Skip to main content

Edisi 19 September 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 32 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

selasa paing, 19 september 2017

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Sejumlah Desa Dilanda Hujan Abu Gunung Agung Naik ke Level Siaga

Amlapura (Bali Post) Status Gunung Agung mulai Senin (18/9) malam kemarin dinaikkan dari level Waspada menjadi Siaga. Hal ini menyusul aktivitas vulkanik Gunung Agung semakin kuat. Sejumlah desa mulai dilanda hujan abu. Hingga Selasa (19/9) dini hari pukul 00.30 Wita warga tampak panik mengungsi ke lapangan hingga ke Klungkung. Kenaikan status menjadi siaga mulai diberlakukan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sejak pukul 21.00 Wita. Status ini diunggah di situs resmi Magma Indonesia yang dibenarkan Ketua BNPB Bali, Dewa Made Indra. Peningkatan status ini diawali dengan gempa kuat yang menimpa warga di Desa Amerta Bhuana, Kecamatan Selat, Karangasem, Senin malam kemarin. Gempa semalam berkekuatan 3,2 SR

dan dirasakan juga di Cegi, Baturinggit dan Kubu. Bahkan warga sempat melihat percikan api sekejap di puncak Gunung Agung. Selain itu warga di Desa Rendang, Menanga, Sebudi dan Muncan melaporkan telah terjadi hujan abu mulai pukul 21.30 Wita. Warga pun sudah mulai mengungsi di lapangan dan sekolah di Rendang. Bendesa Adat Besakih Jero Mangku Widiartha belum berhasil dihubungi se-

malam. Termasuk mantan Bendesa Adat Besakih Gunantra HP-nya tidak aktif. Aktivitas Gunung Agung terus dipantau khusus petugas Pos Pemantauan Gunung Agung di Desa Rendang. Hasil pengamatan itu jelas menunjukkan intensitas gempa setiap harinya terus meningkat. Dalam sehari, jumlah gempa sudah mencapai 300 kali. Hal. 19 Setiap Menit

Warga Berhamburan Keluar Rumah

Bali Post/kmb31

HUJAN ABU - Sejumlah desa di Karangasem dilanda hujan abu akibat aktivitas vulkanik Gunung Agung, Senin (18/9) kemarin.

Amlapura (Bali Post) Aktivitas vulkanik Gunung Agung semakin kuat. Buktinya gempa cukup kuat, Senin (18/9) malam kemarin dialami warga di Desa Amerta Bhuana, Kecamatan Selat, Karangasem. Warga pun dibuat waswas akan datangnya gempa yang lebih kuat lagi. Perbekel Amerta Bhuana Wayan Suara Arsana mengatakan, gempa cukup kuat itu terjadi sekitar pukul 19.03 Wita. Guncangan gempa membuat warga sekitar terkejut dan berhamburan keluar rumah. Apalagi, di tengah isu terus meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Agung saat ini yang mencatat gempa bumi terjadi hingga 300 kali sehari. ‘’Keras sekali gempanya tadi. Warga kami di sini cukup terkejut,’’ kata Perbekel Wayan Suara Arsana. Meski gempanya cukup kuat, tetapi Suara menegaskan gempanya tidak terlalu lama. Usai gempa itu warga kembali tenang dan masuk ke dalam rumah masingmasing. Hal. 19 Rasa Takut

Radius 6 Km Harus Dikosongkan Denpasar (Bali Post) PVMBG Badan Geologi menaikkan status aktivitas Gunung Agung dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga) terhitung mulai pukul 21.00 Wita, Senin (18/9) malam kemarin. ‘’Kepala PVMBG telah melaporkan kenaikan status Gunung Agung ini kepada Kepala BNPB, BPBD Provinsi Bali dan BPBD Kabupaten Karangasem untuk mengambil langkah-langkah antisipasi menghadapi kemungkinan terburuk dari meletusnya Gunung Agung,’’ ujar Kepala Pusat Data

Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran persnya. PVMBG merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Agung termasuk wisatawan dan pendaki agar tidak beraktivitas di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius 6 km dari kawah puncak. Atau pada elevasi di atas 950 meter dari permukaan laut dan ditambah perluasan sektoral ke arah utara, tenggara dan selatan-barat daya sejauh 7,5 km. ‘’Zona ini harus kosong dari aktivitas

masyarakat,’’ jelasnya. Kendati demikian, masyarakat diimbau tetap tenang meski tetap menjaga kewaspadaan. Selain itu, agar tidak terpancing pula dengan isu-isu tentang erupsi Gunung Agung yang tidak jelas sumbernya. PVMBG Badan Geologi terus berkoordinasi dengan BNPB, BPBD Provinsi Bali dan BPBD Kabupaten Karangasem dalam memberikan informasi tentang kegiatan Gunung Agung. Hal. 19 Langkah Antisipasi

Bali Post/kmb31

PANIK - Warga Rendang dan Menanga tampak panik mencari tempat pengungsian ketika hujan abu melanda desanya, Senin (18/9) malam kemarin.

Bali Post/sos

PENGUNGSI - Sejumlah pengungsi ditampung di Menanga (kiri) dan warga Sebudi mengungsi di Polres Klungkung, Senin (18/9) malam kemarin.

Warga Sebudi Ngungsi ke Polres Klungkung Semarapura (Bali Post) Akibat hujan abu di sekitar kaki Gunung Agung, sejumlah warga Sebudi selain mengungsi ke lapangan di Rendang, juga ke Mapolres Klungkung. Bahkan sejumlah warga mau mengungsi

ke Denpasar. Kepolres Klungkung AKBP Bambang Tertianto mengungkapkan, peningkatan level Gunung Agung ke Siaga telah menyebabkan 35 orang warga Rendang,

Karangasem mengungsi ke Mapolres Klungkung, Senin (19/8) malam kemarin sekitar pukul 23.00 Wita. Tak hanya membawa diri, mereka juga memboyong sejumlah perlengkapan. (sos)

Brimob Siaga, BPBD Mulai Ungsikan Warga

Bali Post/ist

APEL - Pasukan Brimob Polda Bali menggelar apel sebelum dikerahkan ke Karangasem.

Denpasar (Bali Post) Makin meningkatnya intensitas gempa vulkanik dalam dan dangkal di kawah Gunung Agung, jajaran Polda Bali sudah menyiagakan pasukan Brimob di Rendang, Karangasem. Sementara itu, BPBD Bali juga sudah menyiapkan sejumlah langkah ketika status Gunung Agung naik ke level siaga. Salah satunya mengungsikan warga. Jajaran Polda Bali melakukan antisipasi bila ada peningkatan status. Polda menyiagakan pasukan Brimob di Polsek Rendang, Karangasem, Senin (18/9) kemarin. Dansat Brimob Polda Bali Kombes Pol. Laksana, S.IK. mengatakan pergeseran personel diawali apel gelar pasukan di Mako Brimob Polda Bali, Tohpati. Tujuannya adalah untuk mengecek kesiapan personel dan peralatan yang akan digunakan dalam mendukung pelaksanaan tugasnya di lapangan. Usai apel, pesukan tersebut langsung digeser ke Posko Siaga Brimob, Karangasem. ‘’Ini bentuk kesiapsiagaan kami mengantisipasi perkembangan status Gunung Agung,’’ ucap Kombes Laksana. Dari pasukan tersebut, 10 di antaranya

memiliki keahlian dan kemampuan di bidang SAR (Search And Rescue). Mereka akan memantau setiap perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Agung. Dalam pelaksanaannya akan tetap berkoordinasi dengan instansi terkait. Pasukan ini didukung satu unit mobil SAR, satu mobil double cabin dan dua unit sepeda motor KLX. ‘’Mereka akan tetap disiagakan sampai status Gunung Agung dinyatakan normal,’’ ungkap Dansat Brimob. Cenderung Meningkat Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali Dewa Made Indra dikonfirmasi, Senin kemarin, menegaskan jumlah gempa memang selalu berubah setiap hari. Berdasarkan data dari KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Agung bahkan cenderung meningkat. Di sisi lain, gempa bukan satu-satunya parameter peringatan dini bisa dinaikkan levelnya. ‘’Tentu tidak hanya gempa parameternya, ada parameter yang lain. Temanteman di Vulkanologi yang memantau terus dari menit ke menit, jam ke jam. Nanti ka-

lau ada perubahan, apakah naik atau turun akan segera diinformasikan,’’ jelasnya. Dewa Indra menambahkan, sejumlah langkah telah disiapkan sekiranya level peringatan dini ini mengalami kenaikan ke level 3 atau siaga. Kenaikan level tentu akan disertai arahan mengenai radius dari kawah yang harus dikosongkan dari aktivitas masyarakat. Jika sudah siaga, BPBD mulai mengungsikan masyarakat ke tempat yang aman. ‘’Kita berharap masyarakat dengan penuh kesadaran mengikuti arahan pemerintah demi keselamatan masyarakat itu sendiri. Bukan demi siapa-siapa,’’ imbuhnya. Minggu lalu, pihaknya sudah mengadakan pertemuan dengan Bupati Karangasem, Forkominda di Karangasem, para camat, dan kepala desa. Pertemuan ini membahas langkah-langkah yang harus dilakukan kalau terjadi peningkatan level di Gunung Agung. ‘’Antara lain adalah menyiapkan tempat evakuasi, yang sudah ditentukan oleh Pemkab Karangasem. Hal. 19 Pelayanan Logistik


denpasar

2

Selasa Paing, 19 September 2017

figur

Bali Post/sue

Raih LSP Mandiri

TIADA hari tanpa prestasi di SMK PGRI 3 Denpasar. Berkat tangan terampil Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M., sang kepala sekolah, kini sekolah ini mencatatkan diri sebagi sekolah swasta pertama yang meraih izin sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) secara mandiri. Prestasi ini melengkapi predikat sekolah yang mengantongi ISO 90012008 serta sekolah favorit dan manajemen terbaik tingkat nasional. Dengan turunnya LSP Mandiri dari Disdikpora Bali, kata Madiadnyana mulai UKK tahun ini siswanya diuji oleh asesor dari gurunya sendiri. Bukan lagi dari luar. ‘’Tentu ini sangat membahagiakan kami, karena didukung oleh kualitas SDM guru dan fasilitas sekolah,’’ tegas Madiadnyana yang juga Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar, Senin (18/9) kemarin. Kepala sekolah yang juga pengurus KONI Bali ini menyebut bukan perkara gampang sekolah swasta meraih LSP Mandiri. Selain lulusannya teruji di dunia kerja, SDM guru minimal S-2 dan lab sekolah yang memadai. Makanya hanya SMK yang benar-benar SMK yang bisa meraih predikat ini. Kendati demikian, ia tak mau pelit dengan ilmu dan berkewajiban membawa sekolah PGRI lainnya untuk meraih LSP atau menggunakan asesor miliknya sesuai rumpun keahlian dan program studi. Makanya, selain menerima ijazah, lulusannya juga menerima sertifikat profesi sebagai pengakuan pemerintah atas kualitas kompetensi lulusannya. (sue)

Napi Lapas Kerobokan Divonis 14 Tahun

Denpasar (Bali Post)Napi Lapas Kelas II A Kerobokan yang menempati Wisma Amed, terdakwa Vicky Adi Priono (31) divonis bersalah dalam kasus narkotika, Senin (18/9) kemarin. Pria asal Surabaya itu oleh majelis hakim pimpinan I Gusti Ngurah Putra Atmaja divonis dengan pidana penjara selama 14 tahun. Tidak hanya itu, terdakwa yang dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 ini juga dihukum membayar denda Rp 1 miliar subsider tiga bulan kurungan. Majelis hakim menyatakan bahwa terdakwa tanpa hak melakukan tindak pidana narkotika atau pemufakatan jahat pidana narkotika dan prekusor narkotika. Dijelaskan, terdakwa bersama Eko Wahyudi (dalam penuntutan terpisah) dan Mr. MAC (DPO) pada Rabu 14 Desember 2016 lalu, bertempat di Lapas Kerobokan terdakwa sebagai warga binaan melalui via ponsel melakukan pemufakatan dengan Eko Wahyudi. Di mana dalam percakapan terdakwa menyuruh Eko Wahyudi mengambil narkotika jenis kokain yang dipesan terdakwa melalui temannya bernama Mr. MAC dari Nicaragua. Sebelumnya terdakwa berkomunikasi dengan MAC dengan program WICKR dan menggunakan WhatsApp. Isi pembicaraan terdakwa adalah MAC meminta alamat sebagai tujuan pengiriman barang berupa paket berisi narkotika. Kemudian untuk memenuhi permintaan MAC, terdakwa Vicky memberikan alamat terdakwa dan atas nama tantenya berinisial Set di Surabaya. Alamat ini dinilai jauh dan MAC minta alamat di Bali dan diberikan alamat Eko Wahyudi di Hotel Wisata Indah Jalan Bedugul, Denpasar. Terdakwa sebagai perantara dan menerima narkotika dari luar negeri dengan imbalan 500 US dollar per paket. Namun, karena posisi terdakwa mendekam di lapas, maka terdakwa menggunakan jasa Eko Wahyudi dengan imbalan Rp 2 juta per paket. Atas kesepakatan mereka, pada 30 Nopember 2017 MAC memberikan tackink untuk paket narkotika yang dialamatkan atas nama Eko di Bali. Keesokannya MAC kembali ngirim tackink ke alamat di Surabaya. Transaksi pembayaran dilakukan melalui m-banking. Setelah adanya pembayaran, maka MAC mengirim kokain tersebut ke alamat Set di Surabaya dan Eko di Bali. Atas pengiriman itu, dihendus petugas BNNP Bali dan kemudian dilakukan penangkapan. Dari pengiriman di Surabaya dan di Bali disita barang bukti kokain. Yakni kokain sebanyak 85,6 gram bruto untuk barang bukti di Surabaya dan di Bali disita 84,9 gram bruto. Atas pemupakatan terdakwa, barang bukti rencana dikumpulkan di Surabaya. Petugas kemudian mengamankan terdakwa Vicky di Lapas Kerobokan dan menyita barang bukti sebuah ponsel yang di dalamnya berisi percapakan transaksi dengan MAC, serta dengan Eko Wahyudi. Terdakwa dinyatakan bersalah dan dihukum selama 14 tahun oleh majelis hakim di PN Denpasar. Putusan majelis hakim tersebut lebih rendah tiga tahun dibanding dengan tuntutan jaksa. Sebelumnya JPU Wiraguna menuntut supaya terdakwa dihukum dengan pidana penjara 17 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan. (kmb37)

Bali Post/eka

MENGANTRE - Puluhan wisatawan mancanegara mengantre di Pantai Sanur, Denpasar untuk naik kapal penyeberangan ke Nusa Penida maupun Lembongan.

Pembunuh Pasutri Asal Jepang Ditangkap

Denpasar (Bali Post) -

Nekat Bantai Korban karena Dililit Utang

Perburuan terhadap pembunuh dan pembakar pasangan suami-istri (pasutri) asal Jepang, Matsuba Nurio (73) dan Matsuba Hiroko (70) di Perumahan Puri Gading 2 Blok F1, Jimbaran, Kuta Selatan, akhirnya membuahkan hasil. Pelakunya adalah Putu Astawa (25) asal Negara. Pelaku berhasil ditangkap di Jalan Mekar Sari, Pemogan, Denpasar Selatan sekitar pukul 03.00 Wita, Senin (18/9) kemarin. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo didampingi Kasat Reskrim Kompol Aris Purwanto mengatakan, pelaku nekat membantai pasutri asal Jepang itu karena ingin mengambil uang korban senilai 11 ribu yen. Uang tersebut ditukarkan di sebuah money changer di Kuta dan digunakan untuk membayar utang di kampungnya. “Pelaku juga berencana membakar mobil korban tapi gagal, karena dupanya mati. Kejadiannya Minggu (3/9) lalu, mulai pukul 08.30 Wita sampai pukul 22.00 Wita. Eksekusi korban berlangsung sekitar 15 menit,” ujar Kombes Pol. Hadi Purnomo. Kronologinya, kata Hadi Purnomo, Minggu (3/9) pukul 08.30 Wita pelaku jalan-jalan di seputaran Jalan Puri Gading. Setibanya di rumah korban, Perum Puri Gading Blok F1 Nomor 6, pelaku melihat pintu gerbang rumah korban terbuka. Selanjutnya pelaku langsung masuk ke pakarangan rumah tersebut. Sebelum masuk pintu rumah, pelaku melihat ada pisau di rak

sepatu dan langsung diambilnya. Karena di lantai satu kosong, pelaku langsung naik ke lantai dua dan melihat korban Matsubha Hiroko membawa dompet berisi uang 11 ribu yen. Karena korban melawan, pelaku langsung membekap, mengikat dan menusuk korban pada bagian leher dan perut. “Setelah itu pelaku mendengar langkah kaki naik ke lantai dua. Pelaku langsung sembunyi. Ternyata yang naik itu suami korban, Matsubha Norio,” kata Hadi Purnomo memaparkan. Pelaku langsung membekap korban, kemudian menusuk punggung dan menggorok leher kakek asal Jepang tersebut. Selanjutnya pelaku membawa korban ke kamarnya, lalu menutupnya dengan bedcover dan menaruh ranting kayu di atasnya. Pelaku mencuci tangan di bathtub lantai dua dan mengganti baju serta celananya dengan pakaian milik korban. Sekitar pukul 12.00 Wita, pelaku keluar membawa mobil korban ke arah Jimbaran dan Tanah Lot, Tabanan. Di daerah

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

merampok itu dipakai sopir freelance ini untuk membayar utang di kampungnya. “Pakai nebus sepeda motor yang digadaikannya. Pisau yang dipakai membunuh korban dibuang di sungai dekat Kantor Camat Kuta, termasuk kunci mobil korban. Kami masih mendalami kasus ini,” ungkapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, warga Perumahan Puri Gading 2 Blok F1, Jimbaran, Kuta Selatan dikagetkan dengan kepulan asap di rumah nomor 6. Rumah tersebut ditempati pasutri asal Jepang, Matsuba Nurio (73) dan istrinya Matsuba Hiroko (70). Senin (4/9) lalu, pasutri tersebut ditemukan tewas

dengan kondisi terbakar. Berdasarkan hasil olah TKP, dua kamar tidur di lantai dua terbakar, satu kamar mandi di lantai bawah terbakar, satu mayat berada di bawah springbed sudah terbakar dan satu mayat lagi berada di sampingnya yang ditumpuk dengan kayu terbakar. Selain itu, ditemukan ceceran darah seperti terseret dari kamar mandi lantai dua sampai di kamar tempat mayat korban ditemukan. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Masyarakat Belum Perlu Tarik Uang di LPD

Denpasar (Bali Post) – Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak panik dan mengikuti arahan resmi dari pemerintah terkait peningkatan aktivitas Gunung Agung. Setiap arahan resmi dari pemerintah dipastikan sudah terukur sesuai dengan level peringatan dini. Itu sebabnya masyarakat dinilai tidak perlu menjual ternak atau terburu-buru menarik uang di LPD pada level waspada ini. “Pengambilan uang di LPD atau di tempat lainnya menurut kami belum perlu, bahkan mungkin tidak perlu,” ujar

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali Dewa Made Indra, dalam konferensi pers bersama Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali Dewa Mahendra di Kantor Gubernur Bali, Senin (18/9) kemarin. Alasannya, lanjut Dewa Indra, belum tentu LPD berada di tempat yang berbahaya. Uang yang diterima LPD dari tabungan masyarakat dalam jumlah banyak juga tidak mungkin disimpan dalam brankas LPD. Namun uang itu pastinya disimpan di perbankan atau bank di Kota Amlapura atau di provinsi. “Jadi, sesungguhnya uang masyarakat relatif aman.

Oleh karena itu, saya mengimbau belum perlu untuk melakukan penarikan uang. Malah ini bisa membahayakan sistem perbankan kita,” jelasnya. Tak hanya masalah uang, Dewa Indra juga mewanti-wanti masyarakat agar tidak mengesampingkan kajian dan pengukuran ilmiah. Meskipun di Bali memang sangat lekat dengan hal-hal yang berbau spiritual. Namun belajar dari pengalaman meletusnya Gunung Agung tahun 1963, tak sedikit masyarakat tewas lantaran menyambut lahar sebagai “bhatara”. Ataupun tewasnya Mbah Maridjan di

Gunung Merapi lantaran terlalu kukuh dengan kepercayaannya. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak terlalu terpaku dengan pawisik, firasat ataupun mimpi yang belum bisa dibuktikan kebenarannya. “Bukan tidak percaya pada hal-hal seperti itu, tetapi agar tidak mengesampingkan arahan-arahan resmi dari pemerintah yang mengamati gunung berapi menggunakan teknologi dan bersandarkan pada ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan memberikan kesimpulan yang terukur dan bisa dipertanggungjawabkan,” tandasnya. (kmb32)

Korban ”Skorsing” Ketua TI Bali Datangi Gedung Dewan

DPRD Bali Ancam Stop Cairkan Dana KONI

Denpasar (Bali Post) – Anak-anak yang merupakan atlet taekwondo korban skorsing dari Ketua Umum Taekwondo Indonesia (TI) Bali mendatangi Gedung DPRD Bali, Senin (18/9) kemarin. Mereka yang hadir bersama Solidaritas Masyarakat Lawan Kejahatan (SORAK) Anak Indonesia meminta dewan agar segera mengambil langkah tegas. Terutama setelah rekomendasi DPRD Bali agar mencabut skors-

ing tidak digubris Ketua Umum TI Bali A.A. Lan Ananda. “Anakanak telantar karena di-skorsing tanpa alasan yang jelas. Kami ingin sekali agar DPRD dengan kekuasaannya melakukan halhal yang bisa membantu anakanak. Secara psikis mereka terpukul sekali,” ungkap perwakilan anak-anak atlet taekwondo yang menjadi korban skorsing, I Gusti Ngurah Harta, saat diterima Komisi IV DPRD Bali di Ruang

FM 96,5

web E-mail

Bali Post/rah

DITANGKAP - Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo merilis penangkapan pembunuh dan pembakar pasutri asal Jepang.

Terkait Peningkatan Aktivitas Gunung Agung

081 337 032 965, (0361) 819446

Topik : PORPROV DITUDING BERNUANSA POLITIS Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5

Tanah Lot pelaku membeli bensin sebanyak dua botol air mineral ukuran besar, korek api, tali rafia dan dupa. Setelah itu, ia balik ke TKP. Setibanya di TKP, pelaku langsung membakar pasutri itu. Tujuannya untuk menghilangkan jejak. “Caranya, pelaku menyalakan dupa dan dipasang di tujuh titik, di antaranya di kasur, sofa, lemari dan di tangki mobil. Tali rafia itu digunakan untuk mengikat korban,” kata mantan Kapolres Gianyar ini. Sekitar pukul 22.00 Wita, pelaku keluar dari TKP menuju rumahnya dengan jalan kaki. Pasalnya, tempat kos pelaku dekat TKP yaitu di Jalan Taman Penta, Jimbaran, Kuta Selatan. “Dari hasil olah TKP tim gabungan Polresta, Polda Bali dan Labfor Denpasar ditemukan pakaian dan sidik jari pelaku. Setelah diselidiki, akhirnya terlacak alamat pelaku. Sejak Jumat lalu, anggota kami menyamar jadi penghuni kos di sana,” tegas Hadi Purnomo. Namun, sejak Jumat (15/9) lalu pelaku tidak pulang-pulang. Di rumahnya hanya ada istrinya yang sedang hamil empat bulan. Pelacakan terus dilakukan tim yang dipimpin Kompo Aris dan akhirnya pelaku berhasil ditangkap di Jalan Mekar Sari, Pemogan. Sesuai pengakuan tersangka, kata Hadi Purnomo, tersangka nekad melakukan perbuatan keji itu karena dililit utang Rp 10 juta. Selanjutnya uang hasil

Bali Post/eka

HEARING - Tim SORAK Anak Indonesia mendatangi gedung DPRD Bali, Senin (18/9) kemarin. Kedatangan mereka untuk melakukan hearing dengan K-omisi IV DPRD Bali terkait skorsing yang dijatuhkan kepada sejumlah anak yang merupakan atlet taekwondo.

Rapat Gabungan. Sementara itu, Koordinator SORAK Anak Indonesia I Made Somya Putra, S.H., M.H. mengatakan skorsing berdampak sangat luas, tidak hanya terbatas pada anak-anak yang di-skorsing itu saja. Buktinya, Kota Denpasar bahkan sampai tidak bisa mengirim atlet taekwondo untuk bertanding di ajang Porprov Bali 2017. “Artinya, seluruh anak yang merupakan bibit-bibit atlet taekwondo tidak dapat berlatih, bertanding dan berprestasi. Mereka tidak dapat diperhitungkan lagi, baik yang sudah maupun yang belum menjadi atlet,” ujarnya. Menurut Somya, SORAK Anak Indonesia yang terdiri dari elemen gerakan dan aktivis seperti LABHI Bali, TAPA, IPW, YLBHI-LBH Bali, LBH PANARAJON, LBH Bali WCC, HAMI Bali dan Sandi Murti ini tidak hadir untuk mempermasalahkan organisasi TI Bali. Melainkan hadir karena timbul kasus anak terkait hak-hak mereka dan kekerasan psikis yang dialami. Sementara itu, anggota DPRD Bali Dapil Kota Denpasar I Ketut Suwandhi dan A.A. Ngu-

rah Adhi Ardhana sama-sama berpendapat jika TI Bali tidak berpihak kepada anak-anak. Khususnya anak-anak atlet taekwondo di Kota Denpasar. Suwandhi menegaskan, dewan akan terus memperjuangkan nasib mereka hingga masalah ini benar-benar selesai. “Langkah terakhir, kita akan stop pencairan dana untuk KONI,” tegas Ketua Komisi II ini. Adhi Ardhana mengatakan, dewan memiliki tiga fungsi yakni pengawasan, legislasi dan angga-ran. Fungsi pengawasan sudah dilakukan dengan mengeluarkan rekomendasi yang ternyata tidak digubris oleh Ketua TI Bali, begitu juga fungsi legislasi. Oleh karena itu, yang tersisa kini adalah fungsi anggaran dengan cara menyetop anggaran untuk KONI bila memang masalah ini tetap sulit untuk diselesaikan. “Kalau memang tidak bisa dibina, ya... dibinasakan,” tegasnya. Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta mengaku sangat prihatin dengan masalah skorsing ini. Kalau saja Ketua TI Bali mau mengikuti rekomendasi dewan, persoalan ini sebetulnya

sudah bisa diselesaikan. “Tinggal mencabut skorsing, selanjutnya anak-anak bisa berlatih dan bisa berprestasi kembali. Cuma karena itu tidak diikuti, otomatis kan perselisihan internal mereka antara TI Provinsi dan TI Kota Denpasar yang dibekukan terus berlanjut,” ujarnya. Imbasnya, lanjut Parta, atlet taekwondo di Kota Denpasar tidak bisa melakukan aktivitas pelatihan, kenaikan tingkat, pertandingan, termasuk mengusulkan atletnya ke kegiatan-kegiatan pertandingan keolahragaan seperti Porprov di Gianyar. Agar tidak memakan korban lebih banyak lagi, pihaknya akan kembali mengundang pengurus TI Bali, Kota Denpasar dan pengurus TI Pusat ke gedung dewan. “Kami ingin tahu, apa sesungguhnya persoalannya sehingga susah sekali diajak menyelesaikan masalah. Kami juga mengajak Lan Ananda beriktikad baik untuk menyelesaikan masalah ini. Konflik orang dewasa jangan mengorbankan anak-anak. Kasihan, itu ribuan yang tidak bisa naik tingkat tanpa dia tahu masalahnya apa,” pungkas politisi PDI-P ini. (kmb32)


BADUNG

Selasa Paing, 19 September 2017

3

SOSOK

Perkuat KPK

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini Wali Kota Batu yang terjaring OTT. Ini menandakan KPK telah “panen” OTT dalam rentang waktu yang relatif singkat. Dimulai saat KPK melakukan OTT terhadap Kajari Pamekasan di Madura, kemudian di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Bali Post/ist menangkap Dirjen Hubla Kemenhub dan selanjutnya menangkap Wali Kota Tegal serta OTT di Kabupaten Batubara Sumbar dan di Kota Banjarmasin. “ KPK sudah membuktikan diri mampu menekan tindak pidana korupsi di negara ini. Sebab, korupsi merupakan salah satu momok yang sangat sulit dihilangkan. Tidak saja di Indonesia, tapi juga di lingkup internasional,” ujar praktisi hukum Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M., belum lama ini. Jika tindak pidana korupsi terus dibiarkan dan tidak diberantas dengan tegas, kata Sudika Mangku tak pelak akan membawa bencana pada perekonomian nasional dan kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, kemunculan KPK diharapkan mampu menegakkan hukum dan memberantas korupsi yang hingga saat ini masih terjadi. “KPK muncul untuk memberikan angin segar bagi pemberantasan korupsi di Indonesia. Kita sepakat bersamasama untuk berkomitmen bulat terus memberantas korupsi dalam bentuk apapun,” tegasnya. Menyikapi munculnya Pansus Hak Angket KPK yang digulirkan oleh DPR, pihaknya berharap tidak menjadi gangguan bagi kinerja KPK ke depan. “Tentu kita berharap Pansus ini dapat memperkokoh berdirinya KPK. Bukan malah melemahkan keberadaan KPK,” ujar kandidat Doktor Hukum Universitas Gajah Mada ini penuh harap. (win)

Tak Sediakan ”Smoking Area”

Pengusaha Terancam Denda Rp 50 Juta

Mangupura (Bali Post) – Wakil rakyat di DPRD Badung bersama instansi terkait di Pemkab Badung tengah menyiapkan sanksi berat bagi pecandu rokok yang melabrak Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Tidak hanya pencandu yang dikenakan sanksi, perusahaan yang tidak menyediakan tempat merokok (smoking area) juga bakal dijerat sanksi kurungan badan selama enam bulan dan ancaman denda sebesar Rp 50 juta. Ketua Pansus KTR Ida Bagus Sunartha mengatakan, sanksi yang diberikan kepada perusahaan yang tidak menyediakan smoking area lebih berat ketimbang sanksi bagi perokok. “Bagi perokok, bila merokok di luar tempat yang disediakan, maka akan dikenakan sanksi kurungan selama-lamanya tiga bulan dan sanksi denda maksimal Rp 25 juta. Sedangkan perusahaan yang tidak menyediakan tempat merokok akan dijerat dengan sanksi kurungan enam bulan dan sanksi denda Rp 50 juta,” ujar Sunartha, belum lama ini. Menurut Sunartha, sanksi ini sengaja diperberat agar masyarakat tidak merokok di sembarang tempat. Dengan adanya Perda KTR ini, para perokok di Gumi Keris menjadi tertib. “Aturan sengaja kita perberat, agar masyarakat disiplin. Apalagi merokok jelas merusak kesehatan,” tegasnya. Kendati demikian, kata Sunartha, di sejumlah Kawasan Tanpa Rokok alias KTR juga wajib disiapkan tempat khusus untuk merokok. Oleh karena itu, politisi PDI Perjuangan ini meminta semua perusahaan baik swasta maupun pemerintah, kawasan perkantoran pemerintahan dan tempat terbuka hijau wajib ada smoking area-nya, terkecuali di SPBU, sekolah dan rumah sakit. Di smoking area ini juga harus disiapkan asbak. “Kalau perusahaan sampai tidak menyediakan tempat khusus merokok, maka pemiliknya bisa dijerat dengan sanksi berat,” katanya mengingatkan. Sementara bagi perokok sanksinya lebih ringan, yakni setengah dari sanksi yang disiapkan untuk perusahaan. Pelaksanaan Perda KTR ini akan dikawal langsung oleh Dinas Kesehatan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung. “Kalau untuk perokoknya sendiri, sanksi dendanya bisa sampai Rp 25 juta dan hukuman kurungan selama tiga bulan,” tegas Sunartha. (kmb27)

Bali Post/eka

MERAPIKAN - Seorang pedagang merapikan barang dagangannya sambil menunggu datangnya pembeli di Unit Pasar Kapal, Badung. Pasar ini tiap harinya terlihat minim aktivitas dan sepi pembeli.

BKPSDM Minta Penerima SK Mutasi Palsu ”Balik Kandang” Mangupura (Bali Post) –

Kasus pemalsuan surat keputusan (SK) mutasi di Kabupaten Badung terus berkembang. Hingga sepekan, pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat telah mengungkap sepuluh SK mutasi tak sah alias palsu, dari lima SK palsu yang terungkap pertama kali. Kepala BKPSDM Badung I Gede Wijaya mengaku telah melayangkan surat kepada para penerima SK mutasi palsu untuk kembali menempati posisi semula, sesuai yang tertera pada SK sebelumnya. “Kami telah menyiapkan surat. Hari ini (kemarin - red) sudah dikirim kepada yang bersangkutan agar kembali bertugas pada perangkat daerah semula,” ujar Gede Wijaya, Senin (18/9) kemarin.

Berdasarakan surat tersebut, Birokrat asal Kerobokan ini meminta mereka sudah bertugas kembali pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai SK mutasi sah, Selasa (19/9) hari ini. “Besok (hari ini - red) mereka harus sudah bertugas pada perangkat daerah sebelumnya,” tegasnya. Seperti diketahui, sejumlah penerima SK bodong masih bertugas di perangkat daerah

sesuai yang tertuang dalam SK mutasi palsu. Di antaranya, dua orang di Sekretariat DPRD dan UPT Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kecamatan Kuta dan seorang di Dinas Sosial. Sementara itu, Kepala Inspektorat Badung Ni Luh Suryaniti mengatakan pihaknya telah melaporkan seluruh hasil pemeriksaan SK mutasi tidak sah kepada Bupati Badung I

Nyoman Giri Prasta. “Kami sudah melaporkan kepada Bapak Bupati hasil dari pemeriksaan. Jadi, tinggal menunggu instruksi selanjutnya,” ujarnya. Sayangnya mantan Camat Mengwi ini menolak memberikan keterangan terkait hasil pemeriksaan. “Langsung saja ke Bapak Bupati, semuanya sudah saya laporkan,” katanya seraya menyebutkan menunggu instruksi dari Bupati untuk memeriksa penerima SK mutasi palsu lainnya, termasuk tindaklanjut penegakan sanksi melalui Tim Penegakan Disiplin Pegawai. Seperti diberitakan sebel-

umnya, keberadaan SK mutasi palsu di Kabupaten Badung bertambah. Pihak BKPSDM Kabupaten Badung menyebutkan, SK mutasi palsu itu ditemukan setelah dilakukan penelusuran SK mutasi sepanjang tahun 2017 dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Badung. Dengan temuan dua SK palsu itu, total sudah ada sepuluh SK mutasi palsu yang terkuak. Penelusuran dilakukan dengan mencocokkan data kepegawaian dari masing-masing OPD dengan nomor register yang terdaftar di BKPSDM. (kmb27)

Semeton GB Kabupaten Klungkung Dikukuhkan

Gus Bota: Menangkan KBS dengan Cara-cara Simpatik I BAGUS Alit Sucipta alias Gus Bota meminta seluruh anggota Semeton GB yang ada di seluruh Bali bekerja bahu-membahu dan bergotong-royong dalam memenangkan Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. sebagai Gubernur Bali tahun 2018. Gus Bota menilai sosok Wayan Koster yang kini lebih dikenal dengan KBS (Koster Bali Satu) memiliki komitmen yang jelas untuk membangun Bali dengan tatanan dan kultur masyarakat Bali. Hal ini ditegaskan Gus Bota saat menghadiri pengukuhan Semeton GB Kabupaten, Klungkung yang di dilaksanakan di Gedung KNPI Kabupaten Klungkung, Jumat (15/9) lalu. Kehadiran Dewan Penasihat Semeton GB Bali ini didampingi Ketua Semeton GB Bali Bagus Jagra Wibawa alias Gus Ari disambut antusias pengurus dan ratusan Semeton GB Kabupaten Klungkung. Dalam arahannya, Gus Bota mengingatkan seluruh anggota Semeton

GB di Kabupaten Badung harus konsisten dalam tindakan, sesuai dengan deklarasi dukungan kepada KBS sebagai Gubernur Bali tahun 2018. “Apa yang dideklarasikan harus benar-benar dilaksanakan. Untuk memenangkan KBS pada Pilgub tahun 2018, seluruh anggota harus bekerja bahu-membahu dan bergotong-royong. Tunjukkan bahwa Semeton GB memiliki kualitas, cari dukungan dengan cara-cara yang simpatik,” katanya mengingatkan. Ketua Semeton GB Bali I Bagus Jagra Wibawa mengatakan, pengukuhan Semeton GB Kabupaten Klungkung merupakan kelanjutan setelah pelantikan Semeton GB Kota Denpasar, Kabupaten Badung dan Kabupaten Tabanan. Gus Ari mengaku sangat berbangga dengan keberadaan Semeton GB sangat diterima oleh masyarakat luas. Dalam mensukseskan KBS pada Pilgub Bali 2018, seperti yang telah

dinyatakan dalam deklarasi dan kebulatan tekad, harus dibuktikan. Soliditas pasemetonan harus tetap dijaga, lakukan sosialisasi memenangkan KBS dengan cara-cara yang baik, sehingga bisa menyentuh hati masyarakat. Sementara itu, Ketua Semeton GB Klungkung Nengah Ariyanta mengatakan Semeton GB Klungkung dibentuk dengan agenda utama memenangkan KBS sebagai Gubernur Bali di tahun 2018. Salah satu yang bisa dilakukan oleh anggota Semeton GB Klungkung adalah melakukan sosialisasi dengan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) kepada masyrakat yang menjadi program KBS dalam membangun Bali ke depan. Program-program yang telah dirancang oleh KBS bermuara untuk mensejahterakan masyarakat Bali, dan membentuk pribadi kedamaian sesuai semboyan “Angunggah Shanti”. (ad1221)

PENGUKUHAN - I Bagus Alit Sucipta (Gus Bota) saat menghadiri pengukuhan Semeton GB Kabupaten Klungkung di Gedung KNPI Kabupaten Klungkung, Jumat (15/9) lalu.

Penertiban Digencarkan

Pelanggaran Parkir di Badan Jalan Berkurang

Bali Post/ist

PENERTIBAN – Aparat Satpol PP Regu Kuta Selatan saat melakukan pembinaan dan penertiban terhadap para pelanggar parkir di Kuta Selatan, Senin (18/9) kemarin.

Mangupura (Bali Post) Menyikapi maraknya pelanggaran parkir di atas trotoar dan di badan jalan di kawasan Kuta Selatan, Satpol PP Badung mulai gencar melakukan pembinaan dan penertiban. Bahkan sejak Jumat (15/9) lalu, petugas sudah melakukan pemasangan stiker untuk menegur para pelanggar. Menurut Komandan Regu Satpol PP Kuta Selatan I Wayan Suharyana, pihaknya sudah melakukan tiga kali pemasangan stiker. Sebelum diberlakukan pemasangan stiker, pihaknya mengaku menemukan sekitar 40-an pelanggar. Namum saat dilaksanakan penertiban, Senin (18/9) kemarin pihaknya hanya menemukan tujuh pelanggaran parkir. “Ini membuktikan kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan pelanggaran sudah mulai meningkat,” katanya. Suharyana mencontohkan, di kawasan Tanjung Benoa biasan-

ya banyak pemilik kendaraan yang memarkir kendaraannya di badan jalan maupun di atas trotoar. Tapi, saat ini pelanggaran tersebut mulai berkurang. Namun akibat pelanggaran yang dilakukan sebelumnya, sejumlah trotoar mengalami kerusakan bahkan ada yang hampir amblas. “Yang paling parah terlihat di kawasan Tanjung Benoa. Akibat banyaknya mobil yang parkir di atas trotoar, sejumlah trotoar retak dan hampir amblas,” tuturnya. Dari pantauan di kawasan By-pass Ngurah Rai, kata Suharyana, trotoar kini sudah bersih dari parkir maupun pedagang. Hal ini tentu akan memberikan ruang bagi wisatawan maupun pengguna jalan yang akan melintas di trotoar. “Mudah-mudahan ke depan masyarakat semakin sadar, sehingga pelanggaran parkir di badan jalan maupun di atas trotoar nihil,” harapnya.

Menurut Suharyana, pelanggaran parkir yang paling banyak biasanya dilakukan oleh warga yang sengaja menginapkan kendaraannya di badan jalan maupun trotoar. Namun bagi pengendara yang berbelanja dan parkir sementara, pihaknya masih memberikan toleransi. Dari serangkaian penertiban yang telah dilakukan, pihaknya memberikan atensi khusus terhadap kawasan Jalan Kampus Unud dan Jalan Siligita. “Namun, dua kawasan yang paling rawan pelanggaran itu kini mulai tertib. Masyarakat sudah sadar untuk mengalihkan parkirnya, entah itu menyewa tempat parkir maupun upaya lainnya. Apabila ada warga yang sampai tiga kali melakukan pelanggaran, maka kami akan langsung melimpahkannya ke sidang tipiring. Selama ini kami sudah menggelar sidang tipiring untuk sebelas pemilik kenda-

raan yang tertangkap tangan memarkir kendaraannya di atas trotoar maupun badan jalan,” tegasnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Satpol PP Badung IGAK Surya Negara membenarkan jika pihaknya sedang gencar melakukan penegakan Perda di kawasan Kuta Selatan, termasuk menertibkan pelanggaran parkir. Dikatakan, pola yang diterapkan di lapangan yaitu lewat pembinaan dengan himbauan, dilanjutkan penegasan dengan penempelan stiker dan penindakan lewat sidang tipiring. “Tipiring sudah sempat kami lakukan di Kecamatan Kuta dan Kuta Selatan. Kami temukan ada 33 pelanggar parkir dan kami tipiringkan,” katanya dan menambahkan, para pelanggar diancam dengan sanksi denda Rp 100 ribu hingga Rp 25 juta atau kurungan badan selama tiga bulan. (kmb23)


INFO SEREMONIAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

SMPN 9 Denpasar Dinilai Tim LSS Provinsi Bali

Ciptakan Generasi Sehat untuk Tingkatkan IPM

NILAI – Kepala Dinas Kesehatan dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar mendampingi Tim Penilai LSS Provinsi Bali menilai SMPN 9 Denpasar. TIM Penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS) Provinsi Bali menilai perwakilan Kota Denpasar yaitu SMPN 9 Denpasar, Senin (18/9) kemarin. Tim diterima Kepala SMPN 9 Denpasar didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar mewakili Wali Kota dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar. Tema LSS Kota adalah ‘’Melalui LSS Kita Wujudkan Warga Sekolah yang Sehat Jasmani dan Rohani, Berkarakter, Berprestasi serta Berwawasan Budaya Lingkungan’’. Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Sri Armini, M.Kes. mengatakan, sektor pendidikan dan kesehatan sangat perlu mendapatkan perhatian serius karena merupakan aset atau investasi dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang cerdas, sehat dan berbudi luhur. Selain itu, pendidikan dan kesehatan dapat digunakan untuk mengukur kemajuan pembangunan daerah atau bangsa dengan melihat capaian

indeks pembangunan manusia (IPM). Oleh karena itu, LSS secara langsung dan tidak langsung dapat berkontribusi dalam mempertahankan bahkan meningkatkan nilai indeks pembangunan manusia Kota Denpasar yang saat ini sudah mencapai 82,58 dan merupakan angka tertinggi di Provinsi Bali. Pihaknya telah melakukan pembinaan yang terintegrasi antarsektor yang terkait dalam tim pembina UKS Kota Denpasar, yaitu pencegahan penyakit kanker melalui program penanggulangan kanker terpadu paripurna (PKTP), pemberian gratis vaksin Ca Cervix untuk semua kelas I SMP negeri, pembinaan kantin sehat, pembinaan taman obat keluarga (toga) dan pembinaan kawasan tanpa rokok (KTR). Di samping itu, Dinas Kesehatan Denpasar membina kelompok siswa peduli AIDS dan narkoba dengan kegiatan penyuluhan kesehatan reproduksi, narkoba, penyakit infeksi

menular seksual, HIV dan AIDS, pembinaan Saka Bhakti Husada, sekolah Adi Wiyata, pembuatan biopori di sekolah serta pembinaan perilaku hidup bersih dan sehat. ‘’Melalui pembinaan berkala dan berkelajutan, kami harapkan semua sekolah di Kota Denpasar tetap terpantau kesehatan siswanya, lingkungan sekolah bersih, indah dan sehat serta semua warga sekolah mampu berperilaku hidup bersih dan sehat,’’ ujar Sri Armini. Menurutnya, SMPN 9 Denpasar merupakan sekolah terbaik yang memenuhi kriteria sekolah sehat yang telah diseleksi secara ketat dan bertahap. ‘’Saya berharap apa yang menjadi penilaian dapat menjadi bahan masukan dan pembelajaran bagi kegiatan UKS di Kota Denpasar untuk menjadi lebih baik lagi. Apabila dipercaya mewakili Provinsi Bali pada LSS tingkat nasional, kami siap dan akan berusaha semaksimal mungkin menjadi yang terbaik,’’ tandasnya. Kepala SMPN 9 Denpasar Drs. I Made Arawan, M.M. menyatakan pihaknya selalu menerapkan pola hidup sehat di sekolah. ‘’Tanpa lomba pun kami berupaya selalu mengingatkan pola hidup sehat, karena kalau sehat, anak akan cerdas,’’ jelasnya. Ia selaku pimpinan di sekolah yang telah berdiri selama 40 tahun itu berupaya membiasakan pola hidup sehat, meski tidak mudah mengatur anak-anak yang jumlahnya lebih dari 1.000 orang. ‘’Kami ajarkan cara memilah sampah. Tim Puskesmas Densel 2 juga rutin melakukan pemeriksaan gigi dan kanker serviks. Semoga lewat LSS, anak-anak semakin sadar bahwa sehat itu penting,’’ tegasnya. (ad1220)

Makin Penting, Infrastruktur IT bagi Industri Hotel dan Restoran

DEWASA ini infrastruktur teknologi informasi (IT) menjadi semakin penting bagi industri perhotelan dan restoran. Infrastruktur IT dibutuhkan untuk melakukan operasi internal dengan lancar dan sebagai layanan langsung kepada para tamu yang berkunjung. Para tamu yang berkunjung ke hotel dan restoran, misalnya, saat ini hampir selalu membawa ponsel pintar, komputer tablet dan komputer jinjing. Buat tamu-tamu seperti ini, konektivitas Wi-Fi merupakan keharusan. Sebuah survei pada tahun 2015 masih menempatkan Wi-Fi gratis sebagai fasilitas yang paling diinginkan (30 persen untuk tamu bisnis, 25 persen untuk tamu yang datang buat liburan). Tren teknologi dalam industri hospitality juga makin memberikan beban kepada infrastuktur IT hotel dan restoran.

Integrasi ponsel pintar ke dalam layanan hotel serta pemasangan teknologi Internet of Things, menuntut infrastruktur jaringan data dengan bandwidth yang semakin tinggi dan makin tangguh. Menurut Mike Blake, CEO HTNG (Hotel Technology Next Generation), penambahan bandwidth akan menjadi prioritas bagi 45 persen hotel. Instalasi kabel serat optik akan menjadi standar pada banyak pembangunan hotel baru atau pada saat renovasi. Tren ini juga didorong makin turunnya biaya serat optik dibandingkan kabel tembaga. Meskipun saat ini infrastruktur IT sudah menjadi hal penting buat industri hospitality, para pelaku mungkin akan berpikir dua kali untuk melakukan investasi lebih besar. Pertama adalah masalah biaya. Investasi IT bukanlah hal murah. Di tengah tekanan untuk menekan

pengeluaran, para pelaku industri mungkin akan menundanya untuk biaya lain yang dianggap lebih mendesak. Kedua, keterampilan dalam teknologi informasi bukanlah kompetensi inti industri hospitality. Salah satu solusi adalah menggunakan jasa penyedia layanan MSP (managed service provider) seperti Hypernet. Mitra MSP bisa menangani pemasangan dan pemeliharaan infrastruktur jaringan Wi-Fi, IPTV, VoIP dan konferensi video untuk keperluan rapat dan layanan pengelolaan perangkat baik dari jarak jauh maupun di tempat (on-site). Pelaku industri hospitality bisa mendapatkan keuntungan menggunakan MSP pada umumnya, seperti pengendalian aliran pengeluaran yang lebih stabil dan menekan biaya karena tidak harus mempekerjakan banyak tenaga IT internal. Biaya juga dapat ditekan karena mitra MSP akan secara proaktif menekan downtime sistem IT, yang secara umum menimbulkan kerugian dan mengurangi produktivitas. Mengingat biaya relatif lebih rendah dan bantuan mitra MSP, pelaku industri tetap dapat mengakses dan mengikuti tren teknologi terbaru dalam dunia hospitality. Dengan meningkatkan kualitas infrastruktur IT bersama-sama mitra MSP, pihak hotel dan restoran tetap dapat memberikan layanan terbaik yang dituntut oleh para tamu. Untuk info selanjutnya dapat menghubungi +62 361 3013 939 atau sales.bali@ hypernet.co.id. (bns1)

Hadiri Ngaben Massal di Banjar Semaon Payangan Gianyar

Selasa Paing, 19 September 2017

Pascasarjana Unhi Lahirkan Doktor Ke-43 Yoga Semadi Teliti Kreativitas Ida Granoka

PROGRAM Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia (Unhi) kembali melahirkan doktor, Senin (18/9) kemarin. Doktor kali ini adalah Gusti Ngurah Yoga Semadi, S.Ag., M.Si. Promovendus yang seniman ini mempertahankan disertasi berjudul ‘’Kreativitas Ida Wayan Oka Granoka Dalam Seni Pertunjukan Bali’’. Dalam sidang senat terbatas dengan agenda ujian terbuka promosi doktor dipimpin Dr. I.B Dharmika, promovendus dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan. Sebagai promoter Prof. Dr. I Wayan Dibia dan kopromotor Prof. Dr. I Wayan Suka Yasa. Dewan penguji Prof. Dr. I B.G. Yudha Triguna, Prof. Dr. I Putu Gelgel, Dr. Ketut Sumadi, Dr. I Wayan Budi Utama, Dr. Gusti Bagus Wirawan dan Dr. I Gusti Ayu Wimba. Dalam disertasinya, Gusti Ngurah Yoga Semadi menyampaikan, proses kreatif Ida Wayan Oka Granoka adalah olah rasa melalui proses yoga. Artinya, apa yang dilakukan Granoka sesungguhnya mengaplikasikan teori kreativitas, teori rasa dan teori yoga secara terpadu. Dalam konteks rasa, Granoka memulai proses kreatifnya dari adbhutha rasa atau rasa takjub menuju santa rasa atau rasa damai. Dalam proses pembangkitan rasa itulah Granoka melakukan yoga dengan puncaknya samadhi bhawana, membangun pikiran murni. Bagi Granoka, bermain musik dan menari adalah sebuah yoga. Motonya ‘’megambel Ida mayoga, masolah Ida mayoga, menabuh Beliau melakukan yoga serta menari Beliau melakukan yoga’’. Dengan berkesenian, Granoka mengembangkan konsep pendakian spiritual dalam tiga kerangka pemikiran yang terpadu, yakni musik, linguistik dan mistik-kesenian,

DOKTOR – Doktor Gusti Ngurah Yoga Semadi foto bersama dengan promotor, kopromotor dan dewan penguji, Senin (18/9) kemarin. bahasa dan kemanunggalan. Dalam konteks spiritual, Granoka membatinkan dan mengekspresikan satyam (tatwa), siwam (susila) dan sundaram (ritual) sebagai inti pesan dalam karya seninya. ‘’Tujuan Granoka berkesenian adalah mengukuhkan dan menyosialisasikan Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila Krama dalam konteks kebangsaan. Baginya berkesenian secara total penuh rasa bakti adalah beryadnya,’’ ujar suami Desak Ketut Dewi, S.E. ini. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membangun kesadaran masyarakat Bali bahwa yadnya tidak hanya berupa upacara atau upakara semata. Berkesenian yang didasarkan atas rasa bakti juga merupakan yadnya. Di bagian lain, diharapkan para seniman kreatif di Bali dapat menjadikan pola kreativitas seni Granoka sebagai salah satu model dalam berkesenian masif, total dan sebuah pendakian spiritual. Sementara itu, promotor Prof. Dibia menyampaikan, disertasi yang dihasilkan Yoga Semadi patut

diapresiasi karena hasil riset ini telah mampu mengungkapkan suatu bidang kreativitas seni pertunjukan yang termasuk langka, yaitu kreativitas seni yang dijiwai oleh pendakian spiritual bernuansa Siwa Budha. ‘’Disertasi ini sebuah kontribusi penting dari seorang akademisi muda terhadap dunia kreativitas seni di Bali. Melalui disertasi ini kita bisa mengetahui bagaimana seorang seniman multitalent Ida Wayan Oka Granoka, penuh totalitas beryoga dalam setiap kreativitas seninya. Hal ini bentuk kreativitas seni yang tergolong langka dan tak bisa dilakukan sembarang orang,’’ ungkap Guru Besar ISI Denpasar ini. Rektor Unhi Dr. I.B. Dharmika mengungkapkan, Yoga Semadi merupakan doktor ke-43 lulusan Program Pascasarjana Unhi. Semakin banyaknya Unhi mencetak doktor menujukkan proses pembelajaran makin berkualitas. Disertasi yang dihasilkan para doktor diharapkan berguna bagi masyarakat dan mampu berkontribusi bagi kemajuan dunia akademik. (ad1218)

Program Pascasarjana ISI Denpasar

Gelar Matrikulasi Mahasiswa Baru Periode 2017/2018

MATRIKULASI - Pengampu matrikulasi memaparkan materi pada mahasiswa baru periode 2017/2018 program Pascasarjana ISI Denpasar. PROGRAM Pascasarjana (S-2) Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menggelar matrikulasi bagi mahasiswa baru periode 2017/2018. Kegiatan matrikulasi dilaksanakan selama dua hari, Senin (4/9) dan Selasa (5/9) lalu pukul 09.00-16.00 Wita di Gedung Citta Kelangen, ISI Denpasar. Acara diikuti 51 mahasiswa baru Penciptaan dan Pengkajian, dibuka Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar., M.Hum. Kepala Program Studi Penciptaan dan Pengkajian Seni (S-2) ISI Denpasar Dr. I Ketut Sariada, S.ST., M.Si. melaporkan, kegiatan matrikulasi wajib diikuti seluruh mahasiswa baru program Pascasa-

rjana ISI Denpasar mulai awal hingga akhir. Matrikulasi dirancang dengan tujuan menyetarakan semua mahasiswa dalam dasar keilmuan bidang studi bersangkutan pada awal masa studi. Ini dikarenakan mahasiswa yang masuk ke Pascasarjana dari latar belakang beraneka ragam. Di samping itu, diberikan pengenalan dasar beberapa mata kuliah yang ada. Kegiatan ini merupakan yang ke-7 sejak dibukanya program Pascasarjana ISI Denpasar pada 2011. Pada awalnya program matrikulasi diikuti 57 mahasiswa baru. Selanjutnya tahun 2012 melibatkan 38 peserta, 2013 sebanyak 50 mahasiswa, 2014 diikuti 36 mahasiswa,

2015 berjumlah 46 mahasiswa, 2016 sekitar 50 orang, dan tahun ini (2017) 51 mahasiswa baru. Materi matrikulasi disajikan sejumlah dosen sesuai pengampu mata kuliahnya di program Pascasarjana ISI Denpasar. Materi wawasan seni disajikan Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar., M.Hum. dan Prof. Dr. I Wayan Dibia, S.ST., M.A. Materi estetika dipaparkan Prof. Dr. I Nyoman Kutha Ratna, S.U. dan Prof. Dr. I Nyoman Suarka, M.Hum. Sosial budaya dan penerapannya oleh Prof. Dr. I Nyoman Sedana, M.A. bersama Dr. Drs. I Gusti Ngurah Seramasara, M.Hum. Materi filsafat ilmu disajikan Prof. Dr. I Made Suastika, S.U. dan Dr. Drs. A.A. Rai Remawa, M.Sn. Kemudian materi metodologi penciptaan dan penelitian seni disampaikan Prof. Dr. I Nyoman Artayasa, M.Kes. dan Dr. I Ketut Sariada, S.ST., M.Si. Materi matrikulasi merupakan bagian dari mata kuliah Pascasarjana ISI Denpasar, sehingga para mahasiswa telah memiliki bekal ketika memulai perkuliahan baru. Kepala Program Studi Penciptaan dan Pengkajian Seni (S-2) ISI Denpasar Ketut Sariada berharap setelah mengikuti kegiatan matrikulasi, para mahasiswa baru mendapat pengetahuan dan kemampuan yang seimbang dalam mengikuti proses pembelajaran di Program Pascasarjana ISI Denpasar. ISI Denpasar saat ini memiliki 116 mahasiswa. Sejak 2011, Pascasarjana ISI Denpasar telah meluluskan 121 mahasiswa dan 23 orang menyusul tahun ini. (ad1219)

Presiden Badan Akreditasi Internasional ABEST21

Gusti Wedakarna Apresiasi Sistem Jadi ’’Keynote Speech’’ di Undiknas Iuran ’’Sawa’’ Hanya Rp 17.000 Per KK SENATOR DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III mendapatkan kehormatan menghadiri acara ngaben massal kinembulan yang digelar oleh semeton di Banjar Semaon Desa Puhu Kecamatan Payangan Kabupaten Gianyar. Disambut langsung oleh Bendesa Adat sekaligus Ketua Panitia I Wayan Tempo dan masyarakat, Senator RI ini berkeliling melihat lokasi acara. Menurut Wayan Tempo, karya ini merupakan rangkaian dari acara Pitra Yadnya 2017 yang dilanjutkan agar bisa dikatakan tuntas. Upacara yadnya ini dilaksanakan dengan gotong royong. Masing-masing pemilik sawa/ kepala keluarga (KK) hanya dikenakan iuran Rp 17.000 yang diadakan setiap tiga tahun sekali. Gusti Wedakarna memberikan apresiasi kepada panitia karya dan prajuru adat yang telah membantu rakyat dengan kebijakan yang membumi. ‘’Saya puji prajuru adat dan semeton warga Banjar Semaon. Saya kira ini sistem ngaben massal termurah di Bali. Astungkara umat Hindu Bali terbantu, warga tidak dibebankan iuran apa pun lagi. Di mana–mana saya masih menyaksikan biaya ngaben rata-rata di atas Rp 5 juta, bahkan ada yang di atas Rp 10 juta. Saya melihat langsung di desa bahwa kesederhanaan upacara dapat diwujudkan,’’ ujarnya. Menurutnya, biaya murah dalam upacara ini sangat membantu ketahanan keluarga–keluarga Hindu di Bali. Apalagi di Gianyar selama

BERSAMA - Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna bersama bendesa dan masyarakat Banjar Semaon Desa Puhu Kecamatan Payangan, Gianyar. ini dikenal banyak upacara yang mahal dan ribet, tetapi Banjar Semaon sudah bisa memberikan kemudahan bagi warganya. ‘’Atas nama pribadi dan lembaga negara DPD-RI, saya mengucapkan terima kasih atas semua usaha ini. Menyederhanakan bukan berarti menghilangkan banten, tetapi mengefisienkan,’’ tegas Gusti Wedakarna. Dikatakannya, biaya upacara yadnya apa pun dapat diatasi dengan bergotong royong dalam prosesnya, sebagaimana di Desa Puhu. Membuat bebantenan dan sarana upakara secara gotong royong akan semakin mengakrabkan warga desa, di samping mengkader anak muda Bali agar paham tentang sarana bebantenan. ‘’Yang saya lihat di Desa Payangan ini sangat revolusioner.

Semua bahan yang disediakan hampir sebagian besar disiapkan oleh krama adat baik tua muda, laki maupun perempuan. Ini pertanda baik agar agama Hindu bisa ajeg karena sudah bisa menghemat biaya. Saya harap seluruh desa adat di Bali bisa meniru teladan ini,’’ jelasnya. Gusti Wedakarna menambahkan, tingkat keutamaan dalam sebuah yadnya bukanlah dari besarkecilnya volume sarana upakara, tetapi dari ketulusikhlasan warihnya. ‘’Hindu akan bangkit kembali, Hindu akan semakin menekankan tattwa, Hindu akan bangkit di tangan prajuru adat yang revolusioner dan berani mengubah tradisi. Ini pertanda baik. This is Satyagraha,’’ papar President The Hindu Center of Indonesia ini. (ad1216)

SEMAKIN intensnya interaksi antarnegara seiring arus globalisasi yang semakin pesat mengakibatkan lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya memiliki kemampuan intelektual. Dewasa ini lulusan perguruan tinggi harus mempunyai kompetensi lintas budaya (cross-cultural skill) untuk bisa memahami perbedaan lingkungan sosial antarnegara, sehingga mereka bisa berkiprah di bidang bisnis atau profesi pada tataran global. Hal ini diungkapkan Profesor Fumio Itoh, Presiden Badan Akreditasi Internasional ABEST21 yang berbasis di Jepang, ketika menjadi keynote speech di kampus Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) di Denpasar. Prof. Fumio Itoh hadir di Undiknas untuk mengikuti acara farewell party (pelepasan) mahasiswa Program Pascasarjana Undiknas Graduate School, Selasa (12/9) lalu. Di hadapan Rektor Prof. Gede Sri Darma dan civitas akademika Undiknas, Prof. Itoh memberi apresiasi kepada Undiknas sebagai satu-satunya PTS di kawasan Indonesia Timur yang memegang membership ABEST21, karena telah melaksanakan program pendidikan sesuai standar dan best practice sebagaimana berlaku di tingkat internasional. Karenanya, ia tidak heran jika sebagian besar program studi di Undiknas memegang predikat akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) PT serta Undiknas masuk ke dalam 100 besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Prof. Sri Darma yang juga Director of Undiknas Graduate School menyambut baik kedatangan Prof.

Itoh ke Undiknas, yang merupakan kunjungan pertama kalinya ke universitas di Bali. Sri Darma menegaskan, sebagai member ABEST21, Undiknas memiliki komitmen tinggi untuk menyelenggarakan pendidikan berkualitas serta melaksanakan proses peningkatan kualitas (quality improvement) secara berkesinambungan, sesuai ketentuan dan filosofi yang dianut oleh Badan Akreditasi Internasional tersebut. Terlebih proses perkualiahan di Undiknas secara intensif disupervisi oleh ABEST21, sehingga kualitas proses belajarmengajar selalu terjaga dan terus mengalami peningkatan. Prof. Sri Darma juga menegaskan bahwa keberhasilan Undiknas Gradute School pada September ini meyudisium lulusan Program Pascasarjana yang mayoritas memperoleh predikat cumlaude, adalah

salah satu bukti nyata seriusnya proses perkuliahan di Undiknas. Proses belajar yang terjaga mutunya dan diawasi oleh Badan Akreditasi Internasional, lulusan Undiknas dipastikan mampu bersaing di dunia bisnis dan profesi yang saat ini diwarnai oleh era gangguan. Dalam kunjungannya ke Undiknas, Presiden ABEST21 juga hadir guna memonitoring kesiapan Undiknas sebagai tuan rumah kegiatan Dean’s Forum Meeting atau pertemuan dekan fakultas ekonomi dan bisnis dari universitas di seluruh dunia yang menjadi anggota ABEST21 pada November 2017. Dipilihnya Undiknas sebagai tuan rumah perhelatan akbar ini menunjukkan kepercayaan besar dari ABEST21 kepada Undiknas sebagai perguruan tinggi bertaraf internasional. (ad1217)

SALAMAN - Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma (kanan) bersalaman dengan Presiden Badan Akreditasi Internasional ABEST21 Prof. Fumio Itoh.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Selasa Paing, 19 September 2017

daerah

5

Hari Ini, Puncak Dies Natalis Ke-33 Unwar

719 Orang Ikuti Wisuda Ke-56 UNIVERSITAS Warmadewa (Unwar) Denpasar merayakan puncak Dies Natalis ke-33 yang juga diisi Wisuda ke-56 di kampus setempat, Selasa (19/9) ini. Wisuda ke-56 diikuti 719 orang, terdiri atas 672 orang dari Program Sarjana dan 47 orang dari Program Pascasarjana. Untuk Program Sarjana, 88,87 persen memiliki indeks prestasi di atas 3,00 dan 81,36 persen lulus tepat waktu. Sementara di Program Pascasarjana, 82,98 persen lulus tepat waktu dan seluruhnya meraih indeks prestasi di atas 3,00. ‘’Lulusan yang sekarang sebetulnya masih memakai kurikulum lama, karena Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) baru di-launching 2015. Walaupun demikian, dengan kurikulum lama

kami selalu menekankan kompetensi di samping ilmunya,’’ ujar Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E.Sp.Park. dikonfirmasi, Senin (18/9) kemarin. Menurut Widjana, knowledge, skill dan attitude merupakan tiga hal utama yang harus dimiliki lulusan Unwar. Sebab, seberapa pun hebatnya ilmu pengetahuan seseorang tidak akan ada artinya tanpa skill dan attitude yang baik. Mereka akan banyak mendapatkan masalah saat terjun di masyarakat. Itu sebabnya angka pengangguran saat ini masih didominasi oleh kalangan intelektual terutama Sarjana S-1. ‘’Padahal sesungguhnya kami ingin mereka begitu lulus menjadi lulusan yang kreatif dan mampu memunculkan inovasi baru. Tanpa itu,

Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Wijana, DAP&E. Sp.Park. (tengah).

Lintas Daerah Pelaku Judi Togel Ditangkap JAJARAN Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Sabtu (16/9) sore lalu berhasil menangkap pelaku judi togel. Tersangka yang diciduk adalah IPS ( 52) asal Banjar Air Anakan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Nyoman Subawa didampingi Kanit Reskrim AKP Komang Muliyadi, Minggu (17/9), mengatakan pelaku ditangkap di rumah Nengah S di Jineng Agung, Gilimanuk. Dari hasil interogasi sementara, tersangka mengatakan menerima pasangan angka-angka (pasangan) togel setiap hari kecuali Selasa dan Jumat. IPS mendapat pasangan minimal Rp 1.000 dari dua angka dan seterusnya. Contohnya 10 x 1.000, 101 x 1.000, 1.011 x 1.000. Tersangka mendapat upah dari pengepul 15 persen berapa pun hasil penjualan. Kini, tersangka dan barang bukti diamankan di Polsek Gilimanuk. Tersangka dijerat Pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian. (kmb)

bagaimana mereka menjadi agent of change di masyarakat. Itulah kenapa kami sejak 2015 berusaha setengah mati membuat mahasiswa aktif karena dalam KBK itu poinnya adalah student center learning,’’ paparnya. Widjana menambahkan, audit mutu akademik internal juga dilakukan secara berkala di bawah kendali Badan Penjaminan Mutu. Hal ini sebagai wujud berjalannya Sistem Penjaminan Mutu Internal yang dilaksanakan secara berjenjang dan berkelanjutan sesuai standar Unwar. Sebab, Unwar memiliki visi menjadi pusat pendidikan tinggi berkualitas, berintegritas, berwawasan lingkungan kepariwisataan, dan mampu bersaing secara global tahun 2034. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. mengatakan pihaknya sebagai Badan Hukum Penyelenggara Pendidikan Unwar berkomitmen terus mengembangkan lembaga Unwar sebagai perguruan tinggi yang unggul, terutama dalam menghadapi tantangan global. Berlandaskan Sapta Bayu sebagai Spirit Sri Kesari Warmadewa, yayasan selalu proaktif dalam pengelolaan sumber daya secara sistematis dan terencana. ‘’Tentunya dengan menerapkan pengetahuan, sarana dan sumber-sumber pendanaan yang dapat mendukung kinerja dan kualitas pelayanan, melalui sistem penjamin mutu internal dan eksternal,’’ ungkapnya. Wisnumurti meminta seluruh pimpinan dan karyawan Unwar terus mengupayakan perubahan pola pikir dan budaya kerja untuk menghasilkan outcome berkualitas. Begitu juga pengembangan sistem informasi manajemen berbasis teknologi informasi, membangun relasi yang produktif, memperkuat kelembagaan, meningkatkan kualitas SDM, sarana-prasarana dan kesejahteraan. (ad1215)

Bali Post/kmb

BERKUMPUL - Karyawan Akasaka berkumpul di Mes Akasaka, Jalan Pulau Misol, Denpasar, Senin (18/9) kemarin.

Pasca-Akasaka Disegel

Ratusan Karyawannya Sulit Dapat Pekerjaan Denpasar (Bali Post) – Ratusan karyawan tempat hiburan Akasaka duduk-duduk dan bercengkerama dengan teman sejawatnya saat mengunjungi Mes Akasaka di Jalan Pulau Misol, Denpasar, Senin (18/9) kemarin. Wajah-wajah mereka terlihat galau pascatempatnya bekerja terjerat tindakan hukum yang berlanjut dengan penyegelan pada Juni lalu. “Kami sekarang ini hidup susah di tengah ekonomi yang sulit karena tidak lagi bekerja. Karena itu kami ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan untuk melakukan klaim karena Akasaka tidak jelas apakah akan ditutup selamanya atau bagaimana. Kalau ditutup kami terkesan pensiun dini,” ujar Eva, salah satu karyawan Akasaka. Ia mengaku serba berat karena untuk mencari pekerjaan baru sangat susah karena telah berumur dengan pengabdian lebih dari lima tahun. Dana yang cair setelah mengajukan klaim jaminan hari tua (JHT) ke BPJS Ketenagakerjaan tidak mencukupi dipakai kehidupan seharihari. “Saya sudah berkeluarga dan single parent. Saya memiliki dua anak yang masih SD dan SMP. Mengingat umur saya saat ini, mungkin hanya Akasaka yang masih menerima karena di sini saya

sudah 10 tahun bekerja,” ungkapnya. Hal senada dinyatakan Eli yang mengaku sudah bekerja di Akasaka selama 16 tahun. Sebagai orang perantauan dan telah berumur, ia pun sulit mencari pekerjaan baru. “Saya harus menghidupi anak dan istri. Saya sekarang sebagai tenaga serabutan, jadi lebih banyak dibantu teman supaya bisa hidup,’’ tuturnya. Nasib serupa dialami Ketut Kastawan yang sudah bekerja di Akasaka selama 12 tahun. Ia yang pernah merasakan kehidupan layak di Akasaka, kini kesusahan karena sebagai kepala keluarga mesti menanggung beban anak dan istri. “Setelah Akasaka seperti ini, saya bingung apa yang harus saya lakukan. Saya sudah mencoba melamar pekerjaan ke mana-mana, dibantu teman dan sudah di-interview tapi tidak ada panggilan.

Kaji Videotron di Tuban

Bupati Badung Turunkan Tim Teknis

Tabrak Truk, Xenia Ringsek KECELAKAAN lalu lintas terjadi Sabtu (16/9) sore lalu di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, sebelah utara Monumen Lintas Laut, tepatnya di depan tempat perkemahan Cekik. Kecelakaan terjadi antara Xenia DK 627 XS yang dikemudikan Sugiadi (48) asal Malang dan truk DK 8891 WA yang dikemudikan Gusti Ngurah Putu Eka Yudiantara (28) dari Pendem, Jembrana. Dari informasi di Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Minggu (17/9), kecelakaan itu berawal ketika Xenia datang dari arah Denpasar menuju Gilimanuk. Di depan Xenia ada mobil truk bermuatan pasir yang hendak diturunkan di Museum Purbakala. Xenia hendak mendahului truk, tetapi ada truk tronton dari arah berlawanan (Gilimanuk) menuju Denpasar. Sopir Xenia banting setir kembali ke belakang truk dan terjadilah tabrakan. Xenia menabrak bagian belakang truk. Xenia ringsek parah di bagian depan. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol I Nyoman Subawa seizin Kapolres Jembrana membenarkan kecelakaan tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. (kmb)

Bali Post/kmb45

KEBAKARAN - Musibah kebakaran melanda rumah warga Banjar Pekandelan, Desa Nyalian, Kabupaten Klungkung, Dewa Made Adnyana (53), Senin (18/9) sore kemarin.

Buat Jajan, Rumah Terbakar

saling percaya. Masyarakat lebih percaya kepada pemerintah karena uangnya langsung masuk sistem. ‘’Kalau sebelumnya kan uang dititipkan ke petugas keliling. Jadi, pedagang tidak khawatir dana yang dibayarkan bocor,’’ imbuhnya. Retribusi pasar menyumbang pendapatan daerah Rp 5 miliar pada 2016 dan diharapkan meningkat menjadi Rp 5,8 miliar tahun ini. Sebab, dengan sistem ini, transaksi bisa dikontrol real time. Caranya, setiap pedagang dibekali kartu ATM. Pedagang tinggal mengisi saldonya, lalu menggesek setiap hari di mesin EDC yang telah disiapkan petugas. ‘’Ternyata transformasi perilaku bisa dilakukan bertahap, dari transaksi uang tunai menjadi nontunai. Ini sesuai target besar Presiden Jokowi mewujudkan cashless

Mangupura (Bali Post) Rencana jajaran Satpol PP Kabupaten Badung untuk menertibkan keberadaan videotron tanpa izin yang dipasang di Banjar Tuban Griya ternyata harus menunggu keputusan Bupati Badung. Saat ini Bupati Nyoman Giri Prasta menurunkan tim untuk mengkaji kembali pembangunan vidiotron tersebut. Kasatpol PP Badung I GAK Surya Negara saat diminta konfirmasinya, Senin (18/9) kemarin, terkait perkembangan penanganan vidiotron Tuban di Desa Adat Tuban dan Banjar Adat Tuban Griya mengatakan pihaknya sudah menghadap Bupati. Bupati Giri Prasta telah menugaskan tim teknis untuk mengkaji kembali. Hal itu perlu dilakukan karena di perbup sudah jelas bahwa tempat suci dan fasilitas umum termasuk wantilan dan banjar tidak boleh ada reklame. Bupati Badung masih menunggu kajian tim teknis terkait langkah apa yang nantinya diputuskan menyikapi videotron tersebut. ‘’Kami menanti instruksi dan arahan dari Bupati Badung soal langkah yang akan diambil terkait videotron tidak berizin itu,’’ ujarnya. Surya Negara menambahkan, tim teknis yang diinstruksikan Bupati Badung untuk melakukan kajian terdiri atas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang. Karena sesuai Peraturan Bupati tentang reklame, videotron di Banjar Tuban Griya tersebut tidak berizin. ‘’Kami menunggu instruksi pimpinan, entah nanti dibongkar atau dipermaklumkan. Kalau dipermaklumkan tentu akan ada revisi perbup atau kebijakan lain,’’ ungkapnya. Ditegaskannya, sebelum keluar keputusan tetap bupati, videotron tersebut tidak boleh menyala atau menayangkan iklan dan video promosi sejenisnya. Kalau keputusan nantinya menetapkan videotron itu tidak mendapatkan izin, ia minta agar pembongkaran dilakukan pihak banjar sendiri. Namun, apabila hal tersebut tidak bisa dilakukan, sesuai instruksi bupati, Satpol PP siap melakukan pembongkaran. (kmb23)

Semarapura (Bali Post) Musibah kebakaran melanda rumah warga Banjar Pekandelan, Desa Nyalian, Kabupaten Klungkung, Dewa Made Adnyana (53), Senin (18/9) sore kemarin. Kejadian tersebut mengakibatkan luka ringan pada tangan dan wajah

ibunya, Desak Ayu Ngurah (77). Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung I Putu Suarta menjelaskan, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.00 Wita ini diduga akibat api dari kayu bakar yang menyala saat membuat jajan Bali. ‘’Diduga apinya tak terkendali,’’

Gerakan Nasional Nontunai,’’ ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banyuwangi Ketut Kencana mengatakan, Pasar Blambangan merupakan pilot project pelaksanaan eretribusi pasar. Sembari terus disempurnakan berdasarkan masukan pedagang, sistem ini secara bertahap akan diterapkan di semua pasar milik daerah. ‘’Sekarang yang menggunakan sistem ini 209 pedagang. Ini terus kami tingkatkan dan sosialisasikan,’’ jelasnya. Salah seorang pedagang, Abdullah, mengaku senang dengan sistem pembayaran elektronik ini, karena lebih efisien. ‘’Para pedagang juga tidak khawatir uangnya bocor karena langsung masuk ke sistem,’’ tegas Kencana. (kmb30)

PEDAGANG - Pedagang sembako di Pasar Induk Banyuwangi.

Retribusi Pasar Ditarget Naik Rp 5,8 Miliar Banyuwangi (Bali Post) Banyaknya pasar tradisional di Banyuwangi mendapat atensi khusus pemkab setempat. Salah satunya retribusi pasar tahun 2017 ditarget Rp 5,8 miliar. Naik tipis Rp 800 juta dibanding tahun sebelumnya. Gebrakan Pemkab Banyuwangi adalah menerapkan pembayaran retribusi dari pedagang dengan sistem elektronik (e-retribusi pasar atau erpas). Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, program erpas merupakan bagian dari komitmen pemkab meningkatkan transparansi dalam pendapatan daerah melalui retribusi. ‘’Masyarakat pedagang juga dimudahkan dalam membayar retribusi. Tinggal gesek,’’ katanya, Senin (18/9) kemarin. Tak kalah pentingnya layanan ini akan menumbuhkan

Saya bersama teman-teman yang sudah berumur sangat sulit mencari pekerjaan lain. Saya tidak tahu lagi bagaimana kehidupan ke depannya,” jelasnya. Bagian Pemasaran BPJS Ketenakerjaan Cabang Denpasar Haryanjas Pasang Kamase, yang dikonfirmasi terkait klaim JHT karyawan Akasaka, mengatakan secara administratif sudah memenuhi persyaratan, asalkan tenaga kerja tersebut telah berhenti bekerja. “Masa tunggu selama satu bulan baru bisa mencairkan jaminan hari tua. Sesuai aturan apabila tenaga kerja berhenti dan karena kondisi ekonomi, pemerintah telah mengeluarkan peraturan PP No. 60 Tahun 2015 tentang jaminan hari tua. Setelah tenaga kerja memenuhi persyaratan administratif baru bisa mencairkan,” terangnya. Terkait status perusahaan PT Bali Surya Dewata (Akasaka), Haryanjas menyebut masih aktif dengan jumlah karyawan 224 orang. “Untuk klaim pencairan dana BPJS Ketenagakerjaan harus ada surat pengunduran diri resmi dari perusahaan dan diketahui Dinas Tenaga Kerja terkait,” tegasnya. (kmb)

ungkapnya. Pemadaman api dilakukan dengan mengerahkan enam unit damkar serta dibantu kepolisian dan warga. Api berhasil dijinakkan sekitar 40 menit kemudian. ‘’Kerugian materi sekitar Rp 25 juta,’’ tandas Putu Suarta. (kmb45)

Bali Post/kmb30


OPINI

6

Selasa Paing, 19 September 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Mencegah ”Capital Flight” SEBAGAI daerah tujuan pariwisata internasional terkenal, Bali tidak saja diserbu turis. Bali juga diserbu berbagai investasi, usaha, jaringan usaha termasuk perbankan. Berbagai kantor bank dapat ditemui dengan mudah di daerah ini, tidak saja yang berpusat di Jakarta, tetapi juga di berbagai belahan dunia. Dipastikan, berbagai transaksi internasional berlangsung di daerah ini setiap saat. Tidak saja terkait dunia perpelancongan, tetapi juga ekspor impor dan lainnya. Di sisi lain, banyak investasi dan usaha di daerah turis ini dilakukan asing, minimal orang-orang pusat (Jakarta). Berbagai transaksi itu dilakukan perbankan asing, minimal nasional. Ini bisa dimaklumi, karena perbankan nasional apalagi asing memiliki akses lebih luas, permodalan lebih kuat, sistem manajemen dan teknologi lebih canggih. Akibatnya, uang yang mereka tanam di sini pada akhirnya “diterbangkan” kembali (capital flight) ke kantor-kantor pusat berbagai bank nasional maupun asing yang beroperasi di daerah ini. Jika saja berbagai transkasi tersebut dapat direbut bank lokal (asli daerah/berkantor pusat di Bali), capital flight seperti ini dapat dicegah, minimal dapat dikurangi. Untuk bisa melakukan ini, peran perbankan lokal haruslah dikuatkan dan diberdayakan. Hanya sangat disayangkan, satu-satunya bank umum yang asli Bali (berkantor pusat di Bali) yang masih eksis saat ini hanyalah Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. Sebelumsebelumnya memang ada beberapa bank kondang milik putra Bali yang beroperasi di daerah ini. Sebut saja dulu ada Bank Aken, Bank Perniagaan Bali, Bank Dagang Bali (BDB), Bank Sinar Harapan Bali, Bank Sri Partha maupun Balido Grup (BPR). Sayang, bank-bank tersebut sebagian ada yang bangkrut, terkena likuidasi, merger dan diambil alih bank nasional atau asing. BPD Bali sebagai satu-satunya harapan dalam kancah persaingan perbankan di Bali, haruslah diperkuat permodalannya, manajemennya, sistemnya dengan penguatan teknologi maupun SDM-nya. Selain itu, Lembaga Perkreditan Desa (LPD) yang selama ini menjadi basis perpanjangan tangan BPD juga harus dikuatkan dan diberdayakan. Caranya, dengan meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menyimpan dananya, melakukan pinjaman dan kegiatan keuangan lainnya melalui LPD. Bahkan, dengan kemampuan yang dimiliki, BPD melalui LPD bisa menyedot dan mengelola danadana investasi asing maupun berbagai transaksi internasional yang ada. Dengan begitu, capital flight dapat dicegah dan LPD maupun BPD dapat dikuatkan dan diberdayakan. Penguatan dan pemberdayaan LPD maupun BPD, sekaligus untuk menghadapi persaingan dengan bank-bank nasional maupun internasional yang membuka kantor dan ikut berbisnis di Bali. Mengingat, Bali yang kini telah menjadi pulau internasional, telah pula menjadi ajang bisnis internasional. Termasuk, bisnis perbankan yang menyasar para ekspatriat, pelancong, investor maupun bidang usaha lainnya. Ini memang tantangan berat bagi perbankan lokal, tetapi juga sebuah peluang merebut pasar internasional. Terpenting, mencegah dan menekan capital flight yang dilakukan para pengusaha maupun bank-bank asing yang beroperasi di daerah ini.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Perda Bendega dan Lingkungan

Ditetapkannya Perda Bendega oleh DPRD Bali secara langsung akan memberikan perlindungan bagi krama nelayan atau bendega yang ada di Bali. Hal ini juga akan menjadikan otoritas krama bendega di kawasan pesisir. Saya sebagai krama Bali tentu memberikan apresiasi terhadap langkah DPRD Bali yang telah mengambil langkah tepat untuk memberi hak kepada nelayan berada di daerah pesisir di tengah maraknya investasi. Tentunya saya juga menaruh simpati kepada semua elemen yang telah mendukung lahirnya Perda Bendega. Perda ini perlu segera dijabarkan oleh kabupaten/kota mngingat keberadaan bendega lebih dekat dengan wilayah kabupten/kota. Perda ini, menurut saya juga sejalan dengan komitemen Presiden Jokowi terkait pengawalan dan penjagaan terhadap lingkungan dalam konteks pertumbuhan investasi. Presiden Jokowi seperti di harian Bali Post menegaskan investasi jangan sampai mengorbankan aspek lingkungan. Terlebih lingkungan itu berkorelasi dengan adat dan budaya penduduk lokal. Dalam konteks ini, tentunya Perda Bendega diharapkan bisa melindungi kearifan lokal Bali yakni krama bendega sebagai pelaku ekonomi di kawasan pantai. I Gede Sulendra, S.E. Buleleng, Bali

Perbankan Bali di Persimpangan Jalan? Perbankan di Bali pada masa lalu memiliki catatan sejarah yang suram dan cukup memprihatinkan kita semua. Berguguran dan menyusutnya jumlah Bank Umum dan BPR pada masa lalu telah menyimpan catatan tersendiri terhadap karakter, kompetensi, kredibilitas dan kepercayaan publik tentang gambaran umum/karakter masyarakat Bali di bidang keuangan dan perbankan yang prinsipnya wajib menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian dan prinsip tata kelola yang terpercaya (trusted).

Oleh Viraguna Bagoes Oka ada masa lalu, publik di Bali dibuat terhenyak dan prihatin atas keadaan ini. Masih segar dalam ingatan kita, Bank Perniagaan Bali (cikal bakal perbankan milik masyarakat Bali), Bank Aken, BDB, Bank Sinar Harapan Bali, Bank Sri Partha maupun Balido Grup (BPR) adalah contoh bank-bank yang semula dimiliki putra-putra terbaik perbankan Bali telah bertumbangan dalam 15 tahun terakhir. Apa sebetulnya yang telah terjadi? Permasalahannya antara lain bermuara pada persoalan-persoalan karakter, komitmen, kompetensi, konsistensi, integritas, dan kepemimpinan yang andal, kredibel dan terpercaya sesuai dengan value/nilai dasar yang harus dimiliki oleh banker yang sangat “khusus” persyaratannya dibandingkan pola piker (mind set) perusahaan swasta atau perusahan daerah pada umumnya. Saat ini, Bank Umum yang dimiliki warga Bali hanya tinggal Bank Pembangunan Daerah Bali. Sedangkan Bank Umum Sri Partha (telah berganti kepemilikan konsorsium asing dan berganti nama menjadi Bank Andhara telah pindah Kantor Pusatnya ke Jakarta). Sementara itu, Bank Sinar Harapan Bali yang menjadi satu satunya bank umum harapan kepemilikan warga Bali juga telah dimbil alih oleh Bank

P

Mandiri, Taspen dan Pos dan berganti nama menjadi Bank Mantap yang juga dalam proses pemindahan kantor pusatnya ke Jakarta. Siapa yang peduli dengan keadaan ini? Pemerintah Bali (pemprov, pemda/pemkot)? Sepertinya tidak ada yang peduli terhadap habisnya Bank Umum krama Bali yang berdomisili di Bali, termasuk perpindahan kantor–kantor pusat Bank Andhara dan Bank Mantap tersebut ke Jakarta yang telah menghapus sejarah cikal bakal sejarah bank umum yang dimiliki krama Bali serta hilangnya pendapatan (opportunity income) bagi Pemerintah Bali saat ini sebesar minimal Rp 120 miliar/ tahun (penerimaan pajak kedua bank tersebut dengan berpindahnya kedua kantor pusat Bank Mantap dan Bank Andhara ke Jakarta). Saat ini, Bali praktis tinggal memiliki Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali sebagai satu-satunya bank setingkat bank umum yang kepemilikannya adalah pemprov/pemda/pemkot Bali . Sehubungan dengan itu, maka BPD Bali yang mengemban fungsi utama sebagai “bank” dan “agen pembangunan daerah” serta sebagai satu-satunya bank lokal yang masih eksis patut untuk mengambil hikmah atas semuanya ini sekaligus bertekad keras dan berupaya untuk terus melakukan transformasi, peningkatan kinerja dan kepedulian semua pihak baik stakeholder, pengurus bank beserta semua jajarannya,

DPRD dan masyarakat luas untuk turut mengawal dan mendukung suksesnya BPD Bali sekaligus dapat menjadi role model bagi BPD lainnya di Indonesia. Pilar Penentu Sukses Keberhasilan dan kegagalan BPD Bali ke depan dalam menghadapi persaingan perbankan yang semakin tajam di tengah melemahnya ekonomi global, era digital/media sosial yang tumbuh dahsyat dan tuntutan/ harapan pelayanan jasa perbankan oleh masyarakat akan sangat ditentukan oleh 3 pilar penentu suksesnya BPD Bali yaitu:|pertama, Kepemilikan atau pemegang saham wajib memiliki satuan komando dalam karakter, komitmen, konsistensi tinggi yang dapat menjamin berlangsungnya usaha bank yang terpercaya, kredibilitas, dan panutan yang berorientasi “First Thing First (jemput bola), professional services (service excellence) and entrepreneurship serta menghilangkan budaya birokrat dan mental/budaya raja. Kesatuan visi dan misi serta komando dalam pengambilan keputusan dalam RUPS yang telah disepakati hendaknya dapat berjalan dengan baik yang terbebas dari intervensi yang dapat melemahkan komitmen yang telah disepakati. Selain itu, pemegang saham dapat memberikan cukup ruang kreativitas berbasis profesionalisme kepada direksi bank dan konsisten/kon-

sekuen terhadap komitmen berlandaskan manajement contract (target yang ditetapkan oleh Pemegang saham dengan konsekuensi direksi siap mundur jika target tidak tercapai) sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan perbankan yang berlaku. Kedua, Dewan Komisaris bank harus terdiri dari figur atau orang-orang pilihan yang telah memiliki reputasi dan prestasi di bidangnya atau yang dianggap “kredibel” dan “terpercaya” di bidang perbankan. Dewan Komisaris yang terpilih adalah figur yang telah melalui proses seleksi yang transparan, akuntabel, responsible, independen, dan fair serta bebas dari KKN maupun kepentingan lain yang non-bankable. Rekam jejak, pengalaman, kompetensi, komitmen, integritas dan moral Dewan Komisaris harus telah sesuai dengan kaidah yang dipersyaratkan sebagai lembaga kepercayaan. Selain itu, Dewan Komisaris BPD harus memiliki kompetensi yang memadai sehingga mampu menjadi jembatan antara pemilik bank yang umumnya berorientasi/pandangan ”birokrat” dengan manajemen bank yang lebih berorientasi business and development bank semata. Alangkah indahnya bila Dewan Komisaris juga terdiri dari orang-orang yang tidak hanya silau dengan jabatan/ kedudukan atau pencari nafkah semata namun seyogianya punya semangat pengabdian(siap mundur apabila tidak berprestasi) dan hendaknya memandang jabatan sebagai amanah yang wajib dipertanggungjawabkan kepada stakeholder dan masyarakat Bali. Ketiga, pengurus bank (direksi bank) di lain pihak secara internal bank harus mampu menggerakkan semua komponen di bawahnya untuk bekerja efisien dan produktif serta mampu menjaga kualitas kinerja Bank yng optimal sesuai target yang

Hari Aksara dan Literasi Media

Di tengah beragam persoalan yang mengkhawatirkan dan memprihatinkan publik dunia, seperti krisis Korea Utara dan tragedi kemanusiaan Rohingya, serta bermacam persoalan yang masih menghantui negeri ini, mungkin tak banyak yang mengetahui, apalagi memaknai Hari Aksara Internasional (HAI) yang digelar setiap tanggal 8 September. Secara umum, dapat kita sebutkan bahwa peringatan HAI ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan komitmen dari semua pihak tentang pentingnya keberaksaraan atau pemberantasan buta aksara. Terkait dengan pemberantasan buta aksara, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Pusat Data dan Statistik Kemendikbud tahun 2016 menunjukkan bahwa penduduk Indonesia yang telah beraksara mencapai 97,93 persen, atau tinggal sekitar 2,07 persen (3,4 juta orang) lagi yang masih buta aksara. Berbicara tentang “persoalan bangsa” dan “buta aksara”, sebagaimana yang kita ketahui dan jalani bersama, kemajuan zaman dan perubahan gaya hidup telah menjadikan aksara tak sebatas berada di atas kertas, melainkan juga berada dalam bentuk digital, dengan tren internetisasi dan gaya hidup media sosial (medsos) yang menjadi bagian dari kehidupan generasi milineal. Pada tataran ini, kita tentu tahu, bermacam kegaduhan yang mendatangkan persoalan bagi negeri ini dalam setahunan terakhir, sering kali bermula dan berkembang dari media digital (internet/medsos), terkhusus dan terutama karena kabar bohong (hoax), ujara kebencian (hate speech) dan bermacam provokasi bernada SARA yang mengundang kegaduhan, dan rawan mendatangkan pertikaian. Karenanya, sangat tepat kiranya apabila pada peringatan Hari Aksara kali ini, tema yang diusung ialah: “Membangun Budaya Literasi di Era Digital”. Spirit dari Peringatan Hari Aksara

Oleh

Ridwan Nanda Mulyana kali ini semestinya dapat kita maknai dan aktualisasikan di dalam keseharian kita dewasa ini yang hampir tak bisa lepas dari dunia digital (internet dan medsos), karena apabila publik tak memiliki kecakapan dalam melakukan literasi media digital, maka jangan heran jika bangsa Pancasila ini akan terus-menerus dilanda kegaduhan karena beragam hasutan atau kebohongan yang tersebar di dunia maya. Literasi Media Sejatinya, baik hate speech maupun hoax akan tumbuh subur di tengah iklim kebebasan berpendapat (berekspresi) di ruang publik yang tak diiringi dengan kemampuan untuk mengolah dan mengelola informasi dengan baik. Terkhusus tentang ­hoax yang merebak di tengah tren medsos dewasa ini, menarik kiranya untuk mengadaptasi pendapat Sulistyanto, seorang kandidat Ph.D. dari Monash University, yang menyitir Roger Silverstone dalam Media and Morality: On the Rise of the Mediapolis (2007), yang pada pokoknya mengungkapkan kekhawatiran dan keprihatinan atas kondisi media sosial yang semakin rawan diisi dan dirusak oleh hoax. Penyebabnya antara lain karena pengguna medsos dapat berperan sebagai produser (pembuat) konten sekaligus sebagai user (pengguna). Artinya, everybody can be a publisher, yang berimbas pada setiap detik medsos dapat dibanjiri dengan berbagai konten pemberitaan secara masif, dan tentunya, sangat sulit untuk dapat mengawasi atau mencegah penyebaran hoax dan hate speech secara mutlak. Kita tentu paham, tidak semua informasi yang diunggah dan beredar tersebut bersifat

benar. Sering kali ada pihak yang tak bertanggung jawab dengan sengaja menyebarkan kabar bohong demi kepentingannya, yang biasanya diiringi juga dengan ujaran kebencian, yang bertujuan untuk memolitisasi suatu isu, membuat kegaduhan, serta tak dapat dilepaskan dari motif ekonomi. Terungkap dan tertangkapnya jaringan yang disebut “Saracen” beberapa waktu yang lalu menjadi penanda bahwa sindikat penebar hate speech dan penyebar hoax di dunia maya nyata adanya, dan sejatinya hal ini mesti dilihat sebagai penanda bahwa publik harus dicerdaskan, terkhusus dan terutama melalui literasi media digital! Terkait dengan literasi media ini, menurut Sugeng Winarno, akademisi dari Universitas Muhammadiyah Malang (2017), perihal pendidikan terkait penggunaan media sebenarnya telah dikonsepkan oleh UNESCO sejak tahun 1979, dan telah dirumuskan ulang sepuluh tahun kemudian, yaitu dengan menekankan pada pengembangan daya kritis dan kemampuan untuk bereaksi atas segala informasi yang diterima, termasuk dengan memberikan pendidikan bagi para pengguna media. Pendidikan literasi media (digital) mesti lah disosialisasikan secara optimal, baik dengan disisipkan ke dalam kurikulum pendidikan, maupun dengan memperkuatnya lewat edukasi secara sosialkultural, di mana peran dari kontrol keluarga dan masyarakat sangat dibutuhkan. Sebab, di dalam edukasi literasi media (digital) ini, hal penting dan mendasar yang harus diperhatikan ialah perihal etika, nilai dan norma budaya bangsa kita yang tak boleh tergerus oleh bebas dan instannya banjir informasi dari dunia maya. Sebagai bangsa Pancasila, semestinya kita tetap mengedepankan etika dalam berkomunikasi, baik di dunia nyata, maupun maya.

ditetapkan oleh stakeholder sehingga kinerja BPD tidak tersandera oleh SDM yang tidak kompeten. Upaya terus-menerus dalam peningkatan profesionalisme dalam pengelolaan SDM mulai dari entry policy atau perekrutan pegawai baru, penilaian berbasis kinerja atau KPI (Key Performance Indicator) dan exit policy dalam efisiensi dan efektivitas kinerja SDM yang transparan, akuntabel, responsible, independen, dan fair. Budaya kerja atau pola pikir “kerja biasa-biasa” dan “kerja susahsusah” karena dana murah yang datang dari pemda, pengucuran kredit yang mayoritas ke kredit kosumsi (kepegawai pemda atau DPRD)selesai,aman,karena angsuran melalui potong gaji sesuai SK PNS atau masa kerja DPRD harus segera dibenahi. Mental, pola pikir dan budaya kerja pegawai negeri gaya lama (birokrat) harus segera ditanggalkan dan pegawai harus siap menjemput bola atau bisa menyaingi kantor-kantor bank umum lain yang masih sibuk pada malam hari, atau bahkan satpam pun bisa melayani nasabah dengan sigap, penuh rasa hormat dengan senyuman. Secara eksternal Direksi bank harus mampu mengatasi kelemahan-kelemahan, mendaya gunakan kekuatan, memanfaatkan kesempatan/peluang serta mengelola ancaman yang ada menjadi landasan untuk mengambil keputusan strategis dalam menjawab persaingan yang semakin ketat di pasar perbankan saat ini dan di masa mendatang. Dengan memahami dan mengoptimalkan ketiga pilar utama tersebut diharapkan BPD Bali ke depan akan semakin berkibar dan bermanfaat terhadap pembangunan daerah serta terbebas dari ancaman sebagai bank gagal. Penulis, praktisi Keuangan/ Perbankan dan Pemerhati UMKM

POJOK Gempa vulkanik Gunung Agung makin kuat. - Tetap waspada dan siaga. *** DPRD Bali ancam stop cairkan dana KONI. - Yang rugi tetap para atlet. *** Pengusaha didenda jika tak siapkan ‘’smoking area’’. - Perokoknya didenda baru benar.

Penulis, alumnus FIB, Undip

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

BERMAIN LAYANGAN Sejumlah anak mengisi waktu liburnya dengan bermain layangan di areal persawahan di kawasan Seminyak, Badung, Minggu (17/9) lalu.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Selasa Paing, 19 September 2017

7

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Perlu Kembangkan Kawasan untuk Kontinuitas Produk Pertanian Lokal Denpasar (Bali Post) -

Produk pertanian lokal rupanya masih memiliki taring di daerah sendiri. Bisa dilihat dari Festival Agribisnis 2017 yang berhasil membukukan transaksi Rp 500 juta dalam waktu tiga hari. Kendati demikian, masyarakat tetap harus dimotivasi agar mencintai dan mengonsumsi produk-produk pertanian lokal. Sejalan dengan itu, petani juga diupayakan terus menjaga kualitas dan kontinuitas produk pertaniannya.

Bali Post/ist

BARANG BUKTI - Polsek Denbar merilis pengungkapan pencuri anjing dan kupon bazar palsu. Kedua pelaku menunjukkan barang bukti.

“Kalau dilihat dari transaksi yang terjadi, nampaknya respons masyarakat terhadap produk-produk yang dihasilkan petani Bali khususnya produk pertanian unggulan lokal cukup menggembirakan,” ujar Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Bali Ir. Komang Ardana dalam Penutupan Festival Agribisnis 2017 di Renon, Denpasar,

Senin (18/9) kemarin. Menurut Ardana, para petani yang terlibat antara lain memasarkan tanaman hortikultura, bibit buah-buahan, dan pangan olahan. Peminatnya adalah para pengguna dan pemasar produk pertanian lokal, seperti swalayan, hotel, restoran, dan asosiasi yang bergerak di bidang pengolahan. “Produk kita di sini kan masih murni, belum diolah, sehingga

harapan kami petani bisa bermitra melalui asosiasi untuk memperpendek rantai tata niaga. Dengan demikian, petani bisa mendapatkan harga yang wajar. Begitu juga pelaku penanganan pascapanen,” jelasnya. Ardana menambahkan, kualitas produk pertanian lokal tidak hanya terhenti diupayakan pada proses on farm. Akan tetapi, dilakukan pula pada proses off farm seperti pengolahan dan

pengemasan agar bisa lebih menarik konsumen dan berdaya saing. Terpenting lagi adalah mempertahankan kontinuitasnya melalui pengembangan kawasan. “Strategi kita adalah pengembangan kawasan untuk juga memudahkan buyer atau mitra usaha mendapatkan komoditas unggulan. Di samping itu, juga untuk memudahkan pembinaan,” paparnya. Kawasan yang dimaksud, lanjut Ardana, antara lain bawang merah di kaldera Batur, hortikultura di Baturiti, dan jeruk di kawasan Kintamani. Kemudian padi di seluruh kabupaten/kota, serta jagung di Buleleng dan Karangasem. (kmb32)

Bali Post/kmb32

Ir. Komang Ardana

Curi Anjing Impor, Pengedar Kupon Bazar Palsu Ditangkap Denpasar (Bali Post) Kompoltan pencuri anjing impor, I Ketut Arta (44) dan Nyoman Wirasna alias Sengauk (42), ditangkap tim Opsnal Polsek Denpasar Barat (Denbar), Senin (11/9) lalu di Jalan Bung Tomo dan Jalan Gunung Agung Denpasar. Mereka awalnya ditangkap terkait mengedarkan kupon bazar palsu Konco Kwan Kong Bio. Barang bukti yang diamankan anjing zelby dan shitzu. Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena, didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra, Senin (18/9) kemarin, mengatakan, awalnya ada informasi dari masyarakat terkait pencurian anjing. Selain itu, pelaku menjajakan anjing curian sambil menjual kupon bazar palsu di sekitar Jalan Bung Tomo, Denpasar. Berdasarkan hasil penyelidikan, akhirnya tersangka Arta ditangkap di rumahnya di Jalan Bung Tomo, Denpasar. Hasil interogasi, Arta mengaku beraksi bersama temannya, Wirasna. Selanjutnya, Wirasna dibekuk di rumahnya di Jalan Gunung Agung, Denpasar. Saat diperiksa, tersangka mengaku mencuri anjing zelby (bulldog) milik Nyoman Gede Hendra Astika (37) di Jalan Gunung Agung Denpasar, Kamis (31/8) lalu. Anjing tersebut dibeli korban Rp 10 juta. Selain itu, mereka juga mencuri anjing shitzu milik Putu Gede Darma Wiweka (26) di Jalan Buluh Indah Utara, Denpasar, Minggu (23/7) lalu. Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami kerugian Rp 3 juta. “Anjing zelby dijual Rp 400 ribu, sedangkan shitzu Rp 200 ribu. Pelaku juga mencuri anjing minipom di Jalan Buluh Indah belakang toko Istana Buah dan di Jalan Gunung Agung depan Apotek Kimia Farma,” ujar Iptu Aan. Mereka ini juga diduga melakukan pungli terkait peringatan HUT Proklamasi 17 Agustus dan perayaan tahun baru di seputaran Jalan Buluh Indah serta Jalan Gunung Agung, Denpasar. Sedangkan kupon bazar palsu Konco Kwan Kong Bio diamankan sebanyak 33 bendel. “Stempelnya juga palsu. Pelaku mencetak 45 bendel dan yang sudah laku 12 bendel. Oleh pelaku, kupon itu diedarkan di seputaran Jalan Peninjauan dan Jalan Nangka Utara,” tegas mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi, Badung ini. Terkait kasus itu, petugas mengamankan barang bukti 1 ekor anjing zelby, 1 ekor anjing shitzu, sepeda motor yang digunakan saat beraksi, sisa hasil penjualan anjing zelby Rp 150 ribu, kupon bazar Konco Kwan Kong Bio palsu, uang hasil mengedarkan kupon palsu Rp 187. 000, stempel palsu Konco Kwan Kong Bio, dan 2 HP. (kmb36)

Bali Post/ist

RAPAT KOORDINASI - Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI Luhut Binsar Panjaitan saat rapat koordinasi Konferensi IMF dan Word Bank.

Konferensi IMF

Momentum Baik Tunjukkan Kemajuan Ekonomi

Mangupura (Bali Post)Guna mempersiapkan konferensi IMF dan World Bank yang berlangsung Oktober 2018, panitia pusat dan daerah terus melakukan rapat koordinasi. Yang paling utama harus diperhatikan yaitu keamanan. Keamanan menjadi kunci suksesnya konferensi yang akan dihadiri 15 ribu peserta ini. Rapat koordinasi kembali digelar di Pecatu Hall, BNDCC, Nusa Dua Bali, Senin (18/9) kemarin, dihadiri Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI Luhut Binsar Panjaitan, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, Wakil Gubernur Bali Drs. I Ketut Sudikerta, Asops Kodam IX/ Udayana, Sahli Obti Kemen-

keu RI dan Wakil Bupati Badung. Selain itu juga dihadiri pengusaha hotel, restoran dan transportasi. Dalam pertemuan tersebut, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, Indonesia merupakan middle-income country yang menjadi salah satu model keberhasilan pembangunan. Dengan demikian kegiatan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk menunjukkan kemajuan ekonomi Indonesia, leadership serta komitmen Indonesia di tataran global. Peserta yang hadir diperkirakan mencapai 15 ribu orang ini diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian Bali, pariwisata, sektor jasa, industri kecil dan sektor pendukung

PKP Analisis Lahan Pertanian

Bali Post/nan

LAHAN PERTANIAN - Lahan pertanian di Bangli. Dinas PKP Bangli akan melakukan pengujian tanah pertanian pada Oktober mendatang.

Bangli (Bali Post) Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli akan melakukan pengujian tanah pertanian di Bangli pada Oktober mendatang. Pemkab Bangli menggandeng PT Petrokimia Gresik dalam kegiatan tersebut. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas PKP Bangli I Wayan Sukartana belum lama ini. Dia menjelaskan, analisis lahan pertanian itu bertujuan mengetahui kandungan lahan pertanian di Bangli. Dengan dilakukannya pengujian, nantinya akan diketahui tingkat kesuburan tanah. ‘’Nanti pengecekan dilakukan di lahan sawah dan lahan kering,’’ ungkap Sukartana. Menurutnya, dari hasil

lainnya. Oleh karena itu, panitia pusat meminta dukungan dan kerja sama penyelenggara akomodasi dengan cara menjaga citra dan stabilitas Indonesia. Memberikan layanan terbaik kepada seluruh delegasi dan peserta, melayani dengan ramah untuk menjaga citra budaya ramah masyarakat Indonesia dan mendukung pengenalan pariwisata, produk serta budaya Indonesia. Sementara itu, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose mengungkapkan, untuk meraih kesuksesan dalam penyelenggaraan even ini harus dilakukan secara bersama-sama melalui kerja tim. Bali harus dijaga untuk mendukung pelak-

pengecekan tanah nanti, akan diketahui ada perbedaan kandungan tanah antara lahan yang satu dan lainnya. Hal ini nantinya bisa menjadi acuan bagi petani dalam hal pemupukan. Pemberian pupuk diharapkan bisa lebih lengkap dan berimbang berdasarkan kondisi lahan. ‘’Sebab, jika pupuk diberikan berlebihan juga tidak baik untuk kesuburan tanah. Langkah ini juga dapat mengefisiensi pengunaan pupuk. Jadi, apa yang ditanam di lahan itu, produktivitasnya bisa lebih maksimal,’’ katanya. Berdasarkan data Dinas PKP Bangli, luas lahan pertanian di Kecamatan Bangli mencapai 5.626 ha, Tembuku 4.832 ha, Susut 4.931 ha dan Kintamani 36.692 ha. (kmb41)

sanaan kegiatan tersebut. Terkait keamanan, jenderal bintang dua ini menyatakan bahwa keamanan di Bali sangat sensitif. Artinya peristiwa apapun yang terjadi di Bali, maka dunia pasti akan mengetahuinya. Untuk memberikan keamanan dan kenyaman kepada para delegasi, Polda akan menempatkan petugas untuk mengamankan kawasan hotel. “Kami tetap melakukan pengamanan. Keamanan adalah kunci utama, jika keamanan tidak kondusif maka akan merusak segalanya,” tegas Kapolda Golose. Terkait pengamanan VIP, Polda bersama Kodam IX/Udayana akan menyiapkan sejumlah personel sebagai CPP (Close

Personal Protection) dan bersinergi dengan security hotel. “Alur protokol harus mendapat perhatian juga karena protokol masing-masing negara bervariasi dan variabel. Saya minta manajer hotel agar selalu berkoordinasi sehingga tamu akan merasa nyaman saat berada di hotel,” imbuhnya. Lulusan Akpol 1988 ini juga menjelaskan, pihaknya terus melakukan evaluasi terkait kemacetan lalu lintas di sejumlah titik yang ada di wilayah Denpasar. Ia berharap dengan pembangunan infrastruktur yang sudah mendapat kajian dari berbagai pihak, akan mampu mengatasi kemacetan lalu lintas saat berlangsungnya kegiatan tersebut. (kmb36)


BANGLI

8

Selasa Paing, 19 September 2017

SOSOK Harus Kerja Keras Kejujuran, semangat dan kerja keras harus dimiliki semua Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam rangka membangun Kabupaten Bangli. Karena modal itulah, Bangli bisa maju dan bersanding dengan kabupaten/ kota lainnya di Bali. Hal ini ditegaskan Bupati Bangli I Made Gianyar, Senin (18/9) kemarin. Dia mengungkapkan, untuk memajukan Bangli ASN harus bisa berpikir apa yang harus diberikan kepada daerah, bukan apa yang bisa didapatkan. Untuk membangun daerah, harus memiliki prinsip seperti mengurus diri sendiri. ‘’Maka dari itu, untuk bisa bersaing dengan daerah lain yang lebih maju, tidak ada pilihan lain selain ASN harus bekerja keras,’’ ujar Gianyar. Selain bekerja keras, Gianyar juga meminta seluruh ASN lebih disiplin dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya. ASN jangan bermalas-malasan dalam menjalankan segala tugas yang diemban terlebih menyangkut layanan langsung ke masyarakat. ‘’Kalau ada pegawai yang sakit, agar disampaikan sakit. Kalau tidak masuk, sampaikan tidak masuk. Jangan sampai nanti ditemukan absennya lengkap, tetapi pegawainya tidak ada di kantor,’’ tegasnya. (nan)

Bali Post/nan

MOBIL DINAS - Mobil dinas yang sudah dikembalikan anggota dewan. Mobil-mobil tersebut untuk sementara ditempatkan di areal parkir kantor DPRD Bangli.

Dewan Sudah Kembalikan Mobdin

Pencairan Tunjangan Transportasi Tunggu Perbup Bangli (Bali Post) Anggota DPRD Bangli yang selama ini mendapat fasilitas kendaraan telah mengembalikan seluruh mobil dinas (mobdin) ke Sekretariat Dewan. Mengingat mobdin sudah dikembalikan, kini dewan tinggal menunggu kajian appraisal dan perbub untuk bisa menikmati tunjangan transportasi sebagai pengganti mobdin. Sekretaris DPRD Bangli A.A. Panji Awatarayana, Senin (18/9) kemarin, mengungkapkan pengembalian mobdin itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 2017 tentang Hak

Keuangan dan Administratif Anggota Dewan. Sesuai UU, anggota dewan yang menerima tunjangan transportasi, tidak lagi diperbolehkan menerima fasilitas kendaraan dinas. ‘’Jadi, kita menarik kendaraan dinas yang selama ini digunakan anggota dewan. Supaya tidak menyalahi aturan,’’ ungkap Agung Panji. Menurut Agung Panji, mobdin telah dikembalikan sesuai batas waktu. Jumlahnya adalah sepuluh unit. Khusus untuk Ketua dan Wakil Ketua DPRD, tidak mengembalikan mobdin. Karena berdasarkan dari

hasil rapat, mereka sudah sepakat tidak mengambil tunjangan transportasi dan tetap memakai fasilitas mobil dewan. Dia mengungkapkan, sampai saat ini kesepuluh mobdin tersebut masih berada di areal parkir kantor DPRD. Sesuai perintah Ketua DPRD untuk mengembalikan mobilmobil itu, pihaknya telah melayangkan surat ke BKPAD. ‘’Surat sudah kita layangkan pada 12 September lalu ke BKPAD. Kini tinggal kita menunggu respons dari Pemkab. Nanti mobil lebih dulu akan dicek oleh pegawai dari BKPAD, setelah itu baru

mobil akan kita kembalikan,’’ jelasnya. Saat ditanya mulai kapan dewan bakal menikmati tunjanggan transportasi itu, Agung Panji menegaskan, penerimaan tunjangan tersebut mulai berlaku sejak tanggal diundangkan, yakni pada 8 Agustus. Namun, penerimaan tunjangan baru bisa dilakukan setelah adanya kajian appraisal dan perbup yang mengatur hal tersebut. ‘’Jadi, dasar besaran tunjangan yang diterima dewan juga mengacu pada kajian appraisal,’’ tegas Agung Panji. Untuk diketahui, PP No. 18/2017 ditindaklanjuti den-

gan disahkannya Perda tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Bangli belum lama ini. Hal yang diatur, pendapatan yang akan diterima anggota DPRD Bangli setiap bulannya mengalami kenaikan. Selain menerima kenaikan tunjangan perumahan dan tunjangan komunikasi, anggota dewan di Bangli juga dirancang menerima tunjangan reses dan tunjangan transportasi. Untuk tunjangan transportasi akan diterima dewan setiap bulannya, sementara tunjangan reses diterima tiga kali setahun setelah masa reses. (kmb41)

Jalan di Banjar Mukus Rusak Parah

Bali Post/nan

DERMAGA - Wisatawan yang hendak menyeberang ke Terunyan melalui Dermaga Kedisan.

Tingkatkan Kualitas Penyeberangan di Danau Batur

Bantuan Kapal Feri Diharapkan Segera Terealisasi

Bangli (Bali Post) Pengoperasian kapal feri dinilai dapat meningkatkan kualitas layanan penyeberangan di Danau Batur, khususnya melalui Dermaga Kedisan. Bantuan kapal feri dari pemerintah pusat pun diharapkan bisa segera direalisasikan. Kepala UPTD Penyeberangan Danau Batur I Ketut Nasta, Senin (18/9) kemarin mengungkapkan, Pemkab Bangli telah mengajukan usulan bantuan kapal feri ke Kementerian Perhubungan. Hanya pihaknya belum tahu kapal apa yang bakal diberikan oleh kementerian. ‘’Kami belum tahu pasti kapal apa yang akan diberikan. Termasuk kapasitas penumpang di kapal itu juga kami belum tahu berapa,’’ ungkap Nasta. Menurut Nasta, kapal feri sangat dibutuhkan untuk menambah angkutan penyeberangan di Danau Batur. Dengan adanya bantuan satu kapal baru, diharapkan pelayanan yang diberikan ke pengunjung yang hendak menyeberang ke kuburan maupun Desa Terunyan bisa lebih maksimal. ‘’Kami harap bantuan kapal bisa segera diberikan. Kami di lapangan siap mengoperasikan sesuai dengan SOP, jika kapalnya sudah ada,’’ terangnya. Lebih lanjut dikatakannya, untuk memberikan pelayanan penyeberangan kepada pengunjung, saat ini di Dermaga Kedisan terdapat 21 kapal bermesin, ditambah lima perahu dayung di Desa Terunyan. Sejauh ini, jumlah armada masih mencukupi untuk memberikan pelayanan penyeberangan kepada pengunjung. ‘’Kalau pas pengunjung lagi ramai, kapal bisa bolakbalik mengangkut penumpang. Setelah mengantar penumpang ke Terunyan, kapal akan balik lagi untuk menjemput penumpang lainnya yang juga hendak menyeberang,’’ papar Nasta. Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Bangli berencana merevitalisasi dermaga di Danau Batur. Rencananya, dermaga akan dibangun dengan ponton agar bisa menyesuaikan pasang surut air danau. Tak hanya itu, untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan saat melakukan penyeberangan, Pemkab Bangli akan mengoperasikan satu unit kapal feri bantuan Kementerian Perhubungan. Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra mengatakan, Pemkab juga akan mengemas Desa Terunyan sebagai desa tradisional berwawasan wisata. Salah satu caranya yakni dengan memberdayakan masyarakat setempat. Menurutnya, berbagai upaya peningkatan kualitas penyeberangan di Danau Batur itu adalah demi menambah daya tarik kawasan Danau Batur. (kmb41)

Warga Desak Pemerintah Lakukan Perbaikan

Bangli (Bali Post) -

Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Bangli masih banyak yang rusak. Salah satunya, akses jalan dari Banjar Mukus Desa Terunyan, Kintamani menuju Banjar Penaga Desa Landih. Kerusakan jalan di kawasan tersebut menghambat aktivitas warga. Warga pun meminta pemerintah segera melakukan perbaikan. Berdasarkan pantauan, Senin (18/9) kemarin, aspal jalan sudah banyak mengelupas. Bahkan batu geladak mulai muncul ke permukaan. Panjang jalan yang rusak sekitar 1 km. Meski jalan masih bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, pengendara harus ekstra hati-hati ketika melintas. Kepala Dusun Mukus I Wayan Rubah mengatakan,

jalan penghubung menuju Landih itu panjangnya sekitar 1,5 km. Tetapi yang kondisinya rusah parah hampir sebagian. Sebelumnya, jalur tersebut berstatus jalan desa. Tetapi jalan penghubung itu diserahkan ke kabupaten sehingga sekarang wewenang perbaikannya ada pada Pemkab Bangli. ‘’Jalan rusak sudah sejak lama. Bagian terparah hampir mencapai 500 meter,’’ tambahnya.

Rubah mengungkapkan, akibat kondisi jalan yang rusak parah, warga kesulitan ketika hendak menjual hasil pertanian. Maka dari itu, pihaknya berharap jalan itu bisa segera diperbaiki pemerintah. ‘’Kalau jalan rusak, harga pertanian pasti akan murah. Begitu juga sebaliknya, kalau jalan bagus, maka harga pasti akan mahal,’’ katanya. (kmb41)

Bali Post/nan

TES URINE - Prajurit dan PNS di lingkungan Kodim 1626/Bangli mengikuti tes urine yang digelar Senin (18/9) kemarin.

Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Anggota Kodim Dites Urine

Telepon Penting Bangli RSU Bangli Polsek Bangli Polsek Susut Polsek Tembuku Polsek Kintamani Damkar PDAM PLN Telkom BPBD Kodim Kantor Bupati

: 0366-91521/91002 : 0366-91062 : 0366-51004 : 0366-5595484 : 0366- 51122 : 0366-92869 : 0366-91094 : 0366-91268 : 0366-91108 : 0366-91448 : 0366-91024 : 0366-91032

RUSAK - Jalan di Banjar Mukus Desa Terunyan yang rusak parah.

Bali Post/nan

Bangli (Bali Post) Puluhan anggota maupun pegawai sipil di jajaran Kodim 1626/Bangli, Senin (18/9) kemarin, mengikuti tes urine yang digelar secara mendadak. Tes urine ini sebagai upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan Kodim. Dandim 1626/Bangli Letkol Inf. Susanto Lastua Manurung didampingi Pasi Inteldim 1626/Bangli Lettu Chb. Komang Gita mengungkapkan, penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang menjadi atensi serius pihaknya. Dia berharap prajurit TNI tidak sampai menggunakan narkoba. Menurutnya, tes urine ini rutin dilakukan. Pengecekan tidak hanya menyasar prajurit, tetapi juga pegawai sipil di Kodim Bangli. ‘’Agar tidak ada anggota yang sampai berkelit, tes urine dijaga ketat oleh Provost dan Unit Intel,’’ tegasnya. Lebih lanjut Lastua Manurung menjelaskan, melalui kegiatan pencegahan, pemberantasan dan penyalahgunaan peredaran gelap narkoba (P4GN), pihaknya berharap prajurit maupun PNS di Kodim Bangli tidak sampai terlibat kasus narkoba. Jika sampai ada anggotanya yang menggunakan atau bahkan menjadi pengedar, pihaknya berjanji akan langsung memecat yang bersangkutan. Apalagi ini sudah menjadi salah satu program pimpinan TNI. Tes urine yang digelar tanpa pemberitahuan sebelumnya, akan dilakukan secara berkelanjutan. Lastua Manurung juga meminta dukungan dari masyarakat, jika menemukan anggota TNI ada yang menggunakan narkoba, agar dilaporkan ke kesatuan untuk segera ditindaklanjuti. (kmb41)


Selasa Paing, 19 September 2017

GIANYAR

9

Pembukaan Porprov Bali XIII Tahun 2017

Kombinasi Indah Seni dan Olahraga

KABUPATEN Gianyar yang dipercaya menjadi tuan rumah ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali menunjukkan kapasitasnya sesuai dengan julukannya sebagai Gumi Seni. Ribuan penari terlibat dalam tarian kolosal yang menandai dibukanya secara resmi Porprov Bali XIII tahun 2017 di Stadion Kapten Wayan Dipta, Blahbatuh, Gianyar, Minggu (17/9) petang. Pembukaan diawali performa dari KIS Band, selanjutnya tarian kolosal bertema ‘‘Brahma Murthi’’ selama 45 menit. Penampilan penyanyi Mulan Jameela diiringi pesta kembang api menyempurnakan petang yang luar biasa itu. Ketua Panitia Porprov XIII Pande Made Purwata mengatakan, konsep yang disiapkan dalam ajang pembukaan ini mengkombinasikan unsur seni dengan olahraBali Post/nik

KOPER - Polisi melakukan pengecekkan koper misterius di Ubud, Senin (18/9) kemarin.

Koper Misterius Gegerkan Warga Ubud

Gianyar (Bali Post) Koper misterius menggegerkan warga di Banjar Penestanan Kaja Desa Sayan, Ubud, Senin (18/9) kemarin. Koper berwarna hitam tersebut diletakkan di depan pelang nama sebuah hotel. Polisi yang melakukan pengecekan, memastikan tidak ada benda mencurigakan di dalam koper. Informasi dihimpun, koper merk HCNDA tersebut pertama kali dilihat warga setempat sekitar pukul 08.00 Wita. Lantaran khawatir, seorang Security I Ketut Mardika, lantas melaporkan temuan tersebut ke Polisi. Menerima laporan itu, aparat Polsek Ubud lantas melakukan pengecekan ke lokasi. Pengamanan awal sesuai SOP langsung dilakukan polisi. Beberapa menit melakukan pengamatan dan menelusuri informasi sekitar TKP, polisi memutuskan mengecek isi koper yang kondisinya sudah rusak. Setelah dicek, dipastikan koper hitam itu kosong, tidak berisi benda mencurigakan. Kapolsek Ubud Kompol Nyoman Wirajaya yang dikonfirmasi, membenarkan adanya temuan koper hitam itu. Dikatakannya, koper yang kondisinya rusak itu milik seorang wisatawan asal Australia. ‘’Koper itu milik wisatawan yang mau check out. Polisi tidak sempat meminta identitasnya, karena dia mau check out,’’ ucapnya. Dia menjelaskan, awalnya wisatawan yang belum diketahui identitasnya itu menginap di salah satu hotel di Banjar Penestanan. Pagi kemarin wisatawan yang hendak check out itu menunggu jemputan di depan hotel. Tetapi jemputan tak kunjung datang. Ia pun lantas kembali ke dalam hotel dengan meninggalkan koper. Wirajaya menyatakan, sejumlah barang milik wisatawan itu sudah dipindahkan ke koper lain, sehingga koper hitam tersebut kosong. Koper itu pun ditinggal begitu saja, selain juga akibat kondisinya sudah usang dan rusak pada pegangan samping. ‘’Sudah dipastikan memang wisatawan itu sebagai pemilik koper,’’ tegasnya. Meski koper tersebut tidak berisi benda mencurigakan seperti bom, pihaknya tetap mengimbau masyarakat waspada akan benda-benda mencurigakan, guna mencegah hal yang tidak diinginkan. (kmb35)

Bali Post/ist

PADAMKAN API - Petugas saat berupaya memadamkan api yang membakar sanggah milik I Ketut Sudira di Banjar Sari, Kelurahan Bitera.

”Sanggah” Warga Bitera Terbakar, Kerugian Rp 100 Juta

Gianyar (Bali Post) Warga Banjar Sari Kelurahan Bitera dikejutkan dengan insiden kebakaran sanggah milik warga setempat, I Ketut Sudira Senin (18/9) kemarin. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan percikan api dari pembakaran sampah. Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp 100 juta. Informasi dihimpun, kobaran api pertama kali dilihat istri Sudira, Ni Wayan Rapig sekitar pukul 14.00 Wita. Terkejut melihat api yang menjalar pada atap sanggah, Rapig berteriak memanggil suaminya memberitahu bahwa bangunan sanggah pengaruman terbakar. Sudira lantas menghubungi pemadam kebakaran sambil ke luar meminta bantuan warga sekitar. Warga sempat berupaya melakukan pemadaman dengan alat seadanya, namun api tak kunjung padam. Selanjutnya petugas pemadam turun dengan dua unit mobil pada pukul 14.45 Wita. Kapolsek Kota Gianyar Kompol Ketut S. Yoga menyatakan, kasus kebakaran itu berawal dari kerabat korban yang membakar sampah tak jauh dari lokasi. ‘’Lalu percikan apinya terbang mengenai atap sanggah yang terbuat dari ijuk,’’ ujarnya. Dia mengatakan, beruntung warga setempat bersama petugas pemadam kebakaran sigap dan langsung berupaya menaklukkan si jago merah. ‘’Walaupun bisa dipadamkan, kerugian mencapai Rp 100 juta. Karena sanggah dianggap leteh, jadi harus bongkar total dari awal,’’ jelasnya. (kmb35)

ga. Bertemakan ‘’Mewujudkan Patriot Olahraga yang Sportif, Berkompetisi Fair Play’’ dengan motto ‘’Meraih Prestasi di Bumi Seni’’. Purwata menyampaikan, sasaran utama dari Porprov untuk memantau atlet berprestasi yang akan disiapkan mewakili Bali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2020 di Provinsi Papua. Total peserta sebanyak 6.678 orang, terdiri dari 3.209 putra, 2.140 putri, 1.329 official pelatih yang nantinya memperlombakan 34 cabang olahraga dan dua cabang olahraga eksebisi. ‘’Kompetisi berlangsung dari 17 sampai 23 September ke depan,’’ kata pria asal Abianbase, Gianyar itu. Sementara itu, Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra mengajak seluruh kontingen bersikap sportif, meningkatkan jati diri demi

PEMBUKAAN PORPROV - Suasana pembukaan Porprov Bali yang dihiasi tarian kolosal di Stadion Kapten Wayan Dipta. menjaga nama baik kabupaten masing-masing. Yang terpenting, mempererat

hubungan silahturahmi antardaerah. ‘’Semoga pergelaran Porprov di Gianyar

bisa dikenang sebagai salah satu yang terbaik,’’ harapnya. (ad1224)

Porprov Dituding Bernuansa Politis

Gianyar (Bali Post) -

Panitia Pelaksana Disarankan Minta Maaf

Pembukaan Porprov Bali XIII tahun 2017 di Stadion Wayan Dipta, Minggu (17/9), banyak menuai kekecewaan masyarakat. Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah insiden Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta yang tidak diberikan kesempatan membacakan sambutan. Hal ini bahkan disinyalir bernuansa politis. Terkait hal ini, Panitia Pelaksana Porprov disarankan meminta maaf ke Pemprov Bali. Ketua DPD Golkar Gianyar Made Dauh Wijana, Senin (18/9) kemarin, mengaku menyayangkan insiden tersebut. Ia meminta nuansa politis dalam perhelatan olahraga dua tahunan tersebut dihentikan. ‘’Sangat disayangkan. Jangan olahraga dipolitisir dan diciderai dengan masalah politik,’’ ucapnya. Menurut Dauh Wijana, biasanya pejabat tertinggi Bali yang hadir dalam suatu acara resmi diberikan kesempatan bicara di hadapan publik. Namun sayangnya saat itu tidak terlaksana. ‘’Untuk apa Pak Wakil Gubernur diundang kalau tidak

diberikan kesempatan memberikan sambutan. Kami berharap ini bisa di-clearkan,’’ ucapnya Dia menjelaskan, Sudikerta menghadiri undangan pembukaan Porprov. Kemudian pembawa acara mengumumkan jika rangkaian acara pembukaan telah usai. Karena acara selesai, Sudikerta kemudian turun dari panggung undangan untuk pulang. Tak lama kemudian, saat Sudikerta turun pembawa acara malah mengumumkan jika Sudikerta akan memberikan sedikit sambutan. Berdasarkan insiden itu, Dauh pun menuding panitia

pelaksana tidak siap menyelenggarakan pembukaan Porprov. Ia berharap hajatan olahraga yang dihelat Pemkab Gianyar dievaluasi. ‘’Saya lihat dari awal panitia tidak siap betul. Masak acara Pemkab seperti itu,’’ ucapnya. Kekecewaan juga dilontarkan anggota Fraksi Golkar DPRD Gianyar I Gusti Ngurah Anom Masta. Ia juga menyayangkan minimnya informasi yang didapatkan masyarakat tentang Porprov Bali kali ini. ‘’Banyak masyarakat yang tidak tahu ada Porprov Bali di Gianyar,’’ ujarnya. Selain itu, Anom Masta juga mempertanyakan pen-

Diupacarai, TKI yang Meninggal di Nigeria

Gianyar (Bali Post) Tenaga kerja Indonesia (TKI) Ni Wayan Sriani yang meninggal di Nigeria diupacarai di rumah duka di Banjar Bentuyung Kelurahan Ubud, Senin (18/9) kemarin. Namun pada prosesi tersebut digunakan simbol lantaran jenazah Sriani tidak bisa dipulangkan dari Nigeria. Upacara berlangsung khidmat dan lancar. Pihak keluarga pun sudah mengikhlaskan kepergian perempuan 38 tahun itu. Prosesi pemakaman Sriani diikuti puluhan krama, diawali dengan upacara ngeplugan (pemanggilan roh almarhum) di catus pata. Usai upacara itu, krama pun membawa simbol jenazah Sriani ke rumah duka. Seolah Sriani sudah berada di rumah, pihak keluarga lantas melakukan prosesi nyiramin layon. ‘’Setelah diupacarai, kami menggunakan simbolis jazadnya,’’ ucap ipar Sriani, Gusti Made Kerti. Usai upacara itu, krama setempat melanjutkan prosesi nganyut di Tukad Campuhan yang berlokasi dekat Pura Gunung Lebah, Ubud. Sebelum dihanyutkan, simbol jenazah tersebut dibakar oleh krama.

Abu sisa pembakaran inilah yang dihanyutkan ke aliran Tukad Campuhan. Sebagai prosesi terakhir, pihak keluarga melaksanakan upacara mapegatan. Upacara ini sebagai simbol keikhlasan keluarga melepas kepergian Sriani untuk selamanya. Gusti Made Kerti menyatakan, pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian Sriani dengan cara seperti ini. ‘’Sudah, mau bagaimana lagi. Kami sudah ikhlaskan,’’ jelasnya. Dia menambahkan, setelah rangkaian prosesi kemarin, almarhumah akan diikutkan pada ngaben massal di Banjar Bentuyung. ‘’Ngaben massal di banjar sekitar lagi tiga tahun. Nanti ikut ngaben di sana,’’ ungkapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Sriani meninggal dunia di Nigeria pada 6 September lalu. Penyebab meninggal lantaran sebelumnya sempat terpeleset di kamar mandi, tempatnya bekerja sebagai spa terapis di Kota Abuja, Nigeria. Selain prosesnya yang cukup rumit, pihak keluarga juga kesulitan biaya untuk memulangkan jenazah Sriani. (kmb35)

Bali Post/nik

NGANYUT - Suasana ritual nga nyut abu jenazah Wayan Sriani dilangsungkan di Tukad Campuhan, Ubud, Senin (18/9) kemarin.

gadaan tiket gratis bagi undangan dan peserta. ‘’Dengan tanda peserta saja sudah bisa untuk membatasi agar tidak semuanya bisa masuk ke stadion. Pembuatan tiket itu mubazir, hanya buangbuang anggaran saja,’’ tegasnya. Hal senada dikatakan Ketua Komisi II DPRD Gianyar Ida Bagus Nyoman Rai. Dia menyayangkan event besar dengan dana besar tersebut pelaksanaannya mengecewakan. ‘’Semestinya Porprov itu dibuka dan diawali dengan sambutan dari Gubernur atau yang mewakili. Ini kok malah tidak diberikan kesempatan,’’ ujarnya. Politisi Gerindra ini menyarankan panita pelaksana untuk minta maaf secara terbuka kepada masyarakat Gianyar dan juga Gubernur Bali. Menurutnya, semestinya pelaksanaan porprov

dilakukan secara maksimal, karena membawa nama besar Gianyar selaku tuan rumah. ‘’Kalau sampai pelaksanaannya amburadul, maka nama Gianyar juga ikut tercoreng. Ini pertaruhan nama daerah. Semestinya dilaksanakan secara maksimal dan profesioal,’’ tegasnya. Sementara itu, Ketua Pelaksana Porprov Bali XIII Pande Purwata membantah jika hajatan pembukaan yang menghadirkan artis Mulan Jameela itu bernuansa politis. Menurutnya, sangat keliru jika momen ini disebut bernuansa politis. ‘’Murni olahraga, sportivitas dan prestasi. Tidak ada bawa-bawa politis,’’ ujarnya. Disinggung terkait peredaran tiket gratis, Pande mengatakan itu hanya untuk mengetahui jumlah penonton. ‘’Tiket gratis biar tahu kapasitasnya,’’ tukasnya. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Selasa Paing, 19 September 2017

Dirancang Naik Rp 84,10 Miliar

Bali Post/sos

SOSIALISASI - Satuan Reserse Narkoba Polres Klungkung memberikan sosialisasi terkait bahaya obat terlarang di SMK Pariwisata Yaparindo, Senin (18/9) kemarin.

Antisipasi Peredaran PCC, Polres Gulirkan Sosialisasi ke Siswa Semarapura (Bali Post) Kemunculan informasi di masyarakat terkait penggunaan pil PCC (Paracetamol Caffein, Carisoprodol) yang masuk sebagai obat-obatan terlarang menjadi atensi Polres Klungkung. Sebagai langkah antisipasi, sosialisasi digulirkan dengan menyasar siswa SMK Pariwisata Yaparindo, Senin (18/9) kemarin. Kasat Reserse Narkoba Polres Klungkung AKP Gede Sudyatmaja mengungkapkan peredaran obat-obatan terlarang, baik PCC maupun sejenisnya masih sangat berpeluang menyasar generasi muda, khususnya yang masih duduk di bangku sekolah. Hal ini perlu mendapat perhatian serius. Tak hanya dari kepolisian, namun juga orangtua dan guru. Seluruhnya harus saling mengingatkan. “Obat-obatan itu harus diwaspadai,” tegasnya. Terkait penggunaan pil PCC, dikatakan sampai saat ini belum ada laporan. Namun demikian, langkah antisipasi akan terus digulirkan. Tak hanya melalui sosialisasi, namun juga sweeping ke tempat-tempat penjualan obat. “Kalau laporan, atau informasi penggunaan, sampai sekarang belum ada. Tapi ini tetap jadi antensi kami,” sebutnya. Pada kesempatan itu, siswa juga diminta untuk menghindari kenakalan remaja yang sampai saat ini masih jadi sorotan. “Sebagai generasi penerus bangsa, harus hindari hal-hal negatif,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/ist

CEK - Bupati Klungkung Nyoman Suwirta saat mengecek kesiapan kendaraan angkutan umum di Terminal Semarapura, Senin (18/9) kemarin.

Mulai Oktober, Siswa di Klungkung Bisa Nikmati Angkutan Sekolah Gratis

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Klungkung merancang program angkutan sekolah gratis untuk para siswa. Rencananya, fasilitas angkutan sekolah gratis itu mulai bisa dinikmati para siswa pada Oktober 2017 mendatang. Sebagai tahap awal, angkutan sekolah gratis dirancang beroperasi di wilayah Kecamatan Klungkung. Sudah ada puluhan kendaraan umum yang telah disiapkan untuk melayani rute yang ditentukan. Kondisi fisik dan kelayakan kendaraan menjadi salah satu syarat angkutan siswa tersebut. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di sela-sela kegiatannya mengecek kesiapan kendaraan angkutan umum di Terminal Semarapura, Senin (18/9) kemarin, mengatakan secara fisik dan perawatan masih banyak kendaraan angkutan umum yang bisa dimanfaatkan. Ke depan apabila semua siswa bisa diarahkan untuk menggunakan angkutan ini tentu peremajaan kendaraan wajib dilakukan. Rencananya para sopir angkutan sekolah ini nantinya akan dibuatkan suatu wadah koperasi. Mereka juga akan diberikan seragam untuk kerapian dan kenyamanan penumpang. Dari anggaran yang disiapkan, Bupati berharap pertengahan Oktober program ini sudah bisa berjalan efektif. “Di setiap armada kita akan pasangi stiker tentang program Pemkab Klungkung dan beberapa imbauan, seperti KTR dan bahaya narkoba,” kata Suwirta. Dari rasio siswa, jumlah angkutan umum yang dibutuhkan sebanyak 90 unit kendaraan. Namun, dari data yang tercatat baru ada sekitar 80 kendaraan yang siap dan layak untuk dioperasikan. Untuk mengatasinya akan dilakukan evaluasi dan penambahan kendaraan yang tersedia. “Kita tidak akan menyiapkan bus siswa, kita tetap memberdayakan masyarakat,” jelasnya. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung Nyoman Sucitra menyampaikan sebagai pilot project (percontohan) angkutan siswa ini baru mencakup sekolah di Kecamatan Klungkung. Meliputi SMPN 1 Semarapura, SMPN 2 Semarapura, SMPN 3 Semarapura dan SMP PGRI Semarapura. Sementara itu, program inovasi ini disambut antusias para sopir angkutan umum. Salah satunya I Ketut Maharda. Sopir angkutan jurusan Semarapura - Besakih ini menyatakan setuju dan mendukung adanya program angkutan siswa ini. “Saya setuju dan bersyukur ada angkutan siswa ini,” ujarnya. (ad1222)

Dewan Pertanyakan Upaya Pemkab Tingkatkan Pendapatan Daerah Semarapura (Bali Post) -

Pendapatan Daerah Kabupaten Klungkung pada APBD Perubahan tahun 2017 dirancang sebesar Rp 1,11 triliun. Pendapatan tersebut dirancang naik Rp 84,10 miliar atau 8,15 persen dari APBD Induk sebelumnya yang hanya Rp 1,03 triliun. Adanya rancangan kenaikan pendapatan daerah tersebut terungkap dalam pidato nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Perubahan Kabupaten Klungkung Tahun 2017 yang disampaikan Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta saat rapat paripurna di DPRD Klungkung, Senin (18/9) kemarin. Dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Klungkung Wayan Baru, Wabup Kasta menjelaskan bahwa pendapatan daerah yang dirancang naik Rp 84,10 miliar bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah. Pada APBD Perubahan tahun ini, PAD dirancang sebesar Rp 146,46 miliar lebih, meningkat Rp 22,46 miliar lebih atau 18,26 persen dibandingkan APBD Induk yang hanya Rp 124 miliar lebih. Sementara dana perimbangan, pada APBD Perubahan tahun ini dirancang sebesar Rp 667,07 miliar lebih, menurun Rp 6,67 miliar lebih atau 0,99 persen dibandingkan APBD Induk tahun anggaran sebelumnya, yakni sebesar Rp 673,75 miliar lebih. Sedangkan

untuk lain-lain pendapatan daerah yang sah, pada APBD Perubahan tahun ini dirancang meningkat Rp 68,31 miliar atau 29,16 menjadi Rp 302,62 miliar, Selain menyampaikan rancangan kenaikan pendapatan daerah, Wabup Kasta juga menyampaikan soal rancangan belanja daerah. Dijelaskan bahwa dalam APBD Perubahan 2017 belanja daerah dirancang sebesar Rp 1,22 triliun lebih, naik Rp 78,12 miliar lebih atau 6,82 persen dari APBD Induk yang hanya Rp 1,14 triliyun. Belanja daerah tersebut dialokasikan untuk belanja tidak langsung sebesar Rp 645,66 miliar lebih dan belanja langsung Rp 578,76 miliar. Baik belanja langsung maupun tidak langsung samasama mengalami peningkatan dibandingkan tahun anggaran sebelumnya.

Dalam pidatonya disampaikan juga bahwa penerimaan pembiayaan daerah pada APBD Perubahan tahun ini dirancang Rp 116,26 miliar, menurun Rp 5,97 miliar lebih atau Rp 4,89 persen dibanding APBD Induk. Penurunan tersebut disebabkan karena batalnya penerimaan dari pinjaman daerah sebesar Rp 20 miliar meskipun sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) 2016 setelah diaudit BPK RI mencapai Rp 115,64 miiar atau meningkat Rp 13,11 miliar lebih dibandingkan APBD Induk 2017. “Pengeluaran pembiayaan daerah pada APBD Perubahan tahun 2017 dirancang tidak mengalami perubahan,” terangnya. Menanggapi yang disampaikan eksekutif, Fraksi Demokrat melalui pembicara I Made Jana

dalam pemandangan umumnya mengapresiasi rancangan peningkatan pendapatan secara umum yang diakibatkan oleh peningkatan pendapatan asli daerah dan lain-lain pendapatan daerah yang sah. Namun demikian, Fraksi Partai Demokrat menggarisbawahi bahwa peningkatan pendapatan yang dirancang tersebut masih didominasi oleh sektor pajak dan retribusi daerah serta lain-lain pendapatan yang sah. “Untuk ini kami mengharapkan agar adanya upaya yang sungguh-sungguh untuk meningkatkan pendapatan dari pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan,” terangnya. Apresiasi yang sama juga disampaikan Fraksi PDIP. Melalui pembicaranya, I Wayan Misna, PDI-P mempertanyakan langkah atau upaya yang akan dilakukan untuk merealisasikan target PAD. Fraksi Gerindera melalui pembicaranya, I Nengah Mudiana, mengatakan sebenarnya PAD tersebut dapat ditingkatkan lebih besar lagi dengan catatan dapat dibuka peluang-peluang investasi di wilayah-wilayah yang sangat mungkin untuk

dikembangkan terutama untuk perkembangan pariwisata. Misalnya, daerah pesisir pantai yang dimiliki di Klungkung daratan yakni dari daerah Tegal Besar sampai Goa Lawah yang menurutnya sangat potensial untuk pariwisata. Sementara itu, Fraksi Persatuan Nasional melalui pembicara Wayan Mastra meminta penjelasan mengenai adanya biaya belanja tak langsung yang meningkat Rp 11,64 persen. “Kami mohon penjelasan rincian yang menyebabkan peningkatan tersebut,” terangnya. Sementara Fraksi Golkar dalam pemandangan umumnya mengingatkan Pemkab Klungkung agar program pengentasan kemiskinan dapat dilaksanakan dan dipriotitaskan dalam penganggarannya. Sedangkan Fraksi Hanura melalui pembicaranya, Luh Andriani, meminta penjelasan soal usulan pemeliharaan jalan di anggaran perubahan tahun ini. Mengingat sisa waktu yang hanya tiga bulan, pihaknya mempertanyakan kemungkinan program tersebut bisa terealisasi. (kmb40)

Klungkung Bergerak Maksimal Antisipasi Bencana

Bupati Suwirta Imbau Masyarakat Tak Resah Semarapura (Bali Post) Menyikapi adanya informasi maupun kejadian belakangan ini yakni flu burung, kekeringan termasuk peningkatan status Gunung Agung yang kini berada di level II (waspada), Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengumpulkan beberapa dinas terkait di ruang kerjanya, Senin (18/9) kemarin. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Suwirta menugaskan seluruh dinas terkait untuk mengambil langkah preventif. Bupati Suwirta juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Klungkung untuk tidak resah atas informasi maupun kejadian yang berkembang belakangan ini. Sesuai arahannya kemarin, Suwirta berharap matinya sejumlah unggas beberapa waktu lalu tidak sampai meresahkan masyarakat. Mengingat isu tersebut sangat sensitif dan berdampak luas khususnya di bidang

pariwisata. Terkait kasus ini, Bupati Suwirta telah menugaskan dinas terkait untuk mengambil langkah preventif dan memberi edukasi kepada masyarakat agar tidak terlalu resah berlebihan. “Dinas Pertanian sudah melakukan spraying (penyemprotan) secara continue (berlanjut),” terangnya usai rapat siang kemarin. Tak hanya itu, Dinas Kesehatan juga telah diminta untuk melakukan pemantauan secara continue dan melaporkan perkembangan pascakejadian itu. Sehingga dengan demikian nantinya bisa dikeluarkan pernyataan bahwa Klungkung aman dari flu burung. “Tadi saya juga sudah menandatangani imbauan kewaspadaan dini flu burung yang akan disebarkan ke masyarakat,” sebutnya. Terkait adanya kekeringan yang melanda beberapa wilayah di Klungkung daratan maupun kepulauan, Bu-

pati Suwirta mengaku telah menugaskan PDAM Klungkung untuk melakukan pengadaan air dengan anggaran Coorporate Social Reponsibility (CSR). Dikatakan Suwirta, meski pelayanan PDAM saat ini mencapai 80%, beberapa daerah masih dinilai rawan kekeringan. Seperti wilayah Bukit Tengah, Desa Pesinggahan, wilayah Buayang, Desa Gunaksa dan wilayah Glogor, Desa Pikat, Kecamatan Dawan serta beberapa wilayah di kepulauan Nusa Penida. Suwirta juga meminta PDAM Klungkung untuk proaktif melakukan inventarisir terkait daerah-daerah yang memerlukan air. “Jangan sampai ada kekeringan jangka panjang,” imbuhnya. Sementara itu, terkait status Gunung Agung yang kini berada di level II (waspada), Bupati Suwirta menyatakan pihaknya bersama dinas terkait, seperti BPBD dan Dinas Sosial telah melakukan

Bali Post/ist

RAPAT - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat menggelar rapat dengan beberapa dinas terkait di ruang kerjanya, Senin (18/9) kemarin pemetaan akan daerah rawan dan menjadi lintasan lahar dingin Gunung Agung, seperti pada letusan tahun 1963 silam. Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan lokasi pengungsian, makanan cepat saji, masker dan tenda

pengungsi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Masyarakat Bali khususnya Klungkung mari berdoa, semoga Tuhan memberi kekuatan dan keselamatan untuk kita semua,” harapnya. (ad1223)

Jika Gunung Agung Erupsi

Desa di Bantaran Tukad Unda Berpotensi Terdampak

Bali Post/sos

TUKAD UNDA - Suasana di Tukad Unda yang melintasi wilayah Kabupaten Klungkung. Lokasi ini masuk dalam peta rawan bencana letusan Gunung Agung yang disusun Bappeda Provinsi Bali bekerja sama dengan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Unud. Semarapura (Bali Post) Status Gunung Agung, Kabupaten Karangasem masih waspada. Meski demiki-

an, Pemkab Klungkung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), telah melakukan

persiapan untuk menghadapi terjadinya hal paling buruk. Tindakannya tak hanya menyiapkan logistik, namun juga mendata jumlah warga dan pemetaan daerah yang berpotensi terdampak, Senin (18/9) kemarin. Salah satu yang berpotensi terkena dampak jika Gunung Agung erupsi yakni desa-desa yang ada di bantaran sungai Tukad Unda. Kepala Pelaksana BPBD Klungkung I Putu Widiada menjelaskan, sesuai histori, letusan Gunung Agung tak hanya berdampak pada wilayah Kabupaten Karangasem. Tetapi aliran lahar, hujan abu pulkanik maupun lainnya juga menyasar sejumlah wilayah Klungkung. Salah satunya yang rawan, yakni Tukad Unda. Hal ini pun masuk dalam peta rawan bencana

letusan Gunung Agung yang disusun Bappeda Provinsi Bali bekerja sama dengan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Unud. “Aliran Sungai Unda tergolong daerah rawan terlanda aliran lahar, banjir dan kemungkinan dapat terlanda awan panas dan longsoran, runtuhan tebing jika Gunung Agung meletus,” bebernya. Atas dasar itu, dilakukan rekapitulasi jumlah penduduk yang bermukim pada desa maupun kelurahan yang dilalui sungai dengan aliran air cukup deras itu. Rinciannya, Desa Selat 4.889 jiwa, Desa Tegak 4.517 jiwa, Desa Akah 5.558 jiwa, Kelurahan Semarapura Kangin 4.655 jiwa, Kelurahan Semarapura Klod Kangin 7.450 jiwa, Desa Kamasan 4.294 jiwa, Desa Gelgel 5.292 jiwa, Dusun Gerombong,

Desa Sulang 474 jiwa. Selain itu, Desa Sampalan Kelod 3.287 jiwa,Desa Gunaksa 6.107 jiwa, Desa Tangkas 3.275 jiwa, Desa Jumpai 1.998 jiwa, Desa Kusamba 124 KK. “Yang masuk (potensi terdampak - red) dalam peta ada 13 desa dan kelurahan dengan jumlah penduduk kurang Lebih 52.000 jiwa. Pendataan ini untuk memastikan pula jumlah distribusi bantuan maupun evakuasi saat terjadi bencana,” jelas Widiada. Perkembangan situasi terkini gunung yang terakhir meletus 1963 silam itu terus dipantau. Hasilnya pun langsung disosialisasikan ke masyarakat. “Kami juga minta sistem komunikasi desa diberdayakan. Ini untuk mempercepat penyampaian informasi,’’ katanya. (kmb45)

Kerajinan Kain Tenun di Gelgel

Pengusaha Kesulitan Cari Tenaga Kerja Muda

Semarapura (Bali Post) – Pengusaha kerajinan kain tenun songket dan endek di Banjar Pegatepan, Desa Gelgel Klungkung selama ini cukup kesulitan mencari tenaga kerja tetap yang terampil menenun. Untuk memenuhi permintaan pasar, pengusaha kain tradisional itu hanya mengandalkan beberapa tenaga penenun tidak tetap, itu pun yang usianya sudah tidak muda lagi. “Itu yang menjadi kendala kami selama ini. Sangat sulit mencari tenaga penenun tetap terutama yang masih muda,” kata Agus Aksara, pemilik Dian’s rumah Song-

ket dan Endek di Banjar Pegatepan, Desa Gelgel, Klungkung, Senin (18/9) kemarin. Untuk memproduksi kain tenun songket maupun endek, Agus mengaku selama ini dirinya hanya mengandalkan beberapa tenaga penenun tidak tetap yang ada di wilayah Desa Gelgel. Tenaga penenun yang bekerja untuknya rata-rata sudah berusia di atas 30 tahunan. Mereka yang kebanyakan kaum ibu-ibu hanya menjadikan pekerjaan menenun sebagai sampingan. Menurut Agus, sulitnya mencari tenaga penenun

tetap terutama yang usianya muda dikarenakan minat generasi muda untuk menekuni kerajinan tenun memang sudah sangat minim. Sebagian besar dari kaum muda saat ini lebih tertarik mencari pekerjaan di luar meski hanya sebagai penjaga toko ketimbang menjadi penenun tradisional. Padahal dari segi pendapatan, menekuni pe kerjaan sebagai penenun tidak kalah menghasilkan. Jika bisa menyelesaikan satu lembar kain songket, penenun bisa mendapat upah Rp 1 juta. Sementara

untuk selembar kain endek, penenun biasanya diupah Rp 50 ribu. “Kalau kain endek biasanya dikerjakan dalam sehari, sementara kain songket paling cepat dua puluh hari,” terangnya. Karena terbatasnya tenaga kerja yang ada, Agus mengaku kerap menolak order yang datang padanya. Terutama orderan kain songket. Pria 25 tahun ini mengatakan tingginya permintaan kain endek dan songket selama ini didominasi dari pasar lokal. “Kalau untuk orderan kain endek saya masih bisa nerima,” jelasnya. (kmb40)

PERAJIN - Salah seorang perajin tengah menenun kain songket.

Bali Post/ina


BULELENG

Selasa Paing, 19 September 2017

11

Bumdes Sari Aji Desa Sudaji

Kelola Air Bersih dan Jasa Simpan-Pinjam jalan baik dan keuntungan juga lumayan Singaraja (Bali Post) – Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, sejak dan pola manajemen usaha didukung warga dulu dikenal sebagai salah satu desa di kami,” jelasnya. Buleleng, penghasil sejumlah bibit tanaman Ditanya terkait pengelolaan usaha pemhortikultura. Salah satunya durian unggul bibitan durian unggul, Sudiarta menyatakan atau lebih dikenal dengan durian kane. Sejak keinginan untuk melebarkan sayap usaha kemunculannya, sebagian besar warga di memang ada. Namun, hal itu belum desa berhawa sejuk ini menjadi petani bisa dijalankan, karena masih tahap penangkar bibit durian maupun persiapan baik oleh pengurus dan tanaman buah lokal Bali lainnya. pemerintah desa. Sektor pembibiNamun, Badan Usaha Milik tan tanaman diakuinya potensial Desa (Bumdes) di desa ini beuntuk dijadikan satu usaha lum melirik usaha pembibitan baru di lingkungan Bumdes sebagai tambahan jenis usaha Sari Aji Sudaji. Potensi yang yang dikelola. Sebaliknya, bumdikembangkan warganya itu des yang diberi nama Sari Aji sekarang mampu mendatangtersebut kini baru mengelola air kan keuntungan tinggi karena bersih dan jasa simpan-pinjam permintaan bibit tanaman hortibagi warga desa. kultra tidak pernah sepi. Perbekel Desa Sudaji KoSelain pembibitan tanaman hormang Sudiarta, Senin (18/9) tikultura, menurut Sudiarta, sektor kemarin, mengatakan bumlain yang bisa dikelola oleh bumdes des di desanya baru menadalah pengembangan desa wisata gelola air bersih dan jasa yang belakangan mulai menggeliat. simpan-pinjam saja. Dua Dirinya optimis, jika pengembansektor ini digarap karena gan usaha pembibitan dan desa sudah ada sebelum bumdes wisata, maka bumdes akan dibentuk. Dari pengelolaan bertambah maju dan tidak saja dua sektor tersebut, keuntunmemberikan keuntungan ungan yang didapat tergolong tuk internal bumdes, namun tinggi. “Bumdes di desa kami bagaimana lembaga tersebut baru mengelola air minum bisa berperan dalam memBali Post/kmb38 dan jasa simpan -pinjam. bangkitkan perekonomian Komang Sudiarta Pengelolaan usaha itu berwarga desa. (kmb38)

Ribuan Petani Terima Polis AUTP

Singaraja (Bali Post) – Kemarau panjang pada masa tanam tahun ini berpotensi memicu kekeringan hingga menimbulkan gagal panen. Mencegah kerugian akibat bencana kekeringan atau serangan penyakit, Dinas Pertanian (Distan) Buleleng menyerahkan polis Asuransi Usaha Tanaman Padi (AUTP). Bebekal polis tersebut, petani akan mendapat dana pertanggungan AUTP jika tanaman dalam masa tanam April hingga September 2017 ini mengalami kerusakan hingga 75 persen setiap satu hektar lahan. Tahun ini di Buleleng, tercatat 51 subak tersebar pada 1.270,61 hektar lahan dengan jumlah petani mencapai 2.250 kepala keluarga (KK) telah terdaftar sebagai peserta AUTP. Seharusnya, premi yang dibayar Rp 180.000, namun karena mendapat subsidi dari pemerintah pusat Rp 144.000, petani membayar premi asuransi hanya Rp 36.000 untuk satu kali masa tanam. Kepala Dinas Pertanian (Distan) Nyoman Swatantra di ruang kerjanya Senin (18/9) kemarin, mengatakan, ribuan petani yang sudah terdaftar itu sebenarnya sudah mendapatkan polis asuransi. Tetapi polis tersebut baru dibagikan karena musim tanam tahun

ini menginjak pada kemarau panjang yang berpotensi terjadi kekeringan. Berbekal polis itu, petani segera dapat mengajukan permohonan dana pertanggungan jika tanamannya mengalami kerusakan baik karena kekeringan atau akibat terserang hama dan penyakit. “Kita ketahui bersama musim tanam tahun ini bersamaan dengan datangnya kemarau dan ancaman serangan penyakit. Polis ini kita serahkan, sehingga kalau nanti ada kerusakan tanaman, petani tinggal mengajukan klaim dengan syarat polis itu sendiri,” katanya. Di sisi lain, Swatantra mengatakan, dari seluruh peserta AUTP tahun ini, Distan sudah memfasilitasi permohonan dana pertanggungan yang diajukan oleh petani dari tiga subak di Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan dengan luas lahan 1,42 hektar. Tiga kelompok itu adalah Subak Babakan Tamblang, Subak Tamblang, dan Subak Lanyahan telah mengajukan dana pertanggungan AUTP karena tanaman padi di subak ini rusak karena serangan penyakit. Saat ini, pihak rekanan pemberi asuransi sedang melakukan tahapan penghitungan kerusakan tanaman. Dalam waktu dekat jika syarat keru-

sakan tanamannya terpenuhi maka sembilan orang petani di tiga kelompok subak itu akan menerima dana pertanggungan dengan jumlah total sebesar Rp 8.520.000. “Kalau yang mengajukan klaim ini dulu sudah memegang polis dan karena ada kerusakan tanaman, sehingga mereka ajukan klaim dan sekarang masih proses. Kalau syarat asuransinya terpenuhi, petani akan dapat pertanggungan sesuai perjanjian,” jelasnya. Di sisi lain, Swatantra mengatakan, AUTP sebenarnya sangat membantu petani terutama yang mengolah sawah rawan terjadi kekeringan atau sawah yang endemis salah satu hama dan penyakit. Apalagi, premi yang terjangkau karena mendapat subsidi pemerintah, maka petani seharusnya lebih banyak lagi yang bisa menjadi peserta AUTP. Namun, kemudahan itu belum dimanfaatkan oleh petani di daerahnya. Dari pendekatan dan saat mensosialsiasikan AUTP, petani kurang tertarik ikut AUTP bukan karena tidak mampu melunasi premi. Akan tetapi karena mereka yakin kalau sawahnya bisa berproduksi maksimal, karena pasokan air irigasi stabil dan meyakini kalau tanamannya terbebas dari serangan penyakit. (kmb38)

Bali Post/kmb38

TERBAKAR – Palinggih gedong di Pura Dalem Bubunan, Kecamatan Seririt terbakar, Senin (18/9) kemarin.

Gedong di Pura Dalem Bubunan Terbakar

Singaraja (Bali Post) – Palinggih gedong di Pura Dalem, Desa Bubunan, Kecamatan Seririt terbakar Senin (18/9) kemarin sekitar pukul 09.30 Wita. Api membakar atap palinggih yang terbuat dari ijuk hingga mengalami kerusakan parah. Diduga, kebakaran ini akibat percikan api yang diterbangkan angin dari lokasi pembakaran sampah yang tidak jauh dari kawasan pura. Perbekel Desa Bubunan, Ketut Sudarmawan Duniaji, menjelaskan, sebelum kejadian, di sekitar pura

terdapat tumpukan sampah. Karena tidak ada yang mengangkut, sampah itu kemudian dibakar. Diduga api dari pembakaran sampah di areal pelaba pura itu diterbangkan angin dan mengenai atap palinggih. Dalam waktu singkat, api menghanguskan seluruh atap palinggih tersebut. Dia bersama warga berusaha memadamkan api dengan air keran milik pura. Upaya pemadaman itu kemudian dibantu dengan dua mobil pemadam kebakaran. Setelah menghabiskan tujuh

tangki air, petugas berhasil memadamkan api hingga tidak merembet ke bangunan lain. Akibat kejadian ini, kerugian diperkirakan mencapai Rp 100 juta. Selain kerugian secara fisik bangunan palinggih, pralingga lanang istri, kotak ampilan dan daksina linggih dan rantasan juga ikut terbakar. “Karena menumpuk, akhirnya sampah itu dibakar. Mungkin percikan apinya mengenai atap pura, hingga akhirnya terbakar,” katanya. Di sisi lain, Sudarmawan

mengatakan, setelah kebakaran, pihaknya merencanakan akan menggelar paruman bersama warga desa. Paruman dilakukan untuk mencari kesepakatan terkait perbaikan palinggih dan pelaksanaan upacara secara niskala. Menghindari kesan kumuh, puing sisa kebakaran itu langsung dibersihkan oleh warga bersama aparat di desa setempat. “Apakah diperbaiki bagian atapnya saja atau secara keseluruhan, itu akan kami bahas lagi di paruman,” jelasnya. (kmb38)

Dinas PU-PR Buleleng Kembalikan DAK Rp 7,43 Miliar

Bali Post/kmb38

AUTP – Perwakilan petani dari 51 kelompok subak di Buleleng Senin (18/9) kemarin, menerima polis AUTP. Polis itu diserahkan Kepala Distan Nyoman Swatantra.

APK PAUD di Atas Rata-rata Nasional

Singaraja (Bali Post) – Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Buleleng mencapai 75,07 persen. Angka ini meningkat dari tahun 2016 sebesar 74,51 persen. Bahkan, capaian ini sudah berada di atas APK nasional. Peningkatan APK ini tidak lepas dari kerja keras Pemkab Buleleng memfasilitasi para orangtua siswa menyekolahkan anak didiknya di jenjang PAUD tergolong tinggi. Demikian diungkapkan Bunda PAUD Buleleng Ny. Aries Suradnyana saat mengikuti penilaian Apresiasi Bunda PAUD Berprestasi Provinsi Bali 2017 Senin (18/9) kemarin di rumah dinas Bupati Jalan Ngurah Rai, Singaraja. Hadir dalam presentasi ini, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng Gede Suyasa. Perempuan yang juga Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Buleleng ini menjelaskan, APK yang mencapai 75,07 persen tersebut sudah memenuhi target nasional. Hal ini dikarenakan berbagai usaha yang telah dilaku-

kan untuk mempermudah masyarakat untuk mendapatkan pelayanan PAUD. Salah satu program untuk lebih mendekatkan akses itu dilakukan dengan program “Satu Desa, Satu PAUD”. Dengan program ini, Aries Suradnyana memasang target APK mencapai 80 persen pada 2018 mendatang. Di sisi lain, Aries Suradnyana mengatakan, untuk mendukung target itu, para

kepala desa diminta agar mengalokasikan Alokasi Dana Desa (ADD) menunjang keberadaan PAUD. Kerja sama juga dilakukan dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora). “Salah satu langkah kita adalah meningkatkan status PAUD di desa menjadi PAUD negeri. Sampai saat ini, kita di Buleleng sudah mempunyai 25 PAUD negeri,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

PAUD – Bunda PAUD Buleleng Ny. Aries Suradnyana (tengah) saat mengikuti presentasi penilaian Apresiasi Bunda PAUD Berprestasi Provinsi Bali 2017, Senin (18/9) kemarin.

Singaraja (Bali Post) – Realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) dari APBN 2017 tampaknya tidak maksimal. Terbukti, DAK yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Buleleng saat ini tersisa Rp 7,43 miliar. Dana itu tidak bisa terserap seratus persen karena Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menerbitkan PMK No. 112 Tahun 2017 yang mengatur batas akhir realisasi DAK sampai 31 Agutus 2017. Pembatasan realisasi ini memaksa Dinas PU-PR tidak bisa mengalokasikan sisa DAK itu dan harus mengembalikan ke kas negara. Data di Dinas PU-PR tercatat sisa DAK tersebut terdiri atas Rp 5,2 miliar untuk perbaikan infrastruktur jalan, perbaikan infrastruktur irigasi pertanian menyisakan Rp 2,1 miliar, dan biaya untuk perbaikan infrastruktur air minum belum terserap Rp 670 juta. Jika ditotal sisa jatah DAK dari pemerintah pusat itu belum terealisasi Rp 7,43 miliar. Dinas PU-PR rencananya akan memanfaatkan sisa DAK tersebut dalam sisa pelaksanaan anggaran tahun ini. Akan tetapi, program itu dipastikan terputus di tengah jalan karena Kemenkeu menerbitkan PMK No. 112 Tahun 2017. Regulasi ini mengatur bahwa realisasi DAK dibatasi sampai 31 Agustus 2017. Dengan demikian, DAK yang belum terealisasi itu tidak bisa direalisasikan dan Dinas PU-PR harus mengembalikan sisa dana itu kepada kas negara. Kepala Dinas PU-PR, Nyoman Suparta Wijaya, di ruang kerjanya, Senin (18/9)

kemarin, mengaku tidak bisa berbuat banyak setelah mengetahui sisa DAK tidak bisa direalisasikan hingga akhir tahun anggaran. Sebaliknya, dia menyayangkan pemerintah pusat terkesan membatasi realisasi kucuran DAK. Padahal, daerah membutuhkan dana tersebut untuk membiayai program perbaikan infrastruktur jalan, irigasi pertanian, dan infrastruktur air minum. “Seperti itu kondisinya dan saya pernah konsultasi ke pusat dan memang tidak ada solusi lain kecuali kita kembalikan sisa dana yang tidak terserap itu. Sesungguhnya, kita perlukan dana itu untuk membangun infrastruktur. Seperti infrastruktur pertanian yang rusak itu ada 29 bendung dan tidak bisa kita tangani semuanya. Infrastruktur jalan juga perlu dan air minum juga sama kita perlu dana tambahan,” jelasnya. Di sisi lain, Suparta mengatakan, sisa DAK yang tidak terserap itu bukan saja terjadi di Buleleng, tetapi

Ketut Suparta Wijaya hampir semua kabupaten dan kota di Indonesia. Atas kondisi ini, pihaknya sudah menyampaikan kepada Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) termasuk mendiskusikan dengan DPRD Buleleng. Hasilnya, dalam APBD Perubahan 2017 ini, Dinas PU-PR terpaksa mengoptimalkan tambahan dana yang sudah disetujui sebesar Rp 52 miliar. Tambahan dana ini dimanfaatkan untuk perbaikan kerusakan bendung akibat bencana alam pada Desember 2016 hingga Januari 2017 yang lalu. Total anggaran yang terserap untuk memperbaiki enam bendung sebesar

Bali Post/kmb38

Rp 4,5 miliar. Sisanya Rp 10 miliar disiapkan untuk biaya pembebasan lahan proyek pembangunan shortcut lokasi lima dan enam (Desa Wanagiri dan Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada). Selain itu, tambahan dana dalam APBD perubahan ini juga dialokasikan untuk pembuatan trotoar jalan raya Desa Mundu, Kecamatan Banjar. “Untuk sisa pelaksanaan anggaran tahun ini, kami hanya gunakan dana tambahan dari APBD perubahan dan sasaran yang belum tertangani diprogramkan dalam APBD Induk 2018 mendatang,” tegasnya. (kmb38)


JEMBRANA

12

Selasa Paing, 19 September 2017

SOSOK

Bali Post/olo

Kembangkan Usaha Kelapa

SEJUMLAH desa di Kabupaten Jembrana memiliki potensi komuditi kelapa yang cukup potensial. Bila hasil kelapa ini dapat dikelola dengan baik oleh desa, maka bisa menjadi sumber pendapatan. Sayangnya hingga saat ini belum ada desa yang memiliki inisiatif mengelola tersebut. Sebagian besar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Jembrana hanya berkecimpung pada unit simpan pinjam. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) I Gusti Ngurah Sumber Wijaya mengatakan sejatinya banyak unit usaha yang bisa dikembangkan oleh BUMDes. Namun, hampir sebagian besar BUMDes yang dimiliki desa berkutat pada usaha simpan pinjam saja. Hal tersebut diakuinya menjadi pekerjaan rumah bagi pihaknya. Mantan Lurah Gilimanuk ini berupaya mendorong desa untuk mengembangkan usaha di desa lewat BUMDes. Salah satunya dengan potensi pohon kelapa yang hampir sebagian besar tumbuh di setiap desa. Di sinilah peran BUMDes mengelola potensi kelapa. Melalui pengolahan hasil kelapa, misalnya untuk minyak kelapa murni (VCO), gula kelapa dan minyak goreng (lengis tanusan). Termasuk juga pengolahan limbah berupa kelapa berupa sabut dan tempurung. “Bisa juga untuk bahan makanan khas Jembrana, seperti pesan telengis, lontong serapah,” terangnya. Saat ini, pihaknya sedang melakukan survei, di desa mana yang berpotensi mengembangkan usaha kelapa ini. “Rencananya kita tinjau salah satu desa di Yogyakarta yang telah mengembangkan. Karena di sini kita memiliki potensi itu,” tambah Sumber Wijaya. Dari sekian BUMDes, menurutnya, ada satu desa yang merencanakan mengembangkan usaha melalui desa wisata dan potensi pengelolaan air dalam kemasan di Yehembang Kangin. (olo)

Dana Belum Cair, Biaya Operasional Panwaslu Masih Swadaya Negara (Bali Post) Hampir sebulan Panwaslu Jembrana sudah menjalankan tugasnya. Mereka tampak semangat bekerja meski belum menerima kucuran dana dari provinsi. Walaupun dananya belum cair, mereka mengaku tidak mempermasalahkan hal ini. Sebab, mereka mengetahui dana yang berasal dari pemerintah ada mekanisme dan prosedurnya sebelum dicairkan. Ketua Panwaslu Jembrana Pande Ady Muliawan saat ditemui, Senin (18/9) kemarin, mengakui kalau dananya memang belum cair. Meski demikian, tugas tetap dijalankan sesuai porsi masing-masing. “Kami menyadari dana yang berasal dari pemerintah ada mekanisme dan prosedur sebelum dicairkan, sehingga pihaknya hanya bisa menunggu,” katanya. Pihaknya berupaya untuk memenuhi kebutuhan Panwaslu, secara swadaya. Sampai saat ini biaya operasional lembaganya masih bisa berjalan meskipun beberapa kebutuhan di antaranya harus dilakukan secara swadaya. Dikatakan ada yang swadaya, ada juga yang berhutang dulu seperti untuk keperluan alat tulis kantor. “Sementara untuk komputer tidak terlalu masalah, karena hampir semua pegawai Panwaslu memiliki laptop yang bisa kami pinjam dulu,” katanya. Pihaknya saat ini sedang mempersiapkan pembukaan pendaftaran Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk Pemilihan Gubernur Bali. Pande menambahkan pendaftaran akan dibuka mulai 22 September hingga satu minggu setelahnya. Ditargetkan akhir Oktober Panwascam sudah dilantik dan mulai bertugas. Untuk lima kecamatan yang ada di Kabupaten Jembrana, masing-masing akan ditugaskan tiga Panwascam. Mereka akan mendapatkan pembekalan teknis mengawasi jalannya Pilgub Bali di wilayah masing-masing. Selain rekrutmen Panwascam, pihaknya akan melakukan sosialisasi terhadap pemilih dari organisasi kepemudaan, bersama dengan Bawaslu Provinsi Bali. Pihaknya juga sudah inventarisir organisasi kepemudaan yang ada. Rencananya, sosialisasi akan dilakukan di lantai III Kantor Bupati Jembrana. (kmb)

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana (0365) 3944 Kejari Negara (0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN (0365) 41135

Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110

Bali Post/olo

SEMPROT - Penyemprotan kandang-kandang ayam dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus flu burung oleh petugas beberapa waktu lalu. Dinas melakukan penyemprotan ini secara rutin tiga bulan sekali.

Cegah Penyebaran Virus Flu Burung

Pengawasan Pelabuhan Diperketat, Petugas Semprot Pasar Hewan

Negara (Bali Post) Adanya warga yang meninggal akibat terkena virus flu burung di Klungkung membuat daerah lainnya waspada. Seperti halnya langkah yang diambil pihak berwenang di Kabupaten Jembrana. Pihak Karantina Pertanian Kelas I Denpasar Wilayah Kerja (Wilker) Gilimanuk, meningkatkan pengawasan lalu lintas keluar masuk pengiriman unggas melalui Pelabuhan Gilimanuk. Sementara tim Kesehatan Hewan dari Bidang Keswan dan Kesmavet, Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana melakukan penyemprotan (spraying) ke sejumlah pasar yang tersedia kandang-kandang unggas. Penanggung jawab Karantina Gilimanuk Ida Bagus Eka, Senin (18/9) kemarin mengatakan sudah melakukan pengawasan ketat terhadap pengiriman unggas melalui Pelabuhan Gilimanuk. Sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 44 Tahun 2005, tentang larangan sementara keluar masuk unggas

hidup (kecuali DOC) ke Bali masih berlaku hingga saat ini. Selain itu, pengawasan juga dilakukan terkait daging olahan tanpa dokumen karantina asal. “Walaupun sebenarnya risikonya kecil, tetapi kita juga awasi masuknya daging (unggas). Apalagi ketika tanpa dilengkapi dokumen karantina,” ujarnya.

Dokumen berupa Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari Karantina asal. Surat itulah untuk memastikan kondisi daging sehat segar. Di sisi lain, dinas terkait juga melakukan antisipasi pencegahan flu burung (H5NI) di wilayah Jembrana. Salah satunya dengan spraying di kandang-kandang unggas yang

dijual di pasar. Kabid Keswan dan Kesmavet, Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, Anak Agung Mahadikara mengungkapkan penyemprotan itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus flu burung. Penyemprotan dilakukan rutin setiap tiga bulan sekali. “Sebenarnya (spraying) ini untuk edukasi ke masyarakat agar menjaga kesehatan hewan termasuk unggas,” ucapnya. Penyemprotan teranyar dilakukan pada Jumat (15/9) lalu di kandang unggas di Pasar Umum Negara. Hingga kemarin, kata dia, belum ada laporan terkait kejadian unggas yang banyak mati.

Namun, petugas tetap siaga untuk mengambil tindakan ketika muncul indikasi ada kondisi tersebut. Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk aktif melaporkan bila ada unggas mati massal. Tahun 2006 lalu, Jembrana sempat terjadi kasus flu burung hingga menelan korban jiwa tepatnya di Desa Dangintukadaya, Kecamatan Jembrana. Bahkan saat itu dilakukan pemusnahan unggas secara massal di sekitar lokasi. Namun, selama 10 tahun terakhir, kejadian ayam mati masih banyak ditemui, namun belum mengarah ke flu burung. (kmb26)

Koordinasi Serapan Anggaran

Dewan Menilai Perlu Peran Sekda

Negara (Bali Post) – Berkaca pada lambatnya sejumlah tender, DPRD Jembrana meminta agar Unit Layanan Pengadaan (ULP) memiliki jadwal rutin tiap bulannya. Selain itu, perlunya peran pimpinan yang bisa mengkoordinir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tender tidak menumpuk pada satu bulan, sehingga tidak ada alasan saling menyalahkan. Ketua Komisi C DPRD Jembrana Ida Bagus Susrama, Senin (18/9) kemarin mengatakan, pascadisoroti terkait serapan anggaran untuk pembangunan fisik yang masih rendah, sudah

mulai ada perubahan. Terutama di ULP, yang sebelumnya struktur kelompok kerja dibagi terpisah. Saat ini sudah digabung, baik pokja konstruksi, barang dan perencanaan, semuanya bisa mengambil pekerjaan. Namun, dengan keterlambatan yang cukup banyak hingga pertengahan tahun lalu, sulit untuk dikejar seluruh pengerjaan. Apalagi waktu yang tersisa hanya tiga bulan dan ditambah lagi pekerjaan baru yang bersumber dari APBD Perubahan. “Kalau pola kerja masih lama, akan terus begini. ULP di bawah Setda (Sekretariat Daerah), paling tidak Sekda

harus ikut mengontrol,” tandasnya. Sebab, menurutnya, perlu ada pimpinan yang bisa mengkoordinir seluruh OPD ketika muncul alasan bahan tender belum masuk ke ULP. Penjadwalan juga harus dilakukan supaya pekerjaan tidak menumpuk di ULP di waktu tertentu saja. Di sinilah peran pimpinan yang bisa mengkoordinir seluruh OPD. “Sejak mulai ketok palu, sudah mulai disiapkan dan dijadwal masing-masing OPD,” tambah Dewan asal Pendem ini. Sementara itu, dari data di ULP, saat ini masih tersisa belasan paket pekerjaan yang

masih dalam proses tender. Kabag Humas dan Protokol Jembrana I Komang Suparta melalui Kabag Perlengkapan Setda Jembrana I Made Aryana mengatakan hingga pertengahan September ini masih ada 17 tender yang masih dalam proses. Dari total seluruh tender tahun ini, baik konstruksi, barang dan perencanaan sebanyak 157 pekerjaan. Menurutnya sudah selesai sebanyak 138 pekerjaan. Sisanya 17 masih dalam proses, dan satu tender gagal karena tidak ada penawaran. Satu paket pekerjaan lagi dicabut atau dibatalkan. Tender yang gagal itu terkait pengawasan

pembangunan irigasi air tanah di Dinas Pertanian dan Pangan dengan jumlah pagu Rp 69 juta. Jumlah tersebut belum termasuk keseluruhan tender di Perubahan. “Baru sekitar dua (tender) yang masuk, yang lain belum masuk (ULP),” terangnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi C DPRD Jembrana menyoroti penyerapan anggaran, khususnya belanja fisik yang dalam satu semester berjalan, baru terserap 38 persen. Dewan mendorong eksekutif mengevaluasi agar tidak sampai banyak muncul SILPA (Sisa Lebih Anggaran) karena keterlambatan waktu. (kmb26)

Waspadai Gunung Agung Erupsi

Petugas BPBD Siapkan Ribuan Masker

Negara (Bali Post) Adanya peningkatan status Gunung Agung yang lokasinya berada di Kabupaten Karangasem, dari level 1 (normal) ke level siaga disikapi serius Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana. Bahkan jauh-jauh hari, pihak BPBD Jembrana menyebarkan imbuan keselamatan kepada perbekel/lurah se-Jembrana. Imbauan keselamatan tersebut tertanggal 15 September 2017 dan sekaligus meneruskan informasi Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral dan Badan Geologi melalui Kepala Pelak-

sana Badan Penangulangan Bencana Daerah Provinsi Bali. Informasi ini bahkan paling pertama direspons BPBD Jembrana, yang wilayahnya berada paling ujung barat Bali. Sejauh ini, informasi yang diperoleh petugas BPBD sudah menyiapkan logistik 800-an masker atau bisa mencapai ribuan masker jika bencana terjadi. Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Jembrana Ketut Eko Susila Artha Permana, Senin (18/9) kemarin, membenarkan pihaknya telah melayangkan surat edaran berupa imbuan keselamatan terkait peningkatan status Gunung Agung dari normal ke

siaga. Menurutnya, pihaknya sudah bersurat ke perbekel dan lurah untuk diteruskan dan disampaikan ke masyarakat. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat mengantisipasi dampak buruk peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Agung, salah satunya dengan menyiapkan masker. “Dampak debu cukup mengganggu, jadi harus diantisipasi. Meskilokasinya paling ujung barat, dampaknya pasti ada,” kata Eko, mantan Camat Pekutatan. Selain kepada perbekel di 41 desa dan 10 lurah, imbauan ini juga ditembuskan kepada para pejabat. (kmb)

Ketut Eko Susila Artha Permana

Bali Post/kmb


Selasa Paing, 19 September 2017

Antisipasi Erupsi Gunung Agung

Besakih Gelar Ritual ”Bhakti Panglempana” di Enam Titik

Amlapura (Bali Post) Aktivitas Gunung Agung terus menunjukkan peningkatan. Ini membuat masyarakat harus waspada. Melihat keresahan di tengah warga khususnya warga di kaki Gunung Agung, Desa Adat Besakih juga mengambil langkah-langkah. Selain menyosialisasikan kepada masyarakat, Desa Besakih juga akan menggelar ritual Bhakti Panglempana. Upacara itu bermakna sebagai peneduh. Memohon kepada Ida Sang Hyang Widhi agar Gunung Agung tidak meletus lagi. Ritual ini sebagai bentuk kegiatan pangrastiti yang akan dilaksanakan Jero Mangku Widiartha Rabu (20/9) besok, bertepatan Tilem Sasih Katiga. “Upacara Bhakti Panglempana itu juga bertepatan dengan pelaksanaan upacara Aci Pangurip Bhumi di Pura Ulun Kukul, Besakih,” kata Bendesa Adat Besakih Jero Mangku Widiartha saat dihubungi, Senin (18/9) kemarin. Lokasi pelaksanaan upacara panglempana itu dipusatkan di enam titik yaitu di Pura Dalem Puri, Pura Bangun Sakti, Pura Goa Raja, Pura Basukian, Pura Penataran Agung, dan Pura Pangubengan. Ritual ini melibatkan seluruh krama Desa Adat Besakih. “Rencananya ibu bupati dan bapak wakil bupati serta pejabat terkait hadir. Kita berdoa samasama agar bencana yang kita takutkan tidak akan pernah terjadi,” tegasnya. Disinggung ancaman bencana, dia menegaskan berdasarkan pengalaman yang bersifat tradisi oleh masyarakat Besakih, jika Gunung Agung hendak meletus, akan ada tanda-tanda khusus. Sesuai penuturan para tetua yang sudah pernah mengalami bencana Gunung Agung meletus 1963, biasanya didahului tanda-tanda layunya pepohonan di area lereng gunung, turunnya binatang-binatang yang ada di hutan Gunung Agung ke tegalan atau meranggasnya kebun masyarakat yang ada di seputar dekat lereng gunung. Sementara hingga Senin kemarin, tanda-tanda itu belum terlihat. Sehingga suasana di lingkungan masyarakat Besakih sampai saat ini masih tenang. Masyarakat tidak menunjukkan rasa kekhawatiran yang berlebihan serta masih melakukan aktivitas seperti biasa. Dia juga mengaku masyarakat di sekitar Besakih sangat terganggu dengan beredarnya informasi yang tidak benar. Hoax itu beredar luas. Dan seolah-olah Gunung Agung itu akan meletus, sehingga warga diminta segera mengungsi. Publik menerima informasi itu setelah tersebar luas informasi hoax di media sosial. Sehingga pihaknya sependapat informasi resmi mengenai status aktivitas Gunung Agung. Pengumumannya harus melalui satu pintu. Terkait hal itu, sesuai hasil pengamatan aktivitas Gunung Agung dari KESDM Badan Geologi PVMBG, Pos Pengamatan Rendang, kesimpulannya tingkat aktivitas Gunung Agung kini masuk kategori siaga. Sehingga rekomendasi yang benar itu bagi masyarakat/pengunjung tidak dibolehkan melakukan aktivitas di seluruh area dalam radius 3 km dari kawah Gunung Agung. Dengan demikian, kesimpulannya kondisi Besakih masih terbilang aman. “Maka, jangan khawatir untuk datang dan berkunjung ke Besakih,” ujarnya. (kmb31)

Polres Kunjungi Warga Sakit, Kodim Donor Darah

Amlapura (Bali Post) Dua institusi keamanan di Bumi Tanah Aron terus melanjutkan misi di bidang sosial di tengah kesibukan menjalankan tanggung jawab di bidang keamanan. Polres Karangasem dalam rangka menyambut HUT Sat. Lantas yang ke-62 melakukan kunjungan ke rumah warga yang menderita sakit berkepanjangan. Sedangkan menyambut HUT ke-72 TNI, Kodim 1623/ Karangasem menggelar aksi donor darah yang dipusatkan di Makodim setempat. Bakti sosial personel Sat. Lantas Polres Karangasem itu dipimpin langsung Kapolres AKBP Wayan Gede Ardana, Sabtu (16/9) lalu. Targetnya I Ketut Sutarsa (45), warga Banjar Kauhan, Desa Pesedahan, Kecamatan Manggis yang sejak delapan tahun terakhir mengalami saraf kejepit bisa lebih baik. Sakit itu praktis mengakibatkan Sutarsa tak bisa beraktivitas hingga akhirnya tanggung jawab ekonomi keluarga sepenuhnya dibebankan kepada sang istri Ni Nyoman Pujianti (40). Sebelumnya bantuan serupa juga ditujukan kepada Aiptu I Nengah Wirka, anggota Pos Subsektor Candidasa yang juga sudah lama sakit. Kunjungan rombongan Sat. Lantas itu juga dihadiri ratusan anggota komunitas Karangasem Scuter Club dan Karangasem Cetul Club. Komunitas pencinta motor tua itu tak lain adalah peserta kegiatan safety riding yang sebelumnya sekitar pukul 08.00 dilepas Kapolres di Lapangan Pesat Gatra Polres Karangasem. Kegiatan tersebut juga merupakan rangkaian menyambut HUT Sat. Lantas. ‘’Safety riding sebagai kampanye kita meningkatkan kesadaran warga untuk berkendara secara aman. Safety riding untuk memberi contoh disiplin berlalu lintas,’’ ungkap Kapolres. Sementara itu, donor darah Kodim Karangasem dilaksanakan Jumat (15/9). Selain jajaran Kodim dan Koramilkoramil, kegiatan yang difasilitasi PMI Karangasem itu juga didukung berbagai elemen masyarakat dan elemen kepemudaan di bawah bendera Komita Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). ‘’Kegiatan ini untuk membantu PMI dalam menjalankan misi kemanusiaan,’’ ungkap Kasdim Mayor Kav. I Nyoman Salindra selaku penanggung jawab kegiatan. Kegiatan donor darah tersebut berhasil mengumpulkan sedikitnya 60 kantong darah. Diharapkan semuanya sehat mengingat saat ini stok darah di Bank Darah PMI Karangasem sudah menipis. ‘’Kita punya delapan kantong golongan darah A, golongan B 40 dan AB hanya dua. Stok darah O yang paling banyak dibutuhkan juga tinggal 14 kantong saja,’’ urai Sekretaris PMI Karangasem I Gede Redita. (kmb)

Bali Post/kmb

DONOR DARAH - Kegiatan donor darah Kodim 1623/ Karangasem dalam rangka memperingati HUT ke-72 TNI.

KARANGASEM

13

Status Siaga, Kaki Timur Gunung Agung Terbakar

Cadangan Dana Bencana Karangasem Hanya Rp 1,2 M Amlapura (Bali Post) -

Ketika sedang dihebohkan status siaga pada Gunung Agung, masyarakat Karangasem dikejutkan kebakaran hutan di kaki bagian timur gunung tertinggi di Bali itu. Kebakaran hutan yang tidak ada kaitannya dengan aktivitas vulkanik itu, berlangsung di wilayah Kecamatan Kubu, Senin (18/9) kemarin. Kebakaran hutan itu terpantau siang. Api sangat cepat menyebar hingga menimbulkan kepulan asap tebal. Tim pemadam dengan empat unit armada dari Dinas Damkar Karangasem sudah diterjunkan untuk menjangkau lokasi. Camat Kubu I Made Suartana mengatakan daerah yang terbakar itu merupakan kawasan hutan. Pihaknya sudah sempat melakukan pemantauan, namun tidak bisa maksimal karena kawasan yang terbakar itu berada di daerah sulit dijangkau. Kebakaran itu terjadi di tiga titik yakni Banjar Juntal Kaja di Desa Kubu, Banjar Gunung Sari di Desa Dukuh dan yang terbesar di Banjar Bantas Kaja, Desa Baturinggit. ‘’Penyebabnya belum bisa kita pastikan. Sekarang tim pemadam sedang berusaha menjangkau titik api,’’ ujarnya. Terkait aktivitas vulkanik Gunung Agung, Pemkab Karangasem terus melakukan langkah-langkah strategis. Wabup Wayan Artha Dipa, kemarin, memimpin rapat rutin. Salah satunya membahas kesiapan anggaran untuk mengantisipasi jika kemungkinan terburuk terjadi. Untuk antisipasi kebencanaan, saat itu Karangasem hanya punya cadangan dana bencana Rp 1,2 miliar dari Rp 2 miliar yang dianggarkan

dalam APBD Induk 2017. Sebanyak Rp 800 juta sebelumnya sudah terpakai untuk penanganan bencana banjir bandang dan longsor saat musim hujan lalu. Wabup Artha Dipa mengakui anggaran dana bencana yang tersisa tergolong minim. Tetapi menyikapi ancaman bencana vulkanik Gunung Agung itu, pihaknya memastikan Pemkab Karangasem akan memaksimalkan sumber daya yang ada. Sesuai hasil rapat koordinasi Forkompinda yang diperluas melibatkan para perbekel dan pemangku kepentingan lainnya Minggu (17/9) lalu, pemkab sedang mempersiapkan kegiatan mitigasi. Mitigasi itu sebagai upaya mengurangi risiko bencana. ‘’Pada intinya, kita siap. Tapi karena kita ketiben (menjadi lokus bencana), mudah-mudahan itu tidak terjadi. Segala sesuatunya tentu kita lebih banyak sebagai pelaksana. Nanti pemerintah provinsi yang men-support,’’ ungkapnya. Kegiatan mitigasi yang akan dilakukan termasuk pendataan penduduk di radius daerah rawan bencana, Wabup mengatakan para perbekel menjadi ujung tombaknya. Selain memastikan data penduduk, perbekel juga berkewajiban memberi pemah-

anan kepada masyarakat baik menyikapi situasi saat ini, ataupun jika Gunung Agung benar-benar memuntahkan laharnya. ‘’Mengenai pendataan penduduk, laporan lengkapnya kita harapkan sudah ada besok (hari ini - red),’’ ucapnya. Untuk optimalisasi kegiatan antisipasi, Pemkab Karangasem rencananya memanfaatkan sebagian dana bagi hasil Pajak Hotel dan Restoran (PHR) dari Pemkot Denpasar. Namun untuk tujuan itu, Karangasem berharap mendapatkan pengecualian mengingat dana PHR itu sejatinya diarahkan untuk kegiatan pelestarian seni, tradisi, dan budaya. Selain itu juga pelestarian tempat-tempat ibadah dan pembangunan infrastuktur penunjang pariwisata. Sekda Karangasem Gede Adnya Mulyadi didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) I Nengah Mindera mengatakan, tahun ini Karangasem mendapat alokasi PHR Denpasar Rp 3,843 miliar. Jika direstui, Rp 2,8 miliar akan diarahkan untuk kegiatan mitigasi kebencanaan Gunung Agung. ‘’Segera kita mohonkan ke Pemkot Denpasar, sehingga pada APBD Perubahan ini dana sudah bisa kita ploting ke sana,’’ tandasnya. (kmb)

Bali Post/kmb

TERBAKAR - Kebakaran hutan di wilayah Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu.

Digusur, Pedagang Mengadu ke Dewan Amlapura (Bali Post) Puluhan pedagang pasar pagi Terminal Seraya di Jalan Gajah Mada Amlapura mendatangi Kantor DPRD Karangasem, Senin (18/9) kemarin. Kedatangan mereka untuk mengadu karena hendak digusur masuk ke Pasar Amlapura Timur. ‘’Boleh saja pindah, tetapi pemerintah tahu tidak kondisi di Pasar Amlapura Timur. Kami tak mungkin bisa berjualan di sana karena Pasar

Timur baru buka pukul enam pagi,’’ keluh Wayan Wija (40) di hadapan Komisi II yang menerima mereka. Pedagang asal Desa Bungaya, Bebandem itu mengatakan, selama ini pedagang pasar pagi itu tak pernah berulah. Semuanya taat membayar retribusi. Mereka juga disiplin waktu. Sesuai kesepakatan terdahulu dengan pemerintah, kata Wija, semua pedagang sudah tutup jam enam pagi, sehingga

Bali Post/kmb

MENGADU KE DPRD - Pedagang pasar pagi Terminal Seraya mengadu ke DPRD Karangasem.

setelah pasar pagi bubar maka Terminal Seraya seutuhnya bisa berfungsi sebagai terminal angkutan umum. ‘’Kami buka jam 02.00 Wita kalau kami masuk ke Pasar Timur, solusinya seperti apa,’’ katanya menegaskan. Ironisnya, pedagang yang didominasi ibu-ibu itu juga menolak dipindah ke Pasar Karangsokong dengan berbagai alasan. Ada yang beralasan jauh, ada yang mengaku enggan pindah karena pasar di wilayah Kelurahan Subagan itu sepi. Sedangkan pihak Disperindag Karangasem rencananya merelokasi mereka ke lantai dua alias lantai kuning Pasar Amlapura Timur. Rombongan pedagang itu sudah merapat di gedung Dewan pukul 09.00. Selain Komisi II, mereka juga diterima unsur dari instansi terkait. Juga hadir Kepala Pasar Amlapura Timur Made Lokantara bersama sejumlah stafnya. Kabid Sarana Prasarana Disperindag I Wayan Mangku mengatakan, pemindahan pedagang pasar pagi dalam rangka penataan pasar ke

depan dalam kaitan mewujudkan kota Amlapura sebagai kota kecil yang nyaman. Penataan pasar pagi itu juga untuk memaksimalkan sumber daya yang ada. Salah satunya Gedung UKM Center yang berada persis di depan Terminal Seraya itu. ‘’Persoalannya pedagang berjualan di pinggir jalan. Pemerintah ingin semua pedagang masuk pasar sehingga bisa jualan lebih aman dan nyaman,’’ katanya. Terminal Seraya sendiri merupakan aset Dinas Perhubungan Karangasem. Selama ini pedagang yang demo kemarin memang diakui taat peraturan. Permasalahan justru bersumber dari pihak lain yaitu pedagang bermobil yang aktivitasnya berlangsung sampai siang. Selain mencaplok terminal, aktivitas mereka juga mengganggu arus lalu lintas. Menariknya, Kepala Pasar Amlapura Timur Made Lokantara terkesan kurang siap jika pedagang pasar pagi masuk pasar lalu buka mulai jam 02.00. Sebab, Pasar Amlapura Timur sendiri baru buka pukul 06.00. Selain fak-

tor keamanan, dia juga mengaku kekurangan personel. ‘’Kalau pedagang ini (yang demo - red) diberikan buka lebih awal, dari sisi keamanan kami tidak siap. Personel kami terbatas,’’ ucapnya. Para pedagang pasar pagi itu rencananya sudah akan digusur hari ini. Anggota Komisi II Made Juita menilai permasalahan muncul karena ada rantai koordinasi yang tidak berjalan sesuai yang seharusnya. Pihaknya berharap antara pemerintah dan pengelola pasar bisa satu kata sehingga pedagang mendapat kepastian kelanjutan usahanya. Menyikapi persoalan itu, Komisi II dan eksekutif dalam waktu dekan ini akan menggelar rapat dengar pendapat. Nantinya setelah ada solusi, akan diberikan tenggang waktu bagi pedagang untuk menindaklanjutinya. ‘’Ini dalam rangka penataan, sehingga ke depannya menjadi lebih baik. Mari kita carikan solusi dan semua pihak nantinya harus menaati kesepakatan yang ada,’’ pungkas Ketua Komisi II Kadek Sujanayasa. (kmb)

Kemendikbud Gelar Sarasehan di Puri Agung Karangasem 90 Tahun Pertemuam Tagore, Ki Hadjar Dewantara dan Raja Djelantik

Ki Hadjar Dewantara dan Rabindranath Tagore adalah dua tokoh pendidikan penting dari lndonesia dan India. Pertemuan keduanya terjadi saat kunjungannya ke Yogyakarta 21 September 1927. Tagore bertemu dengan Ki Hajar Dewantara di Taman Siswa, Yogyakarta, sekolah yang didirikan Dewantara yang berhaluan sama dengan perguruan yang dikembangkan Tagore di Santiniketan, India. Bagaimanakah pertemuan dua tokoh besar di dunia pendidikan di India dan di Indonesia? PERTEMUANtokoh besar dari India dan Indonesia itu akhirnya diperingati pada sebuah sarasehan 90 tahun peringatan bertemunya kedua tokoh ini dan juga tokoh Bali, Raja Karangasem I Gusti Bagus Djelantik di Puri Agung Karangasem, Senin (18/9) kemarin. Direktur Sejarah Direktorat Jenderal Kebudayaaan Kemendikbud RI Dra. Triana Wulandari, M.Si. mengatakan kegiatan itu digarap Direktorat Sejarah bersama Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik lndonesia. Pemerintah bekerja sama dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan di Kedutaan Besar Republik Indonesia di New Delhi, India, Universitas Sejarahwiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indian Council for Cultural Relations (ICCR) dan Puri Agung Karangasem. “Kegiatan ini dipusatkan di

Yogyakarta dan Bali, 16-18 September,” katanya. Agenda kegiatan ini mencakup dua acara inti, yaitu Seminar Internasional “Gagasan Dewantara dan Tagore dan Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Nasionalisme” yang menghadirkan 10 pembicara dari Indonesia dan India di Yogyakarta 16 September lalu. Kemudian sarasehan tentang “90 Tahun Pertemuan Tagore dan Djelantik di Bali, Senin (18/9) kemarin. Selain kedua acara inti tersebut, juga diadakan kegiatan pendukung, seperti kunjungan ke tempat peninggalan sejarah Pendopo Tamansiswa, Candi Borobudur dan Candi Prambanan, Tirta Gangga, Puri Agung Karangasem dan Taman Soekasada Ujung serta pertunjukan Sendratari Ramayana. “Di tempat inilah (Puri Agung Karangasem), kedua keluarga Togore dan Raja Djelantik bertemu. Kita sekarang menapak tilas kem-

bali pertemuan kedua tokoh besar ini,” tegasnya. Sebelum bertemu Raja Karangasem, pertemuan antara kedua tokoh sebelumnya, Tagore dan Ki Hadjar Dewantara menghasilkan beberapa bentuk kerja sama. Termasuk pertukaran pelajar antara Taman Siswa dan Santiniketan hingga pembangunan Pusat Kajian Kebudayaan Jawa di Santiniketan. Kedua tokoh ini juga memikirkan prinsip yang sama mengenai pendidikan. Visi mereka pendidikan itu berbasis kemanusiaan dan nilai-nilai kemerdekaan. Kedua institusi yang mewakili buah pemikiran mereka itu juga turut berperan mendorong kemerdekaan kedua bangsanya. Pertemuan kedua tokoh itu tidak hanya menjadi bukti sejarah hubungan antara Indonesia dan India khususnya di bidang pendidikan, yang telah terjalin pada masa pra-kemerdekaan. Pertemuan ini perlu diperingati karena ide-ide yang disuarakan oleh kedua tokoh pendidikan itu masih relevan hingga saat ini. Pertemuan itu dapat menjadi acuan menemukan kebijakan pendidikan kedua negara, lndonesia dan India, pada masa yang akan datang. Selain ke Yogyakarta, saat kunjungannya ke Bali, Rabindranath Tagore juga ber-

Bali Post/gik

SERAHKAN KENANG-KENANGAN - Direktur Sejarah Direktorat Jenderal Kebudayaaan Kemendikbud RI Dra. Triana Wulandari, M.Si. saat menyerahkan kenangkenangan foto pertemuan Tagore dengan Raja Karangasem pada 26-28 Agustus 1927 silam. temu I Gusti Bagus Djelantik, Raja Karangasem, pada 26-28 Agustus 1927. Dalam kesempatan tersebut, Tagore dan Djelantk berdiskusi tentang agama dan filosofi dalam perjalanannya di Bali. Tagore telah banyak menulis mengenai perbedaan dan persamaan tradisi Hindu di Bali dan India. Untuk mendukung kegiatan itu, Direktorat Sejarah sudah mengalihbahasakan karya buku Rabindranath Tagore. Surat-Surat dari Jawa. Buku ini merupakan

rekaman perjalanan yang ditulis Rabindranath Tagore selama kunjungannya ke Asia Tenggara JuIi sampai Oktober 1927. Dalam surat-surat yang ditujukan ke beberapa orang terdekatnya, termasuk dua orang anaknya, Rathindranath Tagore dan Mira Devi, menantunya Pratima Devi, sekretarisnya Amiya Chakravarty dan temannya Nirmalkumari Mahalanobis. Tagore menjelaskan kesan-kesan dan buah ide-ide yang diperolehnya sepanjang perjalanan. (gik)


TABANAN

14

Selasa Paing, 19 September 2017

Kasus Koperasi Sari Ajeg Mandiri

Dewan Minta Diskop ”Crosscheck” Laporan RAT

Tabanan (Bali Post) Koperasi Sari Ajeg Mandiri yang tidak bisa mengembalikan dana nasabahnya itu menjadi perhatian dewan di DPRD Tabanan. Terlebih dari hasil pemeriksaan, keberadaan koperasi itu ternyata sudah mengalami masalah sejak lima tahun lalu. Selama masa itu, koperasi tetap bisa masuk kategori koperasi sehat. Koperasi itu bisa sehat, lantaran disinyalir pihak manajemen koperasi melakukan rekayasa laporan hasil RAT-nya. Atas kondisi itu, dewan berharap agar pihak terkait dalam hal ini Dinas Koperasi dan UKM melakukan crosscheck laporan RAT di setiap koperasi yang ada di Tabanan, sehingga kasus serupa tidak terulang lagi. Hal itu dipaparkan anggota DPRD Tabanan I Gusti Ngurah Sanjaya, Senin (18/9) kemarin. Dinas Koperasi sebagai pengawas harusnya tidak menerima begitu saja setiap laporan RAT koperasi. Idealnya, dinas melakukan

crosscheck kembali sehinggga jika terjadi kejanggalan bisa diantisipasi secara dini. Dinas Koperasi dan UKM Tabanan, kata Ngurah Sanjaya, punya tanggung jawab besar terhadap keberlangsungan koperasi. Alasannya, dinas juga mendistribusikan sejumlah sumber laba BUMN kepada koperasi. Walau disadari, jika dalam hal melakukan pemantauan secara keseluruhan, Dinas Koperasi pun memiliki keterbatasan. Terlebih jumlah koperasi di Tabanan saat ini mencapai 555 koperasi dan berpeluang terus berkembang dan bertambah. ‘’Tetapi, meski mengalami keterbatasan, setidaknya dalam hal pemantauan pihak dinas terkait bisa mendeteksi atau membaca gejala-gejala sejak dini di lapangan. Sehingga bisa juga dicarikan solusi sejak dini,’’ ujarnya. Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tabanan A.A. Gede Dalem Tresna Ngurah mengatakan pihaknya berencana segera

melakukan pengecekan ulang dilapangan, terkait laporan RAT yang sudah diterima dari sejumlah koperasi pada tahun ini. “Pasti kami akan lakukan crosscheck ulang terhadap laporan RAT koperasi yang ada di Tabanan. Ini penting agar tidak terjadi peristiwa serupa dimasa mendatang,’’ ujarnya. Ia melanjutkan, pihak dinas koperasi akan melihat secara keseluruhan koperasi di lapangan. Tentunya hal itu akan disesuaikan dengan jumlah tenaga sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki dinas saat ini. Jumlah koperasi di Tabanan saat ini mencapai 555 koperasi. Sebanyak 107 koperasi yang ada belum melakukan atau melaporkan RAT. Khusus kepada koperasi yang tidak melakukan atau melaporkan RAT ke dinas, kata Dalem Tresna, pihaknya sudah melakukan teguran, bahkan mendatangi koperasi bersangkutan agar segera melakukan RAT. (kmb24)

Dua Lakalantas, Dua Tewas Satu Korban Pelajar SMP

Bali Post/kmb28

TERGILAS TRUK - Kondisi kendaraan pascatergilas truk di wilayah Selbar.

Tabanan (Bali Post) Dua insiden kecelakaan terjadi dalam sehari di wilayah hukum Polres Tabanan, Senin (18/9) kemarin. Peristiwa itu menyebabkan dua korban meninggal dunia. Kecelakaan maut pertama terjadi di ruas jalan nasional jurusan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya Banjar Mekayu, Desa Lalang Linggah, Kecamatan Selemadeg Barat, pukul 07.15 Wita. Kecelakaan itu melibatkan dua pengendara motor yakni Ni Gusti Ayu Putu Ratna Dewi (13), siswi SMP asal Banjar Yeh Bakung, Desa Lalanglinggah, Selbar dan I Ketut Sutama (48) asal Sanur Denpasar dengan kendaraan truk yang dikemudikan I Made Yudhiarta (44) asal Jembrana. Kecelakaan itu menyebabkan Ratna Dewi meninggal akibat luka serius yang dialaminya. Dari keterangan warga di lokasi kejadian, sebelum lakalantas terjadi, pengendara Vario (Ratna Dewi - red) datang dari arah jurusan Gilimanuk menuju arah Denpasar. Setibanya di TKP, Ratna Dewi pun berniat mendahului

truk boks Isuzu AB 8946 NE. Sayangnya ia terlalu mengambil jalur ke kanan hingga melewati as marka jalan. Dan saat bersamaan dari arah berlawanan datang pengendara lain (Ketut Sutama - red). Karena jarak yang cukup dekat, tabrakan pun tidak bisa dihindari. Akibatnya, pengendara yang masih berstatus pelajar SMP ini mental ke kiri, kemudian tergilas roda belakang sebelah kanan truk Isuzu boks yang hendak di dahuluinya. Pengendara lainnya mengalami lecet pada kaki sebelah kanan, masih sadar dan menjalani perawatan di Puskesmas Selemadeg Barat. Sementara kecelakaan kedua terjadi di jalan provinsi jurusan Denpasar-Singaraja, terpatnya di Banjar Abian Luang, Desa Baturiti, sekitar pukul 08.35 Wita. Kecelakaan terjadi antara pemotor dan kendaraan Mitsubishi truk. Pada lakalantas kedua juga menyebabkan satu orang meninggal dunia. Dari informasi yang dihimpun, sebelum terjadinya kecelakaan kendaraan Mitsubisi truk nopol P 8832 UV yang di kemudikan Heru Prasetyo dengan penumpang atas nama Slamet Widodo datang dari arah utara jurusan Denpasar. Nah... setibanya di Banjar Abian Luang, Desa Baturiti, kendaraan di atas diduga mengalami rem blong. Dan selanjutnya menabrak sepeda motor Honda Supra X 125 DK 2090 UJ yang dikendarai I Gede Polos dan membonceng Ni Ketut Sukanis. Akibatnya, pengendara I Gede Polos mengalami luka serius. Korban keluar darah dari telinga kanannya dan meninggal dunia setelah mendapat perawatan intensif di RSU Semara Ratih di Luwus. Atas kejadian lakalantas itu, Kasat Lantas Polres AKP Ni Kadek Citra Dewi Suparwati senantiasa mengimbau agar para pengendara selalu berhati-hati di jalan raya. Jangan menganggap remeh berkendara jarak jauh maupun dekat,tetap utamakan keselamatan diri dengan menggunakan helm. Kepada para orangtua, juga diharapkan agar melarang anak-anak yang memang belum pantas membawa kendaraan. “Jika belum memiliki SIM walau sudah cakap berkendara, jangan dulu menggunakan sepeda motor, mohon agar diantar ke sekolah,” pungkasnya. Tidak hanya itu, para pengemudi juga harus terus memeriksa kendaraannya, apakah laik jalan atau tidak. “Jangan sampai karena rem blong justru membuat celaka pengendara lainnya,” ucapnya. (kmb28)

Warung Global

DLH Harus Bisa Antisipasi Dini Pencemaran Lingkungan SETIAP aktivitas pembangunan yang dilakukan dalam berbagai bentuk usaha, baik yang diupayakan pengembang perumahan maupun perusahaan, pastinya akan menimbulkan dampak terhadap lingkungan. Implikasinya mulai pencemaran air, polusi udara bahkan banjir. Parahnya setelah dicek petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH), banyak pembangunan yang dilakukan itu terbukti tidak memiliki Izin Lingkungan. Pelanggaran yang terjadi itu idealnya harus diantisipasi secara dini pihak yang berkompeten DLH. Bahkan ditindak tegas tanpa tebang pilih dan hindari suap-menyuap. Demikian opini yang berkembang dalam acara Warung Global di Radio Global FM Bali Senin (18/9) kemarin dengan topic, “Perusahaan Banyak Tidak Memiliki Izin Lingkungan”. Acara dipancarluaskan Radio Genta FM, Singaraja FM, SWiB Amlapura dan Swara Negara FM. Diharapkan kepada petugas yang berwenag harus lebih gencar mengunjungi dan mengecek, apakah tempat usaha itu telah mengantongi Izin Lingkungan atau belum. Jangan hanya mengunjungi usaha kecil saja, tapi cek juga Izin Lingkungan perusahaanperusahaan besar itu. Arya meminta petugas harus melakukan pengawasan dan pengecekan ada tidaknya Izin Lingkungan. Hal itu harus gencar dilaksanakan, mulai dari usaha kecil hingga perusahaan besar. Amdal dan saluran pembuangan limbahnya itu wajib dicek dan dibangun, demi mengurangi dampak negatif lingkungan di sekitarnya. Bu Fera menduga, karena amplop atau suap-menyuap yang dipakai jurus oleh pengusaha nakal. Dan diduga akhirnya menimbulkan pelanggaran terhadap aturan dan

kerusakan lingkungan. Hal itu mestinya jangan dibiarkan terus terjadi. Jika muncul kerusakan lingkungan, apakah mereka mau bertanggung jawab? Sosialisasi sangat dibutuhkan agar masyarakat dan pengusaha mengerti. Mereka harus paham aturan dan segera mengurus Izin Lingkungan. Febri malah yakin perusahaan besar itu lebih taat dalam mengurus Izin Lingkungan dan mereka punya staf ahlinya. Menurutnya, yang paling sering melanggar aturan dan tidak mempunyai Izin Lingkungan justru dari usahausaha kecil semacam laundry, sablon dan pembuatan tahu atau tempe. Banyak limbahnya dibuang sembarangan. Disperindag, Dinas Lingkungan Hidup dan Tramtib harus bisa lebih berkoordinasi dan sigap menggelar penindakan bagi para pelanggar.

Ayu di Petang menceritakan usaha peternakan ayam di desanya sangat merusak lingkungan. Usaha itu menimbulkan bau tidak enak. Kotorannya dibuang sembarangan. Karena itu menyebabkan lalat beterbangan ke rumah penduduk. Dia juga menduga usaha tersebut tidak mengantongi Izin Lingkungan. Pihak terkait dimohon agar sekalisekali meninjau ke lapangan dan memberi sanksi tegas atas pelanggaran yang ditemukan. Mursi meminta agar proses perizinan itu tidak dibuat ruwet, agar pengusaha cepat bisa mengurus izin Lingkungan. Diharapkan hindari tombok-menombok, sehingga petugas bisa bertindak lebih tegas kepada mereka, jika terbukti perusahaan dan juga pengembang perumahan yang tidak mengindahkan aturan di lapangan. (arya)

Bali Post/kmb28

KASUS CURAS - Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto saat release pengungkapan kasus curas yang terjadi di wilayah hukum Polres Tabanan dua hari terakhir.

Polres Tabanan Bekuk Perampok di Apotek Kimia Farma dan She Dee Colection

Tabanan (Bali Post) -

Kurang dari 24 jam pascakasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi Minggu (17/9) sore di She Dee Colection, Jalan Gunung Agung Tabanan, jajaran Polres Tabanan akhirnya berhasil membekuk BE (24). Pria itu berasal dari Lumajang, Jawa Timur, namun tinggal di Penebel, Tabanan. BE juga merupakan pelaku yang sama yang beraksi Sabtu (16/9) di Apotek Kimia Farma, Jalan By-pass Soekarno, Banjar Tegal Belodan, Desa Dauh Peken, Tabanan. Modus operandi yang dilakukan perampok itu tidak berbeda. Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto didampingi Kasat Reskrim AKP Yana Jaya Widya dan Kapolsek Kota Kompol Surya Atmaja mengatakan siapa pelaku pada kasus pencurian dengan kekerasan di dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Tabanan. Terkuatnya pelaku itu, awalnya berdasarkan informasi masyarakat dan juga hasil penyelidikan yang dilakukan para anggotanya. Dari hasil interogasi sementara, pelaku tidak hanya beraksi di wilayah hukum Polres Tabanan, sebelumnya juga beraksi di Kabupaten Badung dan Denpasar. “Kami masih melakukan pengembangan. Dari intero-

gasi awal, pelaku itu mengaku sudah empat kali beraksi di Tabanan, selain di Denpasar dan Badung,” ucapnya. Selain tersangka, juga diamankan sejumlah barang bukti seperti satu buah pedang yang gagangnya terbuat dari kayu. Panjang pedang itu 60 cm, dengan ujung pedang bisa dilipat. Selain itu satu unit HP merek Samsung, sandal wanita, tiga buah celana dalam wanita baru lengkap dengan label harga. Satu unit sepeda motor Honda Supra hitam DK 2285 GS dan uang tunai Rp 75 ribu diduga sisa hasil curian. “Keseharian pelaku bekerja serabutan. Hasil curiannya digunakan untuk memenuhi

kebutuhan hidup seharihari,” ucapnya. Akibat perbuatannya itu, pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP jo Pasal 65 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara. Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto pada kesempatan itu juga mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kerja sama dan keamanan dirinya sendiri, di samping bekerja sama dengan personil Babinkamtibmas dan patroli, sehingga mengerem aksi-aksi kriminalitas. “Jika terjadi kasus kriminalitas agar segera melapor, sehingga dalam proses pengembangan kasus yang ada bisa lebih cepat diatensi.

Upaya ini juga sesuai instruksi Kapolda Bali, terkait memberangus aksi premanisme,” pungkasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, kasus perampokkan itu terjadi di dua lokasi di wilayah Tabanan, yakni di Apotek Kimia Farma Jalan By-pass Ir. Soekarno, Sabtu (16/9) pukul 11.00 Wita. Pelaku berhasil menggasak uang hasil penjualan obat senilai Rp 600 ribu. Pelaku tidak beraksi di sana saja, pelaku juga keesokan harinya kembali melancarkan aksinya menyasar toko She Dee Collection di Jalan Gunung Agung Tabanan. Selain uang tunai, pelaku juga mengambil sejumlah barang, seperti celana dalam wanita, sandal dan telepon genggam. Dalam aksinya pelaku mengancam menggunakan senjata tajam yakni pedang. “Pemeriksaannya belum tuntas. Penyidikannya masih kami kembangkan,” jelas AKBP Marsdianto. (kmb28)

Pasarkan Produk BUMDes

PDDS Kembangkan Sistem Konsinyiasi

Tabanan (Bali Post) Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS) melakukan upaya-upaya kreatif terkait ikut menjadi bagian pemasaran produk-produk BUMDes yang tersebar di desa-desa di Tabanan. Pemasaran bukan saja menembus pasar lokal, juga nasional. Di level nasional, saat ini memantapkan relasi dengan buyer di Yogyakarta untuk pemasaran VCO. Sedangkan skope local melalui outlet grosir, minimarket, koperasi dan juga pasar oleh-oleh yang ada di Tabanan, Badung dan Denpasar. Mekanisme jual beli yang diterapkan pada outlet lokal ini adalah sistem konsinyiasi. Direktur PDDS I Putu

Sugi Darmawan, Senin (18/9) kemarin, mengatakan permintaan pasar untuk produk VCO Tabanan cukup besar. Pihak PDDS saat ini sedang meningkatkan kapasitas dan kualitas produk VCO yang dihasilkan. Saat ini PDDS sedang mendorong petani untuk mulai mengembangkan produk turunan VCO menjadi produk aromatherapy. “Namun pengembangan produk aromatherapy ini sedang dalam uji laboratorium,” ujarnya. Terkait penjualan VCO di pasar lokal, pihak PDDS menargetkan kerja sama September ini sebanyak 50 outlet. Tidak hanya VCO, produk lainnya yang cukup potensial adalah kopi, terutama dipasarkan pada

segmen konsumen kelas menengah. Produk kopi itu diproduksi BUMDes Tugu Sari Pajahan dan kopi merek Leak diproduksi BUMDes Sri Sedana Munduk Temu, untuk segmen kelas menengah ke atas. “Saat ini PDDS sudah menyalurkan 23 jenis produk BUMDes ke outletoutlet yang melakukan konsinyiasi dengan pihak PDDS. Selain produk VCO dan kopi, ada komoditi teh beras merah, beras hitam dan beras merah serta produk camilan,” ujarnya. Meski melakukan sistem konsinyiasi ke outlet yang bekerja sama, namun pihak PDDS tidak menerapkan hal

ini kepada BUMDes. Tetapi PDDS melakukan pembelian secara tunai ke kantongkantong produksi di desa itu. Langkah ini dilakukan agar cash flow di Bumdes lancar. Diakui Sugi ada risiko barang bisa dikembalikan oleh pihak outlet ke PDDS. Biasanya produk camilan yang ada tanggal kedaluwarsanya. Untuk menekan kerugian, pihak PDDS mengatasi dengan display produk tidak terlalu banyak di satu outlet. Dengan strategi itu, risiko pengembalian produk lebih kecil pula. Juga dilakukan langkah lain dengan rolling antar outlet sesuai karakter pasar yang ada. (kmb24)


15

Selasa Paing, 19 September 2017

Bali Post/rtr

SALTO - Pierre-Emerick Aubameyang melakukan salto untuk merayakan golnya ke gawang Cologne.

Dortmund Cukur Cologne

Berlin Borussia Dortmund mencukur Cologne dengan skor 5-0, Senin (18/9) kemarin. Pesta gol mereka mencakup gol dan penalti yang dihadiahkan dengan bantuan video asisten wasit (VAR) untuk membuat sang lawan menghuni posisi juru kunci di klasemen liga, dan sama sekali belum mengumpulkan poin setelah empat pertandingan. Cologne dibuat geram terkait insiden VAR pertama, di mana wasit awalnya tidak mengesahkan gol Dortmund yang dibukukan Sokratis, dan menghadiahkan tendangan bebas kepada mereka, namun kemudian mengubah keputusannya. Direktur Olahraga klub itu, Joerg Schmadtke, mengatakan wasit tidak mengikuti protokol, dan mereka akan menuntut pertandingan ulang. Maximilian Philipp dan Pierre-Emerick Aubameyang masing-masing mengemas sepasang gol, ketika Cologne kembali ke realitas menyedihkan di Liga Jerman. Borussia, sementara itu, memuncaki klasemen dengan sepuluh poin, unggul selisih gol atas Hanover 96. Diperkirakan sekitar 20.000 penggemar Cologne melakukan perjalanan menuju London untuk merayakan penampilan pertama mereka di Eropa, dalam rentang waktu 25 tahun, ketika mereka mengunjungi markas Arsenal. Meski datang dengan atmosfer pesta, sebagian besar di antara mereka tidak memiliki tiket, dan pertandingan itu, yang dimenangi dengan skor 3-1 oleh Arsenal, ditunda selama satu jam karena masalah-masalah kerusuhan penonton. ‘’The Billy Goats’’ hanya memiliki sedikit waktu untuk beradaptasi, sebelum Philipp menanduk umpan silang Andriy Yarmolenko pada menit kedua. Cologne mampu bertahan dengan baik dan mencegah gawangnya kembali kemasukan sampai menjelang turun minum, ketika kiper mereka Timo Horn menjatuhkan bola pada situasi tendangan sudut, dan bek Dortmund Sokratis menyambarnya masuk ke gawang. Pertama-tama wasit Patrick Ittrich menghadiahkan tendangan bebas kepada Cologne, namun setelah berkonsultasi dengan VAR, berubah pikiran dan mengesahkan gol. Bagaimanapun, Cologne mengatakan bahwa wasit telah meniup peluit sebelum bola masuk ke gawang, yang berarti ia tidak dapat mengesahkan gol apa pun hasil yang diperlihatkan VAR. ‘’Kami secara alami akan mengajukan protes,’’ kata Schmadtke. ‘’Jika keputusan itu dibuat dengan melanggar peraturan-peraturan, maka pertandingan ulang diperlukan, dan itulah yang akan kami usahakan. Kami memerlukan protokol yang sudah jelas kapan asisten (VAR) dapat mengintervensi dan kapan dia tidak dapat melakukannya,’’ tambahnya. Liga Jerman belum dapat dimintai komentarnya, demikian pula wasit Ittrich. VAR kembali menjadi faktor menentukan pada menit ke-59, ketika pemain Cologne Lukas Kluenter mengangkat tangannya terhadap umpan silang Yarmolenko dan wasit, setelah kembali melakukan konsultasi, menghadiahkan penalti yang sukses dikonversi Aubameyang. Penyerang Gabon itu kembali menyumbang gol semenit kemudian, ketika ia meneruskan umpan lain dari Yarmolenko, dan Philipp menaklukkan Horn untuk menjadi gol kelima pada menit ke-69. (ant/rtr)

Gol Bunuh Diri Bantu Kemenangan PSG

Paris Paris St. Germain (PSG) memerlukan dua gol bunuh diri yang dibukukan Marcelo dan Jeremy Morel untuk menaklukkan Olympique Lyonnais dengan skor 2-0 di kandang sendiri dan memperbesar keunggulan mereka di puncak klasemen Liga Prancis menjadi tiga poin, Senin (18/9) kemarin. Dua pemain bertahan Marcelo dan Morel membelokkan tendangan Edinson Cavani dan Kylian Mbappe pada menit ke-75 dan 86 ke gawangnya sendiri, ketika PSG mempertahankan catatan sempurna mereka setelah enam pertandingan liga. PSG unggul atas juara bertahan Monaco yang menang 3-0 atas Strasbourg sebanyak tiga poin. Lyon tergelincir turun ke peringkat kelima dengan 11 poin. ‘’Ini adalah pertandingan rumit melawan tim yang bagus, tetapi kami memperlihatkan bahwa kami mampu melakukan hal-hal hebat bersama-sama,’’ kata Mbappe, yang didatangkan dari Monaco musim ini. ‘’Saya sangat menikmati berada di sini, saya belajar banyak, saya masih harus berkembang.’’ Pertandingan ini menandai laga pertama di mana tidak seorang pun anggota trio MNC (Mbappe, Neymar, Cavani) menyumbang gol, ketika Lyon terbukti memiliki lini pertahanan yang sulit ditundukkan,’’ tambahnya. Gelandang bertahan Tanguy Ndombele menjadi tembok bagi para gelandang dan para penyerang PSG, kesulitan untuk menemukan celah dan tim Ibu Kota baru mampu memecah kebuntuan setelah pemain 20 tahun itu digantikan. Giovani Lo Celso, yang menggantikan Julian Draxler, yang tampil mengecewakan, menaklukkan Kenny Tete di sisi kiri dan mengirimkan umpan silang mendatar kepada Cavani. Sepakan tumit pemain Uruguay itu terdefleksi ke gawang sendiri oleh Marcelo ketika PSG akhirnya mampu unggul. Lima menit kemudian, PSG mendapatkan hadiah penalti setelah Ferland Mendy menjatuhkan Mbappe. Ketika Cavani ingin melakukan eksekusi, Neymar mendatanginya, dan terlihat meminta ia untuk menjadi eksekutor. Cavani menolak dan tembakan kerasnya dibelokkan ke tiang gawang oleh kiper Anthony Lopes. PSG memastikan kemenangan empat menit sebelum waktu habis, ketika Mbappe menerima umpan bagus dari Naymer, dan bola hasil penyelamatan Lopes memantul mengenai Morel dan masuk ke gawang sendiri. (ant/rtr)

REBUT - Pemain Real Madrid Gareth Bale berebut bola dengan bek Real Sociedad. Bali Post/rtr

Madrid Tundukkan Sociedad Madrid -

Real Madrid kembali ke jalur mereka untuk mempertahankan gelar juara berkat kemenangan 3-1 atas Real Sociedad di Anoeta, Senin (18/9) kemarin, meski mereka kehilangan sejumlah pemain kunci. Bek Sociedad Kevin Rodriguez mencetak gol ke kedua gawang, dan Borja Mayoral serta Gareth Bale mengemas gol-gol lain untuk Real Madrid untuk membantu mereka menyamai rekor gol berturut-turut selama 73 pertandingan, yang diukir tim Santos yang diperkuat Pele antara 1961 sampai 1963. Real Madrid menghadapi pertandingan sulit melawan tim yang sedang berada dalam penampilan terbaiknya, di mana Cristiano Ronaldo dan Marcelo terkena skors dan Karim Benzema serta Toni Kroos didera cedera. Namun setelah berturut-turut mendapat hasil imbang, mereka kali ini tidak menghadapi kesulitan untuk menundukkan pasukan Eusebio Sacristana. Sang juara bertahan mengakhiri laju tidak terkalahkan Sociedad di musim ini, dan naik ke peringkat keempat, memangkas keunggulan

tim pemuncak klasemen Barcelona menjadi empat poin. Real Sociedad menduduki peringkat ketiga, dengan sembilan poin, unggul satu poin atas Real Madrid dan tertinggal satu poin dari Sevilla, yang menang 1-0 atas Girona untuk naik ke peringkat kedua. Dengan Real Madrid yang tidak menurunkan skuad terbaiknya, pemain 20 tahun Mayoral membayar kepercayaan yang diberikan Zinedine Zidane kepada dirinya dengan memecah kebuntuan pada menit ke-19.

Alaves Pecat Pelatih Zubeldia

Madrid Alaves memecat pelatih Luiz Zubeldia pada Minggu (17/9) setelah tim itu gagal mencetak gol pada keempat pertandingan pembuka mereka di Liga Spanyol. Alaves hanya menelan kekalahan demi kekalahan termasuk saat ditaklukkan 0-3 di kandang sendiri oleh Villarreal pada sore hari. Tim juru kunci Alaves mempekerjakan pria Argentina itu pada Juni setelah kompatriotnya Mauricio Pellegrino mengundurkan diri, yang belakangan mengambil alih tim Liga Inggris Southampton, setelah membawa klub itu finis di peringkat kesembilan di Liga Spanyol dan masuk ke final Piala Raja.

Sang penyerang membukukan gol pertamanya untuk klub, dengan penyelesaian tajam, setelah Sergio Ramos berusaha dan gagal menyambar bola dengan sepakan salto, setelah mengemas gol dengan cara serupa saat melawan Apoel Nicosia. Gol Mayora memperpanjang rekor gol beruntun Real Madrid, yang dimulai pada April 2016 di Anoeta, dengan kemenangan 1-0 atas Sociedad. Bagaimanapun kegembiraan mereka tidak bertahan lama, sebab sepuluh menit kemudian Sociedad menyamakan kedudukan ketika Alvaro Odriozola mengirimkan umpan silang untuk Rodriguez, yang tembakannya gagal diantisipasi Keylor Navas. Navas bukan menjadi satu-satunya pemain yang harus menderita, di mana seorang juru kamera yang berada di belakang gawang harus terluka, karena perayaan gol pada penonton yang membuatnya harus diganti, ketika Anoeta menjalani renovasi.

Ia kemudian ditandu namun masih mampu mengangkat ibu jarinya untuk memberikan sinyal baik kepada para penonton. Tujuh menit kemudian Rodriguez kembali mencetak gol, kali ini memasukkan bola ke gawangnya sendiri, setelah serangan balik cepat dari tim tamu. Bek kiri asal Prancis itu sedang beraksi, nyaris menaklukkan Navas dengan tembakan yang membentur mistar gawang, tetapi kemudian bergerak mundur untuk berupaya memotong umpan silang Mayoral, namun bola kemudian berubah arah melewati Geronimo Rulli. Zidane meminta lebih dari Bale menjelang pertandingan, setelah para penggemar mengkritik penampilannya, dan pemain Wales itu membalasnya pada menit ke-61 menggebrak maju dari operan Isco, dan mengirimkan bola melewati Rulli yang bergerak maju. (ant/rtr)

‘’Deportivo Alaves telah memutuskan untuk memecat pelatih Albiazul setelah hasilhasil yang didapat pada awal musim. Untuk saat ini Javier Cabello (asisten pelatih) akan mengambil alih tim pertama,’’ kata Alaves dalam pernyataannya. ‘’Kami berterima kasih kepada Luis Zubeldia untuk pekerjaan yang dilakukannya pada periode ini, dan kami mendoakan yang terbaik untuk masa depan profesionalnya. Alaves ditundukkan oleh Leganes, Barcelona, dan Celta Vigo sebelum kembali menelan kekalahan di Mendizorroza di tangan Villarreal yang mengunci nasib sang pelatih,’’ demikian statemen Alaves. (ant/rtr)

Bali Post/rtr

GOL - Striker Manchester United Romelu Lukaku merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Everton dalam lanjutan Premier League, Senin (18/9) kemarin.

MU Taklukkan Everton

Luiz Zubeldia

Bali Post/ist

London Gol Antonio Valencia membuka jalan bagi Manchester United (MU) untuk menaklukkan Everton dengan skor 4-0 pada ajang Liga Inggris, Senin (18/9) dini hari. Namun, mereka memerlukan gol-gol larut untuk akhirnya menundukkan tamunya. Valencia memanfaatkan umpan silang Nemanja Matic pada menit keempat. Akan

tetapi, Everton merespons dengan baik, ketika pencetak gol terbanyak United Wayne Rooney, yang kembali ke Old Trafford untuk pertama kalinya sejak hengkang pada awal tahun ini, menyia-nyiakan dua peluang emas. Pasukan Ronald Koeman masih mengancam untuk mengemas gol penyama kedudukan, ketika mantan penyerang Everton Romelu Lu-

kaku memberi umpan kepada Henrikh Mkhitaryan untuk dikonversi menjadi gol kedua United pada menit ke-83. Lukaku membukukan gol ketiga menjelang pertandingan usai, sebelum Anthony Martial mengonversi penalti. United mendampingi Manchester City di puncak klasemen dengan 13 poin dari lima pertandingan, di mana kedua tim itu memiliki selisih gol yang sama. (ant/rtr)

nya menjadi modal berharga bagi punggawa Maung Bandung untuk bisa mengalahkan Bali United. Selain itu, ia ingin mempertahankan tren belum pernah kalah saat bermain di Bandung. ‘’Kami harus tetap fokus, harus tetap ambil poin maksimal di kandang kami sendiri. Siapa pun lawan kita, mau peringkat satu peringkat dua, kita tetap bertekad harus mengamankan aura positif di kandang,’’ katanya.

Jajaran tim pelatih pun sudah mengevaluasi kekurangan saat ditahan imbang Semen Padang pada pekan lalu. Sektor pertahanan menjadi fokus perhatiannya yang harus dibenahi, apalagi permainan Bali United hampir serupa dengan Semen Padang. ‘’Motivasi itu pertama yang harus ada dalam diri pemain. Namun, yang kami siapkan mentalitas untuk memenangkan pertandingan,’’ katanya.

Menurutnya, ada beberapa pemain yang harus diwaspadai seperti Sylvano Comvalius, Stefano Lilipaly dan Nick van der Velden. Namun terlepas dari tiga pemain tersebut, perhatian lebih juga harus tertuju kepada pemain Bali United lainnya. ‘’Semua pemain Bali United harus kami waspadai. Kami ingin mendaki klasemen dan harus menang dari Bali United dan laga-laga berikutnya,’’ katanya. (ant)

Persib Siapkan Strategi Redam BU

Bali Post/rtr

MENANG - Neymar (kiri) dan Kylian Mbappe merayakan kemenangan PSG atas Lyon.

Bandung (Bali Post) Asisten pelatih Persib Bandung Herrie Setiawan mengaku telah menyiapkan strategi untuk meredam keganasan serangan Bali United (BU) pada laga lanjutan kompetisi Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (21/9) lusa. ‘’Mudahmudahan ada cara meredam Bali United, agar kami mampu mengamankan tiga angka di kandang,’’ ujar Herrie saat ditemui di La-

pang Sidolig, Kota Bandung, Jabar, Senin (18/9) kemarin. Herrie mengatakan, bukan tugas yang mudah mengalahkan Bali United. Apalagi, anak asuh Widodo C. Putro kini tengah dalam tren positif setelah mengalahkan tim kuat Persija Jakarta 2-1 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar pada Jumat (15/9) lalu. Kendati demikian, bermain di hadapan pendukung-


olah raga

16 PEROLEHAN SEMENTARA MEDALI PORPROV BALI XIII/2017 No. Kontingen 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Badung Denpasar Gianyar Buleleng Klungkung Karangasem Tabanan Bangli Jembrana

Emas 77 56 28 23 9 9 7 3 2

Perak

Perunggu

47 64 15 21 18 13 15 5 16

51 42 43 38 24 23 26 16 3

Penggalangan Koin untuk PSSI Terkumpul Rp 34 Juta

Bandung (Bali Post) Penggalangan dana bertajuk ‘’Koin Untuk PSSI’’ yang dilakukan berbagai elemen pendukung Persib Bandung telah mencapai Rp 34 juta dalam waktu empat hari, untuk membayar sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. ‘’Hingga Senin (18/9) kemarin, pukul 16.00 WIB, koin yang ada di sini yang sudah dihitung mencapai Rp 34 juta. Masih banyak yang belum masuk dari distrik-distrik suporter lainnya,’’ ujar Ketua Viking Persib Club Heru Joko, di Stadion Sidolig, Kota Bandung, kemarin. Sebelumnya, tim Maung Bandung mendapat sanksi dari Komdis PSSI akibat koreo bertuliskan ‘’Save Rohingya’’ yang dilakukan pendukung Persib atau yang lebih dikenal dengan sebutan Bobotoh saat melawan Semen Padang pada pekan lalu. Aksi itu ditujukan sebagai bentuk kepedulian terhadap etnis Rohingya, yang saat ini tengah mengalami konflik. Akibat koreo tersebut, PSSI menjatuhkan sanksi berupa denda sebesar Rp 50 juta kepada Persib, karena dianggap telah melanggar Pasal 67 ayat (3) Kode Disiplin PSSI. Heru mengatakan, penggalangan dana terus dilakukan terhitung sejak Kamis (14/9) lalu hingga Selasa (26/9) nanti, seiring dengan batas waktu 14 hari dari Komdis PSSI kepada manajemen Persib untuk membayar denda. Menurutnya, pengumpulan dana tidak hanya berasal dari unsur suporter dan masyarakat semata, para pejabat di daerah pun turut menyumbang untuk membantu penggalangan dana serta memberikan bantuan kemanusiaan bagi etnis Rohingya. ‘’Yang datang ke sini (menggalang dana) ada juga dari pejabat seperti anggota dewan, pengusaha, wakil wali Kota Bandung juga ke sini. Ada yang berbentuk koin, dan ada yang berbentuk uang kertas,’’ katanya. Sementara untuk bantuan bagi masyarakat Rohingya yang dihimpun melalui Rumah Zakat, telah mencapai Rp 59 juta. Pengumpulan bantuan ini akan dilakukan hingga satu minggu ke depan. Menurutnya, apabila penggalangan dana untuk membayar denda PSSI telah melampaui target, kelebihannya akan disumbangkan kembali kepada Rumah Zakat. ‘’Semua ke Rohingya, setelah (denda) Komdis tertutupi, ada lebihnya kami sumbangkan ke Rohingya. Persis pengirimannya, semuanya dari rumah zakat teknisnya seperti apa, bentuknya seperti apa,’’ katanya. (ant)

Gianyar Dampingi Badung ke Semifinal

Gianyar (Bali Post) –

Tim sepak bola tuan rumah Porprov Bali XIII/2017 Gianyar memastikan lolos ke babak semifinal mendampingi Badung di Grup B. Pada laga di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Senin (18/9) kemarin, Badung menundukkan Klungkung 2-0, sedangkan Tim Gumi Seni bermain tanpa gol saat meladeni Tabanan. Badung sendiri memastikan juara grup, sedangkan Gianyar menempati posisi runner-up. Dipastikan jika Gianyar bakal menantang juara grup A yang sudah ditempati Buleleng. Sementara untuk lawan Badung kemungkinan besar bertemu Denpasar, meski masih menunggu hasil laga Jembrana melawan Karan-

gasem di babak penyisihan terakhir grup A, Selasa (19/9) ini. Peluang Denpasar di posisi runner-up, karena Jembrana harus menang dari Karangasem minimal 8-0. Pelatih kepala tim tuan rumah Gianyar Kadek Swartama mengemukakan, jika dirinya tak berpikir melawan Buleleng di semifinal nantinya. ‘’Kami paling pent-

ing melakukan pembenahan dan evaluasi di dalam tim ini, dari hasil evaluasi laga melawan Tabanan,’’ tegas Swartama. Disinggung target di akhir laga, pihaknya memancang target emas sebagai tuan rumah. ‘’Kami sebagai tuan rumah pasti mengincar medali emas. Sudah tekad tim ini untuk merealisasikan bidikan

Bali Post/022

Gianyar Yakin Tak Ada Pencabutan Medali

Gianyar (Bali Post) Tim tuan rumah Porprov Bali XIII/2017 Gianyar yakin tidak ada pencabutan medali bagi atlet Gianyar yang telah menorehkan medali emas untuk daerahnya Gumi Seni. Bahkan, saat muncul selembar surat yang mengklaim bahwa atlet balap sepeda Gianyar adalah milik daerah lain hingga medali emasnya terancam dicabut, KONI Gianyar spontan menelepon Ketua Dewan Hakim Fredrik Billy. Ketua Umum KONI Gianyar Ketut Jagrasunu di Gianyar, Senin (18/9) kemarin menerangkan, pihaknya setelah membaca media, bahwa medali emas atlet balap sepeda Gianyar bakal dicabut. ‘’Saya langsung menelepon Frederik Billy, dan mendapat jawaban sama sekali tak ada niat Dewan Hakim akan mencabut medali emas atlet Gianyar,’’ tandas Jagrasunu. Oleh sebab itu, pihaknya mengingatkan agar jangan terlalu percaya selembar surat yang mengklaim atlet bersangkutan miliknya. ‘’Saya kira mutasi atlet sudah melalui prosedur, mulai pelepasan atlet dari daerah asal hingga mendapatkan Kartu Tanda Atlet (KTA) KONI Card,’’ tegas Jagrasunu. Sementara itu, Ketua Harian KONI Gianyar Pande Made Purwata menegaskan, jika mutasi atlet sudah prosedural, sampai atlet bersangkutan mengantongi KTA KONI Card, berarti telah disahkan Tim Keabsahan, dan tugas atlet tinggal berlaga di Porprov. ‘’Bagi atlet yang mendapatkan KTA berarti resmi disahkan Tim Keabsahan, dan jika mendapatkan medali sudah tidak ada protes lagi, sebab pertandingan telah tuntas,’’ tandas Pande Purwata. Tak Ada Unsur Politis Terkait Wagub Ketut Sudikerta saat pembukaan Porprov di Stadion Dipta, Minggu (17/9) lalu, hingga tak sempat memberikan sambutan, Jagrasunu menegaskan, sama sekali tak ada muatan politis. ‘’Pembawa acara (MC) sudah menyebutkan, pembukaan Porprov ditandai penekanan tombol sirene, dilanjutkan dengan sambutan, kenyataannya Wagub sudah pulang lebih awal,’’ tuturnya. Ketua Harian KONI Gianyar Pande Made Purwata menduga terjadi salah persepsi saat pementasan sendratari kolosal Brahma Murti yang melibatkan 1.136 penari, sesungguhnya bukanlah acara hiburan. ‘’Sendratari merupakan bagian yang tak dilepaspisahkan dengan penyulutan api obor Porprov. Api obor ini kami ambil dari Pura Hyang Api di Desa Klusa, Payangan, yang sudah dipasupati. Jadi, kami umat Hindu sangat mensakralkannya,’’ tegasnya. (022)

itu,’’ sebut Swartama. Sementara pada laga lainnya di grup B, dua gol Badung dilesakkan Sony Rismawan menit ketujuh dan Angga Pratama Wicaksana pada menit 16. ‘’Kami masih harus menunggu hasil laga grup A nantinya antara Jembrana

dan Karangasem untuk menentukan nasib Denpasar. Kami sebenarnya tidak memikirkan lawan siapa di babak empat besar, sebab kami selalu siap,’’ tutur pelatih Badung Nyoman Oka Triana. Ia juga mematok emas bagi Badung. (022/r)

Klasemen Akhir Grup B 1. Badung 2. Gianyar 3. Tabanan 4. Klungkung

3 3 3 3

2 1 1 0

1 2 1 0

0 1 1 3

3-0 4-1 5-3 3-11

7 5 4 0

Ajang Banyuwangi Tour de Ijen 2016.

Banyuwangi Tour de Ijen 2017

Bali Post/udi

Pembalap Taklukkan Lintasan 533 Kilometer Banyuwangi (Bali Post) Persaingan pembalap di ajang International Banyuwangi Tour de Ijen (ITdBI) 2017 sepertinya kian ketat. Event internasional yang digelar 27-30 September nanti ini akan menempuh lintasan sepanjang 533 kilometer, terbagi dalam empat etape. Sedikitnya 20 tim dari 29 negara akan turun laga. Seperti tahun-tahun sebelumya, seluruh lintasan akan menyusuri keindahan alam Banyuwangi. Namun, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kecuali tanjakan lereng Ijen. ‘’Jadi, melewati berbagai kawasan dan rute yang bervariasi serta menantang, para pembalap juga akan ditunjukkan keramahan warga,’’ kata

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Senin (18/9) kemarin. Sejumlah negara yang dipastikan turun laga di antaranya Spanyol, Italia, San Marino, Uni Emirat Arab, Kenya, Jepang, Australia, Thailand, Malaysia, Filipina, Singapura, Korea, Cina, Laos, dan pembalap lokal Indonesia yang terbagi dalam 4 tim. Sisanya, 15 tim luar negeri. Seperti Pishgaman dan Suren (Iran), Kinan Cycling Team (Jepang), PCS Cycling Team (Belanda), dan Team 7 Eleven Road Bike Philippines (Filipina). Sementara Chairman ITdBI Guntur Priambodo menjelaskan, pada etape pertama pembalap akan menempuh lintasan sejauh 137,7

km, mengambil start di Pasar Bajulmati Kecamatan Wongsorejo, wilayah paling utara dari Banyuwangi. Di etape ini, para pembalap diajak menyuri lintasan yang menarik, mulai menyusuri jalan di pinggir pantai, melewati perkotaan, daerah persawahan, hingga memasuki alam perkebunan yang sejuk. ‘’Etape pertama akan menjadi etape pemanasan bagi para pembalap, rute yang dilalui tidak terlalu sulit, hanya ada satu tanjakan yang lumayan menantang di daerah Pakel Kecamatan Licin. Tapi di situ pemandangannya sangat indah, pembalap pasti akan terkesan. Selebihnya semua rute mudah untuk dilalui,’’ kata Guntur. Etape kedua, race menem-

Singapura Setelah sukses menjalani debut pada latihan bebas pertama (FP1) Formula 1 di Sirkuit Marina Bay, Singapura, Jumat (15/9) lalu, Sean Gelael langsung terbang ke London, Inggris guna bersiap diri menghadapi FP1 GP Malaysia, 29 September - 1 Oktober. ‘’Saya tidak boleh libur, karena balapan sudah dekat. Saya langsung ke London untuk berlatih simulator bersama dengan tim (Toro Rosso),’’ kata pembalap Indonesia

Sean Gelael sebelum bertolak ke London dari Singapura, Minggu malam (17/9) lalu. Sean Gelael bisa dikatakan cukup bagus saat menjalani FP1 di Singapura dan mampu membukukan waktu terbaiknya yaitu satu menit 47,570 detik dan bahkan mampu mengalahkan dua pembalap Sauber, Marcus Ericsson dan Pascal Wehrlein. Dengan sukses menjalankan tugas pertamanya, anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael ini mengaku cukup tertantang untuk menjalani tugas beri-

kutnya yaitu FP1 di Sirkuit Sepang Malaysia. Bagi Sean, Sirkuit Sepang yang tahun ini menggelar balapan terakhir Formula 1 ini, cukup dikenal karena sudah beberapa kali turun pada ajang balapan yang berbeda. Meski demikian, pembalap 21 tahun ini menegaskan jika kondisi balapan akan berbeda. ‘’Kondisi di Singapura dan Malaysia pasti beda. Di sana (Sepang) lebih biasa, karena trek normal. Yang jelas bukan masalah hasil di FP1, saya akan berusaha membut tim senang,’’ ucap Sean. Demi mengasah kemampuan, Sean dan dua pembalap Toro Rosso yaitu Carlos Sainz Jr. dan Daniil Kvyat harus kembali ke London untuk melakukan tes simulator. Simulator yang digunakan sama dengan kondisi dari Sirkuit Sepang, Malaysia. Selain itu, tim juga akan ke Malaysia lebih cepat demi melakukan adaptasi dengan kondisi sirkuit. Jika memungkinkan, Sean mengaku akan menyempatkan kembali ke Indonesia karena saat akan turun di FP1 Singapura belum sempat kembali ke Tanah Air. (ant)

Sean Berlatih ke London

Ketut Jagrasunu (kiri) bersama Pande Made Purwata.

Selasa Paing, 19 September 2017

Sean Gelael

Bali Post/ist

Timnas U-16 Kalahkan Timor Leste

Jakarta (Bali Post) Pelatih tim sepak bola nasional U-16 Fakhri Husaini menyebutkan, kehadiran Sutan Diego Armandoondriano Zico pada babak kedua pertandingan menghadapi Timor Leste di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Senin (18/9) kemarin, mampu memecah kebuntuan tim. ‘’Zico mampu membuktikan diri dengan mencetak tiga gol. Dia punya penempatan posisi dan penyelesaian serangan dengan bagus,’’ kata Fakhri, kemarin. Tim Garuda muda sukses menundukkan tim TimorLeste 3-1 dalam pertandingan penyisihan grup G kualifikasi Piala AFC U-16 2018 itu. Tiga gol Indonesia itu dipersembahkan oleh Sutan Zico pada menit ke-60, ke-63, dan ke-89. Fakhri memasukkan Sutan Zico pada babak kedua untuk menggantikan Amirud-

din Bagus Alfikri. Sedangkan pada babak pertama, Fakhri mengganti Brylian Aldama dengan Hamsa Lestaluhu. ‘’Saya mengganti Brylian dengan Hamsa pada babak pertama agar lini tengah kami kembali hidup, karena kami tertinggal 0-1,’’ ujar Fakhri. Meskipun telah mengambil keputusan dengan tepat, dengan menurunkan Hamsa pada babak pertama dan Sutan Zico pada babak kedua, Fakhri menilai permainan anak-anak asuhnya masih melakukan beberapa kesalahan pada babak pertama, terutama di sisi tengah lapangan. ‘’Penampilan Brylian kurang bagus pada lini tengah, dan tidak memberikan kontribusi. Sektor tengah itu menjadi bagian penting untuk menyeimbangkan serangan dan pertahanan tim,’’ ujar Fakhri.

Sementara itu, Sutan Zico mengaku berusaha membuktikan diri setelah mendapatkan kesempatan dari perlatih pada babak kedua. Kemenangan atas TimorLeste itu menambah poin tim Indonesia dalam laga penyisihan grup G, menjadi enam setelah mengantongi dua kemenangan. Indonesia juga masih menempati urutan pertama grup, yang juga diisi tim Timor Leste, Thailand, Laos, dan Kepulauan Mariana Utara. Sebelumnya pada pertandingan perdana grup G, Sabtu (16/9), tim sepak bola nasional Indonesia U-16 meraih kemenangan besar 18-0 atas tim Kepulauan Mariana Utara. Timnas U16 Indonesia masih mempunyai dua pertandingan penyisihan grup menghadapi Thailand pada Rabu (20/9) besok, dan menghadapi Laos pada Jumat (22/9) mendatang. (ant)

puh jarak sejauh 180,9 km. Ini menjadi etape dengan rute terpanjang. Garis start dari Dusun Kakao, di Kecamatan Glenmore di wilayah selatan Banyuwangi. Di etape ini, pembalap akan melewati jalan di sepanjang pinggir sungai dan merasakan hawa sejuk persawahan di kaki Gunung Raung. ‘’Di lintasan terpanjang ini tim pembalap harus mulai mengatur strategi, agar tidak hanya bisa menang, tetapi juga menjaga stamina pembalapnya supaya tidak terkuras tenaganya untuk menghadapi tantangan paling berat di etape tiga yaitu tanjakan Ijen,’’ cetus Guntur. Selanjutnya, di hari ketiga para pembalap akan memasuki etape terberat.

Dengan jarak 116,3 km yang diawali dari Pelabuhan Ikan Muncar, akan menjadi etape neraka bagi para pembalap. Karena di etape inilah, mereka akan menghadapi tantangan sebenarnya, menaklukkan tanjakan menuju kaki Gunung Ijen yang berada di ketinggian 1.871 meter di atas permukaan laut dan merupakan level tertinggi di balap sepeda. Baru di etape keempat, rider bisa sedikit mengendurkan adrenalin, karena jarak tempuhnya paling pendek, hanya 98,1 km. Lintasan cenderung landai. Lokasi garis start kali ini juga unik, karena akan dimulai dari area Pondok Pesantren Blokagung di Kecamatan Tegalsari. (kmb30)

Bali Post/wan

CABOR SILAT — Cabor silat dipertandingkan pada Porprov Bali XIII/2017, di GOR Kebo Iwa, Gianyar, Senin (18/9) kemarin. Cabor bela diri warisan leluhur bangsa Indonesia ini mempertandingkan nomor laga dan seni.

Tim Atletik Badung Sabet 3 Emas Denpasar (Bali Post) Tim atletik Badung memborong 3 emas pada hari pertama cabor atletik Porprov Bali XIII/2017 di Stadion Ngurah Rai, Senin (18/9) kemarin. Sementara tim atletik Kota Denpasar merebut 2 keping emas. Tiga medali emas Badung dipersembahkan Dewa Made Mudiasa di nomor lari 200 meter dengan catatan waktunya 21,94 detik, Maria Natalia Londa di nomor lompat jauh (6,13 meter) serta Komang Ariningsih di nomor lempar lembing (37,77 meter). Atlet Denpasar mendulang dua keping emas melalui atletnya Ni Kadek Ayu Sukarniti di nomor lari 10.000 meter (43.22.00) dan lari 200 meter yang diraih Dewa Ayu Agung Kurniayanti (25.52 detik), medali perak direbut Gusti Ayu Mardili Ningsih (Denpasar/26.14 detik) dan perunggu dibawa pulang Ni Wayan Suratmiani (Gianyar/27.62 detik). Di sektor putra, peraih perak lari 200 meter adalah

Wayan Rusmantara (Bangli/22.35 detik) dan perunggu menjadi milik Nyoman Erayana (Badung/22.44 detik). Peraih perak lari 10.000 meter adalah Ni Nengah Mariani (Bangli/47.24.72), dan perunggu diperoleh Ni Kadek Juniarti (Bangli/46.37.39). Untuk peraih perak lompat jauh yakni Ni Luh Mita Yuni (Denpasar/5.42 meter), dan perunggu diraih Ni Kadek Rani Puspa Nirmala (Tabanan/5.27 meter). Peraih perak lempar lembing adalah Ni Kadek Ernawati (Denpasar/33.84 meter), dan perunggu direbut I Gusti Ayu Megawati (Tabanan/32.62 meter). Cabor atletik Porprov Bali XIII/2017 dihelat di Stadion Ngurah Rai mulai Senin (18/9) kemarin sampai dengan Jumat (22/9) nanti. Atletik memperebutkan 34 medali emas, dan masing-masing kontingen mengirimkan atletnya seperti Badung (32), Denpasar (50), Bangli (30), Gianyar (24), Karangasem (16), Klungkung (13), Tabanan (10), Buleleng (21), dan Jembrana (20). (022)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Paing, 19 September 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

!Dcr tkg jarit kerja di dalam bukan pengepul, pengalaman gaji 2,8jt H.0361-734979-80

Customer Service, wanita, layanan/ DIJUAL MOBIL PR/Marcom, lulusan SMA/sederajat/ DAIHATSU S1 diutamakan jurusan Public Relation, IT. SDM Koperasi Bali Post, BlinVan’14 pth,AC,ban,Oli,bgs Jl.Kepundung 67A Denpasar Semua,Siap pakai,087860944727

B.BP.166.09.17.0001213

Dcr administrasi bisa bahasa Inggris lisan/tulis, smart, Hub.08113993388/0361-9004879

G.01

B.BP.001.09.17.0001002

Dcr sales counter, supir parwisata, sales executive untk travel hub: 0361-235700

B.BP.004.09.17.0001186

Kerja Australia kizunabali.com biaya potong gaji 082231577240

B.BP.001.09.17.0001197

Dicari karyawati min SMU, Jujur penampilan menarik, max.27thn, penempatan Centro Kuta,Gj1,8Jt Hub:Lusi 082144355655

Dcr staff HRD corporate u/hotel,pngalaman,English,umur max 35thn, good sallary, kirim CV ke hrd@lepirate.com telp 0361 487240

B.BP.001.09.17.0001166

B.BP.004.09.17.0001177

!! Dcr trapist Spa Jl.Pidada I Dcr supir srbutan u/proyek gj. LOWONGAN Ubung082146173999/087761826189 Dicari PRT untuk Villa B.BP.001.09.17.0001044 1,9jt+tmtan SMA bs.kom. U.makn, tinggal dalm hp:087860458499 di Batubulan Hub.08123806901 Bth SPG Single Bhs. Inggris Utk B.BP.001.09.17.0001171 B.BP.153.09.17.0001207 Tk di Htl Conrad Tanjung Benoa Dibutuhkan Therapist,HairdrePembantu Apartemen Wanita Hub.087860588800 sser Cowok, Berpengalaman Tgl dalam Gj1,7Jt, 087861825975 B.BP.001.09.17.0001170 B.BP.153.09.17.0001206 hub:081293799814. diKerobokan Dcr guru & pengasuh untuk B.BP.031.09.17.0000859 Retro Rest Sanur Need Cooks, di Dalung Hub.0817350308 Dcr PRT tdr dlm gaji+bonus Waitress.Send CV to suadana8@ B.BP.166.09.17.0001212 Gatsu Barat Hub.0811380786 yahoo.com Hub.08123882271 Cr Customer Service min.SMA,25 B.BP.001.09.17.0001208 B.BP.001.09.17.0001191 Pnampilan menarik, 081338251999 Dcr: FO,BellBoy,HK,Driver,ScuDicari Asisten Rumah Tangga B.BP.001.09.17.0000844 rity,Laundry,Utk Htl.Email:new Cr sgr sopir pariwisata utk di Hubungi 083114051980/Jl.Sekar arenahotelkutabali@gmail.com Ubud Dom Gianyar 081338731931 Tunjung XVIII No. 99X B.BP.001.09.17.0001165 B.BP.001.09.17.0001182 atau Hub.PO Box 2005 Kuta Bali Dcr admin, Supir, Tenaga Dicari PRT KTP Bali Tdr dalam B.BP.164.09.17.0000863 Dibthkan Sgr kasir, Pramuniaga Tk.Bangunan, Hub:085253988660 Segera Hubungi 087860163160 B.BP.004.09.17.0001176 B.BP.001.09.17.0001179 u/Super Market,Lam Lsg Kemari Dicari Sopir Serabutan Yamaha Bisma Dicr:1.Supir SIM Super Store, Jl.Hangtuah 35 Hub.Ayni Utra No.169 Dps B1 2.Mekanik Hub.T.Umar 142Dps Sanur Tlp. 288460 B.BP.001.09.17.0001200

FOTOCOPY

INTERNET

Tumbuh Kembang Anak Bth Tng Terapi Okupasi,Terapi Wicara (DIII Srjn Psikologi S1,Spd Jur.Pendd luar biasa Hub.082237396111 B.BP.005.09.17.0001097

Dbthkan krywn sales & supir rajin jujur hub 081239993457 B.BP.001.09.17.0001183

Dcr Mekanik Variasi Motor Pengalaman H.087888899869 B.BP.001.09.17.0001168

13JT-an

B.BP.164.09.17.0000862

DIJUAL TANAH DIJUAL RUMAH Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih Rmh Baru 3unit,S.Huni,BTN Pe- PondokCitra Pmogan 08123871809 B.BP.001.09.17.0000185 gending Dlg 650Jt,082147454248 B.BP.164.09.17.0001198 Batubulan 325Jt ng Jl.Mobil Viw Djual rumah 4are Jln.Pudak Ketwl 200ng+230ng 087761245398 B.BP.001.09.17.0000991 No.9X Batubulan Hub.0361 222782 Dijual tnh 5,8 are SHM.Jl.Dewi 081916755989 0811394367 B.BP.001.09.17.0001189 Madri Hub 081239964448 B.BP.001.09.17.0001092 DISEWAKAN RUMAH Djl Tnh 1,3A 1,5A 3A Buduk 450 Dikont Rmh 2Lt,P.Moyo 3KT,3KM &1A Tangeb 360 H.082147454248 B.BP.164.09.17.0001199 Fas:AC,Air Pns.Hb.085239995445 B.BP.001.09.17.0000933 Jual tnh L.325 m2 Dpn RS. Ksh Kont Rumah Lt2 Perum Puri Ibu Saba Gianyar H.08123810142 B.BP.001.09.17.0001004 Dewata Sdakarya H.081239364588 B.BP.141.09.17.0001203 T40A SHM u/Rmh.villa dkt Pantai Kont.Rmh Lt2 ada Kolam Renang Soka,Tbn 60jt/A, 085257539923 B.BP.167.09.17.0001187 Jl.Bedugul Sdkrya, 081558424242 B.BP.141.09.17.0001201 Tanah 103m2 Gatsu Timur Masuk 200m Jln Sulatri 081237148880 DISEWAKAN RUKO B.BP.001.09.17.0000753 KIA Kontrak Ruko Jl.Dewata Tnh 81A@10jt Batungsel Tbn 30A Picanto AT All New Th’2015 Tgn Sidakarya Hub.081239364588 @20jt Blimbing Tbn 08133717225 1 Abu Met Hub.087 862 270 180 B.BP.164.09.17.0001195

B.BP.141.09.17.0001202

B.BP.001.09.17.0001173

ARSITEKTUR CV.YogaDesain&Kntrktor:Jasa Gbr IMB,SIUP,SITU /HO,081338146376

B.BP.001.09.17.0001209

KONTRAKTOR Aditya Design Mngrjkn R.tinggal, villa, ruko, pool,IMB, 081337099764

B.BP.166.09.17.0001214

RUPA-RUPA 1Hr Cair,KTA/BPKB/Stfkt 0,5% H.087862223922 / 082237457658

B.BP.164.09.17.0001193

Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR 0,5% Hb.430373/74-085101520139

B.BP.164.09.17.0001192

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815 B.BP.001.09.17.0001112

KEHILANGAN Hlg SHM No.474 L.10280M2 an AA Kade Suama Hub 082237762275

B.BP.159.09.17.0001196

DISKON

Kredit cukup KIPEM/KTP pasti OK ! Bunga ringan *Tukar tambah Proses cepat dan mudah semua merk

PROMO DAHSYAT

081936034598 082237752039

ISTANA AIRCOND

PROMO KURAS HABIS DAIHATSU COKRO READYSTOCK Pusat Daihatsu & Terbesar di Bali � Free Angsuran 1X AYLA DP. 9JTan � Free Service, oli, XENIA DP. 7JTan Sparepart 3Th � Terima Tukar Tambah PICK UP DP. 3JTan � Free Accecories TERIOS DP. 15Jtan � Free Souvenir � Free Astra World 5Th SIGRA DP. 10JTan Diskon GILA + HEBOH

085 238 622 979 087 863 223 033

B.BP.012.09.17.0001180

B.BP.001.09.17.0001167

Djl Camry 2.4V Hitam Th’2010 Hub.0811510588 / 0361-499289

s/d 33 JUTA

C.0000397-mbl

KULKAS M.CUCI FREZZER CHILLER SHOWCASE

Dijual Avanza Th 2010 Hub 08124642063

SIENTA

C.0000395-SRV

G A R A N S I

B.BP.001.09.17.0001172

TOYOTA

AGUNG TOYOTA

DP

082331838863 087761462063

The Griya Villas& Spa, Bunutan Amed, Kr.Asem Butuh Segera Rest.Manager,Chef De Partie Kirim CV:info@thegriya.com

B.BP.164.09.17.0001194

Dilelang Suzuki All New Swift th’2014 asbal hub.089619874461

DIJUAL MOBIL

KULKAS M. CUCI FREZZER W.HEATER

AC FURNITURE

B.BP.001.09.17.0001178

AVANZA INNOVA

SERVICE PANGGILAN

ALUMINIUM

B.BP.001.09.17.0000471

BALI JAYA TEKNIK Service panggilan BERGARANSI

Lowongan CS Pria,Tukang Kebun bisa Teknisi.Lamaran Bawa ke STIKES Bali Jl.T.Balian 180 Sgr Admin Untuk Subcon kaca Bisa Exsel 081338572216

B.BP.001.09.17.0000817

SERVICE

B.BP.001.09.17.0000920

SUZUKI

Splash GL Th’2012 Tangan 1 Silver Hub.085 333 124 554

B.BP.001.09.17.0001181

B.BP.166.09.17.0001210

Dcr sopir serabutan minimal SMA SIM A. Sari Dana V/8 Jln. Cargo Ubung Kaja 087860180816

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Jual S.Katana Jimmy 2005 mulus H.58jt nego 087860600227

G.02

Dcr serabutan pria/wnt tidur dlm, 085339057458,087861722648

B.BP.001.09.17.0001188

B.BP.001.09.17.0001190

Waiter/serabutan/cleaning service tamat SMP/SMK, hobi pelihara ikan. Lamaran ke Warung 63 Bali Coffee, Jl.Veteran 66 Dps.

Informasi pasang iklan Telepon

I PUTU WIRAWAN PIN BB: D9B0D355

081237667555 / 081916547474

C.0000422-mbl

C.0002038-srv

SERVICE

C.0000340-mbl

SPA SERVICE PANGGILAN KERJA DITEMPAT BERGARANSI

BIRO JASA BLI NYOMAN

AHLI WC MAMPET

KURAS - CLOSET

TANPA BONGKAR

WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR DLL HLI MAMPET A

WC

-

GARANSI BL I NY O M A N

081 238 554 653 087 861 626 582

C.0001211-brj

ATASI

ATASI MAMPET MAMPET

WC

GARANSI 1 BLN Simp XL

- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS

081236711931 08175782707 C.0001050-BRJ

GARANSI

ANTI MAMPET

081 239 534 731 C.0000596-BRJ

POMPA AIR KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER, KOMPOR GAS HUB. GARUDA SERVICE Jl. WR. Supratman No. 9, Denpasar

Telp. 085100493221 C.0000236-SRV


EKONOMI

18

Selasa Paing, 19 September 2017

DPM LUEP Dihentikan

Bulog Jamin Gabah Petani Terserap Denpasar (Bali Post) Dihentikannya penyaluran Dana Penguatan Modal Lembaga Usaha Ekonomi Perdesaan (DPM LUEP) oleh Pemerintah Provinsi Bali dikhawatirkan merugikan petani. Oleh karena itu, Bulog Divre Provinsi Bali menjamin gabah petani akan terserap jika harganya jatuh. Hingga saat ini Bulog telah menyerap beras 2.000 ton. Sementara target penyerapan Bulog tahun ini adalah 2.500 ton untuk beras PSO. Ditambah beras komersial sehingga target penyerapan sekitar 5.000 ton. Bulog sendiri menyerap gabah petani melalui dua jalur yaitu melalui Pengusaha Penggilingan Padi dan satgas Bulog yang menyerap langsung gabah petani. Demikian disampaikan Kepala Bulog Divre Bali Wahyu Sutanto, Senin (18/9) kemarin. ‘’Selama harga di bawah, tidak mungkin tidak terserap. Pemerintah harus menyelamatkan harga di bawah itu, harga di produsen karena peran Bulog adalah stabilisasi. Jadi harus menyerap itu. Kalau harga di bawah mesti diserap. Kalau harga sudah di atas petani sudah untung, ya… sudah,’’ bebernya. Jika gabah petani sudah terserap, Bulog melalui satgas tinggal memperhitungkan stok beras. ‘’Kalau stoknya kurang baru kita beli lagi yang beras-beras yang komersial,’’ ujarnya. Saat ini stok beras Bulog Divre Bali adalah lebih dari 10.000 ton. ‘’Kalau kalkulasi dengan kebutuhan rastra itu sudah hampir cukup

untuk lima bulan penyaluran,’’ tandasnya. Ia menegaskan, selain Bulog membeli beras di Perpadi, Bulog juga membeli gabah petani langsung. Dengan dihentikannya DPM LUEP, diakui tidak ada peningkatan porsi penyerapan Bulog ke petani langsung. ‘’Enggak, ini kan bisnis ya. Saya yakin Perpadi pun masih bisnis gudang beras, mesti beli lalu dijual,’’ selorohnya. Hal itu karena pangsa pasar Perpadi yang besar adalah Bulog. Apalagi target-target penyerapan Bulog juga tinggi. ‘’Bisa juga dijual ke perdagangan umum tapi presentasenya lebih besar di Bulog dengan ketentuan harga sesuai Inpres,’’ imbuhnya. Kalaupun Perpadi menjual beras dengan harga lebih tinggi, Bulog akan membeli dengan klasifikasi beras komersial. ‘’Bulog tetap menyerap. Artinya beras komersial itu kita punya pasarnya untuk jual. Jadi tidak ada masalah,’’ pungkasnya. Klasifikasi beras dibedakan menjadi tiga yaitu beras premium, medium dan khusus. Beras premium, beras dengan kualitas lebih bagus kriteria broken (butir patah) maksimal 15 persen, sedangkan beras medium maksimal broken-nya 25 persen. (kmb42)

Bali Post/dok

GABAH - Kini petani sedikit tersenyum karena semua produksi pertanian akan dibeli pemerintah termasuk harga gabah.

IHSG Menguat, Rupiah Relatif Stabil

Menteri Susi:

Kapal di Bawah 10 GT Bebas Izin

masih dilakukan Korea Utara memperdalam ketegangan di Semanjung Korea,’’ katanya. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan, di tengah sentimen dalam negeri yang positif itu diharapkan investor asing kembali masuk ke pasar saham, sehinga menopang IHSG lebih tinggi. ‘’Investasi asing baik ke sektor riil maupun sektor lainnya bisa mendukung dan membantu ekonomi Indonesia lebih baik, sehingga turut membantu mengangkat laju IHSG,’’ katanya. Bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei naik 102,06 poin (0,52 persen) ke 19.909,50, indeks Hang Seng menguat 207,56 poin (0,75 persen) ke 28.015,15, dan Straits Times menguat 26,79 poin (0,86 persen) ke posisi 3.236,60.

Jakarta (Bali Post) Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (18/9) pagi kemarin dibuka menguat 2,72 poin seiring sentimen dalam negeri yang positif. IHSG BEI dibuka menguat 2,72 poin atau 0,05 persen menjadi 5.875,11. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak menguat 0,68 poin (0,07 persen) menjadi 977,37. ‘’Faktor dari dalam negeri yang terbilang positif mendorong IHSG bergerak menguat,’’ kata Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere, di Jakarta, Senin kemarin. Ia mengemukakan bahwa risiko asing terhadap pasar modal Indonesia terus membaik, credit default swap (CDS) mengalami penurunan. Penurunan persepsi risiko asing terhadap Indonesia disebabkan oleh faktor kenaikan peringkat utang dari Standard & Poors (S&P), makro-ekonomi yang stabil, tingkat inflasi terkendali, cadangan devisa naik serta rupiah yang stabil. Namun, lanjutnya, ketidakpastian global atas ancaman keamanan Semenajung Korea dan penantian pidato Ketua The Fed Janet Yallen masih membatasi pergerakan IHSG untuk meningkat lebih tinggi. ‘’Pekan ini, pengumuman suku bunga The Fed menjadi perhatian pasar. Sementara uji coba rudal yang

Rupiah Stabil Sementara itu, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta relatif stabil dan hanya menguat satu poin menjadi 13.239 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.240 per dolar Amerika Serikat (AS). Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta mengatakan, pergerakan dolar AS di pasar global, termasuk di dalam negeri, cenderung tertahan menyusul pernyataan The Fed mengenai dampak badai Harvey di Texas, Amerika Serikat yang dapat memberatkan aktivitas ekonomi. ‘’The Fed merevisi outlook pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat untuk kuartal ketiga menjadi 1,3 persen dari 2,1 persen. Penurunan disebabkan perlambatan produksi industri dan juga penjualan retail. Sebagian penurunan manufaktur terkait badai Harvey,’’ paparnya. Di sisi lain, lanjutnya, menjelang rapat kebijakan moneter The Fed pada pekan ini yang diproyeksikan belum akan menaikan suku bunga acuannya juga turut menjadi faktor penahan laju dolar AS terhadap mayoritas mata uang dunia, termasuk rupiah. Pelaku pasar menilai The Fed akan menaikkan suku bunga pada akhir tahun ini. Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk. Rully Nova menambahkan, fundamental ekonomi nasional yang kuat ditambah ekspektasi kenaikan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (Fed Fund Rate) yang mereda membuat aset-aset berdenominasi dolar AS kurang diminati pelaku pasar uang. ‘’Kondisi itu membuat dolar AS yang diperdagangkan di pasar valas mengalami penurunan,’’ katanya. Ia mengatakan, peluang bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga acuannya pada September ini cenderung sempit di tengah kondisi ekonominya yang kurang stabil, sehingga diproyeksikan The Fed menaikkan suku bunga acuannya pada akhir tahun ini. (ant)

YLPK Bali Kritik Peraturan BI

Terkait Pengenaan Biaya ’’Top Up E-Money’’

Denpasar (Bali Post) Demi efisiensi pelayanan dan bahkan keamanan dalam bertransaksi, upaya mewujudkan transaksi non cash adalah sebuah keniscayaan. Cashless society adalah sejalan dengan fenomena ekonomi digital. Namun, menjadi kontraproduktif jika Bank Indonesia (BI) justru mengeluarkan peraturan bahwa konsumen dikenakan biaya top up pada setiap uang elektroniknya, e-money. Secara filosofis apa yang dilakukan BI justru bertentangan dengan upaya mewujudkan cashless society tersebut. Menurut Direktur Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Bali I Putu Armaya, S.H., dengan cashless society sektor perbankan lebih diuntungkan daripada konsumen. Perbankan mener-

Putu Armaya ima uang di muka, sementara transaksi/pembelian belum dilakukan konsumen. Sungguh tidak fair dan tidak pantas jika konsumen justru diberikan disinsentif berupa biaya top up. Justru dengan model emoney itulah konsumen layak

mendapatkan insentif, bukan disinsentif. ‘’Pengenaan biaya top up hanya bisa ditoleransi jika konsumen menggunakan bank berbeda dengan e-money yang digunakan. Selebihnya no way, harus ditolak! Dan tidak pantas pula jika sektor perbankan dalam menggali pendapatan lebih mengandalkan uang recehan. Seharusnya keuntungan bank berbasis dari modal uang yang diputarnya dari sistem pinjam-meminjam, bukan mencatut transaksi recehan dengan mengenakan biaya top up! Apalagi banyak pengguna e-money dari kalangan menengah bawah,’’ bebernya, kemarin. YLPK Bali mendesak Bank Indonesia untuk membatalkan peraturan tersebut untuk melindungi konsumen. (kmb42)

Susi Pudjiastuti

Kendari (Bali Post) Menteri Perikanan dan Kelautan Republik Indonesia Susi Pudjiastuti mengatakan kapal nelayan dengan ukuran di bawah 10 gross tonnase (GT) bebas izin. ‘’Dalam setiap kesempatan dan kunjungan saya selalu ingatkan dan tegaskan bahwa aturan untuk kapal nelayan berukuran di bawah 10 GT bebas dari masalah perizinan, jadi bisa langsung melaut,’’ kata Susi di hadapan mahasiswa dan civitas akademika Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, belum lama ini. Dikatakannya, dengan aturan itu maka memudahkan para nelayan kecil untuk melakukan aktivitas melaut atau bekerja mencari ikan di perairan. ‘’Dengan aturan itu, maka

pemerintah daerah diharapkan tidak lagi mempersulit izin nelayan kecil,’’ katanya. Dijelaskan, terkait untuk urusan memperbarui izin tidak membutuhkan waktu yang lama kecuali untuk pembuatan izin baru bagi kapal nelayan karena harus dilakukan proses verifikasi. Dengan kemudahan yan diberikan pemerintah pusat tersebut, kata Susi, maka diharapkan nelayan dalam melakukan akivitas penangkapan ikan yang ramah lingkungan atau tidak menggunakan bom dan potasium. Menteri Susi juga berharap para nelayan kecil yang ada di Sultra pada umumnya agar mendaftarkan diri ikut asuransi nelayan. (ant)

Kementan Minta Bulog Serap Produksi Petani Jakarta (Bali Post) Kementerian Pertanian (Kementan) menginginkan Badan Urusan Logistik (Bulog) dapat segera menyerap produksi pertanian dalam menjaga tingkat kesejahteraan petani melalui perbaikan harga jual produk pertanian tersebut. Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Spudnik Sujono, di kantornya, Jakarta, Senin (18/9) kemarin, mengatakan pihaknya sudah dua kali bersurat ke Perum Bulog agar menyerap produksi petani. ‘’Surat saya pertama tanggal 7 September. Surat kedua, baru dikirim kemarin (Minggu, 17/9). Intinya sama, meminta Bulog segera serap, lakukan pembelian di sentra-sentra yang harganya tidak tinggi,’’ ungkapnya. Penugasan kepada Bulog itu sesuai amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 48 Tahun 2016 dan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 27 Tahun 2017. Spudnik Sujono juga mengemukakan, cara lain yang ditempuh Ditjen Hortikultura adalah mendorong

Toko Tani Indonesia (TTI) untuk segera meningkatkan penjualan cabai petani, berkomunikasi dengan pelaku industri, mendorong peningkatkan pengolahan cabai menjadi produk bernilai tinggi, serta memperpendek rantai pasok. Sementara itu, katanya, solusi jangka panjang yang dilakukan Ditjen Hortikultura adalah sosialisasi teknologi budi daya rendah pestisida atau ramah lingkungan guna mengurangi biaya produksi hingga 25 persen, dan menggalakkan mekanisasi pertanian agar biaya tenaga kerja turun dan efisiensi sampai 30 persen. Kementan juga membangun mitra kerja sama permanen dengan industri makanan, mendorong disiplin petani dalam penerapan manajemen tanam sepanjang tahun, serta peningkatan kapasitas petani terkait pengolahan hasil panen cabai guna tahan lama dan bernilai jual tinggi. ‘’Saya juga berharap adanya dukungan daerah, supaya komoditas hortikultura ada kepastian harga. Apalagi, di sana kan

ada Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID),’’ paparnya. Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengklaim inflasi minus atau deflasi yang terjadi pada Agustus 2017 menandakan harga bahan pangan atau yang termasuk harga barang bergejolak (volatile foods) telah membaik dan cukup terjaga. Menurut Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/9), laju inflasi rendah hingga Agustus 2017 ini harus terus dijaga hingga akhir tahun, dengan mengantisipasi tekanan dari volatile foods dan mengendalikan tekanan dari kelompok tarif yang diatur pemerintah (administered prices). ‘’Harga pangan atau volatile foods dianggap sebagai sumber (inflasi) dan setelah melakukan upaya seperti harapan Bank Indonesia bahwa volatile foods harus distabilkan,’’ ujar Menkeu. Di sisi lain, kata Sri, dalam tren inflasi rendah ini, daya beli masyarakat harus ditingkatkan untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. (ant)


19

Selasa Paing, 19 September 2017

40 Ribu Koperasi Abal-abal dan Tak Aktif Sudah Dibubarkan

Bali Post/dok

Puspayoga

Jakarta (Bali Post) Komisi IV DPD-RI menggelar rapat kerja dengan Menteri Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah RI Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga guna membahas pengawasan pelaksanaan UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, di Kompleks Parlemen, Senin (18/9) kemarin. Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga mengatakan pelaksanaan UU No.25 Tahun 1992 belum sepenuhnya mampu menyelesaikan permasalahan regulasi koperasi, namun dari hasil pengawasannya ada sekitar 40 ribu koperasi sudah dibubarkan. ‘’Ada sekitar 40 ribu koperasi yang kami bubarkan, karena koperasi abal-abal, sudah tidak aktif, dan hanya berupa papan nama,’’ ungkapnya. Dia menegaskan, koperasi tidak sehat harus dibubarkan, karena orientasi Kemenkop dan UKM ke depan berupaya menciptakan koperasi yang berkualitas, bukan dilihat dari kuantitas koperasi dan banyaknya badan usaha, tetapi kualitas dan anggota koperasi makin bertambah tiap tahunnya. Lebih jauh, Puspayoga menambahkan, untuk mengembangkan koperasi, kementeriannya membuat skema pembiayaan koperasi dan UKM. ‘’Kita kembangkan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang di tahun 2014 itu bunganya 22%, sekarang bunganya cuma 9%. Ini pertama kalinya kita coba, dan tahun 2016, itu sudah tersalurkan Rp 95 triliun dari Rp 100 triliun yang disediakan pemerintah,’’ terangnya.

Langkah Antisipasi Dari Hal. 1

BNPB dan BPBD terus melakukan langkah-langkah antisipasi. BPBD Provinsi Bali bersama Bupati Karangasem, TNI, Polri, Kepala OPD, Camat dan Kepala Desa se-Kabuaten Karangasem telah melakukan rapat koordinasi membahas tentang kesiapsiagaan pemerintah dan masyarakat menghadapi letusan Gunung Agung pada Minggu (17/9) lalu. Sosialisasi kepada masyarakat terus dilakukan di mana dalam sosialisasi tersebut diimbau masyarakat untuk menyiapkan tas yang berisi pakaian, makanan, barang berharga yang akan digunakan untuk mengungsi jika sewaktu-waktu Gunung Agung meletus. BNPB segera mendampingi BPBD untuk menyusun rencana kontinjensi menghadapi letusan Gunung Agung. Rencana kontinjensi ini disusun melibatkan berbagai pihak dengan mengacu pada tingkat ancaman dari letusan Gunung Agung beserta skenario terburuk di dalam penanganannya. Pascakenaikan status ke Level II (Waspada) pada (14/9) lalu, pengamatan visual Gunung Agung dari Pos Pengamatan Gunung Agung di Rendang menunjukkan adanya embusan solfatara dari dasar kawah setinggi 50 meter dari bibir kawah dengan intensitas putih tipis dengan tekanan lemah. Tingkat kegempaan Gunung Agung secara umum tampak masih menunjukkan peningkatan yang signifikan. Berdasarkan hasil analisis data visual dan instrumental, aktivitas Gunung Agung teramati semakin meningkat dari pada kondisi Level II (Waspada) dengan terekamnya kegempaan-kegempaan vulkanik yang mengindikasikan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Agung saat ini dalam keadaan tidak stabil, sehingga probabilitas untuk terjadi letusan menjadi semakin meningkat. ‘’Perlu diwaspadai letusan dari Gunung Agung mengingat sudah cukup lama gunung ini tidak meletus,’’ kata Sutopo.

Badan Geologi mencatat bahwa Gunung Agung yang meletus pada 12 Maret 1963 berskala VEI 5, dengan tinggi kolom erupsi setinggi 8-10 km di atas puncak Gunung Agung dan disertai oleh aliran piroklastik yang menghancurkan beberapa desa di sekitar. VEI merupakan skala pengukuran relatif letusan gunung. Gunung Agung dengan VEI 5 dideskripsikan mengalami erupsi sangat besar. Saat itu letusan menewaskan sekitar 1.100 jiwa, yang sebagian terkena aliran lahar. Karakter dari letusan Gunung Agung dicirikan oleh erupsi-erupsi yang bersifat eksplosif dan efusif dengan pusat kegiatan di Gunung Agung yang terletak di dalam Kawah Gunung Agung. Dalam sejarah aktivitasnya, erupsi Gunung Agung mengindikasikan potensi ancaman bahaya berupa jatuhan piroklastik, aliran piroklastik, dan aliran lava. Daerah yang berpotensi terancam jatuhan piroklastik dapat tersebar di sekeliling Gunung Agung tergantung pada arah angin. Dengan kondisi aktivitas seperti saat ini maka jika terjadi letusan, potensi bahayanya diperkirakan utamanya berada di area tubuh Gunung Agung yang berada di lereng utara, tenggara, dan selatan. Ancaman bahaya secara langsung berada di daerah utara Gunung Agung terutama di daerah aliran Sungai (Tukad) Tulamben, Tukad Daya, Tukad Celagi yang berhulu di area bukaan kawah, Tukad Bumbung di tenggara, Pati, Tukad Panglan, dan Tukad Jabah di selatan berpotensi terhadap bahaya aliran piroklastik dan lahar. Jika erupsi efusif berupa aliran lava Gunung Agung. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali Dewa Made Indra membenarkan sesuai info dari PVMBG berdasarkan hasil analisis data visual dan instrumental serta mempertimbangkan potensi ancaman bahaya maka peringatan dini Gunung Agung dinaikkan dari waspada ke siaga. ‘’Masyarakat mohon mengikuti arahan resmi dari pemerintah,’’ ujarnya. (kmb)

Masih banyak nasabah yang belum terlayani dari program KUR, oleh karena itu Kementerian Koperasi dan UKM membuatkan kredit ultra mikro. ‘’Kami telah bekerja sama dengan beberapa pihak seperti Kemenkeu untuk masalah penyaluran dana kredit ultra mikro dan Kemenkominfo untuk keakuratan data. Soal kredit ultra mikro ini semangatnya untuk mengambil nasabah yang tercecer dari program KUR,’’ katanya. Anggota DPD-RI Haripinto Tanuwidjaya meminta agar daerah di kepulauan dan daerah terpencil juga diberikan akses yang mudah untuk mengembangkan unit koperasi. ‘’Bagaimana di daerah kepulauan bisa lebih diperhatikan, KUR sudah disalurkan dan pelaku usaha mikro ini ingin dapat pinjaman tapi prosesnya masih sulit di lapangan,’’ tanya senator dari daerah pemilihan Kepulauan Riau ini. Menjawab pertanyaan Haripinto, Menteri Koperasi UKM Puspayoga menjelaskan bahwa koperasi di luar Pulau Jawa memang perlu dapat banyak perhatian. ‘’Soal KUR itu di 2017 ada dana sebanyak Rp 110 triliun, tapi ketika kami turun ada permasalahan perbankan dalam menyalurkan KUR-nya karena pelaku UKM ini saat berproduksi dan tidak bisa menjual maka akan jadi masalah, hal ini karena banyak minimarket. Oleh karena itu, bupati dan wali kota kami imbau agar bisa diminimalisir kebijakan mengeluarkan izin atas took-toko retail. Karena mematikan usaha kecil rakyat,’’ kata Puspayoga. (kmb4)

Pelayanan Logistik Dari Hal. 1

Dibahas juga bagaimana memobilisasi masyarakat ke tempat evakuasi, bagaimana pelayanannya, baik pelayanan logistik, tempat tinggal maupun MCK,’’ jelasnya. Menurut Dewa Indra, rapat koordinasi akan kembali diadakan di Kantor Bupati Karangasem dipimpin Deputi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB, Selasa (19/9) ini. Diwawancarai terpisah, Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry mengapresiasi respons cepat BPBD dan pihak terkait lainnya dalam peningkatan

status Gunung Agung. Dewan sendiri akan mendorong peningkatan anggaran bencana di 2018, dari sebelumnya Rp 4,5 miliar di tahun 2017 ini. ‘’Bukan mendoakan gunung meletus tapi peningkatan anggaran bencana ini merupakan satu bentuk antisipasi dari pemerintah. Nah, yang paling penting ini adalah bagaimana masyarakat itu diberikan informasi yang terus update, kemudian dilatih cara mengevakuasi diri, di mana tempat evakuasi,’’ ujar politisi Golkar ini. Sugawa Korry menambahkan, Bali perlu belajar dari Jepang yang sering men-

galami bencana alam, namun bisa meminimalisir jumlah korban jiwa. Ini karena negeri sakura menerapkan sistem informasi yang baik dan melakukan sosialisasi penanggulangan bencana kepada masyarakatnya. Di sisi lain, masyarakat diminta untuk terus berdoa agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Termasuk lebih hati-hati dalam menerima informasi, agar tidak termakan berita hoax. ‘’Pemerintah harus proaktif, BPBD khususnya harus menjadi leading informasi, sehingga berita hoax itu tidak dominan,’’ jelasnya. (kmb36/kmb32)

Setiap Menit Dari Hal. 1

Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG/BG KSDM Pusat Dr. Ir. Gede Suartika saat ditemui di Pos Pengamatan Gunung Agung di Rendang, Senin kemarin, mengatakan melihat intensitas gempa seperti ini, status aktivitas Gunung Agung wajar termasuk level siaga. Petugas dari Badan Geologi di Pos Pemantauan Gunung Agung terus mengamati setiap menit perkembangan aktivitas vulkanik kawah Gunung Agung. Berdasarkan data yang terekam oleh alat Seismograf di Pos Pemantauan sepanjang Minggu (17/9) lalu, tercatat sudah terjadi sebanyak 143 kali gempa. Pada Senin kemarin, selama setengah hari sejak pukul 00.00 Wita hingga pukul 12.00 Wita telah terjadi sebanyak 156 kali gempa, baik gempa vulkanik dalam, gempa vulkanik dangkal dan empat kali gempa tektonik. Menurut Gede Suartika saat ditemui di lokasi, aktivitas vulkanik Gunung Agung sepanjang dua hari terakhir ini memang terus mengalami peningkatan.

Itu terlihat dari jumlah gempa yang terus meningkat. Awalnya rata-rata hanya 27 kali gempa, meningkat signifikan hinggal 156 kali gempa dalam setengah hari. ‘’Selama setengah hari saja sejak pukul 00.00 Wita sampai pukul 12.00 Wita, sudah terekam sebanyak 156 kali gempa. Jadi, kalau diperkirakan dalam sehari ini bisa terjadi hingga 300 kali gempa,’’ kata Gede Suartika. Melihat peningkatan aktivitas kegempaan seperti ini, dia menyebut status aktivitas Gunung Agung berpotensi naik ke level siaga bisa makin cepat terjadi. Jika kondisinya memang terus meningkat, maka kemungkinan akan naik ke level siaga semakin besar. Pernyataan Gede Suartika di pagi hari itu ternyata benar. Senin malam status Gunung Agung dinaikkan ke level Siaga. Dari pemantauan visual, memang sejak beberapa hari ini dia tidak melihat adanya asap putih kendati aktivitas kegempaan terus meningkat. Di sisi lain, menyusul informasi peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Agung, puluhan masyarakat yang

tinggal di Kecamatan Selat dan Rendang terus mendatangi Pos Pemantauan untuk mendapatkan informasi yang benar terkait aktivitas Gunung Agung. Sebagian dari masyarakat mengaku sangat khawatir karena mereka tinggal sangat dekat dengan Gunung Agung. ‘’Informasi palsu (hoax) banyak sekali beredar di media sosial. Khususnya dari website berita yang tidak kredibel. Itu yang bikin kami bingung. Makanya, berhubung kami dekat, langsung saja datangi kantornya,’’ kata salah satu warga, Wayan Merta. Terkait aktivitas Gunung Agung yang makin mengkhawatirkan, rencananya Selasa (19/9) hari ini jajaran BNPB akan terjun langsung ke Karangasem dan menggelar rapat dengan pihak terkait lainnya, di Kantor Bupati Karangasem. Informasi yang berkembang hingga sore kemarin, selain untuk koordinasi penanganan di lapangan, pertemuan itu dilakukan untuk menetapkan status waspada menjadi siaga. Tetapi, seluruh pihak yang dimintai konfirmasi perihal isu tersebut, tegas membantahnya. (kmb31/kmb32)

Rasa Takut Dari Hal. 1

Dia juga tetap meyakinkan warganya agar tetap tenang, sampai memantau bagaimana perkembangan lebih lanjut soal status aktivitas vulkanik Gunung Agung ini. ‘’Gempanya memang cukup kuat, jadi muncul rasa takut,’’ ujar warga setempat, Wayan Eka. Sementara itu, titik gempa yang dirasakan warga tidak hanya di Desa Amerta Bhuana, guncangan gempa cukup kuat ini juga dirasakan warga di beberapa desa di Kecamatan Kubu. Beberapa warga di sana mengaku juga merasakan gempa cukup kuat. Guncangan gempa juga amat dirasakan warga di Kecamatan Bebandem, seperti di wilayah Yeh Kori. ‘’Gempa juga dirasakan warga kami di Rendang. Semoga tak terjadi apa-apa. Semoga status Gunung Agung

segera turun jadi normal lagi,’’ kata warga di Rendang, Wayan Merta. Gempa kuat seperti ini juga sempat dirasakan warga di Desa Sebudi, Kecamatan Kubu. Itu terjadi pada Kamis (14/9) malam, hingga membuat warga di sekitarnya terjaga hingga pagi. Salah satu warga setempat, Wayan Widiasa, mengatakan gempa cukup kuat itu dirasakan warga di sekitar pemukimannya sekitar pukul 22.40 Wita. Saat itu, dia merasakan terjadi gempa sekitar enam kali. Cuma yang paling kuat dirasakan sekali hingga membuat warga sekitar sempat cemas akan aktivitas gunung terbesar di Bali ini. ‘’Biasanya gempa kecil-kecil, tetapi terjadi satu gempa cukup kuat. Terpaksa kami tidak tidur sampai pagi, karena khawatir terjadi gempa susulan,’’ kata Widiasa saat itu. (kmb31)

Selasa, 19 September 2017

05.00 Gayatri Mantra

05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Yasa Saha Prakertining Yadnya (4) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Ball Ganesh (3) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Halo Kamtibmas 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Yowana Magz Dewa Ayu Widya Purnami 11.05 Bali Channel Tourst TV 12.05 Dharma Wecana Yasa Saha Prakertining Yadnya (5) 12.30 Berita Siang

13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Homeshopping 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Tari Sekar Dewata (1) 15.30 Education On BaliTV 16.00 Upakara 17.00 Dunia Pendidikan SMAN 1 Sukawati 17.30 Kartun : Krisha Garuda (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Solusi Alternatif : Soman 20.30 Folk Song 21.00 Dialog Interaktif Gema Perdamaian 22.00 Lila Cita Calonarang Windu Segara Sanur (4) 23.00 Berita dan Bincang Terkini 23.05 Lila Cita Calonarang Desa Satra Klungkung (3)

Duryodhana Sambut Pasukannya dengan Kata-kata Manis

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Kelimabelas)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

Ashwatthaman itu usianya masih muda. Putra Drona itu memiliki wajah tampan. Karena itu sangat menyenangkan dilihat. Dia sangat terkenal di seluruh dunia, karena penguasaannya atas senjata-senjata surgawi. Lalu, oh Sanjaya, dari mana putra Drona yang cerdas itu mendapatkan perlindungan? Padahal setelah kehilangan Karna, semua kaum brahmana, ksatria dan vaisya ingin menunggu mendapatkan perlindungan? Lalu apa yang dikatakan Ashwattaman, ketika melihat Karna itu telah terbantai? Apa putra Sharadvata, Kripa Acharya, itu keluarga dari Gotama, yang utama dari para prajurit kereta itu katakan? Guru ilmu persenjataan itu sampaikan ketika ia melihat Karna itu terbantai? Apa pemimpin perkasa prajurit-prajurit Madra, Raja Madra, pemanah hebat Shalya dari keluarga Sauvira yang utama dari para prajurit itu juga katakan? Bagaimana saat Ashwatthaman melihat Karna itu terbantai? Apa semua pasukan lain yang sulit dikalahkan sampaikan, oh Sanjaya, ketika mereka menyaksikan Vaikartana itu terbantai? Setelah tewasnya Guru Drona yang gagah perkasa. Macan di antara para prajurit kereta itu, oh Sanjaya, ia juga menjadi kepala dari beberapa divisi dari

golongannya. Tolong, ceritakan kepadaku, oh Sanjaya, bagaimana yang utama dari para prajurit kereta, Shalya, penguasa Madra itu menjadi terlibat mengendarai kereta Vaikartana itu? Siapa yang mengawal roda kanan putra Suta ketika yang belakangan terlibat dalam pertarungan? Dan siapa pula mereka yang mengawal roda kirinya? Dan siapa mereka yang berdiri di belakang pahlawan itu? Siapa pahlawan-pahlawan itu yang tidak meninggalkan Karna? Siapa teman-temannya yang jahat itu melarikan diri? Bagaimana prajurit kereta perkasa Karna itu terbantai di tengah-tengah kalian sendiri yang bersatu? Bagaimana para prajurit kereta perkasa itu para Pandava yang pemberani maju melawan Karna? Bagaimana Partha menembakkan hujan-hujan panahnya yang seperti awanawan mencurahkan aliran air hujan itu? Ceritakan, oh Sanjaya, bagaimana panah surgawi kuat dari jenis utama seperti seekor ular milik Karna itu menjadi sia-sia! Aku tidak melihat, oh Sanjaya, bahkan sedikit kelompokku yang tanpa kegembiraan itu bisa diselamatkan ketika pemimpin-pemimpinnya pasukan hebat itu telah dihancurkan pihak Pandava. Setelah mendengarkan pembantaian terhadap kedua pahla-

wan itu, baik Drona maupun Bhisma. Kedua pemanah perkasa itu, Bhishma dan Drona, itu sebetulnya selalu siap mengorbankan nyawanya demi kepentinganku. Sekarang apa gunanya bagiku hidup terus di bumi ini? Setelah itu lagi dan lagi aku tidak dapat menahan Karna. Padahal keperkasaan lengan-lengannya setara kekuatan sepuluh ribu ekor gajah. Putra Suta itu pun harus terbantai oleh para Pandava! Karena itu, tolong ceritakan kepadaku, oh Sanjaya. Jalannya semua pertempuran itu yang terjadi antara prajurit-prajurit pemberani dari pihak Kaurava melawan musuhmusuh mereka setelah wafatnya Drona! Ceritakan juga kepadaku bagaimana putra-putra Kunti itu bertarung melawan Karna! Dan bagaimana pembantai terhadap musuh-musuh itu membuat ketenangan ksatria-ksatria Kaurava? Sanjaya kemudian berkata, Setelah jatuhnya pemanah agung Drona, Oh Bharata, banyak ksatria Kaurava itu telah melarikan diri. Sedangkan Partha sendiri menyusun barisan-barisannya. Putra ketiga Pandu itu berdiri di medan perang dengan saudarasaudaranya. Merasa pasukan Kuru melarikan diri, kemudian putra paduka, oh banteng keturunan Bharata, mempersatukan

mereka kembali dengan keberanian besar. Setelah menyebabkan divisi-divisinya kembali pada kedudukan mereka. Putra paduka, oh Bharata, mengandalkan keperkasaan lengan-lengannya sendiri berteriak-teriak sengit maju ke medan perang. Dia bertarung dalam waktu lama menghadapi musuh-musuhnya. Para Pandava setelah mendapatkan tujuan akhir mereka, dipenuhi kegembiraan setelah perjuangan secara bersama-sama itu menuai keberhasilan. Menjelang senjakala akhirnya semua pasukan dari kedua belah pihak ditarik mundur. Setelah pasukan-pasukan ditarik mundur, kemudian para ksatria itu memasuki perkemahan mereka sendiri. Para

Kaurava mengadakan konsultasi satu dengan lainnya. Mereka membahas tentang kesejahteraan mereka sendiri. Mereka duduk seperti para kaum surgawi di atas tempat duduk mahal ditutupi kain penutup terbaik. Ada juga yang rebahan di atas tempattempat tidur mewah. Kemudian Prabu Duryodhana menyapa para pemanah perkasa itu dengan ungkapan-ungkapan menyenangkan dan sangat manis. Duryodhana berkata, ‘’Kalian yang utama dari manusia yang cerdas. Tolong nyatakan semua tekad kalian tanpa ditunda. Apa pendapat-pendapat kalian! Dalam keadaan seperti ini, kalian para raja, apa perlunya dan apa yang masih diperlukan?’’ (bersambung)

Sloka 15.1 Sr-bhagavan uvaca Urdhva-mulam adhah-sakham asvattham prahur avyayam chandamsi yasya parnani yas tam veda saveda-vit Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa bersabda: Dikatakan bahwa ada pohon beringin yang tidak dapat dimusnahkan yang akarnya ke atas dan cabangnya ke bawah, dan daun-daunnya adalah mantra-mantra Veda. Orang yang mengetahui tentang pohon ini mengetahui Veda.


16 Pages

175 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

ationalbalipost.c

Tuesday,

Tuesday, September

19, 2017

Alexander Skarsgard, Nicole Kidman, Reese Witherspoon and others pose with their Emmy for

Crumbles ‘Mother!’ Million, With $7.5 No. 1 ats ‘It’ Repe

as an evil Skarsgard who terstars Bill cast - “It” con- clown named Pennywise rest of the huge Sophia children. The LOS ANGELES post terrifyingly opens rorizes Jeremy Ray Taylor, Oleff, tinues to includes Wolfhard, Wyatt while “Mother!” Grazer, Finn numbers, Jack Dylan Lieberand Lillis, with a thud. Warner Bros. its Chosen Jacobs, Jaeden finish “It,” from Nicholas Hamilton, Robert Scott. expects to million is strugNew Line, with $60 would her, and Jackson “Mother!” directThat Meanwhile second weekend release locations. far from 4,103domestic gross so the gling. The Paramount is expected Aronofsky for make its ed by Darren million from 2,368 -- a record earn $7.5 $218.7 million September release all-time low was to That’s an Jennifer highest earning old record-holder with locations.releases starring factor ever. The Dundee” by for wide One contributing is that 1986’s “Crocodile Lawrence. Broken down bottom line it and $174.8 million. “It” earned $19.4 to the movie’s rejected milentirely weekend, That’s $26.2 day this Friday and the take is audiencesan F CinemaScore. million on that landed Sunday’s bestowed posia critical split $14.5 million. lion on Saturday. a generally to despite to be about estimated screens are expected of polarizing movie Tomatoes. Rotten the 389 Imax just over $3 million tive 68% onmade up the bulk of more Women account fortake in North America slightly was (56%), and the film’s an audience of the audience (52%) was this weekend. “It” is pulling in than half The launch in 56 mar- over the age of 35. Overseas, campaign $60.3 million movie by a marketing additional raises its international the R-rated much the driven give kets. That million and that shrouded million. in mystery and didn’t In addition total to $152.6 plot. tally to $371.3 Ed worldwide Stephen King’s novel, Bardem, away regarding with an to Lawrence, Javier Pfeiffer also Based on last weekend Michelle “It” openeddomestic pull of $123.4 Harris, and reportenormous star. (rtr) R-rated title, million. Thefor about $35 million, edly made

Late summer rains, private food supplies limit impact of N.Korea drought

online: http://www.intern

r 19, 2017

Septembe

Jong leader Kim North Koreanfield guidance Un provides 1116 under KPA No. photo to Farm in this undated Korea’s Unit 810, by North released News Agency SeptemKorean Central in Pyongyang (KCNA) ber 13, 2016.

Outstanding Limited Series for Big Little Lies.

OF THE

DAY

,’ ‘Big Little Lies rule at s Tale’ ‘Handmaid’ d Emmys Trump-flavore REUTERS/Lucy

Nicholson

TPX IMAGES

the top prizes “Veep” won won the most political comedy Night Live” Tale” and show “Saturday - “The Handmaid’s satirical sketchTrump spoofs. FOR WOMEN’ Sunday, but wins LOS ANGELES of Donald ‘MORE ROLES awards on major awards of a season In the first service Hulu, “The at the Emmy on the back Corp’s NBC. season Elisabeth Emmys overall who Comcast its most-watched Live” for streamingTale” star ac-

After Night drama U.S. president, best Handmaid’s named best forced The new Emmy despite his in 23 years, “Saturday Moss was a woman show an butt Emmys, including actress never won past, was also the The won nine tress for playing series, for directreality show jokes at the ceremony variety sketch and for Melissa into sexual servitude. for writing, Ann of multiple best of television. an Kate McKinnon as former White also won awards actress turn the honoring (Trump) had won run McCarthy’s Sean Spicer. ing and for supporting of 8. series have press secretary Don“If he for a total he wouldn’t Col- House HBO’s N> medieval run- Dowd new faces included actor With Emmy, I bet host Stephen Other out of the the best comedy a later of Thrones” for president,” ald Glover, for his hip-hop because of A-list audience. for- “Game bert told the fault! He never But ning this yearwere a slew of new and also director “Atlanta.” won her “It’s your he never will. s airdate, there Sunday’s winners. themed show and playgave you presidency, the Emmys faces among Julia Louis-Dreyfu were for women,c Emmy for Many of them female-centri unlike the winners of the popular presidential sixth consecutive referring who scored with one of Lies,” “A ing a female egotistical go to the quipped, “Big Little HBO’s “Veep,” vote,” Colbert shows like Tale” and “Veep,” candidate on winners. (rtr) election result. to the 2016 won the comedy Handmaid’s women directors, the few repeat Alec Baldwin Emmy for his and rare wins for Blinch actor s of Trump writers and producers. REUTERS/Mark supporting the for the film withering impersonation Live “on No. 106 Dps the red carpet (TIFF), in for “Saturday Night Festival Jl. Raya Puputan arrives on No 148 Lawrence International Film Mandala Renon Renon 28 Kopi Made Jl. Raya Niti 148 No. Actor Jennifer Sanur Toronto Manan Mandala 10, 2017. at the Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 September “Mother!” Jl. Mohamad Cafee Canada, Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama 19 Smirnof No.88 Renon Renon 68 Toronto, Jl. Merdeka Hotel D.Poso No Warung Subah D.Tamblingan

You can

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr

onal Bali

find Internati

Jl. 20 Legwa No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

Post at:

Jl. Denpasar Sanur 31 khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

plies ate food sup t r rains, priv Late summe act of N.Korea drough limit imp KCNA/via

U.N. reports

The overlook. in conjunc-

Reuters/File

Photo

to proactively local levels off the risk autonomy at staving the change crops, and reducing shortages, Korea’s

official North of food produced crops mean reports, oftenNorth Korean govern- reliance on imports. $26.5 million produced and tion with the to focus on grain imports totalled$139.2 million of privately fears of drought not be able sensitiv- in 2016, down from to the state-run importance earlier Agriculture ment, may the political the growing this year despite Food and there markets given capitalist activity in 2012, according nt Promotion rains and this say. The U.N.’s country, saying food shortages outwardly Korea Trade-Investme Late summer ity of inherently to June imports which still SEOUL - will likely avoid acute defectors and experts in 16 years in the areas. in a state maintain a Soviet-style Agency. January$10.6 million, albeit to say. l sanctions, of the worst droughtcereal-producing North Korea were just $3 million over the key internationa on year in July “main professes economy, experts the rainfall in mounting sharply on PDS as the 70 command people rely completely (FAO) warned a lack of private up period a year go. to page 6 scribed thefood” for around “Many Organisation concerns” about said suggest of and off-the-books Sokeel same Continued satellite images will be source of the population, be the markets their food,” said were “serious an crop yields Young- percent food imports wouldfood farming for plant- Agriculture in North Korea, North Korea’s of Liberty defectors. they delayed said Kim increased adequate which aids siphon off “People said was too dry in the similar to last year, defector and a required to ensure at-risk groups, Park it it organisation Korean will also economy supplies for the mostand elderly. ing because but right after thatthe hui, a North sell them for “Corrupt officials in the country’s children supplies and early spring, Kang Mi-jin at specialist including Corp in Seoul. government Park. “This means interof rained,” said Daily NK, a website at Korea Financeexperienced a cripprofit,” said regurgitation North Koreain the 1990s when FOOD SECURITY Seoul-based “Crop conditions data should national agencies’ who said official foodsalt”. run by defectors. IMPROVES the rise of privately said Kang, news of pling famine of bad weather, of Pyongyang’s ent and the are fine now,” However, sold in North Ko- be taken with a pinchthe famine, farma combination from sources economic mismanagem food since she had cross-checked overtaken increasing produced In the years with several of fuel subsidies has slowly the harvestNorth Korea. also been granted the demise all but destroyed rean marketsthe primary distributor say ers have as still inside data for areas in China the Soviet Union Public Distribution the PDS a factor which experts main Weather North Korea’s of rationing. up its state-run de- of food, that border show rains picked System (PDS) report, which The FAO crop zones helping to alleviate of from August, U.S. Department dry conditions.

also be heard News can at Global in “Bali Image” from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// m Global Radio ten2myradio.co at http:// globalfmbali.lis streaming http:// or live video ali.com and li. radioglobalfmb nel/global-fm-ba ustream.tv/chan

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

9 Elkomedor

Selasa Paing, 19 September 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Pemenang Emmy Awards

Bali Post/rtr

MENANG - Para pemain ‘‘Handmaid’s Tale Cast’’ dan kru bersama usai memenangi ‘‘69th Primetime Emmy Awards’’.

Outstanding Drama Series: The Handmaid’s Tale Outstanding Lead Actress in a Drama Series: Elisabeth Moss Outstanding Lead Actor in a Drama Series: Sterling K Brown Outstanding Supporting Actress in a Drama Series: Ann Dowd Outstanding Supporting Actor in a Drama Series: John Lithgow Outstanding Comedy Series: Veep Outstanding Lead Actress in a Comedy Series: Julie Louis-Dreyfus Outstanding Lead Actor in a Comedy Series: Donald GloverO Outstanding Supporting Actress in a Comedy Series: Kate McKinnon Outstanding Supporting Actor in a Comedy Series: Alec Baldwin Outstanding Reality Show Competition: The Voice Outstanding Limited Series: Big Little Lies Outstanding TV Movie: Black Mirror (‘San Junipero’) Outstanding Lead Actress in a Limited Series or Movie: Nicole Kidman Outstanding Lead Actor in a Limited Series or Movie: Riz Ahmed Outstanding Supporting Actress in a Limited Series or Movie: Laura Dern Outstanding Supporting Actor in a Limited Series or Movie: Alexander Skarsgård Outstanding Variety Talk Series: Last Week Tonight With John Oliver

”Emmy Award” Diwarnai Kritik ke Donald Trump Acara penghargaan Emmy Award pada Minggu dibumbui lelucon politik dan pidato tajam, saat pembawa acara Stephen Colbert menertawakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Sean Spicer membuat penampilan mengejutkan dan Trump meraih satu penghargaan. Alec Baldwin, yang memenangi aktor pendukung komedi Emmy karena memparodikan Trump di serial sketsa NBC “Saturday Night Live”, menerima penghargaannya di atas panggung dan berkata, “Saya rasa seharusnya saya berkata, akhirnya Tuan Presiden, inilah piala Emmy Anda.” Trump yang tidak memenangi Emmy selama membawakan acaranya “The Apprentice” dan “The Celebrity Apprentice” menjadi hal yang

menyedihkan bagi seorang presiden saat ini, yang telah berkali-kali tidak menang di tahun-tahun sebelumnya. Colbert membuka seremoni Emmy pada Minggu dengan membawakan musikal yang menyinggung perubahan iklim, media berita serta menampilkan Julia Louis-Dreyfus dengan tampilan seperti karakter presiden fiktifnya Selina Meyer dari “Veep,” menyanyikan bait lagu “Bayangkan jika presiden Anda tidak dicintai oleh Nazi.”

Colbert kemudian menertawakan Trump, memanggilnya sebagai “bintang TV terbesar tahun lalu,” dan mengkritik akademi televisi karena sebelumnya tidak memberikan Trump penghargaan Emmy. “Mengapa Anda tidak memberinya Emmy? Jika ia memenangkan Emmy, saya yakin ia tak akan mencalonkan diri sebagai presiden,” sindir Colbert. Banyak bintang saat berada di panggung Emmy juga

Faber-Castell Perkuat Pasar di Bali Produsen alat tulis dan mewarnai Faber-Castell terus berupaya memperkuat penetrasi pasarnya. Salah satu yang menjadi sasaran adalah Bali. Menurut Public Relations Manager Faber-Castell International Indonesia Andri Kurniawan didampingi Sales Supervisor Faber-Castell Area Bali-Lombok-Kupang Ucky Ayuningtyas, Senin (18/9) kemarin, produk-produk FaberCastell cukup diminati konsumen Bali. Bahkan, dalam beberapa tahun ini, pihaknya mengaku sering menggelar lomba-lomba, baik untuk tingkat anak-anak hingga mahasiswa, untuk makin mensosialisasikan produk Faber-Castell. Ia mengutarakan beragam kegiatan ini rutin dilakukan menyasar semua segmen. Sebab, produk Faber-Castell memiliki ragam yang sangat bervariasi.

Bali Post/kmb

KUNJUNGAN - Public Relations Manager Faber-Castell International Indonesia Andri Kurniawan didampingi Sales Supervisor Faber-Castell Area Bali-LombokKupang, Ucky Ayuningtyas, Senin (18/9) kemarin, saat berkunjung ke Kantor Bali Post. Dijelaskan, saat ini FaberCastell Indonesia memiliki 7 kantor perwakilan yang berada di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Makassar, dan Samarinda. Terdapat pula satu pabrik marker yang terletak di Kawasan Industri MM 2001-Cibitung, Jawa Barat. “Pabrik marker yang sudah berdiri

sejak 2003 ini telah berhasil memenuhi kebutuhan ekspor bagi 30 negara,” jelasnya. Bahkan untuk memberikan edukasi terkait Faber-Castell, ia mengatakan pihaknya rutin mengundang jurnalis dari seluruh Indonesia untuk mengunjungi pabrik dan mengetahui cara pembuatan produk-produk Faber-Castell. (iah)

Tampilkan Tabuh dan Tari Kreasi

Pancer Langiit Pukau Penikmat Seni di Australia

Bali Post/ist

MEMUKAU – Salah satu penampilan Pancer Langiit yang memukau penikmat seni di Australia. KOMUNITAS Seni Pancer Langiit kembali mendapat kepercayaan menjadi duta seni Indonesia untuk menggebrak panggung seni pertunjukan di luar negeri. Kali ini komunitas seni binaan A.A. Gde Agung Rahma Putra ini digandeng Yayasan Eling Nusantara untuk menunjukkan kepiawaiannya berolah seni di Negeri Kanguru, Australia. Menurut Ketua Yayasan Eling Nusantara I Wayan Muliana, yayasan yang dipimpinnya memiliki program pengembangan seni budaya dan berupaya mengarahkan generasi muda agar lebih aktif dan bangga mencintai seni budaya warisan leluhurnya. Selain itu, pihaknya juga secara intensif memperkenalkan seni budaya Indonesia tersebut kepada masyarakat dunia. “Tahun 2017 ini, kami dengan bangga menampilkan Pancer Langiit di hadapan penikmat seni Australia. Di samping menampilkan sejumlah tari tradisional Bali,

komunitas seniman muda ini juga akan menampilkan sejumlah tabuh dan tari kreasi khas Pancer Langiit,” kata Muliana. Ia menambahkan, pihaknya memboyong 48 orang seniman tari dan tabuh beserta crew official untuk perform di Perth dan Melbourne. Muliana mengatakan, penampilan rombongan yang meninggalkan Bali sejak 13 September 2017 ini juga difasilitasi oleh Pemkab Badung untuk tampil di dua tempat, yakni di St. Stephen School, Duncraig dan Ellenbrook Secondary College, Ellenbrook, West Australia. Selama lima hari berada di Perth, mereka menampilkan sejumlah tarian dan tabuh seperti tari Baris, tari Topeng Keras, tari Topeng Monyer dan tiga tari kreasi Pancer Langiit karya Agung Rahma Putra yakni tari Amertha Sri Bhumi, tari Carik Kapal dan tari Legu Gondong. Sementara tabuh kreasi yang ditampilkan adalah Tabuh Tirta Sanjiwani

garapan komposer I Made Suardipa. “Penampilan Pancer Langiit ini juga didukung dua musisi hebat, yakni Maestro Rebab Gung Alit dari Sanggar Bona Alit dan Ary Palawara dari Palawara Music Production,” katanya. Event ini juga dihadiri Konjen RI untuk West Australia Ade Padmo Sarwono yang sangat puas dengan penampilan Pancer Langiit yang berhasil memukau masyarakat Perth, Australia. Setelah tampil memukau di Perth pada 14 dan 16 September 2017, kata Muliana, rombongan seniman ini juga akan unjuk kepiawaian pada event tahunan Melbourne Fringe Festival yang digelar tanggal 20-24 September di Acland Street Public Plaza dan Footscray Community Art Centre, Melbourne. Event Melbourne Fringe Festival 2017 ini merupakan perhelatan seni budaya terbesar di Melbourne yang menampilkan lebih dari 300 kesenian tari dan musik dari seluruh dunia selama dua minggu. Dalam Melbourne Fringe Festival ini, Indonesia hanya akan diwakili oleh dua sanggar seni, yakni Pancer Langiit (Bali) dan Sanggar Seni Kediri, Jawa timur. “Dengan program pengenalan seni budaya seperti ini, kami berharap mampu meningkatkan antusias generasi muda untuk tetap bangga menjadi seniman dan terus berkarya,” tegas Muliana yang turut mendampingi seniman Bali di Australia selama 11 hari. (ian)

meleparkan lelucon mereka yang menyinggung Presiden Trump. Donald Glover, yang memenangi dua Emmy termasuk aktor komedi terbaik untuk acara di saluran FX “Atlanta” melontarkan candaannya di atas panggung. “Saya ingin berterima kasih kepada Trump karena membuat orang kulit hitam nomor satu masuk dalam daftar masyarakat paling tertindas, saya rasa itulah alasan saya berada di sini,” kata dia menyindir. Mantan juru bicara Gedung Putih Spicer berjalan ke panggung Emmy dengan podiumnya dan memukau para penonton,

termasuk Melissa McCarthy, yang memenangi Emmy sebagai aktris tamu terbaik karena telah memparodikan Spicer di acara “Saturday Night Live.” “Ini akan menjadi penonton terbesar yang menyaksikan Emmy, baik secara pribadi maupun di seluruh dunia,” kata Spicer sambil menunjuk Colbert. “Wow, itu benar-benar menenangkan ego saya yang rapuh,” ujar Colber dengan candaan garingnya, sebelum menunjuk Spicer dan berkata. “Para pemirsa, Melissa McCarthy menyerah,” sementara Spicer tertawa dan menggelengkan kepalanya. (ant)

Yan Mus

Gaet Dek Sita

Memulai karier di belantika musik pop Bali sejak tahun 2000-an, nama Yan Mus sudah tidak asing lagi bagi para pendengar lagu-lagu pop Bali. Pasalnya, ia sudah memiliki delapan album solo, di antaranya “Dagang Kere”, “Mebalik Kuri”, “Dagdag Telah Bangkung Mati”, “Kobleng Dagang Jamu”, “Tanpa Jiwa”, “Kena Tilang”, “Mesaing” dan “Joh Dimata Paek Dihati”. Penyanyi yang berada di bawah naungan Yayasan Crukcuk Kuning ini, kini kembali dengan garapan terbarunya yang bekerja sama dengan Deta Productions di bawah sang produser, Deta Junjungan. Dalam garapan terbarunya yang berjudul “Tua Ngalahang Bajang”, Yan Mus menggaet penyanyi berparas cantik Dek Sita. Single “Tua Ngalahang Bajang” sendiri diciptakan oleh Putu Bejoe dan diaransemen oleh Ngurah Adi, yang nantinya akan diproduksi oleh Deta Productions. Yan Mus saat dihubungi mengatakan dirinya sangat bangga bisa berkolaborasi dengan Dek Sita, terlebih lagi didukung oleh Deta Productions yang begitu getol dalam hal mendukung pelestarian lagu pop Bali. Penyanyi yang pemilik nama lengkap I Wayan Mustika ini menceritakan single “Tua Ngalahang Bajang” sendiri mengisahkan tentang seorang laki-laki yang tertarik terhadap seorang wanita. Namun, laki-laki tersebut tidak percaya bahwa

Bali Post/ist

Yan Mus dan Dek Sita

wanita idamannya itu sudah tidak lagi lajang, melainkan sudah memiliki dua orang anak. Saat itulah laki-laki mengatakan, jika kecantikan si wanita mengalahkan yang masih lajang, bahkan yang masih muda. “Sekarang kalau kita lihat kan memang sulit membedakan mana yang masih lajang atau yang sudah berkeluarga. Tetapi ini hanyalah sebuah komedi dalam lagu dan tidak bermaksud untuk menyinggung siapa pun,” ujar pria kelahiran 6 Maret 1973 tersebut. Sementara itu, Deta Jungjungan mengatakan dirinya akan terus berkarya untuk bisa mengajegkan musik Bali. Bekerja sama dengan Yayasan Crukcuk Kuning, merupakan salah satu langkah untuk samasama mendukung perkembangan musik pop Bali. “Mari sama-sama berkarya dan ajegkan musik Bali. Buang persaingan, namun kita bangun kerja sama yang baik dengan satu tujuan melestarikan seni budaya Bali khususnya dalam bidang musik pop Bali,” pungkas Deta. (win)

Bali Post/ist

Jamie Lee Curtis

Kembali Bintangi ”Halloween” Aktris Jamie Lee Curtis akan kembali membintangi film “Haloween”. Film horor yang mengangkat namanya ini, akan diluncurkan pada 2018. Demikian pernyataan dari Universal Pictures. Kesediaan Curtis membintangi “Haloween” ini menandai 40 tahun kembalinya artis tersebut ke film yang menobatkan dirinya menjadi “Scream Queen” di Hollywood. Curtis akan kembali memerankan Laurie Strode, seorang pengasuh bayi yang harus berhadapan dengan sang pembunuh berantai yang menggunakan masker hockey, Michael Myers seperti film Haloween milik John Carpenter pada 1978 silam. Pada film yang diluncurkan tahun depan ini, akan diperlihatkan konfrontasi final antara Strode dan Myers. Carpenter akan kembali memproduksi dan bertindak sebagai penasihat dalam film baru ini. “Haloween” telah menjadi salah satu film horor terkenal Hollywood dan memiliki 9 sekuel serta pengulangan selama berpuluh tahun. Terakhir adalah film yang diproduseri Rob Zombie pada 2009, Haloween II. Keikutsertaan Curtis dalam film sekuel “Haloween” ini adalah pada 2002 lalu, “Haloween: Resurrection”. Di film tersebut karakter yang diperankannya mati terbunuh. Universal menyebutkan bahwa film yang akan diluncurkan 2018 ini akan membuat alur baru berdasarkan sejumlah peristiwa yang ada di film “Haloween” buatan 1978. Artinya, film ini tidak akan memiliki korelasi dengan film yang diproduksi pada 2002 lalu, dimana karakter Curtis mati terbunuh. (iah)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 19 September 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu