar kawasan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kabupaten Gianyar. Hal ini dilakukan lantaran terpuruknya sejumlah titik aliran sungai

di kawasan seni ini. “Daerah aliran sungai saat ini sangat kritis, air yang ada sudah menurun sampai 50 persen. Jadi ini sangat riskan, makanya kita adakan penanaman secara bertahap,’’ ucapnya. Tidak hanya DAS, sejumlah mata air di Kabupaten Gianyar kini juga mengalami kekeringan. Melihat kondisi itu, BLH akan mulai bergerak menggencarkan penanaman pohon. “Target kita 2018 sudah tuntas untuk pena-

Bali Post/kmb35

LOKAKARYA - Suasana lokakarya Pelestarian Tanaman Upakara di Balai Budaya, Rabu (30/11) kemarin.

naman pohon di sepnjang DAS. Kita harap ini akan memberi dampak pada aliran sungai dan kebutuhan yang ada. Jadi, kita akan adakan pembibitan dulu,“ tandasnya. (kmb35)

sehingga mesti dipelihara dan dipertahankan,“ ujarnya seraya meneriakan NKRI harga mati. (kmb35)

Verifikasi Pemprov Bali Selesai

Pengisian SKPD Ditarget Akhir Desember

Gianyar (Bali Post) Pengisian perangkat daerah sesuai Perda Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Gianyar ditarget minggu ketiga atau akhir Desember 2016 ini bisa dilaksanakan. Sementara verifikasi dari Pemprov Bali yang sempat bergulir, yakni merevisi urusan keuangan agar ditangani satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), hingga kini sudah diperbaiki oleh Pemda Gianyar. Wabup Gianyar Made Mahayastra, Rabu (30/11) kemarin, menyebutkan sampai saat ini memang belum ada daerah yang melakukan pengisian perangkat daerah yang baru. “Satu pun daerah belum ada yang mengisi perangkat daerah. Sesuai salah satu pasal pada perda tersebut, pengisian akan dilakukan akhir 2016. Artinya, kita masih punya waktu selama Desember ini,“ ucap Mahayastra. Disinggung terkait perancangan APBD 2017, Wabup Mahayastra mengatakan hal itu masih dibebankan pada SKPD yang lama. Selain itu, ia berharap pengisian SKPD yang baru bisa dilakukan pada minggu ketiga atau keempat Desember ini. “Saya bersama asisten III juga sempat konsultasi dengan Depdagri untuk pengisian ini, karena perda juga mengatur pengisian pada akhir Desember. Sehingga kita memang akan melakukan pengisian pada

Desember, tinggal menunggu memomentum,’’ sambung dia. Sementara untuk verifikasi dari pemerintah provinsi, wabup mengakui memang terjadi kesalahan dalam menghitung skor untuk urusan keuangan. “Termasuk verifikasi dari provinsi itu sudah selesai. Kemarin, memang ada kesalahan menghitung skor, yang awal hitungannya tidak valid dan ini kita akui. Sekarang sudah selesai dengan mengikuti arahan pemerintah provinsi,“ jelasnya. Dikatakan, yang digabung nanti antara pendapatan perawatan dan keuangan. Wabup Mahayastra tidak menampik dari penggabungan ini akan memicu beban kerja yang cukup besar. Bahkan, kepala bidang dalam SKPD tersebut diperkirakan akan berjumlah enam. “Ya itu berat sekali, makanya nanti akan diisi oleh orang yang andal,“ terangnya. Sementara untuk SKPD lain seperti Dinas Pendidikan yang terpisah dengan Dinas Pemuda dan Olehraga menurutnya sudah tidak ada masalah. Demikian pula untuk Pemadam Kebakaran yang digabung dengan Satpol PP Kabupaten Gianyar. “Kalau Pol. PP dan pemadam, klausulnya memang begitu. Jadi nanti pemadam itu bukan hanya memadamkan kebakaran, tetapi juga menangani bencana misalnya orang jatuh ke jurang dan lainya,“ tandas Mahayastra. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Kamis Kliwon, 1 Desember 2016

Warga Minta Pantai Crystal Bay Dibersihkan Semarapura (Bali Post) – Bangunan milik sejumlah pedagang yang didirikan di atas tanah milik pemerintah Provinsi (pemprov) telah dibongkar Satpol PP Bali pada Kamis (24/11) lalu. Namun, pascapembongkaran objek wisata Crystal Bay di Banjar Penida, Desa Sakti, Nusa Penida menjadi kumuh. Kayu dan bambu bekas bangunan berserakan di sekitar kawasan Crystal Bay. Warga mengeluhkan sisa pembongkaran yang tidak langsung dibersihkan. Sebab, wilayah tersebut baru berkembang sebagai objek wisata. Banyak masyarakat Nusa Penida mencari makan di lokasi itu. ‘’Sampai kapan kondisinya dibiarkan seperti ini? Apakah harus dibersihkan oleh pemilik warung? Objek laut dan darat di Crystal Bay banyak dikunjungi wisatawan mancanegara. Kumuhnya pantai ini sangat merugikan masyarakat sekitar yang menggantungkan rezeki dari kehadiran pengunjung,’’ sebut salah satu warga Nusa Penida, Mangku Made Gembrong, Rabu (30/11) kemarin. Menurut anggota Satpol PP Nusa Penida I Putu Ari Antara, wewenang untuk membersihkan bekas pembongkaran tersebut adalah Satpol PP Bali, mengingat lahan tersebut milik pemerintah provinsi. Pihaknya hanya sebatas melakukan pengawasan karena lahan provinsi tersebut berada di wilayah Nusa Penida. (dwa)

Bali Post/dwa

NUSANTARA BERSATU - Seluruh komponen masyarakat Klungkung mengikuti acara Nusantara Bersatu di Lapangan Puputan, Rabu (30/11) kemarin.

Bali Post/dwa

BERSERAKAN – Material dari pembongkaran warung masih berserakan di Pantai Crystal Bay, Nusa Penida.

Lintas ’’Boat’’ Dievakuasi BOAT Nautilus milik perusahaan Two Fish Dive yang terbalik setelah dihantam gelombang besar di perairan selatan Nusa Penida saat membawa wisatawan diving di Manta Point, Desa Bungamekar, Senin (28/11) lalu, dievakuasi petugas Polsek Nusa Penida, Selasa (29/11). Menurut Kapolsek Nusa Penida AKP I Ketut Suastika, boat naas itu dievakuasi ke perairan Crystal Bay, Desa Sakti. Boat itu mengangkut empat wisatawan, dua dive master, satu ABK dan nahkoda. Mereka adalah Angeline Douant (35) asal Prancis, Ben Kit Challans (40) dari Australia, Michel Beck (32) asal Swiss, Hannah Kate Webster (21) dari Inggris, Wayan Dediasa (35) asal Jungutbatu, Nusa Penida, ABK I Kadek Suarjana (21) dan dive master Rocky Sarangati (19) dari Sulawesi Utara serta Paula Ana Danti (40). Seluruh penumpang berhasil diselamatkan oleh nelayan yang berlayar di dekatnya. (dwa)

Seluruh Komponen Harus Maknai Kemerdekaan

Semarapura (Bali Post) –

Pekikan ‘’merdeka dan NKRI harga mati’’ tidak henti-hentinya diteriakan para orator pada acara Nusantara Bersatu di Lapangan Puputan Klungkung, Rabu (30/11) kemarin. Salah satunya Wakil Bupati Klungkung Made Kasta ikut membakar semangat persatuan, kesatuan dan kedamaian kepada sekitar seribu komponen masyarakat yang hadir. “Pahami Pancasila secara mendalam, karena saat ini negeri kita tengah tercabikcabik akibat kita lupa akan leluhur dan makna perjuangan para pahlawan untuk meraih kemerdekaan demi persatuan bangsa dan NKRI. Bhinneka Tunggal Ika yang telah diciptakan para leluhur sejak sebelum

negara kita merdeka adalah alat pemersatu Nusantara. Mari tingkatkan kerukunan dan kedamaian antarumat,” ujar Kasta. Ia yakin seluruh komponen masyarakat menginginkan kedamaian dan persatuan. Untuk itu wabup mengajak seluruh komponen masyarakat yang hadir untuk kembali meng-

ingat sejarah, bersatu padu demi bersatunya Nusantara dan NKRI harga mati. “Meskipun terdapat perbedaan pemikiran, keyakinan, pemahaman, suku dan agama, kita harus tetap menjaga persatuan dan menjunjung NKRI. Mari isi kemerdekaan ini dengan kerukunan dan kedamaian,’’ tegasnya.

Dandim 1610/Klungkung Letkol Inf. Fransiscus Ari Susetio dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan Nusantara Bersatu dilaksanakan serentak di seluruh pelosok Tanah Air. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat yang ikut serta bersama-sama di lapangan bertekad menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. “Mari kita jaga empat konsensus kehidupan berbangsa dan bernegara. Mari wujudkan perdamaian dan hindari kekerasan yang dapat merusak persatuan dan kesatuan

Cegah Kejahatan

Polres Gelar Operasi Pekat Agung

Bali Post/dwa

Laksanakan Anev Mingguan DALAM rangka meningkatkan kinerja personel Polres Klungkung, para kabag, kasat, Kapolsek dan perwira Polres melaksanakan analisa dan evaluasi (anev) mingguan yang dipimpin Kapolres AKBP F.X. Arendra Wahyudi di ruang Rupatama Mapolres, Rabu (30/11) kemarin. Kapolres menunjuk Kabag Operasi Kompol Nyoman Suarsika menjadi pemapar pertama, yaitu masalah situasi kamtibmas selama seminggu (21-27 November 2016), dilanjutkan dengan paparan KBO Intel Iptu Made Bargawa dan para Kapolsek sejajaran serta para Kasat Polres Klungkung. Paparan tersebut akan menjadi analisa terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi yang telah dilaksanakan dalam memberikan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat. Anev yang dilaksanakan ini merupakan kegiatan rutin setiap minggu, dalam rangka mengkoordinir dan mengawasi setiap pelaksanaan tugas yang telah dijalankan. Di akhir anev Kapolres Arendra memberikan ucapan terima kasih kepada peserta yang telah melaksanakan tugas dengan baik. (dwa)

Bali Post/dwa

bangsa,” sebutnya. Acara juga diisi pembacaan puisi, menyanyikan lagu-lagu perjuangan serta penandatanganan komitmen bersama Nusantara Bersatu oleh Forkompinda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, sejumlah perwakilan ormas serta berbagai komponen masyarakat lainnya. Turut hadir Ida Dalem Semaraputra, Wakapolres Klungkung Kompol Nengah Sadiarta, Kejaksaan Negeri Klungkung, anggota DPRD Klungkung Drs. I Wayan Mardana, PNS, siswa dan guru. (dwa)

Bali Post/dwa

PELATIHAN - Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi (berdiri) memberikan pelatihan kepada personel pada Pra-Operasi Pekat Agung 2016.

Semarapura (Bali Post) – Polres Klungkung menggelar latihan Pra-Operasi Pekat Agung 2016 di Gedung Nusa Penida Harapan Mapolres, Rabu (30/11) kemarin. Operasi yang akan dilaksanakan 2-15 Desember 2016 ini, dalam rangka menanggulangi dan menindak berbagai bentuk kejahatan atau penyakit masyarakat seperti premanisme, perjudian, pornografi, miras dan prostitusi di Kabupaten Klungkung. Latihan dibuka Kapolres AKBP F.X. Arendra Wahyudi didampingi Kabag Ops Kompol Nyoman Suarsika. Dalam latihan dibahas persiapan dan pelaksanaan operasi. ‘’Operasi diselenggarakan selama 14 hari. Kami mendorong dilakukannya peningkatan perencanaan penyelidikan dan deteksi dini. Ini demi tercapainya target yang ditetapkan,’’ ucap Arendra. Kapolres memberikan teknik dan taktik menangkap penjudi serta mengajarkan bagaimana cara melaksanakan penangkapan dan mengamankan barang bukti sesuai SOP yang berlaku. “Pelajaran ini diberikan agar ke depannya personel tahu dan tidak ragu-ragu melaksanakan Operasi Pekat Agung 2016,” sebutnya. Materi pelatihan juga diberikan Kabag Ops Polres Klungkung Kompol Nyoman Suarsika, Kasat Reskrim AKP Wiastu Andri Prajitno dan Kasat Sabhara AKP Cok Gde Agung Puspagana. (dwa)

Polisi Dilarang Gunakan Atribut Kusam Semarapura (Bali Post) – Selain menjalankan tugas dan fungsi, personel kepolisian juga harus menjaga penampilan. Hal ini ditekankan Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi saat memeriksa penampilan personelnya. Meski tidak ditemukan anggota yang tidak disiplin, pada pemeriksaan tersebut masih ada personel yang menggunakan seragam dan atribut kusam. Pemeriksaan sikap tampang dan kelengkapan personel ini dilaksanakan pada apel pagi di halaman Mapolres Klungkung, Rabu (30/11) kemarin. Turut melakukan pemeriksaan para kabag, kasat dan Kapolsek jajaran. Pemeriksaan ini untuk memastikan bahwa personel Polres Klungkung benar-benar siap melaksanakan tugas selaku pengayom, pelayan dan pelindung masyarakat. Arendra menjelaskan, kegiatan pemeriksaan dilaksanakan rutin setiap minggu. Ini merupakan

salah satu upaya untuk menegakkan ketertiban dan kedisiplinan di lingkungan Polres Klungkung. Pemeriksaan meliputi kelengkapan identitas perorangan serta sikap tampang dari ujung sepatu sampai kepala. “Dalam pemeriksaan kali ini tidak ditemukan adanya pelanggaran, namun ada beberapa anggota yang warna celananya sudah tidak sesuai lagi,” sebutnya. Kapolres menegaskan, seluruh anggota tidak boleh menggunakan atribut atau seragam yang sudah kusam. Selain tidak enak dipandang, penggunaan seragam kusam juga membuat kepercayaan diri berkurang saat mengemban tugas. “Semua atribut yang sudah kusam, buram dan yang berubah warna agar disimpan saja, jangan dipakai lagi. Seluruh personel Polres dan jajaran Polsek harus lebih memperhatikan penampilan, mematuhi segala ketentuan yang berlaku dan bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat,’’ tegasnya. (dwa)

Bali Post/dwa

HUKUM – Sejumlah personel Polres Klungkung dihukum push-up saat menjalani pemeriksaan sikap tampang.


Kamis Kliwon, 1 Desember 2016

BULELENG

11

SOSOK Prihatin Abrasi Pantai

BULELENG memiliki garis pantai terpanjang di Bali. Banyak pantai di Bali Utara mengalami kerusakan karena abrasi. Penanganan abrasi belum optimal, sehingga masih banyak daerah pesisir tergerus ombak hingga merusak bangunan akomodasi wisata, pura, hingga rumah penduduk. Anggota DPRD Buleleng dari Fraksi PDI Perjuangan, Nyoman Sukarmen, mengaku prihatin dengan kerusakan pantai yang begitu parah tersebut. Pria yang juga menggeluti bisnis vila ini mengatakan, satu kerusakan pantai akibat abrasi yang parah dan belum tertangani terjadi di pesisir pantai Tukadmungga, Kecamatan Buleleng. Kerusakan pantai ini terjadi sejak beberapa tahun dan seolah dibiarkan tanpa ada penanganan yang berarti. Akibatnya, tanah yang tergerus semakin bertambah luas. Bahkan, bangunan palinggih hingga tembok bangunan vila di atas tanah miliknya tergerus ombak. Bangunan itu roboh dan sampai sekarang menyulitkan warga untuk melakukan upacara. “Dulu sebelum saya bangun vila abrasi masih sedikit, namun karena tidak ada pencegahan dan perbaikan yang rusak sebelumnya itu, sekarang terus bertambah parah. Saya prihatin pura yang roboh itu karena tergerus ombak,” katanya. Atas kondisi ini, mantan Perbekel Desa Busungbiu Kecamatan Busungbiu ini menambahkan, abrasi pantai merupakan persoalan serius yang harus mendapat perhatian pemerintah daerah. Hal ini jika dibiarkan dengan alasan tidak memiliki cukup anggaran, maka pesisir yang lain akan mengalami hal serupa. Jika pemerintah daerah tidak memiliki anggaran dan regulasi sudah mengatur kewenangan dialihkan kepada pemerintah provinsi (pemprov), Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Busungbiu ini berharap pemerintah lebih memberikan perhatian untuk pesisir pantai di Buleleng. Dengan penanganan yang berkelanjutan, pihaknya yakin dalam waktu yang tidak terlalu lama persoalan abrasi pantai akan tertangani. “Kalau sekarang pemkab tidak memiliki kewenangan untuk penanganan abrasi pantai, saya berharap pemprov atau pusat memberikan perhatian untuk pantai di utara, sehingga kerusakan yang terjadi ini bisa ditangani dan tidak menambah kerusakan yang lain,” jelas Sukarmen. (mud)

’’Counter’’ HP Dibobol Maling

Singaraja (Bali Post) Toko Shasha Cell di Jalan Diponegoro Singaraja, dibobol maling, Selasa (29/11). Pencuri diduga masuk ke counter HP itu melalui atap. Korban Fachrial Andadi (34) alamat Garden Villa Blok II No. 2 Kelurahan Penarukan, Buleleng, baru mengetahui setelah beberapa handphone di dalam tokonya hilang. Kasus pencurian ini sedang dalam penyelidikan aparat kepolisian. Pencurinya diperkirakan lebih dari satu orang. Korban melihat tembok gypsum antara dapur

dengan kamar terlihat berlubang. Selanjutnya korban Fachrial masuk ke TKP, dan melakukan pengecekan barangnya di dalam counter HP. “Nah setelah dilihat dan diperiksa itulah, beberapa barang milik korban ketahuan hilang dicuri. Barang hilang seperti 3 HP merek Oppo dan beberapa HP merek P o l y t r o n . Kuat dugaan pencuri masuk ke TKP melalui atap bangunan,” ujar Kasubag Humas Polres Buleleng AKP. Nyoman Suartika seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. Rabu (30/11) kemarin.(kmb34)

Jadwal Penetapan DPT Bisa Berubah

Singaraja (Bali Post) Gugatan bakal calon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya (Surya) terhadap KPU dan Panwaslih Buleleng di PT TUN Surabaya, masih berlanjut. Proses gugatan tersebut dikhawatirkan mengganggu kecamatan yang sudah melakukan rapat pleno rekapitulasi perbaikan Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan hasilnya akan dikirim ke KPU Buleleng. Menurut anggota KPU Buleleng Divisi Hubungan Masyarakat, Data Informasi dan Hubungan Antar Lembaga, Made Seriyasa, KPU menjadwalkan rapat pleno penetapan DPT tingkat KPU Buleleng, Selasa (6/12) depan. Lantaran tanggal tersebut adalah jadwal pembahasan putusan di PT TUN Surabaya, rapat pleno kemungkinan mengalami perubahan. “Kami agendakan tanggal 6 Desember (rapat pleno) mudah-mudahan tidak ada halangan. Jika dijadwal lebih awal, kami tetap siap. Kemungkinan tanggal 5 Desember sudah bisa pleno. Kami terima informasi dari PT TUN Surabaya, tanggal 6 Desember itu akan dibacakan putusan gugatan. Nanti bisa jadi semua komisioner ke Surabaya. Seluruhnya tergantung kondisi mendekati pembacaan putusan,” ujarnya, Selasa (29/11) lalu.

Ia menambahkan, beberapa kecamatan sudah melakukan rapat pleno perbaikan DPS. Ia mengatakan, data DPT pada Pilkada Buleleng, belum bisa dipastikan angkanya, yang kini dalam proses perbaikan. Salah satu penyebabnya cukup banyak masyarakat Buleleng belum mempunyai KTP elektronik. “Kami harap rapat pleno rekapitulasi di tingkat kecamatan, untuk perbaikan DPS bisa berjalan lancar,” imbuhnya. Menurutnya, respons masyarakat publik terhadap perbaikan DPS cukup positif. Warga yang belum ter-cover di DPS, langsung menyampaikan dan ditangani KPU Buleleng untuk memasukkan datanya di DPT. “Kami harap dengan memasukkan tanggapan dari masyarakat di DPT, nanti akan muncul. Sebagai syarat pemilih itu harus ada KTP elektronik,” katanya. Sementara itu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Buleleng, masih fokus melakukan penggenjotan perekaman data kependudukan ter hadap masyarakat yang tercatat dalam DPS atau yang memenuhi syarat sebagai pemilih. Dari angka 101.993 tercatat sebelumnya, Disdukcapil menyisakan 29.839 masyarakat belum melakukan perekaman data kependudukan untuk KTP-elektronik. (kmb34)

Bali Post/kmb34

DOA BERSAMA – Komponen masyarakat berdoa bersama Nusantara Bersatu, memohon keselamatan dan mempererat persatuan Tanah Air Indonesia, Rabu (30/11) kemarin, di kawasan Tugu Singa Ambara Raja, Kota Singaraja.

Target PAD 2017 Disepakati Rp 340 Miliar

Singaraja (Bali Post) Desakan Badan Anggaran (Banggar) DPRD menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2017 tampaknya begitu “ampuh”. Buktinya, dalam sidang paripurna dengan agenda penyampaian nota pengantar tentang rancangan APBD Buleleng 2017 Rabu (30/11) kemarin, target PAD Buleleng dirancang Rp 340, 27 miliar. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar Rp 20 miliar dari rancangan awal sebesar Rp 320 miliar lebih. Sidang paripurna kemarin dipimpin Ketua DPRD Gede Supriatna. Dari eksekutif hadir Plt. Bupati I Made Gunaja didampingi Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. dan Muspida Buleleng. Usai sidang, Plt. Bupati Gunaja menjelaskan, dalam pembahasan rancangan APBD 2017 ini wajar saja terjadi tawar-menawar terkait proporsi anggaran termasuk menyangkut target PAD. Pada tahap awal, pihaknya merancang target PAD mengacu hasil analisis data dan potensi sumber pendapatan di daerah. Dari hasil itu, dirancang target PAD Rp 320 miliar lebih. Dari rancanagn ini kemudian pihaknya menerima masukan dan saran Banggar yang mengajukan peningkatan dengan kisaran Rp 10 miliar. Dari hasil rapat lanjutan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), pihaknya menemukan masih

ada potensi untuk menggenjot PAD sekaligus mengakomodir masukan dari wakil rakyat. Akhirnya disepakati target PAD tahun depan Rp 340,27 milair lebih. Keputusan menaikkan target PAD lagi Rp 20 miliar lebih itu bukan asal pasang angka, namun berdasarkan pola pendekatan dan hasil analisis potensi sumber-sumber pendapatan di daerahnya. Potensi pendapatan itu mulai dari penerimaan pajak dan retribusi daerah, Pajak Hotel dan Restoran (PHR), dan beberapa sumber pendapatan lainnya. Selain memenuhi keinginan lembaga dewan untuk menggenjot target PAD, pemerintah daerah juga mengakomodir usulan lembaga dewan agar ada kebijakan untuk mengangkat keberadaan kelurahan dari segi alokasi anggaran. Di samping itu, penanganan krisis air bersih juga berusaha dipenuhi dengan mengalokasikan angga-

Bali Post/kmb38

PARIPURNA – Plt. Bupati Buleleng Made Gunaja berdiskusi dengan anggota dewan usai sidang paripurna dengan agenda penyampaian nota pengantar rancangan APBD 2017 di gedung dewan Rabu (30/11) kemarin.

ran yang memadai, sehingga persoalan krisis air bersih di Buleleng bisa ditangani tuntas. “Kita juga sepakat dengan kawan dewan untuk bagaimana memberdayaan kelurahan dengan mengaloaksikan anggaran yang mencukupi, termasuk program penanganan krisis air bersih kita akan sepakat untuk fokus menyiapkan anggaran tahun depan,” jelasnya. Sementara itu, Ketua DPRD Gede Supriata mengaku, kesepakatan menaikkan target PAD ini menunjukkan kemitraan antara lembaga dewan dengan eksekutif sudah berjalan dengan baik. Bahkan, melihat kenaikan target PAD yang melebihi dari usul dewan sudah sangat baik, sehingga kebijakan ini akan mengarahkan proporsi APBD yang semakin sehat dalam tahun-tahun ke depan. “Jujur saya acungkan dua jempol kepada eksekutif yang telah mengakomodir menaikkan target PAD lebih dari apa yang kita usulkan dalam pembahasan sebelumnya dan kenaikan ini bukan asal pasang angka, namun sudah berdasasrkan kajian dengan pola-pola pendepatan yang dilakukan pemerintah,” jelasnya. Sementara itu terkait jatah anggaran masing-masing instansi sesuai Perda Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga dewan belum memberikan tanggapan. Meski demikian, wakil rakyat terhormat mengingatkan jatah anggaran di seluruh SKPD sesuai susunan kelembagaan terbaru harus proporsional. Untuk kelembagaan baru, alokasi anggarannya diingatkan agar mempertimbangkan aspek tugas lembaga yang baru tersebut. (kmb38)

Pemkab Siapkan Rp 12 Miliar

Tangani Krisis Air Bersih di Lima Desa

Singaraja (Bali Post) Lima desa di Buleleng mendapat program penuntasan penanganan air bersih tahun 2017. Pemkab melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan anggaran Rp 12 miliar untuk program tersebut. Dana murni dari APBD ini akan dialokasikan untuk membangun fasilitas jaringan air bersih di Desa Pangkung Paruk, Gunung Sari (Kecamatan Seririt), Desa Madenan (Kecamatan Tejakula), Tambakan (Kecamatan Kubutambahan), dan Suwug (Kecamatan Sawan). Kepala Dinas PU Nyoman Suparta Wijaya usai rapat di gedung DPRD Rabu (30/11) ke-

marin, mengatakan dokumen perencanaan program penanganan krisis air bersih tersebut sudah selesai disusun. Dari perencanaannya itu, pihaknya juga sudah merancang kebutuhan anggaran yang dibebankan kepada APBD murni. Enam desa ini merupakan desa yang menjadi langganan krisis air bersih ketika musim kemarau. Persoalan ini sejak beberapa tahun memang belum tertangani. “Sesuai kebijakan pimpinan, kita sudah menyiapkan dokumen dan anggaran yang dibutuhkan. Dengan kebijakan ini persoalan krisis air bersih yang menjadi langganan di desa-desa ini dapat teratasi

AIR BERSIH - Tahun 2017, Buleleng menuntaskan penanganan krisis air bersih di lima desa. Untuk mengatasi persoalan ini, Dinas PU mengalokasikan dana murni APBD Rp 12 miliar.

dengan baik,” katanya. Menurut Suparta, persoalan krisis air bersih tidak bisa dituntaskan sekaligus. Ini karena keterbatasan anggaran dan ketersedian sumber mata air yang akan dialirkan ke rumah-ruah penduduk. Dia mencontohkan, selain enam desa ini, masih ada desa lain yang masih mengalami persoalan serupa dan belum bisa tertangani karena persoalan teknis tadi. Misalnya, sumber mata air tidak ada sama sekali, lokasi sumber mata air berada di lembah, sehingga membutuhkan biaya besar untuk mengangkat air. Namun, selain mengalokasikan dari jatah APBD murni, sesuai kebijakan pemerintah dengan menggandeng perusahaan atau pihak ketiga yang bisa membantu melalui program corporate social responsibility (CSR) baik dalam bentuk mesin pompa atau pembangunan sumur bor termasuk penyiapan energi listrik untuk mengalirkan air dengan metode solar cell. “Termasuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) juga ikut men-support untuk penanganan krisis air bersih. CSR pihak ketiga juga kita kejar, sehingga desa-desa lain yang mengalami masalah air ini bisa kita tangani,” jelasnya. (kmb38)

Doa Nusantara Bersatu, Pererat Persatuan Bangsa

Singaraja (Bali Post) Ikat kepala merah putih menghiasi kepala ribuan peserta yang mengikuti doa bersama Nusantara Bersatu di kawasan Tugu Singa Ambara Raja, Rabu (30/11) kemarin. Mereka yang terlibat dalam acara tersebut yakni kalangan pelajar, ormas, PNS, TNI, dan Polri. Momentum ini sangat strategis untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam kegiatan itu peserta meneriakan yel-yel ‘’Nusantara Bersatu’’. Menurut Plt. Bupati Buleleng, Ir. Made Gunaja, M.Si., semangat perdamaian dikumandangkan bukan hanya untuk Buleleng, melainkan seluruh daerah di NKRI agar tetap solid dan bersatu. Komitmen untuk bersatu, tidak membeda-bedakan ras, suku, dan agama. Berbagai usaha yang dilakukan oknum pemecah belah NKRI, mesti ditekan oleh seluruh komponen masyarakat. “Saya berharap momentum ini bukan hanya seremonial semata, tapi masyarakat Buleleng harus bisa membuktikan dan menjaga Buleleng tetap damai dan bersatu. Mari

kita bahu-membahu menjaga keutuhan NKRI ini,” ucapnya. Meski hujan sempat mengguyur beberapa saat, peserta tetap bertahan mengikuti doa bersama digagas Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, secara khidmat. Doa bersama dihadiri pula Ketua DPRD Buleleng Gede Supriata, Sekda Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, MP., Waka Polres Kompol Michael Revelindo Risakotta, dan Pimpinan SKPD lingkup Pemkab Buleleng. Sementara itu, Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf. Slamet Winarto menuturkan, seluruh lapisan masyarakat Buleleng diminta bersatu menjaga keutuhan NKRI. Tantangan terhadap aksiaksi anarkis dan terorisme dicegah dini. D ia harap perbedaan yang ada tidak dipakai alat memecah belah NKRI. “Kita melihat seluruh pemuka agama memberi doa untuk keselamatan Tanah Air. Saya harap bangsa tidak pecah karena perbedaan. Justru mari kita jadikan perbedaan sebagai hal positif memajukan dan mensolidkan masyarakat Indonesia,” ujarnya. (kmb34)

Dirancang, ’’Jogging Track’’ di Lovina Singaraja (Bali Post) Pariwisata di Pantai Lovina, Singaraja, masih minim fasilitas penunjang. Salah satunya jogging track. Fasilitas ini belum dipenuhi pemerintah. Karena itu, pengelola hotel dan desa penyangga berinisiatif bekerja sama untuk mewujudkan fasilitas tersebut. Mereka berencana membuka sendiri jogging track sepanjang 1,5 kilometer. “Kita mulai membuka akses jogging track, tamu mancanegara ingin jalan santai sambil menikmati pemandangan alam. Akses dibuat dari timur ke barat wilayah Banyualit sampai ke patung dolfin di Lovina,” ujar Perbekel Desa Kalibukbuk, Ketut Suka, Rabu (30/11) kemarin. Keberadaan jogging track ini dapat mempercantik fasilitas pariwisata setempat. Kunjungan wisatawan ke Lovina, masih didominasi tamu Eropa seperti Jerman, Prancis, Inggris dan lainnya. Keindahan alami pantai membuat tamu Eropa betah tinggal berlama-lama berlibur di

Bali Post/kmb34

Ketut Suka

Lovina. “Rencana pembangunan jogging track dibuat dekat areal pinggir pantai, kurang lebih mencapai panjang 1,5 kilometer dengan teknis pengerjaan dipaving. Jalur jogging track khusus untuk pejalan kaki tidak untuk motor,” ucapnya. Pemerintah melalui Disbudpar Buleleng, telah melihat kondisi di lapangan dan menyambut positif pembuatan jogging track. Sayangnya, melalui berbagai pertimbangan belum diketahui persis kapan pemerintah turun membantu. Desa penyangga dan pengelola pariwisata akhirnya memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR). “Dana dikumpulkan dari CSR, melibatkan pengusaha hotel di Lovina. Dulu, kami pernah ajukan ke Disbudpar Buleleng, dijanjikan program dipagu anggaran tahun 2017. Mudah-mudahan itu dapat diwujudkan segera. Disbudpar terakhir pernah mengirim tim pengkajian, melihat berapa meter jarak diperlu dibangun,” tuturnya. Sementara itu, Kadisbudpar Buleleng Ir. I Nyoman Sutrisna, M.M., saat dikonfirmasi melalui selulernya menjelaskan, kendala anggaran tidak dapat dimungkiri. Dia harus berkoordinasi kembali melibatkan komponen pengelola pariwisata, Dinas PU, PHRI dan DKP Buleleng. Finalisasi rencana pembangunan jogging track agar melalui keputusan bersama. “Jadi harus koordinasi kembali (jogging track), belum pasti kapan dan masih coba dianggarkan. Kami belum ada keputusan dan belum final. Kami sekarang fokus membahas APBD DAK, dana pariwisata Rp 7,9 miliar lebih itu dari sumber DAK terarah Rp 2,5 miliar lebih dan penataan kawasan pariwisata Rp 2,5 miliar lebih,” katanya. (kmb34)


SEREMONIAL

12

Kamis Kliwon, 1 Desember 2016

Apel Nusantara Bersatu

Wabup Kembang Berorasi, Jembrana Taman Sari Bhinneka Tunggal Ika APEL Nusantara Bersatu yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia juga dilaksanakan di Jembrana. Pada apel yang digelar di Gedung Kesenian Bung Karno, Rabu (30/11) pagi, Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan disaksikan anggota Forkompinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), para kepala SKPD Pemkab Jembrana, anggota LVRI, tokoh agama, tokoh masyarakat, TNI, Polri, PNS, ormas dan siswa SMP dan SMA menyampaikan orasi kebangsaan berjudul “Membaca Kembali Keindonesiaan Kita dan Menjadikan Jembrana sebagai Taman Sarinya Bhinneka Tunggal Ika”. Dalam orasinya itu, dengan penuh semangat, Wabup Kembang menyebutkan, Indonesia sebagai bangunan peradaban negara bangsa, tentu tidaklah berdiri sendiri. Indonesia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pergaulan peradaban dunia lainnya. Artinya, keberadaan Indonesia sebagai sebuah nation tentu harus berinteraksi dengan negara-negara lain di dunia.

Atas interaksi itulah kemudian melahirkan dinamika–dinamika, baik yang disebabkan faktor internal dan eksternal. Menurutnya, sebagai sebuah bangsa, sejatinya Indonesia telah memiliki simpul–simpul peradaban sebagai pengikat dalam satu komunitas bersama yang kini juga disebut sebagai Empat Pilar Kebangsaan di dalam berbangsa dan bernegara. Keempat pilar atau konsensus dan simpul itu adalah Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. “Tanpa simpul tersebut, maka kita akan gampang menjadi sebuah bangunan peradaban negara bangsa yang rapuh. Yang mudah pecah tercerai berai hingga menyebabkan akan hilangnya sebuah kedaulatan. Apakah kita menginginkan hal seperti itu terjadi? Jelas Tidak! Karena suka atau tidak kebinekaan itu adalah sebuah keniscayaan insaniah, bahkan ilahiah,” kata Kembang. “Apakah Anda minta dilahirkan sebagai orang Bali? Atau saudara minta dilahirkan sebagai orang Jawa, orang Madura, orang Sumatera, orang cina, Arab dan lainnya? Apakah

Anda minta dilahirkan sebagai orang Hindu, Islam, Kristen, Buddha dan Konghucu? Jelas tidak! Kita harus membaca kembali keindonesiaan kita. Indonesia yang ada dan berada berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 yang menghargai keberagaman sebagai anugerah ilahi dan memosisikan NKRI sebagai harga mati,” tegas Kembang. Demikian juga dengan keberadaan Kabupaten Jembrana, bahwa kebinekaan merupakan kenyataan yang tidak terbantahkan. Bahkan, secara historikal dibuktikan bagaimana Raja Jembrana menerima Nyama Selam yang masuk ke Jembrana. Banyak bukti-bukti budaya yang hingga kini dapat dilihat sebagai bentuk baru budaya lokal yang merupakan hasil interaksi budaya Islam Melayu dengan budaya Hindu Bali. Bahasa Melayu Loloan berbeda dengan bahasa Melayu kebanyakan seperti bahasa Melayu Riau dan bahasa Melayu Malaysia. Selain bahasa secara sosiologis juga berkembang budaya yang disebut panyamabrayaan dengan tradisi ngejot. Sebuah interaksi kul-

tural yang melahirkan perilaku budaya baru. Jangan heran jika di daerah Air Kuning, Medewi, Yehsumbul, bahkan Loloan ditemukan nama yang memasukkan nama unsur Bali. “Seperti nama Nyoman Musadat Djohar, atau I Ketut Syahruwaldi Abas. Untuk nama perempuan Ketut Siti Aminah atau panggilan Men Siti. Begitu mesranya bangunan peradaban yang diwujudkan oleh para leluhur kita, bahkan dalam catatannya di Kabupaten Jembrana tidak pernah terjadi ketegangan sosial yang berbau SARA. “Untuk itu tidaklah berlebihan jika di dalam kesempatan ini saya mengajak seluruh komponen masyarakat di Jembrana untuk bersama-sama mewujudkan Jembrana sebagai Taman Sarinya Bhinneka Tunggal Ika,” imbuh Kembang. Selain orasi, Wabup Kembang dalam apel tersebut juga diisi dengan doa bersama yang dibawakan tokoh agama Hindu, Islam, Buddha, Katolik dan Protestan secara bergiliran, termasuk pembacaan puisi kebinekaan oleh siswa. (ad982)

ORASI – Wabup Jembrana Made Kembang Hartawan memberikan orasi saat apel Nusantara Bersatu di Gedung Kesenian Bung Karno, Rabu (30/11) kemarin.


Kamis Kliwon, 1 Desember 2016

Artha Dipa Kembali Pimpin MMDP Karangasem Amlapura (Bali Post) Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Karangasem kembali menggelar paruman madya III di Gedung UKM Center Amlapura, Rabu (30/11) kemarin. Paruman madya III, untuk memilih bendesa madya MMDP periode berikutnya. Tetapi, dalam proses pemilihan dengan sistem voting itu, Wayan Artha Dipa kembali terpilih sebagai Bendesa Madya atau Ketua MMDP Karangasem periode 2016-2021. Ketua Panitia Paruman Madya III Drs. I Ketut Doditha Sandiyoga mengatakan paruman madya III ini memang menjadi sarana untuk memilih bendesa madya pada kepengurusan periode yang baru. Selanjutnya kepengurusan baru ini menyusun program selama lima tahun ke depan. Paruman madya III ini dihadari para bendesa atau klian desa pakraman se- Karangasem. Mereka masing-masing punya hak memilih untuk menentukan bendesa madya pada kepengurusan periode berikutnya. Rupanya para bendesa atau klian desa se-Karangasem, masih mempercayakan induk lembaga desa pakraman ini dipimpin oleh Wayan Artha Dipa. Setelah mendapat mandat memimpin MMDP Karangasem lagi, Artha Dipa mengaku siap ngayah lima tahun lagi menjaga eksistensi desa pakraman. Menurutnya, desa pakraman harus tetap mampu menjaga identitas Bali, mampu menjaga persatuan dan kedamaian masyarakat Bali dari segala bentuk pengaruh negatif yang dapat menggerogoti adat istiadat maupun memecah belah NKRI. “Desa pakraman harus mampu menjaga masyarakat dalam memperkuat adat istiadat dengan menerapkan ajaran tri hita karana,” katanya. Sekretaris MMDP lama I Gede Krisna Adi Widana mengatakan setelah terpilih bendesa madya periode berikutnya, selanjutnya bendesa madya yang terpilih membentuk formatur kepengurusan. Proses itu dilakukan setelah bendesa madya Artha Dipa melangsungkan upacara majaya-jaya sebelum melaksanakan tugas sebagai bendesa madya pada periode berikutnya. (kmb31)

Bali Post/kmb31

APEL NUSANTARA - Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf. Fierman Sjafirial Agustus saat memberi penjelasan usai apel Nusantara Bersatu.

