Skip to main content

Edisi 1 Agustus 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 334 TAHUN KE 68

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

Senin Pon, 1 Agustus 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Kasus Tanjungbalai

Polisi Tetapkan Tujuh Tersangka Medan (Bali Post) – Polisi telah menetapkan tujuh tersangka dalam kerusuhan berbau SARA di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara pada Jumat (29/7) malam. Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Rina Sari Ginting di Medan, Minggu (31/7) kemarin, mengatakan ketujuh orang itu ditetapkan sebagai tersangka karena melakukan pencurian saat kerusuhan berlangsung. Ketujuh warga itu adalah MARP (16), warga Jalan Juanda; Adk (21), warga Jalan Juanda; MIL (17), warga jalan Juanda; AAM (18), warga Sei Dua RMH Delen; FF (16), warga Jalan Pepaya; AP (18), warga Rambutan; dan MRM (7), warga Jalan Rambutan. Seluruh tersangka dikenakan pelanggaran Pasal 363 KUH Pidana tentang Pencurian. Hal. 19 Pihak Kepolisian

Gagal Rebut ’’Pole’’, Hamilton Tercepat Hockenheim – Meski gagal merebut pole, pembalap Mercedes Lewis Hamilton sukses menguatkan posisinya di puncak klasemen setelah memenangi balapan Grand Prix Formula 1 Jerman di Hockenheimring, Hockenheim, Minggu (31/7) kemarin. Dengan kemenangan itu, Hamilton memimpin klasemen dunia dengan perolehan poin 217. Sementara rekan setimnya, Nico Rosberg, hanya finis di tempat keempat di Jerman, di belakang duo pembalap Red Bull. Hal. 19 Tim Manor

Tokoh Buddha Tak Salahkan Siapa pun

Bali Post/ant

PASCAKERUSUHAN - Suasana Vihara Tri Ratna pascakerusuhan yang terjadi di Tanjungbalai, Sumatera Utara, Sabtu (30/7). Kerusuhan yang terjadi di Tanjungnbalai pada Jumat (29/7) dini hari menyebabkan sejumlah vihara dan kelenteng rusak.

Tanjungbalai (Bali Post) – Pemuka umat Buddha Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, Leo Lopulisa, menyatakan mereka tidak perlu membenci dan menyalahkan siapa pun atas konflik antarwarga yang berujung pembakaran dan perusakan beberapa vihara serta kelenteng setempat. ‘’Kejadian yang menimpa tempat ibadah umat Buddha dan Konghuchu pada 30 Juli dini hari adalah aksi spontanitas dan tidak terencana. Kami tidak membenci atau menyalahkan siapa pun dalam peristiwa ini. Biarlah polisi yang mengusut kasus itu,’’ katanya di Tanjungbalai, Minggu (31/7) kemarin. Hal. 19 Semakin Kuat

Aksi Tolak Reklamasi

Lewis Hamilton

Bali Post/ap

Takkan Pernah Berhenti Melawan Investor Rakus Denpasar (Bali Post) -

Jajak Pendapat

Aksi tolak reklamasi di catus pata Desa Adat Sumerta, Minggu (31/7) kemarin, merupakan momentum untuk mengingat peristiwa heroik 110 tahun lalu. Di tempat itu, tepatnya 17 September 1906, para tetua menjaga Puri Badung dari ancaman kolonialisme Belanda. Sementara saat ini, masyarakat khususnya di dua Desa Adat Tanjung Bungkak dan Sumerta berjuang menolak kehadiran investor rakus yang akan mengorbankan alam Bali.

Jangan Kompromi dengan Koruptor KORUPTOR diwacanakan tak dihukum penjara. Ini gagasan baru pemerintahan Jokowi-JK yang dilontarkan Luhut Panjaitan menjelang di-reshuffle dari jabatan Menkopulhukam. Usulan ini pun direaksi banyak pihak. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menolak usulan ini. Koruptor harus tetap dipenjarakan meskipun penjara penuh. Reaksi publik juga dominan sejalan dengan KPK. Mereka tak setuju jika koruptor tidak dipenjara. Koruptor harus dipenjarakan, terlebih termasuk kejahatan luar biasa. Publik berasumsi, korupsi adalah bentuk kejahatan yang harus mendapat ganjaran berat. Jika negara lain menembak mati koruptor, Indonesia mestinya juga melakukan hal itu. Syaratnya, penegakan hukum harus benar-benar berdasarkan keadilan, jujur, independen dan tak bermuatan ‘’bisnis’’. Menyikapi wacana koruptor tak dipenjarakan, Pusat Data Bali Post pun menggelar jajak pendapat di seluruh Bali. Jajak dengan mengajukan pertanyaan via telepon ini menyasar responden yang dipilih secara acak. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, 78,34 persen responden menyatakan usulan tersebut tak perlu dijabarkan dalam bentuk revisi aturan yang ada. Penindakan pelaku kejahatan korupsi harus tegas dan menimbulkan efek jera. Memenjarakan koruptor tetap harus menjadi strategi selain hukuman memiskinan. Penegak hukum jangan sampai melakukan kompromi dengan koruptor. Usulan tidak memenjarakan koruptor juga berpotensi menguatkan gambling untuk melakukan korupsi. Jika dibidik aparat hukum, hasil kejahatan korupsi dikembalikan. Sebaliknya jika tak terdeteksi, koruptor akan nyaman. Koruptor juga akan mencari modus baru untuk mengkorup uang negara. Selebihnya, 19,45 persen responden malah setuju dengan koruptor tidak dipenjarakan. Langkah pemiskinan koruptor lebih efektif mengembalikan kerugian negara. Dalam hal ini, penegakan hukum harus benar-benar profesional. Penegak hukum harus jujur, bersih dan benar-benar merujuk fakta. Penindakan koruptor jangan sampai dijadikan ruang untuk melakukan ‘’pemerasan’’. Hal. 19 Pelaku Kejahatan

Bali Post/edi

TOLAK REKLAMASI - Ribuan peserta aksi tolak reklamasi di Denpasar, Minggu (31/7) kemarin. Aksi ini melibatkan warga Desa Adat Tanjung Bungkak dan Desa Adat Sumerta.

Dalam orasinya, Bendesa Pakraman Ketewel I Wayan Loci mengatakan reklamasi bertentangan dengan adat dan budaya Bali. Pihaknya juga kembali mengingatkan dampak reklamasi yang pernah dilakukan di Pulau Serangan. ‘’Reklamasi 400 hektar di Serangan sudah menghabiskan satu pura kami, apalagi 700 hektar itu akan merusak semuanya,’’ ujarnya. Bendesa Adat Intaran Sanur A.A. Kompyang Raka mengatakan tidak akan pernah berhenti melawan investor rakus yang ingin merusak alam Bali. Seperti halnya di Ketewel, wilayahnya di Intaran, Sanur juga sudah menjadi ‘’korban’’ reklamasi Pulau Serangan. Hal. 19 Bangkit Menolak

Desa Adat Sumerta dan Tanjung Bungkak

Tolak Reklamasi Teluk Benoa

Denpasar (Bali Post) Jumlah desa adat yang mendeklarasikan tolak rencana reklamasi menjadi 39 desa adat. Hal ini menyusul deklarasi tolak reklamasi dari Desa Adat Sumerta dan Desa Adat Tanjung Bungkak. Pendeklarasian itu dilakukan Minggu (31/7) kemarin di catus pata Desa Adat Sumerta. Deklarasi diikuti ribuan massa. Tidak hanya dari dua desa adat yang ada di Kota Denpasar itu, tetapi juga masyarakat desa adat lain dari Gianyar, Badung, Klungkung,

bahkan Jembrana. Mereka terlebih dahulu berkumpul di pertigaan Jalan Hayam Wuruk - Jalan Nusa Indah. Sebuah obor di tangan ogoh-ogoh dinyalakan, sebelum kemudian massa bergerak menuju catus pata Desa Sumerta di perempatan Jl. WR Supratman - Jl. Kenyeri - Jl. Kecubung. Di catus pata tersebut, para bendesa dari dua desa adat kemudian berorasi sekaligus mendeklarasikan desa adatnya menolak rencana reklamasi Teluk Benoa. ‘’Mari kita bersatu, kita tun-

jukkan bagaimana kita sekarang menyelamatkan apa yang telah diberikan oleh leluhur, tempat suci sebagai prioritas,’’ ujar Bendesa Adat Tanjung Bungkak I Ketut Sueden dalam orasinya. Sueden menambahkan, masyarakat Sumerta sangat merasakan kepahitan masyarakat di area pesisir pascarencana reklamasi. Bendesa Adat Sumerta Wayan Putu Antara mengatakan, tidak hanya menolak tanpa ada filosofi di baliknya. Hal. 19 Seluruh Tubuh

Bali Post/edi

ORASI - Tokoh adat saat orasi tolak reklamasi di catus pata Desa Sumerta, Minggu (31/7) kemarin.

Haris Siap Diuji Terkait Suap Freddy Budiman Jakarta (Bali Post) Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Haris Azhar mengatakan akan bersikap kooperatif apabila pihak kepolisian membutuhkan keterangan darinya yang mengungkap adanya permainan oknum aparat penegak hukum dalam peredaran narkoba yang dilakukan terpidana mati Freddy Budiman. Menurut Haris, sebenarnya

pernyataan yang dibuatnya di media sosial ditujukan untuk mendorong aparat penegak hukum mendalami setiap informasi masyarakat. ‘’Menurut saya sudah sewajarnya dan sudah sepantasnya polisi sebagai alat keamanan negara yang dipimpin oleh Presiden Jokowi menindaklanjuti informasi ini. Saya siap kapan pun untuk kooperatif,’’ kata Haris Azhar di Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Min-

ggu (31/7) kemarin. Penegasan Haris disampaikan menanggapi pernyataan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso yang meragukan informasinya. Haris menjelaskan, dirinya siap diuji terkait tulisannya yang berjudul ‘’Catatan Seorang Bandit’’ yang mengungkap adanya permainan oknum aparat penegak hukum dalam peredaran narkoba

yang dilakukan terpidana mati Freddy Budiman. ‘’Silakan diuji, bahkan saya meminta untuk diuji. Buat saya itu wajib diuji,’’ katanya. Sebenarnya, kata Haris, permasalahan utamanya bukanlah pada petunjuk yang didapatnya lemah, melainkan masalah pernyataan pemberantasan narkoba yang sering dilontarkan oleh Presiden sendiri. Haris mengaku pernyataan-

nya telah menyinggung pihak kepolisian. Oleh karena itu, ia mengatakan siap mempertanggungjawabkan apa yang telah dinyatakannya. ‘’Kalau ada kesalahan dari keterangan yang berbeda dari Freddy Budiman ke saya, atau kesalahan diri saya yang menyampaikan keterangannya Freddy Budiman, saya siap bertangung jawab,’’ katanya. Hal. 19 Bisnis Narkoba


2 Kegiatan Bela Negara Jangan Sebatas Pencitraan TNI dan Polri berupaya menggelorakan semangat nasionalisme. Imbauan dan ajakan dilakukan untuk menggelorakan kembali rasa nasionalisme kepada seluruh komponen bangsa. Khusus di Bali, kegiatan tersebut lebih difokuskan pada ormas, karena beberapa kali terjadi konflik. Ajakan tersebut mendapat respons cukup baik, terutama dari pimpinan ormas dengan mengikuti pelatihan, pembinaan dan mengadakan seminar bela negara. ‘’Menurut saya hal yang ingin Bali Post/rah dicapai dari kegiatan tersebut yakni memberikan pemahaman serta penGede Wirata, S.Sos., S.H., M.AP. ingkatan rasa nasionalisme dalam bela negara,’’ kata akademisi Gede Wirata, S.Sos., S.H., M.AP., Minggu (31/7) kemarin. Mudahmudahan dengan sering mengikuti pelatihan bela negara dan sejenisnya, mereka akan memahami apa yang boleh dilakukan, di mana dilakukan, kapan dilakukan, siapa yang melakukan dan bagaimana cara melakukannya. Selain itu, kegiatan tersebut diminta jangan hangathangat tahi ayam. Artinya kegiatan diadakan bilamana telah terjadi kasus dan korban. Kegiatan itu harus berkesinambungan agar tidak sebatas pencitraan. Pasalnya jika cuma mengikuti kegiatan beberapa hari, sulit dijamin mereka benar-benar paham yang disampaikan instruktur atau narasumber dan yang jadi harapan panitia. ‘’Jangankan anggota ormas, orang yang mempunyai pendidikan tinggi sekalipun tidak akan bisa menyosialisasikan kegiatan yang diikuti. Padahal setelah ikut kegiatan, anggota ormas membawa beban cukup berat yaitu menyosialisasikannya ke masyarakat,’’ ungkap akademisi Universitas Ngurah Rai ini. Ia berharap kepada anggota ormas maupun masyarakat yang mengikuti pelatihan dan sejenisnya, supaya benarbenar mengimplementasikan ilmu atau pengetahuan yang didapatkan selama pelatihan, bukan sebaliknya. Sesungguhnya tanpa mengikuti kegiatan itu, seorang anggota ormas jika memahami visi dan misi organisasinya, maka tidak akan terjadi keributan yang sampai merenggut korban jiwa. Maka dari itu, mestinya para tokoh yang ada di ormas bersangkutan secara terus-menerus menanamkan visi dan misi organisasi kepada anggotanya. Kadek Agus Mulyawan, S.H. selaku praktisi hukum menyatakan apabila rakyat mempunyai rasa bela negara tinggi, maka negara tersebut akan aman dari serangan negara lain. Dalam rangka menciptakan negara yang kuat, harus melakukan berbagai upaya di antaranya memberi pengetahuan tentang pentingnya rasa bela negara pada setiap individu melalui seminar, sarasehan maupun diskusi. ‘’Namun janganlah dipakai sebagai ajang pencitraan karena kita harus melihat benarkah Indonesia membutuhkan program bela negara? Apakah sedemikian rentan terhadap ancaman sampai berlomba-lomba membuat program bela negara? Masyarakat harus diberi pemahaman mendalam agar tergugah hatinya dan tidak dianggap angin lalu,’’ tegasnya. Menurut Agus, ancaman masa kini lebih banyak dari segi ekonomi, budaya, informasi dan sebagainya. Sedangkan dasar bela negara, kata Agus, mengacu pada usaha untuk mempertahankan eksistensi negara. Sampai saat ini terjemahan yang paling gampang adalah lewat pertahanan dan keamanan alias kekuatan militer. Oleh karena itu, definisi bela negara yang lebih luas harus disosialisasikan. (rah)

Belum ’’Disentuh’’ Napi Diduga Pemasok Narkoba Denpasar (Bali Post) Pengedar narkoba yang ditangkap polisi selalu mengaku mendapat kiriman narkoba dari napi Lapas Kerobokan. Hingga saat ini polisi belum menindak para napi yang mengendalikan bisnis terlarang dari dalam lapas. Seperti pangakuan tersangka PW (29) yang ditangkap anggota Resnarkoba Polresta Denpasar di Jalan Bypass Ngurah Rai, Kuta, Jumat (29/7) lalu. Ia mengaku empat kali menerima kiriman narkoba dari KS yang mendekam di lapas. ‘’Tersangka kan bisa saja mengaku seperti itu, tetapi perlu didalami kebenarannya. Selain itu, dia mengaku kenal lewat HP. Apakah memang benar seperti itu atau hanya modus untuk menutupi bandarnya? Ini yang masih kami selidiki,’’ kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo didampingi Kasat Resnarkoba Kompol Gede Ganefo, Minggu (31/7) kemarin. Kompol Ganefo menambahkan, tersangka beralamat di Jalan Bedugul, Sidakarya, Denpasar Selatan ini, ditangkap pukul 01.00 Wita. Saat itu, polisi mengamankan barang bukti ekstasi 19 butir dan tiga paket sabu-sabu (SS) di tas pinggangnya. Tersangka mengaku mendapatkan SS dan ineks itu dari KS. Awalnya berkomunikasi pakai HP terkait pengiriman paket narkoba oleh KS dan disuruh ngambil di suatu tempat. Pada 25 Juli, tersangka mengambil tempelan di Jalan Pendidikan, Denpasar Selatan, sebanyak 6 paket SS dan semua sudah laku. Selanjutnya 26 Juli, ia dapat kiriman 6 paket SS dari KS, juga habis terjual. Pengangguran ini kembali dikirimi 6 paket SS tanggal 27 Juli dan sudah habis diedarkan. Pada 28 Juli, tersangka dapat kiriman 6 paket SS dan 20 butir ekstasi. ‘’Untuk sabu-sabu baru laku 2 paket, sedangkan 4 paket belum sempat diedarkan. Kemudian satu butir ekstasi dipakai sendiri dan 19 butir belum sempat diedarkan. Narkoba yang belum diedarkan itu yang kami sita sebagai barang bukti,’’ ungkap Ganefo. Kepada penyidik, tersangka mengaku mendapatkan bayaran. Rencananya Sabtu lalu ia mendapat upah tetapi keburu ditangkap polisi. Selain itu, juga ditangkap karyawan bengkel SM (22) di kamar kosnya di Jalan Kerta Dalem, Sidakarya, Jumat (22/7) lalu. Waktu itu disita dua paket SS. Tersangka mengaku datang dari menempel paket SS masing-masing di wilayah Banjar Bekul, Panjer, disita satu paket SS dan satu paket SS diamankan di Jalan Dewi Sartika Gang Kingkong, Kuta, Badung. Tukang ojek MM (22) ditangkap karena nyambi edarkan narkoba, Rabu (27/7) lalu. Tersangka ditangkap di kamar kosnya di Jalan Juwet Sari, Pemogan, Denpasar. Polisi mengamankan 11 paket SS di atas meja di dapurnya. Polisi juga menggerebek kamar kos pengangguran IS (21) di Jalan Imam Bonjol, Denpasar. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan tiga paket SS yang disembunyikan di dalam sepatu sebelah kiri milik tersangka. ‘’Keempat tersangka yang kami tangkap adalah pengedar. Saat ini merambah lapisan masyarakat bawah karena masalah ekonomi,’’ ujar mantan Kasat Intelkam Polresta Denpasar ini. Sementara itu, Direktur Resnarkoba Polda Bali Kombes Pol. Franky Harianto beberapa kali menyampaikan pihaknya belum memeriksa napi yang terindikasi jadi pemasok narkoba ke Bali. Ia beralasan jika hal itu dilakukan dikhawatirkan menimbulkan masalah baru. Pengakuan tersangka yang mengaku mendapat narkoba dari napi, perlu diselidiki kebenarannya. ‘’Yang penting informasi napi kirim barang (narkoba - red) terus kami pantau. Kalau terus-terusan kami sita barangnya, lama-lama kapok juga mereka. Ada pihak yang lebih berwenang untuk mengawasi dan menindak mereka,’’ tegas Kombes Franky, beberapa waktu lalu. (kmb36)

DENPASAR

Senin Pon, 1 Agustus 2016

Pelayanan di Sewaka Dharma

Konter Layanan Tanpa Nomor, Pengunjung Bingung Denpasar (Bali Post) –

Komitmen memberikan pelayanan yang paripurna kepada publik, ternyata masih sebatas di atas kertas. Realitas di lapangan masih jauh dari memadai. Bahkan, kondisi kurang nyamannya pelayanan publik bagi warga Denpasar juga dirasakan di gedung pusat pelayanan perizinan, Graha Sewaka Dharma. Beberapa konter pelayanan tidak berisi nomor, sehingga membingungkan pengunjung yang hendak mengurus izin-izin. Seperti yang terlihat beberapa waktu lalu di konter pelayanan perizinan beberapa SKPD (satuan perangkat kerja daerah) serta instansi terkait lainnya. Di konter ini tidak tercantum nomor konter. Sedangkan pada saat dipanggil oleh mesin pemanggil antrean otomatis, yang disebut adalah nomor konter. Padahal, di meja pelayanan itu hanya tercantum nama SKPD bersangkutan, seperti Dinas Pariwisata, PDAM, BPJS, Dinas Tata Ruang dan Perumahan, serta instansi lainnya. Salah seorang pengunjung Agung Putera mengakui kebingungan dengan kelengkapan nama konter yang tidak tersedia. Menurutnya, ketika ia tiba

di Sewaka Dharma, pihaknya mengambil nomor antrean yang sudah tersedia secara elektrik. Setelah nomor keluar, ketika konter kosong, antrean akan dipanggil. Namun, saat disuruh ke salah satu konter tersebut, pihaknya merasa bingung. Karena saat dipanggil disebutkan nomor konter. Sementara di meja yang terdiri dari beberapa unit pelayanan tersebut tidak ada nomornya. ‘’Kami beberapa hari sempat terlampaui, karena tidak tahu di mana nomor konternya. Ini perlu diperbaiki, sehingga tidak membingungkan,’’ kata pengunjung yang hendak mengurus salah satu izin ini. Sementara itu, salah seorang petugas jaga di konter itu men-

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Bali Post/ara

NOMOR - Konter pelayanan yang tidak ada nomornya dikeluhkan pengunjung yang hendak mengurus izin atau rekomendasi. gaku banyak pengunjung yang mengeluh. Karena banyak di antara mereka yang terlewati saat dipanggil. ‘’Banyak yang seperti itu, kami sudah laporkan, namun belum ada

perubahan,’’ kata salah seorang penjaga konter. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Denpasar I Dewa Made Agung yang dikonfirmasi mengatakan, no-

mor konter sudah ada. Namun, kemungkinan padam, sehingga tidak terlihat. ‘’Baik, kami coba cek besok, rasanya sudah ada yang ada lampu merahnya itu,’’ katanya. (kmb12)

FKUB Sesalkan Danrem 163/WSA ’’Mapping’’ Tempat Ibadah Peristiwa di Tanjungbalai Buntut Kerusuhan di Tanjungbalai

Denpasar (Bali Post) Kerusuhan yang terjadi di Tanjungbalai, Sumatera Utara membuat prihatin Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa. Ia langsung memerintahkan para Dandim supaya jangan lengah, mapping tempat-tempat rawan termasuk tempat ibadah dan melaksanakan patroli gabungan dengan aparat keamanan lainnya, baik polisi maupun masyarakat setempat. ‘’Kami semua sangat memprihatinkan atas kejadian itu. Semestinya hal itu tidak terjadi dan tidak boleh terjadi. Ingat, kita sebagai bangsa Indonesia terdiri dari bermacam-macam suku, agama, ras dan antargolongan. Semuanya adalah bersaudara. Jadi jangan mudah terperangkap oleh provokasi yang tidak bertanggung jawab yang dibalut dengan nuansa SARA,’’ tegas Kolonel Cantiasa, Minggu (31/7) kemarin. Menurutnya, permasalahan apa pun tidak akan selesai jika dilakukan dengan aksi anarkis seperti penghancuran bangunan, pembakaran atau pembantaian. Bahkan hal itu cenderung sebagai suatu perbuatan pidana dan yang pasti melanggar hukum. Sebagai bangsa yang beradab, penyelesaian setiap masalah ataupun konflik apa pun hendaknya mengedepankan faktor intelektual, hukum dan kemanusiaan untuk menuju solusi terbaik demi kebaikan bersama. Lebih lanjut Danrem menyatakan, terkait kerusuhan di Tanjungbalai tersebut,

pihaknya telah berkoordinasi dengan Polri dan memerintahkan seluruh jajarannya untuk secepatnya melakukan deteksi dini dan cegah dini, serta melaksanakan sweeping bersama aparat terkait sebagai langkah pencegahan agar konflik serupa tidak meluas di wilayah Bali. Pasalnya konflik di Tanjungbalai tidak bisa dianggap sepele. ‘’Oleh karena itu, saya memerintahkan seluruh jajaran Korem 163/WSA (Wira Satya - red) segera berkoordinasi dengan aparat keamanan lainnya untuk melakukan pengamanan dan langkah-langkah pencegahan lainnya. Konflik bernuasa SARA harus dihentikan. Ini (konflik Tanjungbalai - red) merupakan peringatan keras untuk kita semua,’’ ujarnya. Konflik berbau SARA, kata Danrem asal Singarajaa ini, merupakan embrio yang berpotensi menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat Bali agar keharmonisan perbedaan dijadikan potensi dan kekayaan, bukan malah menjadi ancaman, apalagi konflik sesama. Selain itu, masyaralat harus cerdas dalam menghadapi dan menerima dinamika globalisasi seperti perkembangan teknologi media sosial. Teknologi harus dimanfaatkan bukan malah menjadi ancaman. Selanjutnya budaya gotong royong, paum (rapat), silaturahmi dan saling memaafkan sesama harus terus dijaga dengan baik, apalagi Pulau Bali menjadi

tempat kunjungan wisata. ‘’Ya mau tidak mau, orang datang ke Bali baik OA (orang asing) maupun domestik berkunjung dan berlomba-lomba ke Bali, baik berlibur, berbisnis dan berwirausaha serta lainnya,’’ tegas mantan Dansat 81/Gultor Kopassus ini. Ia juga mengimbau kepada masyarakat, tokoh-tokoh agama, umat dan yang terkait dengan agama agar terus memberikan pembinaan kepada umatnya untuk menghindari perbuatan anarkis dan radikal dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama. ‘’Perintah Bapak Panglima Kodam IX/Udayana sudah jelas, keamanan dan kestabilan wilayah Bali harus dijaga ketat karena Bali menjadi barometer Indonesia. Keamanan dan pariwisata ibarat sisi mata uang logam yang tidak bisa dipisahkan, sehingga langkah-langkah tindakan preemtif dan preventif kita langsung kerjakan,’’ ucap Waasintel Danjen Kopassus ini. Oleh karena itu, para Dandim seluruh Bali diperintahkan jangan lengah dan harus selalu waspada. Dinamika situasi begitu cepat bergerak, sehingga segera mapping tempat-tempat rawan, termasuk tempat ibadah dan melaksanakan patroli gabungan dengan aparat keamanan lainnya, baik polisi maupun masyarakat setempat. Sosialisasi melalui komunikasi sosial (komsos) terus disampaikan dan jangan sampai kejadian di luar merembet ke Bali. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) – Kasus perusakan dan pembakaran tempat ibadah di Tanjungbalai, Sumatera Utara menjadi perhatian banyak kalangan. Banyak yang menyesalkan peristiwa tersebut, karena mencederai kerukunan umat beragama yang terjalin selama ini. Menghindari kasus serupa, ke depan harus dipupuk terus semangat persaudaraan, kebersamaan yang didasari oleh cinta kasih. Perbedaan antara agama sangat sedikit, sedangkan persamaan Bali Post/kmb12 antaragama sungguh Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet sangat banyak. Perbedaan dan persamaan adalah keniscayaan ciptaan Tuhan Yang Maha Agung. “Mari kita lebih mengedepankan persamaan dan kebersamaan. Sekali lagi, atas dasar cinta kasih dan jiwa persaudaraan, peristiwa yang terjadi di Tanjungbalai, Sumatera Utara dini hari, 30 Juli 2016 sungguh sangat menyedihkan. Sangat memprihatinkan dan patut sangat disesalkan,” ujar Ketua FKUB Bali yang juga Ketua Asosiasi FKUB Indonesia Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, Minggu (31/7) kemarin. Dikatakannya, apa pun alasannya tindakan anarkis, lebih-lebih perusakan, pembakaran tempat ibadah tidak dapat dibenarkan. Namun, marilah semua tetap tenang, tidak ada yang terprovokasi. “Marilah kita semua mawas diri, introspeksi dan selalu mengendalikan diri sesuai petunjuk agama. Marilah kita berdoa dan berusaha agar peristiwa serupa seperti yang terjadi di Tanjungbalai tidak akan pernah terjadi lagi di mana pun di Indonesia, bahkan di mana pun di belahan bumi ini. Semoga semua umat di Tanjungbalai dapat kembali hidup rukun berdasarkan cinta kasih. Semoga Tuhan Yang Mahakuasa senantiasa menuntun kita semua,” harap Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet. (kmb12/k100)

Kota Denpasar Raih Penghargaan Prakarti Utama I Nasional Ny. Selly: Prestasi Ini Dipersembahkan untuk Masyarakat

KEBERHASILAN PKK Kota Denpasar dalam melaksanakan sepuluh program pokok yang telah disinergikan dengan program pemerintah mengantarkan Kota Denpasar meraih prestasi tertinggi tingkat nasional, yakni Prakarti Utama I di bidang Lingkungan Bersih dan Se-

hat (LBS). Prestasi ini diraih Kelurahan Sesetan dalam Lomba LBS tingkat Nasional yang bersaing dengan kotakota di Indonesia beberapa bulan lalu. Piala dan penghargaan LBS diserahkan, Sabtu (30/7), berkaitan dengan Hari Keluarga Nasional di Kota Kupang, NTT yang dihadiri

PENGHARGAAN - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly D. Mantra (kiri) saat menerima penghargaan Prakarti Utama I Nasional.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo serta beberapa menteri Kabinet Kerja. Penghargaan ini diserahkan oleh Ketua Umum PKK Pusat Erni Guntari Tjahjo Kumolo kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly D. Mantra. Ditemui usai menerima penghargaan, Ny. I.A. Selly mengatakan prestasi ini dipersembahkan untuk masyarakat Denpasar, khususnya Kelurahan Sesetan. Mengingat prestasi yang diraih ini tidak terlepas dari dukungan seluruh masyarakat Kelurahan Sesetan, termasuk juga kaling/kadus, tokoh masyarakat, kader-kader PKK serta Lurah Sesetan beserta PKK Kelurahan Sesetan sampai pada tingkat kecamatan dan kota telah bergerak menyukseskan ini. ‘’Prestasi ini diraih berkat kerja keras mereka semua. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih atas kerja kerasnya, sehingga mencapai prestasi tertinggi tingkat nasional ini,’’ ujar Ny. I.A. Selly. Lebih lanjut Ny. Selly menambahkan, prestasi bidang kebersihan ini agar terus dipertahankan dan dapat menjadi motivasi desa dan kelurahan lain melakukan hal

yang sama di bidang kebersihan. Sehingga hal ini sangat sejalan dengan program Pemerintah Kota Denpasar yang saat ini terus gencar berperang dengan sampah untuk mewujudkan Kota Denpasar yang bersih. Sementara itu, Ketua TP PKK Kelurahan Sesetan Ny. Sri Mahardika yang juga hadir dalam penerimaan penghargaan tersebut mengaku bangga mengingat masyarakat Kelurahan Sesetan dapat mempersembahkan yang terbaik bagi Kota Denpasar. Meski demikian, ia mengatakan ini merupakan tantangan ke depan untuk terus mempertahankan predikat terbaik ini di bidang kebersihan melalui program PKK. Dalam puncak peringatan Hari Keluarga Nasional terse-

but tidak hanya prestasi bidang kebersihan yang diraih Kota Denpasar namun ada dua prestasi untuk pelayanan KB yang diraih yaitu juara III Nasional Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) jalur pemerintah yang diraih Puskesmas I Denpasar Timur dan juara III Pelayanan Konseling Reproduksi KB Pascapersalinan dan Keguguran yang diraih Rumah Sakit Prima Medika Denpasar. Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kota Denpasar I Gusti Agung Laksmi Dharmayanti mengatakan, inovasi Puskesmas I Denpasar Timur dalam pelayanan KB dengan salam KB serta stempel KB bagi yang mengikuti program KB telah mengantarkan untuk meraih prestasi ini. (ad1024)

(0361) 819446, 081 337 032 965 FM 96,5

Topik : FKUB SESALKAN PERISTIWA DI TANJUNGBALAI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com


Senin Pon, 1 Agustus 2016

Badung

3

Sekda Badung Tutup Oca dan Diklatdas KSR PMI Unit Unud

Kompyang Swandika Ajak Relawan PMI Bantu Kebencanaan dan Transfusi Darah

Bali Post/kmb23

SELANCAR - Seorang wisatawan mancanegara dengan membawa papan selancar berjalan usai bermain selancar di Pantai Kuta, Minggu (31/7) kemarin. Kondisi angin yang kencang dengan gelombang laut yang besar sangat disukai para penghobi selancar di Pantai Kuta.

Sejalan dengan Prinsip Dasar ’’Pro-Environment’’

Wabup Suiasa Dukung ’’Bali Big Eco Weekend 2016’’

WAKIL Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, S.H. sangat mendukung kegiatan Bali Big Eco Weekend (BBEW) 2016 yang digelar PT Coca-Cola Amatil Indonesia dan Quiksilver dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan pantai di Badung. Kegiatan bersih pantai dan pelepasan tukik ini sangat sejalan dengan salah satu prinsip dasar pembangunan Badung yakni Pro- Environment, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, khususnya pantai sebagai objek wisata agar benar-benar bersih dari sampah. Hal tersebut disampaikan Wabup Ketut Suiasa saat menghadiri acara bersih pantai bertajuk Bali Big Eco Weekend 2016 di Pantai Padma, Legian, Sabtu (30/7). Acara dihadiri Konsulat Australia, Kadis Pariwisata Badung Cok Raka Darmawan, Bendesa Adat

Legian, Jimbaran, Kedonganan, Kuta dan Seminyak, para pengelola pantai dan tokoh-tokoh masyarakat. Acara tersebut ditandai dengan pelepasan tukik oleh Wabup dan para undangan. Lebih lanjut Wabup Suiasa menekankan bahwa Pemkab Badung sangat komit dalam upaya mewujudkan kebersihan pantai di Badung. Berbagai upaya telah dilakukan bersama masyarakat untuk menyelamatkan dan melestarikan lingkungan (ekosistem) pantai. ‘’Pantai adalah salah satu aset pariwisata di Bali. Jika pantai bersih, pasti banyak para wisatawan dan turis yang akan datang ke Bali. Ini suatu kebanggaan bagi Pemkab Badung, untuk bisa mendukung kegiatan peduli lingkungan. Kita harus lebih kreatif dalam memberikan ide-ide untuk kebersihan pantai,’’ ujar Ketut Suiasa.

BERSIH - Wabup Ketut Suiasa ikuti kegiatan bersihbersih pantai saat menghadiri acara bersih pantai bertajuk ‘‘Bali Big Eco Weekend 2016’’ di Pantai Padma, Legian, Sabtu (30/7) lalu.

Wabup Suiasa sangat mengapresiasi apa yang dilakukan PT Coca-Cola Amatil Indonesia dan Quiksilver bertajuk Bali Big Eco Weekend (BBEW) 2016 dalam rangka berkontribusi dalam menjaga pantai-pantai di Badung tetap bersih dan aman. ‘’Kami Pemkab Badung mendukung penuh, baik yang dilakukan secara interpersonal maupun oleh pihak swasta yang berkolaborasi dengan masyarakat pesisir setempat, guna meningkatkan kesadaran publik akan tantangan lingkungan yang dihadapi saat ini,’’ kata Ketut Suiasa. Ia juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi tinggi terhadap antusiasme masyarakat setempat, turis maupun pelaku industri pariwisata untuk berpartisipasi dan mengambil langkah nyata dalam mengatasi permasalahan sampah di pantai. ‘’Pantai merupakan suatu area publik yang harus mendapat perhatian dan kepedulian semua pihak untuk menjaganya serta upaya yang lebih agresif dalam penanggulangan sampah,’’ ujar Ketut Suiasa. Sementara itu, Ketua Panitia Indah Triyanti menyampaikan, kegiatan seperti ini telah dilaksanakan secara konsisten sejak tahun 2007 oleh pihak PT CocaCola Indonesia dengan menggandeng Quiksilver. Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk upaya melestarikan lingkungan yang bertujuan agar salah satu objek wisata paling populer di dunia yakni pantai tetap layak dijadikan sebagai destinasi utama. Ditambahkan pula, kegiatan ini bekerja sama dengan pemerintah daerah, desa adat setempat dan LSM-LSM yang peduli lingkungan, khususnya kawasan pantai. (ad1022)

Jadwal Sidang PK Belum Jelas SIDANG kasus PK (peninjauan kembali) atas hukuman mati yang diterima pasutri Heru Hendriyanto dan Putu Anita Sukra Dewi belum bisa dipastikan jadwalnya. Saat dikonfirmasi, Minggu (31/7) kemarin, kuasa hukum terpidana membenarkan belum ada jadwal sidang PK. Dia juga mengatakan belum menerima informasi soal penunjukan hukum. Namun, dia mengatakan, 14 hari setelah pendaftaran PK biasanya baru dapat jadwal sidang serta hakim yang ditunjuk. Disinggung soal substansial materi, Edy Hartaka mengatakan bahwa selain kekhilafan dan kekeliruan hakim dalam memutus perkara ini, majelis juga tidak mempertimbangkan UUD 1945, khususnya Pasal 28 ayat 1. ‘’Sehingga dalam PK ini, diharapkan hakim bisa mempertimbangkan Pasal 28 UUD 1945, yakni setiap orang berhak untuk hidup,’’ tandas Edy Hartaka. Sebelumnya diberitakan, akhirnya Edy Hartaka selaku kuasa hukum terpidana mati, pasutri Heru Hendriyanto dan Putu Anita Sukra Dewi mengajukan PK ke PN Denpasar. Dua terpidana itu diboyong dari Lapas Karangasem ke PN Denpasar, Jumat (29/7) lalu. Heru berharap PK-nya dikabulkan dan mereka mengaku akan menjadi orang baik-baik. ‘’Berharap yang terbaik, karena saya ingin belajar jadi orang baik,’’ ucap Heru. Sebagaimana prosedurnya, kedua pasutri yang dihukum hukuman mati itu ditemani kuasa hukumnya Edy Hartaka memasuki ruang panitera untuk mengajukan PK. PK tersebut diterima Panitera Muda Pidana PN Denpasar I Made Sukarta. Tak lama berselang setelah pengajuan PK, Heru dan Anita bergegas dibawa kembali menuju

Lapas Karangasem dengan pengawalan polisi, petugas lapas dan petugas dari Kejari Karangasem. Diakui dalam perkara ini sesuai fakta persidangan, kata Edy, memang kedua terpidana terbukti melakukan perbuatan menghilangkan nyawa satu keluarga. Namun paling tidak hukumannya bisa diberikan keringanan karena ada beberapa negara yang sudah menghapus hukuman mati. ‘’Ini bukan kejahatan terorisme. Apa yang dilakukan terdakwa memang salah, mereka membunuh. Tetapi kan tidak seperti kejahatan teroris,’’ sambungnya. Soal pesan khusus dari kedua terpidana, Edy menyatakan, Heru dan Anita meminta dirinya untuk bisa memperjuangkan agar mendapat hukuman ringan. Setidaknya, kata Edy,

bisa diperingan menjadi hukuman seumur hidup. ‘’Mereka berpesan agar diperjuangkan untuk mendapatkan keringanan hukuman. Mereka sudah bertobat dan mereka berharap besar bisa menjadi hukuman seumur hidup. Yang terpenting mereka bisa membimbing anaknya yang kini dititip di panti asuhan,’’ harapnya. Heru Hendriyanto dan Putu Anita Sukra Dewi divonis mati karena terbukti membunuh satu keluarga di Perumahan Kampial Residen, Badung pada 16 Februari 2014 lalu. Selain pasutri ini, terpidana lainnya adalah Abdul Kodir dan Syafaat juga divonis mati. Mereka membunuh keluarga Made Purnabawa, Ni Luh Ayu Sri Mahayoni (istri) dan anaknya Ni Wayan Risna Ayu Dewi. (kmb37)

SEKDA Badung Kompyang R. Swandika selaku Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Badung secara resmi menutup kegiatan Orientasi Calon (Oca) Anggota, Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatdas) Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Universitas Udayana, di Bumi Perkemahan Dukuh Blahkiuh, Minggu (31/7) kemarin. Penutupan ditandai dengan penyematan slayer KSR PMI dan penyerahan sertifikat kepada peserta. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus PMI Badung, perwakilan dari Pembantu Rektor III Unud, Pembina KSR Unit Unud serta Ketua Umun KSR Unit Unud. Pada kesempatan tersebut, Ketua PMI Badung Kompyang R. Swandika menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dan strategis karena mahasiswa sebagai peserta KSR PMI ini keseharian memiliki kewajiban mengikuti proses belajar-mengajar di kampus sebagai bagian dari kewajiban akademik. Namun di sisi lain juga memiliki kewajiban moral dan tanggung jawab sosial yaitu pengabdian masyarakat. Salah satu bentuknya melalui kegiatan kemanusiaan, kegiatan sukarela, mandiri dan kepesertaan dalam PMI di Badung. ‘’Kami berikan apresiasi, penghargaan yang setinggitingginya sekaligus ucapan terima kasih kepada Universitas Udayana yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bisa ikut membangun Badung, dalam rangka mewujudkan Badung yang sehat dan sejahtera,’’ jelasnya. Ditambahkan, PMI Badung merupakan salah satu stakehokder dan partner kerja pemerintah daerah untuk mewujudkan Badung yang sehat dan sejahtera serta Badung yang shanti dan jagadhita. Kompyang R. Swandika juga mengapresiasi mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini basisnya adalah kemanusiaan, sukarela dan keterbukaan sebagai modal yang amat mulia untuk mengabdi kepada masyarakat Bali dan Badung khususnya. ‘’Kami sangat gembira, dan merupakan kewajiban kami untuk meneruskan sinergi, kerja sama ini antara PMI Badung dengan Unud khususnya adik-adik mahasiswa yang sudah resmi nantinya sebagai relawan PMI Badung untuk ikut membantu pemerintah dan masyarakat Badung apabila ada halhal yang dibutuhkan terkait dengan

PMI - Sekda Badung Kompyang R. Swandika selaku Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Badung secara resmi menutup kegiatan Orientasi Calon (Oca) Anggota, Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatdas) Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Universitas Udayana, di Bumi Perkemahan Dukuh Blahkiuh, Minggu (31/7) kemarin. kebencanaan dan transfusi darah,’’ imbuhnya. Untuk itu melalui kegiatan tersebut Kompyang R. Swandika berpesan bahwa sebagai relawan PMI wajib berada di tengah-tengah masyarakat ketika ada bencana kemanusiaan, juga membantu masyarakat yang membutuhkan darah. ‘’Mari kita bergandengan tangan sebagai tugas dan tanggung jawab pemerintah daerah, tugas PMI sebagai bagian dari tugas tanggung jawab moral khususnya lembaga Unud sebagai wujud pelaksanaan dari pengabdian masyarakat,’’ terangnya. Pembina KSR Unit Unud Prof. Sucipta menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Badung dan PMI Badung yang telah banyak memberikan fasilitas dan dukungan serta berkontribusi atas kegiatan KSR PMI Unit Unud selama ini. ‘’Kami harapkan sinergi dan kerja sama antara Pemkab Badung, PMI Badung dengan KSR PMI Unit Unud ini dapat terus ditingkatkan dan ke depannya menjadi model bagi pemkab-pemkab yang lain,’’ terangnya. Sucipta juga menyampaikan apresiasi kepada peserta yang telah menyelesaikan Oca dan Diklatdas ini dengan baik. Diharapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat dijadikan referensi

untuk melaksanakan tugas kemanusiaan dan sebagai mahasiswa. ‘’Sebagai relawan PMI, keahlian yang didapat agar dapat diimplementasikan untuk membantu masalah kemanusiaan,’’ imbuhnya. Sementara itu, Ketua Panitia Tiara Purwaningsih didampingi Ketua Umum Kadek Agus Arya Wibawa melaporkan, kegiatan Oca dan Diklatdas KSR PMI Unud ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang dilaksanakan PMI Unud bekerja sama dengan PMI Cabang Badung. Oca dan Diklatdas kali ini diikuti 10 peserta dari mahasiswa Unud yang belum mendapat pendidikan. Dari 10 peserta, satu peserta tidak dapat menyelesaikan. Diklat telah mulai dilaksanakan dari tanggal 24-31 Juli. Hari pertama dan kedua dilaksanakan di Maskas PMI Badung dan di hari ketiga sampai kesembilan di Bumi Perkemahkan Dukuh Blahkiuh. Kegiatan ini telah dipersiapkan sejak Mei hingga Juli oleh anggota yang berjumlah 11 orang. Materi yang berikan meliputi; administrasi birokrasi, sejarah unit, pelatihan kepalangmerahan, penanggulangan bencana, pertolongan pertama, outbound, ramah tamah dengan instruktur dari PMI Badung. (ad1023)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Senin Pon, 1 Agustus 2016

FKIK Unwar Kembali Lantik 39 Dokter Baru Undhira - Kemenristekdikti Gelar Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah

DOKTER TERBAIK - Dekan FKIK Unwar dr. I Gusti Ngurah Anom Mhurdana saat menyerahkan penghargaan bagi lulusan dokter terbaik. FAKULTAS Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unwar untuk ketiga kalinya melantik dokter baru. Pelantikan dan pengambilan sumpah 39 dokter baru dilakukan Dekan FKIK Unwar dr. Gst. Ngurah Anom Mhurdana, Sabtu (30/7). Acara pelantikan juga dihadiri Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana dan Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. Saat itu, Dekan FKIK Unwar Anom Mhurdana menyerahkan dokter baru kepada IDI Bali. Juga menyerahkan penghargaan kepada lulusan dokter terbaik masing-masing diraih dr. Ni Wayan Diana Ekayani, S.Ked. (3,80), dr. Luh Kadek Yoni Cahyani, S.Ked. (3,63) dan dr. I Made Bagus Surya Ningrat Mahapriatna Sari, S.Ked. (3,62). Anom Mhurdana menegaskan, dengan pelantikan ini mereka dinyatakan sah menjadi dokter selanjutnya mengikuti program internshif. Dia meminta lulusannya menjadi dokter yang kompeten dan profesional. Dia yakin lulusan dokter FKIK Unwar berdaya saing tinggi. Ini dibuktikan dari hasil Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD), FKIK Unwar tahun ini mencapai kelulusan 75 persen. Angka ini jauh melampaui rata-rata nasional yang hanya mencapai 55,15 persen. Bahkan, angka ini

menjadi raihan terbaik di antara FK di Bali. Dekan Gusti Ngurah Anom Mhurdana mengungkapkan, dari 52 orang (first taker) yang mengikuti ujian periode Mei 2016, 39 orang (75%) dinyatakan lulus. Pada ujian OSCE (keterampilan) yang diselenggarakan di FKIK Unwar pada 28-29 Mei, semua peserta alias 100 persen dinyatakan lulus. Pada ujian CBT di FK Udayana, bergabung dengan para peserta FK Udayana dan mahasiswa lainnya, tingkat kelulusan secara nasional untuk OSCE hanya 87,46% dari 3.470 peserta Unwar lulus 100 persen dan CBT 56,07% dari 5.086 peserta, FKIK Unwar lulus 75 persen. Anom Mhurdana menegaskan, lulusannya mampu menjaga kualitas lulusan di tingkat nasional. Untuk itu, dia mengucapkan terima kasih kepada mahasiswanya dan perjuangan orangtua mahasiswa hingga mampu meraih gelar dokter. Dalam Tri Dharma PT, FKIK Unwar mengadakan kerja sama dengan lembaga pendidikan tinggi di Jepang dalam bidang herbal. Dia juga menginformasikan agar masyarakat berhati-hati terkait modus tipuan oknum tertentu yang meracuni rekrutmen penerimaan calon mahasiswa baru. Mereka yang dipanggil hanya yang lulus testing dan langsung didampingi oleh orangtuanya. Orangtua dokter baru, Nyoman Yasa, M.Pd., mengkhawatirkan makin mahalnya biaya pendidikan di Fakultas Kedokteran. Untuk itu perlu dicarikan solusi tepat agar anak bangsa bisa lebih banyak dididik menjadi calon dokter dengan biaya terjangkau. Kadiskes Bali dalam sambutannya dibacakan Sekdiskes Adi Wiguna menyebutkan, dengan lahirnya dokter baru ikut memperkuat jajaran kesehatan Bali. Pembangunan kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan memerlukan tenaga medis yang banyak dan profesional. Apalagi tantangan kesehatan masa depan makin kompleks. Diperlukan pengelolaan yang melibatkan mutidisipliner dan lebih profesional dalam memberikan pelayanan kesehatan. Dia minta dokter baru terus meningkatkan kualitas diri dan mengindahkan UU Praktik Kedokteran. Tahun ini, Pemrpov Bali menyediakan beasiswa untuk studi lanjut para dokter. (ad2037)

HUT Ke-32 Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali

Empat Tokoh Terima Widya Karya Nugraha

WIKAN AWARD - Ketua YKKPB Dr. A.A. Gede Oka Wisnumurti saat menyerahkan Wikan Award kepada empat tokoh Bali. YAYASAN Kesejahteraan Ko- Warmadewa. rpri Provinsi Bali (YKKPB), Sabtu Wikan Award juga diberikan (30/7), genap berusia 32 tahun. HUT kepada Prof. Parimartha dan Prof. ke-32 dirayakan secara sederhana I Ketut Rika yang sekarang menjadi namun terkesan mewah di Kantor sulinggih. Dia adalah mantan dosen YKKPB yang baru di Jalan Anyelir dan pengurus yayasan, makanya Denpasar. yayasan sangat memberi hormat Kado HUT yayasan kali ini beliau sekarang menempuh jalan adalah lahirnya 39 dokter baru di kerohanian mengabdi untuk umat Unwar. Ini menunjukkan FKK Hindu. Keempat, diberikan kepada Unwar mampu melahirkan prestasi Dr. Drs. I Gusti Made Putra, M.Si. terbaik untuk masyarakat Bali. Saat itu juga diserahkan dana Saat itu juga diserahkan Widya tali kasih kepada 102 karyawan di Karya Nugraha (Wikan) Award lingkungan yayasan yang memiliki yakni supremasi penghargaan YK- masa bakti 25-30 tahun. Di sampKPB bagi tokoh dalam pendidikkan ing itu, dana purnabakti kepada dan pembangunan Bali. Empat Pembina yayasan. tokoh masyarakat yang berjasa Puncak HUT dihadiri Rektor membesarkan yayasan dan Bali. Unwar Prof. Dewa Putu Widjana Penerima Wikan Award antara lain dan pimpinan UPK di lingkungan Prof. I Made Sukarsa (alm). YKKPB ditandai dengan pemoAlmarhum, kata Wisnumurti, tongan tumpeng. Wisnumurti pernah menjabat Rektor Unwar mengungkapkan, perayaan HUT sebanyak dua kali, bersama-sama mengandung makna mendalam melahirkan FKIK yang menjadi bagi proses kemajuan secara pribaikon Unwar saat ini. Banyak kip- di dan lembaga. HUT dipakai ajang rahnya dalam pengembangan introspeksi diri yakni momentum kelembagaan dan karakter ke- untuk koreksi diri demi kemajuan warmadewaan dengan spirit Sapta bersama. Untuk perlu retrospeksi Bayu dan semangat Sri Kesari diri melihat ke depan, ada peker-

jaan rumah apa yang perlu digarap dalam pengembangan lembaga, pengembangan kapasitas, peningkatan jejaring dan kesejahteraan bersama. Sebab, kesejahteraan masa kini jauh berbeda dengan masa yang akan datang. Untuk mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan diperlukan keasadaran sebagai milik bersama, kerja keras, tangung jawab dan berkontribusi bagi lembaga. Ketika ditanya banyak kemajuan yang diraih di era kepemimpinan Wisnumurti, dia dengan rendah hati mengatakan bahwa itu semua hasil kerja keras bersama. Makanya, Wisnumurti didampingi Sekretaris YKKPB Made Johnny Sanger, B.T., S.H., M.H. mengajak UPK Warmadewa College, Warmadewa Property, Warmadewa Klinik, Unwar dan lainnya untuk selalu menjadikan masa lalu sebagai motivasi guna berbuat yang baik. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada sesepuh yayasan dan karyawan, sebab tanpa perjuangan beliau tak mungkin YKKPB maju seperti sekarang. Ketua Dewan Pembina YKKPB Drs. I Nyoman Yasa, M.Si. mengungkapkan perjalanan panjang 32 tahun YKKPB sudah membuahkan hasil. Namun, di sisi lain sesepuh YKKPB telah meninggalkan kita, kini menjadi tanggung jawab kita bersama mengembangkan lembaga. Kerja keras, kerja ikhlas dan kerja sama perlu dimaknai lewat kinerja yang terbaik, sehingga YKKPB makin berjaya di masa akan datang. Untuk itu, dia mengajak keluarga besar YKKPB untuk bekerja keras dan profesional. (ad2030)

’’Psychoneuroimmunology in Dermatology’’ untuk Penanganan Pasien Secara Holistik

SIMPOSIUM - Ketua Umum Perdoksi Pusat Syarief Hidayat (tengah) didampingi Prof. Made Swastika Adiguna dan Made Wardhana di sela-sela simposium soal psikoneuroimunologi. PSYCHONEUROIMMUNOLOGY in dermatology adalah interdisiplin ilmu dengan fokus komunikasi biokimia antara otak, perilaku dan sistem imun untuk menangani penderita penyakit kulit secara holistik. Banyak sekali penyakit kulit kronis yang menyebabkan penderita stres karena penyakit tidak sembuh. Stres sendiri dapat mencetuskan penyakit kulit bahkan dapat memperberat penyakit kulit yang telah ada sebelumnya. Pentingnya aspek psikoneuroimunologi dalam penanganan penyakit kulit, Bagian/SMF Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin FK Unud/RSUP Sanglah bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Pusat, Perdoski Cabang Bali dan Kelompok Studi Imunodermatologi mengadakan simposium dan workshop berjudul ‘’Psychoneuroimmunology in Dermatology’’ di FK Unud, Sabtu hingga Minggu (31/7) kemarin. Simposium menghadirkan para ahli di bidang penyakit kulit dari

Bali Prof. dr. Made Swastika Adiguna, Sp.KK.(K)., FINSDV., FAADV. dan Dr. dr. Made Wardhana, Sp.KK.(K), FINSDV., dari Surabaya Dr. dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa, Sp.KK.(K), FINSDV, FAADV., dari Bandung Prof. Dr. dr. Endang Sutedja, Sp.KK.(K), FINSDV., FAADV. dan dari Bogor Robby Ko King Tjoen, M.D., FINSDV. Diundang pula ahli-ahli di bidang penyakit saraf (Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K), kesehatan jiwa Dr. dr. Cokorda Bagus Jaya Lesmana, Sp.KJ.(K), patologi Prof. Dr. dr. Suhartono Taat Putra, M.S. dan psikologi Made Diah Lestari, S.Psi., M.Psi. dan Dra. Retno IG Kusuma, Psi. Pada simposium ini, untuk pertama kalinya dilakukan pembahasan yang menggabungkan aspek penyakit kulit dengan disiplin ilmu neurologi, psikiatri, patologi dan psikologi untuk memberikan pendekatan yang lebih baik terhadap penyakit kulit yang diderita oleh pasien. Acara ini dihadiri sekitar 200 dokter seluruh Indonesia. Ketua Umum Perdoski Pusat

dr. Syarief Hidayat, Sp.KK., FINSDV., FAADV. mengungkapkan, penyakit kulit tak berdiri sendiri. Penyakit ini berhubungan dengan psikis dan stres (psikoneuroimunologi). Penelitian menunjukkan, banyak jenis penyakit kulit atau penyakit lainnya dipicu oleh stres. Makanya, penanganan penyakit kulit kini harus terjadi kolaborasi interdispliner dengan perawatan yang holistik dan komprehensif. Kepala Bagian Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin FK UnudRSUP Sanglah Prof. dr. Made Swastika Adiguna, Sp.KK.(K)., FINSDV., FAADV. membenarkan bahwa tubuh manusia tak bisa dilepaskan dari psikis. Di sini tingkat stres seseorang berpengaruh pada munculnya penyakit kulit atau stres menghambat pengobatan pasien. Penyakit yang berhubungan dengan stres disebut piskodermatologi. Di sinilah diperlukan adanya keseimbangan pola pikir dan pola gerak. Pengobatannya bisa dengan meditasi atau jenis terapi lainnya. Ketua Program Studi Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin FK Unud-RSUP Sanglah dan anggota Kelompok Studi Imunodermatologi Dr. dr. Made Wardhana, Sp.KK. (K)., FINSDV. mengungkapkan adanya hubungan antara stres, sistem saraf, sistem endokrin dan sistem imunitas. Munculnya stres akan bisa memunculkan penyakit peradangan dan panyakit elergi. Bahkan, penyakit ini bisa kambuh jika pasien mengalami stres berat. Sebaliknya, penderita penyakit kulit yang berat dan kambuhkambuhan dapat menimbulkan gangguan mental ringan sampai berat. (ad2041)

UNIVERSITAS Dhyana Pura (Undhira) Bali bekerja sama dengan Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menggelar pelatihan penulisan artikel ilmiah nasional di Harris Hotel & Residence Sunset Road, 20 - 30 Juli 2016. Kegiatan itu dalam upaya mendorong peningkatan mutu pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi, khususnya penelitian dan penulisan karya ilmiah. Selebihnya, untuk meningkatkan motivasi dan kemampuan dosen dalam menulis dan mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berupa artikel yang berkualitas baik. Hadir dalam seminar dan pelatihan tersebut, Rektor Undhira Dr. dr. Made Nyandra, Sp.KJ., M.Repro., FIAS., Direktur Pengelolaan Kekayaan Intelektual Dr. Sadjuga, M.Sc., Kasubdit Fasilitas dan Publikasi Ilmiah Aldi Haryadi, M.T., Ketua LP2M Undhira Dra. Adri Supriyati dan sekitar 50 dosen yang merupakan para peneliti dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Rektor Undhira Dr. dr. Made Nyandra menyampaikan terima kasih atas penghargaan dan kepercayaan yang diberikan kepada Undhira sebagai panitia penyelenggara pelatihan penulisan karya ilmiah ini. Kesempatan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan para dosen dan peneliti yang ada di seluruh Indonesia. Khususnya di lingkungan Undhira, kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi dosen untuk menulis dan mempublikasikan hasil-hasil penelitian. ‘’Dosen hendaknya menyadari perannya sebagai pelaku perubahan yang harus memiliki kemampuan untuk menciptakan tulisan yang bersifat ilmiah, sehingga

akan memberi manfaat untuk memajukan dan mencerdaskan anak bangsa,’’ ujarnya. Selama ini, para dosen kurang produktif mempublikasikan hasil penelitian berskala nasional maupun internasional. Pelatihan ini diharapkan akan mampu mengatasi hal tersebut. Dalam makalahnya berjudul ‘’Etika Penulisan Karya Ilmiah’’, Prof. Dr. Ali Saukah mengatakan, menulis dan mempublikasikan hasil penelitian, baik skala nasional maupun internasional memberikan banyak manfaat bagi para dosen dan masyarakat luas. Ini harus selalu dikembangkan dalam rangka membangun dan memperkokoh jaringan komunikasi antarpeneliti. Pelatihan yang dilaksanakan selama tiga hari ini menggunakan metode ceramah, diskusi dan tutorial kelompok dan individual. Sebagai panitia penyelenggara, ini merupakan kesempatan bagi Undhira untuk mulai membangun jejaring dan kerja sama dengan perguruan tinggi lain. Seperti diketahui, Undhira saat

ini memiliki 7 jurusan dengan 13 program studi yang telah terakreditasi yakni Jurusan Manajemen dan Bisnis dengan Program Studi Manajemen dan Program Studi D-3 Manajemen Pemasaran. Jurusan Psikologi dengan Program Studi Psikologi. Jurusan Keguruan dan Ilmu Pendidikan dengan Program Studi PKK dan Program Studi PG PAUD. Jurusan Sastra Inggris dengan Program Studi Sastra Inggris. Jurusan Bioteknologi dengan Program Studi Biologi. Jurusan Komputer dengan Program Studi Sistem Informasi dan Program Studi Teknik Informasi dan Jurusan Kesehatan dengan Program Studi Fisioterapi, Program Studi Rekam Medis, Program Studi Kesehatan Masyarakat dan Program Studi Ilmu Gizi. Di samping program S-1, Undhira juga memiliki program Pendidikan dan Pelatihan Pariwisata (PPLP) dengan program pelatihan 1 hingga 3 tahun yang memberikan keterampilan di bidang pariwisata. Pendaftaran mahasiswa baru telah dimulai sampai dengan bulan Agustus 2016. (ad2040)

ARTIKEL ILMIAH - Undhira bekerja sama dengan Kemenristekdikti menggelar pelatihan penulisan artikel ilmiah nasional.

SPMB Unmas 2016 Tembus Angka 3.953 Peserta Berebut untuk 2.617 Kursi

UNIVERSITAS Mahasaraswati (Unmas) Denpasar kembali mengadakan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Gelombang II sebelum Unud mengumumkan hasil seleksi jalur mandiri. Paradigma baru ini memberi citra positif bagi Unmas Denpasar yang dikejar karena kualitasnya. Pada SPMB Unmas Gelombang II, Minggu (31/7) kemarin, diikuti 1.514 peserta, sedangkan di gelombang I diikuti 2.439 peserta, sehingga total mencapai 3.953 peserta. SPMB gelombang II kemarin langsung dipantau Rektor Unmas Denpasar Dr. I Made Sukamerta, M.Pd. beserta wakil rektor dan para dekan di lingkungan Unmas. Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan serta Perencanaan Sistem Informasi (BAAKPSI) Unmas Ida Bagus Suryatmaja, S.T., M.T. mengungkapkan, peserta SPMB gelombang I dan II diikuti 3.953 peserta. Di gelombang I sudah direkrut 1.649 mahasiswa baru, sedangkan di gelombang II akan direkrut sekitar 1.000 mahasiswa karena kuota 2.617 mahasiswa disesuaikan rasio dosen dan fasilitas. Peserta terbanyak di gelombang II memilih Prodi Manajemen (678), Akuntansi (354). Sedangkan prodi lain meningkat tajam tersebar antara 50-177 peserta. Pertanian mencapai 115 untuk Agribisnis dan 91 untuk Agroteknologi. FT mencapai 108 orang dan FKIP mencapai 402 peserta. Pada tes tulis SPMB kali ini, peserta wajib mengikuti tes tulis meliputi TPA, bidang studi dasar dan tes kemampuan. Siang harinya, mereka langsung mengikuti tes wawancara.

Sedangkan FKG sudah menjalani seleksi tahap II pada SPMB Unmas gelombang I lalu. Ida Bagus Suryatmaja didampingi Sekretaris I Made Dharma Atmaja, S.Pd., M.Pd. menegaskan, para peserta juga wajib mengisi surat pernyataan bebas dari narkoba. Pengumuman hasil tes dilakukan 8 Agustus, sementara pendaftaran kembali dilakukan 8-16 Agustus 2016. Rektor Unmas Made Sukamerta mensyukuri tahun ini jumlah peserta tes SPMB Gelombang II melewati angka 1.514, sedangkan gelombang I mencapai 2.439. Sementara yang diterima 1.649 orang. Ini menunjukkan adanya peningkatan 39 persen dari tahun lalu. Jumlah calon mahasiswa baru meningkat di semua prodi dan yang paling tajam di FT dan Fakultas Pertanian. Artinya, masyarakat menilai Unmas serius mempertahankan

kualitas. Unmas melakukan kemajuan dalam menjalankan Tri Dharma PT serta mengelola PT secara profesional dan taat asas dan regulasi yang ada. Di samping itu, masyarakat Bali kini makin cerdas menentukan pilihan program studi yang berkualitas sesuai pasar kerja. Rektor Made Sukamerta minta maaf jika banyak yang belum bisa diterima di Unmas karena ke depan memang Unmas diarahkan untuk memliki budaya mutu termasuk menjaring input yang bermutu guna menghasilkan lulusan bermutu. Mengantisipasi membeludaknya peminat kuliah di Unmas, dia mengatakan akan terus meningkatkan jumlah mahasiswa dan kualitas dosen untuk memenuhi rasio ideal. Tahun depan akan menambah fasilitas fisik dan SDM dosen, sehingga bisa merekrut lebih banyak lagi. (ad2039)

SPMB - Rektor Unmas Made Sukamerta didampingi IB Suryatmaja saat memantau SPMB Unmas Gelombang II.

Diklat Guru Yayasan PR Saraswati Denpasar

Lahirkan Guru Bermutu dan Disiplin YAYASAN Perguruan Rakyat (PR) Saraswati Denpasar sangat concern dan peduli dengan peningkatan mutu guru. Setiap tahun yayasan secara mandiri mengadakan diklat soal K-13 dan peningkatan mutu guru seperti yang dilakukan, Sabtu (30/7). Sebanyak 363 guru dari PAUD, SD, SMP dan SMA-SMK di lingkungan Yayasan PR Saraswati dikumpulkan untuk mengikuti diklat satu hari. Diklat dibuka Sekretaris Disdikpora Kota Denpasar Drs. I Wayan Sukana. Ketua Panitia Drs. I Ketut Laba Sumarjana, M.Pd. mengungkapkan, dari 363 guru yang mengikuti diklat meliputi 36 guru PAUD, 164 guru SD, 30 guru SMP dan 133 guru SMA dan SMK. Mereka diberikan materi soal disiplin guru mengajar, penilaian kinerja guru dan motivasi dan kinerja guru. Diklat juga dihadiri Ketua Dewan Pembina Yayasan PR Saraswati IGB Yudhara beserta pengurus, Rektor Unmas Dr. I Made Sukamerta beserta para wakil rektor, Ketua Stiba Saraswati Komang Sulatra, S.S., M.Hum., Direktur Akademi Farmasi Saraswati Gde Saskara Edi serta para dekan. Pejabat Ketua Yayasan PR Saraswati Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. mengungkapkan, semua sekolah di lingkungan Yayasan PR Saraswati sudah maju dalam gedung dan saranaprasarana. Kini mutu guru harus terus ditingkatkan, apalagi persaingan makin ketat. Guru harus kerja keras untuk menjadikan lembaga yang baik. Sebab, diakui betapapun baiknya kurikulum dan lengkapnya sarana, namun para pelaksananya yakni para guru tak bermutu tak akan bisa jalan. Untuk itu, dia mengajak para guru Saraswati mengikuti setiap ada pelatihan. Dia

menekankan, diklat ini bertujuan selain membentuk guru di lingkungan PR Saraswati yang berkualitas juga menegakkan disiplin. Sebagai teladan bagi siswa untuk membutikan dirinya sebagai insan disiplin. Sekdis Disdikpora Denpasar I Wayan Sukana memberi apresiasi atas peran serta Yayasan PR Saraswati Denpasar untuk ikut memajukan pendidikan di Denpasar. Ini ia buktikan, sekolah dan Yayasan Saraswati tak pernah berhenti melakukan inovasi dalam bidang pendidikan, termasuk dalam mengadakan diklat. Ini artinya, Yayasan PR Saraswati selalu ingin meningkatan mutu pendidikan dan kualitas SDM gurunya. Jika ingin menghasilkan pendidikan bermutu, katanya, guru harus berkualitas. Untuk itu, guru harus terus mengisi diri, baik dari segi materi maupun dari segi kepribadian. Sementara itu, Dekan FKIP Unmas

Prof. Dr. I Wayan Maba mengungkapkan, dari segi keilmuan, cara mengajar guru sudah tak perlu diragukan. Yang perlu diperbaiki saat ini yakni sikap dan perilaku guru sebelum, saat dan sesudah mengajar. Dia mencontohkan, sebelum mengajar guru harus datang tepat waktu, siap dengan RPP dan materi. Mereka beranggapan tak ada yang memeriksa. Hal ini sering diabaikan, sehingga akan menjadi contoh panutan tak baik bagi siswa yang diajarnya. Di samping itu, banyak guru, dikatakanya, hanya bisa memberi tugas kepada siswa namun tugas itu jarang dibahas dan di-folow up di kelas. Jika ini terjadi, bisa menurunkan motivasi belajar siswa sekaligus dalam pembentukan karakter. Hal penting yang harus dilakoni guru yakni mengakhiri jam pelajaran di kelas. Ada yang molor dari ketentuan, ada yang ditutup lebih awal. Ini menunjukkan disiplin guru masih perlu ditingkatkan. (ad2036)

DIKLAT – Sekretaris Disdikpora Kota Denpasar I Wayan Sukana (kanan) dan Ketua Yayasan PR Saraswati Bagus Ketut Lodji di sela-sela diklat guru Saraswati.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Senin Pon, 1 Agustus 2016

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I

info seremoniAL

Konferensi Teknologi Pendidikan

5

Made Urip Serahkan Bantuan Bibit Ternak

Pertama Diselenggarakan di Bali Sinergikan Kelompok Tani Garap Potensi Peternakan UNIVERSITAS Negeri Jakarta (UNJ) bekerja sama dengan Universitas Terbuka, Universitas Mahendradatta, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) dan Kopertis Wilayah VIII menyelenggarakan konferensi tingkat dunia pertama di Indonesia dalam bidang teknologi pendidikan yang bertajuk ‘’Educational Technology World Conference’’ (ETWC) 2016. Acara ini bertempat di The Grand Inna Bali Beach Hotel, Sanur, mulai 31 Juli hingga 3 Agustus. Acara ini didukung Association of Educational and Communication Technology (AECT) dan Ikatan Profesi Teknologi Pendidikan Indonesia (IPTPI). Konferensi dunia dalam bidang teknologi pendidikan ini menghadirkan keynote speaker dan plenary yakni Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Tian Belawati (Rektor UT), Rob Branch (University of Georgia USA), Chairul Tanjung (CEO Trans Corp), Mike Spector (University of North Texas, USA), Steve Harmon (Georgia State University), Marcus Childress (Baker University, USA), dan Johanes Cronje (Cape Peninsula University of Technologt, South Africa). Prof. Dr. Djaali, penyelenggara utama ETWC, mengatakan konferensi yang bertema ‘’Educational Technology to Improve Quality and Access of Education to Prosperous Society’’ merupakan jawaban terhadap pesatnya perkembangan studi tentang teknologi pendidikan di Indonesia. UNJ mengundang para guru, dosen, praktisi pendidikan, dan komunitas yang fokus pada bidang pendidikan di seluruh dunia untuk saling bertukar informasi dan pengalaman serta memperluas jaringan dengan para praktisi dan profesional di bidang teknologi pendidikan di seluruh dunia. ‘’Acara dunia dari teknologi pendidikan selama ini selalu dilakukan di Amerika. Jadi ini pertama kali di Bali,’’ ujarnya. Menurutnya, teknologi pendidikan semakin maju perkembangannya,

sehingga perlu komparasi dan share dengan negara lain agar diketahui perkembangan teknologi di Indonesia seperti apa. Di samping juga ingin belajar dari negara atau teman lain, terutama bagi peserta, mengingat peserta adalah orang-orang yang membidangi bidang teknologi pendidikan. Atwi Suparman, Ketua Pelaksana ETWC menambahkan, melihat acara konferensi teknologi pendidikan selalu diadakan di Amerika Serikat padahal ada belahan dunia lain, sehingga pihaknya mengusulkan ke AECT agar menyelenggarakan konferensi teknologi pendidikan di belahan bumi lain. Akhirnya dipilihlah Bali sebagai tempat penyelenggaraan konferensi teknologi pendidikan tingkat dunia. Perbedaan konferensi teknologi pendidikan ini dengan konferensi lain adalah konferensi ini tidak sekadar datang, duduk, mendengarkan pemateri, diskusi, namun peserta juga menulis risetnya sehingga konferensi ini dirancang jauh hari sebelumnya yaitu satu setengah tahun agar peserta dapat melakukan riset terlebih dahulu. Nantinya riset tersebut akan diseleksi dan dimuat di jurnal di Amerika dan diterbitkan dalam bentuk buku. ‘’Ini merupakan

kesempatan bagus bagi para dosen di perguruan-perguruan tinggi untuk menampilkan karya tulisnya,’’ imbuhnya. Selama empat hari penyelenggaraan konferensi, sekitar 295 paper akan dipresentasikan oleh para presenter dalam sesi paralel dan round table. Mereka berasal dari 14 negara antara lain Indonesia, Amerika Serikat, Norwegia, Belgia, Turki, Jepang, Malaysia, Singapura, Inggris, Afrika Selatan, Iran, Brazil, Cina, Cina Taipei. Para presenter akan memaparkan artikel dan hasil kajiannya yang berkaitan dengan subtema konferensi. Subtema tersebut antara lain Innovation and Creativity, Networking and Collaboration, Information, Technology and Communication Integration, Distance Education, Open Educational Resources, Policy and Cultural Considerations, dan Quality Assurance, Certification and Accreditation. Pada kesempatan ini, panitia juga mengadakan penandatanganan MoU pameran dan academic reception, gala dinner dan cultural evening. Bahkan di hari terakhir, panitia akan mengajak para peserta konferensi untuk mengunjungi tempat wisata Istana Tampaksiring dan Museum Dr. Ir. Soekarno. (ad2043)

HATHI Gelar Seminar Internasional Ke-5

Sumbang Ide untuk Ketahanan Air

INDONESIA membutuhkan ketahanan kemudian perguruan tinggi dan pihak air untuk menjawab tantangan kebutuhan swasta, semuanya bertemu di sini. Semuanya air sehari-hari yang terus meningkat. Meng- menyajikan atau mengeluarkan pendapat, ingat dalam beberapa dekade terakhir, dunia kaitannya dengan konservasi air. Bagaimana mengalami pertumbuhan penduduk yang ketersediaan air, bagaimana pengelolaan air, cepat dan urbanisasi yang tinggi. Ini turut itu mestinya tanggung jawab semua. Dengan berdampak pada peningkatan kebutuhan in- ketahanan air, menunjang juga ketahanan frastruktur yang memadai untuk mengakses pangan dan ketahanan energi,’’ terangnya. air dan berakibat pada pencemaran air. Ahli dari Universitas Gajah Mada Prof. Dr. Besarnya tantangan yang dihadapi dengan Ir. Sri Harto BR.DIP.H menyadari tidak waktu yang terbatas, tentunya memerlukan semua ide, hasil riset, serta rumus-rumus pendekatan dan inovasi yang extra ordinary. dari luar negeri bisa langsung diaplikasiItu sebabnya, Himpunan Ahli Teknik Hidrau- kan di Indonesia. Hal ini mengingat kondisi lika Indonesia (HATHI) menggelar seminar hidrologi dan iklim di luar negeri dan Indointernasional ke-5 dengan tema ‘’Water Re- nesia sangat berbeda. Kendati sampai saat silience in a Changing World’’ di Hotel Patra ini, 80% rumus mengenai sumber daya air Jasa, 29-31 Juli 2016. sejatinya masih diimpor dari luar negeri. ‘’Organisasi profesi HATHI ini setiap dua ‘’Setahu saya yang digunakan di Intahun sekali melakukan seminar interna- donesia itu tidak sekaligus digunakan, sional dengan mengundang beberapa ahli tetapi dicoba dulu kemudian dimodifikasi di bidang hidrolik dari beberapa negara. biasanya, ada penyesuaian-penyesuaian. Mereka menyumbang beberapa ide untuk Nah… kalau penyesuaian itu sudah OK, tema yang diangkat dalam seminar,’’ ujar barulah itu digunakan,’’ ujarnya. Ir. Imam Santoso, M.Sc. dari Kementerian Pembukaan Seminar Internasional PUPR. HATHI dihadiri pula Menteri PUPR BaImam menambahkan, pembicara dari luar suki Hadi Muljono dan Wakil Gubernur negeri yang terlibat berasal dari 7 negara yaitu Bali Ketut Sudikerta. Ada dua pembicara Jepang, Korea Selatan, Belanda, Filipina, kunci yakni Presiden Asia Water Council Vietnam, Bangladesh, dan Iran. Para engineer yang pertama Prof. Dr. Gyewoon Choi dan dan ahli sumber daya air Indonesia maupun Hirotada Matsuki, Perwakilan dari Minisinternasional saling berbagi pengalaman. try of Land, Infrastructure, Transport and Sekaligus mempresentasikan dan mendis- Tourism Kerajaan Jepang. (ad2042) kusikan berbagai riset, hasil penelitian, implementasi serta best practice menerapkan teknologi terbaru. ‘’Hasil seminar akan menjadi saran untuk pemerintah,’’ jelasnya. Senior HATHI Dr. Ir. Moch. Amron, M.Sc. mengatakan, tema mengenai ketahanan air diangkat lantaran melihat sumber daya air itu tetap. Padahal ada perubahanperubahan, mulai dari SEMINAR - Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono (dua pertumbuhan pen- dari kanan) dan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta duduk hingga peruba- turut menghadiri pembukaan seminar internasional han iklim. Oleh karena ke-5 yang digelar Himpunan Ahli Teknik Hidraulika itu, ketahanan sumber Indonesia, Jumat (29/7). daya air perlu dibahas, baik dalam rangka penyediaannya, mengantisipasi bencana, serta bagaimana membagi air itu. ‘’Tiga aspek inilah yang menunjukkan bagaimana kita menyikapi sumber daya air yang ada, sehingga itu menjadi satu sumber daya yang tahan terhadap perubahan-perubahan itu,’’ ujarnya. Ahli dari ITS Prof. Dr. Ir. Nadjadji Anwar, M.Sc. mengatakan, total ada 91 makalah yang dibahas terkait isu konservasi air, risiko dan dampak kejadian cuaca ekstrem, pentingnya ketahanan air bagi semua kalangan, serta governance dan kerja sama di bidang sumber daya air. ‘’Setidaknya tiga unsur, pemerintah,

ETWC - Pemateri sedang memberikan materi tentang teknologi pendidikan pada kegiatan ETWC.

MENGAWALI kegiatan reses anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. bertatap muka dengan kelompok tani dan krama subak yang dipusatkan di Balai Banjar Asah Tegeh, Desa Karyasari, Pupuan, Tabanan, Minggu (31/7) kemarin. Selain masimakrama, Ketua DPP PDI Perjuangan itu juga menyerahkan secara simbolis bantuan senilai total Rp 582 juta. Berupa bibit kambing untuk Kelompok Wana Sari Desa Sanda sebanyak 50 ekor senilai Rp 90 juta. Bantuan bibit sapi untuk Kelompok Tani Ternak Amertha Karya Barjar Tegeh Desa Karyasari sebanyak 31 ekor sebesar Rp 217 juta dan bantuan UPPO untuk Kelompok Mekar Jaya di Desa Karyasari sebanyak Rp 275 juta. Sebelumnya, anggota DPR-RI empat periode ini juga sempat meninjau langsung realisasi bantuan Kelompok Tani Ternak Wana Sari serta Kelompok Wanita Tani Srikandi di Banjar Paka, Desa Sanda bersama anggota Fraksi PDI-P DPRD Bali dan Tabanan, Gede Suamba dan Gusti Nyoman Omar Dani serta perwakilan dari Dinas Peternakan Kabupaten Tabanan dan Provinsi Bali. Bantuan yang diperjuangkan Made Urip tersebut, sebagai upaya mensinergikan kelompok ternak untuk menggarap potensi perternakan di Tabanan. Hal itu juga diakui Ketua Kelompok Tani Ternak Wana Sari Ketut Kastawa, salah satu penerima bantuan yang difasilitasi Made Urip, sudah sangat merasakan program yang digulirkan tersebut. Untuk itu Poktan dengan 20 anggota ini berharap bantuan ini bisa terus berlanjut khususnya bagi pengembang bibit dan pengolahan kotoran ternak. ‘’Kami tidak pernah menyangka kali ini sudah dibantu Pak Urip berupa bibit 50 ekor kambing. Kita sangat bangga dengan perjuangan beliau. Padahal selama ini belum ada yang pernah membantu kelompok kami,’’ ujarnya. Pernyataan senada disampaikan Ketua Kelompok Tani Mekar Jaya Wayan Muliastra bersama Ketua Kelompok Tani Amerta Karya Ketut Witrasa yang sangat berbahagia dibantu Made Urip bersama kader PDI Perjuangan di Tabanan. Dikatakan, Made Urip mampu merebut anggaran pusat dibawa pulang sebagai oleh-oleh untuk krama subak

BANTUAN - Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip M.Si. menyerahkan secara simbolis salah satu bantuan bibit ternak di Desa Sanda, Pupuan, Tabanan, Minggu (31/7) kemarin. dan para petani di Tabanan. ‘’Lewat program yang diperjuangkan sudah terbukti kiprahnya selama duduk di DPR. Kita juga merasa sangat bangga dengan perjuangan Pak Urip, sehingga tiga kelompok tani menerima bantuan bibit ternak, termasuk kelompok yang belum mendapat bantuan juga bersemangat ikut hadir,’’ katanya. Sementara itu, Kabid Produksi Perternakan Provinsi Bali Wayan Mardiana menegaskan, tanpa uluran tangan Made Urip tidak akan ada yang memperjuangkan bantuan di pusat. Karena bantuan yang digelontorkan itu saling berebut di pusat. Karena jika tidak ada yang membantu, maka tidak akan ada bantuan yang sampai dari pusat. ‘’Pak Made Urip mati-matian berjuang di pusat. Tanpa ada bantuan dari beliau tidak akan ada bantuan dari pusat. Saya tidak memuji, namun kehadiran Pak Urip sangat direspons positif. Sekarang buktinya kembali terbentuk sejumlah kelompok ternak di Tabanan,’’ tegasnya. Pada kesempatan itu, Made Urip menyampaikan selama ini sedang berjuang bagaimana agar negara bisa berswadaya daging sesuai program Nawa Cita Presiden Jokowi untuk berdaulat di bidang pangan, sehingga tidak bergantung pangan impor. Diharapkan agar negara jangan sampai mengimpor daging ataupun ternak lagi. ‘’Seperti akhirakhir ini kita mau mengimpor daging dari India, tetapi belum bebas dari penyakit ternak sehingga belum bisa importasi,’’ tandasnya. Dikatakan, Presiden Jokowi

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

juga berupaya menegakkan kedautan di bidang pangan dengan memperbanyak program strategis di sektor pertanian dan peternakan yang didorong oleh DPR serta membentuk Sentra Peternakan Rakyat (SPR). Dijelaskan, bagaimana SPR ini bisa dipersiapkan termasuk kabupaten agar menerima program ini seperti di Badung cukup kuat dan mapan. Apalagi pemerintah daerahnya juga mendukung. ‘’PHR dan PAD-nya Badung sampai muntah dan binggung mau dipakai apa, makanya bisa penuh mendukung. Termasuk Buleleng dan Klungkung juga sudah siap. Sayangnya Tabanan belum siap, padahal SPR ini sangat menguntungkan, apalagi Tabanan sangat berpotensi,’’ jelasnya. Selama empat periode di DPR, Made Urip mengaku sudah hafal betul peta pertanian dan peternakan di Bali ini, terutama di Tabanan. Maka dari itu pemerintah daerah harus siap jika harus menerima SPR. ‘’Saya tahu betul itu petanya. Apalagi PDI Perjuangan sekarang menjadi partai pemerintah, sehingga setiap apa yang kita usulkan diterima oleh Kementerian Pertanian. Tetapi gunakan bantuan dengan baik sesuai dengan mekanisme, juklak dan juknisnya. Saya juga ikut bangga dan jangan sampai bantuan dipermainkan, karena uang negara berasal dari rakyat. Jangan sampai ada persoalan di kemudian hari dan harap berbuat baik agar karma kita baik di kemudian hari,’’ tutupnya. (ad1026)


OPINI

6

Senin Pon, 1 Agustus 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Makin Berat Beban Pendidikan di Negeri Ini GURU tidak lagi disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Sekarang guru disebut sebagai pahlawan pencetak insan cendekia. Ini artinya, peran guru dalam mendidik sumber daya manusia yang cendekia adalah sesuatu keniscayaan. Tugas ini tentu sudah sesuai dengan perhatian pemerintah terhadap guru. Demikian pula diharapkan perhatian yang sama terhadap fasilitas pendidikan. Seperti keberadaan gedung, perpustakaan serta fasilitas yang lainnya. Sebab, untuk memajukan pendidikan, tidak cukup memperhatikan gaji dan fasilitas guru. Ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan juga sangat penting untuk diperhatikan. Apalagi pendidikan di Indonesia (sesuai dengan UU Pendidikan), lebih ditekankan pada pendidikan karakter. Artinya, para siswa ditekankan tidak hanya memiliki otak yang cerdas juga memiliki ‘’hati’’ yang terang, ramah dan berbudi. Pendidikan karakter merupakan salah satu metode yang ada dalam lembaga pendidikan yang mengarah pada perbaikan moral generasi bangsa. Dalam UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional telah ditekankan juga bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokrasi serta bertanggung jawab. Dari rangkaian kalimat tersebut, tentu tantangan bagi para pendidik di negeri ini. Mereka para pendidik tak hanya dituntut untuk mencetak siswa pintar secara keilmuan, juga punya moral yang baik. Sebab, dunia pendidikan diharapkan sebagai motor penggerak untuk memfasilitasi perkembangan karakter. Sehingga anggota masyarakat mempunyai kesadaran kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis dan demokratis dengan tetap memperhatikan sendi-sendi NKRI dan norma-norma sosial di masyarakat. Ini artinya perbedaan suku, ras dan agama harus dijauhkan dan tidak perlu dipertentangkan. Dalam pendidikan karakter, menghargai perbedaan juga patut menjadi perhatian. Di tengah bangsa yang heterogen ini, sikap menghargai perbedaan tidak boleh dilupakan. Perpaduan pikiran yang cerdas dengan hati terang serta perilaku yang santun akan mampu mengembangkan sikap-sikap kejujuran, integritas, komitmen, kedisiplinan, visioner, dan kemandirian. Sejarah memberikan pelajaran yang amat berharga, betapa perbedaan dan pertukaran pikiran itulah sesungguhnya yang mengantarkan kita ke gerbang kemerdekaan. Mengacu dari realitas yang ada saat ini, sektor pendidikan tak hanya terganjal dengan kualitas pendidik yang masih perlu ditingkatkan, juga komitmen para pengambil kebijakan dalam pengalokasian anggaran juga perlu ditingkatkan. Dalam Undang-undang Pendidikan Pasal 49 ayat (1) jelas menyatakan bahwa dana pendidikan selain gaji pendidik dan biaya pendidikan kedinasan dialokasikan minimal 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada sektor pendidikan dan minimal 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Namun dalam penerapannya di sejumlah daerah, termasuk di Bali, masih terjadi kontradiksi. Rata-rata anggaran pendidikan yang tertuang dalam APBD baru sebesar 15% di luar gaji guru. Ini adalah sebuah bentuk tindakan inkonstitusional (bertentangan dengan UUD), dan perlu segera diperbaiki. Mengingat UUD juga menyatakan bahwa anggaran pendidikan minimal 20% dari APBN.

Kemerdekaan Semu Pendidikan Indonesia

Setiap tanggal 17 Agustus bangsa Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan. Selama ini, euforia menyambut HUT Kemerdekaan lebih banyak diisi dengan berbagai kegiatan yang sifatnya seremonial saja dan bahkan lupa untuk merefleksi sejauh mana bangsa Indonesia sudah merdeka dalam arti yang sesungguhnya. Meskipun secara politik ideologis sudah merdeka, tetapi faktanya kemerdekaan bangsa Indonesia masih semu dalam berbagai bidang, salah satunya adalah bidang pendidikan. Pendidikan menjadi fokus penting karena aset berharga bagi suatu bangsa adalah sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan hal ini hanya bisa diperoleh melalui pendidikan.

Oleh I Kadek Mustika

B

anyak permasalahan dalam dunia pendidikan di Indonesia yang mencerminkan bahwa kemerdekaan dalam bidang pendidikan di Indonesia masih semu. Jika melihat kembali sejarah pendidikan di Indonesia memang tidak bisa dilepaskan dari pengaruh Barat. Sejak zaman penjajahan Belanda, Indonesia sudah mengenal praktik diskriminasi pendidikan. Pendidikan hanya untuk orang/golongan tertentu dan bersifat eksklusif. Tidak salah jika akhirnya bangsa kita mudah dikendalikan atau dijajah karena faktor SDM yang masih rendah. Meskipun bangsa Indonesia kini sudah merdeka dan memasuki usia 71 tahun, tetapi praktik diskriminasi faktanya masih terjadi dalam dunia pendidikan Indonesia. Beberapa sekolah di Indonesia masih menciptakan eksklusivitas, sehingga sekolah tersebut hanya bisa dijangkau oleh orang-orang tertentu. Dengan adanya RSBI dan sekolah elite lainnya yang bergaya pendidikan luar semakin membuat jurang yang lebar bagi pemerataan kualitas dan akses pendidikan di Indonesia. Pemerataan akses pendidikan dewasa

ini memang masih menjadi PR besar bagi pemerintah. Akses pendidikan yang merata bagi semua orang sangatlah penting karena merupakan hak setiap warga negara untuk mendapatkan pendidikan dan hal ini sudah dilindungi oleh konstitusi negara kita yaitu UUD 1945 Pasal 31 ayat 1 bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Namun faktanya, banyak warga negara yang belum mendapatkan pendidikan karena berbagai faktor, seperti masalah sistem, kemiskinan, mental, geografis, sarana dan prasarana, dan sebagainya. Pemerintah memang harus membuat sistem pendidikan yang dapat menyediakan kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh warga negara Indonesia untuk memperoleh pendidikan. Langkah pemerintah dewasa ini misalnya dengan program SM3T memang semakin menjembatani ketimpangan ini. Tidak hanya itu, pemerintah hendaknya membuka lebih banyak jenjang pendidikan dari PAUD sampai dengan perguruan tinggi secara merata di Indonesia sehingga semakin mudah dijangkau oleh setiap warga negara. Kemerdekaan semu dunia pendidikan tidak hanya tercermin dalam sistem

pendidikan yang eksklusif. Dewasa ini kita juga seolah semakin kehilangan arah dengan semakin banyaknya mengadopsi nilai-nilai atau pemikiran Barat dan mengesampingkan nilai-nilai kearifan lokal (local genius) dalam dunia pendidikan. Contoh kecil, sistem atau model pembelajaran selama ini selalu mengacu dari Barat padahal Indonesia memiliki nilai-nilai kearifan lokal yang semestinya terus digali dan diterapkan dalam pembelajaran. Pemikiran-pemikiran Ki Hajar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Indonesia patut terus kita gali dan kembangkan. Pendidikan nonformal dengan model pasraman/pesantren yang sudah terbukti ampuh dalam membina karakter dewasa ini juga semakin ditinggalkan. Jika terus demikian maka masihkah kita mengatakan sudah berdikari dalam bidang pendidikan? Bangsa Indonesia semakin terbatasi ruang geraknya karena hampir setiap kebijakan didikte atau dipengaruhi oleh pihak asing. Tidak salah, apa yang disebut oleh Bung Karno dengan istilah ‘’neokolonialisme’’ memang terjadi, yaitu bentuk penjajahan secara halus yang mengancam bangsa Indonesia. Pendidikan yang ada di Indonesia jika dilihat secara kualitas masih jauh jika dibandingkan dengan negara lain. Pelaksanaan pendidikan di Indonesia mengacu pada UU No. 20 Tahun 2003 tetang Sistem Pendidikan Nasional bahwa pendidikan harus menghasilkan manusia Indonesia yang cerdas secara komprehensif dan kompetitif, terlebih Indonesia sudah memasuki MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN). Namun faktanya, pendidikan yang berkualitas masih jauh dari yang diharapkan. Beberapa hasil survei menunjukkan kualitas pendidikan di Indonesia menempati urutan di bawah. Menurut survei Political and Economic Risk Consultant (PERC), kualitas pendidikan di Indonesia berada pada urutan

S URAT PEMBACA

Suara Publik

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Kemarau Basah Menghampiri Indonesia

Kuliner Bali dan Tradisi Identitas Bali makin hari makin tersisih. Pelaku bisnis yang menenuki kuliner Bali juga makin sulit ditemui di tengah maraknya penjualan makanan kemasan dan yang cenderung instan. Untuk itu, saya berharap kepada pemerintah daerah dan politisi di Bali yang menjadi wakil rakyat jangan terlalu jauh-jauh berpikir dalam menjaga Bali. Pikirkan masalah terkini Bali yang makin sulit mempertahankan tradisi di tanah Bali. Pikirkan bagaimana caranya agar kuliner Bali bisa tetap menjadi pilihan menu bagi wisatawan yang ke Bali. Jangan terus-terusan berpikir masalah global dengan orientasi kesejahteraan hanya dari sisi ekonomi. Bali akan bangkit dengan sendirinya dari sisi ekonomi, jika identitas Bali tak dinodai dengan ambisi. Jangan terus-terusan terobsesi mengajak krama Bali menjadikan Bali seperti Singapura dan Thailand. Ingat Bali punya identitas. Mari kita jaga bersama. Untuk generasi muda Bali, saya harapkan mulai sadar bahwa kita ke depan punya beban mengawal tradisi. Untuk itu, jangan malu menikmati kuliner Bali. Jangan malu belajar makekawin dan jangan malu belajar menabuh. Satu lagi, jangan malu ke sawah dan menjadi petani. Ingat tradisi Bali telah menjadi kekuatan ekonomi oleh pemodal. Tradisi Bali juga yang membuat pemodal ingin lebih banyak menguasai tanah Bali. Caranya sederhana mari bangun kesadaran bersama menjaga Bali. Untuk itu pula saya berharap agar ke depannya kepala daerah di Bali bersinergi. Buat event yang bisa membuat krama Bali melakukan penguatan bisnis berbasis kekuatan lokal. Gunakan APBD yang ada untuk melakukan penguatan identitas Bali. Gunakan aset-aset yang ada untuk kemandirian Bali. Dewa Ketut Mahayana Gianyar, Bali

MUNGKIN banyak yang bertanyatanya mengapa di pertengahan tahun seperti ini yang seharusnya musim kemarau, kita harus dihampiri oleh debit curah hujan yang cukup tinggi. Ditambah lagi banjir, tanah longsor dan bencana lainnya yang menimpa akibat curah hujan deras yang terjadi. Untuk itu, berikut penulis akan mencoba menjelaskan beberapa alasannya. Berdasarkan letak astronomisnya, Indonesia berada pada 6° Lintang Utara dan 11° Lintang Selatan, serta 95° Bujur Timur dan 141° Bujur Barat. Hal ini membuktikan bahwa Indonesia termasuk dalam salah satu negara yang berada di daerah tropis. Pada daerah tropis hanya terdapat dua jenis musim setiap tahunnya, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Kedua jenis musim ini memang tidak dapat diketahui tepatnya kapan terjadi. Namun berdasarkan fenomena cuaca yang sudah terjadi setiap tahunnya, dapatlah diprediksi kapan kira-kira kedua musim ini terjadi. Berdasarkan data yang telah diperoleh dari tahuntahun sebelumnya, Indonesia biasanya mengalami musim hujan pada bulan Oktober hingga Maret, sedangkan musim kemarau terjadi pada bulan April hingga Oktober setiap tahunnya. Saat ini Indonesia seharusnya memasuki musim kemarau, di mana curah hujan setiap bulannya di bawah 60mm dan jumlah hari hujan per bulannya lebih sedikit dari padahari tak hujan. Tetapi berdasarkan data observasi yang telah dilakukan oleh BMKG, dewasa ini Indonesia justru mengalami hari tak hujan lebih

Oleh Rira Angela Damanik banyak daripada hari hujan dengan intensitas curah hujan yang tinggi. Selama beberapa periode belakangan ini, banjir telah mengguyur sebagian besar wilayah di Indonesia, seperti Aceh, Sumatera Utara, Lampung, Pekanbaru, Jawa Tengah dan berbagai daerah lainnya. Hujan di Kabupaten Aceh Selatan, misalnya. Berdasarkan informasi yang diterima dari Stasiun BMKG Klas I Bandar Udara Sultan Iskandar Muda di Serambi, hujan yang terjadi pada 14 Juli 2016 ini, mencapai intensitas sangat lebat dan menghasilkan curah hujan 132mm. Hal ini menyebabkan banjir yang cukup dahsyat dengan luapan terparah terjadi di Gampong Ujong Gunong Rayek, Beutong dan beberapa gampong lainnya di Kecamatan Kota Bahagia. Data model analisis SST tanggal 13 Juli 2016 menunjukkan bahwa suhu muka laut di wilayah perairan Barat Aceh hangat berkisar 29.55 – 29.65°C. Anomali positif berkisar 0.75 – 0.8°C di perairan Barat Provisi Aceh, menunjukkan pasokan uap air masih besar di sekitar wilayah tersebut karena kondisi SST (Sea Surface Temperature) lebih hangat dibandingkan kondisi normalnya. Dari analisis Streamline terlihat adanya pola tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera yang membentuk perlambatan kecepatan angin di bagian barat Provinsi Aceh. Hal tersebut sangat memengaruhi pertumbu-

han awan-awan hujan di sekitarnya. Dari klasifikasi jenis awan, diketahui terbentuk awan Cumulonimbus yang berpotensi hujan sedang hingga sangat lebat pada malam hingga dini hari. Berdasarkan contoh tersebut, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa Indonesia sedang mengalami masa yang dinamakan sebagai kemarau basah. Di mana banyaknya curah hujan melebihi normalnya pada musim kemarau yang seharusnya terjadi. Jika ditinjau dari data SST (Sea Surface Temperature), Indonesia sedang mengalami suatu onomali cuaca yang dinamakan IOD (Indian Ocean Dipole) negatif. Yang ditandai dengan, SST di daerah Samudera Hindia barat lebih dingin dari SST rata-rata (SST klimatologi), sementara SST di daerah Samudera Hindia Tenggara (terutama di perairan Indonesia) lebih hangat. Suhu muka laut (SST) di Indonesia mengalami kenaikan diakibatkan oleh angin barat yang mendominasi pergerakan energi panas di atmosfer, sehingga intensitas terbentuknya awan konvektif pun bertambah. Konveksi yang terjadi juga mengakibatkan terbentuknya updraft khususnya di daerah baratan Indonesia. Mekanisme pembentukan awan di daerah ini cenderung dikarenakan oleh perbedaan massa udara panas dengan massa udara dingin, sehingga mengakibatkan massa udara yang lebih panas dari sekitarnya naik hingga suhunya sama dengan suhu sekitar.

ke-12 dari 12 negara di Asia. Dengan demikian, pemerintah harus lebih meningkatkan proses belajar yang berkualitas karena jika proses belajar tidak berkualitas sangat sulit diharapkan terjadinya hasil belajar yang bermutu. Tidak hanya masalah pemerataan dan kualitas, kurikulum juga menjadi masalah dalam dunia pendidikan Indonesia. Setiap perkembangan/pergantian kurikulum memang secara prinsip memiliki tujuan untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Namun, apa yang terjadi dewasa ini cukup membuktikan bahwa belum ada perencanaan pendidikan yang bersifat sistematik. Sistem yang kurang matang akhirnya menyebabkan anggaran banyak terkuras dan pelaksanaannya tidak sesuai harapan. Sebagai contoh, Kurikulum 2013 memang memiliki tujuan yang bagus dalam penguatan akhlak atau sikap siswa, tetapi dalam pelaksanaannya menuntut kualitas SDM tenaga pendidik yang memadai dan juga sarana-prasarana. Di sisi lain, sekolah masih memiliki kendala dalam sarana dan prasarana, rendahnya kualitas guru karena minimnya pelatihan, dan sebagainya. Dengan sistem pendidikan yang kurang bagus, praktik kecurangan pun terjadi dan mengarah pada komersialisasi pendidikan. Anggaran semakin banyak yang keluar tetapi kurang maksimal dalam mengimplementasikan visi dunia pendidikan Indonesia yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Permasalahan pendidikan Indonesia sebenarnya tidak hanya masalah itu saja. Namun, masalah di atas sudah cukup menggambarkan bahwa bangsa Indonesia sedang mengalami krisis multidimensional utamanya yang menyangkut pembangunan sumber daya manusia (SDM). Penulis, dosen Jurusan Pendidikan Bahasa Bali FBS Undiksha

POJOK Pasubayan Desa Pakraman Tolak Reklamasi satukan tekad tolak investor rakus. -Pejabat rakus jangan dipilih. *** Jajak pendapat; jangan pernah kompromi dengan pelaku kejahatan korupsi. -Hanya koruptor yang ingin lindungi koruptor. *** Kasus Tanjungbalai, tokoh umat Buddha tak mau menyalahkan siapa pun. -Semua harus jaga kerukunan.

Penulis, Taruna Sekolah Tinggi Meteorologi dan Geofisika, Jakarta

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI

http://facebook.com/balipost

Balipostcom Balipostcomwww.iklanbalipost.com

balipost (144rb Like) (81rb Like) http://facebook.com/balipost

Senin Pon, 1 Agustus 2016

Figur

Beban Utang

NARKOBA bikin sengsara. Tak hanya bagi pecandu, juga keluarga. Jika sudah tergantung dengan narkoba, berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan uang, dari menjual barang berharga di rumah, mencuri dan berutang. “Pecandu mau melapor diri setelah beban utang yang semakin besar. Keluarga mereka sampai menangis karena tidak sanggup lagi menghadapinya,” ujar Kabid Rehabilitasi BNNP Bali AKBP Nyoman Artana, Minggu (31/7) kemarin. Menurut Artana, respons masyarakat terhadap program rehabilitasi cukup bagus dan lebih banyak dari keluarga pecandu. Yang melapor diri ke BNNP hingga Juli sebanyak 125 orang. Rata-rata mereka tidak mampu lagi menghadapi permintaan uang oleh keluarga yang mengkonsumsi narkoba, heban utang dari pecandu hingga sering terjadinya kekerasan dalam keluarga. Seiring dengan gencarnya penindakan terhadap sindikat narkoba, pihaknya berupaya mengimbangi dengan pencegahan dan pemulihan (rehabilitasi). Terkait biaya, menurut mantan Kasubbid Wabprof Bid. Propam Polda Bali ini, negara sudah menyiapkan anggaran melalui BNNP, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan. “Jadi rehabilitasi itu tidak dipungut biaya. Begitu besar perhatian negara untuk memulihkan anak bangsa ini dari pengaruh narkoba,” ujarnya. Guna mewujudkan generasi muda tumbuh sehat dan aman dari penyalahgunaan narkoba, BNN terus mengoptimalkan kinerja seluruh lini. Selain itu, langkah-langkah perbaikan, loyalitas dan dedikasi terus dilakukan BNNP dalam rangka pencapaian sasaransasaran yang telah ditetapkan. (rah)

@balipostcom (4.295 Follower) (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Balipost Baliposton onGadget Gadget

www.iklanbalipost.com

Bali Post/wan

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Bentuk Komunitas Jangan Sekadar untuk Dapat Bantuan

Amlapura (Bali Post) – Membentuk komunitas banjar atau desa pakraman jangan sekadar untuk mendapatkan bantuan pemerintah. Saat ini ada aturan yang boleh diberikan bantuan pemerintah hanya komunitas atau lembaga masyarakat yang berbadan hukum. Hal itu ditegaskan Ketua Majelis Madya Desa Pakraman Karangasem (MMDP) I Wayan Artha Dipa, Minggu (31/7) kemarin di Sidemen. Saat mengukuhkan pengurus Majelis Alit Desa Pakraman (MADP Kecamatan Sidemen, Artha Dipa yang juga Wabup Karangasem menyampaikan tujuan pembentukan banjar atau desa pakraman yang dilakukan para leluhur zaman dulu sejak

zaman Mpu Kuturan, dalam rangka mewadahi masyarakat Bali. Banjar dan desa pakraman dalam perkembangannya sampai kini di tengah tantangan globalisasi ternyata cukup ampuh sebagai benteng pelestarian adat dan kebudayaan Bali yang

dijiwai agama Hindu. Menurutnya, badan hukum banjar atau desa pakraman dikhawatirkan bakal membuat sirna komunitas adat masyarakat Bali itu. ‘’Kalau itu terjadi, saya khawatir menjadi pintu kehancuran budaya Bali,’’ katanya.

Artha Dipa asal Desa Sangkan Gunung, Sidemen itu, berharap para pengurus atau prajuru lebih rajin membaca peraturan, terutama yang menyangkut desa pakraman seperti Perda Pemprov Bali No. 3 Tahun 2001, Tentang Desa Pakraman. ‘’Jangan membentuk komunitas banjar atau desa pakraman hanya untuk mendapatkan bantuan pemerintah,’’ tegasnya. Prajuru MADP Sidemen yang dikukuhkan dan diket-

uai IGN Kartika, S.Pd., M.Pd. Ketua Panitia pengukuhan IGN Mantra menyampaikan, Kartika terpilih melalui paruman MADP Sidemen 10 Juli lalu, melalui musyawarah mufakat oleh utusan 19 bendesa pakraman se-Kecamatan Sidemen. Pengukuhan dilakukan didahului persembahyangan di Pura Puseh Desa Tebola, dilanjutkan majaya-jaya bagi bendesa dan prajuru, di-puput Ida Pedanda Gede Peling Pinatih dari Geria Carik, Sidemen. (013)

”Round Table VIP Meeting” di Puri Den Bencingah

Dihadiri Konsulat Jenderal Australia di Bali Semarapura (Bali Post) Round table VIP meeting di Puri Den Bencingah, Klungkung, diselenggarakan oleh Australia Indonesia Art Alliance (AIAA). Kegiatan ini mendiskusikan masalah pendidikan, kebudayaan dan lingkungan hidup. Diskusi yang dibuka Gubernur Bali diwakili Kabid Kesenian Disbud Bali, sangat mengapresiasi sekali kegiatan yang digagas oleh AIAA, guna dapat tukar menukar pandangan bidang seni budaya, pendidikan dan lingkungan hidup, dengan tujuan mulia untuk menciptakan forum terbuka yang mengkomunikasikan ide dan dukungan antara pemerintah dan pimpinan komunitas di Indonesia, khususnya Bali dan Australia, terkait program-program di masa depan, baik mengenai seni budaya, pen-

didikan dan lingkungan hidup. Hal ini dapat menciptakan kerja sama, persahabatan, dan pemahaman di antara kedua negara. Dr. Helena Studdert, Konsulat Jenderal Australi di Bali dalam sambutannya menyampaikan Indonesia termasuk mempunyai hubungan bilateral dengan Australia. “Jalan tidak selalu mulus, tapi yang terpenting kami terus bekerja sama untuk mendorong pemahahaman yang lebih besar antara masyarakat kita,” katanya. Dikatakan, warga Australia datang ke Bali sebagai rumah kedua, sekitar 12 ribu warganya tinggal di Bali. Selain itu, sekitar 1 juta warga Australia berkunjung ke Bali dalam setiap tahunnya. “Untuk itu kami berkomitmen memperkuat hubungan dengan

Derita Balita Sri Astiti

Buta, Tangan dan Kakinya Cacat

NASIB kurang beruntung dialami balita Ni Kadek Sri Astiti (9 bulan). Bocah pasangan suamiistri Wayan Suparta (31) dan Ni Wayan Sariasih (25) yang tinggal di Banjar Batu Madeg, Desa Tista, Abang, Karangasem sejak lahir menderita cacat. Kedua bola mata anak kedua pasutri miskin itu tampak memutih. Penglihatannya terganggu atau buta. Kedua lengan dan kakinya juga cacat, pendek dan perkembangannya terganggu. Minggu (31/7) kemarin balita itu ditengok Klian Banjar Dinas Batu Madeg Ketut Sukerana dan Perbekel Tista Ketut Slamet Ariyasa. Suparta dan Sariasih mengatakan, anak perempuannya itu saat dalam kandungannya dikira normal. Namun beberapa hari menjelang lahir baru pihaknya melakukan USG. Saat itu dokter di RSUD Karangasem menyarankan bayinya agar segera dilahirkan. Soalnya, dari USG diketahui kedua tangan dan kakinya diketahui cacat. Kedua tangan dan kakinya kecil-kecil. Benar saja, kata Suparta, begitu lahir bayinya cacat. Tak hanya alat geraknya yang cacat, kedua bola matanya juga putih. ‘’Memang

PANTAI KEDONGANAN - Sejumlah wisatawan berteduh di salah satu tenda milik pengusaha kuliner seafood, di tepi Pantai Kedonganan, Jimbaran. Foto diambil baru baru ini.

kami jarang memeriksakan kandungan, karena tak memiliki biaya. Setelah lahir, karena dokter mengatakan bayi kami menderita cacat bawaan, kami juga tak pernah membawa ke dokter spesialis, selain rutin ke Posyandu. Soalnya kami juga tak memiliki uang untuk membawa ke dokter lagi,’’ ujar Suparta, pekerja serabutan itu. Sri Astiti memang bisa menangis normal seperti balita lainnya. Namun dia tampak tak bisa merangkak atau bangun sendiri dari posisi berbaring. Kalau didudukkan dia bisa duduk. Kedua tangan dan kakinya yang kecil dan pendek hanya tampak bisa menggapai-gapai. Saat Bali Post menyodorkan kertas putih, dia mencoba meraihnya. Dari sana dia diduga masih bisa melihat sedikit dan matanya masih ada harapan diselamatkan. Seorang dokter dari Merita, dr. Sukana kemarin juga menengok balita itu. Orangtua balita itu diharapkan mengurus rujukan dari Puskesmas Abang, RSUD Karangasem dan nantinya kalau sampai ke RSUP Sanglah, pihaknya berupaya memperhatikan dengan menghubungi dokter spesialis. Harapan warga dan orangtuanya, paling tidak penglihatannya bisa

diselamatkan, meski tak sempurna. Pasutri itu tinggal di sebuah gubuk. Suparta mengatakan, tanah pekarangan itu meminjam dari sepupunya. Sementara mereka juga memiliki ladang garapan dari nyakap seluas 80 are. Ladang itu dia tanami ketela pohon. Sariasih mengatakan, sehari-hari dia sering makan nasi gaplek. Nasi itu dari ketela pohon yang diiris kecil dan dikeringkan. Pasutri itu tinggal di sebuah gubuk reyot beratap asbes. Sementara dindingnya dari gedek yang sudah rusak. Pasutri ini juga memiliki satu unit bangunan yang difungsikan sebagai dapur. Sebagian dapur berdinding gedek, dan sebagian ditembok batako. ‘’Tahun lalu Pasutri ini dapat dana rehab rumah senilai Rp 5 juta dari pemerintah pusat,’’ ujar Klian Banjar, Sukerana. Sukerana dan Perbekel Slamet mengatakan, pihaknya bisa saja mengusulkan agar pasutri itu mendapatkan bedah rumah. Namun harus ada surat persetujuan dari pihak pemilik tanah, agar pekarangan itu bisa dipinjam untuk dibanguni bedah rumah. (bud)

Kadek Sri Astiti, kedua matanya buta, tangan dan kakinya cacat.

Bali Post/bud

mensponsori dan medorong kegiatan dua arah people-to-people,” jelasnya. Ketua FKUB Bali yang juga Ketua Asosiasi FKUB Indonesia Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet menyampaikan pendidikan, kebudayaan dan lingkungan hidup, adalah masalah penting dalam pembangunan bangsa dan memiliki keterkaitan satu dengan yang lainnya. Untuk menyelaraskan dan memperkecil dampak yang ditimbulkan dalam rangka harmonisasi Bali memiliki konsep Tri Hita Karana. “Kami sangat concern dengan masalah-masalah yang menjadi topik diskusi ini. Itulah yang mendasari kami siap mempasilitasi kegiatan ini, serta membantu penyelenggaraannya,” ujar Ida Pangelingsir Agung Putra

DISKUSI - Pangelingsir Puri Den Bencingah, Klungkung menyampaikan ucapan selamat datang kepada para peserta diskusi di puri setempat. Sukahet. Ia berharap galang terus komunikasi antara kedua belah pihak melalui kegian berkesenian, pendidikan melalui program pertukaran pelajar dan mahasiswa, serta kegiatan peduli lingkungan sebagai dampak dari pembangunan. Diskusi berlangsung sekitar

3 jam, diikuti sekitar 50 orang yang terdiri dari SKPD terkait di lingkungan Pemprov Bali, DPRD, Pemkab Klungkung, Pemkot Denpasar, Pemkab Badung, seniman dan budayawan seperti Maestro I Nyoman Gunarsa, pengurus Yayasan Waturenggong serta pengurus FKUB Bali. (kmb12/k100)


BANGLI

8

Senin Pon, 1 Agustus 2016

Pemkab Akui Sulit Tangani Serangan Kera Bangli (Bali Post) Penanganan serangan kera di Subak Tegalalang, Kelurahan Kawan, Bangli dan sekitarnya diakui Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan (P3) Bangli sangat sulit untuk dilakukan. Di samping jumlahnya yang banyak, hewan tersebut juga berada di medan yang berat. Kasi Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas P3 I Wayan Sentana mengaku belum mendapatkan laporan terkait serangan kera itu dari petani. Meski demikian, berkaca dari pengalaman tahun lalu, penanganan hewan tersebut sangat sulit dilakukan. Sebab karakter kera sangat jauh berbeda dengan hama tanaman pada umumnya. ‘’Lain kalau serangan seperti wereng, bisa diatasi secara cepat. Ini kera, karakternya beda. Baru lihat orang saja sudah kabur. Sangat sulit menanganinya,’’ ujarnya, Minggu (31/7) kemarin. Sulitnya penanganan juga tak terlepas dari medan yang sangat berat. Kera yang mencapai ribuan itu lebih sering berada di sekitar Tukad Melangit sehingga tidak mudah dijangkau. Jika itu ditangani, yang turun tak hanya cukup Dinas P3, namun juga perlu didukung instasi lain. Cara ini pun tingkat keberhasilannya dinilai sangat kecil. ‘’Dulu ini sudah pernah dibahas. Yang datang ada dari pemprov, BKSDA, TNI dan juga kalangan petani. Tapi tak berhasil,’’ tegasnya. Serangan kera, kata Sentana, salah satunya diakibatkan karena pasokan makanan di bantaran sungai sudah habis. Guna meminimalisasi serangan kera, salah satu upaya bisa dengan menggencarkan penanaman pohon buah. Hanya saja dalam mendapatkan bibit, subak bersangkutan harus mengajukan usulan ke pemkab. Serangan kera di wilayah tersebut marak terjadi sejak dua bulan belakangan. Yang menjadi sasaran tak hanya lahan pertanian yang berada di bantaran Tukad Melangit namun juga lahan persawahan yang padinya sudah berbuah. Kondisi ini mengakibatkan hasil panen berkurang. Bahkan beberapa petani mengalami gagal panen. Para petani sejatinya sudah melakukan sejumlah upaya, mulai dari pemasangan jaring di sepanjang pematang sawah hingga mengusir dengan menggunakan obor. Akan tetapi, hal itu tak membuahkan hasil. Serangan kera justru semakin menjadi-jadi. (kmb45)

Sehari, Dua Motor Digondol Maling

Bangli (Bali Post) Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali marak terjadi di wilayah hukum Polsek Kintamani. Di Banjar Bayun, Desa Satra, satu unit sepeda motor Jupiter Z milik seorang pelajar raib di sebuah parkiran dekat sekolahnya. Sementara di Desa Batur Selatan, sepeda motor dengan jenis yang sama juga hilang saat ditinggal pemiliknya bergotong royong. Informasi yang dihimpun Minggu (31/7) kemarin menyebutkan, kedua kasus curanmor tersebut terjadi pada Sabtu (30/7). Kronologis pencurian sepeda motor yang terjadi di Banjar Bayun, Desa Satra bermula saat korban yang asal Banjar Sangker Desa Mengening, Kubutambahan, Singaraja datang untuk berlatih silat di sekolahnya dengan mengendarai motor Jupiter Z DK 2670 UB sekitar pukul 15.00 wita. Oleh korban, sepeda motor tersebut diparkir di sebuah tempat parkir yang berjarak 50 meter dari lokasi sekolah bersama 10 kendaraan lain milik teman-temannya. Setelah selesai berlatih silat sekitar pukul 16.30 wita, korban kembali ke parkiran dengan maksud mengambil sepeda motor. Namun, korban terkejut karena mendapati sepeda motor itu raib. Setelah sempat dilakukan upaya pencarian hingga petang, korban diantar ayahnya, Wayan Sumadi Arta (36) melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kintamani. Sementara itu, kasus curanmor yang terjadi di parkiran Tunon, Desa Batur Selatan bermula saat korban I Nengah Merada (41) asal Banjar Masem Dwi Tirta desa setempat datang ke parkiran Tunon menggunakan sepeda motor Jupiter Z hitam DK 4364 D. Setelah memarkir sepeda motor, korban kemudian meninggalkannya untuk gotong royong di lokasi upacara ngaben yang berjarak sekitar 30 meter dari tempat parkir. Usai gotong royong, korban yang menuju parkiran terkejut karena mendapati motor miliknya hilang. Bersama keluarganya, korban sempat melakukan pencarian di sekitar TKP. Karena hasilnya nihil, korban pun memilih melapor ke Polsek Kintamani. Kapolsek Kintamani Kompol drh. Komang Tresna Arbawa Manik membenarkan adanya dua laporan kasus curanmor yang diterimanya pada Sabtu (30/7) malam. Terhadap dua laporan itu, pihaknya mengaku sudah melakukan olah TKP dan memeriksa saksisaksi. Hingga sore kemarin upaya penyelidikan masih berlangsung. (kmb40)

Bali Post/sos

BANGKRUT - Salah satu restoran di Kintamani yang telah bangkrut. Belakangan ini sejumlah restoran bernasib sama. Persoalan ini salah satunya dipicu kenaikan retribusi pariwisata sejak 2015 lalu.

Kunjungan Wisatawan ke Kintamani Menurun

Pemkab Diminta Kaji Ulang Besaran Retribusi Bangli (Bali Post) Pengusaha hotel dan restoran meminta pemkab untuk mengkaji kembali besaran retribusi pariwisata di Kintamani yang telah ditetapkan pada 2015. Pasalnya, retribusi atau tiket masuk wisatawan tersebut mengakibatkan kunjungan wisatawan menurun. Buntutnya, sejumlah restoran mengalami kebangkrutan. Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bangli I Ketut Putranata, Minggu (31/7) kemarin mengatakan, kenaikan retribusi pariwisata yang mencapai 200 persen pada awal 2015 mengakibatkan wisatawan berpikir dan enggan untuk berkunjung ke kawasan Kintamani. Sebab besaran retribusi dinilai tak sebanding dengan apa yang didapat. Fasilitas umum, salah satunya toilet yang menjadi pendukung belum disediakan secara maksimal oleh pemkab. Demikian

juga dengan kondisi objek wisata yang masih carut-marut. Menurunnya kunjungan wisatawan secara otomatis berdampak pada hunian hotel maupun kunjungan ke restoran. ‘’Bayar mahal, tapi tak dapat apa. Nyari toilet saja sulit. Jadinya wisatawan enggan untuk datang. Pendapatan hotel dan restoran ikut berkurang. Beberapa juga sudah ada yang bangkrut,’’ ujarnya. Terkait hal ini pihaknya meminta pemkab mengkaji ulang aturan terkait retribusi. Perhi-

tungannya harus menyesuaikan dengan kondisi saat ini. Dengan langkah itu, jumlah kunjungan wisatawan ke depannya diprediksi bisa meningkat. ‘’Pemilik restoran dan hotel menginginkan tarif itu dikaji ulang. Perlu lihat kondisi saat ini, pantas tidak sebesar itu. Tidak kenapa tarif lebih murah, tapi kunjungan meningkat. Masyarakat juga dapat imbas positif,’’ tegas Putranata. Lebih lanjut ia menilai dalam menaikkan retribusi, pemerintah

daerah masih terkesan terburuburu. Dalam artian tidak diimbangi dengan kajian yang mendalam. Dalam menerapkan kebijakan baru itu pelaku pariwisata seharusnya juga perlu dilibatkan. Hal tersebut dimaksudkan untuk menghindari adanya persoalan yang merugikan sepihak. ‘’Harusnya sebelumnya menaikkan tarif itu, sosialisasikan dulu. Duduk bersama. Jangan langsung menetapkan begitu saja,’’ katanya. Selain persoalan retribusi, kolapsnya sejumlah restoran dan hotel juga diakibatkan adanya perang tarif. Hal ini bukan persoalan baru, melainkan sudah menjadi pemandangan klasik yang hingga kini belum bisa di-

tuntaskan. Hal ini pun perlu mendapat perhatian dari pemerintah daerah, dengan melaksanakan pembinaan SDM secara rutin dan berkelanjutan. ‘’Perang tarif itu sudah dari dulu dan sampai sekarang masih terjadi. Ini juga perlu diberikan pemahaman. Supaya mereka (pemilik hotel dan restoran-red) punya standar berapa bayarnya,’’ tandasnya. Untuk diketahui, retribusi yang dikenakan untuk wisatawan mancanegara saat ini senilai Rp 30 ribu. Sebelum aturan 2005 berlaku, besarannya hanya Rp 10 ribu. Sementara untuk wisatawan domestik retribusinya naik dua kali lipat menjadi Rp 15 ribu. (kmb45)

Pembangunan Pura Kawitan Warga Kayu Selem Goa Song Panitia Gelar Pengundian Kupon Berhadiah

Bangli (Bali Post) Sebanyak kurang lebih 50 ribu lembar kupon berhadiah diundi di areal Pura Tampurhyang Luhur, Toya Bungkah Kintamani, Minggu (31/7) kemarin. Pengundian kupon berhadiah tersebut merupakan program penggalian dana yang digelar panitia dalam rangka pembangunan Pura Kawitan Warga Kayu Selem Goa Song di Banjar Kayu Selem, Desa Songan B, Kintamani.

Ketua Panitia Pembangunan Pura Kawitan Warga Kayu Selem Goa Song I Wayan Sukarya menjelaskan, dalam kegiatan penggalian dana ini pihaknya mencetak kupon sebanyak 50 ribu lembar dengan harga Rp 10 ribu per satu lembar kupon. Penyebaran kupon dilakukan hampir ke seluruh Bali sejak beberapa bulan lalu. ‘’Seluruh hasil penjualan kupon ini kami manfaatkan untuk biaya pembangunan Pura

Kawitan Warga Kayu Selem Goa Song yang secara keseluruhan membutuhkan dana Rp 9,5 miliar,’’ terangnya. Hadiah utama yang disediakan dalam pengundian kemarin yakni berupa satu unit Toyota Agya, satu unit Honda Scoopy, satu unit Honda Beat, kompor gas, lemari es, dan TV. Tak hanya itu pihak panitia juga menyediakan ratusan hadiah hiburan lainnya. ‘’Pengundian tadi berjalan

lancar disaksikan notaris dan sejumlah undangan lainnya,’’ ujarmya. Sukarya meminta kepada para pemenang yang beruntung untuk mengambil hadiah ke sekretariat panitia di Jalan Banjar Pengubungan Kauh, Kerobokan, Denpasar. Hadiah bisa diambil hingga batas waktu terakhir 31 Agustus mendatang. Kepada seluruh pihak yang sudah berpartisipasi, Sukarya

tak lupa mengucapkan banyak terima kasih. Mengingat dana yang dibutuhkan untuk pembangunan Pura Kawitan Warga Kayu Selem Goa Song masih cukup banyak, pihaknya pun mengharapkan seluruh warga Kayu Selem yang berada di Bali maupun luar Bali untuk terus berpartisipasi demi mempercepat penyelesaian pembangunan pura yang ditarget rampung 2018 mendatang. (kmb40)

”Pitra Yadnya” di Sejumlah Desa di Bangli

Wabup Sedana Arta Hadiri Persiapan Karya

Bangli (Bali Post) Sebagai wujud perhatian pemerintah dan interaksi dengan masyarakat serta kepedulian kepada umat se-dharma dalam persiapan upacara pitra yadnya atau atiwa-tiwa pada Agustus mendatang, Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, S.E., Jumat (29/7) lalu menyempatkan diri untuk menghadiri sejumlah lokasi tempat dilaksanakannya upacara pitra yadnya yang digelar secara massal. Adapun tempat yang dikunjungi Wabup Sedana Arta antara lain Banjar Kawan, Kebon dan Guliang Kangin. Pada hari sebelumnya, Wabup Sedana Arta juga melaksanakan kegiatan yang sama ke beberapa wilayah.

Seperti Susut Kaja, Pengiangan Kawan, Tanggahan Talang Jiwa, Linjong, Sekar Dadi, Banjar Blumbang, Banjar Pule, Penatahan dan Banjar Galiran Desa Jehem. Sedana Arta mengatakan, kunjungannya ke beberapa lokasi upacara untuk memenuhi undangan masyarakat. Selain itu juga sebagai wujud perhatian pihaknya selaku pemerintah. ‘’Pada kesempatan yang baik ini selain menjalankan tugas sebagai Wakil Bupati kehadiran kami lebih pada upaya berinteraksi dengan masyarakat yang sekaligus sebagai kepedulian dalam kaitannya sebagai umat beragama dan sebagai makhluk sosial tentunya,’’ terang Se-

dana Arta. Sedana Arta berharap kegiatan pitra yadnya yang akan digelar beberapa desa pakraman di Bangli Agustus mendatang dapat berlangsung dengan baik dan lancar labda karya sidaning don. Melalui pitra yadnya massal ini diharapkan ikatan serta kerukunan antarsesama warga Desa Pakraman semakin kuat. Demikian juga kelestarian seni dan budaya sesuai adat istiadat di masingmasing daerah (Desa) yang didasari konsep Tri Hita Karana dapat tetap terjaga. ‘’Kami melihat semangat gotong royong yang ada di setiap lokasi sangatlah kuat sehingga saya yakin pelaksanaannya nanti akan berjalan dengan baik,’’ tambahnya. (ad1027)

PITRA YADNYA - Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat hadir di salah satu desa pakraman yang akan menggelar pitra yadnya massal.


GIANYAR

Senin Pon, 1 Agustus 2016

Gede Widarma Suharta

9

Bali Post/nik

Jumlah Lembaga Pelatihan TKI Berkurang

Gianyar (Bali Post) Jumlah lembaga pelatihan bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang akan berangkat ke luar negeri makin berkurang. Saat ini di Kabupaten Gianyar jumlahnya hanya 22 lembaga saja. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gianyar Gede Widarma Suharta, Minggu (31/7) kemarin. Menurutnya, di Gianyar dulunya terdapat 62 lembaga pelatihan kerja. Namun, setelah diseleksi 40 diantaranya ditutup. Langkah seleksi terhadap lembaga pelatihan dilakukan sejak 2013 lalu. Widarma menyebut, sebelum proses seleksi dilakukan, banyak lembaga pelatihan yang tidak beroperasi alias hanya papan nama. Ada juga yang izinnya sudah habis tapi tidak diperpanjang. ‘’Tapi dominan dari yang terpangkas itu memang sudah tidak beroperasi, sehingga yang dipangkas sekitar 40 lembaga pelatihan,’’ jelasnya. Selanjutnya, 22 lembaga pelatihan yang ada saat ini terus mendapatkan pembinaan dari Disnakertrans. Tujuannya agar secara kualitas lebih baik dan mampu menerima siswa lebih banyak. Namun dari seluruh lembaga pelatihan yang ada ini hanya dibuka untuk empat kejuruan di bidang pariwisata, yakni front office, house keeping, product, dan service. Dari lembaga pelatihan tersebut belum ada lembaga pelatihan untuk jenjang yang lebih tinggi. Padahal diakui Widarma permintaan pelatihan untuk tingkat yang lebih tinggi cukup banyak. ‘’Ini juga menjadi salah satu yang akan kita dorong, karena permintaan untuk lembaga pelatihan pada tingkat lebih tinggi ini mulai banyak,’’ ucapnya sembari mengingatkan untuk permohonan penerbitan lembaga pelatihan baru akan diberikan izin bila sudah memenuhi akreditasi 60 persen. Berdasarkan data, warga Gianyar yang bekerja sebagai TKI ke luar negeri pada 2013 sebanyak 797 orang. Tahun 2014 sebanyak 798 orang dan 2015 sebanyak 289 orang. Widarma mengatakan, penurunan jumlah TKI terjadi lantaran krisis ekonomi global. ‘’Kalau terkait penurunan, ini terjadi karena krisis global. Selain itu juga disebabkan peluang kerja di Bali cukup tinggi,’’ ucapnya. (kmb35)

Kesadaran Masyarakat Rendah, Lakalantas Marak

Gianyar (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) setiap hari terjadi di Kabupaten Gianyar. Sejumlah faktor menjadi penyebab, di mana hal utama adalah masih rendahnya kesadaran tertib lalu lintas di masyarakat. Seperti kecelakaan yang terjadi pada Minggu (31/7) dini hari. Insiden yang terjadi sekitar pukul 01.00 Wita, di jalan raya Pejeng ini mengakibatkan tiga orang korban luka-luka, yakni Ketut Lasia (60), Gusti Putu Arta (40) dan Gde Putra (43). Ketiganya masih menjalani perawatan di RS Sanjiwani Gianyar. Peristiwa ini bermula saat Gusti Putu Arta (40) yang mengendarai sepeda motor DK 5807 dengan Gde Putra (43). Kala itu dua pria asal Pejeng Kawan ini meluncur dari arah selatan. Sementara Ketut Lasia yang mengendarai sepeda motor DK 8173 QQ meluncur dari arah berlawanan. Setiba di TKP, tiba-tiba salah satu kendaraan oleng, hingga akhirnya tabrakan tak terelakkan. Warga sekitar langsung mendekati lokasi guna memberikan pertolongan. Selanjutnya warga membawa korban ke RS Sanjiwani Gianyar. ‘’Saya mendengar suara tabrakan. Setelah saya cek, tiga orang sudah tergeletak di pinggir jalan dengan luka-luka,’’ ucap Dewa Adi, salah seorang warga pejeng. Kasubag Humas Polres Gianyar AKP Ketut Alit Sudarsana yang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Dikatakan, laka lantas itu terjadi karena kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor. ‘’Ya karena kurang kehati-hatian. Saat mendahului sepeda motor yang ada di depannya, mengambil haluan terlalu ke kanan dan tidak menjaga jarak yang aman sehingga terjadi tabrakan dengan sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan,’’ katanya. Lebih lanjut pihaknya pun mengimbau agar masyarakat, khususnya pengendara lebih berhati-hati. Selain meningkatkan kewaspadaan, pengendara juga harus mengikuti aturan berlalu-lintas. (kmb35)

WISATAWAN - Sejumlah wisatawan tengah menyusuri kawasan Ubud. Sektor pariwisata di Kabupaten Gianyar berkembang pesat. Investasi di sektor ini pun terus meningkat. Akan tetapi peran serta pengusaha dalam pengelolaan lingkungan dinilai masih rendah.

Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan

Peran Pengusaha Minim

Gianyar (Bali Post) -

Peran pengusaha, khususnya sektor pariwisata di Kabupaten Gianyar dalam pelestarian lingkungan masih tergolong minim. Sebagian besar pengusaha cenderung hanya mementingkan keuntungan dan keberlanjutan usahanya. Untuk menekan laju kerusakan lingkungan, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Gianyar tengah mengkaji aturan yang mengharuskan dunia usaha mengelola lingkungan sekitar. K e p a l a B a d a n L i n g k u ngan Hidup (BLH) Kabupaten Gianyar A.A. Ari Brahmanta, Minggu (31/7) kemarin mengatakan fenomena yang terjadi saat ini banyak akomodasi pariwisata yang dibangun atau beroperasi tanpa mempedulikan kondisi lingkungan sekitar. Contoh ketika terjadi penumpukan sampah di drainase sekitar akomodasi pariwisata. Pihak pengelola usaha belum banyak yang melakukan aksi nyata membersihkan sampah tersebut.

‘’Begitu juga dengan upaya pengurangan sampah plastic, hingga masalah maraknya alih fungsi lahan pertanian. Hal-hal semacam itu kan perlu kesadaran dan kepedulian dunia usaha,’’ katanya. Jika tingkat kepedulian pengusaha terus rendah, maka ke depan keberlanjutan sektor pariwisata di Gianyar terancam. Apalagi mengingat investasi sektor ini terus meningkat. Untuk mewujudkan pariwisata berkelanjutan, sisi lingkungan

menjadi faktor utama. Menimbang hal tersebut, Ari Brahmanta menyebut pihaknya kini tengah mengkaji aturan terkait peran serta dunia usaha dalam menjaga lingkungan. Saat ini konsepnya tengah disusun, terutama menyangkut aspek legalitas. Aturan ini dikatakannya sebagai program jangka pendek. ‘’Nantinya ini berupa instruksi Bupati. Ini masih dalam tahap konsep dan kita masih matangkan. Kita targetkan 2016 ini sudah bisa diterapkan,’’ ujarnya.

Kasus Pembunuhan Dewa Gede Artawan

mereka, tapi memang belum ada jejak. Mereka sama sekali belum ada terlihat, “ katanya. Meski belum terdeteksi, Ipda Winangun mengatakan tiga DPO berinisial KS, I Nyoman W, BY tidak memiliki peran begitu penting. Berbeda halnya dengan tersangka yang sudah ditangkap,

Langkah Penindakan Belum Bisa Diterapkan

seperti Dewa S yang menjadi otak pembunuhan atau Buda yang menjadi eksekutor. ‘’Meski demikian, tiga DPO ini tetap memiliki peran dalam kasus ini. Jadi akan terus kami buru hingga dapat,’’ tegas mantan Kanit IV Satreskrim Polres Gianyar ini. (kmb35)

Ipda I G.N. Winangun

seperti sosial dan budaya mulai dari tahap pengajuan izin hingga operasional. ‘’Jadi BLH sebenarnya tidak hanya ngurus limbah saja. Contoh, alih fungsi lahan pertanian atau pemanfaatan lahan rawan longsor. Hal-hal seperti itu kan menyangkut kualitas lingkungan juga. Itu yang ke depan kita coba untuk angkat. Belum lagi persoalan lain, seperti budget hotel yang tidak hanya kurang memperhatikan masalah lingkungan, tetapi juga bisa menimbulkan persaingan tidak sehat. Kita akan coba tinjau permasalahan itu dari Undang-undang lingkungan. Sebab konsepnya kan sustainable development, jadi berbagai aspek perlu dibenahi,’’ tegasnya. (kmb25)

Sosialisasi Ranperda Berlanjut

Tiga DPO Masih Jadi PR Polisi

Gianyar (Bali Post) Polres Gianyar masih belum bisa menuntaskan kasus pembunuhan di Banjar Dentiyis, Desa Batuan. Pasalnya, hingga kini polisi belum merampungkan berkas untuk dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar. Tiga DPO dalam kasus ini juga masih belum mampu dideteksi Unit Buser Sat. Reskrim Polres Gianyar. Kanit Buser Sat. Reskrim Polres Gianyar Ipda I G.N. Winangun. Minggu (31/7) kemarin mengatakan, polisi sudah berupaya cepat merampungkan berkas kasus pembunuhan Dewa Gede Artawan yang terjadi 3 Juni lalu. Namun dia mengakui kasus tersebut masih belum sepenuhnya dituntaskan. ‘’Sampai sekarang memang belum bisa dilimpahkan, karena masih ada sejumlah kelengkapan yang harus dipenuhi,’’ ucapnya. Sudah ada tujuh tersangka yang diamankan di Mapolres Gianyar terkait kasus pembunuhan ini. Rekonstruksi kasus pun sudah digelar di lokasi pembunuhan pada 5 Juli lalu. ‘’Tersangka termasuk otak pembunuhan masih di sel. Sementara masih tujuh tersangka itu saja,’’ ucapnya. Terkait tiga DPO yang hingga kini masih menjadi PR bagi Unit Buser Polres Gianyar, Ipda Winangun mengaku masih melakukan pencarian. Sampai saat ini tiga orang DPO memang belum terdeteksi. ‘’Masih kita cari

Dalam konsep aturan tersebut, pengusaha wajib memperhatikan dan menjaga lingkungan minimal 50 meter dari lokasi tempat usaha mereka berdiri. Sampah yang ada drainase harus dibersihkan. Dunia usaha diwajibkan mengurangi penggunaan plastik hingga pembuatan lubang biopori. ‘’Untuk lubang biopori itu minimal harus buat lima. Itu tergantung nanti luasan tempat usahanya. Ini penting untuk menjaga kualitas tanah,’’ tegasnya. Lebih lanjut dipaparkannya, BLH bersama instansi terkait akan lebih memperketat pengawasan terhadap akomodasi pariwisata. Tidak hanya menyangkut masalah lingkungan, tetapi juga berbagai dampak lainnya

Bali Post/nik

Gianyar (Bali Post) Sosialisasi Ranperda Kawasan Tertib Lalu Lintas sudah dilakukan sepanjang Juli 2016. Satlantas Polres Gianyar pun sudah siap melakukan penertiban di sepanjang Catus Pata Ubud, yang sesuai rencana akan dibersihkan dari pemanfaatan parkir kendaraan. Namun sejumlah pembahasan masih perlu dilakukan sebelum mengambil penindakan bagi pelanggar diterapkan. Sosialisasi ranperda menerjunkan personel dari Dishubinfokom dan Polres Gianyar. Namun di sejumlah ruas jalan masih ditemukan pelanggaran lalu lintas. Pantauan, Minggu (31/7) kemarin di catus pata Ubud ke utara, yang meliputi ruas Jalan Raya Suweta masih dijadikan areal parkir kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi serupa juga terjadi pada ruas Jalan Raya Monkey Forest, khususnya dari lapangan Ubud menuju catus pata. Badan jalan kawasan itu diharapkan steril kendaraan, namun faktanya masih saja digunakan sebagai tempat parkir. Kemacetan pun tak bisa dihindari. Di Jalan Raya Ubud, dari areal parkir Pasar Ubud ke timur juga masih padat dengan kendaraan parkir. Kasat Lantas Polres Gianyar AKP Pius Loda menyatakan, bahwa pihak kepolisian siap membantu melakukan penertiban. Namun pihaknya tidak bisa bergerak sendiri sebelum ada gerakan dari Dishubinfokom.

‘’Kita siap saja (penertibanred), tapi kan tidak bisa semudah itu karena masih banyak yang perlu dipersiapkan dan pihak desa yang harus disosialisasikan. Kita tunggu langkah selanjutnya dari Dishub nanti seperti apa,’’ jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi (Dishubinfokom) Gianyar Tjokorda Rai Widiarsa mengatakan proses sosialisasi Ranperda Kawasan Tertib Lalu Lintas ini masih akan dilakukan. ‘’Besok rencananya akan kita bahas terkait ini dengan pansus di DPRD,’’ ucapnya saat dihubungi via telepon. Sebelumnya dia mengakui, dari pelaksanaan sosialisasi khususnya di kawasan Ubud selama ini masih terdapat pelanggaran lalu lintas, terutama pelanggaran parkir. Sejumlah faktor pun disinyalir menjadi penyebab kondisi ini. Seperti sosialisasi baru sebatas imbauan dari petugas. Petugas belum bisa melakukan penindakan lantaran payung hukumnya belum terbentuk. Kendala lainnya berupa belum tersedianya rambu-rambu lalu lintas memadai. Berbagai kendala tersebut memang belum bisa diatasi saat ini. Perlu proses lebih lanjut baik menyangkut payung hukum, infrastruktur, hingga kesadaran masyarakat. Namun pihaknya memastikan semua instansi yang terlibat dalam mewujudkan kawasan tertib lalu lintas konsisten melaksanakan tugas. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Senin Pon, 1 Agustus 2016

Pencuri Mobil Majikan Ditangkap Semarapura (Bali Post) – Petugas Polsek Dawan berhasil menangkap Tommy Ashton Abrahan Ogi (25), Sabtu (30/7). Pria asal Banyuwangi, Jawa Timur ini diciduk di jalan sekitar Banjar Siku, Desa Kamasan, Klungkung, karena nekat mencuri mobil pick-up dan barang majikannya, I Komang Rajin (37), asal Banjar Dinas Tohjiwa, Desa Kertabuana, Sidemen, Karangasem. Dari informasi yang dikumpulkan di lapangan, Minggu (31/7), penangkapan pelaku berawal ketika petugas Polsek Dawan mendapat laporan dari Komang Rajin pada Sabtu pagi. Saat itu korban melapor kehilangan mobil pick-up warna hitam DK 9850 FE dan sebuah arco di gudang kayu miliknya di Banjar Patus, Desa Gunaksa, Dawan. Korban mencurigai mobilnya dibawa kabur oleh salah satu karyawannya bernama Tommy Ashton Abrahan Ogi. Sebab, setelah dicek, Tommy tidak ada di kamar dan membawa semua pakaiannya. Atas kecurigaan tersebut, petugas Unit Reskrim Polsek Dawan kemudian turun bersama korban dan salah satu karyawannya, Agus Esdi Prayitno, mencari pelaku di seputaran wilayah Dawan. Pelaku akhirnya ditemukan mengendarai mobil korban di jalan sekitar Banjar Siku, Desa Kamasan, sekitar pukul 11.00 Wita. Petugas langsung menangkap pelaku yang juga membawa barang korban seperti tiga besi abim ukuran 5 meter, sebuah drum, sebuah buah arco, dan sebuah mesin gerindre yang diambilnya di gudang. Kapolsek Dawan AKP Ketut Suastika mengakui adanya penangkapan pelaku dan sudah ditetapkan menjadi tersangka. Tomy telah ditahan di Mapolsek Dawan karena terbukti mencuri mobil dan barang majikannya seharga sekitar Rp 19 juta. “Tersangka melanggar pasal 362 KUHP tentang pencurian,” katanya. (kmb)

Bali Post/dwa

PERIKSA - Personel Satpol Air Polres Klungkung memeriksa barang bawaan penumpang yang hendak menyeberang ke Nusa Penida melalui Pelabuhan Kusamba, Minggu (31/7) kemarin.

Cegah Penyelundup Motor dan Pengedar Narkoba

Polres Tingkatkan Pengamanan Pelabuhan Semarapura (Bali Post) –

Satuan Polisi (Satpol) Air Polres Klungkung mulai meningkatkan pengamanan terhadap kawasan pelabuhan tradisional yang ada di Pantai Kusamba, Minggu (31/7) kemarin. Kegiatan ini untuk mencegah penyelundupan barang dan sepeda motor bodong, serta peredaran narkoba ke Kecamatan Nusa Penida melalui pelabuhan tradisional seperti di Banjar Bias.

Bali Post/dwa

BERTEMU - Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi bertemu sejumlah warga Banjarangkan.

Bersepeda Sambil ”Masimakrama”

Semarapura (Bali Post) – Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi didampingi Wakapolres Kompol Nengah Sadiarta dan tim Gowes Polres melaksanakan patroli bersepeda ke desadesa di wilayah Banjarangkan sekaligus masimakrama bersama masyarakat di Pura Dalem Desa Banjarangkan, Sabtu (30/7). Lewat kunjungan ini, Kapolres ingin menjalin dan mempererat hubungan yang harmonis serta bersamasama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Banjarangkan. Arendra juga menyerahkan tali kasih berupa sembako kepada masyarakat tidak mampu. Kegiatan patroli ke desa-desa dilaksanakan untuk mendengarkan aspirasi langsung dari masyarakat akan situasi kamtibmas di tingkat desa. ‘’Saya berharap seluruh komponen masyarakat dapat bekerja sama dalam menjaga kamtibmas dan menginformasikan kepada babinkamtibmas bila menemukan penyalahgunaan narkoba, radikalisme, dan gangguan kamtibmas lainnya,’’ kata Arendra. (dwa)

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

Kasatpol Air Polres AKP I Putu Ardana bersama personel dan petugas syahbandar memeriksa semua barang milik penumpang yang akan menyeberang ke Jungut Batu. Petugas juga mengimbau nakhoda perahu agar lebih teliti terhadap barangbarang yang akan diangkut dan diseberangkan, terutama yang berbahaya seperti ba-

han bakar dan bensin. Pihaknya turun melakukan pemeriksaan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi di pelabuhan tradisional. Bahaya terorisme, peredaran gelap narkoba, dan pencurian kendaraan bermotor roda dua sangat rentan terjadi di pelabuhan tradisional “Kami hanya melakukan

upaya antisipasi. Jangan sampai pelabuhan rakyat yang ada di Kusamba dimanfaatkan untuk mengedarkan narkoba, mencuri kendaraan bermotor, dan terorisme,” ujarnya. Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi sebelumnya memerintahkan seluruh personelnya termasuk jajaran polsek

untuk memperketat penjagaan terutama pintu-pintu masuk seperti pelabuhan tradisional dan jalur-jalur tikus yang ada di sepanjang pantai. Seperti diketahui, Klungkung mempunyai banyak pelabuhan rakyat baik di daratan maupun yang ada di Nusa Penida. Selain meningkatkan pengamanan di pelabuhanpelabuhan tradisional, personel Polres bersama pihak terkait seperti Satpol PP dan aparat desa/kelurahan juga memperketat pengawasan terhadap penduduk pendatang. Untuk menghindari

hal-hal yang tidak diinginkan, anggota Polres hampir setiap hari melaksanakan razia kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat dan tempat-tempat hiburan malam seperti kafe. “Razia ini dilakukan untuk menyasar senjata api, senjata tajam, bahan peledak, dan narkoba,” ujar Arendra. Seluruh kegiatan pengamanan yang dilaksanakan personel Polres Klungkung menggunakan pendekatan persuasif, namun tanp a mengurangi kewaspadaan terhadap segala kemungkinan yang terjadi. (dwa)

BNK dan Diskes Sosialisasikan Bahaya Narkoba Semarapura (Bali Post) – Penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kabupaten Klungkung kian mengkhawatirkan. Guna mengatasi hal ini, Badan Narkotika Klungkung (BNK) menggandeng Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Klungkung menggelar sosialisasi bahaya narkoba dan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Ruang Rapat Praja Mandala Kantor Bupati, Sabtu (30/7). Sosialisasi dihadiri Wakil Bupati Klungkung Made Kasta, Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan drg. Wayan Jaya Putra, Kasat Narkoba Polres Klungkung AKP Wayan Parwata yang sekaligus sebagai narasumber. Jaya Putra mengatakan, sosialisasi digelar untuk menyamakan persepsi tentang KTR dan menyebarluaskan informasi terhadap bahaya narkoba. Sosialisasi dijadikan satu, sebab rokok dan narkoba sama-sama mengandung zatzat yang bisa membuat kecanduan atau ketergantungan. Wabup Kasta yang juga Ketua BNK menyampaikan,

peredaran narkoba di Klungkung kian mengkhawatirkan. Untuk itu, Pemkab Klungkung akan terus bekerja sama dengan Polres dan Majelis Madya Desa Pakraman dalam memerangi narkoba. Ia mengharapkan sosialisasi KTR dan bahaya narkoba terus dilakukan sehingga masyarakat mengetahui secara dini akan bahaya merokok dan narkoba. “Pintu gerbang seseorang memakai narkoba dimulai dari menghisap rokok. Rokok bisa menyebabkan kecanduan dan kemudian terkena narkoba. Awalnya mencari tahu, kemudian ingin tahu, selanjutnya ingin merasakan dan akhirnya kecanduan,” jelas Kasta. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Majelis Madya Desa Pakraman untuk membuat pararem atau awig-awig tentang bahaya narkoba dan pelaku peredaran narkoba. Sosialisasi dihadiri 50 peserta dari Majelis Madya Desa Pakraman, Camat Klungkung, unsur SKPD, dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Klungkung. (dwa)

Bali Post/dwa

SOSIALISASI - Sosialisasi bahaya narkoba dan kawasan tanpa rokok di Kantor Bupati Klungkung.


Senin Pon, 1 Agustus 2016

BULELENG

11

Kelestarian Pantai Penimbangan Harus Dijaga Singaraja (Bali Post) Pemerintah Kabupaten Buleleng mengapresiasi pelestarian tukik dilakukan kelompok masyarakat di Pantai Penimbangan. Apalagi di lokasi tersebut tempat bertelur penyu dan harus konsisten dirawat, serta dijaga kelestariannya. Demikian disampaikan Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) di selasela pelepasan tukik, Minggu (31/7) kemarin. “Ini menjadi sebuah berkah, karena penyu dapat bertelur di Pantai Penimbangan. Hal itu wajib d i jag a d e n g a n m e l a k u kan konservasi telur penyu. Telur diperhatikan perkembangannya sampai menetas,” ujarnya, didampingi Wabup dr. Nyoman

Hotel Aneka Lovina Rayakan HUT Ke-22

Gelar ”Beach Cleaning” dan Donor Darah

Sutjidra, Sp.OG. Di masa mendatang Buleleng bisa andil dan berperan sebagai kabupaten yang memperhatikan konservasi. Tidak terkecuali mampu tampil sebagai top destination, khususnya menyangkut wilayah pemerhati konservasi lingkungan pesisir dan ekosistem di sekitarnya. “Harus dijaga terus lingkungan kita. Ini kan menjadi modal pariwisata kita. Wisatawan yang datang ke Buleleng, mereka melihatlihat alam dan lingkungan yang bersih sekaligus asri. Kita lihat bukti kalau Pemuteran, lewat konservasinya sukses menjadi Top 10 destination in the world oleh majalah Hongkong,” tandasnya. (kmb34)

Bali Post/kmb38

RTH - Pembangunan RTH di Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng terpaksa ditunda.

Terkendala Izin Pinjam Pakai Lahan

Bali Post/kmb34

LEPAS - Bupati PAS saat melepas tukik di Pantai Penimbangan, Buleleng, Minggu (31/7) kemarin.

Paslon Perseorangan Diprediksi Sulit Lolos

Singaraja (Bali Post)Pilkada Buleleng diprediksi sulit diikuti pasangan calon (paslon) dari jalur perseorangan. Pasalnya, sesuai Undang-undang Pilkada syaratnya semakin berat dan sulit dipenuhi. Demikian dikatakan anggota DPD-RI Gede Pasek Suardika (GPS). GPS mengatakan, calon perseorangan di Pilkada Buleleng harus mampu mengantongi 40.283 photo copy KTP pendukungnya. Selain itu, paslon perseorangan mesti melakukan verifikasi dalam waktu dua minggu. Di Buleleng, kata GPS undangundang memang memperbolehkan membuka peluang jalur perseorangan. Tetapi ia meyakini kalau aturan ini ditegakkan dan dijalankan dengan baik, maka kemungkinan tidak ada satupun calon independen bisa lolos. Sebanyak 40.283 KTP diverifikasi dalam dua minggu. “Itu sulit dilakukan dan mau tidak mau semua paslon akan lari ke parpol,” ujarnya dalam interaktif di Radio Singaraja 92.0 FM, akhir pekan lalu. Ia mencontohkan Ahok di Jakarta yang diawal berkeinginan serius maju dari jalur perseorangan, terpaksa berbelok arah memilih jalur parpol. “Bayangkan saja, seorang Ahok yang sudah

deklarasi mendapatkan KTP 1 juta lebih akhirnya lempar handuk juga dan memilih jalur partai politik. Situasi kesibukan masyarakat di Jakarta, pergi pagi pulang malam, lalu jam berapa petugasnya mau ketemu verifikasi. Ahok sudah betulbetul memahami itu, maka dia memilih jalur politik,” imbuhnya. Ia menjelaskan, parpol seolah-olah menekan independen. “Istilahnya sudah susah berjuang di independen lalu kini memilih membuka komunikasi dengan partai politik. Isi ketentuan undang-undang saya nilai sulit dipenuhi. Di Buleleng ada calon perseorangan yang mendaftar, tapi yang lolos tidak akan ada,” tegas GPS. Di waktu mendatang penyelenggara maupun paslon diingatkan tidak bermain money politikcs. Undangundang bukan lagi seperti dahulu. Belakangan justru lebih ketat dan mudah dijerat hukum apabila ditemukan bukti pelanggaran. “Kalau ada yang mencoba ber-money politics, saya cuma ingatkan saja. Undang-undang sekarang beda dengan yang dulu. Sekarang yang bermain money politics langsung dipidana. Kualitas demokrasi sekarang benarbenar dijaga,” paparnya. (kmb34)

Pembangunan RTH Banyuasri Ditunda

Singaraja (Bali Post) – Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng, tahun ini terpaksa ditunda. Pasalnya, status izin pinjam pakai dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali belum ada kejelasan. Atas kondisi ini pemerintah daerah (pemkab) kini hanya bisa membangun RTH di Lingkungan Sangket, Kecamatan Sukasada dan di Kelurahan Kampung Tinggi, Kecamatan Buleleng. Data dihimpun di lapangan, rencananya pemkab membangun RTH Banyuasri memanfaatkan lahan milik Pemprov Bali di Kalurahan Banyuasri. Untuk mendukung program ini, pemkab telah menyusun dokumen Detail Engineering Design (DED). Bahkan untuk menyosialisasikan program itu, pemkab memasang baliho berukuran besar di lokasi tersebut. RTH yang akan dibangun dengan alokasi anggaran Rp 1,5 miliar. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Buleleng Nyoman Genep, Minggu (31/7) kemarin, saat dikonfirmasi membenarkan pembangunan RTH Banyuasri tahun ini ditunda dan dipogramkan ulang tahun 2017. Nyoman Genep mengatakan, keputusan penundaan ini dilakukan karena, jika dipaksakan dikhawatirkan proyeknya tidak berjalan sesuai rencana. Apalagi status izin pinjam

pakai dari pemprov belum. Terkait anggaran yang telah dialokasikan dalam APBD Induk 2016, Rp 1,5 miliar tersebut untuk sementara dialihkan untuk membiayai program yang lebih urgen. “RTH Banyuasri memang sudah diputuskan ditunda ke tahun 2017. Kalau ini dipaksakan dan izin pinjam pakai belum jelas, kalau tetap diprogramkan tendernya akan terlambat. Kalau tender lambat dan kami takut pelaksanaan proyeknya tidak berjalan sesuai rencana,” tegasnya. Sedangkan pembangunan dua RTH lainnya sudah ada pemenang tender. RTH di Lingkungan Sangket, Kecamatan Sukasada dengan alokasi anggaran Rp 5 miliar dan saat ini pemenang tender sudah mulai melakukan pekerjaan. Lahan yang juga milik Pempov Bali ini nantinya disulap menjadi RTH dengan beberapa fasilitas penunjang rekreasi

untuk masyarakat umum, arena permainan anak-anak dan lokasi kegiatan di alam terbuka lainnya. Sementara RTH yang mengalihfungsikan areal terminal peninggalan kolonial Belanda di Kelurahan Kampung Tinggi, tahun ini juga mulai dibangun. Tender proyek RTH senilai Rp 1,5 milair ini telah rampung. Rekanan pemenang tender dipastikan dalam waktu dekat ini akan memulai melakukan pekerjaan sesuai kontrak yang telah ditanda tangani. RTH Kampung Tinggi ini juga dijadikan arena pasar kuliner tradisional khas Buleleng. Fungsi tambahan ini dilakukan karena lokasi yang berdekatan dengan kawasan wisata Eks Pelabuhan Buleleng yang belakangan mulai ramai dikunjungi. Dengan demikian, pusat kuliner tradisional ini akan mendukung pengembangan kawasan wisata eks Pelabuhan Buleleng. (kmb38)

Bali Post/kmb34

DOLPHIN - Nelayan kejar-kejaran demi menyaksikan dolphin melompat di tengah pesisir Lovina.

Wisata Dolphin Sebaiknya Dirancang Sistem Rumpon

Bali Post/kmb34

Senator DPD-RI Gede Pasek Suardika.

Suara Buleleng Keran Air Tak Berfungsi

Berharap kepada dinas terkait agar keran air di kawasan Pantai Bina Ria, Lovina yang hampir 5 tahun macet bisa segera difungsikan kembali. Keberadaan keran-keran air itu sangat dikeluhkan para wisatawan, karena tak berfungsi sebagaimana mestinya. Tino, Kalibukbuk.

Kekurangan Guru

Proses belajar mengajar di SD 1 Alasangker, Buleleng tidak berjalan maksimal karena kekurangan tenaga guru. Untuk itu mohon kepada dinas terkait agar mencarikan jalan keluar masalah kekurangan tenaga guru di SD tersebut. Putu Arjasa, Alasangker.

Singaraja (Bali Post)Minat wisatawan mancanegara sangat tinggi menikmati wisata dolphin di Pantai Lovina. Pengemasan aktraksi alami dolphin belakangan menjadi sorotan kalangan Perhimpunan Hotel dan Restoran Seluruh Indonesia (PHRI) Buleleng. Sistim menikmati wisata dolphin mesti diubah, bukan lagi mengejar-ngejar memakai jukung nelayan, tapi dialihkan lewat pembuatan rumpon atau sejenis alat bantu pengumpulan dolphin di titik laut dangkal atau laut dalam. Menurut Ketua PHRI Buleleng Dewa Suardipa, pariwisata Lovina belum tergarap optimal disebabkan kurangnya inovasi dan pengemasan produk oleh pemerintah. Dia mencontohkan sistim menikmati dolphin. Dari usaha nelayan saling beradu kecepatan mengejar dolphin. Sebaliknya malah membuat dolphin stres, terkadang malah enggan muncul. Ia menyarankan upaya duduk bersama menata pola menikmati wisata dolphin

memakai rumpon. Dolphin dapat didekati memakai pluit dan diberi makan ikan ketika mendekati tamu. “Saya sarankan dibuatkan rumpon atau rumah apung dolphin di laut. Dibentuk menarik untuk memudahkan wisatawan duduk di atas rumpon laut. Jadi pelatih dolphin hanya dengan meniupkan pluit atau semacam alat memanggil kumpulan dolphin. Hewan mamalia ini seketika datang mendekati rumpon dan sambil diberi makan ikan,” ujarnya, Minggu (31/7) kemarin. Ia berharap wisata tersebut tidak sebatas dinikmati pagi hari, melainkan siang dan sore hari ketika matahari terbenam. Suardipa meyakini Lovina akan berkembang, apabila ditunjang inovasi teranyar atau tidak menoton. “Sekarang ini kan dolphinnya dikejar-kejar memakai perahu tradisional. Nelayan kan tetap bisa mengantarkan tamu dari pantai menuju ke rumpon. Orang buat rumpon diperkirakan habis Rp 10 juta

per rumpon dikemas baik. Ya kalau ada keinginan pasti ada jalan,” harapnya. Suardipa tidak ingin istilah tourism is different sebatas slogan diawang-awang. Prakteknya harus ditindaklanjuti dan mengena kepada pelaku pariwisata. “Saya sependapat mengenai pengelolaan penataan pantai Lovina ini. Masukan tamu-tamu dan guide di lapangan daya tarik utamanya watching dolphin. Bali Utara memiliki kekhasan. Sering dikatakan tourism is different. Dolphin itulah yang membuat wisatawan tertarik lihat habitatnya di Lovina,” paparnya. PHRI Buleleng mencermati, apabila pemerintah pusat menarget tahun 2019 dengan 20 juta kunjungan wisatawan dan 200 juta kunjungan wisatawan nusantara. “Di Bali saja target kunjungan mencapai 9 juta. Nah kalau masing-masing kabupaten sudah memiliki daya tarik tersendiri, maka target itu akan bisa tercapai,” pungkas Suardipa. (kmb34)

Singaraja (Bali Post)Rangkaian hari ulang tahun (HUT) ke-22 Aneka Lovina disemarakan dengan beragam kegiatan. Panitia mengawali acara dengan beach cleaning dan donor darah. Puluhan karyawan berbaur mengisi aktivitas sosial di areal pantai setempat. Berbagai kegiatan yang dirancang dengan matang tersebut diikuti 70 karyawan. Mereka dengan antusias mengikuti bakti sosial, beach cleaning, donor darah, kunjungan panti asuhan, tirta yatra dan family gathering ke Yogyakarta. “Kami harapkan seluruh karyawan bersama keluarga dapat menghadiri dan meramaikan rangkaian acara tersebut,” ujar marketing Aneka Lovina Gede Sukayasa, Sabtu (30/7) lalu. Tahun depan ia berharap Aneka Lovina semakin eksis dan lebih ramai. Belakangan pengelola hotel mencatat penurunan kunjungan sekitar 10 hingga 15 persen dibandingkan tahun lalu. Gempuran ekonomi global berdampak pada menurun pengunjung. Namun ia optimis Aneka Lovina selalu menjadi pilihan menginap tamu mancanegara. “Kondisi global dan ekonomi sekarang ini membuat sedikit penurunan. Tapi kami optimis dan penuh semangat ke depannya. Kami harap seluruh karyawan makin meningkatkan kualitas dan motivasi bekerja. Antisipasi penurunan ditingkatkan lewat kerjasama dengan trav-

el agen, termasuk memacu kualitas SDM dan promosi ke negara-negara di Asia dan Eropa,” ujar Sukayasa. General Manager Aneka Lovina Ngurah Yuliartha mengungkapkan, diusia ke-22 promosi Aneka Lovina gencar dilakukan ke luar negeri untuk meningkatkan kunjungan ke Lovina. Namun gencarnya promosi hotel-hotel di Lovina, perlu diimbangi pemerintah dengan penataan infrastruktur di sepanjang kawasan pariwisata Lovina. “Kami memiliki kiat-kiat tersendiri membantu pemerintah di bidang kepariwisataan. Salah satunya dengan menggalakkan program Sapta Pesona. Destinasi alam Lovina berpotensi dijual kepada pengunjung. Penataan infrastruktur di Lovina oleh pemerintah agar tergarap optimal,” ucap Ngurah yang sudah 25 tahun lebih berkecimpung di dunia kepariwisataan di Buleleng. Sementara itu, Ketua PHRI Buleleng Dewa Suardip mengapresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan beserta seluruh karyawan dan staf Aneka Lovina. Ia juga menyambut positif terselenggaranya beach cleaning dan donor darah. Aksi sosial tersebut dinilai memiliki manfaat terhadap masyarakat dan tamu. “Kami mengucapkan selamat kepada Aneka Lovina, sangat luar biasa karena melakukan aksi sosial dan donor darah. Ini sekaligus bermanfaat kepada masyarakat yang membutuhkan transfusi darah,” paparnya. (kmb34/K100)

Bali Post/kmb34

HUT - Karyawan dan staf Hotel Aneka Lovina memperingati HUT ke-22 dengan beach cleaning dan donor darah, Sabtu (30/7) lalu.

Undiksha Singaraja Tingkatkan Eksistensi di ETWC 2016

Singaraja (Bali Post)Kegiatan Educational Technology World Conference (ETWC) 2016 dihadiri Rektor Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. Selain Undiksha, kegiatan tersebut juga diikuti Universitas Terbuka (UT), Universitas Mahendradata. Sedangkan Kopertis Wilayah VIII sebagai co-host ETWC dan Universitas Negeri Jakarta selaku host kegiatan. Rektor Universitas Negeri Jakarta Prof. Dr. Djaali membuka resmi kegiatan yang digelar dari 31 Juli – 3 Agustus 2016, dan dipusatkan di Grand Inna Bali Beach Hotel, Sanur. Di sisi lain, Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang digelar untuk pertama kalinya di Indonesia. “Banyak hal positif yang kami dapat. Hal utamanya karena sebagian besar dari teknologi tersebut merupakan program studi pembelajaran di universitas kami. Dengan adanya kegiatan ini, para dosen kami dapat memperkaya pengetahuan mereka. Sehingga proses belajar mengajar bagi para mahasiswa kami akan dapat diperkaya,” kata Jampel, Minggu (31/7) kemarin. Menurutnya, konferensi mengambil tema “Educational Technology to Improve Quality and Access of Education to Prospectus Society”. Hal itu dimaksud sebagai jawaban mengenai arus perkembangan menyangkut studi tentang teknologi pendidikan di tanah

air. Di masa mendatang generasi muda diminta lebih peka dan mempersiapakan diri menghadapi perubahan zaman, termasuk teknologi yang berkembang. “Sebenarnya acara ini cukup sulit dilaksanakan di Indonesia, sehingga pada saat Undiksha mampu menjadi Co-Host kegiatan, kami sudah siap melangkah menuju World Class University, terlebih lagi kegiatan ini diikuti oleh empat benua. Jadi Undiksha siap menjadi tuan rumah ajang yang bertaraf internasional,” jelasnya. Ia menambahkan, ratusan paper mencapai jumlah 295 buah akan dipresentasikan kalangan presenter dalam sesi pararel dan round table. Konferensi dimaksud cukup padat dilakukan selama empat hari ke depan. Sementara itu, kalangan terlibat dari empat belas negara diantaranya Indonesia, Amerika Serikat, Norwegia, Belgia, Turki, Jepang, Malaysia, Singapura, Inggris, Afrika Selatan, Iran, Brazil, Cina dan Cina Taipei. Di dalam pertemuan tersebut, presenter akan memberi pemaparan terhadap artikel dan hasil karya berkaitan terhadap sub tema konferensi. “Kegiatan ETWC 2016, juga mendapat dukungan dari Association of Education an Communication Technology (AECT) USA dan Ikatan Profesi Teknologi Pendidikan Indonesia (IPTPI). Undiksha diharapkan dapat mengambil peran sentral dan lebih dikenal khalayak dari berbagai belahan negara,” tandas Nyoman Jampel. (ad1031)

ETWC - Rektor Undiksha Singaraja Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. saat menghadiri kegiatan Educational Technology World Conference (ETWC) 2016.


JEMBRANA

12

Senin Pon, 1 Agustus 2016

Digagalkan, Penyelundupan Ratusan Liter Arak ke Jember

Negara (Bali Post) Pengiriman ratusan botol minuman keras (miras) jenis arak berhasil digagalkan jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Minggu (31/7) kemarin. Sedikitnya, 358,5 liter arak yang hendak dikirim ke Jember, Jawa Timur, diamankan polisi.

Bali Post/kmb

PELANTIKAN - Kegiatan pembukaan dan pelantikan Pramuka Saka Wira Kartika tahun 2016 di Kodim Jembrana.

Dandim Lantik Saka Wira Kartika Lettu Dwinda 2016

Negara (Bali Post) Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf. Sansan Iskandar, Sabtu (30/7) memimpin upacara pembukaan perkemahan dan pelantikan Pramuka Saka Wira Kartika Lettu Dwinda tahun 2016. Dalam kesempatan tersebut hadir Kasdim Jembrana Mayor Inf. Nanang Soelistiyo beserta staf, para Danramil Kodim Jembrana, para pendamping dari Saka Wira Kartika dan anggota Saka Wira Kartika, sekitar 40 orang. Dandim Jembrana menyampaikan pentingnya kegiatan pramuka karena akan menjadikan generasi-generasi penerus bangsa. Sementara pelantikan dilaksanakan secara sederhana. Diharapkan nilai-nilai yang terkand-

ung menjadi motivasi dan mendorong para anggota Saka Wira Kartika untuk melaksanakan semua kegiatan dengan baik. Begitu juga, lanjutnya, selama kegiatan tetap mengutamakan faktor keamanan, baik perorangan maupun kelompok. Selain itu, juga mematuhi aturan serta perintah dari pembina maupun pamong saka. Kegiatan Saka Wira Kartika ini bertujuan untuk menciptakan pemimpinpemimpin baru yang mempunyai daya juang dan menjadi ujung tombak bangsa. Ia menambahkan, kegiatan dimulai Sabtu (30/7) sampai Minggu (31/7). Sedangkan, pelantikannya dilaksanakan, Minggu sore. (kmb)

Tak hanya itu, kru bus AKAP yang mengaku dititipi seseorang di Mengwi juga diamankan di kantor polisi. Sementara, polisi masih mengembangkan kasusnya, termasuk mencari siapa pemilik miras tersebut. “Masih kami dalami kasusnya,” kata Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol AA Gede Arka, kemarin. Ia menjelaskan, penangkapan ini berlangsung di Pos I (pintu masuk pelabuhan). Awalnya, bus AKAP yang dikemudikan Johan (50) asal Jember, Jawa Timur hendak

menyeberang di Pelabuhan Gilimanuk. Sebelum masuk ke pelabuhan, bus menjalani pemeriksaan di Pos I. Saat pemeriksaan berlangsung, polisi mencurigai puluhan kardus minuman mineral di dalam bus tersebut. Kecurigaan itu pun membuat polisi membukanya. Ternyata, isi dalam botol plastik adalah miras jenis arak. Kru bus pun tak bisa menunjukan dokumennya, sehingga diamankan. Guna penindakan lebih lanjut, petugas mengarahkan awak bus itu ke Mapolsek Gili-

manuk. Secara rinci, terdapat 20 kardus dan berisi 239 botol. Totalnya dalam literan yakni 358,5. Dari pengakuan kernet bus, kardus-kardus itu dititip seseorang di Mengwi. Kapolsek menambahkan, pihaknya masih melakukan pengembangan siapa pemilik ratusan liter arak. Ia juga menjelaskan belakangan ini sering terjadinya pengiriman miras jenis arak ke luar Bali. Namun, selalu digagalkan petugas kepolisian. Ke depannya, pihaknya akan mengintensifkan penjagaan di pintu masuk Bali ini. (kmb26/kmb)

Bali Post/kmb

DIAMANKAN - Ratusan liter arak diamankan di Polsek Gilimanuk, Minggu (31/7) kemarin.

Dalam Program KB

Bupati Artha Raih Penghargaan Manggala Karya Kencana

Bali Post/olo

SISYA UPANAYANA – Para siswa baru SMAN 2 Mendoyo mengikuti prosesi penapakan tangan oleh guru kepada siswa dalam rangkaian Sisya Upanayana di Pura Dangkhayangan Rambut Siwi.

Siswa Baru SMAN 2 Mendoyo

Ikuti ”Sisya Upanayana” di Pura Dangkhayangan Rambut Siwi

Negara (Bali Post) – Ratusan peserta didik baru SMA Negeri 2 Mendoyo mengikuti sisya upanayana di Pura Dangkhayangan Rambut Siwi, Sabtu (30/7) lalu. Kegiatan ini rutin digelar serangkaian MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) dan tahun ini dilaksanakan di Pura Rambut Siwi. Kepala SMAN 2 Mendoyo I Komang Winata mengatakan sisya upanayana ini semacam MoU secara spiritual dengan anak-anak, sebelum mereka menerima pelajaran. Penyucian lahir dan batin, sebelum ilmu pengetahuan yang bersumber dari maha suci diterima siswa. Diawali dengan persembahyangan bersama guru dan Osis, siswa selanjutnya mengikuti prosesi guru menapakkan telapak tangan ke siswa. Secara niskala membentuk kedekatan antara

siswa dengan sang guru. Dengan harapan dalam proses pembelajaran, siswa memiliki sikap hormat dan bakti kepada guru di sekolah. Untuk itu, para siswa menjadi anak yang baik, disiplin dan suputra. Winata menambahkan berbagai upaya bisa dilakukan dalam keseharian menerapkan tata tertib. “Ini merupakan pendekatan secara niskala dan juga wujud revolusi mental kepada anak didik,” ujarnya. Satu per satu dari 216 siswa kelas X mengikuti prosesi sisya upanayana itu. Kegiatan ini sedianya dilaksanakan usai MPLS awal Juli lalu. Namun, karena keluarga besar SMAN 2 Mendoyo berduka ditunda dan baru bisa dilaksanakan Sabtu lalu. Kegiatan rutin ini sebelumnya digelar di Pura Batukaru Tabanan dan Pura Jati, Jembrana. (kmb26/k100)

PERHATIAN Bupati Jembrana I Putu Artha terhadap program Keluarga Berencana (KB) yang mampu meningkatkan partisipasi masyarakat untuk ber-KB, meraih penghargaan tertinggi. Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty memberikan penghargaan Manggala Karya Kencana kepada Bupati Jembrana I Putu Artha, Kamis (28/7) malam dalam puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXII di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Penghargaan atas komitmen Bupati Artha dalam menyukseskan program KB tersebut disematkan langsung Surya Chandra Surapaty, disaksikan Gubernur, Bupati dan Wali Kota se-Indonesia. Penghargaan tersebut merupakan tertinggi dari pemerintah pusat melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kepada sosok yang dinilai memiliki dedikasi tinggi terhadap program kependudukan, KB dan pembangu-

nan keluarga. Bupati Artha didampingi Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Jembrana Ny. Kade Ari Sugianti dan Kabag Humas dan Protokol Made Gede Budiartha mengatakan sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan pemerintah pusat melalui BKKBN. Menurut Artha, penghargaan Manggala Karya Kencana merupakan hasil kerja keras Pemkab Jembrana, khususnya Kantor PPKB Kabupaten Jembrana dalam hal KB. Artha berharap ke depan penghargaan ini dapat dipertahankan, bahkan bisa lebih baik lagi. Keseriusan Pemkab Jembrana dalam men-support kegiatan KB tidak hanya berupa moril saja, namun juga dengan APBD dan perjuangan meraih anggaran APBN hingga mencapai Rp 3 miliar. Sementara itu, Kepala Kantor PPKB Jembrana Ny. Kade Ari Sugianti menyampaikan

PENGHARGAAN – Bupati Jembrana I Putu Artha menerima penghargaan Manggala Karya Kencana atas komitmen menyukseskan program KB di Kabupaten Jembrana.

terima kasih kepada Pemkab Jembrana, khususnya Bupati Artha yang selalu mendukung penuh berbagai kegiatan KB. Selain itu, menurut Ari Sugianti, prestasi yang diraihnya ini juga berkat peran serta dan dukungan masyarakat. “Selain dukungan dari Pemkab, kami juga aktif melakukan berbagai inovasi dalam bidang KB,” ujar Ari Sugianti. Ia juga menyebutkan di bawah kepemimpinannya peserta KB aktif di Jembrana meningkat hingga 2,18 persen. Tercatat, di tahun 2015 jumlah peserta KB aktif 42.314 orang, bertambah menjadi 43.168 di tahun 2016. Sejumlah program unggulan yang dilaksanakan antara lain, pengadaan minibus jemput antar akseptor, pemberian biaya operasional kepada kelompok Tri Bina, pemberian penghargaan bagi peserta vasektomi sejumlah Rp 500.000 per orang dan membentuk kampung KB di setiap Kecamatan. Ditambahkannya, selain program KB, Kantor PPKB Jembrana juga berkonsentrasi untuk meminimalisir pernikahan dini. (ad1028)

Bali Post/olo

FOTO BERSAMA – Para tokoh dan perwakilan penerima penganugerahan Jagatnatha Hindu Center Award foto bersama, Minggu (31/7) kemarin.

Di Jembrana

23 Tokoh Hindu Terima Penganugerahan Jagatnatha Hindu Center Award Negara (Bali Post) Sedikitnya, 23 tokoh dan pemuka umat Hindu Jembrana dianugerahi Jagatnatha Hindu Center Award oleh Yayasan Jimbarwana Pura Jagatnatha Kabupaten Jembrana. Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dan Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa menyerahkan langsung anugerah itu kepada tokoh maupun ahli waris tokoh, Minggu (31/7) kemarin di Aula Kantor Kementerian Agama Jembrana. Gelar tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas jasa maupun dedikasi para tokoh dalam kemajuan umat serta sumbangsihnya bagi pelestarian budaya maupun adat istiadat Bali, khususnya di bumi Makepung Jembrana. Ke-23 tokoh tersebut di antaranya, Ida Bagus Doster (mantan Bupati dan Ketua DPRD, jasanya ikut mendirikan PHDI pusat), Ida Pedanda Gede Mambal (pedanda jawatan masa swapraja Jembrana), Ida Pedanda Gede Sigaran (pedanda jawatan, seniman drama gong dan penulis), Ida Pedanda Istri Putu Sasih (pedanda tertua melayani umat sejak 1942, menjadi tapini tertua yang sudah nyukat 13 setra dan Pura Melanting) dan Ida Rsi Bhujangga Anom Palguna (atas jasanya melayani umat di Tim-tim, Papua, Sumatra, Jawa, Sulawesi dan NTB). Selain itu, juga Ida Sri Mpu Gede Karuna Putra (penulis, wirama, memberi pencerahan umat, dan sebagai PHDI pusat), Ida Pandita Mpu Nabe Bhaskara (penulis, pemimpin pasraman dan pedharma wacana), Ida Pedanda Gede Manuaba (membagi tanah bangsal, membangun pura taman yang menjadi markas pejuang, dan dalang), I Gst. Ngurah Ketut Sindya (pendiri peradah dan parisada desa). I Nyoman Lila (pencipta lagu dan pencerah umat lewat budaya), I Wayan Komplang (membina umat dalam menjalankan panca yadnya serta seorang undagi), Ida Bagus Indugosa (Mantan Bupati Jembrana, pendiri jagatnatha, pendiri STAH Singaraja dan ber-

jasa memindahkan Pura Pulaki sehingga memiliki areal yang lebih luas), I Ketut Semaraguna (Ketua PHDI, penyuluh dan pembina umat) dan I Ketut Pasek Swastika (penulis buku agama, sangging serta pedarma wacana). Kemudian, Dewa Made Merta (pembina umat melalui BPPLA), I Nyoman Widia (pendiri PGA dan penyuluh umat), Ida Bagus Kade Suanda (pemangku Pura Gede Jagatnatha, penulis lontar), Ida Bagus Candra (dalang dan pedharma wacana), Nang Lenyog (dalang dan penutur kebenaran), I Gusti Putu Windya Anaya (pencipta geguritan Sang Cangak, pembina umat perintis bangunan suci pasir laut), I Wayan Karda (penulis prasasti, penterjemah), I Gede Susiladharma (ketua PHDI, penulis dan pedharma wacana), Dewa Gede Anom (ketua PHDI, pelopor dharma wacana ber-bahasa Inggris). Penasihat Yayasan Ida Bagus Indugosa mengatakan saat ini yayasannya akan fokus mengembangkan fungsi Pura Jagatnatha secara lebih luas. Sasarannya adalah generasi muda Hindu yang diharapkan dapat lebih aktif dalam masalah keumatan. Strategi yang akan ditempuh, menurutnya, dengan lebih banyak sosialisasi melalui dharma wacana tentunya dengan gaya bahasa yang dipahami mereka. Selain itu, yayasan juga berencana memiliki perpustakaan Hindu sehingga koleksinya bisa dinikmati umat yang ingin belajar tentang Hindu. Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyambut baik penganugerahan kepada tokoh Hindu di Jembrana itu. Hal ini merupakan bagian upaya membina dan pengamalan kehidupan beragama. Menurut Wabup, tantangan umat Hindu saat ini akan makin kompleks khususnya di kalangan generasi muda. Penganugerahan juga dirangkai dengan peluncuran buku I Komang Wiasa dan Dharma Tula dengan narasumber Dr. I Ketut Donder dari IHDN Denpasar. (kmb26/k150)


KARANGASEM

Senin Pon, 1 Agustus 2016

13

Dari ”Anak Bangsa” Radio SWiB

Tingkatkan Minat Baca, Guru Mesti Punya Teknik Amlapura (Bali Post) – Sebagai guru Bahasa Indonesia, Gede Aries Pidrawan, S.Pd., mengakui bahwa minat baca atau literasi di kalangan pelajar saat ini masih sangat rendah. Guna mengikis budaya literasi yang sangat rendah, seorang guru harus memiliki kiat tersendiri agar anak didik mau lebih banyak membaca. Guru SMA PGRI 1 Amlapura yang berprestasi dan pernah juara I menulis esai tingkat nasional itu menyampaikan saat tampil sebagai narasumber pada acara “Anak Bangsa” di Radio SWiB FM, Minggu (31/7) kemarin.

Aries Pidrawan mengatakan, sebelum mulai menerangkan pelajaran di depan kelas, seorang guru semestinya mewajibkan siswa untuk membaca, kalau di rumahnya belum membaca buku pelajaran yang hendak diajarkan. Menurutnya, dia sendiri begitu masuk kelas seluruh siswa diberikan kesempatan membaca 10 sampai 15 menit. “Karena saya guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, saat mengajar saya wajibkan siswa membawa klipingan karya sastra, baik cerpen, puisi dan esai atau karya lainnya. Siswa kami dari yang tak suka membaca

dan sama sekali awam menulis atau membaca puisi, akhirnya malah mencintai karya sastra. Ilmu dan pengetahuan yang lebih luas, lebih mudah didapat dari membaca buku,” ujarnya. Menurut Aries Pidrawan, jika guru tak membimbing dalam rangka meningkatkan minat baca, tentu minat belajar siswa juga rendah. Anak didik perlu diarahkan dan dibimbing kepada kebiasaan membaca literatur. Sementara itu, tiga siswi berprestasi se-Bali dari SMA PGRI 1 Amlapura, yakni Ayu Martini, Galuh Somia dan Dres-

ti, menyampaikan pengalamannya. Siswi yang mengikuti lomba drama monolog, menulis esai dan Galuh Somia yang baru saja menyabet juara II menulis puisi se-Bali itu menyampaikan, sebelum dididik Pidrawan mereka tak suka membaca. Mereka juga awam dalam menulis, apalagi menulis esai dan puisi. Namun, berkat bimbingan guru yang terus mengarahkannya untuk mencintai buku, akhirnya ketagihan membaca. ”Menjelang tidur, setelah jenuh membaca buku pelajaran saya pasti membaca novel,” ujar Ayu Martini. (013)

Jelang Pagelaran Genjek Massal

Bupati Mas Sumatri Ajak Pegawai Bersihkan Taman Oejoeng BUPATI Karangasem IGA Mas Sumatri, Jumat (29/7) lalu mengajak ratusan pegawai dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bergotong-royong bersih-bersih di Taman Soekasada Oejoeng (TSO), Karangasem. Kegiatan itu sekaligus mengecek lokasi pagelaran genjek massal yang rencananya digelar, Rabu (10/8) mendatang. Selain mengerahkan pegawai di seluruh SKPD, pada aksi bersih-bersih itu juga hadir sesepuh Gapensi Karangasem IGM Tusan. Kegiatan kerja bakti saat itu dimulai pukul 06.30 Wita, di seputaran TSO. Kegiatan seperti memungut sampah plastik, memangkas pohon dan rumput yang sudah mulai meninggi. Kegiatan itu selain membersihkan areal bagi sekitar 15 ribu peserta genjek, juga mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat. Gerakan Jumat bersih, hari itu digelar di TSO mengingat objek wisata itu akan dipenuhi 15 ribu penari genjek dan undangan, serta diharapkan banyak wisatawan menonton. Ajang itu direncanakan dihadiri tim MURI dan diharapkan pagelaran seni asli masyarakat Karangaem itu masuk catatan rekor MURI. Di sela-sela aksi bersih-

Sopir Galian C Beralih ke Kubu

Giliran Jalur Amlapura-Tulamben Krodit Amlapura (Bali Post) –

Pascaditutupnya galian C ilegal di Kecamatan Selat, para sopir truk mengalihkan lokasi membeli pasir. Ribuan sopir membeli pasir ke lokasi galian C di Kecamatan Kubu. Akibatnya, giliran jalur Candidasa-Amlapura-Tulamben lalu lintasnya krodit. Hal itu dikeluhkan Ketua Asosiasi Angkutan Wisata (Karmawika) Nyoman Ulian Artha Putra, Minggu (31/7) kemarin. BERGOTONG-ROYONG - Bupati Mas Sumatri bersama ratusan pegawai bergotong-royong menjelang persiapan pagelaran genjek massal di Taman Soekasada Oejoeng. bersih, Bupati Mas Sumatri mengatakan Pemkab yang dipimpinnya akan selalu mendukung tiap aktivitas atau kegiatan dalam rangka melestarikan warisan budaya yang tumbuh dan berkembang di masyarakat yang mengandung nilai kearifan lokal adiluhung. ”Genjek Karangasem merupakan kesenian karawitan vokal yang tumbuh berkembang di suatu daerah. Kesenian genjek lahir pertama kali di Karangasem, yang merupakan seni rakyat yang lahir dan dipelihara masyarakat pedesaan. Kini

magenjekan menyebar ke kabupaten lain di Bali,” jelasnya. Menurut Mas Sumatri, sudah jelas Genjek Karangasem merupakan salah satu kesenian tradisional yang sampai saat ini masih berkembang di Karangasem dan diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi sejak dahulu. “Kesenian itu sudah sepatutnya dilestarikan, karena nantinya bisa dijadikan penunjang sektor pariwisata Bali pada umumnya dan Karangasem khususnya,” imbuhnya. (ad1021)

Bupati Mas Sumatri Buka Pra-Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemkab Karangasem RAPAT Pra-Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Karangasem 2016, dibuka Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Minggu (31/7) kemarin. Kegiatan itu dihadiri Kepala Bidang Penyiapan Perumusan Kebijakan Akuntabilitas Aparatur Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Ananda Juarsa. Pada kesempatan itu, Bupati Mas Sumatri didampingi Sekda Karangasem I Gde Adnya Mulyadi dan Asisten I Tata Praja Ketut Wage Saputra. Rapat pra-evaluasi itu merupakan salah satu tahapan awal dalam rangka menyiapkan perumusan dan kebijakan yang akan diambil Pemkab Karangasem ke depan. Tujuannya, agar predikat B kinerja yang diperoleh Karangasem saat ini dapat lebih ditingkatkan pada saat penilaian yang akan dilaksanakan November mendatang. Bupati Mas Sumatri dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan penghargaan tinggi atas kehadiran dari pejabat Kementerian PAN RB Ananda Juarsa yang telah bersedia memberikan bimbingan dan arahan kepada jajaran SKPD di Bumi Lahar itu. “Semoga dengan bimbingan dari Kementerian PAN RB ini kita dapat memperbaiki kinerja semua instansi yang ada di Karangasem. Tujuan kami apa yang menjadi visi dan misi Karangasem lima tahun ke depan dapat terwujud,” ujarnya. Kepada para kepala SKPD Kabupaten Karangasem, Bupati Mas Sumatri meminta agar seluruh jajarannya bersamasama bekerja dengan sukarela, mengabdi untuk mendapatkan hasil yang maksimal. “Jangan merasa tertekan, tapi mari mengabdi secara sukarela niscaya akan diberikan jalan,” tambahnya. Pihaknya berharap pihak Kementerian PAN RB dapat memberikan arahan dan bimbingan demi terwujudnya perencanaan pembangunan daerah yang berkualitas, komprehensif dan akuntabel. Sementara itu, Ananda

BERPRESTASI - Guru berprestasi Gede Aries Pidrawan dan tiga siswi berprestasi SMA PGRI 1 Amlapura yakni Galuh, Ayu Martini, dan Dresti saat menjadi narasumber di Radio SWiB FM, Karangasem.

MEMBUKA - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri membuka rapat pra-evaluasi akuntabilitas kinerja instansi Pemkab Karangasem. Juarsa menegaskan pentingnya penguatan kinerja dan output yang akan diperoleh, termasuk budaya, cara berpikir, komitmen, kesungguhan dan kepedulian akan program kerja. “Penilaian perencanaan kerja harus mengacu pada RPJMD yang ada. Apakah sudah terukur dan melihat bagaimana hasil yang akan didapat. Para kepala SKPD terkait harus peduli dengan

bidangnya dan menilai bagaimana penyerapan anggarannya,” tegasnya. Ananda Juarsa menambahkan, Kementerian PAN RB bertugas membenahi aparatur negara agar lebih berguna, dapat memberikan layanan publik lebih bagus dan akuntabel. “Saya berharap dapat membantu memaksimalkan keberadaan aparatur di Karangasem ini,” ujarnya. (ad1019)

Ulian Artha Putra mengatakan, lalu lintas menjadi krodit akibat ratusan truk melaju beriringan. Truk itu melaju dengan kecepatan lambat, karena beban berat di lokasi jalan menanjak seperti di jalur berkelok-kelok di Kangkahang, Berina di Abang dan di Sang Hyang Ambu, dekat objek wisata Candidasa. “Truk galian C yang bebannya berat, berjalan beriringan atau parkir berderet di pinggir jalan. Akibatnya, lalu lintas krodit. Dari Amed ke Abang kami

para sopir angkutan wisata harus tempuh sampai 30 menit. Padahal sebelumnya hanya 10 menit,” ujarnya. Dia menambahkan, ada jalan alternatif yakni jalur jalan lingkar timur di Amed tembus ke Seraya dan Ujung. Namun jalan lingkar itu terlalu jauh dan waktu tempuh bisa sampai dua jam lebih. Soalnya jalur itu sempit, berkelok naik dan turun bukit serta sungai dan cukup berbahaya. Menurut Ulian Artha Putra, para sopir truk itu saat mengangkut galian

BUPATI Karangasem IGA Mas Sumatri membuka Kejuaraan Voli Bupati Cup 2016 di GOR Gunung Agung, Amlapura, Sabtu (30/7) sore. Kejuaraan memperebutkan hadiah total Rp 48 juta itu diikuti 12 klub voli putra termuka di Karangasem dan lima klub putri. Klub putri yang ambil bagian Philia, Perumnas, Persit, Gevta dan Bajang Club. Sementara di bagian putra, MSC Selat, Putra Sidemen, Porsadu Sengkidu, Kubu Alit, Budhi Santi, Dakar, COC, Putra Jasri, RGS Selat, Fortuna, Vobat dan Mercury. Ketua Panitia kejuaraan I.B. Mahadewa melaporkan, kejuaraan digeber di GOR itu dari, Sabtu (30/7) dan final digelar tanggal 8 Agustus sore sampai malam. Selain dalam rangka memeriahkan HUT-RI, event ini juga untuk meningkatkan prestasi voli. Bola voli sejak dulu diganderungi masyarakat sampai ke pelosok Karangasem. ”Kejuaraan juga dalam rangka menjaring bibit atlet voli yang tangguh, disiplin dan kejuaraan juga sebagai sarana hiburan masyarakat,” paparnya. Sementara itu, Bupati Mas Sumatri menyampaikan harapan dan tujuan serupa, terkait digelarnya kejuaraan rutin tiap tahun dimotori KONI dan Peng-

kab PBVSI Karangasem itu. Bupati wanita pertama di Karangasem itu menyampaikan, pembinaan dalam rangka meningkatkan prestasi bola voli di Karangasem. Sebab, olahraga saat ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat dan sangat berkaitan dengan dinamika sosial, ekonomi dan budaya. Karena itu, sistem pembinaan dan pengembangan olahraga perlu ditata teknik, taktik dan strategi penuh disiplin dan sportivitas tinggi. Guna mencapai hal itu tak cukup hanya pemerintah, tapi peranan semua elemen masyarakat, BUMD/BUMN dan masyarakat, khususnya pecinta olahraga. Bupati Mas Sumatri menambahkan, khusus di cabang voli diharapkan kejuaraan tak hanya rutin di kabupaten melalui voli Bupati Cup, tapi harus dimulai dari tingkat banjar, desa, misalnya melalui Pordes, meningkat ke kecamatan dan kabupaten. Dengan begitu tumbuh bibit atlet yang benar-benar muncul dari masyarakat lokal, muncul bibit-bibit atlet secara berkesinambungan, berdisiplin tinggi, tangguh, jujur dan bermental sportif, bermartabat dan mampu membangkitkan daya juang demi daerah dan negara. ”Karangasem jangan sampai sepi kegiatan olahraga. Selain dalam rang-

C di jalan jangan berjalan beriringan, yang mengakibatkan pengendara lainnya sulit mendahului. Sopir truk mesti mengatur jarak kendaraannya dengan truk lainnya, sehingga pengendara lainnya tidak terganggu. “Saya berharap Pemkab Karangasem mencarikan jalan ke luar. Para sopir truk hendaknya diberikan pengarahan, jangan sampai citra pariwisata Bali dan khususnya Karangasem menjadi rusak gara-gara lalu lintas yang krodit,” katanya

mengingatkan. Seperti diberitakan sebelumnya, galian C bodong atau tanpa izin ditutup sejak pekan lalu. Galian C tanpa izin itu paling banyak ada di Kecamatan Selat. Pasalnya, ketinggian penggalian di kaki atau lereng Gunung Agung sudah mencapai ketinggian di atas 500 meter di atas permukaan laut (MDPL). Sementara Perda RTRWP Bali hanya mengizinkan penggalian di bawah 500 MDPL. Sejak galian C di Selat ditutup, para sopir galian C beralih membeli pasir ke wilayah Kubu. Akhirnya jalur Candidasa, Amlapura dan Tulamben yang krodit. Sementara jalur jalan di Selat, Sidemen ke Klungkung belakangan lengang dan warga setempat menjadi lega. (013)

Mas Sumatri Buka Voli Bupati Cup 2016

BUPATI CUP - Bupati Mas Sumatri membuka kejuaraan voli Bupati Cup 2016, di GOR Gunung Agung, Karangasem, Sabtu (30/7). ka membentuk karakter dan sumber daya manusia yang sehat, juga media hiburan bagi masyarakat luas,” paparnya. Bupati Mas Sumatri menegaskan, pihaknya sangat menyadari sarana dan prasarana olahraga di Karangasem belum memadai. Nantinya pembangunan sarana dan prasarana diupayakan

bertahap dengan mengacu kepada skala prioritas sesuai ketersediaan anggaran. “Kepala manajer dan klub, para atlet dan wasit yang memimpin jalannya bertandingan, saya harapkan mampu bersikap jujur dan sportif, tetap disiplin dan mengedepankan sikap ksatria, serta kejujuran,” tandasnya. (ad1020)


TABANAN

14 FIGUR Kesehatan Lingkungan PROGRAM jambanisasi merupakan salah satu kegiatan serbuan teritorial yang digelar jajaran TNI-AD dalam upaya mewujudkan pola hidup bersih dan sehat di masyarakat. Di wilayah naungan Koramil 1619-08/Penebel, sepanjang semester I tahun 2016, program ini telah menyasar 13 warga yang belum memiliki jamban di wilayah Penebel, Jatiluwih, dan Senganan. Untuk mendata warga yang benar-benar membutuhkan jamban kategori sehat, Koramil menerjunkan seluruh jajaran babinsa di wilayahnya. “Dari data itu kami koordinasi dengan aparat desa terkait dan terjun mengerjakan,” ujar Danramil 08-1619/Penebel Kapten Infantri Eko Budi Bakti. Dengan adanya program ini, warga memiliki jamban sederhana dan sehat. Selama ini kebanyakan warga khususnya yang tinggal di dekat sungai, mengabaikan kesehatan lingkungan. Mereka kerap membuang sesuatu ke sungai, sehingga tidak sehat bagi lingkungan sekitar. Dikatakannya, pembuatan jamban dilakukan secara gotong royong oleh anggota TNI, pemilik rumah, dan masyarakat di sekitarnya. Program ini bertujuan menjaga kesehatan lingkungan terutama sungai. Cara ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak membuang kotoran ke sungai karena dapat menimbulkan penyakit. Selain itu, program pembangunan 1 juta jamban ini untuk mengajarkan kepada masyarakat cara membuat jamban yang memenuhi standar kesehatan sehingga layak digunakan. (bit)

COURSES

Bendesa Adat Ujung Tombak Ajeg Bali

Tabanan (Bali Post) –

Ngayah dan manyama braya selalu ditekankan kepada bendesa adat yang ada di setiap desa pakraman di Kabupaten Tabanan. Pasalnya, bendesa adat merupakan ujung tombak keajegan Bali. Hal itu disampaikan Ketua PHDI Tabanan Wayan Tontra saat mengukuhkan tiga bendesa adat desa pakraman se-Desa Angkah, Kecamatan Selemadeg Barat, di Wantilan Pura Puseh dan Desa Angkah, Sabtu (30/7). Bendesa adat tersebut masingmasing I Made Suarya, S.Ag. (Desa Pakraman Angkah), I Gede Suardita (Desa Pakraman Wana Ayu, dan A.A. Ketut Widastra (Desa Pakraman Marga Telu). Tontra dalam sambutannya mengungkapkan terima kasih kepada prajuru adat dan bendesa yang lama karena sudah mampu menyelesaikan tugas dengan baik. Semua melakukan

pekerjaan dengan konsep ngayah, yaitu tanpa pamrih, dan didasari pengabdian yang tulus ikhlas. Ia berharap pengurus yang baru melakukan tugas dengan sebaikbaiknya, karena bendesa adat merupakan ujung tombak ajegnya budaya Bali yang nantinya menjadi warisan generasi mendatang. ‘’Pengukuhan ini disaksikan oleh Ida Batara yang berstana di Pura

Kaki Diamputasi

Puseh. Semoga lebih bersemangat dan lebih percaya diri dalam mengajegkan desa pakraman,’’ ujarnya. Pada akhir acara pengukuhan diserahkan surat keputusan pengukuhan oleh Ketua PHDI Kabupaten Tabanan. Sementara itu, Camat Selbar I Gede Ketut Suyana Putra mengatakan lestarinya adat adalah salah satu syarat untuk mengajegkan Bali. Oleh karena itu, bendesa yang baru dilantik dan dikukuhkan mesti bisa bekerja sama dengan baik dengan semua perangkat yang telah ditetapkan. ‘’Jangan sampai karena sesuatu yang kecil bisa memicu perbedaan hingga membawa-bawa adat,” ungkapnya. (kmb28)

Disos Fasilitasi Rehabilitasi

Tabanan (Bali Post) – Penyumbatan pembuluh darah menyerang Ida Bagus Putu Putra Manuaba (33). Penyakit langka ini membuat warga Banjar Kalibalang, Desa Payangan, Kecamatan Marga, ini harus merelakan kaki kirinya diamputasi. Dinas Sosial (Disos) Kabupaten Tabanan mendatangi rumah Putra Manuaba, Jumat (29/7) lalu. Dalam kunjungan itu, Disos memberikan

bingkisan sembako dan mengecek jaminan sosial yang dimiliki mantan seles minuman ringan ini. Sebab selama sakit, Putra Manuaba tidak bisa bekerja. Disos akan membantu memfasilitasi jaminan kesehatan dan menjajaki program nasional rehabilitasi di Rumah Sakit Dokter Suharso, Solo, yang khusus membantu pasien yang mengalami amputasi pada bagian tubuh. “Kami jajaki dulu. Kami

belum bisa menjanjikan kepastian karena program itu setahun sekali dan harus ada kesanggupan dari pihak keluarga,” ujar Kepala Disos Tabanan Nyoman Gunawan, Minggu (31/7) kemarin. Perbekel Desa Payangan I Nyoman Sudiarsa mengucapkan terima kasih karena sudah ada perhatian dari berbagai pihak kepada warganya yang mengalami musibah. (kmb24)

TOUR

CULINARY

ACCESSORIES

SAILING BOAT

INTERIOR

Senin Pon, 1 Agustus 2016

Koperasi dan LPD Harus Bersinergi Tabanan (Bali Post) – Koperasi dan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) selama ini mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian rakyat pedesaan. Namun, kenyataannya permodalan koperasi dan LPD masih kecil. Akibatnya, ketika masyarakat membutuhkan dana yang lebih besar, koperasi dan LPD kerap sulit memenuhi. Oleh karena itu, koperasi dan LPD perlu bersinergi dalam mengelola keuangan desa. Ini untuk menjaga likuiditas sekaligus menguatkan konten lokal dalam pemberdayaan masyarakat. “Sinergitas bisa dalam bentuk bantuan permodalan. Kalau koperasi perlu dana bisa cari di LPD, begitu juga sebaliknya. Kerja sama yang digalang hendaknya saling menguntungkan. Bukan bersaing tidak sehat, sehingga dapat membahayakan,” ucap Kepala Dinas Koperasi Tabanan A.A. Gede Dalem Tresna Ngurah, Minggu (31/7) kemarin. LPD meski memiliki karakteristik tradisional karena sebagai penggerak ekonomi dan memperkuat unsur budaya. Manajerialnya diharapkan terus mengikuti perkembangan zaman khususnya dalam menghadapi persaingan di era pasar MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN). ‘’Di Tabanan ada 307 LPD di 458 desa pakraman yang perkembangannya masih cukup baik,” katanya. Terkait koperasi, pihaknya tengah melakukan pembinaan untuk mencari penyebab masih adanya koperasi yang belum melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Pada 2016, dari 483 koperasi yang wajib RAT, hanya 321 yang sudah melaksanakannya. Menjadi tugas Dinas Koperasi dan UKM Tabanan untuk mendorong koperasi menyelenggarakan RAT. Meski begitu, penyelenggaraan RAT di kalangan koperasi di Kabupaten Tabanan menunjukkan tren meningkat, yaitu dari 275 koperasi pada 2015 menjadi 321 tahun ini. Dari penelusuran, penyebab koperasi tidak menyelenggarakan RAT rata-rata karena faktor SDM. Koperasi primer harus penyelenggaraan RAT paling lambat Maret lalu, sedangkan koperasi sekunder pada Juli. Koperasi yang tidak menyelenggarakan RAT diberikan teguran dan pembinaan lebih lanjut. Jika upaya ini tidak berhasil, pihaknya menyarankan untuk bergabung dengan koperasi lainnya atau mengembalikan bandan hukumnya. “Ada koperasi yang tutup, namun ada juga koperasi baru yang tumbuh dengan mendaftar ke notaris dan kementerian untuk mendapatkan badan hukum,” ujar Dalem Tresna. (kmb28)

HEALTHY

STEEL CONTRUCTION


15

Senin Pon, 1 Agustus 2016

The Reds Bekuk AC Milan

Hasil Pertandingan International Champions Cup Melbourne Victory Real Madrid Bayern Munich Liverpool Psg

vs Atletico Madrid vs Chelsea vs Inter Milan vs AC Milan vs Leicester City

1-0 3-2 4-1 2-0 4-0

Persahabatan Manchester United vs

Galatasaray

5-2

Santa Clara, California Lagu ‘’You’ll Never Walk Alone’’ berkumandang di Levi’s Stadium, Santa Clara, California, Minggu (31/7) kemarin, saat Liverpool membekuk AC Milan 2-0 pada pertandingan International Champions Cup. Divock Origi dan Firmino menjadi penyumbang gol the Reds. ‘’Pertandingan tadi memperlihatkan bagaimana klub terbesar di dunia itu,’’ tegas gelandang Liverpool James Milner. Origi membuka gol menit ke-59 setelah menerima assist dari Alberto Moreno. Firmino memperbesar keunggulan 14 menit kemudian memanfaatkan bola mental dari Sheyl Ojo. Gol Origi menjadi puncak permainan ofensif Liverpool sejak babak pertama. The Reds bahkan mampu membuat banyak dan menciptakan tendangan penjuru lebih banyak dibandingkan lawannya itu. Kiper AC Milan Gabriel Vasconcelos Ferreira tercatat tiga membuat penyelamatan. ‘’Saya gembira dengan penampilan kami,’’ kata pelatih Liverpool Jurgen Klopp mengomentari penampilan timnya terutama di babak pertama. Kemenangan ini juga men-

Bali Post/afp

Pemain Bayern Munich Julian Green.

Green Sumbang Tiga Gol Kemenangan Bayern Munich Charlotte, North Carolina Gelandang timnas AS Julian Green menciptakan hat-trick saat Bayern Munich mencukur Inter Milan 4-1 pada pertandingan International Champions Cup di Bank of America Stadium, North Carolina, Minggu (31/7) kemarin. Pada laga ini Bayern tidak memainkan dua penyerang utamanya, Robert Lewandowski dan Thomas Muller. Satu gol lainnya dihasilkan Franck Ribery dan gol balasan Inter Milan dihasilkan Mauro Icardi yang pada menit ke-90 dari kesalahan yang dilakukan bek kiri Munich asal Austria David Alaba. Green, pemain kelahiran Florida yang dibesarkan di Jerman, menjadi bintang lapangan dalam laga ini. Pemain 21 tahun itu sudah menjadi starter pada semua dari empat laga pramusim Bayern di bawah pelatih baru Carlo Ancelotti menjelang laga melawan Inter ini. Namun setelah gagal memberikan dampak ketika Bayern dikalahkan AC Milan di Chicago pekan lalu, dia justru bermain dalam performa terbaiknya dengan sekaligus memborong tiga gol dalam kurun setengah jam. Dia membuka gol timnya pada tujuh menit pertama pertandingan usai memanfaatkan umpan silang Alaba. Green kemudian dengan tenang untuk kedua kalinya memperdaya kiper Samir Handanovic pada menit ke-30 setelah menerima umpan dari Ribery. Dia menciptakan gol ketiga yang berbau offside pada menit ke-35 setelah dirancang bek kanan Rafinha. Penampilan cemerlang Green membuatnya berkesempatan menjadi anggota tim pertama Ancelotti saat musim baru Bundesliga mulai bulan depan. Green bergabung dengan Bayern sejak usia 14 tahun dan menandatangani kontrak pemain profesional pada akhir 2013, namun tidak pernah dimainkan. Tetapi dia pernah dua kali tampil pada dua laga Liga Champions di bawah asuhan Pep Guardiola. Gol balasan Inter dihasilkan Icardi menjelang bubaran. Penyerang Argentina itu yang ingin pindah ke Napoli untuk menggantikan Gonzalo Higuain, masuk sebagai pemain pengganti dan memanfaatkan kesalahan yang dibuat David Alaba sebelum menjebol gawang Bayern, Bayern akan menjalani pertandingan persahabatan terakhir 3 Agustus nanti melawan Real Madrid di East Rutherford, New Jersey. (kmb39/afp/ant)

Real Madrid dan Barcelona TerlaluTangguh Arbor, Michigan Klub tangguh Spanyol, Barcelona dan Real Madrid, menghancurkan wakil Inggris dan Skotlandia pada pertandingan International Champions Cup, Minggu (31/7) kemarin. Real mengatasi Chelsea 3-2 dan Barcelona menggebuk Celtic 3-1. Di stadion Michigan, Ann Arbor, bek kiri Real Madrid Marcelo dan penyerang Eden Hazard (Chelsea) sama-sama mencetak gol. Namun Real masih mampu menambahi satu gol lagi dari Mariano Diaz. Marcelo itu mencetak gol pada menit 19 dan 26, sebelum Diaz mengejutkan penonton di Stadion Michigan dengan tendangan geledek yang tak bisa ditahan kiper Chelsea Asmir Begovic pada menit ke-37.

HALANGI - Bek Real Madrid Raphael Varane (kiri) dan Casemiro (kanan) berusaha menghalangi gelandang Chelsea Nemanja Matic (tengah) .

MENANG - Penyerang Liverpool Roberto Firmino (tengah) merayakan gol bersama rekan setimnya saat menghadapi AC Milan pada turnamen International Champions Cup di Santa Clara, California, Minggu (31/7) kemarin. Liverpool menang 2-0.

Eden Hazard yang menjadi pemain pengganti, menciptakan dua gol balasan Chelsea pada babak kedua. Namun itu belum cukup bagi Antonio Conte untuk menelan kekalahan di pramusim. Pertandingan ini disaksikan oleh 105.826 penonton yang merupakan jumlah penonton pertandingan sepak bola terbesar kedua di AS. Kalah Tipis Lawatan Atletico Madrid di Australia menghasilkan kekalahan tipis 0-1 atas Melbourne Victory di Geelong, Minggu kemarin. Runner-up Liga Champions itu kebobolan di babak pertama dan tak mampu mengembangkan permainan terbaiknya di babak kedua. Tak ada gol tambahan tercipta hingga pertandingan itu dimenangkan klub A-League tersebut. Gol Melbourne Victory tercipta jelang babak pertama usai. Bek Nick Ansell menyundul bola tembakan bebas Fahid Ben Khalfallah dan menggetarkan gawang Atletico. (kmb39/afp/ant)

Ibra Bawa MU Panen Gol

Gothenburg Zlatan Ibrahimovic hanya memerlukan waktu 190 detik untuk membuka gol pertama untuk klub barunya, Manchester United (MU). MU menggulung Fenerbahce 5-2 pada pertandingan persahabatan di Gothenburg, Swedia, Minggu (31/7) kemarin. Ibra yang meninggalkan Paris Saint Germain (PSG) akhir musim lalu, akhirnya memberi kesan pertama pada pelatih Jose Mourinho di tanah kelahirannya, Gothenburg. Pertandingan belum genap 4 menit saat Antonio Valencia melambungkan bola dari kanan. Ibra menyambutnya dengan tembakan setengah salto. Kiper Fernando Muslera mati langkah saat bola meluncur ke pojoko kiri gawangnya. Penyerang berusia 34 tahun itu kemudian digantikan di babak kedua saat Fenerbahce memimpin 2-1 melalui gol Sinan Gumus dan Bruma. Tetapi penyerang Wayne Rooney menyumbang dua gol beruntun ada menit ke-55 dan 58 penalti untuk membalikkan skor. Ke-

unggulan MU semakin menjauh dengan keberhasilan Marouane Fellaini dan Juan Mata menaklukkan Muslera dengan gol menit ke-62 dan 67. Kemenangan besar ini memberi kepercayaan Mourinho menghadapi Community Shield akhir pekan ini melawan juara Liga Utama Inggris Leicester City.

Empat Gol Ironinya di Los Angeles, Leicester dicukur Paris Saint Germain empat gol tanpa balas. Stadion StuHubb dipenuhi 25.667 penonton, menyaksikan juara Liga Prancis merajalela menguasai seluruh lini dan memberi pelajaran penting bagi the Foxes yang akan memainkan kompetisi Liga Champions musim depan. PSG menguasai lini tengah dan memberi peran pada Javier Pastore dan dua rekannya untuk merusak pertahanan Leicester lewat umpan-umpannya dari sisi kiri. Penyerang Uruguay Edinson Cavani menjadi ujung tombak tunggal. Leicester tak berkutik saat

Daniel Amartey menjatuhkan Jonathan Ikone di depan gawang. Cavani dengan tenang menaklukkan kiper Leicester Kasper Schmeichel dari titik putih pada menit ke-26. Leicester memberikan perlawaban sengit. Gelandang Aljazair Riyad Mahrez melepaskan tembakan bebas yang sedikit memberi ancaman pada kiper PSG Alphonse Areola. Menjelang jeda pertandingan, Thomas Meunier menusuk pertahanan Leicester dan melayang bola ke tengah gawang. Ikone dengan mudah menaklukkan Schmeichel. Pelatih Leicester Claudio Ranieri membuat banyak perubahan seperti mitranya Unai Emery. Total 17 pemain digantikan di babak kedua. Meski diserang PSG yang membobol gawal Leicester. Kali ini Lucas Moura memanfaatkan umpan silang dari Maxwell dan menaklukkan Schmeichel dengan sundulan kepala menit ke-65. Menjelang bubaran penyerang pengganti Odsonne Edouard menerima umpan yang membuat dirinya

Bali Post/ap

PERSAHABATAN - Pemain Galatasaray Hakan Balta (kiri) berhadapan dengan penyerang Manchester United Zlatan Ibrahimovic pada pertandingan persahabatan di Stadion Ullevi, Gothenburg, Swedia, Minggu (31/7) kemarin. tinggal berhadapan dengan Schmeichel. Ia perlu mengelabui anak legenda kiper Manchester United Peter Schmeichel sebelum menceploskan bola ke gawang menit ke-90. Emery merekrut gelandang

Grzegorz Krychowiak, Hatem Ben Arfa dan bek Thomas Meunier. Dia perlu memperkuat lini depannya sepeninggal Ibrahimovic, dengan mengincar penyerang Real Madrid Jese Rodriguez. (kmb39/afp/ant)

jadi modal penting the Reds menghadapi Barcelona pada pertandingan di London, 6 Agustus mendatang. Sebelumnya pasukan Klopp menyerah 0-1 dari Chelsea. Sementara Milan akan menantang Chelsea pada 3 Agustus di Minneapolis. Celtic Dibungkam Di Dublin, Barcelona bungkam Celtic 3-1. Raksasa Spanyol itu menurunkan pemain inti terbaiknya termasuk duo superstar Lionel Messi dan Luis Suarez. Kendati tim tuan rumah diberondong dua gol dari Arda Turan menit ke-11 dan Munir El Haddadi (40), ditambah sebuah gol bunuh diri dari Efe Ambrose (31), tim asuhan Brendan Rodgers tidak terlalu jauh kelasnya dari Barcelona. Celtic bahkan sempat menyamakan kedudukan 1-1 saat Leigh Griffiths berhasil mengecoh barisan pertahanan Barca pada menit ke-29. Namun selanjutnya permainan tim asuhan Brendan Rodgers itu terus mendapat tekanan. Rodgers sendiri tampaknya lebih memusatkan perhatian kepada pertandingan yang lebih serius pada kualifikasi Liga Champions melawan FC Astana. Celtic akan menjamu klub dari Kazakhstan itu di Glasgow, Kamis ,setelah seri 1-1 pekan lalu pada pertemuan pertama. (kmb39/afp/ant)


OLAHRAGA

16

Senin Pon, 1 Agustus 2016

Indra Sjafri Harapkan Poin Penuh Mangupura (Bali Post) -

Bali Post/kmb34

BUKA - Kegiatan pembukaan porsenides di Desa Anturan Kecamatan Buleleng, Minggu (31/7) kemarin.

Porsenides Desa Anturan Gali Prestasi Masyarakat

Singaraja (Bali Post) Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Desa (Porsenides) di Desa Anturan Kecamatan Buleleng digelar untuk meningkatkan prestasi atlet. Beragam pertandingan diperlombakan dengan harapan dapat memberi dampak positif terhadap perkembangan generasi muda di desa setempat. Pembukaan Porsenides ini dihadiri Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T., Minggu (31/7) kemarin. Dalam penyelenggaraan tahun ini, event ini melombakan tiga kesenian antara lain tari Condong tingkat banjar, lomba masatua tingkat SD dan lomba balegenjur tingkat banjar. Di samping itu, bidang olahraga diperlombakan catur tingkat SD dan tingkat banjar, bulu tangkis (umum), pertandingan futsal (SD dan banjar), lari maraton (banjar) dan atletik (banjar dan SD). ‘’Buleleng beberapa waktu lalu menjadi tuan rumah Porprov dan berhasil mencapai target diinginkan. Itu adalah hasil kemampuan murni atlet kita bukan melalui intervensi atau jual beli atlet,’’ ujar Agus Suradnyana, Minggu (31/7) kemarin, didampingi Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, S.H., Camat Buleleng Dewa Made Ardika dan Perbekel Anturan Ir. Made Budi Arsana. Peserta terlibat dalam Porsenides ini mencapai 320 orang dari perwakilan banjar dan desa se-Anturan. Ketua Panitia Ketut Suka, S.Pd. mengatakan Porsenides diselenggarakan untuk membina dan mengembangkan kembali minat dan bakat masyarakat. ‘’Kami berharap kegiatan yang bertepatan dengan momen Kemerdekaan RI, dapat membangkitkan jiwa nasionalisme dan persatuan di Desa Anturan,’’ tambahnya. (kmb34)

Taekwondoin Denpasar Peraih Emas Porprov Hengkang

Denpasar (Bali Post) Tercatat dua taekwondoin asal Kota Denpasar peraih emas kyorugi pada Porprov Bali di Buleleng (2015) yakni Roissatul Hidayah (-53 kg) bersama sang paman Bambang Wilaksono (-54 kg) bertekad hengkang dari Denpasar dan mengusung bendera Gianyar pada Porprov Bali di Gianyar 2017 mendatang. Roissatul yang juga atlet PON, di Denpasar, Minggu (31/7) kemarin, menerangkan alasan dirinya cabut dari Denpasar, sebab dirasakan situasinya tidak nyaman lagi. ‘’Saya mengamati suasana di Denpasar tidak kondusif lagi,’’ ujar alumnus SMAN 5 Denpasar (Smanela) ini. Selain itu, dirinya juga diterima bekerja menjadi staf notaris di kota seni tersebut. Roissatul menerangkan, dirinya mengajukan pengunduran diri pada Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Denpasar sejak 24 Mei lalu. Bahkan, surat pengunduran dirinya telah disahkan Pengprov TI Bali. ‘’Jadi, status saya ini sudah resmi milik Gianyar,’’ ucapnya. Hanya, dirinya pernah mengecek ke KONI Bali, ternyata masih berstatus atlet Denpasar. ‘’Pokoknya, saya ingin pindah membela Gianyar pada Porprov Bali tahun depan,’’ ucap Roissatul. Informasi yang dihimpun Bali Post menyebutkan, sebenarnya sederet atlet Kota Denpasar potensial dikabarkan juga berduyun-duyun pindah ke kabupaten lain. Selain Roissatul dan Bambang Wilaksono, adik kandung Bambang yakni M. Soleh juga santer diberitakan hijrah ke Jembrana bersama Krismantara dan Marandika. Bahkan, taekwondoin andalan Denpasar seperti si kembar Carlos dan Toni, Eka Paulina Suliswati Putri, serta Lingga Yudistira juga merapat dan berlabuh ke Karangasem. (022)

Bryan Bersaudara Pilih Absen

Washington (Bali Post) Pasangan ganda putra tenis yang paling sukses dalam sejarah, Bob dan Mike Bryan, menyatakan absen di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 dengan alasan demi kepentingan kesehatan keluarga. ‘’Setelah mempertimbangkan cukup lama, Mike dan saya menutuskan untuk melupakan Olimpiade Rio,’’ kata Bob Bryan melalui jejaring sosial Facebook, Minggu (31/7) kemarin. ‘’Sebenarnya kami senang untuk berkompetisi lagi, namun sebagai suami dan ayah, kami harus menempatkan keluarga sebagai prioritas utama,’’ katanya. Banyak atlet yang mengundurkan diri dari Olimpiade Rio de Janeiro 5-21 Agustus 2016 karena khawatir terkena penyakit Zika yang ditularkan oleh nyamuk. Virus tersebut bisa mengakibatkan gangguan saraf dan pengecilan kepala pada bayi yang baru lahir. Bryan bersaudara sama-sama sudah menikah, dan Bob bahkan sudah punya tiga anak. Pasangan ganda putra AS ini adalah peraih emas Olimpiade London 2012, dan telah mengantongi 122 gelar juara, termasuk 16 gelar juara grand slam. ‘’Mewakili tim Amerika Serikat adalah momen yang paling membanggakan. Medali emas Olimpiade 2012 adalah puncak karier kami,’’ kata Bob. (rtr/ant)

Bali United (BU) sudah sepantasnya meraih poin penuh setelah dua kali gagal di laga sebelumnya. Dengan pemain yang ada, Indra Sjafri akan memaksimalkan skuadnya menjamu Persegres Gresik United dalam lanjutan Kompetisi Soccer Championship 2016 di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Senin (1/8) malam ini. ‘’Dua laga kandang sebelumnya kami gagal meraih poin sempurna karena bermain seri. Mungkin ini bisa dijadikan momen yang pas, untuk balik ke performance puncak. Masak seri terus,’’ ungkap Manajer sekaligus pelatih Kepala BU Indra Sjafri di Kuta, Badung, Minggu (31/7) kemarin. Menurut Indra Sjafri, laga melawan Persegres nanti merupakan partai kandang ketiga beruntun. Di laga ini, skuad Serdadu Tridatu dipaksa harus memaksimalkan pemain yang ada. Pasalnya, 11 punggawa Bali United tidak bisa diturunkan lantaran mengalami cedera. ‘’Kami memang tanpa diperkuat 11 pemain yang cedera termasuk satu pemain yang terkena kartu merah ketika menjamu PS TNI pekan lalu, kami hanya memaksimalkan pemain yang masih ada,’’ tegas Indra Sjafri. Dengan kondisi seperti ini, pemain U-21 BU akan dilibatkan pada laga nanti.

Jadi, ini menjadi kesempatan yang baik bagi sang pemain untuk menunjukkan kualitasnya. ‘’Kami juga ingin memberikan kepercayaan kepada suporter, bahwa kami bisa menang di laga nanti,’’ tegas Indra Sjafri. Sementara itu, pelatih Persegres Gresik United Liestiadi menegaskan, dengan empat pemain utama yang mengalami cedera. Mantan asisten pelatih Timnas U-23 di SEA Games 2013 lalu tersebut mengaku jika timnya ingin mencuri poin melawan anak muda Bali United. Tim lainnya yang bertandang ke Bali, selalu melakukan uji coba lapangan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Tetapi Persegres justru melakukan latihan di Lapangan Samudera Kuta pukul 09.00 hingga 11.30. ‘’Kami fokus pada finishing touch dan kami harus mampu melakukan penguasaan bola jika ingin mencuri poin,’’ tegas Listiadi. (kmb41)

Bali Post/ant

MALAM INI - Pemain Bali United Nemanja Vidakovic (kanan) beraksi pada pertandingan Torabika Soccer Championship 2016 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Bali United akan menjamu Persegres pada Senin (1/8) malam ini.

MARATHON - Atlet sepatu roda mengikuti perlombaan ekshibisi Road Race Marathon bertajuk ‘’Solo Open 3’’ di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, Minggu (31/7) kemarin. Perlombaan tersebut memanfaatkan jalur yang digunakan untuk acara Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day di Solo.

Bali Post/ant

Tim Panahan Beradaptasi dengan Cepat Jakarta (Bali Post) Tim panahan Indonesia beradaptasi dengan lingkungan dan lokasi pertandingan di Brazil yang merupakan tempat berlangsungnya Olimpiade 2016 di Ri de Janeiro, 5-21 Agustus. Ika Yuliana dan kawan-kawan cepat beradaptasi tidak lepas dari cukupnya waktu istirahat setelah melalui penerbangan di atas 24 jam dari Tanah Air. ‘’Saya melihat anak-anak sudah tidak terpengaruh lagi dengan jetlag karena ada waktu recovery selama satu hari. Waktu yang diberikan benar-benar dimanfaatkan oleh mereka untuk berlatih di fitness center,’’ kata pelatih Deni Trisjanto dalam keterangan tertulis, Minggu (31/7) kemarin. Menurutnya, latihan perdana tim panahan Indonesia yang diperkuat Ika Yuliana Rochmawati, Riau Ega Agata Salsabila, Muhammad Hanif Wijaya dan Hendra Purnama dilakukan di Sambodromo

yang juga lokasi pertandingan pada Jumat (5/8). Berdasarkan hasil latihan perdana, dia menilainya cukup bagus karena semua atlet yang lolos Olimpiade mampu menjalankan semua program, bahkan tidak menghadapi kendala saat membidik sasaran. ‘’Saya lihat tim putra menembak dengan sangat bagus. Kalau saya melihatnya dari situ saja, karena saat ini mereka memang harus menembak bagus. Itu menunjukkan tim ini punya peluang karena kami juga berharap dari nomor ini,’’ kata Deni. Cabang panahan membuka tradisi medali Indonesia pada Olimpiade saat Trio Srikandi -- Nurfitriyana, Lilis Handayani dan Kusuma Wardhani -- membawa pulang medali perak Olimpiade 1988 di Seoul. PP Perpani pun berharap tim putra bisa memutus puasa medali selama 28 tahun. Deni mengaku belum melihat ada potensi ken-

dala yang bisa mengganggu penampilan anak asuhannya karena panitia telah membuat lokasi pertandingan sesuai dengan standar, sehingga meminimalisasi kendala angin. ‘’Di bagian belakang ada papan yang cukup tinggi untuk menghalangi anak panah agar tidak keluar lapangan, sementara di kanan dan kiri ada tribun penonton. Jadi saya memperkirakan tidak akan ada angin yang terlalu kencang. Saya juga lihat panggungnya kokoh dan dibuat dengan bagus. Suasananya baru dan saya kira bisa memberi ketenangan berpikir untuk atlet,’’ kata Deni. Tim panahan Indonesia akan memulai usaha merebut medali Jumat pekan depan mulai babak kualifikasi perorangan, dilanjutkan nomor beregu putra keesokan harinya saat Trio Arjuna Indonesia akan berusaha merebut medali emas. Nomor individu akan berlangsung pada 8-12 Agustus. (ant)

Bali Post/ant

LATIHAN - Atlet panahan Muhammad Hanif Wijaya (kiri) dan Ika Yuliana Rochmawati mengikuti pemusatan latihan jelang Olimpiade Rio, Brazil di Senayan, Jakarta.

Bali Post/ap

PUKULAN - Petinju Meksiko Leo Santa Cruz (kiri) dan Carl Frampton dari Irlandia Utara saling melepaskan pukulan pada pertarungan kelas bulu super WBA.

Frampton Juara di Dua Kelas Berbeda

New York Petinju Carl Frampton meraih kemenangan angka mutlak atas juara bertahan Leo Santa Cruz pada pertarungan kelas bulu versi badan tinju WBA di New York, Minggu (31/7) kemarin. Ia menjadi petinju pertama Irlandia Utara yang menjadi juara di dua kelas berbeda. Dengan kemenangan ini, Frampton berhasil menyandingkan sabuk WBA itu dengan kelas super bantam IBF dan WBA. Di depan 8 ribu penonton stadion di Barclays Center, Frampton menunjukkan keunggulannya dalam perebutan poin terutama di awal pertandingan. Petinju berusia 29 tahun itu sempat kerepotan saat Santa Cruz memperoleh angin segar di pertengahan. Keduanya terlibat pertarungan sengit di akhir duel, namun Frampton diuntungkan dengan perolehan angka penilaian juri. Frampton yang kelahiran Belgfast, kini memperbaiki rekor bertarungnya menjadi 23-0 dengan 14 kemenangan KO. Ia berhasil mengatasi lawannya yang lebih tingggi posturnya setelah ia naik ke kelas yang lebih berat. Hanya satu juri yang memberi penilaian imbang 114114. Dua juri lainnya berpihak pada Frampton dengan nilai 117-111 dan 116-112. Frampton sempat membuat lawannya goyah pada ronde kedua dengan sebuah pukulan hook kirinya. Pukulan cepatnya mendarat di kepala lawannya yang juga tengah melontarkan tangannya. Akibatnya Santa Cruz sempat terhuyung-huyung hingga tali ring, 45 detik sebelum bel berbunyi. Frampton mengendalikan pertarungan hingga tiga ronde berikutnya sebelum Santa Cruz mendapat momentum pada ronde ke-6. Ini barangkali menjadi penampilan terbaik petinju Meksiko tersebut saat ia berhasil mendaratkan sejumlah pukulan kombinasi. Tapi pada akhirnya, petinju berusia 27 tahun itu tak mampu menambah banyak poin. Bahkan pukulan kerasnya tak mampu membuah Frampton kehabisan tenaga hingga akhir pertandingan. Kekalahan ini membuat petinju dengan julukan el Terremoto, kini memiliki rekor 34-1-1 dan 18 KO. (kmb39/ap)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Pon, 1 Agustus 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

“Bth Satpam Utk Sekolah Max 30Th Lamaran Kirim ke:Jl.Teuku Umar Barat No.235/T.8954991

B.BP.164.07.16.0000988

Looking for Staff for Villa Saraswati Good English Speaking Ph:082147850410

B.BP.120.07.16.0001003

Travel Bth Staf Admin&Sopir Hub:704682/08123803997

B.BP.101.07.16.0001007

Dcr Pegawai Notaris S1 Hukum Hub.233964

A.BP.001.07.16.0001959

Cari Staff Delivery Makanan & Penerima Telp Bhs Inggris. Laki2 Dibwh 35Th tidak Bertato Tlp/SMS: 0812 463 0812

Dcr pegawai salon Hub.734800 Dcr Karyawan Srabutan di Kedonganan Hub:081338009507

!!!All Jobs Available.Send CV mail@concordservices-bali.com Call 769073 Mon-Fri 9am-5pm

!Bth!Pegawai Laundry Sanur!Cpt Ada Mess&Makan!085102077800!!!

!Serabutan utk Rmh Kost,pria, Tgl Dlm,Rajin,Jjr,085238203818 A.BP.001.07.16.0002027

A.BP.001.07.16.0001956

Bth Pemetik Buah Australia,Gaji 32Jt, Biaya 8Jt, 082247699000

Dbthkn Marketing & Spv Kartu Kredit BCA-0877 8702 3702

Cr Acct S1/D3 Acct IPK Min=3,2 Max 30Th Mahir Excel Lam ke rss290900@gmail.com di Kuta

Dbthkn Sgr Marketing&Mekanik Brpengalaman Hub.081246380456

B.BP.141.07.16.0001008

Dcr Asisten Rumah Tangga u/ Villa/Bule Hub.Ibu Anita 081374220873

A.BP.001.07.16.0001970

Urgent Guru Bhs Inggris S1,Gj Bagus CV,Poto and KTP To: jobs.klc@kayonanlearning.org

A.BP.001.07.16.0001889

A.BP.001.07.16.0002023

A.BP.001.07.16.0002013

Dcr Kryw/i u/Toko Kain Min SMA Lmr ke:Jl.T.Umar 18/0361237723

B.BP.154.07.16.0001017

A.BP.001.07.16.0002015

Karyawati min.SMA 081338251999 SMA,Max.25,Penampilan Menarik

DcrMarketing.Gj+Kms+Bns+BPJS. Lam PT.PMA,Bedahulu XVII/7 Dps

Dcr therapist u/Spa di Legian Hub.081905156943/085237470294

Kuta:Bartender,Waiter-3jt,Cook DJ,SPA,Salon,Kasir-08123807241

Dcr PRT Wnt,Tdr Dlm,Lgs Krj, Serius Gj1-1,3Jt 081353193575

Dcr:Karyawati/wan & SPV Restoran Dps-081280007606

Persh Garmen Bth:Tkg Potong Kain & Supir Kirim CV ke Jln. Tk.Balian 148 Hub.08124692169

B.BP.154.07.16.0001013

A.BP.001.07.16.0001897

A.BP.001.07.16.0001928

Dibth sopir pribadi penglm dgn mobil mewah,Bs Bhs Inggris Hub.0361-703361, Kirim CV E: reception@wpenterprise.com

Dcr SPG Kopi Luwak Gaji+Bonus Ph.085100619419

A.BP.001.07.16.0001969

B.BP.154.07.16.0001012

B.BP.004.07.16.0000979

PRT u/Rmh Prbdi,Tdr dlm, Distributor Membthkan Salesman Daerah Ubung Gj Bersih /Girl Penghasilan Sampai 10Jt Hub.081337224153-087862148233 Hub.Bedahulu IV No.12 Dps

A.BP.001.07.16.0001885

Dcr Adm,Acct,Sopir,kasir,Jl.Cekomaria G.Karya 9/081236373899

Dcr Karyawati Laundry Jl.P.Misol Gg.I/36A Hub.081337740400

B.BP.804.07.16.0000892

B.BP.154.07.16.0001018

Dbthkn Guru Les Privat Fisika H:60-100Rb/1,5J H:085737517444

A.BP.001.07.16.0001883

B.BP.004.07.16.0000983

B.BP.101.07.16.0001006

A.BP.001.07.16.0001721

2 Tk.Masak,Tng Serabutan Lk/Pr G.Soputan 48 H.085104816789

A.BP.001.07.16.0001788

A.BP.001.07.16.0001437

B.BP.154.07.16.0001016

*****Income Puluhan Juta****** Cr Therapist Wnt Pglmn/Tdk,Max ****Bonus Trip ke Luar Negeri* 30Th,Displin,Pnghslan 2-3,5Jt Gabung Jadi”Marketing”Dealer MYSPA Gatsu Brt 10/0811396612 B.BP.141.07.16.0000992 Motor Honda Anugerah Utama Mtr Crusoes Bar Legian Cari Server Gatsu Timur 145 T.081999915377 Cook,Cashier,Bar,Stock Control A.BP.001.07.16.0001763 dan Floor Manager/Supervisor, **Dibutuhkan Segera** minimum 1year experience,must Spa Therapist(10org)Usia18-35T speak English.CV to crusoesbar Gaji Menarik,Bonus dan Mess bali@gmail.com or Jl Legian184 Info:03619002588/081239621123

Dcr supir untuk Alphard matik, rumah pribadi,Imam Bonjol Dps pengalaman,jujur,Sms0816571027

B.BP.004.07.16.0000985

Ymh Bisma Dicr:1.S1 Ek/SMA/D1 2.Supir(Matic)3.Mekanik(2Th) Hub.T.Umar 142 Dps

A.BP.001.07.16.0001918

A.BP.001.07.16.0001952

A.BP.001.07.16.0001994

A.BP.001.07.16.0001919

A.BP.001.07.16.0002022

A.BP.001.07.16.0001598

A.BP.001.07.16.0002006

A.BP.001.07.16.0001846

Restaurant in Ubud is Looking for staff (kitchen,service,bar, engineer & Cleaning Service) Emailto:krisnadalem@gmail.com or call 081236510900 or WA 08113884091

Dcr Teknisi Mesin Pendingin AC Freelance Marketing Deposito /Frezer Gaji&Insentif Menarik. Koperasi Punya Relasi Banyak Lam Lgs Jl.Bung Tomo No.45A Income 5-10Jt/Bln 081239011111 A.BP.001.07.16.0002029 Tlp:0361-419759,08113974309 A.BP.004.07.16.0001954 !Db Cook Helper Waiter,1,5jta+ A.BP.001.07.16.0001953 Staf Wanita u/Bersih2&Bs Mbuat mes/makan/Tips.Top busy cafe Dcr Agen Tangguh u/Dididk MenB’fast(HomestaySnr)08123876076 Jimb, 085953710102 jadi Agen Sukses Thn ini, MemB.BP.004.07.16.0001002 A.BP.001.07.16.0002034 beri Bukti Bkn Janji (Komisi, PT.Makro Raya Grosir Bth Kry/i UC Silver Bth Operator Wanita Reward,Wisata ke LN)Lam:Jl. Pss:Acct,MD,SPG/B,Csir,Adm,Gdg Max.28th llsan SMA/sederajat Pantai Yeh Gangga Br.Gubug OB,TR,Spv.Gj/Bl 2,3-3,5Jt.Bg20 Krm Lam hrd@ucsilverbali.com Baleran,Ds.Gubug No.99 Tbn Jl.Ry Tohpati Tlp. 461511 Telp:081236357949/081337499550 Plm TnpSleksi SMS:081236776658 A.BP.001.07.16.0001834

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Avanza Veloz Dec’2012 Silver BUC 1A 175Jt/A Ng Jl.RyPasekan Tanah Jl By Pass Ngr Rai Utama Djl Molen dan Scafolding Bekas MITSUBISHI GIANYAR DIJUAL RUMAH DIJUAL TANAH RUPA-RUPA Batubulan Hub:081236909637 C/K P.Galak Dps 31Are H:400Jt/Are Kuda Dmond’03Slvr bnsin 68,5Jt Pribadi 150Jt Ng,087861400101 5 Set H.4Jt Hub.085237174414 Tn 43A ByPass IB Mantra Pgr Jl. Tnh 1,2Are di Astasura B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat A.BP.001.07.16.0002021 !Djl Rmh Lt1 T55/75&Lt2 T80/75 A.BP.001.07.16.0002025 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 B.BP.166.07.16.0001015 Ruko 3Lt Kediri Kuta Tnh T.085100804676/085857011909 700Jt/A Ng Strgs 087862392060 T.08123985172 / 412815 Tyt Rush TRD’2014 Silver Full Dalung Permai H:081238900262 A.BP.001.07.16.0002033 Sminyak Kunti 2 S.Bangun,19Are Saya Siap Bantu Bayarkan&Lapor 145m2 Bgn 240m2 H:5M Nego A.BP.001.07.16.0002016 A.BP.001.07.16.0002001 A.BP.001.07.16.0001972 Var 203 Jt Hub.085792132399 B.BP.166.07.16.0001014 SUZUKI A.BP.001.07.16.0002026 1,38Hktr Bkt Ungasan View Laut komp.vila 825jt/a.081337479762 H.081999195888/081239119977 Pajak Bl/Th Murah 081338344155 BPKB 2Jm Cr Dr 93 Plat Luar Bs DISEWAKAN TOKO Swift’2009 ST Manual Silver A.BP.001.07.16.0000933 B.BP.004.07.16.0000963 A.BP.001.07.16.0001901 Djl Rmh 2Lt/2A SHM Strtgs 5mnt Dkt Pantai 08123665040 Maaf TP 0,5% 082236597695/087761450486 DICARI MOTOR Over Kontrak Toko Jl.Monkey A.BP.001.07.16.0001005 Mulus Orsnl,085100856999 Prbd A.BP.001.07.16.0002014 Tnh di Sibang Kaja,Abian semal Tanah pantai 90Are@60jt.tanah Dr T.Umar 1,8M H:085102480108 PELUANG BISNIS 081338294465 B.BP.141.07.16.0001009 Forest Ubud Hub.081933003401 Djl Saham Spa 25-100% Lok.Kota Dijual Tanah Hak Milik ( Bs 1Are ) T:085 100 804676 Sgrj 20Are@165jt.081862186888 A.BP.001.07.16.0002018 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk Cara mudah bisnis onecoin Splash GL Th’2011 Original B.BP.164.07.16.0000938 50 Are Daerah Baturiti Dps Bs Tkr Tnh,Mbl,Rmh 16 Room A.BP.001.07.16.0002017 A.BP.001.07.16.0002031 Terima jasa gambar3D &borongan hanya di www.onecoinina.id Terawat Tgn 1 Hub.085333124554 Hubungi Bu Wayan 081999325057 VIP Djamin Cpt Kmbali Mdl!GaranKOST DISEWAKAN TANAH Tanah Lovina 11Are @20jt.Tanah DIJUAL MOTOR A.BP.001.07.16.0002024 bangun villa, rumah pribadi. B.BP.817.07.16.0000528 A.BP.001.07.16.0001881 si! Akta Notaris! 082144009406 Kos Fas.Lengkap,Nyaman,Free Dikontrakkan Tanah Luas 14Are A.BP.001.07.16.0001632 Sgrj 80Are @6jt.081862186888 Hutang Lunas Dgn 125rb Saja Jual Tnh 10Are Lks Jln Menuju TOYOTA A.BP.001.07.16.0001997 HONDA Wifi,Cleaning Service Lok.StraJl.Prof.Dr.Sumantra Ketewel Ungasan10are cck minimart. Sblh Terima jasa gambar3D& borongan Sawah Indah Rst Teges Peliatan SMS:08179783392 Baru Deposito Koperasi 100Jt Bunga Avanza G’08Slver asDK Ori 113Jt Spd Mtr Vario 125cc’14,White tegis Jimbaran H:081246552838 Hub:085237374690/085792449747 9%/Th Dpt Scoopy 081337380202 Launching Hub.08123925862 sklh internsional 081237717999 bangun villa , rumah pribadi. P.Saelus2Kamboja7/085101850689 Silver 14Jt H:081236296636 A.BP.001.07.16.0001988

A.BP.001.07.16.0002032

BAHAN BANGUNAN

ALUMINIUM

DIJUAL MOTOR

B.BP.120.07.16.0001004

A.BP.001.07.16.0001882

TOUR

RUPA-RUPA

KONTRAKTOR

B.BP.004.07.16.0000962

KOMPUTER

A.BP.001.07.16.0001631

BIRO JASA

A.BP.001.07.16.0002020

SERVICE

SERVICE

SPA DIJUAL MOBIL

BIRO JASA

SERVICE MAMPET BENGKEL LAS AC

BENGKEL LAS SPA

Free

AC

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas � Design Lengkap, & Coating Berkelas Finishing dgn AntiElegan Karat & � Pengalaman 15 Tahun Tahun Pengalaman lebih dari 10 � Tenaga (Arsitek & & Sipil) Sipil) Tenaga Profesional (Arsitek

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 0099 257028,744 8955748 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl C.0000250-bkl

SERVICE

INTERIOR

PROPERTY

FOTOCOPY

A.BP.001.07.16.0002030

WC GARANSI

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491

SERVICE

A.BP.001.07.16.0002035

SERVICE


DAERAH

18

Senin Pon, 1 agustus 2016

Apresiasi kepada Pemilik Pertama di Bali

Agung Toyota Serahkan Mobil Sienta MELEPAS - Dekan Fakultas Sastra Universitas Warmadewa Prof. Dr. Nyoman Kardana, M.Hum. saat melepas 121 mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris yang mengikuti program Praktik Kerja Lapangan (PKL) di lapangan tenis Kampus Universitas Warmadewa, Sabtu (30/7).

Dekan FS Unwar Lepas 121 Mahasiswa untuk PKL

DEKAN Fakultas Satra Universitas Warmadewa (FS Unwar) Prof. Dr. Nyoman Kardana, M.Hum. melepas 121 mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris untuk terjun ke lapangan atau masyarakat melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Ia berharap mahasiswa untuk serius mengikuti PKL, sekaligus mengimplementasikan ilmu yang sudah diperoleh di bangku kuliah. ‘’Saya harapkan mahasiswa peserta PKL untuk menjaga nama baik almamater universitas dan fakultas. Kegiatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menambah wawasan, sebelum nantinya tamat dan berbaur di masyarakat,’’ tegas Prof. Kardana saat acara pelepasan yang berlangsung di lapangan tenis Kampus Unversitas Warmadewa, Sabtu (30/7). Menurutnya, kegiatan PKL yang dilaksanakan setahun sekali ini merupakan salah satu kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bentuk praktik atau pelatihan di lapangan (masyarakat). Dengan kegiatan ini tentu akan menambah kemampuan mahasiswa Progran Studi Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Sastra Unwar sehingga mampu bersaing saat nanti lulus dan terjun di masyarakat. Dikatakan lebih jauh, jika ingin menambah kualitas lulusan, mahasiswa tidak cukup hanya mendapat pelajaran dan pengetahuan di bangku kuliah berupa teori-teori yang diberikan dosennya. Akan tetapi, teori yang diberikan harus dipraktikkan di lapangan kerja atau masyarakat sehingga teori yang diberikan bisa diterapkan di masyarakat. Hal itulah yang mestinya diharapkan sebuah perguruan tinggi dalam mendidik calon sarjana terutama sarjana Sastra Inggris.

‘’Kami kira program kami ini sekaligus mendukung kebijakan universitas karena Universitas Warmadewa tengah menggagas sebagai perguruan tinggi menuju universitas yang go international yakni World Class University,’’ imbuh Kardana didampingi seluruh pejabat dan dosen Fakultas Sastra saat acara pelepasan. Kardana mengatakan, selain menggelar kegiatan PKL, mahasiswa yang kuliah di Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris di Universitas Warmadewa juga dibekali kemampuan lebih atau sarjana plus berupa seminar internasional, tofl dan studi banding ke luar daerah. Hanya khusus kegiatan PKL ini waktunya lebih lama dan mahasiswa harus membuat laporan akhir sekaligus persiapan untuk melatih diri buat mahasiswa menjelang membikin skripsi. Sementara itu, Ketua Panitia PKL Fakultas Sastra Unwar Dr. Nyoman Mulyana, M.Hum. mengatakan, 121 mahasiswa yang ikut PKL akan diterjunkan ke lapangan selama dua bulan mulai awal Agustus hingga September mendatang. Mereka dibagi beberapa kelompok sesuai dengan pilihan yang ditetapkan yakni ada yang PKL di hotel dan restoran, travel agent, instansi pemerintah dan swasta serta ada yang mengambil pengajaran untuk di beberapa sekolah. Mulyana mengatakan, sebelum diterjunkan ke lapangan, mereka sudah diberikan pengetahuan yang lebih lewat pembekalan selama seminggu, sehingga saat bertugas tidak kagok dengan apa yang dilakukan. ‘’Kami juga telah mewajibkan mereka untuk membuat laporan PKL yang dibimbing oleh para dosen sebagai bentuk pertanggungjawaban setelah mengakhiri PKL,’’ tegas Mulyana. (ad2044)

Bali Post/kmb

DANA NGABEN - Ketut Giriarta menyerahkan iuran dana ngaben LPD Pecatu kepada Made Sumerta dan diteruskan ke panitia ngaben massal Desa Adat Pecatu 2016.

LPD Pecatu Serahkan Iuran Dana Ngaben Massal 2016

LEMBAGA Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Pecatu menyerahkan iuran dana ngaben massal kepada Klian Desa Adat dan diteruskan ke Panitia Ngaben Massal Desa Adat Pecatu 2016, beberapa waktu lalu. Dana iuran yang diserahkan dengan total sebesar lebih dari Rp 1,1 miliar tersebut terdiri dari produk Ida Ngaben LPD Pecatu sebesar Rp 695,5 juta dan punia LPD kepada masingmasing sawa total Rp 210 juta serta punia kepada panitia ngaben sebesar Rp 196 juta. Ketua Panitia Ngaben Massal I Nyoman Kani Artana mengungkapkan, upacara karya pitra yadnya puncaknya tanggal 5 Agustus 2016 dan upacara nyekah puncaknya 17 Agustus 2016. Kegiatan ngaben massal saat ini yang keempat kali digelar setiap tiga tahun sekali. Biaya ngaben ini dari program LPD Pecatu bernama Ida Ngaben, anggaran kas desa adat, desa dinas dan sumbangan lain dari pihak yang tidak mengikat. Lebih jauh diungkapkan, ngaben massal kali ini diikuti 145 sawa, nyekah 7 sawa, ngelungah 23, ngelangkir 39 dan secara paibon ada 52 paibon yang terdiri dari 15 dadia. Klian Desa Adat Pecatu I Made Sumerta sangat mengapresiasi kesadaran masyarakat dalam menyukseskan program Ida Ngaben dari LPD Pecatu dan manfaat program tersebut dapat dirasakan salah satunya dalam kegiatan ngaben massal ini yang mana

masyarakat sangat terbantu dari segi biaya. ‘’Saya sangat apresiasi tentang pentingnya program ini dan perlu terus bersinergi dan ditambahkan. Bukan sebatas program Ida Ngaben namun juga program lain yang berhubungan dengan yadnya guna meningkatkan panyamabrayan. Kami imbau bagi yang belum ikut program Ida Ngaben segera ikut bergabung,’’ ucapnya. Dalam kesempatan yang sama, Kepala LPD Pecatu Ketut Giriarta menambahkan, program Ida Ngaben sudah dirancang sejak tahun 2001 dan diterapkan kepada krama dengan saldo terendah Rp 200 ribu dan jika ada kegiatan upacara ngaben massal, LPD bisa memberikan dana sebesar Rp 6,5 juta per sawa. ‘’Kegiatan yadnya selalu kami dukung, sehingga mampu meringankan beban krama dan meningkatkan rasa persaudaraan dan gotong royong,’’ ujarnya. Lebih jauh ditambahkannya, LPD Pecatu berperan strategis sebagai lembaga komunitas adat dan hasilnya dikembalikan kepada krama dan meringankan kegiatan upacara adat. ‘’Setelah 28 tahun ini LPD Pecatu selalu berperan dalam membantu krama. Ke depan kami perlu evaluasi besaran dana yang kami serahkan per sawa, sebab seiring dengan tingkat inflasi. Seluruh krama yakni 9,9 persen dari yang baru lahir sudah ikut porduk Ida Ngaben,’’ imbuhnya. (kmb/k200)

AGUNG Toyota, Sabtu (30/7), secara simbolis menyerahkan produk pertama Multi Activity Vehicle (MAV) All New Sienta kepada para pelanggan di Bali. Penyerahan ini merupakan wujud penghargaan secara resmi Agung Toyota kepada pelanggan atas kesabaran menunggu sejak mobil ini diperkenalkan di Bali pada bulan Mei lalu. Hal tersebut disampaikan I Putu Rubika selaku Chief Operation Officer Agung Toyota di di selasela acara tersebut. Sejak diperkenalkan secara nasional pada IIMS 2016, All New Sienta mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Toyota menghadirkan mobil ini untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan kendaraan yang tidak hanya mampu mendukung mobilitas yang makin berkembang, tetapi sekaligus bisa mendukung gaya hidup yang kian dinamis dan beragam. Sienta memiliki desain yang modern dan dinamis. Berbagai fitur dan teknologi disematkan seperti power sliding door yang aman untuk anak-anak, dive-in seat pertama di kelasnya, transmisi CVT, serta BiBeam Projector Headlights untuk memberikan tampilan yang stylish dan kenyamanan berkendara yang lebih baik. Sementara unsur safety, All New Sienta hadir dengan Dual SRS Airbag serta 3-point seatbelts dan headrest untuk seluruh penumpang, demi rasa aman saat berkendara. Untuk di Indonesia, model ini sudah disesuaikan dengan kondisi jalan, yang mana ground clearance sudah memadai yaitu 25 mm lebih tinggi dibandingkan Sienta di Jepang. Begitu

FOTO BERSAMA - Manajemen Agung Toyota bersama pihak TAM foto bersama dengan pemilik pertama Toyota Sienta usai penyerahan kunci, Sabtu (30/7), di Kuta. juga dengan ruang interior luas, sehingga tetap lega untuk mengakomodasi kapasitas hingga 7 penumpang. Interior Sienta juga memberikan sentuhan pribadi dengan tampilan Multi Information Display. Pihaknya berharap, dengan kehadiran All New Sienta sebagai produk MAV, akan menjadi salah satu pilihan terbaik bagi masyarakat Bali dan meraih sukses seperti produk Toyota lainya yang sudah lama hadir di Indonesia. Dengan kehadiran Sienta ini, bisa memperkuat kembali dominasi toyota di Bali. Dari 2012 sampai Juni tahun ini, Toyota menguasai pasar sebesar 39,7 persen market share di Bali. ‘’Kami menargetkan Toyota bisa menguasai pasar menjadi 40 persen. Sedangkan untuk penjualan Sienta, kami menargetkan sebanyak 100 unit per bulannya,’’ ujarnya. Product Manager TAM Ima Nurbani Rahma menambahkan, Indonesia tercatat sebagai negara

Wisuda Ke-14

pertama di luar Jepang yang memproduksi Sienta. Melalui kehadiran All New Sienta ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan industri otomotif nasional, sebagai bagian dari komitmen panjang Toyota yang sudah 45 tahun hadir di Indonesia. All New Sienta yang diproduksi oleh PT Toyota Motor Manufaturing Indonesia (TMMIN) Karawang Plant Jawa Barat ini mempunyai kandungan lokal yang tinggi karena menggunakan mesin NR berteknologi dual VVT-i yang juga diproduksi di dalam negeri. ‘’Secara kapasitas produksi, pabrik di Kerawang mampu memproduksi 3.500 per bulan,’’ jelasnya. Market untuk produk ini, menurutnya, sangat potensial sekali, karena market ini belum disentuh oleh produsen lain. ‘’Sampai saat ini, secara nasional produk Sienta sudah dipesan sebanyak 2.800 unit,’’ ungkapnya. (ad1029)

Sediakan Wadah Bertukar Informasi

PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. Gelar ’’Touring’’

DALAM rangka memberikan wadah bertukar informasi seputar dunia otomotif, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. menggelar touring khusus untuk motor Yamaha NMAX, Minggu (31/7) kemarin. Peserta yang mengikuti kegiatan berakhir di Desa Tradisional Penglipuran, Bangli ini berasal dari Kabupaten Tabanan dan Klungkung. Promosi Area DDS Bali PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. A.A. Ayu Sinta Paramita Sari mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan minimal dua kali dalam sebulan. Di samping untuk memberikan wadah pertukaran informasi kepada pengendara dalam hal otomotif, kegiatan itu juga dimaksudkan untuk mempererat rasa kekeluargaan dan sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada pengguna NMAX. ‘’Ini bukan acara pembentukan klub, tetapi memang untuk wadah bertukar informasi,’’ tegasnya. Lanjut dia, pelaksanaan touring ini hanya diikuti peserta dari dua kabupaten, yakni Tabanan yang mencapai 51 orang dan Klungkung 32 orang. Rutenya, untuk Tabanan melewati Kabupaten Gianyar, tepatnya Tampaksiring dan langsung berlanjut ke Penglipuran. Sementara untuk Klungkung melewati jalur Desa Suter, Kintamani berlanjut ke Penelokan dan berakhir juga di Penglipuran. ‘’Setiap touring itu memiliki tema yang berbeda-beda. Kalau sekarang lebih ke pengenalan adat budaya, makanya di pilih Penglipuran,’’ ucap Sari. Sebelumnya, kata perempuan dari Puri Pemecutan, Denpasar ini, touring sudah pernah diselenggarakan untuk pengguna NMAX di Kabupaten Buleleng dan Karangasem. Kegiatan ini diharapkan bisa berlangsung secara berkelanjutan. Jika masyarakat tak bisa mengikuti, informasi seputaran kegiatan bisa diakses pada www.maxsocietybali.com. ‘’Info kegiatan banyak ada di sana. Bisa juga lihat di facebook atau instagram, alamatnya sama dengan web,’’ imbuhnya. Sementara itu, Yamaha Motor Indonesia Head Office Jakarta Radityo Andi Dharma mengatakan, kegiatan ini mulai dilaksanakan sejak April lalu. Dipilihnya Bali karena penggunaan NMAX yang sangat tren, yakni tak hanya digandrungi kalangan anak muda saja, namun juga orang tua. Peserta yang terlibat ini tak sekadar berkendara saja. Namun juga turut serta dalam lomba foto kegiatan. ‘’Di Bali kan banyak ada objek wisata. Peserta bisa upload foto itu yang ada motornya ke medsos. Jadinya ini bisa sebagai ajang promosi potensi daerah,’’ pungkasnya. (bns1)

TOURING - PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. menggelar touring, Minggu (31/7) kemarin. Sejumlah pengguna NMAX foto bersama di objek wisata Penglipuran, Bangli.

Langsung Dapat HP Android

STAH Negeri Gde Pudja Beli Emas Berlian Cincin Black Diamond 1 Carat dan Cincin Solitaire Rp 1.999.000 Mataram Cetak 843 Lulusan

LEMBAGA Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Gde Pudja Mataram tercatat mencetak 843 orang lulusan sejak wisuda pertama hingga wisuda ke-14. Seluruh tamatan perguruan tinggi yang satu ini diminta senantiasa menjaga nama baik almamater hingga seumur hidup. Dalam kegiatan wisuda ke-14 yang berlangsung Sabtu (30/7) lalu, 68 orang lulusan STAH Negeri Gde Pudja Mataram dinyatakan telah memenuhi syarat diwisuda. Seluruh wisudawan-wisudawati yang mengikuti ritual akamedik itu masing-masing 17 orang lulusan program magister (S-2) dan 51 orang lulusan program sarjana lintas jurusan maupun program studi (prodi). Ketua STAH Negeri Gde Pudja Mataram Dr. Ni Putu Listiawati, S.E., Ak., M.M. dalam sambutannya pada pembukaan wisuda tersebut mengapresiasi dengan mengucapkan kata selamat pada seluruh lulusan yang diwisuda tahun 2016 ini. Ia menjabarkan, dari seluruh lulusan yang tamat tahun ini, 26 orang dari jenjang program sarjana meraih predikat pujian (cumlaude). Di samping itu, ada juga 9 orang lulusan dari program magister meraih predikat yang serupa. ‘’Harapan saya seluruh wisudawan hendaknya dengan sungguh-sungguh menjaga nama baik almamater. Karena melalui saudara-saudari nama baik kampus ini akan dihargai oleh masyarakat,’’ tegasnya. Ia menambahkan, jika alumni di perguruan tinggi tersebut tidak mampu menjaga nama baik dan kehormatan kampusnya, maka identitas kampus tersebut akan tercoreng dan bernilai buruk di mata masyarakat. Untuk itu, selain menitip pesan untuk lulusan yang diwisuda hari itu, ia juga meminta agar lulusan yang tamat pada tahun-tahun sebelumnya untuk melakukan hal yang sama. Selain dia, Wakil Ketua

I Bidang Akademik STAH Negeri Gde Pudja Mataram Susilo Edi Purwanto, S.Ag., M.Si. juga berpesan yang sama terhadap para lulusannya. Ia menegaskan para lulusan tidak melupakan almamater setelah keluar dari kampus. Para alumni senantiasa harus berkontribusi secara terusmenerus demi membesarkan nama kampusnya. Kepala Pusat Penjamin Mutu STAH Negeri Gde Pudja Mataram I Nyoman Suarna, S.H., M.H. mengungkapkan, kualitas ilmu pengetahuan lulusan kampus STAH dari tahun ke tahun dijamin bermutu. Para lulusan, selain menimba ilmu pengetahuan yang bersifat umum, mereka juga dibekali dengan pemahaman tentang ilmu-ilmu keagamaan. Sebelumnya, dua lulusan terbaik STAH Negeri Gde Pudja Mataram tahun ini, masingmasing I Wayan Rudiarta dari Program Studi Pendidikan Agama Hindu dan I Made Putra Suryantara. Wayan Rudiarta yang meraih Indeks Predikat Komulatif (IPK) 3,96 ini berniat untuk melanjutkan studi pada jenjang s-2 di kampus setempat. Semangat untuk melanjutkan studi menuju jenjang yang lebih tinggi itu juga dilakukan Made Putra Suryantara, lulusan S-2 Jurusan Ilmu Komunikasi Hindu STAH Negeri Gde Pudja Mataram. Wisudawan magister yang melanjutkan studi dengan biaya beasiswa ini meraih peringkat pujian karena IPKnya mencapai angka 3,92. Perolehan IPK tersebut lumayan fantastis untuk jenjang studi S-2 dengan masa kuliah selama empat semester dalam jangka dua tahun. Tahun ini, STAH Negeri Gde Pudja Mataram menyediakan 20 kursi beasiswa S-2 yang dapat diakses oleh setiap lulusan yang berminat, tentunya bagi lulusan yang memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. (ad2045)

LULUSAN - Ketua STAH Negeri Gde Pudja Mataram Dr. Ni Putu Listiawati, S.E., Ak., M.M. memindahkan tali pada toga pada lulusan sebagai simbol telah berakhirnya masa studi mahasiswa-mahasiswi bersangkutan.

FELICE Jewellery hadir lagi dalam pameran perhiasan emas dan berlian selama tiga hari. Terhitung mulai Jumat (29/7) lalu hingga Minggu (31/7) kemarin di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Kali ini Felice menyediakan hadiah istimewa bagi pelanggan setianya. Tidak tanggung-tanggung berupa sebuah handphone yang tentu sayang untuk dilewatkan. Selain itu ada promo barang fashion harga Rp 9.999 dan masring seharga Rp 15 juta. ‘’Kami menawarkan emas berlian berupa cincin black diamond 1 carat dan cincin solitaire seharga Rp 1.999.000, mendapatkan hadiah langsung handphone android,’’ ujar Sales Felice Jewellery Ahmad Bazari saat dikonfirmasi, Kamis (28/7) lalu. Selain hadiah istimewa tersebut, kata Ahmad, Felice juga menghadirkan perhiasan emas berlian fashion model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan

ada duanya di tempat lain. ‘’Setiap pembelian perhiasan akan mendapatkan sertifikat. Kalau nanti customer ingin mereparasi perhiasannya, tinggal menunjukkan sertifikat ini. Reparasi bisa dalam bentuk memperbesar atau memperkecil ukuran cincin, memasang permata yang lepas dan renew seperti baru lagi,’’ imbuhnya. Menurut Ahmad, Felice lebih banyak mengeluarkan desain klasik atau abadi yang

selalu cocok dipakai kapan saja dan tidak membosankan. Felice juga ingin menghilangkan kesan bahwa berlian itu mahal. Tetapi, bukan berarti harga murah yang ditawarkan ini murahan. Tunggu apa lagi, segera kunjungi pameran perhiasan emas dan berlian Felice Jewellery. Harga relatif terjangkau ditambah desain yang unik, menjadikan berlian-berlian Felice layak menjadi bagian dari koleksi anda. (br1032)

EMAS BERLIAN - Felice Jewellery menghadirkan anting dan liontin emas berlian seharga Rp 1,499 juta dengan hadiah langsung handphone android.


19

Senin Pon, 1 Agustus 2016

Perkuat Pemahaman di Bidang Kesehatan

Anggota Pramuka SBH Ikuti Persami ANGGOTA Pramuka Saka Bakti Husada (SBH) mengikuti Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) mulai 3031 Juli di UPT BPKKTK Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Persami diikuti siswa kelas II SMA dan mahasiswa dari empat kabupaten yaitu Tabanan, Buleleng, Klungkung, Gianyar dengan total 20 anggota pramuka. Persami dibuka Ketua SBH dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Kegiatan dalam Persami berupa latihan-latihan dan pemberian materi tentang kesehatan. Ketua SBH I Wayan Widia, SKM., M.Kes. mengatakan, Persami merupakan kegiatan persiapan untuk mengikuti Perkemahan SBH Tingkat Nasional (Pertinas) V yang akan dilaksanakan pada 1723 Oktober nanti di Bumi Perkemahan Serut, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. ‘’Jadi, kegiatan ini untuk mengajak adik-adik pramuka dalam upaya untuk melatih kemandirian,’’ ujarnya, Sabtu (31/7). Pramuka merupakan perpanjangan tangan Dinas Kesehatan Provinsi Bali di bidang kesehatan, maka dari itu semua sektor dilibatkan agar dengan masuknya pemahaman kesehatan di semua lini dapat mencegah dan menangani kasus minimal untuk

diri sendiri dalam bidang kesehatan. Dalam kesempatan tersebut, pihaknya ingin agar kesehatan dapat masuk semua elemen masyarakat, baik PKK, ormas dan juga termasuk pramuka. Melalui kepramukaan, pihaknya ingin mengoptimalkan 6 krida SBH yaitu krida kesehatan lingkungan. ‘’Bagaimana caranya agar adik-adik pramuka mencintai lingkungan dan menjaga kebersihan lingkungan, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk masyarakat,’’ ujarnya. Krida kedua yang keluarga sehat. Dengan memberikan pemahaman tentang krida keluarga sehat melalui kepramukaan, diharapkan adikadik pramuka yang masih tergolong remaja dapat menjaga kesehatannya sendiri, mengingat pada masa remaja sering ditemukan kasus anemia. ‘’Ini kita utamakan bagaimana memberikan materi pada anggota pramuka SBH,’’ imbuhnya. Krida ketiga adalah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk menanamkan dari awal pada adik-adik pramuka tentang PHBS supaya menjadi panutan baik di sekolah, pribadi, keluarga, dan masyarakat. ‘’Ini kita sedang dorong, bagaimana bisa berperilaku hidup bersih dan sehat,’’ tan-

dasnya. Ada beberapa tatanan yaitu, tatanan rumah tangga, tatanan tempat pendidikan, dan tempat umum. Krida keempat adalah bina obat. Pihaknya akan memberikan tentang P3K, minimal para anggota dapat mengetahui hal yang bisa dilakukan pada kasus-kasus yang memerlukan penanganan lebih cepat. Krida kelima adalah krida pencegahan penyakit. Mengingat di Bali kasus DB bersifat endemis, maka dari itu Dinas Kesehatan Provinsi Bali melalui kepramukaan ingin mengajarkan kepada adik-adik pramuka untuk melakukan pencegahan penularan DB dengan 3M plus. ‘’Setelah mengetahui, agar bisa disebarluaskan pada lingkungan keluarga dan masyarakat. Intinya kita ingin menyinkronkan dulu untuk ikut Pertinas, karena kita ingin SBH ini optimal dan betul-betul konsen pada kesehatan,’’ harapnya. Krida keenam adalah bina gizi. Dengan mengikuti kegiatan seperti ini, diharapakan adik-adik pramuka dapat menyebarkan informasi kesehatan, karena bidang kesehatan kompleks sehingga semua sektor harus dilibatkan salah satunya adik-adik pramuka. (ad1025)

CLOSING CEREMONY - Suasana Closing Ceremony Hipmi Fashion Week 2016 yang diisi dengan penyerahan penghargaan di Beachwalk Shopping Mall, Kuta.

Penutupan ’’Hipmi Fashion Week 2016’’

Jumlah Transaksi Miliaran Rupiah

HIPMI Fashion Week resmi ditutup pada closing ceremony, Sabtu (30/7) di Beachwalk Shopping Mall, Kuta. Selain menampilkan fashion show dari sejumlah desainer, sebelumnya juga diadakan talkshow fashion fotografi dengan menghadirkan dua fotografer profesional yaitu Dewandra Djelantik dan Fabio Lorenso. Ketua Panitia Acara I Wayan Gede Ari Danangga mengatakan, pengunjung Beachwalk meningkat tajam sejak adanya event ini. Pada hari pertama yaitu 21 Juli lalu, jumlah pengunjung mencapai 22 ribu. Jumlah ini naik dari

hari yang sama pada minggu sebelumnya yang hanya 12 ribu. ‘’Selain jumlah pengunjung meningkat, secara keseluruhan penjualan selama seminggu juga bagus. Jumlah transaksi mencapai lebih dari Rp 1,2 - 2 miliar,’’ ungkapnya. Dengan capaian yang bagus ini, pihaknya berharap event berikutnya akan semakin semarak dan kian memberikan dampak positif kepada Bali. Hal tersebut tidak terlepas dari hasil karya desainer Bali yang telah menggeliat di industri fashion. ‘’Semoga ke depannya, industri fashion di Bali semakin bagus dan dikenal,’’ harapnya.

Sementara itu, Marketing Manager Beachwalk Luh Made Winda Mahyuni menambahkan, Hipmi Fashion Week dan Beachwalk memiliki satu misi yang sama, yaitu fashion, art dan culture. Dengan tujuan yang sama inilah, pihaknya berharap kerja sama ke depannya akan terus bagus. Pada closing ceremony tersebut juga diumumkan juara lomba fashion sketch serta pemberian penghargaan. Pada malam puncak, ditampilkan hasil karya dari 7 desainer ternama di Bali. Sebanyak 12 model diturunkan untuk membawakan 48 busana tersebut. (kmb23)

’’Keep On Smilling’’ di Radio SWiB

PERSAMI - Ketua SBH dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali I Wayan Widia ketika membuka kegiatan Persami.

Semakin Kuat

Dari Hal. 1

Menurutnya, ‘’Ini hanya luka luar yang akan membuat kita makin dewasa, semakin kuat dalam menghadapi hidup beragama dan toleran dalam bermasyarakat.’’ Banyak pihak yang menunjukkan rasa peduli, prihatin dan solidaritas atas kejadian itu, menunjukkan bahwa semua menginginkan kehidupan yang rukun dan saling menghargai satu sama lain. ‘’Pekerjaan masih banyak, lama dan panjang, menanti kita untuk menyelesaikan masalah ini

secara arif dan bijaksana,’’ ujar Lopulisa. Ketua Sang Agung Indonesia Sumatera Utara, Kurnia Bangun, berharap semua pihak menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran berharga untuk saling menghormati. Umat Buddha, Konghuchu, dan pemeluk agama lain diharap menahan diri serta tidak terprovokasi pernyataan yang mungkin ingin memecah belah kerukunan umat beragama yang terjalin baik selama ini. Pascakerusuhan, banyak komentar di media sosial yang

selain berisi keprihatinan, namun tidak sedikit pula bernada memojokkan, menghujat salah satu pihak, seperti ingin memperkeruh keadaan. Demikian juga pernyataan tokoh tertentu di media massa, ada yang terkesan memelintir keadaan, sehingga dikhawatirkan dapat memicu kebencian antarwarga. ‘’Kita secara keseluruhan harus bijaksana dan tidak mudah terprovokasi. Mari berpikir jernih demi terciptanya suasana yang kondusif,’’ imbau bikhu di Vihara Tri Ratna Kota Tanjungbalai itu. (ant)

Bisnis Narkoba Dari Hal. 1

Haris menjelaskan kronologi dirinya memperoleh keterangan dari Freddy Budiman mengenai adanya kongkalikong dalam bisnis peredaran narkoba oleh terpidana mati kasus narkoba tersebut. Haris mengatakan, dirinya bisa ber-

temu Freddy di Lapas Nusakambangan setelah diajak pelayan rohani Freddy Budiman. Kata Haris, Freddy Budiman bercerita hampir dua jam tentang apa yang dia alami, dan kejahatan apa yang dia lakukan. Dari cerita langsung Freddy Budiman itulah, Haris Azhar

kemudian menuangkan ke dalam tulisan dan disebarluaskan di media sosial. Namun, pernyataan Haris membuat geram petinggi aparat keamanan karena menuduh para pejabatnya menerima uang sogokan dari Freddy yang jumlah totalnya mencapai Rp 450 miliar. (kmb4)

Pelaku Kejahatan Dari Hal. 1

Kini, kata responden, banyak pelaku kejahatan yang kasusnya terindikasi korupsi prosesnya tarik ulur dan tak kunjung tuntas. Ada sebagian pelaku dipenjara dan yang

lainnya malah bebas. Pilih kasih dalam penindakan korupsi membuat publik juga kecewa. Sementara 2,21 persen responden tak memberikan respons pasti terkait hal ini. Mereka mengaku kasus ko-

rupsi di Indonesia akan tetap subur jika penegakan hukumnya tidak masif. Responden mengatakan koruptor di negeri ini sering dijadikan sapi perahan dan mendapat fasilitas walaupun sudah dipenjara. (dir)

Senin, 1 Agustus 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita Sanggar Rumantika & Asri Kencana (1) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Dialog Interaktif Prita 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Etalase/Folk Song

11.05 BCTTV 11.30 DW TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.05 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Yowana Live 15.30 Education on Bali TV 16.05 Dialog Interaktif Pablibagan 17.00 Seputar Bali Terkini 17.05 DW TV. Inovator 17.30 Taman Sari TK Alit Kirana (1)

18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Solusi Alternatif Soman 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Ista Dewata 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Bondres Inovatif: Sugih Nagih (1) 23.00 Lila Cita Calonarang Pura Windhu Segara-Sanur (1) 24.00 Closing

Amlapura (Bali Post) – Bermula dari hobi dan kumpul sejak di SMAN 1 Amlapura, personel Band Keep On Smilling terus berkreativitas. Lewat musik mereka mengajak generasi muda selalu berbuat positif. Salah satu personel Keep On Smilling Nyoman Oka Dharma Putra menyampaikan itu saat tampil pada acara Widyakustik Radio SWiB FM, Sabtu (30/7). Oka yang di grupnya bertugas menggebuk drum itu mengatakan, banyak anak muda yang terjerumus kegiatan negatif seperti menjadi pemakai dan pengedar narkoba. Ini sangat menyedihkan. Sebab, kalau sudah terjerumus akan menghancurkan masa depan. Grup band ini diperkuat empat personel. Selain dirinya di drum, Made Gunadi

Arta alias Gun di bass dan vokal, Wayan Krisna Ariputra alias Krisna di vokal dan guitar, serta manajer Made Krisna A Perdana alias Bimbim. ‘’Kami berteman dan kumpul sejak di SMAN 1 Amlapura. Kebetulan kami dari satu sekolah angkatan 2012,’’ ujar Bimbim. Ditambahkan, meski kini sama-sama sibuk dengan kuliahnya, mereka masih menyempatkan diri berkumpul. Tiap minggu ada saja mengajak tampil. Dari hasil berkreativitas itu, sampai kini sudah tercipta empat single yakni ‘‘Senyum Indah’’, ‘‘My Friend’’, ‘‘Bukals Day’’ dan ‘‘Lupakan Kisah Ini’’. Personel band yang mengusung aliran musik pop punk itu bercita-cita bisa menembus pasar musik nasional. (013)

Bangkit Menolak Dari Hal. 1

‘’Kami di Intaran juga tergerus dengan reklamasi di Serangan itu. Saya harapkan desa adat yang lain bangkit menolak reklamasi Teluk Benoa,’’ ujarnya. Koordinator Pasubayan Desa Adat/Pakraman I Wayan Swarsa menyebut deklarasi Desa Adat Sumerta dan Desa Adat Tanjung Bungkak di catus pata Desa Sumerta sebagai momentum bersejarah. Pasalnya, 110 tahun yang lalu di tempat yang sama pada 17 September 1906, para tetua menjaga Puri Badung dari ancaman kolonialisme Belanda. Sementara saat ini, masyarakat khususnya di dua desa adat itu turut berjuang menolak rencana reklamasi Teluk Benoa. Swarsa juga membantah tegas bahwa ada pihak-pihak yang mendanai serta menunggangi setiap aksi massa tolak reklamasi. Entah itu yang dilakukan Pasubayan maupun ForBALI. Karena sejatinya, desa adat bergerak dengan hati nurani dan murni biaya sendiri untuk menyelamatkan alam Bali. Koordinator ForBALI Wayan ‘’Gendo’’ Suardana menegaskan, gerakan desa adat menolak rencana reklamasi Teluk Benoa tidak akan pernah berhenti sampai rencana tersebut dibatalkan. Gelora perjuangan yang terus

membara itu disimbolkan pada penyalaan obor di tangan ogoh-ogoh sebelum massa bergerak menuju catus pata Desa Sumerta. Selain itu, di akhir deklarasi juga diisi dengan pembakaran ogohogoh sebagai simbol melawan investor rakus. ‘’Sebelum jalan kita tadi menyalakan obor. Itu sebagai simbol bahwa api perjuangan tidak akan pernah mati dan akan terus membara, semakin dia dipercik, semakin besar,’’ tegasnya di sela-sela deklarasi Desa Adat Sumerta dan Desa Adat Tanjung Bungkak menolak reklamasi Teluk Benoa, Minggu (31/7) kemarin. Gendo menambahkan, deklarasi diiringi aksi turun ke jalan yang hampir setiap minggu digelar merupakan pemberitahuan kepada publik bahwa suatu desa adat menolak reklamasi Teluk Benoa. Sampai akhirnya kini sudah ada 39 desa adat yang menolak pascadeklarasi Desa Adat Sumerta dan Desa Adat Tanjung Bungkak. ‘’Jadi apa pun keputusan pemerintah sepanjang intinya mengamini, menyetujui, memberikan ruang kepada investor untuk mereklamasi Teluk Benoa maka itu akan terus lawan, kecuali dibatalkan. Batal baru berhenti bergerak,’’ tegasnya. (kmb32)

Tim Manor

Dari Hal. 1

Peraih start terdepan yang juga pembalap tuan rumah, Nico Rosberg, finis di tempat keempat setelah upayanya pada tikungan ke-6 lap 30 hanya membuat Verstappen sedikit keluar lintasan. Duo Red Bull, yang sejak awal menjadi pesaing terdekat Mercedes, Daniel Ricciardo dan Max Verstappen, merebut podium kedua dan ketiga mendampingi Hamilton. Di belakang Rosberg, pembalap Ferrari Sebastian Vet-

tel dan Kimi Raikkonan finis di tempat kelima dan keenam. Sementara posisi ketujuh direbut pembalap Force India Nico Hulkenberg. Pembalap McLaren Honda Jenson Button yang menyusul Valtteri Bottas dari William di lap terakhir, finis di urutan kedelapan, di depan Button. Pembalap Indonesia Rio Haryanto, yang posisinya di Tim Manor terancam karena kurangnya dukungan dana dari sponsor, finis di urutan 20, di belakang Jolyon Palmer dari Renault. (ant)

Band Keep On Smilling

Bali Post/bud

Pihak Kepolisian Dari Hal. 1

Sementara untuk kasus perusakan, pihak kepolisian belum menetapkan tersangka karena masih dalam proses penyelidikan. Meski demikian, pihak kepolisian telah memiliki informasi mengenai identitas beberapa orang yang diduga terlibat dalam kerusuhan tersebut. Sebelumnya, kerusuhan berbau SARA terjadi di Kota Tanjungbalai, Sumut pada Jumat (29/7) malam yang disebabkan adanya protes seorang atas penggunaan pengeras suara dalam pengumandangan azan. Kerusuhan meluas sehingga sejumlah wihara dan kelenteng dirusak. Sementara itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta masyarakat tidak mudah terpancing segala bentuk hasutan yang dimuat di media sosial. ‘’Yang paling utama adalah media sosial yang mudah sekali membakar, memprovokasi sehingga masyarakat terpicu. Inilah kita bagaimana menangani media sosial,’’ kata Tito Karnavian di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu kemarin. Kerusuhan di Tanjungbalai, Sumatera Utara terjadi pada

Jumat (29/7) malam. Sekumpulan orang merusak sejumlah wihara, kelenteng dan bangunan yayasan sosial serta membakar beberapa kendaraan. Aksi dipicu diduga terjadi setelah sekelompok masyarakat tersebut tersulut emosinya akibat provokasi dari pihak tertentu. Tito mengaku saat ini sedang membentuk tim khusus yang bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) untuk mengawasi statemen yang berbau provokasi di sejumlah media sosial. Selain bekerja sama dengan Kemenkominfo, Polri juga akan berkoordinasi dengan perusahaan luar negeri yang menyediakan layanan internet dan memiliki server di Indonesia untuk mengantisipasi pernyataan-pernyataan yang berbau provokasi. Tito mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi negatif yang membakar emosi masyarakat. Sebab, lanjut Tito, ada tanggung jawab hukum yang akan menanti. ‘’Sekali lagi pertanggungjawabannya bukan hanya hukum. Karena ada hukumannya di UU ITE bagi penyebar hate speech dan berita-berita negatif,’’ ujar Tito. (ant)

Seluruh Tubuh Dari Hal. 1

Wilayah Desa Sumerta memang tidak berada di pesisir seperti Tanjung Benoa yang dekat dengan Teluk Benoa. Namun ibarat kuku yang sakit, maka seluruh tubuh juga ikut merasakan sakitnya. ‘’Teluk Benoa merupakan kawasan suci, di sana ada campuhan agung, loloan. Menjaga kesucian laut menjadi tanggung jawab bersama semua masyarakat Bali. Karena pantai dan laut di Bali menjadi tempat masyarakat Bali untuk melakukan kegiatan upacara keagamaan seperti nganyud, malukat, dan melasti,’’ terangnya.

Putu Antara menambahkan, pemberian izin yang memuluskan reklamasi jelas mengorbankan masa depan masyarakat Hindu di Bali. Terlebih, reklamasi dilakukan hanya demi kepentingan segelintir orang. Penolakan reklamasi merupakan wujud nyata implementasi Tri Hita Karana yang dilandasi Sad Kertih untuk menjaga kelestarian dan keharmonisan alam. ‘’Berdasarkan hasil paruman agung, kami menyatakan menolak reklamasi dengan dalih apa pun. Termasuk dengan dalih revitalisasi. Kami sudah menyampaikan kepada Presiden agar membatalkan Perpres No.51 Tahun 2014,’’ tandasnya. (kmb32)


16 Pages

144 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.inte

Monday,

s debut d’ Director’ ‘The Lan explores Badu help with Nas, Monday, August

1, 2016

August

1, 2016

rnationalbalipo

vic Ibrahimo ular scores spectac Man goal on United debut

air Texas hot crash balloon apparent leaves no s survivor Page 6

Sumbu means

You can

find Internat

Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

in usaba sumbu

s Made six month due to before ritual components complicated

village, customary usaba TIMBRAH, organizes aci week, a Karangasem year. During sumbu every are preoccupied the local residents agenda, including of with rituals of ingredients. One atmost preparation getting the about the components means, rising the sumbu tention is very complex components. of least six months It is composed it takes at 15 meters. entrusted to make in mutual The person all of the components. was made of the to completepast, this sumbueach component of the In the . By that way, by relatives lately the cooperation be made separately to it. However, sumbu can to prepare The daha appointed ask another shift. daha appointed began to components “From Octo. sumbu tradition of the of the components prepare one all the components make all person to month of Balinese), ber (fourth prepared. Sumbu.... start to be on page 2 Continued

Jr. was mentorpark in Steven Caple — Director at an inner-city a fence kids hopping park LOS ANGELES school students elementary spotted two stray them out of the they ing some when he He went to go kick spilled that . Los Angeles instead. They skateboarding skateboards with their up talking with themtheir entry into ticket out. and ended marijuana to fund It was their feawere selling s and new equipment. Land ,” Caple’s Junior became “TheLendeborg Jr.), competition eventually

(Rafi Gavron), of an idea of kids, Cisco (Jorge Patty Cake That seed film is curabout a group(Ezri Walker) and they find. The ture debut Boobie a sack of Ecstasy his time (Moises Arias), that, but with and Los Angeles. a park during who do just in New York those kids from the ended up getting rently playing in touch withhe found out that one Caple stayedschool. Later, but I switched film disappeared. who made it out, don’t see that at USC’s we The other the kid his sponsorship. writing it about who didn’t because to tell it from “I wanted “I started it about the kid of in an interview. gears to make hometown Caple said rarely gets is set in Caple’s too often,” the movie side of a city that perspective.” Los Angeles, a grittier the SunInstead of explores where he he said during later Cleveland, IFC Films treatment. there’s ‘the land,’” premiere. and the Hollywood film had its Cleveland of “There’s where the right out Festival, a first film Wire” and dance Film distribute. talent for of “The to Williams also collaborated came on some high-profile Kenneth who secured Michael Badu, Caple rapper Machine including Nas and Erykah from Badu and like grad school, , File Bitter Land.” features songs producers Matt Sayles/Invision/APfile executive film’s songs, “Theand the soundtrack Photo by the as the 25, 2016 Jr. on one of appear in the film, Montana. a backdrop In this Jan. Caple Gun Kelly Pusha T and French it also becomes hardened crimi- FILE - director Steven promote to g is the hook, up against moreout,” he said. photo, Kanye West, a portrait during the get While skateboardin heads bumping trying to Caple’s own life and poses for Land”, over their boys just from roughest film, “The Festival in Park boys get in core of it is these are taken of the city’swere times his Film nals. “The the different charactersfilmed in some Sundance “There They Most of and sirens. sense of what ‘the City, Utah. in Cleveland. gunshots experiences s and often heard actors) got a real but (the neighborhood were scared, Post at: when we he said.(ap) Jl. D.Tamblingan ional Bali Sanur land’ was,”

nuclear China’s s power ambition sailing into waters troubled Page 13

Turkey culls nearly 1,400 from army, overhauls top military council

Kessler

m 1,400 fro ls nearly council Turkey cul uls top military rha army, ove REUTERS/Vincent

Tayyip Erdogan President of Turkish 31, 2016. A supporter Germany July in Cologne,

waves a

Turkish

flag during

ment protest

a pro-govern

and warplanes

in an at-

included announced admipreviously of Turkey’s 40 percent number of replace a have not about generals. people They will who rals and more than 60,000 includcivil serSo far, military commanders to the YAS,Second, judiciary, military, been either reappointed

the First, government. clear beenthe heads of the Aegean Army in and schools have placed under of its helicopters topple the or vice ing the members gov- tempt to not immediately referred and Third Armies, Gendarmerie se- detained, suspended suspected links It was with nearly 1,400 inhead of the frequently battle investigation over dismissed military council President whether the dismissals official gazette y and the by top - Turkey which (rtr) ANKARA and stacked the moves designed military after to in Sunday’s with Gulen. curity forces, in the southeast. of those dishonourabl also be heard of the to have given Kurdish militants cluded any previously. on Sunday, News can armed forces at Global conministers put him in full control changes appear people were in “Bali Image” from 9.30 commanding ernment is discharged has said 237 wounded The to 96.5 Radio FM am. Listen to Erdogan 2,100 Gulen, who the government Tayyip Erdogan Fethullah orchestrating killed and more than until 10.00 FM at http:// of the council.narrowly escaped its trol the who and preacher by Turkey of a failed coup. Global Radio ten2mydeath on Erdogan, the coup attempt. also said putsch. Gulen, expulsions in accused of possible Reuters in Military the July 15-16 failed exile in the The government and ministers capture and The new wave told in the of the Supreme in self-imposed the charges deputy prime ministers and foreign night of the coup, July 21 that who lives the overhaul were announced has denied the interior to YAS. an interview on second-biggest, United States, the coup. Council (YAS) s official gazette t of justice, be appointed NATO’s said late on and condemned an announcemen military, affairs wouldminister and defence the government’ after down after Erdogan “fresh blood”. discharges the only It comes more than 1,700 mili- The prime just hours planned to shut put previously es on the needed dishonourable that he and dishonour- minister were The last week Saturday academies had been representativ the the command tary personnel for their role in the government existing military forces under dischargedsaw a faction of council. the armed Ministry. 1,389 ably tanks, putsch, which commandeer of the Defenceto the gazette, According were dismissed armed forces Islamic military personnel links to the for suspected

at globalfmbali.lis streaming or live video and http:// radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba

balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

ustream.tv/chan

SENIN PON, 1 AGUSTUS 2016

BLENDER 026808 RICE COOKER 012073

KIPAS ANGIN 014143

SEPEDA GUNUNG 08268

KOMPOR GAS Rismanda Aurylia (028606)

TIKET KE BANGKOK 08772 028306

PEMANAS AIR 03561

SEPEDA MOTOR Pande Juliawan (024425)

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Pemenang Undian FTF SETRIKA 1. Kadek Sumawardana (014033) 2. IB Dharmika (023605) 3. 012891 4. 01583

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

Food Truck Festival 2016 Ditutup

GELARAN acara Kelompok Media Bali Post (KMB) Food Truck Festival (FTF) 2016 ditutup, Minggu (31/7) kemarin. Berbagai acara digelar pada hari terakhir FTF kemarin. Diawali senam aerobik bersama Lala Studio pukul 07.15 Wita dan ditutup dengan hiburan pukul 22.00 Wita. Selain senam aerobik, ada cooking class bersama Kobe, lomba mewarnai, modern dance, dan yoga massal bersama Safe Care. FTF juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan dari sejumlah

penyanyi Bali dan band indie. Di sela-sela hiburan tersebut juga dirangkaikan dengan pengundian doorprize menarik serta undian utama dengan hadiah tiket ke Bangkok, sepeda motor dan lainnya. Tidak hanya itu, di sela-sela penutupan tersebut KMB juga memberikan hadiah kepada peserta FTF terbaik dan juga penyerahan penghargaan Bali Brand. FTF dilaksanakan selama tiga hari, dimulai sejak Jumat (29/7) lalu. (kmb)

Bali Post/edi

BALI BRAND AWARD – Bali Brand Award diserahkan kepada pengusaha kuliner Bebek Bengil, Bebak Tepi Sawah, Mak Beng, dan Rumah Makan Bagong pada saat penutupan Food Truck Festival 2016, Minggu (31/7) kemarin. Sebelumnya sudah diserahkan secara simbolis kepada tujuh usaha kuliner oleh Menkop A.A. Puspayoga saat pembukaan FTF, Jumat lalu. Penghargaan ini diserahkan serangkaian HUT ke-68 Bali Post. Pengusaha yang diberikan penghargaan ini yakni Rumah Makan Bendega, Warung Bali Coffee, Bali Harmoni, Klepon Tanah Lot, Pondok Sate, Dapur Ngritik, Warung Made, POD Chocolate, Warung Men Tempeh, Warung Pesinggahan, Warung Nasi Men Weti, dan Siobak Kelok.

Bali Post/kmb

LOMBA MEWARNAI – Serangkaian KMB FTF 2016 digelar lomba mewarnai, Minggu (31/7) kemarin. Tampak peserta serius mewarnai gambar.

Modern Dance Hipnotis Penonton

Bali Post/edi

AWARD - Para kepala SMP yang menerima DenPost Education Awards 2016 foto bersama saat penutupan Food Truck Festival 2016 di areal parkir Taman Kota Denpasar, Lumintang, Minggu (31/7) kemarin.

Bali Post/edi

PIALA – Para juara lomba karaoke Radio Genta serangkaian FTF berfoto bersama usai menerima piala, Minggu (31/7) kemarin.

HARI terakhir KMB Food Truck Festival (FTF) 2016, Minggu (31/7) kemarin, dimeriahkan berbagai lomba. Di antaranya lomba mewarnai dan modern dance. Modern dance compitition yang diinisiasi Harian DenPost ini diikuti 11 grup dari SMP dan SMA/SMK di Denpasar. Mereka berasal dari SMPN 1 Denpasar, SMAN 1 Denpasar, SMA Dwijendra, SMA Dharma Praja, SMPN 10 Denpasar, SMAN 8 Denpasar, SMAN 4 Denpasar, SMA PGRI 2 Denpasar, SMK Bali Dewata, SMAN 7 Denpasar dan SMAN 5 Denpasar. Penampilan kesebelas grup tersebut tidak hanya berhasil mencuri perhatian juri, juga menghipnotis penonton yang ada di FTF tersebut. Bahkan, tidak sedikit dari penonton berteriak histeris menyaksikan penampilan dari sejumlah peserta yang tampil luar biasa tersebut. Crist Cristina, salah satu juri lomba, tersebut mengaku sangat bangga melihat penampilan dari semua peserta, karena sudah berhasil mencuri perhatiannya.

‘’Penampilan semua grup sangat bagus dan memukau. Bahkan peserta yang masih SMP koreografinya sudah mengimbangi anak-anak SMA/SMK,’’ ujarnya didampingi juri lainnya, Komang Adi Pranata, usai penyerahan hadiah pemenang. Pihaknya berharap ke depan semua peserta dapat lebih mengasah kemampuannya agar bisa menunjukkan penampilan yang lebih spektakuler. ‘’Ke depan semua peserta agar lebih meningkatkan powernya, tetapi bukan berarti saat ini tidak maksimal,’’ ujarnya. Baik Cristina maupun Adi mengaku sedikit mengalami kendala untuk menentukan pemenang dalam lomba ini. Pasalnya, mereka semua sudah tampil dengan koreografi, power, kekompakan, ekspresi, kostum yang maksimal. ‘’Tadi memang sedikit mengalami kendala untuk menentukan pemenang karena nilainya hampir sama. Namun untuk penentuan juara ini kami lihat dari faktor X-nya, seperti misalnya atraksi yang ditampilkan, power dan costumnya,’’ tambahnya.

Mereka yang berhasil meraih juara I dengan meraih piala, piagam dan tabungan sebesar Rp 3 juta yakni SMAN 5 Denpasar (Fivers). Mereka adalah Febriola Parmayanti, Ni Putu Friska Ersa Amanda Sari, Ketut Ayunda Warasita, Komang Yuni Dharma Dewi dan Putu Tania Yudia Utari. Selanjutnya, juara II berhasil diraih 4Cheety dari SMAN 4 Denpasar yang juga mendapatkan piala, piagam dan juga tabungan Rp 2 juta.

Mereka adalah Nola Amanda, Adinda Astika, Indah Kartika, Tasya Anggita, Feby Millenia dan Ayu Tari. Sementara itu, juara III yang memenangkan tabungan Rp 1 juta beserta piagam dan piala yakni Panther Group dari SMAN 8 Denpasar. Mereka yang tergabung dalam grup tersebut yakni Indri Sri Giyanthi, Sonia Nur Aini, Ayu Mellyanthini, Dita Novelina, Ayu Kusuma Dewi dan Rima Apriliani. (kmb)

Bali Post/kmb

Penampilan modern dance dari SMAN 5 Denpasar.

Sengap ’’Kocok’’ Perut Pengunjung

Bali Post/edi

YOGA - Suasana yoga massal bersama Safe Care serangkaian event KMB Food Truck Festival, Minggu (31/7) kemarin di Taman Kota Denpasar, Lumintang.

HARI terakhir KMB Food Truck Festival (FTF) di parkir utara Taman Kota Denpasar, Lumintang, Minggu (31/7) kemarin, diisi berbagai acara, perlombaan dan hiburan. Diawali dengan senam aerobik bersama Lala Studio, dilanjutkan dengan hiburan yang menghadirkan pelawak Bali ‘’Golden Sengap’’, lomba mewarnai anak-anak, lomba modern dance dan yoga massal. Sengap dengan lawakannya yang humoris mampu membuat pengunjung terbahak-bahak. Meskipun tampil di hadapan anak-anak lomba mewarnai, pengunjung FTF dan masyarakat yang melakukan jogging antusias menyaksikan penampilan Sengap tersebut. Di sela-sela lawakannya, Sengap mengutarakan rasa bangganya terhadap kegiatan FTF. Sebab, selain menyajikan berbagai jenis kuliner yang

higienis, berbagai hiburan dihadirkan dan berbagai jenis perlombaan juga digelar. Ia berharap kegiatan FTF bisa digelar setiap tahunnya, tidak hanya dilakukan pihak media, tetapi juga pemerintah. Selain itu, Sengap juga berterima kasih kepada KMB yang telah memberi ruang kepada seniman Bali untuk bisa tampil menghibur masyarakat. Sebagai seniman, pihaknya yakin tampil di tengah kota yang disaksikan dari berbagai kalangan akan membawa dampak yang sangat luar biasa. Apalagi diliput oleh KMB. Terima kasih Bali Post, dan selamat ulang tahun yang ke-68, semoga semakin sukses dan tetap mengawal demokrasi dengan realitas apa adanya. Dan, Bali Post tetap bisa menjadi media pencerahan bagi krama Bali, serta tetap mendukung program-program budaya, agama, pendidikan dan seni,’’ pungkasnya. (win)

Lima Band Indie Hari Terakhir

Bali Post/kmb

Peserta Antusias Ikuti Senam Massal

Sekitar 400 peserta sangat antusias mengikuti senam massal yang dipimpin instruktur Lala Studio, serangkaian Food Truck Festival (FTF) hajatan Kelompok Media Bali Post (KMB), di Taman Kota Lumintang, Minggu (31/7) kemarin. Pemilik Lala Studio Adolfina Grace Tangkudung, kemarin, mengakui alunan musik berikut gerakan senam yang diperagakan memang bernuansa baru, mulai aerobik ringan yang bisa diikuti segala usia, kemudian diselingi zumba, poco-poco, dangdut, dilanjutkan yang sedang ngetren Gemu Fa Mire. ‘’Usai memimpin senam massal, banyak peserta mengaku puas mengikuti

gerakan dan alunan musiknya yang variatif,’’ jelas Grace. Hal ini dirasakan masih baru, sebab mereka bisa mengikuti senam massal dengan irama dan ritme yang berbeda-beda. Di antara ratusan peserta yang mengikuti senam massal, Grace Tangkudung juga menobatkan peserta terenergik, serta terfavorit putra dan putri. ‘’Saya juga membagi-bagikan kostum senam dari Lala Studio kepada peserta senam massal,’’ ungkapnya. Ia mengajak para pserta bisa mengikui senam massal lagi, pada lomba senam aerobik memperebutkan Piala Menpora, di Bali TV, Jala Kebo Iwa 63 A, Minggu (7/8) depan. (022)

PENUTUPAN Food Truck Festival (FTF) yang digelar selama tiga hari oleh Kelompok Media Bali Post (KMB), Minggu (31/7) kemarin dimeriahkan performance lima band indie dari berbagai jenis genre. Lima band itu yakni Gista, Rey Rock, Yudik Voice, Rameo dan Seven Cablock. Kelima band indie ini mampu membuat pengunjung FTF terhibur dan membuat suasana penutupan FTF berkesan. Gista, misalnya, dengan membawakan lagu “Seperti Yang Kau Minta”, mampu membuat decak kagum pengunjung FTF. Dilanjutkan dengan lagu “Dia” dari Anji dan “Perjalanan Cinta” yang merupakan single sendiri me-

nambah romantis suasana dengan lirik-lirik lagu yang penuh dengan cinta. Begitu juga dengan penampilan Rey Rock. Rey Rock yang terbentuk pada 13 Oktober 2015 dengan mengusung aliran rock alternative mampu menghentak para pengunjung FTF dengan lagu andalannya “Adi Jegeg”, “Selamat Jalan” dan “Reuni”. Dengan suara yang keras, Ray Vokalis Rey Rock menyapa pengunjung dan mengucapkan terima kasih kepada Kelompok Media Bali Post yang telah memberikannya ruang untuk tampil menghibur masyarakat di acara FTF. Tak kalah saing, Yudik Voice juga menampilkan single

andalannya “Timpal Curhat” yang diciptakan Bolo “Leeyonk Sinatra. Yudik Voice merupakan band yang mengusung aliran Balinese Unplugged musik yang bertemakan tentang cinta dan realita. Yudik Voice yang diperkuat Yudik (Vocal fitar), Man Satria (gitar melody) dan Reymond (Cajon) pun mampu membuat suasana FTF semakin romantis dengan lirik-lirik lagunya. Selain lagu “Timpal Curhat”, Yudik Voice juga membawakan lagu “Sebuah Pilihan”. Sementara itu, Rameo yang diperkuat Arka (vokal), Nanda (Guitar & Back Vox), Buya (Bass & Back Vox) dan Rama (Drum, Percussion) juga tidak kalah menarik disaksikan oleh

para pengunjung. Pasalnya, vokal Arka yang khas dibalut dengan suara gitar Nanda yang terasa sekali nuansa Britania Raya, serta dentuman bass milik Buya dipadu dengan tempo yang terjaga oleh Rama membuat single andalan yang dibawakan dinikmati oleh para penggila musik British Pop. Lagu yang dibawakan di antaranya “Ku Kan Pergi’’ + Madlay + ‘‘Andai’’, ‘‘Masih’’, dan ‘‘Tiada Dua’’. Diselingi karaoke pemenang karaoke Radio Genta, Ni Luh Putu Sukmarini, Ni Komang Sunantari dan I Gede Susila Arsana Putra, tak kalah meriah juga ditampilkan dari performance Seven Ceblock. (win)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 1 Agustus 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu