Issuu on Google+

20 HALAMAN

NOMOR 178 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (157 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

Jumat pon, 17 februari 2017 Sumbangan untuk Korban Longsor Bali Post sejak Sabtu (11/2) menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi bencana longsor di Bali. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang sedang tertimpa bencana sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000 Nama

Jenis Sumbangan

Pande Putu Gede Su Rp The Royal Purnama Villa Rp Ni Nyoman Ariyani Rp Bambang Suryanto Rp I Wayan Lanus Rp I Komang Agustika Rp I Wayan Reja Rp Desa Pakraman Sukawati, Gianyar Rp Warung Bu Kadek Wati Rp Rara Money Changer, Jimbaran Rp Yanthi Nuryanthi Rp Leny Christina Cha Rp I Nyoman Murtha Rp I Putu Andhika Mar Rp I Kadek Wiranata Rp Gusti Made Satya P Rp Sudama I Made Rp I Nyoman Jagat May Rp NN 7680 Rp Tarisa Moncos Rp IB Wahyu Sudhiatmika, Jl. Gunung Sari Gg. IX A/2 Sanur Kauh Rp Ni Ketut Sely Astini Rp Hal. 19 Seluruhnya Rp 88.627.067

5.000.000 1.895.000 1.000.000 1.000.000 1.000.000 1.000.000 1.000.000 1.000.000 1.000.000 1.000.000 568.067 500.000 500.000 500.000 500.000 500.000 500.000 500.000 500.000 500.000

Kematian Kim Jong-nam

Diduga Kena Kibasan Kain Beracun Kuala Lumpur – Pada Senin (13/2) pagi sekitar pukul 08.20 aula keberangkatan Bandara Kuala Lumpur sedang ramai penumpang. Ketika itu dua perempuan bergerak ke arah Kim Jong-nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara. Beberapa langkah dari Kafe Starbucks dan gerai makanan Malaysia, Puffy Buffy, salah satu perempuan berdiri di depan korban berusaha mengalihkan perhatiannya. Sementara komplotannya mendekat dari belakang, menarik kain yang dibasahi menggunakan bahan kimia dari tas tangan biru, menjangkau ke sekitarnya kepalanya dan menerpakan kain itu ke wajah korban. Itu cukup untuk mengirimkan racun mematikan ke kerabat 46 tahun dari pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menurut sumber senior dari pemerintah Malaysia dan aparat kepolisian Malaysia Fadzil Ahmat, yang keduanya berbicara kepada kantor berita Reuters. Setelah serangan itu, Kim Jong-nam mendekati meja bantuan dan menjelaskan bahwa seseorang tampaknya menyambar atau memegang wajahnya dan sekarang dia merasa pusing. Dia kemudian dibawa ke Menara Medical Clinic, yang berada

satu lantai di bawah area kedatangan di bandara. ‘’Dia masih merasa sakit di sana, jadi mereka memutuskan untuk mengirim dia ke rumah sakit, dan dia meninggal dunia di ambulans dalam perjalanan menuju Putrajaya Hospital,’’ kata Ahmat. Warta media menyebut kedua perempuan itu kemudian meninggalkan bandara menggunakan taksi. Pejabat Malaysia sudah menyampaikan ke publik sedikit informasi mengenai pembunuhan itu. Polisi Malaysia mengatakan pada Rabu (15/2) bahwa mereka sudah menangkap seorang perempuan dengan dokumen perjalanan Vietnam saat dia berusaha terbang dari terminal yang sama. Hal. 19 Paspor Indonesia

Bali Post/ant

Kim Jong-nam (alm)

Teman Siti Aishah Ditangkap KBRI akan Beri Pendampingan

Rampok 8 Minimarket, Turis AS Ditangkap

LANSIA - Seorang warga membawa lansia korban banjir saat mengungsi di GOR Sasana Krida Adhuikarsa, Brebes, Jawa Tengah, Kamis (16/2) kemarin. Dua lansia korban banjir terpaksa dibawa ke rumah sakit karena kondisinya semakin parah akibat mengalami kedinginan.

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

500.000 500.000

Mangupura (Bali Post) Kasus perampokan minimarket yang terjadi akhir-akhir ini berhasil diungkap Polsek Kuta. Pelakunya berinisial PAH (57) asal Amerika Serikat. Dia ditangkap, Kamis (16/2) kemarin di Jalan Legian, Kuta. Diduga pelaku merampok delapan minimarket. Menurut petugas Polsek Kuta, salah satu TKP yang dirampok adalah minimarket di Jalan Sunset Road, Kuta, Kamis (9/2) lalu. Tersangka awalnya pura-pura membeli cokelat. Selanjutnya tersangka menuju meja kasir. Bukan bayar, tersangka langsung mengeluarkan pisau dan mengancam karyawan toko tersebut. Selanjutnya dia mengambil uang di laci kasir ratusan ribu rupiah. Selanjutnya dia kabur naik sepeda motor Honda Vario. Berdasarkan laporan kasus itu, tim Ospnal dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Areo Seno dan Panit Iptu Budi Artama melakukan penyelidikan. Pada Kamis dini hari tersangka melintas di Jalan Legian dan gelagatnya mencurigakan. Selain itu, petugas curiga karena pelat nopol sepeda motornya ditutupi plastik. Selanjutnya tersangka dikejar dan akhirnya ditangkap. Hasil penggeledahan diamankan pisau yang disimpan di saku celananya. ‘’Kemungkinan pelaku sedang mencari korban. Sasarannya kebanyakan uang,’’ ujar petugas yang enggan disebut namanya ini. Hal. 19 Tidak Salah

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

Bali Post/rtr

WANITA KEDUA - Rekaman siaran media pemerintah Cina yang mereka katakan diyakini menunjukkan wanita kedua (memakai jilbab) yang dicurigai terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-nam, saudara tiri dari pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

Kuala Lumpur – Kepolisian Malaysia, Kamis (16/2) kemarin, untuk ketiga kalinya menangkap tersangka yang diduga terlibat dalam pembunuhan kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un. Tersangka baru, yang asal kebangsaannya belum diketahui itu merupakan teman dari Siti Aishah, perempuan berpaspor Indonesia yang ditangkap karena diduga membunuh Kim Jong-nam di bandar udara ibu kota Malaysia pada Senin lalu. ‘’Dia ditahan untuk memperlancar investigasi karena dia adalah pacar tersangka kedua,’’ kata Abu Samah Mat, kepala kepolisian negara bagian Selangor, kepada Reuters. Siti saat ini masih berada dalam tahanan bersama seorang perempuan lain, yang mempunyai dokumen perjalanan Vietnam. Mereka ditangkap saat berupaya keluar dari Malaysia pada Rabu (15/2) di bandara Kuala Lumpur. Hal. 19 Secara Terbuka

Kemajuan Teknologi Picu Pengangguran

Polisi Masih Selidiki Kasus SBY-Antasari Tangerang (Bali Post) – Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol. Boy Rafli Amar mengatakan, laporan kuasa hukum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengenai Antasari Azhar maupun sebaliknya yang diterima kepolisian masih dalam proses penyelidikan. Ia mengatakan, kepolisian saat ini masih mendalami fakta yang ada dari laporan yang masuk tersebut. Sebab, hal itu berkaitan dengan peristiwa hukum yang sudah inkracht. Tak hanya itu saja, Antasari pun sudah sempat mengajukan PK dan telah mendapatkan grasi. Kasus tersebut sudah tuntas. Namun, mengenai masalah yang kemudian dilaporkan oleh Antasari, masih didalami. Polisi akan cermat, seksama dan objektif dalam mengusut laporan ini terkait ada unsur pidana atau tidak. ‘’Masih dalam penyelidikan. Kita lihat ada unsur pidana atau tidak,’’ ujarnya. Sementara itu, sejumlah politisi menyarankan pemerintah membentuk Tim Pencari Fakta (TPF). Langkah ini juga penting, mengingat SBY menyatakan pemberian grasi Antasari oleh Presiden Jokowi bermuatan politik. ‘’Kalau Presiden Jokowi memberi grasi Antasari itu dicurigai sebagai konspirasi politik, maka hal itu bisa mengurangi kepercayaan rakyat kepada pemerintah dan integritasnya bisa terganggu dalam menjalankan pemerintahannya secara nasional. Hal. 19 Tuduhan SBY

Siti Aishah

Bali Post/ant

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

Semarang (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan perkembangan teknologi yang sedemikian pesat akan memengaruhi keterserapan tenaga kerja dalam industri dan berdampak terhadap peningkatan angka pengangguran. ‘’Sekarang ini, kita tahu bahwa dunia berubah sangat cepat, di mana teknologi menjadi sangat dominan,’’ katanya saat menyampaikan kuliah umum di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Kamis (16/2) kemarin. Perkembangan teknologi itu, katanya, salah satunya ditunjukkan dengan diciptakannya robot yang semakin mirip dengan manusia yang suatu saat nanti akan bisa menggantikan peran manusia dalam melakukan berbagai pekerjaan. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mencontohkan industri tekstil, alas kaki, dan lainnya yang selama ini mempekerjakan banyak buruh akan bisa tergantikan dengan peran robot yang menggantikan pekerjaan mereka selama ini. ‘’Sekarang ini, di Amerika Serikat (AS) ada eksperiman yang mobilnya tidak pakai sopir. Kalau nanti eksperimen berhasil dan bisa dijual maka akan muncul mobil yang tidak perlu sopir. Pekerjaan sopir termasuk yang akan hilang,’’ katanya. Kemudian, kata perempuan kelahiran Bandar Lampung, 26 Agustus 1962 ini, profesi analis kredit yang selama ini dilakukan manusia, tetapi kelemahannya pekerjaan manusia bisa dipengaruhi berbagai perasaan, tidak seperti mesin. ‘’Manusia bisa dipengaruhi rasa lapar, rasa sedih, belum kalau ditelepon temannya, ditelepon bosnya. Tolong ini dikasih kredit,’’ katanya, disambut tawa ribuan mahasiswa yang memenuhi Gedung Prof. Soedarto Undip Semarang. Namun, katanya, teknologi canggih melalui komputer sudah bisa membuat analisis dengan model seperti itu, sehingga bisa mengetahui mana yang perlu diberikan kredit dan mana yang tidak. Ini bukan tidak mungkin menggantikan peran manusia. Hal. 19 Hadapi Perubahan

PASS Kalah di 12 Desa

PDI-P Lakukan Evaluasi Singaraja (Bali Post) Jajaran PDI Perjuangan akan mengevaluasi atas kinerja partai dan tim pemenangan Pilkada Buleleng,

Rabu (15/2). Perolehan suara sementara pasangan Putu Agus Suradnyana - Nyoman Sutjidra (PASS) yang mencapai 68,16 persen rupanya

Perolehan Suara Sementara

KECAMATAN

10.168

Banjar

28.505

Buleleng

21.795 4.262 14.741

Busungbiu Gerokgak

35.683 20.339 26.094

Kubutambahan

18.934

11.547

Sawan

18.731

11.633

Seririt

10.389

Sukasada

7.152

SURYA

belum memuaskan jajaran partai. Sebab, ada 12 desa dan kelurahan PASS dikalahkan pasangan Dewa Nyoman Sukrawan - Gede Dharma

8.566

Tejakula

23.568 26.248 16.463

PASS grafis:anggara/tomik grafis:anggara/ g rafis: fi //tomik

Wijaya (SURYA). Jaran DPC PDI Perjuangan Buleleng menjadikan itu sebagai pekerjaan rumah (PR) untuk eveluasi internal dalam persiapan hajatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali 2018 mendatang. Demikian diungkapkan Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. kepada wartawan di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Buleleng, Kamis (16/2) kemarin. Dia didampingi calon bupati Putu Agus Suradnyana, calon wakil bupati Nyoman Sutjidra, dan Ketua Tim Pemenangan PASS Gede Supriatna, S.H. Hal. 19 12 Desa

Bali Post/kmb38

CALON BUPATI - Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. bersama calon bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) saat memberikan keterangan pers terkait perolehan suara pascapencoblosan, Kamis (16/2) kemarin.


denpasar

2

Jumat Pon, 17 Februari 2017

figur Tak Perlu Khawatir KEKHAWATIRAN Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Bali terhadap pendidikan gratis yang mengancam nasib sekolah Bali Post/edi swasta, ditanggapi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Badung I Ketut Widya Astika. Meskipun Pemkab Badung menerapkan pendidikan gratis untuk tahun 2017 ini, dia menegaskan bahwa sekolah swasta akan tetap diperhatikan. “Tak perlu khawatir. Selama ini sekolah swasta sudah terus dibantu, seperti melalui dana pendamping BOS yang langsung ditransfer ke rekening sekolah. Besaran dananya disesuaikan dengan jumlah siswa. Itu sementara yang kita lakukan, langkah lain tentu akan terus dilakukan kajian,” ujarnya, Kamis (16/2) kemarin. Dengan berlakunya kebijakan pendidikan gratis ini, dia tidak menampik banyak siswa yang akan berebut untuk bisa masuk di sekolah negeri. Kendati demikian, pihaknya meyakini sekolah negeri tidak mungkin bisa menampung semua karena keterbatasan daya tampung. “Kita pasti tidak akan bisa menampung semua siswa di sekolah negeri, karena keterbatasan daya tampung. Meskipun dimaksimalkan, itu tetap tidak mungkin. Kecuali ada sekolah baru atau ruang kelas baru. Ini menjadi catatan bagi Dinas Pendidikan Badung,” tegasnya. (edi)

Bali Post/rah

PASIEN - Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa saat menemui pasien operasi katarak di Aula Makorem.

Puluhan Lansia Berkumpul di Aula Makorem Denpasar (Bali Post) Aula Makorem 163/Wira Satya, Denpasar mendadak riuh dengan kehadiran warga lansia, Kamis (16/2) kemarin. Mereka ingin mendapat pemeriksaan mata, kacamata, operasi katarak dan operasi bibir sumbing secara gratis. Korem menggelar bakti sosial kesehatan itu dalam rangka memperingati HUT ke-56. “Kami membuka layanan 400 orang, untuk operasi katarak 90 orang dan juga ada operasi bibir sumbing. Selain masyarakat umum, bakti sosial kesehatan ini terbuka untuk anggota Korem,” tegas Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa. Menurut Cantiasa, perayaan HUT Korem yang akan dilaksanakan 28 Februari mendatang, tidak dengan hura-hura tapi diisi kegiatan membantu dan meringankan beban masyarakat. Dari laporan Babinsa, Danramil dan Dandim, banyak masyarakat tidak tersentuh bantuan seperti ini. Banyak lansia mengalami gangguan mata, padahal mereka ingin melihat normal sehingga bisa menikmati keindahan dunia ini. Walapun skupnya kecil, Korem akan memberikan layanan kepada 400 pasien yang ingin memeriksakan mata serta mendapat kacamata gratis. Sedangkan untuk operasi katarak yang sudah terdaftar 92 orang. Cantiasa berharap semua lolos seleksi, karena sebelum dioperasi harus dicek kesehatannya. Rencananya, pada puncak perayaan HUT Korem pihaknya membagikan kaki palsu gratis kepada 26 orang. Saat ini sudah dilakukan pengukuran kaki yang bersangkutan. “Saya prihatin melihat kondisi mereka karena luput dari perhatian. Warga yang akan menerima kaki palsu gratis ini, ada karena penyakit diabetes kakinya diamputasi, kecelakaan lalu lintas dan sebab lainnya,” ujarnya. Kegiatan ini, lanjut Danrem asal Buleleng ini, merupakan agenda tiap tahun untuk membantu masyarakat terutama yang kurang mampu. “Kami ingin rasa peduli antarsesama tumbuh di kalangan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan ini, kami kerja sama dengan John Fawcett Foundation,” ujarnya. Cantiasa mengaku iba melihat kondisi lansia yang ada di Bali. Pasalnya, ada yang tidak terawat karena anak-anaknya sibuk bekerja. “Untuk itu, kami ingin meringankan beban mereka. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan bermanfaat bagi mereka,” ujarnya. (kmb36)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

WASPADAI PEREDARAN NARKOBA JENIS BARU Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

DISABILITAS Penyandang disabilitas melihat arahan instruktur tari dalam lomba Utsawa Dharma Gita di Taman Budaya Bali, Denpasar, Kamis (16/2) kemarin. Lomba tersebut diikuti penyandang disabilitas se-Bali.

Bali Post/eka

Waspadai Peredaran Narkoba Jenis Baru BNNP-AFP Jalin Kerja Sama

Denpasar (Bali Post) Produk narkoba jenis baru terus berkembang dan belum semua diatur dalam Undang-undang Narkotika atau Permenkes. Dari 53 narkoba jenis baru, 43 dinyatakan sudah diatur dalam undang-undang. Sementara sepuluh narkoba jenis baru lainnya masih diuji laboratorium dan Undang-undang Kesehatan. “Hal ini harus kita waspadai bersamasama,” tegas Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa saat membuka dan menjadi narasumber Rapat Kerja Pemberdayaan Masyarakat Antinarkoba bersama instansi pemerintah, Kamis (16/2) kemarin. Brigjen Suastawa mengimbau agar masyarakat Bali berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terkait beredarnya narkoba jenis baru tersebut, meskipun sampai saat ini belum ada

informasi masuknya narkoba itu ke Bali. “Sudah sering saya mengajak, merangkul dan menggandeng seluruh komponen masyarakat agar bersama-sama memerangi narkoba, apapun jenisnya. Hal ini memang harus terus diingatkan supaya tidak terlena dan kecolongan. Jika ada masyarakat menemukan obat atau benda mencurigakan, segera lapor ke BNNP atau kepolisian,” tegasnya. Untuk itu, upaya penangkapan sindikat narkoba akan terus dilakukan. Tujuan-

nya, menekan peredaran narkoba dan diharapkan muncul efek jera. “Bali berstatus darurat narkoba itu kan karena gencarnya penangkapan oleh BNNP, BNNK dan kepolisian. Kalau tidak begitu, mungkin dianggap aman-aman saja. Padahal kondisi itu akan lebih membahayakan,” ujar Suastawa. Oleh karena itu, kata Suastawa, pihaknya terus berupaya melakukan upaya preemtif dan preventif, termasuk represif. Jika semua masyarakat Bali aktif, ia yakin narkoba di Bali bisa diminimalisir. Terkait makin banyak warga negara asing ditangkap karena narkoba, menurut Suastawa, perwakilan Australian Federal Police (AFP) Peter Brindal dan Michael Keaton berkunjung ke Kantor BNNP Bali, beberapa waktu lalu. Tujuannya, mereka ingin ada koordinasi dan kerja

sama penanganan kasus narkoba yang dilakukan WNA, khususnya warga Australia. Bahkan, AFP siap memberikan informasi terkait criminal background warga negaranya yang pernah terlibat kasus narkotika di negaranya, apabila mereka berkunjung ke Bali. “Mereka juga mengaku berat memerangi narkoba ini. Kami juga membahas langkah strategis pemerintah Australia yang juga mewaspadai pengiriman barang prekursor yang menjadikan Bali sebagai tempat transit,” ujarnya. (kmb36)

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Terkait Pendidikan Gratis

Dewan Optimis Tak Matikan Sekolah Swasta

Denpasar (Bali Post) – Kekhawatiran Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Bali tentang pendidikan gratis atau murah akan mematikan sekolah swasta, mendapat tanggapan serius kalangan anggota DPRD Kota Denpasar. Ketua Komisi IV DPRD Kota Denpasar I Gede Semara dan anggotanya A.A. Ngurah Gede Widiada menyakini sekolah swasta tidak akan kekurangan siswa pada proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2017/2018 nanti. Menurut kedua wakil rakyat ini, sepanjang PPDB untuk sekolah negeri dan sekolah

swasta favorit sesuai dengan kuota yang ditetapkan, kekhawatiran itu tidak akan terjadi. ‘’Kami yakin sekolah swasta di Kota Denpasar tidak akan kekurangan siswa. Terbukti tahun lalu banyak sekolah swasta yang menolak calon siswa baru karena daya tampungnya sudah melebihi. Selain itu, penerimaan peserta didik baru, baik tingkat SMP, SMA dan SMK harus tetap mengacu pada kuota. Sesuai ketentuan, sekolah negeri maupun sekolah swasta favorit tidak boleh menerima siswa lebih dari 12 kelas. Di masing-masing kelas maksimal 40 orang. Ini

yang akan kami tetap pantau dan awasi,’’ kata Semara, Kamis (16/2) kemarin. Hal senada juga dilontarkan A.A. Gede Widiada. Selain dibatasi kuota, berdasarkan pengalaman tahun lalu ada sekitar 3.000 orang siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Jumlah itu, kata Widiada, diperkirakan akan meningkat tahun ini. ‘’Inilah peluang bagi sekolah swasta yang bisa dimaksimalkan. Caranya, tentu sekolah-sekolah swasta harus terus berupaya meningkatkan kualitasnya. Baik dari segi infrastruktur maupun

kualitas SDM pendidiknya. Kami meyakini kebijakan pendidikan gratis dan pendidikan murah yang diberlakukan untuk sekolah negeri ini tidak akan mematikan sekolah swasta,’’ tegas politisi Partai NasDem ini. Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Bali terus berjuang untuk menjaga komitmen pemerintah memberdayakan sekolah swasta. Pelaksanaan sekolah gratis bagi SMP negeri dan sekolah murah bagi SMA dan SMK negeri di Bali dikhawatirkan mengancam nasib sekolah swasta. Ketua BMPS Bali Dr. Drs.

M.S. Chandra Jaya, M.Hum. mengungkapkan sekolah gratis dan sekolah murah tak boleh mematikan sekolah swasta. Caranya, pemkab/pemkot seBali dan Pemprov Bali harus tetap menerapkan pembatasan kuota bagi sekolah negeri. Jika dibiarkan seperti tahun-tahun sebelumnya, dia mengkhawatirkan akan semakin banyak sekolah swasta di daerah yang mati. Padahal, katanyia, sekolah swasta justru paling banyak menampung siswa dari keluarga ekonomi menengah ke bawah dan mencerdaskan anak bangsa. (kmb12)

Tunjangan Kehormatan Guru Besar Ditunda Jika Tak Miliki Penelitian Internasional

Denpasar (Bali Post) Ini kabar buruk bagi guru besar dan dosen berstatus lektor kepala. Hingga November mendatang, mereka sedang dievaluasi kinerjanya dalam urusan produktivitas penelitian internasional. Jika belum memiliki penelitian dan masuk ke jurnal internasional, pembayaran tunjangan kehormatan guru besarnya akan ditunda. Hal itu diuangkapkan Koordinator Kopertis VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa di sela-sela HUT ke-35 Kopertis Wilayah VIII, Kamis (16/2) kemarin. Menurut Dasi Astawa, saat ini tim sudah bekerja. Jika para guru besar dan dosen jabatan lektor kepala tak menghasilkan penelitian internsional dan menembus jurnal internasional, berarti tunjangan kehormatan yang besarnya tiga kali gaji itu, ditunda pembayarannya sampai mereka mampu memenuhi syarat tersebut. ‘’Jadi bukan dicabut, hanya ditunda,’’ tegasnya. Kebijakan Dikti ini, katanya, untuk memotivasi para dosen dan guru besar meneliti dan mampu men-

embus jurnal internasional. Dengan demikian, ranking Indonesia untuk penelitian terus merangkak naik. Sementara itu, Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. mengaku setuju dengan kebijakan tersebut. Kebijakan ini akan memotivasi semua dosen untuk meneliti dan memenangkan dana hibah. Dia mengakui, semua dosen Undwi bersaing dan bersemangat memenangkan dana hibah penelitian Dikti. Selain memang kewajibannya sebagai dosen atas konsekuensi sertifikasi dosen, mereka juga berlomba untuk mendapatkan dana hibah penelitian dosen terbaik. Bahkan, para dosen dimotivasi oleh Dyatmikawati untuk menembus jurnal internasional seperti Scopus. Bagi dia, semangat dosen meneliti adalah modal luar biasa yang tak bisa dikalahkan oleh syarat lainnya. Ini artinya, ada komitmen dan motivasi tinggi sebagai jawaban untuk melahirkan proposal dan penelitian yang lebih berkualitas. Jika sudah berkualitas, maka kesempatan untuk meraih dana juga mampu menembus jurnal internasional.

Dyatmikawati menegaskan, penelitian dosen dan PKM ini mengajak dosen dan mahasiwa untuk meneliti, membagi teknologi dan berusaha berbasis ilmu pengetahuan. Karenanya, hal ini sangat penting sebagai tolok ukur kualitas perguruan tinggi. Makanya, penelitian dosen dan PKM ini ditujukan bagi seluruh perguruan tinggi melalui penyediaan dana yang bersifat kompetitif, akuntabel dan transparan. Di sinilah, kata dia kesempatan bagi PTS untuk menunjukkan eksistensi dan kualitasnya. Sementara itu, pembicara dari Universitas Khatolik Soegijapranata, Semarang Dr. Retno Susilorini menegaskan, di sinilah diperlukan komitmen, disiplin dan tanggung jawab dosen dalam mempertanggungjawabkan hasil penelitian. Sebab, penelitian yang dilakukan, selain berdampak bagi pengembangan keilmuan juga berdampak bagi masyarakat luas. Di sisi lain diperlukan peran serta pemerintah dalam penyiapan dana penelitian, agar tak terus kalah dengan negara tetangga. (025)

Wali Kota Rai Mantra Tinjau IPA Belusung Instruksikan PDAM Segera Tangani Permasalahan Air

MASIH terganggunya pelayanan air bersih PDAM Kota Denpasar kepada masyarakat, membuat Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra mengambil langkah cepat. Meninjau langsung Instalasi Pengolahan Air (IPA) Belusung di Kecamatan Denpasar Utara dilakukan Wali kota Rai Mantra, Kamis (16/2) kemarin. Rai Mantra melihat langsung kondisi di IPA Belusung dengan kondisi air baku masih keruh dan banyak material lumpur, pasir, hingga sampah gelondongan kayu yang masuk ke instalasi, sehingga membuat saluran intake air bersih menjadi terganggu. Melihat hal tersebut, Rai Mantra minta agar petugas PDAM Denpasar segera mengatasi gangguan tersebut, sehingga dapat mempercepat pelayanan pengolahan air bersih kepada masyarakat. “Saya minta kepada petugas PDAM untuk bekerja ekstra, dan bila perlu menambah tenaga sehingga gangguan IPA Belusung bisa secepat-

nya teratasi,” ujar Rai Mantra. Dalam kesempatan tersebut, Rai Mantra juga menekankan kepada Dirut PDAM Kota Denpasar dapat mengatasi permasalahan emergency ini dengan memaksimalkan saluran intake yang sudah diperbaiki dan dibersihkan tersebut. “Berilah pelayanan yang seoptimal mungkin kepada masyarakat. Saya berharap PDAM Denpasar bisa momfokuskan terhadap hal ini, sehingga dapat segera mengalirkan air bersih ke daerah-daerah di Kota Denpasar,” pungkas Rai Mantra. Sementara itu, Dirut PDAM Kota Denpasar IB Gede Arsana menanggapi instruksi Wali Kota Rai Mantra dengan melakukan langkah optimal, sehingga masyarakat Kota Denpasar bisa kembali mendapatkan pelayanan air bersih. Dikatakan Arsana, sebelumnya IPA Ayung dan Belusung tidak bisa beroperasi maksimal, mengingat adanya banjir bandang yang mengakibatkan kekeruhan sumber air

baku hingga mencapai 18.000 NTU. Oleh karena itu, pihaknya terpaksa menghentikan produksi air di IPA tersebut karena sangat keruh. “Selama air keruh, kami hentikan produksi air sehingga terjadi gangguan pelayanan air kepada pelanggan,” kata Arsana. Adanya keluhan warga yang belum mendapatkan air di Kecamatan Denpasar Barat, Arsana menjelaskan pihaknya saat ini memiliki empat boster, namun hanya bisa menghidupkan tiga boster. Sementara satu boster masih dalam proses perbaikan. Hal ini berdampak pada tersendatnya pelayanan Kecamatan Denpasar Barat, utamanya daerah Padangsambian. Langkahlangkah perbaikan telah dilakukan, sehingga sesegera mungkin dapat mengatasi permasalahan pelayanan air bersih daerah Padangsambian dan sekitarnya. Di samping itu, Arsana juga menjelaskan pihaknya bersama jajaran direksi telah mempersiap-

kan sejumlah program jangka menengah dan jangka panjang mengantisipasi ganguan produksi air bersih. Untuk jangka panjang, merencanakan pembangunan kanal di tahun 2018. Hal ini

tentunya telah dilakukan pengajuan melalui dana APBN. “Minimal jika sudah terbangun, dua program ini akan memperkecil gangguan jika terjadi musibah serupa,” ujarnya. (ad1416)

MENINJAU – Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Dirut PDAM Kota Denpasar IB Arsana saat meninjau IPA Belusung, Kecamatan Denpasar Utara, Kamis (16/2) kemarin.


BADUNG

Jumat Pon, 17 Februari 2017

3

ODGJ Dibuatkan E-KTP

Mangupura (Bali Post) – Kendati mengalami gangguan kejiwaan, namun Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) juga berhak membuat KTP. Terbukti, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Badung melakukan perekaman e-KTP bagi penduduk yang menderita gangguan jiwa. Bukan hanya mendatangi orang yang menderita sakit jiwa yang ada di rumah, Disdukcapil juga mendatangi warga Badung yang dirawat di Rumah Sakit Jiwa Bangli untuk pembuatan identitas kependudukan berupa e-KTP. Sejak tahun 2015 hingga saat ini, pihak Disdukcapil sudah melayani perekaman hingga 50 orang lebih. Kepala Bidang Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Badung Putu Suryawati mengakui menemui banyak rintangan dalam melakukan perekaman jemput bola bagi warga yang mengalami gangguan jiwa. “Mulai dari diludahi hingga dilempar genting dan sabit. Memang penuh risiko. Tapi, demi masyarakat terlayani administrasi kependudukannya, rintangan tersebut harus dihadapi,” ujar Suryawati, Kamis (16/2) kemarin. Menurut Suryawati, pemberian KTP untuk masyarakat yang mengalami gangguan jiwa adalah program pemerintah. Untuk warga yang mengalami gangguan jiwa seperti itu, pihaknya hanya melakukan perekaman dengan foto saja tanpa melakukan perekaman iris mata dan sidik jari tangan. Namun, pihaknya memberikan tanda di data tersebut bahwa warga bersangkutan tidak bisa direkam data iris mata dan sidik jarinya lantaran mengalami gangguan jiwa. “Hingga saat ini, warga yang belum mendapat blanko tapi sudah terekam sekitar sepuluh ribu dan yang mencari surat keterangan ke Disdukcapil mencapai sembilan ribu lebih,” ujarnya. (kmb27)

’’Suspect’’ DBD Alami Penurunan

Mangupura (Bali Post) – Penderita deman berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Badung pada Februari 2017 mulai mengalami penurunan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Diskes) setempat, penderita demam berdarah di bulan kedua 2017 ini tercatat 15 penderita. Kondisi ini jauh menurun dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 192 penderita. “Memang berdasarkan catatan kami hingga 9 Februari, penderita deman berdarah cenderung turun dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 192 orang,” ujar Kepala Diskes Badung dr. I Gede Putra Suteja, Kamis (16/2) kemarin. Menurut Putra Suteja, penyakit yang sempat membuat Pemkab Badung kebingungan lantaran jumlahnya terus meningkat, kini hanya ditemukan di Kuta Selatan, Mengwi dan Abiansemal. Berbeda halnya pada Januari lalu yang terjadi di seluruh kecamatan. “Di Kutsel ada tiga, Abiansemal dan Mengwi enam. Kalau pada Januari merata di semua kecamatan,” ujarnya. Dari ratusan penderita DBD per Januari 2017, kata Putra Suteja, satu di antaranya meninggal dunia yakni Ni Made Apriantini asal Banjar Telanga, Darmasaba. Angka kasus penyebaran DBD ini paling tinggi terjadi di Kuta Selatan, yakni 56 penderita, disusul Mengwi 51, Abiansemal 40, Kuta Utara 32, Petang sembila dan Kuta empat. “Kondisi cuaca saat ini tidak dapat diprediksi. Kami mengimbau warga untuk mewaspadai penyebaran penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti ini,” katanya mengingatkan. Guna menekan penyebaran DBD, kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) ini harus terus dilakukan, mulai dari keluarga dengan membersihkan rumah masing-masing setiap hari, sehingga tercipta lingkungan rumah yang bersih dan sehat. (kmb27)

Tabrakan, Warga Ceko Tewas

Mangupura (Bali Post) Tabrakan berujung maut kembali terjadi di wilayah Canggu, Kuta Utara, Kamis (16/2) kemarin. Kroupa Ondrej (28) meregang nyawa saat dibonceng Jelinek Onderj (28) menabrak sepeda motor yang dikendarai Putu Budiana (40), pegawai kontrak DKP Badung. Kejadian mengenaskan ini terjadi di simpang empat Jalan Raya Canggu. “Kroupa Ondrej dan Jelinek Onderj sama-sama asal Republik Ceko. Mereka menginap di Premier Surf Camp di Jalan Raya Pererenan, Mengwi,” kata petugas Polres Badung. Kejadiannya sekitar pukul 04.30 Wita. Waktu itu, Jelinek mengendari sepeda motor Honda Vario membonceng korban, melaju dari selatan. Sedangkan Budiana mengendarai sepeda motor Honda Supra membonceng Ni Wayan Puspani (41) bekerja di DKP Badung, melaju dari barat. Setibanya di simpang Pipitan Jalan Raya Canggu, Jelinek dan Budiana tak saling awas, sehingga tabrakan tak terelakkan. Akibat kejadian itu, hidung Jelinek mengeluarkan darah dan dahi kanan benjol, serta kaki kanan lecet. “Dari mulutnya tercium bau alkohol. Saat ini korban dirawat di RSUP Sanglah,” ujar petugas yang enggan disebut identitasnya ini. Sementara Kroupa mengalami cedera kepala berat (CKB) dan meninggal dunia di RSUP Sanglah. Sedangkan Budiana mengalami luka pada siku kanan dan kaki kiri lecet. Puspani mengalami luka di kaki kanan. Kasat Lantas Polres Badung AKP Raka Wiratma saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. (kmb36)

Bali Post/eka

BERMAIN - Beberapa anak bermain di loloan (muara sungai) di Pantai Seseh, Badung. Mereka lebih memilih bermain dan berenang di loloan karena kondisi gelombang laut cukup tinggi akibat cuaca buruk.

Investigasi KBS

Ombudsman ”Obok-obok” Puspem Badung

Mangupura (Bali Post) –

Ombudsman RI (ORI) Perwakilan Bali akhirnya menerjunkan tim untuk melakukan investigasi terkait Kartu Badung Sehat (KBS) yang disebut-sebut banyak masalah. Tim yang terdiri dari tiga orang itu mendatangi Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Kamis (16/2) kemarin. Asisten Bidang Pengawasan Ombudsman Bali Dhuha F. Mubarak mengakui telah mendatangi sejumlah instansi terkait Inspektorat Badung, Dinas Kesehatan, termasuk Komisi IV DPRD Badung yang selama ini getol menyoroti masalah tersebut. “Kami sudah mendatangi sejumlah instansi terkait untuk mencari tahu permasalah mengenai program KBS,” ujar Dhuha F. Mubarak saat ditemui di Gedung DPRD Badung, kemarin. Menurut Dhuha F. Mubarak, pihaknya juga mendapat informasi dari berbagai media, selain melakukan investigasi secara langsung. Sebab, program KBS dengan niat dan tujuan yang mulia untuk masyarakat Badung, jangan sampai tidak sesuai dengan ide awal. “Selain ke Komisi IV, kami juga ke instansi terkait lainnya untuk mendapat informasi terbaru. Faktanya, memang masih ada sedikit riak-riak, namun kami masih mengumpulkan datadata terkait permasalahan ini,” katanya. Berdasarakan data yang terkumpul, kata Dhuha F. Mubarak, pihaknya akan merumuskan tindakan apa yang dilakukan. “Tentu informasi yang diperoleh akan kami rumuskan. Saran atau tindak lanjut apa yang akan kami sampaikan ke Pemkab dan Dinas Kesehatan selaku pelaksana. Kita sama-sama tahu di lapangan terjadi permasalahan yang tidak sesuai harapan terkait apa yang dilaksanakan oleh rekanan,” jelasnya. Ketua Komisi IV DPRD Badung

Bali Post/kmb27

OMBUDSMAN - Asisten Bidang Pengawasan Ombudsman Bali Dhuha F. Mubarak bersama jajarannya saat ditemui di Gedung DPRD Badung, Kamis (16/2) kemarin. A.A Ngurah Ketut Agus Nadhi Putra yang menerima kehadiran Ombudsman mengaku memberikan informasi selengkap-lengkapnya. Pencetakan kartu KBS yang bermasalah, di mana yang sudah meninggal masih dapat kartu dan yang tidak melakukan perekaman dapat kartu atau sebaliknya. “Yang saya sampaikan sesuai fakta yang terjadi. Kami berharap, dengan turunnya Ombudsman dapat membuka permasalahan yang terjadi mengenai program KBS ini,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, ribut-ribut di kalangan eksekutif dan legislatif di Kabupaten Badung terkait program KBS mulai terendus Ombudsman RI Perwakilan Bali. Lembaga yang bertugas mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik yang dananya bersumber dari APBN/APBD

ini, akan melakukan investigasi atas permasalahan tersebut. Kepala Perwakilan ORI Provinsi Bali Umar Ibnu Alkhatab mengatakan, pihaknya tengah mengumpulkan informasi terkait program prestisius Bupati Badung Nyoman Giri Prasta tersebut. Pihaknya akan mendalami kasus yang melibatkan pihak ketiga. Rekanan melaporkan 6.325 kartu KBS salah. Namun setelah dilakukan penghitungan ulang ditemukan 25.642 kesalahan dari 464.622 kartu yang diterbitkan. Di antaranya, tidak melakukan perekaman dan mencetak hanya berdasarkan NIK dan nomor JKN. Rinciannya, 5.774 kartu salah alamat, 551 kartu bermasalah karena pemegang kartu telah meninggal dan 19.317 kartu karena pemegang kartu belum melakukan perekaman. (kmb27)

Belum Tersentuh JKN

Ugrasena Bingung Biayai Perawatan Anak P A S C A - i n t e g r as i JKBM ke JKN, ternyata masih banyak masyarakat yang belum merasakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tersebut. Ngurah Bagus Ugrasena (33), warga Banjar Jaba Pura, Desa Padangsambian Kelod, Denpasar Barat, kebingungan ketika harus membayar biaya perawatan anaknya, Sayu Tri Panca Angela Putri Sari (10 hari), di Ruang NICU RSUP Sanglah. Ditemui Kamis (16/2) kemarin, Ugrasena menuturkan, sebelumnya ia memakai JKBM. Namun sejak integrasi JKBM ke JKN, ia kebingungan untuk membayar biaya perawatan anaknya di rumah sakit yang jumlahnya tidak terduga. Padahal, saat istrinya Nyoman Mendri (38) mengandung dulu, ia tidak Bali Post/may memprediksi anaknya akan Ngurah Bagus Ugrasena mengalami kelainan. Ia menuturkan, rencananya istrinya akan bersalin di bidan di Jalan Nusa Kambangan, Denpasar. Namun bidan tersebut merujuk ke RSUP Sanglah. Sebelumnya saat diperiksa dikatakan normal, namun tibatiba tim medis menginformasikan bahwa tali pusar anaknya terlepas dari dinding rahim sehingga istrinya mengalami pendarahan. Untuk itu, tim medis melakukan operasi sesar untuk mengeluarkan bayinya. Saat dilahirkan, putri ketiganya tersebut tidak bernapas dan tidak menangis. Namun berkat kerja keras tim medis RSUP Sanglah, anaknya mampu bertahan hidup. Namun, hingga kini anaknya harus dirawat di NICU Cempaka 1 RSUP Sanglah. “Tadi badan anak saya panas lagi dan kejang-kejang. Bingung, istri saya kemarin juga sudah pulang dengan penangguhan,” keluhnya. Menurut keterangan dari tim medis, kata Ugrasena, otak anaknya kekurangan oksigen. Sementara darah dan paru-parunya mengalami kelainan. Ventilator, infus, dan selang dipasang di tubuh anaknya. Putrinya itu juga harus dirawat di inkubator. Biaya kamar dan perawatan di NICU yang mencapai Rp 3 juta per hari kini menjadi kesulitan bagi keluarga yang masuk KK miskin itu. Saat ini anaknya sudah 10 hari dirawat sejak kelahirannya, 7 Februari lalu dan hingga kini belum terdaftar menjadi peserta BPJS. Padahal integrasi JKBM ke JKN telah berlangsung sebulan. Pria yang bekerja di Dinas PU Kota Denpasar sebagai tenaga honorer itu telah meminta bantuan dari berbagai pihak untuk kesembuhan anaknya. “Saya sudah ke mana-mana minta tolong. Sudah seperti pengemis minta bantuan sanasini, saya juga sudah ke Dinas Sosial untuk minta bantuan, tapi katanya harus mengikuti prosedur,” ujarnya. Ugrasena mengaku sudah melengkapi data untuk bisa menjadi anggota BPJS Kesehatan sebagai penerima bantuan iuran (PBI) dan disetorkan ke banjar dan desa. Dia sangat berharap mendapat tanggungan dari BPJS Kesehatan. (may)

”Karya Ngenteg Linggih” di Pura Purna Beji Khayangan Tiga

Bupati Giri Prasta Serahkan Hibah Rp 625 Juta

PUNIA - Bupati Giri Prasta menyerahkan punia, disaksikan Ketua Komisi III Nyoman Satria dan Panglingsir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung di Pura Purna Beji Khayangan Tiga Desa Adat Mengwi, Kecamatan Mengwi, Rabu (15/2).

SERANGKAIAN rampungnya pembangunan palingih di Pura Purna Beji Khayangan Tiga Desa Adat Mengwi, Kecamatan Mengwi, Rabu (15/2) dilaksanakan karya tugtug bulan pitung dina serangkaian Mamungkah, Ngenteg Lingih, Mapedudusan Agung Caru Balik Sumpah. Karya ini dipuput Ida Peranda Geria Timbul Mengwi dan dihadiri oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Ketua Komisi III Nyoman Satria, Camat Mengwi IGN Gede Jaya Saputra, Perbekel Mengwi Ketut Umbara, Bendesa Adat Mengwi Ida Bagus Anom, Panglingsir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung dan tokoh masyarakat. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyampaikan apresiasi dan mendukung karya di Pura Purna Taman Beji yang merupakan pura khayangan tiga Desa Adat Mengwi. Sebagai bentuk

dukungan dan wujud bakti Pemkab Badung, Bupati bersamasama masyarakat ngerastitiang, memohon kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa semoga senantiasa menganugerahkan keselamatan dan kesejahteraan bagi masyarakat. Lebih lanjut, Giri Prasta mengatakan, dalam melaksanakan yadnya harus didasari hati yang suci dan tulus ikhlas. Dengan terlaksananya karya ini, semoga masyarakat Banjar Bale Agung dan krama Desa Adat Mengwi mendapatkan keselamatan. “Kalau jagat ini damai dan tenteram, kita bisa konsentrasi menjalankan swadharma agama untuk mendapatkan hasil yang lebih baik,” ujarnya. Usai melaksanakan persembahyangan bersama, Bupati Giri Prasta menyerahkan dana hibah sebesar Rp 625 juta dan punia

pribadi sebesar Rp 25 juta yang diterima ketua panitia. Sementara itu, Ketua Panitia Nyoman Delha melaporkan, pemugaran pura dimulai awal tahun 2015 dan berakhir pertengahan 2016, dengan menghabiskan dana untuk pembangunan fisik sebesar Rp 1,8 miliar. Ada pun sumber dana yang diperoleh untuk pembangunan pura tersebut yakni dari iuran krama Banjar Delod Bale Agung, donatur, APBDes Desa Mengwi Rp 220 juta, APBD Badung tahun 2015 Rp 250 juta. Sementara untuk dana upacara menghabiskan biaya sebesar Rp 800 juta. “Palinggih yang dibangun di antaranya palinggih Mekel Alit, gedong, sambian baler, sambian delod, bale pesandekan, surya saksi, palinggih Gunung Agung, palinggih luwur, tembok panyengker dan candi bentar,” terang Delha. (ad1415)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A

Tinggi, Semangat dan Komitmen Dosen Undwi Meneliti

UNIVERSITAS Dwijendra (Undwi) Denpasar dikenal sangat konsisten dan teruji komitmennya meningkatkan iklim akademik bagi para dosennya. Dosen di kampus ini dikenal banyak melahirkan proposal penelitian yang memenangkan dana hibah penelitian Dikti. Meski demikian, Undwi terus memberi pelatihan penelitian kepada para dosen muda dan seniornya untuk semakin banyak lagi menghasilkan proposal penelitian. Sejak Rabu (15/2) hingga Kamis (16/2) kemarin, semua dosen Undwi dikumpulkan untuk mengikuti klinik proposal hibah penelitian bagi dosen di lingkungan Undwi. Klinik proposal menampilkan narasumber Dr. Rr. Retno Susilorini, S.T., M.T. dari Universitas Khatolik Soegijapranata, Semarang. Ketua LPPM Undwi Ir. Ni Keut Karyati, M.P. mengatakan klinik proposal ini untuk meningkatkan kinerja penilaian para dosen. Nantinya kinerja para dosen tersebut akan berimbas pada kinerja mahasiswa untuk meraih Penelitian Kreativitas

Mahasiswa (PKM) dalam segala jenis. Usai mengikuti klinik proposal diharapkan 50 persen dosennya menghasilkan proposal individu dan 100 persen dosennya mampu melahirkan proposal berkelompok. Sebab, selain melakukan penelitian perseorangan, para dosen diharapkan juga melakukan penelitian berkelompok sehingga lebih komprehensif. Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. mengakui semua dosen Undwi bersaing dan bersemangat memenangkan dana hibah penelitian Dikti. Selain itu, memang kewajibannya sebagai dosen atas konsekuensi sertifikasi dosen, mereka juga berlomba untuk mendapatkan dana hibah penelitian dosen terbaik. Bahkan para dosen dimotivasi oleh Dyatmikawati untuk menembus jurnal internasional seperti Scopus. Bagi dia, semangat dosen meneliti adalah modal luar biasa yang tak bisa dikalahkan oleh syarat lainnya. Ini artinya ada komitmen dan motivasi tinggi sebagai jawaban untuk melahir-

KLINIK - Rektor Undwi Putu Dyatmikawati bersama Retno dan dosen di Undwi saat klinik penelitian.

kan proposal dan penelitian yang lebih berkualitas. Jika sudah berkualitas maka kesempatan untuk meraih dana juga mampu menembus jurnal internasional. Selain mendapatkan dana dari Dikti, katanya, para dosen juga mendapatkan dana insentif dari lembaga. Dyatmikawati berterima kasih karena dosen Undwi semakin bersemangat meneliti. Di sisi lain, Dyatmikawati didampingi Wakil Rektor Dr. Putu Gde Putu Eri Suardana, M.Erg., Dra. Ni Made Suarningsih, M.Si. dan Drs. Ida Bagus Rai, M.Si. mengakui aplikasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di Undwi berjalan seimbang dan berkualitas. Nilai penelitian ini sangat penting untuk akreditasi program studi dan akreditasi institusi dan peningkatan kualitas pendidikan di Undwi secara nasional dan internasional. ‘’Saya yakin dosen kami tak kalah bersaing untuk bisa menembus jurnal internasional. Kemampuannya sangat memadai tinggal diperkuat dengan kemampuan berbahasa asing,’’ ujarnya. Dia juga puas bahwa iklim akademik di Undwi semakin meningkat. Ini ditandai dengan semakin banyaknya agenda akademis seperti penelitian, seminar dan workshop yang melibatkan mahasiswa dan dosen. Oleh karena itu, dia setuju penelitian mahasiswa Undwi juga tidak boleh kalah dengan PTS lainnya. Sementara itu, pembicara dari Universitas Khatolik Soegijapranata, Semarang, Dr. Retno Susilorini, menegaskan di sinilah diperlukan komitmen, disiplin dan tanggung jawab dosen dalam mempertanggungjawabkan hasil penelitian. Sebab, penelitian yang dilakukan selain berdampak bagi pengembangan keilmuan, juga bagi masyarakat luas. (ad1408)

Tingkatkan Pengabdian Masyarakat

STPBI-SPB Bakti Sosial ke Desa Songan

BENCANA alam yang terjadi di beberapa daerah di Bali, menggugah rasa kemanusiaan dan kepedulian sosial masyarakat, termasuk Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional dan Sekolah Perhotelan Bali (STPBI– SPB). STPBI–SPB semakin gencar dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satunya yaitu pengabdian kepada masyarakat. Kampus yang bernaung di bawah Yayasan Dharma Widya Wulangun ini melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan menyumbangkan dana, pakaian layak pakai, sembako dan obat–obatan kepada korban bencana tanah longsor di Desa Songan, Kintamani, Rabu (15/2) lalu. Melalui Badan Eksekutif Mahasiswa, STPBI– SPB sebelumnya melakukan penggalangan dana di kampus pada 13 dan 14 Februari dengan mendatangi kelas–kelas saat jam perkuliahan serta membuka stan di open stage kampus. Berkat jiwa sosial dan kepedulian mahasiswa, dosen, dan pegawai, terkumpul dana Rp 9.360.000. Ketua Senat BEM STPBI–SPB Krishna Narayana menyatakan bahwa rasa bangganya terhadap kerja sama antarmahasiswa dan pihak manajemen kampus. ‘’Target kita Rp 5 juta hingga Rp 6 juta, tapi ternyata dapat Rp 9 juta. Ini karena antusias mahasiswa, dosen dan pegawai, apalagi di perayaan Hari Valentine, mereka tidak tanggung–tanggung untuk berdonasi. Selain dana, mereka banyak yang menyumbangkan

pakaian yang masih layak pakai,’’ tegasnya. Bantuan dana, pakaian, sembako dan obat–obatan disalurkan langsung ke lokasi pengungsian di Desa Songan, Kintamani. Penyerahan bantuan oleh seluruh civitas akademika STPBI–SPB kepada korban bencana tanah longsor dan pihak lembaga Desa Songan di balai banjar yang dipakai tempat pengungsian. Selain itu, beberapa dosen juga datang

ke Rumah Sakit Bangli untuk menjenguk Putu Gede Selamet, balita yang menjadi korban dalam bencana tersebut. Secara keseluruhan, kegiatan bakti sosial dari penggalangan dana sampai penyerahan bantuan berlangsung dengan lancar. ‘’Semoga keluarga kita di Songan bisa ditabahkan atas bencana ini serta situasi dan infrastruktur dapat segera dipulihkan di daerah tersebut,’’ ujarnya. (ad1407)

S U K S BANTUAN - Civitas akademika STPBI–SPB menyerahkan bantuan untuk korban bencana alam di Songan, Kintamani. E S Hadiri ’’Padiksan’’ di Geria Simpangan Manuaba Gulingan B R A N D I N G D I S I N I

Wabup Suiasa Sematkan Insinye Sulinggih

I.B. Gde Kartika Manuaba dan Ni Putu Respini (Jro Arsa) dari Geria Simpangan Manuaba, Banjar Sedahan, Desa Gulingan, Mengwi, melakukan upakara Padiksan. Upacara Padiksan dengan Nabe Ida Pedanda dari Geria Sideman Gulingan ini, dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa, Kadis Kebudayaan IB Anom Bhasma, Camat Mengwi I Gst. Ngr. Gede Jaya Saputra, Sekretaris PHDI I Wayan Sukarya, dari Kemente-

rian Agama Kabupaten Badung, Pangelingsir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung, Perbekel Gulingan I Wayan Dharmaja dan Pasemetonan Geria serta tokoh masyarakat setempat, Kamis (16/2) kemarin. Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa melakukan penyematan Insinye kepada Ida Pedanda yang baru di-diksa dan menghaturkan punia sebesar Rp 50 juta. Wabup Suiasa menyampaikan, setelah

PEDIKSAN - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri upacara Padiksan IB Gde Kartika Manuaba dan Ni Putu Respini (Jro Arsa) dari Geria Simpangan Manuaba, Banjar Sedahan, Desa Gulingan, Kamis (16/2) kemarin.

dilaksanakan upacara Diksa Pariksa beberapa hari yang lalu, maka mulai sekarang dapat melaksanakan tugasnya sebagai brahmana. Dengan diperbolehkan melaksanakan tugas kebrahmanan ini, diharapkan dapat melaksanakan swadharma untuk menuntun umat sedharma, khususnya di Kabupaten Badung agar kegiatan keagamaan dapat ajeg sesuai sastra agama. Dikatakan, Pemerintah Kabupaten Badung dalam melaksanakan pelestarian adat, agama dan budaya juga mengharapkan peran aktif para sulinggih untuk ikut serta memberikan petunjukpetunjuk agar pelestarian adat, agama dan budaya seni dapat terlaksana dengan baik. Sementara itu, Pemucuk Karya IB Anom Manuaba melaporkan pelaksanaan Padiksan telah berjalan dengan baik dan lancar berkat pasuwecan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Begitu pula berkat petunjuk dari Guru Nabe, Guru Waktra, Guru Saksi, Ratu Pedanda Lanang Istri, para nayaka, para manggala, para pemangku, krama banjar dan pasemetonan. Setelah melakukan upacara Padikasan IB Gde Kartika Manuaba diberi nama (mabiseka) Ida Pedanda Gede Singarsa dan Ni Putu Respini diberi nama Jro Istri Patmini. (ad1405)

Jumat Pon, 17 Februari 2017

Cegah Narkoba di Instansi Pemerintah

BNNP Bali Imbau Rutin Lakukan Tes Urine

RAPAT - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Suastawa saat jadi narasumber kegiatan rapat kerja pemberdayaan masyarakat antinarkoba bersama instansi pemerintah. BNNP Bali menggelar rapat Kepala BNNP Bali kembali mengkerja pemberdayaan masyarakat ingatkan jika lingkungan pemerantinarkoba bersama instansi intah tidak luput dari sasaran pemerintah di Ruang Cempaka sindikat narkoba. Oleh karena Hotel Puri Nusa Indah di Jalan itu, supaya pegawainya bisa diaWaribang, Denpasar Timur, wasi dan kontrol, harus dilakukan Kamis (16/2) kemarin. Mengin- tes urine secara berkala, minimal gat pentingnya acara tersebut, enam bulan sekali. ‘’Ini penting Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. dilakukan, untuk anggarannya Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. kan bisa diambil dalam DIPA. meluangkan waktu untuk mem- Kalau BNNP Bali tidak punya buka dan jadi narasumber dalam anggaran untuk itu, kecuali sifatkegiatan tersebut. Kegiatan itu nya isidental atau sistem acak,’’ dihadiri instansi terkait seluruh ujarnya. Bali yaitu Dinas Pendidikan PeDi samping itu, pegawai inmuda dan Olahraga, perwakilan stansi pemerintah atau PNS rumah sakit pemerintah, Kes- diharapkan ikut menyosialisasibangpolinmas dan Satpol PP, kan pencegahan, pemberantasan, berjumlah 40 orang. penyalahgunaan dan peredaran Pada kesempatan tersebut, gelap narkoba (P4GN). Jadilah

contoh yang baik dengan tidak penggunakan narkoba. Oleh karena itu peran masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat sangat penting perannya dalam rangka melindungi warganya dari bahaya narkoba. ‘’Bahkan pilkada, baik tingkat provinsi dan kabupaten atau kota saat debat pasangan calon, BNNP dilibatkan sebagai panelis. Ini sebagai bukti bahwa komitmen antinarkoba harus dimulai dari level atas sampai bawah,’’ tandas Suastawa. Oleh karena itu, jenderal bintang satu asal Gulingan, Mengwi ini menyatakan peran peserta rapat sangat diharapkan dan supaya apa yang diperoleh diteruskan ke instansinya masingmasing. Terutama Kesbangpolinmas dan Satpol PP sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menjaga kamtibmas. ‘’Kabupaten yang belum ada Kantor BNNK, wakil bupati menjabat ketua dan pelaksana di lapangan adalah Kesbangpolinmas dan Satpol PP. Silakan buatkan anggaran di pemda masing-masing,’’ ujarnya. Penguatan ini, lanjut Suastawa, bisa berjalan dengan baik bila semua komponen masyarakat dan pemda bergerak untuk memerangi narkoba. BNNP tidak pernah berhenti bekerja memerangi barang terlarang ini. ‘’Kami tidak bisa kerjakan sendiri. Oleh karena itu peran bapak ibu yang ada di sini sangat penting, termasuk masyarakat. Mari kita komit dan sepakat stop narkoba, lindungi anak dan keluarga anda,’’ tandas mantan Dir. Binmas Polda Bali ini. (ad1406)

SDN 3 Kuta Gandeng YLAI

Kembangkan Perpustakaan Ramah Anak SEKOLAH Dasar Negeri (SDN) 3 Kuta menggandeng Yayasan Literasi Anak Indonesia (YLAI) dalam hal pengembangan Perpustakaan Ramah Anak. Untuk memulai program tersebut, Kamis (16/2) kemarin dilakukan pembukaan dan peresmian Perpustakaan Ramah Anak Widya Smerti. Bertempat di sekolah setempat, pembukaan ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Badung I Ketut Widya Astika, disaksikan Seksi Penilaian Direktorat Pembinaan SD Dirjen Diknasmen kemendikbud Susanti Sufyadi. Kepala SDN 3 Kuta Nunik Nikolina, S.Pd., M.Pd. dalam sambutannya mengatakan awalnya SDN 3 Kuta sudah memiliki perpustakaan. Bahkan tahun 2012 pernah mendapat juara I tingkat provinsi pada lomba perpustakaan karena memiliki kelebihan dalam pengelolaannya menggunakan sistem komputer. Selanjutnya tahun 2014, SDN 3 Kuta bergabung dengan YLAI melalui program membaca bersama. ‘’Program yang diterapkan oleh YLAI adalah membaca bersama. Dalam program tersebut sangat besar pengaruhnya terhadap anak didik kami, sehingga mereka timbul motivasi untuk membaca,’’ ujarnya. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Badung I Ketut Widya Astika menyampaikan apresiasi kepada pihak yang membantu untuk memberikan perhatian kepada 12 sekolah untuk kegiatan perpustakaan ramah anak. Ini merupakan suatu prestasi bagi Kuta. Dari 12 sekolah di Kuta, ada tiga sekolah terpilih, salah satunya SDN 3 Kuta. ‘’Kita harus pahami bagaimana program ini bisa berkelanjutan. Harapan kami gerakan literasi sekolah ini

bisa menjadi kewajiban untuk anak-anak. Agar kegiatan membaca ini bisa menjadi budaya ke depannya,’’ pungkasnya. Dengan perpustakaan ini, pihaknya meyakini akan tumbuh keinginan anak didik untuk membudayakan membaca. Kegiatan membaca ini juga bisa memperkokoh fondasi literasi sekaligus menumbuhkan budaya membaca. ‘’Oleh karena itu, ke depan kami berharap anak didik benar-benar bisa menjadi generasi yang siap bersaing di dunia internasional,’’ tegasnya. Ketua YLAI Ni Ketut Ayu Puspita Dewi menegaskan misi dari YLAI yaitu menumbuhkan minat baca. Hal yang dilakukan adalah pengadaan buku bacaan yang menarik, kemudian program pelatihan bagi guru-guru, bagaimana cara mengajarkan membaca. Selain itu bagaimana dalam proses membaca, anak-anak juga dirangsang untuk berpikir secara analitis,

WUJUD implementasi Tri Hita Karana yang merupakan slogan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ngurah Rai (Fisip-UNR), khususnya hubungan manusia dengan manusia, civitas akademika FISIP-UNR pada Rabu (15/2) lalu mengunjungi dan melihat langsung ke lokasi tanah longsor Desa Songan, Kintamani, Bangli. Dekan dan sejumlah mahasiswa menyerahkan bantuan kepada korban.

Pada kegiatan tersebut, Dekan Dr. Gede Wirata, S.Sos., S.H., M.AP. mewakili civitas akademika FISIP-UNR menyerahkan bantuan berupa pakaian dan sejumlah dana. ‘’Bantuan ini kami harapkan bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena bencana,’’ ujarnya. Gede Wirata menyatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu implementasi Tri Dharma Peguruan Tinggi, khususnya

menanyakan, mendiskusikan apa yang mereka baca. Program yang ketiga yaitu pengadaan perpustakaan ramah anak. Ditambahkannya, untuk proses pengembangan perpustakaan ramah anak yang dikembangkan di Kabupaten Badung, sebanyak 12 sekolah dari 6 kecamatan di Badung menjadi lokasi pengembangan perpustakaan ini. ‘’Proses pemilihan tersebut ada seleksi sekolah dengan ketentuan beberapa kriteria yang dinilai sehingga terpilihlah 12 sekolah tersebut,’’ ucapnya. Pihaknya berharap dengan adanya Perpustakaan Ramah Anak ini, ke depan di masingmasing kecamatan ada langkah berikutnya, yaitu menularkan ke sekolah-sekolah yang lain. ‘’Kami berharap di Badung semua sekolah bisa berkembang dan memiliki perpustakaan ini yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca anak,’’ harapnya. (ad1413)

PROSES BELAJAR - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Badung I Ketut Widya Astika bersama Seksi Penilaian Direktorat Pembinaan SD Dirjen Diknasmen Kemendikbud Susanti Sufyadi menyaksikan proses belajar di Perpustakaan Ramah Anak SDN 3 Kuta, Kamis (16/2) kemarin.

Peduli Songan, FISIP-UNR Serahkan Bantuan

dharma pengabdian kepada masyarakat. Tidak saat itu saja, pihaknya selalu menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terkena musibah. ‘’Jangan dilihat dari jumlah bantuannya, tetapi lihatlah rasa kepedulian kami terhadap sesama. Ini sesuai dengan misi dari FISIP yaitu mewujudkan Program Studi Ilmu Administrasi Negara yang berkerakyatan dan berlandaskan Tri Hita Karana,’’ tegas Gede Wirata. (ad1409)

BANTUAN - Dekan FISIP-UNR Dr. Gede Wirata menyerahkan bantuan kepada korban di Desa Songan, Kintamani.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Jumat Pon, 17 Februari 2017

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I

info seremoniAL

Level 21 Mall Manjakan Pengunjung dengan Diskon 70% Selama Februari MENYAMBUT Februari dan Hari vValentine, Level 21 Mall memanjakan pengunjung dengan memberikan spesial promosi dari para tenant yang berpartisipasi sampai dengan 70%. Bukan hanya itu, setiap pembelanjaan mulai dari Rp 300 ribu akan mendapatkan hadiah langsung di hari yang sama berupa voucher ataupun produk dari tenant. Melihat perkembangan minat belanja warga Denpasar yang terus meningkat, Level 21 Mall juga menghadirkan berbagai tenant terbaru yang telah dibuka sejak Januari sampai Februari ini, seperti Colorbox, Chatime, Eiger, Milky Momo, Skecher, Sports Station, Bellagio, Urban & Co, The Executive, dan yang akan dibuka pada Februari ini seperti Boost Juice, Cafe Darling, Daily Fresh, Eprise, Quiksilver, The Palace, dan Wah Republic. Turut memeriahkan waktu berbelanja dan berkunjung anda, terdapat acara-acara dan pameran menarik sepanjang Februari ini, seperti Denpasar Hype Fashion Week yang mengajak para perancang busana se-Denpasar dengan tema ‘’street style’’, selain itu akan berlangsung mulai 21 hingga 27 Februari Love Exhibition dengan produk-produk unggul dari para wirausaha muda di Kota Denpasar. Informasi lebih lanjut terkait promosi dapat diakses melalui sosial media Level 21 Mall di instagram @LV21Mall maupun Facebook Page Level 21 Mall Denpasar. (ad1404)

PT Astra Honda Motor

Mengawali 2017, Penjualan Honda Tumbuh 19% PT Astra Honda Motor (AHM) mencatat torehan angka penjualan sepeda motor Honda sebanyak 368.739 unit atau tumbuh 19% pada Januari 2017, dibandingkan sebelumnya hanya mampu terjual 309.796 unit pada Desember 2016. Berdasarkan data yang diolah dari Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), penjualan sepeda motor domestik mengalami pertumbuhan 8,2% yaitu sebesar 473.879 unit pada Januari 2017, dibandingkan penjualan Desember 2016 sebanyak 437.764 unit. Penjualan sepeda motor Honda mengalami pertumbuhan lebih tinggi dari peningkatan pasar motor nasional yaitu sebesar 19% dengan penguasaan pangsa pasar sebesar 77,8%. Pada bulan lalu, segmen skutik memberikan kontribusi terbesar penjualan sepeda motor Honda yaitu 87,8% dengan total penjualan sebesar 323.705 unit, diikuti segmen cub 23.719 unit dan segmen sport 21.315 unit. GM Sales Division AHM Thomas Wijaya mengatakan, kinerja penjualan perusahaan pada bulan pertama tahun ini belum mencerminkan kondisi yang sesungguhnya terjadi di pasar domestik karena data wholesale baru mengungkapkan distribusi unit ke jaringan penjualan di daerah. Penjualan langsung ke konsumen mengalami penurunan sekitar 30% dibandingkan bulan yang sama tahun lalu karena terdampak oleh kenaikan harga jual akibat penarikan biaya administrasi STNK. ‘’Stok kami di diler pada Desember tipis sehingga kami memutuskan untuk menambah pasokan unit ke jaringan, sehingga pada awal tahun ini terjadi kenaikan 19%. Bulan berikutnya kami akan sesuaikan lagi pasokan untuk mengantisipasi dampak kenaikan biaya administrasi STNK

yang sudah menekan permintaan motor di awal tahun,’’ ujarnya. Pencapaian positif ini tidak lepas dari segmen skutik Honda yang laris terjual 323.705 unit dan tumbuh 23,1% pada Januari 2017, jika dibandingkan data penjualan bulan sebelumnya. Segmen ini juga memimpin pangsa pasar skutik nasional sebesar 81,9%. Honda BeAT eSP series menjadi penyumbang penjualan terbanyak sebesar 173.438 unit, diikuti oleh Honda Vario series 101.934 unit, Honda Scoopy series 47.927 unit dan Honda Spacy 406 unit. Pada segmen sport Honda pun memimpin 50% pasar sepeda motor sport domestik dengan total penjualan 21.315 unit. Pada segmen ini All New Honda CB150R StreetFire menjadi motor sport terlaris di Indonesia dengan penjualan sebesar 9.906 unit. Produk motor sport Honda lainnya pun tak kalah diminati pencinta motor sport yaitu Honda CBR series yang terjual 8.921 unit, diikuti oleh Honda Verza 2.193 unit, dan Honda MegaPro 292 unit. Sedangkan big bike sport Honda terjual 3 unit pada bulan lalu. Di segmen cub, motor bebek Honda

laris terjual sebanyak 23.719 unit, dengan penguasaan pangsa pasar sebesar 66%. Pada segmen ini Honda Revo series terjual 13.773 unit, diikuti oleh Honda Supra series 6.571 unit, New Honda Sonic 150R 2.525 unit, dan Honda Blade 850 unit. (bns1)

5

Serahkan Prasasti Sabdo Palon dan Dirikan Hindu Center

Wedakarna Kaget Jumlah Umat Hindu di Desa Wonokriti Pasuruan Capai 99,9% DI SELA-SELA tugas negara di Provinsi Jawa Timur, Senator DPD-RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III berkesempatan mengunjungi sebuah desa terpencil di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur yakni Desa Wonokitri. Desa tua ini memiliki kaitan sejarah terkait keberadaan sejarah Kerajaan Hindu Majapahit di masa lalu dan kunjungan resmi Gusti Wedakarna ini disambut sukacita oleh ratusan masyarakat Wonokitri. Bertempat di Balai Desa, Gusti Wedakarna disambut oleh para tokoh Hindu baik para dukun (pemangku ), tokoh adat, pejabat desa, pengurus organisasi pemuda Hindu dan juga masyarakat Hindu. Dalam sambutannya, Wirya Aditya, S.Sos. H.M.Pd.H. mengungkapkan rasa bahagianya atas kehadiran dari putra pendiri Parisada Hindu Dharma ini. ‘’Atas nama umat Hindu Jawa di Wonokitri dan Pasuruan, kami senang atas kehadiran tokoh Hindu yang paling terkenal di Nusantara. Dan berharap ke depan agar sinergi dan binaan khususnya dengan keberadaan Gusti Wedakarna di pusat. Semoga beliau sehat dan panjang umur,’’ ungkap Wirya. Seperti biasa, Gusti Wedakarna memberikan pidato yang memberikan semangat pada umat Hindu di Wonokitri agar terus bangkit dan bangga menjadi Hindu. ‘’Saya minta pertahankan tradisi dan budaya Hindu di sini. Ke depan umat Hindu di Pasuruan harus memiliki identitas adat Jawa yang kental. Yang mana budaya Bali yang baik agar dipergunakan dan mana budaya Bali yang dirasa memberatkan agar jangan dipakai. Sesuai ramalan Sabdo Palon Nayogenggong, peran Bali hanya pemicu kebangkitan Majapahit. Saya kira, jika berkat dari leluhur maka tidak mungkin jumlah umat Hindu di sini masih 99,9 persen dan bertahan selama 500 tahun di tengah mayoritas. Saya bang-

ga dan mulai saat ini, kami orang Bali akan menemani perjuangan saudara–saudara semua,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang juga President The Hindu Center of Indonesia. Ia juga menyatakan bahwa sudah saatnya umat Hindu Indonesia menjadi komunitas yang kaya dan pintar, karena menjadi sugih itu adalah perintah agama. ‘’Keruntuhan Majapahit di Jawa hingga berpindah di Bali itu dikarenakan rakyat Majapahit miskin, sehingga mudah berpindah agama baru. Dan mari kita belajar dari sejarah, bahwa untuk mempertahankan agama Hindu dan budayanya maka rakyat Hindu harus kaya dulu. Dharma, Artha dan Kama harus seimbang. Ini yang disebut oleh Mahatma Gandhi sebagai ajaran Satyagraha. Ingat juga pesan leluhur Jawa, hung ulun basuki langgeng,’’ ungkapnya.

Maka dari itu, ia memberikan pesan agar umat Hindu Jawa agar bangga dengan identitas Hindu, agar tidak mudah termakan bujukan pindah agama yang dilakukan dengan kedok misionaris dan syiar dan menyederhanakan upacara agar ekonomi keluarga kuat. Selama di Wonokitri, Gusti Wedakarna juga berkomitmen mendirikan The Hindu Center of Pasuruan, komitmen memberikan beasiswa pada generasi muda Hindu untuk kuliah di Bali dan menyumbangkan kitab suci Bhagawad-Gita kepada keluarga–keluarga Hindu, menyerahkan tongkat pusaka Dwi Ananta sebagai pratima dan menyerahkan prasasti Sabdo Palon Nayogenggong untuk ditempatkan di Pura Dang Khayangan Kerti Jaya Bhuwana Wonokitri serta menyosialisasikan program MPR-RI. (ad1403)

SATYAGRAHA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat memberikan pidato Sabdo Palon di hadapan ratusan umat Hindu asli Jawa di Balai Desa Wonokitri, Pasuruan, Jawa Timur.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Jumat Pon, 17 Februari 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Mendesain Strategi Mengelola Bali BALI adalah satu-satunya pulau yang memiliki karakteristik unik dengan struktur sosial masyarakat yang cenderung homogen dalam satu wilayah pulau. Ikatan antara struktur sosial tersebut sudah dijalin sejak lama dan hingga kini tetap harmonis. Ini merupakan bentuk warisan leluhur orang Bali yang hingga kini masih bisa kita banggakan. Dan ke depan menjaga keharmonisan di tanah Bali haruslah menjadi tanggung jawab kita bersama. Menyadari posisi Bali dan struktur sosial masyarakat Bali seperti itu, sebagai generasi pewaris kita mestinya menjaga pulau ini. Tata kelola Pulau Bali dan kependudukannya dengan pendekatan khusus, mungkin bisa menjadi salah satu solusi. Pemikiran ke arah itu pun mestinya dibicarakan secara lebih khusus, agar hasilnya juga lebih fokus. Pelibatan semua elemen untuk membahas solusi dan strategi mengelola Bali ke depan juga layak dilakukan. Kegagalan perjuangan masa lalu agar Bali dapat pengakuan khusus dalam tata kelolanya, hendaknya tidak membuat kita jenuh melakukan perjuangan. Bagi generasi Bali, menjaga Bali tentu bukan hanya sebatas menjaga alam, adat dan budaya. Tanggung jawab moral generasi Bali adalah menjaga keharmonisan hidup di tanah Bali dan menjadikan Bali ruang yang nyaman bagi kebinekaan. Target itu tentu sangat memungkinkan untuk dicapai. Selain fondasinya sudah sangat kuat, Bali juga telah menjadi ruang hidup manusia sejagat raya. Ada banyak kehidupan di tanah Bali yang secara geografis dan cadangan air potensinya relatif terbatas. Untuk itulah kita harus melakukan terobosan jelas dalam menjaga Bali. Ke depan, untuk memperjuangkan kepentingan ini, perjuangan politisi Bali dalam melakukan diplomasi di tingkat pusat menjadi sangat penting. Wakil rakyat Bali yang menjadi saluran aspirasi masyarakat Bali, tentunya harus punya agenda jelas dan utuh terkait hal ini. Untuk itu pula menjadi sangat penting jika ada partai politik yang bisa menjadi mediator kepentingan ini. Perjuangan politik menjaga Bali dari sisi tata kelola pemerintahan tentu bisa dilakukan dengan berbagai cara. Bisa saja lewat usulan formal, juga bisa lewat gugatan ke Makamah Konstitusi terkait tata kelola pemerintahan. Namun, pendekatan diplomasi politik hendaknya menjadi hal yang dikedepankan. Diplomasi dalam konteks ini, tentu harus didukung kajian akademis, baik secara sosial budaya, geografis dan pendekatan ekonomi politik. Potensi-potensi yang kemungkinan menjadi hambatan serius dalam perjuangan tata kelola Bali secara khusus hendaknya juga dipetakan lebih awal. Di pihak lain, menjaga Bali tentu bukan sebatas memperjuangkan hak-hak orang Bali. Keberpihakan pemerintah pusat untuk menjaga Bali, tentunya harus lebih terbuka. Pemerintah pusat mestinya paham betul, bahwa dalam kebinekaan ini pengelolaan wilayah tak bisa hanya merujuk satu aturan main. Mengelola keragaman dengan hanya berpijak pada satu aturan khusus yakni otonomi daerah, tentu juga tak bijak. Untuk itulah pemerintah pusat harus mengakomodasi kepentingan-kepentingan strategis penduduk Bali dalam mengelola wilayahnya. Setidaknya pusat bisa memberikan ruang khusus, dengan melakukan pengecualian. Hak-hak pengelolaan Bali dengan berbasis pulau bisa diakomodasi dengan melakukan revisi sejumlah aturan.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Arus Lalin di Kuta

Pengalihan arus lalu lintas yang dilakukan di Kuta, yang rencananya dalam masa percobaan selama satu bulan memang diperlukan untuk mengurangi masalah kemacetan. Namun, demikian kami berharap tidak ada penutupan atau blokade jalan seperti yang dilakukan di Jalan Kalianget. Kami sebagai warga yang tinggal di sana merasa bingung, dari mana kami harus masuk untuk pulang ke rumah. Dari arah timur lebih dibuka selebar sepeda motor kadang diblokade pakai bambu, sedangkan dari arah barat ada tanda larangan masuk. Di samping itu, di Jalan Kalianget banyak terdapat tempat usaha. Kalau akses untuk masuk tidak ada, tentu akan sangat berpengaruh terhadap kelancaran usaha mereka. Mohon Bapak Kapolda, Bapak Kapolsek dan instansi yang terkait mencarikan solusi yang terbaik, sehingga proses pengalihan arus lalu lintas tidak merugikan kami sebagai warga masyarakat. Pemerintah harusnya membuat semua jalan dan gang-gang menjadi “hidup”, sehingga perekonomian masyarakat menjadi maju. Arus lalu lintas di Kuta kebanyakan sudah satu arah, sehingga hanya diperlukan sedikit pengaturan pada saat jam-jam sibuk. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. Made Candra Lingkungan Temacun, Kuta

Segera Perbaiki Jalan Jebol Sejumlah ruas jalan dilaporkan jebol saat bencana yang menghantam Bali, minggu lalu. Jalanjalan jebol tersebut hinga kini belum tertangani. Selain itu, sejumlah fasilitas umum juga rusak. Mohon pemerintah daerah segera mengalokasikan dana bencana untuk hal-hal yang sifatnya darurat. Penanganan jalan jebol menurut saya menjadi sangat penting, mengingat kondisinya berada di jalur yang terjal dan jalannya cenderung sempit. Jika tak segera ditangani, saya khawatir kerusakannya makin parah dan tak bisa dilintasi. Langkah bukatutup jalur di sekitar lokasi jalan jebol memang bisa diberlakukan. Namun, jika jalur itu bergetar terus, maka risikonya akan menjadi retakan baru. Mohon dilakukan langkah cepat untuk mengatasi kerusakan jalan dan fasilitas umum yang rusak akibat bencana. Putu Wirata Putra Denpasar, Bali

”One Island Management” Strategi Menjaga Bali Masyarakat Bali masih dalam suasana berkabung atas kejadian tanah longsor yang memakan korban jiwa, dan banjir bandang yang terjadi di beberapa lokasi di Bali akibat hujan deras yang terjadi belakangan. Penyebab bencana tentu bukan hujannya, karena itu di luar jangkauan manusia untuk mengatur curah hujan. Dan, apabila dikaitkan dengan dampak perubahan iklim global, bukan tidak mungkin kejadian hujan ekstrem akan terus terjadi di masa mendatang.

Oleh Iwan Dewantama ertanyaannya, sudah siapkah kita menghadapi dampak perubahan iklim? Menurut UU No.27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, Bali tidak termasuk ke dalam kategori pulau kecil, karena memiliki luas lebih dari 2.000 km2. Namun, dengan kondisi ekologi dan karakteristik alam dan budayanya, Bali seharusnya dikelola dengan pendekatan pulau kecil yang sangat rentan menerima dampak perubahan iklim. Dari sisi sumber daya air, Bali memiliki satu Cekungan Air Tanah (CAT) yang disebut CAT Denpasar-Tabanan yang meliputi tujuh wilayah administratif (9 kabupaten/kota Bali minus Buleleng dan Jembrana), sehingga bisa dikatakan ketujuh kabupaten/kota tersebut memiliki sumber air yang sama, dan seharusnya dimanfaatkan dan dikelola secara arif dan berkelanjutan serta berkeadilan.

P

Jangan sampai ada kabupaten yang mengambil sumber daya air secara berlebihan, sedangkan kabupaten lain harus menjaga hutannya sebagai tempat penyerapan air ke tanah (recharge area). UU No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, telah mencabut beberapa kewenangan yang sebelumnya ada di kabupaten/ kota ke pemerintah provinsi, termasuk kewenangan atas laut, tambang dan pemanfaatan air tanah. Artinya, pemerintah pusat atau si pembuat undang-undang sudah melakukan kajian akademis, mengapa kewenangan tersebut harus dipindahkan, dan dengan kata lain pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya alam strategis tersebut harus melalui satu pintu untuk memastikan efektivitas pengelolaan dan pemanfaatan dalam jangka panjang. Menurut penulis, UU ini semakin menegaskan kebutuhan akan One Island Management untuk Bali. Bali adalah satu-satunya pu-

lau yang memiliki karakteristik unik dengan struktur sosial masyarakat yang cenderung homogen dalam satu wilayah pulau, dan ikatan antara struktur sosial tersebut sudah dijalin sejak lama melalui sistem subak yang merupakan warisan leluhur orang Bali. Artinya, pengelolaan Bali secara terintegrasi One Island Management adalah sebuah kebutuhan, bukan pilihan dan tidak memerlukan perjuangan politik ke pusat, karena toh pemerintah provinsi adalah kepanjangan tangan pusat di daerah. Yang dibutuhkan kemudian adalah kemauan politik (political will) dari semua pemimpin daerah kabupaten/kota dan provinsi, bahwa untuk menjadi pemimpin di daerahnya masing-masing tidak berarti tidak ada urusan dengan daerah/kabupaten lain, karena semua daerah administrasi di Bali menggantungkan masa depannya dari aset yang sama, yaitu alam dan budaya Bali. Di sektor pariwisata sudah

ada mekanisme pembagian dana PHR dari Kabupaten Badung dan Kota Denpasar kepada enam kabupaten lainnya di Bali, untuk memastikan kualitas destinasi pariwisata yang tersebar di seluruh kabupaten/kota tetap terjaga. Di dalam UU No. 32 Tahun 2009 tentang Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup, telah diperkenalkan satu instrumen yang disebut Pembayaran Jasa Lingkungan (PJL) atau disebut payment of environmental services (PES). Instrumen ini mewajibkan kepada semua pengguna jasa lingkungan untuk membayar, agar jasa lingkungan tersebut lestari, dan salah satu jasa lingkungan tersebut adalah air, sehingga bisa dianalogikan bahwa kabupaten yang banyak menggunakan sumber daya air harus membayar kepada kabupaten yang mengisi air di wilayah hulu recharge area, seperti di Tabanan, Buleleng,

POJOK

Desa Wisata untuk Bali Oleh Anak Agung Putra Parasara Nomor 10 Tahun 2015 tentang Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah Provinsi Bali Tahun 2015-2029. Perda tersebut menempatkan desa wisata sebagai sasaran pembangunan pariwisata, sehingga menjadi pemicu bagi peningkatan potensi dan kapasitas sumber daya lokal. Nuryanti (1993) mendefinisikan desa wisata sebagai bentuk integrasi antara atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tata cara dan tradisi yang berlaku. Merujuk pada definisi tersebut, jelas terlihat bahwa suatu desa wisata tidak cukup hanya bermodalkan suatu keunikan budaya atau alam, namun harus diimbangi dengan faktor penunjang pariwisata itu sendiri, namun tidak terbatas pada; dukungan masyarakat desa, kebersihan, aksesbilitas, penginapan, keamanan, dsb. Mewujudkan desa wisata bukanlah pekerjaan satu pihak, namun integrasi, harmonisasi, serta kontribusi berbagai pihak menjadi titik kunci. Sebagai contoh, kolaborasi peng-

Penulis, mahasiswa Program Doktor Ilmu Lingkungan Universitas Udayana

’’Bali adalah satu-satunya pulau yang memiliki karakteristik unik dengan struktur sosial masyarakat yang cenderung homogen dalam satu wilayah pulau, dan ikatan antara struktur sosial tersebut sudah dijalin sejak lama, melalui sistem subak yang merupakan warisan leluhur orang Bali.’’

Suara Mahasiswa BALI merupakan pulau yang tersohor akan pariwisatanya. Berbagai bentuk penghargaan yang telah diterima, tentu menjadi bukti bahwa Bali sebagai jajaran top destinasi wisatawan. Namun, destinasi pariwisata cenderung berpusat pada beberapa titik di Badung Selatan, dan Gianyar. Padahal, Bali yang terdiri dari sembilan kabupten/kota dengan jumlah desa mencapai 636, memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. Berbicara mengenai desa, tentu akan lebih elok jika terlebih dahulu mengingat kembali RPJMN 2015-2019, yang mengangkat desa sebagai salah satu prioritas. Hal demikian menunjukkan bahwa desa tidak bisa lagi dipandang sebelah mata dalam kontribusinya sebagai agen pembangunan. Desa-desa di Bali mempunyai daya tarik tersendiri yang menjadikannya sebagai keunggulan kompetitif, seperti keberagaman alam, corak budaya, dan tradisi. Namun, terlepas dari keberagaman tersebut, kebudayaan ditiap seluk-beluk Bali tetaplah berfalsafahkan Tri Hita Karana. Mengembangkannya menjadi desa wisata adalah salah satu terobosan untuk memanfaatkan potensi-potensi yang ada. Salah satu bentuk keseriusan daerah terhadap pengembangan desa wisata juga terlihat pada Perda Provinsi Bali

Bangli dan Karangasem. Dengan demikian, maka bencana longsor di Bangli dan di daerah lainnya di wilayah hulu akan dapat dicegah ketika masyarakatnya mendapat manfaat ekonomi dari menjaga hutannya tanpa harus mengalihfungsikan hutan menjadi kebun untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Hutan di Bali harus dikembalikan pada fungsinya, sebagai daerah resapan air sekaligus menjaga iklim mikro serta keanekaragaman hayati. Sehingga Bali akan tetap indah dan nyaman ditinggali masyarakatnya, tanpa harus waswas akan musibah yang seakan terus mengintip wilayah pulaupulau kecil yang lebih rawan menerima dampak perubahan iklim.

gunaan dana dari program pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk pembangunan akses jalan desa, penguatan peran BUMDes, di mana para investor yang ingin menginvestasikan modalnya harus bekerja sama atau melibatkan BUMDes, penguatan branding desa wisata oleh masyarakat desa dan pemerintah daerah, implementasi pengabdian masyarakat oleh para sivitas akademika kepada masyarakat desa. Menjadi catatan penting, bahwa dari sekian banyak desa wisata yang telah digagas, tak sedikit pula yang terpuruk. Pengelolaan yang baik menjadi poin penting bagi keberlangsungan dan keberhasilan suatu desa wisata. Analisis risiko serta pengendalian terhadap risiko, merupakan langkah mitigasi yang patut diperhatikan, sehingga desa wisata mampu terhindar dari keterpurukkan. Selanjutnya, desa wisata juga tidak cukup berhenti pada level pembentukan, namun patut diikuti dengan pengembangan secara berjenjang dan berlanjut. Semoga desa wisata dengan berbagai potensi yang dimilikinya dapat menjadi alternatif penggerak ekonomi masyarakat desa, sehingga menjadikan masyarakat desa lebih berdaya.

Sejumlah politisi usulkan bentuk TPF usut kasus SBY-Antasari.

- Banyak TPF hasilnya tak berujung. *** Kata Sri Mulyani, kemajuan teknologi akan picu pengangguran. - Picu kemiskinan juga. *** Guru besar harus miliki penelitian internasional. - Bukan kejar tunjangan.

Penulis, mahasiswa Akuntansi UGM

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

CARI IKAN Dua orang anak sambil membawa jaring kecil mencari ikan di laut Serangan, belum lama ini. www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Jumat Pon, 17 Februari 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

BERFOTO - Beberapa wisatawan asyik berfoto di pinggir Jalan By-pass Ngurah Rai, dengan latar belakang pesawat terbang yang akan landing, Kamis (16/2) kemarin. Sebelumnya, pihak Angkasa Pura I pernah memasang spanduk larangan mengambil gambar atau berfoto di kawasan tersebut. Sebab, sepanjang jalan tersebut merupakan kawasan larangan berhenti.

Bali Post/ist

NARKOBA - Jaringan narkoba ditangkap masing-masing di Jalan Gunung Salak dan Jalan Gunung Catur, Denpasar.

Ditangkap, Pemasok Narkoba ke Warga Filipina Denpasar (Bali Post) Tim Opsnal Polsek Denpasar Barat (Denbar) menggerebek kos-kosan pemasok narkoba, I Komang Riawan (36) di Jalan Gunung Catur, Denpasar, Jumat (10/2) lalu. Riawan dibekuk setelah polisi meringkus I Made Pranata Yoga (27), Ruel C. Mateo (32) asal Filipina dan GKI (16) berstatus mahasiswa di Jalan Gunung Salak Gang Lumba-lumba, Denpasar, Kamis (9/2) lalu. Ruel mengaku mendapat sabu-sabu (SS) dari tersangka Riawan. Kapolsek Denbar Kompol Wisnu Wardana, Kamis (16/2) kemarin, mengatakan terungkapnya kasus itu berawal dari anggotanya ditelepon oleh masyarakat karena ada kegiatan mencurigakan di TKP. Menindaklanjuti informasi itu, Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra bersama anggotanya melakukan penyelidikan ke sana. Pukul 04.30 wita, polisi menggerebek koskosan tersebut dan menangkap tersangka I Made Pranata Yoga, Ruel C. Mateo, dan GKI. Disaksikan seorang wanita berinisial LS (20) beralamat di Jalan Kebo Iwa, Denpasar, polisi melakukan penggeledahan di kamar tersebut. Selain menangkap tiga tersangka, petugas mengamankan barang bukti satu paket SS, bong, korek api gas, dan HP yang digunakan untuk transaksi narkoba. “Saat diinterogasi, tersangka Pranata menerangkan sabu-sabu tersebut didapat dengan cara membeli dari Riawan. Uang untuk beli sabu-sabu tersebut didapat dari tersangka Ruel. Ruel asal Filipina ini kerja di kapal pesiar sedang libur dan kos di TKP,” kata Iptu Aan. Selanjutnya pada Jumat pukul 01.30 wita, giliran Ariawan dibekuk di kos-kosan di Jalan Gunung Catur, Denpasar. Selain itu, disita satu paket SS dalam genggaman tersangka. Di samping itu, dua paket SS, bong, korek api gas, HP, dan potongan pipet ditemukan di dalam tas pinggang di kamar kosnya. “Kami masih kembangkan kasus ini. Mudah-mudahan terungkap jaringannya,” ujarnya. (kmb36)

Bali Post/ist

TINJAU TPS - Kapolda Bali dan Pangdam IX/Udayana saat meninjau salah satu TPS di Buleleng.

Pasca-Pilkada Buleleng

Pasukan TNI ”Standby” di Markas Raider

Denpasar (Bali Post) Pilkada Buleleng berlangsung aman dan kondusif. Namun pengamanan tetap dilaksanakan hingga pengumuman resmi hasil penghitungan suara oleh KPUD Buleleng. Untuk itu, pasukan TNI tetap standby di Markas Raider Buleleng. Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose bersama Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko dan Danrem 163/ Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, Rabu (15/2) lalu, memantau dan mengecek pelaksanaan pemungutan suara di sejumlah TPS. Mereka mengunjungi TPS IX di Banjar Satria, Desa Bungkulan, Sawan, dilanjutkan pemantauan di TPS 3 Kelurahan Banjar Bali, Buleleng. “Hasil pantauan situasi di lapangan sangat kondusif. Ini harus kita apresiasi,” ujar Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, Kamis (16/2) kemarin. Namun, ia prihatin karena animo masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya tidak maksimal. Menurut Danrem asal Buleleng ini, masih banyak yang golput. “Penyebabnya mungkin karena pelaksanaan pencoblosan bukan hari Sabtu sehingga banyak yang enggan pulang kampung untuk coblos,” tegasnya. Ia mengaku sempat menanyakan kondisi itu kepada warga di sana dan disampaikan banyak masyarakat Buleleng kerja di Denpasar serta Badung. Dengan demikian kalau pulang jadi nanggung. “Ini yang mesti dicatat dan jadi bahan evaluasi ke depan,” ungkap Cantiasa. Terkait pengamanan, kata Cantiasa, disiagakan 231 prajuit TNI di Buleleng. Mereka masih standby dan siap setiap saat bila diperlukan. “Kami mengimbau siapa pun yang terpilih atau menang harus diterima. Bagi paslon terpilih supaya siap melanjutkan pembangunan di Buleleng. Mari jaga keamanan dan kondusivitas Buleleng ke depan,” kata Cantiasa. (kmb36)

Pengelolaan Aset Mesti Libatkan Kejaksaan Denpasar (Bali Post) -

“Kami sarankan kerja sama dengan Kejaksaan. Nanti jika ada kasus hukum tentang aset agar ada yang membela pemerintah. Kalau tidak begitu, tidak akan tuntas, karena melihat selama ini kita kan sering kalah kalau berperkara dengan pihak ketiga,” ujar Ketua Komisi I DPRD Bali Ketut Tama Tenaya yang ditemui di gedung dewan, Kamis (16/2) kemarin. Menurut Tama, pengelolaan aset selama ini terkendala banyaknya dokumen yang hilang. Padahal, keberadaan dokumen sangat penting agar aset pemprov tidak diserobot atau dikuasai pihak ketiga. Sebagai contoh dalam kasus aset pemprov di Bali

Hyatt yang tidak ditemukan datadatanya secara lengkap. “Palingpaling yang bisa kita gali nanti cuma perjanjian notaris,” imbuh politisi PDI Perjuangan ini. Tama menambahkan, masalah lain menyangkut pula Organisasi Perangkat Daerah yang menangani aset. Bila dulu aset ditangani Biro Aset, maka sekarang digabung dalam Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Bali. Lantaran tidak berdiri sendiri, akhirnya muncul masalah dalam hal tenaga. “Otomatis SDM-nya menciut padahal pekerjaannya berat. Itu kesulitan kita sekarang di Bali. Kalau di Jakarta, dia berdiri

sendiri, jadi bisa membentuk Majelis Aset yang khusus mengejar aset-aset itu. Di Bali bisa tidak diterapkan, nanti lebih lanjut kita akan kaji dulu dengan BPKAD,” paparnya. Seandainya bisa, lanjut Tama, pihaknya bahkan siap menganggarkan dalam APBD. Dengan catatan, tim yang dibentuk mengejar aset harus bekerja dengan serius. Anggota Komisi I, I Nyoman Adnyana, melihat pengelolaan aset di Pemprov Bali masih amburadul. Oleh karena itu, perlu terus dilakukan pendataan dan penataan. Tentu harus disertai pula dengan komitmen yang kuat. “Kalau aset dikuasai, en-

tah itu diserobot atau tidak tapi dikuasai oleh pihak yang tidak berhak, itu yang harus dikejar,” tegasnya. Pasalnya, lanjut Adnyana, kalau sampai ada aset yang dikuasai dan tidak terdata maka akan sangat berpotensi untuk terus-menerus dikuasai secara ilegal. Sementara bila terdata, kemungkinan untuk dikuasai pihak lain secara ilegal tidak akan ada. “Paling hanya sesaat, setelah kita tunjukkan bukti akan selesai. Kalau tidak terdata ini yang repot,” jelas politisi PDI Perjuangan ini. Menurut Adnyana, Pemprov juga masih memiliki pekerjaan rumah untuk segera menyertifikatkan aset yang belum memiliki sertifikat. Diwawancara terpisah, Kepala BPKAD Provinsi Bali Ida Bagus Ngurah Arda mengaku sudah pernah melibatkan Kejaksaan

Denpasar (Bali Post) Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan kini sedang merevisi Peraturan Menteri Perhubungan No.32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek (PM 32). “Sebenarnya kalau aturannya kan ketat. Untuk dapat izin operasional, angkutan sewa harus punya badan hukum. Tidak boleh pribadi-pribadi. Jadi, harus masuk koperasi atau PT. Kemudian izinnya dikeluarkan oleh pemerintah pusat,” ujar anggota Komisi III DPRD Bali I Kadek

Diana yang dikonfirmasi, Kamis (16/2) kemarin. Menurut Diana, keharusan berbadan hukum lantaran berkaitan dengan subsidi pajak kendaraan bermotor. Sebab, pajak untuk kendaraan pribadi berbeda dengan pajak untuk angkutan barang maupun angkutan sewa. Selanjutnya, dalam pengeluaran izin, pemerintah pusat membutuhkan rekomendasi dari pemerintah daerah. Kemudian persoalan teknis untuk keakuratan data, angkutan sewa di lapangan harus memiliki kode dan tanda. “Kode ini dikeluarkan pihak

kepolisian terkait pelat kendaraan. Misalnya untuk angkutan umum, warna pelatnya kuning. Sekarang kan banyak yang hitam, jadi tidak jelas. Kalau tanda itu berupa stiker atau logo yang dikeluarkan oleh si pemberi izin. Dalam hal ini pemerintah pusat,” jelas politisi PDI-P asal Gianyar ini. Selama ini, lanjut Diana, kode dan tanda inilah yang belum jelas di lapangan. Termasuk di dalam kendaraan yang dioperasikan sebagai angkutan berbasis aplikasi online. Setelah PM 32 direvisi, kendaraan yang dipakai operasional harus terdata di pe-

rusahaan aplikasi. “Berapa unit yang sudah didaftarkan oleh perusahaan di pusat untuk dioperasikan di Bali. Apa benar jumlahnya segitu, ini tidak diketahui karena tidak ada tanda dan kode. Jangan sampai izinnya 100, yang operasional malah 300,” tandasnya. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali IGA Ngurah Sudarsana mengatakan, implementasi PM 32 di Bali khususnya terkendala pada keharusan berbadan hukum koperasi maupun PT. Sebab, angkutan sewa tidak di dalam trayek sebagian besar adalah milik pribadi.

Dalam pengelolaan aset, Komisi I DPRD Bali menyarankan eksekutif agar bekerja sama dengan pihak Kejaksaan. Utamanya dalam mengejar aset yang masuk dalam pusaran hukum. Terlebih selama ini, Pemprov Bali kerap kalah dalam berbagai sengketa aset dengan pihak ketiga.

Bali Post/kmb23

dalam pengelolaan aset. Pihak Kejaksaan bahkan pernah menjadi kuasa hukum Pemprov Bali. Kerja sama ini ke depan akan dihidupkan kembali. Sementara untuk masukan mengenai pembentukan Majelis Aset, dikatakan harus menyesuaikan dengan kemampuan daerah dan SDM. “Sementara ini kita optimalkan tenaga yang sudah ada. Kita sudah ada timnya itu di UPT. Pemanfaatan dan pengamanan,” ujarnya. Arda membantah ada dokumen aset yang hilang. Namun mengakui bila masih ada aset yang belum memiliki sertifikat. Terkait hal ini, pihaknya sudah mulai memproses penyertifikatannya dengan Badan Pertanahan Nasional atau Kementerian Agraria dan Tata Ruang. “Kalau terjadi masalah, kita juga berkoordinasi dengan Agraria,” ujarnya. (kmb32)

“Kendalanya itu harus atas nama perusahaan atau atas nama koperasi kendaraannya. Sekarang kan kebanyakan teman yang punya angkutan sewa tidak dalam trayek kan pribadi semua. Cuma ikut gabung di salah satu perusahaan atau koperasi,” jelasnya. Sudarsana menambahkan, izin operasional memang dikeluarkan pemerintah pusat. Pihaknya membantu merekomendasikan agar kendaraan yang awalnya mobil pribadi bisa mendapatkan pelat S (kendaraan sewa - red) karena berubah menjadi mobil angkutan. (kmb32)

Angkutan Sewa Harus Miliki Kode dan Tanda

Peduli Korban Bencana Alam

Distributor Semen Gresik Serahkan Bantuan Sembako dan Uang Tunai WUJUD kepedulian terhadap warga yang menjadi korban bencana alam di Kintamani ditunjukkan Distributor Semen Gresik Bali dengan menyerahkan sejumlah bantuan berupa sembako dan sumbangan tunai Kamis (16/2) kemarin. Bantuan diserahkan langsung ke Posko Tanggap Darurat Bencana yang bertempat di Kantor Camat Kintamani. Hadir dalam penyerahan bantuan tersebut yakni Direktur Utama PT Graha Surya Darma Abadi Suryati, General Manager PT Suticon Buana Perkasa Hartono, Kepala Cabang Koperasi Warga Semen Gresik Afif Mulya, Areal Manager Bali Pabrik PT Semen Gresik Arif Rohman serta jajaran masing-masing. Direktur Utama PT Graha

Surya Darma Abadi Suryati saat ditemui di sela-sela penyerahan bantuan kemarin, mengatakan, bantuan yang diberikan Distributor Semen Gresik Bali berupa paket sembako, obat-obatan, pakaian, dan selimut. Selain itu, pihaknya juga menyerahkan sumbangan uang tunai untuk para korban bencana alam. Suryati mengatakan, pemberian bantuan ini merupakan salah satu wujud kepedulian Distributor Semen Gresik di Bali terhadap masyarakat di Kintamani yang saat ini sedang terkena musibah. Dengan bantuan ini, pihaknya berharap beban masyarakat yang menjadi korban bencana dapat menjadi lebih ringan. “Kita berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat. Kita doa-

kan situasi ini kembali pulih,” jelasnya. Selain memberikan bantuan berupa logistik dan sumbangan uang tunai, Distributor Semen Gresik Bali rencananya juga memberikan support untuk pemulihan dan pembangunan rumah yang terkena bencana tanah longsor. (ad1412) BANTUAN - Distributor Semen Gresik se-Bali berfoto bersama usai menyerahkan bantuan berupa sejumlah paket sembako, obat-obatan, selimut, dan sumbangan uang tunai untuk korban bencana di Posko Tanggap Darurat Bencana di Kantor Camat Kintamani, Kamis (16/2) kemarin.


BANGLI

8

Jumat Pon, 17 Februari 2017

Bali Post/kmb41

BANTUAN - Bantuan untuk warga korban bencana yang dikumpulkan di posko utama di Kantor Camat Kintamani.

Komando Tanggap Darurat Bencana Pastikan Bantuan Tepat Sasaran Bangli (Bali Post) Bantuan untuk korban bencana tanah longsor di Desa Songan, Kintamani terus berdatangan. Komando Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Bangli memastikan bantuan tersebut akan disalurkan tepat sasaran. Komandan Komando Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Bangli Letkol Inf. Susanto Lastua Manurung, Kamis (16/2) kemarin, mengatakan, penyaluran bantuan tidak hanya bagi warga di tenda pengungsian namun juga untuk korban yang sudah kembali ke rumah masing-masing. ‘’Seperti di Subaya, akan diberikan langsung ke rumah mereka,’’ ungkapnya. Lastua Manurung mengatakan, untuk bantuan logistik yang ditampung di posko bawah atau posko Songan dan Bale Banjar Songan B akan diprioritaskan untuk warga desa setempat. Sementara bantuan yang ada ditampung di kantor Camat Kintamani akan didistribusikan ke desa yang lainnya yakni Desa Awan, Sukawana dan Subaya. Sebelum disalurkan, semua bantuan akan dicek terlebih dahulu. Hal ini mengingat ada beberapa jenis bantuan yang cepat rusak atau kedaluwarsa. ‘’Kami tetap akan melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap semua bantuan yang diterima sebelum diberikan ke warga. Terutama bantuan yang cepat bisa rusak, salah satunya telor. Langkah itu kita lakukan karena kita tidak ingin bantuan warga nantinya malah membuat mereka sakit. Karena kita tidak ingin niat memberikan bantuan malah menimbulkan masalah baru nantinya,’’ katanya. (kmb41)

Pengawasan Berlapis Pemungutan Karcis Dinilai Tak Efektif Bangli (Bali Post) Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Satgas Saber Pungli, Minggu (12/2) lalu yang berhasil menjaring sepuluh orang petugas pungut karcis pariwisata Kintamani mendapat tanggapan dari Bupati Bangli I Made Gianyar. Bupati mengatakan, pengawasan berlapis yang selama ini selalu diklaim sudah dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kabudayaan (Disparbud) masih belum efektif. Bupati menjelaskan, pembentukan Tim Saber Pungli merupakan kebijakan nasional sebagai bentuk reformasi hukum. Dikatakannya, pungli sebagai penyakit masyarakat sudah seharusnya dihilangkan. Karena menjadi penyakit, maka penyehatannya salah satunya bisa dilakukan melalui Satgas Saber Pungli. ‘’Setiap pengambilan tanpa dasar hukum yang jelas itu disebut pungli. Tidak hanya di sana, di parkir pun kalau petugasnya mungut uang tidak memberi karcis itu pungli,’’ jelasnya. Dengan terjaringnya sepuluh petugas pungut dalam OTT minggu lalu, Bupati mengakui bahwa hal itu terjadi karena pengawasan berlapis yang selama ini diterapkan Disparbud masih belum efektif. Pascakejadian ini pihaknya berjanji akan melakukan pengawasan dengan maksimal. ‘’Pengawasan berlapis belum berjalan maksimal. Melalui kejadian ini pengawasan akan dimaksimalkan,’’ katanya. Disinggung mengenai sanksi yang akan diberikan terhadap sepuluh petugas pungut yang terjaring OTT pihaknya mengaku hanya bisa memberikan sanksi administratif. ‘’Sanksi kan ada sanksi hukum dan administratif. Kita di pemerintah daerah hanya memiliki kewenangan untuk menjatuhkan sanksi administrasi,’’ ujarnya. (kmb40)

Di Yeh Mampeh dan Songan

350 Hektar Lahan Pertanian Rusak Parah Bangli (Bali Post) Lahan pertanian yang rusak parah akibat bencana longsor dan banjir bandang di Banjar Yeh Mampeh Desa Batur dan Desa Songan, Kecamatan Kintamani mencapai 350 hektar. Estimasi kerugian mencapai miliaran rupiah. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli, Wayan Sukartana, Kamis (16/2) kemarin. Menurutnya, sesuai laporan yang diterimanya, lahan pertanian di Banjar Yeh Mampeh yang rusak parah mencapai 200 hektar dari total 350 hektar lahan pertanian di kawasan tersebut. ‘’Tanaman bawang, sayuran, tomat dan cabai siap panen semuanya rusak akibat banjir bandang. Jadi untuk memastikan beberapa kerugian yang dialami warga akibat bencana tanah longsor dan banjir bandang ini, kami sudah meminta klian subak untuk mendata,’’ ungkap Sukartana. Sedangkan untuk wilayah Desa Songan, lahan pertanian produktif yang rusak parah sekitar 150 hektar dari total luas lahan 300 hektar. Dari kedua lokasi yang terkena dampak paling parah tersebut, kerugian mencapai miliaran rupiah. Sementara di Desa Subaya lanjut Sukartana, sejauh ini pihaknya belum diterima laporan pasti berapa total kerusakan lahan pertanian di kawasan tersebut. Untuk penanganan pas-

cabencana pihaknya akan meminta luas lahan garapan petani dihitung kembali. Hal ini menurutnya sangat penting untuk menentukan potensi terjadinya bencana. Pendataan lahan yang rusak juga penting dalam proses pemulihan termasuk agar bantuan tidak salah sasaran. Lahan pertanian yang dirusak banjir bandang memerlukan waktu rehabilitasi selama satu musim atau enam bulan. (kmb41)

Bali Post/ina

KUNJUNGI POSKO - Bupati Bangli Made Gianyar saat mengunjungi posko utama tanggap darurat.

Bupati Berencana Pindahkan Warga dari Zona Merah

Bangli (Bali Post) -

Bupati Bangli I Made Gianyar berkeinginan merelokasi warganya yang tinggal di kawasan zona merah bencana. Hanya mengenai tempat relokasi, dia belum bisa memastikannya. Made Gianyar mengaku akan menentukan tempat jika sudah ada kesepakatan dengan warga yang akan direlokasi. Ditemui di posko utama tanggap darurat di Kantor Camat Kintamani, Kamis (16/2) kemarin, Bupati mengatakan, sebagaimana peta bencana di Bangli, desa-desa yang terkena bencana tanah longsor dominan berada di zona merah bencana. Terkait hal itu Bupati mengaku akan terus melakukan edukasi dan pendekatan terhadap masyarakat yang selama ini tinggal di kawasan zona

merah terutama yang terkena bencana agar sadar dan mau direlokasi ke tempat yang lebih aman. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari terjadinya musibah tanah longsor sebagaimana yang telah terjadi beberapa waktu lalu. Meski memiliki keinginan untuk merelokasi warganya yang tinggal di zona merah bencana, namun Bupati Made Gianyar masih belum bisa

memastikan tempat relokasi. ‘’Yang penting pertama sepakat dulu mereka direlokasi. Setelah sepakat, baru akan dicarikan tempat yang memungkinkan untuk direlokasi,’’ terangnya. Mengingat wilayah di Kintamani sebagian besar merupakan kawasan hutan, maka langkah yang mungkin akan dilakukan adalah merelokasi warga di zona merah terutama yang terkena bencana

ke lahan desa pakraman, tanah desa maupun lahan milik pemerintah. Namun, kalau tidak ada tanah desa maupun tanah pemerintah yang bisa dipergunakan maka alternatif terakhir adalah menggunakan lahan hutan yang tidak masuk zona merah. ‘’Tentu untuk itu harus kita mohonkan dulu. Karena sekarang ini semua sudah tahu, bapak gubernur sudah tahu, ibu menteri sudah tahu, mudah-mudahan terkait kebijakan relokasi ini tidak mengalami hambatan yang berarti,’’ kata Gianyar. Sedangkan untuk warga yang tinggal di wilayah zona

merah bencana namun tidak terkena bencana, pihaknya akan terus memberikan peringatan agar waspada bencana. Pihaknya juga akan menambah pemasangan alat pendeteksi bencana tanah longsor di desa-desa rawan bencana sebagaimana yang sudah dipasang di Desa Abang Batu Dinding. Disinggung mengenai status tanggap darurat bencana, Bupati Made Gianyar hingga siang kemarin belum bisa memastikan apakah status tersebut akan diperpanjang ataukah diakhiri. Dia mengatakan hal itu akan dibahas kembali. (kmb40)

Terkendala Cuaca

PDAM Kesulitan Perbaiki Jaringan Pipa di Bunutin

Bali Post/ina

SERAHKAN SUMBANGAN - Sekretaris Asita Bali Putu Winastra bersama pengurus dan anggota Asita lainnya berfoto bersama usai menyerahkan sumbangan di Posko Utama Tanggap Darurat yang berlokasi di Kantor Camat Kintamani.

Asita Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana di Kintamani

Bangli (Bali Post) Sebagai wujud kepedulian terhadap korban bencana alam di Kintamani, Association of the Indonesian Tour dan Travel Agencies (Asita) Bali menyerahkan bantuan di Posko Utama Tanggap Darurat yang berlokasi di Kantor Camat Kintamani, Kamis (16/2). Asita juga menyatakan siap menjadi bapak angkat untuk anak-anak korban bencana alam yang saat ini tidak bisa melanjutkan sekolah. Sekretaris Asita Bali Putu Winastra mengatakan, pihaknya datang ke Posko Utama Tanggap Darurat di Kantor Camat Kintamani bersama pengurus dan ang-

gota Asita serta anggota pasar khusus Tiongkok Bali Liang. Jenis bantuan yang diberikan berupa beras, terpal, air mineral, biskuit serta obat-obatan senilai Rp 30 juta. Pihaknya juga menyerahkan sumbangan uang tunai senilai Rp 89 juta yang diberikan kepada delapan korban luka dan 13 ahli waris korban meninggal. Winastra mengatakan, sebagai asosiasi yang bergerak di bidang pariwisata pihaknya mempunyai kewajiban untuk membantu masyarakat yang terkena musibah tidak saja di wilayah Bali namun juga luar Bali. ‘’Di Asita ada Asita Care yang khusus menangani masalah-masalah sosial. Ke-

napa kami tergerak, karena ini memang kewajiban kami dan kami akan lakukan terus untuk masyarakat,’’ jelasnya. Untuk membantu anakanak korban bencana alam di Kintamani dalam hal kelanjutan pendidikan mereka, Winastra menyatakan pihaknya siap menjadi bapak angkat. Pihaknya berkomitmen akan memberikan beasiswa kepada 30 anak SD, SMP, dan SMA korban bencana alam yang saat ini tidak bisa melanjutkan sekolah. ‘’Untuk itu kami minta instansi terkait untuk mengkoordinasikan lebih lanjut mengenai anak-anak yang akan kami bantu menjadi anak angkat,’’ kata Winastra. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Hingga kini sebanyak 850 pelanggan yang berada di tiga desa yakni Desa Bunutin, Manikliu dan Lembean belum bisa mendapatkan pasokan air bersih dari PDAM Bangli. Hal ini akibat putusnya jaringan pipa di Bunutin akibat tertimbun material tanah longsor pada Jumat (16/2) lalu. Tak hanya persoalan pipa, sumber air PDAM di kawasan setempat juga tak mengalir. Direktur PDAM Bangli Wayan Gede Yuliawan Asakara, Kamis (16/2) kemarin, mengatakan pihaknya sejatinya ingin mempercepat penyambungan 8 pipa ukuran 6 dim yang hancur akibat tertimbun material tanah longsor. Hanya saja, penyambungan belum bisa dilakukan sepenuhnya lantaran masih terkendala cuaca yang masih kurang mendukung. ‘’Pipa yang putus dan hancur posisinya berada di bawah. Termasuk bak penangkapan air posisinya juga di bawah sehingga, kami sedikit agak kesulitan ketika melakukan penyambungan karena pipa tertimbun material longsoran,’’ ungkapnya. Dia menjelaskan, selain

belum bisa melakukan penyambungan pipa secara menyeluruh, pihaknya juga masih disibukkan dengan pencarian sumber mata air di dekat lokasi. Pasalnya, mata air di Bunutin yang menjadi sumber air PDAM untuk melayani pelanggan di kawasan tersebut tidak lagi mengeluarkan air akibat tertimbun longsor. Dengan kondisi itu, pihaknya sekarang masih berusaha mencari sumber air baru. ‘’Jalan satu-satunya agar kembali bisa mendistribusikan air bersih ke tiga desa tersebut harus mencari sumber mata air yang baru dulu. Dan sekarang pencarian sumber mata air sedang dilakukan. Semoga cepat bisa didapat,’’ harapnya. Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya berharap 850 pelanggan yang ada di tiga desa tersebut bisa memaklumi kondisi ini. ‘’Kami kasihan kepada semua pelanggan sejak sepekan terakhir tidak mendapatkan distribusi air bersih. Tapi kami sudah berbuat semaksimal mungkin agar pendistribusian air bersih segera bisa dilakukan ke tiga desa tersebut. Jadi, para pelanggan kami harap bisa sedikit bersabar,’’ jelasnya. (kmb41)


Jumat Pon, 17 Februari 2017

GIANYAR

9

Ditipu Rp 700 Juta

Pria Asal Beng Lapor Polisi Gianyar (Bali Post) Aksi penipuan dilaporkan oleh Arta Wijaya (35) ke Mapolsek Gianyar, Rabu (15/2). Dalam laporannya, pria asal Kelurahan Beng ini mengaku ditipu oleh terlapor Pande PW (44) pada Desember 2015 lalu hingga mengalami kerugian Rp 700 juta. Polisi kini masih melakukan penyelidikan atas kasus ini. Kepada petugas, Arta Wijaya mengatakan, aksi penipuan itu berawal saat pertemuannya dengan terlapor di salah satu bengkel di Jalan Raya Samplangan, Desember 2015 lalu. Kala itu, Pande PW menawarkan tanah seluas 11 are dengan harga per are Rp 115 juta. ‘’Setelah negosiasi disepakati harga Rp 100 juta per are,’’ kata Arta. Beberapa hari kemudian, dia menyerahkan uang muka sebesar Rp 700 juta, sementara sisa pembayaran sejumlah Rp 400 juta dibayar setelah proses penataan lahan. ‘’Namun sebelum proses perataan selesai, alat berat yang meratakan tanah dihentikan warga setempat. Menurut keterangan warga, tanah itu juga belum dibayar oleh dia (Pande PW - red),’’ ungkapnya. Hal ini kemudian ditanyakan kepada Pande PW. Terlapor yang juga asal Kelurahan Beng ini kemudian mengakui dan sebagai ganti rugi ia memberikan cek senilai Rp 200 juta. ‘’Namun setelah saya cairkan ke bank, ternyata cek itu kosong,’’ keluhnya. Karena kesal, Arta Wijaya kembali berupaya menemui Pande PW. Namun sampai sekarang tidak ada kejelasan hingga akhirnya ia memilih melaporkan kasus ini ke Mapolsek Gianyar. Kapolsek Gianyar Kompol Adanan Pandibu yang dikonfirmasi Kamis (16/2) kemarin, membenarkan adanya laporan kasus penipuan tersebut. Dikatakannya, jajarannya masih mempelajari laporan tersebut lantaran kejadiannya sudah lama namun baru dilaporkan Rabu lalu. ‘’Kita pelajari dulu kasusnya. Nanti lebih lanjut seperti apa, kami kabari,’’ ucapnya. (kmb35) POMPA AIR - Anggota TNI saat menurunkan mesin pompa air di Subak Siyut untuk dipasang di Tukad Melangit, Kamis kemarin.

Bali Post/nik

Antisipasi Kekeringan di Subak Siyut

TNI Bantu Pemasangan Pompa Air di Tukad Melangit Gianyar (Bali Post) Jajaran Kodim 1616/Gianyar membantu penempatan mesin pompa air di Tukad Melangit, Desa Siyut, Kamis (16/2) kemarin. Hal ini dilakukan untuk memastikan pasokan air mengaliri lahan pertanian di Subak Siyut, sebab berdasarkan pengalaman musim kemarun tahun sebelumnya subak ini sempat dilanda kekeringan. Pantauan di lapangan, belasan personel TNI sudah berkumpul di Subak Siyut sejak pukul 06.00 wita. Bersama

Bali Post/nik

DICONGKEL - Polisi menunjukkan pintu ruang guru SDN 3 Silungan yang dicongkel pencuri, Kamis (16/2) kemarin.

Di Banjar Silungan

Sehari, Pencuri Beraksi di Empat Lokasi

Gianyar (Bali Post) Dalam sehari, terjadi empat kasus pencurian di Banjar Silungan Desa Lodtunduh, Ubud. Pencuri menyasar sekolah dan warung di kawasan tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus ini. Informasi dihimpun, kejadian ini pertama kali diketahui I Made Kerta, Kamis (16/2) kemarin, sekitar 04.30 wita. Kala itu, staf di SDN 3 Silungan itu hendak melakukan tugasnya membersihkan lingkungan sekolah. Namun, dia terkejut karena pintu ruang guru dalam keadaan terbuka. Didapati pula ada bekas congkelan pada gembok dan ditemukan linggis di sebelah timur ruang guru. Kerta kemudian melapor kepada salah seorang guru SDN 3 Silungan, Made Artawan. Mereka kemudian melakukan pengecekan ke ruang guru. Saat itulah didapati ruang tersebut dalam kondisi berantakan. Sejumlah barang seperti proyektor, uang recehan logam total senilai Rp 30.000, 2 pisau telah raib. Kerugian sekitar Rp 6 juta. Di tempat terpisah, sekitar pukul 07.00 wita, Ni Ketut Nadi, pemilik warung yang berada di sebelah selatan SDN 3 Silungan, mengaku kehilangan barang dagangan dan uang. Kerugian sekitar Rp 50 ribu. Tak hanya itu, aksi pencurian juga terjadi di warung milik Sang Ayu Nyoman Murni. Pedagang di Banjar Silungan ini kehilangan barang dagangan berupa kopi sachet dan minuman kaleng dengan kerugian sekitar Rp 30.000. Tidak jauh dari lokasi tersebut, pencuri menggasak warung milik Desak Made Karmini (39) di Banjar Silungan dengan barang dagangan yang hilang senilai Rp 200 ribu. Kapolsek Ubud Kompol I Nyoman Wirajaya yang dikonfirmasi membenarkan adanya laporan kasus pencurian yang terjadi hampir bersamaan tersebut. Dikatakan saat ini jajarannya masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. ‘’Ini masih kita lidik,’’ katanya. (kmb35)

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056

Koramil Tegallalang - 974792

DPRD - 943144

Koramil Tampaksiring - 901601

BPBD - 7844717/7844718

Koramil Sukawati - 297564

PMK - 943113

Koramil Ubud - 975314

Kantor Satpol PP - 944436

Koramil Payangan - 974793

RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianyar - 947261 BNN Kab. Gyr. - 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh 941167

petani setempat mereka bergotong royong menurunkan mesin pompa secara perlahan melalui medan menurun menuju Tukad Melangit yang jaraknya sekitar 300 meter lebih. Setelah berupaya keras melewati medan terjal, pekerjaan itu akhirnya tuntas sekitar pukul 10.30 wita. Mesin itu pun langsung diaktifkan untuk mengalirkan air melalui pipa dari sungai ke areal persawahan di Subak Siyut yang memiliki luas sekitar 35 hektar. Danramil 1616-01/Gianyar

Kapten Chb. Wayan Suargita mengatakan, proses penempatan mesin air tersebut perlu kehati-hatian lantaran medan yang terjal dan licin. Namun dengan kerja sama yang baik antara semua pihak, hal itu bisa dilakukan dengan lancar. Dijelaskannya, kegiatan ini merupakan wujud nyata dan peranan TNI dalam membantu petani mewujudkan swasembada pangan. Kegiatan ini juga untuk meningkatkan sinergi antara TNI dan masyarakat.

Upaya ini adalah untuk memastikan saat melewati musim kemarau tahun ini areal pertanian di Subak Siyut tidak mengalami kekeringan. Sebelum dipasangnya alat tersebut pasokan air ke Subak Siyut sangat kecil sehingga pada kemarau tahun lalu terjadi kekeringan yang berdampak pada menurunnya produksi pertanian. ‘’Mudah-mudahan ini bisa membantu petani. Kita berharap petani di Subak Siyut bisa melewati musim kemarau tahun ini dengan baik,’’ tandasnya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Sejumlah orangtua siswa mengeluhkan adanya kupon bazar yang wajib dibeli siswa SMAN 1 Gianyar. Hal ini selain memberatkan juga dinilai sebagai bentuk pungli. Sementara pihak sekolah membantah tudingan tersebut.

ngani persetujuan kegiatan tersebut. Pada surat tersebut juga tercantum kolom kepala sekolah, namun belum ditandatangani. ‘’Mungkin maksudnya biar orangtua dulu yang neken, jadi seolah-olah itu permintaan orangtua,’’ katanya. Ia pun menyayangkan hal tersebut, apalagi di tengah gencarnya gerakan Satgas Saber Pungli. ‘’Gaya seperti ini jelas pungli yang masih berjalan di lingkungan sekolah. Praktik seperti ini harus ditindak,’’ ucapnya. Dikonfirmasi hal ini, Kepala SMAN 1 Gianyar Wayan Sudra Astra mem-

benarkan beredarnya surat terkait kegiatan bazar tersebut. Namun, dia menegaskan, kegiatan itu diselenggarakan oleh siswa dan sifatnya baru meminta persetujuan orangtua siswa. ‘’Ya, memang ada. Kalau orangtua setuju, ya... jalan. Kalau tidak, ya... tidak akan kami jalankan,’’ katanya. Sudra menambahkan, surat dengan kop sekolah resmi itu sudah ditarik kembali. Alasannya, ada format dan isi surat yang diperbaiki karena dianggap keliru. ‘’Suratnya sudah kami tarik, karena ada yang direvisi,’’ tandasnya. (kmb35)

Kupon Bazar Wajib di Dosman Dikeluhkan Orangtua Siswa Menurut salah satu orangtua siswa dari Kelurahan Gianyar, sekolah yang berjuluk Dosman itu mewajibkan para siswa membeli empat kupon bazar yang satu kuponnya seharga Rp 45 ribu. ‘’Laporan anak saya ini diwajibkan. Jadi total kupon yang harus saya bayar itu Rp 180 ribu sekaligus,’’

katanya, Kamis (16/2) kemarin. Diungkapkannya, setiap siswa diberikan surat pernyataan yang isinya bahwa orangtua siswa bersedia menyukseskan kegiatan Malini Art Festival 2017. Surat itu pun, katanya, terkesan memaksa masing-masing orangtua siswa untuk menandata-

Pengoplos Elpiji Diringkus Polisi

Gianyar (Bali Post) Polisi meringkus pengoplos elpiji, I Made Kawan (47), di rumahnya di Banjar Dentiyis Desa Batuan Kecamatan Sukawati, Rabu (15/2). Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Kini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni, S.IK. mengatakan, penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya aksi pengoplosan elpiji di Desa Dentiyis. Aparat yang dikomandoi Kanit IV Sat Reskrim Polres Gianyar Iptu A.A. Gde Alit Sudarma lantas melakukan penyelidikan dan mendapatkan identitas pelaku. Polisi akhirnya melakukan penyergapan ke lokasi dan mendapati pelaku sedang melakukan pengoplosan di sebuah gudang tepat di belakang dapur rumahnya. Kala itu, pelaku bekerja bersama rekannya berinisial Wayan A (55). Dari hasil interogasi terungkap pelaku sudah menjual gas sejak setahun lalu. Namun, pengoplosan dilaku-

kannya sejak tiga bulan lalu. Setiap mengoplos dari elpiji 3 kg ke 12 kg, pelaku mendapatkan 10 tabung elpiji 12 kg per harinya. Elpiji itu dijual ke warung-warung langganan dengan harga Rp 100.000 hingga Rp 105.000 per tabung. Marzel Doni mengatakan, dari penyergapan di rumah pelaku, diamankan barang bukti antara lain 4 buah pipa yang digunakan untuk memindahkan gas dari tabung 3 kg ke tabung 12 kg, 1 buah golok untuk memotong es, timbangan, kampil tempat es, plastik segel elpiji, 12 tabung elpiji 3 kg isi penuh, 12 tabung 3 kg kosong, 3 tabung 12 kg, dan mobil pick-up. ‘’Atas perbuatannya, tersangka kita pasangkan Pasal 55 UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Ancaman hukuman penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp 60 miliar dan atau pasal 53 huruf c dan d dengan ancaman hukuman penjara paling lama 3 tahun dan denda paling tinggi Rp 30 miliar,’’ jelasnya. (kmb35)

PEMERIKSAAN Pelaku pengoplosan elpiji saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Gianyar. Pelaku beserta barang bukti diringkus saat berada di rumahnya di Banjar Dentiyis.

Bali Post/nik


KLUNGKUNG

10

Jumat Pon, 17 Februari 2017

Bali Post/kmb

TERBARING - Korban pelemparan batu, Ni Kadek Anggia Pranitasari, kini terbaring lemah di IRD RSUD Klungkung, Kamis (16/2) kemarin.

Kena Lemparan Batu, Bocah TK Dilarikan ke RS Pelaku Alami Gangguan Jiwa

Bali Post/dwa

Semarapura (Bali Post) -

Ni Kadek Anggia Pranitasari (5), bocah yang masih duduk di bangku TK kini terbaring lemah di IRD RSUD Klungkung. Pasalnya, hidung perempuan mungil ini kena lemparan batu saat hendak pergi ke sekolah, Kamis (16/2) kemarin. Karena hidungnya retak dan banyak mengeluarkan darah, korban harus menjalani operasi. Pelaku pelemparan batu ini bernama Ni Komang Bawak yang belakangan diketahui mengalami gangguan jiwa. Informasi yang diperoleh di rumah sakit kemarin menyebutkan kejadiannya sekitar pukul 08.00 wita. Ketika itu, korban hendak ke sekolah TK Hindu Widya Smara, wilayah Jelantik, Tojan, bersama ibunya, Ni Komang Murtini. Dengan mengendarai sepeda motor, korban ditempatkan di depan. Ketika melintas di Jalan Kenyiri, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, tiba-tiba pelaku melempar baru ke arah korban. Lemparan itu mengenai hidung bocah perempuan tersebut. Kejadian ini sontak membuat sang ibu kaget. Apalagi, sang ibu melihat di hidung korban keluar darah dan langsung lemas. Mengetahui hal itu, sang ibu langsung berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. “Saat itu saya sempat panik dan minta tolong warga karena dari hidung anak saya mengeluarkan banyak darah dan tubuhnya langsung lemas,” ujar Murtini. Adanya kejadian itu, warga langsung memberikan pertolongan kepada korban dan dilarikan ke ke Puskesmas Klungkung I di wilayah Gelgel. Karena kondisinya cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RSUD Klungkung. Ketika dibawa ke rumah sakit ini dan mendapat pemeriksaan tim medis, hidung korban diketahui mengalami retak sehingga harus menjalani operasi. Sementara, pelaku saat itu langsung menghilang. Diketahui, pelaku ini seraing berkeliaran di jalan sambil melempar batu ke jalanan umum. Pihak keluarga pelaku sudah sempat datang ke rumah sakit untuk meminta maaf kepada keluarga korban. Hal ini diakui Camat Klungkung, Komang Wisnuadi. Ia mengatakan pelaku ini belum memiliki jaminan kesehatan untuk bisa diobati di RSJ Bangli. Untuk itu, pihak keluarga melalui Kadus setempat masih mengurus suratnya ke Kantor Camat dan Dinas Sosial Klungkung. “Saya belum tahu pasti apakah sudah dibawa ke RSJ Bangli. Tapi dari pihak keluarga menginginkan agar dibawa ke sana untuk diobati,” ujar Wisnuadi. Di pihak lain, petugas Satpol PP masih kesulitan mencari pelaku. Tujuannya, pelaku akan dibawa ke RSJ Bangli. Hal ini juga diakui Plt. Kadis Kebakaran dan Satpol PP, Nyoman Sucitra. “Tadi anggota sudah mencari ke rumahnya. Tapi dikatakan tidak ada,” ujar Sucitra. (kmb)

DIKELUARKAN - Tiga pelaku pemerkosaan warga asing ketika dikeluarkan dari tahanan Polres Klungkung untuk dibawa ke ruangan penyidik.

Pelaku Pemerkosaan Terancam 12 Tahun Penjara

Semarapura (Bali Post) Tiga pelaku pemerkosaan warga asing asal Swiss, yakni I Made YU (21), I Gede KK (24), dan I Gede RS (27) kini telah mendekam di sel tahanan Polres Klungkung. Mereka masih terus menjalani pemeriksaan intensif di ruangan penyidik guna mengungkap kasus tersebut dengan jelas. Sejauh ini, penyidik Satuan Reskrim Polres Klungkung menjerat ketiga pelaku dengan pasal 285, 286, 289, 290 ayat 1, 55 ayat 1. Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara. Hal ini diungkapkan Kapolres Klungkung AKBP FX Arendra Wahyudi, Kamis (16/2) kemarin. Kapolres Arendra menjelaskan penyidik masih terus melakukan pemeriksaan terhadap ketiga pelaku. Ada kesamaan pengakuan terkait kronologi pemerkosaan yang diala-

mi mahasiswi asal Swiss berinisial CM (21). “Kami masih terus mendalami pemeriksaan para pelaku,” katanya. Dari pemeriksaan sementara, kata Kapolres Arendra, ketiga pelaku mengakui perbuataanya dan merasa menyesal terhadap apa yang

telah dilakukannya. Meski begitu, proses hukum tetap berjalan. Pihaknya terus mengumpulkan bukti-bukti lainnya terkait kasus ini. “Selain korban, kami juga sudah memeriksa beberapa saksi lainnya yang diduga mengetahui aksi pemerkosaan tersebut,” ucapnya.

Semarapura (Bali Post) -

Bali Post/dok

Bahayakan Pengguna Jalan, Banyak Pohon Perlu Dipangkas Semarapura (Bali Post) -

Bali Post/kmb

66 Pelatih Cabor Digembleng Semarapura (Bali Post) -

Pengurus Koni Klungkung yang baru dilantik awal tahun 2017 mulai melakukan terobosan. Kali ini, terobosan yang dilakukan dengan memberikan pembinaan dan pelatihan kepada pelatih cabang olahraga (cabor). Tercatat, ada 66 pelatih dari berbagai cabor mengikuti kegiatan yang dibuka Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta di GOR Swecapura Gelgel, Kamis (16/2) kemarin. Ketua panitia pelaksana, I Made Sumiarta, mengatakan kalau kegiatan pelatihan tersebut tidak hanya dilakukan untuk membina dan memotivasi para pelatih agar melahirkan atlet berprestasi. Namun juga untuk menerapkan periodisasi biomotor dalam program latihan cabang olahraga menuju Porprov Bali XIII. Sementara, Bupati Suwirta berharap kepada seluruh peserta pelatihan supaya berkomitmen kuat untuk menjadi pelatih yang handal. Artinya, tidak hanya bisa melahirkan atlet yang memiliki semangat tanding yang tinggi, namun juga disiplin, bermental juara dan tentunya berprestasi. “Seraplah ilmu dan motivasi yang disampaikan para pembina pelatihan guna memotivasi diri sendiri, sebelum nantinya memotivasi para altet dan anak didik. Mudah-mudahan dengan pelatihan ini dapat memberikan spirit baru dalam melatih menuju ajang Porprov Bali 2017 dan untuk jangka seterusnya,” ujar Bupati Suwirta. (kmb)

salah satunya HIV. Tak hanya itu, korban juga terpaksa minum obat mencegah kehamilan guna memastikan tidak terjadi pembuahan pascadiperkosa para pelaku. Lebih lanjut dikatakan, menindaklanjuti kasus pemerkosaan ini, Satreskrim Polres Klungkung telah mengirim sejumlah barang bukti seperti botol minuman, sprai, kasur dan juga baju korban ke Lab Forensik Polda Bali. Sesuai keterangan pelaku, mereka memperkosa korban secara bergiliran. (dwa)

Pengelolaan Bank Sampah Takmung Mulai Dilirik

POHON TUMBANG - Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Mudiasa dan jajarannya ketika menangani kejadian pohon tumbang beberapa waktu lalu.

DUKUNG - Bupati Klungkung Nyoman Suwirta saat memberikan dukungan kepada pelatih cabor yang mengikuti pelatihan di GOR Suecapura, Kamis (16/2) kemarin.

Seperti berita sebelumnya, korban pemerkosaan, CM hingga kini kondisinya belum stabil seratus persen. Pascadiperkosa tiga pelaku, korban takut akan dirinya tertular penyakit seksual. Untuk itu, ia pun memeriksakan diri ke salah satu fasilitas kesehatan. Hal ini dibenarkan Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Wiastu Andri Prajitno. Ia menjelaskan pemeriksaan kesehatan itu dilakukan lantaran korban takut tertular penyakit seksual,

Cuaca buruk yang kerap terjadi belakangan ini, tidak hanya menimbulkan bencana longsor. Akan tetapi, berpotensi terjadinya pohon tumbang jika terjadi hujan lebat disertai angin kencang. Dengan demikian, di Kabupaten Klungkung, masih banyak pohon perindang yang mempunyai daun dan ranting lebat. Hal ini bisa membahayakan pengguna jalan, baik itu pengendara kendaraan bermotor maupun pejalan kaki. Selain karena cuaca buruk, masyarakat juga akan melaksanakan hari raya Nyepi. Tentunya, warga akan mengarak ogoh-ogoh. Dengan adanya pohon yang lebat, maka hal itu juga bisa mengganggu aktivitas pengarakan ogohogoh nanti. Hal ini disampaikan anggota DPRD Klungkung, Sang Nyoman Putrayasa, Kamis (16/2) kemarin. Ia menilai, pemangkasan mesti dilakukan mulai sekarang ini. Apalagi, jelang hari raya Nyepi. “Saya kira, ini momentum (jelang hari raya Nyepi-red) untuk dilakukan pemangkasan pohon perindang. Ini juga bagus untuk menumbuhkan rasa gotong royong di masyarakat,” tambahnya. Menurut Sang Nyoman, pemangkasan pohon yang membahayakan tersebut bisa dijadikan agenda tahunan jelang hari raya Nyepi. Selain nyaman saat mengarak ogoh-ogoh, kondisi jalan raya bisa menjadi lebih bagus.

“Pemangkasan tidak hanya dilakukan pihak terkait, tapi juga bekerja sama dengan masyarakat di masing-masing desa,” terangnya. Ia menilai dengan adanya pemangkasan pohon di jalan raya dengan cara gotong royong ini, tentunya Pemkab Klungkung bisa menghemat anggaran untuk biaya operasional. “Ini kan tergantung seninya instansi terkait menggugah warga desa untuk mengajak bergotong royong,” pungkasnya. Pemangkasan pohon per-

indang yang dimaksud tidak hanya melibatkan Dinas Kebersihan dan Pertamanan atau BPBD. Namun, juga instansi terkait bisa memberikan sosialisasi kepada aparat di desa agar melakukan perabasan secara gotong royong. Diharapkan, pemangkasan jangan dilakukan asal tebang ranting dan dahan. “Mungkin bisa dilakukan langkah kerja sama antara desa tertentu dengan DKP untuk melakukan pemangkasan, sehingga kondisi jalan raya lebih asri,” imbuhnya. (dwa)

Berdiri sejak Oktober 2015 lalu, bank sampah Takmung Asri kini menunjukkan hasil positif. Pada awal pendirian bank sampah ini tidak mendapat simpati dan hanya diikuti beberapa warga. Kini setelah berjalan hampir satu setengah tahun sudah memiliki 750 anggota yang berasal dari seluruh dusun di Desa Takmung. Ketua Pengelola Bank Sampah Takmung Asri, Nyoman Marsa, Kamis (16/2) kemarin menyebutkan usaha yang dikelola dengan misi lingkungan ini memiliki tenaga empat pemilah sampah dan tiga pengelola. “Pengelolaan bank sampah ini baru mengkhusus untuk sampah plastik jenis apapun. Ke depan kami akan kembangkan ke bank sampah organik,” jelasnya. Disebutkan, sampah plastik yang dibelinya dari warga ini dijemput ke masing-masing dusun dengan waktu tertentu. “Warga yang memiliki sampah plastik juga bisa membawanya ke bank sampah. Kami akan timbang dan kami bayar. Kalau masuk buku tabungan juga kami layani,” bebernya. Sampah hasil pilahannya tersebut setiap bulannya diambil pengepul dari Jawa dan dibeli dengan harga wajar. Sampai Februari 2017 ini, bank sampah Takmung Asri sudah memiliki 750 lebih nasabah yang menjual sampahnya. Bahkan ada anggota yang memiliki tabungan sebesar Rp 2,5 juta selama masa 2016-

2017 ini. “Secara rata-rata jumlah tabungan warga berkisar Rp 300-400 ribu dan biasanya tabungan tersebut ditarik menjelang hari raya Galungan,” terang Marsa. Ke-750 anggotanya ini semua berasal dari sembilan dusun di Desa Takmung dan ada yang sudah beberapa kali melakukan penarikan tabungan. Ada keinginan bank sampah Takmung Asri untuk memperluas usaha ke bank sampah organik. Namun tempat usaha yang dimilikinya sekarang, hanya pada lahan 3 are, sehingga tidak memungkinkan memperluas usahanya. Sementara saat ini, Pemkab Klungkung sudah mengajukan permohonan untuk bisa mengelola tanah milik Pemprov Bali seluas 26 are untuk bisa digunakan sebagai pengelolaan sampah organik. Di sisi lain, pihak desa sendiri sudah mempersiapkan anggaran untuk bangunan bank sampah organik tersebut sebesar Rp 100 juta. “Bila urusan administrasinya selesai, pihak desa akan langsung membangun. Bahkan dari Kota Osaka, Jepang akan membantu peralatan mesin pencacah,” tambahnya. Dengan adanya bank sampah yang dikelolanya, masyarakat kini sudah sadar akan bahayanya sampah plastik. Terbukti dengan anggota penabung bank sampah mencapai 750 anggota yang dulunya hanya beranggotakan 60 orang. (dwa)


BULELENG

Jumat Pon, 17 februari 2017

11

Jembatan Dusun Manuk Sesa-Dusun Tegeha Putus

Warga Minta Jembatan Darurat

Singaraja (Bali Post) Jembatan penghubung Dusun Manuk Sesa, Desa Bebetin, Kecamatan Sawan dengan Dusun Tegeha, Desa Pakisan, Kecamatan Kubutambahan hingga kini masih terputus. Jembatan dengan lebar sekitar empat meter dan panjang delapan meter ini putus beberapa waktu lalu akibat banjir bandang.

Bali Post/kmb45

BERAS - Dinas Sosial Buleleng mengambil beras di Badan Usaha Logistik di Desa Tanguwisia, Seririt, Kamis (16/2) kemarin, untuk selanjutnya didistribusikan ke korban bencana.

1.231 KK Tercatat Korban Bencana

Singaraja (Bali Post) Sebanyak 1.231 kepala keluarga (KK) tercatat sebagai korban bencana alam di Kabupaten Buleleng. Bencana alam itu telah merusak infrastruktur dan rumah warga. Kepala Dinas Sosial Buleleng, Gede Komang, mengungkapkan bencana banjir bandang dan longsor sepekan lalu serta gelombang pasang yang berlangsung sejak pertengahan Januari, menimbulkan kerusakan bangunan maupun infrastruktur umum. Hal tersebut secara otomatis menambah beban masyarakat. Supaya tak terus berlanjut, pemkab pun melakukan langkah penanganan, salah satunya memberikan bantuan beras. Berdasarkan hasil pendataan sementara, penerimanya mencapai 1.231 KK. “Akibat bencana itu, warga yang menjadi korban tidak bisa bekerja dan kondisi hidupnya menjadi kekurangan. Salah satunya dalam memenuhi kebutuhan beras,” jelasnya Kamis (16/2) kemarin. Menangani persoalan itu, sambung pejabat asal Tejakula ini pemerintah telah menggelontorkan 7 ton beras. Rinciannya, 3,5 ton dari biaya rutin Dinas Sosial, 3 ton usulan tanggap darurat dan 500 kg stok yang diberikan pemprov pada Desember 2016. Jumlah tersebut didistribusikan sejak sepekan lalu kepada warga Desa Pancasari Kecamatan Sukasada 100 KK, Kubu Jati, Banyuning Utara, Kecamatan Buleleng 65 KK, Pakisan, Desa Galungan dan Sudaji Kecamatan Sawan 48 KK, 100 KK dan 35 KK, Desa Tambakan dan Mengening Kecamatan Kubutambahan masing-masing 75 KK dan 50 KK, Desa Penutukan dan Desa/Tejakula masing-masing 50 KK dan 100 KK. “Itu yang sudah mendapat beras. Per KK dapat 10 kilogram. Ada tambahan beberapa jenis makanan,” ungkapya. Pendistribusian itu juga akan dilakukan kepada warga di Desa Tejakula 76 KK, Pakisan 40 KK, Tambakan 39 KK, Mengening 40 KK, Galungan 100 KK, Sudaji 28 KK, Banyuning 65 KK, Penarukan 6 KK, Banjar 100 KK, dan Pancasari 100 KK. “Ini disalurkan untuk warga yang belum dapat sebelumnya,” tegasnya. Selain pemerintah, pemenuhan beras, kata Komang juga dilakukan Pelabuhan Indonesia melalui CSR yang diperuntukkan kepada 645 KK yang tersebar di Desa Kalisada dan Pengastulan Kecamatan Seririt. “Jumlahnya juga sama, tiap KK dapat 10 kilo. Ini besok (hari ini -red) rencananya didistribusikan,” sebutnya. Jika beras tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, pemkab akan mengusulkan penggunaan cadangan beras pemerinah (CBP). Hal itu pun akan didukung oleh surat tanggap darurat dari bupati. “Kalau surat sudah keluar, CBP akan dikeluarkan dari depot logistik. Untuk berapa usulannya, itu disesuaikan dengan kebutuhan,” terangnya. Khusus untuk korban bencana yang rumahnya mengalami kerusakan parah, ditambahkan Komang, pemkab merencakan memberikan bantuan perbaikan melalui program bedah rumah. Berdasarkan data sementara, calon penerimanya mencapai 33 KK. “Waktu ini pemkab sempat menganggarkan 33 bedah rumah. Tetapi karena itu sudah diambil alih provinsi, jadinya anggarannya kami geser untuk bedah rumah korban bencana ini,” tandasnya. (kmb45)

PPK Mulai Rekapitulasi Suara Singaraja (Bali Post) Panitia Pemilihan Kecamatan(PPK) mulai melakukan rekapitulasi perolehan suara, Kamis (16/2) ke mar i n . Da r i s e m b i l a n PPK, PPK Banjar yang telah melakukan rekapitulasi perolehan suara. Sementara delapan PPK lainnya, mulai melakukan rekapitulasi Jumat (17/2) ini. Memasuki masa rekapitulasi perolehan suara di kecamatan itu, KPU Buleleng kemarin melakukan rapat pra-rekapitulasi untuk mendiskusikan hal-hal penting dalam masa rekapitulasi perolehan suara. Rapat itu dipimpin Ketua KPU Gede Suardana bersama komisionernya. Pada intinya, dalam rapat didiskusikan secara teknis untuk mengeliminasi munculkan permasalahan krusial yang bisa mengganggu jalannya masa rekapitulasi. Ketua KPU Buleleng Gede Suardana mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah menyusun tahapan rekapitulasi perolehan suara mulai Kamis (16/2) hingga Rabu (22/2) depan. Hasil rekapitulasi PPK itu kemudian ditindaklanjuti dengan rekapitulasi perolehan suara tingkat KPU Buleleng pada 22 hingga 24 Februari 2017. Di tingkat kabupaten, KPU akan mengumumkan perolehan suara secara resmi, suara sah, suara tidak sah, partisipasi pemilih, dan angka golongan putih (golput). Pengumuman hasil resmi ini akan ditindaklanjuti kembali dengan rapat pleno dengan penetapan pasangan calon bupati dan calon wakil bupati terpilih. Menurut Suardana, untuk memberikan gambaran hasil perolehan suara untuk kepentingan masyarakat

yang sifatnya informasi, KPU mempersilakan publik mengakses situs web resmi KPU RI. Di media ini, siapapun dipersilakan melihat dan mencermati hasil perolehan suara setelah pencoblosan lalu. KPU sendiri hingga kemarin sudah menyelesaikan input perolehan suara dari desa atau kelurahan dan men-scan formulir C-1 kemudian di-upload untuk bisa dilihat oleh publik sebagai bahan informasi terkait perolehan suara dalam pilkada tahun ini. Disinggung rendahnya angka partisipasi pemilih, Suardana belum berkenan memberikan tanggapan atas angka partisiapsi pemilih. Dia menyatakan angka partisipasi pemilih akan disampaikan berdasarkan hasil rekapitulasi secara berjenjang mulai PPK dan di kabupaten (KPU). “Kami masih menunggu sampai rekapitulasi selesai dan partisipasi pemilih itu akan kelihatan berdasarkan hasil real dari rekap secara berjenjang,” jelasnya. Sebelumnya, KPU sendiri memasang tergat angka partisipasi pemilih dalam laga pilkada taun ini sebesar 85 persen. Hanya saja, pascapencoblosan, angka partisiapsi pemilih tercatat sebesar 55 persen. Berdasarkan data dihimpun di lapangan, dari jumlah daftar pemilih Tetap (DPT) sebanyak 587.643, pemilih yang hadir ke TPS sebanyak 321.964. Sementara pemilih yang tidak memilih alias golput tercatat sebanyak 265.679 pemilih. Untuk tingkat kecamatan, tingkat kehadiran pemilih ke TPS berada di bawah angka 50 persen terjadi di Kecamatan Tejakula dan Kecamatan Sawan. (kmb38)

Sejak kejadian itu, warga di dua dusun ini kesulitan melintas. Warga dan beberapa anak sekolah terpaksa mencari jalan alternatif untuk keluar wilayah mereka. Warga yang tidak memiliki kendaraan roda dua, terpaksa menyeberang sungai yang berair deras. Hal ini bisa mengancam keselamatan jika air sungai sewaktu-waktu membesar. Apalagi, belakangan ini cuaca masih tidak menentu, sehingga bisa saja akan terjadi banjir susulan. Salah seorang warga Made Gelgel asal Desa Galungan, Kamis (16/2) kemarin, menuturkan sebelum jembatan putus setiap hari dirinya melintasi jembatan tersebut. Namun kini dia terpaksa mencari jalan alternatif, meski jarak tempuh lebih jauh. “Saya guru, setiap hari lewat di sini dan sekarang karena

putus, berangkat kerja harus lebih pagi karena jalannya memutar,” katanya. Senada diungkapkan seorang warga asal Dusun Tegeha, Desa Pakisan. Sejak jembatan putus, dirinya juga harus memutar arah ketika akan keluar desa. Selain itu, warga yang tidak memiliki kendaraan roda dua nekat menyeberang sungai yang berair deras. Menyusul kondisi ini, warga meminta, pemerintah segera membuat jembatan darurat. Dengan jembatan darurat itu kendaraan akan bisa melintas, sehingga perekonomian warga kembali normal. “Aparat di desa sudah tahu dan kabarnya akan diperbaiki dengan membangun jembatan darurat. Karena masih sibuk pilkada mungkin perbaikannya diundur,” jelas warga tadi. (kmb38)

Bali Post/kmb38

PUTUS - Jembatan penghubung antara Desa Bebetin, Kecamatan Sawan dan Desa Pakisan, Kecamatan Kubutambahan putus disapu banjir belum lama ini.

PILKADA

Sukrawan Tak Puas, Partisipasi Pemilih Rendah

Singaraja (Bali Post) Pemilihan kepala daerah Buleleng telah berakhir. Namun, kandidat bupati Dewa Nyoman Sukrawan mengaku tidak puas terhadap partisipasi pemilih yang tergolong rendah. Hal ini diharapkan bisa menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara pilkada tahun selanjutnya. Sementara atas kekalahannya berdasarkan peraihan suara sementara, politisi asal Desa Bungkulan, Sawan ini menerima dengan legowo jika itu telah berdasarkan aturan. Ucapan selamat pun akan segera diberikan kepada petahana Putu Agus SuradnyanaSutjidra (PASS). Sukrawan mengatakan, perhelatan pilkada dari tahap kampanye hingga pencoblosan sudah berjalan kondusif, tanpa dinodai gejolak di masyarakat. Hal itu perlu diterapkan pada pilkada tahun selanjutnya. Akan tetapi,

di balik itu, ia tidak puas karena partisipasi masyarakat untuk memilih yang tergolong rendah, yakni berdasarkan data sementara kisaran 55 persen. “Ada ketidakpuasan. Masyarakat yang memilih tidak banyak. Kalau puas sekitar 80 persen,” ujarnya saat jumpa pers Kamis (16/2) kemarin. Menurutnya, penyelenggara pemilu perlu melakukan evaluasi guna menciptakan pilkada yang lebih baik dan berkualitas. “Tahun depan ada pilgub, selanjutnya ada pileg. Ini perlu disosialisasikan lebih gencar,” ungkapnya. Pada kesempatan itu, kandidat yang berpasangan dengan Gede Dharma Wijaya ini menerima kekalahan secara kesatria selama itu tidak diwarnai intimidasi, tekanan maupun kecurangan dalam pemilihan. Dirinya siap mendukung program-program yang akan digulirkan pemerintah nanti-

nya. Sementara untuk langkah melakukan gugatan, katanya masih menunggu penghitungan suara final. “Soal gugatan, kami belum tahu. Kalau menggugat kan harus ada data real. Kalau semua sudah berjalan baik, ya.. saya dukung program pemerintah,” tegasnya. Ia menegaskan akan tetap berpolitik. Hal itu diisyaratkan dengan adanya keinginan untuk berlabuh ke salah satu partai. “Entah saya kembali gabung dengan PDI-P, Golkar, atau Demokrat, itu nanti. Yang jelas saya tetap terjun di politik,” ucapnya. Sukrawan akan bertemu dengan PASS untuk memberikan ucapan selamat. Kepemimpinan lima tahun ke depan ini, janjijanji yang telah dilontarkan kepada masyarakat diharapkan bisa terealiasi. “Program yang disampaikan kan itu janji, itu harus diterapkan,” tandasnya. (kmb45)

Dewa Nyoman Sukrawan

Bali Post/kmb45

Pencoblosan Ganda TPS III Kalibukbuk

Enam Saksi Diklarifikasi

Singaraja (Bali Post) Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Buleleng mendalami dugaan pencoblosan lebih dari satu kali oleh oknum KPPS di TPS III Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng. Panwaslih mengundang enam orang yang berkaitan dengan kasus tersebut untuk diklarifikasi, Kamis (16/2) kemarin. Dari enam pihak yang telah diklarifikasi itu, Panwaslih belum juga menemukan apakah dugaan itu memenuhi unsur pelanggaran pidana pemilu. Bahkan, pelakunya belum ditemukan. Enam pihak yang diklarifikasi itu masing-masing Pengawas TPS III Desa Kalibukbuk Ketut Rian Adi Setiawan, PPL Desa Kalibukbuk Nyoman Wiryasuta, anggota KPPS Kadek Suardana, Ketua KPPS Ketut Ramia, saksi pasangan nomor urut 2 Komang Budiasa, dan saksi pasangan nomor urut 1 Komang Budiarta. Selain

itu, ada dua pihak yang juga diklarifikasi, namun tidak mendapat surat undangan dari Panwalsih. Karena menyangkut pengumpulan data dan bukti, keduanya juga ikut diklarifikasi. Para pihak ini diklarifikasi oleh komisioner Panwaslih Buleleng dan anggota Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Komisoner Panwaslih Buleleng Putu Sugi Ardana mengatakan, klarifikasi ini merupakan tahapan yang dilakukan untuk mengumpulkan data, bukti terkait dugaan kasus pencoblosan lebih dari satu kali tersebut. Dari klarifikasi ini, Panwaslih ingin mengetahui siapa pelaku, dan menentukan apakah dugaan pelanggaran saat pencoblosan itu masuk tindak pidana pemilu. Dari keterangan dan bukti yang sudah dikumpulkan hingga kini belum ada mengarah pada nama siapa pelaku dalam dugaan kasus ini. Meski demikian, dari keterangan

Bali Post/kmb38

KLARIFIKASI – Panwaslih Buleleng mengklarifikasi enam orang terkait dugaan kasus pencoblosan lebih dari satu kali di TPS III Kalibukbuk.

para pihak ini menyebutkan kalau ada beberapa nama yang diduga terkait dalam dugaan kasus ini. “Kami memang memi-

liki waktu terbatas untuk mendalami dugaan kasus ini. Siapa pelaku dan apa motivasinya belum bisa kami sampaikan. Nanti

akan kami sampaikan hasilnya termasuk apakah memenuhi unsur tindak pidana pemilu atau tidak,” jelasnya. (kmb38)


JEMBRANA

12

Jumat Pon, 17 Februari 2017

Usulan Musrenbang Lima Kecamatan Rp 441 Miliar Negara (Bali Post) – Usulan dari sejumlah kecamatan terkait pembangunan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (musrenbang) tahun 2017 ini mencapai Rp 441 miliar. Usulan tersebut meliputi sejumlah bidang yang didominasi infrastruktur dan lingkungan hidup. Dengan keterbatasan anggaran daerah, usulan tersebut akan disaring dalam Musrenbang Kabupaten.

Bali Post/olo

PELANTIKAN - Suasana pelantikan Sekda, eselon II hingga eselon IV di TPA Peh Kaliakah, Kamis (16/2) kemarin.

Puluhan Pejabat Dilantik di TPA Peh

Negara (Bali Post) Puluhan Pejabat Eselon II hingga IV termasuk Sekda Jembrana dilantik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Peh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kamis (16/2) kemarin. Di sebelah tumpukan sampah yang menggunung ini, para pejabat diambil sumpahnya oleh Bupati Jembrana, I Putu Artha. Pelantikan dilakukan dengan pengambilan sumpah oleh Bupati Jembrana I Putu Artha. Hadir pada pelantikan itu Wabup Made Kembang Hartawan dan pimpinan OPD (organisasi perangkat daerah) lainnya. Pada eselon IIa pejabat yang mendapat promosi Made Sudiada yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Ketataprajaan kemudian menjadi Plt. Sekretaris Daerah dan dilantik menjadi Sekretaris Daerah Jembrana. Sementara itu di eselon IIb tercatat 4 rotasi dan 9 promosi, eselon IIIa 2 rotasi dan 9 promosi, eselon IIIb 8 rotasi dan 9 promosi, eselon IVa 6 rotasi dan 17 promosi, dan eselon IVb 4 rotasi dan 4 promosi. Totalnya ada 73 pejabat yang dilantik. Pemandangan yang tak biasa ini sengaja dilakukan untuk membiasakan para pejabat untuk berperilaku tidak sep-

erti priyayi dan mesti turun ke lapangan. Termasuk ketika kondisi yang bau dan kotor seperti di TPA. Berperilaku sederhana dan menghilangkan sifat priyayi, serta menjadi pelayan masyarakat. Bupati Jembrana I Putu Artha menyampaikan bahwa jajaran birokrasi harus mampu menjadi pelayan masyarakat, bukan sebaliknya. Di samping itu, menurut Artha, seorang birokrat juga harus berperilaku dan bersikap sederhana dalam kehidupan sehari-hari, baik pada saat bertugas maupun di luar waktu bertugas. Menurut Artha ada dua filosofi yang melatarbelakangi pemilihan sumpah serta pelantikan pejabat saat ini. Pertama adalah filosofi sampah yaitu harus bekerja secara profesional, akuntabel transparan dan taat dengan semua aturan. Jika hal tersebut tidak terjadi, maka hasil kerja hanya akan memenuhi tempat sampah karena semua rencana yang di susun menjadi mubazir. Filosofi kedua, tempat pembuangan sampah bermakna bahwa pejabat harus siap menampung semua keluhan dan harapan masyarakat. Baik masyarakat yang mampu maupun kurang mampu.

Terendam Banjir

Karena keberadaan pemerintah diakui oleh seluruh masyarakat apabila mampu memberikan manfaat bagi masyarakat yaitu menyejahterakan masyarakat. “Anda harus bisa menjadi tempat menampung keluhan masyarakat. Bekerjalah sungguh-sungguh dan menjadi aparatur yang kuat,” kata Bupati Artha. Kendati bernuansa bau dan pemandangan tumpukan sampah, pelantikan berlangsung lancar. Tak jarang para pejabat ini menahan bau dan serbuan lalat dari sampah. Selain Sudiada, sejumlah pejabat yang dilantik kemarin di antaranya Asisten I I Made Wisarjita, Asisten II I Gusti Putu Mertadana, Asisten III I Nengah Ledang, Kepala Dinas Pemerdayaan Masyarakat dan Desa I Gusti Sumber Wijaya, Kadis PU I Wayan Darwin, Kadis Koperasi, UKM, Perindag Made Gede Budhiarta, Kadis LH I Ketut Kariadi Erawan, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Ida Ayu Made Dharma Yanti Putra, Kepala Satpol PP I Gusti Rai Budhi, Kadis Dikpora I Putu Eka Swarnama, Kadis Pemberdayaan Perempuan Ni Kade Ari Sugianti dan Kadis Penanaman Modal, Yanum dan Tenaga Kerja, Ni Nengah Wartini. (kmb26)

berikutnya. Pembangunan diutamakan pada infrastruktur desa, tetapi tidak juga mengesampingkan terkait pemberdayaan. (kmb26)

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jembrana, I Ketut Swijana, Kamis (16/2) kemarin mengatakan usulan yang masuk dalam musrenbang yang dilakukan di tiap kecamatan masih ditampung. Begitu halnya dengan usulan anggaran tiap-tiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Saat ini di belanja langsung OPD, terjadi kenaikan nilai usulan dibanding anggaran 2017 dengan selisih Rp 208 miliar. Untuk itu, harus ada yang menjadi program prioritas terutama terkait RPJMD (Rencana Pemban-

gunan Jangka Menengah Daerah). Untuk pembangunan infrastruktur ada beberapa pembangunan yang tidak bisa dikesampingkan. Seperti pembangunan gedung RSUD Negara, jalan lingkar utara, pembangunan rest area dan lainnya. “Program itu harus diprioritaskan. Kita nanti paparkan dalam Musrenbang Kabupaten. Sinkronkan dengan anggaran yang ada,” terang pejabat asal Pekutatan ini. Swijana didampingi Kabid Perencanaan, Gusti Wijaya menambahkan dari hasil Musrenbang di lima kecamatan, total jumlah usulan

senilai Rp 441 miliar. Kecamatan yang paling tinggi usulannya ada di Kecamatan Jembrana sebanyak Rp 134 miliar. “Bidang yang paling banyak ada di infrastruktur dan lingkungan hidup, tetapi ini tetap nantinya dipilah. Mana yang prioritas dan tidak,” ucapnya. Misalnya, kata dia, ada usulan dari desa yang sebenarnya menjadi kewenangan desa, pasti akan dicoret. Apalagi saat ini desa juga sudah mendapat gelontoran anggaran dari pusat maupun kabupaten Rp 2-3 miliar. Bantuan itu akan terus bertambah pada tahun-tahun

Ketut Swijana

Negara (Bali Post) Penataan ruang terbuka hijau (RTH) di beberapa lokasi di Gilimanuk belum dibarengi dengan lampu penerangan. Kondisi itu sering dikeluhkan warga sekitar karena kondisinya gelap gulita. Sejatinya, sudah ada lampu yang dipasang berbarengan dengan penataan RTH. Namun, kendati telah terpasang, lampu itu belum menyala. Sejak lapangan ditata dengan dilengkapi jogging track dan tempat duduk, lokasi ini ser-

ing dikunjungi warga menjadi tempat berkumpul, baik di pagi maupun sore hari. Namun, memasuki malam hari, lapangan ini terlihat gelap lantaran tanpa penerangan. Kondisi tersebut justru dimanfaatkan oknum untuk hal lain. Seperti mengembalakan sapi di malam hari. Tak jarang juga digunakan anak-anak muda tempat nongkrong. Sejumlah warga di sekitar lapangan mengeluhkan kondisi tersebut. Seperti yang

disampaikan Wayan Suartana, salah seorang warga belum lama ini. Semestinya lampu di lapangan itu dinyalakan. Paling tidak untuk menerangi jalan yang gelap apalagi di lokasi tersebut merupakan ruang terbuka. Menurutnya mubazir apabila lampu tidak dinyalakan. Warga lainnya berharap, lampu itu dipasang. Bukan hanya di sekitar lapangan, di sejumlah lokasi yang minim penerangan jalan seperti di Teluk Gilimanuk, terminal

lama Gilimanuk dan lainnya harus diterangi LPJ. Bukan saja untuk menerangi jalan bagi pengguna jalan, tetapi juga untuk menghindari tindakan negatif, seperti pesta minuman beralkohol atau kegiatan lainya. Sementara itu, Kabag Perlengkapan Pemkab Jembrana, I Made Aryana, belum lama ini mengatakan untuk lampu penerangan jalan sambungan listriknya kini sudah kewenangan kelurahan. (kmb26)

Bali Post/olo

RTH Gilimanuk Minim Lampu Penerangan

Sirkuit ”Makepung” di Samblong Amblas Paceklik Ikan, Nelayan Beralih Berburu Keong

Bali Post/dok

PARKIR - Sejumlah perahu nelayan di Jembrana terlihat parkir. Nelayan banyak yang tak melaut lantaran paceklik ikan.

Negara (Bali Post) – Sirkuti Makepung di Samblong, Kelurahan Sangkaragung yang baru digarap, kini sudah rusak. Rusaknya sirkuit tersebut lantaran terendam banjir yang terjadi akhir pekan lalu. Sirkuit yang akan dirancang menjadi permanen ini amblas di beberapa titik. Kendati sempat tenggelam tergenang air, kondisi sirkuit sekarang ini sudah kering. Air sungai yang sebelumnya meluap dan menggenai sirkuit, kini sudah surut. Akan tetapi, terjadi kerusakan akibat genangan air tersebut. Kendati mengalami kerusakan, pembangunan sirkuit adu cepat kerbau ini tetap akan dilanjutkan tahap II. Kepala Dinas Pariwisata

dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana, I Nengah Alit, didampingi Kepala Seksi Pengembangan dan Pengelolaan Destinasi Pariwisata, Ni Komang Ayu Ardanawati, Kamis (16/2) kemarin mengungkapkan sirkuit Makepung ini baru dalam pengerjaan pengerasan dan pengurukan. Diakui, sirkuit itu sempat tergenangi banjir setinggi 1,5 meter. Pihaknya akan mengecek dan menilai tingkat kerusakannya. Pengerjaan tahap I sudah dilakukan pencegahan dengan pelurusan alur sungai. Fungsinya untuk mencegah air dari muara sungai agar tidak langsung menerjang areal sirkuit. Adanya sirkuit Makepung ini diharapkan juga menjadi

penghalang air pasang sehingga tidak masuk ke persawahan dengan pembuatan drainase. Tetapi ketika terjadi bencana, hal itu di luar ekspektasi atau force mayor. Kerusakan diakibatkan faktor alam. Pihaknya memastikan pada tahap II ini akan dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp 2 miliar. Penggarapan meliputi finishing, di antaranya pembangunan fasilitas pendukung seperti tribune, kamar mandi serta sejumlah gazebo. Dengan adanya bencana itu, akan ditambahkan pengerjaan untuk meninggikan lintasan pakepungan. Pembanguan di lahan ini memang agak sulit karena kontur tanah berlumpur dan kualitas air berbeda. (kmb26)

Bali Post/olo

AMBLAS - Sirkuit Makepung di Samblong yang sempat dilanda banjir kini kondisi airnya sudah surut. Akibatnya bencana itu sejumlah titik lintasan amblas dan harus diperbaiki.

Negara (Bali Post) Cuaca buruk yang melanda perairan Bali belakangan ini membuat para nelayan tidak ada yang berani melaut. Mereka terpaksa mencari kegiatan di darat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Selain memperbaiki alat tangkap ikan dan juga menjadi buruh serabutan, tak sedikit nelayan melakukan kegiatan dengan berburu keong dan belut. Seperti yang dilakukan Ali, salah satu nelayan di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara. Sejak musim paceklik ikan dan cuaca buruk, Ali mengaku berhenti

mencari ikan. “Kalau sudah ombak tinggi, saya khawatir juga untuk melaut. Makanya saya pilih tidak melaut dan mencari keong,” katanya, Kamis (16/2) kemarin. Ia terpaksa berburu keong untuk menambah penghasilannya, di samping juga kerja serabutan. Ia mencari keong bersama istrinya untuk selanjutnya dijual ke pengepul di desa tersebut. Saat musim hujan seperti ini, banyak keong yang diperolehnya di sawah maupun sungai. Selain pengepul, banyak juga perseorangan yang memesan keong dengan harga

yang lebih tinggi dibanding pengepul. Saat ini, menurutnya, harga keong naik karena sudah mulai sulit dicari. Satu kilo keong bisa dijual sampai Rp 10 ribu. Ali bersama istrinya mengaku tidak sendiri berburu keong. Melainkan banyak tetangganya yang berprofesi sebagai nelayan juga turun ke sawah untuk mencari keong. Selain di dekat desa, mereka berburu hingga di pinggiran Kota Negara seperti di Budeng, Dauhwaru dan Baluk. Pekerjaan ini juga disambut baik para petani pemilik sawah. Karena para nelayan

ini membantu mengurangi hama bagi tanaman mereka. Bahkan tak jarang, para petani menunjukkan lokasi keong berkembang. Menurut Ika, pencari keong lainnya, pekerjaan ini dilakukan sebagai sampingan karena juga musiman. “Kalau pengepul katanya dijual ke Denpasar. Kami jual dagingnya saja,” akunya. Para nelayan, khususnya nelayan perahu selerek sudah delapan bulan terakhir ini mengalami paceklik ikan. Kondisi ini membuat nelayan mencari pekerjaan lain seperti buruh serabutan. (kmb26)


Jumat Pon, 17 Februari 2017

KARANGASEM

13

Peduli Bencana

Polres Sumbang Darah, Kodim Salurkan Sembako

Amlapura (Bali Post) -

Bali Post/gik

DILANTIK - Para Pengurus PBMM saat dilantik di Gedung UKM Center Amlapura, Minggu (12/2) lalu.

Ketut Kasih Pimpin Bandesa Manik Mas Karangasem

LOKASABHA Pratisentana Bandesa Manik Mas (PBMM) Kabupaten Karangasem dilaksanakan di Desa Tiyingtali, Kecamatan Abang, belum lama ini. Hasil lokasabha tersebut, terpilih I Ketut Kasih, S.H. untuk memimpin Pasemetonan Bendesa Manik Mas Karangasem periode 2017-2022. Kasih asal Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem ini, sudah melalui upacara majaya-jaya, kemudian dilantik secara resmi dengan pengurus lainnya, pada Minggu (12/2) lalu. Ketut Kasih yang ditemui Rabu (15/2) lalu, mengatakan Pengurus PBMM Pusat dan Pengurus PBMM kabupaten/ kota se-Bali di Gedung UKM Center Amlapura. Dia menjelaskan, paguyuban ini sudah dirintis sejak tahun 1991 bersama tokoh PBMM Karangasem lainnya. Selama dibentuk, paguyuban ini sudah banyak terlibat aktif dalam berbagai kegiatan. PBMM di Karangasem saat ini terdiri dari 57 dadia/panti, tersebar di Karangasem dengan jumlah kepala keluarga sekitar 1.500 kepala keluarga atau jumlah jiwa sekitar 11.000 jiwa. “Mengurus pasemetonan ini harus dilandasi dengan hati. Tidak dilihat semata-mata dari sisi material atau uang,” katanya. Sejak dirintis tahun 1991, paguyuban ini sudah beberapa kali terjadi pergantian pengurus. I Ketut Kasih terpilih secara aklamasi oleh perwakilan dari kecamatan lainnya. Selain Ketut Kasih, juga terpilih I Gede Swastawa, S.Pd., I Wayan Widiana, dan I Wayan Sukana sebagai Wakil Ketua. Sedangkan Sekretaris I Made Tingkes, A.Md.Kep. dan Wakil Sekretaris I Gede Suputrayana. Sementara sebagai Bendahara yaitu I Nyoman Nirka, S.Pd. dan Wakil Bendahara I Nyoman Cekeg Aryawan dan dibantu para seksi. Selain memimpin PBMM Karangasem, pegawai di Dinas Lingkungan Hidup Karangasem ini juga duduk sebagai Ketua III PBMM Pusat. Saat ini, dia diterima di kalangan pasemetonan, karena mampu mengurus PBMM Karangasem dengan baik. Kegiatan pasemetonan ini juga dievaluasi setiap tiga bulan sekali, dengan mengambil lokasi di Pura Panti atau Paibon semeton paguyuban. “Kepengurusan Pratisentana Bandesa Manik Mas Karangasem merangkul tokoh dan warga yang tersebar di semua dadia/panti. Hal ini bertujuan untuk mempererat persatuan ini dan memudahkan komunikasi,” jelasnya. Kasih menegaskan, selain memperat pasemetonan, paguyuban ini juga punya program jangka pendek maupun jangka panjang dalam mendukung pemerintah daerah, sejalan dengan visi mewujudkan Karangasem yang cerdas, bersih, bermartabat berlandaskan Tri Hita Karana. (kmb31)

Rentetan bencana alam yang melanda Karangasem disikapi jajaran Polres dan Kodim 1623/Karangasem dengan mengerahkan sumber daya untuk membantu penanganan pascabencana. Selain menerjunkan personel ke daerah bencana, kedua institusi keamanan tersebut juga menggalang aksi sosial untuk meringankan beban masyarakat yang menjadi korban. Polres Karangasem mengaktualisasikan kepeduliannya melalui aksi donor darah di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Kamis (16/2) kemarin. Sedikitnya, 60 personel polisi termasuk perwakilan dari jajaran polsek mendonorkan darahnya untuk dikelola PMI. ‘’Kegiatan ini bukan polisi saja, sejumlah personel Kodim dan pegawai daerah juga ikut,’’ ungkap Wakapolres Kompol A.A. Mudita. Aksi donor darah tersebut bertujuan membantu pemenuhan persediaan darah di PMI Karangasem. Stok darah di bank darah PMI Karangasem tentunya tidak hanya untuk pemenuhan kebutuhan di Karangasem, tapi juga bisa didistribusikan untuk membantu kebutuhan di

kabupaten lain. ‘’Donor darah ini juga bentuk partisipasi kita dalam rangka memperingati setahun pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Karangasem,’’ jelas Kompol Mudita. Lain Polres lain pula aksi yang dilakukan Kodim 1623/ Karangasem. Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana, korp baju loreng itu menyalurkan bantuan kepada tiga kepala keluarga yang menjadi korban tanah longsor di Banjar Dlungdungan, Desa Ban, Kecamatan Kubu. Bantuan berupa paket sembako diserahkan langsung Dandim Letkol Inf. Fierman Sjafirial Agustus, Rabu (15/2) lalu, disaksikan Perbekel Ban I Wayan Potag dan Kadus Dlungdungan I Nengah Su-

Bali Post/kmb

SEMBAKO - Dandim Letkol Inf. Fierman Sjafirial Agustus menyerahkan bantuan sembako kepada korban tanah longsor di Banjar Dlungdungan Desa Ban Kecamatan Kubu. darsana. Tanah longsor di lereng Gunung Agung itu bersifat sporadis yang puncaknya terjadi Jumat (10/2) lalu.

Hujan deras mengakibatkan sejumlah titik longsor, namun dampak paling parah dialami tiga kepala keluarga yakni keluarga I Nengah Darsana (46),

I Komang Dukut (40), dan I Wayan Mustika (42). Tanah longsor rata-rata merusak bangunan tempat tinggal mereka. (kmb)

Gugat Sertifikat Tanah ’’Pelaba’’ Pura

Prajuru Desa Karangasem Sesalkan Sikap Petani Penggarap Amlapura (Bali Post) Polemik dugaan perusakan tanah pelaba Pura Puseh Desa Pakraman Karangasem, berbuntut panjang. Setelah prajuru desa setempat melaporkannya ke Mapolres Karangasem, kali ini giliran para petani penggarap tanah itu yang mempersoalkan keluarnya sertifikat tanah pelaba pura tersebut ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Denpasar. Langkah para petani penggarap itu amat disayangkan prajuru Desa Pakraman Karangasem. Klian Desa Pakraman Karangasem I Wayan Bagiarta, S.H., M.H., Kamis (16/2) kemarin, mengatakan beberapa penggarap yang mengajukan gugatan, antara lain I Gede Putra, I Ketut Kari, I Nengah Langkir, dan Ni Nengah Sari. Dalam gugatannya ke PTUN Denpasar, mereka menggugat dua lembar sertifikat tanah pelaba pura yang dikeluarkan BPN itu, karena merasa sudah puluhan tahun

Bali Post/gik

I Wayan Bagiarta, S.H., M.H.

menempati tanah itu sejak leluhur mereka zaman dulu. “Dalam gugatannya, mereka berdaliih bahwa tanah itu adalah pemberian puri untuk mereka, padahal tanah itu sudah diserfikatkan sebagai tanah pelaba pura Desa Pakraman Karangasem,” katanya. Selain BPN, Desa Pakraman Karangasem juga turut tergugat, sebagai tergugat

II Intervensi. Bagiarta yang juga seorang pengacara ini menambahkan, gugatan para penggugat ini sudah masuk ke PTUN Denpasar 12 Januari lalu. Beberapa kali proses persidangan persiapan juga sudah dilakukan. Mulai pekan depan, sudah memasuki tahap sidang terbuka. “Sekarang, posisi saya sebagai klian desa sedang diuji. Kami di desa pakraman sedang mempersiapkan upacara ritual Usaba Dalem. Kemudian, harus menghadapi gugatan ini. Tapi, kami harus hadapi, meski sangat kami sesalkan,” kata Bagiarta. Prajuru desa, kata Bagiarta, sudah sempat membahas ini dalam paruman. Sikap para petani penggarap ini sangat disesalkan. Sebab, petani penggarap, ternyata justru berani menggugat tanah pelaba Pura Puseh. Menurutnya, langkah ini sebagai iktikad yang tidak baik dari para petani pengg-

arap. Dia sendiri mencurigai, langkah berani para petani penggarap ini ditunggangi oknum tertentu, untuk melawan Desa Pakraman Karangasem. Dia mencurigai, pihakpihak yang menunggangi punya kepentingan di balik itu. Kecurigaan Bagiarta bukan tanpa alasan. Sebab, melihat barisan penasihat hukum para penggugat cukup memperihatkan adanya kepentingan lain di balik gugatan tersebut. Ada lima penasihat hukum yang mengawal penggugat di PTUN Denpasar. Meski demikian, Bagiarta mengaku tetap akan menghadapi gugatan itu sebagai proses hukum yang ditempuh para penggugat. Sebelumnya, Bagiarta mengatakan Desa Pakraman Karangasem memiliki tanah pelaba pura dari Pura Puseh di Banjar Pesuguhan, Desa Seraya, seluas 15 hektar. Tanah pelaba pura ini dikatakan sudah bersertifikat seluas

satu hektar 37 are dalam dua sertifikat, dengan nomor 1214 dan 1215. Nama pemegang hak kedua sertifikat ini atas nama Pura Puseh Desa Pakraman Karangasem. Masalah mulai muncul, setelah ada upaya pengaplingan tanah pelaba pura itu oleh oknum yang belum terungkap sampai sekarang. Pihaknya baru tahu ada aktivitas pengaplingan tanah pelaba pura, setelah menerima informasi dari warga setempat, bahwa pohon-pohon besar di atas lahan tersebut telah dirobohkan dengan gergaji mesin. Luasan lahan yang diratakan cukup luas, mencapai empat hektar. Atas informasi itu, pihak prajuru sempat turun langsung ke lokasi. Di sana, di atas lahan tersebut, ditemukan banyak tumpukan kayu gelondongan berbagai jenis, mulai dari intaran, bekul dan lainnya. Atas temuan itu, persoalan kemudian dilaporkan ke Mapolres Karangasem. (kmb31)

Jelang ’’Ngusaba Dodol’’, Penggilingan Gabah Ramai Bali Post/gik

SISWA - Kepala SMK PGRI Amlapura (kiri) bersama kedua siswa berprestasi dan guru pembinannya.

LKS Tingkat Provinsi

SMK PGRI Amlapura Rebut Dua Gelar Juara Amlapura (Bali Post) Sekolah swasta di Karangasem terus menunjukkan geliat prestasi membanggakan di tingkat provinsi. Ini sering diperlihatkan sekolah swasta, khususnya SMK dalam berbagai lomba. Seperti SMK PGRI Amlapura, sekolah yang beralamat di Jalan Sudirman, Amlapura ini baru saja merebut dua gelar juara pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Provinsi Bali, belum lama ini. Kepala SMK PGRI Amlapura Drs. I Ketut Sutarsa, Kamis (16/2) kemarin, mengatakan siswa-siswanya yang mewakili Kabupaten Karangasem merebut juara II dalam LKS bidang Restaurant Service dan juara II dalam LKS bidang Animasi. Kedua ajang ini cukup bergengsi, karena banyak diikuti oleh SMA/SMK favorit lainnya di Bali. Juara II bidang LKS Restaurant Service direbut siswa I Gede Mashadi Wartatemaja. Lomba tersebut berlangsung di SMKN 4 Denpasar pada 12-14 Februari lalu. Mashadi berhasil memperoleh nilai tertinggi kedua, mengalahkan peserta dari kabupaten/kota lainnya di Bali. Selain itu, di saat bersamaan siswa lainnya I Wayan Eka Putra Sumadi Arta juga berhasil meraih juara II dalam LKS bidang Animasi tingkat provinsi yang berlangsung di SMKN 1 Sukawati, Gianyar. Siswa kelas XI Multimedia ini keluar sebagai pemenang kedua dari puluhan peserta lainnya dari seluruh Bali. Kedua siswa ini sangat bersyukur atas capaian ini. Meski belum maksimal menjadi juara I, tetapi hasil ini cukup menjawab kerja keras dan tekun mengikuti latihan maupun bimbingan dari pembina masing-masing. “Semoga lomba berikutnya lebih baik lagi,” kata Eka Putra. Sutarsa mengapresiasi capain anak didiknya. SMK PGRI Amlapura memang sejak awal berkiblat di tingkat provinsi, dalam mengukur diri untuk mengukir prestasi. Kualitas kegiatan belajar dan mengajar di sekolah akan terlihat dari output yang dihasilkan, yakni mampu berprestasi dan setelah lulus, mampu bersaing di dunia kerja. Setiap tahun anak didiknya selalu bisa berbicara banyak ditingkat provinsi, meski tergolong sekolah baru pada jenjang SMK sederajat di Bali. “Selamat kepada kedua siswa ini. Mudah-mudahan ke depan bisa ditingkatkan lagi dan bisa menjadi contoh bagi siswa lainnya,” tegas Sutarsa. (kmb31)

Amlapura (Bali Post) Masyarakat Desa Adat Duda Kecamatan Selat, Karangasem kini mulai disibukkan persiapan menyambut upacara Ngusaba Dodol yang rutin dilaksanakan sebelum Hari Raya Nyepi itu. Seperti yang terlihat di Banjar Geriana Kangin Desa Duda Utara, warga menyerbu usaha penggilingan gabah untuk memproses beras dan ketan yang akan dijadikan bahan membuat dodol. Ngusaba Dodol atau juga di-

namakan Ngusaba Dalem merupakan salah satu ritual besar di Desa Adat Duda termasuk Desa Adat Geriana Kangin yang berstatus penyatur kaler Desa Adat Duda. Sesuai namanya, Ngusaba Dodol dipusatkan di Pura Dalem dengan ciri khas berupa jajanan dodol. Selain beras dan ketan, warga juga harus mempersiapkan ketan hitam yang merupakan bahan dasar utama membuat jajanan tradisional tersebut. Salah satu usaha penggil-

Bali Post/kmb

GABAH - Usaha penggilingan gabah di Geriana Kangin ramai menjelang ritual Ngusaba Dodol di desa adat setempat.

Telepon Penting kARANGASEM Polres KarangasemPenjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang Polsek Selat Polsek Abang Polsek Kubu Polsek Sidemen Polsek Bebandem Polsek Candidasa Polsek KP3 Padangbai Radio Suara Widya Besakih (SWIB) Koperasi Krama Bali Cab. Karangsem PMI PDAM0 PLN BPBD/ESR

0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 363 0363 0363

21220 23222 21167 41768 23082 24187 23330 22988 21709 22110 41677 41388 21791 2710050 21789 21363 21711 22173

ingan gabah yang ramai didatangi warga adalah milik Gede Saputra Artha, di Banjar Geriana Kangin. Usaha penggilingan gabah itu ramai sejak beberapa hari terakhir, namun tidak setiap hari. Kondisi cuaca yang lebih sering hujan menjadikannya sangat ramai pada hari-hari tertentu, seperti Kamis (16/2) kemarin. ‘’Kalau musim hujan petani sulit mengeringkan gabahnya. Makanya ketika cerah mereka buru-buru menjemur lalu sorenya lang-

sung dibawa ke sini,’’ ungkap Gede Saputra Artha. Kemarin, mesin penyosoh beras milik Saputra Artha sudah menyala sejak pagi. Untuk melayani pelanggannya, pria 35 tahun itu dibantu dua karyawan, keduanya juga dari Geriana Kangin. Pada hari-hari ramai seperti kemarin gabah yang ngantre digiling bisa mencapai 1 ton. Salah seorang warga, Ni Wayan Anik (38), mengatakan, persiapan menyambut

Ngusaba Dodol biasanya memang panjang. Ketika musim hujan seperti sekarang ini bisa lebih dari satu bulan. Selain dodol, warga juga menyiapkan beberapa jenis jananan tradisional lainnya seperti jajanan uli yang dibuat dua warna, merah dan putih. ‘’Bahan dasar membuat jajanan memang bisa dengan membeli, tapi umumnya warga di sini fanatik dengan hasil panen sendiri,’’ katanya. (kmb)


TABANAN

14 Tahun Ini, Dua Pasar Direvitalisasi

Tabanan (Bali Post) Untuk meningkatkan daya saing pasar tradisional dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam berbelanja, pemerintah menggelontorkan dana revitalisasi pasar setiap tahunnya. Tabanan sendiri setiap tahun selalu mendapatkan anggaran untuk revitalisasi satu pasar tradisional. Namun, untuk tahun 2017 ini, pasar tradisional yang direvitalisasi tidak hanya satu tetapi dua pasar sekaligus. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabanan I.B. Wiryawan, Kamis (16/2) kemarin, memaparkan tahun 2017 pasar yang direvitalisasi adalah Pasar Kediri dan Pasar Bajra. Total anggaran dalam revitalisasi dua pasar ini adalah Rp 3,8 miliar lebih. Dengan direvitalisasinya dua pasar ini, maka di Tabanan masih ada empat pasar tradisional lagi yang perlu revitalisasi, yaitu Pasar Seltim, Pasar Tabanan, Pasar Kerambitan, dan Pasar Selbar. Selain dua pasar yang mendapatkan revitalisasi, hal yang berbeda dari tahun sebelumnya adalah gambar desain yang disesuaikan oleh Kementerian Perdagangan. Menurut Wiryawan, biasanya pihak Disperindag mengusulkan desain dan disetujui oleh Kementerian. Namun tahun ini, desain yang diusulkan oleh Pemkab Tabanan akan dikoreksi oleh pihak Kementerian Perdagangan dan diseragamkan dengan pasar tradisional lain. ‘’Biasanya desain itu diserahkan kepada masing-masing Disperindag daerah. Tetapi tahun ini ada koreksi dari Kementerian Perdagangan. Diseragamkan dari pusat,’’ ujarnya. Wiryawan melanjutkan, tahun ini pula pengelolaan pasar diserahkan ke Disperindag yang dulunya dikelola oleh Dinas Pesedahanan dan Pendapatan Daerah. Untuk itu pihak Disperindag Tabanan selain menerapkan langkah yang selalu dilakukan yaitu menyeragamkan los-los pasar sesuai dengan jenis dagangannya. Selain itu nantinya akan ada pengaturan agar setiap pedagang mendapatkan los. ‘’Jadi tidak ada yang dapat dua atau tiga. Kita bagi rata dulu. Jika ada los yang masih kosong baru kita undi,’’ papar Wiryawan. Dengan adanya revitalisasi pasar diakuinya terjadi peningkatan pendapatan baik dari pihak pedagang maupun pemerintah sendiri. Saat ini pasar yang sudah direvitalisasi adalah Pasar Baturiti, Pasar Pupuan, Pasar Marga, dan Pasar Penebel. Semenjak direvitalisasi terjadi peningkatan pendapatan dari Rp 3,7 miliar menjadi Rp 4,1 miliar. (kmb24)

Ranperda CSR Mulai Digodok

Meningkatkan Kepedulian Dunia Usaha

Tabanan (Bali Post) Ranperda inisiatif dewan tentang tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR mulai dibahas dengan melibatkan komponen masyarakat, Kamis (16/2) kemarin di gedung DPRD Tabanan. Dalam pertemuan yang bertujuan untuk mencari masukan tersebut, mengemuka sejumlah masukan seperti judul ranperda, dasar hukum dan mekanismenya, termasuk masalah perusahaan yang masuk dalam kategori Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP). Selaku inisiator ranperda I Gusti Nyoman Omardani menyampaikan bahwa semua masukan itu akan dikaji sesuai dengan konsep perda yang sedang dibuat. Dipastikan dalam perda tersebut tidak mengatur hal-hal teknis, tetapi mengatur yang bersifat umum. “Karena perda itu tidak boleh mengatur teknis, itu diatur dalam perbub sebagai turunan,“ jelasnya. Sementara terkait masukan dari Ketua Sabhantara Pekaseh Tabanan I Wayan Pugeh terkait CSR nonfisik, Omardani mengatakan, itu sudah diatur dalam salah satu pasal tentang sasaran dari CSR itu. yaitu tentang pemberdayaan. Di sanalah diatur tentang CSR nonfisik. Misalnya, beasiswa untuk anak karyawan atau CSR dalam bentuk bantuan upakara, yakni pakelem seperti yang disampaikan Ketua Sabhantara Pekaseh Tabanan. Nantinya setelah perda ini selesai akan dibentuk forum TJSP yang terdiri dari pengusaha itu sendiri, tokoh masyarakat dan lain-lain yang terkait. Di sana akan digodok sasaran dari CSR itu dan harus disinergikan dengan program pemerintah meski perusahaan tetap diberikan kebebasan menyalurkan CSR-nya sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Sementara terkait OPD sebagai leading sector program CSR ini, nantinya sepenuhnya akan diserahkan kepada bupati yang akan menentukan. Hal tersebut juga dipertegas oleh ketua tim perumus dari Unud, Prof. Yohanes. Dirinya menyebutkan di perda hanya mengatur hal yang bersifat umum, sementara teknisnya diserahkan kepada perbup atau keputusan bupati. Sekadar mengingatkan, ranperda inisiatif CSR ini digagas dengan alasan selama ini perusahaan di daerah belum memberikan kontribusi maksimal bagi kesejahteraan masyarakat di daerah. Di Tabanan setidaknya ada sekitar 78 perusahaan, hanya dua yang melaksanakan CSR. Tidak hanya itu, ranperda ini dibentuk untuk meningkatkan kepedulian dan partisipasi dunia usaha terhadap berbagai persoalan kemasyarakatan dan upaya pelestarian lingkungan hidup sekaligus melindungi perusahaan agar terhindar dari berbagai pungutan liar yang dilakukan pihak-pihak yang tidak berwenang dan tidak bertanggung jawab. (kmb28)

Bali Post/bit

CSR - Rapat kerja dengan sejumlah komponen masyarakat terkait pembahasan ranperda inisiatif dewan tentang CSR.

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan 0361-8943991 Polsek Selemadeg 0361-8943669 Polsek Pupuan   0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek Selemadeg Timur 0361-8509985 Pemadam Kebakaran 0361-812113 BPBD 0361-7809054 PDAM 0361-9311213, 0361-9311706 BRSU Tabanan 0361-811027 UGD BRSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu 0361-3005757 Puskesmas Tabanan  I 0361-814102 Puskesmas Tabanan II 0361-810650

Jumat Pon, 17 Februari 2017

Korban Galian C Berhasil Dievakuasi

Tabanan (Bali Post) Dua hari setelah kejadian, korban galian C di Banjar Dauh Jalan, Desa Kelating, Kerambitan, Herman, akhirnya berhasil dievakuasi, Kamis (16/2) kemarin. Mayat ditemukan mengambang pukul 03.00 Wita dini hari. Selanjutnya, buruh asal Banyuwangi ini dibawa ke Rumah Sakit Tabanan. Dalam proses evakuasi dari titik lokasi longsor menuju mobil ambulans yang telah disiapkan petugas harus melewati sungai, untuk menghindari areal Subak Timan Agung. Kapolsek Kerambitan Kompol I Wayan Suana mengatakan, proses pencarian korban yang diduga tertimpa longsoran tebing padas menggunakan sembilan pompa untuk menguras air di lokasi kejadian. “Korban sempat tertindih longsoran tebing galian, dan kerasnya sedotan pompa air kemungkinan menarik tubuh korban hingga akhirnya muncul ke permukaan,” jelasnya. Sementara itu, koordinator lapangan Basarnas Bali Putu Sudayana mengatakan proses pencarian memang sempat terkendala medan tanah labil, sehingga saat melakukan pencarian ada keretakan baru yang dikhawatirkan membahayakan anggota tim SAR gabungan yang tengah melakukan proses pencarian di lubang galian sedalam 30 meter. “Memang harus ekstra waspada. Ada longsoran baru sehingga bahaya bagi tim pencari,” ujarnya. Saat ditemukan secara kasat mata, kondisi korban membengkak dengan posisi ditemukan kepala menghadap utara dengan kulit terkelupas. Sementara itu, Kepala Desa Kelating I Made Suama mengatakan pascapenemuan korban, maka selama kurun waktu tujuh hari ke depan pihaknya akan menggelar upacara pacaruan, baik itu di desa pakraman maupun di wilayah Subak Timan Agung. Hal ini untuk membersihkan areal kejadian tersebut secara sekala dan

Bali Post/bit

EVAKUASI - Petugas saat mengevakuasi mayat dengan menyusuri sungai untuk menuju mobil ambulans. niskala. Bahkan dalam waktu dekat pihaknya juga akan mengumpulkan para pemilik pengusaha galian beserta masyarakat, aparat desa dan aparat banjar untuk menindaklanjuti langkah apa yang akan dilakukan. Mengingat di lokasi ini selain sudah merusak lingkungan juga kerap memakan korban jiwa. “Sementara kita tutup, nanti akan dikumpulkan para pengusaha galian,” ucapnya. Sementara itu, pemilik galian lokasi longsor I Wayan Sudika alias Moyo terus berdalih bahwa

pihaknya sudah mengurus izin untuk galian C ini di tahun 2012, namun sampai saat ini belum rampung. Disinggung tentang rencana penutupan galian, ia hanya menyerahkan pada yang berwenang. “Mau bagaimana lagi, ini mata pencaharian kami,” ucapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, buruh galian batu padas di galian C Desa Kelating tertimbun longsor, Selasa (14/2), saat melakukan pekerjaannya. (kmb28)

Bupati Eka Pertajam Soal Penerapan ”E-Ticketing”

MESKI telah masuk dalam program prioritas manajemen Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot, penerapan e-ticketing atau tiket elektronik, hingga kini masih belum terealisasi. Beberapa hal menjadi penyebabnya, seperti terjadinya perubahan sistem dan lokasi yang ideal agar tidak menghambat keluar masuknya wisatawan yang berkunjung. Terkait itu, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti selaku Ketua Umum Badan Pengelola DTW Tanah Lot kembali menegaskan dan mendesak agar penerapan e-ticketing segera direalisasikan. Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat tahunan Badan Pengelola DTW Tanah Lot, Kamis (16/2) kemarin di Kantor Manajemen DTW Tanah Lot. “Harus segera ada (penerapan e-ticketing). Karena itu sudah menjadi salah satu fokus program di 2017,” kata Bupati Eka. Dikatakan, selaku Ketua Umum Badan Pengelola DTW Tanah Lot, dirinya sudah berulang kali mengingatkan agar penerapan e-ticketing segera direalisasikan. Namun, dia juga tidak menutup mata, dalam upaya merealisasikan penerapan-

nya banyak menemui kendala. Seperti perubahan sistem dan tempat yang representative, sehingga tidak menggangu alur masuk rombongan wisatawan. Terutama saat high season atau libur panjang. “Memang ada perubahan sistem, tapi sekarang kita tinggal mengikuti perubahan itu. Soal tempat, coba direka-reka dulu agar jangan juga sampai mengganggu alur masuk rombongan wisatawan yang ujung-ujungnya bisa berdampak ke pelayanan juga,” tegasnya. Karena itu, pada kesempatan yang sama, Bupati Eka juga menginstruksikan agar dilakukan koordinasi lintas sektoral untuk memecahkan persoalan ini. Kebetulan dalam rapat tersebut, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman serta Dinas Perhubungan. “Kebetulan di sini ada Dinas PU, tolong coba dibantu dimana tempatnya yang layak. Begitu juga Dinas Perhubungan, tolong dibantu juga dikaji dimana tempatnya yang pas agar tidak mengganggu alur masuk wisatawan,” tandasnya. Sebelumnya, Manajer DTW Tanah

Lot I Ketut Toya Adnyana, dalam paparannya menyebutkan bahwa penerapan e-ticketing sejatinya sudah masuk dalam program prioritas jangka pendek manajemen yang dipimpinnya. Pihaknya juga berharap penerapan tiket elektronik tersebut secepatnya bisa direalisasikan. Namun, karena harus mempertimbangkan tempat dan adanya perubahan sistem, pihaknya belum bisa mere-

alisasikan program tersebut. “Kami masih bingung dimana harus menempatkan mesinnya, agar tidak sampai mengganggu kenyamanan wisatawan saat masuk ke areal DTW. Karena itu, kami berharap ada dukungan dari semua pihak agar penerapan e-ticketing serta program-program lainnya bisa direalisasikan. Sehingga pelayanan di Tanah Lot bisa lebih baik lagi,” pungkasnya. (ad1410)

DTW - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti selaku Ketua Umum Badan Pengelola DTW Tanah Lot kembali menegaskan dan mendesak agar penerapan e-ticketing segera direalisasikan. Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat tahunan Badan Pengelola DTW Tanah Lot, Kamis (16/2) kemarin di Kantor Manajemen DTW Tanah Lot.

Warung Global

Pendidikan Gratis Masih pada Tataran Wacana

BERBICARA masalah pendidikan tidak akan pernah selesai. Kini, kembali mengemuka pendidikan gratis. Bahkan, dikhawatirkan akan mematikan sekolah swasta. Namun, pendidikan gratis masih sebatas wacana. Siswa masih tetap bayar. Sedangkan untuk menghindari matinya sekolah swasta, sekolah negeri jangan terlalu banyak merekrut siswa. Demikian terungkap dalam acara Warung Global dengan topik “Pendidikan Gratis Jangan Matikan Sekolah Swasta” yang disiarkan Radio Global FM dan dipancarluaskan oleh Radio Singaraja FM, Swara Negara FM, SWIB Amlapura FM, dan Genta Bali, Kamis (16/2) kemarin. Berikut rangkumannya. Idealnya berapa jumlah siswa yang bisa diterima oleh sebuah sekolah dan berapa jumlah ideal murid dalam satu kelas? Demikian pertanyaan Ugi di Tabanan, sebab menurutnya jumlah siswa terlalu banyak akan menjadi kendala dalam proses belajar mengajar di kelas.

Kemudian di sekolah negeri, ia melihat anak-anak bersekolah ada yang pagi dan siang, ini berarti siswanya kebanyakan. Sementara Werdha di Gianyar menyambung, bahwa sistem kuota memang harus dibenahi agar semua sekolah swasta juga kebagian siswa.

Hendaknya sekolah murah (gratis) jangan bikin pendidikan murahan. Ia yakin sekolah swasta tidak akan kalah bersaing, sebab kualitas sudah dijamin, tapi ia masih bertanya-tanya juga, memangnya ada sekolah/ pendidikan gratis? Ireng di Bajera dengan spontan memberikan jawaban, sekolah gratis dari dulu sudah diwacanakan. Berhenti hanya di wacana saja. Ia setuju yang dilakukan adalah pembatasan jumlah siswa yang harus diterima di sekolah negeri, sehingga swasta juga kebagian. Jika ingin mewujudkan pendidikan gratis, persiapkan dulu perangkatnya sampai pengawalannya. Bahkan Fera di Tabanan menambahkan, hendaknya sekolah negeri janganlah rakus, jangan

terlalu banyak siswanya. Ini terlihat dari anak-anak dibagi menjadi dua shift, ada yang pagi dan siang. “Bagi rata juga dengan sekolah swasta, biar bisa hidup juga,” demikian sarannya. Pendidikan gratis matikan sekolah swasta itu benar, tapi sekolah gratis itu yang tidak ada, demikian menurut Ayu di Petang. Buktinya tetap saja bayar. Uang pembangunan, SPP, uang fotokopi dan lainnya. Sesuai dengan UUD 1945, Suluh di Tabanan menyampaikan bahwa tujuan pendidikan adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Ini tujuan yang utama, bagaimana pendidikan nanti, lulusannya mampu menciptakan lapangan kerja. Selain itu, negara memang memi-

liki kewajiban memberikan sekolah tanpa biaya, saat ini untuk makan saja susah, apalagi untuk menyekolahkan anak. Nyoman Mastra di Gianyar sepakat bahwa negara punya kewajiban menyediakan sekolah gratis/ murah, agar sekolah swasta tidak mati, ia menyarankan agar guru-guru swasta disediakan jam mengajar di sekolah negeri. Ketut Dawi di Badung berpendapat, barangkali sekolah negeri gencar-gencarnya mengejar sertifikasi, termasuk gencar juga guruguru mengejar jam mengajar yang sudah dipersyaratkan. Kemudian kenapa sekolah negeri dapat banyak murid, karena image orangtua dan siswa yang lebih bangga anaknya jika sekolah di negeri. (sikha)


15

Jumat Pon, 17 Februari 2017 Hasil Pertandingan Liga Champions

Pertandingan I, babak 16 Besar Bayern Munich vs Arsenal Real Madrid vs Napoli

5-1 3-1

Sinyal Akhir Era Wenger? London Lembaga penyiaran Inggris, BBC, Kamis (16/2) kemarin melaporkan bahwa masa depan Arsene Wenger di Arsenal akan diputuskan akhir musim ini. Namun belum diketahui apakah ini akan menjadi sinyal akhir dari era Wenger di Stadion Emirates. Menurut sumber yang dekat dengan klub itu, disebutkan bahwa tak prospek bagi Wenger akan meninggalkan klub beberapa jam timnya dihancurkan Bayern Munich 1-5 di pertandingan pertama babak 16 besar Liga Champions. Hingga saat ini Wenger belum mendapat perpanjangan kontrak yang habis pada akhir musim ini. Keputusan akan masa depannya ditentukan oleh klub setelah bertemu dengan sang manajer itu. Wenger yang berusia 67 tahun, memimpin Arsenal sejak 1996 dan menjadi manajer terlama berkuasa di Liga Utama Inggris. Ia telah ditawari kontrak baru namun seperti biasanya ia baru akan mengambil keputusan pada akhir musim setelah membuat refleksi atas kompetisi yang telah berjalan dan membuat target pada tahun berikutnya. Arsenal tidak pernah lagi memenangkan Liga Utama Inggris sejak 2004. Kendati demikian Wenger mampu mengantarkan Arsenal mencapai kompetisi Liga Champions selama 14 musim. Total sepanjang kepemimpinan Wenger Arsenal menghasilkan gelar liga tiga kali, Piala FA (6) dan Community Shield (6). (kmb39/rtr/bbc)

PROTES - Gelandang Bayern Munich Arjen Robben memprotes hakim garis yang tidak mengesahkan tendangan sudut timnya. Bayern Munich menghancurkan Arsenal 5-1 pada pertandingan 16 besar Liga Champions, Kamis (16/2) kemarin di Allianz Arena. Bali Post/rtr

The Gunners Hancur Lebur di Allianz Arena Munich Bayern Munich menghancurkan Arsenal dengan skor 5-1 di Stadion Allianz Arena pada pertandingan leg pertama 16 besar Liga Champions, Kamis (16/2) kemarin. Pasukan Carlo Ancelotti bahkan mampu mencetak tiga gol dalam rentang waktu sepuluh menit di babak kedua untuk memperpanjang rekor mereka menjadi 16 kemenangan kandang secara beruntun di kompetisi ini.

Manajer Arsenal Arsene Wenger.

Bali Post/ap

Thiago Alcantara menyumbang dua gol dan Arjen Robben, Robert Lewandowski, dan pemain pengganti Thomas Mueller juga mengemas gol ketika tim Bavaria itu memberikan kekalahan perdana bagi Arsenal di kompetisi klub elite Eropa musim ini. Alexis Sanchez sempat menyamakan kedudukan untuk tim tamu, mencetak gol dengan memanfaatkan bola pantul setelah Manuel Neuer

Arema Menang Telak atas PS TNI Malang (Bali Post) -

Laga terakhir babak penyisihan grup B Piala Presiden 2017 yang digelar di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (16/2) kemarin, tim tuan rumah Arema FC menaklukkan PS TNI dengan skor telak 4-0. PS TNI yang sudah tak memiliki peluang lolos ke babak selanjutnya tetap tampil ngotot sejak awal pertandingan. Anak asuh pelatih Mustaqim ini mampu memberikan perlawanan ketat, setidaknya hingga sebelum water break babak pertama. Empat gol tanpa balas yang bersarang ke gawang PS TNI yang dikawal Dhika Bhayangkara itu masing-masing dilesakkan Cristian Gonzales pada menit 37 dan 50, Dendy Santoso pada menit 61, serta Esteban Vizcarra pada menit 65. Gonzales mengawali kemenangan Arema FC melalui penalti setelah wasit Hamsir menunjuk titik putih karena terjadi pelanggaran di kotak terlarang tersebut. Untuk mengamankan gawangnya Rinto Ali terpaksa menjatuhkan Esteban Vizcarra, namun sayang upaya itu justru melahirkan penalti.

Gonzales yang dipercaya mengeksekusi bola mati itu dengan sempurna menceploskan bola ke gawang Dhika Bhayangkara. Dan, skor pun berubah menjadi 1-0. Di pengujung babak pertama Gonzales hampir membuat Arema unggul 2-0, namun Dhika dengan cemerlang mampu mengamankan bola sontekan Gonzales. Memasuki 45 menit babak kedua, pergantian pemain yang dilakukan pelatih Arema Aji Santoso membuat permainan tim berjuluk Singo Edan itu jauh lebih menggigit, bahkan baru 65 menit pertandingan, Arema mampu membobol gawang Dhika dengan empat gol tanpa balas. Dalam tempo 20 menit, Arema mampu menambah tiga gol. Pada menit 50, Gonzales mencetak gol keduanya lewat tembakan kaki kiri. Berselang 11 menit kemudian atau pada menit 61, giliran Dendi Santoso menjebol gawang PS TNI ketiga kalinya lewat sundulan terarah me-

manfaatkan sepak pojok Adam Alis. Hanya empat menit dari gol ketiga, PS TNI kembali kebobolan. Kali ini lewat tendangan kaki kiri Esteban Vizcarra yang tak mampu dijangkau Dhika Bayangkara, 4-0. Meski kebobolan empat gol tanpa balas, perjuangan PS TNI terus berlanjut, bahkan mencoba ganti menekan. Namun, usaha yang dibangun anak asuh Mustaqim itu selalu kandas. Arema justru hampir saja mengubah skor menjadi 5-0. Namun, tembakan jarak jauh Ferry Aman Saragih membentur mistar. Skor 4-0 tidak berubah. Hingga wasit Hamsir meniup peluit panjangnya tanda pertandingan berakhir, skor masih tetap 4-0. Dengan hasil ini, PS TNI tak mampu sekalipun mengukir kemenangan dari tiga pertandingan di Grup 2, sementara Arema mengemas tujuh poin. (ant)

Bali Post/ant

TENDANG BOLA - Penyerang Arema FC Cristian Gonzales (kanan) menendang bola ke arah gawang PS TNI setelah lolos dari hadangan Muhammad Abduh Lestaluhu dalam pertandingan Piala Presiden Grup 2 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Kamis (16/2) kemarin. Dalam pertandingan tersebut Arema unggul atas PS TNI dengan skor akhir 4-0.

menggagalkan penaltinya pada menit ke-30. Namun ‘’The Gunners’’ hancur lebur ketika kapten Laurent Koscielny harus meninggalkan lapangan karena cedera, sehingga barisan pertahanan tak terkoordinasi dengan baik. ‘’Kami sebaiknya mencetak gol di London namun ini adalah posisi awal yang bagus,’’ kata kapten Bayern Philipp Lahm, yang akan absen pada pertandingan kedua karena skorsing. ‘’Ini

semestinya cukup bagi kami untuk dapat melaju.’’ ‘’Kami bermain sangat bagus sampai penalti (Sanchez) dan kemudian babak kedua begitu sensasional,’’ tambah pemain yang memutuskan pensiun akhir musim ini. Robben mengatakan Bayern membuktikan kebangkitan mereka dari kemerosotan penampilan belakangan ini. ‘’Jika ini bukan suatu jawaban, maka saya tidak tahu lagi. Saya sedikit terkejut dengan skornya namun inilah mentalitas Bayern,’’ tambah Robben. Start Sempurna Bayern, yang menyingkirkan Arsenal di fase ini pada kompetisi 2005, 2013, dan 2014, melakukan start sempurna ketika Robben me-

lepaskan tembakan kaki kiri menuju sudut atas gawang David Ospina pada menit ke-11. Arsenal menyamakan kedudukan setelah dihadiahi penalti karena handball Lewandowski pada menit ke-30 dan Sanchez memaksimalkan bola muntah setelah Neuer menggagalkan sepakannya. Permainan terlihat menurun kecepatannya pada awal babak kedua sebelum Bayern meningkatkan tempo untuk mengukir tiga gol atas klub Inggris itu. Kondisi itu terjadi setelah Koscielny keluar lapangan karena cedera pada menit ke-49. Lahm mengirim umpan silang sempurna ke kotak penalti dan Lewandowski melompat mengungguli bek

Shkodran Mustafi untuk menanduk bola pada menit ke-53. Penyerang Polandia itu menyodorkan bola kepada Thiago untuk menjadi gol ketiga Bayern tiga menit berselang. Pemain Spanyol itu mengemas gol keduanya dengan sepakan mendatar sebelum pemain pengganti Mueller melengkapi pesta timnya dua menit sebelum pertandingan usai. Arsenal kini berada di jalur untuk tersingkir dari 16 besar untuk ketujuh kalinya secara beruntun. Sedangkan Bayern semakin dekat dengan penampilan di perempatfinal untuk keenam kalinya secara beruntun. Kedua tim akan bertemu di laga kedua di London pada 7 Maret. (kmb39/rtr/ant)

Real Madrid Menang Susah Payah

Madrid Gol indah sepakan voli Casemiro mewarnai kemenangan Real Madrid 3-1 atas Napoli pada pertandingan pertama babak 16 Liga Champions, Kamis (16/2) kemarin. Namun Real menjalani laga di Santiago Bernabeu ini dengan susah payah setelah tertinggal lebih dahulu. Gelandang Brazil itu melepaskan sepakan spektakuler yang menjebol gawang Pepe Reina pada awal babak kedua. Gol tersebut melengkapi kebangkitan Real setelah berhasil menyamakan skor melalui Karim Benzema dan Toni Kroos membawa tuan rumah berbalik unggul. Napoli, tim tersubur di Liga Italia, unggul terlebih dahulu ketika Lorenzo Insigne menyaksikan kiper Real Keylor Navas tidak berada di posisi terbaiknya untuk kemudian menyepakkan bola melengkung dari jarak jauh. Juara bertahan Real, yang mengejar gelar Eropa ke-12 mereka, akan melawat ke Naples untuk pertandingan kedua pada 7 Maret mendatang. Real memiliki rekor kandang yang bagus di Liga Champions, melalui 11 pertandingan tanpa terkalahkan di Bernabeu. Namun menghadapi Napoli yang tidak terkalahkan dalam 18 pertandingan terakhirnya di semua kompetisi, tuan rumah cukup kerepotan. Real, yang mengincar penampilan ketujuh secara beruntun di perempatfinal, menekan lawan mereka tidak lama setelah

kick off ketika Benzema memaksa Pepe Reina melakukan penyelamatan. Namun tim Italia itu tidak begitu saja menyerah dan justru membuka keunggulan pada menit kedelapan. Insigne mendapat umpan dari Marek Hamsik dan melihat Navas tidak berada dalam posisi tepat. Secepat kilat, dia melepaskan tembakan ke sudut gawang dari jarak 35 meter. Keunggulan itu hanya bertahan selama sepuluh menit ketika Real menyamakan kedudukan. Dani Carvajal melepaskan umpan silang yang ditanduk dengan sempurna untuk masuk ke gawang oleh Benzema. Sisa babak pertama dihabiskan sebagian besar di wilayah pertahanan Napoli ketika Real terus menekan. Cristiano Ronaldo melepaskan tembakan yang melambung setelah mendapat sodoran bola dari Luka Modric, dan Benzema mencungkil bola ke sisi luar gawang ketika mendapat umpan terobosan. Bagaimanapun, dominasi mereka terbayar pada menit keempat babak kedua saat Ronaldo menyusup ke area pertahanan lawan dan mengirimkan bola kepada Kroos di tepi kotak penalti. Gelandang timnas Jerman dengan tenang menaklukkan Reina. Empat menit berselang Casemiro memastikan kemenangan timnya, melalui sepakan voli kaki kanan dari jarak 25 meter yang gagal diantisipasi Reina. (kmb39/rtr/ant)


OLAH RAGA

16

Jumat Pon, 17 Februari 2017

Klub Anggota PS Badung Desak Ikut Kompetisi Nasional Mangupura (Bali Post) Rapat klub anggota PS Badung, di KONI Badung, sepakat PS Badung mengikuti kompetisi divisi utama nasional Liga Indonesia (LI), yang kini menjadi Liga-2, dan bakal diputar April mendatang. Karena itu, PT Sepak Bola Badung Bali sebagai pengelola agar menyiapkan tim guna mengikuti kompetisi. Demikian terungkap dalam rapat anggota PS Badung, Kamis (16/2) kemarin, yang dihadiri Ketua Umum KONI Badung Sang Putu Raka Arnaya, Direktur Keuangan PT Sepak Bola Badung Bali IGN Ketut Tiksena, serta perwakilan 15 klub anggota. Ketua Umum Askab Badung Nyoman Graha Wicaksana menyarankan supaya dualisme kepengurusan PT serta persiapan partisipasi PS Badung di kancah persepakbolaan nasional dibahas pada Kongres Asprov PSSI Bali, Jumat (17/2) ini. ‘’Kami ingin Asprov PSSI Bali turun tangan, mencarikan solusi kemelut di tubuh PT, sebab terdapat dualisme kepenguruan,’’ kata pria yang akrba disapa Koming ini. Dikisahkan, PS Badung sejak merangkak dari divisi II, kemudian promosi ke divisi I, sampai ke divisi utama, dibiayai hasil jerih-payah APBD Pemkab Badung. ‘’Persoalannya, PS Badung awalnya tim amatir, kemudian promosi ke divisi utama menjadi tim semipro, hingga pengelolaannya diserahkan ke PT, sebab harus punya bidang usaha,’’ ujarnya. Kenyataannya, sampai dengan Februari ini belum jelas partisipasinya di kancah kompetisi nasional. ‘’Padahal, kompetisi Liga-2 makin dekat digulirkan. Lalu, apakah pengelola lisensi atau PT apakah mau ikut kompetisi. Jika PT tidak bersedia mengelola di mana lisensinya, sebab kami tak mau tahun depan degradasi kembali ke Linus. Kami mohon Asprov PSSI Bali bisa mencarikan solusi kemelut ini,’’ papar Koming. (022)

Bali Post/net

CAMPURAN - Ganda putri Indonesia Anggia Shitta Awanda/Tiara Rosalia Nuraidah menuntaskan laga melawan Lee Meng Yean/Chow Mei Kuan 21-19, 21-18 pada turnamen beregu campuran Asia Mixed Team Championships 2017, Kamis (16/2) kemarin.

Kalahkan Malaysia, Indonesia Juara Grup

Jakarta (Bali Post) -

Bali Post/wan

KOMPETISI - Para anggota klub PS Badung mendesak supaya lisensi PS Badung dimanfaatkan mengikuti Kompetisi Divisi Utama Nasional, sebab jika absen otomatis tahun depan degradasi, dan merangkak lagi mengikuti Liga Nusantatra (Linus).

Porlasi Programkan Dua Kali Uji Coba di Luar Negeri

Jakarta (Bali Post) Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) memprogramkan dua kali perlombaan uji coba internasional di Vietnam dan Thailand menjelang keikutsertaan dalam SEA Games 2017 di Malaysia. ‘’Kami akan mengikuti kejuaraan dunia nomor RS One windsurfing di Vietnam pada Juni. Sedangkan pada Juli, kami akan mengikuti kompetisi nomor optimist di Pattaya, Thailand,’’ kata Sekretaris Jenderal PB Porlasi Othniel Mamahit di Jakarta, Kamis (16/2) kemarin. Selain dua perlombaan uji coba internasional itu, PB Porlasi juga menjadwalkan pemusatan pelatihan bagi atlet-atlet kelas double handed di Australia jelang SEA Games. ‘’Kami perlu datang dua atau tiga pekan lebih awal dari perlombaan SEA Games yang akan berlangsung di kepulauan Langkawi, Kedah, Malaysia,’’ katanya. PB Porlasi, lanjut Othniel, akan menambah jumlah atlet untuk mengikuti 14 nomor perlombaan cabang layar pada SEA Games dari atlet-atlet layar yang ada di seluruh provinsi Indonesia. ‘’Kami mempunyai sembilan atlet yang merupakan atlet binaan Satlak Prima. Kami akan menambah atlet pelatnas mandiri dengan menggelar seleksi dari atlet-atlet pengurus provinsi Porlasi,’’ katanya. Namun, Porlasi belum menentukan tanggal seleksi atlet-atlet daerah yang akan masuk dalam pelatnas mandiri organisasi olahraga layar itu. Porlasi membutuhkan 19 atlet untuk mengikuti 14 nomor perlombaan dalam SEA Games di Malaysia itu, terutama pada kelas double handed dan tim yang terdiri dari tiga orang atlet. ‘’Kami juga mengajukan dua pelatih asing yaitu pelatih kelas windsurfing dari Italia dan pelatih kelas double handed dari Singapura. Tapi, kami belum mendapatkan konfirmasi persetujuan dari Satlak Prima untuk pelatih asing itu,’’ katanya. Nomor-nomor perlombaan cabang layar dalam SEA Games 2017 yaitu optimist putra, optimist putri, optimist tim, laser standard putra, laser radial putri, laser standard tim putra, laser radial tim putri, dan internasional 420 putra. Kemudian, internasional 420 putri, internasional 470 putra, internasional 470 putri, RS One putra, RS One putri, dan Laser radial putra. (ant)

Pasangan ganda putri Anggia Shitta Awanda/Tiara Rosalia Nuraidah sukses menjadi penentu Indonesia sebagai juara grup B di babak penyisihan Asia Mixed Team Championships 2017, Kamis (16/2) kemarin. Usai mengalahkan Sri Lanka, Indonesia meraih kemenangan kedua dengan menundukan Malaysia 3-2 . Kepastian Indonesia menjadi juara grup tersebut didapatkan setelah Anggia/Tiara mengalahkan duet asal Malaysia Lee Meng Yean/ Chow Mei Kuan dengan dua game langsung 21-19 dan 21-18. ‘’Senang akhirnya bisa jadi penentu Indonesia menjadi juara grup. Sebenernya saya pernah menang lawan pasangan Malay-

sia ini, tapi saat itu berpasangan dengan Suci (Rizki Andini). Sementara sekarang dengan Anggi juga bukan pasangan tetap. Jadi sempat tegang dan takut-takut di lapangan. Untungnya kami bisa menang,’’ kata Tiara seperti dikutip dari laman PP PBSI, Jakarta, Kamis kemarin. Sebelum Anggia/Tiara, Indo-

nesia juga mendapat poin dari penampilan Ade Yusuf/Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira dan Gregoria Mariska. Sayangnya Firman Abdul Kholik yang main di partai ketiga, harus mengalami kekalahan. ‘’Saya tadi banyak terlambat mengambil keputusan di lapangan. Harusnya saya bisa lebih berani di lapangan. Kalau diturunkan lagi, saya harus bisa tampil lebih maksimal,’’ ujar Firman. Sementara itu ganda campuran Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja ditundukkan pasangan Malaysia Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai 16-21, 16-21. (ant)

Hasil Pertandingan Indonesia vs Malaysia Grup B Ganda Putra

Ganda Putri

Tunggal Putri

Ganda Campuran

Ade Yusuf/Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira vs Teo Ee Yi/Ong Yew Sin 21-11, 17-21, 22-20 Gregoria Mariska vs Lee Ying Ying 21-8, 16-21, 21-15

Tunggal Putra

Anggia Shitta Awanda/Tiara Rosalia Nuraidah vs Lee Meng Yean/ Chow Mei Kuan 21-19, 21-18 Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja vs Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai 16-21, 16-21.

Firman Abdul Kholik vs Lim Chi Wing 19-21, 15-21

174 Taekwondoin Marakkan Piala Wali Kota

Bali Post/022

PERTEMUAN - Suasana pertemuan teknik Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota VIII/2017, di Dojang Garyu Taekwondo Club, Kamis (16/2) kemarin.

Denpasar (Bali Post) Tercatat 174 taekwondoin dari 13 dojang dipastikan mengikuti kejuaraan taekwondo memperebutkan Piala Wali Kota Denpasar VIII/2017, di GOR Praja Rakcaka, Kepaon, Minggu (19/2) lusa. Demikian terungkap dalam pertemuan teknik, di Dojang Garyu, Kamis (16/2) kemarin. Pelatih Pelatcab Taekwondo Sabeum Tody Irawan di sela-sela pertemuan teknik menjelaskan, turnamen Piala Wali Kota yang dihelat Pengkot TI versi Ketua Umum A.A. Putu Suryawan Wiranatha sama sekali tanpa bantuan KONI

Denpasar. Tody mengemukakan, kejuaraan dibagi dalam kategori mulai pra-kadet, kadet, junior, dan senior mempertandingkan nomor poomsae dan kyorugi. Tody menjelaskan, ke-13 dojang yang ikut berpartisipasi adalah Satria Muda Club, Satria Muda Sesetan, Majago, Ganesha, Banteng, SMAN 5 (Smanela), SMAN 2 (Resman), Arjuna, Dragon, Srikandi, Prima, Netral, serta Garyu. Menurutnya, event bergengsi ini melibatkan 16 wasit juri, terdiri atas lokal (6), dan luar Bali (10). ‘’Kami mendatangkan 10 wasit dari Jabar, DKI, dan

Jateng,’’ ungkap Bidang Pelatihan Pengkot TI Denpasar versi Agung Suryawan ini. Dalam sistem pertandingan, katanya, tetap memakai process sensor system (PSS), serta aturan pertandingan yang biasa dipakai PB TI sejak 2015 lalu. ‘’Sebenarnya, peraturan ter-‘gres’ sudah ada, saat penyegaran wasit dilakukan di Korea awal 2017 ini, tetapi sejauh ini belum diterapkan,’’ jelas Tody. Selain itu, dalam pertarungan yang tak berimbang, dan poinnya terpaut (gap) 7, maka pertandingan dihentikan, guna menghindari akibat lebih fatal lagi. (022)

Piala Wali Kota VIII/2016

Dewa Kertajaya Jumpa Ainun di Semifinal

Denpasar (Bali Post)Petenis Dewa Kertajaya bertemu lawannya Ainun Sidiq di babak semifinal KU-16 pada turnamen Piala Wali Kota VIII/2016, di Lapangan Tenis Kompyang Sujana mulai Kamuis (16/2) kemarin sampai dengan Minggu (19/2) lusa. Semifinalis lainnya, mempertemukan Putu Arsa melawan Yoga Sedana. Di sektor putri KU-16, Manik Mustika jumpa Sinta Candrawati di semifinal, serta Desak Dwi Kurnia melawan Armila Hardini. Untuk KU-14, Bayu Ananta bertemu Gede Darma Suputra di semifinal, serta Ahsan melawan Prabu Ananta. Di KU-10, Adi Perkasa meladeni Jesua di semifinal, serta Teo Putra melawan Tjiu Andy Hartamajaya. Humas Pengkot Pelti Kota Denpasar Yudi menjelaskan, kejuaraan Piala Wali Kota ini melibatkan 64 petenis, yang dibagi dalam kategori U-10, U-12, U-14, U-16, mempertandingkan nomor tunggal dan ganda. (022)

Bali Post/wan

TENIS - Peserta turnamen tenis junior Wali Kota Cup yang berlangsung di Lapangan Tenis Kompyang Sujana, Padangsambian, Denpasar Barat, Kamis (16/2) kemarin.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Jumat Pon, 17 Februari 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

Dicari PRT 2orang Tidur Dcr Admin Wnt bs Computer Min dalam, Single Hub.087861361079 SMU Lam Jl.Mahendradata97B Dps B.BP.164.02.17.0001374

***Dcr*** Pembantu RT, Tggl Dlm Gj.1-1,5Jt H:08123807672

B.BP.141.02.17.0001190

Dcr Sgr Acct/Adm,Security utk Hotel di Petitenget Ph.4739411 E:tamanrosanihotel@gmail.com

Busy Resto di Seminyak Bth Cook, Waiter & Waitress yg Cekatan Rajin & Murah Senyum SMS/WA 081338384364

B.BP.004.02.17.0001354

Dcr Kepala Teknisi Mesin Berpendingin,SMK/SMU,Pria max35th Pnglman min 5th.Lam Lengkap ke CV.Antartika,Jl.Pidada V/9 Dps E:paiansimalango@yahoo.co.id

Dcr SPV.Sales & Marketing,S1, Pria max 35th, Pnglmn min 2th, bs Bhs Inggris.Lam lengkap ke Antartika Jl.Pidada V No.9 Dps E:paiansimalango@yahoo.co.id

: : : :

Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

VISA

� Email: pembacabalipost@gmail.com

Dcr Staf Produksi,SMK/SMU,Pria max 35th,Kuat Cekatan Bersih. Lam kengkap ke CV.Antartika Jl.Pidada V No.9 Dps E:paiansimalango@yahoo.co.id

Dcr sales/marketing gj+bonus + komisi+BPJS.Lam PT.PMA Bedahulu XVII/7 Dps

B.BP.821.02.17.0001169

Dcr supir,Tng Adm bs MS Word/ Excel Fas:Mess Hb.081237002020

Dicari Pembantu Rumah Batu Belig.Bisa Bahasa Inggris Ph.087862351151 B.BP.004.02.17.0001353

Dicari Sopir Pribadi Pengalaman Mobil Mercy untuk Penatih Telp:081237576680

B.BP.101.02.17.0001368

Hotel Rijasa Agung Cari HK,PA, Dibthkan.Segera 1.Koord hrd Bellboy, engineering, Admin. Minimal D3 syarat mampu mengaKirim CV&Lamaran Segera ke yomi Tim siap u/melakukan rijasaagung_hrd@yahoo.co.id Rekruitment 2.Sale Conter/praB.BP.004.02.17.0001255 muniaga dan Sf Min.bisa baca Klinik Tumbuh Kembang Bth Tng tulis, dan punya keinginan Office Boy Terapi Wicara-Bw u/berpenghasilan besar.Kirim LamaLmr ke Jl.Merdeka VI/9 ran ke PT.Columbus, Jl.Kesatrian Hub:082237396111 B.BP.005.02.17.0001314 No. 1 AB depan Kantor DPRD Purchasing & FrontOffice Halfday Gianyar. dan Driver B1 Pariwisata B.BP.001.02.17.0001335 Hub:-0361774504/Dtg Langsung Dibth.Colector KSU Sari Tirta

B.BP.166.02.17.0001398 Cri Sgr Controller produk spa, B.BP.001.02.17.0001236 B.BP.001.02.17.0001241 B.BP.001.02.17.0001240 Urgent Bar Waitress & Cook B.BP.166.02.17.0001400 B.BP.001.02.17.0001371 Kasir/Reserv.Cleaning Service, Dcr Krywt Toko B.Inggris (UMR) Sent CV to: Mamas German Rest Receptionist Dcr Bypass Sanur Hub:723593/723637/082144159869 Mandarin(2,5Jt++) 081931001397 Dcr waitress u/Tubes Rest P.754831/kadimamas@yahoo.co.id Hub:0361-289700/081916435407 Jl.Popies 2 Hub.753510/760063 B.BP.001.02.17.0001306 B.BP.001.02.17.0001303 B.BP.001.02.17.0001378 B.BP.153.02.17.0001385 B.BP.145.02.17.0000912 Dcr Admin Wanita Max 30th bisa Dcr PRT Wnt,tgl dlam,area Kuta *Join us! PT.Fuji Home Japan !!A.BVC Kerja Diluar Negri Resmi Dcr:1.CS SMK(Prwisata) Jurusan computer&Excell Bawa Lmran Gj 1.8 Tel/SMS 087862389529 Prshaan Asing Bid.Properti Cr: u/Semua Usia,Resto Hotel Kebun PT.Banoli Motor, Jl.Buluh Indah 75 Akuntansi, 2.Marketing,3. Design B.BP.001.02.17.0001345 Marketing,Arsitek,Peng.Proyek & 081337903069,087860831351 Grafis, 4.Supir Jujur,Ulet,Pro Dcr PRT u/Daerah Cargo Tdr Dlm B.BP.001.02.17.0001322 B.BP.166.02.17.0001401 Estimator.U Max 38Th,Pglmn 3Th aktf TggJwb E:agro@bali8.co.id Hub:081558575977 Dcr Chief Akunting, S1 Akutansi ***Dicari*** Supir Pribadi B.BP.001.02.17.0001364 B.BP.004.02.17.0001357 di Bdgnya,5Hri Krj dlm Sminggu Pria/Wanita Max 35th,Pnglman Hub: Jl.Gadung 81 Kreneng Dps Dcr Pelaksana Proyek S1 Sipil Dcr:SPG,Kasir,Packing.Sanur Gj Pokok,Tnjngn Oprsional,THR, min 2th.Lam ke CV.Antartika, B.BP.001.02.17.0001253 Logistik,Pglm 2Th,085225972222 Hub:081238311096 Bonus,Asuransi Kshtn&Tng Kerja Jl.Pidada V No.9 Dps Bakery di Tiara Dewata Bth SPG B.BP.001.02.17.0001192 B.BP.001.02.17.0001352 B.BP.001.02.17.0001079 4723564/info@fujihomejapan.com max 30Th Hub:085101979497 E:paiansimalango@yahoo.co.id Dcr Pool Garden,HK(wnt) staff Dicari Op.Produksi Min Lulus Jl.G.Lempuyang Gianyar 942218 B.BP.001.02.17.0001239 B.BP.001.02.17.0001396 Sales Acc Hp,Gaji+Komisi dll B.BP.001.02.17.0000880 B.BP.001.02.17.0001334 umur max 35th.Krm lamaran CV & SMA,Tdk Buta Warna.Kirim CV ke Dcr Collector u/Tabanan, Analis Dicari Pembuat Patrun untuk (± 5Jt) Hub.PT.Vivan Bali Bth Adm Min.D3/S1 Bhs Ing,Exl, foto terakhir:”Kembali Villas” PT.Indu Comp Dewata, Jl.Setia Dibthkan Segera Waitress & Ass Kredit Min 30Th H:085921213232 brand export, fashion bisa 081237763718 Word Hub:PT.TSU /0361430845 Jl.Sari Dewi No.14D Seminyak Budi No52 Denpasar Telp.429715 Cook, Pengalaman Tdk Penting B.BP.166.02.17.0001399 B.BP.001.02.17.0001341 B.BP.001.02.17.0001307 menjahit grading spec, bisa B.BP.001.02.17.0001309 (Blkng Oberoi Htl)081934383303 Hub:0361-287263/081236854028 Dcr Drafter 2D u/Furniture:085 Dcr Sopir Kanvas,SMK/SMU,Pria Dcr Tkg jarit/Sample Pengalaman Dcr Customer Service,SMK/SMU, 100535083-arifin.tan@gmail.com Looking for Reservation Staff, B.BP.001.02.17.0000426 Sales&Adm Komptr Min.SMA Sdrjt Bhs.Inggris Telp.081 138 99556 info@kembalivillas.com B.BP.001.02.17.0001379 Pria/Wanita max35th,Pnglmn 1th utk Garment HP:085100050706 must be expert computer&good Dibthkan Tk Patrun & Penjahit B.BP.164.02.17.0001265 B.BP.001.02.17.0001380 max 35th,Pnglmn min 2th,SIM B1 Dpt Mess Jl.Cargo Permai 198XX B.BP.001.02.17.0001285 B.BP.001.02.17.0001078 *Jepang proses 3Minggu Macau & Lam Lengkap ke CV.Antartika, Lam lengkap ke CV.Antartika, English both in oral&writing, Sbnyak2nya u/Garment di Canggu Dcr Sopir 4 Orang PT.BSM Dcr Sales Pria Max.30th pny sp Dcr peg/tukang masak tinggal Australi H:Badung 081999906893 Cr.Reseptionist/FO,HK,Puri Jl .Pidada V No.9 Dps, Jl.Pidada V No.9 Dps T.0361-4490319 Berawa Gj.2,2jt+Bonus+THR Diponegoro Indah C4 Dps mtr.Bawa Lamaran ke PT.Banoli Tabanan-Surabrata 082231577240 E:paiansimalango@yahoo.co.id Asih Htl.Jl.Pantai Kuta 40, Kuta E:paiansimalango@yahoo.co.id dalam,Fas:Mess Hub.08174716050 CV:asavillasproperty@gmail.com (disediakan Kost),082247790029 081338307435 Motor,Jl.Buluh Indah 75 Dps B.BP.166.02.17.0001402

B.BP.001.02.17.0001238

B.BP.001.02.17.0001311

B.BP.001.02.17.0001321

B.BP.001.02.17.0001237

B.BP.001.02.17.0001369

B.BP.001.02.17.0001174

B.BP.001.02.17.0001211

B.BP.001.02.17.0001365

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU

DIJUAL RUMAH Rmh Baru S.Huni BTN Pegending Dlg,Lnjut Krd BPD,082147454248

SUZUKI

AllNew Xenia R Sporty’15 Matic R3’2015 Putih AsliDK H.159jt Slvr KM10Rb BsTkr,085100856999 Gatsu I/3 No.41X T.0811395010 B.BP.141.02.17.0001388

HONDA

B.BP.141.02.17.0001390

B.BP.164.02.17.0001372

Dijual Rumah Gudang lokasi Renon LT 2,52are,H.08123872602

TOYOTA

CRV 2.4cc’2010Hitam AsBali,VR 22Crom LuarDlmOri,087860080888

B.BP.001.02.17.0001397

Kijang LGX 1.8cc’2004 Silver Asli Bali Orisinil, 08123953664

B.BP.001.02.17.0001356

Djl Rmh P.Gdng Jimbaran LT84m2 LB50m2 Hub.08113864130

B.BP.001.02.17.0001395

Brio Dp15Juta Ready Stock AgyaTRD Sprtv15Pth Mnual 115Ng Manual/Matic Hub:081237269811 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 B.BP.001.02.17.0001383

Dijual CRV th 08 2.4cc AT Rp.70jt Tlp.087761714543

B.BP.001.02.17.0001382

Jazz RS MMC’13 Putih Matic VR 17 Brg Prbd BsTkr,087860856999 B.BP.141.02.17.0001387

Jazz IDSI’05 manual merah orisl ban baru 91 juta 08123804634 B.BP.001.02.17.0001381

New Brio Dp18Jt,HRV,CRV,Mobilio Hb.08174778638 Honda Kuta Raya B.BP.164.02.17.0001373 NISSAN

Serena HWS Autech’10,AsDK,Htm LowKM,Istw.085101480280 TT/Krd B.BP.001.02.17.0001310

B.BP.001.02.17.0001327

Rmh Lt.II 90/98 dkt Art Center Jln.SMA 3 Dps 085-100-85-45-85

B.BP.001.02.17.0001394

Avanza G’13Slv AsDK VR16 146Ng P.Saelus2Kamboja7/085101850689

Kont.Rmh 2Lt/6KT/AC Jl.P.Misol Gg.XIII T.Umar H.085333004670

B.BP.001.02.17.0000637

DISEWAKAN RUKO Dikontrakan Ruko Lt1 Jl.Hayam Wuruk 207, 081907070262

B.BP.001.02.17.0001329

DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 140Jt/A Bs Kredit 087862450004

B.BP.001.02.17.0001098

Djl Tanah Kebonkopi 3Ha di Pupuan Tabanan Hub.082145018260

DIJUAL RUKO Ruko 3Lt By Pass Ngurah Rai Dpn Bali Galeria H.08113998000

B.BP.001.02.17.0001312

Djl Tnh 1866m2 Lok.Ungasan Jl Utama Uluwatu,Dpn Dream Land 081337888412,082145934148

B.BP.001.02.17.0001392

B.BP.001.02.17.0001343

Djl Tnh 6A Lok diUbud Sunari Hub: 0817342002

Ruko:3Lt,di B.Indah 26C/Kertha Wijaya Blok AI Hb.085100867168

B.BP.001.02.17.0001320

B.BP.001.02.17.0001367

Jl Kav 1Are SHM Sempidi,Sading Babakan,Canggu Hb.082144020334

PELUANG BISNIS

AC

KONTRAKTOR

FURNITURE

B.BP.001.02.17.0001323

RUPA-RUPA

SPA

B.BP.001.02.17.0001166

SERVICE

B.BP.001.02.17.0001362

SERVICE

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.02.17.0001325

BIRO JASA

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

INTERIOR

BIRO JASA

PERCETAKAN

BENGKEL LAS

SALON

FOTOCOPY

ALUMINIUM BENGKEL LAS Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

SERVICE

B.BP.001.02.17.0001363

Pelunasan/Gestun Kartu Credit Jln.Kertapura Hub.082340004545 B.BP.000.01.17.0002739

B.BP.001.02.17.0001337

BU Djl Tnh 2,80Are Jl.Induk B.BP.001.02.17.0001333 Jual Kav Belayu SHM Cash/Kredit Tedung Sari Gianyar LT 6Are LB3 TiingTutul Buduk,082147454248 Hg 100Jt/Are Hb.081246818841 B.BP.164.02.17.0001370 Avanza G’2012 Asli Bali putih 50m2 087819070953/081934310335 B.BP.169.02.17.0001359 Batubln 2+3+4 350Jt Ng JlMobil Hub.Pak Bagus 087862429910Prbd DICARI MOTOR B.BP.001.02.17.0000862 Luwus BatuRiti Tbn 2A 08193431 B.BP.001.02.17.0001386 Ketewel170Jt+275Jt087761245398 Djl Rumah Lt.2, 1,6A,7KT ,5KM “08123667168 B.BP.001.02.17.0001017 0335/081337283254/081338791301 Tnh:5,3A diGatsu Brt dkt Aston Inova G’08 Matik Hitam Pribadi Beli Tinggi Motor Bks Sgl Merk Sekar Tunjung XIII Gatsu Timur Dijual Tanah di Tabanan B.BP.001.02.17.0000860 Htl,085100867168/08123958482 Istimewa Rp.155jt 085100841842 B.BP.001.02.17.0000584 B.BP.001.02.17.0001366 Dps.Hub:081916750254 Maaf TP B.BP.001.02.17.0001207 Hub: 081246008888 Tn Sentanu Ayani Pggr Jln 8Are 081338294465 B.BP.001.02.17.0001318 B.BP.001.02.17.0001319 Jual Taxi Wahana Limo Lmbg 235 GIANYAR Strgs 615Jt/A Ng 087861722981 Beli Motor Bekas Segala Merk Djl Kav 1 Are Tiying Tutul,Tumbak Hub:081337722499 T.Kavling Mulawarman Tedung B.BP.001.02.17.0001389 B.BP.001.02.17.0001376 DISEWAKAN RUMAH B.BP.001.02.17.0001099 Bayuh,Pemogan,082144020334 Tnh 1Ha Negara Murah,Ruko di Gnyr 175Jt/Are Hub.08113998000 Dikont.1 Ruko 2Lt,1 Rmh+Garasi B.BP.001.02.17.0001336 Kj Rover abu’91 Rp. 27jt, Espas B.BP.001.02.17.0001391 DISEWAKAN GEDUNG Lukluk Hub.08123924992 Jl.Katrangan 26 08123921238 Jual Tanah 8Are Jl.Tegal Dukuh Mrh’95 Rp. 26jt 08123981053 B.BP.001.02.17.0000113 B.BP.001.02.17.0001317 DISEWAKAN TANAH Belakang Satelindo Gatsu Barat B.BP.165.02.17.0001338 Disewakan Gdung cck utk Bimbel Tnh Sawah 14A Pnggr Jl,Tabanan Dikontrakkan Rmh Jl.Gunung Dktrk Tanah 4,1Are Jl.Seminyak Lbr Jl.12m tembus Jl.Kebo Iwa Ntaris,Prkir luas,Jl.Buana Raya Yaris’12 Limited AT,Silver,DK @28Jt Hp.082147665509 Agung Hub.Desak 081805558830 Gg Baik-Baik , H.081353099090 Hub:081999383518 Dps Hub:085738559532 Istmw 08179759988,081280688706 B.BP.001.02.17.0001342

B.BP.001.02.17.0000991

Ruko Daerah Sanggulan Tabanan Dcari Property macet di Bank/ Hub:081338791301/081337283254 Kena Rentenir Sms 087760451006 B.BP.001.02.17.0000870

B.BP.001.02.17.0001393

B.BP.001.02.17.0001324

RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

KONTRAKTOR Pjak SPT Th/Bln Tax Amnesti Kontraktor Bangunan KitchenSet NPWP SIUP paspor Hp.081338344155 Hub.Sri Kompiang 081916666939 B.BP.001.01.17.0002303 B.BP.001.02.17.0001361

PERCETAKAN Cetak Plastik Dos Free Desain 0888 300 1188 wwwasiabaru.com B.BP.001.02.17.0001082

BIRO JASA Saya Siap Kerja Partime Urus Pajak (Bln/Thn) Gaji 750000/Bln H.08113893027 B.BP.001.02.17.0001332

KEHILANGAN RUPA-RUPA Ahli Atasi Rumah Bocor Grns+ Hlg BPKB No.L43433 DK 5610 GE, Renov&Bgn Rmh,Ady 085101884685 BPKB No.A7849397-O DK6275GM an.Drs I Gusti Ngurah Suwitra B.BP.153.02.17.0001384 Atasi Rmh Bcr, Tlang, Dak, Dnding & BPKB No.A3141134-O DK670DF Atp & Renov Rmh,Opi.085103093823 an.Budi Yanto H.081916205825 B.BP.001.02.17.0001326

BIRO JASA

B.BP.001.02.17.0001360

BIRO JASA


EKONOMI

18

Jumat Pon, 17 Februari 2017

Kredit Super Mikro Cocok untuk Bali

Denpasar (Bali Post) Kredit super mikro yang dirancang Kementerian Keuangan diprediksi suku bunganya 7 persen. Kredit super mikro yang menyasar pelaku usaha mikro seperti nelayan, petani itu diprediksi akan diluncurkan sebelum akhir bulan Maret 2017. ‘’Suku bunganya dari sinyal pemerintah akan turun. Sekarang 9 persen, tapi ini mengarah di angka 7 persen,’’ kata Pemimpin Wilayah (Pinwil) BNI Denpasar Agung Darmawan, Kamis (16/2) kemarin. Menurutnya, kredit super mikro sama dengan PKBL (program kemitraan dan bina lingkungan) yang dimiliki BNI. Plafon kredit yang diberikan hingga Rp 50 juta tanpa agunan. Sama halnya dengan KUR, kredit super mikro juga tanpa agunan karena plafon kredit yang diberikan maksimal Rp 25 juta. ‘’Seharusnya kredit super mikro tidak memakai agunan, mengingat KUR dengan plafon kredit Rp 25 juta tidak pakai agunan. Apalagi yang super mikro kan,’’ tandasnya. Kredit ini, menurutnya, untuk bertahan hidup suatu usaha mikro. Misalnya di sektor pertanian dari menanam sampai menghasilkan ada jeda waktu 3-6 bulan. ‘’Di sini (di waktu jeda) kan ada biaya hidup. Nah biaya hidup ini, daripada dia minjam ke tempat lain dengan bunga yang tinggi, karena takut gagal panen lalu dia jual sekarang. Setelah dia menanam langsung diberikan ke ijon dengan harga rendah, karena dia takut gagal,’’ jelasnya.

Bali memiliki potensi untuk penyaluran kredit super mikro ini, karena di Bali banyak terdapat industri kreatif yang menurutnya bagus untuk penyaluran kredit super mikro ini. ‘’Di Bali kan yang paling banyak. Gianyar saja punya UMKM 23.000. Itu baru Gianyar, belum yang lain. Itu kan banyak sekali yang membutuhkan pinjaman kecil,’’ pungkasnya. Pihaknya mengaku siap menyalurkan kredit super mikro mengingat sebelumnya pihaknya telah memiliki produk sejenis yaitu PKBL. Sementara dari sisi operasional dinilai lebih efisien. Super kredit mikro yang masuk dalam kredit program tidak bisa disamakan dengan jenis kredit lainnya. Oleh karena itu, kredit program tidak membutuhkan tempat, pemasaran, tidak membutuhkan analisis yang lebih dalam. ‘’Jadi mungkin satu orang itu biasanya rasionya 10. Kalau ini mungkin rasionya 100, jadi kan efisien juga. Hanya dilihat ada KTP enggak, ada usahanya enggak, usahanya sudah setahun belum,’’ urainya. (kmb42)

Bali Post/dok

PERAJIN - Kredit super mikro yang dirancang Kementerian Keuangan akan menyasar perajin dan para petani. Kredit super mikro ini diprediksi suku bunganya hanya 7 persen.

BI Ingatkan Pengguna Non-Rupiah

Harga Emas Naik Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena pembelian teknis dan pelemahan dolar AS mendukung logam mulia. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Maret naik 7,7 dolar AS atau 0,63 persen, menjadi menetap di 1.233,10 dolar AS per ounce. Para analis mencatat bahwa logam mulia mencapai tingkat dukungan teknis (technical support level) penting 1.218 dolar AS, yang memicu lompatan dalam harga emas, membawanya naik kembali. Selain itu, indeks dolar AS turun 0,05 persen menjadi 101,18 pada pukul 18.05 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor. Investor percaya bahwa reli ini cenderung berumur pendek karena Ketua Federal Reserve AS Janet Yellen mengisyaratkan kepada Kongres selama kesaksian pada Rabu (15/2) bahwa ia melihat inflasi meningkat. Karena

Fed merasa berkewajiban mengendalikan inflasi dan meningkatkan pekerjaan, ini bisa mengakibatkan kenaikan suku bunga lebih cepat daripada yang perkiraan. Pada Rabu (15/2), peluang untuk kenaikan suku bunga telah meningkat secara signifikan. Investor percaya Fed akan menaikkan suku bunga dari 0,75 ke 1,00 paling cepat selama pertemuan FOMC Mei. Menurut alat Fedwatch CME Group, probabilitas tersirat saat ini untuk menaikan suku bunga dari 0,75 ke setidaknya 1,00 adalah 27 persen pada pertemuan Maret dan 50 persen untuk pertemuan Mei. Logam mulia diletakkan di bawah tekanan karena Dow Jones Industrial Average AS naik 85,55 poin, atau 0,42 persen pada pukul 18.05 GMT. Para analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian, logam mulia biasanya naik karena investor mencari tempat yang aman, sementara sebaliknya ketika ekuitas AS membukukan keuntungan maka logam mulia biasanya turun. Perak untuk pengiriman Maret naik 7,4 sen, atau 0,41 persen, menjadi ditutup pada 17,963 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 7,7 dolar AS, atau 0,77 persen, menjadi ditutup pada 1.009,90 dolar AS per ounce. (ant)

Denpasar (Bali Post) Bank Indonesia (BI) kembali memperingatkan agar memakai rupiah bila bertransaksi di Indonesia, mengingat masih ada yang tidak menghormati dan menghargai rupiah. Misalnya saja penggunaan mata uang asing dalam berbagai transaksi yang dilakukan di wilayah NKRI serta pencantuman tarif harga barang/jasa dalam mata uang asing. Hal tersebut juga masih dijumpai di Bali yang merupakan daerah tujuan wisata dunia. Demikian disampaikan Kepala BI Kantor Perwakilan Bali Causa Iman Karana, Kamis (16/2) kemarin. ‘’Hal ini tentu menimbulkan keprihatinan kita bersama karena penggunaan mata uang asing di NKRI dapat membawa dampak yang besar

pada perekonomian Indonesia,’’ ujarnya. Oleh karena itu, kewajiban menggunakan rupiah dalam setiap transaksi di dalam negeri merupakan suatu hal yang tidak bisa ditawar lagi. Selain ada kebanggaan terhadap kekayaan bangsa sendiri, penggunaan rupiah akan berpengaruh pada kekuatan nilai tukarnya sendiri, sehingga dapat menekan permintaan pada mata uang asing. Upaya implementasi kewajiban penggunaan rupiah di Wilayah NKRI terus digalakkan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bali melalui berbagai macam cara. Antara lain sosialisasi terkait ketentuan kewajiban penggunaan rupiah kepada asosiasi, pelaku usaha, humas, mahasiswa

dan masyarakat umum lainnya. Selain itu, KPw BI Provinsi Bali juga melakukan kerja sama dengan instansi lain seperti Kepolisian Daerah Bali dalam kegiatan sosialisasi dan pengawasan langsung atau sidak rutin kepada hotel, restoran, artshop, serta pihakpihak lain yang diindikasikan masih melakukan pelanggaran transaksi maupun pencantuman harga barang atau jasa dalam valuta asing. KPw BI Provinsi Bali juga telah melakukan kerja sama dengan PT Angkasa Pura untuk pemasangan pengumuman Kewajiban Penggunaan Uang Rupiah di wilayah NKRI dalam dua bahasa (Inggris dan Indonesia) di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. (kmb42)

OJK Ingin LJK Berkontribusi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Denpasar (Bali Post)Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara berkeinginan agar lembaga jasa keuangan (LJK) ke depan dapat lebih berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya beli dan pemerataan pendapatan masyarakat, sehingga bisa membantu pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan fokus mengurangi kemiskinan dan tingkat pengangguran. Demikian disampaikan Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, Zulmi, Kamis (16/2) kemarin. Sepanjang tahun 2016, industri perbankan di Bali menunjukkan kinerja positif, yang diukur

Bali Post/kmb

STIKOM BALI - Seminar sehari yang digelar Bisnis Bali bekerja sama dengan Stikom Bali dan Pemkab Gianyar, Kamis (16/2) kemarin di ruang sidang Kantor Bupati Gianyar.

TI pun Mampu Dimanfaatkan untuk Lestarikan Seni-Budaya PEMANFAATAN TI saat ini tidak sebatas untuk bisnis online saja. Namun sudah banyak program yang dikembangkan untuk mempermudah kehidupan manusia. Untuk lestarikan seni dan budaya juga. Hal ini terungkap dalam seminar sehari yang digelar Bisnis Bali bekerja sama dengan Stikom Bali dan Pemkab Gianyar, Kamis (16/2) kemarin, di ruang sidang Kantor Bupati Gianyar. Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan mengatakan, pemanfaatan TI saat ini tidak sebatas untuk bisnis online saja. Namun sudah banyak program yang dikembangkan untuk mempermudah kehidupan manusia. Salah satunya dalam upaya pelestarian seni dan budaya. Karena sebagian daerah pariwisata yang berlandaskan budaya, para seniman dan masyarakat Bali dapat memanfaatkan keberadaan TI untuk pengembangan, peningkatan serta pelestarian seni dan budaya Bali. Sebagai perguruan tinggi pertama di Bali yang berbasis ICT, Stikom Bali

merasa terpanggil untuk memberikan sumbangsihnya dalam pengembangan dan pelestarian budaya berkolaborasi dengan TI. ‘’Sebagai perguruan yang dirintis oleh tokoh seni Bali Prof. I Made Bandem, sudah barang tentu Stikom Bali berupaya mengembangkan dan melestarikan budaya Bali melalui TI,’’ tukasnya. Langkah yang telah dilakukan Stikom Bali dalam mengolaborasikan budaya dan TI adalah memberikan mata kuliah seni sebagai mata kuliah pilihan tetapi wajib. Dengan begitu, para mahasiswa dapat memilih seni apa yang akan mereka geluti dan kembangkan. Kemudian Stikom Bali juga memiliki unit kegiatan mahasiswa yang selalu mengolaborasikan seni dan TI. ‘’Selain itu banyak mahasiswa yang mengambil tugas akhirnya mengolaborasikan antara seni dan TI, seperti bagaimana wayang Bali dengan TI atau aksara Bali dengan TI,’’ tuturnya. Selanjutnya, karya mahasiswa ini sudah di-upload di play store, sehingga

seluruh dunia mengetahui karya mahasiswa Stikom Bali ini dalam pelestarian budaya. Apresiasi masyarakat terhadap karya ini sangat luar biasa, bahkan yang mengunduh karya aksara Bali sudah mencapai 100 ribu lebih. Sementara itu, Asisten II Bidang Administrasi, Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Gianyar Made Wisnu Wijaya yang mewakili Bupati Gianyar saat membuka seminar mengatakan, kemajuan TI membawa dampak positif dan negatif. Karenanya, ia sangat mengapresiasi peran Bisnis Bali dan Stikom Bali dalam menyosialisasikan pemanfaatan TI bagi kemajuan termasuk dalam pelestarian seni dan budaya. Sebagai daerah seni, masyarakat Gianyar khususnya para seniman membutuhkan pengetahuan tentang pemanfaatan TI tersebut. Dengan dilibatkannya para pelajar SMA/SMK dalam seminar, merupakan langkah strategis karena mereka adalah generasi yang akan mewarisi dan menjadi ujung tombak pelestarian budaya. (kmb)

dari perkembangan total aset, tingkat kesehatan bank, serta berbagai indikator lain. Aset industri perbankan Bali meningkat sebesar Rp 8,87 triliun atau 8,50 persen dari Rp 104,35 triliun di akhir 2015 meningkat menjadi Rp 113,22 triliun di akhir tahun 2016. Hal ini sejalan dengan peningkatan jumlah kredit perbankan di Bali yang cukup besar yaitu 9,58 persen dari Rp 71,14 triliun pada akhir tahun 2015 menjadi Rp 77,96 triliun di akhir 2016. Pelaksanaan fungsi intermediasi dana yang menjadi fungsi pokok sektor perbankan berjalan semakim baik. ‘’Ini dicerminkan oleh rasio jumlah kredit dan dana yang dihimpun atau Loan to Deposit Ratio

(LDR) yang meningkat dari 86,21 persen menjadi 88,70 persen pada akhir 2016. Pertumbuhan kredit yang relatif pesat ini diiringi pula oleh kualitas pembiayaan yang tetap terjaga dengan proporsi kredit bermasalah atau NPL sebesar 2,42 persen di akhir 2016. Secara umum, kinerja ekonomi dan industri jasa keuangan di Provinsi Bali menunjukkan perkembangan yang positif. Rata-rata pertumbuhan ekonomi Bali dalam lima tahun terakhir mencapai 6,53 persen atau lebih tinggi dibanding rata-rata pertumbuhan nasional sebesar 5,51 persen. Hal tersebut diikuti dengan tingkat inflasi Bali per Desember 2016 sebesar 3,23 persen. (kmb42)


19

Jumat Pon, 17 Februari 2017

Diduga Tagih Utang, Tim Penilai Evaluasi RSUD Wangaya ’’Debt Collector’’ Ditusuk Lomba Pengelolaan Kearsipan Pemkot Denpasar TIM Penilai Lomba Pengelolaan Kearsipan Pemerintah Kota Denpasar mendatangi RSUD Wangaya untuk dievaluasi, Kamis (16/2) kemarin. RSUD Wangaya merupakan satu dari 28 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Denpasar yang mengikuti penilaian dalam lomba pengelolaan kearsipan serangkaian HUT Ke-229 ibu kota Provinsi Bali ini. Kendati sebetulnya ada 35 OPD, namun 7 OPD tidak dinilai akibat merger (penggabungan OPD), terpisah, maupun baru terbentuk. ‘’Ini merupakan kegiatan rutin yang kita selenggarakan setiap tahun. Tujuannya adalah untuk meyakinkan bahwa arsip itu adalah penting. Oleh karena itu, setiap OPD supaya memiliki arsip secara tertib,’’ ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Denpasar Drs. I Putu Budiasa, M.Si. Menurut Budiasa, kegiatan evaluasi atau penilaian dilaksanakan mulai tanggal 7 hingga 23 Februari. Sebelumnya, telah dilakukan kegiatan monitoring pada tanggal 16 Januari sampai 6 Februari lalu. OPD yang tidak mengikuti penilaian, tetap dimonitoring atau mendapatkan pembinaan kearsipan. Sementara Tim Penilai melibatkan 3 orang tenaga teknis kearsipan dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali serta 2 orang dari DPK Kota Denpasar. Tahun ini merupakan tahun ketujuh lomba pengelolaan kearsipan digelar di Kota Denpasar. ‘’Pemkot Denpasar melalui Wali Kota mendukung aktivitas ini, kemudian diharapkan setiap OPD menyiapkan tenaga kearsipan secara khusus kemudian mempersiapkan, merencanakan pengadaan

DINILAI - Tim Penilai Lomba Pengelolaan Kearsipan Pemerintah Kota Denpasar saat mengevaluasi atau melakukan penilaian di RSUD Wangaya. sarana-prasarana untuk filing dokumen dan tempat arsip,’’ jelasnya. Budiasa melihat adanya peningkatan dalam pengelolaan arsip oleh OPD selama 7 kali lomba ini digelar. Semuanya sudah mengarah ke baik, walaupun di antara yang baik itu ada yang sangat baik. Itu sebabnya, OPD yang meraih peringkat I hingga V nantinya masuk kategori teladan. Sedangkan peringkat VI dan seterusnya masuk dalam kategori terbaik. ‘’Awalnya di beberapa OPD itu melakukan penataan arsip bukan karena mencari juara tapi bagaimana caranya untuk menaruh file secara baik sehingga gampang untuk ditemukan. Nah kebetulan kemudian dari pengamatan perlu harus meningkatkan kualitas daripada penataan kearsipan maka dilakukan monitoring dan evaluasi,’’ paparnya. Ketika ada masalah, lanjut Budiasa, akan lebih mudah mendapatkan file dan dokumen yang disimpan secara

baik. Untuk diketahui oleh semua masyarakat dan seluruh lembaga, baik pemerintahan, swasta maupun perorangan, kehilangan arsip akan berdampak pada tindakan pidana. Sementara itu, tim penilai antara lain melihat Ruang Penerimaan Surat, Ruang Keuangan dan Depo Arsip untuk keperluan penilaian RSUD Wangaya. Wakil Direktur Administrasi Umum RSUD Wangaya Drs. I Made Maja Winaya, M.Si. mengaku sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kendati, RSUD Wangaya selama ini belum berhasil meraih juara I namun selama tiga kali berturut-turut masuk dalam kategori OPD teladan. ‘’Kegiatan ini juga memberi keuntungan. Dalam hal kearsipan awalnya orang itu takut ditugaskan di sana, sekarang dengan dilombakan sudah menjadi salah satu yang harus kami prioritaskan. Kedua, ketertiban arsip juga menjamin pelayanan lebih baik,’’ ujarnya. (ad1411)

Paspor Indonesia Dari Hal. 1

Menurut media lokal Malaysia, ini adalah perempuan sama yang gambarnya tertangkap CCTV bandara mengenakan kaos putih dengan singkatan ‘’LOL’’. Perempuan kedua, yang memegang paspor Indonesia, juga diidentifikasi dari rekaman CCTV dan ditahan pada Kamis (16/2) kemarin. Vietnam menyatakan sedang menyelidikinya. Indonesia mengonfirmasi perempuan kedua berkewarganegaraan Indonesia dan sedang mengupayakan akses kekonsuleran bagi dia. Tersangka ketiga, tampaknya pacar dari salah satu perempuan yang menjadi tersangka, juga ditahan menurut kepolisian Malaysia. ‘’Ini seperti novel misteri,’’ kata seorang diplomat asing di Kuala Lumpur yang mengikuti perkembangan kasus itu, termasuk mengenai komentar pejabat Korea Selatan yang

menyatakan bahwa agen-agen Pyongyang berada di balik pembunuhan itu, dan sekarang mengenai penangkapan dua perempuan dengan paspor negara Asia Tenggara. Banyak rincian kunci mengenai serangan pada Kim Jong-nam masih belum jelas, khususnya informasi mengenai dua orang yang ditangkap dan siapa yang memerintahkan, jika memang ada. Korea Utara belum menyampaikan pernyataan publik mengenai pembunuhan itu, dan telepon, surel dan fax ke kedutaannya di Malaysia tidak dijawab. Perburuan Komplotan Sumber-sumber mengatakan Kim Jong-nam, yang melakukan perjalanan menggunakan nama Kim Chol, terbang pada 6 Februari dari Makau ke ibu kota Malaysia, yang sering dia kunjungi karena dia punya teman di sana. Dia memesan penerbangan pulang dengan maskapai ber-

biaya rendah AirAsia pada Senin, hari dia meninggal. Polisi mencari empat pria asing yang mereka yakini bekerja dengan dua perempuan itu menurut sumber pemerintah. Seluruh tim yang terlibat dalam serangan itu mendarat di Malaysia, meski belum jelas dari mana - beberapa hari sebelum serangan, masuk ke satu hotel dekat bandara dan memantau pergerakan target menurut sumber pemerintah. Sumber pemerintah mengatakan perempuan berdokumen Vietnam bernama Doan Thi Huong mengatakan kepada polisi bahwa kelompok terpecah setelah kejadian dan tidak saling bertemu lagi setelah itu. Perempuan itu mengatakan dia tidak menyadari telah membunuh seseorang, tetapi sumber mengatakan polisi meragukannya dan yakin itu adalan operasi terencana, demikian dilansir Reuters. (ant)

12 Desa Dari Hal. 1

Koster mengatakan, dari 148 desa dan kelurahan, PASS unggul di 136 desa dan kelurahan. Sementara ada 12 desa dan kelurahan raihan suaranya kalah dengan suara yang dikumpulkan paket SURYA. Kekalahan itu terjadi di Kelurahan Kampung Anyar, Kampung Bugis, Kampung Kajanan, Desa Nagasepaha (Kecamatan Buleleng), Desa Pejarakan, Pengulon (Kecamatan Gerokgak), Desa Bungkulan (Kecamatan Sawan), Desa Patemon, Ringdikit, Desa Uma Anyar (Kecamatan Seririt), Desa Panji (Kecamatan Suaksada) dan Desa Tembok (Kecamatan Tejakula). ‘’Kami akui kekalahan di 12 desa dan kelurahan ini di luar perkiraan kami. Dan kalau dilihat kekalahan di lokasi ini tidak menutup kemungkinan karena di 12 desa dan kelurahan itu ketokohan politisi yang mendukung pasangan lawan,’’ katanya. Menurut Koster, kekalahan ini tidak bisa dianggap remeh. Jika dibiarkan akan berdampak pada raihan suara PDI Perjuangan saat menghadapi hajatan politik berikutnya. Untuk itu, pihaknya sepakat untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh bersama

pengurus mulai tingkat DPC, PAC, ranting, dan anak ranting, serta peran organisasi sayap partai dilibatkan untuk menggarap permasalahan ini agar bisa ditangani dengan optimal. ‘’Tentu evaluasi akan kami lakukan karena kita tidak ingin persoalan ini akan berdampak pada raihan suara dalam hajatan demokrasi berikutnya,’’ jelasnya. Kader PDI Perjuangan asal Desa Sembiran Kecamatan Tejakula ini mengatakan, angka partisipasi pemilih dalam pilkada serentak di Buleleng masih tergolong rendah. Dari data yang dikumpulkannya, angka partisipasi pemilih sebesar 53,95 persen. Angka ini jika dibandingkan dengan hajatan pemilu sebelumnya masih tergolong rendah. Secara tanggung jawab, persoalan ini murni menjadi kewenangan KPU Buleleng untuk melakukan evaluasi dan menelisik penyebab mengapa partisipasi pemilih dalam pencoblosan sangat rendah. Meski demikian, Koster tidak memungkiri kalau rendahnya partisipasi pemilih ini terjadi karena beberapa permasalahan teknis mulai dari data kependudukan hingga dampak bencana alam yang dialami di beberapa desa di Buleleng,

sehingga warga kurang antusias untuk menyalurkan hak pilihnya dalam menentukan pemimpin daerah untuk lima tahun ke depan. ‘’Harus ada evaluasi menyeluruh oleh penyelenggara, sehingga ini pelajaran untuk ke depannya, agar partisipasi pemilih bisa meningkat, sehingga hajatan pemilu di daerah itu benarbenar menjadi pusat perhatian rakyat dalam mencari pemimpin,’’ katanya. Sementara itu, calon bupati Putu Agus Suradnyana mengatakan perolehan suara dalam pilkada ini turun sekitar 1,84 persen dari target 70 persen. Namun, jika dibandingkan dengan hasil survei yang dilakukan, baik internal PDI Perjuangan maupun dua lembaga lain target suara yang berhasil dikumpulkan 68,16 persen itu sudah mendekati hasil yang realistis. Meski demikian, pihaknya tidak ingin masalah raihan suara yang meleset dari target dijadikan berdebatan panjang. ‘’Saya mengajak semua pihak untuk menerima dengan ikhlas keputusan masyarakat dan pilkada harus kita lupakan dan mulai melakukan pembangunan untuk kepentingan masyarakat secara menyeluruh,’’ katanya. (kmb38)

Denpasar (Bali Post) Kericuhan terjadi di kos-kosan Jalan Resimuka Barat, Denpasar Barat (Denbar), Kamis (16/2) kemarin. Seorang debt collector berinisial NA (34) ditusuk menggunakan pisau oleh Kl hingga kritis. ‘’Informasinya korban menangih utang cicilan kendaraan kepada pelaku. Tetapi belum jelas utangnya berapa,’’ tegas anggota Polsek Denbar. Korban beralamat di Jalan Gunung Agung Gang Bumi Ayu, Denbar, tiba di kamar kos pelaku pukul 12.00 Wita. Setibanya di sana, korban langsung menemui pelaku dan minta supaya utangnya dilunasi. Terjadinya perang mulut dan pelaku langsung mengambil pisau lalu dipakai menusuk korban. Korban mengalami luka robek bahu kanan, luka tusuk di perut dan pinggang kiri. ‘’Informasi awal korban adalah anggota ormas, tapi saat kejadian dia sebagai debt collector finance, jadi ini masalah pribadi. Berapa utang pelaku, masih kami dalami,’’ kata Kapolsek Denbar Kompol Wisnu Wardana. Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra mengatakan pihaknya sedang memburu pelaku. Ia pun mengaku belum tahu utang pelaku. ‘’Belum tahu. Nanti setelah pelaku ditangkap akan terungkap jelas,’’ tegasnya. (kmb36)

Seluruhnya Rp 88.627.067 Dari Hal. 1 Bpk. Mangku I Wayan Suka Erawan Rp 500.000 Wayan Sedana Rp 500.000 I Wayan Satriana Rp 400.000 I Ketut Parwata Rp 400.000 Gusti Made Raka, Mengwitani Rp 400.000 NN 0395 Rp 350.000 Putu Fika Andriani Rp 300.000 I Ketut Kurniada Rp 300.000 Abidin Sugiato Rp 250.000 Rama & Sathya Rp 220.000 I Gede Wirad Rp 200.000 NN 00210026281236718111 Rp 200.000 Ni Luh Ayu Erawati Rp 200.000 NN 016 Rp 200.000 I Gede Wahyudi Dha Rp 200.000 Gani Anthonius Pho Rp 200.000 Dewa Ayu Puspawati, Gianyar Rp 200.000 Putu Putrawan, Denpasar Rp 200.000 Oktriana N Meichel Rp 150.000 Melsa Aristantya Rp 150.000 I Nyoman Purnawan Rp 108.000 Merissa Loo Rp 100.000 I Gede Dharma Sapu Rp 100.000 I Made Suasta Rp 100.000 I Ketut Aryawan Rp 100.000 I Putu Wicana Rp 100.000 I Made Andika Wita Rp 100.000 Ni Ketut Suarnings Rp 100.000 Kel. Komang Chekov Rp 100.000 Dwi Artha, Denpasar Rp 100.000 Bapak Deden Rp 100.000 Adi Kusuma Rp 100.000 Duara Jaya, Keliki Rp 100.000 Sri Cantika, Keliki Rp 100.000 Suastu Rp 50.000 Ni Made Risma Mutia Maharani Rp 50.000 I Wayan Wibie Mahendra Wicaksana, Jl. Trengguli I/4 Dentim Rp 50.000 Ayu Ratih Rp 50.000 Adi, Denpasar Rp 50.000 The Royal Purnama Villa 14 dos mi, 4 dos air mineral, 3 kg gula dan 3 bks kopi Koperasi Simpan Pinjam Citra Buana Raya 50 kg beras, 5 dos mi instan Gendis, Denpasar 2 dos mi, 1 dos air mineral, 10 kg beras Wayan Mandyasa 3 dos mi Arya 1 plastik pakaian Gung Indra, Denpasar 1 dos pakaian Jumlah penerimaan hari ini Rp 28.141.067 60 kg beras 24 dos mi 5 dos air mineral 3 kg gula dan 3 bks kopi 1 plastik pakaian 1 dos pakaian Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya

Rp Rp

59.336.000 88.627.067

Hadapi Perubahan Dari Hal. 1

‘’Bukan hanya Indonesia yang menghadapi masalah ini. Makanya, bagaimana dunia menghadapi perubahan teknologi yang begitu besar yang akan memengaruhi tenaga kerja,’’ katanya. Meski demikian, kata Sri Mulyani, Indonesia termasuk yang harus paling memikirkan dampak perkembangan teknologi

karena pada 15 tahun ke depan jumlah penduduk bisa mencapai 280 juta jiwa, dan bisa bertambah lagi jadi 300 juta jiwa. ‘’Apalagi, sebagian besar penduduknya di bawah usia 30 tahun. Memang bukan pekerjaan yang mudah. Makanya, kita harus bisa memetakan letak potensi, kelemahan, dan kekuatan. Indonesia akan besar kalau Anda punya mimpi besar,’’ pesannya. (ant)

Tidak Salah Dari Hal. 1

Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Areo Seno saat dikonfirmasi membenarkan pengungkapan kasus itu. ‘’Kalau

tidak salah ada delapan TKP. Uangnya sekitar Rp 5 juta. Masih dikembangkan, kemungkinan Senin dirilis Bapak Kapolresta,’’ ungkapnya. (kmb36)

Tuduhan SBY Dari Hal. 1

Karena itu sebaiknya dibentuk TPF untuk mengakhiri politisasi kasus itu,’’ tegas Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem Jhonny G Plate dalam ‘’Duel AntasariSBY, di mana Aparat Penegak Hukum?’’ di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/2) kemarin. Jhonny berpandangan, tuduhan SBY telah mengganggu jalannya pemerintahan dan bisa berdampak pada ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah saat ini. Oleh karena itu, persoalan ini tidak boleh dibiarkan dan diwariskan sebagai sejarah hitam generasi mendatang. Dengan TPF, Jhonny berharap ketidakpastian dan simpang-siur persoalan ini bisa tuntas secepatnya. ‘’Jadi, dengan pembentukan TPF ini diharapkan bisa menghentikan konspirasi yang bisa merusak dan mengganggu proses politik di Indonesia. Saya yakin kepolisian juga akan netral untuk membantu mengungkap kasus itu,’’ ujarnya. Anggota Komisi III DPR Nasir Jamil mengakui sulit mencari bukti-bukti keterlibatan Antasari Azhar dalam kasus pembunuhan Nasruddin tersebut. Sehingga kemudian muncul dugaan jika

kasus itu sebagai rekayasa untuk menghancurkan KPK melalui Antasari. Kendati demikian, Nasir juga menilai Antasari tidak konsisten sebab ketika berada di penjara pernah mengatakan sudah menutup kasus ini dan tidak akan pernah mengungkit lagi kasus yang membuatnya harus mendekam di penjara dengan vonis 18 tahun penjara. ‘’Kalau sebelumnya mengatakan tidak akan membongkar kasusnya jika bebas, tapi kemudian bertemu Presiden RI dan sehari menjelang pilkada melapor ke Bareskrim Polri dengan mengatakan adanya keterlibatan SBY sebagai inisiator,’’ katanya. Sementara itu, pakar hukum pidana Abdul Fichar Hadjar menilai tuduhan keterlibatan SBY masih sangat sumir, sehingga apabila Antasari ingin menyeret-nyeret Ketua Umum Partai Demokrat itu ke dalam proses hukum akan sulit dilakukan. Terutama, pengenaan pasalpasal mana saja yang akan dikenakan terhadap SBY. ‘’Diperlukan bukti-bukti hukum yang kuat. Saya mendukung pembentukan TPF, dan bukan dibentuk oleh pemerintah agar tidak bias. Karena kalau TPF dibentuk pemerintah maka dikhawatirkan tidak netral,’’ kata Fichar. (kmb4/ant)

Secara Terbuka Dari Hal. 1

Kim Jong-nam (46) dibunuh di bandara yang sama pada Senin dengan zat beracun saat hendak terbang kembali ke Makau. Dia sempat meminta pertolongan, sebelum rubuh dan meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit. Badan intelijen Korea Selatan sebelumnya menduga bahwa kedua perempuan yang melakukan pembunuhan itu adalah agen matamata dari Korea Utara. Sebelumnya Kim Jong-nam secara terbuka menyatakan tidak suka atas kekuasaan disnasti keluarganya di Korea Utara, negara yang terisolasi dari komunitas internasional namun punya kekuatan senjata nuklir. Sementara itu, Siti tengah sendirian saat kepolisian menangkapnya. Data dari paspornya menunjukkan bahwa dia masih berusia 25 tahun dan lahir di Serang, Jawa Barat. Kementerian Luar Negeri Indonesia mengaku tengah berupaya menemuinya. Sementara itu, Korea Utara hingga kini belum berkomentar mengenai kematian saudara tiri sang pemimpin besar. Namun demikian, seorang sumber Reuters di Beijing yang punya hubungan dekat dengan pemerintahan Korea Utara

mengatakan bahwa Korea Utara tidak terlibat dalam pembunuhan itu dan tidak punya motif. ‘’Kim Jong-nam tidak punya hubungan apa pun dengan Korea Utara. Tidak ada alasan bagi negara itu untuk membunuhnya,’’ kata dia. Sementara itu, KBRI Kuala Lumpur menyatakan akan memberikan pendampingan hukum terhadap warga negara Indonesia yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. ‘’KBRI Kuala Lumpur telah meminta informasi dari otoritas keamanan Malaysia terkait adanya pemberitaan mengenai ditangkapnya seorang perempuan pemegang paspor Indonesia yang diduga terlibat dalam pembunuhan seorang laki-laki asal Korea Utara,’’ ujar Wakil Duta Besar KBRI Kuala Lumpur Andreano Erwin di Kuala Lumpur, Kamis kemarin. Siti Aishah yang paspor Indonesia itu lahir di Serang, 11 Februari 1992. Kepala Satuan Diraja Polisi Malaysia Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Khalid Abu Bakar mengatakan, perempuan itu ditangkap pada Kamis (16/2) pukul 02.00. ‘’Berdasarkan paspor, dia dari Serang di Indonesia. Dia diidentifikasi berdasarkan rekaman CCTV di bandara dan sendirian pada saat penangkapan,’’ katanya sebagaimana dikutip The Star. (ant)

Jumat, 17 Februari 2017 05:52 Mars Indonesia Raya 05:54 Mars Bali Jagadhita 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Membangun Generasi Emas Menurut Reg Weda (2)

06:35 Seputar Bali Pagi 07:05 Bali Channel 07:35 Kartun Aranyaka Parwa (1) 08:00 Education On Bali TV 08:35 Bali Channel Tourist TV 09:05 Banjar Bali Quiz

09.30 Inovatir 10.05 Lejel Home Shopping 10:30 Ajeg Bali Upacara Magedong-gedongan 11.05 Bali Channel Tourist TV 11:30 Serial Buddha 12.00 Puja Trisanyda

12:05 Dharma Wacana Membangun Generasi Emas Menurut Reg Weda (3) 12:30 Berita Siang 13:00 Klip Bali 13:30 Lejel Home Shopping 14:05 Klip Bali

14:30 Tembang Bali 15:30 Education On Bali TV 16:05 Lila Cita Sanggar Miniartis (3) 17.05 Nangun Yadnya Karya Padiksan Puri Tulikup- Gianyar

17.30 Taman Sari TK Eka Dharma Kumara (2) 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali 19:30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20:30 Lila Cita

Sanggar Surya Candra (2) 21:30 Berita dan Bincang Terkini 21:35 Wirasa 22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Lila Cita Prembon Cupak Keswargan (1) 23:00 Lila Cita : Calonarang Sukawati (1)


16 Pages

35 Number 9th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo st.com. ernationalbalipo

online: http://www.inter

Friday, February

Friday, February

Murder at the airport: the brazen attack on N.Korean leader’s half-brother

.com. http://epaper.int nationalbalipost

L O N A A T I E R N I N T

17, 2017

17, 2017

Joel Ryan/Invision/AP

Photo by singer Tinie and BritishFeb. 14, 2017, Laura Whitmores, Tuesday, to be held in headquarterAwards are MTV Presenter at the MTV Music Sadiq Khan, ers in London MTV European of London, photograph that the 2017 The Mayor pose for ent Tempah, the announcem following London.

pe Music 2017 MTV Euro held in Awards to be e” London entr “musical epic

musical epicenparent the world’s is arguably executive of MTV’s said “London chief Networks, Awards tre,” David Lynn, International Media buzz Europe Music than company Viacom - The MTV an incredible year, more LONDON in London this was last held in a statement. ceremony) createsamplified tenfold in place “The (awards it; that will be will take since the ceremony MTV said on it lands 1996. wherever London in 20 years capital, channel last held inNovember. (rtr) London.” show was in the British in European The awards will take place Tuesday. in a different in Rotedition The 2017 took place show is hosted The awards Last year’s edition Post at: year. city each Jl. D.Tamblingan ional Bali Sanur terdam. D.Tamblingan find Internat

You can

Jl. Cafee Sanur 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Sari Kuta Cafee Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Hotel Jl. Pantai Kuta 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung Kuta 21 Nu Laser Jl. D.Tamblingan Kuta Sari Book 2 Wen Dys Hotel 17 DKerobokan Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Legian Kuta 3 Seminyak 17E Kerobokan 23 All For Daiving Jl. Padma 23 Resort&Spa Jl.Petitenget Klod 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara Legian Resort&Spa No. 51 Klod Jl.Petitenget 5 The Lokha Emtertaiment 9 Kerobokan 25 Lantern Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Jl.Petitenget No.126 A No. 106 Dps 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Grill Jl. D.Tamblingan Jl. Raya Puputan No 148 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan 68 27 Cafe Degan Mandala Renon Renon dan Restoran No Jl. Raya Niti 148 Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 9 Elkomedor Jl. D.Poso 29 Dimsum Jl. Mohamad Scret No. 39 No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Lokal Jl. Hayam Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

attack the brazen er the airport: roth Murder at an leader’s half-b on N.Kore AP Photo/Margie

Mason

airline terminal assasthe low-budget reportedly Nam was pass through travelers Korean Kim Jong 2017, photo, North , Feb. 15, l Airport where In this WednesdayInternationa Lumpur Malaysia. of Kuala Kuala Lumpur, in sinated

declined

because to be namedcase. the

of

two arrested about the any, formation whose orders, if and is investihas said it confirmed women following. no pubVietnam has they were has made woman was North Koreaon the killing, and gating. Indonesia arrested and is the second a fax message lic comment national

of and pubIndonesian access to her.a calls, an email in Malaysia were a.m. on Monday the sensitivity officials have kill- an consular apparently Malaysian departure about 8:20 about the to its embassyA source in Beijing - It was passengers in the the two licly released little 36 hours after seeking suspect, A third of one of the women, unanswered. the North Korean of when LUMPUR was KUALA there was a bustle budget terminal half-brother ing. Indeed, it into custody, with ties to governments told they acknowlboyfriend and and then has also been takensaid. airport’s Nam, estranged Starbucks the murder before was not morning and Chinese Lumpur a police for had happened, novel,” Reuters that Pyongyang away from hall of Kuala in on Kim Jong women edged it the news was broken Malaysian a mystery had no motive after A few steps stall, one of the “It’s like diplomat in Kuala involved and Nam. women moved food accomplice onlySouth Korean media.said on Korea’s leader. foreign closely follow- killing Kim Jong 6 by him. Her police to page a said a of North Puffy Buffy Malaysian have who is to distract drenched in some arrested Continued a Malaysian Lumpur s, which and they had cloth cafe and of their quarry his head by South pulled a Wednesday a Vietnamese travel ing development also be heard stood in frontfrom behind, News can at Global reached around trying to take included comments woman with that Pyonghandbag, in “Bali Image” from 9.30 approached He was document as she was terminal. Korean officials behind the 96.5 from a blue the same Radio FM he felt dizzy. this am. Listen chemical onto his face. agents werethe arrest of and now the Menara Medicald a flight fromto local media, until 10.00Radio FM at it image yang to and now deliver a clamped passports whose According killing, enough to 46- taken a small glass-fronte carrying airport near the was the same woman That was Clinic, Asian counto the portly in a grainy shirt two women floor down a white A from Southeast deadly poison of North Korean surgery one was captured it. the according arrivals area. unwell there, so CCTV image wearing year-old relative ‘LOL’ on tries. Jong Un, details about felt holding “He still to send him to the with the acronym leader Kim Malaysian governMany key on Kim Jong Nam who was pointo a senior and Malaysian who they decided he died in the ambu- second woman,passport, was also brazen attack particularly Hosand footage and are still unclear, ment source Fadzil Ahmat, hospital, an Indonesian to Putrajaya reports identified from CCTV on the way lice official to Reuters. Thursday. Ahmat. Media Jong lance both spoke attack, Kim and pital,” said women fled the airport detained on After the a help desk said the two government source seemed taxis. The Nam approached that someone his face in explained or held to have grabbed

io. to Global ali.listen2myrad at http:// http://globalfmb video streaming and http:// com or live ali.com li. radioglobalfmb nel/global-fm-ba ustream.tv/chan

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Jumat Pon, 17 Februari 2017

Zaskia Gotik

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Bali Post/ist

Zaskia Gotik Nikah di Dua Tempat

Setelah sekian lama menjalin hubungan asmara dengan pengusaha muda bernama Arief Fitriansyah atau biasa disapa Riyan, Zaskian Gotik berniat menikah tahun ini. Ini tentu menjadi kabar bahagia bagi semua orang, terutama bagi orang-orang terdekat. “Mudah-mudahan niat Eneng (Zaskia) dan niat Aa dilancarkan. Ya mudah-mudahan, Insya Allah” kata Zaskia Gotik, baru-baru ini. Rencananya, Zaskia dan Riyan akan melangsungkan pernikahan dengan menggunakan adat Sunda di dua tempat, Jakarta dan tempat kelahiran Zaskia. Persiapan pun sudah dilakukan, mulai dari mental hingga biaya pernikahan. “Kalau batin sudah siap. Rencananya Eneng kan mau dua kali buat acara nikah, di Jakarta dan di kampung, jadi butuh budget luar biasa. Makanya kerja keras terus,” kata Zaskia menjelaskan. (pik)

Bali Post/win

Lestarikan Seni Tari Lewat Sendratari ”Rama Sita”

Di tengah gerusan budaya globalisasi dan jauh dari dunia seni khususnya seni tari, generasi muda yang tergabung dalam ST Manik Karana Karangsari, Nusa Penida lestarikan seni tari lewat persembahan Sendratari pada Rabu (15/2) malam dalam rangkaian piodalan Pura Dalem Desa Pakraman Karangsari. Berlakon “Rama Sita”, antusias dan semangat para pemuda untuk menari cukup diacungi jempol. Pasalnya, mereka yang hampir seluruhnya tidak ada yang lahir dari keturunan seniman, dengan keuletan dan keseriusan berlatih selama kurang lebih dua minggu. Mereka mampu menunjukkan talenta mereka masing-masing pada malam itu. Dibina oleh Ni Ketut Sukerti dan Ari Agung yang merupakan salah satu alumni ISI Denpasar dan tabuh dibina Mangku I Wayan Cirta, serta Mangku Gede I Nyoman Dunia selaku dalang, lakon sendratari tersebut mampu diperankan sesuai dengan kisah Ramayana di pewayangan. Rama yang diperankan oleh I Wayan Indra Putra dan Sita diperankan oleh Ni Putu Nessa Sriandewi mampu menghibur ratusan masyarakat Desa Pakraman Karangsari dan warga Nusa Penida yang hadir kurang lebih selama 2 jam. Jro Bendesa Adat Desa Pakraman Karangsari Mangku I Nyoman Yoga mengatakan, selain untuk menanamkan rasa bhakti kepada Ida Sesuunan lewat ngayah, persembahan sendratari “Rama Sita” ini juga bertujuan untuk menumbuhkan jiwa seni generasi muda di tengah gempuran budaya globalisasi yang semakin deras. Sehingga, tari yang merupakan salah satu warisan seni dan budaya Bali tetap bisa dilestarikan. Selaku Jro Bendesa, pihaknya akan tetap memfasilitasi generasi muda Karangsari untuk tetap berkreativitas dalam melestarikan seni tari di Nusa Penida. (win)

MAWAR - Seorang wanita memegang sebuah buket bunga mawar di pasar bunga Beijing pada saat perayaan Valentine, Selasa (14/2).

Bali Post/ap

Cina, Negara Teromantis di Asia Pasifik Masyarakat Cina para konsumen yang punya keinginan besar merayakan Valentine dibandingkan negara-negara lainnya di wilayah Asia Pasifik. Berdasarkan survei terbaru Mastercard, tiga dari empat orang berencana untuk membeli hadiah untuk orang-orang yang mereka kasihi. Negara-negara romantis lainnya di Hari Kasih Sayang ini meliputi Thailand (74 persen), Malaysia dan Filipina dengan masing-masing 63 persen. Valentine juga dijadikan ajang liburan yang mewah, para konsumen berencana untuk menghabiskan rata-rata 133 dolar AS atau sekitar Rp 1.771.826 untuk membeli hadiah. Masyarakat di wilayah Greater

Cina menjadi yang terdepan dari kelompok konsumen tersebut, yaitu Cina (310 dolar AS) atau sekitar Rp 4.129.820 sebagai konsumen yang paling murah hati, diikuti oleh Hongkong (282 dolar AS) atau sekitar Rp 3.756.804 dan Taiwan (271 dolar AS) atau sekitar Rp 3.610.262. Para pria di Asia Pasifik berencana untuk mengeluarkan sekitar 25 persen lebih banyak daripada

wanita untuk membeli hadiah Valentine. Di berbagai wilayah di Asia Pasifik, pria dan wanita punya pilihan berbeda dalam membeli hadiah. Para pria lebih menyukai bunga sebagai hadiah (40 persen), sedangkan para wanita lebih memilih untuk membeli pakaian dan barang-barang yang terbuat dari kulit (28 persen). Di antara pria dan wanita, tiga

hadiah teratas yang ingin dibeli pada Valentine tahun ini adalah bunga (31 persen), pakaian dan barang-barang dari kulit (20 persen), dan perhiasan (17 persen). Meski demikian, popularitas bunga diprediksi akan menurun di Asia Pasifik berdasarkan Mastercard Love Index yang menganalisis transaksi kartu kredit, kartu debit, dan kartu prabayar dalam periode tiga tahun. Penjualan bunga yang terus menurun di Asia Pasifik, terlihat bahwa terdapat penurunan sebesar 34 persen dalam transaksi antara 2014 dan 2016. (ant)

Lagu ”Hello” Adele Buat Pendengar Melankolis Lagu Adele, “Hello” dipercaya banyak orang menjadi lagu ballad yang enak didengar jika sedang mengalami hal buruk. Rupanya, melodi-melodi tertentu mungkin bisa membuat kita merasa senang atau sedih, jika pendengarnya mengikuti pola ujaran tertentu yang punya asosiasi dengan emosi tertentu. Para peneliti Universitas McMaster di Kanada menduga para komposer lagu Eropa termasuk Chopin dan Johann Sebastian Bach menggunakan isyarat ujaran untuk membuat karya-karyanya membangkitkan emosi. Kebahagiaan dihasilkan dari menirukan pola ujaran bahagia, yakni nada suara yang lebih tinggi dan ketukan yang cepat. Kesedihan, sebaliknya, menggunakan nada suara yang lebih rendah dan ketukan yang lebih lambat.

Guna mengetes teori itu, para peneliti menganalisa kombinasi 72 awal sajak (prelude) dari Bach dan Chopin. Semua karya dipilih berdasarkan signifikansi dan popularitasnya. Mereka mengidentifikasikan pola-pola dalam karya yang memberi informasi nada emosional dalam lagu. “Yang kami temukan adalah bukti baru bahwa komposer individual cenderung menggunakan isyarat dalam musik mereka serupa dengan penggunaan isyarat-isyarat terse-

but dalam ujaran emosional,” kata pemimpin peneliti Michael Schutz dalam sebuah pernyataan yang dikutip realsimple.com. Karya-karya bahagia digubah dalam kunci-kunci mayor kebalikan dengan karyakarya sedih yang digubah dalam kunci-kunci minor. Penemuan tersebut barubaru ini diterbitkan dalam jurnal Frontiers of Psychology: Cognition. Jadi bagaimana bisa riset tentang musik klasik ini ber-

hubungan dengan lagu balladnya Adele? “Meski studi saya soal musik klasik, saya menduga prinsip-prinsip serupa juga dipakai di (lagu Adele),” kata Schutz dalam sebuah surel. “Dari sudut pandang akustik, lagu itu dimulai dengan suara ‘jarang’ menyeramkan dalam ketinggian nada dan rata-rata hentakan yang pelan. Itu menyebabkan mood yang melankolis, yang kemudian Adele ubah di bagian lagu selanjutnya ketika derajat energi mulai naik sedikit.” (ant)

RTR Rilis ”Used to Be”

Setelah menetaskan EP “Diam, Dengar, Rasakan” pada September 2014 lalu, Remember The Rain (RTR) band rock alternatif-Bali kembali berkarya. Momentum ini ditandai dengan lahirnya satu single mereka berjudul ‘‘Used to Be’’ yang dirilis 1 Februari. Rencana awal single ini dirilis Januari 2017, namun karena banyak kendala, akhirnya memutuskan untuk merilisnya awal Februari. Kendati demikian kehadiran single ini merupakan hal penting di awal 2017 ini sebagai pemicu karya-karya berikutnya. Single ini bisa dikatakan bukan garapan sekali jadi, sebab ia telah mengalami banyak tempaan, percobaan dan eksperimen dari tahun 2014 hingga 2017. Bahkan lagu inilah yang membawa RTR lolos seleksi dalam Soundrenaline 2015 dan berkesempatan manggung di perhelatan musik akbar tersebut. Dedy gitaris RTR menguraikan ‘‘Used to Be’’ saat itu masih “remaja”, ia hadir karena tenggat deadline panitia, jadi penggarapannya pun tidak terlalu detail. Namun, setelah itu ‘‘Used to Be’’ mendapat pelbagai sentuhan hingga bermetaformosis menjadi lagu yang “dewasa”, tidak cengeng dan bukan lagu kebanyakan yang meniru selera pasar. Baginya kehadiran ‘‘Used to Be’’ sebagai letupan kecil untuk menghasilkan letupan yang

Remember The Rain lebih besar. Letupan besarnya tentu album perdana yang tengah di kerjakan RTR saat ini, rencananya akan dirampungkan pada pertengahan tahun ini. “Single ‘Used to Be’ merupakan batu loncatan, atau pemanasan bagi Remember The Rain untuk bersiap-siap dalam pembuatan album teranyar yang akan kita rilis pertengahan tahun ini,” ucap Dedy bersemangat. Berdurasi 3,4 menit, ‘‘Used to Be’’ mengisahkan tentang seorang lelaki yang berada di ambang perpisahan dengan kekasihnya, dikarenakan orang ketiga yang hadir mencuri perhatian sang perempuan. Walau terkesan klise, ‘‘Used to Be’’ mampu dikemas menjadi kisah cinta yang matang melalui lirik sederhana dan dibalut oleh racikan musik yang sedikit banyaknya dipengaruhi oleh rasa Straightener, Incubus, Radiohead, Coldplay bertipikal musik indie rock.

Bali Post/ist

Bakal lirik lagu ini ditulis oleh Ade sang vokalis tahun 2014 silam. Ia menjelaskan lirik lagu yang ia tuliskan biasanya berasal dari pengalaman pribadi, sebab hal yang paling dekat dengan dirinya selalu menjadi inspirasi. Dengan begitu ia mampu menulis apa adanya, tanpa mengada-ngada atau mereka-reka adegan. Itulah yang terjadi pada ‘‘Used to Be’’, menggunakan lirik bahasa Inggris Anda akan merasakan sebongkah kemarahan, secuil kesenangan, segenggam kesedihan, seyakin perjuangan dan akhirnya selepas keikhlasan yang tidak diselimuti dengan kata bersayap ala sang pujangga namun kejujuran perasaan apa adanya. “Ini kisah pribadi saya, karya ini saya buat bukan untuk mengenang, ataupun mengikhlaskan melainkan untuk menjadi jujur kepada diri sendiri, termasuk saat mengalami hal terburuk dan menyakitkan seperti itu,” ujarnya. (kmb)


Edisi 17 Februari 2017 | Balipost.com