Page 1

16 HALAMAN

NOMOR 255 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

rabu umanis, 16 mei 2018

Gelar Doa Bersama, Komponen Masyarakat Bali Kutuk Aksi Terorisme

DOA KEMANUSIAAN - Koster-Ace berada di tengah-tengah warga dan tokoh Bali saat aksi ‘’Doa Kemanusian untuk Surabaya’’ di Lapangan Monumen Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, Selasa (15/5) kemarin. AKSI teroris bom bunuh diri yang menyerang tiga gereja dan Mapolrestabes Surabaya dengan jatuhnya 28 korban jiwa tak berdosa

termasuk kaum perempuan dan anak-anak, mengundang keprihatinan semua komponen bangsa, termasuk di Bali. Selasa (15/5) ke-

marin berbagai komponen masyarakat Bali menggelar aksi ‘’Doa Kemanusiaan untuk Surabaya’’ di Lapangan Monumen Bajra Sandhi,

Renon, Denpasar. Dalam kesempatan itu, mereka juga mengutuk dan mengecam aksi terorisme serta meminta pemerintah segera menuntaskan persoalan tersebut. Adapun berbagai komponen masyarakat Bali itu berasal dari lintas agama, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan dan mahasiswa. Di antaranya PHDI Provinsi Bali, DPW NU Provinsi Bali, PW Muhammadiyah Provinsi Bali, IKAWANGI Dewata, Gereja Protestan Provinsi Bali, Pemuda Muhammadiyah, DPD PA GMNI Bali, DPC GMNI Denpasar, Peradah, KMHDI, Taruna Merah Putih, Banteng Muda Indonesia (BMI), Baladika, Laskar Bali, DPD KNPI Bali dan BEM Universitas Warwadewa. Hadir pula sejumlah tokoh masyarakat, seperti Wayan Koster dan Ketua PHRI Provinsi Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace). Hal. 15 Aksi Teror

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Alasan Mantra-Kerta Bantu Desa Pakraman Rp 500 Juta (1)

Perkuat Peran Desa Pakraman sebagai Benteng Hadapi Terorisme

DI TENGAH KRAMA - Cawagub Bali nomor urut 2, I Ketut Sudikerta (depan paling kiri), di tengah ribuan krama desa pakraman di Karangasem, Selasa (15/5) kemarin. PENGUATAN desa pak- pada desa pakraman menraman merupakan salah satu jadi Rp 500 juta per desa program unggulan pasangan per tahun. Komitmen yang calon Gubernur Bali nomor dituangkan dalam kontrak urut 2, Ida Bagus Rai Dhar- politik tersebut dilandasi semawijaya Mantra – I Ketut jumlah pertimbangan. ‘’Satu Sudikerta (Mantra Kerta). di antaranya adalah menS e b a g a i l a n g k a h n y a t a , guatkan fungsi desa pakraMantra-Kerta berkomitmen man sebagai benteng budaya meningkatkan bantuan ke- dalam mencegah tumbuh

dan berkembangnya radikalisme yang merupakan cikalbakal aksi terorisme,’’ cagub Rai Mantra saat ditemui di Karangasem, Selasa (15/5) kemarin. Rai Mantra menegaskan, desa pakraman memiliki mekanisme lokal yang khas. Meliputi sistem organisasi, tata kelola organisasi dan partisipasi warga. Bahkan desa pakraman memiliki sistem pendataan yang baik mengenai kondisi warga di wilayah masing-masing. ‘’Mekanisme di desa pakraman telah berjalan baik dan terbukti sangat efektif dalam mengontrol situasi dan kondisi di wilayah masing-masing melalui perangkat desa yang ada,’’ terang Rai Mantra. Terkait pencegahan terorisme, menurut Rai Mantra, desa pakraman memiliki fungsi kontrol yang baik terhadap seluruh aktivitas warganya. Hal. 15 Perangkat Pecalang

Tiga Keluarga Pengebom Pengikut Abdurrahman Surabaya (Bali Post) – Tiga keluarga terduga teroris yang dalam dua hari terakhir melancarkan serangan bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, terkait dengan jaringan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT). Kapolri Tito Karnavian, Senin (14/5) petang, mengatakan kelompok JAD dan JAT adalah pendukung utama gerakan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), yang dipimpin oleh Aman Abdurrahman. Kapolri menjelaskan, meski Aman Abdurrahman sudah tertangkap dan saat ini ditahan di Markas Komando Brigadir Mobil, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, masih aktif menjaring anggota dan menanamkan pengaruhnya secara online atau dalam jaringan (daring), khususnya melalui media sosial. ‘’Termasuk jaringan JAD dan JAT ini juga mengajarkan cara membuat bom rakitan secara daring melalui media sosial,’’ katanya. Kapolri memastikan satu keluarga pelaku serangan bom bunuh diri di Polrestabes Surabaya saling terkait dengan satu keluarga pelaku penyerangan bom bunuh diri di tiga gereja sehari sebelumnya. ‘’Bom yang me-

ledak di rumah susun Wonocolo, Sepanjang, Sidoarjo, juga saling terkait. Tiga keluarga ini belajar merakit bom sendiri secara daring melalui media sosial dari jaringan JAD dan JAT,’’ ucapnya. Ke depan, Kapolri Tito mendesak agar DPR-RI segera merancang undang-undang yang mengatur tentang media sosial. ‘’Karena dari media sosial inilah jaringan teroris ini menanamkan ajaran dan mengubah pemahaman masyarakat yang pada akhirnya satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak-anaknya, bahkan yang berusia balita, bersedia melakukan serangan bom bunuh diri,’’ ucapnya. (ant)

Menag Akui Istri Teroris di Surabaya PNS

Lukman Hakim Saifuddin

Jakarta (Bali Post) – Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengakui istri terduga teroris di Surabaya, Budi Satrijo, yang ditembak mati Tim Densus 88 adalah seorang PNS (Pegawai Negeri Sipil) Kementerian Agama Kanwil Jawa Timur. ‘’Ya, informasi yang kami dapatkan dari Kanwil Jawa Timur, sejumlah aparat Inspektorat Jenderal yang kami terjunkan ke sana, memang betul terkonfirmasi,’’ kata Lukman, Selasa (15/5) kemarin. Menag menyatakan bahwa PNS tersebut merupakan istri dari yang diduga teroris yang tinggal di RT 13 RW 05 Perumahan Puri Maharani, Masangan Wetan, Sukodono, Sidoarjo. ‘’Ini pelajaran bagi kami untuk lebih ketat, lebih meningkatkan kewaspadaan bahwa seluruh ASN dan keluarganya tentu harus sesuai dengan sumpah dan janji ketika dilantik dan menaati UU ASN,’’ katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri telah melakukan 13 penindakan terhadap teroris di wilayah Surabaya dan Sidoarjo pada Senin (14/5). Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Frans Barung Mangera di Surabaya mengatakan, 13 penindakan antisipatif itu untuk melawan teroris. ‘’Kita melakukan penindakan pada Senin dini hari pukul 02.30 sampai 16.45 WIB. Ada 13 orang ditindak yang akan melakukan teror,’’ katanya. (ant)

BOM AKTIF - Anggota Densus 88 membantu seorang rekannya usai melakukan razia di kediaman pelaku peledakan Polrestabes Surabaya, Selasa (15/5) kemarin. Pada penggeledahan itu ditemukan puluhan bom aktif. Bahkan ada yang berdaya ledak tinggi.

Di Tengah Turunnya Nilai Rupiah

Pengusaha di Bali Minta Boleh Pakai Dolar Sebelum 2016, kenaikan nilai dolar sangat menguntungkan pengusaha pariwisata Bali. Ketika itu transaksi kamar hotel maupun makanan di restoran boleh menggunakan dolar, sehingga kenaikan dolar akan menguntungkan pengusaha, karena rupiah yang dihasilkan semakin banyak. Ketika diberlakukannya UU yang mewajibkan penggunaan rupiah, maka kenaikan nilai dolar tidak akan menguntungkan. Bahkan membuat pengusaha rugi. Sebab, sebagian besar kebutuhan sektor pariwisata masih impor.

KETUA Umum Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra mengatakan, impor Bali triwulan I 2018 meningkat seperti minyak atsiri, pemanis minuman. Bahan-bahan tersebut merupakan kebutuhan pariwisata, sehinggga penguatan dolar membuat ekonomi Bali terkoreksi. Akibatnya kalangan pengusaha harus mengetatkan ikat pinggang dan mulai berorientasi pada bisnis by order. Dilihat dari sisi manfaat dari kenaikan dolar sangat sedikit bahkan tidak ada. Karena se-

mua pelaku pariwisata, baik hotel, restoran, objek wisata, dll. memakai rate rupiah. ‘’Yang memetik manfaat di sini adalah turis yang datang. Karena sekarang berwisata di Bali ini lebih murah,’’ tandasnya. Untuk itu, ia meminta agar sektor pariwisata diperbolehkan kembali memakai rate dolar. Karena saat terjadi kenaikan, maka sangat menguntungkan bagi dunia pariwisata. ‘’Khusus sektor pariwisata Bali, berharap bahwa rate hotel itu boleh mempergunakan dolar,’’

pungkasnya. Ini penting dipertimbangkan, karena terbukti pemerintah tidak bisa mengendalikan fluktuasi rupiah terhadap dolar. Analis Bank Indonesia Kantor Perwakilan BI Bali Umran Usman mengatakan, sesuai dengan UU, sejak tahun 2016 transaksi di Indonesia seluruhnya harus menggunakan rupiah. Ia mengakui penguatan dolar tidak berdampak bagi pariwisata Bali. Karena keuntungan industri pariwisata bukan dari perubahan nilai tukar,

tetapi dari produk jasa yang dihasilkan. ‘’Dengan melemahnya rupiah, biaya berwisata ke Indonesia termasuk Bali, lebih murah dari sebelumnya. Sehingga akan mendorong peningkatan jumlah wisman ke Bali, yang pada gilirannya akan meningkatkan keuntungan pelaku industri pariwisata Bali,’’ tandasnya. Sebelumnya, Gubernur BI dalam rilis resminya menyatakan Bank Indonesia tengah menyiapkan langkah menghadapi perkembangan nilai tukar.

Langkah-langkah stabilisasi yang diperlukan yaitu melanjutkan intervensi di pasar valuta asing secara terukur, stabilisasi di pasar Surat Berharga Negara (SBN), dan mengoptimalkan berbagai instrumen operasi moneter valas dan rupiah, termasuk membuka lelang Forex Swap untuk menjaga ketersediaan likuiditas rupiah dan menstabilkan suku bunga di pasar uang untuk memastikan tekanan terhadap nilai tukar rupiah terkelola dengan baik. (kmb42)


denpasar

2

Rabu Umanis, 16 Mei 2018

figur Segera Pulihkan Keamanan TRAGEDI bom bunuh diri di Surabaya dan Jakarta meninggalkan duka yang mendalam bagi bangsa Indonesia. Sebab, aksi kejam teroris tersebut telah menelan korban jiwa dan luka-luka aparat Polri dan masyarakat umum, terutama umat Kristiani. Tidak hanya itu, aksi teror tersebut juga telah mengganggu keamanan, ketertiban dan membuat resah masyarakat Indonesia. Bahkan bagi Bali, aksi terorisme telah mengganggu sektor pariwisata Bali. Sebab, sektor pariwisata sangat rentan dengan masalah-masalah kamtibmas. “Dampak paristiwa bom bunuh diri ini sudah ada beberapa negara mengeluarkan travel advisory kepada warga negaranya untuk berhati-hati berkunjung ke Indonesia, termasuk Bali sebagai daerah tujuan wisata utama di Indonesia,” ujar Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Drs. Ec. I Putu Anom, B.Sc., M.Par., Selasa (15/5) kemarin. Dia mengatakan, wisatawan akan menunda kunjungannya ke Indonesia akibat aksi teror tersebut. Sebab, wisatawan sangat mendambakan kondisi yang aman dan kondusif tatkala mengunjungi daerah tujuan wisata. Oleh karena itu, ketentraman dan keamanan Indonesia harus segera dipulihkan. Apalagi beberapa bulan mendatang akan ada event-event berskala internasional, seperti Sea Games di Jakarta dan Palembang serta di Bali akan ada banyak event internasional, seperti Annual Meeting IMF-World Bank, a j a n g pariwisata internasional yang diselenggarakan ASITA Bali dan event lainnya. “Kalau sampai kunjungan wisman ke Bali merosot tajam, tentu akan berdampak negatif bagi pendapatan industri pariwisata beserta industri pendukungnya. Pendapatan para karyawan akan menurun serta pendapatan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, terutama dari Pajak Hotel dan Restoran juga turun drastis. Mari kita berusaha bersama agar tragedi teroris dan aksi kelompok radikal secepatnya bisa dicegah dan dihentikan,” tegas Anggota Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Badung ini. (win)

Bali Post/eka

Komponen Masyarakat Bali Kutuk Aksi Teroris di Surabaya Denpasar (Bali Post) – Aksi teroris di Surabaya mengejutkan semua pihak. Aksi tersebut mendapat kecaman dari masyarakat. Seperti yang dilakukan sejumlah komponen masyarakat Bali di kawasan Patung Catur Muka, Denpasar, Selasa (15/5) kemarin. Mereka menggelar aksi untuk mengutuk apa yang dilakukan kelompok teroris

Pembangunan Lanjutan Pasar Badung Dimulai

Target Rampung Desember, Seluruh Pedagang Lama Terakomodasi

PEMBANGUNAN lanjutan Pasar Badung pascaselesainya pembangunan tahap pertama secara resmi dimulai usai penandatanganan kontrak pada 25 April lalu. Pengerjaan fisik yang menggunakan dana APBD Kota Denpasar ini kembali dikerjakan oleh PT Nindya Karya yang juga merupakan kontraktor yang mengerjakan pembangunan tahap pertama. Proyek dengan nilai Rp. 61.803.873.000 ini sedianya akan memakan waktu 240 hari kalender dan direncanakan rampung 20 Desember 2018 mendatang. Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Plt. Kadis PUPR Kota Denpasar Nyoman Ngurah Jimy Sidarta saat diwawancarai di Denpasar, Selasa (15/5) kemarin, mengatakan hal ini merupakan kabar baik bagi semua pihak. Di mana sebagai pasar terbesar di Kota Denpasar dan bahkan di Bali, Pasar Badung tentu menjadi pusat perekonomian di Kota Denpasar. “Kami di Pemkot Denpasar berterima kasih kepada Tim Pembangunan Pasar Badung Tahap I dan kini telah menjadi proyek nasional ranking I untuk pembangunan Pasar di Indonesia, dan menjadi proyek percontohan di Kota Denpasar. Semoga pembangunan tahap lanjutan ini dapat selesai sesuai dengan harapan kita bersama. Hal ini tentunya harus tepat sasaran, tepat guna dan sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga apa yang menjadi harapan kita bersama dapat segera terwujud terkait Pasar badung ini ke depanya,” jelas Jaya Negara. Sementara itu, PPK pembangunan lanjutan Pasar Badung Agus Sudarma saat dikonfirmasi terpisah menjelaskan, pada tahap pembangunan lanjutan Pasar Badung total terdapat tiga bidang pekerjaan yang terdiri atas 33 skup pekerjaan. Dengan rampungnya seluruh skup pekerjaan ini,

aksi biadab mereka. Bukan hanya itu, aksi mereka juga membuat masyarakat takut dan resah. Pemahaman ajaran radikal yang berlebihan memicu aksi-aksi seperti itu. Paham tersebut menimbulkan aksi teror yang dilakukan secara sistematis, sporadis dan terjadi di tempat-tempat strategis. Melihat aksi teror terse-

but, sejumlah komponen masyarakat yang terdiri dari beberapa elemen, seperti Pemuda Ansor, KMHDI Bali, BEM Fisip Unud, BEM IHDN, PMKRI Cab. Denpasar, HAMI Bali, Pemuda Katolik, Yayasan Manikaya Kauci, Komisariat Pertanian GMNI Denpasar, serta sejumlah komponen lainnya menyampaikan per-

Sejumlah Pengusaha Tak Bisa Perpanjang Izin Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar dalam menata toko modern dengan dasar hukum Surat Keputusan (SK) Wali Kota Denpasar Nomor 188.45/495/ HK/2011 tertanggal 9 September 2011 tentang Penataan Toko Modern, mulai terasa dampaknya. Terutama bagi pemilik toko modern yang masuk database penataan, yakni 295 toko modern. Mereka yang hendak mengurus perpanjangan izin mengalami kesulitan, karena dalam izin yang dimiliki sebelumnya terdapat kalimat “tidak bisa diperpanjang”.

PROYEK - Suasana pengerjaan proyek lanjutan pembangunan Pasar Badung. maka secara otomatis pembangunan Pasar Badung telah selesai keseluruhan. Lebih lanjut dijelaskan, adapun tiga bidang pokok pekerjaan yang akan dilaksanakan ,yakni pengerjaan struktur prestress, pengerjaan arsitektural dan struktur konvensional, serta pengerjaan mekanikal dan plumbing. “Ada tiga bidang yang terdiri atas 33 skup pekerjaan yang akan dilaksanakan pada pembangunan lanjutan Pasar Badung ini, termasuk penambahan dua lantai hingga finishing. Kami berharap doa restu dan dukungan semua pihak agar pembangunan lanjutan Pasar Badung ini dapat berjalan lancar dan sesuai harapan,” paparnya. Wakil Direktur PD Pasar Kota Denpasar A.A. Ngurah Yuliarta Putra mengatakan, total kebutuhan los dan kios bagi seluruh pedagang Pasar Badung yakni sebanyak 1.698. Kendati demikian, sesuai dengan perencanaan pembangunan Pasar Badung ini, pihaknya memastikan bahwa seluruh jumlah tersebut akan tertampung di pasar yang baru. “Kami dari PD Pasar Kota Denpasar memastikan bahwa seluruh pedagang lama yang telah di data sebelumnya dapat

dipastikan akan tertampung di pasar yang baru ini,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua TP4D Kota Denpasar Agus Sastrawan mengatakan, pembangunan Pasar Badung tahap I merupakan proyek percontohan pengawalan dan pengawasan terhadap berbagai pelaksanaan proyek fisik di Kota Denpasar. “Proyek pembangunan Pasar Badung tahap I telah selesai dengan baik dan kini menjadi percontohan proyek di seluruh Kota Denpasar,” pungkasnya. Seperti diketahui, pembangunan pasar terbesar di Bali ini sedianya akan rampung 20 Desember mendatang. Nantinya pasar tertua di Kota Denpasar ini akan memiliki enam lantai, yang terdiri atas dua lantai basement bawah tanah serta empat lantai untuk los dan kios. Adapun total seluruh kios dan los yang tersedia mencapai 1.740 unit dengan daya tampung parkir 128 mobil dan 23 mobil boks. Selain itu, Pasar Badung yang baru juga turut akan dilengkapi 10 eskalator, lempat lift, fasilitas pemadaman api ringan, serta penunjuk arah evakuasi dan titik aman untuk memudahkan pedagang dalam mobilisasi barang dan pengunjung. (ad831)

Denpasar (Bali Post) Keterlibatan perempuan sangat diharapkan untuk menjadi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Seperti diketahui, saat ini KPU Bali tengah membuka pendaftaran KPPS untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018. “Kita berharap kebutuhan penyelenggara di tingkat TPS ini dapat terpenuhi, karena yang kita khawatirkan di Denpasar dan di Badung selalu jadi momok karena yang mendaftar sedikit. Selalu seperti itu, dulu Badung pada

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik :Rendah, Minat Masyarakat Jadi Anggota KPPS

Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 : www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

saat pendaftaran PPK dan PPS sampai perpanjangan tiga kali,” ujar Komisioner KPU Bali Ni Wayan Widhiastini di sela-sela sosialisasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018 kepada pemilih perempuan di Kantor KPU Bali, Selasa (15/5) kemarin. Menurut Widhiastini, kondisi di Denpasar dan Badung berbanding terbalik dengan kabupaten lain, seperti Tabanan dan Karangasem. Di Karangasem misalnya, jumlah pendaftar justru sangat banyak padahal sedang dalam keadaan bencana erupsi Gunung Agung. “Badung dan Denpasar ini memang spesial sekali. Kita mengharapkan ibu-ibu ini berperan serta menjadi petugas KPPS. Nanti kan ketua KPPS paling lambat dilantik tanggal 3 Juni, tanggal 27 mereka sudah bekerja dalam satu paket kegiatan. Dari proses pemungutan sampai penghitungan suara,” jelasnya. Widhiastini menambahkan, perempuan umumnya lebih teliti dan cermat dalam bekerja. Sejauh ini persoalan rendahnya honor disebut menjadi penyebab minimnya minat masyarakat, khususnya perempuan menjadi petugas KPPS. Ketua KPPS misalnya, hanya mendapat honor Rp 550 ribu untuk satu paket kegiatan. (kmb32)

nyataan sikap. Setidaknya ada lima pernyataan sikap mereka lontarkan. Di antaranya, mendesak pemerintah mengesahkan UU Antitrorisme, mendukung TNI/Polri memberantas terorisme, mengecam pihak yang memberi ruang kepada kelompok radikalisme, serta mencegah terorisme dimulai dari keluarga. (kmb12)

Dampak Penataan Toko Modern

Denpasar (Bali Post) -

Rendah, Minat Masyarakat Jadi Anggota KPPS

web E-mail

tersebut. Mereka menggelar aksi mulai dari depan Gedung Jaya Sabha berjalan menuju bundaran Patung Catur Muka. Silih berganti dari mereka melakukan orasi. Koordinator Lapangan Eduardo Edwinramda mengatakan, aksi yang dilakukan para teroris tersebut sangat kejam. Banyak orang yang tidak bersalah menjadi korban

Kondisi ini mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Denpasar A.A. Susruta Ngurah Putra. Ditemui di kantornya Selasa (15/5) kemarin, Susruta Ngurah Putra mengatakan sejumlah rekannya yang bergerak di usaha retail toko modern mulai mengeluh. Mereka kini kesulitan untuk memperpanjang izin operasional tokonya. Padahal mereka sudah beroperasi cukup lama. “Dampak dari penataan toko modern beberapa tahun lalu, kini mulai dirasakan para pemilik toko modern mandiri. Mereka ini tidak termasuk toko modern berjaringan. Ini pengusaha lo-

kal,” ujar anggota Dewan yang juga pengurus pengusaha ritel di Denpasar. Susruta Ngurah Putra berharap pemerintah segera meninjau kebijakan yang diterapkan pada tahun 2009 lalu. Saat itu ada keinginan untuk membatasi munculnya toko modern berjaringan. Namun yang terkena dampaknya justru toko modern yang dimiliki orang lokal yang tidak berjaringan. “Kalau ini tidak diantisipasi, banyak investasi yang sudah jalan akan mati. Ekonomimasyarakat juga berpengaruh, karena ini milik orang lokal,” katanya. Seperti diketahui, Pemkot

Denpasar sudah mengatur mengenai keberadaan toko modern sejak tahun 2009 melalui Perwali Nomor 9 Tahun 2009 tentang Penataan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern. Selanjutnya, perwali tersebut diikuti dengan penunjuk pelaksana (juklak) dalam bentuk SK Nomor 188.45./565/HK/2009. Saat SK ini keluar, tercatat ada 295 toko modern yang terdaftar dan sudah beroperasi baik yang sudah berizin maupun belum. Dari 295 toko modern yang beroperasi, 118 di antaranya merupakan toko berjaringan, sedangkan 177 sisanya milik

pribadi (perorangan). Dengan rincian toko yang berjaringan yakni Circle K ada 48, Indomaret sebanyak 29, Alfamart 18 toko, Alfa Midi ada enam, Alfa Expres ada dua, Lotus Mart ada sembilan dan Mini Mart ada enam. Ketika hal itu dikonfirmasikan kepada Kabid Perdagangan Disperindag Kota Denpasar IGA Laxmy Saraswati, pejabat ini mengatakan persoalan tersebut bukan menjadi kewenangan di bidangnya. Karena terkait dengan perizinan, maka menjadi kewenangan di Dinas Perizinan. “Kami hanya melakukan pembinaan kepada pedagang. Apabila menyangkut izin, itu ranahnya di Dinas Perizinan,” katanya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Jaga Stabilitas Keamanan dan Kenyamanan Masyarakat

Plt. Wali Kota Jaya Negara Berpesan Kenali dan Amati Tetangga Sekitar

AKSI teroris yang terjadi di Surabaya tentu menjadi duka segenap masyarakat Indonesia. Hal tersebut memicu aparatur kepolisian seluruh Indonesia memperkuat keamanan, tak terkecuali di Kota Denpasar. Sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan khususnya di Kota Denpasar, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Bali Brigjen Pol. Drs. Bambang Yogaswara, S.H. bersilaturahmi secara langsung dengan Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara di Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (15/5) kemarin. Dalam kesempatan itu, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Bali Brigjen Pol. Drs. Bambang Yogaswara, S.H. mengatakan, kerja sama antara pemerintah, aparat dan masyarakat menjadi hal yang sangat penting untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bersama. Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara dalam kesempatan tersebut menyampaikan, selama ini Pemerintah Kota Denpasar telah melakukan berbagai upaya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Denpasar. Hal tersebut menjadi hal yang sangat krusial, terlebih Denpasar merupakan pusat kota yang memiliki tingkat urbanisasi yang cukup tinggi. Sehingga komponen masyarakat mulai

BERSAMA - Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara berfoto bersama dengan Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Bali Brigjen Pol. Drs. Bambang Yogaswara, S.H. di Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (15/5) kemarin. tingkat banjar, desa/kelurahan hingga kecamatan terus bekerja sama menjaga keamanan di lingkungannya masing-masing. Citra Bali di dunia internasional yang selama ini sudah sangat kondusif, tentu menjadi alasan pengawasan dan pengamanan harus dilakukan dari segala lini. Bahkan dalam pengamanan dan pengawasan tersebut, Jaya Negara mengajak semua warga memperhatikan lingkungan rumahnya, termasuk tetangganya. “Konsep gotong royong masyarakat menjadi salah satu momen untuk bersosialisasi dan mengenal masyarakat di lingkungan sekitar, maka secara tidak

langsung hal tersebut akan menjadi kesempatan mengenal lebih dekat tetangga maupun masyarakat sekitar. Melalui hal itu dapat membantu menjaga keamanan yang selama ini sudah kita upayakan bersama,’’ ujarnya. Dalam meningkatkan keamanan, kata Jaya Negara pihaknya juga kembali mengaktifkan Linmas di setiap desa dan melakukan ronda setiap harinya. Tidak hanya itu, Pemkot Denpasar juga akan melakukan rapat bersama dengan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), Rabu (16/5) hari ini. Rapat itu dilakukan untuk lebih mempererat jalinan silahturahmi antarumat

beragama. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat, khususnya wisatawan merasa aman dan nyaman. Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Bali Brigjen Pol. Drs. Bambang Yogaswara, S.H. juga mengimbau warga yang melihat sesuatu yang terlihat janggal atau asing agar segera diinformasikan kepada aparat terdekat, baik aparat desa, lingkungan, kelurahan ataupun banjar. Menurutnya, pengawasan dilakukan di titiktitik rawan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Terkait dengan pengaduan masyarakat untuk stabilitas keamanan di Kota Denpasar, ketika masyarakat melihat sesuatu hal yang mencurigakan maka dapat menghubungi pihak keamanan dan Badan Intelijen Negara Daerah Bali. Komisi I DPRD Kota Denpasar I Ketut Suteja Kumara yang juga hadir pada kesempatan itu mengatakan, dalam menjaga keamanan, kekuatannya berada di masyarakat untuk mendengungkan bersama menjaga lingkungan setempat dengan slogan “kenali tetanggamu, amati tetanggamu”. “Kalau di daerah kami, tentunya sudah tahu tetangga masing-masing. Sedangkan di wilayah baru dengan penduduk pendatang harus mengetahui siapa tetangganya, kenali tetangganya untuk menciptakan kenyamanan bermasyarakat,” ujarnya. (ad832)


Rabu Umanis, 16 Mei 2018

BADUNG

3

SOSOK Gelar Berbagai Kegiatan MEMPERINGATI HUT ke-61 Kodam Udayana pada 27 Mei mendatang, Kodam Udayana menggelar donor darah di salah satu hotel di Kuta, Senin (14/5). Kegiatan kemanusiaan tersebut sebagai wujud perhatian, partisipasi dan kebersamaan dalam menumbuhkan rasa solidaritas sosial dengan memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan darah. Terkait kegiatan tersebut, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto berharap supaya donor darah ini dijadikan sebagai gaya hidup yang menyehatkan dan bukan merupakan suatu hal menakutkan. Pasalnya, donor darah memiliki manfaat positif bagi pendonor, antara lain menjaga kesehatan jantung, meningkatkan produksi sel darah merah, membantu penurunan berat badan, mendapatkan kesehatan psikologis dan mendeteksi penyakit serius secara dini. Sedangkan Selasa (15/5) kemarin, Kodam melaksanakan kegiatan anjangsana ke Kantor LVRI Provinsi Bali. Pada kesempatan tersebut, Mayjen Benny Susianto menyampaikan anjangsana tersebut bertujuan untuk meningkatkan tali silaturahmi yang sudah terjalin erat antara Keluarga Besar Veteran dengan Keluarga Besar Kodam IX/ Udayana. ‘’Peran dan jasa bapak-bapak dan ibu-ibu dalam berjuang untuk merebut kemerdekaan serta mempertahankan kemerdekaan sangat besar terhadap bangsa ini. Tanpa jasa dan pengorbanan bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, kita tidak mungkin dapat menikmati kemerdekaan seperti saat ini,’’ ujarnya. Ditegaskan, semangat perjuangan para veteran tersebut akan dijadikan motivasi dan senantiasa digelorakan dalam upaya meningkatkan karya dan pengabdian untuk mendukung keberhasilan tugas pokok TNI Angkatan Darat. (rah) IX/ IX/

Mengaku Dokter Bedah, Pedagang ’’Online’’ Ditangkap

MENGENAKAN pakaian khas dokter, Ni Made Kunti (30) lihai mengincar korban. Dengan nama samaran dr. Della, pedagang pakaian secara online ini, mengelabui korbannya, suami-istri (pasutri) Ni Wayan Laksmi (66) dan I Made Rundah (72) yang beralamat di Jalan Imam Bonjol Gang 106B, Denpasar Barat (Denbar). Akibat perbuatannya itu, pelaku ditangkap di rumah korban, Senin (14/5) . Selain itu, pelaku juga menipu Wayan Anton hingga mengalami kerugian Rp 180 juta. ‘’Sekali berobat korban dimintai uang Rp 5 juta. Korban empat kali diobati sehingga total pembayaran Rp 20 juta. Salah satu korban menderita kanker payudara,’’ kata Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena didampingi Kanitreskrim Iptu Aan Saputra, Selasa (15/5) . Kronologinya, lanjut Kompol Sumena, pelaku yang mengakungaku dokter spesialis bedah ini beraksi sejak Desember 2017 dan mengaku sebagai dokter bedah di RSUP Sanglah. Awalnya korban dan pelaku bertemu di jalan dan sempat ngobrol. Waktu itu korban mau ke rumah keluarganya karena ada acara pernikahan. ‘’Saat ngobrol lama, korban menyinggung penyakitnya yaitu kanker payudara. Saat itulah pelaku mengatakan dirinya dokter dan bisa mengobati,’’ ungkapnya. Setelah itu pelaku datang ke rumah korban dan melakukan pengobatan. Dari menyuntik korban sampai memberikan kapsul. ‘’Jarum suntik dan kapsul itu dibeli di apotek. Kalau cairannya kami belum tahu,’’ tegas Kapolsek asal Buleleng ini.

Karena selama menjalani pengobatan korban tidak kunjung sembuh, membuat anak korban, I Putu Manurah Pratama (31), curiga dan mengecek ke RSUP Sanglah. Hasilnya, tidak ada nama dr. Della terdaftar sebagai dokter spesialis bedah. ‘’Setelah itu korban dan keluarganya curiga lalu melapor ke Polsek. Selanjutnya, pelaku dipancing untuk datang ke rumah korban. Pelaku datang dan langsung ditangkap,’’ ujarnya. Korban lainnya, Wayan Anton, pensiunan pegawai Tata Usaha SMA Negeri 2 Denpasar. Wayan Anton mengaku ditipu hingga Rp 180 juta. ‘’Pelaku mengaku bisa mencarikan cucu saya (Made Ananta - red) sekolah kedokteran di rumah sakit. Saya curiga pelaku menggunakan jimat. Saya tidak curiga dan langsung percaya ada pembukaan sekolah dokter di rumah sakit? Tapi, kenyataannya saya percaya sampai pinjam uang ke sana ke mari,’’ tegas Anton yang beralamat di Jalan Imam Bonjol, Denpasar Barat. Pelaku juga mengaku punya dua rumah besar dan empat mobil. Anton mengaku sempat mendatangi kos pelaku untuk minta uangnya dikembalikan. Anton mengaku sudah melaporkan kasus ini ke Polsek Denbar. ‘’Saya juga dituduh pelaku mengambil HP-nya. Setelah saya telepon ternyata HP-nya ketinggalan di kosnya,’’ ungkap Anton. Terkait kasus ini, Anton berharap pelaku diproses dan uangnya bisa dikembalikan. Terkait laporan Wayan Anton, Kapolsek Kompol Sumena masih mendalaminya. (rah)

BADAN Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar menggelar asistensi penguatan pembangunan berwawasan antinarkoba kepada institusi pendidikan di Warung 63, Denpasar, Selasa (15/5) . Asistensi ini diikuti para guru dan kepala sekolah di Kota Denpasar. Sebagai pembicara dalam acara tersebut, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar Drs. I Wayan Gunawan dan Kepala BNN Kota Denpasar AKBP I Wayan Gede Suwahyu. Kepala Dsdikpora Kota Denpasar Drs. I Wayan Gunawan mengatakan, masalah narkoba bukan saja tanggung jawab sekolah tetapi juga pemerintah dan masyarakat serta yang paling penting adalah keluarga. ‘’Tugas sekolah dalam kaitannya dengan pencegahan narkoba yaitu bisa memberikan pengetahuan dan pemahaman pada anak-anak dalam bentuk sisipan dalam kurikulum yang telah dibuat. Harapannya, anak-anak mengerti bahaya narkoba,’’ ujarnya. Gunawan mengakui, kurikulum tersendiri terkait narkoba tidak ada. Begitu juga kurikulum tersendiri tentang pendidikan karakter. Namun, pengetahuan dan pemahaman tentang narkoba dan pendidikan karakter dapat diselipkan dalam kurikulum lainnya, misalnya IPA atau mata pelajaran yang lain. Sementara di luar sekolah, kata Gunawan, pemerintah dalam hal ini BNN dan keluarga secara bersinergi untuk mencegah terjadinya peredaran narkoba

di kalangan generasi muda. Kepala BNN Kota Denpasar AKBP I Wayan Gede Suwahyu mengatakan, kegiatan ini sasarannya adalah kepala sekolah. Tujuannya agar para kepala sekolah ini bisa memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang narkoba pada anak didiknya secara mandiri. ‘’Yang paling penting adalah peran guru menyampaikan pada anak didiknya agar tidak sampai terpengaruh narkoba,’’ katanya. Dengan bekal pemahaman yang dimiliki, Suwahyu berharap anak-anak yang ingin mencoba-coba bisa mengurungkan niatnya, setelah diberikan sosialisasi ini. Menurutnya, anak-anak yang bandel dan nakal berpotensi untuk terpengaruh narkoba. ‘’Maka penting bagi guru secara teknis bisa mengantisipasinya. Tentunya kami dari BNN sudah menyampaikan adanya kurikulum yang terintegrasi kepada guru dalam penyampaian materi-materi yang berkenaan dengan narkoba. Terintegrasi dari semua sisi betapa bahayanya bahaya narkoba merusak generasi muda,’’ tegasnya. Selama ini, kata Suwahyu, pencegahan yang dilakukan pihak sekolah sudah berjalan baik dengan masuknya kurikulum narkoba dalam pelajaran sekolah. Bahkan setiap pengenalan siswa baru di awal tahun ajaran, pengetahuan dan pemahaman tentang narkoba sudah diberikan. BNN sudah melatih kader-kader dari guru untuk memberikan pemahaman kepada anak didiknya. (may)

Guru Diberikan Penguatan tentang Pencegahan Narkoba

Puluhan Personel Keamanan Jaga Puspem Badung Bali Post/kmb27

kan, siaga 1 diterapkan mengingat adanya teror bom di Surabaya. Selain melakukan pemeriksaan terhadap orang dan kendaraan yang masuk, pihaknya juga melakukan patroli, bekerja sama dengan kepolisian, TNI, Linmas, dan pecalang. ‘’Pengamanan memang kita tingkatkan sejak Senin kemarin. Ini sebagai langkah preventif pascaperistiwa di Surabaya. Jika sebelumnya lima kali dalam sepekan, saat ini kami laksanakan setiap hari, baik

Mangupura (Bali Post) – Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Sempidi, sejak Senin (14/5) mendapat penjagaan ketat petugas. Puluhan personel yang terdiri dari security dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat terlihat siaga di setiap pintu masuk. Mereka memeriksa seluruh kendaraan yang masuk ke kawasan pemerintahan tersebut, mulai pukul 07.00 Wita. Kepala Satpol PP Badung IGAK Suryanegara mengata-

siang maupun malam,’’ ujar Suryanegara, Selasa (15/5) . Menurut Suryanegara, total personel yang dikerahkan mencapai 2.000 personel. Mereka disebar di beberapa wilayah Kabupaten Badung. ‘’Di Puspem sendiri kami siagakan 70 personel. Itu terdiri dari personel kami dan Linmas. Jadi, ada 2.000 per shift, yakni pagi dan sore,’’ ungkapnya. Suryanegara menambahkan, pengawasan juga diberlakukan pada pegawai

negeri di lingkungan Puspem Badung. Pegawai yang melintas diminta menurunkan kaca guna memastikan yang bersangkutan merupakan pegawai Puspem. ‘’Bagi pegawai yang menggunakan mobil dinas, kami minta menurunkan kaca mobilnya, karena saat ini kan gampang beli pelat merah. Jadi, kalau kaca mobil diturunkan, petugas bisa mengetahui jika yang bersangkutan betul-betul pegawai,’’ terangnya. Selain memperketat pen-

jagaan puspem, kata Suryanegara, pihaknya juga melakukan pengawasan dengan menyusuri rumah-rumah penduduk. Hal ini untuk mengecek penduduk pendatang. ‘’Jika ada yang melakukan pelanggaran, maka akan dilimpahkan ke sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring), Kamis (17/5),’’ tegasnya seraya berharap, keamanan Badung tetap terjaga dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (kmb27)

Pascateror Bom di Surabaya

Pendataan Penduduk Digencarkan Mangupura (Bali Post) -

Pascaterjadinya teror bom di Surabaya, pendataan penduduk khususnya penduduk pendatang (duktang) di wilayah Kuta Selatan makin digencarkan. Pasalnya, Kuta Selatan merupakan daerah pariwisata di mana angka kunjungan wisatawan ke kawasan tersebut sangat dipengaruhi oleh masalah keamanan. Oleh karena itu, pendataan dan pengawasan penduduk khususnya duktang merupakan hal yang mutlak guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Camat Kuta Selatan Made Widiana menegaskan hal itu di sela-sela pertemuan membahas masalah keamanan di kantor setempat, Selasa (15/5) kemarin. Menurut Widiana, pihaknya di Kecamatan Kuta Selatan selaku Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) sudah mengambil langkah-langkah dan melakukan koordinasi dengan unsur TNI/Polri serta mengumpulkan bendesa pakraman, kepala desa dan lurah untuk membahas masalah keamanan. Pada pertemuan tersebut, pihaknya menginstruksikan untuk mengadakan pendataan penduduk di wilayahnya masing-masing. ‘’Kami minta untuk mengecek keberadaan penduduk supaya jelas keberadaannya. Dengan begitu, diharapkan bisa tercipta situasi yang aman dan kondusif,’’ katanya. Widiana menegaskan, terciptanya suasana yang aman dan kondusif bersifat mutlak di Kuta Selatan. Apalagi Kuta Selatan saat ini tengah menyong-

song perhelatan internasional IMF Annual Meeting, Oktober mendatang. ‘’Kalau tidak terjamin keamanannya di wilayah Kuta Selatan, tentu hal itu akan sangat merugikan sekali. Takutnya nanti bisa menjadi bomerang terhadap kegiatan tersebut,’’ pungkasnya. Widiana menambahkan, langkah tersebut perlu diambil sebagai langkah antisipasi. Bahkan, katanya, Kapolsek Kuta Selatan maupun Danramil serta Muspika siap turun setiap dilaksanakannya sidak kependudukan. Selain menghidupkan kembali pendataan penduduk, diharapkan juga untuk kegiatan wedding yang sering diadakan di wilayah Kutsel juga memperhatikan aspek keamanan. Untuk kepentingan tersebut, kata Widiana, pihaknya bersama para perbekel akan memanggil pemilik vila maupun pengelola objek wisata yang ada untuk mempertanyakan terkait standar keamanan yang diterapkannya. ‘’Di Kuta Selatan sering bahkan setiap hari ada aktivitas wedding. Oleh sebab itu, standar keamanannya perlu dirumuskan. Apakah wajib ada metal detector, sehingga untuk kegia-

Bali Post/kmb23

KEAMANAN - Suasana pertemuan membahas masalah keamanan di Kantor Camat Kuta Selatan, Selasa (15/5) . tan itu mereka merasakan ada suatu kenyamanan,’’ terangnya. Widiana menegaskan, keberadaan penduduk pendatang di wilayah Kuta Selatan memang wajib diantisipasi. Kewaspadaan harus ditingkatkan guna mencegah masuknya oknum-oknum yang tak bertanggung jawab yang ingin membuat kekacauan. Pada bulan Ramadan ini, pihaknya bersama kepolisian dan TNI akan menggelar Safari Ramadan ke mushola-mushola maupun ke masjid untuk memberikan pencerahan. ‘’Kami

akan susun jadwalnya. Untuk Safari Ramadan akan dilakukan door to door ke mushola dan masjib yang ada di wilayah Kuta Selatan,’’ tegasnya. Hal senada juga dilontarkan Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Nengah Patrem, S.H. Dikatakan, tragedi teror bom di sejumlah titik di Surabaya memang harus menjadi perhatian serius sehingga tidak sampai terjadi di Bali, termasuk di wilayah Kuta Selatan. Apalagi, Kuta Selatan sebagian besar masyarakatnya bergantung pada sektor pariwisata. Kendati demikian, diakuinya secara

umum keamanan di wilayah Kuta Selatan masih kondusif. Hanya ada beberapa kasus kriminal biasa. ‘’Guna memastikan keamanan di wilayah Kuta Selatan, pihak kepolisian terus melakukan patroli gabungan bersama unsur TNI maupun pihak desa adat. Untuk kawasan Nusa Dua, kami juga sudah menambah kekuatan dengan Brimob bersenjata lengkap. Ini untuk menunjukkan kepada masyarakat maupun wisatawan bahwa kita siap menghadapi kondisi ini,’’ tegasnya. (kmb23)

Puncak Peringatan HUT Ke-30 WHDI Badung

Bupati Ajak WHDI Tingkatkan Solidaritas PUNCAK peringatan HUT ke-30 Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung dipusatkan di Balai Banjar Petang Kelod,

Kecamatan Petang, Selasa (15/5) . Acara tersebut dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Camat Petang I.B. Nata Manuaba,

PERINGATAN - Bupati Giri Prasta saat menghadiri puncak peringatan HUT ke-30 Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung, yang dipusatkan di Balai Banjar Petang Kelod, Kecamatan Petang, Selasa (15/5) kemarin.

beserta Tripika Kecamatan Petang, Kabag Kesra Nyoman Sujendra, dari PHDI, Ketua TP PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, Ketua Gatriwara Ny. Ayu Parwata, istri Sekda Ny. Putu Rasniati Adi Arnawa serta para anggota WHDI kecamatan se-Badung. Ketua WHDI Kabupaten Badung Ny. Isyudayani Astika melaporkan, peringatan HUT ke-30 WHDI ini mengusung tema ‘’Tingkatkan Soliditas Bersama Antar Umat Beragama untuk Mewujudkan Kepekaan Sosial dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI’’. Berbagai kegiatan dilaksanakan untuk memeriahkan HUT WHDI Kabupaten Badung, seperti lomba Dharma Gita Shanti (macepat), lomba membuat pejati, lomba membuat canang Sari, lomba tari Rejang Renteng serta dharma wacana cilik. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menekankan, peringatan HUT ke-30 WHDI Kabupaten Badung ini dapat dijadikan momentum untuk lebih mengasah diri dan meningkatkan solidaritas guna membangun organisasi kewanitaan di Kabupaten Badung. Menurutnya, WHDI memiliki peranan penting di dalam meningkatkan kualitas diri

wanita. Organisasi WHDI bertujuan membina umat Hindu, khususnya wanita Hindu dalam mewujudkan wanita Hindu yang cerdas, mandiri, berbudi pekerti luhur serta ikut berperan dalam keluarga. ‘’Organisasi WHDI merupakan suatu wadah yang dibentuk untuk melihat berbagai persoalan dalam kehidupan bermasyarakat umat Hindu. Organisasi WHDI pada prinsipnya ditujukan untuk menghimpun pemikiran di antara sesama anggotanya, serta mendinamiskan gerak dan aktivitas swadharma wanita Hindu di seluruh Indonesia secara sistematis dan serasi, yang merupakan wujud dharma bakti sebagai umat Hindu dan warga negara Indonesia dalam rangka pembangunan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila,’’ terangnya. Di samping itu, Giri Prasta mengharapkan agar kepengurusan WHDI dibentuk di masing-masing kecamatan dan desa. Di masing-masing desa adat harus ada TK/PAUD yang bernuansa Hindu, serta di setiap kecamatan harus ada kelompok pembuat kebaya yang nantinya pembeli akan diarahkan ke sana dalam rangka perputaran ekonomi. (ad833)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Rabu Umanis, 16 Mei 2018

Dihadirkan di Bali

Rehabilitasi Pecandu Narkoba di Kabupaten Badung

RSUD Mangusada dan BNN Badung Tanda Tangani MoU All New Ertiga Ditarget Terjual 170 Unit Sebulan

RSUD Mangusada dan BNN Kabupaten Badung menandatangani MoU terkait rehabilitasi pecandu narkoba di Kabupaten Badung di ruang pertemuan Srikandi Paviliun RSUD Mangusada, Senin (14/5) lalu. Penandatanganan dilakukan Kepala BNN Kabupaten Badung didampingi Perwakilan BNN Provinsi Bali, Direktur RSUD dan pejabat di lingkungan RSUD Mangusada. Direktur RSUD Mangusada dr. I Nyoman Gunarta, MPH. dan Kepala BNN Kabupaten Badung AKBP Ni Ketut Masmini, S.H., M.H. mengatakan, penandatanganan MoU ini bertujuan membentuk payung hukum terkait penanganan kasuskasus penggunaan narkotika di Kabupaten Badung. Bagi pecandu narkoba yang memperoleh keputusan dari hakim untuk menjalani hukuman penjara atau kurungan akan mendapatkan pembinaan dan pengobatan dalam lembaga permasyarakatan. Dengan semakin meningkatnya bahaya narkotika yang meluas ke seluruh pelosok dunia, maka timbul bermacam-macam cara pembinaan untuk penyembuhan korban penyalahgunaan narkotika. Dalam hal ini adalah rehabilitasi. Rehabilitasi narkoba adalah sebuah tingkatan represif yang dilakukan bagi pecandu narkoba. Tindakan rehabilitasi ditujukan kepada korban dari penyalahgunaan narkoba untuk memulihkan atau mengembangkan kemampuan fisik, mental

MOU - Direktur RSUD Mangusada dr. I Nyoman Gunarta, MPH. (kanan) dan Kepala BNN Kabupaten Badung AKBP Ni Ketut Masmini, S.H., M.H. menunjukkan MoU yang telah ditandatangani. dan sosial penderita yang bersangkutan. Selain untuk memulihkan, rehabilitasi juga sebagai pengobatan atau perawatan bagi para pecandu narkoba agar dapat sembuh dari kecanduannya terhadap narkotika. Rehabilitasi memiliki dua bagian yaitu rehabilitasi secara medis dan rehabilitasi sosial. Rehabilitasi medis merupakan proses kegiatan pengobatan secara terpadu untuk membebaskan pecandu dari ketergantungan narkotika. Sementara rehabilitasi sosial adalah proses kegiatan pemulihan secara terpadu baik secara fisik,

mental maupun sosial agar bekas pecandu narkotika dapat kembali melaksanakan fungsi sosial dalam kehidupan masyarakat. Nyoman Gunarta dan Ketut Masmini mengharapkan dengan terjalinnya kerja sama ini, kasus narkoba di Kabupaten badung dapat ditangani dengan lebih cepat, sehingga pemakaian narkoba dapat diminimalisir. Dengan melakukan pencegahan terhadap para pecandu narkoba diharapkan juga dapat memberantas para pengedar narkoba (bandar narkoba) sedini mungkin. (ad836)

IHDN Denpasar Gelar Wisuda XXV

Terdepan Dalam Dharma Widya dan Budaya untuk Wujudkan Sarjana yang ”Sujana’’

INSTITUT Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar menggelar Wisuda XXV di Grand Inna Bali Beach Hotel, Sanur, Selasa (15/5) kemarin. Sebanyak 96 orang wisudawan dilepas pada wisuda periode pertama tahun 2018 ini. Mereka terdiri atas 29 orang wisudawan dari Fakultas Dharma Acarya, 31 wisudawan dari Fakultas Brahma Widya, 15 wisudawan dari Fakultas Dharma Duta, 14 wisudawan dari Program Pascasarjana dan 7 orang wisudawan dari Program Doktor (S-3) Ilmu Agama. Tiga lulusan terbaik diraih oleh Wasudewa Bhattacatya dari Prodi S-1 Teologi Hindu dengan IPK 4.00 (cumlaude), I Gde Agus Darma Putra, S.Pd., M.Pd. dari Magister Pendidikan Prodi S-2 Sastra Agama dan Pendidikan Bahasa Bali dengan IPK 3,95 (sangat memuaskan) dan Prof. Dr. Ir. Anastasia Sulistyawati, M.S., M.M., M.Mis., D.Th., D.Par. dari Program Doktor (S-3) dengan IPK 3,79 (cumlaude). Sampai saat ini alumni IHDN Denpasar berjumlah 9.379 orang. Acara Wisuda XXV dihadiri Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI Prof. Drs. I Ketut Widnya, M.A., M.Phil., Ph.D. dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali. Pada acara wisuda juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara IHDN Denpasar dengan Rektor Universitas Ngurah Rai, Rektor Universitas Dhyana Pura, Rektor ISI Denpasar, Ketua Stikom Bali, Ketua STMIK Primakara dan Ketua STIE Satya Dharma Singaraja. Rektor IHDN Denpasar Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si. mengatakan, sejak diresmikan pada 8 November 2004 dan 23 Maret 2005 di Kampus Bangli, IHDN Denpasar

WISUDA - Rektor IHDN Denpasar Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si. melepas wisudawan pada upacara Wisuda XXV IHDN Denpasar di Grand Inna Bali Beach Hotel, Selasa (15/5) kemarin. terus mendapatkan perhatian dan respons sangat positif dari pemerintah dan masyarakat. Hal ini dikarenakan IHDN Denpasar senantiasa terus berbenah menata kelola pendidikan tinggi untuk menghasilkan generasi muda Hindu yang berkarakter dan berakhlak mulia dengan konsep ajaran agama Hindu. Wisuda kali ini sangat istimewa karena meluluskan wisudawan berkualitas yang telah bergelar profesor. ‘’Kami sebagai pengelola Lembaga Pendidikan Tinggi Hindu senantiasa berupaya membimbing anak didik kami untuk menjadi generasi emas di masa mendatang. Hal ini tidak terlepas dari visi IHDN Denpasar yaitu terdepan dalam Dharma Widya dan budaya yang diimplementasikan melalui misi mewujudkan sarjana yang sujana,’’ ujarnya. Untuk memajukan IHDN Denpasar, sejak dua tahun terakhir IHDN Denpasar telah menjalin kerja sama dengan 15 stakeholder terkait. Terakhir pada 2018 ini, IHDN Den-

pasar menjalin kerja sama dengan Universitas Galuh, Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) dan Pemerintah Kabupaten Tabanan. ‘‘IHDN Denpasar sudah mendeklarasikan diri menjadi ikon kampus kerukunan di Indonesia pertama baru-baru ini yang disaksikan oleh 17 perguruan tinggi seluruh Indonesia dan seluruh rektor universitas di Bali. Upaya ini kami lakukan untuk memajukan IHDN Denpasar menjadi universitas berbasis agama Hindu di Bali ke depannya,’’ tukas Ketua PHDI Bali ini. Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI Prof. I Ketut Widnya berharap lulusan IHDN Denpasar bisa membantu Dirjen Bimas Hindu membina umat Hindu di Indonesia. Saat ini pihaknya masih kekurangan tenaga sarjana untuk menjadi penyuluh umat Hindu. Menjadi tenaga penyuluh merupakan profesi yang sangat andal karena ke depan menjadi program utama pemerintah. (ad835)

Malaika Secret Moksha

Menjual Makanan Tanpa Racun

TIDAK banyak orang memikirkan bagaimana menjual makanan yang tidak meracuni manusia. Karena selama ini makanan yang dijual adalah makanan yang enak, namun belum tentu sehat. Mas Malaika Agung, pemilik Malaika Secret Moksha Restaurant, telah memikirkan hal itu sejak 11 tahun lalu. Wanita 49 tahun ini sudah 17 tahun bergerak dalam dunia kuliner. Restoran miliknya di Seminyak cukup ramai dengan makanan pada umumnya. Namun, setelah beberapa tahun menjual makanan, ia mulai berpikir untuk membuat makanan yang menyehatkan. Selama ini dirinya hanya berpikir tentang membuat makanan enak, padahal memiliki kebun di Badung dan Tabanan yang ditanami tanaman asli Indonesia yang menyehatkan. Kebun itu sangat potensial untuk dikembangkan menjadi sumber bahan baku menunya selain dapat membantu petani. Mulailah Mas Malaika mencoba resep-resep baru dan menciptakan kreasi menu yang sehat. Produk tersebut dijualnya di Malaika Secret Moksha Restaurant. Terlihat dari menu yang disajikan seperti carrot cake, watermelon splash, urab, roroban, sayur daun pepaya dan beberapa kue tanpa gula. Makanan tradisional ini diolah dengan level tingkat tinggi (five star level). Bukan tanpa alasan ia memilih usaha makanan sehat. Suatu hari di Inggris, Mas Malaika yang juga praktisi keto diet dan intermittent ini melihat pameran makanan organik. Padahal negara mereka tidak lebih

Bali Post/may

MENU SPESIAL - Mas Malaika Agung menunjukkan menu spesial Watermelon Splash. kaya daripada Indonesia yang kaya akan makanan organik, namun berani mengadakan pameran makanan organik yang besar. Indonesia yang memiliki masalah kesehatan utama yaitu kencing manis, justru digempur makanan penyebab kencing manis. Dengan kekayaan alam yang dimiliki, seharusnya penyakit-penyakit karena gaya makan tidak terjadi. ‘’Banyak makanan Bali, Indonesia yang kita lupakan pelan-pelan,’’ ujarnya. Kendala muncul lagi ketika restorannya mulai berjalan. Ia menyayangkan yang lebih tertarik dengan menunya adalah orang asing, sedangkan orang lokal kurang. Padahal dirinya menyediakan makan gratis untuk orang lokal setiap Jumat. Hal itu dilakukan juga untuk petani. Mas Malaika Agung hanya

ingin mengajak masyarakat sambil makan enak sekaligus menyehatkan, karena makanan sehat mempunyai khasiat obat. Ketertarikan orang asing untuk makan di Malaika Secret Moksha Restaurant juga terlihat dari tamu repeater yang datang. Hampir 80 persen tamunya merupakan tamu repeater. Bukan sekali datang tapi berkali-kali. Bahkan, makan di restoran yang berlokasi di Jalan Danau Poso No.68, Sanur ini seperti berada di rumah sendiri. Antartamu saling melayani. Restoran dengan konsep homey ini juga membuat tamu semakin betah. Ditambah sentuhan dekorasi etnik seperti plafon dari daun lontar, lantai bata dan kayu, meja bar dari batu alam dan beberapa peralatan memasaknya dari gerabah. (may)

ALL New Ertiga yang menjadi andalan baru Suzuki di segmen lowMPV diperkenalkan di Bali, Selasa (15/5) kemarin. Sejahtera Indobali Trada (SIT) dan Suzuki Indomobil Sales (SIS) menggelar pameran selama dua hari di Mall Bali Galeria untuk memperkenalkan produk yang diperuntukkan bagi segmen keluarga ini. Menurut GM Sejahtera Indobali Trada, Isbowo Priyo Haryono, All New Ertiga yang dihadirkan tahun ini mengusung berbagai fitur baru dan lebih modern. ‘’All New Ertiga lebih modern, kuat, dan elegan. Fitur-fitur terbaru dan termutakhir ada di mobil ini,’’ katanya. Kehadiran All New Ertiga akan makin mengukuhkan dominasi Suzuki di segmen low-MPV. Dalam pameran untuk pengenalan All New Ertiga, lanjutnya, SIT menawarkan beragam program, termasuk hadiah langsung bagi konsumen. ‘’Sesuai dengan segmennya, mobil ini merupakan mobil untuk keluarga. Namun, mobil ini juga bisa digunakan sebagai mobil komersial, untuk transportasi pariwisata maupun online yang kini cukup banyak di Bali,’’ sebut Isbowo. Marketing Director 4W SIS Donny Ismi Himawan Saputra menambahkan, keberadaan All New Ertiga merupakan jawaban Suzuki terhadap kebutuhan konsumen. Peluncuran di Bali sangat penting bagi Suzuki karena Bali merupakan market yang cukup signifikan. Ertiga diluncurkan pertama kali pada 2012. Setiap tahun melakukan penyegaran dan pada 2017 mengeluarkan Ertiga Diesel. ‘’All New Ertiga ini kami sempurnakan tidak hanya dari desain dan ukurannya, tapi juga mesinnya yang sudah standardisasi Euro 4 (K15B),’’ pungkasnya didampingi Direktur Sejahtera

DILUNCURKAN - Manajemen Suzuki Indomobil Sales, Sejahtera Buana Trada dan Sejahtera Indobali Sales meluncurkan Suzuki All New Ertiga di Bali, Selasa (15/5) kemarin. Buana Trada (SBT) Ariadi. juga optimis dengan pertumbuhan Kehadiran Suzuki All New Ertiga Suzuki ke depannya selama dua di Bali dipastikan akan mendong- tahun ke depan. krak penjualan Suzuki. GM Sales All New Ertiga dihadirkan denSuzuki Indobali Trada (SIT) Hadis gan dua pilihan warna baru yakni Furqon menyatakan target penjua- Glorious Brown Pearl Metallic dan lan All New Ertiga mencapai 170 Magma Grey Metallic. Terdapat unit sebulan. Ia optimis target itu lima warna lama yang masih diakan tercapai. Untuk segmen low- produksi, yakni Snow White Pearl, MPV, market share Ertiga mencapai Radiant Red Pearl, Silky Silver 23 persen dan ditargetkan naik Metallic, Burgundy Red Pearl, dan menjadi 25 persen dengan keha- Cool Black Pearl Metallic. diran All New Ertiga ini. ‘’Harapan All New Ertiga mengeluarkan saya di dua hari ini dari inden yang tiga tipe yakni GA, GL dan GX. Tipe sudah ada bisa mencapai 75 unit,’’ termurah GA dijual seharga Rp sebutnya. 209 juta, GL Manual Transmission Menurutnya, pasar otomotif (MT) Rp 229 juta dan GL Automatic untuk tahun ini relatif lebih baik Transmission (AT) Rp 239 juta. Tipe dibandingkan tahun lalu. Bahkan, termahal GX juga hadir dengan pasar low-MPV juga bertumbuh dua transmisi. GX MT dijual Rp signifikan, mencapai 37 persen. 239 juta. Sementara GX AT dijual Sementara Suzuki tumbuhnya 30 Rp 251 juta. ‘’Kami menyiapkan persen jika dibandingkan periode program menarik selama pameran sama tahun lalu. yang berlangsung dua hari di Mall Marketing Director 4W Suzuki Bali Galeria. Pembeli pada periode Indomobil Sales (SIS) Donny Ismi pameran memperoleh kaca film Himawan Saputra mengutarakan, Vkool gratis. Ada hadiah langsung secara nasional pun pertumbuhan juga untuk semua tipe,’’ jelas Isbowo. Suzuki cukup menggembirakan. Ia (bns1)

SENIN (14/5) lalu bertempat di Taman Ujung Resort and Spa berlangsung Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Manajemen Akuntansi Hospitaliti (MAH) STP Bali dengan tema ‘’Sosialisasi Penyusunan Laporan Keuangan Homestay di Kabupaten Karangasem’’. Kegiatan sosialisasi yang diikuti oleh 100 pengelola homestay ini dibuka Pembantu Ketua IV STP Bali I Gusti Ayu Dewi Hendriyani, A.Par., M.Par. didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karangasem Drs. I Wayan Astika, M.Si. dan Ketua Program Studi (KPS) MAH I Gusti Ngurah Agung Wiryanata, S.E., M.Si., Ak., CA. KPS MAH I Gusti Ngurah Agung Wiryanata, S.E., M.Si., Ak., CA. dalam laporannya menyampaikan, Prodi MAH sebagai salah satu program studi di STP Bali memiliki tanggung jawab melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu melaksanakan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Dalam melaksanakan pengabdian masyarakat, Prodi MAH ingin berperan untuk meningkatkan sumber daya manusia dalam hal ini pengelola homestay terutama di bidang akuntansi. Selanjutnya Pembantu Ketua IV STP Bali I Gusti Ayu Dewi Hendriyani, A.Par., M.Par. dalam sambutannya menyatakan, sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari MoU yang telah terjalin antara Kabupaten

PEMBUKAAN – Pembantu Ketua IV STP Bali I Gusti Ayu Dewi Hendriyani (tengah) didampingi Ketua KPS MAH I Gusti Ngurah Agung Wiryanata bersama Kadis Pariwisata Karangasem I Wayan Astika pada pembukaan pengabdian kepada masyarakat. Karangasem dan STP Bali. Sosia- lebih profesional. lisasi ini sejalan dengan program Terdapat tiga orang narasumber Kementerian Pariwisata yaitu Visit dalam sosialisasi ini yaitu I Putu Wonderful Indonesia 2018. Diharap- Arnawa, S.E., M.M., I Dewa Ayu kan pengelolaan homestay yang Rai Sumariati, S.E., M.Si. dan I profesional juga berdampak terhadap Ketut Sudarsana, S.E., M.M. Materi peningkatan kepuasan wisatawan. yang diberikan adalah prosedur Drs. I Wayan Astika, M.Si. dalam dan formulir yang harus dilakukan sambutannya mengucapkan terima oleh pengelola homestay untuk kasih kepada STP Bali yang telah administrasi keuangan sejak tamu merespons cepat MoU yang terjalin. memesan kamar, check in sampai Ia mengharapkan sosialisasi ini check out dan membayar. Program dapat bermanfaat bagi pengelola ini diharapkan menjawab tantangan homestay. Bertambahnya pengeta- dan kebutuhan pengelola homestay huan pengelola homestay pada bi- dalam melakukan tata kelola admindang akuntansi akan berdampak istrasi keuangan yang tertib, rapi dan pada pengelolaan homestay yang terstruktur. (ad837)

Prodi MAH STP Bali Pengabdian Masyarakat di Taman Ujung

Kawal Program JKN-KIS, Kejaksaan Negeri Siap Jadi Pengacara

BPJS Kesehatan Cabang Denpasar menggelar kegiatan Sosialisasi Terpadu Bersama Kejaksaan Negeri Denpasar, Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali beserta puluhan badan usaha di wilayah kerjanya, Senin (14/5). Sosialisasi ini bertujuan membangun kesadaran para pemilik badan usaha untuk segera mendaftarkan dan melaporkan diri beserta jumlah karyawan sesuai dengan upahnya ke dalam program JKN-KIS dengan betul sesuai data yang sebenarnya. ‘’Kegiatan sosialisasi terpadu merupakan salah satu program rutin BPJS Kesehatan yang bertujuan menginformasikan serta meningkatkan pemahaman pekerja/pemberi kerja terhadap Program JKN-KIS yang dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan. Kegiatan ini diharapkan dapat mencapai cakupan kepesertaan menyeluruh (universal health coverage) pada 1 Januari 2019,’’ ucap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Denpasar Parasamya Dewi Cipta dalam sambutan pembukanya. Badan usaha yang diundang merupakan badan usaha yang belum melakukan pendaftaran dan yang sudah mendaftar, namun yang termasuk dalam Rencana Pemeriksaan Kepatuhan oleh tim Kepatuhan BPJS Kesehatan. ‘’Kepatuhan pendaftaran, penyerahan data secara lengkap dan benar serta pembayaran iuran ini akan kami monitoring secara periodik dan akan dilakukan evaluasi bersama stakeholder terkait dalam hal ini Kejaksaan Tinggi/Kejaksaan Negeri, Dinas Tenaga Kerja serta Badan Pelayanan Perizinan Terpadu me-

SOSIALISASI – Kegiatan sosialisasi terpadu bersama Kejaksaan Negeri Denpasar, Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali beserta puluhan badan usaha di wilayah kerjanya. lalui Forum Koordinasi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan yang diketuai oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (tingkat provinsi) dan Kepala Kejaksaan Negeri (tingkat Kabupaten/Kota),’’ ujar Dewi Cipta. Menyambung hal tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar Sila H. Puluhan, S.H., M.H. mengatakan, Kejaksaan selaku pengacara negara tentunya berdiri sebagai pengacara badan hukum negara. Jadi, bisa dikatakan juga kami pengacara bagi BPJS Kesehatan,’’ tandasnya. Ia menambahkan, kejaksaan dapat memberikan bantuan berupa pertimbangan hukum, bantuan hukum, bahkan penegakan hukum. ‘’BPJS Kesehatan tinggal melayangkan surat kuasa saja, kamilah nanti yang akan berhadapan untuk mencarikan solusi. Namun, mudahmudahan tidak ada yang sampai sejauh itu,’’ terangnya.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Bali Ni Wayan Winiarti, S.H. menyatakan, kualitas tenaga kerja dapat meningkat apabila pemberi kerja bisa memperhatikan kesejahteraan karyawannya, termasuk pemenuhan haknya dalam mendapat pelayanan kesehatan. Untuk itu, pemilik usaha diharapkan dapat kembali memastikan kepesertaan perusahaan dan karyawannya dalam program JKNKIS. ‘’Dalam setiap pemeriksaan ke badan usaha kami akan turun bersama pihak BPJS Kesehatan untuk memastikan hak karyawan benar-benar terpenuhi,’’ tegasnya. Hingga saat ini jumlah kepesertaan program JKN-KIS sampai April 2018 telah mencapai 75 persen dari total penduduk seluruh Indonesia dengan jumlah persentase Customer Satisfaction sebanyak 79,5 persen. (ad838)


daerah

Rabu Umanis, 16 Mei 2018

Senator DPD-RI Inspeksi ke RS Kasih Ibu Kedonganan

Dr. Wedakarna Minta Kemenkes dan Kementerian LH Permudah Izin Incinerator Pengelolaan Limbah B3

SENATOR Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD)RI Utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, S.E.(MThru), M.Si. melakukan inspeksi ke Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu Kedonganan, Badung, guna melakukan pengawasan implementasi UU dengan memeriksa sejumlah kondisi sistem manajemen dan layanan lembaga layanan kesehatan. Kedatangan Wedakarna disambut baik oleh manajemen RS dan lembaga instansi terkait yang turut hadir pada kesempatan tersebut. Adapun yang hadir di antaranya Dewa Putu Alit (Dinas Kesehatan Provinsi Bali), I Putu Supada (Dinas Kesehatan Kabupaten Badung), Nyoman Serep (Perwakilan Kecamatan Kuta), Nyoman Sudarta (Lurah Kedonganan), Dr. Kadek Dwicahyana (Direktur RS), Dr. I Wayan Kesumadana, Sp.OG., K.Fer. (Manajemen), Dr. A.A. Diah Ratna Dewi (Kadiv Pelayanan RS), Putu Ayu Anggira (Kadiv SDM RS) serta jajaran beberapa manajemen RS. Kadek Dwicahyana menyampaikan terima kasih atas

kunjungan yang dilakukan oleh Dr. Wedakarna. Ia berharap hadirnya DPD-RI dapat menjadi motivasi bagi manajemen untuk menata dan meningkatkan sistem dan pelayanan RS Kasih Ibu menjadi lebih baik. Dr. Wedakarna menyempatkan diri meninjau beberapa lokasi di antaranya layanan adminitrasi kesehatan serta kawasan TPS limbah B3 medis dan nonmedis yang berada di areal rumah sakit. Sejumlah agenda pembahasan dan pertanyaan turut mewarnai kunjungan tersebut terkait sistem manajemen pengelolahan rumah sakit, pelayanan bagi masyarakat, administrasi, jumlah tenaga medis dan nonmedis serta permasalahan UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup) yang kerap menjadi masalah pokok utama bagi rumah sakit. Terkait Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup salah satunya dalam hal pengelolahan limbah B3 dan IPAL, Dr. Wedakarna mendapat masukan belum adanya incinerator yang dimiliki beberapa

BERSAMA - Senator DPD RI Dr. Arya Wedakarna (tengah) bersama Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Dinas Kesehatan Badung, Lurah Kedonganan, Camat Kutsel dan Direksi RS Kasih Ibu.

rumah sakit di Bali sebagai alat infrastruktur pemusnah limbah B3. Incinerator tersebut belum bisa diadakan karena izinnya diatur oleh regulasi Kementerian Lingkungan Hidup dan penerbitannya cukup memakan waktu. Sebagai alternatif saat ini seluruh rumah sakit di Bali bahkan beberapa rumah sakit di Indonesia masih bekerja sama dengan pihak ketiga guna mengatasi masalah tersebut. ‘’Saya juga mendengar bahwa dalam hal pengelolahan limbah B3 beberapa rumah sakit, baik pemerintah maupun swasta masih bekerja sama dengan pihak ketiga. Yang lebih memprihatinkan, ada beberapa rumah sakit tipe A sudah memiliki incinerator akan tetapi masih ilegal dikarenakan belum mengantongi izin peruntukannya. Kondisi ini menjadi salah satu parameter penilaian tentang bagaimana kondisi ribuan penyelenggara layanan kesehatan skala kecil seperti puskesmas dan klinik serta kesulitannya. Saya bercita-cita agar di Bali didirikan pusat pengelolahan limbah medik secara mandiri. Jangan sampai seperti sekarang, semua limbah medik ditangani pihak ketiga dan dibawa ke Jawa, sangat tidak efisien. Harusnya satu provinsi ada satu pusat pengelolahan limbah medik,’’ ungkap Wedakarna. Ia minta pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan RI segera berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup RI agar menerbitkan izin incinerator. ‘’Saya ingatkan RS di Bali benar-benar serius mengurus izin terkait limbah. Jangan sampai pemerintah mencabut izin RS karena lalai pada undang-undang. Jadikan kasus di RS Kasih Ibu sebagai pelajaran,’’ pungkas Arya Wedakarna yang mantan Rektor Universitas Mahendradatta. (ad840)

langsung itu. Namun, rencana alokasi tersebut dikatakan sudah sesuai dengan aspirasi yang diserap pansus di semua kabupaten/kota. Aspirasi yang muncul adalah agar alokasi 2 persen dari belanja langsung dicantumkan dalam ranperda untuk memberikan kepastian soal anggaran. ‘’Biar tidak abu-abu. Kalau sudah ada 2 persen kan pasti. Jadi siapa pun pemimpinnya nanti wajib memperhatikan olahraga. Kalau toh nanti ada gimana-gimana kan bisa dievaluasi kembali. Tapi untuk saat ini kita harus pasang dulu,’’ jelas politisi Gerindra ini. Jika konsultasi berjalan lancar, lanjut Bagus, Ranperda Keolahragaan rencananya diketok palu Selasa pekan depan. Selain alokasi anggaran, Ranperda Keolahragaan juga mengatur pemberian penghargaan bagi atlet-atlet berprestasi. Di antaranya memberikan jaminan kesehatan, uang atau modal untuk usaha dan membuat wadah

untuk menampung atlet-atlet berprestasi tersebut. Nantinya wadah itu berada langsung di bawah Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali. Ranperda Keolahragaan mengatur pula tentang sport tourism, mengingat Bali merupakan daerah tujuan pariwisata internasional. Sebelumnya, Biro Hukum dan HAM Setda Provinsi Bali tidak menyepakati pencantuman alokasi anggaran 2 persen dari belanja langsung karena akan bertentangan dengan peraturan di atasnya. Berbeda dengan alokasi anggaran pendidikan yang memang sudah menjadi amanat UU Sisdiknas. Untuk pendanaan kegiatan keolahragaan cukup disebutkan bersumber dari APBD. Dinas Pemuda dan Olahraga juga memberikan pendapat serupa. Besarnya pendanaan yang diberikan pemerintah dari APBD nantinya disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. (kmb32)

5

Dititipi Napi Teroris, Lapas Banyuwangi Siaga

Bali Post/kmb30

CEK - Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman dan Dandim Banyuwangi mengecek pengamanan blok yang ditempati napi teroris di Lapas Banyuwangi, Selasa (15/5) kemarin. kemarin. Tidak ada perlakuan khusus bagi napi teroris tersebut. Hanya, karena kasus kriminal yang tak umum, napi teroris ini ditempatkan di sel khusus. ‘’Kami pantau khusus, termasuk pengunjungnya,’’ jelasnya. Sejak masuk ke Lapas Banyuwangi, napi teroris ini ditempatkan di blok pengasingan. Jumlah napi yang menghuni juga sangat terbatas. Namun, hak-hak sebagai napi tetap diberikan secara sama. Menurut Akbar, napi teroris itu terlibat dalam rencana teror di Bekasi. Ia ditangkap Densus 88, lalu divonis sekitar lima tahun penjara. Sebelum dititipkan ke Lapas Banyuwangi, napi teroris ini sudah satu tahun mendekam di Rutan Mako Brimob

Kelapa Dua, Depok. AD tinggal menjalani masa hukuman sekitar 2,3 tahun. Selama di lapas, napi teroris itu bisa berkomunikasi baik bersama sipir dan napi lain, namun di bawah pemantauan ketat petugas. Keluarganya juga rutin mengunjungi setiap sebulan sekali. Saat keluarga membesuk, pihak napi memantau dengan sangat ketat. Sementara itu, Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman menegaskan, kondisi Lapas Banyuwangi cukup kondusif, meski ada satu titipan napi teroris. ‘’Sistem pengamanan di Lapas Banyuwangi sudah bagus. Pembinaan ke napi juga baik,’’ katanya usai mengunjungi Lapas Banyuwangi. Meski begitu, pihaknya bersama petugas lapas tetap siaga menjaga keamanan para napi. (kmb30)

Denpasar (Bali Post) – Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali mencatat sejumlah persoalan terkait tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di Pulau Dewata. Persoalan yang muncul juga masih berhubungan dengan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA). ‘’TKA bekerja tanpa IMTA itu sudah langsung dideportasi,’’ ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali Ni Luh Made Wiratmi dalam rapat dengar Pendapat Membahas Permasalahan TKA di Bali, di DPRD Bali, Selasa (15/5) kemarin.

kan perpanjangan 996 IMTA, sedangkan hingga April 2018 sudah ada 284 perpanjangan IMTA yang diterbitkan. ‘’IMTA diberikan kepada perusahaan, bukan kepada orang asing. Itu pun yang dikeluarkan adalah izin perpanjangan. Izin pertama terbit di Kementerian Tenaga Kerja,’’ ungkapnya. Diwawancarai terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta lebih mempermasalahkan TKA yang bekerja di Bali secara ilegal. Seluruh TKA yang ada di Bali sebetulnya bisa ditertibkan kalau pihak Imigrasi mau serius dan tegas. Pasalnya, seluruh tamu (wisatawan asing) yang datang ke Bali lewat udara terdata di Imigrasi. Apalagi, visa dan paspor kini juga sudah online. ‘’Ketika mereka tidak balik, mereka (Imigrasi) juga tahu. Intinya kalau di Indonesia atau di Bali terjadi penyalahgunaan visa dari visa kunjungan atau pelajar menjadi guide, menjadi pekerja di Bali, harusnya yang paling tahu adalah pihak Imigrasi,’’ tandasnya. Parta minta pihak Imigrasi lebih maksimal lagi dalam melaksanakan tugasnya mengingat sudah memiliki perangkat yang cukup untuk mendeteksi TKA dan mempunyai kewenangan untuk melakukan penyidikan. (kmb32)

Banyuwangi (Bali Post) – Satu narapidana (napi) teroris dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi. Napi berinisial AD asal Bandung ini merupakan titipan dari Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jabar. Mendapatkan napi khusus, Lapas Banyuwangi menetapkan status siaga. Pengamanan diperketat. Kepala Lapas Banyuwangi Ketut Akbar Herry Achyar mengatakan, pihaknya memberikan pengamanan khusus bagi napi titipan dari Mako Brimob tersebut. ‘’Napi itu dititipkan delapan bulan lalu. Sejak muncul kasus Mako Brimob dan tragedi bom di Surabaya, pengamanan blok yang dihuni napi teroris ini makin diperketat. Kami koordinasi terus dengan Densus 88,’’ katanya, Selasa (15/5)

TKA Tanpa IMTA Penetapan Ranperda Keolahragaan Ditunda Langsung Dideportasi Denpasar (Bali Post) – Pansus Ranperda Keolahragaan di DPRD Bali urung memberikan laporan akhir yang sebelumnya diagendakan dalam Rapat Paripurna di gedung dewan, Selasa (15/5) kemarin. Pasalnya, Pansus masih akan melakukan konsultasi ke Kemendagri bersama Biro Hukum dan HAM Setda Provinsi Bali. Konsultasi menyangkut rencana alokasi anggaran paling sedikit 2 persen dari belanja langsung dalam APBD Provinsi Bali untuk kegiatan keolahragaan. ‘’Dulu kami sudah ke sana, dari Kemendagri tidak masalah. Malah bagus. Cuma waktu itu dari Biro Hukum tidak ikut. Jadi, tujuan kami besok itu memastikan kepada Biro Hukum,’’ ujar Ketua Pansus Ranperda Keolahragaan Bagus Suwitra Wirawan. Menurutnya, Biro Hukum memang sempat tidak menyetujui rencana alokasi anggaran 2 persen dari belanja

Kodim Badung Sumbang Jamban Mangupura (Bali Post) Warga di Badung masih ada yang belum memiliki jamban. Oleh karena itu, Kodim 1611/ Badung memotivasi warga agar menjaga kesehatan lingkungan dan salah satu upayanya memberi bantuan jamban kepada warga kurang mampu, I Ketut Sukada (40), di Banjar Batusari, Desa Sangeh, Abiansemal, Selasa (15/5) kemarin. ‘’Kami melaksanakan kegiatan ini dalam rangka realisasi program Jambanisasi di wilayah Denpasar dan Badung,’’ kata Pasiter Kodim 1611/Badung Kapten Inf. I Wayan Suara mewakili Dandim Letkol Inf. Handoko Yudho Wibowo. Tujuan kegiatan ini untuk mengajak dan mendorong masyarakat agar bisa hidup bersih dan sehat serta turut serta menjaga lingkungan supaya tidak terjangkit penyakit. Pembuatan jamban dikerjakan oleh personel Kodim yang memiliki kemampuan konstruksi pertukangan. Sementara itu, dalam memperingati HUT ke61 pada 27 Mei mendatang, Kodam IX/Udayana

menggelar donor darah di salah satu hotel di Kuta, Badung, Senin (14/5) lalu. Kegiatan kemanusiaan ini dilaksanakan sebagai wujud perhatian, partisipasi dan kebersamaan dalam menumbuhkan rasa solidaritas sosial dengan memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan darah. Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto berharap donor darah dijadikan sebagai gaya hidup yang menyehatkan dan bukan merupakan suatu hal menakutkan. Pasalnya, donor darah memiliki manfaat positif bagi pendonor, antara lain menjaga kesehatan jantung, meningkatkan produksi sel darah merah, membantu menurunkan berat badan, mendapatkan kesehatan psikologis dan mendeteksi penyakit serius secara dini. Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/ Udayana Kolonel Inf. J. Hotman Hutahaean di sela-sela kegiatan donor darah menyampaikan, tema yang diusung yaitu ‘’Kodam IX/Udayana bersama komponen bangsa lainnya siap mewujudkan wilayah Bali Nusra aman, damai dan sejahtera’’. (kmb36)

Ngadimin Dituntut Tiga Tahun Penjara Denpasar (Bali Post) Ngadimin, pria yang dipercaya sebagai ketua panitia penerima hasil pekerjaan dalam pembuatan kapal ikan bantuan pemerintah untuk nelayan, dituntut tiga tahun penjara di Pengadilan Tipikor Denpasar, Selasa (15/5) kemarin. Selain itu, JPU Made Subawa dan Megawati menuntut terdakwa membayar denda Rp 100 juta subsider enam bulan kurungan. Jaksa dari Kejati Bali itu mengatakan, Ngadimin dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah sebagaimana dakwaan subside, yakni melanggar Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang

Tipikor, sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. ‘’Terdakwa Ngadimin terbukti bersalah secara bersamasama, dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau korporasi menyalahgunakan kewenangan, kesempatan, atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukannya yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara sebagaimana dakwaan subsider,’’ tuntut jaksa. (kmb37)

Ada pula TKA yang bekerja tidak sesuai dengan jabatan dalam IMTA. Untuk masalah ini, TKA diberikan pembinaan dan tidak sampai dideportasi. Pembinaan dilakukan agar mereka bisa bekerja sesuai dengan jabatan dalam dokumen IMTA. Pembinaan juga dilakukan pada TKA yang kedapatan menduduki jabatan personalia. ‘’TKA tidak boleh jadi personalia. Ada beberapa yang menduduki, kami adakan pembinaan agar tidak melaksanakan pekerjaan seperti itu,’’ jelasnya. Pengurusan IMTA juga harus tepat. Jika TKA bekerja lintas kabupaten, misalnya di Denpasar dan Badung, pengurusan IMTA dilakukan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Bali. Kalau hanya bekerja di satu kabupaten, sebagai contoh Badung, IMTA dikeluarkan DPMPTSP Kabupaten Badung. ‘’Kami juga banyak

menemukan IMTA bodong. Setelah dicek turun oleh pengawas dan tim, ternyata orangnya tidak ada dan juga TKA yang bekerja di perusahaan lain,’’ imbuh Wiratmi. Data Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali, tahun 2014 ada 2.284 IMTA yang diterbitkan Kementerian Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja Provinsi dan kabupaten/kota. Tahun 2015 sebanyak 2.469 dan tahun 2016 berjumlah 2.457. Sejak 2017 IMTA tidak lagi dikeluarkan oleh Dinas Tenaga Kerja melainkan DPMPTSP. Kepala DPMPTSP Provinsi Bali Ida Bagus Made Parwata mengatakan, IMTA yang dikeluarkan DPMPTSP hanyalah perpanjangan. Perpanjangan IMTA tetap harus mendapatkan rekomendasi dari Dinas Tenaga Kerja dan ESDM. Tahun 2017, pihaknya melaku-

Benda Mencurigakan Ternyata Kardus Bekas Minuman Denpasar (Bali Post) Benda mencurigakan di taman bunga depan Kantor Gubernur Bali di Jalan Basuki Rahmat, Renon, Denpasar Timur, Selasa (15/5) kemarin. Terkait hal itu dikerahkan tim Gegana Satbrimob, Unit Satwa (K9) dan Patroli Direktorat Sabhara ke TKP. Hasil pemeriksaan terhadap benda yang dibungkus plastik hitam menggunakan X-ray ternyata bukan bahan peledak (handak) atau bom. Kaden Gegana Satbrimob Polda Bali AKBP Dewa Gde

Putra Sugawa mengatakan, hasil pemeriksaan menggubakan X-ray barang tersebut aman dan bukan handak. ‘’Setelah diurai, isinya adalah dua buah kardus bekas minuman,’’ tegasnya. Setelah itu, tim gabungan melakukan sterilisasi di sekitar Kantor Gubernur menggunakan metal detector dan anjing pelacak. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa di sana bersih dari barang berbahaya. Menurut Dewa Putra, benda mencurigakan itu pertama

kali ditemukan oleh seorang sekuriti I Made Sudiarta saat mengontrol situasi. Selanjutnya Sudiarta melaporkan benda mencurigakan itu kepada personel Subsatgas Pengamanan Kantor Gubernur Ops Mantap Praja Agung-2018 Brigadir I Gusti Ngurah Ambawa. ‘’Laporan itu langsung diteruskan ke kami dan langsung ke TKP,’’ ujarnya. Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja menegaskan, situasi wilayah hukum Polda

Bali masih tetap aman dan kondusif. Terkait aksi teror yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur, ia berharap masyarakat Bali membantu Polri dengan cara ikut mengawasi kelompok atau orang di sekitarnya. Apabila ada orang atau benda yang mencurigakan agar segera dilaporkan ke kantor polisi atau Bhabinkamtibmas. ‘’Masalah keamanan tanggung jawab kita bersama. Polri dan rakyat harus bersatu menjaga Pulau Dewata,’’ tandasnya. (kmb36)


OPINI

6

Rabu Umanis, 16 Mei 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Sekolah Mitra Keluarga PEMERINTAH Indonesia termasuk banyak memiliki program strategis di bidang pendidikan. Hanya sayang, pelaksanaannya yang kurang terkontrol dan berkesinambungan. Semuanya sekolah menjadi objek percobaan. Ketika muncul radikalisme dan turunnya rasa nasionalisme, dengan cepatnya Kemendikbud membuat program mari kita nyanyikan lagu ‘‘Indonesia Raya’’ dan lagu-lagu perjuangan sebelum belajar di kelas. Sementara kebijakan apel bendera yang dulu rutin dilaksanakan tiap Senin, kini jarang dilakukan. Apel hanya dilakukan setiap tanggal 17. Demikian juga ketika minat baca turun, pemerintah mengampanyekan program literasi sekolah. Namun lihat saja sekarang, sekolah yang dijadikan pilot project juga mandek tak keruan. Ketika pendidikan karakter menjadi isu utama, pemerintah lagi-lagi menggelontorkan program sekolah mitra keluarga. Nah, yang ini juga sudah ditetapkan sekolah percontohan di Bali. Apakah nasibnya sama dengan program lainnya? Kita tunggu saja. Sebagaimana yang kita ketahui, bahwasanya keluarga merupakan jalur pendidikan informal yang pertama dan yang paling utama bagi seorang anak dalam memperkenalkan proses sosialisasi. Selain itu juga anak akan melalui jalur pendidikan formal yang biasa disebut dengan sekolah. Sekolah juga memegang peran penting dalam proses sosialisasi anak, walaupun sekolah hanya merupakan salah satu lembaga yang bertanggung jawab atas pendidikan anak. Namun, anak akan mengalami perubahan tingkah laku sosialnya setelah ia masuk ke sekolah. Sekolah mitra keluarga menjadi urgen lantaran pihak orangtua selama ini sudah menganggap anaknya 100 persen ditangani di sekolah. Guru di sekolah juga demikian sehabis jam pulang sekolah, tugasnya dianggap sudah selesai. Yang penting mereka mengajar, entah mengerti atau tidak bukan urusan guru. Lalu di mana tugas mendidik terjadi? Kita lihat saja kasus anaknya dijewer guru. Orangtua mencak-mencak ke sekolah. Siswa yang tak pernah sekolah juga jauh dari pengawasan keluarga. Mereka selalu menyerahkan masalah pendidikan anak mereka sepenuhnya kepada pihak sekolah tanpa adanya campur tangan dari mereka sendiri. Terkadang mereka pun seakan enggan untuk diajak membahas mengenai perkembangan anak mereka di sekolah. Seharusnya, para orangtua tidak boleh lepas tangan begitu saja terhadap sekolah. Keluarga merupakan yang paling pertama dan utama dalam pendidikan anak. Karena seperti yang kita ketahui, sekolah merupakan lingkungan pendidikan yang kedua setelah keluarga. Di sini, kita tidak bisa menyalahkan salah satu pihak begitu saja kalau anak kita memiliki perilaku yang kurang baik. Untuk itu perlunya pihak sekolah dan orangtua menjalin hubungan kerja sama. Perkembangan fisik dan psikologis anak dipengaruhi oleh lingkungan keluarga dan sekitarnya. Bukan zamannya lagi keluarga cuek dengan perkembangan belajar anaknya. Sesibuk apa pun orangtua harus ada waktu untuk berkomunikasi soal hasil belajar siswa. Itu sebabnya hasil rapor diambil oleh orangtua agar sekolah dan orangtua saling ‘’lapor’’ hasil belajar sang anak. Hal ini sudah dilakukan di Bali. Bahkan di Denpasar kini dibentuk medsos atau WA antara anggota orangtua siswa. Ada masalah anak langsung ditangani perhimpunan orangtua siswa dan dikomunikasikan dengan sekolah. Kita juga salut dengan program Pemkab Klungkung yakni orangtua wajib mengajar anak-anaknya membaca buku tiap minggu. Sekolah mitra keluarga jelas memberi penyadaran kepada kita untuk selalu eling dengan perkembangan anak menuju anak suputra.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Budayakan Kepedulian terhadap Lingkungan Kasus kejahatan tak hanya melibatkan terorisme. Kejahatan juga banyak motifnya, terutama masalah ekonomi. Sering kali juga kejahatan dilakukan karena masalah sosial. Untuk itulah, saya berharap pemerintah terus melakukan halhal yang bisa membuat masyarakat teredukasi untuk menjaga stabilitas. Salah satu caranya adalah membangun kepedulian masyarakat terhadap penduduk di sekitarnya. Mengenali orang di sekitar kita tinggal mungkin hal yang mudah kita lakukan. Selama ini, sikap tak acuh kita kepada tetangga juga sering membuat satu hal tak terduga terjadi. Syukur jika orang di sekitar kita orang baik. Jika orang yang kita tak kenal dan ada di sekitar kita orang jahat apalagi teroris, maka ancaman terhadap stabilitas tinggal menunggu waktu. Untuk itu, mari kita bangun kepedulian dan kepekaan kita terhadap lingkungan kita. Ini penting kita budayakan agar kita merasa aman dan nyaman. Saya juga berharap pemerintah dalam hal ini aparat keamanan meningkatkan patroli lingkungan. Peran Bimas dan Babinsa agar dioptimalkan. I Gede Sudarsana Denpasar, Bali

Akselerasi Sekolah Melalui Pendidikan Keluarga Berbasis ICT Peradaban bangsa Indonesia akhir-akhir ini sangat dipengaruhi era globalisasi yang di dalamnya mencakup perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi informasi dan komunikasi (information and communication technology/ICT) yang semakin pesat. Perkembangan itu secara simultan menumbuhkan pola pikir orangtua yang semakin peduli pada pendidikan anak-anaknya. Kepedulian orangtua yang muncul secara pragmatis bisa menimbulkan dampak positif dan dampak negatif bagi perkembangan pendidikan, baik di rumah maupun di sekolah.

Oleh I P.G. Sutharyana Tubuh Wibawa, S.Pd. rangtua di Indonesia semakin sadar akan pentingnya perencanaan untuk pendidikan anakanak mereka. Dana pendidikan tersebut, selain untuk biaya sekolah, juga digunakan untuk kegiatan anak-anak mereka mengikuti les atau pengayaan di luar sekolah. Hasil survei MasterCard (dalam Napitupulu, E. L., 2013) menunjukkan perkembangan yang sangat menggembirakan dari masyarakat Indonesia di mana para orangtua telah semakin menyadari pentingnya perencanaan pendidikan bagi anak-anak mereka untuk memastikan mereka memiliki masa depan yang lebih baik kelak. Hal di atas tidaklah jauh dari kenyataan yang ditemukan sehari-hari pada berbagai lapisan masyarakat. Orangtua rela melakukan hal lebih untuk mendukung aktivitas anaknya, baik dukungan materiil maupun moril. Tak ada orangtua yang ingin anaknya kurang dari anak yang lain. Ada kekuatan positif yang luar biasa berpotensi mendorong kemajuan pendidikan secara signifikan. Apabila ditengok beberapa dekade ke belakang, ada perubahan pola pikir orangtua yang cukup mencolok. Sebagai con-

o

toh, beberapa puluh tahun silam para orangtua menganggap mutu sekolah relatif sama, tidak terlalu jauh berbeda. Sangat jarang ada siswa mengikuti les/pengayaan setelah pulang sekolah. Para orangtua lebih cuek terhadap kondisi psikologis anak-anaknya, baik ketika menerima pelajaran, maupun saat sang anak menghadapi masalah di sekolah. Hampir tidak ada orangtua memprotes guru karena anaknya kurang diperhatikan atau mendapat perlakuan yang kurang baik di sekolah. Sebaliknya, orangtua malah lebih sering memarahi anaknya ketika bermasalah di sekolah. Perubahan cara pandang tersebut jelas memberikan efek yang bertahap dirasakan oleh insan pendidik terutama di sekolah. Guru dituntut memahami keberagaman karakter siswa yang berasal dari latar belakang yang berbeda. Sekolah kini tidak hanya milik guru dan siswa, namun juga orangtua. Para orangtua wajib “bersekolah” sebelum menyekolahkan anaknya. Pemerintah pun sebenarnya telah adaptif terhadap perubahan cara pandang orangtua dengan disahkannya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 30 Tahun 2017 tentang Pelibatan Keluarga pada Penyelenggaraan Pendidikan, dan

berlaku pada saat diundangkan yaitu tanggal 3 Oktober 2017. Melalui Permendikbud tersebut, pihak keluarga diberikan ruang untuk terlibat aktif berkolaborasi dengan sekolah utamanya agar terwujud penguatan pendidikan karakter pada anak didik. Pelibatan keluarga yang dimaksud dilakukan dengan prinsip persamaan hak, semangat kebersamaan dengan berasaskan gotong royong, saling asah, asih, dan asuh, serta mempertimbangkan kebutuhan dan aspirasi anak. Pada beberapa kasus ditemukan para orangtua belum sepenuhnya membiasakan hal-hal yang positif sebagai bagian dalam keseharian anak. Misalnya, orangtua tidak menepati janji yang diucapkan kepada anak dan dianggap sepele, anak tidak pamitan kepada orang tua sebelum sekolah, anak dipaksa untuk mengembangkan potensinya tanpa ada perasaan suka yang dirasakan anak, serta yang lainnya. Inilah makna dari ungkapan “orangtua harus bersekolah sebelum menyekolahkan anaknya”. Artinya, orangtua wajib memiliki kemampuan mendidik anak, karena usai jam sekolah, anak kembali bersama orangtuanya untuk bersama-sama mengembangkan pendidikan yang didapat anak di sekolah secara sinergis. Waktu anak di rumah

Merawat Demokrasi Menyelenggarakan demokrasi artinya meluruskan niat untuk mengaktifkan akal sehat, supaya sampai pada demokrasi yang subtansial. Dan mengaktifkan akal sehat adalah kewajiban negara untuk meningkatkan kecerdasan kehidupan bangsa. Namun, harihari ini ikhtiar untuk merawat demokrasi telah tergelincir ke dalam permainan kriminalisasi politik. Percakapan di ruang publik yang berbasis kekuatan rasional selalu dibatalkan oleh argumen nir-nalar – akibatnya, bahasa percakapan, opini, dan diskursus publik selalu diawasi oleh mereka yang gemar membungkam pikiran dengan dalih doktrin agama. Di sinilah terjadi praktik pendangkalan, di mana narasi kebenaran dikendalikan oleh mereka yang mengkalim penjaga kebenaran – yang selalu meminjam tangan aparat negera. Hasilnya, demokrasi tanpa empirisme rasional sama dengan memburuk. Oleh karena itu, ketika harapan berubah menjadi ketakutan, hanya karena kita mempunyai pandangan yang berbeda–argumen yang berbasis logika, bukan dalil agama, tentu kita akan hidup dalam suasana penuh kecemasan, dibuntuti oleh rasa ketakutan. Karena alam demokrasi kita sekarang ini berubah: from republic of hope be republic of fear. Di mana dalam melebarkan percakapan diskusi di ruang publik telah

Oleh Ade Mulyono dipasang rambu-rambu pikiran– claimer right. Hal semacam itulah yang mengancam kebebasan dan kemerdekaan orang berpendapat; argumen dianulir oleh kebenaran sepihak–oleh para penuntut kebenaran. Sebagaimana kasus yang menimpa pengamat politik Rocky Gerung, bahkan ia adalah orang yang kesekian yang diperkosa kebebasannya dalam menyampaikan pendapat di ruang publik, hanya karena ia memberikan argumen yang dinilainya melanggar rambu-rambu pikiran – yang satu garis lurus dengan doktrin agama. Padahal, apa yang diajukan oleh Rocky Gerung berpotensi menjadi diskursus publik dalam pengertian yang positif. Dulu, tahun 1943, penyair Chairil Anwar, membuat geger masyarakat lewat sajaknya yang berjudul “Aku”. Tentu frasa aku ini binatang jalang masih membekas di kepala kita. Sebab, sajak “Aku” bagaikan dentuman mahadahsyat yang mengoyak alam kesusastraan kita yang masih muda usianya. Bahkan, dalam suatu perdebatan, Rosihan Anwar memberi komentar buruk pada Chairil Anwar, kurang lebih ia mengatakan, ...Binatang jalang? Apa saudara ini jago-jagoan begitu. Saudara bisa

celaka sendiri, saudara bisa mati digebukin orang. Aku ini binatang jalang! Binatang jalang? Ah, itu pernyataan yang memalukan! Tak ada orang yang mau menulis sajak seperti itu. Namun, Chairil Anwar lewat sajak “Aku” berhasil memberikan satu pikiran baru yang disodorkan ke khalayak untuk dipertengkarkan secara rasional, bukan dengan emosional. Tradisi intelektual: pertengkaran rasional yang berbasis kekuatan akal (logika), sudah lama tidak membekas dalam budaya kita dewasa ini. Diganti dengan pertengkaran emosional – akibatnya, sentimen melampaui rasional. Kita tidak dapat lagi melihat keindahan pikiran, sebab yang disodorkan terus-menerus ke ruang publik ialah demagogi. Padahal, bangsa ini didirikan dengan “pertengkaran” yang rasional oleh para founding fathers. Budaya intelektual semacam itu yang seharusnya kita pertahankan untuk menyikapi pandangan yang berbeda. Hanya dengan cara seperti itu kita bisa memaknai demokrasi. Wiliam Ebenstein pernah mengingatkan, bahwa untuk merawat demokrasi, maka rawatlah psikologi demokras-

relatif lebih banyak dibandingkan di sekolah. Sebagai tindak lanjut atas Permendikbud di atas, beberapa sekolah telah ditunjuk sebagai sekolah model untuk pendidikan keluarga. Sekolah yang ditunjuk menyelenggarakan kegiatan pendidikan keluarga dengan mengundang orang tua siswa sebagai peserta serta para widyaiswara atau instruktur dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) sebagai narasumber. Hanya, pertemuan secara tatap muka tersebut paling banyak dapat dilakukan sekali dalam satu semester. Ini mengingat kesibukan orangtua siswa serta anggaran di sekolah yang terbatas. Selain itu, belum semua sekolah bisa menyelenggarakan pendidikan keluarga. Guna mempercepat terwujudnya sinergi antara orangtua dan sekolah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menyediakan layanan khusus pendidikan keluarga secara daring (online) melalui situs yang bisa diakses di http://sahabatkeluarga.kemdikbud. go.id. Situs tersebut diharapkan dapat mendukung Gernas Buku (Gerakan Nasional Orangtua Membaca Buku). Menu dalam situs dapat dilihat dalam berbagai jenis, seperti pustaka/referensi buku tentang mendidik anak (parenting), psikologi, maupun petunjuk teknis (regulasi), kisah inspiratif dalam keluarga, berita terbaru, sekolah sahabat keluarga, forum diskusi, serta kegiatan pelibatan orangtua maupun anak. Orangtua bisa mengakses situs tersebut melalui PC, laptop, maupun ponsel pintar (smartphone) yang semakin modern. Bacaan elektronik juga bisa diunduh (donwload) agar bisa dibaca setiap saat secara offline (luar jaringan/luring) ketika

inya. Setidaknya ada satu poin yang patut kita renungkan, sebagaimana yang saya katakan di atas, demokrasi tanpa empirisme rasional hasilnya memburuk. Empirisme rasional dibutuhkan untuk menganulir arogansi dan fanatisme. Karena konsep ini merujuk pada keyakinan akal sehat (akal budi) – nalar manusia untuk dijadikan pangkal demokrasi. Karena hanya dengan mengaktifkan akal sehat manusia dapat berpikir lurus, jernih, dan cemerlang. Ringkasnya, manusia tidak akan berbuat semena-mena dalam meyakini suatu kebenaran, terlepas dari mana pun kebenaran itu berasal. Dengan demikian, tanpa mengaktifkan akal sehat – empirisme rasional, mereka akan selalu berpegang teguh, bahwa kebenaran yang mereka yakini adalah kebenaran mutlak dan final tanpa melalui perdebatan rasional. Tentu pandangan seperti ini adalah dogmatisme – antinalar. Jika sudah merasa mengetahui hakikat kebenaran, mereka dengan mudah akan memaksa orang lain untuk dipermasalahkan, baik dengan cara demagogi, maupun dengan merongrong aparatur penegak hukum. Pada praktik itulah demokrasi tergelincir tenggelam dan hilang makna demokratisme-nya. Pendeknya, demokratisasi tanpa empirisme rasional sama dengan fiktif.

dibutuhkan. Selain melalui situs Sahabat Keluarga Kemendikbud, pendidikan keluarga juga bisa dilakukan melalui kelas orangtua. Kelas orangtua merupakan wahana berkumpul bagi orangtua siswa dalam satu kelas dan dilibatkan mengikuti diskusi, tukar informasi (sharing), maupun sebagai narasumber untuk para orangtua lainnya. Kelas orangtua juga bisa dibentuk melalui jejaring sosial, semisal Whatsapp, Facebook, maupun grup diskusi lainnya. Kelas orangtua bisa dimoderatori oleh guru yang menyampaikan informasi penting dan mendapatkan umpan balik (feedback) dari para orangtua. Perkembangan ICT yang dahsyat telah memaksa para orangtua maupun guru berlomba-lomba menguasai perangkat yang tersedia dan mengimplementasikannya dalam keseharian. Pada sisi pendidikan, itu memberikan lebih banyak dampak positif. Apalagi dengan dukungan pemerintah terhadap pendidikan keluarga. Bila semakin banyak orangtua aktif melibatkan diri dalam pendidikan keluarga, tentu bangsa ini semakin banyak memiliki guru. Sehingga guru tidak sebatas guru yang ada di sekolah, tetapi juga para orangtua yang telah berhasil menjadi guru untuk anak-anaknya di rumah, sebagaimana kearifan lokal orang Bali, di mana orangtua merupakan salah satu catur guru (guru rupaka). Diharapkan dukungan keduanya mempercepat terjadinya sinergi pada penguatan pendidikan karakter di sekolah maupun di rumah, sehingga terjadi akselerasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi. Penulis, guru SDN 3 Mengwi, ASN di Pemkab Badung

POJOK Naiknya nilai dolar rugikan pengusaha pariwisata di Bali. - Pedagang dolar, untung. ***

Definisi teroris pada RUU Antiterorisme masih diperdebatkan. - Makin lama, makin banyak korban. ***

Rendah, minat masyarakat di Bali jadi anggota KPPS. - Honornya kecil ya?

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Rabu Umanis, 16 Mei 2018

7

TABANAN

Renovasi Pustu Timpag Diharapkan Terwujud 2019 Tabanan (Bali Post) -

Kondisi bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan memperihatinkan. Fisik bangunannya banyak yang rusak. Dari enam ruangan yang ada, hanya ada dua ruangan yang masih berfungsi, meski kondisi tembok berjamur dan keropos, serta kerap merembes jika musim hujan tiba. Sementara ruangan lainnya yang dulu pernah digunakan sebagai ruang layanan bersalin serta mes tempat tinggal perawat, tidak lagi berfungsi dan kondisinya rusak. Tidak hanya itu, bagian plafon juga sudah termakan usia hingga banyak yang terlepas. Dari keseluruhan bangunan, hanya bagian lantai saja yang tampak masih bagus. Bahkan jika dilihat dari luar, banyak masyarakat yang mungkin mengira Pustu tersebut tidak berfungsi. Perbekel Desa Timpag I Gusti W. Sukewahana mengatakan, Pustu di Desa Timpag sebenarnya pernah meraih prestasi tingkat nasional. “Kalau tidak salah tahun 1979 pernah dapat juara satu tingkat nasional,” ucapnya. Lanjut Sukewahana, Dinas Kesehatan Tabanan sebenarnya sudah mengalokasikan

anggaran perbaikan untuk Pustu Timpag tahun 2017. Hanya saat itu ada rencana tukar guling dengan kantor desa, akhirnya dipending. “Jadi setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata tanah tempat Pustu dibangun adalah milik desa adat dan peruntukannya memang untuk Pustu. Kecuali pihak desa bisa menyiapkan lahan seluas minimal tiga are, maka tanah ini bisa digunakan untuk hal lain,” ucapnya. Terkait penyiapan lahan untuk pemindahan lokasi Pustu juga telah dilakukan koordinasi. Apalagi desa adat masih memiliki lahan yang cukup untuk pembangunan pustu. Namun, jika tidak menempati lahan yang 3 are tersebut, pustu tetap berada di lokasi semula, dan akan dilakukan renovasi total yang ditargetkan tahun 2019 sudah bisa terealisasi. “Jika tidak jadi dipindah, Pustu akan tetap di sini sesuai peruntukan awal. Rencananya tahun 2019 Pustu tetap akan dirombak total, mudah-mudahan bisa diawal induk,” ucapnya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. I Nyoman Suratmika membenarkan jika perbaikan Pustu Timpag rencananya akan dialokasikan tahun anggaran 2019. Dikatakannya, Tabanan memiliki 78 Pustu. Hampir sebagian gedung Pustu mengalami kerusakan baik ringan hingga berat. Karena keterbatasan anggaran, perbaikan dilakukan bertahap dan tahun 2018 ada 13 Pustu yang diperbaiki. Ketiga belas Pustu yang mendapatkan perbaikan ada yang direhab dan ada yang dibangun ulang. Proses rehab dilakukan melihat tingkat kerusakannya. Selain direhab ada juga dilakukan pembangunan Pustu, dalam artian bangunan lama dihancurkan dan dimulai dengan pembangunan gedung baru. Pada tahun 2019 direncanakan 10 Pustu lagi yang diperbaiki. Untuk itu akan dilakukan evaluasi kembali mengenai kondisi Pustupustu yang ada di Tabanan. (kmb28)

Bali Post/kmb28

MEMPERIHATINKAN - Kondisi Pustu Timpag yang tampak memperihatinkan. Rencananya akan dilakukan renovasi total tahun 2019.

Jelang Puasa

Permintaan Meningkat, Harga Telur Naik

Bali Post/kmb24

TANDA TANGAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti melakukan penandatanganan MoU dengan empat bank dalam sistem pembayaran e-parking, Selasa (15/5) kemarin.

Terapkan E-Parking, Pemkab Gandeng Empat Bank Tabanan (Bali Post) Penerapan sistem parkir elektronik (e-parking) di Tabanan akan segera terealisasi. Rencananya sistem ini akan di-launching akhir Juni 2018. Pemkab Tabanan menggandeng empat bank yang bertugas menyediakan kartu elektronik sebagai media pembayaran e-parking. Penandatanganan MoU antara Pemkab Tabanan dengan empat perwakilan bank masing-masing BRI, Mandiri, BNI dan BCA, dilakukan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Selasa (15/5) kemarin. Bupati Eka menegaskan, penerapan sistem e-parking sudah sesuai dengan Perda yang ada. “Ini sudah ada Perdanya. Jadi kita tidak sembarangan menerapkan sistem ataupun menaikkan tarif. Semua sudah sesuai koridor dan aturan harus dilaksanakan,” ujarnya. Lanjutnya, dengan adanya sistem e-parking nanti selain

sesuai dengan program egoverment juga lebih mengefektifkan serta mengefisiensi penarikan retribusi parkir yang ke depan berpengaruh dan terstrukturnya potensi retribusi yang didapatkan. “Tentu adanya layanan ini akan ada peningkatan layanan parkir di masyarakat,” ujarnya. Kepala Dinas Perhubungan Tabanan I Made Agus Hartawiguna menambahkan, saat ini sudah ada 15 unit mesin e-parking dipasang yaitu empat di Jalan Gajah Mada Timur, empat di Jalan Gajah Mada Barat, empat di jalan M. Thamrin, satu di Jalan Melati dan dua di Jalan Gunung Batur. Peningkatan layanan fasilitas untuk penerapan e-parking sudah dilakukan seperti melakukan hotmik di parkir transit Pasar Tabanan yang menjadi salah satu lokasi pemasangan mesin e-parking. Sistem ini pada dasarnya diterapkan untuk memini-

malkan terjadinya kebocoran retribusi di lapangan, selain menata pola parkir di Tabanan. “Lahan parkir kita terbatas dan ini memerlukan penataan agar lebih teratur di samping mencegah terjadinya kebocoran dalam retribusi parkir di Tabanan,” ujarnya. Dengan keteraturan pola parkir dan kebocoran retribusi diminimalkan lewat sistem ini, tentu pada akhirnya akan meningkatkan penerimaan retribusi parkir. Mengenai sistem pembayaran e-parking sendiri, empat bank sudah menyiapkan kartu. Saldo dalam kartu maksimal diisi Rp 1 juta. Pengisian saldo kartu atau top up bisa lewat ATM, sms banking maupun membeli langsung ke bank atau agen masingmasing bank yang tersebar di Kabupaten Tabanan. Kartu nanti tidak hanya digunakan untuk pembayaran e-parking di Tabanan, tetapi juga untuk jalan tol dan berlaku di seluruh Indonesia. (kmb24)

Tabanan (Bali Post) Menjelang bulan puasa, permintaan telur di pasaran mengalami peningkatan. Hal ini menyebabkan harga jual telur mengalami kenaikan. Saat ini harganya menyentuh Rp 1.300 per butir di tingkat peternak. Sementara di pasaran harganya Rp 5.000 per tiga butir. Salah seorang peternak ayam petelur di Desa Buruan, Penebel, Darma Susila, Selasa (15/5) kemarin, mengatakan kenaikan harga telur dialami peternak secara bertahap. “Tahun ini sudah naik tiga kali. Awalnya naik Rp 1.050 per butir, kemudian menjadi Rp 1.250 per butir di akhir bulan lalu. Saat ini menjadi 1.300 per butir,” ujarnya.

Posisi ini harga jual telur tertinggi selama dua tahun terakhir kata Darma. Ia memprediksi peningkatan harga jual telur dipengaruhi dua faktor. Faktor pertama adalah banyaknya permintaan menjelang bulan puasa, karena pengusaha kue kering sudah mulai membuat stok untuk dagangannya. “Kemungkinan menjelang puasa ini sejumlah usaha roti kering mulai meningkatkan produksi untuk dilempar ke pasaran pada puasa nanti. Hal ini membuat serapan pasar akan telur ayam menjadi meningkat dari biasanya,” ujarnya. Faktor kedua, di tengah peningkatan permintaan, jumlah produksi telur di tingkat peternak justru menurun.

Menurut Susila, saat ini ratarata produksi telur ayam mengalami penurunan, di samping berkurangnya jumlah peternak ayam petelur saat ini. “Karena harga telur yang tidak begitu bagus dalam beberapa tahun terakhir menyebabkan jumlah peternak ayam petelur mulai berkurang, karena mereka berhenti berusaha di bidang ini,” ujarnya. Akibatnya, produksi telur pun saat ini di peternak juga mengalami penurunan sebanyak 50 persen. “Biasanya dulu bisa 30 ribu per hari. Sekarang bisa berkurang hingga 50 persen,” imbuhnya. Bercermin dari kondisi itu, menurut Susila ada kemungkinan kondisi harga telur ayam yang naik saat ini akan

stabil cukup lama. Sambungnya, prediksi stabilnya harga telur ayam di level Rp 1.300 per butir, juga ditopang dengan sejumlah faktor lain. Di antaranya, fluktuasi rupiah terhadap dolar AS yang tengah menembus Rp 14.000 per dolar. Itu membuat biaya produksi, khususnya pakan ayam menjadi sangat mahal dan berpengaruh pada produksi telur yang menurun di tingkat peternak, akibat peternak mengurangi populasi ayam petelurnya untuk mengurangi biaya produksi. Menurunnya produksi ini dengan permintaan yang tinggi, diprediksi harga akan merangkak naik dan kemudian stabil di harga tertinggi. (kmb24)

Diduga Sakit Tak Kunjung Sembuh, Gantung Diri

Bali Post/ist

KORBAN - Korban saat diturunkan oleh petugas untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Tabanan (Bali Post) Diduga frustrasi karena sakit tak kunjung sembuh, I Ketut Gede Ardana (62), warga Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Tubuh korban pertama kali ditemukan oleh Bayu Anggaginanta (25) asal Jawa yang selama ini mengontrak di rumah korban. Dari informasi yang dihimpun, korban ditemukan telah tergantung oleh saksi Selasa (15/5) kemarin sekitar pukul 08.30 Wita. Berawal dari saksi Angga hendak ke kamar mandi. Dari luar jendela saksi melihat korban sudah tergantung dengan posisi badan menghadap arah utara. Melihat tubuh korban tergantung, saksi pun bergegas menginformasikan kepada keluarga korban. Pihak keluarga datang lanjut menghubungi anggota Polsek Kediri untuk

proses penyidikan lebih lanjut. Sampai saat ini pihak keluarga belum mengetahui motif korban nekat gantung diri. Namun, dari informasi sejumlah warga yang selama ini mengontrak di rumah korban, korban mengalami sakit yang sampai saat ini belum sembuh juga, walaupun sudah pernah diajak berobat ke salah satu dokter di salah satu rumah sakit. Korban diinformasikan menderita sejenis penyakit virus babi, yang kemudian menimbulkan komplikasi dan menjalar ke bagian tubuh yang lain, yaitu pendengarannya menjadi tidak berfungsi. Kapolsek Kediri Kompol Nyoman Sumarajaya saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus gantung diri tersebut. Dari informasi sejumlah saksi, kuat dugaan korban nekat gantung diri lantaran sakit yang dialaminya tak kunjung sembuh. (kmb28)

Menuju Desa Wisata

Timpag Lestarikan Pertanian dan Burung Hantu

Bali Post/kmb28

BURUNG HANTU - Burung hantu jenis Tyto Alba yang akan dikonservasi di Desa Timpag sebagai salah satu upaya mengatasi serangan hama tikus. SECARA demografis, Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan, memiliki kesamaan dengan desa lainnya di Kabupaten Tabanan yang merupakan daerah pertanian. Namun desa ini memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh desa lainnya. Desa ini memiliki luas wilayah 465 hektar dengan 375 hektar luas lahan pertanian

yang tersebar di Subak Timpag, Tangkluk, Penatih dan Sambian. Sejumlah keistimewaan yang dimiliki Desa Timpag, di antaranya pelestarian burung hantu jenis Tyto Alba sebagai upaya membasmi serangan hama tikus yang mengancam lahan pertanian, dan menuju lahan pertanian organik. Keis-

timewaan inilah yang mendorong Desa Timpag menuju desa wisata. Seperti disampaikan Perbekel Timpag I Gusti W Sukewahana, Selasa (15/5) kemarin. Sejatinya embrio desa wisata sudah dimiliki desa ini. Tinggal menggali lagi potensi tersebut untuk dikembangkan ke depan. “Saat ini kami siapkan dulu pirantinya. Intinya, kami tata dulu sektor pertaniannya,” tandasnya. Selain penataan sektor pertanian, konservasi burung hantu jenis Tyto Alba juga tengah gencar dilakukan. Terbaru dengan pemasangan rumah burung hantu (rubuha - red) sebanyak lima unit. Tyto Alba sebagai predator alami hama tikus diharapkan bisa mengendalikan hama ini. Dengan demikian petani tidak perlu menggunakan pestisida. Dikatakannya, menjadi salah satu desa dengan 60 persen areal lahan pertanian, tentunya pernah mengalami sejumlah tantangan. Tidak hanya serangan hama tikus yang sempat mengganas hing-

ga menyebabkan petani gagal panen, tetapi ancaman alih fungsi lahan juga menjadi tantangan. Namun, semua tantangan tersebut bisa dilalui berkat keinginan kuat masyarakat setempat untuk bisa mempertahankan sektor pertanian yang ada. “Kalau tidak salah pernah terjadi tahun 2009 silam, hampir 70 persen petani gagal panen akibat serangan hama tikus, bahkan saat itu menggunakan racun pembunuh tidak mempan, justru tambah parah,” ucapnya. Akhirnya, dengan keberadaan burung hantu yang sudah ada sejak lama di desa setempat, kemudian tercetus keinginan melakukan konservasi burung ini. Sebab, selama ini burung tinggal di atas pohon kelapa, pohon beringin atau dalam plafon rumah yang bolong. “Satu burung hantu betina mampu bertelur enam butir. Sayangnya setelah dewasa mereka tidak lagi tinggal dengan induknya. Untuk mempertahankan populasi ini agar terus hidup di desa Timpag,

kami buatkan sarang,’’ jelas Sukewahana. Pada tahap awal telah dipasang lima sarang dari lima belas sarang yang disiapkan dengan jarak 200 meter untuk masing-masing sarang. Selain membuatkan sarang, lanjut Sukewahana, nantinya burung hantu ini dibiasakan untuk memangsa tikus. ’’Pengenalan makanan pertama itu penting. Jika dikenalkan tikus, maka akan memangsa tikus. Jika diberikan ayam, maka yang dimangsa seterusnya adalah ayam,’’ jelas Sukewahana. Dengan berkembangnya populasi burung hantu Tyto Alba, nantinya diharapkan bisa mengatasi hama tikus dan tentu menekan penggunaan zat kimia dalam pertanian. Sehingga pertanian organik secara bertahap bisa diterapkan. Adanya pertanian organik, burung hantu Tyto alba serta bendungan Gadungan yang RUBUHA - Pemasangan rubuha di tengah lahan pertanian di Desa Timpag.

dibangun tahun 1936 menjadi aset utama Desa Timpang menuju Desa Wisata. “Kami juga akan rancang ide wisata lain, seperti wisata air dengan aliran irigasi yang jernih, tracking dengan pemandangan sawah dan kegiatan lain seperti matekap atau bermain di lumpur,” pungkasnya. (bit)

Bali Post/kmb28


KARANGASEM

8

Rabu Umanis, 16 Mei 2018

Cegah Aksi Teror, Sat Polair Geledah ’’Boat’’

Amlapura (Bali Post) Mengantipasi aksi terorisme pascaledakan bom Surabaya, seluruh jajaran kepolisian memperketat pengamanan di seluruh wilayah dan aspek area personel kepolisian. Keamanan sengaja diperketat, tidak hanya di darat, tetapi juga laut dijaga dengan saksama dan sistematis. Kasat Polair Polres Karangasem AKP I Made Wartama, Senin (14/5) lalu, mengatakan pengamanan di laut diperketat dengan melakukan pemeriksaan seluruh boat yang melakukan penyeberangan di Pelabuhan Rakyat (Pelra) Padangbai. Satuan Polair melaksanakan patroli dengan Kapal Patroli Tanjung Muntik. Kapal itu dikendalikan Danpal Bripka I Gede Nuada bersama beberapa personel lainnya yang dipimpin langsung Kasat Polair Polres Karangasem AKP I Made Wartama. Sasaran Satuan Polair itu adalah pengamanan kapal-kapal dan boat yang masuk ke Pelra Padangbai dan Pelabuhan Depo Pertamina Manggis. Tim sempat melakukan pemeriksaan ketat terhadap dua boat service. Pasalnya, boat itu sempat dicurigai petugas. Sebab, boat ini tampak melayani antar-jemput lima orang ABK Kapal Tengker yang kapalnya lego jangkar di areal kolam bandar Depo Pertamina Manggis. Seluruh penumpang diperiksa, tidak hanya barang bawaannya juga identitasnya. Alasan boat itu bolak-balik ke darat karena mengangkut orang ke objek vital Depo Pertamina Manggis. Dari hasil interogasi petugas, rupanya mereka itu ke darat hanya hendak memeriksakan kesehatan giginya yang sedang sakit. “Selain itu, mereka sekaligus juga membeli keperluan seharihari utamanya barang-barang yang tidak ada dalam kulkasnya itu dibeli untuk keperluan kapalnya,” ujar Danpal Bripka Gede Nuada. Kasat Polair AKP Wartama menegaskan kepada nakhoda boat itu agar meningkatkan kewaspadaannya. Kita harus bersamasama secara proaktif dengan kepolisian. Bila menemukan hal-hal yang mencurigakan harus segera dilaporkan. Terlebih, di jalur menuju Depo Pertamina Manggis. Di sana terdapat kilang-kilang minyak, untuk memenuhi kebutuhan BBM di Bali. “Kepada nakhoda boat service tersebut, dan nakhoda boat lainnya, kami mengimbau agar selektif melayani penumpang kapal yang hendak ke darat. Apabila ada orang yang mencurigakan supaya segera dilaporkan kepada petugas polisi terdekat,” pinta AKP Wartama. (kmb31)

OLAH TKP - Polisi saat melakukan olah TKP di lapak pedagang Pasar Karangsokong.

Pencurian di Pasar Karangsokong

Pelakunya Ternyata Enam Anak SD dan SMP

Amlapura (Bali Post) Kasus pencurian yang sempat meresahkan pedagang di Pasar Karangsokong, Amlapura, akhirnya terkuak. Pelakunya ternyata masih anak-anak yang masih duduk di bangku SD dan juga SMP. Total pelakunya ada enam orang.

Bali Post/kmb31

GELEDAH PENUMPANG - Kasat Polair Polres Karangasem, saat melakukan penggeledahan barang bawaan penumpang boat.

”Kajet” Sapi, Renci Tewas Diketahui Setelah Sekitar Delapan Jam Amlapura (Bali Post) Niat Ni Wayan Renci (45) merawat sapinya yang baru melahirkan barakhir tragis. Wanita paruh baya dari Banjar Kuwum, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem itu justru celaka karena kajet (ditendang - red) sapi miliknya. Nyawanya tak tertolong karena tak ada yang melihat kejadian tersebut sebelumnya. Diduga, baru diketahui setelah delapan jam. Nahas yang menimpa wanita petani itu terjadi Senin (14/5) sore. Informasi yang dihimpun Selasa (15/5) kemarin, hari itu korban sudah berangkat ke sawahnya sekitar pukul 06.00 Wita. Tujuannya menghalau burung yang menyerang padinya yang sudah menguning. Sawah milik korban berada cukup jauh dari rumahnya. Tepatnya di Subak Bingin, Lingkungan Temega, Kelurahan Padangkerta, Abang. Sambil mengurus sawah, sekalian korban juga hendak menengok sapinya yang sakit usai melahirkan. Tak ada yang mengetahui secara pasti aktivitas korban selama berada di sawah. Nasib tragisnya baru diketahui ketika sekitar pukul 14.00, adiknya I Komang Suardana (44) menyusul ke sawah. Petani itu seketika kaget karena ketika beranjak ke kandang sapi di sudut sawah itu melihat korban terkapar di atas gundukan kotoran sapi. Suardana panik karena ternyata korban sudah tak bernyawa. “Tidak ada denyut nadinya, kakak saya sudah kaku,” terangnya kepada aparat Polsek Karangasem. Siang itu, Suardana hanya bisa berteriak minta tolong. Setelah warga berdatangan, korban yang sudah meninggal itu langsung dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga tidak melaporkan kejadian itu ke polisi. Pasalnya, mereka yakin korban tewas karena kajet sapi. Keyakinan itu berdasarkan jejak luka pada tubuh korban. Meski tak dilaporkan, sekitar pukul 17.00 Wita, aparat Polsek Karangasem meluncur ke rumah duka. Mereka juga melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Hasil penyelidikan polisi, memang tidak menunjukkan adanya keterlibatan orang lain pada kematian korban itu. Visum oleh dr. I Wayan Restu dari Puskesmas Abang I, juga menyatakan hal yang sama. “Mayat korban berada persis di belakang sapinya yang sedang sakit,” jelas salah seorang polisi yang menangani kasus tersebut. Polisi menemukan luka lecet dan lebam pada tangan dan lengan kiri korban. Jejak luka itu diduga kuat akibat tendangan kaki sapi. Sementara itu, anak korban, I Nengah Aprianta (24), mengatakan pagi itu ibunya memang berniat menengok sapinya yang baru melahirkan. Usai melahirkan Selasa (12/5) lalu, kata Aprianta, sapi itu sakit. Rahimnya terus menyembul keluar, sehingga perlu bantuan manusia untuk rutin memasukkannya. “Kayaknya ibu tertendang ketika hendak membantu memasukkan rahimnya itu. Karena itu, tidak usah diautopsi lagi, kami yakin karena itu,” ujarnya. (kmb)

Bali Post/kmb31

Kapolsek Kota Karangasem AKP Nengah Berata, Selasa (15/5) kemarin, mengatakan pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP di beberapa lapak pedagang Pasar Karangsokong. Para pelaku ini, antara lain berinisial NGH (13) tamat SD, KS pelajar SMP kelas VII, I KA (12) pelajar SD kelas V, WFA (16) pelajar SMP kelas IX, GNAP (12) pelajar SD kelas VI, dan KSE (11) pelajar SD kelas V. Dari tangan segerombolan maling anak-anak itu, polisi mengamankan beberapa barang bukti hasil curiannya. Seperti 2 botol parfum tutup merah, 1 buah ikat pinggang, 3 buah jam tan-

gan, 1 buah kemeja putih, 2 buah kemeja abu-abu, 1 buah jaket hitam abu, 2 buah baju kaus hitam, 1 buah celana pendek putih, 1 celana panjang jin, 2 pasang kaus kaki, 1 buah topi, 2 buah celana kolor, 1 buah baju kaus putih, dan 1 celana pendek jin. Berata menegaskan, penyelidikan sudah dilakukan sejak Minggu (13/5) lalu. Berawal dari laporan masyarakat, bahwa di Pasar Karangsokong itu terjadi pembobolan warung. Kemudian, Tim Unit Reskrim Polsek Karangasem, mendatangi TKP. Kemudian berhasil mengamankan dua orang anak,

NGH dan KS. “Saat kami turun, keduanya tertangkap basah sedang mencoba membobol lapak di Pasar Karangsokong. Selanjutnya, keduanya diamankan ke Polsek Karangasem,” kata AKP Nengah Berata. Kedua pelaku anak-anak itu langsung diinterogasi pihak kepolisian. Hasilnya, kedua pelaku sering melakukan pencurian di wilayah Pasar Karangsokong bersama temantemannya. Dari keterangan itu, polisi mengejar pelaku lainnya. Kemudian polisi berhasil mengamankan empat orang pelaku yakni I KA, WFH, GNAF, dan KSE. “Mereka biasa beraksi saat

Pantai Padangbai menjadi salah satu destinasi pariwisata Karangasem, selain juga menjadi pintu masuk menuju Pulau Gili Trawangan, Lombok Utara. Sayangnya belakangan pantai tersebut dikotori bangkai-bangkai kapal cepat. Tidak pelak hal itu kemudian menjadi keluhan warga termasuk wisatawan. Bangkai-bangkai kapal cepat itu teronggok di pantai dekat dermaga rakyat, di timur Dermaga PadangbaiLembar. Bagaimanakah riwayat dan juga siapa pemilik bangkai kapal itu yang memang mengotori pantai dekat dermaga itu?

dermaga feri. Di sana ada dua kapal cepat yang terbuat dari bahan fiber glass. Bagian badan kapal itu terbelah menjadi beberapa potongan. Potongan fiber glass itu bahkan berserakan di dasar laut dan juga di bibir pantai. Wisatawan yang datang dengan maksud menikmati indahnya pantai itu sebenarnya sudah berulang kali mengeluhkan keberadaan potongan bangkai kapal tersebut. Selain bangkai kapal itu membuat kumuh juga mengotori pantai. Potongan bangkai kapal yang tajam itu juga cukup membahayakan jika terinjak. “Semestinya, kapal itu diseret ke tengah laut, untuk ditenggelamkan, sehingga tidak mengganggu wisatawan yang berenang,” ungkap salah seorang turis asing yang berangkat naik

subuh. Pelaku yang masih anak-anak itu mencuri apa saja yang bisa diambil. Dari baju, tas, ikat pinggang, parfum, topi, jam tangan dan lain-lain,” imbuh Kanit Reskrim Polsek Kota Karangasem Iptu Wayan Gede Wirya. Ulah para pelaku yang tergolong anak-anak itu melanggar pasal 364 KUHP. Akan tetapi, karena para pelaku masih anak-anak, untuk penanganan lebih lanjut, tegas Berata akan dilakukan mediasi antara keluarga pelaku dengan

para korbannya. Penanganan juga melibatkan Bapas Karangasem dan lembaga terkait lainnya, yang membidangi anakanak. Pihaknya berharap agar para pelaku bisa jera dan tak mengulangi perbuatannya lagi. Di sisi lain, para pedagang Pasar Karangsokong menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polsek Kota Karangasem. Karena telah berhasil menggulung para pelaku. Mereka tak menyangka pelakunya anak-anak. (kmb31)

”Mereka biasa beraksi saat subuh. Pelaku yang masih anak-anak itu mencuri apa saja yang bisa diambil. Dari baju, tas, ikat pinggang, parfum, topi, jam tangan dan lain-lain.” Kanit Reskrim Polsek Kota Karangasem Iptu Wayan Gede Wirya

Bangkai Kapal Kotori Pantai Padangbai

SETIDAKNYA ada empat bangkai kapal berukuran cukup besar yang terparkir di sana. Kesannya kapal cepat yang melayani rute wisata Padangbai-Gili Trawangan itu sengaja dibiarkan oleh pemiliknya. Dari pantauan di lapangan, Selasa (15/5) kemarin, bangkai kapal dan perahu itu terong-

gok di sisi barat dermaga feri atau tepatnya di teluk sebelah Pasar Padangbai. Di sana terdapat perahu sitaan Bea Cukai yang juga sudah hancur. Perahu itu pun menjadi onggokan sampah yang mengotori pemandangan di pantai itu. Namun yang terparah kondisinya terlihat di pantai sisi timur

perahu untuk diving di Pantai Padangbai. Informasi dari sejumlah warga, sebelumnya warga sudah mengusulkan agar bangkai kapal itu disingkirkan atau dipindahkan. Alasannya, bangkai kapal itu cukup mengganggu aktivitas melaut warga termasuk memarkir jukung. Hanya, usulan itu sampai sekarang tidak ada tindak lanjutnya. Warga merasa terganggu akibat beberapa bangkai kapal cepat milik warga setempat itu dibiarkan begitu saja. Bangkai kapal lainnya yakni Kapal Gili Cat. Bangkai kapal itu merupakan kapal cepat yang meledak beberapa bulan lalu. Ledakan kapal itu bahkan menelan korban jiwa dan luka-luka. Kapal cepat dengan mesin yang masih menempel itu juga posisinya melintang

setengah terguling. Kapal cepat ini semakin menambah kesan kumuh pantai Padangbai itu. “Jelas kami terganggu. Sebab, di sini juga ada aktivitas nelayan,” kata I Gede Sena, salah satu warga Padangbai. Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri beberapa waktu lalu juga sempat mempermasalahkan onggokan-onggokan bangkai kapal tersebut. Bupati menilai bangkai kapal yang tak terurus itu mengganggu keindahan Pantai Padangbai sehingga mesti digeser atau dibersihkan. Pihak KSOP Padangbai yang mewilayahi kawasan pantai tersebut mengaku sudah berkoordinasi dengan pemilik kapal itu. Harapan sama, bangkai kapal itu agar segera dipindahkan, karena bukan saja merusak estetika, tetapi membahayakan. (kmb)

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

BANGKAI KAPAL - Bangkai kapal cepat kotori Pantai Padangbai.

Bali Post/kmb


Rabu Umanis, 16 Mei 2018

GIANYAR

9 Jelang Galungan dan Kuningan

Pemkab Gelar Pasar Murah di Pasar Tradisional

PASAR MURAH - Pasar murah di Pasar Umum Blahbatuh, Selasa (15/5) kemarin.

Bali Post/nik

Gianyar (Bali Post) Jelang hari raya Galungan dan Kuningan, Pemkab Gianyar menggelar pasar murah di pasar tradisional di tujuh kecamatan. Pasar murah yang bekerja sama dengan Perum Bulog Provinsi Bali ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat jelang hari raya. Pada Rabu (16/5) hari ini, pasar murah digelar di Pasar Umum Sukawati. Pasar murah dijadwalkan bergilir, diawali di Pasar Blahbatuh pada Selasa (15/5) kemarin. Dari pantauan, pasar murah yang dibuka pukul 08.00 Wita di areal parkir pasar langsung diserbu masyarakat. Berbagai jenis sembako dijual, mulai dari beras kualitas premium dengan harga Rp 10.400 per kg, minyak goreng Rp 12.600 per liter, gula pasir Rp 11.000 per kg dan tepung terigu seharga Rp 7.400 per kg. Kepala Disperindag Kabupaten Gianyar I Wayan Suamba, yang memantau pelaksanaan pasar murah di Pasar Blahbatuh, mengatakan pasar murah ini diselenggarakan untuk meringankan beban masyarakat menjelang hari raya keagamaan. ‘’Harapan kita pasar murah yang bekerja sama dengan Perum Bulog Provinsi Bali dapat dimanfaatkan masyarakat untuk

membeli kebutuhan pokok yang harganya di bawah harga pasar, tetapi tetap dengan kualitas terjamin,’’ ucap Suamba. Penyelenggaraan pasar murah ini juga bertujuan mendekatkan produsen dengan konsumen dengan memotong jalur distribusi. Dengan begitu, diharapkan konsumen dapat memenuhi kebutuhannya dengan harga terjangkau. ‘’Pengusaha kecil dan menengah juga dapat mempromosikan produknya,’’ katanya. Salah seorang pengunjung pasar murah, Nyoman Darmini, mengakui keberadaan pasar murah cukup membantu di tengah ekonomi yang pas-pasan. Dikatakan wanita asal Blahbatuh ini, dengan berbelanja di pasar murah dia dapat menghemat pengeluaran. ‘’Harapan saya, pasar murah tidak hanya jelang Galungan, tetapi juga hari-hari keagamaan lainnya di Bali,’’ katanya. Pasar murah selanjutnya dilaksanakan pada hari ini di Pasar Sukawati. Kemudian di Pasar Umum Ubud, Kamis (17/5), Pasar Umum Tegallalang pada Jumat (18/5), Pasar Umum Tampaksiring pada Senin (21/5), Pasar Umum Payangan pada Selasa (22/5) dan Pasar Umum Gianyar pada Rabu (23/5). (kmb35)

Datangi Kantor PDAM

SOSOK Persiapkan Mal Pelayanan Publik PEMKAB Gianyar tengah membangun Mal Pelayanan Publik. Melalui mal ini, masyarakat akan mendapatkan pelayanan publik yang mudah, cepat, terjangkau, aman dan nyaman. ‘’Pembentukan Mal Pelayanan Publik di Kabupaten Gianyar merupakan inovasi supporting system, dengan mengintegrasikan berbagai jenis layanan perizinan dan nonperizinan yang sudah berjalan selama ini menjadi satu sistem layanan dan ditempatkan dalam satu lokasi,“ ujar Pj. Bupati Gianyar I Ketut Rochineng. Dijelaskannya, pembentukan Mal Pelayanan Publik mengacu pada Undang Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik. Ketentuan tersebut mengamanatkan bahwa Mal Pelayanan Publik bertujuan meningkatkan daya saing daerah dalam memberikan kemudahan berusaha, guna mendukung perkembangan perekonomian daerah. ‘’Pembentukan Mal Pelayanan Publik ini merupakan kewajiban pemerintah untuk memberikan pelayanan yang baik. Dan ini merupakan perluasan dari layanan terpadu satu pintu di mana nantinya masyarakat akan mendapatkan pelayanan dengan mudah, cepat, aman dan nyaman. Begitu pula jenis pelayanan, tidak hanya masalah perizinan saja namun juga termasuk nonperizinan,’’ jelasnya. Pemkab telah mempersiapkan Mal Pelayanan Publik seperti dengan menerbitkan Keputusan Bupati Gianyar Tahun 2018 tentang Penunjukan Tim Pembentukan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Gianyar. Menyediakan anggaran dalam APBD 2018 untuk renovasi gedung Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu menjadi Mal Pelayanan Publik, pengadaan peralatan dan sistem elektronik serta penandatanganan komitmen bersama dengan sejumlah instansi untuk mewujudkan Mal Pelayanan Publik. (nik)

Polisi Gencarkan Sidak Duktang di Ubud Gianyar (Bali Post) Jajaran Polres Gianyar melaksanakan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) pada Senin (14/5) malam. Operasi ini menyasar penduduk pendatang (duktang) yang tinggal di kos-kosan di sejumlah desa di Kecamatan Ubud. Kapolsek Ubud Kompol Made Raka Sugita, Selasa (15/5) kemarin menyampaikan, Operasi Cipkon pada Senin malam merupakan kegiatan gabungan lintas instansi yang dipimpin langsung Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo. Sidak duktang dilaksanakan di wilayah Desa Singakerta, Peliatan, Sayan sampai Desa Lodtunduh. Hasil dari sidak ini tidak ditemukan adanya gerak-gerik atau simbol mencurigakan. ‘’Hasilnya tidak ada. Hanya beberapa penduduk pendatang tidak punya KTP, tetapi sudah diidentifikasi oleh pecalang, Satpol PP dan aparat desa,’’ jelasnya. Dikatakannya, sidak seperti ini akan rutin di gelar setiap hari. Langkah pertama langsung menyasar kawasan Ubud sebagai daerah pariwisata yang penting dijaga keamanannya. ‘’Sementara, memang Ubud disterilkan. Secara bergiliran semua kecamatan akan disentuh khusus kos-kosan,’’ ujarnya. Raka menerangkan, Operasi Cipkon merupakan langkah antisipasi aksi teror pascateror bom di Surabaya. Polisi sejauh ini menerapkan siaga 1 terutama dengan meningkatkan pengawasan dan pengamanan baik di tempat ibadah, objek wisata, perkantoran dan kantor polisi. ‘’Kantor Polsek kita jaga ketat. Setiap tamu yang masuk kantor polisi kita geledah terlebih dahulu,’’ katanya. (kmb35)

Dewan Desak Kenaikan Denda Ditunda

Gianyar (Bali Post) -

Komisi III DPRD Gianyar mendatangi kantor Direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Gianyar, Selasa (15/5) kemarin. Pada pertemuan yang dilangsungkan di kantor setempat, dewan mendesak PDAM menunda kenaikan tarif denda bagi pelanggan. Pasalnya, kenaikan yang tergolong signifikan ini dinilai memberatkan dan sudah banyak mendapat keluhan masyarakat. Ketua Komisi III DPRD Gianyar Nyoman Artawa Putra usai pertemuan menyatakan, PDAM Gianyar sebagai perusahaan milik pemerintah daerah seharusnya mengutamakan pelayanan sebelum memberlakukan kenaikan tarif. Jangan sampai pelayanan ke pelanggan justru masih kurang memuaskan. Dicontohkannya, pekan lalu pelayanan di Kecamatan Tampaksiring mati selama dua hari penuh. Hal ini sangat mengecewakan masyarakat. ‘’Di sana masyarakat mengeluhkan, tidak ada solusi terhadap air sampai mati dua hari. Akhirnya tujuh klian di sana membuat MoU. Akhirnya bisa hidup lagi,’’ jelas politisi Partai Hanura itu. Artawa menegaskan, jika pelayanan sudah diperbaiki dan masyarakat puas, barulah PDAM berpikir ke arah pendanaan. Langkah yang seharusnya dilakukan saat ini justru lebih kepada perbaikan dan peningkatan kualitas infrastruktur. ‘’Ada pipa bocor, ada juga yang usianya tua. Itu infrastruktur dibangun sejak 1980an. Itu harus diperbaiki,’’

jelasnya. Artawa menyatakan, pembenahan internal menjadi pekerjaan rumah bagi PDAM. Selain masalah di infrastuktur, juga ada benturan di kalangan masyarakat. Misalnya ketika PDAM hendak menggunakan air permukaan, seperti pemanfaatan mata air, para petani biasanya akan mengeluh karena debit air irigasi menurun. Mempertimbangkan berbagai persoalan tersebut, anggota dewan asal Blahbatuh itu mendesak PDAM Gianyar untuk menunda kenaikan denda yang mulai diberlakukan per 1 Mei lalu. Dia juga mengingatkan agar PDAM berkoordinasi terlebih dahulu dengan dewan sebelum mengambil kebijakan yang berdampak luas ke masyarakat. Sementara itu, Direktur Umum PDAM Gianyar Nyoman Daradiasa mengaku b e l u m b i s a m e m b e r i ka n penjelasan terkait desakan kalangan dewan untuk menunda kenaikan denda. ‘’Permintaan dewan ini akan disampaikan dulu ke Dirut dan Pengawas. Untuk keputusannya, nanti,’’ ujarnya.

Bali Post/ist

PERTEMUAN - Pertemuan jajaran Komisi III DPRD Gianyar dengan PDAM Gianyar, Selasa (15/5) kemarin. Namun, dalam rapat kemarin PDAM sudah menjelaskan alasan kenaikan denda. Salah satunya banyak pelanggan yang menunggak sehingga perlu ada efek jera. Denda yang tercantum di Surat Edaran PDAM Gianyar Nomor PDAM.66/S. Edaran/III/2018 itu meliputi, satu rekening yang pembayarannya melewati tanggal 23 dikenakan denda Rp 17 ribu. Nilai ini naik signifikan dari sebelumnya yang hanya Rp. 3000. Poin selanjutnya, pelanggan dengan dua rekening yang melewati tanggal 23 akan dikenakan denda Rp 50 ribu, dari denda sebelumnya yang hanya dike-

nakan Rp 7.500. PDAM juga berencana melakukan pencabutan jaringan bagi pelanggan yang sudah tiga rekening melewati tanggal 23, namun belum melakukan pembayaran. Penyambungan kembali sebelum satu bulan dari tanggal pencabutan instalasi, pelanggan dikenakan biaya Rp 150 ribu ditambah tunggakan rekening yang belum dibayarkan. Sementara penyambungan kembali di atas satu bulan dari tanggal pencabutan instalasi, dikenakan biaya sebesar biaya sambungan baru ditambah tunggakan rekening yang belum dibayar, tanpa dikenakan biaya Rp 150 ribu. (kmb35)

Rumpun Bambu di Tampaksiring Terbakar, Warga Panik

Bali Post/ist :

SIDAK DUKTANG - Sidak duktang yang dilakukan jajaran Polsek Ubud, Senin (14/5) malam.

Gianyar (Bali post) Warga Desa Tampaksiring digegerkan dengan insiden kebakaran rumpun bambu lahan milik Wayan Grembeng di desa setempat, Selasa (15/5) kemarin. Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat salah seorang warga membuang puntung rokok sembarangan. Informasi dihimpun, awalnya salah seorang warga melakukan pemotongan pohon bambu di lokasi kejadian. Hal ini dilakukan untuk membuka perkebunan pisang. Namun saat proses itulah diduga kakek 70 tahun itu membuang puntung rokok sembarangan. Tidak berselang lama, puntung rokok yang dibuang dekat bambu kering langsung memicu api. Si jago merah ini pun langsung melalap rumpun bambu yang kering.

Warga sekitar yang melihat besarnya kobaran api, berteriak histeris meminta tolong. ‘’Itu apinya tinggi sekali. Dekat rumah saya. Langsung saya minta tolong warga lainnya,’’ kata warga setempat, I Ketut Swadnyana”. Warga pun kemudian berupaya melakukan pemadaman api. Namun upaya ini tidak membuahkan hasil, mengingat besarnya kobaran api. Satu unit mobil pemadam kebaran lantas dikerahkan ke lokasi. Berkat gerak cepat petugas, api berhasil dipadamkan. Kapolsek Tampaksiring AKP Made Tama membenarkan adanya kejadian itu. Menurutnya, tidak ada kerugian atas kejadian ini. ‘’Dugaan sementara, pemicu api memang karena membuang puntung rokok sembarangan,’’ jelasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

PEMADAM KEBAKARAN - Mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi kebakaran di Desa Tampaksiring, Selasa (15/5) kemarin.


JEMBRANA

10 SOSOK

Rabu Umanis, 16 Mei 2018

Mohon Maaf dan Beri Apresiasi DUKUNGAN masyarakat di Kecamatan Melaya, Jembrana khususnya di Desa Nusasari dalam kegiatan latihan perang prajurit di lingkungan Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara patut diacungi jempol. Hal ini merupakan salah satu contoh bahwa TNI manunggal bersama rakyat. Selama empat hari dilakukan latihan tempur menggunakan hutan dan lahan warga, pelaksanaan bisa berjalan lancar karena dukungan masyarakat. “Kami berterima kasih kepada masyarakat, selama pelaksanaan latihan apabila mengganggu aktivitas, kami mohon maaf. Namun, dukungan masyarakat di sini sangat kami apresisasi,” terang Komandan Yonif Mekanis 741/GN, Letkol Inf. Rudy Markiano Simangungsong seusai penutupan uji siap tempur (UST) di Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, Senin (14/5) lalu. Beberapa rumah warga yang berada di pinggir hutan disediakan menjadi tempat tinggal sementara. “Di sana pasti ada ketidaknyamanan, tapi warga sangat mendukung. Kita memang belum memiliki tempat latihan spesifik. Jadi, mungkin akan sering menggunakan tempat ini,” tambahnya. Terkait kesiapan prajurit, menurutnya tidak hanya untuk bertempur di medan perang. Tetapi juga ketika sewaktu-waktu diperlukan mereka harus siap. UST yang digelar selama empat hari ini menurutnya tingkat kompi. Dimana dalam kegiatan itu menguji kesiapan tingkat kompi mulai dari keterampilan, personel hingga teknik bertempur termasuk kesiapan alutsista. Prajurit bukan hanya dituntut untuk memiliki kesiapan fisik dan alutista, tetapi juga mental. “Mental juga sangat perlu, sehingga ketika diperlukan sudah siap,” terangnya. Menurutnya dengan jumlah prajurit hingga 700 orang terbagi dalam lima kompi sudah siap untuk bertempur. (olo)

Ombak Tinggi Terjang Pesisir Selatan Jembrana

Bangunan di Jineng Agung dan Pebuahan Hancur

DITERJANG OMBAK – Bangunan di pesisir Pantai Pebuahan yang nampak menjorok ke laut dan terus diterjang ombak.

Negara (Bali Post) –

Cuaca buruk yang terjadi sejak Minggu (13/5) sore di sepanjang pesisir Jembrana mengakibatkan sejumlah permukiman diterjang ombak. Dari informasi yang dihimpun, gempuran ombak menerjang dua titik pantai di Gilimanuk, Kecamatan Melaya dan Banyubiru, Kecamatan Negara. Bahkan sejumlah bangunan milik warga hancur.

Operasi Kependudukan – Petugas gabungan dari Satpol PP, Kepolisian dan TNI melakukan operasi kependudukan di sejumlah tempat tinggal sementara di Kecamatan Negara kemarin.

Hindari ”Sweeping”, Penduduk Pendatang Kunci Kamar Kos

Negara (Bali Post) – Guna mengantisipasi penduduk tanpa identitas berada di Jembrana, Satpol PP Jembrana bersama aparat terkait melakukan operasi kependudukan di sejumlah tempat di Kecamatan Negara. Operasi yang menyasar kelengkapan identitas warga ini, Selasa (15/5) kemarin dilakukan secara bersamaan di Kelurahan Baler Bale (BB) Agung dan Kelurahan Lelateng Banjar Tengah. Di tempat ini, tim operasi yang dipimpin Kabid Penegakkan Perundang-undangan Daerah Made Tarma ini sempat kewalahan dengan salah satu tempat kos yang pintu masuknya dikunci. Setelah berkoordinasi dengan pemiliknya, akhirnya kos tersebut berhasil dibuka. Dari dalam tempat kos tersebut, petugas mendapati sejumlah warga asal daerah di Pulau Jawa yang belum mengantongi SKTS. Setelah diberikan pembinaan oleh petugas dari Kepolisian, mereka selanjutnya diangkut ke Kantor Satpol PP. Di Kelurahan Baler Bale Agung, petugas gabungan dari unsur Kepolisian, TNI dan Kelurahan setempat melakukan penyisiran di sejumlah tempat tinggal yang diketahui penghuninya belum lapor diri. Beberapa warga yang menetap di antaranya belum mengantongi Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS), bahkan ada yang belum mengantongi KTP. Operasi yang melibatkan Kepala Lingkungan setempat ini di samping untuk penertiban, juga mendata warga-warga yang tinggal. Dari puluhan rumah dan kos-kosan yang disasar, petugas menjaring empat warga yang melakukan pelanggaran kependudukan. Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) JembranaI Made Wisarjita didampingi Kepala Satuan Pol PP Jembrana I Gusti Ngurah Rai Budi mengatakan operasi ini dilakukan terkait kelengkapan kependudukan. Selain di Kecamatan Negara, operasi juga akan menyasar ke sejumlah daerah lainnya yang disinyalir menjadi tempat tinggal sementara. “Sebenarnya ini rutin, tapi kami tekankan lagi menyikapi peristiwa di Surabaya. Siapapun boleh tinggal dan bekerja di sini, tetapi harus mengikuti aturan yang ada. Paling tidak lapor diri,” terangnya. Wisarjita meminta kepada warga yang melanggar kependudukan itu agar segera melengkapi. Apabila dalam operasi selanjutnya nanti kembali didapati belum mengantongi SKTS, maka akan dipulangkan ke daerah asal. Pihaknya juga meminta kepada warga ini untuk menginformasikan kepada aparat baik di desa maupun Kepolisian apabila ada hal-hal yang mencurigakan. Dalam operasi kependudukan kemarin, diamankan 20 orang yang belum mengantongi SKTS. Satu di antaranya belum memiliki KTP. Selain diberikan pembinaan, mereka juga membuat surat pernyataan kesediaan mengurus SKTS. (kmb26)

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana (0365) 3944 Kejari Negara (0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164

Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN (0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087

Di Lingkungan Jineng Agung, Gilimanuk sejumlah bangunan hancur digerus ombak. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material akibat kejadian itu mencapai puluhan juta rupiah. Selain di Lingkungan Jineng Agung, abrasi juga melanda di Lingkungan Asri. Ombak air laut sampai masuk ke halaman rumah warga dan jalan di pinggir pantai. Akibatnya dua bangunan milik warga jebol. Di antaranya milik Nyoman Sujana/Ketut Wenten di Jineng Agung terpantau kamar mandinya sudah miring. Begitu juga bangunan dapurnya pun

sudah jebol. Bahkan tempat usaha laundry-nya kini tidak bisa dipakai lagi. Menurutnya sejak setahun lalu sejatinya sudah dipasang alupat buis untuk menghalau ombak. Namun, tak mempan. Kondisi ini terjadi setiap tahun. “Semoga kondisi ini cepat berakhir dan air surut. Tiap malam kami tidak bisa tidur, takut rumah dihantam ombak. Kami tidak tahu lagi harus ngungsi ke mana. Rumah cuma ini,” kata Wenten. Selain milik Wenten, bangunan dapur permanen yang baru selesai dibangun milik Wayan Pica di Lingkungan Asri Barat

juga jebol dihantam ombak. Selain bangunan permanen, banyak kandang babi milik warga di pinggir pantai juga tampak dihantam ombak. Ketua RT VI Jineng Agung, Made Supandi mengatakan, pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut ke Kelurahan Gilimanuk. Menurutnya ini sudah terjadi setiap tahun. Dari informasi warga, penanggulangan sudah diusulkan ke pusat, tapi sampai sekarang belum ada realisasi. Ada sekitar 23 KK di Jineng Agung rumahnya di pinggir pantai dan terdampak abrasi. Warga berharap abrasi ini mendapat penanganan dari

pemerintah. Sementara itu di pantai Pebuahan, Desa Banyubiru sejumlah bangunan yang masih berdiri tersapu ombak. Sejumlah warga ditemui kemarin mengatakan ombak tinggi sudah terjadi sejak dua hari terakhir. Beberapa warga terpaksa membongkar sendiri bangunannya agar tak terseret ombak. Bahan-bahan bangunan yang masih bisa digunakan lagi dibongkar dan dikumpulkan oleh warga. Dari pengamatan kemarin, puluhan bangunan warga di pesisir tersebut nampak sudah hancur. Bahkan di antaranya tersisa puing-puing. Begitu juga tempat-tempat usaha kuliner seafood di pinggir pantai ini juga banyak yang hancur. Seperti yang dialami Hariyanto, salah satu pemilik warung. Saat ini sudah ada empat bangunan semipermanen yang lokasinya dekat pantai hancur

diterjang ombak. Bangunan ambruk lantaran tanah yang menahan pondasi tergerus. Kendati sudah dipasangi batubatu untuk penghalang gempuran, tidak mampu menahan abrasi. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana Ketut Eko Susila Artha Permana dikonfirmasi membenarkan adanya situasi angin kencang yang disertai ombak besar terjadi di pesisir selatan Jembrana. Pihaknya meminta warga untuk waspada, dan desa juga ikut melakukan pemantauan serta melaporkan pada BPBD Jembrana. Ketika terjadi hal yang urgen, tim dari BPBD akan segera menindaklanjuti. Hingga kemarin BPBD belum menerima laporan adanya bangunan yang rusak. Namun, dipastikan kondisi cuaca seperti ini akan terjadi selama beberapa hari ke depan. (kmb26)

Bupati Artha Hadiri Upacara ”Tawur Manca Sanak Agung” Pura Pesimpangan Besakih PEMKAB Jembrana mengadakan bhakti panganyar serangkaian upacara Tawur Manca Sanak Agung, Nyusun Padagingan lan Piodalan Padudusan bertempat di Pura Pesimpangan Besakih – Karangasem. Rombongan Pemkab Jembrana dipimpin langsung Bupati Jembrana I Putu Artha dan sekaligus melaksanakan persembahyangan, Selasa (15/5). Turut mendampingi Asisten I Pemkab Jembrana I Made Wisarjita, Asisten II I Gusti Putu Merthadana serta beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemkab Jembrana. Upacara yang digelar tiap

10 tahun sekali ini, di-puput dua orang sulinggih, masingmasing Ida Pedanda Gede Manu Singaraga dari Geria Taman Sangkan Gunung Karangasem, serta Ida Pedanda Gde Jelantik Dwaja dari Geria Jelantik Buda Keling. Prosesi upacara diawali dengan pementasan tari Rejang dan tari Topeng. Bupati Artha berkesempatan melakukan prosesi Mupuk Padagingan. Sementara itu, Bupati Artha mengatakan upacara ini diharapkan mampu menciptakan kerahayuan jagat Jembrana dan Bali pada umumnya. Ditambahkannya pula, kegiatan ngaturang bhakti

panganyar merupakan rangkaian dari kewajiban Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam memperkokoh spiritual umat, terlebih Pura Pesimpangan ini merupakan amongan Pemkab Jembrana selain Pura Manik Mas Besakih. “Harapannya, Pemkab Jembrana senantiasa diberikan tuntunan untuk melaksanakan tugas, menyejahterakan masyarakat serta mampu menciptakan kerahayuan jagat Jembrana dan Bali pada umumnya,” ungkap Bupati Artha, yang hampir selalu ikut hadir dalam setiap pelaksanakan bhakti paganyar bersama rombongan Pemkab. (ad839)

Panganyar - Bupati Artha didampingi Nyonya Ari Sugianti Artha saat melaksanakan bhakti panganyar serangkaian upacara Tawur Manca Sanak Agung, Nyusun Padagingan lan Piodalan Padudusan di Pura Pesimpangan Besakih, Karangasem, kemarin.

Kandas di Gilimanuk, Penumpang KMP SMS Swakarya Dievakuasi Negara (Bali Post) – Arus deras di perairan Gilimanuk mengakibatkan tersendatnya pelayaran kapal KMP SMS Swakarya, Selasa (15/5) kemarin. Kapal yang bertolak dari dermaga LCM Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk ini kandas sekitar satu mil dari dermaga plesengan atau LCM Gilimanuk. Dari informasi, kapal tersebut terseret arus saat hendak bersandar masuk ke dermaga plesengan LCM Gilimanuk sekitar pukul 07.50 Wita. Kapal akhirnya terhenti, kandas di dekat lampu merah Pelabuhan Gilimanuk. Kendati masih dalam jangkauan di dekat dermaga, namun kapal yang mengangkut delapan truk tersebut belum bisa dievakuasi. Selain gelombang yang tinggi, terjangan angin juga sebagai pemicu. Akhirnya sekitar pukul 11.30 Wita, Basarnas Jembrana melakukan evakuasi penumpang kapal termasuk ABK. Koordinator Pos Basarnas Jembrana Komang Budiarsa mengatakan ada 16 orang yang dievakuasi ke darat. Pihaknya mengerahkan sejumlah boat karet untuk mengevakuasi para penumpang dari kapal. Proses evakuasi

agak lama lantaran kondisi perairan yang kurang mendukung. “Tadi cuaca lumayan mengganggu, tiupan angin juga cukup kencang. Sehingga menyulitkan kami masuk ke kapal untuk evakuasi,” terangnya. Selanjutnya terkait evakuasi kapal, dari hasil koordinasi dengan pengelola kapal, akan diupayakan dilakukan menunggu air pasang. Diharapkan saat air laut pasang, kapal yang kandas itu bisa lepas dan bisa bersandar. Informasi dari Syahbandar Pelabuhan Gilimanuk, Kapal KMP SMS Swakarya yang dinakhodai ini total ada 13 orang ABK serta delapan penumpang kapal. Kapal ini mengangkut delapan kendaraan, di antaranya enam unit truk kecil dan dua truk besar dengan total berat 105 ton. Sementara itu prakiraan cuaca dan tinggi gelombang laut dari Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Negara mengingatkan agar mewaspadai angin kencang dan gelombang tinggi di perairan Selat Bali. Dimana kecepatan angin antara 6-20 knot dan tinggi gelombang 0,5 meter sampai 3 meter. (kmb26)


BULELENG

Rabu Umanis, 16 Mei 2018

Soal Tunggakan PHR

Pemkab Terapkan Sanksi Tegas Singaraja (Bali Post) –

Desakan DPRD Buleleng agar Pemkab Buleleng menindak tegas pengusaha yang menunggak penyetoran Pajak Hotel Restoran (PHR), Pajak Bumi Bangunan, dan Pajak Air Tanah (PAT), disikapi serius oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS). Pemerintah daerah saat ini sudah mengubah peraturan bupati (perbup) dan menindak tegas perusahaan yang tidak menyetorkan pajak tersebut dengan menempel stiker yang menunjukkan perusahaan menunggak pajak. Hal itu diungkapkan Bupati Putu Agus Suradnyana didampingi Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Bimantara, S.E. usai pelantikan Kepala Bagian Pelayanan Pengadaan Barang Jasa di kantor Bupati, Selasa (15/5) kemarin. Lebih jauh, Bupati mengatakan, selama ini memang banyak perusahaan yang menunda menyetorkan pajak ke Kas Daerah. Dari pendekatan yang dilakukan selama ini, pengusaha ini menunggak menyetor pajak dengan alasan perekonomian lesu yang membuat perusahaan merugi. Alasan lain, manajemen perusahaan kerap kali menggunakan dana pajak yang dipungut dari wisatawan untuk kepentingan manajemen perusahaannya sendiri. Sebaliknya, kewajiban pajaknya baru disetorkan dengan cara mencicil. Mendapat alasan seperti

itu, Pemkab Buleleng telah melakukan upaya tegas. Langkah awal yang dilakukan adalah mengubah perbup yang mendasari penyetoran pajak ke Kas Daerah. Dari perubahan ini, pemkab memberikan peringatan pertama, kedua, dan peringatan ketiga. Khusus untuk peringatan ketiga, pemkab akan memasang pelang atau stiker yang menunjukkan perusahaan sedang menunggak pajak. Dengan perubahan regulasi ini, perusahaan diharapkan tertib administrasi dan mengikuti mekanisme dan kewajiban menyetor pajak ke Kas Daerah tepat waktu, sehingga tunggakan pajak tidak terus membengkak seperti yang terjadi sekarang ini. “Perusahaan yang nunggak pajak setelah mendapat peringatan sampai tiga kali nanti kami akan pasangi stiker. Kami harap manaje-

men memahami hal ini dan tertib administrasi dalam pelunasan pajak yang sudah diatur regulasi,” katanya. Di sisi lain, Bupati mengakui, selama ini pemkab belum memberi sanksi tegas kepada perusahaan penunggak pajak karena belum memiliki juru sita untuk menjatuhkan sanksi ketika ada perusahaan yang menunggak. Saat ini, pemkab mempersiapkan beberapa orang PNS untuk mengikuti pendidikan sebagai juru sita. Mereka nantinya ditugaskan mengeksekusi setiap ada perusahaan yang terbukti menunda melunasi pajak baik PHR, PBB, maupun PAT. “Sekarang kami memang belum menindak tegas karena tidak ada juru sita. Sekarang, kami sudah menyekolahkan beberapa PNS untuk menjadi juru sita dan nantinya ini akan berjalan bersamaan di mana surat peringatan jalan dan kalau

sampai ketiga kali peringatan tidak diindahkan, maka akan ada eksekusi oleh juru sita yang sudah kita siapkan,” tegas Bupati sembari diiyakan Kepala BKD Bimantara. Seperti diberitakan sebelumnya, DPRD Buleleng menemukan tunggakan PHR yang terus membengkak. Dari temuan itu, salah satu hotel dan restoran di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada menunda menyetorkan pajak terhitung 31 Desember 2017. Rinciannya Pajak Hotel Rp 288.770.115 dan Pajak Restoran Rp 143.383.091. Selain itu, perusahaan ini belum juga melunasi PPB sebesar Rp 3.467.336.464 dan Pajak Air Tanah juga menunggak senilai Rp 63.888.200. Atas temuan ini, dewan meminta agar Bupati segera mengambil langkah tegas, sehingga pajak sebagai penopang Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa direalisasikan dengan optimal. Selain itu, sikap tegas ini memberi efek jera, sehingga perusahaan apa pun yang tercatat sebagai Wajib Pajak (WP) tertib melunasi kewajibannya kepada daerah. (kmb38)

Undiksha Kecam Aksi Teror Bom di Surabaya Tingkatkan Pengawasan Aktivitas Mahasiswa

KECAM AKSI TEROR – Rektor Undiksha Singaraja Dr. Jampel, M.Pd. menyatakan mengecam aksi teror bom di Surabaya. UNIVERSITAS Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja mengecam aksi teror bom di sejumlah tempat di Surabaya dan sekitarnya. Sebagai perguruan tinggi terbesar di Buleleng, Undiksha siap bekerja sama dengan penegak hukum melakukan pengawasan dan upaya antisipasi masuknya bahaya radikalisme di kalangan kampus. Upaya ini tidak lepas karena perguruan dengan julukan “Kampus Seribu Jendela” ini menampung mahasiswa dari 27 provinsi di Indonesia. Demikian diungkapkan

Rektor Undiksha Singaraja Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. di kantornya, Selasa (15/5) kemarin. Didampingi para wakil rektor, Jampel menyampaikan belasungkawa terhadap para korban aksi teror bom tersebut. Lebih jauh, Jampel mengatakan, sebagai perguruan tinggi dengan heterogenitas mahasiswa yang cukup tinggi, Undiksha sudah melakukan pengawasan dan upaya mengantisipasi tindakan radikal dan terorisme di kalangan mahasiswa. Bahkan, pihaknya mengaku memiliki

sistem khusus untuk mengawasi mahasiswa sejak baru mengajukan lamaran sebagai calon mahasiswa di perguruan tinggi Bali Utara ini. Bahkan, Jampel menyebut akan mengeluarkan mahasiswa atau pegawai, bahkan dosen jika memang ditemukan terbukti melakukan aksi radikalisme dan terorisme. Meski demikian, pihaknya mengaku tetap mengedepankan keberagaman untuk menjalin kebersamaan. Pihaknya pun menegaskan tidak ada perbedaan dan diskriminasi bagi mahasiswa tertentu. “Melalui mekanisme khusus dalam menvalidasi jika memang ada mahasiswa kami yang ditengarai atau dicurigai melakukan aksi radikalisme dan juga terorisme,” katanya. Menurut Jampel, selama ini diyakinkan belum ada mahasiswa Undiksha yang ditemukan melakukan aksi radikalisme dan terorisme. Sebagai salah satu lembaga pencetak guru dan non-guru juga melakukan pendidikan pembentukan karakter Bhinneka Tunggal Ika. Ini dibuktikan dengan setiap mahasiswa diwajibkan mendapatkan empat mata kuliah yang mencakup kebangsaan dan antiterorisme. Selain juga pembekalan dalam organisa-

si kemahasiswaan dengan menghadirkan narasumber dari TNI, Polri memupuk rasa kecintaan pada tanah air. “Kami yakin dengan penguatan karakter mental dan wawasan kebangsaan yang sudah kami lakukan, mahasiswa kami terlindungi dari aksi radikalisme dan terorisme,” jelasnya. Di sisi lain, tanggal 18 Mei 2018 ini, Civitas Akadmika Undiksha Singaraja menggelar doa bersama di kampus setempat. Aksi digelar sebagai wujud prihatin terhadap aksi teror bom yang melanda Surabaya dan sekitarnya. Lewat doa bersama itu, pihaknya menyampaikan kepada seluruh masyarakat tetap tenang dan jangan takut menghadapi aksi terorisme. Selain itu, momen doa bersama ini untuk sama-sama mencegah jangan sampai terprovokasi oleh oknum yang memanfaatkan kesempatan ini untuk memecah keutuhan dan kesatuan bangsa Indonesia. (ad841)

Lantik Kepala BLP, Bupati Ingatkan Taati Regulasi

Bali Post/kmb38

DILANTIK – Bupati Putu Agus Suradnyana melantik Kepala BLP Barang Jasa Sekkab Buleleng, Selasa (15/5) kemarin. Singaraja (Bali Post) – Jabatan Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Barang Jasa Sekkab Buleleng sempat lowong karena pejabat lama Ir. Made Budi Setiawan memasuki masa pensiun. Setelah diisi oleh pejabat pelaksana tugas (plt), Selasa (15/5) kemarin Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) melantik Putu Adiptha Eka Putra sebagai Kepala BLP yang definitif. Pejabat yang baru ini diinstruksikan untuk tidak main-main mem-

proses setiap lelang proyek di lingkungan Pemkab Buleleng. Penegasan itu diungkapkan Bupati Putu Agus Suradnyana kemarin. Bupati mengatakan, pelantikan Kepala BLP dipercepat, karena sejak ditinggalkan pejabat lama pensiun masih ada paket lelang proyek yang harus dituntaskan. Kalau pejabatnya lama hanya disi plt., Bupati khawatir instansi ini tidak bekerja optimal dan berpengaruh terhadap pelaksanaan pembangunan

di daerah. “Sebenarnya, saya melantik pejabat lain, namun karena pertimbangan ini urgen karena BLP ini sentral untuk melelang paket proyek untuk dilaksanakan pada tahun ini, sehingga untuk BLP ini saya lantik duluan. Pengisian yang lain nanti dalam mutasi selanjutnya bersamaan dengan penetapan pejabat Kepala DLH hasil lelang jabatan,” tegasnya. Di sisi lain, Bupati mengatakan, BLP sebagai instansi dalam melelang segala pekerjaan barang dan jasa pemerintah memiliki peran penting sekaligus menjadi perhatian publik. Untuk itu, bagaimana pejabat yang baru ini diminta bekerja sesuai regulasi yang ada, sehingga publik terutama rekanan penyedia bisa terlayani dengan optimal. Selain itu, tujuan akhirnya, setiap lelang dan penetapan pemenangnya bisa memberikan pekerjaan dengan kualitas yang diharapkan masyarakat. “BLP ini sentral dan banyak yang mengawasi. Jadi, saya minta jangan main-main dan ikuti regulasi yang ada,” katanya.

Sementara itu, Kepala BLP Putu Adiptha Eka Putra mengaku setelah ditugaskan dalam jabatan baru, dirinya tidak bisa bersantai. Pasalnya, banyak paket proyek terutama pekerjaan infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) yang belum tuntas dilelang. Untuk itu, setelah menjabat, target awal paket pekerjaan yang tendernya belum tuntas tersebut bakal dikerjakan, agar segera mendapat rekanan pemenang lelang. “Sangat banyak paket proyek yang belum selesai ditender karena pejabat lama sudah pensiun. Saya tidak ingin buang waktu dan target menuntaskan lelang yang tertunda itu,” katanya. Mantan Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR ini berjanji siap mengikuti instruksi Bupati agar hati-hati dalam lelang. Baginya, prinsip kehati-hatian dan mengikuti regulasi itu wajib diikuti, sehingga lembaga yang dipimpinnya bisa melaksanakan tugas yang dibebankan pemerintah. (kmb38)

Rumah Terbakar, Uang Rp 10 Juta Ikut Ludes Singaraja (Bali Post) – Rumah milik Nyoman Yasa, warga Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar terbakar Selasa (15/5) kemarin sekitar pukul 10.00 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, uang tunai Rp 10 juta milik korban ludes terakar. Api membakar seluruh ruangan rumah permanen tersebut

dengan cepat. Tidak diketahui secara pasti asal mula munculnya percikan api. Dugaan sementara, kebakaran ini karena terjadi hubungan arus pendek listrik. Anggota Pemadam Kebakaran Buleleng menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Singaraja dan Pos Seririt. Selama satu jam,

petugas pemadam berusaha memadamkan kobaran api. Akhirnya, api berhasil dipadamkan setelah menghabiskan hampir tiga tangki air. Kepala Bidang Penanggulangan dan Investigasi Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng Putu Pasek Sujendra mengatakan, pemilik rumah selamat dalam peristiwa

tersebut. Sementara kerugian material lainnya adalah uang tunai sebesar Rp 10 juta terbakar. Rencananya, uang itu digunakan membeli barang dagangan, karena korban sehari-hari berjualan aneka bahan kebutuhan pokok. “Kalau penyebab pastinya kami belum tahu, dan itu sepenuhnya kewenangan polisi,” katanya. (kmb38)

11

’’Susik’’ Bondres Berpulang JAGAT seni kembali berduka. Seniman bondres asal Buleleng Drs. Made Ngurah Sadika berpulang, Selasa (15/5) kemarin. Seniman yang lekat dengan nama peran ‘’Susik’’ Bondres ini mengembuskan napas terakhir di RSUD Buleleng sekitar pukul 04.00 Wita. Ia menderita penyakit diabetes dan gagal ginjal sejak beberapa tahun lalu. Kepergian Susik, menyusul rekannya sesama seniman dan juga perintis seni Bondres Buleleng Nyoman Durpa (alm), yang meninggal beberapa waktu lalu. Almarhum Susik dan Durpa berjasa membangkitkan Bondres Buleleng yang dikenal dengan lawakan khas dengan logat Buleleng. Kabar meninggalnya Susik dengan cepat menyebar di jejaring media sosial (medsos). Ungkapan turut berdukacita bermunculan dengan cepat. Tak jarang berbagai foto kenangan ketika almarhum menghiasai panggung, baik di Buleleng maupun luar daerah pun ramai diunggah di medsos. Susik mulai berkiprah di dunia panggung sekitar tahun 1980. Kala itu, almarhum merintis seni Bondres Buleleng bergabung dengan Sanggar Dwi Mekar, Singaraja. Sejak itu, nama Susik dengan karakter perempuan yang sering menggoda dengan banyolan khas ini makin populer. Sebelum jatuh sakit sekitar tahun 2010, Susik memilih keluar dari Bondres Dwi Mekar. Meski demikian, tokoh Susik ini tetap dikenal. Pun caknya, pertengahan Oktober 2017 lalu, Susik berhenti manggung karena kesehatannya tidak memungkinkan. Selama berjuang melawan penyakitnya itu, Susik rutin melakukan cuci darah di

rumah sakit. Sementara tawaran pentas tetap mengalir, walaupun dia digantikan oleh putranya, Gede Arya Darmadi. Gede Arya Darmadi, putra almarhum, menuturkan sejak ayahnya menderita penyakit, perawataan dengan cuci darah rutin dilakukan di rumah sakit. Jadwal cuci darah dalam seminggu dua kali yakni pada Selasa dan Jumat. Setelah cuci darah terakhir pada Selasa (8/5) lalu, dokter yang merawatnya menyarankan untuk opname. Ini karena almarhum mengalami kekurangan darah (anemia). Saat opname itu, dokter menemukan penyakit penyempitan pada punggung. Sejak itu, kondisi kesehatan almarhum drop. Hingga puncaknya dini hari kemarin, almarhum meninggal dengan tenang. ‘’Sejak menderita diabetes sampai divonis gagal ginjal, selain obat bapak juga rutin cuci darah. Setelah cuci darah terakhir itu, kondisinya lemah dan akhirnya bapak meninggalkan kami untuk selamanya,’’ katanya. Pria yang akrab dipanggil Cimcim ini mengaku sebelum ayahnya meninggal ada wasiat yang diberikan kepada dirinya. Almarhum meminta agar dirinya meneruskan cita-cita almarhum dalam membangkitkan seni Bondres Buleleng. Terutama nama tokoh Susik ini diminta tetap dipertahankan sampai kapan pun, karena sudah menjadi taksu kebangkitan seni Bondres Buleleng. Sementara itu, untuk topeng yang ditinggalkan almarhum ayahnya, Cimcim mengaku tetap tidak berani menggunakan topeng dengan wujud pipi kembung tersebut. Sebaliknya, dia memilih untuk menyakralkan topeng bersejarah itu. Untuk melanjutkan citacita almarhum, Cimcim memilih menggunakan topeng yang dibuat sama. Topeng ini dibuat di Gianyar tahun 2013 lalu dan kalau itu dia akan membentuk Sanggar Sunari Bajra dengan nama peran Gek Mawar. ‘’Jujur saya berat sekali menerima wasiat itu. Sejak bapak jatuh sakit sampai meninggal sudah berusaha belajar agar bisa tampil seperti bapak pentas di panggung. Yang paling berat itu dari suara sangat sulit ditiru dan juga fisik bapak lebih gemuk dan bisa tampil dengan perilaku perempuan, dibandingkan saya terkadang suara laki-laki masih muncul ketika ketawa,’’ ujarnya. Sementara itu anak kedua almarhum, Ni Made Ari Darmini, menyebut sebelum ayahnya meninggal dirinya mendapat firasat buruk. Saat itu, dia selalu merasa tidak enak, sampai selalu tidur larut malam. Selain itu, sebelum ayahnya mulai opname di RSUD, Darmini sempat diminta oleh almarhum ayahnya untuk dicium. Bahkan, kala itu almarhum ayahnya menunjukkan gelagat seperti seseorang akan berpamitan. Rupanya tidak disangka, firasatnya itu benar. ‘’Perasaan saya dan ibu selalu tidak enak dan bapak waktu itu minta dicium ketika saya mau ikut seminar dan lanjut merias di Denpasar. Ibu juga diminta selalu menemaninya, dan rupanya bapak benar-benar pergi untuk selama-lamanya,’’ katanya. Saat ini jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka Jalan Kresna, Singaraja. Upacara pengabenan almarhum akan dilangsungkan pada 22 Mei 2018. Nantinya, prosesi nyiramang layon dilakukan di rumah Jalan Kresna, Singaraja dan dilanjutkan dengan proses pengabenan di setra (kuburan) di Desa Panji, Kecamatan Sukasada. (mud) Made Ngurah Sadika (alm)


KLUNGKUNG

12

Rabu Umanis, 16 Mei 2018

Pengamanan Pelabuhan Penambangan Ilegal di Eks Galian C Rakyat Tetap Diperketat Semarapura (Bali Post) Guna mencegah hal-hal tidak diinginkan pasca-aksi teror di Surabaya, Jawa Timur, pengawasan Polres Klungkung pada objek vital tetap berjalan ketat. Seperti halnya di pelabuhan rakyat Desa Kusamba, Kecamatan Dawan-Kepulauan Nusa Penida, Selasa (15/5) kemarin. Pengamanan tersebut berlangsung sejak pagi, seiring dengan aktivitas penyeberangan dimulai. Ini dilakukan Satpol Air, Polsek Dawan dan Nusa Penida. Selain bahan peledak, atensi juga ditujukan pada senjata tajam dan narkoba. Barang-barang penumpang digeledah. “Pengamanan tetap diberlakukan ketat. Barang digeledah, tetapi tidak menemukan yang berbahaya,” ungkap Kasat Pol Air AKP Nyoman Arnawa. Para nakhoda juga diminta lebih teliti terhadap orang maupun barang yang akan dimuat. Jika ditemukan hal mencurigakan, segera dilaporkan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti. “Untuk mengantisipasi hal tak diinginkan, seluruh lapisan masyarakat harus bersinergi,” tegasnya. Kapolres Klungkung AKBP Bambang Tertianto mengungkapkan, selain pelabuhan, pengamanan juga dilakukan pada objek vital lain yang menjadi pusat keramaian, termasuk Makopolres. “Seluruh jajaran sudah diminta untuk waspada. Pintu masuk Mako juga tetap diperketat. Tamu diperiksa,” tegasnya. Menjaga situasi tetap kondusif, masyarakat diharapkan bisa berperan aktif mengamankan lingkungan tempat tinggalnya. Hal ini juga bisa dilakukan dengan membangkitkan Linmas. “Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada peran dari masyarakat,” sebutnya. Kejadian di kota pahlawan itu telah memantik perhatian, termasuk dari masyarakat Klungkung. Beberapa karangan bunga dikirim ke Polres berisikan dukungan pemberantasan aksi terorisme dan menjaga keutuhan NKRI. Beberapa juga ada menyatakan bela sungkawa atas gugurnya anggota Polri pada kerusuhan di Rutan Salemba Cabang Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Karangan bunga berbagai ukuran itu mulai berdatangan sejak dua hari lalu. (kmb45)

Bali Post/sos

PENGAMANAN - Polres Klungkung melakukan pengamanan di pelabuhan rakyat, Selasa (15/5) kemarin sebagai bentuk antisipasi aksi negatif.

Peluang Pasar Terbuka

Lukisan Kamasan akan Dipasarkan ke Eropa Semarapura (Bali Post) Lukisan Kamasan, Kabupaten Klungkung masih bertahan di tengah perkembangan globalisasi. Promosi kesenian yang diyakini sudah ada sejak zaman kerajaan ini akan terus diperluas. Tak sebatas dalam negeri, namun juga ke tingkat internasional. Hal tersebut terungkap dalam kunjungan Duta Besar Polandia dan diplomat negara-negara Visegrad yang difasilitasi Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK) Kementerian Luar Negeri RI, Selasa (15/5) sore kemarin. Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kementerian Luar Negeri Leonard F. Hutabarat mengatakan kunjungan tersebut untuk melihat potensi-potensi daerah, khususnya Desa Kamasan yang menjadi binaan BNI 46. Pihaknya berharap kedatangan Duta Besar Polandia dan diplomat negara-negara Visegrad ini bisa membuka peluang kerja sama dalam hal pemasaran. “Kementerian luar negeri berupaya membuka peluang ini,” ungkapnya. Sejauh ini, produk handycraft Indonesia, seperti ukiran kayu sangat potensial dipasarkan di luar negeri, seperti Eropa Barat dan Amerika. Hal ini akan dicoba bisa diperluas, menyasar negara-negara eropa lainnya. “Mereka mengapresiasi budaya Indonesia terutama yang sifatnya langka. Kami ingin mereka bisa bekerja sama mengenalkan produk dalam bentuk pameran. Bila perlu sampai komersialisasi. Yang penting kita mengenalkan dulu,” jelasnya. Ditambahkan, kegiatan ini juga dilakukan back to back dengan Pertemuan Policy Planning Consultation antara BPPK Kemenlu dengan Kementerian Luar Negeri Polandia yang berlangsung pada hari yang sama. Selain itu, selama kunjungan di Bali, delegasi juga akan menghadiri Seminar Internasional dengan tema “Diplomasi Ekonomi Indonesia: Potensi Peningkatan Kerja Sama Ekonomi dengan Negaranegara Anggota Visegrad” yang merupakan kerja sama Kemenlu dan Univeritas Pendidikan Nasional (Undiknas), Denpasar. “Seminarnya akan diselenggarakan besok (hari ini - red). Peluang ekonomi dan perdagangan negara-negara Visegrad ini diperkenalkan,” imbuhnya. Duta Besar Polandia H.E. Beata Stoczynska yang hadir bersama Maciej Pisarski, Direktur Foreign Policy Strategy Polandia, mengaku sangat mengapresiasi lukisan Kamasan. Hal tersebut tak lepas dari tampilannya yang menarik dan goresannya sangat detail. Sementara itu, pemilik galeri yang dikunjungi, Gede Wedasmara, berharap kunjungan ini bisa memberikan dampak positif untuk eksistensi lukisan Kamasan yang masih menjadi sumber penghidupan banyak masyarakat. “Kami berharap seni dan budaya di Kamasan ini bisa dipromosikan di luar negeri. Tadi responsnya juga sangat luar biasa,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

LUKISAN KAMASAN - Duta Besar Polandia dan diplomat negara-negara Visegrad yang difasilitasi Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK) Kementerian Luar Negeri RI menyaksikan proses pembuatan lukisan Kamasan, Klungkung, Selasa (15/5) kemarin.

Pemkab Pastikan Segera Lakukan Penertiban

Semarapura (Bali Post) Penambangan pasir ilegal di eks galian C Kabupaten Klungkung yang cukup marak dipastikan segera ditertibkan pemkab melalui tim yustisi. Penertiban ditempuh sesuai administrasi yang diawali pelayangan surat peringatan pertama. Penjabat Sementara Bupati Klungkung I Wayan Sugiada menegaskan itu, Selasa (15/5) kemarin. Kepala Inspektorat Provinsi Bali ini mengaku sudah memanggil Kasat Pol PP Klungkung. “Kemarin sudah saya panggil. Sudah diminta untuk melakukan penertiban,” ungkapnya. Ditegaskan, sesuai peraturan bupati, aktivitas di lokasi tersebut sudah ditutup sejak sekitar tahun 2003. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pelanggaran. “Dalam

peraturan bupati sudah jelas itu telah ditutup. Tidak boleh lagi ada penggalian. Ini harus dipahami masyarakat,” tegasnya. Dikonfirmasi terpisah, Kasat Pol PP Klungkung I Putu Suarta mengatakan, surat peringatan pertama akan dilayangkan hari ini ke penambang. Dipantau selama seminggu, jika tak digubris, akan dilanjutkan dengan surat peringatan kedua. “Kalau tidak ada tanggapan,

lanjut peringatan ketiga dan langsung ditertibkan. Suratnya sudah saya tanda tangani. Besok (hari ini - red) langsung dikirim,” jelasnya. Aktivitas penambangan, menurut pejabat asal Lingkungan Pegending, Kelurahan Semarapura Kauh ini, ada di bawah dan selatan jembatan By-pass Ida Bagus Mantra. Sejauh ini belum ada yang mengeluhkan. “Untuk tempatnya

TIGA proyek yang digulirkan Pemkab Klungkung tahun ini dipantau Penjabat Sementara Bupati I Wayan Sugiada, Selasa (15/5) kemarin. Hasilnya, ditemukan pengerjaan yang belum maksimal. Mengantisipasi itu, instansi terkait diminta untuk meningkatkan pengawasan. Pantauan tersebut diawali di Lapangan Puputan Klungkung. Anggaran penataannya mencapai Rp 2,3 miliar. Sugiada menyoroti arena skateboard yang sudah selesai dikerjakan. Pasalnya, kualitasnya kurang memuaskan. Air hujan masih ditemukan menggenang. Sementara untuk pembangunan lain, tidak ditemukan persoalan berarti. “Lapangan ini fungsinya untuk jangka panjang. Jadinya pembangunan harus diperhatikan. Untuk genangan air, bisa membuat cepat rusak. Ini sudah diminta untuk segera memperbaiki,” tegasnya.

Mendapat pernyataan tersebut, project manager CV Okane sebagai pelaksana mengaku siap menindaklanjuti. “Untuk skateboard masih uji coba. Itu akan diratakan lagi. Ada alatnya,” sebutnya. Proyek yang di-deadline 4 Juli ini sudah tuntas 75 persen. Pihaknya terus melakukan percepatan. “Kami optimis bisa selesai sesuai jadwal,” imbuhnya. Pemantauan yang diikuti sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berlanjut ke proyek pembangunan Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Klungkung. Proyek yang peletakan batu pertamanya berlangsung April ini baru berjalan tiga persen. Mengingat harus selesai pada akhir Desember, pelaksana diminta untuk menambah tenaga kerja. “Ini bangunan tiga lantai. Sekarang tenaganya ada 60 orang. Tadi sudah saya minta ditambah

lagi 30. Supaya cepat selesai,” ungkap Sugiada. Pejabat asal Tabanan ini juga menemukan pemasangan gambaran bangunan yang dianggarkan Rp 18,5 miliar ini masih tersembunyi. Pelaksana sudah diminta untuk memindahkan ke tempat lebih representatif. “Gambar ini jadi acuan tenaga untuk bekerja. Harus terpasang di luar. Bukan di dalam,” tegasnya. Pemantauan terakhir berlangsung di Rest Area Pantai Goa Lawah, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan. Perhatiannya tidak hanya tertuju pada kualitas fisik, namun juga taman. “Pemasangan batu sikat ada yang kurang bagus. Taman juga kurang bagus. Tanamannya banyak mati. Ini harus segera ditangani. Toilet juga belum ada. Semoga di anggaran perubaham bisa terpasang untuk pembangunan,” katanya. Ob-

tidak banyak. Kalau keluhan memang belum ada. Tetapi ini tetap ditertibkan,” ucapnya. Seperti berita sebelumnya, penambangan itu mulai marak pasca-erupsi Gunung Agung, Karangasem. Pasirnya langsung dijual dengan harga cukup menggiurkan. Aktivitas itu dilakukan sejumlah warga dengan cara manual. Namun demikian, galiannya sudah cukup dalam menyebabkan aliran air semakin deras dan menggerus jalan menuju Pelabuhan Gunaksa hingga putus. Sesuai informasi juga, warga yang menggeluti pekerjaan itu tidak hanya dari wilayah sekitarnya. Tetapi juga ada datang dari

Nusa Tenggara Barat (NTB) yang tinggal di bangunan semipermanen. Hal itu mendapat sorotan dari Sekretaris Komisi II DPRD Klungkung I Wayan Buda Parwata. Ia yang sempat juga meninjau ke lokasi meminta tim yustisi segera turun untuk melakukan penertiban. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengamankan aset pemerintah. “Tim yustisi harus segera turun. Karena itu (galian - red) sudah mendekat aset pemerintah. Jalan menuju pelabuhan. Aliran sungai juga menjadi berubah. Harusnya di barat, sekarang sudah ke timur,” ungkapnya. (kmb45)

Pantau Proyek, Pjs. Bupati Temukan Pengerjaan Belum Maksimal

PANTAU - Pjs. Bupati Klungkung I Wayan Sugiada bersama OPD terkait memantau proyek penataan Lapangan Puputan Klungkung, Selasa (15/5) kemarin. jek yang pembangunannya dianggarkan Rp 1,3 miliar ini, pengelolaan rencananya akan diserahkan ke Desa Adat Pesinggahan. “Untuk

mengantisipasi pembangunan yang kurang maksimal, kami minta pengawasan dari instansi terkait ditingkatkan lagi,” pungkasnya. (ad834)

Kasus Dugaan Proyek Biogas di Nusa Penida

Penetapan Tersangka Terkesan Jalan di Tempat Semarapura (Bali Post) Penetapan tersangka kasus dugaan korupsi proyek biogas di Nusa Penida yang disebut-sebut berlangsung bulan ini belum terealisasi. Bahkan terkesan jalan di tempat. Kejaksaan Negeri Klungkung berdalih masih menunggu hasil penghitungan kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Belum nih (penetapan tersangka - red),” ungkap Kasi Pidsus Meyer Volmar Simanjuntak, Selasa (15/5) kemarin. Pria asal Medan, Sumatera Utara ini menyatakan hasil penghitungan dari BPK, menurut tim sudah selesai. Pihaknya tinggal menunggu tanda tangan pengantar. “Infonya tinggal menunggu tanda tangan pengantar. Nanti kita kabari,” ucapnya. Sesuai informasi awal, hasil tersebut sudah keluar awal Mei. Terkait penyebab molornya, pihaknya tidak mengetahui. Sebelumnya dinyatakan penetapan tersangka juga memerlukan keterangan ahli teknik. Ini yang menjadi dasar untuk menentukan kerugian apakah total cost atau real cost. Guna memperkuat siapa saja yang harus bertanggung jawab dalam kasus ini, juga digali keterangan dari ahli pidana. Tak menutup kemungkinan dapat memperkuat alat bukti. “Kalau kami semakin banyak bukti, semakin bagus,” sebutnya. Seperti berita sebelumnya, proyek tersebut tersebar di Desa Kutampi Kaler, Sakti dan Klumpu dengan total nilai Rp 890 juta. Sesuai hasil pengecekan dari 40 titik, yang dikerjakan hanya 38 titik dan seluruhnya mangkrak. Sementara sisanya lagi dua titik laporannya dibuat fiktif. Kejaksaan mengklaim telah

mengantongi nama tersangka yang merupakan oknum pejabat. Hanya saja namanya belum bisa disampaikan. Sempat dibe-

berkan, proyek yang berjalan tahun 2014 itu dikelola Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa dan KB

yang kini menjadi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan KB. Status tersangka juga

berpotensi menjerat oknum anggota dewan Klungkung yang kala itu disebut-sebut sebagai pelaksana proyek. (kmb45)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Umanis, 16 Mei 2018

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN !!Dcr Sgr PRT TglDlm G.1,5Jt 081237903622/087861412911LgsKr

B.BP.001.05.18.0000822

Dcr PRT+Tk Kebun u/Villa Jl. Kesambi Gg.Kesambi Indah No.22 Krbkn081337542061/081381302935

Dcr Sebanyak2nya Krywti u/jaga Stnd Minuman,GjBsr,08124611999

Sales Marketing,Telemarketing, Tkang Las Listrik:085103167222

Dcr:FO,HK,Security.Puri Asih Htl,Jl.Pantai Kuta 40, Kuta

Dicari Tenaga Pembantu RT Hub:081916451954/081338427227

B.BP.164.05.18.0000826

B.BP.001.05.18.0000714

B.BP.001.05.18.0000515

B.BP.001.05.18.0000806

B.BP.001.05.18.0000823

Dicari Marketing,wanita/pria, maks 25th, penampilan menarik,mudah bergaul,semangat kerja tinggi,kerja Tim, kirim lamaran ke: Jl. Kepundung No.67 A Denpasar/ Email: konvergensiiklan@gmail.com iklanbp@yahoo.co.id

G.01

Urgent Housekeeping/Cleaning Service pglmn min 1 Th.Krm CV: hrdbali2018@gmail.com

Dcr Segera Karyawati Bersih2 utk Villa Rental di Legian Parttime(4Jam)Hub.081337967727

Urgent Staff Notaris,Laki2 S1 Hukum,Team Work,Disiplin.Kirim CV: hrdbali2018@gmail.com

Dcr Sopir Shttle Pariwisata Segera,Gaji Pokok+Fee+Uang Trip Hub.081999371090

B.BP.001.05.18.0000639

B.BP.001.05.18.0000807

B.BP.001.05.18.0000641

B.BP.001.05.18.0000768

BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel PkebunanResto pasti Brangkat,Line WA081375409869&087754689692

Dcr Sopir untuk Kantor PT. Korea Travel Hub.081936003009 B.BP.154.05.18.0000816

Dcr Spv,Sales,Teknisi STM Gj+Bns+Kms+BPJS,Lam PT.PMA Bedahulu XVII/7, Dps

B.BP.004.05.18.0000622

Bth Senior Cook.Krm Lam ke Mbox Jl.Raya Seminyak 19 Kuta (Mario Silver).081238578801

Dcr sgr:Sekretaris,Accounting (Bs bhs.Inggris)&Tukang Jahit Gaji Bgs+BPJS Tlp.(0361)755204

Dcr 8org SopirB1/A&Tng Angkat2 Gj .Min75rb/hr,Kos+U.Mkn,Makmur AbadiBangunan Jl.T.Umar Brt888

B.BP.001.05.18.0000766

Dicari Pengawas Lapangan utk Proyek(SMK/D3/S1) Jl.Karya Makmur Gang Perintis No.88 Tlp.085792391901/081239693760

B.BP.001.05.18.0000764

Dcr Krywati u/Apotik.Kirim Lam ke Jl.Mertasari 108 Sidakarya

B.BP.001.05.18.0000809

B.BP.001.05.18.0000803

Dcr Kywn Srbtn Wnt,Tdr & Mkn Dlm Gj s/d 2Jt T(087861783753)

B.BP.001.05.18.0000779

Dcr Mekanik Whaser IT Ad Pajak Jl.By Pass Ngrh Rai 439 Suwung PT.Auto Bagus Utama Tlp.722222

Dicr Acc Wnt Tmt Poltek u/Rest HB:lielie86emerentia@gmail.com

Dcr PRT,Tinggal Dalam,Rajin, Gaji 1,4Jt Hub.081236389645

Dicr Sopir Pariwisata Domisili Dekat Ubud.Hub:085238515905

B.BP.001.05.18.0000805

Free

B.BP.001.05.18.0000801

B.BP.001.05.18.0000810

BENGKEL LAS

n

Desig

B.BP.031.05.18.0000819

Sgr 4 Satpam Sertifikat u/Htl diSeminyak,siap krj.Krm Lam Jl. Padang Griya 12 T.081236014257

DIJUAL TANAH Djl Tnh 1,5A 2A 3A Buduk 2A Dalung Hub.082147454248

B.BP.030.05.18.0000454

Dicari Karyawati Usia Max 30Th Bag. Administrasi Umum,Lulusan SMA/SMK. Kirim Lamaran ke CV. Surya Buana, Jln Sekar Sari 23 Kesiman Dps. Hub:081933012164

B.BP.001.05.18.0000814

RUPA-RUPA

Staf Produksi(Tabanan), Llsan SMKListrik/Mesin/Farmasi/Kimia Hub:Dewi 081236222509/(Email: versaindustries4@gmail.com ) B.BP.031.05.18.0000818

B.BP.001.05.18.0000813

B.BP.820.05.18.0000830

Teknisi Lstrk/SMK/S1(Tabanan) Pglmn,Hub:Dewi 081236222509 E:versaindustries4@gmail.com

DISEWAKAN TOKO Dikont.Toko LT2 Murah A.Yani U 40Jt,Dkt Conato H:081934341117

B.BP.031.05.18.0000820

Urgent Looking for Staff GRO/ FO Exp Min.2yrs,Fluent English Send CV:hrdbali2018@gmail.com

B.BP.001.05.18.0000804

Disewakan Toko di Jln Dahlia DpsUkuran8x6M.Hub:08123822071 B.BP.001.05.18.0000811

B.BP.001.05.18.0000642

Ymh Bisma dicr:1.Supir(Matic) 2.Mekanik,3.SMA/D1-D3/S1 Ek Hub.T.Umar 142 Dps

RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.08123985172/085337370228

B.BP.001.05.18.0000673

Sales/Marketing,Experience, Fluently in English/Mandarin Language, Apply to: versaindustries4@gmail.com B.BP.031.05.18.0000817

Sesuai Akta No.04 Tgl.4-5-2018 Dibuat Dihadapan Tinaliani MagnalenaRumbayanSH,M.KnNotaris di Kab.Badung,Dinyatakan Bhw PT.Bless Bali Berkedudukan di Jl.Ry Abianbase Kel.Abianbase Kec.Mengwi Kab.Badung, Dibubarkan.Bg yg Berkepentingan Hrp Hub.Direksi di Knt Perseroan Waktu60hari sjk Pengumuman ini

B.BP.001.05.18.0000808 TOYOTA

Fortuner Matic TRD’13 Htm As DpsLowKM44889BnsBan+VlgRing 21.H.320JtNegoWA082144255753 B.BP.004.05.18.0000829

New Alphard’12 Hitam AsDK Tgn1 Prbd Jarang Pakai,082342490222

DIJUAL RUMAH Rmh di Putra Bali Hill Nusa2 LT 345/225 Furnish 0811373029 B.BP.033.05.18.0000812

BIRO JASA

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

BIRO JASA

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

BIRO JASA

RUPA-RUPA

PENGUMUMAN

KIA

Picanto All New Th’2013 Tgn 1 Putih Manual Hub.087862270180

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ALUMINIUM

B.BP.001.05.18.0000623

DIJUAL MOBIL

B.BP.164.05.18.0000828

DIJUAL MOBIL BIRO JASA

BIRO JASA

B.BP.164.05.18.0000827

DICARI TANAH Dicari!!! Tanah Strategis di Ubud Di-develop/Dijual Kembali Budget Rp.10-20 Milyar. Hub.Purnama: 085881515449

Sopir KTP Bali Hafal Wilayah Denpasar,SMS ke:081339111406

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

FOTO COPY

DIJUAL RUKO Djl Cpt & Murah Ruko 2 Unit Jl Tegal Wangi II/34 Sesetan Densel Hrg 2M Hub.087864154888 TP

B.BP.001.05.18.0000821

Money Back Guarantee �

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

B.BP.821.05.18.0000770

B.BP.001.05.18.0000629

B.BP.001.05.18.0000815

Finance/Accountant (Tabanan) Capable English & Computer E:versaindustries4@gmail.com

Informasi pasang iklan Telepon

DIJUAL TANAH

B.BP.166.05.18.0000824

Djl Murah Tanah&Bangunan Ls 100 m2,Jl.D.Tempe,Gg.Amotama 5AB. Hubungi:085333080333

Urus Lap Pajak SPT Tahunan,PPN Pasport,SIUP,NPWP:082146461910

B.BP.001.05.18.0000802

B.BP.001.05.18.0000059

SERVICE

BIRO JASA

SERVICE


BANGLI

14

Rabu Umanis, 16 Mei 2018

Dukung Polri Berantas Teroris

Warga Kirimkan Karangan Bunga ke Polres

Bali Post/ina

Bangli (Bali Post) Pemandangan berbeda terlihat di depan kantor Polres Bangli, Selasa (15/5) kemarin. Belasan karangan bunga berjejer di areal depan kantor Polres. Karangan bunga yang dikirimkan masyarakat maupun pengusaha di wilayah Bangli tersebut merupakan wujud simpati atas gugurnya sejumlah personel Polri sekaligus bentuk dukungan masyarakat terhadap Polri dalam memberantas aksi teroris di tanah air. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengungkapkan, karangan bunga tersebut mulai dikirimkan oleh sejumlah desa, pengusaha dan masyarakat lainnya di Bangli sejak Senin (14/5) sore. Kiriman karangan bunga dilakukan secara spontan oleh masyarakat. Tidak ada pihak yang mengkoordinir aksi tersebut. ‘’Kiriman karangan bunga itu, merupakan wujud simpati sekaligus dukungan masyarakat terhadap Polri,’’ kata Sulhadi seizin Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo. Selain dalam bentuk karangan bunga, dukungan masyarakat terhadap Polri untuk memberantas habis teroris juga dilakukan melalui kegiatan pembubuhan tanda tangan di atas spanduk. Kegiatan itu dilakukan pada Minggu (13/5) lalu. Dengan banyaknya dukungan yang mengalir ke Polri, Sulhadi mewakili Polres Bangli menyampaikan terima kasih kepada

seluruh masyarakat. Perwira asal Jawa Tengah ini juga menegaskan, pascaperistiwa bom di sejumlah tempat di Surabaya, Polres Bangli lebih memperketat pengamanan sejumlah objek vital seperti tempat ibadah dan tempat wisata. Sulhadi mengapresiasi bahwa selama ini pengamanan swakarsa di Bali yang dilakukan oleh pecalang maupun linmas sudah berjalan cukup baik. Hal ini sangat membantu Polri. Masyarakat kini diharapkan lebih aktif melapor kepada petugas jika ada ditemukan orang baru dengan gelagat mencurigakan di sekitar tempat tinggal masing-masing. Sementara itu, Kapolsek Bangli Kompol Dewa Raka mengatakan, pihaknya kini lebih menggencarkan sidak penduduk pendatang (duktang) sebagai upaya antisipasi adanya pihak yang bisa mengancam keamanan di Bangli. Dalam sidak yang dilakukannya Senin malam di areal penginapan dan kos-kosan di wilayah Pekuwon serta tempat lainnya, pihaknya sempat memeriksa lima orang penghuni penginapan. Namun dari hasil interogasi, tidak ditemukan adanya hal mencurigakan. Mereka diketahui hanya berwisata ke Bangli. ‘’Sidak duktang seperti ini akan terus kami gencarkan dengan menyasar tempat kos-kosan dan kantong duktang di Bangli,’’ jelasnya. (kmb40)

Dampak Teror Bom Surabaya

Kunjungan Wisatawan Menurun hingga 10 Persen Bangli (Bali Post) -

Peristiwa pengeboman di sejumlah lokasi di Surabaya, mulai memengaruhi sektor pariwisata. Pascaperistiwa tersebut, jumlah kunjungan wisatawan baik ke objek wisata maupun akomodasi pariwisata di Kintamani, menurun. Cukup banyak wisatawan membatalkan kunjungan ke Kintamani. Kabid Promosi Disparbud Kabupaten Bangli I Wayan Merta menjelaskan, pada Selasa (15/5) kemarin pihaknya melakukan survei tingkat kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata dan restoran di Kintamani. Hasilnya, tingkat kunjungan mengalami penurunan 5 hingga 10 persen. Tingkat kunjungan wisatawan dikhawatirkan terus menurun dengan adanya travel advice dari lima negara. ‘’Kunjungan yang turun dari wisatawan domestik. Karena setelah kita melakukan survei

ke sejumlah pemilik restoran di Kintamani, dia mengakui kalau jumlah kunjungan domestik mengalami penurunan 5-10 persen. Sementara untuk kunjungan wisatawan mancanegara, sejauh ini memang belum ada masalah dan masih normal,’’ ucap Merta. Kata Merta, untuk menjamin keselamatan dan keamanan wisatawan, pengamanan harus lebih ditingkatkan. Wisatawan harus mendapatkan jaminan keamanan saat berwisata ke Bali khususnya Bangli. Menurutnya, pihak kepolisian

sudah mengambil langkah terkait yakni meningkatkan pengamanan di sejumlah objek vital dan objek wisata di Bangli. ‘’Faktor keamanan menjadi paling utama. Kalau sudah aman, pasti wisatawan akan tetap berkunjung ke Bangli. Namun, tetap kita tingkatkan kewaspadaan, karena ancaman teroris bisa terjadi di manapun dan kapanpun. Mudah-mudahan di Bali khususnya di Bangli tidak sampai terjadi hal seperti itu,’’ jelas Merta.

Pasang CCTV Sementara itu, ancaman teroris membuat semua pihak meningkatkan kewaspadaan. Di Objek Wisata Desa Penglipuran, pihak pengelola telah memasang sejumlah CCTV untuk memantau wisatawan. ‘’CCTV dipasang di sejumlah titik. Rencananya, kita akan memasang sebanyak 16 CCTV. Dan sekarang pemasangan CCTV saat ini masih berlangsung,’’ ucap Pengelola Objek Wisata Desa Penglipuran I Nengah Moneng. Moneng menjelaskan, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan kepolisian untuk meningkatkan pengamanan. Selain polisi, pihaknya juga mengintensifkan pecalang untuk ikut memaksimalkan pengamanan. (kmb41)

PPDB SMA/SMK Dimulai Juni

Batas Zonasi Diperjelas, Tak Ada Sekolah Favorit

Bangli (Bali Post) – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/ SMK tahun ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Pada PPDB tahun ini, jalur zonasi ditentukan dengan batas yang lebih jelas. Dengan begitu, PPDB diharapkan bisa merata dan tidak ada lagi sekolah berstatus favorit. Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Kabupaten Bangli Wayan Andra Septawan, Selasa (15/5) kemarin, mengatakan sesuai draf petunjuk teknis, PPDB tahun

2018/2019 dilakukan dengan sistem online. Ada empat jalur yang dibuka yakni jalur alasan khusus, jalur prestasi, jalur keluarga tidak mampu dan jalur zonasi. Untuk jalur alasan khusus dan jalur prestasi, pendaftarannya dibuka 11 dan 12 Juni. Sementara jalur tidak mampu pada 18 dan 20 Juni dan jalur zonasi pada 28 sampai dengan 30 Juni mendatang. Andra menjelaskan, pada PPDB tahun ini, jalur zonasi ditentukan dengan batas yang lebih jelas. SMAN 1 Bangli

misalnya, zonasinya mencakup Kecamatan Bangli, Susut dan Tembuku. Demikian juga SMAN 1 Kintamani, siswa yang bisa mendaftar di sekolah tersebut diprioritaskan berasal dari Kecamatan Kintamani. Sekolah hanya bisa menerima siswa dari kecamatan bahkan kabupaten lainnya apabila kuotanya masih tersisa. ‘’Kalau tahun lalu, zonanya tidak jelas. Sehingga saat itu jadi banyak permasalahan. Tapi maklum, karena awal. Dan sekarang dengan belajar dari pengalaman, diperjelaslah

zonasinya untuk memudahkan,’’ katanya. Menurut Andra, dengan diperjelasnya zonasi, sebaran siswa di masing-masing sekolah menjadi lebih merata. Di samping itu, tidak ada lagi istilah sekolah favorit. Di sisi lain, seluruh SMA/SMK tidak diperbolehkan lagi menggelar kegiatan belajar mengajar double shift (kelas pagi dan sore). Dalam PPDB kali ini, SMA/ SMK hanya diperbolehkan menerima siswa sesuai jumlah kuota atau jumlah rombel yang sudah ditentukan. (kmb40)

Kreativitas KWT Bunga Melati

Biji dan Kulit Salak Diolah Jadi Makanan dan Minuman BUAH salak tak hanya bisa dikonsumsi daging buahnya. Biji dan kulitnya pun ternyata bisa diolah menjadi minuman dan kudapan yang nikmat. Hal ini sudah dibuktikan Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunga Melati. KWT yang beranggotakan 26 orang ibu-ibu di Desa Bunutin, Bangli itu berhasil mengolah biji salak menjadi serbuk kopi. Sementara kulit buah salak yang memiliki tekstur sedikit kaku dan bersisik mampu diolah menjadi keripik.

Ketua KWT Bunga Melati Ni Ketut Parwati saat ditemui di Desa Bunutin, Selasa (15/5) kemarin, menuturkan inovasi mengolah biji dan kulit salak menjadi minuman dan keripik awalnya muncul saat KWT yang dipimpinannya hendak mengikuti lomba KWT tingkat provinsi empat tahun lalu. Saat itu mereka menggali ide menciptakan sebuah olahan pangan yang baru dan inovatif. ‘’Dengan tuntunan seorang teman, akhirnya kita mencoba mengolah biji sal-

ak menjadi kopi dan kulitnya kita pakai keripik,’’ ungkapnya. Dia menjelaskan, untuk mengolah biji salak menjadi kopi tidak begitu sulit. Biji salak yang telah dilepas dari daging buahnya dipecah dengan cara ditumbuk. Setelah hancur, biji salak disangrai. Saat sudah setengah matang, biji salak selanjutnya dicampur dengan jahe dan biji kopi dan disangrai lagi hingga matang. ‘’Setelah itu baru ditumbuk menjadi serbuk,’’ jelasnya. Sedangkan untuk mengolah kulit salak menjadi keripik, dilakukan dengan merendam terlebih dahulu kulit salak dengan air kapur. Setelah ditiriskan, kulit salak ditambahkan tepung lalu digoreng. Parwati mengatakan, rasa keripik kulit salak hampir mirip dengan keripik kulit babi. “Tapi selama ini kita tidak memproduksi keripik banyak seperti halnya kopi biji salak. Karena masih ada rasa sedikit takut menelannya,’’ ujarnya.

Selama ini olahan kopi biji salak buatan KWT Bunga Melati, dijual ke masyarakat melalui pameran-pameran. Dirinya juga kerap menerima pesanan dari masyarakat di desanya dan desa sekitar Bangli. Untuk penjualan kopi biji salak ke warung-warung, Parwati mengaku belum melakukannya. Dia sedikit pesimis, produk kopi biji salak buatannya akan kalah saing dengan produk pada umumnya. Dalam seminggu, KWT Bunga Melati memproduksi kopi biji salak sekitar 2 kg. Dengan kemasan ukuran kecil, satu sachet kopi biji salak dijual dengan harga Rp 5 ribu. ‘’Saat pameran kemarin di Lapangan Kapten Mudita, lumayan laku keras,’’ ucapnya. Dari hasil penelurusannya di internet, kopi biji salak baik dikonsumsi bagi pecandu rokok. Karena kopi biji salak mampu menetralkan nikotin. Dari segi rasa juga tidak terlalu tajam sehingga baik juga untuk penderita maag. (ina)

OLAHAN BIJI SALAK - Ni Ketut Parwati menunjukkan olahan kopi biji salak.

LPD - Salah satu LPD di Bangli.

Bali Post/nan

Kembangkan LPD, Pengelola Harus Profesional Bangli (Bali Post) Jumlah Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kabupaten Bangli yang macet mencapai tujuh unit. Jumlah ini mengalami penurunan dari sebelumnya yang sebanyak 11 unit. Persoalan yang dominan menyebabkan terpuruknya LPD adalah pengurus yang tidak profesional dan kredit nasabah yang bermasalah. Hal itu diungkapkan Kabag Ekonomi Setda Bangli Ni Luh Ketut Wardani, Selasa (15/5) kemarin. Wardani mengatakan, di Kabupaten Bangli terdapat 159 unit LPD yang tersebar di empat kecamatan. Berdasar-

kan hasil pemeriksaan kesehatan LPD yang dilakukan pada triwulan IV 2017, ada 93 LPD yang sehat, cukup sehat sebanyak 29 unit, kurang sehat 25 unit, tidak sehat 5 unit dan macet 7 unit. ‘’7 LPD yang macet tersebut meliputi LPD Desa Pakraman Undisan Kelod Tembuku, LPD Desa Pakraman Demulih Susut, LPD Desa Pakraman Terunyan Kintamani, LPD Desa Pakraman Songan, LPD Desa Pakraman Bukit Sari Songan B, LPD Desa Pakraman Abang Batudinding Kintamani dan LPD Desa Pakraman Cempaga Bangli. LPD ini macet karena pengu-

rus atau manajemen kurang bagus dan tidak serius dalam memajukan LPD. Tapi yang paling dominan menyebabkan LPD macet adalah kredit nasabah macet,’’ ucapnya. Menurut Wardani, sebelumnya ada 11 LPD yang macet. Akan tetapi, dengan segala upaya, 5 LPD berhasil diangkat. Pejabat asal Kelurahan Kubu, Bangli itu mengatakan, ketika LPD mengalami permasalahan, peran dewan pengawas sangatlah vital. Dewan pengawas harus mampu menyikapi persoalan yang membelit LPD sekaligus mencari jalan ke luarnya. (kmb41)


15

Rabu Umanis, Selasa Kliwon, 16 15 Mei Mei 2018 2018

WARUNG GLOBALUniversitas Udayana Ikatan Alumni

â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122;Travel Adviceâ&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; Kecam Aksi Teror di Surabaya Tak Berpengaruh bagi Bali

PENGURUS Ikatan Alumni Universitas Udayana (Ikayana) Pusat di Denpasar mengecam aksi teror yang dilakukan pelaku HINGGA Senin (14/5) sudah lima negara mengeluarkan Travel Advice. Ini dengan melakukan pengeboman di gereja dan terkait dengan bom yang meledakdengan di Surabaya. Inggris paling dulu mengeluarkan Polrestabes Surabaya. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Sehubungan travel advice untuk warganya yangyang mau liburan ke Indonesia. Negara tetangga terjadinya serangan bom dan aksi teror Indonesia, Australia, jugahari ikut mengeluarkan travel advice pada Minggu (13/5) terjadi di Gereja di Surabaya Minggu, 13 malam. negaraSurabaya, yang mengeluarkan travel advice, tidak ada satu pun Mei 2018Dari dan dilima Polrestabes Senin, yang warganya pergikorban ke Indonesia. Mereka hanya meminta para 14 Mei melarang 2018, yang berakibat timbulnya traveler berhati-hati, menghindari area berisiko, selalu memantau berita dan MLZD NRUEDQ OXNDOXND GDQ NHUXVDNDQ Ă&#x20AC;VLN bangunan, Pengurus Ikayana Pusat di Denselalu berkomunikasi. Lalu apakah travel advisory ini berpengaruh terhadap pasar mengecam danBerikut mengutuk aksi tersebut,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; pariwisata Bali? opini pendengar yang bergabung dalam acara Warung ujar Ketua Umum Pengurus Ikayana Pusat Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Selasa (15/5) kemarin. Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD.-KEM. Sebagai warga Bali, MadeProf. Bimasena di kita? Bagaimana wujud perlindungan negara didampingi Sekretaris Umum Ir. I Made Gianyar menghargai kebijakan Supartha Utama, M.S., Ph.D.,kelima Seninnegara (14/5) terhadap warga negara Indonesia? tersebut Sejauh ini UU antiterorisme saja belum kemarin.sebagai bentuk perlindungan terhadap warga negara mereka. Mestinya di negara Ditegaskan, Ikayana Pusat mengutuk dan disahkan. Karena Bali merupakan daerah kita juga melindungi dengan cara tujuan wisata dunia, paling tidak travel mengecam keras aksiwarganya teror yang dilakukan tembak matidan teroris dan koruptor. Presiden, oleh orang kelompok orang yang tidak advisory yang dikeluarkan oleh lima negara menurutnya, harus segera mengeluarkan bertanggung jawab sebagai tindakan kriminal ini pasti akan memberikan pengaruh. perppu tentang antiterorisme. yang biadab dan keji, tidak berperikemanu- Mudah-mudahan tidak begitu signifikan. Rentetan bom yang terjadi di Surabaya tentu Ayu di Petang juga setuju dengan pendapat siaan dan tidak sesuai dengan ajaran agama saja membuat semua ketakutan, termasuk dan hukum negara, nilai-nilai kebangsaan dan Werdha. Selain waspada kita harus terus wisatawan takut datang ke Indonesia, untuk berdoa agar tidak sampai ada bom lagi. toleransi bermasyarakat. itu Ikayana Fera di Tabanan mengajak semua pihak menyampaikan perasaan duka kewaspadaan bisa dilakukan dengan cara untuk tetap waspada berdoa. yang mendalam bagi dan paraselalu korban dan kelu- mengkatifkan ronda, demikian Teken di A r yang y a d ditinggalkan a n F e b r i d disertai i Denpa s a rsemoga j u g a Denpasar menyarankan. arga doa menyampaikan bahwa kelima negara Budiada di Tabanan juga sempat arwah korban yang meninggal memperoleh ytempat a n g myang e n g eterbaik l u a r k adi n sisi t r a Tuhan v e l a ddan v i s oker y menyinggung keberadaan RUU antiterorisme tersebut adalah wajar. Karenadiberikan negara yang belum disahkan oleh DPR. Untuk pada keluarga yang ditinggalkan Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD.-KEM. wajib melindungi warganya. Meskipun itu seharusnya Presiden bersikap tegas kekuatan dan ketabahan. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Kita mendoakan pada nantinya akan berpengaruh terhadap dengan mengeluarkan perppu. Mengenai gung jawab dan tidak berakhlak. semoga hukum karma akan berjalan karena pariwisata, mereka dampaknya advisory, yakin tak akan lapisan terlalu Ikayana juga ia mengajak seluruh di mata Tuhan tidak berharap ada perilaku yang bisa travel tidak terlalu signifikan. Tetapi kalau pariwisata masyarakat diterhadap Bali untuk bersatu Bali. padu disembunyikan, tidak ada kebohongan yang berpengaruh niat untuk datang ke Indonesia atau yang Bali Sugik di Mambal juga memprediksi travel meningkatkan kewaspadaan, melakukan bisa ditutupi dan tidak ada perbuatan sangat besar, wisatawan ini tak buat Bali.Mari pengawasan danberpengaruh melawan terorisme. tidak berbalas,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; ujarnya. akan tetap datang advisory meskipun travel advisory.apresiasi pada tunjukkan Sementara Nyoman Mastratidak di Gianyar bahwa kita bersatu, pernah Ikayanaada juga memberikan Werdha di Gianyar turut menambahkan, pihak untuk interospeksi takut dan semua akan melawan terhadap perilaku upaya aparat keamanan untuk menangkap mengajak jika tersebut melindungijaringan warga diri. Mengenai travel ia ingin juga keji dan biadab dari paraadvisory teroris yang para negara pelaku teror dan mengungkap negaranya mengeluarkan travel menyampaikan tak akan terlalu berpengaruh mengganggu ketenangan dan memecah bepara pelakudengan sekaligus mendukung secara advisory, lalu keamanan bagaimana dengan negara bagi Bali. (sikha) lah persatuan dan kesatuan bangsa. Ikayana penuh aparat untuk melindungi masyarakat dari aksi teror yang dilakukan juga menyerukan agar kita bersatu lawan damai Indonesia. (ad798) oleh sekelompok orang yang tidak bertang- kekerasan untuk Rai Mantra.

Perangkat Pecalang

Wiranto Pastikan Revisi RUU Terorisme Segera Dituntaskan

menjaga kondusivitas wilayah,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; Kontrak Politik Sebagaimana telah diberitaimbuh Rai Mantra. Melalui fungsi tersebut, kan, pasangan Mantra-Kerta Entah itu warga setempat desa pakraman berkontribusi pada Sabtu (5/5/2018) lalu memaupun yang tinggal semen- besar terhadap keberlangsun- nandatangani dua kontrak tara di desa tersebut. Melalui gan industri pariwisata yang politik sebagai janji yang pasti perangkat pecalang, secara ru- menjadi andalan masyarakat mereka wujudkan jika dipertin desa pakraman melakukan Bali. Sudah menjadi hukum caya memimpin Bali ke depan. Jakarta (Bali Post) rampung bulan depan. Wiranto menyatakan pendataan warga. Terlebih se- besi di seluruh dunia bahwa Kontrak politik pertama meMenteri Koordinator Politik, Hukum dan permasalahan terkait terorisme perlu diselemakin meningkatnya ancaman keamanan merupakan syarat nyatakan akan bersurat secara Keamanan (Menko Polhukkam) Wiranto men- saikan secara total, sehingga aparat TNI perlu terorisme sebagaimana yang penting bagi keberlangusungan resmi kepada Presiden RI ungundang sejumlah sekretaris jenderal partai dilibatkan untuk tuk membasmi serangan terorisme. mencabut Perpres 51/2014 terjadi di sejumlah kota di Ta- industri pariwisata. koalisi pemerintah dan para ketua fraksi di DPR Mengenai detail teknis pelibatan TNIsebagai dalam begitu mereka dilantik nah Air, maka desa pakraman Karena itu, kehadiran peke kediamannya. Pertemuan itu untuk menun- membasmi terorisme, mantan Panglima TNI Gubernur dan Wakil Gubernur dengan perangkat-perangkat- merintah dalam memperkuat taskan penyelesaian pembahasan RUU Revisi ini mengaku belum bisa merincinya. Yang pasti nya menjadi garda terdepan da- eksistensi desa pakraman mut- Bali 2018-2023. Sebagai bentuk Undang-undang Tindak Pidana Terorisme. undang-undang akan mengatur pemberantasan lam mendeteksi dan mencegah lak diperlukan. Bantuan sejum- kesungguhan menolak reklaWiranto menegaskan, revisi UU Terorisme terorisme termasuk deteksi yang dilakukan masi Teluk dini Benoa, pada hari itu hal tersebut di Bali. lah Rp 500 juta per desayang pakra\DQJPDQGHNWHUNDLWGHĂ&#x20AC;QLVLGDQSHOLEDWDQ71, Polri didukung TNI. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Kita tentu membuSejauh ini, dalam menjalank- man per tahun salah satunya juga dalam kapasitas sebagai telah disepakati oleh semua belah pihak. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Per- tuhkan payung hukum yang jelas, pelibatan TNI an fungsinya desa pakraman ditujukan untuk memperkuat pasangan calon Gubernur dan WDPDWHUNDLWGHĂ&#x20AC;QLVLNDPLVHSDNDWVHOHVDLNHGXD yang dibenarkan oleh hukum. Ada otoritas dan selalu berkoordinasi dengan perangkat-perangkat desa yang Wakil Gubernur, mereka bersuterkait pelibatan TNI juga kami sudah sepakat, payung hukum serta bertindak sejak dini untuk pemerintah dan aparat penegak menjalankan fungsi budaya rat kepada Presiden RI dengan maka tidak perlu ada perdebatan lagi,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; kata Wi- mencegah terorisme ini,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; tegasnya. hukum. Sinergi ini cukup efek- yang berkait dengan keamanan permintaan serupa. ranto di Rumah Dinas Menko Polhukam, Jalan Pemerintah, menurut Wiranto, Kontrak politik kedua,akan mentif membantu pemerintah dan wilayah setempat. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Pada situasi Denpasar No 9, Jakarta, Senin (14/5) kemarin. mengerahkan segala kemampuan untuk menaparat keamanan mengambil sekarang hingga beberapa tahun canangkan bantuan Rp 500 Dengan demikian, ia memastikan RUU Tin- jaga ketertiban dan keamanan masyarakat. langkah pencegahan dan pen- mendatang, bantuan sebesar Rp juta per tahun kepada setiap dak Pidana Terorisme secepatnya diselesaikan â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Imbauan untuk masyarakat agar tetap tenang, egakan hukum berkait teror- 500 juta tergolong pantas dan re- desa pakraman sebagai bentuk dan segera diundangkan. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Dalam waktu singkat kami akan sebisa mungkin jaga ketertiban dan isme. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Desa pakraman dalam alistis. Karena itu kami dengan kesungguhan menjadikan desa revisi itu mudah-mudahan dapat segera kita keamanan semua masyarakat,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; tandasnya. praktiknya selain menjalankan yakin menuangkannya dalam pakraman sebagai poros utama undangkan. Sudah ada satu kesediaan dari Sejumlah sekjen partai yang hadir antara lain fungsi-fungsi adat juga men- kontrak politik dengan seluruh pelestarian dan pengembangan berbagai pihak,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; ujarnya. Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus, jadi mitra strategis pemerintah desa pakraman di Bali,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; tegas budaya Bali. (kmb) Pertemuan menindaklanjuti penegasan Sekjen PPP Arsul Sani, Ketua Fraksi Hanura Dari Halaman 1

Presiden Joko Widodo yang menyatakan bahwa akan menerbitkan Perppu Antiterorisme jika RUU Tindak Pidana Terorisme tidak kunjung

Nurdin Tampubolon, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, dan Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto. (kmb4)

Jaminan Kesehatan Dari Hal. 1

Sementara untuk kondisi kesejahteraan maayarakat, utamanya soal pelayanan kesehatan, Koster akan menghidupkan kembali program Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) besutan Made Mangku Pastika. Nantinya program yang diberi nama Krama Bali Sehat (KBS) itu akan diberlakukan di seluruh Bali. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Satuan biaya dan teknis mendapatkannya akan diperbaiki agar pelayanannya makin luas cakupannya. Nanti nama kartunya juga Kartu Bali Sehat (KBS),â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; demikian Koster. Pada hari yang sama, Koster juga melakukan kampanye di wilayah Desa Abang,

Banjar Kastala Bebandem dan Desa Besakih, Kecamatan Rendang. Di hadapan ratusan massa, Koster berkomitmen akan bekerja secara sungguh-sungguh untuk membangun serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Karangasem. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Tiang akan bangun Karangasem agar lebih maju lagi, dan masyarakatnya sejahtera secara luas,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; tegasnya. Ia pun telah menyiapkan berbagai program, khususnya untuk Kabupaten Karangasem. Di antaranya untuk meningkatkan daya saing SDM generasi mudanya, Koster akan membangun SMA/SMK Unggulan bagi siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Tiang akan bangun

Bebas Korupsi Dari Hal. 1

Seniman Cedil berharap Mantra-Kerta dapat memperhatikan nasib seniman Bali. Di antaranya dengan menggelar Pesta Kesenian Bali (PKB) secara bergilir di seluruh kabupaten/kota di Bali. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Tidak hanya Denpasar,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; cetus Cedil. Sementara itu, musisi Joni Agung berharap agar MantraKerta berkomitmen mewujudkan pemerintahan bersih dan bebas korupsi. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Tiang sebagai musisi Bali, turut berusaha agar Bapak terpilih. Nah, bila Bapak terpilih kami berharap Bapak memimpin Bali (secara) lebih baik. Bagi rata kue (pembangunan) untuk (Bali) utara dan selatan. Dan, yang paling penting: tidak korupsi,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; kata Joni Agung. Mendengar aspirasi tersebut, Rai Mantra tanpa ragu menegaskan kembali sikapnya menolak reklamasi Teluk

Benoa. Ia menuturkan sebagai bentuk komitmen nyata pasangan Mantra-Kerta telah menyurati Presiden Jokowi. Surat tersebut telah diterima oleh Sekretariat Negara (Setneg), Senin (7/5/2018) lalu. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Di hadapan masyara kat Buleleng malam ini ada aspirasi dari teman-teman seniman dan budayawan. Kembali saya tegaskan satu hal (bahwa saya) menolak reklamasi Teluk Benoa,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; kata Rai Mantra. Berkaitan dengan pemerintahan yang transparan dan bebas korupsi, Rai Mantra memastikan bahwa begitu dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, pihaknya akan langsung membuat surat kesepahaman dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar lembaga tersebut mengawasi tata kelola keuangan sehingga transparan dan bebas korupsi. (kmb)

SMA/SMK seperti SMA Bali Mandara di sini. Lokasinya di Kecamatan Kubu,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; sebutnya. Kemudian di lokasi yang sama, Koster juga akan membangun kampus akademi komunitas yang setara diploma 1 dan 2. Kampus ini akan membuka program studi sesuai dengan potensi lokal yang terhubung dengan pasar kerja. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Kalau ingin bisa bersaing dan menguasai dunia kerja, terlebih dahulu yang harus kita lakukan adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Caranya, melalui pendidikan. Maka untuk Karangasem, tiang sangat fokuskan di sana (sektor pendidikan),â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; urainya. (kmb)

Saat Bom Meledak, Diah STMIK Stikom Bali Memenuhi Terjatuh Pejamkan Mata Syarat dan Menjadi Universitas Lepas 262 Wisudawan

WANITA tua yang terbarTinggi ManajeingSEKOLAH di ruang cooper kamar men Informatika dan Bedah Teknik 322, Rumah Sakit Komputermulai (STMIK) Surabaya mau Stikom bicara. Bali ataumasih biasa digip disebut Kakinya dandentegan Stikom kini sedang lapak tanganBali kanan dan sikuancang-ancang naikperban. status nya juga terbungkus menuju universitas. SebelumDia merupakan salah satu nya, dalam berbagai korban selamat saat kesempabom metan wisuda, pembina Yayasan ledak di Gereja Santa Maria Widya Dharma Shanti,di yayasan Tak Bercela (SMTB) Jalan yang menaungi Bali, Ngagel Madya Stikom Surabaya, Prof. Dr. I Made Bandem, M.A., Minggu (13/5) lalu. mengatakan sudah Dia adalahpihaknya Diah Linawati mengajukan permohonan pe(69). Ketika kejadian dia berrubahan status Stikom Bali sama anaknya, Mulyono. dari Sekolah Tinggi menjadi Mereka menaiki sepeda motor Institut. Namun, setelah semua ke gereja yang jaraknya dua persyaratan dari terpenuhi, Stikom kilometer rumahnya. Bali malah diminta menjadi Sambil berbaring dia menceriuniversitas. Hal itu dilakukan takan hari naas itu. Saat itu, setelah masukan dia yangmendengar dibonceng anaknya, dari Menteri Ristek dan Dikti Mulyono, memasuki halaman Prof. Muhamad Nasir, Ph.D. parkir sepeda motor di Gereja saat mengunjungi SMTB pukul 07.30Stikom WIB. Bali pada 2 Februari 2018Diah lalu. dan Setelah parkir, â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Perkembangan dan situasi Mulyono melangkah henStikom Bali ke sangat memenuhi dak masuk dalam gereja. syarat berada jadi universitas. Nanti Masih di area parkir, akan ada terlihat merger dengan grup tiba-tiba satu sepeStikom lain,ditumpangi yakni Politeknik da motor dua Ganesha Guru danmasuk Politeknik orang nyelonong ke Nasional. Sekarang dalam dalam gereja. Namun, laju proses menuju transformasi ke universitas,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; jelas Dadang Hermawan dalam Wisuda XXII Stikom Bali di Nusa Dua,Aksi Sabtu (12/5) lalu. Dalam wisuda 1kali ini, Dari Halaman Stikom Bali melepas 262 mahasiwa dari dua program pendidiKetua Bali I Gusti kan, yakniPHDI Diploma 3 (D-3) dan Ngurah didampingi Strata 1 Sudiana (S-1). Rinciannya, 260 Ketua Provinsi Bali dan H. SarjanaNU Komputer (S.Kom) Abdul Ketua komputer PW Mu2 orangAziz, ahli madya hammadiyah Provinsi Bali (A.Md.Kom). Dari 260 Sarjana H. Aminullah, Ketua Gereja Komputer tadi, 164 orang dari Protestan Privinsi Bali Bishop Program Studi Sistem Informasi Nengah Suama sambudan 96 orang daridalam Program Studi tan mengungkapkan bahwa Sistem Komputer. 10 orang di mereka mewakili komponen antaranya memperoleh dua masyarakat Bali merasa prigelar yakni Sarjana Komputer hatin terhadap aksi terorisme (S.Kom) dari Stikom Bali dan yang mengakibatkan jatuhBachelor of Information Technolnya korban jiwa tak berdosa, khususnya kaum perempuan dan anak-anak. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Kami juga ikut berdukacita terhadap korban beserta keluarga. Kejadian (aksi terorisme) di Surabaya telah menyakiti seluruh bangsa Indonesia,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; ujarnya. Pihaknya mendesak pemerintah untuk menuntaskan dan melenyapkan aksi terorisme di Tanah Air. Selain itu, ia juga mengajak semua komponen bangsa khususnya masyarakat DIJAGA - Bali untuk melawan segala aksi terorPersonel isme.Kepolisian â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Kami tidak takut, dan melakukan penjagaan di kawasan Bandara Ngurah Rai, Senin (14/5) kemarin.

sepeda motor itu terhenti karlarisnya lulusam Stikom Bali. ena dihadang Bayu, relawan Dia menyebut, dalam memkeamanan gereja. persiapkan tenaga terampil Tidak begitu lama, terjadi di bidang IT, Stikom Bali tiledakan keras yang mengakidak hanya memberikan materi batkan Bayu dan dua pengenberupa keterampilan menguasai dara sepeda motor tewas. dunia teknologi informasi (IT). Suara histeris mulai munNamun juga membekali macul. Situasi pun mulai gaduh. hassiwa dengan keterampilan Ia mendapati dirinya sudah soft skill sebagai penyeimbang, terjatuh. Banyak darah di seperti mata kuliah keagamaan, sekujur tubuhnya. Demikian kewiraan, Pancasila dan etika pula anaknya, Mulyono. Juga profesi. Sebab, tantangan yang bermandikan darah. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Saya ada di dunia profesional bukan terkena serpihan bom yang hanya kompetisi, namun juga menancap di celana jin saya tantangan lain yang sifatnya hingga berdarah-darah. Senegatif. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Perkembangan IT dangkan telapak kaki sebeseperti pisau bermata dua. Di lah kanan banyak terkena Stikom Bali, untuk menceserpihan bom,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; kata Diah, gah penyalahgunaan IT, ada Selasa (15/5) kemarin. mata kuliah agama, mata kuSaat bom meledak, Diah WISUDA tetapi - Ketua STMIK terjatuh masih ter-Stikom Bali Dr. Dadang Her- liah etika profesi dan Pancasila mawan menyalami seorang sadarkan diri. Karena ta- wisudawan dalam Wisuda serta kewiraan,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; jelas Dadang XXIInenek STMIK Stikomcucu Baliini di Nusa Dua, Sabtu (12/5) lalu. Hermawan. kut, banyak Pada kesempatan tersebut, terus memejamkan mata, ogy (BIT) dari Helpmeninggal University bagai pengusaha. Apalagi di Prof. Dr. Made Bandem juga sehingga dikira Kuala Lumpur, Malaysia.sebet- era saat ini yang sangat ketat memaparkan beberapa prestasi dunia. Saat kejadian, â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Yang membanggakan kami, kompetisinya, wisudawan harus mahasiswa Stikom Bali beulnya dia bersama anaknya dua orang dari Stikom Bali lulus terus belajar di mana pun dan lakangan ini. Antara lain, menakan mengikuti misa kedua Bali Post/bambang dengan predikat di Gereja SMTB First yang Class akan kapan pun agar berwawasan jadi juara lomba aplikasi Asian BERBARING Diah Linawati berbaring di Ruang Honours atas nama Gede Rian luas dan mempunyai skill yang Games 2018 karena mencipdimulai pukul 07.30 â&#x20AC;&#x201C; 08.30 Divayana mumpuni. Dengan demikian, takan aplikasi Games Conect, lantai tiga RS Bedah Surabaya. WIB. (059)dan Second Upper Cooper Honours atas nama Carolina setiap kompetisi dan tantangan sehingga mahasiswa tersebut Tania Ryan Wilami dari semua yang ada dapat dijawab secara diundang ke Swedia sebagai negara Indonesia. mahasiswa asing di Help Uni- â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Kami positif siap dan membela penuh tanggung hadiah. Aplikasi tersebut memTeror titik darah pengS e m semua e n t a rinformasi a t o ktenoh versity,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; kata Dadang Her- sampai jawab. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Harapan kami agar para berikan habisan, bersama masyarakat Wayan mawan. alumni iniberjuang dapat bermanfaat tang Asian Games 2018,Koster seperti pemerintah juga tidak boleh menghancurkan didampingi istri, Dengan demikian, sejak pemerintah bagi dirinya sendiri, keluarga, yang jadwalhadir pertandingan, tempat takut. kalau ancaman keutuhan Putu Putri Suastini, usai berdiri Karena 10 Agustus 2002takut lalu, segala masyarakat di lingkungan dan Ni pertandingan, harga tiket, maka kitaBali semua tegasnya lagi. harap- kegiatan saat diwawancara hinggahancurlah kini Stikom me- bangsa,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; bagi bangsa dan negara,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; hasil pertandingan, tempat dan bangsa ini,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122;alumni, tegasnya. Pada kesempatan itu, Ket- wartawan aksi luluskan 4.980 terdiri nya. penginapanmengatakan, dan sebagainya. Menurutnya, ada ua Dia Komite Nasional Pemuda itu takStikom bisa lagi dari 4.330 sarjanatidak komputer menambahkan, semua teror Mahasiswa Baliditoljuga ajaran apakomputer. pun di Indonesia (KNPI) Provinsi eransi. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Saya meminta dan 647 agama ahli madya lulusan Stikom Bali diharapkan menjuarai starting LINEkedi dunia ini yang membenarkan Nyoman Anta- pada pemerintah, dalam hal Total mahasiswa Stikom Bali Bali terserap di duniaGede kerja. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Paling Jakarta sehingga diundang ke membunuh umat manusia. guna Mangde pihak kepolisian, mencapai 6.500 orang. lambatalias 40 hari alumnimembaStikom ini kantor pusat LINE di untuk Tokyo, Jadi, tegasnya, aksi terorisme pernyataan sikap yang tegas Dadang Hermawan berharap cakan Bali ini sudah diterima atau mengambil juga sebagai tindakan hadiah. Terakhir tidak sedikit poin. Peserta ke- terhadap pelaku Stikom teror,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; pinwisudaada ini kaitannya tidak menjadi mo- berisi dapat tiga pekerjaan atau meciptiga mahasiswa Bali pun dengan tertentu. menandatangani mentum akhiragama bagi para alumni. mudian takan lapangan kerja sendiri. tanya. yang menciptakan prototype â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Jangan dikaitkan dengan pernyataan yang dibacakan Ia menegaskan Tetapi menjadi momentum Apalagi, rata-rata setiap hari digitalisasi koperasiperistiwa menjadi agama tertentu, mereka tersebut. tak boleh di awal untuk belajar yang ingin lebih Antaguna tiga perusahaan mintaAdapun alumni serupa juara favorit dalamterjadi ajang Inmemecah persaudaraan pernyataan itu;email pertama, Untuk Koster meluas lagi belah karena akan terjun isi Stikom via surat, atau Bali. formatics anditu, IT Festival and kita. Jadikekita tidak boleh atau terproagar2018 Pulau langsung masyarakat, baik tidak datangterpancing langsung,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; tandas Dada- minta Arkavidia di Bali ITB dijaga Bandterpengaruh,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; tegasnya mengoleh ujaran kebencian dengan baik. Keterlibatan sebagai pekerja maupun se- vokasi ng Hermawan menggambarkan ung. (ad799) ingatkan. yang barbau SARA, ajaran masyarakat dalam mengaMasyarakat Bali yang se- dan ideologi ekstrem-radikal wasi kondisi sekitar amat bagian besar beragama Hin- di media massa dan media diperlukan. Di sisi lain, Kodu, lanjutnya, sejak zaman sosial. ster berharap peristiwa ini dahulu telah hidup secara Kedua, menjaga keamanan tak menimbulkan keretakan harmonis dan berdampingan dan situasi, kondisi lingkun- kerukunan umat beragama dengan masyarakat dari umat gan masing-masing secara yang sudah berjalan apik di lain. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Kerukunan antarumat gotong royong dan penuh Pulau Bali. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Tidak boleh terberagama di Bali merupakan persaudaraan. Ketiga, men- jadi di Bali. Bali ini harus kita warisan dari kearifan leluhur desak serta mendorong pe- jaga bersama. Jangan sampai kita,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; sebutnya. merintah dan DPR-RI untuk peristiwa ini merusak tolerIa mengatakan, sebagai menetapkan undang-undang ansi dan kerukunan antaruwarga negara mempunyai ke- antiterorisme secepatnya. mat beragama yang sudah wajiban untuk ikut membela Dan bilamana perlu memohon berjalan bagus di Bali. Mari negara dari segala macam an- kepada Presiden agar perppu kita pelihara persatuan dan caman dan rongrongan yang antiterorisme bisa diterbitkan kesatuan yang didasarkan dilakukan oleh pihak terten- guna penindakan tegas terh- kepada nilai-nilai Pancasila 1 tu, termasuk aksi terorisme. adap kejahatan terorisme di Juni 1945,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; ajaknya. (kmb)

Pengamanan Ngurah Rai dan ITDC Diperketat Mangupura (Bali Post) Pascateror bom di sejumlah lokasi di Surabaya, pihak Bandara Ngurah Rai mulai meningkatkan pengamanan. Tidak hanya itu, sejumlah CCTV di sekitar bandara dipastikan beroperasi normal. General Manager Bandara I Gusti Ngurah Ral, Yanus Suprayogi, mengatakan sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Seperti dengan pihak Kepolisian dengan Lanud, dan juga dibantu oleh personel dari TNI-AD. Bahkan saat ini sudah menerjunkan personel yang nampak maupun yang tidak nampak. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Kami berharap tidak terjadi sesuatu yang negatif di Bali,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; katanya didampingi Communication Head and

Legal Section Head Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim. Diungkapkannya, untuk saat ini dilakukan penanganan reaksi cepat dengan TNI-AU, Polri (KP3) Ngurah Rai dan intelijen yang berjumlah 100 orang untuk di Ring 1 area bandara. Sementara untuk penanganan bersama dengan Polda dan Jihandak sedang dikoordinasikan. Sementara untuk penanganan di SCP 1 dan SCP 2 sudah sangat ketat, namun diinstruksikan kembali agar selama pemeriksaan untuk memastikan sesuai SOP dan ketelitian yang luar biasa. Tidak hanya di area publik, peningkatan pengamanan di area Terminal Kargo dan

Pos juga ditingkatkan. Selain di bandara, peningkatan pengamanan juga dilakukan di kawasan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Nusa Dua. Seperti yang dikatakan Managing Director The Nusa Dua Wayan Karioka, pengamanan pada setiap pintu masuk mulai diperketat. Menurutnya, hal-hal yang mencurigakan perlu diwaspadai. Bahkan, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Polda Bali terkait langkah apa yang perlu dilakukan. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Kegiatan pengamanan kami tingkatkan. Setiap pintu anggota kami tambah. Selain itu aktivitas patroli dan pemantauan CCTV juga diminta untuk ditingkatkan,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; katanya. (kmb23)


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Rabu Umanis, 16 mei 2018

Dari Hobi Jadi Prestasi Final Europa League Berawal dari hobi, Kadek Dwi Indra Prasta berhasil mendulang banyak prestasi di bidang olahraga sepak bola. Putra kelahiran Badung, 10 April 2003 ini telah bergabung dalam klub Sepak Bola Asaba Badung sejak umur 9 tahun. Ketekunan dan keuletan dalam berlatih telah membawa putra pasangan I Made Suartana dan Ni Made Sari Soka mengantongi segudang prestasi. Salah satunya, juara I Piala Asosiasi Denpasar, juara II Piala Pokjar Badung,

dan sederet prestasi lainnya. Dengan prestasi yang telah diraih, atlet yang akrab disapa Dek Wis itu menjadi wakil Bali dalam Piala Suratin yang digelar April 2018. ‘’Ini pertama saya mewakili Badung dalam pertandingan bola dan bersyukur bisa meraih juara I Piala Suratin Wilayah Bali,’’ ujarnya. Prestasi yang diraih tidak terlepas dari dukungan keluarga dan klub tempatnya mengasah kemanpuan sejak Sekolah Dasar (SD). Pria yang kini duduk di bangku kelas III SMPN 3 Abiansemal, Sibang Kaja telah bergabung di sejumlah klub, seperti Cup PS Badung, Susila Putra Sibang Kaja, dan Klub Garuda Sakti Bali. ‘’Harapan saya hobi yang sudah ditekuni sejak kecil bisa mengharumkan nama Bali, khususnya Badung dan keluarga saya,’’ pungkasnya. (par)

Berpeluang Samai Stoner

Marc Marquez memiliki peluang untuk menyamai sebuah capaian Casey Stoner dalam balapan MotoGP Prancis pada akhir pekan. Syaratnya, Marquez harus menang. Musim ini Marquez sudah meraih dua kemenangan dari empat balapan awal MotoGP 2018. Sepasang podium pertama rider Repsol Honda itu diraih secara berturut-turut di Austin dan Jerez pada seri ketiga dan keempat. Dengan dua kemenangan tersebut, Marquez kini bertengger di puncak klasemen sementara dengan 70 poin alias unggul 12 angka dari Johann Zarco yang menjadi pesaing terdekatnya. Hasil di Jerez juga membuat Marquez kini sudah meraih 37 kemenangan MotoGP. Jumlah itu membuatnya menyamai Mike Hailwood dalam daftar peraih kemenangan terbanyak di kelas primer. Nama berikutnya yang berikutnya akan dibidik Marquez dalam daftar itu adalah Stoner yang punya 38 kemenangan. Artinya, Marquez akan bisa menyamai Stoner jika mampu meraih kemenangan di Le Mans pada akhir pekan. Jika mampu melakukannya, Marquez tinggal punya Jorge Lorenzo (44 kemenangan), Mick Doohan (54), Giacomo Agostini (68), dan Valentino Rossi (89) yang masih mengunggulinya dalam daftar tersebut. Sejak berkiprah di MotoGP, Marquez sudah menjalani 94 balapan dengan memenangi 37 di antaranya. Persentase kemenangannya kini mencapai 39,3 persen. ()

Ketut Suwandi

Bali Post/022

Pelatih Sepak Bola Harus Didukung ”Sport Science’’ Denpasar (Bali Post) Pelath sepak bola harus ditopang sport science, dalam mencetak bibit-bibit pesepak bola berkualitas. Karena itu, pelatih sepak bola dituntut terus meningkatkan kualitas SDM, supaya tidak ketinggalan perkembangan teori sepak bola dan teknologi. Itu dilontarkan Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi ketika membuka kursus pelatih sepak bola lisensi C, AFC, di Denpasar, Selasa (15/5) kemarin. Menurut Suwandi, menjaring bibit pesepak bola tidak cukup dilihat dari bakat dan minatnya, tetapi juga diperhatikan postur tubuh, serta asupan gizinya. Suwandi berobsesi, ke depan Bali ingin meniru Singapura, meskipun Pulau Bali kecil namun mampu berprestasi di berbagai bidang. Diakuinya, terkadang pengembangan olahraga terkendali jumlah pelatih, bahkan menumpuk di ibu kota provinsi. Padahal, bakat dan talenta dari berbagai daerah cukup menjanjikan. ‘’Inilah yang saya maksud perlu pemerataan pelatih. Jadi, pelatih harus senantiasa ditingkatkan baik kualitas maupun kuantitas,’’ terangnya. Sementara itu, Ketua Umum Asprov PSSi Bali Ketut Suardana menyatakan, bertambahnya pelatih berkualitas diharapkan mampu meningkatkan prestasi sepak bola di Pulau Dewata. ‘’Kami ingin ke depan prestasi sepak bola Bali maju terus,’’ ungkap Suardana. Apalagi, kursus kepelatihan ini melibatkan seluruh Askab dan Askat PSSI se-Bali, sehingga diharapkan pascamengikjuti kursus ini, mereka bisa menularkan dan mengembangkan ilmunya di daerah masing-masing. Pada bagian lain, Ketua Panpel Dewa Made Teges Wirawan menyebutkan, kursus pelatih C AFC ini melibatkan 24 peserta, terdiri atas 18 pelatih Bali dari satu Askot dan delapan Askab PSSI se-Bali, ditambah enam peserta dari luar Bali. Kursus menghadirkan mentor Sutan Harhara dan instruktur Kibnu Harto, mulai Rabu (16/5) ini sampai dengan Senin (28/5) mendatang. ‘’Kami menjadi tuan rumah kursus lisensi A AFC ini, berkat kepercayaan PSSI Pusat kepada Bali, termasuk asas pemerataan,’’ ucapnya. (022)

Atletico Unggul Pengalaman Lyon – Marseille dan Atletico Madrid akan berhadapan di Parc Olympique Lyonnais dalam partai final Liga Europa 2017/18, Kamis (17/5) dini hari nanti. Siapa yang akan keluar sebagai juara? Atletico, yang merupakan juara kompetisi ini di edisi 2009/10 dan 2011/12, mengincar gelar yang ketiga. Melihat beberapa statistik yang ada, Atletico pantas lebih diunggulkan. Atletico mengawali langkah di kompetisi Eropa musim ini di fase grup Liga Champions. Atletico tersingkir di fase grup dan terlempar ke babak 32 besar Liga Europa. Perlu diketahui bahwa tiga dari delapan final sebelumnya dimenangi oleh klub-klub yang tersingkir dari fase grup Liga Champions, yaitu Atletico pada 2010, Chelsea pada 2013 dan Sevilla pada 2016. Atletico juga punya skuad yang setingkat lebih baik. Pilar utamanya adalah Antoine Griezmann, penyerang Prancis yang sudah mengemas empat gol dan tiga assist di Liga Europa musim ini. Selain itu, beberapa pemain Atletico pun sudah berpengalaman menjuarai kompetisi ini. Vitolo dan Kevin Gameiro pernah menjuarainya tiga musim beruntun bersama Sevilla (2013/14, 2014/15, 2015/16). Filipe Luis, Gabi, Diego Godin, Juanfran, Koke dan Saul sudah memperkuat Atletico ketika jadi juara bersama pelatih Diego Simeone pada musim 2011/12. Fernando Torres meraihnya bersama Chelsea pada musim 2012/13. Gelandang Atletico Jorge Resurreccion Merodio alias Koke sangat ambisius memenangkan laga tersebut. Meskipun final Liga Europa tak seheboh Liga Champions. ‘’Kami ingin gelar ini, karena kami telah berjuang banyak. Sampai ke final, kami ingin melakukan itu untuk memberikan sesuatu kepada fans dan merayakannya,’’ kata Koke, Selasa (15/5) kemarin. Koke menjelaskan alasan sangat ingin mempersembahkan gelar untuk fans. Karena dua gelar telah gagal diraih Atletico (La Liga dan Liga Champions). ‘’Kami harus memenangkan yang satu ini, karena fans sangat sedih kehilangan dua gelar lainnya. Kami belum memenangkan apa pun,’’ ungkapnya. ‘’Dengan segala yang telah terjadi musim ini, kami bangga dengan apa yang telah kami lakukan. Itu bisa menjadi lebih baik, tentu saja,’’ katanya. Sejauh ini belum ada klub Prancis yang jadi juara di UEFA Cup/Liga Europa. Marseille sendiri pernah dua kali masuk final, tetapi selalu kalah. Marseille kalah melawan Parma di final 1999 dan Valencia di final 2004. Namun bukan berarti Atletico bakal menang begitu saja. Pasalnya, Marseille besutan Rudi Garcia punya pemain-pemain yang berpotensi membahayakan mereka. Termasuk di antaranya adalah kapten Dimitri Payet, yang merupakan pendulang assist terbanyak (7) di Liga Europa 2017/18. Payet berharap publik Prancis akan memenuhi stadion untuk mendukung Marseille. Baca juga: Jadwal Final Liga Europa, Marseille Vs Atletico Madrid. ‘’Situasi ini sama seperti Euro 2016 ketika kami (timnas Prancis) bermain di rumah. Kami bisa merasakan semangat seluruh orang Prancis. Saya berpikir hal ini akan sangat menguntungkan kami,’’ kata Payet. Terkait dengan peluang timnya meraih juara, Payet sedikit merendah dengan menyebut Atletico favorit dan timnya sebagai underdog. ‘’Kami akan berhadapan dengan tim yang dalam beberapa tahun terakhir bersaing di Liga Champions. Saat ini mereka di Liga Europa menjadi favorit juara. Status kami di

Bali Post/afp

ANDALAN - Striker Diego Costa akan menjadi andalan bagi Atletico Madrid dalam laga final Europa League kontra Marseille, Kamis (17/5) dini hari nanti. sini underdog, tetapi kami akan memberikan segalanya untuk menang,’’ ujar Payet. Di laga sebelumnya, Marseille cuma imbang 3-3 melawan tuan rumah Guingamp pada pekan ke-37 Ligue 1. Marseille terancam gagal finis di tiga besar. Jika ingin lolos ke Liga Champions musim depan, Marseille perlu mengalahkan Atletico di Lyon. Atletico sebaliknya. Atletico berada dalam kondisi ideal menyusul kemenangan 1-0 atas tuan rumah Getafe lewat gol tunggal Koke, yang membuat mereka hampir pasti finis di peringkat kedua La Liga. Jika ada faktor yang bisa merusak kans menang Atletico, maka salah satunya adalah kepastian ab-

sennya Simeone di pinggir lapangan. Dia dilarang mendampingi tim dalam empat pertandingan menyusul pengusiran di semifinal leg pertama kontra Arsenal. ()

PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN Marseille (4-2-3-1): Steve Mandanda; Jordan Amavi, Luiz Gustavo, Adil Rami, Hiroki Sakai; Andre Zambo Anguissa, Morgan Sanson; Lucas Ocampos, Dimitri Payet, Florian Thauvin; Valere Germain. Atletico (4-4-2): Jan Oblak; Sime Vrsaljko, Jose Gimenez, Diego Godin, Lucas Hernandez; Saul Niguez, Gabi, Thomas Partey, Koke; Antoine Griezmann, Diego Costa. HEAD TO HEAD 10-12-2008 Marseille 0-0 Atletico (UCL) 02-10-2008 Atletico 2-1 Marseille (UCL). 5 PERTANDINGAN TERAKHIR MARSEILLE 27-04-2018 Marseille 2-0 Salzburg (UEL) 29-04-2018 Angers 1-1 Marseille (Ligue 1) 04-05-2018 Salzburg 2-1 Marseille (UEL) 07-05-2018 Marseille 2-1 Nice (Ligue 1) 12-05-2018 Guingamp 3-3 Marseille (Ligue 1). 5 PERTANDINGAN TERAKHIR ATLETICO 27-04-2018 Arsenal 1-1 Atletico (UEL) 29-04-2018 Alaves 0-1 Atletico (La Liga) 04-05-2018 Atletico 1-0 Arsenal (UEL) 06-05-2018 Atletico 0-2 Espanyol (La Liga) 12-05-2018 Getafe 0-1 Atletico (La Liga).

Persiapan ASEAN Games

Rumput Gelora Bung Karno Digulung

Jakarta (Bali Post) – Rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno bakal digulung usai pertandingan Piala AFC 2018. Ini sebagai persiapan upacara pembukaan Asian Games 2018. Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal INASGOC Eris Herryanto dalam jumpa pers di Wisma Serbaguna, Senayan, Selasa (15/5) kemarin. Kegiatan itu juga dihadiri oleh Direktur PPK GBK Winarto, Bidang Ceremony INASGOC Herty Purba, dan Qamal selaku ahli rumput IPB. Dalam pernyataannya, Eris mengatakan dalam waktu 95 hari ini timnya harus bergerak cepat untuk persiapan upacara pembukaan yang berlangsung 18 Agustus. Secara khusus, memasang peralatan yang menjadi kebutuhan acara. ‘’Di dalam menyiapkan opening ceremony kami akan menggelar perlengkapan yang tidak ringan dan punya dampak terhadap tempat itu sendiri. Oleh karena itu panitia sudah membuat perencanaan yang diperkirakan rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno akan dipindahkan ke tempat lain dan akan dipasang lagi setelah pembukaan nanti,’’ kata Eris. Dijelaskan Qamal, pemindahan rumput penting

dilakukan karena waktu yang dibutuhkan untuk penutupan cukup lama, yaitu sekitar tiga bulan. Dari mulai dini hari ini sampai selesai pembukaan 20 Agustus. ‘’Jika dipasang pelapis selama satu pekan rumput masih bisa tumbuh, tetapi jika lebih dari itu pasti mati. Untuk itu kami pindah ke area panahan. Di sana kami pelihara selama hampir tiga bulan dan akan dipindah kembali untuk menyediakan area atletik setelah opening selesai,’’ kata Qamal dalam kesempatan yang sama. Rencananya, pemindahan rumput akan dilakukan dini hari atau setelah laga Persija melawan Home United selesai digelar hari ini. Rumput akan ditempatkan di dekat area panahan dengan perawatan yang hampir sama seperti saat di SUGBK. ‘’Planning kami malam ini setelah pelaksanaan sepak bola jam 00.00 kami mulai menggulung rumput. Proses ini memakan waktu sekitar enam jam. Setelah itu kami bisa memulai dengan memasang armor deck, adalah sebuah modul untuk melapisi lapangan SUGBK, baik lapangan bekas rumput maupun lapangan lintasan lari, agar tidak rusak karena beban berat,’’ kata panitia bidang ceremony Herty Purba.

‘’Kami perlu memasang armor deck karena kami akan membangun panggung besar. Akan ada alat-alat besar juga yang masuk ke sana untuk membangun kontruksi. Jadi supaya tidak rusak harus dipasang seperti itu,’’ tambahnya. Peralatan yang dibutuhkan nantinya berkisar 10 ribu unit dan disewa dari Amerika Serikat serta Australia. Sampai saat ini barang masih tertahan di bea cukai karena urusan administrasi. ‘’Sekali lagi barangnya sudah ada, tapi karena barang luar negeri jadi kami menunggu persoalan bea cukai. Jadi akan ada plus minus hari kapan barang akan sampai,’’ ujarnya lagi. Pertanyaan muncul bagaimana dengan penutupan? Herty menjelaskan, me-setting panggung untuk penutupan tak akan serumit pembukaan. Selain itu, waktu yang diperlukan tak banyak sehingga tidak perlu sampai memindahkan rumput. ‘’Pertandingan atletik itu selesai kira-kira 30 Agustus, sementara penutupan 2 September. Hanya butuh waktu dua hari untuk menata. Lagi pula tak dibutuhkan konstruksi besar layaknya pembukaan, sebab penutupan hanya bersifat selebrasi sehingga tak perlu panggung besar,’’ tutup Herty. (ant)

PS Badung Coret Lima Pemain Mangupura (Bali Post) PS Badung mendepak lima pemainnya yang dinilai skill-nya kurang layak tak sesuai dengan kebutuhan tim. Mereka adalah David Sitanggang, Kurniadi, Eli, Oka, dan Yoga. Pelatih Kepala AAK Bramastra, di Kuta, Selasa (15/5) kemarin menerangkan, pascamencoret lima pemain, total skuad Tim Keris 22 pemain. ‘’Kami berlatih tiga kali dalam sepekan, yakni tiap Senin, Rabu dan Jumat,’’ tutur pelatih yang akbab

Bali Post/022

KUASAI — Pesepak bola PS Badung menguasai bola ditempel ketat lawannya dari Bogor FC saat berlatih-tanding di Lapangan Samudra Kuta, baru-baru ini.

dipanggil Gung Bram. Anggota Polri ini menambahkan, menu latihan saat ini, fokus pada penggenjotan fisik dan stamina. ‘’Kami masih berlatih fisik, tujuannya agar kebugaran pemain makin fit,’’ jelasnya. Gung Bram juga belum tahu apakah ada program uji coba atau try-out ke luar Bali pada bulan depan. Yang jelas, Tim Keris hanya perlu seorang pemain lagi di posisi penjaga gawang. ‘’Kami punya kiper lokal, dan ingin memburu seorang kiper lagi dari luar Bali,’’ ucapnya. Sementara itu, Asisten Pelatih Kadek Loco Ediana mengemukakan, pihaknya juga kedatangan pemain seleksi Munis, berposisi bek kiri, dan berasal dari Medan. ‘’Sejauh ini, skillball dan kualitas Munis mengolah bola masih kami pantau,’’ tutur Loco

Ediana. Di sisi lain, Ketua Umum Askab PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana menyatakan pihaknya mengikutsertakan dua tim Liga 3, yakni Tim PS Badung yang langsung mengikuti putaran nasional, serta Persekaba Bali yang harus melakoni Kompetisi Liga Rayon Bali. Dijelaskannya, sebelum berlaga pada Kompetisi Liga 3, PS Badung dan Persekaba mengikuti turnamen Piala Indonesia. Calon lawan PS Badung adalah Semeru FC Lumajang, Jatim, sedangkan Persekaba meladeni Perse Ende, NTT. ‘’Laga perdana PS Badung dan Persakaba Bali pada ajang Piala Indonesia masih lama, persisnya 22 dan 24 Juni mendatang,’’ sebut pria yang akrab disapa Koming ini. (022)

Edisi 16 mei 2018 | Balipost.com  

Tiga Keluarga Pengebom Pengikut Abdulrrahman

Edisi 16 mei 2018 | Balipost.com  

Tiga Keluarga Pengebom Pengikut Abdulrrahman

Advertisement