20 HALAMAN
NOMOR 148 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
jumat wage, 19 januari 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Soal Beras
DPR Minta Pemerintah Jujur Gabah Petani Bali Dikhawatirkan Tidak Terserap
MULAI Maret mendatang, pemerintah menghentikan penyaluran dana LUEP (Lembaga Usaha Ekonomi Perdesaan). Kebijakan tersebut tentu akan memengaruhi keterserapan hasil pertanian, khususnya gabah. Apalagi pada Maret-April akan terjadi panen raya di Bali. Jumlahnya tiga kali lipat dari gabah yang dihasilkan pada Januari ini. Pada bulan Januari 2018 diprediksi 31.607 ton padi yang dihasilkan petani Bali. Sedangkan pada Februari lebih sedikit lagi yaitu hanya 28.872 ton. Namun menginjak bulan Maret sampai April produksi padi diprediksi meningkat tiga kali lipat yaitu 97.463 ton padi dan April 108.997 ton padi. Peningkatan produksi padi ini terjadi karena bulan Maret dan April merupakan panen raya. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Wayan Mardiana, M.M. mengatakan, tahun 2017 luas panen 142.321 hektar (ha). Hal. 19 Kering Giling
Jakarta (Bali Post) – Data yang dirilis pemerintah tentang stok beras sangat tidak sinkron. Kementerian Pertanian (Kementan) menyebutkan stok cukup untuk beberapa bulan ke depan. Bahkan diyakini tahun 2018 tidak impor, karena segera panen raya. Namun, Kementerian Perdagangan (Kemendag) malah berencana impor. Tujuannya untuk mengamankan stok.
Bali Post/ant
TOLAK IMPOR - Anggota Komisi VI DPR Fraksi PDI-P Rieke Diah Pitaloka menunjukkan tulisan tolak impor beras saat mengikuti rapat kerja dengan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di kompleks Parlemen, Kamis (18/1) kemarin.
Atas dua data tersebut, anggota Komisi IV DPR Ichsan Firdaus meminta Kementerian Pertanian jujur soal data pangan. Pemerintah mengklaim ada surplus produksi pangan, padahal harga beras naik cukup tinggi di atas harga eceran tertinggi (HRT). ‘’Saran saya, jujurlah dengan data. Jangan ada akrobatik yang menciptakan ‘hantuhantu’ yang tidak selesai,’’ katanya dalam diskusi Pusat Kajian Pertanian Pangan & Advokasi bertajuk ‘’Mudah Mainkan Data Pangan’’, di Jakarta, Kamis (18/1) kemarin. Ia menjelaskan, selama tiga tahun terakhir, saat ada gejolak harga beras dan kebijakan impor, selalu ada ‘’hantu’’ yang bergentayangan dalam masalah itu. Hal. 19 Mafia Beras
Pemerintah Tetap Impor Beras
Mendag Janji Tak Ganggu Petani
Jakarta (Bali Post) – Banyak komponen bangsa yang meminta pemerintah mengurungkan niat impor beras. Tak hanya organisasi petani, kepala daerah se-Indonesia yang tergabung dalam Apkasi juga meminta hal yang sama; jangan impor beras. Namun, pemerintah tetap melakukannya. Bahkan, menjamin keputusan untuk mengizinkan impor 500.000 ton beras tidak akan mengganggu para petani. Sebab, impor hanya digunakan untuk menghindari
kekosongan stok sebelum masa panen raya pada Maret 2018. ‘’Impor dilakukan untuk menghindari kekosongan stok yang dapat mengakibatkan melambungnya harga beras di berbagai daerah,’’ kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR di Jakarta, Kamis (18/1) kemarin. Menurut data Kementerian Perdagangan hingga 17 Januari 2018 stok beras untuk kewajiban pelayanan publik (Public Service
Obligation/PSO) Perum Bulog sebanyak 854.947 ton. Stok tersebut mencakup cadangan beras pemerintah 134.646 ton. Sementara rata-rata penyaluran beras untuk Operasi Pasar (OP) kurang lebih 8.902 ton per hari. Dengan rencana penyaluran pada 18 Januari hingga 31 Maret 2018 sebesar 462.918 ton, maka sisa stok Perum Bulog pada 31 Maret 2018 menurut perkiraan hanya 142.029 ton. Hal. 19 Pasokan Beras
GABAH - Buruh pengangkut gabah di sebuah penggilingan. Bali Post/dok
Agung Laksono Tolak Jadi Saksi Meringankan
Munaslub Hanura Pilih Daryatmo
Dibacakan Pernyataan ’’Sakti’’ Wiranto
Jakarta (Bali Post) – Partai Hanura, Kamis (18/1) kemarin menggelar munaslub. Hasilnya, Marsekal Madya (Purn) Daryatmo terpilih sebagai ketua umum secara aklamasi. Sekretaris Jenderal Partai Hanura Syarifuddin Suding menegaskan Partai Hanura hasil Munaslub Cilangkap, Jakarta akan segera mengirimkan surat keputusan hasil munaslub ke Kemenkum HAM guna mendapat pengesahan dari negara. ‘’Kami segera menyiapkan surat keputusannya dan akan mengirimkannya dalam dua hari ke depan,’’ kata Syarifuddin Suding di lokasi Munaslub Partai Hanura, di Cilangkap, Jakarta, Kamis kemarin. Di sela-sela munaslub, Ketua Fraksi Partai Hanura DPR-RI Dossy Iskandar membacakan pernyataan ‘’sakti’’ dari Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Jenderal TNI (Purn) Wiranto pada sidang Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Dossy mengatakan, dirinya baru mendapat pesan melalui whatsApp dari Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto soal konflik internal Partai Hanura. ‘’Saya baru saja mendapat kiriman pesan WA dari Ketua Dewan Pembina kita, Bapak Wiranto. Izinkan saya untuk membacakan pernyataan ‘sakti’ Pak Wiranto,’’ kata Dossy. Pimpinan sidang Rufinus Hutauruk kemudian mempersilakan Dossy Iskandar membacakan pernyataan dari Wiranto, sebelum dilakukan pemilihan ketua umum. Hal. 19 Menko Polkam
Bali Post/ade
GOLKAR - Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar Agung Laksono memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (18/1) kemarin.
Jakarta (Bali Post) – KPK memeriksa Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golongan Karya (Golkar) Agung Laksono untuk tersangka Fredrich Yunandi, Kamis (18/1) kemarin. Usai diperiksa, ia mengaku menolak dijadikan saksi atas tersangka kasus menghalangi pemeriksaan kasus korupsi pengadaan KTP elektronik pada tersangka Setya Novanto. Menanggapi penolakan Agung Laksono, pembicara KPK Febri Diansyah menyatakan, sebagai saksi berhak menerima atau menolak. ‘’Kalau saksi bersedia atau tidak bersedia itu sepenuhnya merupakan hak dari saksi, penyidik hanya fasilitasi dalam lakukan panggilan dan pemeriksaan,’’ kata Febri Diansyah. Ia mengatakan KPK memfasilitasi pemanggilan Agung sesuai ketentuan dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) karena Fredrich mengajukan dia menjadi saksi meringankan. ‘’Untuk pemeriksaan tadi
pagi memang ada dijadwalkan pemeriksaan terhadap Agung Laksono, itu karena tersangka Fredrich Yunadi mengajukan saksi yang meringankan jadi sesuai dengan KUHAP tentu kami harus fasilitasi itu,’’ kata Febri. Agung sebelumnya menyatakan menolak menjadi saksi meringankan karena dia tidak mengenal Fredrich. Dia mengaku baru mengenal Fredrich saat menjenguk Setya Novanto di Rumah Sakit Medika Permata Hijau setelah peristiwa Setya Novanto kecelakaan pada 16 November 2017. Selain itu, dia menyatakan tidak terlibat dalam perkara yang melibatkan Fredrich dan tidak ingin melibatkan diri. ‘’Saya juga tak terlibat dalam perkara-perkara yang melibatkan Pak Fredrich ini, saya sudah tak ingin melibatkan diri dalam perkara-perkara ini, tetapi saya datang ke sini karena saya menghormati KPK dan saya jelaskan sikap saya seperti itu,’’ kata Agung. Hal. 19 Kasus Korupsi
Penolakan Megaproyek Jawa-Bali Crossing Makin Masif
PLN Jangan Paksakan Kehendak
GELOMBANG penolakan terhadap rencana PLN membangun jaringan listrik Jawa-Bali atau Bali Crossing dengan tower (menara) setinggi 376 meter melalui Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di dekat areal Pura Segara Rupek, Desa Pakraman Sumberkelampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng semakin masif. Pasalnya, tidak hanya lembaga umat Hindu di Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Tabanan yang menolak, namun seluruh lembaga umat Hindu di kabupaten/kota se-Bali juga menyatakan sikap menolak rencana pembangunan megaproyek tersebut. Penolakan rencana proyek listrik Bali Crossing berkapasitas 500 kilovolt (kV) ini semakin kuat pada saat Ketua PHDI Bali mengumpulkan semua ketua PHDI kabupaten/kota se-Bali di Denpasar, Kamis (18/1) kemarin. Alasan penolakannya, yaitu karena dikhawatirkan mengganggu kesu-
cian pura, mencemari kelestarian lingkungan dan bertentangan dengan adat istiadat dan budaya Bali. Ketua PHDI Buleleng Dewa Nyoman Suardana mengatakan rencana pembangunan Bali Crossing di dekat areal Pura Segara Rupek bertentangan dengan Bhisama PHDI mengenai radius kesucian pura. Sebab, dalam bhisama radius kesucian Pura Kahyangan Jagat, seperti Pura Segara Rupek ditetapkan Apeneleng Alit (sejauh mata memandang 2 kilometer). Selain itu, kekhawatiran timbulnya dampak lingkungan akibat bentangan kabel tegangan tinggi Bali Crossing. Tentu hal tersebut akan bisa berdampak sosial dan mengganggu pariwisata Bali bagian Barat ke depannya. ‘’Sebelum menolak kami sudah melakukan pesamuan madya pada tanggal 28 Juni 2017 dengan mengundang seluruh elemen masyarakat, tokoh-tokoh adat, agama,
pemerhati budaya, semuanya menolak dan tidak ada yang menerima, karena pembangunan Bali Crossing tersebut melanggar kesucian pura. Kalau bukan kita yang menjaga kesucian pura siapa lagi?’’ tegasnya, Kamis kemarin. Ketua MMDP Kabupaten Buleleng Dewa Putu Budarsa menambahkan, tidak hanya lembaga umat Hindu yang menolak rencana pembangunan Bali Crossing tersebut, Bupati Buleleng juga telah melayangkan surat kepada Gubernur Bali untuk membatalkan rencana pembangunan megaproyek tersebut. Pihaknya meminta kepada pemerintah Bali agar menindaklanjuti surat Bupati Buleleng tersebut dan mendengarkan hasil pesamuan dari PHDI Bali, serta ikut menolak rencana pembangunan Bali Crossing tersebut. Hal. 19 Wajib Didirikan
TOLAK - Ketua PHDI Buleleng Dewa Nyoman Suardana, Ketua MMDP Kabupaten Buleleng Dewa Putu Budarsa, dan Ketua PHDI Jembrana I Komang Arsana menolak secara tegas rencana pembangunan Bali Crossing yang didukung oleh PHDI Bali, Prof. Dr. IGN Sudiana, M.Si., dan seluruh PHDI kabupaten/kota se-Bali, Kamis (18/1) kemarin.
denpasar
2 Ciptakan Suasana Kondusif
Imbau Taksi ”Online” untuk Mencabut Stiker Mantra-Kerta
PASLON - Pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketut Sudikerta. MARAKNYA pemasangan stiker Mantra-Kerta di taksi online yang menjadi perbincangan di masyarakat belakangan ini dibantah keras oleh relawan Tim KRB (Koalisi Rakyat Bali). Koalisi yang mendukung paslon Mantra-Kerta (pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketut Sudikerta) ini mengimbau pemilik taksi online untuk melepas stiker Mantra-Kerta yang tertempel di taksi online. Demikian disampaikan salah satu anggota Tim Pemenangan Mantra-Kerta dalam Pilgub Bali Made Muliawan Arya yang tergabung dalam Relawan KRB saat ditemui di Denpasar, Kamis
(18/1) kemarin. “Saya selaku relawan Tuaji Rai Mantra di sini mengimbau untuk mencabut pemasangan stiker pada taksi online, jangan sampai mengganggu aktivitas pariwisata yang dalam kondisi sekarang ini masih dengan dampak erupsi Gunung Agung. Kita sedang sibuk pemulihan pariwisata, jangan sampai ini menjadi contoh buruk. Mari bersama-sama membuka stiker yang sudah tertempel tersebut. Kita jaga kondusivitas dan keamanan pesta demokrasi di Bali,” ujarnya. Pria yang akrab disapa De Gajah ini menegaskan, memang tidak ada instruksi dari Pak Rai Mantra
untuk menyebar atau menempel stiker Mantra-Kerta di badan mobil angkutan online. Di mana pemasangan stiker Mantra-Kerta oleh pihak yang tidak jelas, lanjut De Gajah, akan ditelusuri karena ini sudah mengarah pada upaya menyudutkan salah satu pasangan. “Saya tahu betul sikap Pak Rai Mantra dan Sudikerta soal angkutan taksi online di Bali. Beliau ingin semuanya sesuai aturan yang berlaku, bukan persoalan dukung atau tidak, tapi agar semua sesuai aturan pemerintah yang berlaku. Dalam hal ini aturan yang mengatur soal usaha angkutan umum. Jadi, isu soal stiker ini saya pastikan tidak benar,” ujarnya. Sementara di tempat terpisah, calon Gubernur Bali I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang ditemui di Denpasar menyatakan pihaknya menegaskan dirinya maupun tim pemenangan tidak pernah memasang stiker Mantra-Kerta di kendaraan taksi online. Menurut Rai Mantra, pemasangan stiker itu tidak dilakukannya maupun timnya agar tidak mengganggu sektor pariwisata, karena tamu atau wisatawan itu tidak semuanya senang di taksi konvensional maupun taksi online itu terpasang stiker paslon seperti itu. “Jadi, kami (MantraKerta) maupun tim tegaskan tidak ada pemasangan stiker seperti itu di angkutan umum. Saya juga dengar langsung dari tim bahwa tidak pernah mengarahkan untuk pemasangan stiker-stiker di taksi-taksi termasuk taksi online, agar tidak mengganggu aktivitas pariwisata dan untuk stiker yang sudah terpasang mohon untuk dilepaskan,” tegas Rai Mantra. (kmb)
Bali Post/kmb19
MENDATANGI - Paguyuban Pengurus Bus AKAP Bali mendatangi Kantor Dinas Perhubungan Bali di Denpasar, Kamis (18/1) kemarin. Kedatangan tersebut berkaitan dengan keinginan mereka untuk kembali beroperasi di Terminal Ubung, Denpasar.
Terminal Mengwi Sepi
Paguyuban Pengurus Bus AKAP Datangi Dishub Bali
Denpasar (Bali Post) –
Ratusan sopir dan unsur Perusahaan Otobus (PO) AntarKota Antar-Provinsi (AKAP) yang tergabung dalam Paguyuban Pengurus Bus AKAP Bali mendatangi Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Bali, Kamis (18/1) kemarin. Selain para sopir dan unsur PO, aksi tersebut juga didukung sejumlah pedagang di Terminal Ubung, Denpasar. Kedatangan mereka bertujuan untuk menyampaikan aspirasi terkait sepinya Terminal Penumpang Tipe A Mengwi, Badung. Sehingga mereka ingin kembali beroperasi lagi di Terminal Ubung, Denpasar, sampai Terminal Mengwi betul-betul siap. Baik kesiapan dari segi fasilitas maupun lainnya, khususnya transportasi penumpang dari Terminal Mengwi ke kantong-kantong penumpang. Dikatakan, kantong-kantong penumpang itu pada umumnya ada di daerah Denpasar dan Badung Selatan. Sedangkan lokasi Terminal Mengwi dinilai sangat jauh dari konsentrasi penumpang tersebut. Menurut Sekretaris Paguyuban Pengurus Bus AKAP Bali M. Samsuri, pihaknya telah mencoba
beroperasi beberapa bulan di Terminal Mengwi dan menyetujui perpindahan operasional tersebut. Namun, kenyataannya di sana mereka tidak bisa hidup. Sekitar 80 persen penumpang mereka tergerus dengan travel bodong. Selain itu, mereka juga tergerus dengan letak geografis terminal yang terlalu jauh. “Intinya, kawankawan seperti mati suri di sana. Sudah tidak mampu lagi operasional bus-bus ini,” ujarnya. Kedatangan Paguyuban Pengurus Bus AKAP Bali di Kantor Dishub Bali diterima Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub Bali I Gede Gunawan. Ia menerangkan, aspirasi mereka telah diterima dengan baik dan akan dibawa ke
tingkat yang lebih lanjut. Mengenai banyaknya angkutan maupun travel bodong yang beroperasi, kata Gunawan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan kepolisian dalam proses penertibannya. Sementara terkait permohonan untuk kembali beroperasi di Terminal Ubung, hal itu dinilai sangat sulit dilakukan. Pasalnya, Terminal Ubung sekarang merupakan tipe C, di mana kewenangannya ada di kabupaten/kota. Sedangkan Terminal Mengwi adalah tipe A yang dikelola oleh pemerintah pusat. “Untuk itu, kami akan segera koordinasikan dengan pihak pusat atau pihak balai serta dengan instansi terkait di kabupaten/kota untuk menampung aspirasi ini,” tegasnya. (kmb19)
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Badung Larang Investasi Miras dan Kasino
KENDATI terbuka untuk investasi, Pemerintah Kabupaten Badung ternyata melarang sejumlah investasi masuk di wilayahnya. Industri minuman keras (miras) dan perjudian kasino merupakan salah satu dari puluhan investasi yang masuk daftar negatif investasi. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Badung I Made Agus Aryawan mengatakan, kebijakan tersebut tidak hanya berlaku di Badung melainkan nasional, yakni dalam Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Penanaman Modal dan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2016, serta Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
“Kami mengacu pada peraturan tersebut, karena sekarang pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/ kota adalah linier mengacu pada ketentuan tersebut,” ujar Agus Aryawan, Kamis (18/1) kemarin. Menurut Agus Aryawan, terdapat 20 investasi yang dilarang dalam aturan tersebut. Di antaranya, budidaya ganja, penangkapan spesies ikan yang tercantum dalam CITES, pengangkatan benda berharga asal muatan kapal yang tenggelam, pemanfaatan (pengambilan) koral/karang dari alam, industri pembuat chlor alkali dengan proses merkuri, industri bahan aktif pestisida, industri bahan kimia industri dan industri bahan perusak lapisan ozone (BPO), industri minu-
man keras mengandung alkohol, industri minuman mengandung alkohol (anggur), industri minuman mengandung malt, museum pemerintah, peninggalan sejarah dan purbakala, perjudian atau kasino dan lainnya. “Itu yang dilarang. Jadi, ketika pemerintah pusat mengatakan itu negatif list, kita di daerah tidak mungkin menerbitkan izin-izin terkait usaha tersebut,” tegasnya. Agus Aryawan menambahkan, seluruh aktivitas penanaman modal di daerah, baik penanaman modal asing (PMA), penanaman modal dalam negeri (PMDN) telah terkoneksi dengan BKPM. “Intinya, setiap penanaman modal atau investasi itu sekarang terkoneksi
Jumat Wage, 19 Januari 2018
Kapal Bersatu, Satu Jalur Menangkan KBS-ACE Deklarasi 18 Banjar Se-Desa Adat Kapal
PASANGAN calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. - Dr. Ir. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati atau yang dikenal dengan pasangan KBS-ACE, Rabu (17/1) malam disambut ribuan masyarakat Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Tabuhan baleganjur, barong serta tarian kreasi garapan Komunitas Seni Pancer Langiit menyambut kehadiran KBSACE yang hadir didampingi Ketua Tim Pemenangan KBS-ACE Provinsi Bali I Nyoman Giri Prasta, Ketua Tim Pemenangan KBS-ACE Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti, jajaran pengurus partai pengusul dan pendukung, tampak juga hadir I Bagus Alit Sucipta (Gus Bota) dengan gerbongnya Semeton GB. Bendesa Adat Kapal Ketut Sudarsana beserta 18 klian banjar adat se-Desa Adat Kapal menyambut kehadiran KBS-ACE. Sejumlah tokoh masyarakat Desa Adat Kapal seperti I Nyoman Ardana juga tampak hadir di antara ribuan massa yang memenuhi wantilan Desa Adat Kapal. Tari Dedari Sampian Emas yang dibawakan para penari dari Komunitas Pancer Langiit menjadi tarian penyambutan. Kapal Bersatu Selamanya (KBS) satu jalur mendukung KBS-ACE lantang disampaikan oleh Bendesa Adat Kapal I Ketut Sudarsana dalam sambutannya. “Kita sudah sepakat memenangkan Bapak Wayan Koster dan Bapak Cok Ace sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali. Jangan sampai berbohong, kita harus satya wacana. Apa siap melaksanakan,” tanya Sudarsana dengan suara lantang. “Siapp...,” dijawab serentak oleh masyarakat yang hadir. Sebagai bukti dukungan, kata dia akan di deklarasikan kebulatan tekad dari 18 banjar se-Desa Adat Kapal yang disampaikan oleh masing-masing klian banjar adat. Jika nanti KBS-ACE memimpin Bali, dirinya berharap akan pelestarian adat dan budaya di tingkat anak-anak kembali dibangkitkan. Karena selama ini pelestarian adat dan budaya di tingkat anak-anak sering diabaikan. Pada kesempatan berikutnya dilaksanakan deklarasi dari 18 banjar se-Desa Adat Kapal, yaitu Banjar Panglan Baleran, Banjar Panglan Delodan, Banjar Uma, Banjar Celuk, Banjar Cepaka, Banjar Basang Tamiang, Banjar Titih, Banjar Pemebetaan, Banjar Gangga Sari, Banjar Peken Baleran, Banjar Peken Delodan, Banjar Langon, Banjar Muncan, Banjar Gegadon, Banjar Tambak Sari, Banjar Belulang, Banjar Tegal Saat Baleran dan Banjar Tegal Saat Delodan. Satu per satu Klian Banjar menyampaikan kebulatan
DISAMBUT - Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. - Dr. Ir. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, Rabu (17/1) malam disambut ribuan masyarakat Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. tekad. “Kami warga Banjar Adat Banjar Uma siap memenangkan KBS-ACE dengan target kemenangan lebih dari 80 persen. Buktikan nanti, salam satu jalur, KBS-ACE menang,” ujar Klian Banjar Adat Uma I Wayan Sukarya. Rata-rata Banjar Adat menjanjikan 80 persen kemenangan, bahkan ada yang memasang angka 90 persen kemenangan untuk KBS-ACE. Besarnya dukungan dari masyarakat Desa Adat Kapal diapresiasi oleh Ketua Tim Pemenangan KBS-ACE Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti. “Luar biasa, terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Adat Kapal atas dukungannya kepada KBS-ACE. Jangan setengah-setengah, rapatkan barisan dalam satu jalur memenangkan KBS-ACE,” katanya. Hal senada juga disampaikan Ketua Tim Pemenangan KBS-ACE Provinsi Bali I Nyoman Giri Prasta. Kekompakan masyarakat dari 18 banjar adat se-Desa Adat Kapal membuktikan besarnya keinginan masyarakat memiliki pemimpin Bali yang metaksu, yang akan membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Bali. Masyarakat Desa Adat Kapal diajak bersama-sama berjuang memenangkan KBS-ACE agar bisa mewujudkan sejumlah program pro rakyat, seperti melanjutkan program kesehatan gratis JKBM dan pendidikan gratis 12 tahun untuk seluruh masyarakat Bali, seperti yang telah dilaksanakan di Badung. Sementara itu, KBS-ACE dalam sambutannya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Adat Kapal atas penyambutan dan dukungannya. Dengan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”. Melalui Pola Pembangu-
nan Semesta Berencana, yang mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, KBS-ACE ingin mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia, sekala-niskala menuju kehidupan krama dan Gumi Bali sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno: Berdaulat secara Politik, Berdikari Secara Ekonomi dan Berkepribadian dalam Kebudayaan. Jalan itu ditempuh melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah dan terintegrasi di seluruh wilayah Bali dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. KBS-ACE juga telah menyiapkan sejumlah program unggulan, di antaranya mengembangkan pelayanan kesehatan masyarakat yang terjangkau, merata, adil dan berkualitas serta didukung dengan pengembangan sistem dan database riwayat kesehatan krama Bali berbasis kecamatan yang diselenggarakan secara terintegrasi di seluruh Bali. Menerapkan sistem jaminan kesehatan gratis bagi krama Bali, seperti JKBM dengan memperbaiki konsep dan tata laksananya dalam format KBS (Krama Bali Sehat). KBS yang tiga periode duduk di Komisi X DPR-RI juga ingin memastikan tersedianya pelayanan pendidikan yang terjangkau, merata, adil dan berkualitas dengan melaksanakan wajib belajar 12 tahun (SD, SMP dan SMA/SMK) secara gratis bagi anakanak se-Bali. KBS juga telah menyiapkan dan akan melaksanakan kebijakan lainnya di bidang kemandirian pangan, pendidikan berbasis Agama Hindu, memajukan kebudayaan Bali melalui pelindungan, pembinaan, pengembangan dan pemanfaatan nilai-nilai adat, agama, tradisi, seni dan budaya krama Bali. (kmb)
Pemkot Denpasar Raih LHKPN Tertinggi di Bali dari KPK-RI
UNTUK menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel, dalam pelaksanaannya diperlukan komitmen yang tinggi. Pemerintah Kota Denpasar di bawah kepemimpinan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara beserta jajarannya, selalu mengingatkan para pegawai di lingkungan kerjanya untuk selalu melaporkan dan mendokumentasikan setiap langkah tata pemerintahan. Terbukti, saat penyampaian tingkat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) oleh KPK-RI di Bidang Eksekutif, Pemkot Denpasar yang mencapai 99,25 persen di Bali. Hasil ini merupakan penilaian KPK-RI kepada Pemkot Denpasar yang dirasa sangat konsisten serta memiliki komitmen yang tinggi terhadap upaya pencegahan korupsi melalui laporan LHKPN. Hal tersebut terungkap saat acara Komitmen Bersama Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi yang dihadiri Pimpinan KPK-RI, Gubernur Bali, Kapolda Bali, Wali Kota/Bupati serta Ketua DPRD se-Bali di Gedung Wiswasabha Kantor Gubernur Bali, Kamis (18/1) kemarin. Acara ini juga diisi dengan penandatanganan MoU antara Wali Kota/ Bupati, Ketua DPRD, Kepolisian, BPK, BPKP serta instansi terkait dengan KPK-RI. Pimpinan KPK-RI Basaria Panjaitan mengatakan, kedatanganya bersama tim bertujuan untuk menata serta membuat suatu aksi apa yang seharusnya dibuat untuk melakukan pembenahan terhadap sistem keuangan di setiap kota/kabupaten di Bali. Sehingga pihaknya berharap tata kelola keuangan pemerintahan dapat dikelola secara bersama dan jangan pernah berpikiran kalau KPK sudah datang semuanya aman. “Kalau Tim Korsub saya sudah berada di wilayah bapak, itu dikarenakan mereka ingin melihat lebih dekat. Satu sampai dua
semua dengan BKPM pusat. Jadi, kalau dia penanaman modal asing, persetujuan atau izin prinsipnya itu keluar dari BKPM pusat. Kita di daerah hanya merekomendasi,” terangnya. Selain aturan pusat, Pemerintah Kabupaten Badung dalam mengeluarkan izin investasi juga mengacu pada tata ruang yang tertuang dalam RTRW Badung. “Jadi, sepanjang usahanya tidak dilarang peraturan perundang-undangan dan mengacu pada peraturan tata ruang Kabupaten Badung, kita masih bisa terbitkan izinnya,” tegasnya. (kmb27)
tahun kalau sudah diperingatkan, kalaupun tidak menggubrisnya, maka Tim OTT pun sudah masuk dan berada di sana. Artinya, tim ini tinggal memberikan informasi ke Tim Korsub Penindakan dan ini disebut pencegahan dan penindakan secara terintegrasi,” kata Basaria Panjaitan. Lebih lanjut dikatakan, kedatangannya ke sini adalah untuk menata bukan untuk mengintip tata kelola keuangan kota/kabupaten di Bali, sehingga nantinya diharapkan dapat lebih mudah mengelola keuangannya dan tidak terjadi adanya OTT. “Yang terpenting di sini adalah bagaimana membuat tata kelola keuangan daerah yang betul-betul transparan dan akuntabel, sehingga sesuatu yang dianggarkan atau direncanakan apabila ada pihak-pihak tertentu yang ingin mengutak-atiknya akan mudah diawasi oleh siapapun, termasuk
masyarakat,” ujar Basaria Panjaitan sembari mengatakan bahwa e-planning dan e-bugetting menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan dan pengelolaannya harus transparan. Sementara itu, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada KPK-RI karena selama ini sudah sangat banyak membantu dan membimbing Pemkot Denpasar. Hal ini dibuktikan dengan penandatanganan MoU antara Pemkot Denpasar bersama KPK-RI yang telah ditanda tangani sejak Agustus 2006 lalu. “Ke depan akan menjadi tantangan bagi Pemerintah Kota Denpasar untuk terus berbenah serta terus mempertahankan predikat ini, sehingga Pemkot Denpasar bisa menerapkan sistem pengelolaan keuangan secara transparan dan akuntabel,” tandas Rai Mantra. (ad889)
MENANDA TANGANI – Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat menandatangani MoU antara Wali Kota/Bupati, Ketua DPRD, Kepolisian, BPK, BPKP serta instansi terkait dengan KPK-RI di Gedung Wiswasabha Kantor Gubernur Bali, Kamis (18/1) kemarin.
081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5
Topik : PEMILIH PEMULA DIINGATKAN TOLAK ’’MONEY PoliticsS’’ Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5
web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Jumat Wage, 19 Januari 2018
3
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Stikom Bali Raih Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Terbanyak Se-Indonesia
PRESTASI gemilang kembali ditorehkan oleh para dosen Stikom Bali. Setelah pada 2016 dan 2017 meraih hibah penelitian dan pengabdian masyarakat terbanyak, prestasi serupa diukir lagi tahun 2018 ini. Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia menyetujui 37 usulan penelitian dan pengabdian masyarakat yang diajukan oleh para dosen Stikom Bali. Rinciannya, 25 penelitian dan 12 pengabdian masyarakat. Hal ini sesuai surat Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat Ocky Karna Radjasa tertanggal 16 Januari 2018 sebagaimana dalam laman http://simlitabmas.ristekdikti.go.id/ ‘’Untuk kategori STIMIK, ini adalah jumlah terbanyak penelitian dan pengabdian masyarakat yang disetujui oleh Direktorat
Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI. Total nilai penelitian dan pengabdian masyarakat ini mencapai lebih dari Rp 3 miliar,’’ kata Candra Ahmadi, S.Kom., M.Kom., Kepala Bagian Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Stikom Bali. Candra Ahmadi menguraikan, untuk bidang penelitian dan pengabdian masyarakat yang akan dilakukan dosen Stikom Bali antara lain budaya berbasis teknologi informasi, sistem informasi, sistem keamanan, jaringan, multimedia, software engineering, computer vision, sosial humaniora, mobile technology, mikrokontroler dan robotik. ‘’Ini semua berkat kerja keras seluruh dosen Stikom Bali dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. Ke depan,
prestasi ini akan kami tingkatkan lagi baik dari kuantitas maupun kualitas penelitian beserta capaian atau output publikasinya,’’ ujar Candra Ahamdi. Terpisah, Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan memberi apresiasi yang tinggi atas prestasi yang diraih para dosennya ini. Menurutnya, hal ini membuktikan bahwa Tri Dharma Perguruan Tinggi terutama bidang penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah berjalan baik selama ini di Stikom Bali mendapat pengakuan resmi dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI. ‘’Bahkan, ke depan Stikom Bali akan membangun Scince and Techno Park guna mendiseminasikan hasilhasil penelitian dosen Stikom Bali kepada masyarakat luas dan dunia industri,’’ pungkas Dadang Hermawan. (ad892)
DAPAT HIBAH - Inilah para dosen Stikom Bali yang mendapat hibah penelitian dan pengabdian masyarakat dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI.
Konselor Adiksi Harus Berinovasi
Denpasar (Bali Post) Tantangan masalah adiksi ke depannya semakin berat, seiring dinamika tren penggunaan narkoba yang selalu berkembang. Pada titik inilah seorang konselor ditantang dapat menghadapi para pengguna narkoba. Selain itu, konselor harus mampu melakukan inovasi agar hasil rehabilitasi optimal. ‘’Konselor juga harus memiliki ilmu terkait analisis SWOT yaitu strengths, weakness, opportunity dan threats. Seorang konselor harus mengetahui kelebihan diri sendiri dan organisasi, kelemahan organisasi dan dapat diubah menjadi kekuatan, kesempatan bagi organisasi serta mengetahui ancaman dalam organisasi,’’ tegas Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa saat menjadi narasumber utama dalam kegiatan Musy-
awarah Daerah (Musda) II yang diadakan Ikatan Konselor Adiksi Indonesia (IKAI) Provinsi Bali di Denpasar, Kamis (18/1) kemarin. Kegiatan ini dihadiri 31 orang Konselor Adiksi yang selama ini bekerja bersama dalam kegiatan rehabilitasi. Menurut Gede Suastawa, konselor harus mengerti teori kebutuhan manusia, salah satunya teori maslow tentang hierarki kebutuhan. ‘’Harus mengerti kebutuhan klien yaitu fisiologis, rasa aman, memiliki dan kasih sayang, penghargaan dan aktualisasi diri klien,’’ ujarnya. Sosok konselor bertugas memberikan konsultasi kepada klien dan keluarga klien. Selain itu, membantu atau membentuk perilaku yang positif untuk mereduksi bahkan menghilangkan perbuatan yang mendorong pada kecenderungan untuk menggunakan atau kecanduan. Konselor
juga dapat melaksanakan perannya untuk dapat mencegah dan merehabilitasi penyalahgunaan narkoba. Jenderal bintang satu ini menyarankan para konselor terus meningkatkan keterampilan dan evaluasi dalam meningkatkan kualitas SDM, mental dan disiplin, melaksanakan tugas sosial serta mengambil langkah-langkah dan perencanaan pendampingan yang lebih baik. Organisasi IKAI harus terus dibenahi dan pembinaan ke dalam, pendampingan, sistem rehabilitasi serta menyadari bahwa kegiatan ini adalah sosial, walaupun ada profit oriented. ‘’Konselor harus memiliki kemampuan memahami 5M yaitu man, machines, money, methodist dan materials yang kuat dalam memotivasi para pengguna agar bersedia menjalani rehabilitasi,’’ pungkasnya. (kmb36)
Bali Post/ist
NARASUMBER - Kepala BNNP Bali Brigjen Putu Gede Suastawa (tengah) menjadi narasumber Musda II IKAI.
Jambret Siswa SD, Dua Remaja Dibekuk Denpasar (Bali Post) Siswa kelas IV Sekolah Dasar (SD), Kadek Satria Tegar (9), dijambret di Jalan Sidakarya, Gang Taman Melati, Denpasar Selatan (Densel), Desember lalu. Pelakunya tak lain dua remaja, Komang Suarjaya alias Mangkok (19) dan Andre Stansa (19). Mereka ditangkap di tempat tinggalnya wilayah Sesetan, Densel, Jumat (12/1) lalu. Kanit Reskrim Polsek Densel Iptu Bangkit Dananjaya, Kamis (18/1) kemarin mengatakan, ha-
sil penyelidikan, korban waktu naik sepeda gayung menuju rumahnya. Setibanya di TKP, tepat di depan rumahnya, datang dua pelaku mengendarai sepeda motor Honda Beat. Pelaku langsung menarik HP yang dibawa korban. Untuk menghilangkan jejak, pelaku masuk ke ganggang kecil. ‘’Waktu beraksi, mereka berbagi peran, Mangkok mengendarai motor dan Andre merampas barang korban,’’ ujarnya. Usai menjambret HP Sam-
sung Grand Prime milik korban, pelaku memasarkannya lewat Facebook. HP tersebut dijual seharga Rp 500 ribu dan transaksinya di wilayah Desa Kapal, Badung. ‘’Uangnya lalu dibagi dua,’’ tegas Bangkit. Sa a t d iint eroga si, ked ua pelaku mengatakan uang itu sudah habis digunakan untuk biaya hidup sehari-hari. ‘’Mereka mengaku baru beraksi di satu TKP. Ketika diperiksa, kedua pelaku tidak kerja alias pengangguran,’’ ucapnya. (kmb36)
Pencuri Spesialis Nasabah Bank Ditangkap di Bandung
Denpasar (Bali Post) Tim Resmob Polresta Denpasar memburu komplotan pencuri yang selama ini menyasar nasabah bank. Alhasil, ditangkap anggota komplotan tersebut, Alam Rangga (24), di rumah pamannya di wilayah Cimenyan, Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/1) lalu. Pelaku lain berinisial Re, Rid dan Da masih diburu. Menurut Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto, Kamis (18/1) kemarin, pengungkapan kasus ini setelah pihaknya menerima laporan pencurian mata uang asing (dolar dan euro) senilai Rp 500 juta milik William
Koeswanto. Kejadiannya di depan Laundry Mastro di Jalan Tukad Batanghari, Denpasar Selatan, November lalu. ‘’Awalnya korban menarik uang di bank, lalu mengambil pakaian di TKP. Korban meninggalkan uangnya di dalam mobil. Pelaku mengambil uang itu dengan mudah karena pintu mobil tidak dikunci,’’ ujarnya. Setelah menerima laporan kasus tersebut, tim Resmob Polresta dipimpin Panit 1 Iptu Ngurah Eka Wisada melakukan penyelidikan. Hasilnya, pelaku terlacak di Bandung. Polisi langsung melakukan pengejaran ke sana dan akhirnya tersangka Alam
Rangga diringkus di Cimenyan, Selasa (16/1). Petugas mengamankan barang bukti satu kartu ATM BCA, tas, HP Samsung dan baju. ‘’Mereka ini jaringan pencuri spesialis nasabah lintas provinsi. Setelah berhasil di suatu tempat, mereka langsung pindah wilayah lain,’’ beber Kompol Aris. Dari pengakuan tersangka, uang euro ditukar ke money changer mendapat Rp 129 juta, sedangkan uang dolar AS ditukar Rp 341 juta. ‘’Uang tersebut digunakan untuk poya-poya dan pesta narkoba,’’ kata mantan Kapolsek Denpasar Selatan ini. (kmb36)
Jumat Wage, 19 Januari 2018
Senator Sumbang Patung Saraswati di TK Hindu Mawang Ubud
Wedakarna Minta Desa Adat di Bali Serentak Bangun Pusat Pendidikan Hindu KEKAGUMAN terhadap kinerja prajuru adat di Desa Mawang, Ubud, Gianyar, disampaikan oleh Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III di sela-sela kunjungan kerja ke TK Widya Kumara Sari di desa setempat. Bagaimana tidak, desa yang berlokasi strategis di Kecamatan Ubud ini ternyata memiliki pelaba yang dimanfaatkan maksimal untuk kegiatan pendidikan warga desanya, salah satunya mendirikan TK bernuansa Hindu dengan karakteristik arsitektur yang unik. Dari penjelasan prajuru adat Desa Mawang ke hadapan senator, Desa Adat Mawang pun kini bersiap memiliki bumi perkemahan yang bisa dimanfaatkan oleh publik secara luas, khususnya generasi muda Bali. Perhatian Desa Adat Mawang terhadap dunia pendidikan dan karakter ini mendapat pujian dari Senator Arya Wedakarna (AWK). ‘’Tempo hari, kita bantu proses penegerian SMP di Desa Taro Tegallalang untuk menjadi SMP Negeri Hindu sesuai Peraturan Menteri Agama No.56 Tahun 2014 dan sukses atas semangat komponen desa. Kini saya melihat spirit yang sama di Desa Adat Mawang ini yang dengan kemandiriannya mampu mendirikan TK bernuasa Hindu yang sudah berhasil. Saya gembira karena semangat gotong royong di bidang Jnana Yadnya ini sangat kental dan ini menunjukkan bahwa Desa Mawang patut dijadikan teladan. Menurut pandangan saya, tidak banyak orang dan pemimpin di Bali termasuk pemimpin di desa yang punya program pendidikan. Hanya orang-orang yang tercerahkan oleh Dewi Saraswati yang bisa melakukan hal ini. Saya meyakini
PATUNG - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (tengah) bersama prajuru desa dan guru TK di depan Patung Dewi Saraswati di Ubud, Gianyar. ide ini datang dari vibrasi yang baik,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Menurut anggota Komite III Bidang Agama, Budaya dan Pendidikan ini, di Bali banyak ada desa adat yang lebih kaya, dana di LPD-nya puluhan hingga ratusan miliar, tapi sama sekali tidak punya pendekatan akan Jnana. ‘’Inilah yang disebut sebagai golongan awidya (dalam kegelapan materi). Jadi, beruntunglah jika Anda memiliki perbekel, bendesa, prajuru yang punya program mendirikan sekolah dan pendidikan. It’s a blessing dibanding pemimpin yang kurang peduli dengan pendidikan dan yang terkait dengan ini,’’ ujarnya. Gusti Wedakarna kembali mengingatkan kepada seluruh bendesa adat di Bali agar secara serentak mendirikan sekolahsekolah Hindu dari PAUD hingga SMA. ‘’Mendirikan sekolah bernuansa Hindu di desa adat tidak sulit. Cukup izin dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
Modal bisa dipakai dana subsidi LPD. Calon siswa sudah jelas warga desa adat. Lahan di desa cukup banyak yang merupakan laba desa atau laba pura. Jadi, mari bangun lembaga pendidikan Hindu apakah PAUD, TK atau pasraman di tiap desa. Saya sebagai anggota DPD-RI utusan Bali sangat mendukung, karena ini satu solusi mencerdaskan kehidupan bangsa. Karakter Hindu Dharma yang tertanam di nilai budaya Bali akan terpatri. Ke depan Bali perlu generasi muda yang militan dalam membela agama Hindu dan budayanya. Desa Mawang ini bisa dijadikan contoh betapa ide sederhana bisa diwujudkan,’’ pungkasnya. Dalam kesempatan itu, Senator Arya Wedakarna yang meraih Rekor Muri sebagai Doktor Ilmu Pemerintahan Termuda di Indonesia, juga meninjau Patung Dewi Saraswati yang di-danapuniakan secara pribadi kepada TK Widya Kumara Sari. (ad894)
FKIK Unwar Catat Sejarah
Ni Kadek Elmy Saniathi Raih Gelar Doktor di UGM
UNIVERSITAS Warmadewa (Unwar) terus mencetak human capital SDM dosen bergelar doktor. Hanya berselang satu hari setelah Fakultas Ekonomi (FE) melahirkan doktor baru, Kamis (18/1) kemarin giliran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unwar mencatat sejarah baru. Dosen FKIK Unwar dr. Ni Kadek Elmy Saniathi, M.Sc., Sp.A. sukses meraih gelar doktor. Dikatakan bersejarah karena Ni Kadek Elmy Saniathi adalah dosen pertama yang dikirim dan diberi beasiswa oleh Unwar dan Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi (YKKP) Bali yang berhasil menyandang titel doktor. Tim Unwar yang dipimpin Ketua YKKP Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. didampingi Sekretaris Made Johnny Sanger BT, S.H., M.H., Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana, Dekan FKIK Unwar dr. I Gusti Ngurah Anom Mhurdana, Sp.FK. serta para wakil dekan langsung memberi motivasi dan semangat kepada Ni Kadek Elmy Saniathi saat mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka Program Doktor Ilmu Kedokteran dan Kesehatan FK Universitas Gadjah Mada (UGM). Ni Kadek Elmy menyelesaikan studi S-1 di FK Unud, lulus Master of Science Prodi Ilmu Kedokteran Klinik FK UGM tahun 2009 dan lulus dokter spesialis anak di FK Unud. Pada ujian terbuka kemarin ia sukses mempertahankan disertasinya berjudul ‘’Kejadian Demam Berdarah Dengue: Kajian Peran soluble E-selektin, soluble Intra Cellular Molecule-1 (s1CAM-1) dan soluble Vascular Cellular Adhesion Molecule-1 (sVCAM) pada Anak Gizi Lebih’’. Hasilnya, molekul adhesi (E-selektin, ICAM-1 dan VCAM-1) berperan pada proses ekstravasasi neutrophil akibat aktivasi endotel oleh karena
DOKTOR - Ketua YKKP Bali A.A. Gede Oka Wisnumurti bersama tim Unwar memberi selamat kepada Dr. Ni Kadek Elmy Saniathi (empat dari kiri) yang meraih gelar doktor di FK UGM. infeksi virus Dengue pada gizi lebih terjadi penurunan kadar serum adiponektin, sehingga kemampuan adiponektin menghambat sekresi sitokin pro-inflamasi (TNFa,II-6 dan NF-kB). Pada gizi lebih juga terjadi peningkatan TNFaII-IB,II,-6,II-8) sehingga dapat meningkatkan espsresi molekul adhesi. Ketua YKKP Bali A.A. Gede Oka Wisnumurti bertambah bahagia lagi karena Ni Kadek Elmy Saniathi lulus dengan predikat sangat memuaskan. Ia mengucapkan selamat dan sukses kepada Dr. Elmy atas keberhasilannya mendapatkan gelar pendidikan tertinggi di UGM. Keberhadilan ini dapat menjadi inspirasi bagi dosen-dosen muda lainnya, sedangkan Dr. Elmy diminta kembali mengembangkan ilmunya dan atmosfer akademik melalui pendidikan dan riset. Di bidang riset tahun 2018 ini YKKP Bali menyiapkan hibah penelitian bagi dosen muda di lingkungan YKKPB.
Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana menegaskan, usia FKIK masih muda, namun mampu menunjukkan kinerja terbaik, termasuk melahirkan dosen bergelar doktor. Ini semua mendukung Unwar Go International 2034. Menurutnya, FKIK masih muda namun mampu menunjukkan kinerja terbaik. FKIK bisa menjalankan sistem tatakelola berbasiskan TI dan manajemen mutu yang membanggakan. Salah satu nilai sukses FKIK Unwar yakni untuk pertama kali mengikuti Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) berhasil meluluskan 86 persen lulusannya. Sementara itu, Dekan FKIK I Gusti Ngurah Anom Mhurdhana didampingi Wakil Dekan dr. Made Sarmadi, MARS. menyatakan bangga atas prestasi Dr. Kadek Elmy. Ia berharap prestasi ini akan disusul oleh dosen lainnya, sehingga sebagian besar dosen Unwar bergelar doktor. (ad888)
Bawa Istri Orang Lain
Oknum Anggota Dewan Dilaporkan ke BK Banyuwangi (Bali Post) Oknum anggota DPRD Banyuwangi Ahmad Taufik (AT) dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD setempat, Kamis (18/1) kemarin. Pemicunya, politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini diduga membawa istri orang lain. Kasus asusila ini juga akan dibawa ke ranah hukum. Kasus ini dilaporkan Didik Anan Pratama (36), warga Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. Melalui kuasa hukumnya, Zaenuri Ghazali, pria ini meminta AT bertanggung jawab terkait jalinan asmara yang dilakukan bersama istrinya, Rina Evayanti. Pihaknya mengklaim memiliki rekaman percakapan di media sosial (medsos) terkait jalinan asmara itu dan rekaman video. ‘’Intinya, klien kami ingin me-
minta pertanggungjawaban dari Saudara AT. Kami sudah kirimkan somasi, tapi belum ada iktikad baik untuk menyelesaikan persoalan, sehingga kami bawa ke BK DPRD,’’ katanya. Pengacara asal Situbondo itu menjelaskan, terakhir dugaan asusila itu terjadi 3 Desember 2017. Kala itu, AT ditemukan berduaan bersama Rina Evayanti di salah satu rumah warga di Kelurahan Karangejo, Banyuwangi. ‘’Kami juga memiliki bukti rekaman percakapan di medsos dan pesan singkat, termasuk video. Percakapan itu mengarah ke tindakan asusila, chek in ke hotel,’’ ungkap Ghozali. Ketua BK DPRD Banyuwangi Sugirah membenarkan laporan terkait dugaan pelanggaran etika anggota DPRD tersebut. Pihaknya sudah mengutus dua personel BK untuk melakukan
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
klarifikasi, namun AT belum bisa ditemui. ‘’Kami sudah rapat internal terkait laporan ini. Kami akan lakukan penyelesaian sesuai tahapan yang ada,’’ kata politisi PDI-P ini. Hal senada diungkapkan Ketua DPC PKB Banyuwangi H.M. Joni Subagio. Wakil Ketua DPRD Banyuwangi ini menyerahkan persoalan itu ke BK DPRD. Pihaknya menunggu hasilnya seperti apa. Sementara itu, AT yang juga Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi menanggapi enteng laporan tersebut. Ia tidak merasa melakukan tindakan asusila pada siapa pun. ‘’Setiap orang bolehboleh saja melaporkan hal apa pun ke mana saja. Yang pasti, saya tidak merasa melakukan tindakan asusila kepada siapa pun,’’ kilahnya lewat pesan singkat. (kmb30)
Jumat Wage, 19 Januari 2018
daerah
5
40 Persen Terumbu Karang Rusak Hal itu ditegaskan kepala Seksi Pendayagunaan dan Pelestarian BPSPL Denpasar Ir. Mudatsir di sela kegiatan transplantasi terumbu karang, program bina lingkungan PT Angkasa Pura I (AP I) Bandara Ngurah Rai, di Nusa Dua, Badung, Kamis (18/1) kemarin. Menurut Mudatsir, kerusakan terumbu karang tersebut diperkirakan disebabkan oleh faktor manusia seperti penggunaan peralatan tangkap ikan oleh nelayan. Selain itu adanya aktivitas wisata serta kemungkinan pernah dilakukan reklamasi yang menggerus
keberadaan terumbu karang. “Selain faktor manusia, kerusakan terumbu karang juga bisa diakibatkan oleh alam. Seperti pemasaan global yanng terjadi saat ini, bisa memengaruhi kerusakan terumbu karang,” ujarnya. Dikatakannya, Bali yang mengandalkan pariwisata sebagai penggerak perekonomian, harus memperhatikan kondisi terumbu karang. Karena tidak dimungkiri sebagian besar wisatawan memanfaatkan laut untuk lokasi berlibur. Ia berharap dengan adanya pelestarian terumbu karang maka rumah
ikan dan ekosistem laut akan bertambah. ‘’Saya mengajak operator diving berpartisipasi dalam melestarikan terumbu karang. Bukan dengan cara melakukan penanaman kembali, namun minimal tidak menyentuh dan menginjak,’’ jelasnya. Co. General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Sigit Herdiyanto, mengungkapkan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian PT AP I dalam hal pelestarian lingkungan. Tidak hanya pelestarian di lingkungan darat, namun juga di laut. “Semua yang ada di lingkungan bandara peduli sekali,” pungkasnya. Sementara itu, Kepala Divisi Komersial Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Nusa Dua A.A. Ratna Dewi menyampaikan terima
Denpasar (Bali Post) Dalam persaingan yang ketat sesama jenis usaha, pengelola koperasi wajib memiliki ilmu tata kelola yang standar. Apalagi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sudah berjalan. Tingkat lalu lintas perekonomian semakin ketat, termasuk koperasi terus dihadang persaingan yang semakin tinggi. Untuk tetap eksis, pengelola wajib memiliki ilmu manajemen yang standar. Persaingan bukan hanya antarkoperasi, namun juga antarbisnis yang sama nonkoperasi. Bahkan, dengan pasar bebas tingkat ASEAN atau persaingan lintas negara. Oleh karena itu, pengurus selaku pengelola koperasi wajib mengantongi sertifikat
uji kompetensi. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar Made Erwin Suryadarma Sena, S.E., M.Si. di sela-sela diklat uji kompetensi di Gedung Madu Sedana, Sanur, Kamis (18/1) kemarin. Kegiatan ini dihadiri Ketua Dekopinda Kota Denpasar I Wayan Mudana, Direktur LDP Sanatana I Ketut Sumardana BPA, S.E., asesor, fasilitator dan 39 peserta diklat. Menurut Erwin Suryadarma, seluruh gerakan koperasi di Denpasar mesti menyempatkan diri memperdalam pengetahuan di bidang pengelolaan koperasi. Bukan hanya pengurus selaku pengelola koperasi, SDM anggota juga wajib ditingkatkan. ‘’Untuk pen-
ingkatan SDM, saya harapkan jangan pelit mengeluarkan dana pendidikan karena sudah ada. Kalau mau memanfaatkan dana pendidikan dengan baik dan benar, saya yakin koperasi akan berkembang pesat,’’ tegasnya. Ia sangat mengapresiasi koperasi yang melaksanakan diklat swadaya, seperti yang diprakarsai LDP Sanatana ini. Koperasi yang menunggu fasilitas pemerintah akan tergerus persaingan. Karenanya, pengelola koperasi wajib bersertifikat kompetensi. Ketut Sumardana menjelaskan, sampai saat ini diklat uji kompetensi sudah dilakukan 11 kali dan mencetak 221 sertifikat kompetensi. Tahun 2018 ini pihaknya menargetkan memberikan diklat kepada 200 orang. ‘’Kami
Mangupura (Bali Post) Seiring perkembangan aktivitas di laut, kondisi terumbu karang sebagai rumah ikan di Bali mulai tergerus. Bahkan, tingkat kerusakannya mencapai 40 persen di seluruh perairan Bali. Kerusakan paling parah terjadi di kawasan pariwisata seperti Kuta dan Sanur.
Bali Post/kmb27
FINISHING - Pembangunan Gedung Command Center di kompleks Puspem Badung memasuki proses finishing.
Dirancang September, Operasional ’’Command Center’’ Mangupura (Bali Post) – Gedung Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi atau Command Center yang dibangun di lingkungan Puspem Badung hampir rampung. Operasional proyek yang menelan anggaran Rp 47,4 miliar lebih dari APBD Badung ini dirancang September mendatang. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Badung Wayan Weda Darmaja mengakui tengah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung untuk melengkapi data center tersebut. Selain aplikasi juga diperlukan komputer dan penataan khusus, sehingga nantinya gedung itu menjadi pusat komando Diskominfo yang berbasis teknologi. ‘’Saat ini kami sudah menyelesaikan tahapan DED untuk kelengkapan piranti. Sekarang sedang persiapan masuk ke tahap pelelangan, paling tidak September sudah mulai berjalan,’’ ujarnya, Kamis (18/1) kemarin. Menurutnya, kelengkapan komputer dan piranti lainnya yang mendukung command center dan data center akan dipasang setelah bangunan selesai. Termasuk sumber daya manusianya (SDM) juga telah disiapkan. ‘’Seluruh SDM penunjang akan diisi oleh tenaga kontrak khusus ahli di bidang IT. Di antaranya 15 orang tenaga operational command center, 15 tenaga operasional CCTV, lima tenaga pengelola jaringan dan lima programmer,’’ ungkapnya. Birokrat asal Sembung, Mengwi itu menambahkan, gedung tersebut peruntukannya untuk command center, data center dan tempat kerja Dinas Kominfo. Pihaknya juga akan menempatkan satu tenaga operasional untuk menerima laporan, memasukkan data dan memantau semua yang berhubungan dengan Kominfo. Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Badung I G.A. Arinda menyatakan proyek command center ditargetkan selesai 21 Januari. Berdasarkan pantauan di lapangan, proyek ini dalam proses finishing. (kmb27)
Lokasi Bekas Prostitusi Mesti Ditata
Mangupura (Bali Post) – Tempat prostitusi di Jalan Teges Nunggal, By-pass Ngurah Rai, Kuta Selatan (Kutsel) disegel oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, Desember 2017 lalu. Kamis (18/1) kemarin, suasana di sana masih sepi. Bangunan-bangunan yang dulunya ramai, kini terlihat lengang. Meski demikian, pihak Satpol PP Badung rutin memantau lokasi tersebut. Camat Kutsel Made Widiana mengatakan belum mengetahui akan dijadikan apa lokasi itu nantinya. Pihaknya masih menunggu rencana pemilik lahan ini karena merupakan milik pribadi. ‘’Saya harapkan ditata untuk tempat yang bermanfaat buat masyarakat. Intinya, pemerintah akan memfasilitasi selama untuk keperluan positif,’’ ujarnya. Sementara itu, Kasatpol PP Badung I GAK Surya Negara menyatakan pihaknya terus melakukan monitoring ke lokasi tersebut. Saat mengadakan pengecekan, Rabu (17/1), petugas masih menemukan tempat menjual minum-minuman dan tempat makan. Namun, pihaknya memastikan sudah tidak ada lagi aktivitas prostitusi. ‘’Mereka sudah membuat pernyataan melalui surat, tidak akan melakukan aktivitas prostitusi,’’ pungkasnya. Untuk menghindari kegiatan serupa, pihaknya menerapkan sidang tindak pidana ringan (tipiring) dengan sasaran prostitusi terselubung. Pelaku bakal disidang di tempat. ‘’Petugas kami mulai bergerak menyasar lokasi prostitusi terselubung. Minggu ini diprioritaskan di kawasan Kuta Selatan, minggu depan bergeser ke lokasi lain,’’ jelasnya. Menurutnya, Satpol PP Badung memiliki program bulan tertib perda yang setiap bulannya berganti tema. Ada delapan tertib perda yang wajib dilaksanakan. Seperti bulan ini ditentukan tertib trotoar dan jalan mulai minggu depan. ‘’Jika ditemukan pelanggaran lain, juga akan ditangani,’’ tambahnya. (kmb23)
Tahun Politik
Tentara Tak Boleh Dijadikan Alat Denpasar (Bali Post) – Menyongsong tahun politik 2018, seluruh prajurit Korem 163/Wira Satya menegakkan netralitas TNI. Oleh karena itu, tentara tidak boleh menjadi alat suatu golongan atau pihak mana pun. Pasalnya, tentara hanya mempunyai kewajiban mempertahankan kedaulatan negara dan menjaga keamanan bersinergi dengan Polri. Hal itu disampaikan Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh. I Gede Widiyana saat serah terima jabatan (sertijab) Komandan Kodim (Dandim) 1611/Badung dari Letkol Arh. Ahmad Sumarna kepada Letkol Inf. Handoko Yudho Wibowo, Kamis (18/1) kemarin. Gede Widiyana mengatakan, sertijab merupakan bagian dari upaya meningkatkan kinerja organisasi, sekaligus mengembangkan kemampuan manajerial dan kepemimpinan perwira bersangkutan. Menghadapi tahun politik 2018, Danrem memerintahkan seluruh prajurit Korem untuk menegakkan netralitas. Komitmen ini sangat mendasar dan telah menjadi atensi yang monumental dalam amanat Panglima Besar Jenderal Soedirman bahwa tentara hanya mempunyai kewajiban satu yaitu mempertahankan kedaulatan negara dan menjaga keselamatannya. ‘’Sudah cukup kalau tentara teguh memegang kewajiban ini. Selain itu, sebagai tentara, disiplin harus dipegang teguh dan tidak boleh menjadi alat suatu golongan atau orang siapa pun juga,’’ tegasnya. Hal ini sangat penting karena sesuai UU RI No.34 Tahun 2004 tentang TNI, tugas TNI selain berperang di antaranya membantu Polri terkait keamanan dan ketertiban masyarakat serta membantu tugas pemerintah di daerah. Danrem yakin jika semua sudah dilaksanakan dengan baik, maka stabilitas pertahanan di wilayah Badung akan dapat diwujudkan dengan baik. ‘’Saya yakin jika penekanan saya ini benar-benar dilaksanakan dengan baik, maka jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang dan tentara nasional dapat terwujud,’’ tandasnya. Pada kesempatan itu, perwira TNI asal Jembrana ini mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Letnan Kolonel Arh. Ahmad Sumarna karena menyelesaikan tugasnya sebagai Dandim Badung dengan baik. (kmb36)
kasih sebesar-besarnya atas komitmen AP I. Menurutnya, kegiatan seperti ini sebagai langkah awal mengajak yang lain untuk ikut melakukan pelestarian lingkungan. Pariama Hutasoit dari Nusa Dua Reef Foundation menambahkan, 60 struktur jaring laba-laba disiapkan untuk diaplikasikan pada transplantasi terumbu karang. Ada banyak macam jenis karang yang ditanam. Pihaknya akan rutin akan melakukan monitoring perkembangannya. ‘‘Kami menginisiasi rehabilitasi terumbu karang di kawasan Nusa Dua sejak 2009. Di perairan kawasan Hotel St. Regis sudah dipasang 100 lebih struktur. Kami targetkan semua perairan dangkal yang ada bisa dipulihkan terumbu karangnya,” paparnya. (kmb23)
terus mendorong agar semua pengelola koperasi memiliki ilmu standar tata kelola yang benar agar koperasi mampu berdaya saing dan terus berkembang. Makanya kami memberikan pelatihan bermutu tinggi, karena kami siap dengan tenaga pendidik bersertifikat (asesor dan fasilitator),’’ tandasnya. Sementara itu, I Wayan Mudana mendorong semua koperasi agar mampu meningkatkan SDM. Jika terlambat akan menjadi bumerang dan tergilas persaingan. Belum standarnya ilmu yang dimiliki pengelola koperasi menyebabkan banyak koperasi bermasalah. ‘’SDM pengelola koperasi belum standar, sehingga belum mampu mengelola koperasi secara maksimal,’’ tegasnya. (kmb12)
Pengelola Koperasi Wajib Punya Ilmu Manajemen Standar
OPINI
6
Jumat Wage, 19 Januari 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Jangan Tersandera Tahun Politik TAHUN politik mulai bergulir. Pada awal tahun politik, rakyat di negeri ini sudah menghadapi cobaan serius, yakni terkait dengan cadangan beras. Harga beras melonjak dan impor menjadi solusi. Protes atas rencana impor beras justru bergulir. Lalau apa solusinya? Sampai saat ini, memang belum ada penyikapan yang jelas. Yang pasti, pada tahun politik ini negeri ini harus memastikan kebutuhan pangan dalam negeri terjamin. Selain itu, optimisme peningkatan ekonomi juga harus tetap dijaga. Yang pasti, pada tahun politik 2018 ini, optimisme harus dikawal dengan rujukan data dan kesiapan pemerintah yang terukur. Sekarang tak zamannya lagi menggunakan angka-angka semu sebagai penguat optimisme. Semua harus merujuk realitas. Angka– angka statistik dan pertumbuhan jangan dihitung di belakang meja. Negeri ini harus realistis. Tak bisa lagi stabilitas ekonomi dikamuflase dengan menggunakan angka-angka rekayasa. Jika pola memotret pertumbuhan ekonomi semacam ini tetap dibudayakan, maka negeri ini tak akan bisa mengatasi masalahnya secara tuntas. Secara angka pertumbuhan ekonomi bagus, namun faktanya rakyat membayar lebih mahal untuk keperluan hidupnya. Rakyat juga harus berhadapan dengan berbagai masalah stabilitas dan ancaman lain yang berpotensi menggerogoti kenyamanannya. Yang jelas, ketika angka pertumbuhan ekonomi dikatakan baik, rakyat justru menghadapi penurunan daya beli akibat meningkatnya inflasi. Terlepas dari hal itu, rasa optimisme tentang kondisi perekonomian setahun mendatang harus kita jaga. Optimisme harus menjadi sikap bersama untuk dikemukakan pada awal tahun. Dengan pernyataan bernada optimistis, sentimen diharapkan dapat bergerak ke arah yang lebih positif sehingga perekonomian pun ikut terdorong. Tentunya, optimisme harus dimediasi dan diaktualisasikan dengan kerja keras dan berorientasi pada kesejahteraan bersama bukan mengerucut pada kesejahteraan para pemilik modal. Optimisme akan membuat kita dan pemerintah yakin dapat mengelola perekonomian setahun mendatang dengan baik. Pemerintah harus menyiapkan antisipasi terhadap tantangan ekonomi yang diprediksikan muncul. Setidaknya, ada sejumlh tantangan yang harus diwaspadai sepanjang tahun ini. Di antaranya terkait dengan stabilitas politik internasional, harga bahan makanan, dan dampak tahun politik bagi dunia usaha. Tantangan yang terkait dampak politik perlunya kita waspadai bersama. Gejolaknya bisa tak terdeteksi pada awal namun letupannya bisa dahsyat. Yang jelas, tahun politik memiliki korelasi yang jelas dengan stabilitas yang cenderung bersinggungan dengan investasi dan upaya-upaya pembangunan ekonomi. Gejolak di dunia politik akan langsung berpengaruh ke pasar. Kita tentu berharap tahun politik bisa dilalui dengan baik sehingga semua strategi antisipasi berjalan on the track. Namun, betapa pun siapnya pemerintah mengantisipasi faktor-faktor yang diprediksi menantang perkembangan ekonomi setahun mendatang, kita tetap meminta pemerintah benar-benar fokus dan cermat menjamin ketersediaan pangan. Cadangan pangan dalam negeri harus dipastikan bisa memberikan kenyamanan hidup bagi warganya. Cadangan pangan jangan terus dijadikan komoditas politik, mengingat itu adalah tugas wajib pemerintah. Di lain sisi, kita juga tetap harus menaruh optimisme dalam mengelola tahun politik di 2018. Tingginya peredaran uang pada tahun politik ini tentu memiliki potensi kenaikan pertumbuhan ekonomi. Ini juga akan mendorong bangkitnya sejumlah usaha kecil. Kita harus yakini tahun politik akan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergeseran pertumbuhan ekonomi. Dampak Pilkada serentak terhadap pertumbuhan ekonomi harus kita arahkan ke jalur yang benar. Jangan sampai peredaran uang pada tahun politik ini dikelola oleh pemilik modal. Harus dipastikan bahwa usaha mikro dapat berkontribusi dalama memfasilitasi kepentingan-kepentingan politik. Kita harus juga memastikan pertumbuhan ekonomi pada tahun politik sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jangan sampai pertumbuhan ekonomi secara nasional hanya menguntungkan segelintir orang.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Tanggapan Pemda Badung Soal SIUJK Menanggapi surat pembaca yang disampaikan Saudara I Made Wiraka (BP, 13/1) terkait dengan Pemohonan Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK), bersama ini dapat kami sampaikan penjelasan sebagai berikut: 1. Dokumen permohonannya kami terima di DPMPTSP Kabupaten Badung (pada Front Office) pada tanggal 15 Desember 2017, yang masih dalam tahap konsultasi. 2. Selanjutnya dilakukan verifikasi lapangan oleh tim teknis pada tanggal 21 Desember 2017, dan berdasarkan hasil verifikasi lapangan masih terdapat kekurangan dokumen administrasi. Kekurangan tersebut dilengkapi oleh pemohon tanggal 8 Januari 2018. 3. Setelah dilengkapi dan dinyatakan lengkap dan benar oleh tim teknis permohonan SIUJK tersebut didaftarkan, selanjutnya diregistrasi penerbitan izin pada tanggal 9 Januari 2018. 4. Berdasarkan kronologi tersebut di atas maka permohonan SIUJK dimaksud tidak melampaui SOP yang ditetapkan, yaitu selama 15 (lima belas) hari sejak tanggal pendaftaran tetap. Demikianlah tanggapan disampaikan dan kami mengucapkan terima kasih. Pj. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, I Made Agus Aryawan, S.T., M.T. Pembina NIP. 19720828 199803 1 018
Peluang Ekonomi di Tahun Politik Isu tentang tahun politik belakangan ini semakin banyak dibicarakan orang di berbagai kesempatan. Tahun 2018 dijadikan tahun politik dalam rangka pemilihan kepala daerah (pilkada) dan tahun 2019 dijadikan tahun politik dalam rangka pemilihan legislatif, presiden dan wakil presiden (pileg dan pilpres) secara serentak di Indonesia. Kondisi tersebut dapat dijadikan sebagai tantangan dan peluang bagi pelaku ekonomi rakyat seperti; usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah dan koperasi (UMKMK) dalam memenuhi kebutuhan pesta demokrasi politik.
Oleh Bambang Gede Kiswardi ecara realita pelaku ekonomi rakyat sudah dipastikan akan menghadapi tahun-tahun politik. Di samping itu, ekonomi rakyat juga akan menghadapi perdagangan bebas (ekonomi global) pada tahun 2020. Sedangkan kondisi ekonomi Indonesia saat ini pertumbuhannya masih sangat lambat. Hal tersebut dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi pada tahun 2016 mencapai 5,25 persen dan pada tahun 2017 diproyeksikan pertumbuhannya mencapai 5,3 persen sedangkan pada tahun 2018 diproyeksikan pertumbuhannya mencapai 5,4 persen. Ini berarti pertumbuhan ekonomi masih berjalan di tempat, bahkan dampaknya yang sudah dirasakan oleh pelaku ekonomi rakyat yaitu menurunnya daya beli masyarakat. Pascareformasi ini tahun politik sangat berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan ekonomi rakyat. Adapun tantangan dan peluang adalah dua hal yang selalu bergandengan dan keduanya juga selalu melekat dengan strategi entrepreneurship. Tantangan akan menghasilkan pesimisme dan optimisme. Sikap optimis akan membuahkan kreativitas, dinamika, inovasi, produktivitas, dan persiapan. Dengan demikian, persiapan inilah yang akan mengubah tantangan menjadi peluang, jika persiapan yang matang bertemu
S
dengan peluang maka akan menghasilkan kesuksesan. Dalam hal ini, agar suatu persiapan dapat menangkap peluang potensi ekonomi yang terjadi pada kondisi tahun-tahun politik dan perdagangan bebas dunia, maka persyaratan yang paling mendasar adalah membangun jiwa dan potensi kewirausahaan bagi pelaku ekonomi rakyat. Apabila pelaku ekonomi rakyat tidak menguasai jiwa dan potensi kewirausahaan serta demokrasi ekonomi dan demokrasi politik, akan menjadi tantangan yang cukup strategis di antaranya, lambatnya pertumbuhan ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat telah menyebabkan turunnya daya beli masyarakat dan turunnya produksi bagi ekonomi rakyat, yang pada gilirannya menyebabkan masyarakat tidak mampu memenuhi kebutuhan pokoknya. Di samping itu, daya beli masyarakat yang menurun menyebabkan mundurnya usaha atau bisnis masyarakat karena dampak dari berkurangnya konsumen atau pembeli. Selain itu, adanya kekhawatiran dan ketakutan atas keadaan demokrasi politik yang karut-marut sehingga membawa pergeseran terhadap demokrasi ekonomi yang sekaligus berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi kita. Karena telah memilih demokrasi untuk meniti masa depan yang lebih memberikan harapan, maka dengan memilih demokrasi seba-
gai kekuatan dalam membangun ekonomi yang penuh kesadaran, karena meyakini bahwa demokrasi adalah pilihan terbaik untuk ekonomi jangka panjang. Sekalipun tersedia pilihan lainnya, seperti yang dikehendaki oleh sejumlah elemen masyarakat dengan tuntutan bahwa sudah saatnya pemerintah memperbaiki kebijakan dalam bidang ekonomi. Karena melalui perbaikan kebijakan ekonomi akan membawa peran politik sebagai kedok demokrasi, sehingga terjadi tarik ulur kepentingan dalam membangun ekonomi yang berkeadilan. Ketergantungan yang tinggi terhadap luar negeri, baik berupa pinjaman maupun investasi sangat ditentukan oleh situasi dan kondisi perkembangan politik pada saat pesta demokrasi politik di negara kita. Maka dari itu, diperlukan struktur ekonomi yang memiliki fondasi yang kuat dan kokoh dengan asas tolongmenolong dan gotong royong sesuai dengan jiwa dari Pasal 33 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945. Secara konstitusi kedudukan demokrasi ekonomi sangatlah kuat dan mampu menata masa transisi selama terjadinya pesta demokrasi politik, supaya manajemen dan kontrol dalam kebijakan ekonomi betulbetul terjamin dan pada akhirnya, akan menapaki era demokrasi yang kian solid dan matang setelah melalui tahapan konsolidasi
dan pendalaman demokrasi yang berkelanjutan sesuai falsafah budaya Indonesia. Tantangan lainnya adalah, adanya persaingan tidak sehat di antara pelaku-pelaku ekonomi yang membawa kepentingan politik dalam menggapai keuntungan atau profit, sehingga akan menyebabkan terjadinya ketidakstabilan ekonomi baik secara mikroekonomi maupun makro-ekonomi. Di samping itu, persaingan tidak sehat dalam situasi dan kondisi pesta demokrasi politik akan mempersulit tumbuhnya bisnis-bisnis baru karena kecenderungan akan mengganggu dan memperlambat pertumbuhan ekonomi kita. Dengan tantangan tersebut di atas, maka dikhawatirkan akan mengganggu stabilitas perekonomian kita, sehingga pembangunan ekonomi nasional dipastikan mengalami pertumbuhan ekonomi yang melambat dan berdampak terhadap daya beli masyarakat yang semakin menurun. Adapun peluang yang bisa dimanfaatkan bagi ekonomi rakyat dalam menghadapi tahun-tahun politik di antaranya, kerangka pikir pemberdayaan usaha bagi ekonomi rakyat, bahwa dalam era pesta demokrasi politik dan perdagangan bebas, kegiatan ekonomi akan mengarah pada mekanisme pasar, sehingga diharapkan akan mampu meningkatkan efisiensi produksi dan distribusi barang dan jasa, dengan demikian dapat memenuhi kebutuhan pesta demokrasi politik dan sekaligus kebutuhan perdagangan bebas dunia. Karena semua pelaku ekonomi rakyat bebas bersaing antara yang satu dengan yang lain, dan akan menciptakan pemusatan-pemusatan sesuai dengan kekuatan yang dimiliki oleh setiap pelaku ekonomi. Mekanisme pasar yang bebas menciptakan kondisi struktur, tingkah laku, dan keragaan yang tidak memberikan ruang yang kondusif bagi ekonomi rakyat
Pohon, Hutan, dan Politik Semesta
Hari Sejuta Pohon Sedunia atau Hari Lingkungan Hidup Nasional yang diperingati setiap tanggal 10 Januari adalah momentum khusus untuk merefleksikan kembali situasi dan kondisi lingkungan tempat kita melangsungkan hidup. Lihatlah Bumi ini, seimbang dengan segala kesempurnaannya. Masalahnya ada di kita, manusia. Kita ibarat kankernya. Manusia itu tidak suka hal yang bersifat liar dan berantakan. Berbekal kuasa di atas makhluk hidup lainnya, manusia merusak seluruh planet dengan alibi upaya merevitalisasi lingkungan. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki kekayaan sumber daya alam terbesar kedua di dunia setelah Brazil (Global Forest Watch;2018). Sebagian kekayaan itu ditemukan di hutan. Ada jutaan pohon tertanam di tempat ini. Sejak dulu, manusia telah menyadari keberadaan hutan sebagai penyangga kehidupan. Ini dapat dilihat dari kearifan lokal untuk menjaga hutan yang diajarkan turun-temurun kepada setiap generasi. Kerusakan hutan berarti ancaman bagi kehidupan. Dengan hilangnya hutan-hutan ini, maka kita telah kehilangan keanekaragaman hayati yang begitu tinggi nilainya. Hutan dalam konteks kali ini memegang peran yang sangat vital demi keberlanjutan lingkungan hidup. Betapa tidak, dampak yang ditimbulkan akibat kerusakan hutan sangat beragam. Deforestasi dan degradasi lahan hutan menyebabkan 12 hingga 18 persen emisi karbon dunia tidak terserap, dan nilai tersebut setara dengan emisi karbon dari transportasi di seluruh dunia (climatenetwork.org). Slogan hutan adalah paru-paru dunia hanya menyisakan cerita. Akar pohon
Oleh I Komang Divo Mahayakti Heriadi, S.H. yang berlapis dan kuat akan sangat membantu untuk menahan energi potensial air hujan yang jatuh sehingga aliran air tidak terlalu deras menuju hilir. Jika hutan gundul, maka akan sangat mudah terjadinya bencana seperi tanah longsor dan banjir bandang. Sawah dan tanaman warga rusak. Paling menyedihkan dari bencana tersebut adalah dapat merenggut korban jiwa. Ketika orang-orang melihat hutan hanyalah sebagai komoditas yang dapat membawa keuntungan, saat itulah titik awal bencana alam terjadi. Mengutip data dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian menunjukkan fakta bahwa per tahun 2017, ekspansi pembukaan hutan dan lahan gambut untuk perkebunan sawit mencapai angka 12,3 juta hektar. Pembukaan lahan untuk tanaman monokultur semacam itu tidak hanya terdapat di daerah Sumatera, Riau, dan Kalimantan, tetapi sudah merambah Papua. Izin konsesi hutan oleh pemerintah terhadap korporasikorporasi yang bergerak di bidang hasil hutan terkesan lunak. Hemat saya, ada beberapa catatan penting yang harus segera dilakukan oleh pemerintah dalam hal penyelamatan hutan dari ancaman deforestasi maupun degradasi hutan dan lahan gambut, di antaranya: 1). menetapkan moratorium izin konsesi hutan dan lahan gambut terhadap perusahaan yang bergerak di industri kelapa sawit; 2). Penegakan hukum yang tegas tanpa pandang bulu
terhadap para pelaku perusakan hutan. Kejahatan terhadap lingkungan hidup khususnya hutan yang berdampak luas dan masif adalah bentuk extraordinary crime, untuk itu diperlukan pengadilan yang bersifat khusus dalam hal menangani perkara sejenis. Terhadap para pelaku perusakan hutan sangat dimungkinkan dikenakan sanksi pidana, sanksi adat, atau bahkan sanksi berupa pencabutan izin usaha apabila pelakunya adalah korporasi; 3). Memperluas cakupan sistem deteksi dini dalam antisipasi kebakaran hutan dan lahan gambut dengan bekerja sama dengan instansi terkait; dan 4). Penguatan gerakan satu miliar pohon berupa kegiatan mereboisasi baik di kawasan hutan lindung maupun di kawasan hutan bakau. Dalam rangka pelestarian hutan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dari masyarakat. Masyarakat setempat berhak menikmati kualitas lingkungan hidup yang dihasilkan hutan dan memanfaatkan hutan dan hasil hutan, namun di samping itu masyarakat juga berkewajiban ikut serta memelihara dan menjaga kawasan hutan dari gangguan dan perusakan. Memang, kebijakan pengelolaan hutan senantiasa dipengaruhi oleh kondisi politik nasional dan pasar global. Lemahnya penegakan hukum semakin menciptakan ketidakjelasan dalam pengelolaan dan pemanfaatan hutan. Hal terakhir yang tak kalah pentingnya adalah sikap kita sendiri sebagai konsumen produk hasil-hasil hutan, seperti kayu, bambu, rotan, karet, kertas dan olahan hasil hutan bukan kayu lainnya.
(UMKMK) yang lemah dan tidak profesional. Sehubungan dengan hal tersebut, maka dalam mekanisme pasar bebas perlu diciptakan kondisi persaingan yang sehat. Persaingan sehat secara konsepsi adalah persaingan yang bersifat terbuka antarpelaku ekonomi dalam hal memperoleh kesempatan dan perlakuan yang sama dalam menghasilkan, menjual dan membeli suatu barang dan jasa. Persaingan yang sehat tidak otomatis dilahirkan oleh mekanisme pasar bebas, melainkan terbentuk melalui nilai-nilai dan kaidah-kaidah yang diciptakan oleh mekanisme kebijakan pemerintah dalam bentuk demokrasi ekonomi dan ekonomi yang berkeadilan. Peran partai politik dalam membangun ekonomi yang berkeadilan, bahwa dalam menempatkan partai politik bukan hanya sebagai mesin pengumpul suara atau alat mobilisasi massa, melainkan juga sebagai alat kontrol ekonomi, sosial dan politik. Dalam proses ini, partai politik lebih banyak memfokuskan kinerjanya dalam lembaga legislatif atau parlemen untuk melakukan koreksi menyeluruh terhadap peraturan perundangundangan yang digunakan untuk menciptakan demokrasi ekonomi dan pemberdayaan ekonomi yang berkeadilan pada khususnya dan sosial politik pada umumnya. Dengan demikian, pesta demokrasi politik akan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi ekonomi rakyat, karena pada saat itu terjadi perputaran uang yang begitu besar bahkan dapat dikatakan sangat dahsyat, yang semuanya itu dipergunakan untuk memenuhi kebutuhannya seperti; produk pakaian atau konfeksi, produk baliho, produk spanduk, produk suvenir partai, produk kuliner, dan produk lainnya yang ada hubungannya dengan pesta demokrasi. Penulis, pemerhati masalah ekonomi kerakyatan
POJOK Anggota DPR minta pemerintah jujur soal beras. - Hati-hati tahun politik. *** Pemerintah diminta adil dalam pemberdayaan petani. - Diberdayakan saat pilkada. *** Lembaga umat Hindu tolak tiang SUTET di kawasan suci. - Semuanya mesti menjaga.
Penulis, alumni Fakultas Hukum Universitas Udayana
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
BELI IKAN Seorang warga membeli ikan segar di sudut Pasar Kumbasari, Denpasar, Kamis (18/1) kemarin. www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
Jumat Wage, 19 Januari 2018
Sindikat Pengedar Narkoba Lintas Kabupaten Ditangkap Denpasar (Bali Post) Tim gabungan BNNP Bali dan BNNK Gianyar mengungkap sindikat pengedar narkoba lintas kabupaten yaitu Denpasar dan Gianyar, Rabu (17/1) lalu. Terkait kasus tersebut ditangkap empat orang berinisial PY (40), WS (47), AR (27), dan SH. Dari pelaku ini diamankan puluhan paket sabu-sabu (SS). Dari pengakuan tersangka PY dan WS, mereka memperoleh barang terlarang tersebut dari tersangka yang ditahan di rutan salah satu polres di Bali. Terkait hal tersebut, Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa didampingi Kepala BNNK Gianyar AKBP Made Pastika, Kamis (18/1) kemarin, membenarkan ada pengakuan tersangka seperti itu. Namun, pihaknya masih mendalami kebenarannya dan melakukan pengembangan. “Kalau benar seperti itu, siapa pun yang terlibat harus diproses. Aturannya, ruang tahanan harus steril dari barang berbahaya termasuk alat komunikasi,” tegas Brigjen Suastawa. Sedangkan pengakuan WS, kalau sabusabunya habis terjual langsung menelepon tahanan tersebut untuk mengirim barang terlarang tersebut. Tahanan yang identitasnya dirahasiakan ini lalu menyuruh kurirnya menyerahkan SS ke WS. Suastawa menjelaskan, pada Rabu (17/1) lalu, anggotanya melakukan penyelidikan terhadap sindikat ini. Pasalnya, santer dikabarkan jika tersangka PY dan WS merupakan pengedar narkoba lintas kabupaten. Pukul 15.00 Wita, Tim Brantas meringkus PY di rumah di Gianyar. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti di dalam tas pinggangnya, yaitu empat paket sabu-sabu (SS) berat keseluruhan 1,1 gram brutto. Selain itu, juga disita HP milik pelaku. Selanjutnya, dilakukan pengembangan dan hasil interogasi, tersangka PY mendapat barang terlarang itu dari WS. Petugas langsung memburu WS asal Gianyar ini dan ditangkap di rumah kos di Jalan Mulawarman, Gianyar. Petugas lalu menggeledah kamar pelaku dan disita 14 paket SS seberat 3,67 gram bruto. Juga diamankan timbangan digital, HP, 1 lembar slip bukti transfer Bank BRI atas nama pengirim WS sebesar Rp 3 juta, 1 slip setor BRI sebesar Rp 2,3 juta, 1 slip setor BRI Rp 2,7 juta, buku tabungan, 18 pipet warna hitam diikat dengan karet gelang, dan 4 bungkus plastik klip bening ukuran kecil. Hasil interogasi tersangka WS, dia mendapatkan narkotika dari seorang tersangka kasus narkoba yang ditahan di rutan salah satu polres. Sedangkan pada Minggu (14/1) lalu, ditangkap tersangka SH di rumah kos di Jalan Mekar I, kamar nomor 5, Pemogan, Denpasar Selatan (Densel). Dari pelaku disita barang bukti 1 paket SS seberat 1,01 gram, timbangan digital, 1 bendel plastik klip kosong, dan 1 buah bong. Berdasarkan pengakuan tersangka, SS tersebut dibeli dari temannya berinisial Iw. Saat ini, Iw masih diburu. Sementara tersangka AR dibekuk di Jalan By-pass Ida Bagus Mantra, Blahbatuh, Gianyar. Dari tersangka asal Klungkung ini disita dua paket SS seberat 1,58 gram. Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan di kamar kos pelaku di Jalan Tukad Badung, Renon, Denpasar. Di kamar pelaku diamankan satu butir ekstasi warna pink logo Superman di dalam saku jaketnya. “Kami masih berupaya mengembangkan kasus ini dan berusaha mengungkap jaringannya. Kami mengimbau agar masyarakat waspada dan menjaga wilayahnya agar bersih dari narkoba,” ujar mantan Direktur Binmas Polda Bali ini. (kmb36)
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
83,54 Persen Legislatif di Bali Belum Setor LHKPN
Denpasar (Bali Post) -
Legislatif di Bali belum banyak melaporkan harta kekayaannya. Dari catatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) per 8 Januari 2018, sebanyak 83,54 persen anggota dewan belum menyetor Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Baik itu anggota DPRD Provinsi Bali maupun anggota DPRD kabupaten/kota. “Hampir seluruh Indonesia untuk legislatif relatif kecil, ini yang kita dorong nanti,” ujar Wakil Ketua KPK Irjen Pol. (Purn) Basaria Panjaitan, S.H., M.H. di selasela penandatanganan komitmen bersama program pemberantasan korupsi terintegrasi di Provinsi Bali, di Gedung Wiswasabha, Kantor Gubernur Bali, Kamis (18/1) kemarin. Anggota DPRD Bali, misalnya, baru 27 dari 54 anggota yang melaporkan harta kekayaan. Kendati capaian 50 persen ini masih lebih baik ketimbang anggota DPRD di kabupaten/kota. Sebut saja di DPRD Buleleng, baru 2 dari 45 anggota yang melapor (4,44 persen). Demikian juga di DPRD Gianyar, hanya 2 dari 41 anggota yang menyetor LHKPN (4,88 persen). Selanjutnya, di DPRD Badung
baru 3 dari 38 anggota yang melapor (7,89 persen), di DPRD Karangasem sebanyak 4 dari 44 anggota (9,09 persen), di DPRD Tabanan sebanyak 4 dari 39 anggota (10,26 persen), di DPRD Klungkung sebanyak 4 dari 30 anggota (13,33 persen), di DPRD Jembrana sebanyak 5 dari 35 anggota (14,29 persen), di DPRD Denpasar sebanyak 7 dari 45 anggota (15,56 persen), serta di DPRD Bangli sebanyak 8 dari 30 anggota (26,67 persen). Basaria mengaku sudah membuat cara paling mudah bagi anggota dewan untuk melaporkan LHKPN. Yakni dengan melaunching e-LHKPN pada tahun 2018 ini. “Jadi, sebenarnya setiap orang itu sudah bisa mengisi dari jauh. Kalau cuma punya 1 bidang tanah, satu hari saja selesai. Tapi kalau banyak, mungkin bisa perlu
dua hari,” jelasnya. Bila kepatuhan legislatif rendah, lain halnya dengan eksekutif di Pemprov Bali maupun kabupaten/kota. Dari 1.397 eksekutif wajib lapor LHKPN, sebanyak 1.102 sudah melakukan pelaporan atau 78,88 persen. Terkait rendahnya kepatuhan anggota dewan melapor harta kekayaan, Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama tak menampik hal itu. “Tapi saya dari pimpinan sudah menginstruksikan, pelan tapi pasti segera akan kita selesaikan itu,” ujarnya. Menurut Wiryatama, tidak tertutup kemungkinan KPK akan diundang ke DPRD Bali untuk memberikan pemahaman kepada anggota dan staf dewan. Terutama mengenai aturan yang dikatakan sering berubah. Hal ini pun turut menjadi kendala di tengah waktu
dewan yang terbatas di tahun politik sekarang. “Belum sampai kita sosialisasi, kadang-kadang di pusat sudah berubah. Ini kan ada Kepmen 18, katanya nanti segera berubah menjadi Kepmen 16. Jadi, belum semua kita terapkan, sudah berubah,” tandasnya. Selain masalah LHKPN, Bali juga dihantui praktik gratifikasi. KPK mencatat, gratifikasi banyak terjadi di Pemkab Badung dan cenderung mengalami peningkatan sejak 2015. Masing-masing, 4 laporan gratifikasi di tahun 2015, 10 laporan di 2016, dan 11 laporan di 2017. Praktik ini ditemukan pula di Pemprov Bali sebanyak 1 laporan pada 2017, serta 1 laporan gratifikasi di Pemkot Denpasar pada 2015. Pencegahan Korupsi Basaria Panjaitan mengatakan, kedatangan KPK ke daerah termasuk Bali utamanya melaksanakan tugas pencegahan. Meski bisa saja melakukan tindakan represif bila tim KPK menemukan adanya
pelanggaran. Dikatakan, masyarakat juga bisa ikut mengontrol dengan adanya sistem informasi secara terbuka ini. “Dengan adanya transparansi, sudah barang tentu kemungkinan untuk melakukan korupsi itu sangat kecil. Walaupun ujung-ujungnya, sebaik-baiknya teknologi, sistem, kalau integritas dari orang per orang yang duduk disitu tidak benar, tetap saja korupsi itu mungkin terjadi,” ujarnya. Upaya transparansi, lanjut Basaria, diwujudkan dalam bentuk e-budgeting atau e-planning, serta pelayanan terpadu. Pasalnya, modus perkara korupsi masih banyak ditemukan pada pengadaan barang/jasa, inkonsistensi dokumen perencanaan dan anggaran, serta perizinan, di samping penyuapan. Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, pencegahan korupsi memang lebih baik daripada penindakan. Pemerintah sendiri harus bersih karena setiap rupiah yang dikeluarkan memiliki nilai untuk kesejahteraan masyarakat. (kmb32)
Di-’’deadline’’ hingga 20 Januari
KBS-ACE dan Mantra-Kerta Harus Perbaiki Administrasi Denpasar (Bali Post) Persyaratan administrasi yang diajukan bakal pasangan calon (paslon) KBS-ACE dan Mantra-Kerta sama-sama belum bisa dikatakan lengkap. Sesuai hasil verifikasi KPU Bali, kedua bakal paslon dalam Pilgub Bali 2018 ini masih harus melakukan sejumlah perbaikan. Baik KBS-ACE maupun Mantra-Kerta sama-sama di-deadline hingga 20 Januari mendatang. Sementara untuk aspek kesehatan jasmani dan rohani, baik KBS-ACE maupun Mantra-Kerta sudah memenuhi persyaratan untuk menjadi calon. Ketua KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dalam keterangan pers, Kamis (18/1) kemarin mengatakan, ada dua jenis perbaikan yang mesti dilakukan bakal paslon KBS-ACE (I Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati). Pertama, terkait dengan surat keterangan dari pengadilan. “Jadi ketentuannya, bakal paslon itu tidak pernah diancam dengan ancaman hukuman pidana 5 tahun. Suratnya sudah ada, judul surat sudah benar, tapi ada substansi yang menurut kami perlu dilakukan perbaikan,” ujarnya usai memimpin Rapat Pleno Terbuka tentang Peneta-
pan dan Pemberitahuan Hasil Verifikasi Administrasi Syarat Pencalonan dan Syarat Calon dalam Pilgub Bali tahun 2018 di Kantor KPU Bali. Perbaikan kedua, lanjut Raka Sandi, menyangkut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Tanda terima khususnya, harus sudah terverifikasi oleh KPK. Sementara itu, bakal paslon Mantra-Kerta harus memperbaiki BB.1 KWK terkait kesediaan cuti selama masa kampanye. Lantaran I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan I Ketut Sudikerta saat ini samasama masih duduk di eksekutif sebagai Wali Kota Denpasar dan Wakil Gubernur Bali, KPU Bali juga menemukan ada SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) yang kedaluwarsa, sehingga perlu penyesuaian. “Kemudian terkait dengan LHKPN perlu dilakukan perbaikan, dan yang berikutnya terkait dengan tanda terima pajak dan tanda bukti tidak memiliki tunggakan pajak, serta visi misi yang belum ditandatangani bakal pasangan calon,” imbuhnya. Raka Sandi menambahkan, Mantra-Kerta juga harus memperbaiki pas foto dan foto yang diserahkan ke KPU Bali. Khusus untuk Rai Mantra, pihaknya
Bali Post/eka
KESEHATAN - Tim pemeriksa kesehatan menyampaikan laporan hasil pemeriksaan kesehatan kedua bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Bali di KPU Bali, Kamis (18/1) kemarin. menemukan adanya ketidaksesuaian nama yang tertera dalam KTP elektronik dengan nama dalam ijazah. Dalam ijazah SMA, S-1, dan S-2 tidak tertera “Mantra”, sedangkan “Mantra” tertulis dalam KTP dan syarat pencalonan. “Kami mohon agar dilakukan perbaikan, setidaknya ada surat keterangan resmi dari instansi yang berwenang untuk itu yang menyatakan bahwa maksud orangnya adalah sama,” jelasnya.
Selama Pilkada
Kapolres Diperintahkan Petakan Kerawanan Denpasar (Bali Post) Guna mempersiapkan pengamanan Pilkada serentak 2018, Polda Bali beserta jajaran intensif melakukan latihan atau simulasi keamanan TPS. Selanjutnya, simulasi tersebut dilombakan dan diikuti masing-masing Polres, Kamis (18/1) kemarin, di Lapangan Monumen Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur. Selain itu, Kapolres diperintahkan oleh pimpinan Polda untuk memetakan titik rawan dan melakukan antisipasinya. Lomba simulasi tersebut dibuka Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Gede Alit Widana. Selain itu, juga disaksikan Ketua KPU Bali dan kabupaten. Adapun tema yang diusung yaitu simulasi fungsi teknis kepolisian guna meningkatkan profesionalisme anggota Polda Bali dalam rangka mendukung pengamanan Pemilihan Gubernur Bali 2018. “Pada hari ini, kami jajaran Polda Bali melaksanakan rangkaian fungsi teknis kepolisian yaitu simulasi pengamanan di TPS. Maksud dan tujuannya adalah memberikan pemahaman kepada seluruh jajaran Polda Bali dengan memunculkan berbagai kemungkinan persoalan yang terjadi di TPS,” ujarnya. Menurut Wakapolda, dari simulasi bisa dilihat pelaksanaannya sudah berlangsung
7
Bali Post/eka
SIMULASI - Polisi berusaha menenangkan dan mengamankan warga yang tidak puas dalam simulasi Pemilihan Gubernur Bali 2018 di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar, Kamis (18/1) kemarin. Simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme anggota Polda Bali. bagaimana personel masingmasing polres menunjukkan kesigapannya mengamankan TPS. Mantan Kapolresta Denpasar ini mengungkapkan dalam latihan tersebut pihaknya memberikan penekanan untuk mengantisipasi situasi terburuk. “Semoga nanti dalam pelaksanaannya aman, tertib, dan terkendali,” tegasnya. Materi yang dilombakan adalah pengamanan TPS
dengan berbagai persoalan yang muncul, mulai situasi aman sampai situasi merah (rawan). “Harapan kami, latihan ini dijadikan standar cara bertindak seluruh personel Polda Bali dalam rangka mengamankan TPS seluruh Bali,” ungkap jenderal bintang satu asal Tabanan ini. Ditanya wilayah paling rawan? “Seluruh kabupaten memiliki karakteristik tersendiri dan sudah di-
petakan masing-masing Kapolres beserta cara antisipasinya,” jawabnya. Wakapolda mengimbau kepada seluruh masyarakat bersama-sama menjaga keamanan bersama anggota Polri. Polisi bersama aparat terkait siap membantu masyarakat untuk melaksanakan tahapan demi tahapan perhelatan pesta demokrasi tahun 2018 agar berlangsung aman dan kodusif. (kmb36)
Untuk Sudikerta, lanjut Raka Sandi, perlu melengkapi surat dari instansi terkait mengenai tanda terima SPT untuk tahun 2012, 2013, 2014, 2015, dan 2016. Pihaknya mengharapkan aspek persyaratan yang lebih banyak menyangkut administrasi ini dapat segera diurus hingga 20 Januari 2018 pukul 24.00 wita. “Tahapannya hampir sama, pertama disampaikan (ke instansi terkait), kemudian mereka menyampaikan ke kami perbaikan-
nya. Tentu kami akan klarifikasi instansi yang dimaksud. Jika instansi yang dimaksud menyatakan memiliki kewenangannya, mampu menunjukkan hal itu secara hukum, tentu kami tidak akan masuk terlalu jauh,” paparnya. Sementara untuk aspek kesehatan jasmani dan rohani, Raka Sandi menyatakan baik KBS-ACE maupun Mantra-Kerta mampu atau sudah memenuhi persyaratan untuk menjadi calon. (kmb32)
BANGLI
8
Jumat Wage, 19 Januari 2018
SMA dan SMK Negeri Rencana Relokasi Korban Bencana di Bantas Siap Gelar UNBK Swasta yang Siap Hanya Dua Sekolah
Bangli (Bali Post) Semua SMA/SMK Negeri di Kabupatan Bangli sudah menyatakan siap melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini. Sementara, untuk sekolah swasta yang siap menjalankan UNBK baru dua sekolah. Hal itu diungkapkan Kepala UPT Disdik Provinsi Bali di Bangli I Wayan Andra Septawan, Kamis (18/1) kemarin. Andra Septawan menjelaskan, SMA yang siap melaksanakan UNBK tahun ini meliputi SMAN 1 Bangli, SMAN 2 Bangli, SMAN 1 Tembuku, SMAN 1 Kintamani dan SMAN 1 Susut. Sedangkan untuk SMKN yakni SMKN 1 Bangli, SMKN 3 Bangli, SMKN 4 Bangli, SMKN 1 Tembuku, SMKN 1 Susut, SMKN 1 Kintamani, SMKN 2 Kintamani, SMKN 3 Kintamani dan SMKN 2 Bangli. ‘’Dari jumlah sekolah yang melaksanakan UNBK ini, ada yang sudah siap sejak 2017 lalu dan ada juga yang baru siap tahun ini,’’ ungkapnya. Sementara untuk sekolah swasta yang menyatakan siap melaksanakan UNBK mulai tahun ini hanya dua sekolah, yakni SMKS Satra Mandala dan SMA Guru Kulu. Sedangkan yang belum yaitu SMK PGRI Tembuku dan SMK Una Rosa Tembuku. ‘’Kendalanya sekolah yang belum mampu melaksanakan UNBK ini adalah masalah sarana komputer. Kita terus mendorong dua sekolah ini agar tahun depan bisa melaksanakan UNBK. Bahkan keduanya sudah berjanji akan berusaha agar tahun depan bisa melaksanakan UNBK mengikuti sekolah lainnya,’’ katanya. Lebih lanjut dikatakannya, meski siap melaksanakan UNBK tahun ini, SMKN 2 Bangli hanya memiliki 40 sarana komputer dari 100 unit yang dibutuhkan. Atas kondisi itu, pihak sekolah sudah melakukan koordinasi ke SMPN 1 Bangli untuk meminjam komputer agar bisa melaksanakan UNBK dengan maksimal. Kata dia, sekolah ini melaksanakan UNBK tahun ini tidak bisa lepas dari dorongan yang terus diberikan berbagai pihak. Sekolah ini sudah berdiri sejak lama sehingga sudah selayaknya mampu mengikuti perkembangan. ‘’Setelah adanya dorongan itu, akhirnya tahun ini sekolah tersebut mampu mengikuti SMK lainnya di Bangli untuk melaksanakan UNBK,’’ imbuhnya. (kmb41)
Izin Pemanfaatan Lahan Hutan Belum Turun
Bangli (Bali Post) -
Pembangunan rumah untuk merelokasi warga akibat bencana alam banjir bandang di Dusun Yeh Mampeh, Batur Selatan sudah mendekati rampung. Namun, tidak halnya dengan pembangunan rumah untuk korban bencana tanah longsor di Dusun Bantas, Desa Songan B. Sampai saat ini, pembangunan di Bantas belum bisa dilakukan mengingat izin pemanfaatan lahan hutan di kawasan hutan Bukit Payang RTK 7 belum turun dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kepala Pelaksana BPBD Bangli I Wayan Karmawan didampingi Kasi Kedaruratan dan Logistik I Ketut Agus Sutapa, Kamis (18/1) kemarin, mengungkapkan pembangunan rumah untuk korban bencana di Bantas, harus berdasarkan izin pemanfaatan lahan hutan. Kalau izin tersebut belum keluar, maka pembangunan tidak bisa dilakukan. Berbeda halnya dengan pembangunan rumah di Dusun Bantas yang lebih cepat bisa dilakukan mengingat lahan yang digunakan merupakan milik pribadi dan pelaba pura. Sehingga untuk pembangunannya, tidak banyak hambatan dan tidak serumit pembangunan di Bantas. Menurut Karmawan, Tim Penelitian Lapangan dari Ke-
menterian Lingkungan Hidup dan Kehutanan beberapa waktu lalu memang telah turun untuk melakukan pengecekan terhadap lahan milik warga yang akan dipakai untuk tukar guling serta lahan hutan di Serongga. Karena sudah dicek, kini pihaknya hanya tinggal menunggu turunnya izin pembebasan lahan hutan. ‘’Kita masih menunggu hasil dari sidang pleno di Jakarta. Jika sidang sudah dilakukan, izin baru bisa diterbitkan. Kita berharap sidang pleno di Jakarta bisa dilakukan secepatnya agar izin itu secepatnya bisa diturunkan,’’ katanya sembari menyatakan pihaknya secara intens melakukan komunikasi dengan kementerian terkait izin tersebut. Karmawan menegaskan, pi-
haknya sudah mengumpulkan warga yang akan menerima bantuan rumah tersebut. Langkah itu dilakukan guna mencegah terjadinya gesekan dan kecemburuan antarwarga. ‘’Kita hanya bisa mengatakan, warga supaya tetap bersabar untuk menunggu itu. Karena jika izin itu sudah terbit, pembangunan akan segera kita lakukan,’’ tegas Karmawan. Lebih lanjut dijelaskannya, untuk anggaran pembangunan di Dusun Bantas, menggunakan dana dari pihak ketiga yang saat ini masih dikelola oleh pemerintah daerah. Kalaupun dananya masih kurang, pihaknya bisa memohon bantuan dari Dana Siap Pakai (DSP) ataupun pemerintah daerah. (kmb41)
Rusak Parah, Jalan di Desa Pinggan Dikeluhkan Warga
PPL Harus Bertindak Sesuai Aturan
Bangli (Bali Post) Jelang pelaksanaan pilgub, Juni mendatang, Panwascam melantik 72 Pengawas Pemilu Lapangan (PPL). Pelantikan dilangsungkan di Desa Kedisan, Kintamani, Kamis (18/1) kemarin. PPL yang telah dilantik ini diharapkan mampu menjadi ujung tombak pengawasan pemilu di tingkat terbawah. Ketua Panwaslu Bangli Nengah Sandiarta mengatakan, jumlah PPL yang dilantik sesuai dengan jumlah desa di Kabupaten Bangli. Dari 72 tenaga PPL yang dilantik, 6 di antaranya bertugas di Kecamatan Tembuku, 9 di Kecamatan Bangli, 9 di Kecamaatan Susut dan 48 di Kecamatan Kintamani. Terhadap seluruh PPL yang dilantik, pihaknya telah memberikan imbauan terkait tugas dan wewenangnya di wilayah kerja masing-masing agar sesuai peraturan. PPL sebagai ujung tombak pengawasan di tingkat terbawah diminta tidak gegabah dan selalu bertindak dengan berpedoman pada hukum dan aturan berlaku. Menurutnya, PPL bertugas mengawasi semua tahapan pemilu mulai dari proses penetapan daftar pemilih, kampanye, punguthitung suara dan rekapitulasi. ‘’Yang tidak bisa diawasi seperti pencalonan,’’ terangnya. Untuk memantapkan pengetahuan terkait tugas dan kewenangannya, 72 PPL yang telah dilantik akan diberikan pembekalan melalui bimtek oleh Panwascam. ‘’Harapan kita, dengan dilantiknya PPL ini bisa meminimalisir kecurangan dan pelanggaran selama proses pilkada. Dengan proses cegah dini dan penindakan,’’ jelasnya. Sementara itu, disinggung mengenai hal menjadi fokus pengawasan Panwaslu dalam pelaksanaan pilkada, dia menegaskan, keterlibatan ASN dan perangkat desa. Elemen ini harus bisa menjaga netralitas dalam pemilu. Panwaslu juga mengawasi penyelenggara yakni KPU. (kmb40)
Bali Post/ina
PPL - Pelantikan 72 PPL dilangsungkan, Kamis (18/1) kemarin.
Bali Post/ist
CEK LOKASI - Tim Penelitian Lapangan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan saat melakukan pengecekan lahan milik warga yang akan dipakai tukar guling beberapa waktu lalu.
Bangli (Bali Post) Ruas jalan di Kecamatan Kintamani masih banyak yang rusak. Salah satunya seperti di Desa Pinggan. Sepanjang kurang lebih 3 km, jalan di desa setempat mengalami kerusakan yang cukup parah, hingga menyulitkan warga untuk melintas. Kerusakan jalan di desa penghasil labu siam itu diungkapkan salah seorang warga setempat, Made Wasa, Kamis (18/1) kemarin. Dia menjelaskan, kerusakan jalan di Desa Pinggan sudah cukup lama. Namun, sampai sekarang belum mendapat perbaikan. Ruas jalan yang rusak mulai dari Desa Sukawana, tepatnya wilayah Balingkang hingga ke pusat desa. Kondisi jalan saat ini, kata dia, sudah tidak beraspal. Aspal yang pernah dipasang sudah banyak mengelupas dan menyisakan tanah. Hal itu cukup menyulitkan warga untuk melintas terutama saat membawa hasil pertanian ke luar desa. Dia pun berharap kerusakan jalan itu segera mendapat perhatian dari pemerintah.
Perbekel Desa Pinggan Ketut Janji saat dikonfirmasi terpisah juga mengakui bahwa kerusakan jalan di desanya sudah cukup lama. Panjang jalan yang rusak mencapai 3 km. Untuk memperbaiki kerusakan jalan itu, dia mengaku sudah berulang kali mengusulkannya ke Pemerintah Daerah. Namun, sampai sekarang usulannya yang disampaikan sejak 2010 lalu itu belum mendapat perbaikan. Dia memaparkan, jika saja kewenangan perbaikan itu ada di desa, tentu sudah diperbaikinya sejak beberapa tahun lalu. Namun, karena itu menjadi tanggung jawab Pemkab Bangli, pihaknya kini hanya bisa menunggu. ‘’Katanya sih 2018 ini akan diperbaiki,’’ ujarnya. Janji menyebutkan, jalan yang rusak itu merupakan jalan utama di Desa Pinggan. Jalan itu selalu ramai dilalui kendaraan yang membeli hasil pertanian warga. Kerusakan jalan itu membuat warga desa kesulitan melintas. ‘’Kita harapkan bisa segera mendapat perbaikan,’’ katanya. (kmb40)
Bangli (Bali Post) – Hutan konservasi di wilayah Kintamani yang cukup luas sangat potensial dikembangkan menjadi kebun raya. Selain untuk menjaga kelestarian, kebun raya di Kintamani juga mampu menjadi daya tarik baru bagi wisatawan. Jika kebun raya bisa dibangun di Kintamani, diyakini pariwisata Bangli akan semakin berkembang. Hal itu dikatakan Camat Tembuku Dewa Agung Purnama, Kamis (18/1) kemarin. Menurut Dewa Purnama, kawasan hutan yang menurutnya cocok untuk dikembangkan menjadi kebun raya, salah satunya di wilayah Suter. Menurutnya, kebun raya yang di dalamnya dilengkapi aneka flora dan fauna, tak hanya bisa menjadi tempat rekreasi namun sekaligus bisa menjadi tempat edukasi dan penelitian. Dengan dijadikan kebun raya, nantinya hutan di Kintamani yang selama ini menjadi paru-parunya Bali juga akan semakin terjaga kelestariannya. ‘’Saya sempat usul ke Bupati soal itu dan tanggapannya bagus,’’ terangnya. Untuk bisa mewujudkan kebun raya di kawasan hutan di Kintamani, ada sejumlah proses yang harus dilalui. Usulan pembangunan kebun raya diajukan ke LIPI dan pihak yang
mengelola hutan di kawasan itu. Dewa Purnama meyakini, jika kebun raya bisa benar-benar diwujudkan di Kintamani, akan berdampak positif pada pariwisata di Bangli. Kebun raya akan mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk datang ke Bangli. Imbasnya, pariwisata akan semakin berkembang. Tidak hanya di Kintamani namun juga ke kecamatan lainnya seperti Tembuku. Purnama menggambarkan, wisatawan yang usai berkunjung ke kebun raya di Kintamani nantinya bisa pulang melalui banyak jalur salah satunya Tembuku. Di Tembuku, wisatawan bisa mampir ke beberapa desa wisata maupun tempat wisata yang ada seperti air terjun, Anjungan Tukad Melangit dan lainnya. ‘’Ini saya yakini akan berdampak pada pariwisata di Tembuku,’’ jelasnya. Sebelumnya, pendapat yang sama sempat disampaikan Dewa Purnama dalam rapat kerja Pansus I bersama komponen pariwisata terkait lainnya di DPRD Bangli, Rabu (18/1) lalu. Rapat kerja tersebut dilaksanakan Pansus I untuk meminta pendapat dan masukan demi sempurnanya ranperda tentang rencana induk pariwisata daerah (Ripda) yang kini tengah digodok. (kmb40)
Hutan di Kintamani Potensial Dijadikan Kebun Raya
Bali Post/ina
JALAN RUSAK - Salah satu titik jalan di Desa Pinggan, Kintamani, yang mengalami kerusakan parah.
Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Naik
Bangli (Bali Post) Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasaran semakin tak terkendali. Jika sebelumnya beras sampai melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) hingga tembus Rp 12 per kg, kini kebutuhan pokok lainnya seperti cabai dan telur juga melonjak. Pedagang di Pasar Kidul, Bangli, Ni Nyoman Sani, Kamis (18/1) kemarin, mengungkapkan harga telur per tray yang sebelumnya Rp 35 ribu, naik menjadi Rp 40 ribu. Begitu juga dengan harga cabai rawit yang sebelumnya Rp 25 ribu per kg, kini naik menjadi Rp 40 ribu per kg. ‘’Harga cabai naiknya cukup tinggi sampai Rp 20 ribu. Kalau telur naiknya hanya Rp 5 ribu. Sementara beras naiknya Rp 1.000 sampai Rp 2.000 per kg,’’ ungkapnya Selain itu, pasokan juga sangat minim sejak sepekan terakhir. Daya beli masyara-
kat pun disebutkannya, sedikit menurun. ‘’Pembeli sekarang menjadi sepi. Kalau saat harga masih normal, ramai pembeli. Sekarang hanya beberapa,’’ imbuhnya. Hal senada diungkapkan pedagang lainnya, Ni Luh Artini. Kata dia, harga telur naik sejak sepekan lalu. Kondisi inipun membuat telur dagangannya masih banyak yang belum terjual. ‘’Sebelum harganya naik, seharinya saya bisa jual ratusan butir telur. Tapi sekarang hanya puluhan. Semoga harga bisa secepatnya kembali normal,’’ ungkapnya. Pedagang setempat, Ida Ayu Nyoman Rai sebelumnya mengungkapkan, harga beras telah meningkat sejak dua pekan terakhir. Naiknya harga beras sangat mempengaruhi penjualan. Jumlah pembeli saat ini mengalami penurunan yang cukup signifikan. (kmb41)
Loloh Kiam Bwee
Produk Baru Warga Penglipuran, Berkhasiat Gantikan Ion Tubuh Bangli (Bali Post) Warga Desa Penglipuran, Bangli cukup kreatif dalam menciptakan aneka jenis loloh. Setelah loloh cemcem dan loloh bunga teleng (loteng), kini ada jenis loloh baru yang dibuat salah satu warga di desa yang dijuluki salah satu desa terbersih di dunia itu. Namanya, loloh kiam bwee. Loloh ini berkhasiat mampu menggantikan ion tubuh yang hilang saat beraktivitas. Di Penglipuran, loloh berwarna putih seperti susu ini baru diproduksi oleh satu orang warga bernama Ni Way-
an Sriniti. Karena merupakan produk baru, loloh kemasan ini belum begitu dikenal seperti halnya loloh cemcem maupun teleng. Ni Luh Astri Widiani, menantu dari Sriniti, saat ditemui di Penglipuran, Kamis (18/1) kemarin mengungkapkan, loloh kiam bwee merupakan produk minuman baru yang mulai dibuat belum lama ini. Bahan utama dari loloh ini adalah biji plum. Biji yang bentuknya mirip kemiri ini khusus didatangkan dari Vietnam. ‘’Orang-orang di Cina sudah biasa menggunakan biji plum ini
untuk minuman,’’ terangnya. Proses pembuatan loloh kiam bwee hampir sama dengan pembuatan loloh teleng. Bahan yang disiapkan selain biji plum, yakni gula batu, air dan jeruk nipis. Pertama, beberapa biji plum dan gula batu dimasukkan ke dalam sebuah wadah. Tambahkan air secukupnya, lalu rebus biji plum dan gula batu. Setelah mendidih, rebusan biji plum dan gula batu didinginkan sesaat lantas dicampur perasan jeruk nipis secukupnya. Loloh kiam bwee pun sudah siap disajikan.
Astri mengatakan, loloh yang rasanya mirip seperti salah satu jenis minuman isotonik terkenal itu bisa disajikan dalam kondisi dingin maupun hangat. Jika disimpan di dalam lemari es, loloh kiam bwee bisa tahan hingga sekitar seminggu. ‘’Tapi kalau tidak, cuma seharian,’’ terangnya. Dalam sehari, dia memproduksi loloh kiam bwee sekitar 7 sampai 10 botol dan selalu laku terjual. Jika musim hari raya atau liburan, dia bisa memproduksi lebih dari itu. ‘’Kalau wisatawan
banyak, bisa sampai kewalahan,’’ ujarnya. Sebagaimana diketahuinya, loloh kiam bwee tidak saja bisa dijadikan pelepas dahaga namun juga berkhasiat untuk mengembalikan ion tubuh yang hilang. Loloh kiam bwee baik diminum setelah banyak beraktivitas seperti berolahraga. Uniknya, biji plum sisa rebusan yang terdapat dalam kemasan loloh kiam bwee bisa dimakan langsung. Rasanya seperti kurma agak asam. ‘’Harganya kita jual Rp 10 ribu per botol,’’ imbuhnya. (kmb40)
Bali Post/nik
LOLOH - Loloh kiam bwee yang merupakan produk minuman baru di Desa Penglipuran.
Jumat Wage, 19 Januari 2018
gIANYAR Memilih
GIANYAR
9
Pemilih Pemula Diingatkan Tolak ”Money Politics”
Gianyar (Bali Post) -
KPU Kabupaten Gianyar terus melakukan kampanye agar masyarakat Kabupaten Gianyar khususnya pemilih pemula agar tidak golput saat pilgub dan pilbup yang berlangsung Juni mendatang. KPU juga gencar mengingatkan pemilih muda untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik dan tidak terpengaruh money politics.
I Wayan Hartawan
Bali Post/nik
PPL Harus Punya Integritas
Gianyar (Bali Post) Sebanyak 70 Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) Kelurahan/Desa se-Kabupaten Gianyar dilantik di Balai Budaya Gianyar, Kamis (18/1) kemarin. Pada pelantikan tersebut, PPL diingatkan untuk profesional melaksanakan tugas mengawasi pelaksanaan pilkada 2018, serta pileg dan pilpres 2019 mendatang. Ketua Panwaslu Gianyar I Wayan Hartawan mengatakan, sebelum bertugas di lapangan PPL diberikan bimbingan teknis (Bintek) dengan menghadirkan narasumber dari Bawaslu Provinsi Bali. PPL memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar karena harus melakukan pengawasan terhadap tiga tahapan pemilu yakni pilgub dan pilbup, pileg dan pilpres. ‘’Untuk itu diharapkan anggota PPL memiliki integritas moral, profesionalitas dan komitmen serta loyalitas terhadap lembaga sehingga pelaksanaan pilkada serentak 2018, pileg dan pilpres tahun 2019 dapat berjalan dengan sukses,’’ katanya. Hartawan menambahkan, adapun rincian anggota PPL se–Kabupaten Gianyar yakni Kecamatan Gianyar sebanyak 17 orang, Kecamatan Ubud delapan orang, Kecamatan Tampaksiring sebanyak delapan orang, Kecamatan Blahbatuh sembilan orang, Kecamatan Sukawati 12 orang, Kecamatan Tegallalang tujuh orang dan Kecamatan Payangan sebanyak sembilan orang. Dari jumlah tersebut, 60 persen di antaranya merupakan yang pernah mengabdikan diri sebagai PPL pada pemilu sebelumnya. Sisanya merupakan anggota baru. (kmb35)
Lukai Perempuan Hamil, ODGJ Diamankan Polisi
Gianyar (Bali Post) Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Ni Komang Liana Dewi (28) melukai seorang perempuan hamil di Lapangan Astina Gianyar pada Kamis (18/1) kemarin. Korban yang asal Desa Kesiman, Denpasar itu mengalami luka pada hidung akibat dipukul dengan batu oleh ODGJ asal Kelurahan Gianyar. Kejadian ini bermula saat korban bersama suaminya beristirahat di wantilan sebelah barat Lapangan Astina Raya Gianyar sekitar pukul 15.20 Wita. Mereka beristirahat karena masih lelah untuk melanjutkan perjalanan. Tiba-tiba saja datang Liana Dewi dan langsung mengoceh, melarang pasutri itu duduk di wantilan. Tidak hanya berkata-kata kasar, ODGJ ini juga merusak sepeda motor Honda Vario DK 7880 QG milik korban. Pelindung knalpot motor itu juga dirusak. Korban yang belum mengetahui bila Liana Dewi mengalami gangguan jiwa, langsung naik pitam. Keributan pun tidak terhindarkan, hingga Liana Dewi mengambil sebongkah batu, lalu diarahkan ke korban. Suami korban kemudian mencoba menenangkan Liana Dewi yang mengamuk tidak karuan. Beberapa orang juga berusaha menenangkan sembari memanggil polisi. Petugas di pos polisi Lapangan Astina Raya kemudian mengamankan Liana Dewi dan membawanya ke pos. Di pos polisi Liana Dewi bicara tidak karuan. Kepada polisi, Liana Dewi mengaku membela diri. Mengenai perusakan terhadap sepeda motor korban, Liana Dewi hanya terdiam dan menunduk. Polisi kemudian menghubungi Dinas Satpol PP Kabupaten Gianyar untuk penanganan lebih lanjut. Untuk diketahui, Liana Dewi ini sudah bolak-balik diamankan petugas. Amukan terakhirnya berlangsung Juni 2017 lalu. ‘’Petugas sudah saya perintahkan untuk turun, untuk mengamakan wanita dengan gangguan jiwa itu,’’ ucap Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Gede Agusnawa. (kmb35)
Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Gianyar, Anak Agung Istri Agung Darmawati, Kamis (18/1) kemarin, mengatakan satu suara sangat menentukan arah pembangunan Kabupaten Gianyar lima tahun ke depan. Untuk itu, sangat penting jika masyarakat yang sudah memenuhi syarat agar menggunakan hak pilihnya dengan baik dalam pilkada. Soal money politics, dia mengingatkan bahwa praktik tersebut sangat tercela dan
ada sanksinya. Sanksi tidak saja bagi yang memberi, tetapi juga yang menerima. ‘’Jangan sampai terpengaruh money politics,’’ ujarnya. Darmawati memaparkan, ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan para pemilih pemula dalam perhelatan pilkada nanti. Di antaranya, bagi yang sudah berumur 17 tahun alias sudah wajib KTP harus memiliki e-KTP. Kalaupun belum, paling tidak sudah melakukan perekaman data e-KTP agar bisa menggunakan hak pilihnya. Bagi yang sudah melaku-
kan perekaman namun belum dapat e-KTP, akan mendapatkan surat keterangan yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Setelah itu, para pemilih pemula mesti memastikan dirinya telah tercantum di Daftar Pemilih Tetap (DPT). Darmawati menambahkan, pemilih pemula merupakan segmen penting yang disasar dalam pilkada serentak. Karena baru pertama kali menggunakan hak pilihnya di TPS, pemilih pemula harus lebih awal mengetahui berbagai informasi terkait.
Gepeng Kembali Marak Gianyar (Bali Post) Beberapa bulan memasuki akhir tahun 2017, Kabupaten Gianya sempat bersih dari gelandangan dan pengemis (gepeng). Namun awal 2018 ini, gepeng kembali marak berkeliaran di sejumlah titik. Pemerintah pun bertindak tegas terhadap para gepeng. Penertiban gepeng kembali gencar dilaksanakan. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gianyar Made Watha, Kamis (18/1) kemarin menjelaskan berdasarkan data penanganan pengemis tahun lalu, ada 93 gepeng yang diamankan
petugas Satpol PP Gianyar dan dibawa ke Dinas Sosial. Puluhan gepeng ini diamankan dari tiga titik wilayah yakni Kecamatan Ubud, Blahbatuh dan Pasar Umum Gianyar. Gepeng dominan merupakan anak di bawah umur, yakni sebanyak 65 orang. Mereka seluruhnya berasal dari Kabupaten Karangasem. Ditegaskan Watha, 93 gepeng ini diamankan hingga periode Juli 2017. Setelah itu, hingga akhir tahun 2017 tidak ada gepeng yang diamankan. ‘’Ini juga dipengaruhi bencana
Bali Post/nik
Anak Agung Istri Agung Darmawati Di bagian lain, sore kemarin berlangsung penyerahan hasil tes kesehatan para pasangan bakal calon ke KPU Gianyar. Hasil tes
Gunung Agung. Jadi para gepeng ini kemungkinan ikut di pengungsian, sampai akhirnya kita sempat zero gepeng yakni dari Agustus hingga Desember,’’ ujarnya. Di awal tahun ini, pihaknya kembali menerima kiriman gepeng sebanyak 33 orang. Mereka ditemukan berkeliaran di seputar kawasan pariwisata Ubud. Pihaknya pun menduga beroperasinya gepeng ini semenjak penurunan radius kawasan rawan bencana. ‘’Kemungkinan karena penurunan radius itu. Misal Desa Munti Gunung, Karangasem itu kan tidak kena radius KRB,’’ ujarnya.
itu diserahkan oleh tim, setelah sebelumnya para bakal calon mengikuti serangkaian tes di RSUP Sanglah, Denpasar. (kmb35)
Setiap gepeng yang dikirim petugas Satpol PP ke Dinas Sosial, ditangani sesuai SOP yakni diberikan sosialisasi, pembinaan hingga pengembalian ke daerah asal. ‘’Beberapa dari mereka sudah kita kembalikan ke tempat tinggal asalnya di Karangasem,’’ ucapnya. Watha lebih lanjut mengingatkan masyarakat untuk tidak memberi uang kepada gepeng. Apalagi gepeng dominan orang dengan usia yang masih produktif. ‘’Hanya sayangnya mereka kerap menggunakan bayi sebagai alibi sehingga banyak masyarakat dibuat iba,’’ ujarnya. (kmb35)
Disdik Izinkan Pembongkaran Bangunan Rusak di SDN 2 Abianbase Gianyar (Bali Post) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Gianyar menyetujui penghapusan aset bangunan rusak di SDN 2 Abianbase. Disdik pun mempersilakan bangunan yang membahayakan keselamatan siswa tersebut dibongkar. Kadisdik Gianyar Made Suradnya, Kamis (18/1) kemarin mengatakan, setelah dilakukan pengecekan, bangunan rusak di SDN 2 Abianbase itu dulunya adalah mes untuk kepala sekolah. Lantaran tidak ditempati, akhirnya sempat difungsikan sebagai ruang guru. ‘’Nah, sekarang karena kondisinya rusak, bangunan
itu tidak berfungsi. Pihak sekolah sudah mengajukan penghapusan aset beberapa tahun lalu dan permohonan itu sudah disetujui,’’ ucapnya. Ditegaskannya, bila penghapusan aset sudah disetujui, maka bangunan itu tidak lagi terdaftar dalam aset daerah. ‘’Artinya, bangunan itu sudah bisa dibongkar. Dan kami imbau itu dibongkar saja dari pada berbahaya, apalagi kalau ada siswa bermain di sekitar bangunan itu,’’ tegasnya didampingi Sekretaris Disdik Gianyar I Wayan Sadra. Sadra menambahkan, terkait proposal yang diajukan
pihak sekolah, hal itu terkait renovasi ruang kelas dengan permohonan anggaran sebesar Rp 170 juta. Itu berarti permohonannya bukan terkait perbaikan bangunan yang rusak. ‘’Itu permohonan untuk pemasangan keramik dan perbaikan plafon ruang kelas siswa,’’ katanya. Disdik menjamin bisa memberikan anggaran lebih untuk renovasi ruang belajar bila memamg dibutuhkan. Anggaran itu pun akan langsung dimasukkan di APBD Perubahan 2018. ‘’Seizin pimpinan, di APBD Perubahan pemkab siap menganggarkan sampai Rp 200 juta untuk renovasi. Agar ke
depan siswa belajar di SDN 2 Abianbase lebih nyaman,’’ ucap Sadra. Sementara untuk memenuhi kebutuhan ruangan, Sadra meminta pihak sekolah dan komite kembali mengajukan proposal untuk pengadaan bangunan baru. Bangunan itu nantinya untuk mengisi kebutuhan akan ruang kepala sekolah, ruang guru dan perpustakaan. ‘’Tolong ini diajukan, pasti akan segera kami proses untuk pembuatan bangunan baru,’’ tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, siswa yang menuntut ilmu di sekolah yang berada di Kelurahan Abianbase
ini harus belajar dua shift, karena salah satu ruang kelas dialihfungsikan sebagai ruang guru. Kepala Lingkungan Tedung Kelurahan Abianbase I Ketut Ardawa, menjelaskan bangunan itu rusak sejak 10 tahun lalu. Sebagai penggantinya, ruang perpustakaan yang dialihfungsikan jadi ruang guru. ‘’Namun belakangan ini ruangan itu (perpustakaan-red) juga bocor dan mengalami kerusakan,’’ katanya. Akibatnya, ruang guru kembali dipindah dengan memanfaatkan ruang kelas. Siswa pun dibagi menjadi double shift. ‘’Siswa kelas II masuk siang,’’ ujar Ardawa. (kmb35)
Pelanggaran Parkir di Ubud Masih Marak
Polisi Mulai Gembosi Ban Kendaraan Gianyar (Bali Post) Sat. Lantas Polres Gianyar kembali mengambil langkah tegas terhadap maraknya pelanggaran di zona bebas parkir, kawasan pariwisata Ubud. Sejak beberapa hari lalu polisi bertindak tegas dengan menggembosi ban kendaraan yang melanggar parkir. Kasat Lantas Polres Gianyar AKP Gde Eka Putra Astawa, Kamis (18/1) kemarin, mengakui pelanggaran parkir di kawasan Ubud masih tinggi. Personel sudah rutin diturunkan ke lapangan, namun tetap saja masih ada warga yang mengambil celah melanggar parkir. ‘’Kami sudah turun bersama desa adat juga, tapi masih ada saja yang melanggar. Dan beberapa di antara mereka
sudah diberi imbauan dan ditempeli stiker pelanggar parkir,’’ katanya. Dikatakannya, terhadap pelanggar yang memarkir sembarangan kendaraan roda empatnya, polisi langsung mengambil langkah tegas berupa penggembosan ban mobil. Upaya ini bertujuan memberi efek jera. ‘’Ini bentuk tindakan tegas, supaya pengendara sadar jika di wilayah itu harus bersih dari parkir,’’ tegasnya. Diakuinya, pihaknya tidak mungkin terus menerus menjaga ruas jalan yang mesti bersih dari parkir sepanjang hari. Maka itu, tindakan yang mampu memberikan efek jera harus dilakukan. ‘’Ketika petugas patroli menemukan pelanggar, langsung menggembosi ban kendaraan.
Setelah dikempesi, langsung diberikan peringatan melalui stiker,’’ ungkapnya. Menurutnya, cara itu lebih efektif dibandingkan harus menunggu pelanggar parkir untuk kemudian diberikan imbauan atau tilang. Penindakan berupa pengembosan
ban itu dilakukan sepanjang jalan dari simpang BPD Bali Cabang Ubud hingga ke simpang Ambengan. Ada ruas jalan tertentu yang dilarang parkir. Itu sudah terlihat dari rambu larangan parkir dan tali pembatas yang diberikan oleh
polisi. Bagi pengunjung yang ingin mengunjungi Ubud bisa memarkir kendaraannya di tujuh kantong parkir yang disediakan di wilayah Ubud. ‘’Beberapa ruas lain masih disiapkan pelang larangan parkir oleh Dishub Gianyar,’’ ujarnya. (kmb35)
Telepon Penting gianyar
Bali Post/nik
ODGJ - Polisi tengah menenangkan ODGJ yang mengamuk dan melukai seorang perempuan hamil.
Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianyar - 947261 BNN Kab. Gyr. - 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314 Koramil Payangan - 974793 Siaga Lantas/ TMC Gianyar - 945820
Polsek Gianyar - 944510 Polsek Blahbatuh - 941165 Polsek Tampsiring - 901110 Polsek Tegallalang - 901575 Polsek Sukawati - 298723 Polsek Ubud - 975316 Polsek Payangan -974794 Unit Kesehatan Matra - 972913 Ambulan Pelayanan Sosial - 945322 Puskesmas Gianyar I & II - 948309 954274 Puskesmas Blahbatuh I & II - 952069 & 942771 Puskesmas Sukawati I & II - 299155 & 294171 Puskemas Tegallalang I & II - 976484 & 901178 Puskesmas Ubud I & II - 974415 & 970112 Puskesmas Tampaksiring I & II - 901224 & 981847
Bali Post/nik
GEMBOSI BAN - Polisi menggembosi ban kendaraan yang melanggar aturan parkir di kawasan Ubud.
JEMBRANA
10
Jumat Wage, 19 Januari 2018
Terkait Kasus Santunan Kematian
Penyidik Bidik Tersangka Lain
Negara (Bali Post) Kasus dugaan korupsi santunan kematian terus dikembangkan penyidik Tipikor Unit Reskrim Polres Jembrana. Bahkan, penyidik pun membidik tersangka lainnya lantaran ada dugaan tidak hanya satu orang yang terlibat. Sejauh ini, penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti di lapangan. Sementara, saat ini penyidik baru menetapkan satu tersangka IS, oknum PNS Jembrana. Berkas IS pun telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana dan diteliti lebih lanjut. Dari informasi, tersangka lain yang dibidik yakni pihak yang memiliki kewenangan di wilayah pengajuan santunan kematian. Kasipidsus Kejari Jembrana I Made Pasek Budiawan, Kamis (18/1) kemarin, mengatakan pihaknya masih mengembangkan kasusnya. Untuk berkas kasus santunan kematian ini masih diteliti setelah sebelumnya diperbaiki penyidik Polres Jembrana. Menurutnya, ada beberapa yang belum dilengkapi, namun tidak terlalu banyak. Karena perlu diperbaiki lagi, berkas itu akan dikembalikan lagi kepada penyidik untuk dilengkapi. Ditanya adanya kemungkinan tersangka lain yang terlibat, berdasarkan hasil penelitian berkas memang ada dugaan mengarah ke sana (tersangka lain). Jaksa masih menunggu dari penyidik SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) tersangka lain. Saat ini masih ada satu tersangka. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A. Sooai saat dikonfirmasi mengaku masih menunggu hasil lebih lanjut. Diberitakan sebelumnya, kasus pencairan santunan kematian fiktif ini modusnya dengan memanipulasi data kematian warga. Sedikitnya ada dua lokasi di Kecamatan Melaya. Bahkan ada yang mengajukan hingga tiga kali. Peran tersangka IS ini sebagai petugas yang melakukan verifikasi permohonan. (kmb26)
Bali Post/olo
POLIKLINIK - Suasana di Poliklinik RSUD Negara. Pelayanan di tempat ini belakangan mendapat sorotan dari sejumlah pasien lantaran sulitnya memperoleh vaksin BCG.
Kesulitan Peroleh Vaksin BCG
Pasien Keluhkan Pelayanan RSUD Negara Negara (Bali Post) – Ketersediaan vaksin di RSUD Negara dikatakan sudah tidak ada. Bahkan, sejak seminggu belakangan, pihak rumah sakit pemerintah ini beralasan masih ngamprah (masih pesan). Kondisi ini pun dikeluhkan sejumlah pasien, terutama yang memilik anak bayi. Sebab, para pasien ini sejak seminggu tidak mendapatkan vaksin BCG, meski sudah masuk jadwal.
Ni Wayan Murti
Bali Post/kmb
Derita Ni Wayan Murti
Penyakit Tidak Jelas, Benjolan di Kepala Makin Membesar
NI Wayan Murti (65) asal Dusun Munduk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, kini hanya bisa pasrah. Selain tak punya biaya untuk berobat, penyakit yang dideritanya juga tidak ada kejelasan. Di kepala Murti, tepatnya di kening sebelah kiri terdapat benjolan yang makin hari semakin membesar. Saat ditemui di rumahnya, Kamis (18/1) kemarin, Murti tampak lemas. Mata kirinya merah. Kuat dugaan karena cukup berat menahan beban benjolan di kening bagian kirinya. Urat pada keningnya juga tampak mengeras. Salah satu putra Murti, Gede Sukawinaya, yang saat itu didampingi kerabatnya mengatakan benjolan di kening ibunya itu mulai muncul pada Juli 2017 lalu. “Saat itu belum besar. Karena ada benjolan, saya bawa ke RSU Negara. Di sana sudah ditangani, bahkan sudah sempat mendapat jadwal operasi. Namun entah bagaimana, dokter di sana tidak berani mengambil tindakan. Akhirnya dirujuk ke RS Sanglah,” tuturnya. Anehnya, selama delapan kali berobat di RS Sanglah, namun tidak ada kejelasan terkait penyakit yang diderita Murti. “Petugas medis mengatakan operasinya akan dilakukan nanti jika muncul di leher. Tetapi sampai sekarang benjolan hanya ada di kening,” katanya. Karena tidak memiliki biaya lagi untuk berobat, mereka pun tidak lagi kontrol ke RS Sanglah. “Tidak ada kejelasan apa penyakitnya. Tindakan yang diambil tim medis juga tak jelas, sehingga kami tidak ke RS Sanglah lagi. Obat yang dikasi juga hanya penghilang nyeri. Kami tidak punya biaya bolak-balik ke Jembrana-Denpasar,” ucapnya yang saat itu juga ada Perbekel Pohsanten Gusti Agung Kade Sultra Gunadi Putra dan Babinsa Pohsanten. Ibu dua anak ini kini hanya bisa diam di rumah dengan sakitnya. Murti berharap benjolan di keningnya tidak semakin besar. Begitu pula ada solusi untuk mengetahui penyakitnya supaya jelas. Selama ini mereka berobat menggunakan BPJS. Kehidupan keluarga Murti juga mengandalkan anaknya yang hanya buruh bangunan dengan penghasilan tidak menentu. Sebab, suaminya sudah meninggal dunia tahun 2001 lalu. “Kami sebagai aparat desa berharap sakit warga (Murti-red) kami ini bisa ditangani dan mendapat solusi yang terbaik,” kata Kade Sultra. (kmb)
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087
Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110
Seperti yang dialami salah satu keluarga asal Kelurahan Pendem, Kamis (18/1) kemarin. Pasien ini mengaku mestinya sudah sepekan lalu anaknya dijadwalkan mendapatkan vaksin BCG. Akan tetapi, saat itu vaksinnya diketahui sudah expired (kedaluwarsa) dan stoknya kosong. Kemudian pihak RSUD mengaku akan meme-
san dulu dan pasien diminta untuk menunggu. Faktanya, sudah lebih dari seminggu dan ia datang ke Poliklinik Anak, namun juga masih belum mendapatkan. “Ini sudah seminggu lebih. Tapi belum ada (vaksin-red) juga,” keluh warga yang sebelumnya menjalani persalinan di RSUD Negara ini. Pasien ini mengaku heran
bagaimana mungkin rumah sakit milik pemerintah bisa tidak mempunyai stok vaksin. Sebab, vaksin itu sangat dibutuhkan warga. Sementara itu, Direktur RSUD Negara Made Dwipayana saat dikonfirmasi mengaku pihaknya tidak mengadakan vaksin tersebut. Sebab, disalurkan dari pusat langsung melalui di-
nas. Di pihak lain, Kepala Dinas Kesehatan Jembrana I Putu Suasta justru mengaku stok vaksin sejatinya masih tersedia di gudang Farmasi Pemkab Jembrana. Vaksin BCG ini disalurkan bukan hanya untuk rumah sakit pemerintah, tetapi juga unit-unit pelayanan kesehatan mulai dari posyandu, puskesmas, termasuk RS swasta. Pengadaan vaksin ini juga bukan berasal dari APBD Kabupaten. Sesuai protap disimpan di gudang farmasi untuk disalurkan ketika ada unit kesehatan yang membutuhkan. “Yang
pasti stok vaksin selalu ada,” tegas Suasta. Dalam sebulan, rata-rata diambil dua kali. Memang penggunaan vaksin BCG di RSUD Negara dalam sebulan rata-rata berkisar lima saja. Sedangkan sebagian besar vaksin melalui posyandu. Semestinya begitu mengetahui stok akan habis ataupun kedaluwarsa, segera dilakukan langkah antisipasi. Artinya segera mengambil vaksin ke gudang farmasi. Ke depan, pihaknya akan melakukan sinkronisasi ke seluruh unit pelayanan kesehatan agar hal ini tidak lagi terjadi. (kmb26)
Terkait Limbah Dibuang ke Pantai
DLH Sarankan Tambak Lakukan Uji Laboratorium Negara (Bali Post) Menyikapi adanya limbah cair yang dibuang ke laut di Pantai Yeh Kuning, Rabu (17/1) lalu, tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jembrana turun langsung melakukan pengecekan. Selain mengecek pembuangan, tim yang melibatkan OPD terkait itu juga mendatangi usaha tambak yang memasang pembuangan tersebut. Kendati pihak tambak telah mengan-
tongi izin operasional, namun dengan adanya pembuangan ke laut itu diketahui belum memiliki izinnya. Kepala DLH Jembrana I Ketut Kariadi Erawan melalui Kepala Seksi Perencanaan dan Kajian Dampak Lingkungan Luh Putu Priladewi mengatakan saat pengecekan diketahui izin operasional tambak sudah lengkap. Seperti dokumen UKL/UPL, tetapi untuk pembuangan langsung ke laut,
pihak pengelola tambak belum memilikinya. Selain mengecek langsung ke tambak, tim yang datang didampingi Babinsa setempat itu juga melihat pipa pembuangan yang menjulur ke arah pantai. Tim meminta kepada pihak perusahaan melakukan uji laboratorium air yang dibuang melalui pipa itu. Sementara untuk pengecekan di tambak mulai proses pembibitan hingga pencucian
udang sudah sesuai prosedur. Termasuk air buangan dari tambak itu disebutkan menggunakan proses prebiotik. Tetapi menurutnya arus dicek kepastiannya, apakah air yang dibuang itu berbahaya atau tidak. “Hasil labnya belum ada. Kita masih menunggu. Dan pihak tambak semestinya harus memperhatikan dan menguji kualitas air yang dibuang ke laut itu,” terangnya. Kendati demikian, tambak
juga harus mengantongi izin terkait pembuangan langsung ke laut. Untuk izin tersebut merupakan kewenangan di pusat. “Kami juga arahkan untuk mengurus itu di pusat, kewenangannya di sana,” tandasnya. Diberitakan sebelumnya, pipa pembuangan limbah di Pantai Yeh Kuning mengeluarkan air keruh. Dari pipa yang menjulur ke pantai itu, selain airnya berwarna pekat juga berbau. (kmb26)
Bangkitkan Budaya Literasi
Pemuda Loloan Inisiasi Gerakan 30MB di Rumah Baca
DI tengah tergerusnya minat baca pada generasi muda, sejumlah kalangan di Gumi Makepung melakukan berbagai upaya. Budaya literasi bukan hanya digencarkan dalam sekolah saja, melainkan juga dari komunitas-komunitas kecil di luar sekolah. Salah satunya di Rumah Baca Loloan, Kelurahan Loloan Timur. Para pemuda yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Loloan menginisiasi budaya literasi melalui gerakan membaca selama 30 menit. Komunitas ini menyebutnya dengan 30MB. Seperti yang terlihat pada Rabu (17/1) malam. Sejumlah pemuda berkumpul di rumah panggung di Loloan Timur. Sebelum melakukan aktivitas membaca, mereka berkumpul seperti biasa. Di atas rumah panggung kayu itu, mereka bercengkerama, bercanda, main handphone, makan, minum dan lain-lain. Namun, memasuki pukul 21.30 Wita, kegiatan 30MB dimulai. Masing-masing mengambil buku yang terpajang di rak-rak Rumah Baca tersebut. Sedikitnya, ada 800 koleksi buku yang disediakan untuk dibaca. “Temanya bebas. Mau membaca apa selama 30 menit, silakan. Setelah itu, mereka memaparkan apa yang telah dibaca,” ujar Hasbil Ma’ani, Ketua Gerakan Pemuda Loloan. Rumah Baca ini mulai dibuka sejak 2016 lalu dan disambut cukup baik oleh masyarakat sekitar. Melalui 30MB ini diharapkan para pemuda bisa sejenak menghentikan kesibukan mereka. Untuk itu mereka bisa mencari pengetahuan melalui
literasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Selain itu, dari materi yang dibaca itu mereka bisa mendiskusikan ilmu yang diperoleh secara langsung dengan teman-temannya. “Artinya walaupun mereka baca sebagian dari satu judul buku, tetapi bisa dapat ilmu dari lima buku atau lebih yang dibaca teman-teman lainnya,” tambahnya. Kegiatan ini, menurutnya, dilakukan seminggu sekali dan dijadwalkan setiap Rabu malam. Pesertanya dari umum. Siapapun boleh mengikuti gerakan 30MB ini. Di luar hari itu, rumah baca ini juga terbuka untuk umum. Kegiatan membaca atau meminjam buku bisa dilakukan, seperti perpustakaan. Selain literasi, komunitas ini juga menyelingi dengan kegiatan sosial lainnya. Salah satunya dengan gerakan seribu rupiah sehari. Hasil uang yang terkumpul kemudian digunakan untuk membantu warga tidak mampu. Beberapa peserta yang datang mengaku tertarik
dengan kegiatan ini, bermula dari nongkrong bersama. Dengan membaca bersama-sama terasa lebih asyik dan terjadi interaksi. “Sebenarnya saya tidak suka membaca. Kalau membaca sering ketiduran. Tapi setelah dilakukan ramai-ramai seperti ini, terasa asyik,” ujar Ahmad Baraas, salah satu peserta baca. Mereka juga terbiasa memaparkan apa yang mereka
baca. Dengan demikian secara tidak langsung membantu memahami sesuatu melalui membaca. “Baca dulu baru paham. Artinya dengan membaca kita bisa menambah pengetahun,” tambah Rachil Ifkar, peserta lainnya. Selama hampir dua jam, diskusi berlangsung terkait apa yang mereka baca. Budaya membaca juga ditanamkan di beberapa tempat
di luar sekolah. Seperti di rompyok kopi yang digagas Nanoq da Kansas. Selain menjajakan minuman dan makanan, di sini juga menyediakan buku-buku koleksi yang bisa dibaca para pengunjung yang sebagian besar merupakan anak-anak muda. Di sini, para generasi muda juga menjadi tempat menyalurkan bakat seni mereka. (olo)
Bali Post/olo
RUMAH BACA – Sejumlah pemuda melakukan kegiatan membaca bersama selama 30 menit di Rumah Baca Loloan. Kegiatan yang disebut 30MB ini dilakukan untuk menumbuhkan budaya literasi pada kalangan muda.
Jumat Wage, 19 Januari 2018
BULELENG
11
Pengawasan WNA Diperketat
Singaraja (Bali Post) – Aktivitas warga negara asing (WNA) di Buleleng belakangan ini terus bertambah. Mobilisasi WNA yang tinggi itu telah disikapi dengan membentuk Tim Pengawasan Orang Asing (Pora). Akan tetapi, karena jumlahnya terus membengkak, membuat Tim Pora belum optimal melakukan pmantauan, sehingga tim yang sama akan dibentuk hingga di masing-masing kecamatan di Bali Utara. Upaya ini dilakukan untuk memperketat lagi pengawasan aktivitas WNA sekaligus menghindari munculnya aktivitas WNA yang mengarah pada tindakan pelanggaran hukum. Kepala Kantor Imigrasi Singaraja Ngurah Mas Wijaya Kusuma, belum lama ini mengatakan, Tim Pora di kecamatan itu akan dibentuk mulai tahun ini. Tahap awal, Tim Pora kecamatan akan dibentuk di Kecamatan Buleleng dan Kecamatan Banjar. Mengapa di dua kecamatan itu. Karena dari hasil pengamatan aktivitas WNA di dua wilayah itu tergolong tinggi. Dia mencontohkan, di Kecamatan Banjar mobilisasi WNA tergolong tinggi karena perkembangan objek wisata Air Panas Banjar yang menjadi pemikat WNA berkunjung ke objek tersebut. Selain itu, WNA kebanyakan menginap di sejumlah vila di Desa Dencarik dan di Desa Munduk. Sementara Tim Pora di Kecamatan Buleleng dibentuk karena konsentrasi wisatawan mancanegara di wilayah ini cukup tinggi, terutama di Kawasan Wisata Lovina. “Dalam pembentukan Tim Pora ini kami melibatkan stakeholders internal dan eksternal seperti camat, Kapolsek, Danramil, dan perbekel,” katanya. Imigrasi Singaraja juga membuka Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di Pelabuhan Padangbai dan Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak. Selama ini, aktivitas orang asing di kedua pelabuhan itu cukup tinggi. Apalagi di Pelabuhan Celukan Bawang belakangan ini beberapa kali kapal pesiar berlabuh. Dalam situasi itu, tidak menutup kemungkinan kalau mobiliasi WNA meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya. “TPI untuk mengawasi arus WNA yang keluar atau masuk Bali. Kami ingin mencegah maksud tidak baik yang bisa saja dilakukan para WNA itu sendiri,’’ ujarnya. (kmb38)
Lupa Cabut Kunci, Motor N-Max Hilang Singaraja (Bali Post) – Kasus curanmor masih marak terjadi di Buleleng. Kasus terbaru terjadi Rabu (17/1) lalu, sekitar pukul 06.30 Wita. Sepeda motor N-Max hitam yang diparkir di kawasan Pasar Anyar, raib digondol maling. Diduga pelaku dengan mudah membawa kabur motor tersebut karena pemiliknya lupa mencabut kunci kontak. Kunci masih nyantol saat sepeda motor itu diparkir di lokasi kejadian. Informasi yang dikumpulkan di lapangan, Kamis (18/1) kemarin, korban M. Sholeh (26), warga Desa Tegallingah Kecamatan Sukasada, sebelum kejadian memarkir sepeda motor DK 6990 VA di area parkir Pasar Anyar, Jalan Sawo Kelurahan Kampung Kajanan, Singaraja. Saat memarkir kendaraannya, korban lupa mencabut kunci kontak. Korban kemudian baru ingat kalau kunci sepeda motornya nyantol. Saat akan kembali mengambil kunci kontak itu, korban terkejut karena tidak menemukan sepeda motornya di tempat parkir. Lokasi hilangnya sepeda motor milik korban hanya beberapa meter diparkir dari pos polisi. Merasa kehilangan, kejadian ini dilaporkan ke SPKT Polres Buleleng. Saat ini, polisi masih menyelidiki kasus curanmor ini. Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan kasus curanmor diakibatkan kelengahan korban sendiri, yang lupa mencabut kunci motornya. Kapolres mengingatkan warga berhati-hati saat memarkirkan kendaraannya dan memastikan kunci motor dalam keadaan tercabut. Sebelumnya, tiga pelaku curanmor yang beraksi di tempat berbeda berhasil ditangkap anggota Satreskrim Polres Buleleng. Ketiga pelaku yakni Didik (35), warga Jalan Pattimura, Kelurahan Kampung Bugis. Pelaku mencuri sepeda motor DK 7584 VD di Jalan Patimura, Singaraja. Selain itu, polisi menangkap Gusti Bagus AWG (16), warga Desa Patemon, Kecamatan Seririt yang mencuri sepeda motor DK 5874 UF di Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt. AWG yang masih di bawah umur saat diamankan ditemukan sepeda motor yang sudah dipereteli. Sedangkan pelaku ketiga ditangkap jajaran Polsek Kota Singaraja di Denpasar Kadek Hanom Widyarsa (18) asal Tabanan sebagai pelaku aksi curanmor di Dusun Bangkang, Desa Baktiseraga Kecamatan Buleleng. Akibat perbuatannya, ketiga tersangka curanmor dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. (kmb38)
Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng
3477 22713 22510, 21841
Polsek Tejakula
28541
Polsek Kubutambahan
23012
Polsek Sawan
24900
Polsek Singaraja
22566
Polsek Sukasada
25791
Polsek Banjar
93347
Polsek Seririt
92450
Polsek Busungbiu
92126
Polsek Gerokgak
92999
KP3 Celukan Bawang
92842
Pospol Wisata Lovina
41010
Pospol Pancasari
25755
Siaga Reskrim
27511
Siaga Intel
29973
Siaga Lantas
22531
Pemadam Kebakaran
21113
RSUD Buleleng
22046
RS Kerta Usada
26278
RS Santhi Graha Seririt RS Parama Sidhi
94554, 94549 29787
Bali Post/kmb38
TROTOAR - Trotoar di jalan protokol di Kota Singaraja banyak tidak ditutup dengan beton permanen. Penutup trotoar ini sesungguhnya difungsikan untuk memudahkan petugas membersihkan sampah atau sedimentasi pada saluran got di bawahnya. Namun, trotoar di beberapa ruas jalan tanpa penutup. Dinas PUPR Buleleng pun menutupnya menggunakan rangkaian bambu. Foto diambil belum lama ini.
Pengembangan ’’Seaplane’’ Terganjal Izin
Data dikumpulkan di lapangan menyebutkan, beberapa lokasi perairan di Buleleng memang potensial untuk dijadikan pelabuhan seaplane. Salah satunya di perairan Kecamatan Gerokgak yang terdapat kawasan teluk yang arus lautnya kecil atau bahkan tidak pernah dilanda ombak pasang. Beberapa tahun sebelumnya, ada perusahaan yang tertarik
untuk menanamkan modalnya untuk mmengembangkan seaplane. Sayang, perusahaan itu gagal berinvestasi di Bali Utara karena sulitnya mengurus perizinan dari pemerintah. Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng Ir. Nyoman Sutrisna, M.M. ketika dikonfirmasi, Kamis (18/1) kemarin, membenarkan pengembangan seaplane di daerahnya
belum terwujud. Sutrisna mengatakan, dari kajian dan beberapa perusahaan yang tertarik mengembangkan seaplane terutama di perairan Kecamatan Gerokgak menunjukkan bahwa potensi wisata bahari ini layak dikembangkan. Dia pun mengaku optimis kalau pengembangan seaplane akan menambah banyak ragam industri wisata di Bali Utara. Apalagi, di
tengah bergeliatnya wisata di Desa Pemuteran belakangan ini, sehingga kalau ada investor yang mengembangkan seaplane dipastikan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Gerokgak. ‘’Ini sangat potensial dan memberikan ragam pengembangan wisata bahari. Waktu itu pemodal asing pernah menawarkan akan mengembangkan seaplane di Buleleng Barat, tapi itu belum terealisasi,’’ katanya. Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Buleleng ini menambahkan, sejak inves-
Singaraja (Bali Post) – Pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih mulai dilakukan jajaran KPU secara nasional mulai Sabtu (20/1) besok. Di Buleleng, jumlah pemilih yang akan disasar dalam coklit ini sebanyak 597.820 orang yang sudah tercatat dalam Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4). Ribuan pemilih itu tersebar di 1.087 tempat pemungutan suara (TPS) di 148 desa kelurahan. Selain coklit, KPU juga meminta agar perekaman KTP elektronik terus digenjot, sehingga penduduk yang sudah wajib KTP tercatat sebagai daftar pemilih, baik pada laga pemilihan gubernur dan wakil gubernur (pilgub), pemilihan legislatif (pileg) maupun pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres). Demikian terungkap dalam rapat koordinasi (rakor) menjelang gerakan coklit serentak di ruang rapat kantor KPU Buleleng Kamis (18/1) kemarin. Rakor itu dipimpin Komisioner KPU Divisi Perencanaan dan Data Made Seriasa dihadiri para Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil), dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Buleleng. Made Seriasa mengatakan, DP4 yang disasar oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) selama satu bulan penuh itu sebelumnya telah dikoordinasikan dengan Disdukcapil. DP4 yang jumlahnya 597.820 orang ini merupakan penduduk yang sudah mengantongi KTP atau yang sudah melakukan perekamanan e-KTP, tetapi belum diterbitkan dan diganti dengan Surat Keterangan (Suket). Selama tahapan coklit ini, petugas PPDP akan mencocokkan
kembali elemen data seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK). Kalau ditemukan penduduk yang NIK-nya tidak sesuai, maka akan dilakukan pembersihan sebelum nantinya akan ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT). “Diawali dengan apel bersama dan mulai Sabtu (20/1) sampai 19 Februari 2018 mendatang, petugas PPDP kami akan men-coklit DP4 yang sudah kami koordinasikan dengan Disdukcapil. Dari data yang ada memang paling besar di Bali dan dari proses ini memang ada kemungkinan datanya bertambah atau sebaliknya berkurang,” katanya. Di sisi lain, Seriasa mengatakan, pada tahapan coklit,
PPDP menyasar penduduk yang sudah tercatat dalam DP4. Penduduk yang belum masuk dalam DP4 itu, tidak akan menjadi sasaran coklit. Agar semakin banyak penduduk yang bisa di-coklit, pihaknya meminta agar Disdukcapil bekerja lebih keras lagi melakukan perekamanan e-KTP hingga 100 persen. Data yang diterima, sampai saat ini, penduduk wajib KTP di Buleleng sudah melakukan perekamanan mencapai 96 persen. Sedangkan, empat persen lagi belum melakukan perekamanan. Untuk itu, sisanya diharapkan dapat melakukan perekamanan secepatnya. “Kita akan kunjungi penduduk yang masuk dalam DP4 dan yang belum
perekamanan kita harapkan Disdukcapil lebih gencar lagi melakukan perekamanan, sehingga kalau KTP elektronik belum terbit bisa diganti dengan Suket,” jelasnya. Seriasa mengatakan, hasil coklit ini akan ditetapkan melalui berita acara sekaligus datanya akan diserahkan ke KPU Bali dan berlanjut ke KPU RI. Nantinya, KPU RI akan mengolah kembali data itu dan baru dikembalikan ke KPU di daerah untuk dilakukan penyempurnaan kembali, hingga nantinya ditetapkan sebagai DPT. “Prosesnya masih panjang, dan setelah coklit ini akan ada berita acara dan datanya diserahkan ke KPU RI dan disinkronkan ke Kemendagri
Singaraja (Bali Post) – Pengembangan Seaplane di Buleleng hingga sekarang belum juga bisa diwujudkan. Padahal, pengembangan wisata bahari ini potensial untuk memberikan hasil positif bagi industri wisata di Bali Utara. Akan tetapi, potensi itu belum juga bisa dikembangkan karena pemodal (investor) kesulitan mendapatkan izin.
tor tertarik mengembangkan seaplane pihaknya berusaha untuk berkoordinasi untuk memfasilitasi investasi tersebut. Dari koordinasi itu, diketahui pemerintah belum memberikan izin kepada investor. Alasannya pun belum diketahui secara pasti, sehingga dengan terpaksa investasi itu ditolak. ‘’Penyebabnya hanya izin saja dan dari informasi yang pernah kami dapatkan kalau pemerintah pusat tak mengizinkan pengembangan seaplane, sehingga investor asing yang pernah merencanakan investasinya ditolak,’’ jelasnya. (kmb38)
dan setelah itu baru dikembalikan ke KPU di daerah,” jelasnya. Sementara itu, anggota Panwaslu Buleleng Putu Sugi Ardana mengatakan, dalam proses coklit ini, pihaknya akan menerjunkan Panitia Pengawas Lapangan (PPL) yang sudah dilantik di 148 desa dan kelurahan. Pengawasan ini menitikberatkan pada proses coklit oleh PPDP apakah sesuai mekanisme dan coklit-nya mengacu pada DP4. “Kita melakukan pengawasan melekat dalam PPDP ini. Kita akan awasi apakah coklitnya sudah berjalan sesuai mekanisme dan dokumen yang di-coklit itu datanya sudah valid sesuai DP4,” katanya. (kmb38)
KPU Coklit Ribuan DP4
Bali Post/kmb38
COKLIT – Mulai Sabtu (20/1) besok, secara serentak dilakukan coklit terhadap DP4 di Buleleng yang jumlahnya 597.820 orang.
KLUNGKUNG
12
Jumat Wage, 19 Januari 2018
KLUNGKUNG MEMILIH Rebut Kemenangan
Koalisi Suwasta dan Bagia Saling ”Jajah” Basis Dukungan
Bali Post/sos
TENDA - Tenda-tenda di GOR Swecapura, Desa Gelgel sudah banyak kosong lantaran pengungsi telah kembali ke kampung halaman.
Sejak Radius Bahaya Diturunkan
6.637 Pengungsi Gunung Agung Pulang berasal dari radius di luar 6 kilometer dari puncak Gunung Agung. Kepulangannya masih tetap secara mandiri. Terkait belasan tenda yang masih berdiri, belum dibongkar. Hal tersebut menunggu situasi gunung benar-benar normal. “Biar tidak seperti pulang kemarin. Tendanya dibongkar, pengungsi datang lagi. Harus masang lagi. Yang berat masang instalasinya,” sebutnya. Pejabat asal Kecamatan Penebel, Tabanan ini menyebutkan warga yang masih bertahan di pengungsian sebagian besar berasal dari Desa Sebudi yang masuk sebagai Kawasan Rawan Bencana (KRB) III atau paling dekat dengan puncak Gunung Agung. Mengingat perkembangan situasi sangat sulit diprediksi, pemkab tetap siap memberikan pelayanan untuk mereka.
“Kami tetap memberikan pelayanan. Untuk yang pulang, kami juga tidak meminta,” ungkapnya. Ketersediaan logistik, sambungnya, juga masih sangat aman. Beras yang menjadi kebutuhan pokok masih ada 14 ton yang dipasok pemerintah, air mineral 497 dus dan mie instan 1.951 dus yang berasal dari donatur. “Logistik tidak ada masalah. Beras yang di posko sudah kosong juga kami ambil. Semuanya masih aman. Cukup untuk beberapa pekan ke depan,” terangnya. Mendekati empat bulan pengungsian, biaya untuk memenuhi keperluan dapur umum mencapai Rp 849.489.128. Itu bersumber dari donasi yang berdasarkan data terakhir mencapai Rp 1.218.739.400. Dalam hal ini, Pemkab Klungkung belum mengeluarkan bantuan
tak terduga yang terpasang pada APBD 2018 sebesar Rp 1,5 miliar. “Bantuan dari donatur sangat membantu untuk mengurangi pengeluaran,” tandasnya. Salah seorang pengungsi asal Desa Muncan, Kecamatan Selat, Ni Ketut Kembar, menuturkan langkahnya pulang dikarenakan situasi sudah mulai membaik. “Keluarga juga sudah banyak yang pulang. Malu juga lama di sini (pengungsian-red). Lebih baik pulang, bisa ngambil pekerjaan juga. Anak juga sekolah,” ucapnya. Untuk diketahui, kepulangan pengungsi berbagai usia ini berlangsung sejak 5 Januari, setelah Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menurunkan radius bahaya erupsi Gunung Agung dari 8 kilometer sektoral 10 kilomenter menjadi 6 kilometer dari puncak. (kmb45)
Semarapura (Bali Post) Perkembangan pariwisata di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung beberapa tahun belakangan semakin pesat. Hal tersebut dijadikan peluang oleh masyarakat untuk membuka usaha penyewaan transportasi roda empat untuk wisatawan. Namun di balik itu, masih banyak kendaraan belum mengantongi izin pariwisata alias bodong.
pembinaan. Demikian pula sosialisasi. “Sosialisasi sudah sering diberikan. Memang kesadaran yang kurang untuk mengurus,” tandasnya. Persoalan tersebut sempat menjadi sorotan anggota DPRD Klungkung I Made Jana. Supaya tak terus berlanjut, pemkab didesak melakukan langkah-langkah penanganan. “Dari sisi kualitas, kendaraannya ya. Tetapi secara legal, belum. Sekarang masih banyak pakai mobil pribadi. Maksud kami, mereka bisa difasilitasi mengurus izin. Buatkan wadah layaknya trevel,” ucapnya. Melalui itu, menurut politisi Demokrat asal Nusa Penida ini, menjadi pelayanan transportasi lebih termanajemen dengan baik. Demikian pula pendapatan ke daerah yang bersumber dari retribusi perizinan menjadi terdongkrak. “Harus bisa termanajemen dengan baik,” tandasnya. (kmb45)
Semarapura (Bali Post) Enam ribu lebih pengungsi Gunung Agung di Kabupaten Klungkung telah kembali ke kampung halaman. Itu masih berlangsung secara mandiri. Meski demikan, belasan tenda yang sebelumnya ditempati masih dibiarkan berdiri. Pembongkaran dilaksanakan jika gunung tertinggi di Bali itu sudah dinyatakan benarbenar aman. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung Putu Widiada, Kamis (18/1) kemarin, menjelaskan pengungsi yang sudah pulang mencapai 6.637 jiwa dari jumlah awal 11.282 jiwa. “Pengungsi yang tersisa 4.645 jiwa. Mereka tersebar di 36 desa/ kelurahan. Turun dari sebelumnya yang mencapai 42 lokasi,” terangnya. Disampaikan lebih lanjut, pengungsi yang pulang
Semarapura (Bali Post) Suhu politik di Kabupaten Klungkung jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klungkung semakin memanas. Pascapendaftaran bakal pasangan calon (paslon) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), partai pengusung terus melakukan persiapan untuk menggalang dukungan. Bahkan, siap saling “menjajah” basis pendukung masingmasing paslon. Ketua DPC Gerindra Klungkung I Wayan Baru yang menjadi Ketua Koalisi I Nyoman Suwirta dan I Made Kasta (Suwasta) menyatakan sudah membentuk tim yang akan menggalang dukungan dari tingkat kecamatan hingga banjar. Anggotanya berasal dari seluruh partai pengusung dan pendukung. “Semoga minggu ini bisa ditetapkan,” ungkapnya, Kamis (18/1) kemarin. Penggalangan dukungan khusus di Nusa Penida, menurut politisi yang juga Ketua DPRD Klungkung ini, akan diperlakukan lebih spesial. Anggota tim akan turun secara bersamaan untuk melakukan gerakan. “Kalau di Klungkung daratan, tim ini akan dibagi. Tetapi kalau di Nusa Penida, datang bersamaan. Spesial,” katanya. D itegaskan, pada era demokrasi ini, penggalangan dukungan tak hanya dilakukan pada basis suara Suwasta. Namun juga “menjajah” ke kandang lawan. “Sasarannya merata. Tidak memandang basis lawan. Kita demokrasi. Tidak harus takut. Banyak cara untuk masuk ke kan-
Bali Post/kmb45
Bali Post/kmb45
I Wayan Baru
Sang Nyoman Putra Yasa
dang lawan,” tegasnya. Merebut kemenangan, dinyatakan mesin partai sudah bergerak jauh sebelum pendaftaran bakal pasangan calon berlangsung. Namun demikian, akan semakin dimaksimalkan beberapa bulan ke depan. “Pokoknya Suwasta menang, Klungkung sejahtera,” imbuhnya dengan menampakkan wajah optimis. Sekretaris DPC PDI-P Perjuangan Klungkung Sang Nyoman Putra Yasa juga menyatakan mesin partainya bersama koalisi sudah bergerak memenangan paket Tjokorda Bagus Oka dan I Ketut Mandia (Bagia). Bakal pasangan calon juga sudah melakukan simakrama ke sejumlah desa dan banjar. “Tim (pemenangan-red) sudah terbentuk. Tinggal menambah
beberapa orang saja. Tinggal penyesuaian,” sebutnya. Anggota Komisi III DPRD Klungkung ini menegaskan timnya juga tak gentar untuk masuk ke basis pendukung Suwasta. “Penggalangan dukungan sampai ke banjarbanjar. Kami memohon suksesi kemenangan pada 27 Juni nanti,” pungkasnya. Seperti berita sebelumnya, paket Suwasta diusung Partai Gerindra, Golkar, Demokrat dan NasDem serta pendukungnya, PBB dan PKS. Incumbent ini pada Pilkada 2013 menang besar di Nusa Penida. Sementara paket Bagia diusung PDI-P dan PKPI serta didukung Hanura. Tjok Bagus pada Pilkada 2013 juga sempat maju sebagai Cabup menang di Kecamatan Dawan dan Klungkung. (kmb45)
Marak, Kendaraan Pariwisata Bodong di Nusa Penida
Kepala Dinas Perhubungan Klungkung I Nyoman Sucitra mengungkapkan, penyewaan kendaraan pariwisata berupa mini bus untuk wisatawan sejak sekitar dua tahun lalu semakin marak, seiring dengan pesatnya pembangunan akomodasi. Hal tersebut sangat memudahkan untuk menuju sejumlah objek. Namun, berdasarkan pengamatannya, sekitar 95 persen belum mengantongi izin. “Jumlahnya cukup banyak. Padahal dari sisi aturan, harus ada. Kalau tidak, tidak akan mendapatkan standar pelayanan minimal. Bisa berakibat pada keselamatan di jalan raya, dan ketidakadilan,” sebutnya, Kamis (18/1) kemarin. Rendahnya mobilitas ken-
daraan, oleh mantan Kasatpol PP Klungkung ini diduga menjadi penyebab hal tersebut. Padahal, dari sisi per-
syaratan pengurusan tidak sulit. “Nusa Penida kan tidak luas. Terus kepulauan. Kendaraannya hanya dipakai di sana saja. Tidak dibawa ke Denpasar. Kemungkinan itu menjadi pemicu enggannya mengurus izin,” terangnya. Mengatasi persoalan tersebut, pihaknya mengaku akan mengumpulkan para pemilik untuk dibuatkan wadah dan selanjutnya difasilitasi pengurusan izinnya ke provinsi. “Kami akan tata ini. Akan difasilitasi untuk izinnya. Sebab ini penting untuk legalitas,” kata pejabat asal Desa Tusan, Banjarangkan ini. Ditegaskan, sebelumnya Dinas Perhubungan bersama kepolisian sudah sempat melakukan penindakan dan
lahan 20 are bisa mendapatkan 50 kilogram cabai hijau. Namun kini hanya 15 kilo. “Panen anjlok. Ini dipetik hijau, masih bisa dapat hasil. Kalau tunggu sampai merah banyak, takutnya makin rontok,” ucapnya. Harga jualnya, untuk hijau Rp 10 ribu per kilogram dan merah Rp 25 ribu. Di tengah panen yang kurang
menjanjikan, harga tersebut tergolong murah. Berbeda dengan musim sebelumnya saat didera situasi sama mencapai Rp 40 ribu per kilo, bahkan sampai mendekati Rp 100 ribu. Dihadapkan hal demikian, ancaman merugi pun menghantui. Terlebih lahan yang ditanami mengontrak Rp 20 juta dalam lima tahun.
Bali Post/sos
Nyoman Sucitra
Cuaca Buruk, Petani Cabai Gigit Jari
Semarapura (Bali Post) Cuaca buruk yang melanda Kabupaten Klungkung beberapa bulan terakhir menyebabkan petani cabai di Subak Selisihan Kangin, Desa Manduang, Kecamatan Klungkung gigit jari lantaran panennya merosot. Kondisi ini diperparah dengan harga jualnya yang tergolong murah. Alhasil, ancaman merugi pun menghantui. Sesuai pantauan, Kamis (18/1) kemarin, tanaman bumbu dapur bercita rasa pedas itu banyak layu. Buahnya masih hijau banyak membusuk dan rontok. Menurut petani Nengah Winata, kondisi itu mulai berlangsung sejak awal berbuah, bertepatan dengan seringnya terlanda cuaca buruk. “Hujan sering, kemudian panas, itu menyebabkan buahnya busuk dan rontok,” tuturnya. Menangani itu, penyemprotan dengan pestisida sudah dilakukan. Namun nyaris tak memberikan dampak. Tanaman cabai masih banyak layu dan meranggas. Disinggung hasil panen, Winata menyatakan turun drastis. Biasanya, setiap enam hari sekali pada
“Kalau sekarang memang belum rugi. Tetapi khawatir juga. Biar dapat hasil tambahan, lahan juga ditanami bunga pacah,” ungkapnya. Kondisi serupa juga membelit petani di Desa Getakan, Banjarangkan, Gusti Ayu Puspawati. “Memang musim ini hasil cabai kurang bagus. Banyak yang busuk,” imbuhnya. (kmb45)
Bali Post/sos
PETANI CABAI - Petani cabai di Subak Selisihan Kangin tengah panen. Hasilnya kurang memuaskan lantaran imbas cuaca buruk.
Bali Post/sos
BERGURAU - Tjokorda Bagus Oka, I Made Kasta, I Ketut Mandia dan I Made Kariada ketika sedang bergurau setelah rapat pleno terbuka penyampaian hasil penelitian administrasi bakal paslon pilkada, Kamis (18/1) kemarin.
Persyaratan Administrasi Kedua Paslon Lengkap
Semarapura (Bali Post) Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Klungkung yang bertarung dalam pilkada, Tjokorda Bagus Oka dan Ketut Mandia (Bagia) serta I Nyoman Suwirta dan I Made Kasta (Suwasta), dinyatakan memenuhi persayaratan administrasi oleh Komisi Pemilhan Umum (KPU) Klungkung. Hal ini disampaikan dalam rapat pleno terbuka, Kamis (18/1) kemarin. Pada rapat tersebut, paket Bagia hadir dengan lengkap. Ketut Mandia mengenakan pakaian hitam dan Tjok Bagus putih. Sementara dari Suwasta hanya dihadiri I Made Kasta. I Nyoman Su-
wirta dikabarkan tengah ada acara bersamaan di Pemprov Bali. Namun demikian, itu tak menghambat segala proses. Ketua KPU Klungkung I Made Kariada menjelaskan sesuai hasil penelitiannya, seluruh administrasi bakal pasangan calon sudah sesuai persyaratan yang ditentukan sebelumnya. Dari sisi kesehatan jasmani dan rohani juga dinyatakan telah lolos. “Untuk Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) juga sudah disampaikan. Seluruhnya lengkap,” terangnya. Terkait surat keputusan pengunduran diri Tjok Bagus sebagai Aparatur
Sipil Negara (ASN) dan Mandia sebagai anggota DPRD Provinsi Bali, disampaikan ke KPU satu bulan sebelum pencoblosan. “Kami yakin bakal paslon ini bisa memenuhi seluruh persayaratan,” ungkapnya. Pria asal Nusa Penida ini menyebutkan, selain LHKPN, bakal paslon juga harus melampirkan rekening dana kampanye paling lambat 12 Februari, bertepatan dengan penetapan paslon. Usai rapat, terdapat hal menarik. Antara Mandia dan Kasta langsung berjabat tangan dan lanjut berpelukan. Ini pun disusul Tjok Bagus. Tawa pun tak terhindarkan. (kmb45)
Jumat Wage, 19 Januari 2018
KARANGASEM
13
SOSOK Kesulitan di KRB MENJELANG pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 27 Juni nanti, Panwaslu Karangasem sudah melakukan berbagai persiapan. Setelah melantik Panwaslu Kecamatan untuk delapan kecamatan, Panwaslu selanjutnya melantik PPL (Pengawas Pemilu Lapangan) se-Karangasem sebanyak 78 orang Rabu (17/1) lalu. Jumlah itu sesuai desa/kelurahan di Karangasem. Ketua Panwaslu Nyoman Tri Arta, saat ditemui di Gedung UKM Centre Amlapura, mengaku cukup kesulitan merekrut PPL ini. Apalagi, perekrutan untuk wilayah yang ada di zona berbahaya atau Kawasan Rawan Bencana (KRB). Sebab, desa-desa yang masuk zona berbahaya itu sudah lama penduduk steril sejak status Awas diumumkan. “Salah satunya kesulitan merekrut PPL di Desa Sebudi, Selat,” katanya. Kesulitan lainnya, ada beberapa desa yang peminatnya sangat sedikit menjadi PPL. Setiap desa rata-rata yang mendaftar satu sampai dua orang. Malah ada hanya seorang yang mendaftar saat hendak dites wawancara, tiba-tiba saja mengundurkan diri tanpa alasan yang jelas. Untungnya, setelah dilakukan proses perpanjangan pendaftaran, ada orang lain yang lebih siap. Malah lulus tes wawancara. Saat ini, seluruh desa/kelurahan sudah lengkap dengan masing-masing satu PPL. Tri Arta menegaskan, tugas PPL adalah mengawasi apa pun setiap tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di setiap desa yang dilakukan oleh KPU Karangasem. Selanjutnya, melaporkannya kepada Panwascam masing-masing, sebelum dibahas lebih lanjut di Panwaslu Kabupaten. Sehingga, ketika ditemukan pelanggaran, bisa diantisipasi dan selanjutnya ditindak sesuai peraturan pemilu. Untuk menegaskan kembali tugas-tugas PPL, usai dilantik, mereka langsung diberikan bimbingan pengawasan teknis di lapangan. (gik)
Bali Post/kmb
WARGA BERKUMPUL - Puluhan warga Subagan berkumpul di Lapangan Tanah Aron, Amlapura dekat Kantor PN Amlapura.
Ratusan Warga Subagan Serbu PN Amlapura Kasus Perusakan Tanah Mulai Disidang
Amlapura (Bali Post) -
Kasus perusakan tanah pelaba Pura Puseh Desa Adat Subagan, akhirnya sampai ke meja hijau. Sidang perdana kasus ini baru dilakukan Kamis (18/1) kemarin di Pengadilan Negeri (PN) Amlapura, sejak kasusnya dilaporkan ke Polsek Kota Amlapura, April tahun lalu. Sidang perdana kasus ini cukup menyita perhatian warga setempat. Puluhan warga berpakaian adat lengkap langsung menyerbu PN Amlapura untuk menyaksikan sidang perdana kasus tersebut.
Bali Post/kmb
BERAS CPP TIBA - Sempat kehabisan stok, beras CPP akhirnya tiba di Posko Pengungsian UPTD Pertanian Rendang.
Cair, Beras CPP untuk Pengungsi Amlapura (Bali Post) Sempat belingsatan karena pasokan beras tersendat, kini warga yang masih bertahan di tempat-tempat pengungsian sudah bisa bernapas lega. Beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sudah cair, malah sudah didistribusikan ke pos-pos pengungsian. Kepala Dinas Sosial Karangasem Ni Ketut Puspa Kumari, Kamis (18/1) kemarin, mengatakan beras CPP untuk Karangasem sebanyak 100 ton saat ini sudah siap. Sebagian jatah dialokasikan untuk mengembalikan beras rastra milik Bulog. Sisanya sudah didrop ke pos pengungsian mulai Rabu (17/1) lalu. Dengan pengembalian beras rastra ke Bulog, warga yang berhak atas beras murah itu sudah bisa mendapatkan haknya. ‘’Sebelumnya, beras rastra kita pinjam untuk pengungsi. Sekarang, penerima rastra juga sudah bisa dicairkan,’’ ucapnya. Selain beras 100 ton tersebut, alokasi bantuan beras juga datang dari Pemprov Bali yang menggelontor beras CPP 207 ton. Dengan kondisi jumlah pengungsi mencapai 45 ribu jiwa, stok beras tersebut diperkirakan cukup memenuhi keperluan pengungsi selama 11 hari ke depan. Puspa Kumari mengakui pendistribusian beras CPP itu sempat ngadat karena masalah administrasi. Salah seorang pengungsi di Pos Pengungsi UPTD Pertanian Rendang, Ni Wayan Wati (40), asal Banjar Besakih Kawan, Desa Besakih, Rendang, mengatakan pasokan bantuan beras itu sempat macet selama empat hari. Untuk memenuhi keperluan makan sehari-hari, pengungsi itu sempat membeli sendiri. Ada juga yang meminjam ke pengungsi lainnya. ‘’Sekarang, beras sudah ada. Kami sangat berterima kasih. Tapi untuk lauk-pauk dan sayur lainnya kosong,’’ ujar Kadek Ita Purnamasari (35), pengungsi asal Banjar Kesimpar, Desa Besakih. I Wayan Wenten dari Dinas Sosial Bali juga mengatakan tersendatnya pendistribusian beras CPP itu karena keterlambatan dari pusat. Selama ini, pihaknya masih menunggu keluarnya prinlog dari Bulog Pusat sebagai syarat pengambilan beras ke Bulog Bali. Ketika prinlog keluar dan sampai di Bulog Bali barulah Dinas Sosial Bali bisa mengajukan amprah. ‘‘Menjadi terlambat karena memang dari pusat terlambat,’’ jelasnya. Wenten menyebutkan beras CPP sudah langsung didistribusikan. Di antaranya ke wilayah Kecamatan Bebandem 10 ton, Kota Amlapura 2 ton, Sidemen 4 ton, dan Rendang 6 ton. Menurutnya, pengamprahan beras CPP memang tidak bisa langsung dari posko pengungsi ke Bulog, tetapi harus melalui Dinas Sosial Karangasem. Petugas Bagian Logistik Pos UPTD Pertanian Rendang I Komang Suparna juga mengakui poskonya sempat tidak memiliki stok beras. Namun saat ini, bantuan beras pemerintah sudah diterima dan sudah dibagikan kepada pengungsi. ‘’Kemarin, datang enam ton beras dan sekarang rencananya datang lagi tiga ton. Stok sejumlah itu untuk 3.000 pengungsi di Kecamatan Rendang,’’ ujarnya. (kmb)
Sidang perdana ini mengagendakan pembacaan dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) dengan menghadirkan empat saksi. Di antaranya I Nyoman Rai sebagai Bendahara Desa Adat, I Gede Karang sebagai Bendesa Adat, I Putu Toya sebagai Bendesa Adat yang lama dan satu saksi lagi dari penggarap tanah. Dalam dakwaannya, JPU menjelaskan kronologis peristiwa yang terjadi sejak April tahun lalu hingga berujung pada pemberhentian prajuru desa setempat saat itu. Karena dituding
terlibat persoalan tersebut. “Sidang berikutnya diagendakan digelar Kamis depan,” kata Nyoman Rai saat dimintai konfirmasi usai menjadi saksi. Banyaknya warga yang datang langsung ke PN Amlapura, cukup mengagetkan petugas keamanan. Terlebih, sejak peristiwa ini terungkap hingga dilaporkan ke Polsek Kota Karangasem, memang sudah berlangsung panas. Warga sengaja datang langsung karena ingin tahu bagaimana proses persidangan kasus itu. Sebab, kasus ini
telah menimbulkan dampak cukup besar terhadap tanah pelaba pura maupun dampak terhadap kepengurusan prajuru setempat kala itu. Bendesa Subagan yang lama, Putu Toya, usai hadir di persidangan sebagai saksi, enggan berkomentar. Beberapa kali dihubungi ponselnya juga tak memberikan jawaban, meski sudah terhubung. Seperti diberitakan sebelumnya, pergantian jajaran prajuru adat di Desa Adat Subagan itu rupanya belum menghapus persoalan kasus
perusakan tanah pelaba Pura Puseh, yang menyeret prajuru lama. Warga beberapa bulan lalu melaporkan perusakan tanah pelaba Pura Puseh Desa Adat Subagan ke Polsek Kota Karangasem. Oknum pengembang yang meratakan tanah itu dikatakan belum memiliki izin dari desa adat. Akan tetapi, investor sudah berani meratakan lahan itu untuk proyek tanah kapling. Belakangan, informasi dari prajuru baru, bahwa oknum pengembang itu sudah mengantongi izin dari prajuru desa adat yang lama. Untuk memperoleh izin itu, bahkan pengembang mengaku kepada prajuru baru, bahwa dia sudah menyerahkan sejumlah uang untuk prajuru lama. Ini membuat situasi di desa adat setempat jadi memanas. Pasalnya, banyak warga tidak
terima atas dugaan tersebut. Desa adat setempat lantas menggelar sangkepan membahas khusus masalah itu hingga ada desakan mengganti seluruh prajuru lama. Seluruh prajuru lama pun langsung diberhentikan saat itu. Kemudian diputuskan diganti melalui pemilihan prajuru baru di wantilan desa adat setempat 17 April lalu. Jajaran prajuru baru itu lantas dikukuhkan pada 10 Mei lalu. Untuk memastikan proses hukum masalah itu, prajuru baru ini bersama panglingsir desa dan beberapa warga terus mengawal proses hukumnya di Polsek Kota Karangasem, hingga dilimpahkan ke Kejari Amlapura, sebelum akhirnya masuk proses persidangan di PN Amlapura. (kmb31)
Capai Rp 10 Miliar, Tagihan Piutang RSUD Karangasem RSUD Karangasem mulai uring-uringan dengan menumpuknya jumlah piutang tahun lalu. Direktur RSUD Karangasem dr. Wayan Suardana mengatakan tagihan piutang RSUD Karangasem selama tahun 2017 sudah mencapai Rp 10 miliar. Angka ini sudah cukup tinggi, sehingga segera harus dilunasi. Dari besaran piutang tersebut, sebagian besar dari klaim BPJS yang belum terbayarkan. Mengapa bisa terjadi seperti itu? DOKTER Wayan Suardana mengatakan hal itu kepada Wakil Bupati Karangasem Wayan Artha Dipa saat rapat rutin pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dengan Wakil Bupati di wantilan Pemkab Karangasem, belum lama ini. Dari tagihan piutang sebesar itu, piutang paling banyak datang dari klaim BPJS yang belum dibayarkan. Pihak rumah sakit belum mengetahui, kendala yang dialami BPJS hingga belum melunasi klaim kepada rumah sakit. Jika piutang ini tak segera dilunasi, maka ini akan berdampak terhadap kegiatan di rumah sakit itu. Selain dari klaim BPJS, piutang ini juga berasal dari penanganan pasien yang terdampak erupsi Gunung Agung. Selama ini, pasien terdampak erupsi Gunung Agung itu
sudah tertangani dengan baik. Akan tetapi, pelayanan pasien terdampak erupsi juga menyisakan piutang. Suardana menyebut total piutang dari klaim yang belum terbayarkan mencapai Rp 2 miliar. “Dari total Rp 2 miliar itu Rp 800 juta di antaranya masuk DSP (Dana Siap Pakai) BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana). Sampai sekarang piutang ini belum terbayarkan. Hal itu akan berdampak buruk terhadap kegiatan di rumah sakit. Terlebih RSUD Karangasem sudah menjadi BLUD (Badan Layanan Umum Daerah),” kata Suardana. Pihaknya meminta bantuan pimpinan OPD lain, khususnya dengan Wakil Bupati Wayan Artha Dipa dan Kepala Dinas Kesehatan Karangasem, untuk mendorong BPJS agar pelunasan piutang bisa dipercepat,
termasuk dari DSP tersebut. Wabup Artha Dipa meminta BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) bersama Dinas Kesehatan, agar segera duduk bersama membahas persoalan ini. Dia meminta persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Tujuannya agar tidak mengganggu kinerja rumah sakit sebagai Badan Layanan Umum Daerah. “Minimal lusa, Kepala Dinas Kesehatan, RSUD Karangasem, dan BPJS sudah bertemu. Kalau piutang sampai Rp 10 miliar, rumah sakit nanti bisa kolaps,” katanya. Dana Sosial Selain masalah piutang, Wayan Suardana juga meminta penjelasan SOP dari pencairan dana bantuan sosial yang diposkan di Dinas Sosial Karangasem itu. Sebagaimana program pemerintah daerah, asalkan mau dirawat di kelas III, maka pelayanan kesehatan itu diberikan secara gratis. Sebagian besar warga yang tidak ditanggung BPJS, kerap memanfaatkan program itu dengan biaya sepenuhnya ditanggung Dinas Sosial Karangasem. Setelah program
dr. Wayan Suardana ini berjalan, rupanya juga menyisakan piutang tahun 2017 sebesar Rp 160 juta. Pihaknya meminta SOP pencairan dana bantuan sosial ini dapat diperjelas, agar pihak rumah sakit bisa menyesuaikan dengan situasi di lapangan. Dia juga berharap seluruh klaim ini bisa segera dilunasi. Agar, operasional rumah sakit tidak terganggu. (gik)
TABANAN
14
Jumat Wage, 19 Januari 2018
SOSOK Anggaran Terbatas KEBERADAAN empat kawasan hutan di Kabupaten Tabanan memerlukan penanganan serius, apalagi memasuki musim hujan disertai angin kencang yang rentan menyebabkan pohon tumbang. Disisi lain, anggaran pemeliharaan dan perawatan kawasan hutan sangat terbatas. Bagi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan A.A. Raka Icwara, pemeliharaan dan pengawasan kawasan hutan di Kabupaten Tabanan telah rutin dilakukan. Tidak hanya saat cuaca buruk, juga saat hari biasa jika memang berpotensi membahayakan pengguna jalan, juga telah dilakukan dalam bentuk perompesan dahan. “Tahun ini kami dapat anggaran 25 juta untuk pemeliharaan, kebersihan dan pengamanan kawasan hutan tersebut,” ucapnya. Anggaran itu dipergunakan untuk empat kawasan hutan, di antaranya hutan bambu di Desa Angseri seluas dua hektar. Di sana disiapkan dua orang petugas. Di hutan Kota Sanggulan seluas empat hektar disangga lima petugas. Hutan Pesiapan/Yeh Nu dengan luas 0,94 hektar melibatkan tiga petugas. Dan hutan di Dangin Carik seluas 0,25 hektar memanfaatkan dua orang petugas. “Meski anggaran terbatas, kami mengoptimalkan alat dan tenaga yang ada,” tegasnya. Dua belas petugas yang tersebar di empat kawasan hutan itu rutin melakukan pembersihan dan pemangkasan, jika dilihat sudah berisiko dan pohonnya tinggi. Tidak hanya keterbatasan anggaran, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga terbatas sarana prasarana. Contohnya di bidang pertamanan tanaman yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, dahannya dirompes. Namun untuk itu pihaknya masih terkendala sky lift. Pasalnya, hanya punya satu sky lift dengan cakupan tanggung jawab kerja yang relatif luas, belum lagi permohonan dari masyarakat. (bit)
Dua Ranperda Inisiatif Disosialisasikan Komisi I DPRD Tabanan
Tabanan (Bali Post) – DPRD Tabanan melalui Komisi I menyosialisasikan dua rancangan peraturan daerah (ranperda) inisiatif DPRD kepada masyarakat, jajaran eksekutif dan praktisi pariwisata. Sosialisasi itu dilaksanakan di ruang rapat pleno DPRD Tabanan, Kamis (18/1) kemarin. Ranperda inisiatif DPRD Tabanan yang disosialisasikan yakni Ranperda Desa Wisata dan Ranperda Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Sejumlah masukan pun disampaikan untuk melengkapi kedua ranperda tersebut. Seperti masukan dari Kepala Bapelitbang Tabanan IB Wiratmaja yang mengatakan penataan pariwisata di Tabanan masih parsial. Alasannya, masih lebih mengedepankan desa wisata. Padahal yang perlu dibangun adalah kawasan wisata. Itu penting agar dapat mengakomodir seluruh potensi dan kawasan pendukungnya. “Desa wisata tidak akan berkembang jika tidak didukung kawasan sekitarnya. Misalnya, saja Desa Wisata Pinge. Desa Wisata Pinge itu sebenarnya hanya banjar berada di bawah desa baru, Kecamatan Marga. Interland ini semestinya juga diatur dalam perda,” ucapnya. Terkait hal itu, pihaknya juga mendesak agar pada ranperda inisiatif dewan ini juga diatur tentang kawasan wisata berbasis desa. “Kalau diizinkan dan dimungkinkan, bisa ditambah nomenklatur baru kawasan wisata berbasis desa itu,” ucapnya. Masukan lain juga diutarakan perwakilan Dinas Sosial yang juga Sekretaris DTW Jatiluwih, Driana Rika Rona. Menurutnya, pengelolaan desa wisata harus memperhatikan sejumlah aspek. Seperti perlu ada pendukung objek wisata. Misalnya homestay atau pondok wisata yang memenuhi standar yang ada. Di samping itu, juga harus bisa memberikan akses bagi kaum disabilitas berupa penyediaan fasilitas layanan bagi disabilitas. “Contohnya saja di DTW Jatiluwih. Pernah ada wisatawan yang menanyakan tentang ada tidaknya fasilitas bagi disabilitas,” ucapnya. Tidak hanya itu, kemampuan bahasa asing juga menjadi masukan yang disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Tabanan I Made Yasa, dalam upaya mendukung potensi desa wisata yang ada di samping bahasa lokal yang memang masih diperlukan untuk kelestarian budaya. Selain itu, potensi desa wisata buatan itu sebagai peluang bagi desa dalam menjaga kelestarian alam dan budaya. Ada pula perwakilan masyarakat yang menanyakan kejelasan perda itu, sejauh mana nantinya perda itu bisa melindungi lembaga desa pakraman, subak dan lainnya. Terkait sejumlah masukan tersebut, khususnya Ranperda Desa Wisata, Ketua Komisi I DPRD Tabanan I Putu Eka Nurchayadi didampingi Sekretaris Komisi I Gusti Nyoman Omardani menyampaikan selaku inisiator pihaknya akan tetap menampung semua masukan, kemudian akan mengkaji dengan tim akademisi. Hal itu nanti akan dibahas dalam rapat kerja. Sekadar mengingatkan, mengawali tahun 2018 ini DPRD Tabanan melalui komisi terkait merancang dua ranperda inisiatif, yakni Ranperda Desa Wisata dan Ranperda Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Khusus untuk ranperda desa wisata saat ini dikatakan sudah ada 43 potensi desa wisata di Tabanan. Dari jumlah itu, baru 16 yang mengantongi SK Bupati. Walau demikian, dipandang belum memiliki payung hukum terkait kebijakn apa yang mesti diambil untuk membentengi desa wisata tersebut. Pasalnya, SK Bupati hanya berupa penetapan saja bukan berbentuk payung hukum. “Minimal ada kepastian bentuk desa wisata yang kita inginkan seperti apa. Itu nantinya disesuaikan dengan kearifan lokal dan potensi yang berbeda dari masing-masing desa itu,” ucap Eka Nurchayadi. Untuk Ranperda inisiatif Pelayanan Terpadu Satu Pintu, hal itu dikatakan lebih kearah bagaimana memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatkan pelayanan perizinan yang cepat dan juga mudah. “Perizinan terpadu itu sudah jalan. Nah sekarang ini pelayanan yang akan kita jadikan terpadu satu pintu. Hal itu sudah pasti dapat mempermudah masyarakat agar bisa lebih efisien waktu dan juga tenaga ketika mengurus perizinan,” jelasnya. (kmb28)
Bali Post/kmb28
SOSIALISASI - Acara sosialisasi dua ranperda inisiatif dewan oleh Komisi I di ruang rapat pleno DPRD Tabanan.
PANTAU - TPID Tabanan saat memantau harga beras medium di distributor beras yang ada di Tabanan.
Bali Post/kmb24
Beras Premium Stabil, Medium Sentuh Rp 11.500 Digelar Operasi Pasar dan Distribusi Bansos Pangan
Tabanan (Bali Post) -
Harga beras premium cenderung stabil, tetapi harga beras medium saat ini menyentuh angka Rp 11.500 per kilogram atau naik sebesar 21 persen dari harga sebelumnya Rp 9.500 per kilogram. Harga ini tentu jauh lebih tinggi dari HET yang ditentukan pemerintah sebesar Rp 9.450 kilogram. Untuk mengatasi lonjakan harga ini Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID) Tabanan bersama OPD terkait, Perpadi dan Bulog, berencana melakukan operasi pasar. Tidak hanya itu, bansos pangan atau dulu dikenal dengan beras sejahtera (rastra) juga sudah mulai didistribusikan sejak Kamis (18/1) kemarin. Kepala Pelaksana TPID Tabanan I Gusti Putu Ekayana, Kamis (18/1) kemarin, mengatakan dari hasil sidak terakhir ke distributor, kenaikan beras itu disebabkan ketersediaan beras medium seret. Bahkan ditingkat distributor ada kesulitan membeli beras medium. “Mereka membeli seharga Rp 10.500 per kilogram. Meski sanggup membeli dengan harga segitu, namun barangnya tidak ada. Atau yang dikirim hanya sedikit.
Jadi bukan karena terjadi penimbunan, tetapi karena berasnya sulit disediakan,” ujar Ekayana. Dari hasil pemantauan ke distributor beras yang ada di Tabanan, rata-rata mereka memiliki stok satu ton untuk beras premium dan lima ton untuk beras medium. Harga beras medium Rp 10.500 yang dibeli oleh distributor dan kemudian dijual menjadi Rp 11.000 per kilogram ditingkat pengecer, sehingga saat sampai di konsumen harganya Rp
11.500. Itulah hasil pemantauan tim ke pasar-pasar. Naiknya harga beras medium, lanjut Ekayana, karena beras jenis ini banyak dicari kalangan menengah ke bawah. Terlebih wisatawan mulai banyak datang ke Bali, sehingga permintaan jadi meningkat. Sayangnya saat ini masih belum panen raya, baik di Bali maupun daerah pemasok beras seperti Jawa Timur dan NTB, sehingga ketersediaan beras medium itu tidak sesuai dengan
tingginya permintaan. Disisi lain beras premium harganya justru masih stabil. Untuk menekan harga beras medium sekaligus memenuhi kebutuhan di masyarakat, pihak TPID sudah bersiap menggelar operasi pasar. “Sekarang tinggal surat dari Pemda untuk pelaksanaannya. Sudah disiapkan. Bulog sendiri sudah siap,” ujarnya. Jika semua syarat sudah lengkap, Operasi Pasar Cadangan Beras Pemerintah (OPCBP) ini akan segera dilakukan dalam waktu dekat. Sebagai tahap awal dalam OPCBP, Bulog menyiaplan 10 ton beras. Daerah pasar yang disasar adalah di daerah Tabanan terlebih dahulu, kemudian menyusul ke kecamatan lainnya. Selain Bulog, TPID Tabanan juga menggandeng Perpadi. Tidak hanya itu, bansos pangan
di bulan Januari ini sudah mulai didistribusikan Kamis kemarin di beberapa desa yang ada di kecamatan Tabanan. “Distribusi bansos pangan itu akan dilakukan bertahap. Beras sudah ada di Bulog sebanyak 173,80 ton. Per penerima kuota manfaat (PKM) mendapatkan 10 kilogram beras,” ujar Ekayana. Dengan operasi pasar dan distribusi bansos pangan itu diharapkan bisa menekan harga beras medium. Kegiatan operasi pasar itu, lanjut Ekayana, akan terus dilakukan sampai harga beras medium mencapai HET. “Kondisi ini juga akan kembali normal jika sudah masuk panen raya. Tapi operasi pasar itu akan terus dilakukan untuk menjaga harga beras medium tidak terus naik, tetapi bisa ditekan sesuai HET,” jelasnya. (kmb24)
Bali Coin, Permudah Transaksi Para ”Traveler”
WORKSHOP - Workshop Bali Coin, Kamis (18/1) kemarin di Marga, Tabanan. BAGI yang suka traveling dan berwisata ada transaksi non-tunai yang bersifat investasi dan sudah pasti sangat aman. Transaksi nontunai yang berbentuk mata uang digital atau cryptocurrency itu disebut Bali Coin. Transaksi Bali Coin di Indonesia dikembangkan di dunia pariwisata, strategi itu tentu
tujuannya untuk memudahkan masyarakat baik dalam dan luar negeri melakukan transaksi saat berlibur. Co Founder dan Developer Bali Coin, Adam Yusfan Edwin, Kamis (18/1) kemarin saat Workshop Bali Coin di Marga, Tabanan mengatakan Bali Coin ini berada di bawah naungan platform terdesen-
tralisasi yaitu Ethereum. Komputer akan terhubung dalam jaringan peer to peer atau tanpa melalui pihak ke tiga. Blockchain Ethereum tidak hanya dapat memproses database yang tersebar seperti halnya Bitcoin, tetapi juga menjalankan smart contract yaitu aplikasi pada jaringan yang diprogram sesuai dengan tujuannya, tanpa ada negara ataupun lembaga yang bisa melakukan sensor, larangan dan mematikan aplikasi tersebut. Dewasa ini banyak industri dan perusahaan menggunakan Ethereum. Untuk di Indonesia sendiri diciptakanlah Bali Coin. Adam menjelaskan, Bali Coin adalah voucher diskon berbentuk crypto currency terbaru yang dibangun di atas teknologi blockchain Ethereum. Bali Coin dapat digunakan secara spesifik untuk industri pariwisata. Seperti booking tiket pesawat, hotel, akomodasi, rental mobil, paket wisata bahkan belanja suvenir. “Jadi bila bertran-
saksi menggunakan Bali Coin akan dapat potongan harga, sebab masuk dalam daftar harga agen,” ujarnya. Kenapa Bali Coin itu difokuskan untuk pariwisata? Kata Adam, industri pariwisata ini sebetulnya sebagai penyumbang devisa kedua terbesar di Indonesia. Apalagi tahun 2019 pemerintah menargetkan 20 juta kunjungan turis asing ke Indonesia. Tentu Bali Coin berpeluang dikembangkan, mengingat besarnya jumlah kunjungan tersebut. Berbagai permasalahan berwisata, terutama untuk wisman bisa diatasi menggunakan Bali Coin, seperti tingginya biaya kirim uang antar negara, mahalnya biaya konversi ke uang lokal, charge kartu kredit, dompet hilang ataupun penipuan dan pemalsuan uang. Pengenalan Bali Coin ke luar negeri dimulai sejak November dan peminatnya cukup banyak. Ada sebanyak 2.500 yang masuk dalam group telegram maupun SNS
Bali Coin, seperti Instagram dan Facebook. Karena komunitasnya sudah tersedia, saat ini Bali Coin sedang mempersiapkan merchant dibidang pariwisata. Bidang pariwisata ini sudah menerima Bali Coin. Workshop ini difokuskan untuk Bali dan Lombok terlebih dulu. Hingga sekarang setidaknya sudah ada 20 merchant yang bekerja sama. Dikatakan, Bali Coin itu bisa ditukar dengan uang, coin itu juga bisa dijual kembali menjadi Ethereum dan kemudian bisa ditransfer ke excharger lokal untuk menerima uang rupiah maupun mata uang lain yang ditransfer ke rekening. Sifat Bali Coin itu, menurut Adam tidak hanya sebatas voucher, tetapi juga sudah termasuk investasi. “Nilai coinnya bisa meningkat sesuai permintaan pasar. Jadi, selain lebih dipermudah juga dapat voucher diskon untuk transaksi pariwisata. Di samping itu bisa juga bersifat investasi,” ujarnya. (ad890)
Bantuan Bedah Rumah untuk 17 Unit Daftar Antrean Capai 500
Program bedah rumah belakangan ini menjadi tren yang digulirkan pemerintah maupun pihak swasta melalui Corporate Social Responsibility (CSR). CSR itu memang didesain untuk memecahkan persoalan sosial dan ekonomi di daerah, tak terkecuali di Tabanan. Tahun ini program serupa akan digulirkan kembali. Lantaran anggaran yang diberikan di 2018 ini terbatas. Karena itu, program bedah rumah itu hanya menyasar 17 unit dari 500 unit daftar tunggu. Dari mana saja sumber dana untuk program bedah rumah itu? “TAHUN ini Tabanan dapat jatah 17 unit dari APBD. Perunitnya senilai Rp 30 juta,” beber Kepala Dinas Sosial Tabanan I Nyoman Gede Gunawan, Kamis (18/1) kemarin. Program bedah rumah yang didanai dari APBD kabupaten itu, lanjut Gunawan, tidak saja untuk rumah ukuran 6 x 4,5 meter dengan fasilitas dua kamar tidur, satu kamar mandi, juga ada tambahan fasilitas lainnya. Seperti satu kamar tidur yang dilengkapi tempat tidur, kasur, bantal dan lemari pakaian. Gede Gunawan mengatakan, untuk
program bedah rumah sejauh ini ada 500 unit daftar tunggu penerima bantuan. Namun dari list antrean tersebut, nantinya masih harus melalui verifikasi. “Ada skala prioritas yang menjadi poin untuk mendapatkan program ini. Seperti terdaftar dalam daftar rumah tangga miskin dan masalah sosial Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS),” jelasnya. Jumlah antrean itu bisa saja bertambah seiring program rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni yang anggarannya berasal dari kementerian sosial. Untuk program pusat,
Kabupaten Tabanan mendapatkan alokasi untuk 100 unit rumah yang tidak layak huni. Alokasi dananya Rp 15 juta per unit. “Kita rutin dapat anggaran pusat untuk renovasi rumah tak layak huni. Misalnya, rumah lama yang tidak diperbaiki dan rusak, maka masuk dalam list tunggu program bedah rumah,” ucapnya. Mantan Kadisdukcapil ini juga mengatakan, pada tahun 2018 ini Tabanan juga akan mendapat BKK dari Kabupaten Badung untuk 300 unit. Hal itu dibenarkan Kepala Bapelitbang Tabanan IB Wira Atmaja. Dikatakannya, BKK Badung diperuntukkan bagi 300 unit. Pihaknya hanya tinggal menunggu kepastian posting anggarannya. Apakah dananya nanti di induk atau di perubahan. “Totalnya Rp 15 miliar. Besaran dana itu sudah merupakan persetujuan antar Bupati. Hanya belum ada kepastian posting anggarannya, apakah nanti diagendakan di induk atau APBD perubahan,” terangnya. Untuk 300
I Nyoman Gede Gunawan unit ini nantinya akan disebar di tiap tiap kecamatan. Tentunya skala prioritas dikedepankan. Dan tingkat kerusakan di rumah itu menjadi pertimbangannya. (bit)
15
Jumat Wage, 19 Januari 2018 Hasil Pertandingan --------------- Liga Prancis ---------------------------------------Amiens SC Angers SCO Guingamp Lille Metz Toulouse PSG
vs vs vs vs vs vs vs
Montpellier 1-1 Troyes 3-1 Olympique Lyon 0-2 Rennes 1-2 Saint-Étienne 3-0 Nantes 1-1 Dijon 8-0
1. PSG 2. Lyon 3. Marseille 4. Monaco 5. Nantes 6. Nice 7. Guingamp 8. Montpellier 9. Rennes 10. Caen
21 21 21 21 21 21 21 21 21 21
18 2 1 67-15 13 6 2 49-21 13 5 3 43-22 13 4 4 48-21 10 4 7 19-20 9 4 8 27-31 8 5 8 23-26 6 10 5 18-14 8 4 9 26-30 8 3 10 14-22
56 45 44 43 34 31 29 28 28 27
Pencetak gol : 20 - E. Cavani (Paris Saint-Germain) --------------- Copa del Rey ---------------------------------------Perempatfinal Atletico Madrid Valencia Espanyol
vs vs vs
Sevilla 1-2 Deportivo Alaves 2-1 Barcelona 1-0
Bali Post/rtr
Bek Barcelona Gerard Pique (kanan) saat laga lawan Real Sociedad.
Pique Perpanjang Kontrak Barcelona Bek Barcelona Gerard Pique, Kamis (18/1) kemarin menyetujui perpanjangan kontrak dengan klub Katalan itu hingga 2022. Bahkan, dalam kontrak baru itu disebutkan klausul buyout senilai 500 juta euro (440 juta pound). Pemain berusia 30 tahun itu menjadi kunci Barca selama ini. Pique tercatat bermain dalam 422 pertandingan sejak bergabung dari Manchester United pada 2008. Tak kurang 20 trofi yang berhasil direbut Pique selama di Nou Camp di antaranya 6 Liga Spanyol dan 3 Liga Champions. Di timnas ia juga diakui keandalannya. Ia menjadi skuad La Roja saat menjuarai Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012. Pique merupakan produk akademi Barca di mana dia bergabung dari 1997 hingga 2004. Pria kelahiran Barcelona itu direkrut MU namun hanya tampil 23 kali dari 19972004, laporan BBC. (kmb39/net)
Ganda Campuran Hanya Tersisa Hafiz/Gloria Jakarta (Bali Post) Pasangan yang disandingkan akhir 2017 lalu Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja menjadi satu-satunya ganda campuran Indonesia yang tersisa di turnamen bulu tangkis Malaysia Masters 2018. Hafiz/Gloria memperoleh hasil positif, sementara duet lainnya, Praveen Jordan/ Melati Daeva Oktavianti, memperoleh hasil minor di pertandingan putaran kedua, Kamis (18/1) kemarin. Dalam pertandingan putaran dua yang dihelat di Axiata Arena, Bukit Jalil, Malaysia itu, Hafiz/Gloria berhasil mengamankan satu jatah tiket perempatfinal usai menumbangkan duet Hongkong unggulan tujuh turnamen, Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah, dua game langsung 21-17, 21-10. Walau mendapatkan kemenangan dengan hanya memainkan dua game langsung, hasil positif itu tidak mudah didapatkan oleh pasangan Indonesia. Mereka harus berjibaku selama 28 menit. Di game pertama, kedua pasangan sempat susulmenyusul angka di awal laga. Ketika kedudukan 5-4 untuk duet Indonesia, Lee/Chau mampu mengejar bahkan membalikkan keadaan 9-5. Hafiz/Gloria berusaha kembali mengejar, namun duet Hongkong tampaknya terlampau hebat untuk disusul, bahkan mereka memimpin dengan jeda enam angka 14-8. Tapi di momen tersebut, tampaknya kepercayaan diri duet Indonesia kembali hingga akhirnya berhasil mengumpulkan satu per satu poin tanpa balas dan membalikkan keadaan 16-14. Tak tinggal diam, Lee/Chau kembali mengejar dan sempat menyusul 17-16. Akan tetapi Dewi Fortuna menaungi pasangan Indonesia yang akhirnya mampu mencetak lima angka tanpa balas untuk memastikan kemenangannya di game pembuka ini. Berbekal kemenangan yang terbilang fantastis di game pembuka, pada game selanjutnya dominasi Hafiz/Gloria semakin terlihat. Walau di awal laga sempat berlangsung ketat dan terjadi hasil imbang 4-4, duet Indonesia mampu mengamankan kemenangannya dengan skor cukup telak di game kedua ini. Sayangnya hasil positif Hafiz/Gloria itu tidak terjadi pada Praveen/Melati yang harus mengakui keunggulan duet Tiongkok unggulan lima, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, dua game langsung 16-21, 12-21 dalam pertarungan putaran dua berdurasi 26 menit. Dengan hasil ini, dipastikan hanya Hafiz/Gloria yang mewakili Indonesia di perempatfinal nomor ganda campuran pada turnamen Level 4 (Super 500) dengan hadiah total 350 ribu dolar AS itu. Di perempatfinal, Hafiz/Gloria akan menghadapi pasangan Korea Selatan unggulan tiga Seung Jae Seo/Kim Ha Na. Ini merupakan perjumpaan kedua dua pasangan ini dengan di pertarungan sebelumnya duet Korea Selatan memperoleh kemenangan. (ant)
Sembilan Pemain The Blues Singkirkan Norwich London -
Tampil dengan sembilan pemain, Chelsea masih mampu memenangi pertandingan saat menyingkirkan Norwich City pada pertandingan ulangan putaran III Piala FA, Kamis (18/1) kemarin. The Blues memenangkan adu penalti 5-3 setelah ditahan imbang 0-0 hingga perpanjangan waktu. Manajer Chelsea Antonio Conte begitu geram saat peluit panjang berbunyi setelah Pedro dan Alvaro Morata diusir keluar lapangan pada masa perpanjangan waktu dan dua kali penalti mereka ditolak. Tapi dewi keberuntungan berpihak kepadanya saat kiper Willy Cabalero berhasil menahan satu tendangan penalti untuk membawa the Blues melaju ke putaran ke-4 dan skor keseluruhan 6-4. Eden Hazard menjadi penendang terakhir sekaligus penentu kemenangan. Michy
Batshuayi membawa Chelsea unggul pada menit ke-53, sebelum Jamal Lewis menyamakan kedudukan pada fase akhir pertandingan untuk tim Championship tersebut. Di putaran keempat Chelsea akan ditantang Newcastle United. Laga ini akan dimainkan pada 27-30 Januari. Sukses Chelsea tidak diikuti tim lain di Liga Inggris. Bournemouth tersingkir setelah takluk 0-3 di tangan tim divisi ketiga Wigan Athletic. Wigan, yang memenangi kompetis ini lima tahun si-
lam namun sejak itu telah tergelincir dua divisi, menaklukkan tim lapis kedua Bournemouth dengan gol Sam Morsy di babak pertama. Dua gol cepat dicetak pada babak kedua dari Dan Burn dan Callum Elder. Swansea City, tim juru kunci Liga Inggris, juga mencapai putaran keempat di mana Wilfried Bony mengemas gol penentu kemenangan saat mereka menyingkirkan pemuncak klasemen Championship Wolverhampton Wanderers 2-1. (kmb39/rtr/ant)
PENYELAMATAN - Gelandang Chelsea Eden Hazard memeluk kiper Willy Caballero yang membuat satu penyelamatan pada fase adu penalti pada pertandingan Piala FA melawan Norwich City, Kamis (18/1) kemarin.
Barcelona Eksekusi penalti Lionel Messi dapat digagalkan Diego Lopez ketika juara bertahan Copa del Rey (Piala Raja) Barcelona menelan kekalahan 0-1 di markas rival sekotanya, Espanyol, Kamis (18/1) kemarin. Kegagalan di laga pertama itu mengakhiri laju tidak terkalahkan Barca sebanyak 29 pertandingan di semua kompetisi. Lulusan akademi Espanyol Oscar Melendo mencatatkan gol semata wayang di per-
tandingan ini pada menit ke-88, setelah penalti Messi dapat ditahan mantan kiper Real Madrid Diego Lopez pada awal babak kedua. Barca tidak pernah kalah dari Espanyol sejak 2009. Hasil kemarin merupakan kekalahan pertama mereka dari rival sekota di ajang Piala Raja sejak 1970. Pertandingan terakhir di mana mereka menelan kekalahan di semua kompetisi adalah di Piala Super Spanyol dari Real Madrid.
Pertandingan kedua akan dimainkan di Nou Camp pada 26 Januari. Di tempat lain, Sevilla bangkit dari tertinggal satu gol untuk menang 2-1 di markas Atletico Madrid. Strategi pelatih Atletico Diego Simeone untuk mengistirahatkan kiper nomor satu Jan Oblak dan memainkan Miguel Angel Moya menjadi ‘’senjata makan tuan’’. Moya membelokkan bola umpan silang ke gawangnya sendiri pada menit ke-79 yang membuat skor menjadi
imbang 1-1. Enam menit sebelumnya Diego Costa mencetak gol untuk Atletico. Sedangkan Joaquin Correa mengemas gol penentu pada menit ke-88 untuk memberi kemenangan yang sangat dibutuhkan pelatih baru Sevilla Vincenzo Montella. Valencia juga menaklukkan peringkat kedua tahun lalu Deportivo Alaves dengan skor 2-1 di kandang sendiri. Tim tamu unggul terlebih dahulu melalui Ruben Sobrino
Lopez Gagalkan Penalti Messi
Reli Dakar
Sainz Perbesar Keunggulan Buenos Aires Pereli Spanyol Carlos Sainz memperbesar keunggulannya di Reli Dakar menjadi lebih dari satu jam, Kamis (18/1) kemarin, setelah panitia penyelenggara membatalkan penalti sepuluh menit yang dijatuhkan kepadanya di awal pekan karena insiden dengan pembalap quadbike. Juara dunia reli sebanyak dua kali itu, dan ayah dari pembalap Formula 1, finis di peringkat ketiga untuk Peugeot pada tahapan ke-11 kemarin. Rute yang dilalui sepanjang 281 km dari Belen ke padang pasir Fiambala dan Chilecito di Argentina. Sainz kini unggul satu jam 45 detik atas peringkat kedua yakni Stephane Peterhansel yang mengakhiri lomba di urutan keempat. Peterhansel yang asal Prancis merupakan juara 13 kali lomba ini. Etepa ke-11 dimenangkan pereli Toyota asal Belanda Bernhard ten Brinke. Posisi kedua direbut Cyril Despres dari tim Peugeot. Juara Dakar dua kali asal Qatar Nasser Al Attiyah (Toyota) berada di urutan kelima tertinggal satu jam 24 menit. Sainz memulai etape ke-11 dengan keunggulan 50 menit namun, ia kemudian mendapatkan sepuluh detik tambahan berkat kebijakan para steward. ‘’Carlos sekarang unggul dengan nyaman dan Stephane membayangi dia di posisi kedua. Namun masih panjang jalan yang harus dilalui sampai finis dan kami harus mendapatkan Cordoba tanpa drama, yang tidak pernah diberikan,’’ kata ketua Peugeot
Bali Post/rtr
Sport Bruno Famin. Pereli Belanda Kees Koolen mengklaim pada awal pekan ini bahwa Sainz menubruk motornya pada tahapan sebelumnya dan tidak berhenti memberikan pertolongan. Pengawas lomba menjatuhkan hukuman penalti 10 menit kepada Sainz itu. Sainz membantah adanya kontak dan Peugeot mendukung dirinya. ‘’Kami mengapresiasi para steward yang meninjau kembali dan memeriksa kembali semua dokumen dan bukti lain yang mereka miliki,’’ kata Famin dalam pernyataan Peugeot. ‘’Kami memberikan data yang cukup kepada mereka, terkait dengan kecepatan dan pergerakan mobil. Mereka dapat membandingkannya untuk memeriksa dan memastikan bahwa Carlos memiliki sudut pandang yang tepat dan tidak pernah kami ragukan.’’ Pada kategori sepeda motor, pereli Spanyol Joan Barreda harus mengundurkan diri setelah memerlukan bantuan medis dekat Fiambala. Toby Price asal Australia, juara 2016, memenangi tahapan ini. Klasemen umum masih dipegang pereli Austria Matthias Walkner yang mengendarai KTM yang unggul 32 menit atas pereli Honda asal Argentina Kevin Benavides. Tahapan ke-12 yang berlangsung Jumat ini, mengambil start di Fiambala menuju San Juan dengan rute sepanjang 375 kilometer, dan trek penghubung sepanjang 348 kilometer. Reli akan berakhir di Cordoba pada Minggu. (rtr/ant)
pada menit ke-66, namun pemain internasional Portugal Goncalo Guedes menyamakan kedudukan untuk Valencia pada menit ke-73. Bek Alaves Adrian Diequez diusir keluar lapangan pada menit ke-77 karena mendapatkan dua kartu kuning dalam rentang waktu sembilan menit. Penyerang Valencia Rodrigo Moreno mengambil keuntungan penuh melalui tembakannya ke tiang dekat delapan menit sebelum waktu habis. (rtr/ant)
Pesta Gol di Parc des Princes Paris Edison Cavani mencetak rekor saat Paris Saint Germain mencetak kemenangan terbesar di Parc des Princes dengan mencukur Dijon 8-0 pada pertandingan Liga Prancis, Kamis (18/1) kemarin. Namun bintang malam itu adalah Neymar yang mengemas empat gol. Cavani mencetak gol menit ke-21 yang membawa PSG unggul 3-0. Penyerang Uruguay itu kini telah menghasilkan total 156 gol di semua kompetisi untuk PSG. Ia menyamai rekor Zlatan Ibrahimovic yang membela PSG 2012-2016. Neymar, yang baru pulih dari cedera, mencuri perhatian dengan empat kali mengoyak gawang tim tamu. Raihannya itu membuat dia telah mengoleksi 15 gol di musim ini. Pesta di Parc des Princes dilengkapi dengan dua gol Angel Di Maria dan pemain pengganti Kylian Mbappe. Kemenangan ini mengantarkan tim asuhan Unai Emery mengoleksi 56 poin dari 21 pertandingan. PSG ung-
gul 11 poin atas peringkat kedua Olympique Lyon yang menang 2-0 di markas En Avant Guingamp. Di Maria membawa PSG memimpin pada menit keempat ketika ia mengarahkan bola ke sudut atas gawang dari tepi kotak penalti, setelah mendapatkan operan dari Giovani Lo Celso. Pemain Argentina itu mengubah skor menjadi 2-0 sebelas menit kemudian dengan mengarahkan umpan Neymar di depan gawang. Situasi bertambah buruk bagi tim tamu, yang tertinggal 0-3 pada menit ke-21 ketika Cavani menanduk umpan silang Di Maria. Tiga menit sebelum turun minum, Neymar melepaskan tendangan bebas melengkung melewati kiper Baptiste Reynet yang mati langkah. Neymar mencetak gol keduanya pada menit ke12 babak kedua, dengan menaklukkan Reynet dari jarak dekat. Pemain Brazil itu kembali mengemas gol pada menit ke-73, dengan melewati enam pemain Dijon sebelum mengukir gol
dengan tembakan keras dari dalam kotak penalti. Empat menit kemudian, Mbappe mendapat umpan dari Neymar dan pemain internasional Prancis itu mencetak gol ketujuh PSG dengan tembakan kaki kiri. Neymar menambah penderitaan tim tamu ketika ia mengonversi penalti pada menit ke-83 setelah Cavani dijatuhkan di depan gawang. Mantan pemain Barcelona itu, yang juga memberi dua assist, dicemooh ketika ia mengambil penalti. Saat itu Cavani akan memecahkan rekor gol klub seandainya dia yang menjadi eksekutor dan mengoversinya. Pada pertandingan yang dimainkan lebih awal, Nabil Fekir dan Houssem Aouar membantu Lyon menggeser Olympique de Marseille dan AS Monaco menuju ke peringkat kedua. Mereka unggul satu poin atas Marseille, yang menang 2-0 atas RC Strasbourg dan dua poin atas Monaco, yang bermain imbang 2-2 dengan Nice. (kmb39/rtr/ant)
olah raga
16
IGN Oka Darmawan
Jumat Wage, 19 Januari 2018
Bali Post/022
Oka Darmawan Tukar Jabatan dengan Budi Adnyana Denpasar (Bali Post) IGN Oka Darmawan yang menjabat Wakil Ketua Umum KONI Bali masa bakti 2013-2017, kini dipercaya menjabat Sekum KONI periode 2017-2021, menggantikan Nyoman Budi Adnyana. Sebaliknya, Budi Adnyana sekarang masuk Kabinet KONI yang dinakhodai Ketut Suwandi menjabat Wakil Ketua Umum. Budi Adnyana bersama Nyoman Mardika (KONI Kota Denpasar) dipercaya menjadi tim formatur penyusunan pengurus hasil Musorprov KONI Bali, di Buleleng, 16 Desember 2017 lalu. Bahkan, susunan pengurus KONI Bali telah ditandatangani Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman pada 16 Januari lalu. Sekum IGN Oka Darmawan, Kamis (18/1) kemarin menjelaskan, beberapa pengurus lama dipertahankan, mengingat kinerja mereka telah berhasil mengatrol posisi Bali di ajang PON, dari peringkat kesembilan melonjak ke urutan keenam. Diakuinya, jika dibandingkan periode sebelumnya, melibatkan 47 personel, dan memiliki sembilan bidang. ‘’Namun, pada masa bakti sekarang ini, mempunyai 10 bidang, dan melibatkan 57 orang,’’ tuturnya. Oka Darmawan mengakui kabinet sekarang memang agak gemuk, karena disesuaikan dengan kebutuhan. Dicontohkan, di tubuh induk organisasi olahraga di Bali ini terdapat Bidang Kesehatan, yang dianggap sangat perlu dan mendesak. ‘’Bagaimana pun baik atlet maupun pelatih, dituntut harus tetap sehat jika ingin mengukir prestasi,’’ sebut Oka Darmawan. Selain itu, terdapat Bidang Kesejahteraan Pelaku Olahraga dan Mobilisasi Sumber Daya. ‘’Saya kira sudah saatnya memikirkan kesejahteraan pelaku olahraga, utamanya menyongsong hari tuanya,’’ ujarnya. Di samping itu, dua bidang yakni Pendidikan dan Penataran (Diktar) dan Pengumpulan dan Pengolahan Data, digabung menjadi Bidang Diktar dan Puhlata. ‘’Komposisi kepengurusan KONI Bali juga dilengkapi Badan Audit Internal,’’ ungkapnya. (022)
Pembangunan Arena Sepatu Roda Terkendala Desain Palembang (Bali Post) Pembangunan Arena Roller Skate (sepatu roda) di Jakabaring Sport City, Palembang untuk Asian Games XVIII hingga kini terkendala belum adanya desain. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumsel Basyaruddin Akhmad di Palembang, Kamis (18/1) kemarin, mengatakan saat ini belum ada kesepakatan antara Pemprov Sumsel dan Dewan Olimpiade Asia (OCA) untuk desain arena sepatu roda. ‘’Sebenarnya kami sudah membuat desain tapi tenyata desain ini harus sesuai dengan standar OCA,’’ katanya. Ia berharap penyesuaian desain ini tidak memakan waktu lama mengingat arena ini akan digunakan dua cabang olahraga sekaligus yakni roller skate dan skateboard. Sementara untuk dana, menurutnya, bukan persoalan lagi mengingat sudah ditetapkan akan menggunakan dana OCA. ‘’Untuk pembangunannya mungkin tidak terlalu lama. Mungkin sekitar tiga bulan saja,’’ ujarnya. Arena roller skate di Jakabaring ini sebenarnya sudah ada sejak 2011 saat Sumsel menjadi tuan rumah SEA Games XXV sehingga hanya perlu renovasi saja. Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyatakan pembangunan sebanyak 10 dari 12 arena olahraga (venue) untuk ajang Asian Games XVIII 2018 telah rampung. Kesepuluh venue tersebut yakni menembak, rowing, kayak, voli pantai, sepak bola wanita, tenis, soft tenis, triatlon, sepak takraw, dan boling. (ant)
Pasific Caesar Ganti Pemain Asing Jakarta (Bali Post) Klub Pacific Caesar Surabaya mengganti pemain asingnya Michael Fey dengan Anton Waters jelang melakoni Seri V Liga Bola Basket Indonesia musim 2017-2018 di DBL Arena Surabaya, 19-21 Januari 2018. Pelatih Pacific Caesar Kencana Wukir, di Jakarta, Kamis (18/1) kemarin, tidak mau mengungkapkan secara rinci alasan di balik pergantian tersebut, namun yang pasti itu bukan cuma terkait teknis. ‘’Ada faktor-faktor lain yang membuat kami memutuskan mengganti Michael Fey, bukan semata tentang teknis,’’ ujar Kencana dikutip dari laman resmi IBL. Michael Fey sendiri bermain cukup bagus di enam laga Pacific Caesar sebelum Seri V. Center bertinggi badan 211 sentimeter itu berhasil membuat rata-rata 17,17 poin dan 10 rebound per game. Kencana Wukir pun mengakui bahwa Anton Waters yang baru berusia 24 tahun kalah pengalaman dengan Michael Fey. Meski demikian, center bertinggi badan 201 sentimeter itu sempat bermain dengan tim APOP Paphou di Liga Siprus sebelum menginjakkan kaki di Indonesia. ‘’Saat ini Waters sudah tiga kali berlatih bersama tim. Saya akan memainkannya di seri kelima agar ikatan batin antara dia dan rekan-rekannya semakin terbentuk,’’ kata pelatih yang akrab disapa Kiki ini. Bukan tidak mungkin keberadaan Antoni Waters memberikan warna baru bagi permainan Pacific Caesar yang kini berada di peringkat ketiga klasemen sementara Divisi Putih dengan 11 poin hasil empat kali menang dari tujuh laga. Apalagi jika semua pemain memberikan performa maksimal, ditambah lagi bermain di hadapan masyarakat Surabaya, Pacific bisa saja mendapatkan hasil positif di Seri V demi memperbesar peluang melangkah ke playoff. ‘’Di depan pendukung dan publik Surabaya kami harus berikan yang terbaik,’’ tutur Kencana. Adapun di Seri V Surabaya, Pacific Caesar akan menjalani tiga pertandingan yaitu melawan Siliwangi Bandung pada Jumat (19/1), Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja pada Sabtu (20/1) dan Stapac Jakarta pada Minggu (21/1). Laga lain pada Jumat ini adalah Pelita Jaya vs Satya Wacana Salatiga dan BSB Hangtuah vs NSH. (ant)
Bali Post/kmb
LAPIS - Tim tuan rumah Bali United dan tamunya sama-sama menurunkan pemain lapis kedua dalam melakoni laga perdana Piala Presiden, Grup D, di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (19/1) sore ini.
Piala Presiden
BU dan Pusamania Borneo Turunkan Pemain Lapis Mangupura (Bali Post) -
Tim tuan rumah Bali United (BU) maupun tamunya Pusamania Borneo FC sama-sama menurunkan pemain lapis pada laga perdana turnamen Piala Presiden, di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (19/1) sore ini. Kendat demikian, baik Serdadu Tridatu maupun Borneo FC tetap mematok target bisa memetik kemenangan, guna lolos pada babak berikutnya mewakili Grup D. Pelatih BU di Piala Presiden Hans Peter Schaller, di Kuta, Badung, Kamis (18/1) kemarin menjelaskan, skuad Serdadu Tridatu memang harus terbagi, sebab sebagian pemain terbang ke Thailand guna melakoni babak play-off melawan tuan rumah Chiangrai United di Liga Champions Asia. ‘’Meskipun demikian, kami tetap mematok target
kemenangan,’’ kata Hans Peter. Kiper BU Kadek Wardana menjelaskan, skill-ball dan kualitas para skuad Bali United tidak beda jauh. Oleh sebab itu, dirinya jika dipercaya mengawal gawang, bakal berjibaku, dan tak masalah dengan pemain yang diturunkan. ‘’Saya kira semua pemain ingin menunjukkan kemampuan terbai-
knya, sehingga mereka layak berkostum kebanggaan Bali United,’’ ujarnya. Sementara pelatih Pusamania Borneo FC Ponaryo Astaman menjelaskan, pemain inti berlatih di Yogyakarta, dan sedang menyiapkan diri untuk melakoni Kompetisi Liga 1, sedangkan pihaknya bakal menerjunkan pemain U-19, ditambah beberapa pemain pinjaman.
Kiper Borneo Nadeo Argawinata tak mengkhawatirkan kekuatan timnya. Bahkan, justru laga melawan Bali United dipakai kesempatan bagi pemain untuk tampil maksimal, dan menunjukkan kualitasnya. Dari Malaysia Laga berikutnya Grup D, mempertemukan Persija Jakarta melawan PSPS Pekanbaru, Riau. Pelatih Persija Alessandro Stefano ‘’Teco’’ Cugurra Rodrigues mengakui asuhannya baru saja datang dari Malaysia. ‘’Kami langsung ke Bali, istirahat hanya sehari, dan Tim
Macan Kemayoran harus meladeni PSPS Riau, Jumat (19/1) ini. Persiapan kami sangat mepet,’’ kata Teco. Sementara pelatih PSPS Riau Jafri Sastra mengakui hanya timnya berada di level Liga 2. ‘’Nanun, bagi kami tak masalah, bahkan kami ingin membuktikan bisa mengalahkan tim Liga 1,’’ tutur Jafri Sastra. Seorang pemain PSPS Riau Victor Pae juga bertekad memberikan perlawanan sengit terhadap Persija. ‘’Motivasi anak-anak justru berlipat-lipat jika meladeni tim tangguh,’’ tutur Victor. (022)
Widodo Dapat Bocoran Chiangrai dari Teco Mangupura (Bali Post) Laga Bali United saat menjamu tamunya Tampines Rovers Singapura dengan skor akhir 3-1 pada pertandingan perdana Liga Champions Asia (LCA) di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, Selasa (16/1) lalu, kemungkinan besar dipantau pelatih utusan Chiangrai United, Thailand, termasuk beberapa reporter dari negeri Gajah Putih, yang sengaja meliput pertandingan bergengsi tersebut. Sebaliknya, Pelatih Kepala Bali United Widodo Cahyono Putro juga menerima bocoran seputar peta kekuatan tim Chiangrai United dari pelatih asal Brazil Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues, yang kini menangani Persija Jakarta. Pelatih yang akrab disapa Teco ini telah menangani Chiangrai United selama empat tahun. ‘’Saya bersyukur mendapat informasi dari Teco tentang kekuatan Chiangrai,’’ ungkap Widodo. Dikemukakan, para punggawa Chiangrai jika tampil di depan pendukung setianya, motivasi dan semangat juangnya untuk mengalahkan bisa berlipat-lipat. ‘’Teco juga menyebutkan penampilan Chiangrai United, ciri khasnya senantiasa menekan (pressure) lawan,’’ kata Widodo. Selain itu, para pemain Chiangrai tak suka terlalu banyak mengotak-atik bola. Meskipun masukannya minim,
Widodo bersyukur dirinya minimal bisa mengetahui pola permainan. Selanjutnya, Widodo berniat menganalisis pola permainan Chiangrai berikut upaya meredamnya. ‘’Saya akan berdiskusi dengan tim pelatih, bagaimana caranya supaya kami punya taktik jitu untuk mengantisipasi serangan gencar yang dilancarkan pasukan wakil LCA dari Negeri Gajah Putih tersebut,’’ paparnya. Rencananya, Bali United memboyong 18 pemain ke Thailand, dan berangkat Sabtu (20/1) besok. Tim Serdadu Tridatu dibagi skuadnya memperkuat Piala Presiden dan Liga Champions Asia, namun tetap prioritas berlaga ke level Asia. ‘’Maaf, saya belum bisa membeberkan taktik dan strategi pemungkas, guna meredam keganasan penampilan Chiangrai United, sebab saya belum berdiskusi bersama tim pelatih, bahkan saya baru menerima informasi ini 10 menit yang lalu. Namun, kalau menyangkut serangan balik cepat, memang sudah menjadi ciri khas Bali United,’’ kilah mantan bomber nasional ini. Di sisi lain, Teco menegaskan, dirinya harus bersikap profesional, apalagi saat ini terikat kontrak dengan tim Liga 1 di Tanah Air yakni Macan Kemayoran. ‘’Saya selaku pelatih Persija juga akan berlaga ke LCA, dan saya perlu informasi dari pelatih Widodo tentang kekuatan Tampines Rovers Singapura,’’ ucap Teco. (022)
Widodo Cahyono Putro (kiri)
Bali Post/022
Bali Post/ant
HADANGAN - Pesepak bola Persebaya Surabaya Rishadi Fauzi (kanan) menghindari hadangan penjaga gawang PS TNI Teguh Amiruddin (tengah) dalam pertandingan Piala Presiden 2018, di Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur, Kamis (18/1) kemarin. Persebaya Surabaya dan PS TNI bermain imbang dengan skor 1-1.
PS TNI Tahan Imbang Persebaya
Surabaya (Bali Post) Persebaya Surabaya gagal menang di laga perdana Piala Presiden 2018 setelah ditahan imbang tamunya, PS TNI, dengan skor 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Kamis (18/1) kemarin. Ferinando Pahabol menyelamatkan Persebaya dari ancaman kekalahan lewat golnya di babak kedua. ‘’Kami harus kerja keras untuk bisa menang. Meski lawan cetak gol dulu, akhirnya kami bisa cetak juga dan hasilnya imbang,’’ ujar Pelatih Persebaya Alfredo Vera kepada wartawan usai pertandingan. Gol-gol pada pertandingan yang disaksikan 10 ribu penonton itu masing-masing dicetak oleh Manahati Lestusen (PS TNI) menit ke-67 dan disamakan kedudukan oleh Ferinando Pahabol (Persebaya) menit ke-76. Sejak menit ke-15, tim tuan rumah harus bermain 10 orang setelah kiper Miswar Saputra diganjar kartu merah oleh wasit Novri Ikhsan karena memblok bola secara sengaja di luar kotak penalti. Persebaya akhirnya memasukkan kiper cadangannya, Dimas Galih, dan menarik Abu Rizal yang berposisi sebagai bek kanan. Meski kalah pemain, Persebaya
terus menggempur pertahanan PS TNI dan menciptakan sejumlah peluang, beberapa kali di antaranya melalui Rishadi Fauzi. Hingga 45 menit babak pertama berakhir, skor imbang 0-0 tetap bertahan. Pada babak kedua, Bonek Mania sempat terdiam setelah kapten PS TNI sekaligus gelandang Timnas Indonesia, Manahati Lestusen, berhasil menceploskan bola ke gawang Persebaya. Namun, gol PS TNI hanya bertahan kurang dari 10 menit usai pemain baru Persebaya, Ferinando Pahabol, mencetak gol melalui tendangan kerasnya setelah memanfaatkan bola liar hasil tendangan penjuru. Tak ada lagi gol yang terjadi pada pertandingan tersebut dan kedua tim harus sama-sama puas mengkoleksi satu poin di klasemen Grup C. Sementara itu, Pelatih PS TNI Rudy Eka Priyambada mengakui jika pemainnya kurang siap memanfaatkan peluang, sehingga serangan yang dibangunnya sia-sia karena tidak tenang di depan gawang lawan. ‘’Bermain di hadapan puluhan ribu penonton membuat pemain nervous. Tapi, kami bersyukur mampu mencuri poin dan memperbaiki permainan untuk laga berikutnya,’’ katanya. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Jumat Wage, 19 Januari 2018
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Dcr Guru Private Renang,sabar, tlaten,dsiplin,pglm min 2th,P. time.CV:hrdbali2018@gmail.com
Bth Admin Wnt u/ Farm Dentim Hub:087861041828 SMK diutmkan
Dcr Bartender & Chef u/Rest Ubud Telp. 081916332020
Dcr Graphic & Web Design,S1 pglm 3 th, hrd@melali-mice.com
Dicari Teraphist Spa,Punya Pengalaman,PenampilanMenarik, Gaji Memuaskan&Bisa Treatment Salon.Hub:085739088323
Dibtuhkan:QS Proyek/Kontraktor yg Berpengalaman Jln.Karya Makmur Perum Perintis No.88 Telp:081239693760
Dcr Supir pribadi,Tenaga OB & Serabutan,PRT Tel:081237790635
B.BP.001.01.18.0000257
B.BP.001.01.18.0000695
Dicari Drafter Arsitektur Hub.08989644043
B.BP.001.01.18.0000874
B.BP.001.01.18.0000860
B.BP.001.01.18.0000876
B.BP.001.01.18.0000868
Dcr HouseKeeping/HK,FO,Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta 40 Kuta
B.BP.004.01.18.0000833
B.BP.004.01.18.0000832
Dcr:Sopir,Tng&Sales Mtr,SIM B1 &A BS dikit Bhs Bali&Jawa.Info Dtail ke G.Andakasa 35, Mitra10 kesltn 150m Brt Jl 16.30-17.30
B.BP.164.01.18.0000873
B.BP.001.01.18.0000809
Dibthkn Akunting Min:SMK/D3/S1 H:242736 PT.Permata Tmr Medika
*PT.GBW Need Driver(English) Call.085100514343,087761784300
B.BP.001.01.18.0000855
B.BP.166.01.18.0000885
Bekerja Perkebunan Australia Daerah Queennsland Cpt Trbatas Hub.082 221 627 678
Dcr Guru Private memasak,sabar telaten, dsiplin, pglm min2th, F.Time,CV: hrdbali2018@gmail.com
Dcr Admin,Kasir,Waitress,Tkg Masak,Hub:8451152/082237175378
B.BP.817.01.18.0000597
Dicari Accounting S1 Hub.081236253789
B.BP.001.01.18.0000744
Dicari FO,HK,Driver.CV to Vila Mandi Ubud Hp.081338346460
B.BP.001.01.18.0000698
B.BP.817.01.18.0000884
Dcr Sgr Staff HK,Security, Reception u/Villa Sanur, bs Bhs Inggris,Telp.085100048580
B.BP.001.01.18.0000877
B.BP.004.01.18.0000883
Admin/Kary/Gudang TokoBangunan Gaji Bagus+Bonus2 081339575278
B.BP.001.01.18.0000864
Dcr Admin SMA bs Komputr&Sales SMA u/Brg Elektronik Hub:Imam Bonjol 386 Imbo Residen Kav’17 0361-8495675/081332279718
Cr Guru Private B.Inggris,Sabar Dicari tenaga serabutan.. telaten, dsiplin, pglm min2th, suka Teknik,Laki2,Max 30 thn F.Time,CV: hrdbali2018@gmail.com DenpasarBarat Hub:081353304457 B.BP.001.01.18.0000697
Dcr Guru Home Schooling sabar, tlaten,dsiplin, pglm min 2th, F. Time,CV: hrdbali2018@gmail.com
B.BP.821.01.18.0000866
B.BP.001.01.18.0000808
BIRO JASA
B.BP.004.01.18.0000857
Dcr teknisi,sales,spv,adm gdg Gj+bns+Komisi+BPJS,Lam Jl.Tukad Banyumas No.1 Denpasar
DIJUAL MOBIL
B.BP.001.01.18.0000696
DIJUAL RUMAH
15
DP 5 Jt-an
DP
5
Finance/Accountan,pglmn, capable English,hub.Dewi 081236222509 Tukang Batu/Bangunan,Tukang Las Konstruksi Baja, pengalaman hub.Dewi 081236222509
BENGKEL LAS
B.BP.001.01.18.0000881
Yamaha Bisma Dicari:1.Mekanik, 2.Supir SIM B1,3.SMA/SMK/S1 Ek Hub:Teuku Umar 142 Denpasar
B.BP.001.01.18.0000795
DIJUAL MOBIL DAIHATSU
Ayla Putih’13 Samsat Baru, AE 944 BR,Murah,BUC,087862342138
B.BP.001.01.18.0000856
Free
WC
JASA KURAS TERIOS
WA. 085237466203
LIMBAH DP 30
JT
MELAYANI MAMPET
DP 12 JT Xenia DP 13 jt Sigra DP 16 jt Bunga 0,3% Discount Gede Tenor s/d 8 th
081338263971 / 081805587866
BERGARANSI C.0000707-BRJ KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
C.0000510-MBL-1
BIRO JASA 0877 6129 5235 SERVICE 081 238 450 210
PUTU AGUS DHARMA
LIMBAH MELAYANI MAMPET BERGARANSI
KLOSET, WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR SALURAN DAPUR
0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0000710-BRJ
MITRA JAYA TEKNIK SERVICE PANGGILAN KERJA DITEMPAT CHELEER FREZEER
AC
Bongkar / Pasang AC Isi / Nambah Freon AC
BERGARANSI 6 BULAN
M. CUCI KULKAS
082 236 620 990 081 939 797 598
�
WC
JASA KURAS
C.0000620-SRV
BIRO JASA
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
0,3%
PROMO
SERVICE MAMPET
WC GARANSI
KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL,DLL
081236774491 C.0000509-BRJ
BAHAN BANGUNAN
KUNCI KAYU UTAMA Kami menyediakan kayu dengan berbagai macam jenis dan segala ukuran, seperti kayu
BANGKIRAI, ULIN, MERBAU, KAMPER, KERUING GRATIS ONGKOS KIRIM Untuk Informasi dan pemesanan hubungi
0878-5395-7650 (XL) 0852-3714-0236 (AS) C.0000352-BBN
RUPA-RUPA
Mobilio
B.BP.004.01.18.0000740
B.BP.001.01.18.0000693
ASTRA DAIHATSU BALI PROMO AWAL TAHUN � PROSES CEPAT � DISKON PULUHAN JUTA
� BUNGA RINGAN 0,3% � READY STOCK
� KTP LUAR BISA � TENOR 6-8TH
HR-V DP.
30JT
*Syarat & ketentuan berlaku
PICK UP DP 6JT ALL NEW XENIA CUSTOM READY STOCK ALL NEW TERIOS Terima Tukar Tambah
081246730700, 081999043890
DISKON BESARBESARAN
PROSES CEPAT & MUDAH
READY STOCK NEW VARIAN
KTP LUAR BISA
BUNGA RINGAN 0,3%
TENOR s/d 8TH
www.daihatsukreditbali.com C.0000478-MBL
HONDA promo di awal tahun Discount Puluhan Juta DP Ringan Bunga Murah, 0,3% Syarat Kredit Mudah dan Tidak Ribet Proses Kredit di Bantu Sampai Deal
A TERIM R A K U T AH B M A T
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 0099 257028,744 8955748 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl C.0000599 -BKL
Peluang BIT COIN Profit Perhari 3% selama 200 Hari (Tanpa Bekerja) Modal Min 10$ = Rp.139.000
Hub 081386216001, 081318274567 https://cryptosystem.biz.
JASA KONSTRUKSI
JASA KONSTRUKSI Balinesse Body Spa 2 jam 150.000 Chocolate Sensational Spa 2 jam 120.000 Perawatan Miss V 80.000 Jl. Jaya Giri III / 22 Renon, 089527788120 Jl. Hang Tuah 11X Sanur, 0361 289 481 C.0000582-SLN
B.BP.001.01.18.0000735
081 337 098 405 081 9999 818 63
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas � Design Lengkap, & Coating Berkelas Finishing dgn AntiElegan Karat & � Pengalaman 15 Tahun Tahun Pengalaman lebih dari 10 � Tenaga (Arsitek & & Sipil) Sipil) Tenaga Profesional (Arsitek
C.0000659-PB
SALON
B.BP.001.01.18.0000848
PROMO ALL NEW DAIHATSU
n
PELUANG BISNIS
C.0000620-brj
BALI WANGI
KONTRAKTOR Dicari Kontraktor Survei Untuk Proyek Hotel Ternama di Kuta Pengalamn Pek Marking & Survei pd Proyek Skala Besar.Hubungi: Pak Jeffry 085772926547
B.BP.001.01.18.0000770 DIJUAL TANAH Siap Bnt Adm Pjk Bln/Th-SPT TaDIJUAL VILLA DAIHATSU BU Djl Tnh 1,5Are 2Are 3Are Grandmax Blindvan’14,Smsat Bru Buduk Gunung Hub.082147454248 Rm Semivila 2Lt+Base,5Ktd,5Kmd hunan&Byrkn Pjk H.082146447060 B.BP.164.01.18.0000871 KrbokanKaja @1,6M/081239999747 B.BP.001.01.18.0000355 Kndsi Bgs,Dirawat,085101407080 B.BP.001.01.18.0000867 B.BP.001.01.18.0000749 Tnh Kvl Di Mengwi 60jt/A & KEHILANGAN DATSUN 125Jt/A,Bs Kredit, 087862450004 Hlg SHM No:HM 10413,Akte Asli RUPA-RUPA Dijual Datsun Go+Panca Abu B.BP.001.01.18.0000604 Pendirian Yayasan Vihangam 2014 Tgn Prtma 082147581828 6,8A Jl Sulatri Kesiman (Utama) Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR Yoga Indonesia,Akte kelahiran & B.BP.004.01.18.0000875 100Mt Gatsu Timur/081239999747 0,5% Hb.430373/74-085100978067 KK an.Badmani Mannaru Naidu B.BP.164.12.17.0001410 SUZUKI B.BP.001.01.18.0000750 Hass,Sesetan Hub:08970179551 Atasi Rumah Bocor Dak Dinding APV’2010 Hitam + Xenia’2012 Djl Tanah 35,65Are,15Jt/A Nego B.BP.001.01.18.0000859 Putih Over kredit 081238233029 Palasari-Negara H:08123916968 Talang,Dll(Daris) 085102796346 B.BP.001.01.18.0000880 B.BP.154.01.18.0000886 KONTAK JODOH B.BP.001.01.18.0000854 Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat Carry Pickup’85 Batu Intan V Tnh 1A,2A Jl.Keboiwa Utr Perum Pria cr wnt Bali Single 30th No.30 Bt.Bulan HP:081337328917 Gn.Sari Tahap 5, H:081337141817 T.085337370228 / 412815 kbwh srius&stia H.087754455442
HONDA PROMO TAHUN BARU
Desig
AYLA
SALURAN AIR, WASTAVEL DLL BALIGarWANGI ansi TANPA BONGKAR
B.BP.001.01.18.0000460
B.BP.153.01.18.0000882
C.0000098-MBL
ASTRA DAIHATSU Grand Max PU DP 5 jt
DIJUAL RUMAH Djl Rmh TP45/72F Jl.Pura Demak Hub:0811398086,0361-245460
B.BP.031.01.18.0000879
WantedImmediately:MaleFemale Bookkeeper,Some Admin Work. Excellent English Writing/ Speaking&Excel/E-Mail Motorbike&HP are Required.CV to: valsons@bali-villasukapadi.com
AHLINYA MELANCARKAN
WC MAMPET
B.BP.001.01.18.0000869
B.BP.031.01.18.0000878
All new CRV HUB. SALES
C.0000395-MBL
ANTI BUNTU
B.BP.141.01.18.0000870
Rush’2012 Silver Matic Type S Smst Baru Istimewa,08123914709
B.BP.001.01.18.0000846
B.BP.001.01.18.0000763
READY STOCK
Jt-an
DIJUAL MOBIL
Avanza’2010 Silver AsBali 115Jt,085100856999 Pribadi
DP RINGAN
Jt-an
HUB AYU 085238555858
BIRO JASA
DISEWAKAN GEDUNG Dikontrakan Gedung+Gudang Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan LT/LB 3500/3900m2,08123812222
B.BP.164.01.18.0000872
Dicr Teknisi U/Prosesing Ikan Mengerti Mesin Pendingin & Listrik.Hub:726433/081353212133
BUNGA RINGAN
IGNIS
DP
FOTOCOPY
TOYOTA
DISCOUNT SANG
ERTIGA
FUTURA
B.BP.001.01.18.0000862
Tnh 7,7A pgr jl Raya± 2KM dr RS Kasih Ibu Saba 081337561687
B.BP.001.01.18.0000821
B.BP.001.01.18.0000814
Job Resmi Australia Kontrak 2 Th, Gaji 30Jt/Bln Pemetik Buah, Hotel,Restaurant (Bisa Diangsur) Terbukti Berangkat Hubungi Olla 081337343172/03614744910
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Splash GL Th’2012 Tgn1 Silver Hub.087862270180-085333124554
AT BESAR
PROMO SUZUKI CARRY
Dicari Karyawan/Karyawati Hub Dewa Silver,Telp:(0361)8446108
Dicr Sls Mtr Dist Rokok u/Buleleng Fs.Gj,Int,Um,Ub,Motor Prs H:081338686808/0811392708(Rudi
Informasi pasang iklan Telepon
� DESAIN ARSITEKTUR � JASA GAMBAR � KONSTRUKSI / BANGUN BARU � RENOVASI � RUMAH BOCOR � LAS PAGAR/KANOPI � SUMUR BOR
HUB.
081 338 744 141 087 860 300 744 C.0000674-JK
PICK UP DP 5Jtan
NEW TERIOS DP 30Jtan
081336764836 | 082244459698 | 081999745123 C.0000496-MBL
BRIO HUBUNGI :
PUTU OKA
JAZZ
HR-V
081 337 565 872 081 805 536 640 C.0000431-MBL
EKONOMI
18
Jumat Wage, 19 Januari 2018
OJK Berkomitmen Pacu Pertumbuhan
Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo menghadiri Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2018 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Pacific Place Hotel Ritz Carlton Jakarta, Kamis (18/1) malam. Tampak hadir dalam pertemuan itu antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dan para pelaku industri jasa keuangan. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, OJK memiliki komitmen tinggi untuk meningkatkan peran sektor jasa keuangan dalam memacu pertumbuhan dengan tetap menjaga kesinambungan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Wimboh mengatakan saat ini merupakan momentum yang tepat untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah kondisi makro-ekonomi dan sektor jasa keuangan yang kondusif. ‘’Kami yakin sektor jasa keuangan mampu mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi tahun 2018 sebesar 5,4 persen. Hal ini didukung oleh solidnya indikator sektor jasa keuangan baik dari sisi pemodalan dan likuiditas maupun tingkat risiko yang terkendali,’’ katanya. Permodalan lembaga jasa keuangan terpantau kuat sampai Desember 2017, seperti CAR perbankan sebesar 23,36 persen. Risk-Based Capital (RBC) industri asuransi umum dan asuransi jiwa juga berada di level tinggi, yaitu 310 persen dan 492 persen. Gearing ratio peru-
sahaan pembiayaan tercatat sebesar 2,97 kali, jauh di bawah threshold sebesar 10 kali. Kuatnya permodalan perbankan ini juga diikuti dengan likuiditas yang memadai. Pada Desember 2017, rasio Alat Likuid per Non-Core Deposit (AL/NCD) perbankan tercatat sebesar 90,48 persen, di atas threshold sebesar 50 persen. Sementara excess reserve perbankan tercatat di kisaran Rp 626 triliun. Kondisi itu didukung tingkat risiko kredit yang terkendali dengan rasio NPL 2,59 persen gross (1,11 persen net), dengan tren yang menurun. Rasio Non-Performing Financing (NPF) perusahaan pembiayaan juga mengalami penurunan menjadi 2,96 persen. Intermediasi lembaga jasa keuangan juga mengalami pertumbuhan sejalan kinerja perekonomian domestik. Kredit perbankan sampai Desember 2017 tercatat sebesar Rp 4.782 triliun atau tumbuh sebesar 8,35 persen yoy. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan tercatat sebesar Rp 5.289 triliun atau tumbuh 9,35 persen yoy. Pertumbuhan
intermediasi perbankan juga diikuti dengan tren penurunan suku bunga. Sepanjang tahun 2017, suku bunga deposito turun sebesar 65 bps, dan suku bunga kredit turun sebesar 77 bps. Selain itu, piutang pembiayaan yang disalurkan perusahaan pembiayaan sebesar Rp 415 triliun atau tumbuh 7,05 persen yoy. Pendapatan premi industri asuransi jiwa dan perusahaan asuransi umum masing-masing sebesar Rp 167 triliun dan Rp 70 triliun, atau tumbuh masing-masing sebesar 35,10 persen dan 6,52 persen. Kuatnya tingkat permodalan, ketersediaan likuiditas yang memadai, serta terkendalinya tingkat risiko memberikan landasan yang kuat bagi sektor jasa keuangan untuk lebih proaktif dalam menyediakan sumber pendanaan untuk mendorong percepatan pertumbuhan perekonomian domestik. Berdasarkan capaian tersebut dan dengan target pertumbuhan ekonomi 5,4 persen yang ditetapkan pemerintah di tahun 2018, OJK memperkirakan kredit dan Dana Pihak Ketiga perbankan berpotensi untuk tumbuh di kisaran 10-12 persen. (ant)
Koperasi Bermasalah karena SDM Tak Cakap Denpasar (Bali Post) Adanya koperasi yang bermasalah tidak terlepas dari kecakapan SDM koperasi dalam mengelola koperasinya. Baik pengelola, pengurus, pengawas maupun karyawannya. Mengingat, koperasi belum memiliki standar seorang pengurus maupun pengawas, sehingga tata kelolanya pun menjadi tidak baik. Maka dari itu, SDM koperasi harus mengikuti bimtek dan pelatihan dan memiliki sertifikasi kompetensi. Demikian diungkapkan Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Denpasar Wayan Mudana, Kamis (18/1) kemarin. Ia berharap pemerintah membuat regulasi yang lebih kuat terkait standar SDM koperasi ini. Karena koperasi merupakan soko guru perekonomian yang harus dipertahankan. ‘’Hal itu menjadi dilema bagi koperasi. Bukannya pengelola atau pengurus itu kurang mampu, tapi mereka kurang paham tentang koperasi secara utuh,’’ ujarnya. Faktor kedua yang membuat anggota dari gerakan koperasi dilemma adalah keberhasilan koperasi diukur dari aset dan SHU (sisa hasil usaha) yang dihasilkan. Padahal yang menentukan bahwa koperasi itu baik adalah sejauh mana memberi manfaat kepada anggota. Hal itu sesuai dengan asas koperasi. Dengan adanya perubahan orientasi berkoperasi, maka akan muncul programprogram yang dapat menyejahterakan anggota. Misalnya pemberian pinjaman kredit dengan fasilitas khusus seperti suku bunga yang rendah dibandingkan dengan bank. Sehingga, ia berharap pemerintah berperan aktif
memberikan masukan untuk pengembangan koperasi di Bali. Dengan adanya Deputi Pengawasan sesuai Peraturan Menteri Koperasi yang terbaru diharapkan berfungsi maksimal memberikan pengawasan terhadap koperasi. ‘’Contohnya pada BPR, seorang direktur BPR harus punya begini, seorang komisaris harus begini. Koperasi ke depannya juga harus begitu. Sedangkan koperasi standarnya belum punya,’’ pungkasnya. Tahun 2018, pemerintah telah membuat aturan bahwa seluruh pengelola koperasi terutama manajer harus tersertifikasi dan mengikuti uji kompetensi. Jika tahun 2019 belum dilakukan, pemerintah
akan mengambil tindakan. Hanya peraturan tersebut belum diawasi dengan ketat. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar I Made Erwin Suryadarma Sena mengatakan, di Denpasar dari 1.128 koperasi, 1.090 koperasi dinyatakan aktif. Sisanya sebanyak 38 koperasi tidak aktif. Dari 1.128 tersebut, separuhnya telah mengikuti bimbingan teknis (bimtek) dan pelatihan yaitu sekitar 530-an. Pihaknya akan mendorong koperasi untuk melakukan bimtek atau peningkatan kompetensi secara mandiri. ‘’Karena koperasi sudah punya dana, jadi pos dana pendidikan bisa bekerja sama dengan lembaga sertifikasi. Karena kemampuan pemer-
BI Pertahankan Suku Bunga 4,25 Persen
Jakarta (Bali Post) – Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan suku bunga acuan 7 Days Reverse Repo Rate sebesar 4,25 persen, dengan mempertimbangkan stabilitas ekonomi dan percepatan pemulihan pertumbuhan, di tengah meningkatnya tekanan inflasi karena harga pangan. Bank Sentral dalam keterangan di Jakarta, Kamis (18/1) kemarin, juga mempertahankan suku bunga simpanan dana di BI (deposit ficility) dan suku bunga pinjaman dari BI (lending facility) masing-masing 3,5 persen dan 5,0 persen. ‘’Berlaku efektif mulai 19 Januari 2018. Hal ini sesuai dengan kondisi makro ekonomi dan stabilitas sistem keuangan,’’ ujar Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Dody Budi Waluyo dalam jumpa pers. Pada awal Januari 2018 ini, Bank Sentral melihat ada tekanan inflasi karena harga pangan. Dody menekankan Bank Sentral dan pemerintah akan berupaya untuk menjaga pasokan dan produksi barang pangan untuk meredukasi tekanan terhadap inflasi. ‘’Selain itu, harga minyak memang terus naik, namun selain tekanannya masih bisa ditoleransi, kami masih melihat inflasi pada sasaran 3,5 persen plus minus satu persen tahun ini,’’ ujarnya. Untuk pertumbuhan ekonomi domestik, Bank Sentral melihat pemulihan perekonomian akan lebih cepat karena menguatnya permintaan domestik. Penyebab menguatnya permintaan domestik adalah peningkatan investasi, konsumsi rumah tangga, dan stimulus fiskal. Begitu juga dengan ekspor yang menanjak karena harga komoditas yang masih tinggi. Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi 2018 diperkirakan meningkat pada kisaran 5,1-5,5 persen. Dari faktor ekonomi global, Bank Sentral melihat perbaikan kondisi ekonomi negara-negara maju akan mendorong pertumbuhan ekonomi domestik. Selain itu, tingkat suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve juga juga diperkirakan meningkat, setelah naik 25 basis poin ke kisaran 1,25-1,5 persen pada Desember 2017. (ant)
RTRWP Belum Efektif
intah terbatas,’’ ujarnya. Ia berharap pengelola koperasi tidak takut untuk melatih karyawannya dalam rangka untuk meningkatkan pengetahuan agar lebih paham tentang koperasi. Peningkatan kapasitas SDM penting karena maju-mundurnya koperasi sangat ditentukan oleh SDM. ‘’Oleh karena itu SDM yang mengelola koperasi itu harus ditingkatkan pengetahuannya lewat lembaga sertifikasi, uji kompetensi,’’ ujarnya. Uji kompetensi tidak hanya untuk persaingan antarkoperasi tetapi juga antarlembaga keuangan yang lain. Oleh karena itu dimulai dengan SDM yang andal untuk mampu menghadapi persaingan. (kmb42)
Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 087860701455 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081916268341 | Sub. Jembrana 081936083440 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 C.0000171-RPA-10
Alih Fungsi Lahan Tak Terbendung
Denpasar (Bali Post) Undang-undang sawah abadi sudah ada sebelumnya dan telah bisa diterapkan. Namun kenyataannya tidak sesuai dengan yang dimaksud UU. Pemerintah pun telah membuat RTRWP. Namun belum bisa diterapkan dengan baik. Hal itu membuat alih fungsi lahan tidak terbendung. ‘’Sekarang dibuat lahan abadi, bisa saja lagi lima tahun berubah. Ini yang belum bisa kita lihat kepastian diterapkannya UU itu, sehingga menjadi faktor yang memberi peluang terjadinya alih fungsi lahan,’’ kata Ketua HKTI Bali Prof. I Nyoman Supartha, belum lama ini.
Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) pun belum bisa diselesaikan di Bali. Karena sebelum dibuatnya RDTR, Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) harus diselesaikan. RTRWP pernah dibuat, namun belum bagus dan belum mencerminkan untuk bisa diterapkan dengan baik. Sehingga RTRWP yang belum 100 persen selesai berdampak pada penyelesaian RDTR. ‘’Apabila RDTR belum dibuat, maka otomatis lahan ini tidak punya kepastian. Ini menjadi salah satu penyebab kenapa UU itu tidak bisa diterapkan,’’ tandasnya. Kata dia, ketika hal itu diterapkan di lapangan, ber-
benturan dengan banyak masalah. Ada poin-poin yang tidak cocok sehingga tidak bisa diterapkan di daerah. Ia berharap pada gubernur yang terpilih nantinya dapat memastikan RTRWP ini diselesaikan dengan baik. Mengingat ada aturan setelah lima tahun, lahan yang masuk dalam RTRWP bisa ditinjau ulang. ‘’Apabila RTRWP itu bisa dibuat oleh gubernur yang akan datang, maka otomatis akan dikejar penyelesaian RDTR-nya. Apabila RDTR sudah jadi, maka bisa dijadikan dasar untuk memastikan lahan itu boleh beralih fungsi atau enggak,’’ pungkasnya. (kmb42)
19
Jumat Wage, 19 Januari 2018
DOMPET PUNIA PURA BALI POST BCA CABANG DPS NO:040-3966000 BRI KANTOR CABANG DPS GAJAH MADA NO: 0017-01-001274-30-8 (Bukti transfer mohon difax ke 0361-227418)
Pembangunan Meru Tumpang Solas Pura Hulundanu Batur Songan Gung De Darma Rp ADM Rp NN Rp NN Rp Ketut Sandiyasa Rp Agus Darmendra Rp Putu Agus Darmendra Rp Panadin Rp Warung Aye Syobak, Jl. Surapati No. 28 Kampung Tinggi Singaraja Rp Seputra Rp Ketut Sandi Rp DP Rp DP Rp Made Anindia Kayana Rp
500.000 500.000 250.000 200.000 150.000 120.000 100.000 100.000
100.000 75.000 70.000 50.000 50.000 50.000
Made Anindia Kayana Rp 50.000 Ketut Sandi Rp 50.000 Ketut Sandi Rp 50.000 PDD is MD Rp 50.000 PDD is MD Rp 50.000 PDD is MD Rp 50.000 DP Rp 50.000 PDD is MD Rp 50.000 Is PDD ND Rp 50.000 DP Rp 50.000 I Ketut Sandiasa Rp 15.000 Jumlah penerimaan kemarin Rp 2.830.000 Jumlah penerimaan sebelumnya Rp 15.561.000 Jumlah penerimaan seluruhnya Rp 18.391.000
Wajib Didirikan Dari Hal. 1
‘’Kenapa kami lagi-lagi menyatakan sikap menolaknya, karena baru-baru ini PLN mengatakan, itu (tower Bali Crossing - red) wajib didirikan. Padahal itu sudah melanggar hasil paruman PHDI Bali. Kami akan tetap menolaknya dan kami akan terus memantau rencana pmbangunan Bali Crossing itu,’’ imbuhnya. Sementara itu, Ketua PHDI Jembrana I Komang Arsana mengatakan, berdasarkan paruman yang telah dilakukan yang melibatkan semua elemen masyarakat di Kabupaten Jembarana, bahwa rencana pembangunan Bali Crossing ini tidak menjaga keseimbangan antara alam sekala dan niskala, terutama tentang konsep Tri Hita Karana. Sebab, konsep Tri Hita Karana yang terdiri dari Parahyangan, Pawongan, dan Palemahan harus diwujudkan untuk menjaga kelestarian Bali ke depannya. ‘’Oleh sebab itu, kami menolak dengan tegas rencana PLN membangun tower Bali Crossing yang rencananya tertinggi di dunia tersebut,’’ tendasnya. Ketua PHDI Tabanan Drs. I Wayan Tontra juga mengatakan hal yang sama. Pihaknya menginginkan rencana pembangunan tersebut harus dikaji ulang ‘’Kalau itu memang harus dibangun, harus dicarikan solusi lain, yang lebih ramah lingkungan dan tentunya tidak mengusik kesucian pura di Bali. Dan kalau ini dilanggar, saya pastikan ini akan memunculkan keributan di Bali,’’ imbaunya. Ketua PHDI Bali Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si. mengingatkan kepada PLN agar memperhatikan peno-
lakan yang telah dilakukan oleh seluruh lembaga umat Hindu tertinggi di Bali. Sebab, rencana pembangunan Bali Crossing tersebut tidak sesuai dengan adat dan budaya Bali. ‘’Keputusan Parisada harus dihormati, jangan PLN paksakan kehendak. Kalau terjadi apa-apa dengan Bali siapa yang akan bertanggung jawab. Apalagi, tahun ini adalah tahun politik untuk memilih gubernur, jangan sampai ada keributan gara-gara hal semacam ini. Carikan alternatif lain untuk pemasokan listrik di Bali yang sesuai dengan Bali mandiri energi yang dicanangkan Gubernur Bali,’’ tegas Rektor IHDN Denpasar ini. Dikonfirmasi terpisah, Gubernur Bali I Made Mangku Pastika mengakui dengan status destinasi pariwisata dunia, menjadikan Bali salah satu daerah dengan kebutuhan listrik tertinggi di Indonesia. Saat ini Bali mempunyai 1.200 MW pasokan listrik dan baru terpakai 850 MW. ‘’Memang masih ada sisa, tapi itu sangat bahaya jika ada perbaikan yang menyebabkan pemadaman di tempat tertentu. Ini tidak boleh terjadi di Bali,’’ ujar Pastika. Selain itu, Pastika juga mengakui bahwa pola hidup masyarakat Bali masih berfoya-foya dalam menggunakan listrik, sehingga setiap tahun kebutuhan listrik meningkat. Oleh karenanya, Bali membutuhkan tambahan pasokan listrik. ‘’Pertanyaannya sekarang, kekurangan itu kita datangkan dari luar apa buat sendiri di Bali? Jika masyarakat menolak Bali Crossing, tentu saya sama mengikuti masyarakat. Sebaiknya kita bangun sendiri di Bali, lebih aman. Bali harus mandiri energi,’’ pungkasnya. (win)
Kasus Korupsi Dari Hal. 1
KPK telah menetapkan advokat Fredrich Yunadi, mantan kuasa hukum Setya Novanto, dan dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo dalam penyidikan tindak pidana sengaja mencegah, merintangi atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung
penyidikan kasus korupsi KTP-elektronik dengan tersangka Setya Novanto. Fredrich dan Bimanesh diduga bekerja sama memasukkan Setya Novanto ke rumah sakit untuk menjalani rawat inap dengan data medis yang diduga dimanipulasi sedemikian rupa guna menghindari panggilan dan pemeriksaan oleh penyidik KPK. (ant)
Kering Giling Dari Hal. 1 Produksi gabah kering giling (GKG) kurang lebih 836.911 ton. Dengan GKP tersebut, produksi beras menjadi 486.747 ton. Sementara ketersediaan beras 870.539 ton. Kebutuhan dengan jumlah penduduk 4,2 juta 415.149 ton, sehingga masih ada surplus beras. Karena konsumsi beras 276,31 gram per kapita per hari. Diharapkan dua bulan ke depan, Maret dan April yang merupakan panen raya dapat menambah stok beras Bali. Sementara stok beras Bulog sampai tiga bulan ke depan yaitu 8.970 ton, tidak termasuk rastra. Kebutuhan beras hanya 2.300 ton per bulan. Sehingga ada stok untuk tiga bulan ke depan. Menurutnya, harga beras naik karena memang belum terjadi panen raya, dan iklim ekstrem yang memengaruhi produksi. Namun yang menjadi kekhawatirannya saat panen raya dua bulan lagi adalah tidak terserapnya gabah petani karena dana LUEP dihentikan. Perpadi (Perusahaan Penggilingan Padi) dikhawatirkan tidak mampu menyerap gabah petani. Sehingga Dinas Ketahanan Pangan dengan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dapat menyerap gabah petani sesuai dengan harga komersial. Saat ini harga Gabah Kering Giling (GKG) di tingkat petani Bali yaitu Rp 5.100 - Rp 5.200 per kilogram. Harga tersebut sudah di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp 4.600. Harga GKG tersebut juga dikhawatirkan tidak mampu
dibeli Bulog, sehingga petani akan menjadi korban. ‘’Semua gabah petani diharapkan bisa diserap oleh Perpadi dan bisa diserap oleh Bulog, tidak sampai gabah kita keluar. Itu harapan kita. Mudah-mudahan Dinas Ketahanan Pangan disediakan anggaran untuk membeli gabah petani pada saat panen raya. Karena sekarang dana LUEP tidak ada, dimoratorium. Mudah-mudahan ke depan itu bisa mengatasi sehingga ke depan petani mendapatkan harga yang layak,’’ ujarnya. (kmb42)
Didesak Mundur, Bamsoet Sebut Demo Pesanan
Jakarta (Bali Post) Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) kaget, di depan matanya beberapa pemuda yang mengatasnamakan diri Garda Alam Pikir Indonesia (API) DKI Jakarta menggelar unjuk rasa. Mereka meminta Bamsoet melepaskan jabatannya sebagai Ketua DPR-RI. Demo di lobi Gedung Nusantara III DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (18/1) kemarin, dilakukan empat hari pascapelantikan Bamsoet sebagai Ketua DPR-RI. Sejumlah pemuda yang menggelar spanduk yang bertuliskan ‘’Walaupun Langit Runtuh, Hukum Harus Ditegakkan’’. Unjuk rasa dilakukan pascarencana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Bamsoet sebagai saksi kasus korupsi e-KTP. Aktivis Garda API itu juga mendesak KPK segera memeriksa dan mencekal Bamsoet karena diduga terlibat kasus Simulator SIM di Korlantas Polri, Mei 2013.
Setelah beberapa menit berteriak-teriak agar Bamsoet mundur, sekitar lima orang aktivis tersebut diamankan oleh Pamdal (Pengaman Dalam) DPR-RI. ‘’Kita ingin Bambang Soesatyo mundur! Kita ingin Bambang Soesatyo mundur! Bambang Soesatyo harus mundur!’’ teriak salah satu pendemo. ‘’Bamsoet tidak sesuai jadi pemimpin bangsa!’’ lanjutnya. Mendengar teriakan itu, Bamsoet yang kini masih menjabat Ketua Komisi III DPR itu mengaku kaget. ‘’Waduh...ada apa itu?’’ tanya Bamsoet kepada wartawan di DPR. Politisi dari Partai Golkar itu meyakini aksi demo di depan matanya itu adalah sebuah pesanan oleh pihak tertentu yang tidak suka terhadap dirinya. ‘’Itu pesanan...,’’ celotehnya. Untuk menghindari hal tidak diinginkan, Bamsoet langsung diarahkan oleh pihak Pamdal DPR-RI ke ruang kerjanya di lantai tiga Gedung Nusantara III DPR-RI. (kmb4)
Pemerintah Mesti Sejahterakan Petani
PEMERINTAH kita berencana mengimpor lagi beras dari Vietnam dan Thailand. Jumlahnya hanya 500.000 ton. Kementerian Perdagangan menyatakan impor ini takkan merugikan petani. Sebab, yang diimpor beras khusus, berbeda dengan jenis beras di Tanah Air. Lalu bagaimana tanggapan pendengar Warung Global terhadap keinginan pemerintah tersebut? Fera di Tabanan me- pada Maret 2018 ini. Jika dana nyatakan petani Indonesia ini bermanfaat bagi petani, harus sejahtera. Itu yang harus mestinya tetap dilanjutkan. dipikirkan oleh pemerintah. Apabila dana LUEP ini dilanDulu ada KUD, Koperasi Unit jutkan, masing-masing subak Desa ini turut mebantu dalam di Bali harus punya penyosohan penyaluran hasil petani, se- beras sendiri. Selain untuk mehingga zaman dulu petani ini masok beras di masing-masing masih bisa dapat keuntungan. daerahnya, juga petani mudah Namun sekarang sangat jauh menjual hasil panennya. berbeda. KUD sudah tidak Sementara Arya di Denpasar melakukan pembelian gabah menyatakan banyak dana yang secara masif. Bahkan sejum- dikucurkan oleh pemerintah lah gudang gabah disewakan khusus untuk petani. Namun kepada pihak ketiga. pengelolaannya di lapangan Ayu di Petang malah menan- sangat ruwet. Arya menyamyakan soal LUEP. Ia heran paikan, jika dana penguatan mengapa dana itu dihentikan modal bermanfaat, mestinya
tambah dikuatkan lagi. Bukan malah dihentikan. Ia juga menilai banyak keanehan yang terjadi di negeri ini, negara agraris kok malah impor beras. Pemerintah harus sepenuh hati membantu petani. Dana yang fungsinya untuk menguatkan modal mestinya berlanjut. Febri di Denpasar menyatakan, kebijakan itu ada unsur politisnya. Di tahun politik ini, banyak hal yang bisa dilakukan untuk memuluskan tujuan politiknya. Ini akan menimbulkan kesenjangan. Sektor pertanian mestinya mendapat perhatian lebih oleh pemerintah. Budiada di Tabanan juga menyoroti dana LUEP ini. Kenapa dihentikan, apakah bermasalah? Ini patut ditelusuri oleh BPK atau pihak yang berwenang. (kmb)
Pasokan Beras Dari Hal. 1
‘’Pemerintah tidak mau ambil risiko kekurangan pasokan beras, mengingat panen raya diperkirakan baru akan terjadi pada Maret 2018,’’ kata Enggartiasto. Berdasarkan data dari Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, pada Rabu (17/1) harga ratarata nasional beras kualitas medium Rp 11.334 per kilogram dan pada Kamis (18/1) turun menjadi Rp 11.043 per kilogram, dan masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Untuk menjaga impor beras tidak sampai berdampak buruk pada para petani dalam negeri, Perum Bulog juga ditugasi menyerap gabah atau beras saat panen raya den-
gan Harga Pokok Penjualan (HPP) yang sudah ditetapkan. Sebelumnya pemerintah mengizinkan impor 1,5 juta ton beras pada 2015 untuk mengamankan pasokan. Beras impor tersebut masuk ke Indonesia pada Desember 2015 sebanyak 600.000 ton, sementara sisanya 900.000 ton baru masuk pada 2016. Konsumsi beras Indonesia pada 2017 berkisar 117 kilogram per kapita per tahun, dengan jumlah penduduk sekitar 262 juta maka kebutuhan beras tahun 2017 sebanyak 30,65 juta ton. Dengan asumsi konsumsi beras nasional tetap pada 2018 dan ada penambahan penduduk 10 persen, kebutuhan konsumsi beras nasional menjadi diperhitungkan 33,8 juta ton. Sementara itu, Kementerian Pertanian menyatakan bahwa produksi beras dalam
negeri mengalami surplus. Pada Januari 2018, produksi gabah kering giling diperkirakan mencapai 4,5 juta ton atau setara dengan 2,8 juta ton beras, sementara kebutuhan konsumsi per bulan berkisar antara 2,4 sampai 2,5 juta ton. Produksi diperkirakan akan melonjak menjadi 8,6 juta ton gabah kering giling pada Februari dan sebanyak 11,9 juta ton pada Maret 2018. Namun, berdasarkan data dari Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) stok beras dari awal 2018 terus mengalami penurunan. Pada 1 Januari 2018, stok beras yang ada 35.392 ton dengan pasokan rata-rata per hari berkisar 3.000 sampai 3.500 ton. Stok tersebut terus menurun dan pada 17 Januari 2018 stok PIBC sudah di angka 29.040 ton. (ant)
Menko Polkam Dari Hal. 1
Dossy kemudian berdiri di mimbar dan membacakan pernyataan dari Wiranto: ‘’Pada posisi sebagai Menko Polhukam, saya harus tetap konsisten untuk membantu Presiden membaktikan diri saya menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional. Tugas yang membutuhkan perhatian dan kemampuan saya sepenuhnya. Untuk itu, saya legawa dan akan mendukung sepenuhnya Partai Hanura dipimpin orang-orang yang berkualitas, bermoral, dan memiliki kemampuan manejerial yang andal melalui proses konstitusi Partai Hanura. Sebagai Ketua Dewan Pembina yang mendirikan partai ini, saya sangat sadar bahwa be sar kecilnya partai akan sangat berpengaruh pada kekuatan riil pemilik partai ini yakni seluruh anggota dan simpatisannya di seluruh Indonesia, bahkan mancanegara yang diwakili DPD (pengurus tingkat provinsi) dan DPC (pengurus tingkat kabupaten/ kota). Siapa pun dan cara apa
pun tidak bisa mencegah hak politik pemilik partai ini. Oleh sebab itu, saya akan terus mendukung dan bersama-sama dengan saudara-saudara berjuang untuk eksistensi Partai Hanura. Selamat berjuang semoga Tuhan Yang Maha Kuasa merestui perjuangan Partai Hanura.’’ Sementara itu, sidang pada Munaslub Partai Hanura memutuskan, menunjuk Ketua Umum Partai Hanura terpilih Daryatmo bersama enam orang anggota tim formatur untuk segera menyusun struktur kepengurusan DPP Partai Hanura hasil munaslub. Rufinus Hutauruk mengumumkan tujuh orang tim formatur yang akan segera menyusun struktur kepengurusan Partai Hanura. Ketujuh orang tim formatur tersebut yakni Ketua Umum Partai Hanura terpilih Daryatmo didampingi enam anggota formatur, meliputi Arief dari unsur Dewan Pembina, Khairuddin Ismail dari unsur Dewan Penasihat, Syarifuddin Sudding dan Dossy Iskandar dari unsur DPP, serta Marlis dan Jimmy dari unsur DPD. (ant)
Mafia Beras Dari Hal. 1
Hantu yang dimaksud yakni klaim surplus, spekulan, dan mafia beras. Menurut politisi Partai Golkar ini, selama tiga tahun terakhir, masalah itu kerap kali muncul namun belum ada upaya pemerintah mengatasinya, terutama terkait spekulan. ‘’Selama tiga tahun ini, itu (masalah) tidak pernah selesai. Saya tidak tahu apa yang dilakukan pemerintah,’’ katanya. Sebagai komisi yang melakukan pengawasan terhadap sektor tersebut, Ichsan terlihat kecewa dengan kinerja produksi pertanian. Pasalnya, anggaran pertanian
juga disebutnya cukup besar. ‘’Kalau bicara produksi, kami gunakan anggaran Rp 20 triliun hingga Rp 30 triliun untuk pertanian. Nilainya bahkan lebih besar dibanding periode 2009-2014. Tapi hasilnya seperti ini,’’ katanya. Ichsan juga menyebut perdebatan mengenai siapa yang seharusnya merilis data pangan justru menunjukkan tidak adanya koordinasi di kalangan pemerintah. ‘’Setidaknya jangan sampaikan sesuatu yang semestinya tidak harus disampaikan. Nah hal seperti ini yang jadi akumulasi selama tiga tahun,’’ katanya. Ichsan menambahkan, ada kekhawatiran masalah beras
dipolitisasi lantaran tahun ini adalah tahun politik. Ia meminta polemik terkait beras bisa segera diselesaikan. Ketidaksinkronan data pangan membuat publik bingung di tengah terus harga beras melonjak. (ant)
Jangan Anggap Remeh Susah Buang Air Besar
Perwakilan Bali 081 338 904 749 Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 08124674562 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081246387032 | Sub. Jembrana 081916268341 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 ADV.0000172-ADV-05
16 Pages
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos om. http://epaper.inte
ationalbalipost.c
North, South Korea to march together under one flag at Winter Olympics
online: http://www.intern
Friday,
Friday, January
33 Number 10th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
L O N A A T I E R N I N T
2018 January 19,
19, 2018
film in defends Alec Baldw y Allen as maker Woodbacks away Hollywood
that they matters. And Farone accuser, change things,” - Actor Alec are enough to excerpt from expressed row said in an advance due to be LOS ANGELES on Tuesday Woody a television interviewshow “This Baldwin film maker on the CBS Baldwin number of support for a growing stars seek broadcast on Thursday. “dismiss Allen as Yip industry intend to the Morning” REUTERS/Bobby entertainmentthemselves from of said he did not complaints.” 17, 2018. part such such to distance January director as against or ignoreaccusing people of Kong, China carefully,” “But “Annie Hall” in Hong Up campaign be treated s of Allen who Baldwin, the Time’s conference crimes should holds a news Allen’s films, request for added. Representative sexual misconduct. Eric Tsang in three of renunciation he not respond to a The direcappeared Kong actor that the was did on Tuesday. with a Hong said on Twitter and his work comment been charged has never 82, won Oscars for of the director sad to me.” Al- tor “unfair and said working with of crime. Allen, Hall,” “Hannah Baldwin of the privileges films “Annie and the 2011 the Her Sisters” in Paris,” and len was “oneAllen has repeatedly that and my career.” accusations comedy “Midnight a new movie daughter continues to release denied decades-old his adopted year. 22, the star he molested when she was seven almost every Chalamet, By Your Timothee Dylan Farrowthe early 1990s. “Call me in against latest old romance years of gay has turned became the But sentimentsexual misconduct Name,” this week he will donate the that him during Hollywood actor to announce from an Allen successful the salary he earnedUp” and other scandal sweeping dozens of misconducta has led to forced to resign or being movie to “Time’sabuse victims. of sexual Ellen allegationstwo accusers. Tsang, for sexual Hall, men being causes denied projects. Rebecca Eric Tsangagainst one of his communities around He followed Sorvino who have dropped from and I am telling celebrity “I am credible, amid a global it’s important Page and Mira or issued regrets legal action Chinese-speaking - Hong Kong and I think and accusations he was taking the truth, realize that one victim, made donationswith Allen in recent HONG KONG and said Kong, China, Taiwan stars to face such Bird” that people Asian about working Hong week “Lady on Wednesday more than high-profile assault. name in weeks. LastGreta Gerwig, who she female celebrities and “To household is one of the most director with on another occasion, the 2012 film harassment world, once”. On had tried to spike in a to cooperate acted in theLove,” said she the against sexual “I am willing he said. said Tsang her models Han Rome withwork with Allen campaign conference, any investigation,” he was taking drinks of some of that at a news in Hong Kong. to a after would not “Time’s Up” camHan, a Speaking He also said wrongdoing response karaoke lounge against Grace again. The sexual harassment Tsang denied any widely circulated legal action Ford Modelling gave no immediate comment. in paign against was launched being accused raping a Hong Kong former head of the allegations she Reuters request for aimed at raising over than 300 online reports of in the workplace in the 1990s. agency in Asia,Weibo, China’s verThe campaign harassment ago by more on in Singapore some untrue of sexual two weeks industry figures. Madam by the had posted “Regarding on Sina awareness there are “Won- actress epitomised was Hollywood about myself. sion of Twitter. recent film “Recently, and assault, media hashtag, accusations acAllen’s most by Amazon reports on the Internet very serious Han’s untrue already undertaken #MeToo social Time magazine’s distributed the reports carryme,” said Tsang. der Wheel,” fared poorly at It has Weibo, I haveto sue her. Currently, last month named taking Those of the Year”. reputaby way,” Studios, has box office Dec. 1 cusations towards legal action are under affected my 2017 “Person accusations its North American “They have they have hurt my legal proceedingstook no questions sparked numerous who said they million since “A Rainy women only $1.4 my beloved said Tsang, who tion, and sadly, next film men and by high-powered release. His in New York,” star- supporting friends, ... I feel that from reporters. induson her verified were victimized Day my children to now step after the figures in the entertainment ring Chalamet Han had written from family,is a need for me response.” in January, fields. (rtr) that and also other and circulating, is there to make a public director Weibo account try began Amazon, re- up and rape reports “sexual assaults actor, comedian, due for the rape al- Tsang had made Tsang, an lease later and producer, described made-up”. this year. legation as “totally No. 106 Dps Jl. Raya Puputan 148 (rtr) Renon No
g star Eric Hong Kon ies sexual Tsang den gations assault alle
You can Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
onal Bali
find Internati
Cafee 19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
Post at:
Mandala Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Renon Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
AP Images
ether march tog ics th Korea to North, Sou flag at Winter Olymp under one North Korea
and South
Korea marched
under the
same flag
during the
2006 Winter
Canadian
Olympics
in Italy.
agreed city of Vancouvertougher
of increasStates in spite the United U.N. sanctions, raising the Korean ingly severe new war onhas fired testfears of a
to consider to North on Tuesday press North Koreaand peninsula. Theover Japan. march together to after team and state missiles ice hockey said on Wednesday, talk- sanctions Wednesday, nuclear weapons Til- fired women’s Earlier on the U.S. of “med-a give up its Seoul of State Rex have been combined offering U.S. Secretary the North it couldit media warned issues at will field a Olympics in the South,and South Korea if own inter-Korean s, lerson warned ties. North - about the Olympics, The two Koreas “mind its dling” in programme month’s Winter military response SEOUL years Japanese time when it had to into selftrigger a flag at next than two s nuclear and missile thaw in cross-border dialogue. headlong said under one of talks amid a first time in more did not choose Taro Kono destiny rushing 6 a new round week - for the standoff over Pyongyang’ Foreign Ministernot be naive about destruction”. to page “charm offensive”. vice unification minister. last should Continued and ing since from a months-long over the North’s the world have a significant “charm offensive” and North North Korea’s “It would caution a respite also be heard for sides will meaning if the South News can Japan urged Global this week. and unity, over the Olympics. to ease presImage” at Games, the although compete the time Prior to the training for skiers show reconciliationa joint march”. Korea”, “It is not Koreas will Olympics resort will reward North out joint The two example through delegation on sure, or to “The fact that North Masik Pass team in the have carry as a unified time, though they said. at the North’s event at the Mount The North Korean in dialogue in South Korea Seoul state- Kono is engaging as proof that for the first at other international and a cultural for which next begin arriving to the joint Korea North joined forces before. North Korea Kumgang resort, Jan. 25, according will separately could be interpreted visit the sites of more than officials plan to the circumstances ment. The North delegation to the the sanctions are working.” sports events Un has delegation are Kim Jong of will send a (relations) 230 cheerleaders, week. “Under send a 150-strong said. Korean leader inter-Koreanin fact just some Paralympics, Chun give up development hitting 400, including and 30 Taekwondo refused to joint where capable of strained, 140 artistsa demonstration, a extremely we weren’t expecting TIME’ nuclear missiles in Seoul’s ago NOT THE meeting in the players for participate released by adding 20 days Hae- ‘IT’S Korea would said, press statement Twenty nations Ministry will NorthOlympics”, said Chun Unification number of athletes the chief negotiator the precise out after discussions sung, the South’s later be hammered scheduled for with the IOC
9.30 in “Bali 96.5 from Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// m Global Radio ten2myradio.co at http:// globalfmbali.lis streaming http:// or live video ali.com and li. radioglobalfmb nel/global-fm-ba ustream.tv/chan
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Jumat Wage, 19 Januari 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Bali Post/ist
Katy Perry
Katy Perry
Tak Pernah Bedah Plastik
Penyanyi Katy Perry telah mencoba berbagai produk kecantikan, namun mengaku tak pernah merasakan pisau bedah untuk meningkatkan penampilannya. “Aku tak melakukannya. Aku telah melakukan laser dan mendapat suntikan (filler) di bawah mata untuk mengatasi lingkaran hitam. Orang cenderung menganggapnya palsu, tapi itu tidak masalah untukku,” kata dia. Penyanyi berusia 33 tahun itu tidak menentang operasi plastik karena menurut dia tak ada salahnya jika orang ingin membuat diri mereka lebih baik. “Kita menjauh dari stigma negatif tentang perubahan fisik. Tentu saja, selalu menjadi diri sejati kita. Tetapi jika orang menginginkan perbaikan hidung yang membuatnya merasa lebih baik, dan mereka lebih mencintai diri mereka karena itu, ya silakan!,” tutur Katy. Katy lalu mengungkapkan rahasia tubuhnya yang ramping, salah satunya karena perbaikan pola makan. “Aku mencintai makanan, dan kadang jika suasana hatiku sedang buruk, yang kuinginkan hanyalah es krim (menyebutkan salah satu produk es krim suatu gerai) yang rasanya sama saja, tak peduli negara tempat Anda berada,” papar pelantun “Last Friday” itu. Dia kemudian menganggap dopamin telah membuatnya merasa baik untuk satu detik dan jangka panjang. “Tapi tahun lalu, aku sudah makan lebih baik daripada sebelumnya --mengurangi makanan cepat saji, sedikit asupan gula-dan tubuhku jauh lebih baik. Wajahku juga bersinar,” kata Katy. (ant)
Badai Salju di AS Tewaskan Empat Orang Atlanta (Bali Post) -
Badai musim dingin telah memakan korban. Setidaknya 4 orang dilaporkan tewas di Amerika Serikat (AS) bagian selatan yang suhunya mencapai titik terendah pada Rabu (17/1) waktu setempat. Salju menyebabkan jalanan tertutup es, memutus arus listrik, dan menyebabkan sejumlah sekolah negeri ditutup. Rendahnya suhu dan salju diperkirakan masih akan terjadi pada Kamis di kawasan Atlantik dan sebagian besar New England. Badan Cuaca Nasional (NWS) mengeluarkan imbauan terkait cuaca musim dingin dan
badai untuk Georgia bagian utara hingga Virginia dan Massachusetts ke Maine. Di Austin, Texas, sebuah kendaraan jatuh dari ketinggian 9 meter ke sebuah jalan yang beku pada Selasa tengah
malam. Seorang pria berusia 40-an tahun tewas, demikian dilaporkan Layanan Medis dan Kegawatdaruratan AustinTravis. Selain itu, korban jiwa lainnya adalah seorang perempuan
kali ini yang juga melanda Florida dan daerah tepi pantai Lousiana yang mengalami salju pertama sejak berpuluh-puluh tahun lamanya. Di Houston, kota keempat yang memiliki populasi terpadat di AS, hampir semua jalan bebas hambatannya ditutup pada Rabu pagi. Bahkan di Carolina Utara dan Selatan, lebih dari 32 ribu rumah dan perusahaan tidak teraliri listrik. (iah/rtr)
Teringat ”Kenangan Manis”
Eddie Redmayne
Kesetaraan Gender Aktor pemenang Oscar Eddie Redmayne mengatakan kampanye Hollywood soal kesetaraan gender telah memakan waktu lama dan bahwa sejumlah besar perubahan masih diperlukan. Berbicara di karpet merah pada pemutaran perdana film animasi “Early Man”, aktor Inggris tersebut ditanya mengenai berita tentang selisih gaji yang signifikan antara Mark Wahlberg dan Michelle Williams untuk pengambilan gambar ulang “All the Money in the World”. “Ini sangat penting dan saya pikir sudah memakan waktu lama, dan saya pikir fakta bahwa tahun lalu tiga film teratas adalah film yang pemeran utamanya perempuan menunjukkan bahwa ada perubahan namun masih ada banyak perubahan yang diperlukan. Saya pikir ini semacam sistemik,” kata Redmayne seperti dikutip Reuters. Redmayne dan bintang “Game of Thrones” Maisie Williams bersama Tom Hiddleston mengisi suara dalam petualangan manusia prasejarah yang digarap sutradara pemenang Oscar Nick Park. (ant)
berusia 82 tahun yang menderita dementia. Ia ditemukan sudah tidak bernyawa pada Rabu di belakang rumahnya yang terletak di Houston. Sedangkan di Georgia, dua orang ditabrak sebuah mobil yang tergelincir karena licinnya jalan di dekat Macon, demikian dilaporkan media lokal. Badai salju yang terjadi pada Rabu bukanlah yang pertama kali terjadi pada musim dingin
Dek Winanda
Bali Post/rtr
Eddie Redmayne
Bali Post/rtr
SALJU - Seorang pria membawa payung di tengah badai salju yang terjadi di Amerika Serikat.
Bali Post/ist
Dek Winanda
Kembali bisa menghibur lewat penggemar musik pop Bali, menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Dek Winanda. Setelah sukses dengan single pertama yang berjudul “Kamus Cinta” dan single kedua yang berjudul “Mepamit”, kini pria yang bekerja sebagai tour guide freelance itu kangen untuk berkarya dan menghibur penggemarnya. Untuk itulah, ia merilis single ketiganya yang berjudul “Kenangan Manis”. Single tersebut diciptakan oleh De Maz dan diaransemen oleh Ngurah Adi. Dek Winanda mengatakan jika dirinya sangat bersyukur akhirnya bisa merilis single terbarunya ini. Single yang berjudul “Kenangan Manis” menceritakan tentang kenangan
masa lalu yang pernah dialami saat menjalani masamasa pacaran oleh seorang pasangan. “Saya sangat bersyukur akhirnya bisa merilis single baru lagi di tengah kesibukan saya bekerja. Ini merupakan single ketiga saya selama berkarya di belantika musik pop Bali. Mudah-mudahan single ini bisa diterima oleh semua kalangan,” ungkap Dek Winanda, Kamis (18/1) kemarin. Ke depan pria kelahiran Pangyangan, 11 Juni 1983 ini berharap bisa memiliki album solo. Hal inilah yang menjadi mimpi besarnya, yang ingin diwujudkan suatu saat nanti. “Kalau mau jujur, siapa sih yang tak ingin memiliki album solo sendiri. Pastinya semua penyanyi ingin. Nah, mudah-mudahan saya bisa mewujudkan mim-
pi besar saya itu suatu saat nanti,” tandasnya. Di tengah persaingan yang begitu ketat saat ini, pemilik nama lengkap I Kadek Juniana ini berharap lagu pop Bali semakin memiliki pasar tersendiri di Pulau Dewata. Di samping itu, ia juga mengajak para pelaku seni khususnya di belantika pop Bali untuk saling mendukung satu sama lain. “Saya berharap mari kita saling dukung dan support. Toh kita memiliki tujuan sama, yaitu mengajegkan lagu Bali. Jika memang harus bersaing, bersainglah secara sehat dan tetap saling support. Saya juga berharap apa yang saya hadirkan dalam berkarya, mampu diterima oleh seluruh lapisan masyarakat Bali,” pungkasnya. (win)
Tanamkan Cinta Tradisi Bali
Dwijendra Gelar Wayang Cenk Blonk Gratis
Denpasar (Bali Post) Sebagai lembaga pendidikan bernuansa Hindu, Yayasan Dwijendra terus memberi penguatan pada pelestarian seni tradisi. Salah satunya menanamkan kecintaan pada seni wayang kulit Bali. Untuk itu Dwijendra akan menggelar pertunjukan wayang kulit Cenk Blonk gratis dengan dalang Ketut Nardayana pada Minggu (21/1) mendatang di Lapangan Puputan Badung. Pertunjukan yang dimulai pukul 20.00 Wita itu terbuka untuk masyarakat umum. Bahkan, Ketua Yayasan Dwi-
jendra Denpasar Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. usai memimpin rapat persiapan Bali Post Goes to School, Kamis (18/1) kemarin, mengungkapkan sambil menghibur masyarakat Kota Denpasar, para penonton juga disiapkan nasi jinggo gratis. “Ya... anggaplah sebuah pesta kecil menyambut HUT ke-65 Yayasan Dwijendra,” tegasnya. Dia mengatakan Dwijendra sangat peduli dengan upaya pelestarian budaya Bali. Tahun ini dipilih pementasan wayang Cenk Blonk agar anak muda ter-
masuk masyarakat umum semakin mencintai wayang kulit. Kedua, siswa dan anak muda Bali terinspirasi untuk menjadi dalang profesional seperti dalang Ketut Nardayana. Makanya dia menyiapkan beasiswa bagi lulusan Dwijendra yang mau masuk Prodi Seni Pedalangan agar makin banyak muncul dalang-dalang baru di Bali. Agenda sosial ini, kata M.S. Chandra Jaya, selain bertemakan pendidikan karakter juga recovery pariwisata Bali. Ki dalang nantinya akan memapar-
kan pentingnya ketahanan mental generasi zaman now serta upaya mengembalikan ekonomi Bali akibat erupsi Gunung Agung. Sebagai bukti kecintaan Dwijendra terhadap wayang kulit, Yayasan kini memiliki seperangkat wayang kulit lengkap dengan sarana kelirnya. Hal ini dilakukan karena semua guru Dwijendra kini wajib bercerita soal tokoh pewayangan selama lima menit sebelum memulai mengajar. “Baru kami di Dwijendra yang menerapkan budaya ini,” ujarnya. (025)
WAYANG - Ketua Yayasan Dwijendra M.S. Chandra Jaya memegang tokoh wayang Tualen.
Bali Post/eca