Skip to main content

Edisi 19 Juli 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 321 TAHUN KE 68

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (144 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

selasa kliwon, 19 Juli 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Soal Reklamasi Teluk Benoa

Adi Wiryatama Merasa Eksekutif dan Legislatif Jadi Bulan-bulanan DPRD Bali dan Gubernur, Senin kemarin, menggelar rapat kerja membahas pertanggungjawaban APBD 2015 di gedung dewan. Dalam rapat kerja ini, isu rencana reklamasi Teluk Benoa kembali diperbincangkan. Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama, yang kerap enggan angkat bicara soal reklamasi bahkan ikut urun pendapat. Awalnya, Wakil Ketua DPRD Bali, Nyoman Sugawa Korry, menyinggung soal banyaknya demo dari masyarakat yang menolak rencana menguruk Teluk Benoa seluas 700 hektar itu. Menurutnya, eksekutif dan legislatif mesti mengambil pola pikir yang jelas untuk rencana ini ke depan. Terkait hal ini, Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, menjawab, urusan reklamasi Teluk Benoa bukanlah kewenangannya. Namun, masyarakat menganggap seolah-olah yang ingin reklamasi adalah dirinya. “Ini supaya jelas, bukan saya yang mau ini. Kalau mau jadi, bagus. Nggak jadi juga nggak

apa-apa. Supaya jelas ini di masyarakat,” ujarnya. Pastika mengaku sudah dua kali berbicara dengan Presiden RI Joko Widodo soal reklamasi, tetapi belum ada keputusan sampai sekarang. Kini, dirinya akan mengikuti apa pun keputusan DPRD Bali soal reklamasi Teluk Benoa. “Terakhir kami mohon petunjuk Pak Ketua (DPRD Bali, red) soal ini,” jelas Gubernur. Sementara itu, Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama, justru mendorong Gubernur agar menanyakan masalah reklamasi langsung kepada Presiden. Pasalnya, rencana reklamasi

sampai sekarang masih mengambang. Tidak ada pernyataan dari Presiden yang menyatakan reklamasi ini berlanjut atau tidak, dilarang atau tidak, maupun disetop atau tidak. “Ditanya pada menterinya, yang pro nanyain, yang kontra menanyakan kan muter-muter saja terus. Kuncinya kan di Presiden ini. Kalau Presiden menyetop atau memberlakukan, biar jelas dan tegas kita tahu. Saya dukung Pak Gub menyampaikan langsung ke Presiden, sehingga kita tidak jadi bulan-bulanan di Bali ini,” tegasnya. Hal. 19 Pemimpin Tuli

‘’Eksekutif dan legislatif mesti mengambil pola pikir yang jelas untuk rencana ini ke depan.’’

“…Terakhir kami mohon petunjuk Pak Ketua (DPRD Bali, red) soal ini.” Mangku Pastika Gubernur Bali

Sugawa Korry Wakil Ketua DPRD Bali

“…Kalau presiden menyetop atau memberlakukan, biar jelas dan tegas kita tahu. Saya dukung Pak Gub menyampaikan langsung ke presiden, sehingga kita tidak jadi bulan-bulanan di Bali ini.” Adi Wiryatama Ketua DPRD Bali

Ryamizard Soal Sandera

Dipecah Dua Kelompok, Gandakan Uang Tebusan

Bali Post/ant

IKUTI PELAJARAN - Arya Permana bersama teman-temannya bersiap-siap mengikuti pelajaran di kelas IV Sekolah Dasar Negeri Cipurwasari, Jabar, Senin (18/7) kemarin.

Jakarta (Bali Post) – Sepuluh orang ABK WNI masih disandera di Filipina. Semuanya atas penguasaan kelompok bersenjata Abu Sayyaf. Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu, Senin (18/7) kemarin, memaparkan keberadaan sepuluh WNI tersebut. “Saat ini, tujuh WNI terpantau di Panamao, sedangkan tiga lainnya terpisah di Pulau Lapac,” kata Menhan. Tujuh WNI anak buah kapal (ABK) Charles 001 dan tongkang Robby 152

yang ditangkap di perairan Sulu 23 Juni, terlihat di wilayah Sitio Lupah Kapituhan, Panamao, Kepulauan Sulu pada 27 Juni bersama pucuk pimpinan kelompok Abu Sayyaf, Alhabsy Misaya dan Salip Mira Kayawan, serta 50 personnel bersenjata. Namun pada 1 Juli, dari tujuh WNI tersebut empat masih berada di sebuah desa bernama Pangdan, Kalingalang Caluang (berdekatan dengan Panamao) di bawah pengawasan subkelompok

Alhabsyi, sedangkan tiga WNI lain dipindahkan ke Pandami, Pulau Lapac (64 kilometer dari Panamao), di bawah pengawasan subkelompok Majal Adja. Selain bertujuan untuk menghindari deteksi aparat keamanan dan memudahkan perpindahan, kelompok Abu Sayyaf membagi posisi sandera WNI untuk mengambil keuntungan dengan mengajukan dua tuntutan tebusan. Hal. 19 Tujuh Sandera

Korban Vaksin Palsu Divaksinasi Ulang

Arya Permana Mulai Sekolah

ARYA PERMANA, bocah obesitas ekstrem asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mulai masuk sekolah di Sekolah Dasar Negeri Cipurwasari, Senin kemarin. Hari ini juga merupakan hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2016/2017. Bocah berusia 10 tahun yang memiliki berat badan 190 kilogram tersebut datang ke sekolah dengan diantar kedua orang tuanya, Ade Somantri (42) dan Rokayah (37). Hal. 19 Merasa Lelah

Jakarta (Bali Post) – Presiden Jokowi, Senin kemarin, mengunjungi Puskesmas Ciracas, Jakarta Timur, untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi ulang korban vaksin palsu. “Pagi ini, kita melaksanakan vaksinasi ulang untuk korbankorban vaksin palsu yang telah didata yang telah ditelusuri baik oleh Bareskrim, oleh Puskesmas, maupun oleh Kemenkes,” kata Presiden. Ia mengatakan sampai saat ini, ada 167 korban vaksin palsu yang terdata di sekitar wilayah Ciracas dan vaksinasi ulang sekarang baru dilakukan pada 36 korban. Presiden mengatakan vaksinasi ulang akan dilakukan bertahap sampai seluruh pasien yang terdata mendapat vaksin ulang mendapat vaksinasi kembali. “Besok diundang lagi, berikutnya diundang lagi, sampai semuanya terselesaikan sesuai dengan data yang telah dilakukan,” katanya. Mantan Gubernur DKI itu me-

Turki Minta AS Serahkan Dalang Kudeta

Istanbul – Turki meminta Amerika Serikat (AS) menyerahkan Fethullah Gulen, ulama terduga dalang kudeta gagal terhadap pemerintahan Presiden Tayyip Erdogan. Selain itu, pemerintah Turki juga terus melakukan pembersihan terhadap anasir pemberontak setelah menangkap ribuan tentara. Pejabat keamanan kepada Reuters, Senin kemarin, mengungkapkan bahwa sekitar 8.000 polisi dipecat dari jabatannya karena diduga terlibat dalam upaya kudeta pada Jumat pekan lalu itu. Sekitar 30 gubernur dan 50 pejabat sipil juga dipecat, demikian berita dari CNN Turk. Hal. 19 Bantahan Gulen

Bali Post/ant

Kembalikan Kejayaan Bali

Fungsi Pertanian dari A sampai G jeruk, merupakan komoditas bisnis. Dengan demikian di situ kita bicara quality dan seterusnya, sehingga gampang kemudian yang melakukan perdagangan di sektor pertanian itu,” ujarnya dalam diskusi pertanian serangkaian acara Gathering Agrobisnis Petani Bali di Bale Banjar Bali Global Shankara, Sanur, Denpasar, Sabtu (16/7). Hal. 19 Fungsi Pertanian

Bali Post/dok

Wisnu Bawa Tenaya

nyatakan bahwa dia mengecek langsung vaksinasi ulang di Puskesmas Ciracas antara lain untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan informasi yang benar mengenai vaksinasi. “Masyarakat mendapatkan informasi yang benar mendapatkan penjelasan yang baik, baik dari Puskesmas maupun dari kementerian dan juga pelayanan dari Kemenkes dari Dinkes di DKI,” katanya. Dia juga meminta warga bersabar menunggu penyelesaian penanganan kasus peredaran vaksin palsu karena proses itu membutuhkan waktu dan memerlukan kehati-hatian. “Perlu penelusuran dalam jangka panjang sehingga yang dirugikan dari adanya vaksin ulang ini nanti betul-betul terdata, ini prosesnya agak panjang, jadi perlu didata, perlu ditelusuri, sehingga betul-betul nanti yang menjadi korban itu bisa kita tangani,” katanya. (ant)

VAKSINASI ULANG - Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek berbincang dengan orangtua korban vaksin palsu saat meninjau pelaksanaan vaksinasi ulang di Puskesmas Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Senin (18/7) kemarin.

Gathering Agrobisnis Petani Bali

SEKTOR pertanian di Bali sejatinya memiliki fungsi yang sangat banyak. Guru Besar FEB Unud, I Wayan Ramantha, merangkumnya dari A sampai G. Pertanian berfungsi sebagai aset (A) masyarakat Bali. Kalau tanah pertanian dijual, sama artinya orang Bali telah menjual asetnya kepada orang lain. Kemudian B, pertanian adalah bisnis, jangan diartikan hanya lumpur atau sekadar menanam padi, jeruk, dan sebagainya. “Tetapi yang kita tanam apakah itu padi,

Ryamizard Ryacudu

Ramantha

Subadia

BEDENG - Puluhan bedeng dibangun di tengah sawah saat panen tiba. Kini di Tabanan, sudah tak lagi diberikan membangun bedeng yang biasanya ditempati pasangan suami-istri.

UNDAGI Layangan Internasional, Ida Bagus Ugrasena, mengatakan, kejayaan Bali kaitannya dengan pertanian harus dikembalikan. Bila menengok ke belakang, teknologi pertanian sudah ada di Bali sejak zaman purba. Hal ini pun didukung ribuan lontar yang ada di Pusdok Dinas Kebudayaan Bali, serta sastra-sastra yang datang dari India, Cina dan lainnya. “Jadi, kejayaan Bali di pertanian itu di abad pertama sebenarnya, di masa kesuwakan, jadi subak yang asal katanya kesuwakan. Jadi kita mengenal teknologi tradisonal yang sudah sangat maju di zaman itu dan saya keliling dunia untuk memperkenalkan teknologi itu melalui layang-layang,” ujarnya. Hal. 19 Pengusir Hama


denpasar

2

Selasa Kliwon, 19 Juli 2016

Sempat Kabur, Maling TV Diadili

Denpasar (Bali Post) Sempat kabur dari pengawalan petugas ketika hendak dilimpahkan ke Lapas Kerobokan, pencuri TV, Muhamad Ruhaiman alias Ogim Saputra, Senin (18/7) kemarin, mulai diadili di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Saat dilakukan sidang kemarin, terdakwa pun akhirnya dikawal cukup ketat. Tak hanya dia, istrinya, Lely Chandra Negara, juga dikawal polisi. Tangan mereka pun diborgol sebagaimana tahanan lainnya. Terungkap dalam sidang perdana itu, Ruhaiman tidak sendirian dalam melakukan aksinya. Dia dibantu istrinya, Lely. Kala itu, terdakwa menjalankan aksinya di Body Arum Spa di Jalan Tukad Yeh Aya, Denpasar. Mereka melakukan aksinya April 2016 pukul 04.00 wita. Di sana, pasangan suami istri (pasutri) ini mengambil sebuah televisi, 4 botol bir besar, 6 botol bir kecil, 1 set ampliflier, sebuah jam dinding dan uang tunai Rp 300 ribu. Barang curian itu diangkut dua kali menggunakan motor matik ke kamar kos terdakwa di Jalan Jaya Giri. “Total kerugian Rp 5,3 juta,” ujar jaksa penuntut umum (JPU) Dewa Arya Lanang Raharja. Hasil curian itu kemudian dijual Rp 1,7 juta. Terdakwa baru menerima bayaran Rp 200 ribu dari seorang penadah bernama Novan. Atas peristiwa itu, terdakwa dijerat pasal 363 ayat (1) ke 3, 4, 5 KUHP dengan ancaman maksimal liam tahun penjara. Sebelumnya, Ruhaiman sempat membuat petugas kejaksaan berang. Dia kabur ketika hendak dibawa ke Lapas Kerobokan. Pengakuan Ruhaiman, dia kabur karena takut dibawa ke Lapas Kerobokan. Meski sempat lolos dengan membuka borgol dan memanjat tembok PN Denpasar, petugas kejaksaan dibantu TNI berhasil membekuk terdakwa. (kmb37)

Terdakwa Pemalsu Paspor Minta Dibebaskan

Denpasar (Bali Post) Setelah didakwa atas pemalsuan paspor, seorang pria berkebangsaan Australia, Shaun Edward Davidson alias Eddie Lonsdale alias Michael John Bayman (31), Senin (18/7) kemarin, diberikan kesempatan untuk melakukan pembelaan. Didampingi kuasa hukumnya, Benny Hariyanto, pihak terdakwa di depan majelis hakim pimpinan Made Pasek menyebutkan bahwa dakwaan jaksa prematur dan tidak cermat. Terdakwa pun meminta majelis hakim dalam memberikan putusan selanya supaya membebaskannya dari dakwaan jaksa. Sebelumnya dalam dakwaan jaksa, terdakwa dijerat dalam dakwaan kesatu primair, yakni sebagaimana diatur dan diancam pidana pasal 121 huruf b Undang-Undang Keimigrasian. Sedangkan dakwaan kedua subsider, perbuatan terdakwa diancam pidana pasal 130 UU RI No. 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian. Namun, kuasa hukum terdakwa berpendapat, surat dakwaan jaksa tidak jelas dalam menyebutkan fakta dalam uraian perbuatan. Selain itu, dakwaan jaksa prematur dan memaksakan surat dakwaan di depan persidangan. “Kecerobohan penuntut umum tidak memasukkan fakta yang sangat penting,” tegasnya. Di samping itu, kata Beny, jaksa tidak melakukan serangkaian proses penelitian berkas perkaranya sehingga menyebabkan kekaburan akan isi dakwaannya. “Klien kami tidak pernah melakukan apa yang didakwakan oleh penuntut umum pada dakwaan pertama karena barang bukti yang ditemukan bukan milik terdakwa. Selama di Indonesia, klien kami menggunakan paspor dan visa miliknya yang didapat secara legal atau sah di mata hukum,” terang Beny di muka persidangan. Sebelumnya dalam dakwaan disebutkan, terdakwa Shaun Edward Davidson masuk ke Bali menggunakan paspor palsu atas nama Michale John Bayman pada akhir Februari lalu. Terdakwa lolos dari pemeriksaan petugas Imigrasi Bandara Ngurah Rai. Lolos dari bandara, Shaun pun sempat menikmati hidup di Bali hingga akhirnya diamankan petugas Imigrasi di kamar 2001 Hotel Rabasta Kuta. Shaun saat didatangi petugas imigrasi ngotot tidak bersalah. Namun, petugas yang datang melihat jika foto di paspor atas nama Michale John Bayman berbeda dengan Shaun. Kejanggalan petugas terbukti dengan ditemukannya lembar pembayaran dan fotokopi paspor Australia atas nama Jhon Bayman. (kmb37)

Suara Denpasar & Badung Pertanyakan Naker Cina Menyoroti tenaga kerja (naker) dari Cina, menjadi pertanyaan, ada apa dengan tenaga kerja kita? Padahal, biaya pendidikan di Indonesia mahal, seharusnya output yang dihasilkan pastilah bagus. Untuk itu, semua pihak harus mulai memerhatikan hal ini agar SDM yang dihasilkan benar-benar mampu bersaing di luar negeri. Gede Biasa, Denpasar

Awasi Tengkulak Ada yang mengatakan kalau petani kurang kreatif. Menurut saya, petani itu sudah sangat kreatif. Kalau tidak kreatif, pastilah tidak menghasilkan apa-apa. Yang perlu diawasi adalah oknum tengkulak yang memainkan harga. Di samping itu, mereka berani memberi bahan pengawet. Tentu ini akan merusak nama baik petani. Bu Ayu, Petang Badung

Pemda Harus Atasi Ledakan Duktang Meledaknya penduduk pendatang (duktang), Bali semakin padat dan lalu lintas akan semakin macet. Hal seperti ini seharusnya diatasi oleh Pemerintah Daerah Bali. Artinya, perda pekerja untuk informal agar lebih jelas dan tegas. Putra, Kuta

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : eksekutif dan legislatif di bali jadi bulan-bulanan Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/eka

SAMPAH - Dua orang anak melihat kumpulan sampah yang berputar di alur Tukad Badung, Denpasar, Senin (18/7) kemarin. Saat musim hujan, banyak sampah terbawa air hujan menuju saluran drainase dan sungai. Sampah yang terbawa arus air hujan tidak jarang menyumbat saluran drainase sehingga air meluap dan menyebabkan banjir.

Pemkot Tetap Kelola SMA/SMK

Denpasar (Bali Post) – Simpang siur pelimpahan kewenangan dalam pengelolaan SMA/SMK ke provinsi, terjawab sudah. Menyusul, Pemkot Denpasar sudah menerima surat terkait penundaan pelimpahan kewenangan pengelolaan sekolah tingkat menengah atas tersebut. Bahkan, Pemkot Denpasar sudah siap untuk tetap mengelola SMA/SMK tersebut. Hal ini ditegaskan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang ditemui usai sidang paripurna DPRD, Senin (18/7) kemarin di Graha Sewaka Dharma, Lumintang. Wali Kota Rai Mantra mengatakan, pihaknya sudah pasti tetap akan mengelola SMA/ SMK tersebut karena sudah menerima pemberitahuan. “Kita tetap kelola itu (SMA/

SMK) karena ada gugatan dari Surabaya (Wali Kota Surabaya) atas rencana pelimpahan kewenangan pengelolaan SMA/SMK itu,” katanya. Terkait masalah anggaran, Wali Kota yang didampingi Sekda Kota Denpasar A.A. Rai Iswara dan Kepala Bappeda I.B. Subrata mengaku tidak ada masalah. Karena, dana pengelolaan sekolah terse-

but juga sudah dianggarkan. “Kami sudah pasang anggaran sekitar Rp 11 sampai Rp 12 miliar untuk pengelolaan sekolah itu,” ujar Rai Iswara menambahkan. Namun, imbuhnya, dana itu belum termasuk gaji guru. Dana sebesar itu hanya untuk pengelolaan atau operasional sekolah. Gaji guru ada di pos yang berbeda. “Jadi, kami

sudah siap untuk mengelola SMA/SMK,” kata Rai iswara. Merujuk pada amanat Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, pemerintah merencanakan adanya peralihan kewenangan dalam mengelola SMA/SMK. Dalam UU tersebut dicantumkan soal pembagian urusan pemerintahan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Salah satunya adalah pembagian urusan pemerintahan bidang pendidikan. Peralihan pengelolaan didasarkan pada Undang-Undang nomor 23

Sidak Administrasi Kependudukan

Terjaring 75 Duktang Tanpa KTP dan Kipem

Denpasar (Bali Post) – Setelah melaksanakan penertiban dan pendataan administrasi kependudukan terhadap penduduk pendatang (duktang) di Terminal Ubung, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar kembali melaksanakan penertiban di masing-masing desa/kelurahan. Di antaranya, dilakukan aparat Desa Ubung dan Kesiman Petilan, Minggu (17/7) malam. Kedua desa ini melakukan sidak untuk mendata dan memantau penduduk pendatang baru pasca-arus balik Lebaran tahun ini. Dari dua lokasi ini, terjaring 75 penduduk pendatang tanpa KTP dan Kipem (Kartu Identitas Penduduk Musiman). Di Kelurahan Ubung Kecamatan Denpasar Utara, malam itu tim yang dipimpin Lurah Ubung, Wayan Arianta langsung mendatangi kantongkantong pendatang. Tim terdiri dari unsur desa pakraman, pecalang, Satlimas, Bamkandes, Babinsa, Babinkantibnas, serta unsur kelurahan. Tim menyasar empat lingkungan di Kelurahan Ubung, yakni lingkungan Sedana Merta, Sari, Tengah dan Batur. Dari hasil sidak duktang ini, terjaring sebanyak 33 orang tidak memiliki KTP dan Kipem. “Mereka semua terjaring tidak memiliki KTP, akan tetapi ke-33 orang ini sudah ada yang menjamin dikarenakan mereka ke Denpasar untuk

Bali Post/kmb

SIDAK - Suasana sidak yang dilakukan aparat di tingkat desa untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan. bekerja. Jadi, mereka itu tidak akan dipulangkan. Akan tetapi, mereka akan tetap diwajibkan untuk membuat Kipem agar terdata dan tidak menjadi penduduk liar di Denpasar,” ungkap Wayan Arianta. Pihak kelurahan bersama desa pakraman setempat akan terus melakukan pemantauan bersama untuk mengawasi penduduk di wilayah Kelurahan Ubung. Mengingat, Ubung merupakan salah satu wilayah yang penduduknya sangat heterogen. Sementara Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, juga melakukan hal serupa. Kades Kesiman Petilan,

Wayan Mariana mengatakan, dari hasil sidak duktang ini terjaring 42 orang tidak memiliki KTP dan Kipem. Padahal, sidak tersebut baru dilakukan di satu banjar saja, yakni Banjar Dukuh. Sebelumnya, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra menginstruksikan kepada seluruh kepala desa/lurah serta camat untuk lebih intensif melakukan pemantauan dan penertiban penduduk. Hal ini untuk menciptakan tertib administrasi kependudukan dan keamanan serta kenyamanan wilayah. (kmb12)

tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah pengganti Undang-Undang nomor 32 tahun 2004, bahwa manajemen pengelolaan SMA/SMK berada di tangan pemerintah provinsi. Sementara pemerintah kabupaten/kota, hanya menangani Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Pekerjakan Karyawan di Bawah Umur

Mabes Polri Gerebek Spa Denpasar (Bali Post) Tim gabungan Mabes Polri dan Dit. Reskrimum Polda Bali menggerebek The Banjar Spa di Jalan Raya Kuta, Badung, Minggu (17/7) lalu. Penggerebekan tersebut diduga karena spa tersebut menerapkan sistem gaji tidak sesuai perjanjian dan mempekerjakan karyawan di bawah umur. Terkait kasus itu, polisi menemukan satu karyawan di bawah umur berinisial DS (15) dan empat karyawan yang keberatan dengan sistem gaji di sana, DR, NK, ER, dan FH. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali Kombes Pol. Hery Santoso, Senin (18/7) kemarin, membenarkan adanya pengerebekan tersebut. Pengerebekan dilakukan Bareskrim di-back up Dit. Reskrimum Polda Bali. “Kami hanya mem-back-up,” ujarnya. Hery menjelaskan, dari penggerebekan tersebut ditemukan lima karyawan dan salah satunya masih anak di bawah umur. Hingga saat ini, karyawan spa tersebut masih diperiksa penyidik Bareskrim dan Reskrimum. Terkait pemeriksaan pemilik dan pengelolanya, Hery mengatakan masih dalam proses. “Masih proses penyelidikan,” tegasnya. (kmb36)

Wali Kota Rai Mantra Sampaikan Ranperda Perubahan APBD 2016 ANGGARAN Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Denpasar Tahun 2016 setelah perubahan dirancang Rp 2,05 triliun lebih. Nilai ini mengalami peningkatan Rp 38,70 miliar lebih dibandingkan anggaran induk Rp 2,01 triliun lebih. Hal tersebut dikemukakan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat menyampaikan pidato pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2016 dalam rapat Paripurna DPRD Kota Denpasar, Senin (18/7) kemarin di ruang pertemuan Gedung Sewaka Dharma, Denpasar. Wali Kota menjelaskan, sejumlah pos pendapatan daerah juga mengalami peningkatan. Pendapatan Asli Daerah dirancang meningkat Rp 24,91 miliar lebih dari anggaran induk Rp 715,45 miliar lebih sehingga target Pendapatan Asli Daerah

setelah perubahan menjadi Rp 740 miliar lebih. Dana perimbangan terdiri dari dana bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dirancang Rp 1,081 triliun lebih, mengalami penurunan Rp 5,66 miliar lebih dari anggaran induk Rp 1,987 triliun lebih. Sedangkan lain-lain pendapatan daerah yang sah terdiri dari pendapatan hibah, bagi hasil dari provinsi, dana penyesuaian dan otonomi khusus serta bantuan keuangan dari provinsi, dirancang Rp 230,75 miliar lebih, meningkat Rp 19,45 miliar lebih dari anggaran induk Rp 211,30 miliar lebih. Dari sisi pengeluaran terdiri dari belanja langsung dan belanja tidak langsung, direncanakan Rp 2,26 triliun lebih, meningkat Rp 143,76 miliar lebih dibandingkan anggaran induk Rp 2,12 triliun lebih. Wali Kota Rai Mantra juga menjelaskan, belanja tidak langsung tersebut tidak hanya untuk belanja pegawai, tetapi juga untuk belanja hibah,

belanja bantuan sosial, belanja bagi hasil serta belanja bantuan keuangan dan belanja tidak terduga dirancang Rp 1,26 triliun lebih, mengalami peningkatan Rp 20,41 miliar lebih dibandingkan anggaran induk Rp 1,24 triliun lebih. Demikian juga untuk belanja hibah dalam mendukung fungsi penyelenggaraan pemerintah kepada badan/lembaga/organisasi kemasyarakatan, dirancang Rp 53,09 miliar lebih. Jumlah ini mengalami peningkatan Rp 19 miliar dari anggaran induk Rp 34,09 miliar lebih. Sedangkan untuk belanja pada anggaran perubahan tersebut, dirancang menurun Rp 6,07 miliar lebih dari anggaran induk Rp 991,17 miliar lebih menjadi Rp 985,09 miliar lebih. Untuk belanja langsung terdiri dari belanja pegawai, belanja barang dan jasa serta belanja modal, dirancang meningkat Rp 123,35 miliar lebih sehingga menjadi Rp 1,00 triliun dari anggaran induk Rp

PENGANTAR - Wali Kota Rai Mantra menyampaikan pidato pengantar Ranperda tentang perubahan APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2016 dalam rapat Paripurna DPRD Kota Denpasar, Senin (18/7) kemarin di ruang pertemuan Gedung Sewaka Dharma, Denpasar. 884,94 miliar lebih. Di akhir penyampaian pidatonya, Rai Mantra berharap ada koreksi yang konstruktif sehingga apa

yang dirumuskan akan memberi hasil yang terbaik bagi kelangsungan pembangunan di Kota Denpasar. (ad520)


Badung

Selasa Kliwon, 19 Juli 2016

3

Lima Pelajar dan Mahasiswi Libatkan Seluruh Komponen, di Mengwi Positif Narkoba Targetkan 3 Ton per Bulan Giri Prasta Luncurkan Inovasi Gotik

Satu Siswa SMP

Mangupura (Bali Post) Ini kabar yang benar-benar mengagetkan sekaligus mencoreng dunia pendidikan. Lima pelajar dan mahasiswi di Mengwi, Badung diketahui positif narkoba. Kenyataan ini terkuak saat pihak Dinas Kesehatan Badung bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, Polresta Denpasar, dan Polres Badung menggelar tes urine, Senin (18/7) kemarin. Petugas menyasar SMK, SMP Negeri, dan Akademi Kebidanan di Kecamatan Mengwi. Alhasil, lima pelajar dan mahasiswi positif mengonsumsi narkoba. “Mengerikan ini. Bagaimana kalau semua sekolah dan universitas dites urine? Sekarang mumpung masih MPLS (masa pengenalan lingkungan sekolah -red), harus dites urine. Jangan sampai mendidik pelajar atau mahasiswa nyabu,” tegas Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa merasa prihatin. Brigjen Suastawa berharap, mereka harus diobati atau direhabilitasi dulu. Setelah pulih,

baru bisa melanjutkan sekolah. “Kalau dibiarkan, kita khawatir berpengaruh kepada pelajar lainnya. Itu hanya sampelnya diperiksa, bagaimana kalau semua diperiksa, mungkin jumlahnya banyak lagi,” ujarnya. Terungkapnya hal itu, lanjut Suastawa, saat tim gabungan pukul 08.00 hingga 13.00 wita melakukan sosialisasi dan tes urine menggunakan alat narco test. Di salah satu SMK Kesehatan di wilayah Kecamatan Mengwi, petugas melakukan tes urine terhadap 40 siswa. Setelah dilakukan pemeriksaan menggunakan narco test, terungkap satu orang positif mengonsumsi sabu-sabu (SS)

dan satu orang positif mengonsumsi ekstasi. Selain itu, tim gabungan juga melakukan tes urine terhadap 40 siswa SMP Negeri di Mengwi. Di luar dugaan, salah satu siswa ternyata positif mengonsumsi SS dan ekstasi. “Ini baru siswa SMP sudah mengonsumsi sabu-sabu dan ineks. Kondisi ini harus disikapi serius, jangan lagi anggap remeh peredaran narkoba karena sudah menjamah sekolah,” tegas mantan Dir. Binmas Polda Bali ini. Sedangkan di Akademi Kebidanaan, petugas mengambil sampel urine 40 mahasiswi. Lagi-lagi petugas dibuat tercengang karena dua mahasiswi positif mengonsumsi ineks dan SS. Tindak lanjut dari temuan tersebut, siswa dan mahasiswi yang positif mengonsumsi narkoba akan dibawa ke BNNK Badung untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. “Kami tekankan lagi supaya Kurikulum Terintegrasi tentang bahaya narkoba secepatnya

diterapkan. Tujuannya, supaya anak didik paham dan mampu membentengi diri dari pengaruh narkoba,” ungkapnya. Untuk memaksimalkan proses rehabilitasi karena jumlah pengguna narkoba Bali cenderung meningkat, Brigjen Suastawa mendampingi Direktur Penguatan Kelembagaan Rehabilitasi Instansi Pemerintah BNN, Brigjen Pol. Ida Oetari Purnamasari melakukan rapat dengan Karo Aset Pemprov Bali I Ketut Adiarsa dan instansi lainnya terkait rencana pemanfaatan aset tanah penguasaan Pemerintah Provinsi Bali. Kegiatan tersebut berkaitan dengan koordinasi pemanfaatan aset untuk program rehabilitasi dan rencana pembangunan Balai Rehabilitasi di Jalan Melati, Denpasar. “Kegiatan yang akan dilakukan dalam bentuk penguatan lembaga rehabilitasi, fasilitasi lembaga rehabilitasi, strategi, rehabilitasi berkesinambungan yang akan dikelola oleh BNNP,” ujarnya. (kmb36)

Bali Post/ist

DILELANG - Sejumlah kendaraan dinas Pemkab Badung yang tak terpakai dikumpulkan sebelum dilelang.

Ratusan Motor Tua Dilelang

Mangupura (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung mulai melakukan inventarisasi aset mangkrak. Termasuk, ratusan kendaraaan dinas jenis sepeda motor yang saat ini berada basemant pemkab setempat. Rencananya, lelang terhadap sepeda motor dinas tidak layak pakai ini bakal dilakukan Agustus mendatang. Kabag Aset Setda Badung I Wayan Puja mengatakan, aset yang masih bernilai akan dilakukan pelelangan secara terbuka. Berbagai jenis kendaraan roda dua dari tahun 1984 hingga tahun 1994 itu, sesuai rencana akan dilakukan lelang pada Agus-

tus mendatang. “Kami tengah melakukan pendataan dan penilain atas aset-aset tersebut untuk dihapuskan dan lelang. Ya… dikumpulkan untuk memudahkan pemantauan,” ungkap Puja saat dimintai konfirmasi, Senin (18/7) kemarin. Menurutnya, aset-aset tersebut terlebih dahulu akan dilakukan penilaian. Penilaian ini guna menentukan harga dasar sesuai dengan nilai publik dan nilai pemerintah. “Prosesnya dilakukan penilaian terlebih dahulu, yang masih bernilai akan dilakukan lelang,” katanya. Dijelaskannya, untuk menentukan nilai aset tersebut, pihaknya bekerja sama

dengan pejabat berwenang yakni DJKN (Direktorat Jenderal Kekayaan Negara). “Setelah dilakukan penilaian, baru dilakukan lelang secara umum,” ucapnya. Beberapa aset telah dilakukan penilaian untuk selanjutnya dilakukan lelang secara bertahap. Sayangnya, ia tidak menyebutkan beberapa item aset yang akan dihapuskan dan yang akan dilelang. “Jumlah itemnya saya tidak detail tahu, tapi yang jelas roda dua, roda empat dan inventaris. Agustus atau September yang sudah dilakukan penilaian (dilelang -red). Dan tahapan berikutnya setelah dilakukan penilaian tahap berikutnya,” ujarnya. (kmb27)

Pengecekan Landasan

Bandara Ngurah Rai Ditutup Sementara Mangupura (Bali Post) – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Senin (18/7) kemarin, ditutup sementara lantaran PT Angkasa Pura I menengarai terjadi kerusakan pada landasan (runway) 09 yang berada di timur bandara. Pihak manajemen mengeluarkan Notam A2077/16 yang menyatakan bandara ditutup untuk sementara mulai pukul 09.30 wita hingga 10.12 wita. General Manager PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Trikora Harjo, saat dimintai konfirmasi, membenarkan perihal tersebut. Kebijakan menutup sementara operasional diputuskan setelah manajemen melakukan inspeksi terhadap fasilitas sisi bandara. “Kami memang secara rutin melakukan pengecekan atau inspeksi

terhadap fasilitas sisi udara, salah satunya adalah kondisi runway. Kebetulan pengecekan awal pada pukul 05.00 Wita, kami curiga pada satu titik di runway harus dilakukan pengecekan secara detail,” ungkapnya. Menurutnya, pengecekan yang dilakukan sehari dua kali pada pukul 05.00 wita dan 17.00 wita memerlukan waktu sehingga dilakukan penutupan sementara. “Pengecekan secara detail ini membutuhkan waktu 15 sampai 20 menit. Jadi, kami mencari waktu kapan bisa dilakukan pengecekan pada operasional bandara tidak terlalu padat. Sehingga, diputuskan pukul 09.30 wita dilakukan pengecekan,” terangnya. Hasil pengecekan secara detail yang dilakukan hingga pukul 10.05 wita, kata

Trikora, tidak terjadi kerusakan. Namun akibat penutupan sementara, telah berdampak pada keterlambatan penerbangan (delay). “Jadi, setelah dilakukan pengecekan, tidak ada kendala yang perlu dilakukan perbaikan. Posisinya normal, namun kami perlu memastikan saja. Sebab, harus dipastikan baik karena berkaitan dengan keselamatan penerbangan tidak ada tawar-menawar,” tegasnya. Berdasarkan data penerbangan, maskapai yang mengalami keterlambatan adalah GA.400, GA.334, KD.677, GA.7049, IW.1802, SJ.1159, TR.2282, dan MI.176. “Dampak dari pemeriksaan, terjadi penundaan penerbangan tujuan Surabaya, Lombok, Jakarta dengan maskapai Garuda Indonesia, Sri Wijaya Air, Wing Air dan Lion Air,” ujarsnya. (kmb27)

FENOMENA sampah plastik di Badung yang mencapai 750 kg atau 0,58 % dari total sampah 210 ton per hari, perlu diadakan totalitas penanganan dengan inovasi. Kali ini inovasi yang disuguhkan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Badung adalah Gotik (Gojek Sampah Plastik). Senin (18/7) kemarin, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta meresmikan inovasi tersebut di Wantilan Pura Perancak Desa Tibubeneng, Kuta Utara. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Diklat Provinsi Bali Dr. I.B. Sedhawa, S.E., M.Si., Kepala DKP Badung Putu Eka Merthawan, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Badung drh. I Ketut Sudarsana, anggota DPRD Badung Wayan Sandra, Ketua PKK Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, Wakil Ketua PKK Badung Ny. Kristiani Suiasa, Ketua DPW Ny. Kompyang Swandika, Ketua Gatriwara Badung Ny. Ayu Parwata, Camat Kuta Utara A.A. Putu Yuyun Hanura Eny serta 1.208 petugas DKP Badung. Kepala DKP Badung Putu Eka Merthawan mengungkapkan, inovasi ini amat mudah, menarik dan melibatkan banyak komponen SKPD maupun non SKPD yang berkelanjutan. ”Agar inovasi ini bisa berjalan dengan baik, kita kerja samakan juga dengan bank sampah. Saat ini, kita memiliki bank sampah sentral sebanyak empat buah dengan anggota sebanyak 1.108 orang. Selain itu, Inovasi Gotik ini juga hasil dari godokan saya sebagai peserta Diklat Pim II angkatan I tematik pariwisata tahun 2016,” ujarnya. Ia mengatakan, Inovasi Gotik ini menargetkan mampu mengumpulkan sampah

GOTIK - Bupati Giri Prasta didampingi Kepala DKP Putu Eka Merthawan, Kepala BLH drh. I Ketut Sudarsana dan Ketua TP PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta saat meresmikan Inovasi Gotik di Wantilan Pura Perancak Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Senin (18/7) kemarin. plastik 3 ton per bulan dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. “Kita akan sasar 196 SD, SMP dan SMA/SMK, 8 pasar tradisional, dasa wisma Kelompok PKK serta 8 destinasi pariwisata,” terangnya. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta memberi apresiasi kepada seluruh komponen DKP atas inovasi cerdas ini. Pihaknya berharap komponen pelayanan 3R sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Badung. “Kerja sama degan bank sampah harus ditingkatkan agar serapan sampah dari berbagai komponen bisa teradopsi,” ujarnya. Terkait inovasi terbaru DKP Badung itu, Bupati Giri Prasta degan tegas meminta seluruh staf di lapangan harus bekerja keras, disiplin dan loyal untuk mewujudkan Badung bersih, hijau dan berbunga. Ketua Tim Penggerak PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta menyatakan siap

mendukung program Gotik ini degan menggerakkan seluruh dasa wisma PKK seBadung. “Dalam waktu singkat kami akan mengadakan sosialisasi di masing-masing kecamataan agar Gotik ini mencakup seluruh desa seBadung,” terangnya. Kepala Badan Diklat Provinsi Bali, Ida Bagus Sedhawa juga men-support inovasi ini. Menurutnya, kegiatan ini merupakan hasil pembelajaran Badan Diklat Bali karena Kadis DKP saat ini masih menjadi peserta Diklat Pim II. Pihaknya mengharapkan, dari inovasi ini melahirkan pemimpin perubahan dengan inovasi yang bermanfaat. Tidak hanya peluncuran Inovasi Gotik, Bupati Giri Prasta juga menyerahkan penghargaan pasar tradisional terbersih se-Badung dan memberikan penghargaan kepada staf DKP yang memiliki tabungan terbanyak di bank sampah. (ad521)

Dua Turis Kemalingan di Vila

Mangupura (Bali Post) Vila di Pererenan, Mengwi, Minggu (17/7) lalu, dibobol maling. Dua turis asal New Zealand, Stephen Edward (46) dan Timothy James (47), yang tinggal di vila tersebut, kehilangan barang berharga senilai Rp 75 juta. Kasus ini kini ditangani Polsek Mengwi. Saat kejadian, menurut sumber kepolisian, Senin (18/7) kemarin, dua korban menghadiri pesta di

kawasan Seminyak, Kuta, Sabtu (16/7) lalu. Mereka baru balik ke vila pada Minggu pukul 04.30 wita. Setibanya di vila, ternyata pintunya tidak terkunci. Korban yang bekerja menjadi tukang bangunan di negaranya itu, langsung menuju ruang tamu dan nonton televisi. Beberapa menit kemudian, mereka baru sadar barang-barangnnya hilang. Di antaranya dua laptop merek

Appel, dua kamera dan ipad. “Barang-barang itu awalnya ditaruh di atas rak televisi. Saat itu, korban baru sadar kemalingan,” tegas sumber di Polres Badung. Kapolsek Mengwi Kompol I Nengah Patrem saat dimintai konfirmasi, mengatakan masih menyelidiki kasus itu. Sedangkan saat kejadian, vila dalam kondisi kosong sehingga menjadi kendala melakukan penyelidikan. (kmb36)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E

Target Menjadi ”Airport Excellence in Safety” Fakultas Kesehatan Ayurweda Unhi Dikunjungi Mahasiswa Thailand Bandara I Gusti Ngurah Rai Gandeng ACI

FAKULTAS Kesehatan Prodi Ayurweda Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menerima kunjungan mahasiswa dan dosen dari Central Collage Network I dan Boromarajonani College of Nursing (BCN) Trang, Thailand dan Stikes Bali, Senin (18/7) kemarin. Kunjungan ke Fakultas Kesehatan Unhi itu dalam rangka students and faculty exchange antara Stikes Bali dengan Central Collage Network I dan BCN Trang Thailand. Stikes Bali kemudian mengajak rombongan itu berkunjung ke Unhi untuk menambah wawasan akademik, khususnya tentang usada Bali. Dalam kunjungannya ke Fakultas Kesehatan Ayurweda Unhi, mahasiswa dan dosen dari negeri Gajah Putih itu diberikan kuliah umum tentang makanan tradisional Bali oleh dosen Unhi Prof. Dr. I Wayan Redi Aryanta dan materi Usada Bali oleh Kaprodi Ayurweda Unhi Ida Bagus Putra Suta, S.Ag. Dalam kesempatan itu, Prof. Redi menyampaikan jenis kuliner tradisional Bali, seperti lawar, be guling dan be tutu. Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Unhi itu juga menyampaikan makanan fermentasi, seperti urutan, terasi dan berem. Jenis makanan itu diuraikan dari cara membuatnya, rasa, tekstur hingga dampaknya terhadap kesehatan. Termasuk mutunya secara mikrobiologis dan kimiawi. Mahasiswa dan dosen dari Thailand itu tampak antusias menyimak pemaparan

materi dari Prof. Redi Aryanta yang mantan PR I Unud tersebut. Sedangkan IB Putra Suta menyampaikan materi Usada Bali. Disampaikan bahwa usada adalah ilmu pengobatan tradisional Bali bersumber dari Ayurweda, ilmu pengobatan Hindu yang telah berkembang di India sejak dulu. Dalam pengobatan tersebut, ada dua hal yang menjadi perhatian yaitu sehat dan sakit. Orang sehat mesti tetap sehat dan panjang umur. Karena itu, kesehatan mesti dijaga dengan baik. Kemudian penyakit yang akan timbul dan mengganggu kesehatan tubuh perlu dicegah. Sedangkan orang sakit harus diobati hingga sembuh, sehingga sehat dan umur panjang. Ida Bagus Putra Suta

B R A N D I N G D I S I N I

menambahkan, umur panjang kalau sakit-sakitan, juga tidak baik. Dalam usada Bali, penyembuhan penyakit salah satunya menggunakan obat. Obat tersebut berasal dari tumbuh-tumbuhan, binatang dan bahan-bahan lainnya. Sedangkan pengobat tradisional Bali disebut balian. Sementara itu, Fakultas Kesehatan Unhi memiliki satu Prodi yaitu Ayurweda. Prodi ini sudah terakreditasi B dari BAN-PT. Hadir saat kunjungan itu Wakil Dekan Ni Luh Gede Sudariyati, S.Si., M.Si., Kepala Laboratorium Putu Lakustini Cahyaningrum, S.Si., M.Si., Humas Unhi Ida Bagus Samba, sejumlah dosen, mahasiswa dan alumni Fakultas Kesehatan Unhi. (ad1033)

BERKUNJUNG - Mahasiswa dari Central Collage Network I dan Boromarajonani College of Nursing (BCN) Trang, Thailand dan Stikes Bali, foto bersama dengan mahasiswa dan dosen Fakultas Kesehatan Unhi.

MASALAH safety atau keselamatan penerbangan, saat ini terus menjadi perhatian serius pihak Bandara I Gusti Ngurah Rai. Dengan semakin meningkatnya safety yang sudah dilakukan saat ini, pihak Bandara I Gusti Ngurah Rai menargetkan untuk bisa menjadi Airport Excellence in Safety. Setelah sebelumnya bekerja sama dalam peningkatan kualitas pelayanan, kali ini manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) kembali menggandeng Airport Councils International (ACI) dalam rangka meningkatkan kualitas keselamatan di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Kegiatan dengan tema ACI APEX (Airport Excellence) in Safety Programe ini merupakan sebuah program yang menyediakan asistensi atau bantuan bagi anggota ACI. Asistensi ini, terutama dalam meningkatkan keselamatan dan kepatuhan terhadap standar yang telah ditetapkan oleh International Civil Aviation Organization (ICAO). Dengan adanya standarisasi ini, Bandara I Gusti Ngurah Rai akan menjadi bandara pertama di PT Angkasa Pura I (Persero) yang keselamatannya terakreditasi secara internasional, karena telah memenuhi standar ICAO. Selama satu minggu ke depan, dari tanggal 18-22 Juli 2016, tim auditor ACI akan memeriksa dan menilai langsung tingkat keselamatan penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Baik itu dari sisi Standard

KESELAMATAN - Suasana initial meeting bersama ACI, Senin (18/7) di Novotel Bali Airport, dalam rangka meningkatkan keselamatan dan kepatuhan terhadap standar penerbangan. Operating Procedure (SOP) maupun penanganan kecelakaan penerpenerapannya di lapangan. bangan dan pemadam kebakaran Operation Director, Wendo Asrul hingga penanganan satwa liar,” Rose yang ditemui usai initial meet- jelas Wendo. ing bersama ACI, Senin (18/7) di Kepala Otoritas Bandar Udara Novotel Bali Airport, mengatakan Wilayah IV Bali Nusra, Yusfandri bahwa program ini merupakan upa- Gona pada kesempatan tersebut ya nyata bagi peningkatan standar menambahkan, pihaknya sangat dan kualitas keselamatan bandara mendukung dengan adanya prodi lingkungan Angkasa Pura I, gram ini. Program ini sangat pentyang dimulai dari Bandara I Gusti ing dalam rangka meningkatkan Ngurah Rai. Kegiatan ini pada prin- safety level di Bandara I Gusti sipnya adalah untuk memastikan, Ngurah Rai. Selama ini Bandara bahwa standarisasi aspek kesela- I Gusti Ngurah Rai selalu melakumatan di Bandara I Gusti Ngurah kan lompatan-lompatan dalam Rai sesuai dengan aturan-aturan bidang safety dan peningkatan dari ICAO. ”Faktor-faktor yang pelayanan. “Kami berharap, apa akan diaudit oleh ACI, antara lain yang dicapai selama ini agar bisa keselamatan penerbangan (runway ditingkatkan dan nantinya kita safety) marka, penerangan dan akan lakukan bersama-sama,” rambu-rambu di area sisi udara, harapnya. (ad574)

Senator RI Serukan Perlindungan Situs Hindu Candi Taxila di Pakistan

Dukung Pakistan Perangi ISIS, Wedakarna BPJS Kesehatan Cabang Denpasar dan ISI Denpasar Ingatkan Pesan Bung Karno di Asia Afrika Tanda Tangani Kesepakatan Bersama Berikan Jaminan Kesehatan bagi Mahasiswa

DALAM rangka perluasan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional, Senin (18/7) kemarin dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara BPJS Kesehatan Cabang Denpasar dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, tentang Jaminan Kesehatan bagi mahasiswa di Ruang Sidang Kampus ISI Denpasar. Kesepakatan bersama tersebut ditanda tangani langsung oleh dr. Kiki Christmar Marbun, AAK., selaku Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang

Denpasar dan Dr. I Gede Arya Sugiartha, SS.Kar., M.Hum., selaku Rektor ISI Denpasar. Tujuan dari kesepakatan bersama ini adalah mewujudkan penyelenggaraan jaminan kesehatan bagi mahasiswa ISI Denpasar sebagai implementasi UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, salah satunya adalah Jaminan Kesehatan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Jaminan kesehatan bagi mahasiswa dapat dikategorikan sebagai segmen Peserta Bukan Penerima

C E R I T A S U K S E S

Selasa Kliwon, 19 Juli 2016

KESEPAKATAN - Suasana penandatanganan kesepakatan bersama antara BPJS Kesehatan Cabang Denpasar dengan ISI Denpasar, tentang Jaminan Kesehatan Bagi Mahasiswa, Senin (18/7) kemarin.

Upah (PBPU) Kolektif, di mana selanjutnya akan dilakukan koordinasi teknis antara BPJS Kesehatan Cabang Denpasar dengan ISI Denpasar tentang pendaftaran dan pemungutan iuran peserta untuk memudahkan mahasiswa menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional. Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan, seluruh penduduk Indonesia dan orang asing yang bekerja paling singkat 6 bulan, wajib menjadi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional. “Kami mengajak dan menghimbau perguruan tinggi/ universitas/sekolah tinggi/institut dan lain-lain untuk dapat ikut serta membantu bergotong royong menyukseskan program pemerintah, dengan mengikutsertakan mahasiswa/anak didik mendaftarkan diri menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional,” kata dr. Kiki Christmar Marbun, AAK. Mari daftarkan diri sebelum sakit, dengan gotong royong semua tertolong. Silakan hubungi BPJS Kesehatan Cabang Denpasar, Jl. Gatot Subroto Timur, No.221 Denpasar, Telp. 0361 – 4723364, 4723365, 4723369, Hotline : 081 236 565 31, kcdenpasar@bpjs-kesehatan.go.id atau www.bpjs-kesehatan.go.id. (ad523)

Di Pelabuhan Gilimanuk

34 Duktang Tanpa KTP Dipulangkan

Negara (Bali Post) Dalam sepekan terakhir, puluhan penduduk pendatang (duktang) tanpa KTP yang diperiksa di Pos KTP Gilimanuk dipulangkan. Hingga Senin (18/7) kemarin, arus duktang yang masuk ke Bali masih nampak padat. Begitu juga dengan pemeriksaan identitas di Pos KTP sambung menyambung ramai. Hampir setiap kapal bersandar dipenuhi kendaraan yang menyeberang masuk ke Bali. Dari data yang dihimpun di Pos Pemeriksaan KTP Gilimanuk,

sejak Kamis (7/7) pagi hingga Senin (18/7) pagi, terdapat ratusan pelanggaran kependudukan (tanpa KTP dan KTP mati). Rinciannya 132 tanpa KTP dan 67 KTP mati. Dari jumlah pelanggaran tersebut, 34 pelanggar dipulangkan atau ditolak masuk ke Bali. Koordinator Pemeriksaan Pos KTP Gilimanuk, I Ketut Gunadi mengatakan tidak semua duktang melakukan pelanggaran dipulangkan dan dilakukan secara selektif. Pelanggar yang dipulangkan, duktang

yang tidak dapat menunjukan identitas dan bertujuan tidak jelas. Namun ada duktang yang tidak membawa KTP, tapi bisa menunjukan identitas lain serta memiliki tujuan jelas diberikan kebijakan untuk lewat. Kendati diperbolehkan lewat, mereka tetap dicatat dalam buku identitas serta nomor handphone. Selain tujuan jelas, dari ratusan pelanggaran itu juga ada yang bertujuan untuk bersilaturahmi dan ada yang tujuannya ke Lombok maupun NTT. (kmb26)

Amlapura (Bali Post)Seorang warga Ujung Pesisi, Desa Tumbu, Karangasem, Suparman (26) dilaporkan hilang oleh kedua orangtuanya ke Polsek Karangasem. Dia sempat pamitan pergi ke Denpasar untuk bekerja kepada ibunya. Tapi hingga kini Suparman tak pernah memberi kabar kepada keluarga. Dia dikhawatirkan gabung kelompok radikal tertentu yang sedang meresahkan masyarakat saat ini. Ayahnya, Abdul Rahman (71), mengatakan Suparman meninggalkan rumah sejak 2 Juni lalu, sekitar pukul 10.00 Wita. Lantaran tak ada kabar apapun, dia akhirnya mengadu ke Polsek Karangasem, Minggu (17/7) lalu. Dia mengaku sudah berusaha menghubungi anaknya itu. Tapi tetap saja tidak bisa mengetahui kabarnya. Padahal biasanya dia

selalu rajin memberi kabar. Petani ini khawatir terjadi sesuatu pada anaknya. Bahkan muncul kekhawatiran dia gabung kelompok radikal tertentu. Saat meninggalkan rumah dan pamitan dengan ibunya, Dariah (66), dia mengaku pergi ke Denpasar untuk berdagang. Lantaran tidak ada kabar, pihak keluarga juga berusaha mencari keberadaannya di Denpasar dan rumah sejumlah kerabat di Karangasem. Namun sejauh ini hasilnya tetap nihil. Suparman dikatakan memiliki ciri-ciri fisik sedikit gemuk, tinggi badan sekitar 165 cm, berjenggot tipis, rambut ikal hitam dan kulitnya sawo matang. Saat pergi meninggalkan rumah, yang bersangkutan menggunakan celana pendek warna biru dan kaos oblong warna hitam. Suparman pergi berdagang

ke Denpasar mengendarai sepeda motor Honda Vario DK 7815 SE warna putih strip biru. Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso, Senin (18/7) kemarin mengatakan sebab-sebab dia meninggalkan rumah belum dapat dipastikan. Polsek Karangasem masih melakukan lidik. Begitu mendapat laporan, jajaran Polsek Kota Karangasem sudah langsung melakukan penyelidikan. Sejauh ini Suparman masih dinyatakan misterius. Apakah ada kaitannya dengan kelompok radikal tertentu, seperti gerakan Fajar Nusantara atau terkait terorisme seperti ISIS, juga belum dapat dipastikan. ”Sejauh ini belum ditemukan ada indikasi kalau korban terlibat gerakan seperti itu. Kami hanya baru menerima laporan kehilangannya,” katanya. (kmb31)

Hilang, Warga Ujung Pesisi Dikhawatirkan Gabung Kelompok Radikal

SETELAH merekomendasikan sejumlah nama tokoh Bali untuk posisi Konsul Kehormatan bagi sejumlah negara, kali ini giliran Republik Pakistan yang ingin menyatakan kerja sama secara khusus dengan Bali. Dengan mengundang tokoh kharismatik Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, pihak kedutaan besar Republik Pakistan menyatakan keinginannya agar hubungan antara Indonesia dan Pakistan, khususnya Bali bisa terjalin dengan lebih baik khususnya di bidang pariwisata, pluralism dan pendidikan. Hal ini disampaikan oleh Yang Mulia Duta Besar Aqil Nadeem saat bertemu dengan Senator RI Gusti Wedakarna. “Saya senang sekali bertemu dengan Yang Mulia Shri Gusti Wedakarna sebagai sosok pemimpin muda dari Bali. Kerja sama mutual antara Pakistan dan Bali sangat diperlukan. Apalagi di Pakistan ada sebuah situs Hindu yakni Candi Taxila yang merupakan peninggalan Pangeran Hindu Sidharta Gautama (Wisnu Awatara), yang dipercaya ada hubungan dengan Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit. Selain itu, dalam bidang ekonomi, industri, perdagangan dan pendidikan juga sangat potensial. Termasuk keinginan kami untuk membentuk Honorary Consul of Pakistan di Bali,” ungkap Duta besar Aqil Nadeem. Terhadap hal ini, Gusti Wedakarna menyatakan bahwa semangat Asia Afrika tetap menjadi platform perjuangan dirinya, termasuk menjalin hubungan baik dengan Pakistan. “Pakistan adalah salah satu negara pendiri dari Asia Afrika yang berlanjut dengan Non Blok. Semangat antarbangsa ini harus terus digelorakan, apalagi tahun ini kita peringati 61 tahun KAA. Saya akan perhatikan semua usulan dari Pakistan, termasuk menyiapkan rekomendasi nama untuk kandidat Konsul Kehormatan Pakistan di Bali,” ungkap Gusti Wedakarna. Selain membicarakan kerja sama ekonomi dan pendidikan, Gusti Wedakarna juga memberikan pandangan akan peran Pakistan dalam kontra terorisme di dunia. “Saya mendukung aliansi utama Pakistan bersama Amerika Serikat dalam menghadapi terorisme global. Kita sudah lihat bagaimana suksesnya aliansi Global yang dikomandani Amerika Serikat menghancurkan Al Qaida dan sekarang dunia fokus untuk menghancurkan teroris Islamic State (ISIS). Indonesia dan Pakistan punya kepentingan yang sama, yakni menciptakan perdamaian dunia saya rasa ISIS sudah jadi musuh TNI dan Polri. Dan posisi Pakistan baik secara geopolitik dan geografis di anak benua Asia sangat

menentukan. Maka dari itu, Bali menyatakan siap mendukung Pakistan dalam menghadapi ISIS dan perdamaian dunia,” ungkap Gusti Wedakarna. Dalam waktu dekat, Gusti Wedakarna akan mengikuti konfrensi internasional yang rencananya diadakan di Pakistan, khususnya mengenai hubungan pluralism antaragama dan kesadaran global untuk perdamaian. “Saya akan mewakili World Hindu Youth Organization (WHYO) dan akan terus mengusahakan agar perdamaian dunia terutama dialog Hindu dan Islam terus diusahakan. Dua agama ini sama–sama punya penganut di atas 1 miliar dan peran tokoh agama Hindu dan Islam sangat krusial, terutama menghindari konflik Syiah dan Sunni atau konflik Islam dan Hindu yang berkembang di Asia Selatan dan Timur Tengah agar tidak masuk Indonesia. Indonesia sebagai negara yang memiliki Bali sebagai basis Hindu akan membantu diplomasi Indonesia, ya senjatanya peninggalan Bung Karno di KAA yakni Pancasila dan Dasa Sila,” ungkap President Sukarno Center itu. (ad522)

MENERIMA – Duta Besar Pakistan HE Aqil Nadeem saat menerima Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS di Kedutaan Republik Islam Pakistan.

Seminar Nasional STAH Negeri Gde Pudja Mataram Membangun Peradaban Bangsa Perspektif Pendidikan Agama

SEKOLAH Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Gde Pudja Mataram menyelenggarakan seminar nasional bertajuk “Membangun Peradaban Bangsa Perspektif Pendidikan Agama -Agama” di Golden Palace, Senin (18/7). Pelaksanaan seminar nasional yang melibatkan tokoh- tokoh lintas agama tersebut ditujukan demi membangun peradaban bangsa yang lebih baik. Dalam seminar itu, para tokoh menjabarkan pandangan umum tentang peradaban bangsa berdasarkan perspektif pendidikan agama masing-masing. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama (Dirjen Bimas Hindu

Kemenag RI) Prof. Dr. I Ketut Widnya, M.A., M.Phil., PhD., yang berperan sebagai keynote speaker menyatakan, pendidikan harus berbanding lurus dengan pembebasan. Dalam implementasi proses pendidikan, setidaknya seorang guru harus memegang teguh sembilan sifat dan sikap dalam diri masing-masing. Sementara itu, para peserta didik sedianya memiliki tiga sifat yang harus dikedepankan sebagai karakter seorang pelajar. Sebelumnya Ketua STAH Negeri Gde Pudja Mataram, Dr. Ni Putu Listiawati, S.E., Ak., MM., dalam sambutan pembukaan pada seminar tersebut menyatakan pendidikan merupakan satu hal yang paling

SEMINAR - Dirjen Bimas Hindu RI Prof. Dr. I Ketut Widnya M.A., M.Phil., PhD., (kiri) mengawali pembahasan pada seminar nasional didampingi Wakil Ketua STAH Negeri Gde Pudja Mataram Dr. Susilo Edi Purwanto, S.Ag., M.Si.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

berpengaruh terhadap maju atau mundurnya peradaban suatu bangsa. Meski demikian, pada fenomena yang terjadi seperti saat ini tidak sedikit orang di Indonesia menyandang status gelar dan jabatan yang tinggi. Sayangnya kalangan orangorang berpendidikan tersebut tidak mempunyai etika atau akhlak yang baik. Hal tersebut dapat dilihat dari masih melambungnya angka kasus tindak pidana korupsi di negeri ini. “Adanya pejabat berpendidikan tinggi terlibat korupsi, karena mereka tidak mempunyai karakter yang baik. Sehingga mereka tidak sadar bahwa apa yang mereka lakukan dapat memperburuk citra dan peradaban bangsanya sendiri,” katanya. Senada dengan penuturan dari Ketua Panitia Seminar Nasional tersebut, Dr. I Nyoman Wijana, M.Si., M.Pd., yang ditanya di sela-sela perhelatan seminar. Ia mengatakan seminar yang berlangsung dua hari, yakni pada Senin kemarin dan Selasa (19/7) hari ini ditujukan untuk menjawab fenomena kebangsaan yang banyak diwarnai tontonan kurang beradab. Seperti halnya gaduh para petinggi partai politik seperti orang tak beretika muncul di media massa, khususnya televisi. “Seminar ini akan diisi oleh pemateri lintas agama, besok (hari ini, red) ada guru besar dari Universitas Sanata Dharma yang akan berbicara tentang peradaban bangsa dari perspektif pendidikan keagamaan secara umum,” tandasnya. (ad1034)


DAERAH

Selasa Kliwon, 19 Juli 2016

5

Erosi Ancam Permukiman di Pinggir Sungai Ijogading Negara (Bali Post) Permukiman warga dan sarana umum di bantaran sungai Ijogading, Kelurahan Pendem, terancam erosi. Setiap tahun tebing pinggiran sungai terkikis akibat arus air yang membelah Kota Negara. Seperti yang terlihat, Minggu (17/7) lalu tanah di sepanjang pinggiran sungai itu sudah tergerus erosi. Bahkan sejumlah pohon besar kini juga sudah terlihat miring. Sejumlah warga mengungkapkan setiap ta-

hun erosi sungai ini semakin keras. Terutama ketika sungai dipenuhi air, aliran sungai sangat deras. I Wayan Sunantara (49), warga Lingkungan Pendem yang rumahnya dekat sungai, mengungkapkan warga Qanah dekat rumah mereka. Kondisi erosi yang terparah terjadi di sisi timur sungai karena diterjang air, terutama saat air meluap. Pola arus air mengarah ke sisi timur lantaran adanya gundukan tanah timbul di sisi

Bali Post/olo

EROSI – Seorang warga Pendem menunjukkan kondisi bantaran sungai Ijogading yang terkena dampak erosi.

barat sungai. Sejumlah warga sudah berupaya menyender sendiri tebing bibir sungai itu, dengan harapan tidak amblas. Termasuk Sunantara yang terpaksa mencari pinjaman hutang untuk menyender agar tanah tempat tinggalnya tidak terus tergerus. Sejatinya hal tersebut sudah disampaikan ke perangkat kelurahan dan pemerintah daerah. Bahkan sudah dilakukan pengecekan dan pengukuran, tetapi belum ada penanganan. Warga berharap agar hal tersebut ditangani, sehingga tidak sampai menimbulkan musibah akibat air sungai meluap. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Jembrana, I Gusti Putu Mertadana dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah mengecek dan memang terjadi dampak erosi di sekitar permukiman pinggir sungai Ijogading tersebut. Erosi ini, menurutnya disebabkan adanya pendangkalan dan sedimentasi di dasar sungai, sehingga mempersempit aliran air dan berdampak pada pola arus air. Kewenangan penanganan sungai ini ada di Kementerian PUPR melalui Balai Sungai Wilayah Bali-Penida. Terkait kondisi tersebut, pihak Dinas PU Jembrana sudah melaporkan ke Balai agar dapat penanganan. Penanganan senderan sungai ini membutuhkan proses yang cukup panjang. Namun pihaknya berupaya melakukan penanganan ringan, dengan mengeru tanah timbul di sepanjang sungai. (kmb26)

Gaji Ngadat

Karyawan PBS Minta Bupati Ikut Turun Tangan

Banyuwangi (Bali Post)Gerakan para anak buah kapal (ABK) LCT Sritanjung milik Pemkab Banyuwangi menuntut gaji tak pernah surut. Setelah gagal di DPRD dan Dinas Tenaga Kerja Banyuwangi, para karyawan PT Pelayaran Banyuwangi Sejahtera (PBS) ini menuntut Bupati Banyuwangi, Abdulah Azwar Anas turun tangan. Tuntutan ini diluapkan dengan menggelar aksi di depan kantor Pemkab Banyuwangi, Senin (18/7) kemarin. Mereka mendesak Bupati ikut memikirkan gaji ABK yang ngadat sekitar 5 bulan, termasuk tunjangan hari raya (THR) yang tak jelas juntrungannya. Aksi dimulai sekitar pukul 11.00 WIB. Kali ini yang turun ke jalan hanya sekitar 25 orang. Selama aksi, mereka membentangkan sebuah spanduk panjang. Isinya mendesak Bupati Anas meminta PT PBS segera mencairkan gaji karyawan yang ngadat. Beberapa poster bernada protes juga dikibarkan. Massa juga membuat kotak sumbangan yang sangat besar. Kotak ini menyindir manajemen PT PBS yang tak mencairkan gaji karyawan. Mereka juga berorasi mendesak Bupati ikut memikirkan nasib karyawan PT PBS. “Kami sudah lima bulan tak gajian. Total ABK dan karyawan mencapai 50 orang. Rata-rata gajinya, Rp 3-4 juta per orang,” kata Irvan Nurhidayat, koordina-

tor aksi yang juga Ketua Serikat Pekerja kapal LCT Sritanjung. Pria ini menjelaskan, para karyawan PT PBS terbagi dalam dua kapal milik Pemkab Banyuwangi. Kapal LCT Sritanjung 1, gaji karyawannya baru dibayar 50 persen sejak Januari hingga Maret 2016. Lalu mulai April hingga Juni 2016, sama sekali tak gajian. Sedangkan kapal LCT Putri Sritanjung belum dibayar seluruhnya mulai Mei hingga Juni 2016, termasuk THR kemarin. “Nasib kami juga tak jelas, antara diberhentikan atau tetap dipekerjakan,” keluh Irvan. Terkait kondisi ini, pihaknya sudah tiga kali dipanggil oleh Dinas Tenaga Kerja Banyuwangi. Namun hasilnya nihil. Sebab jajaran manajemen PT PBS tak pernah hadir. Karena itu pihaknya meminta Bupati ikut mendesak jajaran PT PBS yang mengelola kapal Pemkab segera mencairkan gaji karyawan. Menurut Irvan, aksi demo dan galang sumbangan di depan Pemkab ini akan digelar selama lima hari, terakhir, Jumat (22/7) mendatang. Harapannya Bupati mau mendengarkan jeritan hati para karyawan PBS. Jika tuntutan gaji bisa dicairkan, pihaknya akan langsung menghentikan aksi. Namun, jika tidak, pihaknya akan terus berjuang menuntut

hak yang belum diberikan PT PBS. “Akibat gaji ngadat, kami kelimpungan menghidupi keluarga,” pungkasnya. Aksi karyawan PT PBS ini sudah kesekian kalinya. Terakhir mereka menggelar aksi galang koin sebagai sindiran ke manajemen PT PBS yang tak mencairkan gaji. Aksi para kru kapal ini merupakan buntut kisruh pengelolaan dua kapal LCT Sritanjung milik Pemkab. Polemik mencuat setelah satu kapal, LCT Sritanjung 1 karam di pesisir Ketapang, belum lama ini. DPRD Banyuwangi menuding, karamnya kapal yang dibeli Pemkab tahun 2001 itu karena kelalaian PT PBS. Dewan akhirnya membentuk Pansus untuk mengusut indikasi penyimpangan dalam pengelolaan kapal. Pansus sedang mengumpulkan bukti. Sebelumnya Direktur Utama PT PBS, Wahyudi menegaskan keuangan perusahaan belum memungkinkan membayar gaji karyawan. Apalagi dua kapal yang dikelolanya sudah tak beroperasi lagi. Dia berjanji, akan mencarikan solusi untuk menyelamatkan gaji para karyawan yang tertunda. Wahyudi mengklaim, sejak beberapa tahun terakhir pendapatan dua kapal LCT Sritanjung terus merosot. Sehingga berdampak pada keuangan perusahaan. (kmb30)

Bali Post/udi

AKSI DEMO - Para kru kapal LCT Sritanjung milik Pemkab Banyuwangi menggelar aksi demo di depan Pemkab Banyuwangi, Senin (18/7) kemarin.

Bali Post/udi

DIGIRING - Mantan pejabat Pemkab Banyuwangi digiring ke tahanan Kejaksaan dalam kasus korupsi bedah rumah, Senin (18/7) kemarin.

Kasus Korupsi Bedah Rumah

Mantan Pejabat BPMPD Banyuwangi Ditahan Banyuwangi (Bali Post)-

Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi menahan mantan Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat pada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Banyuwangi, Anggrit Marjoko dalam kasus korupsi bedah rumah, Senin (18/7) kemarin. Setelah menjalani pemeriksaan maraton, tersangka langsung dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Banyuwangi.

Surabaya. Terkait upaya penangguhan penahanan, menurut Imanuel pihaknya tidak mengabulkan permohonan dari kuasa hukum terdakwa. Alasannya, kasus korupsi ini segera diajukan ke persidangan. Kasus ini kata dia mencuat tahun 2014, berawal dari laporan masyarakat. Hasil penyidikan Kejaksaan, tersangka ikut memotong anggaran bedah rumah. Sebelumnya penyidik juga menahan satu tersangka lain, Sulihono yang berperan sebagai koordinator Tim Pendamping Masyarakat Desa Banjarsari. Tersangka sudah menjalani sidang beberapa kali di Surabaya. Kejaksaan menduga ada sekitar dana Rp 400 juta yang dikorupsi bersama-sama oleh kedua tersangka. (kmb30)

Dia diduga ikut bertanggung jawab dalam proyek bedah rumah dari Kementerian PU dan Perumahan Rakyat tahun 2013. Sebelum ditahan, pria ini menjalani pemeriksaan mulai pukul 10.00 WIB, didampingi pengacaranya, Ribut Puryadi. Sekitar pukul 14.00 WIB, dia digelandang ke mobil Kejaksaan. Sayangnya dia berusaha menghindari wartawan. Bahkan menutup wajahnya dengan masker. Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Adi Imanuel Palibangan menjelaskan penahanan ter-

sangka merupakan lanjutan penyidikan kasus korupsi senilai Rp 736 juta. Penyidik menetapkan tersangka sejak tahun 2014. Modusnya, tersangka yang juga pejabat pembuat teknis kegiatan ini ikut menyunat anggaran bedah rumah bagi 126 warga miskin di Desa Banjarsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Idealnya, setiap rumah mendapatkan jatah bantuan Rp 7,5 juta. Kenyataannya setiap rumah hanya dibantu sekitar Rp 2 juta. “Jadi, terjadi pemotongan anggaran dari APBN,” kata Imanuel.

Banyuwangi (Bali Post)Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Hanura Banyuwangi berlangsung panas, Senin (18/7) kemarin. Bahkan salah satu kandidat terpaksa diusir dari arena sidang. Polisi yang siaga di lokasi berhasil meredam suasana. Suasana panas muncul ketika seluruh peserta dan undangan Muscab diminta keluar ruangan. Polisi langsung bersiaga di pintu masuk arena Muscab yang digelar di sebuah hotel berbintang ini. Hanya peserta yang membawa mandat dan tanda pengenal diperbolehkan masuk. Kondisi kembali tegang setelah satu kandidat Ketua DPC Hanura Banyuwangi, Rio Rossano Hansa dikeluarkan dari arena pertemuan. Tak pelak adik artis era 1980-an, Emilia Contessa ini langsung mencakmencak. Dia menuding arena Muscab sudah dikondisikan. “Saya tercatat sebagai kandidat Ketua DPC, bahkan sudah ikut fit and proper test dengan hasil baik. Tapi saya dikeluarkan dari ruang pertemuan,” protesnya. Yang aneh, kata Rio tiga kandidat lain tetap dibiarkan masuk di ruang Muscab. Terkait insiden ini, pihaknya merasa dikebiri haknya oleh panitia Muscab. Apalagi dia juga tercatat sebagai anggota Hanura. “Saya ini kader. Berhak dipilih sebagai ketua. Tapi kenapa dikeluarkan,” kecamnya. Pihaknya akan memikirkan langkah untuk memprotes Muscab tersebut ke

PROTES - Kandidat Ketua DPC Hanura Banyuwangi protes setelah diusir dari arena Muscab, Senin (18/7) kemarin. DPP Hanura. ruangan lantaran seluruhnya kasnya. S e m e n t a r a i t u , s e k s i adalah pengurus DPC. KetigHasil Muscab kemarin akhkeamanan Muscab Hanura anya, Basuki Rahmat (Ketua irnya memunculkan nama Bambang Sumantri menga- DPC), Ahmad Masrohan (Wakil Rahmat Basuki calon incumtakan kandidat Rio Rossano Ketua DPC) dan Yasin (Ben- bent sebagai Ketua DPC HaHansa dikeluarkan dari ru- dahara). nura Banyuwangi, periode angan berdasarkan peraturan Menurut Bambang, acara 2016-2021. Menurut anggota organisasi. Menurutnya, saat Muscab ini tak melakukan DPRD Banyuwangi, terpilihsidang mendengarkan LPJ votting Ketua DPC. Namun, nya dirinya sudah berdasarkan Ketua DPC hanya pengurus hanya membuka surat nama masukan dari kader di tingkat DPC dan PAC yang diperbole- ketua terpilih yang dikeluar- bawah. Sehingga DPP memberhkan masuk. kan oleh DPP Hanura. “Ini ikan tugas memimpin Hanura “Rio tidak masuk pengu- tidak votting, tapi hanya Banyuwangi. “Kami targetkan rus PAC maupun DPC. Jadi membuka surat DPP. Jika saat Pemilu mendatang Hadilarang masuk,” jelasnya. yang bersangkutan (Rio-red) nura bisa mendapatkan 10 Saat acara seremonial, kata terpilih, pasti akan kita pang- kursi di DPRD,” tegas Basuki. Bambang, yang bersangkutan gil lagi ke ruangan,” pung- (kmb30) sebagai kandidat tetap diperbolehkan masuk. Lalu ketiga kandidat lain tetap dibiarkan di

Begitu ditetapkan tersangka, dia langsung mengajukan pensiun dini dari Pemkab Banyuwangi. Tersangka dijerat dengan pasal 2 ayat 1 junto huru b UU No. 20/2001 yang mengubah UU 31/1999 tentang Tindak Pidana Korupsi dan junto 55 ayat 1 ke 1 KUHP. “Jadi, tersangka ikut turut serta bersama-sama,” jelasnya. Menurut Imanuel, tersangka dititipkan dahulu ke LP Banyuwangi. Nanti setelah menjalani sidang korupsi di Pengadilan Tipikor Surabaya, tersangka akan dilayar ke Rutan Medaeng,

Muscab Partai Hanura Diwarnai Pengusiran Satu Kandidat

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Bali Post/udi


OPINI

6

Selasa Kliwon, 19 Juli 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana ”Panama Paper”, ”Tax Amnesty”, dan Pemberantasan Korupsi DUNIA baru-baru ini dihebohkan dengan mencuatkan kasus panama paper. Dalam dokumen panama paper tersebut terungkap nama-nama pengusaha, termasuk dari Indonesia yang mencatatkan usahanya di luar negeri untuk menghindari (mengemplang) pajak. Jumlahnya cukup banyak dan nilainya juga cukup membuat tercengang. Tentu saja hal ini membuat pemerintah kebakaran jenggot, ternyata selama ini bangsa ini tidak saja telah dikhianati oleh para pengemplang pajak di dalam negeri ini, tetapi juga yang di luar negeri. Untuk menarik dana demikian besar yang diparkir para pengusaha di luar negeri, tentu saja bukanlah perkara mudah. Pekerjaan cukup berat untuk menarik kembali dana-dana atau repatriasi yang seharusnya masuk dalam keuangan negara. Untuk itu pemerintah mencetuskan ide pemberian tax amnesty (pengampunan pajak) untuk bisa menarik dana-dana yang diparkir di luar negeri. Bahkan, pemerintah telah menerbitkan payung hukum berupa Undang-Undang (UU) Tax Amnesty yang diharapkan efektif berlaku dalam minggu-minggu ini. Sosialisasi pun telah gencar dilakukan, salah satunya melalui road show yang dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi. UU Tax Amnesty ini, pada intinya memberi kesempatan kepada wajib pajak untuk melunasi kewajiban terutangnya, terutama dana yang diparkir di luar negeri. Tentu saja termasuk yang ada di Panama Paper, diharapkan bisa dibawa kembali ke Indonesia untuk memperkuat perekonomian, terutama pada saat ekonomi belum begitu membaik. Dengan adanya tax amnesty para pengemplang pajak diharapkan tidak menaruh dananya di luar negeri tanpa memberi dampak optimal bagi penerimaan negara. Tentu saja keberhasilan kebijakan mulia ini sangat bergantung pada kesadaran rasa nasionalisme para pengusaha. Mereka dapat mengajukan surat permintaan pengampunan pajak pada pemerintah dan selanjutnya melengkapinya proses administrasi yang lain. Namun hal ini belumlah cukup melancarkan kebijakan ini, mengingat berhubungan dengan luar negeri. Pemerintah di mana dana-dana para pengusaha Indonesia itu diparkir tentu tidaklah langsung merelakan dan pastilah berupaya untuk mempertahankannya. Karena itu, keberhasilan kebijakan ini juga sangat tergantung bagaimana diplomasi luar negeri yang dijalankan pemerintah. Terlepas dari berbagai kendala yang ada, sudah tentu semua berharap kebijakan ini benar-benar efektif mendongkrak pendapatan Negara dari pajak. Yang terpenting lagi, hasil dari Tax Amnesty ini benar-benar mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi bangsa ini. Sebab, bila Tax Amnesty ini berhasil dilaksanakan dengan efektif akan ada dana segar yang masuk. Dana tersebut haruslah benar-benar dimanfaatkan untuk menggerakkan roda perekonomian bangsa, seperti untuk pembangunan infrastruktur, pembiayaan usaha kecil dan yang lainnya. Akan menjadi sia-sia jika hasil dari pencairan Panama Paper dengan tax amnesty ini malah dikorupsi oleh para pejabat di dalam negeri. Dan hal inilah yang sebenarnya selama ini menjadi kekhawatiran para pengusaha, sehingga membuat mereka ”ngambul” dengan memarkir dananya di luar negeri. Karena itu, tax amnesty ini haruslah diikuti langkah pengamanannya berupa pemberantasan korupsi yang telah menggerogoti negeri ini. Tanpa itu, kebijakan ini akan percuma saja, karena tidak akan mampu menggerakkan perekonomian. Karena hasil dari tax amnesty kembali diikemplang para koruptor.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Menunggu Efektivitas ’’Tax Amnesty’’ DALAM minggu ini, UU (Undang-Undang) Tax Amnesty atau pengampunan pajak efektif berlaku. Sosialisasi melalui roadshow telah dimulai dari Kota Surabaya, langsung oleh Presiden Jokowi. Banyak pengusaha yang hadir saat itu, dan umumnya menyambut baik kebijakan pemerintah ini.

Oleh I Wayan Suartana ndang-Undang (UU) Pengampunan Pajak yang intinya memberi kesempatan kepada wajib pajak untuk melunasi kewajiban terutangnya, terutama dana yang diparkir di luar negeri. Dana yang sering disebut dana abu-abu atau tidak jelas diharapkan bisa dibawa kembali ke Indonesia untuk memperkuat perekonomian, menumbuhkan daya beli masyarakat dan pertumbuhan wajib pajak baru pada saat ekonomi belum begitu membaik. Tujuannya sangat mulia, yaitu mereduksi jangan sampai menjadi karpet merah bagi pengemplang pajak untuk leluasa menaruh dananya di luar negeri, tanpa member dampak optimal bagi penerimaan negara. Ini semacam ujian nasionalisme wajib pajak pada negara, dalam pengertian di mana bumi dipijak di sana langit dijunjung. Apalagi pada tahun 2018 akan berlaku kewajiban keterbukaan informasi keuangan di seluruh dunia. Sehingga pilihannya membayar pajak sekarang atau akan ketahuan belangnya pada tahun 2018. Kebijakan Tax Amnesty sesungguhnya bukan barang baru dalam sejarah perpajakan Indonesia. Pemerintah pernah memberlakukan Tax Amnesty pada 1964 dan 1984. Namun penerapan keduanya dianggap gagal, karena tidak berhasil mengoptimalkan penerimaan negara sesuai dengan yang ditargetkan. Kita harus banyak belajar dari kegagalan tersebut melalui metode yang lebih mengena. Turun langsungnya Presiden Jokowi mudahmudahan memberikan motivasi intrinsik tersendiri bagi wajib pajak untuk memanfaatkan kesempatan ini. Event pengesahan UU Tax Amnesty pada akhir Juni lalu pun disambut

U

positif oleh pasar, ditandai dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan signifikan meski pun pada rentang yang sama sentimen pasar cukup terguncang dengan hasil referendum keluarnya Inggris, atau lebih dikenal dengan Brexit dari blok perdagangan terbesar di dunia Uni Eropa. Berbagai Kendala Respons positif pasar terhadap UU Tax Amnesty jangan sampai bersifat euforia sementara, tetapi realisasi penerimaan negara harus bisa diprediksi dalam kisaran yang wajar dari kebijakan ini, karena dalam dunia usaha ketidakpastian merupakan sebuah kendala. Hasil Tax Amnesty seyogianya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, suatu indikator yang diperhitungkan dalam mengambil keputusan. Pengambilan keputusan bisnis bisa jadi menjadi terganggu karena rencana capaiancapaian akan berubah-ubah, karena indikatornya tidak bisa diprediksi padahal dalam bisnis asumsi itu harus berada pada probabilitas yang masuk akal. Perencanaan akan menjadi jelas dan hasilnya pun berada pada ranah yang objektif. Bila Tax Amnesty berjalan efektif, maka dana segar yang akan masuk. Dana tersebut akan digunakan untuk infrastruktur, pembiayaan usaha kecil, menengah dan mikro, serta meningkatkan likuiditas bank dan lembaga keuangan non bank lainnya, termasuk koperasi. Inilah titik kepastian ekonomi yang kita tunggu. Sebaliknya, ketidakpastian akan menimbulkan risiko bersanding dengan hasil, dua sisi mata uang yang selalu hadir dalam setiap pengambilan

keputusan. Dunia usaha biasanya akan melakukan tindakan tunggu dan lihat situasi yang berkembang, sembari berharap situasi tenang dan tidak ada kegaduhan baru, terutama di pasar keuangan dan pasar modal yang mempengaruhi ekspektasi mereka. Dunia usaha akan memperhitungkan risiko yang harus ditanggungnya, karena ketidakpastian global juga membuat kemungkinan dana-dana di negara yang sedang bertumbuh ekonominya mengalami perubahan arah. Implementasi Tax Amnesty akan dilaksanakan dalam waktu tujuh bulan, mulai sejak ditetapkan. Harapannya dengan adanya Undang-Undang tersebut, betul-betul efektif dapat menambah pundi-pundi keuangan negara untuk menambal deficit anggaran yang ada atau merevisi program-program yang tadinya dipangkas akhirnya jadi dieksekusi, sehingga asumsi APBN-P 2016 terpenuhi. Menurut hitung-hitungan kasar, kalau potensi penghasilan kena pajak (PKP) adalah lebih dari 1.900 triliun rupiah, maka katakanlah tarif pajaknya rata-rata 10 persen, sehingga pajak yang harus dibayar oleh wajib pajak sejumlah 190 triliun rupiah suatu jumlah yang cukup untuk ekonomi kita sesuai dengan skema yang dirancang pemerintah dalam pola penggunaan dana repatriasi. Ini lebih besar dari target pemerintah sebesar 165 triliun rupiah. Akan tetapi, target boleh tinggi, tetapi harus realistis dengan disertai sosialisasi yang intensif dan berbagai insentif yang diberikan oleh pemerintah. Efektivitas Tax Amnesty tidak hanya tergantung dari komitmen wajib pajak, tetapi juga upaya-upaya keras yang dilakukan di negara-negara tempat dana itu berlabuh untuk mempertah-

ankan dana-dana orang Indonesia supaya tetap bertahan dengan berbagai insentif atau kebijakan ramah yang diberikan. Jadi, muncul ”perang” insentif. Tindakan timbal balik ini bisa jadi akan menjadi kendala dalam implementasi Tax Amnesty, sehingga kesadaran wajib pajak sebagai warga negara diuji dalam konteks ini. Kendala lain yang muncul adalah adanya gugatan yang mempersepsikan seolaholah Undang-Undang ini memberikan hadiah bagi para pengemplang pajak yang menaruh uangnya di luar negeri dalam jumlah yang material, padahal implementasi Undang-Undang ini hanya berlaku bagi wajib pajak yang tidak sedang berperkara atau tidak sedang dalam proses ligitasi terkait sengketa pajak misalnya. Undnag-Undang ini juga mempunyai cost dan benefit atau biaya dan manfaat. Kalau biayanya lebih besar dari manfaatnya, apalagi menyentuh biaya social seperti rasa keadilan masyarakat, maka bisa jadi dalam pelaksaannya akan memunculkan kendala karena wajib pajak akan membandingkan dirinya dengan tingkat kepatuhan wajib pajak orang lainnya. Persepsi mengenai etika dan keadilan ini dalam tataran empiris bisa menimbulkan perilaku penghindaran pajak (Tax Avoidance). Model sosialisasi yang persuasif dibutuhkan untuk mencairkan suasana hati orang-orang yang menaruh dananya di luar negeri dan selama ini tidak tersentuh oleh kewajiban perpajakan. Ini pekerjaan cukup berat untuk menarik kembali dana-dana atau repatriasi yang seharusnya masuk dalam keuangan negara, tetapi kita tetap optimis Tax Amnesty akan berjalan sesuai dengan yang direncanakan, asalkan tidak ada kegaduhan baru disertai perilaku wajib pajak yang kooperatif dan memahami bahwa ini adalah kesempatan emas untuk melaksanakan kewajiban secara lebih mudah, yaitu dengan cara mengajukan surat permintaan pengampunan pajak dan selanjutnya melengkapi proses administrasi yang lain. *Guru Besar FEB Unud

Tindak Geng Motor Belakangan ini aksi geng motor kembali bikin resah. Keberdaan geng motor ini mestinya ditangani secara tegas. Bila perlu panggil orangtua anggota geng motor, jika satu saat anggota geng motor ini ditangkap. Dalam kasus ini, sebagai warga Bali saya yakin jajaran Polda Bali bisa berbuat cepat, efektif dan tuntas. Jangan hanya bergerak saat ada korban. Kepedulian TNI dalam menindak geng motor saya juga nilai sangat positif. Namun, kalau hanya kasusnya melibatkan geng motor, polisi harus bekerja optimal. Lakukan patroli dan jika mungkin penjarakan anggota geng motor yang bikin resah dan onar. Ida Bagus Gede Wirana Gianyar- Bali

Gerakan Pemuda Bali Belakangan ini saya mengikuti terus aksi dan wacana tolak reklamasi di Bali Post. Bangkitnya gerakan di tingkat desa adat yang dimotori tokoh adat dan generasi muda, serta LSM peduli alam Bali membuat saya bangga dan memiliki harapan baru ,bahwa Bali akan bertahan. Gerakan generasi muda Bali yang tak kenal lelah menolak Reklamasi Teluk Benoa ini patut dicatat sebagai gerakan bersejarah bagi Bali, mengingat akan menjadi salah satu bentuk perjuangan menjaga martabat orang Bali dan hak–hak adat atas lahannya. Gerakan ini mestinya juga bisa menjadi salah satu tolak ukur dalam memilih figur yang pemimpin Bali yang sejalan dengan aspirasi krama Bali. Artinya, ke depan pemimpin Bali mestinya aspiratif dan sejalan dengan warganya. Drs. Gede Swabawa Putra Badung-Bali

Suara Mahasiswa Mencermati Pergeseran Budaya Bali BALI terkenal dan sangat populer di dunia, karena banyaknya event budaya yang ada. Budaya upacara keagamaan, budaya tari-tarian, budaya bersilahturahmi, termasuk budaya adatnya merupakan contoh kecil dari budaya Bali yang sangat disukai oleh warga asing. Bali merupakan bagian dari pada Indonesia, namun ketenarannya mengalahkan indonesia sendiri karena budayabudaya tersebut. Budaya-budaya Bali yang sudah ada sejak dahulukala dilestarikan dan sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan masyarakatnya. Dalam pergelaran budaya yang menonjol dan paling populer di Bali, yakni dalam rangkaian upacara Galungan dan Kuningan serta hari raya nyepi. Dalam rangkaian acara Galungan dan Kuningan umat di Bali saling masiamakrama demi terjalinnya ikatan persaudaraan antara sesama, serta adanya pertunjukan budaya yang memukau dan diminati untuk disaksikan oleh warga dunia. Kemudian hari raya Nyepi yang diminati untuk disaksikan yaitu ketika pengrupukan yang mementaskan ogoh-ogoh, kemudian silent day yang dapat menghentikan aktivitas di Bali selama 24 jam. Budaya-budaya

Oleh Dewa Gede Tedy Sukadana tersebut merupakan contoh kecil budaya di Bali yang menjadi kebiasaan dan dipahami spiritnya warga lokal. Namun budaya-budaya Bali yang lainnya sekarang ini sudah ‘’beradaptasi’’ dengan budaya asing. Budaya-budaya yang menjadi kebiasaan masyarakat Bali semenjak dulu semakin jauh ditinggalkan demi mengikuti budaya asing yang tidak jelas arah tujuannya. Budaya asing yang banyak sekali membawa dampak negatif membuat masyarakat Bali terlena dan ikut mencoba-coba hal tersebut, seperti minum-minuman keras, narkoba, clubbing dan pesta yang hanya berpoya–poya dengan harta mereka. Alhasil demi mengikuti kebudayaan asing tersebut, masyarakat Bali rela menjual tanah, harta benda demi hiburan sesaat tanpa memikirkan ke depannya. Kenyataan tersebut haruslah menjadi cermin, dan masyarakat Bali haruslah lebih mempertahankan budaya lokalnya dan selektif dalam mengikuti budaya asing. Di sini pemerintah daerah Bali mempunyai

peranan penting untuk mengatur semua yang terkait dengan penyelamatan budaya Bali. Pemerintah harus mengambil peran, termasuk membuat regulasi yang memungkinkan budaya Bali tetap menjadi indentitas orang Bali. Pengelola kekuasaan dalam hal ini jangan hanya bergerak dalam tataran mengejar keuntungan financial, namun mengabaikan hal-hal mendasar dalam mengelola kearifan budaya. Dalam konteks ini pula politisi dan komponen masyarakat lainnya harus bahu-membahu memberikan ruang kepada generasi muda Bali untuk menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam pewarisan budaya. Ruang pewarisan budaya harus menjadi salah satu program pemerintah yang didanai dari APBD. Pemerintah jangan hanya mengalokasikan pajak-poajak daerah untuk kepentingan politis, infrastruktur dan belanja rutin, namun harus memiliki kepekaan untuk mengayomi budaya Bali. Budaya yang telah memberikan ‘’nilai’’ ekonomis terhadap investasi pendatang yang menggunakan ruang di Bali.

POJOK Soal reklamasi, Adi Wiryatama merasa jadi bulanbulanan di Bali. - Rakyat Bali siap beda dengan pemimpinnya. *** Soal reklamasi, Gubernur minta petunjuk Pak Ketua DPRD Bali. -Bukan bersilat lidah. *** Kemajuan sektor pertanian akan mengembalikan kejayaan Bali. - Apa mau dikata petani sudah menyusut.

Penulis Mahasiswa Fakultas Hukum Unud.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

BERMAIN PASIR Pengunjung wisata menikmati waktu bersantai sambil bermain pasir di Pantai Sanur, belum lama ini. www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Selasa Kliwon, 19 Juli 2016

Ratusan Butir Ekstasi Bentuk Dolfin Disita Denpasar (Bali Post) Setelah Polresta Denpasar mengungkap ekstasi bentuk boneka pinguin, giliran Dit. Resnarkoba Polda Bali menyita 726 butir ekstasi bentuk boneka dolfin (lumba-lumba). Barang bukti senilai setengah miliar rupiah tersebut diamankan dari tersangka berinisial Bud di Jalan Pura Demak, Denpasar Barat, Jumat (15/7) lalu. Menurut sumber di Polda Bali, Senin (18/7) kemarin, penyidik masih mendalami keterlibatan napi LP Kerobokan, FN terkait kasus tersebut. FN merupakan residivis karena sebelumnya pernah ditangkap Polresta Denpasar dan masih menjalani dua tahun masa penahanan di lapas. Dia diduga sebagai pemasok ekstasi kepada tersangka Bud. FN sendiri hingga kini masih menjalani dua tahun masa penahanan di Lapas. “Tersangka Bud digerebek di kamar kosnya di Jalan Pura Demak. Sekitar pukul 21.00 Wita. Terungkapnya kasus itu berawal adanya informasi narkoba jumlah besar masuk Denpasar,” tegas sumber yang minta identitasnya dirahasiakan ini. Dari pengerebekan di kamar kos tersangka, petugas mengamankan empat plastik besar berisi ineks. Setelah dihitung jumlahnya 726 butir. Ratusan barang terlarang tersebut merupakan jenis baru karena mirip permen bentuk boneka dolfin. Saat diperiksa, ekstasi yang dijual seharga Rp 800 ribu per butir itu milik FN. Dia berdalih membutuhkan uang untuk Lebaran di kampungnya di Banyuwangi. Selanjutnya dia meminjam uang kepada FN sebesar Rp 4 juta. Setelah uang ditransfer, FN kemudian meminta tersangka agar mengambil paketan ekstasi di salah satu tempat. Selain itu FN berpesan agar Bud menunggu perintah selanjutnya. Paket ratusan ineks itu diserahkan kepada Bud oleh pengendara motor yang memakai helm cerobong. Setelah paket itu diserahkan kepada Bud, pengendara motor tersebut langsung kabur. Bud langsung membawa pulang paket tersebut. Berselang dua jam kemudian, polisi menangkapnya. Saat dikonfirmasi, Direktur Resnarkoba Polda Bali Kombes Pol. Franky membenarkan adanya penangkapan itu. “Memang benar kami menangkap pengedar narkoba dengan barang bukti 726 butir ekstasi. Rencananya besok (hari ini-red) dirilis ke media,” tegas mantan Direktur Resnarkoba Polda Papua ini. (kmb36)

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Minta Kejelasan Nasib

7

Korban Kebakaran di PKB Datangi DPRD Bali

Denpasar (Bali Post) -

Para pengisi stan Pesta Kesenian Bali (PKB) yang menjadi korban kebakaran 1 Juli lalu mendatangi DPRD Bali, Senin (18/7). Korban kebakaran mengadukan ketidakjelasan nasib mereka karena selama ini hanya diminta bersabar oleh panitia dan Pemprov Bali. Kehadiran mereka diterima oleh Wakil Ketua DPRD Bali IGB Alit Putra serta para ketua komisi. “Sebelumnya kami sempat kebingungan apa yang harus kami lakukan, ke mana kami harus mengadu karena respons yang kami terima dari panitia maupun Pemprov Bali sangat lamban. Tidak ada kejelasan sama sekali yang kami terima,” ujar salah satu perwakilan pengisi stan yang menjadi korban kebakaran, Bagus Arya Kusuma. Menurut Bagus, ada 22 dari 26 stan di arena PKB yang ludes dilalap api rembetan kebakaran di pasar malam Banjar Kedaton itu. Berbeda dengan yang disampaikan Dinas Kebudayaan Bali yakni 20 stan. Kendati panitia sudah mendata kerugian sampai tiga kali, nyatanya tidak ada ganti rugi yang diberikan kepada para pengisi stan sampai ajang PKB berakhir. Padahal total kerugian yang dialami seluruh korban cukup besar antara Rp 1,2 miliar sampai Rp 1,5 miliar. “Kami ingin kerugian yang kami derita bisa ditanggulangi. Barang–barang yang terbakar termasuk juga uang yang sudah kami bayarkan (sewa stan Rp 5 juta, red), karena kami men-

empati stan itu kira-kira hanya dua minggu. Dua minggunya lagi itu kami pameran di lokasi yang berbeda karena stannya sudah terbakar,” jelasnya. Bagus menambahkan, beberapa pengisi stan bahkan tidak melanjutkan pameran karena tidak memiliki barang lagi. Sementara mereka sebagian besar membangun usaha dengan berutang di bank. Keikutsertaan di PKB lantaran diundang oleh Disperindag melalui seleksi yang sangat ketat. Para korban juga dikatakan sangat kecewa lantaran tidak ada langkah antisipasi yang dilakukan pada acara sekaliber PKB. Seperti menyiagakan mobil pemadam kebakaran dan ambulans. “Kami pernah diajak bertemu panitia, itu hanya disuruh kami bersabar kemudian menunggu hasil dari rembugan mereka, tapi sampai berakhir PKB ini kami tidak ada mendapatkan kejelasan apapun,” tandasnya. Pengisi stan lainnya, Made Darma menambahkan, perajin bukan sekadar mencari keuntungan di ajang PKB. Melainkan turut serta mendukung program pemerintah tersebut. Oleh kar-

Bali Post/kmb23

PEDAGANG - Sejumlah pedagang pengisi stan PKB yang menjadi korban kebakaran 1 Juli lalu, Senin (18/7) mendatangi DPRD Bali. ena itu, pemerintah semestinya tidak lepas tangan. Pascabertemu dengan korban kebakaran, anggota dewan yang menerima aspirasi langsung menyampaikan kepada gubernur dalam rapat kerja di hari yang sama. Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, ganti rugi kepada para

pengisi stan di PKB akan dikaji terlebih dahulu. Pihaknya tidak ingin menyalahi aturan ketika memberikan bantuan itu. Sebab sekarang ini, pemerintah harus bekerja sesuai dengan norma, standar, prosedur, kriteria (NSPK). “Paling mungkin kan dikeluarkan dengan dana tidak

terduga atau dana bencana, dan ini ada ketentuannya siapa yang bisa kita kasih. Nanti kalau kita kasih pada orang yang tidak sesuai dengan NSPK itu, saya yang salah. Sekarang ini, kita harus bekerja benar-benar berdasarkan peraturan. Tidak bisa lagi main ambil kebijakan,” ujarnya. (kmb32)


BANGLI

8

Selasa Kliwon, 19 Juli 2016

Seleksi Paskibraka Sedot Anggaran Rp 533 Juta Bangli (Bali Post) –

Bali Post/ina

ANJANGSANA - Kegiatan anjangsana ke panti asuhan yang dilaksanakan jajaran Kejati Bali dan Kejari Bangli.

Rombongan Jaksa Kunjungi Panti Asuhan Bangli (Bali Post) Rombongan jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangli, Senin (18/7) kemarin melakukan kunjungan sosial ke dua panti asuhan yang ada di wilayah Bangli. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Bhakti Adhyaksa ke-56 yang jatuh pada 22 Juli mendatang. Dua panti asuhan yang dikunjungi rombongan jaksa kemarin, yakni Panti Asuhan Widya Asih yang beralamat di Jalan Ngurah Rai, Bangli dan Panti Asuhan Dharma Widya Kumara yang beralamat di Jalan Pucak Hyang Ukir, Kubu. Dalam kegiatan tersebut, Asipidsus Kejati Bali Polin O. Sitanggang didampingi Asisten Pembinaan Anang Supriyatna, Kajari Bangli Ida Ayu Renasari beserta jajaran Adhyaksa Dharma Karini Wilayah Bali dan daerah Bangli menyerahkan sejumlah bantuan kepada anak-anak di dua panti asuhan tersebut. Bantuan yang diberikan berupa sembako, alat sekolah serta beasiswa. Penyerahan bantuan kemarin disaksikan langsung Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra, Kepala Disosnakertrans Bangli Nengah Sukarta dan segenap jajaran dan pengurus yayasan. Asipidsus Kejati Bali Polin O. Sitanggang selaku pimpinan rombongan menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Kejaksaan RI terhadap anak-anak yatim piatu maupun anak yang memiliki keterbatasan lainnya. Menurut Sitanggang, ajaran yang selama ini diajarkan kedua panti asuhan tersebut di antaranya agama, budaya, seni dan disiplin adalah dasar yang kuat bagi anak-anak dalam menggapai cita-cita. Anak-anak panti asuhan diharapkan tidak berkecil hati dengan keadaan yang dijalani saat ini. Pihaknya pun memberi semangat bahwa dengan usaha dan perjuangan yang tulus, anak-anak yang saat ini tinggal di panti asuhan juga berkesempatan menjadi pejabat suatu saat nanti. Sementara itu, pihak panti asuhan sangat mengapresiasi kedatangan rombongan kejati Bali dan Kejari Bangli. Pihak panti asuhan juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Diharapkan keberadaan panti asuhan juga bisa diperhatikan oleh pihak lainnya. (kmb40)

Produksi Melimpah

Harga Kol di Tingkat Petani Anjlok Bangli (Bali Post) Harga kol di tingkat petani saat ini anjlok di kisaran harga Rp 1.500 - Rp 2.000 per kilogram. Anjloknya harga kol sudah mulai dirasakan petani sejak beberapa minggu terakhir. Masa panen yang bersamaan di beberapa desa hingga menyebabkan produksi melimpah diduga menjadi salah satu penyebab merosotnya harga kol. Salah seorang petani di Desa Songan, Kintamani, Jero Kartini mengakui bahwa harga kol saat ini sedang tidak bersahabat bagi petani. Dia mengatakan, dalam kondisi normal, harga yang dijual petani berkisar Rp 5.000 - Rp 6.000 per kilogram. Akan tetapi, sejak beberapa minggu terakhir, harga kol merosot hingga Rp 1.500 per kilogramnya. Paling mahal kol laku dijual petani dengan harga Rp 2.000 per kilogram. Menurut Kartini, salah satu penyebab anjloknya harga kol adalah musim hujan. Hujan yang akhir-akhir ini intens melanda wilayah Bangli menyebabkan beberapa desa yang sebelumnya sulit mendapatkan air, kini mudah mendapat air untuk pertanian. Kondisi ini mengakibatkan petani berlomba-lomba menanam kol. ‘’Dari pengalaman sebelumnya, beberapa desa seperti Sekaan dan Sekardadi bulan sekarang tidak menghasilkan kol. Tetapi karena hujan terus terjadi sehingga mereka menanam kol. Akibatnya ada kelebihan produksi,’’ terangnya. Hal serupa juga disampaikan petani kol lainnya, Jero Merta. Dia mengatakan, akibat harga yang murah, tak sedikit petani yang terpaksa menjual kolnya. Hal ini dilakukan agar lahan perkebunannya bisa ditanami tanaman lain. Sementara itu, Perbekel Songan B Jero Lanang mengatakan, merosotnya harga kol akhir-akhir ini membuat sejumlah petani kecewa. Tak hanya menjual kolnya dengan murah, banyak juga petani diakuinya terpaksa mencacah kol hasil panennya untuk dijadikan pupuk. (kmb40)

Kegiatan seleksi dan pelatihan pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) untuk upacara peringatan Kemerdekaan RI di Kabupaten Bangli setiap tahunnya selalu menyedot anggaran hingga Rp 500 juta. Anggaran tersebut dipakai untuk biaya konsumsi, pembelian seragam, dan keperluan lainnya selama kurang lebih sebulan. Kasubag Kesatuan Bangsa, Politik dan Pemberdayaan Masyarakat Setda Bangli Nengah Karya Atmaja, Senin (18/7) kemarin mengatakan, untuk kegiatan seleksi dan latihan paskibraka tahun ini pihaknya menganggarkan dana Rp 533 juta. Anggaran tersebut nantinya digunakan untuk membiayai seluruh kegiatan paskibraka mulai dari konsumsi, pembelian seragam, pelatihan, pembekalan dan keperluan lainnya. ‘’Pada tahun lalu kita anggarkan Rp 500 juta di APBD Induk dan Rp 150 juta di perubahan,’’ terangnya. Menurut Karya Atmaja, jika dibandingkan dengan kabupaten lain, dana yang dianggarkan Pemkab Bangli untuk kegiatan seleksi dan pelatihan Paskibraka selama ini masih tergolong

minim. Di kabupaten lain, dana yang dianggarkan untuk kegiatan Paskibraka bisa mencapai Rp 1 miliar lebih. Lebih lanjut dikatakannya, karena minimnya anggaran, Pemkab Bangli selama ini hanya bisa merekrut anggota paskibraka sebanyak 40 orang. Padahal idealnya jumlah anggota paskibraka yang dibutuhkan untuk kegiatan upacara HUT Kemerdekaan RI sebanyak Rp 80 orang. Karena jumlah pasukan masih kurang dari jumlah yang seharusnya, dalam setiap upacara HUT Kemerdekaan RI, Pemkab Bangli menyiasatinya dengan menambah personel yang diambil dari purna paskibraka tahun sebelumnya. ‘’Jadi setiap anggota Paskibraka dapat kesempatan dua kali ikut upacara HUT

Kemerdekaan,’’ terangnya. Para anggota paskibraka yang direkrut tersebut berasal dari kalangan pelajar SMA/ SMK. Proses seleksi anggota paskibraka dilaksanakan 4 sampai 14 Juli lalu. Mulai 27 Juli mendatang, para pelajar yang direkrut sebagai anggota paskibraka akan diberikan berbagai macam pelatihan dan pembekalan di antaranya latihan dasar baris berbaris, wawasan kebangsaan, bela negara, dan lainnya. Untuk memberikan pelatihan baris berbaris Pemkab Bangli melibatkan Kodim dan Polres. Demikian juga dengan pembekalan lainnya, Pemkab Bangli menggandeng sejumlah instansi terkait. ‘’Para anggota paskibraka juga nanti akan menjalani masa karantina,’’ imbuhnya. (kmb40)

Bali Post/ina

SELEKSI - Kegiatan seleksi anggota Paskibraka di salah satu sekolah.

Bawang Merah Varietas Baru Sulit Dikembangkan di Songan

Bali Post/ina

RAPAT PARIPURNA - Rapat paripurna DPRD Bangli beragendakan penyampaian Ranperda RPJMD Semesta Berencana yang digelar, Senin (18/7) kemarin.

Ranperda RPJMD Semesta Berencana

Harus Ditetapkan Sebelum 17 Agustus Bangli (Bali Post) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Kabupaten Bangli Tahun 2016-2021 harus ditetapkan sebelum 17 Agustus mendatang. Sebab jika tidak, anggota DPRD dan kepala daerah akan dikenai sanksi administrasi berupa tidak dibayarkan hak-hak keuangannya selama tiga bulan. ‘’Sesuai dengan pasal 226 ayat (1). Apabila penyelenggara pemerintahan daerah tidak menetapkan Perda tentang RPJMD sebagaimana dimaksud, anggota DPRD dan kepala daerah dikenai sanksi administrasi berupa tidak dibayarkan hak-hak keuangan yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan selama tiga bulan,’’ kata Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat membacakan sambutan Bupati Bangli dalam rapat paripurna beragendakan penyampaian Ranperda RPJMD Semesta Ber-

encana di kantor DPRD Bangli, Senin (18/7) kemarin. Sedana Arta menjelaskan, RPJMD merupakan pedoman dalam pelaksanaan pembangunan daerah dalam jangka menengah, yang mana dalam RPJMD tersebut hanya memuat program-program yang mesti dilaksanakan selama lima tahun. Program-program yang ada dalam RPJMD akan menjadi pedoman dalam pembuatan rencana strategis perangkat daerah (Renstra PD). Di dalam Renstra baru tertuang kegiatankegiatan sebagai penjabaran dari program yang tertuang dalam RPJMD. Dijelaskan juga, RPJMD merupakan penjabaran dari visi misi bupati terpilih sehingga RPJMD yang disusun ini berdasarkan visi yakni membumikan ajaran Tri Sakti Bung Karno untuk mewujudkan masyarakat Bangli yang Gita Santhi. Sementara misi pembangunan Bangli 20162021 terdiri dari beberapa hal.

Hal dimaksud di antaranya membangkitkan perekonomian lokal, meningkatkan pendapatan asli daerah, pembenahan tata kelola objek wisata, menekan angka pengangguran dan kemiskinan, perbaikan manajemen pendidikan, pariwisata dan lingkungan, penguatan kelembagaan aparatur pemerintah dan masyarakat, mewujudkan pemerintah yang bersih, demokratis dan efisien, pengembangan UMKM berbasis ekonomi kreatif, dan mengembangkan nilai budaya dan kearifan lokal. Dalam rapat kemarin, Wabup Sedana Arta juga mengatakan, beberapa program dalam periode pertama akan ditajamkan kembali oleh pihaknya dalam periode kedua ini antara lain penguatan keberadaan geopark Kaldera Batur, pembenahan tata kelola dan penataan objek wisata, revitalisasi pasar daerah dan pasar desa, pengelolaan Pabrik Kopi Mengani dan beberapa program lainnya. (kmb40)

Bangli (Bali Post)Desa Songan, Kintamani selama ini dikenal sebagai sentra penghasil bawang merah. Meski demikian, tidak semua varietas bawang merah cocok ditanam di Songan. Hal ini disebabkan lantaran lahan pertanian di wilayah tersebut memiliki spesifikasi tersendiri. Agar varietas baru bisa dikembangkan dengan baik, maka varietas tersebut harus ditanam berulang kali. Kasi Hortikultura Made Yusri Merta Wahyuni saat mendampingi Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan (P3) Bangli, Ni Wayan Manik, Senin (18/7) kemarin menjelaskan, pada tahun 2015 lalu, sempat dilakukan percobaan pengembangan bawang merah varietas biru lancor di Desa Songan. Namun, setelah berumur 50 hari, bibit bawang yang ditanam tersebut sulit keluar umbi. Menurut Yusri, hal tersebut terjadi bukan karena kesalahan teknis penanaman yang dilakukan petani melainkan karena bawang varietas biru lancor yang ditanam saat itu memang sulit beradaptasi. Yusri mengatakan, selain memiliki kultur tanah berbeda, cuaca ekstrem di Desa Songan juga turut menjadi penyebab sulitnya pengembangan bawang jenis

baru. Dikatakannya, untuk bisa berkembang bagus, bawang merah varietas baru harus ditanam secara berulang. Jika bibit tersebut sudah beradaptasi, maka hasilnya akan sangat bagus. ‘’Kalau penanaman pertama dan kedua biasanya akan gagal. Setelah penanaman ketiga baru bisa normal karena bibit bawang sudah beradaptasi,’’ jelasnya. Diungkapkan Yusri, karena sulitnya bawang varietas baru beradaptasi, petani di Desa Songan selama ini kebanyakan memilih menanam bawang merah varietas lokal. Dari segi hasil, bawang merah lokal diakuinya cukup bagus dan mampu diproduksi 25 ton per hektar. Namun kelemahan bawang merah lokal adalah kadar airnya yang sangat tinggi sehingga kurang cocok dijadikan bawang goreng. Kendati demikian, saat ini bawang lokal sedang diupayakan untuk punya nama. Untuk proses penamaan, Dinas P3 Bangli sejak dua tahun lalu sudah mengajukannya ke Dirjen Horti untuk diteliti. Jika nantinya bawang lokal petani di Songan bisa mendapat nama, maka bibitnya akan bisa diperjualbelikan secara luas ke seluruh nusantara. (kmb40)

Bali Post/ina

PANEN BAWANG - Petani di wilayah Kaldera Batur sedang memanen bawang.


GIANYAR

Selasa Kliwon, 19 Juli 2016

Terkait Wacana Penggabungan SKPD

Pemkab Siapkan Konsep Sementara

Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar menanggapi serius wacana penggabungan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pada 2017 mendatang, sebagai bentuk penataan struktur organisasi perangkat daerah sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 dan PP 41 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Instansi terkait kini sedang melakukan kajian dan menyusun konsep sementara. ‘’Kami sedang melakukan kajian dan menyusun konsep sementara yang akan diajukan ke Bupati,’’ ucap Kabag Organisasi dan Tata Laksana Setda Gianyar Made Rai Ridartha saat ditemui Senin (18/7) kemarin. Disebutkan, konsep tersebut masih bersifat sementara lantaran belum ada nomenklatur dari PP yang turun dari pusat. Meski demikian secepatnya ia akan menyampaikan konsep tersebut secara tertulis kepada Bupati, Wabup dan Sekda. ‘’Secepatnya akan saya sampaikan konsep ini ke pimpinan untuk dipelajari lebih lanjut,’’ katanya. Untuk penataan ini, Bagian Ortal Setda Gianyar sedang menggodok Ranperda terkait perampingan tersebut yang akan diajukan ke DPRD untuk kemudian ditetapkan menjadi Perda. ‘’Diharapkan bulan Agustus perda sudah bisa turun dan Desember bisa dilakukan pengisian sehingga awal tahun 2017 sudah bisa diberlakukan,’’ katanya. Diungkapkannya, sesuai PP No. 41 tahun 2014, dari sebanyak 40 urusan di Gianyar, ada tiga urusan yang tidak divalidasi yakni statistik, kehutanan dan energi sumber daya mineral. Pasalnya di Gianyar tidak ada urusan yang cukup besar untuk itu sehingga kini tinggal 37 urusan yang tersisa. Dari jumlah itu, sebanyak 34 urusan dari segi tipologi sudah berhak berdiri sendiri. Sementara, untuk saat ini di Gianyar ada sebanyak 29 SKPD termasuk Kantor Satpol PP dan Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah. ‘’Itu pun sudah merupakan pola maksimal,’’ tegasnya. Rai Ridartha menambahkan, dalam konsep yang diajukan, sejumlah instansi yang serumpun akan dimerger sehingga lebih efisien dalam menjalankan tugas. Disinggung keberadaan Badan Kesbangpollinmas yang rencananya akan diambil alih pemerintah pusat, dia mengatakan, untuk sementara masih tetap divalidasi. ‘’Kesbangpollinmas masih divalidasi lantaran belum adanya kejelasan,’’ katanya. (kmb35)

9

Hari Ini, 205 Pejabat Eselon III dan IV Dimutasi

Gianyar (Bali Post) -

Sempat dibantah, kali ini mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Gianyar sudah dipastikan akan dilakukan hari ini (19/7). Tidak tanggung-tanggung Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata akan menggeser 205 pejabat di tingkat eselon III dan IV. Menurut informasi, upacara mutasi akan dilaksanakan di Balai Budaya. Lokasi ini dipilih karena jumlah personel yang dimutasi cukup banyak. Ruang sidang di kantor Bupati Gianyar tidak akan cukup menampung keseluruhan peserta karena kapasitasnya hanya 150 orang. Mutasi

akan diawali dengan majaya-jaya. Kepastian mengenai pelaksanaan mutasi ini pun membuat resah para pejabat di Pemkab Gianyar pada tingkat tersebut, Senin (19/7) kemarin. Kepala BKD Gianyar Ketut Artawa membenarkan adanya pelaksanaan mutasi yang akan dilakukan

hari ini dengan pergeseran yang meliputi 205 pejabat di tingkat eselon III dan IV. ’’Ya besok akan diselenggarakan mutasi pejabat eselon III menduduki jabatan administrator dan eselon IV menduduki jabatan di bagian pengawasan,’’ katanya. Dikatakannya, mutasi hari ini sudah sesuai prose-

prosedur,’’ tandasnya. Hal senada disampaikan Asisten III Setda Gianyar Wayan Sudamia. Dia menegaskan bahwa mutasi kali ini sudah sesuai prosedur. Selain melalui tes kompetensi, mutasi kali ini juga melalui proses seleksi yang dilakukan tim yang tergabung dalam panitia seleksi (pansel). ‘’Mutasi kali ini juga melibatkan tim pansel. Beberapa anggota masih dari tim pansel sebelumnya,’’ ucapnya. (kmb35)

Ambil Paket SS

Sopir Taksi Diringkus Polisi

Terdakwa Mohon Izin Ikut Ngaben

Penahanan Kembali Ditunda

Gianyar (Bali Post) Rencana eksekusi terhadap tiga terdakwa kasus korupsi di PDAM Gianyar kembali ditunda meski Senin (18/7) kemarin, salah seorang terdakwa, Nyoman Nuka, sudah memenuhi panggilan kedua Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar. Nuka ternyata datang dan kemudian meminta izin penundaan penahanan lantaran ada upacara ngaben. Nyoman Nuka mendatangi Kejari Gianyar sekitar pukul 09.00 wita. Bahkan mantan Direktur Teknik PDAM Gianyar ini sudah membawa pakaian untuk keperluannya selama di rumah tahanan. ‘’Nuka sudah memenuhi panggilan kedua dan sudah siap menjalani vonis dari Mahkamah Agung. Hanya saja, ia meminta izin kalau bisa penahannya ditunda, karena masih ada upacara adat. Jadi kita berikan kesempatan melaksakan upacara,’’ ucap Kasi Pidana Khusus Kejari Gianyar Herdian Rahardi. Sementara mantan Direktur Utama PDAM Gianyar Dewa Putu Jati juga memohon izin lantaran sakit jantungnya kumat. Karena sudah memohon izin, akhirnya kembali disepakati penahanan terhadap ketiga terdakwa kembali ditunda hingga Senin (25/7) mendatang. Ditegaskan, Senin depan tidak ada lagi penundaan penahanan. Kejaksaan memastikan mereka akan ditahan di Rutan Kelas 2 B Gianyar. ‘’Ketiganya akan kita tahan Senin depan. Mereka sudah berjanji akan datang tanpa surat pemanggilan,’’ tegas Herdian. Saat ini pihaknya juga sedang memproses laporan Nyoman Nuka yang menyeret nama mantan jajaran Badan Pengawas PDAM Gianyar berinisial GW terkait penerimaan tunjangan yang tidak sesuai ketentuan. Sementara I Nyoman Nuka mengaku meminta penundaan karena sedang melaksanakan upacara ngaben. Namun, pekan depan ia siap mulai menjalani masa penahanan. ‘’Saya minta ditunda karena ada keluarga yang melaksanakan upacara adat dan agama,’’ jelasnya. Dalam waktu seminggu ia juga akan memanfaatkan waktu ini untuk memperkuat laporannya. Bahkan ia juga mengaku sudah mempunyai cukup data untuk memperkuat laporannya. ‘’Saya sudah mempunyai cukup data. Bahkan rekaman pembicaraan juga ada,’’ tandasnya. Sebelumnya, ketiga terdakwa kasus dugaan korupsi PDAM Gianyar didakwa melakukan tindak pidana korupsi dalam kegiatan perencanaan teknis pengadaan jasa konsultasi pembuatan Detail Engineering Design (DED) di PDAM Gianyar. Akibat perbuatan para terdakwa, PDAM Gianyar dirugikan sekitar Rp 2,6 miliar. Namun, dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, ketiga terdakwa diputuskan bebas sekitar bulan Agustus 2013 lalu. Atas vonis ini, Kejari Gianyar mengajukan kasasi ke MA dan dikabulkan. Dewa Jati divonis lima tahun penjara. Dewa Putra dan Nuka masing-masing empat tahun penjara. Ketiganya juga dikenakan pidana tambahan berupa denda masing-masing Rp 200 juta subsider enam bulan kurungan. (kmb35)

dur Undang-undang ASN. Mereka yang dimutasi telah mengikuti tes kompetensi sebelumnya. ’’Semua telah melalui tes kompetensi. Semua pengisian jabatan yang kosong ini karena ditinggal purna bakti, ada juga yang meninggal dan pindah,’’ ucapnya. Disinggung adanya isu muatan politik yang menghiasi mutasi kali ini khususnya terkait Pilkada 2018, Artawa langsung membantahnya. ’’ Tidak ada muatan politik. Semua sudah sesuai

Bali Post/ded

TERA ULANG - Tera ulang alat ukur pedagang yang dilaksanakan Senin (18/7) kemarin.

Ribuan Alat Ukur Ditera Ulang

Gianyar (Bali Post) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar, Senin (18/7) kemarin melaksanakan tera ulang alat ukur atau timbangan di seluruh pasar di Kabupaten Gianyar. Dalam kegiatan tersebut ribuan timbangan ditera ulang. Petugas juga memperbaiki timbangan yang rusak atau tidak sesuai. Kepala Disperindag Gianyar I Wayan Suamba mengungkapkan, tera ulang dilakukan dalam rangka mengoptimalkan pelayanan terhadap masyarakat serta memantapkan Gianyar sebagai Daerah Tertib Ukur (DTU). Selain alat ukur pedagang di pasar umum dan pasar desa, sasarannya tera ulang juga usaha ekspedisi seperti kargo. ‘’Tera ulang merupakan upaya Pemkab Gianyar me-

ningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Karena jika pedagang tertib ukur, tidak hanya konsumen diuntungkan, pedagang juga ikut diuntungkan,’’ katanya. Sejak ditetapkan sebagai satu-satunya DTU di Bali, Gianyar rutin menggelar tera ulang dengan target 12.000 alat ukur setahun. Hingga kini, tim tera ulang Kabupaten Gianyar yang dibantu tim Provinsi Bali menera ulang lebih dari 2.775 timbangan. Dari 51 kali kegiatan tera ulang di 37 lokasi, tim menera ulang rata-rata 75 alat ukur dalam satu lokasi. Dalam pelaksanaan tera ulang, Badan Metrologi Provinsi Bali menyediakan teknisi yang langsung memperbaiki alat ukur pedagang yang tidak sesuai. Hal ini membuat pedagang dan masyarakat pada umumnya antusias mengikuti keg-

iatan ini. Dipaparkannya lebih lanjut, tera ulang dimaksudkan agar alat ukur memiliki standar ketepatan, kebenaran, ketelusuran serta ketetapan. Alat yang sudah ditera ulang dipasangi stiker. Pemkab juga berupaya agar pemerintah pusat memberikan bantuan alat ukur elektronik bagi masyarakat. Seperti beberapa waktu lalu sebanyak 750 alat ukur elektronik dari pusat sudah diserahkan ke masyarakat. Terkait DTU, Suamba menyebutkan hal itu bisa dicapai dan berjalan maksimal apabila sinergi antara semua komponen yakni pemerintah, swasta dan masyarakat terjalin dengan baik. Pihaknya pun meminta semua pedagang aktif menera ulang alat ukurnya demi meningkatkan kepercayaan konsumen. (kmb25)

Gianyar (Bali Post) Penyalahgunaan narkoba memang sudah mamasuki semua jenis profesi. Terbukti, I Ketut N (32), yang kesehariannya sebagai sopir taksi tertangkap polisi saat mengambil tempelan paket sabu-sabu (SS) di depan Indomaret di bilangan By-pass I.B. Mantra, Desa Lebih. Dari hasil pemeriksaan, pria asal Buleleng ini mengaku sudah sejak tiga tahun lalu mengonsumsi barang haram itu. Kasat Narkoba Polres Gianyar, AKP I Gusti Putu Dharma Natha, Senin (18/7) kemarin mengungkapkan, penangkapan pelaku bermula dari adanya informasi transaksi narkoba di seputaran By-pass I.B. Mantra. Polisi yang melakukan penelusuran, akhirnya menemukan pelaku dengan gerak-gerik mencurigakan pada Jumat (15/7), sekitar pukul 17.00 wita. ‘’Kami lihat dia bolak-balik di seputaran Indomaret. Di sanalah kami merasa curiga lalu langsung dilakukan penggeledahan,’’ katanya. Dari penggeledahan tersebut polisi menemukan bekas kemasan snack Citato yang dilipat. Nah saat dibuka, ternyata di dalamnya berisi satu paket SS seberat 0,29 gram. Dari temuan itu, ayah dua anak tersebut langsung digiring ke Mapolres Gianyar. ‘’Pengakuan pelaku, dia hanya disuruh mengambil SS oleh temannya yang berada di LP Kerobokan,’’ jelas Kasat Narkoba. Berdasarkan pemeriksaan mendalam, pria yang berprofesi sebagai sopir taksi ini akhirnya mengaku sudah mengkonsumsi narkoba sejak tiga tahun lalu. AKP Dharma Natha menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan polisi belum menemukan adanya dugaan bahwa pria yang tinggal di Desa Kerobokan, Kuta utara, Badung ini menjadi pengedar narkoba. ‘’Kalau pengakuannya jelas tidak. Selain itu alat bukti yang menunjukkan ke arah itu (pengedar-red) belum kami temukan,’’ katanya. Untuk mempertangungjawabkan perbuatannya, Ketut N kini diancam pasal 127 (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal empat tahun penjara. (kmb35)

Bali Post/nik

BARANG BUKTI - Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP I Gusti Putu Dharma Natha saat menunjukkan barang bukti dan pelaku penyalah guna narkoba.


KLUNGKUNG

10

Selasa Kliwon, 19 Juli 2016

Siswa Asal Nusa Penida Wakili Bali di O2SN

Semarapura (Bali Post) –

Satu lagi siswa berprestasi di Kabupaten Klungkung melenggang ke tingkat nasional. Putu Agus Desta Purnama, murid kelas VI SDN 1 Jungutbatu, berhak mewakili Bali dalam lomba Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang akan digelar di Jakarta, 23-30 Juli. Terpilihnya siswa berprestasi itu ke tingkat nasional disampaikan ke hadapan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Senin (18/7) kemarin. Diterima di ruang rapat kantor bupati, Kabid Pendidikan Nonformal dan Informal Disdikpora Klungkung Wayan Watra menyampaikan, Putu Desta akan bertanding melawan siswa lainnya dari seluruh Indonesia pada cabang olahraga atletik. Empat nomor atletik harus diikutinya dalam O2SN, yaitu lari gawang 40 meter, frog jump, lempar turbuh, dan formula one. Putu Desta akan ditemani guru pendampingnya Wayan Sutarta. Ia telah melalui berbagai latihan fisik untuk menghadapi ajang nasional di Jakarta. Bupati Klungkung mengaku bangga atas kemampuan anak didik dari Jungutbatu, Nusa Penida, itu. Keberhasilan ini tidak terlepas dari bimbingan dan peran guru, orangtua, dan dukungan Pemkab Klungkung melalui Disdikpora. Ia memotivasi Putu Desta agar bersemangat meraih prestasi untuk mengharumkan nama Klungkung di kancah nasional. Suwirta yang asal Ceningan berharap Nusa Penida dan Lembongan lebih banyak lagi menghasilkan atlet karena nantinya akan dibangun berbagai fasilitas olahraga mulai dari lapangan futsal, bola voli, dan bulu tangkis. (dwa)

Bali Post/kmb

TEMBOK - Tembok pekarangan rumah seorang warga di Banjar Bucu, Desa Paksebali, Dawan, hancur diterjang longsor, Senin (18/7) kemarin.

Hujan Lebat Sekitar 12 Jam

Sebabkan Longsor dan Pohon Tumbang Semarapura (Bali Post) – Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Klungkung sekitar 12 jam sejak Minggu (17/7) malam hingga Senin (18/7) kemarin. Cuaca tidak bersahabat ini menyebabkan longsor dan pohon tumbang di lima titik. Kondisi terparah terjadi di Banjar Bucu, Desa Paksebali, Dawan. Bali Post/dwa

MOTIVASI - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memotivasi siswa berprestasi yang akan menghadapi O2SN tingkat nasional.

Keluarga Candra Masih Rawat Puri Cempaka Semarapura (Bali Post) –

Kejaksaan Negeri Klungkung telah menyita 60 aset terpidana korupsi Dermaga Gunaksa, I Wayan Candra. Yang disita termasuk rumah mewahnya yang dikenal dengan nama Puri Cempaka di Jalan ByPass Ida Bagus Mantra di wilayah Gunaksa, Dawan. Nasib Puri Cempaka masih menantikan penilaian harga aset. Selama penilaian harga aset berlangsung, keluarga Candra masih bisa menempati aset itu. Menurut Kasi Pidsus Kejari Klungkung Made Pasek Budiawan, keluarga Candra tetap diberikan kesempatan tinggal di Puri Cempaka atas pertimbangan efektivitas. Apabila berupa rumah mewah itu tidak dirawat, dia khawatir akan mengurangi nilai aset. “Asetnya tersebar luas, ada bangunan, kalau itu tidak diurus tentu akan rusak. Maka dari itu untuk sementara kami berikan izin keluarganya merawatnya,” ujar Pasek beberapa hari lalu. Pihak kejaksaan memberikan wewenang kepada keluarga mantan Bupati Klungkung itu termasuk istrinya tetap tinggal sementara sekalian merawat. Apabila penilaian aset telah rampung, keluarga Candra akan diberi tahu. Terkait waktu penilaian harga aset, pihaknya akan menantikan dengan sabar. Kalau sudah pasti, akan diumumkan kepada publik. Disinggung soal antisipasi adanya perlawanan dari mantan orang nomor satu di Klungkung dua periode itu dengan menempuh Peninjauan Kembali (PK), pihak Kejari tetap akan mengeksekusinya. “PK tidak menghalangi jalannya eksekusi. Kami tetap melakukan penyitaan,” tandasnya. Dari pantauan di lapangan, rumah mewah milik Candra itu sudah diberikan tulisan segel dari Kejari Klungkung. Meski begitu, masih ada orang yang keluar masuk rumah tersebut. (kmb)

Tembok setinggi tiga meter dan panjang lima meter milik warga setempat bernama Wayan Sukarta (39) rata dengan tanah akibat diterjang hujan deras. Reruntuhan tembok menimpa bangunan di sekitarnya seperti pelinggih yang luluh lantah bersama tembok pekarangan. Material tembok juga menimpa tembok kamar milik Sukarta yang dipenuhi alat upakara, sehingga retak dan nyaris jebol. Beruntung saat kejadian tidak ada keluarga Sukarta yang melakukan aktivitas di

belakang rumah. “Kebetulan saat itu hanya ada anak saya, Kadek Ayu Dila (15), di rumah. Tanah di belakang rumah saya memang sudah labil, terlebih diguyur hujan deras semalaman,” kata Sukarta ditemui di rumahnya. Longsor terjadi sekitar pukul 08.30 Wita. Dia awalnya tidak menduga temboknya bakal roboh akibat longsor. Saat hujan reda, Sukarta yang bekerja sebagai anggota Satpol PP Klungkung sempat pergi ke bengkel untuk menambel ban sepeda motornya. Ia mening-

Semarapura (Bali Post) –

bersihan dan Pertamanan serta Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Klungkung mengkaji dan mencari lahan sebagai tempat pengolahan kotoran sapi yang akan dijadikan kompos. Ketua Kelompok Ternak Satya Winangun, Nengah Sudarma, mengatakan proses bank kompos diawali dari pembelian kotoran sapi yang ada di tingkat peternak selanjutnya dilakukan pemilahan dan dibawa ke sentra bank untuk diproses dengan teknologi kompos. “Hasil kompos disalurkan kepada subak, taman kota atau petani untuk meningkatkan kesuburan tanah dan kualitas hasil produksi pertanian,” tutur warga Desa Tangkas itu. Proses pembuatan kompos meliputi pengeringan bahan baku dengan cara dijemur, hasil olahan dimasukkan alat pengolah pupuk organik sehingga ukurannya lebih halus. Kemudian dicampur dengan bahan tambahan seperti kotoran ayam, dilanjutkan proses pengayakan, perlakuan inokulasi bakteri fermentasi ke dalam bahan kompos, lanjut ke proses fermentasi dan pengadukan hingga proses fermentasi menjadi sempurna (3-4 minggu). Terakhir dilakukan proses pendinginan dan packing. (dwa)

Setelah melihat langsung proses pengolahan kotoran ternak menjadi pupuk di Kelompok Ternak Satya Winangun, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mendorong petani menggunakan pupuk organik secara berkelanjutan. Dengan memanfaatkan pupuk organik maka permasalahan kelangkaan pupuk akan dapat diatasi. Selama ini petani di Kabupaten Klungkung masih sangat minim memanfaatkan pupuk organik di lahan pertaniannya. Strategi pemenuhan kebutuhan pupuk organik akan diwujudkan dengan pembuatan bank kompos. Gagasan ini muncul ketika Bupati Suwirta meninjau kelompok ternak yang tidak memanfaatkan kotoran dan limbah sapi, melainkan menjualnya dengan harga murah mulai Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu per truk. “Justru keuntungan melimpahnya kotoran sapi di peternak yang ada di Klungkung dimanfaakan daerah lain untuk tanaman hortikultura seperti sayur dan jeruk,” sebutnya, Senin (18/7) kemarin. Melihat beberapa kelompok ternak sapi tidak mengolah kotoran ternaknya dengan maksimal, Suwirta minta Dinas Ke-

Penjual Togel Diamankan

Satuan Reskrim Polres Klungkung mengamankan I Wayan Sudana (41) asal Banjar Yeh Malet, Karangasem, karena kedapatan menjual togel jenis TSSM. Penangkapan yang berlangsung Minggu (17/7) ini berkat informasi adanya pengecer togel yang menjajakan dagangannya di jalan raya Kamasan. Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Wiastu Andri Prajitno, S.H., seizin Kapolres AKBP F.X. Arendra Wahyudi, SiK., di Mapolres, Senin (18/7) kemarin, menyampaikan pelaku diamankan bersama barang bukti uang Rp 500 ribu hasil berjualan nomor. Proses penangkapan membuahkan

Warung

Selanjutnya di Desa Selat, sebuah pohon tumbang menimpa warung milik Gusti Biang Jelantik (70). Meskipun tidak ada korban jiwa, bagian atap dan plafon warung rusak. Petugas BPBD Klungkung turun

melakukan proses evakuasi pohon tumbang. Petugas cukup kesulitan lantaran tiang listrik di dekat pohon tersebut juga tumbang, sehingga BPBD harus koordinasi dengan PLN. Kepala Bidang II Kedaruratan dan Logistik BPBD Klungkung I Made Muliarsa menyatakan rekannya yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC) telah turun melakukan evakuasi pohon tumbang. Agar cepat merespons ketika ada bencana, diatur jadwal piket sepanjang hari di kantor BPBD. Hanya, pihaknya terkendala sarana dan prasarana. Alat senso baru memiliki tiga buah padahal idealnya 10. “Kami terus siaga mengingat belakangan ini cuaca kurang bersahabat,” jelasnya. (kmb)

Petani Diminta Gunakan Pupuk Organik

Beroperasi di Jalan Raya Kamasan Semarapura (Bali Post) –

galkan sang putri Kadek Ayu Dila (15) yang sedang menonton TV di kamarnya. Ayu Dila tiba-tiba dikagetkan dengan suara gemuruh yang keras. Ia mengira suara tersebut berasal dari kilatan petir. Sontak Ayu Dila panik dan langsung mematikan TV. Ketika keluar kamar, ia melihat tembok pekaranganya sudah rata dengan tanah. “Dilihat dari kerusakan memang tidak seberapa, tapi tembok kamar yang tertimpa longsoran kondisinya miring sehingga saya harus membongkarnya,”

ujarnya. Hujan deras juga menyebabkan pohon tumbang. Pohon tumbang terjadi di wilayah Kota Klungkung. Pohon jenis singapur tumbang di Jalan Antosari, Kelurahan Semarapura Tengah, hingga menutup badan jalan. Di Jalan Subali VI, Semarapura Klod Kangin, tumbang pohon teep, sedangkan di Jalan Matahari, Semarapura Klod, sebuah pohon tanjung yang roboh.

hasil setelah jajaran Satuan Reskrim melakukan penyelidikan selama lima hari. Setelah mendapat informasi dari masyarakat bahwa di jalan raya Kamasan beroperasi penjual togel, Unit 1 Satuan Reskrim Polres Klungkung langsung melakukan penyelidikan. Informasi itu ternyata benar. Lewat penyelidikan selama lima hari akhirnya Sudana berhasil diamankan beserta barang bukti berupa satu lembar kertas berisi nomor pasangan, satu lembar paito, satu lembar syair, satu bolpoint, satu buah dompet warna loreng, dan uang tunai Rp 500 ribu. Tersangka dan barang

bukti kini diamankan di Mapolres Klungkung untuk penyidikan lebih lanjut. “Tersangka bersama beberapa orang saksi sudah diperiksa penyidik. Dalam waktu dekat berkasnya selesai dan akan diserahkan ke kejaksaan,” tutur Wiastu Andri. Untuk mencegah beredarnya judi togel di wilayah Hukum Polres Klungkung, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak ikut terlibat dalam judi jenis apa pun, termasuk tidak memasang taruhan judi togel. Dengan tidak memasang, dengan sendirinya judi togel tidak ada. Tersangka bakal dikenakan pasal 303 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda Rp 25 juta. (dwa)

OLAH - Kelompok peternak mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik.

Bali Post/dwa


Selasa Kliwon, 19 Juli 2016

BULELENG

11

Beredar , Surat Undangan Sosialisasi Pembangunan Bandara

Singaraja (Bali Post) – Kalangan DPRD Kabupaten Buleleng, Senin (18/7) kemarin mendadak geram. Penyebabnya tak lain karena beredarnya surat undangan sosialisasi terkait proyek pembangunan bandara internasional di Buleleng. Pihak yang menggelar sosialisasi itu, PT Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) Panji Sakti selama ini tidak pernah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk lembaga dewan. Tak pelak dewan resah lantaran beredar informasi yang menyebutkan, bahwa dalam bulan ini akan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan proyek bandara tersebut.

Bali Post/kmb34

Tersangka Ketut Sukanata (38) diamankan polisi.

Pembobol Vila Diamankan

Singaraja (Bali Post)Ketut Sukanata dibekuk polisi karena membobol vila dan menguras barang milik turis asal Rusia, Natalia Karmaleeva (30) di Banjar Dinas Batu Keben Desa Kayuputih, Buleleng. Tersangka diciduk Kamis (14/7)di Banjar Dinas Lebah Desa Kaliasem Kecamatan Banjar, Buleleng. Dia nekat mengambil barang berharga dengan mencongkel jendela kamar korban. Oleh korban kasusnya kemudian

dilaporkan ke kantor polisi. “Tersangka mencuri saat vila dalam keadaan kosong,’’ ujar Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, Senin (18/7) kemarin. Sejumlah barang bukti hasil pencurian berhasil disita aparat. Di antaranya laptop merk Asus, Ipad mini warna black silver, Ipad warna silver, Iphone 4 black, 1 violet USB, uang senilai Rp 1,2 Juta, 1 obeng, dan motor DK 3919. (kmb34)

Singaraja (Bali Post)Diduga karena melakukan aksi penjambretan, dua oknum pelajar SMKN yakni, Gede Endy Pratama (19) dan Komang Budiasa ,alias Bokek (18)harus berurusan dengan polisi. Mereka dibekuk karena menjalankan aksinya di Jalan Raya Komodo, Lingkungan Banyuning Utara, Kelurahan Banyuning, Buleleng. Korbannya adalah perawat di RSUD Buleleng, Putu Yenny Pramesti (26) asal Jalan Pulau Komodo, Gang Aditya. “Kami menyayangkan aksi kedua tersangka yang masih muda ini. Masih muda tapi berani melakukan pencurian,’’ ucap Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., Senin (18/7) kemarin. Dijelaskan, kedua tersangka ini melakukan aksinya dengan menarik tas korban. Saat korbannya melintas, tersangka memepet lalu tali tas korban dipotong dengan menggunakan sabit. “Dengan menggunakan sabit, tersangka berhasil mengambil tas yang dibawa korban,’’ sambung kapolres. Sebagaimana

disampaikan polisi, peristiwa itu sejatinya sudah terjadi, Senin (20/6) lalu sekitar pukul 22.00 Wita. namun pengungkapan kasus ini baru kemarin disampaikan ke publik. Dari hasil pemeriksaan oleh penyidik, kedua pelaku yang ditangkap di rumahnya sudah melakukan penjambretan sebanyak tujuh kali di lokasi yang berbeda. Dua kali di wilayah Kota Singaraja, dua di Kecamatan Sawan dan tiga kali di Kecamatan Sukasada. Atas kasus tersebut, Endy Pratama yang masih duduk di kelas XII dan Komang Budiasa kelas X, dijerat pasal 363 ayat (1) ke 4 dan 5 KUHP, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Dalam kasus ini polisi menyita barang bukti 1 tas pinggang warna orange berisi barang, diantaranya 1 HP Samsung Duos, 1 kacamata, dompet, uang Rp 500 ribu, KTP, SIM dan dua kartu ATM. Selain itu juga diamankan uang tunai Rp 150 ribu, motor Kawasaki D Treker DK 8218 VN, 3 HP, baju kaos, celana pendek, sabit, serta dua ban lengkap berisi velg. (kmb34)

Menjambret, Dua Pelajar SMKN Dibekuk Polisi

Bali Post/kmb38

BERDIALOG - Bupati Buleleng berdialog dengan anggota dewan usia menghadiri sidang paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi atas rancangan APBD Perubahan dan Laporan Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2015 Senin (18/7) kemarin.

Sidang Paripurna

Fraksi DPRD Sampaikan Pemandangan Umum APBD Perubahan

Singaraja (Bali Post) – Pembahasan rancangan APBD Perubahan 2016 terus digenjot. Lembaga dewan Senin (18/7) kemarin menggelar sidang paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi atas rancangan tersebut. Sidang dipimpin Ketua DPRD Buleleng, I Gede Supriatna, sedangkan pihak eksekutif dihadiri langsung Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) bersama jajaran Muspida Buleleng. Dalam sidang kemarin, secara umum fraks-fraksi di DPRD Buleleng menilai postur anggaran dalam rancangan APBD Perubahan tersaji dengan sangat ideal. Meski demikian, untuk penyempurnaan penyesuaian anggaran ini fraksi-fraksi di DPRD Buleleng memberikan sejumlah usul kepada eksekutif. Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Hanura, dan Fraksi Nasdem Gusti Made Artana menyampaikan salah satu usulnya terkait realisasi hibah bantuan sosil (Bansos). Dikatakan, anggaran ini sejatinya begitu penting untuk mempercepat program pembangunan di tingkat desa. untuk itu, pemerintah diharapkan mengalokasikan jatah ADD kepada desa dengan cermat dan mengikuti regulasi yang berlaku. Sementara pemandangan umum Fraksi Golkar, Gerindra, dan Fraksi Demokrat dibacakan juru bicaranya Nyoman Gede Wandira Adi mengusulkan, ke depan pemerintah melakukan terobosan dalam mengalokasikan pendanaan terhadap pembangunan yang lebih proporsional. Hal ini penting dilakukan karena dewan melihat tren pembiayaan lebih besar untuk menanggung beban gaji PNS dan tunjangannya dibandingkan mengalokasikan untuk pembangunan di semua sektor. Selain menyampaikan pemandangan umum atas rancangan APBD Perubahan 2016, sidang paripurna kemarin juga mengagendakan penyampaian pemandangan umum terhadap laporan pelaksanaan APBD Tahun 2015.(kmb38)

Pantauan di lapangan, memang kemarin surat undangan untuk menghadiri sosialisasi proyek bandara itu menjadi perbincangan di kalangan anggota dewan. Surat ini secara tidak sengaja beredar di kalangan dewan yang medapat undangan untuk menghadiri sosialisasi tersebut. Surat undangan itu No. 002/BIBU/07/2016. PT BIBU Panji Sakti akan menggelar sosialisasi tanggal 24 Juli 2016. Menariknya, dalam surat undangan itu tidak dilengkapi lokasi sosialisasi. Tak ayal wakil rakyat di Buleleng ini geram atas edaran undangan tersebut. Apalagi selama ini PT BIBU Panji Sakti belum pernah melakukan koordinasi atau menyampaikan presentasi terhadap perusahaan tersebut. Namun secara tiba-tiba melakukan sosialisasi dengan mengundang para perbekel dan instansi lain di Buleleng. Ketua DPRD Buleleng I Gede Supriatna, usai memimpin sidang paripurna di gedung dewan kemarin menyayangkan beredarnya undangan sosialisasi oleh PT. BIBU Panji Sakti tersebut. Apalagi sejak surat itu beredar, terutama warga di Buleleng timur mulai mempertanyakan terkait proyek bandara. Kebanyakan pertanyaan warga mengarah pada pemahaman, bahwa bandara sudah mulai dibangun. Kondisi ini diperparah lagi dengan adanya penyebaran informasi yang menyebut kalau dalam bulan ini akan dilakukan upacara peletakan batu pertama atas proyek tersebut. Informasi seperti ini diakui menyesatkan dan cenderung akan menimbulkan dampak negatif kepada citra pemerintah daerah, termasuk DPRD itu sendiri. Pasalnya, sejauh ini proyek ini masih tahap feasibility study (FS). Pemkab baru menerbitkan rekomendasi kepada investor untuk melanjutkan FS tersebut. “Kami sayangkan sekali. Dan kalau informasi ini dibiarkan akan menyesatkan masyarakat. Proyek ini masih tahap FS dan pemkab termasuk di provinsi baru menerbitkan rekomendasi untuk melanjutkan FS. Sekarang akan disosialisasikan, dan ada informasi peletakan batu pertama. Kalau tidak benar, kami khawatir akan menimbulkan kesan pemkab tidak baik di mata masyarakat,” katanya. Sementara Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Buleleng Putu Mangku Budiasa mengatakan, pembangunan bandara merupakan investasi besar dan saat ini masih tahap FS oleh investor. Pemkab sendiri telah memberikan rekomendasi kepada investor untuk melakukan FS tersebut hingga ram-

pung. Namun beredarnya surat undangan sosialisasi, termasuk upacara peletakan batu pertama dalam bulan ini membuat dia kecewa. Pasalnya, informasi akan dilakukan peletakan batu pertama itu seolah menyebutkan bahwa proyek bandara sudah mulai dikerjakan. Informasi liar seperti ini dikhawatirkan akan menimbulkan gejolak di tengah masyarakat. “Secara logika, kalau sudah peletakan batu pertama anggapan masyarakat proyek sudah mulai dikerjakan. Padahal investor baru melakukan FS dan ada tahapan-tahapan teknis yang lain. Saya khawatir informasi menyesatkan seperti ini tidak sampai beredar dan buktinya masyarakat banyak yang menanyakan kejelasan informasi ini,” katanya. Di sisi lain, Mangku mengatakan keberadaan PT BIBU Panji Sakti sejauh ini belum diketahuinya dengan pasti. Bahkan perusahaan ini sama sekali belum pernah melakukan koordinasi dengan lembaga dewan, termasuk pemkab sendiri tidak mengetahui keberadaan perusahaan ini. “Saya sendiri tidak pernah tahu perusahaan yang menyebar undangan sosialisasi ini. Kalau itu perusahaan profesional mestinya melakukan koordinasi dengan pemkab dan kita perlu tahu. Kita ingin proyek ini tidak ditunggangi muatan lain, apalagi politik,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

BEREDAR - Surat undangan kegiatan sosialisasi proyek bandara di Buleleng beredar luas hingga di kalangan dewan.

Jatah ADD Menurun

62 Desa di Buleleng Tunda Program Pembangunan Singaraja (Bali Post) – Penurunan jatah Alokai Dana Desa (ADD) dalam APBD Perubahan tahun ini menimbulkan dampak serius. Program yang sudah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan RKP terpaksa dipending dan dialihkan ke tahun 2017 mendatang. Langkah ini diambil oleh puluhan desa yang menerima jatah ADD turun dari angagran APBD Induk 2016. Hal itu terungkap dalam pertemuan antara kecamatan, pengurus Forum Komuniaksi Perbekel (Forkomdes) Kecamatan dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Buleleng Senin (18/7) kemarin. Pertemuan ini dipimpin Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa (Pemdes) Putu Meles mewakili Kepala BPM-PD Gede Sandhiyasa. Pertemuan ini sengaja dilakukan untuk menyampaikan aspirasi desadesa yang jatah ADD mereka dipangkas. Dari pertemuan kemarin diputuskan bahwa tercatat 62 desa yang jatah ADD-nya dipangkas itu menerima kebijakan itu dengan resiko program yang sudah disusun terpaksa dialihkan ke tahun 2017 mendatang. Ketua Forkomdes Kabupaten Buleleng Made Suteja mengatakan, kebijakan pengurangan jatah ADD kepada 62 desa dalam APBD Perubahan tahun ini menimbulkan persepsi negatif terhadap pemerintah kabupaten. Apalagi, BPM-PD dan instanasi terkait yang menjadi atasan desa belum melakukan sosialsiasi sebelum kebijakan itu digulirkan. Mencegah agar kondisi ini tidak menjadi polemik berkepanjangan, pihaknya kemudian mengambil inisiatif untuk meminta penjelasan secara mendetail kepada BPM-PD dan instanasi terkait. “Bisa dibilang teman-teman perbekel yang ADD-turu kecewa dengan kebijakan itu. Apalagi tidak ada sosialsiasi dan kucuran ADD dipangkas begitu saja,”

katanya. Menurut Suteja, dari pertemuan itu pengurangan ADD untuk 62 desa itu karena perubahan Peraturan Bupati (Perbup) No. 106 Tahun 2016 menjadi No. 403 Tahun 2016 tentang perubahan alokasi keuangan pemerintahaan desa. Dasar perubahan perbup ini karena adanya petunjuk dari Badan Pemerika Keuangan (BPK) Perwakilan Bali agar indikator kucuran ADD dari semua memakai acuan data kemiskinan yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) diganti menggunakan data kemiskinan hasil pendataan kabupaten sendiri. Dengan kondisi ini, perbekel yang jatah ADD-nya turun itu kini bsia menerima walaupun dengan resiko program yang sudah mereka susun dalam RPJMDes dan RKP banyak yang mandeg dan dialihkan dalam tahun berikutnya. “Setlah kami adakan pertemuan persoalannya sudah selesai dan perbekel yang jatah ADDnya turun itu juga menerima pengurangan jatah dengan resiko program tidak bisa berjalan menunggu kucuran ADD tahun berikutnya,” jelasnya. Sementara itu Kepala BPM-PD Gede Sandhiyasa mengatakan, ada 62 desa di Buleleng jatah ADD-nya diturunkan dibandingkan dari aloaksi dana yang sama dalam APBD Induk 2016. Sementara sisanya 72 desa mendapat tambahan jatah ADD. Kebijakan ini berdasarkan petunjuk BPK Perwakilan Bali untuk merubah indikator pembagian jatah ADD dari dari awalnya memakai data kemiskinan yang diterbitkan BPS diganti dengan data kemiskinan yang didata oleh kabupaten. Perubahan acuan ini kemudian diiikuti dengan merubah perbup. Dampak penurunan ini desa harus menunda program yang sudah disusun dalam RPJMDes dan RKP. Untuk itu penundaan program itu diharapkan memakai pertimbangan skala prioritas, sehingga meski desa menda-

pat jatah ADD turun namun program yang tergolong urgen tetap dapat direalisasikan. “Kebijakan ini karena petunjuk BPK Perwakilan Bali dan sejatinya secara keseluruhan total ADD utnuk seluruh desa itu tetap dan hanya perubahan pola pembagiannya yang dirubah,” tegasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb34

DITANGKAP - Pengedar narkoba, HW alias HAN (36) ditangkap Sat. Narkoba Polres Buleleng. Kini dia sedang menjalani proses hukuman di Polres Buleleng.

Edarkan Narkoba, Diringkus Aparat Singaraja (Bali Post)Diduga menjadi pengedar narkoba, HW alias HAN (36), beralamat di Jalan Patimura, No. 33 Kelurahan Kampung Anyar, Buleleng dibekuk aparat Polres Buleleng di sebuah gang di belakang Hotel Garuda, Kelurahan Kaliuntu, Buleleng, Kamis, (14/7) lalu. Tersangka diduga jaringan pengedar narkoba jenis sabu yang beroperasi di wilayah Kota Singaraja dan Lovina. Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., didampingi Kasat Narkoba I Made Agus Dwi Wirawan, S.H., M.H., Senin (18/7) kemarin mengatakan pengungkapan kasus tersebut bermula dari adanya laporan masyarakat. HW sering dilihat melakukan transaksi narkoba di seputaran Hotel Garuda. Atas informasi itu, aparat melakukan penyelidikan. Berbekal ciri-ciri yang dikantongi, serta memperhatikan gerakgerik mencurigakan, polisi akhirnya membekuk HW. Saat digeledah, ditemukan barang bukti satu paket sabu-sabu. Sabu-sabu itu dibungkus kertas tisu dan uang seribuan. Hasil interogasi polisi, tersangka mengaku sudah setahun lebih berjualan narkoba. “Tersangka termasuk pengecer kecil narkoba. Sabu-sabu masuk ke Buleleng sudah berbentuk paketan kecil,”

ujar Kapolres Sukawijaya. Dalam kasus ini, tersangka dijerat Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika. Tersangka tanpa hak dan melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, dan atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman. “Dalam kasus ini, dari tersangka kami dapati timbangan elektrik,’’ ujar kapolres sembari mengatakan bahwa kasus ini masih dikembangkan karena tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain. Selain timbangan elektrik, juga disita plastik klip berisi sabu terbungkus uang Rp 1.000 seberat 0,52 gram brutto atau 0,37 gram netto. Uang hasil penjualan sabu Rp 600 ribu, 1 HP Nokia, 7 plastik klip kosong, 2 plastik putih, 2 pipet kaca terbungkus tisu, 1 bong, 1 gunting, 1 korek gas, dan 1 timbangan elektrik. Sementara dari hasil pengembangan dan penggeledahan di rumahnya, ditemukan satu bungkus plastik klip besar berisi 13 plastik klip kosong, dan lima plastik klip berisi sabu-sabu diberi kode A sampai dengan E. Masing-masing kode A berat 1,05 gram brutto, kode B berat 1,05 gram brutto, kode C berat 0,65 gram brutto, kode D berat 1,03 gram brutto, dan kode E berat 1,05 gram brutto. (kmb34)


JEMBRANA

12

Selasa Kliwon, 19 Juli 2016

SOSOK Kekurangan Tenaga Teknis

ADANYA sorotan dari anggota dewan terhadap proyek-proyek yang digarap pihak desa/kelurahan dan mempunyai kualitas yang diragukan lantaran lemahnya pengawasan, mendapat tanggapan dari Kadis PU Pemkab Jembrana IGP Mertadana. Menurut Mertadana pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk mengawasi proyek swadaya maupun yang digarap di pedesaan di luar APBD. “Biasanya hanya diminta bantuan untuk membuat RAB-nya atau konsultasi. Namun, untuk pengawasan desa harusnya punya tim sendiri. Kami mengawasi pekerjaan sendiri saja sudah kekurangan tenaga,” jelas Mertadana. Saat ini, katanya, pihaknya memiliki 13 orang tenaga perencana dan pengawas. Pihaknya memang kekurangan tenaga teknis. Idealnya, Dinas PU memiliki 20 orang tenaga pengawas. Meskipun kekurangan, pihaknya berusaha bekerja dengan maksimal. Untuk perbaikan jalan di Jembrana, lanjut dia, pihaknya menargetkan perbaikan 100 km per tahun. Sedangkan, saat ini masih 300 km yang rusak berat dan belum ditangani. Pihaknya mengharapkan dalam dua tahun ini bisa diatasi. (kmb)

Petani di Dangintukadaya Bersiap Tanam Padi Gadu Negara (Bali Post) – Hujan deras disertai angin kencang membuat para petani di Pangkung Gondang, Kecamatan Jembrana, pasrah. Padi mereka yang sudah nyaris panen rebah rata dengan tanah. Hasil panen yang mereka peroleh tak sesuai harapan karena faktor alam. Di sisi lain, kondisi ini juga menguntungkan para petani lantaran air melimpah. Hal itu membuat para petani bergegas menanam padi kedua (gadu) dalam setahun ini. Sejumlah sawah mulai diolah untuk siap ditanami padi gadu. Seperti yang terlihat di Dangintukadaya, Senin (18/7) kemarin. Sejumlah petak sawah dipenuhi para buruh untuk menanam padi. “Yang penting tidak kering saja. Sekarang ada hujan, jadi air melimpah. Cukup untuk gadu (tanam padi kedua),” terang Ketut Weler (70) penggarap sawah asal Sangkaragung. Sebelumnya, lahan seluas 75 are itu juga mengalami padi rebah akibat diterpa angin kencang. Namun, ia meyakini dengan menanam padi kedua

ini, hasil panen diharapkan akan lebih baik. Weler sengaja mengganti varitas padi yang baru dari sebelumnnya dengan harapan hasil yang lebih bagus dan lebih kuat. Sementara itu, terlihat hektaran padi masih dalam masa panen. Sebagian besar padi rebah rata dengan tanah. Padi jenis Impari 31 ini sejatinya sudah akan dipanen seminggu lagi. Salah seorang petani, Made Dasten mengaku tanaman padi yang rebah miliknya seluas satu hektare. Ia meyakini harga jual padi yang sudah dipanjer oleh pembeli akan dipotong lantaran kondisi rebah. Pihaknya berharap agar kondisi padi rebah ini didata petugas dan menjadi evaluasi. Karena hampir seluruh anggota subak m enga la mi padi rebah. Hal serupa juga diungkapkan Mangku Dantra yang menggarap 1,2 hektar lahan sawah. Menurutnya padi sudah dipanjar pembeli Rp 280 ribu per are. Namun, dengan kondisi seperti ini, harganya setelah dipanen akan dipotong. Potongan harga tergantung tingkat kerusakan. (kmb26)

DIAMANKAN – Ratusan ekor ayam aduan yang diselundupkan menggunakan truk diamankan di Gilimanuk.

Digagalkan, Penyelundupan Ratusan Ekor Ayam Aduan

Negara (Bali Post) – Jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Senin (18/7) kemarin, berhasil menggagalkan aksi penyelundupan ratusan ekor ayam aduan di pintu masuk Gilimanuk. Ayam aduan itu diselundupkan menggunakan truk yang ditutup terpal. Ayam tersebut diangkut dari Probolinggo dan rencananya dikirim ke Mengwi, Badung. Kini truk dengan nopol N 7653 UR yang dikemudikan Abu Hasan (57) ini diamankan di Polsek Kawasan Laut Gilimanuk. Hasan mengaku ia datang ke Bali untuk mengambil barang rongsokan. Akan tetapi, saat berangkat dari Probolinggo ia mengangkut ratusan ayam jago yang ditempatkan dalam kisa. Polisi mengamankan sekitar 87 kisa yang didalamnya berisi 136 ayam di dalam bak truk tersebut. Saat menjalani pemeriksaan di Pos 2 (pintu masuk Bali) sekitar pukul 02.00 dinihari, petugas menggeledah isi truknya. Hasilnya, ditemukan ratusan ekor ayam jago yang diseludupkan dari Probolinggo, Jatim.

Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Anak Agung Arka, seizin Kapolres Jembrana membenarkan adanya aksi penyelundupan ayam tersebut. Selanjutnya ayam selundupan yang diamakan itu diserahkan ke Karantina Pertanian Terpadu (KPT) untuk penanganan lebih lanjut. Penanggung Jawab KPT Wilayah Kerja (Wilker) Gilimanuk, I Nyoman Budiarta, mengatakan, truk berikut ratusan ayam ditempatkan dalam kisa itu masih diamankan untuk penyelidikan. Selain itu, petugas juga melakukan observasi apakah ayamayam itu terjangkit virus AI. Terkait penindakan, pihaknya menunggu hasil koordinasi

dengan Balai Karantina Bali. “Apakah nanti penolakan atau pemusnahan, yang jelas lalu lintas unggas hidup masih dilarang. Kecuali dalam bentuk daging,” tandasnya. Sementara itu, pemilik ratusan ayam selundupan itu, Ali (56) mengaku sudah sering menyelundupkan ayam ke Bali. Ayam itu rencananya akan dibawa ke Mengwi dan akan dijual. Ia mengaku sudah menghabiskan modal sekitar Rp 15 juta dengan harga satu ekor ayam Rp 120 ribu. “Maunya saya jual di sini Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu, tergantung besarnya ayam. Sekarang ini yang paling banyak,” akunya. (kmb26)

Bali Post/olo

Roboh, Tembok ”Panyengker” SDN 1 Mendoyo Dauh Tukad Negara (Bali Post) Hujan lebat yang mengguyur wilayah Jembrana, Minggu (17/7) malam, mengakibatkan tembok panyengker SDN 1 Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo, roboh. Panyengker sekolah sepanjang 50 meter amblas diduga tidak kuat menahan debit air. Untungnya, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Ketua Komisi A DPRD Jembrana, Made Sri Sutharmi, langsung terjun ke lokasi kejadian setelah mendengar kejadian tersebut, Senin (18/7) kemarin. Ketika hujan turun, air di halaman sekolah tinggi dan tidak ada saluran pembuangan, sehingga tembok pagar sekolah jebol.

Sri Sutharmi mengatakan pihak pengawas sekolah dan UPT juga sudah mengecek ke lokasi. Pihak sekolah juga sudah bersurat ke Dinas terkait adanya kejadian tersebut. Pihaknya melihat tembok belakang sekolah dinilai berbahaya karena kondisinya juga memprihatinkan. Dengan demikian, pihaknya menyarankan untuk segera mengajukan proposal permohonan perbaikan tembok panyengker ke instansi terkait. Dengan adanya kejadian ini, pihaknya meminta saluran air di areal sekolah diperbaiki agar air tidak tergenang dan menimbulkan kejadian serupa. (kmb)

Pasca-Lebaran

Disdafdukcapil Gencarkan Razia Duktang

Bali Post/olo

TANAM PADI – Aktivitas tanam padi di persawahan Dangintukadaya, Jembrana. Setelah mengalami padi rebah, petani bersiap tanam gadu.

Negara (Bali Post) – Pihak Dinas Pendaftaran Penduduk dan Catatan Sipil (Disdafdukcapil) Pemkab Jembrana menggencarkan razia pendudukan pendatang (duktang). Sejumlah lokasi padat duktang disasar dengan melibatkan petugas Satpol PP, Babinkamtibmas dan desa/kelurahan setempat. Seperti yang dilakukan di Perumahan BTN, Kelurahan Baler Bale Agung, Senin (18/7) kemarin. Tim yang dikoordinir pihak Disdafdukcapil ini menyambangi satu per satu rumah yang dihuni warga pendatang. Dari operasi yang digelar selama dua jam itu, petugas menjaring delapan duktang yang belum melengkapi Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS). Kepala Disdafdukcapil Pemkab Jembrana I Ketut Wiaspada mengatakan op-

erasi kependudukan ini digencarkan guna mengantisipasi mobilisasi duktang pascalebaran. Selain rumahrumah kontrakan, petugas juga menyasar tempat kos yang menjadi tempat tinggal sementara. Dari delapan duktang itu, menurutnya, penanganan selanjutnya diserahkan ke pihak kelurahan terlebih dulu. Sejatinya, di antara duktang yang terjaring itu sudah pernah ditegur dan menandatangani surat perjanjian kesanggupan mengu-

rus SKTS. “Makanya, kami kembali meminta mereka untuk menandatangani surat perjanjian itu,” katanya. Apabila diabaikan, maka akan dilaporkan ke Dinas untuk penindakan selanjutnya. Menurutnya operasi ini sengaja dilakukan karena duktang banyak yang kembali ke tempat perantauannya, salah satunya ke Kabupaten Jembrana. Selain digelar secara acak, pihaknya juga akan melakukan operasi gabungan dengan melibatkan sejumlah instansi. (kmb26)

Bali Post/kmb

ROBOH - Kondisi SDN 1 Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo, setelah tembok panyengker-nya roboh.


Selasa Kliwon, 19 Juli 2016

Galian C Tak Berizin Diberangus

Membandel, Langsung Ditindak Tegas Amlapura (Bali Post) – Seluruh galian C yang tak berizin di Karangasem diberangus atau ditutup pihak berwenang dari Polda Bali sejak Sabtu (16/7) lalu. Galian C paling banyak ditutup di wilayah Kecamatan Selat yakni di Desa Sebudi dan di Rendang. Dikonfirmasi Senin (18/7) kemarin, Pembina galian C di Karangasem Ni Nyoman Suparni membenarkan pemberangusan usaha galian C ilegal itu. Dikatakan, sebenarnya Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri sudah menyampaikan imbauan agar usaha galian C yang tak berizin dihentikan pengoperasiannya. Namun, sebagian besar galian C yang tak berizin itu tidak mengindahkan imbauan Bupati, sehingga ada yang sampai diberikan tindakan tegas. Salah seorang tokoh masyarakat Selat yang tak mau disebutkan namanya membenarkan adanya penutupan usaha galian C yang tak berizin di wilayah Sebudi, di antaranya di wilayah Banjar Dinas Lebih. Dikatakan, usaha Galian C Goto yang mencoba dengan alasan mencari uang minyak, kemarin mencoba tetap buka galian. Namun, pihak kepolisian langsung “mengambilnya” karena dinilai membandel. “Galian C yang membandel, di-police line alat beratnya. Satu per satu di-police line,” ujar tokoh itu. Karena informasi penutupan galian C yang tak berizin, akhirnya semua galian C di Kecamatan Selat tak berani beroperasi sejak dua hari lalu. “Tak berani buka. Memang semua usaha galian C di wilayah Kecamatan Selat tak berizin. Satu per satu di-police line, dulu sudah Hakadikon dan Merak. Saya kira kedua pengusahanya dilanjutkan proses hukumnya,” kata tokoh itu lagi. Dihubungi terpisah, Perbekel Desa Amertabuana Wayan Suara Arsana mengatakan, penutupan galian C tak berizin itu memang sudah digelar sejak Sabtu (16/7). Bahkan, sebuah usaha galian C yang pemodalnya pejabat penting di Bali sudah menghentikan pengoperasian galian C-nya sejak dua pekan lalu di Yehkori, Desa Jungutan. Setahunya, warga yang tak terlibat usaha galian C itu merasa senang. Soalnya, sejak penutupan galian C, jalan raya yang selama ini dilintasi ribuan truk galian C menjadi lebih nyaman dan aman. “Menurut saya, demi keadilan, penutupan galian C yang tak berizin jangan tebang pilih. Semua yang tak berizin harus diperlakukan secara adil. Kalau ditutup, ya tutup semuanya,” kata Suara Arsana. Sementara itu, Suparni mengatakan usaha galian C di Kubu tak ada yang ditutup. Pasalnya, dari 30 usaha galian C di Kubu, 99 persen sudah berizin lengkap. Mereka juga patuh membayar pajak. Penutupan galian C tak berizin itu karena diduga melanggar UU tentang Pertambangan Mineral. Selama ini, warga peduli lingkungan di Karangasem sudah terus menyuarakan agar galian C yang tak berizin, menggali di dekat hutan lindung, di dekat pura dan pemukiman penduduk serta penggalian di ketinggian lebih dari 500 meter di atas permukaan laut di lereng Gunung Agung yang merupakan wilayah resapan atau tangkapan air hujan, agar ditertibkan. Aktivitas galian C di lereng gunung dikhawatirkan menyebabkan bencana banjir pada musim hujan dan sebaliknya krisis mata air pada musim kemarau. (013)

Hendak Tangkap Lobster dengan Kompresor

Nakhoda dan ABK Disidang

Amlapura (Bali Post) – Nakhoda perahu penangkap ikan Komari (36) dan empat anak buahnya, Senin (18/7) kemarin, disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Amlapura. Kelima terdakwa di depan majelis hakim diketuai Dzulkarnain, S.H., dijerat UU tentang Perikanan karena hendak menangkap lobster di laut dengan bantuan kompresor. Kelima terdakwa sebelumnya ditemukan kelompok pengawas masyarakat (Pokwasmas) dari kelompok nelayan di Labuhan, Kecamatan Manggis, Karangasem. Oleh saksi dari pihak Pokwasmas Segara Labuan Ketut Mangku, penemuan perahu dengan nakhoda dan ABK yang mencurigakan itu lantas diserahkannya kepada pihak Polairud Karangasem. Mereka lantas disidik polisi dan diajukan ke pengadilan. Pada persidangan di PN Amlapura, wilayah Pantai Kubu sampai ke Yehmalet merupakan wilayah konservasi. Dilarang menggunakan alat tangkap ikan menggunakan bahan peledak, bahan kimia beracun, jaring pukat harimau. Bahkan, kata JPU Made Santiawan, S.H., membawa kompresor yang merupakan alat bantu menangkap ikan juga dilarang sesuai UU tentang Perikanan itu. Selain Komari asal Jawa sebagai nakhoda perahu, ABK lainnya yang biasanya bertindak sebagai penyelam dan penembak ikan yakni terdakwa Herianto asal Sumbawa, Herman dari Lombok, Slamet Riadi dan Jabiruddin alias Jabir. Para terdakwa diberatkan keterangan ahli dari Kabid Pengawasan dan Pengendalian Dinas Peternakan Pemprov Bali Ir. Made Sudarsana, M.Si. Perbuatan para terdakwa melanggar pasal 9 (1) UU Nomor 49 tahun 2009 tentang Perikanan. Terdakwa terancam dipidana penjara sampai satu tahun ditambah denda sampai Rp 250 juta. Menurut ahli Made Sudarsana dalam keterangan di berita acara pemeriksaan (BAP) yang dibacakan JPU Santiawan, nelayan yang menyelam dengan bantuan udara kompresor untuk bisa bernapas dan menyelam lebih lama di dalam laut membahayakan kesehatan pelaku. Sementara, gelembung udara kompresor bisa menyebabkan ikan yang bersarang di sekitar terumbu karang menjadi tak nyaman dan pergi, sehingga kegiatan pelaku mengancam kelestarian dan perkembangbiakan ikan terumbu karang. Di lain pihak, terungkap terumbu karang di sejumlah wilayah pantai di Karangasem sudah rusak. Padahal, dulu terumbu karang di laut Karangasem terkenal indah dan menjadi tempat berkembangbiak ikan hias dan berbagai jenis ikan lainnya. Selama ini, keindahan bawah laut itu juga menjadi aset daya tarik wisata yang tak ternilai. Ditemui usai persidangan, Kasi Pengawasan Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Karangasem Komang Parwata mengatakan, meski ada relawan yang membantu menanam terumbu karang, tapi pertumbuhan terumbu karang itu sangat lama. Jadi, warga terutama para nelayan diminta membantu mengawasi perairan Karangasem dari ulah oknum tak bertanggung jawab yang menangkap ikan dengan bom atau racun. (013)

KARANGASEM

13

Hujan Lebat, Karangasem Dikepung Longsor Amlapura (Bali Post)Dalam sepekan terakhir, Karangasem terus diguyur hujan lebat. Intensitas hujan yang begitu tinggi membuat posisi tanah di sejumlah tempat tergerus. Dalam sehari, Senin (18/7) kemarin, longsor “mengepung” wilayah Karangasem, menutup akses jalan hingga menghancurkan palinggih pura. Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan, laporan longsor pertama kali diterima petugas BPBD Karangasem, sekitar pukul 07.15 Wita. Longsor di empat titik terjadi di Jalur Nampo menuju Batu Ampin, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem. Dari empat titik longsor, satu di antaranya cukup parah. Bahkan, kedua wilayah itu sempat terisolir setengah hari. Petugas BPBD harus dibantu alat berat milik warga setempat untuk membuka kembali akses jalan tersebut. Penanganan dibantu Babinsa, Babinkamtibmas dan warga setempat. “Longsor terparah di titik ini menyebabkan dua banjar dinas itu sempat terisolir,” kata Arimbawa. Namun, setelah penanganan beberapa jam dengan memindahkan longsoran di titik itu, akses jalan sudah kembali normal. Belum selesai penanganan di Nampo, bencana longsor dilaporkan kembali terjadi di Banjar Dinas Ampin, Desa Jungutan, sekitar pukul 08.30 Wita. Akibat longsor, dapur milik I Wayan Giur (35)

mengalami kerusakan berat. Material longsor mengubur dapur berikut peralatan dapurnya. Namun, setelah penanganan, seluruh benda berharga di rumah itu dapat dievakuasi. Usai penanganan di Desa Jungutan, petugas BPBD Karangasem harus kembali melakukan penanganan longsor di sekitar BTN Jasri Blok L, Lingkungan Jasri Kaler. Senderan di salah satu bagian sungai itu jebol setelah diterjang air kiriman dari hulu, sekitar pukul 10.32 Wita. Senderan sungai di Tukad Krekuk ini memang sudah langganan longsor setiap terjadi hujan lebat. Hal itu disebabkan pondasi pembangunannya tak kuat menahan beban material dan besarnya air dari hulu. Namun, untuk penanganannya, BPBD Karangasem sudah dikoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Karangasem, khususnya Bidang Sumber Daya Air. Arimbawa menambahkan, sebelum terjadi longsor, BPBD Karangasem lebih dulu menerima laporan banjir di Banjar Papung Desa Bungaya Kauh, Kecamatan Bebandem sekitar pukul 05.30 Wita. Banjir setelah hujan lebat sehari itu merendam rumah milik I Nengah Renis (65) dan I Komang Renbum (30). Penyebab banjir, akibat luapan air dari saluran irigasi yang meluap ke rumah tersebut. Bahkan, ketinggian air mencapai sekitar satu meter. Beruntung tidak ter-

Bali Post/kmb31

LONGSOR - Sebuah alat berat membantu penanganan tanah longsor di Nampo, Desa Jungutan untuk membuka akses jalan. jadi korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kedua warga ini kehilangan tempat berteduh karena banjir menyebabkan rumahnya rusak berat. Bencana lainnya juga terjadi di Desa Telaga Tawang, Kecamatan Sidemen sekitar pukul. 15.00 Wita. Bedanya, hujan seharian mengakibatkan pohon tumbang.

Parahnya, pohon tumbang ini menimpa panyengker Pura Taman Tirta Telaga Tawang beserta palinggih Padma, Bale Pawedaan, dan Bale Pasamuhan hingga hancur. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Tim ESR langsung melakukan pendataan

dan pengambilan dokumentasi di lokasi yang terdampak. Terhadap dampak bencana ini, Arimbawa meminta masyarakat Karangasem tetap waspada. Sebab, cuaca buruk ini nampaknya belum ada tanda-tanda akan berhenti. Hujan lebat diperkirakan masih akan berlansung hingga akhir bulan ini. (kmb31)

Soal Pelabuhan Rakyat di Amed

Dishub Bantah Keluarkan Izin Penyeberangan

Amlapura (Bali Post)Peristiwa terbaliknya speed boat Marina Srikandi di Pelabuhan Rakyat Amed, Kecamatan Abang, sangat disayangkan berbagai kalangan. Terlebih, kecelakaan penyeberangan itu menyebabkan 32 wisatawan asing trauma. Pernyataan yang menyebutkan Pelabuhan Rakyat Amed beroperasi atas izin dari Dinas Perhubungan dan Damkar Karangasem, dibantah Kepala Dinas Wayan Sutapa, Senin (18/7) kemarin. Dia menegaskan, hal itu berada di bawah tanggung jawab Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai. Kewenangan soal itu sudah dipertegas dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, khususnya sub bidang pelayaran. Di sana sudah jelas diterangkan itu bukan tanggung jawab Dinas Perhubungan Kabupaten. Penegasan ini, berdasar pada pelayanan Pelabuhan Amed yang melayani antarprovinsi, dari Provinsi Bali menuju Gili Trawangan, Provinsi NTB. Sedangkan, kalau penyeberangan antarkabupaten menjadi tanggung jawab provinsi dan penyeberangan antarkecamatan, baru menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan Kabupaten. “Seperti Pelabuhan Rakyat Kusamba-Nusa Penida, itu baru tanggung jawabnya berada di bawah Dinas Perhubungan Ka-

bupaten,” kata Sutapa. Sutapa mengaku hanya bisa sebatas memberikan masukan kepada KSOP. Setelah peristiwa itu, dia mengaku sudah bertemu dengan Kepala KSOP Padangbai dan menyarankan KSOP Padangbai lebih baik memanfaatkan ponton, untuk mengangkut penumpang menuju speed boat. Upaya seperti itu sudah diterapkan jasa penyeberangan speed boat di Pelabuhan Rakyat Kusamba. Sehingga, proses persiapan penyeberangan menjadi lebih aman. “Saya tak berani mengatakan pelabuhan itu layak atau tidak. Itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab KSOP,” kata Sutapa. Sebelumnya, Kepala KSOP Padangbai I Ketut Gede Sudarma didampingi Kasubsi Status Hukum

dan Sertifikasi Kapal Motor Ketut Muliana mengatakan, KSOP Padangbai hanya berwenang memastikan speed boat dalam kondisi layak melakukan penyeberangan. Sehingga, di mana ada pelabuhan rakyat, KSOP Padangbai menempatkan dua petugas untuk melaksanakan tugas tersebut. Sementara untuk izin penyeberangan, baik untuk operasional pelabuhan maupun pemilik speed boat, dikatakan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan. Saling silang pendapat tidak hanya terjadi soal izin penyeberangan di pelabuhan itu. Mengenai penyebab terbaliknya speed boat itu juga terjadi beda pendapat. KSOP Padangbai menegaskan, speed boat terbalik karena diter-

jang ombak, kemudian airnya masuk ke speed boat bagian belakang. Situasi ini memicu terjadinya kepanikan penumpang di belakang sehingga membuat penumpang di depan lari ke belakang. Speed boat pun kehilangan keseimbangan. Beda lagi dengan hasil pemeriksaan Polsek Abang. Kapolsek AKP Nyoman Sugita Yasa mengatakan, speed boat itu terbalik memang karena terjadi kebocoran di dalam petak got atau tempat pembuangan air dari speed boat. Penanganan kasusnya kini ditangani Sat Polair Polres Karangasem. Kasat Polair AKP I Made Wartama menegaskan, speed boat itu terbalik karena ABK lupa menuntup lubang pembuangan air pada speed boat tersebut. Hal inilah yang menyebabkan air laut masuk ke dalam speed boat dan membuat penumpang panik. Speed boat lantas kehilangan keseimbangan, miring dan akhirnya terbalik. Seperti diberitakan sebelumnya, speed boat Marina Srikandi tiba-tiba miring kemudian terbalik

Bali Post/kmb31

Wayan Sutapa

di tengah laut, Jumat (15/7) lalu. Beruntung, seluruh penumpang wisatawan asing yang berjumlah 32 orang bersama nakhoda dan tiga anak buah kapal (ABK) selamat dalam peristiwa ini. Namun, barang-barang mereka semuanya tenggelam. Speed boat Marina Srikandi beroperasi sejak Oktober 2015. Speed boat ini tergolong baru, sehingga pemiliknya dipastikan mengalami kerugian miliaran rupiah. (kmb31)

SMAN 2 Amlapura Nyaris Sapu Bersih 1.146 Lulusan SMP Belum Mendaftar ke SMA/SMK Juara Multikuis Kihajar Se-Bali

Amlapura (Bali Post) – Dua srikandi siswi SMAN 2 Amlapura, Ni Putu Sri Indrani Remitha (Iin) dan Feonie Audina Haryanto masing-masing menyabet juara I dan II lomba Pemanfaatan Multikuis Kihajar Se-Bali yang digelar Disdikpora Bali di Denpasar, beberapa hari lalu. Bahkan, siswa SMAN 2 nyaris menyapu bersih ketiga gelar juara. Hanya, juara III yang dimenangkan siswa SMAN 4 Denpasar, selisih nilainya sangat tipis dengan peringkat IV yang juga dipegang siswa SMAN 2 Amlapura. Ditemui Senin (18/7) kemarin, Wakasek Kesiswaan SMAN 2 Amlapura Drs. Nyoman Sutama, M.Pd. mengatakan, Iin yang menyabet juara I Multikuis Kita Harus Belajar (Kihajar) itu, nantinya akan mewakili Bali berlaga pada kuis serupa di tingkat nasional. Soalnya, kata Sutama, pemanfaatan Multikuis Kihajar itu digelar panitia nasional Kemendikdas. Juara I tingkat SD, SMP dan SMA/SMK bakal bertarung di tingkat nasional. ”Saya sudah siap berkompetisi di tingkat nasional. Doakan saya mampu menyumbangkan yang terbaik untuk sekolah dan Bali,” kata siswi pintar yang sudah banyak meraup prestasi itu. Dalam waktu dekat ini, Iin bakal mengikuti lomba karya tulis di Purwokerto. Berhasil menyabet juara pemanfaatan Multikuis Kihajar se-Bali, Iin dan Feonie masing-masing mengantongi hadiah uang tunai Rp 4 juta dan Rp 3 juta. “Saya paling berkesan saat baru masuk kelas X SMAN 2, berhasil menyabet juara II nasional lomba menulis esai di Sidoarjo,” ujar lulusan

JUARA - Dua srikandi SMAN 2 Amlapura Iin dan Feonie juara Multikuis Kihajar se-Bali, mengalahkan siswa dari SMA favorit lainnya di seluruh Bali. SMPN 2 Amlapura itu. Sutama asal Tabanan itu mengatakan, wakil Karangasem hanya dua siswanya yang meraih juara mengharumkan Karangasem. Wakil dari tingkat SD dan SMP yang diwakili SMP dari Kubu, Selat dan Rendang, semuanya kalah. “Kami menyertakan 12 siswa dari SMAN 2, karena SMA lain yang ditawari mewakili Karangasem tak ada yang siap. Karena tak ada yang memberi meminjam mobil, kami terpaksa menyewa mobil satu lagi untuk tumpangan 12 siswa dan guru pendamping ke Denpasar. Meski dengan anggaran seadanya, kami berupaya melakukan yang terbaik demi Karangasem,” tambah Sutama. Wakasek Sarana dan Prasarana Made Sumadra, S.Pd. menambahkan, pihak sekolah

akan berupaya mendampingi Iin, memberikan motivasi dengan harapan nanti di tingkat nasional mampu mempersembahkan yang terbaik untuk Bali. “Sebelumnya siswa kami, Iin dan rekannya Yuni juara audisi koperasi se-Bali,” ujar Sumadra. Sementara itu, Kasek SMAN 2 Drs. Nengah Miyasa, M.Pd. menyatakan sangat bangga dengan prestasi siswanya. Prestasi itu diharapkan menjadi pendorong semua siswa, untuk belajar dan berkompetisi. Para guru diharapkan lebih termotivasi mendidik, mendampingi siswa belajar guna menyerap ilmu sebanyak-banyaknya. “Tiap ada lomba, meski anggaran sekolah sangat terbatas, kami upayakan bisa mengikuti,” tandasnya. (013/k100)

Amlapura (Bali Post)Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) telah usai. Setiap sekolah sudah memastikan jumlah siswa yang akan menempuh pendidikan di sana. Disdikpora juga berhitung, menelusuri siswa yang belum mendaftar ke jenjang berikutnya. Tercatat, ada sebanyak 1.146 siswa lulusan SMP yang belum mendaftarkan diri ke jenjang SMA/SMK. Dikonfirmasi Senin (18/7) kemarin, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem I Gede Ariyasa mengatakan, tahun ini tercatat ada 6.992 lulusan SMP di seluruh Karangasem. Namun, jumlah siswa yang melanjutkan ke jenjang SMA/SMK hanya 5.846 siswa. Jadi, ada lagi 1.146 siswa yang belum mendaftar ke SMA/SMK atau 16,39 persen. Ariyasa menegaskan, Disdikpora belum berani memastikan 16,39 persen lulusan SMP ini telah putus sekolah. Dari jumlah itu, belum termasuk data siswa SMP yang melanjutkan ke Paket C. “Sisanya ini kemungkinan besar akan masuk Paket C,” kata Ariyasa. Dibandingkan siswa SMP, siswa SD yang belum mendaftar ke tingkat SMP jauh lebih sedikit. Tahun ini, jumlah lulusan SD di seluruh Karangasem mencapai 7.662. Sedangkan yang sudah memastikan diri melanjutkan ke jenjang SMP diketahui sebanyak 7.367. Jadi, ada 295 lulusan SD atau 3,85 persen yang dipastikan belum mendaftar ke jenjang SMP. Dikatakan, 295 lulusan SD ini kemungkinan akan masuk ke Paket B atau SMP Terbuka.

Ariyasa mensimulasikan, kalau memakai asumsi yang akan masuk tahun ini sama seperti siswa yang lulus tahun ini, maka akan masuk lulusan SD ke Paket B 160 siswa dan Paket C 276 siswa. Dengan demikian, angka putus sekolah tingkat SD dapat dipastikan sebanyak 135 siswa atau 1,7 persen. Sedangkan, lulusan SMP yang diperkirakan tidak melanjutkan ke jenjang SMA, 870 siswa atau 12,4 persen. “Data yang masuk ke Paket B dan C sampai saat ini belum masuk. Setelah ada masuk, semoga yang tidak melanjutkan semuanya di bawah 10 persen. Kalaupun tidak, angka ini relatif tidak begitu besar,” katanya. Meski demikian, Disdikpora Karangasem masih berupaya menekan angka ini sekecil mungkin. Beberapa langkah yang bisa dilakukan, seperti mengoptimalkan kembali gerakan Wajib Belajar, program beasiswa Karangasem Cerdas, pendampingan BOS, program bapak asuh, mengoptimalkan PKBM atau Kejar Paket di setiap desa dan kecamatan. Sekretaris Disdikpora Karangasem I Gede Basma menambahkan, lulusan SD dan SMP yang tidak melanjutkan sekolah akan ditelusuri keberadaannya. Mereka akan didata, kemudian dipetakan, sesuai wilayah dan persoalan yang dihadapi untuk menyiapkan langkah penanganan lebih serius. Dia mencontohkan salah satu daerah di Banjar Beluhu Kangin, Desa Tulamben, anak usia sekolah yang tidak melanjutkan pendidikan dasar (SD dan SMP) didominasi karena kesadaran yang masih kurang terhadap pentingnya pendidikan. (kmb31)


TABANAN

14

Selasa Kliwon, 19 Juli 2016

Pohon Tumbang Timpa Merajan

FIGUR Cegah Alih Fungsi Lahan KEHIDUPAN petani di zaman modern saat ini sangat berat terutama di hilir yang rata-rata memiliki lahan 30 are. Berada di pusat pembangunan, petani di daerah hilir kerap menjual lahannya dibandingkan menggarapnya. Jika tidak ada terobosan untuk meningkatkan perekonomian Bali Post/san petani dan aturan yang jelas, bisa jadi titel Kabupaten Tabanan sebagai lumbung berasnya Bali perlahan-lahan akan hilang. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badan Pimpinan Cabang Tabanan-Bali I G.M. Bagus Damara menyatakan, Tabanan memerlukan master plan dan detail plan yang mengatur secara jelas wilayah mana yang bisa dibangun dan mana yang tidak. ‘’Kalau belum ada aturannya bisa dimainkan oleh pengembang dan mencaplok lahan pertanian,’’ ujarnya, Minggu (17/7). Ia melanjutkan, Tabanan memiliki lahan kering dan tidak potensial. Inilah yang harusnya dibangun, bukan lahan yang produktif. Petani tertekan kebutuhannya sehingga terpaksa menjual lahan pertaniannya. Jika ada nilai tawar yang menguntungkan, petani tidak akan menjual lahannya. Saat ini produk pertanian organik sangat diminati. Bagi petani di hulu, mengembangkan produk organik merupakan sebuah nilai tawar yang baik dan pasarnya jelas. Untuk itu, perlu kerja sama dengan pasar oleh-oleh di Bali untuk memasarkan produk organik petani. ‘’Pertanian organik dengan breeding bagus dan kemasan yang apik belum ada. Ini bisa jadi peluang,’’ kata pengusaha sekaligus petani ini. (san)

Bali Post/kmb28

DIDATA - Sejumlah warga pendatang dan lokal yang kedapatan tidak membawa KTP, didata oleh petugas dari tim Yustisi Pemkab Tabanan.

Tak Bawa KTP, Sidang di Tempat

Tabanan (Bali Post) -

Guna menegakkan Perda Nomor 5 Tahun 2010 tentang administrasi kependudukan, tim Yustisi Pemkab Tabanan serta petugas gabungan dari Disdukcapil, Dishub, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, dan aparat kepolisian melakukan operasi penertiban di Terminal Pesiapan, Senin (18/7) kemarin. Sebelas pelanggar yang terjaring diarahkan sidang di tempat. Kebanyakan memberikan alasan klasik, yaitu kartu identitasnya hilang. Seperti dikatakan Siti Masitoh (23), perempuan asal Malang yang sudah lama bekerja di Bali. Ia kedapatan hanya membawa surat nikah, padahal telah bekerja di salah satu restoran di wilayah Jimbaran sejak enam tahun lalu. “Saya pernah punya KTP tapi hilang. Mau ngurus lama, keburu mulai kerja,” ucapnya. Milkianis Konfo (23), pemuda asal NTB yang tengah menempuh pendidikan di salah satu perguruan

Suara Tabanan Dengarkan Suara Rakyat Kalau pemimpin di Bali menolak reklamasi Teluk Benoa, saya yakin presiden akan mencabut Perpres 51/2014. Gubernur Bali mesti ngomong sama Jokowi bahwa rakyat Bali menolak reklamasi. Pejabat dan gubernur dipilih oleh rakyat, jadi tolong dengarkan suara rakyat. Dewa Gama, Tabanan Made, Ubud

tinggi swasta di Bali, juga kedapatan tidak membawa identitas diri. “KTP saya hilang, belum sempat ngurus. Rencananya usai liburan dari Malang baru saya urus,” kilahnya. Kabid Penegak Peraturan Perundang-undangan dan Perkada (Peraturan Kepala Daerah) I Wayan Budiana di sela-sela pelaksanaan penertiban menjelaskan, operasi ini sebagai bentuk penegakan perda tentang administrasi kependudukan. Tidak hanya menyasar penduduk

pendatang, namun juga warga lokal. “Identitas sangat penting dibawa ke mana saja,’’ jelasnya. Tim Yustiti Pemkab Tabanan rutin melakukan kegiatan tertib administrasi. Jika sebelumnya menyasar pondok penginapan dan kos-kosan, kini kegiatan bergeser ke terminal. “Terkadang operasi bocor, jadi kurang maksimal. Kini kami geser sasaran operasi ke terminal menyasar bus dan angkutan umum lainnya serta mobil pribadi,” ungkapnya. Dalam operasi yang digelar sejak pagi hingga siang hari, terjaring 11 orang pelanggar dan langsung sidang di tempat. Bagi yang melanggar perda tentang administrasi kependudukan dikenakan ancaman hukuman kurungan pidana maksimal tiga bulan dan denda Rp 500 ribu. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) Hujan disertai angin yang melanda hampir seluruh wilayah Kabupaten Tabanan, Senin (18/7) kemarin, menyebabkan sebuah pohon perindang jenis pinisus tumbang. Pohon yang tumbuh di pinggir Jalan MT Haryono, sebelah timur Lapangan Alit Saputra, itu menimpa merajan milik Putu Danan Indra (30). Belum diketahui kerugian akibat kejadian tersebut, sebab pohon itu juga menimpa kabel listrik sehingga listrik di wilayah sekitarnya sempat padam. Dari informasi yang berhasil dihimpun, pohon berumur puluhan tahun ini tumbang sekitar pukul 09.00 Wita. Saat itu Tabanan tengah diguyur hujan deras disertai angin kencang. Pohon setinggi 10 meter itu menimpa merajan milik korban Danan Indra, guru di SMPN 2 Tabanan. “Sebelumnya hujan deras,” ungkap Nyoman Sudana (50), ayah korban. Guru di SMPN 1 Kediri ini sedang menghajar saat kejadian. Dia mendapat telepon dari kerabatnya bahkan pohon tumbang menimpa merajan rumah yang ditempati anaknya. Akibatnya, palinggih taksu dan palinggih rong telu miring serta hiasannya rusak karena pengawaknya (badan) patah. Sebagian panyengker di bagian barat dan dua palinggih di luar merajan berupa padma juga rusak di bagian atasnya. Setelah hujan reda, petugas dari BPDB dan DKP Tabanan turun ke lokasi. Menggunakan dua mesin chain saw, petugas memangkas dahan pohon. Dalam waktu satu jam, semua batang dan dahan pohon berhasil disingkirkan. Setelah itu petugas PLN memperbaiki kabel listrik yang tertimpa batang kayu. Kepala BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Made Sucita berharap warga khususnya di wilayah potensi bencana selalu waspada mengingat cuaca yang tidak menentu. “Begitu pula pengguna jalan agar berhati-hati saat melintas di bawah pohon perindag,’’ ujarnya. Pihaknya akan selalu melakukan monitoring, sehingga jika ada kejadian bisa diatasi dengan cepat. (kmb28)

Bali Post/kmb28

BERSIHKAN – Petugas memotong dan membersihkan pohon tumbang yang menimpa merajan salah seorang warga Tabanan.

Warung Global

Pemerintah Harus Tetapkan Harga

PETANI masih terlalu jauh dari kata kemakmuran. Jangankan merasakan, meraihnya saja sulit. Selama ini sangat jarang ada pelatihan untuk petani tentang cara mengolah hasil panen ketika tidak laku dijual sehingga tidak merugi. Ayu di Petang mengutarakan ini dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Petani Harus Rasakan Kemakmuran secara Ekonomis’’ di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Senin (18/7) kemarin.

Suardana di Tabanan menambahkan, teori-teori yang berkaitan dengan pertanian sangat banyak tetapi penerapannya di lapangan sangat jarang terlebih dukungan pemerintah lewat pengadaan fasilitas untuk pemasaran hasil tidak ada. Petani hanya bisa pasrah dan menganggap bahwa kondisi ini merupakan kodratnya. Jadi, petani hanya

bisa menikmati. Putu Luwih dan Gede Biasa dari Pupuan menyampaikan bahwa saat panen kondisi petani menyedihkan. Selain harga anjlok, hasil panen yang melimpah membusuk. Kehadiran pemerintah sangat diperlukan saat panen, sebab jika tengkulak yang datang harga bisa dipermainkan. Pemerintah selaku regulator be-

lum mempunyai regulasi yang benar untuk mengatur harga yang standar agar petani dan tengkulak sama-sama untung. Petani mesti memiliki sebuah paguyuban sehingga pada saat panen hasilnya disalurkan ke tempat yang pasti atau memiliki pangsa pasar dan sudah pasti terjual. Usulan agar pemerintah berpikir kreatif dan inovatif disampaikan Arya di Denpasar dan Ugi di Tabanan. Jika hasil petani tidak laku, harus diolah lagi menjadi barang yang bernilai jual entah dikeringkan atau dijadikan produk olahan lainnya. Salah satunya mendirikan pabrik pengolahan di sentra-sentra penghasil pertanian terbesar di Bali. Misalnya Karangasem dengan hasil salaknya perlu dibuatkan pabrik pengolah

salak atau produk olahan salak. Apa yang menjadi potensi daerah setempat diunggulkan. Petani pasti menjual hasil panennya ke kota, jadi akses jalan yang bagus sangat dibutuhkan agar tidak menjadi penghambat perjalanan. Petani merasakan kemakmuran merupakan sebuah keharusan. Untuk itu, pemerintah harus membantu memfasilitasi. Demikian menurut Sugik di Mambal. Tanpa pemerintah, sulit bagi petani mewujudkan itu. Intinya adalah rakyat atau bangsa ini akan sejahtera jika petaninya makmur. Nang Kenceng di Jimbaran membenarkan apa yang dikatakan beberapa kawan sebelumnya bahwa jika persyaratan pokok menjadi petani belum dipenuhi rasanya sulit

mewujudkan kesejahteraan apalagi menikmatinya. Menurut Gusti Sumardayasa dan Teken di Denpasar, kehadiran pemerintah di tengah-tengah petani sangat penting. Dinas Pertanian saja tidak cukup, sebab hasil petanian harus disalurkan melalui Dinas Perdagangan. Kedua dinas ini bersinergi, yang satu meningkatkan kualitas hasil pertanian dan yang lain menjual produk pertanian. Akan tetapi, kata Becik di Tuban dan Aji Raka di Bangli, zaman sekarang ini hendaknya tidak menggantungkan diri kepada pemerintah atau orang lain saja. Kalau tidak dari sendiri, siapa lagi? Petani harus berkreativitas dan berinovasi menjadi petani modern, tidak lagi berkutat tradisional. (sikha)


15

Selasa Kliwon, 19 Juli 2016

Ronaldo dan Bale Bersaing di Pemain Terbaik Eropa Paris -

Badan sepak bola Eropa UEFA, Senin (18/7) merilis 10 pemain yang masuk dalam nominasi Pemain Terbaik Eropa. Kali ini Cristiano Ronaldo akan bersaing dengan rekan setimnya di Real Madrid, Gareth Bale setelah berhasil menyisihkan kandidat lainnya. UEFA menyeleksi 37 pemain dan menghasilkan 10 kandidat Pemain Terbaik Eropa. Kelompok 10 ini sebagian besar diisi pemainpemain yang merumput di La Liga Spanyol. Ronaldo menyumbang gol penentu kemenangan saat Real merebut trofi ke-11 Liga Champions pada Mei lalu. Di final Real menyingkirkan rival sekotanya Atletico Madrid lewat drama adu penalti. Sukses Ronaldo berlanjut ke level internasional. Ia mengantarkan Portugal menjuarai Piala Eropa 2016, meski tidak tampil penuh di pertandingan final melawan tuan rumah Prancis akibat cidera. Sementara Bale mencatat prestasi tak kalah mengesankan. Gelandang serang Wales itu membawa the Dragon mencapai babak semifinal di debutnya

Bali Post/rtr

Gelandang Jerman Mario Goetze.

Goetze Ingin Pulang

Dortmund Gelandang Jerman Mario Goetze membuat langkah mengejutkan, karena ingin kembali ke Borussia Dortmund. Kepulangan pemain kontroversial itu dipicu oleh kegagalannya masuk tim inti Bayern Munich sepanjang tiga musim terakhir. Goetze menjadi bulan-bulanan pendukung Dortmund saat ia memutuskan untuk menyeberang ke juara bundesliga Bayern pada 2013. Dia bukan satu-satunya pemain kunci Dortmund yang pindah haluan. Setahun kemudian Robert Lewandowski juga meninggalkan Dortmund untuk menjadi ujung tombak Bayern. Ia menjadi hujatan pendukung Dortmund setelah kepindahannya ke Bayern. Pengabdiannya selama empat musim seperti sia-sia. Namun setelah tiga musim di Bayern, ia mendapat sinyal akan dijual setelah gagal mendapat tempat di tim yang dikelola Pep Guardiola. Mantan pelatih Barcelona itu sebenarnya menginginkan Bayern membeli Neymar. Tapi hingga kepindahannya ke Manchester City, keputusan itu tidak pernah disetujui. Bahkan pelatih penggantinya Carlo Ancelotti pun tak memasukan namanya dalam skema yang akan dia mainkan. “Saya pikir Mario adalah pesepakbola ajaib. Tapi ia tidak cocok dengan tim di Munich. Dia ingin tampil terus menerus, tapi hal itu tidak bisa terjadi di Bayern,” tegas petinggi Bayern Karl-Heinz Rummenigge pekan ini. Meski Dortmund membuka pintu untuk kepulangannya, Goetze akan menghadapi fans yang telah keburu membencinya. (kmb39/afp/net)

Bali Post/rtr

SPONSOR - Sekjen FIFA Samoura dan anggota dewan supervisi Alfa Group Aven menghadiri acara pengumuman kerja sama antara Alfa-Bank. sebagai sponsor Piala Dunia 2018 di Moskow, Rusia.

Alfa Bank Sponsor Piala Dunia 2018 Zurich FIFA yang kesulitan untuk menemukan mitra-mitra komersial sejak organisasi itu dihantam skandal korupsi tahun lalu, Senin (18/7) mengumumkan bahwa bank Rusia Alfa Bank menjadi sponsor regional pertama di Piala Dunia 2018. Badan sepak bola dunia itu mengatakan Alfa Bank akan “mengaktifkan inisiatif-inisiatif kerja sama sponsor” di Piala Dunia 2018, yang diselenggarakan oleh Rusia. FIFA mengatakan, bahwa di bawah strategi komersial yang baru untuk Piala Dunia sebanyak empat paket ditawarkan untuk sponsorsponsor regional pada masing-masing dari kelima regional yang terdaftar, yakni Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, Timur Tengah, Afrika, dan Asia. FIFA berada di titik nadir pada tahun lalu, setelah penyelidikan-penyelidikan kriminal diluncurkan terhadap olahraga itu di AS dan Swiss, di mana sejumlah mantan pejabat sepak bola telah ditahan. Organisasi itu juga dipaksa melakukan reformasi terhadap proses-proses pencalonan tuan rumah Piala Dunia setelah pengambilan suara yang dilakukan pada 2010, yang memberikan hak menjadi tuan rumah ajang empat tahunan pada 2018 dan 2022 kepada Rusia dan Qatar. Gianni Infantino terpilih sebagai presiden FIFA pada Februari, setelah menjanjikan pendanaan yang lebih besar kepada ke-211 asosiasi anggota FIFA dalam kampanyenya. Ia mengataan meningkatnya pendapatan sponsor akan menjadi prioritas sepanjang masa jabatannya. Sumber-sumber FIFA mengatakan federasi menghadapi potensi minus keuangan sekitar 500 juta dolar AS, jika organisasi itu gagal mencapai target-target pendapatan sponsor. (afp/ant)

di turnamen internasional sejak 1958. Langkah Bale dkk., dihentikan oleh Ronaldo dkk., dengan skor 0-2. Ronaldo difavoritkan memenangkan penghargaan ini, seperti pada 2013/2014 setelah berhasil menyandingkan gelar Liga Champions dan Piala Eropa. Jika menang, Ronaldo akan menyamai rekor Messi yang juga memenangkan trofi ini dua kali. Real Madrid menjadi klub yang paling banyak menempatkan pemainnya di daftar 10 besar. Selain Ronaldo dan Bale, pemain lain yang masuk nominasi adalah gelandang Toni Kroos dan bek Pepe. Barca yang selama ini menjadi pesaing utama Real, kali ini hanya menempatkan dua pemain yakni Messi dan Luis Suarez. Neymar di luar dugaan tersisih dari kelompok 10 besar.

Melengkapi kelompok favorit tersbeut adalah duet Bayern Munich kiper Manuel Neuer dan penyerang Thomas Mueller, selanjutnya penyerang Atletico Madrid Antonie Griezmann serta kiper Juventus Gianluigi Buffon. Griezmann tampil gemilang di Piala Eropa lalu, dengan menghasilkan 6 gol dan mendapatkan gelar Pemain Terbaik dan Pencetak gol Terbanyak. Sayangnya di partai puncak melawan Portugal ia mampu menyelamatkan Prancis dari kekalahan 0-1 atas Portugal di babak perpanjangan waktu. Pemilihan Pemain Terbaik Eropa ini melibatkan 55 wartawan dari negara-negara anggota UEFA. Mereka akan memberikan suara untuk kedua kalinya pada 5 Agustus untuk menentukan 3 pemain terfavorit. Pengumuman pemenang akan dilakukan di Monaco pada 25 Agustus, saat pengundian pembagian Grup Liga Champions. Messi berusaha memenangkan trofi ini untuk ketiga

kalinya, setelah tahun lalu dan 2011. Pemenang lainnya adalah Andres Iniesta (2012), Franck Ribery (2013) dan Cristiano Ronaldo (2014). (kmb39/rtr)

Nominasi Pemain Terbaik Eropa Gareth Bale (Real Madrid, Wales) Gianluigi Buffon (Juventus, Italia) Antoine Griezmann (Atletico Madrid, Prancis) Toni Kroos (Real Madrid, Jerman) Lionel Messi (Barcelona, Argentina) Thomas Müller (Bayern Munich, Jerman) Manuel Neuer (Bayern Munich, Jerman) Pepe (Real Madrid, Portugal) Cristiano Ronaldo (Real Madrid, Portugal) Luis Suarez (Barcelona, Uruguay) BERSAING - Penyerang Portugal Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale dari Wales bersaing dalam perebutan gelar Pemain Terbaik Eropa.

Matip Cedera Saat Liverpool Menang Cuadrado Kembali London Manajer Liverpool Juergen Klopp berharap cedera pergelangan kaki yang menimpa bek Joel Matip saat timnya menang atas Wigan Athletic pada pertandingan persahabatan, Senin (18/7) tidak serius. Pemain internasional Kamerun kelahiran Jerman itu, yang didatangkan dengan status bebas transfer dari klub Liga Jerman Schalke 04, harus meninggalkan lapangan pada fase akhir pertandingan yang dimenangi Liverpool dengan skor 2-0. “Saya berharap itu hanya masalah kecil. Itu tidak terlalu serius, mudahmudahan. Kami harus membuat keputusan, apakah Joel atau Dejan (Lovren) yang harus bermain selama 90 menit,” kata Klopp kepada situs resmi klub (www.liverpoolfc.com). Dengan situasi bek Mamadou Sakhou yang menjalani perawatan untuk masalah Achilles jangka panjangnya, akan absen pada pertandingan pembukaan Liga Inggris melawan Arsenal pada 14 Agustus. Klopp yakin pemain 24 tahun itu akan kembali berlatih pada Selasa ini. “Itu adalah kaki di mana ia memiliki

ke Chelsea

Bali Post/rtr

PERSAHABATAN - Gelandang Liverpool Lucas Leiva (kiri) menghentikan bola tepat di depan pemain Wigan Athletic pada pertandingan persahabatan di DW Stadium, Senin (18/7). berbagai masalah pada masa lalu, dan kemudian ia mengalami sedikit rasa sakit ketika pra musim dimulai karena intensitas. Ia mengatakan dirinya telah melalui hal seperti itu sebanyak satu atau dua kali. Ia telah terbiasa dengan hal itu,” tambah mantan arsitek tim Borussia Dortmund tersebut.

Pada pertandingan kemarin, Liverpool mendapatkan gol dari Danny Ings dan Ben Woodburn yang diciptakan pada babak kedua. Skuad Liverpoool kembali berkumpul Selasa ini sebelum bertolak ke AS untuk mengikuti turnamen International Champions Cup. (Kmb39/afp/ant)

London Manajer baru Chelsea Antonio Conte, Senin (18/7) mengonfirmasi bahwa pemain sayap Juan Cuadrado akan kembali ke klub Inggris itu setelah menjalani peminjaman selama semusim di juara Italia Juventus. Pemain Kolombia itu, yang didatangkan Juventus dari klub Liga Inggris tersebut pada Agustus, mencetak empat gol dari 28 penampilan di Serie A musim lalu untuk membantu klub Turin menjuarai Liga Italia dan Piala Italia. Pemain 28 tahun itu hanya memberikan sedikit dampak dari 15 penampilan untuk Chelsea sejak pindah ke Stamford Bridge dari Fiorentina dengan transfer yang diperkirakan sebesar 23,3 juta pound. “Juan Cuadrado adalah pemain Chelsea. Ia akan kembali secepatnya. Ia masuk skuad kami, saya sangat gembira memiliki dirinya dan dapat melatihnya,” kata Conte yang melatih Juve untuk mendulang tiga gelar Liga Italia secara beruntun dari 2012 sampai 2014. “Saya menginginkannya ketika saya menjadi pelatih di Juventus dan ia akan kembali secepatnya dan berlatih dan bermain dengan kami. Sekarang ia adalah pemain Chelsea, dan ia akan bertahan dengan kami. Jika ada perubahan, Anda akan mengetahuinya,” katanya di website resmi klub (www.chelseafc.com). Cuadrado melakukan enam penampilan untuk Kolombia pada Copa America Centenario bulan lalu di AS untuk memimpin negaranya finis di peringkat ketiga. (afp/ant)

Pertahankan Pogba, Incar Higuain

Gelandang Prancis Paul Pogba. Roma Manajer Juventus Massimiliano Allegri yakin Paul Pogba bertahan di klubnya, meski terdapat pembicaraanpembicaraan mengenai kepindahannya ke Inggris atau Spanyol. Juve juga akan mempertajam lini depannya dengan mendatangkan penyerang Napoli Gonzalo Higuain. Pogba yang kontraknya di Juventus berlaku sampai 2019,

Bali Post/ap

dikait-kaitkan dengan kembali ke klub Liga Inggris Manchester United dan juara Liga Champions Real Madrid. “Saya santai saja terkait rumor-rumor Inggris,” kata Allegri kepada Gazzetta dello Sport, Senin (18/7). “Siapapun yang memiliki kesempatan untuk meninggalkan Juventus harus mempertimbangkan sejumlah hal dengan sangat hati-hati. Karena saat ini

Juve merupakan salah satu dari empat klub teratas Eropa.” Pogba yang menjadi salah satu pilar saat Prancis melaju ke final Piala Eropa 2016, bermain sebanyak 48 kali di semua kompetisi pada musim lalu. Gelandang muda itu membawa Juve menjuarai Liga Italia dan Piala Italia. Sang juara Italia juga telah memperkuat skuadnya dengan mengakui sisi gelandang Miralem Pjanic, bek kanan Dani Alves, dan bek Maroko Medhi Benatia pada musim panas. “Ini bukan klub penjual yang membiarkan pemain-pemainnya hengkang. Pogba merupakan milik Juventus dan pada akhirnya ia juga akan ingin memenangi scudetto lainnya dan mudah-mudahan Liga Champions,” tambah pria 48 tahun itu. Incar Higuain Juve dilaporkan telah menyiapkan dana sebesar 95 juta euro (105 juta dolar AS) untuk membeli Higuain dari Napoli. Sebelumnya Higuain yang

bergabung dengan Napoli pada 2013, dengan kontrak 40 juta euro dari Real Madrid enggan memperpanjang kontraknya, kecuali klausul penjualan sebesar 95 juta euro dicabut. Penyerang berusia 28 tahun itu terikat kontrak dengan Napoli hingga 2018. Musim lalu ia menghasilkan 36 gol dan memecahkan rekor Gunnar Nordahl yang bertahan selama 66 tahun, saat pemain AC Milan itu menghasilkan 35 gol pada musim 1950. Sejak itu Higuain menjadi penyerang yang diincar klub-klub lain. Laporan sejumlah media di Italia menyebutkan Higuain secara pribadi menginginkan kepindahannya ke Juve. Koran La Gazzetta dello Sport menyebutkan Juve akan menyertakan striker Simone Zaza dan bek Daniele Rugani sebagai bagian dari pembelian itu. Jika Higuain jadi pindah ke Juve, maka Napoli mengincar pemain lain untuk menggantikan posisi penyerang Argentina itu. Mereka yang disasar Napoli diantaranya, Mauro Icardi

(Inter Milan), Alvaro Morata (Real Madrid) atau Nikola Kalinic (Fiorentina), laporan media Italia. Napoli berulang kali menyatakan tidak akan menjual Higuain. Wakil presiden klub Edoardo De Laurentiis yang juga putra sang pemilik klub Aurelio bahkan meminta fans Napoli untuk tidur dengan tenang di tengah hembusan berita tentang rencana kepergian Higuain dari klub itu. Tapi halapan koran Gazzetta dello Sport mengingatkan pendukung Napoli tentang kemungkinan “Serangan Higuain” dan Juventus menyiapkan strategi menggempur habis-habisan Napoli untuk mendapatkan pemain tersebut. Jika Higuain bergabung Juve, maka dia akan bertemu dengan rekan setimnya dari Argentina Paulo Dybala. Duet penyerang tim Tango itu dinyakini menjadi momok bagi klub-klub peserta Serie A musim ini. Karena Dybala juga tak kalah agresif dalam mencetak gol musim lalu, yakni 19 gol. (kmb39/afp/ant)


OLAHRAGA

16

Selasa Kliwon, 19 Juli 2016

Ratchanok Bersih dari Obat Terlarang

Bangkok Pemain nomor empat dunia Ratchanok Intanon dinyatakan bersih dari pelanggaran doping, demikian pernyataan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Senin (18/7). Keputusan itu mengamankan jalan bagi pebulu tangkis putri Thailand itu menuju Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Ratchanok sempat dijatuhi skorsing, sementara pada 13 Juli lalu setelah adanya laporan bahwa ia gagal dalam tes doping saat turnamen Piala Uber di Tiongkok, Mei 2016. Sampel kedua dari Ratchanok kemudian dikirim ke Jepang untuk pengujian, dan pembahasan oleh BWF pun dimulai menyusul skorsing pemain andalan Thailand itu. “Majelis memutuskan, bahwa tidak ada pelanggaran peraturan yang dilakukan,” kata BWF yang mencabut skorsing sementara dan membolehkan Ratchanok tampil di kompetisi. Dalam pernyataan pers di Bangkok, Senin Ratchanok mengatakan bahwa ia senang karena telah terbukti tidak bersalah. “Saya tidak berbuat salah, dan saya yakin dengan keputusan BWF. Saya senang mendapat keadilan,” katanya sambil berlinangan air mata. “Kini saya fokus latihan untuk memberi sukses bagi Thailand di Olimpiade,” tambahnya. Tim Ratchanok mengatakan, bahwa ia pernah mendapat suntikan saat Piala Uber di Tiongkok Mei lalu untuk menyembuhkan cedera lutut, itulah yang menjadikan hasil tes dopingnya positif. Pemain berusia 21 tahun itu akan menjadi andalan Thailan untuk meraih medali Olimpiade Agustus mendatang, meskipun dominasi Tiongkok menjadi tantangan berat. (afp/ant)

TERBESAR - Tim Olimpiade Tiongkok memperkenalkan seragam yang akan dipakai di Olimpiade 2016, di Rio de Janeiro Brazil pada peluncuran produk tersebut di Beijing, Juni lalu. Tiongkok akan menjadi kontingen yang paling banyak mengirim atlet ke Olimpiade Rio.

Tiongkok Kontingen Terbesar Olimpiade Rio Bali Post/ap

Shanghai -

Tiongkok menjadi kontingen terbesar dalam Olimpiade 2016, di Rio de Janeiro, Brazil, dengan mengirim 416 atlet. Mereka ditargetkan mengejar perolehan medali dan melampaui hasil Olimpiade London 2012.

Pebulutangkis Thailand Ratchanok Intanon.

Bali Post/rtr

10 Tim Ikuti Liga Futsal AFP Bali II Denpasar (Bali Post)Sebanyak 10 tim bakal mengikuti Liga Futsal AFP Bali II, yang bakal digelar mulai 23 Juli mendatang di Meazza Futsal, Denpasar. “Jumlah tersebut sejatinya 12 tim, namun 2 tim mengundurkan diri. Dua tim yang mengundurkan diri itu, yakni Didi Art Shop Denpasar serta Gianyar FC dari Gianyar,” ungkap Sekretaris Umum (Sekum) AFP Bali Nasser Attamimy di Denpasar, Senin (18/7). Nasser mengatakan, untuk sepuluh tim yang ambil bagian, yakni Alas Kusuma FC (Badung), Barong Futsal (Badung), Ciung Wanara (Tabanan), Densus 67 FC (Badung), D’Lounge FC (Badung), Fantasy Futsal Indonesia (Denpasar), Fosiba FC (Denpasar), Freedom FC (Badung), Inter Meazza FC (Denpasar) dan Isomer Batur (Bangli). “Nantinya pasti akan terjadi persaingan ketat, karena sepuluh tim itu sebagian besar merupakan tim-tim yang ambil bagian di liga futsal AFP Bali I tahun lalu,” katanya. Dikatakannya, selain itu Liga Futsal tersebut juga bisa dijadikan oleh daerah untuk mencari bakat para pemain futsal Bali khususnya U-21, dalam menyongsong Porprov Bali 2017, dan Pra PON 2019. “Dengan demikian para PSSI di kabupaten dan kota di Bali bisa mulai memantau pemainpemain muda terbaiknya pada Liga Futsal itu. Sehingga ke depannya sudah memiliki gambaran pemain yang direkrut untuk tim Porprov Bali,” jelas Nasser Attamimy. (kmb41)

Kantor Berita Xinhua, Senin (18/7) melaporkan Tiongkok akan mengirimkan 256 atlet putri dan 160 atlet putra yang akan berlaga di 26 cabang olahraga Olimpiade 2016. Jumlah atlet Tiongkok itu bertambah 20 atlet dari jumlah atlet Tiongkok pada Olimpiade 2012 sebanyak 396 orang.

“Ini adalah kontingen terbesar Tiongkok yang dikirim ke Olimpiade di luar negeri,” kata Deputi Direktur Administrasi Umum Olahraga Tiongkok Cai Zhenhua. Cai mengatakan jumlah total kontingen Tiongkok, termasuk pelatih dan ofisial sebanyak 711 orang. Jumlah itu juga mencakup 29 pelatih asing.

Masyarakat Tiongkok menyambut hangat kontingen negara mereka dalam Olimpiade 2016, karena menyertakan perenang putra unggulan pada nomor 100 meter gaya bebas Ning Zetao. Ning sempat menjadi perbincangan di Negeri Panda itu, akibat terlalu

La Memo Ditargetkan Lampaui Hasil Kualifikasi

Jakarta (Bali Post) Tim Dayung Indonesia yang akan berlomba pada Olimpiade Rio 2016, menargetkan lampaui hasil Kualifikasi Olimpiade Benua Asia dan Oceania Regatta di Chung-ju, Korea Selatan. “La Memo telah meraih posisi ketiga dalam Kejuaraan Regatta yang merupakan kejuaraan kualifikasi Olimpiade. Kami berusaha mengalahkan peraih posisi pertama dan kedua Regatta di Rio,” kata pelatih tim dayung Indonesia asal Belanda Boudewijn van Opstal, Senin (18/7). La Memo lolos kualifikasi Olimpiade Rio 2016, dan akan bertanding pada nomor single scull atau satu pedayung putra (M1X). Memo menempati posisi ketiga di bawah atlet Korea Selatan Kim Dongyong dan atlet India Bhokanal Dattu Baban.

Selain Memo, Indonesia juga menempatkan satu wakil pada nomor single scull atau satu pedayung putri (W1X) atas nama Dewi Yuliawati. “Dewi mengalami cedera. Saya akan cukup senang jika dia dapat berlomba dengan baik di Rio. Dia perlu menikmati pengalaman berlomba dalam Olimpiade, karena itu adalah momentum istimewa yang akan memberikan motivasi pada empat tahun berikutnya,” ujar Boudewijn. Tim Dayung Indonesia akan berangkat ke Amsterdam Belanda pada Selasa (19/7), untuk menjalani pemusatan pelatihan jelang Olimpiade Rio 2016. Pelatihan itu bertujuan untuk mengasah fisik dua atlet dayung Merah-Putih agar mencapai puncak penampilan di Brazil. “Kami akan menjalani pelatihan selama 10 hari dan pada

tanggal 1 Agustus kami akan terbang ke Rio. Kami juga memanfaatkan lima hari di Rio untuk persiapan perlombaan, termasuk penyesuaian perbedaan waktu,” ujarnya. Boudewijn menambahkan, target pertama tim Dayung Indonesia untuk lolos kualifikasi Olimpade Rio telah terpenuhi setelah usaha selama empat tahun lalu. “Kami telah berlatih selama empat tahun. Kami sudah siap sekarang. Tapi kami tetap harus berkembang jika ingin mengalahkan atlet-atlet Eropa,” ujarnya. Indonesia mengirim 28 atlet dalam tujuh cabang olahraga Olimpiade 2016, di Rio de Janeiro, Brazil, pada 5-21 Agustus. Tujuh cabang itu adalah atletik (2), angkat besi (7), panahan (4), bulu tangkis (10), dayung (2), balap sepeda (1), dan renang (2). (ant)

Diklat Jurnalistik Buleleng

Mencetak Wartawan Olahraga Bali Post/022

JATUH - Pemain Margoz terjatuh dalam perebutan bola dengan lawannya dalam latih-tanding, di Lapangan Makorem, Senin (18/7) kemarin.

Pro Kundalini Tundukkan Margoz

Denpasar (Bali Post)Kesebelasan Pro Kundalini unggul atas lawannya Margoz dengan skor 5-2, dalam uji coba di Lapangan Makorem 163/Wirasatya, Senin (18/7). Pelatih Pro Kundalini Arif Rizal, menyatakan pihaknya merekrut pemain lokal dalam melakoni Liga Nusantara (Linus) Provinsi Bali 2016. Mereka yang masuk skuad Pro Kundalini adalah Supriyanto dan Yoga (kiper), Bambang Trijati, Prima Permadi, Sudi, Ricky, Dicky, Oky, Sugiarta, Franky, Hari Sugiarto, Aziz, Sinde, Rizal, Agus, Nur Cahyo, Beny, Risma, serta Cakra. ‘’Kami merekrut 19 pemain ini,’’ ucap Arif. Pasca melakukan latihtanding, pihaknya bakal melakukan latihan bersama. ‘’Kami akan melakukan uji coba lagi,’’ kata Arif. Disinggung soal target, Arif menyatakan pihaknya berupaya tampil maksimal dulu. ‘’Selanjutnya target kami jika lolos, kami akan mengikuti babak berikutnya,’’ ucapnya. Yang jelas Arif mengungkapkan, seluruh pemain yang memperkuat Pro Kundalini produk lokal. (022)

Singaraja (Bali Post) Dua orang peserta Pendidikan dan Latihan (Diklat) Jurnalistik Olahraga yang digelar KONI Buleleng, Senin (18/7) kemarin dinilai mampu menyajikan berita olahraga setelah mengikuti simulasi laporan langsung. Kedua peserta itu masing-masing, Luluk Anggraeni utusan Pengkab Taekwondo dan Wesnawa dari Pengkab Percasi Buleleng. Luluk Anggraeni mengaku sangat antusias dalam mengikuti pelatihan yang disajikan oleh narasumber berpengalaman. Dia yakin mampu menyampaikan informasi olahraga, khususnya taekwondo setelah mengikuti diklat ini. Hal serupa juga diung-

kapkan Wesnawa. Dia mengatakan diklat jurnalistik sangat bermanfaat, sehingga semua pengkab olahraga yang bernaung di bawah KONI Buleleng mampu menyajikan informasi kegiatan dalam bentuk karya jurnalistik. Ketua panitia Olahraga, Putu Edi Robin mengatakan hasil simulasi menunjukkan bahwa para peserta sebenarnya telah mampu menyajikan karya jurnalistik walau dalam wujud yang sangat sederhana. Peserta lainnya mampu menyajikan karya jurnalistik serupa saat bertugas sebagai humas di masing-masing KONI kecamatan dan Pengkab olahraga. “Dengan demikian, tujuan

untuk mencetak wartawan baru dibidang olahraga dapat terpenuhi, walau masih dibutuhkan pengalaman di lapangan demi penyempurnaan,” katanya. Ketua umum KONI Buleleng Drs. Nyoman Artha Widnyana mengatakan, pelatihan jurnalistik merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan visi KONI Buleleng menjadikan Buleleng meraih prestasi yang membanggakan dibidang olahraga. Setelah tercetak para wartawan olahraga ini diharapkan mereka dapat menginformasikan kegiatan di masing-masing cabang olahraga, sehingga berita olahraga di kabupaten Buleleng akan semakin bervariasi. (kmb38)

banyak menjadi bintang iklan komersial dan terancam keluar dari kontingen Tiongkok. Atlet termuda dalam kontingen Tiongkok adalah Ai Yanhan yang berusia 14 tahun. Ai akan berlomba pada cabang renang nomor 200 meter gaya bebas putri dan nomor estafet 4x200 meter gaya bebas. Sedangkan atlet tertua Tiongkok adalah Chen Ying yang berusia 39 tahun dan akan berlomba pada cabang menembak.

Namun Tiongkok kehilangan atlet-atlet terbaiknya dalam Olimpiade 2016, seperti pesenam yang lima kali meraih medali emas Olimpiade Zou Kai dan pesenam remaja Liu Tingting. Liu harus mundur dari Olimpiade akibat cedera pada pekan kedua Juni. Atlet Tiongkok lain yang juga mundur dari Olimpiade 2016, adalah atlet angkat besi Liao Hui. Dia menyatakan pensiun lewat media sosial Weibo. (afp/ant)

Merpati Putih Denpasar Mulai Gembleng Pesilat Denpasar (Bali Post)Perguruan Beladiri Tangan Kosong (Betako) Merpati Putih Kota Denpasar mulai menyiapkan 25 pesilat pemula. Mereka diharapkan mampu berprestasi di nomor laga. Itu dilontarkan Ketua Pengcab Betako Merpati Putih Kota Denpasar, dr. Ida Bagus Amertha Putra Manuaba, di Denpasar, Senin (18/7) kemarin. Bagus Amertha mengakui, selama ini perguruannya kurang fokus pada silat laga yang bisa mengukir prestasi. ‘’Padahal, kami memiliki pesilat Gede Mahardika yang juara dunia di kelas laga 50 kg - 55 kg, pada Kejuaraan Dunia Merpati Putih Lokawulung, di Bandung 2015 lalu,’’ jelasnya. Menurut dia, ke-25 pesilat pemula tersebar pada empat Koordinator Latihan (Korlat) di Sanur, Sedap Malam, Dinar Gym, serta Universitas Udayana (Unud). ‘’Mereka digembleng supaya siap diterjunkan dalam berbagai event misalnya Porjar, sampai pertandingan antarperguruan. Kami di Denpasar total memiliki 200 pesilat,’’ ucapnya. Diakuinya, para pesilat Merpati Putih memang mendalami pembinaan pernapasan 4 buah, ditambah 14 buah pengolahan, sehingga pesilatnya memiliki tenaga dalam (inner power). ‘’Untuk ujian tingkat dasar, pesilat mengalirkan tenaga dalam hingga bisa memecahkan benda keras,’’ jelas dia. Selanjutnya, di tingkat mahir pesilat bisa mengalirkan tenaga dalam ke tangannya, sampai mampu memecahkan beton cor, hanya berbekal seutas tali. Akibatnya, pesilat Merpati Putih lebih banyak melakukan demonstrasi maupun memperagakan atraksinya. Hingga kini, Merpati Putih memiliki Pengcab di Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan, dan Klungkung. (022)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Kliwon, 19 Juli 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) z Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

PMA Kerobokan Cari: Tenaga Resin,Welding/Las, Finishing Telp.085100440248

Dcr Pembantu RT Bs Masak,Tdr Dlm,087861361079-081916787779

B.BP.164.07.16.0000510

B.BP.141.07.16.0000506

Dcr Sales Counter&Sales Project,Bs Inggris, Min.SMU Email:info@maitaru.com/427575

Dcr Sopir Pribadi bs Mbl Matic&Manual Hub:CV.Srijaya Bali Jl.Tkd.Balian No.146 T.221666

A.BP.001.07.16.0001026

Gaji 2-6,Therapist Spa/Wanita Cantik Max 24Th,T.081805318781

A.BP.001.07.16.0001024

B.BP.141.07.16.0000448

Dcr Tk jarit,Tk Patrun,Tk Jarit Tas Kulit Brpglmn,Bw Lmr Lgs ke CV.Niki Baik,Jln .Gatsu Barat No.900X Dps Tlp.413274

Dibutuhkan Segera Supervisor Rest,Security,Store,Cookhelper Hub.Apache Reggae Bar Jln. Legian 146 Kuta Tlp.0361761213

Dicari PRT wanita tidur dalam Hub.085 238 127 777

B.BP.164.07.16.0000490

Dicari Peg.Cuci Mobil,Bisa Nyetir,Punya Kendaraan Pribadi Identitas Lgkp H.082237818089

Dibutuhkan utk Travel Agent Ticketing,Marketing,Akunting, CS dan Operator. Kirim ke:BDW Tour,Ruko Sudirman Agung Blok A No.1,Jl.Sudirman Dps/248777

A.BP.001.07.16.0000463

B.BP.141.07.16.0000505

!!Bth 5org Tenaga Angkat-2, 5or Sopir SIM A/B1 Gaji Tinggi,Mekar Abadi Bgn,Jl.By Pass Ngurah Rai 777 Jimbaran B.BP.141.07.16.0000512

!!Karyawati Min SMA/Diploma, Gaji Tinggi,Mekar Abadi Bgn, By Pass Ngr Rai 777 Jimbaran.

Honest Min 1 year Experience on Similiar Position Acct Mgr & IT Mgr Willing Working in Trawangan.Pls Send to: hairulhr@scallwagsresort.com Cc:erwin@scallywagsresort.com A.BP.001.07.16.0000993

A.BP.001.07.16.0001023

Blue Bird Taxi perlu Sopir Gji Harian %tase Tes tiap hari Cab Sesetan /Jimbaran 081338544504 A.BP.001.07.16.0000992

Dbthkn 2 org tmatan SMK Jrusan Mesin/elektro prioritas yg blm berkeluarga sehat jasmani.Lmrn ditujukan ke PT.BMG Jl.Noja No.100 X Tlp 229114 Dps

A.BP.001.07.16.0001007

Bali Orchid Spa Urgently Need Reception,Speak English(Gaji+ Service+Tnjgan+Bonus)T.0822377 92255 E:info@baliorchidspa.com A.BP.001.07.16.0000910

A.BP.001.07.16.0000986

A.BP.001.07.16.0001025

Dcr Karyawati Kantin&Tk.Masak Hub:081933118084

B.BP.004.07.16.0000497

Dcr SMD ut Prdk Minuman,CSR,dn Mrktng,SyrP/WMax35Th,minSMA/K, Pnmpln Mnrk Hb.085237407436

A.BP.001.07.16.0001014

A.BP.001.07.16.0001004

Dcr Sales Kanvas Mobil Box py SimA Hub Jl.PondokIndah III/13 BuluhIndah Dps,SMS081338694481

A.BP.001.07.16.0000979

A.BP.001.07.16.0000970

A.BP.001.07.16.0000985

Dcr Sgr Adm Produksi Lk.Max 25 Th bs Desain Grafis,Berminat Krm Lmrn Jl.Apit Telaga No.12/ 16 Br.Batur Peguyangan Kaja, Dps Utara 085100480049

Dcr Office Boy/OB,Serabutan T/SMS.083117720358/0361-773766

DW atau Trainee utk Restaurant di Seminyak:Bar,Waitress,Cook Helper, Email: kancanabali@yahoo.com

A.BP.001.07.16.0001030

Dicari Tng Admin Wnt,Min.SLTA, Bs Komputer,SIM C,Hub.CV. Adrian Pratama,Jl.Gunung Agung 144 B Dps B.BP.004.07.16.0000495

Dcr karywn/ti u/Klinik Kecantikan min D3/S1 Akunt Menguasi MYOB.Jln.Bedahulu 35A,8449813

B.BP.145.07.16.0000518

A.BP.001.07.16.0000982

B.BP.004.07.16.0000496

Dcr Penulis Artikel,Sekr, D3 Pglm 2Thn,hrd@melali-mice.com

Dcr Mknk Mtr Prof.Dtg Lgsg Hub.082144877778 Kuta

Dcr Koki Wanita Tinggal Dalam, Untk Rumah Dps Gaji 3Jt Bisa Eropa,Cina&Jujur SMS0816571027

A.BP.001.07.16.0001000

Dcr PRT,Tidur Dlm,Bisa Masak Gj 1,5Jt Hub.081237790635

A.BP.001.07.16.0001018

A.BP.001.07.16.0000984

Cr Krywn Lk2 R.Mkn Dpt Mes,Mkn Gj,Bns Dps-Kuta 085737647417

Dcr PRT Tinggal Dlm Hub.081236151023

Dcr Pembantu Srbtn Wnt Tdr Dlm Gj s/d 2Jt Hub.082236165561

Dbtuhkan Sgera Sales&Marketing u/Pie Susu 081999905311/ 08123710377

A.Sopir,B.Sales SMA SIM A Jjr& Ulet,087860886822/081337306169

Crusoes Bar Legian Cari Server Cook,Cashier,Bar,Stock Control dan Floor Manager/Supervisor, minimum 1year experience,must speak English.CV to crusoesbar bali@gmail.com or Jl Legian184

Looking for Pool Attendant, send CV to info.Bali@thepavili ons.global or Jln.Danau Tamblingan 76 Sanur

A.BP.001.07.16.0000998

Dcr Cpt SPG (Utk di Singaraja), Serabutan(Bisa Driver)&PRT Utk di Dps Hub.082341168381

B.BP.004.07.16.0000493

A.BP.001.07.16.0000948

Dcr PRT Wnt Tdr Dlam Pribadi Gj 1,4Juta Hub.081353352376

The Griya Villas-Bunutan,Amed Butuh:Chef bisa Bhs Inggris Kirim CV:info@thegriya.com

B.BP.154.07.16.0000460

** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** Cr SPG / Karywan Toko / Admin

B.BP.141.07.16.0000513

A.BP.001.07.16.0001022

A.BP.012.07.16.0000667

A.BP.001.07.16.0000976

A.BP.001.07.16.0000693

Bth Sgr Waiter,Waitress,Cook, u/New Rest Bw Lam Jl.Kayu Aya 104X Seminyak T(0361)738720/21

Dicari staf umum u/ Finance,GP, Dcr profesional Chef u/ Dimsum E:dimsumhousecanggu@gmail.com UM,Inst H:484458/083114934630 A.BP.001.07.16.0000991 Telp.735593 Dicr Pembantu RT Wanita Nginap A.BP.001.06.16.0001781 Dcr:Mkt P/W Max30Th,Fas:GP1,3Jt Gaji Mulai 1Jt Hb.081216566622 +Bns+Kom.CVBwJlTUmarBrt341D A.BP.001.07.16.0000847

Dicr Sales & Supervisor yg handal Hub.085739308969 A.BP.001.07.16.0000973

Dibthkan Sopir Pariwisata & HK Supervisor Hub.087878989800 A.BP.001.07.16.0001006

Dibutuhkan:Pengemudi:Min SMA Sim A,Sim B1,Max 35 Tahun,Mengetahui Wil Denpasar,Operasional:Min SMA,Berbadan Sehat, Jujur dan mau bekerja keras. Kirim lamaran ke:PT.Eka Sari Lorena Jl.ByPass Ngurah Rai No. 502,Sanur,Denpasar 80228/Email ke:recruitment@esl-express.com B.BP.004.07.16.0000472

A.BP.001.07.16.0001031

Dicr Supir Free Land KTP Bali antar jemput anak sekolah 082339410558

A.BP.001.07.16.0001009

Notaris Dcari Karyawan Laki2 Min.SMU Sederajat Jl.Wr Supratman No.148 Tlp.241720

A.BP.001.07.16.0000999

Peg.Laki Srbutan SMA,SIM C,Jl. Gatsu Tengah 322 Dps T.423488 A.BP.001.07.16.0000968

Taco Casa Canggu is hiring now Waitress Hard Working, dedicated person,at least 1 year experience in the same field,max 26 y/o,single CV:info@tacocasabali.com SMS:082145245144 A.BP.001.07.16.0000974

Dicari Bartender,Barista,HK, UbudRest.Waiter/Ress,Cook,Bar Scurity Max.30 Th Resto Canggu decko@decko.com SMS.0811399375 Dcr Sopir Pribadi;Hub.Bpk.KoB.BP.004.07.16.0000502 mang 0361-8464506;085100454671 Tlp.0361-8444900,0811969078 Ymh Bisma Dicr:1.Mekanik B.BP.004.07.16.0000494 B.BP.154.07.16.0000516 2.Supir SIM B1 3.SMA/SMK/D1 Dicari Karyawati Salon Hub: Dcr Supir,Serabutan tingl.Dps Hub.T.Umar 142 Dps 081999303763 Jl.Buluh Indah Gaji 1,6Jt Hp.085100978198 A.BP.001.07.16.0000335

GDH Tour&Travel need urg Reservation,Accounting,Product Exp.Min 1 th E:nurdin@ghdbali. com P:8423034/4723386

B.BP.004.07.16.0000445

Dicari kary Operator,min SMK/ SMA,pria/wanita. Kirim ke PT.InduComp Dewata Jl.Setia Budi No.52 Denpasar T.429715

A.BP.001.07.16.0000997

A.BP.001.07.16.0000981

A.BP.001.07.16.0000980

A.BP.001.07.16.0000868

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Dijual Rmh 2Lt 1,7A,KtcSet,PAM Hrg 1,45M/Nego,Pds/08123658959

DAIHATSU

Daihatsu Neo Zebra PickUp 2006 Kuning,Suzuki Carry Futura Box Aluminium 2007 Pth 0361 773766 /08175484284/083117720358

A.BP.001.07.16.0000977

Djl 6unit Perum Kutuh Kerambitan Tbn,LT.100m2,LB.65m2 T.(0361)466842,081934310335081338791301

A.BP.001.07.16.0001029

A.BP.001.07.16.0000582

HONDA

Djl Rmh Tnh 10x10 Lok.Blkg McD Kebo Iwa Hub.081805406639

!Djl CRV’08 Silver Stone 2.4 AT 175Jt Nego H.08123869909

A.BP.001.07.16.0000987

NISSAN

BUC Juke’14 Pmk RX Tgn1 Putih Low KM Hub:085102510222 Murah

A.BP.001.07.16.0000580

Rmh LT 1.20Are,4KM Jl.Sekar Jepun VIII/28 Hrg 900Jt Nego Hub.082144670180

B.BP.164.07.16.0000511 SUZUKI

TOYOTA

Avanza G’11 Hitam AsBali Mls Prbd,081933610070/082341251453 B.BP.141.07.16.0000508

Jual Alphard Hitam 2010 Hub.08123852121

A.BP.155.07.16.0001020

Lelang Mobil Vios’09 Ex Taksi Blue Bird 72Jt,Samsat Baru Siap pakai Hub.087760068668 A.BP.001.07.16.0000995

Veloz Silver’2015 AsDK KM4Rb Super Mulus,08123896608 A.BP.001.07.16.0000966

KARANGASEM

YAMAHA

A.BP.001.07.16.0001015

A.BP.001.07.16.0000719

Dikontr Rmh 2are dg Furniture Jl.Batursari V/4 Kb Iwa Slt Dps 0816574854

**Tnh1A,265Jt/A BudukAbianbase Jl6m,081237666809/085935497688

Dikontr.Rmh 70/140 3KT Jln. Pakis Aji H.Wuruk,08123866768

1,38Hktr Bkt Ungasan View Laut Dkt Pantai 08123665040 Maaf TP

A.BP.001.07.16.0000474

A.BP.001.07.16.0000967

A.BP.001.07.16.0001005

Dijual Tnh Puri Gading L.39,48 m2 T.0361)466842,081934310335 -081338791301

DIJUAL TANAH Tanah Kavling Murah Pering Gianyar Hub.081246613444/08170675746

A.BP.001.07.16.0000574

Jual Tanah 1,4 Jl.Pasekan Batubulan 08123639947 TP

T.Kvl di Abianbase Sempidi,Munggu H.087860432230

A.BP.001.07.16.0000978

A.BP.001.07.16.0001008

!BUC Tanah Sawah Krambitan Tabanan 26A 30Jt, 08123869909

A.BP.001.07.16.0001027

B.BP.141.07.16.0000515

BUC 1-2Are 385Jt Sempidi Br ARSITEKTUR B.BP.004.07.16.0000501 YogaDsign&Kntrktor:Gmbr Bgnan Tegeha Jl5m Paving 081338460110 A.BP.001.07.16.0000651 IMB+UrusSIUP,SITU,085792202137 Djl Tnh 20 Are di Jl.Ry.Semer DIJUAL RUMAH A.BP.001.07.16.0001021 Tnh 75m2,8x9,5 Jl.4m Aspal lok 375Jt Lelang Rumah di Tabanan *Arsitek bangun/renov,rmh,ruko Br.Kuwum I Kerobokan Pinggir Sading Tmr Kntor Bupati Badung AJB Kita Tanggung 081337380202 vila,dak @1,5jt/M 081237909096 Jln Utm LD.20mtr,081342515999 H.225Jt Semua,087861118998 BU A.BP.001.07.16.0001010

BIRO JASA

B.BP.154.07.16.0000503

BIRO JASA

A.BP.004.07.16.0000928

BIRO JASA

RUPA-RUPA 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088

SPA

B.BP.164.07.16.0000489

A.BP.001.07.16.0000925

Deposito 100Juta Gratis Scoopy Bunga 11%/Tahun H.081337380202 A.BP.001.07.16.0001011

Jl Kepiting Soka,PanenTiap Hari Hrg Tambak-Hub.081999111342 B.BP.154.07.16.0000476

SPA

Kredit Elektronik,Furniture,HP, dll DP 0% syarat mudah. Hub: 484458 / 083114934630 A.BP.001.07.16.0000989

PERCETAKAN

A.BP.001.07.16.0001016

KONTRAKTOR

Percetakan

A.BP.000.07.16.0000679

*Cetak Apa Saja MURAH

Tnh Swh 30A 81A/2 Tbn 25Jt,0813 Terima Kredit Korden TT/Servis 37172225/madehirawan@yahoo.com Sofa,Spring Bed H.085100894644 A.BP.001.07.16.0000942

DISEWAKAN KIOS Ovr Kontrak Kios Bsrta Isinya 25Jt Nego 082236629836 A.BP.001.07.16.0000990

KONTRAKTOR

KOMPUTER

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

Pelunasan/Gestun Kartu Kredit Tnh Kvl Jln Juwet Sari&Jln Tmn Pancing Pemogan 081337327078 Promo 2,3% Hub.082340004545

A.BP.001.07.16.0001028

*Tnh Kavling Villa View Laut @75Jt Tulamben,08179780980WA

Dijual Mtr Jupiter Z1 Putih 20 13 Sst Baru 8Jt,081337109733

!!!View Laut Dkt Sinaran Surga Karma Kandara 1Ha 081246976068

B.BP.141.07.16.0000507

A.BP.001.07.16.0000969

DIJUAL MOTOR

A.BP.001.07.16.0000972

BIRO JASA

Suzuki Katana GX’02 Tanah Lot Hub:081337940538

A.BP.004.07.16.0001032

A.BP.001.07.16.0001003

Djl Sgr PerumTedung Sari Damai Abian Base Gianyar,LT.6,5Are, LB.350m2 T.(0361)466842,081934 310335-081337283254

B.BP.141.07.16.0000514

Tnh Kav Siulan, Batubulan, 1-1,5A C/K 08786294943277/085337952221

DISEWAKAN RUMAH Dikont.Rmh 3KT,2KM,RT,Dpr,Grs R.Cuci,Jln.Cargo Taman IV/A3 Gatsu Barat Hub.0361-227044

(Brosur,Flyer,Buku,Undangan,BALIHO dll)

*Ongkos Cetak Juga MURAH

A.BP.001.07.16.0000938

KEHILANGAN BPKB No.D8263816-O DK1249IK,Pt Gd Arya Swadharma,Jl.NangkaDps

AC

*Proses Plat CTP

*Mesin Cetak 4 Warna dan 5 Warna NGGAK USAH BELI MESIN ANDA CARI ORDER KAMI YG CETAK Email: tohpatigrafika@yahoo.com

8528537, 468227, 468228-30

A.BP.001.07.16.0001001

C.0000706-prc

KURSUS

DIJUAL MOTOR

AC

DIJUAL MOBIL

SERVICE

PINJAMAN

RUPA-RUPA

FURNITURE

RUPA-RUPA SERVICE BAHAN BANGUNAN

KONSTRUKSI BAJA


EKONOMI

18

Selasa Kliwon, 19 Juli 2016

70 TAHUN BNI SINERGI KEMBANGKAN NEGERI GELARAN KISAH SUKSES MITRA BINAAN BNI Tony’s Villa

Dibangun Bertahap WAYAN Tony Suwandi dikenal sebagai pemilik Tony’s Villa. Sebelum sukses menjadi pemilik villa di Jl. Petitenget, Kerobokan itu, Tony justru mengawali usahanya di bidang garment pada tahun 1993. Dimulai dari rent car, kemudian ada penyewa mobil yang memberikan order garment.

“Dari hari ke hari garment semakin berkembang dan mencoba membeli lahan untuk dibangun villa bertahap,” ujarnya. Tony memulai bisnis villa pada tahun 2000. Dari sana Tony berkeinginan untuk melebarkan usaha dengan membangun apartemen dan restoran. Kemajuan usaha yang diraihnya dari dulu sampai sekarang tidak lepas dari peran serta BNI. Peran BNI bahkan dinilai amat penting, karena bank milik negara ini memberikan layanan dan service yang terbaik, yang pertama kepadanya. “Sangat baik, karena BNI merupakan bank pertama kawitan saya,” jelasnya seraya berharap agar BNI menjadi lebih baik dan semakin berjaya. *

Jaya Kaca

D&I Skin Centre

Bertahan dalam Persaingan Ketat

TETAP bertahan di tengah persaingan yang sangat ketat bukanlah perkara yang mudah. Namun Yuniawati berhasil melewati rintangan itu, dan terbukti sukses dalam usaha toko kaca. Jaya Kaca, begitulah nama perusahaan yang dikelola wanita ini di bilangan Ahmad Yani. “Ini merupakan usaha yang telah dirintis oleh keluarga suami sejak tahun 1994. Sampai saat ini kami dapat menjaga dan mengembangkan bisnis ini di tengah persaingan yang sangat ketat,” ujar Yuniawati. Tidak hanya tetap bertahan, ia juga ingin mengembangkan usaha “Jaya Kaca” di beberapa tempat. Selama ini dirinya sangat terbantu dengan ke-

hadiran BNI di segala hal. Mulai dari permodalan dan juga transaksi perbankan. “Saya sangat terbantu dengan kecepatan respons transaksi. Ke depan saya harap BNI tetap bisa membantu permodalan bagi usaha-usaha kecil lainnya menjadi besar dan berkembang,” tandas Yuniawati. *

Dari Nol KLINIK D&I Skin Centre didirikan oleh dr. I Gusti Nyoman Darmaputra, Sp.KK., sejak tahun 2012. Berawal dari rasa empati melihat banyak pasien dengan masalah kulit dan kecantikan yang membeli obat sembarangan dan melakukan perawatan kulit tanpa memeriksakan diri ke dokter, karena mahalnya biaya ke klinik kecantikan. Dengan berbekal niat tulus sebagai seorang dokter yang mengutamakan pengobatan yang ilmiah dan memberi solusi langsung ke masalah kulit pasien, D&I dapat berkembang pesat walau tanpa memiliki dasar pendidikan bisnis dan managemen untuk mengelola usaha. “Membangun usaha dari nol sangat menguras fisik dan pikiran, beruntung sekali banyak mendapatkan bantuan dari teman-teman. Selain itu, lanjutnya, BNI juga selalu memberi solusi untuk kemudahan transaksi, sehingga sangat membantu buat pengusaha pemula. Sebagai salah satu nasabah BNI, dirinya termotivasi untuk mengembangkan usaha agar menjadi usaha Nasional membuka cabang di berbagai kota di seluruh Indonesia. “Semoga BNI makin update teknologi internet banking dan membuka cabang lebih banyak lagi, sehingga mudah melakukan transaksi di mana saja,”

Presiden Prihatin Pemodal Ingin Membangun di Luar Negeri

Jakarta– Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan keprihatinannya dengan adanya pengembang nasional yang berkeinginan membangun properti di luar negeri, sementara di dalam negeri masih ada kekurangan rumah.

Presiden Joko Widodo

Bali Post/ant

“Pemilik modal kita justru ingin membangun di luar negeri, padahal kita masih kurang rumah 13 juta unit,” kata Presiden Jokowi ketika memberikan pengarahan kepada kepala daerah, terkait fasilitas Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan kepada sejumlah kepala daerah di Istana Negara Jakarta, Senin kemarin. Menurut Presiden, tanpa ada keberanian mengubah kondisi itu maka kejadian lucu itu akan terus berlanjut. “Perlu insentif yang memberi keuntungan kepada pengembang agar mereka membangun di sini. Ini juga termasuk infrastruktur jalan tol dan rumah sakit,” kata Presiden. Presiden menyebutkan banyak faktor yang mempengaruhi penanaman modal asing langsung (FDI) di suatu daerah. “Dari sisi kompetisi kita banyak kalah dengan negara tetangga kita, baik Thailand maupun Vietnam yang dulu di bawah kita sekarang melampaui kita. Kalau tidak berani membenahi kita akan tertinggal,” katanya.

Presiden menyebutkan, fasilitas BPHTB untuk DIRE banyak terkait dengan daerah, sehingga ujung tombaknya berada di daerah. “Yang banyak terkait adalah Bupati, Wali Kota dan Gubernur, tanpa berani berubah, kejadiannya malah lucu, pemilik modal kita justru ingin membangun di luar negeri, padahal kita masih kurang rumah 13 juta unit,” katanya. Menurut Presiden, kalau fasilitas BPHTB untuk DIRE segera direalisasikan, maka pergerakan investasi akan cepat. Tampak hadir dalam kegiatan itu, antara lain Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri ATR/Kepala BNN Ferry Mulsidan Baldan, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri LHK Siti Nurbaya dan Gubernur BI Agus Martowardojo. Sementara kepala daerah yang hadir antara lain, Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur Jatim Soekarwo, Gubernur Sulsel

Syahrul Yasin Limpo, Wagub Jabar Dedy Mizwar. Pemberian fasilitas BPHTB untuk penerbitan DIRE merupakan salah satu kebijakan dalam Paket Kebijakan Ekonomi XI yang diterbitkan akhir Maret 2016. DIREmerupakanwadahyang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk diinvestasikan pada aset realestat. (properti). Reksa dana jenis DIRE akan digunakan untuk membeli tanah, bangunan, gedung, perkantoran, hotel, apartemen, rumah sakit, saham dan obligasi perusahaan pengembang. Dana tersebut dikelola secara profesional oleh manajer investasi untuk dikelola ke dalam properti. (ant)

imbuh Darmaputra. Saat ini D&I membuka pangsa pasar baru, yaitu wanita yang biasanya belum pernah mencoba klinik kecantikan serta mampu memberi solusi buat wanita yang menghargai value for money dari suatu produk dan perawatan. Kini D&I tidak hanya ada di berbagai kabupaten di Bali, namun telah mengembangkan sayap ke Jakarta, Malang dan Lombok, serta membuka kesempatan Franchise untuk bersama-sama memberikan solusi kecantikan dengan harga terjangkau. *

Komisi XI DPR

Pemerintah Sepakati Asumsi Makro RAPBN 2017

Jakarta – Rapat kerja Komisi XI DPR-RI dengan pemerintah menyepakati besaran asumsi dasar ekonomi makro dalam pembicaran pendahuluan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2017. “Komisi XI meminta kepada pemerintah, dalam penyusunan RAPBN yang akan datang agar lebih realistis dan berdasarkan kondisi perkembangan perekonomian dan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya,” kata Ketua Komisi XI DPR-RI Ahmadi Noor Supit di Jakarta, Senin malam. Dalam rapat yang dihadiri oleh Menteri Keuangan, Kepala Bappenas, Gubernur Bank Indonesia, dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), tersebut disepakati empat asumsi dasar ekonomi makro. Pertumbuhan ekonomi disepakati di kisaran 5,2 - 5,6 persen, laju inflasi 3-5 persen, suku bunga SPN 3 bulan 5-6 persen, dan nilai tukar

rupiah terhadap dolar AS Rp 13.300-Rp 13.600 per dolar AS. Keempat asumsi ekonomi makro tersebut masing-masing disepakati dengan catatan dari fraksi. Komisi XI juga meminta pemerintah agar asumsi dasar ekonomi makro dalam pembicaraan pendahuluan RAPBN 2017, yang telah ditetapkan dapat direalisasikan dalam pembangunan yang berkualitas dan berkeadilan, serta dapat dinikmati seluruh masyarakat Indonesia Selain itu, Komisi XI meminta pemerintah memulai belanja pemerintah dalam APBN 2017, untuk lebih fokus dan terukur dalam membuat program-program berdasarkan prinsip money follow program dalam belanja prioritas yang dikoordinir oleh Kepala Bappenas. Hasil kesepakatan Komisi XI dan pemerintah terkait asumsi makro ekonomi tersebut akan menjadi dasar pertimbangan pemerintah dalam menyusun RAPBN 2017. (ant)


19

Selasa Kliwon, 19 Juli 2016

Polisi-Kelompok Santoso Baku Tembak, Dua Tewas Jakarta (Bali Post) – Anggota Polri diduga terlibat baku tembak dengan kelompok bersenjata Santoso di titik koordinat UTM: 20.27-6511 pada Senin (18/7) kemarin sekitar pukul 18.30 wita. “Ya benar saat ini masih dikonfirmasi kepastian (datanya),” kata juru bicara Humas Polri Komisaris Besar Polisi Rikwanto, Senin malam. Berdasarkan informasi anggota Polri terlibat kontak senjata dengan kelompok Santoso yang berjumlah lima orang terdiri dari tiga pria dan dua perempuan pukul 17.00 wita hingga 17.30 wita.

Dari kontak senjata itu dilaporkan dua orang meninggal dunia berjenis kelamin pria dengan barang bukti sepucuk senjata api jenis M-16. Disebutkan salah satu jasad itu memiliki ciri berjenggot dan terdapat tahi lalat, sedangkan jenazah lainnya belum dikenali. Sementara, tiga orang lainnya yang diperkirakan dua perempuan kabur ke arah barat, sedangkan seorang pria lari ke arah selatan dengan membawa sepucuk senjata api. Petugas mengamankan kedua jasad dan barang bukti senjata api di sekitar lokasi kontak senjata. (ant)

Fungsi Pertanian Dari Hal. 1

Ramantha melanjutkan, fungsi pertanian selanjutnya adalah culture (C) dan demografi (D). Pariwisata Bali adalah pariwisata budaya. Sementara budaya Bali sebagian besar dari pertanian. Oleh karena itu, saat orang Bali berbicara hidup dari pariwisata, maka dasarnya adalah pertanian. “Ketika kita ingin pariwisata kita berkesinambungan, atau kalau pejabat kita mindset- nya adalah pariwisata maka modal dasarnya ini mesti dirawat, dilestarikan, dimajukan, supaya dia sustainable,” jelasnya. Ramantha menambahkan, pertanian juga berfungsi ekologi (E). Singkatnya, bila lahan pertanian seperti sawah dibeton, maka Bali ini akan banjir. Itu sebabnya, pertanian harus dijaga agar tidak timbul bencana seperti itu. Lalu ada fungsi F atau food, yakni semua makanan pasti berasal dari sektor pertanian. “Kemudian G atau God. Batara Sri malinggih di sawah, orang Bali harus mau bertani karena Batara Sri melindungi carik. Ketika saat ini misalnya penduduk pendatang kita suruh mengerjakan pertanian kita, Batara Sri ten kayun malinggih di sana karena Mbak Sri sudah datang,” kelakarnya. Ramantha menegaskan, sedemikian banyak fungsi pertanian harus dilestarikan oleh semua pihak. Baik itu pejabat, pemerintah secara umum, maupun masyarakat. Sementara itu, mantan Dirjen Kehutanan RI, I Made Subadia, justru melihat para petani masih seperti dulu yakni gemar ikut-ikutan. Bila seorang petani menanam rambu-

tan, petani lainnya juga kerap mengikuti menanam rambutan. Inilah yang kemudian membuat harga komoditas pertanian anjlok pada saat panen raya. “Semua ini kalau kita kembalikan, maka cita-cita tiang sebenarnya bagaimana membangun petani yang cerdas. Petani cerdas, petani yang mengerti komoditas apa yang sebaiknya dipilih, kemudian paham teknologi. Teknologi dalam pengertian bagaimana membuat masa panen itu disesuaikan dengan kebutuhan,” ujarnya. Subadia menambahkan, di sinilah peran perguruan tinggi dan pemerintah menjadi sangat penting. Utamanya dalam membuat rekayasa agar petani bisa cerdas memilih komoditas, menentukan kapan sebaiknya panen, sehingga bisa mencari harga yang tinggi. “Tidak seperti sekarang, para petani di rumah merasa percuma menanam. Lama menanam ditunggu 5 tahun pada saat panen nggak ada harga,” tandasnya. Mantan Pangdam IX/ Udayana, Wisnu Bawa Tenaya, mengatakan, mesti dilakukan kerja sama untuk melakukan clustering tempat pertanian, riset tanah agar kecocokan tanaman dan tanah pas, serta menerapkan teknologi sederhana. Salah satu contohnya yakni mengembangkan apotek hidup, menanam sayur-sayuran, dan juga pohon langka. “Dari hulu ke hilir, ujungnya juga ini penting. Jangan dagangnya untung, petaninya buntung. Jadi, ini sama-sama jalan dalam suka duka, jangan dukanya petani, maka dalam suka duka bersama. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing,” ujarnya. (kmb32)

Pengusir Hama Dari Hal. 1

Ugrasena menambahkan, Bali juga memiliki sunari, pindekan, dan petakut untuk mengusir hama. Teknologi tradisional ini pun sudah diterapkan pada 1 juta hektar lahan di India. Misi seperti ini terus diperkenalkannya ke seluruh dunia dengan harapan bisa menjadi ikon Bali. Selain

itu, agar masa kejayaan Bali bisa kembali. “Orang India banyak belajar pertanian ke Tabanan sebagai ikon lumbung beras, dan sudah terbukti beras Bali saat ini ada di seluruh dunia, di kota-kota besar, Paris, New York, beras Bali itu pasti ada dan saya beli sepiring itu Rp 200 ribu, nasinya saja,” imbuhnya. (kmb32)

Bali Post/ade

DIPERIKSA KPK - Artis dangdut Saipul Jamil memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (18/7) kemarin. Saipul Jamil diperiksa sebagai saksi terkait suap penanganan perkara pelecehan seksual di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Selasa, 19 Juli 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wecana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita Sanggar Tari Wittonjaya (2) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Dialog Interaktif Gatra Praja 10.00 Lejel Home Shopping 10.30 Traventure/etalase 11.00 Seputar Bali Terkini 11.05 BCTTV (Bali Channel Tourist TV) 11.30 Dunia Kita 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping

14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Dukuh Sakti (2) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Upakara 17.05 Nangun Yadnya 17.30 Taman Sari TK Kumara Sari (3) 18.00 Puja Tri Sandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lipsus DPRD Gianyar 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Taksu 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Griya Buda Salahin (3) 23.05 Lila Cita Prembon Cupak Keswargon (1) 24.00 Closing

Bali Post/ant

BERSIHKAN JALAN - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kiri) membersihkan jalan dari sampah di kawasan Jembatan Merah, Surabaya Jawa Timur, Senin (18/7) kemarin. Kegiatan tersebut bertujuan agar kota Surabaya menjadi lebih bersih.

KPK Terima 66 Laporan Gratifikasi Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima 66 laporan gratifikasi Lebaran 2016 dari pejabat pemerintah dan lembaga negara tingkat daerah maupun pusat. “Pelapor mulai dari wakil menteri, anggota DPR, sampai lurah. Kesadaran untuk melaporkan gratifikasi ini patut diapresiasi,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK, Jakarta, Senin kemarin. Jenis gratifikasi Lebaran yang dilaporkan ke KPK, menurut dia, umumnya berbentuk parcel dengan beragam isi mulai dari makanan, produk rumah tangga, sampai telepon genggam. Khusus untuk parcel yang berisi makanan, KPK hanya melakukan pencatatan dan selanjutnya mengembalikannya ke pelapor. KPK merahasiakan nama-nama pejabat negara yang melaporkan gratifikasi tersebut.

“Nama-nama mereka menjadi catatan pribadi KPK,” kata Kepala bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha. KPK masih memeriksa barang-barang gratifikasi untuk memutuskan apakah negara akan mengambil alihnya atau tidak. Dalam tiga tahun terakhir, KPK sudah menerima 5.187 laporan penerimaan gratifikasi, pemberian uang, barang, rabat (potongan harga), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma dan fasilitas lainnya kepada pegawai negeri dan pejabat penyelenggara negara. Menurut penjelasan pasal 12B UU No. 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi, gratifikasi adalah pemberian terkait dengan jabatan, berkaitan dengan tugas dan kewajiban dan tidak dilaporkan dalam 30 hari kerja. (ant)

Pemimpin Tuli Dari Hal. 1

Seperti diketahui aksi penolakan reklamasi berkedok revitalisasi Teluk Benoa tidak henti-hentinya digelorakan oleh Desa Adat di Bali. Sudah ada 38 desa adat di Bali yang memutuskan menolak reklamasi. Sebagian besar berada di pesisir Badung dan Denpasar. Mereka meminta agar Presiden membatalkan rencana reklamasi dengan mencabut Perpres yang dibuat SBY. Seperti yang berlangsung Minggu (17/7) lalu. Ribuan massa yang tergabung dalam Pasubayan Desa Adat/Pakraman tolak Reklamasi dan ForBALI menggelar aksi di Sanur. Bendesa Adat Intaran, A.A. Kompiang, S.H., mengatakan sesuai dengan Paruman Desa yang telah disepakati beberapa waktu lalu, Desa Adat Intaran dengan tegas menyatakan sikap menolak Reklamasi Teluk Benoa. Pihaknya bersama

Dari Hal. 1

Sementara itu, tiga WNI ABK kapal pukat tunda LD/114/5S yang diculik di perairan Lahad Datu, Malaysia, pada 9 Juli, juga dibawa ke Panamao sehingga di wilayah itu terdapat total tujuh sandera. Kelompok penculik tiga WNI tersebut dikenal sebagai Muktadil bersaudara yang beranggotakan Salvador, Brown, Nelson, dan Khadaffy--keempatnya memiliki nama belakang Muktadil. Menurut Menhan, angkatan bersenjata Filipina sedang berupaya menuntaskan gerakan separatis Abu Sayyaf

Desa Adat/Pakraman tolak reklamasi yang tersebar di seluruh Bali tidak akan berhenti dan tetap konsisten untuk memperjuangkan dan mempertahankan kesucian tanah Bali selama rencana reklamasi berkedok revitalisasi Teluk Benoa terus berlanjut. “Kita sebagai masyarakat Bali yang hidup di tanah Bali harus bersedia mempertahankan tanah kelahiran kita yang kita cintai bersama-sama. Kami dari Desa Adat Intara melalui Paruman Desa yang telah kami sepakati dengan tegas menyatukan tekad menolak reklamasi Teluk Benoa,” tegasnya. Ia juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat tolak reklamasi tetap konsisten dan tidak mudah terprovokasi serta diadu domba oleh pihak yang pro-reklamasi yang menyebabkan perpecahan. Sebab, kata Kompiang, sejumlah pemimpin di Bali saat ini sudah ‘’tuli’’ dan tidak mau mendengarkan

aspirasi masyarakat lagi. Oleh karena itu, kekonsistenan Desa Adat/Pakraman Tolak Reklamasi untuk memperjuangan kesucian tanah Bali di kawasan Teluk Benoa harus terus digelorakan, sehingga reklamasi tidak sampai terjadi. “Mari kita terus rapatkan diri untuk memperjuangkannya, sehingga Perpres No. 51 tahun 2014 dengan segera dapat dicabut dan dibatalkan,” lanjutnya. Hal serupa juga ditegaskan Bendesa Adat Sanur, I.B. Paramartha, S.H., M.H. dan Bendesa Adat Penyaringan, I Made Purna. Keduanya berharap, dengan dilakukannya aksi-aksi damai menolak reklamasi ini, pemimpin-pemimpin Bali segera terbuka matanya untuk melihat dan mendengar aspirasi dari masyarakat. Sehingga, apa yang diinginkan oleh masyarakat Bali segera dapat dipenuhi. Sebab, pemimpinpemimpin Bali adalah wakil dari rakyat Bali. (kmb32)

dengan mengerahkan 10.000 pasukan militer, sesuai perintah Presiden baru Filipina, Rodrigo Duterte. Upaya tersebut dibuktikan dengan laporan tewasnya 40 orang anggota Abu Sayyaf dalam penyerbuan yang dilakukan tentara Filipina, pekan lalu. “Saat saya ke Filipina mendapat informasi bahwa Presiden (Duterte) akan tegas menghabisi Abu Sayyaf. Rupanya benar, beberapa hari lalu saya terima laporan 40 (pemberontak Abu Sayyaf) mati dan 37 lainnya terluka,” kata Menhan Ryamizard. Penyerbuan kelompok sepa-

ratis itu akan terus dilanjutkan dari timur ke barat, kemudian ke selatan. hingga mereka terdesak ke perbatasan Malaysia. Terkait rencana operasi militer untuk membebaskan sandera, kata Menhan, masih perlu dibahas secara detail dalam pertemuan trilateral antarmenteri pertahanan Indonesia, Filipina, dan Malaysia yang akan berlangsung di Kuala Lumpur, Kamis (21/7). “Apakah nanti kita (Indonesia) akan membantu menutup (pergerakan Abu Sayyaf) dari selatan, itu akan dibicarakan besok Kamis,” tutur Ryamizard. (ant)

Tujuh Sandera

Bantahan Gulen Dari Hal. 1

Sementara itu, Perdana Menteri Binali Yildirim mengatakan bahwa 7.543 orang ditahan, termasuk 6.038 tentara. Pembersihan juga dilakukan di kalangan pegawai negeri. Pemerintah Turki menuding Fethullah Gulen, seorang ulama yang tinggal di Amerika Serikat dan mempunyai banyak pengikut di Turki, sebagai pihak yang menjadi dalang upaya kudeta. Gulen membantah tuduhan tersebut. Ankara meminta Washington untuk menyerahkan Gulen. Amerika Serikat kemudian menyatakan siap memulangkan Gulen dengan syarat ada bukti cukup dari Turki. Yildirim menolak permintaan tersebut. “Kami akan kecewa jika Amerika Serikat meminta kami menyediakan bukti meski organisasi tersebut telah berupaya menghancurkan pemerintahan terpilih dengan perintah orang tersebut (Gulen),” kata Yildirim. Menurut Yildirim, 232 orang tewas dalam upaya kudeta pada Jumat, 208 di antaranya adalah penduduk sipil, polisi dan tentara yang loyal kepada Erdogan. Kudeta itu gagal setelah Erdogan menelepon sebuah

stasiun televisi dan meminta pengikutnya untuk turun ke jalan menolak kudeta. Erdogan yang saat itu tengah berlibur kemudian langsung kembali ke Istanbul pada Sabtu pagi. Pada Ahad, dia mengatakan bahwa parlemen harus mempertimbangkan permintaan rakyat untuk menerapkan hukuman penalti bagi pelaku kudeta. “Kita tidak bisa mengabaikan tuntutan ini. Dalam negara demokrasi, apa pun permintaan rakyat harus dipatuhi,” kata Erdogan di depan pendukungnya. Turki menghapus hukuman mati sejak 2004 sebagai bagian dari reformasi untuk menggabungkan diri dengan Uni Eropa. Pada Senin, Jerman mengatakan bahwa Turki akan kehilangan kesempatan bergabung dengan Uni Eropa jika kembali menerapkan hukuman tersebut. Mengenai Gulen, Erdogan sudah sejak lama menuding tokoh tersebut secara diamdiam merekrut pengikut dari kalangan penegak hukum, kepolisian, tentara, dan media. Di sisi lain, Gulen justru menuding Erdogan adalah pihak yang sengaja menciptakan kudeta itu untuk membersihkan pengikut setia Gulen dalam lembaga negara. (ant)

Merasa Lelah Dari Hal. 1

Untuk menempuh perjalanan ke sekolahnya, yang tidak jauh dari rumahnya, Arya berjalan kaki dengan dituntun kedua orang tuanya. Langkah Arya menuju sekolah beberapa kali terhenti karena merasa lelah. Jarak antara rumah Arya dengan sekolah itu diperkirakan sekitar 60-70 meter. Bocah ini beberapa kali menghentikan langkahnya ke sekolah, selain karena merasa

lelah, juga karena selalu sesak napas jika terus berjalan. “Kalau berjalan harus berhentiberhenti terlebih dahulu, kasihan kelelahan kalau jalan,” kata Ade Somantri, bapak Arya. Arya semula dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung sejak Senin (11/7), dan pulang ke rumahnya pada Sabtu (16/7). Bocah berusia 10 tahun itu memaksa pulang karena ingin sekolah pada hari pertama masuk di tahun ajaran baru 2016/2017. (ant)


16 Pages

135 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.inte

Tuesday,

Tuesday, July

19, 2016

Fans wait at the premiere of the film

“Ghost- in busters” Hollywood, California U.S., July 9, 2016.

July 19, 2016

as hit 6,000 Arrests down Turkey cracks and judges on army bid after coup Page 6

on All eyes men’s at Neymar soccer Olympic ent tournam

ating re-vaccin a begins Indonesi fake drug ring victims of

began reon Monday received fake - Indonesia children who from a drugJAKARTA nearly 200 after vaccinating imported inoculations up last month Joko of versions ng ring broken President intensified than a decade. counterfeiti for more as public uproar about operating calm officials knew Widodo urged that health fake vaccines for over revelationsproducing thestop it. the syndicate but did little to in the several years major weaknesses which has

’ Debuts to ‘Ghostbusters‘Secret Life , $46 Million s Charts of Pets’ Top REUTERS/Mario

sector, has exposed No The scandaloversight of the health middle class. a growing to the fake government’s rapidly alongside directly linked expanded deaths have been inbecause thistold illnesses orofficials have said. stay calm vaccines, to ask people to long time,” Widodo s. “We a “I want over such data offering re-vaccination get the real cident happened a Jakarta clinic so we can reporters at time to investigate these fake vaccines.”make need morewho suffered from and forged labels to proof people used stolen vials imported vaccines State-owned The ring look like in and Sanofi. medicine the fake GlaxoSmithKline all vaccines available vaccines duced by produces nearly fake booster cough Bio Farma The syndicate sold and whooping and elsewhere Indonesia. B, diphtheria, tetanus in Jakarta for hepatitis14 health facilities the to at least vaccines contained not on Java island. said the sham solution and were and saline Health officials total vaccines how percent of gentamicin antibiotic made up only 1 trying to determine harmful and Investigators are distributed. in Indonesia.fake drugs were at widely the Image”

Anzuoni

Kristen Wiig,

McCarthy, Leslie Jones, and has Melissa a fresh Kate McKinnon to trigger ers” reboot the proton is clearly designed “Ghostbust to refashion team. - Paul Feig’s will be more,” array of sequels. over its decisions as an all-female “There absolutely Sony’s marLOS ANGELES as Greenstein, chief. “This intense debate investigator said Josh some endurance, triggered ng paranormal

show distributionour most imaudiketing and of will have to with foreign all, dust- is a restart of one has been as resonate the moviefor others, well to make a profit. After For some, was expensive, portant brands.” for the film skewed up rallying cry; It’s also ences, off the ectoplasm $144 million The audiencewomen making a feminist desecration. for ing Sony shelling out and millions It also reso” female, with with a pop culture ample opportunity in some to make “Ghostbustersfilm. That tops 54% of ticket buyers. with older provided the to engage strongly 1984 origicost to produce nated more more to market internet trolls on the of comedies gender crowds, weaned sequel, as 55%the misogyny. the chatter and the this what most over to get an- nal and its 1989 distribute. ” debuted After all clocked in from andSony has been trying ground s” off the been the audienceDespite Greenstein’s politics, “Ghostbusters $46 million the to a solid argued the often of 25. other “Ghostbuster weekend Sony hailed but it has Bill Mur- age some analysts ng. (rtr) decades, star that audiences 3,962 locations. underwhelmi evidence new take on for victim of original process. The optimism, results were the results as to its vetting though together were respondingproperty. But a live- ray’s mercurial which brings for new picture, the decades-old the best debut the film it ranks as in over a year, Jl. D.Tamblingan Sanur action comedy

warns on China admiral of navigati freedom end patrols could ” “in disaster Page 13

pack-wieldi

You can

ional Bali

find Internat

Post at:

Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar Goanna 16 17 Batu Jimbar

the agreement

received

fake medication

Whiteside

from a drug-

REUTERS/Darren

a child who to revaccinate 2016. July 18, worker prepares Indonesia, t healthcare East Jakarta, A governmenat a clinic in ring making

Indonesia begins re-vaccinating victims of fake drug ring

“Bali heard in until 10.00 am. also be 9.30 News can FM 96.5 from http://globalfmbali. at FM at Global Radio Global Radioor live video streaming Listen to com and http://ustream. listen2myradio. lfmbali.com http://radiogloba l-fm-bali. tv/channel/globa

Bypass Beach-Jalan the chanting of Sindhu tersection (catus pata) while reclamation of President Ngurah Rai Benoa Bay leadership against thethe parade of baleganjur rejection during the into the accompanied with (Jul. issued music. Yudhoyono. of people coalesced rejecting On Sunday Reject... villages, reclamation. Thousands customary villagessupport the gamelan customary lages rejecting also on page 2 Penyaringan agreement of turn for three - The at WanContinued and ForBALI 17) was the Sanur, Intaran andthe Benoa Bay from 14:00 Buyan, DENPASAR reclamation the rejection against Danau Intaran action. They gathered rejection on Jalan action on Benoa Bay namely to the instate their Moreover, they (Sanur, President tilan hall of Intaranthey marched against the in disguise to —Ed) asked and revoke reclamation. reclamation Sanur. Afterward, is incescancel Penyaringan No. 51/2014 of revitalization by Bali- and to immediately Regulation into Jokowi santly inflamed coalesced the Presidential nese peopleof customary vil(pasubayan)

balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

SELASA KLIWON, 19 JULI 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Grup Vokal SMPN 2 Kuta Wakili Bali ke Manado

FIGUR

Perang terhadap Narkoba Harus Total BEREDARNYA ineks berbentuk boneka pinguin membuat was-was dunia pendidikan. Apalagi dengan warna yang menarik akan membuat pelajar dan remaja mudah dikelabui. Seperti diungkapkan akademisi Prof. Dr. Rai Setiabudhi, S.H., M.H., narkoba dengan model dan warna menarik tentu maksudnya untuk mengelabui petugas. Di samping juga untuk menyasar anak-anak. “Ini sangat membahayakan karena yang diserang anak-anak atau kalangan remaja generasi penerus. Jika tidak diperangi akan membahayakan kelangsungan kehidupan generasi mendatang sebagai pewaris kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya. Oleh karena itu perang terhadap narkoba harus dilakukan secara total, sesuai dengan komitmen pemerintah yang harus didukung oleh seluruh komponen bangsa dan seluruh rakyat Indonesia. Siapapun harus lebih berani dan lebih komprehensif serta dilakukan secara terpadu. Agar lebih efektif diperlukan sinergitas yang baik dan rapi antara BNN, Polri, TNI, instansi formal terkait dan juga dengan lembaga adat seperti pecalang di desa pakraman. “Orangtua atau keluarga wajib waspada terhadap anak-anaknya. Sekali-sekali perlu diperiksa tas dan kamarnya. Demikian juga di sekolah atau universitas secara isidentil perlu dilakukan razia pemeriksaan tas atau tes urine,” ujarnya. Saat ini Bali menghadapi serbuan warga negara asing, setelah diberlakukannya bebas visa. Kalau aparat penegak hukum tidak bisa saling bersinergi dan bersatu dalam memberantas narkoba, tentu peredaran narkoba akan semakin sulit dibendung. Mesti digencarkan kampanye kreatif di kalangan anak-anak remaja atau generasi muda terkait bahaya narkoba. Penegakan hukum harus lebih keras dan tegas. (rah)

PERLU kerja keras untuk menjadikan anak-anak yang belum bisa bernyanyi dengan baik dan benar, akhirnya menjadi bisa, bahkan meraih juara pada ajang lomba. Begitulah yang dilakukan Eka Putra, pemilik Sanggar Eka Mahardika yang telah membina beberapa anak hingga akhirnya bisa bernyanyi. “Kemarin, saya melatih duta Badung di PKB, Eka Mahardika Etnik dan sukses memukau penonton,” katanya Minggu (17/7). Kini, ia diberi tanggung jawab lagi melatih SMPN 2 Kuta. Setelah sebelumnya mengikuti lomba di tingkat kecamatan, lalu tingkat kabupaten dan tingkat provinsi, grup vokal SMPN 2 Kuta mewakili Bali bertanding di ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasionnal (FLS2N) di Manado 28 Agustus nanti. Khusus grup vokal tersebut, dirinya memang

membina dari awal, dari belum bisa bernyanyi. “Kalau saya bilang, dari batu bulitan. SMPN 2 Kuta nyari saya minta tolong untuk dilatih anak-anaknya,” ujarnya. Ia membina dari awal sejak lomba antarkecamatan, mendapat juara I. Begitu juga tingkat kabupaten dan provinsi, dari mereka benar-benar tidak bisa bernyanyi menjadi bisa. “Nah sekarang kita lagi persiapan untuk lomba ke Manado,” tuturnya ditemui ketika tengah mengajar grup vokal tersebut. Diakui, untuk grup vokal, dirinya mendapat tim yang paling susah mengingat mereka belajar menyanyi dari nol, meski juga ada Utik dan Wina yang sebelumnya pernah menjadi anak asuhan Sanggar Eka Mahardika. Grup vokal SMPN 2 Kuta tersebut terdiri dari 5 orang, 2

laki-laki dan 3 perempuan yaitu Daici, Wina, Utik, Tara dan Andra. Mengingat grup vokal, maka suara mereka pun dipecah. Ada yang bernyanyi dengan suara alto, bas, sopran, tenor. Nantinya grup vokal SMPN 2 Kuta akan membawakan lagu ‘’Gebyar-gebyar’’ dan ‘’Indonesia Jaya’’. Sedangkan lagu Bali, mereka akan membawakan lagu ‘’Permata Nusantara’’. Lagu Permata Nusantara merupakan lagu ciptaannya. Menurutnya, dalam berkarya musik, seni dalam hal membina, harus tulus ikhlas makanya anak-anak asuhannya bisa sukses. “Tiang bina dengan loyalitas dan totalitas tinggi demi Badung. Begitu mereka menang ya demi Bali,” ujarnya. Ia berharap grup vokal SMPN 2 Kuta dapat berjaya di tingkat nasiona. (kmb42/k25)

LOMBA - Grup vokal SMPN 2 Kuta ketika tampil dalam lomba sebelumnya.

Bali Post/kmb42

Siaga Penyakit Baru

PERKEMBANGAN virus baru tidak bisa diduga dan akan menjadi ancaman jika tidak dilakukan pencegahan. Untuk menyiagakan petugas medis terhadap serangan penyakit baru, pihak Dinas Kesehatan Tabanan rutin memberikan informasi dan penyegaran ilmu mengenai kasus penyakit. Senin (18/7) kemarin misalnya, dilakukan penyegaran New Disease Emergency yang diikuti tenaga medis baik puskesmas maupun rumah sakit. Kasi Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Tabanan dr. Desiana K. Dewi, M.Kes., mengatakan dalam pemaparan

New Disease Emergency ini tenaga medis diberikan informasi mengenai virus Zika. ”Memang kasus ini belum ditemukan di Indonesia. Namun penyakit ini termasuk baru dan tenaga medis perlu mengetahui informasi mengenai penyakit ini,” ujar Dewi. Lewat informasi mengenai apa itu virus Zika dan bagaimana gejala serta penanganannya membuat tenaga medis sudah siap dan mengetahui serta menangani sejak dini, jika terjadi infeksi virus ini. “Selain penanganan juga diberikan klasifikasi berat ringan kasus, sehingga bisa

dipilah mana yang dirujuk dan mana yang bisa ditangani oleh puskesmas,” tutur Dewi. Bahan informasi mengenai virus Zika, lanjutnya langsung dari Kemenkes. Selain penyakit baru, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan refresh atau pembaharuan informasi mengenai penyakit yang lama tidak muncul. ”Selain virus Zika, juga diberikan pembaharuan mengenai penyakit antraks. Penyakit ini sudah lama tidak ditemukan menginfeksi di masyarakat dan tenaga medis perlu diberikan penyegaran mengenai penyakit ini,” ujar Dewi. (kmb24)

KOMITE Warisan Dunia pada Minggu malam sepakat menempatkan 12 situs baru di Daftar Warisan Dunia sebelum mengakhiri sesi ke-40 di Istanbul, Turki, menurut laporan kantor berita Xinhua. Menurut laman resmi UNESCO World Heritage, situs baru yang ditambahkan ke daftar itu pada 17 Juli antara lain pusat keragaman hayati Hubei Shennongjia (Cina), situs fosil Mistaken Point (Kanada), suaka alam Archipiélgo de Revillagigedo (Meksiko), serta Sanganeb Marine National Park dan Dungonab Bay - Mukkawar Island Marine National Park di Sudan. Selain itu, ada Gurun Lut (Iran); situs transnasional Western Tien-Shan (Kazakhstan, Kyrgyzstan, Uzbekistan); lansekap alam dan budaya

Ennedi Massif di Chad; serta Ahwar di Irak, yang mencakup tiga situs arkeologi, dan empat area lahan basah. Dengan demikian, ditambah sembilan situs lain yang disetujui Jumat, sesi tersebut menempatkan total 21 dari 27 nominasi tahun ini pada daftar bergengsi itu. Dengan total 21 tambahan situs baru yang terdiri atas 12 situs budaya, 6 situs alam, serta 3 situs alam dan budaya, kini daftar warisan dunia meliputi 1.052 situs di 165 negara. Kondisi konservasi dari 155 properti diperiksa selama sesi, dengan lima situs di Libya serta satu di Uzbekistan dan Mali tercatat dalam kondisi bahaya di Daftar Warisan Dunia. Selain itu, satu situs di Georgia telah dihapus dari daftar situs terancam punah, sementara situs Nan Madol, atau Pusat

Perayaan Mikronesia Timur di Negara Federasi Mikronesia tercatat masuk Daftar Dalam Bahaya di Daftar Warisan Dunia. Sesi ke-40 dimulai pada 10 Juli dan dikurangi empat hari karena pecahnya upaya kudeta di Turki pada Jumat malam. Komite warisan, panel bawah badan kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa UNESCO, memutuskan untuk membahas item yang belum selesai dalam agenda pertemuan luar biasa yang akan diadakan di Paris. Sesi ke-41 dijadwalkan berlangsung Juli 2017 di Cracow, Polandia. Komite Warisan Dunia dibentuk tahun 1977 untuk menegakkan Konvensi Warisan Dunia dan mengelola daftar warisan yang dibuat berdasarkan konvensi. (ant)

Bali Post/kmb23

FASHION WEEK - IGAA Inda Trimafo Yudha (dua dari kanan) bersama Ketua Panitia Hipmi Fashion Week 2016 I Wayan Gede Ari Danangga (dua dari kiri) saat konferensi pers terkait Hipmi Fashion Week 2016, Senin (18/7) kemarin.

Hipmi Bali Gelar Fashion Week 2016

H IM PU N AN Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bali akan menggelar fashion week, 21-31 Juli, bertempat di Beachwalk Shoping Center Kuta. Meskipun baru pertama kali digelar, event ini juga akan dihadiri oleh buyer dan juga pengunjung dari luar negeri seperti Jepang, Hongkong, dan beberapa negara di Eropa, Singapore, Malaysia, dan Brunei Darusalam. Ketua Hipmi Bali, IGAA Inda Trimafo Yudha, saat konferensi pers di Kuta, Senin (18/7) kemarin, mengatakan, event ini bertujuan untuk mengakomodir desainer-desainer kreatif dan memperkenalkan fashion yang dipengaruhi oleh seni dan budaya lokal dalam penggunaan material atau rancangan. Dengan mengambil tema “When Fashion Meets Culture”, event ini diharapkan bisa mendatangkan pengunjung rata-rata 25-30.000/hari. “Fashion week ini pertama kali digelar Hipmi Bali dengan menyiapkan sekitar 53 stan pameran yang terdiri atas fashion industri seperti pakaian, sepatu termasuk aksosori kecantikan lainnya. Juga akan dipamerkan hasil dari lomba

fashion sketch,” katanya. Ketua Panitia Hipmi Fashion Week 2016 I Wayan Gede Ari Danangga menambahkan, fashion week ini memang event pertama kali digelar untuk mempertemukan tidak hanya kalangan fashion tapi juga masyarakat umum sebagai pengguna fashion, dan pemerintah sela ku p em b ua t keb ija ka n agar dapat merancang regulasi sesuai kebutuhan pelaku industri. Event ini digelar karena melihat Bali yang sangat kaya di bidang seni, salah satunya fashion. Selain itu, fashion juga menjadi industri yang sangat berkembang baik di Bali maupun di tingkat nasional. “Saat ini, fashion berkembang seiring dengan peningkatan kesadaran dan kebutuhan masyarakat mengikuti tren akibat kemajuan media sosial dan teknologi,” terangnya. Melalui fashion week tahun ini, pihaknya ingin menghidupkan kembali industri kreatif di Bali. Kondisi ini sangat memberikan dampak positif dalam memotivasi dan menempatkan desianer fashion untuk berkreasi dan menjual hasil karyanya. (kmb23)

12 Situs Baru Ditambahkan ke Daftar Warisan Dunia Morgan Oey

Bali Post/

Morgan Oey Reuni dengan BCL MORGAN OEY tampaknya benar-benar bekerja keras tahun ini. Tak hanya merilis film “Jilbab Traveler: Love Sparks in Korea”, ia masih mengantongi proyek lainnya. Tak tanggung-tanggung, masih ada tiga film lagi. Morgan membocorkan kesibukannya itu di sela-sela promosi “Jilbab Traveler”. Ia mengakui saat ini juga terikat produksi film lainnya dan satu lagi yang segera tayang. “Bulan depan tayang film ‘Winter in Tokyo’,” ucap mantan personel SM*SH ini. Namun setelah ini, Morgan akan reuni lagi dengan lawan mainnya di “Jilbab Traveler”, Bunga Citra Lestari (BCL). Istimewanya lagi, ia mendapat kesempatan beradu akting dengan BCL di bawah arahan sutradara terkenal Garin Nugroho dalam film bertajuk “Mooncake Story” itu. “Udah ada yang wrapped juga sama BCL lagi dan disutradarai Garin Nugroho, rencananya akan tayang setelah ‘Winter in Tokyo’,” ujar aktor berusia 26 tahun ini antusias. Meski begitu, Morgan memilih menyimpan rapat detil ‘’Mooncake Story’’. Selain ‘‘Mooncake Story’’, Morgan juga mengaku sudah menyelesaikan syuting film adaptasi novel “Melbourne”. “Bulan lalu saya baru pulang dari Melbourne untuk film ‘Melbourne Rewind’,” ujarnya. (pik)

Bali Post/ant

Gurun Lut di Iran

Bali Post/kmb38

RUSAK - Bagian belakang rumah I Ketut Sosiawan rusak berat setelah tertimbun tanah longsor, Minggu (17/7)lalu.

Tertimpa Longsor, Rumah Sosiawan Rusak Berat

Singaraja (Bali Post) – Rumah milik I Ketut Sosiawan warga Dusun Munduk Tengah Desa Tista rusak berat akibat tertimpa tanah longsor, Minggu (17/7) lalu. Bagian belakang rumah semipermanen milik korban terkena tindihan material tanah longsor. Akibatnya, kamar dan peralatan rumah korban rusak berat. Beruntung, korban dan keluarganya selamat dari kejadian ini. Camat Busungbiu Made Sudama Diana ketika dihubungi Senin (18/7) kemarin, membenarkan di daerahnya terjadi bencana tanah longsor. Dia mengatakan, sebelum kejadian hujan deras melanda wilayah Desa Tista dan sekitarnya. Diduga akibat tergerus hujan, bangunan kamar mandi milik tetangganya tepat di bagian atas rumah korban tiba-tiba longsor. Material bangunan kamar mandi tersebut menimpa tembok belakang rumah korban hingga jebol. Kamar dan peralatan rumah tangga milik korban tertimbun oleh bongkahan beton maupun

lumpur. “Sebelum kejadian hujan deras dan saat itu bangunan di atas rumahnya tergerus dan menimpa rumah korban hingga rusak berat,” katanya. Atas kejadian ini, untuk sementara korban menempati rumah yang juga miliknya namun agak jauh dari rumah yang tertimbun tanah longsor tersebut. Korban belum melakukan upaya pembersihan karena khawatir akan terjadi tanah longsor susulan. Sementara upaya perbaikan untuk sementara belum dilakukan oleh korban. Pasalnya, korban sendiri masuk warga kurang mampu, sehingga pihaknya berharap instansi terkait segera memberikan bantuan untuk membantu meringankan beban penderitaan korban. “Desa sudah membuat laporan dan korban belum berani membersihkan rumahnya yang tertimpa tanah longsor. Masalah perbaikan kami masih tunggu bantuan instansi karena korban masuk warga kurang mampu,” tegas Sudama. (kmb38)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 19 Juli 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu