16 HALAMAN
NOMOR 314 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Pengajuan Bacaleg Bali Post
SEJAK 1948
Semua ’’Cengeng’’ Setiap tahun, tepatnya akhir Juni hingga Juli, masyarakat disibukkan mencari sekolah dan kampus bagi anak-anak. Bulan-bulan itu pengeluaran keluarga juga meningkat. Di dunia pendidikan dasar dan menengah muncul masalah kisruhnya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk SMA dan SMK negeri. Di pendidikan tinggi masyarakat berlomba mengejar program studi favorit dengan biaya besar. Karenanya Bali mesti memiliki standar biaya pendidikan yang berkeadilan. MASYARAKAT dewasa ini mengejar yang namanya sekolah negeri. Hal ini wajar terjadi karena pendidikan di SD dan SMP digratiskan. Namun untuk SMA dan SMK biaya pendidikan masih dianggap mahal. Data menunjukkan dari 158 ribu anak usia sekolah, yang diterima di SD negeri 32 ribu lebih. Di SMP negeri tercatat 22.000 dan SMA-SMK terbalik lebih banyak diterima di swasta yakni 15.600, sedangkan di negeri hanya 10 ribu lebih. Di mana pun mereka sekolah, masyarakat menginginkan biaya pendidikan murah alias terjangkau. Makanya semua lulusan SD dan SMP mengejar sekolah negeri. Jadilah PPDB kisruh. Inilah cermin karakter masyarakat kita yang masih instan mencari sekolah. Dalam hal ini semua komponen ikut bersalah. Pemerintah pusat setiap tahun mengubah aturan regulasi PPDB. Permendikbud No. 17 Tahun 2017 terlalu saklek diterjemahkan. Kedua, calon siswa dan masyarakat atau orangtua siswa juga bersikap cengeng. Ketika anaknya tak bisa menembus nilai UN di sekolah negeri, anak dan orangtuanya memaksakan kehendak juga agar sekolah di negeri dengan cara mencari sertifikat bodong atau mengadu ke DPRD Bali. Mestinya keluarga ikut membentuk karakter anak agar jujur dan bertanggung jawab. Kondisi ini direspons secara instan juga oleh DPRD Bali dengan membuka PPDB gelombang II. Dalam teori ilmu Evaluasi Pendidikan seperti ditulis Dr. Nurkancana, salah satu fungsi evaluasi adalah bisa mengukur dan membedakan anak yang memenuhi standar yang ditetapkan dan yang tidak. Hal. 15 Nilai Terbaik
Susun RAPBN 2019
Jokowi Minta Menteri Jangan Mengada-ada Bogor (Bali Post) – Presiden Joko Widodo meminta kementerian dan lembaga untuk menyusun postur anggaran dalam RAPBN 2019 secara realistis. ‘’Sekali lagi garis bawahi jangan sampai ada yang mengadaada, sehingga betul-betul bisa menguatkan fondasi perekonomian dalam negeri kita dan mampu mengantisipasi ketidakpastian perekonomian global,’’ kata Presiden dalam sambutan pembukaan Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (18/7) kemarin. Presiden meminta pemerintah bersama masyarakat terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi serta mendorong daya saing dan nilai investasi maupun ekspor. Menurut Jokowi, peningkatan pendapatan juga perlu dilakukan melalui reformasi perpajakan. Peningkatan pendapatan pemerintah perlu dilakukan selain untuk menegakkan kemandirian pembiayaan pembangunan nasional tetapi juga menguatkan iklim
usaha dan menggerakkan perekonomian nasional khususnya di daerah-daerah. Peningkatan kualitas sumber daya manusia pun ditekankan Presiden untuk dapat ditingkatkan dalam mendorong produktivitas negeri. ‘’Fokus pada upaya untuk memperkuat pelaksanaan program prioritas terutama peningkatan sumber daya manusia melalui penguatan skill dan produktivitas SDM kita, juga peningkatan di bidang pelayanan kesehatan maupun pendidikan,’’ kata Presiden. Beberapa menteri yang hadir sidang kabinet itu antara lain Menko Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, serta Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.(ant)
Bak Ajang Pencarian Idola
Pendaftaran nama-nama bakal calon legislatif (bacaleg) ke KPU nampaknya menguatkan tesis bahwa partai politik (parpol) di Indonesia masih jauh dari kriteria partai modern. Setidak-tidaknya ada dua indikator penting partai modern. Pertama, berjalannya kaderisasi. Kedua, hilangnya oligarki. Dominannya mereka yang dekat dengan lingkar elite parpol dalam daftar bacaleg atau nama-nama lama yang hanya berganti parpol, menunjukkan parpol tidak lebih hanyalah alat merebut kekuasaan demi kepentingan segelintir orang dan mengabaikan kepentingan rakyat.
BAKAL CALON LEGISLATIF Kabupaten/Kota Badung Bangli Buleleng Gianyar Jembrana Karangasem Klungkung Tabanan Kota Denpasar Jumlah
Jumlah Partai Jumlah Calon 12 344 11 252 14 472 13 340 13 344 12 357 15 322 11 317 16 401 3.139
Sebagian besar bacaleg yang telah didaftarkan masing-masing parpol ke KPU per 17 Juli adalah mereka yang selama ini telah duduk di kursi legislatif. Partai-partai dominan, seperti PDI-P, Golkar dan Demokrat memasang para petahana untuk bertarung memperebutkan kursi pada pemilu serentak yang akan digelar 17 April tahun depan. Ketua DPD PDI-P Bali I Wayan Koster, misalnya, saat pendaftaran menyebutkan ada 19 bacaleg yang menyandang status petahana untuk bertarung memperebutkan kursi di DPRD Bali. Pencalonan kembali sebagian besar petahana menunjukkan tidak adanya evaluasi yang jelas terhadap
PDI-P Daftarkan Dua Menterinya Jakarta (Bali Post) – Banyak yang menginginkan agar menteri tidak mencalonkan diri dalam pemilihan legislatif. Rupanya harapan tersebut tinggal harapan. PDI Perjuangan, misalnya. Dalam pemilu legislatif, partai pendukung pemerintah itu mencalonkan dua kadernya yang kini menjadi pembantu Presiden Jokowi. Keduanya adalah Puan Maharani dan Yasonna H Laoly. ‘’Sebelum mendaftar ke KPU, tentunya pimpinan PDI Perjuangan sudah berkonsultasi dengan Bapak Presiden Joko Widodo, dengan mempertimbangkan kepentingan bangsa dan negara,’’ kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, di Jakarta, Selasa (17/7). Menurut Hasto, PDI Perjuangan sebenarnya ingin mencalonkan kader-kader PDI Perjuangan lainnya yang menduduki jabatan menteri, seperti Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan beberapa menteri lainnya yang sungguhsungguh merupakan bagian dari proses kepemimpinan di PDI Perjuangan. ‘’Namun, PDI Perjuangan juga melihat kepentingan bangsa dan negara harus dikedepankan, di mana efektivitas pemerintahan selama proses
persiapan Pemilu 2019 tidak boleh terganggu,’’ katanya. Menurut Hasto, dengan mempertimbangkan kepentingan bangsa dan negara, PDI Perjuangan hanya mendaftarkan dua menteri dari kader PDI Perjuangan sebagai caleg untuk DPRRI. Kedua menteri tersebut adalah Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dari daerah pemilihan Jawa Tengah V (Surakarta, Sukoharjo, dan Klaten), serta Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly dari daerah pemilihan Sumatera Utara II. Selain menteri, PDI-P juga menggandeng
sejumlah artis. Hasto mengatakan artis yang dicalonkan PDI-P yakni Krisdayanti asal dapil Malang. Menurut Hasto, Krisdayanti menerima tugas khusus dari Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri untuk menggelorakan semangat rasa cinta kepada kebudayaan nasional. Selain itu, PDI-P juga mencalonkan musisi band Radja Ian Kasela, selebritis Jeffry Waworuntu, musisi Harvey Malaiholo, Lita Zein, Kirana Larasati, Chicha Koeswoyo, Iis Sugianto, Angel Karamoy dan lain-lain. Selain itu, PDIP juga mencalonkan pejabat kabinet, salah satunya Staf Khusus Presiden Joko Widodo bidang Komunikasi yang juga mantan Pelaksana tugas Pimpinan KPK Johan Budi. Hasto menekankan pencalonan Johan Budi ini didasari keinginan PDI-P sekaligus inisiatif Johan Budi sendiri untuk bisa berkontribusi bagi rakyat. ‘’Jadi kami (PDI-P dan Johan Budi) sama-sama mengulurkan tangan,’’ ujar Hasto. Hal. 15 Izin Cuti
hukum itu dapat memberi nasihat kepada perusahaan-perusahaan Jepang yang beroperasi di luar Jepang, bagaimana jika mereka dicegah untuk membayar suap di luar Jepang. Kedua, tidak lagi melakukan atau membayar kesepakatan yang diharapkan oleh pejabatpejabat di Indonesia, termasuk di dalamnya memberikan seperti uang jaminan keamanan tidak resmi kepada aparat-aparat keamanan di Indonesia,’’ ungkap Laode. Saat ini KPK, menurut Laode, sedang mengembangkan dan membangun sistem pencegahan korupsi di sektor swasta yaitu Professional for Integrity (Profit). ‘’Jadi kita berharap bahwa pihak swasta di Indonesia bisa mempunyai integritas yang baik agar tidak terjadi lagi suap-menyuap antara private sector dengan pejabat publik. Kita telah menyusun manual guideline untuk perusahaan kecil dan menengah, sedangkan untuk perusahaan besar sedang dalam proses finalisasi. Mudah-mudahan bulan ini atau paling lambat bulan depan semuanya sudah jadi,’’ ungkap Laode. (ant)
melalui kaderisasi terstruktur. Undang-undang No. 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik telah dengan tegas menyebutkan pentingnya kaderisasi. Dalam penjelasannya UU menyatakan budaya politik yang demokratis harus ditunjukkan dengan sikap dan perilaku parpol yang memiliki sistem seleksi dan rekrutmen keanggotaan yang memadai serta mengembangkan sistem pengkaderan dan kepemimpinan politik yang kuat. Dalam parpol-lah sesungguhnya calon pemimpin terbaik yang duduk di lembaga legislatif maupun eksekutif harusnya dilahirkan. Hal. 15 Tentukan Segalanya
Jajaran Artis PDI-P
JK: Menteri ’’Nyaleg’’ Ganggu Kinerja
KPK Minta Perusahaan Asing Tak Suap Pejabat Indonesia Jakarta (Bali Post) – KPK meminta perusahaan asing tidak memberikan suap kepada para pejabat pemerintahan Indonesia. ‘’Yang kami sampaikan tadi saat pertemuan, kita berharap pada ABC-J (Anti Bribery Committee of Japan) menasihatkan kepada seluruh perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia untuk tidak lagi menyuap pejabat-pejabat Indonesia. Kami juga menyampaikan kalau ada perusahaan klien mereka beroperasi di Indonesia khususnya perusahaan Jepang dan dimintai suap oleh pejabat atau oknum di Indonesia maka kami minta untuk menghubungi KPK,’’ kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di gedung KPK Jakarta, Rabu (18/7) kemarin. Laode menyampaikan hal itu dalam konferensi pers bersama dengan Ketua ABC-J Kengo Nishigaki, anggota ABC-J Tsutommu Hiraichi serta Kepala Satuan Tugas Unit Swasta Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK Roro Wide Sulistyowati. Anti Bribery Committee of Japan (ABC-J) adalah organisasi dari kumpulan pengacara dan ahli hukum di Jepang di bawah koordinasi United Nations Global Compact. ‘’Bagaimana pengacara atau pakar di bidang
kinerja kader partai yang duduk di lembaga legislatif. Menurut akademisi FISIP Universitas Udayana I Made Anom Wiranata, S.IP., M.A., subjektivitas memang sangat dominan dalam penentuan nama-nama bacaleg. ‘’Kriteria pencalegan tidak terlembagakan dalam bentuk norma, namun lebih tergantung pada kalkulasi pimpinan partai,’’ kata Anom. Subjektivitas pimpinan parpol menjadi faktor paling menentukan, sementara kapabilitas cenderung diabaikan. Dalam sebuah partai yang modern, namanama yang diajukan seharusnya benar-benar telah melalui tahapan seleksi yang jelas. Proses seleksi salah satunya dilakukan
Krisdayanti
Angel Karamoy
Harvey Malaiholo
Iis Sugianto
SELAIN menteri, PDI-P juga menggandeng sejumlah artis. Hasto Kristiyanto mengatakan artis yang dicalonkan PDI-P yakni Krisdayanti asal dapil Malang. Menurut Hasto, Krisdayanti menerima tugas khusus dari Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri untuk menggelorakan semangat rasa cinta kepada kebudayaan nasional. Selain itu, PDI-P juga mencalonkan musisi band Radja Ian Kasela, selebritis Jeffry Waworuntu, musisi Harvey Malaiholo, Lita Zein, Kirana Larasati, Chicha Koeswoyo, Iis Sugianto, Angel Karamoy dan lain-lain. Selain itu, PDI-P juga mencalonkan pejabat kabinet, salah satunya Staf Khusus Presiden Joko Widodo bidang Komunikasi yang juga mantan Pelaksana tugas Pimpinan KPK Johan Budi. Hasto menekankan pencalonan Johan Budi ini didasari keinginan PDI-P sekaligus inisiatif Johan Budi sendiri untuk bisa berkontribusi bagi rakyat. ‘’Jadi kami (PDI-P dan Johan Budi) sama-sama mengulurkan tangan,’’ ujar Hasto. Hasto juga mengungkapkan adanya tokoh partai lain yang bergabung dan maju menjadi caleg dari PDI-P, yaitu pendiri Partai Keadilan Sejahtera Yusuf Supendi. (ant)
Suap untuk Tender dan Bea Cukai KETUA ABC-J Kengo Nishigaki mengatakan, kerja sama ABC-J dengan KPK dilatarbelakangi banyaknya perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia. ‘’Dan hal yang sangat disayangkan adalah beberapa perusahaan diminta membayar suap. Sebetulnya permintaan uang itu jarang sekali terjadi, dan kami tidak ada permintaan seperti itu di Jepang. Tetapi kalau di negara-negara lain kadang hal itu diminta,’’ kata Kengo. Perusahaan Jepang yang tidak biasa membayar suap di dalam negerinya itu pun kadang menolak permintaan uang suap tersebut. ‘’Selama ini perusahaan Jepang yang sudah beroperasi di Indonesia ada satu perusahaan yang memberikan suapnya, kemudian sudah ditangkap, dituntut dan dihukum. Kalau saya diminta nasihat oleh klien seperti itu saya akan memberi nasihat agar tidak membayar, kalau yang dulu itu yang dilaporkan
ke KPK,’’ tambah Kengo. Kengo mengaku bahwa organisasinya sudah menyarankan agar pengusaha yang dimintai uang oleh pejabat pemerintahan Indonesia tersebut untuk melapor ke KPK dan KPK nantinya akan memberikan perlindungan dan saran bagaimana agar mereka dapat melanjutkan bisnis di Indonesia. ‘’Perusahaan-perusahaan Jepang banyak diminta suap itu memang terjadi di Cina, juga di beberapa negara Asia Tenggara, sayangnya ada Indonesia, Filipina itu dimintai suap seperti untuk bea cukai atau pun kalau butuh lisensi atau izin bisnis serta untuk tender pasti diminta juga,’’ ungkap Kengo. Menurut Kengo, nilai suap yang diminta pun sangat bervariasi. ‘’Nilai suap yang diminta sangat bervariasi, tergantung kasusnya juga dan nilainya sangat kecil seperti di Cina ada berapa ratus yen hingga yang ratusan juta yen sangat bervariasi,’’ tambah Kengo. (ant)
DENPASAR
2
Kamis Kliwon, 19 Juli 2018
Berkas Satu Parpol Dikembalikan Denpasar (Bali Post) – Masa pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) yang dilakukan partai politik (parpol) telah berakhir, Selasa (17/7) lalu. Kini, KPU sedang melakukan penelitian dan keabsahan berkas bacaleg. Selanjutnya pada 19 Juli sampai 21 Juli, KPU akan mengumumkan hasil verifikasi. Proses akan berlanjut hingga pengumuman Daftar Calon Sementara (DCS) pada 8 hingga 12 Agustus mendatang. Hal ini ditegaskan Komisioner KPU Denpasar Wayan Arsa Jaya, Rabu (18/7) kemarin. Menurut Arsa Jaya, selama masa pendaftaran hingga penutupan pada Selasa hingga pukul 24.00 wita, sebanyak 15 parpol yang mengajukan berkas pendaftaran bacalegnya. Dari 15 parpol yang mendaftar, satu parpol yakni PAN berkasnya dikembalikan karena ada beberapa berkas yang tidak lengkap. ‘’Kami tunggu sampai batas akhir, parpol bersangkutan tidak datang lagi,’’ ujar Arsa Jaya. Parpol yang sudah diterima berkasnya yakni PSI, NasDem, PDI-P, Gerindra, Perindo. Lima partai ini mengajukan berkasnya pada Senin (16/7) lalu. Kemudian pada hari terakhir, parpol yang mendaftar yakni PBB, Demokrat, Hanura, PKS, Golkar, PPP, PKB, Partai Berkarya, Garuda serta PAN. Namun sayangnya, berkas PAN masih ada yang kurang sehingga dikembalikan. Menurut Arsa Jaya, dari 16 parpol yang ada, hanya satu yang tidak mendaftarkan bacalegnya yakni PKPI. Partai ini sejak awal sudah diprediksi tidak akan melakukan pendaftaran karena partai ini juga tidak mengambil user id Silon KPU. ‘’Meski demikian, kita juga tunggu sampai masa penutupan,’’ ujarnya. Terkait jumlah bacaleg, Arsa Jaya mengungkapkan, tidak semua parpol yang mengajukan sesuai kuota yang ada. Hanya partai-partai besar yang mampu mengajukan bacalegnya secara penuh. Parpol yang mengajukan bacalegnya sesuai kuota yakni PDI-P, Golkar, Gerindra, Demokrat, Hanura, Perindo, dan NasDem. (kmb12)
Janger Anak-anak ’’Sunda Upasunda’’
Denpasar (Bali Post) Kisah dua raksasa kembar bernama Sunda dan Upasunda diangkat ke dalam garapan janger anak-anak bertajuk ‘’Sunda Upasunda’’ pada Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40. Garapan ini dipentaskan Sanggar Seni Gita Balagana di Kalangan Angsoka, Rabu (18/7) kemarin. Janger menceritakan Sunda dan Upasunda yang bertapa dengan sangat keras dan tekun untuk mendapatkan anugerah menguasai kahyangan. Para Dewa pun menjadi khawatir sehingga dicarilah jalan untuk menggagalkan keinginan kedua raksasa itu. Dewa Brahma kemudian meminta kepada Dewa Wiswakarma untuk menciptakan seorang bidadari yang sangat cantik untuk menggoda tapa raksasa Sunda dan Upasunda. Bidadari cantik itu diciptakan dari bunga ratna dan biji wijen, dan diberi nama Dewi Nilotama. Kecantikan Dewi Nilotama rupanya mampu membuat kedua raksasa terpesona, hingga mereka menghentikan tapa dan saling bertarung satu sama lain. Singkat cerita, kedua raksasa lantas menemui ajal dan Dewi Nilotama kemudian kembali ke Kahyangan. Penanggung Jawab Sanggar Ni Made K. Sukerti mengatakan, pentas ini dipersiapkan sejak dua bulan yang lalu serta melibatkan 40 penari dan 20 penabuh. Partisipasi sanggar di ajang PKB dimulai sejak tahun lalu. (kmb32)
Bali Post/eka
JANGER - Janger yang dibawakan anak-anak duta Kota Denpasar pada PKB di Taman Budaya, Denpasar, Rabu (18/7) kemarin.
Denpasar Singkat Tari Klasik India di Wantilan DPRD Bali PERGELARAN tari klasik asal India dengan judul ‘’Prakruthi Dhwani’’, musim 3 (Beast of Nature) akan digelar di Wantilan Gedung DPRD Bali di Renon. Pertunjukan yang akan diselengarakan Sabtu, 21 Juli pukul 17.00 Wita tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Indian Association Bali (IAB) dan Anantara Music and Dance Institutions Dubai. Acara ini menjanjikan sebuah pertunjukan seni tari asal India yang sangat menarik. Pertunjukan ini gratis untuk umum. (r)
JADWAL PESTA KESENIAN BALI XL-2018 Kamis, 19 Juli 2018 Pukul : 11.00 Wita. Tempat : Kalangan Angsoka. Kegiatan : TariGandrung Sekaa Eka Budaya, Br Ketapian Kelod, Kelurahan Sumerta, Duta Kota Denpasar Pukul : 11.00 Wita. Tempat : Kalangan Ayodya. Kegiatan : Tari-tarian, Sanggar Menari Jakarta. Pukul : 14.00 Wita. Tempat : Kalangan Ratna Kanda. Kegiatan : Parade Tari dan Tabuh Angklung Kebyar : Sekaa Angklung Celang, Br. Pekadelan, Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Duta Kabupaten Klungkung. Pukul : 17.00 Wita. Tempat : Kalangan Angsoka. Kegiatan : Dramatari Gambuh, Sekaa Gambuh Yohana
Pura Sari Abangan, Banjar Dinas Ancak, Desa Bungkulan, Kabupaten Buleleng.
Pukul : 20.00 Wita. Tempat : Kalangan Ayodya. Kegiatan : Arja Klasik, Sanggar Arsa Ratna Swari, Br. Abian Kapas Kaja, Desa Sumerta, Kota Denpasar. Pukul : 20.00 Wita. Tempat : Depan Gedung Kriya. Kegiatan : Teater Modern Bali “ Joged Adar”: Teater Kalangan Singaraja. Pukul : 20.00 Wita. Tempat : Gedung Ksirarnawa. Kegiatan : Penyerahan Penghargaan Pengabdi Seni Tahun 2018
Topik : Ombudsman Temukan Intervensi Politik pada Kisruh PPDB
Bali Post/eka
PUING - Seorang warga berusaha mencari barang-barang yang masih bisa dipakai di puing-puing kebakaran rumah di Banjar Lebah, Denpasar, Rabu (18/7) kemarin. Bangunan semipermanen yang terdiri dari lima kamar ini dilalap api sekitar pukul 08.30 Wita.
Lagi, Siswa Sekolah Swasta Migrasi ke Negeri
Ombudsman Temukan Intervensi Politik pada Kisruh PPDB Denpasar (Bali Post) -
Dibukanya gelombang II PPDB 2018, membuat ratusan siswa sekolah swasta kembali lari ke sekolah negeri. Kondisi ini membuat BMPS Bali gerah. Pada Rabu (18/7) kemarin, pengurus BMPS Bali dan BMPS kabupaten dan kota mengadu kepada Ketua Ombudsman Bali Umar Ibnu Alkhattab. Ketua Umum BMPS Bali Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. pada rapat kemarin meminta Ombudsman bersikap terhadap kembalinya sekolah swasta ‘’tersakiti’’. Munculnya SE Sekda membuat suasana tahun lalu terulang, yakni saat dikeluarkannya Pergub No. 40 Tahun 2017 yang membuka PPDB gelombang II. Dengan SE Sekda saat ini, katanya, artinya pemerintah tak pernah belajar dari masalah dan membuktikan tak cerdas mengelola pendidikan di Bali. Alasannya, PPDB gelombang II 2018 bukannya merangkul siswa yang tercecer, namun justru membuat migrasi siswa sekolah swasta. Surat keterangan domisili dan surat miskin masih bisa diakali. Dia mengatakan, pengelola sekolah swasta sudah mengirim data siswa ke Disdik
Bali, namun tetap saja bisa diterima di sekolah negeri. Menurutnya, ini adalah maladministrasi. BMPS pun akan bersurat ke Komisi X DPR-RI. Dia berharap kasus ini tidak terulang untuk ketiga kalinya. Dia pun menegaskan, sekolah swasta berhak atas anggaran 20 persen di APBD Bali. UU Sisdiknas sudah mengatur tak ada perbedaan negeri dan swasta. Ketua Ombudsman Bali Umar Ibnu Alkhattab menjelaskan, kasus PPDB kali ini persis sama dengan tahun lalu, sekalipun secara umum PPDB 2018 lebih baik dari sebelumnya. Bahkan, Ombudsman menemukan adanya intervensi politik pada PPDB 2018. Dia juga menemukan adanya titipan anggota DPRD ke sekolah negeri di Tabanan. Padahal Ombudsman sudah menekan-
kan siswa yang diterima adalah mereka yang tak termasuk yang diterima di swasta. Dia pun akan melaporkan kasus PPDB di Bali ke Ombudsman Pusat dan Kemendikbud. Dia meminta anggota DPRD menjalankan tugas dan fungsi guna mendukung PPDB yang berintegritas, bukan malah menekan Disdik sehingga PPDB Bali tak berjalan sesuai dengan juknis dan juklak. Apalagi Disdik Bali saat menyusun juknis sudah bertekad menjalankan PPDB secara berintegritas. Diakuinya, sistem zonasi baik untuk pemerataan, siswa pintar tak ada lagi menumpuk di daerah tertentu. Dia berharap tahun depan tak ada gangguan di PPDB. Bahkan, dia menyarankan swasta memungut SPP selama tiga tahun bagi yang mau pindah
Bali Post/sue
PPDB - Ketua Ombudsman Bali Umar Ibnu Alkhattab dan M.S. Chandra Jaya saat membahas kisruh PPDB. ke negeri. Di bagian lain, Kepala SMA Dwijendra Oka Antara meminta Disdik Bali memasukkan database swasta dalam sistem PPDB. Dengan demikian, mereka yang sudah diterima di swasta otomatis ditolak di negeri. Ditambahkan, BMPS Jembrana melaporkan kehilangan 800 siswa swasta, BMPS Klung-
kung 446 siswa dan Denpasar juga mencapai ratusan siswa. Kehilangan siswa justru terjadi saat berlangsungnya MPLS di sekolah negeri. (025) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Diikuti 97 Kabupaten/Kota Se-Indonesia
Denpasar Tuan Rumah Penyiapan Implementasi Infrastruktur Masyarakat Kementerian PUPR DALAM upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, penataan daerah permukiman dan elemen pendukungnya harus ditingkatkan dengan sanitasi yang layak. Pengelolaan persampahan merupakan elemen dasar dan penting dalam penataan serta penyehatan lingkungan yang kerap kali menjadi kendala utama. Karenanya, Pemerintah Pusat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2015-2019 mencanangkan untuk mencapai target akses universal, yaitu 100 persen akses air minum, 0 persen permukiman kumuh dan 100 persen akses sanitasi layak. Hal tersebut disampaikan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Ir. Sri Hartoyo saat membuka acara penandatanganan perjanjian kerja sama penyiapan implementasi infrastruktur masyarakat, Rabu (18/7) kemarin, di Prime Plaza Hotel Sanur. Penandatanganan di hari pertama ini diikuti 97 kepala daerah dari 143 kabupaten/kota se-Indonesia dan 46 kabupaten/ kota yang telah menandatan-
KERJA SAMA - Wakil Wali Kota Denpasar I G.N. Jaya Negara berfoto bersama Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Ir. Sri Hartoyo usai pembukaan acara penandatanganan perjanjian kerja sama penyiapan i mplementasi infrastruktur masyarakat, Rabu (18/7) kemarin, di Prime Plaza Hotel Sanur. gani perjanjian kerja sama di forum lainnya. Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Denpasar I G.N. Jaya Negara bersama jajaran instansi terkait di lingkungan Pemkot Denpasar. Lebih lanjut Sri Hartoyo mengatakan, Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR
memprakarsai target akses universal tersebut melalui Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PPLP) dengan memfasilitasi pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat untuk mencapai sanitasi layak 100 persen melalui dua program unggu-
lan, yakni SANIMAS (Sanitasi Berbasis Masyarakat) dan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle). SANIMAS merupakan infrastruktur air limbah komunal dengan sasaran Masyarakat Berpengasilan Rendah (MBR). Sedangkan TPS3R merupakan infrastruktur untuk mengurangi dan mendaur ulang sampah. Untuk itu, Direktorat PPLP menyelenggarakan penandatanganan perjanjian kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten/kota dalam rangka menjaga komitmen pemerintah kabupaten/kota untuk menjalani tanggung jawab sebaik-baiknya. Acara penyiapan implementasi infrastruktur berbasis masyarakat ini akan berlangsung dari 17 sampai 20 Juli 2018. Sementara itu, Wakil Wali Kota Denpasar I G.N. Jaya Negara dalam sambutan selamat datangnya mengatakan, sanitasi dan persampahan merupakan permasalahan yang mendesak untuk di-
atasi. Dampak dikelolanya air limbah dan persampahan memang tidak secara langsung dapat dirasakan oleh masyarakat. Namun jika tidak diatasi akan berdampak fatal di kemudian hari. Contohnya kasus demam berdarah, tipus, diare, disentri dan kolera, secara umum disebabkan oleh sanitasi yang kurang baik. Sektor kesehatan akan sangat terganggu jika sanitasi dan persampahan tidak dikelola dengan baik. Terganggunya kesehatan akan memunculkan generasi yang terganggu kecerdasan dan mentalnya. Untuk itu, perjanjian kerja sama SANIMAS dan TPS3R ini merupakan salah satu upaya dari pemerintah untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. ‘’Saya sangat beryukur Kota Denpasar menjadi bagian dari solusi dengan menjadi tempat sebagai peyelenggaraan kegiatan ini. Untuk itu, atas nama pemerintah dan masyarakat Denpasar, saya mengucapkan selamat datang di Denpasar,’’ ungkapnya. (ad980)
16 Parpol Perebutkan 55 Kursi DPRD Bali Denpasar (Bali Post) Sebanyak 16 parpol yakni Perindo, PSI, PDI-P, NasDem, Demokrat, Hanura, Golkar, PKS, PAN, Garuda, PBB, Berkarya, Gerindra, PKPI, PPP dan PKB telah mengajukan daftar calon anggota DPRD Provinsi ke KPU Bali. Masingmasing mengajukan jumlah calon yang berbeda, bahkan ada yang mencalonkan pada beberapa dapil saja. Sementara kursi yang diperebutkan di DPRD Bali berjumlah 55. Alokasi untuk dapil Kota Denpasar sebanyak 8 kursi, dapil Badung, Gianyar, dan Tabanan masing-masing 6 kursi, dapil Jembrana 4 kursi, dapil Buleleng 12 kursi, dapil
Bangli dan Klungkung masingmasing 3 kursi, serta Dapil Karangasem 7 kursi. Ketua KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengatakan, jumlah bacaleg yang didaftarkan parpol paling banyak 100 persen dari jumlah kursi yang ditetapkan pada setiap dapil. Parpol yang mendaftar dengan jumlah maksimal 55 caleg di antaranya partai-partai besar, seperti PDI-P, Demokrat, dan Golkar. Sementara parpol yang hanya mendaftarkan di beberapa dapil salah satunya adalah PKPI dengan total 10 caleg, masingmasing 5 caleg di Karangasem, 3 caleg di Buleleng, dan 2 caleg di Klungkung.
Dari deretan caleg yang ada, tampak nama Kepala BKD Provinsi Bali sekaligus Penjabat Bupati Gianyar I Ketut Rochineng. Rochineng didaftarkan PDI-P untuk dapil Buleleng. Terkait hal ini, Raka Sandi mengatakan, seorang PNS dimungkinkan untuk maju sebagai caleg sesuai Peraturan KPU No. 8 Tahun 2018 tentang Pencalonan dalam Pemilu Legislatif. Namun, ada persyaratan yang harus dipenuhi. ‘’Pada saat pendaftaran melampirkan surat pengunduran diri kepada atasannya. Kemudian kedua, bukti tanda terima. Satu lagi, surat dari instansi berwenang bahwa pengunduran dirinya
masih berproses. Sepanjang itu dipenuhi, dia memang sah mendaftar sebagai caleg,’’ ujarnya. Raka Sandi menambahkan, PNS yang nyaleg paling lambat harus menyerahkan SK pengunduran diri pada H-1 sebelum DCT (Daftar Calon Tetap). Kalau tidak menyerahkan pada saat itu, sesuai ketentuan ada dua kemungkinan, yaitu bisa dinyatakan tidak memenuhi syarat dan kalau ternyata mampu membuktikan bahwa memang sedang mengurus, maka KPU akan mempertimbangkannya. ‘’Jika kasus ini terjadi, tentu kami akan mengonsultasikan ke KPU RI,’’ imbuhnya.
Berkaitan dengan jabatan sebagai penjabat, kata Raka Sandi, memang diatur mundur sebagai PNS sehingga otomatis tidak bisa menjabat jabatan tertentu dalam struktur birokrasi. Hanya, ketika baru mengajukan pengunduran diri tentu masih dalam proses menunggu surat keputusan. ‘’Selama SK belum keluar, artinya dia belum diberhentikan, tentu secara hukum administrasi dia masih berhak mengisi posisi atau jabatan itu. Meskipun secara moral mungkin ini perlu menjadi pertimbangan, kok orang sudah mundur masih bertugas,’’ jelasnya. (kmb32)
Kamis Kliwon, 19 Juli 2018
Tarung di Pileg 2019, Dua Perbekel Mundur
BADUNG
3
Mangupura (Bali Post) –
Dua perbekel di Badung terpaksa gantung baju alias undur diri lantaran turut bertarung pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 di Kabupaten Badung. Mereka adalah Perbekel Desa Pelaga I Gusti Lanang Umbara dan Perbekel Desa Petang I Wayan Suryantara. Mereka sesungguhnya masih menyisakan masa jabatan sebagai perbekel. Seperti halnya, Lanang Umbara yang masa jabatannya periode 2013-2019 dan Suryantara dari 20162022. Menariknya, mereka dari satu Daerah Pemilihan (Dapil) III Kecamatan Petang dengan kendaraan yang sama pula, yakni PDI Perjuangan. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Badung I Putu Gede Sridana saat dikonfirmasi, Rabu (18/7) kemarin, membenarkan dua perbekel tersebut telah mengajukan pengunduran diri. Mengundurkan diri ini sebagai syarat pencalonan legislatif, di mana seorang perbekel harus mengundurkan diri dari jabatannya. “Karena ikut mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif otomatis mengajukan pengunduran diri, sesuai syarat pencalonan, sebagai calon legislatif seorang perbekel harus mengundurkan diri dari jabatannya,” ungkapnya. Menurutnya, kedua perbekel tersebut telah mendapatkan surat keterangan bahwa pengunduran dirinya sedang diproses. Proses pengunduran diri akan dimulai dari pemohonan pengunduran diri perbekel yang disampaikan ke Badan Permusyawaratan Desa (BPD). “Selanjutnya dibahas oleh BPD, yang kemudian diajukan ke Bupati, karena Surat Keputusan (SK) Pemberhentian ditandatangani oleh Bapak Bupati,” ujarnya. Di tempat terpisah, Suryantara mengatakan berkenaan dengan pengunduran diri selaku perbekel. “Saya harus menghormati persyaratan yang dipenuhi, salah satunya harus mengajukan pengunduran sebagai perbekel,” katanya. Dikatakan, surat pengunduran diri telah diajukan kepada Bupati Badung, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). “Sekarang tunggu kelanjutan dari surat yang saya ajukan,” tegasnya.
Disinggung mengenai motivasi mencalonkan diri sebagai wakil rakyat, perbekel yang telah menjabat dua periode itu menyatakan ada keterpanggilan untuk mengabdi kepada masyarakat lebih luas lagi cakupannya. Hal senada juga diungkapkan Lanang Umbara. Menurutnya, keinginan maju sebagai calon wakil rakyat tak lain untuk bisa mengabdi kepada masyarakat. “Kalau jadi anggota dewan, saya kan bisa menyerap aspirasi masyarakat tidak hanya dari desa saya saja, melainkan se-Kecamatan Petang. Itu alasan saya,” katanya. PDI Perjuangan memang menjadi primadona. Tak hanya perbekel yang maju lewat moncong putih ini, namun juga putra-putri yang diketahui sebagai tokoh partai ternama, seperti I Gusti Alit Yudha dan I Made Sudiana. Kedua figur ini dikenal sebagai kader Partai Golkar di Kabupaten Badung. Namun, putra-putri mereka memilih bergabung dengan PDI Perjuangan yang selama ini diketahui selalu bersaing dalam hajatan politik. Adalah I Gusti Agung Inda Trimafo Yudha. Putri sesepuh Golkar Bali I Gusti Alit Yudha ini mendapat nomor urut 3 dapil Petang. Nama berikutnya, duduk pada nomor urut 4 dapil Kuta Utara, dia adalah I Made Suryananda Pramana yang merupakan putra I Made Sudiana. Mantan Wakil Bupati Badung ini sebelumnya masuk dalam jajaran pengurus Golkar. Mereka telah didaftarkan bersama 25 bakal caleg ke KPU Kabupaten Badung, Senin (16/7) lalu. Bahkan telah mengantongi KTA PDI Perjuangan. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Putu Parwata yang dikonfirmasi Rabu kemarin membenarkan perihal tersebut. Politisi asal Desa Dalung, Kuta Utara ini mengatakan PDI Perjuangan sangat terbuka untuk siapa saja yang memiliki komitmen dan kesamaan visi dengan perjuangan partai. (kmb27)
Kemenristekdikti Tingkatkan Target Publikasi Internasional
Mangupura (Bali Post) Salah satu indikator utama pendidikan berkualitas di suatu negara adalah banyaknya hasil penelitian yang dipublikasikan dan dimanfaatkan, utamanya di level internasional. Karenanya, pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) saat ini mencanangkan peningkatan target publikasi ilmiah Indonesia bereputasi internasional di tahun 2019 mencapai lebih dari 30.000 publikasi. Menurut Head of Corporate Sustainability HSBC Indonesia Nuni Sutyoko, berdasarkan data Kemenristekdikti hingga Juli 2017, jumlah publikasi ilmiah internasional Indonesia yang terindeks global naik secara signifikan yakni mencapai 9.349 dokumen, diband-
ingkan 4.084 dokumen pada tahun 2016. Posisi tersebut dikatakannya sudah melebihi negara ASEAN lain seperti Thailand. Kendati terus mengalami peningkatan, kualitas pendidikan melalui riset dan publikasi internasional perlu terus didorong agar Indonesia mampu bersaing dengan negara maju lainnya seperti Amerika Serikat dan Inggris. ‘’Karenanya, pemerintah melalui Kemenristekdikti mencanangkan peningkatan target publikasi ilmiah Indonesia bereputasi internasional di tahun 2019 mencapai lebih dari 30.000 publikasi,’’ katanya saat ditemui di sela-sela konferensi internasional tentang keuangan, perbankan dan stabilitas finansial, Rabu (18/7) kemarin
Bali Post/kmb23
KONFERENSI - Wahyoe Soedarmono (dua dari kanan) dan Nuni Sutyoko (tengah) berbincang di sela-sela konferensi internasional tentang keuangan, perbankan dan stabilitas finansial, Rabu (18/7) kemarin di Kuta.
di Kuta. Diungkapkannya, konferensi ini juga melibatkan The Journal of Financial Stability, salah setu jurnal ilmiah terkemuka di bidang keuangan dan perbankan dan dihadiri oleh akademisi Indonesia yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan juga akademisi internasional dari berbagai negara. ‘’Mereka akan mempresentasikan serta mendiskusikan hasil riset seputar finansial dan perbankan yang nantinya berkesempatan untuk dipublikasikan di level internasional,’’ ungkapnya. Hal senada disampaikan Wahyoe Soedarmono, Project Manager Program Kerja Sama HSBC PSF sekaligus ekonom dari Sampoerna University. Menurutnya, di era global yang tumbuh dengan begitu pesat, pendidikan yang berkualitas memiliki peran kunci dalam membentuk generasi masa depan yang siap bersaing. Salah satu indikator kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dari suatu negara adalah banyaknya hasil penelitian yang dipublikasikan dan dimanfaatkan. ‘’Melalui riset-riset ilmiah tersebut, para peneliti diharapkan mampu memberikan solusi bagi permasalahan dan tantangan yang dihadapi industri masa kini, sehingga Indonesia dapat bersaing di tingkat global,’’ ujarnya. (kmb23)
Bus Pariwisata Terguling, Belasan WNA Luka-luka Mangupura (Bali Post) Bus pariwisata dikemudikan Dian Rudiana (31) terguling di Jalan Darmawangsa, sebelah timur perbatasan Desa Kutuh dengan Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Selasa (17/7) pukul 17.30 Wita. Bus tersebut mengangkut 16 penumpang asal Tiongkok, dua di antaranya anak-anak yaitu Chen Shitong (13), Du Zhuoying (13), dan Du Wandan (14). Akibat kejadian itu, 13 penumpang dilaporkan luka-luka
dan sudah mendapat jaminan pengobatan dan perawatan dari PT Jasa Raharja Cabang Bali. Informasi diperoleh Rabu (18/7) kemarin, sebelum kejadian, bus tersebut bergerak dari arah barat menuju ke timur. Ketika jalan menurun, bus berhenti dan sopir memindahkan porsenelingnya karena jalan menanjak. Ketika mulai bergerak menanjak, tiba-tiba ada kendaraan datang dari timur
Bali Post/ist
OLAH TKP - Anggota Satlantas Polresta Denpasar olah TKP bus terguling di Jalan Darmawangsa, Kutsel.
mengambil haluan agak ke kanan. Sopir bus kaget dan berusaha berhenti, namun tak diduga remnya tidak berfungsi (blong). Akibatnya bus bergerak mundur, Dian Rudiana asal Malang, Jawa Timur (Jatim) dan tinggal di Jalan Sekar Jepun Gang II Denpasar ini langsung banting setir dan akhirnya bus tersebut terguling. Kasatlantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawaty Ismail saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. ‘’Penumpangnya hanya luka-luka. Untuk biaya semua ditanggung Jasa Raharja dan agen,’’ ujarnya. Rahmawaty menambahkan, bus tersebut sudah tua dan tidak kuat menanjak. Akibatnya rem tidak berfungsi dan akhirnya terguling. Apalagi jalan yang dilewati sangat rawan karena banyak tanjakan serta tikungan tajam. Kabag Operasional Jasa Raharja Cabang Bali Triadi mengatakan, biaya pengobatan sudah ditanggung Jasa Raharja. (kmb36)
Bali Post/kmb23
DINDING - Sejumlah pekerja mulai menyelesaikan pengecoran dinding underpass simpang tugu Ngurah Rai.
Pengerjaan ’’Underpass’’ Simpang Tugu Ngurah Rai Capai 85 Persen Ornamen Dinding Mulai Dipasang
Mangupura (Bali Post) Pengerjaan proyek underpass simpang Tugu Ngurah Rai saat ini sudah mencapai 85 persen. Sejumlah pekerja mulai menyelesaikan pengecoran pada dinding kanan dan kiri. Bahkan, ornamen pada beberapa dinding dan juga pilar underpass sudah mulai dipasang. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII Nyoman Yasmara, Rabu (18/7) kemarin mengungkapkan, pengerjaan bottom slab atau lantai bawah seluruhnya sudah selesai. Pengerjaan selanjutnya adalah pemasangan ornamen secara ke-
seluruhan. ‘’Saat ini beberapa ornamen ada yang sudah terpasang,’’ ujarnya. Saat ini lampu penerangan juga sudah mulai dipasang. Pemasangan lampu nantinya tidak hanya pada tiang, tetapi juga ada yang ditempelkan pada dinding underpass. ‘’Yang pakai tiang hanya pada sisi utara. Di selatannya tanpa tiang, dan dipasang pada dinding dan taman, karena di sana merupakan kawasan keselamatan operasional penerbangan (KKOP),’’ terangnya. Pengerjaan taman juga sudah dimulai. Baik yang ada di dalam bundaran, sisi utara maupun di sisi selatan.
Pengerjaan terus dikebut untuk bisa mendukung pelaksanaan IMF-WB Annual Meeting, Oktober mendatang. ‘’Kami menargetkan, hingga akhir Juli ini pengerjaan bisa mencapai 95 persen,’’ harapnya. Sementara pada tahap akhir nanti akan dilakukan overlay lagi pada beberapa titik. Dikatakan pengaspalan yang sudah dilakukan sebelumnya perlu dilakukan penyempurnaan. ‘’Akan ada satu lapis lagi pada tahap akhir. Khusus untuk yang di underpass, setelah bottom slab jadi akan dilakukan overlay satu kali,’’ tambahnya. (kmb23)
Seluruh Kecamatan Dilengkapi Puskesmas Rawat Inap
Badung Perluas Akses Pelayanan Pendidikan PEMERINTAH melalui Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa dalam rapat paripurna DPRD Badung, Rabu (18/7) kemarin, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas saran usul yang disampaikan tiga fraksi di DPRD Badung, yakni F-PDI Perjuangan, F-Demokrat dan F-Gerindra berkenaan dengan rancangan 9 perda dan program/kegiatan strategis daerah dalam rangka pencapaian visi dan misi pembangunan daerah tahun 2016-2021. Menurutnya, saran usul dan masukan dari wakil rakyat ini sangat penting untuk menyempurnakan programprogram pro-rakyat pemerintahan Giriasa. Salah satunya yang paling menjadi perhatian adalah bidang kesehatan dan pendidikan. Untuk kesehatan, kata Wabup Suiasa, pihaknya dapat menyepakati usul saran dewan agar di kawasan objek wisata Uluwatu terdapat tenaga kesehatan lengkap dengan sarana ambulansnya. Sebagai tindak lanjutnya, pihaknya akan mengupayakan agar tenaga ambulans desa yang telah ada dibantu tenaga kesehatan puskesmas pembantu (pustu) maupun puskesmas terdekat untuk bertugas rutin di objek wisata Uluwatu. ‘’Layanan puskesmas rawat inap pada seluruh kecamatan di Badung juga akan saya tindak lanjuti secara bertahap,’’ ujarnya.
Dijelaskan, saat ini terdapat tiga puskesmas yang melaksanakan layanan rawat inap. Yaitu Puskesmas Abiansemal I, Puskesmas Mengwi I dan Puskesmas Kuta I. Kemudian untuk wilayah Badung Utara, pihaknya menyiapkan Puskesmas Petang II sebagai rawat inap. Selain itu, pihaknya juga sepakat dengan dewan untuk meningkatkan fasilitas dan layanan RSUD Badung dan meningkatkan statusnya menjadi rumah sakit tipe A. Untuk meningkatkan layanan dan menaikkan status tersebut, pemerintah bahkan sudah melakukan berbagai upaya. Di antaranya adalah dengan menambah fasilitas dengan membangun gedung D, E, F dan G yang dirancang secara multiyears. Lebih jauh diterangkan, untuk meningkatkan tipe RSUD Mangusada menjadi tipe A pada dasarnya sudah memungkinkan, dan ini memang menjadi orientasinya. Namun, karena RSUD Mangusada mengemban tugas mendukung pelaksanaan sistem JKN yang berbasis pada sistem rujukan berjenjang maka RSUD Mangusada dapat mengalami peningkatan status apabila di wilayah Badung Utara dan Badung Selatan telah memiliki rumah sakit tipe B atau C. ‘’Keberadaan rumah sakit dengan tipe B dan C di dua
DOKUMEN - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyerahkan dokumen ranperda kepada Ketua DPRD Badung Putu Parwata seusai sidang paripurna di Gedung DPRD Badung, Rabu (18/7) kemarin. wilayah tersebut akan memungkinkan jalannya sistem rujukan, sehingga tidak semua pasien akan langsung mengakses rumah sakit tipe A. Kalau sistem berjenjang ini tidak jalan juga akan menyulitkan sistem rujukan dan rumah sakit Mangusada akan semakin krodit,’’ terang mantan Wakil Ketua DPRD Badung ini. Sementara untuk bidang pendidikan, Wabup Suiasa juga sepakat untuk memperluas akses layanan pendidikan dengan program pendirian SMA Negeri baru. Saat ini, katanya, pihaknya telah berproses dengan Pemprov Bali untuk memastikan
dua titik lokasi yang menjadi aset provinsi untuk di bangunan sekolah baru. ‘’Untuk penambahan SMA negeri baru kita sudah berproses dengan provinsi. Sekolah ini nanti harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat,’’ tukas politisi asal Pecatu itu. Rapat paripurna dengan agenda jawaban pemerintah atas pemandangan umum fraksi-fraksi ini dipimpin Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Wakil Ketua DPRD Made Sunarta dan dihadiri oleh mayoritas anggota dewan serta para pejabat di lingkungan Pemkab Badung. (ad979)
Wabup Suiasa Hadiri Ekonomi Digital Plenary Meeting WAKIL Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri acara ‘’Ekonomi Digital Plenary Meeting’’ di Ball Room Hotel Goodway, Kuta Selatan, Selasa (17/7) lalu. Acara yang berlangsung dari tanggal 1619 Juli 2018 dibuka Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan RI Ferry Anggritono didampingi Staf Ahli Kementerian Dalam Negeri Hamdani, Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi, ditandai pemukulan gong. Dalam sambutan Presiden RI yang dibacakan Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan RI Ferry Anggritono menjelaskan bahwa sektor ekonomi digital (e-commerce) menjadi peluang bagi perusahaan rintisan dalam membuat platform-platform baru dan aplikasi-aplikasi baru. Ferry juga mengajak masyarakat Indonesia untuk bisa mengikuti perkembangan ekonomi digital yang kuat. Sementara itu dalam sambutannya, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa
ACARA - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri acara Ekonomi Digital Plenary Meeting di Ball Room Hotel Goodway, Kuta Selatan, Selasa (17/7). menyampaikan apresiasi dan berterima kasih atas diselenggarakannya acara Ekonomi Digital Plenary Meeting karena mempunyai manfaat bagi masyarakat
luas mengenai ekonomi digital. ‘’Ekonomi digital sudah berkembang dengan pesat bahkan jauh lebih pesat dari kegiatan ekonomi yang bersifat konvensional. Dengan
demikian mau tidak mau masyarakat juga harus tahu dan menguasai dunia digital itu, kalau tidak demikian ekonomi mereka akan tertinggal jauh,’’ ungkapnya. (ad976)
info seremoniAL
4
Senator Bali Hadiri Pertemuan Mediasi dengan SCTV di KPI Pusat
Shri Arya Wedakarna Bahas Pelecehan Tari Bali Tak Sesuai Pakem di Grand Master Asia
SENATOR DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III akhirnya hadir dalam mediasi dugaan pelecehan simbol Hindu yang diadakan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat terkait aspirasi masyarakat Bali dan umat Hindu yang keberatan dengan dugaan pelecehan simbol Hindu yakni tari Bali yang tidak sesuai dengan pakem Hindu yang ditarikan oleh salah seorang peserta Grand Master Asia di SCTV. Dalam nota keberatan yang diajukan oleh Senator Arya Wedakarna, dicantumkan sejumlah alasan keberatan dari tari Kecak yang bersumber pada itihasa Hindu Ramayana yakni adanya penampilan peserta perempuan menggunakan pakaian bernuasa tertutup yang dianggap mencederai figur Dewi Sita yang disucikan umat Hindu dan penggunaan ornamen topeng Rangda Barong yang dianggap melecehkan simbol rangda dalam budaya Bali. Demikian diungkapkan Senator Arya Wedakarna (AWK) di hadapan Komisioner KPI yakni Hardly Stefano Fenelon Pariela dan Mayong Suryo Laksono. Dari jajaran SCTV hadir Indra Yudistira (Direkur Utama Indonesia Entertainment Production), David Suwarto (Deputy Director SCTV), Margaretta Putri (Head Of Corporate Relation SCTV), Uki Hastama (Corporate Relations SCTV), Kristin Sugiyarto (Executive Produser IEP) dan Wahyu N. Subiyakto (Production Manager IEP). ‘’Saya rasa lembaga penyiaran harus banyak belajar dan riset agar pakem-pakem, simbol-simbol dan apa yang boleh tidaknya simbol sakral digunakan dalam acara publik. Ini sangat penting agar jangan sampai isu SARA mencederai niat baik LP untuk memberikan hiburan pada masyarakat. Saya sampaikan bahwa
BERSAMA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (dua dari kiri) bersama KPI Pusat dan Direksi SCTV. di Bali sangat tipis antara ranah agama Hindu dan ranah budaya Bali. Jadi, harus ekstra hati–hati. Khusus tayangan Grand Master Asia, memang ada beberapa indikasi pelecehan simbol Hindu yang ingin kami klarifikasi lewat mediasi KPI Pusat ini,’’ ungkap Shri Arya Wedakarna. Ia menjelaskan, dalam budaya Bali ada beberapa macam jenis tarian yakni tari yang besifat sakral, tari hiburan dan tari kontemporer, sehingga jika tari Kecak dengan ornamen patung Rangde yang ditampilkan, itu bisa dianggap sudah mencederai nilai-nilai filosofi. ‘’Di Bali, sebelum penari membawakan tarian, harus ada ritual secara Hindu. Ada doa dan mantra untuk Dewa Taksu. Sekarang pertanyaannya, apakah jika ada penari yang kepercayaannya berbeda bisa menjalankan ritual itu? Ini akan menimbulkan gesekan. Selain itu, dalam tari Bali khususnya yang sakral, ada pakaian yang memang terbuka dan tidak bisa ditutupi. Ini yang harus diperjelas. Lainnya lagi dalam tayangan ada proses pemakaian topeng Rangda, simbol suci dalam
budaya Hindu Bali dan tidak sembarang orang bisa menggunakan. Jika ini dibiarkan, akan jadi preseden buruk bagi siar seni budaya Bali. Saran Wedakarna, jika pihak luar ingin menampilkan budaya Bali, sebaiknya tampilkan budaya kontemporer atau tarian balih–balihan, sehingga lebih aman. Tari Bali banyak sekali. Ada yang namanya swadharma pragina dan swadharma pegambuhan,’’ papar Gusti Wedakarna. Setelah mendengar penjelasan dan klarifikasi dari kedua pihak, akhirnya pihak KPI Pusat menyampaikan berita acara pertemuan dengan sejumlah poin inti yakni pihak DPD-RI Bali mengapresiasi niat SCTV untuk menggali potensi budaya lokal dalam sejumlah programnya serta pihak SCTV meminta maaf atas kesalahan yang terjadi dan berkomitmen lebih berhatihati dalam penayangan program siaran terutama simbol agama dan budaya Hindu. Kedua belah pihak sepakat ke depan harus ada pedoman yang dapat dijadikan standar dalam menayangkan simbol-simbol budaya. (ad977)
Puskesmas II Denut Diakreditasi
AKREDITASI - Tim surveyor saat mendatangi Puskesmas II Denut, Rabu (18/7) kemarin. Tim melakukan survei akreditasi selama tiga hari. UPAYA meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, Puskesmas II Denpasar Utara (Denut) terus berbenah. Bukan saja fisik, namun juga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Mengukur standar pelayanan yang telah diberikan, puskesmas yang mewilayahi tiga desa ini, Rabu (18/7) kemarin dilakukan survei akreditasi. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dan akan berakhir Jumat (20/7) besok. Tiga tim surveyor yang diketuai Ngadarodjatun, S.KM., M.Kes. didampingi anggotanya, Reyni Anasiru, S.KM., M.Kes. dan dr. Rosita Alkatiri, M.Kes., akan melakukan pemantauan selama tiga hari di puskesmas ini. Kehadirannya kemarin diterima Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Ni Luh Putu Sri
Armini, Kepala Puskesmas II Denut dr. Emilia Sabirudin beserta jajarannya. Ngadarodjatun mengatakan, survei akreditasi ini bertujuan meningkatkan mutu pelayanan puskesmas. Selain itu, untuk meningkatkan kinerja puskesmas serta meningkatkan perlindungan bagi SDM kesehatan masyarakat dan lingkungannya. ‘’Tugas kami selama di sini akan memotret seperti apa pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Apakah sudah sesuai standar atau bagaimana,’’ ujarnya. Sementara itu, Kepala Puskesmas II Denut Emilia Sabirudin menyatakan wilayah cakupan layanan puskesmas yang dipimpinnya meliputi tiga desa/ kelurahan yakni Ubung Kaja, Pemecutan Kaja dan Kelurahan
Ubung dengan jumlah penduduk 87.153 orang. Puskesmas ini juga memberikan layanan Damakesmas yakni mendatangi langsung pasien di rumah-rumah. Di sisi lain, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Kadis Kesehatan Kota Denpasar dr. Ni Luh Putu Sri Armini mengungkapkan, masalah kesehatan yang dihadapi warga di perkotaan semakin kompleks. Oleh karena itu, pemerintah dituntut bekerja lebih giat dan profesional. Terlebih derajat kesehatan ditentukan oleh angka kematian ibu, angka kematian bayi, gizi buruk dan umur harapan hidup. Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama untuk masyarakat dituntut mampu mencapai derajat kesehatan yang setinggitingginya. Untuk itu, pelayanan kesehatan di puskesmas terus ditingkatkan. Salah satunya melalui akreditasi dan didukung tenaga kesehatan yang profesional sesuai kompetensinya. Peran tenaga kesehatan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat memiliki andil yang sangat besar. Oleh karena itu, tenaga kesehatan dituntut bekerja sungguh-sungguh sesuai standar yang ada. Wali Kota Rai Mantra menyambut baik kegiatan survei akreditasi yang dilakukan selama tiga hari oleh tim surveyor. Diharapkan melalui kegiatan ini Puskesmas II Denut dapat mempertahankan kinerja dan mutu pelayanan secara berkesinambungan. (ad981)
Kamis Kliwon, 19 Juli 2018
SMA dan SMP Swasta akan Diberi Subsidi
Dewan Badung Apresiasi Jawaban Pemerintah DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat paripurna, Rabu (18/7) kemarin, dengan agenda jawaban pemerintah atas pemandangan umum (PU) fraksi. Rapat dipimpin Ketua DPRD Badung I Putu Parwata didampingi kedua wakilnya, I Nyoman Karyana dan I Made Sunarta, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa beserta seluruh pimpinan OPD di Pemkab Badung. Dewan Badung secara umum mengapresiasi jawaban pemerintah yang disampaikan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa terhadap beberapa usulan dewan. Salah satunya terkait pemberian subsidi kepada SMA dan SMP swasta di Badung. Ketua DPRD Badung I Putu Parwata mengatakan, dewan dalam pembacaan PU pada rapat sebelumnya memberi saran kepada pemerintah agar memberikan subsidi kepada sekolah swasta, baik SMP maupun SMA di Badung. Terkait usulan tersebut, pemerintah akan segera melakukan kajian. ‘’Dalam hal ini kami mengapresiasi jawaban terstruktur pemerintah. Pendidikan merupakan salah satu program prioritas di Kabupaten Badung. Ketika sekolah negeri belum bisa menampung seluruh anak didik, pemerintah wajib bekerja sama dengan pihak swasta,’’ ujarnya usai rapat. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung itu menjelaskan, wujud subsidi yang akan diberikan pemerintah kepada sekolah swasta berupa dana operasional. Dengan begitu, masyarakat Badung yang bersekolah di swasta juga mendapatkan fasilitas sama dengan di negeri. ‘’Jadi, mereka yang sekolah di SMP dan SMA negeri gratis, yang di swasta pun gratis,’’ jelasnya.
APRESIASI - Ketua DPRD Badung I Putu Parwata (tengah) didampingi kedua wakilnya, I Nyoman Karyana dan I Made Sunarta, mengapresiasi jawaban pemerintah yang disampaikan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa terhadap beberapa usulan dewan. Salah satunya terkait pemberian subsidi kepada SMA dan SMP swasta di Badung. Apresiasi lain di bidang pendidikan yakni antisipasi pemerintah terhadap membeludaknya siswa baru setiap tahun dengan menambah dua SMA baru di Badung. Di tingkat SMA sederajat pemerintah akan terus berkoordinasi dengan pihak provinsi. ‘’Terkait penambahan dua SMA negeri baru di Badung sepenuhnya dibangun oleh Pemkab Badung kemudian dihibahkan ke provinsi. Provinsi hanya memberikan tanah. Ini solusi yang kita sepakati bersama-sama,’’ kata politisi asal Dalung ini. Di bidang pendidikan, selain memberikan beasiswa S-1, masyarakat Badung yang berprestasi dan kurang mampu juga akan dibiayai kuliah
S-2 dan S-3 ke luar negeri. ‘’Seluruhnya di-support oleh pemerintah. Ini langkah maju yang dirancang pemerintah,’’ ungkapnya. Sementara terkait peningkatan APBD Badung 2019 yang dirancang hingga Rp 10 triliun, kata Parwata, langkah-langkah yang bisa dilakukan oleh pemerintah yakni memperbaiki destinasi, kemudian menggali potensi-potensi yang belum tergarap. Namun, sebelumnya harus dilakukan research tentang pariwisata. ‘’Bagaimana mengukur pariwisata itu di Badung dan meyakinkan setiap tahunnya destinasi wisata di Badung bertambah terus. Ini langkah yang harus kita lakukan,’’ tandas Parwata. (ad978)
Ada Keuntungan Lho Kalau Ganti Oli Tanggal 20
LEBIH CEPAT – Ganti oli sepeda motor di Pit Express AHASS wilayah Main Dealer Astra Motor pada tanggal 20 setiap bulan lebih cepat. OLI menjadi salah satu hal penting yang dibutuhkan sepeda motor. Oleh karena itu, Astra Motor sebagai Main Dealer sepeda motor Honda di 11 wilayah Indonesia membuat program baru bertajuk ‘’Hari Ganti Oli di Main Dealer Astra Motor’’ atau disingkat Hargolnas. Dengan program ini, konsumen yang melakukan ganti oli di Pit Express AHASS wilayah Main Dealer Astra Motor pada tanggal 20 setiap bulan, berhak mendapatkan cashback sampai
50% yang dapat digunakan oleh konsumen untuk paket servis lengkap pada saat kunjungan berikutnya. Program ini berlaku mulai 20 Juli hingga akhir tahun 2018 nanti. ‘’Program ini sengaja kami buat untuk mengenalkan fasilitas Pit Express yang telah tersedia di seluruh AHASS wilayah Main Dealer Astra Motor. Fasilitas ini kami harap dapat menjawab kebutuhan konsumen yang ingin rutin mengganti oli atau mengganti
part-part tertentu saja pada sepeda motor kesayangannya, namun memiliki keterbatasan waktu saat menunggu. Jadi, kalau mau ganti oli saja, tidak perlu ikut antrean pit reguler, tapi bisa di antrean Pit Express yang lebih cepat,’’ jelas Technical Service Depatement Head Hadijanto Santoso. Dengan program Hargolnas, waktu menunggu ganti oli pun jadi lebih cepat dan konsumen bisa mendapatkan keuntungan lebih. Program Hargolnas ini didukung oleh 1.260 AHASS yang tersebar di wilayah Main Dealer Astra Motor. Mulai dari Provinsi Bengkulu, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Yogyakarta, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, hingga Papua dan Papua Barat. Khusus untuk di Jakarta, program Hargolnas hanya berlaku di AHASS Dealer Astra Motor Center Jakarta yang berada di Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur, serta Astra Motor Astra Biz Center BSD yang terletak di kawasan BSD, Tangerang. Hadijato berharap melalui program HARGOLNAS ini, tanggal 20 akan selalu menjadi pengingat konsumen setia sepeda motor Honda agar tidak terlambat melakukan penggantian oli demi menjaga kualitas sepeda motor kesayangannya. (bns1)
Gubernur Pastika: Perdalam Pemahaman Makna Upacara, Pertebal Sradha dan Bhakti Kehidupan Beragama Umat Hindu
DI TENGAH pelaksanaan upacara yadnya oleh umat Hindu yang digelar secara rutin, tak jarang umat kurang memahami makna yang terkandung di dalamnya. Umat hanya melaksanakan tatanan upacara berdasarkan tradisi turun- temurun. Oleh karena itu, di tengah kehidupan beragama yang semakin kompleks, umat khususnya generasi muda diharapkan terus mendapatkan bimbingan pendalaman makna setiap upacara yadnya yang digelar, sehingga bisa memperkuat kehidupan beragama setiap umat. Demikian penegasan yang disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat menghadiri upacara ngaben massal Desa Pakraman Patemon, Seririt, Buleleng, Rabu (18/7) kemarin. ‘’Semakin berat pelaksanaan agama, semakin besar peluang orang pindah agama. Terlebih bagi orang yang tidak memahami makna apa yang sedang digelar, maka akan cepat terpengaruh. Tantangan beragama saat ini tidak
sederhana. Oleh karena itu, para panglingsir dan para wikan harus bisa menjelaskan makna agama sesungguhnya, makna setiap upacara yang digelar, jabarkan setiap aedan/dudonan karya dan jelaskan maknanya, kenapa dan mengapa harus seperti itu, agar masyarakat paham. Khususnya bagi generasi muda sebagai generasi yang paling rentan, sehingga kehidupan beragama, bakti dan sradha bhakti kita semakin kuat. Agar kita yakin agama yang kita anut merupakan agama yang benar. Tidak tergoyahkan apabila ada yang menempa pemahaman beragama kita,’’ tegasnya. Lebih jauh Pastika menyatakan, pelaksanaan upacara ngaben bukan ditentukan oleh besar kecilnya upakara yang digelar, namun berdasarkan ketulusan dan keikhlasan para pratisentana untuk mengupacarai para leluhur sebagai salah satu bentuk rna (utang) yang termuat dalam ajaran agama Hindu. ‘’Baru melaksanakan upacara ngaben secara massal jangan merasa hina. Untuk
mendapatkan surga tidak ditentukan oleh besar-kecilnya upakara, tapi kembali pada karma perbuatan yang sudah dilakukan selama hidup. Ngaben itu jangan sampai menyusahkan dan membebani pratisentananya, jangan sampai berutang, jangan sampai menjual sawah, ini yang harus dipahami. Kita harus menggelar upacara ngaben berdasarkan rasa bakti dan tanggung jawab kepada leluhur yang sudah melahirkan dan membesarkan kita. Upakara yang digelar secara besar-besaran tingkat utama tapi dari hasil berutang atau menjual sawah, itu tidak ada maknanya,’’ ujar Pastika. Gubernur Pastika juga berharap pelaksanaan upacara secara massal bisa memupuk rasa kebersamaan dan gotong royong dengan sesama di kalangan masyarakat, bahkan bisa menjadi ajang kepedulian bagi sesama yang membutuhkan. ‘’Saya sangat mengapresiasi upacara yang digelar secara massal. Semoga bisa semakin damai dan rukun, serta bisa membangun
semangat gotong royong. Dari segi pembiayaan seharusnya ada subsidi silang, yang mampu dikenai biaya lebih besar, yang kurang mampu lebih sedikit. Bahkan kalau bisa bagi yang tidak mampu sama sekali jangan sampai dikenai biaya. Kita jadi bisa membantu sesama, itulah yang disebut vasudhaiva kutumbakam, paras paros, sagilik saguluk, selunglung sebayantaka,’’ pungkasnya. Sebelumnya, Klian Adat Desa Pakraman Patemon Jero Ketut Sujana menjelaskan, ngaben massal di desanya ini mengupacarai sawa matah 175 sawa dan sawa nyekah 33 sawa. Masingmasing sawa dikenakan biaya berbeda tergantung jenis upacara yang diikuti. Sawa matah dipungut Rp 3,5 juta, nyekah Rp 2 juta, ngerapuh Rp 200 ribu dan ngelungahang Rp 500 ribu. Nancep bangsal dimulai 2 Juli, dilanjutkan beberapa dudonan seperti puncak ngaben pada 20 Juli, nyegara gunung ke Pura Pulaki 21 Juli, maajar-ajar 25 Juli dan diakhiri upacara ngingkup pada 27 Juli 2018.
DISAMBUT – Gubernur Bali Made Mangku Pastika (tengah) disambut krama saat menghadiri upacara ngaben massal Desa Pakraman Petemon, Seririt, Buleleng, Rabu (18/7) kemarin. Gubernur Pastika yang didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Bali yang juga menjabat sebagai Penjabat Bupati Gianyar Ketut Rochineng serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Daerah Penelitian dan Pengembangan Provinsi Bali Wayan Wiasthana Ika Putra juga berkesempatan menghadiri upacara Ngaben Kinembulan Sawa Wedana di Desa Pakraman Panji, Sukasada, Buleleng. (ad987)
OPINI
6
Kamis Kliwon, 19 Juli 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Bersatu Dalam Dinamika Keragaman KERAGAMAN seperti yang kita miliki sekarang, baik dari sisi etnis, agama, bahasa, budaya dan sebagainya sejatinya adalah sebuah potensi yang bisa menciptakan kekuatan luar biasa. Sejarah telah membuktilan bagaimana ini dikelola dengan baik dan benar. Dan hasilnya adalah negara kesatuan Republik Indonesia yang tegak berdiri sampai sekarang. Kondisi ini merupakan fakta. Fakta sebuah keberagaman itu disikapi secara bijaksana dan terarah akan menghasillan sebuah hasil optimal. Masing-masing mempunyai ciri khas dan memperkaya satu sama lain. Inilah potensi yang dimiliki oleh kita. Namun, manakala kondisi objektif ini disikapi serta dikelola secara salah maka akan terjadi sebaliknya. Perbedaan dipandang sebagai suatu keniscayaan yang membedakan, membuat sekat, membuat serta menumbuhkan bibit konflik dan sebagainya. Ini sangat- sangat berbahaya. Ini mesti disikapi secara tegas. Bila perlu dilakukan tindakan keras. Banyak pelajaran yang mesti kita petik hikmahnya. Dalam konteks negara, tentu kondisi Yugoslavia yang tercerai-berai merupakan salah satu contoh. Kalau mau contoh kekinian yang aktual tentu tale-nya multiras tim sepak bola Prancis yang berhasil menjadi jawara Piala Dunia 2018. Bagaimana keberagaman itu dikelola secara baik sehingga menghasilkan prestasi. Kita sebagai bangsa Indonesia mesti melihat hal ini secara jelas. Tidak ada wilayah abu-abu. Semuanya terang benderang. Kita berbeda dan perbedaan itu boleh para founding fathers bangsa ini dijadilan sebuah kekuatan. kekuatan dahsyat untuk mengusir penjajah dan membangun bangsa ini dari nol. Dalam konteks Bali, tentu potensi keberagaman ini jangan dijadikan perbedaan. Ada perbedaan soal tata kelola tak terjadi pada Bali yang kita lihat. Semuanya memunculkan egoisme sendiri. Dengan berbagai kepentingan yang ada di masing-masing kabupaten dan kota. Harus disadarai kepentingan bersama demi Bali jangan sifatnya parsial. Mesti komprehensif dan kolektif. Bali tentu tak boleh terjebak oleh kepentingan-kepentingan penguasanya. Harus ada ruang bagi penduduk dan rakyat Bali untuk berkontribusi membangun Bali. Keragaman potensi yang ada di tingkat kabupaten kota hendaknya diakumulasikan sebagai kekuatan untuk optimalisasi pembangunan Bali. Keberagaman pandangan juga jangan diartikan sebagai perbedaan yang mengacu pada pro-kontra. Bukan juga dikotomi koalisi oposisi. Berbeda tetapi tetap satu tujuan demi Bali, demi NKRI. Untuk itulah, kita perlu melakukan langkah nyata untuk mengelola keragaman sebagai kekuatan. Bersatu dalam dinamika keragaman mestinya terus disuarakan dan dijabarkan. Kita jangan terjebak ambisi segelintir orang yang ingin menghapus keberagaman, demi kepentingan-kepentingan yang tak jelas. Mestinya, kita memupuk keberagaman menjadi kekuatan dahsyat untuk berbagai tantanagn negeri ini. Diperlukan komitmen dan ketegasaan pemimpin negeri ini. Yang perlu diyakini, rakyat negeri ini masih sangat loyal terhadap NKRI.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Menunggu Nama-nama DCS
Saat ini, wacana pendaftaran para calon wakil rakyat sedang ramai diberitakan. Nyaris sama ramainya dengan pemilihan calon wakil presiden. Tapi bagi saya, rakyat biasa, calon wakil rakyat lebih menarik dibicarakan. Masalahnya, orang-orang yang akan maju ada di sekitar kita. Mudah-mudahan partai politik tak terjebak kepentingan pribadi dalam mencalonkan orang. Saya berharap KPU ke depan lebih intensif melakukan sosialisasi terkait nama-nama calon wakil rakyat yang akan masuk Daftar Calon Sementara (DCS) atau Daftar Calon Tetap (DCT). Ini penting diperhatikan agar ruang koreksi rakyat makin terbuka. I Gede Santosa Wira Buleleng, Bali
Tolong Urus Rakyat
Dalam dua tahun terakhir, negeri ini saya rasa lebih sibuk urusan politik. Hanya kepentingan politik yang banyak terdengar, sementara program perbaikan ekonomi kalah gaung. Mohon urus rakyat yang makin susah mendapatkan barang murah. Aset terutama tanah dan rumah juga jarang laku dijual karena kecilnya permintaan. Apa memang ke depan akan ada program perbaikan ekonomi bagi rakyat atau kita akan hanya sibuk memilih wakil rakyat dan presiden saja? Mudah-mudahan ada ruang bagi pemimpin negeri ini dan wakil rakyat mengelola kekayaan negeri ini untuk rakyatnya. Ni Luh Purnami Gianyar, Bali
Pelajaran dari Keberagaman Prancis Tim Prancis akhirnya menjadi juara Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia. Mengalahkan Kroasia dengan angka 4-2, bukanlah hal yang gampang. Kroasia adalah kesebelasan dengan talenta gelandang yang tinggi dan di partai final mendominasi permainan. Tetapi Prancis melakukan perlawanan dengan permainan kolektif dan rasional. Sepak bola mempunyaii tujuan menciptakan gol, dan itulah satu-satunya ukuran sebuah kemenangan dalam olahraga ini. Tidak ada yang lain. Rakyat Prancis berpesta menikmati kemenangan itu. Dan ketika rakyat berpesta dalam sebuah kemenangan, ini artinya negara telah berhasil mencapai salah satu tujuannya, yaitu membuat masyarakat puas dan menikmati prestasi negaranya. Inilah yang menjadi bagian dari sebuah kesejahteraan.
Oleh I Made Suparta
P
encapaian tujuan oleh tim Prancis ini bukan sembarangan. Ia sesungguhnya telah memberikan pembelajaran kepada seluruh dunia, seluruh bangsa dan masyarakat, dan juga memberikan pesan bahwa modernisasi dunia yang paling baru adalah keanekaragaman alisan kemajemukan. Inilah model post-modern yang secara nyata diperlihatkan oleh Prancis. Kesebelasan yang bertarung secara gagah berani di Stadion Luzhniki itu adalah tim “campuran” yang secara nyata sangat jelas terlihat di layar kaca. Tim ini berbalut warna pemain kulit putih dan hitam. Kalau dilihat dari geografis dan peta dunia, Prancis adalah benua Eropa, yang dalam konteks warna kulit pasti ia kulit putih. Sedangkan kulit hitam adalah warna kulit dari bangsa-bangsa Afrika. Bahwa benua putih kemudian dihiasi oleh warna hitam, itulah konteks masyarakat internasonal sekarang. Benua hanyalah masa lalu sedangkan diaspora bangsa merupakan ciri masyarakat kontemporer. Itulah kesebelasan yang memenangkan trofi Piala Dunia 2018.
Apabila di dalam iklim perusahaan internasional ada yang disebut dengan multinasional corporation (MNC) yang bergerak dari satu negara menuju negara lain, atau dioperasikan oleh berbagai warga lain tetapi mempunyai markas di satu negara, maka pada dunia olahraga dan khususnya sepak bola, mungkin bisa disebut multirascorporation, dengan korporasi yang dimaksudkan di sini adalah tim dan organisasi kesebelasan di satu negara. Negara itu membentuk korporasi sebuah kesebelasan dengan berbagai ras di dunia, kemudian membentuknya sebagai sebuah kesebelasan tangguh dan memberikan inspirasi kepada seluruh dunia, di berbagai bidang. Kelebihan dari korporasi seperti tim ini adalah bahwa negara mengangkat anggotanya sebagai warga negara. Mengakui kewarganegaraan boleh dikatakan kelebihannya dan kemudian menyerapnya sebagai sebuah keberhasilan. Prancis melakukan itu dengan mengangkat kewarganegaraan para pemain bola itu, yang dalam batasan lain berasal dari pengangkatan orang tuanya sebagai warga negara, kemu-
dian menikmati hasilnya sebagai juara dunia. Prancis tidak sembarangan dengan hal ini. Tahun 1998, mereka menjadi juara dunia dan juara Eropa dengan barisan pemain yang juga sebagian besar berkulit hitam. Tahun 2017, mereka melaju ke final Piala Eropa sebelum dikalahkan oleh Portugal. Dan sekarang, tim yang hampir sama menjadi juara dunia. Tahun 2020 mungkin saja mereka kembali berkiprah di puncak Piala Eropa. Ini merupakan sebuah gambaran yang bagus untuk melihat bahwa proses pengalaman, pembelajaran, dan juga sentuhan “kelembutan” negara dan para elitenya mampu membuat prestasi cemerlang. Apa yang menjadi “keberanian” Prancis untuk melakukan hal demikian? Tidak lain sejarah mereka telah memberikan pesan luar biasa bagi masyarakat untuk tidak membedakan siapa pun juga di dunia ini. Egality dan fraternity sebagai warisan sejarah Prancis memberikan pesan kepada masyarakatnya bahwa persamaan dan persaudaraan yang apabila dipersatukan dengan baik dan tulus, justru menghasilkan prestasi yang luar biasa mengagumkan. Dan dalam konteks kekinian, kesebelasan
Prancis telah berhasil mewujudkan kebersamaan dan persaudaraan itu. Para pemain baik yang berkulit putih maupun berkulit hitam, mampu menyatukan itu dalam satu wadah tim untuk menghadapi lawan-lawannya di lapangan. Bagaimana dengan Indonesia? Dalam waktu yang hampir bersamaan, pada dunia sepak bola, Indonesia justru kalah dalam adu penalti melawan Malaysia pada semifinal Piala AFF U-19. Mental tim Indonesia sangat lemah. Sangat mencemaskan melihat mental para pemain yang disaring dari puluhan juta pemuda di Indonesia. Penalti permainan yang mengandalkan mental. Kalah dalam adu penalti, sangat jelas memperlihatkan bagaimana mental para pemain Indonesia. Dan itulah yang harus diperbaiki ke depan. Pada bidang kemasyarakatan, Indonesia sesungguhnya mempunyai peran yang besar melakukan seperti apa yang diperlihatkan tim Prancis. Mungkin untuk menjadi juara dunia, masih jauh dari harapan. Bahkan untuk juara Asia juga mungkin masih jauh. Namun, bukan tidak mungkin untuk menjadi juara di kawasan Asia Tenggara dan kemudian memberikan inspirasi persatuan, persamaan kepada bangsa Indonesia. Negara Indo-
Oleh I Made Kertanegara persen, diikuti Sekolah Menengah Atas (7,03 persen) serta diploma I/II/II 6,35 persen. Tingkat pengangguran terbuka untuk lulusan SD hanya mencapai 3,54 persen atau paling kecil dibandingkan lulusan lainnya. Hal itu terjadi karena masyarakat berpendidikan rendah cenderung mau menerima pekerjaan apa saja. Salah satu Program kerja sama SEAMEO dengan Direktorat PSMK Kemdikbud adalah program bagi SMK yaitu SMK Pencetak Wirausaha (SPW). Program ini adalah integrasi mata pelajaran (1). Simulasi Komunikasi Digital/Simdig, (2). Produk Kreatif dan Kewirausahaan, (3) SMK 4 tahun. Tujuan dari program ini adalah mencetak jumlah siswa untuk menjadi wirausahawan per semester. Penerapan SPW ini adalah untuk mengintegrasikan kurikulum 2013 dengan STEM (Science Technology Engineering Matematic) untuk jenjang pendidikan khususnya bagi SMK. Persiapan karakter wirausaha ini akan membentuk daya juang, membawa wawasan global, pembentukan karakter berani mengambil risiko/take a risk, pengenalan karakter disiplin dan bertanggung jawab. Manfaatnya kreativitas kemampuan berkomunikasi dan berkomitmen, bekal untuk memasuki era persaingan lokal/regional/ global, mengembangkan wirausahawan baru, membangun network antarjaringan usahawan sekolah. Direktorat PSMK bersama
SEAMEO Secretariat akan memfasilitasi sinergi dengan dunia usaha dunia industri, memfasilitasi sinergi dengan Dinas Pendidikan sebagai model pembelajaran, memfasilitasi web/blog sebagai aktivitas utama, memfasilitasi jejaring video converence secara periodik, menyiapkan sekretariat bersama di PSMK dan SEAMEO Center terkait, mengevaluasi kegiatan. Hal yang perlu dipersiapkan oleh sekolah sebagai SPW adalah menyiapkan guru pembimbing kewirausahaan, membentuk pokja dengan surat keputusan tentang tim pembimbing dan jumlah siswa yang tergabung dalam program SPW agar alokasi waktu 20 jam per minggu fokus menjalankan bisnis usahanya dilengkapi dengan fasilitas video converence. Pada penerapannya di masing-masing satuan pendidikan (SMK) untuk kompetensi dasar bagi guru pembimbing dan siswa meliputi bimbingan secara online, penjualan secara online (misalnya Bukalapak, Tokopedia, Shopee, Blibli, Yukbisnis). Pemanfaatan barcode untuk transaksi berjualan (menggunakan Bank pay dan lain-lain dalam proses), pembelajaran menggunakan barcode (berdasarkan persiapan) sistem pembayaran di daerah yaitu jual beli barang/buah/produk lokal, menggunakan barcode, belajar transaksi menggunakan barcode, masing-masing siswa harus memiliki blog untuk laporan mingguan. Untuk pembimbing memi-
Penulis, staf pengajar di FISIP Universitas Udayana
’’Pada saat Prancis yang bertaburan warna kulit itu berhasil memperlihatkan persatuan dan kesamaannya serta juaranya kepada dunia internasional, di Indonesia kini justru tertangkap gejala-gejala perpecahan berdasarkan kesukuan tersebut.’’
SPW Solusi Atasi Pengangguran Terdidik Perkembangan ilmu dan teknologi membantu semua kebutuhan menjadi lebih praktis dan cepat. Pendidikan merupakan salah satu komponen yang terimbas oleh peradaban tersebut. Berbagai kebijakan baik itu tingkatan makro maupun mikro direncanakan dan digulirkan dengan harapan semua itu menjadikan sebuah mimpi menjadi kenyataan. Sekolah kejuruan (SMK) sebagai salah satu lembaga formal memberi peluang yang sangat besar bagi generasi muda untuk bisa memiliki life skill di bidangnya masing-masing. Dengan adanya kebijakan Inpres nomor 9 tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK adalah dalam rangka peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya Indonesia. Di samping itu, pendidikan SMK memiliki tujuan agar tamatannya bisa bekerja, melanjutkan ke pendidikan lebih tinggi ataupun menjadi wirausaha-wirausaha muda. Dengan begitu, semua output sekolah kejuruan tidak ada yang menganggur dan menjadi beban masyarakat. Kenyataan di lapangan bahwa angkatan kerja semakin tinggi dan persaingan lapangan kerja semakin ketat. Dengan adanya hal ini menimbulkan tidak semua angkatan kerja tertampung di dunia kerja. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh BPS bahwa pengangguran angkatan kerja hampir didominasi oleh angkatan kerja yang terdidik. Dapat dijelaskan, tingkat pengangguran terbuka untuk kelompok berpendidikan. Sekolah Menengah Kejuruan paling tinggi di antara lulusan pendidikan yang lain yaitu 9,27
nesia merupakan entitas yang dibentuk oleh berbagai suku dan berbagai warna kulit. Apabila Prancis “mendapatkan” kulit hitam itu berlatar imigran dari Afrika, Indonesia mendapatkan berbagai warna tersebut berlatar pada keaslian suku bangsa Indonesia sendiri. Meskipun kalau dilacak berasal dari Afrika atau Asia Timur dan Tenggara, tetapi kedatangan masyarakat Afrika seperti yang ada di Papua sekarang, telah berlangsung ribuan dan puluhan ribu tahun lalu. Jadi, keberadaannya sekarang adalah asli Indonesia. Demikian juga dengan masyarakat keturunan Tionghoa, Arab, Eropa yang telah lahir di Indonesia. Pada saat Prancis yang bertaburan warna kulit itu berhasil memperlihatkan persatuan dan kesamaannya serta juaranya kepada dunia internasional, di Indonesia kini justru tertangkap gejala-gejala perpecahan berdasarkan kesukuan tersebut. Juga tertangkap adanya pengkhususan agama dalam berbagai kegiatan sosial. Padahal, Prancis telah memperlihatkan kepada dunia bahwa tim nasional mereka yang menjadi juara dunia menganut agama yang tidak sama di dalam kesatuannya.
liki kewajiban mendorong/menyemangati siswa tetap pada jalur bisnis, menerima laporan siswa setiap tanggal 25-30 setiap bulan, presentasi ke komite gabungan setiap tanggal 27-29 setiap bulan. Sedangkan kepada siswa yang tergabumg dalam kelompok SPW adalah memiliki produk sendiri atau reseller, memiliki blog laporan transaksi & rupiah/bulan, memiliki waktu minimal 20 jam/ minggu untuk menjalankan bisnisnya, harus lapor per minggu di blog & lapor pembimbing/guru pembina. Untuk saat ini sudah ada beberapa bidang produk yang ditawarkan untuk SPW sedang dikembangkan di berbagai bidang yaitu kuliner seperti kantin, kuliner Jepang, kuliner Indonesia atau yang lain, bidang bahasa seperti bahasa Inggris melalui English Story Telling, bahasa Jepang, bahasa Cina, bahasa Korea. Bidang Industri kreatif atau IT, Coding, industri, seperti Augmented Reality, Edu game, 2D Animation, 3D Visualisation , 3D Printing for Rapid Prototyping , Freelance Graphic Designing. Bidang perikanan peternakan dan pertanian seperti buah tanpa musim, jamur tiram. Ada juga bidang pariwisata, hospitality. Hasil program ini akan menciptakan sumber daya terdidik memiliki karakter yang beretika, disiplin, dapat dipercaya, kerja sama tim, berinovasi, mempunyai motivasi untuk berubah menjadi lebih baik, membangun jaringan. Dengan demikian, apa yang menjadi kekhawatirkan BPS yang menyebutkan data bahwa pengangguran terdidik masih didominasi oleh SMK akan bisa
diminimalkan, dan suatu saat akan tercipta wirausahawan terbaik dari lulusan SMK. Maka slogan SMK BISA SMK HEBAT akan membudaya di kalangan masyarakat di kemudian hari. Penulis adalah Guru Produktif SMK N 1 Abang, Karangasem
POJOK Jokowi minta menterinya jangan mengada-ada susun RAPBN 2019. - Bukan toko serba ada. *** Pengajuan bakal calon legislatif bak ajang pencarian idola. - Mencari idola yang berduit. *** KPK minta perusahaan asing jangan lagi suap pejabat Indonesia. - Mestinya pejabat jangan minta suap.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
TABANAN
Kamis Kliwon, 19 Juli 2018
Ngaben Massal
Pertahankan Tradisi dan Budaya Tabanan (Bali Post) Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya menghadiri ngaben massal di Banjar Pakraman Manusmrtti Dauh Pala Pengabetan, Desa Dauh Peken Tabanan, Rabu (18/7) kemarin. Dalam kesempatan tersebut, Sanjaya mengatakan ngaben massal sangat populer di kalangan masyarakat Bali, khususnya di Tabanan. Hal itu menandakan, pemahaman masyarakat tentang ngaben massal sudah sangat bagus. ”Melalui upacara ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat tanpa mengurangi tradisi adat dan budaya warisan leluhur kita,“ ujar Sanjaya. Ia melanjutkan, saat ini kebutuhan maupun permasalahan sangat kompleks. Namun, masyarakat harus tetap bisa mempertahankan tradisi, adat, dan budaya. ‘’Pelaksanaan ngaben massal ini adalah salah satu cara mempertahankan tradisi, adat, dan budaya,’’ ujarnya. Oleh karenanya, pemerintah akan selalu men-support dan mengapresiasi kegiatan yang mengutamakan kelestarian tradisi adat dan budaya. Sementara itu, Ketua Panitia I Nyoman Sarjana, Rabu (18/7)
Tekan Lakalantas
Sopir Truk Dicek Kesehatannya Tabanan (Bali Post) -
Mengurangi angka lakalantas akibat human error, Polres Tabanan dan Dinas Perhubungan mengecek kesehatan puluhan sopir truk yang memasuki wilayah Kabupaten Tabanan. Mereka diberhentikan di Rest Area Warung Pantai Banjar Dinas Wanasari, Desa Selabih, Kecamatan Selemadeg Barat, Rabu (18/7) kemarin.
Bali Post/kmb24
NGABEN MASSAL - Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya saat menghadiri upacara ngaben massal di Banjar Pakraman Manusmrtti Dauh Pala Pengabetan, Desa Dauh Peken Tabanan, Rabu (18/7) kemarin. kemarin, mengatakan krama Banjar Pakraman Manusmrtti sebanyak 780 KK. Menurutnya, sudah menjadi kesepakatan masyarakat bahwa karya Pitra Yadnya dan Manusa Yadnya tersebut dilaksanakan setiap lima tahun sekali. “Pelaksanaan upacara ini telah terkonsep dan rutin dilaksanakan. Den-
gan diselenggarakannya upacara Pitra Yadnya dan Manusa Yadnya ini diharapkan semakin mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat kami,’’ ujarnya. Ngaben massal tahun ini diikuti 19 sawa, serta Manusa Yadnya yaitu nyambutin 35 orang, dan matatah 22 orang. (kmb24)
Penuhi Permintaan Beras Merah
PDDS Kerja Sama dengan Subak Blangkunang Tabanan (Bali Post) Untuk memenuhi permintaan pasar di tengah keterbatasan produksi beras merah cendana, Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS) Tabanan melakukan kerja sama dengan Subak Blangkunang, Desa Babahan Penebel. Kerja sama ini berupa penanaman padi beras merah cendana seluas sepuluh hektar di subak tersebut. Kepala Bagian Perencanaan PDDS Tabanan I Made Pasek Dharma, Rabu (18/7) kemarin mengatakan, serapan beras merah cendana di PDDS Tabanan mencapai 400 kilogram hingga 500 kilogram per bulan. Selama ini, PDDS membeli gabah kering dari petani Rp 10.500 per kilogram. ‘’Beras merah cendana saat ini masih kita dapatkan dari petani di Desa Mengesta maupun Desa Jatiluwih,’’ ujarnya. Diakuinya, produksi beras merah saat ini di tingkat
7
petani tidak hanya diserap oleh PDDS. Terlebih produk beras merah cendana Tabanan sudah dilirik pasar luar sehingga stoknya akan semakin sulit didapatkan. Karenanya, untuk bisa memenuhi permintaan pasar, PDDS melakukan kerja sama dengan Subak Blangkunang seluas sepuluh hektar. ‘’Penanamannya sudah dimulai. Diharapkan, hasilnya bisa memenuhi permintaan beras merah cendana,’’ ujarnya. Made Pasek menjelaskan, penanaman padi pada lahan sepuluh hektar itu nanti setidaknya bisa menghasilkan 40 ton gabah kering giling dan semuanya dipastikan akan dibeli oleh PDDS Tabanan. ‘’Satu hektar ditaksir menghasilkan empat ton gabah kering giling. Jadi, kalau 10 hektar dihasilkan 40 ton. Dari 40 ton ini diperkirakan menghasilkan 20 ton beras merah cendana,’’ jelas Pasek. Sebagai bantuan awal, PDDS
memberikan dana DP pascapanen untuk biaya ongkos panen Rp 10 juta. Penjualan beras merah ini kata Pasek sudah pasti. PDDS telah melakukan kerja sama dengan 190 toko di daerah Sarbagita. Beras merah ini akan disalurkan secara bertahap. Sebab, beras merah cendana akan memberikan tampilan yang maksimal dengan penyimpanan terlebih dahulu selama tiga bulan hingga enam bulan. Dengan adanya kepastian stok dari beras merah cendana lewat kerja sama dengan Subak Blangkunang menurut Pasek, permintaan beras merah yang disalurkan lewat PDDS dipastikan aman dan bisa lebih ditingkatkan sesuai dengan permintaan. ‘’Selama ini, 400 kg hingga 500 kg itu masih kurang. Dengan kerja sama ini diharapkan, bisa memenuhi permintaan yang sempat tidak terpenuhi,’’ ujarnya. (kmb24)
Pemeriksaan kesehatan para sopir truk dimulai pukul 11.00 Wita, dipimpin langsung Kapolres Tabanan AKBP Made Sinar Subawa. Setelah dihentikan, para sopir kemudian dicek kesehatan mulai dari cek tensi dan pemberian vitamin. Bahkan di sela-sela pemeriksaan juga diisi pemberian edukasi agar mereka bisa mengemudi dalam kondisi sehat. “Langkah ini dilakukan setelah adanya evaluasi, seringnya terjadi kecelakaan akibat kelebihan muatan, akibat keteledoran para sopir yang terkadang menyebabkan truk mogok di jalan tanjakan,” ucap Kapolres Tabanan. Lewat kegiatan semacam ini, minimal bisa mengevaluasi kesehatan para sopir. “Apakah mereka layak mengemudi. Sebab, kesehatan prima sangat
penting dalam mengemudi,” ujarnya. Dalam kegiatan kali ini setidaknya ada 90 orang sopir yang diperiksa. Hasilnya, ada yang ditemukan dengan kondisi tensi tinggi, yang kemudian oleh Dinas Kesehatan Tabanan langsung diberikan obat dan disarankan untuk istirahat. “Jadi, ketika para sopir sudah mengetahui kesehatan mereka, human error bisa diturunkan,” tegasnya. Dikatakan, kondisi jalur Denpasar - Gilimanuk berliku dan menanjak, sering terjadi truk mogok akibat kelebihan muatan sehingga memengaruhi human error para sopir. Bahkan rencananya, cek kesehatan serupa akan dilakukan berkala yakni seminggu sekali. AKBP Sinar Subawa juga
Bali Post/ist
SOPIR - Para sopir dicek kesehatannya oleh dokter di Rest Area Warung Pantai, Banjar Dinas Wanasari, Desa Selabih, Selemadeg Barat. mengimbau perusahaan ekspedisi agar membatasi muatan yang dibawa terutama masuk Bali. Karena kalau sudah berhadapan dengan jalan tanjakan apalagi sopir terlambat oper gigi maka truk tersebut akan mundur dan bisa terguling sehingga menyebabkan kemacetan panjang.
Sementara itu, salah satu sopir, I Made Rai Merta (52) asal Banjar Kutuh Desa Suraberata, Tabanan mengaku senang adanya cek kesehatan ini. “Pada dasarnya senang adanya cek kesehatan ini, tetapi tensi saya dikatakan tinggi namun tidak sampai mengganggu pekerjaan,” ujarnya. (kmb28)
I.B. Raka Wiryanatha Tutup Usia Getol Suarakan Aspirasi Petani
Bali Post/bit
FOTO - Ida Ayu Suartini memperlihatkan foto almarhum suaminya, I.B. Raka Wiryanatha.
TOKOH yang getol menyuarakan aspirasi petani, I.B. Raka Wiryanatha (70), tutup usia. Pengusaha vanili asal Geria Taman Sari, Desa Perean, Baturiti itu mengembuskan napas terakhirnya, Rabu (18/7) kemarin pukul 04.15 Wita. Rencananya, almarhum di-palebon pada 30 Juli 2018, diawali dengan upacara nyiramin pada 21 Juli. Ida Ayu Suartini (64), istri almarhum, mengaku tidak memiliki firasat apa pun atas kepergian suami tercinta. I.B. Raka Wiryanatha meninggal saat hendak dilarikan ke rumah sakit lantaran kondisinya drop. “Memang Tuaji sakit gula sejak awal September tahun lalu. Belakangan, tensinya tinggi. Bahkan kemarin, sempat dilarikan ke rumah sakit, namun Tuhan berkehendak lain,” ucapnya. Dengan raut wajah sedih, Ida Ayu Suartini menuturkan, hari Minggu sebelumnya,
suaminya masih terlihat dalam kondisi sehat, bahkan sempat bertamasya ke Bedugul. “Kita serahkan sepenuhnya pada Tuhan, saat ini yang penting upacara bisa berjalan lancar, dan mohon maaf jika ada kesalahan Tuaji semasa hidupnya,” tuturnya. Di mata Ida Ayu Suartini, suaminya merupakan sosok yang tidak pernah mundur dengan tekad kuatnya. Apalagi almarhum memang sangat cinta dengan petani. Segala macam program maupun gagasan terus dilahirkan agar petani bisa terus maju. Terakhir bahkan almarhum membuat pasar tradisional Geria Taman Sari Sanggulan, Tabanan untuk memberikan ruang bagi para petani memasarkan produk komoditas yang mereka hasilkan. Namun sayang, sebelum bisa beroperasi maksimal, sang penggagas pasar tradisional yang juga duduk sebagai Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Se-
luruh Indonesia (APPSI) ini berpulang. Bahkan, ia mengaku sempat protes terhadap banyaknya aktivitas yang dilakukan suaminya pada usianya yang tidak lagi muda. “Suami saya adalah pribadi yang kuat, dia sangat cinta mati dengan petani, jadi meski sempat mendapat keluhan dari saya, Tuaji tetap dengan pendiriannya,” katanya. Ida Bagus Raka Wiryanatha mulai berkecimpung di bisnis vanili sejak tahun 1981. Mulai ekspor tahun 1984 secara bertahap. Selama ini, Amerika menjadi salah satu negara yang memiliki jalinan kerja sama yang erat dengan almarhum. Kabar meninggalnya tokoh yang getol menyuarakan aspirasi petani ini juga telah banyak diketahui oleh rekan dan kerabat. Bahkan sejak Rabu kemarin, sejumlah kerabat pun mulai berdatangan ke rumah duka untuk mengucapkan belasungkawa. (bit)
BULELENG
8 Dua Parpol Tidak Daftarkan Bacaleg Singaraja (Bali Post) – Batas waktu pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Buleleng ditutup Selasa (17/7) tengah malam. Dari 16 partai politik (parpol) yang ada di Buleleng, 14 parpol telah mendaftarkan bacalegnya ke Sekretariat KPU Buleleng Jalan Ahmad Yani, Singaraja. Dua parpol masing-masing Partai Keadilan Sejahtra (PKS) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) tidak mendaftarkan bacalegnya. Pendaftaran bacaleg itu ditutup tepat pukul 24.00 Wita. KPU menerima bacaleg DPRD Buleleng 472 orang. Rinciannya 192 orang bacaleg perempuan dan sisanya 280 bacaleg laki-laki. Sementara rincian bacaleg dari 14 parpol yakni Perindo 45 orang, NasDem 45 orang, PDI Perjuangan 45 orang, Demokrat 45 orang, PSI 41 orang, Golkar 45 orang, PKB 11 orang, Gerindra 45 orang, Garuda 28 orang, PBB 3 orang, Hanura 45 orang, PAN 19 orang, PPP 12 orang, dan Berkarya 43 orang. Ketua KPU Buleleng Gede Suardana, Rabu (18/7) kemarin mengatakan, setelah penutupan batas waktu pendaftaran bacaleg DPRD Buleleng itu, KPU melakukan penelitian dan verifikasi keabsahan dan kelengkapan berkas administrasi masingmasing bacaleg. Dia mencontohkan, penelitian yang dilakukan seperti penulisan nama antara KTP dengan berkas pendaftaran. Selain itu, pencantuman gelar pada berkas juga diteliti dan dicocokkan dengan ijazah. “KPU sekarang masih meneliti dan memverifikasi keabsahan berkas masing-masing calon. Karena pendaftaran banyak dilakukan Senin (16/7) dan hari terakhir Selasa (17/7), sehingga mulai Rabu (18/7) ini, kami meneliti dan memverifikasi keabsahan berkas bacaleg,” katanya. Hasil penelitian dan verifikasi berkas administrasi bacaleg ini selanjutnya disampaikan kepada masingmasing parpol melalui berita acara. Sesuai tahapan, penyampaian berita acara hasil penelitian dan verifikasi itu dilakukan mulai Kamis (19/7) sampai Sabtu (21/7). Setelah pengumuman ini, setiap parpol diberikan kesempatan melakukan perbaikan berkas administrasi mulai Minggu (22/7) dan Senin (23/7) pekan depan. “Sebenarnya, masa penelitian dan verifikasi itu dari 5 sampai 17 Juli 2018 lalu, tapi karena banyak yang mendaftar pada 16/7 dan 17/7, sehingga kami punya waktu sehari saja untuk
Kamis Kliwon, 19 Juli 2018
Gigitan Anjing Positif Rabies
Desa Tukad Sumaga Masuk Zona Merah
Singaraja (Bali Post) –
Terjadinya gigitan anjing liar di Desa Tukad Sumaga, Kecamatan Seririt, kemudian desa itu dikategorikan masuk zona merah kasus gigitan anjing positif rabies. Karena itu, Dinas Pertanian (Distan) Buleleng selama dua bulan ke depan akan melakukan atensi khusus guna mencegah terjadinya kasus gigitan seperti itu terulang.
Belum diketahui apa ada pergantian atau tidak. Yang jelas, pergantian bacaleg itu bisa saja memang dilakukan. Dengan catatan, bacaleg itu belum memenuhi syaratsyarat sesuai regulasinya. Tetapi jika sudah dinyatakan memenuhi syarat, maka parpol itu tidak bisa melakukan pergantian bacaleg tersebut. Ketua KPU Buleleng, Gede Suardana meneliti berkas itu. Dan parpol kami berikan kesempatan melakukan perbaikan berkas-berkas,” jelasnya. Terkait peluang mengganti bacaleg, Suardana mengatakan, hal itu bisa saja dilakuan, sebab sudah diatur oleh regulasi yang ada. Hanya, parpol bisa mengganti bacaleg sepanjang bacaleg itu belum dinyatakan memenuhi syarat. Sebaliknya, jika sudah dinyatakan memenuhi syarat, maka parpol itu tidak bisa mengganti kembali bacaleg yang sudah didaftarkan. “Belum diketahui apa ada pergantian atau tidak. Yang jelas, pergantian bacaleg itu bisa saja memang dilakukan. Dengan catatan, bacaleg itu belum memenuhi syaratsyarat sesuai regulasinya. Tetapi jika sudah dinyatakan memenuhi syarat, maka parpol itu tidak bisa melakukan pergantian bacaleg tersebut,” tegasnya. (kmb38)
Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) Drh. Wayan Susila seizin Kepala Dinas Pertanian (Distan) Nyoman Genep, Rabu (18/7) kemarin mengatakan, sebelum terjadi kasus gigitan, Desa Tukad Sumaga bebas dari penularan virus rabies. Namun, terjadinya tujuh kali gigitan anjing liar beberapa waktu lalu itu, menyebabkan daerah itu sekarang ini menyandang zona merah. Peningkatan status itu karena penelitian sampel kepala anjing di Laboratorium Balai Besar Viteriner (BBVET) Bali menunjukkan anjing yang menggigit dua orang dari lima warga tergigit itu dinyatakan positif menularkan virus rabies. ‘’Status kasus gigitan anjing positif rabies itu masuk zona merah. Dalam dua bulan ke depan ini, kita pantau. Nah, kalau kasus gigitan anjing itu bisa kita dikendalikan, kemudian stastus zona merah itu akan diturunkan jadi zona kuning,’’ katanya. Terkait penanganan lanjutan, Susila menyebut sejak pihaknya menerima hasil penelitian itu, dua tim reaksi cepat (TRC) pencegahan rabies diturunkan. Mereka melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pence-
Wajib Pajak Diberi Penghargaan
Singaraja (Bali Post) – Pemkab Buleleng memberikan penghargaan kepada wajib pajak hotel, restoran, dan hiburan yang menyetorkan pajak dengan baik. Perlu diberikan apresiasi positif kepada wajib wajak yang telah melunasi kewajibannya. Penghargaan yang diberikan berupa piagam dan suvenir patung selain juga kain endek. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) didampingi Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Bimantara menyerahkan penghargaan itu di Gedung Mr. Gusti I Ketut Pudja, Pelabuhan Buleleng, Rabu (18/7) kemarin. Bupati mengatakan, pemberian penghargaan yang dilakukan setiap tahun itu sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada wajib pajak. Hal itu juga sekaligus wahana sosialisasi kepada wajib pajak yang telah berpartisipasi aktif membayar pajak daerah tepat waktu dan tertib administrasi pelaporannya. Dengan penghargaan ini, Bupati berharap dapat memotivasi baik penerima ataupun pihak lain yang sudah menjalankan kewajiban membayar pajak dengan baik. “Ini sarana sosialisasi BKD Kabupaten Buleleng kepada masyarakat tentang kebijakan perpajakan baru di 2018, terutama yang berkaitan dengan Pajak Bumi dan Bangunan PBB Perdesaan Perkotaan,” katanya. Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Buleleng Bimantara, S.E. mengatakan, penghargaan itu diberikan sebagai ucapan terima kasih atas kesadaran wajib pajak yang telah memenuhi kewajibannya terkait pembayaran pajak. “Selain itu, juga memotivasi wajib pajak lainnya agar dalam pembayaran pajak itu senantiasa melakukan sesuai jadwal yang telah ditentukan,” tegasnya. (kmb38)
penyebaran virus dipastikan akan bisa terus diatasi secara optimal. Seperti diberitakan sebelumnya, ada tujuh warga Desa Tukad Sumaga mengalami gigitan anjing liar beberapa waktu lalu. Warga menderita gigitan anjing liar itu pada Kamis (5/7) dan Jumat (6/7) lalu. Dua korban gigitan anjing ini dinyatakan berisiko tinggi tertular rabies. Keduanya telah mendapat penanganan khusus di rumah sakit. Masing-masing berisiko tertular virus rabies. Itu diketahui dari penelitian sampel anjing yang menggigit itu memang suspect rabies. Sedangkan, lima orang lainnya diberi suntikan vaksin anti-rabies (VAR) saja. (kmb38)
Tingkatkan Investasi Wisata di Buleleng
Krisna Holding Company Buka Water Park dan Eco Vilage Tangguwisia KRISNA Holding Company nampaknya semakin “bernafsu” menanamkan investasi pariwisata di Buleleng. Buktinya, dua outlet kembali dibuka di Bali Utara Rabu (18/7) kemarin. Dua unit usaha itu adalah Krisna Water Park di sebelah barat Krisna Oleh-Oleh Khas Bali Desa Temukus, Banjar dan Krisna Eco Vilage Desa Tangguwisia, Seririt. Menariknya, dua bidang usaha terbaru itu dikembangkan oleh Gusti Ngurah Berlin Bramantara yang tidak lain putra sang Owner Krisna Holding Company I Gusti Ngurah Anom (Cok Krisna). Pembukaan Krisna Water Park dan Krisna Eco Vilage Tangguwisia ini dihadiri Staf Ahli Menteri Bidang Strategic Marketing Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Priyantono Rudito bersama Ketua Tim Percepatan Belanja dan Kuliner Revita Datau, Asdep Strategi dan Komunikasi Pemasaran Hariyanto, dan Staf Ahli Eco Branding Rizanto Binol. Tidak ketinggalan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Bupati Putu Agus Suradnyana, Ketuga DPRD Gede Supriatna, dan unsur Muspida Buleleng menyaksikan rangkaian Grand Opening Krisna Water Park dan Krisna Eco Vilage Tangguwisia tersebut.
Bali Post/kmb38
SERAHKAN PENGHARGAAN – Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) menyerahkan penghargaan kepada wajib pajak, Rabu (18/7) kemarin, di Gedung Mr. Gusti Ketut Pudja, Pelabuhan Buleleng.
gahan kasus gigitan anjing liar itu. Selain itu, eliminasi tertarget menyasar anjing milik warga, sudah dilakukan untuk memutus penularan virus rabies ke anjing lain. Distan juga melakukan penyisiran menyasar anjing milik warga yang belum mendapat vaksinasi rabies massal. Vaksinasi susulan ini diharapkan memberikan kekebalan tubuh anjing liar, sehingga tidak mudah tertular virus rabies yang bisa menular ke tubuh manusia. ‘’Itu yang kami lakukan dan selama dua bulan ke depan ini, kita atensi mudah-mudahan tidak ada kasus gigitan terulang. Dan, virus yang sempat menular itu bisa kita berantas,’’ jelas pria yang menjabat Ketua Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Buleleng. Susila menambahkan strategi pencegahan lain juga dilakukan dengan cara mengendalikan lalu lintas hewan penular rabies di Desa Tukad Sumaga. Petugas TRC bersama aparat terkait mengawasi kemungkinan masuknya hewan penular rabies ke Desa Tukad Sumaga. Sebaliknya, warga di desa ini dilarang membawa keluar hewan penular rabies. Dengan cara pengawasan seperti ini,
PEMBUKAAN KRISNA WATER PARK - Staf Ahli Menteri Bidang Strategic Marketing Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Priyantono Rudito bersama Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) menggunting pita menandai dibukanya Krisna Water Park di Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Rabu (18/7) kemarin. Cok Krisna mengatakan, mulai tahun 2017 lalu, bisnis wisatanya di Buleleng sepenuhnya dikelola putranya, Ngurah Berlin Bramantara. Sejak itu, dirinya hanya memberikan motivasi berusaha dan selalu bekerja keras. Namun, tidak disangka menginjak tahun ini, anaknya malah sudah berhasil mengembangkan unit bisnisnya di Bali Utara. Karena itu, Cok Krisna mengaku bangga melihat tekad putranya yang mengembangkan investasinya secara menyeluruh. Apalagi melibat-
kan para arsitek dan tenaga pemasaran dari kalangan anak-anak muda. “Saya sebagai orang tua bangga pada anak itu. Usianya baru 26 tahun, tetapi sudah bisa mengembangkan bisnis ini. Apalagi dengan merangkul anak-anak muda,” katanya. Untuk Krisna Water Park itu, kata Cok Krisna, dibangun di atas lahan 3,5 hektar. Pada tahap awal baru dibangun di areal 2,5 hektar. Di atas lahan itu sudah dibangun wahana permainan air yang diklaim sebagai mini water boom di Denpasar.
Keunggulan lainnya wahana ini satu-satunya di Bali yang dilengkapi kolam ombak. Kolam ombak itu favorit, yang memang dicari para pengunjung baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik. Terkait tarif, secara umum akan bersaing dengan wahana permainan air di daerah lain. Meski demikian, Cok Krisna memberikan potongan harga khusus kepada pengunjung yang ber-KTP Buleleng. Itu dilakukannya karena komitmennya terus meramaikan wisata di Buleleng dengan melibatkan semua stakeholders yang ada. “Setelah pembukaan ini, anak saya juga akan mengembangkan lagi di selatan kolam mini, sehingga wahana permainan air itu lengkap. Untuk kelas Singaraja ini terbesar dan bisa dibilang water park ini mini-nya water boom di Denpasar,” katanya. Sementara latar belakang dibuatnya Krisna Eco Vilage Tangguwisia kata Cok Krisna, lebih pada pengabdiannya kepada daerah leluhurnya di Tangguwisia. Desa itu memang sangat cocok dibangun dan ditata menjadi kawasan wisata. Dengan menyisihkan keuntungan perusahaannya, Cok Krisna “menyulap” desa asal leluhurnya itu sebagai desa yang asri, indah, dan nya-
man dikunjungi wisatawan yang berlibur di Buleleng. “Yang di Tangguwisia itu murni pengabdian saya untuk membangun desa saya. Ini sebagai bentuk bakti kepada desa. Karena itu, saya menyisihkan tabungan untuk menjadikan desa itu destinasi yang layak di Bali Utara,” jelasnya. Staf Ahli Menteri Bidang Strategic Marketing Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Priyantono Rudito menyambut baik pengembangan destinasi baru di Buleleng itu. Upaya pihak swasta seperti yang dilakukan Krisna Holding Company ini diyakini bisa menambah lebih banyak lagi wisatawan berlibur ke Buleleng. Apalagi, pengembangan destinasi di Bali termasuk di Buleleng didukung potensi seni dan budaya. Karena itu, destinasi baru yang dikembangkan diyakini akan lebih banyak wisatawan tertarik berlibur ke Bali, khususnya ke Buleleng. “Buleleng memang belum seramai pariwisata di Bali Selatan. Tetapi pengembangan yang semakin gencar dengan peran swasta terus menanamkan investasi wisata seperti dilakukan Cok Krisna ini, maka Buleleng ke depan akan ramai. Bahkan, bisa melebihi kunjungan pariwisata di selatan,” tegasnya. (ad973)
Perekrutan Calon Direksi PD Pasar
Tiga Profesional Bersaing dengan ’’Incumbent’’ Panitia seleksi (pansel) perekrutan calon Direksi Perusahaan Daerah (PD) Pasar Buleleng memperpanjang masa pendaftaran calon direksinya. Ini karena sejak pendaftaran berakhir Jumat (13/7) lalu, pansel baru menerima dua pendaftar. Karena pendaftar minim, pansel memperpanjang waktu pendaftaran hingga Kamis (19/7) ini. Hasilnya, ada tiga pendaftar yang mengajukan lamaran ke sekretariat pansel, sehingga pansel sudah mendapat lima pelamar calon Direksi PD Pasar. Dari kalangan manakah persaingan perebutan Direktur PD Pasar Buleleng? TERNYATA hingga Rabu (18/7) kemarin, sudah ada lima kandidat Direksi PD Pasar Buleleng. Pihak pansel sudah merasa punya alternatif yang akan mengisi tiga kursi Direktur itu. Tercatat tiga pelamar berasal dari kalangan profesional. Masing-masing otomatis akan bersaing dengan dua direksi incumbent yang sudah lebih awal menyerahkan berkasberkas pendaftaran. Anggota pansel Ni Made Rousmini, Rabu kemarin,
mengatakan tiga pelamar mendaftar setelah pihaknya memperpanjang masa pendaftaran. Mereka adalah Putu Dana Harta, Gede Trisna Ari Sudana, dan Putu Suardana. Ketiganya merupakan kalangan profesional dan belum pernah sama sekali menduduki jabatan di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). ‘’Setelah kita umumkan perpanjangan pendaftaran, tiga pelamar itu lalu mendaftar. Latar belakang mereka dari masyarakat
Bali Post/ kmb38
Ni Made Rousmini
umum. Besok (Kamis, 19/7 ini) pendaftaran kita tutup dan kuota pelamar sudah melebihi dari tiga orang jabatan direksi yang akan direkrut,’’ katanya. Mantan Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menambahkan, setelah pendaftaran berakhir, pansel akan meneliti keabsahan persyaratan administrasi setiap pelamar. Nama-nama yang dinyatakan lolos seleksi admin-
istrasi akan diumumkan secara terbuka. Kemudian setiap pelamar wajib menyusun makalah terkait manajemen pengelolaan perusahaan. Tahapan berikutnya, masing-masing pelamar itu akan mengadu kualitas makalahnya di depan pansel. Dalam penilaian presentasi makalah itu, pansel juga melibatkan dua orang akademisi dari Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja. ‘’Setelah ditutup, berkas administrasi akan dicek dan nama yang lolos diumumkan. Makanisme berikutnya, uji makalah oleh kami di pansel bersama akademisi,’’ jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, tiga orang Direksi PD Pasar Buleleng mengakhiri masa jabatannya 23 Juni 2018 lalu. Menyusul kondisi ini, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana membentuk pansel untuk merekrut direksi baru. Dalam perekrutan itu, Bupati menyebut direksi yang dicari adalah yang memiliki kemampuan manajemen
kepemimpinan dan keuangan yang baik. Persyaratan perekrutan direksi itu diperketat terkait umur mengacu Peraturan Pemerintah (PP) No. 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Regulasi ini mengatur umur pelamar minimal 35 tahun dan maksimal 55 tahun pada saat pendaftaran diri. Hal ini juga menepis kesan di masyarakat kalau jabatan direksi itu sering diberikan kepada mantan pejabat yang sudah memasuki usia pensiun. Sejak pendaftaran dibuka, dua direksi incumbent masing-masing Made Agus Yudi Arsana dan Dewa Ketut Anom kembali melamar. Agus Yudi sebelumnya menjabat direktur operasional (dirops) dan Dewa Anom sebagai direktur keuangan (dirkeu). Selain dua direksi incumbent yang juga sempat menjadi anggota DPRD Buleleng dari Fraksi PDI-P itu, ada tiga pelamar dari kalangan profesional siap bersaing merebut tiga jabatan Direksi PD Pasar Buleleng itu. (mud)
GIANYAR
Kamis Kliwon, 19 Juli 2018
9
Masyarakat Ubud Deklarasikan Tertib Berlalu Lintas Petugas Siap Tindak Tegas Pelanggar
Gianyar (Bali Post) Komponen masyarakat Ubud menggelar deklarasi ‘’Ubud Tertib Berlalu lintas’’ di Lapangan Ubud, Rabu (18/7) kemarin. Deklarasi yang dipimpin Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo ini menandakan kesiapan kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar untuk menindak tegas pelanggar lalu lintas khususnya aturan parkir. AKBP Priyanto Priyo Hutomo menjelaskan, setelah deklarasi, Ubud tertib berlalu lintas ini akan disosialisasikan secara masif ke seluruh masyarakat Ubud. Selanjutnya, isi deklarasi ini akan disosialisasikan dan dibagikan secara door to door ke seluruh tempat usaha di Ubud. ‘’Siapa pun yang masuk Ubud, sudah terikat oleh deklarasi ini. Dikosongkan areal jalan dari parkir kendaraan,’’ katanya. Jika masih ada yang melanggar, kepolisian yang didukung oleh Dishub Gianyar akan mengambil tindakan tegas berupa tilang hingga penderekan kendaraan. ‘’Peralatan sudah siap, makanya kami bersama Dishub sudah siap melakukan penderekan. Masyarakat harus mau berubah,’’ tegasnya. Deklarasi ini berisi tujuh pernyataan. Deklarasi ini dikumandangkan dalam memantapkan persiapan menyambut pelaksanaan Annual Meeting of the International Monetary Fund (IMF) and World Bank Group pada Oktober mendatang. ‘’Sejumlah destinasi wisata di kawasan Ubud nantinya akan dikunjungi sekitar 15.000 peserta IMF,’’ katanya. Adapun destinasi wisata yang akan dikunjungi para delegasi IMF seperti Pasar Ubud, Puri Ubud, Monkey Forest dan destinasi budaya.
Secara teknis, pihak kepolisian pun sudah menentukan kawasan dilarang parkir. ‘’Tetap akan kita utamakan preventif. Tapi jika sudah terbukti melanggar, kita tertibkan,’’ jelasnya. Kepala Dinas Perhubungan Gianyar, Wayan Artana, menegaskan, pihaknya dalam mendukung deklarasi ini sudah menyiapkan satu unit mobil derek. Mobil ini akan digunakan bila ada pelanggaran parkir atau ada kendaraan yang mengganggu ketertiban lalu lintas. ‘’Sarana yang kita siapkan 1 unit mobil derek, 20 kunci roda, dan 2 unit shuttle bus hibah dari Bank BNI kemarin,’’ jelasnya. Diakui Artana, mengatur lalu lintas di Ubud cukup rumit. Terbukti selama dilakukan penataan dan rekayasa lalin kerja sama dengan Satlantas Polres Gianyar sejak Desember 2017 lalu, sejumlah ruas jalan di Ubud masih terlihat padat. ‘’Sampai sekarang hasilnya mulai tampak, meski sana sini perlu kita benahi lagi. Tapi saya meyakini bahwa kita akan bisa tata Ubud lebih baik ke depannya,’’ ucapnya. (kmb35)
PANGLINGSIR Puri Ubud Dr. Tjokorda Gde Raka Sukawati, S.E., M.M. menyambut baik deklarasi yang dilakukan instansi terkait demi mewujudkan Ubud yang lebih baik. Dikatakannya, penataan lalu lintas merupakan salah satu poin penting dalam rangka meningkatkan kualitas pariwisata Ubud. ‘’Dengan komitmen bersama, tentu predikat Ubud sebagai kota terbaik dapat kita jaga, bahkan lebih baik lagi,’’ katanya. Selama ini, deklarasi sudah beberapa kali dilakukan namun hasilnya belum optimal. Sebab itu, Ketua LPM Ubud ini mengharapkan ada tindakan tegas dari petugas terkait sehingga ada efek jera untuk para pelanggar. ‘’Kita dari Ubud tentu sangat mendukung tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,’’ katanya. Dia menambahkan bahwa peningkatan kualitas Ubud sebagai destinasi dunia hanya membutuhkan keseriusan pemerintah. Sementara untuk pelestarian budaya dan alam yang selama ini menjadi tujuan wisata sudah dijaga dan dilakukan setiap hari oleh masyarakat Ubud. ‘’Sekarang tinggal pemerintah memperbaiki trotoar, menata parkir dan semacamnya. Kalau pelestarian budaya, sudah kita lakukan melalui ativitas agama dan budaya,’’ tegasnya. Sementara itu, Ketua Bina Wisata Ubud Tjokorda Ngurah Suyadnya mengatakan, kemacetan Ubud sudah menjadi masalah turun-temurun. Satu sisi banyak dikeluhkan, sisi lain justru pelaku pariwisata bersyukur. ‘’Karena banyak yang berasumsi bahwa macet itu menunjukkan perekonomian di Ubud hidup,’’ katanya. Bila kini ingin membahas kemacetan di Ubud, tentu harus ada solusi. Seluruh potensi yang ada, harus punya satu niatan yang sama yaitu sungguh-sungguh memperbaiki Ubud. ‘’Saya yakin pasti ada solusi,’’ ujar tokoh Puri Agung Ubud yang akrab disapa Cok Wah ini. Menurutnya, deklarasi ini bisa menjadi komitmen bersama meminimalkan kemacetan lalu lintas. Pihaknya pun meminta pada warga lokal Ubud untuk mendukung deklarasi ini. ‘’Warga lokal itu sebenarnya bemper pertama. Kalau orang lokal gak sadar, orang lain mengekor. Memang kadang ewuh pakewuh, tapi jika orang lokal tidak bisa menjaga daerahnya sendiri, itu orang luar menurut saya,’’ tegasnya. (kmb35)
DEKLARASI - Elemen masyarakat membubuhkan tanda tangan pada deklarasi tertib berlalu lintas di kawasan wisata Ubud, Rabu (18/7) kemarin.
Tiga Parpol Tak Ajukan Bacaleg Gianyar (Bail Post) Pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) berakhir pada Selasa (17/7) malam. Selama proses ini, ada 340 bacaleg dari 13 parpol. Di sisi lain, tiga parpol tidak mengajukan DCS hingga batas waktu tersebut. Ketua KPU Gianyar A.A. Gde Putra mengatakan, hingga Rabu (18/7) dini hari yakni pukul 00.02 wita, hanya 13 parpol yang mengajukan DCS. ‘’Sampai kita ketok palu, hanya ini (13 parpol) yang mengajukan DCS,’’ katanya. Dari 13 parpol, hanya enam yang
mencantumkan penuh yakni 40 DCS meliputi Partai NasDem, PDI-P, Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Golkar, dan Perindo. Sedangkan sisanya mengajukan di bawah 30 bacaleg. Sementara, tiga parpol yang tidak mengajukan bacaleg yakni PAN, PPP, dan PBB. Disinggung terkait jumlah Perbekel atau ASN yang diajukan parpol, Agung Putra belum bisa memastikannya, sebab pihaknya masih melakukan proses verifikasi. ‘’Rencananya, 20 Juli nanti, semua parpol yang mengajukan DCS
Perlu Komitmen Bersama Wujudkan Ubud yang Lebih Baik
akan kita undang untuk menyampaikan hasil verifikasi kelengkapan administrasi daftar calon dan bakal calon peserta pemilu,’’ jelasnya. Sementara itu, Ketua DPD PKS Kabupaten Gianyar Ngakan Made Rai mengatakan, pihaknya hanya mengajukan enam bacaleg ke KPU Gianyar. Mereka yang berasal dari berbagai kalangan ini difokuskan untuk merebut satu kursi lewat dapil Gianyar. ‘’Ini sesuai arahan pusat, minimal untuk Gianyar bisa merebut satu kursi di DPRD,’’ katanya.(kmb35)
Obor Asian Games 2018 akan Disambut Baleganjur
Gianyar (Bali Post) Kirab obor Asian Games 2018 akan masuk Pulau Bali melalui Gilimanuk pada 23 Juli mendatang. Api obor Asian Games juga dijadwalkan tiba di pintu utara Istana Tampaksiring pada malam itu juga. Kedatangannya akan disambut baleganjur. Hal itu diungkapkan Sekda Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya, Rabu (18/7) kemarin. Dikatakannya, di Istana Tampaksiring obor akan diserahkan kepada Susi Susanti selaku Torch Ambassador Asian Games 2018 didampingi Kepala Istana Tampak-
siring I Dewa Gde Swarthana. Setelah itu, obor akan diarak keliling Istana Tampaksiring dengan jarak kurang lebih 500 meter menuju stage Gelung Kori Agung istana. Setibanya di Gelung Kori Agung, obor akan diserahkan ke Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani didampingi Forkopimda Gianyar. Obor selanjutnya disulut ke mini cauldron diiringi tarian kecak dan akan dimeriahkan dengan joged bumbung. ’Obor akan diinapkan satu malam di Istana Tampaksiring dan keesokan harinya diarak menuju Ekowisata Subak Sembung, Denpasar. (kmb35)
JEMBRANA
10
Kamis Kliwon, 19 Juli 2018
Membahayakan, Jembatan Penghubung Pulungan Batu-Munduk Waru Rusak
Bali Post/olo
Negara (Bali Post) –
Jembatan merah yang membelah sungai Gelar kembali rusak. Jembatan gantung dengan lantai kayu itu sangat membahayakan karena beberapa kayunya patah. Sebelumnya jembatan penghubung Banjar Palungan Batu, Desa Batuagung dengan Lingkungan Munduk Waru, Kelurahan Dauhwaru ini sempat diperbaiki untuk menunjang pariwisata di Lembah Merdeka, Desa Batuagung. Dari pengamatan Rabu (18/7) kemarin, banyak papan kayu yang sudah rusak karena patah dan keropos. Bahkan di antaranya ada yang hampir satu papan terlihat bolong. Namun, warga menggantinya dengan kayu pecahan sehingga masih bisa dilintasi.
Selain untuk sarana wisata juga sering dilintasi warga dari kedua dusun itu. Apalagi jalan menuju lokasi tersebut kini sudah sangat memadai. Sebagian besar diaspal hotmix dan beberapa meter juga dirabat beton. Untuk itu, semakin
Tiga Parpol Tak Daftarkan Bacaleg
Negara (Bali Post) – Belasan partai politik (parpol) yang ada di Kabupaten Jembrana sudah mendaftarkan bakal calon legislatif (bacaleg) mereka ke Kantor Pemilihan Umum (KPU) Jembrana. Namun, dari jumlah yang ada, tiga parpol belum mendaftar hingga batas waktu yang ditentukan. Parpol itu yakni Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dari pengamatan Rabu (18/7) kemarin, 9 parpol mendaftarkan penuh kuota yang diperebutkan, yakni 35 kursi. Dengan rincian daerah pemilihan (dapil) Jembrana 1 (Negara) 10 bacaleg, Jembrana 2 (Melaya) 7 bacaleg, Jembrana 3 (Pekutatan) 3 bacaleg, Jembrana 4 (Mendoyo) 8 bacaleg dan Jembrana 5 (Jembrana), 7 bacaleg. Sedangkan beberapa parpol mengajukan tidak menggenapi kuota maksimal yang disediakan. Komisioner KPU Jembrana Divisi Teknis Penyelenggara, Ketut Gede Tangkas Sudiantara mengatakan ada tiga parpol peserta pemilu di Jembrana yang tidak mendaftarkan bacaleg ke KPU Jembrana, yakni PAN, PKPI, dan PSI. Sementara 12 dari 13 parpol yang mendaftarkan bacaleg, baru di hari terakhir pendaftaran kemarin. Satu parpol yang mendaftar awal pada Jumat (13/7) lalu yakni Perindo.
memudahkan akses lalu lalang warga yang berada di ujung utara yang berbatasan dengan hutan. Menurut informasi, jembatan gantung itu sejatinya baru dua tahun diperbaiki. Tepatnya tahun 2016 lalu. Selain diservis cat merah dan seling, juga di bagian
Perbekel Batuagung Ida Bagus Komang Widiarta membenarkan mulai keroposnya sejumlah kayu di jembatan gantung tersebut. Memang sebelumnya sudah diperbaiki setelah lama berdiri. Saat ini pengelolaan sifatnya swadaya warga sekitar. Sehingga ketika rusak seperti saat ini, di mana perbaikan kecil dilakukan secara swadaya. Kendati ramai dikunjungi akhir-akhir ini, pengelolaannya belum resmi, hanya sebatas swadaya warga sekitar. (kmb26)
Pengerjaan Kampus Politeknik Dihitung Ulang
‘’Hari terakhir pendaftaran kemarin kami tunggu hingga pukul 24.00 Wita. Sampai terakhir hanya 13 parpol yang mendaftarkan,’’ ujar Tangkas yang juga Ketua Pokja Sistem Informasi Pencalonan (Silon) KPU Jembrana ini. Dari 12 parpol itu ada yang mendaftar menjelang penutupan yakni Partai Garuda. Menurutnya, partai yang terakhir mendaftarkan bacalegnya ini hanya untuk satu dapil, yakni dapil 1 Jembrana (Negara) dengan lima orang bacaleg dari kuota maksimal 10 orang. ‘’Dari aturan memang diperbolehkan (hanya satu dapil). Tergantung parpolnya,’’ tambah Tangkas. Dari tiga parpol yang tidak mendaftarkan bacaleg itu, dua di antaranya sama sekali tidak ada komunikasi terkait pendaftaran bacaleg. Dari pendaftaran, terdata ada 344 bacaleg yang memperebutkan 35 kursi anggota DPRD Jembrana. Ketua KPU Jembrana I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya menerangkan, untuk selanjutnya seluruh berkas pendaftaran ini akan diverifikasi, Kamis (19/7) dan Jumat (20/8). Di sana nanti KPU akan memverifikasi berkas apakah ada yang lengkap, kurang lengkap maupun tidak lengkap. ‘’Selanjutnya sesuai tahapan, pada 22 Juli dilakukan perbaikan oleh parpol,’’ terangnya. (kmb26)
nya itu diputus pidana penjara satu tahun dan pidana denda Rp 50 juta, subsider 3 bulan. Terkait hal ini, Ketua KPU Jembrana I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya mengatakan belum mengetahui pasti karena masih akan dilakukan verifikasi. Memang sesuai persyaratan ada poin bukan mantan terpidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak dan korupsi. Tetapi sejatinya dari pihak parpol yang berkepentingan mengecek sebelum mengajukan bacaleg mereka. ‘’Kita belum mengetahui pasti, masih melalui proses verifikasi nanti persyaratan. Kalaupun memang ada (tidak sesuai syarat), kami juga masih menunggu petunjuk dari KPU Pusat,’’ tandas Darmasanjaya. Di sisi lain, Ketua DPD Partai Perindo Jembrana Putu Eka Susiana Putra saat dikonfirmasi membenarkan bacaleg atas nama Ketut Sukadana yang diajukan merupakan mantan terpidana korupsi. Menurut Eka, partai ini tetap menerima Sukadana kendati pernah mendekam di sel tahanan karena sejumlah pertimbangan. Pertama, memberikan kesempa-
jalan sudah mulus,’’ kata Adi (35), salah seorang pengunjung. Jembatan dengan panjang 30 meter dan lebar satu meter ini merupakan ikon wisata di Gelar. Kendati jembatan gantung ini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki, namun menjadi tumpuan warga sekitar. Selain sarana pendukung untuk melihat objek alam di Sungai Gelar dan Monumen Lembah Merdeka, juga sebagai akses keluar-masuk warga mencari kebutuhan sehari-hari.
Belum Ada Kesepakatan
Negara (Bali Post) Pembangunan kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara hingga kini belum dilanjutkan. Sudah tiga bulan mangkrak. Hal ini disebabkan karena belum adanya kesepakatan antara kontraktor pertama dengan pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait hasil pengerjaan sebelumnya. Untuk itu, akan dilakukan penghitungan kembali kelompok kerja (pokja) dari KKP. ‘’Masih diukur lagi oleh pokja tadi,’’ ujar Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Perhubungan Jembrana I Made Dwi Maharimbawa, Rabu (18/7) kemarin. Ia menjelaskan, pengerjaan sejumlah bangunan kampus bertingkat yang bersumber dari APBN ini diakui belum berjalan setelah terjadinya putus kontrak dengan rekanan pertama. Sesuai rencana, perusahaan konstruksi (kontraktor) pemenang tender kedua akan melanjutkan pembangunan tersebut. Namun, karena belum adanya kesepakatan itu, maka untuk sementara ditunda kembali sembari menunggu penghitungan. Penghitungan ulang hasil pengerjaan
Mantan Terpidana Korupsi Ikut Nyaleg
Negara (Bali Post) – Kendati dalam syarat pengajuan bakal calon legislatif (bacaleg) disebutkan mantan terpidana korupsi tidak boleh, namun masih ada saja yang mengajukan. Seperti di Kabupaten Jembrana, salah seorang bacaleg yang diketahui mantan terpidana korupsi ikut masuk dalam nama bacaleg yang didaftarkan. Bacaleg yang didaftarkan melalui Partai Persatuan Indonesia (Perindo) itu adalah Ketut Sukadana di Dapil Jembrana 2 (Melaya). Sukadana yang merupakan mantan Perbekel Desa Manistutu ini tercatat diajukan menjadi bacaleg. Tetapi dari berkas yang diajukan ada beberapa berkas yang belum lengkap di antaranya Surat Keterangan dari Pengadilan Negeri. Dari informasi, Sukadana pernah menjalani hukuman karena kasus korupsi prona. Kasus ini diselidiki Polres Jembrana tahun 2015 lalu. Dari putusan Pengadilan Negeri Denpasar nomor 19/ Pid.Sus.TPK/ 2016/PN.Dps tahun 2016, yang bersangkutan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Atas perbuatan-
lantai yang terbuat dari kayu itu diganti. Selain itu di bagian kanan kiri jembatan juga dipasangi jaring pengaman. Rusaknya lantai kayu itu kemungkinan karena tidak kuat dan kurang tahan dengan cuaca, sehingga mudah keropos. Dengan kondisi itu, warga yang mengendarai sepeda motor harus ekstra hati-hati melintasi jembatan tersebut. ‘’Khawatir juga karena yang dilintasi bolong. Padahal kawasan wisata alam di sini bagus. Aliran sungai bersih dan akses
tan sebagai warga negara memiliki hak konstitusional dipilih dan memilih seperti yang diamanatkan dalam undang-undang. ‘’Semua punya kesalahan, kami dari partai membimbing dan memberikan kesempatan memperbaiki kesalahannya. Kita rangkul, tidak justru mematahkan semangat mereka, sehingga bisa berguna bagi masyarakat,’’ tandas Eka yang mendaftar ke DPRD Provinsi Bali ini. Kedua, alasan memberikan kesempatan karena Peraturan KPU (PKPU) sering berubah-ubah. Sementara itu, Sukadana sudah sejak awal bergabung dengan Perindo Jembrana sebelum aturan itu final dari Kemenkum HAM. Diakuinya ada beberapa persyaratan juga yang belum dilengkapi di antaranya tes psikologi dan pernah mempublikasikan di media massa yang bersangkutan mengakui mantan terpidana. ‘’Syarat itu sudah dilengkapi, tadi sudah tes psikologi dan tinggal menunggu hasilnya,’’ tambahnya. Tetapi, Eka mengatakan apa pun keputusan dari KPU, pihaknya tetap menghormati. (kmb26)
pembangunan kampus bernilai puluhan miliar rupiah itu dilakukan untuk memastikan hasil pengerjaan kontraktor sebelumnya yang putus kontrak. Dengan demikian, ada kepastian nilai yang dikerjakan dan sisanya untuk dilanjutkan kontraktor kedua. Tersendatnya pembangunan ini praktis menghambat proses belajar mengajar para taruna yang sudah mendaftar dan direncanakan akan menjalani pendidikan di kampus tersebut. Karena belum selesai, maka taruna Politeknik KP Jembrana ini terpaksa me-
numpang belajar di sekolah tinggi sejenis di Jawa Timur. Dengan adanya kampus Politeknik Bidang Kelautan dan Perikanan ini, maka menambah sekolah tinggi di ujung Bali Barat. Anggaran sudah disediakan dari pemerintah pusat (APBN) 2017 lalu dengan pagu anggaran Rp 54 miliar lebih. Namun dalam tender, dimenangkan oleh PT Sartonia Agung dengan harga terkoreksi Rp 44,3 miliar. Rencananya di areal kampus ini dilengkapi dengan gedung rektorat, asrama taruna serta sarana prasarana
lainnya. Seperti lapangan umum yang sudah rampung lebih dulu. Perlu diketahui, dalam proses pembangunan kampus ini sempat terjadi pemutusan kontrak dengan rekanan pertama. Sebab, waktu pelaksanaan yang diberikan untuk rekanan, yakni 94 (hari kalender) tidak tercapai. Bahkan sempat diberikan perpanjangan waktu hingga tiga bulan, namun juga tidak terpenuhi. Proyek ini juga sempat diwarnai aksi demo dari pekerja yang menuntut upahnya supaya dibayar oleh rekanan. (kmb26)
Bali Post/olo
KAMPUS – Proyek pembangunan kampus Politeknik KP di Pengambengan yang sudah mandek sejak tiga bulan terakhir.
TMMD di Delodberawah
Ribuan Warga dan TNI Gelar Jalan Santai
Negara (Bali Post) Ribuan warga Desa Delodberawah, Kecamatan Mendoyo, Jembrana bersama TNI, Rabu (18/7) kemarin menggelar jalan santai dalam rangka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102. Jalan santai ini menempuh jarak 3 kilometer. Kegiatan ini dilepas Perbekel Delodbrawah I Made Retana dan Wadan Satgas TMMD yang juga Kasdim Jembrana Mayor Inf. Ngakan Made Marjana. Mayor Marjana mengatakan jalan santai ini dalam rangka kegiatan nonfisik TMMD. Kegiatan ini mengambil start di Lapangan Desa Delodbrawah dan melewati jalan pedesaan dengan jarak sekitar 3 kilometer. Kemudian finis di Lapangan Desa Delodberawah. Setelah pelaksanaan jalan santai dilanjutkan pengundian kupon berhadiah. Beragam hadiah diberikan kepada peserta yang membawa kupon undian. Hadiah yang disediakan panitia di antaranya 3 buah sepeda gayung, 5 kompor gas, 15 kipas angin, 30 tas sekolah dan 50 lusin buku tulis. Menurut Mayor Marjana, kegiatan yang diprakarsai TNI ini merupakan ajang silaturahmi
dan bertujuan untuk mendekatkan TNI dengan masyarakat. Selama pelaksanaan TMMD, katanya, warga dan TNI bersamasama dalam rangka membangun infrastruktur Desa Delodberawah. Diharapkan melalui kegiatan ini menjadikan silaturahmi yang kuat TNI bersama rakyat untuk membangun sinergi yang baik. Sementara itu, Perbekel Delodberawah I Made Rentana menam-
bahkan, kegiatan seperti itu harus rutin dilaksanakan guna terjalinnya hubungan yang harmonis antara masyarakat dengan TNI sesuai dengan tema yang diangkat. Ia juga berharap silaturahmi dan semangat yang terjalin ini dapat terus dipertahankan. ‘’Bersama rakyat TNI kuat, hebat dan profesional, siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat,mandiri dan berkepribadian,’’ katanya. (kmb)
Bali Post/kmb
JALAN SANTAI - Ribuan warga dan TNI saat mengikuti jalan santai dalam rangka kegiatan nonfisik TMMD ke-102 di Delodberawah.
Kamis Kliwon, 19 Juli 2018
KARANGASEM
11
Di Lahan Tandus Kubu
Petani Mulai Kembangkan Semangka Amlapura (Bali Post) Kecamatan Kubu tetap saja belum bisa melepaskan diri dari predikat daerah yang disangga lahan tandus. Situasi demikian membuat warga setempat memang relatif sulit mengembangkan pertanian dengan baik. Namun bukan tidak bisa. Paling tidak sterotif seperti itu dipatahkan oleh petani kreatif Gede Jaya. Salah satu petani yang sangat ulet itu justru mampu mengembangkan semangka di tanah kering seperti di Kubu. Fakta ini diungkapkan Ketua Perhimpunan Penyuluh Pertanian Karangasem Nengah Rundung Mertayasa saat ditemui di kota Amlapura, Rabu (18/7) kemarin. Dikembangkannya budi daya semangka di Kubu, kata Rundung Mertayasa, berawal dari dorongan Dinas Pertanian Karangasem. Tidak hanya semangka yang ditanam tetapi juga melon. Malah demplot penanaman semangka di lahan kering itu sudah dilakukan sejak dua tahun lalu di Kubu. Setelah demo itu kemudian ditindaklanjuti oleh petani setempat. Rundung yang berasal dari Desa Culik itu mengatakan, penanaman semangka dan melon itu dilakukan di Banjar Muntig Tulamben oleh petani ulet I Gede Jaya. Petani di Gede Jaya sepulangnya dari Timtim itu adalah petani yang tekun melakukan terobosan-terobosan. Kata Rundung, meski wilayah Desa Culik, ini bukan berada di lahan basah lantaran sedikit turun hujan, tetapi Gede Jaya tetap mampu bercocok tanam semangka dengan baik. Caranya buah yang ditanam itu selalu disiram. Dia menggunakan air dari sumber air yang berasal dari sumur bor. Rundung yang juga Koordinator Penyuluh Pertanian UPTD Kecamatan Kubu itu menambahkan, semula Jaya mengembangkan beberapa are komoditas semangka dan melon. Karena hasilnya bagus, dan rasa melon lahan kering itu juga enak, akhirnya dia mengembangkan di atas lahan berhektar-hektar. Hasil panennya dijual di pasar, selain ke swalayan. “Ini hasil yang luar biasa,” katanya. Kabid Hortikultura Dinas Pertanian Karangasem menyampaikan para petani di Kubu, khususnya daerah Tulamben memang sedang mencoba komoditas baru. Mereka memanfaatkan sumber air dari sumur bor yang ada di sekitarnya. Dinas Pertanian selalu mendukung upaya pengembangan komoditas ini oleh petani setempat. (kmb31)
Bali Post/kmb
DITUTUP DUA HARI - Dermaga penyeberangan rakyat Padangbai ditutup dua hari khusus untuk aktivitas fast boat ke Gili Trawangan.
Berpotensi Cuaca Buruk di Selat Lombok
Penyeberangan ke Gili Trawangan Ditutup Dua Hari Amlapura (Bali Post) -
Pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Padangbai memutuskan menghentikan aktivitas penyeberangan fast boat menuju Pulau Gili Trawangan, Lombok Utara. Penghentian aktivitas penyeberangan pariwisata itu akan diberlakukan selama dua hari mulai Kamis (19/7) ini sampai Jumat (20/7) besok. Potensi terjadinya cuaca buruk di Selat Lombok itu menjadi alasan utama penghentian tersebut. ‘’Penghentian itu bersifat sementara, mengikuti rekomendasi yang kita terima dari BMKG Denpasar,’’ ungkap KSOP Pelabuhan Padangbai I Made Sudarma, Rabu (18/7) kemarin. Berdasarkan prakiraan
cuaca yang diterima dari BMKB, selama dua hari tersebut, kecepatan angin di Selat Lombok diperkirakan mencapai 20 knot. Kondisi cuaca seperti itu berpotensi memicu gelombang tinggi. ‘’Penghentian aktivitas penyeberangan
itu otomatis diikuti penutupan dermaga rakyat. Penutupan itu dilakukan demi tujuan keamanan dan juga keselamatan pelayaran,’’ jelas Sudarma. Meski rekomendasi penghentian aktivitas penyeberan-
gan baru belaku mulai hari ini, pihak otoritas Pelabuhan Padangbai sudah melakukan langkah antisipasi sejak awal. Kemarin, keberangkatan dari dermaga rakyat Padangbai itu hanya dilakukan pagi hari. Sedangkan aktivitas penyeberangan siang harinya dihentikan. Selain berkoordinasi dengan BMKG, otoritas pelabuhan juga minta setiap awak fast boat itu memantau terus kondisi cuaca terkini. ‘’Yang berangkat pagi kemarin, kita
minta memvideokan kondisi di tengah perairan,’’ katanya. Sampai siang kemarin, kondisi perairan Selat Lombok, kata Sudarma, relatif tenang. Namun, pihaknya tidak mau ambil risiko dan tetap akan melaksanakan rekomendasi BMKG. Untuk sementara penutupan aktivitas penyeberangan itu hanya berlaku untuk fast boat. Sedangkan penyeberangan feri Padangbai-Lembar, Lombok, tetap dibuka seperti biasanya. (kmb)
Dewan Keluhkan Manajemen Pengelolaan SD di Manggis Manajemen pengelolaan SD relatif memprihatinkan di Kecamatan Manggis. Seperti permasalahan yang terjadi di Manggis mulai dari sekolah yang tanpa kepala sekolah hingga sebaran gurunya yang tidak merata. Melihat situasi seperti itu, pihak dewan meminta Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem melakukan langkah-langkah efektif terkait solusi yang akan diberikan. Bagaimanakah upaya dewan dalam usaha mencari solusi untuk memecahkan persoalan yang relatif krusial itu? ANGGOTA DPRD Karangasem Dapil Manggis Nyoman Sumadi mengatakan hal itu, Rabu (18/7) kemarin. Sesungguhnya permasalahan itu sudah dilihat sejak lama, sehingga pihaknya yang ber-
tugas di Komisi IV memanggil pejabat terkait di Disdikpora untuk mengikuti rapat kerja. Sayangnya, pihak Disdikpora Karangasem tidak hadir dalam agenda tersebut yang dijadwalkan Selasa (17/7) lalu.
‘’Kami ingin duduk bersama, bicara banyak hal tentang pendidikan. Mulai dari pemerataan pendidikan dan keluh kesah para guru di banyak SD, khususnya di dapil saya Kecamatan Manggis,’’ kata politisi Golkar ini. Sumadi melihat persoalan pemerataan guru sudah amat mengkhawatirkan. Soal pemerataan guru, kata Sumadi, ada satu SD gurunya sudah uzur semua atau sudah menjelang pensiun. Seperti di SDN 4 Manggis. Ada pula di satu SD, guru-gurunya perempuan semua seperti di SDN 1 Pasedahan. Bahkan,
ada pula SD yang belum ada kepala sekolahnya. ‘’Ada posisi kepala sekolah yang belum terisi seperti SD di Gegelang. Memasuki tahun ajaran baru ini, seharusnya sudah terisi,’’ sorot Sumadi. Bukan saja masalah pendidikan dasar formal. Juga ada keluhan di sektor informal. Sumadi menyebut keluhan beasiswa siswa kejar paket. Sampai siswanya tamat, beasiswanya justru belum kunjung cair. Ada pula honor petugas yayasan, yang seharusnya dibayarkan sebagai uang transpor, juga tak ada realisasinya. ‘’Melihat ban-
yak masalah ini, kami ingin koordinasi, kenapa bisa terjadi hal seperti itu. Sayang, rapat kerjanya batal, karena pihak eksekutif memilih tidak hadir,’’ katanya. Ketua Komisi IV Komang Musna Antara menambahkan, selain persoalan yang dipaparkan Sumadi, ada pula aspirasi warga Desa Bugbug, soal usulan rencana regrouping SDN 5 Bugbug, yang belum juga disikapi eksekutif. Aspirasi ini harus mendapat jawaban, karena dari pihak Bugbug, baik desa adat maupun desa dinas, sudah satu suara lengkap dengan dukungan lampi-
ran tanda tangan semua tokoh, agar proses regrouping ini bisa segera dilakukan. ‘’Kami melihat usulan regrouping ini harus segera disikapi. Situasi yang terjadi sekarang pun memungkinkan untuk meregrouping-nya. Siswa sudah semakin sedikit sehingga tidak memenuhi standar ideal rombel. Bahkan, pihak desa juga siap memfasilitasi kepindahan siswa ke sekolah baru. Kami ingin juga membicarakan hal itu,’’ tegasnya. Selain itu, kata Musna, juga ada persoalan aset di bidang pendidikan, sebagai tindak lanjut catatan turun-
nya predikat WTP bagi Karangasem. Musna mengatakan banyak aset di bidang pendidikan masih rancu. Tidak hanya aset sekolah, tetapi juga aset Pemkab Karangasem secara menyeluruh. Sehingga Komisi IV perlu juga memanggil Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Akan tetapi, BPKAD juga memilih tak hadir. Kepala Disdikpora Karangasem I Gusti Ngurah Kartika yang dihubungi wartawan terkait permasalahan ini, belum bisa memberikan penjelasan. ‘’Saya masih rapat,’’ ujarnya. (gik)
KLUNGKUNG
12 Peringatan Hari Koperasi
Bupati Suwirta Dorong Bisa Terlibat Tingkatkan Perekonomian
MEMPERINGATI Hari Koperasi ke-71, di Kabupaten Klungkung digelar seminar, Rabu (18/7) kemarin. Pada kesempatan tersebut, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mendorong koperasi yang sebagain besar bergerak di sektor simpan-pinjam dapat berkontribusi dalam peningkatan perekonomian masyarakat. ‘’Koperasi bergerak dalam mendukung perekonomian masyarakat. Ini muaranya pada kesejahteraan,’’ ungkapnya. Ia yang sempat berkecimpung mengelola Koperasi Pasar Srinadi menyebutkan dalam persaingan di zaman modern, pengelolaan koperasi yang mengusung konsep dari, oleh dan untuk anggota harus diimbangi dengan inovasi dan teknologi yang ada saat ini. Koperasi harus berani melakukan beberapa hal di
antaranya menurunkan suku bunga dan menjual barang dengan harga murah atau dengan harga standarnya, dengan tetap menggunakan Konsep Break Event Point, karena salah satu tujuan dari koperasi antara lain menekan inflasi daerah dan lainnya.
‘’Inovasi itu penting pada koperasi. Harus bisa menyesuaikan dengan kondisi,’’ tegasnya. Menggeliatkan koperasi, pemkab telah menggulirkan penyertaan modal dengan jumlah bervariasi. Hal ini pun dilakukan secara berkelanjutan. Koperasi yang
Penutupan MPLS
membutuhkan juga diminta untuk mengajukan. Itu nantinya akan diverifikasi terlebih dahulu, menyesuaikan dengan persyaratan. ‘’Penyertaan modal sudah ada,’’ katanya. Terkait peningkatan kualitas juga, Dekopinda Klungkung diminta untuk menggelar pelatihan-pelatihan mengenai yang diikuti generasi muda. Pada seminar yang mengusung tema ‘’Membangun Bisnis Sosial melalui Kewira-Koperasian’’ menghadirkan narasumber Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung, Cokorda Oka Adnyana. Turut hadir pula Ketua Dekopinda Klungkung Ngakan Made Nata, pengurus, manajer, karyawan koperasi dan UMKM di Kabupaten Klungkung. (ad982)
SMAPSA Klungkung Gaungkan Tri Hita Karana MASA Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA Pariwisata Saraswati (SMAPSA) Klungkung telah ditutup, Rabu (18/7) kemarin. Acara ini berlangsung di Wantilan Pura Watu Klotok, Desa Tojan, Kecamatan Klungkung, diisi aksi bersih-bersih dan persembahyangan. Ini juga sebagai bentuk implementasi Tri Hita Karana. Kegiatan tersebut tak sebatas diikuti siswa baru, tetapi juga kelas XI dan seluruh tenaga pendidik. Mengenakan pakaian adat madya, melakukan aksi bersih-bersih di areal pura, mulai dari parkir, wantilan dan pantai di sekitarnya. Kasek setempat, I Gusti Made Suberata, mengatakan penutupan kegiatan dengan kemasan seperti itu sudah menjadi rutinitas setiap tahun. Hanya lokasinya berbeda-beda. “Untuk tempatnya bergiliran setiap tahun. Ada Pura Goa Lawah, Kentel Gumi, dan Watu Klotok. Kegiatannya sama. Ada aksi bersih-bersih dan persembahyangan. Ini sebagai penerapan konsep Tri Hita Karana,” katanya. Disampaikan lebih lanjut,
Bali Post/ist
MPLS - Penutupan MPLS SMAPSA Klungkung diisi bersih-bersh di areal Pura Watu Klotok, Desa Tojan, Klungkung, Rabu (18/7) kemarin. dalam MPLS yang berlangsung sejak 16 Juli, pihaknya menegaskan tidak ada aksi perpeloncoan. Peserta fokus diberikan pendidikan karakter maupun informasi seputaran sekolah, baik pola pembelajaran sampai capaian dalam beberapa tahun. “Sebagai lembaga pendidikan, pembentu-
kan siswa berkarakter menjadi fokus kami,” tegasnya. Sesuai kalender pendidikan, kegiatan tahunan ini dilaksanakan pada 9 sampai 12 Juli. Namun diundur karena ada pertimbangan. “Tetapi sekolah sudah melakukan persiapan. Saat itu diisi pra-MPLS. Saat waktu jeda juga, ada lomba
story telling, literasi, tari kreasi dan lainnya. Sifatnya edukatif,” jelas Suberata. Dikatakan pula, pada tahun ajaran 2018/2019, sekolahnya hanya mampu menampung 428 siswa baru yang tak hanya berasal dari wilayah Klungkung, namun juga Karangasem. Jumlah tersebut separuh dari jumlah pendaftar. “Kami terbentur kapasitas ruangan. Jadinya banyak yang belum bisa bergabung,” ungkapnya. Meningkatnya ketertarikan lulusan SMP untuk melanjutkan pendidikan di sekolahnya diyakini bukan hanya karena adanya pendidikan plus, berupa pariwisata. Tetapi juga adanya peningkatan kualitas tenaga pendidik maupun sarana-prasarana. Sementara itu, Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Klungkung I Nyoman Ratmaja yang juga hadir mengatakan, pelaksanaan MPLS telah sesuai dengan aturan. Hal tersebut sangat diapresiasi. “Arahannya lebih banyak memberikan pendidikan karakter. Untuk di Klungkung berjalan baik. Tidak ada persoalan,” imbuhnya. (ad983)
Kamis Kliwon, 19 Juli 2018
Kisruh Pencalegan PDI-P
Pengurus PAC Banjarangkan dan Ranting Mundur
Semarapura (Bali Post) -
Suhu politik di tubuh PDI-P Klungkung jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 bergejolak. Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Banjarangkan mengundurkan diri. Itu juga diikuti sembilan dari tiga belas ranting. Langkah tersebut dipicu ketidakpuasan terhadap proses pencalegan. Berdasarkan informasi, Rabu (18/7) kemarin, pengunduran diri tersebut juga dilakukan Ketua PAC, Ngakan Nyoman Kencana. Terjadi setelah adanya pertemuan bersama pengurus dan ranting, Selasa (17/7). Langkah tersebut juga diikuti ranting Desa Timuhun, Tohpati, Bumbungan, Tusan, Bakas, Tihingan, Getakan, Banjarangkan, dan Nyangelan. Ngakan Kencana mengatakan, sikapnya itu tak lepas dari ketidakpuasan terhadap pencalegan yang dinilai tidak berjalan sesuai mekanisme. Seperti halnya dirinya, yang telah lama bergabung dalam struktur justru terpental. Padahal namanya telah diusulkan DPC. Khu-
sus di Banjarangkan, sederet nama yang disetorkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung justru nama-nama baru. “Saya tidak lolos,” ungkapnya. Ketidakpuasannya juga muncul karena adanya calon “selundupan”. Sejatinya itu masuk daftar pemilih Kecamatan Dawan. Hal demikian sangat disayangkan dan semakin membulatkan sikapnya untuk mengundurkan diri. Politikus asal Desa Tusan Kecamatan Banjarangkan ini menyatakan selama ini pengurus PAC sudah bekerja totalitas untuk partai. Ketua DPC PDI-P Klungkung Anak Agung Gede Anom mengaku belum mengetahui informasi tersebut. “Belum dapat dengar gitu-gitu tiang.
Kalau memang iya, ya kita sikapi,” ungkapnya. Meski demikian, dijelaskan, nama Ngakan Kencana sudah diusulkan ke DPD dan berlanjut ke DPP. “Kami sudah masukkan namanya. Rekomendasi dari DPP, tidak ada. Mungkin ada beberapa pertimbangan. Itu keputusan DPP,” katanya. Jika pengunduran diri itu benar adanya, tentu partai akan mengambil langkah lanjutan. “Kalau ada mundur, ganti, ganti, ganti. Kan begitu. Kan banyak juga orang yang ngantre ingin berpartai,” ungkapnya. Mantan Ketua DPRD Klungkung ini mengatakan akan tetap menunggu informasi resmi soal ini. “Ya, kami tunggu info resminya,” imbuhnya. (kmb45)
Parpol Pendatang Baru di Pileg 2018
Percaya Diri Rebut Satu Fraksi Semarapura (Bali Post) Pendaftaran bakal pasangan calon legislatif (bacaleg) Klungkung sudah berakhir. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung pun tengah melakukan verifikasi berkas. Pada hajatan politik lima tahunan itu, sederet partai pendatang baru ikut meramaikan pertarungan. Bahkan, rasa percaya dirinya dalam merebut kursi satu fraksi sangat tinggi. Mengklaim tidak lesu darah menghadapi partai besar yang sudah lama menjadi ‘’penguasa’’ di kancah perpolitikan. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) masuk sebagai pendatang baru. Dalam pesta demokrasi, baru turut meramaikan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2018. Di Klungkung, dukungannya jatuh pada paslon I Nyoman Suwirta - I Made
Kasta (Suwasta). Pada pendaftaran pileg, bakal calon yang didaftarkan ke KPU Klungkung telah mewakili seluruh dapil, yakni Banjarangkan, Klungkung, Dawan dan Nusa Penida. Ketua DPD PSI Klungkung I Wayan Topik Nusa Putra menegaskan, nama-nama itu telah dipilih secara selektif. Dibantah ada kesan asal comot untuk memenuhi kuota saja. Pendaftaran calon juga telah diikuti partai massa besar, seperti PDI-P, Golkar dan Gerindra. Bahkan sejumlah nama yang disetorkan merupakan incumbent. Hal tersebut, menurut politikus asal Nusa Lembongan Kecamatan Nusa Penida ini, tak menjadi penghalang untuk menggalang suara. “Kami tak muluk-muluk, optimis satu fraksi ramping,’’ tegasnya. Menjawab hal tersebut, par-
tai dengan Ketua Umum Grace Natalie ini telah mempersiapkan strategi. Kaum milenial menjadi sasarannya untuk digarap. Didukung dengan komitmen dalam menyampaikan aspirasi masyarakat ke pemerintah. Tak jauh berbeda dengan yang diungkapkan Sekretaris DPC Partai Garuda Klungkung I Putu Gede Darma Yudha. Pada kontestasi politik ini, ia juga optimis bisa merebut kursi satu fraksi. Ketua DPD Perindo Klungkung I Nengah Suwitra juga memiliki keyakinan sama. Diyakini pula, langkahnya dalam pilkada serentak yang mengusung paslon Suwasta akan memberikan fibrasi positif untuk partainya dalam mendulang suara. Belum lagi pengenalan program ke masyarakat sudah dilakuka (kmb45)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Kamis Kliwon, 19 Juli 2018
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
GarmenCr Tkg. Cheking & Packing Hub. 081999677757 / (0361) 8446530
LOWONGAN Dibutuhkan Karyawan Hub.0817562877
B.BP.001.07.18.0000629
Medical Representative-S1-4JT L/P,CV:kantorbali77@gmail.com
B.BP.001.07.18.0000836
Urgent Staf Operasional u/Legal Service Min:SMU,Email: erlina.bcentrum@gmail.com
B.BP.001.07.18.0000875
Sales / Marketing,(produk makanan),pengalaman,lmrn ke: info@tsbali.com
B.BP.004.07.18.0000960
Dcr Karyawan utk Showroom Mobil di Panjer H.081999346883
B.BP.004.07.18.0000906
Staf Produksi (Tabanan):Lulusan Teknologi Informatika,Menguasa Program Komputer,Pengalaman, Hub.Dewi 081236222509
B.BP.001.07.18.0000985
Bth Adm Min SMA Jur.B.Inggris /Math utk Bimbel 08179791223 B.BP.001.07.18.0000963
B.BP.004.07.18.0000965
Dcr Sgr S1 Teknik Sipil.Email Lam ke:balienergyc@gmail.com
Villa in Seminyak Look Security CV:Jl.Gatsu I/XVII No.12
B.BP.164.07.18.0000919
B.BP.001.07.18.0000972
Villa in Seminyak-Canggu,Look for GRO,FO(DW),Therapist,FB Service.CV:bali_sky@yahoo.com
Administrasi penjualan (Tabanan),lulusan akuntansi pengalaman,bisa komputer Hub.Dewi 081236222509 B.BP.004.07.18.0000905
BPR.SEN butuh AO,Kabag Kredit, Kabag Oprasional, Admin (Wnt) Max 35th Hub:423974, Jl.Thamrin 23 B.BP.001.07.18.0000877
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel PkebunanResto Pasti Brangkat.Line WA 081375409869 & 087754689692 B.BP.004.07.18.0000837
Bth Sgr Penjahit Fas:Tj Mkn Trsnpot,Khdrn Info:0361-736309 B.BP.004.07.18.0000968
Cari: Receptionist bisa Bhs Inggris & Delivery makanan Tlp..08124630812 B.BP.004.07.18.0000751
Dbutuhkan Business Development F/M,FG/Experience. CV : dwi.ulandari@murni.co.id B.BP.001.07.18.0000946
BIRO JASA
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Satpam/waker untuk tugas di wilayah Kuta. Lamaran ke email:coffeebali18@gmail.com
DIKONTRAKAN USAHA Over Kontrak Per 1 Sept 18 4Units Ruko di Sanur(5.30x15M) 100M Utara KFC.Harga Nego Contak:081337311295 Gustu
G.04
Tenaga CS laki untuk tamatan SMP. Lam. ke Warung 63, Jl. Veteran, E:coffeebali18@gmail.com
B.BP.001.07.18.0000943
Over Kontrak Per 1 Sept 18 2 Units Ruko Jl Mertanadi Kuta dekat Toko Papaya (4.40x15M)Hrg Nego.Contak:081337311295Gustu
G.05
Sopir SIM B1 untuk truk angkut air, tinggal wilayah Tabanan. Lam. E: coffeebali18@gmail.com G.06
B.BP.001.07.18.0000944
Sopir SIM A untuk sopir Canvas air minum domisili Tabanan/Dps. Lam.E:coffeebali18@gmail.com
DISEWAKAN GEDUNG Dikontrakan Gedung+Gudang Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan LT / LB 3500 / 3900m2,08123812222
G.07
Dcr tenaga S1 Akuntansi, blm kawin, umur maks.25thn. Lam ke Kop.Krama Bali, Jl.Kepundung No.61A Dps atau email:kkb_pusat@yahoo.com
B.BP.153.07.18.0000969
RUPA-RUPA Badut,MC,Sulap,Dekorasi Balon, Games,MurahKeren,081338544255
G.13
B.BP.001.07.18.0000971
Dcr Krywan Sopir&Tng.Serabutan Hub. Oka Teknik HP. 085100404827 B.BP.001.07.18.0000938
Dcr Sopir Berpenglmn,Bs Matic& Manual,Punya SIM B1,KTP Bali, Rapi,Lamaran Langsung ke Yamaha Hasanudin 74-78 Dps B.BP.001.07.18.0000955
Dcr Tmt SMK Akunt Sbg Staf Keu Tmt S1 / SMK Sipil Sbg GS,SM,LOG Plaksana&Admin.HB:PT Adi Murti Plawa 37 DPS / 224109 / 08113975654 B.BP.001.07.18.0000890
Dcr Sopir Pribadi Tdr Dlm bs Matic Bujang H.081999660972 B.BP.001.07.18.0000947
Dcr Pembantu Tggl dlm Gj 1,7Jt +300Rb S.Siur Kuta 08123932035 B.BP.154.07.18.0000984
Dicari Sales & Admin By Email:chandra.silvy@gmail.com B.BP.001.07.18.0000951
DIJUAL MOBIL
ELEKTRONIK
FOTOCOPY
DIJUAL RUMAH
Informasi pasang iklan Telepon
Dibthkn 5 Org Markting keToko2 BangunanAreaDPS,L/PMinSLTA Max26Th,5 Org Sopir SIM B1 Min SMP.Lam : Jl Suwung Batan Kendal 33DPS.HP:08164722107/P.Komang B.BP.001.07.18.0000954
Dicari PRT Makan tidur dalam, Gaj 2Jt Hub.087861633886 B.BP.001.07.18.0000970
Dicari Pembantu Wanita Part Time Jam 10 s/d Jam 4 Kerja di Villa Seminyak Jl.Drupadi, Gaji Menarik Hub.08970929813 B.BP.004.07.18.0000829
Dicari Sopir,Penjahit,Tk Patrun Serabutan Hub:082237777767 B.BP.004.07.18.0000687
Distributor Bth Tng Admin Wanita (SMK / Keatas, Max 25Th)Penghsl Menarik,Intev Lsg di Jln.Hayam Wuruk 72A (Sblh Waja Motor)
Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar G.01
Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar G.02
Koperasi Wanita Raka Dewi Bali Membthkn:1)Manager:S1, pglm 2th dibdngnya, L/P max.45th; 2)Kasir:S1/sdrjt,wnt,max.30th; 3)Admin:S1/sdrjt,bisa Bhs Inggris/ Mandarin wnt, max.27th; 4)Accounting:S1 brpnglm 2 th dibidngnya, max.35 th.Krm CV: ketua@rakadewibali.com/ WA: 081353976118/Hub. lebih lanjut: www.rakadewibali.com
B.BP.001.07.18.0000835
G.03
SERVICE
SERVICE
SERVICE
BENGKEL LAS
B.BP.001.07.18.0000871
DIJUAL MOBIL
Cuci Gudang Alat Fitnes Second Hub.08123634805/082131234798
DAIHATSU
B.BP.001.07.18.0000898
BU!Taruna Oxxy FGX’05 As DK Mrh Silver Istw MlkPri/08123992370
Dbeli Koran bekas kondisi baik Hrg 5000/Kg Hub:087734000484
B.BP.001.07.18.0000956
B.BP.001.07.18.0000945
NISSAN
Nissan XTrail 2010 2.5 Xtronic -CVT. Hub: 08123989518 B.BP.001.07.18.0000840
XTrail 2015,W-Putih Sgt Mulus KM 27Rb,Minat Hub.0816580448 B.BP.004.07.18.0000961 TOYOTA
Jual Innova V’13 Matic Silver Hub:Lina 085738037376 B.BP.001.07.18.0000949
KEHILANGAN DIJUAL TANAH Dijual Kav Kemenuh Gnyr DP 10% Bunga Krd 0.9% Perbln Hub:081338183031/081805374433
B.BP.004.07.18.0000129
Tanah Nempil,Jl.Besakih Pondok Citra Pemogan Dps,08123871809
B.BP.001.07.18.0000043
Tnh 10Are Alila Pecatu,5A Sabe GYR Bs OverKredit / 085238316633
B.BP.001.07.18.0000896
DISEWAKAN RUMAH Dikontrkn Rmh 1LT,3KT Jl Tukad Badung XVIIA / 9A H: 081236713745 B.BP.001.07.18.00009427
BANGUNAN Jasa Service Bngnan,Anti Bocor Cat,Politur,dll H.087862222586
B.BP.001.07.18.0000902
BPKBNo.026194/BLDK-1016-K An PemkabGianyar HP.081338761233 B.BP.001.07.18.0000941
HilangBKPBNo.K05419449-ODK 5662 BO An.Putu Sudewi Arsini B.BP.001.07.18.0000952
Hlg BPKB Mtr DK 6692 GF No BPK B1614387-OANWayanSukanatha B.BP.167.07.18.0000966
Hlg Bk KIR DK 8212 ED Uji Kir NGA01709 AN: Pt Indah Permana S B.BP.167.07.18.0000967
Hlg IMB No.1912/BPPT/IMB/2015 Tgl 30-10-2015 An.Jonie R.Noor B.BP.001.07.18.000095
BANGLI
14
Kamis Kliwon, 19 Juli 2018
Jadi Duta LLS Provinsi Bali, SMPN 1 Bangli Dinilai Tim Pusat SEBAGAI duta Provinsi Bali dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Nasional, SMPN 1 Bangli, Rabu (18/7) kemarin dinilai oleh tim pusat. Kedatangan tim penilai yang diketuai dr. Christina Manurung, M.Km. di Kabupaten Bangli, disambut langsung oleh Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H., M.Hum., M.Kn., Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, S.E., Sekda Bangli Ir. I.B. Gde Giri Putra, M.M., pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan keluarga besar SMPN 1 Bangli. Bupati Bangli I Made Gianyar pada kesempatan itu mengatakan, kesehatan merupakan fondasi utama dalam hidup. Tanpa kesehatan, hidup tidak akan berarti. Segala yang dimiliki akan habis, jika tidak bisa mengelola kesehatan dengan baik. Oleh karenanya, Bu-
pati Made Gianyar mengajak semua pihak untuk mengelola kesehatannya dengan baik, untuk menjadikan hidup lebih berkualitas. Terkait dengan LSS ini, Bupati Made Gianyar mengaku bangga, karena SMPN 1 Bangli bisa menjadi yang terbaik dalam LSS di tingkat provinsi, sehingga berhak mewakili Provinsi Bali dalam lomba LSS di tingkat Nasional. Menurutnya, sehat itu penting, pintar itu penting, namun juara juga tidak kalah penting. Karena untuk menunjukkan kepintaran seseorang, ditentukan oleh juara. Demikian juga pelaksanaan LSS ini, bagus tidaknya akan diukur dengan juara. Sehingga selain kesehatan warga sekolah, harapan kita mengikuti lomba ini adalah juara. “Sehat dan juara adalah tujuan kita. Mudah-mudahan semua
yang sudah kita lakukan di Bangli, bisa memenuhi syarat untuk menjadi yang terbaik di tingkat nasional,” harapnya. Sementara itu, Ketua Tim Penilai Christina Manurung mengatakan, meskipun sudah ada sejak tahun 1956, namun dari laporan pelaksanaannya, masih banyak sekolah yang belum mengimplementasikan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dengan baik. Oleh karenanya, lomba ini merupakan salah satu upaya untuk merangsang dan memotivasi sekolah maupun tim pembina, untuk lebih menggiatkan program UKS di masing-masing daerah. Menurutnya, lomba LSS ini dibagi menjadi dua kategori. Pertama kategori Best Performance (performa terbaik) dan Best Achievement (pencapaian terbaik). Jelas
dia, pembagian kategori ini dimaksudkan untuk mengakomodir sekolah-sekolah yang ada di perkotaan dan di perdesaan. Sehingga semuanya memiliki peluang untuk mengikuti lomba dan semua berpeluang untuk menjadi yang terbaik. Melalui kegiatan ini, Christina Manurung menyampaikan harapannya, agar tim pembina UKS di semua level, bisa melahirkan program-program UKS yang inovatif dan produktif sesuai dengan karakteristik daerah masing-masing. “Melalui kegiatan ini, kita ingin ada inovasi atau ideide yang keluar, baik dari guru maupun peserta didik, agar bisa mengembangkan sekolah yang sehat dan memberikan dukungan untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat bagi semua warga sekolah,” pungkasnya. (ad975)
TIM - Bupati Bangli I Made Gianyar bersama Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat menyambut kedatangan Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat tingkat Nasional di SMPN 1 Bangli, Rabu (18/7) kemarin.
15
Kamis Kliwon, 19 Juli 2018
Harus Disiapkan Solusi Masalah Ojol Jakarta (Bali Post) Founding and CEO The Ary Suta Center (ASC) I Putu Gede Ary Suta mengakui bisnis transportasi online telah mengubah semua model bisnis dan praktik yang terjadi. Sayangnya, transportasi berbasis online atau kerap disebut Ojek Online (Ojol) belum didukung ketentuan perundangan yang memadai, sehngga acapkali terjadi benturan di masyarakat. ‘’Transportaasi online sampai hari ini masih menyisakan isu-isu yang belum bisa dipecahkan. Pemerintah masih dituntut untuk bisa melindungi masyarakat terhadap perubahan terkait sektor tersebut. Dalam hal ini, yang memberikan jasa tidak boleh dirugikan, yang mendapat jasa juga tidak dirugikan,’’ kata Ary Suta usai diskusi bertajuk ‘’Kajian Ekonomi Politik dalam Bisnis Transportasi Online di Indonesia’’ di Kantor The ASC, Jakarta, Selasa (17/7). Diskusi menampilkan pembicara tunggal yaitu Dani Miftahul Akhyar, M.Si. (Dosen Universitas Multimedia Nusantara dan 1st Runner-Up, The ASC Paper Competition 2015). Selain itu diskusi juga menyertakan peluncuran The ASC Series On Strategic Management,
Edisi Juli, Vol 4. Menurut Ary Suta, tiap perubahan zaman seharusnya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun perubahan itu harus terukur. ‘’Tetapi seringkali perubahan itu tidak hanya dari dalam tapi perubahan dari luar yang memaksa kita melakukan perubahan,’’ ujar mantan pertinggi Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) ini. Diakui Ary Suta, lembaganya ASC memiliki program selain leadership mentoring juga mempunyai program market education. Karena itu, ASC memiliki program kepemimpinan, pendidikan masyarakat. ‘’Terutama critical thingking yaitu mendidik masyarakat agar bersikap kritis terhadap tiap perubahan yang terjadi di lingkungannya,’’ paparnya. Pada diskusi kali ini, sengaja membahas bisnis transportasi online, karena dianggap sangat besar pengaruhnya dalam tatanan kehidupan di masyarakat. ‘’Boleh dikatakan perubahan peradaban di dalam masyarakat kita, maka sudah menjadi kewajiban bagi Ary Suta Center untuk memberi informasi terkini yang dioperoleh dari ahli-ahli kita yang jalani dalam aktivitas keseharian.
Kita siapkan solusi untuk hadapi perubahan itu,’’ imbuhnya. Sementara itu, Dani Miftahul Akhyar, M.Si. selaku pembicara tunggal mengaku dirinya telah melakukan penelitian khusus mengenai fenomena bisnis transportasi online. Hasil penelitiannmya ingin mengungkap berbagai hal yang selama ini tidak terjawab misalnya apakah ada korelasi kekuasaan, yakni antara power dan konglomerasi, konsolidasi. ‘’Bagaimana sebenarnya, kontrol dari bisnis transportasi online yang selama ini kita nikmati. Karena bisnis transportasi online itu, ada dua sisi. Pertama, sisi pertama menyelesaikan beberapa masalah transportasi dari yang tergantung dengan ojek pangkalan dan taksi yang mahal, tetapi sekarang bisa murah,’’ kata Deni yang kini menjabat Direktur Eksekutif Manilka research & Consulting. Di sisi lain, ia mengatakan transportasi online ternyata memiliki banyak fitur dan keamanan lebih bagus. Misalnya, untuk pengiriman paket dan sebagainya. Ini yang disukai masyarakat. Namun ironisnya dari kehebatan bisnis tarnsportasi online ini, mitra pengemudi atau yang kerap disebut para driver
berteriak dan memprotes, karena kesejahteraannya malah menurun. ‘’Sampai mereka melakukan demo besar, nah ini yang perlu diperhatikan. Tuntutan mereka agar pemerintah memperhatikan kesejahteraan mereka, karena itu perlu ditengahi. Pemerintah dalam hal ini menjadi regulatornya,’’ ungkapnya. Bagi para investor sendiri, Dani mengingatkan apabila persoalan ini tidak bisa ditangani secara baik akan menjadi bom waktu. Karena perkembangan transportasi online ternyata masih disiasati oleh biaya marketing dan promosi yang besar. ‘’Operator banyak mengumbar bonus, banyak diskon, dan sebagainya. Nah ini sampai kapan. Mereka harus ‘bakar uangnya’ mau sampai kapan,’’ pesannya. Dikatakan Dani, kondisi ini tentu menjadikan seolah-olah seperti bom waktu ekonomi. ‘’Bisa dibayangka, bagaimana bonus yang sudah diberikan kepada mitra pengemudi tiba-tiba dihapus, mereka pasti akan protes. Sudah merasa kesusahan lalu dihapus. Jadi ini dilema juga. Ini dilema juga bagi aplikatror, karena mereka sudah banyak ‘bakar uang’ untuk menarik banyak trafic,’’ cetusnya. (kmb4)
Rupiah Kembali Melemah Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu (18/7) sore, ditutup melemah besar 36 poin menjadi 14.414 dibandingkan posisi sebelumnya 14.378 per dolar AS. Sehari sebelumnya rupiah mengalami penguatan. Analis pasar uang Bank Mandiri Reny Eka Putri di Jakarta mengatakan, pelemahan rupiah didorong pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell yang semakin memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga acuan dua kali lagi. ‘’Powell juga menegaskan perbaikan ekonomi AS on track,’’ ujar
Reny. Sebelumnya, Powell mengatakan di depan Komite Perbankan Senat AS pada Selasa (17/7) bahwa untuk saat ini, jalan terbaik ke depan untuk bank sentral adalah terus meningkatkan suku bunga acuan federal fund secara bertahap. ‘’Kami menyadari bahwa di satu sisi, menaikkan suku bunga terlalu lambat dapat menyebabkan inflasi yang tinggi atau ekses pasar keuangan. Di sisi lain, jika kami menaikkan suku bunga terlalu cepat, ekonomi dapat melemah dan inflasi dapat terus berlangsung di bawah target kami. Seperti biasa, tindakan-tin-
dakan kami akan bergantung pada prospek ekonomi, yang mungkin berubah ketika kami menerima data baru,’’ katanya. Ia menambahkan bahwa ekonomi AS telah tumbuh ‘’pada kecepatan yang mantap’ sepanjang tahun ini, dengan pasar kerja yang kuat dan inflasi dekat dengan target bank sentral. Dalam laporan kebijakan moneter semitahunan yang disampaikan kepada Kongres pekan lalu, The Fed juga telah menegaskan kembali bahwa akan tetap pada kenaikan suku bunga bertahap dengan harapan ekspansi ekonomi berkelanjutan. Bu-
Tentukan Segalanya Subjektivitas pimpinan parpol, menurut Anom, menjadi petunjuk tetap tegaknya sistem oligarki. ‘’Hanya ada beberapa orang tertentu yang berkuasa dan dia menentukan segalanya, termasuk pencalegan,’’ kata Anom. Risiko sistem oligarki dalam parpol paling besar adalah tersingkirnya kaderkader potensial yang memiliki kemampuan terbaik. ‘’Mereka yang sebenarnya memiliki modal sosial yang cukup, mampu bekerja secara profesional menjadi enggan masuk ke partai karena sadar bahwa parpol dijalankan dengan sistem oligarki,’’ tegas Anom. Selain subjektivitas yang mendominasi, visi parpol di Indonesia juga cenderung instan. Nama bacaleg yang diajukan
Izin Cuti Hasto juga mengungkapkan adanya tokoh partai lain yang bergabung dan maju menjadi caleg dari PDI-P, yaitu pendiri Partai Keadilan Sejahtera Yusuf Supendi. ‘’Kami hanya mendaftarkan dua menteri, dengan komitmen tetap menjaga efektivitas pemerintah Presiden Joko Widodo,’’ katanya. Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan menteri-menteri yang mencalonkan diri sebagai anggota DPR dapat mengganggu kinerja Kabinet Kerja berkaitan dengan izin cuti kampanye Pemilihan Umum Legislatif 2019. ‘’Ya… tentu waktunya, karena masa kampanye, pasti mengganggu waktu bekerja. Pasti itu, karena menurut KPU (Komisi Pemilihan Umum) cukup cuti saja,’’ kata Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa lalu. Wapres Kalla mengaku belum mengetahui menteri siapa saja yang ingin mencalonkan diri dalam Pileg 2019, karena biasanya izin tersebut dilakukan para menteri langsung kepada Presiden Joko Widodo. Dengan adanya menteri yang izin cuti kampanye Pileg 2019, Wapres mengatakan kinerja kementerian tetap dapat dijalankan melalui sekretaris jenderal dan direktur jenderal di lingkungan kementerian tersebut. JK pun mengatakan tidak perlu dilakukan perombakan kabinet atau reshuffle untuk mengisi kekosongan jabatan menteri selama cuti kampanye. ‘’Tanggung (kalau) mau reshuffle, tinggal setahun (periode), tanggung,’’ katanya. (ant)
hanya mempertimbangkan popularitas. Parpol pun layaknya organisasi yang menggelar ‘’ajang pencarian idola’’. Ironisnya muncul nama-nama baru di dalam daftar bacaleg yang sebenarnya tidak pernah bekeringat di parpol yang mengusung. Tidak jarang mereka ini justru para kutu loncat, meloncat dari parpol yang telah ‘’membuang’’ ke parpol yang mau menerima entah karena telah membayar ke parpol atau karena memiliki nama besar.
Melihat realitas parpol di Indonesia dari pencalegan, sepertinya benar pendapat intelektual Amerika Serikat Daniel Bell yang mengumumkan kematian ideologi. Parpol yang seharusnya menjadi instrumen politik yang memegang teguh ideologi justru tidak lagi memiliki ideologi. Hasrat berkuasa mematikan ideologi, dan membuatnya hanya hidup di kertas yang memuat AD/ART, di mana konon asas sebagai ideologi parpol harus dicantumkan. (ata)
lan lalu, bank sentral menaikkan kisaran target untuk suku bunga acuan federal fund untuk kedua kalinya tahun ini, dan memperkirakan lebih dari dua kenaikan suku bunga untuk tahun ini. Dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) sendiri pada Rabu, tercatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi 14.406 dibandingkan posisi sebelumnya 14.391 per dolar AS. Berbeda dengan rupiah, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup menguat 29,22 poin atau 0,5 persen menjadi 5.890,73. (ant)
Bantah Tudingan DLH
Resto Apung Klaim Sudah Kelola Limbah dengan Benar Bangli (Bali Post) Manajemen Resto Apung membantah adanya tudingan pihak Dinas Ling kungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli, yang menyebutkan bahwa Resto Apung kerap membuang limbah dapur secara sembarangan di wilayah Desa Abang Batudinding. Pihak Resto Apung menegaskan bahwa limbah yang selama ini dihasilkan dari usaha pariwisata tersebut telah dikelola dengan baik menggunakan sistem pengelolaan limbah yang benar. Manajer Resto Apung I Ketut Temon didampingi Owner Resto Apung I Wayan Rena Wardana mengatakan limbah yang dihasilkan selama ini telah diproses menggunakan sistem yang benar. Untuk pengelolaan limbah dapur dilakukan dengan alat grase trape. Dengan demikian, ditegaskan, bah-
wa tidak benar Resto Apung kerap membuang limbah dapur secara sembarang ke kawasan Abang Batudinding. Untuk limbah cair yang dihasilkan dari toilet umum dan toilet customer dikelola menggunakan bio septic tank sehingga tidak mencemari lingkungan. Dia juga mengatakan bahwa sistem pengelolaan limbah yang selama ini dilakukan Resto Apung sudah sempat diperiksa pejabat dari Dinas Lingkungan Hidup beberapa tahun lalu. ‘’Jadi selama ini limbah sudah dikelola dengan baik menggunakan alat-alat,’’ terangnya. Temon juga membantah pernyataan dari DLH Bangli yang mengaku sering melakukan sosialisasi ke Resto Apung soal pengelolaan limbah. Temon mengaku belum pernah menerima kedatangan pihak DLH untuk melakukan sos-
ialisasi ataupun pembinaan. Ia selaku pengelola usaha menyatakan sangat siap jika DLH melakukan sosialisasi sekaligus pembinaan ke Resto Apung soal pengelolaan limbah. ‘’Kami siap dibina,’’ ujarnya. Hal yang sama juga disampaikan Wayan Rena. Dikatakan, pihaknya sangat siap dan berterima kasih jika DLH mau melakukan pembinaan ke Resto Apung. Pihaknya juga ingin mencontoh soal pengelolaan limbah yang benar sebagaimana yang disampaikan DLH. Dikatakan juga oleh Rena bahwa Resto Apung di pinggir Danau Batur ini berdiri di lahan milik pribadi. Resto ini juga sudah mengantongi sejumlah izin. Agar tidak tenggelam terendam air Danau Batur pihaknya selama ini terpaksa mengangkat bangunan hingga tiga kali. (kmb40)
Nilai Terbaik
Masyarakat harusnya mengerti jika ingin diterima di negeri, tunjukkan prestasi dan kejarlah nilai terbaik di UN. Tidak itu saja, sekolah swasta juga terlalu cengeng. Ketika tidak mampu menarik minat siswa baru jangan salahkan orang lain. Evaluasi diri apakah sudah tampil berkualitas atau belum. Masalah lain yang menghantui dunia pendidikan kita adalah soal biaya yang tinggi. Setelah dana komite dihapus, sekolah hanya diberikan mengajukan RAKS. Biaya pendidikan di SMA sebelumnya Rp 500.000600.000 per bulan, ciut menjadi Rp 200.000-300.000 per bulan. Di swasta lebih mahal lagi. Untuk biaya SMA dan SMK ini, Disdik Bali dan DPRD Bali perlu membuat
regulasi soal standar biaya pendidikan maksimal. Dengan demikian masyarakat mendapatkan keadilan. Caranya bisa dengan menghitung keperluan siswa dan sekolah tiap tahun kemudian dibagi jumlah siswa. Termasuk mengatur standar biaya di sekolah swasta. Risikonya perlu dana APBD yang besar. Hal ini pernah dirintis, namun mentok ketika disodorkan ke DPRD karena nilainya per tahun mencapai triliunan rupiah. Anggaran juga untuk siswa di sekolah swasta karena mereka juga anak bangsa. Jika Bali sudah memiliki standar biaya pendidikan berkeadilan, kecenderungan memilih sekolah negeri bisa berkurang. Soal kualitas, pemerintah bisa menuntut guru karena sudah diberikan gaji dan tunjangan sertifikasi. Prodi Favorit Sementara itu, di pendi-
dikan tinggi, masyarakat bersaing untuk menembus prodi favorit dengan biaya mahal juga. Seperti Fakultas Kedokteran, FKG dan prodi langka lainnya. Mereka sampai mengeluarkan duit ratusan juta agar bisa diterima di prodi favorit. Hasil pengamatan di sejumlah prodi langka menunjukkan calon mahasiswa tak hanya memenuhi syarat lulus, namun harus menyetor uang dengan kata sumbangan sukarela. Apalagi untuk menembus prodi favorit di swasta bisa mencapai Rp 200 - 700 juta. Dengan kata lain, untuk menembus prodi favorit modalnya tak hanya cerdas namun juga punya duit. Kondisi ini yang menghambat daya saing masyarakat Bali. Masalahnya ya… itu tadi, sekolah mahal, kuliah mahal. SDM yang cerdas namun tak punya uang tinggal gigit jari. * Made Sueca
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Kamis Kliwon, 19 Juli 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
11 Pemain Terbaik di Piala Dunia 2018 Tuai Kontroversi Moskow – Perhelatan Piala Dunia 2018 telah rampung dihelat dan timnas Prancis keluar sebagai juara. Selain itu, 11 pemain terbaik Piala Dunia 2018 telah diumumkan, Rabu (18/7) kemarin. Akan tetapi, 11 pemain terbaik pilihan FIFA di pesta sepak bola antarnegara di dunia tersebut menuai kontroversi. Sebab, beberapa pesepak bola yang bermain impresif tak masuk dalam daftar tersebut. Pilihan FIFA menjadi kontroversial karena masuk beberapa nama yang dianggap tidak tepat. Contohnya gelandang Brazil, Paulinho. Performa Paulinho dianggap tidak maksimal untuk Brazil. Dia bahkan kerap diganti dalam beberapa pertandingan oleh pelatih Tite. Nama penyerang timnas Inggris Harry Kane justru tidak ada dalam daftar starting XI. Padahal, Kane berhasil meraih sepatu emas berkat koleksi enam gol. Thibaut Courtois yang tampil apik bersama
timnas Belgia juga tidak menghuni daftar 11 pemain terbaik di Piala Dunia 2018. Courtois dinilai layak berada dalam daftar tersebut, karena membawa Belgia meraih peringkat ketiga dan menerima penghargaan Golden Gloves. Selain Kane dan Courtois, beberapa pesepak bola yang namanya tak masuk dalam daftar 11 pemain terbaik versi FIFA adalah Paul Pogba, N’Golo Kante, Kevin de Bruyne, Ivan Persic, serta Lucas Hernandez. Daftar 11 pemain terbaik di Piala Dunia 2018 menuai berbagai tanggapan dari netizen. Sebagian besar menyayangkan pilihan pemain di FIFA World Cup 2018 Official Team of the Tournament.
‘’Paulinho dan Neymar masuk daftar FIFA Best XI di Piala Dunia, sedangkan pemain-pemain seperti Rakitic, Kante, dan Perisic tidak masuk. Keputusan buruk FIFA pasti tidak akan berhenti dalam waktu dekat,’’ tulis akun @SeunOreks. ‘’Ashley Young masuk dalam daftar resmi World Cup Best XI. Itu luar biasa,’’ tulis akun @ KieJames97. ‘’Bagaimana mungkin Dejan Lovren masuk dalam daftar World Cup Best XI? Dia bahkan bukan bek terbaik di Kroasia. Saya lebih memilih Domagoj Vida,’’ tulis akun @josh_trownson. ‘’Tidak yakin bagaimana Paulinho dan Neymar bisa masuk dalam World Cup Best XI,’’ tulis akun @bshepss. (kmb33/afp)
Putra Tresna Juara Liga 3 Rayon Bali
Gianyar (bali Post) Kesebelasan Putra Tresna Bali keluar sebagai juara dalam Kompetisi Liga 3 Rayon Bali, setelah di final menundukkan lawannya Perseden Denpasar dengan skor 2-0 pada babak tambahn waktu, di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar,
Rabu (18/7) kemarin. Sejak kick-off, kedua tim saling melancarkan serangan. Putra Tersna diperkuat pemain sarat pengalaman seperti kapten AA Surya Negara yang akrab disapa Wah Ole, kemudian si Kembar Kadek Agus Yoga dan Komang Agus Yogi. Sedangkan
di kubu Tim Laskar Muka menurunkan kiper Casala Pratama, Anta Wijaya Mucin, Vital Ximenez, dan Made Risma. Dalam laga yang dipimpin wasit Bawa hingga turun minum belum terjadi gol. Memasuki babak kedua, baik Putra Tresna maupun Perseden tampil ngotot. Akan tetapi, durasi permainan sampai dengan 2 x 45 menit, skor tetap 0-0. Selanjutnya, dilakukan babak tanmbahan waktu 2 x 15 menit. Alhasil, seakan memecah kebuntuan, Kadek Agus Yoga mampu mencetak gol pada menit ke-95. Bahkan, pemain Putra Tresna Gede Gery mampu menggandakan kemenangan di menit ke-111, hingga membawa itmnya unggul 2-0. Sampai wasit Bawa meniup peluit panjang, skor akhir Putra Tresna tetap menang 2-0. Atas hasil ini, Putra Tresna berhak mewakili Bali mengikuti Kompetisi Liga 3 meladeni tim juara NTB dan NTT. ‘’Bagi tim juara Rayon Bali selanjutnya mengikuti Zona Bali dan Nusra,’’ ucap Direktur Kompetisi Asprov PSSI Bali Gede Made Anom Prenatha. Menurutnya, hal itu juga berlaku bagi tim juara Piala Soeratin U-17 dan U-13 Rayon Bali yang direbut Bali United, sedangkan juara Soeratin U-15 diraih PS Badung. ‘’Agenda kami berikutnya, ingin menggelar turnamen sepak bola yang melibatkan tim terbaik di kabupaten dan kota se-Bali,’’ jelasnya. (022)
Reykjavyk – Timnas Islandia ditinggal pelatihnya. Federasi Sepak Bola Islandia (KSI) mengumumkan Heimir Hallgrimsson telah meletakkan jabatannya sebagai pelatih. Pelatih berusia 51 tahun itu telah menangani Islandia selama tujuh tahun. Kerja sama itu resmi berakhir tidak lama setelah Islandia gugur di fase grup Piala Dunia 2018. ‘’Federasi Sepak Bola Islandia sekarang ini bisa memastikan bahwa Heimir
Hallgrimsson tidak akan meneruskan pekerjaan sebagai pelatih kepala tim nasional putra Islandia,’’ KSI memberikan keterangan lewat Twitter. ‘’Hallgrimsson mundur sebagai pelatih Islandia atas permintaannya sendiri setelah tujuh tahun, usai bergabung di 2011.’’ Demikian dilansir Reuters. Pada awalnya, Hallgrimsson melatih Islandia bersama Lars Lagerback untuk membantu Gylfi Sigurdsson tampil sensasional di Piala Eropa 2016. Islandia
melaju sampai perempatfinal, usai menyingkirkan Inggris di babak 16 besar. Setelah Lagerback pergi, pelatih yang juga berprofesi sebagai dokter gigi ini sepenuhnya mengambil kendali sebagai pelatih Islandia. Di bawah asuhan Hallgrimsson, Islandia lolos untuk pertama kali ke putaran final Piala Dunia di Rusia. Sekalipun tersisih di babak penyisihan, Islandia mendapat pujian ketika mampu menahan imbang Argentina 1-1 di laga pertama grup. (kmb33/afp)
Hallgrimsson Letakkan Jabatan
Bali Post/afp
TIDAK MASUK - Hary Kane, peraih sepatu emas Piala Dunia 2018, tidak masuk dalam 11 pemain terbaik turnamen tersebut versi FIFA.
Bali Pari Juara Umum Bupati Badung Cup Mangupura (Bali Post) Klub Bali Pari Badung keluar sebagai juara umum dalam kejuaraan renang kelompok umur (KU) antarperkumpulan dan sekolah seBali dan NTB memperebutkan Bupati Badung Cup VIII/2018, di Kolam Renang Tirta Arum Blahkiuh, Abiansemal, Badung, 13-15 Juli lalu. Bali Pari memborong 37 emas, 20 perak, dan 20 perunggu, disusul Takahide Swimming Centre (TSC) Klungkung yang mengoleksi 28 emas, 20 perak, dan 21 perunggu. Selanjutnya, Jatayu yang merebut 15 emas, 13 perak, dan 11 perunggu, kemudian Elang Laut yang meraih 13 emas, 18 perak, dan 12 perunggu, serta Telaga Biru yang menyumbang 8 emas, 13 perak, dan 18 perunggu. Terpilih sebagai perenang tervaik untuk KU-I dan senior M. Fauzan (Jatayu) yang meraih 4 emas, dan 1 perunggu bersama Dewi Novita Lestari (Elang Laut) yang merebut 6 emas. Untuk atlet terbaik KU-II adalah AA Gede Oka Satria Prabawa (Bali Pari) yang merebut 7 ems, 1 perak, dan 1 perunggu, dan Luh Putu Satya Putri Mariantini (TSC Klungkung) yang
meraih 7 emas dan 1 perunggu. Perenang terbaik KU-III yakni Kadek Harry Sukma (Elang Laut) yang meraih 3 emas, 4 perak, dan 1 perunggu, dan Komang Adinda Nugraha (Bali Pari) yang merebut 11 emas, 1 perak, 1 perunggu. Atlet terbaik KU-IV adalah Ilham Surya Saputra (Jatayu) yang meraih 8 emas dan 2 perak bersama Ni Putu Pande Lisa Primasari (TSC) yang mengoleksi 9 emas dan 1 perak. Sementara perenang terbvaik KU-V jatuh kepada Ida Bagus Made Dwija Natha Manuaba (Bali Pari) yang meraih 3 emas dan 1 perak bersama Ni Kadek Rena Kartika (Telaga Biru) yang meraih 4 emas. Sekretaris Panpel Putu Sukertiya di Mengwi, Badung, Rabu (18/7) kemarin menerangkan, event ini melibatkan 614 peserta. Diakuinya, ajang ini untuk mengukur kemampuan perenang, karena selama ini mereka ditempa latihan di klubnya. Sukertiya mengakui kejuaraan renang di Bali selama ini makin berkurang. Untuk itu, event Bupati Badung Cup yang biasanya digulirkan tiap dua tahun, bisa diselenggarakan tiap tahun. (022)
Alex Belum akan Susul Marc Brussels – Spekulasi bahwa Alex Marquez akan menyusul kakaknya, Marc Marquez, tampil di MotoGP musim depan tidak akan terbukti. Alex dipastikan masih beraksi di Moto2. Sebelum ini rider 22 tahun dengan koleksi gelar juara dunia Moto3 2014 itu dispekulasikan bakal naik ke kelas MotoGP musim depan, menyusul Marc Marquez yang kini menjalani musim keenamnya di kelas primer. Hal itu berkaitan dengan fakta bahwa untuk MotoGP 2019 mendatang, masih ada jatah kursi kosong di tim EG 0,0 Marc VDS dan Avintia Ducati. Rumor kian santer karena di Moto2 musim ini, Alex berkiprah untuk tim EG 0,0 Marc VDS. Pada prosesnya, Alex kini memang telah menandatangani kontrak dengan EG 0,0 Marc VDS untuk 2019. Tetapi bukan untuk tampil di MotoGP melainkan tetap berkompetisi di Moto2. Ia akan menjalani
musim kelimanya di kelas itu pada musim depan. ‘’Saya amat gembira mengumumkan perpanjangan kontrak dengan Team Estrella Galicia 0,0 Marc VDS,’’ kata Alex, Rabu (18/7) kemarin. ‘’Saya ingin berterima kasih kepada tim atas kepercayaannya dalam proyek yang bikin kami semua antusias, menghadapi sebuah musim yang akan
Alex Marquez
menghadirkan banyak perubahan regulasi. Ini akan membantu saya untuk terus tumbuh sebagai seorang rider dan bersiap untuk salah satu target saya, yakni tampil di MotoGP,’’ katanya. ‘’Saya punya motivasi besar untuk terus menjadi bagian dari proyek ini dan kami akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk menjuarai Moto2,’’ ujar Alex. Di Moto2 musim ini, Alex untuk sementara berada di posisi ketiga papan klasemen. Pencapaian terbaiknya di kelas tersebut adalah finis keempat akhir musim, yang dicapainya pada musim lalu. (kmb33/afp)
Bali Post/afp
Bali Post/ist
Suasana kejuaraan renang kelompok umur (KU) antarperkumpulan dan sekolah seBali dan NTB