Pergerakan Massa ke Jakarta Minim Amlapura (Bali Post) Bangsa Indonesia akhirnya memperlihatkan bagaimana bisa bersatu dalam kebinekaan. Melalui apel Nusantara Bersatu, seluruh elemen masyarakat berkumpul jadi satu di Lapangan Tanah Aron, Amlapura, Rabu (30/11) kemarin. Mereka semua berikrar akan menjaga keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Usai apel tersebut, Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf. Fierman Sjafirial Agustus, mengimbau masyarakat agar tidak ikut turun ke Jakarta pada aksi damai 2 Desember nanti. Dia juga menegaskan, saat ini pergerakan massa ke Jakarta untuk ikut aksi itu masih minim. Dandim mengatakan sejauh ini kondisi Karangasem relatif kondusif. Rencana aksi demo 2 Desember di Jakarta tak begitu berpengaruh terhadap aktivitas warga, khususnya di Karangasem. Pihaknya memberi apresiasi kepada warga yang cinta Tanah Air, dengan tidak pergi ke Jakarta. Karena itu, dari Karangasem nyaris tidak ada. “Saat ini kami terus memantau, memang ada simpatisan. Kami imbau mereka agar tidak turun, karena akan menimbulkan gerakan massa terbuka. Pergerakan sangat minim dan itu tidak bisa dikatakan mewakili daerah,’’ tegasnya. Apel Nusantara Bersatu yang digagas Kodim dan Forum Korukunan Umat Beragama (FKUB) Karangasem juga diisi orasi perwakilan organisasi pemuda KNPI Karangasem. Ketua FKUB I Made Sudiarsa dan Bupati IGA Mas Sumatri, dalam orasi intinya mengingatkan, bangsa Indonesia adalah bangsa majemuk yang dilandasi frame ikatan bineka tunggal ika. Menjadi tugas seluruh komponen bangsa untuk merawat kerukunan yang sudah tercipta sehingga tidak rusak oleh kepentingan-kepentingan sesaat. Lapangan Tanah Aron Amlapura, Rabu kemarin, menjadi saksi bisu penyampaian ikrar masyarakat Karangasem untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini. Janji persatuan di dalam kebinekaan disuarakan melalui apel Nusantara Bersatu itu yang diikuti ribuan peserta. Apel ini sebagai atensi sikap kebangsaan yang pergerakannya sangat dinamis belakangan ini, di mana NKRI mulai terancam aksi-aksi massa yang mengatasnamakan agama. Apel Nusantara Satu diikuti berbagai elemen masyarakat mulai dari unsur pelajar, pemuda, masyarakat umum, tokoh-tokoh agama, pemerintah derah serta unsur TNI/Polri. Semuanya mengenakan slayer ataupun pita merah putih di kelapa. Apel Nusantara Bersatu ini tampak berbeda dari pelaksanaan di daerah lain yang digelar secara serentak. Sebab, antusiasme masyarakat juga terlihat dari tampilnya sejumlah seniman yang membawakan berbagai kesenian tradisional mulai joged bungbung hingga genjek bertemakan NKRI yang disisipi tari kreasi Nusantara Bersatu. (kmb31)

KARANGASEM Bupati Mas Sumatri:

NKRI Dibangun dengan Perjuangan, Jangan Disia-siakan

NUSANTARA BERSATU - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri saat aksi Nusantara Bersatu, kemarin.

perjuangan para pahlawan kita merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Dari Sabang sampai Merauke berbeda-beda suku, agama, ras dan golongan, tetapi tetap satu kepercayaan yaitu percaya Tuhan Yang Maha Esa,’’ tegasnya. Kata Bupati, kalau ada upaya merongrong semangat kebinekaan dan NKRI itu adalah upaya kembali pada zaman penjajahan. Penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi ini. Untuk mencapai kemerdekaan, tambahnya, kita harus bersatu membangun bangsa, ini sehingga terwujud kedaulatan di bidang politik, mandiri di bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan. Pada ANB kemarin juga ditampilkan tari genjek kolosal, tari joged serta tari kreasi nusantara bersatu, yang ditarikan elemen masyarakat Karangasem. (ad980)

Amlapura (Bali Post) -

Bencana pohon tumbang terus menjadi ancaman setiap kali turun hujan lebat. Kali ini, pohon tumbang menimpa sebuah warung di Banjar Tihing Sekaa, Desa/Kecamatan Bebandem, Selasa (29/11) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, warung warga setempat rusak, serta satu tiang listrik PLN juga ikut roboh. Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengatakan pohon kelapa berdiameter 20 cm tumbang sekitar pukul 20.30 wita. Saat itu, warung milik Ni Nyoman Sriniti (65) kebetulan dalam keadaan sepi. Akibat dihantam pohon kelapa setinggi sekitar 15 meter, warung berukuran 3 x 5 meter itu rusak pada bagian atapnya. Pohon tumbang ini juga menarik kabel PLN, hingga membuat tiang listriknya roboh ke arah atap warung. “Pohon tumbang itu sudah kami tangani. Kalau kabel dan tiangnya itu nanti ditangani pihak PLN,” kata Ida Bagus Arimbawa. Untungnya, hantaman

ba tang kelap a it u t id ak sampai membuat kebel PLN putus. Malam itu juga BPBD Karangasem yang mengerahkan satu regu pasukan reaksi cepat berhasil mengevakuasi pohon kelapa tersebut. Hujan lebat disertai angin kencang itu kata Arimbawa, sering memicu terjadi pohon tumbang. Kondisi demikian diperparah dengan kontur tanah yang gembur. Hal itu membuat potensi bencana pohon tumbang cukup besar, bila terjadi hujan lebat disertai angin kencang. Selain pohon tumbang di Tihing Sekaa, hujan Selasa malam sampai Rabu (30/11) dini kemarin, juga memicu pohon tumbang di

Bali Post/kmb31

TIANG ROBOH - Tiang listrik roboh ke atap warung di Banjar Tihing Sekaa, Bebandem. Banjar Desa, Desa Bungaya, Babandem. Sekitar pukul 08.00 wita, pohon kendal berdiameter sekitar 45 centimeter tumbang mengarah ke jalan dan juga menimpa kabel listrik PLN. Peristiwa ini juga tak menimbulkan

korban jiwa. Namun, pohon tumbang itu sempat menutup akses jalan lebih dari dua jam. Evakuasi terhadap batang pohon yang melintang di badan jalan juga dibantu warga setempat. “Melihat kondisi wilayah seperti ini

dan intensitas hujan yang terus meningkat, kami tetap meminta warga agar waspada. Bencana pohon tumbang, banjir, tanah longsor dan lainnya, sewaktu-waktu bisa saja terjadi,” katanya. (kmb31)

’’Palebon’’ Ida Pedanda Istri Rai Dimajukan Amlapura (Bali Post) – Palebon Ida Pedanda Istri Rai dari Geria Jelantik, Desa Culik, dimajukan menjadi 2 Januari tahun depan. Semula direncanakan April tahun depan. Hal itu disampaikan cucunya Ida Nyoman Jaksa dan Ida Wayan Purbantara,

Rabu (30/11) kemarin di Desa Culik. Seperti diberitakan sebelumnya, Ida Pedanda Istri Rai yang juga putri pahlawan pejuang kemerdekaan Ida Ketut Jelantik dari Geria Desa Culik itu lebar beberapa hari lalu akibat digerogoti kanker tulang

rahang. Prosesi munggah mancamana digelar Selasa (29/11), di-puput Ida Pedanda Gde Wayan Kerta, dari Geria Panji Budakeling. Upacara nyiramang, malelet (ngeringkes) di mana nantinya di-puput sebanyak 14 Ida Pedanda Lanang-Istri niwakang

tirta. Usai itu, prosesi ngaturang bhakti tarpana, serta panileman. Sempat palebon-nya direncanakan April. Namun saat itu hanya ada dewasa (hari baik) pada sehari menjelang Kuningan. Sedangkan saat itu, Ida Pedanda sudah berjanji tedun katuur krama

atau sisya guna pelayanan muput upacara untuk umat. ‘’Dengan berbagai pertimbangan palebon akhirnya dimajukan menjadi Senin Paing Klawu (2/1) tahun depan. Kondisi ini agar dimaklumi semeton dan braya semua,’’ harap Ida Wayan Purbantara. (013)

Tak Ada Tenaga, TPST Culik Disetop

Sampah Menumpuk di Tepi Jalan Protokol Sampah rupanya menjadi masalah besar di Desa Culik Kecamatan Abang. Gara-gara tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Desa Culik sudah tak punya tenaga dan kendaraan pengangkut sampah, TPST Culik akhirnya disetop operasionalnya sementara. Bagaimanakah idealnya pengelolaan

kARANGASEM

justru tidak menimbul-

Desa, sehingga sampah

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

SKPD, Ketua FKUB Made Sudiarsa, serta Ketua KNPI Karangasem IGP Parwata. Selain para pejabat juga elemen masyarakat ikut aksi itu, anggota TNI/Polri, kalangan Aparatur Sipil Negara, Perbekel, ormas, LSM, tokoh pemuda, tokoh masyarakat serta tokoh agama, mahasiswa dan pelajar. Mereka mengenakan ikat kepala merah putih. Sejumlah pelajar membacakan puisi. Dikomando Bupati Mas Sumatri, peserta ANB memekikkan ‘’Nusantara Bersatu dan NKRI Harga Mati’’. Kegiatan juga diisi orasi bertema ‘’Upaya mewujudkan kedamaian, persatuan dan kesatuan bangsa’’. Bupati Mas menyampaikan, semangat nusantara bersatu harus digelorakan. Pancasila harus dipegang teguh sebagai landasan yang sudah terbukti kuat, tak ada yang mampu menggoyahkan. ‘’Zaman dulu

Pohon Tumbang Rusak Warung

sampah yang efektif di

Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

NEGARA Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dibangun melalui perjuangan yang sangat panjang dengan korban material, fisik, dan jiwa tak terhitung. Karena itu, kini bangsa ini jangan sampai disia-siakan hanya karena kepentingan tertentu. Hal itu disampaikan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, saat apel Aksi Nusantara Bersatu (ANB) di Lapangan Tanah Aron, Amlapura, Rabu (30/11) kemarin. Kegiatan ANB digagas Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Deklarasi selain dihadiri Bupati Mas Sumatri juga Wabup Wayan Artha Dipa, Wakil Ketua DPRD Made Wirta, Dandim 1623 Karangasem Letkol Inf. Fierman S. Agustus, Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso, jajaran Forkominda Karangasem, Sekda Gde Adnya Mulyadi dan pimpinan

Hujan Lebat

Telepon Penting Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

13

kan polusi udara bahkan menjadi sumber penyakit jika dibiarkan saja menumpuk di pinggir jalan?

PERBEKEL Desa Culik, Ida Nyoman Jaksa, mengatakan di desanya Rabu (30/11) kemarin, setelah TPST disetop operasionalnya, warga disarankan membuang sampahnya sementara di tegalannya sendiri. Namun, tetap saja ada warga membuang sampah di tepi jalan tersebut. Lokasi itu sebenarnya bukanlah tempat pembuangan sampah. Tempat di tepi jalan protokol Amlapura-Singaraja itu sebenarnya merupakan tepi jurang Sungai Batang, sedangkan TPST persis berada di utara sungai. Dari pantauan sejak beberapa minggu lalu hingga kemarin, sampah kian menumpuk saja di tepi jalan itu. Tidak pelak, sampah itu menggunung di tepi jurang. Menumpuknya sampah itu bahkan sudah menebarkan bau busuk di sekitarnya. Dulu saat TPST dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Culik yang diketuai Nengah Rundung, kata Ida Nyoman sempat berjalan lancar tetapi sebentar. Karena saat itu, warga menyatakan mau membayar kontribusi pengelolaan sampah per KK Rp 5 ribu. Warga kemudian menaruh sampah di depan gang atau rumahnya diambil Nengah Rundung dan temannya. Dikatakan, meski sudah demikian, kata Ida Nyoman ada saja warga yang jail. Misalnya bungkusan sampah diisi macam-macam, seperti batubatu, bangkai anjing, bangkai ayam sehingga baunya menyengat. Sayangnya hal itu hanya berjalan beberapa bulan. Lantaran belakangan warga sama sekali tidak mau membayar,

tenaga pengelolaan sampah TPST Nengah Rundung itu, akhirnya mundur. Alasannya, karena tak mendapatkan kompensasi apa-apa, apalagi kebetulan armada pengangkut sampah juga tak ada. ‘’Akhirnya, operasional TPST saya setop sementara. Tenaga tak ada karena mundur. Mereka tak kuat mengangkut sampah dan mengolah atau memilah lagi lantaran tidak ada kompensasi apa-apa. Namun, warga tetap saja membuang sampah di tepi jalan dekat jembatan Tukad Batang itu,’’ paparnya di sela-sela menerima tamu pelayat Ida Pedanda Istri Rai, Geria Jelantik yang lebar (wafat) beberapa hari lalu. Dikatakan rancangan anggaran induk dan pendapatan belanja desa (RAPBDes) pihaknya bakal mengajukan anggaran operasional TPST itu. Diusulkan pembelian satu truk pengangkut sampah. Setelah ada armada angkut, barulah pihaknya bakal merekrut tenaga kerja pengelola TPST itu. ‘’Nantinya warga Desa Culik diminta membuat komitmen kerja sama dengan pengelola TPST Culik. Warga mesti membayar biaya angkut dan pengolahan sampah itu. Warga perlu membuat kesempatan dan aturan bersama. Kalau tak ada aturan jelas berikut sanksinya yang tegas, semuanya tak akan jalan. Nanti kalau ada warga melanggar kesepakatan, sudah tentu akan dikenai sanksi,’’ tandasnya. Ketika Pj. Bupati Karangasem Ida Bagus Ngurah Arda bersama jajaran Satu-

Bali Post/bud

SAMPAH MENUMPUK - TPST disetop sementara, sampah menumpuk di tepi jalan Desa Culik. an Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Karangasem sempat turun ke Desa Culik, dalam aksi bersih-bersih sampah. Saat itu, got yang penuh sampah belum juga tuntas dibersihkan. Desa Culik sesungguhnya merupakan desa yang lokasinya sangat strategis. Selain memiliki pasar desa, yakni pasar Desa Culik yang ramai tiap hari. Desa ini juga menjadi perlintasan wisman ke objek wisata Amed, Jemeluk, Tulamben serta Kubu. Adanya tumpukan sampah menebar bau busuk di tepi jalan protokol itu sudah tentu memunculkan kesan kebersihan lingkungan di sana parah karena tidak

ada yang ngurus. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Karangasem Made Suama saat dihubungi beberapa waktu lalu mengaku ada sejumlah TPST di Karangasem tak berjalan operasionalnya. Salah satunya di Desa Culik. Dulu diakui sempat berjalan. TPST itu sekarang tidak jalan, karena banyak kendala. Padahal, sudah diberi bantuan pusat berupa pembangunan TPST. Sebenarnya, dari pengelolaan dan pengolahan sampah kalau berjalan baik, bisa menguntungkan. ‘’Sampah-sampah itu dipilah plastiknya dan bisa menjadi uang,’’ ujar Suama asal Dukuh, Kubu itu. (bud)


TABANAN

14

Kamis Kliwon, 1 Desember 2016

Rapat Paripurna Dewan Sahkan Enam Perda

Tabanan (Bali Post) Rapat Paripurna DPRD Tabanan dengan agenda pengesahan enam buah ranperda menjadi perda yang digelar, Rabu (30/11) kemarin nyaris batal. Beberapa kali ditunda, namun akhirnya dilaksanakan sore hari. Sesuai undangan, sedianya rapat paripurna diadakan pukul 13.00 Wita, setelah apel akbar Nusantara Bersatu. Entah karena apa tiba-tiba ada pengumuman dari setwan bahwa rapat ditunda dalam waktu yang tidak ditentukan, padahal anggota Dewan sudah hadir dan mencapai kuorum. Rapat Paripurna DPRD Tabanan baru dimulai pukul 14.30 Wita dan berakhir pukul 15.30 Wita. Rapat Paripurna ke-28 masa persidangan ketiga tahun 2016 ini dipimpin Ketua DPRD I Ketut Suryadi, dengan anggota yang hadir 38 orang dari 39 anggota. Satu anggota Dewan sakit, yakni Wakil Ketua Wayan Gindera karena baru selesai menjalani operasi batu ginjal. Rapat paripurna membahas pengesahan enam buah ranperda menjadi perda. Ranperda yang disahkan menjadi perda meliputi APBD 2017, penyertaan modal pemerintah Tabanan kepada PT Penjaminan Kredit Daerah Bali Mandara Provinsi Bali, penyertaan modal Pemkab Tabanan pada perusahaan daerah Dharma Santhika, Badan Permusyawaratan Desa, serta peredaran, pengawasan dan pengendalian garam beryodium di Kabupaten Tabanan. Keenam persetujuan Dewan untuk ranperda tersebut disampaikan Ketua DPRD Tabanan. Persetujuan ini menurut Suryadi telah melalui rangkaian proses pembahasan mulai dari penyampaian pidato pengantar bupati dilanjutkan dengan pemandangn umum fraksi dan ditindaklanjuti dengan rapat kerja. Hasil pembahasan di pansus dibawa ke rapat paripurna internal DPRD Tabanan, Sabtu (26/11) lalu. Seluruh fraksi sepakat memberikan persetujuan ranperda tersebut ditetapkan menjadi perda. (kmb28)

Pasukan Rider Berlatih Bebaskan Sandera

Tabanan (Bali Post) Baku tembak terjadi di Kantor Bupati Tabanan, Rabu (30/11) pagi kemarin. Tim gultor dari pasukan Rider 900/SBW bertindak cepat dengan mengepung kantor bupati. Hanya dalam hitungan detik gerombolan teroris bisa dilumpuhkan, sehingga Bupati Tabanan dan stafnya berhasil dibebaskan untuk kemudian dibawa ke tempat yang aman. Aksi tersebut hanyalah simulasi pembebasan sandera yang digelar tim Gultor dari pasukan Rider 900/SBW Kodam IX/Udayana. Koordinator simulasi Kapten Inf. Wayan Arga menjelaskan kegiatan ini merupakan latihan rutin tahunan sebagai bentuk pemantapan satuan rider. Para rider memiliki kemampuan melakukan operasi Linud atau penerjunan dan operasi Raid atau pembebasan sandera. Diceritakannya, dalam simulasi ini pasukan Gultor dari satuan Rider 900/Satya Bhakti Wirottama mendapatkan perintah dari Panglima guna membebaskan Bupati Tabanan yang disandera teroris atau kelompok saparatis. (kmb28)

BERSATU – Peserta Gerakan Nusantara Bersatu mengucapkan yel-yel Indonesia Bersatu di Lapangan Alit Saputra, Tabanan.

Jaga Keutuhan NKRI

Tabanan (Bali Post) -

Acara diisi orasi gerakan nusantara bersatu, menyanyikan lagu-lagu nasional, pembacaan puisi kebangsaan, pembacaan doa dari masing-masing pemuka agama dan penampilan kesenian daerah. Peserta juga diajak mengucapkan yel-yel Indonesia

bersatu. Ketua DPRD Tabanan Ketut Suryadi yang menjadi pembicara utama mengatakan, acara yang digelar serentak di Indonesia ini bertujuan membangun kesadaran baru dan reorientasi terhadap pentingnya persatuan

dalam menghadapi permasalahan yang dihadapi Bangsa Indonesia. “Gerakan ini untuk mengingatkan dan mengajak semua pihak menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan persatuan. Saya berharap dan mohon kepada seluruh komponen masyarakat Tabanan hentikan friksi, konflik dan para pembentuknya,” ujarnya. Dijelaskannya, salah satu problema intern di Indonesia adalah tidak pernah putus dan berhentinya konflik internal di antara minoritas elitis. “Selama ini Bangsa Indonesia dapat ber-

KELUARGA ahli waris anggota DPRD Tabanan almarhum I Made ‘’Sampik’’ Sudiarta, Nyonya Ni Ketut Sumiartini, menerima santunan kematian dari PT Taspen (Persero) Cabang Denpasar Rp 27.219.000. Santunan diserahkan Kepala Kantor Cabang PT Taspen (Persero) Denpasar I Gede Agus Adi Sucipto didampingi Kabid Kas Taspen Sahsiar, Staf DPP Dewa Putu Winten dan Humas Taspen I Wayan Sutasma di Kantor DPRD Tabanan, Rabu (30/11) kemarin. Penyerahan disaksikan Ketua DPRD Tabanan I Ketut ‘‘Boping’’ Suryadi beserta jajarannya. Agus Adi Sucipto menjelaskan, program santunan jaminan kematian (JKM) ini berlaku sejak Juli 2015, melalui Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2015. Pemerintah menugaskan PT

Taspen (Persero) mengelola santunan JKM dan jaminan kecelakaan kerja (JKK) bagi pejabat negara dan aparatur sipil negara (ASN), termasuk pimpinan dan anggota DPRD. Santunan yang diserahkan terdiri atas santunan kematian, uang duka dan biaya pemakaman. Santunan JKM berasal dari iuran 0,30 persen dari gaji pokok yang dibayarkan dari beban anggaran daerah. Untuk anggota Dewan besarnya santunan Rp 15 juta ditambah uang duka wafat tiga kali gaji pokok terakhir dan tambahan biaya pemakaman Rp 7,5 juta. “Pemberian santunan ini jelas untuk meringankan beban ahli waris, padahal iuran yang kami pungut tiap bulannya hanya Rp 8.000,” ucapnya. Dari data Taspen (Persero) Denpasar selama tahun 2016, sudah

direalisasikan kurang lebih Rp 2,2 miliar santunan JKM termasuk PNS dan anggota Dewan. Untuk lebih meningkatkan pelayanannya, sejak setahun belakangan ini PT Taspen menerapkan layanan proaktif. Dalam hal ini para pensiunan pegawai negeri lebih dimudahkan mengurus pensiunan. “Kami sudah ada link dengan BKD di tiap-tiap pemda dan BKN dalam hal data pegawai. Jadi, jika ada pegawai negeri yang akan pensiun otomatis segera dibayarkan tanpa mengurus terlebih dahulu,” jelasnya. Begitu pula dengan santunan jaminan kematian, terkadang ahli waris belum sempat mengurus sudah keluar santunannya. “Kami dapat info dari media lalu petugas turun mengecek. Jika benar, santunan langsung cair,” kata Agus Adi Sucipto.

Untuk meredam gejala-gejala perpecahan akibat isu yang bersifat provokatif, Kodim 1619/Tabanan melakukan langkah antisipasi melalui ‘’Gerakan Nusantara Bersatu, Indonesiaku Indonesiamu, Indonesia Kita Bersama Bhinneka Tunggal Ika’’ di Lapangan Alit Saputra, Rabu (30/11) kemarin. Seluruh elemen masyarakat yang hadir menggunakan ikat kepala (pita) berwarna merah putih.

Bali Post/ist

tahan dari berbagai konflik dan godaan internal dan eksternal setelah merdeka karena adanya Pancasila yang didukung tiga pilar kebangsaan yang lain, yakni UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. Keempat pilar mulai hari ini digaungkan, dikumandangkan dan direnungkan,” tegasnya. Indonesia sudah diwarisi konsepsi pokok bernegara oleh Bung Karno, yaitu gotong royong. Konsepsi ini tidak bisa ditawar karena menjiwai Pancasila. “Pancasila sebagai landasan dasar dan falsafah hidup, tidak

bisa ditawar lagi. Pancasila yang menjiwai semua napas dan gerak kita, tidak boleh digantikan oleh siapa pun dan kekuatan apa pun. Setiap sila mencerminkan gotong royong,’’ ungkapnya. Menurut Suryadi, persatuan tidak hanya harus dilakukan rakyat, namun juga para pemimpin elitis. Penyelenggara negara dan pemangku kepentingan harus introspeksi diri. Dalam kondisi sekarang tidak bisa hanya rakyat yang diminta bersatu, tetapi elitis bersatu dulu untuk memberikan teladan. (kmb28)

Terkait santunan yang diterimanya, istri almarhum Made Sudiarta politisi dari Fraksi Gerindra sangat berterima kasih kepada PT Taspen. Ia tidak mengira akan mendapat santunan kematian dari almarhum suami tercinta. “Saya

berterima kasih karena PT Taspen sudah membantu kami,” ujarnya. Ketua DPRD Tabanan Ketut Suryadi berharap ke depannya kerja sama yang baik antara PT Taspen, pemerintah daerah dan DPRD terus terjaga. (ad976)

PT Taspen (Persero) Cabang Denpasar Serahkan Santunan JKM Almarhum Sudiarta

SANTUNAN - Penyerahan santunan kematian kepada ahli waris (alm) I Made Sudiarta disaksikan Ketua DPRD Tabanan Ketut Suryadi.

Warung Global

Pemerintah Mesti Berdayakan Pasar Tradisional DEMI menegakkan tertib administrasi, pedagang juga sebaiknya mempunyai izin. Untuk mengurus izin diperlukan biaya. Pengurusannya agar tidak dipersulit, bahkan kalau bisa digratiskan. Harapan ini diutarakan Gusti di Renon dan Werda di Tegallalang dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Pasar Tradisional Wajib Kantongi Izin’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Rabu (30/11) kemarin.

SAMBANGI - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyambangi KK miskin di Banjar Pagi, Senganan, Penebel.

Sambangi KK Miskin di Penebel

Bupati Eka Disambut Tarian Janger Nenek 90 Tahun

MENGINJAK usia 90 tahun, Ni Wayan Srinten ternyata masih sehat. Sang nenek menyambut Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dengan menarikan dan menyanyikan Tari Janger yang dilakukannya penuh semangat saat menyambangi tempat tinggalnya di Banjar Pagi, Desa Senganan, Penebel, Rabu (30/11) kemarin. Srinten mengaku telah melihat empat zaman Indonesia mengalami penjajahan. Meski dari dulu begitu banyak mengalami penderitaan, kepala keluarga (KK) miskin ini masih bugar dan sangat kocak. Ingatannya masih jelas dan bicaranya sangat lugas. Bupati Eka pun dibuat terpingkal saat sang nenek menyambutnya dengan tarian janger. Dia menitipkan kedua cucunya, yaitu Ni Putu Erli dan I Made Ertan, karena keluarganya sudah tidak mampu membiayai kehidupannya termasuk sekolah. Bupati Eka menegaskan, rencana ke depannya bukan saja Erli dan Ertan, namun seluruh anak yatim dan anak yatim piatu akan diberikan asuransi pendidikan. “Asuransi tersebut bukan dari APBD melainkan sumbangan yayasan yang saya kelola. Kepada yang jompo juga sudah saya siapkan asuransi kematian. Bukan hanya di Tabanan, tapi semoga bisa membantu di seluruh Bali,” ungkapnya. Ditambahkannya, karma yang baik pasti dilahirkan dari perbuatan yang baik dan tidak ada yang sifatnya abadi di dunia ini. “Saya yakin niat baik akan melahirkan karma yang baik, karena jabatan hanya sementara. Sepanjang bisa mengamalkan amanah jabatan kepada umat yang kurang mampu dalam kehidupannya, semoga selalu datang rahmat Tuhan yang lebih besar,” ujar Bupati Eka. Ia menegaskan akan mengurus kedua cucu Srinten hingga nanti bisa mencapai cita-citanya. Anak adalah penerus bangsa, jadi sudah seharusnya amanah jabatan dipakai untuk memperhatikan anak-anak yang ada di Tabanan. “Anak-anak harus cerdas dan punya cita-cita agar ke depannya bisa berpartisipasi dalam membangun daerah dalam hal ini Tabanan,” jelasnya. Hadir mendampingi Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti, Sekkab Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, Kepala Dinas Kesehatan I Nyoman Suratmika, Kepala Dinas Sosial I Nyoman Gede Gunawan, Kadisdikmudora I Putu Santika, Kabag Humas dan Protokol Setda I Putu Dian Setiawan, camat, perbekel dan klian dinas setempat. (ad975)

Gusti dan Werda melanjutkan, pemerintah dalam memberikan pelayanan harus adil. Tidak ada perlakuan khusus terhadap orang tertentu. Bila sudah ada izin akan terdata, sehingga pemerintah mudah memantau dan memberikan anggaran. Pasar tradisional perlu ditertibkan dan ditata dengan baik. Tetapi pemer-

intah dalam membuat aturan jangan hanya berani pada masyarakat kecil, mengingat pasar modern masih banyak yang bodong. Arya di Denpasar minta pungutan liar yang dilakukan oknum terhadap pedagang di pasar tradisional harus ditindak tegas. Banyak produk asing masuk ke Bali bahkan

hingga merambah pasar tradisional. Pemerintah daerah harus berupaya menata ulang pasar tradisional, baik dengan memperbaiki penampilan maupun kenyamanannya. Pedagang pasar tradisional bisa diberdayakan menjadi pemasok kebutuhan pasar modern. Agung Jaya Negara di Denpasar setuju pasar tradisional wajib mengantongi izin. Pasar yang tidak mempunyai izin dan beroperasi di parkiran sebaiknya ditertibkan demi keamanan dan kenyamanan, sehingga tidak merugikan pasar yang berizin. Menurut Budiada di Tabanan, izin pasar tradisional tidak boleh dipaksakan. Perlu pertimbangan para ahli yang berperikemanusiaan untuk meneliti siklus per-

ekonomian dalam pasar tradisional terhadap transaksi dan omzet yang didapat. Pemerintah perlu memberikan bantuan permodalan kepada masyarakat kecil, tidak hanya disuruh mengurus izin. Biaya mengurus izin, pinta Gung Rakadi Gianyar jangan terlalu mahal agar harga barang tidak dinaikkan oleh pedagang. Kita harus menumbuhkan semangat juang dan kebersamaan serta mencintai produk dalam negeri, terutama Bali. Masyarakat lokal agar diberdayakan dalam membangun perekonomian sehingga kesejahteraannya dapat terwujud melalui pemanfaatan potensi lokal, salah satunya pasar tradisional. Sugi di Denpasar menilai pemerataan kesejahteraan

ekonomi saat ini masih jauh dari keinginan. Pemerintah harus mengatasinya dengan membuat kebijakan lebih kreatif terhadap pasar tradisional yang fokus mengangkat ekonomi atau daya beli masyarakat, sehingga tidak semakin jatuh dalam jurang kemiskinan. Pemerintah harus memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat Bali untuk menggarap potensi ekonomi yang ada dalam pasar rakyat agar memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat. Pasar banyak dikuasai orang luar Bali. Pemerintah agar memberdayakan ekonomi kerakyatan, bersaing dengan sehat dan berpihak pada rakyat. Demikian pendapat Wisarja di Tabanan. (dika)


15

Kamis Kliwon, 1 Desember 2016 Hasil Pertandingan Liga Prancis Dijon FCO FC Lorient Lille

vs Monaco 1-1 vs Stade Rennes 2-1 vs Caen 4-2

1. Monaco 15 10 3 2 2. Nice 14 10 3 1 3. PSG 14 10 2 2 4. Stade Rennes 15 7 3 5 5. Guingamp 14 6 5 3 6. Bordeaux 14 6 5 3 7. Olympique Lyon 14 7 1 6 8. St Etienne 14 5 6 3 9. Toulouse 14 5 4 5 10. Angers SCO 14 5 3 6 11. Metz 14 5 3 6 12. Marseille 14 4 5 5 13. Montpellier HSC 14 3 7 4 14. Dijon FCO 15 3 6 6 15. Lille 15 4 2 9 16. Caen 15 4 2 9 17. Bastia 14 3 4 7 18. Nantes 14 3 4 7 19. AS Nancy-Lorraine 14 3 4 7 20. FC Lorient 15 3 2 10

44-16 33 26-10 33 28-8 32 16-19 24 19-14 23 19-16 23 22-18 22 16-12 21 17-13 19 13-14 18 16-25 18 13-17 17 20-27 16 19-22 15 14-21 14 13-27 14 11-14 13 9-18 13 8-19 13 14-27 11

Pencetak gol : 13 - Edinson Cavani (Paris St Germain) Piala Raja Spanyol Babak 32 Besar, Pertandingan I Real Betis vs Deportivo Coruna 1-0 Alcorcon (II) vs Espanyol 1-1 Sporting Gijon vs Eibar 1-2 Leganes vs Valencia 1-3 Piala Liga Inggris Putaran V Hull City vs Newcastle (II) 1-1 (Hull City menang adu penalti 3-1) Liverpool

vs Leeds United (II)

2-0

Putaran IV Torino vs Pisa (II) Chievo Verona vs Novara (II) Empoli vs Cesena (II)

4-0 3-0 1-2

Piala Italia

Liverpool -

Woodburn Lewati Rekor Owen

Ben Woodburn melewati rekor Michael Owen sebagai pencetak gol termuda di klub Liverppol. Gol bersejarah Woodburn diciptakan saat membawa the Reds mengalahkan Leeds United 2-0 pada pertandingan babak perempatfinal Piala Liga, Rabu (30/11) kemarin. Pemain muda itu melepaskan sepakan voli dari jarak dekat pada menit ke-81 yang membuat stadion the Kop bergemuruh. Gol tersebut menggandakan kedudukan setelah Divock Origi membuka keunggulan tim tuan rumah pada menit ke-76 pada laga yang berlangsung menegangkan itu. Tidak hanya publik Anfield bersuka cita dengan keberhasilan timnya lolos ke babak semifinal. Namun sejarah baru dibuat oleh Woodburn yang menghapus catatan mantan penyerang timnas Inggris Michael Owen. Pada usia 17 tahun 45 hari, Woodburn 98 hari lebih muda dibanding Owen, ketika ia mengemas gol untuk pertama kalinya pada 1997. ‘’Kami semua tahu betapa mudanya Woodburn, namun hal itu tidak terlihat di sesi-sesi latihan,’’ kata Manajer Liverpool Juergen Klopp kepada Sky Sports. ‘’Ini merupakan cerita indah dan semua pemain benar-benar gembira untuk dia. Semua orang tersenyum di ruang ganti.’’ Klopp melakukan delapan perubahan dari tim yang menang atas Sunderland di Liga Inggris

pekan lalu dan memberikan kesempatan bermain kepada sejumlah pemain muda. Pendukung tuan rumah dibuat waswas karena Leeds justru mengendalikan permainan di babak pertama. Hadi Sacko memaksa kiper Liverpool Simon Mignolet melakukan penyelamatan dan Kemar Roofe melepaskan sepakan melengkung yang membentur tiang gawang setelah turun minum. Tekanan itu tak menurun sampai babak kedua saat tuan rumah mulai menemukan irama permainannya. Georginio Wijnaldum melepaskan sepakan yang mengenai tiang gawang beberapa menit sebelum Origi meneruskan umpan silang dari pemain muda lainnya, Trent-Alexander-Arnold untuk menjebol gawang Leeds yang dikawal Marco Silvestri. Momen Woodburn tercipta lima menit kemudian. Umpan silang Origi ke tiang jauh diteruskan pemain muda yang tidak terkawal ini. Ia menyambar bola ke gawang dan merayakan gol tersebut di depan tribun ‘’The Kop’’ yang bersuka cita.

Bali Post/ant

SEMIFINAL - Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan infrastruktur pendukung Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (30/11) kemarin. Stadion Pakansari disiapkan untuk pertandingan putaran pertama semifinal Piala AFF 2016. Renovasi dan pembangunan beberapa fasilitas di stadion terus dikebut untuk kenyamanan pertandingan antara Indonesia lawan Vietnam pada Sabtu (3/12).

Bali Post/ap

GOL - Pemain muda Liverpool Ben Woodburn merayakan gol yang diciptakan pada pertandingan Piala Liga melawan Leeds United di stadion Anfield, Rabu (30/11) kemarin.

Bale Sukses Jalani Operasi Pergelangan Kaki

Menpora Minta Penjualan Tiket Semifinal Piala AFF Dipermudah Jakarta (Bali Post) Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi meminta sistem penjualan tiket pertandingan semifinal Piala AFF 2016 antara tuan rumah Indonesia melawan Vietnam dipermudah, karena banyak keluhan dari masyarakat. Pertandingan semifinal Piala AFF 2016 itu akan digelar di Stadion Pakansari Cibinong, Jawa Barat, Sabtu (3/12). ‘’Prinsip dasarnya jelas, masyarakat harus dimudahkan akses mendapatkan tiket. Pastikan tidak ada oknum PSSI yang bermain-main dalam distribusi tiket,’’ kata Menpora Imam Nahrawi dalam keterangan tertulis, Rabu (30/11) kemarin. Orang nomor satu di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ini mengatakan tidak ingin masyarakat bersusah payah mencari tiket pertandingan, namun ada oknum yang menjual tiket dari pintu belakang atau tidak melalui prosedur yang benar. Penjualan tiket semifinal pertama Piala AFF 2016 semuanya dijual dengan sistem online. Penjualannya sendiri dikendalikan langsung oleh federasi sepak bola Asia Tenggara itu. Hanya, untuk pelaksanaannya menggandeng pihak ketiga dari Indonesia. Ada 27 ribu lembar tiket yang dikeluarkan pihak panitia yang terbagi atas tiga kategori. VIP dengan harga Rp 300 ribu, kategori satu Rp 200 ribu dan kategori dua Rp 100 ribu. Penjualannya dimulai hari ini melalui kiostix.com. Calon penonton pun tidak langsung mendapatkan tiket meski sudah membeli secara online karena tiket baru bisa didapatkan H-1 sebelum pertandingan. Penukaran tiket dilakukan di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. ‘’Kami berharap jangan hanya mengejar laba, melainkan mempertimbangkan juga akses publik. Ini peristiwa kebangsaan, ini soal tim nasional yang mewakili nama Indonesia, bukan konser musik yang sepenuhnya komersial,’’ kata Imam Nahrawi. Dengan lolosnya Indonesia ke babak semifinal, Menpora berharap anak asuh Alfred Riedl ini memberikan hasil terbaik. Peluang untuk lolos ke final juga terbuka meski pertandingan semifinal dilakukan sistem kandang dan tandang. ‘’Dan jika masuk final, saya berharap manajemen tiket pun menjadi lebih baik,’’ kata pria kelahiran Bangkalan, Madura itu. (ant)

Liverpool akan ditemani Hull City yang menaklukkan pemuncak klasemen Championship (strata kedua) Newcastle United ke babak empat besar. Hull menang adu penalti 3-1 setelah kedua tim bermain imbang 1-1. Pertandingan menjemukan yang berakhir 0-0 setelah 90 menit di markas Hull mulai menjadi menarik saat perpanjangan waktu. Newcastle meraih keunggulan saat Mohamed Diame memasukkan bola pada menit ke-98 ke gawang bekas klubnya. Bagaimanapun, keunggulan itu hanya bertahan semenit, di mana Robert Snodgrass menyamakan kedudukan untuk Hull, yang bermain dengan sepuluh pemain pada masa tambahan waktu setelah penyerang Dieumerci Mbokani diusir keluar lapangan pada menit ke-89. Kiper Hull Eldin Jakupovic menjadi pahlawan pada adu penalti, menggagalkan eksekusi Jonjo Sehelve dan Yoann Goufrann, sedangkan rekan setim mereka di Newcastle Dwight Gayle melepaskan sepakan yang mengenai mistar gawang. (kmb39/rtr/ant)  

Bali Post/ap

JUARA DUNIA - Pembalap F1 Mercedes Nico Rosberg dielu-elukan warga Wiesbaden, Jerman, Rabu (30/11) kemarin, setelah menjadi juara dunia.

Hamilton Pembalap Terbaik tetapi Bukan Sahabat Rosberg Wiesbaden Juara dunia Formula 1 Nico Rosberg memuji rekan setimnya di Mercedes Lewis Hamilton sebagai salah satu pembalap terbesar sepanjang masa. Tetapi ia mengesampingkan hubungan apa pun terkait persahabatan dengan pembalap Inggris itu selama mereka saling bersaing di lintasan. Rosberg dikalahkan Hamilton pada dua tahun terakhir. Tetapi di kali ketiganya ia mendapatkan keberuntungan saat meraih gelar pertamanya dengan finis di posisi kedua di belakang juara dunia tiga kali tersebut pada balapan akhir musim di Abu Dhabi, Minggu lalu. Kedua pembalap ini berkompetisi sangat ketat sepanjang musim dan hubungan dingin di antara mereka telah digambarkan bos Mercedes Toto Wolff sebagai gunung berapi yang siap meletus. Taktik Hamilton melambatkan mobil agar Rosberg bisa disalip pembalap di belakang-

nya dan finis di luar tiga besar, membuat hubungan keduanya semakin buruk. ‘’Lewis adalah salah satu yang terbaik sepanjang masa. Dia menetapkan standar yang tinggi,’’ ujar Rosberg (31) saat pulang kampung halamannya di Wiesbaden, Jerman, Rabu (30/11) kemarin. Suasana sempat menegang ketika mereka menunggu upacara podium. Rosberg lebih memilih mengangkat supremo komersial berusia 86 tahun Bernie Ecclestone ke udara dan mengabaikan Hamilton. Seharusnya minimal ada kontak mata, apalagi jabat tangan. ‘’Ini akan selalu sulit di antara kami. Kami berada di tim yang sama dan saling berkompetisi keras terhadap satu sama lain untuk meraih gelar,’’ kata Rosberg. ‘Saya tidak tahu bagaimana perasaannya saat ini, tapi saya tahu bagaimana saya juga merasakan pada tahun 2014 dan 2015,’’ kata Rosberg.

Pembalap Terbaik Para bos tim Formula 1 memilih Lewis Hamilton sebagai pembalap terbaik meskipun kehilangan gelar musim ini dari rekannya, Rosberg. Jajak pendapat majalah tahunan Autosport menempatkan Rosberg di posisi ketiga. Sementara posisi kedua diduduki pembalap sensasional Red Bull asal Belanda berusia 19 tahun Max Verstappen. Sementara pembalap Red Bull lainnya asal Australia Daniel Ricciardo menempati urutan keempat. Hamilton memenangkan 10 dari 21 balapan musim ini. Dia menjadi pembalap pertama yang memenangkan lebih dari tujuh seri balapan namun tidak berakhir sebagai juara dunia. Sementara Rosberg memenangi sembilan ajang balapan. Hamilton tercatat 12 kali berada di posisi start terdepan (pole position) namun kalah lima poin dari Rosberg yang didukung mobil lebih handal dan konsisten meraih podium. (kmb39/afp/ant)

Madrid Gareth Bale sukses menjalani operasi pergelangan kaki kanan di London, Rabu (30/11) kemarin. Penyerang berusia 27 tahun yang mencetak tujuh gol dan di seluruh kompetisi musim ini, belum bisa dipastikan kapan dia akan kembali beraksi. ‘’Hari ini pemain kami Gareth Bale telah sukses menjalani operasi untuk memperbaiki otot pergelangan kaki kanan dia,’’ kata Real dalam sebuah pernyataan.

‘’Operasi dilakukan di Rumah Salit King Edward VII di London oleh dokter James Calder dan dokter Mikel Aramberri, di bawah pengawasan dokter Jesus Olmo, kepala pelayanan medis Real Madrid,’’ tambah pernyataan itu. Pemain internasional Wales itu mengalami robek otot di pergelangan kaki kanan ketika dia memperkuat Real Madrid yang menang 2-1 pada pertandingan Liga Champion di Sporting Lisbon pada 22 November lalu. (rtr/ant)

Bali Post/rtr

CEDERA - Pemain Real Madrid Gareth Bale meninggalkan lapangan karena cedera kaki pada pertandingan Liga Champions melawan Sporting di Lisbon, Portugal.

Bangun Tim Kembali, Chapecoense Berkompetisi Lagi Musim Depan Sao Paulo Wakil presiden klub Brazil Chapecoense berjanji untuk membangun ulang tim dan kembali bermain tahun depan, setelah kecelakaan pesawat terbang di Kolombia menewaskan hampir seluruh skuad mereka. Bantuan pun datang dari berbagai penjuru termasuk tim lawan yang berniat meminjamkan pemain mereka kepada Chapecoense agar dapat berkompetisi kembali. Kecelakaan udara terburuk di Kolombia dalam dua dekade ini hanya menyisakan lima orang yang selamat ketika klub Chapecoense menuju Medellin untuk menghadapi Atletico Nacional pada pertandingan pertama final Piala Sudamericana, kompetisi klub Amerika Selatan yang sepadan dengan Liga Eropa di Eropa. Wakil preside klub Ivan Tozzo mengatakan kepada situs Globoesporte Brazil, bahwa ia berniat membangun ulang Chapecoense dan kembali bermain di

Liga Brazil tahun depan. ‘’Kami akan merestrukturisasi klub, mendatangkan pemain-pemain baru, melakukan banyak pertemuan dan memiliki banyak kesabaran untuk dapat tetap bermain di Brasileiro, turnamen yang sangat penting bagi kami,’’ kata Tozzo, Rabu (30/11) kemarin. Pesawat BAe 146 yang dicarter jatuh sekitar pukul 22.15 waktu setempat pada Senin malam, dengan 68 penumpang dan sembilan kru pesawat. Pesawat itu dilaporkan memiliki masalah-masalah kelistrikan dan mengabarkan situasi darurat beberapa menit sebelumnya ketika mendekati tujuan, kata ofisial Bandara Medellin. Chapecoense bukanlah tim yang diperhitungkan pada awal abad ini, namun mereka naik dari divisi keempat ke divisi pertama hanya dalam waktu lima tahun, termasuk dua kali promosi beruntun dalam semusim pada 2012 dan 2013. Namun saat mereka

hendak mencapai prestasi tertinggi, tragedi merenggut tim ini. Demi menghidupkan kembali klub kecil dari Chapeco di selatan Brazil ini, sejumlah tim senior berniat mengulurkan bantuan agar Chapecoense tidak terdegradasi. Karena hanya tiga pemain yang selamat dari kecelakaan di pegunungan di luar Medellin itu. Dalam pernyataan yang dipublikasikan oleh sejumlah klub papan atas negeri itu, termasuk juara liga Palmeiras, para presiden klub juga mengatakan mereka akan meminjamkan pemain-pemain untuk membantu Chapecoense dapat kembali berkompetisi. Tawaran bantuan itu datang ketika klub-klub di seantero Brazil melupakan sejenak rivalitas lamanya untuk memperlihatkan solidaritasnya terhadap tim yang terkena musibah itu. Bahkan timtim yang merupakan musuh bebuyutan, bermain dalam balutan warna hijau di stadion-stadion

Bali Post/rtr

BERDUKA - Fans menaruh bunga mawar di logo klub Chapecoense di luar Stadion Arena Conda, makras klub Brazil itu di kota Chapeco. mereka. Corinthians mengubah website resmi mereka menjadi berwarna zamrud. Atletico Paranaense mengabaikan sejenak rivalitas mereka dengan Coritiba dengan mewarnai stadion mereka dengan warna hijau menggunakan

cahaya lampu. Ini untuk menghormati para pemain dan staf Chapecoense. Di Rio de Janeiro, patung Kristus Sang Penebus disorot warna hijau, sedangkan istana kepresidenan di Brasilia juga bermandikan warna hijau. (rtr/ant)


OLAHRAGA

16

Kamis Kliwon, 1 Desember 2016

Atlet Porprov 2017 Harus Ber-KTP Bali

Denpasar (Bali Post) Para atlet Bali yang bakal berlaga di ajang Porprov Bali di Gianyar, September 2017 mendatang, harus memiliki KTP Bali, dalam pengurusan Kartu KONI Bali. Padahal, pada pelaksanaan Porprov sebelumnya, dalam pengurusan Kartu KONI Bali, atlet ber-KTP luar Bali juga bisa mengantongi kartu tersebut. Itu dilontarkan Bidang Binpres KONI Bali Nyoman Yamadhiputra usai menggelar sosialisasi dan mutasi atlet serta persiapan Porprov Bali di Gianyar, di Sekretariat KONI Bali, Rabu (30/11) kemarin. Dijelaskannya, bagi atlet yang mengurus Kartu KONI Bali, persyaratannya wajib KTP Bali. Selanjutnya, bagi atlet ber-KTP Jembrana bisa saja membela Buleleng di ajang porprov. Hanya, jika terjadi perebutan atlet, KONI Bali bakal berkoordinasi dengan pengprov cabor apakah benar atlet bersangkutan sudah mengajukan mutasi atau belum. ‘’Kami akan melakukan cross-check kepada pengprov bersangkutan apakah atlet tersebut sudah melakukan mutasi atau belum. Jadi, daerah mana yang berhak memakai tenaga atlet tersebut,’’ ungkap Yama. Sebaliknya, bagi pemegang Kartu KONI Bali yang asalnya KTP luar Bali, supaya mengurus ulang, dan jika tidak bisa menunjukkan KTP Bali, maka dianggap bukan atlet Bali lagi, bahkan tidak diterbitkan Kartu KONI Bali dan terancam tak absen di ajang porprov. Yama menambahkan, masa pengurusan mutasi atlet sembilan bulan, bukan setahun sebagaimana pelaksanaan Porprov sebelumnya, dan batas akhirnya 31 Desember mendatang. Sementara tuan rumah Gianyar sudah menyiapkan segala fasilitasnya menyongsong hajatan multi-event dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali. ‘’Tuan rumah Gianyar bakal membeberkan venue-venue yang dipakai Porprov pada Desember mendatang,’’ jelasnya. (022)

Sean Perkuat Tim Arden di GP2 2017

Jakarta (Bali Post) Pembalap muda Indonesia Sean Gelael dipastikan bakal memperkuat tim baru pada ajang balapan GP2 2017 yaitu Arden International. Dengan adanya keputusan tersebut, kerja sama dengan Campos Racing resmi berakhir. ‘’Tentunya saya ingin mengucapkan terima kasih pada tim Campos Racing yang telah bekerja sama selama satu musim penuh. Saya banyak mendapatkan pelajaran dan pengalaman. Namun, saya juga membutuhkan suasana dan tantangan baru di musim depan,’’ kata Sean dalam keterangan tertulis, Rabu (30/11) kemarin. Meski hanya satu musim bersama Campos Racing, pembalap yang didukung penuh Jagonya Ayam KFC Indonesia itu mampu meraih 24 poin. Hasil terbaik yang diraih oleh Sean Gelael adalah saat menjadi runner-up di Sirkuit Red Bull Ring Austria. Untuk balapan lain sering terkendala stelan kendaraan. Bersama dengan tim baru, anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael ini mengaku siap memberikan yang terbaik, meski pada musim 2016 tim yang dibelanya berada di posisi juru kunci klasemen umum. Hanya, untuk musim 2017 dipastikan akan ada perombakan besar-besaran. Di tim Arden, Sean bakal didukung oleh Gaetan Jego yang merupakan mantan engineer tim ART Grand Prix. Pria kenyang pengalaman ini dipastikan bakal memberikan kemampuan terbaiknya. Apalagi, target di musim 2017 bagi Sean harus lebih baik dari musim sebelumnya. Demi mencapai performa terbaik, pembalap penyuka musik hip-hop ini sudah melakukan adaptasi dengan tim barunya. Proses adaptasi sendiri dilakukan setelah berakhirnya balapan GP2 2016 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Saat latihan, Sean ditemani oleh pembalap runner-up GP2 2016 Antonio Giovinazzi. Dengan berakhirnya balapan satu level di bawah Formula 1 ini membuat tim yang berpartisipasi melakukan perombakan. Seperti yang dilakukan tim juara yaitu Prema Racing. Tim asal Italia ini tidak akan menggunakan jasa sang juara dunia GP2 Pierre Gasly dan Antonio Giovinazzi. Untuk menggantikan dua pembalap terbaik GP2 2016 ini, Prema Racing menggaet juara GP3 Charles Leclerc dan Antonio Fuoco. Kedua pembalap merupakan binaan Ferrari. Tim MP Motosport juga secara resmi telah mengumumkan satu pembalap mereka yaitu pembalap asal Brazil Sergio Sette. Adapun tim ART Grand Prix akan memakai jasa pembalap asal Thailand yang musim 2016 menjadi runner-up di GP3, Alexander Albon. Sejauh ini masih belum ada kepastian dengan masa depan Gasly dan Giovinazzi. Namun, kabar yang berkembang Gasly akan tampil di Formula Super, sedangkan Giovinazzi ada dua kemungkinan yakni tampil di GP2 lagi bersama tim Arden atau naik kelas ke F1 bersama tim Sauber. (ant)

LATIHAN — Para pemain Perseden melakukan latihan bersama di Lapangan Kompyang Sujana, Denpasar.

Perseden Latihan di Lapangan UGM Denpasar (Bali Post) Para pemain Perseden berlatih di Lapangan Desa Potorono, Rabu (30/11) pagi kemarin. Sedangkan sorenya latihan di Lapangan Universitas Gajah Mada (UGM). Penggunaan kedua lapangan bakal dipakai lagi pada Kamis (1/12) ini saat tim mempersiapkan diri menghadapi babak delapan besar Liga Nusantara putaran Nasional. Sekum Askot PSSI Kota Denpasar Nyoman Merta yang dikontak, kemarin, menyatakan pihaknya cukup kesulitan mencari fasilitas lapangan di Yogyakarta. ‘’Ya… kami memakai sarana lapangan yang ada,

yang penting skuad Tim Laskar Catur Muka bisa berlatih main bola dan enjoy,’’ ungkap Merta. Pascaberlatih di Lapangan UGM, para pemain, pelatih, dan ofisial yang beragama Hindu melakukan persem-

bahyangan bersama di Pura Jagadnatha, Bantul, Rabu (30/11) malam. Tujuannya, rombongan Perseden menghaturkan ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar diberikan keselamatan serta

Perseden diberikan kemenangan hingga bisa lolos sampai ke babak semifinal. Merta mengakui Persikota yang menjadi calon lawan Perseden di babak perempatfinal Liga Nusantara ini merupakan tim tangguh, dan malang melintang di kancah persepakbolaan nasional, khususnya di Liga Indonesia. Kendati demikian, Perseden tak gentar dan siap melad-

eninya, sera berharap bisa mengalahkannya. ‘‘Ya... target kami sekarang ini, memang ingin melaju ke babak empat besar,’’ katanya. Babak delapan besar ini, Perseden bertemu Persikota Tangerang, Blitar United melawan PS Piddie Jaya NAD, Persiku Kudus melawan Persipal Palu, serta PS Ngada NTT meladeni PS Khatulistiwa Kalbar. (022)

Lodra Pimpin Perpani Denpasar

Denpasar (Bali Post) Nyoman Lodra terpilih menakhodai Perpani Kota Denpasar masa bakti 20162020 dalam muskot di Sekretariat KONI Kota Denpasar, Rabu (30/11) kemarin. Ia menggantinkan IGN Etrya Dhiatmika, yang sudah menjabat dua periode yakni 2008-2012 serta 2012-2016. Pascaterpilih, Lodra menyatakan pihaknya siap mengemban amanat, bahkan dirinya senantiasa merasa berbahagia dalam pengabdian. ‘’Kami berprinsip dalam menggelindingkan roda organisasi duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi,’’ ucapnya. Ia pun siap menyusun program pem-

binaan, sebagai persiapan atlet panahan Kota Denpasar menyongsong Porprov Bali, September 2017 mendatang. Sementara mantan Ketua Perpani Denpasar IGN Etrya Dhiatmika menyatakan pihaknya membawa cabor panahan juara umum pada Porprov di Jembrana (2012) meraup 8 emas, kemudian Porprov Denpasar (2013) meraih 7 emas dan Porprov Buleleng (2015) merebut 8 emas. Ia menyarankan supaya Denpasar bergeliat membentuk klub-klub sebagaimana dilakukan kabupaten lain, sebab dari klub inilah pembinaan lebih getol dan memunculkan atlet debutan baru. ‘’Saya siap membantu di bidang pelatihan,’’

tuturnya. Di sisi lain, Pimpinan Sidang Muskot Made Suardana menyatakan, selama pelaksanaan muskot muncul dua kandidat yakni Nyoman Lodra dan Zulfadli. Selanjutnya, kedua calon diberikan kesempatan memberikan visi-misi, dan program kerja. ‘’Intinya, Zulfadli menekankan pada teknik, sedangkan Lodra pada manajemennya,’’ ucap Made Suardana. Akhirnya, peserta muskot sepakat Lodra sebagai Ketua Umum, dan Zulfadli menjabat Ketua Harian. ‘’Lodra dan Zulfadli sebagai formatur diberi kesempatan seminggu, guna menyusun kabinetnya,’’ jelas Suardana. (022)

Dayung Indonesia Ditargetkan Raih Empat Emas di AG 2018

Nyoman Lodra

Bali Post/ist

Jakarta (Bali Post) Indonesia membidik empat medali emas dalam tiga rumpun cabang olahraga dayung yaitu dayung, perahu naga, dan perahu kano-kayak pada Asian Games 2018. ‘’Pada cabang dayung, medali emas kami targetkan dari nomor single skull putra, nomor M8+ putra. Sebanyak 32 atlet telah menjalani pelatnas dayung di Pangalengan, Bandung, sejak 8 Oktober,’’ kata Direktur Performa Tinggi Lomba 1 Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) Hadi Wihardja, Rabu (30/11) kemarin. Pada cabang perahu kano dan kaya, lanjut Hadi, Satlak Prima menargetkan

satu medali emas yaitu pada nomor C2 200 meter. ‘’Kami mengharapkan kano nomor C2 200 meter akan ditetapkan dalam rapat koordinasi dengan Dewan Olimpiade Asia (OCA) nanti. Indonesia punya peluang emas pada nomor itu karena menempati peringkat 17 dunia,’’ kata Hadi. Kemudian, dua medali emas berikutnya akan ditargetkan pada cabang perahu naga nomor 12 pedayung jarak 200 meter dan 500 meter. Hadi mengatakan tim dayung Indonesia akan menjalani perlombaan uji coba pada Kejuaraan Dunia Dayung pada Mei 2017. ‘’Kami tetap mendukung cabang-cabang olahraga untuk mengiku-

nyelesaian akhir yang manjadi kendala kami. Pasalnya, di babak penyisihan hingga babak 16 besar banyak peluang emas yang belum bisa dimaksimalkan,’’ ungkapnya. Tak hanya finishing yang menjadi problem, pertahanan juga menjadi catatan tim pelatih, lantaran dinilai masih sedikit rapuh serta mental para pemain yang belum percaya diri. ‘’Kami lihat dari laga awal sampai terakhir mereka masih terlihat grogi, sehingga mereka belum bisa menampilkan performance terbaik mereka,’’ kata Dede. Dikatakannya, jeda yang diperoleh tim sebelum melakoni pertandingan delapan besar lumayan lama. Jadi, di sisa waktu yang ada harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik untuk mengevaluasi tim. ‘’Tim akan main 3 Desember. Karena biasanya habis Linus bertanding baru Soeratin giliran main. Jadi, waktu tiga hari ini harus dimaksimalkan untuk memulihkan stamina dan performance tim pascamelakukan perjalanan dari Jawa Tengah menuju Yogyakarta,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya, Yoga Andika Putra dan kawan-kawan su-

Bali Post/wan

SOERATIN - Putra Tresna bersiap menghadapi Askot Balikpapan di babak delapan besar Piala Soeratin putaran nasional. dah tiba di Yogyakarta dan rombongan menginap di Hotel The Cube di Yogyakarta. Namun untuk kekuatan calon lawan, belum diketahui. ‘’Perkembangan terakhir yang kami dapat, jika di laga terakhir babak 16

ti laga uji coba meskipun mereka tidak akan bertanding dalam SEA Games 2017. Jika cabang olahraga punya target medali dalam Asian Games 2018, kami akan mempertahankan prestasi mereka dari sekarang,’’ katanya. Dukungan Satlak Prima terhadap cabang-cabang olahraga yang akan mengikuti laga uji coba, menurut Hadi, sesuai target cabang itu dalam Asian Games 2018. ‘’Kami mengharapkan cabang-cabang olahraga yang akan turun dalam Asian Games 2018 juga akan muncul dalam pertandingan uji coba jelang Asian Games pada akhir 2017,’’ ujar Hadi. (ant)

42 Negara Ikuti Kejuaraan Dunia Pencak Silat

Putra Tresna Tantang Askot Persiba Balikpapan di Delapan Besar Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Putra Tresna U-17 Denpasar akan menghadapi Askot Persiba Balikpapan pada pertandingan babak delapan besar Piala Soeratin putaran nasional. Pertandingan memperebutkan tiket ke semifinal itu akan dilangsungkan di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Sabtu 3 Desember. Pelatih Putra Tresna Dede Mahatma Dharma mengatakan, pihaknya baru saja mendapatkan informasi, jika lawan yang dihadapi di babak delapan besar adalah Askot Persiba Balikpapan. ‘’Askot Persiba Balikpapan menjadi calon lawan kita setelah menang atas PS Duri,’’ ungkap Dede, Rabu (30/11) kemarin. Dikatakannya, untuk menghadapi Askot Persiba Balikpapan, waktu recovery bakal dimaksimalkan untuk memantapkan tim. Pasalnya, sepanjang pertandingan mulai dari babak penyisihan sampai tim sukses melaju ke delapan besar, masih banyak hal yang perlu dievaluasi, salah satunya masalah penyelesaian akhir dan lini pertahanan. ‘’Mulai laga penyisihan memang pe-

Bali Post/wan

besar Persiba Balikpapan sukses mencukur lawannya Riau dengan skor telak 5-0. Itu artinya, lini depan dan pertahanan mereka yang patut diwaspadi. Intinya nanti, pemain harus mewaspadai semua lini,’’ tutup Dede. (kmb41)

Jakarta (Bali Post) Sebanyak 42 negara memastikan ikut dalam Kejuaraan Dunia Pencak Silat XVII di GOR Lila Bhuana Denpasar, Bali, pada 3-8 Desember 2016. ‘’Antusiasme para peserta dari luar negeri itu luar biasa, apalagi menjelang libur akhir tahun. Sejumlah wakil dari beberapa negara juga telah hadir di Bali sejak pertengahan November 2016,’’ kata Ketua Panitia Pelaksana Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2016 Edhy Prabowo di Jakarta, Rabu (30/11) kemarin. Negara-negara yang memastikan hadir dalam Kejuaraan Dunia antara lain Belanda, Jerman, Prancis, Italia, Belgia sebagai wakil Benua Eropa. Sedangkan wakil Benua Afrika yaitu Afrika Selatan dan Mesir. Kemudian, para atlet dari Amerika Serikat, Kanada, dan Brazil akan menjadi wakil para pesilat internasional dari Benua Amerika. Terakhir dari Benua Asia Oceania, perwakilan yang memastikan hadir adalah para pesilat dari negara Jepang, Australia, Arab Saudi, Iran, Palestina, Israel dan negara-negara ASEAN. ‘’Kami tinggal berkoordinasi dengan Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali yang menjadi tuan rumah penyelenggara,’’ kata Edhy. Selain Kejuaraan Dunia, IPSI juga akan menggelar Festival Pencak Silat pada 6-8 Desember serta Musyawarah Nasional PB IPSI pada 4-5 Desember.(ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Kliwon, 1 Desember 2016

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

Cr: 2Kasir,2Karyawan Srbtan Shift Sore,085104816789

!!!Kebersihan Rmh Kost, Pria, Tgl dlm, Jjr, Rajin.085238203818

Dicari Sopir bisa Bahasa Inggris & mengenal area Nusa Dua, Reception bisa bahasa inggris,bisa computer, kirim CV ke jarimenari@jarimenari.com/ Jl.Raya Basangkasa #47, Seminyak.Tlp.(0361)736740

Needed:Reservation&Ticketing (Female),BaliJoy Tours-975706

B.BP.141.11.16.0000949

A.BP.001.11.16.0001695

B.BP.004.11.16.0000781

!!Dcr PRT Brsih2 Tgl Dlm G.1,5 Jt 087861412911/081237903622 B.BP.135.11.16.0000964

B.BP.004.11.16.0000945

*****Dicari: Office,Security Pool Garden Staff, Umur Max35Th Pengalaman min 2Th, HK(Wanita) Fresh Graduated.Kirim Lamaran ke Kembali Villas Jl.Sari Dewi No.14D Ph.081238508695

***A.BVC kerja Diluar NegriResmi utk semua Usia, RestoHotel Kebun 081337903069,085953774417

B.BP.166.11.16.0000966

**Need frontOffice Staff & Sales Taman Rosani Hotel Call7439411 E:tamanrosanihotel@gmail.com

B.BP.166.11.16.0000965

A.BP.001.11.16.0001854

Cust.Service for School,(F) Good English,Experienced,Max 30 yo,CV to:info@balikiddy.com

Bth DesignGrafis&Krywti Bs Com Gaji Tinggi Hub.082266036588

Dcr PRT bs masak & bs naik motor Hub.081246404246

A.BP.001.11.16.0001882

A.BP.001.11.16.0001760

Dcr tng Kurir(SIM-C),Adm Wanita (SMA/K)Max30 HP.082145225885

B.BP.154.11.16.0000969

A.BP.001.11.16.0001385

Cr Staf Restoran&Bag.Umum Dcr Peg.Salon&Spa Pnglaman/Tdk Hub.Jl.Komodo 38X 0361 224917 Jl.T.Badung Hub:081805547375 A.BP.001.11.16.0001885

Dcr 2Krywt Gaji 1,8Jt/Bl&1 Tkg Masak 2,5Jt/B,Jl.Arjuna 49

Dcr Pembantu RT,Tkg masak wanita Hub.0818548457

Dcr Junior Cook Helper,Waitres Bartender,H.081237711817 Kuta

Dcr Sopir SIM A srbtn&PRT KTP Bali Sgr,Tdr Dlm 08123928624

Dcr Manager Markting Fast Boat Krm CV ke Lembongan Sugriwa Express Jl.By Pass Ngr Rai No.550 Bet Ngandang Sanur, Tlp:0361 281078,Email:lembonga nsugriwaexpress@yahoo.com

Dcr Sopir/Ass.Sales 30Th SIM A PT.PKM 081331831019

A.BP.001.11.16.0001887

B.BP.154.11.16.0000967

B.BP.164.11.16.0000952

B.BP.004.11.16.0000946

Dicari 4 perawat yg mempunyai STR u/Klinik estetik Seminyak Hub:info@drmadeitabali.com H. 08123665 9998

A.BP.001.11.16.0001845

B.BP.001.11.16.0000943

A.BP.001.11.16.0001877

Dcr Tng kirim Ikan Lele (pakai Sepeda Motor) H.082237094056

Dicari Karyawan Laki2 utk di Shorum Mobil Hub:085333598300

A.BP.001.11.16.0001895

Dcr Stff Ita Rest Sous CHF.CDP 1stCK, 2ndCK, Pzza Maker Steward, Exp.Italian Rst,082237492115

A.BP.001.11.16.0001868

Dcr sopir Sim B1 U, Lamaran ke Jl.Letda Kajeng No.8 Denpasar

Dicari SPG u/Counter di Care Four 2-10pm.Engls Bgs n lancar coki@bali-treasures.com Hp.081 145 2173

A.BP.001.11.16.0001900

Dcr sopir&karyawan Laundry Jl Kerobokan 78X T.081933110424

A.BP.001.11.16.0001808

A.BP.001.11.16.0001857

Dibutuhkan Segera Cook Untuk di Hotel Pengalaman min.2 Thn, bisa bahasa inggris,bawa surat lamarankerja interview hubungi (0361)738944-attention koko

A.BP.001.11.16.0001726

A.BP.176.11.16.0001761

Bth Receptionist,Terapis u/Spa di Seminyak Hb:8475903/8475662

B.BP.164.11.16.0000957

Cr Adm, Gdg, Jl.Krbkn Br Campuan G.Bisma,1/081338149667 no.sms

A.BP.001.11.16.0001844

B.BP.004.11.16.0000784

Dicari Wanita Pembantu RT Tinggal dalam untuk Rumah Imam Bonjol Dps,Gaji 1.5 SMS : 0816571027

B.BP.004.11.16.0000930

Htl,Spa Mncari Staf HK,GRO,Opr tele Service.Krm:Jl.DewiSri 99Z

A.BP.001.11.16.0001762

Kami KJPP Persh Penilai di Denpasar Mencari Tenaga Penilai Min.D3 Lamaran Langsung ke Jl.Tukad Yeh Aya 70A Panjer Dps Tlp.08122894449

A.BP.001.11.16.0001733

Karyawati Mall Galeria/Level21 081246082892au_devey@yahoo.com

Dcr sgr Tnga kasir, Cleaning Services, Kolektor (pnempatan Wil. Badung) penddkn SMU/SMK, blm menikah, Pria/Wanita, umur maks. 27 thn. Lam ke Kop. Krama Bali, Jl. Kepundung No. 61 A Dps atau email:kkb_jobvacancy@yahoo.com

G.01

Sopir Bujang Tdr Dlm Rajin Bebas Rokok 08123861941 Pribdi

A.BP.001.11.16.0001867

Staff wanita bs masak & pria CS max 30th for villa bs bhs Inggris Hub08113977273 IbuAwen

B.BP.154.11.16.0000968

Lassiette Rstauran Looking for Waiter/s,Good English.Jl.Mrtanadi 28.Cll:735840/081916231397

Travel Agent in Bali Need Staf for Acct Adm,Rsv/Sales,Drivers Please Send CV to T:287555 lakeypeakhaven@gmail.com

Pmbntu Vila, SuamiIstri Pglm,Tgl Dlm Gj3,8 Brdua Dps.08123889173

Ymh Bisma Dicr:9 Mekanik(2Th) Hub.T.Umar 142 Dps

A.BP.001.11.16.0001880

A.BP.001.11.16.0001872

A.BP.153.11.16.0001904

A.BP.001.11.16.0001869

A.BP.001.11.16.0001751

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Dijual Suzuki Pick Up ST150 th 2006 wrn putih H.081338674810

HONDA

Honda City Th’2012 Putih AT KM 16rb Hub.081999456668

Rmh Lok.Jl.ImamBonjol Dps-Bali !!Dijual Rumah LT.293m2,3KT,3KM,RT,R.Mkn,Grs, Indent Type 50 di Perum Green Lot Sambadha Hub.085100931195 Dpr,H.2,250M Ng 081338150125

A.BP.001.11.16.0001658

B.BP.164.11.16.0000954

Hnd Brio E Satya Manual Putih 2014 AsBali Gres H.0811395948

Djl Suzuki Baleno’08 Abu Hrg. Rp.110Juta Nego H:085100873530

B.BP.141.11.16.0000963

BU Jual Rm-Jimbaran&TamanGiri 08123819904/08123903098

A.BP.001.11.16.0001901

R3 GL’12 hitam mulus alamat: Jual Honda Freed 2012 Pth AsBali, ByPass No.2 Jmbrn 081236655788 B.BP.101.11.16.0000961 Samsat Baru Hb:087861414940 A.BP.001.11.16.0001876 Suzuki Wagon R Tipe GX Manual Asli Bali Hub:081239600959 MERCEDEZ B.BP.141.11.16.0000960

B.BP.004.11.16.0000927

Djl Kos2an Jl.Tkd.Pancoran IV Gg.A2 No.8 LT.200m2 5Kmr Hub.081240127989/081236090063

A.BP.001.11.16.0001752

******Mentari Auto Bali****** TOYOTA *Tlp.0361-464168,081999315168* Avanza G’2004 Silver VR17 *Mercy SLK250 AMG’2012 LowKM* Croom H.085101581600 pribadi *Mercy SLK200 Th’2010 LowKM* B.BP.141.11.16.0000951 *Toyota LC Prado TX’2012 Pth* Hardtop’80 Coklat Bensin+Taft *VellfireZG AudioJpg’12+11+06* 91 GT 4x4 Putih,H:08123890466 B.BP.164.11.16.0000955 *Range Rover Evoque’12 Putih* B.BP.141.11.16.0000950 Agya’16AT Slv H.116+Merah’15MT H.108+Picanto’12,085100856999 SUZUKI B.BP.164.11.16.0000959 APV GX pmk’14 pth(130jt)Avanza Cor Great’92 Merah As Bali,mls S’09 Htm(115jt)T.085100433703 A.BP.001.11.16.0001883 Hub:085396948605/089648423683 A.BP.001.11.16.0001879 Carry Pick Up Hitam AsBali Tgn Dijual Innova,Avanza Th’2010Pertama’2011 Hub:085333090089 2011 Ex.Carrefour Tgl 1 s/d 3 A.BP.001.11.16.0001907 Dec.Hub:0822-0825-6639 Karimun’10/78Jt+XRood’08/105Jt B.BP.031.11.16.0000947

Freed PSD’09/165Jt+XTrail’05 Toyota Innova’10 Djl,Htm Met. 110Jt+Terano’03/103Jt+Taft 4x4 Bensin Mulus 163Nego AsBali 75,Gn.Kapur 17 T.085107006868 Hub:081933093236/0811397996

Djl Rmh Tipe 50m/Tnh 100m.Lok b.r.Pangkung Ds.Padak Gde. H:081236522166/081999713664

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk

A.BP.001.11.16.0001903

DIJUAL MOTOR HARLEY DAVIDSON

Harley Davidson XG 500 Street 2015 merah Low KM,081236122323

A.BP.001.11.16.0001840

DIJUAL RUMAH Rmah 1.7Are Baru Lt2,3KT,3KM, Pool+Gazebo,082217009999

A.BP.001.11.16.0001731

B.BP.141.11.16.0000948

BIRO JASA

A.BP.001.11.16.0001866

BIRO JASA

A.BP.001.11.16.0001859

FOTO COPY

SERVICE

A.BP.001.11.16.0001897

DIJUAL MOBIL

SERVICE

SERVICE BENGKEL LAS SERVICE

n

Desig

Money Back Guarantee �

SINGARAJA

Rm Tmn WiraBakti Sambangan Sgr T.45 Tnh 1,4Are 085100499758

A.BP.001.11.16.0001898

KOST Kost baru Dapur,KM/WC Dalam Hb.08155716681 Jl.Nangka Utara

B.BP.164.11.16.0000953

DICARI TANAH Dcri Tanah Luas 15 Are kebawah Denpasar dan Badung Utara Hub:087865433636 PIN:D35855C8

A.BP.001.11.16.0001884

Jual Cpt Tnh 165m2 ByPas IB. mantra P.Purnama 081366607676

A.BP.001.11.16.0001743

A.BP.001.11.16.0001725

Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Talang,Dll(Daris)085102796346 A.BP.001.11.16.0001886

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815 A.BP.001.11.16.0001685

DISEWAKAN TOKO Dijual Ijin BPW/Travel AgentDikontrakan Toko LT2 Jl.Imam Komplit BU Hb.Adi 082340634410 Bonjol Denpasar Hb:08179786667 A.BP.001.11.16.0001862 A.BP.001.11.16.0001906 Pelunasan/Gestun kartu kredit DISEWAKAN TEMPAT Hub.082340004545 Dikontrakan Tmpat usaha Lt.2 & A.BP.001.11.16.0001730 Lt.1 Pinggir Jl H:081239103866 Tutup Toko Djl(Obral)Pakaian A.BP.001.11.16.0001873 Jadi,Hanger,Patung,Rak.Hub. Disewakan Pujasera/Stand 087861398866/08123828293 Makanan Byr Pr Bln 1.550.000 A.BP.001.11.16.0001794 Jln Gelogor Carik No.135 KEHILANGAN Tlp.0821 4554 8444 B.BP.004.11.16.0000926 Hlg Buku KIR mbl Truck Foton Th 2010 Noka:MJWVDJD51AK000903 RUPA-RUPA A/N Andi Wibisono A.BP.001.11.16.0001870 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088 PENGUMUMAN

Jual Tnh Kav Jl.Raya Padonan Dalung,Pinggir Jln,Cash/Kredit Hub.082237778545/087862281017 A.BP.001.11.16.0001455

Jual murah Tnh di Sibang Hub.08164714957 A.BP.001.11.16.0001699

DIJUAL TANAH Pandawa 56 Are Akomodasiwisata Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & Pinggir Golf&View Pantai,dekat B.BP.004.11.16.0000932 150Jt/A Bs Kredit 087862450004 Pantai 08123 7717999 A.BP.001.11.16.0001741 Djl sgr Perum/Ruko,Kediri B.BP.004.11.16.0000931 Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih Jl.Raya Nyitdah Tbn,0361466842, Tanah 10A Gatsu Barat Utama PondokCitra Pmogan 08123871809 081934310335,081338791301 Hub: 081239888222 A.BP.001.11.16.0001345 A.BP.001.11.16.0001822 A.BP.001.11.16.0001892 3A 15x20 Batuan Sukawati,Tmbok Rmh 255jt,Candidasa,Karangasem Tanah 2A,3A Jl.Sulatri kesiman Listrik,SmrBor,Dpr,08123680096 Angs.2jt 36/60SF,081337388558, 100m Dr Gatsu Tmr,081239999747 A.BP.001.11.16.0001802 081338282678 A.BP.001.11.16.0001896 Djl T.4A Lok Stegis dkt P.Msk A.BP.001.11.16.0001657 Tnh Global15A,20A,Tnh Kav 1.3A B.BP.164.11.16.0000958 GWK Sbl Utr cck u/Vila&Rmh dkt Rmh 2Lt LT1Are 4KM4KT Jl.Weda- UNUD&Poltek H.08113961616 TP Latusari,Badung 082217009999 Tukang Bangunan:Bangun Baru, Berdasarkan Akta Notaris(PKR) A.BP.001.11.16.0001858 sari II H.1,2M Ng,082247191576 Renovasi,Ps.Grnit,081916537008 Nomor:01,tertanggal 01-11-2016 A.BP.001.11.16.0001818 Tnh Mrh 6Are,Sedap Malam Utama A.BP.001.11.16.0001856 Djl Tnh 14,30Are Bonus Bangunan, A.BP.001.11.16.0001894 dgn ini mengumumkan Pembubaran ARSITEKTUR PT.Meira Jaya Mandiri,yang Dpt 2Jln,hdp timr,500Jt/A Net, Ahli Atasi Rumah Bocor Grnsi + Rmh Br Lt.2 DalungPermai Mewah Petang Badung,Pinggir Jalan Jasa Bangun Rmh.Ruko,Villa berkedudukan di kota Denpasar 4KT 4KM SemiVilla 081239999747 Utama 270Jt/A Nego,08123890466 H.085100854585-085102477255 Gbr IMB&3D Hub:08191 643 3040 Renov&Bgn Rmh.Ady:085101884685

SALON

Free

A.BP.001.11.16.0001653

Djl Tnh 3A 2A Jl.Siulan 3 Dps Timur Hb.081933005184

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

B.BP.164.11.16.0000956

A.BP.001.11.16.0001874

A.BP.001.11.16.0001749

A.BP.153.11.16.0001905

A.BP.001.11.16.0001878


EKONOMI

18

kamis Kliwon, 1 desember 2016

Dari Pertemuan Tahunan BI 2016

Donald Trump Berpotensi Hambat Ekspor Bali Denpasar (Bali Post) Terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika akan menjadi salah satu tantangan perekonomian Bali ke depan. Janji kampanye Trump untuk lebih memproteksi perdagangannya, berpotensi menghambat kinerja perdagangan luar negeri Pulau Dewata ini. “Mengingat Amerika merupakan negara tujuan ekspor barang utama Provinsi Bali,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Causa Iman Karana pada Pertemuan Tahunan BI 2016 “Mengoptimalkan Potensi dan

Memperkuat Ketahanan Ekonomi” di Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali, Rabu (30/11) kemarin. Causa menambahkan, perdagangan luar negeri juga masih menghadapi tantangan akibat relatif lemahnya daya saing produk ekspor Bali. Dibandingkan negara pesaing Bali seperti Vietnam, Kamboja, dan Tiongkok, biaya produksi di Bali khususnya untuk produk tekstil masih relatif lebih tinggi. Utamanya untuk listrik dan upah tenaga kerja. “Namun dengan memiliki produk ekspor, khususnya

barang kesenian seperti furnitur, olahan kayu, suvenir, lukisan, produk tekstil yang unik dan mengandung nilai budaya, sebetulnya Bali masih berpotensi mendapat perluasan pasar ekspor,” imbuhnya. Saat ini, lanjut Causa, perlambatan perekonomian global memang sudah berdampak pada kinerja ekspor barang Provinsi Bali. Kendati demikian, masih kuatnya ekspor jasa yang ditopang industri pariwisata serta permintaan domestik yang didukung komitmen pemerintah di bidang pem-

bangunan infrastruktur, telah mendorong optimisme peningkatan kinerja perekonomian Provinsi Bali di tahun 2016. “Pertumbuhan ekonomi Provinsi Bali yang semakin inklusif telah mampu menurunkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) dari sebesar 1,99 persen pada Agustus 2015, menjadi sebesar 1,89 persen atau berjumlah 46,48 ribu orang pengangguran pada Agustus 2016. Angka tersebut juga jauh di bawah TPT nasional sebesar 5,49 persen,” ujarnya. Causa menambahkan,

terjaganya laju pertumbuhan ekonomi Bali di atas 6 persen dan pergerakan inflasi yang rendah dan stabil turut menurunkan tingkat kemiskinan. Persentase penduduk miskin menurun pada Maret 2016 tercatat sebesar 4,25 persen, lebih rendah dibandingkan Maret 2015 yang sebesar 4,74 persen. Angka tersebut juga masih jauh di bawah tingkat kemiskinan nasional sebesar 10,86 persen Maret 2016. Selain itu, perkembangan intermediasi perbankan turut menunjukkan perkembangan positif dengan pertumbuhan kredit sebesar

9,92 persen (yoy) dan pertumbuhan DPK sebesar 4,97 persen (yoy) pada triwulan III 2016. Perkembangan itu juga didukung tingkat NPL yang terjaga masih di bawah 5 persen yaitu sebesar 2,96 persen. Aliran uang masuk ke kas BI (cash inflow) periode Januari-Oktober 2016 tercatat Rp 15,2 triliun (naik 33,04%; ctc), sementara cash outflow atau aliran uang keluar dari kas BI tercatat Rp 14,6 triliun (naik 28,96%; ctc), sehingga terjadi net inflow sebesar Rp 569 miliar. Selama beberapa tahun terakhir, transaksi jual-beli

valas juga menunjukkan peningkatan. Total transaksi jual-beli valas tahun 2016 (Januari – September) mencapai Rp 22,91 triliun, meningkat sebesar 0,26 persen (ctc) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Sampai dengan triwulan III 2016, total pembelian dan penjualan valas masingmasing sebesar Rp 11,35 dan Rp 11,56 triliun. Sementara itu, transaksi melalui Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) periode Januari - September 2016 tercatat sebesar Rp 58,37 triliun, naik 57,51 persen (ctc).(kmb32)


19

Kamis Kliwon, 1 Desember 2016

Dinilai Miliki Konsep yang Jelas

Sejumlah Desa di Jembrana Dukung KBS ANGGOTA Komisi X DPRRI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. melakukan roadshow di sejumlah desa di Kabupaten Jembrana, beberapa waktu lalu. Ia pun banyak menerima aspirasi dan dukungan untuk menjadi Gubernur Bali periode 2018-2023. Bahkan, desa-desa tersebut telah mendeklarasikan mendukung dan memenangkan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini pada pemilihan gubernur Bali bulan April 2018. Pada roadshow itu, Koster didampingi Wakil Bupati Jembrana yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jembrana I Made Kembang Hartawan, Ketua DPRD Kabupaten Jembrana I Ketut Sugiasa, dan sejumlah anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jembrana. KBS (Koster Bali Satu), demikian sapaan politisi asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng ini memulai simakrama di Desa Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negara. Kesederhanaan sosok Koster dengan pemaparan mengenai konsep pembangunan Bali ke depan menarik simpati warga. ‘’Kami sangat senang bisa bertatap muka langsung. Bapak (Koster) penampilannya sangat sederhana, tetapi di balik itu ada pemikiran yang brilian. Kami sangat berharap Pak Koster bisa membawa Bali lebih baik ke depan,’’ kata Kepala Desa Tegal Badeng Barat Made Sudiana. Berikutnya Koster menuju Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo, mengecek lokasi rencana pembangunan Pura Dalem setempat. Di hadapan Bendesa Adat I Gusti Ngurah Kade Sunarta, KBS menyatakan siap memfasilitasi pembangunan Pura Dalem, termasuk menginstruksikan Wakil Bupati Kembang Hartawan

Warga menyambut KBS dan mendorong untuk terus mengabdi untuk Bali dan mendukung dalam Pilgub 2018. dan Fraksi PDI Perjuangan bisa mensinergikan kabupatenKabupaten Jembrana untuk kabupaten yang ada di Bali. mengalokasikan anggaran da- Sehingga pembangunan di lam bentuk hibah. ‘’Memban- Bali bisa menyeluruh, bukan gun pura adalah karma yang sepotong-sepotong,’’ katanya. sangat mulia, kami sangat Suardika kemudian mendukung,’’ katanya. memimpin deklarasi dukungan Dari Mendoyo Kauh, ang- untuk KBS bersama tokohgota Badan Anggaran DPR-RI tokoh setempat seperti bendesa ini menuju Desa Kaliakah, adat, klian adat, klian dinas, Kecamatan Negara. Di desa subak, pemuda dan unsur ini pertemuan dilaksanakan di masyarakat lainnya. Madya Mandala Pura Puseh Sementara itu, di Desa GumDesa Adat Kaliakah. Di desa brih, Kecamatan Pekutatan, ini aspirasi yang muncul adalah KBS disambut antusias meski kebutuhan akan balai per- saat itu hujan sangat deras. temuan atau wantilan. Menda- Komitmen KBS sebagai wakil pat aspirasi tersebut, KBS akan rakyat Bali di pusat, menurut memfasilitasi melalui program Kepala Desa Gumbrih I Ketut Revitalisasi Desa Adat pada Nurjana, tidak perlu diragutahun anggaran 2017. kan lagi. KBS, katanya, telah Hari berikutnya KBS masi- banyak berbuat pada bidang makrama dengan warga di pendidikan, kesehatan, terDesa Yehembang Kangin, Ke- lebih dalam pembangunan camatan Mendoyo. Kepala Desa adat, seni, budaya dan agama. Yehembang Kangin I Gede ‘’Kami tidak berjanji, tetapi Suardika menyatakan, visi- kami akan berusaha menganmisi dan konsep yang dimiliki tarkan bapak (KBS) sebagai KBS sangat jelas dan terpola gubernur Bali. Karena kami untuk membangun Bali. ‘’Ke tahu, dengan konsep yang depannya Bali membutuhkan bapak miliki akan mampu sosok pemimpin yang memiliki menyejahterakan masyarakat konsep yang jelas, terarah dan Bali,’’ tegasnya. (ad981)

Kamis, 1 Desember 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Catur Purusa Artha (2) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Krisna Garuda (1) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Dialog Interaktif: Pajak 10.05 Lejel Home Shopping 11.05 Bali Channel Tourist TV 10.30 Ista Dewata

Pura Ulun Danu Beratan 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Catur Purusa Artha (2) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 DW TV 14.05 Klip Bali 14.30 Kidung Interaktif 15.30 DW TV 16.05 Dialog Interaktif PT Arietmika Perdana 17.05 Agrobisnis Peternakan Lele Menjanjikan 17.30 Taman Sari PAUD Brasika Wijaya Nyalian

18.00 Puja Trisandita 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Mari Berdendang 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Mahadewi Penyimpangan Perilaku Remaja 22.00 Berita Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Caloarang Batuyang (4) 23.00 Lila Cita Calonarang Sumerta Denpasar (2) 24.00 Closing

Jokowi-Zulkifli Bahas Konsolidasi

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membahas konsolidasi kebangsaan dengan Ketua MPR-RI yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. ‘’Siang ini saya dan Pak Zulkifli Hasan sebagai Ketua MPR dan Ketum PAN bertemu. Yang pertama, saya sebagai Presiden dan Pak Zulkifli sebagai Ketua MPR punya kewajiban untuk terus mengonsolidasikan kebangsaan, terutama yang berkaitan dengan pilar-pilar berbangsa kita. Baik yang berkaitan dengan NKRI, Pancasila UUD 45, dan Bhinneka Tunggal Ika,’’ kata Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (30/11) kemarin. Presiden mengatakan, dirinya dan Zulkifli sepakat sebagai negara besar Indonesia memiliki masalah besar yang harus diatasi. Namun, ia menegaskan semua masalah itu bisa lebih cepat

diatasi jika dimusyawarahkan. ‘’Ketemu didialogkan. Karena kita negara besar dan masalahnya sangat banyak. Itu yang kita bicarakan,’’ katanya. Sementara itu, Zulki-

Masa Kampanye Dari Hal. 1

Terkait hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama mengatakan berkas perkara yang sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Agung membuatnya lebih cepat maju untuk sidang di pengadilan. ‘’Ya, kalau P21 berarti akan cepat sidang di pengadilan,’’ kata Ahok sembari menambahkan bahwa masa kampanye juga akan terganggu. Ahok menginginkan kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan dirinya segera dibawa ke pengadilan agar cepat selesai dan membuktikan bahwa ia tidak berniat untuk menistakan agama Islam.

Namun, calon Gubernur DKI Jakarta bernomor urut 2 ini menyampaikan permintaan maafnya atas segala kesalahpahaman yang terjadi. ‘’Saya juga sudah minta maaf atas kegaduhan ini karena kesalahpahaman yang terjadi. Tidak ada sama sekali niat mengatakan apa pun,’’ kata mantan Bupati Belitung Timur tersebut. Ia juga berharap agar masyarakat menonton video pidato kunjungan kerjanya ke Pulau Seribu secara utuh, bukan potongan video versi Buni Yani. Dengan lengkapnya berkas perkara Ahok dan siap dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Ahok mengakui persidangan ini akan mengganggu waktu kampanyenya. (ant)

Minta Saham

Dari Hal. 1

Saat ditanya adanya pembedaan perlakuan terhadap Ade dengan Setya pada kasus ‘’Papa Minta Saham’’, Idrus mengakui adanya perbedaan perlakuan tersebut. ‘’Dulu Novanto kan ramai banget, ini kan enggak ramai. Saya juga sudah bertemu dua kali dengan Saudara Akom (Ade) kemarin tidak membicarakan masalah ini,’’ katanya. Namun, Idrus menampik anggapan sikap dingin DPP Golkar atas pemberhentian Ade Komarudin karena adanya keputusan Golkar untuk mengembalikan posisi Setya Novanto menjadi Ketua DPR menggantikan Ade. Dia be-

ralasan keputusan Golkar terjadi jauh sebelum akhirnya Ade diberhentikan MKD dari posisi ketua parlemen. Idrus mengungapkan perombakan terhadap alat kelengkapan dewan di DPR bukan hanya dilakukan terhadap pimpinan DPR saja tetapi juga pimpinan di komisi DPR. Salah satu yang diungkap Idrus akan diganti adalah pergantian Ketua Komisi II DPR yang saat ini dijabat Rambe Kamarul Zaman. DPP Golkar akan mengajukan Zainudin Amali sebagai ketua baru komisi yang saat ini sedang fokus membahas RUU Penyelenggaraan Pemilu bersama Menteri Dalam Negeri. (kmb4/ant)

fli Hasan menambahkan dan mengajak semua pihak agar menyelesaikan persoalan dengan cara Indonesia. ‘’Mari semua persoalan yang ada di hadapan kita, kita selesaikan dengan cara kita, cara Indonesia, dengan nilai luhur keindonesiaan kita. Apa itu? Presiden tadi menyampaikan silaturahmi dan dialog,’’ katanya. Zulkifli menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dalam menghadapi aksi damai dan dilaksanakannya dialog terkait aksi 4 November 2016. ‘’Difasilitasi MUI saling menjaga, saling melengkapi,’’ katanya. Oleh karena itu, ia menga-

jak semua pihak untuk membuktikan Indonesia sebagai negara damai, Islam yang damai dan moderat. ‘’Oleh karena itu saya mengajak yang besok ini mari buktikan kita negara damai, Islam damai, kita tunjukkan ke dunia bahwa walaupun mayoritas muslim tapi moderat, Rahmatan Lil Alamin, damai, saling hormati, saling menghargai. Semuanya yang penting persatuan,’’ katanya. Ia mengatakan, saat ini pemerintah dalam momentum yang tepat agar bisa bekerja dengan baik dan dengan tenang, sehingga dapat menyejahterakan masyarakat Indonesia. (ant)

Jaga Nasionalisme Dari Hal. 1

Namun jika minoritas bisa dengan betul menggunakan ajaran yang diajarkan oleh agamanya, menurutnya, maka yang minoritas akan menjadi mayoritas di hadapan manusia dan Tuhan Yang Mahakuasa. ‘’Saya rasa kita perlu slogan-slogan yang tetap terus menguatkan bangsa ini untuk tetap menjaga nasionalisme kita,’’

tambahnya. Oleh karena itu, Hasyim Muzadi menegaskan, agama itu hadir untuk kesejateraan negara, bukan sebaliknya negara akan dirobek-robek oleh kepentingan-kepentingan agama itu sendiri. ‘’Mari kita jaga bangsa ini agar tetap dalam ke-Bhinneka Tunggal Ika-nya. Walaupun berbedabeda namun tetap bersaudara dari Sabang sampai Merauke,’’ demikian Hazim. (ant)

Saling Mengejek Dari Hal. 1

Pesannya yang kedua kepada para peserta Tanwir I Pemuda Muhammadiyah yakni terkait media sosial. ‘’Saya juga titip ini masalah etika sopan santun, akhlak dalam berbicara di media sosial. Coba kita lihat dalam sebulan belakangan ini apa yang ada di media sosial, kita saling mencela, saling menghujat, saling menjelekkan, saling mengejek, saling mengadu domba. Banyak fitnah di situ, banyak kebohongan di situ, apakah ini tata nilai Islami,’’ tuturnya. Oleh karena itulah, Presiden menekankan perlunya dakwah melalui media sosial. Ia mengajak para pemuda

untuk menyampaikan tentang integritas, kejujuran, dan optimisme melalui media sosial. Hal ketiga yang dipesankan Presiden yakni terkait upaya untuk meningkatkan daya saing bangsa. ‘’Ada tiga hal yang menyebabkan daya saing kita jauh dibandingkan negara tetangga kita, yang pertama berkaitan dengan korupsi, kedua inefisiensi birokrasi, ketiga kesiapan infrastruktur kita,’’ katanya. Menurutnya, tiga hal itu harus diperbaiki jika Indonesia ingin memenangkan persaingan ke depan. Presiden juga menekankan pentingnya untuk mempersiapkan diri menghadapi bonus demografi beberapa tahun mendatang. (ant)

Bhima Hancurkan Kuda, Kereta, Sais Duryodhana dengan Gada

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Empat Ratus)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

KEPALA keturunan Bharata, Duryodhana, melakukan serangan-serangan cepat dan membuat menderita Bhimasena. Panah-panah yang dilepaskan putra sulung Dhristharasthra itu diasah sangat tajam. Serangan sporadis itu benar-benar dalam pandangan semua para pemanah. Setelah menggagalkan panahpanah itu yang ditembakkan dari busurnya Duryodhana, Bhima menyerang raja keturunan Kuru itu dengan lima dan 29 batang anak panah pendek. Duryodhana, oh tuan, yang digairahkan kemarahannya lalu memotong busurnya Bhimasena dengan sebuah anak panah bermuka seperti pisau cukur. Panah itu menyerang dengan cepat. Lalu sebagai balasannya Bhima sendiri meladeni dengan 10 batang panah. Bhimasena yang perkasa itu setelah mengambil busur lainnya dengan cepat menyerang sang prabu itu dengan tujuh batang anak panah tajam. Dengan menunjukkan kelincahan tangan yang hebat, Duryo-

dhana memotong bahkan busur Bhima itu. Yang kedua, yang ketiga, keempat dan kelima, busur yang diambil Bhima itu dipotong dengan cara yang sama. Sungguh, oh raja, putra paduka itu bangga akan keberaniannya. Dia pun menginginkan kemenangan. Dengan cepat lalu memotong busur Bhima segera setelah dia mengambil busur baru. Melihat busur-busurnya berulang-ulang dipotong, Bhima kemudian melemparkan dalam pertempuran itu sebuah panah yang seluruhnya terbuat dari besi. Panah itu sangat keras seperti halilintar. Panah itu berkobar seperti sebuah nyala api, yang menyerupai adik perempuan sang kematian itu sendiri. Kondisi raja keturunan Kuru itu benar-benar dalam penglihatan semua para prajurit dan di hadapan mata Bhima sendiri, memotong menjadi tiga bagian panah yang melintas ke arahnya, melalui angkasa dengan kemegahan api. Dan membaginya seperti sebuah garis lurus yang terlihat pada kepala seorang wanita yang

kucir rambutnya terbelah. Kemudian Bhima, oh raja, setelah memutar-mutar gadanya yang berat dan berkilauan itu lalu melemparkan gada itu dengan sepenuh kekuatan ke arah kereta Duryodhana. Gada yang berat itu dengan cepat menghancurkan kuda-kuda, sais kereta, dan kereta putra paduka itu. Putra paduka saat itu, oh baginda, karena takut terhadap Bhima akhirnya sembunyi di tempat paling rendah. Kemudian dengan cepat naik kereta lain milik Nandaka, yang terkenal itu. Bhima mengira Suyodhana telah terbantai di tengah-tengah kegelapan malam itu. Bhima pun kemudian mengeluarkan sebuah raungan singa keras. Bhima lalu menantang para Kaurava lainnya. Prajurit-prajurit paduka menganggap sang Prabu Duryodhana telah terbantai. Semua dari mereka mengeluarkan tangisan keras, oh dan sayang. Setelah mendengar ratapan para prajurit yang ketakutan dan raungan-raungan Bhima

yang berbudi luhur itu, Prabu Yudhishthira juga menganggap tergesa-gesa pergi menuju tempat di mana Vrikodara, putra Pritha itu, berada. Keluargakeluarga Panchala, Srinjaya, Matsya, Kaikeya, dan Chedi, dengan cepat bergerak maju. Seluruh kekuatan terkonsentrasi melawan Drona, dengan keinginan membantai guru besar itu. Terjadi sebuah pertempuran menakutkan antara Drona dan musuhnya. Para pejuang dari kedua belah pihak ditutupi keg-

elapan kelam. Mereka saling menyerang dan membantai satu dengan lainnya. Sanjaya berkata, Karna, putra Vikartana, oh raja, menahan prajurit kereta perkasa Sahadeva yang bergerak maju, dengan keinginan mendapatkan Guru Drona. Setelah menyerang putra Radha dengan sembilan batang panah, Sahadeva sekali lagi menyerang ksatria panah terbaik itu dengan anak panah lurus dalam jumlah yang sama. (bersambung)

Sloka 11.11

Divya-malyambara-dharam Divya-gandhanulepanam Sarvascarya-mayam devam anantam vishvato-mukham Dengan memakai kalungan-kalungan bunga dan jubah-jubah surgawi semerbak mewangi, dengan wewangian surgawi, penuh dengan kemukjizatan, terang benderang, tanpa batas dan wajah yang memandang ke setiap arah.


16 Pages

227 Number 8th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

rch, e into chu sh ds squeez Thousan mourn tragic cra to stadium om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.intern

ationalbalipost.c

r 1, 2016

, Decembe Thursday

n Rachel Actress Eva itter Tw Wood on n raped’ ‘I have bee Thursday,

December

1, 2016

a separate

— Thousands CHAPECO Chapeco’s cainto squeezed even more packed thedral andto mourn the death a stadium in a plane crash, 19 of 71 people of the Chapebeen on of them members who had coense club soccer greatness. of the brink them in

all of “To lose (almost)totally destroyed way, such a tragic each one of us,” Carla our city and late Tuesday, standing She said Vilembrini Antonio Cathedral. in — outside Santolike so many others jerseys. was dressed and white the club’s green s fantasy season Chapecoense’ Colombiana a muddy when ended on late Mondaysouth of mountainside pasaircraft crashed chartered Only six of the 77 of Medellin. crew survived, three sengers and The club was having histhem players. in its 43-year two the best seasonto the first of the Copa tory, heading the final of No. matches in , the continent’s Sudamericana 6 2 club tournament. to page

the owner occasion, bythe attacks

said on She said that ago” Rachel Wooda day of a bar”. “many, many yearsdate. happened an exact media, ” actress Evan am alive. I abused but did not provide - “Westworlda break from social standing. I been sexually NEW YORK the “I am still strong. But I am still she was takingthat she had this month, it’s I am on Tuesday on Twitterinterview published being subjected am happy. Wood wrote. “I thinkthat, to know Stone after revealing not OK,” age 22 and for people that, and that a Rolling attempt at abuse. twice. In a important to know her suicide sexual” survivors not make it over it already, star discussedpsychological, the urge to me,” for pressure to just get is known for tion. “I had not make it about the to “physical, to on Monlifted.” Wood Twitter Ides of

be sob story, tweeted late her verified In the should in “Thirteen”, “The as well Wood, 29, not stay silent any she wrote using ood). roles is than her and and “The Wrestler”, day she couldthe state our world handle (@evanrachelw shared more she March” series “Westworld” and sexsaid which was longer “given as HBO blatant bigotry said she post,thousand times, Wood Pierce”. (rtr) in with its one she also by a significant And “Mildred ism.” However, to share her story had been “raped want we were together. had been hesitant she did not other while because for attenin the past of doing it to be accused

Continued

AP Photo/Andre

Supporters

McCarten/File

Photo

REUTERS/Phil in Holseries “Westworld” of the HBO the premiere Wood attends 28, 2016. Evan Rachel Post at: U.S. September Cast member onal Bali Jl. D.Tamblingan California, Sanur lywood, find Internati D.Tamblingan

You can

Thousands squeeze into church, stadium to mourn tragic crash

Jl. Cafee Sanur 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Sari Kuta Cafee Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. Pantai Kuta 20 Legwa Hotel Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 21 Nu Laser Jl. D.Tamblingan Kuta Sari Kuta Book 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 17 DKerobokan 22 Ganesa Paradiso Bali Jl.Petitenget Legian Kuta 3 Seminyak 17E Kerobokan 23 All For Daiving Jl. Padma 23 Resort&Spa Jl.Petitenget Klod 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara Legian Resort&Spa No. 51 Klod Jl.Petitenget 5 The Lokha Emtertaiment 25 Lantern Jl. D.Tamblingan Sanur 9 Kerobokan Live Sport Jl.Petitenget No.126 A 6 66 Corner No. 106 Dps 26 Shearlock 140 Grill Jl. D.Tamblingan Jl. Raya Puputan No 148 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan 68 27 Cafe Degan dan Restoran Mandala Renon Renon No Jl. Raya Niti 8 Retno Barr Jl. D.Poso 148 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti 9 Elkomedor Yamin No.18 Jl. D.Poso 29 Dimsum Scret Jl. Mohamad No. 39 10 Malaika Jl. D.Poso No.88 Renon 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar 11 Snack Shack Jl. D.Poso 31 Warung Wuruk 184 Lokal khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam 12 Warung Jl. D.Poso 32 Ayam Betutu Sanur 13 Cokro Cafee Jl. D.Poso 33 Bali Bakery Sanur 14 T.J.Bar Jl. D.Poso Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

of Brazil’s

soccer team

e attend Chapecoens

go condolences “My deepest families, friends to all of the of the Associaand supporters de Futebol ção Chapecoense star squad. #FuerzaChape.” Argentina

and — BarcelonaMessi on Facebook. Lionel

this to believe “It’s impossible to believe to tragedy, impossible impossible what happened, the plane crashed, believe that believe that athto impossible beings were on letes, humanimpossible to betheir this plane, people left lieve that these the world ... Today in families. heaven rejoices cries, but Brazil star receiving Champions.”

Mass at the

city’s Cathedral

in Chapeco,

Brazil, Tuesday,

Nov. 29,

Penner

2016.

also be heard News can at Global in “Bali Image” from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// Global Radio en2myat globalfmbali.list streaming or live video and http:// radio.com mbali.com http://radioglobalf el/global-fm-bali. ustream.tv/chann

to @Chape“My condolences and the families coenseReal the plane victims of of all the crash.”

at of everyone “The thoughtsUnited are with all Manchester eReal & @Chapecoensby the tragedy those affected #ForçaChapein Colombia. Mancoense.” League team

— Spanish

Rafael tennis greatTwitter. Nadal on

— Premier United on Twitter chester

for very sad day to hear “This is a very, are so sorry in Cofootball. We airplane crash tragic about the shocking and lombia, it is difficult time our news. At this with the victims, are FIFA thoughts and friends. their families extend its most to would like Gianni Infanheartfelt condolences.”

day for sports! “A very sad all those families reStrength for @chapecoense #sadness

balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

One driver Formula — Brazilian on Instagram. Felipe Massa

al.”

website. — FIFA President tino on FIFA’s

and — Barcelona on Instagram. Neymar

Kamis Kliwon, 1 Desember 2016

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Untuk Cetak Banyak dan Pecandu Foto

Canon Hadirkan Printer PIXMA G4000 dan PIXMA TS8070

Bali Post/eka

PRINTER - Marketing Excekutive Datascrip Marcellinus Lirus bersama rekan memperkenalkan keunggulan Canon Printer PIXMA G4000 dan PIXMA TS8070.

’’Launching’’ Album ’’BKD’’

Happy Mayundari Hibur Ribuan Penonton PENYANYI pendatang baru Happy Mayundari me-launching album perdananya ‘’BKD’’ (Be Kadung Demen) di Gedung Ksirarnawa, Art Centre, Denpasar, Selasa (29/11) malam. Acara launching berlangsung meriah dengan dihadiri seribuan penonton yang memenuhi Gedung Ksirarnawa. Tak hanya masyarakat biasa yang menyaksikan acara launching album Happy Mayundari malam itu. Keluarga termasuk sang suami Tjokorda Wisnu Wirawan dan beberapa artis Bali lainnya juga terlihat antusias menonton aksi panggung dari penyanyi yang juga PNS di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bali tersebut. Salah satu penyanyi pop Bali Ary Kencana yang hadir menyaksikan lauching album BKD melayangkan pujian terhadap Happy Mayundari. ‘’Saya acungkan jempol buat Happy. Selain suaranya bagus, dia sangat pintar mengemas acara launching albumnya. Apalagi melibatkan artis Bali dan pelawak, sehingga bisa menarik penonton untuk berbondong-bondong hadir,’’ ujar personel Trio Januadi ini yang hadir bersama istri dan buah hatinya. Acara launching album BKD dari Happy Mayundari malam itu berlangsung meriah dengan penampilan grup lawak Celekontong Mas yang digawangi Sengap, Tompel dan Sokir. Selanjutnya, penonton dihibur dengan aksi panggung penyanyi Galuh Bilen, Ayu Wiryastuti, Bayu KW dan Yong Sagita diiringi Rocky N Band. Sang bintang utama, Happy Mayundari, malam itu tampil membawakan dua lagu masing-masing berjudul ‘’Tresna Sing Mecarang’’ dan ‘’BKD’’ (Be Kadung Demen). Sisanya tiga lagu yakni ‘’Ade Sing Ade’’, ‘’Sing Ngidang Ngelahang’’ dan ‘’Happy-Happy Gen’’ dipersembahkannya lewat tayangan video klip. ‘’Terima kasih kepada semua yang hadir dan telah mendukung album saya ini,’’ ujarnya. (win)

UNTUK memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berkembang, Canon melalui PT Datascrip sebagai authorized distributornya di Indonesia menghadirkan printer terbaru PIXMA Ink Efficient G4000 dan PIXMA TS8070. Marketing Executive Datascrip Marcellinus Lirus, Selasa (29/11), di Metis Restoran Kerobokan, Badung menjelaskan, PIXMA Ink Efficient G4000 yang mengedepankan cetak murah dan berkualitas merupakan printer multifungsi dengan sistem tangki tinta yang bisa diisi ulang. Di mana Canon merancang desain tangki tinta terintegrasi di dalamnya, sehingga menjadikan ukuran printer ramping. Untuk memantau kapasitas tinta dapat dilakukan dengan mudah karena tampak jelas pada bagian depan. Selain itu, juga memudahkan dalam pengisian ulang tinta pada printer. Botol tinta asli Canon berukuran besar dapat mencetak lebih dari 7.000 halaman full colour dan 6.000 halaman dokumen hitam putih. PIXMA G4000 dilengkapi dengan Automatic Document Feeder (ADF) yang memungkinkan pengguna menaruh hingga 20 lembar dokumen untuk dipindai secara otomatis dalam format JPEG atau PDF. Selain itu, dilengkapi pula fitur Document Removal Reminder yang berfungsi memberikan peringatan jika ada dokumen tertinggal. Mencegah dokumen penting atau rahasia terbaca orang lain. Fitur ID Card Copy berfungsi memudahkan dalam meng-copy kartu identitas (KTP/SIM) yang nantinya dicetak dalam satu halaman. Marcellinus menambahkan, printer tersebut menerapkan teknologi nirkabel. Hal tersebut untuk memudahkan pengguna agar langsung dapat mencetak dari perangkat mobile seperti smartphone atau tablet. Pengguna cukup menggunakan aplikasi Canon Print Inkjet/SELPHY yang tersedia bagi

Berwisata Sambil Menikmati Cokelat di Pod Bali

SELAIN keunikan budayanya, Pulau Dewata terutama Kabupaten Badung juga menyimpan beberapa tempat menarik yang mampu menghapus kepenatan anda. Pod Bali Chocolate Factory & Outlet merupakan salah satu destinasi baru yang dapat anda kunjungi saat berlibur di Bali. Tempat ini tidak hanya menyuguhka n cokelat semata, namun mengedukasi anda bagaimana cara mengolah kakao menjadi sajian cokelat yang enak dan menyehatkan. Sebab, biji kakao yang diambil dari patani lokal memiliki kualitas premium. Tak heran, sebagian besar hotel, resort dan restoran terbaik di Bali menjadi konsumen Pod Chocolate. Pod Bali Chocolate Factory & Outlet yang beralamat di Desa Wedhi Buana, Banjar Binong, Mengwi, Badung ini merupakan cabang kedua setelah di Desa Carangsari, Petang. I Gusti Ayu Agung Inda Trimafo Yudha, pemilik Pod Bali Chocolate, berusaha melakukan inovasi dengan memadukan berbagai potensi dalam satu kawasan. Pengusaha muda ini juga memberikan pengalaman menarik dengan melihat proses pembuatan cokelat dari kakao hasil petani lokal hingga menjadi produk berkualitas. ‘’Produk kami juga menjadi oleh-oleh dari Bali karena diproduksi di Bali dan bahan yang digunakan juga merupakan hasil dari petani lokal. Oleh-oleh cokelat dari Bali bisa untuk semua orang,’’ ujar Inda Trimafo di sela-sela peresmian Pod Bali Chocolate Factory & Outlet,

Selasa (29/11). Menurutnya, Pod Bali Chocolate Factory & Outlet menyajikan tempat yang nyaman untuk dikunjungi, sekaligus menjadi tempat edukasi bagi keluarga yang ingin mengetahui bagaimana proses pembuatan cokelat yang baik. ‘’Ini merupakan salah satu produk UKM di Badung.

Bali Post/kmb

DIRESMIKAN - Pod Bali Chocolate Factory & Outlet yang beralamat di Desa Wedhi Buana, Banjar Binong, Mengwi, Badung diresmikan, Selasa (29/11) lalu.

KESEHATAN

Remaja Butuh Klinik Khusus KETIDAKJELASAN batasan usia anak-anak membuat remaja kebingungan memilih tempat pelayanan kesehatan untuk dirinya. Remaja menurut WHO adalah berusia 10-19 tahun, tetapi menurut UU Perlindungan Anak, yang dimaksud dengan anak adalah dari sejak konsepsi (dalam kandungan) sampai berusia 18 tahun. Di Indonesia pun belum sepakat tentang batasan umur tersebut sehingga pelayanan-pelayanan kesehatan masih ada membatasi sampai usia 12 tahun untuk ranahnya anak. Sementara jika remaja membutuhkan pelayanan kesehatan dan pergi ke faskes orang dewasa, remaja mungkin saja malu untuk datang karena yang berobat adalah orang tua (lansia). ‘’Jadi, remaja ini sebetulnya tanggung jawab dokter anak, sementara di sisi lain selama ini remaja itu seperti terlupakan. Sedangkan masa remaja adalah masa transisi, di mana kalau dimasukkan ke anak, ya… tidak cocok. Dimasukkan ke dewasa, ya… dia belum pas,’’ ujar Dr. dr. I Gusti Ayu Trisna Windiani, Sp.A.(K), dokter spesialis anak, konsultan tumbuh kembang RSUP Sanglah. Oleh karena itu, Trisna Windiani mengimbau dan mengingatkan batas usia anak adalah sampai 19 tahun. Mengingat remaja adalah 1/5 penduduk dunia yaitu sekitar 1,2 miliar di mana 4 dari 5 remaja tinggal di negara berkembang, sehingga beban penyakitnya masih tinggi untuk remaja. ‘’Pertama batasan usia, besarnya permasalahan remaja banyak,’’ ingatnya.

Jika dibagi per divisi, permasalahan kesehatan yang kerap dialami remaja adalah di bidang gastrohepatologi (bidang pencernaan), remaja masih banyak yang menderita hepatitis, nyeri perut berulang. Pada bidang alergi, imunologi, yang banyak dialami remaja adalah HIV, pada bidang respirologi yang banyak adalah merokok, batuk dan sesak, pada bidang growth and development yang banyak menjadi permasalahan adalah perawakan pendek. ‘’Sekitar 37 persen anak Indonesia perawakan pendek. Perawakan pendek itu tidak bisa mengikuti pola pertumbuhan linier, kapan disebut perawakan pendek adalah sesuai jenis kelamin dan lain-lain,’’ jelasnya. Di bidang endokrin (hormon), permasalahan yang kerap terjadi adalah keterlambatanan pubertas, di bidang nutrisi dan metabolik, permasalahan yang kerap terjadi adalah over nutrition, obesitas karena pola makan yang tidak bagus, masih tidak mengonsumsi makanan yang seimbang, gaya hidup dengan aktivitas fisik kurang, bukan lagi under nutrisi. Ditegaskan, dokter harus tahu batasan usia kapan tergolong remaja dan anakanak dan dokter harus melakukan skrining yang benar terhadap remaja itu. ‘’Teori sudah ada, tapi ingat harus melakukan skrining, karena permasalahan remaja sangat

Selama ini, market masih areal Bali. Kami mempersiapkan diri ke nasional dan internasional, karena adanya pabrik ini akan memenuhi kuota kami menampung hasil cokelat,’’ ungkap Inda seraya menambahkan, Pod Bali Chocolate bisa didapatkan di sejumlah outlet, seperti duty free dan airport. (par)

kompleks. Remaja merupakan masa transisi, dari segi fisik terjadi percepatan pertumbuhan (fisik), hormonal, dia akan rentan terhadap problem yang berhubungan dengan mental dan emosional. Jadi, tidak hanya berisiko terhadap perubahan fisik, tapi juga biologis, psikososial, obat terlarang dan perilaku seksual,” ujarnya Trisna Windiani. (may)

Dr. dr. I Gusti Ayu Trisna Windiani, Sp.A.(K).

pengguna iOS atau Android. Melalui aplikasi ini, pengguna bisa dengan mudah mengirimkan hasil pindaian ke smartphone. Tak hanya andal dalam urusan cetak banyak, PIXMA G4000 juga bisa alih fungsi sebagai mesin scan/copy dan fax. Sementara PIXMA TS8070 merupakan printer multifungsi berdesain ringkas yang memiliki pilihan warna trendi. Printer ini memiliki kualitas cetak yang mengagumkan, memiliki sistem tinta dengan 6 katrid warna, termasuk tinta abu-abu untuk menghasilkan tingkatan gradasi warna yang lebih solid. Sehingga cetak foto lebih maksimal karena printer ini dilengkapi dengan fitur Borderless Printing yang dapat mencetak foto satu halaman kertas penuh, tanpa tepi. Pilihan kertas untuk mencetak juga beragam. Selain all-in-one photo printer ini, diluncurkan pula beberapa kertas foto berbagai ukuran mulai dari 4x6”, 5x5” square sampai dengan A4 dan A3 (PP208), bahkan tersedia pula Photo Sticker (PS208 & PS308R) untuk keperluan fun printing. PIXMA TS8070 mengimplementasikan teknologi NFC atau Wi-Fi Direct yang mampu mencetak dokumen atau foto langsung dari smartphone. Adanya layanan PIXMA Cloud Link, juga memudahkan pengguna untuk mencetak file dari layanan media sosial seperti Facebook, Instagram, serta aplikasi cloud storage seperti Evernote, Dropbox dan Google Drive. ‘’Printer TS8070 memiliki kemampuan cetak yang luar biasa, cocok untuk pecinta foto yang ingin menuangkan karyanya di atas kertas foto. Dengan maraknya pengguna Instagram, posting foto dapat dicetak lebih mudah dengan TS8070 dan kertas foto sudah tersedia dengan ukuran unik yaitu 5x5 inci,’’ ujar Monica Aryasetiawan, Division Manager Canon Consumer Systems Products Div. PT Datascrip. (eka)

Forum DAS Badung akan Gelar ’’Workshop’’ Pengelolaan Program CSR TANGGUNG JAWAB sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) merupakan salah satu bentuk kegiatan yang wajib dilakukan oleh suatu perusahaan, terutama yang terkait dengan pengelolaan sumber daya alam (SDA). Tentu saja, perusahaan tidak bisa begitu saja mengabaikan stakeholder dengan hanya mengejar profit semata, tetapi mengabaikan masyarakat yang terdampak oleh operasi perusahaan dan kelestarian lingkungan sekitarnya. Di sisi lain, banyak perusahaan/lembaga/ instansi belum memahami prinsip-prinsip dasar dan pentingnya peran CSR. Salah satu penyebabnya adalah pemahaman tentang CSR hanya semata-mata dilihat sebagai dana atau sumbangan yang wajib diberikan perusahaan kepada masyarakat atau stakeholder dan bukan sebagai program pemberdayaan masyarakat dan lingkungan sumber daya alam yang dikembangkan secara komprehensif dan berkelanjutan. Dalam ISO 26000 program CSR dijelaskan lebih berfokus pada bagaimana perusahaan ikut bertanggung jawab atas dampak sosial dan lingkungan yang terjadi dalam upaya ikut berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan. Ada tujuh isu pokok, yaitu konsumen, praktik tata kelola perusahaan yang baik, lingkungan, ketenagakerjaan, hak asasi manusia (HAM), operasi yang adil dan pengembangan serta pelibatan masyarakat (ComDev). Untuk meningkatkan peranserta para pihak mewujudkan tanggung jawab sosial perusahaan dan SDA melalui program CSR, Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Badung bekerja sama dengan PT Tirta Investama (Aqua Mambal), Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Badung, BPDASHL Unda Anyar dan media Bali Post akan mengadakan Workshop ‘’Pengelolaan Program CSR Menuju Pelestarian Sumber Daya Air’’ di Hotel Nirmala Convention Centre, Jalan Mahendradata 81 Denpasar, Jumat (2/12) besok. (kmb)

Edisi 01 Desember 2016 | Balipost.com  

Headline : Hilangkan Kesombongan Mayoritas

Advertisement