Skip to main content

Edisi 17 Januari 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 148 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (157 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

selasa paing, 17 januari 2017

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Abrasi Gerus Objek Wisata di Bali

Bali Post/eka

ABRASI - Pantai Kuta kini semakin digerus oleh abrasi.

ABRASI di sepanjang pantai di Bali terus berlanjut. Abrasi semakin menggerus wilayah yang menjadi objek wisata pantai di sejumlah daerah. Lihat saja Pantai Kuta belum lama ini. Daratan pantai makin digerus air laut. Di sejumlah daerah tampak akar pohon mulai ‘’telanjang’’ karena tanahnya tergerus air laut. Pemandangan ini jelas tak indah bagi wisatawan. Abrasi juga terjadi di depan setra desa adat Kuta sepanjang 200 meter dengan ketebalan pasir 6 meter. Selain itu, abrasi di Pantai Cemagi sepanjang 100 meter dan Pantai Canggu sepanjang 200 meter dengan ketebalan pasir 4 meter. Guna menyelamatkan kawasan pesisi dari abrasi, pemerintah Kabupaten Ba-

dung sejak 2008 telah dibantu pemerintah Jepang dalam penyelamatan kawasan pesisir dari abrasi. Program penataan pantai yang pertama yakni tahun 2008 telah dilakukan. Kini program tersebut akan dilanjutan di Pantai Seminyak, Kuta, Patitenget, dan di Candidasa (Karangasem), yang tinggal menunggu MoU. Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (Disnakkanlaut) Kabupaten Badung, Made Badra, mengatakan, pada saat nanti penataan dilakukan sekaligus dirancang pembangunan groin untuk menahan pasir. Abrasi di Kabupaten Gianyar memang tidak bisa dimungkiri. Hal. 19 Penahan Ombak Rusak

Mendarat Darurat, Pesawat Latih Terbakar Banyuwangi (Bali Post) Aktivitas penerbangan di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, diwarnai insiden. Pesawat latih jenis Cessna 127 terbakar di landasan pacu, Senin (16/1) kemarin.

Pesawat terbakar setelah mendarat darurat. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sang pilot, Regina Merthalia, yang berstatus siswi penerbang berhasil selamat. Dia hanya luka ringan. Informasi yang dihimpun Bali Post di lapangan menyebutkan, pesawat take off pukul 09.37 WIB. Lalu, mengudara di langit Banyuwangi. Siswi penerbang dari Mandiri Utama Flight Academy (MUFA) Banyuwangi ini mengudara tanpa didampingi instruktur alias terbang solo. Satu jam kemudian, pesawat bernomor lambung PK MUA ini mendadak landing. Lalu, terbakar. Pilot berhasil menyelamatkan diri. Bahkan, sang pilot sempat mengibarkan parasut penyelamat. Korban langsung dievakuasi ke RS PKU Muhammadiyah, Rogojampi, Banyuwangi. Sedangkan kobaran api berhasil dijinakkan 1,5 jam kemudian. Begitu api padam, bangkai pesawat langsung dievakuasi. Ekor pesawat terlihat utuh, namun, badan pesawat tampak hancur. Petugas menaikkan ekor pesawat ke atas pick up, lalu dievakuasi menjauhi landasan pacu. Sedangkan badan pesawat ditarik menggunakan alat berat. Hal. 19 Terhenti Total

TERBAKAR - Petugas memadamkan api di badan pesawat latih yang terbakar di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Senin (16/1) kemarin.

Pilot Ngacir dari RS PKU Muhammadiyah

KONDISI pilot yang selamat juga terkesan ditutupi. Bahkan, saat tiba di RS PKU Muhammadiyah, Rogojampi, Regina Merthalia, sang pilot asal Tangerang, Banten itu mengaku terjatuh dari motor, bukan kecelakaan pesawat. Diruktur RS PKU Muhammadiyah, Rogojampi, dr. Handri Irawan mengatakan, korban mengalami bengkak di

hidung dan robek 1 cm di dahi. Saat di RS, kata Handri, korban terkesan terburu-buru. Usai pemeriksaan radiologi, korban langsung ngacir pulang meninggalkan RS. Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menjelaskan pihaknya sejak lama membatasi sekolah pilot yang akan masuk ke Banyuwangi. Hal ini mengantisipasi

Bali Post/udi

terganggunya jadwal penerbangan komersial. “Kita hanya memberikan izin maksimal tiga sekolah pilot. Takutnya, jika terlalu banyak, mengganggu penerbangan komersial,” jelasnya usai mendatangi bandara pasca-kejadian. Pihaknya juga membatasi infrastruktur di sekitar bandara untuk menjaga keamanan penerbangan. (kmb30)

Soal ‘’Presidential Threshold’’

Karya Anak Bangsa

Setelah Panser Anoa Amfibi, PDI-P Didukung PKS dan Demokrat Selanjutnya Pesawat Tanpa Awak Hasil karya intelektual muda Indonesia tidak bisa dianggap remeh. Mereka mampu membuat alutsista baru berupa Panser Anoa Amfibi yang diproduksi PT Pindad. Presiden Joko Widodo didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pun mencoba Panser Anoa Amfibi yang baru dibeli dari PT Pindad di lingkungan Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin ( 16/1) kemarin. Presiden dan Panglima TNI menaiki Panser Anoa Amfibi yang dikendarai oleh dua perempuan prajurit TNI Angkatan Darat, Serda (K) Lutfiah (Pussenif Kodiklat TNI AD) dan Serda (K) Melysa Situmorang (Pusdikif TNI AD), dari gerbang utama Delta II menuju danau di Markas Besar TNI. Hal. 19 Rapim TNI

Keunggulan Panser Anoa Amfibi r Konfigurasi 6 meter, lebar 2,5 meter, tinggi 2,63 meter, berat 12,5 ton. r Kapasitas bahan bakar 200 liter r Mampu melaju dengan kecepatan 80 kilometer per jam di jalan raya, 30 kilometer per jam di medan off road serta 10 kilometer per jam di dalam air.

Jakarta (Bali post) Untuk pertama kalinya dalam sejarah, pemilu legislatif dan pemilu presiden akan diselenggarakan secara serentak pada Pemilu 2019 mendatang. Dampaknya, muncul dua pendapat berbeda di antara fraksi-fraksi yaitu yang menginginkan agar ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) dalam syarat pencapresan dihapus alias nol persen. Sementara di kelompok lain sejumlah

fraksi tetap menginginkan agar presidensial sebesar 20 persen dari jumlah kursi DPR atau 25 persen dari jumlah suara sah tetap ada. Ketua DPP PDI-P Hendrawan Supratikno mengatakan, partainya menginginkan agar presidential treshold tetap dipertahankan. “Kami (PDI-P) tetap mengusulkan 20 persen,” kata Hendrawan di Jakarta, Senin (16/1) kemarin. Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan ini mengaku tidak setuju apa-

bila syarat pengajuan pasangan caprescawapers disamakan antara partai lama dengan yang baru. Sebab menurutnya akan menjadi tidak adil karena prestasi, kinerja, reputasi dan rekam jejak tiap partai memiliki proses yang berbeda sehingga rentang jejak dan proses yang dilalui tiap partai tidak bisa diabaikan bergitu saja. “Padahal, waktu adalah variabel terpenting di dunia fana,” ujarnya. Hal. 19 Kualitas Pencalonan

Ekuitas Indonesia Naik Peringkat

Agus Martowardojo

Jakarta (Bali Post) – Bank Indonesia bereaksi atas naiknya peringkat ekuitas Indonesia. Dulu JP Morgan menyebut peringkat ekuitas Indonesia underweight. Namun setelah pemerintah tak lagi bekerj sama dengan JP Morgan, kini menerbitkan bahwa ekuitas Indonesia dalam posisi netral. Gubernur BI Agus Martowardojo di Jakarta memandang sudah sewajarnya bank investasi JP Morgan menaikkan peringkat ekuitas Indonesia menjadi netral (neutral) dari rendah (underweight), mengingat indikator fundamental ekonomi dalam negeri terus menunjukkan perbaikan. “Indonesia memang indikator ekonominya di 2016 menunjukkan kondisi yang baik mulai dari inflasi,

defisit transaksi berjalan, cadangan devisa, dan nilai tukar,” kata Agus Senin malam (16/1) kemarin. JP Morgan pada Senin lalu menerbitkan riset, yang mencantumkan kenaikan peringkat ekuitas Indonesia menjadi neutral dari underweight. Kenaikan peringkat tersebut berdasarkan kondisi pasar modal di negara berkembang, termasuk Indonesia, yang dapat bertahan setelah volatilitas pasar obligasi pasca-terpilihnya Donald Trump menjadi Presiden AS. Fundamental makro Indonesia kuat, dengan potensi pertumbuan ekonomi tinggi dan rasio rendah dari utang terhadap PDB, dan reformasi ekonomi, tulis JP Morgan dalam risetnya. Hal. 19 Ketahanan Ekonomi

Optimisme Perekonomian Bali 2017 (2 - Habis)

Diperlukan Pemimpin Bali yang Berkarakter ’’Raja Rsi’’

Bali Post/ant

PANSER - Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (kiri) dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mencoba Panser Anoa Amfibi, Senin (16/1) kemarin.

BALI dengan keunggulan warisan holistik agama, adat istiadat, sosial budaya, dan keindahan alamnya telah memberikan getaran nilai taksu Bali yang tiada duanya di dunia. Akibatnya, Bali semakin digandrungi wisman dan wisdom dan telah menjadikan Bali sebagai pilihan utamanya dalam berwisata yang semakin berkembang pesat belakangan ini. Tidak hanya wisata seni budaya dan alam, tapi telah bergeser pesat ke wisata spiritual, wellness/spa, wisata kuliner, MICE, pre wedding, life style dan rekreasi, dll. Ini menyebabkan Bali diberikan julukan tidak hanya sebagai :Paradise of Bali, Island of Thousands Temple, tapi juga dengan sebutan “Bali Yang

Tak Ada Matinya”. Bagaimana Bali menyikapi situasi ini? Sangat disayangkan Bali kurang disiplin dan tidak mampu/tidak komit serta tidak konsisten secara nyata dalam wadah keterpaduan mengawal dan mengelola Bali dengan nilai-nilai perilaku serta kebijakan strategis prinsipiil yang berbasis kepada nilai-nilai dasar spiritual Bali yang belakangan ini dirasakan sudah mulai terabaikan oleh masyarakatnya. Seperti Catur Purusa Artha, Tri Hita Karana dan Karma Pala. Bali ke depan akan menghadapi ancaman yang lebih menghawatirkan dan kontra produktif di tengah situasi politik kekuasaan dan perilaku koruptif yang semakin menonjol dan pemimpin yang kerap tersan-

dera oleh berbagai kepentingan pragmatis kelompok, golongan, atau partai. Selain itu, agama dan nilai budaya Bali yang sakral yang cenderung terbuka dan sangat welcome dengan perkembangan zaman, namun sayang tidak dibarengi dengan filter atau saringan kebijakan dan aturan serta penegakan hukum yang memadai dalam kesatuan koordinasi cara pandang, pola pikir dan perilaku legislatif, eksekutif dan yudikatif di tingkat provinsi/ pemda/pemkot yang mumpuni dan berketeladanan sehingga dapat berakibat terancamnya nilai-nilai kearifan lokal Bali serta kepatutan toleransi yang kebablasan. Hal. 19 Kearifan lokal

Grafis/tusuaria

Viraguna Bagoes Oka Pemerhati Ekonomi dan Perbankan


denpasar

2

Selasa Paing, 17 Januari 2017

figur Memancing Ikan di Air Keruh IDE pembangunan Tempat Pelayanan dan Wisata (TPW) “Bedawang Nala” di Tol Bali Mandara, dinilai terlalu dangkal. Mengingat, tempat ini utamanya dirancang untuk rest area bagi masyarakat ataupun wisatawan yang sudah ada di Bali. PT Jasamarga Bali Tol yang menggagas Bedawang Nala tak ubahnya berburu binatang di kebun binatang. “Tujuan dia kan untuk mengurangi kerugian jalan tol dan untuk sekadar bagaimana tamu yang datang dan mau pergi dari Bali itu mampir belanja, take rest. Jadi, dia itu berburu di kebun binatang. Tamu yang sudah ada, ngapain diolah lagi, untuk apa?” ujar Ketua Komisi III DPRD Bali, I Nengah Tamba, di Denpasar, Senin (16/1) kemarin. Tamba menyayangkan ide ini justru mencuat di tengah pro dan kontra rencana reklamasi Teluk Benoa. PT Jasamarga Bali tol akhirnya seperti memancing ikan di air keruh. Pihaknya mempertanyakan pula pernyataan PT Jasamarga Bali Tol yang mengatakan rugi. Mestinya, hal itu sudah dihitung dengan cermat pada saat penyusunan Detail Engineering Design. “Jasamarga kan bagian dari BUMN. Rohnya benefit yang dia prioritaskan, bukan profit oriented, salah itu,” imbuh Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Bali ini. Ketika TPW menawarkan pula kuliner dan belanja oleh-oleh, Tamba melihat hal itu dapat memunculkan reaksi negatif dari masyarakat sekitar. Mengingat, di kawasan sekitar tol ada banyak UKM yang menjual suvenir maupun usaha-usaha kuliner dan meeting point. “Itu akan habis semua, karena orang akan lebih nyaman di rest area ini. Tapi yang paling konyol, hanya berburu di kebun binatang,” tegasnya lagi. Tamba menambahkan, Teluk Benoa tak ubahnya tambang emas dengan potensi luar biasa. Kawasan strategis nasional ini seharusnya bisa menarik kunjungan wisatawan di tengah menurunnya length of stay. Tidak mesti dengan dibangun tempat wisata, tapi bisa dengan cara dilestarikan sehingga akhirnya karena lestari wisatawan mau datang. “Kalau potensi yang luar biasa itu dipakai untuk sekadar rest area, itu kasihan tempatnya. Tidak sebanding kita korbankan Teluk Benoa hanya untuk rest area,” ujarnya. (rin)

Suara Denpasar & Badung Jalan Raya Pasut Rusak Mohon Pemkab Tabanan memperbaiki jalan raya dari Pasut ke utara menuju Rejasa - Pesagi Tamba Waras yang kondisinya rusak. Bu Vera, Tabanan

Tertibkan Pembawa Sekop Saya harap petugas Tramtib atau Satpol PP menertibkan kumpulan orang yang membawa sekop di sekitar Hotel Aston di Gatsu Tengah, Denpasar, karena aktivitasnya meresahkan pengguna jalan. Gung Derah, Denpasar

Kawasan Kaldera Batur Tercemar Geopark Kaldera Batur Bangli kawasannya sudah tercemar, termasuk Danau Batur yang airnya terkontaminasi akut akibat limbah industri dari hotel, restoran dan pestisida dari pertanian. Sayangnya, hingga saat ini respons Pemkab Bangli mengecewakan karena tidak pernah melakukan pengawasan dan pembinaan ke lapangan terhadap pihak yang melakukan perusakan lingkungan ini. Harus ada tindakan tegas buat mereka sebelum kerusakan lebih parah menanti. Jero Wijaya, Bangli

Perbaiki Layanan BPJS Mohon pihak BPJS, pemerintah pusat, dan rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS agar memperbaiki sistem dan mekanisme pelayanannya. Sudah banyak masyarakat yang mengeluh terkait dengan tidak tersedianya kamar, mesti menggunakan rujukan, akhirnya kartu BPJS tidak terpakai dan diarahkan oleh rumah sakit ke kategori pasien umum dan membayar semua biaya pengobatan dan kamar. Jika rumah sakit memang tidak mampu menyediakan kamar atau fasilitas yang wajib diberikan kepada pasien BPJS, seharusnya mereka menyampaikan hal itu ke publik. BPJS Kesehatan kurang melakukan sosialisasi sehingga muncul banyak masalah di lapangan. Gusti Padangaji, Karangasem Suluh, Tanah Lot Agung Purnawijaya, Blahbatuh

Parkir di Pasar Senggol Tabanan Jika ada kendaraan parkir di Jl. Gajah Mada, Tabanan, terutama di sebelah Pasar Senggol, lebih baik ditilang saja jika hal itu memang melanggar daripada bannya digembosi oleh petugas. Kalau hal itu dilarang karena dianggap parkir di badan jalan, lalu mengapa Pasar Senggol diizinkan? Dengkek, Tabanan

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : STOP PUNGUTAN DI SD DAN SMP NEGERI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/kmb23

PEDESTRIAN - Sejumlah petugas kebersihan melakukan penataan kawasan pedestritan yang berada di pinggiran Tukad Badung, Jalan Taman Pancing, Pedungan, Denpasar Selatan, Senin (16/1) kemarin. Kawasan ini mulai ditata untuk mempercantik kawasan pinggiran aliran Tukad Badung yang sebelumnya digunakan untuk beternak sapi oleh warga setempat.

Disdikpora Stop Pungutan di SD dan SMP Negeri

Denpasar (Bali Post) – Kebijakan bebas pungutan di sekolah yang diterapkan pemerintah, masih menjadi pertanyaan jajaran DPRD Denpasar. Mengingat, masih ada informasi yang simpang siur terkait larangan ini. Terkadang ada yang menyatakan bisa, kemudian di satu sisi tetap dilarang. Karena itu, Senin (16/1) kemarin, Komisi IV DPRD Denpasar meminta penjelasan terkait masalah pendidikan, termasuk pungutan ini kepada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) setempat. Rapat kerja yang dipimpin Ketua Komisi IV, I Gede Semara, S.E., juga dihadiri beberapa pejabat Disdikpora, di antaranya Kasubag Perencanaan Data dan Pelaporan Made Sudarya, Kabid Pembinaan Ketenagaan A.A. Gede Wiratama, dan Kasi Kelembagaan dan Sarana Prasarana Bidang Pembinaan Pendidikan SD, A.A. Putu Gede Astara. Ketua Komisi IV DPRD Denpasar I Gede Semara dalam

pertemuan kemarin, mengawali dengan pertanyaan seputar pungutan terhadap siswa atau orang tua dan komite. Pihaknya ingin ada kejelasan informasi terkait masalah ini. Terkait hal itu, salah seorang Kabid di Disdikpora, I Ketut Sudana, mengatakan, mulai tahun ini pihaknya telah mengambil kebijakan menghentikan segala pungutan sekolah di tingkat SD dan

Kakak Beradik Sering Pesta Narkoba

KAKAK beradik ini benarbenar kompak. Namun sayang, kekompakannya itu untuk hal negatif yakni berpesta narkoba. Karena itu, Made Yasa dan adiknya, Nyoman Kasih, diadili di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (16/1) kemarin. Mereka diduga sering pesta narkoba. Bahkan dari informasi kepolisian, dalam sebulan mereka bisa dua hingga tiga kali pesta sabu-sabu di rumahnya. Dalam sidang yang dipimpin Angeliky Handajani, terdakwa tidak dapat mengelak manakala saksi polisi dihadirkan dalam sidang. Jaksa IGA Fitria menghadirkan saksi polisi guna menceritakan kronologis terdakwa dalam penangkapan serta hasil pemeriksaan. Saksi polisi dari Polresta Denpasar menjelaskan, pada 11 November 2016 lalu, saksi mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di rumah dua terdakwa sering terjadi pesta narkoba. Kondisi tersebut sangat meresah-

kan, karena selain dua terdakwa ternyata ada orang lain juga ikutikutan pesta narkoba. “Selain dua terdakwa, ada dua lagi yang tertangkap saat pesta, yakni Nengah Purna dan Putu Nanda Kusuma Putra yang berkasnya terpisah,” ungkap saksi polisi. Saat digerebeg, tambahnya, ditemukan paket SS seberat 0,12 gram pada terdakwa Yasa. Sedangkan bong yang habis dipakai ditemukan pada terdakwa Kasih yang berusaha menyembunyikannya. Hasil pemeriksaan, mereka mendapatkan SS dengan cara membeli lewat transfer ke bank dan mengambil SS dengan cara tempelan di suatu tempat yang disembunyikan kurir. Untuk SS yang dipakai saat penggerebekan, dibeli dengan harga Rp 800 ribu. Dalam sebulan, terdakwa membeli hingga tiga kali. Jaksa Fitria juga hendak membacakan kesaksian saksi lainnya. Namun, hakim menolak karena masih ada waktu menghadirkan saksi dimaksud. (asa)

SMP negeri. Kebijakan itu dilakukan menindaklanjuti keluarnya Peraturan Presiden (Perpres) No. 87 tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli). Berbagai pertanyaan lain juga muncul dalam dengar pendapat itu. Seperti yang disampaikan Wakil Ketua Komisi IV, I Wayan Warka, mempertanyakan tentang nasib guru-guru honorer. Selanjutnya,

anggota Komisi IV, I Kompyang Gede, menyoroti kelanjutan pelajaran ekstrakurikuler menjelang dilaksanakan Porsenijar. Begitu juga masalah perbaikan gedung SD yang sampai saat ini masih banyak yang mengalami kerusakan.] Menurut Sudana, kebijakan pendidikan yang dilakukan di Kota Denpasar mengacu pada Perpres No. 87 tahun 2016. Artinya, semua SD dan SMP negeri tak menerima sumbangan. Meski diakui, banyak orang tua siswa yang menyatakan siap memberikan partisipasi. Terkait biaya guru honor, kata Sudana, untuk sementara ditalangi dengan uang komite yang sudah dikumpulkan sebelumnya, di samping meman-

faatkan 15 persen dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) regular. Selain itu, untuk tingkat SD juga dilakukan rasionalisasi guru honor dan menghentikan pembelian buku LKS. Misalnya, untuk pelajaran Bahasa Bali yang sebelumnya harus mengangkat guru honor, kini akan ditangani guru lain seperti guru agama. Dengan kebijakan ini, honor yang diterima para guru dipastikan akan menurun. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Kisruh Pengolahan Sampah Plastik

Dipertanyakan, Izin Industri di Kawasan Permukiman Denpasar (Bali Post) – Polemik keberadaan usaha pengolahan sampah plastik di Padangsambian Kelod, belum tertangani dengan baik. Warga sekitar terus menyampaikan protes, karena merasa terganggu dengan suara kebisingan mesin pengolah sampah plastik. Sementara di satu sisi, pemilik usaha sudah mengantongi beberapa izin yang diperlukan. Hanya, untuk pengolahan limbahnya yang belum ada izinnya. Persoalan ini dibahas secara khusus dalam rapat kerja (raker) Komisi III DPRD dengan sejumlah SKPD, di antaranya Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan perizinan Satu Pintu, Senin (16/1) kemarin. Raker dipimpin

Ketua Komisi III Eko Supriadi didampingi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan I Made Kusuma Diputra. Dalam kesempatan tersebut, Eko Supriadi dan anggota Komisi III Nyoman Tananjaya mempertanyakan keberadaan usaha atau industri pengolahan sampah di kawasan permukiman. Terlebih, banyak warga yang mengeluhkan kondisi limbah yang dibuang sembarangan. Anggota Komisi III lainnya, A.A. Susruta Ngurah Putra, Wayan Narsa, serta I.B. Ketut Kiana mempertanyakan proses keluarnya izin usaha pengolahan sampah di permukiman. Padahal, pada izin IMB-nya bukan tempat usaha apalagi industri. “Izin IMB-nya masih tempat tinggal. Tetapi kok tibatiba muncul industri di permukiman,” ujar para para wakil

rakyat di Denpasar ini. Susruta mengharapkan agar dilakukan penelusuran terhadap aparatur atau staf yang memberikan informasi salah kepada pimpinan, sehingga bisa keluar izin seperti itu. Bila perlu, ada sanksi yang tegas untuk memberikan efek jera. Karena bila ini dibiarkan, akan muncul lagi kasus-kasus serupa di kemudian hari. “Solusinya biar sama-sama diuntungkan, baik masyarakat maupun pengusaha bisa tetap jalan,” kata Susruta. Terhadap sejumlah masukan itu, Kusuma Diputra mengapresiasi pandangan para anggota Komisi III dalam menyikapi masalah tersebut. Pihaknya berjanji akan melakukan pertemuan dengan instansi terkait, karena proses perizinannya sudah lama, yakni pada 2013 dan 2014 lalu. (kmb12)

Penanganan Permukiman Kumuh Dipertanyakan

Denpasar (Bali Post) – Sampai saat ini, Denpasar masih memiliki titik-titik kawasan permukiman kumuh. Keberadaan permukiman kumuh ini dinilai mencemari Kota Denpasar yang mengusung kota budaya dan mengembangkan wisata kota. Karena itu, penanganan permukiman kumuh ini harus terus dilakukan, meskipun berbagai kendala menghadangnya. Instansi terkait diharapkan bisa melakukan terobosan dalam meminimalisasi keberadaan permukiman kumuh. Hal ini disampaikan anggota Komisi III DPRD Denpasar I.B. Ketut Kiana, S.H. saat rapat kerja dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukian dan Pertanahan Kota Denpasar, Senin (16/1) kemarin. “Kami ingin mengetahui, apa program dinas ini dalam menangani permukiman kumuh yang ada di Denpasar. Misalnya saja di pinggir Tukad Badung, masih bisa kita jumpai permukiman kumuh,” ujar politisi Hanura ini. Kiana mengakui, ada kendala dalam melakukan penataan permukiman kumuh. Misalnya saja, status tanah yang sewa serta kendala lainnya. Namun, semua itu bisa diatasi dengan melakukan pengawasan yang lebih intens ke lapangan. “Kita akui sulit memang menata kawasan kumuh, tetapi itu tidak bisa

dibiarkan. Terlebih, Denpasar menggalakkan wisata city tour,” katanya. Menanggapi masalah itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukian dan Pertanahan Kota Denpasar I Made Kusuma Diputra mengatakan, ada beberapa program yang akan dilakukan pada 2017 ini. Setidaknya ada tiga kawasan yang akan menjadi prioritas penanganan instansi yang dipimpinnya ini dalam mengurangi titik-titik permukiman kumuh. “Kami sudah ada rencana kegiatan berupa penataan kawasan kumuh di beberapa lokasi pada tahun ini,” katanya. Salah satu yang menjadi prioritas, yakni kawasan permukiman kumuh yang ada di lingkungan Wanasari. Permukiman kumuh di kawasan ini akan diusahakan ditata, paling tidak untuk taman. Sebab, saat ini instansinya juga memiliki kewenangan dalam menata taman. Bukan hanya di kawasan itu, pihaknya juga telah memprogramkan penataan kawasan kumuh di pinggiran Tukad Badung. Termasuk, akan menata bangunan yang ada di Jalan Sulawesi. Diharapkan, dalam beberapa tahun mendatang, rumah-rumah toko yang ada di pinggir Tukad Badung bisa melakukan perubahan penampilan. Selama ini,

Bali Post/kmb19

PERMUKIMAN - Urbanisasi penduduk yang tinggi menjadi salah satu faktor munculnya permukiman kumuh. Seperti wilayah lainnya, bangunan kumuh juga terdapat di beberapa sudut Kota Denpasar, salah satunya di pingir Tukad Badung. aliran Tukad Badung menjadi bagian belakang dari rumahrumah toko di jalur itu. Ke depan, pihaknya berharap alur

Tukad Badung dijadikan bagian depan sehingga ada nuansa yang berbeda ketika melihat aliran Tukad Badung. “Paling tidak

ada terasnya di bagian belakang sekarang,” kata mantan Kadis Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP) ini. (kmb12)


Badung

Selasa Paing, 17 Januari 2017

3

Libatkan Sekaa Teruna Teruni dan Desa Adat

Ketua DPRD Usulkan Pembentukan Satgas Antinarkoba TINGKAT penyebaran narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) di Badung dan Bali pada umumnya, sudah dalam tahap yang sangat mengkhawatirkan. Pengguna atau pecandu narkoba tak hanya di perkotaan, kini sudah merambah ke pedesaan. Pemerintah daerah diminta mengambil langkah-langkah strategis, salah satunya pembentukan satgas antinarkoba tingkat desa yang melibatkan Sekaa Teruna Teruni (STT). Ketua DPRD Badung I Putu Parwata mengaskan, Kabupaten Badung yang memiliki objek wisata

utama di Indonesia, menjadi sasaran empuk peredaran narkoba jaringan internasional. Penyebaranya tak hanya di perkotaan, tapi sudah merambah ke pelosok desa. “Kita tidak bisa membebankan masalah penanggulangan narkoba kepada aparat penegak hukum seperti kepolisian atau lembanga Badan Narkotika Nasional (BNN) semata. Semua komponen masyarakat harus kompak bergerak, perang terhadap narkoba,” tegas Parwata seusai menghadiri Dialog Publik 2017 dengan tema “Generasi Muda Generasi Tanpa Narkoba” dengan pembicara

BERSAMA - Ketua DPRD Badung Putu Parwata bersama Ketua BNN Komjen Budi Waseso.

Berdalih Takut Preman

’’Guide Freelance” Pakai Pelat Palsu Mangupura (Bali Post) Anggota Polsek Kuta Utara mengamankan mobil Vios karena menggunakan pelat palsu saat parkir di depan vila di Jalan Pangkungsari Gang Selong, Kuta Utara, Senin (16/1) kemarin. Sopir mobil yang berprofesi sebagai guide freelance berinisial DY itu, mengaku sengaja memakai pelat palsu dan stiker atribut TNI karena takut preman. Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu I Putu Ika Prabawa mengatakan, awalnya pengelola vila melapor ke Polsek karena mobil tersebut parkir di depan vila, pukul 09.30 wita. Selanjutnya, petugas mendatangi TKP dan mengamankan DY yang beralamat di Jalan Sri Gading, Jakarta Pusat. “Saat diamankan, sopir mobil itu sedang tidur di dalam mobil,” ujar Iptu Ika. Saat dimintai keterangan di Mapolsek, DY mengaku tidak sengaja parkir di depan vila tersebut. Awalnya, ia dari Uluwatu membawa tamu menuju Seminyak, Kuta. Setelah itu, ia mengaku kelelahan dan parkir di TKP. Saat ditanya terkait pelat palsu, DY mengaku memang sengaja menggunakan pelat palsu dengan stiker atribut TNI supaya aman dari preman selama di Bali. “DY masih diamankan di Polsek. Kasusnya sedang didalami,” tegasnya. (km36)

Terkait Kasus PT SP

Kejaksaan Belum Lakukan Eksekusi Badan Denpasar (Bali Post) Kasus penyelewengan BBM Bersubsidi PT Sembilan Pilar (SP), hingga saat ini belum kelar. Pascapenyerahan kapal tanker ke pihak terpidana Made Wirata dan perampasan enam mobil tangki minyak lengkap dengan isinya, ternyata pihak kejaksaan masih mempunyai tunggapan PR. Pihak kejaksaan belum melakukan eksekusi badan terhadap Made Wirata selaku pemilik PT SP. Dalam putusan kasasi Mahkamah Agung (MA), Wirata dijatuhi hukuman pidana penjara selama tiga tahun. MA juga menjatuhkan hukuman denda Rp 2 miliar subsider enam bulan kurungan. Terkait hal ini, Kasipidum Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar Ketut Maha Agung, Senin (16/1) kemarin, mengatakan, eksekusi badan terhadap Made Wirata pasti dilakukan. “Eksekusi butuh persiapan yang matang,” dalih Maha Agung. Berdasar putusan MA, barang bukti yang dieksekusi dirampas untuk negara berupa enam unit mobil. Sedangkan yang dikembalikan pada terpidana yakni satu kapal yang digunakan mengangkut minyak bersubsidi. “Kami bertahap melakukan eksekusi. Kami fokus barang bukti yang dieksekusi cukup besar dan banyak,” kata Agung. Sementara Wirata, hingga saat ini dinilai kooperatif oleh pihak kejaksaan. “Setiap kami panggil selalu datang. Terpidana kooperatif,” ucap Maha Agung. Sebelumnya, putusan kasasi MA yang menghukum Wirata sudah turun dua bulan lalu. Namun, eksekusi barang bukti baru terealisasi pekan lalu. Kejari beralasan, eksekusi barang bukti lambat karena harus mengukur minyak yang ada di dalam enam mobil tangki dengan melibatkan pihak Pertamina dan pihak Samsat Dit. Lantas Polda Bali. (kmb37)

utama Kepala BNN Komjen Pol. Budi Waseso, beberapa hari lalu. Politisi PDI Perjuangan ini menyatakan sangat mendukung programprogram yang dicanankan BNN, mulai dari pencegahan, penindakan hingga rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba. Langkah BNN ini harus diikuti oleh pemerintah daerah, termasuk Pemkab Badung. “Bila narkoba dibiarkan merajalela, maka akan terjadi pelumpuhan generasi muda,” tegasnya. Untuk itulah, sosialisasi dan pencegahan narkoba harus dilaksanakan sedini mungkin dengan melibatkan generasi muda dan pelajar. Parwata mengusulkan agar tiap Sekaa Teruna Teruni di banjar membentuk Satgas Antinarkoba. Satgas Antinarkoba yang juga melibatkan desa adat ini harus dilindungi dengan regulasi dan tetap mendapatkan arahan dari pemerintah dan aparat yang berwajib. Tugasnya melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba, melaksanakan pengawasan dan mencegah narkoba masuk ke wilayahnya masing-masing, serta melakukan pelaporan kepada pihak berwajib jika ditemukan adanya penyalahgunaan narkoba. “Jika Satgas Antinarkoba dengan melibatkan pemuda dan desa adat bisa terbentuk, saya yakin penyebaran narkoba bisa diminimalkan,” ujarnya. (ad1601)

Bali Post/eka

BANANA BOAT - Dua orang pengelola wisata air memindahkan banana boat di Pantai Serangan, Denpasar. Wisatawan yang menikmati wisata air yang tersedia di pantai ini sebagian besar berasal dari kawasan Asia.

Ditinggal Makan, Mobil Nasabah Bank Dikepruk Uang Rp 50 Juta Raib

Denpasar (Bali Post) -

Kasus pencurian dengan modus kepruk kaca mobil telah berkali-kali terjadi dan diberitakan media. Namun, masih saja ada masyarakat yang serampangan menaruh uangnya di dalam mobil dan ditinggal begitu saja. Akibatnya, kasus kepruk kaca mobil pun kembali memakan korban. Sempat tiarap, pelaku kepruk kaca mobil kembali beraksi di Jalan Puputan, Renon, Denpasar Timur. Korbannya nasabah bank, I Made Mahardika (37) dan uangnya Rp 50 juta yang ditaruh di dalam mobil raib digondol maling, Sabtu (14/1) lalu. Informasi yang diperoleh Senin (16/1) kemarin, korban berprofesi sebagai arsitek dan tinggal di Jalan Tukad Balian, Perum Raya Renon Residence, Denpasar Selatan. Saat itu, korban berangkat dari rumahnya pukul 08.00 wita menuju BNI Cabang Jl.

Diponegoro, Denpasar Barat. Ia tiba di bank pukul 09.30 wita dan langsung mengambil nomor antrean. “Setelah mengambil uang Rp 50 juta, korban keluar dari bank pukul 10.45 wita dan menuju Warung Babi Guling Renon,” kata anggota Polresta Denpasar, kemarin. Setibanya di depan Warung Babi Guling Renon di Jalan Puputan, Renon, korban langsung memarkir mobil Honda Civicnya. Korban langsung masuk ke warung, sedangkan uang Rp 50 juta yang dimasukkan dalam amplop warna cokelat

Bali Post/ist

OLAH TKP - Anggota Polresta Denpasar melakukan olah TKP terkait kasus kepruk kaca mobil nasabah bank. ditaruh di belakang jok sebelah kiri. Usai makan, korban kaget saat melihat kaca mobil sebelah kiri dikepruk dan amlop berisi uang hilang.

Selanjutnya, kejadian itu dilaporkan ke polisi. Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard saat dimintai konfirmasi, membenar-

kan adanya laporan kasus itu. “Sedang kami selidiki. Anggota sudah kami sebar untuk melacak pelaku,” tegasnya. (kmb36)

Manfaatkan Uang Negara Tepat Guna

RSUP Sanglah Kendalikan Pemakaian Obat Mangupura (Bali Post) Dalam pengelolaan obat di RSUP Sanglah, sama dengan pengadaan lainnya yaitu sesuai dengan aturan dan regulasi. Dalam upaya pemanfaatan uang negara dengan tepat guna, RSUP Sanglah bertindak hati-hati dalam pemberian obat pada pasien. “Kita sangat-sangat tidak ingin terjebak oleh sistem yang dibangun untuk mengawal pemakaian uang negara. Jangan sampai salah, dalam arti prosesproses pengadaan mengikuti regulasi, mulai dari perencanaan, pembelian, penyimpanan, itu kita ikuti aturan,” terang Kepala Bidang Pelayanan Penunjang Medis RSUP Sanglah, dr. Ken Wirasandi, Senin (16/1) kemarin. Pihaknya tidak ingin memberikan pelayanan yang optimal tapi salah dalam proses pembelanjaan. Sehingga, hal seperti ini jika tidak dikomunikasikan dengan unit pelayanan, terkesan obat habis, padahal yang dilakukan adalah pengendalian pemakaian obat. Misalnya pasien HD (hemodialisis/cuci darah) yang datang ke RSUP Sanglah adalah dengan kondisi Hb rendah. Pasien HD dengan gangguan Hb tersebut merupakan kasus yang cukup menyulitkan pihaknya

di RSUP Sanglah. Pihaknya juga bersyukur memiliki klinisi dan perawat yang memahami kondisi tersebut sehingga dapat mengomunikasikannya dengan baik. Selain itu, banyak hal yang dipertimbangkan untuk penanganan pasien HD karena pihaknya tidak ingin pendanaan dari pemerintah habis hanya untuk penanganan pasien HD. Maka dari itu, penanganan pasien HD diarahkan ke transplantasi ginjal. Dalam perencanaan barang-barang farmasi, kata dia, RSUP Sanglah mengacu ke pemakaian pada tahun sebelumnya dan asumsi-asumsi kasus-kasus yang mungkin terjadi tahun mendatang. “Misalnya ditengarai ada wabah yang akan terjadi dari informasi yang didapatkan, nah itu kita plus-kan obatnya, entah itu obat atau bahan habis pakai, jadi jumlah atau item disesuaikan dengan jumlah sebelumnya, plus naikkan dengan prediksi kemungkinan ada penambahan kasus atau pergeseran,” terangnya. Namun, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, tahun 2017 pengadaan farmasi lebih banyak dari tahun 2016 dengan menghabiskan anggaran di atas Rp 200 miliar. “Selalu ada penambahan

tiap tahun terutama setelah berjalannya regulasi pasien BPJS,” tandasnya. Selain itu, RSUP Sanglah juga menerima pasien dengan kasus level tinggi sehingga pemakaian obat untuk pasien kronis/security level tinggi tentu ada peningkatan. Kasusnya secara finansial pasti ada peningkatan, misalnya obat kemoterapi. Namun pihaknya berencana menurunkan jumlah pasien kronis dengan merujuk balik pasien kronis ke faskes primer atau sekunder setelah mendapat penanganan di RSUP Sanglah dan kondisinya dinyatakan stabil. Selain obat-obatan, RSUP Sanglah juga melakukan pengadaan pada bahan-bahan habis pakai seperti selang infus, handrub, handscoon, dll. untuk menjaga mutu dan keselamatan pasien. RSUP Sanglah tidak hanya mengobati tapi juga melakukan pencegahan agar keluarga pasien tidak tertular ketika pulang dari RSUP Sanglah, sehingga bahan-bahan habis pakai penting diadakan. Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Sanglah, dr. Sudartana, Sp.B. juga menampik adanya obat yang kosong. “Sepengetahuan saya, tidak ada obat yang habis,” ujarnya lewat pesan singkat. (kmb42)

Derita Ketut Lantur

Dulu Kaki Hampir Putus, Kini Tumor Ganas Menyerangnya KETUT Lantur (40) dirawat di Ruang Angsoka 206 RSUP Sanglah dengan kondisi tangan kiri mengalami benjolan besar. Setelah dinyatakan ada tumor ganas menyerangnya, jangankan untuk bekerja, untuk bangun dari tempat tidur saja ia harus dibantu istrinya, Ketut Darini(40). Ditemui Senin (16/1) kemarin, Lantur terlihat sedang tidur tertelungkup. Pasalnya, benjolan tersebut menyulitkannya tidur tengadah. Ditambah lagi rasa sakit dan panas yang dialami, membuatnya tidak nyenyak untuk tidur. “Sebelum dibawa ke sini, dia tidak bisa tidur karena sakit dan nyeri, kakinya kesemutan, setiap malam mengeluh sakit,” ucap Darini. Tahun 2001, kata Darini, kaki Lantur nyaris putus terkena kayu yang dipotong. Tulangnya patah. Beruntung, tidak sampai mengenai pembuluh darah di bagian belakang kakinya. “Ini saja (pengobatan kaki) masih utang,” kata Darini. Dua tahun lalu, ia hanya mengalami benjolan kecil. Namun sejak 7 bulan yang lalu, benjolan di tangan kiri Lantur mulai membesar. Akibatnya, Kamis (12/1) lalu, ia memeriksakan diri ke RSUP Sanglah dan harus dirawat inap. Namun, ia baru mendapat kamar untuk rawat inap pada hari Minggu (15/1) karena hari ini (kemarin -red) rencananya ia akan dikemoterapi. Selama menunggu antrean kamar, Lantur yang beralamat di Banjar Lebah, Desa Suwug, Kecamatan Sawan,

Buleleng, terpaksa numpang di kos keponakannya di Denpasar. Menurut penuturan Darini, setelah benjolannya mengecil, barulah Lantur akan dioperasi. Sebelumnya, Lantur juga sempat dirawat inap di RSUD Buleleng selama 11 hari. Syukurnya, sejak 2 bulan lalu ia mendaftarkan dirinya secara mandiri menjadi peserta BPJS Kesehatan sehingga tak banyak biaya yang ia keluarkan untuk pengobatan. Hanya Rp 25.000 per bulan untuk membayar premi BPJS Kesehatan. Akibat sakit yang diderita, selama 7 bulan ia tidak bekerja sebagai buruh pemotong kayu dengan gergaji mesin. Pekerjaan yang dilakoni seminggu sekali bahkan sebulan sekali itu, tentu tak cukup menghasilkan. Apalagi alat gergaji mesin yang digunakan merupakan milik orang lain. Sedangkan istrinya, Darini, juga seorang buruh serabutan dengan penghasilan tidak menentu. Sementara Lantur harus membiayai tiga anaknya yang masih sekolah di tingkat SMA dan SD, dan anaknya yang paling bungsu yaitu berusia 2 tahun. Selama Lantur dan istrinya di RSUP Sanglah, ia menitipkan anaknya pada iparnya. Dengan kondisi seperti itu, ia belum bisa membayar utangnya dan membiayai sekolah anaknya. “Ini saja bingung bayar ujian anak saya yang pertama Rp 1,5 juta,” tutur Darini. Namun, ia berusaha agar anaknya dapat ujian, meskipun harus meminjam uang lagi. (may)

Bali Post/may

DITEMANI ISTRI - Ketut Lantur ditemani istrinya Darini di RSUP Sanglah.


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

PPS Undiknas University Jadi ”Member” ABEST21 PROGRAM Pascasarjana (PPS) Undiknas University memiliki budaya baru dalam setiap acara yudisium. Acara diawali dengan rapat penyelenggara Program Pascasarjana Undiknas dipimpin Direktur yang juga Rektor Undiknas University Prof. Gede Sri Darma, DBA., Senin (16/1) kemarin. Di rapat senat tersebut terjadi perdebatan sengit antaraktor intelektual PPS Undiknas. Saat itu, ada 10 mahasiswa yang dibahas intensif untuk diluluskan atau tidak. Akhirnya, PPS Undiknas melepas 69 lulusan. Mereka masing-masing 60 orang dari Magister Manajemen dan 9 orang dari Magister Admnistrasi Publik (MAP). Gede Sri Darma mengatakan, dari 69 lulusan S-2 Undiknas rata-rata memiliki IPK 3,81. Namun dia menegaskan, mulai tahun ini PPS Undiknas tak lagi memberi gelar asing (MBA) bagi lulusan berkualifikasi bahasa asing terbaik. Hal ini dilakukan karena sejak November 2016, pemerintah tak memberi izin perguruan tinggi memberi gelar asing di Indonesia. “Sebenarnya ada lulusan kami yang berhak atas gelar MBA,” tegasnya. Di acara itu, Prof. Gede Sri Darma mengatakan sangat bangga dalam acara pelepasan yang dirangkaikan dengan Farewell Party ini rata-rata menamatkan studi 18,5 bulan. Dari jumah itu, 76,81 persen meraih predikat cumlaude dan sangat memuaskan 23,19 persen. Dia menegaskan, mempertahankan gelar akademik jauh lebih sulit daripada mengejar. Eskalator pengetahuan harus terus meningkat. Caranya, harus terus memperbaharui pengetahuan setiap saat.

40 Tahun SMAN 3 Denpasar

Diisi Jelajah Sepeda Pesisir Bali

MAGISTER - Direktur PPS Undiknas Prof. Gede Sri Darma, DBA. saat meyudisium magister MM dan MAP. Gede Sri Darma mengatakan, jinya kecil. Namun tingkat kebasemakin tinggi angkatan maha- hagiaannya nomor dua terbaik di siswa, kualitasnya semakin baik. Asia Tenggara setelah Philipina. Ini berarti, input PPS Undiknas Ini artinya, naker kita mudah sangat bagus dan terbukti da- minta izin dan lain-lain. Tingkat lam diskusi berlangsung dengan kebahagiaan ini diukur dalam baik. Makanya, Undiknas di- lokasi, rekan kerja serta reputasi terima menjadi full membershif perusahaan. Makanya, dia menthe Aliance on Business Education gatakan jangan khawatir bekerja and Scholarship for Tomorrow in di RI. Dengan penduduk yang 21st Century (ABEST21). besar, apa saja produk dilempar Dia mengatakan, dalam per- di Indonesia pasti laris manis. saingan MEA, Indonesia adalah Pada acara itu juga diumummenjadi market dan pasar terbe- kan, di Prodi MM 78,33 persen sar nomor 4 di dunia setelah Tion- lulus dengan cumlaude. IPK gkok, AS dan India. Makanya, tertinggi diraih I Nyoman Nooraskita harus kompak menjaga paty Krishna (3,99), dr. Putu kebhinekaan. Lulusan Magister Heriawan, dr. Sandra Hendhana PPS Undiknas University harus dan Putu Chrisna Arissana Dewi terdepan dalam mempersatukan (3,98) serta I Nyoman Donanda Indonesia. Sebab, bangsa lain Samadiartha (3,95). Lulusan sangat senang kalau Indonesia tercepat Stephanus Dunitz Setpecah di dunia. iawan (14,5 bulan). Sementara di Hasil survei internasional Prodi MAP, IPK tertinggi diraih menunjukkan, tenaga kerja In- Tjokorda Gde Indraputra (3,95), donesia paling banyak menge- Ni Wayan Murdani (3,91) dan luh. Mengeluh karena ditekan Fironika Oktarika (3,90). Lulusan pimpinan dan rekan kerja suka tercepat Fironika Oktarika (16,2 mengambil muka atasan dan ga- bulan). (ad1606)

Pembukaan Kompetisi Voli Smaker Cup XV di SMAN 1 Kerambitan

Senator Wedakarna Minta Desa Hidupkan Kembali Lapangan Olahraga

BERSAMA - Senator Dr. Arya Wedakarna (Komite III DPD RI Bidang Olahraga) bersama Sekretaris KONI Tabanan, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tabanan dan Kepala SMAN 1 Kerambitan. BUNG KARNO adalah contoh pemimpin bangsa yang memperdulikan program olahraga para pemudanya. Ini dibuktikan dengan adanya dua peninggalan hebat dari Sang Proklamator untuk dunia olahraga Indonesia yakni pendirian Gelora Bung Karno dan Kompleks Olahraga Senayan serta pagelaran Asian Beach Games pada zaman revolusi serta ide pendirian Ganefo (Games of New Emerging Forces). Sayang sekali, visi olahraga dari Bapak Bangsa diabaikan begitu saja oleh para pemimpin Bali saat ini. Demikian diungkap oleh Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat memberikan sambutan pada

pembukaan Kompetisi Voli di SMAN 1 Kerambitan, Tabanan. Jika ada pemimpin Bali merasa dirinya Sukarnois, maka mereka harus punya visi olahraga. Bali perlu mengembangkan diri sebagai pusat olahraga dunia dan sebelum mencapai itu, maka Bali harus mengurusi dirinya sendiri dulu. Pemimpin di Bali baik gubernur, bupati dan wali kota harus punya visi olahraga dan kepemudaan yang baik. Percuma jika kita bicara pariwisata, bicara pembangunan tapi anak muda kita sakit sosial dan tidak sehat. Dan ini harus dimulai dengan infrastruktur. “Saya kecewa, banyak pemimpin di Bali yang tidak memperhatikan hal ini. Ada stadion yang terbengkalai, ada kolam renang yang

Selasa Paing, 17 Januari 2017

rusak usai dipakai acara pekan olahraga, ada fasilitas yang tambal sulam dan ini semua mengecewakan. Belum lagi anggaran KONI yang terbatas termasuk perhatian terhadap cabang olahraga (cabor) yang minim. Bali harus mencari solusi agar bisa memprioritaskan urusan pemuda,” ungkap Gusti Wedakarna. Maka dari itu, ia meminta masyarakat untuk melakukan revolusi olahraga dengan menghidupkan kembali pusat olahraga di desa-desa. “Saya minta aktifkan kembali lapangan sepak bola, lapangan voli dan pusat olahraga di desa. Sementara pemerintah belum peduli, maka satu-satunya cara ya berdikari. Gotong royong dan ajak Karang Taruna dan Sekaa Teruna Teruni. Bali harus mandiri dalam hal sikap dan itu cita-cita saya. Kalau anak di desa sudah sehat, sibuk olahraga, pasti penyakit seks bebas dan narkoba akan hilang dengan sendirinya. Buatkan anak muda panggung dan program,” ungkap Gusti Wedakarna. Ia mendorong agar Pemerintah Bali dan kabupaten/kota untuk segera menaikkan anggaran olahraga di tahun 2017/2018. “Saya minta DPRD dan Pemprov, Pemkab/Pemkot agar meningkatkan anggaran olahraga. Beri bantuan dan hibah pada KONI dan cabang olahraga termasuk disabilitas. Kita harusnya bangga di PON 2016 Jabar lalu, Bali bisa jadi nomor urut 6 terbaik walau minim fasilitas. Tapi, ke depan kita perbaiki. Termasuk memperjuangkan Bali menjadi tuan rumah PON 2024,” pungkas Wedakarna yang juga bagian Komite III DPDRI Bidang Pemuda dan Olahraga. (ad1609)

SELASA (17/1) hari ini, SMAN 3 Denpasar alias Trisma menggelar perayaan puncak HUT ke-40. Puncak HUT akan diisi persembahyangan bersama dan launching buku Trisma serta atraksi seni siswa. Serangkaian HUT sejak sebulan lalu, kampus Trisma sudah dipadati dengan berbagai event yang melibatkan siswa Trisma dan siswa SMP se-Bali. Senin (16/1) kemarin, diisi dengan etape terakhir “Jelajah Sepeda Pesisir Bali” bersepeda dari Serangan ke Trisma. Program ini digagas Kepala SMAN 3 Denpasar Drs. I Ketut Suyastra, M.Pd., sebagai salah satu cara memperkuat jati diri Trisma. Program ini diawali mulai dari eks Pelabuhan Buleleng menuju Tejakula, lanjut Tulamben, Candidasa, Serangan dan Trisma. Ketua Umum Madyapadma Vira Niyatasya Shiva Duarsa menjelaskan, jelajah sepeda pesisir Bali diikuti 100 siswa menempuh jarak 200,2 kilometer. Agenda ini dibagi dalam beberapa tim yakni tim bersepeda, tim media untuk meliput jejak bahari orang Bali. Juga dilengkapi tim riset soal pemetaan fitoplankton, benteng tsunami dan kondisi geografi pesisir pantai. Misinya untuk mengungkap jejak bahari orang Bali dengan bersepeda sebagai benang merahnya. Program ini didukung Samas saat di Serangan juga bertujuan untuk melatih mental peserta. Peserta tim bersepeda I Gusti Agung Dini Restiani dan tim media Ari Arsana sempat terjatuh hingga dijarit di hari pertama, namun keduanya tetap bersemangat hingga menuntaskan etape hingga akhir. Sementara orangtua berperan serta menyiapkan konsumsi, transportasi

dan akomodasi. Kepala SMAN 3 Denpasar Ketut Suyastra menegaskan, tema HUT kali ini “Di Usia 40 tahun Kita Perkuat Jati Diri Trisma”. Tema ini dimaksudkan agar civitas akademika Trisma terus meningkatkan kualitas diri menjadi sekolah unggulan di akademis dan non-akademis. Sekolah yang tidak saja menjadikan siswanya pintar, namun juga berkarakter dan kuat akar budayanya. Ketua Komite Ir. Ida Bagus Bintanan didampingi Wakasek Humas Drs. Putu Gede Subrata memberi apresiasi terhadap akitivitas civitas akademika. Perkuat jati diri Trisma ini perlu dilakukan mengingat konsep MOS dan sekolah tak boleh memungut uang komite, apalagi dijadikan komoditi politik. Akibatnya, sekolah tidak optimal berkreasi mengembangkan insan Trisma seperti sebelumnya. Dia menyadari yang menggerakkan dan membuat Trisma berprestasi selama ini adalah guru muda yang juga alumni.

Sementara itu, kegiatan HUT lainnya sudah mendahului sejak Desember lalu berupa expo dan bazar kewirausahaan. Liga siswa Trisma di olahraga sepak bola. Pada 9 Januari digelar ceramah motivasi wawasan kebangsaan, pendidikan bela negara, NKRI oleh Danrem 163 Wirastya. Esoknya dilanjutkan dengan lomba yel-yel Trisma dan dan lomba duta Trisma. Duta Trisma 2017 terpilih IA Chandra Lestari dan Pande Made Rama Krisnananda. Sementara 15-16 Januari diadakan lomba dan pameran foto lingkungan dan aktivitas sekolah, festival makendang tunggal antar SMP se-Bali. Juara I diraih I Gede Juliartha Putra (SMPN 4 Denpasar), juara II I Komang Bagus Putra Setyawan (SMPN 8 Denpasar) dan juara III Dwi Marta Adi Suryantara (SMPN 3 Denpasar). Juga digelar Kompotensi ASK (Apresiasi Sains dan Kewirausahaan) dan donor darah. Juara I ASK diraih SMPN 3 Denpasar, juara II SLUB Saraswati Denpasar dan juara III SMPN 5 Denpasar. (ad1608)

JELAJAH - Siswa Trisma saat start jelajah sepeda pesisir Bali di eks Pelabuhan Buleleng.

Jubir KBRI Australia di Fisipol Unwar

Jangan Khawatir, Pemerintah Australia Dukung NKRI FAKULTAS Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Unwar terus memberi bekal akademik bagi mahasiswanya. Senin (16/1) kemarin, Fisipol Unwar mendatangkan dosen tamu Sekretaris dan Jubir KBRI Australia di Canberra, Ida Bagus Kade Bimantara. Kuliah tamu dibuka Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. soal “Diplomasi Politik Hubungan Luar Negeri Indonesia-Australia”. Acara juga dihadiri Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana, para dekan dan dosen Fisipol Unwar. Dekan Fisipol Unwar Drs. I Made Mirta, M.Si. mengungkapkan, kuliah tamu diikuti 250 mahasiswa Unwar untuk memberi wawasan bagi mahasiswa dalam menganalisa hubungan luar negeri RI dan Australia. Apalagi, dewasa ini hubungan kedua negara sedikit menegang karena kasus pengibaran bendera OPM yang diduga dilakukan oleh aktivis

Australia. Di samping diputusnya sebagian hubungan kerjasama militer RI dengan Australia. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. menjelaskan, putra Bali Ida Bagus Kade Bimantara adalah putra terbaik Bali yang sekolahnya selalu di luar negeri. Unwar menggaet IB Bimantara saat cuti, diharapkan tak saja menjadi jubir RI di luar negeri, namun juga menjadi jubir Unwar di luar negeri. Unwar yang go international memerlukan kerjasama luar negeri yang lebih banyak lagi. Tema yang diangkat juga menantang, apalagi isu di tengah ketegangan hubungan RI- Australia soal pelecehan Pancasila. Dia melihat hubungan politik luar negeri Indonesia harus aktif dan dunia menjadi desa besar. Khusus tetangga Australia, hubungan seperti benci tapi rindu. Banyak kepentingan, namun di sisi lain setiap saat memunculkan ketegangan-ketegan-

BERSAMA - Rektor Unwar Prof. Dewa Widjana, A.A. Gede Oka Wisnumurti dan Made Mirtha serta moderator Eka bersama Ida Bagus Kade Bimantara.

gan. Mahasiswa dan dosen harus mampu menganalisa secara benar dan sangat penting bagi Fisipol soal informasi terbaru politik luar negeri dan khususnya hubungan dengan RI- Australia. IB Kade Bimantara mengakui hubungan RI dengan Australia tak stabil, selalu naik dan turun sejak dua tahun. Mulai dari kasus daging sapi, skandal penyadapan dan lain-lain. Padahal, hubungan kita berjalan 1.000 tahun lalu sudah mulai lewat pedagang Makassar dan Australia pendukung kemerdekaan RI. Ketegangan kedua negara muncul karena ada rasa ketidakpercayaan, padahal jarak kedua negara sangat dekat yakni sama dengan Banyuwangi dan Surabaya. Kedua, kedekatan dalam nilainilai dasar seperti demokrasi, sistem ekonomi terbuka dan HAM sama sengan Australia. Hubungan ekonomi sangat erat, hampir Rp 10 miliar dolar AS perdagangan RI dengan Australia dan trendnya terus meningkat. Sektor pariwisata Bali sangat diuntungkan oleh wisatawan Australia yakni mencapai 1,2 juta orang per tahun di Indonesia. Bahkan, tujuan wisatawan Australia terbanyak ke Indonesia dan 90 persen ke Bali. Makanya, bisa disebut mereka lebih tahu Bali daripada orang Indonesia. Ketegangan terjadi ibarat seperti tetangga yang tak percaya dan tak tahu soal kondisi masingmasing. Akibatnya, kasus kecil menjadi besar. Seperti masalah OPM, ada pendukung OPM di Australia, namun sebagian besar tidak. Ini yang membuat kecurigaan RI terhadap Australia, padahal pemerintah dan partai oposisinya selalu mendukung NKRI. (ad1607)

Danrem Jadi Pembina Setoran Dana Pemberdayaan Lima Persen akan Dibahas Kembali Upacara di SMAN 1 Bangli Serap Aspirasi Ranperda LPD

Tabanan (Bali Post) Dana pemberdayaan yang diambil dari keuntungan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebesar 5 persen rencananya akan kembali dibahas formulasinya oleh jajaran Pansus Ranperda tentang Revisi Perda LPD DPRD Bali. Pasalnya, dari sekian masukan Ketua LPD dan Bendesa Adat

Bali Post/kmb28

MASUKAN - Suasana penyerapan masukan untuk revisi Perda LPD oleh Pansus LPD DPRD Bali di Gedung Maria, Tabanan.

yang diserap oleh Pansus di Kabupaten Tabanan di Gedung Ketut Maria, Senin (16/1), masih muncul perdebatan terkait dana 5 persen tersebut. Dari ratusan jajaran Ketua LPD dan Bendesa Adat se-Kabupaten Tabanan tersebut, ada yang meminta agar dana tersebut hanya disetor setengahnya saja (2,5 persen), seperti yang disampaikan oleh Kepala LPD Yeh Bakung, Selbar Suantika yang memberikan masukan agar setengah dari setoran tersebut bisa dikembalikan ke desa pakraman untuk biaya pembangunan termasuk honor kelian adat yang selama ini tidak ada. Tidak hanya itu saja, ia juga menilai aturan adanya pinjaman tanpa jaminan di desa pakraman sulit diterapkan karena berisiko tinggi dan membuat LPD bangkrut. Hal senada juga disampaikan Ketua BKS (Badan Kerjasama) LPD Bantiran, Pupuan I Made Sutama yang menyarankan agar dana 5 persen sepenuhnya dikembalikan ke desa pakraman. “Kalau bisa dikembalikan ke desa pakraman, untuk jasa prajuru,” ucapnya. Terkait masukan tersebut, Ketua Pansus Ranperda tentang Perubahan Ketiga Perda tentang LPD DPRD Bali Nyoman Patra mengatakan, pihaknya akan membuat pemetaaan tentang pemanfaatan kebutuhan dana tersebut. “Solusi yang coba ditawarkan, keuntungan LPD dengan minimal tertentu menyetor dana pemberdayaan

maksimal sebesar Rp 100 juta, sementara yang belum mencapai itu pembayarannya antara Rp 0 sampai Rp 100 juta, akan kita bahas nanti,” katanya. Politisi PDI-P asal Guwang, Sukawati, Gianyar ini mengatakan, dana 5 persen ini sebenarnya sangat penting karena biaya operasional hingga tunjangan dan penjaminan simpanan nasabah di LPD diambil dari setoran dana tersebut. Karena untuk LPD yang masuk dalam kategori sakit akan dibangkitkan lagi dengan dana stimulan antara Rp 50 juta - Rp 100 juta. “Di Tabanan, ada 54 LPD yang bangkrut dan tadi saya mendengar langsung, mereka ingin bangkit kembali. Ini tentu sangat menggembirakan. Kami akan dukung dengan dana stimulan mulai dari Rp 50 juta sampai Rp 100 juta dan ini hanya diberikan sekali saja,” jelasnya. Ketua Lembaga Pengawas LPD I Nyoman Arnaya mengatakan, dana 5 persen tersebut penting untuk kemajuan bersama seluruh LPD di Bali. Konsep dana ini seperti konsep tatwam asi. Di mana dari dana tersebut, rinciannya untuk pembinaan serta pengembangan LPD. Selain juga untuk memberikan stimulasi bagi LPD yang masuk kategori sakit. “Dana pengembangan ini taksunya LPD. Jika dihilangkan, roh dari taksu ini akan hilang karena konsepnya adalah tatwam asi,” jelasnya. (kmb28)

Bangli (Bali Post)Komandan Korem 163/Wirasatya Kolonel Inf. Nyoman Cantiasa menjadi pembina upacara bendera di SMAN 1 Bangli, Senin (16/1) kemarin. Dalam kesempatan tersebut, Danrem mengajak seluruh siswa SMAN 1 Bangli untuk merawat kebinekaan. Di samping itu, siswa juga diingatkan untuk menyikapi dampak buruk kemajuan teknologi dan ancaman peredaran narkoba. Cantiasa mengatakan, Bangsa Indonesia dibentuk karena kebinekaan suku, ras, agama maupun golongan. Untuk itu, dia menyerukan agar perbedaan tidak dijadikan pertentangan yang akan merusak persatuan. Dia juga mengatakan, perkembangan media sosial (medsos) bisa memberi dampak positif sekaligus negatif. Oleh karenanya, medsos harus dipakai dengan bijak. Jika informasi tidak disaring dengan baik, bukan tidak mungkin bisa memecah belah persatuan. “Ancaman proxy war sangat banyak sehingga generasi muda harus dibentengi. Ajaran radikalisme bisa masuk melalui medsos sebagai dampak perkembangan informasi tehnologi,” ujar Kolonel Cantiasa. Untuk membentengi dampak perkembangan medsos, generasi muda harus diberikan pembekalan berupa wawasan kebangsaan, cinta tanah air, rela berkorban termasuk rasa bela negara. Yang paling penting, menurut Cantiasa, siswa harus bisa memilah-milah mana yang boleh dilihat dan tidak sebagai dampak perkembangan teknologi. (kmb40)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Selasa Paing, 17 Januari 2017

5

Pemkab Buleleng Dukung Pembangunan Jembatan Darurat Sungai Saba Singaraja (Bali Post) Pemkab Buleleng nampaknya tidak tinggal diam menyikapi kondisi siswa SDN 5 Ringdikit yang harus menyeberangi sungai (tukad) Saba. Dinas Pendidikan dan Pemdua Olahraga bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Buleleng akan mengkaji rencana penanganan jangka pendek atas persoalan itu. Sikap ini sekaligus mendukung upaya Pemprov Bali yang juga menjanjikan akan membangun jembatan darurat agar siswa tidak bertarung dengan bahaya ketika pergi ke sekolah. Pelaksana tugas (Plt) Bupati Buleleng Made Gunaja, Minggu (15/1) mengatakan pemkab maupun pemprov

tidak memiliki wewenang membangun permanen di atas bendung di sungai tersebut. Sebaliknya, pemerintah daerah hanya bisa mengusulkan pembangunan jembatan kepada Balai Wilayah Ssungai (BWS) Bali-Penida. “Bupati non aktif (Agus Suradnyana-red) sudah sempat mengecek kondisi itu, sekarang saya belum tahu apa program lanjutannya. Saya harus cari dulu usulannya agar tidak tumpang tindih,” katanya. Menurut Gunaja, untuk sementara ini Pemprov Bali menjanjikan akan menyanggupi jembatan sementara yang dibuat dari kayu. Hanya saja jembatan sementara itu harus diikuti dengan mem-

persiapkan jembatan permanen. Pembuatan jembatan permanen itu pun menjadi kewenangan BWS Bali-Penida. Apalagi pembangunan jembatan permanen ini membutuhkan pembebasahan lahan, sehingga ini harus dikoordinasikan dengan baik. “Membuat jembatan itu harus ada pembebasan lahan. Kita akan bahas dulu dengan Disdikpora dan PUPR,” jelasnya. Sekadar mengingatkan, sejak lama siswa di SDN 5 Ringdikit harus menyeberangi Sungai Saba ketika akan ke sekolah. Meski sudah terjadi lama, namun hingga sekarang belum ada solusi permanen untuk menangani persoalan tersebut. (kmb38)

Kesulitan Peroleh Pas, Nelayan Teluk Gilimanuk Mengeluh

Negara (Bali Post) Sejumlah nelayan di Teluk Gilimanuk kini mengeluh. Pasalnya, mereka kesulitan memperoleh pas atau surat kebangsaan kapal. Padahak, pas itu sangat diperlukan untuk menjamin keselamatan para wisatawan yang hendak menikmati wisata bahari menggunakan sarana transportasi laut tradisional. Sejumlah nelayan yang ditemui, Senin (16/1) kemarin mengaku bahwa mereka memang belum memiliki pas. Sebab, mereka mengalami kesulitan mencari alur untuk pengurusannya. Karena tidak ada pas, maka hal ini bisa berdampak ketika ada pengunjung atau wisatawan yang hendak menggunakan jasa mereka. “Ada (pengunjung-red) yang khawatir akan keselamatan. Kami berkeinginan mengurus pas, tetapi alurnya

kemana, tidak jelas,” kata salah seorang nelayan setempat Komang Budi. Apalagi, kata dia, ketika situasi ramai, maka banyak jukung yang mestinya beroperasi. Tetapi hanya satu jukung yang sampai saat ini sudah mengantongi PAS. Mereka berharap ada kemudahan untuk mengurus izin ini sehingga bisa melayani para pengunjung berkeliling Teluk Gilimanuk. Ketua Pokmas Wisata Tirta Gilimanuk, Agung Putu Alit Wirawan membenarkan adanya keluhan para nelayan tersebut. Ada belasan nelayan yang terhimpun dalam pokmas sudah mengurus pas ke instansi terkait. Namun, baru satu jukung yang sudah mendapatkan pas yakni Kalong-1. Sedangkan beberapa jukung lainnya hingga sekarang belum mengantongi

pas. Sementara para nelayan penyedia transportasi laut ini dituntut mengutamakan keamanan. Pihaknya berharap, agar para nelayan ini difasilitasi karena tujuannya untuk mendongkrak pariwisata di Teluk Gilimanuk . Kepala Dinas Perhubungan, Perikanan dan Kelautan Jembrana, I Made Dwi Maharimbawa kemarin mengungkapkan untuk pengurusan pas tidak sepenuhnya berada di dinas. Di Kabupaten, menurutnya, hanya memiliki wewenang untuk kapal nelayan penangkap ikan. Bukan untuk transportasi wisata. Kewenangan itu ada di instansi terkait di provinsi. Meski demikian, pihaknya akan memfasilitasi untuk mempermudah para nelayan di Teluk Gilimanuk bisa memperoleh pas. (kmb26)

Bali Post/udi

SISWA - Personel Polres Banyuwangi menyambangi sekolah mengantisipasi bahaya medsos, Senin (16/1) kemarin.

Waspadai Berita ”Hoax”, Polres Kunjungi Sejumlah Sekolah

Banyuwangi (Bali Post) Berita hoax atau palsu akhir-akhir ini kian merajalela, utamanya lewat media sosial (medsos). Parahnya, kalangan pelajar kerap menjadi korban. Mengantisipasi merebaknya berita hoax, jajaran Polres Banyuwangi mulai memperbanyak kunjungan ke sekolah. Targetnya, para siswa bisa memilah jika mendapati berita di medsos. Selama di sekolah, petugas Polres memberikan petuah ke siswa. Isinya, mereka diminta pintar menggunakan medsos untuk kegiatan positif. “Kita juga perintahkan para kanit di jajaran polsek perbanyak ke sekolah. Mereka kita minta memberi imbauan ke siswa

agar menjaga diri dari pengaruh medsos,” kata Kasat Bimas Polres Banyuwangi, AKP Imron, Senin (16/1) kemarin. Aksi kunjungan ke siswa ini, kata dia menjadi program Police go to School yang digiatkan mulai awal 2017. AKP Imron menambahkan target utama saat menyambangi sekolah adalah mengupas sisi negatif medsos. Sebab, akhir-akhir ini medsos cukup dominan berdampak bagi perkembangan siswa. Apalagi, perkembangan medsos ini kebanyakan kalangan pelajar. Kondisi ini, kata dia, berdampak pada banyaknya kasus pidana yang melibatkan pelajar.

Usianya masih di bawah umur. “Tidak hanya sebagai korban, ada juga pelajar yang menjadi pelaku kejahatan akibat pengaruh medsos. Misalnya kasus membawa lari anak di bawah umur, lalu dicabuli atau disetubuhi,” paparnya. Selama menyambangi sekolah, personel polres akan menjadi pembinan upacara bendera. Saat memberikan amanat, personel polres akan memaparkan terkait medsos dan bahayanya. Menurut AKP Imron, para siswa diberikan wawasan terkait medsos yang seharusnya bermanfaat, justru bernilai negatif. “Jangan mudah terpengaruh dengan bahasa dan bujuk rayu orang yang baru

dikenal di medsor. Jika bahasanya mulai menjurus ke arah pornografi tak usah ditanggapi. Abaikan dan segera tinggalkan,” sarannya. Tak kalah penting, para pelajar juga diarahkan tidak terlalu menanggapi berita bohong alias hoak. Pasalnya, isi berita itu bisa menyesatkan pada pembacanya. Menurut Imron, berita hoax di medsos cenderung berisi SARA dan berbau provokasi. Dampaknya para siswa akan terjerumus dengan hasutan SARA dan ujaran kebencian. “Jika terpengaruh bisa menimbulkan bentrok fisik. Itu yang ingin kita hindari,” tegas AKP Imron. (kmb30)

Deli Serdang Diguncang Gempa Medan (Bali Post) -

Gempa tektonik berkekuatan 5,6 Skala Richter terjadi di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Senin (16/1) kemarin pukul 19.42 WIB. Getaran gempa tak hanya dirasakan di Kota Medan, tetapi juga di Kota Sibolga dan beberapa daerah lainnya. Salah seorang warga Kota Sibolga, Hj. Ratna Wilis (72) menyebutkan ratusan warga di Kelurahan Pancuran Dewa, Kecamatan Sibolga Selatan terpaksa lari berhamburan ke luar rumah. Hal ini dilakukan warga untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Kemungkinan rumah di daerah itu mengalami roboh. “Sebab, sebagian rumah warga di Kelurahan Pancuran Dewa itu banyak yang terdiri dari bangunan,” ujar Ratna. Ia menjelaskan getaran gempa yang terjadi di Kabupaten Deli Serdang itu hampir se-

lama lima detik, dan juga mencemaskan warga yang berada di daerah tersebut. Bahkan mereka trauma dengan gempa yang terjadi di Aceh dan Sumatera Barat. “Setiap gempa di Aceh dan Padang, Kota Sibolga mengalami getaran. Apalagi gempa saat ini berada di Kabupaten Deli Serdang, wilayah Provinsi Sumut,” katanya. Ketika ditanyakan apa ada rumah yang retak saat terjadinya gempa tersebut, Ratna menyebutkan tidak ada rumah yang rusak atau roboh. Semua dalam keadaan

aman. Ratna mengatakan saat gempa terjadi, sebagian warga sedang menonton televisi dan berada di warung kopi. “Hingga pukul 20.15 WIB, warga Kelurahan Pancuran Dewa sudah tenang dan masuk kembali ke dalam rumah mereka,” kata warga Sibolga ini. Sebelumnya sejumlah daerah di Sumatera Utara mengalami dua kali gempa yang terjadi pada Senin malam pukul 19.13 WIB dan pukul 19.42 WIB. Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Mete-

orologi Kualanamu Mega Sirait, mengatakan pada pukul 19.13 WIB, gempa yang terjadi berkekuatan 3,9 skala richter (SR). Sedangkan gempa yang terjadi pada pukul 19.42 WIB, memiliki kekuatan 5,6 SR. Pusat gempa yang pertama berada di 23 km barat daya Kabupaten Deli Serdang dengan lokasi di 3,24 derajat lintang utara dan 98,59 derajat bujur timur. Adapun pusat gempa tersebut berada di sepuluh di bawah kedalaman laut. Sedangkan gempa kedua berpusat di 28 km barat daya Deliserdang dengan kedalaman 10 km di bawah permukaan laut. Lokasi gempa berada pada 3,33 derajat lintang utara dan 98,46 derajat bujur timur. (ant)

Guru Tidak Boleh Jadi Anggota Komite Sekolah

Bali Post/olo

JUKUNG – Deretan jukung yang melayani transportasi wisata bahari di di Teluk Gilimanuk.

Jakarta (Bali Post) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melakukan revitalisasi komite sekolah melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) 75 Tahun 2016, tentang Komite Sekolah. “Melalui Permendikbud ini kami memperkuat komite sekolah yang mana komite tidak boleh melakukan pungutan,” ujar Staf Ahli Mendikbud Bidang Regulasi, Chatarina Muliana Girsang, Senin (16/1) kemarin. Dalam Permendikbud tersebut, guru tidak boleh lagi menjadi anggota komite sekolah. Komite sekolah terdiri dari 30 persen tokoh

masyarakat, 50 persen orangtua atau wali murid dan 30 persen berasal dari pakar pendidikan. Komite sekolah berfungsi dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan secara gotong royong, demokratis, mandiri, profesional dan akuntabel Sementara tugas dari komite sekolah tersebut yakni memberikan pertimbangan dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan terkait kebijakan dan program sekolah. Menggalang dana

dan sumber daya pendidikan lain dari masyarakat, mengawasi pelayanan pendidikan di sekolah, dan menindaklanjuti keluhan, saran, kritik serta aspirasi peserta didik. Chatarina menyebutkan ada perbedaan utama dalam penggalangan dana, terutama pada sumbangan, bantuan dan pungutan pendidikan. Dalam Permendikbud tersebut dibatasi bahwa komite sekolah hanya boleh memungut bantuan dan sumbangan. “Jadi tidak ada yang naman-

Panglima Sebut Penyerapan Anggaran TNI Hampir 100 Persen Jakarta (Bali Post) Rapat Pimpinan (Rapim) dihadiri Presiden Joko Widodo, Senin (16/1) kemarin membahas tentang penyerapan anggaran TNI tahun 2017. Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo melaporkan penyerapan anggaran TNI hampir seratus persen pada 2016. “Berulang-ulang Menkeu

mengatakan TNI dikasih uang banyak tidak habishabis. Daya serap TNI tahun 2016 yakni 99,01 persen. Yang sembilan persen dicadangkan jika ada penambahan personel atau pergantian jabatan. Bisa dikatakan seratus persen,” kata Panglima TNI kemarin. Dalam kesempatan itu, Panglima Gatot juga menga-

Gatot

takan program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Jokowi sudah tercapai. Gatot menyebut pencapaian itu berkat kerja keras Menteri Pertanian Amran Sulaiman,yang turut hadir dalam rapim tersebut. “Sudah swasembada pangan oleh Mentan,” katanya. Dalam program swasembada pangan TNI diminta membantu Mentan. Program tersebut diserahkan kepada jajaran TNI-AD sejak saat Gatot Nurmantyo masih menjadi KSAD (Kepala Staf Angkatan Darat). Mengenai swasembada pangan itu, Gatot menyampaikan niat jajaran TNI-AD mencanangkan program untuk para petani. Ini terkait dengan pendampingan TNI-AD kepada petani sampai bisnis penjualannya. “Pak Presiden, ada titipan dari Bapak KSAD, karena beliau hampir frustrasi, karena petani sering ditipu, dibeli hasil panennya dengan harga rendah. Kami izin mencanangkan sentra pe-

layanan padi terpadu (SP3). Jika dicanangkan, petani akan lebih sejahtera. Kami siap menerima petunjuk Bapak,” kata Gatot. Rapim TNI kali ini diikuti oleh 262 perwira tinggi. Sebanyak 184 pati (perwira tinggi) dari TNI dan 78 pati dari Polri. “TNI-Polri siap mendukung program pembangunan nasional yang Bapak canangkan,” tegas jenderal bintang empat ini. Hadir dalam Rapim TNI ini KSAD Jenderal Mulyono, KSAL Laksamana Ade Supandi dan KSAU Marsekal Agus Supriatna. Tampak pula beberapa pejabat TNI yang bertugas di luar struktur TNI, seperti Irjen Kemhan Hadi Tjahjanto. Sejumlah menteri Kabinet Kerja pun ikut dalam pembukaan Rapim TNI ini, antara lain, Menko Polhukam Wiranto, Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Menlu Retno LP Marsudi, Mentan Amran Sulaiman, dan Menhan Ryamizard Ryacudu. (ant)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

ya pungutan pendidikan. Permendikbud ini bertujuan bukan untuk membebani masyarakat tetapi memberi batasan yang jelas mengenai tugas komite sekolah,” papar dia. Irjen Kemdikbud Daryanto, mengatakan pengawas sekolah dari dinas pendidikan akan melakukan pengawasan terhadap praktik sumbangan dan bantuan yang ada di sekolah. “Pengawas sekolah akan melakukan pengawasan langsung di sekolah,” kata Daryanto. (ant)


OPINI

6

Selasa Paing, 17 Januari 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Koperasi sebagai Usaha Pribumi BELAKANGAN muncul semacam gerakan untuk mendorong dan membangkitkan usaha/pengusaha pribumi. Bila berbicara usaha/ pengusaha pribumi, maka kecenderungan yang muncul mendikotomikannya dengan usaha nonpribumi atau asing. Boleh jadi, hal ini muncul sebagai dampak dominasi investasi asing di tanah air termasuk Bali yang perekonomiannya sangat mengandalkan sektor pariwisata. Muncul semacam “kecemburuan” bagi pengusaha lokal/pribumi karena merasa dianaktirikan dan tidak mampu bersaing dengan pegusaha asing yang mempunyai kemampuan kapital besar. Bahkan yang lebih parah, muncul kekhawatiran terjadinya penjajahan model baru dalam bentuk penjajahan ekonomi. Jika melihat sejarah berdirinya, koperasi merupakan salah satunya usaha pribumi itu. Mengingat, kegiatan berkoperasi dan organisasi koperasi yang pada awalnya diperkenalkan di Inggris sekitar abad pertengahan, misi utamanya tidak lain untuk menolong kaum buruh dan petani yang menghadapi problem-problem ekonomi dengan menggalang kekuatan mereka sendiri. Selanjutnya di Perancis, didorong oleh gerakan kaum buruh yang tertindas oleh kekuatan kapitalis sepanjang abad ke-19 dengan tujuan utamanya membangun suatu ekonomi alternatif dari asosiasi-asosiasi koperasi menggantikan perusahaan-perusahaan milik kapitalis. Ide koperasi ini kemudian menjalar ke AS dan negara-negara lainnya di dunia. Di Indonesia, koperasi baru diperkenalkan pada awal abad 20. Hingga saat ini, banyak koperasi di negara-negara maju seperti di Uni Eropa (UE) dan AS sudah menjadi perusahaan-perusahaan besar. Mereka tidak saja bergerak di sektor pertanian, tetapi juga di industri manufaktur dan perbankan serta mampu bersaing dengan korporat-korporat kapitalis. Namun, sejarah dan perkembangan koperasi di negara maju dan negara sedang berkembang sangat diametral. Di negara maju, koperasi lahir sebagai gerakan untuk melawan ketidakadilan pasar. Oleh karena itu, tumbuh dan berkembang dalam suasana persaingan pasar. Dengan kekuatannya itu, koperasi meraih posisi tawar dan kedudukan penting dalam konstelasi kebijakan ekonomi termasuk dalam perundingan internasional. Hal sebaliknya terjadi di negara sedang berkembang, termasuk di Indonesia. Koperasi dihadirkan dalam kerangka membangun institusi yang dapat menjadi mitra negara dalam menggerakkan pembangunan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Karenanya, kesadaran antara kesamaan tujuan negara dan gerakan koperasi dalam memperjuangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat, sangat ditonjolkan di negara sedang berkembang. Bahkan di Indonesia, koperasi dimasukkan ke dalam tiga pilar utama penyangga perekonomian selain Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Swasta (BUMS). Dari ketiga pilar itu, koperasi bahkan disebut sebagai soko guru perekonomian. Sayangnya, soko guru perekonomian ini malah jalannya paling terseok-seok. Terseok-seoknya perjalanan koperasi, tidak lepas adanya dua kepentingan yang kadang saling berbenturan. Dari sisi bisnis, koperasi sebagai badan usaha harusnya mengejar profit dengan langkah-langkah dan perhitungan bisnis seperti yang biasa dilakukan oleh perusahaan lainnya. Namun, langkah bisnis koperasi sering berbenturan dengan upaya menyejahterakan anggotanya. Salah satu upaya meningkatkan aspek bisnis koperasi, dengan melakukan go public seperti dilakukan dua sejawatnya, BUMN dan BUMS. Koperasi bisa menjadikan pasar modal sebagai sumber pembiayaan alternatif. Untuk hal ini, pemerintah telah merevisi Undang-undang Pasar Modal No.8/1995. Dengan revisi tersebut, perkoperasian diharapkan mendapatkan akses pembiayaan yang sama ke pasar modal seperti perusahaan-perusahaan besar lainnya. Sayangnya, hal ini sepertinya masih jauh panggang dari api. Mengingat, permodalan koperasi bersumber dari dana para anggotanya, selain mengandalkan pendanaan murah yang disiapkan pemerintah dan pihak perbankan. Pembiayaan dari sumber-sumber konvensional tersebut tidak cukup untuk membantu koperasi yang berjumlah sangat banyak dan tersebar hingga ke pelosok daerah. Dorongan agar koperasi bisa mengakses dana ke pasar modal, diharapkan menjadi jembatan antara dunia finansial dan perekonomian riil yang sering dinilai kurang harmonis. Namun, hasil penelitian dua ekonom Perancis, Gerald Dumenil dan Dominique dalam Capital Resurgent, Roots of the Neoliberal Reiolution (2004) menyebutkan, manfaat perputaran uang di tingkat virtual termasuk pasar modal sangat minim bagi perkembangan di sektor riil. Mengingat, dunia finansial (pasar modal) seakan mendanai diri sendiri melalui transaksi dan spekulasi, tapi kurang optimal mendanai investasi yang langsung berhubungan dengan kepentingan anggota koperasi. Hal lainnya yang harus diperhatikan untuk masuk pasar modal, proses seleksi dan persyaratan yang sangat ketat. Misalnya, menyangkut prospek usaha, manajemen yang tangguh, administrasi yang rapi serta transparan. Mengingat dalam koperasi semua harus diputuskan dalam rapat anggota, kondisi ini makin menyulitkan untuk bisa masuk pasar modal. Sebab, jangankan mengerti permainan di pasar modal, banyak anggota koperasi yang tidak paham apa itu pasar modal. Tentu ini perlu edukasi dan sosialisasi, dan waktunya tidaklah pendek. Selain itu, keinginan koperasi masuk ke pasar modal perlu memperhatikan legal aspeknya, adanya payung hukum yang mengatur soal itu. Bila melihat kembali sejarahnya, keunggulan kompetitif koperasi sebenarnya hubungannya dengan anggota. Karena itu, yang lebih awal mesti dilakukan adalah pembenahan ke dalam. Dalam artian anggota, manajemen, kepengurusan, administrasi koperasi harus dibenahi lagi sebelum go public untuk bisa lebih mensejahterakan anggotanya. Jangan sampai, saat koperasi go public malah sahamnya diborong oleh asing. Karena itu, jika ingin menguatkan dan membangkitkan usaha pribumi, jalan satu-satunya dengan mendukung dan membangkitkan koperasi.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Meninggalkan Rumah

Pada bulan April 2016, Maria meninggalkan rumah sekitar pukul 04.00 Wita. Sebelumnya dia sempat ditegur karena berbuat hal yang kurang baik. Sehari setelah meninggalkan rumah, teman saya sempat melihat Maria berada di sebuah toko di sekitar Kedonganan. Malam harinya kami ke rumah orang tersebut, tetapi orang tersebut tidak mengaku pernah melihat orang seperti foto Maria yang saya bawa.Karena kurang puas dengan jawaban tersebut kami datang kembali beberapa hari berikutnya, dan barulah yang memiliki toko mengakui bahwa Maria pernah tinggal selama dua hari dan minta diantarkan ke halte Sarbagita terdekat karena ada yang mencarinya. Maria pergi meninggalkan rumah dengan beberapa pakaian, tas warna coklat dan juga jaket jin. Dia juga membawa HP, tetapi charger tertinggal saat mengeluarkan baju lewat jendela. HP-nya sempat bisa dihubungi hanya sampai sore di saat meninggalkan rumah. Maria berumur 19 tahun, kulit sawo matang, badan agak gemuk, tinggi sekitar 1,5 meter dan bisa sedikit berbahasa Inggris sama anak kecil. Bagi yang menemukan Maria mohon menghubungi kami. Mario Tonggo Frando Shaloho Jln Goa Gong GG. Melati No. 2 Lingk Angga Swara Batu Ngongkong Jimbaran No. HP. 08120363104622, 08130751004003

Koperasi sebagai Urat Nadi Perekonomian Rakyat KOPERASI sebagai organisasi ekonomi lahir dan berkembang pada negara industri di Eropa Barat. Ide koperasi di Eropa Barat lahir di tengah-tengah masyarakat, dikembangkan oleh masyarakat, dan untuk kepentingan masyarakat sendiri. Koperasi pada hakikatnya menuju ke arah menolong diri sendiri, asas tersebut mengisyaratkan campur tangan dari luar yang terlalu dalam terhadap koperasi akan mengakibatkan tujuan koperasi untuk berusaha menolong diri sendiri tidak akan tercapai.

Oleh Bambang Gede Kiswardi dapun situasi dan kondisi masyarakat dan pandangan hidup masyarakat pada negara mana koperasi lahir sangat berbeda dengan di negara kita. Misalnya, tentang tingkat pendidikan yang masih relatif rendah khususnya di daerah pendesaan, mengakibatkan mereka kurang sadar akan kepentingan diri sendiri. Seandainya mereka sadar tidak selalu berarti bahwa masyarakat sanggup dan mampu untuk memperbaiki diri sendiri. Dalam keadaan seperti ini peranan pemerintah sangat besar dan menentukan bagi nasib sebagian besar rakyat Indonesia. Hanya dengan uluran tangan pemerintah diharapkan rakyat yang belum maju itu dapat tertolong. Peranan pemerintah tersebut sepanjang tidak mencampuri sampai mendalam memang sangat diperlukan karena secara historis koperasi di Indonesia ditawarkan dan diajarkan kepada rakyat oleh pemerintah. Peranan pemerintah dalam gerakan koperasi diharapkan dapat memberikan bimbingan yang wajar, kemudahan dan perlindungan agar koperasi yang belum dapat berdiri dengan kokoh dapat terus hidup dan berkembang. Diharapkan bagi masyarakat yang belum berkoperasi pun menyadari akan kepentingannya sendiri yaitu untuk memenuhi kebutuhan dengan jalan “berkoperasi”. Apabila pemerintah memberikan bantuan kepada koperasi pada hakikatnya adalah didasarkan pada komitmen politik dan kewajiban pemerintah yang bersumber pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945. Melalui peraturan dan undang-undang yang memperkuat keberadaan koperasi sebagai urat nadi perekonomian rakyat pada dasarnya tidak ada pembatasan mengenai ruang gerak ekonomi bagi koperasi, tentu pengembangan aktivitas ekonomi memang

A

dapat dilakukan dengan berbagai alternatif kelembagaannamun pengembanganaktivitas ekonomi yang berbasis ekonomi rakyat memerlukan pendekatan yang memungkinkan keterlibatan masyarakat secara luas dalam menjamin terjadinya pemerataan dalam hal ini salah satu alternatif yang dapat ditempuh adalah melalui wadah koperasi serta melibatkannya dalam sistem kerjasama dengan berbagai pelaku dalam dunia usaha nasional. Koperasi berbeda dengan kelompok komunitas pada umumnya karena lebih dekat dengan gross root di samping juga sesuai dengan ekonomi pasar. Secara sederhana dapat dikaji bahwa kehadiran dan keberadaan koperasi sebagai urat nadi perekonomian rakyat sangat diperlukan karena mampu membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi masyarakat pada umumnya dan ekonomi anggota pada khususnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial, serta memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya. Di samping itu berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Sedangkan pada sisi lainnya masyarakat pada kelompok gross root menghadapi masalah yang tidak efisien dan tidak efektif bila melakukan aktivitas ekonomi secara individu. Tentu dari sudut pandang sosiologis terdapat pula dasar-dasar yang kuat terhadap diperlukannya kehadiran bentuk collective action. Ikatan kebersamaan (in group feeling) akan semakin kuat jika timbul ancaman yang datang dari luar. Ancaman yang dimaksud tentu bisa saja dalam bentuk ancaman ekonomis yang sangat mungkin terjadi pada era perdagangan bebas. Fenomena semacam ini diperkirakan akan timbul jika

persaingan yang begitu tajam akan mengancam sistem perekonomian rakyat. Berdasarkan kajian yang sederhana dari sudut pandang ekonomi terhadap diperlukannya koperasi sebagai urat nadi perekonomian rakyat yaitu tidak lain adalah pemahaman tentang pentingnya koperasi sebagai badan usaha yang tangguh secara nyata mampu dalam ikut serta mengembangkan aktivitas ekonomi bagi masyarakat perlu dikaji dari dua sisi yang saling terkait yaitu pengembangan bidang ekonomi itu sendiri serta arah pengembangan koperasi. Darikajianpengembanganbidangekonomi secara tegas sangat menginginkan terwujudnya demokrasi ekonomi untuk kemakmuran seluruh masyarakat dan kesejahteraan anggota koperasi. Koperasi sebagai lumbungnya ekonomi pedesaan dan sebagai urat nadi perekonomian rakyat sangatlah sesuai dengan amanat dan cita-cita Pembukaan (Preambule) Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945 yaitu untuk memajukan kesejahteraan umum. Maka dari itu pertumbuhan ekonomi harus juga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan menghindari terjadinya ketimpangan, tentu diperlukan perhatian yang lebih besar bagi pengembangan ekonomi rakyat, selaras dengan arahan pembangunan nasional semesta berencana dalam bidang ketahanan ekonomi seperti yang dikehendaki dalam hal ini koperasi diarahkan agar dapat berperan sebagai urat nadi perekonomian rakyat, bisa dalam bentuk koperasi pasar yang berperan memfasilitasi antara pemasok produk dengan pedagang pasar dan koperasi karyawan berperan memfasilitasi pemasok barang dengan kebutuhan perusahaan juga termasuk koperasi yang lainnya. Koperasi harus didorong secara cepat melalui: (1) Pengintegrasian pengembangan koperasi dengan program pembangunan secara keseluruhan dapat

dimungkinkan. Dalam korelasi ini koperasi akan memperoleh banyak kesempatan untuk berpartisipasi khususnya dalam bidang pembangunan ekonomi. (2) Alokasi sumber daya dariluarkoperasimenjadisangatmungkinbaik berupa modal maupun sumber daya manusia yang memiliki sikap mental positif, managerial skill dan technical skill. (3) Pengembangan koperasi dapat dilakukan secara terencana dan berkesinambungan melalui masterplan koperasi sehingga mampu menjangkau di berbagai sektor dan di seluruh wilayah, artinya mampusebagaiuratnadiperekonomianrakyat. (4) Pengembangan dan pemberdayaan koperasi juga merupakan mandat dari konstitusi yang harus dilaksanakan secara murni dan konsekuen oleh semua perangkat koperasi dan stakeholder koperasi serta pemerintah untuk mewujudkan koperasi sebagai lumbungnya ekonomi pedesaan dan sekaligus sebagai kekuatan lumbungnya ekonomi nasional. Ini merupakan cermin koperasi sebagai urat nadi perekonomian rakyat. Sedangkan kajian mengenai arah pengembangan koperasi di pedesaan yang harus dibangun di seluruh desa di Indonesia kiranya sangat relevan dengan program Nawacita dan konsep Tri Sakti yang menjadigaris-garisbesarhaluanpembangunan nasional semesta berencana karena sebagian aktivitas ekonomi masyarakat lapisan bawah (wong cilik) masih berada di pedesaan. Dengan memperhatikan kajian tersebut apabila dilihat dari kegiatan ekonominya koperasi seharusnya dapat bergerak di sektorsektor dengan cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak untuk membuat perannya sebagai urat nadi perekonomian rakyat menjadi sangat strategis dan efektif. Maka dari itu pengembangan jaringan usaha koperasi harus memiliki basis kerakyatan yang kuat, mempunyai jangkauan ke atas hingga memasuki lingkungan (ranah) pengambil keputusan pada tingkat regional dan nasional, mendekatkan dan mempertemukan sektor produksi dan sektor konsumsi, meraih margin tata niaga yang maksimal dan menyediakan sarana dan prasarana bagi mobilitas kehidupan sosial masyarakat. Ini berarti koperasi memiliki karakter yang kokoh dan tangguh sebagai pelaku ekonomi yang mampu mengemban amat dan cita-cita konstitusi untuk mewujudkan kemandirian ekonomi dengan semangat kekeluargaan dan gotong royong.

Suara Publik ”Cuntaka” dan Kidung Kematian Jangan Diperdebatkan MATI, meninggal, wafat, mangkat, seda adalah tamu– tamu yang tidak diharapkan hadir atau tamu yang tidak pernah diundang pada keluarga– keluarga yang sedang asyik menikmati keindahan duniawi. Walaupun demikian, bila ‘tamu’ itu datang menjalankan dharma-nya, maka tidak seorang pun dapatmenghalanginya.Inilahsalahsatubentukduka dari empat duka yang disebutkan Kitab Vedanta, yaitu: lahir, usia tua, penyakit dan kematian. Di Bali, kehadiran tamu yang tidak diundang itu memberi hadiah pada keluarga yang ditinggal berupa cuntaka (sebel).Pertanyaanyangmunculkemudian,mengapa keluarganyadiberihadiahcuntaka,dandilarangpergi ke tempat–tempat suci tertentu? Karena cuntaka itu diartikankeadaantidaksuci,danbilapergiketempat tertentu dianggap mengotori kesucian itu. Lalu apanya yang tidak suci, dan bagaimana kita bisamelihatorangitusuciatautidak,apaukuransuci itu, apakah karena tubuhnya kotor karena bersentuhan dengan benda kotor atau batinnya yang kotor. Bukankahbadankotorsetelahdisabuninampaktidak kotorlagi?Jikainidipertanyakanterusmakasemakin banyak pertanyaan yang akan muncul lagi. Jika suci itumelibatkankeadaansuasanakebatinanseseorang, lalu bagaimana mengukur keadaan batin seseorang yang walaupun sudah selesai masa cuntaka, tetapi pikirandanbatinnyamasihgelisahdanterusbersedih sekalipunbadannyasudahdiketisantirtapanglukatan atau tirta prayascitta setelah 12 hari? Mengukur suci itu tidak mudah, katakanlah itu sebuah kitab disebut kitab suci. Jika suci melibatkan suasana batin, apakah sebuah kitab memiliki rasa batin, dan tentu ada yang meragukannya. Sepertinya akan sulit mendapatkan jawaban yang dapat memuaskan semua pihak. Karena itu lebih baik dipraktikkan saja daripada diperdebatkan. Namun demikian, perlu ada pemahaman yang lebih bijak terhadap pengertian dan pemahaman cuntaka dalam hal kematian dewasa ini. Cuntaka lebihbaikdipahamisebagaihariberkabungbagiorang yangdisentuholehsuasanakematianitusendiri.Hari berkabung itu dimaksudkan untuk memulihkan suasana kebatinan seseorang yang digoncang oleh suasana duka akibat kematian, atau dalam hal cuntaka di luar kematian bisa saja merupakan hari

Oleh I Gst.Ngr. Bagus Suryawan untuk memulihkan kesehatan seperti orang yang habis melahirkan. Dengan demikian, masa cuntaka itu diatur waktunya, misalnya 1 sampai dengan 12 hari, dan tidak harus 12 hari. Mengapa demikian? Karena ada kemungkinan seseorang tidak merasa sedihbegitulama,tidaktergoncangsuasanabatinnya ditinggal oleh salah seorang keluarganya, dan malah sebaliknnya dengan mudah mengikhlaskan karena penyakit yang diderita oleh sang meninggal memperlihatkan suasana memilukan baik pada orang yang sakit, maupun pada keluarga yang merawatnya. Begitu juga bagi mereka yang kebetulan bekerja sebagai dokter yang dharma-nya harus melakukan autopsi mayat setiap hari, tentu tidak mesti terkena cuntaka karena itu adalah dharma-nya. Dalam Vedanta juga diulas, orang yang bekerja sesuai dharma-nya tidak terkena dosa, apalagi hanya cuntaka. Itulah sebabnya Sri Krishna tidak menyarankan Yudistira melakukan Aswameda Yadnya lagi karena Pandawa membunuh Kurawa sudah sesuai dengan alur dharma-nya. Walaupun SriKrishnamenyarankandemikian,danolehkarena YudistirabersikukuhmelaksanakanAswamedaYadnya,danSriKrishnamenyetujuidenganmengatakan “bilaperasaanmubersalahbisaterhapusolehyadnya tersebut silahkan melakukan yadnya“. Dengan berjalannya waktu dimana umat kita semakinkritis,semakinpintardanmeleksastra,tentu tidaklah elok hanya memperdebatkannya.Alangkah baiknyamelakukaneksperimententangcuntakadan menemukan sumber penyuciannya. Apakah rasa suci itu datang dari luar atau dari termurnikannya suasanahatidalamdiri?Jikarasasuciitudatangdari dalam hati, maka Anda tidak perlu khawatir akan tidaktersedianyatirtapangelukatansetiaphariketika pulang dari kamar mayat setiap hari, melainkan hanya memurnikan hati Anda saja, dan sebaliknya bila Anda merasa disucikan oleh percikan tirta itu, maka sebaiknyaAnda juga yang tahu. Demikian pula dengan kekawin bagi orang yang

meninggal juga tidak perlu dipertanyakan tetapi dilakukan research. Banyak orang yang memiliki pengalaman nunas raos ring jro dasaran, dan sangat meyakini raos itu datang dari salah satu anggota leluhurnya. Itu bisa diyakini dari sisi penggambaran fisiknya melalui jro dasaran, hobinya, barang atau makanan yang disukai oleh jiwa atau atma orang yang meninggal, dan ditanyakan, juga diminta menyediakanmakananataupakaiankesukaannyapada saat nunas raos itu. Dari pengalaman nunas raos, sepertinya dunia kematianmenyimpanbanyakmisteri,dimanajiwa/atma orang yang meninggal itu masih diliputi oleh keadaan yang dialami di dunia ini. Seperti penggambaran di neraka, bila seseorang kecanduan rokok saat di bumi, makaiaakanmenderitabilamelihatorangmenikmati rokok karena tidak bisa menikmatinya lagi, inilah gambaranmentaldineraka.Mungkinbegitujugabagi penikmat babi guling, suka selingkuh, berjudi dan penikmat lainnya, tentu juga akan menderita manakala melihat kesukaannya atau barangnya dipakai oleh orang lain atau barangnya tidak dipelihara dengan baik. Karena itu sebaiknya belajarlah untuk melepas ketika masih di bumi, dan janganlah diikat oleh rasa kepemilikan, rasa bangga akan sesuatu kesuksesan, kepemilikan harta benda, anjing kesayangan, atau apalah, bila tidak suka dengan suasana neraka yang pasti menunggu pada saat kematian tiba. Begitu juga dengan kekawin yang dilantunkan pada saat meninggal, dan sepertinya kekawin ini dimaksudkan untuk mendamaikan jiwa/atma orang yang meninggal. Jika orang yang meninggal itu tidak memahami bahasa atau tidak suka mendengar lantunan kekawin tersebut karena semasa hidup di bumi hanya suka dengar lagu dangdut atau rock di kafe, bukankan lagu dangdut akan membuat jiwa yang meninggal lebih damai dan bahkan bisa berjoged dari sekadarmendengarkankekawin.Secaralogikamasuk akalbiladikaitkandengansifat–sifatatmayangdiliputi oleh karma wasana-nya di bumi. Namun demikian lebih baik lakukan survei agar Anda punya rasa dan pengalaman yang lebih baik, karena pengalaman itu alat pencerah yang lebih baik bagi seseorang. Penulis lahir di Bedulu, Gianyar dan tinggal di Perum Dosen Kopertis Denpasar.

POJOK Diperlukan pemimpin Bali yang Raja Rsi -Bukan yang Rajas dan Tamas *** Helipad di Masceti perlu dikaji - Eling dengan kawasan suci *** Disdikpora stop pungutan di SD dan SMP negeri - Asal siap tanggung semua beban sekolah

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

BARANG BEKAS Seorang pria tua memanggul karung berisi barang bekas untuk dijual kembali saat melintas di areal bekas pasar loak di Jalan Gunung Agung, Denpasar, Senin (16/1) kemarin.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Selasa Paing, 17 Januari 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Figur

Bali Post/rah

Atasi Kemacetan

POLDA Bali sedang berupaya mengatasi kemacetan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk. Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose sampai mengerahkan ratusan personelnya ke tempattempat rawan macet. “Sekitar 350 personel dikerahkan tiap hari ke lapangan,” tegas Kabid Humas Polda Bali, AKBP Hengky Widjaja, Senin (16/1) kemarin. Tempattempat yang jadi atensi yaitu depan pasar, sekolah, objek wisata, rumah sakit dan beberapa persimpangan jalan. Gebrakan Kapolda mengerahkan sebagian besar personelnya ke lapangan, selaras dengan program prioritas Kapolri, yaitu penguatan pemeliharaan, keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Salah satunya adalah pegelaran personel berseragam pada daerah rawan kejahatan, macet dan rawan laka lantas. “Kendaraan padat, terutama saat pagi hari di wilayah Denpasar dan Kuta. Banyaknya aktivitas masyarakat yang menggunakan kendaraan dan kurang tata tertib berlalu lintas diduga menjadi pemicu kemacetan. Guna melancarkan arus lalu lintas, anggota Polri dikerahkan ke lapangan agar kemacetan terurai dan tertib,” ujarnya. Selain itu, diharapkan anggota di lapangan memberi pelayanan masyarakat sebaik-baiknya, terutama melancarkan arus lalu lintas. Saat ini, setiap harinya anggota dikerahkan pada titik dan persimpangan yang sering terjadi kemacetan. (rah)

Pemprov Minta Peraturan Pabrik Mikol Ditinjau Ulang Denpasar (Bali Post)Pascapanen khususnya komoditi buah terbilang melimpah di Bali. Seperti anggur, salak, dan pisang. Kalau hanya dikeringkan atau diolah menjadi keripik, sebetulnya tidak banyak memberi nilai tambah bagi petani. Lain halnya bila buah-buahan itu diolah menjadi wine. Sayangnya, produksi minuman beralkohol (mikol) seperti wine merupakan investasi negatif di Indonesia. “Ada Perpres sama PP yang sudah menyetop adanya pabrik-pabrik alkohol, minuman beralkohol yang baru. Padahal produk-produk buah kita kalau lagi panen itu harganya anjlok habis-habisan. Harus ada upaya untuk meningkatkan nilai tambah,” ujar Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Denpasar, Senin (16/1). Pastika mengaku akan meminta pemerintah pusat agar meninjau kembali aturan itu. Hal ini semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Toh, wine yang diproduksi nantinya ditujukan untuk wisatawan mancanegara atau memenuhi kebutuhan ekspor bila memungkinkan. “Sekarang mesti dibicarakan, kita kan Bali. Satu, produk kita banyak. Kedua, konsumennya banyak. Kenapa nggak kita bikin seperti itu. Kami akan minta ditinjau kembali,” jelasnya. Kadisperindag Bali Ni Wayan Kusumawathi membenarkan bila sesuai Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2016 tentang Bidang Usaha yang Tertutup dan Bidang Usaha yang Terbuka, industri mikol (minuman beralkohol, red) merupakan bidang usaha yang tertutup karena merupakan negatif investasi. Terkait pernyataan gubernur agar aturan ini ditinjau, pihaknya mengaku akan melakukan kajian terlebih dahulu. “Kajian dulu apa sebabnya kita meminta dispensasi, jadi kita harus membuat kajian-kajian tersebut bagaimana misalnya dengan pabrik mikol itu dapat memberikan kesejahteraan kepada masyarakat,” ujarnya. Sejauh ini, lanjut Kusumawathi, sudah ada sekitar 20-an pabrik mikol yang beroperasi di Bali dan memiliki izin. Antara lain terdapat di Buleleng, Gianyar, dan Tabanan. Lantaran kini sudah masuk negatif investasi, tidak ada lagi izin baru yang dikeluarkan. Di samping memang belum ada yang mengajukan untuk membuat pabrik baru. (kmb32)

Bali Post/sos

BENDUNGAN - Pembangunan bendungan Titab-Ularan Kabupaten Buleleng yang dimulai beberapa tahun lalu masih berlangsung, Minggu (15/1). Terlihat sejumlah truk pengangkut pasir tengah melintas di kawasan bendungan.

Gabah Masih Dikirim ke Jawa

Mesin Penggilingan Padi di Bali Berkapasitas Kecil

Denpasar (Bali Post) -

Sedikitnya ada 832 usaha penggilingan padi di Bali. Namun, belum semua produksi gabah petani yang berkisar 850 ribu ton per tahun bisa diolah di Pulau Dewata. Usut punya usut, rupanya baru 10% atau sekitar 80 usaha penggilingan padi yang menggunakan mesin berkapasitas besar. Sementara 90% sisanya berkapasitas kecil atau satu pass, yang hanya mampu menggiling 2 ton per hari.

“Itu kan penggilingan-penggilingan padi peninggalan Belanda, sudah tua-tua. Sekarang pun dari 800 lebih penggilingan padi itu, kondisi perizinannya sudah mati. Memperpanjang izinnya susah karena sekarang ada persyaratan izin HO (Hinderordonnantie atau izin gangguan, red),” ujar Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan Provinsi Bali Ida Bagus Wisnuardhana di Denpasar, Senin (16/1). Wisnuardhana memperkirakan usaha penggilingan padi yang susah memperpanjang izin,

dulunya berlokasi di tempat yang masih terpencil atau belum banyak bangunan di sekitarnya. Namun, kini kondisinya terbalik, sehingga kesulitan mendapat izin HO. Mengingat, usaha penggilingan padi juga menghasilkan debu dan bising. “Kalau yang 10% dari 832, yang saya kategorikan sebagai penggilingan padi besar, mesinnya sudah bagus, 2 pass, kemudian sudah dilengkapi dengan dryer dan pembersih gabah,” imbuhnya. Menurut Wisnuardhana, izin penggilingan padi merupakan ke-

wenangan kabupaten/kota. Kalau saja 50% dari usaha penggilingan padi yang ada berkinerja bagus, maka semua produksi gabah bisa diolah di Bali. Tidak seperti sekarang, masih ada yang diolah di Jawa Timur. Utamanya gabah dari Tabanan dan Jembrana. “Penggilingan padi besar di wilayah Jawa Timur itu banyak. Pada saat panen raya kan harga gabah murah, diambillah sama supir-supir truk itu dibawa ke Jawa, diolah, dijual di sana lebih mahal,” tandasnya. Pengolahan gabah Bali di Jawa

mendapat sorotan dari Ketua Dewan Perancang Daerah Program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) DPD PDI Perjuangan Bali, IGN Kesuma Kelakan yang dilontarkan dalam acara diskusi Evaluasi Program Bali Mandara di Bappeda Bali, kemarin. “Sekarang 800.000 ton gabah di Bali sebanyak 40% diolah di Banyuwangi. Sekarang pasar kita belum bisa mengintervensi hasil pertanian. Oleh karena itu

kita buat BUMD yang menampung dan mengelola gabah dan membuat koperasi di setiap kecamatan untuk mengelola beras tersebut. Jadi beras dari petani di kecamatan tersebut dinikmati oleh masyarakat di kecamatan tersebut. Inilah PPNSB yakni keinginan kami bersama untuk menyatukan tetapi dengan mengusung konsep interdependensi (tiap wilayah dikembangkan sesuai potensinya),” ujarnya. (kmb32)

”Itu kan penggilingan-penggilingan padi peninggalan Belanda, sudah tua-tua. Sekarang pun dari 800 lebih penggilingan padi itu, kondisi perizinannya sudah mati. Pemperpanjang izinnya susah karena sekarang ada persyaratan izin HO.” Kadis Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Bali Ida Bagus Wisnuardhana

Pelanggaran Lalin Tinggi

Polresta Gelar ”Police Goes to School”

Bali Post/ist

DIANGKUT - Polantas saat mengangkut mobil yang parkir beberapa hari di badan Jalan Surapati dan selanjutnya diamankan di Dit. Lantas Polda Bali, Denpasar.

Kerap Bikin Macet, Parkir Liar Ditertibkan Denpasar (Bali Post) Penertiban lalu lintas terus dilakukan Polda Bali. Setelah menggodok rencana perubahan arus di Kuta, Dit. Lantas akan menertibkan parkir liar di Denpasar. Tahap awal penertiban parkir dilakukan di sepanjang Jalan WR Supratman, Denpasar Timur. “Sosialisasi penertiban dilakukan mulai hari ini (kemarin) sampai satu minggu ke depan. Setelah itu akan dilakukan penindakan jika ada yang parkir di badan jalan,” ujar Direktur Lantas Polda Bali Kombes Pol AA Made Sudana, Senin (16/1) kemarin. Kombes Sudana menegaskan, dilaksanakan penertiban parkir liar secara bertahap di seluruh Denpasar. Tujuannya menindak pelanggaran yang selama ini kerap terjadi. “Kami berupaya mengedukasi masyarakat agar patuh aturan. Mulai saat ini, kami mengimbau kepada pengendara patuh aturan lalu lintas, termasuk parkir,” tegas Sudana, didampingi Wadir Lantas AKBP Bonaparte Silalahi. Parkir sembarangan menjadi salah satu faktor kemacetan yang terjadi selama ini. Apalagi pengendara mobil atau sepeda motor yang sering melanggar, terutama di pasar-pasar tradisional. “Ke depan akan kami tindak. Bagi pemilik toko atau usaha lainnya silakan menyiapkan tempat

parkir. Kami mengimbau jangan sampai meluber ke jalan,” ucap AKBP Bonaparte. Untuk itu, mantan Kapolresta Denpasar ini mengerahkan ratusan anggotanya ke lapangan untuk sosialisasi penertiban parkir liar tersebut. Kemacetan itu terjadi selain karena volume kendaraan dan jalan tidak sebanding, juga disebabkan parkir liar memakan badan jalan. Oleh karena itu, polisi berupaya membangunkan kesadaran masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas. Dit. Lantas beserta jajaran juga dikerahkan ke lapangan untuk mengatur lalu lintas. Bahkan Kombes Sudana langsung mengatur lalu lintas di simpang Jalan Imam Bonjol-Jalan Nakula, Denpasar. Sedangkan AKBP Bonaparte mengatur lalu lintas di simpang Dewa Ruci, Kuta. Selain itu, Kasat PJR Dit. Lantas AKBP Nyoman Wirawan mengamankan dua mobil Suzuki APV yang parkir beberapa hari di Jalan Surapati, Denpasar. Warga yang ditanyakan terkait pemilik mobil itu, tidak ada yang tahu. Selanjutnya mobil tersebut diamankan di Dit. Lantas Polda Bali. Sebelumnya, Dit. Lantas menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan Dishub Badung, Satpol PP Badung dan PU Badung. Adapun hasil rapat itu, perubahan arus

lalu lintas (lalin) yang akan diuji coba dilaksanakan dari dua arah jadi satu arah yaitu di Jalan Dewi Sartika, Jalan Raya Kuta, Jalan Patih Jelantik dan Jalan Majapahit, Kuta. Untuk di Jalan Dewi Sartika diberlakukan satu arah yaitu dari selatan. Sedangkan Jalan Raya Kuta, dari simpang empat Jalan Patih Jelantik-Jalan Raya Kuta hingga simpang empat Jalan Temacun-Jalan Majapahit diberlakukan satu arah dari utara. Untuk arus lalin di Jalan Patih Jelantik diberlakukan satu arah dari barat dan di Jalan Majapahit diberlakukan satu arah dari selatan. Sementara di Jalan Legian, sebelumnya arus lalin dari utara diubah. Rencananya arus lalin dari simpang Bemo Corner ke utara hingga simpang Jalan LegianJalan Melasti. Arus lalin di Jalan Raya Kerobokan mulai simpang LP Kerobokan hingga simpang Sunset Road Barat akan diubah. Dari arah utara menuju Jalan Kayu Aya dialihkan ke arah timur melalui simpang Jalan Mertanadi. Sedangkan arus lalin di Jalan Kayu Aya tepatnya dari simpang Seminyak Square hingga simpang Jalan Drupadi diberlakukan satu arah dari barat. Sementara dari simpang Jalan Braban hingga simpang Seminyak Square utara dibelakukan satu arah dari timur. (kmb36)

Denpasar (Bali Post)Tahun 2016 tercatat 2 ribu lebih pelanggaran lalu lintas (lalin) usia 14 tahun ke atas. Guna menekan pelanggaran lalin di kalangan pelajar, Sat. Lantas Polresta Denpasar menggelar program Police Goes to School. Pada Senin (16/1) kemarin, Kasat Lantas Polresta Kompol Heri Supriawan menjadi inspektur upacara (Irup) di SMK Negeri 5 Denpasar. “Tahun 2016, jumlah laka lantas 500 kasus dengan korban meninggal dunia 150 orang. Jadi rata-rata setiap minggu ada 2 sampai 4 orang meninggal dunia. Laka ini terjadi karena pelanggaranpelanggaran dalam berlalu lintas. Alkohol termasuk juga

memicu laka lantas,” tegas Kompol Heri. Terkait program itu, Heri mengatakan, setiap hari Senin, perwira lalu lintas di Polresta menjadi irup di sekolah-sekolah yang ada di wilayah Denpasar. Arahan yang disampaikan yaitu kenakalan remaja yang didefinisikan perilaku negatif atau menyimpang yang ingin diakui oleh lingkungan. Penyebabnya yakni pengaruh lingkungan keluarga dan luar keluarga. “Kenakalan remaja dipengaruhi lingkungan luar keluarga seperti merokok, geng motor dan minum-minuman keras. Jangan salah dalam memilih teman, pilih teman yang positif, selalu belajar dan belajar,” tandasnya. (kmb36)

Bali Post/ist

IRUP - Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Heri Supriawan saat menjadi irup di SMK Negeri 5 Denpasar.


BANGLI

8

Selasa Paing, 17 Januari 2017

Sejumlah SKPD Pindah Kantor

Bangli (Bali Post) Penetapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berdampak pada perubahan lokasi kantor sejumlah SKPD. Proses perpindahan diharapkan bisa segera tuntas, demikian pula terkait administrasi penyerahan aset. Hal itu diungkapkan Kabag Umum Setda Bangli I Made Mahindra Putra. Dia menyatakan, semenjak ditetapkannya OPD yang baru memang sejumlah SKPD pindah kantor. Seperti kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli yang sebelumnya di belakang Kantor Bupati, kini pindah ke kantor bekas Panwaslu di sebelah utara Kolam Balai Kambang. Sementara Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian kantornya sekarang di Dinas Perizinan. Dinas Perizinan pindah ke Dinas P2, BKD ke rumah jabatan wakil bupati dan Disdikpora akan kembali ke kantor lama. ‘’Gedung Disdikpora sudah direnovasi. Bahkan kantor tersebut sudah di-pelaspas sehingga sudah bisa ditempati,’’ ungkapnya, Senin (16/1) kemarin. Mahindra Putra berharap, aset yang ditempati bisa dipertanggungjawabkan masing-masing SKPD. Selain itu, pihaknya juga meminta supaya SKPD yang menempati kantor baru segera melakukan proses administrasi penyerahan aset ke pengelola. ‘’Meski para pegawainya belum bisa bekerja secara efektif atas perpindahan SKPD itu, tetapi proses administrasi aset harus segera dilakukan,’’ kata Mahindra. Dijelaskan untuk kantor BKD untuk sementara tidak ada yang menempati. Pasalnya kondisi gedung sudah tidak layak huni lantaran atapnya yang bocor. ‘’Di sana juga rawan banjir. Sementara ini gedung itu akan dipakai untuk gudang,’’ ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bangli Ni Wayan Manik menjelaskan, pihaknya tengah sibuk membersihkan eks kantor Dinas Perizinan yang akan menjadi kantor barunya. Pihaknya berharap proses ini bisa segera tuntas agar kantor baru bisa difungsikan. (kmb41)

Bali Post/nan

VERIFIKASI - Tim verifikasi saat melakukan pemeriksaan data bersama para perbekel.

DPMD Verifikasi Data Program Desa

Bangli (Bali Post) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bangli melakukan verifikasi data program desa yang tercantum di APBDes. Langkah itu dilakukan guna meminimalisir masalah dan kesalahan dalam perencanaan program desa yang menggunakan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD). Kepala DPMD Bangli I Dewa Bagus Riana Putra, Senin (16/1) kemarin, menjelaskan sebelum mengeluarkan dana yang akan diberikan kepada 65 desa, pihaknya lebih awal melakukan verifikasi APBDes. Hal itu dilakukan guna memimalisir terjadinya kesalahan-kesalahan dalam penyusunan program di masing-masing desa. ‘’Verifikasi ini baru mulai dilaksanakan per hari ini (kemarin-red). Dalam verifikasi ini diikuti sepuluh desa setiap harinya. Kegiatan ini akan berlangsung sampai tanggal 24 Januari mendatang. Pada pelaksanaan hari pertama, seluruh kepala desa hadir untuk melakukan verifikasi ini,’’ ungkap Riana Putra. Riana Putra menjelaskan, verifikasi sangat perlu dilakukan sebelum mencairkan dana ke semua desa. Karena dengan verifikasi, data yang diterima benar-benar valid. ‘’Langkah ini dilakukan supaya pengalokasian anggaran masing-masing desa tidak salah. Dengan anggaran yang digelontorkan nantinya program desa bisa tepat dan terarah,’’ katanya. Untuk Dana Desa yang dikucurkan pemerintah pusat, tahun ini sebesar Rp 55 miliar atau meningkat dari tahun sebelumnya yang senilai Rp 43 miliar. ADD juga mengalami peningkatan yakni Rp 75 miliar dari yang sebelumnya Rp 55 miliar. ‘’Untuk pencairan Dana Desa dan ADD sama seperti sebelumnya melalui dua tahap yakni April dan Agustus. Tahap pertama 60 dan kedua 40 persen. Begitu juga dengan peruntukkannya sama untuk membangun desa dan pemberdayaan masyarakat. Dana yang diterima nantinya juga disesuaikan dengan indikator luas wilayah dan tingkat kesulitan geografis,’’ ucapnya. Sementara itu, tim verifikasi APBDes Wayan Gobeng menyatakan, untuk melakukan verifikasi data dibentuk tim verifikasi melibatkan Bappeda, DPMD, Badan Keuangan Pendapatan dan Aset, Tapem dan Tenaga Ahli. ‘’Di sini masih banyak yang harus diperbaiki sehingga semua program yang direncanakan setiap desa sesuai dengan aturan,’’ katanya. Di bagian lain, Perbekel Desa Penglumbaran Wayan Artawan menyatakan, jika verifikasi ini merupakan langkah awal untuk menyesuaikan data atas program yang telah disusunnya. Setelah diverifikasi, jika nantinya ada data yang salah akan kembali diserahkan untuk diperbaiki. ‘’Setelah diperbaiki baru bisa ditetapkan program apa saja yang akan dilaksanakan oleh desa. Sementara untuk peruntukannya tetap mengacu pada aturan pemerintahan mulai dari pembagunan desa, pemberdayaan masyarakat serta disesuaikan juga dengan kebutuhan desa,’’ ujar Artawan. (kmb41)

Bali Post/ina

PEMBONGKARAN LAPAK - Pembongkaran lapak pedagang di areal parkir Pasar Singamandawa, Kintamani.

Berdiri di Areal Parkir

Lapak PKL di Pasar Singamandawa Dibongkar Petugas

Bangli (Bali Post) -

Belasan bangunan warung dan lapak liar pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berdiri di areal parkir Pasar Singamandawa, Kintamani, dibongkar paksa petugas, Senin (16/1) kemarin. Pembongkaran dilakukan setelah surat peringatan yang dilayangkan Pemkab Bangli hingga tiga kali tidak dihiraukan para pedagang dan pemilik lapak. Sekretaris Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Dewa Agung Suryadarma mengatakan, penertiban terhadap belasan lapak tersebut dilakukan tim gabungan yang terdiri Satpol PP, Disperindag, Dishub serta dibantu sejumlah anggota kepolisian dan TNI. Sebelum penertiban dilakukan, Pemkab Bangli sudah sempat memberikan surat peringatan sebanyak tiga kali kepada para pedagang yang pada intinya meminta mereka untuk tidak lagi berjualan di areal parkir tersebut agar tidak macet terutama saat

hari pasaran. ‘’Selama ini setelah kita cari tahu yang menjadi penyebab macet salah satunya karena pedagang-pedagang itu berjualan di luar semua,’’ ungkapnya. Suryadarma mengatakan, dalam proses penertiban tersebut tidak ada perlawanan yang dilakukan para pemilik lapak. Sesuai hasil koordinasi yang dilakukan Pemkab dengan Kepala Pasar setempat, para PKL kini sudah disediakan tempat berjualan yang baru yakni di areal pasar bagian belakang. ‘’Yang di

depan sekarang dikembalikan fungsinya menjadi areal parkir,’’ ujarnya. Ditambahkannya, selain menertibkan belasan lapak liar di areal parkir pasar, pihaknya juga memberikan peringatan kepada sejumlah pedagang yang berjualan di teras depan kios. Pedagang diminta segera pindah ke tempat berjualan yang masih kosong. ‘’Ada sekitar enam sampai delapan pedagang yang menjadikan teras menjadi tempat berjualan. Ada yang dibedeng dengan roll-

ing door. Kita sudah perintahkan mereka untuk membongkarnya dan pindah dan mereka minta waktu tiga hari untuk membersihkan sendiri,’’ imbuhnya. Kalau sampai dalam tiga hari pedagang tersebut belum juga membongkar bedengnya tersebut, maka terpaksa pihaknya kembali akan turun ke pasar tersebut untuk melakukan pembongkaran. Selain di Pasar Singamandawa, penertiban juga dilakukan terhadap pedagang acung di Penelokan. Suryadarma mengatakan, sesuai rencana para pedagang acung tersebut dipindah ke tempat-tempat yang telah disediakan pemerintah. Agar tidak ada pedagang acung yang membandel, pihaknya akan menyiagakan sejumlah petugas

untuk berjaga di areal Penelokan. ‘’Kalau masih ada yang membandel, ya terpaksa nanti kita tindak tegas,’’ tegasnya. Sementara itu, Kepala Disperindag Bangli Nengah Sudibya mengatakan, untuk kelompok pedagang acung Batur Garden pihaknya mengarahkan untuk pindah ke Pasar Seni Geopark. Sementara kelompok pedagang acung Lake View dipindahkan ke tempat peninjauan dan areal parkir Museum Geopark. ‘’Tadi tidak ada perlawanan dari pedagang acung. Sudah kami jelaskan bahwa itu sudah keputusan final di hadapan Satpol PP dan Kepolisian. Nanti kalau ada yang melanggar akan ditindak tegas,’’ jelas pejabat asal Penglipuran ini. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Para pejabat di Bangli diminta untuk bisa memahami tugas dan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya. Tak hanya itu, mereka juga diminta rajin membaca peraturan perundangundangan yang berlaku sehingga dapat menjalankan tugas dengan baik. Permintaan itu disampaikan Bupati Made Gianyar dalam acara sosialisasi percepatan persiapan pengadaan barang/jasa di Gedung BMB, Senin (16/1) kemarin. Bupati Made Gianyar mengatakan, biasanya kualitas pejabat akan terlihat saat ada instansi lain seperti Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atau Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap hasil pekerjaan mereka. Agar pejabat bisa mendapat nilai baik maka pejabat di Bangli harus paham tugas, kewajiban dan aturan yang berlaku. ‘’Jangan sampai ada pejabat yang tidak paham pekerjaanya dan tidak tahu aturan,’’ tegas Gianyar. Terkait percepatan persiapan pengadaan barang/jasa, Gianyar mengatakan bahwa dengan meningkatnya anggaran pembangunan yang dikelola di tingkat pemerintah daerah yang dibiayai dari APBD dan APBN setiap tahunnya, perlu diimbangi dengan peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang pedoman dan tata cara pengadaan barang/

jasa agar sesuai dengan kebijakan, etika dan prinsip-prinsip pengadaan barang dan jasa. Hal itu diperlukan agar Pengguna Anggaran atau Kuasa Pengguna Anggaran (PA/KPA) di masingmasing perangkat daerah dapat melaksanakan pengadaan barang/ jasa dengan tata kelola yang baik sesuai dengan aturan. Semua proses perencanaan hingga pelaksanaan pengadaan barang/jasa agar bisa berjalan baik dan bermanfaat, Bupati Made Gianyar juga memerintahkan Bagian Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Bangli untuk secara intens memberikan pendampingan ke perangkat daerah. Sementara itu, Kasubbag Pengadaan Barang/Jasa Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setda Bangli Dewa Widnyana Maya mengatakan, selama ini orang sering memandang proses pengadaan barang/jasa hanya berkutat pada proses pelaksanaan saja. Padahal permasalahan sejatinya sering terjadi akibat tahapan persiapan yang kurang berjalan dengan baik. Dikatakannya, agar proses pengadaan bisa berjalan baik dan tidak menimbulkan masalah seperti tidak bisa dilelangkan, tidak bisa dibayar atau asas manfaat dari barang itu tidak terpenuhi, maka tahap persiapan harus dijalankan dengan baik. (kmb40)

Alumni 80 SMAN 2 Denpasar Pejabat Diminta Pahami Tugas dan Rajin Baca Aturan Gelar Baksos di Susut

ALUMNI 80 SMAN 2 Denpasar kembali menggelar acara bakti sosial (baksos) ke sekolah-sekolah. Setelah sempat menggelar baksos di salah satu SD di Karangasem pada peringatan tahun emas SMAN 2 Denpasar Agustus 2015, tahun ini alumni menggelar kegiatan serupa di SDN 1 Pengiangan dan SMPN SATAP 1 Susut. Selain memberikan ratusan paket buku dan baju bekas pakai kepada siswa, para alumni juga menyerahkan puluhan paket sembako kepada lansia yang kurang mampu yang ada di wilayah Desa Pengiangan. Ketua Alumni 80 SMAN 2 Denpasar Anak Agung Ngurah Mayun Wirajaya, Senin (16/1) kemarin, menjelaskan baksos dilaksanakan pada Sabtu (14/1). Kegiatan diikuti 23 orang alumni 80 SMAN2 Denpasar dan dihadiri Perbekel Desa Pengiangan I Wayan Jati, Kepala Sekolah I Ketut Tileh, S.Pd., Bhabinkamtibmas, para guru serta siswa. Alasan dipilihnya Desa Pengiangan sebagai lokasi baksos bukan karena indahnya suasana alami Desa Pengiangan yang dilalui banyak wisatawan untuk beraktivitas wisata downhill, namun karena SMPN SATAP 1 Susut memiliki sejarah yang mengedepankan kelangsungan pendidikan bagi masyarakatnya agar tidak hanya lulus SD, namun bisa mengenyam pendidikan sembilan tahun. ‘’Dalam perjalanannya, Desa Pengiangan ini merupakan desa pemekaran dari Desa Sulahan yang didukung oleh empat banjar dinas/dusun dauh tukad antara lain Dusun Songlandak, Dusun Pengiangan Kangin, Dusun Pengiangan Kawan dan Dusun Selatnyuhan. Melihat banyak warganya yang tidak melanjutkan pendidikan ke tingkat SMP maka dulu atas

BAKSOS - Alumni 80 SMAN 2 Denpasar peserta baksos foto bersama perbekel, kepala sekolah, guru, Bhabinkamtibmas, lansia dan perwakilan setelah penyerahan paket sembako. inisiatif Perbekel Desa Pengiangan I Wayan Jati menggagas berdirinya SMPN SATAP 1 bersama masyarakatnya,’’ terangnya. Diungkapkannya, dalam baksos tersebut para alumni menyerahkan 55 paket buku tulis kepada siswa SDN 1 pengiangan dan 55 paket buku tulis kepada siswa SMPN SATAP 1 Susut yang terpilih karena prestasi. Tak hanya itu para siswa yang kurang mampu juga diberikan buku pelajaran bekas serta baju bekas layak pakai yang diserahkan oleh beberapa perwakilan alumni. ‘’Salah seorang alumni ada yang menyumbang kursus Bahasa Inggris gratis secara pribadi bagi seluruh siswa SMPN SATAP 1 Susut yang berminat. Dan ada juga alumni yang siap menjadi bapak asuh bagi 1 orang siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke SMA di Kota Bangli,’’ jelasnya. Ditambahkannya, tujuan baksos adalah berpartisipasi di dunia pendidikan dengan

Pipa Putus, Layanan PDAM Terganggu

memberikan motivasi sesuai kemampuan alumni melalui sumbangsih alat tulis, sembako maupun baju bekas layak pakai dan lainnya. Sumber dana baksos berupa sumbangan sukarela alumni dengan berbagai latar belakang seperti pengusaha, dokter, pengacara, dosen, PNS, swasta, anggota DPR dan lainnya yang berada di Bali maupun luar Bali. ‘’Bagi rekan-rekan alumni 80 SMAN 2 Denpasar yang ingin mengikuti kegiatan baksos namun belum sempat bergabung dalam kegiatan baksos kemarin, diharapkan partisipasinya dengan menghubungi Ngurah Mayun Wirajaya 081239365993, Gus Buruan 081238041487, Gung Sutama 0811396407, Gung Dharmayadnya 0811393740, Lilik 082146055000, Nyoman Suyasa 081337354384, Ngurah Saputra 08124623480 atau dengan datang ke sekretariat di Jalan Hasannudin Timur, Hotel Merta Sari Denpasar,’’ imbuhnya. (ad1610)

Bangli (Bali Post) Penyebab ngadatnya air bersih yang dikelola PDAM Bangli sejak beberapa hari terakhir akibat tanah longsor yang terjadi di Dusun Jangkan Desa Kayubihi. Longsor tersebut mengakibatkan pipa dengan ukuran 8 dim putus sehingga membuat pompa tidak berjalan maksimal. ‘’Longsor itu yang menyebab-

Bali Post/ina

SOSIALISASI - Suasana sosialisasi percepatan persiapan pengadaan barang/jasa di Gedung BMB, Senin (16/1) kemarin.

kan pendistribusian air di wilayah Bangli menjadi terganggu. Kemarin (Minggu-red) sudah kami lakukan penanganan untuk perbaikan itu. Astungkara sekarang air sudah bisa naik dan mengalir kembali,’’ ungkap Direktur PDAM Bangli, Wayan Gde Yuliawan Askara, Senin (16/1) kemarin. Sementara, warga Banjar Pande,

Bangli, Jro Mangku Ketut Bidarini mengakui, air yang sebelumnya sempat mati kini sudah hidup. Hanya saja debitnya masih kecil. Dia pun tidak bisa menaikkan air ke atas tower. ‘’Hidupnya baru pagi tadi (kemarin-red). Itupun debitnya masih kecil tidak normal. Saya kurang tahu kenapa debitnya bisa kecil,’’ ucap Bidarini. (kmb41)


GIANYAR

Selasa Paing, 17 Januari 2017

9

Dewan Minta Rencana Pembangunan Helipad di Masceti Dikaji Ulang Gianyar (Bali Post) Anggota DPRD Gianyar menyoroti rencana Pemkab membangun helipad di areal Museum Subak, Pantai Masceti, Blahbatuh. Rencana tersebut dinilai terlalu berlebihan. Hal ini mengingat di kawasan itu terdapat Pura Masceti sehingga dikhawatirkan dapat mengganggu kesucian pura. Ketua Komisi II DPRD Gianyar Wayan Gde Sudarta, Senin (16/1) kemarin, mengatakan secara geografis Museum Subak Kabupaten Gianyar bersebelahan dengan Pura Masceti. Dia menilai, tidak elok apabila di kawasan tersebut dibangun helipad. ‘’Ini harus memperhatikan radius kesucian pura. Apalagi angin dari helikopter itu kencang sehingga jangan sampai saat warga kita melakukan upacara malah terganggu,’’ ucapnya. Ia pun menyinggung pernyataan eksekutif yang menyebut tujuan pembuatan helipad untuk tamu penting. Menurutnya ide itu terlalu berlebihan mengingat jarak dari Bandara Ngurah Rai ke Gianyar tidaklah terlalu jauh. Atas kondisi ini ia pun meminta ekskutif mengkaji kembali rencana tersebut. Dia khawatir rencana itu akan memicu kegaduhan di masyarakat. ‘’Nanti saya juga akan cek ke lapangan bersama intnasi terkait serta tokoh setempat, karena ini mencangkup radius kesucian pura,’’ ucapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar I G.N. Wijana mengatakan, fasilitas seperti miniatur subak, rumah stil Bali, lift luar dan helipad dirancang sebagai daya tarik sekaligus pelengkap keberadaan museum Subak di Pantai Masceti. Helipad dan lift luar rencananya disediakan untuk tamu penting atau tamu negara. Dari bandara mereka bisa langsung menggunakan helikopter dan turun di helipad pinggir Pantai Masceti. ‘’Turun di helipad, mereka lalu naik lift luar untuk ke gedung museum. Begitu rencananya,’’ ungkap Wijana. (kmb35)

Kisruh Internal Eksekutif Rugikan Rakyat

Gianyar (Bali Post) -

Dewan Segera Bersikap

Legislatif menyebut kisruh di internal eksekutif antara Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata dengan I.B. Gaga Adi Saputra sudah menjadi permasalahan serius terhadap jalannya pemerintahan. Hal ini mengingat kisruh tersebut mengakibatkan tidak berjalannya APBD 2017. Untuk mencari solusi persoalan ini, DPRD Gianyar pun mengagendakan konsultasi ke Mendagri. Hal ini terungkap saat sidang paripurna internal DPRD Gianyar, Senin (16/1) kemarin.

Bali Post/nik

TUNJUKKAN FOTO - Gusti Ayu Partini (73) saat menunjukkan foto almarhum I.B. Putera.

Sesepuh Golkar Gianyar Tutup Usia

”Palebon” I.B. Putera Digelar Februari Gianyar (Bali Post) Salah seorang sesepuh Partai Golkar Gianyar, Ida Bagus Putera tutup usia, Sabtu (14/1) lalu. Staf Ahli Fraksi Golkar DPRD Gianyar ini mengembuskan napas terakhir di usia 78 tahun karena tumor di empedu dan hati. Upacara palebon untuk politisi asal Banjar Sengguan Kawan Kelurahan Gianyar ini akan dilaksanakan Februari mendatang. Istri almarhum, Gusti Ayu Partini (73), menerangkan, almarhum baru mulai terlihat sakit sejak tiga bulan lalu. Meski demikian kala itu tokoh Gianyar yang memiliki empat orang anak ini tidak pernah mengeluhkan sakit. ‘’Tapi setelah dicek ke dokter penyakit dalam sekitar dua bulan lalu, barulah ketahuan kalau di empedunya ada tumbuh tumor yang juga sudah merambat ke hati,’’ paparnya saat ditemui di Griya Sengguan Kawan, Senin (16/1) kemarin. Meski sudah mengetahui penyakit tersebut, almarhum lebih memilih menjalani rawat jalan sehingga tetap bisa di rumah. Selama itu pun dia masih bisa berolah raga ringan. Namun, pada Sabtu lalu I.B. Putera mulai mengeluhkan sakit hingga langsung dibawa ke RSUD Sanjiwani Gianyar sekitar pukul 05.00 pagi. ‘’Setelah menjalani perawatan, beliau dinyatakan meninggal pada Sabtu sore sekitar pukul 14.30 wita,’’ katanya. Hingga kini jasad almarhum masih dititipkan di RSUD Sanjiwani Gianyar. Sementara untuk upacara palebon akan dilaksanakan Februari mendatang, menunggu selesainya karya di Pura Puseh Beng yang puncaknya jatuh pada 30 Januari mendatang. I.B. Putera diketahui sudah lama berkiprah di Partai Golkar Gianyar. Dia sempat menjadi anggota Dewan Gianyar periode 1997-1999, periode 1999-2004 dan periode 20042009. Terakhir dia menjabat sebagai Staf Ahli Fraksi Golkar DPRD Gianyar. Almarhum juga dikenal sebagai sosok yang sangat suka berdiskusi khususnya masalah politik hingga kebijakan dalam membangun Gianyar. (kmb35)

Tanah Longsor Tutup Akses Jalan ke Goa Gajah

Gianyar (Bali Post) Hujan deras dalam beberapa hari terakhir kembali memicu bencana. Kali ini tanah longsor disertai pohon tumbang menutup akses jalan menuju Pura Gua Gajah, Banjar Gua, Desa Bedulu, Blahbatuh, Senin (16/1) kemarin. BPBD Gianyar yang menerima laporan ini langsung melakukan penanganan ke lokasi tersebut. Informasi dihimpun, kejadian ini baru diketahui oleh warga setepat yang hendak menuju Pura Goa Gajah sekitar pukul 07.00 wita. Akses jalan di lokasi tersebut putus akibat longsor yang diperkirakan terjadi pada Minggu malam. ‘’Akses jalannya terputus. Petugas sudah dikerahkan ke lokasi tersebut untuk melakukan evakuasi, membersihkan pohon yang tumbang,’’ ucap Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya. Proses pembersihan material longsor ini pun cukup lama, mengingat areal tersebut kurang stabil dan tergolong rawan longsor. Meski demikian ditegaskan tidak ada korban jiwa dan material akibat kejadian ini. Hanya akses jalan yang tertutup akibat longsor. Meski demikian pihaknya tetap mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan karena musim hujan yang disertai angin kencang masih akan berlangsung. (kmb35)

Bali Post/nik

SIDANG PARIPURNA - Suasana sidang paripurna internal DPRD Gianyar yang digelar, Senin (16/1) kemarin.

Kisruh di internal Pemkab Gianyar ini langsung menjadi pembahasan usai pembahasan pertanggungjawaban kinerja. Mereka menyebut kisruh di internal eksekutif sudah fatal sebab dampaknya sudah merembet ke segala lini. ‘’Program tidak ada yang terlaksana. Ini hanya karena tidak jelasnya status Sekda Gianyar,’’ ucap Anggota Komisi I DPRD Gianyar, I.G.N Supriyadi. Ia pun berkaca pada hasil

kunjungan kerja beberapa waktu lalu ke DPRD Situbondo. Disebutkan, permasalahan di tempat tersebut lebih kecil namun legislatif di Situbondo langsung mengajukan hak interpelasi. ‘’Di sana mereka langsung mengajukan hak interpelasi mengenai kebijakan Bupati yang dinilai menyalahi Perda Rekrutmen Dirut Perusda. Di sini persoalan kita sudah jauh lebih besar. Jadi sudah

saatnya dewan mengambil langkah tegas,’’ tegasnya. Sekretaris Fraksi Partai Gerindra Ida Bagus Nyoman Rai menilai, kebijakan Bupati Gianyar yang membebastugaskan I.B. Gaga Adi Saputra dari jabatan Sekda telah merugikan rakyat Gianyar. ‘’Akibat pembebastugasan ini, beberapa perda tidak bisa diundangkan termasuk Perda APBD 2017. Pimpinan dewan kami harapkan agar segera

bersikap agar permasalahan ini tidak berlarut-larut,’’ tegas mantan birokrat Gianyar ini. Gus Rai pun meminta agar dewan mengundang Bupati Gianyar untuk rapat bersama khusus membahas prihal kisruh di internal eksekutif. ‘’Tidak ada tendensi untuk menjatuhkan. Kami hanya menggunakan hak dewan dan kami justru berharap para pihak terkait saling cooling down demi kepentingan rakyat,’’ ujarnya. Hal senada disampaikan anggota dewan, Ida Bagus Manu Atmaja. Ia mengajak semua anggota dewan bersikap serta menggunakan hak bertanya. Meski demikian anggota dewan dari Fraksi

Hanura-Nasdem tetap menginginkan penyelesaian secara kekeluargaan. ‘’Tetapi kalau mentok dan berlarut-larut seperti ini, hak dewan juga patut dilaksanakan,’’ tegasnya. Sementara itu, pimpinan sidang yang juga Ketua DPRD Gianyar I Wayan Tagel Winarta mengatakan, dari pemaparan anggota dewan tersebut pihaknya mengagendakan anggota DPRD Gianyar berkonsultasi ke Direktorat Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri, hari ini. ‘’Nah pada kesempatan itu saya persilakan kepada seluruh anggota untuk menyampaikan kondisi yang sedang terjadi di Gianyar ini,’’ katanya. (kmb35)

”Pratima” di Pura Tapasidi ”Budget” Hotel dan Vila Marak ”Home Stay” di Ubud Digasak Maling Makin Terjepit

Gianyar (Bali Post) Masyarakat kembali diimbau meningkatkan pengawasan di pura. Pasalnya aksi pencurian pratima kembali terjadi. Kali ini maling menyasar Pura Tapasidi, Banjar Sema Desa Pering Kecamatan Blahbatuh, Senin (16/1) kemarin. Dari kejadian tersebut, pelaku melarikan satu pratima, 250 uang kepeng dan sepasang bunga pucuk berbahan emas seberat 5 gram. Polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus ini. Kejadian ini pertama kali diketahui pangempon pura, Ni Komang Mariasih, sekitar pukul 09.00 wita. Kala itu perempuan 45 tahun ini menghaturkan sesajen serta membersihkan areal pura. Saat hendak membuang sampah sisa upacara, ia terkejut ketika melihat satu pratima yang tergeletak di tanah, tepat di sisi timur utama mandala pura tersebut. ‘’Terkejut sekali saya melihat pratima lanang ada di bawah, tepat di sisi timur di belakang gedong panyimpenan pura,’’ ucapnya. Ia pun langsung mengambil pratima tersebut kemudian mengecek ke dalam gedong panyimpenan. Dia makin kaget lantaran benda sakral lain yang sebelumnya ada di tempat tersebut juga hilang seperti pratima istri yang terbuat dari kayu cendana, 250 uang kepeng dan dua bunga pucuk berbahan emas seberat 5 gram. Kejadian ini lantas disampaikan kepada suaminya, I Ketut Warsa. ‘’Semua benda suci ini tersimpan di gedong panyimpenan yang memang tidak terkunci,’’ kata Ketut Warsa. Dijelaskan Ketut Warsa, selama ini pintu pura hingga gedong panyimpenan memang jarang dikunci. Tujuannya untuk memudahkan pangempon lain bersembahyang di pura. ‘’Ini sudah menjadi kesepakatan pangempon agar memudahkan melakukan persembahyangan. Jadi tidak harus meminta kunci,’’ katanya. Dijelaskannya lebih lanjut, di Pura Tapasidi juga tersimpan sejumlah arca peninggalan 500 SM. Untungnya semua arca itu masih utuh. ‘’Di sini ada sekitar

12 arca dari masa 500 SM dan semuanya masih utuh. Yang hilang hanya pratima saja,’’ ucap pria yang juga petugas Purbakala Kabupaten Gianyar itu. Pratima yang tersisa dikembalikan ke tempat semula. Selain gedong panyimpanan, dua palinggih di sampingnya juga dalam keadaan terbuka seperti Palinggih Gunung Agung dan Gunung Lebah. ‘’Kalau di dua palinggih ini juga tadi kami temukan terbuka. Hanya untungnya di sana kami tidak menyimpan pratima,’’ jelasnya. Akibat kejadian ini ia pun mengaku kebingungan mempersiapkan pengganti sementara sebagai pratima di pura tersebut. ‘’Pratima ini warisan leluhur kami yang sudah ada sejak lama sebelum saya lahir. Dari kejadian ini tentu saya harus parum dulu dengan keluarga pangempon yang lain seperti apa langkah selanjut-

nya,’’ ucapnya. Sementara itu, aparat kepolisian yang menerima laporan ini langsung mendatangi lokasi tersebut guna melakukan olah TKP serta memeriksa sejumlah saksi. Namun hingga sore kemarin, belum ada saksi yang melihat gerak-gerik mencurigakan. ‘’Yang jelas ini masih kita dalami,’’ kata Kapolsek Blahbatuh Kompol Abdus Salim. Ditambahkannya, hasil pemeriksaan sementara, pada Minggu (15/1) yang bertepatan dengan Kajeng Kliwon, memang dilakukan upacara di pura tersebut. Namun ketika itu belum ada hal mencurigakan. Bahkan pratima masih utuh di tempatnya. ‘’Jadi dugaan sementara aksi ini memang dilakukan kisaran Minggu malam hingga Senin dini hari. Kemarin (Senin-red) juga hujan lebat,’’ ujar Kompol Abdus Salim. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Derasnya pertumbuhan akomodasi wisata khususnya budget hotel dan vila di kawasan Ubud menjadi ancaman besar bagi eksistensi home stay milik warga lokal. Bahkan akibat tingginya persaingan, sejumlah pengusaha home stay di kampung turis itu harus banting harga hingga Rp 150 ribu per malam. Hal ini diungkapkan Ketua Ubud Home Stay Association (UHSN) I.B. Wiryawan, Senin (16/1) kemarin. 1.B. Wiryawan mengatakan, pihaknya tidak menyalahkan perkembangan pariwisata di Ubud. Namun, ia mengeluhkan pemerintah yang terkesan membiarkan menjamurnya budget hotel, vila hingga hostel di seputaran Ubud sehingga memberi pengaruh signifikan terhadap home stay yang notabene menjadi ikon desa wisata Ubud. ‘’Kami (pemilik home stay-red) semakin tergerus karena adanya segmen pasar yang dominan diambil oleh city hotel. Makanya persaingan harga itu terjadi di Ubud,’’ katanya. Dipaparkannya, tarif home stay di Ubud per malamnya jatuh di kisaran Rp 400 ribu hingga Rp 250 ribu. Ironisnya saat low season terburuk, harga home stay bisa turun drastis hingga Rp 150 ribu. ‘’Itu sudah di bawah sekali,’’ bebernya. Sementara untuk budget hotel, di hari biasa tarifnya masih di atas Rp 1 juta. Namun, saat promo dan low season, harga kamarnya bisa menyentuh Rp 600 ribu per malam. ‘’Itu seharusnya market home stay dan bisa dicek saat low season seperti sekarang, bisa saja mereka promosi menurunkan harga,’’ ucapnya. Dia mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah khususnya terkait kebutuhan kamar dari wisatawan yang berkunjung ke Gianyar khususnya Ubud. ‘’Kemarin saya tanyakan data jumlah seluruh kamar dan tingkat kunjungan ke Ubud, tapi belum ada. Ini kan harus disesuaikan sehingga pemerintah tidak terus menerus mengeluarkan izin pembangunan hotel,’’ tegasnya. Dikatakannya lebih lanjut, saat ini di Kelurahan Ubud dan sekitarnya sudah ada sektiar 200 lebih pemilik home stay dengan jumlah kamar mencapai seribuan. Namun, untuk mengisi kamar tersebut sangat berat, karena ketatnya persaingan. ‘’Intinya perizinan harus diperketat. Jangan sampai terus jorjoran membangun akomodasi,’’ tegasnya. (kmb35)

Telepon Penting gianyar

Bali Post/nik

DIBOBOL MALING - Ketut Warsa didampingi istrinya, Ni Komang Mariasih, saat menunjukkan gedong panyimpenan di Pura Tapasidi yang dibobol maling.

Kantor Bupati DPRD BPBD PMK Kantor Satpol PP RSUD Sanjiwani PDAM KPA Gianyar PMI Gianyar KONI Gianyar BNN Kab. Gyr. PLN Kodim 1616 Gyr Koramil Gianyar Koramil Blahbatuh

- 943056 - 943144 - 7844717/7844718 - 943113 - 944436 - 943020 - 944225/943233 - 942184 - 8958414 - 947261 - 946122 - 947166 - 943069 - 942289 - 941167


KLUNGKUNG

10 Distan Mesti Jaga Harga Kebutuhan Pokok Semarapura (Bali Post) –

Guna mengantisipasi melonjaknya harga kebutuhan bahan pokok, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyambangi Kantor Dinas Pertanian (Distan), Senin (16/1) kemarin. Pertemuan yang diadakan di ruang kerja Kepala Dinas Pertanian Klungkung membahas beberapa program yang akan dilakukan untuk menjaga agar harga kebutuhan bahan pokok tetap stabil di pasaran. Masyarakat Klungkung juga merasa resah menyusul harga cabai yang sangat jauh melonjak dari harga normal. “Di sinilah peran serta pemerintah dalam menstabilkan harga kebutuhan pokok tersebut di pasaran,” tutur Suwirta. Bupati mengajak kepala dinas dan para kabid serta internal SDM di Dinas Pertanian mempunyai pola pikir yang lebih maju, kreatif dan inovatif. Selain itu, memberikan konsep kerja yang simple agar masalah pangan tidak menjadi momok menakutkan bagi masyarakat kecil. Terkait beras lokal, yakni program membeli mahal dan menjual murah atas kerja sama KUD dengan pemerintah, menurut bupati harus dikawal dengan baik agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Bupati Suwirta juga mengimbau seluruh kabid untuk melakukan inventarisasi dan berani menggunakan pola pikir yang lebih berinovasi. “Mari berpikir, jangan menggunakan konsep yang biasa-biasa saja. Harus berani mengeluarkan pola pikir yang luar biasa untuk mencari sebuah solusi,” terangnya. (dwa)

Selasa Paing, 17 Januari 2017

Arena Bermain di Lapangan Puputan Rusak

Warga Minta Segera Diperbaiki

Semarapura (Bali Post) – Arena bermain anak-anak yang berada di areal Lapangan Puputan Klungkung dibangun 2015 lalu dengan anggaran Rp 200 juta. Meski begitu, sejumlah permainan kini rusak dan berlubang. Hal ini menyebabkan lokasi yang biasanya ramai dikunjungi anak-anak dan orangtua itu terlihat lenggang.

Atur Lalin Sebelum Apel Semarapura (Bali Post) –

Sebelum melaksanakan apel pagi, seluruh personel Polres Klungkung dan Polsek jajaran ditugaskan mengatur arus lalu lintas dan berjaga-jaga di sejumlah ruas jalan. Kegiatan turun ke bawah pada pagi ini dipantau Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, Senin (16/1) kemarin. Personel Polres melakukan penjagaan di setiap perempatan, persimpangan dan ruas jalan yang dianggap rawan terjadi pelanggaran dan laka lantas, serta tempat-tempat keramaian seperti depan sekolah dan pasar tumpah. Petugas melaksanakan kegiatan ini dalam rangka memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Pasalnya, aktivitas masyarakat seperti ke sekolah, ke tempat kerja dan ke pasar dilaksanakan pagi hari. Kapolres Arendra menyempatkan diri berdialog dengan personelnya, serta memberikan petunjuk dan langkah-langkah yang perlu diambil untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (dwa)

Bali Post/kmb

Berlubang - Arena bermain anak-anak di Lapangan Puputan Klungkung berlubang.

Hasil pantauan, Senin (16/1) kemarin sejumlah orangtua tampak membawa buah hatinya ke sana. Sesekali mereka memperingatkan anaknya agar jangan bermain di arena yang rusak karena takut terjatuh. Maklum saja sebab beberapa sarana permainan rusak. Papan perosotan sudah berlubang, arena jungkir patah dan arena putar yang digemari anak-anak rusak pada bagian tiang penyangga. Agung Putra mengatakan, sejumlah sarana bermain anak-anak di Lapangan Puputan Klungkung sudah rusak sejak satu minggu lalu. Awalnya papan perosotan hanya kelihatan retak. Setelah kembali ke sana keesokan harinya dia kaget melihat kondisi papan perosotan yang digemari buah hatinya tersebut sudah rusak dan berlubang. “Saya tidak tahu apakah ini disengaja atau tidak atau memang kualitas bahannya yang mungkin kurang bagus,” ujar salah seorang warga Klungkung tersebut. Ia berharap pemerintah segera memperbaiki, mengingat arena bermain anak-anak tersebut sangat digandrungi warga Klungkung sebagai sarana rekreasi sambil melakukan aktivitas olahraga bersama keluarga. “Kami hanya berharap segera diperbaiki. Kalau dibiarkan seperti ini, kami merasa waswas karena anak-anak bisa terjerembab

di mainan perosotan yang berlubang,” katanya. Arena bermain anak-anak di Lapangan Puputan Klungkung dipasang Pemkab Klungkung pada Desember 2015. Ada tujuh sarana bermain yang dibangun di sana dengan anggaran Rp 200 juta. Pembangunan arena bermain anak-anak ini untuk memberikan fasilitas kepada masyarakat khususnya anak-anak, termasuk menunjang Klungkung sebagai kabupaten ramah anak. Jenis permainan yang dipasang beragam, mulai dari ayunan hingga perosotan. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat diminta konfirmasinya mengakui sarana bermain anak-anak di Lapangan Puputan ada yang rusak. Ia tidak mengetahui pasti apa yang menyebabkan. Tetapi bupati melihat hal tersebut karena kualitasnya. Pihaknya langsung menindaklanjutinya untuk segera memperbaikinya. Bupati Suwirta menyayangkan pejabat terkait terkesan lambat dalam menanggapi keluhan masyarakat tersebut. “Kemarin malam saya sudah mendapatkan nomor telepon penyedia perlengkapan arena bermain. Saya telepon langsung untuk segera memperbaikinya. Perlu penambahan pasir pada arena biar teksturnya lembut, tidak padat seperti sekarang,’’ tegasnya. (kmb)

Bupati Suwirta Beri Arahan dan Motivasi Disbudpora Klungkung

Bali Post/kmb

KOLEKSI - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengecek koleksi di Museum Semarajaya.

Museum Semarajaya Perlu Tambah Koleksi Semarapura (Bali Post) –

Museum Semarajaya mesti diperbaiki dan bila perlu ditata ulang, mengingat banyak ruangannya yang terlalu hampa. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengatakan itu ketika mengecek kondisi museum yang berada satu kompleks dengan Taman Gili Kertha Gosa tersebut, Senin (16/1) kemarin. Ketika keliling museum, Bupati Suwirta juga melihat ada sejumlah koleksi yang perlu dikelompokkan dan dipajang di satu ruangan. Kondisi sejumlah ruangan juga dinilainya hampa dan dihinggapi jaring laba-laba. “Kami berharap petugas di museum dan di dinas ikut memelihara gedung peninggalan sejarah Belanda ini,” katanya. Pada bagian lain, bupati asal Ceningan, Nusa Penida itu menyebut koleksi yang dimiliki Museum Semarajaya masih kurang. Perlu diburu atau dicari lagi di tempat lain, termasuk koleksi sastra. Apalagi anak-anak penyuluh Bahasa Bali banyak menemukan lontar-lontar dari zaman dahulu yang dipamerkan dalam Festival Nusa Penida beberapa waktu lalu. “Seharusnya lontar-lontar tersebut ada di sini, biar museum ini ada banyak koleksi di bidang sastra,” ujarnya. Bupati Suwirta berencana membuat lagi satu duplikat mahkota Raja Klungkung untuk dipajang di museum. Sebab duplikat mahkota Raja Klungkung yang sekarang masih disimpan di brangkas. Begitu pula keris peninggalan zaman Kerajaan Klungkung, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk bisa dibuat duplikat dan dipajang di museum. “Soal keamanan sebe-

narnya tidak ada masalah. Hal itu tergantung kita sendiri mau menempatkan orang atau memasang CCTV. Terpenting Dinas Kebudayaan punya rasa memiliki gedung ini. Ini peninggalan zaman dulu dan kerajaan yang harus dipelihara,” tegas Suwirta. (kmb)

DEMI meningkatkan peran sekaa teruna dan seniman, Kepala Bidang Sejarah dan Tradisi Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Klungkung, Ni Made Rasmiati diimbau mendata kembali keberadaan sekaa teruna yang ada di Kabupaten Klungkung. Dinas Kebudayaan harus membuat surat ke desa-desa pakraman untuk mendata keberadaan sekaa teruna yang aktif dan tidak aktif. Hal itu disampaikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat mengunjungi Kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Klungkung, Senin (16/1) kemarin. Bupati Suwirta diterima Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Klungkung I Nyoman Mudarta beserta para kabid. ‘’Ini untuk mengetahui perkembangan seni dan budaya di samping memperkuat adat dan budaya yang ada di Kabupaten

Klungkung. Tingkatkan pembinaan seni dan budaya yang ada di masing- masing desa,’’ katanya. Bupati Suwirta berharap kepala dinas dan kepala bidang-bidang lainnya lebih berani masuk ke desa-desa melihat potensi yang ada, baik seni, budaya, peninggalan sejarah maupun cagar budaya yang mungkin masih ada di sejumlah desa. Segera dilakukan pendataan dan berkoordinasi dengan desa pakraman. “Kumpulkan tim ahli cagar budaya di Kabupaten Klungkung agar mendata dan mengkaji kembali peninggalan sejarah yang ada,” terangnya. Terkait Program Klungkung Menari, Bupati Suwirta mengimbau lembaga yang membidangi untuk bersurat ke desa-desa pakraman dan menginformasikan program pementasan seni yang ada. Di samping itu, berikan ruang seluasluasnya bagi para seniman dan budayawan untuk ikut tampil dalam acara yang digelar setiap akhir bulan.

KUNJUNGI – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta (kiri) mengunjungi Kantor Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Klungkung, Senin (16/1) kemarin. ”Bagi para seniman dan budayawan yang ada di Kabupaten Klungkung, saya buka

ruang untuk berkiprah. Berikan masukan dan motivasi gagasan yang baru untuk

memajukan seni dan budaya di Kabupaten Klungkung,” tandas Suwirta. (ad1602)


BULELENG

Selasa Paing, 17 Januari 2017

Data Tak Valid, Ribuan KIS Tak Terdistribusikan

Singaraja (Bali Post)Pendistribusian Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk ribuan masyarakat Kabupaten Buleleng bulan ini sudah selesai dilakukan pemkab melalui Dinas Sosial. Namun ribuan KIS kembali, salah satunya karena penerimanya sudah meninggal dunia. Kepala Dinas Sosial Buleleng Gede Komang, Senin (16/1) kemarin mengungkapkan pendistribusian KIS sudah dilakukan sejak 1 Januari 2017. Kuota kartu yang tercetak mencapai 86.258. Akan tetapi, berdasarkan laporan akhir dari petugas terdapat 8.632 kartu yang kembali. Rinciannya, akibat penerima telah meninggal 429 orang, tidak ditemukan atau pindah alamat 421 orang, sudah memiliki kartu 7.766 orang dan tidak miskin 16 orang. “Pendistribusian KIS sudah tuntas dilakukan hari ini (kemarin-red). Ada ribuan kartu yang kembali,” katanya. Data pendistribusian itu, kata dia bersumber dari pe-

merintah desa. Masih tercatatnya warga meninggal maupun lainnya sebagai penerima diindikasikan validasi dan verifikasi yang dilakukan sebelumya tidak berjalan secara maksimal. “Data ini didapatkan dari desa. Kalau misalnya verifikasinya benar, validasinya serius, tidak ada kartu yang kembali,” katanya. Guna medapatkan data yang akurat, pemerintah desa, sebut pejabat asal Tejakula ini sudah diminta melakukan verifikasi secara rutin. Hal itu penting dilakukan mengingat kondisi warga dan lingkungan yang bersifat dinamis. “Yang tahu kondisi masyarakat kan pemerintah desa. Jadinya kan tahu berapa warga meninggal, berapa pindah dan berapa yang datang. Ini harus divalidasi secara rutin. Saat ada bantuan, kan terarah sasarannya,” ungkapnya. Disampaikan Komang, kartu yang dikembalikan itu tidak dinyatakan hangus. Tetapi masih bisa digunakan untuk memenuhi kuota pada

Singaraja (Bali Post)Keikutsertaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Buleleng dalam Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) semakin banyak. Setelah sebelumnya yang menyatakan siap ikut baru SMPN 1 Singaraja, kini ada

sembilan sekolah lagi yang menyusul. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng I Gede Suyasa, mengatakan berdasarkan informasi beberapa waktu lalu, sekolah yang menyatakan siap mengikuti UNBK baru SMPN 1 Singaraja. Akan tetapi, dalam rapat persiapan UNBK yang berlangsung, Senin (16/1) kemarin sembilan sekolah juga menyatakan hal serupa. Sekolah tersebut yakni SMPN 3 Sawan, SMPN 1 Sukasada, SMPN 2 Seririt, SMPN 4 Seririt, SMPN 1 Gerokgak, SMPN 2 Singaraja, SMPN 4 Singaraja, SMPN 6 Singaraja, dan SMP Lab Undiksha. “Sekolah yang disepakati ikut UNBK ada sepuluh. Ada negeri dan swasta,” ujarnya.

pendistribusian bulan selanjutnya. “Yang dikembalikan ini akan dibagikan kepada masyarakat yang belum dapat. Itu tidak hangus,” tandasnya. (kmb45)

11 Kelola Dana BOS

Disdikpora Tak Ingin Kasek Terjerat Hukum Singaraja (Bali Post) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) tidak ingin kepala sekolah (kasek) di Buleleng terjerat kasus hukum dalam mengelola dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS). Menjelang pencairan dana BOS tahun ini, para Kepala Unit Pelaksana Pendidikan (UPP) se-Buleleng dikumpulkan di aula Disdikpora, Senin (16/1) kemarin. Para UPP ini mendiskusikan mekanisme dan regulasi yang mendasari pencairan dan pengelolaan dana BOS.

“Data ini didapatkan dari desa. Kalau misalnya verifikasinya benar, validasinya serius, tidak ada kartu yang kembali.” Kepala Dinas Sosial Gede Komang

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Made Astika mengatakan, tahun ini Buleleng mendapatkan jatah BOS SD sebesar Rp 53,195 miliar lebih. Sesuai mekanisme, dana BOS itu direalisasikan dalam empat tahap. Tahap pertama (periode Januari, Februari, dan Maret) dibayarkan 20 persen. Tahap dua (April, Mei, dan Juni) direalisasikan 40

persen. Sedangkan pencairan ketiga sebesar 20 persen (Juli, Agustus, dan September), dan tahap empat (Oktober, November, dan Desember) dibayarkan 20 persen. “Sekarang kepala sekolah sudah menyusun rencana kerja anggaran sekolah (RKAS). Kami secara lisan sudah menyampaikan mekanisme ini harus dipatuhi, termasuk tahapan pencairan-

nya,” katanya. Menurut Astika, kepatuhan kepala sekolah dalam mengikuti juknis pemanfaatan dana BOS ini menjadi perhatian tim yang dibentuk Disdikpora. Pasalnya, dari pengalaman pengelolaan dana BOS tahuntahun sebelumnya masih ada dokumen RKAS pemanfaatan jatah dana ini tidak mengikuti juknis.

Dia mencontohkan, item anggaran untuk minum harian sekolah. Para guru dan pegawai sudah mendapat tunjangan lauk pauk, harusnya tidak lagi dianggarkan untuk minum harian di sekolah. Selain itu, pembayaran honor juga harus diperhatikan karena kalau tidak disusun dengan cermat bisa saja akan memunculkan temuan pada saat pemeriksaan dokumen keuangan. “Secara berjenjang mulai dari UPP dan kemudian kepala sekolah akan kami kumpulkan agar juknis ini diperhatikan, sehingga harapan kita tidak ada kepala sekolah terjerat kasus hukum,” tegasnya. (kmb38)

Acara Puncak Dies Natalis Ke-24

Bertambah, SMP yang Mengikuti UNBK Undiksha Komitmen Cetak SDM Berkualitas dan Kompetitif

Bali Post/kmb45

I Gede Suyasa

Di balik kesiapannya itu, seluruh sekolah tersebut belum didukung dengan infrastruktur yang memadai. Menyikapi kondisi demikian, pelaksanaan ujian nantinya akan dilakukan dengan menumpang di SMA/SMK yang sudah siap menyelenggaran ujian berbasi IT itu yang jaraknya tidak lebih dari lima kilometer. “Jadi siswanya yang ikut ujian di SMA atau SMK. Bukan alatnya yang dibawa ke SMP,” jelasnya. Sesuai petunjuk pelaksanaan yang diterbitkan kementerian, mengharuskan sekolah yang menyelenggarakan UNBK minimal memiliki 20 buah komputer dan sebuah server dengan spesifikasi khusus. Sekolah juga tidak berada di blank spot area. (kmb45)

PILKADA Pengawas TPS Mesti Jeli Awasi Pemilih yang Mewakilkan Singaraja (Bali Post) Sebanyak 1.086 orang pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) dikukuhkan, Senin (16/1) kemarin. Mereka akan ditugaskan mengawasi pencoblosan hingga tahapan penghitungan suara di masing-masing TPS. Tidak hanya itu, pengawas TPS dituntut jeli mengawasi pemilih yang mewakilkan pemilih pada saat pencoblosan, 15 Februari 2017 mendatang. Pengukuhan ribuan pengawas TPS kemarin dipusatkan di gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja, dihadiri Plt. Bupati Buleleng Made Gunaja, utusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Nelson Simanjuntak, Ketua Bawalsu Bali Ketut Rudia, dan Ketua Panwaslih Buleleng Ketut Ariyani. Nelson mengatakan, tahapan pencoblosan dan penghitungan suara di tingkat TPS menjadi titik krusial dari seluruh tahapan pilkada. Pada tahapan ini kerap kali muncul persoalan yang berpotensi mengganggu jalannya tahapan akhir pilkada. Dia mencontohkan, pada pencoblosan harus diwaspadai adanya pemilih yang mewakili pemilih. Perhatikan jumlah pemilih yang diwakilkan. Jangan sampai pihak yang mewakilkan itu melakukan tindakan curang dengan mewakilkan lebih dari

satu pemilih. Menurut Nelson, petugas pengawas TPS ini jika menemukan kecurangan harus dilaporkan kepada Petugas Pengawas Lapangan (PPL) dan direkomendasikan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Rekomendasi ini memerintahkan agar dilakukan pemungutan suara ulang. Regulasi mengatur, jika dalam pencoblosan ditemukan pemilih mewakilkan lebih dari satu pemilih yang memiliki hak pilih, maka harus dilakukan pemungutan suara ulang. Sementara itu ,Ketua Panwaslih Buleleng Ketut Ariyani mengatakan, pengawas TPS ini direkrut dari masing-masing desa dan kelurahan. Selain fokus mengawasi tahapan

pencoblosan, pihaknya juga mulai memetakan beberapa TPS yang tergolong rawan kecurangan. Dari 1.086 TPS, panwaslih telah memetakan TPS yang dikategorikan rawan. Indikator penentuan TPS rawan itu berdasarkan pengalaman tahapan pemungutan suara dalam pelaksanaan pilkada atau hajatan pemilu dulu. “Menurut analisa dan pengalaman hajatan pemilu terdahulu, kami telah petakan TPS yang menurut kami rawan akan terjadi kecurangan. Jumlah yang jelas banyak dan tidak bisa kita sebut. Ini juga akan menjadi perhatian pengawas di TPS dan PPL yang kami turunkan pada pencoblosan,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/ist

DIKUKUHKAN - Sebanyak 1.086 petugas pengawas TPS dikukuhkan kemarin.

Ribuan Surat Suara Rusak

Singaraja (Bali Post) Sebanyak 4.025 lembar surat suara yang diterima KPU Buleleng dari pihak percetakan mengalami kerusakan. Temuan kerusakan surat suara ini setelah KPU melakukan pemilahan (sortir) yang dilanjutkan dengan pelipatan surat suara. Komisioner KPU divisi Logistik Luh Putu Sri Widyastini di ruang kerjanya, Senin (16/1) kemarin mengatakan saat ini pihaknya telah memilah dan melipat sebanyak 423.000 lembar surat suara, dari total 600.492 lembar surat suara. Sejak hari pertama pemilahan dan pelipatan ditemukan sebanyak 4.025 lembar surat suara rusak. Kerusakan surat suara itu mulai dari cetakannya buram dan warna foto pasangan calon bupati dan wakil bupati kabur. Selain itu, ada ratusan lembar surat suara cetakannya tidak sem-

purna, karena ada tinta yang meleset. Menurut Widyastini, KPU akan melakukan pemilahan ulang. Ini untuk memastikan apakah bisa dimasukkan dalam kategori surat suara rusak atau tetap dapat digunakan pada pencoblosan 15 Februari 2017 mendatang. Ini karena KPU menetapkan surat suara rusak apabila ditemukan lembarannya robek, warna buram atau fotonya kabur. Apabila dari pemilahan itu surat suara yang masuk kategori rusak, KPU meminta pengganti berdasarkan jumlah surat suara yang rusak. Terkait, surat suara yang cetakannya tidak sempurna, pihaknya akan berkoordinasi dengan KPU Bali dan KPU-RI untuk mendapatkan petunjuk, apakah surat suara itu bisa digunakan atau tidak. Seperti diberitakan sebelumnya, KPU Buleleng menerima kiriman surat suara dari

percetakan sebanyak 600.492 lembar. Jumlah logistik ini terdiri dari 583.381 lembar surat suara sesuai dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT). Selain itu KPU Buleleng mencetak cadangan surat suara sebanyak 2,5 persen dari DPT atau sebanyak 15.111 lembar dan 2.000 lembar surat suara untuk pemungutan suara ulang (PSU). Saat ini KPU sedang menunggu kiriman daftar pasangan calon (DPC), sisa alat tulis kantor, sisa sampul, maupun formulir. Rencananya. Untuk formulir akan diterima, Jumat (20/1) minggu ini. Setelah seluruh logistik itu lengkap, KPU mengkemas ke dalam kotak suara. Tahapan ini melibatkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Pendistribusian akan dilakukan pada tiga hari sebelum pencoblosan. (kmb38)

UNIVERSITAS Pendidikan Ganesha (Undiksha) merayakan Dies Natalis ke24, Senin (16/1) kemarin. Acara puncak tersebut sebagai bentuk syukur atas prestasi dan penghargaan yang telah berhasil diperoleh, khususnya pada 2016. Melalui acara itu, universitas negeri di Bali Utara ini juga akan semakin mengepakkan sayap sebagai produsen SDM yang berkualitas dan kompetitif dalam konstelasi pergaulan masyarakat dunia. Pada acara yang dikemas melalui Sidang Terbuka Senat Undiksha, Rektor Undiksha, Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd., mengatakan sepanjang 2016 universitas ini sudah berhasil meraih peringkat I, II dan III dalam berbagai ajang perlombaan karya tulis, olah raga dan seni tingkat internasional, nasional dan regional. Selain itu, juga mendapat kesempatan untuk ikut dalam kegiatan Indonesia Innovations dan Innovators Expo tahun 2016, lolos dalam riset dan program bergengsi seperti Insinas, LPDP, CPPT, dan

revitalisasi LPTK. “Tahun lalu berbagai penghargaan sudah berhasil diraih. Baik dari dosen maupun mahasiswa,” katanya. Sesuai data terakhir (Juli 2016) Ranking Webometrik Undiksha berada pada peringkat 55 dari 474 Universitas di Indonesia, dan peringkat 4.448 Dunia dari 11.996 Universitas. Sedangkan menurut klasifikasi dan pemeringkatan perguruan tinggi Indonesia tahun 2016, berada di urutan ke-46. Selain itu, Undiksha juga telah dipercaya untuk membina dua program studi S-3 (Pendidikan Dasar dan Ilmu Pendidikan), satu Program Studi S-2 (Pendidikan Olahraga), dan Program Studi S-1 (Kimia), serta sudah melakukan proses pengintegrasian Akbid Pemprov Bali ke Undiksha Per Januari 2017. “Hal ini merupakan langkah awal dan menjadi embrio dalam pengembangan Program Studi Pendidikan Kedokteran di universitas ini,” tegas Jampel. Guna melahirkan SDM unggul sesuai tema Dies Natalis, rektor kelahiran Ba-

dung, 10 Oktober 1959 ini mengaku sudah menyiapkan beberapa langkah penting sebagai acuan, mulai dari publikasi karya, pengembangan program kerja sama pendampingan dan sentral binaan kawasan, menyiapkan dan menyelenggarakan forum akademik yang berskala nasional dan internasional, penyelenggaraan PPL, PKL, dan KKN di luar daerah Provinsi Bali sebagai bentuk pembuktian daya saing kelembagaan, melakukan pengembangan dan penemuan sumber-sum-

ber pendanaan penyelesaian pembangunan infrastruktur kampus. Sementara itu, Gubernur Bali I Made Mangku Pastika dalam sambutannya yang dibacakan Sekdisdikpora Bali I Wayan Serinah, menyampaikan melalui dies ke-24 ini Undiksha diharapkan terus meningkat kualitas yang nantinya mampu melahirkan SDM yang cerdas, jujur, kreatif dan tangguh dalam mengahadapi tantangan global yang semakin ketat. (ad1603)

PUNCAK - Acara puncak Dies Natalis Undiksha ke-24, Senin (16/1) kemarin.

Divisitasi Kemenkes

RSUD Buleleng Ingin Jadi RS Pendidikan Singaraja (Bali Post) RSUD Buleleng sedang menjalani masa penilaian (visitasired) oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Penilaian tersebut sebagai persiapan rumah sakit ini meningkatkan kelasnya menjadi rumah sakit pendidikan. Peningkatan status itu sekaligus mendukung rencana Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja membuka Fakultas Pendidikan Dokter. Penilaian dipusatkan di aula RSUD, dihadiri oleh Kasubdit Bina Pelayanan Kesehatan Rujukan di RS Pendidikan Ina Rosalina, didampingi Direktur RSUD Gede Wiartana dan Ketua DPRD Buleleng Gede Supariatna. Gede Wiartana mengatakan, selama ini rumah sakit yang dipimpinnya itu masih menyandang predikat rumah sakit pendidikan satelit yang masuk dalam bagian RS Sanglah, yang diperkuat oleh Fakultas Kedokteran Unud. Sejalan dengan perkemban-

gan fisik sarana prasaran dan sumber daya manusia, RSUD Buleleng sedang mengejar predikat menjadi rumah sakit pendidikan. Administrasi yang dipersyaratkan sudah diajukan kepada Kemenkes RI. Sesuai dengan regulasi, persyaratan administrasi itu tidak cukup sebelum Kemenkes RI melakukan penilaian terhadap persiapan sarana prasarana dan pendukung lain. Menurut Wiartana, predikat rumah sakit pendidikan ini tidak hanya untuk kepentingan RSUD saja. Namun juga untuk mendukung rencana Undiksha Singaraja membuka Fakultas Pendidikan Dokter. Pasalnya, predikat rumah sakit pendidikan itu dijadikan syarat utama bagi Undiksha membuka Fakultas Pendidikan Dokter. Selama ini pihaknya sudah menyiapkan sarana mulai dari ruang kuliah di rumah sakit dan sarana penunjang praktek bagi mahasiswa. Kasubdit Bina Pelayanan Kesehatan Rujukan di RS

Pendidikan Rosalina mengatakan, penilaian ini untuk mencocokkan antara berkas persyaratan administrasi yang sudah diajukan oleh manajemen RSUD. Dalam dua bulan ke depan, Kamenkes akan mengeluarkan standar nilai berdasaran penilaian yang sudah dilakukan. Penilaian ini menitikberatkan pada dukungan sarana dan prasarana fisik rumah sakit yang akan menaikkan predikat menjadi rumah sakit pendidikan. Rosalina mengatakan, rumah sakit pendidikan harus bekerja sama dengan perguruan tinggi (PT) yang memiliki Fakultas Kedokteran. Terkait usulan Undiksha membuka Fakultas Pendidikan Dokter itu, pihaknya menilai peluang itu memungkinkan untuk direalisasikan. Bahkan dari persiapan yang sudah dilakukan mencapai 75 persen itu diyakini Undiksha akan memiliki Fakultas Pendidikan Dokter. Ketua DPRD Gede Supariatna, mengatakan upaya RSUD

meningkatkan predikatnya itu sebagai langkah maju untuk mengembangkan fasilitas kesehatan yang mumpuni untuk masyarakat Buleleng maupun dari daerah-daerah lain. Selain itu, peningkatan predikat menjadi rumah sakit pendidikan dan mendukung Undiksha membuka Fakultas Pendidikan Dokter juga sebagai kemajuan bagi daerah, karena keinginan Undiksha membuka Fakultas Pendidikan Dokter menjadi keinginan insan pendidikan dan masyarakat Buleleng. (kmb38)

Singaraja (Bali Post)Potensi pertanian di Kabupaten Buleleng cukup besar. Tak sedikit masyarakat yang menjadikannya sebagai sumber penghasiln utama. Guna menggeliatkan itu, pemkab merencanakan lebih fokus melakukan penggarapan pada 2018 mendatang. Hal

tersebut terungkap dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tahun 2017 yang berlangsung di Balai Serbaguna Desa Subuk, Busungbiu, Senin (16/1) kemarin. Musrenbang dibuka Plt. Bupati Buleleng Ir. I Made

Gunaja, M.Si., dihadiri Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, MP., para asisten, staf ahli, kepala SKPD beserta camat di lingkup Pemkab Buleleng. Kepala Bappeda dan Litbang Buleleng Ir. Gde Dharmaja, M.Si., mengatakan pada 2018 penggarapan sektor pertanian tak hanya difokuskan pada hulu saja, tetapi juga sampai hilir. “Sektor pertanian ini akan digarap secara maksimal. Semua dari hulu dipersiapkan dan penangan proses panen juga akan digarap,” jelasnya. Guna mewujudkan rencana itu, sektor pertanian ini juga harus diimbangi dengan peningkatan kualitas infrastruktur, salah satunya jaringan irigasi. Oleh karenanya bidang itu nantinya juga turut mendapatkan perhatian. “Dengan irigasi yang bagus, otomatis pertanian tersebut akan berjalan dengan sangat bagus,” im-

buhnya. Dharmaja tak menampik setiap Musrenbang berlangsung, terdapat sejumlah program yang diusulkan berulang-ulang. Akan tetapi itu belum bisa terealisasi. Hal tersebut disebabkan anggaran yang terbatas dan kebutuhan yang banyak. “Semua usulan tidak bisa dikerjakan sekaligus karena kebutuhan yang banyak dan anggaran yang terbatas. Namun kita mengerjakan hal yang sudah menjadi skala prioritas,” tegasnya. Sementara itu, Plt. Bupati Made Gunaja mengatakan musrenbang ini sebagai salah satu upaya untuk menggali sebagian besar persoalan-persoalan yang dihadapi oleh masyarakat, salah satunya sektor pertanian. “Sektor pertanian dalam arti luas cocok digarap pada tahun 2018, karena masyarakat sebagian besar hidup dari pertanian,” pungkasnya. (kmb45)

Bali Post/dok

Gede Wiartana

Pemkab Garap Pertanian dari Hulu hingga Hilir

Bali Post/kmb45

MUSRENBANG - Musrenbang tingkat Kecamatan Tahun 2017, yang berlangsung di Balai Serbaguna Desa Subuk, Busungbiu, Senin (16/1) kemarin.


JEMBRANA

12

Selasa Paing, 17 Januari 2017

Oknum Dewan Diperiksa BK

Dicecar 40 Pertanyaan, Dipastikan Kena Sanksi Negara (Bali Post) – Badan Kehormatan (BK) DPRD Jembrana menggelar sidang tertutup di ruang Badan Legislatif (Banleg), Senin (16/1) kemarin menyikapi kasus oknum Dewan yang terjaring operasi yustisi beberapa waktu lalu. Dalam sidang itu, juga dihadiri oknum Dewan, IKAY sebagai terperiksa. IKAY pun dicecar 40 pertanyaan terkait dirinya ketika terjaring operasi yustisi di salah satu kamar hotel dengan wanita lain, NPLY.

Bali Post/olo

TERJUN – Truk engkel yang terjun ke sungai Gumbrih setelah menabrak payal jembatan. Diduga truk oleng akibat jalan licin.

Jalan Licin, Truk Terjun ke Sungai

Negara (Bali Post) – Sejumlah warga di Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Senin (16/1) sore kemarin dikejutkan dengan kecelakaan tunggal sebuah truk engkel. Truk dengan nomor polisi DK 9696 GG itu menghantam payal jembatan hingga terjun ke dasar sungai. Beruntung, sopir dan penumpang truk hanya mengalami luka-luka. Sejumlah saksi mata menyebutkan saat itu truk melaju dari arah barat (Gilimanuk). Ketika melintas di TKP, truk oleng. Kuat dugaan, olengnya

truk yang dikemudikan Yusuf (28), warga Mengwi, Kabupaten Badung itu lantaran jalannya licin. Selanjutnya, truk menabrak pengaman jembatan dan jatuh ke dasar sungai sedalam 10 meter. Kejadian ini sempat menjadi tontonan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Karena banyaknya warga yang berbondong-bondong ke TKP, arus lalu lintas sempat tersendat. Jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Jembrana langsung turun ke TKP. “Kejadiannya, tepat di jalan

umum Denpasar-Gilimanuk, kilometer 63-64, Kecamatan Pekutatan,” kata Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Nyoman Sukadana. Akibat kecelakaan itu, sopir mengalami luka lecet pada dada dan memar pada lengan kiri. Sedangkan, penumpang truk yakni Arif (37) asal Jember mengalami luka pada betis, patah tangan kanan dan nyeri di pinggang. Setelah beberapa jam, truk yang mengalami kerusakan berat itu berhasil dievakuasi. (kmb26)

Penyerahan – Penyerahan klaim jaminan kecelakaan kerja dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali 1 di lingkup Pemkab Jembrana. Bupati Jembrana menyerahkan klaim kepada ahli waris didampingi Kepala Kantor Bali 1 Denpasar, Novias Dewo Santoso.

Penyerahan Klaim Jaminan Kecelakaan Kerja

Bupati Harapkan Usaha Ikut BPJS Ketenagakerjaan Negara (Bali Post) – Setiap usaha yang memiliki tenaga kerja yang akan mengurus izin usaha di Jembrana diminta untuk mengikuti Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Pasalnya, keberadaan BPJS Ketenagakerjaan ini sangatlah membantu masyarakat, khususnya ketika terjadi musibah kecelakaan kerja apalagi hingga menimbulkan korban jiwa. Hal itu ditegaskan Bupati Jembrana I Putu Artha saat penyerahan klaim jaminan kecelakaan kerja dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali 1 Denpasar di Kantor Bupati Jembrana, Senin (16/1) kemarin. Di awal tahun 2017 ini, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali 1 menyerahkan klaim jaminan kecelakaan kerja kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan di Bagian Umum Pemkab Jembrana yang bertugas di Satpol Pamong Praja, Mohamad Lani asal Melaya Tengah, Desa Melaya. Almarhum Lani mengalami kecelakaan kerja saat dinas. Penyerahan klaim senilai total Rp 75.699.890 dilakukan Kepala Kantor Bali 1 Denpasar, Novias Dewo Santoso kepada Bupati Jembrana I Putu Artha dan selanjutnya diserahkan ke ahli waris, Luluk Latifah. Di selasela penyerahan klaim yang dihadiri Kepala Cabang Perintis Tabanan, Kabid Pelayanan dan Kabid Bukan Penerima Upah Cabang Bali 1 Denpasar ini, Bupati Artha menekankan semua badan usaha, baik formal maupun informal di Kabupaten Jembrana diwajibkan dapat mendaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sesuai dengan amanah UU 40/2004 tentang sistem jaminan

sosial nasional dan UU 24/2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Begitu halnya, sektor Jasa Kontruksi (Jakon) juga wajib mendaftarkan karyawannya. Bupati juga menginstruksikan kepada Dinas Perizinan agar mengharuskan usaha yang mencari izin usaha, khususnya yang menggunakan tenaga kerja untuk mendaftarkan para tenaga kerjanya. “Ini suatu bukti bahwa betapa bermanfaatnya BPJS. Maka dari itu, saya minta setiap yang berurusan dengan perizinan terutama yang mempunyai usaha apalagi mempekerjaakan tenaga kerja supaya diarahkan mereka untuk mencari BPJS,“ tegasnya. Disebutkan dari pihak

BPJS Ketenagakerjaan, bahwa rincian klaim itu terdiri dari santunan berkala Rp 4.800.000, santunan kematian sebesar Rp 51.120.000, biaya pemakaman Rp 3.000.000, santunan beasiswa senilai Rp 12.000.000 dan Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp 4.779.890. Sudah menjadi kewajiban BPJS Ketenagakerjaan bilamana ada peserta yang mengalami resiko kecelakaan kerja atau meninggal dunia mendapatkan klaim jaminan kecelakaan kerja. Sementara pihak ahli waris mengaku, kalau santunan yang diterimanya itu akan digunakan untuk keperluan anak sekolah termasuk keperluan sehari-hari. (kmb26/k100)

Hasil keputusan BK, IKAY ini dipastikan kena sanksi. Sayangnya, sanksi tersebut masih disembunyikan pihak BK. Nantinya, hasil sidang itu akan dilaporkan ke pimpinan DPRD dan disampaikan dalam rapat paripurna internal. “Dari hasil rapat internal BK, diputuskan Dewan terperiksa ini (IKAY-red) dikenai sanksi,” kata Ketua BK DPRD Jembrana, I Komang Dekritasa usai sidang. Dekritasa menjelaskan, hampir semua pertanyaan itu tidak ada bantahan. Akan tetapi, ada beberapa perbedaan dengan saksi. Dari pemeriksaan itu, selanjutnya

BK yang dihadiri seluruh anggotanya yakni Putu Kamawijaya, Putu Gede Suegardanacita, H. Yunus dan I Ketut Suarta melakukan rapat intern. “Ya...yang bersangkutan kena sanksi,” ucapnya. Menurut Dekritasa, pihaknya mengambil keputusan sesuai Peraturan DPRD nomor 1 tahun 2014 tentang Tata Tertib DPRD pasal 102. Dalam pasal itu disebutkan anggota Dewan yang tidak melakukan kewajiban dikenai sanksi. Berlanjut pada pasal 103, dijelaskan sanksi itu bisa berbentuk teguran lisan, teguran tertulis dan atau

pemberhentian dari pimpinan pada alat kelengkapan. “Bentuk sanksinya masih kami pegang. Nanti kami sampaikan ke pimpinan (DPRD) dan di rapat paripurna internal,” tambahnya. Lebih lanjut dikatakan, oknum Dewan ini memberikan keterangan dengan lancar dan tidak ada bantahan. Sanksi yang akan diberikan ini, menurutnya, masih bisa berubah apabila ada perkembangan lain di kepolisian maupun di internal partai yang bersangkutan. Seperti diberitakan sebelumknya, oknum anggota DPRD Jembrana ini terjaring operasi yustisi Polres Jem-

Bali Post/olo

I Komang Dekritasa

brana di salah satu kamar hotel bersama wanita berinisial NPLY. Dari keterangan saksi perempuan, disebutkan keduanya saat itu bertemu untuk membahas soal bisnis. Dalam pemeriksaan kemarin, oknum Dewan terperiksa ini juga menyebutkan alasan yang sama. (kmb26)

Diduga Tanah Terlalu Asam

Hektaran Padi di Subak Kedua Lelateng Mati

Negara (Bali Post) Hektaran tanaman padi di Subak Kedua Lelateng, Negara, sejak sepekan terakhir berubah warna. Warnanya merah dan lama kelamaan tanaman padi jadi mati. Belum diketahui pasti penyebabnya, apakah padi itu terserang hama atau disebabkan karena tanahnya telalu asam. Bahkan, ada juga yang mengatakan diserang wereng. Padahal, padi itu berusia lebih dari 25 hari. Salah seorang petani penggarap, Nyoman Sunantra (55), asal Lelateng saat ditemui, Senin (16/1) kemarin mengaku tidak mengetahui apa yang menyebabkan padinya berwarna merah seperti itu. “Di sini memang kelebihan air karena sawah lebih rendah dari sungai. Saya lihat akarnya tidak berkembang. Kami belum tahu cara menanganinya. Kami berharap PPL bisa turun memberikan solusi dan bantuan,” ujarnya. Menurutnya, jika sawahnya dikeringkan, dikhawatirkan rumput akan semakin banyak. Disebutkan, dari 1 hektar sawah yang digarap, 50 are padinya berwarna merah dan nyaris mati. Ia khawatir jika tidak bisa ditanggulangi maka akan mengalami kerugian. Tidak hanya padi miliknya mengalami hal itu, tetapi juga yang lainnya. “Totalnya sekitar 6 hektar,” ucapnya. Selain dugaan tanah yang asam, juga karena wereng dan hama. Ia sejak lama su-

dah mengeluhkan masalah pabrik tempe yang ada di hulu dan mengakibatkan air irigasi sering menghitam. “Dulu sebelum ada perumahan dan pabrik tempe, padi di sini bagus. Setelah ada itu, tanaman padi jadi seperti ini,” duganya. Terkait hal itu, ia juga sudah pernah melaporkan kondisi tersebut ke Lurah Lelateng. Namun, sampai saat ini kondisi tersebut belum ada perbaikan. Kemudian,

Mansuri, penggarap sawah di Subak Kedua, Budeng dan Tegalcangkring mengaku sebelumnya padi miliknya juga memerah. Akan tetapi, ia sempat mengeringkan sawahnya dan kini padinya banyak tumbuh rumput. “Rencananya, nanti saya semprot sehingga rumputnya mati. Kalau di sini memang pembuangan air tidak bagus. Menangani padi yang merah memang harus berani berkorban membeli dolomit

atau kaptan sejenis kapur untuk meningkatkan PH tanah,” tandasnya. Sementara itu, Kadis Pertanian dan Perkebunan Pemkab Jembrana Ketut Wiratma saat dikonfirmasi mengaku pihaknya belum mendapat laporan terkait hal itu. “Nanti petugas kami akan segera mengecek. Setelah itu baru bisa diketahui penyebabnya dan bagaimana penanganannya,” jelasnya. (kmb)

Bali Post/kmb

PERIKSA - Salah seorang petani di Subak Kedua Lelateng, Negara terlihat memeriksa kondisi tanaman padi yang memerah.

Harga Cabai Masih Tinggi Negara (Bali Post) Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag), Senin (16/1) melakukan sidak dan pemantauan harga cabai di Pasar Umum Negara. Sidak ini dilakukan guna mengetahui harga dan distribusi cabai di Kabupaten Jembrana. Ada enam pasar disidak. Hasilnya, harga cabai rawit merah di masing-masing pasar berkisar Rp 85 ribu hingga Rp 100 ribu per kilogram. Harga

ini dinilai masih cukup tinggi. Minimnya pasokan dari petani dan pengepul ke pasaran akibat gagal panen menjadi penyebab utama harga cabai masih sangat mahal. Mahalnya harga cabai ini juga membuat para pembeli mengalami penurunan. Sebab, banyak pembeli yang mengurangi jumlah pembelian sehingga pasokan cabai di pedagang banyak yang busuk. tentunya, kondisi ini juga membuat pedagang merugi.

Salah seorang pedagang, Komang Suardana mengatakan sejak seminggu ini harga cabai masih tinggi. Hal senada juga dikatakan Ketut Suartini, pedagang cabai lainnya. Dia memperoleh cabai dari Jawa karena di Bali sudah tidak ada. Plt. Kepala Dinas Koperindag Jembrana Made Sudantra mengaku harga cabai yang masih tinggi ini nantinya akan dijadikan dasar evaluasi dari tim pengendali inflasi

daerah untuk selanjutnya dilakukan tindakan. Apakah akan diadakan pasar murah atau bagaimana untuk menekan harga cabai yang semakin mahal. Dari sidak tersebut harga cabai merah besar harganya Rp 25 ribu per kilogram. Harga bawang merah dan bawang putih Rp 30 ribu sampai Rp 34 ribu per kilogram. Sedangkan, harga sembako lainnya terpantau masih normal. (kmb)


Selasa Paing, 17 Januari 2017

KARANGASEM

13

Konsumsi ”Tuak”

Tabrak Pohon, Kakek Kritis Amlapura (Bali Post) Kebanyakan mengkonsumsi tuak mengakibatkan I Made Sudiasih (58), harus berhadapan dengan maut. Kakek asal Banjar/ Desa Macang, Bebandem, Karangasem itu kondisinya kritis setelah motornya menabrak pohon perindang di depan Kuburan Muslim, di wilayah Banjar Bungaya Kangin, Karangasem, Minggu (15/1) malam. Kecelakaan lepas kendali sekitar pukul 23.39 itu terjadi akibat Kakek Sudiasih menegak miras. Saat itu korban yang dalam kondisi mabuk diduga hendak pulang ke rumahnya di Macang. Dia, mengendari sepeda motor Yamaha Jupiter DK 3366 SS. Korban meluncur dari arah selatan ke utara. Sayangnya meski dalam kondisi mabuk berat, korban memacu kendaraanya di ruas jalan Amlapura-Bebandem itu dengan kecepatan tinggi. Kecelakaan tersebut menjadi ironi karena terjadi di ruas jalan lurus dan dengan lampu penerangan jalan cukup baik. Karena itulah pihak kepolisian menyimpulkan lakalantas itu terjadi karena kelalaian korban sendiri. Korban menabrak pohon perindang di kiri jalan, akibat berkendara sepeda motor dalam kondisi mabuk berat. ‘’Ini merupakan kasus out of control. Korban menabrak pohon dalam kondisi mabuk,’’ terang Kasubag Humas Polres, AKP I Komang Orta, seizin Kapolres AKBP Sugeng Sudarso. Korban mengalami pembengkakan pada kepala belakang dan patah kedua tangannya. Korban sempat dilarikan ke RSUD Karangasem. Namun, karena lukanya parah hingga membuat kesadarannya terus menurun, pihak rumah sakit memutuskan merujuknya ke RSUP Sanglah. (kmb)

Kakak-Adik Jual Sabu-sabu Amlapura (Bali Post) Sat. Reskoba Polres Karangasem menangkap dua orang warga Banjar Pelisan, Desa Tianyar Tengah, Kubu, akhir pekan lalu. Dua bersaudara I Wayan Darma Yasa alias Lanus (47) dan I Kadek Sumadi alias Dek Tag (37) yang merupakan kakak-adik itu digelandang ke Mapolres karena kedapatan menyimpan 23 paket sabu-sabu. Sebetulnya, kedua pelaku itu sudah menjadi target polisi cukup lama, namun penangkapan baru bisa dilakukan Jumat (13/1) lalu. Itupun setelah polisi melakukan penyamaran. Untuk membekuk kedua pengedar jaringan narkoba Denpasar itu, seorang polisi harus melakukan penyamaran, dengan berpura-pura menjadi petugas PLN dan langsung menyasar rumah Darma Yasa. Si empunya rumah pun terkecoh dan tanpa curiga mengantar personel Reskoba itu mengecek meteran listrik di rumahnya. Peluang yang di depan mata langsung dimanfaatkan anggota tim buru sergap Reskoba yang sejak awal memantau dari kejauhan. Bukan hanya Darma Yasa yang disergap, tapi juga Kadek Sumadi yang saat itu berada di jalan setapak dekat rumah sang kakak. Polisi meyakini targetnya tidak meleset, karena saat melakukan penyergapan mereka melihat Sumadi membuang satu paket kecil sabu-sabu. Setelah kejadian itu polisi lalu melakukan penggeledahan di rumah dan seputaran perkarangan rumah Darma Yasa. Hasilnya, di halaman utara rumah ditemukan satu buah botol plastik bekas yang berisi 17 paket sabu dengan berat bersih 1,03 gram. Botol plastik itu dikubur di bawah tumpukan besi. Selain itu di dapur, di bawah keranjang plastik ditemukan lagi 5 paket sabu-sabu dengan berat bersih 1,08 gram. Kelima paket sabu tersebut disimpan dalam botol plastik bekas botol kosmetik dan terbungkus kantong bungkus permen. Kedua pelaku mengakui narkotika golongan satu itu milik mereka. Semadi sebagai pemasok sedangkan Darma Yasa bertugas menjual. 17 paket pertama termasuk paket sabu-sabu yang sempat dibuang Semadi, dijual Rp 500 ribu per paket. Sedangkan 5 paket lainnya dijual Rp 1 juta per paket. Semua paket sabu-sabu itu sudah mereka kuasai sejak tiga minggu sebelum penangkapan. ‘’Pelanggannya masih kita selidiki lebih dalam. Namun berdasarkan keterangan kedua pelaku, pembelinya berasal dari daerah setempat,’’ terang Wakapolres Karangasem, Kompol AA Mudita, saat ekspos kasus di Mapolres, Senin (16/1) kemarin. Selain paket sabu-sabu siap edar, dalam penyergapan itu polisi juga mengamankan barang bukti lain. Di antaranya satu buah HP, sedotan dan uang hasil penjualan Rp 500 ribu. Semua barang bukti tambahan itu ditemukan di bawah tempat tidur Darma Yasa. Meski kesehariannya berprofesi sebagai petani, polisi cukup kesulitan meringkus keduanya. Selain medan yang relatif sulit, kedua pelaku tergolong licin. Butuh waktu dua minggu bagi anggota Sat. Reskoba untuk melakukan penyelidikan. Sat. Reskoba sendiri masih melakukan pendalaman utamanya menyangkut jaringan pelaku di Denpasar. ‘’Tim Reskoba turun ke lokasi sekitar pukul 10.30, penyergapan sekitar pukul 12.30 wita. Semuanya masih didalami lagi,’’ tegas Kapolres AKBP Sugeng Sudarso. (kmb)

Bali Post/kmb

PAKET SABU - Wakapolres Karangasem saat menunjukkan barang bukti 23 paket sabusabu di Mapolres Karangasem.

Bali Post/kmb31

RAPAT - Sekda Karangasem dan jajarannya saat mengikuti rapat kerja dengan gabungan komisi DPRD Karangasem, kaitan dengan penundaan perekrutan tenaga guru kontrak.

Mutasi ASN Amburadul

Dewan Panggil Eksekutif

Karangasem (Bali Post) Mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Karangasem akhirnya disikapi lembaga DPRD Karangasem. Mutasi yang kacau, berujung pemanggilan eksekutif ke DPRD Karangasem, Senin (16/1) kemarin. Bagaimanakah ekspektasi Dewan terhadap mutasi Aparatur Sipil Negara yang masih dianggap amburadul tersebut? Hasil rapat kerja eksekutif dengan gabungan komisi, memutuskan masalah mutasi ASN dibahas lebih lanjut melalui pansus. Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi mengatakan, sejak mutasi pertama hingga mutasi susulan lainnya, pihaknya mengaku banyak menerima keluhan, misanya mutasi di kalangan para guru. Ada di satu sekolah dimutasi empat orang guru. Anehnya sudah dimutasi dalam jumlah tak sedikit, tetapi tidak dicarikan atau dikirimkan penggantinya. Otomatis, kon-

disi seperti itu, menimbulkan ketidakmerataan sebaran tenaga guru. Di satu sisi, sekolah-sekolah kelebihan guru, sedangkan di sisi lain, terjadi kekurangan guru. Kenyataan ini jelas berpengaruh terhadap proses belajar mengajar di kelas. “Ada juga kepala sekolah double di satu sekolah. Fakta ini kan kacau sekali,” keluh Sumardi, tanpa merinci di sekolah mana saja terjadi seperti itu. Hal serupa juga terjadi pada mutasi ASN di SKPD lainnya. Ada satu jabatan kabid ditempati dua orang. Ada pula ASN yang

baru dimutasi, belum genap sebulan, dimutasi lagi. Kekacauan ini banyak terjadi di sejumlah SKPD, sehingga menimbulkan kegaduhan. Sumardi mengatakan persoalan seperti ini sudah tentu tak bisa dibiarkan begitu saja. Terlebih, ada isu akan dilakukan mutasi susulan lagi. Belum lagi gaji ASN juga ngadat pascamutasi tersebut. Kalau tidak dievaluasi sekarang, dikhawatirkan mutasi berikutnya tambah kacau lagi. Karena itu, banyak hal perlu dilakukan pembenahan, agar proses pe-

merintahan bisa berjalan lebih baik. Sekda Karangasem I Gede Adnya Mulyadi mengakui, beberapa mutasi yang dilakukan eksekutif banyak kekurangan, baik struktural maupun fungsional. Sekda berjanji melakukan perbaikanperbaikan, sebagaimana saran lembaga DPRD Karangasem. “Kami sangat indahkan saran dewan itu. Kami akan lakukan perbaikan,” janjinya . Terkait rencana dibentuknya Pansus ASN, dia mengaku tidak mempermasalahkan. Dia siap memberi keterangan perihal mutasi ketika pansus dewan sudah terbentuk. Sumardi menegaskan pansus akan segera dibentuk dan pansus juga segera bekerja. Nantinya hal-hal spesifik dan

teknis akan berusaha dibedah. Kenapa dan bagaimana masalah itu bisa terjadi. Semua masalah akan dibahas dalam pansus tersebut. Dalam rapat kerja, Sekda Adnya Mulyadi juga didampingi Kepala Disdikpora Drs. I Gede Ariyasa, M.Pd., Kabid Bina SMP Ketut Sudana, dan Kepala BKD Nyoman Tari. Ketika Tari ditanya soal adanya isu ‘pasal’ puluhan juta untuk bisa mutasi ke tempat tertentu? Dengan tegas Tari menbantahnya. Dia memastikan isu tidak sedap itu tidak benar dan tidak berdasar. Dia mempersilakan kalau memang ada isu seperti itu agar pihak yang mempermasalahkan melaporkan kepada pihak berwajib. (gik)

Tunggu Keputusan Pansus

Pemkab Tunda Perekrutan Tenaga Guru Kontrak

Pemerintah Kabupaten Karangasem resmi menunda sementara proses perekrutan guru kontrak yang nantinya akan dipekerjakan sebagai guru kontrak untuk mengajar di

I Gede Adnya Mulyadi

wilayah Kabupaten Karangasem. Sebanyak 1.204 calon guru tenaga kontrak yang telah terdaftar dan sedianya Selasa, (17/1) hari ini, akan dipanggil mengikuti berbagai tes baik tertulis maupun komputer, ditunda sementara. Mereka diharap tetap bersabar sampai adanya Keputusan Pansus Dewan untuk menindaklanjutinya. Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem I Gede Adnya Mulyadi, menyatakan hal itu di ruang kerjanya usai menghadap Bupati Karangasem untuk melaporkan permasalahan tersebut, Senin (16/1) kemarin. Adnya Mulyadi menegaskan, penundaan ini disebabkan turunnya surat rekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat Karangasem No 176/15/DPRD. Rekomendasi itu merupakan hasil rapat gabungan Komisi DPRD bersama sekretaris daerah, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Disdikpora Karangasem pada tanggal 16 Januari 2017. “Terkait masalah kepegawaian dan pendidikan di Kabupaten Karangasem kami, eksekutif tetap berkoordinasi dengan DPRD Karangasem. Dari ha-

SMPN 4 Abang Gelar Kompetisi Empat Mapel Amlapura (Bali Post) SMPN 4 Abang, Kecamatan Abang, Karangasem, menggelar kompetisi 4 mata pelajaran (mapel) tingkat SD tahun 2017 seKecamatan Abang, Sabtu (14/1) lalu. Kompetisi ini digelar untuk pertama kalinya, serangkaian HUT ke-19 sekolah tersebut. Kompetisi perdana bagi sekolah yang berlokasi di Desa Datah itu disambut cukup antusias siswa SD di se-Kecamatan Abang. Kompetisi ini penting untuk memetakan kemampuan siswa di setiap sekolah. Kompetisi 4 mapel ini, yakni Matematika, IPA, Bahasa Indonesia dan IPS, diikuti 90 siswa dari SD se-Kecamatan Abang. Masing-masing SD mengirimkan maksimal 10 siswa, dari kelas 4 sampai kelas 6. Kompetisi digelar dua babak. Babak penyisihan dan babak final memilih 10 peserta terbaik. Babak final didominasi SDN 1 Abang, dimana lima wakilnya berhasil masuk final dari 10 siswa itu. Kepala SMPN 4 Abang I Made Wijana, S.Pd., M.Pd., mengatakan kompetisi ini penting untuk terus mengasah kemampuan siswa dalam meningkatkan kemampuan akademiknya. “Ini memberikan kesempatan kepada sekolah dan siswa mengetahui kemampuannya di bidang akademik. Ini juga sebagai upaya menjaring calon siswa di sekolah kami dari jalur prestasi,” kata kepala sekolah asal Tabanan ini. Setelah mengikuti proses babak final, pemenang kompetisi 4 mapel ini akhirnya diborong SDN 1 Abang. Sebagai juara I adalah Putu Widya Sasmayaswari, juara II

I Wayan Adi Apriantara dan juara III Made Prasna Pundarika Devi. “Semua juara direbut SDN 1 Abang,” ujarnya. Juara I berhak memperoleh piala Kadisdikpora Karangasem, juara II piala dari Kepala UPT Disdikpora Abang dan juara III piala dari Kepala SMPN 4 Abang. Selain itu, para pemenang ini juga memperoleh piagam penghargaan dan uang pembinaan. Para finalis lainnya juga memperoleh piagam penghargaan. “Selain kompetisi ini, serangkain HUT ke-19 sekolah, tahun ini juga dilaksanakan bakti sosial, lomba olahraga antarkelas, lomba memasak makanan tradisional antarkelas, hingga kunjungan ke panti asuhan,” katanya, seraya menegaskan puncak HUT dan penyerahan hadiah kompetisi dan lomba-lomba akan digelar pada 30 Januari nanti. Kabid Bina SMP Disdikpora, Ketut Sudana, mengapresiasi kompetisi 4 mapel yang digagas SMPN 4 Abang ini. Dia juga mendorong setiap SD di Abang melalui UPT Disdikpora Abang, untuk tampil maksimal bersaing menjadi yang terbaik. Kompetisi semacam ini bisa menjadi tolok ukur riil kemampuan siswa dan sekolah. Dia berharap kompetisi ini juga bisa dikembangkan SMP di kecamatan lain. (kmb31) KOMPETISI MAPEL - Para siswa SD wakil dari seluruh SD di Kecamatan Abang, saat mengikuti kompetisi empat mapel di SMPN 4 Abang.

sil koordinasi itu, maka pihak dewan menggelar rapat gabungan komisi bersama eksekutif, Saya selaku Sekdakab ditugaskan mewakili bupati bersama Badan Kepegawaian dan Disdikpora Karangasem bertempat di Gedung DPRD. Hasil rapat itulah yang menelorkan rekomendasi dewan yang kemudian ditujukan kepada Bupati Karangasem,” ujarnya. “Untuk diketahui, keempat poin rekomendasi yang dihasilkan dalam rapat gabungan itu yaitu; 1) Menunda sementara proses rekrutmen guru kontrak untuk terwujudnya transparansi sampai adanya keputusan pansus DPRD. 2) Mutasi ASN -- struktural dan fungsional -- agar sesuai kompetensi dan harus dilakukan berdasarkan perbandingan objektif antara kompetensi, kualifikasi dan persyaratan yang dibutuhkan oleh jabatan penilaian atas prestasi kerja dan analisis beban kerja. 3) Tenaga kontrak yang sudah ada jangan sampai diputus kontraknya serta tidak melakukan testing ulang atau evaluasi. 4) DPRD Kabupaten Karangasem sepakat membentuk pansus rekrutmen guru kontrak serta

pansus penataan dan pemberdayaan ASN,” ucapnya. Adnya Mulyadi pun mengimbau kepada 1.204 calon tenaga kontrak guru di Karangasem yang terdiri dari 966 peserta guru kelas dan 238 guru penjas agar tetap bersabar menunggu sampai ditetapkan pemanggilan lebih lanjut terkait tes perekrutan tenaga kontrak guru. ”Setelah terbentuknya pansus rekrutmen guru kontrak, baru nantinya pansus tersebut mengeluarkan keputusan untuk pemanggilan rekrutmen calon tenaga kontrak guru Karangasem untuk ditesting baik tertulis maupun praktik komputer,” jelasnya. Ketika ditanya terkait turunnya rekomendasi DPRD, Adnya Mulyadi pun mengatakan sangat setuju apa yang menjadi saran dan keputusan DPRD Karangasem. Apalagi bertujuan mewujudkan trasparansi perekrutan tenaga guru kontrak. Selain itu agar proses perekrutannya berjalan dengan baik. ”Rekomendasi ini merupakan salah satu bentuk pengawasan pada eksekutif, karena fungsi kontrol ada pada DPRD,” imbuhnya. (ad1605)


TABANAN

14

Selasa Paing, 17 Januari 2017

Diskop akan Bubarkan 10 Koperasi Tak Aktif Tabanan (Bali Post) Perkembangan koperasi di Tabanan cukup pesat. Saat ini tercatat 569 koperasi ada di kabupaten lumbung berasnya Bali ini. Namun, dari jumlah ini ternyata 50 tidak aktif. Dinas Koperasi dan UKM Tabanan menargetkan membubarkan sepuluh koperasi tidak aktif tersebut tahun 2017 ini. Kepala Dinas Koperasi (Diskop) dan UKM Kabupaten Tabanan A.A. Gede Dalem Tresna Ngurah memaparkan, pembubaran koperasi tidak dilakukan begitu saja tetapi lewat proses teguran dan pembinaan terlebih dahulu. Jika tidak ada usaha untuk bangkit dan pengurusnya tidak jelas, barulah dibubarkan. ‘’Dari 50 koperasi itu akan dipilih yang paling lama tidak aktif dan tidak ada keinginan untuk bangkit,’’ ujarnya, Senin (16/1) kemarin. Pada Januari ini adalah saat koperasi melaksanakan RAT. Pihaknya telah bersurat kepada seluruh koperasi di Tabanan agar melakukan RAT sesuai jadwal dan jenis usaha. Surat dikirim Desember lalu ‘’Tujuannya adalah mengingatkan agar mereka bisa menyelenggarakan RAT tepat waktu pada 2017 ini,” katanya. Setahun sekali sesuai ketentuan, setiap koperasi harus melakukan RAT. Pelaksanaan RAT jenis koperasi primer dilaksanakan pada periode Januari-Maret, sedangkan jenis koperasi sekunder dilangsungkan paling akhir Juni. “Kami berharap semua koperasi bisa melakukan RAT. Begitu juga LPD agar melakukan rapat akhir tahun,” tandas Dalem Tresna. Apabila koperasi tidak melakukan RAT, pihaknya akan melayangkan teguran sesuai peran pemerintah. Di sisi lain, bila ditemukan ada koperasi yang sampai dua kali (dua tahun) tidak melaksanakan RAT, akan dimasukkan dalam status tidak aktif dan bakal dilakukan pendampingan terkait permasalahan yang dihadapi. (kmb24)

ADD Sepakat Dibagi Proporsional Tabanan (Bali Post) Permasalahan pembagian Alokasi Dana Desa (ADD) terkait penghasilan tetap (siltap) perangkat desa dan perbekel di Kabupaten Tabanan mendekati titik temu. DPRD Tabanan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Bappeda serta Inspektorat menyepakati pembagian ADD dilakukan secara proporsional. Hal yang sama juga berlaku untuk penambahan ADD Rp 19,03 miliar lebih buat desa yang memiliki lima banjar atau lebih. ‘‘Pembagian ADD disepakati dilakukan secara proporsional total. Artinya, seluruh ADD yang dianggarkan sebelumnya Rp 85 miliar lebih dibagi untuk 133 desa. Jadi, perlu adanya formulasi dan penghitungan ulang pembagian ADD yang sebelumnya memakai proporsi 90 persen dibagi merata dan sisanya 10 persen dibagi proporsional,’’ jelas Kepala DPMD Tabanan Roemy Lietyowati, Senin (16/1) kemarin. Mengenai keluhan perbekel yang memiliki lebih dari lima banjar, ia menyatakan dengan tambahan Rp 19,03 miliar maka total ADD menjadi Rp 104 miliar lebih. Dana Rp 19,03 miliar hanya diperuntukkan bagi desa yang kekurangan siltap perbekel dan perangkat desa lainnya. Di Tabanan ada 97 desa yang memiliki lima banjar atau lebih, bahkan ada yang sampai 13 banjar. Sementara 36 desa mempunyai banjar di bawah lima. Dengan demikian hanya 97 desa yang mendapatkan tambahan ADD, sedangkan yang lainnya tidak memperoleh. Menurut Kepala Bappeda Tabanan Ida Bagus Wiratmaja, sesuai pasal 81 dan pasal 100 PP 47 Tahun 2016 tentang siltap, besaran penghasilan tetap perbekel dan perangkat desa adalah 30 persen dari total ADD yang diterima. Padahal sesuai Perbup 47 Tahun 2014, penghasilan perbekel Rp 5,2 juta per bulan. Ini melebihi 30 persen untuk siltap atau di atas 40 persen untuk desa yang memiliki lima banjar ke atas. “Ini bisa menimbulkan konsekuensi hukum bagi perbekel dan perangkat desa,” katanya. Ketua Komisi I DPRD Tabanan I Putu Eka Putra Nurcahyadi membenarkan adanya kesepakatan terkait pembagian ADD. Dalam pelaksanaannya harus ada payung hukum atau aturan yang mengatur agar tidak salah dalam penerapannya. ‘’Kami akan konsultasi ke pusat untuk memastikan aturan yang bisa dipakai,’’ jelasnya. (kmb24)

Penemuan Tulang Belulang Masih Misterius

Tabanan (Bali Post) Kasus penemuan tulang belulang di rumah salah seorang warga di Banjar Lebah, Desa Dajan Peken, sampai saat ini masih menjadi misteri. Pihak kepolisian belum menemukan titik terang terkait temuan itu. Sebelumnya, Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, Denpasar menyebutkan bahwa tulang tersebut telah tertanam sekitar 15 tahun. Tulang-tulang tersebut merupakan kerangka manusia berjenis kelamin laki-laki dengan panjang badan 145-152 centimeter. Kapolsek Kota Tabanan Kompol Rahmawati Ismail telah menerjunkan anggotanya untuk terus melakukan penyelidikan. Hanya sampai saat ini belum menemukan titik terang, mengapa sampai ada tulang belulang terkubur di pekarangan rumah. Padahal rumah itu dihuni oleh pemiliknya hampir puluhan tahun. “Sudah tujuh orang yang dimintai keterangan. Sampai saat ini belum ada tanda-tanda mencurigakan,” ucapnya, Senin (16/1) kemarin. Pihaknya sudah meminta keterangan dari klian dinas setempat dan warga sekitar rumah. Akan tetapi mereka tidak ada yang menyatakan dalam kurun waktu 15 tahun terakhir ada kasus yang mencurigakan seperti warga yang hilang secara misterius. Menurut Klian Dinas Banjar Lebah, I Gede Sukadana keluarga Ni Putu Nyuliadi (pemilik rumah) sudah melakukan upacara ritual terkait dengan penemuan tulangbelulang di rumahnya yang berlokasi di Jalan Gunung Agung, Tabanan. “Namun kapan dan upacara apa saya kurang jelas,” ujarnya. (kmb28)

Bali Post/ist

TINJAU – DPRD Tabanan meninjau pengerjaan jalan jebol di Biaung, Penebel, yang diinformasikan sepi pekerja.

Dewan Soroti Pengerjaan Jalan di Biaung

Tabanan (Bali Post) -

Pengerjaan proyek jalan penghubung Desa Biaung-Sunantaya, Penebel telah berjalan hampir dua bulan pascajebol akibat curah hujan tinggi. Belakangan ini pengerjaan perbaikan jalan itu dikeluhkan karena sepi pekerja dari rekanan, bahkan hampir dua minggu terakhir, sehingga mendapat sorotan DPRD Tabanan. Untuk mengecek kebenaran informasi tersebut, anggota DPRD yang juga Ketua Fraksi PDI-P Tabanan I Nyoman Arnawa, S.Sos., turun ke lapangan melihat langsung proses pengerjaan jalan didampingi anggotanya I Wayan Eddy Nugraha Giri, S.H., M.M., Senin (16/1) kemarin. Kehadiran dua politisi PDI-P tersebut disambut Perbekel Biaung I Gede Nyoman Oka Arsana bersama tujuh kepala dusun seBiaung. Tidak lama kemudian datang pihak Dinas Pekerjaan Umum Tabanan, yakni Kabid Bina Marga I G.A.G. Krisna Kamasan, S.T., M.T., dan Kasi Pengawasan Bina Marga I Made Rupeg, B.E., serta rekanan CV Adi Mas. Di hadapan pihak Dinas PU

Tabanan dan rekanan, Arnawa meminta agar perbaikan jalan diselesaikan secepatnya. Sebab jalan tersebut merupakan jalan utama bagi masyarakat Desa Biaung dan sekitarnya menuju pusat Kota Penebel. Kades Biaung menyebutkan, sejak jalan tersebut jebol akses masyarakatnya menjadi terkendala menuju Penebel. Ratusan siswa di sekitar Biaung yang sekolah di Penebel harus memutar melewati Desa Cepik dan Buruan. ‘’Akses ekonomi masyarakat kami yang rata-rata petani juga terganggu,” beber Oka Arsana. Krisna Kamasan menjelaskan, pihaknya memberi perhatian maksimal terhadap jebolnya jalan akibat bencana alam tersebut. Pascajebol pertama yang disusul

jebol susulan pihaknya mengambil sampel tanah untuk diuji di lab. Jalan penghubung yang jebol berada di atas Tukad Yeh Sipuh. Kedalaman jebol sekitar 15 meter, sehingga dasar sungai menjadi ternganga. Di bawah jalan juga terdapat dua terowongan. “Kami lakukan perubahan desain agar pascaperbaikan nanti jalan ini kuat dan kokoh,’’ ujarnya. Perubahan desain tersebut berdampak pada penambahan biaya yang semula Rp 742.380.000 serta penambahan waktu yang awalnya direncanakan selesai dalam waktu 150 hari kalender atau lima bulan menjadi enam atau tujuh bulan. Arnawa bisa menerima penjelasan Kabid Bina Marga yang didampingi Kasi Pengawasan Bina Marga Dinas PU Tabanan tersebut. Namun, mengingat jalan tersebut sangat penting bagi masyarakat Biaung dan sekitarnya, ia meminta proses perbaikan dilakukan serius dan sebisanya diselesaikan dengan cepat. Arnawa akan terus memantau proses pengerjaannya. (kmb28)

Tabrak Pohon Perindang

Pengendara Motor Tewas Tabanan (Bali Post) Kecelakaan tunggal terjadi di jalan jurusan DenpasarGilimanuk, tepatnya di Banjar Dinas Soka Kaja, Desa Antap, Selemadeg, Tabanan, Minggu (15/1) lalu. Akibatnya, pengendara sepeda motor yang diketahui bernama Suef (48) asal Bondowoso yang tinggal di Sidakarya, Denpasar, tewas saat menjalani perawatan di UPTD Puskesmas Selemadeg. Dari informasi yang dihimpun, lakalantas tersebut terjadi sekitar pukul 18.15 Wita. Sebelum kejadian korban yang mengendarai motor Vario DK 8827 IL meluncur dari arah selatan menuju Denpasar. Korban yang membonceng Siti Maisaroh (39) melaju beriringan di belakang kendaraan jenis Avanza. Setibanya di lokasi kejadian, saat melintasi jalan lurus dan datar korban berusaha mendahului dari lajur kanan. Saat bersamaan dari arah berlawanan datang truk yang tidak diketahui identitasnya. Korban tidak mampu menguasai laju motornya dan berusaha kembali ke jalurnya. Namun naas korban justru menabrak pohon perindang di kiri bahu jalan. Kapolsek Selemadeg Kompol I Nyoman Sukanada, seizin Kapolres Tabanan mengatakan kasus lakalantas ini murni karena lepas kendali. Sebelum kejadian korban memacu motornya dengan kecepatan tinggi. “Diduga pengendara motor kurang hati-hati, tidak bisa menguasai laju kendaraan dan tidak mengetahui situasi jalan,” ujarnya. Akibat benturan keras, korban mengalami luka lebam pada bahu kanan dan luka dalam. Suef tewas saat menjalani perawatan di UPTD Puskesmas Selemadeg. Sementara yang dibonceng mengalami luka lecet pada dagu dan dalam keadaan sadar. (kmb28)

KBS Sosialisasikan Dana Desa dalam APBN 2017

ANGGOTA Komisi X DPRRI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M., beberapa waktu lalu melaksanakan reses yang difasilitasi DPC PDI Perjuangan Tabanan dengan kegiatan berdialog bersama Forum Perbekel se-Kabupaten Tabanan untuk membedah UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa. Koster yang kini lebih dikenal dengan KBS (Koster Bali Satu) menegaskan, UU Desa memiliki spirit keberpihakan kepada desa dengan masuknya APBN ke desa dan salah satu sebabnya mengatur perkuatan kedudukan desa adat. Pertemuan yang dilaksanakan di pendopo milik tokoh masyarakat Desa Kediri Nyoman Muliadi, dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya yang juga Ketua DPC PDI-P Tabanan, Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi, Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta, anggota Fraksi PDI-P DPRD Bali Dapil Tabanan dan anggota Fraksi PDI-P DPRD Bali. KBS yang ikut duduk dalam keanggotaan Pansus UU Desa sangat menguasai peraturan tersebut. Diungkapkannya, lahirnya UU Desa melalui proses yang sangat panjang. Ada dua hal yang menjadi fokus perjuangannya saat penyusunan UU

Desa. Pertama memasukkan kedudukan desa adat sebagai pengakuan negara atas desa adat dengan segala aspek yang melekat. Ketentuan mengenai desa adat yang kemudian diatur dalam bab 13 baru pertama kalinya dalam sejarah. Kedua, memasukkan kententuan mengenai dana desa yang bersumber dari APBN yang diatur pada pasal 72 UU Desa. Masuknya APBN ke desa sempat mendapatkan penolakan. Namun berkat perjuangan gigih politisi asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng itu beserta anggota pansus lainnya, akhirnya disepakati adanya kucuran dana APBN ke desa. Sebelum ditetapkannya UU Desa dana untuk desa terpencar di berbagai kementerian. “Tidak semua desa mendapatkan dana dari pemerintah pusat. Bila punya DPR kemungkinan mendapatkan dana tersebut, bila tidak tentu tidak memperolehnya. Di sinilah terjadi ketidakadilan,’’ tegas KBS. KBS yang duduk tiga periode di Badan Anggaran DPR-RI mengungkapkan, pada zaman pemerintahan Presiden SBY dana yang masuk ke desa hanya Rp 9 triliun. Saat Presiden Jokowi tepatnya pada APBN Perubahan

tahun 2015 dana desa menjadi Rp 21 triliun. Tahun 2016 Rp 46 triliun dan pada APBN 2017 Rp 60 triliun. Bali kecipratan Rp 537 miliar dan Kabupaten Tabanan yang memiliki 133 desa mendapatkan Rp 106 miliar. “Waktu penyusunan formulasi dana desa saya sudah siapkan rumus, yaitu makin tinggi volume APBN secara otomatis dana desa akan naik,” terangnya. Pada tahun 2019 tiap desa ditargetkan mendapatkan dana hingga Rp 1 miliar. KBS juga berbicara tentang kedudukan desa adat. Ketua DPD PDI-P Provinsi Bali ini menegaskan, selama ini negara belum memiliki aturan yang melindungi dan memberikan kewenangan kepada desa adat. Akibatnya desa adat hancur karena pengaruh budaya luar, namun desa adat di Bali masih kokoh. Bab 13 UU Desa mengatur tentang kedudukan desa adat, tatanan pemerintahan desa adat, perekonomian dan hal-hal lainnya menyangkut desa adat. KBS menilai keberadaan desa dinas dan desa adat harus berjalan beriringan dan bersinergi. Desa dinas tetap sebagai subjek pemerintahan yang melaksanakan pelayanan publik, sedang-

kan desa adat tetap melakukan kegiatan sesuai kewenangannya. “Basis pembangunan adalah di desa. Kalau ingin mensejahterakan masyarakat, sejahterakan masyarakat di desa dengan program dan politik anggaran yang tepat,” terangnya. Mensinergikan desa dinas dengan desa adat menjadi salah satu program KBS bila menjadi Gubernur Bali tahun 2018. “Kami akan tata adat, agama,

tradisi dan seni budaya Bali. Saya akan ngayah total sekala dan niskala, tulus menjalankan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana untuk menuju masyarakat Bali yang berdaulat dalam bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian dalam bidang kebudayaan,” tandasnya. Pernyataan terbuka KBS ini mendapatkan sambutan antusias dari Forum Perbekel yang hadir. (ad1604)

DIALOG - Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M., (KBS) berdialog dengan Forum Perbekel se-Kabupaten Tabanan untuk membedah UU 6/2014 tentang desa.

Warung Global

Semua Pihak Harus Ikut Berantas Narkoba

PELAKU narkoba harus dihukum berat sehingga ada efek jera dan penggunanya bisa diminimalisir. Narkoba merupakan kejahatan luar biasa. Jika penanganannya masih biasa-biasa saja seperti saat ini, narkoba akan terus merajalela. Demikian diungkapkan Werdha dari Gianyar ketika membahas topik ‘’Narkoba Ancaman Pariwisata Bali’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Senin (16/1) kemarin. Ia juga merasa ada yang aneh dengan UU tentang narkoba. Mestinya si pengguna mendapatkan hukuman yang paling berat. Jika hukumannya berat, tidak ada yang mau membeli narkoba lagi. Jadi, lama-lama pasar narkoba akan tutup dengan sendirinya. Pendapat itu dibenarkan Ugi

di Tabanan. Bali sebagai destinasi pariwisata dunia pastilah menjadi pangsa pasar yang potensial untuk menjual narkoba. Sebab, tamu dari berbagai negara berwisata ke Bali. Beratayasa di Sangeh berharap warga negara asing yang terlibat narkoba tak usah dibela. Pengawasan ketat di kawasan

internal juga harus tetap dilakukan. Menurut Hari di Karangasem, untuk mencegah masuknya narkoba ke Bali, pengawasan di pintu masuk mesti diperketat. Narkoba sulit diberantas, menurut Gung Derah di Denpasar, karena sudah menjadi lahan bisnis. Mulai aparat, pengedar, bandar sampai pemakainya kebagian untung. Pemerintah harus konsisten dan tegas terhadap pelaku narkoba. Aparat dari atas hingga terbawah mesti dites urine, sehingga bersih dari narkoba. Menurut Febri di Denpasar, sebuah konsekuensi Bali menjadi tempat peredaran narkoba karena sebagai daerah tujuan wisata. Secanggih apa pun alat untuk mendeteksi, jika semua pihak tidak bekerja sama dengan baik

dan konsisten, narkoba akan sulit diberantas. Razia narkoba harus dilakukan rutin. Bisnis narkoba sangat menjanjikan, karena untungnya besar. Meski demikian, Made Bimasena di Gianyar minta masyarakat Bali tidak mencari sampingan dengan berbisnis narkoba, sebab tidak baik. Keseriusan memberantas narkoba sangat diperlukan. Jika hukum masih bisa dinego, selama itu pula narkoba sulit diberantas. Coba tiru Filipina, pembawa narkoba langsung dihukum mati. Demikian saran Made Torek di Denpasar. Suardana di Tabanan menilai persoalan narkoba merupakan masalah klasik yang terus dibahas. Sugik di Mambal menam-

bahkan, tugas memberantas narkoba tak cukup hanya BNN atau polisi, tapi semua pihak. Menurut Lingling di Tangeb, sampai kapan pun narkoba akan sulit diberantas jika hukumannya tidak tegas. Pemerintah mestinya meniru Filipina. Di Indonesia, hukum masih bisa diperjualbelikan. Fera di Tabanan setuju hukum harus ditegakkan untuk melindungi generasi muda dari narkoba. Tut Dawi di Abiansemal dan Nyoman Mastra di Gianyar menganggap Bali sebagai surga bagi peredaran narkoba. Karena pengguna narkoba semakin banyak, akan terjadi seleksi alam. Pemakai narkoba tak bakal mendapat lahan pekerjaan. (sikha)


15

Selasa Paing, 17 Januari 2017 Hasil Pertandingan Liga Spanyol Celta Vigo vs Alaves 1-0 Granada CF vs Osasuna 1-1 Sevilla vs Real Madrid 2-1 Sporting Gijon vs Eibar 2-3 Valencia vs Espanyol 2-1 1. Real Madrid 17 12 4 1 4 6-16 40 2. Sevilla 18 12 3 3 3 8-22 39 3. Barcelona 1 8 11 5 2 4 7-17 38 4. Atletico Madrid 18 10 4 4 32-14 34 5. Villarreal 18 8 7 3 26-12 31 6. Real Sociedad 17 9 2 6 2 8-25 29 7. Athletic Club 18 8 4 6 22-19 28 8. Celta Vigo 18 8 3 7 2 9-32 27 9. Eibar 18 7 5 6 25-24 26 10. Las Palmas 18 6 6 6 27-29 24 11. Espanyol 18 5 8 5 2 2-25 23 12. Alaves 18 5 7 6 15-18 22 13. Malaga 17 5 6 6 2 6-29 21 14. Real Betis 18 6 3 9 20-30 21 15. Deportivo 18 4 6 8 2 3-28 18 16. Leganes 18 4 5 9 13-29 17 17. Valencia 17 4 4 9 26-33 16 18. Sporting Gijon 18 3 3 12 19-37 12 19. Granada CF 18 1 7 10 15-39 10 20. Osasuna 18 1 6 11 17-38 9 KECEWA- Ujung tombak Real Madrid Cristiano Ronaldo kecewa saat timnya dikalahkan Sevilla di kompetisi Liga Spanyol, Senin (16/1).

Pencetak gol : 14 - Lionel Messi (Barcelona), Luis Suarez (Barcelona) Liga Inggris Everton Man. United

vs Man. City vs Liverpool

4-0 1-1

1. Chelsea 21 17 1 3 4 5-15 52 2. Tottenham 21 13 6 2 43-14 45 3. Liverpool 21 13 6 2 49-24 45 4. Arsenal 21 13 5 3 48-22 44 5. Man. City 21 13 3 5 4 1-26 42 6. Man. United 21 11 7 3 32-20 40 7. Everton 21 9 6 6 32-23 33 8. West Bromwich 21 8 5 8 28-28 29 9. Stoke City 21 7 6 8 27-33 27 10. Burnley 21 8 2 11 23-31 26 11. Bournemouth 21 7 4 10 30-37 25 12. West Ham 21 7 4 10 26-35 25 13. Southampton 21 6 6 9 1 9-26 24 14. Watford 21 6 5 10 23-36 23 15. Leicester City 21 5 6 10 24-34 21 16. Middlesbrough 21 4 8 9 17-22 20 17. Crystal Palace 21 4 4 13 30-40 16 18. Hull City 21 4 4 13 20-45 16 19. Sunderland 21 4 3 14 20-40 15 20. Swansea City 21 4 3 14 23-49 15 Pencetak gol : 14 - Alexis Sanchez (Arsenal), Diego Costa (Chelsea), Zlatan Ibrahimovic (Manchester United).

Rekor Real Madrid Terhenti di Ramon Sanchez Pizjuan Madrid -

Stevan Jovetic menghentikan rekor 40 laga tak terkalahkan milik Real Madrid. Gol penyerang Sevilla saat injury time itu memberi kemenangan timnya 2-1 pada pertandingan Liga Spanyol, Senin (16/1). Laga di stadion Ramon Sanchez Pizjuan sepertinya akan menjadi milik Real saat Cristiano Ronaldo mencetak gol dari titik penalti menit ke-67. Namun Sevilla menyamakan kedudukan menit ke-85 akibat gol bunuh diri bek Sergio Ramos. Mantan bek Sevilla itu setiap kali menyentuh bola mendapat cemooh dari para penggemar

Liga Italia Cagliari Fiorentina Lazio Napoli Sampdoria Sassuolo Udinese

vs Genoa vs Juventus vs Atalanta vs Pescara vs Empoli vs Palermo vs AS Roma

4-1 2-1 2-1 3-1 0-0 4-1 0-1

1. Juventus 19 15 0 4 4 0-16 45 2. AS Roma 20 14 2 4 41-18 44 3. Napoli 20 12 5 3 4 5-23 41 4. Lazio 20 12 4 4 3 5-22 40 5. AC Milan 18 11 3 4 28-20 36 6. Inter Milan 20 11 3 6 33-23 36 7. Atalanta 20 11 2 7 32-24 35 8. Fiorentina 19 8 6 5 3 0-25 30 9. Torino 19 8 5 6 36-27 29 10. Cagliari 20 8 2 10 31-44 26 11. Udinese 20 7 4 9 25-27 25 12. Chievo Verona 20 7 4 9 21-27 25 13. Sampdoria 20 6 6 8 22-26 24 14. Bologna 19 6 5 8 18-25 23 15. Genoa 20 6 5 9 22-27 23 16. Sassuolo 20 6 3 11 28-34 21 17. Empoli 20 4 6 10 11-26 18 18. Palermo 20 2 4 14 17-40 10 19. Crotone 19 2 3 14 14-34 9 20. Pescara 19 1 6 12 15-36 9

1. Monaco 20 14 3 3 6 0-21 45 2. Nice 20 13 6 1 3 4-13 45 3. PSG 20 13 3 4 3 9-15 42 4. Lyon 19 11 1 7 3 6-22 34 5. Guingamp 20 8 6 6 26-22 30 6. Marseille 20 8 6 6 23-23 30 7. Stade Rennes 20 8 4 8 2 0-24 28 8. St Etienne 20 6 9 5 19-17 27 9. Toulouse 20 7 5 8 2 2-22 26 10. Bordeaux 20 6 8 6 2 1-27 26 11. AS Nancy 20 6 6 8 16-23 24 12. Montpellier 20 5 8 7 29-32 23 13. Lille 20 6 4 10 19-26 22 14. Nantes 19 6 4 9 13-26 22 15. Caen 19 6 3 10 23-34 21 16. Dijon FCO 20 4 8 8 27-30 20 17. Bastia 20 5 5 10 17-24 20 18. Angers SCO 20 5 5 10 16-25 20 19. FC Lorient 20 5 3 12 23-39 18 20. Metz 19 5 5 9 1 8-36 18 Pencetak gol : 18 - Edinson Cavani (Paris St Germain)

apapun. Kami bermain baik melawan tim yang hebat dan melakukan hal terberat untuk dapat mencetak gol dan kemudian dengan hanya beberapa menit tersisa, mereka dua kali menaklukkan kami,” kata Zidane. “Kami merasa kecewa namun saya merasa sangat bangga terhadap semua orang untuk apa yang kami lakukan sampai sekarang. Kami tahu kami selalu akan memiliki hari seperti ini dan hari ini adalah harinya, namun kami harus bekerja keras sebagaimana yang harus kami lakukan di semua kompetisi.” Kedua tim bermain imbang 3-3 pada Piala Raja pada pertengahan pekan lalu. Real bangkit dari situasi tertinggal 1-3 pada fase akhir untuk menjaga rekor tidak

Manchester Gol Zlatan Ibrahimovic di penghujung akhir babak kedua menyelamatkan Manchester United dari kekalahan atas tamunya Liverpool di kompetisi Liga Utama Inggris, Senin (16/1). Laga di Old Trafford itu pun berakhir imbang 1-1. Manajer Juergen Klopp merasa Liverpool tidak beruntung meski hanya membawa pulang satu angka dari hasil imbang itu. MU diselamatkan oleh taktik “bola-bola panjang.” Tim tamu memimpin berkat penalti di babak pertama dari James Milner. MU berusaha menyamakan skor, namun kesulitan mematahkan pertahanan Liverpool. Hingga manajer MU Jose Mourinho memasukkan Marouane Fellaini dan memilih jalur yang lebih langsung menuju gawang lawan yakni umpan-umpan panjang. Perubahan taktik itu berhasil ketika MU menggempur kotak penalti Liverpool dengan umpan-umpan jarak jauh pada sepuluh menit terakhir. Bermula dari sundulan Fellaini

GOL - Penyerang Manchester United, Zlatan Ibrahimovic merayakan gol yang menyelamatkan timnya dari kekalahan melawan Liverpool, Senin (16/1).

Liga Prancis vs Metz 0-0 vs Monaco 1-4 vs Lyon 3-2

tuan rumah. Rekrutan baru Jovetic kemudian melengkapi kebangkitan timnya ketika ia melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti di injury time. Gol ini terjadi tiga hari setelah ia mencetak gol ke gawang Real pada debutnya di turnamen Piala Raja. Dengan kekalahan ini Real tetap berada di puncak klasemen dengan 40 angka, namun keunggulan mereka atas peringkat kedua Sevilla terpangkas menjadi hanya satu angka saja. Meski demikian tim asuhan Zinedine Zidane itu masih memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan baik. Barcelona menghuni peringkat ketiga dengan 38 angka. “Hasil tidak mengubah

terkalahkan mereka. Zidane kembali memainkan Luka Modric dan Ronaldo setelah mengistirahatkan mereka pekan lalu dan menerapkan formasi 3-5-2 untuk pertama kalinya musim ini. Hasilnya pertandingan berlangsung lebih ketat dibanding saat kedua tim tampil atraktif tiga hari sebelumnya. Satu-satunya peluang yang layak dicatat pada babak pertama menjadi milik Ronaldo, berkat operan dari Karim Benzema namun pemain Potugal itu gagal memanfaatkannya setelah sepakan melebar. Pemain Sevilla Wissam Ben Yedder merangsek ke depan dari sisi kanan pada menit kesepuluh babak kedua, namun sepakannya tidak bertenaga untuk menaklukkan kiper Real Keylor Navas. Sedangkan sepakan Benzema terlalu keras pada momen saat terjadi kemelut di wilayah Sevilla. Real membuka peluang saat

Dani Carvajal dijatuhkan kiper Sergio Rico di kotak penalti. Rico lolos dari kartu merah, namun tetap tak berdaya menghadapi tembakan Ronaldo. Penyerang Portugal itu menyamai rekor penalti legenda Real Hugo Sanchez sebagai penendang penalti tersukses sepanjang sejarah Liga Spanyol yakni 56 gol. Bagaimanapun pertandingan jauh dari usai. Ramos menyundul tendangan bebas Pablo Sarakia ke gawangnya sendiri menit ke-85. Gol ini menggembirakan penggemar Sevilla yang sempat ia ejek pada pertandingan Piala Raja setelah dirinya saat itu sukses mencetak gol melalui penalti. Tuan rumah menikmatik kesuksesannya ketika mantan pemain Manchester City dan Inter Milan Jovetic merangsek dari luar kotak penalti, untuk mengarahkan bola ke sudut atas gawang. (kmb39/rtr/ant)

Ibrahimovic Selamatkan MU

Pencetak gol : 15 - Mauro Icardi (Inter Milan)

Nice Marseille Caen

Bali Post/rtr

yang menerpa tiang, bola diumpankan Antonio Valencia ke depan gawang dan disambar Ibrahimovic dengan sundulan kepala. “Kami adalah tim yang lebih baik. Mereka memainkan bola-bola panjang pada permainan yang liar. Kami memainkan sepak bola yang lebih baik dan memiliki rencana yang lebih baik,” kata Klopp. “Pada periode akhir pertandingan ketika United mulai memainkan bolabola panjang (tertuju kepada) Fellaini dan Ibrahimovic setelah 80 menit, sepak bola berintens tinggi merupakan sesuatu yang benar-benar berat,” tambah Klopp. “Biasanya anda dapat menerima hasil imbang di markas Manchester United, namun menurut saya pada keseluruhan 89 menit kami layak mendapat kemenangan.” Hasil imbang ini membawa Liverpool menghuni peringkat ketiga di liga, tertinggal tujuh angka di belakang Chelsea setelah 21 pertandingan. Sedangkan tim peringkat keenam United masih gagal menghuni zona Liga Champions. United selanjutnya akan melawat ke

markas Stoke City untuk pertandingan liga akhir pekan ini. Sedangkan Liverpool melakukan lawatan ke kandang tim strata keempat Plymouth Argyle di pertandingan putaran ketiga Piala FA. Liga Prancis AS Monaco menggeser Nice ke posisi kedua klasemen sementara Liga Prancis berkat produktifitas gol. Monaco memetik kemenangan 4-1 di markas Marseille, sedangkian Nice ditahan imbang tanpo gol Metz di kandang sendiri. Dua gol Bernardo Silva dan gol-gol dari Thomas Lemar dan Radamel Falcao membawa Monaco mengoleksi 45 angka dari 20 pertandingan, unggul selisih gol atas tetangganya Nice yang juga memiliki angka serupa. Juara bertahan Liga Prancis Paris St Germain (PSG) menghuni peringkat ketiga dengan 42 angka, setelah menang 1-0 di markas Stade Rennais. Lyon takluk 2-3 di markas Caen meski Alexandre Lacazette mencatatkan dua gol. Mereka kini berada di peringkat keempat dengan 34 angka. (kmb39/ rtr/ant)

Juventus Telan Kekalahan Keempat Milan Pemuncak klasemen Serie A Liga Italia Juventus menelan kekalahan 1-2 di markas tim papan tengah Fiorentina, stadion Artemio Franchi, Senin (16/1). Kekalahan keempat Juve di liga musim ini semuanya melalui pertandingan tandang. Berarti keunggulan mereka di puncak klasemen terpangkas menjadi satu angka setelah tim peringkat kedua AS Roma menang 1-0 atas Udinese. Pada laga itu pencetak gol terbanyak mereka Edin Dzeko gagal mengeksekusi penalti. Juventus masih memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan. Namun momentum saat ini menjadi milik Roma asuhan Luciano Spalletti yang memenangi enam dari tujuh pertandingan terakhirnya dan mengoleksi 44 angka di liga.

Napoli menang 3-1 atas Pescara untuk tetap berada di peringkat ketiga dengan 41 angka. Disusul Lazio tertinggal satu angka di peringkat keempat setelah menang 2-1 atas Atalanta pada pertandingan di mana pelatih kedua tim diusir ke tribun penonton. Tim peringkat kedelapan Fiorentina memimpin melalui Nikola Kalinic tujuh menit sebelum turun minum. Federico Bernardeschi memenangi duel perebutan bola dengan Alex Sandro dan mengirim bola kepada Kalinic yang mampu menaklukkan kiper Juve Gianluigi Buffon. Sesama pemain Kroasia Milan Badelj menggandakan keunggulan Fiorentina pada menit ke-54, dengan umpan silang yang masuk ke gawang ketika pertahanan Juve terganggu oleh upaya Federico Chiesa menyambar bola. Gonzalo Higuain mencetak

satu gol balasan tiga menit kemudian. Lawatan Roma ke Udinese menghasilkan kemenangan. Radja Nainggolan membawa Roma memimpin pada menit ke12 melalui sepakan setengah voli. Renam menit berselang Dzeko yang telah mengemas 13 gol di liga musim ini gagal mencetak gol melalui penalti. Kiper Roma Wojciech Szczesny menyelamatkan muka Dzeko beberapa saat kemudian dengan penyelamatan brilian dari sundulan jarak dekat Felipe, dan kemudian mampu menggagalkan tembakan Rodrigo de Paul dari bawah mistar gawang pada serangan Udinese selanjutnya. Francesco Totti mencatat rekor tersendiri ketika masuk sebagai pemain pengganti Roma pada babak kedua. Pemain berusia 40 tahun itu telah bermain selama 25 tahun di liga. (rtr/ant)

Bali Post/rtr

HADANG - Pemain Fiorentina Federico Chiesa (kiri) menghadang laju lawannya dari Juventus Alex Sandro pada pertandingan Seroie Aliga Italia, Senin (16/1).


OLAHRAGA

16

Selasa Paing, 17 Januari 2017

ITF Harapkan Penambahan Turnamen Internasional di Indonesia

Jakarta (Bali Post) Federasi Tenis Internasional (ITF) mengharapkan turnamen-turnamen tenis tingkat internasional di Indonesia semakin bertambah demi pengembangan pemain tenis lokal. “Kami membahas perkembangan tenis di Indonesia bersama asosiasi. Kami berkomitmen untuk menyusun rencana dukungan dan Asian Games termasuk dalam dukungan kami,” kata Presiden ITF David Haggerty di gedung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Jakarta, Senin (15/1). Presiden ITF bertemu dengan Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman dan Wakil Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Muddai Madang di Jakarta. Pertemuan itu merupakan rangkaian kegiatan kunjungan Presiden ITF di kawasan Asia Tenggara. David mengatakan Indonesia masih punya peluang dukungan sponsor untuk menggelar sejumlah turnamen tenis internasional setelah menggelar kejuaraan tenis putri internasional berhadiah total 25 ribu dolar AS pada 2016. “Kami mendukung sponsor untuk kejuaraan seperti Piala Davis maupun Piala Fed. Tapi kami juga akan membantu agar penyelenggara Indonesia mendapatkan sponsor lokal,” kata David. Selain jumlah turnamen, ITF juga berharap penambahan infrastruktur cabang olahraga tenis seperti lapangan dan fasilitas lain. “Infrastruktur menjadi hal lain yang penting selain pelatihan, ofisial, dan pengembangan bibit-bibit atlet,” kata David. Ketua Umum PP Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Wibowo Suseno Wirjawan mengatakan dukungan ITF kepada Indonesia, antara lain berupa pelatihan kepada wasit maupun pelatih. “Kami akan terus mengirim pelatih dan wasit Indonesia agar semakin banyak pelatih dan wasit yang memenuhi standar internasional,” kata pria yang akrab disapa Maman Wirjawan itu. Maman mengatakan wasit Indonesia mempunyai kendala bahasa ketika akan memimpin turnamen internasional. “Kendala itu dapat teratasi dengan memberikan pelatihan bahasa,” kata Maman. Tono Suratman menambahkan dukungan ITF kepada Indonesia termasuk kolaborasi pengembangan cabang olahraga tenis bersama tiga negara ASEAN lain yaitu Singapura, Malaysia, dan Filipina. (ant)

KONI Bali Desak IWbA Segera Gelar Musprov

Denpasar (Bali Post)Masa kepengurusan Pengprov Indonesia Woodball Association (IWbA) Bali berakhir Desember 2016 lalu. Di sisi lain, KONI Bali mendesak seluruh pengprov cabor yang masa kepengurusannya berakhir alias kedaluwarsa agar segera menggelar musprov. Ketua Umum Pengprov IWbA Bali Nurianto yang dikonfirmasi di Denpasar, Senin (16/1) kemarin membenarkan. Pihaknya berniat menggelar musprov, Minggu (22/1) mendatang. Nurianto menegaskan, dirinya tidak berambisi memimpin kembali IWbA Bali. ‘’Kalau saya lebih bersifat memberikan manfaat bagi masyarakat,’’ tutur mantan Ketua Perbasi Bali yang sukses merebut perunggu pada PON XV di Surabaya 2000 silam. Diakuinya, dalam kondisi perekonomian terpuruk bisa dipastikan pengusaha susah menyisihkan dana untuk olahraga. Namun Nurianto tetap berkeyakinan dengan segala keterbatasan bisa meraih kemenangan atau prestasi. Sementara Ketua Harian IWbA Bali Maryoto Subekti, dalam musprov nanti terdapat sepuluh suara rinciannya sembilan pengkab dan pengkot IWbA se-Bali, ditambah satu suara Pengprov IWbA. Maryoto mencatat prestasi woodball Bali menyabet dua emas di Philipine Open, nomor stroke perorangan dan beregu, meraih perunggu stroke perorangan pada World Cup di Malaysia, serta perunggu stroke perorangan pada Piala Asia di Jepang. Pada event nasional woodball Bali juara umum pada Kejurnas Seri II dan Yogya Open dengan meraih sebelas emas, enam perak, tiga perunggu, juara umum Kejurnas Woodball Junior merebut delapan emas, satu perak, dan satu perunggu, serta juara umum II pada Kejurnas di Banten, serta ekshibisi PON Jabar, meraih satu emas, dua perak, tiga perunggu. Maryoto bersyukur woodball sudah dipertandingkan di ajang Porsenijar. ‘’Pembinaan sasarannya pembibitan usia remaja, masuk ke SMP dan SMA,’’ tuturnya. (022)

Bali Post/rtr

KEMBALIKAN BOLA - Petenis Rumania Simona Halep mengembalikan bola arah lawannya Shelby Rogers dari AS pada putaran pertama grand slam Australia Terbuka, Senin (16/1).

Rodgers Tumbangkan Halep di Putaran Pertama

Melbourne -

Petenis Rumania Simona Halep menjadi korban pertama grand slam Australia Terbuka. Petenis unggulan keempat itu langsung tersingkir di putaran pertama setelah kalah atas Shelby Rogers, Senin (16/1). Rogers hanya memerlukan waktu 77 menit untuk mengatasi lawannya dari Rumania itu dengan skor 6-3, 6-1. Mengandalkan pukulan keras, petenis AS itu memaksa lawannya tak bisa mengembangkan permainan. Di sisi lain, Halep yang untuk keduakalinya gagal di putaran pertama turnamen ini diganggu dengan cedera lutut. Ia meminta bantuan medis setelah set pertama. Sementara di set kedua ia lebih banyak membuat relaksasi pada kakinya agar lututnya membaik. “Saya merasakan sakit pada

lutut. Pada set kedua, lutut ini sulit sama sekali untuk digerakan,” kata Halep. “Tapi biar bagaimana pun dia layak menang atas pertandingan ini. Dia agresif dan pukulannya keras,” puji Halep yang didera cedera lutut sejak WTA Tour Finals di Singapura. Kegagalan kemarin mengulang kasus serupa tahun lalu di sini. Langkahnya dihentikan Zhang Shuai di putaran pertama meski lawannya tampil di laga utama setelah melalui kualifikasi. Penampilan terbaiknya adalah mencapai perempatfinal pada 2014 dan 2015.

Rogers yang mengalahkan Eugenie Bouchard di Brisbane dua pekan lalu, menikmati kemenangan atas petenis sepuluh besar dunia. Dia yakin penampilan baiknya ini dimulai dari keberhasilannya mencapai perempatfinal di Roland Garros tahun lalu. “Saya rasa saya bermain luar biasa hari ini. Saya bermain agresif dan pertandingan berjalan sesuai rencana,” jelas Rogers. Tidak hanya Halep, petenis kelompok sepuluh besar yang gagal maju ke putaran kedua.

Bali Posrt/022

Susah Payah Di tunggal putra Andy Murray harus bersusah payah sebelum mengalahkan Illya Marchenko 7-5 7-6(5) 6-2 di pertandingan putaran pertama. Unggulan pertama Murray unggul 5-2 pada set pertama, namun kemudian kehilangan tiga game di Rod Laver Arena. Namun petenis Inggris itu akhirnya mampu memenangi set kedua dan juga set ketiga untuk memastikan melangkah ke putaran kedua. Dengan hasil kemenangan

itu, maka juara grand slam tiga kali Muray akan menghadapi petenis kualifikasi asal Rusia Andrey Rublev di putaran kedua. Petenis Swiss Stan Wawrinka juga dipaksa kerja keras Martin Klizan (Slovakia) setelah kehilangan set pertama. Wawrinka akhirnya memenangi laga dengan skor 4-6, 6-4, 7-5, 4-6, 6-4 dalam pertarungan selama lebih dari tiga jam. Wawrinka, juara tiga kali turnamen Grand Slam akan menghadapi petenis Amerika Serikat Steve Johnson pada putaran kedua setelah petenis peringkat 30 dunia itu mengalahkan petenis Argentina Frederico Delbonis 6-3, 6-4, 6-4. (kmb39/rtr/ant)

Owi/Gloria Optimistis Hadapi Malaysia Masters Jakarta (Bali Post) Pasangan baru atlet ganda campuran pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Tontowi Ahmad/ Gloria Emanuelle Widjaja optimistis menghadapi laga perdana mereka dalam turnamen Malaysia Masters 2017. “Kami ingin bermain sebaik mungkin. Kami juga tidak menetapkan target terlalu tinggi, karena kami pasangan baru dan masih dalam tahap penjajakan,” kata Tontowi, atau akrab disapa Owi, Senin (16/1). Owi/Gloria menempati posisi unggulan enam dalam turnamen tingkat grand prix gold yang akan berlangsung di Kota Sibu, Sarawak pada Selasa (17/1) hingga Minggu (22/1).

Gloria mengatakan penampilannya bersama atlet peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 itu butuh penyesuaian aspek nonteknik permainan, seperti komunikasi ketika pertandingan. “Kami sudah berlatih sejak Desember. Kami hanya perlu menghafal kebiasaan masingmasing di lapangan. Saya juga perlu menambah kepercayaan diri,” kata Gloria. Gloria mengatakan ingin membuktikan kemampuan permainannya ketika berpasangan dengan Owi di Malaysia. “Saya punya target pribadi untuk meraih gelar juara karena sudah mendapatkan kesempatan bermain dengan mas Owi,” kata Gloria. Pasangan Owi/Gloria akan

menghadapi ganda campuran India Reddy B. Sumeeth/ Ashwini Ponnappa dalam pertandingan putaran pertama turnamen berhadiah total 120 ribu dolar AS itu pada Rabu (18/1). Pelatnas PBSI memasangkan Tontowi dengan Gloria menyusul kondisi Liliyana Natsir yang belum siap tampil akibat cedera lutut pada November 2016. Liliyana atau akrab disapa Butet, tengah menjalani proses pemulihan cedera. Selain Owi/Gloria, pelatnas PBSI juga mengirim pasangan lain pada nomor ganda campuran Malaysia Masters 2017 yaitu Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti. (ant)

Denpasar (Bali Post)Kesebelasan Pespa Padangsambian sukses mencukur lawannya Wisnu Putra (Wistra) dengan skor telak 7-0 (3-0), dalam lanjutan turnamen Piala Wali Kota di Lapangan Kompyang Sujana, Senin (16/1). Di babak pertama saja gawang Wistra yang dikawal Putu Suardika kebobolan tiga butir gol hasil bidikan Ketut Tirtanadi menit ke-15 dan 35, serta Agus Kayun Dwipayana menit ke-20. Paruh kedua baru bergulir tiga menit, lagi-lagi Agus Kayun menjebol gawang Wistra yang dikawal kiper pengganti Esa. Selanjutnya, eksekusi penalti yang dilesakkan kapten Mucin Anta Wijaya di menit ke-61, kembali mengoyak gawang Esa. Giliran Dewa Dwipayuda membobol gawang Esa di menit ke-76. Gol penutup kemenangan Pespa hasil bidikan bomber mungil Agus Desi di menit

ke-86. Dalam laga yang dipimpin wasit Puja, sebenarnya Pespa berpeluang menambah sebiji gol lewat algojo Ketut Tirtanadi di menit ke-70. Sayangnya sepakan Tirtanadi dari titik putih melenceng ke kiri gawang Esa. Sampai pertandingan berakhir Pespa tetap unggul 7-0. Pelatih Pespa Nyoman Magrung Jumada mengakui kegagalan Tirtanadi mengeksekusi penalti dikarenakan selama latihan dirinya sama

sekali tidak memberikan teknik tendangan penalti secara khusus. Yang jelas, Magrung bangga asuhannya bisa memenangkan laga. Bahkan skuad Pespa U-18 seluruhnya diturunkan guna menambah jam terbang. Di sisi lain, pelatih Wistra Ary Sudaryono mengakui asuhannya kalah kualitas dibandingkan skuad lawan. ‘’Pespa memang pantas memenangkan laga,’’ puji dia. Selain itu, para pemain Wistra tampil grogi di lapangan hijau karena nama besar Pespa. (022)

Pespa Cukur Wistra

Nurianto

Kegagalan juga dialami unggulan ke-15 Roberta Vinci (Italia), Kiki Bertens (19/Belanda), Darya Kasatkina (23/Rusia) serta Laura Siegemund (26/ Jerman).

Klasemen Piala Wali Kota 1. Pespa 2. P. Tresna 3. Kundalini 4. Peka 5. P. Kesiman 6. Wistra

2 2 2 2 2 2

2 1 1 1 0 0

0 0 0 0 1 1

0 1 1 1 1 1

8-1 5-4 3-3 2-2 5-7 2-9

6 3 3 3 1 1

Jadwal Rabu (18/1) Kundalini vs Putra Kesiman TEMBAKAN - Pemain Pespa Padangsambian melepaskan tembakan ke gawang Wisnu Putra (Wistra) pada pertandingan Piala Wali Kota 2016 yang berlangsung di lapangan Kompyang Sujana, Senin (16/1).

Bali Post/wan

Bali Post/ap

BERLAGA - Lifter Tiongkok Chen Xiexia saat berlaga di Olimpiade Beijing 2008.

IOC Hukum Delapan Atlet Terkait Doping Jakarta (Bali Post) Komite Olimpiade Internasional (IOC) menghukum delapan atlet karena gagal melalui tes anti doping yang mengakibatkan keikutsertaan dan gelar yang mereka dapatkan dicabut. Sebagian dari delapan atlet tersebut berkompetisi di Olimpiade Beijing 2008 dan sebagian lainnya berlaga di Olimpiade London 2012. IOC dalam pernyataannya, Senin (16/1) menyatakan hukuman itu diambil karena komite kompetisi olahraga terbesar di dunia tersebut memandang perlindungan kebersihan atlet dan memerangi doping adalah prioritas utamanya sesuai dengan peta jalan strategis IOC 2020 untuk masa depan olimpiade. “IOC menempatkan langkah-langkah khusus, termasuk menyasar pra tes dan pemeriksaan ulang sampel yang berasal dari Olimpiade Beijing dan London, menyusul proses pengumpulan data intelijen yang dimulai pada Agustus 2015. Sebagai bagian dari proses ini, IOC menyatakan bahwa delapan atlet didiskualifikasi,” kata para pejabat IOC. Adapun delapan atlet tersebut yaitu, pertama Lei Cao (33) asal Tiongkok pemegang emas angkat besi 75 kg putri Olimpiade Beijing 2008 yang positif untuk zat terlarang GHRP-2 dan metabolit (GHRP-2 M2). Kedua, Xiexia Chen (34) asal Tiongkok pemegang medali emas angkat besi 48 kg putri Olimpiade Beijing 2008 yang terdeteksi positif untuk zat GHRP-2 dan metabolit (GHRP-2 M2). Ketiga Chunhong Liu (31) asal Tiongkok, pemenang medali emas cabang angkat besi 69 kg putri Olimpiade Beijing 2008 yang terdeteksi positif untuk zat GHRP-2

dan metabolit (GHRP-2 M2) serta sibutramine. Keempat Nadzeya Ostapchuk (36) asal Belarusia, pemegang medali perunggu cabang menembak putri Beijing 2008 yang terdeteksi positif untuk zat dehydrochlormethyltestosterone (turinabol) dan tamoxifen. Kelima Darya Pchelnik (36) asal Belarusia, peringkat keempat lempar peluru putri Olimpiade Beijing 2008 yang terdeteksi positif untuk zat dehydrochlormethyltestosterone (turinabol). Keenam Sibel Simsek (32) asal Turki, peraih peringkat empat angkat besi 63 kg putri Olimpiade London 2012 yang terdeteksi positif untuk zat dehydrochlormethyltestosterone (turinabol) dan stanozolol. Ketujuh Intigam Zairov (31) asal Azerbaijan, peringkat enam angkat besi 94 kg putra Olimpiade London 2012 yang terdeteksi positif untuk zat de hydrochlormethyltestosterone (turinabol). Kedelapan Norayr Vardanyan (29) asal Armenia, peringkat sebelas angkat besi 94 kg putra Olimpiade London 2012 yang terdeteksi positif untuk zat dehydrochlormethyltestosterone (turinabol). Semua atlet yang terdeteksi positif tersebut didiskualifikasi dari semua turnamen yang diikutinya, saat kasus tersebut terjadi diminta mengembalikan penghargaan dan medalinya serta meminta otoritas olahraga di mana atlet yang bersangkutan tergabung untuk mengimplementasikan hukuman ini dengan modifikasi seperlunya. Hingga saat ini belum diketahui tanggapan masingmasing federasi dan otoritas olahraga negara asal para atlet tersebut atas putusan IOC ini. (rtr/ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Paing, 17 Januari 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

!Dicari Security, Accounting,Admin Keuangan, Driver Berpengalaman,Tanggung Jawab Minat Datang Lgsg Interview ke Jl.Danau Poso No.35 Sanur Atau Hub.081236036511

!!Dicari PRT Pengalaman,Jujur, Rajin,Rambut Potong Pendek Tinggal Dalam Umur 30Th Keatas Gaji 2Jt/Bln Hub.081236036511

Cari Sopir,OB,Untuk Kantoran Hub:PT.BPR Pedungan,Jl.Pulau Moyo No.1 Pesanggaran

B.BP.001.01.17.0001494

B.BP.141.01.17.0001581

B.BP.141.01.17.0001579

***A.BVC Kerja Diluar Negri Resmi utk Semua Usia,Resto Hotel Kebun081337903069,087860831351

Cr 1 Tng Laki Srbtan,1 Tng Wnt Vinishing Perc.Ganeca T.225748

B.BP.001.01.17.0001545

Dcr PRT Tinggal Dlm,Gaji 1,4Jt Hub:089632512899

B.BP.001.01.17.0001514

Dcr:Sopir u/Toko di Denpasar Hub: 081936124750

B.BP.001.01.17.0001513

Dcr PRT, Tidur Dlm, Bisa Masak Max40Thn Gj1,5Jt 081238225461

Dcr Tnga Serabutan Gaji 1,8/Bl Gaji bsr sesuai kemampuan krja Hub:081337665417/081933046464 Dicr 1 Sales 2sopir 3Helper, Muding B.BP.001.01.17.0001523 Indah XII/5x 087860891054

Dicari Segera PRT Cewek u/ Bersih2 dan Jaga Anak di Sanur SMS:08123877799

Dcr Tkng Gali Tanah/Pipa,Hub: 08123944820/087860458499TglDlm

Dicari Sopir untuk Grab Mobil Ertiga Hub.081338325081

B.BP.001.01.17.0001600

B.BP.004.01.17.0001548

Dcr Pgawai Bs Kasir/Pramuniaga Hub.Tk.Krisna Jl.Gn Catur 100X Dps 082145521880/0361-4714445

B.BP.001.01.17.0001512

Cr Waitres-ut Htl Snr Abian Bg !!Dicari Sopir Siap B.BP.166.01.17.0001597 08123806399/287174 Kusumasari5 Kerja Dalam Shift,Datang Lgsg B.BP.001.01.17.0001544 B.BP.001.01.17.0001369 Interview ke Jl.Danau Poso No. Bth Llsn SMU Max23Th u/Kru BanDbthkn Sgr Operator teknik u/ Dcr QC/Adm Garmen Jl.Mertasari dara,Ada Diklat 081933063868 35 Sanur atau H.081236036511 penempatan di hotel min SMA/ No151 Tlp Pak Leo 082145548444 B.BP.001.01.17.0000412 B.BP.141.01.17.0001582 B.BP.004.01.17.0001547 SMK laki2 Email:hrd_tiara@yaho Bth Off.Admn bs Adobe,PS,CD, Restaurant Kerobokan Dcr Serabutan Laki2/Wanita o.com Telp.0361438047 Gatsu Ms Off,B.Inggris Cari Waitress / Waiter bisa Barat No.3 Kerobokan Badung u/Garment Jl.Tangkuban Prahu 107 CV:raka@sourcing-bali.com Bhs.Ingriss Phone 0817555980 B.BP.001.01.17.0001495 T.081337542061,085738838639 B.BP.001.01.17.0001510 B.BP.001.01.17.0001595 B.BP.001.01.17.0001585 Dcr Adm Wnt bs Compt,Sopir SIM Dcr Cook & Waitress untuk Mini Bth Pmbntu Catering&RT diPemoDcr Sgr Staf Srbtn Gudang,ProB1,Tk Las Hub.425082/3 Restauran di Kuta,081237711817 gan H.08123846867/081338716807 duksi,Adm bs comp.Fas:Pensiun, B.BP.001.01.17.0001493 B.BP.001.01.17.0001492 B.BP.164.01.17.0001562 BPJS,SariDana V/8,087861339508 Dcr Gr Wnt Orkes,Com,Klas, Bth Reservation Bhs.Ingris SMA Ymh Bisma Dicr:1.6Mekanik 2. B.BP.001.01.17.0001543 Lukis,SD Nandini 085953785896 Dcr Staf WR Beguling, Kitchen, Supir SIM B1 Hub T.Umar 142 Dps wnita UMK 087861545949 Sminyak B.BP.001.01.17.0001131 B.BP.001.01.17.0001594 Dcr Karyw IT Pnglm Hub PT.Auto Wtrss, Serabutan 081238473242 Tlp:(0361)232528 B.BP.004.01.17.0001418 Bth Sgr Acc Adm Marketing B.BP.001.01.17.0001375 Bagus Utama Telp.0361 722222 Dcr Teknisi STM Mesin/AC Gaji B.BP.001.01.17.0001502 Driver Sim B1 Min SMA bs Komp !Dicari PRT Daerah Kerobokan 2-2,4jt Hub:Gede,Jl.A.Yani 404 Dcr PRT & Sopir, Max 40 thn Krm CV ke Jl.Pulau Ayu No.27 Gaji 1,5Jt Bersih 081235887887 Hp. 08123650242,5 orang 085815122487 B.BP.001.01.17.0001028 B.BP.166.01.17.0001598 B.BP.004.01.17.0001417

Cari Arsitek,Marketing Admin Receptionist Hub.082340016498

** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga B.BP.001.01.17.0001461

B.BP.001.01.17.0001288

Dcr PRT Tdr Dlm Gj 1,2Jt Hub:081236061394

B.BP.001.01.17.0001499

B.BP.001.01.17.0001511

Dcr: Receptionist/FO,HK,Puri Asih Htl,Jl.Pantai Kuta40,Kuta

Dcr bag.Gudang,pria,SMA,maks28 G.Andakasa Tegal Dukuh I,Gatsu Brt,Hb:085100110997(jam Kerja)

B.BP.001.01.17.0001507

Dcr karyti Acct min D3.Lam ke Jln.Bedahulu 35A Dps,8449831 B.BP.001.01.17.0001551

Dcr krywn Salon Pglmn Hairdresser/CapsterThrapist UMK,U.Mkn U.transport 10%, 081936074041 B.BP.154.01.17.0001451

Dibthkan Staff Accounting & Driver.Krm Lmr ke:Ritra Cargo, Jl.By Pass Ngrh Rai,Kedonganan Email: rcidps.hrd@ritra.com B.BP.001.01.17.0001498

Dicari PRT Wanita tdr dlm max 30th gaji 2Jt Hub.081339374017 Dcr sgr 2 Admin bisa comp min Dcr babySister PRT di Jimbaran SMK max 27th Hub.087860560187 pagi sampai sore H081338009507 B.BP.001.01.17.0001556

B.BP.001.01.17.0001390

B.BP.101.01.17.0001557

B.BP.001.01.17.0001457

Dicari Reception Tamatan SMP Hub:0811398772

B.BP.001.01.17.0001546

B.BP.001.01.17.0001496

HK/FO laki SMU Shita Hotel Jimbaran brt MCD 500m081916361108

B.BP.001.01.17.0001430

Distributor Stavolt&Ups Cr,Teknisi Elektro/Listrik,Helper bs kerjaSamadlmteam,jujur,Rajin CVke Prima Utama Jl.ImamBonjol 250Dps,0361485852/085337467878

Dicari therapist(laki-laki) tinggi min 160,min tamatan SMA max 35tahun,punya kendaraan sendiri,sehat dan pekerja keras,pengalaman tidak diutamakan.Dan Reception bisa bahasa inggris&bisa computer.Kirim CV ke:jarimenari@jarimenari.com/ Jl.RayaBasangkasa#47,Seminyak Tlp.(0361)736 740 B.BP.004.01.17.0000683

Dicari!Sales,MD,SPG,Admin utk Food Distr,Jl.Jayakarta 1A Dps B.BP.001.01.17.0001527

Dicari:Tenaga pemasaran kayu H:Jl.Angsoka Cargo Permai 7Dps B.BP.001.01.17.0001540

Pershan Distributor Cat Mcr Staf Acct,Wnt 27-35Th bs Pjk & jjr Hub:4480007/082144843033 B.BP.001.01.17.0001522

B.BP.001.01.17.0001542

Dicri Krywti Loundry Mes Gaji Bnus,085738032274/083114395007

B.BP.001.01.17.0001400

B.BP.801.01.17.0001529

House keeper With English People Speak English Good Salary Area Seminyak Ph:082247476605 B.BP.001.01.17.0001524

Looking for Chef, Chara Resto and Reception. The Bli Bli Villa & Spa 081237312321 B.BP.154.01.17.0001553

Looking for Sales & Marketing Manager Property Office&Jimbrn E:receptionwpenterprise.com B.BP.154.01.17.0001554

Staf Rest lulusan SMK(tataboga) domisili Dps,CV kirim ke Jl.Patimura No.67 Dps B.BP.001.01.17.0001389

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Avanza NewG’09 Silver TV Audio 112Jt Brg Pribadi,087860856999

DAIHATSU

GrandMax Box 1.5 AC/PS’14 Pth G.Max PU’15/16 + Futura PU’15 Jl.Cargo 42D T.081 337 277777

B.BP.141.01.17.0001583

Jual Fortuner TRD 2.5 disel pemilik I Hub.081933012536

B.BP.001.01.17.0001569

Taft GT’93 Ori Total Minat Lsg ke Jl.Akasia VI/4,085339102279

B.BP.001.01.17.0001561

Over Krd Velfire’11 FullOption Htm DK DP90Jt BsTT085103086699

B.BP.001.01.17.0001592

Xenia’06 XI Sporty 89Jt Nego Pemilik,085738777877

B.BP.164.01.17.0001564

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk

B.BP.001.01.17.0001578

HONDA

AlNew CRV 08 2.4 Silver AsDK 80Rb KM Istmw 08123804634

B.BP.001.01.17.0001588

B.BP.001.01.17.0001571

Honda Cielo’95 Hijau Metalik 57jt nego pemilik,081935577788 B.BP.004.01.17.0001489

DIJUAL MOTOR S.Arena GX Silver Met AsBali Ijin+Pajak Baru 081805422165

HONDA

B.BP.001.01.17.0001580

MITSUBISHI

Pajero Exeed 2010 Putih/AT Mulus Asli DK 085107418881

Honda CBR250 Merah Th2012 Variasi Hub.081933038055 Pribadi B.BP.001.01.17.0001505

TOYOTA

Djl Rmh Pgr Jln.Ry Utama Taman Jimbaran LT.1,44A,LB.75,SHM, IMB,Lantai 1.Hub:0811398737

DISEWAKAN TOKO Toko 10x4m KM Dlm Jl.Nangka Utara 279 Dps T.082144138844

B.BP.001.01.17.0001351

B.BP.001.01.17.0001528

Jl Rumah 3Lt 2Are Jl.Gn.Agung Gg.Yamuna Dps Hub.081916436800

Jual Cpt Rmh Jl.Batuyang Gg. Pipit X No50 Batubulan LT125m2 750Jt-081805505723/08179742435

B.BP.001.01.17.0001517

Jual Rumah Lt2 LT.2A Jln.Gn. Talang No56 Dps H:082144999954

B.BP.001.01.17.0001501

Kresna Adi Utama Mngerjakn Rmh Tggl VilaRuko Pool081337099764 Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809

Djl Tnh Kav&Rmh Di Sempidi,Tnh Kav&Ruko diSibang 081337630666

“3,83A Lok di Glogor Carik bagus&strategis 087761652081

Kav 1A Jl.Ry.Juwet Sari Pemogan 081999843755 / 08124622492

B.BP.001.01.17.0000706

B.BP.001.01.17.0001516

B.BP.166.01.17.0001599

DISEWAKAN GUDANG Gudang dan Toko Jln.P.Moyo 35 Hub:082144736771-0361234430

B.BP.001.01.17.0001224 B.BP.001.01.17.0001434 B.BP.001.01.17.0001586 T36/70(430Jt),52/103(520Jt)NF Kavling Puri Gading Jimbaran DIJUAL RUMAH KboIwaUtr,2ACaggu,081239851138 2are Tkd.Batanghari,80m2 &1,20 B.BP.001.01.17.0001591 Dijual Cepat Rumah Jl.Kepundung 081338791301 087819070953 RUPA-RUPA B.BP.001.01.17.0001587 are Tkd.Badung 082145270447 TP SUZUKI B.BP.001.01.17.0001593 081337283254 081934310335 Dijual Innova G’04 Kuning Mtlk 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% II Dps H.0895346990971 BuJro Karimun GX’2005 Silver Cemagi Canggu 36Are 081337283254 DISEWAKAN RUKO B.BP.001.01.17.0001536 B.BP.001.01.17.0001490 Manual terawat by dealer H.115 Jt H.087861895055 / 081238979088 Asli Bali 70Jt Nego Tlp.257008 081338791301 081934310335 Kredit Tanah Kavling Dp 10%, Dikontrakkan Ruko 3 Lantai Jln B.BP.001.01.17.0001535 Djl Rmh 130m2 Lt2 10KT H:08523 B.BP.164.01.17.0001559 Hub.081529125985 Bali Ratu B.BP.001.01.17.0001589 Jkw 10 Thn,proses 3 Hari DIponegoro Hub:087860174165 Dijual tanah u/Villa 2,5A lokasi 8080717/081246490206 Jl.Salya4 Atasi Rmh Bocor Dak Dinding Spa Jl.Kartika Plaza Kuta Ambulance APV GX’14,Putih,Lgkp B.BP.001.01.17.0001530 Ngurah (081236030864) 500m pantai,tepi sungai B.BP.001.01.17.0001509 B.BP.154.01.17.0001552 Dll,P.Sefri 085100774702 Grnsi H.185Jt Cash/Krd,085101221819 Nika (087751055862) Ayung Hub.081338325081 DIJUAL TANAH B.BP.001.01.17.0001572 Innova G’12 M/T Diesel+Avanza Djl Rmh Mewah Pgr Jln.Ry Utama B.BP.001.01.17.0001566 B.BP.001.01.17.0000542 B.BP.001.01.17.0001431 Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & Taman Jimbaran,LT4Are,IMB Lgkp Veloz’12 A/T+Avanza G’12+13 Djl Suzuki Carry PU’2008 51Jt Djl Tnh 2-5A dkt Bypas 290Jt/A Tnh Area Jembrana LT:550m2 Ada AR Mngrjakan Gbr Rmh-Ruko-Vila 140Jt/A Bs Kredit 087862450004 cck Vila/Rmh Pering08123923726 Pohon Jati ±70Btg.082183293001 G.IMB-G 3D-Dll HP:081916433040 Furniture. Hub:0811398737 bs Nego 08123985528 H.Wuruk136 Jl.Cargo 42D T.081 337 277777 B.BP.001.01.17.0001525

B.BP.001.01.17.0001519

BIRO JASA

Avanza G’11 Silver H.119Jt Jl.Soka T.081353156600

B.BP.001.01.17.0001570

BIRO JASA

B.BP.001.01.17.0001515

B.BP.001.01.17.0001352

BIRO JASA

SERVICE

B.BP.001.01.17.0001506

Hlg BPKB DK7216QB No BPKB:C196 8241-O AN:Nyoman SuarjanaPutra

B.BP.001.01.17.0001539

B.BP.001.01.17.0001555

B.BP.001.01.17.0001354

B.BP.141.01.17.0001584

B.BP.001.01.17.0001558

Hlg BPKB DK3325QP No BPKB:MO36 32546-O AN:Woro Ayu Srikandi

KONTRAKTOR Anda Butuh Kontraktor Bangunan Hub.Sri Kompyang 081916666939

B.BP.001.01.17.0001590

Rmh di Kornus Jmbrn Hub.081854 8155/081236138173 Bp.Gusti

B.BP.001.01.17.0001538

Hilang Buku KIR Nopol DK9625AC STNK AN.I Ketut Suwitra,SE

DIJUAL RUKO Jl 3Ruko 3Lt Jl.Dr.Sutomo Dps Hub.081916436800, 081946198089

B.BP.001.01.17.0001518

Rmh 6Are Lantai Penamparan Bs TT/ambil 2,5A,085100856999Prbd

KEHILANGAN Hlg BPKB DK6295C No BPKB:E805 6693-O AN:Michael Tahoinnai

B.BP.001.01.17.0001541

SERVICE

B.BP.001.01.17.0001520

SERVICE

B.BP.001.01.17.0001368

DIJUAL MOBIL

Ahli Atasi Rumah Bocor,Grnsi+ Renov&Bgn Rmh Ady:082145709444

B.BP.001.01.17.0001596

Atasi Rmh Bcr,Tlang,Dak,Dnding Atp&Renov Rmh,Opi.085103093823

B.BP.001.01.17.0001491

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

B.BP.001.01.17.0001414

Buka Simpanan Koperasi 100Juta Dapat NMax Gratis 081239011111

B.BP.001.01.17.0001575

Menyewakan/Jual Komputer untuk ujian Nasional Hub.08123865672

B.BP.001.01.17.0001563

Pelunasan/Gestun kartu kredit Jl.Kerta Pura Hub.082340004545

Hlg Buku KIR DK 9511 AY AN:CV.Tunas Baru

B.BP.001.01.17.0001503

KTP,SIM A & C,ATM BRI,NPWP & BPJS Atas Nama I Nyoman Djesna Mohon Dikmblikan Sesuai Alamat

B.BP.001.01.17.0001497

BIRO JASA Saya Siap Kerja u/Nyusun Lap Pajak Spt Thn/Bln,08113893027

B.BP.001.01.17.0001128

PELUANG USAHA Cari Investor Dana u/Koperasi Bagi Hasil 14%/Th 081239011111

B.BP.001.01.17.0001574

Investasi Onecoin Dijamin dpt uang banyak walau tnp bekerja A.BP.001.12.16.0001551 (aman 100% dan gratis)Hub: Rmh Anda Bocor Dak Dinding Tlg Hub.Pak Jimi 081353068751 Grs 082198898118/0812-8114-3333 B.BP.001.01.17.0001565

B.BP.031.01.17.0001381

DIJUAL MOTOR

ALUMINIUM BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

SERVICE

SERVICE

DIJUAL MOBIL

PERCETAKAN

DIJUAL MOBIL

FOTOCOPY

SALON

ELEKTRONIK DIJUAL MOBIL

TOUR

RUPA-RUPA


EKONOMI Rupiah Capai Rp 13.342

18

Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta, Senin pagi bergerak melemah tipis sebesar empat poin. Rupiah menjadi Rp 13.342, dibandingkan sebel-

umnya di posisi Rp 13.338 per dolar AS. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Senin mengatakan mata uang rupiah masih berada dalam area negative, terhadap dolar

Bali Post/ant

NILAI TUKAR RUPIAH - Seorang karyawan menghitung pecahan uang dolar Amerika di Jakarta. Nilai tukar rupiah terkoreksi sebesar empat poin.

AS mengantisipasi kebijakankebijakan yang ditempuh pemerintahan baru Amerika Serikat. “Ekspektasi kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS (The Fed) dan pengetatan likuiditas cukup mempengaruhi laju mata uang domestik,” katanya. Namun, ia mengharapkan sentimen Bank Indonesia (BI) yang memperkirakan tren suku bunga rendah pada tahun 2017 dapat menjaga fluktuasi mata uang rupiah. Di sisi lain, lanjut dia masih adanya dana asing yang masuk selama periode 1-9 Januari 2017, berjumlah sekitar 700 juta dolar AS diharapkan juga dapat membantu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah pada awal Januari ini. Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan bahwa ruang penguatan rupiah masih tersedia di tengah harapan neraca perdagangan Indonesia periode Desember 2016 yang diperkirakan surplus. (ant)

Konsolidasi Hapuskan Lima Bank Umum

Jakarta (Bali Post) Otoritas Jasa Keuangan menyatakan pada rencana awal 2017 ini, jumlah bank umum akan berkurang setidaknya lima entitas dari total 118 bank umum, sehingga diharapkan industri perbankan lebih efisien dan memiliki modal kuat setelah konsolidasi. “Konsolidasi perbankan tetap berlanjut. Salah satu pilar konsolidasi, bank harus sehat termasuk dari segi modalnya,” kata Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad di Jakarta belum lama ini. Muliaman menuturkan, konsolidasi perbankan untuk mengefisiensikan industri perbankan tetap berlanjut tahun ini. Konsolidasi tersebut bisa berupa penggabungan perusahaan (merger) ataupun konsolidasi strategis untuk memilah masing-masing segmen Bank. Pada 2017 ini, lanjut Muliaman OJK akan mengedepankan tiga pilar konsolidasi perbankan yakni pertama konsolidasi untuk meningkatkan penetrasi dan akses keuangan masyarakat. Kedua, konsolidasi untuk membuat kapasitas permodalan bank tetap sehat. “Ketiga, pilar untuk meningkatkan kontribusi bank pada perekonomian,” ujarnya. Muliaman mengatakan konsolidasi perbankan akan

dilakukan dalam waktu dekat. Disinggung mengenai entitas bank tersebut, Muliaman masih enggan membocorkannya. OJK meminta industri perbankan meningkatkan kapasitas permodalan untuk dapat mencapai target pertumbuhan kredit pada rentang 9-12 persen pada 2017. Target pertumbuhan kredit dua digit dipatok OJK karena optimisme perbai-

Jakarta (Bali Post) Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat yang membidangi sektor energi dan sumber daya alam, meminta Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mengusut tuntas praktik pengeboran minyak ilegal di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Selain membahayakan keselamatan dan keamanan para penambang, praktik pengeboran ilegal pada ratusan sumur minyak di Muba juga berpotensi merugikan Negara. Alasannya, pengeboran itu dilakukan di dalam perut bumi yang merupakan milik Negara. Ketua Komisi VII DPR Gus Irawan Pasaribu mengatakan

hal itu di Jakarta, Senin (16/1) kemarin. “Praktik illegal drilling tak boleh dibiarkan terjadi lagi, apalagi sampai menimbulkan korban. Untung tak ada korban nyawa,” ujar Ketua Komisi VII DPR. Gus Irawan meminta pihak kepolisian daerah mengusut tuntas pelaku di belakang praktik pengeboran ilegal di Muba. Pasalnya, praktik pengeboran ilegal yang membahayakan keselamatan penambang dan mengabaikan aspek lingkungan itu bukan hanya terjadi pada sumur minyak di lahan masyarakat, tapi juga pada lahan yang berada pada wilayah kerja milik

kan kondisi ekonomi setelah 2016, pertumbuhan kredit diperkirakan hanya tumbuh satu digit. Muliaman melihat potensi penambahan likuiditas masih tersedia, namun belum dimanfaatkan secara optimal oleh perbankan. Untuk itu, diantaranya dia meminta perbankan memanfaatkan Global Master Repo Agreement (GMRA) agar sumber pendanaan bertambah. (ant)

Selasa Paing, 17 Januari 2017

BERTEMU - Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga bertemu Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjodjo di Jakarta, Senin (16/1). Dalam pertemuan tersebut Mendes menegaskan BUMDes siap mendukung dan melibatkan koperasi yang sudah ada (existing) dalam pembangunan desa dan mendirikan koperasi jika dalam satu desa belum ada koperasinya.

BUMDes Siap Bentuk dan Libatkan Koperasi

JAKARTA (Bali Post) – Meski nantinya tidak berbentuk koperasi, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) akan mendukung koperasi desa yang sudah ada (existing), bahkan siap mendirikan koperasi jika di desa tersebut belum terbentuk koperasi. “Nantinya sinergi antara BUMDes dengan koperasi akan terus berjalan, misalnya suatu desa yang sudah maju dengan sejumlah unit usaha, maka perlu disinergikan dengan koperasi yang sudah ada. Kalau belum ada koperasi, kita akan bentuk koperasi,” ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo di Jakarta, Senin (16/1). Dalam hal ini BUMDes bisa memiliki unit usaha yang bekerja sama dengan koperasi.

“Jadi misal nanti kalau desa sudah terintegrasi ada kebutuhan angkutan, lalu ada koperasi angkutan sehingga sinergi koperasi dengan BUMDes,” katanya. Sebelumnya, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi merencanakan tidak akan membentuk BUMDes dalam bentuk koperasi, melainkan dikelola dalam bentuk holding dengan mempersiapkan sumber daya manusia yang memadai. Nantinya sebanyak 75.000

BUMDes akan dikelola masyarakat desa yang keuntungannya untuk membangun desa. Sementara itu, koperasi merupakan unit usaha yang dimiliki anggota, tetapi pembagian hasilnya hanya untuk kesejahteraan anggota. Eko memberi contoh, BUMDes yang berhasil yaitu BUMDes desa Ponggok, Kec. Polanharjo Kab. Klaten. BUMDes di sana sudah berhasil mengembangkan wisata air umbul Ponggok. Klaten sebagai tempat yang sangat terkenal dan banyak

diburu para pecinta traveller. Umbul Ponggok Klaten adalah objek wisata air berupa sumber mata air alami yang sangat jernih dengan dihiasi bebatuan karang, serta ikan hias di dalamnya. Tempat yang memiliki view sangat keren ini sangat cocok untuk kita snorkling dan berenang, serta diving di sana. Dengan air yang sangat jernih dan dilengkapi keindahan yang tiada duanya, kita bisa mengabadikan moment indah di sana dalam subuah foto yang bakal kita kenang. “Nah di sana pengelolaan unitnya dilakukan oleh koperasi. Bahkan sudah didirikan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) di sana,” katanya. (r)

Petani Muda

Lebih Tertarik Garap Lahan Kering

Muliaman D. Hadad

Bali Post/ant

Perlu Diusut Pengeboran Minyak Ilegal kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKS) Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). “Kami minta polisi mengusut tuntas, siapa yang bermain di belakangnya. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” kata Gus Irawan. Pengamat minyak dan gas bumi, Ibrahim Hasyim mengatakan praktik pengeboran minyak ilegal di Muba sudah lama berlangsung. Namun hingga kini penegak hukum dan pemerintah daerah serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral belum memberikan tindakan yang efektif. (ant)

Denpasar (Bali Post) Petani muda lebih tertarik menggarap lahan kering dibandingkan lahan basah/ sawah. Hal itu lantaran luas lahan sawah yang sempit di samping juga pendapatan dari lahan sawah lebih kecil dari lahan kering. Kepemilikan lahan sawah di Bali rata-rata hanya 35-38 are per KK. Kondisi seperti itu menyebabkan lahan sawah hanya diurus orang yang paling tua di dalam sebuah keluarga. “Di lahan sawah banyak petani tua-tua karena kepemilikan lahan sawah di Bali kurang dari setengah ha, sehingga cukup hanya diurus orang tuanya,” kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan

Provinsi Bali, IB Wisnu Wardhana, Senin (16/1). Di samping itu, dengan lahan seluas 35-38 are per KK, termasuk sempit karena seorang petani dikatakan sejahtera jika memiliki minimal 3 ha sawah. Dengan sempitnya lahan sawah tersebut, karena itu diyakini cukup diurus orang tua saja. “Namun kalau ada pandangan generasi muda tidak tertarik pertanian, hal itu tidak sepenuhnya benar,” kelitnya. Lahan pertanian terbagi menjadi lahan sawah dan lahan kering (abian). Lahan sawah yang ditanami padi pada musim hujan dan ditanami palawija saat musim kering. Cara seperti itu dinilai men-

Impor 2016 Ditekan 4,94 Persen Jakarta (Bali Post) Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai kumulatif impor Indonesia dari Januari hingga Desember 2016 mencapai 135,65 miliar dolar AS, atau turun 4,94 persen dibandingkan periode sama pada 2015. Kepala BPS Suhariyanto di Jakarta, Senin (16/1) memaparkan kumulatif nilai impor terdiri dari impor migas 18,72 miliar (turun 23,92 persen) dan non migas 116,93 miliar dolar AS (turun 0,98 persen). Penurunan impor migas disebabkan oleh turunnya semua komponen migas, meliputi minyak mentah 1,332 miliar dolar AS (16,53), hasil minyak 4,211 miliar dolar AS (28,97 persen) dan gas 344 juta dolar AS (17,09 persen). Impor migas Desember 2016 juga turun menjadi 1,68 miliar dolar AS atau turun 2,13 persen jika dibandingkan November 2016. Impor non migas Desember 2016 mencapai 11,08 miliar dolar AS atau naik 1,35 persen jika dibandingkan November 2016. Sedangkan impor golongan bahan baku dan barang modal selama Januari-Desember 2016 turun dibandingkan periode sama tahun sebelumnya masingmasing 5,73 persen dan 9,64 persen. Sebaliknya impor golongan barang konsumsi naik 13,54 persen. Peningkatan impor nonmigas terbesar pada Desember 2016 adalah dari golongan perhiasan atau permata 101 juta dolar AS (48,96 persen), sedangkan penurunan terbesar dari golongan mesin dan peralatan listrik 112 juta dolar AS (7,07 persen). Kemudian tiga negara barang impor nonmigas terbesar pada priode Januari-Desember 2016 adalah China dengan nilai 30,69 miliar dolar AS (26,24 persen), Jepang 12,97 miliar dolar AS (11,09 persen), dan Thailand 8,60 miliar dolar AS (7,36 persen). Impor nonmigas dari ASEAN mengambil pangsa pasar 21,46 persen, sementara dari Uni Eropa 9,11 persen. Selama tiga belas bulan terakhir nilai impor migas tertinggi tercatat pada Desember 2015 dengan nilai mencapai 1,789 miliar dolar As dan terendah terjadi pada Februari 2016 yaitu 1,22 miliar dolar AS. Nilai impor nonmigas tertinggi tercatat pada Desember 2016, yaitu 11,092 miliar dolar AS dan terendah pada Juli 2016 dengan nilai 7,510 miliar dolar AS. (ant)

datangkan pendapatan lebih rendah dibandingkan usaha tani lahan kering. Subak sawah yang terdiri dari 1.559 tersebar di seluruh Bali memang difokuskan pada tanamana padi. Lahan sawah luasnya lebih dari 80.000 ha, tetapi lebih sempit dari lahan kering yang mencapai luas 270.000 ha. Hal itu menjadi faktor petani muda lebih tertarik menggarap lahan kering. Komoditas seperti buah naga, jeruk, kopi dan papaya yang bisa dikembangkan di lahan kering dipercaya mempunyai nilai ekonomi lebih tinggi. Contohnya lahan abian di Kintamani banyak ditanami kopi, jeruk, cengkeh. “Kalau anak muda lebih ban-

yak mengembangkan tanaman hortikultura. Alasannya, pendapatannya lebih tinggi. Contohnya di Songan, di sana merupakan sentra bawang merah, bawang putih, petaninya kebanyakan anak-anak muda,” terangnya. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali tahun 2013 yaitu tercatat petani tanaman pangan berjumlah 237.295, petani tanaman hortikultura jumlahnya lebih banyak yaitu 261.275, dan petani perkebunan jumlahnya 236.570. Namun pihaknya tetap mengupayakan agar anak muda tertarik pengelolaan pertanian lahan sawah dengan cara penggunaan alat-alat teknologi modern. (kmb42)

Peserta Amnesti Periode Tiga Para Profesional Jakarta (Bali Post) Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan para profesional yang belum melaporkan harta maupun aset untuk kepentingan perpajakan merupakan target peserta program amnesti pajak (tax amnesti) periode tiga. “Kesempatan hanya tinggal tiga bulan, dari sisi jumlah partisipan kita berharap dari profesional maupun sektor formal lainnya,” kata Sri Mulyani di Jakarta, Senin (16/1). Sri Mulyani menjelaskan, untuk periode amnesti pajak selanjutnya otoritas pajak akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu guna menggaet peserta baru dari profesi maupun sektor tertentu yang belum mengikuti tax amnesti. Sosialisasi itu, kata dia, dilakukan setelah melalui evaluasi dalam tujuh bulan pelaksanaan amnesti pajak dan secara spesifik diupayakan kepada WP potensial yang bisa berkontribusi secara langsung kepada penerimaan negara. “Kita akan lakukan berdasarkan data yang kita miliki di 2016 dan 2017. Segmen mana yang harus dilakukan juga berdasarkan kemampuan untuk generate penerimaan pajak, karena di 2017 kita membutuhkan pajak cukup tinggi,” katanya. Ia memastikan profesi maupun sektor tertentu yang menjadi tar-

get peserta tax amnesti tersebut merupakan WP yang mempunyai pendapatan di atas rata-rata, namun belum signifikan membantu penerimaan pajak. “Untuk segmen kegiatan yang memang formal dan selama ini potensinya masih kecil, apakah dari pertambangan, perikanan atau kegiatan ekonomi berdasarkan struktur produksinya. Kita akan coba melakukan itu,” ungkapnya. Sri Mulyani mengatakan sektor UMKM juga menjadi sasaran untuk menjadi peserta program amnesti pajak pada periode tiga, namun bukan lagi menjadi fokus utama, karena tarif untuk UMKM yang flat selama tiga periode amnesti pajak. Sebelumnya Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat hingga berakhirnya periode dua amnesti pajak pada 31 Desember 2016, jumlah Surat Pernyataan Harta yang telah disampaikan WP mencapai 638.033, dengan jumlah Surat Setoran Pajak yang diterima sebanyak 670.625. Sedangkan jumlah Wajib Pajak yang mengikuti amnesti pajak mencapai 616.372. DJP juga memastikan tarif repatriasi maupun deklarasi dalam negeri untuk periode tiga amnesti pajak berjalan mulai 1 Januari hingga 31 Maret 2017 sebesar lima persen. Dan untuk tarif deklarasi luar negeri sebesar sepuluh persen. (ant)


19

Selasa Paing, 17 Januari 2017

Penahan Ombak Rusak Dari Hal. 1

Bali Post/ade

DIPERIKSA- Artis dangdut Saipul Jamil memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik KPK, Senin (16/1) kemarin. Saipul Jamil diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara pencabulan yang menjeratnya sebagai terdakwa.

Kearifan lokal

Dari Hal. 1

Kearifan lokal sebagai pangkal budaya ekonomi kreatif dan dasar (core) pariwisata Bali yang dirasakan tidak lagi memiliki jati diri, karena terabaikannya alam dan sektor tersier Bali yang menjadi basic drive pariwisata selain pertaniannya (60% perekonoman Bali dipengaruhi sektor tersier). Dalam bidang kepemerintahan, peluang dan kewenangan otonomi daerah belum dimanfaatkan secara optimal. Pemimpin Bali yang masih rentan dalam persoalan role, power, dan wisdom yang masih menonjol di bawah bayangbayang kendali partai, pemodal dan peran pusat. Beban Bali dengan kepadatan penduduk (population density) dan kegiatannya yang masih terpusat di tiga wilayah Bali Selatan (Badung, Denpasar, dan Gianyar), telah mengakibatkan munculnya potensi ancaman besar akan pengangguran, kemiskinan, pelayanan dasar, dan konflik komunal serta ketertiban umum seperti persaingan tidak sehat usaha kecil vs usaha modern yang sudah masuk desa, atau protes angkutan taksi resmi vs tidak resmi seperti uber dan grab yang terjadi belakangan ini serta potensi gesekan kependudukan yang sangat majemuk di lokasi tertentu yang penataan sarana pendukung/kesehatannya sering sangat tidak layak huni. Lihat saja satu kamar kos ukuran 2 x 3 m dihuni oleh 4-5 orang. Di bidang perekonomian yang hanya bertumpu pada sektor pariwisata dan investasi terasa tanpa arah serta tiada kesatuan koordinasi yang berbasis perencanaan terukur (cetak biru) serta tanpa didukung aspek hukum yang terpadu, mengakibatkan pengambilan

kebijakan/keputusan terasa gamang baik di tingkat pemerintah daerah atau pemerintah kota, sementara di tingkat provinsi terasa mandul. Selain itu, terbatasnya sarana dan prasarana infrastruktur serta sistem transportasi yang belum memadai menambah peliknya pemerataan pembangunan di seluruh Bali dan hanya akan tetap terpusat di Bali Selatan. Di bidang anggaran (APBD) dan pelayanan publik, Bali masih akan terus menghadapi berbagai persoalan antara lain terkait dengan terbatasnya porsi APBD yang mayoritas anggaran dialokasikan untuk biaya rutin dan remunerasi PNS. Alokasi anggaran untuk investasi yang tersedia sangat terbatas(kurang dari 10%), sementara efisiensi birokrasi, kualitas pelayanan public, dan produktivitas birokrasi pemprov/pemda dan pemkot masih memerlukan langkah nyata “Revolusi Mental”- nya Jokowi. Mengisi Tahun 2017 Keberhasilan pembangunan ekonomi Bali 2017 akan sangat tergantung kepada tekad, keberanian dan langkah nyata dalam pengembangan komprehensif meliputi cara pandang (mindset), pola piker (brainware), interaksi perilaku (humanware), perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware) dalam bingkai cetak biru, komitmen dan konsistensi para pemimpin formal/informal Bali yang terbebas kepentingan pragmatis politik kekuasaan/kelompok/ golongan/parpol. Pengembangan Bali yang berkelanjutan harus akrab dengan pemimpin panutan berkarakter petarung berbasis role, power and wisdom yang konsisten dan konsekuen. Bali yang telah diakui dunia

Rapim TNI

Dari Hal. 1

Panser Anoa Amfibi selanjutnya melintasi danau Mabes TNI menuju Gedung Aula Gatot Subroto, tempat Rapat Pimpinan TNI 2017. Hujan turun saat Presiden mencoba kendaraan militer itu. Setelah menaiki Panser Anoa Amfibi menempuh jarak sekitar 300 meter, Presiden memberikan pengarahan dalam Rapat Pimpinan TNI. Presiden bangga dengan hasil karya anak Indonesia ini. “Kondisi geografi Negara Kesatuan Republik Indonesia memegang posisi yang strategis. Di sini diperlukan alutsista TNI yang mampu menjawab tantangan global,’’ tegasnya. Presiden Joko Widodo memuji kualitas Panser Anoa Amfibi. “Tadi saya mencoba Anoa Amfibi bagus sekali. Tank bisa masuk air kan bagus,” kata Presiden. Presiden mengaku sempat merasa “deg-degan” saat naik Panser milik TNI itu. “Tadi

Dari Hal. 1

semua ‘deg-degan’, tapi saya yakin bahwa produk itu memiliki kualitas yang baik,” katanya. Presiden berharap harga dan kualitas produk pertahanan nasional bisa bersaing dengan produk negara lain sehingga bisa dijual ke pasar yang lebih luas, tidak hanya tergantung pada pasar dalam negeri. “Jangan hanya ketergantungan pesanan dari TNI atau Polri. Kalau TNIPolri wajib ke sana, tapi apakah seperti itu terus, kan tidak. Mesti harus berani keluar, menjual ke negara lain,” katanya. Tanpa Awak Sementara itu, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek-Dikti) sedang fokus mengembangkan pesawat tanpa awak untuk memperkuat penjagaan di perbatasan antarnegara. Pesawat tanpa awak yang diracik anak bangsa ini tentu akan dimanfaatkan oleh Kementerian Pertahanan untuk menjaga pulau

perbatasan, kata Menristekdikti Mohammad Nasir di Makassar, Senin kemarin. Ia menjelaskan, Kemenristek-Dikti berperan menyediakan inovasi untuk menghasilkan pesawat tanpa awak bersama peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Lapan, dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk menghasilkan produk berteknologi tinggi. Sementara untuk produksi pesawat tanpa awak itu, menurut Menristek-Dikti akan ditangani oleh PT Pindad dan PT Dirgantara Indonesia. Ia berharap inovasi teknologi ini memberikan kontibusi besar khususnya dalam menjaga keamanan perbatasan dan menjaga kedaulatan Republik Indonesia. ‘’Jadi, kami dari Kemenristek-Dikti hanya fokus dalam pengembangannya. Sementara untuk penggunaannya tentu diserahkan ke Kementerian Pertahanan,” ujarnya. (ant)

Indikator ekonomi yang dimaksud Agus adalah neraca defisit transaksi berjalan 2016 yang diperkirakan 1,8 persen dari PDB, kemudian inflasi sepanjang 2016 yang 3,02 persen, dan pergerakkan nilai tukar kurs rupiah yang cenderung stabil di kisaran Rp 13.300 Rp13.500. Sebelumnya, JP Morgan pada November 2016 menerbitkan riset yang menetapkan peringkat Indonesia menjadi underweight. Dalam riset berjudul “Trump Forces Tactical Changes” tersebut, JP Morgan menyebutkan penurunan per-

ingkat karena risiko yang cukup besar di pasar Asia Pasifik. Riset JP Morgan pada November 2016 tersebut dipandang pemerintah Indonesia tidak menyeluruh karena tidak mempertimbangkan perbaikan kondisi fundamental ekonomi. Pemerintah saat itu menyebutkan kerja sama dengan JP Morgan selama ini “tidak menguntungkan”. Akhirnya pemerintah memutus kerja sama dengan JP Morgan, di antaranya memberhentikan peran JP Morgan sebagai agen penjual Surat Utang Negara dan bank persepsi amnesti pajak. (ant)

Ketahanan Ekonomi

Agus menuturkan penilaian JP Morgan tersebut mencerminkan ketahanan ekonomi domestik di tengah periode konsolidasi pada 2016. Pada tahun ini, kata Agus, Indonesia sedang berada dalam proses pemulihan kegiatan ekonomi. “Kalau di 2016 bisa dikatakan periode konsolidasi karena kita perlu konsolidasi di korporasi, perbankan, fiskal. Tapi di 2017 ini kita harapkan adalah kondisi pemulihan sehingga pertumbuhan ekonomi kita harapkan 5-5,4 persen,” ujar dia.

Terhenti Total

Dari Hal. 1

dengan label sakral dan ber-taksu, sudah saatnya untuk bisa melahirkan seorang pemimpin Bali profesional berkarakter Raja Rsi sebagai figur panutan, pengayom, pelayan rakyatnya yang dihargai, kredibel, dan terpercaya berbasis kearifan lokal Bali. Pemimpin Bali harus mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang transparan, akuntabel, bertanggung jawab, independen, serta memiliki semangat pengawasan yang konsisten serta komitmen penegakan hukum yang tegas dan terpercaya. Pertumbuhan ekonomi, keuangan dan perbankan Bali ke depan harus bisa berorientasi kepada stabilitas, pertumbuhan dan pemerataan ekonomi, perluasan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan yang berkesinambungan. Pertumbuhan ekonomi berkelanjutan akan bisa berhasil bila minimal tiga bidang dapat ditangani dengan baik yakni infrastruktur/sarana penunjang, perbaikan iklim investasi dan pertanian serta kepemimpinan yang kuat dan visioner. Pemerintah yang kuat dan visioner harus mampu mencari terobosan baru bagi Bali untuk meningkatkan pendapatan daerah di bidang ekonomi, keuangan dan perbankan yang saat ini potensinya masih sangat besar dan pemanfaatannya belum maksimal, dalam rangka meningkatkan sumber pendapatan keuangan pemerintah Bali guna meningkatkan pembangunan Bali ke depan. Apabila harapan-harapan di atas dapat diwujudkan secara nyata dan konsisten, kami yakin Bali ke depan akan bisa menjaga dirinya secara konkret sejalan dengan kesiapan Kapolda Bali yang baru Irjen Pol. Dr. Petrus L. Golose yang siap terdepan jaga Bali. Semoga. (*)

Akibat insiden ini, aktivitas bandara berhenti total. Latihan penerbangan dihentikan. Penerbangan komersial dari Surabaya-Banyuwangi dan sebaliknya terpaksa delay hingga dua jam. Ini disebabkan bekas bangkai pesawat yang harus dibersihkan dari landasan pacu. Sesuai jadwal, dua maskapai yang melayani BanyuwangiSurabaya, Wings Air dan Garuda Indonesia, harus take off dari Banyuwangi pukul 13.10 WIB. Pesawat baru tiba dan take off

lagi sekitar pukul 15.00 WIB. Otoritas Bandara Blimbingsari, Banyuwangi enggan membeberkan penyebab pasti peristiwa ini. Pelaksana Harian Bandara Blimbingsari, Trudy Setiawan, memastikan pesawat latih terbakar dipicu pendaratan darurat atau crash landing. Terkait pemicunya, pihaknya menunggu tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang akan turun ke Banyuwangi. “ Untuk penjelasan kronologis dan penyebabnya, besok (hari ini -red) akan dijelaskan KNKT dan Kepala

Bandara langsung,” tegasnya. Dia memastikan, penanganan kecelakaan pesawat latih itu berjalan cepat. Setelah bandara ditutup beberapa jam, aktivitas penerbangan kembali normal. “ Penerbangan sudah normal lagi,” ujarnya. Pihak manajemen MUFA Banyuwangi juga belum bisa dikonfirmasi. Maintenance MUFA, Andri, mengaku terkait insiden ini akan dijelaskan langsung otoritas bandara. “Ke otoritas bandara saja. Kami tak berwenang,” ujarnya via telepon. (kmb30)

Bahkan, belasan akomodasi wisata seperti restoran, vila, dan hotel yang berdiri di sepanjang pantai Gianyar mulai merasakan derasnya ombak. Sementara sejumlah penahan ombak yang sudah dibangun oleh pemerintah, sebagian besar dalam kondisi rusak dan jebol akibat tergerus ombak. Berdasarkan pantauan Bali Post, di sepanjang pantai Gianyar memang sudah banyak berdiri akomodasi wisata, seperti vila dan restoran. Seperti yang terlihat dari Pantai Ketewel, Sukawati, hingga Pantai Lebih. Selain karena investor yang ingin mendapatkan suasana pantai, maraknya pembangunan akomodasi wisata ini juga karena lancarnya akses serta lancarnya lalu lintas melalui jalur By-pass I.B. Mantra. Sejumlah vila kini sudah dikelilingi ombak. Meski ada pula yang masih dibentengi tembok tinggi, yang dibangun oleh investor sendiri. Sebagian besar bangunan vila maupun restoran tersebut sudah mengantongi izin BPPT (Badan Pelayanan Perizinan Terpadu) Kabupaten Gianyar, karena izin tersebut dikeluarkan sebelum bangunan-bangunan tersebut terkena abrasi. Banyaknya vila yang tergerus abrasi ini paling terlihat di Pantai Ketewel, Lembeng, hingga Pantai Purnama, Sukawati, Pantai Keramas, Cucukan hingga Pantai Masceti, Blahbatuh. Sejumlah ako-

modasi wisata yang tergerus abrasi juga terlihat di seputaran Pantai Lebih, Gianyar. Pemerintah tidak tinggal diam melihat tingginya abrasi di pantai-pantai Gianyar yang memiliki panjang sekitar 15,94 km ini. Beberapa upaya yang sudah dilakukan di antaranya dengan membangun penahan ombak. Namun kini, sebagian besar penahan ombak ini sudah jebol, seperti yang terdapat di Pantai Cucukan, Blahbatuh. Di Buleleng hampir semua garis pantai mengalami abrasi. Dari 157 km panjang pantai di Buleleng, tercatat 49,5 kilometer mengalami abrasi cukup parah. Karena tak punya banyak dana untuk perbaikan, setiap tahun Pemkab Buleleng terpaksa mengajukan proposal permohonan dana ke pemerintah pusat. Demikian juga abrasi di Karangasem. Abrasi paling parah terjadi di Desa Bunutan Kecamatan Abang. Dari panjang pantai setempat 12.232 meter, sepanjang 7.500 meter garis pantai setempat mengalami abrasi selama bertahuntahun. Di Tabanan sejumlah objek wisata juga dikejar abrasi. Mulai Tanah Lot, Yeh Gangga, Kelating, Pasut, Soka hingga Pantai Balian di Lalanglinggah, Selemadeg Barat. Garis pantai Tabanan yang terbentang dari Pantai Nyanyi yang berbatasan dengan Badung sampai pantai Selabih yang berbatasan dengan Jembrana sebagian besar mengalami abrasi dan kondisinya memprihatinkan. (tim BP)

Kualitas Pencalonan Dari Hal. 1

Dengan demikian, keberadaan tiap partai sangat terkait dengan pasangan capres-cawapres yang akan diajukan dalam selektivitas dan kualitas proses pencalonan. Semakin tinggi angkanya semakin selektif dan berkualitas. “Jadi, intinya kita tetap mengusulkan 20 persen, supaya proses demokrasi lebih berkualitas. Demokrasi tanpa seleksi, menghasilkan mobokrasi,” tegasnya. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dikenal berada di luar pemerintahan, kali ini sependapat dengan PDI-P sebagai partai pendukung pemerintah. Ketua Fraksi PKS di DPR Jazuli Juwaini menilai presidential threshold masih dibutuhkan di dalam sistem pemilu Indonesia. Hal itu menurutnya penting untuk menyederhanakan pilihan masyarakat terhadap capres-cawapres yang akan dipilih. “Supaya lebih sederhana, tapi tidak memasung hak seseorang untuk jadi presiden atau wakil presiden,” kata Jazuli. Dia mengaku khawatir apabila tidak ada aturan yang membatasi maka jumlah pasangan capres-cawapres akan membengkak. Menurutnya, di DPR saja sudah ada sepuluh partai yang menjadi peserta pemilu, ditambah partai yang tidak memiliki kursi di DPR seperti PKPI, PBB, plus penambahan partai baru yang hingga saat ini sudah lolos verfikasi di kementerian Hukum dan HAM seperti Perindo, PSI, dan Partai Idaman. “Nanti bayangin kalau sejumlah partai itu usung

capres sendiri. Sudah dipusingkan dengan caleg yang begitu banyak, dipusingkan juga capres yang begitu banyak,” ujarnya. Partai Demokrat yang juga dikenal berada dalam posisi netral dalam pemerintahan kali ini setuju dengan usul kedua partai tersebut. Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Syarief Hasan, mengatakan tidak setuju apabila presidential threshold nol persen alias dihapus. “Kalau pun ada kekurangan, kita perbaiki. Kita jangan melangkah mundur,” kata Syarif. Polemik perlu tidaknya presidential threshold kembali muncul setelah empat fraksi di DPR mewacanakan presidential threshold nol persen. Yaitu Fraksi Hanura, Fraksi Gerindra, Fraksi PKB, dan Fraksi PAN. Syarief mengibaratkan perdebatan ini seperti saat pembahasan UU Pilkada beberapa waktu lalu. Perdebatan ketika itu terkait Pemilihan Kepala Daerah, apakah dipilih oleh DPRD atau langsung oleh rakyat. ‘’Kalau kita alihkan ke DPRD, ya kita melangkah mundur. Bahwa itu juga demokrasi, iya. Tapi, menurut kami sebaiknya yang sudah ada kita pertahankan,” tegasnya. Sejauh ini, Fraksi Demokrat menurut Syarief setuju dengan usulan pemerintah dalam draf RUU Pemilu yang tetap mempertahankan presidential threshold. Dalam usulan yang diajukan, partai politik atau gabungan partai politik dapat mengajukan calon presiden apabila memiliki minimal 20 persen kursi di DPR atau 25 persen suara sah nasional pada pemilu legislatif sebelumnya. (kmb4)

Selasa, 17 Januari 2017 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Karya Tawur Agung Labuh Gentuh (3) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Krisna Kanda 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Gatra Praja 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Yowana Magz 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Serial Budha 12.05 Dharma Wacana Karya Tawur Agung Labuh Gentuh (4) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali

14.30 Lila Cita Gong Kebyar Karangasem (1) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Upakara 17.05 Dunia Pendidikan Kilas Pendidikan 17.30 Taman Sari TK Taman Griya (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Solusi Alternatif BHCC 21.00 Serial Budha 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Taksu Mengenang Tokoh Perjuangan 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Janger Yuda Pauwe Merdangga (2) 23.00 Lila Cita Calonarang Batuyang (3) 24.00 Closing


16 Pages

15 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

L O N A A T I E R N I N T

hy as t as wealt vos ht riches Da World’s eignity, Oxfam tells half huma st.com. http://epaper.in rnationalbalipo

online: http://www.inte

Tuesday,

ay nifer Hollid Singer Jen Trump pulls out of event on inaugurati Tuesday, January

17, 2017

and for causing to my in history

time and heartbreak letter, said on said in the Holliday the in- such dismay by to Reuters fans,” Holliday star Jennifer online which was released - Broadwayof a concert celebrating es. to citing an LOS ANGELES pulling out Donald Trump, of her gay her representativ was not scheduled she was Holliday inauguration Saturday of President-elect e as a “betrayal” at Friday’s at the Lincoln perform auguration cast the performanc t industry itself but at an event before called article that fans. entertainmen the night Wrap, an Memorial America Great Again! and lesbian for my ng singwebsite. Also sched“Make

Award-winni the news sincerely apologize un- the music Celebration.” The Tony for her roles in “I for being Welcome are country3 Doors that affect to appear “Dreamgirls” lapse of judgment, band er, best known Box musicals on the issuesthis crucial uled Toby Keith, rock g actor Jon at Broadway Arms Too Short to educated star Oscar-winnin American and “Your announced the cancellaDown and The every team rewith God,” first published by Voight. transition The Trump to the Presidential tion in a letter which did ferred questions Committee, Inaugural directly on Holliday’s not comment from across letter. the “As Americans unite to celebrate we Inaugural, of the country 58th Presidential by the outpouring are are humbled are receiving and support we have so many worldin this to honored taking part of freedom class performers celebration Epshteyn, historic Boris ons for the and democracy,” communicati director of Inaugural Committee, Presidential statement. Beast said in a writtenfor the Daily t reporter In a column a gay entertainmen website, called Holliday and Kevin Fallonwork on Broadway icon for herTrump had surrounded who vosaid that politicians Photo Anzuoni/File himself with lesbian, gay, bisexual REUTERS/Mario 11th season cally oppose rights. (rtr) U.S. on and transgender during the performs California, Holliday Los Angeles, in Jennifer Idol” Singer at: “American finale of Bali Post 2012. Jl. D.Tamblingan May 23, Sanur International

You can

January 17,

2017

in 2006, Microsoft much of plans to leave to give

wealth despite his efforts as much how all men, own Oxfam said on it away. Gates exemplifies to for individuals, While can be recycled Just eight the world’s population, such curtail rewards DAVOS outsized wealth action to half of Oxfam believes calling for help the poor, does not address as the poorest in a report issue was “big philanthropy”problem. Monday about the top. Concern again in the WEF’s the fundamental choose to givea those at the that is billionaires and many last week.

“If highlighted report makers away then matAs decision gather for this own global risks hand-wringing their money But inequality a lot of Forum victory and good thing. of the super-rich have a system “We see Economic clearly Trump’s impetus this and you cannot are systematiweek’s World meeting in Davos, the and gives that new of concrete ters than (WEF) annualreport suggests where billionaires rates of tax Brexit is a lack as usual,” cally paying lowercleaner,” Lawson the charity’sis wider than ever, year - but there or to business head wealth gap for China and India Oxfam’s their secretary of alternatives on data Lawson, with new that the poorest half said Max its calculations of said. Oxfam bases bank Credit Suisse than previously of policy. are different ways be indicating owns less individuals “There that could the data from Swiss the world The eight the to and Forbes.the report are Gates, estimated. which described new running capitalism more beneficial Ortega, Oxfam, said if the named in much, much Amancio before, it majority of people.” Inditex founder Warren Buffett, gap as “obscene”, been available in 2016 Amazon veteran investor data had RGED shown that Carlos Slim, Mark as the would have owned the same poor- SUPER-CHAM Facebook’sEllison for a Mexico’s Jeff Bezos, nine peoplewho make up the in its report a boss 62 CAPITALIS Oracle’s Larry mayor Oxfam calledtax dodging and Zuckerberg, New York City 3.6 billion humanity, rather than by ed” on of 2010, tr) est half at the time. In crackdown from “super-charg out and former combined away that pays Michael Bloomberg.(r be heard estimated it took the people to shift capitalism also comparison, shareholder ately to the rich. News can at Global the 43 richest struggle 9.30 in “Bali Image” assets of wealth of the poorest workers 96.5 from latest disproportion Radio FM While manyincomes, the wealth am. Listen equal the according to the until 10.00Radio FM at stagnating has increased by 50 percent, with the radio. to Global a year calculations. has moved up the of the super-rich bali.listen2my of 11 percent at http:// with average http://globalfm Inequality video streaming http://usrecent years, Mon- an 2009. richest com or live ali.com and li. agenda inthe International since the world’s has among radioglobalfmb el/global-fm-ba Bill Gates,regular at Davos, head of and the Pope eftream.tv/chann is a percent etary Fund man who of its corrosive rise by 50 elites fortune warning of his those since announcing resentment in seen fects, while fuel an upsurge or $25 billion has helped populist politics.

World’s eight richest as wealthy as half humanity, Oxfam tells Davos

balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

find

Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar Goanna 16 17 Batu Jimbar

SELASA PAING, 17 JANUARI 2017

Personel Bos Band

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Produksi Ikan Air Tawar Belum Mampu Penuhi Permintaan Pasar

Bali Post/ist

BOS Band Berharap Musik Bali Jadi “Raja” di Tanah Sendiri MEMASUKI tahun 2017, berbagai amunisi baru telah dipersiapkan oleh para musisi, penyanyi dan band-band indie di Bali. Sejumlah hasil karya musik dengan ciri khas masing-masing telah diaransemen dengan penampilan menarik lengkap dengan video klipnya. Hal ini dilakukan tentunya untuk memberi kesan yang istimewa kepada para penggemarnya masing-masing. Salah satunya adalah BOS Band. Terbentuk 30 Juli 2013 silam, BOS Band yang diprakarsai oleh Putu Bari Hamdani hadir dengan rasa rindu akan warna musik cinta yang berkualitas siap untuk meramaikan belantika musik Bali. Band yang beraliran pop rock ini baru saja menyelesaikan single terbarunya “Jaga Dirimu Baikbaik” lengkap dengan video klipnya. “Video klip dan next single baru aja kelar yang berjudul ‘Jaga Dirimu Baik-baik’. Kita lagi nunggu momen yang pas untuk dikeluarkan di pasaran,” ujar Putu Bari Hamdani belum lama ini. Saat ini, BOS Band yang diperkuat oleh Bari Hamdani (vokal + gitar), Dek Nduth (lead gitar), Hanz (bassist) dan Ari Sukmawan (drum) juga disibukkan dengan rekaman single “Ingin Bli Bunuh Pacarmu” yang nantinya akan melengkapi album perdana mereka nanti. Sebagai band indie yang baru melejit di belantika musik Bali, Bari berharap BOS Band dan band-band indie lainnya bisa dilibatkan lebih banyak lagi dalam event-event kecil maupun besar di Bali. Sebab, kualitas band di Bali tidak kalah bersaing dengan band-band nasional. Sehingga, musik Bali bisa menjadi “raja” di tanah sendiri. “Semoga event-event musik Bali lebih banyak di Bali dan para event organizer juga jangan takut mengundang band Bali untuk main di event-nya, karena kualitas musik Bali juga tak kalah dengan mereka yang dikatakan nasional. Ya, walaupun memakai band nasional sebagai guest star, kalau bisa dipakai jugalah musisi lokal untuk mendampingi band nasional itu, maka secara tidak langsung kualitas musisi kita pun bisa lebih terangkat lagi,” harapnya. (win)

POTENSI usaha budi daya ikan air tawar di Tabanan cukup besar. Hal ini bisa dilihat dari jumlah produksi yang belum mampu memenuhi permintaan pasar. Saat ini, petani di Tabanan didorong membuat usaha budi daya ikan air tawar terutama jenis lele dan nila yang tinggi permintaannya. Bahkan tahun 2017 ini, direncanakan target luas tebar benih ikan air tawar seluas 80 hektar yang saat ini baru mencapai 60 hektar. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Tabanan I Made Subagia mengatakan, dengan luas tebar ikan 60 hektar saat ini untuk semua jenis ikan air tawar dianggap masih kurang untuk memenuhi kebutuhan pasar. “Untuk itu, kami menargetkan 80 hektar untuk luas tebar benih ikan air tawar. Diharapkan tahun 2017 luasan ini tercapai,” ujar Subagia belum lama ini. Jika dihitung secara rata-rata pada tahun 2016, produksi ikan air tawar per bulan mencapai 125 ton. Semua produksi tersebut terserap pasar. “Tidak hanya pasar Tabanan, tapi juga Bali. Karena hasil dari budi daya ikan air tawar ini belum memenuhi kebutuhan pasar, maka kebutuhan ikan air tawar baik di Tabanan maupun Bali umumnya masih lebih banyak datang dari Jawa,” ujar Subagia. Melihat peluang ini, Pemkab Tabanan mendo-

rong petani untuk membudidayakan ikan air tawar. Hingga saat ini sudah terbentuk sekitar 200 pokpadan. Para petani yang melakukan budi daya mendapatkan bantuan dari pusat berupa pembinaan dan sarana produksi seperti ketersediaan bibit. Sementara untuk lahan pembuatan kolam dan pemelaharaannya dilakukan secara swadaya. Dilihat dari hambatan bagi pembudi daya ikan air tawar, kata Subagia, lebih kepada musim penghujan. Benih yang ditebar saat musim hujan cukup rentan mengalami kematian. Namun dengan penerapan SOP, kematian benih ini bisa ditekan dan tidak menyebabkan kerugian yang parah. “Kalau kematian ikan yang sudah besar secara massal belum terjadi. Kebanyakan saat tabur benih ketika musim hujan yang menjadi halangan,” paparnya. (san)

BUDI DAYA – Petani yang membudidayakan ikan air tawar saat melakukan panen lele.

Serah Terima Bantuan Bedah Rumah Bangga Bisa Bergabung Serangkaian HUT Ke-2 Bebek Lingsir Bali Bayu Nirwana

dengan Musisi Senior

SUKSES dengan lagu ‘’Legu Gembrong’’, membuat nama Bayu Nirwana makin dikenal di belantika musik pop Bali. Dengan popularitas yang makin melejit itu, pria yang tinggal di Kabupaten Karangasem ini makin tertarik untuk terus berkarya dan melestarikan lagu pop Bali. Hal itu ia buktikan lewat lagu yang baru saja dirilis, seperti lagu ‘’Pribadi’’, ‘’Sing Perlu Ansuransi’’ dan ‘’Pengecasan’’ yang sekaligus sebagai bandrol album penyanyi pop Bali Ayu Wiryastuti, istri dari arrangger kawakan yaitu Dek Artha. Bagi Bayu Nirwana, ikut bergabung bersama penyanyi senior seperti Yong Sagita dan Bayu KW di album kompilasi menjadi kebanggaan tersendiri baginya. Bagaimana tidak, dulunya sebagai penggemar kini bisa satu album dengan idolanya. “Astungkara, lagu ‘Pengecasan’ sudah bisa dirilis. Ini menjadi kebanggaan bagi saya sendiri karena di album ini ada artis senior yang menjadi idola saya yaitu Yong Sagita dan Bayu KW. Untuk album kali ini, saya ikut mendukung tiga lagu dan salah satunya lagu ‘Pengecasan’ sekaligus sebagai bandrol albumnya,” ujar Bayu Nirwana belum lama ini. Lagu ‘‘Pengecasan’’ sudah rampung setahun lalu, namun baru dirilis akhir tahun 2016. Hal itu sudah diperhitungkan oleh Dek Artha selaku produser Hartapro yang tentunya sudah mengetahui perkembangan musik pop Bali selama ini. Lewat lagu baru, Bayu Nirwana berharap bisa kembali menghibur seperti lagu ‘’Legu Gembrong’’. Ia berharap lagunya kali ini bisa diterima semua kalangan dan diminati semua lapisan masyarakat. “Saya harap lagu ini bisa diterima dengan baik. Semoga lagu Bali juga terus berkembang dan menghadirkan banyak pendatang baru sehingga lagu Bali lebih bervariasi,” harapnya. (win)

Bayu Nirwana

Bali Post/ist

BEDAH RUMAH - Serangkaian peringatan HUT ke-2, Bebek Lingsir Bali mengadakan bantuan bedah rumah kepada I Ketut Nabi di Banjar Sala, Desa Abuan. SATU hati untuk berbagi. Itulah tema dalam rangka hari ulang tahun (HUT) Bebek Lingsir Bali yang ke-2. Bebek Lingsir Bali merupakan komunitas pencinta motor Honda C70 di Bali yang berdiri pada tahun 2015. Bebek Lingsir

Bali memiliki beberapa program sebagai manfaat untuk semua anggotanya, di antaranya baksos, tirtayatra, kopdar, touring, dan edukasi. Pada tahun berdirinya, Bebek Lingsir Bali aktif melakukan bakti sosial berupa peny-

erahan bantuan ke pelosok desa di Bali dan aktif mengadakan pengobatan gratis, donor darah dan pembagian sembako kepada warga kurang mampu di setiap tahunnya dan aktif pada kegiatan penghijauan seperti penanaman bibit pohon bakau, dengan harapan selalu meningkatkan kepedulian anggota akan sesama dan meningkatkan kerja sama tim yang baik. Bukan sekadar touring tapi touring dengan satu tujuan mulia sambil menikmati perjalanan dengan membawa bantuan. Itulah yang diterapkan pada komunitas ini. Di hari ulang tahun yang ke-2, Bebek Lingsir Bali mengadakan bantuan sosial berupa bantuan bedah rumah kepada I Ketut Nabi yang berlokasi di Banjar Sala, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Disaksikan oleh Kepala Desa Abuan, Kepala Dusun, Bendesa Adat, Babinsa dan Bimas desa

setempat, kriteria rumah yang berhak mendapat bantuan harus sesuai dengan persyaratan. Seperti rumah yang dibangun harus di atas tanah kepemilikan sendiri, penerima bantuan tidak memiliki pekerjaan tetap, tidak memiliki aset seperti kebun atau sawah, kondisi bangunan yang tidak layak huni. Anggaran bantuan bedah rumah ini sebesar Rp 20 juta yang bersumber dari penggalian dana penjualan merchandise berupa kaus BLB dan pengadaan bazar yang dibantu seluruh anggota Bebek Lingsir Bali yang kini sudah berjumlah 198 anggota tersebar di seluruh Bali, mulai dari chapter Bangli, Gianyar, Denpasar, Badung, Tabanan, Jembrana, dan Nusa Penida. Bantuan bedah rumah ini memiliki ukuran 6 x 4 meter terdiri dari tiga ruangan yakni ruang tidur, dapur, dan kamar mandi. Bantuan lengkap dengan

perlengkapan tidur seperti kasur, bantal, selimut, dan peralatan dapur. Menurut Ketua Umum Bebek Lingsir Bali, I Putu Dila Nurgatha, kegiatan ini bisa terselenggara berkat kerja sama yang baik dan semangat yang tinggi dari semua anggota. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan rasa kepedulian dari semua anggota Bebek Lingsir Bali terhadap sesama dan juga turut meringankan beban pemerintah untuk mengurangi jumlah kemiskinan khususnya di Bali. Dikatakan, Bebek Lingsir Bali ke depan berencana mengadakan operasi gratis bibir sumbing bekerja sama dengan salah satu yayasan. “Semoga bisa terwujud. Kami juga akan mengembangkan program tirtayatra sebagai program yang bisa memberikan manfaat yang lebih kepada seluruh anggota Bebek Lingsir Bali,” ujarnya. (r/k100)

Pedagang Bermobil Tawarkan Nasi Lawar KAWASAN Taman Kota Singaraja belakangan menjadi tempat strategis pedagang bermobil untuk menjajakan dagangan. Maklum saja, tempat ini belakangan semakin ramai dikunjungi warga mulai pagi hingga malam hari. Di Taman Kota selain pedagang mainan anak-anak, pedagang kuliner mulai bermunculan. Salah satunya adalah pedagang nasi lawar asal Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan. Begitu mengetahui ada kuliner yang satu ini, pembeli membayangkan kalau harganya lebih dari Rp 10.000 tiap porsi. Namun, pikiran itu akan hilang ketika datang ke lokasi pedagang nasi yang mangkal di sebelah selatan Taman Kota. Nasi bungkus berisi daging ayam bawang dan lawar daging babi ini dijual Rp 6.000 per bungkus. Jika ingin menambah daging lain, pedagang juga menyediakan sate plecing, tum dan pepes dengan harga Rp 1.000 per tusuk dan pepes Rp 2.000 per bungkus. Pedagang nasi lawar Ketut Dharmayasa saat ditemui Minggu (15/1), menuturkan, pilihan

berdagang di Taman Kota Singaraja dilakoninya sekitar tiga bulan lalu. Dalam sehari, dia membawa nasi lawar 70 hingga 80 bungkus. Jika hari libur sebanyak 100 bungkus nasi laku terjual. Selama menggeluti usahanya, dia tidak mengambil keuntungan yang besar. Apalagi, dirinya menyadari bahwa usahanya itu baru saja dimulai. “Setiap berjualan modal Rp 700 ribu hingga Rp 800 ribu, keuntungan yang saya dapat dari berjualan sehari sebesar Rp 100 ribu saja. Itu sudah bersih, karena saya juga harus membayar satu orang tenaga tambahan,” katanya. Walaupun baru berjualan beberapa bulan, warung nasi lawar itu sudah menjadi langganan pengunjung. Salah seorang pengunjung Ketut Wiratmaja sengaja setiap pagi menyempatkan diri nongkrong di warung tersebut. Nasi dibungkus daun pisang itu dinikmati untuk sarapan sebelum melakukan aktivitas rutin. Dari segi harga, diakuinya terjangkau semua kalangan dan masakannya bergizi tinggi. “Ini baru makanan merakyat, harga murah meriah tapi rasanya tetap enak,” ujarnya. (mud)

Bali Post/mud

NASI LAWAR - Pedagang bermobil makin ramai mangkal di kawasan Taman Kota Singaraja. Salah satunya warung nasi lawar Rp 6.000 tiap bungkus yang digandrungi warga Kota Singaraja.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 17 Januari 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu