16 HALAMAN
NOMOR 313 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
rabu wage, 18 juli 2018
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418
Parpol ’’Serbu’’ KPU
Bali Post
SEJAK 1948
Mestinya Petani Bali Sejahtera Semestinya petani Bali sejahtera, apabila sektor pariwisata mau berbagi. Demikian devisa yang jumlahnya triliunan rupiah yang dihasilkan Bali dikembalikan sebagian untuk pertanian Bali. Namun keduanya tak dilakukan. Pelaku pariwisata dan pemerintah malah membiarkan petani Bali merana. Jadi tak salah krama Bali meninggalkan sektor pertanian. Alasannya, pertanian tak lagi menjanjikan meningkatkan taraf hidup. Sektor pariwisata sudah tak lagi peduli terhadap keunggulan Bali. Mereka juga lupa menghidupkan sektor pertanian yang menjadi jualannya. Akibatnya alih fungsi lahan semakin masif. Keberpihakan pemerintah terhadap pembangunan sektor pertanian juga sangat rendah. Minimnya anggaran untuk sektor pertanian salah satu buktinya. Kondisi ini tentu sangat ironis. Padahal, sektor pertanian Bali dengan karakteristik masyarakatnya yang kukuh mengusung budaya agraris sejatinya merupakan magnet utama penarik wisatawan untuk berkunjung ke Bali. Riuhnya gemerincing dolar yang ditangguk para pelaku pariwisata di Bali tidak terlepas dari andil sektor pertanian. Oleh karena itu, bukan sesuatu yang berlebihan jika sebagian dari berkah yang ditangguk oleh para pelaku maupun pengusaha industri pariwisata tersebut wajib dikembalikan kepada petani Bali. Tujuannya agar krama Bali kembali bertani sebagai biang dari budaya Bali yang agung. Kebijakan pemerintah dalam pembangunan sektor pertanian harus tetap diorientasikan untuk meningkatkan kesejahteraan petani Bali. Agar tujuan ini bisa diwujudkan, sektor pertanian harus dikolaborasikan dengan pariwisata yang selama ini menikmati banyak sekali keuntungan finansial dari proses pertanian yang berlangsung di Bali. Sadar dengan realitas ini, sudah sewajarnya jika sektor pariwisata memberikan subsidi kepada para petani. Pemberian subsidi itu bisa dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Hal. 15 Bayar Pajak
Bertemu Prabowo
Puan Maharani Ingin Belajar Naik Kuda P ERTEMUAN K e t u a Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua DPP PDI-P (nonaktif) Puan Maharani dilakukan secara diam-diam tanpa diketahui awak media. ‘’Baru saja saya bertemu dengan mbak Puan,’’ kata Prabowo di kediamannya, di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (17/7) kemarin. Prabowo pun enggan menyebutkan lokasi pertemuan dengan Puan Maharani tersebut. ‘’Ada dong. Masak semuanya diceritakan. Pokoknya di suatu tempat di Jakarta Selatan,’’ ucapnya. Prabowo juga tak menjawab soal isi pertemuan tersebut. Dia berharap ada pertemuan lanjutan. ‘’Maunya itu. Persahabatan ya… persahabatan, kalau nanti kita tetap umpamanya menempuh jalan politik lain kan enggak ada masalahnya, bersahabat kan begitu,’’ ujarnya. Prabowo mengatakan, pertemuan dirinya dengan Menko PMK itu hanya berbicara hal-hal yang ringan hingga setengah berat. ‘’Jadi kita bicara persaudaraan dengan
baik, kita sepakat apa pun kita adalah anak-anak bangsa karena bertanggung jawab atas NKRI utuh dan solid. Kalau ada perbedaan, kita sikapi dengan baik. Kalau hal-hal yang kita tak setuju kita kritisi,’’ tutur Prabowo. Dalam pertemuan itu suasananya penuh kekeluargaan, demokratis dan suasana penuh kedewasaan. ‘’Saya sangat gembira dengan pertemuan itu. Kita akan bertemu lagi dan kadang-kadang kita mau bertemu tidak usah pakai agenda serius. Mbak Puan bilang mau belajar naik kuda di Hambalang,’’ ucapnya. Prabowo mengaku pertemuan dengan Puan sudah lama direncanakan. ‘’Jadi, prinsipnya kita ingin menjalin persahabatan kekeluargaan. Semua anak bangsa ingin yang terbaik, tapi di antara saudara kan juga harus saling menegur dan mengingatkan,’’ ucapnya. Ketika ditanyakan, apakah pertemuan itu juga membahas soal koalisi? Kata Prabowo bahwa dalam pertemuan itu dalam suasana persahabatan kekeluargaan. (ant)
Sejumlah Parpol Dipastikan Absen HARI terakhir masa pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg), Selasa (17/7) kemarin, kantor KPU di seluruh Bali diserbu pimpinan dan kader parpol. Namun tidak seluruh parpol memanfaatkan kesempatan tersebut. Ada beberapa parpol yang menyatakan tidak mengirim daftar bakal calon legislatif. Di Karangasem, misalnya, ada empat parpol yang menyatakan tidak mengirim daftar caleg. Keempatnya adalah PPP, PKB, PKPI dan PBB. ‘’Empat parpol sudah memberi konfirmasi tidak ikut, sedangkan PAN belum bisa kita hubungi,’’ ungkap anggota KPU Karangasem Putu Desy Natalia. Sementara di Tabanan, hingga sore kemarin baru tujuh yang mendaftar. Dimulai dengan kedatangan Partai
Gerindra pada pukul 09.21 Wita yang dikomandoi langsung Ketua DPC Gerindra Tabanan Ni Nengah Sri Labantari. Dari 40 nama bacaleg, 4 di antaranya merupakan wajah lama yang kini masih menjabat di gedung dewan. Usai Gerindra, pada pukul 11.00 Wita disusul Partai Golkar. Datang langsung membawa berkas pendaftaran bacaleg untuk diverifikasi Ketua DPD II Golkar Tabanan Arya Budi Giri
bersama Sekretaris I Nyoman Suarsedana. Golkar mendaftarkan 46 orang bacaleg, enam incumbent. Selain partai ‘’lama’’, pendaftaran bacaleg juga diramaikan dengan kehadiran partai baru, salah satunya Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mendaftarkan 9 orang bacaleg. Namun bacaleg tersebut untuk dapil I, III, dan IV. Hal. 15 Tujuh Partai
Dari Mantan Birokrat Sampai Istri Polisi MENGABDI menjadi wakil rakyat, rupanya diminati banyak pihak. Mereka berasal dari banyak kalangan. Ada petani, pedagang, mantan birokrat, termasuk istri polisi (anggota Bhayangkari). Di Gianyar, misalnya, mantan Sekda Gianyar Gaga Adisaputra turun langsung ke KPU Gianyar. Ia mendaftar sebagai wakil dari Partai Demokrat. Ada juga anggota Bhayangkari. Dia adalah Ida
Ayu Ketut Sarwini. Bakal caleg dapil Ubud ini maju lewat Partai Golkar. Ida Ayu Ketut Sarwini mengakui sebagai istri salah satu personel yang bertugas di wilkum Polres Gianyar. Memilih langkah ini, ia pun memastikan sudah mendapat restu keluarga. ‘’Saya kan lagi di luar tugas suami, tapi di saat suami tugas saya akan mendampingi,’’ jelasnya. (kmb35)
GOLKAR - Kader Golkar berjalan menuju KPU Gianyar, Selasa (17/7) kemarin.
Kisruh Saat Pendaftaran
Nama Meliani ’’Terlempar’’ Tabanan (Bali Post) Suhu panas mulai mewarnai perhelatan pemilihan legislatif kabupaten/kota. Di Kabupaten Tabanan, di batas akhir pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg), Selasa (17/7) kemarin, diwarnai aksi protes. Ni Made Meliani yang menjabat Wakil Ketua DPRD Tabanan ‘’terlempar’’ dari daftar caleg Golkar. Padahal sebelumnya dari hasil koordinasi terakhir dari induk partai, politisi perempuan asal Tabanan ini masuk dalam daftar. Hal ini tentu membuatnya kecewa dan meminta kejelasan dari Ketua DPD II Golkar Tabanan Ketut Arya Budi Giri bersama Sekretaris I Nyoman Suarsedana langsung di gedung KPU Tabanan. Bahkan Meliani, kader dedengkot Golkar Tabanan, ini sempat mencak-mencak. Dia mempertanyakan namanya tidak masuk di daftar. Padahal dia mengaku sudah tanda tangan di data yang dimasukkan ke Sistem Informasi Calon (Silon) dan sudah melengkapi seluruh persyaratan yang diharuskan. Saking kesalnya, Melinai pun sampai menitikkan air mata. ‘’Kenapa nama saya dicopot, saya merasa dibohongi, kalau tidak segera diproses saya minta KPU jangan dulu memverifikasi berkas,’’ ucapnya terdengar keras saat meluapkan aksi protesnya kepada Ketua DPD II Golkar di ruangan Ketua KPU Tabanan. Terkait persolan tersebut, Ketua Golkar Tabanan Arya Budi Giri menyatakan kalau hal tersebut karena terjadi kekeliruan administrasi. Hal. 15 Kekeliruan Administrasi
PROTES - Ni Made Meliani saat protes namanya tidak masuk dalam daftar bacaleg.
15 Sudah Daftar Denpasar (Bali Post) Mayoritas partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019 baru mengajukan daftar calon anggota DPRD Bali di hari terakhir, Selasa (17/7) kemarin. Padahal, KPU Bali telah membuka pendaftaran sejak 4 Juli lalu. KPU Bali otomatis harus lembur karena pendaftaran di hari terakhir ditutup pada pukul 24.00 Wita. Pengajuan daftar calon anggota DPRD Bali pertama kali dilakukan oleh Perindo pada Jumat (13/7) lalu. Disusul PSI, PDI-P dan NasDem yang mendaftarkan calegnya, Senin (16/7). Secara keseluruhan ada 16 parpol peserta pemilu yang berhak mengajukan caleg. Namun hingga pukul 22.00 Wita semalam sudah 15 partai yang mengajukan bakan calon legilatifnya. Sementara Partai Berkarya baru mengorfirmasi kedatangannya untuk mendaftar. ‘’Saya sudah ingatkan kepada LO partai mengenai batas waktu. Kalau terlambat, kami tidak bisa menerima pendaftaran mereka,’’ ujar Ketua KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, Selasa kemarin. Menurut Raka Sandi, parpol yang terlambat mendaftarkan caleg tentu akan merugikan mereka sendiri. Baik parpolnya, caleg maupun masyarakat yang menjadi simpatisan parpol. Oleh karena itu, KPU sebelumnya sudah terus menyosialisasikan dan mengingatkan parpol agar mendaftar tepat waktu. Ketepatan waktu juga untuk kepastian hukum dan keadilan. ‘’Kalau lewat, dianggap tidak mendaftar,’’ tegasnya. (kmb32)
Gerindra Godok Tiga Nama Cawapres JK Bersedia Lagi Dampingi Jokowi
Prabowo Subianto
Jakarta (Bali Post) – Prabowo, Ketua Umum Gerindra, telah menggodok tiga nama untuk posisi calon wakil presiden pada Pilpres 2019. Ketiganya; Anies Baswedan, Salim Assegaf dan Agus Harimurti Yodhoyono. Anggota Dewan Penasihat DPP Partai Gerindra Muhammad Syafii mengatakan, ada tiga nama yang dipertimbangkan menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. ‘’Ada beberapa nama yang paling kencang diperbincangkan di internal seperti Anies Baswedan, mantan Menteri Sosial Salim Assegaf, dan Agus Harimurti Yudhoyono,’’ kata Syafii, Selasa (17/7) kemarin. Syafii mengatakan ketiga tokoh tersebut semuanya dipertimbangkan karena masing-masing memiliki kualitas untuk mendampingi Prabowo. Menurutnya, sebenarnya nama Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskan-
dar juga dipertimbangkan namun dihilangkan karena sudah memutuskan mendukung Joko Widodo. ‘’Kalau dia sudah mendukung Jokowi artinya dia tidak ingin bersama-sama Partai Gerindra. Kalau Mardani Ali Sera, saya tidak mendengar itu, tidak dibahas kencang lalu Zulkifli Hasan sudah sepakat yang penting Prabowo dan wakilnya dia setuju saja,’’ katanya. Dia menjelaskan, keputusan final siapa yang akan mendampingi Prabowo akan diputuskan secara bersama partai koalisi, namun diharapkan sosoknya mampu meningkatkan elektabilitas dalam pilpres. Menurutnya, Gerindra tetap terbuka dan masih memungkinkan untuk menerima partai lain untuk bergabung, terutama apabila Demokrat sepakat dengan skenario dalam pilpres. Hal. 15 Sangat Terbuka
Jusuf Kalla
Jakarta (Bali Post) Jusuf Kalla bersedia kembali mendampingi Joko Widodo dalam pemilihan umum presiden dan wakil presiden (pilpres) 2019, apabila ketentuan konstitusi memperbolehkan dirinya kembali menjabat sebagai wapres untuk ketiga kalinya. ‘’Nanti kita lihat perkembangannya, demi bangsa dan negara. Ini kita tidak bicara pribadi saja, (tetapi) bicara tentang bangsa ke depan. Ya… tergantung nanti penilaian bangsa ke depan macam mana,’’ kata Wapres Kalla kepada wartawan di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa (17/7) kemarin. Sementara itu, Ketua Tim Ahli Wapres Sofjan Wanandi ditemui secara terpisah, mengatakan Jusuf Kalla menomorsatukan kepentingan bangsa dan negara. Apabila undangundang memperbolehkan jabatan wapres lebih dari dua periode, maka Jusuf Kalla bersedia kembali mendampingi Jokowi untuk Pilpres 2019.
‘’Pak JK itu sebenarnya bersedia saja untuk kepentingan bangsa dan negara. Itu nomor satu, dan itu tergantung dari Pak Jokowi sendiri. Kita tunggu saja apa yang terjadi di MK,’’ kata Sofjan. Sebelumnya, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mengajukan permohonan uji materi terhadap Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum terkait pasal 169 huruf n. Pasal tersebut mengatur calon presiden dan calon wapres adalah orang yang belum pernah menjabat sebagai presiden atau wapres selama dua kali dalam masa jabatan yang sama. Frasa ‘’dua kali dalam masa jabatan yang sama’’ dapat dimaknai sebagai jabatan berturut-turut maupun tidak berturut-turut walaupun masa jabatan kurang dari lima tahun. Sehingga Perindo meminta MK menyatakan bahwa kalimat tersebut dimaksudkan untuk masa jabatan yang berturut-turut. (ant)
DENPASAR
2
Rabu Wage, 18 Juli 2018
FIGUR Proyek Pemerintah ERUPSI Gunung Agung tahun lalu sempat imbas pada kelangkaan material konstruksi. Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional (Gapensi) Bali bahkan sampai meminta perpanjangan waktu atau keringanan dari pemerintah agar tidak terkena penalti. Sebab, kelangkaan tidak saja membuat harga material meroket, tetapi juga membuat para pelaksana konstruksi untuk proyek-proyek pemerintah tak bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. ‘’Sekarang (material konstruksi-red) masih normal karena radius berbahaya 4 km. Tidak seperti dulu sampai 12 km,’’ ujar Ketua Gapensi Bali I Wayan Adnyana di Denpasar, Selasa (17/7) kemarin. Anggota Komisi III DPRD Bali ini memaklumi adanya ketakutan berlebih saat Gunung Agung ditetapkan berstatus awas pada tahun lalu, mengingat bencana erupsi baru terjadi lagi setelah puluhan tahun gunung itu ‘’tidur’’. Sekarang, walaupun erupsi masih terus terjadi, status Gunung Agung telah diturunkan ke level 3 atau siaga dengan radius berbahaya 4 km. Lokasi galian C berada di luar radius berbahaya. ‘’Dengan pengalaman kejadian ini, kita sudah lebih santai menghadapi,’’ imbuh politisi Demokrat ini. Menurut Adnyana, saat ini sebetulnya masih tahap awal pengerjaan proyek-proyek pemerintah. Progress-nya sekitar 20 persen. Sebab, proses lelang yang secara teori harus dilakukan awal tahun, paling cepat baru dilakukan sekitar Maret dan April. Walaupun kini tidak ada masalah terkait material konstruksi, namun para pelaksana konstruksi tetap berhadapan dengan kondisi alam. Pihaknya berharap Gunung Agung tidak sampai erupsi dalam skala besar, sehingga kembali memicu kelangkaan material. ‘’Kalau memang terjadi erupsi cukup besar yang berakibat terhadap pelarangan atau rusaknya daerah galian, tentu harus ada perhatian pemerintah. Harus ada penyesuaian, karena kita tidak mau pembangunan ini justru menghasilkan korban,’’ jelasnya. Terlebih, lanjut Adnyana, pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah sejatinya bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan ini juga jangan sampai mengorbankan masyarakat, khususnya pelaksana konstruksi. (rin) ber-
Diskes Rancang Imunisasi Rubella Gratis
Denpasar (Bali Post) Pemberian imunisasi kepada anak sangat penting dilakukan sejak dini sebagai langkah pencegahan terhadap penyakit menular. Karena itu, Dinas Kesehatan (Diskes) Denpasar gencar melaksanakan imunisasi. Seperti imunisasi Japanese Encephalitis (JE) yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu, Pada Agustus hingga September mendatang akan dilakukan lagi imunisasi Measles Rubella (MR) secara gratis dan serentak. Hal tersebut terungkap dalam sosialisasi imunisasi campak dan rubella, Selasa (17/7) kemarin di ruang pertemuan Sewaka Mahottama Gedung Sewaka Dharma, Lumintang. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Diskes Denpasar dr. Ida Bagus Ekaputra menjelaskan, langkah awal imunisasi berupa sosialisasi yang melibatkan unsur terkait dengan harapan nantinya informasi pelaksanaan imunisasi MR dapat tersampaikan secara baik di masyarakat. Imunisasi akan menyasar anak usia sembilan bulan hingga 15 tahun. Sebelumnya, imunisasi MR ini dilakukan secara mandiri. Namun melihat dampak dari penularan penyakit selama enam dasawarsa dari tahun 1982 hingga 2017, pemerintah pusat pun berupaya melakukan pencegahan secara intensif. Imunisasi MR secara bertahap dilakukan pada tahun 20172018, yang kali ini menyasar Bali. Menurut dr. Eka, vaksin MR yang digunakan untuk imunisasi campak dan rubella tergolong efektif dan aman. Ini adalah satu-satunya vaksin MR yang telah mendapat rekomendasi Badan Kesehatan Dunia dan sudah digunakan di lebih dari 140 negara untuk eliminasi penyakit campak dan rubella. (kmb12)
JADWAL PESTA KESENIAN BALI XL-2018 Rabu, 18 Juli 2018 Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Angsoka Kegiatan : Janger Anak-anak “Sunda Upasunda”: Sanggar Seni Gita Balagana, Kota Denpasar Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Kegiatan : Parade Tabuh dan Tari Palegongan Klasik: Sanggar Seni Gita Mahardika Br. Babakan, Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati, Duta Kabupaten Gianyar
Bali Post/eka
SALURAN SUNGAI - Proyek pelebaran Jalan Imam Bonjol, Denpasar, dengan memanfaatkan ruang di atas Tukad Teba terus dikebut. Para pekerja membuat saluran Sungai Teba, Denpasar, Selasa (17/7) kemarin.
Proyek Pelebaran Jalan Imam Bonjol
Pemindahan Utilitas Sesuai Kesepakatan Denpasar (Bali Post) Proyek pelebaran Jalan Imam Bonjol tidak hanya melibatkan Kementerian PUPR Satker Wilayah Metropolitan Denpasar, tetapi juga pihakpihak terkait yang memiliki utilitas di sepanjang proyek tersebut, seperti PLN, PDAM, Telkom, dan pemilik kabel optik lainnya. Untuk melakukan pemindahan utilitas, pihak-pihak terkait telah berkoordinasi dengan baik sehingga proyek berjalan lancar. Hal itu dikatakan Satker PPK Simpang Dewa Ruci I.B. Made Artamana. Dia menjelaskan, untuk proyek pelebaran Jalan Imam Bonjol yang awalnya sembilan meter, sebelum kontrak kerja terjadi pihaknya telah
berkomunikasi dengan PLN, PDAM, Telkom dan lainnya. Hingga kontrak terjadi pun masing-masing pihak telah mempersiapkan diri untuk memindahkan utilitas. Proyek pelebaran jalan yang dimenangkan Wijaya Karya dan Sinar Bali KSO itu berjalan mulai 27 Desember 2017. Saat proyek itu berjalan, PLN telah mempersiapkan diri. Ada enam kabel PLN yang harus dipindahkan sepanjang jalan itu, karena terkena pekerjaan galian. ‘’PLN dengan dananya sendiri memindahkan kabel tanamnya ke sisi sebelah barat sesuai dengan kesepakatan rapat,’’ ujarnya, Selasa (17/7) kemarin. Selain kabel tanam, juga
Denpasar (Bali Post) –
Masa pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) yang dilakukan partai politik (parpol) berakhir pada Selasa (17/7) kemarin. Semua parpol yang mendaftarkan bacalegnya memilih pada hari-hari menjelang penutupan. Sedikitnya lima parpol yang melakukan pendaftaran sehari menjelang penutupan yakni PDI-P, Gerindra, PSI, NasDem dan Perindo. Selebihnya memilih hari terakhir atau kemarin, seperti PBB, Demokrat, Hanura, Golkar, serta parpol lainnya. Ketua DPD II Golkar Denpasar I Wayan Mariyana Wandhira yang ditemui di gedung dewan mengungkapkan, pihaknya sejak awal sudah mengantisipasi masa pendaftaran ini. Namun, kendala yang dihadapi yakni memasukkan data bacaleg ke Silon KPU. Beberapa kali terjadi peno-
Pukul : 20.00 Wita Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra. Kegiatan : Calonarang Kolosal: Sanggar Tari dan Tabuh Cahya Kumala, Banjar Petak, Kabupaten Gianyar
(0361) 7400391, 812987 FM 96,5
Topik : Serapan Pupuk Bersubsidi Belum Maksimal Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
pan kabel dari gardu induk sampai Nakula. Untuk dua kabel sudah bertegangan, sementara dua lainnya akan dikerjakan sebelum 20 Juli. Kurniadi dan Gusti Agung Sedana dari Wijaya Karya dan Sinar Bali KSO menambahkan, progress pelebaran jalan hingga saat ini sudah hampir 50 persen. Diakui ada kendala seperti utilitas PDAM, PLN. Namun, koordinasi PLN menyelesaikan proyek ini berjalan baik. Terbukti dari pengerjaan di Simpang Nakula dan Sunset Road yang sudah hampir selesai bahkan siap dialiri arus listrik. ‘’Jadi kami bisa melanjutkan pekerjaan saluran di sebelah baratnya box culvert itu,’’ imbuhnya. (kmb42)
ikut mencalonkan diri sebagai bacaleg. ‘’Saya kembali ikut, karena kasihan kepada partai. Sulit untuk memenuhi kuota yang ada,’’ katanya. Akibat sulitnya mencari bacaleg, tidak sedikit parpol yang mengusung jumlah bacaleg dengan formasi yang minim. Seperti yang dilakukan PBB. Partai ini lebih banyak memasang hanya dua bacaleg untuk masing-masing dapil di Denpasar. Ketua KPU Denpasar I Gede John Darmawan didampingi komisioner Raka Suwarna, Wayan Arsa Jaya, Made Bakti
dan I G.N. Agung Darmayuda, mengatakan sejumlah parpol sudah menyerahkan berkas pendaftaran bacaleg. Dikatakan, setiap parpol wajib menyerahkan berkas pendaftaran maksimal sesuai jumlah kuota. Bila kurang dari kuota, tidak masalah. ‘’Yang penting tidak lebih dari kuota yang ada. Kalau kurang, tidak diatur,’’ jelasnya. (kmb12)
lakan, karena dalam sistem tersebut sudah diformat sesuai kebutuhan. ‘’Misalnya saja, bacaleg perempuan harus memenuhi kuota. Bila kurang, otomatis tidak muncul. Ini yang menghambat,’’ ujar Wandhira yang juga Wakil Ketua DPRD Denpasar ini.
Wandhira juga mengaku kesulitan merekrut orang untuk bisa menjadi bacaleg. Meski demikian, pihaknya bisa memasang sesuai kuota yang ada. Hal senada diungkapkan bacaleg dari Demokrat, I Ketut Nuada. Mantan anggota dewan periode 2009-2014 ini, kembali
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Jegog Khas Jembrana
Berkembang hingga ke Jepang dan Prancis
JEGOG - Penampilan kesenian jegog duta Kabupaten Jembrana pada PKB di Taman Budaya, Selasa (17/7) kemarin.
Garapan Lawat Sungsang terbilang unik, seperti artinya yakni bayangan yang terbalik secara vertikal dari refleksi cermin cekung. Jika diamati, pengulangan pada bagian pengawak dan pengecet dilakukan secara terbalik atau nyungsang. Jadi, tidak seperti pengulangan komposisi pada umumnya. Berbeda halnya dengan Talikunda yang justru mengalir begitu saja tanpa ada pengulangan. Ini sesuai dengan arti dari tabuh kreasi tersebut, yakni saluran yang sengaja dibuat untuk mengalirkan air dari sungai ke sawah. Garapan lainnya juga tak kalah menarik, karena menggambarkan bagaimana kearifan di banjar setempat maupun di Jembrana umumnya. Seperti tari Makepung yang diciptakan maestro jegog I Ketut Suwentra dari Sangkaragung, Jembrana. Tarian ini menampilkan gerak makepung atau atraksi pacuan kerbau khas kabupaten tersebut. Kemudian jejogedan yang
terinspirasi dari aktivitas para remaja di Banjar Masean usai membantu orangtuanya memetik hasil panen di ladang. Di banjar itu masyarakat setempat mayoritas memang bertani dan berkebun. Para remaja berkumpul menari dengan riang gembira sebagai ungkapan rasa syukur karena hasil panen yang melimpah. Sementara tabuh Jaran Dauk yang dulu digarap Nyoman Ridya (alm), menceritakan tentang kuda jantan berbulu abu-abu. Pada waktu-waktu tertentu kuda ini mengeluarkan suara khas dan menjadi suatu pertanda tertentu. Koordinator Sekaa Ida Bagus Komang Anom, mengatakan jegog dengan ciri khas mabarung hanya ada di Jembrana dan tidak ada di kabupaten lain. Namun, kesenian ini sudah dipentaskan di berbagai daerah bahkan hingga ke luar negeri. ‘’Di Jepang ada, di Paris, Prancis ada. Dulu ada maestro jegog yang istrinya orang Jepang.
Dia punya gamelan di sana, jadi saat mau pentas cukup membawa kru saja dari sini,’’ ujarnya. Untuk kelestarian jegog ke depan, Anom berharap ada perhatian lebih dari pemerintah terutama untuk anggaran. Sebab, alat musik jegog yang terbuat dari bambu umurnya rata-rata tidak lebih dari enam bulan. Bahan baku bambu juga harus didatangkan dari kabupaten lain yakni Tabanan. Penata tabuh I Wayan Artika mengatakan, Sekaa Tingklik Jegog Suara Bajra Murti berawal dari keinginan para pemuda di Banjar Masean dan seniman muda di Jembrana yang ingin melestarikan seni budaya leluhur. Awalnya hanya untuk mabarung antar Sekaa, sampai di tahun 2017 ditunjuk mewakili kecamatan dan keluar sebagai juara. Dari sanalah sekaa ini mendapat kesempatan untuk tampil di PKB atas dukungan banjar setempat dan Pemkab Jembrana. (kmb32)
sus semacam ini. ‘’Sejak tahun 2017, sudah ada 20 bayi yang dibuang. Harapan saya, kasus yang lain juga bisa terungkap,’’ ujarnya, Selasa (17/7) kemarin. Menurutnya, pengungkapan kasus pembuangan bayi bisa menjadi jalan untuk mengetahui motif pelaku. Dengan begitu, intervensi atau penanganan pihak-pihak terkait bisa lebih tepat. Contohnya KPPAD yang nantinya bisa memberikan masukan kepada pemerintah dan pemangku kepentingan terkait untuk menentukan langkah antisipasi kasus tersebut.
Sementara itu, Psikolog RSUD Wangaya Kota Denpasar Nena Mawar Sari, S.Psi., Psikolog., CHT. berpendapat, kasus pembuangan bayi diakibatkan pelaku tidak memiliki kematangan emosi sehingga menganggap hal tersebut merupakan hal sepele. Maka dari itu, calon remaja atau remaja dan remaja dewasa sebaiknya dibekali pengetahuan seksual dan risikonya, penanaman pendidikan moral, agama dan norma-norma di masyarakat. Pendidikan tersebut tidak hanya diberikan di sekolah, tapi juga menjadi tanggung jawab orangtua. (kmb42)
Denpasar (Bali Post) Hingga saat ini kasus kebakaran puluhan kapal di Pelabuhan Benoa, Denpasar, masih dalam tahap penyelidikan. Selain terus memeriksa saksi-saksi, penyidik Satreskrim Polresta Denpasar masih menunggu hasil penyelidikan labfor Denpasar. Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan, Selasa (17/7) kemarin menyampaikan, saat ini tim labfor masih memeriksa barang bukti yang diamankan di KM Cilacap
Jaya Karya. Hasil pemeriksaan labfor belum keluar. Terkait pemeriksaan saksi, mantan Kasatreskrim Polres Badung ini mengungkapkan, pihaknya sudah memeriksa 18 saksi. Seperti diberitakan sebelumnya, tim Labfor Denpasar dan Satreskrim Polresta Denpasar pada Jumat (13/7) lalu, akhirnya bisa masuk ke kamar mesin kapal KM Cilacap Jaya Karya yang sebelumnya dipenuhi air. Olah TKP pun bisa dilaksanakan dan anggota Labfor mengamankan beberapa barang bukti. (kmb36)
Denpasar (Bali Post) Ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40 menampilkan kesenian jegog khas Bumi Makepung di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Bali, Selasa (17/7) kemarin. Kesenian itu dibawakan dengan apik oleh Sekaa Tingklik Jegog Suara Bajra Murti dari Banjar
Pukul : 17.00 Wita Tempat : Kalangan Madya Mandala Kegiatan : Parade Joged Bumbung Tradisi: Sekaa Joged Seraya Kanti, Desa Getakan, Kecamatan Banjarangkan, Duta Kabupaten Klungklung
Pukul : 20.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Kegiatan : Dramatari “Maha Indrakila”: Sanggar Seni Indrakila, Desa Manggis, Kab. Karangasem
barat box culvert. Progress pengerjaan dari Nakula sampai Sunset Road sudah rampung 98 persen. ‘’Kita tinggal mengangkat bangkaibangkai dari kabel kita yang sudah dipotong,’’ ungkapnya. Sementara Jalur NakulaGunung Soputan memang terkendala dari pekerjaan Wika dan Sinar Bali KSO karena mereka melakukan percepatan mengarah ke utara. Percepatan dilakukan dari Simpang Pulau Galang ke sebelah utara. ‘’Jadi, dari Pulau Galang ke selatan memang kami pending. Jadi kami mengejar progress teman-teman dari Wika dan Sinar Bali KSO,’’ ungkapnya. Untuk saat ini kabel yang sudah digelar sebanyak dela-
Parpol Kesulitan Rekrut Bacaleg
Masean, Desa Batuagung, Jembrana. Sekaa yang berdiri sejak 9 April 2007 ini membawakan enam garapan, yakni tabuh trungtungan ‘’Lawat Sungsang’’, tari Makepung, tabuh klasik ‘’Jaran Dauk’’, tari kreasi ‘’Tumut Mangigel’’, tabuh kreasi ‘’Talikunda’’, dan Jejogedan ‘’Bajang Girang’’.
Pukul : 14.00 Wita Tempat : Kalangan Ratna Kanda Kegiatan : Parade Tari dan Tabuh Angklung Kebyar: Sekaa Angklung Kumara Agung, Kecamatan Kuta, Duta Kabupaten Badung
Pukul : 20.00 Wita Tempat : Gedung Ksirarnawa Kegiatan : Parade Tari dan Gamelan Inovatif: Hari Dwipa Gamelan Group, Duta Kabupaten Tabanan
ada kabel udara yang crossing dan yang melintang, termasuk tiang-tiang PLN di lapangan. PLN pun sudah melakukan pemindahan dari tengah ke pinggir. ‘’Bahkan PLN juga rela tiangnya dipakai sementara untuk pemindahan kabel-kabel optik,’’ imbuhnya. Supervisor Pemeliharaan PLN Area Bali Selatan Dewa Gede Surya Mastra menjelaskan, dalam proyek tersebut ia dan berbagai pihak termasuk Dinas PUPR sudah bersinergi dengan baik. Pekerjaan pemindahan ini dikerjakan oleh dua vendor. Masing-masing vendor mengerjakan yaitu jalur Nakula-Sunset Road dan NakulaGunung Soputan. Penggelaran kabel itu diposisikan di sebelah
Bali Post/eka
Kasus Kapal Terbakar Minim, Kasus Pembuangan Penyidik Masih Bayi yang Berhasil Diungkap Menunggu Hasil Labfor
Denpasar (Bali Post) Pengungkapan kasus pembuangan bayi atau anak, tergolong masih minim. Tahun ini hingga Juli, dari sepuluh kasus pembuangan bayi baik dalam kondisi meninggal atau masih hidup, baru terungkap dua kasus. Hal itu disampaikan Divisi Hukum dan Kebijakan KPPAD Bali Ni Luh Gede Yastini. Yastini mengatakan, untuk kasus bayi kembar yang ditemukan di Jalan Ratna, ia mengapresiasi kepolisian karena berhasil mengungkap kasus tersebut. Namun dia berharap kepolisian bisa lebih banyak lagi mengungkap ka-
BADUNG
Rabu Wage, 18 Juli 2018
3
Meningkat, Kunjungan Wisatawan ke Labuan Sait Mangupura (Bali Post)Kawasan Pantai Labuan Sait, Desa Pecatu, Kuta Selatan yang dulu dikenal dengan Pantai Padang-padang, semakin dilirik wisatawan mancanegara. Setelah ditetapkan sebagai salah satu tujuan wisata di kawasan Badung, jumlah kunjungan wisatawan terus mengalami peningkatan. Kawasan pantai yang diapit oleh tebing batu kapur ini memang menjadi ikon untuk olahraga air, karena memiliki ombak yang bagus untuk pecinta olahraga selancar. “Yang menjadi ikon di Pantai Labuan Sait adalah olahraga air surfing. Selain itu, pemandangannya juga tak kalah menarik,” kata Manager Pengelola Pantai Labuan Sait, Wayan Wijana, belum lama ini. Wijana mengatakan, saat ini jumlah kunjungan ke Labuan Sait rata-rata mencapai 2.500 orang per hari saat high season. Sementara pada hari biasa, kunjungan ratarata 1.500 orang. Dengan semakin banyaknya wisatawan berkunjung ke pantai berpasir putih ini, pihaknya selaku pengelola akan terus melakukan pembenahan untuk memberikan kenyamana kepada pengunjung. Diakuinya, selama ini akses menuju pantai yang sangat curam dan kecil, terkadang menyulitkan pengunjung saat melintas. Untuk itu, pihaknya akan melakukan penambahan tangga untuk akses ke bawah. Sedangkan tangga unik yang masuk ke dalam trowongan akan tetap dipertahankan. “Nanti akan ada tangga baru yang kami buat bersama desa adat,” katanya. Menurut Wijana, kendala yang dihadapi selama ini memang terkait dengan masalah sampah saat musim penghujan. Kendati demikian, pihaknya terus berupaya bekerja sama dengan DLHK Badung dan pihak desa melalui BUMDes. “Yang jadi masalah selama ini, alat berat tidak bisa masuk ke pantai karena tidak ada akses langsung. Sehingga penanganan sampah dilakukan secara manual dan terkesan lambat,” katanya. Wijana mengatakan, pihak desa dengan Pemkab Badung berencana untuk mewujudkan pembangunan kereta gantung dari atas menuju ke Pantai Labuan Sait. Kereta gantung ini akan dimanfaatkan untuk mempermudah mengangkut sampah-sampah dari pantai langsung menuju ke atas. Dengan begitu, kawasan Labuan Sait diharapkan bisa bersih dari masalah sampah. “Kami juga sudah mencanangkan kawasan Labuan Sait bebas dari sampah plastik,” ujarnya. Untuk pengembangan, kata Wijana pihaknya akan terus melakukan kajian agar apa yang ada saat ini tidak terkesan monoton. Untuk tahun ini pihaknya membangkitkan lagi Kecak Padang-padang. Nantinya setiap hari akan ada pementasan kecak yang anggotanya sekitar 150 orang. “Dengan hadirnya Kecak Padang-padang ini, destinasi dan daya tarik dari Labuan Sait akan semakin bertambah,” ujarnya. Wijana menegaskan, penataan pantai juga akan terus dilakukan, termasuk penataan pedagang dan pelayanan dari orang-orang pantai. Program yang paling mendesak adalah pengelolaan parkir. Seperti diketahui, saat ini fasilitas parkir masih kurang. Untuk itu pihaknya akan memanfaatkan pinggiran jalan pada tanah negara untuk dijadikan areal parkir. (kmb23)
Bali Post/kmb23
Patung Dewa Ruci akan Dilengkapi Air Mancur Dekoratif
PENATAAN - Sejumlah pekerja melakukan penataan kolam di sekitar Patung Dewa Ruci, Kuta, Selasa (17/7) kemarin.
Mangupura (Bali Post)-
Menjelang pelaksanaan IMF-WB Annual Meeting, penataan tidak hanya dilakukan di kawasan Kuta Selatan. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung juga melakukan penataan ikon-ikon yang ada di Kuta. Seperti penataan di sekitar simpang Dewa Ruci. Ikon berupa patung Dewa Ruci ini nantinya akan dilengkapi dengan air mancur dekoratif dan sistem pencahayaan modern. Dikonfirmasi Selasa (17/7) kemarin, Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan mengatakan, untuk tahap pertama, dalam waktu sebulan ini penataan di sekitar simpang Dewa Ruci harus sudah tuntas. Saat ini sedang ada penataan taman dan kolam. Selain itu, beberapa spot
lampu juga akan dibenahi. “Untuk kolamnya dilakukan pengurasan ulang dan diberikan pelapis supaya tidak bocor. Sementara warnanya juga ditambah supaya tidak terlihat kusam,” ujarnya. Menurut Eka Merthawan, kolam ini akan ditata ulang dengan penambahan air man-
cur dan lighting. Seluruh mesin pompa airnya akan diganti dengan yang baru. Sedangkan untuk air mancur yang dipasang berupa air mancur dekoratif. Artinya, air mancur ini nanti disesuaikan dengan lampu yang ada. “Yang jelas nanti ini dekoratif dan atraktif sekali dengan
teknologi terbaru. Tentu ini akan bisa menarik untuk dilihat saat malam hari,” katanya. Eka Merthawan menambahkan, taman juga akan ditata ulang. Dalam penataan itu, tanaman khas berupa tanaman jepun akan tetap di pasang. Dipilihnya jepun, karena tanaman ini sangat tahan dengan kondisi yang panas dan rajin berbunga. Dikatakan, dana untuk penataan tersebut bersumber dari program CSR pihak swasta, dengan total dana sekitar
Rp 1,5 miliar. Sedangkan perawatannya akan dilakukan oleh tim CSR. “Kami bersyukur ada CSR. Mereka kerjanya luar biasa cepat,” katanya. Eka Merthawan menargetkan penataan Simpang Dewa Ruci bisa dirampungkan dalam dua minggu ini. Setelah itu, penataan dilanjutkan ke Patung Satria Gatot Kaca, Tuban dan Ground Zero, Legian. “Jika masih ada waktu, kami juga akan pasang lampu pada taman di seputaran underpass,” katanya. (kmb23)
Pencuri Tas WNA Ternyata Anggota Ormas
Bali Post/kmb23
KUNJUNGAN - Suasana kunjungan wisatawan ke Pantai Labuan Sait, Pecatu, yang terus meningkat.
Mangupura (Bali Post) Setelah menangkap tersangka Sumanah alias Samiri (38) terkait kasus pencurian tas WNA dengan modus merayap di pasir Pantai Kuta, Tim Opsnal Reskrim Polsek Kuta memburu pelaku lainnya. Alhasil ditangkap sindikat Sumanah yaitu Peter Eduado Ellu alias Edo (40), Edi Mulyono (30) dan Brian Benedict Payong (22). Dari hasil penggeledahan tas tersangka Sumanah, ternyata dia anggota salah satu ormas besar di Bali. “Tersangka Sumanah alias Samiri ini merupakan residivis kasus curanmor. Dulu dia pernah ditangkap anggota Polsek Kuta,” kata Kapolsek Kuta AKP Teuku Ricki Fadlianshah didampingi Kanitreskrim Iptu Aan Saputra, Selasa (17/7) kemarin. Awalnya tim yang dipimpin Iptu Aan ini menangkap Edi
di Jalan Juwet Sari, Pemogan, Denpasar Selatan. Edi mengaku yang memberikan kartu kredit untuk digesek di Minimart di Jalan Pratama Tanjung Benoa, Kuta Selatan (Kutsel) adalah Edo. Polisi langsung memburu Edo dan berhasil dibekuk di Pantai Double Six, Kuta. “Dari tersangka Edo, terungkap yang memberikan kartu kredit itu adalah Sumanah. Akhirnya kami menangkap Sumanah di Pantai Kuta depan Hotel Pullman, Minggu (15/7), pukul 01.30 Wita,” ujarnya. Tersangka Sumanah mengaku Iphone milik korban dijual kepada Andi seharga Rp 5 juta. Uang tersebut digunakan untuk uang muka membeli sepeda motor Honda Scoopy sebesar Rp 4 juta dan sisanya digunakan untuk keperluan sehari-hari. Saat diinterogasi, Sumanah mengaku beraksi se-
jak dua bulan lalu. Sasarannya WNA dan turis domestik yang duduk-duduk di Pantai Kuta. Barang bukti yang diamankan di antaranya lima tas wanita, sepeda motor, kamera, uang Dolar Amerika dan 13 lembar uang berbagai negara. “Bagi pengunjung Pantai Kuta yang pernah kecurian, silakan cek barang bukti di Polsek Kuta. Pelaku ini beraksi belasan kali dan kemungkinan korbannya belum ada yang melapor,” ungkap mantan Kasatreskrim Polres Buleleng ini. Seperti diberitakan sebelumnya, berbagai modus dilakukan pencuri untuk memuluskan aksinya. Seperti dilakukan tersangka Sumanah (38) saat beraksi di Pantai Kuta. Dia merayap di pasir menuju tas milik Sunkyung Roh (22) asal Korea dan mengambil barang berharga milik korban. (kmb36)
Bali Post/kmb36
DITANGKAP - Sindikat pencuri di Pantai Kuta berhasil ditangkap Tim Opsnal Polsek Kuta.
”Taman Ayun Barong Festival Bupati Giri Prasta Pimpin ”Sales Mission” di Australia Regeneration Superstar” Digelar Kembali UNTUK ketiga kalinya, Taman Ayun Barong Festival Regeneration Superstar digelar di Kawasan Pura Taman Ayun Mengwi pada 20-21 Juli mendatang. Pagelaran festival yang dimotori oleh Sanggar Mangu Samcaya Puri Ageng Mengwi ini diikuti peserta yang berasal dari seluruh kabupaten/kota se-Bali tanpa dipungut biaya alias gratis. Panglingsir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung menjelaskan, festival yang digelar untuk ketiga kalinya ini atas kerja sama Pemerintah Kabupaten Badung, dalam hal ini Dinas Pariwisata Badung. Lomba yang digelar yakni bapang barong dan makendang tingkat SD dan SMP serta Superstar. “Festival ini ini digelar untuk menjaga kesenian warisan budaya Bali, khususnya barong, dengan cara menampilkan penari barong cilik SD-SMP dari seluruh Bali. Terlebih dilaksanakan di kawasan Pura Taman Ayun yang telah ditetapkan oleh Unesco sebagai Warisan Budaya Dunia,” kata Gde Agung di Puri Ageng Mengwi, Selasa (17/7) kemarin. Selain itu, kata Gde Agung, pergelaran Festival Barong yang juga menampilkan pameran foto tentang barong ini, untuk mendongkrak kunjungan wisatawan di Kabupaten Badung. Pihaknya juga berharap kegiatan tersebut masuk dalam calendar of event, sehingga memudahkan wisatawan yang ingin menyaksikan jalannya festival dalam menentukan jadwal kunjungannya. Dari hasil evaluasi pagelaran festival sebelumnya, pihak penyelenggara melakukan penyesuian. Di mana sebelumnya peserta dari SD dan
JUMPA PERS - Suasana jumpa pers “Taman Ayun Barong Festival Regeneration Superstar”. SMP menjadi satu kategori, untuk saat ini dipisah SD dan SMP. “Sehingga kemampuan penari tingkat SD tidak tenggelam dengan kemampuan penari tingkat SMP,” kata Bupati Badung ke-11 ini didampingi Kabag Humas Setda Badung I Putu Ngurah Thomas Yuniartha. Untuk peserta SD dan SMP masing-masing 15 orang. Peserta SD berusia 9-12 tahun dan SMP 13-15 tahun. Hadiah untuk kategori bapang barong dan makendang, masing-masing juara I Rp 5 juta, juara II Rp 4 juta, juara III Rp 3 juta. Sementara untuk SMP, bapang barong dan makendang juara I Rp 7,5 juta, juara II Rp 6,5 juta dan juara III Rp 5,5 juta. Peserta juga mendapat piagam penghargaan. Selanjutnya, untuk kategori superstar, peserta telah mendapat juara I lomba bapang barong se-Bali yang diundang untuk mengikuti lomba ba-
pang barong dan makendang. Antara penari barong dan makendang bukan merupakan satu tim. “Kemungkinan penari dan yang makendang tunggal tidak saling kenal. Jadi, tarung bebas,” ujar Gde Agung. Untuk hadiah, juara I berhak atas hadiah uang Rp 10 juta, juara II Rp 7 juta dan juara III Rp 6 juta. Selain itu, seluruh peserta mendapat piagam dan uang pembinaan sebesar Rp 1 juta. Kabag Humas I Putu Ngurah Thomas Yuniartha mendukung penuh kegiatan tersebut, karena kegiatan tersebut sangat positif dan menjadi ajang pemantik generasi muda untuk belajar dan terus melestarikan kesenian Bali. “Semoga ke depan kegiatan seperti ini terus dilakukan dan makin tumbuh talenta-talenta generasi muda di bidang kesenian,” katanya. (ad936)
DINAS Pariwisata Badung telah melakukan sales mission ke Perth, Auckland, dan Sidney. Menariknya, Selasa (17/7) kemarin Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memimpin sales mission di Perth, Australia. Pada sales mission tersebut diselenggarakan table top di Royal Golf Club bersama 80 buyers, terdiri dari whole seller, tour operator serta retail agent dari Garuda airlines dijamu dengan gala dinner. Turut hadir Deputi Pemasaran Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI Gde Pitana, Konsul Jenderal RI di Perth Dewi Gustina Tobing mendampingi 18 industri pariwisata tergabung dalam tim BPPD dan Dinas Pariwisata (Dispar) Badung. Bupati Giri Prasta dalam kesempatan itu meminta ada artis di setiap negara tujuan di tempat/ kota melakukan promosi untuk diundang ke Badung membuat video clip sambil mempromosikan destinasi wisata di Badung. Khususnya menggaet pasar di kalangan milenial di era digital. Konjen RI di Kota Perth menyambut baik gagasan Bupati Badung, serta akan memfasilitasi dengan Diaspora, mengingat hubungan Bali dengan Perth Australia sangatlah hangat dan saling menguntungkan dalam bisnis pariwisata berpotensi untuk mencapai target jumlah kunjungan wisatawan Australia ke Bali sebanyak 1,3 juta tahun ini. “Jadi, harus ada artis di setiap negara tujuan bisa diundang ke Badung untuk membuat video klip sekalian mempromosikan wisata di Badung,” jelas Bupati Giri Prasta. Gde Pitana dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabu-
SALES MISSION - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memimpin sales mission di Perth, Australia, Selasa (17/7) kemarin. paten Badung, BPBD serta industri pariwisata yang telah bekerja keras untuk mendatangkan wisman ke Bali yang telah dinobatkan sebagai best destination oleh Trip Adviser 2017. “Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Badung yang sudah bekerja keras dalam promosi wisata ini,” jelasnya seraya memperkenalkan 10 Destination Beyond Bali bagi para whole seller pada kesempatan tersebut. Begitu juga Ketua BPBD Badung Rai Suryawijaya didampingi Herdy Sayoga sebagai master ceremony, menyapa para undangan dengan hangat, menyampaikan kondisi terkini Gunung Agung yang sempat erupsi dan dinyatakan sangat aman untuk dikunjungi. “Pemerintah bersama industri pariwisata menjamin melalui penyediaan transportasi gratis menuju bandara terdekat, serta memberikan satu hari gratis menginap bila terjadinya penutupan bandara akibat semburan abu vulkanik,” terangnya.
Sementara itu, Kadisparda Badung Made Badra mempresentasikan branding pariwisata Badung The Soul of Bali serta update infrastruktur pariwisata. Selain itu, juga menyatakan kesiapan menjelang terlaksananya pertemuan IMFWB 2018 dan destinasi yang telah dipersiapkan bagi delegasi untuk post tour di objek pariwisata, serta memperkenalkan desa wisata dengan beragam keunikan, lifestyle sampai clubbing, golf dan culinary yang sangat memukau para wisatawan menjadikan kenangan yang tidak pernah terlupakan. “Kami sampaikan infrastruktur pariwisata di Badung dan kesiapan untuk menyukseskan IMF-WB 2018,” jelasnya. Di pengujung acara, masingmasing industri mempromosikan produknya melalui pemutaran video dan dilaksanakan table top serta pemberian voucher doorprize. Para buyers merasa senang mendapatkan informasi yang sangat menjual tentang Bali. (ad926)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
455 Calon Maba Ikuti Seleksi Gelombang I Mahendradatta
Rabu Wage, 18 Juli 2018
Senator RI Sidak Proyek Macet Politeknik Perikanan dan Kelautan
Peminat Membeludak, Mahasiswa Unmar Shri Arya Wedakarna Sayangkan Proyek Mulai Kuliah di Tiga Unit Kampus Macet Cederai Prestasi Pemerintah Jokowi
KURANG lebih 455 calon mahasiswa baru (maba) Universitas Mahendradatta (Unmar) mengikuti seleksi calon maba guna merebut tempat di sejumlah kursi fakultas. Kelas yang ditawarkan oleh Panitia Maba Unmar 2018 adalah kelas reguler, kelas ekstensi, kelas beasiswa dan kelas LP2M untuk penempatan di sejumlah prodi unggulan Unmar yakni Fakultas Ilmu Hukum, Fakultas Ekonomi Manajemen dan Ekonomi Wirausaha, Fakultas Teknik Industri serta Fakultas Ilmu Sosial Politik untuk program Strata 1 (S-1). Kini, maba gelombang I pun sudah memulai proses Tri Dharma yakni Adaptasi Kultur Perguruan Tinggi (AKPT). Demikian diungkapkan Drs. H. Abdul Samad, M.M. (Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan) di selasela kegiatan AKPT di Kampus A Unmar, Jalan Ken Arok, Denpasar. ‘’Kami bersyukur sekali bahwa kampus Unmar yang dikenal sebagai PTS bersejarah yang dibangun Bung Karno pada tahun 1962 tetap dipercaya oleh masyarakat sebagai tempat untuk menimpa ilmu. Di kampus ini prinsip-prinsip Tri Sakti diajarkan di seluruh fakultas, sehingga sangat menguntungkan bisa menjadi pemegang ijazah dari kampus swasta tertua di Bali, NTB dan NTT ini, apalagi selaras dengan program pemerintah. Inilah keuntungan Unmar sebagai kampus reformasi,’’ ujar Abdul Samad. Hal senada dikatakan Dr. Putri Anggraeni (Rektor Unmar) yang
PENDAFTARAN MABA - Suasana pendaftaran mahasiswa baru (maba) gelombang I yang mengikuti seleksi di Kampus A Unmar, Jalan Ken Arok, Denpasar. juga memberikan harapan agar Unmar ikut berkontribusi terhadap pembangunan Bali dengan lebih nyata. ‘’Unmar yang sudah menginjak usia 55 tahun selalu menjadi soko guru, teladan perguruan tinggi di Bali. Peran lulusan S-1 dan S-2 Unmar tentu akan semakin signifikan karena nilai-nilai kultur perguruan tinggi yang profesional ditanamkan sejak mahasiswa baru. Rohnya adalah ajaran-ajaran Bung Karno sesuai visi dan misi Unmar. Sinergi Rektorat, Dekanat dan Yayasan sangat baik. Ini menjadi milestone bagi Unmar ke depan-
nya,’’ papar Putri Anggraeni yang pernah didaulat membacakan Deklarasi PT Anti-Radikalisme di hadapan Presiden RI beberapa waktu lalu. Saat ini Panitia Maba masih membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang III sejak 4 Juli hingga 4 Agustus 2018. Mulai tahun ajaran baru ini, perkuliahan Unmar akan dilaksanakan di tiga kampus Unmar, yakni Kampus A (Jalan Ken Arok), Kampus B (Jalan Pegangsaan Timur, Renon, Denpasar) dan Kampus C (Jalan Letda Tantular, Renon, Denpasar). (ad928)
35 Dosen dan Mahasiswa Taiwan dan Thailand Program Pertukaran di Stikes Bali
SEKOLAH Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali dikenal sebagai kampus yang konsisten menjalankan kerja samanya dengan lembaga pendidikan tinggi sejenis di luar negeri. Kampus ini tercatat sudah 10 tahun menjalani program kerja sama dengan Thailand secara kontinu. Selasa (17/7) kemarin sebanyak 35 dosen dan mahasiswa dari Taiwan dan Thailand memulai program pertukaran mahasiswa. Mereka adalah empat mahasiswa dari NTUNHS Taiwan, 27 dari delapan universitas di Thailand yang tergabung dalam Central College (CC) Network 1 seperti Boromarajoni Collage of Nursing (BCN) Trang, Thailand. Mereka diterima secara kehormatan di Kampus Stikes Bali oleh Ketua Stikes Bali diwakili Wakil Ketua III Ns. I Ketut Alit Adianta, S.Kep., M.Ns. bersama Ketua YP2LPK Bali Drs. Ida Bagus Arka dan Pembina Drs. I Ketut Widia, Bn.Stud., M.M. Ida Bagus Arka memberi apresiasi positif kerja sama ini. Bahkan, antara Thailand dan Stikes Bali sudah terjalin hubungan kekeluargaan. Kerja sama ini sangat bermanfaat dalam peningkatan iklim akademik di kampus serta memotivasi para dosen melakukan penelitian bersama berkelas internasional. ‘’Dampak positif lainnya yakni kita belajar karakter bangsa Thailand terutama dalam hal menghargai orang lain. Konsep ini mereka lakukan secara sungguh-sungguh, yang perlu kita tiru di Bali. Makanya kini kami sedang mengampanyekan
INSPEKSI - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (kiri) saat inspeksi ke proyek Kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan di Jembrana. banyak diutangi. Ini memalukan mengkraknya proyek ini dengan sekali. Kementerian terkait harus alasan wanprestasi. Nanti dari segera turun tangan dan selamat- Senayan saya akan berkoordinasi kan proyek ini,’’ ungkap Arya ke menteri dan kemenko terkait Wedakarna yang mantan Rektor agar ini segera dibereskan supaya Universitas Mahendradatta. setidaknya tahun 2019, kampus ini Ia menilai Jembrana dan Bali bisa digunakan. Semua demi Jemsangat berkepentingan terhadap brana,’’ ujar Gusti Wedakarna yang proyek ini, karena membangun seko- anggota Komite III DPD-RI Bidang lah kelautan dan perikanan adalah Pendidikan Tinggi. cita-cita besar Bali Berdaulat. ‘’SeDari hasil pemantauan di labenarnya kira-kira pada tahun pangan, kampus politeknik ini 2014 lalu, saya pernah utarakan didirikan di atas lahan negara seide ini ke hadapan Menteri Syarif luas 22 hektar, dilengkapi asrama Cicip di zaman Presiden SBY. Saat mahasiswa, asrama dosen, laboitu beliau hadir di kantor saya di ratorium kelautan serta unit-unit Istana Mancawarna Tampaksiring. pusat pengetahuan dalam bidang Kita sampaikan bahwa Bali perlu perikanan dan kemungkinan akan pusat studi kelautan mengingat menjadi politeknik terbesar di Bali saat ini Bali membutuhkan banyak dan di kawasan Indonesia Tengah SDM yang andal di bidang laut dan dan Timur. Salah satu rekomendasi perikanan. Saya bersyukur justru Arya Wedakarna pada pemerintah di era Presiden Joko Widodo dan pusat agar proyek ini tetap dijalankMenteri Susi Pudjiastuti ide ini an dan mem-black list rekanan yang terealisasi. Tapi akan sangat dis- wanprestasi dan melanjutkan proses ayangkan sekali citra pemerintah hukum jika ada oknum pejabat dan Joko Widodo ini tercederai karena pihak ketiga yang korupsi. (ad929)
PU Fraksi PDI Perjuangan Usulkan ”Sport Center’’ di Petang Bertaraf Internasional
TERIMA - Wakil Ketua III Stikes Bali Ketut Alit Adianta dan Pembina Ketut Widia saat menerima dosen dan mahasiswa program pertukaran dari Thailand dan Taiwan. bagian dari pendidikan karakter ini kerja sama penelitian bersama. kepada civitas akademika Stikes Putu Darma Suyasa mengakui Bali,’’ ujarnya. mahasiswa dan dosennya banyak Ketua Stikes Bali Putu Darma mendapat pengalaman soal sistem Suyasa, Ph.D. mengungkapkan, pembelajaran di Thailand serta kerja sama antara lembaga pendi- pelayanan kesehatan di Bangkok dikan kesehatan ini menyangkut dan RS. Pengalaman ini akan menpelayanan kesehatan masyarakat jadi pemicu mahasiswa dan dosen berbasiskan TI. Selain itu meneliti untuk mengadopsi sistem yang lebih soal lingkungan. Mahasiswa Thai- bagus disesuaikan dengan sikon land dan Taiwan juga diajak kelil- Stikes Bali. ing puskesmas di Denpasar guna Wakil Ketua III Stikes Bali Ns. meneliti pengolahan limbah rumah I Ketut Alit Adianta, S.Kep., M.Ns. tangga serta meninjau praktik menambahkan, selain bekerja sama bidan di Bangli dan Puskesmas dalam metode pengajaran juga Densel 1. dalam bidang penelitian antardosen. Sementara itu, program ung- Pemberian keilmuan di kelas sangat gulan lainnya dengan CC Network penting untuk menunjang keber1 dan BCN Trang fokus mempela- hasilan program ini seperti pendijari community nursing dan sistem dikan keperawatan antarnegara, pelayanan kesehatan di Indonesia. perkembangan kesehatan lansia, Di samping itu akan membahas anak dan ibu hamil. (ad931)
I Made Sudjana Dilantik Menjadi Ketua STPBI dan Direktur SPB Ketiga Kalinya
KETUA Yayasan Dharma Widya Ulangun melantik I Made Sudjana, S.E., M.M., CHT., CHA. menjadi Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) dan Direktur Sekolah Perhotelan Bali (SPB) periode 2018-2022, Selasa (17/7) kemarin. Made Sudjana menjabat sebagai Ketua STPBI untuk ketiga kalinya. Sebelum dilantik dengan membacakan sumpah, ia melaksanakan pawintenan di Padmasana Kampus STPBI, di-puput oleh Ida Rsi Dwija Batur Sari. Ketua Yayasan Dharma Widya Ulangun Drs. I Nyoman Astina mengatakan, civitas akademika melalui senat dosen mencalonkan I Made Sudjana sebagai Pemimpin STPBI dan SPB karena berhasil membawa STPBI menjadi sekolah tinggi dengan unit mutu yang dapat disejajarkan dengan kampus ternama di Indonesia dan sekolah tinggi yang memimpin kampus di Indonesia dalam memberikan pengalaman training di Amerika. STPBI di bawah kepemimpinan Made Sudjana menjadi satu-satunya sekolah tinggi di Indonesia yang berani mengibarkan bendera Indonesia di ajang konferensi pariwisata Asia Pasifik. STPBI juga yang memperkenalkan standar, SOP perhotelan dan pariwisata global. Meski prestasi itu diraih di bawah kepemimpinan Made Sudjana, STPBI tetap bisa memegang teguh nilai-nilai luhur bangsa. ‘’Tidak berhenti di situ, civitas memilih beliau kembali karena kompetensi serta pengalaman beliau memimpin, networking, sikap disiplin, berani mengamibil risiko, kepatuhan terhadap aturan yang berlaku, komitmen yang tinggi serta
KONSISTENSI akan program Bali sebagai Pulau Pengetahuan (Bali The Island Of Science) terus dikawal oleh tokoh pendidikan di Bali yakni Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang juga seorang anggota DPD-RI utusan Bali di Senayan. Hal itu tampak dari program kerja Arya Wedakarna yang selalu memprioritaskan program pendidikan di Bali, baik dalam peningkatan SDM maupun secara infrastruktur. Hal ini terekam dalam kunjungan Senator Arya Wedakarna (AWK) ke proyek mangkrak calon Kampus Politeknik Perikanan dan Kelautan di daerah Pengambengan, Jembrana. Dalam kunjungan yang didampingi Nyoman Mayun (Dinas PU Kabupaten Jembrana) dan sejumlah pengawas proyek, Senator Arya Wedakarna sempat meninjau sejumlah proyek yang sudah mangkrak dan macet sejak awal tahun 2018. Keprihatinan akan kondisi proyek macet ini disampaikan Wedakarna dan meminta KPK turun tangan untuk memberikan status proyek ini. ‘’DPD-RI sebagai pengawas UU tentu bertugas mengawasi pelaksanaan program pemerintah, termasuk sejumlah program dan proyek di daerah yang bersumber dari APBN. Sebenarnya sejak Mei lalu saya sudah dengar ada tindakan wanprestasi termasuk sejumlah pemberitaan di media massa. Saya sayangkan sekali di Bali ada proyek macet, apalagi macetnya bukan karena APBN tidak cair, tapi masalah teknis di pihak ketiga. Saya dengar pengakuan pengawas proyek dan masukan dari warga sekitar, bahwa banyak tukang yang belum dibayar, bahan bangunan yang tersendat sampai warung-warung milik warga pun
DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung kembali menggelar rapat paripurna, Senin (16/7) lalu di Gedung DPRD Badung, Sempidi, Kecamatan Mengwi. Pada rapat paripurna yang mengagendakan pemandangan umum (PU) fraksi tersebut, Fraksi PDI Perjuangan yang dibacakan Made Sumerta mengusulkan pembangunan sport center di Petang bertaraf internasional. ‘’Kami harapkan ada perencanaan yang matang sehingga menjadi sport tourism untuk menggelar pertandingan-pertandingan berskala nasional dan internasional,’’ usul Made Sumerta. Secara umum, dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Wakilnya Made Sunarta dan dihadiri Plh. Bupati Badung I Ketut Suiasa, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa dan kepala SKPD di lingkungan Pemkab Badung itu, Fraksi PDI Perjuangan mengapresiasi rancangan perubahan pendapatan belanja dan pembiayaan daerah 2018. ‘’Setelah melihat komposisi belanja daerah yang lebih banyak diterima manfaatnya oleh masyarakat dibandingkan diterima oleh aparatur, kami menyetujui menjadi peraturan daerah,’’ ujarnya. Sebagai keberhasilan dalam pengelolaan keuangan daerah, fraksi yang diketuai I Gusti Anom Gumanti ini menyampaikan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Badung dengan diraihnya kembali Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang keenam kalinya sejak LKPD 2011. Di bidang pendidikan, mengapresiasi kerja keras, sigap dan cerdas Pemerintah Kabupaten Badung dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2018,
PU FRAKSI PDI-P - Pemandangan Umum (PU) Fraksi PDI Perjuangan yang dibacakan Made Sumerta mengusulkan pembangunan sport center di Petang bertaraf internasional. sehingga anak didik dapat tertampung maksimal di masing-masing jenjang pendidikan. ‘’Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah menerima Ranperda Inisiatif Sistem Penyelenggaraan Pendidikan di Kabupaten Badung sebagai pedoman pendidikan menuju Badung Hebat,’’ kata Sumerta. Usulan lain, Fraksi PDI Perjuangan menyarankan Pemerintah Kabupaten Badung ikut turun tangan dalam hal penataan kuliner yang ada di Desa Sangeh agar tertata dengan baik, sehingga dapat mendukung ODTW Sangeh itu sendiri. Pemerintah Kabupaten Badung juga hendaknya memikirkan dan memanfaatkan tanah negara seluas 5,6 hektar di antara Desa Mambal dan Gerih sebagai kebun raya mini. ‘’Itu juga bisa dijadikan tempat pembibitan dan pengembangbiakan berbagai macam jenis burung sehingga bisa menjadi destinasi wisata baru di Badung Utara,’’
ungkapnya. PU Fraksi Partai PDI Perjuangan dalam rapat paripurna tersebut terhadap sembilan ranperda yakni Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2017, Ranperda Kebijakan Umum Perubahan APBD Badung 2018, Ranperda Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD 2018, serta Ranperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 13 Tahun 2017 tentang APBD Badung 2018. Lima ranperda lainnya berupa Rancangan Kebijakan Umum APBD Badung 2019, Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD Badung 2019, Ranperda tentang Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang, Ranperda tentang Perubahan Perda Nomor 5 Tahun 2005 tentang Perusahaan Umum Daerah Pasar Mangu Giri Sedana, serta Ranperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 22 Tahun 2011 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah. (ad932)
Jelajah Kota Gianyar dengan Honda PCX DILANTIK - I Made Sudjana, S.E., M.M., CHT., CHA. (dua dari kiri) dilantik menjadi Ketua STPBI dan Direktur SPB untuk ketiga kalinya. karakter yang mampu mendidik dan mengayomi. Maka yayasan pun mempercayakan kembali STPBI dan SPB dipimpin oleh beliau,’’ bebernya. Ia berharap Made Sudjana mampu menciptakan Sudjana–Sudjana yang lain, pemimpin-pemimpin tangguh yang berbudi pekerti luhur. ‘’Yang nantinya dapat kami percayakan masa depan STPBI dan SPB kepada beliau,’’ imbuh Nyoman Astina. Made Sudjana menuturkan, perjalanan pendidikannya tidaklah mulus. Selepas SMA tahun 1969, ia tidak serta merta melanjutkan jenjang pendidikan S-1. Pendidikan S-1 baru mulai dilanjutkan 10 tahun kemudian. Studi S-1 pun tidak dengan mudah diselesaikan. Ia menempuhnya selama 7 tahun. Itu karena dirinya harus bekerja agar dapat menuntut ilmu. Pendidikan S-2 dilanjutkan tahun 1995 dan
S-3 dilanjutkan tahun 2016 hingga sekarang. Meski demikian, Made Sudjana mampu membawa STPBI ke kancah dunia. Obsesinya membawa pendidikan pariwisata Bali nomor satu di dunia. ‘’Kalau kita lihat strategi pengembangan pariwisa di Indonesia, pemerintah pusat menetapkan Bali sebagai lokomotif pariwisata nasional. Oleh karena itu, yang berbau pariwisata maka Balilah yang harus nomor 1,’’ ujarnya. Tidak hanya hotel, restoran, vila, travel agent yang harus menjadi nomor satu, tetapi juga lembaga pendidikan pariwisatanya. Oleh karena itu, ia mengajak semua stakeholder yang bergerak di pendidikan tinggi pariwisata bergandengan tangan, bersatu padu meningkatkan pendidikan pariwisata di Bali. Ia juga ingin Pulau Dewata menjadi pusat pendidikan pariwisata dunia, bukan lagi ASEAN. (ad932)
SEBAGAI bukti kedekatan dengan konsumen yang telah memilih Honda PCX, all dealer Honda Gianyar mengajak pengguna Honda PCX untuk mengikuti City Rolling Community PCX area kota Gianyar. Sebanyak 110 peserta mengikuti touring kali ini. Kegiatan yang digelar pada Minggu (15/7) lalu sekaligus menjadi ajang berkumpulnya para pencinta Honda PCX khususnya di kota Gianyar. Bertemu dengan para pemilik Honda PCX untuk berkenalan sekaligus mempererat persaudaraan dan hubungan antarpencinta Honda PCX atau sebagai biker. Mengambil titik start di Terminal Gianyar, seluruh peserta terlihat sangat antusias mengikuti touring kali ini. Perjalanan dimulai menuju Desa Sukawati, kemudian dilanjutkan menuju Ubud, Tegallalang, Tampaksiring dan finis di salah satu rumah makan yang terletak di kawasan Desa Wisata Air Terjun Tegenungan. Para peserta diajak merasakan sensasi performa Honda PCX mulai dari jalanan yang lurus hingga kelokan tajam. Sepanjang perjalanan peserta tidak henti-hentinya disuguhkan dengan pamandangan alam yang indah, mengingat Gianyar adalah daerah
HONDA PCX - Pengguna Honda PCX mengikuti City Rolling Community PCX menjelajahi Kota Gianyar. dengan suasana alamnya yang Acara semakin meriah dengan masih terjaga dengan baik. pengundian berbagai macam doorSesampainya di garis finis, prize, nonton bareng dan yang peserta tak tampak kelelahan. paling ditunggu adalah pengumuMereka justru terlihat makin se- man pemenang Honda PCX street mangat. Hal ini disebabkan riding battle milik masing-masing peserta. position Honda PCX yang nyaman ‘’Selain menjelajah alam desa yang ketika dikendarai. Selain itu, den- ada di Gianyar, kegiatan ini juga gan sistem pengereman ABS mem- bertujuan mempererat persaudabuat perjalanan touring menjadi raan dan kekeluargaan sesama semakin aman dan nyaman. Tentu pencinta Honda PCX. Kami bersaja ditambah sejuknya suasana harap para peserta semakin intens Air Terjun Tegenungan. menyambung tali silaturahmi dan Acara dilanjutkan dengan memperkuat kebersamaan di anmakan siang bersama ditemani tara mereka,’’ tutur Kadek Mahadi gemericik Air Terjun Tegenungan. selaku Ketua Panitia. (bns1)
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Rabu Wage, 18 Juli 2018
daerah
5
SMA Kristen Harapan Denpasar
Perlakukan Orangtua Siswa sebagai ”Partner’’, Bukan ”Customer’’
I Gusti Putu Karibawa
Bali Post/sue
SMA Kristen Harapan kini dipimpin kepala sekolah baru. Drs. I Gusti Putu Karibawa, M.Pd. dipercaya memimpin sekolah ini sejak 7 Juli lalu menggantikan Drs. Made Rai Eliezer. Dia bertekad membawa sekolah ini mencapai visi dan misinya yakni unggul dalam mutu dan pelayanan, teguh dalam iman dan berbudaya lingkungan. Unggul dalam mutu, kata I Gusti Putu Karibawa, dimulai dari perekrutan input kemudian diproses oleh guru berkualitas. Sementara pelayanan prima berupa PBM berkualitas guna menghasilkan lulusan bermutu. Dalam pelayanan prima ini pihaknya memiliki konsep manajemen orangtua siswa adalah partner, bukan sebagai customer. Hubungan harmonis antara sekolah dan
orangtua dijaga benar. Sekolah harus tanggap terhadap keperluan mereka. Jika anaknya tak masuk apalagi terlambat atau mengalami masalah belajar, orangtua dipanggil dan langsung menjadi pendampingan sehari-hari. Kedua pihak memberi perhatian penting bagi anak. ‘’Inilah yang kami terapkan secara tulus dan ikhlas. Jika kami anggap sebagai customer kesannya ada praktik jual-beli, kan tak pas di dunia pendidikan,’’ ujar I Gusti Putu Karibawa, Selasa (17/7) kemarin. Sementara itu, budaya lingkungan diasah bukan saja dalam lingkup fisik melainkan juga sosial dan budaya atau karakter. Makanya I Gusti Putu Karibawa yang juga mantan Wakasek Kesiswaan ini di sekolah selalu mengedepankan pelayanan kasih sayang. Pada PPDB 2018, SMA Kristen Harapan sukses merekrut 12 kelas siswa baru dan taat asas maksimal 36 siswa tiap kelas. Bahkan, sejak 10 Juli lalu, sekolah dengan student body 1.264 siswa ini sudah belajar efektif. Belum lama ini SMA Kristen Harapan mengirim dua guru dan delapan siswanya mengikuti pertukaran ke Australia. Peserta pertukaran angkatan ke-19 ini akan berada empat minggu di negeri kanguru. Selain memiliki keunggulan dalam bahasa asing, I Gusti Putu Karibawa juga memulai model pembelajaran e-learning di sekolahnya. Sejumlah guru sudah mulai memberi tugas lewat TI. Soal prestasi, anak-anak SMA Kristen Harapan Denpasar adalah gudangnya peneliti muda. Pada ajang International Young Scientists Innovation Exhibition 2018 di Malaysia belum lama ini, siswanya sukses meraih medali emas atas nama Luh Putu Widia Amartha Dewi dan medali perak oleh Alvionita Frencia Augustine. Siswa lainnya merebut juara I lomba debat nasional dan juara II debat di Bali. Di Porjar mendapat enam medali di renang, perunggu di silat dan juara III macho. Kabid Pendidikan Yayasan Kristen Harapan Denpasar Ni Luh Wardani membenarkan SMA Kristen Harapan sekolah bertabur prestasi. Keperluan anak di sekolah sangat diperhatikan, hubungan harmoni dengan orangtua siswa terus dijaga. Masalah anak dipecahkan secara bersama-sama. Dengan demikian pas sekolah ini disebut sekolah mitra keluarga. (sue)
Delapan Parpol Mendaftar ke KPUD Banyuwangi Banyuwangi (Bali Post) Hari terakhir pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg), Selasa (17/7) kemarin, partai politik (parpol) yang mendaftar di KPUD Banyuwangi belum tembus 100 persen. Hingga pukul 18.00 WIB, dari 16 parpol yang lolos verifikasi, baru delapan yang resmi mendaftar. Sisanya diyakini mendaftar di detikdetik penutupan. Komisioner KPUD Banyuwangi Suherman mengatakan, sejak dibuka 3 Juli lalu hingga hari terakhir pendaftaran, Selasa siang, baru delapan parpol yang mendaftarkan bacaleg masing-masing. Parpol itu masing-masing Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), PDI-P, Golkar, NasDem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
dan Partai Berkarya. ‘’Kami masih menunggu parpol lain yang belum mendaftar. Mereka sudah konfirmasi akan mendaftar. Jadwal kami tutup pukul 00.00 WIB,’’ katanya. Parpol yang sudah mendaftar seluruhnya memenuhi syarat administrasi dari sisi parpol. Proses administrasi masing-masing bacaleg akan langsung dilakukan hingga 18 Juli 2018. ‘’Kalau data sementara keterwakilan perempuan dan penempatannya sudah memenuhi syarat semua. Bahkan, ada yang lebih,’’ lanjut Suherman. Jika hingga pukul 00.00 WIB, parpol tak mendaftarkan bacalegnya, dipastikan parpol tersebut absen dari Pemilu 2019. Ia berharap tidak ada parpol yang absen dalam pemilu nanti. Di Banyuwangi
ada 16 parpol yang sudah lolos sebagai peserta Pemilu 2019, sehingga memiliki kesempatan mendaftarkan bacaleg masing-masing. Sementara itu, pendaftaran bacaleg di Banyuwangi ikut berdampak pada tensi politik di DPRD. Satu anggota DPRD Banyuwangi dari Fraksi Demokrat terancam mengalami pergantian antarwaktu (PAW). Ketua DPC Demokrat Banyuwangi Mikael Edi Hariyanto mengatakan, pihaknya terpaksa mengajukan PAW satu anggotanya lantaran menyeberang ke partai lain. ‘’Kami tidak ada masalah jika ada kader yang menyeberang ke parpol lain. Kami terbuka bagi siapa pun. Bagi kader yang menyeberang, kami sudah siapkan PAW,’’ tegasnya. (kmb30)
Gunakan Paspor Palsu, Dituntut Setahun Penjara Denpasar (Bali Post)Dinyatakan terbukti bersalah menggunakan dokumen berupa paspor palsu, pria asal Sri Lanka, terdakwa Selvarasa Krishna Pillai (53), dituntut hukuman satu tahun penjara di Pengadilan Negeri Denpasar, Senin (16/7). Jaksa penuntut umum (JPU) Dipa Umbara mengatakan, terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana keimigrasian dengan sengaja menggunakan paspor atau dokumen perjalanan palsu ke luar negeri. Jaksa dari Kejati Bali di hadapan majelis hakim dipimpin Ketut Tirta menilai perbuatan terdakwa dengan sengaja menggunakan dokumen palsu tetapi diketahui atau patut diduga dokumen perjalanannya palsu atau dipalsukan. Atas apa yang dilakukannya, pria berkulit gelap itu didakwa melanggar Pasal 119 ayat 2 UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Selain dituntut satu tahun penjara, terdakwa juga dituntut membayar denda Rp 100 juta, subsider enam bulan kurungan. Atas tuntutan itu, terdakwa yang didampingi penasihat hukumnya menyatakan akan mengajukan pembelaan pada pekan depan.
Pemalsuan paspor itu dilakukan terdakwa pada 6 Maret 2018 saat masih berada di Sri Lanka. Selvarasa minta bantuan rekannya untuk dibuatkan paspor Malaysia agar bisa berlibur ke Selandia Baru. Dia nekat membuat paspor palsu karena mendapat informasi dari temannya Seelan bahwa jika ingin pergi ke Selandia Baru dengan paspor berkewarganegaraan Sri Lanka akan ditolak pihak imigrasi setempat. Atas dasar itu, terdakwa minta bantuan Seelan agar dibuatkan paspor warga Malaysia dengan imbalan 5 juta lakhs rupee. Terdakwa sempat singgah di Malaysia sebelum berlibur di Bali selama satu minggu. Masalah terjadi pada 16 Maret 2018 saat petugas Imigrasi di Terminal Ngurah Rai mencurigai paspor yang dimiliki terdakwa palsu saat hendak berangkat dari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali menuju Guangzhou dengan memesan tiket pesawat China Southem Airlines CZ626. Saat itu terdakwa menggunakan paspor Malaysia nomor A37458958. Ketika diinterogasi petugas, terdakwa mengakui memalsukan paspor karena ingin berobat ke Selandia Baru. (kmb37)
Banyuwangi (Bali Post) Berbatasan dengan Selat Bali, Banyuwangi memiliki sumber daya laut melimpah. Diamdiam, negara-negara di Afrika ternyata melirik sumber daya ikan Banyuwangi dan budi dayanya. Puluhan delegasi dari Afrika dan Asia Pasifik sengaja datang ke Banyuwangi untuk belajar cara menangkap yang aman dan tata cara budi daya ikan. Para delegasi asing ini datang dari 24 negara di Afrika dan Asia Pasifik. Banyuwangi sengaja dipilih lantaran memiliki sumber daya laut melimpah serta tata cara budi daya ikan air tawar dan laut yang lengkap. ‘’Ini bagian promosi Indonesia menjadi poros maritim dunia. Kita memberikan pelatihan ke negara-negara berkembang dalam hal budi daya ikan serta cara tangkap yang baik dan ramah lingkungan,’’ kata Sekretaris Badan Riset dan SDM Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Dr. Maman Hermawan di sela pembukaan Pelatihan Perikanan Internasional Asia Pasifik dan Afrika di Balai Latihan dan Penyuluhan Perikanan milik KPP di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Senin (16/7). Pelatihan bagi negara-negara berkembang ini sudah dilakukan sejak tahun 2009. Tercatat 18 kegiatan pelatihan yang dilakukan Indonesia di Asia Pasifik dan Afrika. ‘’Fokus kita bersama-
sama menjaga ekosistem laut dengan cara tangkap yang ramah lingkungan dan budi daya ikan untuk kelanjutan alam di wilayah negara masing-masing,’’ jelasnya. Gerakan ini dipromotori Indonesia sebagai negara maritim. Mereka yang ikut pelatihan selama seminggu ini berasal dari beragam kalangan, mulai akademisi, pengusaha perikanan hingga para nelayan. Peserta datang dari Papua Nugini, Solomon, Libya, Sudan, Kongo, Kenya dan Tunisia. Berbagi pengalaman perikanan ini memberikan keuntungan tinggi bagi ekspor ikan Indonesia. Sebab, negara-negara asing itu mengetahui kualitas ikan dan cara tangkap di Indonesia yang sangat ramah lingkungan. ‘’Jadi, dengan pemberian latihan ini, Indonesia diuntungkan promosi kualitas ikan dan cara tangkap. Ini bisa mendongkrak nilai ekspor,’’ ungkap Pinkan Ovanita Tulung, Sekretaris Eksekutif Kerjasama Selatan Selatan (Non Aligned Movement Center for South South Technical Cooperation). Salah satu nelayan asal Kepulauan Solomon, Gloria, merasa beruntung mengikuti pelatihan di Banyuwangi. ‘’Kami menangkap ikan sebagai mata pencaharian utama. Dengan belajar budi daya dan pengolahan ikan, kami tahu bagaimana mengembangkan industri perikanan,’’ ujarnya. (kmb30)
Belajar Budi Daya Ikan di Banyuwangi
Bali Post/ist
KUMPULKAN DATA - Tim Staf Ahli Kasad melakukan pengumpulan data tentang kearifan lokal yang dimiliki masyarakat Bali.
Kearifan Lokal Jangan Sampai Tergerus Globalisasi Denpasar (Bali Post) TNI-AD memiliki perhatian terhadap kearifan lokal yang ada di wilayah NKRI karena menjadi warisan budaya yang perlu dilestarikan. Oleh karena itu, tim Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Bidang Sosial Budaya secara khusus ditugaskan melakukan pengumpulan data tentang kearifan lokal yang dimiliki masyarakat Bali. Kegiatan ini bertujuan agar kearifan lokal jangan sampai hilang tergerus modernisasi dan globalisasi. Kegiatan dilaksanakan di Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, Selasa (17/7) kemarin. Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Inf. Ida Bagus Diana Sukertia mengatakan, tim tersebut dipimpin Brigjen TNI Rochiman dan diterima Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh A.M. Suharyadi. Di hadapan tokoh agama Hindu, tokoh adat Bali dan Pemprov Bali, Brigjen TNI Rohciman menjelaskan maksud dan tujuan kedatangannya ke Bali untuk mengumpulkan data kajian tentang kearifan lokal. Kegiatan ini dilakukan TNI-AD di seluruh Indonesia melalui beberapa kelompok kerja. Menurutnya, kearifan lokal di Indonesia sangat banyak dari Sabang sampai Merauke yang perlu dilestarikan, dikembangkan dan jangan sampai hilang. “Kelompok Kerja V dipimpin Bapak Brigjen TNI Rohciman ditugaskan ke Bali karena
dinilai wilayah yang sangat unik dengan kearifan lokalnya,” ujarnya. Data yang diperoleh akan dijadikan bahan kajian dan ditindaklanjuti menjadi masukan kepada pemerintah untuk dibuat suatu regulasi yang baku sehingga kearifan lokal dapat dipertahankan. Terkait Komando Kewilayahan sebagai satuan yang unsur-unsurnya banyak berinteraksi di masyarakat, sesuai fungsinya mempunyai tugas membantu pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian kearifan lokal. “Ini menjadi bagian dan kepedulian kami bersama pemerintah daerah dan masyarakat untuk melestarikan kearifan lokal. Jangan sampai hilang tergerus modernisasi dan globalisasi,” ungkap Mayor Diana.
Salah satu undangan yang hadir, Ida Pedanda Gede Wayahan Wanasari, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Mabes TNI-AD terkait kearifan lokal. Ida Pedanda memberikan gambaran bahwa kearifan lokal Bali sangat terkait dengan kehidupan beragama khususnya agama Hindu. Ajaran agama harus mampu menjadi perekat sosial baik intern, antarumat beragama maupun pemerintah yang banyak mewarnai kearifan lokal yang ada. Semua institusi termasuk di dalamnya TNI mesti mendukung segala upaya pelestarian terhadap kearifan lokal termasuk yang dimiliki masyarakat Bali yang sangat beragam dan unik. “Hasil diskusi terkait pengumpulan data tentang kearifan lokal akan ditindaklanjuti dengan Forum Group Discussion atau FGD di Jakarta. FGD menghadirkan pembicara dari tokoh adat, pihak TNI-AD dan Dirjen Kebudayaan. Tujuannya supaya ada kesamaan pandangan tentang kearifan lokal yang ada di Indonesia dan tentunya ditindaklanjuti dengan regulasi atau aturan yang dapat menguatkan pelestarian kearifan lokal,” tandas Mayor Diana. (kmb36)
Antisipasi Teroris, Polda Koordinasi dengan Densus
Denpasar (Bali Post)Guna menjaga keamanan Bali terkait aksi teroris, Polda Bali berkoordinasi dengan Densus 88 dan telah membentuk Satgas Counter Transnational and Organized Crime (CTOC). Apalagi Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan tiap Polda membentuk Satgas Antiteror. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, Selasa (17/7) kemarin, mengatakan pihaknya telah melakukan upaya antisipasi posisi dan aksi teroris dengan melibatkan Densus 88 dan Satgas CTOC. Tim gabungan ini ditugaskan memantau keberadaan mereka jika masuk ke Pulau Dewata. Polda Bali sudah jauh-jauh hari berkomunikasi dengan Densus 88 dalam mencari informasi tentang keberadaan teroris di Bali. “Sejauh ini Bali masih tetap aman untuk dikunjungi,” ungkapnya. Selain menerjunkan tim Densus 88, Satgas CTOC dan
Satuan Bhayangkara Anti-Bandit Kejahatan Jalanan dan Anarkis (Sabata) bentukan Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose juga salah satu tugasnya memantau kondisi wilayah untuk mencegah masuknya teroris. Tugas CTOC yaitu memantau dan menindaklanjuti informasi terkait adanya kejahatan transnasional dan terorganisir yang mencoba mengganggu keamanan Bali. Sementara tim Sabata nantinya meminimalisasi kejahatan jalanan, di antaranya menekan aksi premanisme dan jambret. Mantan Kabag Binkar Karo SDM Polda Bali itu menegaskan, pihaknya selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi terorisme karena Bali menjadi primadona bagi wisatawan mancanegara. Agar pengamanan maksimal, pihaknya juga melibatkan para pecalang mengantisipasi masuknya jaringan terorisme yang ingin mengganggu keamanan Pulau Dewata. (kmb36)
Banyak TPS Ilegal
Komposisi Sampah Organik Capai 60% Denpasar (Bali Post) Sampah menjadi persoalan klasik di negeri ini. Di samping sebagai pemicu pencemaran, juga bisa menimbulkan penyakit. Bahkan, permasalahan sampah di Bali berefek terhadap pembangunan pariwisata. Untuk itu, pemerintah melalui Presiden RI mengeluarkan Perpres No.97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. Atas dasar itu Pemprov Bali merancang strategi pengurangan sampah, khususnya pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga hingga 30% dari angka timbulan sampah sebelum adanya Jakstrada Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga tahun 2025 dan penanganan sampah 70% tahun 2025. Hal tersebut dijelaskan Kabid Penataan
dan Penaatan PPLH Provinsi Bali I Made Teja didampingi Karo Humas dan Protokol Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra, Senin (16/7). Saat ini komposisi sampah di Bali didominasi sampah organik. Berdasarkan data tahun 2017, sampah organik mencapai 60%, anorganik (plastik, kertas, karet/kulit, logam dan kaca) 30% dan residu 10%. Sementara dari data yang didapat, TPS (Tempat Pembuangan Sampah) ilegal banyak tersebar di kabupaten/kota di Bali. Jika itu tidak dikelola dengan baik ditakutkan bisa berdampak negatif. Menurutnya, pemerintah akan melakukan beberapa langkah pengelolaan sampah. Pertama, pengurangan sampah meliputi pembatasan timbunan sampah, pendauran ulang dan pemanfaatkan kembali sampah. Kedua, penanganan sampah melalui pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengelolaan dan pemrosesan akhir. Strategi
paling jitu dalam penanganan sampah adalah adanya komitmen. Teja menilai tugas kewenangan dalam pengelolaan sampah yang paling banyak berperan adalah kabupaten/kota. Jika ada penguatan komitmen baik dari tingkat lurah maupun pimpinannya, persoalan sampah akan mudah diatasi. ‘’Juga penting penguatan keterlibatan masyarakat melalui komunikasi, informasi dan edukasi. Di samping itu, perlunya penguatan keterlibatan dunia usaha melalui kemitraan pemerintah disertai teknologi penanganan sampah,’’ jelasnya. Disebutkannya, pencemaran saat ini tidak hanya melanda sungai. Danau Batur juga sudah tercemar dan bahkan airnya tidak layak dikonsumsi (tidak baik untuk tubuh). Pemerintah dan warga setempat diharapkan lebih memperhatikan dampak lingkungan, menjaga kebersihan dan mampu memilah sampah. (kmb37)
OPINI
6
Rabu Wage, 18 Juli 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Membangun Peradaban Pancasila
REVOLUSI Industri ke-4 atau dikenal dengan revolusi industri 4.0 akan dijejali dengan kemajuan teknologi informasi (TI). Termasuk semua pelayanan dilakukan serbarobot. Maka jangan heran kemajuan teknologi ini juga akan menggerus nilai-nilai luhur Pancasila di Indonesia. Begitu kita memasuki era global, saat itu kita sudah terkena perubahan. Bali adalah daerah yang paling dulu kena pengaruh global. Kedatangan wisatawan banyak membawa pengaruh global. Namun sejatinya, karakter orang Bali tampaknya sudah biasa dengan pengaruh global yang ditandai dengan penerapan teknologi. Buktinya, Bali masih kokoh untuk sementara ini. Kita tak boleh gegabah mengatakan Bali aman dari pengaruh global. Dipastikan ada pengaruhnya. Lihat saja contoh sederhananya rasa gotong royong masyarakatnya di perkotaan sudah mulai terkikis. Sikap individualistis semakin menonjol, termasuk degradasi di bidang moralnya. Dulu, orang menaruh sepeda motor di semua rumah dan depan rumah masih aman dalam waktu 1-2 minggu. Kini jangan harap, dikunci sepeda motor bisa lenyap. Barang narkoba juga deras masuk Bali dan merasuki anak mudanya. Jadilah mereka pelaku pencurian dan tindak kriminal lainnya. Ini salah satu contoh bahwa Bali adalah wajah Indonesia. Pada era industri 4.0 nanti pengaruhnya akan lebih parah lagi. Perubahan dan tuntutan hidup membuat kita mau tak mau harus mengubah diri. Semua sendi kehidupan Pancasila akan tergerus secara perlahan. Kehidupan religius masyarakat kita akan terdampak, termasuk sila kedua kemanusiaan yang adil dan beradab. Rasa persatuan jangan dilupakan dipastikan akan berubah, apalagi soal nilai-nilai demokratis di sila keempat. Nah, kalau sudah begini, apakah kita mampu mencapai sila kelima yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Untuk bisa bertahan, era ini harus menjadi milik generasi milenial Indonesia. Mereka akan menjawab tantangan dunia masa depan dengan nilai-nilai konsensus kebangsaan dan umat beragama. Dari segi ekonomi, pemerintah telah mengantisipasi kemajuan teknologi yang ditandai dengan Revolusi Industri ke-4 melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi dengan pemanfaatan digital sebagai faktor produksi utama. Kemandekan ekonomi 4 sampai 6 tahun yang lalu, saat ini sudah bisa dipacu dengan lebih baik. Untuk mengarusutamakan kekuatan digital bagi produktivitas masyarakat, pemerintah merencanakan elektrifikasi secara maksimal di seluruh pelosok negeri. Namun yang perlu ditekankan begaimanapun derasnya era industri 4.0, generasi milenial tidak boleh mengubah dasar negara Pancasila. Kita harus terus memacu pembangunan bangsa dengan tetap berlandaskan Pancasila. Pentingnya menjaga nilai-nilai luhur hubungan antarumat beragama yang rukun dan saling mengisi. Di Indonesia juga dihidupi oleh spirit yang tumbuh dari nilai-nilai Pancasila. Dalam menghadapi perkembangan teknologi dan ekonomi pada masa datang, perlu mempertahankan komunikasi yang baik dan produktif antarumat beragama yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila. Salah satu kata kuncinya adalah jadilah generasi yang membangun peradaban Indonesia yang Pancasila.
S URAT PEMBACA
Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Antisipasi Cadangan Listrik Bali Bali dengan tingkat investasi tinggi. Bahkan, jumlah kamar hotel dikabarkan melebihi potensi kunjungan wisatawan. Akibatnya, harga kamar murah. Namun, sebagai pemandu wisata, saya tak ingin membahas hal ini. Yang pasti, selama ini pasokan listrik ke Bali lebih banyak diserap dunia industri, termasuk di antaranya adalah investasi di sektor pariwisata. Selama ini, saya keliling mengantar tamu. Saya justru melihat pembangunan hotel masih marak terjadi. Bahkan, pembangunan hotel merambah kawasan pedesaan dan dekat dengan aliran sungai. Lalu, apakah investasi ini sudah diimbangi dengan penyiapan cadangan energi listrik? Lalu bagaimana nasib Jawa Bali Crossing (JBC) yang selama ini sempat menjadi perdebatan hangat. Secara pribadi, saya mendukung program ini, mengingat kebutuhan energi memerlukan investasi besar. Lalu, apa rencana para pihak yang ingin Bali mandiri dari kepentingan energi? Apa yang sudah dilakukan? Mohon ke depan, Bali melakukan kebijakan pembangunan yang berpihak pada kepentingan Bali. Jangan sampai pengambilan kebijakan berdasarkan kepentingan tentatif, sehingga korbannya adalah publik. Mohon Bali melakukan antisipsi secara jelas terkait cadangan listrik bagi Bali ke depan. I Putu Wistana Gianyar, Bali
Pancasila dan Revolusi Industri 4.0 Perkembangan dunia global saat ini begitu cepat dan masif. Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki posisi strategis harus merespons dinamika ini dengan mempersiapkan diri agar tidak sekadar menjadi objek namun harus mampu menjadi subjek yang menentukan percaturan kehidupan global.
Oleh I Made Dwija Suastana, S.H., M.H.
L
alu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan revolusi industri 4.0? Konsep revolusi industri 4.0 pertama kali diperkenalkan oleh Profesor Klaus Schwab. Ekonom terkenal dari Jerman ini menulis dalam bukunya yang berjudul ”The Fourth Industrial Revolution”. Konsep the fourth industrial revolution ini telah mengubah hidup dan kerja manusia. Awal 2018 ini, diyakini sebagai zaman revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan sistem cyber-physical. Saat ini, industri mulai menyentuh dunia virtual, berbentuk konektivitas manusia, mesin dan data. Semua ada di mana-mana dalam hitungan yang sangat cepat. Istilah ini dikenal sebagai Internet of Things. Bangsa Indonesia tidak perlu risau karena sejatinya, Indonesia telah memiliki landasan fundamental yang menjadi pijakan selama beratus-ratus tahun lamanya sebelum Negara Kesatuan Republik Indonesia diproklamasikan. Kepulauan nusantara yang terdiri atas beribu-ribu pulau, beragam suku bangsa dan agama, sesungguhnya menjadi strength (kekuatan) nyata bagi bangsa ini untuk melangkah maju sejajar dengan bangsa-bangsa maju lainnya di dunia. Potensi efektif bangsa ini apabila dikelola dengan baik maka cita-cita para founding fathers yakni mewujudkan rakyat Indonesia yang sejahtera, adil, dan
makmur yakin dapat diwujudkan. Satu-satunya perekat yang diyakini oleh para founding fathers bangsa Indonesia yang dapat menyatukan keragaman potensi efektif bangsa ini adalah falsafah luhur Pancasila yang berasal dari sari pati dan nilai-nilai luhur yang telah hidup dan berkembang di bumi Indonesia sejak dahulu. Menyimak pidato Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, pada 1 Juni 1945, falsafah luhur bangsa Indonesia yang dinamakan Pancasila ini sangat relevan sampai kapan pun selama Negara Kesatuan Republik Indonesia ini ada. Artinya, bahwa seiring dengan perubahan zaman yang sedemikian cepat, relevansi Pancasila terhadap berbagai zaman yang dilaluinya menjadi tantangan tersendiri bagi setiap generasi dalam memaknai pandangan hidup bangsanya. Revolusi industri teknologi informasi era digital yang lebih dikenal dengan istilah Revolusi Era 4.0 harus disikapi dengan bijak oleh seluruh pemangku kepentingan termasuk masyarakat Indonesia di dalamnya. Sebagai pandangan hidup bangsa, Pancasila justru harus berperan menjadi the way of life seluruh komponen bangsa dalam menghadapi kemajuan zaman. Revolusi 4.0 dimaknai sebagai era digital yang serbacepat dan canggih yang sebetulnya telah dimulai dalam satu dasawarsa terakhir. Bangsa Indonesia harus turut menjadi subjek bu-
kan sekadar objek dari pesatnya perkembangan teknologi informasi ini. Segala hal yang berbau konvensional seperti misalnya pembelajaran Pancasila melalui metode pendidikan yang lama, menggunakan media seperti buku, hand out, dan metode belajar di ruang kelas dalam era industri 4.0, akan mengalami pergeseran yang signifikan. Penggunaan media-media sosial, video-video penyajian Pancasila secara kreatif dan bersifat online akan lebih diminati oleh generasi muda zaman sekarang yang lebih dikenal sebagai generasi zaman now. Apabila kita menengok kembali intisari sila-sila Pancasila, maka relevansi Pancasila dengan berbagai perubahan zaman akan kita temukan. Nilai-nilai ketuhanan dalam Pancasila Sila Pertama, seyogianya menjadi inner control (alat kontrol dari dalam) yang efektif bagi seluruh komponen bangsa, masyarakat dalam menghadapi pesatnya kemajuan teknologi informasi. Sebagai makhluk Tuhan yang beragama, maka jati diri insan ciptaan Tuhan yang hidup dan berkembang di Indonesia harus ditonjolkan menjadi kekuatan bersama yang berbineka. Nilai-nilai kemanusiaan dalam sila kedua, dalam menghadapi revolusi industri ini, harus menjadikan manusia Indonesia semakin beradab dan mampu berlaku adil bukan hanya dengan sesamanya, namun juga dengan makhluk
ciptaan Tuhan yang lain. Hubungan vertikal manusia dengan Tuhannya, hubungan horizontal manusia dengan sesamanya dan juga makhluk lain yang harmonis dan seimbang menjadi kunci dari sukses tidaknya perjalanan bangsa Indonesia dalam mengarungi era revolusi industri 4.0 ini. Nilai persatuan dalam sila ketiga harus dimaknai bahwa dengan bekerja sama dalam segala perbedaan yang ada, kita akan maju sebagai bangsa yang besar. Pada era revolusi digital ini, sinergi berbagai bentuk keahlian dengan saling melengkapi menjadi kunci kemajuan sebuah peradaban baru generasi milineal bangsa Indonesia ke depannya. Nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam sila keempat, dimaknai sebagai insan-insan masa depan Indonesia yang wajib menghargai perbedaan pendapat dan berjiwa besar dalam menyikapi perbedaan. Pengendalian ego individu maupun golongan menjadi salah satu hal yang urgent apabila kita ingin menuju era digital saat ini. Nilai keadilan sosial bagi segenap komponen bangsa Indonesia, apabila kita ingin maju, maka manusia Indonesia harus mampu berlaku adil dalam tataran praktik nyatanya. Mulai dari hal terkecil dari ruang lingkup keluarga. Akhir dari proses pendidikan Pancasila adalah terciptanya karakter, yakni karakter yang ber-Pancasila. Sehingga era revolusi 4.0 ini malah akan menjadi peluang bagi Indonesia untuk menunjukkan bahwa bangsa ini maju karena kuatnya karakter yang melekat pada setiap insan Indonesia. Berdasarkan pemaparan di atas, jelas bahwa Pancasila memiliki posisi yang strategis dan menentukan perjalanan bangsa Indonesia di era revolusi 4.0 ini. Oleh karena itu, maka rumusan
’’Karmaphala’’ Pemimpin Rakyat
Pilkada telah berlalu. Pemenangnya adalah paslon dengan suara rakyat terbanyak, tampuk pimpinan rakyat setempat sudah terpastikan, dikuatkan dengan hasil Rapat Pleno KPU pada 8 Juli 2018. Secara demokratis, suara terbanyak rakyat sebangun dengan suara seluruh rakyat, pemenangnya adalah seluruh rakyat, tidak ada rakyat yang kalah, pemimpin rakyat satu untuk semua. Tentang apa yang harus dilakukan oleh pemimpin rakyat, dulu (sebelum reformasi) berbeda dengan yang sekarang (pascareformasi), bahkan terjadi berkebalikan. Dulu, proses demokrasi dalam penetapan siapa sepatutnya memegang tampuk pimpinan rakyat (presiden/gubernur/bupati/wali kota) tidak dilakukan langsung oleh rakyat, melainkan oleh wakil-wakinya yang dipilih melalui pemilu. Pada masa-masa tersebut, rakyat tidak mengenal budaya pilpres/ pilkada/pileg, dan yang terpatri di dalam jiwa rakyat hanyalah pemilu untuk memilih wakilwakilnya yang dipercaya mewakili dirinya duduk di lembaga perwakilan rakyat baik sebagai anggota DPR/DPRD maupun sebagai anggota lembaga tertinggi negara, MPR. Di MPR itulah dipilih/ditetapkan pemegang tampuk pimpinan rakyat sebagai presiden, sedang di daerah; gubernur/bupati/wali kota dipilih/ditetapkan oleh DPRD setempat. Penetapan Presiden oleh MPR tidak dengan
Oleh I Wayan Sariasa tangan kosong, tapi dibekali arah haluan yakni Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) sebagai modal kerja sekaligus tongkat komandonya Presiden dalam menjalankan kepemimpinannya. Presiden dalam segala pikiran, ucapan, dan tindakannya sebagai pemimpin menjadikan GBHN sebagai tongkat komandonya. Seperti itulah demokrasi dulu menjelmakan pemimpin rakyat, dan itu sejiwa dengan sila ke-4 Pancasila : “kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan”. Penjelmaannya dibekali tugas dari rakyat yang dititipkan melalui MPR berupa GBHN, dan dengan GBHN tersebut, pemimpin berbuat (berkarma) mengisi kemerdekaan, dan pahala dari karmanya diharapkan dapat mengantarkan rakyat, bangsa, dan negara yang dipimpinnya semakin dekat kepada tujuan yang dicita-citakan yakni terus bersatu, berdaulat, dan semakin sejahtera adil makmur yang berkeadilan sosial sebagaimana terpatri pada Pembukaan UUD45 (sebelum/sesudah diamandemen). Kepemimpinannya dengan GBHN diharapkan bisa membuat rakyat pada hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok menjadi semakin baik. Karmaphala dari seorang
pemimpin rakyat bisa dirasakan oleh seluruh rakyat tidak saja secara Prarabda Karmaplaha, tetapi juga diyakini secara Kriyamana dan Sancita Karmaphala. Nilai kepemimpinan tersebut dipertanggungjawabkan kepada Tuhan secara vertikal dan kepada rakyat secara horizontal melalui Sidang Umum MPR pada akhir masa jabatannya sebagai pemimpin rakyat. Jika dalam perjalanan kepemimpinannya tidak sehaluan dengan GBHN, kepemimpinannya dapat dicabut di tengah jalan melalui Sidang Istimewa MPR. Itulah wujud suara rakyat suara Tuhan, karma dan pahalanya hakikat dari nilai ketuhanan yang dapat diselami di kedalaman Karma Yoga dalam Bhagavad-Gita. Itu dulu, sebelum UUD45 diamandemen. Tetapi sekarang berlangsung kebalikannya. Walau rakyat punya wakil-wakil di MPR, DPR/DPRD setelah melalui proses politik Pileg, tapi pemilihan pemimpin rakyat (Pilpres/Pilkada) tidak lagi dipercayakan kepada wakil-wakilnya tersebut, melainkan dipilih langsung oleh rakyat. Walau pelaksanaannya tidak sejiwa dengan jiwanya (sila ke-4 Pancasila) yang masih bersemayam di dalam alinea IV Pembukaan UUD45, tapi itu tidak menjadi penghalang bagi pelaksanaan pilpres/pilkada langsung oleh
rakyat. Kebalikan lainnya: (i) pemimpin rakyat tanpa tongkat komando dari rakyat, hanya menunggu realisasi janji-janji politiknya, dan (ii) rakyat tidak memiliki kekuatan untuk mencabut seorang pemimpin di tengah jalan jika pemimpin itu mengingkari janji-janji politiknya. Kita mafhum, ingkar janji memang masuk pasal wanprestasi tapi itu dalam hukum perdata, sehingga ingkar janji politik kepada rakyat menjadi bukan sebagai perbuatan melawan hukum. Kebalikan semua itu tidak bernilai suara rakyat suara Tuhan. Dan bersyukurlah paslon yang kalah suara untuk menjadi pemimpin rakyat, karena jika menang, kemenangannya itu bertentangan dengan jiwa warga bangsa dan negara Indonesia, dan itu bukan suara Tuhan. Tetapi apa pun adanya, roda pemerintahan tidak boleh terhenti, rakyat/banga/negara harus punya pemimpin untuk mengantarkannya semakin mendekat kepada tujuan dan cita-citayanya tersebut di atas. Memenangkan suara rakyat untuk menjadi pemimpin seyogianya dijadikan kesempatan berkarma yang terbaik dan berguna bagi rakyat. Walau kemenangannya tidak sejiwa dengan sila ke-4 Pancasila dimaksud, tapi, kepemimpinannya dapat dimuliakan dengan niskama karma, tanpa pamerih untuk dirinya, selalu berikhtiar dilandasi doa dan usaha atau ora et labora dalam Latinnya,
posisi Pancasila di era revolusi 4.0 ini di antaranya, pertama, Pancasila sebagai satu-satunya asas dan ideologi yang menjiwai seluruh sektor kehidupan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kedua, dalam menghadapi era revolusi 4.0 ini, maka penanaman nilainilai Pancasila harus dilakukan secara proporsional, kontekstual, dan sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Ketiga, seluruh komponen bangsa Indonesia harus mempunyai kebulatan tekad yang sama bahwa Pancasila harus diposisikan secara terhormat sebagai satu-satunya dasar negara dan falsafah bangsa Indonesia. Keempat, nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila dipakai sebagai landasan bagi seluruh komponen bangsa dalam menghadapi revolusi digital global yang lebih dikenal sebagai revolusi 4.0. Di sisi lain, memosisikan Pancasila secara praktis dalam menghadapi era revolusi 4.0 secara yuridis dapat dilakukan dengan melakukan penguatan pemahaman para pemangku kepentingan terhadap peraturan perundangundangan yang mengatur tentang Pancasila itu sendiri. Hal ini menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah khususnya Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sebagai lembaga negara yang menjalankan perintah undang-undang untuk membantu Presiden dalam merumuskan arah kebijakan, sinkronisasi, penguatan melalui pendidikan, pelatihan Pancasila kepada seluruh komponen bangsa ke depannya. Revitalisasi nilai-nilai Pancasila menjadi kata kunci karena pada era sebelumnya Pancasila telah dikenal melalui Pedoman Penghayatan Pengamalan Pancasila (P4). Penulis adalah staf pengajar di Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI)
dan berharap; karmanya sebagai pemimpin menghasilkan phala yang berguna bagi rakyat dengan tetap berserah kepada Tuhan, apa yang terjadi terjadilah karena itu kuasa Tuhan, que sera-sera dalam bahasa Spanyolnya. Penulis, pemerhati budaya Bali
POJOK
Petani Bali akan sejahtera bila komponen pariwisata peduli. - Petani hanya dieksploitasi. *** Kisruh, warnai pendaftaran bakal calon legislatif di Tabanan. - Rebutan cari kursi. *** Demi bangsa, Jusuf Kalla bersedia kembali dampingi Jokowi. - Demi bangsa, kursi cawapres diperebutkan.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
TABANAN
Rabu Wage, 18 Juli 2018
7
Sektor Pertanian Mulai Serap KUR
Bali Post/kmb24
Enam Kandidat Berebut Kursi Kadis Ketahanan Pangan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa I Made Abdi Sucipta. Setelah mendapatkan enam kandidat tersebut, jadwal tes akan diawali Computers Assessment Test (CAT) mulai Rabu (18/7) dan Kamis (19/7) di Kantor Regional BKN Bali. Dilanjutkan dengan tes wawancara dan rekam jejak kandidat. Seluruh kandidat akan dimintai keterangan, diambil dari keterangan rekan para kandidat yang pernah diajak satu kantor, baik horizontal maupun vertikal termasuk atasan dan bawahannya. “Dari hasil seleksi itu, nantinya diambil tiga orang terbaik untuk diajukan ke BKN untuk dicek p r o s e s seleksinya,” ujar Sugatra. Setelah BKN merekomendasi hasil seleksi, baru akan diturunkan dan bupati memilih salah satu dari tiga orang yang direkomendasi untuk jadi pejabat yang akan menduduki jabatan Kadis Ketahanan Pangan. “Bupati punya kewenangan untuk menentukan satu orang untuk ditetapkan sebagai kadis terpilih. Ketiganya memiliki kesempatan yang sama. Semuanya diserahkan pada bupati untuk menentukan,” tegas Sugatra. (kmb28)
I Wayan Sugatra
Bali Post/kmb28
Ary Wijaya Guntur menambahkan, serapan KUR yang tinggi di Tabanan disertai dengan tingginya kesadaran debitur dalam memenuhi kewajiban mereka. Terbukti hingga kini kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) dari KUR ini masih di posisi 0 persen. ”Dari data ini bisa dilihat jika debitur KUR di Tabanan sadar akan kewajiban dalam pembayaran kredit,’’ katanya. Ary Wijaya Guntur menambahkan, lancarnya pembayaran angsuran KUR ini juga sebagai indikator bahwa KUR di Tabanan memang benar-benar dimanfaatkan untuk kemajuan usaha, seperti tujuan dari KUR itu sendiri. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan I Nyoman Budana mengungkapkan, dari data 2017 lalu, sejumlah pelaku usaha pertanian di Tabanan memang mulai melirik KUR untuk penguatan modal usaha. Ini bisa dilihat dari banyaknya pengajuan rekomendasi ke Dinas Pertanian Tabanan untuk mengajukan KUR. Untuk tahun 2018, kata Budana, belum ada pengajuan permohonan rekomendasi lagi ke dinas. ‘’Namun tidak menutup kemungkinan pengajuan KUR oleh sejumlah kelompok tani atau perorangan sudah langsung ke bank, tanpa lagi tembusan ke dinas. Hal ini mungkin karena pertimbangan bank terhadap riwayat kepatuhan debitur yang patuh membayar kewajibannya pada tahun sebelumnya,’’ katanya. (kmb24)
40 Kasus HIV Baru
MEMANEN - Petani saat memanen padinya. Kini sektor pertanian pun mulai menyerap KUR.
Tabanan (Bali Post) Posisi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tabanan akan kosong per tanggal 1 Agustus mendatang. Pasalnya, Ni Ketut Warsiki, kepala dinas setempat memasuki masa pensiun pada tanggal tersebut. Mengisi kekosongan posisi strategis tersebut, Badan Kepegawaian Tabanan telah membuka seleksi. Hasilnya, enam pejabat eselon IIIa telah mendaftar dan siap “ b e r t a r u n g ” u n t u k m e nduduki posisi jabatan eselon IIB tersebut. “Benar ada seleksi untuk mengisi kekosongan jabatan Kadis Ketahanan Pangan yang akan ditinggal pensiun awal Agustus mendatang,” ujar Kepala BKD Tabanan I Wayan Sugatra, Selasa (17/7) kemarin. Setidaknya, ada enam orang yang telah mendaftar dan siap mengikuti seleksi. Keenam pejabat eselon IIIA yang ikut berebut mengisi kekosongan tersebut yakni Kabag Umum Setwan I Nyoman Putra, Sekretaris Dinas Perindang I Ketut Suardana, Sekretaris Dinas Kebudayaan I Made Gama Sumerta, Kabag Keuangan Setda Tabanan Ni Dewa Ayu Putu Sri Widyanto, Kabag Ekonomi Setda Tabanan I Gusti Putu Ekayana dan
Tabanan (Bali Post) Penyerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Tabanan biasanya didominasi oleh sektor perdagangan dan kurang dilirik oleh sektor pertanian. Namun di tahun 2018, kredit berbunga rendah ini mulai diserap sektor pertanian. Berdasarkan data penyerapan KUR selama enam bulan pertama tahun 2018, sektor pertanian menjadi sektor kedua terbesar dalam penyerapan KUR, setelah sektor perdagangan. Kepala Bank BPD Bali Cabang Tabanan I.B. Gede Ary Wijaya Guntur, S.E. mengatakan, dalam enam bulan pertama tahun 2018, lima sektor usaha penyerap KUR adalah perdagangan, pertanian termasuk perikanan dan peternakan, industri, hingga jasa. BPD sendiri pada tahun 2018 mendapat alokasi penyaluran KUR hingga Rp 1,9 miliar untuk KUR mikro dan Rp 60,5 miliar untuk KUR kecil. Sementara hingga Juni, penyaluran KUR mikro di Bank BPD Bali Cabang Tabanan sudah teserap hingga Rp 1,3 miliar dari total alokasi atau sekitar 82 persen. Begitu pula untuk KUR kecil yang serapannya sudah mencapai Rp 55,1 miliar atau 51 persen. ‘’Meski sudah banyak terserap, tapi belum ada rencana penambahan alokasi KUR. Seandainya alokasi ini sudah terserap semua selama tahun berjalan, maka kami akan koordinasikan kembali mengenai penambahan alokasinya,’’ ujar Ary Wijaya Guntur, belum lama ini.
Tiga Kasus karena Faktor Risiko Perinatal Tabanan (Bali Post) Hingga Juni 2018, kasus HIV baru yang ditemukan di Tabanan tercatat 40 orang. Dari jumlah ini, 37 di antaranya dikarenakan penularan heteroseksual dan tiga menular lewat perinatal. Adanya kasus HIV karena perinatal, artinya ada bayi baru lahir terinfeksi HIV dari ibunya yang positif HIV. Padahal saat ini ada program PMTCT atau program pencegahan infeksi HIV dari ibu ke bayi. Dengan program ini, jika diikuti dengan baik dan tuntas, ibu hamil positif HIV potensinya besar melahirkan bayi yang negatif atau bebas HIV. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika memaparkan, rata-rata di Tabanan setiap tahun terdata 11 orang ibu hamil positif HIV yang menjalani program PMTCT. Selama ini, bayi y a n g dilahirkan
semuanya negatif HIV. ‘’Kalau masih ada kasus infeksi HIV perinatal, artinya masih ada ibu bayi yang tidak menjalani program PMTCT,’’ ujar Suratmika, Selasa (17/7) kemarin. Menurut Suratmika, layanan PMTCT bisa diakses di setiap puskesmas yang ada di Tabanan. Setiap ibu hamil yang ada di Tabanan, jika melakukan pemeriksaan kehamilan baik di puskesmas, praktik dokter swasta, klinik maupun RS swasta disarankan untuk menjalani pemeriksaan HIV di puskesmas terdekat. ‘’Kini pemeriksaan HIV di Tabanan sudah bisa dilakukan di masing-masing puskesmas,’’ ujarnya. Jika dalam pemeriksaan tersebut ibu hamil diketahui positif HIV, maka akan dianjurkan untuk menjalani program PMTCT. Ibu akan diberikan terapi obat ARV hingga ibu melahirkan. Saat melahirkan pun ibu tersebut dirujuk untuk melahirkan secara caesar atau operasi.
‘’Tidak disarankan lahir melalui jalur lahir normal. Karena saat melahirkan, keberadaan virus paling tinggi di jalur kelahiran normal, terutama di bagian intim ibu,’’ jelas Suratmika. Saat bayi lahir, tidak disarankan diberikan ASI. Menurut Suratmika, virus HIV hidup di cairan tubuh seperti darah, ASI dan cairan kelamin. Jika program ini dijalani dengan baik dan hingga tuntas, maka bayi bisa lahir tanpa ikut terinfeksi HIV. Namun, diakuinya, masih ada kasus bayi yang lahir terinfeksi HIV karena tidak terjangkau layanan pemeriksaan HIV dan tidak menjalani program PMTCT. Hal ini dikarenakan masih ada ibu hamil yang tidak mengetahui informasi mengenai PMTCT dan juga masih ada yang takut untuk datang memeriksakan diri. ‘’Kerahasiaan kami jaga. Jadi, tidak usah takut untuk datang memeriksakan diri ke puskesmas,’’ ujarnya. Terkait kasus baru HIV yang mencapai 40 kasus selama enam bulan pertama di tahun 2018, kata Suratmika, hal ini sesuai dengan penemuan rata-rata kasus HIV baru di Tabanan yaitu 80-100 kasus baru. Penemuan ini diharapkan semakin banyak menggali kasus HIV yang seperti fenomena gunung es. ‘’Dengan adanya screening HIV di setiap puskesmas, diharapkan kasus gunung es HIV semakin tergali,’’ katanya. (kmb24)
Penggerak Koperasi Diminta Introspeksi Tabanan (Bali Post) Pemkab Tabanan menggelar peringatan Hari Koperasi ke-71 tahun 2018, Selasa (17/7) kemarin. Tahun ini Hari Koperasi yang jatuh setiap tanggal 12 Juli mengambil tema ‘’Penguatan Koperasi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional’’. Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengatakan, melalui tema peringatan tersebut, diharapkan koperasi tumbuh semakin kuat sebagai gerakan ekonomi rakyat, mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat, bersaing dan memberikan kontribusi positif dalam ekonomi global. Dikatakannya, pertumbuhan koperasi di Tabanan sudah cukup dinamis. ‘’Kemajuan secara kuantitas sudah sepantasnya diikuti dengan kemajuan kualitas. Oleh karena itu, para penggerak koperasi saya minta untuk selalu introspeksi,
meningkatkan mutu SDM dan kerja sama, serta kembali pada jati diri koperasi,’’ ujarnya. Sanjaya menambahkan, saat ini persaingan semakin ketat. Koperasi harus memikirkan cara bagaimana membangun koperasi supaya tidak kalah dengan yang lain. Sumber daya manusia dan manajemen harus dibenahi. ‘’Jika sudah begitu, maka pasti koperasi akan semakin kuat dan lebih bagus lagi. Pemilihan dan izin koperasi juga harus jelas dan selektif,’’ katanya. Ketua panitia kegiatan I Nyoman Natia melaporkan, sampai dengan 30 Juni 2018 lalu, di Tabanan terdapat 564 koperasi yang terdiri dari 457 koperasi aktif dan 107 koperasi tidak aktif. Kegiatan dalam menyambut Hari Koperasi di Kabupaten Tabanan, antara lain sosialisasi, pelatihan, rakerda, persembahyangan, jalan santai dan kegiatan lainnya. (kmb24)
Bali Post/kmb24
KOPERASI - Peringatan Hari Koperasi ke-71 di Tabanan, Selasa (17/7) kemarin.
Serapan Pupuk Bersubsidi Belum Maksimal Tabanan (Bali Post) Realisasi serapan pupuk bersubsidi hingga pertengahan tahun 2018 belum maksimal. Berdasarkan dari data Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, realisasinya belum mencapai angka 50 persen. Serapan mencapai tingkat tertinggi diperkirakan baru tercapai pada Oktober hingga Desember mendatang. “Pada bulan tersebut, para petani kebanyakan baru mulai pola tanam,” ujar Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Tabanan I Gusti Putu Wiadnyana, Selasa (17/7) kemarin. Menurut Wiadnyana, hingga pertengahan tahun 2018, alokasi pupuk di tahun 2018 untuk pupuk Urea sebesar 11.610 ton, pupuk SP36 sebesar 880 ton, pupuk ZA sebesar 800 ton, pupuk NPK sebesar
6.300 ton dan pupuk organik sebesar 4.500 ton. Sedangkan jumlah realisasi dalam pertengahan tahun 2018 belum mencapai setengah dari alokasi yang sudah ditentukan. Di mana untuk pupuk Urea sebesar 4.220 ton, pupuk SP36 sebesar 358,50 ton, pupuk ZA sebesar 67,90 ton, pupuk NPK sebesar 3.324,95 ton dan pupuk organik sebesar 498,24 ton. “Serapan pupuk mengikuti pola tanam,” katanya. Tidak hanya itu saja, kata Wiadnyana, serapan pupuk bersubsidi juga menyesuaikan dengan proporsi luasan baku sawah dan potensi penanaman per tahun. Dari data yang ada, serapan pupuk bersubsidi terbanyak berada di wilayah Kecamatan Penebel, dengan luasan sawah mencapai 4.055,97 hektar. Sementara serapan pupuk
bersubsidi di Penebel sampai Juni 2018, yakni pupuk Urea 693,45 ton, pupuk SP-36 30,75 ton, pupuk ZA 8 ton, pupuk NPK 479,20 ton dan serapan pupuk organik nihil. Sementara untuk serapan pupuk bersubsidi terendah berada di Kecamatan Selemadeg, Tabanan, dan Baturiti. “Jika serapan pupuk di pertengahan tahun mencapai angka di atas 50 persen, justru kita berhati-hati, contohnya saja pupuk NPK serapannya mencapai 77 persen. Tentu ada potensi jika masa tanamnya pada Oktober sampai Desember serapan pupuk NPK tinggi. Maka, kami harus merelokasi serapan pupuk yang berada di kecamatan lainnya untuk menutupi kecamatan yang serapan pupuknya tinggi. Selain itu, kami juga harus mengajukan ke pihak
provinsi agar dapat menutupi serapan pupuk yang tinggi tersebut,” terangnya. Terkait harga, kata Wiadnyana, harga pupuk bersubsidi pupuk Urea di harga Rp 1.800 per kilogram, pupuk SP-36 Rp 2.000 per kilogram, pupuk ZA Rp 1.400, pupuk NPK Rp 23.00 dan pupuk organik Rp 500. Jika dibandingkan dengan angka serapan pupuk bersubsidi di tahun sebelumnya, tidak mengalami peningkatan, bahkan hampir sama. Di mana pupuk Urea sebesar 11.610 ton, pupuk SP36 sebesar 880 ton, pupuk ZA sebesar 800 ton, pupuk NPK sebesar 6.300 ton dan pupuk organik sebesar 4.500 ton. “Permintaan pupuk bersudsidi terbanyak dari para petani, yakni pupuk Urea. Sementara pupuk ZA masih rendah,” katanya. (kmb28)
I Gusti Putu Wiadnyana
Bali Post/kmb28
BULELENG
8
Rabu Wage, 18 Juli 2018
DPD NasDem Buleleng Ajukan PAW Singaraja (Bali Post) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Buleleng mengajukan permohonan pergantian antar-waktu (PAW) ke Sekretariat DPRD Buleleng akhir pekan lalu. NasDem menugaskan Made Jayadi Asmara, menggantikan Gede Ngurah Suartawan yang meninggal dunia akhir Mei 2018 lalu. Atas usulan itu, kini NasDem menunggu penetapan pemberhentian dari Gubernur Bali yang digunakan dasar melakukan PAW. Ketua DPD NasDem Buleleng Made Suparjo di Sekretariat KPU Buleleng, Senin (16/7), mengatakan pihaknya telah mengajukan proses PAW beberapa waktu lalu. Dia berharap proses penetapan dari Gubernur Bali, bisa terbit dalam waktu dekat ini. Sehingga proses pelantikan Made Jayadi Asmara sebagai pengganti antarwaktu itu bisa dilakukan selambat-lambatnya September 2018. Sejauh ini, semua tahapan sudah diikuti. “KPU Buleleng juga sudah berkoordinasi dengan jajaran partai yang mengontak kami terkait status calon anggota legislatif yang akan menggantikannya,” katanya. Sebelumnya, politisi NasDem Gede Ngurah Suartawan meninggal dunia akhir Mei 2018 lalu. Semasa hidupnya, almarhum menjabat sebagai Ketua Fraksi NasDem di DPRD Buleleng. Sayang, karier politiknya terhenti karena tutup usia akibat penyakit kanker usus. Selanjutnya, NasDem mengganti posisi almarhum dengan menugaskan Made Jayadi Asmara. (kmb38)
Warga Nigeria Dibebaskan, Masa Penahanannya Tak Diperpanjang Singaraja (Bali Post) – Seorang warga Nigeria Charles George Albert (35) dibebaskan dari penahanannya sejak Senin (16/7) lalu. Pasalnya, masa penahanan warga negara asing (WNA) itu telah habis, karena itu otomatis tidak diperpanjang lagi masa kurungannya. Walaupun sudah dibebaskan dan tidak ditahan, namun proses hukum yang sekarang menjerat WNA itu tertap berjalan seperti biasanya. Saat keluar dari Lapas Kelas II B Singaraja, Albert dijemput oleh tim kuasa hukumnya. Kasus WNA itu terjadi pada 2 Mei 2018 lalu. Albert ditahan akibat memalsukan identitas diri. Identitas palsu itulah kemudian digunakan mencari Dokumen Perjalanan Republik Indonesia (DPRI), seperti paspor dan Surat Perjalanan Laksana Paspor Republik Indonesia di Imigrasi Kelas II Singaraja. Albert sejatinya bukan terkait masalah itu saja, izin tinggal Albert juga telah kadaluwarsa. Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Singaraja Thomas Aries Munandar mengatakan, dengan kejadian itu Albert termasuk melanggar Pasal 126 C UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Karena itu tersangka diancam hukuman pidana paling lama lima tahun. Selain itu denda paling banyak Rp 250 juta. Karena ancamannya lima tahun, Albert ditahan selama 40 hari dan 20 hari, sehingga masa penahanannya selama 60 hari. Meski tersangka itu telah dibebaskan dari masa tahanan, akan tetapi dia tetap menjalani proses hukum yang berlaku. Pihak imigrasi saat ini masih menahan paspor tersangka, sehingga dengan cara itu dipastikan tidak akan melarikan diri. ‘’Kami sempat menahan yang bersangkutan. Namun saat ini telah habis masa penahanannya. Karena tidak diperpanjang, tersangka harus dibebaskan dulu,’’ katanya. Salah satu anggota tim pengacara Wirasanjaya mengatakan, lantaran masa penahannya sudah habis, dirinya menjemput keliennya dan terus memberikan pembelaan. Pada kasus itu, Wirasanjaya menyebut ada pihak yang terlibat dalam proses penerbitan dokumen kemigrasian kliennya itu yang belum tersentuh hukum. Untuk itu, dalam proses pembelaan ini, pihaknya bersama tim pembela yang lain akan melakukan upaya hukum lanjutan sesuai regulasi yang ada. Albert dilaporkan setelah memalsukan e-KTP atas nama Komang Eli Agus Hermanto, warga Banjar Desa, Desa Cempaga, Kecamatan Banjar. KTP tersebut diperoleh dari istrinya, Desak Putu Kurniasih. Selain itu, kartu keluarga (KK) dan akta kelahiran atas nama Komang Eli Agus Hermanto dipinjam oleh Desak untuk melengkapi syarat ketika Albert memohon paspor Republik Indonesia. Sedangkan KTP itu diduga dipalsu menggunakan identitas milik Komang Eli. Namun foto yang dipergunakan di KTP itu adalah wajah Albert. Temuan itu membuat pihak Imigrasi kemudian menahan tersangka Albert. (kmb38)
Bali Post/kmb38
BEBAS DARI PENAHANAN - WNA Nigeria Charles George Albert (35) dibebaskan dari penahanan sejak Senin (16/7).
Bali Post/kmb38
RAPAT BAHAS APBD – Banggar DPRD Buleleng bersama eksekutif menggelar rapat membahas pelaksanaan APBD tahun 2017 di ruang gabungan komisi-komisi DPRD Buleleng, Selasa (17/7) kemarin.
Sibuk Mendaftar ke KPU
Minim, Anggota Banggar Bahas APBD 2017 Singaraja (Bali Post) –
Setelah staf kesekretariatan dewan menghubungi, hanya sembilan orang pimpinan dan anggota dewan yang hadir. Sedangkan 17 orang anggota Banggar lainnya absen. Tidak ingin rapat itu tertunda dan mengecewakan pihak eksekutif yang sudah menunggu satu jam lebih dari jadwal, Wakil Ketua DPRD Buleleng Ketut Susila Umbara bersama Ketut Wir-
sana kemudian membuka rapat. Pihak eksekutif dipimpin Asisten Administrasi Umum Made Asta Semadi didampingi Kepala Bappeda Litbang Gede Dharmaja, Kepala BKD Buleleng Bimantara, dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Usai rapat, Ketut Susila Umbara mengatakan, rapat antara Banggar dan eksekutif itu sudah masuk
jadwal yang disusun Badan Musyawarah (Bamus). Hanya, karena kemarin bersamaan dengan batas akhir pendaftaran bacaleg ke KPU, sehingga pimpinan dan anggota dewan berhalangan hadir mengikuti rapat. Anggotanya itu mengikuti kegiatan di internal parpolnya mendaftar ke KPU. Terkait penyusunan jadwal yang tidak mempertimbangkan
agenda parpol itu, Susila enggan berkomentar. Dia mengisyaratkan, agar penyusunan agenda penting selanjutnya perlu dikoordinasikan, sehingga tidak terulang agenda dewan bertabrakan dengan kegiatan di internal parpol bersangkutan. ‘’Kami permaklumkan kepada eksekutif karena hari ini (Selasa, 17/7 - red) merupakan hari terakhir pendaftaran bacaleg, sehingga pimpinan dan anggota yang duduk di Banggar sibuk mendaftar. Permaklumannya sebetulnya sudah diterima,’’ katanya. Hemat politisi asal Desa Panji, Sukasada ini, kendati anggota dewan sedikit yang hadir pada rapat itu, hal itu
Singaraja (Bali Post) – Mobil boks DK 8807 ON mengalami kecelakaan lalu lintas out of control (OC) di Jalan Singaraja-Denpasar Km 5 – 6 wilayah Desa Ambengan, Sukasada, Selasa (17/7) kemarin. Mobil boks yang mengangkut sembilan bahan pokok (sembako - red) itu terguling diduga disebabkan remnya blong. Lakalantas ini terjadi sekitar pukul 10.30 Wita. Saat itu lalu lintas sedang ramai lancar. Pengemudi mobil boks Abdul Wasik (40) dari Jember melintas dari arah selatan (Denpasar) menuju Singaraja. Sopir itu rencananya mengantar sembako ke sejumlah toko modern di Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng dan Desa Temukus, Banjar. Dari Denpasar, Abdul Wasik berangkat sekitar pukul 06.00 Wita. Sampai di lokasi kejadian, Abdul Wasik tiba-tiba panik
karena rem kendaraannya tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya, dia gagal mengendalikan mobilnya pada medan jalan yang menurun dan tikungan tajam itu. Akhirnya, mobil menabrak trotoar di pinggir jalan. Benturan itu menyebabkan mobil boks itu terpental dan terguling di tengah jalan. Walau saat itu arus kendaraan ramai lancar, kecelakaan itu tidak menyebabkan pengemudi lain ikut jadi korban. Sementara pengemudi mobil boks Abdul Wasik selamat tanpa mengalami luka-luka serius. Pengemudi itu keluar dari ruang kemudi sempat dibantu warga di sekitar lokasi kejadian. Kasatlantas AKP Putu Diah Kurniawandari seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan, keterangan saksi dan pemeriksaan di lokasi kejadian,
lakalantas ini murni karena OC. AKP Kurniawandari mengatakan, mobil boks itu tidak bisa dikendalikan oleh pengemudi karena diduga remnya blong. Apalagi, jalanan menurun, sehingga kendaraan itu sulit dikendalikan. Kemudian menabrak trotoar dan terbalik di tengah jalan. Pihaknya langsung menerjunkan personel lantas guna mencegah kemacetan akibat lakalantas tersebut. Pemilik kendaraan langsung menghubungi jasa derek kendaraan, sehingga mobil boks itu dapat dipindahkan dan tidak mengganggu arus kendaraan dari kedua arah. ‘’Karena rem tidak berfungsi dan medan jalan menurun jadi sulit mengendalikan. Keterangan pengemudi sempat menabrak trotoar lalu mobilnya terguling. Kasus ini murni OC dan tidak ada korban jiwa,’’ jelasnya. (kmb38)
LAKALANTAS - Mobil boks DK 8807 ON mengalami lakalantas OC di jalan Singaraja-Denpasar, wilayah Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada, Selasa (17/7) kemarin.
Rapat membahas pelaksanan APBD Buleleng tahun 2017, Selasa (17/7) kemarin, nyaris batal. Ini karena pimpinan dan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Buleleng kebanyakan tidak hadir mengikuti rapat penting tersebut. Minimnya kehadiran anggota Banggar pada rapat itu karena mereka sibuk mendaftarkan diri jadi bakal calon legislatif (bacaleg) pada hari terakhir pendaftaran kemarin. APBD 2017 itu dibahas karena mendapat predikat opini Wajar Tanpa Pengucualian (WTP) dari BPK, sehingga pelaksanaannya dinilai sudah baik dan mengikuti regulasi.
tidak berpengaruh terhadap kualitas agenda rapat membahas pelaksanaan APBD Buleleng tahun 2017. Alasannya, tidak ada masalah yang perlu diperdebatkan oleh Banggar. Apalagi, pelaksanaan APBD Buleleng tahun 2017 mendapat opini Wajar Tanpa Pengucualian (WTP), sehingga pelaksanaannya dinilai sudah baik dan mengikuti regulasi. ‘’Sebelum rapat di internal Banggar, sudah dibahas hasilnya dengan tim ahli. Hal itu sudah disampaikan kepada eksekutif. Sudah tidak ada hal yang perlu diperdebatkan, walau banyak yang tidak hadir rapat tidak mempengaruhi. APBD-nya mendapat WTP,’’ tegasnya. (kmb38)
Diduga Rem Blong, Mobil Boks Terguling
Bali Post/ist
PD Pasar Buleleng Merugi Ratusan Juta Rupiah Perusahaan Daerah (PD) Pasar Buleleng tahun 2017 yang lalu mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Perusahaan yang mengelola belasan pasar tradisional di Kota Singaraja dan di beberapa desa tersebut mengalami kerugian Rp 179.776.446,32. Menariknya, kerugian ini muncul karena nilai penyusutan penyertaan modal berupa infrastruktur gedung pasar yang selama ini dikelola perusahaan. Dengan munculnya kerugian itu, DPRD Buleleng meminta agar pemerintah daerah segera melakukan langkah serius agar penyertaan modal di perusahaan itu justru dapat meningkatkan keuntungan. Bukan sebaliknya malah menimbulkan kerugian. Bagaimanakah idealnya model pengelolaan pasar itu agar investasi dari pemerintah tidak merugi?
KERUGIAN itu terungkap ketika Badan Anggaran (Banggar) DPRD Buleleng menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan eksekutif membahas pelaksanaan APBD Buleleng tahun 2017. Rapat itu digelar di ruang gabungan komisi, Selasa (17/7) kemarin. RDP dipimpin Wakil Ketua Dewan Ketut Susila Umbara. Sedangkan pihak eksekutif dihadiri Asisten Bidang Administrasi Umum Sekkab Buleleng Made Asta Semadi. Anggota Banggar Putu Tirta Adnyana pada rapat itu mengatakan, kerugian yang terjadi akibat sejak berdiri, perusahaan itulah yang mengelola semua aset termasuk infrastruktur gedung pasar itu. Padahal, sejak dibuka, PD Pasar itu hanya begerak di bidang jasa saja. Bukannya berjualan seperti para pedagang yang menempati kios atau los pasar tersebut. Karena perusahaan mengelola gedung yang dibangun pemerintah, maka nilai penyusutan infrastruktur itu harus ditutup dari keuntungan perusahaan
Bukan karena perusahaan itu tidak dapat untung. Perusahaan sebetulnya selalu untung. Tetapi karena harus dikurangi nilai penyusutan gedung pasar, hal itu yang menyebabkan perusahaan itu kemudian jadi merugi.
Bali Post /kmb38
Bali Post /kmb38
Putu Tirta Adnyana
Ketut Suparto
itu. Mencegah hal ini tidak terus terulang, politisi Partai Golkar ini mengusulkan agar pemerintah daerah mengkaji pengelolaan aset yang dikelola perusahaan itu. Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah perusahaan itu menyewa bangunan pemerintah sebagai pemilik aset. “Bentuk pernyertaan modal untuk PD Pasar saya kira perlu diubah. Sebab, kalau terus seperti pola lama, penyusutan itu harus ditutup
dari keuntungan agar perusahaan tidak selalu merugi. Ini penting dicarikan jalan keluar apalagi pemerintah akan membangun Pasar Banyuasri yang nilai bangunannya miliaran rupiah. Terjadi penyusutan itu jelas berpengaruh pada keuntungan perusahaan,” katanya. Pelaksana Tugas (Plt.) Direksi PD Pasar Buleleng Ketut Suparto sependapat, dengan usulan dewan itu
Plt. Direksi PD Pasar Buleleng Ketut Suparto untuk mengubah pola penyertaan modal kepada perusahaan. Suparto mengatakan, setiap pemerintah menyertakan modal untuk perusahaan dalam bentuk bangunan fisik. Setelah pemerintah selesai membangun, asetnya kemudian diserahkan kepada perusahaan untuk dikelola. Lantaran sudah diserahkan, maka nilai penyusutan itu memang harus
ditutupi melalui keuntungan perusahaan. Dengan pola ini, capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi pasar itu dikurangi penyusutan tersebut. “Bukan karena perusahaan itu tidak dapat untung. Perusahaan sebetulnya selalu untung. Tetapi karena harus dikurangi nilai penyusutan gedung pasar, hal itu yang menyebabkan perusahaan itu kemudian jadi merugi,” katanya. Suparto menambahkan, mencegah kerugian terus terulang setiap tahun, pemerintah bersama Direksi yang baru akan mencoba mengkaji pola pengelolaan aset pasar tersebut. Jika alternatif perusahaan menyewa gedung pasar yang dibangun pemerintah, bisa saja manajemen pengelolaan pasar yang sifatnya masih tradisional itu didesain mengelola aset itu menggunakan kalkulasi ekonomis. “Setelah Direksi baru terpilih, kita akan kaji lagi apakah perusahaan itu menyewa gedung atau dengan pengelolaan aset secara ekonomis,” jelasnya. (mud)
GIANYAR
Rabu Wage, 18 Juli 2018
9
Pengajuan DCS Membeludak di Hari Terakhir Gianyar (Bali Post) Sebagian besar parpol di Kabupaten Gianyar mengajukan Daftar Caleg Sementara (DCS) ke KPU Gianyar di hari terakhir pendaftaran, Selasa (17/7) kemarin. Semua parpol bahkan termasuk parpol baru, optimis mampu memenuhi target perolehan kursi DPRD Gianyar. Pendaftaran kemarin diawali dengan kedatangan jajaran Partai Demokrat. Mereka tiba di KPU sekitar pukul 10.00 Wita. ‘’Semua dapil sudah, dan saya antusias bisa menambah kursi di DPRD Gianyar,’’ ucap Ketua DPC Partai Demokrat Gianyar Tjokorda Asmara Putra. Dikatakannya, optimisme itu didasarkan pada keyakinan terhadap kader Demokrat yang sebelumnya duduk di kursi DPRD dan kembali maju di Pileg 2019. Tak hanya itu, munculnya tokoh baru yang dipercaya mampu mendulang banyak suara, makin menambah semangat Demokrat. ‘’Untuk caleg perempuan juga sudah penuh, 30 persen,’’ imbuhnya. Dari sekian bacaleg yang didaftarkan Demokrat, tampak mantan Sekda Gianyar I.B. Gaga Adi Saputra. Pria yang akrab disapa Gus Gaga itu mengatakan, ada banyak hal yang bisa diperjuangkan legislatif. ‘’Di legislatif adalah berpolitik membangun bersama. Jadi perspektifnya bukan mencari kesalahan eksekutif, tetapi membangun bersama sesuai fungsi masing-masing,’’ jelas Gus Gaga. Memasuki siang, Partai Perindo mendatangi kantor KPU. Sebagai parpol yang baru akan memasuki laga perdana di pileg, Perindo menunjukkan optimismenya. Sekretaris DPD Perindo Bali Nyoman Arjawa menyatakan pihaknya memasang target raihan hingga tujuh kursi di DPRD Gianyar. ‘’Mudah-mudahan bisa antara lima sampai tujuh. Harapan kami di setiap kecamatan minimal ada satu yang lolos,’’ ucapnya. Sementara itu, Ketua KPU Gianyar A.A. Gde Putra mengatakan, hingga Selasa malam sekitar pukul 19.00 Wita sudah ada sepuluh parpol yang mengajukan DCS. Parpol dimaksud yakni PDI-P, PSI, NasDem, Demokrat, Perindo, Gerindra, PKS, Golkar, PKB dan Partai Garuda. Pihaknya pun tetap menunggu pendaftaran hingga batas akhir. (kmb35)
AJUKAN DCS - Salah satu kader partai yang mengajukan DCS, Selasa (17/1) kemarin.
Bali Post/nik
Dukung Pariwisata Gianyar
BNI Serahkan Bantuan Dua Unit ’’Shuttle Bus’’
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI menunjukkan komitmennya mendukung perkembangan industri pariwisata di Bali, khususnya di Kabupaten Gianyar. Dukungan ini sejalan dengan semakin membaiknya berbagai sarana pendukung pariwisata yang dibuktikan dengan terpilihnya Ubud sebagai kota terbaik keempat dunia. Bertempat di halaman Kantor Bupati Gianyar, Selasa (17/7) kemarin, Pemimpin Jaringan dan Layanan BNI Kantor Wilayah Bali NTB & NTT R. Hery Prijanto menyerahkan secara langsung bantuan dua unit shuttle bus kepada Penjabat (Pj.) Bupati Gianyar I Ketut Rochineng. Turut hadir pada kegiatan itu Kepala Kejaksaan Tinggi Bali Dr. Amir Yanto, S.H., M.M., M.H., Sekda Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya, serta pejabat terkait di lingkungan Pemkab Gianyar. R. Hery Prijanto mengatakan, bantuan tersebut merupakan kerja sama antara BNI dan Pemerintah Kabupaten Gianyar sebagai wujud nyata peran serta BNI dalam berperan aktif untuk senantiasa ikut mendukung
program-program pemerintah di daerah. Selain itu, bantuan tersebut juga sebagai wujud nyata dalam penerjemahan misi BNI yaitu ‘’meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan dan komunitas’’.
Prijanto menambahkan, sebagai salah satu BUMN yang sudah 23 tahun beroperasi di Kabupaten Gianyar, BNI tidak hanya hadir dengan berbagai program bisnis yang semata-mata dimaksudkan untuk meraup keuntungan, me-
lainkan juga untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat luas. ‘’Semoga kerja sama ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan setempat,’’ tambahnya. Pada kesempatan tersebut, I Ketut Rochineng mengungkapkan bantuan kendaraan shuttle bus ini sangatlah membantu dalam mendukung peningkatan sarana transportasi pariwisata untuk mengurangi kemacetan di Kabupaten Gianyar khususnya di daerah Ubud. Ubud sebagai salah satu ikon pariwisata di Bali, tetapi kondisi transportasi dan infrastruktur belum memadai. Masih terdapat beberapa titik yang rawan kemacetan, sehingga dengan adanya bantuan ini diharapkan bisa sedikit mengatasi kemacetan di kawasan Ubud. ‘’Kami sangat mengapresiasi atas komitmen dan bantuan BNI dalam mendukung dunia pariwisata di Gianyar. Sekarang kita baru punya dua shuttle bus, kita akan manfaatkan seefektif mungkin. Jika untuk melayani seluruh titik parkir, kita membutuhkan sekitar 30 shuttle bus,’’ terang Rochineng. (ad927)
Gianyar (Bali Post) Sejumlah parpol mengajukan Daftar Caleg Sementara (DCS) ke kantor KPU Gianyar, di hari terakhir pendaftaran,
Selasa (17/7) kemarin. Tidak hanya perbekel yang maju sebagai caleg, ada juga anggota Bhayangkari atau istri polisi yang maju sebagai caleg dapil
Ubud lewat Partai Golkar. Ida Ayu Ketut Sarwini merupakan anggota Bhayangkari asal Ubud. Mengenakan kebaya kuning kamen hitam, ia turut serta berjalan bersama sejumlah kader Partai Golkar lainnya saat mendaftar di kantor KPU Gianyar sore kemarin. Mendampingi kader Partai Golkar lainnya, Sarwini membawa berkas DCS para caleg. Ketika dikonfirmasi, Ida Ayu Ketut Sarwini mengakui saat ini masih sebagai istri polisi yang bertugas di wilkum Polres Gianyar. Ia pun memastikan sudah mendapatkan restu keluarga untuk maju dalam pileg. ‘’Saya kan lagi di luar tugas suami. Tapi di saat suami tugas, saya akan mendampingi,’’ jelasnya. Dikatakannya, saat ini ia maju mengisi kuota caleg perempuan di Partai golkar
untuk merebut kursi DPRD Gianyar. Sarwini mengaku nekat terjun sebagai caleg dapil Ubud demi memperjuangkan aspirasi perempuan. Sarwini pun mengakui keterlibatannya di parpol bukanlah baru. Dia sudah berkecimpung di dunia politik sejak sepuluh tahun lalu. ‘’Alasan memilih Golkar, karena partai ini adalah beringin yang melindungi seluruh kader dan seluruh lapisan masyarakat,’’ tegasnya. Secara terpisah, Wakapolres Gianyar Kompol I Nengah Sadiarta mengatakan, sesuai ketentuan, Bhayangkari diperbolehkan turut serta dalam aktivitas parpol. ‘’Kalau suaminya yang tidak boleh,’’ katanya. Namun dia mengaku belum tahu identitas polisi yang istrinya masuk dalam DCS. ‘’Yang mana itu? Nanti saya cek juga,’’ ungkapnya. (kmb35)
SERAHKAN BANTUAN - Bertempat di halaman Kantor Bupati Gianyar, Selasa (17/7) kemarin, Pemimpin Jaringan dan Layanan BNI Kantor Wilayah Bali NTB & NTT R. Hery Prijanto menyerahkan bantuan dua unit shuttle bus kepada Pj. Bupati Gianyar I Ketut Rochineng.
Anggota Bhayangkari Nyaleg
DCS - Ida Ayu Ketut Sarwini saat pengajuan DCS.
Bali Post/nik
Sidang Pembunuhan Tiga Bocah
Rekan Kerja Tak Tahu Permasalahan Keluarga Terdakwa
Gianyar (Bail Post) Sidang kasus pembunuhan tiga bocah dengan terdakwa Ni Putu Septiyan Permadani berlanjut pada Selasa (17/7) kemarin. Pada sidang tersebut, para saksi yang merupakan rekan kerja Septiyan mengaku tidak mengetahui masalah rumah tangga yang menimpa Septiyan. Di hadapan majelis hakim, Ida Ayu Sri dan Wawan Edi Prastyo, jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan dua saksi yakni Kepala SD 4 Sulangai Petang Wayan Gelgel dan rekan Septiyan, Ni Made Kencana. Kedua saksi sama-sama mengakui pernah dimintai uang oleh Septiyan sebelum terjadinya kasus pembunuhan tiga bocah itu. ‘’Saya pernah dimintai uang Rp 50 ribu, tapi saya kasih Rp 100 ribu. Katanya enggak punya uang,’’ ujar Wayan Gelgel. Di sidang itu juga terungkap, selama ini gaji Septiyan sebagai guru PNS banyak dipotong untuk membayar utang di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. Gaji Septiyan sebesar Rp 2,4 juta, setelah dipotong, hanya tersisa Rp 400 ribu lebih. ‘’Itu utangnya sudah dibawa sejak pindah dari SD di Batubulan ke sini (Petang -
red), sekitar tahun 2015,’’ katanya. Saksi menyebutkan, Septiyan saat mengajar beberapa kali mengajak anaknya. Namun ketika sudah mengajar, anaknya dititip di pegawai TU. Bahkan beberapa kali Septiyan mengajak tiga anaknya sekaligus ke sekolah. ‘’Waktu itu, ya... saya biarkan, dia juga terlihat sering menyuapi ketiga anaknya makan,’’ ungkap Gelgel. Gelgel pun mengaku tidak tahu-menahu ada masalah apa di lingkungan rumah tanggap Septiyan sampai-sampai dia mengajak tiga orang anaknya itu ke sekolah. Bahkan dari rekan kerja Septiyan di sekolah juga tidak ada informasi terkait permasalahan di keluarga Septyan. ‘’Tidak ada yang menyangka, karena saat di sekolah terlihat biasa. Saya baru tahu ada persoalan begini setelah kejadian,’’ katanya. Saksi kedua, Ni Made Kencana, juga mengaku beberapa kali dimintai uang oleh Septiyan dengan nilai tota Rp 1,5 juta. Menurut guru SD yang masih berstatus honorer ini, Septiyan meminjam uang dengan alasan membeli susu untuk anaknya. ‘’Katanya untuk membeli susu. Saya kasihan sampai
enggak bisa beli susu,’’ jelasnya. Bahkan, Kencana sempat meminjam uang di TU untuk diberikan kepada Septiyan. Sementara pembayarannya dipotong dari gaji guru honorer ini. Kondisi ini pun sempat dipertanyakan oleh hakim anggota, Wawan Edi, namun Kencana tetap beralasan bahwa dirinya hanya kasihan. ‘’Tidak tahu dia ada persoalan apa, saya hanya kasihan saja,’’ katanya. Dalam berita acara yang dibacakan JPU, Kencana sempat mendengar Septiyan ingin mengajak anak-anaknya mati. ‘’Sepertinya saat itu dia keceplosan. Katanya mau mengajak anak-anaknya mati. Saya sempat kasih tahu, semua orang punya masalah,’’ jelasnya. Pascamendengar keterangan saksi dari JPU, terdakwa Septiyan mengaku lupa pernah melontarkan pernyataan akan mengajak anak-anak mati. ‘’Saya lupa,’’ ujar Septiyan. Selanjutnya, pada sidang lanjutan, JPU kembali menghadirkan saksi-saksi. (kmb35) SIDANG - Terdakwa menemui kedua saksi usai sidang di Pengadilan Negeri Gianyar, Selasa (17/7) kemarin.
PANTI ASUHAN - Suasana penyerahan bantuan untuk Panti Asuhan Yapennatim Gianyar.
Peringati Hari Bhakti Adhyaksa Ke-58
Kejati Bali Kunjungi Panti Asuhan Yapennatim Gianyar
KEJAKSAAN Tinggi (Kejati) Bali mengunjungi Panti Asuhan Yapennatim, Gianyar serangkaian Hari Bhakti Adhyaksa ke-58 dan Hari Ulang Tahun XVIII Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Tahun 2018 se-wilayah Bali, Selasa (17/7) kemarin. Rombongan yang dipimpin Kepala Kejati Bali Dr. Amir Yanto, S.H., M.M., M.H. itu disambut Pj. Bupati Gianyar I Ketut Rochineng, Sekda Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya, Ketua Yayasan Yapennatim Gianyar Drs. Haji Anshori serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar. Dalam kunjungannya, Kajati Bali bersama rombongan menyerahkan bantuan paket sembako seperti beras, gula, telor, minyak goreng, mi instan serta bantuan lainnya. Bantuan serupa juga diserahkan Pemkab Gianyar kepada anak-anak Panti Asuhan Yapennatim Gianyar. Pj. Bupati Gianyar I Ketut Rochineng menyampaikan apresiasinya atas dipilihnya Kabupaten Gianyar sebagai tempat pelaksanaan Hari Bhakti Adhyaksa ke-58 dan HUT XVIII Ikatan Adhyaksa Dharmakarini tahun 2018. Bantuan yang diberikan Kejati Bali sangat bermanfaat bagi warga Panti Asuhan Yapennatim yang merupakan anak-anak yatim piatu. Di Kabupaten Gianyar terdapat lima panti asuhan yang selalu mendapat perhatian dan pengawasan dari Pemkab Gianyar, yang salah satunya termasuk Yayasan Yapennatim Gianyar. Hal tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi dan dukungan moril, agar anakanak tersebut tetap semangat menjalani
kehidupan dengan baik di tengah keterbatasan. ‘’Apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada Kejati Bali karena memilih Kabupaten Gianyar khususnya Panti Asuhan Yapennatim sebagai salah satu tempat kegiatan Hari Bhakti Adhyaksa,’’ terang Rochineng. Kajati Bali Dr. Amir Yanto, S.H., M.M., M.H. mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai salah satu bentuk kepedulian keluarga besar Adhyaksa kepada warga yatim piatu yang kurang mampu. Selain di Kabupaten Gianyar, secara bersamaan kegiatan serupa juga dilaksanakan di Kabupaten Bangli. ‘’Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian keluarga besar Adhyaksa yang rutin kita laksanakan setiap tahun. Tak hanya panti asuhan, panti sosial lainnya juga kita kunjungi,’’ tambah Amir Yanto. Pada kesempatan itu, Amir Yanto juga menekankan kepada anak-anak Panti Asuhan Yapennatim untuk selalu menjaga kerukunan antarumat beragama, saling mengasihi, saling tolong dan gotong royong. Sementara itu, Ketua Yayasan Yapennatim Gianyar Drs. H. Anshori menjelaskan, Yapennatim bediri sejak tahun 1985. Sebelum menempati tempat yang sekarang, dalam melaksanakan aktivitasnya Yapennatim masih berpindah-pindah tempat. Saat ini terdapat sekitar 130 anak yang menjadi anak asuh di Yayasan Yapennatim. ‘’Yapennatim ini merupakan lembaga yang membantu anak-anak yang kurang mampun dan yatim piatu,’’ kata Anshori. (ad925)
JEMBRANA
10
Rabu Wage, 18 Juli 2018
Banyak Sungai Tercemar Sampah
Program Kali Bersih Diharapkan Diperluas ke Desa
SUNGAI – Sejumlah warga di Tegalcangkring ketika membersihkan sungai dari sampah.
SOSOK
dah menjadi isu global dan terjadi hampir di semua negara. Sampah plastik menjadi masalah karena sifatnya yang sulit terurai hingga ratusan tahun dan berpotensi menjadi makanan organisme laut, sehingga mencemari laut berikut ekosistemnya. Sampah bermigrasi terseret arus hingga lintas pulau, bahkan lintas negara. ‘’Membersihkan sungai secara berkala dari sampah sangat perlu. Di aliran sungai ini juga masih digunakan masyarakat,’’ tandas Adiyasa. Sungai Tegalcangkring yang mengalir membelah kelurahan di Kecamatan Mendoyo ini masih digunakan untuk masyarakat. Seperti untuk keperluan mandi dan mengaliri sawah-sawah para petani di hilir. Belum lama ini masyarakat juga melakukan gotong royong membersihkan sungai tersebut, melibatkan mahasiswa yang KKN di
Tegalcangkring. Upaya bersih sungai ini rutin dilakukan, tetapi juga harus diimbangi dengan gerakan menyadarkan masyarakat untuk memilah dan tidak membuang sampah sembarangan khususnya di sungai. Di desa-desa bisa dilakukan memanfaatkan dana desa yang digelontorkan dari pemerintah pusat. Sebab dana desa bukan hanya untuk kegiatan fisik tetapi juga memberdayakan masyarakat. Kegiatan itu bisa dengan memberikan sosialisasi masyarakat atau desa membuat program untuk menjaga kebersihan sungai. Terutama untuk warga pendamping sungai agar ikut menjaga sungai dan air agar tetap bersih. Sehingga seluruh masyarakat dari hulu hingga hilir bisa memanfaatkan air sungai tersebut, bukan untuk tempat pembuangan sampah. (kmb26)
Target PAD 2017 Tak Tercapai
Pelestarian Burung POPULASI burung Jalak Bali (Leucopsar rohtscildi) atau Curik Bali belakangan terus bertambah. Bukan hanya di penangkaran, namun di habitatnya di Taman Nasional Bali Barat (TNBB) juga bertambah. Selama kurun waktu lima tahun terakhir, populasi burung yang menjadi lambang Provinsi Bali ini di alam liar terus meningkat. Tahun 2018, teramati sebanyak 141 ekor burung jalak Bali hidup bebas. Jauh bertambah dibandingkan 2013 lalu sebanyak 32 ekor. Sedangkan di luar pelestarian, melalui penangkaran warga di seluruh Indonesia jumlahnya juga meningkat, sehingga burung ini mulai menanggalkan kategori langka. “Para pelaku usaha penangkaran burung juga berperan dalam pelestarian. Bukan saja membantu pelestarian, tetapi juga berdampak ekonomis bagi masyarakat,” ujar Koordinator Staf Khusus Presiden RI Teten Masduki, beberapa waktu lalu. Teten menyebut peluang ekonomis yang dihasilkan dari penangkaran burung ini juga harus ditangkap para generasi milenial. Di samping mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, juga berkontribusi dalam pelestarian burung. Bahkan di negara-negara luar seperti Taiwan dan Belanda, bisnis penangkaran ini sangat menjanjikan. Banyak yang bisa ditangkap dari peluang penangkaran ini. Apalagi dari ribuan spesies burung yang tersebar di Indonesia dari Aceh hingga Papua, masih ada yang tergolong langka. Seperti burung pentet, anis merah dan cucak hijau. Pihaknya juga mengapresiasi upaya TNBB yang merupakan kawasan konservasi, khususnya untuk burung Jalak Bali. Teten yang ikut melepasliarkan 10 ekor burung jalak Bali membuktikan pelestarian sudah berjalan bagus. Selain burung yang ada di alam, saat ini terdapat 336 ekor burung jalak Bali di kandang pembiakan Unit Pengelolaan Khusus Pembinaan Jalak Bali (UPKPJB). Sejak dilepasliarkan di site Labuan Lalang pertama kali pada tahun 2015, spesies burung endemik Bali ini terpantau sebanyak 65 ekor hanya di satu area pelepasliaran. Sementara burung yang diamati saat ini banyak yang tidak menggunakan cincin sebagai penanda hasil pelepasliaran. Artinya, burung jalak Bali tersebut merupakan anakan yang berhasil menetas di habitat alaminya. (olo)
Potensi Pendapatan Daerah akan Dikaji Komprehensif Negara (Bali Post) Bupati Jembrana I Putu Artha memberikan jawaban atas pandangan fraksi dalam sidang paripurna III DPRD Jembrana, Selasa (17/7) kemarin. Di sidang paripurna tersebut, Bupati Artha mengakui pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2017 tidak tercapai. Pihaknya pun sependapat dengan dewan untuk melakukan kajian potensi pendapatan daerah yang komprehensif, sehingga target pendapatan benar-benar di angka yang moderat dan dapat direalisasikan secara maksimal. Bupati Artha mengatakan, tidak tercapainya target PAD disebabkan tidak maksimalnya realisasi dana perimbangan, khususnya Dana Alokasi Khusus (DAK). Hal ini dikarenakan sesuai Peraturan Menteri Keuangan No. 50 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Transfer ke daerah dan Dana Desa, penyaluran DAK tidak bersifat final, namun disalurkan sesuai dengan nilai kontrak paket pekerjaan. Untuk memaksimalkan pencapaian dana perimbangan, pihaknya sependapat untuk melakukan komunikasi dan koordinasi yang intensif dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan. Pada sisi PAD, pihaknya memiliki pandangan yang
Dermaga Kayu di Teluk Gilimanuk Direnovasi
Bali Post/olo
DERMAGA KAYU – Dermaga kayu di Teluk Gilimanuk yang sebelumnya rusak dan dinilai sangat membahayakan. Negara (Bali Post) Dermaga kayu tempat bersandar perahu di kawasan Pantai Teluk Gili-
Bali Post/olo
Negara (Bali Post) Program kali bersih (prokasih) yang dicanangkan pemerintah daerah selama ini diharapkan dapat diperluas dan konsisten. Bukan hanya membersihkan sungai, tetapi juga mengedukasi masyarakat yang berada di hulu hingga perdesaan untuk berperilaku bersahabat terhadap sungai. Desa-desa yang kini digelontorkan dana desa bisa memanfaatkan kegiatan nonfisik atau pemberdayaan masyarakat untuk pengelolaan sampah dan edukasi tersebut. Anggota Komisi A DPRD Jembrana Komang Adiyasa, Selasa (17/7) kemarin mengatakan, Kabupaten Jembrana banyak memiliki alur sungai yang harus dijaga kebersihannya. Dampak membuang sampah ke sungai bukan hanya mengotori aliran sungai, tetapi juga hingga ke laut. Permasalahan sampah khususnya sampah plastik su-
manuk saat ini direnovasi. Sebelumnya dermaga kayu yang sudah ada sejak lama ini terlihat mulai rusak dan
dinilai sangat membahayakan masyarakat. Kayukayunya sudah banyak yang keropos pada bagian atas. Tahun ini Pemkab Jembrana melalui Dinas Pariwisata dan Budaya (Parbud) menganggarkan ratusan juta rupiah untuk merenovasi dermaga di sekitar Teluk Gilimanuk ini. Kabid Pariwisata Dinas Parbud Jembrana I Wayan Wenten mengatakan, renovasi dermaga pariwisata dilakukan lantaran kondisinya yang memang sudah rusak parah. Rencananya, dermaga tersebut tetap menggunakan kayu agar lebih terlihat alami. Sedangkan di bagian ujung atau landasan diperluas menggunakan beton. Dermaga ini merupakan salah satu penunjang wisata di Teluk Gilimanuk. Terutama penunjang aktivitas air para wisatawan maupun yang ingin naik perahu. Banyak perahu yang melayani penyeberangan ke pulau sekitar Gilimanuk. Dari pengamatan, Senin (16/7) lalu, proyek renovasi dermaga senilai Rp 600 juta lebih itu sudah mulai dilakukan. Pembangunan ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). sejumlah pekerja mulai mengerjakan pembangunan berupa pemasangan batu danbesi. Dari papan informasi proyek, pengerjaan dermaga pariwisata dikerjakan CV Cahaya Dewata. Rekanan itu memiliki waktu pengerjaan hingga 120 hari. (kmb26)
sama untuk melakukan upaya-upaya penggalian potensi PAD, sehingga target pencapaian PAD di tahun-tahun mendatang dapat ditingkatkan. Salah satu upaya, melakukan revisi beberapa perda terkait retribusi daerah serta menyesuaikannya dengan perkembangan situasi dan kondisi. Demikian juga terkait belanja daerah, pihaknya sependapat untuk melakukan perbaikan dalam proses perencanaan program dan kegiatan dengan melakukan kajian-kajian yang mendalam dan menyeluruh. Pada tahun sebelumnya, pihaknya menyadari sepenuhnya terdapat beberapa pos belanja daerah, baik belanja tidak langsung dan belanja langsung yang
belum dapat direalisasikan secara maksimal sehingga menimbulkan Silpa. Mengenai realisasi belanja barang dan jasa yang lebih besar dari realisasi belanja modal, menurut Artha, sebagian besar belanja modal bersumber dari DAK. ‘’Penyalurannya disesuaikan nilai kontrak,’’ ujarnya. Di samping itu, penyebabnya adalah kegiatan penganggaran multi years untuk RSU Negara. Pihaknya sepakat dan telah m e n g u p a y a k a n a g a r b elanja diorientasikan pada pemenuhan hak dasar masyarakat seperti bidang kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan rakyat. (kmb26)
I Putu Artha
PDI-P Jembrana Daftar ke KPU Naik Dokar
Bali Post/olo
Optimis Raih 17 Kursi Legislatif PENGURUS beserta ratusan simpatisan PDI-P Jembrana, Selasa (17/7) kemarin melakukan pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) ke KPU Jembrana. Dipimpin langsung Ketua DPC PDI-P Made Kembang Hartawan, 35 orang bacaleg PDI-P datang ke KPU Jembrana dengan naik dokar dari kantor DPC PDI-P. Tak hanya itu, para bacaleg berpakaian adat madya serba merah ini juga diiringi musik jegog. Nuansa budaya Jembrana sangat kental pada kegiatan tersebut. Made Kembang Hartawan seusai pendaftaran mengatakan, 35 orang bacaleg ini didaftarkan setelah melalui proses di internal partai. Proses dimaksud antara lain assigment dan psikotes. Tahapan berikutnya, mereka akan mengikuti proses verifikasi di KPU. Kembang Hartawan berharap masyarakat bisa menerima caleg PDI-P. ‘’Kami yakinkan kredibilitasnya, track record dan yang paling penting mereka siap berjuang untuk kepentingan masyarakat. Namun lebih dari itu, kami berharap masyarakat juga harus melihat partai yang melahirkan mereka,’’ terangnya. PDI-P sebagaimana diketahui merupakan partai yang konsisten membela Pancasila terlebih di tengah ancaman eksistensi Pan-
casila. ‘’Menjadi tugas utama kita sebagai kader PDI Perjuangan mempertahankan itu (Pancasila),’’ tegasnya. Kembang menargetkan penambahan tiga kursi DPRD Jembrana atau dari yang saat ini 14 kursi menjadi 17 kursi. Kenaikan suara diyakini terjadi di tiga dapil, yakni dapil Negara, dapil Jembrana dan Melaya. Pihaknya sangat optimis target itu dapat tercapai mengingat realita perolehan suara dalam sejumlah
pemilu terakhir. ‘’Banyak yang mengatakan suara PDI Perjuangan turun. Bantengbantengnya banyak yang ke luar. Tidak benar. Kita bicara realita, Kekuatan PDI Perjuangan Jembrana dalam Pileg 2014 lalu meraup 44 persen, yakni 14 kursi dari 35 kursi di DPRD. Sementara dalam capaian Pilgub 2018 ini meraih 52 persen dan pilkada lalu 65 persen. Artinya, target yang kita dapatkan kemarin
(pilgub-red) melebihi suara riil,’’ terangnya. Sementara itu, para bacaleg PDI-P yang didaftarkan kemarin, mencerminkan kader lintas generasi. Semua generasi terakomodir dari generasi baby bommer serta generasi senior, Ida Bagus Sudiana. ‘’Generasi X banyak, termasuk generasi Y atau millenial juga banyak. Ada Iin dan Mita, anak muda potensial,’’ tegas Kembang Hartawan. (ad934)
DOKAR - Para bacaleg PDI-P Jembrana dipimpin langsung Ketua DPC I Made Kembang Hartawan mendaftar ke KPU Jembrana dengan mengendarai dokar.
Karangasem
Rabu Wage, 18 Juli 2018
11
Buntut Relasi Memanas Eksekutif-Legislatif
SOSOK Yoga dan Karakter Spiritual
KARANGASEM dikenal dengan tagline the Spirit of Bali. Akan tetapi, kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat ke dalam semangat tagline itu, dirasakan masih kurang. Untuk mendukung pemerintah daerah mengisi semangat tersebut, kini sudah terbentuk Komunitas Yoga Karangasem. Komunitas ini belakangan ini semakin populer di tengah masyarakat Karangasem, setelah dibentuk sekitar setahun lalu. “Keberadaan kami juga sangat direspons Bupati Karangasem. Bahkan, beliau menginginkan adanya Gerakan Jumat Yoga, guna mendukung tagline Karangasem the Spirit of Bali,” kata Ketua Komunitas Yoga Karangasem NS I Wayan Arsiawan Adi, S.Kep., MPH., Selasa (17/7) kemarin. Saat ini, tokoh yoga yang dikenal dengan nama Arsia Smile Yoga itu sesuai nama klub yoganya itu ingin mewujudkan Jumat Yoga bagi Karangasem. Jadi, setiap Jumat akan digelar latihan yoga bersama dari seluruh anggota klub yoga yang ada di Karangasem. Lokasi latihannya dipusatkan di Taman Budaya Candra Bhuana, Amlapura. Kegiatan yoga dalam kehidupan masyarakat Karangasem, saat ini sedang digemari. Ini bisa dilihat dari banyaknya berdiri sanggar-sanggar yoga dan kegiatan aktivitas yoga. Ajaran yoga ternyata telah menyebar ke seluruh dunia, tanpa dibatasi agama, tingkat sosial, budaya, ras, suku, bahasa, dan negara. “Bicara Karangasem sebagai tempat spiritual, alamnya sangat mendukung. Tinggal membangun manusianya agar juga berkarakter spiritual,” tegasnya. Ketekunan Arsiawan Adi di bidang yoga, membuatnya kerap dipercaya menjadi instruktur yoga di Bali. Selain itu, juga dipercaya menjadi pembicara pada seminar-seminar dan acara lainnya. Seperti, Rabu (18/7) ini, Arsiawan Adi menjadi pembicara seminar kesehatan di Aula Disdikpora Karangasem, yang salah satunya berbicara tentang yoga. (gik)
Lima Parpol Absen di Karangasem Gerindra Target Tambah Kursi
Amlapura (Bali Post) Lima parpol dari 16 parpol yang ditetapkan KPU sebagai peserta pemilu dipastikan tidak ikut perebutan kursi anggota dewan di Karangasem. Empat parpol -- PPP, PKB, PKPI, dan PBB -- sudah memberikan konfirmasi ketidakikutannya ke KPU Karangasem. Sedangkan satu parpol lainnya yaitu PAN belum ada kabarnya. Keempat parpol selain PAN yang akan absen pada Pileg 2019 di Bumi Tanah Aron yaitu PPP, PKB, PKPI, dan PBB. ‘’Empat parpol sudah memberi konfirmasi tidak ikut. Sedangkan PAN belum bisa kita hubungi,’’ ungkap anggota KPU Karangasem, Putu Desy Natalia, di sela-sela pendaftaran bacaleg parpol di Sekretariat KPU Karangasem, Selasa (17/7) kemarin. Desy Natalia mengaku sudah dihubungi ketua tingkat kabupaten keempat parpol tersebut. Soal ketidakikutan pada Pileg, ada yang tanpa menjelaskan alasannya. Dan ada juga yang beralasan kesulitan memenuhi kuota 30 persen bacaleg perempuan. ‘’Khusus untuk PPP, informasi terakhir hanya ikut untuk perebutan kursi di tingkat provinsi saja,’’ jelas Desy Natalia. Pada hari terakhir pendaftaran kemarin, PKS menjadi partai pertama yang datang ke KPU Karangasem. Namun, partai yang di Karangasem dipimpin H. Marjuhin itu hanya ikut di dua daerah pemilihan (dapil), itu pun dengan bacaleg yang pas-pasan. PKS hanya menempatkan bacaleg untuk Dapil Karangasem dan Dapil Bebandem. Di Dapil Karangasem hanya memasang tiga bacaleg yang terdiri dari dua bacaleg laki-laki dan seorang bacaleg perempuan. Sedangkan di Dapil Bebandem hanya memasang dua bacaleg. Masing-masing satu bacaleg laki-laki dan satu perempuan. ‘’Prinsipnya biar sedikit yang penting jadi,’’ ujar H. Marjuhin ketika disinggung partainya yang minim bacaleg. Berbeda dengan PKS, mitra koalisinya di pusat yaitu Gerindra tampil dengan kekuatan penuh. Gerindra ikut di semua dapil dengan bacaleg lengkap. ‘’Bacaleg kita full 45 orang sesuai jumlah kursi di DPRD Karangasem. Kuota perempuannya terpenuhi. Untuk provinsi sama, kita isi penuh tujuh bacaleg,’’ kata Ketua DPC Gerindra Karangasem, I Nyoman Suyasa. Dengan menampilkan kuota 100 persen tersebut, Gerindra mengusung target tinggi pada Pileg nanti. Untuk kursi DPRD Karangasem, Suyasa mengatakan partainya tetap memasang target satu kursi seperti perolehan pada Pileg 2014. Sedangkan kursi DPRD Karangasem, Wakil Ketua DPRD Bali ini mematok delapan kursi atau naik tiga kursi dari perolehan Pileg 2014. ‘’Gerindra punya kader-kader potensial. Kami rasa delapan kursi itu kalkulasi yang cukup realistis,’’ ujarnya. (kmb)
Bali Postkmb
PENDAFTARAN BACALEG - Partai Gerindra menjadi parpol kedua yang melakukan pendaftaran bacaleg pada pendaftaran hari terakhir KPU Karangasem, Selasa (17/7) kemarin.
Kadis Sosial Diminta Mundur Amlapura (Bali Post) Relasi kinerja eksekutif-legislatif belakangan ini memanas. Lembaga dewan yang berulang kali mengundang pihak eksekutif untuk rapat kerja, selalu tidak hadir. Ironisnya, ketidakhadiran pihak birokrat itu tanpa alasan yang jelas. Seperti agenda rapat kerja Komisi IV DPRD Karangasem dengan beberapa OPD terkait, Selasa (17/7) kemarin. Rapat saat itu kembali batal digelar lantaran pihak eksekutif mangkir. Ketua Komisi IV DPRD Karangasem Nyoman Musna Antara menyatakan kekecewaannya. Jajaran Komisi IV pada agenda rapat itu sudah hadir full team. Rapat itu rencananya membahas berbagai persoalan yang membelit rakyat. Ada beberapa OPD yang diundang, antara lain Dinas Sosial, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, RSUD Karangasem, termasuk Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Salah satu persoalan paling urgen, kata Musna Antara, ada di Dinas Sosial. Dulu ada istilah rekomendasi emergensi. Rekomendasi yang bersifat darurat itu untuk membantu warga kategori miskin yang belum punya atau belum tercover Kartu Indonesia Sehat (KIS). Namun, sejak dua minggu terakhir ini, kata Musna, ada istilah baru untuk menampung warga seperti itu dalam Data Base Terpadu (DBT). DBT ini katanya yang menampung warga miskin yang belum ter-cover KIS. Akan tetapi, faktanya beberapa kasus yang ditemukan dari konstituennya, banyak warga miskin belum masuk dalam DBT tersebut. “Saya sampai tanya langsung Kadis Sosial, apakah Anda bisa menjamin semua warga yang belum ter-cover KIS, masuk ke dalam DBT. Jawa-
bannya tidak. Pusing saya jadi anggota dewan melihat situasi sekarang,” kata politisi Golkar ini. Dia mencontohkan dua warganya, Nyoman Sukarno dan Ni Ketut Sari, dari Banjar Tunas Sari, Desa Tianyar Tengah, merasakan dampak ketidakjelasan ini. Ni Ketut Sari, kata Musna, terpaksa harus membayar Rp 4 juta untuk berobat di RSUD Karangasem. Musna mengaku terus mencari celah untuk membantu konstituennya itu. Salah satunya, melalui dana tak terencana yang ada di Dinas Sosial. Ternyata, setelah ditelusuri, ada warga miskin lainnya yang bernasib serupa. Dia yang merupakan warga miskin dan tidak mengantongi KIS itu terpaksa meminjam uang di rentenir untuk biaya berobatnya. Tetapi, setelah total biaya berobatnya itu diajukan untuk memperoleh bantuan dari dana tidak terencana itu, sampai sekarang juga belum cair. “Orangnya sudah dari tujuh bulan lalu mengajukan. Sampai sekarang tak ada kabarnya. Kami tanya Kepala Dinas Sosial yang dibilang sudah diproses. Tetapi, faktanya belum,” sesalnya seraya menegaskan ingin tahu lebih jauh, berapa total dana tak terencana itu. Selanjutnya, berapa saja yang terpakai, berapa tersisa, dan diman-
Bali Post/kmb31
KUITANSI PEMBAYARAN - Ketua Komisi IV DPRD Karangasem Nyoman Musna Antara (kanan) bersama Nyoman Sumadi saat menunjukkan dokumen kuitansi pembayaran konstituennya setelah berobat di RSUD Karangasem. faatkan untuk apa. Mitigasi Gunung Agung Itu baru masalah kecil. Belum lagi persoalan mitigasi bencana korban erupsi Gunung Agung. Kenyataan di lapangan memperlihatkan situasinya sangat memprihatinkan. Bagaimana konsep penanganan pengungsi, kebutuhan mereka, rencana jangka panjangnya. Selama ini terjadi banyak keluhan masuk laporannya ke kalangan dewan. Tetapi, sayangnya pihak yang membidangi itu memutuskan tidak hadir tanpa alasan jelas. “Bagaimana mencari solusi, kalau berkomunikasi saja tidak mau. Kami hari ini rapat mendengar langsung jawabannya. Maunya di dalam forum ini, kami ingin tegaskan. Kalau memang
tidak sanggup menjalankan tugas-tugas itu dengan baik, maka sebaiknya mundur saja. Kasihan, banyak hak dasar masyarakat jadi tidak terpenuhi,” ujar Musna Antara. Ditanya ketidakhadirannya, Kepala Dinas Sosial Karangasem, Puspa Kumari, memilih tidak berkomentar. Sebab, beberapa kali dihubungi melalui HP-nya Selasa (17/7) kemarin, dia tak memberikan jawaban. Informasi yang berkembang di kalangan dewan, OPD lainnya yang dipanggil oleh Komisi IV sudah siap hadir. Seperti RSUD Karangasem, Disdikpora, maupun BPKAD. Tetapi, setelah siap dengan bahan rapat kerja, Kata Musna, mereka tak memperoleh izin pimpinan, sehingga urung hadir.
Peristiwa batalnya rapat kerja Komisi IV dengan eksekutif ini, sama dengan batalnya rapat kerja gabungan komisi dengan pihak eksekutif hendak membahas KUA-PPAS, Senin (16/7). Demikian juga saat rapat kerja legislatif-eksekutif lainnya dengan agenda yang membedah langkah mitigasi bencana dampak erupsi Gunung Agung, 3 Juli lalu. Artinya, sudah tiga kali pihak eksekutif mangkir dari undangan rapat kerja dewan. Sikap seperti itu jelasjelas menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. Sikap paranoid (ketakutan berlebihan - red) seperti ini dinilai justru akan mengorbankan kepentingan masyarakat banyak. (kmb31)
Pendidikan Kewirausahaan
SKB Jasri Latih Pengolahan Krispi Lele Amlapura (Bali Post) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Jasri di Kelurahan Padangkerta, Karangasem, selama ini lebih dikenal sebagai satuan penyelenggara program pendidikan kejar paket, termasuk pendidikan PAUD dan taman bermain. Melanjutkan program tahun sebelumnya, tahun 2019 nanti unit penyelenggara pendidikan nonformal itu kembali akan mem-
buka program pendidikan kewirausahaan. ‘’Kita rancang program pelatihan membuat krispi lele. Kita akan mulai dari teorinya, praktik, hingga pemasaran,’’ terang Kepala UPT SKB Jasri I Nyoman Adil, Selasa (17/7) kemarin. Sama seperti programprogram lain yang telah dilaksanakan sebelumnya, pendidikan kewirausahaan itu akan mengundang kel-
ompok ibu-ibu rumah tangga. Targetnya, para peserta nantinya bisa mengembangkan pembuatan krispi lele menjadi industri rumah tangga yang bisa mengangkat kesejahteraan keluarga. Untuk mendukung program tersebut, saat ini, SKB Jasri sedang menyiapkan sarana budi daya lelenya. Budi daya akan dilakukan di lahan milik SKB sendiri.
Budi daya itu dilakukan sendiri. Targetnya industri krispi lele itu bisa berkesinambungan dan memberi penghasilan tambahan yang bersifat terus-menerus bagi pelakunya. Singkat kata, SKB Jasri itu mencoba mengantisipasi agar pemenuhan bahan baku lele itu tidak tergantung pasokan petani luar daerah. Adil mengatakan pendidikan kewirausahaan tahun
lalu melibatkan ibu-ibu rumah tangga dari sekitaran SKB Jasri. Tahun depan, program tersebut diharapkan bisa menjangkau peserta dari kecamatan lain. Target pesertanya minimal 20 orang. ‘’Kita pilih krispi lele karena bahan bakunya relatif mudah didapat. Sambil menyiapkan kolam budi daya, kita juga sedang menyiapkan instrukturnya,’’ jelasnya. (kmb)
Menyusuri Keunikan Pantai Batu Belah
Belahan Batu Keluarkan Air Saat Laut Surut
Pantai Batu Belah, di Desa Datah, Kecamatan Abang, kesehariannya sepi. Sepintas, pantai ini tidak berbeda dengan garis pantai di sekitarnya. Pantai itu tidak berpasir, namun berkarang dengan ombak yang tidak terlalu besar. Tetapi, jika diteliti lagi, pantai ini ternyata sangat unik. Sesuai namanya Pantai Batu Belah. Memang ada batu yang terbelah, kemudian mengeluarkan air. Bagaimanakah keunikan Pantai Batu Belah itu? SEDIKIT orang bisa menemukan keunikan itu. Sebab, air yang keluar dari celah bebatuan tersebut hanya bisa ditemukan saat air laut di pantai itu surut. Kapan air laut itu surut dan pasang di pantai itu? Hal itu tidak bisa dipastikan. Salah satu pengunjung, Nengah Wiraguna, Selasa (17/7) kemarin, mengaku sempat datang ke sana. Dia bernasib baik, dapat melihat langsung air yang keluar dari celah bebatuan itu. Debitnya memang tidak terlalu besar. Airnya bukan saja sangat jernih bahkan hangat. “Saya sempat turun dan mencobanya. Ternyata rasa airnya manis. Bukannya tawar atau asin,” katanya. Klian Desa Datah Wayan Surya Kusuma, Selasa kemarin, juga mengatakan sumber mata air itu tidak
Bali Post/gik
MATA AIR BATU BELAH - Salah satu warga saat turun mendekati sumber mata air di Pantai Batu Belah, Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem. bisa ditemukan, jika air laut tak surut. Sebab, airnya keluar dari celah bebatuan di bawah karang pesisir pantai itu. Saat ini sumber mata air tersebut amat disucikan masyarakat setempat. Banyak warga menggunakannya untuk tirta. Air suci itu dipercaya sangat bertuah. “Penuturan warga kami, kalau melihat mata air itu sering dilihat ada keluar bunga. Bahkan sesekali juga keluar minyak,” katanya. Dia mengatakan banyak
umat melakukan persembahyangan di sana. Warga memohon berkat sesuai keyakinan masing-masing. Ada juga yang melakukan ritual, sesuai kepercayaannya. Selain itu, di garis pantai itu juga ada Pura Manik Kembar. Umat Hindu juga banyak yang melakukan persembahyangan di pura itu. Piodalan-nya dilangsungkan setiap Purnama Kapat. Pada hari-hari biasa juga kerap didatangi umat. “Di sana sudah ada
pengempon-nya, setiap purnama atau tilem, selalu ramai pamedek yang tangkil. Tidak hanya dari pengempon, juga umat dari daerah lainnya,” jelasnya. Legenda masyarakat setempat, dari sumber mata air itu pernah keluar ayam. Kemudian, ayam tersebut dipelihara oleh tokoh masyarakat Tulamben. Ayam itu selalu unggul dalam adu ayam (tajen). Suatu saat terjadi nahas. Tokoh masyarakat Tulamben itu dikalahkan
oleh Tuan Ahmad yang saat itu datang dari Bugis. Sejak itulah awal kehancuran dan hilangnya peradaban Tulamben yang dulu amat termasyur. Legenda ini masih dapat dilihat di daerah Merita dan juga Amed. Makam Tuan Ahmad saat ini pun dipercaya masih ada di Pantai Amed. Tetapi, kembali menurut kepercayaan warga setempat. Ditegaskan, hal itu adalah sebuah legenda yang tetap hidup sampai sekarang. (gik)
KLUNGKUNG
12
Rabu Wage, 18 Juli 2018
Cerita I Ketut Darmawan, Warga Desa Tangkas (2-Habis)
Dongkrak Biaya Operasional, Jadikan Sampah Pemikat Wisatawan LANGKAH warga Banjar Meranggen Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung I Ketut Darmawan untuk mengelola sampah tak terbatas menjadikannya sebagai kompos. Langkah inovatif bidang lingkungan ini juga dikemas sebagai paket wisata. Seperti apakah awalnya? Membicarakan sampah, tentu tak bisa dilepaskan dari kesan kotor. Tak sedikit yang berpikir untuk memungutnya. Apalagi yang terbuang sembarangan, seperti saluran irigasi. Pria dua anak ini sudah menggulirkan program pengelolaan melalui Tempat Pengolahan Sampah (TPS) seluas 6 are. Meski awalnya sempat diwarnai penolakan dari warga, gagasannya itu akhirnya berjalan mulus. Ratusan kilogram sampah dapat tertangani setiap hari. Ada menjadi pupuk organik. Ada pula disulap menjadi produk ekonomis. Warga yang terlayani dalam pengangkutan sampah ke TPS
memang membayar Rp 15 ribu per bulan. Namun, itu belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan biaya operasional. Darmawan pun memutar otak. Mencari solusi yang tepat, mampu menjadikan programnya berkelanjutan. Akhirnya, Pada Juni 2018 tercetus ide untuk menjadikan sampah sebagai bagian wisata lingkungan. Ini pun bekerja sama dengan agen perjalanan. Namun, terobosannya itu tak semudah membalikkan telapak tangan. Tetap perlu usaha dalam menggaet wisatawan. Ia pun tak kehabisan akal. Promosi dilakukan secara online. Upayanya ini perlahan membuahkan hasil. Wisatawan
mancanegara mulai ada yang tertarik. Meski hanya sebatas satu orang. Itu tak membuatnya patah arang. Promosi terus digencarkan dengan melibatkan tim kreatif yang terdiri dari anak-anak muda maupun aktivis lingkungan. Usahanya itu berbuah manis. Jumlah wisatawan mengalami peningkatan. ‘’Ada dari Australia, Cina dan Skotlandia,’’ jelasnya, baru-baru ini. Wisatawan tak hanya melihat aktivitas pada TPS. Tetapi juga diajak melakukan aksi bersih-bersih pantai. Salah satunya di Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan. Wisata ini juga tetap dipermanis dengan pengenalan kearifan lokal masyarakat. ‘’Wisatawan juga diajak langsung bersih-bersih pantai. Sampahnya dibawa ke TPS untuk dipilah. Yang bisa pakai kerajinan dikumpulkan untuk praktik. Tetapi untuk wisatawan, tetap juga diperkenalkan kearifan lokal di desa, termasuk juga penge-
nalan konsep tri hita karana,’’ bebernya. Menikmati paket wisata ini, membayar Rp 400 ribu. 10 persen masuk ke TPS untuk menunjang biaya operasional. Sisanya diatur tim kreatif untuk memenuhi kebutuhan lain. ‘’Pada wisata ini, wisatawan merasa mendapat petualangan yang berbeda. Saat bersih-bersih pantai, bisa juga langsung melihat pemandangan. Mereka senang bisa berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan di Bali,’’ ucapnya. Programnya ini tak sebatas mendapat respons positif dari pemerintah Kabupaten Klungkung. Beberapa pemerintah daerah di luar Bali datang ke lokasi untuk studi banding. Tak hanya itu, dari sampah ini pula, sepuluh warga lokal mendapatkan lahan mendulang rupiah. ‘’Pada 2017 juga berhasil menjadi terbaik I business plan TPS 3R seIndonesia Timur,’’ ungkap Darmawan. (sos)
Bali Post/sos
PRAKTIK - Wisatawan mancanegara praktik membuat gantungan kunci menggunakan sampah. Ini digagas warga Banjar Meranggen Desa Tangkas Kecamatan Klungkung, I Ketut Darmawan.
Kondisinya Karut-marut
PDNKK Segera Dirombak Total
Semarapura (Bali Post) Kondisi Perusahaan Daerah Nusa Kertha Kosala (PDNKK) yang karut-marut ternyata sudah disadari Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Menyikapi hal itu, akan segera dilakukan perombakan secara menyeluruh. Mulai dari manajemen hingga unit usahanya.
Bali Post/sos
SIDANG - Suasana sidang paripurna penetapan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2017, Selasa (17/7) kemarin.
Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2017 Ketok Palu
Dewan Minta Pemkab Buat Zonasi Pariwisata
RANCANGAN Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Klungkung 2017 telah ditetapkan menjadi Perda dalam sidang paripurna DPRD Klungkung, Selasa (17/7) kemarin. Meski demikian, sejumlah fraksi tetap memberikan catatan yang dipandang penting untuk mendukung pembangunan daerah selanjutnya. Salah satunya soal zonasi kawasan pariwisata. Sidang tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru dan dihadiri Bupati I Nyoman Suwirta. Dalam pendapat akhirnya, fraksi tak terlalu banyak mengkritisi soal kinerja pemerintah daerah selama setahun. Namun lebih banyak memberikan masukan yang sifatnya konstruktif. Fraksi PDI-P yang dibacakan Anak Agung Gde Bagus mengharapkan dalam penyusunan LKPJ tahun selanjutnya, pemkab perlu lebih fokus menjelaskan capaian-capaian kinerja yang membandingkan
target pembangunan yang telah ditetapkan dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan realisasinya. Selain itu, dalam bidang pendidikan, perlu ada upaya meningkatkan capaian ratarata lama sekolah. Selain itu, dalam bidang infrastruktur, perlu dijadikan skala prioritas untuk ditangani. Saran juga disampaikan untuk pengelolaan sampah. Ke depan harus ada sistem baku dengan tujuan jelas. Tidak bersifat sporadik dan berganti-ganti sehingga hasilnya tidak terasa. Khusus untuk pariwisata, terutama di Nusa Penida, pemkab didorong untuk segera menyiapkan grand design. ‘’Zonasi dan tema pariwisata dan konsepnya harus jelas,’’ ungkapnya. Berbeda dengan Fraksi Partai Hanura. Melalui pembaca Luh Andriani, tidak ada saran yang disampaikan. Langsung menyatakan setuju ranperda yang sudah dibahas melalui serangkaian rapat untuk ditetapkan menjadi perda. Demikian pula dengan
Fraksi Partai Golkar dan Partai Gerindra. Sementara itu, Fraksi Partai Demokrat, selain infrastruktur juga menekankan penyertaan modal pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) supaya dapat terkendali dan terawasi secara maksimal. Ada pula soal investasi, terutama bidang kepariwisataan harus benar-benar mengacu pada regulasi. ‘’Harus ada langkah-langkah pencegahan lebih dini untuk antisipasi pelanggaran,’’ kata pembaca I Made Jana. Pendapat akhir Fraksi Persatuan Nasional yang dibacakan I Ketut Sukma Sucita memandang dalam perencanaan anggaran ke depannya, perlu dikaji lebih komprehensif dan efisien. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta merespons positif saran tersebut. Itu dipandang sebagai bagian berdemokrasi. Pemkab pun segera menindaklanjuti supaya ke depan Klungkung bisa lebih baik. ‘’Tentu itu akan kami tindak lanjuti. Termasuk soal zonasi pariwisata,’’ ucapnya. (ad933)
Wakil Ketua DPRD Dilengserkan Semarapura (Bali Post) Wakil Ketua DPRD Klungkung Ida Ayu Made Gayatri dilengserkan induk partainya, Partai Hanura. Tak jelas apa yang menjadi alasan keputusan tersebut. Hal ini pun menambah dinamika politik di Klungkung, yang mana sebelumnya Sekretaris DPC Partai Hanura Klungkung I Nyoman Suastika mengundurkan diri jelang pendaftaran bakal calon legislatif. Ketua
Ida Ayu Made Gayatri
Bali Post/ist
DPC Partai Hanura Klungkung I Wayan Suyasa, Selasa (17/7) kemarin, mengakui adanya usulan penggantian Ida Ayu Made Gayatri. Jabatan Wakil Ketua DPRD kini dipercayakan kepada Ketua Fraksi Hanura I Wayan Buda Parwata. Sementara itu, Buda Parwata enggan membeberkan alasan penggantian tersebut. Ditegaskannya, hal tersebut bersifat internal. ‘’Itu di internal kami, kaitan dengan organisasi kami. Itu sudah sesuai AD/ART. Pada intinya, kepentingan organisasi,’’ ungkapnya. Sementara itu, Ida Ayu Gayatri mengaku belum mendapatkan informasi resmi soal itu. Namun, dia meyakini keputusan itu buntut dari keputusannya yang tak mau menjadi caleg lagi, di samping digoyang isu hendak pindah partai. Ditegaskannya, dalam kaitan pileg, sebagai bentuk loyalitas terhadap partai, suaminya telah mencalonkan diri untuk maju. Namun, tanpa alasan jelas justru dinyatakan tidak lolos verifikasi. Atas persoalan itu, ia mengaku akan mengambil sikap, namun terlebih dulu melihat AD/ART partai. Sebagai konsekuensinya, kini dia hanya menjabat sebagai anggota DPRD. (kmb45)
‘’PDNKK tidak mampu menutupi biaya operasionalnya. Ada kerugian, tetapi tidak banyak. Kita akan segera ambil langkah-langkah. Harus segera direvitalisasi,’’ ungkapnya, Selasa (17/7) kemarin. Orang nomor satu di Klungkung asal Nusa Ceningan Kecamatan Nusa Penida ini mengungkapkan, perusahaan tersebut menggarap percetakan dan penjualan alat tulis kantor (ATK). Guna mendongkrak pendapatannya, diakui seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah diimbau untuk bisa bekerja sama. Namun, hal tersebut diwarnai riak-riak. ‘’Tetapi saya tidak akan memaksa karena waktu itu hanya imbauan. Awalnya tetap bisa berjalan. Seiring dengan waktu, rupanya semakin berkurang. Jadi PDNKK tidak mampu menutupi biaya operasionalnya,’’ katanya. Tak dimungkiri, perlakuan pemkab terhadap perusahaan yang juga mengelola sarang walet di Nusa Penida ini kurang maksimal. Ada kesan ‘’menganaktirikan’’. Berbeda hal-
nya dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang diberikan penyertaan modal supaya bisa semakin berkembang. ‘’Kita akan segera support. Harus ada penyertaan modal,’’ sebutnya. Perusahaan ini juga dinilai harus mampu menangkap peluang-peluang yang ada dalam daerah. Misalnya, menggarap city tour yang membebankan pungutan. Mendukung ini, juga diperlukan keberanian dari manajemen dan harus memiliki visi misi yang lebih luas. ‘’Perusahaan ini mungkin bisa sebagai badan pengelola. Tidak hanya berkutat pada usaha yang ada sekarang saja. Perusahaan harus bisa zaman now juga. Ada peluang-peluang yang bisa ditangkap,’’ tegas mantan Manager Koperasi Pasar Srinadi ini. Diakui pula, selama ini sumber daya manusia (SDM) pada perusahaan itu tidak mau mengembangkan diri. Ada kecenderungan mengikuti keadaan. Suwirta pun mengaku ewuh-pakewuh menyikapi ini. ‘’Kalau dikeluarkan, kasihan. Sekarang saya mencari pengganti
kantor. Seharusnya ini perlu dikelola sebaik mungkin. ‘’Bupati sudah memberikan surat edaran yang mengimbau OPD untuk melakukan percetakan di sana. Begitu juga dengan ATK. Ini kan sudah jelas. Harus ditindaklanjuti lagi dengan komunikasi. Jangan dibiarkan begitu saja,’’ tegasnya. (kmb45)
direktur. Harus lebih berani,’’ imbuhnya. Sebelumnya, anggota Komisi III DPRD Klungkung I Ketut Sukma Sucita menuding kondisi perusahaan yang demikian sebagai imbas manajemen yang tak inovatif dalam pengelolaan. ‘’Perusahaan ini perlu berinovasi dan melakukan terobosan-terobosan, barang apa yang layak dijual untuk mengembangkan perusahaan. Tidak saja berpatokan dengan unit yang ada sekarang. Tetapi bagaimana bisa mengembangkan produkproduk lain,’’ ungkapnya. Ketua DPD Partai Nasional Demokrasi (NasDem) Klungkung ini menilai sesungguhnya perusahaan tersebut telah memiliki pangsa yang jelas. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Klungkung telah menjadi pelanggan percetakan dan penjualan I Nyoman Suwirta alat tulis
Bali Post/sos
Pemasaran ’’Online’’
Kualitas Produk Jangan Diabaikan Semarapura (Bali Post) Pemasaran produk melalui online belakangan semakin tren. Cara ini lebih banyak diterapkan wirausaha muda. Di tengah hal itu, yang menjadi perhatian tak hanya kecepatan dalam pelayanan, namun juga kualitas produk. Demikian disampaikan Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung I Wayan Ardiasa, Selasa (17/7) kemarin. Pejabat asal Jembrana ini menyebutkan pemkab mendorong pemasaran produk UKM, seperti kain endek maupun lainnya untuk berbasis informasi teknologi. Ini tak hanya lebih mudah, namun juga mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan pengelolaannya tidak harus membutuhkan
tempat khusus. ‘’Kami mendorong untuk itu. Sudah banyak yang menerapkan,’’ sebutnya. Dari sisi kecepatan promosi sudah mampu terpenuhi dengan cara itu. Meski demikian, pembinaan kepada pelaku UKM terus digulirkan. Stabilisasi maupun peningkatan kualitas tetap harus diperhatikan. ‘’Kualitas harus dijaga,’’ tegasnya. Sistem online salah satunya digunakan wirausaha yang bergelut dalam penjualan endek, I Putu Agus Aksara Diantika. Menurutnya, itu sangat membantu. Tak dimungkiri, ada konsumen yang ragu dengan barang-barang yang dipajang. ‘’Konsumen memang ada ekspektasinya berbeda dengan barang di online. Untuk menjaga kepercayaan,
Bali Post/sos
KAIN ENDEK - Kain endek yang dijual di Pasar Seni Semarapura. Belakangan pemasaran online menjadi tren. Pemkab pun mendorong pelaku UKM tak mengabaikan kualitas.
pada produk sudah diisi keterangan. Foto itu juga 90 persen sama seperti aslinya,’’ ungkapnya. Tak hanya itu, bagi konsumen yang masih ragu, juga dapat melihat langsung ke outlet. Wirausaha muda ini juga menyebutkan penjualan
dengan cara tradisional juga tetap dilakukan. Bahkan pendapatannya cenderung stabil. ‘’Penjualan online belum memengaruhi penjualan secara tradisional. Itu tetap ramai. Konsumen banyak yang senang melihat langsung,’’ imbuhnya. (kmb45)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Rabu Wage, 18 Juli 2018
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN *Dcr Cook Wanita & Waitress Hub / WA : 08123929167
B.BP.166.07.18.0000849
*Dicari Cook,Waiter/Waitress Hub .WA : 082237465587
B.BP.166.07.18.0000850
Dcr Lls SMU-S1 utk Guru PG/TK ada Diklat. Lgs Krj. 0811380028
B.BP.821.07.18.0000638
Dcr Sgr S1 Teknik Sipil.Email Lam ke:balienergyc@gmail.com
B.BP.164.07.18.0000919
Dcr:FO,HK,Bs.Shift Malam.Puri Asih Htl, Jl.Pantai Kuta 40, Kuta
B.BP.001.07.18.0000783
!!!Admin & Penagihan.CV krm ke personalia_27@yahoo.com
Dcr PRT,Serabutan Jl.Cekomaria Gg.Karya No.9 Dps,082247484950
B.BP.001.07.18.0000888
Dcr Reserv+ACCT Staff Ex.Min 1th,Bhs Ingg+Comp. Telp:287555 CV: ptworldsurfaris@gmail.com
B.BP.001.07.18.0000883
Dcr Sales L/P D3/SI min.23Th, B.Ing.Lisan/Tulis. Masterselam Bypas Ngr Rai 314 Sanur 283138
B.BP.001.07.18.0000882
Dcr Villa Manager dan Tukang Kebun utk Villa di Canggu,Echo Beach, Berpengalaman, Bhs Inggris, Hub.0821 4479 1014
Dcr Sopir SIM B1/A & Gudang, Pria SMA U/Pers Distributor Lam.Jl.Gn Himalaya Slt 6 DPS Tlp :418531 WA :08124646409
B.BP.001.07.18.0000901
Dcr Teknisi Laki2 SMK/Sdrjt Rajin,Jjr,TnggungJwb.MasterSelam ByPas Ngr Rai 314 SNR/283138
B.BP.001.07.18.0000881
Dcr penjaga Wr.Makan & Tukang masak cewek di Kuta. Gj.1,5jt Hub.085737047959
B.BP.004.07.18.0000909
Dicari PRT Tinggal Dalam Gaji Memuaskan.Hub:08123660036
B.BP.004.07.18.0000921
B.BP.001.07.18.0000869
B.BP.001.07.18.0000868
#Dream Maker E.O# Want Staff Creative WA:085739133892
B.BP.001.07.18.0000893
BPR.SEN butuh AO,Kabag Kredit, Kabag Oprasional,Admin(Wnt) Max 35th Hub:423974, Jl.Thamrin 23
G.05
Sopir SIM B1 untuk truk angkut air, tinggal wilayah Tabanan. Lam. E: coffeebali18@gmail.com
G.06
Sopir SIM A untuk sopir Canvas air minum domisili Tabanan/Dps. Lam.E:coffeebali18@gmail.com
G.07
Dibutuhkan Villa Coordinator. menguasai bahasa Inggris. Memiliki pengalaman dibidang yang sama. Tlp.0361 289742 CV: asahrd2018@gmail.com
B.BP.001.07.18.0000874
Dbthkn Sales&Admin Perush Distributor Minuman.Krm Lmrn PT. Berkat Perkasa Jl.Ry Sempidi 18A Br.Kangin Sempidi/8450682
B.BP.001.07.18.0000887
B.BP.001.07.18.0000846
Dicari Adm untk Shwrm Mbl Jl.P.Kawe 44 A Dpn Alfamart 081999036877
Dcr 1Org Pngelola Kntr Wnt Max 30Th SI Bs IT.Lmran Gatsu IV/8 Dps (21 Juli lngsg Interview)
B.BP.004.07.18.0000838
Dcr Adm online,Sales, Sopir bisa matic,B1,Teknisi STM Gj+Bns+Kms+BPJS Lam PT.PMA Jl.Bedahulu XVII/7, Dps
B.BP.821.07.18.0000917
Dcr PRT&tunggu kost Sim A,KTP Bali 08123928624,085100492291
B.BP.001.07.18.0000784
Koperasi Wanita Raka Dewi Bali Membthkn:1)Manager:S1, pglm 2th dibdngnya, L/P max.45th; 2)Kasir:S1/sdrjt,wnt,max.30th; 3)Admin:S1/sdrjt,bisa Bhs Inggris/ Mandarin wnt, max.27th; 4)Accounting:S1 brpnglm 2 th dibidngnya, max.35 th.Krm CV: ketua@rakadewibali.com/ WA: 081353976118/Hub. lebih lanjut: www.rakadewibali.com
G.04
Bhuwana Ubud Hotel We’re hiring:Gardener,Security and Engineering.Please send your CV to:aom@bhuwanaubudhotel.com or WA:081238650279
B.BP.001.07.18.0000822
G.02
Tenaga CS laki untuk tamatan SMP. Lam. ke Warung 63, Jl. Veteran, E:coffeebali18@gmail.com
B.BP.004.07.18.0000837
Dcr 8org SopirB1/A&Tng Angkat2 GjMin80Rb/Hr,Kos+U.Mkn,Makmur AbadiBangunan Jl.T.Umar Brt888
Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar
G.03
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel PkebunanResto Pasti Brangkat.Line WA081375409869&087754689692
Dcr 2 org Staf Gdg P/W & Sopir PT.Karya Safari,H.081803697442
G.01
Satpam/waker untuk tugas di wilayah Kuta. Lamaran ke email:coffeebali18@gmail.com
B.BP.001.07.18.0000877
B.BP.001.07.18.0000870
Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar
B.BP.001.07.18.0000899
Dcr Sgr 3 org Sopir Pribadi, 1 org Personal Asisten Telp.9376132-33/089636747339
B.BP.001.07.18.0000746
Dcr Sgr Sopir Pribadi Bw Matic Hub:085238321559/0361-751223
B.BP.001.07.18.0000872
Dcr Sopir Matic Max.40Th,SIM A Umum,Br.Batur,Peguyangan Kaja, Dps Utara Hub.085100480049 B.BP.004.07.18.0000474
Dibutuhkan Receptionist & Cook Kirim CV ke The Amasya Villas Jl.Kayu Aya 88 Seminyak 731601
Dicari Sopir,Penjahit,Tk.Patrun Serabutan Hub:082237777767
B.BP.004.07.18.0000687
Dicari segera pembantu yang sdh pengalaman Kerja sama orang asing gaji Bulanan Sms/WA saja +62 82 236 427 248
B.BP.001.07.18.0000920
Dicari staf Tenik Arstk, Tenik Sipil & Drafter Fresh / berpengalaman. Krm CV ke ciptabaliarchitect@gmail.com
B.BP.001.07.18.0000834
Dicari:Therapist Sebanyak2nya, P,Min SMU(2,5Jt+16Rb/Jam Instv Cleaning Servis,L/P (2,5Jt+500 rb Instv)Penglman Min 1Th.Lam: Jln Kayu Jati No.2 Petitenget
SERVICE
BENGKEL LAS SERVICE Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
Djl Cpt Tnh/Rmh 2,75Are Kerta Petasikan 2/7 Sidakarya Hub. 081237668700 No Perantara
B.BP.001.07.18.0000845
B.BP.821.07.18.0000916
BANGUNAN Jasa Service Bngnan, Anti Bocor Cat,Politur,dll . H.087862222586
B.BP.001.07.18.0000902
DIJUAL RUKO 2 Ruko Kertha Wijaya Blok AI, Buluh Indah 26C H:085100867168
B.BP.001.07.18.0000295
Dijual Ruko Jln.Ratna Dps DP 10% Bunga Krd 0.9% Perbln Hub:082236881191/081805374433
B.BP.004.07.18.0000128
RUPA-RUPA Badut,MC,Sulap,Dekorasi Balon, Games,MurahKeren,081338544255
B.BP.001.07.18.0000871
Cuci Gudang Alat Fitnes Second Hub.08123634805/082131234798
B.BP.001.07.18.0000898
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228
Segera!!! Jaminkan BPKB Anda di Kami. Hub:(0361) 8423787/88
B.BP.001.07.18.0000779
B.BP.141.07.18.0000911
B.BP.001.07.18.0000889
B.BP.001.07.18.0000897
B.BP.001.07.18.0000680
Ymh Bisma Dicari Mekanik, Supir,SMK/S1 Ekonomi/D1 Hub: Teuku Umar 142 Dps
KEHILANGAN Hlg BPKB No.I08697437-O DK 5916 DB A.n.I Wayan Madri
B.BP.001.07.18.0000757
B.BP.001.07.18.0000876
DIJUAL MOBIL HONDA
B.BP.001.07.18.0000922
FOTOCOPY
B.BP.001.07.18.0000894
DIJUAL TANAH
Dicari!!! Tanah Strategis di Ubud untuk Di-develop/Dijual Kembali, Budget 10-20 Milyar Hub:Purnama 085881515449
Sopir KTP Bali,Hapal Wil Dps. Tk.Ketik Kompt.SMS:08123809013
B.BP.001.07.18.0000885
DIJUAL MOBIL
Rmh,Tnh 2A Jl DewiSri Gg.Jeruk Batubulan Hp:085738930311.Dewi
B.BP.001.07.18.0000903
DICARI TANAH
Djl 1 Barung Gong Kebyar Antik /Lama,Murah,Bagus, 08123948476
Avanza G’09 As Bali Silver AdaTV,banBaru2,T.087860391057
SERVICE
B.BP.001.07.18.0000923
DIJUAL TANAH Djl Tnh 300m2(10x30m)SHM Lok Gatsu Tmr Dps,081238290992.TP
Sekolah Doremi Mencari Guru PPKn,Sejarah&Satpam,Kirim CV ke:hrdbsch@gmail.com/Jl.Tukad Badung No.88 Tlp.085238152121
Urgent. Dbtuhkan Staff Tukang/ Kepala Tukang(Mandor) brpglaman Gaji Tinggi. Tlp.0361 289742 CV: asahrd2018@gmail.com
B.BP.001.07.18.0000886
Rumah 1,33Are 3K.tidur Lok. Panjer Jual Cepat,085100937334
B.BP.004.07.18.0000908
Dibtuhkan secepatnya Gardener villa untk area Seminyak.Rajin & brpnglaman. Tlp.0361 289742 CV: asahrd2018@gmail.com
B.BP.166.07.18.0000924
DIJUAL RUMAH
B.BP.001.07.18.0000875
Dicari Pembantu Wanita Part Time Jam 10 s/d Jam 4 Kerja di Villa Seminyak Jl.Drupadi, Gaji Menarik Hub.08970929813
B.BP.004.07.18.0000829
B.BP.141.07.18.0000912
Perusahaan Ekspor pakaian jadi di Seminyak membutuhkan staf QC,produksi dan pengiriman. Diutamakan pernah bekerja di garmen dan berpengalaman di bidang Tsb. Email CV ke chrisma@faithfullthebrand.com atau kirim ke Jl.Drupadi No.9 Seminyak(seberang Harris
Dcr Tng Pelaksana Proyek & Drafter(Gmbr Bngnn)Tmtn SMK (Pglm tdk diutmkn) Hub: 085100434106 WA
B.BP.001.07.18.0000744
AvanzaG’2011 Silver asBali Mls Prbd,082341251453/081933610070
B.BP.001.06.18.0001057
Dicari Cook Cewek Single.Bawa lamaran langsung ke Imani Villas. Jln.Bumbak No.109 Krobokan Tlp:8475056
B.BP.001.07.18.0000879
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Medical Representative-S1-4JT L/P,CV:kantorbali77@gmail.com
Dcr Tmt SMK Akunt Sbg Staf Keu Tmt S1/SMK Sipil Sbg GS,SM,LOG Plaksana&Admin.HB:PT Adi Murti Plawa37Dps/224109/08113975654
B.BP.001.07.18.0000890
Informasi pasang iklan Telepon
Dijual Mobilleo RS Th 2016 Hubungi:0811397577
B.BP.001.07.18.0000873
Dijual mobil CRV’01 matic Hp. 081295294819 B.BP.004.07.18.0000910 NISSAN
Nissan XTrail 2010 2.5 Xtronic -CVT. Hub: 08123989518 B.BP.001.07.18.0000840 TOYOTA
PENGUMUMAN Djl tanah 2A Dalung BU Segera Hub.082147454248
B.BP.164.07.18.0000918
2 Tnh 26A Sunset Road,Seminyak 5,33A Gatsu Brt H:085100867168
B.BP.001.07.18.0000296
Dijual Tanah Kav Lok.Jl.Tukad Balian,dll .Hub.0811398086 B.BP.001.07.18.0000649
Dijual tanah LT 8308m2 Lok. Lombok Utara Tnh & bangunan LT 300m2 Lok.Gelgel Klungkung Hub.Tim Likuidasi 085333538057 / 082388292898 B.BP.004.07.18.0000907
Lelang Benda Sitaan Pasal 45 KUHAP Ditreskrimsus Polda Bali 1 Paket(Tabung Gas LPG 3Kg&12 kg)Senin 23/7/2018 Pukul:13.00 WIB atau 14.00 Wita,Via https: //www.lelangdjkn.kemenkeu.go. id, Info Pengumuman Selebaran terdapat di Ditreskrimsus Polda Bali B.BP.001.07.18.0000878
BIRO JASA Bntu Lap Pajak SPT Tahunan PKP NPWP SIUP IMB 081338344155 B.BP.001.07.18.0000914
BANGLI
14
Rabu Wage, 18 Juli 2018
Jalan Jebol di Sulahan Tak Kunjung Diperbaiki
Wabup Mengeluh Sering Dimaki Warga di Medsos Bangli (Bali Post) – Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengaku sering dimaki-maki warga di media sosial (medsos). Pemicunya, lantaran jalan jebol di Desa Sulahan, Kecamatan Susut yang merupakan jalan menuju kampung tempat tinggalnya tak kunjung mendapat perbaikan. Kenyataan itu diungkapkan Sedana Arta saat memimpin apel disiplin di Lapangan Kapten Mudita, Bangli, Selasa (17/7) kemarin. Dalam apel yang diikuti seluruh pegawai di Lingkungan Pemkab Bangli tersebut, Sedana Arta memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUTRPerkim) Kabupaten Bangli untuk secepatnya merealisasikan kegiatan-kegiatan yang sudah direncanakan. Salah satunya, kegiatan perbaikan jalan menuju kampung halamannya di Desa Sulahan yang jebol sejak setahun terakhir. Akibat tak kunjung ada perbaikan terhadap jalan tersebut, kata Sedana Arta, dirinya sering menerima keluhan masyarakat. Bahkan, dirinya juga sering dimaki-maki warga di medsos lantaran kecewa dengan lambannya penanganan pemerintah terhadap jalan jebol tersebut. “Itu di media sosial, wakil
bupatinya dimaki-maki,” keluhnya. Menyikapi kondisi tersebut, Sedana Arta secara tegas meminta Kepala Dinas PUTRPerkim Wayan Lawe untuk profesional dalam melaksanakan tugasnya. Pejabat bersangkutan diminta menjalankan tugas utama dalam memperbaiki infrastruktur jalan secara merata sehingga masyarakat bisa tercerdaskan. “Jangan lihat Sedana Arta secara pribadi. Tapi posisikanlah diri. Ada halhal yang jadi tugas utama kita. Itu adalah jalan utama menuju SMPN 1 Susut, jalan utama menuju puskesmas induk dan jalan utama ke kabupaten. Jadi, saya minta Kadis PU tolong profesional,” tegasnya. Selain soal jalan jebol, dalam apel kemarin Sedana Arta juga menyampaikan beberapa arahannya kepada seluruh OPD dan jajaran ASN peserta apel. Dia mewantiwanti ULP dan kelompok kerja (Pokja) yang ada untuk bekerja sebaik-baiknya, mumpung masih bulan Juli. Dengan situasi yang sekarang, dia mengingatkan semua harus bekerja dengan berpegang pada aturan yang ada. Dengan demikian, diharapkan Kabupaten Bangli yang saat ini sudah semakin baik implementasi APBD-nya, ke depan
dapat lebih meningkat. “Sehingga, WTP tidak menjadi hal yang susah payah kita dapatkan dan kita pertahankan,” kata Sedana Arta. Soal kebersihan, dia juga meminta kepada seluruh ASN untuk mengkampanyekan stop buang sampah sembarangan di masyarakat. Seluruh lurah diminta rutin mengadakan gotong royong dengan melibatkan masyarakat. Sementara itu, Kepala Dinas PUTRPerkim Kabupaten Bangli Wayan Lawe saat dikonfirmasi terpisah usai apel kemarin mengatakan, penanganan terhadap jalan jebol yang ada di Desa Sulahan, Susut rencananya segera dilakukan pada anggaran perubahan 2018. Untuk memperbaiki jalan tersebut, anggaran yang dipasang sekitar Rp 400 juta. “Untuk pembuatan DPT (dinding penahan tanah) dan pengaspalan,” ujarnya. Lawe mengatakan, jalan menuju rumah Wabup Sedana Arta tersebut mulai jebol sejak Januari lalu. Hanya saja, saat itu jebolnya sedikit. Untuk memperbaikinya, pihaknya sejatinya telah menganggarkan Rp 200 juta. Namun belum sempat diperbaiki, kerusakan jalan ternyata semakin parah lantaran terus menerus diguyur hujan. (kmb40)
JEBOL - Kondisi jalan jebol yang sudah nyaris putus di Desa Sulahan, Kecamatan Susut.
Tiga Usaha Pariwisata di Sekitar Danau Batur
Tak Miliki IPAL Biosistem
Bangli (Bali Post) – Tiga dari enam usaha pariwisata yang ada di sekitar Danau Batur, Kintamani tidak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Biosistem. Padahal, ketiga usaha pariwisata yang menyediakan restoran dan pemandian air hangat alami tersebut sudah beroperasi sejak lama. Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli, dari enam usaha pariwisata berskala besar yang ada di sekitar Danau Batur, baru tiga yang sudah memiliki IPAL Biosistem. Tiga usaha tersebut di antaranya Puri Bening Hayato, Toya Devasya, dan Hotel Segara. Sedangkan tiga lainnya belum memiliki IPAL untuk mengolah limbah yakni Batur Hotspring, Restoran Seked dan Resto Apung. Dikonfirmasi Selasa (17/7) kemarin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli Ida Ayu Yudi Sutha mengatakan, terkait keberadaan usaha pariwisata yang belum memiliki IPAL, pihaknya selama ini sudah cukup ser-
ing memberikan sosialisasi dan saran kepada pihak pemilik usaha agar membuat IPAL. Dalam waktu dekat ini, pihaknya berencana kembali turun ke tempat-tempat usaha yang dimaksud untuk mengingatkan agar segera melengkapi IPAL. Pihaknya juga akan memberikan opsi mengenai cara mengolah limbah yang benar hingga tidak mencemari lingkungan. Jika setelah beberapa kali sosialisasi ternyata pihak pemilik usaha tidak menindaklanjutinya dengan melakukan pembenahan, maka DLH akan memberikan peringatan. Bahkan, tidak menutup kemungkinan DLH juga akan mendatangkan Dirjen Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian untuk diajak
menindak langsung pelanggaran tersebut. “Kita tidak bisa langsung melarang, tapi harus memberikan solusi terlebih dahulu,” ujar Yudi Sutha. Kabid Penataan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Gusti Ngurah Laksana menambahkan, IPAL Biosistem wajib dimiliki usaha restoran maupun hotel yang skalanya besar. IPAL biosistem merupakan IPAL khusus untuk mengolah limbah cair dari dapur maupun kamar mandi. “Tingkat filtrasinya beda dengan IPAL yang dipakai usaha skala kecil,” katanya. Terkait tiga usaha pariwisata yang belum melengkapi IPAL biosistem, kata Laksana, DLH selama ini sudah sering melakukan sosialisasi dan pembinaan. Sejauh ini,
Batur Hotspring dan Restoran Seked sudah menyampaikan kesiapannya untuk membuat IPAL. Sementara untuk Resto Apung, belum jelas. Laksana mengatakan, Resto Apung yang selama ini banyak dikunjungi tamu penting Pemkab Bangli juga disinyalir kerap membuang limbah berupa sampah dapur sembarangan di Perbatasan Desa Abang Batudinding. Pihaknya mengaku sudah mengamatinya sejak lama. “Mereka berkelit, tapi kami orang lingkungan tahu karakteristik sampahnya,’’ ujarnya. Laksana menambahkan, keberadaan Resto Apung juga melanggar aturan karena mencaplok badan danau. Badan danau yang digunakan untuk restoran panjangnya sekitar 25 meter. Karena mencaplok badan danau, dipastikan restoran tersebut tak mengantongi izin lengkap. (kmb40)
Bangli (Bali Post) – Masa pendaftaran bakal calon anggota legislatif (bacaleg) resmi ditutup Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli, Selasa (17/7) kemarin. Berdasarkan data terakhir hingga pukul 19.30 wita, total jumlah parpol yang sudah menyampaikan bacalegnya ke kantor KPU Bangli sebanyak sembilan
parpol. Kesembilan parpol yang tercatat telah mendaftarkan bacalegnya, yakni NasDem, PDI-P, PKPI, Hanura, Golkar, Demokrat, Gerindra, PSI dan Perindo. Dua parpol pertama telah menyampaikan bacalegnya, Senin (16/7) lalu. Sementara tujuh parpol lainnya menyampaikan bacalegnya pada Selasa
kemarin. Komisioner KPU Bangli Gede Roy Suparman mengatakan, pada hari terakhir masa pendaftaran bacaleg kemarin, pihaknya akan menunggu kedatangan parpol untuk menyerahkan daftar bacalegnya hingga pukul 24.00 Wita. Ia mengatakan, sebagaimana informasi yang diterimanya, ada beberapa
parpol lainnya yang berencana menyusul menyampaikan bacalegnya ke KPU. Menurut Roy, pascaditutupnya masa pendaftaran, nantinya tahap selanjutnya akan dilakukan, yakni verifikasi administrasi bakal calon. Pada September mendatang akan dilaksanakan penyusunan dan penetapan daftar calon tetap. (kmb40)
Bali Post/kmb40
ing itu, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan Disparbud mengenai jumlah pedagang acung yang nantinya akan ditampung di sana. Sudibya mengatakan, saat ini pihaknya masih sedang fokus untuk melakukan penataan dan pemanfaatan Pasar Seni Geopark. Sesuai rencana, lantai II Pasar Seni Geopark yang selama ini dibiarkan kosong akan dipakai untuk menampung pedagang acung. Sementara lantai III akan dipakai untuk ruang pameran dan sebagian untuk kantor sektretariat badan pengelola. “Minggu-minggu ini kami akan sosialisasikan lagi kepada pedagang acung agar mau diarahkan pindah ke Pasar Seni Geopark,” ujarnya. Dalam sosialisasi itu, pihaknya akan melibatkan Satpol PP dan perbekel setempat. Pihaknya menargetkan upayanya itu terealisasi secepatnya, terlebih dalam waktu dekat di tempat meninjau panorama di Penelokan akan mulai dikerjakan proyek penataan. “Mau tidak mau, mereka kan harus pindah dari Penelokan ke dalam pasar,” imbuhnya. (kmb40)
Sembilan Parpol Serahkan Daftar Bacaleg
Tak Jelas, Kelanjutan Rencana Bupati Sewa Bangunan Restoran Bangkrut
Bangli (Bali Post) Bupati Bangli I Made Gianyar sempat berencana akan menyewa sebuah bangunan restoran di Kintamani yang telah bangkrut untuk dikelola menjadi tempat penampungan pedagang acung. Selain dijadikan tempat menampung pedagang acung, bangunan restoran yang akan disewanya itu juga bakal dijadikan semacam foodcourt. Namun sampai sekarang, kelanjutan rencana tersebut tak ada kejelasan. Dalam rencananya yang disampaikan sekitar tahun 2016 lalu itu, Bupati Made Gianyar sempat mengatakan akan mengontrak salah satu restoran bangkrut. Semua pedagang acung yang selama ini berkeliaran di Penelokan akan dimasukan ke sana. Restoran yang akan dipilih untuk disewa adalah yang memiliki ukuran bangunan cukup besar dengan areal parkir yang luas. Dengan areal parkir yang luas, nantinya kendaraan wisatawan maupun travel yang berkunjung ke Kintamani bisa diparkir di tempat tersebut. Namun, hingga 2018 ini, rencana tersebut ternyata
RESTORAN - Salah satu restoran di Kintamani yang sudah lama tidak beroperasi. masih sebatas wacana. Tidak ada progres jelas dari rencana tersebut. Bupati Bangli I Made Gianyar yang dikonfirmasi terkait hal itu, Senin (16/7) lalu, belum mau berkomentar. Ia mengaku akan menanyakan hal tersebut ke OPD terkait yang sempat diperintahkannya untuk mengurus rencana itu yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bangli.
Sementara itu, Kepala Disperindag Bangli Nengah Sudibya saat dikonfirmasi terpisah, Selasa (17/7) kemarin mengatakan, terkait rencana Bupati menyewa salah satu bangunan restoran di Kintamani yang telah bangkrut untuk dijadikan tempat menampung pedagang acung, pihaknya sejauh ini masih melakukan pendataan terhadap restoran-restoran yang bangkrut. Pendataan menyangkut kepemilikan dan luas areal restoran. Di samp-
Bali Post/kmb40
Bangunan Sasana Budaya Giri Kusuma Tak Terurus
Bangli (Bali Post) Gedung Sasana Budaya Giri Kusuma Bangli kondisinya kini sangat memprihatinkan. Gedung yang dulunya dibangun pemerintah untuk menggelar kegiatan seni dan budaya ini nampak tak terurus. Selain mengalami jebol pada bagian atap wantilan, beberapa bangunan lainnya yang ada di areal tersebut juga terlihat sangat kotor dan tidak terawat. Bahkan, salah satu bangunan yang ada di sisi timur sudah tidak lagi kelihatan karena tertutup semak belukar. Berdasarkan pantauan, Selasa (17/7) kemarin, sejumlah bangunan sangat kotor. Pada bangunan wantilan yang atapnya ambruk, terlihat puing-puing bangunan yang dibiarkan berserakan di tengah wantilan. Pada dua bangunan balai yang ada di sisi timur, lantainya terlihat berdebu dan berkerak. Sebagian dinding bangunan yang berbahan bata dan paras juga tertutup lumut. Padahal dilihat dari kondisi strukturnya, dua bangunan yang ada di sisi timur masih cukup kokoh. Kondisi serupa juga terlihat pada bangunan yang ada di barat areal Sasana Budaya. Kesan tak terawat sangat nampak dari banyaknya lumut dan rumput liar yang merambat di atas atap bangunan toilet. Kondisi yang paling parah terlihat pada sebuah bangunan yang ada di pojok tenggara. Lantaran tak pernah dirawat, bangunan tersebut kini sudah tak
Bali Post/kmb40
TAK TERAWAT - Kondisi bangunan di areal Sasana Budaya Giri Kusuma, Bangli yang kotor dan tak terawat. lagi bisa dilihat jelas karena tertutup semak belukar. Kabag Umum Setda Bangli Made Mahindra Putra saat dikonfirmasi menjelaskan, Sasana Budaya Giri Kusuma asetnya tercatat di Setda. Untuk membersihkan areal Sasana Budaya, Mahindra mengaku pihaknya selama ini dibantu oleh Dinas Lingkungan Hidup yang kebetulan kantornya satu lingkup di areal tersebut. Pihaknya kini tengah berencana akan mengusulkan agar aset Sasana Budaya Giri Kusuma dilimpahkan dan dikelola Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Bangli. “Karena kami kewenangannya hanya mengelola di
lingkup Sekretariat Daerah saja,” ujarnya. Terkait segala kerusakan yang ada pada bangunan di areal Sasana Budaya, Mahindra mengatakan nantinya hal itu akan dirancang BKPAD untuk direnovasi total. Sehingga ke depan areal tersebut bisa dimanfaatkan kembali untuk menggelar kegiatan pementasan seni dan budaya. “Selama ini, Sasana Budaya dipakai untuk menggelar kegiatan yang melibatkan banyak orang. Mengingat kondisinya seperti itu (rusakred), maka sementara tidak dimanfaatkan dulu sampai rencana pembangunan berikutnya kelar,” ujarnya. (kmb40)
15
Rabu Wage, 18 Juli 2018
Bali Jangan Selalu Tanah Pemerintah Sebaiknya Dikonotasikan Dimanfaatkan untuk Umum Pariwisata Murahan WARUNG GLOBAL
ASET tak bergerak berupa tanah yang dimiliki Pemprov Bali kembali mendapat sorotan Dewan. Mereka meminta Pemprov Bali khususnya Gubernur agar inovatif dalam mengelola aset tanah yang tersebar dan jumlahnya tak sedikit tersebut. Harapannya bisa memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat Bali. Demikian opini yang mencuat dalam acara dialog interaktif Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Selasa (17/7) kemarin. Berikut rangkuman selengkapnya. Fera di Tabanan menyarankan agar aset milik pemerintah ini sebaiknya dioptimalkan sehingga bisa menghasilkan pendapatan. Misalnya dibuat kompleks ekonomi dan perdagangan atau pasar. Hasilnya bisa untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak. Sementara Arya di Denpasar berharap agar aset milik pemerintah dikelola secara transparan. Karena masyarakat awam tidak tahu bagaimana, seperti apa dan di mana aset milik pemerintah itu berada dan apakah sudah terkelola dengan baik? Ia sering melihat tanah milik pemerintah, awalnya dibangun bedeng-bedeng, lama-lama jadi kumuh. Jika selama ini kurang ruang terbuka
hijau, aset tanah ini bisa dimanfaatkan untuk itu. Atau dibangun sarana yang berkaitan langsung dengan rakyat, misalnya sekolah. Ia juga berharap Gubernur Bali yang baru memikirkan hal ini mengelola aset dengan lebih profesional. Warga Denpasar lainnya, Febri, memberikan saran sebaiknya aset berupa tanah itu diberikan kepada warga yang miskin dan belum memiliki rumah. Jangan hanya berpikir keuntungan materi saja, memberikan bantuan rumah layak bagi warga miskin juga ada nilai kemanusiaannya, demikian menurutnya. Apa yang dibahas dalam topik Warung Global kali ini menurut Lilis di Tabanan sangat tepat. Aset seharusya dikelola dengan optimal.
Apalagi aset terlalu banyak dan tersebar di mana-mana. Lilis menyarankan agar dibuatkan tim khusus mengelola aset. Tujuannya agar tidak saling lempar tanggungjawab. Sebagai langkah awal, aset-aset ini harus didata terlebih dahulu sebelum dimanfaatkan secara optimal. Jika hanya untuk mengejar keuntungan, dengan memanfaatkan aset milik daerah, Nyoman Mastra di Gianyar sangat tidak setuju. Menurutnya, Bali sebagai daerah tujuan wisata sepertinya sudah cukup kaya. Jika ada aset yang luas sebaiknya digunakan untuk pertanian atau perkebunan, bermanfaat juga untuk rakyat karena tanah merupakan sumber kehidupan untuk manusianya. (sikha)
BALI jangan selalu dikonotasikan pariwisata murahan. Karena tidak sedikit hotel yang menjual kamar dengan harga tinggi. Seperti anggota Bali Hotel Association (BHA) yang terdiri dari 160 anggota, rata-rata menjual kamar dengan harga Rp 1,3 juta – Rp 1,6 juta untuk bintang 3, Rp 2,5 juta – Rp 3 juta untuk bintang 4, dan Rp 2,8 juta – Rp 3,5 juta untuk bintang 5. ‘’Kita juga jangan terlalu terkungkung, terkonotasi dengan image pariwisata murahan. Karena kita di BHA paling murah USD 200,’’ kata Ricky Putra, Ketua BHA, Selasa (17/7) kemarin. Ia tidak setuju jika Bali terus dikatakan pariwisata murahan. Karena masih banyak hotel yang menjual kamar tinggi. Tamu Cina yang dianggap sebagai ‘’turis murah’’ pun ada yang membeli kamar dengan harga Rp 5 juta per malam. Bahkan kunjungan tamu Cina ke hotelnya nomor 2 tertingggi. Namun tidak dimungkiri ada hotel yang menjual kamarnya dengan harga murah antara USD 30 – 40, tergantung market yang disasar. ‘’Tapi masih banyak hotel yang
‘’Apabila Demokrat sepakat dengan apa yang sudah menjadi skenario tentang calon presiden dan calon wakil presiden, maka kami sangat terbuka untuk berkoalisi dengan Partai Demokrat dan
Kalau secara tidak langsung, sektor pariwisata itu memperoleh Pajak Hotel dan Restoran (PHR) yang nantinya disetorkan ke pemerintah daerah kabupaten/kota. PHR inilah yang dipergunakan untuk mensubsidi atau membebaskan petani dari kewajiban membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk lahan pertaniannya. Demikian pula sektor pariwisata wajib menampung hasil pertanian Bali. Kalau memang kualitasnya masih rendah, adalah tanggung jawab bersama untuk memperbaikinya. Sinergitas petani, pariwsata, pemerintah dan perguruan tinggi adalah sesuatu yang harus diwujudkan. Guna meningkatkan kesejahteraan petani, pemerintah juga wajib mengembangkan konsep pembangunan pertanian dari hulu ke hilir. Sebagai contoh, petani berproduksi kemudian pemerintah bekerja sama dengan pengusaha
mampu mengemas produk itu menjadi lebih menarik dan memiliki nilai jual tinggi yang selanjutnya disalurkan ke sebuah pasar khusus. Keberadaan pasar yang khusus memasarkan produk pertanian lokal inilah yang secepatnya harus direalisasikan di setiap kabupaten/kota di Bali. Pasalnya, mayoritas petani di Bali memang ditelikung permasalahan yang sama yakni rendahnya akses pemasaran produk, sehingga pemasaran produk tersebut masih dikuasai oleh tengkulak. Tentu saja, pasar itu harus ditata menarik sebagai perpaduan lokal dan modern, sehingga bisa menjangkau kalangan menengah ke atas. Dalam konteks ini, pemerintah harus mau mengadopsi konsep sinergitas yang diterapkan oleh negara maju seperti Jepang. Sebuah konsep organisasi pertanian yang selalu berhubungan dari hulu ke hilir. Organisasi yang benarbenar mampu memecahkan masalah pertanian dari penyiapan bibit sampai bahan jadi
Bayar Pajak
iden. ‘’Hanya Gerindra sudah memastikan bahwa calon presiden Prabowo Subianto. Tentang siapa yang akan menjadi wakil beliau, memang pertemuan-pertemuan ini akan mematangkan calon mana yang akan diusung Prabowo sebagai calon wakil presiden,’’ katanya. (ant)
bahkan solusi pemasarannya. Yang bisa memfasilitasi hal itu hanyalah pemegang kekuasaan. Bagaimana penanganan pascapanen, menghubungkan dengan pengusaha, sehingga produk pertanian itu lebih bisa dihargai, pemerintah harus mau terjun langsung untuk membantu petani. Pemerintah daerah juga wajib membuat regulasi untuk mengikat pelaku industri pariwisata agar mau memanfaatkan produk pertanian lokal. Jika selama ini para pelaku industri pariwisata enggan memanfaatkan produk pertanian lokal dengan dalih kualitasnya tidak mampu memenuhi standar kualitas yang dipersyaratkan oleh konsumen/hotel, para pelaku industri pariwisata di Bali harus siap melakukan pembinaan termasuk mengembangkan pola ‘’bapak asuh’’ kepada komunitas petani Bali, sehingga produk pertanian yang dihasilkan mampu memenuhi standar kualitas yang dipersyaratkan. * Sumatika
Rabu, 18 Juli 2018 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:05 Wita 09:05 Wita 10:05 Wita
Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya dan Atma Wedana (2) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Bal Hanoman (3) Bali Channel Tourist TV Inovator Ista Dewata Pura Pecampuan Pancaka Tirta Lejel Homeshopping
11:05 Wita 12:00 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:00 Wita 14:30 Wita 15:00 Wita 15:30 Wita 16:05 Wita 17:00 Wita 17:30 Wita
Bali Channel Tourist TV Puja Trisandya Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya dan Atma Wedana (3) Berita Siang Klip Bali Bali Channel Tourist TV Klip Bali Healthy Life Agrobisnis Pertanian Pandan Penuhi Kebutuhan Upakara Bali Channel Tourist TV Dialog Interaktif Ambarasram Folk Song Kartun
18:00 Wita 18:05 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita
Ball Khrisna (1) Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Dialog Interaktif Profit Indonesia Wirasa Peduli Sesama Mahadewi Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Berita dan Bincang Terkini Lila Cita Calonarang Sanggar Aswini Kembar (5) Berita dan Bincang Terkini Folk Song Bali Channel
katkan revenue. Dari revenue itu bisa memberi pertimbangan penurunan average rate atau okupansi. ‘’Ini semua perhitungan dan kalkulasi dan tidak ada hotel yang mau merugi,’’ pungkasnya. Kata dia, yang perlu dipikirkan ke depan adalah tantangan memeratakan pariwisata secara menyeluruh. ‘’Agar tidak ekosentris di daerah Badung, Kuta, Seminyak, 80 persen di Badung,’’ imbuhnya. Selain itu tantangan ke depan adalah memeratakan tamu agar menyebar ke seluruh kabupaten lain. ‘’Tentu ini harus diiringi dengan pengembangan infrastruktur,’’ imbuhnya. Pemerintah harus duduk bersama betul–betul membuat
komitmen untuk moratorium dan menunda pembangunan hotel baru. Karena pasar akan selalu melihat dua poin yaitu supply dan demand. Jika supply terus bertambah, sedangkan demand-nya tetap, maka tamu akan mempunyai banyak pilihan. ‘’Kita sendiri yang merasa waswas kalau enggak dapat tamu. Jadi kembali ke supply dan demand. Semasih pembangunan kamar jor–joran, mungkin kita tidak akan bisa bergerak ke depannya untuk mengangkat rate,’’ ujarnya. Ke depan Bali juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan rate kamar. Setiap hotel pun mempunyai cara masing-masing untuk menjual agar bisa meningkatkan revenue itu. (kmb42)
Tujuh Partai
Sangat Terbuka juga partai-partai yang lain,’’ ujarnya. Menurutnya, Gerindra sangat terbuka berdialog dengan siapa saja untuk bersamasama membahas kepentingan bangsa dan bernegara dan juga sangat terbuka untuk membahas persoalan calon presiden dan calon wakil pres-
menjual harga kamar tinggi. Seperi Ritz Carlton, Bulgari, Four Season yang memiliki kamar dengan harga Rp 100 juta. Bahkan kamar yang pernah ditempati Obama harganya Rp 130 juta. Maka dari itu kita harus melihat secara menyeluruh,’’ tandasnya. Jika terus terbelenggu dengan image pariwisata murahan maka Bali harus bersama–sama mengevaluasi kondisi saat ini. ‘’Pada prinsipnya hotel pasti akan menginginkan dari tahun ke tahun revenue-nya bertambah,’’ ujarnya. Karena operasional hotel harus meningkat minimal 15 - 20 persen per tahun seiring dengan kenaikan gaji, kenaikan tarif listrik, air, dll. Maka dari itu semua hotel akan berusaha mening-
‘’Dapil II Selemadeg RayaPupuan kosong, karena di wilayah tersebut masih sulit mendapatkan calon,’’ ucap I Made Alit Hermawan, Sekretaris 1 DPD PSI Tabanan. Hingga pukul 19.00 Wita sudah ada tujuh partai yang telah mendaftarkan bakal calonnya ke KPU di hari terakhir, di antaranya Gerindra, Golkar, PSI, PKS, PPP, Partai Berkarya, dan Perindo. Di Bangli juga demikian. Berdasarkan data terakhir hingga pukul 15.30 Wita, total jumlah parpol yang sudah menyampaikan bacalegnya ke kantor KPU Bangli sebanyak 7 parpol. Ketujuhnya; NasDem, PDI-P, PKPI, Hanura, Golkar, Demokrat dan Gerindra.
Komisioner KPU Bangli Gede Roy Suparman mengatakan, ada beberapa parpol yang berencana menyampaikan bacalegnya ke KPU yakni Perindo, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Berkarya. Sementara di Gianyar sudah ada 10 parpol yang datang ke KPU Gianyar hingga Selasa (17/7) sore kemarin. Ketua KPU Gianyar A.A. Gde Putra mengatakan hingga pukul 19.00 Wita suda ada 10 partai politik yang mengajukan DCS ke KPU Gianyar. ‘’Total sudah ada 10 partai politik yang mengajukan berkas DCS ke KPU,’’ katanya. 10 partai itu meliputi PDI-P, PSI, NasDem, Demokrat, Perindo, Gerindra, PKS, Golkar, PKB dan Partai Garuda. Sementara di Klungkung, sampai pukul 22.00 Wita su-
dah 14 parpol yang mendaftar bacaleg. Yakni Gerindra, PDI-P, NasDem, PSI, Perindo, Hanura, PKPI, PKB, Garuda, Demokrat, Golkar, Berkarya, PAN dan PPP. Sementara itu PKS dan PBB belum datang. Pada pendaftaran ini, beberapa parpol datang menginjak sore. Tidak ada euforia. Tak ada juga yang sampai diiringi baleganjur layaknya pendaftaran calon bupati dan wakil bupati. Ketua KPU Klungkung I Made Kariada mengungkapkan, sesuai konfirmasi, PKS akan mendaftar pada injury time. ‘’Katanya pasti daftar,’’ katanya. Sedangkan untuk PBB, jawabannya masih ngambang. ‘’Katanya kemungkinan tidak daftar,’’ sebutnya. Disampaikan lebih lanjut, tak seluruh parpol yang
mendaftar jumlah calonnya mewakili seluruh daftar pemilihan (dapil), yakni Banjarangkan, Klungkung, Dawan dan Nusa Penida. ‘’Untuk PPP hanya dapil Klungkung dan Dawan. PKB hanya dapil Klungkung. Untuk PKPI tidak ada dapil Nusa Penida,’’ sebutnya. Tak hanya itu, pria asal Desa Jungutbatu, Nusa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida ini menyebutkan beberapa parpol mendaftarkan calon per dapil di bawah 100 persen. ‘’Ada yang hanya dapat dua orang,’’ jelasnya. Terkait berkas calon, hampir seluruhnya ada yang kurang. Seperti halnya ijazah yang belum dilegalisir dan tertandatangani, belum menyertakan surat keterangan dari pengadilan, rumah sakit maupun surat dari lembaga pemasyarakatan. (tim BP)
Kekeliruan Administrasi Dia menyatakan bahwa enam ‘’muka lama’’ yang saat ini duduk di DPRD Tabanan dimasukkan bacaleg yang didaftarkan. ‘’Ini ada kekeliruaan administrasi, masih melengkapi, nama Bu Meli masuk,’’ tegasnya. Ia juga menyatakan bahwa tidak ada upaya gesermenggeser nama bacaleg yang didaftarkan, sehingga ada yang masuk dan yang dihilangkan. Dia kembali menegaskan nama Meliani
tidak dicoret, namun kemarin belum bisa dilakukan karena waktunya tidak ada lagi. ‘’Pasti masuk masih perbaikan dan perlu waktu, saat penyampaian perbaikan nanti pasti masuk,’’ katanya meyakinkan. Mendengar pernyataan ketuanya, Meliani hanya mengaku tak akan mengambil langkah apa pun termasuk langkah hukum karena percaya dengan ketua partainya akan memasukkan namanya. Apalagi, katanya, sudah ada kesepakatan. ‘’Tolong catat pernyataan ketua saya. Saya
berusaha percaya dengan induk partai,’’ sergahnya. Selain Meliani, kekecewaan juga sempat ditunjukkan oleh calon incumbent lain, Made Asta Darma. Politisi bertubuh tambun ini sempat melontarkan kekecewaan akan proses pencalonan di tubuh partai. Dirinya juga mengaku terkejut, nomor urut pada berkas yang diserahkan ke KPU dengan daftar yang disampaikan sebelumnya di induk partai berubah. Tidak hanya itu, dia mengaku kaget setelah dicek, ada satu nama dari partai lain justru masuk dalam daftar bacaleg tanpa
ada koordinasi terlebih dahulu. ‘’Tidak ada koordinasi, diamdiam nama itu dimasukkan,’’ ucapnya sembari terus mencoba mengonfirmasi pengurus partai via handphone. Terkait kisruh pendaftaran bacaleg dari Partai Golkar, Ketua KPU Tabanan Ni Luh Darayoni mengatakan itu bukan ranah KPU. ‘’Silahkan selesaikan di internal, kami menerima yang sudah jadi, yang penting syarat pengajuan telah memenuhi syarat dan telah dikuatkan dengan tanda terima berita acara,’’ pungkasnya. (kmb28)
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Rabu Wage, 18 Juli 2018
Mbappe Tetap di PSG Paris Bintang timnas Prancis, Kylian Mbappe, menegaskan dirinya akan tetap fokus melanjutkan kariernya bersama Paris Saint-Germain (PSG) di Ligue 1. Nama Mbappe makin melejit seiring performa apiknya di Piala Dunia 2018. Belum genap berusia 20 tahun, Mbappe tampil konsisten sepanjang Piala Dunia dan jadi andalan Prancis untuk membobol gawang lawan. Mbappe sukses mencetak empat gol, seperti halnya Antoine Griezmann, termasuk satu gol yang dia cetak ke gawang Kroasia di final Piala Dunia 2018. Saat itu Mbappe melepaskan tembakan jarak jauh yang tak bisa dibendung oleh Danijel Subasic. Performa menawan tersebut membuatnya terpilih menjadi Pemain Muda Terbaik di ajang sepak bola terakbar itu. Setelah tampil gemilang di Piala Dunia 2018, Mbappe jadi salah satu nama yang diyakini bisa jadi ikon baru Real Madrid menggantikan Cristiano Ronaldo. Namun, Mbappe menyatakan dirinya tetap akan fokus melanjutkan kiprah bersama PSG. ‘’Saya akan tetap bertahan di PSG, melanjutkan perjalanan karier saya bersama mereka. Saya sendiri masih ada di tahap
KYLIAN MBAPPE Di Piala Dunia 2018 Statistik
7 4
Dermawan Setelah menjadi bintang, tampaknya Mbappe tidak lupa diri. Pria berusia 19 tahun itu berencana untuk membantu anak-anak
2 Main gol kartu kuning
awal dalam karier saya,’’ ujar Mbappe, Senin (17/7) kemarin. Mbappe sendiri baru mulai melejit dalam dua musim terakhir. Setelah tampil sukses bersama AS Monaco di musim 2016/2017, Mbappe dipinjam PSG di musim lalu dengan opsi pembelian untuk musim berikutnya. Harga Mbappe yang disepakati oleh PSG dan Monaco adalah 135 juta euro. PSG sendiri beruntung telah mengikat kesepakatan pada musim lalu karena harga Mbappe diyakini bakal jauh lebih tinggi bila proses negosiasi terjadi usai Piala Dunia kali ini. Pada musim lalu, Mbappe berhasil menunjukkan bahwa dirinya bisa beradaptasi dengan tim PSG yang bertabur bintang. Bersama Edinson Cavani dan Neymar, Mbappe membuat PSG memiliki salah satu lini serang paling berbahaya di Eropa. Mbappe sendiri mencetak total 21 gol di seluruh kompetisi untuk PSG pada musim lalu. Bersama timnas pun Mbappe tidak kalah garang. Mantan pemain sekaligus manajer timnas Jerman Jurgen Klinsmann menilai Mbappe tampak seperti sudah membela timnas senior Prancis ‘’selama 10 tahun’’. Ronaldo yang kini berusia 33 tahun dan Messi 31 tahun, selama 10 tahun terakhir bergantian meraih penghargaan pemain terbaik dunia. Dengan munculnya Mbappe pada pentas Piala Dunia kali ini, ada kemungkinan gelar itu akan berpindah. ‘’Ada begitu banyak kemungkinan prestasi yang muncul sepanjang kariernya nanti,’’ papar Klinsmann.
yang dirawat di rumah sakit dan anak-anak cacat memiliki kesempatan untuk bermain dengan menyumbangkan semua penghasilan Piala Dunia-nya ke badan amal Premiers de Cordée, yang memberikan infrastruktur olahraga gratis untuk anak-anak cacat. Mbappe, yang telah mendukung asosiasi sejak 2017, merasa bahwa kemenangannya di Piala Dunia dapat membantu dalam hal kemanusiaan. Mbappe menghasilkan sekitar 17.000 pound (Rp 324 juta) per laga, serta tambahan 265.000 pound (Rp 5 miliar) dalam bonus yang ia peroleh dari kemenangan Prancis, menurut Sports Illustrated. Dihitung pada Senin (17/7) kemarin untuk tujuh pertandingan Piala Dunia dan bonus kejuaraan, Mbappe akan menyumbangkan sekitar 384.000 pound (Rp 7,4 miliar). Selain memberikan segenap gajinya, Mbappe juga menyempatkan diri untuk singgah ke asosiasi untuk bermain dengan anak-anak. ‘’Kylian, dia orang hebat,’’ kata manajer umum Premiers de Cordée, Sebastian Ruffin. ‘’Ketika jadwalnya memungkinkan, dia mengunjungi kami dengan senang hati. Dia memiliki hubungan yang sangat baik dengan anak-anak, dia menemukan kata-kata yang tepat untuk memotivasi mereka,’’ imbuhnya. Mbappe tampaknya telah menginspirasi anggota lain dari tim Prancis. Beberapa pemain menyumbangkan sebagian dari penghasilan mereka untuk mendanai perjalanan pendidikan ke Rusia untuk 25 siswa JeanRenoir College di Bondy. Sungguh dermawan. (kmb33/afp)
grafis:tomikcahya
Piala Presiden
Pemanah Badung Sabet Dua Emas
Bali Post/ist
MEDALI — Tiga atlet panahan Badung yang merebut medali pada Kejuaraan Piala Presiden ‘’2nd Bogor Open Archery Championship 2018’’. Mereka adalah Kadek Dian Vanagosi (kiri), Kadek Meilya Sahrani, dan Zen Chairul Ichsan (kanan).
Mangupura (Bali Post) Atlet panahan Badung mendulang dua keping emas, dua perak, dan satu prunggu pada Kejuaraan Terbuka Piala Presiden bertajuk ‘’2nd Bogor Open Archery Championship’’ di Pusdikzi, Bogor, Jabar, 5-8 Juli lalu. Kedua emas dipersembahkan Zen Chairul Ichsan di nomor standar bow SMP sesi pertama, dan Kadek Dian Vanagosi di nomor divisi compound aduan perorangan. Sedangkan dua medali perak direbut Zen Chairul Ichsan di nomor standar bow SMP total sesi, serta Kadek Meilya Sahrani di nomor standar bow umum. Kadek Meilya juga menyumbang satu perunggu di nomor satandar bow aduan individu. Pelatih panahan Badung Kadek Dian Vanagosi, Selasa
(17/7) kemarin menjelaskan, Badung menerjunkan enam atletnya, dan yang belum meraih medali yakni Komang Gde Krishanda, Dinda, dan Nanda. Vanagosi mengemukakan, ajang Piala Presiden bertujuan mengasah ketajaman atlet Badung selama menjalani latihan. ‘’Selain itu, event ini dipakai persiapan kejurprov di Tabanan, September nanti,’’ ujar Vanagosi. Bahkan, lanjutnya, dirinya juga akan mengikuti kejuaraan panahan Unixa Open International Camppund di Malaysia, September mendatang. ‘’Saya merebut emas di nomor compound aduan perorangan pada Piala Presiden juga bersaing dengan atlet Malaysia. Kemungkinan besar kami bertemu lagi pada Uniza Open,’’ tuturnya. (022)
Lala Studio Gelar Uji Kompetensi Senam Level 2 Denpasar (Bali Post) Lala Studio merupakan satu-satunya Tempat Uji Kompetensi (TUK) senam di Bali, kembali akan menggelar uji kompetensi senam level 2, angkatan ketiga. Sebelumnya, Lala Studio telah dua kali menyelenggarakan uji kompetensi senam level 2, bahkan sertifikat sudah dibagikan kepada para peserta di Lala Studio Veteran, Sabtu (14/7) lalu. Pemilik Lala Studio Adolfina Grace Tangkudung di Denpasar, Selasa (17/7) kemarin menjelaskan, pihaknya bersyukur masyarakat makin sadar akan pentingnya sertifikat uji kompetensi, hal ini menandakan bahwa peserta uji kompetensi benar-benar diakui pemerintah, sehingga mer-
Bali Post/ist
UJI KOMPETENSI - Peserta uji kompetensi senam level 2 yang diselenggarakan Tempat Uji Kompetensi (TUK) Lala Studio.
eka mahir dan profesional di bidang senam. ‘’Mereka yang ikut ujian instruktur senam di Lala Studio, sertifikatnya juga sudah kami serahkan,’’ ucap Grace. Dijelaskannya, peserta uji kompetensi senam level 2 juga berdatangan dari luar Bali, termasuk Kalteng. Grace menambahkan, pihaknya akan mengadakan lomba senam aerobik Semarak Merah Putih, serangkaian HUT ke-70 Bali Post, di Wantilan Bali TV, Jalan Kebo Iwa 63 A, Agustus nanti. Lomba juga diisi senam bersama dan nomor yang dilombakan seperti biasa aerobik, body language (BL), dan pocopoco. ‘’Lomba ini memperebutkan Piala Bali Post,’’ terangnya. (022)
Kroasia Disambut bak Pahlawan
Zagreb – Lebih dari 100.000 orang menyambut kedatangan skuad Kroasia dari Rusia, Senin (17/7) kemarin. Luka Modric dan kolega rencananya diarak keliling kota Zagreb menggunakan dua bus terbuka. ‘’Kami sedih atas kekalahan Kroasia, tetapi peringkat kedua tetap merupakan pencapaian luar biasa bagi Kroasia. Kami akan segera melupakan kekalahan begitu mereka datang,’’ ujar salah seorang pendukung Kroasia, Mariana Pereira. ‘’Aku sangat senang. Kita tetap menciptakan sejarah kendati tak jadi juara,’’ ucap pendukung Kroasia yang lain, Mato Musulin. Bahkan sejak berada di pesawat pun para pemain sudah diperlakukan bak pahlawan. Dua buah jet angkatan
udara Kroasia mengawal mereka hingga mendarat di Bandara Zagreb. Perjuangan timnas Kroasia tetap akan dikenang untuk selamanya. Sampai sekarang bahkan masih banyak yang kaget Kroasia bisa sampai final. Sosok pemain bek kanan andalan Kroasia Sime Vrsaljko ikut menyatakan bahwa prestasi timnya bisa tembus final Piala Dunia 2018 akan dikenang sepanjang masa. Tak peduli meski akhirnya mereka gagal menjadi juara, namun kejutan mereka tak diprediksi banyak pihak. Meski sudah berjuang mati-matian dalam partai final yang dihelat di Luzhniki Stadium, Moscow, Minggu (15/7), Kroasia akhir cerita harus menyerah dengan skor 2-4 dari Prancis. Kubu Prancis sukses menyabet gelar
juara dunia kedua mereka. Meski Prancis yang juara, namun Kroasia yang malah kebanjiran pujian banyak pihak. Mereka dianggap sebagai tim yang bermain paling menghibur sepanjang gelaran di Rusia kali ini. Vrsaljko lantas menyatakan tak ada alasan bagi timnya untuk tidak pulang ke negaranya dengan bangga. Kapten Luca Modric pun menyatakan hal serupa. Modric tetap merasa bangga dengan pencapaian tim dan mengapresiasi dukungan suporter. Kroasia tak perlu khawatir atas kekalahan yang mereka terima di final Piala Dunia. Oleh penduduknya, mereka tetap disambut hangat layaknya pahlawan yang baru saja pulang dari medan pertempuran. (kmb33/afp)
Ronaldo Ingin Tantangan Baru Turin – Cristiano Ronaldo tak kekurangan apa pun di Real Madrid. Namun, Ronaldo butuh tantangan baru dalam kariernya. Sembilan tahun memperkuat Madrid, Ronaldo meraih semua trofi, baik di level domestik maupun Eropa. Jika ditotal, pemain asal Portugal itu memenangi 15 trofi bersama Los Blancos. Liga Champions menjadi kompetisi favorit Ronaldo. Ia memenangi empat gelar Liga Champions bersama Madrid, tiga di antaranya diraih dalam tiga musim terakhir. Titel domestik Ronaldo di Spanyol juga sudah lengkap. Selain itu, Ronaldo juga meraih Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub bersama Madrid. Karena itulah Ronaldo menerima pinangan Juventus. Menaklukkan Italia jadi tantangan baru yang dinanti pemilik lima Ballon d’Or itu. ‘’Well, saya punya karier luar biasa di Real Madrid, kami memenangi segalanya, tapi sekarang saatnya untuk tantangan baru,’’ ujar Ronaldo saat diperkenalkan sebagai pemain Juve, Selasa (17/7) kemarin. ‘’Saya senang, termotivasi, dan ingin membuktikan di Italia bahwa saya adalah pemain top. Saya tidak perlu membuktikan apa-apa, angka-angkanya jadi bukti. Tapi saya tidak mau masuk ke zona nyaman, saya pernah di Manchester United, Real Madrid, dan sekarang saya siap untuk tantangan baru,’’ tutupnya. Cristiano Ronaldo menandatangani kontrak berdurasi empat tahun di Turin. Patut ditunggu apakah pencapaian pemain yang kini berusia 33 tahun tersebut lebih baik dari sebelumnya. (kmb33/afp)