Skip to main content

Edisi 17 September 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 28 TAHUN KE 69 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (148 rb Like) http://facebook.com/balipost

sabtu kliwon, 17 september 2016

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Boat Gili Cat II

Utuh di Luar, Hancur di Dalam ANTRE - Ratusan wisatawan antre di Pelra Padangbai, sebelum mendapat giliran naik boat nyeberang ke Gili Trawangan.

Satu Pasien Dievakuasi ke Singapura

BANYAK yang tak percaya Boat Gili Cat II mengalami ledakan hebat. Sebab, dari luar boat berkapasitas 35 penumpang itu tampak utuh. Hanya dinding kacanya yang hancur. Ternyata, setelah masuk ke dalam, boat hancur. Kondisi di dalam boat cukup menjawab bagaimana dahsyatnya ledakkan itu terjadi. Seluruh kursi tempat duduk penumpang hancur, berikut barang-barang bawaan penumpang. Pada beberapa bagian, juga penuh dengan bercak darah. Rupanya peristiwa itu tak memengaruhi animo penumpang untuk menggunakan boat jenis yang sama. Sehari pascaledakan Boat Gili Cat II, Jumat (16/9) kemarin, situasi di Pelra (Pelabuhan Rakyat) Padangbai nampak normal-normal saja. Tidak ada kekhawatiran di benak para turis. Hal. 19 Turis Asing

Denpasar (Bali Post) Rumah Sakit (RS) BROS menangani tiga pasien boat meledak. Salah satunya berniasial MM. Jumat (16/9) sore kemarin warga Austria itu dievakuasi ke Singapura. Hal itu dibenarkan Dirut RS BROS dr. Gede Wiryana Patra Jaya. Selain MM, RS BROS juga merawat pasangan suami-istri Portugal. Sara, nama istrinya. Ia merupakan penganten baru yang memilih Bali sebagai tempat berbulan madu. Alf Eli, warga negara Portugal, saudara dari Sara, mengatakan saudaranya dan suaminya baru pertama kali datang ke Bali untuk bulan madu. ‘’Keduanya sedang dalam tahap penyembuhan dan tadi sudah berbincang-bincang sebentar bersama Sara dan suaminya,’’ ujarnya sambil berlalu. Hal. 19 Putus Kaki

Boat Gili Cat II diparkir di Pelra Padangbai.

Ledakan Dipicu Akumulasi Gas di Tangki BBM Denpasar (Bali Post) Polda Bali bersama Polres Karangasem telah melakukan penyelidikan terkait kasus meledaknya Boat Gili Cat II di Padangbai. Kesimpulan sementara, ledakan tersebut dipicu akumulasi gas di tangki BBM yang mampet. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana menyebutkan,

hasil penyelidikan tim gabungan Polres Karangasem dan Puslabfor Mabes Polri Cabang Denpasar menunjukkan bahwa kejadian itu murni kecelakaan. ‘’Dugaan sementara penyebab ledakan itu karena adanya akumulasi gas dari tangki BBM yang mampet di bawah dek. Karena panas akhirnya meledak. Sekali lagi saya tegaskan ini benar-benar

Terkait ’’Tax Amnesty’’

Menkeu akan Monitoring WNI yang Dihalangi Singapura Bali Post/kmb41

EMAS - Pejudo putri PON Bali Ni Kadek Anny Pandini (dua dari kanan) sukses meraih medali emas bagi Kontingen Bali dalam PON Jabar.

Bali di PON 2016

Judo Sumbang Dua Emas Bandung (Bali Post) Judo menjadi cabang olahraga (cabor) pertama yang mampu mempersembahkan medali emas bagi kontingen Bali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 di GOR Saparua, Bandung, Jumat (16/9) kemarin. Dua keping medali emas judo Bali itu dihasilkan lewat Ni Kadek Anny Pandini (57 kg) setelah mengalahkan rekan latihannya sesama atlet Bali yakni Ni Putu Prapty Virgynia Wedayanti di partai pamungkas. Dan satu emas lagi diraih Kadek Adi Wirawan usai mengalahkan saudaranya sesama pejudo Bali I Komang Adiarta (73 kg). Sebelum melanggang ke partai puncak, Anny Pandini di semifinal mampu mengalahkan pejudo Yaumil Aqsarini dari Kaltim. Hal. 19 Pejudo Jabar

Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan bahwa bank-bank di Singapura telah diminta oleh Monetary Authority of Singapore memfasilitasi, memberikan kemudahan para nasabahnya yang akan melakukan amnesti pajak dalam rangka untuk repatriasi atau bayar uang tebusan. Hal ini diungkapkan Sri Muly-

ani di Kantor Presiden Jakarta, Jumat (16/9) kemarin, menanggapi pemberitaan yang menyebut bahwa pemerintah Singapura mengeluarkan kebijakan terkait nasabah bank yang mengikuti amnesti pajak di dalam konteks financial action task force di Indonesia. Dalam aturan tersebut, kalau transaksi itu mencurigakan bisa diadukan kepada kepolisian

Singapura, karena dianggap melakukan pelanggaran di bidang UU Perpajakan dan bisa dianggap kriminal. ‘’Kami telah melakukan pengecekan langsung kepada pemerintah Singapura. Saya menghubungi langsung Deputy Prime Minister Mr. Tarman Shanmugaratnam,’’ kata Sri Mulyani. Hal. 19 Kerja Sama

GOOGLE Menkeu Sri Mulyani Indrawati (kanan) bersama Seskab Pramono Anung memaparkan masalah kewajiban pajak Google Indonesia, di Jakarta, Jumat (16/9) kemarin. Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa Google harus melunasi kewajiban pajaknya di Indonesia, jika raksasa internet tersebut tidak melunasi sesuai ketentuan maka akan diperkarakan di peradilan pajak.

murni kecelakaan,’’ tegas Kombes Sudana, Jumat (16/9) kemarin. Hal senada disampaikan Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso, saat ditemui di Pelra Padangbai, Karangasem, Jumat kemarin. Akumulasi gas itu terjadi akibat proses pembakaran BBM. Hal. 19 Percikan Api

Greenpeace Minta Jokowi Batalkan Rencana Reklamasi GREENPEACE Indonesia prihatin, menjelang dua tahun era pemerintahan Presiden Joko Widodo. Upaya pemulihan, perlindungan dan pembangunan di wilayah pesisir cenderung salah arah, serta tidak menghormati sejumlah norma hukum dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Kenyataan ini semakin mengorbankan kelestarian lingkungan hidup, fungsi religi, adat dan sosial kawasan, serta keberlangsungan mata pencaharian warga dan nelayan setempat. Dalam siaran persnya, Greenpeace menyoroti persoalan yang berkaitan dengan reklamasi Teluk Benoa dan Teluk Jakarta. Dua hal itu merupakan dua contoh carut-marutnya agenda pembangunan pesisir, yang cenderung tidak berkelanjutan di Indonesia. Dalam dua kasus tersebut jelas terlihat sejumlah elite pemerintahan justru lebih berpihak dan cenderung menjadi ‘’juru bicara’’ yang mewakili kepentingan pihak swasta pengembang kawasan. Berbagai upaya intimidasi dan percobaan kriminalisasi terhadap sejumlah aktivis dan warga penolak reklamasi Teluk Benoa, sangat patut membuat prihatin bahwa mekanisme dan perangkat hukum di era pemerintahan saat ini masih saja mudah dibajak untuk memuluskan kepentingan pengusaha pengembang kawasan. Berkaitan dengan perkembangan terkini dari dua isu reklamasi di Teluk Benoa dan Teluk Jakarta tersebut, Greenpeace Indonesia dengan ini menyatakan sikap: Mendesak Presiden untuk segera membatalkan Peraturan Presiden 51/2014 yang jelas-jelas sarat kepentingan upaya reklamasi dan privatisasi Teluk Benoa atas dalih revitalisasi kawasan. Hal. 19 Agenda Reklamasi

Bali Post/ant

Tamiang Simbol tameng, pelindung dari segala rintangan bahkan serangan musuh. Tameng yang dimaksud di sini adalah dharma itu sendiri. Artinya dharma, atau hanya kebenaranlah yang satu-satunya dijadikan pelindung diri, bukan yang lain apalagi adharma. Dharma raksatah raksitah, siapa pun yang berlindung atau melindungi dharma, ia sendiri akan terlindung dan dilindungi dharma.

Ritual Kuningan

Makna Endongan, Ter, dan Tamiang

Endongan

Dilihat dari segi bentuknya berupa wadah, adalah semacam dompet (kompek) sebagai penyimpan perbekalan, bekal material dan immaterial. Bekal material dimaksud adalah kesejahteraan yang terjamin, sedangkan bekal immaterial tidak lain berupa jnana (kepandaian) dan wijnana (kebijaksanaan). Apa pun bentuk peperangan itu, termasuk ketika hendak memerangi kuasa adharma, seorang umat tidak cukup dengan hanya mengenyangkan perut dan menguatkan otot, tetapi lebih penting lagi penguasaan ilmu pengetahuan, hingga nantinya berimbas pada munculnya sikap hidup yang semakin arif bijaksana.

Ter

Tampak seperti senjata panah, adalah simbol ketajaman pikiran, sebagai bekal menghadapi segala persoalan hidup yang memang semakin rumit saja. Dengan ketajaman pikiran, melahirkan kecerdasan atau kecerdikan yang sangat bermanfaat dalam memilah setiap permasalahan, sehingga nantinya bisa dengan pandai memilih hanya yang benar-benar dharma saja dijadikan pegangan menuntun kehidupan.

Oleh I Gusti Ketut Widana

SEPULUH hari setelah ritual suci Galungan, berlanjut dengan Kuningan. Sebagai satu-kesatuan dalam kaitan rerainan gumi, Galungan dan Kuningan menjadi momen penting bagi umat Hindu untuk benar-benar religion -- mengikat kembali komitmen sebagai hamba Tuhan dengan kewajiban utama membela dan menegakkan dharma. Jika ritual Galungan dengan kehadiran penjor menjadi penanda kemenangan dharma, Kuningan lebih spesifik lagi memberi isyarat, peperangan panjang melawan kuasa adharma belum berakhir. Selama hayat dikandung badan, kehidupan dalam dimensi dharma dan adharma selalu hadir, bagaikan dua sisi mata uang, satu sama lain tidak bisa dilepaspisahkan. Dharma dan adharma akan tetap eksis, selalu berdampingan kendati berseberangan, bahkan bertolak belakang.

Keberadaan dharma dan adharma ibarat manusia dengan bayangannya, selalu menemani dan membayangi, meski sebagai umat, diwajibkan untuk terus berjuang mengalahkan, bahkan mengenyahkan adharma. Namun, sebagaimana Rta mengatur, dharma dan adharma adalah abadi sebagai hukum dualitas sekaligus kausalitas, dua hal yang berbeda bahkan bertentangan, dan menjadi penyebab dari suatu akibat. Apabila ritual Galungan mengamanatkan umat agar terus berjuang memenangkan dharma dari pengaruh kuasa adharma, maka logika filsafatnya adalah, dharma tidak akan pernah menang tanpa kehadiran adharma sebagai unsur pengganggu (musuh) yang harus diperangi. Hal. 19 Perang Abadi


DENPASAR

2

Sabtu Kliwon, 17 September 2016

Terorisme, Topik Utama Sidang Interpol Denpasar (Bali Post) – Penanggulangan terorisme akan menjadi salah satu topik utama yang dibahas pada Sidang Umum Interpol ke-85 di Nusa Dua, Bali, yang dijadwalkan digelar pada 7-10 November 2016. Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang ditemui wartawan Antara usai mengecek dan menggelar rapat persiapan pertemuan Interpol tersebut di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), di Kabupaten Badung, Kamis lalu, menjelaskan bahwa selain terorisme, kejahatan lintas negara juga menjadi sorotan dalam sidang umum itu. Kejahatan lintas negara itu di antaranya menyangkut narkoba, cyber, penipuan hingga pencurian ikan akan menjadi topik pembahasan. Terkait upaya penanggulangan terorisme di Indonesia, juga akan dibagi kepada ribuan delegasi dari 190 negara di dunia yang dijadwalkan hadir dalam sidang ke-85 itu. ‘’Nanti akan ada panel khusus dan saya salah satunya menjadi pembicara (terkait terorisme),’’ imbuh mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) itu. Tito mengaku bahwa pihaknya akan melaksanakan sidang umum itu all out mulai dari acara hingga pengamanan para delegasi yang dipimpin oleh setingkat menteri dan petinggi kepolisian nasional mancanegara. Dalam kesempatan itu, jenderal dengan bintang empat itu juga akan menampilkan polisi Indonesia yang modern, profesional serta tidak kalah dengan polisi lainnya di dunia. ‘’Polisi Indonesia jumlahnya terbesar kedua dengan jumlah 430 ribu setelah Tiongkok,’’ ucapnya. Sementara rapat yang digelar di Nusa Dua kali ini melibatkan gabungan Mabes Polri dan Polda Bali, Imigrasi, Bea Cukai, Otoritas Bandara dan Kesehatan. (kmb) Bali Post/kmb23

SAKENAN - Menjelang piodalan di Pura Sakenan yang puncaknya pada hari raya Kuningan, Sabtu (17/9) hari ini, berbagai persiapan dilakukan. Hal ini untuk mengantisipasi membeludaknya pamedek yang akan tangkil bersembahyang.

Perluasan RS Wangaya Terganjal Lahan

Fraksi PDI-P Minta Penyusunan PD Dipercepat Denpasar (Bali Post) –

Rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah Kota Denpasar telah disetujui oleh seluruh fraksi yang ada di DPRD setempat. Bahkan, Fraksi PDI-P mendorong pihak eksekutif agar lebih cepat melakukan pembentukan perangkat daerah (PD) ini, karena akan dijadikan dasar dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2017.

Bali Post/eka

DSDP - Sejumlah kendaraan menghindari galian DSDP yang menganga di Jalan Gatot Subroto Timur, Denpasar, Jumat (16/9) kemarin. Lubang yang cukup lebar itu dapat membahayakan pengendara yang melintas di jalur padat kendaraan tersebut.

Suara Denpasar & Badung Banjir Bikin Macet Gara-gara banjir di jembatan Tukad Yeh Nu, Tabanan, mengakibatkan kemaceatan yang panjang jurusan Denpasar - Gilimanuk. Saya terjebak sampai berjam-jam. Kejadian ini sudah berulang kali terjadi, kenapa seperti ada pembiaran? Ke mana pemerintah terkait, apakah buta tuli? Situasi seperti kemarin itu sangat dibutuhkan penanganan yang serius oleh masyarakat. Ardana, Ubung Denpasar

Sosialisasikan ’’Tax Amnesty’’ Mohon segera disosialisasikan apa dan bagaimana tax amnesty tersebut. Saya sebagai masyarakat kurang paham dan bingung. Febri, Denpasar

Tunjangan untuk Atlet Berprestasi Tunjangan yang diberikan bagi atlet yang berprestasi di Olimpiade dengan hadiah yang begitu besar. Bahkan dapat tunjangan sampai seumur hidup, itu sangat bagus. Akan tetapi, saya berharap atlet yang diberikan tunjangan agar terus fokus dan memajukan cabang olahraganya. Kalaupun nantinya tidak menjadi atlet, yang penting masih aktif supaya apa yang diberikan negara biar seimbang. Becik, Tuban

085 100 400 391, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : SKOR KELULUSAN UJI SERTIFIKASI GURU NAIK Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Desakan fraksi terbesar di DPRD Denpasar ini disampaikan I.B. Kompyang Wiranata di Denpasar, Jumat (16/9) kemarin. Dikatakannya, sesuai dengan instruksi Mendagri No. 061/2911/ SJ Tahun 2016 tentang Tindak Lanjut PP No. 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, diharapkan pembentukan dan susunan perangkat daerah bisa dipercepat. Mewujudkan percepatan ini, katanya, perlu dibuat peraturan wali kota (perwali) yang akan mengatur tentang kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja perangkat daerah di Kota Denpasar. Karena tanpa ada perwali, ranperda yang sudah disetujui semua fraksi belum bisa ditindaklanjuti untuk membentuk perangkat daerah.

Sebelumnya, dalam draf yang diajukan ke dewan, masih ada yang dinilai belum satu rumpun sehingga diperlukan penggabungan bidang kerja yang lebih efektif. Seperti bidang ekonomi kreatif yang dirancang berada di bawah Dinas Kepemudaan, Ekonomi Kreatif dan Olahraga, diusulkan digabung dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, sehingga menjadi Dinas Koperasi, Ekonomi Kreatif, Usaha Kecil dan Menengah. ‘’Kami mengharapkan bidang kerja yang serumpun bisa digabung menjadi satu,’’ kata anggota Fraksi Gerindra DPRD Denpasar Kompyang Gede. Sekretaris Fraksi Hanura Nyoman Tamayasa berharap eksekutif bisa menggabungkan Dinas Sosial dengan dinas yang berkaitan den-

Denpasar (Bali Post) – Komitmen jajaran Direksi RS Wangaya melakukan peningkatan pelayanan, masih menemui kendala. Terutama, untuk melakukan perluasan areal rumah sakit milik Pemkot Denpasar ini. Kendalanya, yakni sulitnya mendapatkan lahan di sekitar lokasi sekarang. Bahkan, rencana perluasan ke arah belakang juga cukup sulit karena terbentur aliran sungai. Wakil Direktur RS Wangaya Made Maja Winaya yang ditemui beberapa waktu lalu mengatakan, perluasan ini menghadapi hambatan yang luar biasa. Solusinya, pertama dengan menerapkan sistem tukar guling atau opsi kedua yakni dengan membeli. Namun jika membeli, dari sisi aturan tidak memungkinkan. Harga jual tanah di kawasan itu terlalu tinggi. ‘’Rumah sakit tentu tidak bisa,’’ katanya. Terkait hak milik, dikatakan Maja, lahan tersebut milik pribadi atau pihak swasta sehingga menjadi kendala ketika akan dilakukan transaksi jual-beli. ‘’Perhitungan pemerintah beda dengan perhitungan BPK. Jadi, agak sedikit berisiko,’’ jelasnya. Dijelaskan Maja, lahan yang bisa sebagai akses masuk RS dari Jalan Sutomo rencananya akan dibangun gedung untuk pasien Geriatri atau para lansia. Gedung ini pun diharapkan nanti bisa menambah jumlah tempat tidur untuk pasien yang saat ini baru 200 set. ‘’Pemanfaatan tempat tidur cenderung bertambah. Untuk menghindari masyarakat tidak dapat perhatian, sementara kita tempatkan di triage sambil menunggu yang pulang di sal. Oleh karena itu, kita perlu membangun secara bertahap sehingga nanti proyeksinya kita akan punya 300 sampai 340 tempat tidur. Mudah-mudahan perluasan ke belakang itu diridoi,’’ jelasnya. Selain rencana perluasan, RS Wangaya juga telah merancang master plan yang menyedot anggaran sebesar Rp 433 miliar lebih. Dari master plan ini, pembangunan yang sudah dirampungkan yakni gedung C untuk pasien rawat inap kelas III dengan nilai kontrak pembangunan sebesar Rp 17 miliar. Sedangkan bangunan yang sedang digarap yakni Gedung B dengan anggaran Rp 33 miliar, untuk pembangunan fisik. Nantinya gedung B akan dimanfaatkan untuk pelayanan poliklinik eksekutif dan ruang rawat inap kelas I. (kmb12)

gan bidang kerjanya. Karena Dinas Sosial ini lebih banyak akan mengurus masalah yang bersifat sosial, gelandangan, serta bidang terkait lainnya, sehingga dipandang perlu untuk digabung dengan dinas atau badan tertentu. Terlebih, di Denpasar masalah ini tidak terlalu besar, sehingga harus diurus oleh satu dinas. ‘’Bila aturannya mendukung, kenapa tidak digabungkan saja, sehingga lebih efektif,’’ ujar Tamayasa. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda AAN Rai Iswara menyatakan masih bisa dilakukan perubahan, karena prosesnya masih sangat panjang. Bahkan, ranperda yang sudah disetujui menjadi perda ini masih harus diverifikasi ke provinsi. ‘’Masih bisa diubah, jadi ini baru garis besarnya saja. Nanti kan bisa diatur dalam perwali,’’ ujarnya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Pangan Mengandung BB Masih Marak Denpasar (Bali Post) Tak heran jika banyak pangan mengandung bahan berbahaya (BB) masih marak belakangan ini. Hal itu lantaran bahan-bahan berbahaya seperti boraks, formalin, rhodamin B mudah didapat. Ketua Lembaga Forensik Sains dan Kriminologi Universitas Udayana Dr.rer.nat. I Made Agus Gelgel Wirasuta, M.Si., Apt., belum lama ini beralasan, zat tersebut mudah didapat karena peruntukannya bukan untuk makanan. Bahkan di Jawa, boraks yang disebut bleng sudah familir digunakan pada makanan. Dikatakannya, makanan produk yang sangat komersial. Masyarakat Indonesia berada pada fase bukan menilai makanan itu sehat tetapi berada pada fase baru sanggup membeli untuk mengisi perut, sehingga cenderung masyarakat berpikir mengisi

perut atau kebutuhan yang sesuai dengan standar kantongnya. ‘’Inilah yang menjadi peluang oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab misalnya ditambah formalin,’’ ujarnya. Formalin adalah senyawa berbahaya yang bersifat toksik untuk saraf. ‘’Formalin bersifat neurotoksik, jika kita pakai terus-menerus, saraf kita akan diracuni. Coba dibayangkan pada usia tertentu, semestinya kita bisa berumur panjang, tetapi saraf kita sudah teracuni, bagaimana kita jadinya,’’ jelasnya. Sementara formalin masuk ke dalam tubuh sangat mudah, namun sangat susah untuk dikeluarkan sehingga akan mengendap dalam tubuh. Jika masyarakat tidak tahu atau tidak mengenali pangan yang dibeli mengandung formalin, akan menjadi masalah sehingga Balai Besar Pengawas Obat dan

Makanan (BBPOM) sedang gencar melakukan sidak pangan yang mengandung formalin. Masyarakat perlu diajarkan cara mengenali makanan yang mengandung formalin dan masyarakat dianjurkan membeli pada sumber-sumber terpercaya. Saat ini, lanjutnya, peredaran formalin sudah mulai diatur, hanya bisa dipergunakan untuk keperluan pengawetan mayat sehingga sekarang formalin sudah mulai susah didapat. ‘’Tapi pewarna tekstil masih sangat mudah diperoleh di masyarakat,’’ tandasnya. Pangan mengandung pewarna tekstil seperti rhodamin B akan terlihat mencolok, susah hilang. ‘’Jika kena sinar matahari warnanya tidak redup-redup, distribusi warnanya merata dan kuat. Zat ini sangat bersifat karsinogen, menyebabkan kanker,’’ terangnya. (kmb42)

Bali Post/dok

EKSPOR – Aneka kerajinan berbahan kayu, bambu dan sejenisnya menyumbang devisa cukup besar bagi Bali. Ekspor aneka kerajinan itu terbesar dengan negara tujuan AS.

Kasus Korupsi Proyek Jalan Prof. Mantra

Isu SP3 Tiga Tersangka BPN Kembali Mencuat ISU tak sedap berembus, bahwa tiga tersangka kasus dugaan korupsi penjualan tanah negara dalam proyek Jalan Prof. Ida Bagus Mantra, Gianyar, kini status tersangkanya dicabut. Penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali yang sempat menetapkan tiga tersangka dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gianyar, dikabarkan sudah siap-siap mengeluarkan SP3 (surat penghentian penyidikan perkara). Kasipenkum Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan yang dimintai konfirmasi informasi tersebut, Jumat (16/9) kemarin, belum mau menyikapi informasi SP3 tersebut. ‘’Sudah dikoordinasikan. Nanti akan dijelaskan

bersama Aspidsus,’’ ujarnya. Apakah benar SP3 untuk tiga tersangka keluar? ‘’Belum, kami belum berani memberikan keterangan. Tunggu interuksi pimpinan dulu,’’ elak Ashari. Memang, selama sepekan ini isu SP3 untuk tiga tersangka kencang terdengar. Jika itu benar, jadi SP3 untuk kasus dugaan korupsi, pihak Pidsus Kejati Bali akan memegang ‘’rekor’’ pengeluaran SP3. Sebelumnya, dalam kasus ini juga sudah diSP3-kan tiga tersangka, sebelum pihak BPN dijadikan tersangka. Mereka yang di SP3-kan adalah klian di wilayah lokasi tanah. Pascakeluarnya SP3, Pidsus Kejati Bali kemudian mengumumkan ke publik, bahwa telah

ditetapkan tiga tersangka dari BPN Gianyar. Mereka diduga terlibat dalam kasus penjualan tanah negara. Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka adalah Kasi Pengukuran BPN Gianyar Gendro Lestari, staf pengukuran I Gusti Agung Warmadewa dan Putu Gede Ardana. Jadi, dalam kasus ini Pidsus Kejati Bali sudah sempat menetapkan tujuh tersangka, termasuk Made Bawa (terpidana). Namun sungguh disayangkan, dalam perkara ini, akhirnya hanya Pekak Bawa yang diajukan ke pengadilan dan sudah divonis bersalah dan dihukum selama empat tahun. Sempat muncul desas-desus bahwa korupsi tidak berdiri sendiri, namun dimungkinkan

ada pihak lain. Apa komentar pihak Made Bawa menyikapi informasi SP3 untuk tiga tersangka dari BPN Gianyar ini? Diwakili kuasa hukumnya, Made Achmad Hadiana, pihak terdakwa mengaku kecewa mendengar isu SP3 itu. ‘’Ya, pastinya sangat kecewa dengan putusan SP3 penyidik Kejati kepada tiga tersangka ini,’’ ucap pengacara asal Kerobokan itu. Ia mengatakan, dalam kasus ini sudah jelas jika terpidana Pekak Bawa tidak sendirian. Pasalnya, pengajuan sertifikat yang dilakukan pekak buta huruf ini dibantu aparat dusun, desa hingga BPN Gianyar. Namun akhirnya, majelis hakim memutuskan jika Pekak Bawa

melakukan korupsi ini sendirian. ‘’Pasal 55 dalam putusan majelis hakim yaitu turut serta dihilangkan sehingga Pekak Bawa harus menanggung sendiri perbuatan tersebut,’’ bebernya. Padahal, katanya, seharusnya ada pejabat dusun dan desa serta pejabat BPN yang ikut dijadikan terdakwa (sudah sempat dijadikan tersangka oleh penyidik kejaksaan) karena diduga ikut membantu Bawa hingga terbitnya sertifikat tanah yang akhirnya diklaim milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bali. Namun satu per satu tersangka tersebut di-SP3 oleh penyidik. ‘’Sekarang Pekak Bawa sendiri yang menanggung risiko ini. Kasihan kan,’’ jelasnya. (asa)


Sabtu Kliwon, 17 September 2016

Badung

3

Perekaman E-KTP ke Banjar-banjar Mangupura (Bali Post) -

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Badung akan menggunakan sistem jemput bola dengan melakukan perekaman e-KTP di banjar-banjar. Upaya ini untuk mempercepat terealisasinya program tersebut. Kepala Disdukcapil Badung I Nyoman Soka didampingi Kabid Administrasi Pelayanan Kependudukan Ni Putu Suryawati, belum lama ini menjelaskan, pihaknya berupaya keras mengejar puluhan ribu penduduk wajib e-KTP yang belum melakukan perekaman. ‘’Sabtu, Minggu kita juga tetap melakukan perekaman. Perekaman juga kita lakukan ke banjar-banjar, selain perekaman tetap dilakukan di kecamatan,’’ ungkapnya. Menurutnya, pihaknya sudah mengantongi data per desa jumlah warga yang belum melakukan perekaman. ‘’Data sudah kita miliki per desa, jadi lebih mudah kita mengejarnya. Perekaman

Bali Post/eka

BAWANG - Salah seorang pedagang di Pasar Ketapian, Denpasar sedang menyortir bawang merah. Menjelang hari raya, harga bawang merah di pasaran mengalami peningkatan. Selain hari-hari besar keagamaan, fluktuasi harga bawang merah kerap dipengaruhi kesinambungan suplai dari para petani.

Proyek Jembatan Anggungan Dikebut Mangupura (Bali Post) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung melalui Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Badung mengebut pengerjaan proyek pembangunan jembatan Anggungan-Pura Entagana. Proyek yang terletak di Kelurahan Lukluk, Mengwi itu diperkirakan rampung pada Desember mendatang. Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Badung Sang Nyoman Oka Parmana mengatakan, proyek yang dimulai sejak bulan April 2016 itu sudah sampai pemasangan papan blok untuk badan jalan. ‘’Proses pengerjaan cukup baik, kami prediksi bulan Desember sudah rampung. Sebab, sesuai dengan kes-

epakatan kontrak, jambatan tersebut harus sudah rampung pada pertengahan Desember,’’ ujar Oka Parmana, Jumat (16/9) kemarin. Menurutnya, jembatan tersebut sengaja dibuat lebih tinggi dari badan jalan sebelumnya karena ada saluran irigasi di bawah jembatan tersebut. ‘’Strukturnya memang dibuat lebih tinggi dari jalan,’’ katanya. Alasannya, kata Oka Parmana, karena melihat arus air yang mengalir di saluran irigasi di bawah jembatan cukup pasang. Untuk progress pengerjaan jembatan, hingga bulan September ini cukup baik yakni 67,8 persen. ‘’Ini sangat melampaui target yakni 61,9 persen,’’ ucapnya. Selain pengerjaan jembatan

Anggungan-Pura Entagana, Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Badung juga melakukan perbaikan senderan di sebelah jalan raya Anggungan menuju jembatan tersebut. ‘’Kami juga memperbaiki senderan milik warga karena kompensasi dari pelebaran jalan di jalan itu,’’ ujarnya. Selama pengerjaan proyek jembatan tersebut, akses jalan menuju Anggungan dialihkan. Awalnya, jembatan hanya memiliki panjang 10 meter dan lebar 3,5 meter. Namun kini diperlebar menjadi 12 meter. Begitu juga panjangnya juga menjadi 12 meter. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Adi Gandha dengan nilai proyek sebesar Rp 2.258.175.000. (kmb27)

akan kita lakukan di banjar sesuai dengan kesepakatan warga setempat,’’ katanya. Berdasarkan data Disdukcapil Badung, dari jumlah penduduk sebanyak 462.036 jiwa, yang wajib e-KTP sebanyak 307.914 jiwa. Yang sudah melakukan perekaman sebanyak 277.204 orang, sedangkan yang belum sebanyak 30.710 orang. Dengan perincian, Kecamatan Abiansemal

data pusat yang wajib e-KTB sebanyak 8.975 orang, yang sudah terekam 3.747 orang. Kecamatan Kuta jumlah warga wajib e-KTP 7.140 orang, yang sudah terekan 3.452 orang. Kecamatan Kuta Selatan, warga wajib e-KTP sebanyak 12.099 orang, yang sudah terekam 5.477 orang. Kecamatan Kuta

Utara warga wajib e-KTP sebanyak 7.544 orang, yang sudah terekam 3.972 orang. Kecamtan Mengwi dari warga wajib e-KTP sebanyak 11.943 orang, yang sudah terekam 2.449 orang. Terakhir Kecamatan Petang, dari 3.239 orang warga wajib e-KTP, yang sudah terekam 1.134 orang. (kmb27)

Data Wajib E-KTP Kecamatan Abiansemal Kuta Kuta Selatan Kuta Utara Mengwi Petang

Wajib E-KTP

Sudah Terekam

8.975 orang 7.140 orang 12.099 orang 7.544 orang 11.943 orang 3.239 orang

3.747 orang 3.452 orang 5.477 orang 3.972 orang 2.449 orang 1.134 orang

Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal Ikan

Kejati Layangkan Surat ke KKP Mangupura (Bali Post) Untuk menuntaskan penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan kapal ikan yang dimotori oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Pemprov Bali dan kemudian dilanjutkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali mengaku masih terkendala pemeriksaan ahli. Meski demikian, pihak penyidik terus berupaya meminta keterangan ahli supaya kasus dengan pagu anggaran Rp 10 miliar lebih itu segera bisa dilakukan ekspos untuk selanjutnya penetapan tersangka. Informasi teranyar yang diperoleh, Jumat (16/9) kemarin, penyidik sudah melayangkan surat panggilan pada sejumlah pejabat penting di KKP RI. ‘’Ya, memang ada pemanggilan dari pihak KKP,’’ ujar sumber kejaksaan di Pengadilan Tipikor Denpasar. Apa yang dikatakan salah seorang jaksa itu, memang nyambung dengan apa yang disampaikan Kasipenkum Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan, beberapa waktu yang lalu. Yakni, penyidik masih membutuhkan keterangan dari sejumlah dirjen

dan direksi di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan Pusat. Mereka yang segera dimintai keterangan adalah pihak berkompeten dari KKP Pusat. Dijelaskannya, untuk pemeriksaan tingkat lokal, yakni Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali dirasa sudah cukup. ‘’Untuk Perikanan dan Kelautan Pemprov sudah cukup, tinggal pusat saja,’’ jelasnya. Siapa saja yang akan diperiksa di tingkat pusat? Ashari Kurniawan kala itu mengatakan, dalam kasus dugaan mark-up yang nilainya miliaran rupiah ini, sedang dijadwalkan pemeriksaan dari KKP Pusat untuk mengembangkan pemeriksaan yang ada di Bali. Di antaranya Dirjen Kementerian Kelautan, dan salah satu direksi di pusat. ‘’Selain itu, kami juga akan memeriksa direktur rekanan. Sudah kami persiapkan semuanya,’’ sambung Ashari. Namun saat disinggung siapa namanama pejabat dimaksud, penyidik enggan mengungkapkannya dengan dalih bahwa saksi dirahasiakan dulu sehingga nanti dalam penetapan tersangka atau dalam

sidang akan terbuka semuanya. Sebelumnya, penyidik Kejati Bali yang sedang menangani kasus dugaan markup pengadaan kapal ikan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan, sempat menyebut bahwa ada dua calon tersangka dalam perkara ini. Informasi yang diterima, penyidik Pidsus masih bakal memeriksa saksi tambahan, salah satunya Dirjen Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Narmoko Prasmadji. Yang jelas, dalam perkara yang pagu anggarannya Rp 10 miliar lebih itu, sejumlah saksi penting sudah diperiksa. Di antaranya Kadis Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), rekanan PT F1, serta sejumlah sekelompok nelayan di Buleleng. Soal Dirjen Tangkap KKP, menurut penyidik, itu sangat penting dimintai keterangannya. Pasalnya, KKP menganggarkan khusus bantuan kapal untuk nelayan di Buleleng. Anggaran yang dikucurkan dari KKP sendiri untuk membuat 7 kapal kapasitas 30 gross tonnage (GT). Data angka itulah yang kini bakal dikembangkan penyidik. (kmb37)


4

DAERAH

Sabtu Kliwon, 17 September 2016

Skor Kelulusan Uji Sertifikasi Guru Naik Jadi 80

Jakarta (Bali Post) -

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Sumarna Surapranata mengatakan skor kelulusan uji sertifikasi guru pada tahun ini naik menjadi 80. ‘’Tahun sebelumnya hanya 42. Tetapi tahun ini kami tingkatkan menjadi 80 karena berdasarkan laporan Bank Dunia tidak ada perbedaan antara guru yang sudah bersertifikasi dan tidak bersertifikasi. Oleh karena itu, kami naikkan skornya menjadi 80,’’ ujar Sumarna usai penandatanganan nota kesepahaman uji sertifikasi dengan 15 rayon di Jakarta, Jumat (16/9) kemarin. Meski terjadi kenaikan skor, tetapi terdapat perbedaan mekanisme dibanding tahun sebelumnya. Tahun ini guru yang tidak lulus sertifikasi akan mendapatkan kesempatan untuk ikut ujian kembali sebanyak empat kali. ‘’Guru bisa belajar lagi secara mandiri dan ikut ujian kembali, maksimal empat kali,’’ katanya.

Pada tahun ini, jumlah guru yang mengikuti sertifikasi sebanyak 69.259 orang. ‘’Kami sudah sosialisasikan sejak beberapa bulan yang lalu, jadi kami harapkan tidak ada gejolak,’’ lanjutnya. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut terkait dengan penyelenggaraan ujian sertifikasi guru yang akan diselenggarakan pada awal

Oktober. Dari 15 rayon tersebut, jumlah peserta terbanyak ada di DKI Jakarta yakni 8.136 orang dan anggaran yang dialokasikan sebanyak Rp 32,29 miliar. Rektor Universitas Negeri Medan Syawal Gultom mengatakan pihaknya yakin tidak akan terjadi gejolak akibat kenaikan skor kelulusan. ‘’Kami sudah melakukan sosialisasi sejak awal Maret,’’ kata Syawal. Sementara itu, Rektor Universitas Negeri Jakarta Djaali mengatakan kenaikan nilai kelulusan itu akan dapat meningkatkan kompetensi para guru. ‘’Konsekuensinya memang banyak yang tidak lulus, tetapi kami yakin ini salah satu cara meningkatkan kompetensi guru,’’ kata Djaali. (ant)

Kuliah Perdana Mahasiswa Baru FE Unwar Bali Post/kmb31

SEDOT BAHAN BAKAR - Petugas Sat Polair Polres Karangasem saat menyedot bahan bakar dari Boat Gili Cat II ke truk dengan selang berukuran besar. Dugaan sementara, ledakan dahsyat yang terjadi di dalam boat ini, Kamis (15/9), diduga dipicu akumulasi gas pada tangki BBM di bawah dek boat.

Yogyakarta Berupaya Tekan Angka Pernikahan Dini Yogyakarta (Bali Post) – Meskipun angka pernikahan dini di Kota Yogyakarta tidak terlalu tinggi, namun Kantor KB setempat terus berupaya menekan angka tersebut agar tidak semakin banyak remaja yang mengalaminya. ‘’Batas maksimal angka pernikahan dini adalah 3,5 persen dari total pasangan usia subur. Namun, di Kota Yogyakarta hanya 0,16 persen. Angkanya memang kecil, tetapi tetap dibutuhkan upaya agar angkanya tidak semakin meningkat,’’ kata Kepala K an to r K B Ko t a Yo g y a -

karta Eny Retnowati di sela pelepasan Jambore Remaja di Yogyakarta, Jumat (16/9) kemarin. Menurutnya, salah satu upaya untuk menekan angka pernikahan dini atau pernikahan dengan usia kurang dari 20 tahun adalah melalui kampanye kesehatan reproduksi. Remaja, lanjutnya, akan memperoleh berbagai informasi mengenai kesehatan reproduksi termasuk dampak negatif yang akan terjadi apabila melakukan pernikahan dini. Biasanya, Eny mengatakan, pernikahan dini terpak-

sa dilakukan karena banyak pasangan muda yang tidak memiliki pengetahuan yang cukup mengenai kesehatan reproduksi. ‘’Selain berpotensi memengaruhi kesehatan organ reproduksi karena belum siap mengandung atau pasangan memilih melakukan aborsi karena kehamilan tidak diinginkan, pasangan yang menikah dini biasanya juga rentan secara psikologis sehingga berdampak pada perceraian,’’ katanya. Ia berharap peserta Jambore Remaja dapat menyebarluaskan materi yang diperoleh selama mengikuti

kegiatan di Mangunan pada 16-18 September kepada teman-teman sebanyanya. ‘’Semakin banyak remaja yang mengetahui dan menyadari pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, akan semakin baik,’’ katanya. Jambore Remaja Kota Yogyakarta diikuti 180 peserta dengan usia antara 10 hingga 24 tahun yang berasal dari perwakilan sekolah dan kelompok Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIKR). Di Kota Yogyakarta terdapat 54 kelompok PIKR yang tersebar di seluruh wilayah. (ant)

Merayakan Peluncuran Akana Boutique Hotel

ALPHA Hotel Management (AHM) dengan senang hati mengumumkan peluncuran satu lagi properti bergaya modern di bawah bendera manajemennya. Sejak didirikan pada tahun 2012, AHM sudah membangun kemitraan yang langgeng dengan para pemilik hotel yang didasarkan pada visi bersama untuk sukses dan perkembangan positif dari industri pariwisata Bali. Akana Boutique Hotel dibuka pada Jumat (16/9) kemarin bersamaan dengan penyambutan tamu pertama yang akan tinggal di hotel tersebut. Akana Boutique Hotel terletak di desa pesisir Sanur, dekat dengan Pantai Semawang. Dengan menghadirkan 36 kamar elegan yang dilengkapi dengan fasilitas pendukung, hotel ini akan mengantisipasi kebutuhan wisatawan yang mencari pengalaman bergaya hidup Bali yang santai. Kamar-kamar di Akana Boutique Hotel dirancang dengan segala kenyamanannya. Perabotan yang dipadukan dengan fasilitas canggih guna memastikan hunian berkualitas. Ada tiga kategori kamar yang ditawarkan untuk pasangan, keluarga dan grup yang berkunjung ke Bali. Kamar-kamar tersebut adalah 8 deluxe pool access, 16 deluxe pool view dan 12 superior. Akana Boutique Hotel memiliki restoran yang unik bernama Selada Restaurant yang menyajikan masakan Eropa modern bersama-sama dengan citarasa Asia yang dipilih. Juga ada sebuah bar lobi yang menyajikan menu minuman lengkap mulai dari minuman cocktail eksotis hingga cold beer dan kopi terbaik. Sebagai sebuah properti berbasis desain inovatif, Akana Boutique Hotel akan memberikan perhatian pada semua detail bidang operasi. Jenis operasi ini akan mengisi celah pasar untuk akomodasi berkualitas yang menawarkan layanan superior standar dan keramahtamahan. Sanur adalah salah satu destinasi wisata tertua di Bali yang dikenal karena pesona masa lalu dan suasana santainya. Kawasan ini memiliki hamparan pantai berpasir putih yang indah dan perairan dengan terumbu karang yang dilindungi sehingga membuatnya menjadi tempat yang aman bagi keluarga. Ada sebuah jalan beraspal sepanjang beberapa kilometer di sepanjang garis pantai yang sangat ideal untuk berjalan-jalan pagi dan bersepeda. ‘’Kami sangat senang dengan bertambahnya Akana Boutique Hotel ke dalam portofolio manajemen kami yang tengah berkembang. Akana Boutique Hotel menawarkan daya tarik estetis di lokasi yang tepat. Sanur mulai menarik lebih banyak pengunjung yang mencari resort yang menyenangkan. Desa pesisir ini memiliki pantai yang masih asli, kegiatan olahraga air, pasar warna-warni dan tempat makan yang menyenangkan. Ini merupakan destinasi liburan yang sempurna,’’ kata Wayan Supandi, Direktur Utama dari Alpha Hotel Management. Gufron, Director Alpha Hotel Management, mengatakan Akana Boutique Hotel dari sisi produk merupakan suatu hal yang baru, memiliki karakter sesuai minat wisatawan Eropa, Australia, Jepang, Amerika. Dengan luas 12,5 are, Akana Boutique Hotel memberikan kenyamanan wisatawan berlibur di pesisir Pantai. (ad407)

pedoman pada budaya yang ada di Kota Yogyakarta, maka pengembangan kota pintar yang di dalamnya melibatkan penggunaan teknologi informasi yang semakin canggih, tidak akan meninggalkan karakter dari Kota Yogyakarta itu sendiri. Ia berharap, kerja sama yang terjalin antara Pemerintah Kota Yogyakarta dengan salah satu perusahaan perangkat keras dan lunak komputer tersebut akan mempercepat terwujudnya kota pintar dan penduduk cerdas di Kota Yogyakarta. Beberapa bantuan yang nantinya akan diberikan oleh perusahaan komputer tersebut adalah penguatan sistem informasi, infrastruktur dan warehouse data. Kepala Badan Perencanaan

JUMLAH mahasiswa baru Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa (FE Unwar) mendominasi jumlah mahasiswa di Unwar tahun ini yakni melebihi angka 50 persen. Tahun ini, FE Unwar menerima 1.000 lebih mahasiswa baru, 352 orang adalah mahasiswa kelas reguler B. Mahasiswa baru reguler B mendapat kuliah perdana dari Dekan FE Unwar Dr. I Made Sara, S.E., M.P., Kamis (15/9) malam, bertajuk ‘’Kiat Sukses Bekerja dan Belajar’’. Kegiatan ini juga dihadiri WD I Ni Nengah Seri Ekayani, S.E., M.Si., Ak.CA., WD II Ni Ketut Sariani, S.E., M.M. dan WD III A.A. Ketut Jayawarsa, S.E., M.Si. Saat itu juga dihadirkan alumni yang sukses di dunia kerja, I Gusti Ngurah Budiawan, S.E., M.M. Dekan Made Sara menegaskan, semua mahasiswa FE Unwar teregistrasi dan tak ada istilah mahasiswa selundupan. Makanya, dia mengatakan kehadiran kuliah mahasiswa FE Unwar tak boleh ditawar-tawar yakni minimal 16 kali pertemuan. Mahasiswa hanya diperbolehkan alias ditoleransi ketidakhadirannya sebanyak tiga kali. Jika tidak memenuhi syarat jumlah pertemuan, dia pastikan tidak bisa meluluskan mahasiswanya. Dia juga minta mahasiswanya untuk giat belajar dan disiplin menuntaskan tugas dan disiplin soal kehadiran. Di samping itu, tunjukkan diri sebagai mahasiswa FE Unwar yang berkarakter yakni berpenampilan rapi dan menarik serta santun dalam

KULIAH PERDANA - Dekan FE Unwar Dr. Made Sara didampingi Lanang Putra, S.E., M.M. dan IGN Gede Budiawan saat memberikan kuliah perdana. berperilaku. Dia juga menegaskan, dosen mengajar mengacu pada Kurikulum KBK berbasiskan KKNI. Ini diarahkan untuk mencapai kompetensi prodi dan jurusan. Kompetensi inti mencapai 80 persen, kompetensi pendukung 20-40 persen dan kompetensi lainnya 0-30 persen. RPS dosen mengacu pada KBK berbasis KKNI. Makanya, dia meminta dosen sendiri harus paham tentang materi dan tuntutan komptensi mahasiswanya. Makanya, dia berani meluluskan 3,5 tahun bagi mahasiswa yang pintar dan berprestasi luar biasa. Untuk itu, mahasiswa diminta mengambil mata kuliah sesuai bakat dan minatnya serta sesuai ketentuan sistem SKS. Sistem ini membuat dosen melakukan evaluasi kemajuan belajar mahasiswa. Ini semua tergantung pada nilai IPK yang diraih. Untuk itu, dipaketkan 21 SKS tiap

semester. Dia berharap mahasiswa bisa menyelesaikan studi tepat waktu. Made Sara memaparkan beban per SKS. Ini artinya, perkuliahan di kelas 50 menit, tugas terstruktur 60 menit dan kegiatan mandiri 60 menit. Untuk meraih gelar S-1, mahasiswa wajib memenuhi 144 SKS untuk 14 semester termasuk skripsi 6 SKS. Sementara sistem penilaian dan kelulusan ditentukan sejumlah faktor. Nilai ditentukan 30 persen UTS, 30 persen UAS, 30 persen tugas dan 10 persen oleh absensi. Ketua pengelola kelas reguler B Ni Nyoman Rusmiati, S.E., M.M. menjelaskan, jumlah mahasiswa kelas reguler B yang dulu bernama kelas eksekutif kemudian kelas nonreguler, tahun ini paling banyak. Dari 352 mahasiswa baru, sebanyak 238 memilih Prodi Manajemen dan 114 memilih Prodi Akuntansi. (ad734)

Prinsip Kuat, Kunci Bangsa Maju Jakarta (Bali Post) – Ketua MPR-RI Zulkifli Hasan mengatakan bahwa salah satu kunci menjadi bangsa yang maju adalah bangsa yang memiliki prinsipprinsip kuat. ‘’Bangsa yang maju adalah bangsa yang memiliki prinsip yang kuat, bukan bangsa yang mudah dinegosiasi dan bukan bangsa yang lembek,’’ katanya dalam kuliah umum di IAIN Imam Bonjol, Padang dalam keterangan tertulis MPR, Jumat (16/9) kemarin. Zulkifli mengatakan, Indonesia harus tegak dalam cita-cita proklamasi dan tidak boleh membiarkan bangsa dengan jumlah penduduk yang banyak hanya menjadi pasar negara-negara

OPENING - Owner Akana Boutique Hotel melepas balon simbol opening Akana Boutique Hotel.

Yogyakarta Kembangkan Kota Pintar Berbasis Budaya Yogyakarta (Bali Post) – Pemerintah Kota Yogyakarta bekerja sama dengan perusahaan komputer IBM berupaya mengembangkan kota pintar (smart city) berbasis budaya untuk mewujudkan penduduk yang cerdas (smart citizen). ‘’Payung induk pengembangan smart city di Kota Yogyakarta adalah smart culture. Artinya, berbagai model pengembangan smart city yang akan dilakukan harus bermuara pada budaya Yogyakarta yang santun,’’ kata Kepala Bagian Teknologi Informasi dan Telematika (TIT) Pemerintah Kota Yogyakarta Sukadarisman usai penandatangan kerja sama dengan IBM di Yogyakarta, Jumat (16/9) kemarin. Menurutnya, dengan ber-

Dijamin Tak Ada Mahasiswa Selundupan

Pembangunan Daerah Kota Yogyakarta Edy Muhammad mengatakan, bidang sasaran pengembangan smart city di Kota Yogyakarta adalah pendidikan dan pariwisata yang kemudian terbagi menjadi beberapa bidang lain seperti lingkungan, pemerintahan, ekonomi, masyarakat dan manajemen kebencanaan. Selama ini, program smart city di Kota Yogyakarta sudah diwujudkan dalam berbagai pelayanan publik di antaranya pendaftaran sekolah secara online, pelayanan keluhan dan informasi, pelayanan pendampingan belajar siswa serta administrasi pemakaman. Sementara itu, Country Manager Communication and Public Service PT IBM

Indonesia Ronny Sumantri mengatakan, kerja sama yang ditawarkan adalah memberikan wawasan kepada Pemerintah Kota Yogyakarta untuk mengembangkan konsep kota pintar. ‘’Kota Yogyakarta sudah memiliki infrastruktur yang bagus untuk bisa mewujudkan smart city. Bagaimanapun juga, tujuan akhir dari pengembangan smart city adalah memberikan kenyamanan bagi warga untuk tinggal termasuk kemudahan mengakses layanan publik dan kegiatan ekonomi,’’ katanya. Ia mengatakan, akan ada semacam cetak biru konsep smart city dan Pemerintah Kota Yogyakarta bisa dengan mudah mengimplementasikannya. (ant)

Bali Post/ant

Zulkifli Hasan

lain. Apalagi, untuk produk bekas dan berkualitas rendah.

‘’Sekarang semuanya diimpor, mulai dari beras, bawang merah, bawang putih, garam, gula, kedelai, singkong, tapioka, yang impornya luar biasa besar,’’ ujarnya. Indonesia, menurut Zulkifli, tidak boleh membiarkan kekayaan alam yang melimpah hanya menjadi ajang rebutan negara-negara lain untuk memajukan industri mereka. ‘’Kita tidak boleh membiarkan surplus demografi kita hanya dijadikan pemasok bagi negeri orang dan membiarkan buruh kasar negara lain justru membanjiri negeri kita. Perguruan tinggi perlu memiliki sikap terhadap semua ini. Jangan lembek dan diam saja,’’ ujar mantan Menteri Kehutanan itu. (ant)

BNPB akan Bangun Hunian Sementara Pengungsi Sinabung Medan (Bali Post) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan mendirikan bangunan hunian sementara pengungsi erupsi Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang kini masih tinggal di lokasi posko penampungan. ‘’Hunian sementara dikhususkan bagi pengungsi Sinabung dari sembilan desa yang sampai saat ini belum memiliki tempat tinggal,’’ kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo Jhonson Tarigan dihubungi dari Medan, Jumat (16/9) kemarin. Sembilan desa itu, menurutnya, adalah Tiga Pancur, Pintu Besi, Sigarang-garang, Jeraya, Kuta Rakyat, Kuta Ginjang dan Dusun Lau Kawar, Mardinding dan Kuta Tunggal. ‘’Jumlah penduduk dari sembilan desa itu, sebanyak 9.319 jiwa atau 2.522 kepala keluarga (KK) dan mereka tinggal di penampungan

yang disediakan Pemkab Karo,’’ ujar Jhonson. Ia mengatakan ribuan pengungsi Sinabung itu sebagian ada yang tinggal di Posko Penampungan Kabanjahe, yakni Kantor KNPI, Gereja HKBP, Gereja Katolik, Gedung Unika dan lokasi lainnya. Dari 9.319 orang jumlah pengungsi itu terdiri atas 4.616 orang laki-laki, 4.702 orang perempuan, lanjut usia (lansia) 532 orang, ibu hamil 70 orang, bayi di bawah lima tahun (balita) dan 193 bayi. ‘’Seluruh pengungsi tersebut dalam keadaan sehat dan mereka juga mendapat bantuan logistik serta keperluan lainnya dari Pemkab Karo,’’ ucapnya. Jhonson mengatakan, pembangunan hunian sementara itu akan dilakukan secara bertahap mengingat jumlah pengungsi Sinabung cukup banyak. Dana untuk pembangunan hunian sementara itu, berasal dari Badan Nasional Penanggulangan

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Bencana (BNPB). Mengenai lokasi pembangunan hunian sementara untuk pengungsi Sinabung itu, masih dicari daerah yang kosong dan strategis. ‘’Ini adalah tempat tinggal sementara, menunggu adanya relokasi mandiri untuk pengungsi Sinabung,’’ katanya. Ia menambahkan, Pemkab Karo juga telah meninjau lahan relokasi mandiri seluas 6 hektar di Desa Nang Belawan, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo. Lokasi yang berada di Desa Nang Belawan itu, rencananya akan ditempati warga pengungsi erupsi Gunung Sinabung yang belum memiliki tempat tinggal. ‘’Relokasi mandiri itu merupakan tahap kedua setelah relokasi pengungsi erupsi Gunung Sinabung tahap pertama yang dibangun 370 unit rumah di Desa Siosar, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo,’’ kata Jhonson. (ant)


DAERAH

Sabtu Kliwon, 17 September 2016

5

Pembangunan KRJ Jembrana

Diminta Jangan Kesampingkan Aspek Lingkungan

Bali Post/olo

TINJAU - Tim dari Kementerian PUPR dan LIPI bersama Wabup Jembrana Kembang Hartawan meninjau lokasi yang sedang berlangsung pembangunan Kebun Raya Jagatnata (KRJ) Jembrana. Negara (Bali Post) pun tanggung jawab masingPembangunan Kebun Raya masing lembaga yang mengerJagatnata (KRJ) Kabupaten jakan KRJ. ‘’Sumber-sumber Jembrana, Jumat (16/9) ke- yang mendukung harus dipmarin dikunjungi Satker Pro- ilah, mana yang menjadi tanggram Pengembangan Kawasan gung jawab PU, LIPI maupun Permukiman (P2KP) Kemen- lembaga-lembaga yang lain. terian Pekerjaan Umum dan Supaya tidak terjadi tumpang Perumahan Rakyat (PUPR) tindih dalam pengerjaannya,’’ dan LIPI. Dalam pertemuan kata Nugraha dari Satker dengan Wabup Jembrana Made P2KP. Kembang Hartawan dan SKPD Di antara sejumlah kebun terkait, Kementerian PUPR raya yang akan dibangun tamenegaskan akan memberikan hun ini, KRJ Jembrana terdukungan pembangunan fisik masuk yang paling siap dari KRJ tersebut. sisi kawasan. Berbeda dengan Namun, Satker mengingat- yang lain, kawasannya masih kan sejumlah hal yang wajib numpang di lembaga lain. ada kejelasan dalam pemban- Nugraha juga meminta aspek gunan. Di antaranya, admin- legalitas lahan dan aset yang istrasi mengenai status lahan ada harus clear dan bangunan dan aspek lingkungan seperti yang akan didirikan juga wajib amdal maupun UKL dan UPL. memiliki izin. ‘’Prinsipnya kami Hal ini wajib dipenuhi agar mendukung pembangunan tidak terjadi masalah di kemu- KRJ sesuai dengan kewenandian hari. gan kami,’’ tegas Nugraha. Selanjutnya, harus dipilahSementara itu, Wabup Kempilah sumber anggaran mau- bang memanfaatkan kehadiran

Satker P2KP Kementerian PUPR dengan memaparkan rencana besar pembangunan KRJ yang saat ini sudah mulai digarap secara bertahap yang perlu mendapat bantuan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian PUPR. Di lain pihak, Joko Ridho Witono dari LIPI mengungkapkan kawasan yang diperuntukkan untuk kebun raya di Jembrana ini seluas 5,8 hektar. Menurutnya, pembangunan kebun raya ini proses panjang terutama dalam pengelolaan, seperti Kebun Raya Bogor yang telah berusia 200 tahun. Joko berharap KRJ Jembrana ini mampu berkiprah dan mendunia. Kabid Pengembangan Kawasan Konservasi Tumbuhan Kebun Raya LIPI ini yakin dengan komitmen bersama hal itu bisa diwujudkan. Pihaknya juga akan men-support dari sisi eksplorasi tanaman. Bahkan, pada tahun 2017 nanti, pihaknya akan menugaskan seorang staf LIPI untuk membantu pengerjaan KRJ selama beberapa bulan. Wabup Kembang menambahkan, untuk pengelolanya sudah dipersiapkan. Bahkan 2017 nanti Pemkab Jembrana akan menyekolahkan SDM ke LIPI guna mempelajari manajemen pengelolaan kebun raya, sehingga tujuan dari pembangunan kebun raya bisa tercapai dan yang paling penting bermanfaat bagi masyarakat. (kmb26)

Supaya Tidak Diklaim

Kesenian Jegog akan Dipatenkan Negara (Bali Post) Pemerintah Kabupaten Jembrana saat ini sedang berupaya mengurus kesenian Jegog yang akan dipatenkan. Hal itu perlu dilakukan agar kesenian dari bambu yang sudah mendunia itu tidak diklaim daerah atau negara lain. Demikian disampaikan Bupati Jembrana I Putu Artha di sela-sela menerima rombongan Sekaa Jegog Suar Agung yang akan pentas di Jepang. Sekaa Jegog Suar Agung Jembrana merupakan salah satu sekaa yang banyak dikenal masyarakat, baik dalam maupun di luar negeri. Kontribusinya untuk melestarikan seni instrumen bambu besar yang hanya ada di Jembrana tersebut tidak dapat dimungkiri. Pada pertengahan September ini, sekaa tersebut melakukan lawatan ke Negeri Sakura. Bupati Artha menyampaikan apresiasi atas kontribusi Sekaa Jegog Suar Agung dalam pengembangan seni di Jembrana. Ia menambahkan selama ini Pemkab Jembrana berkomitmen agar Jegog tetap dilestarikan. Berbagai cara sudah ditempuh, antara lain dengan memberikan fasilitas perangkat Jegog di sekolahsekolah. ‘’Yang terbaru, nantinya

Bali Post/dok

JEGOG - Kesenian Jegog yang akan dipatenkan Pemkab Jembrana. dengan dibangunnya Anjungan Ketut Suwentra atau yang dikeCerdas Jalan Nasional, akan nal dengan Pekak Jegog mendisediakan panggung khusus gatakan rombongan berjumlah untuk pertunjukan Jegog yang 24 orang. Selama dua minggu, representatif dan terjadwal,’’ sekaa ini diundang pentas dan ucap Bupati Artha. melakukan workshop mengeArtha juga mengatakan nai Jegog di berbagai kota di nantinya jika ada wisatawan Jepang. yang ingin menyaksikan Jegog Pada kesempatan itu pula harus datang Jembrana. Den- Pekak Jegog mengucapkan gan demikian, perekonomian terima kasih atas fasilitas yang masyarakat di Jembrana juga diberikan Pemkab Jembrana berputar. Sedangkan untuk me- untuk menunjang keberangmatenkan kesenian Jegog ini, katan mereka ke Jepang. Saat pihaknya masih mengurusnya itu juga Pekak Jegog mengaku dan dalam proses. Pihaknya salut dengan komitmen pemtidak ingin Jegog diklaim orang kab untuk melestarikan Jegog lain. ‘’Jangan sampai nantinya dengan dibangunnya Anjungan ada pihak lain yang mengklaim Cerdas Jalan Nasional, di mana Jegog sebagai intrumen daerah- nantinya akan disediakan nya,’’ pungkas Artha. panggung khusus pementasan Pimpinan Sekaa Suar Agung Jegog. (kmb26)

Bali Post/udi

MELAPOR - Lintas LSM di Banyuwangi saat melaporkan dugaan korupsi pengelolaan dua kapal LCT Sritanjung ke Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Jumat (16/9) kemarin.

Terindikasi Korupsi

Pengelola Kapal Sritanjung Dilaporkan ke Kejakgung Banyuwangi (Bali Post) -

Pengelolaan dua kapal LCT Sritanjung milik Pemkab Banyuwangi, akhirnya masuk ke jalur hukum. Diduga terjadi tindak pidana korupsi, lintas LSM di Banyuwangi melaporkan pengelola kapal pelat merah itu ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi, Jumat (16/9) kemarin. Mereka mendesak Kejaksaan mengusut indikasi korupsi di tubuh PT Pelayaran Banyuwangi Sejati (PBS), selaku pengelola dua kapal Pemkab. Selain Kejari Banyuwangi, laporan juga dimasukkan ke Kejaksaan Agung (Kejakgung) dan KPK. Lintas LSM penggiat korupsi ini menduga ada pidana korupsi di atas Rp 1 miliar terkait pengelolaan kapal selama 2012-2016. ‘’Intinya, ada indikasi korupsi dalam pengelolaan kapal LCT Sritanjung milik pemkab. Kita minta Kejaksaan Negeri dan Kejaksaan Agung segera turun tangan. Usut sampai tuntas,’’ kata Koordinator Perkumpulan LSM Banyuwangi Eko Soekartono usai menyerahkan laporan. Mantan Wakil Ketua DPRD Banyuwangi ini memastikan, laporan ke Kejaksaan Agung bukan sebatas tembusan. Namun, akan diserahkan langsung ke Jakarta. Dalam laporannya, Eko mengklaim menyertakan sejumlah bukti indikasi korupsi pengelolaan LCT Sritanjung. Salah satunya,

bukti laporan keuangan yang dikeluarkan ASDP Ketapang dengan PT PBS. ‘’Jadi, ada perbedaan jumlah setoran yang tak proporsional antara data ASDP dan PT PBS ke Pemkab. Nilainya di atas Rp 1 miliar,’’ jelasnya. Indikasi lain, berdasarkan pengakuan sejumlah anak buah kapal LCT Sritanjung. Di antaranya, banyak onderdil kapal yang dicopot tanpa kejelasan. Eko meminta penyidik membongkar seluruh indikasi penyimpangan pengelolaan kapal milik pemkab itu. Sebab, dua kapal itu dibeli menggunakan uang rakyat. ‘’Penyidik idealnya membongkar semua pihak yang bertanggung jawab, termasuk kemungkinan pemkab,’’ tegasnya. Sebab, kata Eko, dalam perjanjian kerja sama antara Pemkab dan PT PBS, Pemkab Banyuwangi memiliki saham 90 persen.

Sisanya, dimiliki karyawan PT PBS. Celakanya, gaji karyawan justru ngadat beberapa bulan. Selain persoalan keuangan, kalangan LSM menuding ada kelalaian jajaran direksi PT PBS dalam mengelola kapal. Buktinya, kapal LCT Sritanjung biru sempat karam saat diparkir di Dermaga Ketapang, 8 Juni 2016. Sehingga kapal dalam kondisi rusak parah. ‘’Direksi harus mengembalikan aset dan kerugian daerah akibat insiden ini, kita minta penyidik memburunya,’’ tegas kader PDI-P tersebut. Pihaknya juga kecewa dengan Pansus DPRD Banyuwangi yang belum merilis secara terbuka ha-

Lestarikan Kesenian

Yayasan Budaya Teja Kukus Kembali Diaktifkan

Bali Post/mud

Drs. Gede Komang, M.Si. Singaraja (Bali Post) – Sempat vakum beberapa tahun, Yayasan Budaya Teja Kukus, Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula kembali diaktifkan. Lembaga ini diaktifkan kembali karena di desa setempat dikenal sebagai berkembangnya seni, baik yang sifatnya sakral atau seni untuk kepentingan komersial. Selain itu, juga untuk memberdayakan, melakukan penggalian, dan melestarikan potensi kesenian sebagai warisan leluhur. Beberapa pengurus inti Yayasan Budaya Teja Kukus sebelumnya telah meninggal dunia. Untuk itu, kalangan generasi penerus ditunjuk kembali menjadi pengurus organisasi ini. Terpilih sebagai Ketua Yayasan yakni Drs. Gede Komang, M.Si. Dia

sendiri dikenal sebagai tokoh seniman Wayang Wong dan kini masih aktif menduduki jabatan Kepala Dinas Sosial (Kadisos) Kabupaten Buleleng. Selain memilih ketua, sejumah tokoh masyarakat dan seniman juga masuk dalam susunan pengurus. Salah satunya Gede Suyasa yang menjabat Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Buleleng ditugaskan menjadi penasihat. Gede Komang saat ditemui Jumat (16/9) kemarin mengatakan, organisasi ini keberadaannya begitu penting sebagai media pemberdayaan, penggalian, dan pelestarian kesenian yang cukup beragam di Desa Tejakula. Dari catatan yang ada, di desanya dari zaman dahulu ada kesenian yang sifatnya sakral dan kini berkembang untuk kepentingan komersial. Kesenian sakral seperti Wayang Wong yang telah mendapat penghargaan dari UNESCO, tari Baris Tua, Baris Blongsong, Baris Kuning, Baris Bedil, Baris Perisi, tari Rejang, dan tari Cendek. Sementara seni yang lebih banyak dikomersialkan seperti Gong Gede, Gong Kebyar, Gong Alit, dan aneka tari Legong. Seluruh potensi kesenian di desanya itu sekarang diinventarisasi dalam rangka penggalian dan pelestarian, sehingga pakem aslinya itu tidak mudah dipengaruhi oleh pengaruh seni dari luar

daerah. ‘’Dulu, pengurusnya sudah banyak yang meninggal dunia sehingga organisasi ini cukup lama vakum. Keinginan seniman dan tokoh masyarakat untuk mengaktifkan kembali organisasi ini, sehingga sekian banyak potensi kesenian bisa diberdayakan kemudian dilakukan upaya penggalian, dan melestarikannya,’’ katanya. Di sisi lain, Gede Komang menambahkan, perkembangan kesenian baik yang sifatnya sakral maupun modern belakangan ini mulai mendapat tempat di tengah masyarakat. Dia mencontohkan, tawaran pentas baik di desa sendiri dan luar daerah bisa dibilang tidak pernah sepi. Wayang Wong yang sudah mendunia sering tampil menghibur rombongan wisatawan mancanegara (wisman) yang berlibur ke Tejakula atau ke hotel lain di Buleleng. Situasi ini, diakuinya, menjadi langkah positif bagaimana potensi kesenian sakral yang masih lestari patut diberdayakan dalam mendukung pengembangan pariwisata di daerahnya. ‘’Jadwal pentas dari hotel atau tamu yang berlibur ke desa hampir tidak pernah sepi, ada saja tawaran pentas. Saya kira ini tren positif bagaimana kesenian ini menjadi modal untuk mendukung pengembangan pariwisata di daerah ini,’’ jelasnya. (kmb38)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

sil temuannya. Sehingga pihaknya memilih menempuh jalur hukum untuk menyelamatkan aset daerah. Sayangnya, laporan lintas LSM ini tak bisa langsung ke Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banyuwangi A.A. Sayang Adnyana. Pejabat asal Klungkung ini dikabarka tak ada di tempat, termasuk seluruh pejabat struktural di bawahnya. Laporan hanya diterima staf Intel Kejari Banyuwangi. Dugaan korupsi LCT Sritanjung mencuat setelah LCT Sritanjung I karam di pesisir Bulusan, Banyuwangi, 8 Juni lalu. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah. Saat karam, kapal yang dibeli Pemkab tahun 2001 tersebut sedang parkir di dermaga selatan Pelabuhan Ketapang. DPRD sempat membentuk pansus untuk mengusut sistem pengelolaan dua kapal LCT Sritanjung. (kmb30)


OPINI

6

Sabtu Kliwon, 17 September 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Memfasilitasi dan Mengawal Kesehatan Masyarakat KESEHATAN publik kini menjadi isu strategis untuk diperbincangkan. Kesehatan publik menjadi masalah yang sangat berisiko ketika daya tahan ekonomi masyarakat lemah. Kondisi ini menjadi makin parah ketika negara juga tak optimal menjaga kesehatan warganya. Ketidakoptimalan ini bisa tercermin dari berbagai indikator. Selain menjadi pasar obat palsu, vaksin palsu, dan sasaran penyebaran penyakit menular akibat migrasi penduduk, warga negara di negeri ini juga belum optimal mengakses fasilitas kesehatan yang digulirkan pemerintah. Sebut saja misalnya dengan bergulirnya Jaminan Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Layanan kesehatan publik ini walaupun efektif dalam membantu pemerintah mengawal dan memfasilitasi kesehatan warganya, namun masih banyak yang belum paham. Jangankan tahu cara memanfaatkan layanan kesehatan ini, banyak warga tak tahu fasilitas apa saja yang disiapkan pemerintah bagi warganya dalam menjaga kesehatan publik. Hal lain yang perlu mendapat perhatian pemerintah adalah pentingnya melakukan riset terpadu dan teraplikasikan kepada masyarakat. Ini menjadi penting untuk dioptimalkan di tengah makin beragamnya penyakit baru yang berpotensi menyebar ke Indonesia. Selama ini pos-pos dana pemerintah untuk menjaga keamanan dan kenyamanan publik dominan untuk bencana alam. Padahal jauh lebih strategis untuk dianggarkan adalah melakukan penelitian atas berbagai kasus kesehatan. Pemerintah harus mengalokasikan dana-dana riset pengadaan vaksin mencegah terjadinya pendemi wabah penyakit tropis. Pos anggaran kesehatan penting mendapat perhatian mengingat ketika daya tahan publik lemah, maka tingkat produktivitas juga rendah. Ini juga akan berkorelasi dengan tingkat kreativitas. Untuk itulah pemerintah harus berani melakukan langkah nyata termasuk menyediakan anggaran penelitian bagi para ahli. Dengan cara ini diharapkan ada diagnosis awal dan solusi yang bisa ditempuh jika terjadi ancaman di sektor kesehatan. Yang terjadi saat ini justru sebaliknya. Dana penelitian kerap dipangkas, sehingga ketika terjadi wabah pemerintah kesulitan dan bergantung pada dana dan vaksin luar negeri. Meskipun, Indonesia menurut WHO belum bisa lepas dari penyakit tropis, sebab banyak yang terabaikan khususnya pengentasan kemiskinan. Penyakit tropis kerap diasosiasikan dengan kemiskinan, lingkungan buruk, dan daerah tropis. Sebagian besar merupakan penyakit kuno yang menghantui manusia berabad-abad. Celakanya Indonesia masih berkutat di zona itu. Selama ini Indonesia berkutat pada berbagai masalah akibat kebijakan tak tuntas. Akibatnya, kebijakan pemerintahan tidak berlanjut atau hal ini populer dengan istilah ganti menteri ganti kebijakan. Ini adalah fakta yang selalu akrab bagi publik Indonesia. Untuk itulah ke depan, Indonesia harus mampu merancang format jangka panjang penanganan kesehatan publik. Ini penting dilakukan agar ketika ada wabah, sebut saja virus zika, negeri ini tidak panik. Pemerintah harus melakukan edukasi yang jelas dan berkelanjutan kepada warganya untuk tetap peduli menjaga kesehatan diri. Dengan edukasi ini, negara tak akan menjadi ‘’penyedia anggaran’’ yang begitu besar hanya untuk memfasilitasi warga negara yang sakit. Pemerintah harus merumuskan agenda strategis yang terukur untuk melakukan pengawalan dan memfasilitasi kesehatan warganya.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Anggaran Pertanian Kabupaten/kota belakangan memasang anggaran pertanian meningkat dibandingkan dengan anggaran induk. Langkah pemerintah untuk melakukan pembenahan di sektor ini patut diapresiasi. Dengan peningkatan dana ini umumnya yang ditata adalah infrastruktur pertanian, baik itu jalan persawahan dan irigasi teknis. Ke depan, saya berharap peningkatan anggaran pertanian ini dilakukan lebih berani setidaknya mendekati angka realistis. Masalahnya, pertanian di Bali menjadi daya dukung budaya Bali. Saya sangat sependapat jika para bupati/wali kota di Bali melakukan terobosan nyata di sektor ini. Mari kita jaga Bali dengan membangun kembali kejayaan sektor pertanian. Dengan gerakan ini, saya juga berharap pemerintah kabupaten/kota di Bali segera melakukan validasi data lahan dan produksi. Ini penting dilakukan agar data pertanian Bali tak berupa data rekayasa. Bali harus bergerak dan melakukan langkah nyata menjaga pertaniannya. Dewa Ketut Wisna Sukawati, Gianyar, Bali

Mendukung Gerakan Menanam Belakangan ini wacana melakukan gerakan menanam pohon kelapa dan pisang bergaung begitu hebat. Gerakan ini mestinya segera dijabarkan pemerintah daerah dengan mengedukasi masyarakat melakukan langkah nyata. Saya pribadi selaku orang Bali mendukung gerakan ini. Saya juga setuju jika lahan-lahan teba dan pelaba pura ditanami pohon kelapa atau pisang. Masalahnya, saat ini setiap upacara keagamaan krama Bali masih tergantung dari produk agro dari luar Bali. Saya harap gerakan menanam ini bisa menjadi salah satu bentuk kepedulian menjaga Bali. Dewa Ardana Denpasar, Bali

Advokasi Ganda Menghadapi Virus Zika Virus zika menebar ketakutan baru bagi dunia, khususnya bagi dunia pariwisata. Bali, sebagai destinasi wisata dunia kembali perlu waspada. Bila abai maka pariwisata Bali akan terpuruk. Tak mengherankan, jika pemerintah Indonesia mengeluarkan Travel Advisory ke Singapura dan Bandara Ngurah Rai juga telah menyiagakan Termal Scanner untuk mengetahui suhu tubuh seseorang yang dicurigai terinfeksi virus zika (Bali Post 1/9 2016.). Lalu, cukupkah hanya ini, jawabannya belum. Dibutuhkan sebuah strategi bagi pengampu kebijakan dengan meminjam tesis Alexander George (1980), yaitu multiple advocacy dalam memandang wabah zika ini.

Oleh I Nyoman Tika ultiple advocacy atau gagasan advokasi ganda adalah strategi analisis kebijakan untuk mendukung posisi politik pengampu kebijakan oleh publik yang dilakukan dengan pengumpulan informasi dan data untuk kepentingan masyarakat luas. Dalam bingkai itu, wabah zika, membutuhkan kebijakan yang bersifat holistik, sehingga dapat memberikan kesejukan dalam kepanikan menghadapi penyebaran virus zika ini. Pengampu kebijakan yang menggunakan pendekatan multiple advocacy dengan benar dalam setiap pengambilan kebijakan, tulis Alexander George, dalam ‘’Predential Decision Making in Foriegn Policy’’, akan kecil kemungkinan mereka untuk gagal dalam apa yang disebut sebagai Over Advocacy Trap (perangkap advocacy berlebihan), suatu jebakan yang sering menimbulkan pembuatan rekomendasi solusi yang salah karena publik telah memformulasikan masalah dengan salah. Lalu, bagaimanakah dengan kasus virus zika ini? Apakah Over Advocacy Trap cenderung menguat atau tidak? Jawabannya samar, walaupun pemerintah telah memberikan Travel Advisory ke Singarpura, serta pemindai dengan Termal Scanner bagi mereka yang baru pulang dari negara dengan kasus penyebaran virus zika? Nampaknya semua itu belum cukup, untuk menguras kekhawatiran publik. Ada beberapa alasan, pertama, virus zika hampir menyerupai demam berdarah dengue (DB) yang menggunakan host intermedier nyamuk aedes aegypti, DB saja belum bisa tuntas diberantas walaupun berbagai upaya telah dilakukan, kini muncul lagi virus zika. Sebut saja di Bali, DB selalu hadir dan menelan korban jiwa. Artinya, kunci penanganan virus zika terletak pada kebersihan lingkungan karena ditularkan melalui nyamuk aedes aegypti seperti halnya

M

virus dengue. Kedua virus zika terbukti dapat mengganggu janin dengan kasus mikrosefali, kondisi ini menyebabkan gangguan otak sehingga menghasilkan generasi yang memiliki intellectual impairment (penurunan intelek). Apa pun alasannya, kewaspadaan perlu ditingkatkan khususnya bagi ibu-ibu hamil. Mereka harus mendapatkan pelayanan khusus. Jika tidak maka ke depan banyak generasi kita yang perkembangan otaknya cacat. Kondisi ini amat berbahaya bagi bangsa lebih-lebih didengungkan bonus demografi menjadi peluang emas memajukan Indonesia, akan sia-sia belaka. Ketiga, berbeda dengan DB, virus zika dapat ditularkan lewat hubungan seksual, suatu kondisi yang rumit. Penanganan ini harus memang sangat hati-hati, yakni dengan mengampanyekan pemahaman akan hubungan seks yang aman dalam kehidupan modern. Keempat, sejauh ini, vaksin virus zika belum tersedia, meskipun beberapa penelitian virus zika telah dilakukan. Kita bisa melihat hasil temuan ahli dunia, seperti dalam Jurnal Medicine, Agustus 2016, membenarkan analogi struktural virus zika mirip dengan flavivirus, (Sirohi D, et al., 2016). Protein yang menyelimuti RNAvirus adalah protein berbentuk ikosahedral, yaitu sekitar 11 kb (kilo basa), sedang genom RNA pengkode poliprotein tunggal 3417-3423 asam amino dan mengkode tiga protein struktural [kapsid (C), membran prekursor (PRM), dan amplop protein (E)] dan tujuh protein nonstruktural (NS1, NS2A, NS2B, NS3, NS4A, NS4B, dan protein NS5). Informasi ini menarik untuk diteliti dengan memutuskan protein pelindungnya dengan enzim protease. Dari informasi ini vaksin baru dapat diformulasikan dengan riset yang memadai. Untuk itu pemerintah seharusnya bisa menggelontorkan dana untuk riset ini. Dana tidak harus dikeluarkan hanya untuk bencana alam, namun juga untuk riset pengadaan vaksin mencegah terjadinya

pendemi wabah penyakit tropis. Celakanya dana penelitian kerap dipangkas, sehingga ketika terjadi wabah memang selalu kesulitan dan bergantung pada dana dan vaksin luar negeri. Meskipun Indonesia menurut WHO belum bisa lepas dari penyakit tropis, sebab banyak yang terabaikan khususnya pengentasan kemiskinan. Penyakit tropis kerap diasosiasikan dengan kemiskinan, lingkungan buruk, dan daerah tropis. Sebagian besar merupakan penyakit kuno yang menghantui manusia berabad-abad. Celakanya Indonesia masih berkutat di zona itu. Indonesia selama ini berkutat pada masalah-masalah elementer karena berbagai kebijakan tak tuntas. Kondisi ini menguatkan teori yang dikemukan oleh Charles Lindblom (1979), yakni teori inkremental terputus-putus, yang sejatinya adalah pengambilan keputusan untuk menghindari permasalahan dengan banyak pertimbangan. Akibatnya, kerap kebijakan pemerintahan dahulu tidak diteruskan, sehingga ganti menteri ganti kebijakan, adalah kondisi yang selalu akrab bagi publik Indonesia. Dalam konteks tersebut, tidak berlebihan dikatakan bahwa menghadapi situasi panik berkenaan dengan merebaknya virus zika di negara tetangga, nampak teori inkremental menjadi pegangan pemerintah semakin jelas kelihatan ketika yang menjadi fokus adalah bandara. Artinya pemerintah lebih mementingkan atau mencerminkan kepentingan-kepentingan dari kelompok-kelompok yang kuat dan mapan secara ekonomi. Dan, mengabaikan kepentingan-kepentingan dari kelompok yang lemah dan yang secara politis tidak mampu mengorganisasikan kepentingannya. Kelemahan pemerintah yang menerapkan gaya inkremental dalam mengambil kebijakan bercermin pada pendapat Yehezkel Dror (2001) adalah kecenderungan menghasilkan kelambanan dan terpeliharanya

Suara Publik Kabut Asap Masih Membayangi Indonesia JANJI Presiden Jokowi bahwa tahun 2016 Indonesia bebas dari kebakaran hutan sepertinya belum sepenuhnya terealisasi. Meski jumlah hotspot atau titik api secara nasional berkurang hingga 70-90 persen, kewaspadaan terus ditingkatkan seiring dengan mulai masuknya musim kering. ‘’Jumlah hotspot tahun 2016 dibanding tahun 2015 (periode 1 Januari-28 Agustus) dari pantauan satelit NOAA18/19 mengalami penurunan dari 8.247 titik tahun lalu, menjadi 2.356 titik pada tahun ini atau lebih dari 74,64 persen. Sepertinya kabut asap masih menjadi momok bagi rakyat Indonesia. Berbagai kalangan, baik praktisi maupun pengamat menilai pemerintah hanya mengumbar omong kosong dengan berjanji menangkap pembakar hutan. Pasalnya, jumlah titik api pada 2015 lalu, lebih dari 3.000 titik dan tersebar di seluruh kepulauan Indonesia, tidak satu pun yang dijadikan tersangka. Bahkan, hutan Perhutani sekitar 7.000 hektar juga ikut ludes terbakar. Pemerintah tak perlu mencari kambing hitam penyebab kebakaran hutan dan lahan. Ini mestinya menjadi teguran kepada pemerintah bahwa selama

Oleh Tri Ayuning S, S.Si. ini pemerintah memang tidak serius dalam mengelola hutan dan lahan. Pemerintah lebih memilih pengelolaan hutan dan lahan pada pihak swasta, apalagi asing. Menurut data Litbang tahun 2011 saja terbukti 40% dari perkebunan sawit dari total 8,5 juta hektar telah dikuasai oleh Asing. Belum lagi dengan adanya otonomi daerah yang cenderung liberal, masih dengan sumber yang sama di tahun 2011 sudah ada 8.000 izin kuasa pertambangan yang dikeluarkan pemerintah daerah. Tentu kondisi ini semakin merugikan dan mengancam kedaulatan negara pasalnya peluang asing untuk menguasai langsung sumber daya alam semakin terbuka lebar. Perekonomian rakyat korban kebakaran hutan belum membaik, asap kebakaran hutan justru telah membubung tinggi, malah kini keluar SP3 Surat Perintah Penghentian Penyidikan terhadap 15 perusahaan yang diduga terlibat kebakaran hutan dan lahan. Ini semakin menambah pilu derita rakyat. Lagi-lagi negaralah

yang harus menanggung kerugian dan rakyatlah yang paling terkena imbasnya secara langsung baik asap maupun perekonomian. Belum lagi kondisi penanggulangan kebakaran hutan yang masih rentan terjadi kecelakaan kerja dengan prosedur pemadaman yang masih dominan melalui darat, masih ingat dengan peristiwa gugurnya personel TNI yang bertugas dalam pemadaman kebakaran hutan di Riau beberapa hari lalu yang terjebak dalam kabut asap. Ini karena infrastruktur pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan yang tidak disiapkan, anggaran Kemenhut yang dipangkas, dan SDM yang terbatas yang memahami kebakaran hutan, juga jadi sumber masalah kebakaran hutan di Tanah Air. Inilah dampaknya jika sebagian aparatur bekerja untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan namun sebagiannya lagi bekerja untuk menyelamatkan corporate kapitalis yang kemungkinan besar teribat dalam pembakaran hutan ini. Lalu mau dibawa ke mana negeri ini?

status quo, sehingga menghambat upaya penyempurnaan proses pembuatan keputusan itu sendiri.Akibatnya terjadilah ketidakseimbangan pada segitiga epidemiologi (epidemiologic triangle) antara Agent Host Environment. Bagi pemerintah, khususnya otoritas kesehatan sudah bisa melakukan simulasi terhadap virus. Langkah inju untuk mengeluarkan informasi kesehatan yang disesuaikan dengan kondisi Indonesia, sehingga tidak menyebabkan kegusaran. Simulasi dapat dilakukan karena virusnya sudah dimiliki sampelnya, nyamuk punya, toh belum juga ada simulasi itu. Kegusaran itu muncul karena dampak dari penyakit zika berhubungan dengan otak. Namun, jika telah dilakukan simulasi, dalam hitungan hari, hasilnya akan terlihat, sehingga publik tidak panik. Oleh karena itu, multiple advocacy menguatkan pemerintah mengubah strateginya dalam bentuk rasional komprehensif dalam menangkis kasus virus zika. Pertama, pemerintah harus mampu mengurai gejalagejala yang muncul dan menyosialisasikan pada publik dan rakyatnya di wilayah yang rentan kena demam berdarah, dan transaksi seksual, serta menganjurkan menggunakan kondom untuk mengurangi risiko terinfeksi virus zika. Selama ini gejala-gejala yang muncul adalah sakit kepala, demam, kulit berbintik merah, sakit kepala, nyeri sendi, nyeri otot, sakit kepala, kelemahan dan terjadi peradangan persendian dan otot. Kedua, pemerintah perlu memberikan informasi yang tepat tentang cara penyebaran virus zika ini kepada masyarakat luas. Ketiga, berbeda dengan DB, virus zika dapat ditularkan lewat hubungan seksual, suatu kondisi yang rumit. Penanganan ini harus memang sangat hati-hati, yakni dengan mengampanyekan pemahaman akan hubungan seks yang aman dalam kehidupan modern. Keempat masyarakat perlu tahu apa dampak yang ditimbulkan dari wabah zika ini, tujuan untuk meningkatkan kewaspadaan akan penyakit ini, yaitu mikrosefali (ukuran kepala, terkadang otak kecil) pada bayi yang ibunya saat hamil terinfeksi virus zika, kelainan pada penglihatan, kelainan pada pendengaran. Pertumbuhan sindrom Guillain Barre, sistem kekebalan tubuh, justru menyerang sel saraf sehingga bisa menyebabkan kelumpuhan. Informasi ini penting agar masyarakat sadar, sehingga menjadi gerakan yang masif dalam menangani wabah zika ini. Penulis, dosen Pascasarjana Undiksha, alumnus Doktor Biokimia ITB

POJOK Kebijakan pemerintah Jokowi terkait pesisir dinilai salah arah. - Tak sesuai kehendak rakyat. *** Pemerintah menaikkan nilai kelulusan uji kompetensi guru. - Tunjangannya juga naik. *** Sejumlah anggota DPR-RI ngotot ajukan lagi dana aspirasi. - Siapa tahu dikabulkan.

Penulis, pemerhati masalah sosial tinggal di Jembrana

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

KAMBING Sejumlah kambing milik warga melintas di tengah jalan di kawasan Serangan, Denpasar Selatan, Kamis (15/9) lalu.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget Bali Post/wan

Sabtu Kliwon, 17 September 2016

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Nihil, Tambahan Anggaran Perubahan untuk Distanak Buleleng Singaraja (Bali Post) – APBD Perubahan tahun 2016 telah disahkan oleh DPRD Buleleng bersama eksekutif. Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) tidak mendapat tambahan dana pada pertengahan tahun ini. Data yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, pada pembahasan rancangan APBD Perubahan, sejumlah kegiatan sudah diusulkan termasuk kebutuhan anggarannya. Rencana kegiatan itu seperti peningkatan promosi produk pertanian dan peternakan dan penanganan kasus gigitan anjing rabies. Menyusul kondisi keuangan yang terbatas dan banyaknya kegiatan yang lebih penting, usulan itu terkena rasionalisasi. Bahkan, instansi ini sama sekali tidak mendapat tambahan anggaran murni dari APBD Perubahan. Jika dari APBD Perubahan nihil, lembaga ini memiliki anggaran sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2015 sebanyak Rp 1,9 miliar. Silpa DAK ini sebelumnya dialokasikan untuk membiayai pembangunan dua unit sumur bor di Kecamatan Gerokgak dengan nilai total Rp 1,1 miliar. Proyek ini gagal direaliasikan lantaran gagal tender hingga tahun anggaran berakhir. Pertengahan tahun ini, Silpa DAK itu kembali dialoaksikan untuk merealiasikan program yang sudah direncanakan. Dari dokumen perencanaan yang sudah diumumkan melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa, masing-masing sumur bor untuk menambah pasokan irigasi pertanian di Buleleng barat itu memakan biaya senilai Rp 505 juta. Selain itu, ada juga silpa yang berasal dari efisiensi tender tahun 2015 seperti pengadaan sarana prasarana pertanian jalan lingkungan masing-masing sebesar Rp 743.201.363 dan Rp 543.201.363. Konstruksi sumur dalam Rp 200.000.000, penyediaan sarana produksi pertanian Rp 1.251.959.360, perbaikan jalan usaha tani di Subak Uma Desa Kubutambahan Rp 156.959.360, dan pembuatan irigasi air permukaan Subak Bingin Banjah Desa Temukus Rp 85.000.000. Selain itu, penyediaan sarana produksi pertanian sebesar Rp 1.251.959.360, jalan usaha tani Subak Uma Desa Kubutambahan sebesar Rp 156.959.360, dan perbaikan irigasi air permukaan Subak Bingin Banjah Temukus Rp 85.000.000. Kepala Distanak Nyoman Swatantra Jumat (16/9) kemarin mengatakan, anggaran perubahan sejatinya sangat dibutuhkan. Dalam pembahasan pihaknya sudah mengusulkan tambahan anggaran termasuk kegiatan yang akan dijalankan. Satu kegiatan penting yang memerlukan anggaran perubahan itu adalah penanganan kasus gigitan anjing rabies. Tambahan dana ini rencananya untuk pengadaan sarana dan prasarana termasuk pembelian Vaksin Anti-Rabies (VAR). Selain itu, kegiatan promosi hasil pertanian dan peternakan yang tak kalah pentingnya juga diusulkan pada pertengahan tahun ini. Dana untuk promosi ini sebelumnya dialokasikan menunjang kegiatan Twin Lake Festival (TLF) yang telah berlalu. Pertengahan tahun ini, rencananya dana itu dikembalikan, sehingga kegiatan promosi tersebut tetap berjalan. Namun usulan itu dicoret, sehingga terpaksa kegiatan promosi tidak dapat direalisasikan. (kmb38)

Setubuhi Anak di Bawah Umur

Pedagang Plastik Ditangkap

Denpasar (Bali Post) Pedagang plastik grosiran berinisial Ho (26) ditangkap anggota Reskrim Polresta Denpasar, Rabu (14/9) lalu. Pasalnya, Ho menyetubuhi PLH (16) saat bekerja di rumah majikannya di Jalan Pudak Sari, Pemogan, Denpasar Selatan. Saat diperiksa, tersangka mengaku siap bertanggung jawab. “Tersangka menyetubuhi anak di bawah umur. Jadi, kasusnya tetap diproses dan tersangka ditahan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard, Jumat (16/9) kemarin. Kronologinya, kata Reinhard, pada Minggu (11/9) pukul 09.30 wita, tersangka ke rumah majikan korban untuk mengambil titipan barang. Sedangkan majikan korban lagi pulang ke Jawa. Saat pamitan, tersangka dan korban salaman. Saat itulah, tersangka asal Probolinggo, Jawa Timur ini, menarik tangan korban dan diajak masuk ke dalam kamar. Selanjutnya, korban disetubuhi. Setelah kejadian, korban langsung pulang ke rumahnya di Jalan Mekar Denpasar dan member tahu orangtuanya. Keluarga korban tidak terima dan melaporkan kasus itu ke Polresta Denpasar. “Orangtua korban juga memanggil pelaku karena mereka kenal. Pelaku disuruh datang ke rumah korban dan dia datang,” ujarnya. Kepada orangtua korban, tersangka mengaku mau tanggung jawab. Sebagai jaminan, tersangka menyerahkan KTP-nya. “Kita pancing minta tersangka mengambil KTPnya. Kita kerja sama dengan orangtua korban. Saat tersangka sampai di rumah korban, langsung ditangkap dan dibawa ke Mapolresta,” ungkap mantan Kapolsek Kuta Utara ini. (kmb36)

7

Bali Post/kmb23

TELUR - Seorang seniman sedang menyelesaikan lukisan pada media telur, Jumat (16/9) kemarin di Gianyar. Karya lukis ini banyak diminati wisatawan lokal maupun mancanegara.

Memprihatinkan

Sawah Dikepung Permukiman Denpasar (Bali Post) -

Pesatnya perkembangan permukiman di Kota Denpasar, berekses negatif terhadap keberlangsungan sawah. Seperti Subak Kerdung, Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, dikepung permukiman penduduk. Hingga saat ini, luasnya masih 215 hektar. “Sungguh sayang bila hamparan sawah luas, lama-lama semakin menyempit. Padahal sawah itu banyak manfaatnya, selain sumber pangan,” kata Dandim 1611/Badung Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa, Jumat (16/9) kemarin. TNI khususnya Kodam IX/ Udayana tidak mau tinggal diam melihat kondisi tersebut. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke97, TNI ingin men-support anggota subak berjumlah 300 orang tersebut. “Jangan sampai karena kurang kepedulian kita, petani berlomba-lomba jual sawahnya. Berbagai masalah dan keluhan disampaikan petani, kita serap melalui anggota Babinsa. Selanjutnya, kita carikan solusi dengan instansi terkait,” ujarnya. Pada TMMD tahun ini, Kodim Badung sebagai pelaksana lapangan justru memerhatikan petani di kota. Sementara Kodim di wilayah lain, menggarap desadesa terpencil. “Petani di kota

justru cobaan atau godaannya lebih berat. Tanah mereka sudah ditawar sangat mahal. Selain itu, biaya hidup di kota mahal. Kalau mereka enggak kuat, pasti tanah mereka sudah dijual,” ujarnya. Terkait pelaksanaan pra-TMMD sejak 20 Juli lalu, menurut Dandim ramah ini, anggotanya bersama masyarakat terus bekerja membuat jalan usaha tani (JUT) di subak tersebut. Supaya jalan beton itu kuat, juga digarap senderan. “Sampai saat ini sudah digarap 3 kilometer. Targetnya kan 4,3 kilometer. Jadi, saat TMMD mudah-mudahan bisa selesai tepat waktu. Jalan itu sengaja dibuat lebarnya 1,5 meter supaya mobil tidak bisa masuk untuk mengantisipasi alih fungsi lahan,” ungkap mantan Wadanden Deteksi Paspampres ini. Sesuai tema TMMD yaitu dengan semangat kemanunggalan serta kerja sama lintas sektoral dan komponen bangsa, kita tingkatkan percepatan pem-

bangunan di daerah guna meningkatkan kesejahteraan rakyat. Ia berharap kesejahteraan warga setempat terutama petani lebih baik lagi. “Kami lebih banyak melibatkan masyarakat dalam kegiatan ini, baik fisik dan nonfisik. Kegiatan fisik membuat jalan usaha tani, sedangkan nonfisik ada pengobatan gratis, sosialisasi, lomba-lomba dan lainnya. Oleh karena itu, kami melibatkan instansi terkait di antaranya kepolisian, pemda, dan BNN,” ungkapnya. Agar pelaksanaan program itu berjalan lancar, lanjutnya, tiap hari dilaksanakan rapat evaluasi. Selain itu, juga dilakukan rapat pembukaan TMMD pada 20 September lusa. “Kami berupaya semaksimal mungkin menyukseskan TMMD ke-97 ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada anggota subak dan masyarakat setempat yang ikut andil. Begitu juga instansi terkait,” ujarnya. Pekaseh Subak Kerdung,

Bali Post/ist

JUT - Anggota TNI bersama warga menggarap jalan usaha tani (JUT) di Subak Kerdung, Denpasar Selatan. Wayan Tama, menyampaikan, sejak lama anggota subak mengharapkan bantuan jalan usaha tani tersebut. Tujuannya untuk memudahkan petani membawa hasil panen, sarana produksi dan membawa sara prasarana bertani. Selain itu, agar petani lebih

semangat ke sawah sehingga alih fungsi tidak terjadi. Melalui TMMD bisa bantu anggota subak mewujudkan impian memiliki jalan usaha tani. Apalagi subak tersebut beberapa kali jadi juara, baik di tingkat Provinsi Bali maupun nasional. (kmb36)

Manggis akan Dikembangkan di Manggis Amlapura (Bali Post) – Ta na m a n m a ng g i s a ka n dikembangkan di Kecamatan Manggis, Karangasem. Sesuai dengan namanya - Desa Manggis dan Kecamatan Manggis, kini tanaman manggis memang jarang ditemukan di sana. Karena buah manggis itu khas dan harganya tak pernah murah, tanaman ini akan dikembangkan di Kecamatan Manggis. Hal itu disampaikan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, beberapa hari lalu di Karangasem. Menurutnya, paling tidak bakal ditanam bibitnya sebanyak 1.000 pohon di Manggis. Dia

mengatakan penanaman dimulai tahun depan. Sebelum disebar ke masyarakat pionir penanaman dilakukan di areal perkantoran seperti di halaman Kantor Camat Manggis atau Polsek Manggis. Selanjutnya penanaman diharapkan diikuti masyarakat dan petani. ‘’Di areal perkantoran, rumah jabatan Bupati, Wabup dan Sekda serta areal kantor SKPD, akan dijadikan pionir penanaman bibit penting seperti bunga langka,’’ ujar Mas Sumatri. Bupati Mas Sumatri menyampaikan itu, terkait perlunya di Bali serta khususnya di Karangasem mengembangkan taman gumi

Bali. Selama ini Karangasem sudah memiliki satu jenis tanaman yang menjadi trade mark yakni salak Bali, yakni salak Karangasem. Belakangan kian terkenal dan harganya tak pernah murah yakni jenis salak gula pasir, ada juga masyarakat menamai salak mangku karena warna daging buahnya putih. Salak gula pasir meski masih muda, rasanya sangat manis, jauh lebih manis dari salak nangka atau salak porong. Saat ini harga salak gula pasir di atas Rp 30 ribu per kg, dan tak pernah di bawah Rp 15 ribu. ‘’Di kantor tiap hari saat ada panen salak, sudah wajib menjadi buah

untuk disediakan sebagai camilan tamu. Ini salah satu bentuk, agar harga buah salak tak terus jeblok,’’ katanya. Guna mempertahankan kebun salak, pihaknya bakal membentuk tim dan menugaskan pihak Dinas Pertanian Tanaman Pangan serta Disperindag membantu petani terutama pada musim panen raya agar jangan harga salak terlalu jatuh sehingga merugikan petani. ‘’Pengolahan pascapanen akan terus dikembangkan. Selain di wilayah Sibetan dan di Selat, di Budakeling juga saat panen raya sudah ada kelompok yang mengolah pasca

panen salak,’’ katanya. Sebelumnya, Pjs. Perbekel Nawa Kerti, Kecamatan Abang, Ketut Prama Budarta sempat memprogramkan di desa di kaki timur Gunung Agung itu dijadikan taman gumi banten. Dikembangkan peternakan babi Bali, ayam kampung dan ternak bebek untuk caru, serta tanaman obat dan tanaman bebantenan yang sangat diperlukan seperti kelapa gading, kelapa untuk daksina, pohon kelapa dalam dipanen janurnya. Namun belum sempat direalisasikan, Prama selesai tugasnya dan ditarik ke kantor Camat Abang. (013)


BANGLI

8

I Nengah Sukarta

Sabtu Kliwon, 17 September 2016

Bali Post/sos

Terbentur Kriteria Usia

Puluhan Calon Transmigran Tak Diberangkatkan

Bangli (Bali Post) Puluhan warga yang sudah masuk daftar tunggu sebagai calon transmigran tidak akan diberangkatkan oleh Pemkab Bangli. Alasannya, karena usia mereka tidak sesuai dengan kriteria. Jika pemberangkatannya dipaksakan, dikhawatirkan produktivitas mereka dalam bekerja kurang maksimal. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bangli I Nengah Sukarta, Jumat (16/9) kemarin menjelaskan, berdasarkan data yang dikantonginya, jumlah warga yang masuk dalam daftar tunggu mencapai 50 KK yang tersebar di seluruh kecamatan. Jumlah ini terkumpul sejak tiga tahun lalu. Namun, ketika dilakukan verifikasi belum lama ini, yang masih layak untuk diberangkatkan hanya 22 KK. Sementara sisanya terpaksa dibatalkan lantaran usianya sudah cukup tua, yakni di atas 40 tahun. ‘’Yang diberangkatkan kan usia produktif, kisaran 21 sampai 40 tahun. Yang dibatalkan usianya lebih dari itu. Memang masih berkeluarga. Kondisinya juga memang kurang mampu,’’ jelasnya. Jika yang bersangkutan dipaksakan untuk diberangkatkan, dikhawatirkan akan berdampak pada kinerjanya yang kurang maksimal. Selain itu, kondisi tubuhnya juga cukup rentan terserang sakit. Menyikapi pembatalan itu, pemkab akan melakukan pemberdayaan, salah satunya melalui kelompok usaha bersama. Program ini akan lebih fokus menyasar keturunan dari para calon transmigran bersangkutan. Hal tersebut dimaksudkan untuk menghindari munculnya kemiskinan struktural. ‘’Program ini (transmigrasi - red) salah satunya kan untuk memperbaiki taraf hidup. Tapi karena usianya tua, baru bekerja sebentar sudah sakit. Kan tidak baik juga,’’ sebut Sukarta. Mantan Kepala SMAN 1 Kintamani ini menyebutkan, khusus untuk pemberangkatan warga yang sudah memenuhi syarat tidak dilakukan begitu saja. Pihaknya terlebih dahulu melakukan survei daerah tujuan. Sebab berdasarkan pengalaman selama ini, beberapa daerah kondisinya justru tandus dan kurang produktif untuk sektor pertanian. ‘’Kalau melihat jadwal pemberangkatan, itu ada tahun depan. Tetapi kami belum tentu juga melakukan itu. Daerahnya juga belum tahu di mana. Harus lihat kondisi daerahnya dulu. Kalau mendukung akan lanjut. Tapi kalau tidak, ya harus menunggu,’’ tegasnya. Selain karena usia, tahun ini Pemkab Bangli juga membatalkan pemberangkatan 15 KK calon transmigran dengan tujuan Hamahola dan Arongo Sulawesi Tenggara. ‘’Untuk tahun ini seharusnya ada pemberangkatan. Tapi dibatalkan karena masih ada transisi pemerintahan. Bupati harus bertemu dulu dengan pemerintah daerah tujuan,’’ imbuh pejabat asal Lingkungan Pande, Kelurahan Cempaga ini. Berdasarkan data yang dihimpun, transmigran yang berangkat pada 2010 sebanyak 31 KK 108 jiwa, 2012 sebanyak 12 KK atau 42 jiwa dan 2014 sebanyak 10 KK dengan jumlah 39 jiwa. Tujuannya sebagian besar ke daerah Sulawesi. Lahan yang didapatkan transmigran mencapai dua hektar. Rinciannya, lahan pertama 25 are, lahan kedua satu hektar dan lahan ketiga 75 are. (kmb45)

Tak Punya Lembaga Pengelola, Desa Wisata Sulit Berkembang

Bangli (Bali Post) Kabupaten Bangli memiliki 25 desa wisata. Namun belum semua desa wisata berkembang dengan baik. Salah satu yang menjadi penghambat perkembangan desa wisata yakni belum adanya lembaga pengelola khusus. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bangli Wayan Adnyana mengatakan, secara umum kondisi desa wisata di Bangli cukup menggeliat. Dari 25 desa wisata yang ada, beberapa diantaranya sudah berkembang yakni Penglipuran, Abang Erawang, Sudamala, dan Undisan. Adnyana mengatakan, selain banyak dikunjungi wisatawan lokal, desa wisata tersebut juga banyak dikunjungi wisatawan asing. Namun demikian Adnyana tak menampik bahwa dari 25 desa wisata yang ada hingga saat ini masih ada yang belum berkembang karena belum memiliki pengelola. Belum adanya pengelola di beberapa desa wisata dikarenakan terbentur kualitas sumber daya manusia (SDM). Dijelaskan Adnyana, dalam pengembangan desa wisata, Pemkab hanya berperan memotivasi dan melakukan pembinaan. Sebab pada dasarnya roh dari desa wisata adalah dari, oleh dan untuk masyarakat itu sendiri. Sehingga dalam hal ini orang yang duduk dalam lembaga pengelola desa wisata adalah masyarakat di desa wisata itu sendiri. ‘’Semua perencanaan masyarakat setempat yang menentukan dengan bergerak dari potensi yang dimiliki,’’ ujarnya. (kmb40)

Bali Post/sos

PANEN - Petani di Desa Buahan sedang panen bawang merah.

Pemkab Diminta Buat Regulasi Pemasaran Produk Pertanian Bangli (Bali Post) Hasil panen produk pertanian lokal, salah satunya bawang merah di Desa Buahan, Kintamani, musim ini terbilang bagus. Namun pemasarannya masih kalah dengan produk luar, salah satunya Jawa Timur. Bahkan akibat terlalu banyaknya produk luar yang masuk Bali, harga jual bawang merah lokal jadi anjlok. Guna mengantisipasi hal ini, Pemkab Bangli diharapkan membuat regulasi khusus terkait pemasaran produk pertanian. Salah seorang petani, I Wayan Windia menuturkan, kualitas

bawang merah yang dibudidayakan petani cukup bagus. Demikian juga dari segi produktifitasnya. Dalam setahun penanaman bisa dilakukan paling sedikit empat kali. Bisa dikatakan tidak mengenal musim. Di balik kondisinya yang demikian, pemasaran bahan bumbu dapur ini bersaing ketat dengan produk daerah lain, salah satunya Brebes, Jawa Timur. Pasokan ke Bali, terlebih menjelang hari raya terkesan tak terkendali. Kondisi ini berdampak pada harga jual produk lokal yang kerap anjlok. ‘’Pasokan dari luar daerah itu

cukup mempengaruhi harga jual bawang lokal. Sering dibuat anjlok harganya,’’ tuturnya, Jumat (17/9) kemarin. Guna menjaga kestabilan harga, pemkab diharapkan bisa membuatkan regulasi yakni membatasi pasokan dari daerah lain. Pemenuhan kebutuhan masyarakat harus lebih mengutamakan produk petani lokal. ‘’Kalau bisa pasokan itu dibatasi. Lebih baik pasarkan produk lokal. Kualitasnya juga tak kalah,’’ harapnya. Pada musim panen ini, harga bawang merah di tingkat petani

cukup baik yakni kisaran Rp 25 ribu per kilogram. Jauh lebih mahal jika dibandingkan pada April lalu yang hanya Rp 12 ribu per kilogram. Selain persoalan harga jual, petani juga dibuat meringkuk oleh lonjakan harga pupuk yang tak dapat dielakkan. ‘’Sekarang harga pupuk, obat hama terus naik. Salah satu cara untuk menutupi pengeluaran, ya harga bawangnya harus stabil,’’ imbuh petani paruh baya ini. Ketua Komisi II DPRD Bangli I Nengah Sugiman menyebutkan, pembatasan pasokan dari daerah lain memang bisa dijadikan salah

satu upaya untuk menghindari anjloknya harga. Akan tetapi, beberapa waktu lalu, Pemkab telah menjalin kerja sama dengan pemerintah kabupaten lain di Bali dalam sektor pertanian. Hal ini bisa dijadikan senjata untuk menggenjot pemasaran produk lokal tersebut. ‘’Kalau daerah di Bali sudah sepakat untuk memanfaatkan produk lokal, pasokan barang dari luar akan semakin berkurang. Langkah ini yang perlu ditindaklanjuti secara serius oleh pemkab. Jangan hanya buat perjanjian saja,’’ tegasnya. (kmb45)

”Shortcut” Belandingan Dinilai Belum Mendesak Pemkab Berencana Bangun Jalan Alternatif Bangli (Bali Post) -

Pemkab Bangli sedang merencanakan pembuatan jalan alternatif di Desa Belandingan, Kintamani. Hal itu mengingat rencana pembangunan jalan shortcut di desa setempat kembali dikaji Pemerintah Pusat karena dinilai kurang mendesak.

Ida Bagus Wediatmika

Bali Post/ina

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bangli Ida Bagus Wediatmika belum lama ini mengatakan, sebagaimana hasil pemaparan di Balai Jalan Nasional, Pemerintah Pusat memutuskan untuk mengkaji kembali rencana pembangunan shortcut di Belandingan. Selain itu pusat sedang fokus merealisasikan pembangunan shortcut ke arah Singaraja. ‘’Bagi kami di Bangli shortcut di Blandingan sangat urgent. Tetapi

pusat menilai ada yang lebih urgent yakni jalur ke Singaraja,’’ ungkapnya. Disampaikan Wediatmika, sejatinya pembangunan shortcut di Desa Belandingan dari segi persyaratan sudah terpenuhi. Hal ini lantaran shortcut tersebut menghubungkan jalan nasional yakni Kayuselem ke Songan dan juga menghubungkan dengan Kabupaten Karangasem dan Singaraja. Kendati rencana tersebut dikaji kembali oleh pusat, namun

Pemkab Belum Tangani Sampah di Kawasan Geopark Bangli (Bali Post) Tumpukan sampah di kawasan geopark Batur yang telah ada sejak lama tak kunjung mendapat penanganan dari Pemkab Bangli. Di samping menimbulkan bau busuk, volume sampah yang semakin meningkat itu juga mencoreng citra kawasan yang menjadi pendukung utama objek wisata Kintamani tersebut. Berdasarkan pantauan, Jumat (16/9) kemarin, tumpukan sampah paling jelas terlihat di kawasan geopark Jalur Kedisan-Toya Bungkah. Kondisi ini sebenarnya telah menjadi pemandangan klasik. Tak hanya di sela-sela bebatuan, sampah juga memadati pinggir jalan yang kerap dijadikan tempat parkir oleh wisatawan. Guna mengurangi tumpukan sampah, warga melakukan pembakaran. Tetapi itu tidaklah cukup. Upaya ini juga berpotensi menimbulkan kebakaran pada lahan di sekitarnya. Dua pekan lalu, bertepatan

dengan acara Aksi Sapta Pesona di Desa Undisan, Tembuku, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangli I Wayan Adnyana mengaku akan segera melakukan penanganan sampah di kawasan geopark yang dikoordinasikan dengan instansi terkait. Pada hari yang sama, Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta juga mengungkapkan hal serupa. Akan tetapi, wacana tersebut tak kunjung terealisasi. Terkait hal ini, Wakil Ketua DPRD Bangli I Komang Carles menilai Pemkab kurang serius dalam mengelola kawasan geopark yang digadang-gadang sebagai warisan dunia kebanggaan bumi Bhukti Mukti Bhakti. Gebrakan yang diambil Pemkab bersifat sesaat, yakni hanya menjelang penilaian oleh Tim Asesor UNESCO. Setelah itu tidak ada tindak lanjutnya. ‘’Harusnya setelah penilaian, pengelolaan harus tetap dimaksimalkan. Jangan malah diam,’’ tegasnya.

pihaknya tetap berharap pembangunan shortcut di Belandingan bisa direalisasikan. Lantaran pembangunan shortcut saat ini belum bisa terealisasi, pihaknya mengaku sedang memikirkan pembuatan jalan alternatif baru. Hal ini mengingat kondisi jalan di Desa Belandingan cukup membahayakan dan sulit dilalui. Untuk rencana pembuatan jalan alternatif, pihaknya akan bekerja sama dengan masyarakat setempat. Sebab jika pemerintah yang mengusulkan alternatif, dikhawatirkan akan muncul permasalahan baru, yakni soal pembebasan lahan. (kmb40)

Nekat Curi Motor, ABG Diamankan Polisi

Langkah menjadikan kawasan tersebut bebas dari sampah sejatinya sudah pernah dilakukan Bupati dengan menggilir SKPD untuk turun melakukan aksi bersih-bersih. Sayangnya belakangan tak lagi terlihat. Menurut politisi Demokrat ini, hal itu perlu tetap diterapkan sebagai solusi jangka pendek sebelum adanya lembaga kebersihan secara khusus. ‘’Kalau mengandalkan Dinas Tata Kota, BLH atau Disbudpar saja, tenaganya kan terbatas. Lebih baik program bergilir itu terus diterapkan. Kan sangat bagus untuk menangani jangka pendek,’’ katanya. Wakil rakyat asal Kintamani ini menambahkan, Dana Desa telah dikucurkan pemerintah pusat. Jumlahnya pun cukup besar. Dana tersebut bisa dialokasikan untuk pengelolaan lingkungan. ‘’Sekarang Pemkab perlu mengarahkan desa untuk memanfaatkan beberapa dana itu ke lingkungan,’’ imbuhnya. (kmb45) Bali Post/ina

Kapolsek Kintamani

Bali Post/sos

SAMPAH - Tumpukan sampah di kawasan geopark Batur yang tak kunjung ditangani Pemkab Bangli.

Bangli (Bali Post) Anak baru gede (ABG) asal Kecamatan Kintamani berinisial Gede Al alias Gede Su (14) harus berurusan dengan polisi lantaran nekat mencuri sepeda motor di wilayah Toya Bungkah, Desa Batur Tengah. Sepeda motor yang dicuri Gede Al merupakan milik korban I Nengah Jumu (42) warga Banjar Dalem Desa Songan B, Kintamani yang ketika kejadian diparkir di dekat sebuah rumah dengan keadaan kunci nyantol. Kapolsek Kintamani Kompol drh. Komang Tresna Arbawa Manik saat dikonfirmasi, Jumat (16/9) kemarin mengata-

kan Gede Al diamankan sekitar pukul 09.00 Wita, setelah korban melapor kehilangan sepeda motor Honda Supra Fit DK 4153 PG yang diparkir di Toya Bungkah. ‘’Pelaku kita amankan setelah keluarganya menyerahkan pelaku beserta sepeda motor curiannya,’’ terangnya. Dijelaskannya, aksi pencurian terjadi pada Kamis (15/9) sekitar pukul 17.30 Wita. Kejadian berawal saat korban memarkir sepeda motornya di sebelah rumah milik Jero Giada, di Toya Bungkah, Desa Batur Tengah, Kintamani, sekitar pukul 15.30 Wita. Korban yang ketika itu hendak menyiram tanaman di kebun meninggalkan sepeda motornya begitu saja dalam keadaan kunci yang masih nyantol di sepeda motor. Selang dua jam kemudian, korban yang hendak kembali pulang ke rumah kaget karena mendapati sepeda motornya hilang. Korban yang panik pun berupaya melakukan pencarian di sekitar lokasi. Akan tetapi, upaya pencarian tidak membuahkan hasil. Korban akhirnya memilih melaporkan kejadian itu ke Polsek Kintamani. ‘’Setelah menerima laporan, anggota kami langsung bergerak melakukan penyelidikan,’’ terangnya. Dari hasil olah TKP, polisi kemudian mendapat petunjuk bahwa motor tersebut dicuri oleh Gede Al. Setelah dilakukan pengejaran, Gede Al akhirnya berhasil diamankan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini pelaku yang masih di bawah umur itu diharuskan menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Kintamani. (kmb40)


Sabtu Kliwon, 17 September 2016

UKM Diimbau Segera Laporkan Aset ke Kantor Pajak Gianyar (Bali Post) Sesuai ketentuan tax amnesty, hingga akhir Maret 2017 merupakan momen bagi usaha kecil dan menengah (UKM) untuk mendapatkan tarif pajak yang lebih ringan. Oleh karena itu, wajib pajak (WP) dari pelaku UKM khususnya di Gianyar diharapkan memanfaatkan kesempatan ini untuk segera melaporkan aset yang dimiliki. Imbauan itu disampaikan Ketua Kadin Gianyar Wayan Gede Arsania Jumat (16/9) kemarin. Menurutnya, kebijakan tax amnesty sangat menguntungkan bagi pelaku UKM terutama yang beromzet hingga Rp 4,8 miliar dan aset maksimal Rp 10 juta. Sebab setelah Bali Post/nik mendapatkan bukti sudah ikut Wayan Gede Arsania tax amnesty, WP mendapat jaminan bahwa pelaporan pajaknya dari tahun 1985 sampai 2015 tidak akan diperiksa petugas pajak. Pihaknya pun berharap WP yang selama ini kebingungan dalam menentukan nilai aset yang akan dilaporkan agar berkonsultasi dengan instansi terkait. Dia menilai sekarang saat yang tepat untuk mendapatkan kepastian dari petugas pajak tentang tata cara menentukan nilai aset WP yang belum dilaporkan. ‘’Kalau memang masih ada kebingungan, WP sebaiknya segera menghubungi petugas pajak. Ini supaya pelaku UKM bisa segera mengikuti program tax amnesty,’’ katanya. (kmb35)

GIANYAR

9

Oknum Guru SMPN 3 Sukawati Terancam Dipecat Gianyar (Bali Post) -

Pemkab Gianyar memastikan oknum Gutu Tidak Tetap (GTT) di SMPN 3 Sukawati yang jarang mengajar akan mendapat sanksi tegas. Bahkan, guru Bahasa Inggris yang diketahui nyambi jadi tour guide ini terancam dipecat sebelum akhir tahun. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gianyar, Made Suradnya, Jumat (16/9) kemarin, mengatakan bahwa pihaknya akan menjatuhkan saksi tegas kepada oknum GTT di sekolah tersebut. Namun sebelum memberi sanksi, ia masih menunggu surat keterangan dari Kepala SMPN 3 Sukawati. ‘’Saya tidak bisa memberi sanksi tegas tanpa ada dasarnya. Jadi sesuai prosedur, kita tunggu surat keterangan

dulu dari kepala sekolah bersangkutan,’’ katanya. Suradnya mengatakan, hukuman paling berat untuk oknum guru Bahasa Inggris tersebut adalah pemecatan. Apalagi ia tercatat sebagai GTT yakni tenaga kontrak yang digaji oleh Pemkab Gianyar. ‘’Kalau PNS atau pegawai kontrak, tidak masuk dalam waktu lama itu bisa dipecat. Begitu pula oknum GTT ini saya kira demikian. Sanksi paling ringan kontraknya tidak diperpanjang akhir tahun nanti,’’ ucapnya.

Mengantisipasi terulangnya persoalan serupa, pihaknya kini akan bersurat ke seluruh sekolah di Gianyar. Pihak sekolah diminta melaporkan ke Disdikpora apabila menemukan GTT yang jarang mengajar. ‘’Selain itu, nanti saya akan sidak langsung ke sekolah, untuk melakukan evaluasi terhadap GTT ini sehingga ke depan tidak sampai terulang,’’ ucapnya. Suradnya mengaku sangat menyayangkan temuan ini. Sebab pengangkatan GTT melalui SK Bupati Gianyar ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan guru kontrak. ‘’Harapan kita besar kepada GTT ini. Karena itulah dulu anggaran untuk menjamin kesejahteraan mereka diperjuangkan. Saya harap ke depan

kasus seperti ini tidak ada lagi agar bisa meningkatkan kualitas dan integritas peserta didik di Gianyar,’’ tandasnya. Sementara itu, Sekda Gianyar Ida Bagus Gaga Adi Saputra mengatakan, perlu dilakukan penelusuran terlebih dahulu mengenai alasan guru tersebut melalaikan tugas mengajar. ‘’Perlu ditelusuri dahulu, kenapa hal ini bisa terjadi agar tidak mudah men-judge seorang guru walaupun memang tidak dibenarkan ia melalaikan kewajiban,’’ terangnya. Pria yang akrab disapa Gus Gaga ini menyebutkan, persoalan kesejahteraan guru juga perlu dievaluasi. Evaluasi dilakukan secara berjenjang oleh instansi terkait yakni Disdikpora Gianyar. ‘’Artinya kasus guru

jarang mengajar ini hendaknya dijadikan pembenahan sistem pendidikan kita khususnya di Gianyar,’’ ucapnya. Diberitakan sebelumnya, kasus GTT jarang mengajar ini terungkap dalam sidak Komisi IV DPRD Gianyar di SMPN 3 Sukawati. Anggota dewan sangat menyayangkan temuan ini dan langsung meminta eksekutif agar menindak tegas guru bersangkutan. ‘’Kami berkerja keras mengarahkan APBD untuk memperjuangkan kesejahteraan guru kontrak menjadi GTT termasuk 32 guru kontrak di SMPN 3 Sukawati. Sekarang setelah berstatus GTT, malah ditinggalkan untuk menjalani profesi lain,’’ ujar Ketua Komisi IV, Putu Gede Pebriantara. (kmb35)

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wisatawan Prancis di Ubud Gianyar (Bali Post) Seorang wisatawan asal Prancis, Jonathan Florian Remyandre Risbourg (38), ditemukan tewas di kolam renang di salah satu vila di Jalan Suweta, Ubud, Kamis (15/9) malam. Belum diketahui pasti penyebab kematian korban. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus ini. Informasi yang dihimpun, jasad korban yang sudah mengambang di kolam renang, pertama kali ditemukan istrinya, Jonasz Anna Jeanne, Kamis malam sekitar pukul 22.30 wita. Perempuan 32 tahun itu langsung berteriak minta tolong dan turun ke kolam renang untuk mengangkat jasad korban. Meski sudah dipastikan tidak bernapas, Jeanne sempat berupaya melakukan pertolongan dengan memompa dada korban. Beberapa warga yang mendatangi tempat tersebut kemudian melaporkan kasus ini ke Polsek Ubud. Kanit Reskrim Polsek Ubud Iptu Hadimastika membenarkan temuan mayat tersebut. Dikatakan, dari pemeriksaan jasad korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Hanya ada bekas luka gores di punggung kanan yang diduga tergores saat proses pengangkatan jasad korban dari kolam renang. ‘’Kalau luka di punggung itu karena gesekan saat korban diangkat oleh istrinya ke pinggir kolam,’’ kata Hadimastika seizin Kapolsek Ubud Kompol Ketut Widiada. Sementara dari hasil olah TKP, di pinggir kolam renang ditemukan gelas berisi minuman yang diduga bir dan tempat kacamata warna hitam yang berisi suntikan dengan obat cair yang tidak berisi label. ‘’Olah TKP ini masih kita kembangkan,’’ tambahnya. Selain itu dari hasil pemeriksaan saksi disebutkan pada Kamis pagi, korban terlihat sehat dan sempat ke luar seorang diri sekitar pukul 09.00 wita. Dari keterangan pihak keluarga, korban juga tidak memiliki riwayat penyakit tertentu. ‘’Nanti kita tunggu hasil autopsi seperti apa,’’ tandasnya. (kmb35)

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianyar - 947261 BNN Kab. Gyr. - 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167

Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314 Koramil Payangan - 974793 Siaga Lantas/ TMC Gianyar - 945820 Polsek Gianyar - 944510 Polsek Blahbatuh - 941165 Polsek Tampsiring - 901110 Polsek Tegallalang - 901575 Polsek Sukawati - 298723 Polsek Ubud - 975316 Polsek Payangan -974794

Bali Post/nik

PASAR - Suasana di Pasar Seni Sukawati. Terlihat sejumlah pedagang masih beraktivitas meski kontrak bangunan dengan Pemkab Gianyar sudah berakhir Desember 2015 lalu.

Revitalisasi Pasar Seni Sukawati

Anggota Dewan Sebut Kecil Kemungkinan Kembali Dianggarkan Gianyar (Bali Post) Banyak pihak menyayangkan batal terealisasinya anggaran dari Pemerintah Pusat untuk revitalisasi Pasar Seni Sukawati tahun ini. Apalagi kecil kemungkinan dana Rp 60 miliar itu bisa dialokasikan kembali di APBN 2017 mengingat saat ini, Pemerintah Pusat tengah gencar mengeluarkan kebijakan untuk penghematan ekonomi nasional. Terkait kondisi ini, Ketua Komisi IV DPRD Gianyar, Putu Gede Pebriantara, Jumat (16/9) kemarin, mengatakan, saat ini pihaknya hanya bisa berharap pada upaya diplomasi yang dilakukan Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata. Meski ia pun tidak menampik kemungkinan diperolehnya dana itu kembali sangat kecil karena harus bersaing dengan daerah lain yang juga memperjuangkan kemajuan daerahnya melalui bantuan pusat. ‘’Kali ini kita sangat mengharapkan kemahiran diplomasi Bapak Bupati. Karena melihat kebijakan penghematan ekonomi yang dilakukan pusat saat ini, tentu bukan hal mudah memperoleh dana sebesar itu

kembali,’’ kata anggota dewan dari dapil Sukawati ini. Untuk para pedagang di Pasar Seni Sukawati, ia mengimbau agar bersedia membantu memperlancar proses ini yakni dengan tidak mempersoalkan tempat relokasi yang ditentukan Pemkab Gianyar. ‘’Terkait dana tempat relokasi untuk 2017, sudah pasti dianggarkan pada APBD induk 2017. Kami hanya memohon pengertian pedagang untuk mau direlokasi sementara yang ditunjuk pemerintah. Saat ini mungkin satu-satunya tempat adalah Lapangan Sutasoma,’’ katanya. Pemkab Gianyar kini masih berupaya agar program revitalisasi Pasar Seni Sukawati bersedia dianggarkan Pemerintah Pusat pada 2017. Bahkan untuk mempercepat proses tersebut pemkab sudah menyiapkan tahapan prapelaksanaan seperti dengan menyiapkan detail engineering design (DED). Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar Wayan Suamba belum lama ini menyebutkan, pihaknya masih menunggu kepastian anggaran dari Pemerintah Pusat terkait revitalisasi Pasar Seni Sukawati.

Pemkab Gianyar sempat menjabarkan sejumlah kendala yang menjadi penyebab tertundanya rencana besar ini dari kepastian proyek yang baru bisa diketahui awal 2016

hingga Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) yang baru turun pada 25 April. Tak hanya itu, para pedagang di Pasar Seni Sukawati juga menolak untuk direlokasi ke

Lapangan Sutasoma. Padahal sebelum kepastian anggaran ini diumumkan, para pedagang terus mengeluhkan permohonan agar bangunan pasar diperbaiki. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Sabtu Kliwon, 17 September 2016

Jas Hujan Terlilit Rantai

Jatuh, Pengendara Motor Tergilas Truk Semarapura (Bali Post) –

Jas hujan membawa apes. Ini dialami Kadek Mustika (42), warga Banjar Tengah, Desa Selumbung, Kecamatan Manggis, Karangasem. Pria ini tergilas truk di Jalan Raya By-pass Ida Bagus Mantra, persisnya di simpang empat Tiingadi, Desa Gunaksa, Klungkung, Kamis (15/9) kemarin, karena jas hujan yang dipakainya terlilit rantai sepeda motor. Menurut informasi yang didapat di lapangan, kasus laka lantas tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 Wita. Kejadiannya berawal ketika truk DK 9503 FF yang dikemudikan Made Budi Arsana (39) yang beralamat di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Buleleng, datang dari arah timur menuju ke barat. Dari arah yang sama datang sepeda motor Jupiter DK 4536 AN yang dikendarai Mustika. Saat menyalip truk, jas hujan yang dikenakan korban masuk terlilit ke dalam rantai. Hal itu mengakibatkan korban langsung terjatuh dari sepeda motornya ke kiri dan masuk di bawah bak truk. Kaki kiri korban tergilas dan terseret ban truk bagian kanan belakang. Mustika mengalami luka cukup serius, yaitu fraktur pada tulang fibula, kehilangan kulit pada lutut kiri dan pergelangan kaki kiri, serta luka terbuka pada kaki kiri. Warga yang melihat kejadian tersebut kemudian membawa korban ke RSUD Klungkung. Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Wayan Mudiasa ketika diminta konfirmasinya membenarkan adanya kasus laka lantas tersebut. Menurutnya, kecelakaan ini terjadi akibat kelalaian korban yang tidak hati-hati memakai jas hujan. “Barang bukti sepeda motor korban telah kami amankan di Polres,“ ungkap Mudiasa. (kmb)

DAPUR - Dapur milik warga Banjar Tengah, Desa Gunaksa, Dawan, rusak akibat tertimpa pohon kelapa, Kamis (15/9) sore.

Tertimpa Pohon Kelapa

Dua Rumah Warga Gunaksa Rusak Parah Semarapura (Bali Post) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Klungkung hingga, Kamis (15/9) malam kembali memakan korban. Dua rumah warga di Desa Gunaksa, Dawan, rusak parah akibat tertimpa pohon kelapa setinggi 12 meter. Tidak ada korban jiwa, tetapi pemiliknya mengalami kerugian tidak sedikit lantaran bangunan dan dapurnya nyaris rata dengan tanah.

Bali Post/dwa

VOLI – Personel Polres Klungkung dan Polsek jajaran bermain bola voli di Lapangan Paksebali, Dawan.

Bali Post/kmb

Dari informasi yang didapat di lapangan, Jumat (16/9) kemarin kejadian pertama terjadi di kediaman I Ketut Nirta (50), warga

Banjar Tengah, Desa Gunaksa, Dawan. Dapur sederhana milik Nirta tidak berbentuk lagi setelah tertimpa pohon kelapa tum-

bang yang berada tidak jauh dari rumahnya. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 17.40 Wita, saat hujan deras mengguyur sebagian wilayah Klungkung. Beruntung tidak ada anggota keluarga Nirta yang berada di dapur, sehingga semuanya selamat. Tumbangnya pohon kelapa akibat hujan deras juga menimpa bangunan milik Ni Ketut Kapri (45) di Banjar Nyamping, Gunaksa, Dawan. Peristiwa ini

terjadi sekitar pukul 20.30 Wita. Saat itu Kapri yang sedang istirahat dikagetkan dengan suara keras disertai gemuruh. Setelah dicek ternyata sebagian bagunannya rusak tertimpa robohan pohon kelapa. Untungnya hanya bagian atap rumah yang berantakan, sehingga Kapri tidak mengalami kerugian besar. Pihak BPBD Klungkung yang menerima laporan ada pohon tumbang langsung me-

luncur ke TKP. Dikomandani Putu Widiada, mereka mengevakuasi pohon kelapa di kedua lokasi tersebut sekitar pukul 21.00 Wita. Enam personel yang bertugas menggunakan mesin senso. TRC BPBD belum bisa memastika total kerugian yang dialami korban yang rumahnya tertimpa pohon kelapa. ‘’Kami akan verifikasi dulu,” kata Kalak BPBD Klungkung I Putu Widiada. (kmb)

Perlu MoU untuk Atasi Krisis Air di Bukit Abah Polisi Mesti Diterima Masyarakat Semarapura (Bali Post) –

Semarapura (Bali Post) –

Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, SiK., menginstruksikan personelnya agar menerapkan commander wish Kapolri. Langkah ini dilakukan agar anggota Polres benar-benar memahami kebijakan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. Lima hal dalam commander wish Kapolri yang harus dilakukan polisi, yaitu perbaikan struktur Polri, perbaikan pelayanan publik, peningkatan profesionalisme penegakan hukum, peningkatan stabilitas kamtibmas dan manajemen media. ‘’Personel Polres Klungkung harus bisa mewujudkan kelima hal yang ada dalam commander wish tersebut. Semua mesti benar-benar memahami dan melaksanakannya, sesuai dengan harapan pimpinan seperti yang tertuang dalam commander wish. Dengan menjalankan itu, seluruh personel Polres akan mendapat tempat atau kepercayaan dari masyarakat Klungkung,” tutur Arendra, Jumat (16/9) kemarin. Untuk itu, anggota Polres harus merespons dengan cepat semua laporan yang masuk. “Jangan pernah memandang status siapa yang melapor. Ini akan memberikan nilai bagi Polri khususnya Polres Klungkung,” ungkapnya.

Wilayah Bukit Abah, Desa Besan, Kecamatan Dawan, yang berbatasan langsung dengan Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Karangasem, mengalami krisis air paling parah. Pemkab Klungkung hanya bisa mengirim tangki air rutin setiap minggu untuk mengisi cubang-cubang milik 150 KK yang menempati wilayah Bukit Abah. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan, permasalahan krisis air di wilayah Bukit Abah baru bisa diatasi dengan memanfaatkan mata air di Gegelang. Selama ini warga Desa Besan di Bukit Abah hanya menggunakan air di hilir yang berasal dari mata air yang mengalir dengan cara ditimba. “Bila dibuatkan reservoir, warga Besan bisa ikut menikmati air dari mata air Gegelang,” ujarnya saat diminta konfirmasinya, Jumat (16/9) kemarin. Untuk merealisasikan rencana tersebut, Bupati Suwirta telah menemui Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, Kamis

(15/9) dan berharap dapat ditindaklanjuti dengan pembuatan MoU pemanfaatan mata air Gegelang. Sebelum hal tersebut dapat terealisasikan, untuk sementara petugas dari BPBD Klungkung mensuplai air bersih yang berasal dari PDAM kepada 150 KK di wilayah Bukit Abah. Menurut Suwirta, air merupakan masalah krusial karena menjadi kebutuhan utama masyarakat untuk kegiatan sehari-hari. Kabupaten Klungkung yang berada di daerah hilir memang sangat bergantung kepada kabupaten lainnya yang berada di hulu untuk kebutuhan air masyarakatnya. Pada 26 Juli lalu, orang nomor satu di Klungkung itu mengunjungi Bupati Bangli Made Gianyar. Pertemuan ini terkait petani di Subak Bumbungan, Tohpati dan Nyalian di wilayah perbatasan Kabupaten Bangli-Klungkung yang tidak mendapatkan aliran air dari Desa Tembuku, Bangli.

Terima Kasih

Pada bagian lain, Bupati

Suwirta menyampaikan terima kasih karena dalam kunjungannya ke Amlapura, Kamis (15/9) disambut hangat oleh jajaran Pemkab Karangasem di kediaman Bupati Gusti Ayu Mas Sumatri. Ia berharap kerja sama dua kabupaten ini dapat berjalan permanen. “Saya harap kerja sama ini akan terus berjalan, tidak hanya menyangkut masalah air, tetapi juga di bidang pertanian, UMKM dan pariwisata,” katanya penuh antusias. Dalam kunjungan itu Bupati Suwirta didampingi Kepala Bappeda Klungkung Wayan Wasta dan Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Gusti Lanang Agung Suratma. Wasta menyampaikan, penduduk yang menempati wilayah Bukit Abah didominasi warga Karangasem. Dari 150 KK, hanya 36 berasal dari Desa Besan, sisanya 114 KK dari Manggis dan Sidemen. Sementara 43 anak dari Desa Besan bersekolah di wilayah Karangasem karena lokasinya mudah dijangkau. (dwa)

Olahraga

Guna menjaga dan memelihara stamina serta kebugaran fisik setiap personel, Polres Klungkung dan Polsek jajaran melaksanakan olahraga rutin yang dipimpin Kapolres, Jumat kemarin. Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Paksebali, Kecamatan Dawan, ini bertujuan menunjang pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai penjaga kamtibmas dan pelayan masyarakat. Olahraga yang dilaksanakan meliputi sepak bola, bola voli, dan jalan santai. Permainan sepak bola dikomandoi Kapolres Arendra, voli dipimpin Kapolsek Klungkung Kompol Made Karsa, sedangkan jalan santai di seputaran Desa Paksebali diarahkan Kabag Sumda Kompol Nyoman Sutaman, S.H. Olahraga rutin ini dilaksanakan dalam suasana penuh kekeluargaan dan gelak tawa. Usai bermandi peluh, Kapolres bersama seluruh personel menikmati hidangan ala kadarnya seperti jagung, kacang, ubi dan pisang rebus. (dwa)

kLUNGKUNG (0366) 21115

Polsek Klungkung

(0366) 21090

Polsek Dawan

(0366) 23181

Polsek Banjarangkan

(0366) 23180

Polsek Nusa Penida

(0366) 5382838

RSUD Klungkung

(0366) 21172

RSU Bintang

(0366) 25241

PMI Klungkung

(0366) 21442

Damkar Klungkung

(0366) 22655

PDAM Klungkung

(0366) 21336

PLN Klungkung

(0366) 25599

Dapat Motor Baru

Bhabinkamtibmas Harus Optimal Jalankan Tugas Semarapura (Bali Post) –

Telepon Penting Polres Klungkung

Bali Post/dwa

MOTOR BARU - Bhabinkamtibmas Polsek Dawan menerima bantuan motor baru untuk memantau wilayah Bukit Abah.

Bali Post/dwa

BUKIT ABAH - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengecek wilayah Bukit Abah yang minim air bersih dan akses jalan.

Polres Klungkung berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama yang berada di pelosok dengan mengedepankan peran bhabinkamtibmas yang ada di tiap desa. Polsek Dawan memberikan tujuh unit sepeda motor beserta kelengkapannya kepada personel yang bertugas wilayah Bukit Abah, Desa Besan, Kecamatan Dawan, Jumat (16/9) kemarin. Bhabinkamtibmas Desa Besan, Aiptu I Ketut Surata, mengatakan kawasan Bukit Abah merupakan wilayah paling terjal di Kabupaten Klungkung. Dalam melaksanakan tugas sehari-hari, ia harus menjelajahi medan perbukitan. Kendaraan yang dapat melalui daerah tersebut sangat terbatas, karena jalannya rusak dan terjal. Meski begitu, dirinya tidak pernah melalaikan tugas memantau keamanan dan ketertiban wilayah ini. Kapolsek Dawan AKP I Ketut Suastika, S.H. berharap bantuan sepeda motor ini dapat membantu Bhabin melakukan pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat. Peran Bhabinkamtibmas sangat diperlukan untuk memberikan informasi terkait kondisi di wilayah masing-masing, sekaligus sebagai perwakilan untuk melakukan koordinasi dengan aparatur desa setempat. Ia berpesan kepada Bhabinkamtibmas jajaran Polsek Dawan yang memegang sepeda motor baru agar merawat dengan baik dan menggunakannya untuk dinas. “Dengan adanya sepeda motor baru, kami harapkan kinerja Bhabinkamtibmas dapat lebih optimal,” ujarnya. Suastika juga minta anggotanya untuk meningkatkan mobilitas. “Tidak ada alasan lagi transportasi menjadi hambatan di medan berbukit sekali pun. Bhabinkamtibmas harus bisa menjangkau pelosok untuk melaksanakan tugas demi kepentingan pelayanan kepada masyarakat,’’ katanya. Bhabinkamtibmas Polsek Dawan yang mendapatkan sepeda motor baru adalah Aiptu I Wayan Rudiastama di Desa Paksebali, Aipda I Nyoman Kertayasa (Desa Dawan Kaler), Aipda I Nengah Dastra (Desa Gunaksa), Aiptu I Gede Yoga (Desa Dawan Kelod), Aiptu I Ketut Surata (Desa Besan), Aiptu I Ketut Ning Drestiana (Desa Sampalan Kelod) dan Bripka I Gusti Ngurah Suwaryanata (Desa Pesinggahan). (dwa)


Sabtu Kliwon, 17 September 2016

BULELENG

Pemandu Wisata Liar Resahkan Wisman di Lovina

FIGUR

Berdayakan Generasi Muda AKTIVITAS kepemudaan di pedesaan diharapkan mampu menelurkan program yang kreatif. Seperti yang dilakukan Perbekel Anturan, Ir. Made Budi Arsana. Ia berusaha memacu daya saing dan kreativitas pemuda di desanya. Generasi muda diimbau tidak melupakan tradisi budaya yang dimiliki. Sebab, dasar-dasar bersosialisasi di masyarakat dilandasi pemahaman budaya suatu wilayah dan karakter yang luwes dalam pergaulan. “Komunikasi kami jalin bersama organisasi kepemudaan di desa. Kami bina generasi muda menjadi insan tangguh, pandai bergaul, dan berkarakter unggul. Sejumlah program pemberdayaan generasi muda diluncurkan secara berimbang,” ujar Budi Arsana Jumat (16/9) kemarin. Menurutnya, proteksi dini generasi muda diperlukan untuk menghindari anak muda dari hal negatif, semacam penyalahgunaan narkoba. Ia harap generasi muda tidak terjerumus dan akhirnya merugikan diri sendiri dan keluarga. Katanya, di zaman globalisasi generasi muda harus pandai bergaul memilah persoalan dan menghindari gaya hidup materialistik berujung individualisme. “Desa Anturan mencegah generasi muda terkena dampak narkoba. Sekarang, narkoba sudah jadi musuh bersama dan jelas merugikan banyak masyarakat,” paparnya. Sejumlah program memacu kreativitas dan pengalihan pikiran generasi muda ke arah positif, salah satunya melalui Anturan Festival, Pekan Olahraga dan Seni Desa (Porsenides) termasuk pelatihan kecakapan kerja dan bahasa. Program ke depan beriringan dikembangkan melalui infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. (dgk)

11

Singaraja (Bali Post) Keberadaan pemandu wisata (guide) liar di kawasan pariwisata Pantai Lovina, dinilai meresakan wisatawan mancanegara (wisman). Guide liar melirik wisman pejalan kaki kemudian menawarkan paket wisata. Guide beraksi memanfaatkan motor dan menunggu wisman di simpang tiga Jalan Raya Singaraja-Seririt, Desa Kalibukbuk, Singaraja. Guide liar tidak melanggar hukum, tetapi cukup merugikan kalangan biro jasa tour and travel legal. Aksi guide ini biasanya berkelompok memerhatikan wisman. Ketika terlihat wisman berjalan kaki, mereka bergegas mengerumuni dan berebut mendekati. Mereka menawarkan paket wisata, antara lain menginap di hotel, dolfin, snorkeling, diving dan lainnya. Guide liar bersikeras menawarkan hingga wisman mengiyakan tawaran mereka. Salah seorang pelaku wisata legal yang enggan disebut namanya menjelaskan, keluhan wisman sering diutarakan karena merasa kurang nyaman. Di sisi lain, pemilik biro jasa dan travel legal merugi, karena pendapatan berkurang. Pangsa pasar mengalami penurunan. Temuan harga meningkat dari harga biro jasa Rp 450 ribu, guide liar mematok harga Rp 2 juta. “Harga ditawarkan mencapai dua kali lipat dibanding harga normal di biro jasa.

Tawaran agresif kepada wisman menyeluruh dalam satu paket. Keberadaan guide liar semenjak tahun 2008. Kami khawatir wisman malah menjadi malas ke Lovina nantinya,” paparnya, Kamis (15/9). Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., saat dikonfirmasi terpisah mengatakan, perlu komunikasi pendekatan mengenai guide liar dan pihak yang berkecimpung di Lovina. Hal dimaksud berkaitan kelangsungan hidup masyarakat mencari rezeki. Meski demikian, guide liar menjadi bagian penting masyarakat Buleleng. “Tentu kita harus pikirkan lagi bersama. Ini karena menyangkut tentang orang mencari makan. Kita perlu duduk bersama menyelesaikan permasalahan ini,” ujarnya. Ia menyatakan bukan hanya di Lovina tedapat guide liar, melainkan di sejumlah kawasan wisata lain di luar Buleleng. Namun, guide liar tidak memengaruhi tingkat kunjungan Lovina ke Buleleng. “Bukan hanya di Lovina, tapi banyak terjadi di tempat lain. Begitu masuk di kawasan wisata di Bali, pasti ada saja masalah dengan guide liar itu. Perlu ada rambu-rambu pariwisata dijelaskan di kawasan destinasi pariwisata. Kunjungan pariwisata di Lovina sendiri sudah mengalami peningkatan setiap tahunnya,” ujarnya. (kmb34)

LOVINA - Suasana Pantai Lovina menjadi lokasi berkumpulnya guide mencari rezeki dari kunjungan wisatawan. Bali Post/dgk

Soal Retribusi ke Desa Pakraman

PD Pasar Berdalih Tak Ada Regulasi Singaraja (Bali Post) –

Pengaduan Desa Pakraman Seririt terkait kontribusi Pasar Seririt tampaknya tidak bisa diputuskan dalam waktu dekat ini. Ini karena pihak Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kabupaten Buleleng selaku pengelola pasar tersebut tidak berani mengambil keputusan sendiri. Sebaliknya, tuntutan desa pakraman itu malah diserahkan kepada eksekutif selaku pemilik perusahaan. Hal itu diungkapkan Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Putu Gede Satwikayadnya saat dihubungi Jumat (16/9) kemarin. Lebih jauh dia mengatakan, belum mengetahui secara pasti isi dari surat yang dikirim oleh desa pakraman yang mengadukan perusahaan tidak pernah menyetor kontribusi kepada desa pakraman. Putu Reike Nurhaeni, S.Sos.

Bali Post/dgk

Kuningan Hari Ini

Layanan Perekaman E-KTP Tetap Buka Singaraja (Bali Post) Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Kabupaten Buleleng Putu Reike Nurhaeni, S.Sos. menyatakan perekaman e-KTP tetap dibuka pada hari raya Kuningan hari ini. Ia berharap masyarakat Buleleng yang belum melakukan perekaman dapat segera mendatangi kantor Disdukcapil. “Kegiatan perekaman e-KTP kami lakukan setiap hari termasuk Sabtu-Minggu di beberapa desa dan kecamatan. Pada hari Kuningan, kami juga akan buka layanan perekaman e-KTP,” ujarnya Jumat (16/9) kemarin. Sementara itu, Wabup Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. sudah melakukan pemantauan ke lapangan. Ia memerhatikan antusiasme masyarakat dalam perekaman e-KTP cukup tinggi. “Saya memantau langsung, memang antusiasme masyarakat Buleleng cukup tinggi melakukan perekaman e-KTP. Soal blangko sudah disiapkan dan memang cepat habis. Di tingkat pusat blangko disiapkan jumlahnya sudah dialokasikan untuk perekaman,” ucapnya. Ia mengimbau masyarakat dapat mengurus e-KTP, yang memiliki fungsi dalam mengurus dokumen penting misalnya surat kelakuan baik dan surat penting lainnya. “Kami tetap mengimbau masyarakat agar segera melakukan perekaman. Ini karena KTP yang lama akan digantikan e-KTP, sehingga e-KTP untuk mengurus dokumen penting di masyarakat,” tandasnya. (kmb34)

Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt Polsek Busungbiu Polsek Gerokgak KP3 Celukan Bawang Pospol Wisata Lovina

3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450 92126 92999 92842 41010

Ini bukan karena pihaknya tidak ingin menanggapi pengaduan itu, namun dari regulasi atau kebijakan belum ada ketentuan pasar atau perusahaan menyetorkan kontribusi kepada desa pakraman. Sebaliknya, sesuai aturan yang ada kontribusi itu hanya diserahkan kepada pemerintah daerah dalam bentuk pendapatan asli

daerah (PAD). Dari setoran PAD itu dikembalikan oleh pemerintah melalui kebijakan pembangunan secara menyeluruh. “Sejauh ini regulasi untuk menyetor kontribusi ke desa adat tidak ada, ini harus disikapi secara hati-hati. Kalau pun itu ada kontribusi disetor ke desa pakraman perlu ada regulasi yang mengatur, dan

regulasinya tidak boleh bertentangan dengan yang ada di atasnya,” katanya. Menyikapi tuntutan itu, Satwikayadnya setuju untuk membahas permohonan desa pakraman bersama. Pembahasan ini baik dari sisi kajian hukum dan aspek lainnya. Apalagi, perusahaan juga perlu mempertimbangkan biaya operasional jika diputuskan untuk menyetorkan kontriusi kepada desa pakraman. Dari pembahasan ini nantinya akan ada pertimbangan yang bisa menjadi acuan dalam mengambil keputusan.

Sementara itu, salah satu anggota Komisi III DPRD Kabupaten Buleleng Kadek Sumardika mengatakan, dewan masih mencari waktu yang tepat untuk membahas tuntutan desa pakraman tersebut. Pembahasan nanti, dewan tidak hanya melibatkan Direksi PD Pasar, tetapi Bagian Hukum dan Badan Pengawas PD Pasar akan dilibatkan. “Kalau tidak ada halangan pekan depan kami akan bahas bersama, sehingga semakin cepat ada keputusan atas permohonan desa pakraman itu,” katanya. (kmb38)

Mahasiswa Baru STAHN Mpu Kuturan Ikuti Upacara ’’Upanayana’’ Singaraja (Bali Post) Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kuturan Singaraja, melaksanakan upacara upanayana terhadap 252 orang mahasiswa baru. Proses upacara upanayana atau pawintenan mahasiswa angkatan pertama dilakukan di kampus setempat. Mahasiswa tahun akademik 2016/2017 dinyatakan resmi menjadi anggota keluarga STAHN Mpu Kuturan. Ketua STAHN Mpu Kuturan Singaraja Prof. Dr. I Made Suweta, M.Si. mengatakan, melalui pelaksanaan upacara upanayana mahasiswa selanjutnya sudah dapat mengikuti perkuliahan dan mendapat pendidikan oleh dosen setempat. “Upacara sebagai simbol suatu proses kehidupan. Sebanyak 252 mahasiswa secara sekalaniskala dapat mengikuti masa perkuliahan. Mereka ke depan berjuang mencapai tujuan mulia dalam menempuh pendi-

dikan perkuliahan. Upacara upanayana memiliki makna bila manusia tidak dapat berjuang sendirian melainkan diperlukan restu dan bantuan dari Yang Mahakuasa,” ujar Suweta, Jumat (16/9) kemarin. Kalangan mahasiswa dari proses pendaftaran, tes akademik, psikotes, dan OKK, mencapai puncak pada upacara upanayana pada Purnama Ketiga. Di mana identik dengan upacara inagurasi atau inisiasi pada kegiatan akademik perguruan tinggi. Upanayana berfungsi sebagai upacara keagamaan untuk menyucikan calon brahmacarya dan meresmikan atau melantik calon brahmacarya menjadi siswa yang sah untuk mengikuti mata perkuliahan. “Sebagaimana berarti upacara penobatan terhadap sekelompok orang yang resmi diterima sebagai mahasiswa-mahasiswi baru yang sah. Upacara upanay-

ana juga berarti penyucian lahir batin terhadap seseorang atau kelompok orang,” paparnya. Ia menambahkan, pentingnya ilmu pengetahuan menunjang kehidupan manusia. Ia menilai tanpa ilmu pengetahuan, kehidupan manusia sulit berkembang. STAHN Mpu Kuturan ke depan mengembangkan ilmu pengetahuan dengan dilandasi ajaran Agama Hindu dan nilai-nilai dharma. “Artinya hanya dengan ilmu pengetahuan dunia ini akan maju. Ilmu pengetahuan harus senantiasa dilandasi nilai-nilai agama dan diarahkan untuk tujuan kebaikan,” tambahnya. Sementara itu, Ketua Panitia Drs. I Made Arya, M.Ag. mengatakan, melalui kesiapan lahir batin mahasiswa mampu mengikuti perkuliahan dengan benar. Proses belajar diharapkan mampu diserap baik dan berguna untuk meningkatkan kesejahteraan

Singaraja (Bali Post) – Arus kendaraan di simpang empat, Jalan Veteran, Singaraja sejak beberapa hari terakhir ini krodit. Ini karena traffic light di tempat ini padam setelah mengalami kerusakan pada jaringan kabel yang ditanam di bawah jalan. Upaya perbaikan terganjal karena kewenangan untuk memperbaiki kerusakan itu ada pada Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali. Pantauan di lokasi Jumat (16/9) kemarin, sejak traffic light padam, pengendara banyak yang bingung. Jika melanggar dikhawatirkan akan ditindak petugas. Setelah diperhatikan, traffic light padam, pengendara memilih menerobos. Akibatnya, arus kendaraan dari empat arah pada situasi tertentu menjadi krodit dan rawan terjadi

lakalantas. Jika pagi hari masih ada petugas yang mengatur lalu lintas sekaligus menginformasikan kepada pengendara, namun pada sore atau malam dan bahkan saat libur hari raya, petugas tidak tampak di lokasi. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Buleleng Gede Gunawan mengatakan, sejak traffic light padam pihaknya sudah menurunkan staf untuk melakukan upaya perbaikan. Dari pemeriksaan di lapangan, jaringan kabel yang tertanam di bawah jalan mengalami kerusakan, sehingga arus listrik tidak bisa mengalirkan energi listrik untuk mengoperasikan lampu traffic. Sementara untuk memperbaiki kerusakan jaringan itu diperkirakan menghabiskan biaya hingga ratusan juta

rupiah. Bukan karena biaya yang diperlukan tinggi, tetapi Gunawan menyatakan traffic light itu berada pada jalan provinsi, sehingga Dishub Bali yang berwenang untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi. “Kami sudah cek dan jaringan kabel yang tertanam di bawah jalan, rusak. Kami perkirakan menelan biaya sekitar Rp 700 juta. Traffic light itu di ruas jalan provinsi, sehingga kewenangan untuk memperbaiki tentu Dishub Bali,” katanya. Atas kerusakan itu, sekitar sebulan lalu pihaknya telah melapor kepada Dishub Bali. Dia juga melengkapi dengan dokumen kerusakan jaringan kabel. Menunggu penanganan, untuk sementara Dishub Buleleng menghidupkan lampu kuning, sehingga upaya ini dapat menghindari arus lalin

Bali Post/dgk

STAHN - Ketua STAHN Mpu Kuturan Singaraja Prof. Dr. I Made Suweta, M.Si. usai mendampingi 252 mahasiswamahasiswi baru dalam prosesi upacara upanayana sebagai simbol sah mengikuti perkuliahan, Jumat (16/9) kemarin. hidup umat beragama. ”Mahasiswa supaya dapat belajar dan menyerap ilmu pengetahuan setingi-tingginya sesuai tujuan

hidup terkonsep dalam ajaram Agama Hindu yakni mokshartam jagathita,” tandasnya. (kmb34/k100)

’’Traffic Light’’ Padam, Lalu Lintas Krodit

Bali Post/mud

PADAM - Arus lalin di simpang empat Jalan Veteran, Singaraja terganggu, karena traffic light di jalan ini padam. krodit. Selain itu, pada situasi ramai, personel Dishub bersama petugas Lantas Polres Bueleng bersama-sama turun ke lapangan untuk mengatur arus lalin. “Kami sudah laporkan dan menunggu tindak

lanjut. Kita hidupkan lampu kuning saja, sehingga arus lalin tidak lagi krodit dan pada waktu tertentu petugas kita turunkan bersama personel lantas polres,” imbuhnya. (kmb38)


JEMBRANA

12

Sabtu Kliwon, 17 September 2016

Sambangi Warga Miskin

Kapolres Galakkan Program Jumat Berbagi Negara (Bali Post) – Jajaran Polres Jembrana yang dipimpin langsung Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo, Jumat (16/9) kemarin blusukan ke permukiman warga di Dusun Warnasari Kaja, Desa Warnasari, Kecamatan Melaya. Dengan membawa bantuan sembako, Kapolres bersama perwira dan anggota berjalan kaki menyambangi sejumlah rumah warga miskin dan sakit. Rumah yang disambangi Kapolres yakni milik Wayan Pasek (80) yang pernah mengalami sakit kusta dan kini lumpuh. Kemudian rumah Gede Sukadana (16), putra dari pasangan Made Wilantara dan Made Suardani yang mengalami lumpuh sejak balita. Selanjutnya, rumah Dadong Ketut Nering (80), lansia tidak mampu dan hidup sendirian di rumahnya yang sudah rusak dan tanpa listrik dan terakhir ke rumah Nengah Tamba (75), lansia yang juga hidup sendirian. Kapolres Djoni Widodo mengaku prihatin dengan masih banyaknya warga miskin di Jembrana, sehingga pihaknya merencanakan akan mengadakan kegiatan kunjungan seperti ini secara rutin, namun bertahap di setiap desa dan dusun. “Kami juga berharap peran Babinkamtibmas yang ada di desa lebih proaktif menyampaikan informasi jika ada warga kurang mampu dan membutuhkan bantuan. Dengan demikian bisa dicarikan solusinya. Tugas polisi tidak hanya menjaga keamanan, namun juga mengayomi dan peduli pada masyarakat,” jelasnya. Pihaknya berharap apa yang diberikan tidak dilihat dari nilainya, namun keiklasan dalam berbagi. “Jumat Berbagi program yang ingin saya laksanakan. Mudahmudahan bisa berkelanjutan dan kita semua diberi kesehatan dan rejeki. Apa yang kita cari didunia ini selain bisa bermanfaat bagi masyarakat. Tidak ada ruginya berbagi dengan warga kurang mampu,” terang Djoni. (kmb26)

Lahan Sedikit

TANAM PADI Sejumlah petani di salah satu subak di Jembrana sedang menanam padi belum lama ini.

Subak Buana Merta Mengundurkan Diri Bali Post/olo

Negara (Bali Post) –

Menyusutnya lahan pertanian di Jembrana berdampak pada jumlah subak. Salah satunya, subak di Melaya. Subak Buana Merta disebut-sebut akan mengundurkan diri lantaran minimnya lahan. Lahan subak yang berada di Banjar Moding, Desa Candikusuma ini hanya tersisa sekitar 2,5 hektar. Bahkan jumlah krama-nya tinggal enam orang. Klian Subak Gede Sangyang, Melaya, I Nengah Suentra, Jumat (16/9) kemarin membenarkan jumlah subak dalam naungannya berkurang satu. Dari sembilan yang ada, kini hanya berjumlah delapan subak. Subak Buana Merta, menurutnya, sudah tergabung dalam Subak Gede Sangyang sejak belasan tahun. Namun, dari keterangan

pengurus subak itu mengundurkan diri karena lahannya tersisa hanya sekitar 2,5 hektar. Subak tersebut menyatakan mengundurkan diri saat odalan Purnama belum lama ini. Tetapi, menurut Suentra itu baru dalam penyampaian rapat saat itu saja. Sedangkan legal formalnya di Pemkab Jembrana, pihaknya belum mengetahui. Dengan jumlah krama su-

bak di bawah 10 orang, juga menjadi salah satu pemicunya. Subak tersebut kesulitan mengelola organisasi. Subak yang berada di Candikusuma ini bisa jadi beralih ke kebun karena minimnya air setiap memasuki masa tanam. Areal Subak juga terlalu jauh dari jaringan induk irigasi yang menghubungkan ke sumber air. Menurut Suentra, ini

merupakan subak yang kedua mengundurkan diri di Melaya. Sebelumnya, Subak Sari Merta di Manistutu juga sudah lebih dulu mengundurkan diri. Selama puluhan tahun, sumber air Subak Gede Sangyang tergantung dari bendungan Palasari. Karena sumber air berkurang, sehingga kondisi tinggi air di bendungan Palasari tidak seperti tahun 1980-an. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Jembrana I Ketut Wiratma, mengungkapkan terkait pengunduran diri subak itu pihaknya belum menerima laporan resmi. Apabila me-

mang mengundurkan diri, maka ada prosedur dan aturan yang harus diikuti. Hal ini akan berdampak pada bantuan pemerintah ke subak tersebut. Tahun ini, lanjut dia, subak di Jembrana ada 84 dan belum berubah sejak tahun 2010 lalu. Perhatian pemerintah pada sektor pertanian ini cukup banyak, mulai dari pengolahan hingga penjualan. Seperti bantuan traktor, saprodi, hingga dana talangan gabah. Wiratma mengakui problem yang paling utama Subak bisa bertahan adalah lahan dan sumber air. (kmb26)

Permintaan Daging di Pasar Pekutatan Meningkat Harga Tetap Stabil Bali Post/olo

BANTUAN – Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo bersama jajaran menyambangi dan memberikan bantuan sembako kepada warga miskin di Warnasari.

Telepon Penting jembrana RSU Negara

(0365)41006/41806

Pemkab Jembrana

(0365) 41210

DPRD Jembrana

(0365) 41039

KODIM 1617 Jembrana

(0365) 41025

KPU Jembrana

(0365) 3944

Kejari Negara

(0365) 41165

Piket Kejari Negara

(0365) 41164

Piket PN Negara TNBB

(0365)

(0365) 41204

41173/61060

Negara (Bali Post) Sehari sebelum hari raya Kuningan, transaksi sejumlah barang di beberapa pasar di Jembrana mengalami peningkatan. Salah satunya di Pasar Pekutatan. Dibandingkan saat penampahan Galungan, kunjungan pembeli jelang Kuningan di pasar ini lebih banyak. Dari sejumlah komoditi yang dijual, salah satu permintaan yang meningkat drastis yakni daging potong. Meski transaksi mengalami peningkatan, namun harga daging potong tidak mengalami kenaikan alias tetap stabil. Salah satu pedagang, Ni Ketut Somawati (45) asal Pekutatan, Jumat (16/9) kemarin mengatakan penjualannya meningkat tajam saat penampahan Kuningan. Wanita yang menjual dag-

ing babi ini menerangkan peningkatan penjualan itu jauh melebihi saat penampahan Galungan. Namun, harganya masih stabil. Seperti daging babi jualannya masih tetap Rp 55 ribu per kilogram. Demikian juga seperti yang di sampaikan pedagang daging ayam, Jero Tunas (33). Pedagang yang juga asal Pekutatan ini mengaku harga ayam masih tetap yakni Rp 35 ribu per kilogram. Tingginya permintaan daging, menurutnya disebabkan saat penampahan Kuningan sangat sedikit masyarakat yang memotong babi sendiri. Mereka lebih cenderung membeli di pasar. Selanjutnya, salah satu pedagang buah dan jajanan asal Pekutatan juga mengaku mendapat omzet

lebih banyak dibandingkan jelang Galungan. Peningkatan penjualan ini karena saat penampahan Kuningan juga bertepatan dengan rahinan purnama sehingga masyarakat mencari kebutuhan untuk sembahyang lebih banyak. Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Jembrana I Made Sundantra dikonfirmasi kemarin membenarkan terjadi peningkatan permintaan terhadap sejumlah komoditas di pasar. Di pasar Pekutatan, menurutnya memiliki tingkat kunjungan tertinggi dibandingkan pasar lain. Tingginya kunjungan ke Pasar Pekutatan tidak hanya terjadi saat menjelang hari raya saja, tapi juga hari biasa. Sebab pasar ini meng-cover satu kecamatan. (kmb26/kmb)

Bali Post/olo

RAMAI - Salah satu los penjualan daging di Pasar Pekutatan ramai dengan pembeli.


KARANGASEM

Sabtu Kliwon, 17 September 2016

13

’’Piodalan’’ di Pura Jagatnatha Amlapura (Bali Post) – Puncak piodalan di Pura Jagatnatha, Amlapura berlangsung pada Purnama Sasih Katiga, Jumat (16/9) kemarin. Ida Batara kaaturang nyejer selama tiga hari dan baru kaaturang masineb, Senin (19/9) lusa. Puncak piodalan di-puput dua sulinggih yakni Ida Pedanda Gde Djelantik Dwaja dari Geria Dauh Pasar Budakeling dan Ida Pedanda Gde Ketut Pinatih dari Geria Tengah, Jungutan. Pada puncak piodalan kemarin, persembahyangan diikuti ratusan krama termasuk para pejabat dan dihadiri Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, Wabup Artha Dipa, dan Sekda Gde Adnya Mulyadi. Di Pura Jagatnatha, kata Ketua Panitia Piodalan yang juga Sekda Gde Adnya Mulyadi, di-stana-kan Ida Sang Jagat Natha sebagai manifestasi Ida Sang Hyang Widi Wasa. Pura ini di-empon krama umat Hindu yang bekerja di jajaran Pemkab Karangasem dan didukung krama Banjar Taman, selaku banjar terdekat pura itu. Piodalan rutin digelar dalam rangka umat Hindu khususnya di wilayah Karangasem berkesempatan ngaturang guru piduka jika dalam setahun ada kesalahan dalam bentuk pikiran, perkataan, dan perbuatan sekaligus mohon anugerah dan keselamatan mikrokosmos dan makrokosmos, sekala dan niskala. (013)

Bali Post/kmb31

BERBICARA - Bupati Mas Sumatri (kiri) saat berbicara dengan GM Boat Gili Cat II di Pelabuhan Padangbai.

Bupati ”Semprot” GM Boat Gili Cat II

Amlapura (Bali Post) Ledakan Boat Gili Cat II di Perairan Tanjung Sari Pelabuhan Padangbai, Karangasem “menampar” wajah pemerintah daerah. Peristiwa tragis dengan korban sejumlah warga negara asing (WNA) ini memberikan citra buruk bagi pariwisata Bali, khususnya Karangasem. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri pun beraksi keras dan bicara blak-blakan dengan General Manager (GM) Boat Gili Cat II saat datang ke Pelabuhan Rakyat (Pelra) Padangbai, Jumat (16/9) kemarin. Orang nomor satu di Karangasem ini menyayangkan pihak perusahaan yang menaungi Boat Gili Cat II ini tak pernah berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Padahal, menurut Mas Sumatri, mereka mengais rezeki di Karangasem. Meski masalah perizinan tak berkaitan dengan pemerintah daerah, minimal ada koordinasi mempersiapkan diri sejak awal dalam menghadapi situasi seperti saat terjadi ledakan pada boat. Upaya mitigasi perlu dilakukan antara pengusaha dengan pemerintah daerah, sehingga penanganan saat terjadi petaka di tengah laut bisa dilakukan dengan cepat. “Seperti saat ledakan, pihak Bapak bingung kan cari ambulans di mana. Kalau Bapak beli langsung, kan tidak mungkin. Kami ada banyak, kenapa dari awal Bapak tak pernah koordinasi dengan kami,” semprot Mas Sumatri kepada GM Boat Gili Cat II, Hendri Hamid. Mas Sumatri makin tampak kesal setelah mengetahui Boat Gili Cat II ini sudah beroperasi di Pelra Padangbai menuju Gili Trawangan sejak tahun 2010. Bahkan, sejak saat itu, Hendri Hamid mengakui tak pernah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, dalam mitigasi menghadapi situasi genting seperti itu. “Bapak tahu enggak, ini korbannya WNA semua. Jadi sorotan dunia. Malu kita kalau penanganannya sampai tidak maksimal. Apalagi saya dengar ada korban sampai mengeluh,” tegasnya. Atas kejadian ini, Bupati Mas Sumatri meminta pihak perusahaan operator Boat Gili Cat II bertanggung jawab penuh terhadap nasib para korban. Berikan perhatian khusus pada setiap korban, khususnya yang masih dalam perawatan di beberapa rumah sakit di Denpasar. Jangan sampai pemerintah daerah yang disalahkan, lantaran terkesan tutup mata melihat persoalan ini. Pemerintah daerah tak bisa berbuat banyak, karena Pelra Padangbai tidak berada di bawah tata kelola pemerintah daerah. GM Boat Gili Cat II, Hendri Hamid, menyatakan akan bertanggung jawab penuh atas kejadian ini. Pihaknya menegaskan akan menanggung seluruh biaya perawatan para korban. Demikian juga bagi korban yang dinyatakan tewas, Vanessa Pascual Fernandes asal Spanyol dan Kathrin Zefferer asal Austria. Selain asuransi dari Jasa Raharja, juga ada asuransi khusus dari pihak perusahaan sebagai bentuk pertanggungjawaban, selain biaya perawatan selama di rumah sakit. Pihaknya juga mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak konsulat yang warganya menjadi korban, untuk seterusnya dikomunikasikan dengan keluarga korban di negara asalnya. Dari informasi yang diterima pihak perusahaan, Hendri Hamid mengatakan para korban saat ini dirawat di empat rumah sakit berbeda di Denpasar. Dari 35 penumpang, 2 di antaranya tewas, 9 luka berat, dan 10 luka ringan. Setelah mendapat penanganan, dikatakan kondisi para korban luka-luka sudah membaik. GM asal Malang, Jawa Timur ini mengaku hanya mengoperasikan dua boat. Semuanya beroperasi melayani penyeberangan dari Pelra Padangbai menuju Gili Trawangan. Pascaledakan tersebut, Hendri enggan menyebut nilai kerugian yang diderita perusahaannya. Dia juga menolak menyebut harga Boat Gili Cat II saat dibeli tahun 2008. (kmb31)

Bali Post/kmb31

BERSANDAR - Salah satu boat saat bersandar di Pelabuhan Rakyat Padangbai, Karangasem, Jumat (16/9) kemarin.

Pelra Padangbai Tak Bertuan, Keselamatan Penyeberangan Rawan Amlapura (Bali Post) Sudah sejak lama Pelabuhan Rakyat (Pelra) Padangbai menjadi sorotan. Seiring pesatnya kunjungan wisatawan di Gili Trawangan, Lombok, mayoritas wisatawan asing lebih memilih melakukan penyeberangan dari Pelra Padangbai. Akan tetapi, meningkatnya angka penyeberangan turis asing melalui Pelra Padangbai tidak dapat diantisipasi pemerintah daerah. Hingga kini, Pelra Padangbai seperti pelabuhan tak bertuan karena pengelolaannya tidak jelas. Sepanjang pengelolaan belum jelas, maka aktivitas penyeberangan antarpulau ini tetap akan rawan kecelakaan. Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi mengaku sangat menyayangkan peristiwa tersebut. Peristiwa ini jelas merusak citra Karangasem. Sejak

dulu, dia sudah mewanti-wanti agar pelabuhan tersebut harus diambil alih oleh Pemkab Karangasem. Sebab, makin tinggi jumlah wisatawan yang melakukan penyeberangan, maka semakin tinggi pula tingkat risikonya. Bila pemerintah daerah tidak hadir menengahi hal ini, maka sesuatu yang merugikan akan terjadi, terutama masalah keselamatan penyeberangan. “Sekarang, hal itu sudah terbukti terjadi. Kita tidak bisa tinggal diam melihat situasi ini,” kata Sumardi saat dihubungi via telepon selulernya, Kamis (15/9) malam. Wacana agar Pelra Padangbai ini diambil alih pemerintah daerah juga sudah lama mencuat, merujuk pada persoalan di atas. Namun, entah apa yang terjadi, sampai saat ini wacana tersebut tak kunjung tereal-

isasi. Selain belum ada lampu hijau dari pemerintah pusat, juga karena regulasi di tingkat kabupaten belum ada. Pihaknya menyarankan agar pemerintah daerah segera menyelesaikan regulasinya (perda). ”Dulu ranperdanya sudah ada, tentang PT Karangasem Sejahtera (KS). Tapi, waktu itu masih pro- kontra soal rencana penanaman modal awal,” tegasnya. Dari hasil kunjungan kerja atau studi banding ke daerah lain, Sumardi mengatakan aktivitas Pelra Padangbai ini saja bila dikelola pemerintah daerah, bisa menghasilkan PAD paling kecil Rp 5 miliar per tahun. Oleh karena itu, sejak awal dia ingin pelra ini pengelolaannya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Ini baru Pelra Padangbai, belum lagi lima pelra lain yang ada di Karangasem

yang juga mulai ramai dengan aktivitas penyeberangan wisatawan asing. Sumardi meminta pemerintah daerah lebih inovatif dalam menggali potensi PAD di Karangasem. Sebab, Karangasem tidak akan bisa terus-menerus hanya mengandalkan PAD besar dari aktivitas pertambangan galian C. Kepala Dinas Perhubungan dan Pemadam Kebakaran Karangasem Wayan Sutapa mengakui pengelolaan Pelra Padangbai memang gabeng alias tidak jelas. Pihaknya mengaku sudah berulang kali mengusulkan kepada pemerintah pusat agar Pelra Padangbai dikelola Pemkab Karangasem. Tapi tiga kali bersurat, semuanya tidak mendapat jawaban tanpa alasan jelas. Bahkan, sudah pernah ditanyakan langsung kepada Dirjen Perhubungan, tapi entah apa

yang menjadi kendala, usulan itu selalu mental. “Sudah tiga kali kami usulkan, tapi tidak ada tanggapan dari pemerintah pusat,” kata Sutapa. Dihubungi Jumat (16/9) kemarin, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri mengaku akan mengecek kembali usulan Dinas Perhubungan tersebut kepada pemerintah pusat. Dia sepakat jika Pelra Padangbai sebaiknya dikelola oleh pemerintah daerah. Selain dengan pemerintah pusat, dia juga akan melakukan pendekatan dengan desa adat setempat sehingga benang kusut pengelolaan Pelra Padangbai ini bisa segera terurai. Bupati Mas Sumatri berpendapat, hal ini harus segera dilakukan, sebelum boat lain meledak dan korban jiwa terus berjatuhan. (kmb31)

Kecelakaan Penyeberangan Wisman Berulang

Citra Pariwisata Karangasem Dikhawatirkan Terdampak Amlapura (Bali Post) –

Meledaknya kapal cepat di Padangbai, Karangasem, dikhawatirkan berdampak buruk terhadap citra pengelolaan kepariwisataan khususnya di Karangasem. Kasus berulangnya kecelakaan yang menimpa kapal cepat penyeberangan ini diminta dijadikan pelajaran bagi Pemkab Karangasem untuk tidak menyepelekan masalah. Hal itu disampaikan dua anggota DPRD Karangasem, I Gede Dana dan Nyoman Sartika, Jumat (16/9) kemarin. Gede Dana yang mantan pekerja pariwisata ini mengaku khawatir kecelakaan laut itu akan berdampak buruk bagi citra pariwisata di Karangasem. Masalahnya, puluhan penumpang yang kapalnya meledak itu semuanya warga negara asing (WNA) dari Eropa. Dikatakan, isu ketidaknyamanan, keamanan, kecelakaan transportasi sangat sentisitif bagi wisman apalagi wisatawan asal Eropa. “Selama ini, wisatawan Eropa paling banyak atau paling ramai berwisata ke Karangasem,

termasuk tiap hari ada ribuan orang yang menyeberang dari Karangasem ke Gili Air atau Gili Trawangan di Lombok. Wisatawan Eropa suka berulang-ulang ke Karangasem karena menilai objek wisata pantai di Karangasem masih alami dan bersih. Citra itu aset pariwisata Karangasem yang tak ternilai, menyangkut kepercayaan pelancong seharusnya selalu dijaga,” papar Gede Dana. Dengan adanya kecelakaan di laut yang berulang itu, diharap-

kan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri ke depan serius mengelola pelabuhan penyeberangan termasuk yang berstatus pelabuhan penyeberangan rakyat. Selama ini, kata Sartika yang juga mantan praktisi pariwisata, ribuan wisman menyeberang menggunakan fasilitas pelabuhan rakyat baik dari dermaga rakyat Padangbai maupun dari Pantai Bunutan ke gili-gili yang ada di NTB. Namun, Pemkab Karangasem belum pernah mendapatkan apa-apa. Pemkab belum bisa memungut pajak atau retribusi. “Pemkab dan warga di Karangasem selama ini hanya menjadi penonton ribuan wisman yang menyeberang ke NTB dengan boat cepat,” kata Sartika. Sartika dan Gede Dana mengatakan, DPRD Karangasem sudah berulang kali menggelar dengar pendapat dengan ekse-

kutif yakni Dishub Karangasem. Pembahasan saat itu paling keras menyangkut pengelolaan pelabuhan rakyat agar Pemkab mendapatkan pajak atau retribusi untuk menambah PAD guna dipakai membangun. Di samping itu, yang tak kalah penting untuk dibahas adalah bagaimana menjaga citra pariwisata Karangasem dari kemungkinan kecelakaan transportasi laut tersebut. Seperti menyangkut asuransinya, izin kapal cepat penyeberangan, manifest atau daftar penumpang serta peralatan keselamatan pelayaran atau penumpang yang wajib disediakan pihak pengelola kapal. “Saat dengar pendapat, eksekutif mengatakan Karangasem tak memiliki kewenangan mengelola penyeberangan antarpulau antarprovinsi,” tegas Sartika. Seperti diberitakan sebelum-

nya, Boat Gili Cat II meledak di tengah perairan Tanjungsari, Padangbai, Karangasem, Kamis (15/9) pagi. Terakhir dilaporkan, musibah ini merenggut dua korban tewas yakni wisman asal Eropa. Sebelumnya, Jumat (15/7) lalu, Boat Marina Srikandi yang memuat 32 penumpang wisman Eropa juga pernah terbalik di Perairan Amed. Beruntung, saat itu semua penumpangnya selamat dan tak ada yang luka-luka, setelah seluruhnya menceburkan diri ke laut dan berenang sendiri ke daratan Pantai Amed menyelamatkan diri tanpa pelampung. Sekitar enam bulan lalu, juga sebuah kapal dari fiber juga patah gara-gara menabrak sampah berupa pohon yang mengapung di tengah laut selatan Karangasem. Penumpangnya saat itu juga selamat. (013)

Menurun, Wisman Pengedar SS Divonis Enam Tahun Penjara Menyeberang ke Gili

Amlapura (Bali Post) – Aktivitas wisatawan mancanegara (wisman) yang menyeberang ke sejumlah Gili yang ada di Lombok seperti Gili Trawangan dari Pelabuhan Rakyat (Pelra) Padangbai, Jumat (16/9) kemarin, tetap berlangsung. Artinya, masih ada penyeberangan pascamusibah meledaknya Boat Gili Cat II, Kamis (15/9) pagi lalu, yang menyebabkan dua korban tewas dan belasan lainnya luka-luka. Namun, jumlah penyeberangan tidak seramai Agustus lalu yang merupakan puncak ramainya musim kunjungan wisman. Salah seorang warga Padangbai, Yuyun, mengatakan bulan ini rata-rata ratusan atau per hari rata-rata ada sekitar 500 wisman menyeberang. Sementara Agustus lalu, per hari jumlah wisman yang menyeberang bisa mencapai 1.200 per hari. Dihubungi di tempat terpisah, anggota DPRD Karangasem Nyoman Sartika mengatakan, jumlah penyeberang rata-rata 500 atau lebih per hari termasuk cukup tinggi. Selama ini, Pemkab Karangasem belum mampu mengelola pelabuhan penyeberangan rakyat yang dipakai fasilitas menyeberang wisman ke Gili Trawangan, menyebabkan Pemkab Karangasem tak mendapatkan apa-apa. “Fasilitas pelabuhan dan pantai dipakai, tetapi Karangasem hanya

menonton,” katanya. Selain itu, kata Sartika, banyak pengelola hotel di Karangasem seperti dari Tulamben dan Amed sampai perhotelan di pesisir Pantai Bunutan kerap mengeluh atau protes. Pasalnya, pihak pengelola kapal penyeberangan kerap mempromosikan atau mengajak wisman yang berwisata di pantai-pantai di Karangasem atau baru menginap di hotel di Karangasem langsung menyeberang ke Gili. Akibatnya, lama tinggal di Karangasem menurun dari sepekan menjadi hanya satu hari. Bahkan, tidak sedikit yang sekadar transit lalu langsung menyeberang ke Gili di NTB. Sementara itu, Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi mengatakan, dari informasi yang diperolehnya, rata-rata per hari pada musim ramai, jumlah wisman yang menyeberang ke Gili mencapai 1.200 orang. Dengan memungut karcis parkir saja, pihak di Padangbai bisa mendapatkan sekitar Rp 4 miliar per tahun berkat ramainya penyeberangan ke Gili dari Padangbai menggunakan fasilitas penyeberangan pelabuhan rakyat itu. Pemkab Karangasem belum mendapatkan retribusi atau pajak dari pemanfaatan pelabuhan penyeberangan itu, karena pemkab belum memiliki lembaga atau PT untuk pengelola pelabuhan. (013)

Amlapura (Bali Post) – Setelah anak buahnya terdakwa Blomos alias Mosel (31), giliran bandarnya atau pemilik sabu-sabu (SS) Made Narta Bujangga alias Ocot (38) divonis pidana penjara selama enam tahun. Pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Amlapura, Kamis (15/9) lalu, Ocot dihukum lebih berat dibandingkan Mosel. Selain pidana penjara enam tahun, pria asal Banjar Pakel, Gegelang, Karangasem itu juga diwajibkan membayar denda Rp 1,5 miliar subsider enam bulan kurungan. Ocot yang memberikan paket SS gelondongan total berat kotornya 11,33 gram atau berat bersih 5,49 gram kepada kurirnya Blomos, April lalu. Paket gelondongan SS itu oleh Ocot, disuruh dipecah-pecah menjadi paket lebih murah yakni Rp 300 ribu dan Rp 500 ribu. Blomos menjadikan 33 paket murah, 31 paket disimpan dengan cara disembunyikan di dalam kandang ayam, dibungkus dengan tas plastic, dan ditimbun dengan pasir. Blomos memecah paket SS itu di rumah tua milik Ocot yang jaraknya sekitar 200 meter dari rumah barunya. Rumah tua itu biasanya ditempati Blomos. Satu paket SS rencananya dipakai Blomos, dan satu paket dibawa kepada pemesan di Padangbai. Blomos dibekuk tim buser Sat. Reskoba Polres Karangasem. Blomos dikuntit dan dicegat saksi Nyoman Sukarma alias Moris dan saksi Made Sutama

di sebuah gang di Banjar Tengading, Antiga. Saat itu, Blomos naik sepeda motor hendak membawa satu paket pesanan ditaruh di topinya pergi ke Padangbai. Pada sidang di PN Amlapura, Blomos duluan divonis enam tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider empat bulan kurungan. Setelah Blomos dibekuk, dia “bernyanyi”. Giliran bosnya atau Ocot yang digulung polisi. Ocot mengakui perbuatannya, mengku menyesal dan berjanji tak mengulangi perbuatannya. Dia juga menjadi tulang punggung keluarga dan belum pernah dihukum, sehingga dihukum hanya enam tahun penjara. Pertimbangan memberatkan majelis hakim, karena kedua pengedar dan kurir SS itu tak mendukung program pemerintah memberan-

tas penyalahgunaan narkoba. Justru Ocot membeli narkoba di Denpasar, menyuruh anak buahnya Blomos memecah menjadi paket murah dan mengedarkan kepada para pemakai di desa-desa seperti di Padangbai, Kecamatan Manggis. Atas putusan majelis hakim, Ocot maupun JPU Made Edy Setiawan dari Kejari Amlapura menyatakan masih pikir-pikir. Sebelumnya, Jaksa Edy menuntut Ocot agar dihukum delapan tahun penjara dan denda Rp 1,5 miliar subsider enam bulan kurungan. Ocot secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah karena menguasai, memiliki narkoba golongan satu lebih dari lima gram untuk diperdagangkan melanggar pasal 112 (1) UU tentang Narkotika. (013)

Bali Post/013

DIPIDANA - Pengedar SS Made Narta Bujangga alias Ocot dipidana enam tahun.


TABANAN

14 Terkendala Cuaca

Pembangunan TTP Terhambat

Tabanan (Bali Post) – Taman Teknologi Pertanian (TTP) tengah dibangun di Desa Sanda, Pupuan. Namun, kendala cuaca membuat pengerjaan proyek ini yang didanai pusat lewat Kementerian Pertanian ini terhambat. Pekerja hanya bisa bekerja siang hari, sebab sorenya turun hujan. Meski terhadang cuaca, TTP harus rampung 2019 mendatang. ‘’Saat ini pembangunan akses masuk ke dalam site sudah selesai, tetapi belum dilakukan pengerasan karena menunggu pengerjaan di dalam site selesai. Pembangunan di dalam site masih berlangsung,’’ tutur Kepala Bappeda Tabanan Ida Bagus Wiratmaja, Jumat (16/9) kemarin. Bangunan tahap pertama yang dalam proses pengerjaan adalah candi bentar, kantor, gedung pascapanen, gedung pelatihan, gudang alsin, kandang kambing, bangunan olah limbah dan jalan dalam TTP. Rencananya 22 bangunan didirikan di areal TPP, yaitu candi bentar 1, candi bentar 2, kantor TTP, agromart, gedung pascapanen, gedung pelatihan, gudang alsin, pengolahan susu kambing, mes karyawan, tandon air, quest house, rumah lebah, kandang luwak, kandang kambing, bangunan olah limbah, wantilan, nursery, green house, bale bengong, toilet dan gardu pandang. Selain itu akan dibangun embung, flying fox serta penataan tanaman kopi, bumbuh tabah, buah local dan budidaya ikan julit. Menurut Wiratmaja, anggaran tahun 2016 ada pemotongan sehingga yang turun hanya Rp 4,15 miliar untuk fisik dan nonfisik. “Kami harapkan tahun berikutnya dana yang turun Rp 7 miliar seperti yang dirancang. Ini akan didampingi sehingga prosesnya lebih cepat,” jelas Wiratmaja. (kmb24)

Sabtu Kliwon, 17 September 2016

Pasar Tradisional Siap Bersaing Tabanan (Bali Post) -

Gempuran toko modern di Kabupaten Tabanan diyakini tidak akan melumpuhkan keberadaan pasar tradisional. Pasalnya, daerah Lumbung Beras Bali ini memiliki sentra hasil komoditi pertanian yang cukup tinggi. Hanya potensi ini belum diimbangi keberadaan pasar tradisional yang mencukupi. Kondisi itu yang mendasari dibangunnya Pasar Tradis-

ional Gria Taman Sari Sanggulan di Kecamatan Kediri

yang akan dibuka November mendatang. Untuk memak-

Tabanan cukup potensial. Sayangnya produk yang dihasilkan petani belum diimbangi adanya pasar tradisional yang mencukupi,” ucapnya. Dengan adanya Pasar Tradisional Gria Taman Sari Sanggulan, petani di Tabanan tidak lagi harus jauh-jauh membawa atau menjual hasil produknya sampai ke Badung, Denpasar dan daerah lainnya yang memerlukan biaya cukup besar. “Selain memfasilitasi pemasaran hasil pertanian lokal yang sudah ada selama ini, keberadaan pasar tradisional juga ikut berperan aktif dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan sesuai semangat kerja dalam pemerintahan Presiden Jokowi,” ujar Wiryantha yang juga Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Bali. (kmb28)

Suara Tabanan

Iuran Premi BPJS Dibayar Per KK Tabanan (Bali Post) – Warga Pasar Kodok, Tabanan, Chairul (26) terkejut saat membayar iuran premi mandiri BPJS. Masalahnya, tagihannya tiga kali lipat dari biasanya. Chairul biasanya membayar Rp 80.000 per orang anggota keluarganya untuk iuran premi kelas satu BPJS. ‘’Saat saya masukkan nomor virtual tagihannya menjadi Rp 240.000,” ujar Chairul yang juga membayar premi untuk ibu dan adiknya, Rabu (14/9) lalu. Selain itu, saat ia memasukkan nomor virtualnya yang keluar bukanlah namanya tetapi nama ibunya. Ia kemudian bertanya kepada petugas BPJS. Dari sana Chairul baru tahu pembayaran premi mandiri BPJS sejak 1 September diberlakukan per KK. Jumlah tagihan yang biasanya dibayar per orang per vitual account sekarang dibayar sekaligus sesuai jumlah anggota di kartu KK yang didaftarkan sebagai peserta mandiri BPJS. Jumlahnya sama saja, hanya dibayar sekalian. Ini memudahkan, tetapi mesti disosialisasikan sehingga peserta tidak kaget dan bingung. Menurut Kepala Kantor Layanan Operasional Tabanan Made Ariani, BPJS telah memasang informasi melalui spanduk, menyebarkan brosur serta akan menayangkan di media cetak dan melalui iklan layanan masyarakat. Pembayaran premi per KK diharapkan memudahkan dan meminimalisir tunggakan iuran. Peserta BPJS yang ditanggung oleh perusahaan, namun belum menikah dan masuk KK orangtua nantinya didaftarkan perusahaan dan dialihkan kepesertaannya dari mandiri ke pekerja penerima iuran. “Jadi, tidak ada dobel tagihan,” kata Ariani. Peserta BPJS mandiri di Tabanan tercatat 41.448, pekerja penerima upah 39.748 dan penerima bantuan iuran dari pemerintah 109.867 orang. (kmb24)

simalkan daya saing, konsep memasarkan produk dikemas menyerupai pasar modern dengan membagi per blok, diantaranya blok khusus penjual daging, sayuran, kuliner dan komoditi lainnya. “Kami estimasikan pasar ini akan mampu menampung ribuan pedagang nantinya. Sebab, malamnya dikemas sebagai pasar malam atau sengol,” tandas Pengelola Pasar Tradisional Gria Taman Sari Sanggulan, Ida Bagus Raka Wiryanatha, belum lama ini. Menurut dia, di tengah serbuan toko modern keberadaan pasar tradisional di Tabanan cukup menjanjikan. Ini tercermin dari selalu ramainya konsumen yang datang berbelanja di sejumlah pasar tradisional dan pedagang yang mengisi los atau tempat berdagang. Bahkan sampai meluber ke badan jalan. “Komoditi pertanian di

Awasi Agen Elpiji Menjelang hari raya, gas elpiji 3 kg langka di pasaran. Aparat terkait agar mengecek dan melakukan pengawasan terhadap agen. Bila ada spekulan yang bermain atau mengoplos, harus diberi sanksi berat. Ngakan Suardika, Gianyar Arya, Denpasar Kenceng, Tabanan

Bali Post/kmb28

DIBUKA NOVEMBER - Pasar tradisional Gria Taman Sari Sanggulan yang akan dibuka November mendatang. Sekitar 400 pedagang sudah mendaftar untuk berjualan di lokasi ini.

Warung Global

Pemerintah dan Masyarakat Harus Antisipasi Dampak La Lina CUACA memang tidak bisa diprediksi. Kita hanya bisa berharap alam dan isinya tetap terjaga dengan baik. Ketut Mursi di Denpasar menyatakan ini dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Waspadai Dampak La Nina’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Jumat (16/9) kemarin. Untuk itu, ia mengajak seluruh komponen masyarakat bersama pemerintah serta p i hak t er k ai t m el ak uk an langkah antisipasi, sehingga dampak yang ditimbulkan dari fenonema la nina tidak buruk dan menyebabkan kerugian. Masyarakat bisa berpartisipasi dengan menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kesehatan diri sendiri.

Ada fenomena la nina, ada pula el nino. Arya di Denpasar mengemukakan penyimpangan cuaca ini pastilah berdampak buruk pada pelayaran, penerbangan dan pertanian. Yang paling mengkhawatirkan adalah dampaknya terhadap sektor pertanian seperti gagal panen. Pihak berwenang mesti segera melakukan langkah antisipasi, jangan sampai setelah terjadi baru mengambil tindakan.

Menurut Gung Derah di Denpasar dan Wayan Agus di Nusa Dua, lebih menyenangkan musim hujan sebab malam hari menjadi sejuk. Meskipun demikian, yang namanya cuaca tidak bisa diprediksi secara pasti. Gangguan cuaca bagi Gusti di Renon bisa diantisipasi sejak dini. Sejauh ini tindak lanjut belum terlaksana ketika ada kerusakan yang diakibatkan oleh bencana alam. Banjir dan longsor menyebabkan infrastruktur jalan rusak. Ini harus segera direspons oleh pemerintah melalui dinas berwenang. Jangan sampai lantaran jalan tergenang air, macet sampai berjam-jam di

jalan raya dan kegiatan lainnya tersendat. Hujan dan kemarau sama-sama mempunyai efek positif dan negatif. Made Torek di Denpasar menyatakan kalau sudah musim hujan pasti ada persoalan yang timbul, misalnya penyakit, longsor dan banjir. Untuk itu, langkah antisipasi sangat penting. Selain menjaga fisik dengan minum dan makan yang sehat, menjaga kebersihan lingkungan tidak kalah pentingnya dengan rutin membersihkan got agar tidak mampet saat hujan. Hujan atau panas tidak bisa dihindari, namun kita bisa minimalisir dampak buruk yang akan terjadi.

Pendapat yang sama dilontarkan Becik di Tuban. Kalau berurusan dengan cuaca, manusia hanya bisa menerima, tidak bisa menolak. Syukuri saja. Saat musim hujan rawan pohon tumbang, jadi pihak berwenang mesti memangkas pohon perindang yang besar dan lebat di pinggir jalan sehingga kejadian buruk bisa dihindari. Kesehatan diri dan lingkungan harus tetap dijaga. Winaja di Denpasar sangat khawatir saat musim hujan tiba karena rawan menyebarkan penyakit. Dinas Kesehatan harus melakukan pengasapan sebelumnya. Jangan sesudah jatuh korban demam berdarah baru sibuk fogging. (sikha)


15

Sabtu Kliwon, 17 September 2016 Hasil Liga Eropa Grup A Feyenoord Zarya Luhansk

vs Man. United vs Fenerbahce

1-0 1-1

Grup B APOEL Nicosia vs FC Astana Young Boys vs Olympiakos

2-1 0-1

Grup C Mainz Anderlecht

vs St Etienne vs FK Qabala

1-1 3-1

Grup D AZ Alkmaar vs Dundalk Maccabi Tel Aviv vs Zenit

1-1 3-4

Grup E FC Astra Viktoria Plzen

2-3 1-1

Grup F Rapid Vienna Sassuolo

vs Austria Vienna vs AS Roma

Cech Kawal Arsenal Lagi

Trio penyerang Barcelona Lionel Messi (kanan), Neymar (tengah) dan Luis Suarez (kiri).

vs Racing Genk vs Athletic Club

3-2 3-0

Grup G Panathinaikos vs Ajax Amsterdam 1-2 Standard Liege vs Celta Vigo 1-1 Grup H Konyaspor Braga

vs Shakhtar Donetsk 0-1 vs Gent 1-1

Grup I Nice Salzburg

vs Schalke vs FC Krasnodar

Grup J PAOK Salonika vs Fiorentina Qarabag Agdam vs Slovan Liberec

0-1 0-1 0-0 2-2

Grup K Inter Milan Southampton

vs Hapoel Beer Sheva 0-2 vs Sparta Prague 3-0

Group L Osmanlispor Villarreal

vs Steaua Bucharest 2-0 vs FC Zurich 2-1

Jadwal Pertandingan Liga Spanyol Sabtu (17/9) malam Leganes vs Barcelona Atletico Madrid vs Sporting Gijon Minggu (18/9) dini hari Eibar vs Sevilla Las Palmas vs Malaga Minggu (18/9) malam Osasuna vs Celta Vigo Athletic Club vs Valencia Senin (19/9) dini hari Villarreal vs Real Sociedad Espanyol vs Real Madrid Selasa (20/9) dini hari Alaves vs Deportivo Coruna Liga Inggris Sabtu (17/9) malam Hull City vs Arsenal Leicester City vs Burnley Manchester City vs Bournemouth West Bromwich vs West Ham United Minggu (18/9) dini hari Everton vs Middlesbrough Minggu (18/9) malam Watford vs Manchester United Crystal Palace vs Stoke City Southampton vs Swansea City Senin (19/9) dini hari Tottenham vs Sunderland Liga Italia Minggu (18/9) dini hari Lazio vs Pescara Napoli vs Bologna Minggu (19/9) malam Udinese vs Chievo Verona Cagliari vs Atalanta Bergamo Crotone vs Palermo Sassuolo vs Genoa Torino vs Empoli Senin (19/9) dini hari Inter Milan vs Juventus Fiorentina vs AS Roma Liga Jerman Sabtu (17/9) malam Bayern Munich vs FC Ingolstadt Borussia Dortmund vs SV Darmstadt Eintracht Frankfurt vs Bayer Leverkusen Hamburg SV vs RB Leipzig Hoffenheim vs VfL Wolfsburg Moenchengladbach vs Werder Bremen

Barca Andalkan Kembali Trio Ujung Tombaknya Barcelona Neymar yakin pesta gol yang diraih Barcelona atas Celtic di Liga Champions, akan berlanjut di kompetisi domestik. Juara bertahan Barca akan bertandang ke tim promosi Leganes, Sabtu (17/9) malam ini pada pertandingan kompetisi Liga Spanyol dengan mengandalkan ketiga ujung tombaknya. Kombinasi trio penyerang Neymar, Luis Suarez dan Lionel Messi, Barca terbukti efektif saat Barca menggelontor klub Skotlandia itu dengan enam gol dari total kemenangan 7-0 di Camp Nou. Ketiganya dimainkan pelatih Luis Enrique untuk pertama kalinya sejak awal pertandingan. Namun hanya Neymar yang tampil sebagai pemain inti saat Barcelona kalah 1-2 dari Alaves pada pekan lalu. Ini menjadi kekalahan perdana klub itu di Camp Nou sejak 17 April. ‘’Tiga dari kami bersama-sama, kami melakukan pekerjaan hebat,’’ kata Neymar kepada wartawan, Jumat kemarin. Neymar, Suarez, dan Messi total mengoleksi 131 gol di semua kompetisi ketika Barcelona mempertahankan trofi Liga Spanyol dan Piala Raja pada musim lalu. ‘’Tidak mudah untuk mencetak begitu banyak gol,’’ kata pemain Brazil itu. Enrique memahami bahwa ia menginginkan ketiga penyerang itu dimainkan sejak awal kapan pun situasinya memungkinkan pada musim ini. ‘’Menurut

saya, kami akan menjalani musim yang hebat,’’ kata Neymar. Leganes kalah 1-2 di markas Sporting Gijon pada akhir pekan silam. Itu merupakan kekalahan pertama mereka sejak promosi ke strata tertinggi Spanyol. Pemuncak klasemen Liga Spanyol Real Madrid memenangi ketiga pertandingan musim ini, dan unggul tiga angka atas Barcelona. Pasukan Zinedine Zidane bertandang ke markas Espanyol, Senin dini hari. Gelandang Gareth Bale diragukan dapat tampil setelah ia menderita cedera pinggang saat timnya menang 2-1 atas Sporting Lisbon pada pertandingan pembukaan Liga Champions. Tandukan di menit-menit akhir dari pemain pengganti Alvaro Morata membawa Real meraih kemenangan dengan susah payah pada laga di Santiago Bernabeu itu. Morata diperkirakan tampil sejak awal saat melawan Espanyol untuk mengisi posisi Karim Benzema, yang dimainkan sebagai pemain inti untuk pertama kalinya di musim ini pada tengah pekan

Sykora Cetak Gol Tercepat Baku Pertandingan Grup J Liga Eropa antara tuan rumah Qarabag melawan Slovenia Liberec di Stadion Dalga, Baku, Jumat (16/9) kemarin, mencatatkan sejarah baru. Pemain Liberec Jan Sykora mencetak gol saat pertandingan baru berjalan 10,69 detik. Sykora menceploskan bola ke gawang Qarabac setelah mendapat umpan dari rekannya Milan Baros. Namun Qarabac menyamakan skor lewat Michel 6 menit kemudian. Mantan penyerang timnas Rep Ceko, Baros, mengembalikan kepemimpinan Liberec menit ke-69. Tetapi mimpi tim tamu mencuri tiga poin kemenangan seketika musnah setelah Sadygov mencetak gol penyama skor 2-2 sesaat sebelum peluit akhir pertandingan berbunyi. Wakil Rusia Zenit St Petersburg juga diselamatkan gol akhir pertandingan sebelum meraih kemenangan 4-3 atas tuan rumah Maccabi Tel Aviv di Grup J. Bahkan Maccabi mampu unggul 3-0 terlebih dahulu melalui dua gol Medunjanin dan satu gol Kjartansson hingga menit ke-70. Tim tamu kemudian memberondong empat gol beruntun

Jan Sykora

namun gagal bersinar saat melawan tim Portugal tersebut. Espanyol, yang dilatih oleh mantan pemain Real Madrid Quique Sanchez Flores, telah mendulang dua angka dari tiga pertandingan pembukaan mereka. Atletico Madrid menjamu Sporting Gijon pada Sabtu malam, menyusul kemenangan 1-0 di markas PSV Eindhovem di Liga Champions. Saul Niguez mencetak gol semata wayang untuk Atletico, yang memenangi pertandingan pertamanya musim ini dengan skor 4-0 di markas Celta Vigo pada Sabtu silam. Valencia kalah pada tiga pertandingan pembukaan mereka, dan pelatih Pako Ayestaran merasakan tekanan berat menjelang pertandingan di markas Athletic Bilbao, Minggu malam. (kmb39/afp/ant)

Kiper Arsenal Petr Cech.

Inter Milan dan MU Tumbang

Bali Post/net

melalui Aleksandr Kokorin (77), Mauricio (84), Giuliano (86) dan Luka Djordjevic (90+2) untuk pulang dengan dengan meraup tiga poin penuh. AS Roma ditahan imbang 1-1 di markas Viktoria Plzen, sedangkan tim Italia lainnya Sassuolo, yang melakukan debutnya di Eropa, menikmati kemenangan 3-0 atas Atheltic Bilbao. (kmb39/afp/ant)

Paris Laga pembuka kompetisi Liga Eropa, Jumat (16/9) kemarin diwarnai dengan tumbangnya dua klub tangguh Inter Milan dan Manchester United (MU) di babak penyisihan grup. Inter dipermalukan tamunya Hapoel Beer-Sheva 0-2 dan MU kebobolan gol di akhir pertandingan sebelum menyerah 0-1 dari tuan rumah Feyenoord. Sang juara Israel itu mencetak dua gol melalui Miguel Vitor dan Maor Buzaglio pada babak kedua untuk membungkam publik San Siro. Kekalahan ini amat menyakitkan bagi pelatih Inter Frank de Boer pada pertandingan pertamanya di kancah Eropa untuk klub itu. Beer-Sheva, yang bermain di Liga Europa setelah disingkirkan Celtic di playoff Liga Champions pada bulan lalu, tampil dominan atas Inter. Sedangkan Inter merupakan salah satu tim besar di Eropa dan pelatih mereka De Boer juga memiliki catatan bagus. Saat sebagai pemain, De Boer pernah memenangi Piala UEFA dan Liga Champions bersama Ajax Amsterdam pada 1990-an. Namun, Inter hancur berkeping-keping dan tertinggal, sembilan menit setelah turun minum. Bek Portugal Vitor mengemas gol pembukaan dari umpan silang kiriman Lucio Maranhao, dan Buzaglio mencetak gol melalui tendangan bebas

Minggu (18/9) malam FC Augsburg vs Mainz Hertha Berlin vs Schalke

pada menit ke-69 untuk memastikan kemenangan timnya. Tangan Kosong Permainan buruk MU saat bertandang ke Feyenoord berubah menjadi bencana ketika Tonny Vilhena menyelesaikan peluang pada menit ke-79 untuk mengamankan kemenangan 1-0 di Grup A. Pasukan Jose Mourinho yang bertabur bintang, pulang dengan tangan kosong. Bagi MU ini merupakan kekalahan kedua dalam enam hari setelah mereka ditundukkan rival sekota Manchester City di kompetisi Liga Inggris. Dua kekalahan berturut-turut ini mengakhiri bulan madu

Mourinho setelah ia memulai musim dengan empat kemenangan beruntun termasuk di Community Shield. MU yang untuk pertama kalinya bermain di fase grup Liga Eropa, tidak pernah terlihat benar-benar mengancam gawang Feyenoord. Bahkan setelah penyerang Zlatan Ibrahimovic dimasukkan pada babak kedua, mereka justru kemasukan melalui serangan balik pada menit ke-79. Nicolai Jorgensen terlihat offside saat ia merangsek dari sayap kanan, namun ia melepaskan umpan silang mendatar yang diteruskan Vilhena ke gawang David De Gea. (kmb39/afp/ant)

Bali Post/ap

TENDANG BOLA - Penyerang Manchester United Zlatan Ibrahimovic (kiri) menendang bola di depan pemain Feyenoords Rick Karsdorp (kanan) pada pertandingan Liga Eropa, Jumat (16/9) kemarin.

Rosberg Kecelakaan di Sesi Latihan Pertama

Liga Prancis Sabtu (17/9) malam Monaco vs Stade Rennes Minggu (18/9) dini hari AS Nancy-Lorraine vs Nantes Dijon FCO vs Metz FC Lorient vs Lille Bordeaux vs Angers SCO Toulouse vs Guingamp Minggu (18/9) malam Montpellier HSC vs Nice St Etienne vs Bastia Senin (19/9) dini hari Marseille vs Lyon

Bali Post/rtr

London Petr Cech akan kembali mengawal gawang Arsenal untuk pertandingan kompetisi Liga Utama Inggris, Sabtu (17/9) ini melawan tuan rumah Hull City. Pelatih the Gunners Arsene Wenger lebih memilih David Ospina dibandingkan Cech di awal musim ini. Kiper Rep. Ceko itu absen saat timnya bermain imbang 1-1 di markas Paris St Germain (PSG) pada pertandingan Liga Champions. Wenger menurunkan kiper Kolombia itu yang dipuji tampil cemerlang di Stadion Parc des Princes, Paris itu. ‘’Kami berhati-hati dengan dia, kami tidak menginginkan langkah mundur pada otot paha belakangnya,’’ kata Wenger. Penyerang Olivier Giroud, yang diusir keluar lapangan setelah tampil sebagai pemain pengganti di Paris, diragukan dapat bermain karena mengalami cedera ujung kaki. Gelandang Granit Xhaka juga menjadi pemain pengganti di laga kontra PSG, namun Wenger mengatakan pemain timnas Swiss itu memiliki dampak besar di klub. ‘’Xhaka beradaptasi terhadap kecepatan di sepak bola Inggris. Dia memiliki tenaga mesin, umpan panjang, dan menyukai untuk masuk ke dalam,’’ kata pria asal Prancis itu. Wenger yang juga merayakan 20 tahun karier kepelatihannya di Arsenal pada pekan depan, memuji manajer sementara Hull Mike Phelan. ‘’Dia melakukannya dengan sangat baik,’’ tutur Wenger. ‘’Dia merupakan pesepak bola sejati, yang memberikan stabilitas untuk Hull yang sulit untuk dikalahkan.’’ (afp/ant)

Bali Post/net

TABRAK PAGAR - Mobil Nico Rosberg menabrak pagar pembatas pada sesi latihan pertama Grand Prix Formula 1 Singapura, Jumat (16/9) kemarin.

Singapura Setelah mengalami kecelakaan di sesi latihan pertama, pembalap Mercedes Nico Rosberg membukukan waktu tercepat di latihan kedua Grand Prix Formula 1 Singapura di sirkuit jalanan Marina Bay, Jumat (16/9) kemarin. Balapan malam hari yang dilakukan Minggu besok, seperti itu akan menjadi pertarungan seru antara tiga tim utama musim ini Mercedes, Red Bull dan Ferrari. Rosberg menyuntas sesi latihan kedua dengan wkatu 1 menit 44,152 detik. Ia mampu menyisihkan pembalap Ferrari Kimi Raikkonen

yang berada di posisi kedua dan Max Verstappen (Red Bull) ketiga. Rosberg yang memenangkan dua seri terakhir, memangkas jarak di klasemen pembalap dengan rekan setimnya Lewis Hamilton menjadi tersisa dua poin saja. Hamilton sendiri menyelesaikan sesi latihan kedua di posisi ke-7 akibat mengalami masalah hidrolik. Mercedes memenangkan 13 dari 14 balapan musim ini. Namun balapan esok sepertinya akan mengulang musim lalu di mana Sebastian Vettel (Ferrari) menjadi juara diikuti Daniel Ricciardo (Red Bull). (kmb39/afp)


pon 2016 jawa barat

16

17 - 29 September 2016

Perolehan Sementara Medali PON XIX/2016 Jawa Barat No. Provinsi Emas Perak Perunggu 1. Jawa Barat 23 12 14 2. DKI Jakarta 13 13 14 3. Jawa Timur 6 12 13 4. Riau 3 3 3 5. Bali 2 4 4 6. Banten 2 0 1 7. Maluku 2 0 1 8. Kalimantan Utara 2 0 0 9. Papua 1 2 0 10.Jawa Tengah 1 1 6 11.Jambi 1 1 0 12.Sulawesi Tenggara 1 0 1 13.Sulawesi Selatan 0 3 0 14. DI Yogyakarta 0 2 2 15. Sumatera Selatan 0 1 1 16. Sumatera Utara 0 1 1 17. Papua Barat 0 1 0 18. Sumatra Barat 0 1 0 19. Kalimantan Timur 0 0 5 20. Aceh 0 0 1 21. Kep. Riau 0 0 1 22. Lampung 0 0 1

Total 49 40 31 9 10 3 3 2 3 8 2 2 3 4 2 2 1 1 5 1 1 1

Raja Rowing Indonesia Sumbang Emas untuk Maluku Karawang (Bali Post) Raja Rowing Indonesia La Memo yang membela Maluku pada pertandingan cabang dayung rowing nomor Double Sculls Putra (M2X), PON XIX/2016 mengaku bangga bisa menyumbang medali emas untuk daerahnya. ‘’Saya bangga dan bersyukur bisa finis di posisi pertama,’’ katanya, usai menjalani pertandingan final di venue dayung, Situ Cipule, Desa Mulyasari Kecamatan Ciampel Kabupaten Karawang, Jabar, Jumat (16/9) kemarin. Ia mengaku sudah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi babak final rowing tersebut. Di antara persiapan yang selalu dilakukan ialah berlatih dan berdoa. La Memo kini menjadi satu-satunya atlet Maluku yang mengukir prestasi gemilang. Pemuda asal Pulau Osi, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku ini tampil di ajang Olimpiade Rio de Janeiro 2016, dan lolos Turnamen Kualifikasi Asia dan Oceania, Korea Selatan, April 2016. Manager Tim Dayung Maluku Anos Yermias mengaku bangga atas prestasi yang diraih La Memo, yang pada nomor M2X PON 2016 turun bersama rekannya, Rusdi Elly. Anos yang juga Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Pengprov Podsi) Maluku itu juga mengatakan, keberhasilan atau prestasi yang diraih La Memo, tidak instan, tetapi melalui konsistensi dan kesabaran. ‘’Kami juga melakukan pembinaan yang panjang, yang tentunya membutuhkan pengorbanan, tenaga, waktu dan materi,’’ katanya. Ia menyatakan agar masa depan La Memo dipertimbangkan. Pemerintah juga diharapkan memberi perhatian yang lebih, khususnya terkait dengan cita-cita La Memo yang ingin menjadi TNI Angkatan Laut. (ant)

Bali Post/ant

EMAS - Atlet dayung Maluku La Memo (kiri) dan Rusdy Elly (kanan) beristirahat usai menyentuh garis finis di nomor Rowing Double Sculls putra 2000 meter PON XIX Jabar di Situ Cipule, Karawang, Jumat (16/9) kemarin. La Memo dan Rusdy Elly menyumbangkan emas untuk Maluku pada nomor Rowing Double Sculls putra 2000 meter dengan catatan waktu tujuh menit 2,58 detik.

Futsal Bali Siapkan Pemain Lapis Kedua Bandung (Bali Post) Tim futsal Bali kemungkinan besar bakal kehilangan tiga pemain pilar mereka saat melakoni laga kedua babak penyisihan Grup B melawan Papua Barat di Lapangan Futsal Institut Teknologi Bandung (ITB) Jatinangor, Jawa Barat, Minggu (18/9) besok. Tim lapis kedua dipersiapkan untuk menggantikan mereka jika hingga Sabtu ini kondisinya tidak membaik. Ketiga pemain mengalamai cedera saat melakoni laga pembuka kontra Maluku Utara. Mereka adalah Putu Angga Eka, Isma Danu Febriawan dan Made Alit. Pelatih kepala tim futsal Bali Gugiarto di Bandung, Jumat (16/9) kemarin menjelaskan, pihaknya tidak bisa memutuskan ketiganya apakah bakal diturunkan melawan Papua Barat atau tidak. Pasalnya, tim pelatih harus melihat perkembangan ketiganya sampai H-1 jelang pertandingan. ‘’Cederanya memang tidak terlalu parah sekali. Dan sekarang kondisinya sudah mulai membaik. Namun, kami harus melihat perkembangan dulu sampai besok (Sabtu ini) saat latihan pagi dan sore. Semoga mereka bisa dimainkan,’’ ungkapnya Sugiarto. Sugiarto mengatakan, jika nantinya ketiganya tidak mungkin untuk diturunkan, maka pihaknya mengambil opsi lain dengan memanfaatkan pemain lapis kedua untuk menggantikan posisi yang ditempati ketiganya. ‘’Kami memang tidak ingin mengambil risiko. Karena cedera yang dialami pemain bisa saja sewaktu-waktu sakitnya kambuh lagi. Jadi, jika ketiganya tidak bisa dimainkan, maka kami siapkan pemain pelapis kedua untuk disiapkan saat meladeni Papua Barat,’’ jelasnya. Dikatakannya, melihat hasil yang sangat menyakitkan pertandingan pertama, lantaran dibantai telak 1-8 dari Maluku Utara, pihaknya langsung melakukan evaluasi terhadap setiap pemain. Termasuk mengevaluasi penjaga gawang jelang laga berat kontra Papua Barat. ‘’Kami sudah evalusi pemain termasuk penjaga gawang. Kemungkinan besar saat melawan Papua untuk penjaga gawang kami pakai Marcelo untuk menggantikan Komang Agus Ari Mahendra,’’ jelas Sugiarto. Sementara sekretaris tim futsal PON Bali Nasser Attamimy mengaku kehilangan besar jika ketiganya sampai tidak bisa dimainkan. Mengingat, ketiganya sangat dibutuhkan tim di laga melawan Papua Barat. (kmb41)

Sabtu Kliwon, 17 September 2016

Upacara Pembukaan Dijanjikan Meriah Bandung (Bali Post) Gubernur Jawa Barat yang sekaligus Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016, Ahmad Heryawan, mengatakan upacara pembukaan PON XIX, Sabtu (17/9) ini, akan diisi berbagai kemeriahan. Pertunjukan spesial akan ditampilkan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat termasuk pesta kembang api. Aher, sapaan akrabnya, menuturkan upacara pembukaan tidak akan berlangsung terlalu formal tetapi justru mengedepankan penampilan yang menghibur bagi tamu undangan dan masyarakat Jawa Barat. Di antaranya kembang api dan video mapping terbesar yang pernah dibuat. Video mapping untuk pembukaan PON XIX akan ditampilkan ke seluruh sudut GBLA. Vide-

onya akan berisikan kesatuan antara seni, budaya, lingkungan, dan teknologi. ‘’Kembang api diletakkan 200 meter dari Gelora. Paling tinggi sampai 100 meter. Yang jelas itu kembang api yang belum pernah ada di Bandung,’’ kata Aher di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Jumat (16/9) kemarin. Selain itu, ada tarian kolosal. ‘’Pesannya dalam dunia modern, sehebat apa pun kita harus berpijak pada budaya. Bugar dengan olahraga, kukuh nasionalisme kita, dan untuk masa depan kehidupan kita harus lestarikan lingkungan,’’ ucapnya. Aher juga memastikan upacara pembukaan

langsung diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, setelah Presiden mengunjungi Kabupaten Bandung. Ia mengaku Presiden memang meminta upacara pembukaan lebih difokuskan berkonsep hiburan sehingga tidak terlalu kaku dan resmi. Upacara pembukaan juga akan diisi dengan penampilan perkusi, parade atlet legenda, dan parade seluruh kontingen dari 34 provinsi. Acara dilanjutkan dengan laporan Gubernur Ahmad Heryawan, pengibaran bendera PON, pembacaan janji atlet dan janji wasit, dan pertunjukan gurilaps. Acara akan diakhiri dengan sambutan Presiden Joko Widodo sekaligus menekan tombol sebagai peresmian perhelatan PON XIX. (net)

Emas untuk Keluarga

Juniartha/Vandim Dikalahkan Jatim 2 lanjutnya tim Jatim yang biasa di laga internasional mengibarkan bendera Indonesia 2 tersebut, bisa mengunci kemenangan dengan skor akhir Jatim 2 unggul 21-18. Manajer Tim Voli Pantai PON Bali Nyoman Sudiantarayana yang dikontak, kemarin, menyatakan meskipun kalah asuhannya menunjukkan grafik penampilan yang menanjak. ‘’Set kedua semestinya bisa kami ambil, namun lawan bisa menutup dengan kemenangan,’’ katanya.

Atas hasil ini, tim voli pantai Bali melakoni babak playoff melawan Sumbar (Hariman Putera Ramusli/Refky Dwi S), Minggu (18/9) besok. ‘’Kami mohon doa restu masyarakat Bali,’’ ucap pria yang akrab dipanggil Mangkok ini. Pasalnya, jika kalah lawan Sumbar, otomatis tersingkir. Sementara jika tim Bali mampu menaklukkan Sumbar, melaju ke babak delapan besar yang menggunakan sistem gugur. (022)

Atlet Gantole Kalsel Jalani Operasi Kaki Bandung (Bali Post) Seorang atlet gantole PON XIX 2016 asal Provinsi Kalimantan Selatan, Sisworo (56) ,terpaksa harus menjalani operasi pada bagian engkel kaki kiri di Rumah Sakit Halmahera, Bandung setelah mengalami cedera saat bertanding gantole nomor Lintas Alam kelas A yang berlangsung di Batu Dua, Kabupaten Sumedang, Kamis lalu. Sekretaris KONI Provinsi Kalsel yang juga Wakil Ketua Kontingen Provinsi Kalsel Sarmidi di Bandung, Jumat (16/9) kemarin, mengatakan setelah dievakuasi dari lokasi kecelakaan tindakan operasi berhasil dilaksanakan oleh tim dokter RS Halmahera selama 3,5 jam Kamis malam hingga pukul 20.00 WIB kini masih mendapat perawatan di rumah sakit. ‘’Syukurlah semuanya bisa cepat ditangani sehingga Pak Sisworo saat ini dalam kondisi stabil

dan bagian cedera di engkel kaki sebelah kiri sudah dioperasi oleh tim dokter,’’ katanya. Terkait dengan pembiayaan perawatan atlet PON XIX 2016 Jawa Barat, Sarmidi mengatakan, kini masih ditangani oleh Panpel Gantole dan PB PON, mungkin setelah kondisi atlet makin membaik baru ada komunikasi dan koordinasi dengan KONI Kalsel. Ketika disinggung tentang asuransi atlet, dia mengaku belum mengetahui secara persis, tetapi dia sempat menyebutkan dulu KONI Kalsel pernah melakukan pembicaraan dengan pihak BPJS. Sementara itu, Pelatih Gantole H. Syamsuri ketika dihubungi mengatakan, insiden yang menimpa atletnya terjadi ketika tengah bertanding pada nomor Lintas Alam kelas A. ‘’Saat meluncur dari ketinggian, Sisworo yang sudah bertanding beberapa kali PON tidak punya kejadian

apa-apa, namun saat terbang untuk menuju titik pertama dengan jarak sekitar 6-7 km dari start ketinggian terbang jauh di bawah normal sehingga terpaksa harus melakukan pendaratan darurat mencari daerah datar dan aman,’’ katanya. Menurut Syamsuri, ketika Sisworo memilih pendaratan di daerah lapang di sisi berlawan dari pepohonan ternyata lokasi itu bekas lahan tambang batu gunung dengan permukaan tidak begitu rata, sehingga kaki kiri sempat terbentur tebing batu sebelum mendarat sempurna. Sisworo merupakan salah satu dari lima atlet gantole Kalsel yang diturunkan di PON 2016 dengan nomor speialisasi ketepatan mendarat, dengan cideranya dia maka kini Kalsel masih menyisakan empat atlet gantole yakni Makhlufi Arsyil, H. Taufik Rahman, Ilham Firmansyah dan Roki Rogalo. (ant)

PESAWAT - Helikopter AgustaWestland AW139 milik Basarnas terparkir di Lanud Nusawiru, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (16/9) kemarin. Untuk mengantisipasi kecelakaan selama pertandingan cabor terjun payung PON XIX berlangsung, panitia besar PON menyediakan pesawat Basarnas, tim kesehatan dan BPBD.

SUKSES meraih medali emas di ajang bergengsi PON XIX/2016 Jabar, menjadi kebanggaan yang tidak terlupakan bagi Kadek Adi Wirawan. Turun di kelas 73 kg, Wirawan meraih medali emas usai menekuk kawannya sendiri sesama pejudo Bali I Komang Adiarta di final. ‘’Saya sangat bangga dan senang sekali bisa merebut emas. Emas ini saya persembahkan keluarga saya yang ada di Denpasar,’’ ungkap Wirawan usai menerima medali. Wirawan mengaku meski melawan rekannya sendiri yang sering diajak latihan bersama, akan tetapi dia tetap tampil fight agar bisa menjadi

yang terbaik. ‘’Saya optimis sekali bisa meraih juara di final, memang berat karena melawan sahabat sendiri. Sebenarnya sih tidak ingin ketemu di final. Namun, apa boleh akhirnya jumpa di final,’’ katanya. Pemuda asal Banjar Kahyangan, Desa Peninjoan, Denpasar itu mengaku, meski sempat hampir kalah dari rekannya, namun tekad dan motivasi tinggi membuat dirinya akhirnya mampu membalikkan keadaan dan langsung melakukan Yukosi gatame (kuncian) kepada Adiarta. ‘’Waktunya kurang dari lima menit untuk memenangkan pertandingan,’’ ucap Wirawan. (nan)

Dikerjai Wasit, Bali Kalah Tipis atas Tuan Rumah Jabar

Bandung (Bali Post) Tim sepak bola PON Bali gagal mengamankan poin di laga kedua babak penyisihan Grup A PON XIX/2016. Pada laga krusial yang dilaksanakan di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Bandung, Jawa Barat, Jumat (16/9) malam, Bali harus mengakui keunggulan tuan rumah Jabar dengan skor tipis 0-1. Kekalahan itu sejatinya tidak perlu terjadi, jika menit 26 wasit Agus asal Kalimantan Timur tidak mengerjai tim PON Bali. Pasalnya, salah satu pemain PON Bali I Gusti Bagus Alit Juniawan yang sejatinya tidak melakukan handball di kotak penalti, dikatakan tangannya menyentuh bola. ‘’Jelas-jelas bola tidak menyentuh tangan pemain kami (Alit -red), tetapi dibilang kena bola. Jelas ini kami merasa dikerjai oleh pengadil lapangan,’’ jelas pelatih kepala AAK Bramastra di Bandung, Jumat kemarin. Pria yang akrab disapa Gung Bram itu menjelaskan, pihaknya mengkritisi kinerja wasit di tengah lapsngan. Dan pihaknya tidak ingin di pertandingan penyisihan kontra Jawa Tengah hal serupa terjadi lagi. ‘’Kinerja wasit harus lebih fair play dalam memimpin sebuah pertandingan. Jangan sampai ada tim yang dirugikan seperti ini,’’ tegas Gung Bram. Laga melawan Jateng men-

jadi pertandingan hidup-mati bagi Bali jika ingin lolos fase grup. Melakoni dua laga Bali baru mengumpulkan poin 1 setelah bermain imbang melawan DKI Jakarta. Sementara calon lawan mengoleksi 3 poin, setelah di laga kemarin menang tipis 1-0 atas DKI Jakarta. ‘’Jika ingin lolos di laga terakhir wajib menang. Jika bermain seri saja, tim akan tersingkir dan angkat koper lebih awal. Karena Jateng yang akan lolos. Jadi, kemenangan menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar lagi,’’ tegas Gung Bram sembil berharap tim asuhannya tetap semangat untuk menatap lagi terakhir. Sementara asisten pelatih tim sepak bola PON Bali Anak Agung Ngurah Ardika alias Gung Kang mengakui sejatinya Bali nyaris bisa mencetak gol ke gawang tuan rumah. ‘’Jika tidak dicurangi, tim minimal bisa mengimbangi dan menahan imbang Jabar. Tetapi, hasilnya di tengah lapangan lain,’’ keluh Ardika. Menurutnya, sejatinya Bali yang mendapat hadiah penalti lantaran pemain Jabar menjatuhkan Kushedya Hari Yudo di kotak keramat. Akan tetapi wasit Agus justru tidak menghadiahi Bali tendangan penalti. Pelanggaran itu jelas sekali dilakukan pemain Jabar, namun tidak diberikan hadiah penalti untuk Bali. (kmb41)

Bombom Incar Medali di PON

Renang Perairan Terbuka Diharapkan Hasilkan Emas Bandung (Bali Post) Sampai Jumat (16/9) kemarin cabang olahraga renang belum mampu memenuhi target membawa pulang 1 keping medali emas dan 3 medali perunggu. Fokus kini dialihkan ke renang perairan terbuka. Tim renang Bali baru mampu mengumpulkan 1 keping medali perak lewat perenangnya Eva Lilian Van Leenen yang turun di nomor 100 meter gaya dada putri. Sementara perenang lainnya yang berlaga di Kolam

Bali Post/ist

Kadek Adi Wirawan

LATIHAN - Karateka Lala Diah Pitaloka berlatih jelang pembukaan PON XIX Jabar di Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jumat (16/9) kemarin. Lala yang meraih juara pada ajang International Banzai Cup Open Karate Championship 2015 di Berlin kelas usia 10-12 tahun kategori kata (perorangan) tersebut menjadi penyulut api ke kaldron pada upacara pembukaan PON XIX Jabar, Sabtu (17/9) ini.

Denpasar (Bali Post) Pebola voli pantai Bali Putu Juniartha Wibawa/Made Vandim Sanjaya Putra harus mengakui ketangguhan lawannya tim Jatim 2 (Rendy/M. Asyifa) dengan skor 0-2 (16-21, dan 18-21) pada PON XIXC/2016 di lapangan voli pasir Sport Centre Arca Manik, Bandung, Jumat (16/9) kemarin. Padahal, di set kedua tim Bali sempat unggul 12-4. Kejar-mengejar poin poin terjadi hingga tim Bali unggul tipis 18-17. Namun, se-

Kadek Adi Wirawan

Renang UPI, Bandung, Jawa Barat juga belum mampu mempersembahkan medali. Empat perenang yang masuk fase final, Dewi Setiari di nomor 1500 meter gaya bebas, Andi Hermawan 50 meter gaya kupu-kupu putra, Iron Digjaya 200 meter gaya dada putra, dan Eva Lilian 200 meter gaya dada putri belum bisa naik panggung. Pasalnya, catatan waktu mereka masih terpaut jauh dari perenang lainnya yang masih didominasi dari DKI Jakarta.

Perenang yang kebanyakan masuk pelatnas nasional itu belum mampu disaingi perenang tim PON Bali yang memang kalah kelas. ‘’Untuk target memang belum mampu dicapai. Tapi masih ada kesempatan hingga 20 September. Sebab, di perairan terbuka Anom Arta Tanaya belum bertanding. Ini baru dikolam indoor saja,’’ ungkap Kordinator Tim Pelatih Renang PON Bali Wayan Wiarta di Bandung, Jumat kemarin. (kmb41)

Bandung (Bali Post) Salah satu atlet tenis lapangan PON Bali Kadek Agus Satria Winaya Putra alias Bombom mengincar medali di PON XIX/2016 Jawa Barat. Tak peduli apa jenisnya namun target meraih medali dicanangkan didapat di Lapangan Tenis Siliwangi dan Taman Maluku, Bandung. Laga cabor ini dimulai mulai Minggu (18/9). ‘’Saya pribadi menergetkan meraih medali. Entah medali emas, perak, atau perunggu. Yang jelas bisa medali,’’ ungkap Bombom di Bandung, Jumat kemarin. Petenis peraih medali emas di Porprov Buleleng XII 2015 itu mengatakan, medali yang diharapkan nanti lewat nomor tunggal putra. ‘’Selain di nomor tunggal, saya juga bakal turun di beregu putra. Tetapi, di nomor perorangan tergantung pelatih melihat kondisi

di lapangan. Yang jelas saya siap diturunkan di nomor apa saja,’’ jelas Bombom. Dikatakannya, saat PON Riau 2012, ia gagal mempersembahkan medali lantaran terhenti di babak perempatfinal. Waktu itu, dirinya turun di ganda campuran. ‘’Tahun ini saya memang bertekad bisa meraih medali. Karena kalau dilihat dari persaingan tahun ini masih seimbang. Sehingga peluang untuk meraih medali masih terbuka,’’ jelasnya. Disinggung soal pesaing berat dirinya di PON nanti, Bombom mengatakan jika pada intinya semua daerah berat. Hanya tuan rumah Jabar yang lebih berat. Lantaran di sana pemainya dari nomor satu sampai empat merata. ‘’Yang jelas tampil maksimal. Dan tidak ada keraguan. Jika sudah semangat, saya yakin bisa meraih hasil terbaik,’’ tutup Bombom. (kmb41)


Sabtu Kliwon, 17 September 2016

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Dcr sopir srabutan bisa metik SIM A+C Hub.085238127777

A.BP.001.09.16.0000730

Dibutuhkan: Administrasi Akuntansi mengerti Inggris. CV email ke: balisurflife33@gmail.com

B.BP.001.09.16.0000357

!!Dicari Teknisi Bisa Listrik & Elektronik Pengalaman Min 2Th Siap Kerja Hub.081353140235/082144481161 atau Datang Lgs Interview ke Jl.Danau Poso No35 Sanur.Email info.hrd@putribintanggroup.com

Le Pirate Hotels and Beach Clubs,now hiring for position Hotel Manager for labuan Bajo and Accounting for Denpasar, Must be dynamic and experienced.Send CV and Expected salary to contact@lepirate.com /FB: Le Pirate

(Garment Factory)-1.Shop Girl 2.Adm Stock,3.Prod Mgr;Female (1,2,3);Max D3/S1 Exp.in their Field(2,3);Dynamics(1,2,3); Good Teamwork(1,2,3),Honest, Work on Pressure(1,2,3); Computer Skill(1,2,3);Min 1 Year Exp(1,2)Min.2 Years Exp (3) 0361-739217 / Send Email acctnatasya@gmail.com

B.BP.004.09.16.0000280

Acct Myob-Tax(F/D3/S1/English) kerjabali@gmail.com08155733218

A.BP.001.09.16.0000695

B.BP.004.09.16.0000361

BikuRest Need Host,Engineering & Runner.Send Your CV & Photograph to info@bikubali.com

Bth Sopir(SIM-A)+Helper Gudang Dtg/Kirim ke:Cargo Sari 6x Dps PO BOX 3802 Tlp:081338674986

B.BP.033.09.16.0000386

Bth terapis&kasir wnt min 18th dibeachwalkMall,SMK/Sdrjt.Pglm /tdk Gj&Tunj.Rosy 085737461171

B.BP.004.09.16.0000394

A.BP.001.09.16.0000706

Experienced Graphic Designer graduate Diploma E:infojob_garm en@yahoo.co.id Hp:085100050706

A.BP.001.09.16.0000520

Dcr Wnt Lls D3 Teknik Sipil Max 28Th Phm Autocad & Design CV:hrdminagroup94@gmail.com

A.BP.001.09.16.0000579

Dcr pembantu RT perempuan tdr dlm,Telp.08123928624

A.BP.001.09.16.0000673

B.BP.004.09.16.0000400

Dbth Mrkting Lk 21-29Th,Mnguasai Area Dps,Min D3/S1 Pny Kndaraan Sndri Hub:0361-4719201

A.BP.001.09.16.0000683

Dcr Mgr Restaurant Kuta & Renon Max35Th Pglmn Manajerial CV:hrdminagroup94@gmail.com

B.BP.004.09.16.0000277

A.BP.001.08.16.0001808

Dcr Sopir Pribadi Pny SIM A & Pnglmn 1Th Lam Dikirim ke Jl.Pemuda No.8 Renon Dps

A.BP.001.09.16.0000712

A.BP.001.09.16.0000701

A.BP.001.09.16.0000693

Dcr Sgr Kry Lk max25Th Adm Prodksi Bs Design Grafis krm Lam Jl.Apit Telaga No.12/16/Peguyangan Dps Utara 085100480049

Dcr Therapist,Reception&hairdresser u/Salon di Canggu Sent CV ke Email:estheticdayspa79@ gmail.com Tlp.(0361)735593

Dbthkn Sgr SPG/Cashier ArtShop SpaTherapist Sbyknya Tlp726708 Email:choisbali462@gmail.com

!!Dicari Security Berpengalamn B.BP.004.09.16.0000286 B.BP.141.09.16.0000402 Bth Mgr Opr Lk 21-29Th,Min D3/ Jujur,Disiplin,Sopan,Siap Kerja Interisland Bali A.BP.001.09.16.0000578 Hub.081353140235/082144481161 S1 Brpglmn Dibidangnya,Mampu Dibutuhkan HK Cleaner Untuk Dcr Receptionist pria/wanita Bkrja Dg Team Hub:0361-4719201 atau Datang Lgs Interview ke Singapore Hospital,Gaji SGD A.BP.001.09.16.0000702 menguasai Bhs Inggris diutamakan Jl.Danau Poso No35 Sanur.Email 2400 Pend.D3/S1,Kirim CV ke Bth Mrkt Es Krim Nj Besar buka yg belum berkeluargaLamaran info.hrd@putribintanggroup.com E:info@interisland-bali.com Or Cbg di Dps Max.35th,SMU,SIM C antar lgsg Ketupat Restaurant B.BP.141.09.16.0000401 yudi@interisland-bali.com & Mtr,Gj,T.kend,Trgt, Kmisi Jl.Dewi Sri No.9 Kuta Bali Butuh sgr Driver max30th,SMA/K B.BP.154.09.16.0000404 Lmrn:Jl.Fujiyama II No 5F Ph:0361-242642 HP:081238904433 SIMA/B1,PhmBali&Sktr.Fslts: Quarzia Boutique in Seminyak A.BP.001.09.16.0000573 Buluh Indah Dps,085640018488 GP+UM+Tunj.Dtg lgs ke OHL Mall Looking for Senior SPG.Good !!!Butuh Cepat! 10 Terapis njonjabesar.hrd02@gmail.com MatahariDutaPlaza Unit Lt.Dasar B.BP.004.09.16.0000363 Experience,Fluent English. Reflexi Pria/Wanita di renon CV to malas@quarzia.it / Dcr Krywn Cleaning Service 4, Gajimenarik+Bonus+Lembur+THR Jl.DewiSartika IVG(19-24 SepPk 11-16) T:7803203/088801180303 Cuci Piring 4 Hub:081999003416 (0361) 736644,Good Salary Hub Telp.9002588-9002599 A.BP.001.08.16.0001847

Distributor. Staf PengirimanAccounting Tlp.0361-721873

Dicari Admin,Pria,Usia Max25Th D3/S1 Semua Jurusan,Kirim ke kjpp.rna.dps@gmail.com

Dcr Sopir u/ Kntr & kary laki2 Lam Jl.Padang Lepas No.9X Mahendradata Hub:0361-8495511

Dicari Tkg.Patrun Pnglmn Min.3Th,Hub:081999452377

Staff Garment Komputer Fresh Graduated 081338278481

A.BP.001.09.16.0000699

A.BP.001.09.16.0000356

A.BP.001.09.16.0000707

A.BP.001.09.16.0000663

Dibuthkan Segera: Wedding Videographer,Design Graphis,Video Editor,Wedding Planner,General Manager.Fluent in English and Familiar with MAC Lamaran Dikirim ke: akbar@tbs-j.com

A.BP.001.09.16.0000562

DISEWAKAN RUKO Ruko sewa SunsetRoad.Kuta 5x20 3lt strategis dpn RS Siloam Rp.130jt/th Hub.0811902229

MITSUBISHI

A.BP.004.09.16.0000732

DIJUAL RUMAH Djl Rmh Pgr Jl.Ry.Utm Tmn Jimbaran LT1,44 LB75/Hb:08179797172

A.BP.001.09.16.0000626

LT 2A Rumah Tk 2 Jl Pulau Misol Gg.XI No.5.082247914727

A.BP.001.08.16.0001482

DIJUAL MOBIL

Jual Tnh 3Are Perum Pesona Udayana Goa Gong,085338461439

B.BP.154.09.16.0000389

A.BP.001.09.16.0000688

B.BP.154.09.16.0000391

RUPA-RUPA Tkng Finising,Cat Tembok, Politur Textur dll,08179731814

Jual tanah 5 are Jl.Goa Gong Ungasan view pantai 550Jt/are Hub:08123802204

PELUANG BISNIS Mie Pedas,Ayam Bakar Kerjasama Info:SMS 0895351006496

A.BP.001.09.16.0000648

A.BP.001.09.16.0000531

Djl Tanah 4are di Cucukan Gianyar 1 menit ke Pantai Cucukan Hub.081236788378

A.BP.001.09.16.0000709

Tnh 9,5A Lok Jl.Kumbakarna LC8 Panji Singaraja.082247914727

PENGUMUMAN Puji Syukur Atas Terkabulnya Novena Hati Kudus Yesus & 3 SalamMaria

A.BP.001.08.16.0001480

Seminyak 3 are 1M per are, view sawah komplek villa.0 8133 7479762

A.BP.001.09.16.0000532

SALON

A.BP.001.09.16.0000504

B.BP.004.09.16.0000405

DIJUAL MOBIL

PELUANG BISNIS

A.BP.001.09.16.0000723

A.BP.001.09.16.0000719

Kavling Murah & Berkualitas di Tabanan Free Notaris & Pajak sisa 8 unit Hub:081916644469

DIJUAL TANAH Dijual Tanah 3,5are di Jl.Pantai Balian Tabanan Harga 250Jt/A Nego Hub.081236788378

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.09.16.0000625

Djl Tnh 11Are,Kutuh,Goa Gong Ungasan 230Jt/A Ng,08123925664

A.BP.001.09.16.0000607

INTERIOR

Sale Vila 25A 4guestHouse&3 S. Pool,Kalisda Beach 650.000 Euro Vila Gianyar 25A 2vila,2Office,4 Apprtment 495.000 Euro E:info@asiapro perties.nl Hp.081246992486

A.BP.001.09.16.0000464

DISEWAKAN RUMAH Dkont.Rmh Utr Poltabes Dps 2KT 1Dpr,Grs,Jl 6mtr,081338688681

Djl cpt Pajero GLS M/T th 2011 asli DK Thn 1 Hub. 0818357080

DIJUAL VILLA Djl Villa VIP Kampial Nusa Dua LT:5,65 LB:470 Full View&Full Furnished/Hb:Aryana:0811398737

SERVICE

DIJUAL MOTOR RUPA-RUPA

BIRO JASA

KONTRAKTOR

RUPA-RUPA

BIRO JASA

G.01

PT.Kelola Niaga Makmur Dibutuh A.BP.001.09.16.0000727 kan: Driver,Admin Gudang, Dibutuhkan Guru Private wanita Kirim Jl.Padang Galak No.21 Lancar B.Inggris utk di daerah Balian Tabanan,Hb:081236788378 (Jam Kerja)Telp.081235865700 A.BP.001.09.16.0000530

A.BP.001.09.16.0000488

B.BP.004.09.16.0000272

B.BP.004.09.16.0000406

Dibutuhkan Staff Kasir dan Recep- Urgent Guru S1 PGSD Send CV to A.BP.001.09.16.0000698 Jl.Tkd Batanghari V/18 Panjer tion Max 28Th, Kirim Lam. ke Dcr segera Adm Wnt max.35th Jl or Email to:madebds@yahoo.com Galuh Bali Spa A.BP.001.09.16.0000685 Gatsu No.264A Dps 081236468077 Telp.750705/8464771 A.BP.001.09.16.0000460 We Are Seeking Fun&Dynamic A.BP.001.09.16.0000639 Dcri Channel Relation max 30th Resrv.Male or Female,Hospitlty Looking for: barista,cook, P/W min SMA,bs komp,komunikasi Back Ground min 1Year Experien general staff,send CV to pny motor,Area Denpasar& sktr Positive Att,Speak Englsh,Hard gloriajeanskartikaplaza@gmail. Krm CV:lowongan@kreators.com Working&Honest,Able to Join com/081246265360 B.BP.004.09.16.0000313 B.BP.004.09.16.0000335 Immediately.Send CV accounting Dibthkan:Arsitek, Syarat2: Minimarket Dcr Adm Pembelian @la-joya.com Or gm@la-joya.com S1 Arsitekt,Pglmn 2th Design SMK/Wnt Pglm SMS 081337280907 A.BP.001.09.16.0000713 Arsitektur.Lmrn,CV,Kirim ke: Gatsu II/6 Dpn RS Bakti Rahayu Property Consultant requires jhonny@ozonesd.com A.BP.001.09.16.0000711 experienced Sales and B.BP.004.09.16.0000399 Marketing person. Urgent:Waiter Waitress:Shelter Urgent Drafter/Ars Peng 0-3Th Applicants should be self otivated, Rest Jl.Drupadi I/2A Seminyak D3/S1/STM CAD & Sketchup,Jujur with excellent English, SpreadSend CV Email: Disiplin/Kirim CV ke: sheet& Communication skills. lease yantilinda63@gmail.com nawasangabali@gmail.com send CV to hrd.bb16@gmail.com WA 085738017318 A.BP.001.09.16.0000714

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Djl Rmh PuriGading LT.84m2 SHM Jual Rugi 1-2A Sempidi Tegeha LB51m2 Minimalis H.695jt nego Jl5m Pav 350JtNgo,081337332121 A.BP.001.09.16.0000345 Hub: 08113864130 !!!Karma Kandara Sinaran Surga A.BP.001.09.16.0000691 10A dkt laut view 081338977777 Jual Rmh Tnh 4Are Lt3 Jl.Goa A.BP.001.09.16.0000269 Gong sebelah kampus Udayana Djl Tanah (2Are)di Pinggir Jl. Gg.Citra 1 Hub:085880707032 A.BP.001.09.16.0000687 P.Batanta Masuk5m,087862273039

Dcr sgr Tnga SPG/SPB, Kasir dan Helper, syarat: SMU/SMK, Pria/ Wanita, umur maks. 25th.Lam ke KKB Bali Mart, Jl Kepundung No. 61 A dps atau Email: kkb_jobvacancy@yahoo.com


EKONOMI

18 Rupiah Menguat 57 Poin Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (16/9) kemarin, bergerak menguat sebesar 57 poin menjadi 13.128 dibandingkan sebelumnya di posisi 13.185 per dolar AS. ‘’Komentar-komentar yang berlawanan dari sejumlah pejabat bank sentral Amerika Serikat tentang jadwal peningkatan suku bunga AS menciptakan ketidakpastian yang membuat dolar AS melemah,’’ kata Research Analyst Forextime Lukman Otunuga di Jakarta, kemarin. Ia menambahkan, pelemahan dolar AS juga seiring dengan data penjualan ritel Amerika Serikat menurun, data itu membantu pelaku pasar untuk meninjau pelu-

ang peningkatan suku bunga AS pada September ini. ‘’Optimisme terhadap langkah bank sentral AS menaikan suku bunga cenderung rendah mengingat sejumlah data ekonomi AS yang baru dirilis masih melambat,’’ katanya. Menurut Departemen Perdagangan Amerika Serikat, perkiraan awal penjualan ritel AS untuk Agustus mencapai 456,3 miliar dolar AS, turun 0,3 persen dari bulan sebelumnya. Analis Monex Investindo Futures Putu Agus menambahkan, data penjualan ritel Amerika Serikat yang menurun mengindikasikan berkurangnya daya beli kekuatan belanja konsumen yang telah menopang perekonomian. (ant)

Bali Post/ant

TEMBAKAU - Petani memetik daun tembakau di sentra tanaman tembakau Desa Ngale, Pilangkenceng, Madiun, Jawa Timur, Jumat (16/9) kemarin. Menurut petani, curah hujan yang masih cukup tinggi di wilayah tersebut menyebabkan produktivitas turun dari kondisi normal 1,8 ton per hektar menjadi sekitar 1 ton per hektar.

Sabtu Kliwon, 17 September 2016

Harga Bumbu Dapur Turun hingga Rp 15.000/Kg Semarapura (Bali Post) Menjelang hari raya Kuningan, penjualan sarana upacara di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Klungkung laris manis. Kondisi ini terlihat di Pasar Galiran, Klungkung, Jumat (16/9) kemarin. Pasar terbesar di Klungkung ini ramai dipadati warga untuk membeli sarana upacara yang akan dipakai hari raya Kuningan, Sabtu (17/9) hari ini. Menariknya, walaupun hari raya, harga bumbu dapur di pasar justru turun cukup drastis hingga Rp 15 ribu per kilogram. Dari pantauan di lapangan, kondisi Pasar Galiran sejak pagi hingga siang masih ramai dipadati warga untuk membeli sarana upacara. Termasuk sembako dan bumbu dapur untuk merayakan hari raya Kuningan. Keramaian ini tentunya mulai dimanfaatkan pedagang dadakan yang menjual sarana upacara di luar gedung pasar. Mereka (pedagang) yang menjual sarana upacara ini tidak hanya warga Klungkung, namun juga ada dari luar Klungkung seperti Karangasem dan Bangli. Sarana upacara yang dijual berkaitan dengan pelaksanaan hari raya Kuningan. Di

antaranya berupa jejaritan endongan, tamiang, tangge, lamak dan sarana lainnya yang sebagian besar berbahan dedaunan dan buah lokal. Untuk harga terbilang masih normal. Cuma harganya meningkat dari tahun lalu. Seperti halnya harga endongan tahun lalu satu ikat dengan isi 10 biji hanya dijual Rp 8 ribu. Tetapi sekarang naik menjadi Rp 10 ribu satu ikat. Sejumlah pedagang mengaku mendapat keuntungan berlipat dengan adanya upacara kali ini. Apalagi dalam sehari, mereka dapat menjual 2.000 endongan. ‘’Penjualan lumayan banyak sejak ke-

Jakarta (Bali Post) Pemerintah menambah tiga bank sebagai gateway dana repatriasi program amnesti pajak, sehingga kini total perusahaan keuangan yang ditunjuk menjadi 58 lembaga.

Tiga bank yang baru ditetapkan pemerintah sebagai gateway adalah Deutsche Bank AG, PT Bank OCBC NISP Tbk. dan Standard Chartered Bank, berdasarkan keterangan resmi Direktorat

Bali Post/kmb

PASAR - Kondisi Pasar Galiran, Klungkung yang ramai dipadati pedagang dadakan jelang hari raya Kuningan, Jumat (16/9) kemarin. marin. Semua sarana upacara laku terjual dengan harga standar. Karena merupakan kebutuhan upacara saat Kuningan,’’ ujar pedagang bernama Ketut Tulak asal Angantelu, Karangasem, kemarin. Sementara itu untuk harga bumbu dapur di hari raya kali ini malah mengalami

penurunan. Seperti halnya harga cabai rawit merah yang sempat melonjak Rp 37 ribu per kilogram, kini hanya Rp 20 ribu per kilogramnya. Begitu juga dengan harga bawang merah yang sempat mencapai Rp 40 ribu per kilogram, kali ini turun menjadi Rp 30 ribu per kilogramnya. Namun beberapa pedagang bumbu

dapur yang ditemui tidak mengetahui pasti penyebab bumbu dapur turun. Mereka menduga penurunan harga bumbu dapur terjadi karena hari raya sudah berakhir. ‘’Mungkin karena faktor hari raya. Sekarang tidak ada lagi orang mebat makanya turun,’’ ujar pedagang Nengah Merni asal Karangasem. (kmb)

Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan dilansir di Jakarta, Jumat (16/7) kemarin. Menanggapi penunjukan sebagai gateway, Presiden Direktur & CEO Bank OCBC

NISP Parwati Surjaudaja mengatakan pihaknya menyiapkan beragam instrumen untuk menampung dana repatriasi seperti simpanan, asuransi, investasi, treasuri, dan pinjaman. ‘’Kami dapat

lebih aktif memberikan solusi yang menguntungkan nasabah dalam pengelolaan dana repatriasi, selain itu kami bisa membantu pemerintah mendorong laju pertumbuhan ekonomi,’’ ujarnya. (ant)

’’Gateway’’ Amnesti Pajak, Pemerintah Tambah Tiga Bank


19

Sabtu Kliwon, 17 September 2016

Pemuda Diajak Kembali Bertani Jakarta (Bali Post) Salah satu kekhawatiran di sektor pertanian dalam jangka panjang adalah tidak adanya regenerasi petani. Padahal generasi muda merupakan sumber daya manusia yang menjadi pelaku utama maju tidaknya pengembangan pertanian di Tanah Air. Kekhawatiran tersebut menjadi perhatian serius Ketua Komisi V DPR Fary Djemi Francis. ‘’Untuk itu, melalui organisasi Pemuda Tani Indonesia HKTI, saya selaku ketua umum mengajak pemuda untuk kembali bertani. Hal yang mungkin bisa saya dorong adalah pembangunan infrastruktur yang kebetulan masuk dalam lingkup Komisi V yang saya bidangi,’’ kata Fary Djemi Francis di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (16/9) kemarin. Paradigma pemuda saat ini masih memandang sektor pertanian sebagai profesi yang tidak banyak memberi harapan.

Mengingat minimnya kesejahteraan para petani dan berada di garis kemiskinan. Apabila, memori ini terus ada dalam ingatan pemuda, maka penurunan jumlah keluarga petani akan semakin berkurang, sehingga menimbulkan kerisauan bahwa umur pertanian di Indonesia tidak langgeng alias tidak akan berlangsung lama lagi. Fary mengatakan, harus ada insentif yang cukup, untuk dijadikan trigger bagi generasi muda agar mau ikut berpartisipasi di sektor pertanian. ‘’Kami di Komisi V melalui MoU telah mendorong Kementerian Desa dan PDTT memanfaatkan dana desa yang sekarang besarnya mencapai Rp 750 juta sampai Rp 1 miliar untuk pengembangan infrastruktur pertanian, tahun lalu besarannya mencapai Rp 350 juta sampai Rp 500 juta. Kita berharap di Kementerian Desa ini jadi prioritas,’’ ujarnya. Anggota Komisi XI DPR Willgo Zai-

Perang Abadi Dari Hal. 1 Intinya, dharma tidak dapat dikatakan mencapai kemenangan, tanpa perjuangan panjang memerangi dan mengalahkan adharma. Itulah sebabnya, ketika hari suci Galungan berlalu, ritual Kuningan kembali mengisyaratkan pergulatan dharma dan adharma tidak akan pernah selesai, menjadi perang abadi, berlangsung sepanjang masa. Sehingga umat terus diingatkan untuk menguatkan diri, lahir-batin, mental-spiritual, sekala-niskala dalam menghadapi dan menjalani proses berkehidupan dengan segala problematikanya. Lebih-lebih, kata Choue (1983), ‘’kurun waktu yang kita arungi sekarang dianggap banyak pemikir sebagai abad krisis, karena berbagai krisis yang mendasar terjadi di dalamnya. Manusia akan berhasil melampaui krisis ini dengan membuat loncatan kuantum dalam evolusi budayanya’’. Caranya dengan melakukan perubahan berpikir, dari tidak memperhatikan nilai-nilai budaya dan agama, menjadi lebih menghargai dan merealisasikan nilai tersebut ke dalam kehidupan sehari-hari. Ritual Kuningan dalam konteks ini, menyajikan nilai-nilai dimaksud, yang dijelaskan secara semantik lewat kata ‘’Kuningan’’, dengan makna kauningin/ kauningayang (pemberitahuan) tentang dua hal penting. Pertama, nilai tanggung jawab atas keberlangsungan kehidupan di jagat raya ini. Bahwa rerainan Kuningan dipercaya sebagai kesempatan Ida Batara, diiringi para Pitara untuk berkenan ‘’turun’’ ke mercapada hingga tengah hari, dalam rangka menerima persembahan yadnya umat sekaligus memberi berkah anugerah yang diharapkan melimpah. Selepas siang, dalam keyakinan pantheistik berbasis personal God, Beliau (Ida Batara-Batari dan Pitara) digambarkan akan kembali ke kahyangan, meninggalkan manusia yang kemudian harus mengambil alih dan bertanggung jawab penuh atas dinamika dan realita kehidupannya. Kedua, agar dapat bertanggung jawab, diperlukan kesiapan umat menghadapi segala tantangan dan tuntutan hidup dengan segala kebutuhan dan keinginan yang selalu didorong indria/kama (hawa nafsu) untuk memenuhinya, namun dengan tetap berada di rel dharma. Ritual Kuningan dengan sarana upakaranya ternyata telah memberikan bekal lewat simbol (nyasa) berupa perlengkapan perang, seperti Endongan, Ter dan Tamiang. Bahwa untuk berperang melawan adharma dengan segala manifestasinya dalam konteks kekinian, diperlukan berbagai perlengkapan, tidak bisa dengan hanya men-

gandalkan tangan kosong, apalagi otak kosong. Endongan, misalnya, dilihat dari segi bentuknya berupa wadah, adalah semacam dompet (kompek) sebagai penyimpan perbekalan, bekal material dan immaterial. Bekal material dimaksud adalah kesejahteraan yang terjamin, sedangkan bekal immaterial, tidak lain berupa jnana (kepandaian) dan wijnana (kebijaksanaan). Apa pun bentuk peperangan itu, termasuk ketika hendak memerangi kuasa adharma, seorang umat tidak cukup dengan hanya mengenyangkan perut dan menguatkan otot, tetapi lebih penting lagi penguasaan ilmu pengetahuan, hingga nantinya berimbas pada munculnya sikap hidup yang semakin arif bijaksana. Ibarat kata, jika perut kenyang, otot kuat, tetapi otak kosong, lebih-lebih lagi miskin kebijaksanaan, bisa dibayangkan tentunya kekuatan dharma akan mudah dikalahkan kuasa adharma. Selanjutnya Ter, tampak seperti senjata panah, adalah simbol ketajaman pikiran, sebagai bekal menghadapi segala persoalan hidup yang memang semakin rumit saja. Dengan ketajaman pikiran, melahirkan kecerdasan atau kecerdikan yang sangat bermanfaat dalam memilah setiap permasalahan, sehingga nantinya bisa dengan pandai memilih hanya yang benarbenar dharma saja dijadikan pegangan menuntun kehidupan. Terakhir, Tamiang, tiada lain simbol tameng, pelindung dari segala rintangan bahkan serangan musuh. Tameng yang dimaksud di sini adalah dharma itu sendiri. Artinya dharma, atau hanya kebenaranlah yang satu-satunya dijadikan pelindung diri, bukan yang lain, apalagi adharma. Dharma raksatah raksitah, siapa pun yang berlindung atau melindungi dharma, ia sendiri akan terlindung dan dilindungi dharma. Hari suci Kuningan, serangkaian rerainan Galungan, sejatinya memberi pesan betapa setiap momen religi Hindu tidak boleh berhenti dan hanya dimaknai sebatas sebagai kegiatan ritual belaka. Ada multi-amanat dengan muatan nilai-nilai filosofis, etis, normatis, yang daripadanya wajib direalisasikan ke dalam tataran praktis. Tidak sekadar menjadi pengetahuan teoretis yang jauh dari sentuhan jiwa sosialistis berbasis humanistis. Jika tidak begitu, dharma tidak akan pernah eksis, tetap saja akan terkikis oleh situasi krisis yang semakin dikuasai pengaruh adharma dalam bentuk tersingkirnya sikap agamais atau spiritualistis oleh berjayanya sifat individualistis, materialistis yang kian hedonis. Penulis, Dosen Fakultas Pendidikan Agama dan Seni Unhi Denpasar

Percikan Api Dari Hal. 1 Proses pembakaran yang menghasilkan gas, justru pada saat yang sama tangki BBM itu mampet. Ketika sedikit muncul percikan api, seketika ledakan terjadi dengan cepat, tanpa ada tandatanda apa pun. ‘’Ini baru dugaan, Tim Labfor masih terus mendalaminya,’’ terang Kapolres. Setelah diamankan pihak kepolisian, demi keamanan

aktivitas penyeberangan lain, sisa bahan bakar di dalam Boat Gili Cat II langsung disedot, Jumat (16/9) kemarin. Petugas Sat. Polair Polres Karangasem nampak hati-hati melakukannya, agar tak terjadi masalah susulan. Beberapa turis asing yang melakukan penyeberangan sambil merokok, juga langsung ditegur petugas demi keamanan di lokasi pelabuhan dan boat lain. (kmb31/ kmb36)

nar yang juga anggota Dewan Pembina HKTI mengaku pertanian sebagai basis negara agraria seperti Indonesia sudah mulai ditinggalkan kendati Indonesia sempat swasembada beras. Oleh karena itu, pihaknya akan memulai gerakan partisipasi pemuda tani dengan menggelar Festival Tani Nusantara (FTN) 2016. ‘’Festival ini bertujuan untuk membangkitkan motivasi para pemuda untuk kembali mencintai sektor pertanian,’’ kata Willgo. Menurutnya, dalam kegiatan FTN 2325 September di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini akan ditunjukkan halhal yang berkaitan dengan kisah sukses pemuda tani dan masyarakat agar para pemuda mau kembali bertani. Selain itu, untuk menguatkan gerakan pemuda kembali mencintai pertanian, FTN akan mendorong pemerintah menetapkan tanggal 24 September sebagai Hari Petani. (kmb4)

Pejudo Jabar Dari Hal. 1 Sementara Prapty Virgynia Wedayanti sukses menyingkirkan pejudo tuan rumah Jabar Diah Pitalokatuan. Sementara Adi Wirawan di semifinal sukses menyingkirkan Veldi Risaldo Zulkifli dari Sumatera Barat. Dan Komang Adiarta mengalahkan Johan Sukri dari DKI Jakarta. Selain memboyong dua emas dan dua perak, Bali juga meraih tiga medali perunggu yakni lewat Ni Kadek Ayu Intan Lestari (63 kg) usai mengalahkan rekannya Putu Yudi Aditya Putri. Perunggu juga diraih Putu Wiradamungga Adesta (81 kg) usai menumbangkan Siswanto asal Lampung, serta Sinta Mulyani (57 kg) usai menang atas Yuliatin Jatim. Sementara medali sebelumnya di hari pertama 1 perak dipersembahkan Gede Ganding Kalbu Soethoma kelas (90-100) dan sebiji perunggu disabet Kadek Rakyanda Adyatama kelas (81-90 kg). Dengan tambahan 2 emas, 2 perak, dan 3 perunggu di hari kedua. Jadi total medali yang dikumpulkan judo Bali yakni 2 emas, 3 perak, dan 4 perunggu. Wakil Ketua Umum PJSI Bali I Nengah Sudiartha mengakui raihan dua medali emas yang dihasilkan Bali ini merupakan kejutan. Pasalnya, Komang Adiarta mampu mengalahkan pejudo tuan rumah Iksan Apriadi yang sekaligus merupakan pujudo SEA Gemas. Inilah yang membuat kebanggaan tersendiri bagi dia. ‘’Adiarta mampu mengalahkan Iksan langsung menang telak di babak per-

tama. Dia (Adiarta - red) tidak membutuhkan waktu lama untuk mengalahkan lawannya. Kurang dari semenit Adiarta sudah mampu mengalahkan lawannya dengan counter cepat. Bahkan dengan hitungan detik,’’ jelasnya. Sudiartha menjelaskan, dengan raihan dua emas ini tetap ada peningkatan target medali. Meski tidak di medali emas, namun setidaknya ada peningkatan medali perak yakni 3 perak. ‘’Saat PON Riau, Bali meraih 2 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Sedangkan di PON Jabar sama meraih 2 emas. Hanya ada peningkatan di medali perak. Di mana saat PON Riau hanya mampu meraih 2 perak dan tahun ini meningkat satu menjadi 3 perak,’’ kata Sudiartha. Lebih lanjut dikatakannya, perburuan medali masih belum berakhir. Mengingat, Sabtu (17/9) besok (hari ini - red) masih beberapa atlet Bali yang berlaga yakni I Putu Sukarya Yasa (60 kg), dan Ganding Kalbu, Kadek Rakyanda, dan Adesta di kelas bebas. ‘’Di laga besok (hari ini - red) ada atlet pelatnas yang akan dihadapi Sukarya. Kami harap minimal bisa membawa pulang medali perunggu. Sedangkan di kelas bebas mudahmudahan bisa emas,’’ harap Sudiartha. Wakil Ketua Kontingen PON Bali Maryoto Subekti mengaku raihan dua emas dari cabor judo ini, diharapkan menjadi membuka jalan Bali untuk terus meraih emas di cabor lainnya. ‘’Semoga cabor yang diunggulkan bisa mengikuti jejak judo untuk menyabet emas,’’ harap Maryoto. (kmb41)

Kerja Sama Dari Hal. 1 Menkeu juga mengatakan akan melakukan monitoring dari WNI yang merasa dihalangi dan akan follow ke pemerintah Singapura untuk melakukan kerja sama untuk meyakinkan bahwa tidak ada lagi alasan untuk wajib pajak Indonesia tidak ikut amnesti pajak. Menkeu mengatakan dirinya menanyakan langsung apa ada kebijakan yang menghambat para wajib pajak Indonesia yang menaruh uangnya dalam perbankan Singapura untuk ikut program amnesti pajak. ‘’Kami menegaskan bahwa kita tidak ingin amnesti pajak Indonesia (terganggu), karena kita juga sudah melihat profil pengikut amnesti pajak yang berasal dari luar negeri memang mayoritas berasal dari Singapura,’’ ungkap Sri Mulyani. Menkeu mengungkapkan bahwa Monetary Authority of Singapore justru meminta kepada bank-banknya memfasilitasi dan memberikan kemudahan bagi para nasabahnya yang akan melakukan amnesti pajak dalam rangka untuk repatriasi atau bayar uang tebusan. ‘’Mereka mengatakan bahwa pelaporan oleh bank di dalam rangka FATF yang dalam konteks untuk mendeteksi terjadinya aliran dana ilegal atau yang berasal dari kriminal,’’ tutur Mulyani. Hal itu dilakukan perbankan Singapura dalam rangka pencegahan praktik pencucian uang (money laundering) atau keuangan untuk terorisme (financing for terrorism). ‘’Ini dilakukan agar bank tersebut tetap comply di dalam FATF-nya mereka, karena ini reputasi yang sangat serius kalau ada bank yang dianggap tidak kooperatif tidak melaporkan,’’ tuturnya. Namun, lanjutnya, langkah ini tidak diartikan bahwa apabila nasabah Indonesia yang

ada di bank itu melakukan repatriasi atau membayar uang tebusan kemudian diklasifikasikan sebagai transaksi yang mencurigakan atau transaski berbau kriminal. ‘’Saya menegaskan kepada pemerintah Singapura bahwa UU Tax Amnesty sangat jelas menyatakan bahwa tax payer Indonesia dapat berhak mengikuti amnesti pajak dan dengan demikian seluruh yang disebut sanksi administrasi dan pidana perpajakannya diampuni,’’ ujar Menkeu. Sri Mulyani menegaskan bahwa transaksi itu adalah legal karena berbasis UU Tax Amensty yang ada di Indonesia dan pemerintah Singapura memahami itu. ‘’Dan (Singapura) mengatakan bahwa transaksi oleh nasabah Indonesia di perbankan Singapura di dalam tax amnesty tidak diklasifikasikan sebagai transaksi mencurigakan yang akan merupakan subjek kepolisian untuk melakukan investigasi,’’ imbuhnya. Namun, kata Mulyani, jika ada nasabah Indonesia melakukan kriminal lain itu urusan lain. ‘’Tetapi kalau untuk melakukan perubahan atau melakukan transaksi dalam rangka repatriasi dan pembayaran tebusan amnesti pajak, secara jelas kami sudah menyatakan bahwa itu transaksi legal dan bukan kriminal,’’ tegasnya. Menkeu mengatakan akan melakukan monitoring dari WNI yang mereka merasa dihalangi dan akan follow ke pemerintah Singapura untuk melakukan kerja sama untuk meyakinkan bahwa tidak ada lagi alasan untuk wajib pajak Indonesia tidak ikut amnesti pajak. ‘’Kami berharap bahwa program tax amnesty dan keikutsertaan banyak WNI di mana saja, di dalam dan luar negeri untuk menggunakan haknya dapat dilakukan sesuai peraturan perundangan,’’ demikian Sri Mulyani. (ant)

Sabtu, 17 September 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Menjaga Taksu Bali 06.35 Seputar Bali Akhir Pekan 07.35 Sehat & Bugar 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Mahadewi

09.30 Belajar Menggambar 10.05 Galeri Musik Indonesia 11.05 BCTTV 11.30 Lejel Home Shopping 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Menjaga Taksu Bali 12.30 Mulat Sarira 12.45 Eda Koh Ngomong 13.00 Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe

14.05 Lejel Home Shopping 14.30 Yowana Magz 15.05 Parameter 15.30 Education On Bali TV 16.00 Lipsus Kemenkes RI 17.05 Kreasi Anak 17.30 Gita Shanti 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Banjar Bali Quiz (BBQ)

19.30 Orti Bali 20.00 Satu Jam 21.00 Lila Cita 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Drama Gong Sing Taen Enduk (2) 23.00 Solusi Alternatif Herbal Putih 23.30 DW TV 24.00 Lejel Home Shopping

Bali Post/ant

PROSTITUSI - Petugas gabungan membongkar rumah toko (ruko) yang diduga sebagai tempat praktik prostitusi terselubung saat razia Cipta Kondisi di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (16/9) kemarin. Petugas gabungan yang terdiri dari polisi, TNI, dan Satpol PP membongkar lima ruko di kawasan Jodoh, Batam, yang diduga sebagai tempat praktik prostitusi terselubung.

DPR Usulkan Lagi Dana Aspirasi Jakarta (Bali Post) DPR terus berupaya melobi pemerintah agar dana aspirasi dapat diakomodir dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017. Dana aspirasi, sebelumnya pernah diusulkan, namun gagal karena ditolak pemerintah. Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan pengelolaan Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP) alias dana aspirasi sebenarnya tetap berada dalam kendali pemerintah karena anggaran yang diusulkan sebesar Rp 11,2 triliun itu nantinya bakal dikelola pemerintah sepenuhnya, melalui proses musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang). ‘’Jadi anggota DPR mengusulkan saja pada platform tertentu di daerah mana saja

yang perlu prioritas,’’ kata Fadli Zon di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (16/9) kemarin. Fadli mengatakan pimpinan DPR tetap mendorong agar program ini tetap dapat diakomodir dalam APBN 2017. ‘’Sebenarnya itu sudah ada keputusannya di paripurna. Jadi, itu wajar kalau kita datang reses bawa aspirasi dari masyarakat untuk prioritas programnya tetapi kita tidak terima uangnya,’’ imbuhnya. Setahun lalu, dana aspirasi pernah diusulkan DPR tetapi gagal direalisasikan karena tidak disetujui pemerintah. Keinginan itu kemudian dimunculkan kembali oleh anggota DPR saat pertemuan pimpinan DPR dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif pada 29 Agustus 2016. (kmb4)

Putus Kaki

Dari Hal. 1 Selain di BROS, sejumlah pasien dirawat di RS Kasih Ibu Denpasar. Salah satunya M, pasien yang mengalami putus kaki. Dr. Ni Kadek Dwi Widyari, Kepala Divisi Pelayanan Medis RS Kasih Ibu Denpasar membenarkan salah satu korban akibat kapal meledak di perairan Padangbai dirawat di RS Kasih Ibu Denpasar. Kondisi pasien perempuan berinisial M (50) asal Jerman itu mengalami trauma pada

kaki (putus). ‘’Sekarang kondisi pasien stabil, sudah operasi dan sedang menjalani perawatan,’’ ujarnya, Jumat kemarin. Sementara dari sisi psikologi, pihaknya belum bisa mengatakan tenang. ‘’Yang namanya orang post kecelakaan pasti ada perasaan terguncang. Kalau secara general kondisinya stabil,’’ terangnya. Saat dirujuk dari RS Pentha Medika Karangasem ke RS Kasih Ibu, dikatakan kondisi pasien mengalami perdarahan yang hebat, sehingga pihaknya

langsung melakukan tindakan operasi. Belum ada pihak keluarga yang datang menjenguknya, namun dari pihak Konsulat Jerman telah beberapa kali datang berkunjung. Terkait kondisi pasien, pihaknya telah menyampaikan catatan medis pasien ke pihak konsulat. Pihaknya juga belum tahu apakah akan dilakukan repatriasi (kembali ke negara asal pasien) atau dievakuasi ke RS rujukan yang lebih tinggi. ‘’Belum ada keputusan,’’ tandasnya. (kmb42)

Turis Asing Dari Hal. 1 Mereka tetap memanfaatkan Pelra Padangbai untuk melakukan penyeberangan ke Gili Trawangan maupun sebaliknya. Sejak pagi hingga sore tidak ada tanda-tanda penurunan aktivitas penyeberangan. Ratusan turis asing masih melakukan penyeberangan seperti biasa. Ketut Muliana, Kasubsi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal Kantor KSOP Padangbai mengatakan, tiap hari ada sekitar 1.000 wisatawan asing melakukan penyeberangan dari Pelra Padangbai. ‘’Saat puncak penyeberangan, periode Juli-Agustus lalu, jumlahnya lebih dari 2.500 orang wisatawan asing,’’ katanya. Setiap hari ada 15 boat yang beroperasi di Pelra Padangbai. Kapasitasnya bermacammacam. Ada hanya 35 orang seperti Boat Gili Cat II, ada 60 orang, 175 orang dan tertinggi kapasitasnya adalah Boat Eka Jaya 23 dengan kapasitas 230 penumpang. Kapasitas Boat Eka Jaya 23 ini melebihi Kapal Roro Nusa Jaya Abadi (jalur

Padangbai-Nusa Penida). Boatboat ini melayani penyeberangan antarpulau dalam provinsi, seperti ke Nusa Penida (Klungkung) maupun antarprovinsi menuju Gili Trawangan, Lombok. Naik boat menjadi pilihan penyeberangan antarpulau, karena dinilai lebih praktis dan cepat sampai di tujuan. Untuk pengawasan Pelra, selama ini memang menjadi tanggung jawab KSOP (Kesyanbandaran dan Otoritas Pelabuhan) Padangbai. Tidak hanya Pelra di Padangbai, tetapi juga lima pelra lainnya di Karangasem, seperti di Pelra Amed, Kusamba (Klungkung), Tanah Ampo, Labuan Amuk dan Kubu. Namun, yang terdaftar di Kementerian Perhubungan RI hanya Pelra Padangbai. Kepala KSOP Padangbai

I Ketut Gede Sudarma mengatakan pola pengawasan dari KSOP Padangbai bersifat global. Untuk masalah maintenance, sepenuhnya menjadi tanggung jawab tenaga engineering operator boat. Proses ini dilakukan setiap hari. Sedangkan peran pengawasan global dari KSOP dilakukan saat boat docking. Proses docking boat dilakukan setiap tahun sekali. Jadi, pada saat itu seluruh kelaikan boat dipastikan laik berlayar dari proses awal docking sampai selesai. ‘’Untuk sehari-harinya ABK yang melakukan maintenance. Kami hanya mengawasi,’’ ujar Sudarma. Khusus mengenai Boat Gili Cat II, pihaknya menegaskan baik boat maupun nakhodanya dinyatakan laik berlayar. (kmb31)

Agenda Reklamasi Dari Hal. 1 Mendesak Presiden untuk segera menetapkan kebijakan penghentian menyeluruh agenda reklamasi di

kawasan Teluk Jakarta, serta melakukan pemulihan fungsi ekologis kawasan pesisir dan perairan Teluk Jakarta tanpa pendekatan reklamasi. (dira)


balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

Sabtu Kliwon, 17 September 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

Anom Darsana

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Kerajinan Perak Beratan

Musisi Indonesia akan Tampil di Cheoyong Music Festival ADA yang spesial dari ajang musik internasional Cheoyong Music Festival, akhir September nanti. Indonesia mendapat kesempatan mengisi pertunjukan di festival musik tertua di Korea Selatan itu. Dari Indonesia akan tampil musisi-musisi dari Bali. Bukan hanya pentas musik, acara yang akan berlangsung di Kota Ulsan, Distrik Nam ini juga mempunyai agenda lain yang juga penting, yakni Asia Pasific Music Meeting (APaMM). ‘’Dalam dua ajang tersebut Indonesia bakal berpartisipasi sebagai salah satu negara yang berpengaruh dalam belantika musik Asia Pasifik,’’ jelas Anom Darsana dari Antida Music, yang diundang dalam acara tersebut sebagai pembicara panel untuk membahas tema ‘’Sustainability of Asian Music in the International Market’’ beberapa waktu lalu. Dua musisi yang akan mewakili Indonesia, yaitu Gustu Brahmanta Trio dan Sandrayati Fay yang keduanya dipilih oleh Anom Darsana. Menurut Gung Anom -- panggilan akrab Anom Darsana -- Antida Music terpilih berkat perannya sebagai pendiri dan organizer dari beberapa festival musik di Bali seperti Bali World Music Festival, Ubud Village Jazz Festival, Bali Reggae Festival dan masih sejumlah acara musik komunitas lainnya. Dalam diskusi panel pada ajang akbar yang akan berlangsung 30 September hingga 3 Oktober 2016 itu, Antida akan berdiri satu forum dengan musisi maupun praktisi kreatif hebat lainnya dari seluruh dunia yang juga menjadi panelis seperti Ted Cohen dari TAG Strategy, Todd Puckhaber Senior Produser dari SXSW, Eric De Fontenay, pendiri Music Dish. APaMM adalah pasar musik terbesar di Korea yang diadakan di Ulsan setiap tahunnya. Banyak peserta, delegasi terkemuka dari berbagai negara telah mengambil bagian dalam APaMM, yang mana telah menampilkan pertukaran aktif dan terbaru tentang tren pasar musik serta diskusidiskusi mendalam. APaMM awalnya diadakan pada tahun 2012, dan telah menjadi tempat yang terbuka dan menarik untuk berbagi pengalaman dan ide-ide dan mengembangkan kerja sama dan inspirasi bagi pasar musik di seluruh dunia. Pertemuan musik se-Asia Pasifik ini juga memiliki sesi showcase yang akan menampilkan 10-15 calon artis terpilih dari seluruh dunia yang tertarik dalam memperluas karier mereka ke panggung internasional dan mencari tahu bagaimana melakukan dan apa yang harus dilakukan. ‘’Tema APaMM kali ini sangat sinergi dengan semangat Antida Music yang menginginkan adanya keberlanjutan upaya-upaya untuk tetap menyelenggarakan ajang-ajang musik sebagai wadah musisi dan seniman untuk mengekspresikan karyanya dan membawa mereka ke pasar yang lebih luas,’’ jelas Gung Anom. Ditambahkan, keberangkatan delegasi dari Indonesia ini merupakan hal yang penting untuk menjaga hubungan budaya antara Korea Selatan dengan Indonesia khususnya Bali yang memang sudah terkenal memiliki kekayaan budaya. Namun, untuk mewujudkan terjadinya hubungan tersebut biaya menjadi kendala sebab pihak panitia tidak menanggung biaya untuk memberangkatkan empat musisi yang berkiprah di Bali. Karena itu, Antida dan tim berinisiatif untuk menggalang dana patungan demi mewujudkan impian tersebut melalui https://kitabisa.com/baligoestoapamm. ‘’Partisipasi Indonesia dalam festival ini adalah bukti bahwa musik di Indonesia memiliki tempat di mata internasional, khususnya Korea Selatan yang saat ini dipandang sebagai salah satu kiblat musik pop dunia,’’ pungkas Gung Anom. (win)

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Dari ’’Pralingga’’ hingga ’’Bokor’’ KELURAHAN Beratan, Kecamatan Buleleng dikenal sebagai daerah penghasil kerajinan perak berkualitas. Berbagai produk kerajinan mulai yang sifatnya sakral seperti pralingga hingga gagang keris, cincin dan bokor dihasilkan oleh tangan terampil perajin di daerah ini. Sayang, karena persaingan pasar, potensi kerajinan ini mulai meredup. Minat generasi muda menggeluti profesi ini pun berkurang. Informasi dihimpun Jumat (16/9) kemarin menyebutkan, warga di daerah ini sudah menggeluti kerajinan perak sejak masa kerajaan. Konon, kerajinan ini muncul dari pengaruh perajin asal Jawa yang masuk ke Buleleng. Perajin tersebut mengajarkan teknik mematri atau memahat perak menjadi benda seni. Keahlian itu kemudian menyebar, kemudian banyak warga di Kelurahan Beratan lihai memproduksi benda seni berbahan perak. Bahkan, kerajinan ini sempat memasuki masa jaya hingga daerah ini dikenal sebagai sentra kerajinan perak yang sama dengan daerah perajin perak di Celuk, Sukawati, Gianyar. Namun masa keemasan itu kini memudar dan bahkan potensi ini kini berada pada ancaman punah. Perajin

yang mampu bertahan hingga sekarang hanya satu dua orang. Ketut Dibya, salah satu perajin perak, saat ditemui di tempat usahanya kemarin menuturkan, kondisi sulit yang dialami perajin perak di daerahnya terjadi akibat banyak faktor. Salah satu faktor itu adalah persaingan dengan komoditi sejenis yang mulai banyak dihasilkan dari daerah sendiri atau dari luar Bali. Persaingan ini tidak terelakkan karena produk luar dengan menawarkan harga yang jauh lebih rendah dibandingkan harga produk yang dihasilkan perajin di Beratan. Produk luar laku dijual dengan harga rendah karena teknik pembuatannya sudah menggunakan mesin pencetak. Tak sampai di situ, produk sejenis ini beredar ini justru banyak meniru desain yang dihasilkan perajin di Beratan. ‘’Persaingan dengan produk yang sama membuat karya yang kami buat dari tangan sendiri kalah saing. Harga produk luar itu bisa Rp 400.000 dan harga karya kami kebanyakan di atas Rp 1 jutaan. Celakanya lagi, desain kami banyak yang ditiru kemudian diproduksi dengan mesin pencetak,’’ katanya. Selain persoalan itu, Dibya mengaku minat generasi muda sedikit yang tertarik menjadi perajin perak. Perajin yang semakin sedikit ini berdampak pada keberadaan kerajinan perak di Beratan. Di sisi lain warga dari Desa

Britney Spears

Pertimbangkan Pensiun BRITNEY SPEARS mempertimbangkan pensiun dari dunia musik untuk menjadi seorang guru. ‘’Kadang-kadang saya bertanya pada diri sendiri, apa yang sedang saya lakukan? Saya bisa saja jadi guru. Tapi saya lihat orang lain melakukan ini juga dan saya mengatakan, well, kau tahu, ini mungkin ini adalah hal yang sudah mereka tahu sejak lama, jadi ini sepertinya masuk akal,’’ kata Britney pada NME, Jumat (16/9) kemarin. Sementara terkait cerita di balik album barunya, ‘’Glory’’, Spears mengatakan, ‘’Sejujurnya ini adalah proyek pertama di mana saya benar-benar ikut terlibat. Saya sangat spesifik tentang orang yang saya ajak bekerja, dan saya sedang belajar untuk mengatakan tidak.’’ ‘’Saya melakukannya hanya untuk membuat orang lain bahagia. Saya memastikan album ini segala hal yang saya inginkan. Saya sangat egois di sini,’’ tambahnya. ‘’Glory’’ menduduki peringkat II di Inggris, menyamai puncak empat album dia sebelumnya. (ant)

Bali Post/mud

PERAK - Ketut Dibya, perajin perak asal Kelurahan Beratan Kecamatan Buleleng, tetap berkarya sebagai wujud kecintaan dan melestarikan warisan leluhurnya.

Januari Christy Tutup Usia PENYANYI lawas January Christy dikabarkan meninggal dunia, Jumat (16/9) kemarin sekitar pukul 00.45 WIB di Rumah Sakit kawasan Bandung, Jawa Barat. Kabar meninggalnya pelantun ‘’Aku Ini Punya Siapa’’ itu mulai ramai melalui komentar netizen di Twitter hingga Kepala Bekraf Triawan Munaf. ‘’Indonesia kehilangan satu lagi penyanyi bersuara khas… January Christy, 16 Sept jam 00:45 di Bandung. Innalillahiwainalilaihi raji’un,’’ tulis Triawan dalam akun Twitter-nya. Sebelumnya diketahui January sempat terbaring di rumah sakit karena penyakit kanker yang dideritanya. Rencanannya, jenazah January akan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Jakarta. January merupakan penyanyi yang bersuara unik dan terkenal dengan lagu ‘’Melayang’’ ciptaan grup musik jazz 2D-Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun. January telah merilis beberapa album, seperti ‘’Melayang ‘’ (1986), ‘’Aku Ini Punya Siapa’’ (1987), ‘’Mana’’ (1989), ‘’Tutup Mata’’ (1991) serta ‘’Putra Sang Fajar’’ (2001). (pik)

Chaim Fetter

’’Indonesia Ada Dalam Darah Saya’’ MENJADI seseorang yang sukses di bidang teknologi informasi pada usia 17 tahun, tak membuat Chaim Fetter berpuas diri. Ia yang besar di Belanda dengan orangtua yang berpenghasilan paspasan, terpaksa harus mulai bekerja di usia yang sangat muda. ‘’Pada usia enam tahun, saya sudah mulai menjual barang-barang bekas di pasar lokal di Belanda untuk mendapat keuntungan yang tak seberapa,’’ kata Chaim mengenang masa kecilnya. Naluri bisnisnya terus diasah sehingga pada usia 13 tahun, ia sudah mempunyai website sendiri untuk menjalankan bisnis online-nya yang pertama. ‘’Saya membuat toko online pertama di Belanda saat berada di bangku sekolah. Dan pada usia 17 tahun, saya sudah memiliki perusahaan e-commerce sendiri,’’ ujarnya tanpa bermaksud menyombong diri. Meski sukses, ia mengaku masih ada yang kurang dalam kehidupannya. Ia mengaku rasa ini tidak mau

Sari Mekar Kecamatan Buleleng, Desa Tunju Kecamatan Seririt, dan desa lain di Buleleng justru belajar ke Beratan agar mampu menghasilkan karya seni. Situasi ini jika tidak ada perhatian dari pemerintah atau pihak lain, dirinya khawatir bisa saja kerajinan perak ini akan tinggal nama dan berkembang di daerah lain. Di tengah situasi sulit itu, Dibya yang menjadi perajin sejak tahun 1954 ini tetap berkarya sambil mengajarkan anak-anak dan keluarga dekatnya. Motivasi ini dijalankan karena kecintaannya terhadap kerajinan perak. Di sisi lain, Dibya mengatakan, mengatasi persoalan pelik ini peran pemerintah sangat diharapkan. Perhatian itu bukan saja dalam bentuk bantuan material, tetapi lebih kepada upaya pemberdayaan perajin dan hasil karyanya. Dia mencontohkan, pemberdayaan karya itu bisa saja dilakukan dengan memanfaatkan produk lokal untuk kepentingan instansi pemerintah. Ini bisa dilakukan dengan pembuatan cenderamata lambang daerah berbahan perak. Jika ini bisa dilakukan, pihaknya meyakini jika sentra kerajinan perak di tanah kelahirannya itu akan kembali menggeliat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan keluarga. Sedangkan menghindari karya asli perak Beratan dijiplak, Dibya mengharapkan pemerintah memfasilitasi perajin mendaftarkan berbagai hasil karya dalam hak paten. (mud)

hilang hingga ia berkunjung ke Indonesia dengan teman masa kecilnya untuk berlibur. ‘’Indonesia ada dalam darah saya, karena kakek dan nenek besar di Indonesia. Saya selalu tertarik ketika mereka berbicara tentang Indonesia sejak masih kecil,’’ sebutnya. Pada saat liburan itulah, ia merasa terenyuh melihat begitu banyak anak-anak kecil menjadi pengemis. Peristiwa itu menginspirasinya untuk menawarkan bantuan dengan mendirikan Yayasan Peduli Anak di Lombok, NTB pada 2006. Peduli Anak merupakan lembaga nirlaba yang membantu anak-anak miskin, dari urusan tempat tinggal, edukasi hingga kesehatan mereka. Kini setelah 10 tahun, jumlah anak yang sudah dibantu mencapai ribuan orang. ‘’Setelah mengelola Peduli Anak selama 8 tahun, saya pindah ke Jakarta pada 2013,’’ katanya. Kepindahannya ke Jakarta memulai juga upayanya untuk kembali ke dunia teknologi informasi yang

digelutinya dulu. Lahirlah Jualo.com sebuah market place yang khusus menjual barang bekas. Usaha e-commerce ini, katanya, dibangun karena melihat kebutuhan dan karakter orang Indonesia. ‘’Kami berupaya untuk membuat sebuah model bisnis yang mengadopsi keinginan, kebiasaan serta budaya konsumen. Termasuk memberikan edukasi terkait keamanan dalam berbelanja online melalui upaya menjaga kemungkinan terjadinya penipuan, pembayaran terverifikasi, dan pengiriman yang andal,’’ papar Chaim. Di 2017, Chaim punya sejumlah target untuk Jualo. Ia menginginkan Jualo menjadi sebuah e-commerce yang sukses, mudah digunakan setiap orang dan menjadi tempat teraman dalam bertransaksi. Bahkan dalam waktu dekat, Bali juga akan disasar sebagai target konsumen maupun penjual di Jualo.com. ‘’Akan ada banyak keuntungan bagi para pelaku UKM jika memanfaatkan ecommerce untuk bisnisnya,

Bali Post/ist

DISKUSI - Chaim Fetter saat berdiskusi dengan timnya, belum lama ini. termasuk yang ada di Bali,’’ sebut Chaim. Sebagai pelaku usaha yang sudah sukses sejak usia muda, ia punya sejumlah saran untuk mereka yang berminat terjun ke bisnis e-commerce. Disarakannya mulailah dengan melihat persoalan spesifik yang ada di sekitar. Ia juga menyarankan untuk fokus dan berkomitmen dalam satu bisnis saja. Yang perlu diingat, Indonesia merupakan pasar yang sedang tumbuh sehingga perlu dana yang besar un-

tuk memulai sebuah bisnis. ‘’Memasuki pasar Indonesia layaknya berada di marathon, kamu harus siap dan memiliki dana yang cukup untuk masuk dalam persaingan,’’ tegasnya. Ditambahkannya, dalam berbisnis, jangan hanya berpikir tentang pengembangan bisnis. ‘’Berikan kontribusi kepada masyarakat sekitar, terlebih hampir setengah dari total penduduk Indonesia hanya hidup dengan uang kurang dari 1 dolar per harinya.’’ (kmb18/k100)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 17 September 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu