Skip to main content

Edisi 15 September 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 28 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

Jumat Pon, 15 september 2017

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Naik ke Level II

Ada Peretakan Batuan di Dalam Gunung Agung Amlapura (Bali Post) – Status Gunung Agung telah ditingkatkan dari level I (normal) menjadi level II (waspada), Kamis (14/9) siang kemarin. Penaikan status tersebut, menyusul naiknya aktivitas vulkanik yang terpantau seismograf. Siaran pers Badan Geologi itu diinformasikan ke publik oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem.

Bali Post/dok

PENDAKI - Pendaki sedang menuruni lereng Gunung Agung. Aktivitas pendakian tetap dilakukan walaupun status Gunung Agung ditetapkan masuk level II (waspada).

PETA KAWASAN RAWAN BENCANA GUNUNG AGUNG Berpotensi tinggi terlanda awan panas, aliran lava, guguran lava dan gas berbahaya.

Dalam siaran pers tersebut, Badan Geologi merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Agung termasuk pendaki dan wisatawan untuk tidak beraktivitas, tidak melakukan pendakian dan tidak berkemah dalam area kawah dan di seluruh area dalam radius 2,5 kilometer dari puncak gunung. Hal. 19 Terus Berkoordinasi

Berpotensi terlanda jatuhan batu (pijar) berukuran diameter lebih dari 64 mm dan hujan abu lebat. Berpotensi sedang terlanda awan panas, aliran lava dan aliran lahar.

Jika Erupsi Bisa Mengarah ke Tenggara,Utara dan Selatan PENINGKATAN aktivitas vulkanik Gunung Agung telah terekam sejak 1 Juli 2017. Ketika itu terekam satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 23 mm, S-P 15 detik dan lama gempa 116 detik. Dari data yang disampaikan Badan Geologi Kementerian ESDM disebutkan, sejak 1 Juli hingga 13 September 2017 hampir setiap hari terjadi gempa. Bahkan pada 13 September terekam tujuh kali gempa vulkanik dalam, 4 kali gempa vulkanik

dangkal dan satu kali gempa tektonik lokal. Jumlah ini tertinggi dibandingkan hari-hari sebelumnya yang rata-rata terjadi dua-tiga kali gempa. Gunung Agung memiliki sejarah aktivitas erupsi yang dicirikan oleh erupsierupsi yang bersifat eksplosif dan efusif dengan pusat kegiatan yang berada pada kawah. Masih dilihat pada sejarah erupsi, potensi ancaman berupa bahaya berupa jatuhan piroklastik, aliran piroklastik,

Berpotensi terhadap lontaran batu (pijar) berukuran kerikil/lapili dengan diameter maksimal 64 mm dan hujan abu lebat. Berpotensi terlanda aliran lahar/banjir dan kemungkinan dapat terkena perluasan awan panas dan longsoran/runtuhan tebing.

dan aliran lava. Daerah yang berpotensi terancam jatuhan piroklastik dapat tersebar di sekeliling Gunung Agung tergantung pada arah angin. Dengan kondisi aktivitas seperti saat ini, apabila terjadi letusan, potensi bahaya diperkirakan masih berada di area tubuh Gunung Agung yang berada di lereng utara, tenggara, dan selatan gunung. Hal. 19 Aliran Lahar

Berpotensi terhadap lontaran batu (pijar) dengan diameter maksimal 10 mm dan hujan abu lebat. Sumber: Badan Geologi Kementerian ESDM

Obat PCC Diperiksa

Timbulkan Efek Candu Jakarta (Bali Post) – Obat berbentuk tablet putih bertuliskan PCC (paracetamol cafein carisoprodol) tengah menjadi sorotan. Sebab, obat ini menyebabkan puluhan warga di Kendari, Sulawesi Tenggara harus masuk rumah sakit. Balai Laboratorium Narkotika Badan Narkotika Nasional (BNN), BNNP dan BNNK sedang berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memeriksa kandungan obat bertuliskan PCC

tersebut. ‘’Pemeriksaan itu terkait berita penyalahgunaan obat yang bertuliskan PCC yang beredar di Kendari, Sulawesi Tenggara, dan menyebabkan satu orang meninggal dunia dan 42 orang lainnya harus dirawat di beberapa rumah sakit di Kendari,’’ kata Kabag Humas BNN Sulistiandriatmoko, di Jakarta, Kamis (14/9) kemarin. Hal. 19 Obat Terlarang

Pengedar Obat PCC Ditangkap Kendari (Bali Post) – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Sultra) menangkap delapan pengedar obat terlarang jenis PCC yang banyak beredar dan dikonsumsi warga di daerah itu. Direktur Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara Kombes Pol. Satria Adhi Permana saat memberikan keterangan pers, Kamis (14/9) kemarin, mengatakan semua tersangka berjenis kelamin perempuan. “Dua dari delapan orang tersangka merupakan oknum apoteker dan asisten apoteker salah satu apotek di Kendari,” katanya.

Bali Post/ant

BARANG BUKTI - Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (kiri) menyaksikan penyidik memperlihatkan barang bukti operasi tangkap tangan terhadap Bupati Batubara, di Gedung KPK Jakarta, Kamis (14/9) kemarin.

Bupati Batubara Tersangka

Selain apoteker itu, katanya, pihaknya juga menangkap enam pengedar lainnya yang biasa beroperasi di Kota Kendari, Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Konawe. Dari tangan pelaku, polisi menyita ribuan pil Somadril dan Tramadol. Delapan tersangka tersebut sudah meringkuk di sel tahanan Polda Sultra dan Polres Kendari. “Dari tangan tersangka telah disita ribuan butir obat PCC jenis Somadril dan Tramadol,” katanya. Hal. 19 Jadi Pemicu

Terkait ’’Fee’’ Proyek Rp 4,4 M

Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan kronologi operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain (OKA) yang telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap terkait pekerjaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara Tahun Anggaran 2017. ‘’Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan delapan orang, yaitu Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain (OKA), Kepala

Dinas PUPR Pemkab Batubara Helman Herdady (HH), pemilik dealer mobil Sujendi Tarsono (STR), Staf Pemkab Batubara AGS, KHA dari pihak swasta, dan MNR sopir istri bupati,’’ kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Kamis (14/9) kemarin. Basaria menjelaskan pada Selasa (12/9), diketahui OKA meminta STR agar menyiapkan uang Rp 250 juta yang akan diambil oleh KHA pada Rabu (13/9) di dealer mobil

milik STR di daerah Petisah Kota Medan. ‘’Pada 13 September 2017, sekitar pukul 12.44 WIB KHA masuk ke dealer mobil milik STR dan tidak lama keluar sambil menenteng kantong kresek berwarna hitam,’’ kata Basaria. Selanjutnya, katanya, tim KPK mengikuti mobil KHA dan mengamankan KHA di sebuah jalan menuju daerah Amplas. Hal. 19 Kantong Kresek

Dari Seminar dan Bedah Buku ’’Investasi Hati’’ di UGM

Bupati Eka Promosikan Desa Wisata BUPATI Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti semakin intens memberdayakan ekonomi kerakyatan dengan mengoptimalisasi keberadaan desa. Setidaknya, fokus arah pembangunan tersebut semakin terlihat di masa kepemimpinannya yang kedua di Kabupaten Tabanan. Hal tersebut sejalan dan arah pembangunan Presiden Joko Widodo yang menekankan pembangunan dari kawasan pinggiran. Beberapa implementasi dari pemberdayaan ekonomi kerakyatan tersebut salah satunya telah digulirkan lewat program Desa Wisata yang telah dijalankan di beberapa desa di Kabupaten Tabanan. Dengan program ini, nantinya desa-desa yang ada di Tabanan mampu berkembang secara mandiri dan pada akhirnya bisa membantu menyejahterakan

masyarakat. Hal itu terungkap dalam Diskusi Buku ‘’Investasi Hati Goes to Campus’’ di University Club UGM (Universitas Gadjah Mada) pada Kamis (14/9) kemarin. Melalui kesempatan itu, Bupati Eka mempromosikan keberadaan desa-desa wisata yang ada di Tabanan, serta upaya-upaya pemerintahannya dalam memberdayakan seluruh desa, salah satunya melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Menurutnya, keberadaan desa wisata merupakan salah satu bentuk program Investasi Hati. Sebuah konsep pelayanan kepada masyarakat dengan ketulusan melalui kebijakankebijakan yang pro-rakyat. ‘’Bagaimana kita tulus dalam melayani rakyat lewat kebijakan-kebijakan pemerintah, sehingga akhirnya

derajat masyarakat bisa diangkat. Intinya perjuangan dengan hati,’’ katanya. Saat disinggung awak media apakah desa wisata yang rencananya akan dikembangkan sebagai proyek nasional bisa diterapkan di wilayah lainnya, Bupati Eka secara tegas menyebutkan bahwa hal tersebut bisa saja dilakukan. ‘’Bisa. Tapi kembali ke niat dan tidak putus asa saja. Kalau gagal, dicoba terus,’’ ujarnya. Diakuinya, untuk mengenalkan konsep desa wisata di awalnya memang tidak mudah. Terlebih, tantangan terberatnya adalah mengubah mindset masyarakat yang semula dominan bermatapencaharian sebagai petani dan mendadak banting setir ke sektor pariwisata. Hal. 19 Masyarakat Desa

PEMBICARA - Bupati Tabanan Eka Wiryastuti menjadi pembicara pada diskusi buku ‘’Investasi Hati Goes to Campus’’ di University Club UGM (Universitas Gadjah Mada), Kamis (14/9) kemarin.


denpasar

2

Jumat Pon, 15 September 2017

figur

Bali Post/rah

Waspadai Peredaran PCC

BEREDAR informasi adanya penyalahgunaan obat yang bertuliskan PCC (Paracetamol Cafein Carisoprodol) beredar di Kendari, Sulawesi Tenggara yang menyebabkan satu orang tewas. Sedangkan 42 orang harus dirawat di beberapa rumah sakit di Kendari. Menyikapi hal itu, Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa mengatakan, pihaknya masih menunggu informasi dari Balai Laboratorium Narkotika BNN. ‘’BNNP dan BNNK sedang berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan Pusat dan BPOM wilayah setempat untuk memeriksa kandungan obat bertuliskan PCC tersebut,’’ tegasnya, Kamis (14/9) kemarin. Ia mengatakan, efek PCC sama dengan Flakka yakni sangat dahsyat. Apakah sudah masuk Bali? ‘’Sampai saat ini di Bali belum ditemukan PCC. Namun, BNNP Bali akan memperkuat sinergitas dengan aparat penegak hukum lainnya untuk menangkal PCC masuk ke Bali. Baik melalui udara, laut atau darat dengan memperketat pos penjagaan,’’ tegasnya. Ia mengharapkan kepedulian dan sinergitas seluruh komponen masyarakat untuk turut aktif menjaga lingkungan masing-masing dari pengedar narkoba. Masyarakat juga diminta selalu menginformasikan ke BNN apabila ada yang mencurigakan. (rah)

Bali Post/eka

RAZIA - Petugas Dishub Kota Denpasar memperingati penumpang mobil pick-up saat razia gabungan di sekitar Lapangan Kapten Japa, Denpasar, Selasa (14/9) kemarin. Razia gabungan ini bertujuan untuk memeriksa laik jalan kendaraan angkutan penumpang dan barang.

Resahkan ”Krama” Sanur

Dewan Telusuri Proses Izin Reklame di Pantai

Denpasar (Bali Post) –

Kisruh pemasangan reklame branding sebuah lembaga komersial di Pantai Sanur, Denpasar terus berlanjut. Setelah pihak Desa Pakraman Sanur keberatan, kini giliran Komisi III DPRD Denpasar gerah. Para wakil rakyat ini gerah karena ada izin yang keluar atas pemasangan raklame branding milik lembaga swasta. Padahal, dalam Perwali tentang Reklame, tidak dibenarkan memasang raklame permanen di area publik. Oleh karena itu, anggota Komisi III akan menelusuri proses perizinan tersebut. Hal ini mengemuka dalam sidak yang dilakukan Komisi III DPRD Denpasar ke Pantai Sanur, Kamis (14/9) kemarin. Sidak yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Wayan Mariyana Wandhira didampingi Ketua Komisi III Eko Supriadi diikuti sejumlah anggotanya, di antaranya Sekretaris Komisi III I.B. Mayun Komla Putra, I.B. Kiana, A.A. Ngurah Susruta Putra, Wayan Narsa, Wayan Suwirya dan Ketut Budha, diterima Bendesa Desa

Pakraman Sanur I.B. Paramartha dan prajuru banjar adat se-Desa Pakraman Sanur, Camat Densel serta Kertha Desa Sanur. ‘’Jadi, kami ingin tahu bagaimana kronologi perizinannya, karena proses pengurusan perizinan harus ada mekanisme dan persyaratan yang dipenuhi. Nanti, kami akan telusuri agar mendapatkan informasi yang jelas dan benar. Jangan sampai Dinas Perizinan mengeluarkan izin yang tidak benar atau melalui proses yang tidak benar,’’ ujar Eko Supriadi. Melihat kondisi pemasangan reklame, kata Eko Supriadi, pihaknya berpendapat bahwa pemasangan reklame tersebut sudah tidak benar karena tidak ses-

uai dengan aturan. Oleh karena itu, pihaknya meminta instansi terkait untuk segera membongkar reklame tersebut. ‘’Kalau kami melihat dari keberadaan reklame itu dari tempatnya sudah tidak benar, karena ada di pantai dan pantai ini merupakan area publik. Untuk itu, kami minta segera dibongkar. Tetapi yang lebih penting, kenapa ini bisa keluar izinnya. Apakah betul itu diperbolehkan, ini akan kami telusuri lebih jauh,’’ ujar Eko Supriadi yang dibenarkan oleh Susruta Ngurah Putra. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Denpasar I Wayan Mariyana Wandhira mengatakan, pihaknya memaklumi keresahan masyarakat terkait dengan pembangunan sarana promosi yang dibangun di ruang publik tersebut. Padahal, hal tersebut tidak diperbolehkan, kecuali yang bersifat temporer. ‘’Yang kami lihat, reklame ini tidak temporer. Tetapi anehnya, kok

bisa ada izinnya. Ini yang membuat kami kaget,’’ ujarnya. Mariyana Wandhira menambahkan, pihaknya akan segera mengundang dinas terkait untuk memberikan penjelasan terkait hal ini dan meluruskan keresahan masyarakat. ‘’Kami panggil instansi terkait dalam pekan ini agar kami mendapatkan jawaban. Dalam konteks ini, siapa yang memberikan jaminan dan aturan mana yang dipakai landasan,’’ ujarnya. Sementara itu, Bendesa Pakraman Sanur Ida Bagus Paramartha mengatakan, masyarakat Sanur diresahkan dengan pemasangan reklame branding tersebut. Mengingat terkait pemasangan reklame tersebut, ada selentingan yang menyebutkan Desa Pakraman Sanur menerima uang Rp 1 miliar untuk pembangunan reklame tersebut. ‘’Mengenai kasus pemasangan reklame ini, kami telah melaksanakan pesamuan agung. Pada intinya, kami merasa berat

sebagai Bendesa Sanur karena hal ini sampai viral di facebook yang menohok kami menerima Rp 1 miliar dari pihak yang memasang reklame,’’ ujarnya. Pihaknya menjelaskan, terkait pemasangan reklame itu, ada oknum di Badan Usaha Milik Desa Adat Sanur (BUMDAS) yang terlibat. Namun, tanpa sepengetahuan Bendesa Pakraman Sanur. Terkait hal tersebut pihaknya melalui pesamuan agung memutuskan untuk memberhentikan Ketua BUMDAS Sanur. ‘’Kami memutuskan untuk memberhentikan Ketua BUMDAS karena telah melanggar AD/ART kami. Terkait dana itu, kami tidak ada menerima,’’ ujarnya didampingi Kerta Desa Sanur yang juga Kepala BPD Sanur Kaja I.B. Alit Sudewa. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Tegeh Kori Jadi Tuan Rumah Paruman Wiku Tri Nata Wangsa

Sulinggih Trah Ksatria Dalem Bersatu Demi Kejayaan Hindu Dharma

Bali Post/ist

SIDAK - Petugas dari DLHK Denpasar saat melakukan sidak ke sejumlah RPA karena masih ada pengusaha yang membuang limbahnya ke sungai.

DLHK Sidak Rumah Pemotongan Ayam

Denpasar (Bali Post) – Mengantisipasi mencuatnya masalah limbah kiriman dari rumah pemotongan ayam (RPA), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar melaksanakan monitoring dan evaluasi guna mencegah penyebaran penyakit unggas dan pencemaran lingkungan. Sebanyak tujuh RPA yang teridentifikasi membuang limbahnya ke sungai didatangi petugas DLHK, Kamis (14/9) kemarin. Berdasarkan hasil temuan di lapangan, limbah yang dibuang sudah dikerjasamakan dengan pihak ketiga, seperti bulu, usus serta darah ayam dan hasil cucian pemotongan sudah dibuang ke bak penampungan. Namun, penanganannya belum optimal dan masih perlu untuk dievaluasi. ‘’Kami melihat penanganan dan pengolahan limbah tersebut sudah cukup baik, sehingga perlu adanya evaluasi kembali mengingat masih adanya limbah yang dibuang ke sungai,’’ ujar Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLHK Kota Denpasar I.B. Putra Wirabawa saat mendatangi salah satu RPA di Jalan Gunung Talang, Denpasar. Mengantisipasi supaya kasus pencemaran lingkungan itu tidak sampai berlarutlarut, pihaknya mengajak semua pengelola usaha yang dapat mencemari lingkungan agar tidak langsung membuang limbah ke sungai tetapi harus diolah terlebih dahulu. ‘’Kami berharap semua pihak ikut berperan aktif dan berpartisipasi dalam menata dan menjaga lingkungan sekitarnya,’’ ujarnya. Wirabawa menambahkan, kegiatan monitoring ini akan terus dilakukan untuk pencegahan dini agar Kota Denpasar terbebas dan bersih dari penyakit. Ia mengingatkan, limbah yang dibuang ke sungai dapat menjadi sarang penyakit dan membuat lingkungan terlihat kumuh dan jorok. (kmb12)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : BUMDES HARUS MEWADAHI POTENSI DESA Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

SEHARI setelah pelaksanaan Pesamuan Agung VII Pasemetonan Agung Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori (PANDBTK) pada 9 September 2017, Tegeh Kori ditunjuk menjadi tuan rumah kegiatan pertemuan sulinggih dari Trah Dalem (raja). Yakni Paruman Dharmastana Wiku Tri Nata Wangsa yang dihadiri oleh 35 sulinggih dari tiga wangsa yakni Trah Sri Aji Kresna Kepakisan, Trah Dalem Blambangan, Trah Tirta Harum Tamanbali. Bertempat di Wantilan Pura Kawitan Dalem Benculuk Tegeh Kori ring Tonja Denpasar, para bhagawan ini disambut langsung oleh Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III (Sekjen PANDBTK), Dr. Nyoman Sugawa Kory (Wakil Ketua Umum), Gusti Mangku Sukarata (Ketua Panitia/Jero Bongan Tabanan), I Gusti Bagus Mangku Hadipta Sukarna (Jero Agung Pengastulan Buleleng), I Gusti Ngurah Suena (Jero Mambal Badung) serta pengurus PANDBTK dari seluruh Bali. Selain itu hadir delapan sulinggih dari Trah Tegeh Kori. Istimewanya juga hadir Raja Puri Agung Klungkung Ida Dalem Smaraputra yang juga membuka acara paruman secara resmi.

Dalam sambutannya, Ida Ratu Dalem Manggis Dharma Kerthi (Manggala Agung Pendiri Dharmastana Wiku Trah Tri Nata Wangsa) menyampaikan terima kasihnya atas fasilitasi karya Paruman Wiku Trah Dalem oleh Semeton Tegeh Kori yang berlangsung dengan baik dan berharap ke depan agar Semeton Tegeh Kori yang merupakan bagian dari Trah Sri Aji Kresna Kepakisan agar terus menjalin komunikasi dengan Dharmastana. Begitu juga dengan Ida Dalem Smaraputra yang mendukung istilah tingkatan yadnya yakni agung, madya, nista diganti istilahnya dengan ageng, madya, alit agar memberikan ketenangan dan pengayoman pada umat Hindu. Hal senada disampaikan oleh Shri Gusti Arya Wedakarna (Sekjen PANDBTK) yang menyatakan bahwa semeton Tegeh Kori siap untuk membantu program dari Dharmastana Tri Nata Wangsa dengan pemberdayaan semeton. ‘’Adalah kewajiban kami sebagai Ksatria Dalem bahwa sesana manut linggih adalah yang utama. Kami siap untuk melindungi kaum brahmana dan mengikuti nasihat dan piteket Ida Anak Lingsir, karena memang

begitu seharusnya tugas ksatria. Layaknya Panca Pandawa yang sangat hormat terhadap Maharesi Drona dan Maharesi Bhisma,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang mewakili semeton Dalem Tegeh Kori. Sejumlah usulan disampaikan pada Paruman Wiku oleh PANDBTK dan telah direspons dengan baik oleh para Ida Sulinggih di antaranya tentang penyeragaman gelar Ida Shri Bhagawan Dalem dan penamaan Geria Dalem terhadap semua sulinggih keturunan Tri Nata Wangsa, terkait dengan istilah yadnya, terkait dengan Kajang Kawitan, terkait dengan Pitra Yadnya (Atiwa-tiwa), penyelesaian masalah Tri Sadhaka dan Sarwa Sadhaka, Resi Yadnya serta harapan ke depan Geria Dalem di seluruh Bali memiliki ashram atau pasraman secara permanen untuk membina generasi muda Hindu. ‘’Secara sekala, tugas kami sebagai ksatria dan walaka untuk memproteksi keberadaan para sulinggih di Bali dari wangsa mana pun, karena setiap sulinggih di Bali adalah Surya untuk kami. Kami akan mendorong agar ada protap dan protokol bagi para brahmana di masyarakat yakti terkait pelayanan kesehatan

DALEM – Ida Ratu Dalem Manggis Dharma Kerthi, Raja Klungkung Ida Dalem Smaraputra, Sabha Pandita dan Pinandita, Sekjen PANDBTK Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat membuka Paruman Wiku di Pura Benculuk Tegeh Kori. di RS, layanan di airport, tata krama dari aparatur negara terhadap Ida Sulinggih yang harus dibedakan serta mendorong agar konsepsi Raja Resi, konsepsi Sabha Purohita agar dihidupkan dan dimaksimalkan kembali perannya dalam tata pemerintahan. Dalam konsepsi Weda, adalah tugas para ksatria

Apresiasi Laporan Keuangan Pemerintah

pemimpin untuk mendengar nasihat brahmana tanpa terkecuali sebagaimana diajarkan di Mahabrata dan Ramayana. Semoga dari Tri Nata Wangsa ini muncul maharesi di Bali yang bisa membimbing umat Siwa Budha,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang juga Senator DPD-RI ini. (ad856)

Pemkot Denpasar Kembali Raih Penghargaan

PENGHARGAAN – Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani, di Jakarta, Kamis (14/9) kemarin. MEWUJUDKAN tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel merupakan tujuan dari pengelolaan keuangan yang baik guna menunjang program pembangunan daerah. Laporan keuangan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar yang meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) lima

kali berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan Indeks Keuangan Terbaik, mengantarkan Pemkot Denpasar kembali meraih penghargaan dari Kementerian Keuangan RI. Dari 17 kabupaten dan 10 kota di seluruh Indonesia, Pemkot Denpasar satu-satunya pemerintah daerah di Bali yang meraih

penghargaan dan diundang langsung untuk menghadiri Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2017 di Istana Negara, Kamis (14/9) kemarin. Rapat kerja nasional dan penerima penghargaan tersebut dihadiri langsung Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Rakernas yang mengambil tema ‘’Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Keuangan Negara untuk Indonesia Sejahtera’’ itu dibuka langsung Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Saat memberikan sambutan, Jokowi kembali mengingatkan agar kementerian, lembaga dan kepala daerah tidak memandang bahwa pengelolaan keuangan negara hanya sebagai urusan teknis atau urusan prosedural saja, namun pengelolaan keuangan negara harus mengarah kepada hasil. ‘’Akuntansi kita mestinya kita arahkan tidak kepada prosedur tapi harus diubah pada orientasi hasil. Hasil pun harus yang berkualitas, arahnya mesti ke sana semuanya,’’ ujar Jokowi. Jokowi menyampaikan, selama ini kementerian dan lembaga maupun kepala daerah kerap membuat aturan terlalu banyak. Misalnya,

setiap kegiatan harus disampaikan melalui surat pertanggungjawaban (SPJ). SPJ tersebut sebetulnya tidak memberikan dampak signifikan pada keuangan negara. ‘’Yang lalu-lalu kita terlalu banyak membuat aturan, pagarnya dibuat tinggi tetapi yang lompat masih banyak sekali. Buat apa pagar tinggi kalau masih bisa dilompati,’’ tegasnya. Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, penyelenggaraan rakernas ini bertujuan untuk meningkatkan komitmen menteri atau pimpinan lembaga, gubernur, bupati, wali kota dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara, membangun kesadaran bahwa tujuan pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel adalah mewujudkan Indonesia yang sejahtera dan berkeadilan. Lebih lanjut dikatakan, tujuan rakernas ini untuk meningkatkan pemanfaatan informasi yang tersaji pada laporan keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam rangka meningkatkan manfaat bagi masyarakat. Memastikan sinergi penerapan akuntansi berbasis aktual dalam mewujudkan akuntabilitas dan

transparansi pengelolaan keuangan negara pada pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta memberikan apresiasi kepada kementerian negara/lembaga dan pemerintah daerah yang laporan keuangannya memperoleh opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Sementara itu, Wali Kota Denpasar Rai Mantra seusai acara menyampaikan, WTP yang diraih Kota Denpasar selama lima kali berturut-turut tidak terlepas dari komitmen bersama dan kerja keras dari seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkot Denpasar. Ke depan, Pemkot Denpasar akan terus berupaya meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah dan setiap pelaksanaan program bersandarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Rai Mantra menambahkan, penghargaan yang diraih bukan merupakan suatu tujuan melainkan menjadi ukuran dan mendorong komitmen kita dalam mengelola pengeluaran negara yang bermanfaat guna mencapai kesejahteraan masyarakatnya dengan mewujudkan infrastruktur yang baik dan bisa dimanfaatkan seluas-luasnya untuk Bali dan masyarakat Kota Denpasar. (ad980)


BADUNG

Jumat Pon, 15 September 2017

3 Bangun Balai Banjar Samuan Kangin

Bupati Giri Prasta Serahkan Hibah Rp 1,5 Miliar BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana hibah sebesar Rp 1,5 miliar untuk pembangunan Balai Banjar Samuan Kangin, Desa Carangsari, Desa Adat Samuan, Kecamatan Petang di Pura Hyang Api, Banjar Adat Samuan Kangin, Rabu (13/9). Turut hadir anggota DPRD Badung Nyoman Suka, Camat Petang I.B. Nata Manuaba beserta Tripika Kecamatan Petang, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Badung I Bagus Alit Sucipta, Perbekel Carangsari, Bendesa Adat Samuan serta tokoh masyarakat. Bupati Giri Prasta menyadari bahwa kebanyakan waktu masyarakat habis di adat dan dana masyarakat juga kebanyakan habis untuk beryadnya. Untuk itu, pemerintah selalu hadir di tengahtengah masyarakat membantu meringankan beban masyarakat. Bupati juga me-

Bali Post/wan

SEPI PENGUNJUNG - Suasana Pasar Latu (Pasar Kertasari) di Jalan Leko, Mambal, Abiansemal, Badung yang diresmikan mantan Bupati Badung Cok Ratmadi tampak sepi pengunjung.

Dalami Kasus SK Palsu

Inspektorat Interogasi Sejumlah PNS Mangupura (Bali Post) –

Inspektorat Kabupaten Badung terus mendalami pelaku pemalsuan surat keputusan (SK) mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung. Selain meminta keterangan dari para pemerima SK palsu, pihak Inspektorat juga mengorek keterangan dari sejumlah pegawai. Kepala Inspektorat Badung Ni Luh Suryaniti mengatakan, pihaknya sudah memanggil dan meminta keterangan dari sejumlah PNS di luar penerima SK. Dikatakan, proses pemeriksaan baru selesai dilakukan Rabu (13/9). ‘’Hari ini (kemarin – red), rencananya saya laporkan kepada Bapak Bupati,’’ kata Ni Luh Suryaniti saat ditemui, Kamis (14/9) kemarin. Menurut Suryaniti, pihaknya telah memeriksa enam penerima SK palsu dari delapan penerima SK yang dipastikan menerima SK palsu. ‘’Lima yang di Bappeda dan satu di Dinas Sosial sudah diperiksa. Ini nanti akan berlanjut,’’ katanya. Ditanya apakah pemanggilan Aparatur Sipil Negara (ASN) di luar penerima SK palsu merupakan oknum pelaku pemalsuan? Man-

tan Kadisosnaker Badung ini mengaku belum berani menunjuk siapa pelaku di balik semua ini. ‘’Jangan saya dikejar. Saya laporan dulu ke Bapak Bupati, sehingga tidak mendahului,’’ katanya. Suryaniti menegaskan, pihaknya harus penuh kehati-hatian dalam bertindak sehingga tidak terjadi kesalahan. ‘’Kami berusaha agar kasus ini segera diselesaikan, karena ini kan masih terus berkembang,’’ pungkasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, jumlah SK mutasi palsu bertambah. Jika sebelumnya ada lima SK palsu yang ditemukan di Badan Pendapatan Daerah dan Pesedahan Agung, ternyata terdapat dua tambahan SK palsu di DPRD Badung dan satu SK palsu di Dinas Sosial. Delapan SK mutasi abalabal yang beredar di Pus-

pem Badung adalah SK No. 4331/03/HK/2017 dari Kantor Camat Petang ke Bapenda/Sedahan Agung, SK No. 4332/03/HK/2017 dari Kantor Camat Abiansemal ke Bapenda/Sedahan Agung, SK No. 4334/03/HK/2017 dari Kantor Camat Petang ke Bapenda/Sedahan Agung, SK No. 4329/03/HK/2017 Kantor Camat Petang ke Bapenda/Sedahan Agung, SK No. 4328/03/HK/2017 dari Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan dan Perlindungan Anak ke Bapenda/Sedahan Agung, SK No. 3601/03/ HK/2017 dari UPT Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kecamatan Kuta ke Sekretariat DPRD, SK No. 3601/03/HK/2017 dari Camat Petang ke Sekretariat DPRD, dan No. 4333/03/HK/2017 dari Kantor Kecamatan Mengwi ke Dinas Sosial.

Melihat fakta-fakta ini, wakil rakyat di DPRD Badung mendesak kasus ini diungkap secara tuntas. Sebab, perilaku pemalsuan ini telah mencoreng wibawa Bupati Badung. ‘’Pokoknya, kami minta BKPSDM dan Inspektorat mempercepat pengusutan kasus ini dan pelakunya harus segera diumumkan,’’ ujar I Nyoman Satria, anggota Komisi III DPRD Badung. Hal senada juga disampaikan anggota dewan seperti I Made Retha, I Wayan Sandra, Nyoman Oka Widyanta dan Made Duama. Menurut mereka, kasus ini harus segera dituntaskan. Para wakil rakyat ini bahkan meminta selain lima SK sudah terbukti bodong, BKPSDM menelusuri semua SK yang ada di masingmasing OPD. Kepolisian dari Polres Badung juga ikut memantau dan mencari data. Selanjutnya, Dewan akan melakukan rapat paripurna intern untuk merumuskan rekomendasi yang akan disampaikan kepada Bupati Badung. (kmb27)

Nelayan yang Sempat Diculik Abu Sayyaf Diterbangkan ke Bali DUA nelayan asal Majene, Sulawesi Selatan, Saparudin (44) dan Sawal (37), diculik kelompok separatis bersenjata Abu Sayyaf, November lalu. Setelah ditahan sekitar sembilan bulan, mereka berhasil dibebaskan dan langsung diterbangkan ke Bali, Kamis (14/9) ke-

marin. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja mengatakan, mereka tiba di Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Bali, sekitar pukul 07.50 Wita. Mereka diterbangkan dari Filipina naik pesawat Cebu Pacific

(5J) rute Davao-ManilaDenpasar. ‘’Mereka diculik kelompok Abu Sayyaf saat bekerja di kapal milik orang Malaysia. Penculikan itu terjadi di perairan Lahad Datu, Sabah, Filipina,’’ ujarnya. Menurut Hengky Widjaja, mereka hanya transit di Bandara Ngurah Rai.

Oleh karena itu, pukul 08.45 Wita, kedua WNI itu dibawa ke Jakarta naik pesawat Air Asia QZ-7511. ‘’Selama perjalanan dari Filipina, Denpasar dan Jakarta, mereka didampingi Bapak Agus Abdul Majid, staf KJRI di Davao Filipina,’’ katanya. (rah)

Larikan Bayi, Wanita Asal Jembrana Divonis 5,5 Bulan

NI KETUT Nar, wanita asal Jembrana yang didakwa melarikan bayi, divonis bersalah dan dihukum lima bulan 15 hari atau 5,5 bulan pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (14/9) kemarin. Majelis hakim pimpinan Gede Ginarsa menyatakan terdakwa terbukti bersalah melarikan bayi orang lain tanpa izin, sebagaimana diatur dalam Pasal 330 ayat 1 KUHPidana. Atas putusan itu, terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya Ketut Bakuh langsung menyatakan menerima. ‘’Kami menerima,’’ ujar Ketut Bakuh. Vonis tersebut memang

lebih ringan dari tuntutan jaksa dalam sidang sebelumnya. Pekan lalu, JPU Martinus T Suluh menyatakan terdakwa terbukti bersalah dan secara meyakinkan melakukan tindak pidana melarikan anak di bawah umur atau belum cukup umur sebagaimana diatur dalam Pasal 330 ayat 1 KUHPidana. Oleh karenanya, terdakwa dituntut hukuman tujuh bulan penjara. Jaksa dalam surat tuntutan mengatakan, terdakwa pada Maret 2016 lalu berkenalan dengan korban bernama Kiki yang kala itu mengandung delapan bulan. Terdakwa kemudian men-

gajak Kiki kos di Pecatu. Kandungan korban bermasalah sehingga diajak ke RS Sanglah. Setelah operasi cesar, lahirlah bayi berinisial Cla. Karena lahir premature, bayi itu tetap dirawat di RS Sanglah dan biayanya mencapai Rp 11 juta yang ditanggung suami terdakwa Ni Ketut Nar. Setelah diperbolehkan pulang, bayi itu diasuh oleh terdakwa karena saat itu korban Kiki tidak memungkinkan mengasuh karena belum menikah secara sah. Tak lama berselang, korban berusaha mengambil bayinya namun dihalangi. Korban akhirnya menikah dengan

Ahmad Saiful, namun tetap tidak diberikan bayinya. Selain itu terdakwa juga disuruh membayar Rp 30 juta. Hubungan korban dengan bayinya semakin jauh karena saat ditelepon terdakwa jarang mengangkatnya. Bahkan, saat korban minta foto bayinya, terdakwa tidak memberikan dengan alasan pamali. Pada November 2016, terdakwa mengajak bayi itu ke Poso, Sulawesi untuk diupacarai enam bulanan, tanpa seizin korban. Kasusnya kemudian dilaporkan ke polisi. Ni Ketut Nar ditangkap oleh aparat Polda Bali pada April 2017 lalu. (asa)

nyampaikan dalam RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Badung telah ditetapkan lima skala prioritas program pembangunan yaitu pangan, sandang dan papan, pendidikan dan kesehatan, jaminan sosial dan tenaga kerja, seni, adat, agama dan budaya serta pariwisata. Program prioritas ini sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Badung. ‘’Di Badung dari proses lahir, hidup dan mati semuanya ditanggung pemerintah. Lahir langsung mendapat akta kelahiran, hidup biaya kesehatan ditanggung pemerintah dan mati juga mendapat santunan kematian, akta kematian dan perubahan kartu KK,’’ jelasnya. Di bidang pendidikan, kata Giri Prasta, mulai tahun 2017 ini pendidikan di Badung gratis dan tidak boleh ada pungutan di sekolah. Bupati Giri Prasta juga men-

gambil kebijakan di tahun 2018, pemangku Kahyangan Tiga se-Badung akan digaji, penunggu pasien mendapat santunan dan pembebasan pajak PBB. Ketua Panitia Putu Diana menyampaikan terima kasih kepada Bupati Badung yang telah memberikan bantuan dana hibah untuk pembangunan Balai Banjar Samuan Kangin. Bantuan ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pembangunan balai banjar. Dikatakan, krama Samuan Kangin telah sepakat untuk mendukung sepenuhnya program-program dari Bupati dan Pemkab Badung. Karena program yang telah dilaksanakan Pemkab Badung sudah sangat dirasakan oleh masyarakat baik itu di bidang infrastruktur parahyangan, pemberdayaan masyarakat serta pelestarian lingkungan. (ad975) HIBAH Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana hibah untuk pembangunan Balai Banjar Samuan Kangin, Desa Carangsari, Desa Adat Samuan, Kecamatan Petang, Rabu (13/9).


INFO SEREMONIAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Kuliah Perdana Mahasiswa Baru Reguler B FE Unwar Lulusannya Diharapkan Peduli Lingkungan dan Mampu Berkompetisi

SETELAH mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKBM) yang diikuti oleh seluruh fakultas, Rabu (13/9) malam Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Warmadewa (Unwar) menggelar kuliah akademik dan kuliah perdana mahasiswa baru Reguler B. Kuliah perdana FE Unwar itu diikuti 269 mahasiswa baru dari dua jurusan yakni Akuntansi dan Manajemen. Sebelum mahasiswa menerima kuliah perdana dari Dekan FE Dr. I Made Sara, S.E., M.P. didahului sambutan oleh Ketua Kelas Reguler B Ni Nyoman Rusmiati, S.E., M.M. Dekan FE Dr. Sara mengatakan, sejatinya ada tiga jurusan di FE Unwar yaitu Ekonomi Akuntansi, Ekonomi Manajemen dan Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan. Hanya, untuk Reguler B 2017 ini baru Manajemen dan Akuntansi yang banyak diminati masyarakat. ‘’Didukung tenaga pengajar yang berkompeten, kami harapkan setelah tamat nanti kalian mampu dan siap berkompetisi di lapangan,’’ jelasnya. Ditambahkannya, untuk mengaplikasikan semua harapan itu harus didukung langkah kelembagaan berupa SDM. Di antaranya perbaikan peningkatan yang barkaitan dengan pendukung, misalnya dosen dan kualitas pendidikan yang memadai. FE Unwar sudah didukung tujuh dosen bergelar doktor dan sisanya berkualifikasi minimal S-2. ‘’Mereka juga wajib mengetahui keberadaan fakultas lebih dalam. Menjabarkan visi dan misi Fakultas Ekonomi, sehingga mahasiwa mengenal semua karena akan menjadi satu barometer apakah berhasil mendidik mahasiswa sesuai misi dan visi,’’ ujarnya. Made Sara menjelaskan, mahasiswa diberikan pembekalan pedoman akademik karena di situ mereka akan mampu menyelesaikan studi tepat waktu atau tidak. Karena itulah mahasiwa harus memahami pedoman akademik yang dimiliki FE. Menurutnya, secara akademik tidak ada perbedaan antara Reguler A dan Reguler B. Hanya soal waktu yang tidak sama. Reguler B kuliah malam hari di luar Senin, Selasa atau Rabu, melainkan pada akhir pekan. ‘’Kami di Reguler B memberikan kesempatan pada mereka yang ingin kuliah sambil bekerja menuntut ilmu di sini. Reguler B untuk mereka yang sudah bekerja. Kalau Reguler A kan dari tamatan SMA,’’ ucapnya.

KULIAH - Dekan Fakultas Ekonomi Unwar Dr. I Made Sara, S.E., M.P. memberikan kuliah akademik dan perdana mahasiswa Reguler B FE Unwar. Dekan FE Unwar lebih lanjut menyatakan penekanan di Reguler B adalah pelayanan. Misalnya pembayaran secara online, kuliah malam setelah mahasiswa usai bekerja dan pelayanan lainnya. Ke depannya lulusan diharapkan mempunyai karakter yang sudah dibentuk dengan pola ilmiah seperti lingkungan, yakni peduli pada lingkungan itu sendiri. (ad928)

Jalan Santai Awali Wisuda Ke-56 dan Dies Natalis Ke-33 Unwar

Dirangkai dengan Pembukaan Porseni XXXII

LEPAS - Rektor Unwar Prof. dr. I Dewa Putu Widjana bersama Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti melepas peserta jalan santai serangkaian Wisuda ke-56 dan Dies Natalis ke-33 Unwar. WISUDA ke-56 dan Dies Natalis ke-33 Universitas Warmadewa (Unwar) diawali kegiatan jalan santai yang mengambil start dari kampus setempat, Kamis (14/9) kemarin. Sebelum melepas jalan santai, Rektor Unwar membuka Porseni XXXII yang berlangsung hingga Sabtu (16/9) besok. Puncak acara wisuda dan dies natalis akan dilaksanakan Selasa (19/9) mendatang. ‘’Hari ini (kemarin) adalah awal dari kegiatan perayaan Dies Natalis ke-33 dan Wisuda ke-56 serta Wisuda ke-9 Program Pascasarjana. Dies Natalis merupakan ulang tahun Unwar ke-33, yang kami rayakan melibatkan seluruh civitas akademika,’’ ujar Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. Beragam kegiatan digelar untuk merayakan HUT, baik itu dalam kerangka kegiatan akademik melalui seminar, Porseni mahasiswa maupun

kegiatan lomba untuk karyawan dan dosen pada masing-masing fakultas. Seluruh civitas akademika Unwar diharapkan semakin meningkatkan kinerja dan identitas dirinya di usia Unwar yang ke-33. ‘’Kita mesti mampu tampil sebagai universitas swasta yang selalu di depan, unggul, berintegritas dan mengembangkan wawasan lingkungan kepariwisataan sebagaimana visi yang sudah disepakati di Unwar,’’ jelasnya. Porseni, lanjutnya, merupakan sarana untuk memupuk kreativitas dan potensi yang dimiliki mahasiswa sebagai generasi muda produktif sekaligus membangun sportivitas. Sejauh ini mahasiswa Unwar telah menorehkan berbagai prestasi membanggakan di bidang olahraga dan seni. ‘’Ada satu mahasiswa sedang di Malaysia, kemudian basket prestasinya luar biasa. Perisai Diri tengah bertanding di Universitas Brawijaya, Malang un-

tuk silat nasional dan nanti marching band berlaga pada kompetisi internasional di Banten. Yayasan sebagai owner lembaga akan terus mendukung dalam pengadaan sarana-prasarana, SDM dan keuangan kampus,’’ papar Wisnumurti. Rektor Unwar Prof. dr. I Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.Park. menambahkan, Porseni tahun ini mempertandingkan 11 cabang. Enam cabang olahraga yakni futsal, basket, voli, bulu tangkis, catur dan tenis meja, serta lima cabang seni meliputi musikalisasi puisi, pidato, karikatur, photography dan monolog. Selain memupuk sportivitas yang inline dengan integritas, Porseni juga dijadikan ajang untuk mengidentifikasi dan menyeleksi mahasiswa di setiap cabang. ‘’Mereka yang potensial akan dikembangkan terus dalam rangka mempertahankan apa yang telah kami miliki sekarang,’’ ungkapnya. Menurutnya, Dies Natalis merupakan momen yang sangat tepat untuk merenung tentang apa yang telah dan akan dilakukan ke depan. Pihaknya menginginkan ranking Unwar bisa meningkat dari 74 menjadi minimal 50 besar di antara 4.500 Perguruan Tinggi di Indonesia. Upaya yang dilakukan adalah meningkatkan kualitas semua komponen pendidikan di Unwar, baik infrastruktur, SDM maupun tata kelola untuk mencapai visi Unwar yang ingin go global pada 2034. ‘’Kami akan mewisuda 712 orang. Saya berharap dalam kehidupan bermasyarakat, mereka bisa memanfaatkan semua keterampilan yang didapat agar menjadi agent of change. Sebagai pembaru, bukan perusak, serta job creator bukan job seeker,’’ tandas Widjana. (ad927)

Bank Mega dan Antavaya Tour & Travel Selenggarakan ’’Mega Travel Fair’’

UNTUK pertama kalinya Bank Mega bekerja sama dengan Anta Vaya menyelenggarakan Mega Travel Fair (MTF). Bertempat di Discovery Shopping Mall, MTF ini berlangsung selama tiga hari, 14-17 September. Menurut Area Manager Bank Mega Area Bali Nusra Ardhana Febrianaji, MTF merupakan salah satu pameran terbesar di bidang tour and travel yang menawarkan paket wisata termasuk tiket pesawat dan hotel dengan harga kompetitif ke berbagai destinasi, baik dalam maupun luar negeri. ‘’MTF ini juga diikuti beberapa airlines terkemuka sampai five stars airlines, serta hotel dengan reputasi yang baik,’’ ujarnya. Kegiatan MTF sudah dilaksanakan selama lima tahun di beberapa kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Makassar dan Bandung. Sementara di Bali baru pertama kali dilaksanakan. Sasarannya pemakai kartu kredit Bank Mega, karena di Bali sampai saat ini ada 9.000-10.000 pengguna kartu kredit Bank Mega, kedua nasabah Bank Mega secara umum yang tidak punya kartu kredit. ‘’Kami menargetkan melalui MTF ini bisa menggaet tambahan 25 persen pemegang kartu kredit di Bali,’’ katanya. Melalui kegiatan ini, para pemegang kartu kredit Bank Mega dapat mengatur liburan dan perjalanan wisata sesuai kebutuhan. Ditambahkannya, pada 6 September lalu, Bank Mega resmi meluncurkan Mega Travel Card yang merupakan inovasi terbaru bagi cardholder yang sering melakukan perjalanan. Untuk memberikan

BUKA - Area Manager Bank Mega Area Bali Nusra Ardhana Febrianaji (tengah) bersama CCPL Deputy Regional Head Surabaya Retno Wulandari di sela pembukaan Mega Travel Fair di Discovery Shopping Mall. keuntungan terbaik bagi cardholder, Bank Mega bersinergi dengan berbagai pihak, di antaranya Antavaya Tour dan unit usaha ritel lainnya di bawah CT Corps, Visa Worldwide Indonesia dan Corporate Partner lainnya. CCPL Deputy Regional Head Surabaya Retno Wulandari menjelaskan, pada saat program, pengunjung yang merupakan pemilik kartu kredit Bank Mega berkesempatan mendapat berbagai keuntungan, seperti potongan harga hingga Rp 700.000 untuk destinasi tertentu ditambah 5% untuk kartu infinite (Mega First) pada saat melakukan pembelian tiket pesawat domestik dan internasional. Selain itu, diskon 20% ditambah 10% kartu Mega First

atau cicilan 0% tenor enam bulan pada saat pembelian paket tour, ditambah potongan harga hingga Rp 1,2 juta. Tour Manager Antavaya Riama Tasiam menambahkan, kolaborasi dengan Bank Mega ini sangat menguntungkan. Bergabung dengan Bank Mega membuat Antavaya punya amunisi tambahan. Menurutnya, dulu di Bali pasar wisata ke luar negeri sangat rendah. Sekarang sudah mulai terlihat dan merambah orang Bali mengikuti tren. ‘’Dampaknya sudah terlihat tahun ini. Tahun 2016 hanya memberangkatkan enam grup ke luar negeri. Tahun 2017 dari Januari sampai September sudah memberangkatkan 14 grup,’’ jelasnya. (bns2)

Jumat Pon, 15 September 2017

IIK Medika Persada Bali Laksanakan PKKMB

Tanamkan Nilai Kebinekaan, Antiradikalisme dan Narkoba

INSTITUT Ilmu Kesehatan (IIK) Medika Persada Bali (Medali) melaksanakan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2017/2018 di Art Center, Denpasar, Kamis (14/9) kemarin. Jumlah mahasiswa baru (maba) yang mengikuti PKKMB tahun ini 229 orang. Mereka tidak hanya berasal dari Provinsi Bali tetapi juga Jawa Timur, NTB, NTT, Papua bahkan Timor Leste. Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan MoU antara IIK Medali dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali. Hari kedua pelaksanaan PKKMB, pemberi materi di antaranya Koordinator Kopertis Wilayah Bali dan Nusra Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si., Ketua APTISI Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd., Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, Korem, Polda Bali, dr. I Gusti Lanang Made Rudiartha, MHA., dr. I Gusti Ngurah Mayun, Sp.HK. dan Prof. Dr. dr. I Dewa Sutjana, M.Kes. Rektor IIK Medali Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD.-KHOM. mengatakan, pada tahun kedua ini IIK telah mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. PKKMB dengan tema ‘’Menanamkan Nilai Kebinekaan Dalam Membentuk Generasi Muda Anti-Radikalisme dan Narkoba’’ ini diharapkan dapat mengubah mental generasi muda dari tingkat SMA ke akademis. ‘’SMA sangat berbeda paradigmanya dengan kampus. Itu akan menjadi bekal pendidikan di IIK Medika Persada Bali,’’ tandasnya. Ancaman radikalisme dan narkoba adalah masalah riil yang sedang dihadapi bangsa Indonesia. Dengan

MOU - Rektor IIK Medika Persada Bali Prof. Dr. dr. I Made Bakta menandatangani MoU dengan Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa usai memberikan materi tentang bahaya narkoba. diberikannya materi tentang penguatan Pancasila diharapkan generasi muda patuh terhadap Empat Pilar Kebangsaan. Selain itu, ia juga menyampaikan, diterimanya maba di IIK Medali merupakan suatu kebanggaan. Karena meskipun baru berusia dua tahun, IIK Medali telah menunjukkan perkembangan yang sangat pesat. ‘’Walaupun masih muda sekali, kami sudah melaksanakan proses akademik semaksimal mungkin. Oleh karena itu, diharapkan maba dapat mengikuti pendidikan dengan optimal,’’ ujar Made Bakta. Ketua Yayasan Anugrah Usada Bali Indonesia Dr. Drs. I Nyoman Astina, M.Pd., CHA., Cht. mengungkapkan, pada tahun kedua pelaksanaan proses belajar-mengajar di IIK Medali, yayasan telah melengkapi fasilitas sarana-prasarana belajarmengajar. Bahkan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan gedung perkuliahan di Jalan Seroja.

‘’Sekarang ini kami memang masih mengontrak di kawasan Renon, namun sudah membebaskan lahan sekitar 1,5 hektar. Lokasinya sangat bagus di pinggir Sungai Ayung, sehingga suasana belajar sangat memadai,’’ jelasnya. Ia berharap tahun 2018 pihaknya mulai membangun dan gedung bisa ditempati paling lambat awal 2019. Menurut Prof. Nengah Dasi Astawa, saatnya anak-anak muda diberikan pemahaman tentang nasionalisme. Inti dari nasionalisme adalah melakukan dan mencintai Empat Pilar Kebangsaan, warisan nenek moyang bangsa Indonesia yang harus diamankan. ‘’Kalau kita tidak amankan, tentu kita mengkhianati apa yang telah diwariskan. Empat pilar itu adalah sebuah proses yang harus ditanamkan secara terus-menerus pada anak-anak muda termasuk Maba IIK Medali,’’ tegasnya. (ad977)

STP Bali Gelar ’’The 10th Of STP Nusa Dua Bali Job Fair 2017’’ Tawarkan 17.467 Lowongan Pekerjaan

BUKA JOB FAIR - Prof. H.M. Ahman Sya didampingi Drg. Elia Rosalina Sunityo dan Ketua STP Bali Dewa Gede Ngurah Byomantara saat membuka Job Fair 2017. SEKOLAH Tinggi Pariwisata (STP) Bali kembali menyelenggarakan acara tahunan The 10th of STP Nusa Dua Bali Job Fair 2017 yang dibuka di kampus setempat, Kamis (14/9) kemarin. Pameran bursa kerja ke-10 yang diselenggarakan oleh Manajemen Konvensi dan Perhelatan 2014 ini dibuka 14-15 September 2017 di Aula Joop Ave Kampus STP Nusa Dua, Bali. Pameran diikuti 27 perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata dan hospitality. Tema yang diusung tahun ini adalah ‘’The Biggest Tourisma and Hospitality Recruitment’’. Tema ini memiliki makna memotivasi masyarakat bahwa kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan di bidang pariwisata dan hospitality sangat besar. Tagline ‘’Connecting Your Future’’ memiliki arti menghubungkan job seekers dengan exhibitor. Ke-27 peserta pameran nasi-

onal dan internasional menawarkan 17.467 lowongan pekerjaan yang dibagi dalam 469 jumlah jabatan terdiri atas 90% staf atau 15.720 lowongan, 2% supervisor atau 349 lowongan dan 8% manajer atau 1.397 lowongan. Kegiatan utama pada pameran yang dibuka Deputi Bidang Pengembangan Kementerian Pariwisata Prof. H.M. Ahman Sya dan Deputi Kerja Sama Luar Negeri Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Drg. Elia Rosalina Sunityo, MARS., M.S., juga diisi talkshow oleh Ni Made Ita Rosyyani Dewi, SST.Par., M.Si. dari Yayasan Cahaya Dedari Bali, yang membawakan seminar entertainment dan food bazzar. Di samping itu, tujuan job fair ini adalah membantu lulusan STP Bali, wisudawan dan wisudawati serta masyarakat umum untuk mendapatkan pekerjaan guna mendukung UU

No. 8 Tahun 2016 dengan menyediakan pekerjaan bagi penyandang disabilitas. Elia Rosalina Sunityo mengatakan, bekerja ke luar negeri harus sesuai prosedur dan UU. ‘’Bukan bermaksud mempersulit, namun harus prosedural dan sesuai aturan yang berlaku. Jangan ada tenaga kerja dari Bali berangkat secara ilegal agar tidak terjadi masalah,’’ jelasnya. Menurut Prof. Ahman Sya, tamatan STP Bali yang bekerja di luar negeri 30%. Supaya bekerja nyaman dan aman, mintalah bimbingan BP2TKI Luar Negeri. Jika 100% mau diserap menjadi tenaga kerja, pencari kerja harus membekali diri dengan tiga hal, yakni bahasa, IT dan leadership, sehingga mempunyai kualitas dan daya saing. Ketua STP Bali Dewa Gede Ngurah Byomantara menyatakan acara ini bukan hanya agenda tahunan yang rutin dilaksanakan anak didiknya. Kegiatan ini mempunyai tujuan mulia, yakni menjembatani para pencari kerja dengan pekerjaan impian yang mampu membawa masa depan yang cerah bagi siapa saja yang belum bekerja. ‘’Ini untuk semua pengunjung bursa, baik mahasiswa-mahasiswi STP Nusa Dua Bali yang telah lulus atau akan lulus, siswa-siswi jurusan vokasi pariwisata hingga masyarakat umum yang ingin mencari pekerjaan,’’ tegasnya. Pria yang akrab disapa Byo itu minta pencari kerja membawa curriculum vitae (CV) karena beberapa perusahaan akan langsung mengadakan walk in interview. (ad976)

Akreditasi RSUP Sanglah Bintang Lima

Manajemen, Medis dan Keperawatan Penuhi Standar Nasional

UNTUK kedua kalinya RSUP Sanglah meraih akreditasi paripurna sesuai hasil penilaian Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Bila digambarkan dengan bintang, akreditasi paripurna yang merupakan hasil tertinggi di tingkat kelulusan ini adalah bintang lima. Dalam hal ini, RSUP Sanglah dari segi manajemen, medis dan keperawatan telah memenuhi standar nasional. ‘’Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit wajib dilakukan akreditasi rumah sakit secara berkala minimal tiga tahun sekali. Tiga tahun pertama kami sudah dinilai dan lulus dengan hasil paripurna. Kemudian dinilai lagi 1-4 Agustus lalu, hasilnya lulus akreditasi dengan bintang lima lagi,’’ ungkap Direktur Utama RSUP Sanglah dr. I Made Sudana, M.Kes., Rabu (13/9) lalu. Ada empat standar yang menjadi acuan penilaian terhadap aspek manajemen, medis dan keperawatan, yaitu kelompok standar yang berfokus pada pasien, kelompok standar yang berfokus pada manajemen RS, sasaran keselamatan pasien dan sasaran MDGs. ‘’Adanya akreditasi ini diharapkan pelayanan RS menjadi standar. Terutama fokusnya, selalu terjadi peningkatan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien. Dua hal ini sangat penting,’’ jelasnya. Sudana mengaku telah melakukan sejumlah terobosan dan selalu membuat inovasi baru. Seperti dalam

hal laporan pasien yang dulu dilakukan secara manual, kini mulai memanfaatkan kemajuan teknologi sehingga lebih cepat dan valid. Dokter pun bisa lebih cepat menganalisis dan memberikan respons dengan pemeriksaan, penambahan obat atau mengambil tindakan tertentu. ‘’Sekarang peresepan juga dilakukan secara elektronik untuk mengantisipasi kesalahan membaca resep. Kemudian antrean pasien yang dulu panjang sekarang sudah turun drastis karena dibantu registrasi online. Untuk parkir, sudah ada kebijakan resmi bahwa parkir di depan rumah sakit hanya untuk masyarakat. Dokter di sini kami beri tempat di belakang,’’ paparnya.

Selain diakreditasi KARS, lanjut Sudana, RSUP Sanglah juga telah mengantongi akreditasi Joint Commission International (JCI) pada 2016 lalu. Di Bali, akreditasi JCI yang juga berlaku selama tiga tahun hanya dimiliki oleh RSUP Sanglah. Tahun 2019, RS diperbolehkan memilih apakah diakreditasi secara internasional (JCI) atau nasional dari KARS saja. ‘’Kami sebenarnya siap yang mana saja, nasional dan internasional. Mengingat Bali adalah destinasi pariwisata internasional, artinya ada banyak pasien asing, tentunya akreditasi internasional menjadi pertimbangan. Namun, kami belum memutuskan,’’ tambah Sudana. (bns1)

TERIMA - Direktur Utama RSUP Sanglah dr. I Made Sudana menerima sertifikat akreditasi paripurna dari KARS di Jakarta.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


daerah

Jumat Pon, 15 September 2017

5

Hadriani, Doktor Ke-42 Lulusan Pascasarjana Unhi Teliti Patiwangi Dalam Upacara Perkawinan Umat Hindu

DRA. Ni Luh Gede Hadriani, M.Si. meraih gelar doktor pada Program Doktor Ilmu Agama dan Kebudayaan Program Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia (Unhi), Kamis (14/9) kemarin. Istri Prof. Dr. I Putu Gelgel ini tercatat sebagai doktor ke-42 lulusan Pascasarjana Unhi. Mempertahankan disertasi berjudul ‘’Patiwangi Dalam Upacara Perkawinan Umat Hindu di Kota Denpasar’’, Hadriani dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude. Pada sidang senat terbatas dengan agenda promosi doktor di Aula Gedung Rektorat Unhi, Hadriani diuji dewan penguji yang diketuai Dr. I.B. Dharmika, M.A. (Rektor Unhi). Selaku promotor Prof. Dr. I B.G. Yudha Triguna dan kopromotor Dr. I Wayan Budi Utama. Anggota dewan penguji terdiri atas Prof. Dr. E. Dewi Yuliana, Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, Prof. Dr. I Wayan Suka Yasa, Dr. Wayan Paramartha, Dr. Ni Putu Suwardani, Dr. I Gusti Ayu Putu Wimba dan Dr. Wayan Subrata. Hadriani dalam disertasinya mengatakan, patiwangi pada upacara perkawinan dalam masyarakat Hindu di Bali sebenarnya sudah dihapus pada tahun 1951 dengan

DOKTOR – Dr. Ni Luh Gede Hadriani, M.Si. dan keluarga didampingi promotor, kopromotor, serta dewan penguji foto bersama usai ujian promosi doktor, Kamis (14/9) kemarin. dikeluarkannya Keputusan DPRD Bali No.11 Tahun 1951. Namun, sampai saat ini keputusan itu belum berlaku efektif. Sekalipun telah dilarang sejak 1951, upacara patiwangi tetap dilaksanakan dalam upacara perkawinan antarwangsa oleh masyarakt Hindu dengan sejumlah alasan. Pertama, mereka mengikuti tradisi yang diwarisi oleh masyarakat sejak zaman dulu yang tidak berani dilanggar. Kedua, mereka

mengharapkan terciptanya kebahagiaan, ketenangan dan keharmonisan dalam hubungan keluarga, baik hubungan harmonis antara pasangan mempelai maupun hubungan harmonis antara keluarga dan masyarakat. Ketiga, mengikuti petunjuk yang menyarankan agar melaksanakan upacara patiwangi jika dalam masyarakat ada yang melakukan perkawinan antarwangsa dengan tujuan agar ada kesamaan derajat

kedua pasangan mempelai. Kopromotor Prof. Yudha Triguna menyampaikan, ada beberapa hal yang bisa dimaknai dari hasil penelitian Hadriani. Pertama, tidak semua aktivitas agama dan budaya yang dianggap bertentangan dengan nilai baru dianggap jelek oleh masyarakat. Setidaknya, jika patiwangi dianggap dan atau diinterpretasikan sebagai ‘’membunuh’’ wangsa, ternyata diyakini sebagai media mencapai hidup harmoni dan bahagia. Kedua, masyarakat kota sebagai representasi masyarakat modern terbukti masih melaksanakan tradisi, padahal dalam teori modernitas acap kali meniadakan tradisi. Ketiga, sering hukum pemerintah diacu belakangan dibandingkan dengan nilai agama. Dengan kata lain, jika dihadapkan pada dua pilihan antara taat pada hukum negara atau agama, masyarakat akan lebih condong bertumpu pada nilai dan hukum agama. Di sisi lain, kepada doktor baru dan keluarga, Prof. Yudha Triguna mengucapkan selamat atas diraihnya gelar akademik. Ilmu yang diperoleh diharapkan berguna bagi bangsa dan negara. (ad978)

BUMDes Strategis Entaskan Kemiskinan

Semarapura (Bali Post) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Klungkung mulai berkembang. Berdasarkan data 2016, jumlahnya mencapai 35 unit. Dari angka ini, BUMDes Paksebali Kecamatan Dawan salah satu yang sudah mampu mengepakkan sayapnya. Melalui pembentukan sejumlah usaha, jumlah rumah tangga miskin (RTM) turun drastis.

Ariadi, badan usaha di desanya yang memiliki 55 pegawai sangat strategis dalam mengentaskan kemiskinan. Pergerakan perekonomian secara berkelanjutan, mampu memberikan ruang bagi RTM untuk mencari penghasilan yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan. ‘’Tahun lalu angka kemiskinan 202 KK, sekarang tinggal 41. Ini salah satu dampak dari BUMDes,’’ ucapnya. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Klungkung I Wayan Suteja menyatakan, BUMDes Paksebali sudah berkembang dan mampu berkontribusi dalam percepatan pembangunan di desa. Untuk itu, sumber daya manusia (SDM) di dalamnya terus dimaksimalkan melalui kegiatan pelatihan. ‘’Ini dilakukan rutin,’’ sebutnya. Urusan permodalan langsung dari desa bersangkutan ditambah suntikan dari

Pemerintah Provinsi Bali, sedangkan dari kabupaten masih nihil. ‘’Untuk modal ada yang mandiri,’’ tandas Suteja. (kmb45)

Bekerja Dulu, Baru Melanjutkan SMK Widya Mandala di Mambal, Abiansemal, dikenal sebagai sekolah swasta favorit di Kabupaten Badung. Sekolah ini tak hanya membentuk siswa yang cerdas dan terampil guna memasuki dunia kerja, namun juga mengutamakan pendidikan karakter. Kepala SMK Widya Mandala Drs. Putu Sukadana, M.M. menjelaskan, pendidikan di SMK Widya Mandala penuh dengan nuansa ajeg Bali. Siswa juga diajak gemar membaca lewat tabolid Wiyata Mandala, disiplin, hormat dan eling terhadap catur guru dan wajib menghormati tamu sekolah hingga memiliki dedikasi dan budi pekerti yang baik. Penguatan pendidikan karakter ini ditambah penanaman kompetensi keahlian akan membuat lulusan siap kerja di dunia industri serta menjadi insan mandiri dan bertanggung jawab di keluarga. ‘’Ini yang kami utamakan,’’ tegasnya saat ditemui, Rabu (13/9) lalu. Sekolah ini kini memiliki 530 orang siswa yang semuanya masuk pagi karena didukung fasilitas lengkap. SMK Widya Mandala

mempunyai tiga program keahlian, yakni Otomotif (teknik otomotif), Akomodasi Perhotelan (perhotelan dan jasa pariwisata) dan Tata Boga (kuliner). Program pariwisata peminatnya sembilan kelas, Teknik Otomotif tiga kelas dan Tata Boga enam kelas. Lulusan dilengkapi uji sertifikasi kompetensi agar diakui di dunia kerja. Soal prestasi SMK Widya Mandala adalah gudangnya. Belum lama ini siswanya meraih juara II lomba Utsawa Dharma Gita (UDG) untuk Darma Widya seKabupaten Badung. Tim diperkuat Ni Made Ayu Suari (kelas XII-TB-2), Ni Putu Yulie Wijayanthi (XIIAP-3), Ni Ketut Kretiani (XII-TB-2), Ni Putu Ayu Oktaviani ( XII-AP-1) dan Ni Kadek Ayu Anggreni (XII-Ap-1). Pada ajang cerdas cermat ini, SMK Widya Mandala menjadi duta Kecamatan Abiansemal. Anak-anak cerdas sekolah itu mengaku belum puas menjadi nomor dua. Anak asuh Wakasek Humas SMK Widya Mandala Drs. I Nyoman Balik ini berharap tahun depan adik kelasnya

berjuang agar tampil sebagai yang terbaik. Mereka berterima kasih kepada sekolah yang memberi kesempatan mengikuti lomba. Pengalaman ini dijadikan bekal setelah tamat nanti. ‘’Kami ingin tamat langsung kerja, setelah itu baru melanjutkan,’’ ujar Ayu Suari mewakili rekan-rekannya. Putu Sukadana memaklumi aspirasi siswanya karena sebagai anak desa tak ingin memberatkan orangtuanya, sehingga sebagian besar bercita-cita bekerja dulu baru melanjutkan. Hal ini dibuktikan hasil tracer study lulusan 2017, hampir 80 persen bekerja sebagai bengkel, karyawan hotel dan restoran, sedangkan 10 persen berwirausaha. Ini pas dengan konsep SMK melahirkan SDM siap kerja. Sejumlah siswanya memang berasal dari keluarga tak mampu. Kalau dulu ditopang oleh dana BOS Badung, kini banyak guru yang mau menjadi donator agar siswa miskin tak sampai putus sekolah. ‘’Kami kasihan melihat nasib sejumlah siswa. Syukur para guru dan kasek mau mapunia untuk kemanusiaan,’’ jelasnya. (sue)

Denpasar (Bali Post) Rumah kos-kosan di Jalan Tukad Pakerisan, Gang Darmajaya, Denpasar Selatan (Densel), Rabu (12/9) lalu disatroni maling. Aksi pelaku Yohanis Lende Ngonggo dipergoki penghuni kos dan langsung diteriaki maling. Pelaku berusaha kabur tetapi berhasil ditangkap warga dan langsung dihakimi massa. Informasi yang diperoleh di lapangan, Kamis (14/9) kemarin, Kadek Sujani (22) sedang sembahyang di palinggih yang ada

di rumah kos tersebut pada pukul 20.45 Wita. Saat itulah tetangga korban, Komang Widianingsih (21), berteriak maling setelah melihat pelaku keluar dari kamar korban. ‘’Mendengar teriakan itu, korban kaget dan ikut teriak maling sambil mengejar pelaku. Warga sekitar TKP ikut mengejar pelaku,’’ ujar sumber. Perburuan pelaku akhirnya berakhir karena berhasil ditangkap di Jalan Tukad Pakerisan, sebelah selatan minimarket Indomaret. Warga yang berang langsung

mengeroyok pelaku sampai babak-belur. ‘’Pelaku mengambil dompet berisi uang Rp 11 juta, SIM C dan STNK sepeda motor milik korban,’’ imbuh sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Densel. Beberapa menit kemudian petugas tiba di TKP dan mengamankan pelaku. Kapolsek Densel Kompol Indrajaya saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. Saat ini pelaku sudah ditahan dan kasusnya masih dikembangkan. (kmb36)

Makelar Properti Diadili

I Made Mustika

Bali Post/kmb45

Tepergok, Pembobol Rumah Kos Dihajar Massa

Bondet Meledak, Perampok Luka Parah

Bali Post/kmb30

dirawat - Perampok yang terluka akibat bondet dirawat di RSUD Genteng, Banyuwangi, Rabu (13/9) lalu. lasan warga mendekat ke rumah korban yang membuka toko sembako tersebut. Pelaku yang menyadari kehadiran warga berusaha kabur. Satu pelaku, Abdul Aziz, berusaha melemparkan bondet ke arah warga. Nahas, bondet itu justru meledak duluan. Pria ini ambruk bersimbah darah dari wajah dan tangannya yang terluka parah, sedangkan empat pelaku lainnya kabur. Polisi yang mendapat laporan langsung bergerak. Hanya dalam hitungan jam, tiga

SMK Widya Mandala

Diduga Edarkan Narkoba

Ketua BUMDes Paksebali I Made Mustika mengungkapkan, badan usaha ini dibentuk pada 2014 dan kini telah memiliki lima usaha, mulai dari unit pengolahan sampah, unit air, simpan pinjam, unit wisata hingga pasar yang muncul bertahap. ‘’Usaha disesuaikan dengan potensi desa,’’ jelasnya, Kamis (14/9) kemarin. Dua tahun berdiri, usaha itu mampu memberikan angin segar untuk masyarakat. Melalui program simpan pinjam, sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) dan perindustrian seperti tenun, prada, klangsah dan ingka semakin berkembang. Keberadaannya juga mampu menyediakan lapangan pekerjaan. Misalnya pada unit pasar, buruh angkut dan lainnya dilakoni oleh warga yang sebelumnya berstatus pengangguran. ‘’Dampaknya sangat bagus untuk membangun desa. Tenaga kerja terserap, ekonomi bergerak,’’ tegasnya. Menurut Perbekel Paksebali Putu

Banyuwangi (Bali Post) Kawanan perampok yang beraksi di Dusun/Desa Kepundungan, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (13/9) dini hari, benar-benar kena batunya. Satu pelaku terluka parah setelah terkena ledakan bondet (bom rakitan) yang dilemparkan ke arah warga. Perampok nahas itu adalah Abdul Aziz (41) asal Arjasa, Jember. Pelaku yang mengalami luka serius di tangan dan wajah, kini dirawat di RSUD Genteng, Banyuwangi. Peristiwa ini bermula ketika pelaku bersama empat temannya, yaitu Entri Wahyono (36), warga Desa Sumberberas, Muncar, Eko Febriyanto (27) asal Tanggul, Jember, Misnat (41) asal Desa Rembem, Bondowoso dan seorang lagi, sekitar pukul 02.30 WIB masuk ke rumah korban, Selamet Rohaini (35), warga Dusun/Desa Kepundungan, Kecamatan Srono. Pelaku berhasil masuk setelah mencongkel jendela belakang. Pelaku kemudian menyekap penghuni rumah, Cece Widiyah, yang keluar kamar karena curiga mendengar suara gaduh. Korban disekap menggunakan tali rafia dan dikalungi celurit di ruang tamu, lalu dipaksa menunjukkan hartanya. Mendengar Cece berteriak, sang ayah Selamet Rohaini berusaha keluar kamar, namun dilarang oleh korban. Pria ini kemudian menghubungi tetangganya Mujiati. Wanita ini meneruskan kejadian ke warga sekitar yang kebetulan menonton pertunjukan janger tak jauh dari lokasi. Mendapat laporan ada perampok, be-

JUARA II - Para Wakasek SMK Widya Mandala berfoto bersama siswa peraih juara II Lomba Dharma Widya.

pelaku berhasil diringkus. Eko dan Entri terpaksa dihadiahi timah panas karena berusaha melawan. Para pelaku kabur menggunakan mobil Daihatsu Terios hitam. Dari tangan pelaku disita sebilah celurit, pisau, tali rafia dan sebuah kerudung motif bunga. Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Sodik Efendi membenarkan kejadian tersebut. ‘’Kami masih kembangkan terus, terutama jumlah pelaku apakah empat orang atau lebih,” jelasnya. (kmb30)

Denpasar (Bali Post) Didakwa atas dugaan mengedarkan narkoba jenis kokain, terdakwa Rudy Marcio (49 diadili di Pengadilan Negeri Denpasar, Kamis (14/9) kemarin. Jaksa penuntut umum (JPU) I Gusti Ayu Putu Hendrawati dalam sidang yang dipimpin majelis hakim I Made Sukereni mendakwa Rudy atas dugaan sebagai pengedar dengan barang bukti narkoba jenis kokain seberat 7,9 gram. Terdakwa dalam kasus ini dijerat Pasal 111 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana dakwaan primer

dan dakwaan subsider pasal 115 ayat 1 UU yang sama. Dalam surat dakwaan dijelaskan, terdakwa digerebek tim gabungan Satresnarkoba Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Selatan di Jalan Tirta Ening No.15, Sanur Kauh, Selasa (20/7) lalu. Kala itu polisi menemukan barang bukti sembilan paket kokain. Setelah dilakukan pengembangan, dari tempat tinggal terdakwa di Perum Puri Kesambi, Jalan Kesambi, Kerobokan, Kuta Utara, kembali diamankan empat paket kokain di saku celana miliknya. Total kokain mencapai 7,9 gram. Rudy yang asal Cimahi, Jawa Barat mengatakan ba-

rang terlarang tersebut dibelinya dari warga asing asal Australia bernama Allan (DPO) seharga Rp 1 juta per gram dan selanjutnya dijual kembali Rp 1,5 juta. Target edar kokain tersebut adalah wisatawan mancanegara yang berlibur di Bali terutama di kawasan Kuta dan Sanur. Terdakwa Rudy sudah lama tinggal di Bali. Ia bekerja sebagai makelar properti dan sering berhubungan dengan warga negara asing. Sekali transaksi ia mendapat keuntungan Rp 200 ribu. Selain mengedarkan, Rudy juga memakai kokain untuk dikonsumsi sendiri. (kmb37)


OPINI

6 Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Memberdayakan Masyarakat Petani SEKTOR pertanian selalu menjadi perdebatan dan kajian banyak pihak. Tak hanya ahli pertanian, terkadang politisi pun teramat fasih bicara pertanian. Sayangnya nasib sektor pertanian tak sehebat yang diteorikan. Gagal panen, limbah pertanian dan krisis air selalu menjadi masalah serius sektor ini. Harga jual produk pertanian yang murah membuat sektor pertanian hanya nikmat untuk diwacanakan. Kini di era teknologi informasi dan sains pengelolaan sektor pertanian mestinya bisa berdaptasi. Perlu peran pemerintah untuk membudayakan penerapan teknologi dalam sektor ini. Manajemen pemasaran pascapanen juga layak diberikan kepada para petani. Sayangnya, selama ini ada hal strategis yang cenderung diabaikan yakni mengolah produk pertanian untuk bernilai ekonomis. Petani masih melakukan tradisi bertani hanya pada tataran penghasil gabah. Mengolah gabah menjadi beras berkualitas pun petani jarang. Profesi ini justru dilakoni pemilik modal dengan menghasilkan produk-produk beras berkualitas dengan harga yang berlipat-lipat. Di sini, komoditas pertanian justru menghasilkan keuntungan bagi pemilik modal bukan bagi petani. Ke depan, petani mestinya diarahkan juga untuk mengelola sebuah proses produksi. Pada tahapan ini diperlukan kemampuan tata kelola yang memadai. Sebagian besar petani mendapatkan pengetahuan dan pengalaman pengelolaan sektor pertanian melalui pewarisan turun-menurun. Mereka memiliki kemampuan terbatas terhadap tata kelola yang dapat membantu mereka dalam meningkatkan efisiensi dan meraih nilai tambah. Sementara itu, proses pascapanen, lebih-lebih lagi proses untuk skala besar, diperlukan tata kelola yang baik agar diperoleh hasil yang maksimal. Caranya, tentu bisa dengan mengurai permasalahan petani. Keterbatasan fasilitas yang ada dan situasi cuaca yang kadang kurang mendukung, diperlukan pengaturan jadwal yang baik dalam proses pemetikan sampai dengan penggilingan padi. Di dalamnya diperlukan pula perhitungan kapasitas fasilitas atau peralatan masing-masing proses sehingga seluruh proses dapat dilaksanakan secara efisien. Kerusakan produk yang terjadi pada saat proses pascapanen dapat pula dikurangi dengan tata kelola yang baik. Demikian juga dalam menjaga kualitas produk yang dihasilkan agar memiliki daya saing. Keterbatasan informasi. Hal ini sangat ditentukan oleh besaran nilai atau harga input yang harus dikeluarkan serta besaran nilai atau harga output yang dihasilkan. Untuk itu, dalam memaksimalkan nilai tambah yang diperoleh, diperlukan analisis yang matang berdasarkan informasi untuk masing-masing output yang dikeluarkan. Misalnya, petani kurang memiliki informasi terhadap harga gabah kering, harga beras dalam karung dan harga beras dalam kantong plastik. Jika memiliki informasi yang lengkap untuk tiap-tiap input, dengan didukung dengan kemampuan manajemen, mereka dapat menghitung nilai tambah untuk tiap jenis output yang dapat mereka jual. Selanjutnya, mereka dapat memilih jenis output yang dapat memberikan nilai tambah tertinggi. Termasuk ke dalam informasi adalah pemahaman terhadap tren atau kecenderungan fluktuasi harga produk pertanian yang sering terjadi serta faktor-faktor yang memengaruhinya.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Sebaiknya Dilaporkan Secara Rinci

Peristiwa yang diberitakan memang sudah lebih dari seminggu. Namun melihat dari urgensitas permasalahan tampaknya masih perlu pula ditulis agar pembaca maklum adanya. Peristiwa yang dimaksudkan itu adalah Wisuda Undiksha yang berlangsung pada 30 dan 31 Agustus lalu (BP, 31/8). Dikatakan jumlah lulusan 1.741 orang meliputi; 262 orang Magister (S-2), 1.332 lulusan S-1, dan 147 lulusan Program D-3. Pada kalimat lain ditulis “Dari periode sebelumnya hingga sekarang, telah meluluskan lebih dari lima ribu orang’’. Dalam wisuda yang ke-53 ini apa masuk akal jumlah lulusannya lima ribu orang, walau ada embel-embel “lebih”. Dari data dan informasi di atas, penulis menyampaikan saran secara tulus (konstruktif), Undiksha yang memiliki sejarah panjang (mulai dari Kursus B1 di tahun 1955) hendaknya dalam melaporkan lulusan dalam setiap kali wisuda dan juga Dies Natalis dirinci menjadi; lulusan Program Diploma (D-1)... ? D-2, D-3, Program BA (Bachelor of Arts), Program Akta Mengajar (A4), S-1, S-2, hingga lulusan Pascasarjana S-3. Tujuannya hanya satu yaitu agar pembaca dan pencinta Undiksha khususnya, mendapatkan gambaran secara global dan juga secara rinci dari waktu ke waktu. Apa sulit dibuat? Penulis pikir tidak kok! Romi Sudhita Jl. Srikandi, Singaraja

Jumat Pon, 15 September 2017

Nilai Tambah Petani

Presiden Joko Widodo meminta agar ada perubahan paradigma terkait cara meningkatkan keuntungan bagi petani melalui proses agrobisnis. “Kalau kita ingin memberikan keuntungan yang besar untuk petani, sekali lagi paradigma kita harus kita ubah, harus masuk ke sektor bisnisnya, sektor agrobisnisnya,” kata Presiden Joko Widodo dalam pembukaan rapat terbatas (ratas) di Kantor Presiden Jakarta, Bali Post (13/9). Oleh Ngurah Karyadi erlu dicatat, masalah utama dalam pertanian di Indonesia adalah masih rendahnya tingkat pendapatan petani. Rata-rata pendapatan per kapita di sektor pertanian sangat jauh di bawah rata-rata pendapatan di sektor lain, khususnya sektor pertambangan dan jasa. Oleh sebab itu, usaha pertanian ibarat “ayam mati di lumbung”, sehingga kian ditinggalkan. Banyak petani yang masih menekuni sektor pertanian karena terpaksa dan tidak punya pilihan lain. Kondisi ini tentunya sangat berpengaruh pada tingkat produktivitas sektor pertanian. Sudah tentu pada akhirnya dapat berpengaruh pada ketahanan pangan nasional. Rendahnya pendapatan petani ini dikarenakan rendahnya ‘nilai tambah’ (value added) produk yang dinikmati oleh petani. Di Bali, tambah sama dengan cangkul, atau pacul sebagai alat produksi petani. Analogi ini pas menggambarkan situasi petani kita hari ini, tanpa nilai dan kehilangan kemulian. Petani menjual produk pertanian hasil panen begitu saja. Banyak petani menjual hasil pertanian ketika masih be-

P

rada di sawah/ladang. Proses pemetikan hasil petanian dan pascapanen seperti proses pengeringan, proses penggilingan, proses pengemasan dan proses penjualan kepada konsumen sering kali dilakukan oleh pihak lain. Padahal, nilai tambah yang besar berada pada proses pascapanen dan proses penjualan ini. Sementara risiko kegagalan usaha lebih banyak berada pada proses penanaman dan budi daya di lahan pertanian. Jadi, petani mendapatkan nilai tambah yang kecil dalam waktu lama dari penyiapan lahan sampai masa panen namun menanggung risiko kegagalan panen, terlebih saat pancaroba dan ketidakpastian iklim saat ini. Dalam kondisi demikian, sulit terjadi peningkatan pendapatan. Bahkan, di beberapa daerah, keterbatasan modal memaksa petani tergantung pada pihak lain dalam penyediaan input pertanian seperti bibit, pupuk, dan prasarana lain, yang dibayar dari hasil produksi. Hanya melahirkan pendapat (pete), tanpa jalan keluar yang sistematis. Tidak seperti disebut dalam Dharma Pemaculan: “Alangkah bijaknya petani, sebagai pemegang mandat Yang Kuasa ini, apabila segala kemajuan yang telah dicapai pada segala bidang

diselaraskan dengan kejujuran dan keadilan alam.” Belajar dari Tetangga Di sejumlah negara tentangga, petani berhasil memperoleh nilai tambah dari produk pertanian dengan baik karena pemerintah hadir. Sehingga, petani memiliki tingkat kesejahteraan yang relatif baik. Mereka didukung oleh sarana pertanian yang memadai dalam pengolahan lahan pertanian serta didukung pula oleh fasilitas pengolahan hasil pertanian dengan baik pada proses pascapanen. Mereka sudah mampu menjual hasil petanian, misalnya beras, melalui internet ke seluruh negeri. Beberapa sentra penghasil beras, yang terkenal dengan kekhasan kualitas serta rasa berasnya, dapat menawarkan produk melalui penjualan langsung ke seluruh negeri. Demikian juga produk olahan hasil pertanian. Sejumlah langkah sistematis dilakukan pemerintah. Salah satu kunci keberhasilan tersebut terletak pada koperasi pertanian (Agriculture Co-op) yang kuat. Lembaga ini mendukung petani di berbagai sisi, baik dari sisi teknis budi daya, sisi tata kelola, akses permodalan dan bahkan sampai dengan kebijakan sektor pertanian yang lebih berpihak kepada

petani. Keterbatasan-keterbatasan yang dimiliki oleh para petani dapat dibantu melalui lembaga koperasi ini. Bahkan, beberapa koperasi petani bukan sekadar meyediakan fasilitas pengolahan pascapanen, namun mereka mampu mengembangkan produk-produk baru. Hasil pengembangan produk tersebut selanjutnya dapat dipasarkan ke seluruh negeri dengan memanfaatkan kemampuan koperasi dalam memasarkan produk ke konsumen baik secara langsung maupun melewati jalur distribusi retail yang ada. Dalam pemberdayaan petani, koperasi di antaranya memainkan peran sebagai berikut: Pertama, membantu petani dalam pemanenan, pengolahan, penyimpanan dan penjualan produk pertanian. Kedua, membantu petani dalam pengelolaan usaha tani, teknologi dan informasi pertanian. Ketiga, membantu petani dalam penyediaan lahan, sarana dan peralatan pertanian. Keempat membantu petani dalam akses terhadap permodalan. Kelima, mendorong pemerintah untuk menyusun kebijakan yang berpihak kepada sektor pertanian dan petani. Secara kelembagaan, di Indonesia telah ada Koperasi Unit Desa (KUD). Pendirian koperasi ini sebenarnya bertujuan seperti koperasi petani di negara tetangga. Namun yang membedakan terletak pada tidak berjalan fungsi dan peran yang harus dimainkan. Di samping itu, KUD lebih terfokus pada produksi, bukan pengolahan dan pemasaran. Di tambah dengan mentalitas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), sehingga KUD terpeleset “ketua untung dulu”. Selain KUD, pemerintah pun telah menggulirkan kelembagaan petani yang lain seperti Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Simantri dan sejenisnya. Petani didorong untuk mendirikan organisasi di antaranya dengan memberikan kemudahan dalam akses modal untuk sektor produksi, bukan pengolahan dan pasar. Misalnya

Mengembalikan Minat Siswa ke Perpustakaan Perpustakaan adalah salah satu komponen yang sangat penting untuk mendukung program literasi sekolah. Dalam Panduan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di Sekolah Menengah Atas yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2016), pemerintah secara eksplisit menyebutkan bahwa dalam praktiknya perpustakaan sekolah menyelenggarakan kegiatan penunjang keterampilan literasi informasi yang akan bermanfaat bagi peserta didik ketika mereka menerima tugas-tugas guru mata pelajaran. Namun, niat mulia pemerintah ini belum sepenuhnya mampu memicu minat siswa untuk dating ke perpustakaan sekolah. Kini, tidak bisa dimungkiri, perpustakaan dengan segenap koleksinya semakin kurang dimanfaatkan secara maksimal oleh sebagian besar siswa di sekolah. Tidak sulit mendapatkan bukti rendahnya kehadiran para siswa di perpustakaan sekolah. Pada saat jam-jam isitirahat, misalnya, hampir tidak pernah terlihat antrean di perpustakaan seperti berjubelnya antrean penonton saat membeli tiket untuk menyaksikan film bagus atau antrean di restoran cepat saji. Sedikitnya terdapat tiga pemicu yang menyebabkan kurangnya minat para siswa mengunjungi perpustakaan. Pertama, waktu istirahat yang singkat. Waktu istirahat yang hanya sebentar sebagian besar biasanya dimanfaatkan untuk makan minum di kantin. Terkadang pada saat jam isitirahat pun tidak jarang ada siswa yang berdiam di kelas kalau ada tugas yang diberikan oleh gurunya atau menjelang ulangan, misalnya. Lain lagi bagi para siswa di tingkat SD. Selain untuk datang ke kantin, sebagian besar waktu istirahat mereka digunakan untuk bermain-main dengan rekan-rekan mereka. Kedua, kondisi perpustakaan yang kurang didukung standar yang memadai bisa jadi pula menjadi penyebab lain mengapa para siswa malas datang ke perpustakaan sekolah. Keberadaan letak perpustakaan yang tidak terjangkau dari semua ruang kelas, luas ruang baca yang tidak memadai, pencahayaan sertasir kulasi udara ruang baca yang tidak memenuhi standar kesehatan, tata letak etalase atau rak pajang buku atau koleksi pustaka yang kurang baik, kekuranglengkapan koleksi pustaka baik berupa bahan ba-

Oleh I Made Kridalaksana caan yang lama maupun yang terbaru, serta tidak didukung oleh pustakawan yang profesional. Ketiga, kemudahan memperoleh informasi apa saja lewat gadget. Bagi sekolah yang memperbolehkan para siswa membawa HP ke sekolah, cukup bermodalkan kuota internet kini para siswa dapat mengakses berbagai hal termasuk buku elektronik atau e-book secara cepat. Sambil duduk di dalam kelas serta tanpa perlu repot-repot berjalan ke perpustakaan, mereka bisa membaca buku kapan mereka mau. Jangankan perpustakaan yang bukubukunya hanya terpajang di gedungnya yang statis atau diam di dalam area sekolah, perpustakaan keliling yang koleksi bacaannya dipajang di tempat-tempat stratregis pun kini mau tidak mau mesti berhadapan dengan membombardirnya internet. Seperti diakui Ketut Agus Gumawan, petugas perpustakaan keliling Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Klungkung, kehadiran internet dengan akses informasi yang sangat mudah turut pula memengaruhi minat baca ke perpustakaan (Bali Post, 28/8/2017). Untuk merangsang minat siswa agar mau memanfaatkan perpustakaan sekolah, sedikitnya ada tiga langkah yang dapat dilakukan pihak pengelola perpustakaan sekolah. Langkah pertama, memperpanjang jam operasioanl perpustakaan. Waktu istirahat siswa yang rata-rata berkisar kurang dari tiga puluh menit tentu bukanlah waktu yang cukup untuk mendapatkan informasi melalui buku atau koleksi pustaka lainnya. Agar siswa memiliki waktu yang cukup untuk membaca di perpustakaan, ada baiknya perpustakaan memperpanjang jam operasional misalnya menambah waktu sekitar satu jam lebih awal atau satu jam setelah waktu pembelajaran berakhir atau disesuaikan dengan ketersediaan waktu luang siswa di sekolah masing-masing. Selain itu, sekali-sekali para pustakawan perlu juga mempromosikan produk serta layanan terbaru mereka ke kelas-kelas. Jadi, mereka tidak hanya harus bersifat menunggu di gedung perpustakaan. Langkah berikutnya adalah menyesuaikan letak, memperbaiki tata ruang, memperbanyak koleksi, serta meningkatkan pelayanan perpusta-

kaan. Pendirian gedung atau ruang perpustakaan semestinya accessible dari semua ruang kelas yang ada sehingga tidak ada siswa yang malas ke perpustakaan karena letaknya terlalu jauh dari ruang kelas mereka. Selain itu, desain etalase atau rak buku yang memudahkan pengunjung melihat koleksi pustaka serta ruang baca sebaiknya yang dibuat menarik serta tidak monoton, akan menjadi daya tarik tersendiri bagi siswa. Ruang baca yang dilengkapi dengan ventilasi serta sirkulasi udara yang cukup serta tata cahaya yang menyehatkan mata sehingga siswa merasa nyaman dan sehat tatkala membaca koleksi buku. Demikian pula tata kursi serta meja baca dapat dibuat sedemikian rupa serta diubah penataannya sekali-sekali sehingga tidak menyebabkan kebosanan bagi para siswa selaku pengunjung. Hal penting lainnya tentu adalah memperbanyak jumlah koleksi pustaka yang merupakan produk utama sebuah perpustakaan. Koleksi pustaka mesti dilengkapi dengan katalog yang sesuai dengan koleksi tersebut. Jangan sampai kebanyakan buku tidak terdaftar pada katalog atau sebaliknya, banyak judul buku yang terdaftar di katalog namun buku fisiknya tidak tersedia di rak-rak buku. Yang terakhir, bukan mustahil yang terpenting adalah dukungan pustakawan yang profesional. Ingat bahwa fasilitas perpustakaan sebagus apa pun kalau dilayani oleh petugas yang tidak memahami serta memiliki kompetensi keperpustakaan tidak mustahil merupakan bumerang bagi eksistensi perpustakaan sekolah. Langkah ketiga, untuk bisa bersaing dengan ancaman internet, pengelola perpustakaan sekolah sebaiknya juga mempertimbangkan penerapan perpustakaan digital atau digital library yang menurut wikipedia adalah perpustakaan yang koleksinya sebagian besar dalam bentuk digital serta bisa diakses dengan komputer. Dengan demikian, semakin banyak judul buku yang bisa diakses dengan cepat berarti semakin banyak pula jumlah buku yang bisa dibaca dengan lebih cepat pula. Kini di tengah derasnya arus teknologi informasi serta keengganan para siswa datang ke perpustakaan, mengembalikan minat baca siswa untuk mau datang ke perpustakaan memang bukan pekerjaan yang mudah.

kemudahan akses pembiayaan pupuk, bibit, pestisida dan sarana produksi lain. Sehingga, peran organisasi ini pun juga masih mengulang kesalahan masa lalu, bahkan sejak zaman tanam paksa. Sekali lagi, nilai tambah yang kecil dari nilai produk pertanian sudah menjadi pengetahuan umum. Kondisi ini karena paradigma yang salah dari negara dan pemerintah. Negara dan pemerintah tidak hadir dalam megatasi keterbatasan petani untuk mendapatkan nilai tambah dalam rantai nilai produk pertanian, yakni: Pertama, megatasi keterbatasan modal. Mengingat, mengelola hasil pertanian diperlukan sarana dan fasilitas dengan nilai investasi yang tidak kecil. Untuk pengolahan padi misalnya, diperlukan fasilitas pengeringan, penggilingan dan penyimpanan. Di tengah keterbatasan akses petani kepada sektor keuangan, mereka tidak punya pilihan lain kecuali menjual padi saat masih di lahan pertanian pada para tengkulak. Para petani tidak memiliki lahan yang cukup untuk mengeringkan padi yang mereka hasilkan. Lebih lagi ketika musim hujan dan sinar matahari tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal, maka diperlukan fasilitas pengeringan tambahan. Kedua, keterbatasan kemampuan tata kelola. Untuk mengelola sebuah proses produksi, diperlukan kemampuan tata kelola yang memadai. Sebagian besar petani mendapatkan pengetahuan dan pengalaman pengelolaan sektor pertanian melalui pewarisan turun-menurun. Mereka memiliki kemampuan terbatas terhadap tata kelola yang dapat membantu mereka dalam meningkatkan efisiensi dan meraih nilai tambah. Sementara itu, proses pascapanen, lebih-lebih lagi proses untuk skala besar, diperlukan tata kelola yang baik agar diperoleh hasil yang maksimal. Penulis, aktivis Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) dan penulis lepas.

POJOK Garam impor masuk pasar, harga garam lokal anjlok. - Mana program prorakyat?

***

Jatah subsidi elpiji 3 kg untuk Bali dikurangi. - Beratkan rakyat.

***

Presiden Jokowi menyoroti inefisiensi APBN dan APBD. - Rugikan rakyat.

Penulis, guru Bahasa Inggris di SMA Negeri 2 Mengwi, Badung

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

SAWAH Sejumlah petani sibuk mencangkul di lahan garapannya di kawasan Desa Angantaka, Abiansemal Kabupaten Badung, Rabu (13/9).

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Jumat Pon, 15 September 2017

Figur

Langkah Korektif KEBERADAAN iklan branding di Pantai Sanur juga mendapat sorotan dari anggota DPRD Bali dapil Kota Denpasar, A.A. Ngurah Adhi Ardhana. Politisi PDI Perjuangan ini utamanya mengkritisi izin yang dikeluarkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Bali Post/dok Pintu Kota Denpasar. Yakni, izin penyelenggaraan reklame (insidentil) di areal Pantai Sanur dengan kelas jalan utama. “Kalau dilihat dari dokumen izinnya, lucu. Pantai Sanur kok ada di jalan utama. Pantai Sanur ya pantai Sanur, suatu destinasi dan tidak terletak di jalan raya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (14/9) kemarin. Adhi Ardhana pun mempertanyakan dana yang nantinya masuk ke Pemkot Denpasar sebagai retribusi. Alih-alih retribusi itu bisa saja malah menjadi temuan. Mengingat, semua pungutan atau retribusi yang masuk ke struktur pemerintahan harus benar nomenklaturnya. “Kalau Pantai Sanur atau destinasi, tidak ada nomenklaturnya untuk reklame model demikian. Oleh karenanya, disamarkan dengan ada pada kelas jalan,” jelas anggota Komisi II yang salah satunya membidangi pariwisata ini. Adhi Ardhana berharap hal seperti ini ke depan tidak terjadi lagi. Langkah-langkah korektif harus segera dilakukan oleh para pihak yang kompeten. (rin)

Soal Perbatasan Buleleng-Bangli

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Kasek dan Guru Diminta Ingatkan Siswa Jauhi Narkoba Denpasar (Bali Post) –

Sindikat narkoba yang masih banyak gentayangan di Kota Denpasar tidak hanya menyasar kaum dewasa, tetapi anak sekolah. ‘’Berdasarkan indikasi yang terjadi hingga kini, bahwa sasaran target sindikat narkoba mengincar anak-anak usia sekolah untuk dijadikan korban, sehingga kita semua harus waspada,’’ ujar Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Denpasar AKBP Wayan Gede Suwahyu, S.H., M.H., Kamis (14/9) kemarin. Suwahyu mengatakan, kasus penyalahgunaan obat secara terlarang jenis PCC (Paracetamol Cafein Carisoprodol) yang terjadi di Kendari, Sulawesi Tenggara, yang kini masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB) patut diwaspadai bersama. Dilaporkan, pihak BNN Kendari mencatat sudah ada 35 orang yang dirawat di beberapa rumah sakit di Kota Kendari, dan diperkirakan akan ada lagi korban yang mendatangi rumah sakit. Satu orang di antaranya yakni siswa Sekolah Dasar telah meninggal. ‘’Kejadian di Kendari itu memang membuat kita resah. Apakah penyebab bisa terjadi kejadian, kita tak mengetahui karena jenis narkoba itu terus berubah. Ini membuat kita resah dan mari kita waspada bersama,’’ ujarnya.

Suwahyu mengakui, peredaran narkoba sulit dipantau karena mempunyai jaringan yang dapat terputus jika sudah terdeteksi. Sudah banyak masyarakat yang menjadi korban meninggal dunia akibat narkoba, termasuk generasi muda. ‘’Mereka yang dulunya rajin belajar kini menjadi pemalas. Tidak hanya itu, yang awalnya baik-baik tiba-tiba bisa menjadi pelaku kriminalitas, seperti pencuri atau perampok hanya demi mendapatkan barang haram itu,” tegasnya. Suwahyu mengajak seluruh masyarakat Kota Denpasar, khususnya orangtua, agar menjaga dan mengontrol anak-anaknya. Jangan sampai anak-anaknya terlibat atau dilibatkan dalam penyalahgunaan obat terlarang ini.

Di samping itu, pihak sekolah pun diminta lebih ketat dan waspada menjaga lingkungan sekolahnya. Ada kemungkinan jaringan pengedar dan penyalahgunaan obat ini mengintai dan mengincar siswa-siswi di sekolah, mulai dari SD, SMP, SMA/SMK, hingga mahasiswa. Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar Wayan Gunawan meminta semua kepala sekolah mulai jenjang TK, SD, dan SMP serta guru untuk mengingatkan siswanya agar menjauhi penggunaan narkotika dan obat terlarang, tindakan kriminal dan pergaulan bebas. “Sekolahsekolah perlu melakukan tindakan untuk mencegah siswa coba-coba memakai narkoba,’’ kata Gunawan. Selain itu, Gunawan juga

Dishut Bali Temukan Pengakuan Mantan Napi Ditangkap Saat Merampok Pal Batas Bergeser Kumpulkan Uang dari Cuci Pakaian 600 Meter

Denpasar (Bali Post) Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Bali langsung menerjunkan petugas untuk mengecek masalah perbatasan Buleleng - Bangli. Tepatnya di kawasan hutan lindung antara Desa Les, Buleleng dan Desa Siakin, Bangli. Hasilnya, memang ditemukan ada pal batas berupa beton yang digeser sejauh 600 meter. Namun, Dishut tak bisa memastikan siapa yang menggeser pal batas tersebut. “Sekarang walaupun patok digeser, yang namanya koordinat kan tidak bisa (berubah - red). Informasi di lapangan, dibawa naik ke atas 600 meter,” ujar Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bali IGN Wiranatha saat dikonfirmasi, Kamis (14/9) kemarin. Wiranatha mengaku akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar pal batas yang digeser dikembalikan ke tempat semula. Di sisi lain, pihaknya memastikan tanaman dan pohon di kawasan hutan masih utuh. Tidak seperti isu yang berkembang bila pergeseran batas wilayah juga dibarengi dengan penanaman cengkeh, kopi, dan tanaman lainnya di kawasan hutan. “Di sana kan ada enclave atau tanah masyarakat di dalam kawasan hutan yang berdekatan di sana. Mungkin itu yang ditanami kopi dan cengkeh,” jelasnya. Menurut Wiranatha, pihaknya tidak bisa melarang masyarakat untuk menanam kopi dan cengkeh pada enclave. Namun bila ada kekhawatiran dari masyarakat, maka harus ada koordinasi antara Bupati Buleleng dan Bangli. Terlebih, menyangkut kekhawatiran akan keberadaan tanaman kopi dan cengkeh dapat mengubah hidro-orologis yang memicu terjadinya bencana. “Koordinasi antarbupatinya supaya di sana jangan menanam tanaman semusim karena akan berdampak terhadap Buleleng. Kehutanan pun menyarankan bagi daerah dengan ketinggian tertentu tanaman semusim harus dikombinasikan dengan tanaman tahunan. Kalau tanaman itu ternyata untuk menyokong perekonomian, maka pemerintah harus hadir memberikan subsidi atau bantuan,” jelasnya. Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bali Timur Abdul Muthalib S. membenarkan bila di perbatasan antara Desa Les dan Desa Siakin terdapat enclave seluas 500 hektar lebih. Enclave ini utamanya berada di daerah Siakin. Akan tetapi, persoalan utama bukanlah tentang tanah milik di dalam kawasan hutan itu. Melainkan soal pal batas yang ternyata dipasang tanpa sepengetahuan Dishut. Mengingat, batas wilayah antara Buleleng dan Bangli di Desa Les dan Desa Siakin sebetulnya berupa garis imajiner menggunakan pendekatan kondisi alam. “Kawasan hutan tidak boleh dibatas sembarangan oleh yang kita tidak tahu. Tapi, yang terjadi begitu. Batas kawasan hutan sudah dibatasi. Artinya, kalau kita punya rumah, punya tanah, orang-orang membatasi tanah kita, ini persoalan pertama,” jelasnya usai melakukan pengecekan di lapangan. Abdul menduga pal batas itu dipasang oleh Kementerian Dalam Negeri. Bisa jadi memang untuk menentukan perbatasan antara Buleleng dan Bangli. Namun, bisa jadi pula untuk keperluan yang lain. Seperti diberitakan sebelumnya, batas wilayah antara Kabupaten Buleleng dengan Bangli diduga telah bergeser dari letak semula. Lokasi perbatasan itu merupakan hutan lindung. Daerah perbatasan ini terletak di Dusun Butiang, Desa Les dengan Desa Siakin, Kintamani Bangli. Terkait dugaan itu, DPRD mengusulkan agar pemkab tanggap dan segera menyelesaikan masalah ini. Kalau batas wilayah sudah bergeser, pemkab diharapkan segera mengembalikan batas wilayah pada posisi awal. Ketua Komisi III DPRD Buleleng Ni Made Putri Nareni mengungkapkan hal tersebut saat menghadiri rapat pembahasan Rancangan Perubahan APBD tahun 2017 di ruang gabungan komisi DPRD Buleleng, Selasa (12/9). (kmb38)

7

TAN GG A L 12 Agustus lalu menjadi hari terindah bagi Tulus Agus Setiawan (33) asal Banyumas, Jawa Tengah. Bagaimana tidak, dia bisa menghirup udara bebas di luar Lapas Kerobokan, setelah hampir delapan bulan mendekam di sana karena terlibat kasus pencurian. Selama mendekam di lapas, Agus mengaku mengumpulkan uang Rp 900 ribu dari hasil jadi tukang cuci pakaian napi koruptor, pencuri hingga pakaian perampok. “Kami tinggal di Blok A, tapi saya tidak tahu nama lengkap mereka. Dua hari sekali saya mencuci pakaian empat napi itu. Saya dikasi uang Rp 32 ribu. Uang itu saya pakai beli kopi, rokok dan ditabung,” kata Agus, Kamis (14/9) kemarin. Selama menyandang status napi, Agus mengaku tidak pernah menyentuh namanya narkoba. Anehnya sebelum dijebloskan ke lapas, ia sering berobat ke Metadon, Sanglah. “Bukan karena narkoba, dokter bilang saya ada kelainan jiwa. Mungkin saya setres sejak cerai sama istri,” ungkap mantan sales obat-obatan ini. Tetapi sayang, bukannya insaf, bapak dua anak ini mengulangi perbuatannya membobol toko, bahkan merampok toko HP Vila Cell di Jalan Gunung Kalimutu, Denpasar Barat. Aksinya itu dipergoki korban, Eko Harianto (36). Saat ditangkap korban, pelaku melawan dan melukai leher korban dengan cara dicakar, Selasa (5/9) lalu. Karena korban teriak, dalam waktu singkat warga mengurung tersangka dan langsung dihajar.

Untung saja anggota Polsek Denbar cepat tiba di TKP dan langsung mengamankan pelaku yang terus mengerang kesakitan karena dihakimi massa. “Tersangka mengambil uang Rp 107.000. Karena dipergoki, pelaku memukul dan mencakar korban,” tegas Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena. Selanjutnya, tim Opsnal Polsek Denbar mengembangkan kasus tersebut. Pengakuan tersangka telah melakukan aksinya di tujuh TKP, yaitu di RTC Rimo di Jalan Diponegoro, Denpasar, tepatnya di Counter Tiwan Exelen. Saat itu, dia mencuri laptop merek Asus seharga Rp 2,9 juta. Selain itu tersangka dua kali membobol toko elektronik di Jalan Nusa Kambangan, Denpasar dan mengambil pemanas air, kompor gas, obeng, korek, dan pemacu gas. Selanjutnya mencuri di toko sepatu Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Di sana ia mencuri sepatu Adidas. Tersangka juga beraksi di pasar senggol di Jalan Pidada dan mengambil sandal. Terakhir, tersangka yang kos di Jalan Subur Gang Mirah, Monang Maning, Denbar ini, mencuri celana pendek anak-anak di distro di Jalan Wibisana, Denpasar. Modusnya menyelinap ke dalam toko saat sepi. “Barang-barang itu untuk anak saya di Jawa. Walau sudah cerai, saya masih sayang sama mereka. Sebenarnya, saya tidak mau tinggal di lapas lagi karena kasihan sama mereka,” tegas Agus sambil menundukkan kepalanya. (rah)

Bali Post/rah

MENUJU SEL - Tulus Agus Setiawan dibawa petugas menuju sel Mapolsek Denbar.

Bali Post/kmb

Bali Post/kmb

Wayan Gunawan

Wayan Gede Suwahyu

meminta kepada orangtua siswa agar melakukan perhatian yang serius terhadap anak-anaknya, terutama dalam hal keberadaan mereka apabila telah pulang dari sekolah ke rumah. Menurutnya, menangani kasus narkoba diperlukan kebersamaan. Sebab, orang yang telah kecanduan narkoba sulit dipulihkan. Karena itu, tanpa

ada pengawasan orangtua, maka para siswa ini akan lengah sehingga berani mencoba hal-hal yang tidak benar. ‘’Para siswa agar menghindari hal-hal yang bisa merugikan diri sendiri dan pendidikannya. Jauhi hal-hal yang bisa merugikan fisik dan psikologisnya, sehingga bisa meraih cita-cita,’’ ujar Gunawan. (kmb)

Bali Post/rah

SEMBAKO MURAH - Warga sedang berbondong-bondong untuk mendapatkan sembako murah yang digelar Kodam IX/Udayana di Lapangan Monumen Perjuangan Puputan Margarana, Renon.

72 Tahun TNI, Tetap Komit Jaga Kedaulatan RI

Denpasar (Bali Post) Menjelang peringatan HUT ke-72 TNI berbagai kegiatan dilakukan TNI, terutama bertujuan meringankan beban masyarakat kurang mampu. Menginjak usia 72 tahun, TNI tetap berkomitmen menjaga kedaulatan negera Republik Indonesia (RI). Demikian disampaikan Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Komaruddin S, S.IP., M.Sc. usai membuka bakti sosial dan kesehatan di Lapangan Monumen Perjuangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur, Kamis (14/9) kemarin. Pangdam menegaskan, sesuai UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI yaitu tetap loyalitas dan tegak lurus terhadap negara ini, siapa pun pemimpinnya. TNI tetap melaksanakan tugasnya menjaga kedaulatan negara, baik darat, laut, maupun

udara. “Itu komitmen kita dan itu harga mati,” ungkapnya. Sedangkan lokasi kegiatan dipadati ratusan warga. Mereka berdesak-desakan untuk mendapatkan sembako murah, donor darah, pengobatan umum, gigi, mata dan operasi katarak, bedah minor, pemberian kaki dan tangan palsu serta pemberian kacamata gratis. Terkait kegiatan itu, Mayjen Komaruddin mengucapkan terima kasih kepada panitia HUT ke-72 TNI serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. “Mudahmudahan kegiatan yang kita selenggarakan ini benarbenar dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Pangdam menegaskan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI kepa-

da masyarakat di bidang kesehatan. Mengingat masalah kesehatan ini masih banyak terjadi di tengah-tengah masyarakat dan ironisnya sebagian besar dari penderita berasal dari kelompok yang kurang mampu secara ekonomi. Untuk mengatasi hal tersebut, maka dalam bakti sosial kesehatan, TNI selaku penyelenggara memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. “Sasaran Bakti Sosial Kesehatan ini diharapkan dapat menyentuh kepentingan dan keinginan masyarakat yang kurang mampu dan secara langsung turut serta membantu program pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Sehat. Untuk itu, kita harus menyukseskan kegiatan ini dengan penuh keikhlasan,” kata Pangdam. (kmb36)


BANGLI

8

Jumat Pon, 15 September 2017

BUMDes Demulih Berencana Kembangkan Pasar Desa

Bangli (Bali Post) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Trikumala Guna Desa Demulih, Kecamatan Susut, telah mampu mengembangkan dua unit usaha, yakni simpan pinjam dan toko yadnya. Dua unit usaha ini bahkan sudah berkontribusi terhadap pendapatan Desa Demulih. Guna lebih meningkatkan Bali Post/nan I Nengah Muliarta peranannya dalam perekonomian desa setempat terutama dalam kaitannya memfasilitasi hasil pertanian, BUMDes Demulih berencana mengembangkan pasar desa. Ketua BUMDes Trikumala Guna I Nengah Muliarta, Kamis (14/9) kemarin, mengungkapkan pembentukan BUMDes di Demulih sangat penting dalam rangka mengelola potensi ekonomi desa. Untuk itu, dana pembangunan BUMDes yang berasal dari bantuan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Provinsi Bali sebesar Rp 1.020.000.000, dimanfaatkan dengan baik. Peruntukan dana, untuk perlengkapan awal sebesar Rp 20 juta, pembangunan Rp 200 juta, permodalan usaha toko yadnya Rp 100 juta dan modal simpan pinjam Rp 700 juta. Sejak dibentuk tahun 2014 lalu, unit simpan pinjam dan usaha toko yadnya yang terus berkembang, sudah mampu menyumbangkan Sisa Hasil Usaha (SHU) setiap tahunnya ke desa. Dijelaskannya, dana yang diberikan dominan kepada rumah tangga miskin (RTM) dan masyarakat yang memiliki usaha. Hanya saja menurut Muliarta, dalam perjalanannya, khususnya terkait simpan pinjam, pihaknya masih menemui kendala di lapangan, yakni masalah pembayaran kredit. Untuk memperlancar pembayaran kredit, pihaknya lebih mengutamakan pendekatan secara kekeluargaan. Sebab, yang menjadi peserta kredit merupakan warga setempat. Untuk memajukan BUMDes dibutuhkan pengurus-pengurus yang memiliki jiwa ngayah serta SDM berkualitas. Artinya, para pengurus tidak mengenal lelah mengabdi kepada masyarakat dan bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat dengan kebaradaan unit usaha yang dibangun serta tetap membangun koordinasi dengan pemerintahan desa maupun masyarakat. Disinggung apakah ke depannya tidak ada niat untuk menambah unit usaha lagi, Muliarta menyatakan, pihaknya sudah merancang untuk pengembangan pasar desa. Hanya saja, untuk memastikan penambahan unit itu harus lebih dulu dibicarakan saat musyawarah desa (musdes). ‘’Pembangunan pasar desa memang sangat penting. Karena dengan adanya pasar desa, maka hasil-hasil pertanian warga bisa di tampung dan kita pembeli-pembeli bisa kita undang untuk berbelanja ke pasar desa. Karena sebagian besar warga kita mayoritas sebagai petani. Tapi Itu baru sebatas rencana. Semoga saja bisa diwujudkan,’’ harap Muliarta. (kmb41)

Kecamatan Kintamani Dinilai Layak Dimekarkan

Bangli (Bali Post) Rencana pemekaran Kecamatan Kintamani sempat mencuat di tahun 2010. Kecamatan yang mewilayahi 48 desa tersebut disebut-sebut akan dimekarkan jadi tiga kecamatan. Namun, karena terbentur moratorium pemekaran kecamatan dari pemerintah pusat, rencana itu pun tenggelam. Camat Kintamani Wayan Dirgayusa, Kamis (14/9) kemarin, mengatakan Kecamatan Kintamani sempat direncanakan dipecah menjadi tiga dengan pusat kecamatan masing-masing berada di Desa Belantih, Bayung Gede dan Desa Kintamani. Bahkan, rencana itu sudah ditindaklanjuti pemerintah dengan penempatan staf. Namun, karena ada moratorium pemekaran kecamatan, rencana itu pun akhirnya dihentikan. ‘’Staf-staf saat itu kembali ditarik,’’ ungkapnya. Menurut Dirgayusa, dari sisi jumlah penduduk, sejatinya Kecamatan Kintamani sangat layak untuk dimekarkan. Dengan dilakukannya pemekaran, maka komposisi penduduk di masing-masing kecamatan bisa berimbang dengan kecamatan lainnya. Kecamatan Kintamani juga layak dimekarkan menjadi dua karena dari segi budaya, selama ini terbagi dalam dua kelompok besar yakni wingkang ranu dengan gebog domas. ‘’Jadi kalau berdasarkan analisa tersebut, Kecamatan Kintamani sangat layak untuk dimekarkan,’’ jelasnya. Mengenai kelanjutan rencana pemekaran tersebut, Dirgayusa mengaku tidak tahu. Sepengetahuannya, belum ada rencana lagi untuk pemekaran Kintamani. Dia juga mengaku tidak tahu apakah moratorium pemekaran kecamatan sudah dicabut atau belum. Dikonfirmasi terpisah, Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Bangli Pasek Lanang Sadia mengatakan, rencana pemekaran Kecamatan Kintamani pernah muncul di tahun 2009-2010. Rencana itu sudah diajukan ke DPRD Bangli. Namun, terhenti karena ada moratorium. ‘’Rencana tersebut sebelumnya juga masih ada perbedaan pendapat dengan DPRD,’’ terangnya. Dijelaskan Lanang Sadia, untuk melanjutkan rencana pemekaran Kecamatan Kintamani, pihaknya saat ini masih menunggu turunnya peraturan pemerintah (PP) tentang kecamatan. Menurutnya, pemekaran harus diusulkan masyarakat melalui musyawarah desa (musdes). Setelah itu ditindaklanjuti oleh Pemerintah kabupaten dengan membentuk Perda. Perda lalu disampaikan ke provinsi. Setelah disetujui, baru diajukan ke pusat. ‘’Dalam PP yang kita tunggu ini nanti akan dijelaskan bagaimana pengembangan kecamatan, harus terdiri dari berapa desa, semuanya akan diatur,’’ ujarnya. Menurut pejabat asal Gianyar ini, Kecamatan Kintamani sangat layak dimekarkan. Sebab, wilayahnya sangat luas. Dengan adanya pemekaran pelayanan administrasi ke masyarakat bisa dipercepat. (kmb40)

Bali Post/ina

LUBANG - Jalan Culali yang sudah banyak berlubang.

Tak Kunjung Diperbaiki

Jalan Rusak di Culali Terus Dikeluhkan Warga

Bangli (Bali Post) Kondisi jalan Culali di wilayah Desa Batur, Kintamani terus dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, jalan yang selama ini menjadi jalur lalu lintas truk pengangkut pasir galian C itu sudah rusak parah. Selain dipenuhi lubang menganga, jalan tersebut juga membahayakan pengendara karena badan jalan tergerus longsor di beberapa titik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kamis (14/9) kemarin, jalan Culali kondisinya sangat licin. Hal itu lantaran banyak pasir berserakan di sepanjang jalur tersebut. Menurut penuturan beberapa warga, kerusakan jalan Culali terjadi sejak tahun 2012. Akibat kerusakan jalan tersebut, sudah cukup banyak warga yang menjadi korban. Truk pengangkut

pasir banyak yang terjungkal karena tak bisa menghindari kondisi jalan yang rusak dan terjal. Bahkan belum lama ini ada sebuah truk pengangkut pasir yang terjungkal hingga menimpa rumah warga yang ada di dekat jalan. ‘’Sekitar tiga minggu lalu ada sopir truk yang meninggal di rumah sakit setelah truk yang dikemudikannya terjungkal,’’ ujar salah seorang warga.

Perbekel Desa Batur Selatan Gede Sarjana mengakui, jalan di Culali sudah rusak parah. Kerusakan jalan sudah terjadi sejak lama, jauh sebelum terjadinya bencana alam tanah longsor. Dia mengaku sudah mengusulkan perbaikan Pemkab Bangli. Bahkan belum lama ini pihaknya sempat bertemu Bupati dan pihak Dinas PU untuk membahas rencana perbaikan

yang direncanakan berjalan tahun ini. ‘’Sudah ada kesepakatan, proyek perbaikan jalan di Culali dipastikan terlaksana tahun ini,’’ terangnya. Mengingat waktu yang tersisa tahun ini hanya tinggal dua bulan lagi, pihaknya pun berharap proyek tersebut bisa segera direalisasikan. Diharapkan perbaikan jalan tuntas akhir tahun. (kmb40)

Pengembangan Bawang Merah Terkendala Minimnya Sumber Air

500 Hektar Lahan Potensial Belum Dimanfaatkan

Bangli (Bali Post) –

Potensi pengembangan bawang merah di Kabupaten Bangli sangat besar. Berdasarkan data Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli, luas lahan yang potensial untuk pengembangan bawang merah mencapai 2.000 hektar. Hanya, hingga saat ini luas lahan yang dimanfaatkan baru 1.500 hektar. Kabid Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Dinas PKP Bangli I Wayan Tagel Sujana mengungkapkan, bawang merah yang menjadi komoditi hortikultura unggulan Bangli, potensial dikembangkan di hampir seluruh kecamatan di Bangli. Namun, dari empat kecamatan, bawang merah paling banyak dikembangkan oleh petani di Kecamatan Kintamani khususnya di wilayah kaldera Batur seperti Songan, Batur dan desa lainnya. Dia menyebutkan, dari 2.000 hektar lahan potensial, hingga saat ini baru sekitar 1.500 hektar yang sudah ditanami bawang merah. ‘’Kendala utamanya adalah air. Terutama wilayah yang ada di balik bukit. Untuk mencari sumber air di sana sangat jauh,’’ kata Tagel Sujana saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (14/9) kemarin. Meski demikian, dari tahun ke tahun pengembangan bawang merah di Bangli mengalami peningkatan dengan rata-rata 40 hektar per tahun. Untuk meningkatkan produksi bawang merah Dinas PKP Bangli selama

ini terus memfasilitasi dan menggelontorkan bantuan ke petani. Bantuan yang diberikan berupa sarana produksi seperi bibit, pupuk alat pertanian seperti cultivator, traktor, penampungan air dan gudang. Tagel mengatakan, untuk mengembangkan bawang merah, Kabupaten Bangli sejak tahun 2015 mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat. Melalui program pengembangan baberuk (bawang, cabai, jeruk) sesuai potensi yang dimiliki Bangli, pemerintah pusat rutin menggelontorkan bantuan. Melalui program baberuk, pengembangan bawang merah tak hanya dilakukan Dinas PKP di wilayah Kintamani namun juga di lahan-lahan sawah yang ada di tiga kecamatan lainnya terutama yang mengalami krisis air. ‘’Luas lahan sawah yang mulai dikembangkan bawang merah sebanyak 3 hektar di tahun 2015, 8 hektar di tahun 2016 dan 9 hektar di tahun 2017,’’ terangnya. Jenis bawang merah yang dikembangkan petani di Bangli, yakni jenis lokal seperti Bali Karet, Biru Lancor dan Bima

Bali Post/ina

PANEN - Bupati Bangli Made Gianyar saat memanen bawang merah di Kintamani, belum lama ini. Brebes. Per tahunnya, produksi bawang merah di kabupaten berhawa sejuk ini rata-rata mencapai 22.500 ton. Disinggung mengenai pemasaran bawang merah yang diproduksi petani di Bangli, Tagel mengatakan, sejauh ini

tidak ada masalah yang berarti. Bawang merah banyak diserap di pasar-pasar lokal di Bangli dan pasar luar daerah. Untuk bisa menembus pasar yang lebih luas, yakni pasar ekspor, Dinas PKP terus meningkatkan kualitas bawang

dengan mengarahkan petani menerapkan teknologi pertanian organik. ‘’Kami juga selama ini memfasilitasi pemasaran bawang merah yang dihasilkan petani dengan menggelar temu usaha antara petani dengan pengusaha,’’ ujarnya. (kmb40)

Disparbud Optimis Penuhi Target Retribusi Pariwisata

Bali Post/nan

WISATAWAN - Wisatawan memadati Desa Wisata Penglipuran. Penglipuran merupakan salah satu objek wisata andalan Kabupaten Bangli.

Bangli (Bali Post) Hingga Agustus, jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bangli menunjukkan grafik menggembirakan. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli pun optimis bisa memenuhi target retribusi pariwisata tahun ini yang sebesar Rp 22 miliar. Kabid Bina Objek Didparbud Bangli I Wayan Bona, Kamis (14/9) kemarin, mengungkapkan kunjungan wisatawan ke Bangli hingga Agustus mencapai 64 persen dari target atau sekitar 587.227 orang. Kunjungan masih didominasi wisatawan mancanegara dengan jumlah 363.625 orang. ‘’Dengan berbagai upaya yang dilakukan, kita optimis kunjungan wisatawan ke Bangli sebanyak 1 juta orang di tahun 2017 bisa tercapai dan mampu memenuhi target Rp 22 miliar yang dibebankan,’’ ungkapnya. Dia menjelaskan, pendapatan retribusi pariwisata yang diperoleh hingga Agustus mencapai Rp 14 miliar lebih. Angka tersebut disumbangkan sejumlah objek wisata yakni Batur (Kintamani) sebanyak Rp 11 miliar, Desa Wisata Penglipuran Rp 2 miliar, Pura Kehen Rp 442 juta dan Desa Terunyan Rp 186 juta.

Menurut Bona, belakangan ini kunjungan wisatawan asal Tiongkok terus menunjukkan peningkatan signifikan. Maka dari itu, ke depan pihaknya bakal terus menata objek wisata. Terlebih mengingat sejauh ini fasilitas di objek wisata masih terbilang kurang memadai. ‘’Selain melengkapi fasilitas umum, kita juga harus lebih gencar melakukan promosi. Karena promosi sangat penting dilakukan untuk mengenalkan potensi-potensi wisata yang dimiliki Bangli. Promosi merupakan langkah sangat penting untuk menggaet pengunjung,’’ tegasnya. Lebih lanjut dikatakannya, dalam memajukan dan mengembangkan pariwisata di Bangli, pihaknya masih saja menemukan permasalahan klasik yang sampai saat ini belum bisa terpecahkan, yakni kesadaran masyarakat. Selama ini pihaknya sering kali menerima keluhan dari pengunjung yang berwisata ke Kintamani dan objek lainnya karena masih sering diburu pedagang acung. ‘’Kesadaran ini masih perlu kita tingkatkan ke depannya untuk menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung yang datang ke objek-objek wisata,’’ jelas pejabat asal Terunyan itu. (kmb41)


Jumat Pon, 15 September 2017

GIANYAR

9

Bali Post/nik

KONTES PENGENDARA – Sat. Lantas Polres Gianyar mensosialisasikan kontes pengendara paling tertib di Gianyar, Kamis (14/9) kemarin. Letkol Kav. Asep Noer Rokhmat

Bali Post/nik

TMMD di Desa Pupuan Dianggarkan Rp 947 Juta

Gianyar (Bali Post) Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang mengambil lokasi di Desa Pupuan, Tegallalang rencananya dibuka Selasa (26/9) mendatang. TMMD dengan kegiatan berupa pembukaan jalan penghubung Banjar Tangkup dan Banjar Timbul itu dianggarkan Rp 947 juta di APBD Perubahan Gianyar 2017. Hal itu diungkapkan Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav. Asep Noer Rokhmat, Kamis (14/9) kemarin. Dikatakannya, saat ini jajarannya bersama masyarakat setempat masih bergerak membuka badan jalan sebagai bagian dari kegiatan pra-TMMD ke-100. Untuk pekerjaan tersebut, dikerahkan sekitar 150 personel gabungan dari unsur TNI, Polri serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Gianyar. ‘’Pengerjaan ini juga dibantu alat berat seperti ekskavator, sehingga lebih mudah meratakan tanah,’’ ucapnya. Sampai saat ini, badan jalan yang sudah dibuka sekitar 500 meter, dari rencana panjang jarak 1,6 km dengan lebar 7 meter. ‘’Ini dikerjakan sejak Sabtu, 9 september kemarin. Dan tadi (kemarin -red) saya ke lokasi jalan yang sudah dikerjakan sejauh itu,’’ katanya. Dia mengaku optimis proyek ini bisa tuntas selama 30 hari kerja, setelah pembukaan 26 September nanti. ‘’Kalau mengerjakan 30 hari dari hari pembukaan, saya kira ini cukup sulit. Makanya kita menggelar pra-TMMD sehingga target waktu itu bisa terpenuhi,’’ ujarnya. Sebelum digelarnya TMMD, warga harus menempuh jalan memutar sejauh 3,5 km untuk mendistribusikan hasil pertanian yang didominasi komoditas berupa jeruk. Dengan dibukanya akses jalan, mobilitas warga dan perekonomian masyarakat setempat akan lebih baik. ‘’Terutama dari Banjar Tangkup, paling jauh dari kantor Desa Pupuan. Bahkan sampai 3,5 km. Dengan adanya jalan baru ini, pastinya jarak lebih pendek. Masyarakat Banjar Tangkup menuju ibu kota kecamatan juga lebih dekat,’’ tambahnya. Dandim juga mengungkapkan, Desa Pupuan memiliki panorama alam yang indah, bahkan memiliki air terjun dengan ketinggian 7 meter lebih. Ini merupakan potensi pariwisata yang cukup besar. Namun sejauh ini, untuk mengakses keindahan alam tersebut, wisatawan terkendala belum tersedianya infrastruktur jalan yang memadai. ‘’Potensinya bagus sekali, hanya akses dan promosinya kurang. Mudah-mudahan dengan ini, potensi desa bisa terangkat,’’ ucapnya. Selain pengerjaan fisik, TMMD juga akan diisi kegiatan pembinaan kebangsaan. Pihaknya juga berencana memberikan bantuan jamban yang akan ditempatkan di bale banjar dan beji setempat. ‘’Kemungkinan nanti juga ada bantuan jamban untuk KK miskin yang ada di Desa Pupuan,’’ katanya. Sementara itu, Danramil Tegallalang Kapten Arh. Pande Made Sudarta menyampaikan, permintaan pembukaan jalan ini merupakan usulan dari warga setempat terutama warga Banjar Tangkup yang memiliki 25 KK. Selain untuk akses ekonomi, pembukaan jalan ini mendesak dilakukan untuk kepentingan kegiatan upacara keagamaan. (kmb35)

Kontes Tertib Berlalu Lintas

Polisi Hadiahkan Tiket Wisata

Gianyar (Bali Post) Berbagai upaya dilakukan Sat. Lantas Polres Gianyar dalam rangka meningkatkan kesadaran pengguna jalan dan mewujudkan tertib berlalu lintas. Salah satu cara yang unik yakni melalui penyelenggaraan kontes pengendara tertib berlalu lintas. Polisi pun menyiapkan hadiah menarik untuk kontes ini. Kasat Lantas Polres Gianyar AKP I Gede Eka Putra Astawa, Kamis (14/9) kemarin, menjelaskan

kontes pengendara paling tertib ini akan dinilai secara acak. Tidak hanya itu, polisi pun merahasiakan waktu dan tempat dari kontes ini. ‘’Kami akan menilai secara diamdiam,’’ katanya. Namun, ada sedikit bocoran, kontes pengendara paling tertib ini akan dilaksanakan di sekitar simpang Puri Gianyar, depan Pasar Gianyar hingga depan Mapolres Gianyar pada Jumat (15/9) ini. ‘’Jadi, bagi masyarakat yang melintasi rute ini, siapkan

Gianyar (Bali Post) Seorang ramaja berinisial AR dibekuk jajaran Sat. Reskrim Polres Gianyar. Pelaku diketahui melancarkan aksi pencurian di tujuh TKP. Namun karena masih berusia 16 tahun atau masih di bawah umur, polisi tidak melakukan penahanan. Kanit I Sat. Reskrim Polres Gianyar Iptu Reza Pranata seizin Kasat Reskrim AKP Marzel Doni saat gelar kasus, Kamis (14/9) kemarin, membeberkan remaja yang tinggal di Blahbatuh itu mencuri di tujuh lokasi di kawasan Tedung, Perumahan Abianbase, Lebih, dan Blahbatuh. Aksi pelaku yang hanya tamat SD ini meresahkan warga setempat hingga beberapa korban akhirnya melaporkan kasus ini ke polisi. Setelah mengantongi ciri-ciri pelaku, polisi berhasil menangkap remaja asal Madura ini di tempat tinggalnya pada Rabu (13/9) lalu. Berdasarkan interogasi, AR mengaku pernah enam kali mencuri burung, satu kali mencuri sepeda dayung dan bahkan di salah satu lokasi, pelaku sempat mencuri sepatu perempuan. Reza menjelaskan, enam burung yang dicuri pelaku yakni jenis Kacer, Pleci, Sirpu dan Jalak Kebo. Sayangnya, dari enam burung yang dicuri itu, hanya satu yang berhasil ditemukan polisi. Sisanya diduga sudah dijual. Untuk seekor burung curian, AR menjualnya mulai kisaran harga Rp 150 ribu. Reza menambahkan, lantaran pelaku masih di bawah umur, pihak kepolisian kini menempuh jalur diversi. Pihaknya tidak melakukan penahanan terhadap pelaku. (kmb35)

Bali Post/nik

TUNJUKKAN PELAKU - Kanit I Sat. Reskrim Polres Gianyar Iptu Reza Pranata saat menunjukkan pelaku pencurian (menghadap tembok).

tiket ke Bali Safari untuk dua orang, terbaik 2 mendapat plakat dan tiket ke Bali Zoo untuk dua orang, dan terbaik 3 mendapat plakat dan tiket ke Taman Nusa untuk dua orang. ‘’Kegiatan ini adalah cara untuk merangsang pengendara sepeda motor untuk selalu tertib dan disiplin berlalu lintas kapan pun dan di mana pun saat berkendara. Pelaksanaan dan hasil dari kontes akan dilaporkan menyusul,’’ tegasnya. (kmb35)

BUMDes Harus Wadahi Potensi Desa

Gianyar (Bali Post) -

Pendirian Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) harus diarahkan dalam rangka menggali potensi desa. Keberadaan BUMDes harus saling melengkapi dengan lembaga lain di desa, bukan justru untuk bersaing. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Gianyar Ketut Suweta, Kamis (14/9) kemarin. Menurut Suweta, pihaknya tidak ingin BUMDes menjalankan usaha layaknya unit usaha lain yang sudah ada seperti koperasi atau LPD. BUMDes harus bisa bersanding dengan lembaga-lembaga tersebut, bukan justru men-

jadi pesaing. Berdasarkan data, saat ini terdapat 21 BUMDes dari total 64 desa di Kabupaten Gianyar. BUMDes terbanyak ada di Kecamatan Gianyar yakni 7 unit. Diikuti kemudian Kecamatan Payangan 5

BUMDes, Sukawati 2 BUMDes, Tampaksiring 2 BUMDes, Tegallalang 4 BUMDes, dan Ubud 1 BUMDes. Hanya Kecamatan Blahbatuh yang belum memiliki BUMDes. Pihaknya menargetkan penambahan BUMDes setiap tahunnya. Meski demikian, pejabat asal Tegallalang ini mengingatkan, pembentukan BUMDes tidak boleh untuk sekadar menjalankan anggaran Dana Desa. Terlebih modal awal pembentukan BUMDes cukup besar yakni antara Rp 100 juta hingga Rp 250 juta. ‘’Pembentukan ini

harus benar-benar mewadahi potensi yang ada di desa,’’ ucapnya. Hal ini penting dilakukan agar sesuai dengan tujuan awal Presiden mencetuskan pembentukan BUMDes. Menurut Suweta, pembentukan BUMDes ini membutuhkan SDM yang kreatif dan inovatif sehingga benarbenar menjadi wadah untuk pengelolaan potensi desa. Dia pun meyakini, bila SDM di desa kreatif, banyak potensi yang bisa dikembangkan dari desa. ‘’Kalau belum menemukan potensi, mending

tidak usah dulu memaksa pendirian BUMDes,’’ katanya. Apalagi diakuinya saat ini sejumlah BUMDes yang sudah berdiri di Gianyar masih bergelut di sektor pertokoan, simpan pinjam hingga pengelolaan air minum. Namun, ada juga beberapa BUMDes yang sudah mampu mengembangkan potensi desa. ‘’Misalnya yang sudah bagus itu BUMDes Tri Eka Mandiri yang ada di Desa Lebih. Ini sering kami jadikan percontohan,’’ tegasnya. (kmb35)

Delegasi ICNT Bahas Isu Perubahan Lingkungan

Mencuri di Tujuh TKP

Remaja Putus Sekolah Dibekuk Polisi

administrasi dan berkendaralah dengan tertib,’’ ucapnya. Dijabarkannya, kontes ini akan dilakukan dengan menepikan pengendara yang masuk kriteria. Selanjutnya, mereka akan diberikan beberapa pertanyaan terkait aturan berlalu lintas. ‘’Jadi, ada kuisnya juga. Yang bisa jawab paling benar, itu yang juara,’’ imbuhnya. Adapun hadiah yang bisa didapatkan melalui kontes ini yakni terbaik 1 mendapatkan plakat dan

WORKSHOP - Suasana Workshop ICNT yang digelar Kamis (14/9) kemarin. CLIMATE change atau perubahan iklim menjadi topik hangat pada workshop hari ke-4 penyelenggaraan International Conference Of National Trusts (ICNT) ke-17 yang digelar Kamis (14/9) kemarin, di Wana Ubud Hotel, Desa Nyuh Kuning Kecamatan Ubud, Gianyar. Masalah pemanasan global dan kerusakan lingkungan bukan lagi masalah sebuah negara, tapi sudah menjadi masalah masyarakat dunia. Sebelum workshop dilangsungkan, peserta diberi kesempatan berkeliling di sekitar Desa Nyuh Kuning. Mereka diperkenankan mengunjungi beberapa rumah penduduk untuk mengenal budaya dan adat istiadat setempat. Para tamu dari berbagai negara ini

diperkenalkan fungsi merajan atau sanggah bagi umat Hindu di Bali, fungsi dapur hingga candi bentar. Bagi umat Hindu, semua tempat memiliki makna dan fungsinya tersendiri sesuai dengan konsep Tri Hita Karana. Workshop berlangsung cukup seru dengan pembicara Justin Albert, Simon Moles Worth, Robin Yarrow, Cathy Chids, dan Hasim Djojohadikusumo. Sedangkan dari unsur pemerintah, hadir Direktur Jenderal Konservasi dan Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Ir. Wiratno, M.Sc. Di hadapan para delegasi dari berbagai negara tersebut, Wiratno mengungkapkan,

pemerintah Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah menyusun rencana aksi nasional penurunan emisi gas rumah kaca dan pemanfaatan jasa karbon hutan di kawasan hutan konservasi. Sementara, di masing-masing daerah rawan dilakukan penanaman atau pengayaan tanaman endemik, percepatan proses mekanisme alam. Ini semua dilakukan karena Indonesia merupakan salah satu paruparu dunia. Menurut salah satu peserta workshop yang juga pemerhati lingkungan, Ir. I.A. Rusmarini, masyarakat Bali sudah dari zaman dahulu mengenal konsep pelestarian alam. Masyarakat Bali sangat menghormati alam dan segala isinya. Perayaan Tumpek Landep maupun Tumpek Uduh, misalnya, merupakan wujud nyata bagaimana masyarakat Bali itu menghormati dan menjaga alam berserta isinya. Bahkan, menurut pemilik Puri Damai di Banjar Tunon Desa Singakerta, Ubud ini, Bali secara umum tidak terlalu terpengaruh dengan dampak global warming. Hal ini karena kawasan hutan masih terjaga dengan baik dan masih banyaknya kawasan hijau. Dan yang lebih penting lagi dan mungkin juga bisa ditiru oleh para peserta delegasi ICNT, ada beberapa hutan di Bali yang masih terjaga

keasriannya berkat kekuatan tradisi dan kepercayaan yang ada. Sementara itu, pada Rabu (13/9) malam, para delegasi mengikuti jamuan makan malam di Puri Gianyar. Disambut Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata, sebelum memasuki areal utama puri, mereka mengikuti suatu ritual adat berupa natab segehan agung. Ritual sebelum memasuki puri ini dimaksudkan agar aura negatif yang mengiringi para peserta tidak ikut memasuki puri. Para peserta yang notabene adalah orang asing terlihat antusias mengikuti ritual tersebut. Sambil mengikuti ritual natab segehan agung, para peserta mendengarkan penjelasan tentang sejarah Puri Gianyar yang disampaikan oleh Ketua Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) Catrini Pratihari Kubontubuh.

Suasana sakral terasa dengan kepulan asap kemenyan dari pasepan di depan para peserta. Ritual penyambutan diakhiri dengan Bupati Agung Bharata dan para peserta melangkahi sesajen/segehan. Setelah itu, peserta disuguhi tarian Sapa Agung yang kental nuansa klasik melalui kostumnya. Dipilihnya Puri Gianyar sebagai tempat jamuan makan malam bagi peserta ICNT, selain karena merupakan kediaman kepala daerah Kabupaten Gianyar, juga karena sejarah yang terkandung di dalamnya. Negara-negara peserta konferensi internasional ini adalah negara yang peduli pelestarian warisan budaya sehingga Puri Gianyar merupakan pilihan tepat untuk jamuan makan malam. Para delegasi dunia terlihat menikmati suasana jamuan makan malam yang bernuansa zaman kerajaan tersebut. (ad981)


KLUNGKUNG

10

Jumat Pon, 15 September 2017

Proposal Hibah Bansos Masih Ditemukan Tak Sesuai Aturan

Semarapura (Balii Post) Pengumpulan ulang proposal hibah bansos dari masyarakat yang diakomodir DPRD Klungkung dibatasi sampai Kamis (14/9) kemarin. Hal tersebut pun sudah ditindaklanjuti. Hanya, sesuai hasil verifikasi, masih ditemukan adanya kesalahan dan tidak mengacu pada aturan. Sebagai dampaknya, itu dipastikan tak terpasang pada APBD perubahan 2017. Demikian ditegaskan Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Klungkung I Nyoman Mudarta, Kamis (14/9) kemarin. Dijelaskan, pengumpulan ulang proposal dilakukan sejak Selasa (12/9) lalu. Berdasarkan data, jumlahnya mencapai 415 buah. Sampai kemarin siang, yang tercatat sampai di meja Disbudpora baru 198 buah dengan nominal mencapai 12.543.000.000 yang berasal dari empat kecamatan, yakni Klungkung, Banjarangkan, Dawan, dan Nusa Penida. Namun, berdasarkan hasil verifikasi, masih ditemukan kesalahan. Seperti struktur organisasi pegusul yang justeru ditulis susunan panitia. Selain itu, surat pernyataan yang tidak sesuai dengan kenyataan. “Ini kesalahan administrasi. Tapi cukup berdampak hukum,” tegasnya. Mantan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Klungkung ini juga menyatakan usulan hibah bansos yang diakomodir dewan ini juga ada dari komunitas yang tak berbadan hukum Indonesia. Hal itu sudah sangat melanggar aturan. Jika mengacu pada Perbup Nomor 30 Tahun 2016 tentang Pedoman Bantuan Hibah dan Bansos, seharusnya berbadan hukum minimal dua tahun. “Usulan itu datang dari komunitas sepeda. Itu diakomodir dewan. Tidak sesuai dengan aturan,” ujarnya., Usulan yang demikian, kata dia dipastikan tidak akan terpasang pada APBD Perubahan 2017 yang segera dibahas. “Proposal itu tidak lagi dikembalikan. Waktu sudah habis. Tidak akan dipasang pada APBD perubahan,” ucap Mudarta. Seperti berita sebelumnya, sejumlah kejanggalan pada proposal sempat terungkap saat rapat DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Klungkung. Seperti RAB yang tak sesuai sampai adanya perbedaan jumlah pembangunan dengan yang tercantum pada usulan. Atas dasar itu, proposal tersebut dikembalikan lagi untuk diperbaiki dan dikumpulkan ulang. (kmb45)

Bali Post/sos

PERAHU - Profesi nelayan masih digeluti sejumlah warga Desa Kusamba Kecamatan Dawan. Hal tersebut dilihat dari masih banyaknya perahu yang parkir di pantai, Kamis (14/9) kemarin. Perahu ini digunakan sehari-hari untuk mencari ikan.

Layanan Air Bersih Diharapkan Tak Sekadar Wacana PDAM Diminta Segera Realisasikan

Semarapura (Bali Post) Rencana Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Klungkung memberikan layanan air bersih kepada warga Desa Pejukutan, Nusa Penida pada 2018 mendapat respons positif. Hal tersebut diharapkan tak hanya berhenti pada tataran wacana saja. Akan tetapi, warga meminta pihak PDAM segera merealisasikannya guna meringankan beban masyarakat yang bertahun-tahun mengalami krisis air.

I Nyoman Mudarta

Bali Post/sos

Gerindra Pastikan Usung ”Incumbent”, PDI-P Masih Galang Calon Wakil Semarapura (Bali Post) Suhu politik di Kabupaten Klungkung masih adem. Konsistensi dan pernyataan tegas untuk mengusung calon baru datang dari Partai Gerindra. Paket Suwirta-Kasta (Suwasta) masih tetap menjadi andalan dalam pertarungan yang berlangsung Juni 2018 mendatang. Ketua DPC Gerindra Klungkung I Wayan Baru secara gamblang menyatakan dukungannya tetap berlabuh pada incumbent, tak lepas dari sepak terjangnya selama tiga tahun lebih menjabat. “Paket ini sudah teruji. Kami tetap mengusungnya,” tegasnya, Kamis (14/9) kemarin. Jika melihat komposisi di DPRD yang mencapai 8 kursi, partai berlambang kepala Burung Garuda ini bisa mengusung calon sendiri. Namun demikian, upaya untuk berkoalisi dengan partai lain tetap masuk dalam bidikan. Bahkan diakui komunikasi dan pendekatan dengan sejumlah partai sudah dilakukan. “Untuk komunikasi politik bersama partai lain sudah jalan. Kami tak ingin mengkotak-kotakkan. Kami bersikap biasa. Mencari yang memiliki komitmen sama untuk membangun Klungkung,” tegasnya. Keseriusan untuk memenangkan pilkada ini telah ditunjukkan Gerindra melalui pembentukan tim pemenangan. “Ini tinggal launching saja,” imbuh Ketua DPRD Klungkung ini. Kondisi berbanding terbalik justru terjadi pada PDI-P. Sebagai partai yang besar, dengan tujuh kursi di DPRD, sampai saat ini belum menyatakan secara tegas siapa yang akan dijagokan dalam pertarungan itu. Namun, sebagai gambaran, kemungkinan besar posisi cabup akan jatuh pada Cokorda Gede Agung, yang juga kader PDI-P. “Untuk rekomendasi kemungkinan akhir bulan ini turun. Untuk calon wakilnya masih berproses,” kata Ketua DPC PDI-P Klungkung Anak Agung Gede Anom. Meski gambaran masih “keruh”, ditegaskan partai banteng moncong putih ini konsisten mengusung calon sendiri. Bahkan, dinyatakan pula tak akan menggaet Nyoman Suwirta untuk merapat. “Kami konsisten mengusung sendiri,” ucapnya. Komunikasi politik juga sudah dilakukan. Tak hanya Golkar, namun juga Gerindra yang sudah jelas-jelas mengusung paket Suwasta. “Pada dasarnya kita punya sikap politik masing-masing,” ungkap Agung Anom seraya menambahkan menghadapi pilkada, partainya terus melakukan penguatan kader. (kmb45)

Perbekel Pejukutan I Nyoman Yudiadnyanawan, Kamis (14/9) kemarin mengatakan layanan air bersih yang sangat penting untuk menunjang kebutuhan konsumsi masyarakat dan sektor lain, salah satunya pariwisata sudah sejak lama diharapkan menyentuh wilayahnya. Jika ada rencana dari perusahaan plat merah itu untuk merealisasikannya, dipastikan mendapat respons positif dari

seluruh masyarakat. “Saya sebagai kepala wilayah puas dengan berita itu (layanan air bersihred). Tapi kan tidak puas hanya untuk itu saja. Tapi masyarakat kami puas untuk kenyataan. Kami sangat mengharapkan bisa terealisasi. Jangan hanya sebatas wacana saja,” ungkapnya. Harapan tersebut tak lepas dari kondisi masyarakat yang telah bertahun-tahun menga-

lami krisis air bersih. Untuk mengatasi hal itu, sejatinya Pemerintah Provinsi Bali pernah memasang jaringan dari mata air Guyangan. Air yang dialirkan baru menyentuh dua dari lima dusun yang ada. Hanya sejak 2016, hal itu tak lagi berjalan. Sesuai hasil konfirmasinya ke pengelola, itu karena terjadi kerusakan pada peralatan. “Sampai sekarang air tak lagi mengalir,” ucapnya.

Semarapura (Bali Post) Usaha sarang walet yang dikelola Perusahaan Daerah Nusa Kertha Kosala (PDNKK) Klungkung semakin terancam. Hal tersebut menyusul semakin sulitnya mencari

tenaga petik, di samping penjualannya yang lambat. Direktur PDNKK Klungkung I Wayan Sukadana, Kamis (14/9) kemarin menjelaskan, sarang walet di Goa Batu Melawang, Nusa

Ceningan masih masuk sebagai salah satu usaha yang terkelola, selain percetakan, penjualan alat tulis kantor (ATK), dan penjualan hasil kerajinan. Namun, sejak tiga tahun lalu, usaha tersebut

Guna memenuhi kebutuhan konsumsi, warga terpaksa membeli air bersih seharga Rp 10 ribu per 35 liter. Beberapa juga ada memanfaatkan air hujan yang tertampung dalam cubang. “Sampai sekarang masih membeli,” ungkap Yudiadnyanawan. Sebelumnya, Direktur PDAM Klungkung Nyoman Renin Suyasa mengungkapkan selain Pejukutan, layanan tersebut juga direncanakan menyasar Desa Sekartaji dan Tanglad yang juga mengalami krisis air sejak bertahutahun. Langkah tersebut dipandang tak hanya penting untuk mendukung kebutuhan masyarakat, namun juga

sektor pariwisata yang mulai berkembang. “Pariwisata mulai berkembang. Ini memerlukan air. Layanan akan terus kami perluas. Ke depan juga penambahan jaringan distribusi utama,” jelasnya. Program itu, imbuhnya juga untuk mendukung program pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) berupa seratus persen akses air bersih beriringan dengan program nol persen permukiman kumuh dan seratus persen akses sanitasi layak atau yang dikenal dengan program 100-0-100. “Tahun depan diupayakan bisa berjalan,” tandasnya. (kmb45)

cenderung stagnan. Pemetikannya semakin sulit dilakukan lantaran tenaga yang sebelumnya diandalkan beralih profesi ke sektor pariwisata yang penghasilannya dinilai lebih menjanjikan. Kondisi ini menyebabkan keberadaannya terancam. ‘’Sejak tiga tahun lalu mulai sulit cari tukang petik. Ini cukup mengancam usaha,’’ jelasnya. Pemetikan sarang sebelumnya dilakukan tiga sampai empat kali dalam setahun. Namun, tahun ini direncanakan hanya dua kali. Alasannya untuk menjaga kelestarian dan mengurangi risiko pemasaran. Hasilnya yang sudah kering langsung dijual ke apotek dengan harga Rp 75 ribu per kupak kering. ‘’Sekali petik perlu ongkos sekitar Rp 7,5 juta. Untuk Februari lalu, dapat 1,7 kilogram yang basah. Sudah kering langsung dibawa ke apotek. Tetapi penjualannya yang lambat. Tidak langsung dibayar. Ini juga jadi tantangan untuk usaha,’’ ucapnya. Supaya usaha yang sempat

dikelola warga itu tetap berlanjut, pria asal Desa Suana, Nusa Penida ini menyatakan tengah mencari solusi. Pengelolaan rencananya dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Selain itu, juga bisa terintegrasi dengan sektor pariwisata. ‘’Untuk kerja sama sudah penjajakan,’’ terangnya. Disinggung kondisi perusahaan secara umum, dikatakan, belakangan memang sulit berkembang. Itu sebagai imbas banyaknya masyarakat yang menjalankan usaha serupa. Supaya tak terus berlanjut, diusulkan adanya kajian ulang terhadap ‘’roh’’ perusahaan. ‘’Kami usulkan untuk dikaji ulang. Perusahaan harus bisa tampil beda dengan usaha masyarakat. Misalnya mengelola city tour,’’ kata Sukadana. Situasi yang demikian, imbuhnya, mengakibatkan sulit menentukan target pendapatan, terlebih yang harus disetorkan ke daerah. ‘’Sejauh ini kita tak punya target. Setoran ke daerah juga begitu. Kalau dapat untuk dipakai untuk modal,’’ tandasnya. (kmb45)

Kesulitan Cari Tukang Petik, Usaha Sarang Walet Terancam

Bali Post/ist

SARANG WALET - Sejumlah warga sedang melakukan pencarian sarang walet di Goa Batu Melawang, Nusa Ceningan. Sejak tiga tahun lalu, diakui sangat kesulitan untuk mencari tukang petik.

Penerapan Perpres Pendidikan Karakter Dinilai Tak Sulit

I Wayan Baru

Bali Post/sos

Semarapura (Bali Post) Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2017 tentang Pendidikan Karakter sudah terbit. Penerapannya pada sekolah di Kabupaten Klungkung dinilai tak sulit. Sebab, hal tersebut sudah dilaksanakan jauh sebelumnya. Salah satunya di SMAN 2 Semarapura. Waka Kesiswaan Ketut Langkir mengungkapkan munculnya perpres itu sudah diterima sekolah. Setelah dipelajari, hal-hal yang tertuang di dalamnya tak jauh berbeda dengan apa yang sudah diterapkan sebelumnya. “Isinya tak jauh berbeda. Jadinya kami tak sulit untuk menerapkan perpres itu,” ujarnya, Kamis (14/9) kemarin. Pendidikan karakter di

sekolah yang berlokasi di Jalan Dewi Sartika, Semarapura ini diberikan kepada siswa sebelum pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) melalui pemberian materi. Selain itu, juga dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler. “Kami punya puluhan ekstrakurikuler. Seluruhnya berisi Pendidikan karakter,” tegasnya. Kepala SMPN 1 Semarapura Nyoman Karyawan juga sempat mengungkapkan perpres itu sebagai langkah strategis untuk melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas. Penerapan juga dirasa tidak akan sulit. Sebab, sudah diterapkan sejak lama, yang juga dikemas dalam ekstrakurikuler yang dilaksanakan secara rutin setiap Sabtu. (kmb45)

Bali Post/sos

PENTAS - Siswa SMAN 2 Semarapura yang tergabung dalam ekstrakurikuler teater pentas beberapa waktu lalu di Lapangan Dawan. Ini sebagai bagian dari pendidikann karakter.


Jumat Pon, 15 September 2017

BULELENG

11

Dampak Kemarau Panjang

Hutan di Gerokgak Terbakar

Singaraja (Bali Post) – Kemarau panjang tahun ini mulai berdampak. Hutan di kawasan Buleleng Barat terbakar sekitar 13 hektar. Dari penelusuran petugas Resort Polisi Hutan (RPH) diduga kebakaran itu dipicu api puntung rokok yang dibuang warga secara sembarangan saat masuk kawasan hutan. Beruntung, dampak kebakaran tersebut tidak sampai mematikan kayu hutan. Api hanya membakar semak dan rumput liar di kawasan hutan tersebut.

Ketut Suparto

Bali Post/kmb38

Penerima Elpiji Bersubsidi Didata Ulang

Singaraja (Bali Post) – Kesan adanya penerima elpiji tiga kilogram (3 kg) bersubsidi tidak tepat sasaran, mulai disikapi pemerintah. Mulai 2018, pemerintah akan memberikan jatah elpiji tiga kilogram bersubsidi hanya untuk warga yang masuk dalam data penduduk miskin dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Saat ini, pemerintah masih melakukan pemutakhiran data sebelum nantinya menerbitkan kartu sebagai penerima elpiji bersubsidi. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) Buleleng Ketut Suparto, Kamis (14/9) kemarin, mengatakan dari pengamatan di lapangan, elpiji yang lebih dikenal dengan gas melon itu tidak saja didapat oleh warga miskin, tetapi banyak warga mapan dengan mudah mendapat elpiji bersubsidi tersebut. Hal ini mengakibatkan kuota elpiji tiga kilogram di daerahnya membengkak. Bahkan, sekarang Buleleng menerima kuota terbesar dari sembilan kabupaten/kota di Bali. “Kalau kelangkaan tidak terjadi, hanya dari pengamatan kita memang semua orang membeli elpiji tiga kilogram ini padahal seharusnya hanya untuk warga miskin. Dari kajian kita karena kesan rancu ini membuat kuota elpiji tiga kilogram di daerah kita terbesar dari daerah lain,” katanya. Menurut mantan Kabag Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Sekab Buleleng ini, pemerintah pusat mulai 2018 mendatang akan menerbitkan kebijakan pemberian jatah elpiji tiga kilogram bersubsidi hanya untuk warga miskin dan pelaku UMKM. Setiap warga miskin yang sudah terdata dan pelaku UMKM akan mendapatkan kartu penerima elpiji tiga kilogram bersubsidi. Dengan kartu itu, warga miskin dan juga pelaku UMKM di daerah bisa mendapatkan elpiji tiga kilogram bersubsidi. Sebaliknya, tanpa kartu itu warga harus menggunakan elpiji nonsubsidi. Ketika ditanya berapa warga miskin dan pelaku UMKM yang berhak atas elpiji tiga kilogram bersubsidi itu, Suparto belum bisa menyampaikan karena masih tahap pemutakhiran data bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. “Kalau kita di daerah sudah melakukan pendataan dan tinggal menunggu penerbitan kartunya. Tentu nanti akan ada sosialisasi kembali, sehingga penerima subsidi ini paham dan program subsidi elpiji ini bisa tepat sasaran,” jelasnya. (kmb38)

Terganjal Akses dan Atraksi

Wisatawan Pilih Kunjungi Lombok Singaraja (Bali Post) Akses dan minimnya atraksi seni dan budaya di Buleleng mulai memicu wisatawan enggan berkunjung ke Bali Utara. Sebaliknya, sekitar 4.000 wisatawan sekarang memilih berkunjung ke Lombok, Nusa Tengara Barat (NTB). Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dan stakeholders dalam menyiapkan sarana infrastruktur pariwisata Bali Post/kmb38 di Bali Utara. Tjokorda Artha Ardana Demikian diungkapSukawati kan Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Bali Tjokorda Artha Ardana Sukawati saat menjadi pembicara dalam Focus Group Discussion (FGD) di Singaraja, Kamis (14/9) kemarin. FGD ini digelar oleh PHRI Buleleng melibatkan seluruh stakeholders dan unsur terkait lainnya. Lebih jauh pria yang akrab dipanggil Cok Ace ini mengatakan, dari pengamatannya tren menunjukkan kalau ribuan wisatawan terpaksa mengalihkan kunjungannya ke Lombok, NTB. Ini karena jarak kunjungan ke Lombok bisa ditempuh dalam waktu 30 hingga 50 menit saja. Sementara jika berkunjung ke Buleleng membutuhkan waktu mencapai 2,5 jam. ‘’Trennya memang wisatawan lebih tertarik ke Lombok daripada ke Buleleng karena jaraknya memang lebih pendek dibandingkan ke Buleleng. Makanya sekarang ini menjadi tantangan bagi pemerintah dan stakeholders dalam memecahkan hal itu,’’ katanya. Menurut Cok Ace, ada empat komponen yang harus diperhatikan dalam pengembangan pariwisata mulai dari destinasi, aksesbilitas, amenities, dan networking. Destinasi menyangkut daya tarik wisata, baik alam, budaya buatan manusia seperti festival atau pentas seni. Sedangkan aksesbilitas mengenai kemudahan dalam mencapai tempat tujuan wisata, amenities menyangkut fasilitas untuk memperoleh kesenangan, dalam hal ini dapat berbentuk akomodasi, kebersihan dan keramahtamahan. Dan terakhir networking mengenai jaringan kerja sama yang berkaitan dengan produk yang ditawarkan baik lokal, nasional maupun internasional. ‘’Buleleng baru siap soal amenitiesnya di mana hotel-hotel sudah banyak terbangun. Tinggal atraksinya, ini masih perlu kualitasnya ditingkatkan. Sekarang ini kita masih sedang cari-cari bentuk, apa yang perlu kita branding sehingga wisatawan itu tertarik datang ke Buleleng, karena atraksi itu hanya ada di Buleleng. Akses memang perlu diperbaiki untuk mempersingkat jarak tempuh, kemudian networking, promosinya harus terpadu,’’ jelasnya. Sementara itu, Ketua PHRI Buleleng Dewa Ketut Suardipa mengatakan, Buleleng punya potensi yang luar biasa yang tersebar di empat kawasan Buleleng Timur (Air Sanih), Tengah (Lovina), Barat (Batu Ampar), dan Selatan (Pancasari dan Munduk), hanya masih ada persoalan-persoalan yang perlu dicarikan solusi bersama dengan OPD terkait. Salah satu persoalan yang disebutkan yakni atraksi yang unik dimiliki oleh Buleleng seperti Sapi Gerumbungan, tetapi atraksi itu tidak maksimal ditampilkan. Suardipa berharap dana PHR bisa disalurkan untuk memaksimalkan atraksi-atraksi unik yang ada di Buleleng. Untuk itu dari FDG ini ada keputusan sebagai solusi dalam mengangkat dan meningkatkan pariwisata Bali Utara. ‘’Antraksi Sapi Gerumbungan itu bisa ditampilkan dengan jadwal rutin, misalnya setiap hari Sabtu. Sehingga wisatawan tahu, hari itu akan ada atraksi Sapi Gerumbungan,’’ tegasnya. (kmb38)

Berdasarkan data Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bali Utara, secara keseluruhan luas hutan di daerah ini tercatat 37.159,21 hektar. Dari jumlah itu, sebanyak 32.467,02 hektar merupakan hutan lindung, 1.422,71 hektar hutan produksi dan kawasan hutan produksi terbatas 3.269,48 hektar. Sesuai kebijakan Dinas Kehutanan Provinsi Bali, seluruh kawasan dibagi menjadi sembilan Resort Pengamanan Hutan (RPH) yakni Sumberkelampok, Sumberkima, Gerokgak, Dapdap Putih, Seririt, Banjar, Sukasada, Kubutambahan, dan Tejakula. Dari sembilan RPH itu, sejak kemarau panjang ini UPT KPH Bali Utara sudah memetakan kawasan hutan rawan kebakaran. Dua kawasan yang rawan yakni RPH Gerokgak, Seririt, dan Tejakula. Bahkan, kawasan hutan di Desa Banyupoh dan Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak dalam minggu ini sudah terbakar. Beruntung, personel RPH bersama warga berhasil melakukan pemadaman, sehingga titik api tidak meluas hingga mencegah kebakaran merembet ke areal pura di kawasan hutan tersebut. Di Bukit Batu Kursi hutan yang terbakar sekitar lima hektar dan Bukti Gondol, Desa Banyupoh tercatat

Bali Post/kmb38

I Ketut Suastika

sekitar delapan hektar. Kepala UPT KPH Bali Utara I Ketut Suastika di kantornya Kamis (14/9) kemarin, mengatakan, kebakaran di kawasan hutan Batu Kursi terjadi pada 3 September 2017 lalu. Sedangkan, kebakaran di Bukti Gondol Desa Banyupoh diketahui terjadi Kamis dini hari kemarin sekitar pukul 04.00 Wita. Personel yang sudah disiagakan di posko kebakaran hutan bersama warga, berupaya melakukan pemadaman. Lantaran medan yang sulit dijangkau, api tidak bisa dipadamkan dengan air. Sebaliknya, api harus dipadamkan dengan membuat sekat bakar (melokalisasi) agar tidak merembet ke kawasan hutan lain. “Dari laporan yang kita terima dari personel di posko bersama masyarakat, kebakaran terbaru tadi pagi dan

pemadaman masih dilakukan. Karena keterbatasan personel dan alat, api kami padamkan dengan membuat sekat bakar atau memukul titik api dengan dahan pohon agar tidak meluas ke areal lain,” jelasnya. Namun, Suastika menyebut kebakaran hutan di Buleleng Barat itu tidak merusak kondisi hutan. Hal ini karena api hanya membakar semak dan rumput liar. Apalagi, cuaca panas dan terik matahari seperti sekarang ini, api dengan mudah merembet. Sementara kerusakan pohon yang endemis tumbuh di kawasan ini masih utuh dan belum ditemukan sampai kayu di hutan itu terbakar. Namun, pihaknya tetap melakukan upaya antisipasi dengan menggalakkan sosialisasi untuk menyadarkan masyarakat di perbatasan kawasan hutan agar tidak ceroboh ketika memasuki kawasan hutan. Pencegahan ini perlu digalakkan karena dari kebakaran yang terjadi pemicunya karena faktor kelalaian masyarakat ketika masuk dalam kawasan hutan membuang puntung rokok sembarangan. Selain itu, ketika masyarakat di dalam hutan seringkali ditemukan bekas pembuatan api dan kalau ini lupa dimatikan, maka dipastikan akan memunculkan ancaman kebakaran hutan. (kmb38)

ASAP – Kepulan asap tampak dari hutan yang terbakar di wilayah Kecamatan Gerokgak, Kamis kemarin.

miliar. Rencananya, setelah Perubahan APBD tahun ini disahkan oleh DPRD, anggaran itu langsung dialokasikan untuk ganti rugi lahan milik warga. Namun, mengingat batas waktu pelaksanaan anggaran efektif hanya tiga bulan ke depan, dikhawatirkan pembahasan lahan itu tidak bisa dilakukan dalam satu kali anggaran. Atas kondisi ini, pemkab terpaksa mengubah skema alokasi anggaran pembebasan lahan menjadi dua kali anggaran. Tahap pertama akan direalisasikan pada pertengahan tahun ini dan tahap kedua tahun 2018. Untuk merealisasikan pembebasan lahan tahap pertama ini, PU-PR telah melakukan pendekatan kepada pemilik lahan. Selain itu, pemkab sudah menyiapkan tim pembebasan lahan bekerja sama dengan tim appraisal. Setelah DPRD Buleleng mengesahkan Perubahan APBD,

maka dalam waktu bersamaan tim akan langsung melakukan proses pembebasan lahan shortcut. “Dari hitung-hitungan matematika saja tidak mungkin kita bisa menuntaskan lahan sekaligus. Kementerian PUPera dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) saat ini masih menyempurnakan desain kontruksi shortcut, sehingga lahan dibutuhkan bertambah. Untuk itu, skema pembebasan lahan dilakukan dalam dua kali tahapan mulai Perubahan APBD dan sisanya lagi nanti 2018 kita alokasikan anggarannya,” katanya. Di sisi lain, Suparta mengatakan, dari koordinasi ke Kementerian PU-Pera beberapa waktu lalu, pemerintah pusat pada intinya berkomitmen merealisasikan proyek pembangunan shortcut tersebut. Sesuai perencanaan pembangunannya diawali dengan tender fisik shortcut pada

Bali Post/kmb38

Pembebasan Lahan ’’Shortcut’’ Bertahap

Singaraja (Bali Post) – Pembebasan lahan untuk proyek pembangunan shortcut Singaraja - Mengwitani (Badung) utamanya lokasi lima dan enam (Desa Wanagiri dan Desa Gitgit Kecamatan Sukasada) terpaksa dilakukan dalam dua kali anggaran. Ini karena waktu pembebasan lahan pada pertengahan tahun ini dipastikan tidak mencukupi karena pelaksanaan anggaran efektif tinggal tiga bulan. Selain waktu pendek, kebutuhan lahan yang akan dibebaskan diperkirakan berubah akibat perubahan desain konstruksi shortcut oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) RI. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Nyoman Suparta Wijaya usai sidang di gedung DPRD Buleleng, Kamis (14/9) kemarin. Lebih jauh, Suparta men-

Bali Post/kmb38

Nyoman Suparta Wijaya

gatakan, mengacu desain awal, shortcut titik lima dan enam dengan panjang jalan 1,5 kilometer menghabiskan lahan sekitar 3,2 hektar. Dari hasil pendataan dan sosialisasi ke lapangan menyebutkan bahwa tanah itu merupakan milik puluhan warga yang menyebar di Desa Wanagiri dan Desa Gtgit. Pemkab dalam Perubahan APBD Buleleng tahun 2017 ini telah mengalokasikan anggaran pembebasan lahan sebesar Rp 10

Lovina Festival

awal 2018. Mendukung perencanaan itu, pemkab membebaskan lahan tahap pertama, sehingga proyek pembangunan shortcut yang ditunggu-tunggu warga di Bali Utara bisa dimulai. Terkait p erubaha n konstruksi, Suparta menyebut bahwa Kementerian PUPera dan BPJN saat ini masih menyempurnakan desain konstruksi shortcut titik lima dan enam. Alasan perubahan desain itu, karena medan di dua lokasi shortcut itu ekstrem, sehingga dalam pelaksanaannya membutuhkan anggaran besar. “Memang dari koordinasi kami dengan kementerian dan balai masih menyempurnakan desain dan ini karena pertimbangan medan shortcut yang membutuhkan dana besar, namun penegasan pemerintah pusat bahwa mulai tahun depan tender fisik sudah dimulai,” tambahnya. (kmb38)

Sajikan Kesenian, Ratusan Tukik Dilepas

Singaraja (Bali Post) – Lovina Festival (Lofest) tahun 2017 tidak saja menyajikan kesenian dan budaya enam desa penyangga pariwisata Lovina, tetapi dijadikan ajang untuk mengampanyekan aksi penyelamatan lingkungan, terutama penyu dan taman terumbu karang. Dalam pembukaan Kamis (14/9) sore kemarin, lebih dari

100 ekor tukik hasil penangkaran Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sari Segara, Desa Penimbangan, Kecamatan Buleleng dilepas oleh Bupati Putu Agus Suradnyana bersama Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Ardana Sukawati

dan undangan Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Lofest tahun ini diawali dengan pembukaan yang dimeriahkan dengan pawai kesenian dan budaya desa penyangga pariwisata Lovina. Sejumlah kesenian langka dan kesenian yang sedang tren saat ini ditampilkan dalam pembukaan Lofest yang dijejali oleh warga lokal. Salah satu kesenian

langka itu adalah tari Gambuh yang dibawakan oleh penari dan penabuh dari Desa Anturan Kecamatan Buleleng. Kesenian ini dalam penampilannya kemarin membawakan judul cerita ‘’Galuh Kerajaan Daha Kepandung’’. Selain itu satu lagi tradisi unik yang disajikan dalam pembukaan Lofest tahun ini adalah tradisi ‘’Megebeg-gebe-

Bali Post/kmb38

LOFEST - Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat menghadiri pembukaan Lovina Festival (Lofest) 2017, Kamis (14/9) kemarin.

gan’’ warga Desa Tukadmungga Kecamatan Buleleng yang masih lestari sampai sekarang. Tradisi ini dibawakan oleh warga dari dua dusun di Desa Tukadmungga. Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyambut positif upaya Pemkab Buleleng yang tengah menggalakkan event festival. Dikatakan, festival tidak ada salahnya digelar dalam rangka mempromosikan dan melestarikan serta menggali potensi seni dan budaya daerah di Bali sebagai pendukung pengembangan industri pariwisata. Gelaran festival seperti yang dilakukan Buleleng atau daerah lain hendaknya dibuat dengan baik dan bagaimana kemasan atau branding kegiatannya menampilkan keunikan yang memang tidak dimiliki oleh daerah lain. ‘’Destinasi dibuat beda dan apa yang dilakukan itu, ini harus dipikirkan oleh daerah agar tidak sama dengan di Bali Selatan,’’ katanya. Di sisi lain, Gubernur kembali menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi terhadap kegiatan yang sudah digulirkan. Usul untuk mengevaluasi itu bukan berarti melarang atau bahkan menyetop daerah yang berkeinginan menggulirkan sebuah festival. Hal ini penting karena jangan sampai kemasan dalam festival yang dibuat di daerah sama dengan yang sudah dibuat di Bali Selatan atau daerah lain. Untuk itu, evaluasi ini dilakukan untuk mengukur kesenian atau tradisi apa yang cocok ditampilkan, siapa saja pihak yang dilibatkan, dan sejumlah aspek lainnya. (kmb38)


JEMBRANA

12 Kunjungi Proyek Rest Area Pengeragoan

Wabup Kembang Ingatkan agar Perhatikan Mutu, Waktu dan ”Spec” PROSES penataan rest area yang berada di Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan mendapat perhatian serius dari Wakil Bupati (Wabup) Jembrana Made Kembang Hartawan. Kamis (14/9) kemarin, Wabup Kembang beserta sejumlah pejabat terkait seperti Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ketut Kariadi, Kabid Cipta Karya I Ketut Antara, Wabup Kembang mengunjungi pembangunan rest area dan melakukan evaluasi terhadap proyek tersebut. Dalam kunjungan tersebut, Wabup Kembang mengingatkan kepada pelaksana terkait agar memperhatikan mutu, waktu dan spec dalam pengerjaan. Untuk mutu pengerjaan, pelaksana proyek harus memperhatikan elevasi, ketinggian, kemiringan. Kembang mencontohkan dalam pembuatan alur air, jangan sampai sudut saluran air salah ukur dan bisa menyebabkan tidak lancarnya pembuangan air. “Pelaksana juga harus memperhatikan kepadatan tanah uruk yang ada di areal rest, khususnya di areal parkir. Jika kepadatannya kurang baik, namun sudah di hotmix tentunya bisa menyebabkan keretakan,” katanya. Wabup Kembang berharap pada proyek pembangunan rest area tersebut tepat waktu sesuai dengan kontrak yang sudah disetujui. “Jangan sampai terjadi denda atau penalti. Jika hal itu terjadi, pihak pelaksana cendrung bekerja tergesa-gesa dan bisa mengurangi mutu pengerjaan. Jika tidak tepat waktu juga bisa menyebabkan tenaga dan biaya terbuang, tentunya ini pemborosan,”

Bali Post/ist

PROYEK - Wakil Bupati (Wabup) Jembrana I Made Kembang Hartawan saat meninjau proyek rest area Pengeragoan. Wabup Kembang mengingatkan dalam pengerjaan harus memperhatikan mutu, waktu dan spec. ujarnya. Untuk pengerjaannya pun harus diserahkan kepada orang yang memiliki pekerjaan yang spesifik, seperti pengerjaan ornamen, relief, kayu dan landscape. Wabup Kembang mengusulkan bisa melaksanakan soft opening pada Desember dan launching di Februari 2018 beserta proyek yang lainnya seperti Anjungan Cerdas Jalan Nasional Rambut Siwi. Selain mengevaluasi mutu dan waktu pengerjaan, Wabup Kembang meminta mutunya harus disesuaikan dengan spec material yang baik. Untuk spec yang dimaksud adalah material yang digunakan dalam proyek, ketebalan bahan, jenis material yang dipergunakan haruslah yang terbaik. “Tentunya ini harus diperhatikan khusus,” kata Kembang. Selain itu, Kembang juga membahas bagaimana pengelolaan rest area di Pengeragoan terse-

but. Dalam pengelolaannya diharapkan dikelola dengan profesional dan tidak hanya dalam bentuk fisiknya saja. “Tentunya dalam pengelolaannya kita akan melibatkan potensi lokal yang ada di sekitarnya. Dan tentunya keberadaan rest area tersebut menguntungkan bagi masyarakat yang ada di sekitar rest area tersebut,” Imbuhnya. Sementara, menurut Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman, I Ketut Antara, mengatakan proyek pengerjaan pembangunan rest area tahun 2017 merupakan tahap kedua dengan total anggaran Rp 2,5 miliar. “Pembangunan tahap kedua ini berupa pembangunan sejumlah fasilitas bale bengong, toilet, penataan landscape, parkir dan tempat kuliner tahap kedua,” kata Antara. (ad9723)

Yoga ditangkap petugas Polsek Mendoyo, Jembrana, Selasa (12/9) lalu. Oknum ormas ini pun tengah menjalani pemeriksaan di ruangan penyidik. Kasusnya masih terus didalami dan penyidik telah menyita sejumlah barang bukti. “Pelaku ini mengaku sebagai anggota salah satu ormas di Bali. Di ormas itu, pelaku menduduki jabatan sebagai bendahara,” kata Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo, Kamis (14/9) kemarin. Didampingi Kapolsek Mendoyo Kompol A.A Sukasana dan Panit I Reskrim Polsek Mendoyo, Kapolres Priyanto mengatakan, ok-

num ormas ini melakukan pemalakan ketika korban berjualan di Banjar Munduk, Desa Pohsanten, Mendoyo. Pelaku meminta sejumlah uang. Sejauh ini, pelaku disebut-sebut sudah tiga kali datang ke tempat korban dan meminta uang bulanan Rp 30 ribu dengan alasan untuk keamanan. Karena pelaku menyebut dirinya sebagai anggota ormas, korban pun merasa takut dan akhirnya menyerahkan uang yang diminta pelaku. Kapolres Priyanto menambahkan dari penangkapan ini, disamping mengamankan pelaku, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp 30 ribu, kunci kontak sepeda motor milik pelaku dan surat tanda anggota ormas. “Saat ini pelaku dan barang bukti telah kita amankan di Polres Jembrana untuk proses lebih lanjut,” ucapnya. Lebih lanjut dikatakan, pihaknya juga masih mengembangkan kasus tersebut karena tidak menutup kemungkinan jumlah korbannya biasa bertambah. Namun, para korban ini kemungkinan besar takut untuk melapor lantaran pelaku sebagai anggota ormas. Sementara pelaku ini mengaku sejak setahun lalu bergabung menjadi anggota ormas dan menjabat sebagai bendahara. Rencananya uang keamanan yang dipunggutnya dari pedagang tersebut akan dikumpulkan untuk kegiatan organisasi, seperti perayaan ulang tahun dan lainnya. (kmb)

Bali Post/kmb

DIAMANKAN - Pihak kepolisian Polres Jembrana saat merilis kasus pemalakan pedagang martabak. Pelaku kini telah diamankan di Polres Jembrana.

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087

Kerap Terkena Banjir dan Erosi

Warga Minta Proyek Pelurusan Sungai Mendoyo Dilanjutkan

Negara (Bali Post) Proyek pelurusan sungai Tukad Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo, telah terhenti sejak beberapa tahun belakangan. Padahal, kelanjutan proyek tersebut sangat dinanti-nanti warga, terutama yang tinggal di sekitar sungai. Akibat terhentinya proyek tersebut, warga di Banjar Tengah dan Ngoneng, Desa Mendoyo Dauh Tukad kerap terkena dampak banjir dan erosi ketika air sungai meluap.

Palak Pedagang, Oknum Anggota Ormas Ditangkap

Negara (Bali Post) Gencarnya Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose memerangi aksi premanisme di Bali, rupanya seakan tak berpengaruh bagi Nyoman GA alias Yoga (34) asal Banjar Batuagung, Desa Batuagung, Jembrana. Pasalnya, di tengah gencarnya pihak kepolisian melakukan penindakan terhadap aksi preman, Yoga justru melancarkan aksinya. Ia dilaporkan telah melakukan pemalakan terhadap pedagang martabak, Iswanto (33), warga Banjar Tirtakusuma, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Jembrana. Akibat perbuatannya itu,

Jumat Pon, 15 September 2017

Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110

Hal tersebut terungkap saat anggota DPRD Provinsi Bali Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi WS turun ke lokasi (sungai Tukad Mendoyo Dauh Tukad-red) belum lama ini. Sejumlah warga yang terkena dampak menyampaikan permasalahan adanya proyek pelurusan sungai yang belum dilanjutkan tersebut. Padahal, beberapa warga yang tanahnya dilintasi alur sungai untuk pelurusan sudah mendapatkan kompensasi. Tetapi, hingga bertahuntahun pengerjaan itu hanya di sisi dekat jembatan saja. Sementara di arah utara hingga ke permukiman warga belum berlanjut. Dampaknya rumah warga banyak yang tergenang air ketika air sungai meluap. “Terakhir terjadi sekitar Februari lalu. Ketinggian air sampai setinggi dada orang dewasa,” ujar Perbekel Mendoyo Dauh Tukad Gusti Putu Ediana, Kamis (14/9) kemarin. Ediana mengatakan dampak air sungai yang meluap itu hingga ke sejumlah banjar. Di antaranya, Banjar Tengah dan Banjar Ngoneng. Berdasarkan rapat beberapa waktu lalu, warga mengharapkan agar pelurusan sungai itu agar dilanjutkan. Panjang lahan untuk pelu-

rusan itu kurang lebih satu kilometer. Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Bali, Gusti

Ayu Diah Srikandi mengaku akan menyampaikan permasalahan itu ke pihak berwenang. Apalagi proyek ini

sudah dilakukan, tetapi berhenti hingga bertahun-tahun. Dampaknya memang banyak tanah warga yang terkena erosi dan permukiman tergenangi banjir. “Nanti kami akan koordinasikan ini ke Balai (Balai Wilayah Sungai Bali Penida). Usulan sudah masuk,” terang dewan asal Penyaringan, Mendoyo ini. (kmb26)

Bali Post/olo

TINJAU - Sejumlah warga bersama anggota Komisi III DPRD Bali Diah Srikandi ketika meninjau kondisi sungai Tukad Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo.

Tindak Lanjuti Permohonan Desa

Tim Yustisi Obok-obok Puluhan Kafe di Delodberawah

Negara (Bali Post) Tim yustisi menggelar operasi dengan menyasar puluhan kafe di Delodberawah, Rabu (13/9) malam. Petugas yang terdiri dari Satpol PP, TNI, Subdenpom dan pihak kepolisian mengobok-obok tempat hiburan malam itu menindaklanjuti permohonan desa setempat. Selain mengantisipasi adanya tin-

dak kriminal, operasi ini juga menertibkan terkait administrasi kependudukan. Puluhan pelayan kafe pun terjaring lantaran diketahui melanggar administrasi kependudukan. Tim yang dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan Sekda Jembrana I Made Wisarjita itu menyasar seluruh kafe yang beroperasi.

Bali Post/olo

PENDATAAN - Tim yustisi ketika melakukan pendataan terhadap pengunjung, karyawan dan pelayan kafe di Delodberawah yang diketahui melanggar administrasi kependudukan.

Pemeriksaan identitas dan barang bawaan dilakukan terhadap pengunjung, karyawan dan pelayan kafe. Sayangnya, sebelum operasi dilakukan, kuat dugaan langkah yang diambil tim yustisi ini sudah bocor duluan. Salah seorang pemilik kafe, Agung Adi mengungkapkan sejak awal operasi ini sudah diketahui para pekerja kafe sehingga banyak yang minta izin tidak bekerja. Kendati begitu, di beberapa kafe masih beroperasi dan hingga dini hari petugas mengamankan puluhan pelayan kafe yang tidak mengantongi identitas maupun izin tinggal berupa Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS). Penindakan administrasi ini bukan hanya dialami para pelayan dan karyawan, namun pemilik kafe yang diketahui mempekerjakan penduduk pendatang tanpa kelengkapan administrasi kependudukan. Mereka diminta memulangkan para pekerja malam itu ke tempat asalnya.

Berdasarkan pendataan, 26 pelayan kafe dan 23 di antaranya tidak mengantongi SKTS serta 3 orang tanpa dokumen identitas. Mereka lantas diminta menandatangani surat pernyataan supaya melengkapi kelengkapan administrasi kependudukan serta dikembalikan ke daerah asalnya. Kasatpol PP Kabupaten Jembrana Gusti Ngurah Rai Budhi mengatakan operasi kependudukan ini digelar bersama leading sector terkait penegakan Perda tentang kependudukan. Selain tempat hiburan malam, rumah-rumah kos di wilayah Desa Delodberawah juga disasar. Operasi ini juga bagian upaya penertiban kafe remang-remang. Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan Sekda Jembrana I Made Wisarjita mengatakan pemerintah daerah akan tetap konsisten untuk melakukan penertiban di kawasan pesisir Desa Delodberawah sesuai permohonan prajuru Desa Pakraman dan perangkat desa setempat. (kmb26)


KARANGASEM

Jumat Pon, 15 September 2017

13

SOSOK Isu ’’Hoax’’ Bisa Dieliminasi

UJARAN kebencian dan penyebaran informasi bohong (hoax - red) di media sosial menjadi perhatian serius jajaran TNI, termasuk Korem 163/ Wirasatya. Dalam kunjungan kerja (kunker) ke Karangasem, Rabu (13/9) lalu, Komandan Korem (Danrem) Kolonel Arh. I Gede Widiyana memberi penekanan khusus kepada personel Babinsa. Mereka tak hanya dituntut mampu berperan di garda terdepan pengamanan teritoBali Post/dok rial, tetapi juga bertindak tepat dan cepat menyikapi isu-isu yang berkembang di media sosial. ‘’Babinsa harus memaksimalkan kegiatan komunikasi sosial (komsos) sebagai satu dari lima kemampuan teritorial yang harus dikuasai. Sehingga isu-isu hoax bisa dieleminasi melalui komsos itu,’’ tegasnya saat bertatap muka dengan personel korp baju loreng di Makodim 1623/Karangasem. Danrem mengatakan ancaman keamanan saat ini bukan hanya aksi terorisme, rasisme, narkoba, seks bebas, dan hoax. Seluruh prajurut TNI, menurut dia, juga harus mewaspadai paham hedonisme yaitu pandangan hidup yang menganggap orang akan menjadi bahagia dengan mencari kebahagiaan sebanyak mungkin. Paham itu dinilai berbahaya karena bisa menjerumuskan orang pada tindakan-tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai kepatutan. Kodim 1623/Karangasem diharapkan mampu melaksakakan dua tugas pokoknya secara bersamaan yakni pembinaan satuan dan pembinaan teritorial. Selain kemampuan komsos, Kodim harus mampu meningkatkan kemampuan babinsa dalam bidang temu cepat lapor cepat, manajemen teritorial, penguasaan wilayah dan kemampuan perlawanan rakyat atau wanra. ‘’Saya juga minta babinsa dan seluruh prajurit dan jajaran Persit menjaga kerukunan rumah tangga. Dalam menjalankan tugas negara, setiap prajurit harus mampu mengarahkan putra-putrinya agar menjadi generasi yang berguna,’’ tegas Danrem. (kmb)

Target PAD di Bawah Proyeksi RPJMD

Amlapura (Bali Post) Anjloknya pendapatan dari sektor galian C masih menghadirkan mimpi buruk bagi Karangasem. Pada rapat-rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) antara eksekutif dan dewan, target PAD tahun 2018 hanya Rp 234 miliar atau di bawah proyeksi Perda RPJMD 2016-2021 sebesar Rp 246 miliar. Tren negatif tersebut melanjutkan catatan serupa tahun 2017 di mana target PAD hanya Rp 233 miliar dari proyeksi 241 miliar. Pembahasan KUA 2018 tidak berjalan mulus. Pada rancangan awal, eksekutif bahkan hanya mematok PAD pada angka Rp 219 miliar. Namun, melalui pembahasan maraton antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Karangasem dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang berakhir Selasa (12/9) malam, akhirnya disepakati PAD di angka Rp 234 miliar. ‘’Besok (hari ini - red), hasil rapat Banggar dengan TAPD akan dibawa pada sidang paripurna,’’ ungkap Ketua DPRD I Nengah Sumardi, Rabu (13/9). Melalui sidang paripurna itu nantinya fraksi-fraksi memberikan catatan-catatan strategis sehingga realisasi PAD bisa mengejar proyeksi Perda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Terlepas dari itu, Sumardi sendiri mendorong eksekutif membuat terobosanterobosan yang efektif. Sudah tentu program yang dibuat dapat berkontribusi dalam menaikkan pendapatan daerah. Di tengah melorotnya PAD, Sumardi tetap mendorong pemkab memberi prioritas pada kegiatan belanja langsung utamanya belanja modal. Selain mengadopsi hasil musrenbang, eksekutif juga diharapkan mengakomodir pokok-pokok pikiran dewan yang lahir dari hasil kegiatan reses. Hemat Sumardi, perlu prioritas program pada kegiatan belanja modal. Hal itu merupakan salah satu strategi meningkatkan geliat perekonomian masyarakat. Menyinggung program pembangunan tahun anggaran 2017 ini, Sumardi mengakui ada keterlambatan dari sisi pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) maupun RAPBD Perubahan. Namun, pihaknya menilai keterlambatan itu masih dalam batas toleransi. Pihaknya optimis APBD Perubahan itu sudah ketok palu Oktober nanti. Sekda I Gede Adnya Mulyadi mengatakan, setelah rampungnya KUA 2018, eksekutif segera mengajukan rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) 2017 untuk mendapat pembahsan Dewan. (kmb)

Bali Post/kmb

SELEKSI NAKER - Peserta seleksi naker magang ke Jepang mendengarkan pengarahan dari pihak PT Pasona DGS Indonesia di Aula Kantor Disnakertrans Karangasem.

Tinggi, Minat Warga Magang ke Jepang

Amlapura (Bali Post) -

Pihak Koperasi Scuba di Kota Hibaraki, Jepang, telah menghentikan kerja sama pengiriman tenaga kerja magang dengan Pemkab Karangasem. Meski begitu bukan berarti minat warga Bumi Tanah Aron itu mengadu nasib ke Negeri Sakura hilang. Uji kompetensi yang digelar di aula Kantor Disnakertrans Karangasem, Kamis (14/9) kemarin, menunjukkan animo masyarakat hendak magang ke Jepang masih tinggi. ‘’Saya sudah pernah kerja di sana, tiga tahun magang. Tahun 2013, saya balik, maunya sekarang ke sana lagi,’’ ucap I Wayan Salin (27), warga Desa Seraya. Ketika ia kerja magang di Jepang berkecimpung di sektor pertanian. Bapak tiga anak itu men-

kerja di Jepang,’’ ucapnya. Para peserta seleksi sebelumnya sudah mengikuti program pelatihan yang digelar Disnakertrans Karangasem. Untuk program kerja magangnya, setiap naker akan menjalani masa kontrak selama tiga tahun. Sekretaris Disnakertrans I Wayan Merta yang membuka kegiatan seleksi itu juga berharap semua pelamar bisa lolos ke tahap seleksi berikutnya. Kemudian mereka bisa bekerja di Jepang. ‘’Program ini sejalan dengan visi misi Pemkab Karangasem, utamanya dalam hal mengurangi angka pengangguran,’’ ucapnya. (kmb)

Pendaki Gunung Agung Masih Antusias Aktivitas Gunung Agung belakangan memang terus meningkat. Ini terlihat dari gempa-gempa kecil yang tercatat pada alat seismograf Pos Pemantauan Gunung Agung. Meski demikian, meningkatnya aktivitas gunung tertinggi di Pulau Bali itu tidak berpengaruh pada jalur aktivitas pendakian. Para pendaki masih antusias melakukan pendakian hingga ke puncak Gunung Agung. Apakah mereka tidak merasa terganggu dengan adanya gempa gempa kecil itu? KETUA Pokdarwis Pemandu Wisata Alam Gunung Agung, Wayan Widiasa, Kamis (14/9) kemarin, men-

Bupati Ajak Masyarakat Bangga Jadi Petani

FESTIVAL SUBAK - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri saat membuka Festival Subak Karangasem di Lapangan Mamed, Sidemenm, Kamis (14/9) kemarin. warisan budaya dunia tetap lestari. Pengetahuan dan keterampilan petani dalam penerapan teknologi pertanian di Kabupaten Karangasem dapat ditingkatkan,’’ tegasnya. Kadis Pertanian Karangasem I Wayan Supandhi menjelaskan, FSK 2017 ini bertujuan melestarikan subak sebagai warisan budaya, menginisiasi tumbuhnya sinergi pertanian dengan pariwisata, serta mengedukasi petani dan masyarakat dalam penerapan teknologi pertanian. Selain itu, festival ini diharapkan juga dapat mempromosikan hasilhasil pertanian dan menumbuhkan ekonomi kreatif yang berbasis pertanian. Dijelaskannya, dalam FSK yang mengambil tema ‘’Wasana Kerthaning Gumi’’ ini akan dilaksanakan berbagai kegiatan. Di antaranya gelar teknologi pertanian, bursa hasil pertanian, field trip, demo alat mesin pertanian, forum petani muda, temu usaha, gathering pariwisata pertanian, berbagai lomba hasil pertanian dan parade budaya.

puan calon tenaga kerja (naker). Pihaknya berharap semua pelamar bisa diberangkatkan, namun keputusan final ada di pihak PT Pasona Jepang, yang akan melakukan seleksi lanjutan langsung di Karangasem. Untuk seleksi kali ini, para calon naker akan mengikuti seleksi kemampuan berbahasa Jepangnya. Penguasaan bahasa Jepang, kata Rahmat Dahlan, menjadi syarat utama selain skill di bidang pekerjaan yang diinginkan. ‘’Kita bukan penyalur tenaga kerja. Tugas kita adalah menyiapkan calon naker agar memenuhi kriteria yang dipersyaratkan penampung tenaga

Aktivitas Meningkat

Pembukaan Festival Subak di Sidemen

SEKTOR pertanian memiliki peran sangat strategis, khususnya dalam upaya pemantapan ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, dan pemerataan pendapatan. ‘’Untuk itu, saya mengajak masyarakat Karangasem, khususnya generasi muda, agar bangga menjadi petani,’’ kata Bupati Karangasem I Gusti Mas Sumatri saat membuka Festival Subak Karangasem (FSK), di Lapangan Mamed Desa Sinduwati Kecamatan Sidemen, Kamis (14/9) kemarin. Bupati Mas Sumatri berharap dengan diadakannya Festival Subak ini akan dapat meningkatkan minat masyarakat dan generasi muda di Karangasem menjadi petani. Kurangnya minat generasi muda menggeluti usaha di sektor pertanian, karena jadi petani itu kesannya kumuh, kotor serta dianggap kurang menjanjikan dibandingkan bekerja di sektor jasa lainnya. ‘’Mari kita bangga menjadi petani,’’ ajaknya dengan serius. Karangasem walaupun didominasi lahan kering, kata Bupati, daerahnya ini memiliki potensi luar biasa di bidang pertanian. Tercatat ada 127.578 ekor sapi Bali. Jumlah itu termasuk populasi terbesar di Bali. Selain itu ada 8 juta lebih pohon salak berbagai jenis. ‘’Karangasem punya ikon salak gula pasir,’’ tambahnya. Selain itu ada 1,2 juta lebih pohon mete dan berbagai jenis komoditi pertanian lainnya. Lebih lanjut Mas Sumatri menjelaskan, di samping itu, Karangasem juga menyimpan potensi agrowisata. Salah satunya ada di Kecamatan Sidemen. ‘’Semua potensi itu belum tergarap secara optimal. Dengan diadakannya FSK ini saya berharap subak sebagai

gaku tertarik kembali ke Negeri Matahari Terbit itu karena upah yang diterima sangat menjanjikan. Per jam dia mengaku dibayar 700 yen atau Rp 70 ribu. Selain karena penghasilan yang lumayan, dia mengatakan budaya orang Jepang juga

tak jauh beda dengan budaya orang Bali. ‘’Di sana kerjanya profesional, tidak ada istilah paksa-paksaan,’’ tuturnya. Kemarin, Salin datang ke Kantor Disnakertrans bersama 33 orang lainnya. Dua per tiganya sudah pernah merasakan enaknya mendapatkan yen. Dan sisanya merupakan pendatang baru. Mereka datang mengikuti seleksi awal yang dilaksanakan PT Pasona DGS Indonesia, difasilitasi Disnakertrans Karangasem. Kepala Pengembangan Usaha PT Pasona DGS Indonesia Arif Rahman Dahlan mengatakan, seleksi kali ini merupakan seleksi internal untuk mengetahui kemam-

Festival Subak Karangasem 2017 yang berlangsung dari tanggal 14 s.d. 16 September 2017. Pada acara pembukaan oleh Bupati IGA Mas Sumatri ditandai pemukulan kepokan bamboo bersama, yang juga diikuti I Gusti Made Tusan, Wakil Bupati Wayan Artha Dipa, Sekda I Gede Adnya Mulyadi, Forkopimda Provinsi/ Kabupaten se-Bali, Sekretaris Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, Kepala Bidang Promosi Wisata Buatan Kementerian Pariwisata RI, dan Kepala Dinas Peternakan Provinsi Bali. Festival Subak Karangasem kali ini diikuti pula oleh unsur perwakilan subak dan subak abian se-Kabupaten Karangasem, Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA), Kelompok Wanita Tani (KWT), para pelaku usaha dan produsen sarana produksi pertanian serta pihak terkait lainnya. Dalam kesempatan itu juga ditampilkan parade budaya dan pameran hasil pertanian dari seluruh kecamatan di Kabupaten Karangasem. (ad974)

gatakan pihaknya belum menerima imbauan atau sejenisnya dari pihak terkait tentang kondisi terbaru aktivitas Gunung Agung. Meski, diinformasikan viral aktivitas Gunung Agung meningkat. Dia mengatakan warga sekitarnya masih tampak biasabiasa saja. Tidak ada dampak berarti yang dirasakan di sekitar Gunung Agung, baik itu gempa atau pun lainnya. Sehingga, pendakian yang dilakukan di Gunung Agung juga masih berjalan normal. “Kami dengar informasinya aktivitas Gunung Agung meningkat. Tetapi, apakah itu benar atau tidak, kami kurang tahu. Yang jelas pendakian saat ini masih berjalan normal,” katanya. Belakangan, para pendaki menuju ke Gunung Agung justru semakin ramai. Data terakhir sejak Mei sampai September, sudah ada sekitar 2.900 wisatawan yang menjajal trek jalur pendakian Gunung Agung ini. Mayoritas wisatawan asing dari Asia dan Eropa. Ada dua jalur pendakian yang lazim

dipakai wisatawan menuju Puncak Gunung. Pertama, melalui jalur Pasar Agung, Desa Sebudi, Selat. Kedua, melalui jalur Pura Agung Besakih, Rendang. Kedua jalur pendakian itu kata dia, masih berjalan normal. “Saya sudah beberapa kali ngantar wisatawan hingga puncak. Tidak ada erupsi di puncak kok. Di sekitar kawah masih aman-aman saja,” tegasnya. Ada sekitar 40 pemandu wisata pada Pokdarwis Pemandu Wisata Alam Gunung Agung ini. Sesuai aturan yang disepakati Pokdarwis ini, satu pramuwisata hanya boleh memandu empat wisatawan menuju puncak Gunung Agung. Terkait situasi seminggu terakhir di Gunung Agung, Badan Geologi Kementerian ESDM RI akhirnya merilis tingkat aktivitas Gunung Agung, Kamis (14/9) kemarin. Saat ini, kondisinya masih di level 1 atau normal. Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa juga mengamini penjelasan Badan Geologi. Terkait situasi

Bali Post/gik

AKTIVITAS PENDAKIAN - Wisatawan, masih melakukan aktivitas pendakian ke puncak Gunung Agung, Kamis kemarin. Terlihat situasi kawah puncak Gunung Agung saat ini masih dalam situasi normal. ini, Badan Geologi merekomendasikan beberapa hal, khususnya terkait pendakian. Masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/ wisatawan sementara agar tidak dilakukan pendakian dan tidak berkemah di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh arealnya dalam radius 2,5 km dari kawah puncak Gunung Agung. Masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/ wisatawan diharapkan tetap tenang, namun tetap menjaga

kewaspadaan. Selain itu, tidak terpancing isu-isu tentang erupsi Gunung Agung yang tidak jelas sumbernya. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi terus berkoordinasi dengan BNPB, BPBD Provinsi Bali dan BPBD Kabupaten Karangasem dalam memberikan informasi tentang kegiatan di Gunung Agung, agar info ini tidak jadi bahan hoax dan semakin membuat resah masyarakat di Karangasem. (gik)


TABANAN

14

Jumat Pon, 15 September 2017

Bupati Eka Beri Kuliah Umum di Untidar Magelang

Motivasi dan Inspirasi Mahasiswa

BERBAGAI prestasi yang diukir Pemkab Tabanan selama kepemimpinan Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti ini rupanya mencuri perhatian banyak kalangan. Tidak terkecuali dari lingkungan akademisi. Seperti Rabu (13/9), Bupati Eka sedianya ke Universitas Gadjah Mada (UGM) menghadiri bedah buku ‘’Investasi Hati’’ yang digelar Kamis (14/9) remarin. Tiba-tiba didaulat memberikan kuliah umum di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tidar (FISIP Untidar), Magelang, Jawa Tengah. Acara tersebut digagas Dekan FISIP Untidar Dr. Samodra Wibawa, M.Sc. Sedangkan yang menjadi moderatornya dosen setempat yang juga mantan Ketua KPUD Kota Magelang Drs. Hendrarto, M.Si. Kuliah umum itu mengangkat tema ‘’Membangun, Melayani, dan Menjaga Kerukunan Masyarakat Kabu-

paten Tabanan’’. Bupati Eka banyak memberikan motivasi dan inspirasi bagi ratusan mahasiswa yang mengikuti kegiatan itu agar berkarya untuk masyarakat. Prestasi yang diraih Tabanan merupakan berkah dari Tuhan Yang Maha Esa. Apalagi saat ini, dirinya sedang membangun daerahnya untuk periode kedua kalinya. ‘’Buat saya, ini kesempatan mengangkat masyarakat, khususnya kaum perempuan,’’ kata Bupati Eka seraya menyampaikan rasa terima kasih atas undangan dari pihak fakultas. Sejak awal, sambungnya, dirinya mengaku tidak terpikirkan terjun dalam politik praktis, hingga kemudian menempatkan dirinya sebagai kepala daerah perempuan pertama di Bali. Diakuinya, ia memang gemar berorganisasi. Termasuk aktif pada kegiatan di internal PDI Perjuangan yang menjadi partai politik yang menaunginya.

Tunggu Warung

Rusmini Dianiaya Pria Mabuk

Tabanan (Bali Post) I Made PN (43), pria asal Banjar Tunjuk Kaja, Desa Tunjuk, harus berurusan dengan pihak kepolisian. Pasalnya, pria yang diduga mabuk usai minum alkohol itu melakukan penganiayaan terhadap Ni Kadek Rusmini (39) saat korban menunggu warungnya, Rabu (13/9) sekitar pukul 17.30 Wita. Sejak Kamis (14/9) kemarin sudah dilakukan penahanan kepada pelaku di Polsek Kota Tabanan. Kapolsek Kota Kompol Surya Atmaja seizin Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus laporan penganiayaan dan perbuatan tidak menyenangkan oleh pelaku I Made PN. Dari hasil pemeriksaan terhadap korban dan sejumlah saksi, dijelaskannya, peristiwa itu terjadi Rabu sore sekitar pukul 17.30 Wita. Saat itu korban Ni Kadek Rusmini tengah menunggu warungnya. Tiba-tiba datang pelaku mengendarai sepeda motor masuk ke dalam warung korban. Pelaku kemudian mengeluarkan kata-kata kasar. Bahkan saat itu pelaku juga meminta korban memanggil mertuanya yang bernama Ni Wayan Mastri. Namun, korban menolak sehingga membuat pelaku turun dari sepeda motor dan mendorong punggung korban, sambil kembali menyuruh korban memanggil mertuanya. Karena takut, korban langsung lari menuju rumah sambil berteriak memanggil-manggil suaminya (I Made Putra Adnyana/saksi I) dan pelaku tetap mengikuti korban. Sampai di halaman rumah korban, suami korban pun sempat berusaha menghalangi pelaku. Namun, tiba-tiba terlapor justru melayangkan pukulan ke arahnya. Beruntung pukulan pelaku bisa dihindari saksi I. Hingga akhirnya datang I Wayan Sudika (60) yang berusaha melerai pelaku. Kemudian korban bersama suami korban serta keluarga lainnya sembunyi di rumah tetangga. Pelaku pun akhirnya meninggalkan halaman rumah korban. Namun ketika melihat korban berada di depan rumah, saksi II, kembali pelaku mendekati. Dari arah belakang pelaku langsung meng-grip (merangkul - red) dengan tangan kanan dengan kuat, sehingga korban merasakan sakit pada bagian leher dan juga susah bernapas karena sesak. Pelaku baru melepaskan rangkulan (grip) setelah dilerai oleh warga sekitar. Selanjutnya, korban melarikan diri ke rumah lantaran takut. Akhirnya kejadian itu dilaporkan ke Polsek Tabanan. Setelah menerima laporan, Kapolsek Tabanan tidak menunggu waktu lama langsung memimpin anggotanya melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumahnya. Kondisi pelaku saat ditangkap masih berbau alkohol dari mulutnya. Pelaku lantas dibawa ke Mako Polsek Tabanan. ‘’Kasus ini lantaran adanya ketersinggungan. Di samping itu pelaku dipengaruhi alkohol,’’ ucapnya. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka lecet pada bagian leher dan merasa sakit serta sesak napas. Korban sudah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Tabanan. ‘’Mulai hari ini (Kamis kemarin) pelaku sudah kita tahan,’ ujarnya. (kmb28)

‘’Kebetulan di pemilihan 2009 ada ketentuan 30 persen kuota perempuan. Dan, kebetulan saya saat itu lolos sebagai anggota legislatif. Itu pun dengan suara tertinggi di Bali. Baru tujuh bulan di DPRD, saya terpilih sebagai bupati,’’ ungkapnya. Kata kuncinya, tegas Bupati Eka, semua itu bisa dicapai asalkan mau berbuat sungguhsungguh. ‘’Dan percayalah, proses tidak pernah membohongi hasil. Kalau kita yakin pasti bisa. Di antara kalian ini pasti ada yang nantinya akan jadi pemimpin,’’ katanya. Diungkapkan, kiprahnya selama ini tidak lepas dari figur idolanya yakni Presiden pertama RI Ir. Soekarno yang melahirkan ajaran-ajaran kebangsaan. Salah satunya tentang persatuan dan kesatuan. ‘’Kuncinya ada di Pancasila. Kalau kita bersatu, bekerja sama, sehati, dan sejiwa, kita akan bisa membangun. Selama ini kita terlalu sibuk dan buang energi untuk ribut,’’

Tabanan (Bali Post) -

Dinas Koperasi dan UKM Tabanan telah melakukan pemeriksaan Koperasi Sari Ajeg Mandiri (KSAM). Dari pemeriksaan yang digulirkan, ditemukan adanya rekayasa laporan keuangan. Indikasinya, ada ketidaksinkronan antara laporan pihak manajemen KSAM dengan temuan Dinas Koperasi di lapangan. Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Ni Nyoman Yudiani, Kamis (14/9) kemarin, membenarkan adanya rekayasa laporan keuangan yang dilakukan pihak koperasi itu. ‘’Apa yang dilaporkan ke Dinas Koperasi itu memang

gan langkah itu terlihat sikap tegas pemerintah kota. Dalam kaitan mengurangi alih fungsi lahan, disarankan agar segera dibangun jalan layang. Nang Kenceng meminta pemerintah tidak seperti pemadam kebakaran. Seperti bangunan yang sudah kokoh dan hampir rampung kemudian dirobohkan. Alasannya, bangunan itu tidak memiliki IMB. Ini sama artinya instansi terkait tidak ngeh. Kenapa justru Satpol PP

KULIAH UMUM - Bupati Eka Wiryastuti memberikan kuliah umum di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tidar (FISIP Untidar), Magelang, Jawa Tengah. dang Bupati Eka memberikan kuliah umum kepada para mahasiswanya sebagai langkah penyegaran. ‘’Kuliah dari praktisi itu jauh lebih segar. Apalagi beliau (Bupati Eka) termasuk kepala daerah yang banyak mendapatkan prestasi,’’ ungkapnya. Karena itu, dirinya sangat berterima kasih atas kesediaan Bupati Eka memberikan kuliah umum. Terlebih, Untidar sendiri sudah menyandang status perguruan tinggi negeri sejak tiga tahun terakhir. ‘’Kami ingin perguruan

tinggi kami ini dikenal luas oleh masyarakat. Dan, kami ingin menjalin kemitraan dengan praktisi, baik pemerintahan maupun swasta. Kebetulan tadi kami mendapatkan tawaran MoU pemagangan,’’ ujarnya. Di akhir kegiatan itu, Bupati Eka juga menyerahkan beberapa buku ‘’Investasi Hati’’ kepada sejumlah mahasiswa yang mengajukan pertanyaan langsung. Lalu disusul penyerahan kenangkenangan dari Untidar kepada Bupati Eka. (ad979)

tidak sesuai. Ternyata ada rekayasa laporan keuangan. Hal itu sudah diakui oleh manajernya,’’ ujar Yudiani. Malah rekayasa laporan keuangan itu, kata Yudiani, telah terjadi selama lima tahun terakhir ini. Pihak koperasi melakukan hal ini untuk menutupi kondisi

keuangan koperasi itu yang terus memburuk. Jadi, setiap tahun laporan keuangan yang diberikan sudah direkayasa. Karena laporannya direkayasa, selama itu pula koperasi itu statusnya sehat. ‘’Kondisi koperasi sebenarnya sudah bermasalah sejak lima tahun terakhir. Untuk menutupi ini pihak koperasi melakukan rekayasa dalam membuat laporan keuangan, sehingga koperasi itu seolah-olah terlihat untung terus. Padahal sebenarnya sudah merugi. Ini yang kemudian kita temukan dalam pemeriksaan beberapa

hari lalu,’’ jelas Yudiani. Untuk menindaklanjuti temuan itu, pihak Dinas Koperasi dan UKM meminta koperasi melakukan pencocokan data antara dana nasabah, kolektor dan catatan di koperasi. Kemudian hasilnya dilaporkan ke dinas. Diharapkan satu minggu ini pihak koperasi sudah menyelesaikan laporan keuangannya tersebut. Dari laporan ini nantinya diambil langkah-langkah selanjutnya. Untuk memecahkan permasalahan Koperasi Sari Ajeg Mandiri itu, kata Yudiani, pihak Di-

nas Koperasi akan menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan. Terkait pengembalian dana nasabah itu masih menunggu laporan keuangan yang sebenarnya dari koperasi, sehingga aset dan jumlah dana pihak ketiga bisa diketahui secara pasti. Jika dalam satu minggu ini tidak ada niat baik pihak koperasi menyelesaikan laporan keuangan itu, kata Yudiani, akan ada langkah lanjutan, yakni pihak Dinas Koperasi sendiri yang akan mengambil alih manajemen koperasi itu. (kmb24)

Puluhan Duktang Terjaring Razia Tabanan (Bali Post) – Meski sudah sering dilakukan penertiban, rupanya kesadaran penduduk pendatang (duktang -red) melengkapi dirinya dengan kartu identitas tampaknya masih kurang. Terbukti, lebih dari tiga puluh duktang terjaring dalam sidak administrasi kependudukan yang digelar di wilayah kecamatan Seltim, Kamis (14/9) kemarin. Seperti di Banjar Batan Buah, Desa Tangguntiti dan Desa Beraban. Selanjutnya, para pelanggar itu didata dan akan diberikan pembinaan agar secepatnya mereka bisa mengurus kartu identitasnya. Kabid Pendaftaran Penduduk (Dafduk) I Gusti Agung Ketut Suyasa yang

Cegah Bongkar Paksa, Perlu Koordinasi Lintas Instansi

Arya menegaskan penindakan atas pelanggaran aturan jangan hanya pada bangunan-bangunan kecil milik masyarakat. Seharusnya juga bangunan besar, terutama yang berdiri dan mencaplok kawasan hutan bakau di dekat Pelabuhan Benoa, Sanur hingga Suwung. Hingga saat ini, bangunan-bangunan besar itu tidak pernah disentuh. Bahkan, tidak ada satu pun yang ditindak. Bila perlu robohkan saja supaya ada efek jera. Den-

pemeriksaan IVA dan kanker serviks bagi kaum perempuan. Penderita kanker serviks dari tahun ke tahun bisa ditekan jumlahnya. Kini, program itu telah berkembang dengan memberikan pelayanan kesehatan umum dari desa ke desa. Program Trans Serasi yang berawal dari keprihatinan banyaknya angka kecelakaan lalu lintas. Khususnya di kalangan pelajar. Dengan bantuan banyak pihak, program transportasi publik itu akhirnya terwujud dan terlaksana. Siswa-siswa SMP digratiskan pulang-pergi sekolah menggunakan sarana angkot. Selanjutnya, desa wisata. Tujuannya tiada lain menjadikan desa-desa di Tabanan mampu mandiri. Lalu perlindungan bagi para petani dan nelayan yang dalam beberapa waktu lalu menuai apresiasi dari Presiden RI Joko Widodo, dengan diberikan tanda jasa Satya Lencana. Sebelumnya, Samodra Wibawa menjelaskan pihaknya sengaja mengun-

Ditemukan, Rekayasa Laporan Keuangan Koperasi Sari Ajeg Mandiri

Warung Global

SEBANYAK 12 bangunan yang tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan sedang dibangun di seputaran Jalan Gurita Sesetan ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar, Rabu (13/9) lalu. Banyak yang berharap agar penertiban tidak hanya dilakukan kepada masyarakat pemilik bangunan kecil-kecil, tetapi juga bangunan besar yang tidak berizin dan penyerobot hutan bakau di sepanjang Sanur hingga Suwung. Bangunan besar itu juga mesti ditindak tanpa pandang bulu. Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global yang disiarkan Radio Global FM 96,5 Bali yang membedah topik “Satpol PP Tertibkan Bangunan Tanpa IMB”. Acara Kamis (14/9) kemarin ini juga dipancarluaskan Radio Swib Amlapura, Singaraja FM, Genta Bali FM, dan Swara Negara FM. Berikut rangkuman selengkapnya

tegasnya. Karena itulah, dirinya pun mulai mencoba melakukan apa yang dia sebut ‘’Investasi Hati’’. Sebutan itu kelak kemudian dibukukan pada sebuah biografi yang berisi perjalanan hidup, pandangan, dan gagasan dirinya membangun Kabupaten Tabanan. ‘’Saya yakin semua agama itu baik. Perbedaan itulah yang menjadi corak Indonesia dan harus disyukuri. Berbeda bukan berarti tidak bersaudara,’’ ujarnya. Selain memberikan motivasi dan inspirasi, Bupati Eka juga sempat menguraikan sejumlah program unggulan Kabupaten Tabanan. Di antaranya program partisipatif yang semangatnya gotong royong. Dengan program itu, masyarakat diajak terlibat langsung dalam proses pembangunan. Misalkan, dalam membangun jalan. Di bidang kesehatan diwujudkan program Mobil Sehat. Sasaran awal program ini adalah pemberian layanan

sebelumnya tidak mengecek ke lapangan? Kenapa dibiarkan, masyarakat itu telanjur membangun dan malah sudah menginvestasikan dananya sangat besar kemudian baru dipermasalahkan. Dan tidak jarang akhirnya bangunan itu dirobohkan. Kenapa bisa begini? Ini mengindikasikan perlunya ada koordinasi lintas instansi untuk mencegah pembongkaran paksa. Bagaimanapun, sosialisasi itu sangat penting dilaksanaan. Para petugas itu jangan hanya di belakangan meja. Mereka itu perlu turun secara rutin ke lapangan. Tujuannya ke lapangan mengantisipasi pelanggaran yang terjadi. Selain itu, perizinan juga harus lebih simpel, tidak ruwet dan cepat selesai yang berujung tertib administrasi. Suardana juga menekankan betapa pentingnya sosialisasi kepada masyarakat dan juga pengusaha, sehingga mereka mengerti dan paham akan regulasi. Dengan strategi dan kinerja model itu, maka dipercaya akan dapat menghindari kerugian yang lebih besar. (arya)

juga ketua tim sidak administrasi kependudukan menyampaikan, setidaknya ada 33 orang pelanggar yang kedapatan tidak bisa menunjukkan kartu identitas dirinya. Dengan rincian 18 pelanggar dari hasil penyisiran di Banjar Batan Buah, dan 15 pelanggar dari Desa Beraban. ‘’Rata-rata mereka tidak membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP). Banyak juga KTP sudah kedaluwarsa dan tidak sedikit tidak memiliki surat keterangan,’’ jelasnya, Kamis (14/9) kemarin. Ketut Suyasa mengatakan, dari hasil penyisiran mulai tempat kos, di pinggir jalan, dagang mebel, dagang lalapan dan tempat kumuh, nantinya para pelanggar itu diberikan pembinaan. Dikatakannya, sidak itu dilakukan untuk menegakkan Perda. Substansi perda itu mengimbau semua penduduk -- khususnya pendatang -agar taat pada aturan yang berlaku. ‘’Sidak ini bertujuan agar penduduk taat pada aturan. Karena itu, mereka harus mengurus identitasnya di mana pun mereka tinggal. Dengan begitu di mana pun nantinya mencari penghidu-

Bali Post/kmb28

PENERTIBAN - Petugas saat melakukan penertiban kependudukan dengan sasaran para penduduk pendatang. pan bisa merasa nyaman,’’ ungkapnya. Sebelumnya, Jumat (8/9) – Senin (11/9), dikatakan timnya juga telah melakukan sidak di Kecamatan Penebel dan Kerambitan. Di Kecamatan Penebel digelar sidak di Desa Pitra, Perumahan Griya. Di sana didapatkan 17 pelanggar. ‘’Total pelanggar di Kecamatan Penebel 17 orang. Rinciannya antara lain tidak

memiliki KTP 10 orang, tidak punya surat keterangan 6 orang, dan 1 orang belum melakukan rekam,’’ jelasnya. Untuk sidak Senin lalu, di Kerambitan, jumlah pelanggar yang terkena sidak 30 orang. Lima belas orang di antaranya tidak memiliki e-KTP. Sebelum melakukan

sidak adminitrasi kependudukan, pihaknya juga memberikan arahan kepada tim agar saat sidak diterapkan aturan yang berlaku dan tidak ada menghakimi. Sehingga masyarakat tidak mudah tersinggung saat tim menanyakan tentang e-KTP. (kmb28)


15

Jumat Pon, 15 September 2017 Hasil Pertandingan Liga Champions --------------- Grup E ------------------------------------------------Liverpool Maribor

vs Sevilla vs Spartak Moscow

2-2 1-1

--------------- Grup F ------------------------------------------------Feyenoord Shakhtar Donetsk

vs Manchester City vs Napoli

0-4 2-1

--------------- Grup G ------------------------------------------------Porto RB Leipzig

vs Besiktas vs Monaco

1-3 1-1

--------------- Grup H ------------------------------------------------Real Madrid Tottenham

vs APOEL Nicosia 3-0 vs Borussia Dortmund 3-1 Jadwal

--------------- Liga Spanyol ----------------------------------------Sabtu (16/9) dini hari Eibar vs

Leganes

--------------- Liga Inggris -------------------------------------------Sabtu (16/9) dini hari Bournemouth vs Brighton and Hove Albion --------------- Liga Jerman ------------------------------------------Sabtu (16/9) dini hari Hanover 96 vs Hamburg SV --------------- Liga Prancis ------------------------------------------Sabtu (16/9) dini hari Toulouse vs Girondins Bordeaux

Jerman Puncaki Daftar FIFA

Zurich Juara dunia Jerman menggeser Brazil ke posisi kedua untuk kembali memuncaki daftar peringkat FIFA, yang dipublikasi pada Kamis (14/9) kemarin. Kemenangan 2-1 Jerman di markas Republik Ceko dan 6-0 mereka atas Norwegia di kualifikasi Piala Dunia mendongkrak tim asuhan Joachim Loew melompati Brazil, yang kehilangan poin saat ditahan imbang Kolombia. Juara Eropa Portugal naik tiga posisi ke peringkat ketiga. Cristiano Ronaldo dkk. berada di peringkat kedua pada grup kualifikasi Piala Dunia di bawah Swiss. Pada kejutan lainnya, Argentina menduduki posisi keempat di daftar peringkat meski masih kesulitan untuk lolos ke Piala Dunia setelah bermain imbang pada dua pertandingan terakhirnya di markas Uruguay dan saat menjamu Venezuela. Suriah, yang mencapai fase playoff Asia pada kualifikasi Piala Dunia meski harus memindahkan kandangnya pada putaran kualifikasi ajang empat tahunan itu di Malaysia karena situasi keamanan di negara itu, naik ke peringkat ke-75 -- posisi tertinggi yang pernah mereka capai. Tiga tim lain yang mencapai posisi terbaik mereka adalah Peru (12), Irlandia Utara (20), dan Luksemburg (101) setelah mampu menahan imbang Prancis dengan skor 0-0. Daftar peringkat ini merupakan hal yang mengecewakan bagi negara-negara Asia di mana hanya tiga tim yang masuk ke 50 besar seperti Iran, Jepang, dan Australia. Daftar peringkat FIFA selanjutnya akan diumumkan pada 16 Oktober dan digunakan untuk menentukan tim-tim unggulan pada undian untuk playoff Eropa untuk putaran final Piala Dunia tahun depan di Rusia. (rtr/ant)

Garuda Nusantara Fokus Kuatkan Mental

Jakarta (Bali Post) Pelatih tim sepak bola nasional U-19 Indra Sjafri fokus menguatkan mental para pemain jelang laga semifinal menghadapi tim Thailand dalam Piala AFF U-18 2017 yang akan berlangsung di Stadion Thuwunna Yangon, Myanmar, Jumat (15/9) ini. ‘’Kami harus siap secara taktik, fisik, dan mental. Saya selalu menekankan para pemain agar percaya diri, fokus, dan optimistis menghadapi pertandingan besok,’’ kata Indra Sjafri dalam keterangan tertulis Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Kamis (14/9) kemarin. Tim Garuda Nusantara lolos ke putaran semifinal AFF U-18 setelah menjuarai grup B. ‘’Jadwal turnamen memang padat. Tapi, kami ingin kebugaran para pemain dapat kembali pulih oleh tim medis. Kami ingin mereka dalam kondisi fisik terbaik saat menghadapi Thailand,’’ kata mantan pelatih tim Bali United itu. Indra mengakui pembinaan pemain-pemain muda tim sepak bola nasional di ASEAN sudah merata, sehingga tidak ada tim yang dapat dianggap remeh. ‘’Saya ingin semua pemain mendapatkan kesempatan yang sama dalam kejuaraan ini karena mereka akan menjadi generasi baru untuk tim senior nasional,’’ kata Indra. Manajer tim sepak bola nasional U-19 Roni Fauzan mengatakan motivasi dan kepercayaan diri para pemain muda Indonesia semakin meningkat setelah lolos ke putaran semifinal. ‘’Saya yakin mereka mampu bermain tenang, lepas, sabar, dan tanpa beban saat menghadapi tim Thailand. Saya ingin mereka fokus bertanding dan total hingga peluit panjang dibunyikan wasit,’’ ujar Roni. Pemain gelandang timnas U-19 Saddil Ramdani mengaku telah siap bertanding menghadapi tim Gajah Putih Thailand. ‘’Kami ingin menang besok meskipun kami pernah kalah 2-3 dari mereka pada 2016,’’ ujar pemain asal Persela Lamongan itu. Saddil mengakui timnas U-19 telah belajar dari kekalahan menghadapi tim Vietnam dalam pertandingan penyisihan grup B dengan hasil akhir 0-3 dan tidak akan mengulangi kesalahan yang sama. ‘’Tim pelatih juga sudah memberi tahu kami gaya bermain dan bagaimana caranya menghadapi tim Thailand. Mereka kuat, tapi pasti mereka punya kelemahan,’’ ujar pemain bernomor punggung 15 itu. Pada laga lain putaran semifinal Piala AFF U-18 2017, tim tuan rumah Myanmar sebagai runner-up grup B akan menghadapi tim juara grup A Malaysia selepas pertandingan Indonesia kontra Thailand di Stadion Thuwunna Yangon. (ant)

City Beri Kekalahan Terbesar Feyenoord

Rotterdam -

Penyerang Sergio Aguero menorehkan gol ke-50-nya di level Eropa ketika Manchester City mempermalukan tuan rumah Feyenoord 4-0 pada pertandingan Grup F Liga Champions, Kamis (14/9) kemarin. City memberikan kekalahan kandang terbesar kepada klub juara juara Belanda dan mantan juara Piala Eropa. Pada laga di De Kuip bek John Stones mengemas sepasang gol melalui tandukan kepala. Satu gol lainnya disumbangkan penyerang asal Brazil Gabriel Jesus sebelum City pulang dengan meraih poin penuh. City menggebrak sejak awal, membukukan tiga gol pada 25 menit pembukaan untuk mengejutkan sang tuan rumah dan memastikan arah pertandingan. Aguero mencetak gol yang menjadi tonggak sejarah itu melalui penyelesaian apik dari umpan silang Kyle Walker menit ke-10. Sebelumnya, tim tuan rumah telah dikejutkan dengan gol sundulan kepala Stones saat laga baru berjalan 2 menit. Feyenoord belum

sempat memulihkan diri saat gawangnya kembali jebol. Kali ini Jesus melepaskan tembakan dari jarak dekat setelah dia dibiarkan pemainpemain belakang Feyenoord yang mengiranya offside. Keunggulan tiga gol itu bertahan hingga jeda. Namun pertahanan Foyenoord kembali dibuat terperangah saat Stones menghasilkan gol kedua menit 63 juga dengan sundulan kepala. Feyenoord, yang bermain di fase grup Liga Champions untuk pertama kalinya dalam 15 tahun, tidak pernah secara serius mengancam kiper City Ederson yang dinyatakan mampu bermain. Ederson harus menggunakan pelindung kepala khusus setelah waja-

hnya terluka akibat berbenturan dengan sepatu pemain Liverpool Sadio Mane di ajang Liga Inggris pekan lalu. Sementara itu, Shakhtar Donetsk mengejutkan klub Liga Italia Napoli dengan golgol pada kedua babak untuk menang 2-1. Pemain asal Brazil Taison membawa sang juara Ukraina unggul 1-0 pada menit ke-15 dengan mengendalikan bola sodoran Facundo Ferreyra di tepi kotak penalti, sebelum menaklukkan kiper Pepe Reina dengan sepakan mendatar. Pada menit ke-58 Reina keliru membaca umpan silang melengkung Taras Stepanenko dari sisi kiri yang tertuju kepada Ferreyra dan bola

Berlin Tuan rumah RB Leipzig bermain imbang 1-1 dengan tamunya AS Monaco di Grup G Liga Champions, Kamis (14/9) kemarin. Klub Jerman dan runner-up Bundesliga itu melakukan debut di Liga Champions hanya delapan tahun setelah dibentuk. Kedua gol tercipta dalam rentang waktu dua menit pada babak pertama. Emil Forsberg membawa klub Liga Jerman itu memimpin pada menit ke-32 dan Youri Tielemans segera membalasnya untuk semifinalis musim lalu itu. Ini merupakan pertama kalinya tim dari Leipzig memainkan pertandingan kompetisi klub Eropa sejak Lokomotiv Leipzig, yang kini berada di strata keempat, menjamu Napoli pada 1988. Saat itu Napoli diperkuat Diego Maradona dan lokasi pertandingan masih merupakan bagian dari Jerman Timur. Leipzig secara resmi dibentuk pada 2009 setelah membeli lisensi klub strata kelima SVV Markranstadt. Klub

dengan cepat melejit ke divisi atas dengan sokongan keuangan dari produsen minuman energi Red Bull. Musim lalu, mereka mampu finis di peringkat kedua Liga Jerman pada debutnya di kompetisi ini. Forsberg mengemas gol Eropa pertama mereka ketika ia berada bebas di sisi kiri dan melakukan sprint 30 meter sebelum menempatkan bola melewati Diego Benaglio. Tidak lama setelah mereka merayakan gol itu, umpan silang Fabinho dari sisi kanan disundul melintasi gawang oleh Adama Diakhaby untuk diteruskan Tielemans yang upaya pertamanya masih dapat digagalkan Peter Gulacsi. Namun penyerang Belgia itu mampu segera menyambar bola pantul. Klub Porto mengikuti jejak rival berat mereka Benfica dengan kekalahan di kandang sendiri pada pertandingan pembukaan Grup G, dengan kekalahan 1-3 saat menjamu Besiktas. Mantan penyerang Porto Ricardo Quaresma menjadi arsitek gol pertama tim Turki

itu pada menit ke-13 ketika ia megirim umpan silang yang diteruskan mantan gelandang Benfica Anderson Talisca untuk menaklukkan Iker Casillas. Porto, yang merupakan pemenang lima pertandingan pertamanya di liga tanpa kemasukan satu gol pun, menyamakan kedudukan delapan menit kemudian ketika pemain bertahan Besiktas Dusko Tosic secara tidak sengaja menyundul bola tendangan sudut ke gawangnya sendiri saat mendapat tekanan dari Moussa Marega. Namun, Cenk Tosun membawa Besiktas kembali memimpin pada menit ke-29 melalui sepakan kaki kanan yang melayang melewati Casillas dari jarak 30 meter. Porto hanya dua kali menang dari tujuh pertandingan kandang sebelumnya di kancah Eropa dan Ryan Babel memastikan catatan itu terus diperpanjang dengan mengemas gol ketiga Besiktas pada menit ke-86, setelah memainkan operan satu-dua dengan Alvaro Negredo. (rtr/ant)

Monaco Tahan Leipzig di Laga Debut

Penalti Firmino Gagal, The Reds Ditahan Imbang Sevilla

Bali Post/rtr

PENALTI - Penyerang Liverpool Roberto Firmino melepaskan tembakan penalti ke gawang Sevilla pada pertandingan Liga Champions, Kamis (14/9) kemarin. London Liverpool gagal meraih poin saat ditahan imbang Sevilla 2-2 pada pertandingan penyisihan Grup E liga Champions, Kamis (14/9) kemarin. Roberto Firmino seharusnya bisa memberi kemenangan jika penaltinya sukses. Pada pertandingan yang digelar Anfield, klub Liga Inggris itu mampu bangkit setelah dikejutkan oleh gol cepat Wissam Ben Yedder pada menit kelima. Tuan rumah bereaksi cepat dengan memborong dua gol beruntun melalui Roberto Firmino pada menit ke-21 dan Mohamed Salah (37).

Seharusnya the Reds memimpin 3-1 sebelum turun minum, tetapi Firmino menendang bola penalti mengenai tiang gawang. Meski Liverpool mendominasi babak kedua, justru Sevilla yang mampu mengemas gol melalui Joaquin Correa menit ke-72 yang menyamakan skor. Gelandang Liverpool Philippe Coutinho mendapat sambutan hangat dari publik Anfield ketika ia masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-76 untuk penampilan perdananya sejak minta ditransfer, sedangkan pemain Liverpool Joe Gomez diusir

keluar lapangan karena telah mendapatkan dua kartu kuning pada fase akhir pertandingan. Pelatih Liverpool Juergen Klopp mengakui timnya telah menjalankan semua perintah dan permainan berjalan dengan baik. ‘’Hasil seri memang tidak menyenangkan. Saya tidak mempermasalahkan dengan pertandingan itu,’’ ujar Klopp. Pelatih Jerman itu membantah dirinya sebagai penyebab dikeluarkannya pelatih Sevilla Eduardo Berizzo. Pada laga lain Grup E klub Slovenia Maribor juga bermain imbang 1-1 dengan tamunya Spartak Moscow. Damjan Bohar menjadi pahlawan tuan rumah lewat golnya jelang akhir pertandingan. Bohar menaklukkan kiper Spartak Artem Rebrov pada menit ke-85 melalui sepakan dari tepi kotak penalti yang tertuju ke sudut kiri atas gawang. Gelandang Spartak Alexander Samedov memasukkan bola ke sudut kiri atas gawang pada menit ke-59 untuk membawa tim tamu memimpin, setelah kiper Maribor Jasmin Handanovic menepis tembakan yang tertuju ke gawangnya. (kmb39/ rtr/ant)

Bali Post/rtr

SELEBRASI - Striker Manchester City Sergio Aguero melakukan selebrasi usai menjebol gawang Feyenoord pada laga di Stadion De Kuip, Rotterdam, Kamis (14/9) kemarin. diarahkan ke gawang untuk menjadi gol kedua Shakhtar. Napoli gagal memaksimalkan peluang-peluang mereka setelah penyerang Polandia

Arkadiusz Milik mengemas gol pada menit ke-72 melalui penalti, yang dihadiahkan karena pelanggaran terhadap Dries Mertens. (rtr/ant)

Madrid Cristiano Ronaldo mengemas dua gol pada penampilan kompetitif pertamanya sebagai pemain inti musim ini ketika Real Madrid menaklukkan APOEL Nicosia dengan skor 3-0, Kamis (14/9) kemarin. Klub juara bertahan Liga Champions memburu gelar ketiga kalinya secara beruntun. Ronaldo diskors untuk tampil di sepak bola domestik sejak Agustus karena mendorong wasit dan hanya memerlukan 12 menit untuk kembali mendulang gol di kompetisi ini dengan menyambar umpan silang mendatar Gareth Bale. Upaya pemain Portugal ini membentur bagian bawah tiang gawang pada awal babak kedua, dan beberapa saat kemudian ia mengemas gol ke-109-nya di Liga Champions dengan mengonversi penalti setelah tangan bek APOEL asal Spanyol Roberto Lago dinyatakan mengenai bola di kotak terlarang pada menit ke-51. Kapten Sergio Ramos menutup kemenangan Real atas sang juara Siprus melalui sepakan overhead pada menit ke-61. Ronaldo gagal mendapatkan penalti lain dan potensi hat-trick ketika ia dijatuhkan di area terlarang, namun permohonannya tidak dikab-

ulkan. Sedangkan pada fase akhir golnya tidak disahkan karena offside. Di London, Harry Kane juga mengemas dua gol ketika Tottenham Hotspur mengawali penampilan di Liga Champions dengan kemenangan 3-1 atas Borussia Dortmund di Stadion Wembley. Penyerang Inggris itu memastikan tidak terjadi ulangan hasil buruk di kandang sendiri seperti musim lalu melalui gol kedua dan ketiga timnya. Pemain Dortmund Andriy Yarmolenko menyamakan gol pembukaan Son Heung Min. Kane gagal mencetak gol pada Agustus sebelum menyumbang dua gol saat melawan Everton pada kompetisi Liga Utama Inggris. Ia memperlihatkan telah mendapatkan kembali ketajamannya dengan penyelesaian kaki kiri pada menit ke-15. Ia kemudian mengemas gol keduanya pada menit ke-60 untuk memastikan kemenangan ketiga Tottenham dari 13 pertandingan di Wembley. Tottenham kalah dua kali dari tiga pertandingan kandang Liga Champions musim lalu. Satu-satunya noda bagi Spurs pada malam itu adalah kartu merah yang diterima bek tengah Jan Vertonghen menjelang pertandingan usai. (afp/ant)

Real Madrid Buru Gelar Ketiga

Striker Real Madrid Cristiano Ronaldo.

Bali Post/rtr

MAGISTER KENOTARIATAN (MKN) Pendaftaran Gelombang II Angkatan II Pendaftaran dimulai Tes Tulis Tes Wawancara Pengumuman Hasil Tes

: 1 Juli - 19 September 2017 : dilaksanakan tanggal 22 September 2017 : dilaksanakan tanggal 23 September 2017 : 25 September 2017

TEMPAT PENDAFTARAN : Sekretariat : Gedung H Program Pascasarjana Lantai II Universitas Warmadewa Atau kunjungi website Program Pascasarjana Universitas Warmadewa: www. warmadewa.ac.id (pendaftaran secara online)

INFORMASI : Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum. (08123853102) Dr. Luh Putu Sudini, S.H., M.Hum. (08123973355) Mengetahui Direktur, ttd

Universitas Warmadewa Program Pascasarjana Magister Kenotariatan Ketua, Ttd

Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P. NIK. 230500041

Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum. NIK. 230330112 C.0001869-pend


olah raga

16 Perolehan Sementara Medali Porprov Bali XIII/2017 No. Kontingen 1. Badung 2. Denpasar 3. Gianyar 4. Buleleng 5. Karangasem 6. Klungkung 6. Tabanan 7. Jembrana 9. Bangli

Emas 40 29 17 8 5 4 3 1 0

Perak

Perunggu

23 34 9 9 7 11 8 5 0

23 20 16 14 10 13 11 26 3

Bali Post/wan

GEDOR — Bomber tersubur yang mengoleksi gol terbanyak di kancah Liga 1 Sylvano Dominique Comvalius diharapkan menjadi tukang gedor yang mampu mengobrak-abrik benteng pertahanan Persija dalam lanjutan Kompetisi Liga 1 di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (15/9) malam ini.

Jumat Pon, 15 September 2017

Borong 12 Emas, Petembak Denpasar Juara Umum

Denpasar (Bali Post) -

Petembak Kota Denpasar menambah dua keping emas di nomor air rifle standar 10 meter, yang dipersembahkan Romadhony Adita Wibowo, serta emas nomor beregu yang disumbangkan Romadhony/Ramadhani Pratama Hansaputra/IGN Bagus Adiyudha pada Porprov Bali XIII di Lapangan Tembak Bhayangkara, Polda Bali, Tohpati, Kamis (14/9) kemarin. Donasi dua keping emas, membuat tim tembak Kota Denpasar total memborong 12 emas, dan memastikan juara umum Porprov Bali XIII. ‘’Kalau kami bisa menggondol 12 emas, berarti Denpasar juara umum,’’ sebut Sekum Pengkot Perbakin Kota Denpasar Made Sugiantara. Sementara satu emas lagi direbut petembak Klungkung Trisna Wardani di nomor rifle proone 50 meter, disusul Hanny Virdiana merebut perak dan Ni Wayan Marika Kusuma meraih perunggu, keduanya petembak Badung. Untuk peraih perak air rifle standar 10 meter adalah Wayan Gede Mahendra (Badung), dan perunggu diraih Ramadhani Pratama Hansa-

putra (Denpasar). Sedangkan perak beregu dibawa pulang Wayan Gede Mahendra/Gede Axel Adi Permana/ Aski Ibrani (Badung), dan perunggu disumbangkan Gede Kusuma Tirtayasa/ Made Andre CM/Nyoman Sammi CM (Buleleng). Sebelumnya, Denpasar mendulang empat keping emas dari total yang diperebutkan lima emas, Rabu (13/9). Keempat medali emas dipersembahkan Putu Purwo Prayogo di nomor air rifle 10 meter perorangan, termasuk beregunya yang bermaterikan Putu Purwo Prayogo/Wayan Darmawan/Sucipto. Selanjutnya, emas Denpasar disumbangkan Yohana Agustina Pandhi di nomor

Bali Post/wan

50 RIFLE PRONE - Sejumlah atlet menembak Porprov Bali XIII/2017 mengarahkan senjatanya ke arah titik sasaran dalam pertandingan kelas 50 meter Rifle Prone (putri) di lapangan tembak Tohpati, Denpasar Timur, Kamis (13/9) kemarin. pistol 25 meter, berikut nomor beregu yang diperkuat Yohana Agustina Pandhi/Tjokorda Istri Amrita Purnama/Made Winarthi Novianthi. Satu emas lagi disabet petembak Gianyar PM Adi Nugraha di nomor air rifle hunting 10

BU Bakal Bombardir International Tour de Banyuwangi Pertahanan Persija Ijen 2017 Diikuti 29 Negara

Mangupura (Bali Post) Tim tuan rumah Bali United (BU) siap memborbardir benteng pertahanan Persija Jakarta dalam lanjutan Kompetisi Liga 1 di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (15/9) malam ini. Tim Serdadu Tridatu mematok poin penuh, caranya pemain harus bekerja ekstra keras dari segala lini, termasuk membendung serangan balik yang dilakukan Tim Macan Kemayoran agar tak sampai ke jantung pertahanan BU. Pelatih BU Widodo Cahyono Putro sejak menit awal menginstruksikan kepada asuhannya agar berupaya membongkar pertahanan Persija yang terkenal kokoh. ‘’Saya sudah membekali kepada anak-anak, supaya bertubi-tubi menggempur pertahanan Persija. Apakah skema serangan suplai bola dari atas, bawah, sayap kiri dan kanan, atau bola muncul dari tengah, saya kira tak perlu dibeberkan di sini, sebab ini merupakan bagian dari taktik dan strategi untuk melumpuhkan musuh,’’ papar Widodo, di Kuta, Badung, Kamis (14/9) kemarin. Ia pun mengakui skuadnya bisa tampil seperti bomber Sylvano Dominique Comvalius bersama kompatriotnya Nick van der Velden. Hanya, Marcos Abel Flores Benard yang tak bisa diturunkan, sedangkan Ahn Byung Keon masih dipantau kebugarannya sampai Jumat (15/9) pagi ini. ‘’Ahn Byung Keon siap diturunkan atau tidak tergantung dia, bukan pelatih,’’ kilahnya. Widodo menilai pasukan Tim Macan Kemayoran didominasi pemain berpengalaman. Oleh sebab itu, dirinya mewanti-wanti supaya jangan meremehkan lawan. ‘’Pemain Persija harus dibendung, dan tak boleh bebas berkeliaran di areal pertahanan BU,’’ pesannya. Seorang pemain BU Made Andhika Pradana Wijaya bertekad menghalau tiap serangan Persija utamanya yang menyisir dari tepi lapangan. ‘’Saya akan berjibaku mematahkan tiap serangan Persija,’’ tuturnya. Sementara pelatih Persija Stefano Cugurra Teco mengakui BU bercokol di papan atas, bahkan penyerangnya Sylvano Comvalius menjadi top skorer sementara di kancah Liga 1. ‘’Barisan penyerang BU membahayakan. Karena itu akan bermain defensif,’’ kata Stefano. Kendati tampil bertahan, sesekali Tim Macan Kamayoran bakal melakukan serangan balik (counter-attack). ‘’Kami juga akan menyerang lewat celah yang lowong, dan target kami pun cukup seri,’’ ujarnya. Pemain Persija Sandi Darman Sute mengakui rekannya sesama asal Palu, Sulteng, kapten BU Fadil Sausu bakal berhadapan dengan dirinya di lapangan hijau. ‘’Kami saling mengetahui tipikal permainan, tinggal pembuktian di lapangan siapa yang lebih unggul,’’ sebut Sandi. (022)

Olimpiade 2024 Digelar di Paris Lima Komite Olimpiade Internasional (IOC), Kamis (14/9) kemarin memutuskan untuk menunjuk Paris sebagai tuan rumah Olimpiade musim panas 2024 dan edisi 2028 kepada Los Angeles, menyusul pengambilan suara di ibu kota Peru. Paris, yang sudah dua kali menjadi tuan rumah Olimpiade, akan menyelenggarakan ajang ini 100 tahun setelah terakhir kali mereka menjadi tuan rumah pada 1924, sedangkan Los Angeles juga akan menyelenggarakan pesta olahraga akbar ini untuk ketiga kalinya setelah 1932 dan 1984. Tidak ada kandidat lain untuk Olimpiade 2024 ataupun Olimpiade 2028, dan pengambilan suara dilakukan hanya formalitas oleh Presiden IOC Thomas Bach. Ia mengatakan suara untuk kedua kota itu ‘’sudah bulat’’. IOC pada Juli memutuskan untuk menunjuk tuan rumah kedua edisi Olimpiade itu di saat yang sama, menyusul pengunduran diri empat dari enam kota yang mengajukan penawaran untuk Olimpiade 2024. Los Angeles kemudian menarik tawarannya untuk Olimpiade 2024, yang telah menjalani proses kampanye selama lebih dari dua tahun, untuk kembali menjadi tuan rumah Olimpiade 2028. Paris, dengan total bujet Olimpiade sebesar 6,8 miliar euro, gagal pada pencalonan-pencalonan sebelumnya pada Olimpiade 1992, 2008, dan 2012. Kehadiran Presiden Prancis Emmanuel Macron yang berbicara melalui pesan video pada sesi luar biasa IOC pada Juli di Laussane dipandang sebagai langkah krusial untuk mengamankan kesepakatan bagi ibu kota Prancis untuk memenangkan pencalonan sebagai tuan rumah Olimpiade 2024. Olimpiade Los Angeles 2028, dengan bujet sebesar 5,3 miliar dolar, selanjutnya mengikuti rencana yang mereka miliki untuk 2024, termasuk pembangunan perkampungan atlet di kampus UCLA. Ini merupakan pertama kalinya IOC menunjuk tuan rumah Olimpiade untuk jangka waktu 11 tahun ke depan. Bagaimanapun, badan Olimpiade ini berjuang keras untuk mengamankan masa depan produk utama mereka ini meski harus menunjuk dua tuan rumah di waktu yang sama, setelah Boston, Budapest, Roma, dan Hamburg menarik diri, karena kecemasan terkait biaya tinggi dan penentangan di kancah lokal. (rtr/ant)

Banyuwangi (Bali Post) Ajang balap sepeda terbaik di Indonesia menurut penilaian Federasi Balap Sepeda Dunia (UCI), International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) akan kembali digelar pada 27-30 September. Ajang tahunan yang telah masuk agenda resmi UCI sejak 2012 itu bakal diikuti 20 tim dari 29 negara. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, ITDBI merupakan salah satu ajang sport tourism yang spesial bagi Banyuwangi. ‘’Banyuwangi menjadikan ajang sport tourism sebagai bagian dari promosi ke dunia internasional,’’ kata Bupati Anas, Rabu (13/9). Selama lima tahun penyelenggaraan, ITdBI mendapat predikat excellence selama dua tahun terakhir berturut-turut dari UCI. Ini menjadikan ITdBI masuk dalam tujuh kejuaraan balap sepeda terbaik di Asia, dan terbaik di Indonesia. Excellence level merupakan poin tinggi di kejuaraan balap sepeda internasional. Peringkat ini nilainya di atas 90 poin. Anas melanjutkan, ITdBI 2017 diikuti sebanyak 20 tim

balap sepeda dengan pembalap dari 29 negara. Antara lain Iran, Jepang, Korea Selatan, Afrika selatan, dan Eritria. Juga ada dari Prancis, Itali, Belanda, Rusia, Irlandia, Swiss, Jerman, Australia, Kolombia, dan New Zealand. ‘’Banyuwangi siap memberikan kompetisi yang tidak hanya bergengsi, tapi juga menantang dan memberikan pengalaman yang berbeda bagi para pembalap tersebut, karena kami memadukannya dengan budaya. Jadi ini ajang balap sepeda internasional yang unik. Publik luar senang karena baru kali ini lihat ada balap sepeda tapi di sepanjang rute ada salawatan, tari, sampai musik lokal,’’ ujarnya. Ajang ini digelar tidak hanya menonjolkan sisi olahraga, namun juga sebagai cara Banyuwangi mengenalkan pesona wisatanya. Selain rute balapan yang akan menyusuri keindahan alam Banyuwangi dan sejumlah destinasi wisata. ‘’Di lokasi start dan finis tiap etape juga akan disuguhkan beragam atraksi seni yang berbeda setiap harinya. Seperti tari-tarian, barong Banyuwangi maupun

kuntulan. Bahkan juga akan ada aksi-aksi menarik, misalnya saat di lokasi start nanti disajikan proses pengolahan cokelat, di pesantren akan ada santri bersarung dan berpeci yang akan menyambut para pembalap,’’ ujar Anas. Sehingga, lanjutnya, event ini akhirnya tidak hanya untuk para pembalap saja namun juga bisa dinikmati para wisatawan. ‘’Bila event-nya dikemas menarik pastinya pembalap dan wisatawan yang hadir akan banyak menghasilkan foto dan gambar tentang Banyuwangi. Tentunya ini akan menjadi sarana promosi efektif bagi kami. Hal semacam itu bisa menjadi pengungkit orang untuk datang,’’ ujar Anas. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Wawan Yadmadi mengatakan, ITdBI tahun ini kembali menyuguhkan empat etape sepanjang 533 km. Di empat etape ini, pembalap akan melewati rute yang menyusuri bentang alam Banyuwangi. Mulai susur sungai dan pantai, melintasi perkebunan, hingga menikmati pusat kota Banyuwangi. ‘’Sesuai taglinenya, di etape ketiga pembalap akan finis di Gunung Ijen. Para pembalap akan saling beradu membuktikan ketangguhannya menaklukkan rute tanjakan ekstrem di Lereng Ijen,’’ pungkas Wawan. Tanjakan menuju Gunung Ijen di Banyuwangi dikenal sebagai salah satu yang terekstrem di Asia karena ketinggiannya melampaui tanjakan di Genting Highland dalam Tour de Langkawi Malaysia yang berada di ketinggian sekitar 1.500 mdpl. (kmb30)

Gianyar (Bali Post)Atlet panjat tebing dari Jembrana dan Badung sukses menambah pundi-pundi medali emasnya, dengan tambahan masing-masing 1 emas pada Porprov Bali XIII/2017 di lintasan papan panjat tebing kawasan GOR Kebo Iwa, Gianyar, Kamis (14/9) kemarin. Dua emas yang diperebutkan itu, pertama diraih tim boulder putri Jembrana yang diperkuat Putu Puspa Renika Sari/Ni Luh Karmila/Komang Ayu Suartini/Budi Untari, perak dibawa pulang tim Badung dengan pemanjat tebing Dias Tutik/Sri Pradnyani/ Aristiana/Kumara Putri. Sedangkan perunggu menjadi milik Karangasem yang diperkuat Nona Riwu/Meriasih/ Asta Dewi/Oktaviani. Sementara di nomor sama, untuk beregu campuran, emas diraih Badung dengan pemanjat tebing Ponti Hardiyanto/ Bayu/Nadya Putri Virgita/

Lasti Lispani. Medali perak dibawa pulang tim Klungkung yang diperkuat Riahdo Purba/ Putu Wisnuarta/Lailatun Nazzah/Pradnya Dewi, dan perunggu dikantongi Jembrana dengan pemanjat tebing Ode Ridjaya/Eka Yuda/Ayu Suartini/Santika Putri. Dengan hasil itu, perolehan medali untuk sementara cabor panjat tebing, teratas masih ditempati Badung dengan 6 emas, selanjutnya Gianyar

dengan 4 emas, Denpasar di tempat ketiga dengan 3 emas, posisi 4 ditempati Karangasem dengan 2 emas, serta Jembrana dengan 1 emas, sementara tiga daerah lainnya belum meraih emas. ‘’Persaingan perebutan medali emas masih tetap ketat tiap harinya, karena memang peta kekuatan tim-tim panjat tebing daerah merata,’’ jelas Ketua Harian Pengprov FPTI Bali Made Langgeng. (022/r)

Ajang Tour de Ijen 2016.

Bali Post/udi

Jembrana dan Badung Tambah Emas Panjat Tebing

C.0000340-mbl

meter, kemudian perak direbut Made Arkananta P. Saka (Denpasar), dan perunggu dibawa pulang Made Juliawan Saputra (Gianyar). Untuk medali perak nomor air rifle 10 meter disumbangkan Wayan Reditayasa

(Buleleng), dan perunggu diraih Wayan Diki Muliadi (Gianyar). Di beregu putra, medali perak dibawa pulang Thomas Leo Lay/Putu Suardika Yasa/Kadek Bagiarta (Badung), dan perunggu diraih Wayan Diki Muliadi/Made Ferry/Kadek Alit Gunayasa (Gianyar). Peraih perak perorangan di nomor pistol 25 meter adalah Tjokorda Istri Amrita Purnama (Denpasar), dan perunggu dipersembahkan Ni Luh Putu Aprinayant (Klungkung). Di nomor beregu putri, medali perak direbut Putu Eni Mariantini/Ida Ayu Kusuma Wardani/Ni Made Oktaviana (Jembrana), dan perunggu diraih Ni Luh Putu Aprinayanti/Ni Putu Eka Pertiwi Asih/Ni Putu Deni Handayani (Klungkung). Dengan demikian, hingga kemarin, Denpasar mendulang 12 emas, 9 perak, dan 3 perunggu, disusul Badung (7-9-8), Klungkung (3-3-4), Buleleng (1-2-3), Gianyar (1-03), dan Jembrana (0-1-3). (022)

Bali Post/wan

CATUR BEREGU - Sejumlah pecatur adu kelihaian mengasah otak dalam pertandingan catur standar mix beregu di Porprov Bali XIII/2017 di Bedulu, Gianyar, Kamis (14/9) kemarin.

Pemain Woodball Buleleng Mendominasi Gianyar (Bali Post) Tim woodball Buleleng menunjukkan tajinya dengan mendominasi perolehan medali emas pada Porprov Bali XIII/2017, yang dilangsungkan di lapangan Hanoman, Kemenuh Gianyar, Kamis (14/9) kemarin. Dari 4 medali emas yang diperebutkan, Buleleng menyabet 3 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Tiga emas Buleleng disumbangkan dari nomor stroke competition perorangan putra, melalui I Kadek Agus Suardana dengan total skor 149. Sedangkan perak disabet atlet Buleleng lainnya, Gede Riska Sanjaya dengan poin 160, dan perunggu direbut atlet Klungkung, I Kadek Nuprianta Putra dengan poin 162. Emas Buleleng lainnya datang dari nomor stroke competition beregu putra yang diperkuat Putu Budiyasa/I Kadek Agus Suardana/Wayan Deby Surya Pradana/Gede Riska Sanjaya/Gede Prabawa Darma/ Komang Kalvin Sugesta Jayadilaga dengan poin total 433, perak menjadi milik tim beregu putra Klungkung dengan poin 442, serta perunggu dibawa pulang Denpasar dengan poin 463. Sementara emas ketiga Buleleng diperoleh pada nomor stroke competition beregu putri yang dihuni Ni

Kadek Devi Kencana D M/Ni Made Rai Devi/Ni Komang Intan Wisna Yanti T.M/Dwi Yanti Rahman/Ni Kadek Riyastika Pradnyandari P/ Kadek Ayu Wulan dengan poin 442. Perak menjadi milik Tabanan dengan poin 459 dan Klungkung dengan poin 468. Sementara 1 emas tersisa menjadi milik Gianyar dari nomor stroke competition perorangan putri melalui Ni Kadek Novi Susanti, dengan total poin 170, perak diraih Ni Luh Manik Purwati dari Denpasar dengan poin sama 170 serta perunggu disabet Ni Putu Deviana Sari dari Buleleng dengan poin 175. Balap Sepeda Sementara itu, pada laga lainnya, di cabang olahraga (cabor) balap sepeda, Denpasar menambah 1 medali emas di nomor 4.000 meter Team Pursuit. Denpasar yang diwakili pembalap Putu Adi Swata/Edy Susanto/Eko Setiawan/Dani Maulana meraih emas dengan catatan waktu 09:01,049. Perak disabet tim Badung yang diperkuat Rizky/OmarBatista/Kadek Arik/Riyadi setelah mengemas waktu 09:25,491, serta perunggu dikantongi Jembrana yang dihuni pembalap Muammar/ Hidayat/Al Farizi/Syahrial dengan waktu 10:01,726. (022/r)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Jumat Pon, 15 September 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dcr Pembantu Rumah Tangga Bth Mekanik mobil siap kerja Dciari Karyawan Serabutan Hub. u/Batubulan Gusti 08123806901 Tamatan STM Mesin, pglmn min1th 081933046464 (03619006770) B.BP.153.09.17.0000955 081999875050 Jimbaran Nusa Dua B.BP.001.09.17.0000929 Dcr Sopir Barang Komputer, Dcr 12Karyawan/ti SMP/SMA H:0 B.BP.001.09.17.0000705 Pria Jujur, Max 30th, Hub. 81337042602 Hrd.Ch17@gmail.com Bth SPG Single Bhs Inggris utk B.BP.001.09.17.0000925 Komplek Sudirman Agung A53 TK di Htl Conrad Tanjung Benoa Dcr 3 Org Teknisi berpengalamn B.BP.001.09.17.0000944 Hub.087860588800 Siap ditmptkn dimana sj, Krm CV Cari Mekanik,SMK/Otomotif/S1 B.BP.001.09.17.0000729 ke Sinta Marine Jl.Ry Kusamba, Teknik Mesin,max 27th. CV ke Butuh Guru Ing/Mat F/Ptime u/ Br.Tribuana,Dawan Semarapura Perama Trans, Legian 39 Kuta Bimbel wanita H.081338728509 B.BP.001.09.17.0000827 B.BP.001.09.17.0000965 Telp:0366-30882/085969024440 Cr Admin Staf,Wnt bs Computer Coco Group looking for: B.BP.820.09.17.0000776 & B.Ingg,Serius Krj&Pekrj Keras -Project Manager Dcr 6Sales, 4 Sopir, 3 Kasir, H: Lam ke:sari.oktora25@gmail.com -Architect 081337042602 Hrd.Ch17@gmail.com B.BP.001.09.17.0000958 B.BP.001.09.17.0000924 Min.1Year Exeprience in the ** Supir,T.Serabutan (Laki) Dcr Guru dan Pengasuh untuk di same position, Send CV at: Hub: Jl.Gadung No.81 Kreneng Dalung Hub.0817350308 hrd@cocogroupbali.com or B.BP.001.09.17.0000907 B.BP.166.09.17.0000877 hrm@cocogroupbali.com ***PT.Cahaya Putih Membutuhkan Dcr HRD u/garmen,Pglmn,English B.BP.803.09.17.0000755 Segera: -Admin Accounting Cr Krywn/ti Cook Wr Mkn Bs Tdr Hub:infojob_garmen@yahoo.co.id B.BP.001.09.17.0000873 -Social Media. Diutamakan Dlm Gj UMR+Bns H.081999746393 Dcr Karyawan&Sopir,1 laki-laki Berpengalaman.Tlp:085100050706 B.BP.001.09.17.0000913 2 Wnt, siap ditmptkan dimana sj Kirim CV ke:hrd@buddhawear.com Cr Pmbntu Tk Las Hub Jl.P.Moyo Krm CV ke Sinta Marine Jl.Raya B.BP.001.09.17.0000876 Gg.Sandat Sari 7B/081999572726 Kusamba, Br.Tribuana, Dawan Autonomous,reliableSecretary B.BP.001.09.17.0000952 Semarapura.Gj UMR+Uang Makan needed for small office in Dbthkn Reception utk HUA Spa Telp:0366-30882/085969024440 Padang Sambian.Good telephone Jimbaran Bisa Bhs.Inggris dan B.BP.820.09.17.0000775 manner with westerners. Komputer.Hub.085100442441 Dcr Laki utk Supir, Wanita utk B.BP.001.09.17.0000831 CV to Visa@kangaroovisa.com Pembukuan Hub:0895342601016 B.BP.001.09.17.0000956 Dbthkn Supir tnggl dlm,blm kwn B.BP.001.09.17.0000769 Chillax Canggu Jl.Munduk Catu Rajin,Gj brsh Lgsg 08174716050 B.BP.001.09.17.0000922 Dcr sgr Sopir Pariwisata SIM A No.4 Canggu membutuhkan Therapist dan female Reception. Bagi Dcr Pembantu Rumah Tangga tdr /B1 Umum, lamaran bawa lsg ke dlm, tdk mengasuh anak, PT.Golden Kris Tours, Jl.Bypass peminat yang serius bisa menggaji 1,5Jt Hub:087862270491 Ngurah Rai 7 Sanur hubungin Hp.0817777302 B.BP.001.09.17.0000932

B.BP.004.09.17.0000854

Dcr PRT Pnglmn Gaji Memuaskan Tnggl Di Dlm Hub:087860175749

B.BP.001.09.17.0000677

Dcr Rest Manager Berpengalaman Hub.Gubuk Makan Segara Bambu 410384/081999888907

Dcr pegawai admin laki2 Rajin, Jujur,Serius sgr H.081237002020

B.BP.001.09.17.0000921

Dicr sgr Sopir,Sales, Kurir Hub.081236078027

B.BP.001.09.17.0000972

B.BP.001.09.17.0000940

Dibthkan Tenaga Krja Engineering Berpengalaman utk Villa Hub.733226/081236020002

B.BP.001.09.17.0000836

Dcr Sales&Marketing Gaji Tetap & sopir pribadi H.0818352772

B.BP.001.09.17.0000845

Dibutuhkan 2 Therapist Wanita Berpengalaman,WA 081802100445

B.BP.001.09.17.0000963

Dcr Salesman Umur Max.30th Bawa lamaran ke Banoli Motor Jl.Buluh Indah 75 Dps

B.BP.001.09.17.0000750

Dicari Teknisi AC,Gaji memuas- Customer Service, wanita, layanan/ kan + Bonus Hub:082144110760 PR/Marcom, lulusan SMA/sederajat/ S1 diutamakan jurusan Public B.BP.004.09.17.0000899 Dicari Western Cook,Waiter/ss Relation, IT. SDM Koperasi Bali Post, Jl.Kepundung 67A Denpasar Bartender Hub.085829170771 B.BP.154.09.17.0000799

Dicari karyawati min SMU,Jujur penampilan menarik,max.27thn, penempatan Centro Kuta,Gj1,8Jt Hub:Lusi 082144355655

B.BP.001.09.17.0000920

Dicr:Manager Produksi,Asisten sample utk Garment, Brpnglman, Bhs.Inggris,Bs Komputer.Kirim CV:office@nagajayabali.com

Dibutuhkan Therapist,HairdreB.BP.001.09.17.0000770 sser Cowok, Berpengalaman Karyawati Max.25Th Min.SMA/SMK hub:081293799814. diKerobokan Pnampilan Menarik,081338251999

B.BP.001.09.17.0000665

Dcr Satpam Rmh Prbdi,ada BPJS, bersertifikat Hub:081338623037

B.BP.031.09.17.0000859

Dicari Cook / Steward Buat Resto di Seminyak SMS/WA 0813 3838 4364

B.BP.001.09.17.0000749

Dcr Segera Supervisor u/resto di Renon Hub:081916420095

B.BP.001.09.17.0000335

Kerja Australia kizunabali.com Biaya Potong Gaji,085857328218

B.BP.166.09.17.0000966

B.BP.001.09.17.0000768

B.BP.001.09.17.0000916

Dcr Teknisi,Sales,Spv Mrktg Gaji+Bonus+Komisi+BPJS,Lam The Banyumas Villa Jln Tukad Banyumas No.1 Denpasar B.BP.821.09.17.0000701

Dicari Sopir pnglmn mobil Mercy Gaji 2,3jt+lembur/081239198066

B.BP.101.09.17.0000967

Dicari Admin Perempuan Usia Maxsimal 22th H.08179300069

B.BP.141.09.17.0000962

G.01

Waiter/serabutan/cleaning service tamat SMP/SMK, hobi pelihara ikan. Lamaran ke Warung 63 Bali Coffee, Jl.Veteran 66 Dps. G.02

Staf FO min.D1,DW Kitchen min. SMK/SMA CV lkp,PuriCendana Resort Smnyak732947/081212886674 B.BP.001.09.17.0000855

Prsh Consumer Good cr Salesman TO/Kanvas/Motoris,Sopir,Helper Email:hrdharapanbali@gmail.com atau krm Jl.Sentanu 6X Dps Utr B.BP.001.09.17.0000826

Urgently required!!! Legal assistance, must have at least 3 yrs experience. Please e-mail cv to: reservation@keramasbalivillas.

Pansa Karya wood processing membutuhkan drafter berpengalaDicari PRT Tinggal Dlm,Pribadi Hub.087730517255/08113865835 man dibidang wood processing B.BP.001.09.17.0000906 pend min.SMK Perkayuan.Kirim B.BP.004.09.17.0000851 Dicari Sales Conter/Admin CV ke: accounting@pansa-karya. Vila Seminyak Teknisi Engineer Marcopolo Springbed Jl.Muding com (0361)8947645 pengalaman SMS 087866192779 B.BP.145.09.17.0000858 Batu Sangian-Gatsu Barat 0361 B.BP.004.09.17.0000939 Pembantu Apartemen wanita tgl 9078102/08123953973 Villa Complex looking for staff B.BP.001.09.17.0000904 dlm Gj,1,7Jt, 087861825975 FO/Reservation & Akunting Staf B.BP.153.09.17.0000954 Segera Serabutan SIM A/C lgsg Send CV yanthiptbali@gmail.com Yamaha Bisma Dicr:1.Supir SIM Interview Kry-W- Sunset HP.081999409249 H.087861144922 B1 2.Mekanik Hub.T.Umar 142 Dps B.BP.004.09.17.0000865

Dcr Sopir Hub.PT.BPR Pedungan Jl.P.Moyo No.1 Pesanggaran

B.BP.004.09.17.0000942

Dcr:Adm Wnt,dan tenaga Lap. pria SMA/K,bs Word/Excl & Jl.Intan LC II/II Gatsu timur

B.BP.001.09.17.0000680

B.BP.001.09.17.0000774

B.BP.001.09.17.0000914

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dcr:Receptionist,Housekeeping Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta 40 Kuta

Dcr SPG Toko Min.SMP Gaji+Komisi Hub.Wanda Pet Shop Jl.Gatsu T.0361-239981 / 085738037365

Dicari Staff untuk Villa Pulau Nusa Lembongan.Hubungi Telp. 0811386052

Informasi pasang iklan Telepon

B.BP.154.09.17.0000969

B.BP.001.09.17.0000964

B.BP.001.09.17.0000817

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DIJUAL MOBIL

DIJUAL RUMAH DP 6 Jt Dapatkan Rumah Baru Hub: 08123983100

HONDA

New City’08+Yaris E’10+X-Over RC1’13+Juke RX’11.081999456633

B.BP.001.09.17.0000905

Dijual Rumah Perum Sandan Sari Sanggulan-Tabanan Uk.108/80 Hub.085100536088/081558322177

B.BP.001.09.17.0000919

KIA

BUC Picanto Opt 1 th’06 merah Asli Bali Gress T.081805670898

B.BP.001.09.17.0000840

Djl Rmh Lt3 14Kmr,AC,Jl.Gn.Mas G.Fujiyama No9Dps,087862178008

B.BP.001.09.17.0000971

NISSAN

B.BP.009.09.17.0000780

Juke RX’12 Merah Samsat Baru KM59Rb Istmwa,165jt 0817356452

Perum Bukit Hijau Jimbaran Hub:081338791301/081934310335

B.BP.001.09.17.0000947

B.BP.001.09.17.0000970

Perum Permata Hijau Jln.Raya Dalung Abian Base,081337283254 081338791301,081237449024

SUZUKI

Dijual S.Carry,ST150-Pick Up 1493CC,Th2013,Htm,FV,Cash/Krdt Hp/WA:08123973855-082144832785

B.BP.001.09.17.0000949

Yaris S’08/Suzuki Swift’08 Wrn Silv, Bs Bnt Krd, 081246564825 B.BP.001.09.17.0000898

DICARI MOBIL Dcr:Avanza,Xenia,Nissan, Suzuki Honda,Rush dll Hb.087860171736 B.BP.001.09.17.0000959

DIJUAL RUMAH Djl Rmh baru BTN Pegending 1 siap huni 650jt,H.081999231333

B.BP.001.09.17.0000160

Jual Ruko 2Lt di Gatsu 88x-Tbn L.100/98 Hub.085100536088

B.BP.001.09.17.0000957

B.BP.135.09.17.0000968

DIJUAL TANAH Djl Tnh Ds.Buduk 850,525,100m2 &Dikontrakan Tnh 29Are H.08164 746353/085100489111 Murah

RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

B.BP.001.09.17.0000837

KEHILANGAN BPKB No.F 5855412-O DK 9879 AN an.Yeny Limardi H:08179791211

TEKNIK

DIJUAL MOBIL

FOTOCOPY DIJUAL MOBIL GEBYAR PROMO AKHIR TAHUN READY XENIA STOCK

9Jt NEW AYLA

DP

Service panggilan BERGARANSI

082331838863 087761462063

7 DP 6Jt

DP Jt PICK UP

C.0000395-SRV

PROSES CEPAT & MUDAH

081339171818 / 081999220588 C.0002083-mbl

DIJUAL MOBIL

PROMO KURAS HABIS DAIHATSU COKRO READY STOCK Pusat Daihatsu & Terbesar di Bali � Free Angsuran 1X AYLA DP. 9JTan � Free Service, oli, XENIA DP. 7JTan Sparepart 3Th � Terima Tukar Tambah PICK UP DP. 3JTan � Free Accecories TERIOS DP. 15Jtan � Free Souvenir � Free Astra World 5Th SIGRA DP. 10JTan Diskon GILA + HEBOH

I PUTU WIRAWAN PIN BB: D9B0D355

081237667555 / 081916547474 C.0000422-mbl

AGUNG TOYOTA AVANZA INNOVA

13JT-an

DP

SIENTA

DISKON

s/d 33 JUTA

Kredit cukup KIPEM/KTP pasti OK ! Bunga ringan *Tukar tambah Proses cepat dan mudah semua merk

PROMO DAHSYAT

081936034598 082237752039 C.0000397-mbl

GESEK TUNAI & PELUNASAN

PROMO

H. 08-1234567-113 C.0001555-RPA

RUPA-RUPA

n

Desig

SALON

Balinesse Body Spa 2 jam 150.000 Chocolate Sensational Spa 2 jam 120.000 Perawatan Miss V 80.000 Jl. Jaya Giri III / 22 Renon, 089527788120 Jl. Hang Tuah 11X Sanur, 0361 289 481 C.0001467-SLN

TOUR

ALUMINIUM CA

Candra Aluminium

Jl. Gatot Subroto Barat 334 Denpasar Mengerjakan & Service Box Mobil Alm. Kusen Alm. Harga

dan Bergaransi

Roling Door Stainless Steel

Money Back Guarantee

CEPAT BERGARANSI

C.0001810-SRV

ALUMINIUM

Rak Aluminium Bersaing

�

TEL.085100404827 KULKAS M. CUCI FREZZER W.HEATER

Free

Kulkas Dispenser Freezer Water Heater

BALI JAYA TEKNIK

ASTRA DAIHATSU

B.BP.031.09.17.0000943

BENGKEL LAS

SERVICE AC

OKA

INTERNET

B.BP.001.09.17.0000519

B.BP.004.09.17.0000852

SERVICE

DIJUAL MOBIL

RUPA-RUPA

B.BP.001.09.17.0000841

Djl Tnh Kmp Gdang siap bangun B.BP.001.09.17.0000588 L.2800M2 H.2,8Jt/M2 Izin lkp Djl Tnh Kebon 1,09Ha Dipinggir Aspal 6M,200M dari Jl.Raya Dps Rumak Lombok Hub.085337922181 B.BP.001.09.17.0000917 B.BP.030.09.17.0000953 -Gilimanuk SebelahSelatan SD 6 Hilang BPKB No.9559074-G DK917 Jual Obral/SHM=9,09A Jln.Jepun B.BP.001.09.17.0000903 Melaya-Jembrana,Baiku/Vila/ Pipil 11 Gatsu Tmr/08113899108 KD An.Dr.A.AGde Ngr Asmarajaya B.BP.001.09.17.000090 Dikontrak Rmh di Sempidi 4 Kmr Perum 20Jt/Are H.085103929119 B.BP.001.09.17.0000778 1 Kmr Mandi Hub:085100810142 /08123682525 atau Jl NHU II/7 Tanah 103m2 Gatsu Timur Masuk AGEN B.BP.001.09.17.0000825 200m Jln Sulatri 081237148880 Ubung Kaja 0361-415383 Dicari Agen Herbal Ozora! B.BP.001.09.17.0000753 Diktrk Rmh 3KT,Grs,Air PAM/Smr B.BP.004.09.17.0000699 Tnh 2,5are Jl.Raya Kampus Unud Herbal Venacleanse&Madu Hitam min 2Th,Prm.Jadi Pesona Jln. P. T. Kvl 1 Are Jln.Keboiwa Utara Jimbaran Bali Hub.081211687430 Hub.081286314421/0818152600 Moyo 0817342730,081936072120 H.081337141817 B.BP.001.09.17.0000772

ALUMINIUM

B.BP.001.09.17.0000838

DISEWAKAN RUMAH Dikont.Rmh Tkd.Pancoran IVB/2 Dps 2Kmr RTm Grs,081337267642

Djl Avanza’2009 Silver AsBali 112jt Ng P.Yoni 98,08123812761

DIJUAL RUMAH

Dijual Ruko,Tnh Kav,Rmh,Lokasi Denpasar Hub.0811398086

B.BP.033.09.17.0000703

B.BP.001.09.17.0000323

AC

B.BP.001.09.17.0000918

B.BP.001.09.17.0000678

Djl Tnh Kav Siap Bangun Lokasi Jl.P.Saelus 1 Hub:08786239226

DICARI TANAH Dicari Tnh/Rmh/Ruko sepanjang Jalan Paddy’s Cafe Legian Kuta Hub:087861124583 /081999456633 DIJUAL RUKO Jual 4 Unit Ruko di Sanggulan Tabanan luas 400/392 Rp.3M Hub :085100536088/081558322177

Dijual SHM 400m2 di Jl Ciung Wenara IV Renon,Dps,Strgis hanya 200m Selatan Lap.Bajra Sandi/ K.Gubernur H:087839410497

Rumah Lt2/100m2,3KT,RT,Grs,Dpr 10mnt dr RS Kapal,081246564825

B.BP.001.09.17.0000897

B.BP.141.09.17.0000961

B.BP.001.09.17.00009451

Perum Taman Giri Nusa Dua Hub:081338791301/081337283254

B.BP.001.09.17.0000946

TOYOTA

AvanzaG’2009 Silver AsBali Mls Prbd,081933610070/082341251453

PENGUMUMAN

DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 130jt/A 60Jt/A Bs Kredit 087862450004

Djl Tnh 4,7Ha,Lok.jalur Kedewatan Ubud ke Kintamani,u/ usaha Agrowisata & kebun. Lok. Desa Blancan kawasan kebun jeruk. Hub:087861688999/081338498883

B.BP.001.09.17.0000948

B.BP.001.09.17.0000655

DISEWAKAN RUKO Disewkaan Ruko di Teuku Umar uk.17x14m 3Lt, 081337283254 081338791301 081237449024

BIRO JASA

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

Pagar Besi/Tralis Atap Canopy / Tenda Krey Kaca Untuk Proyek Pintu Harmonika Jual Bahan Aluminium dan Besi

413211-412051 C.0000860-ALM


EKONOMI

18

Jumat Pon, 15 September 2017

Jatah Subsidi Elpiji 3 Kg untuk Bali Dikurangi

Denpasar (Bali Post) Menjelang hari raya Galungan dan Kuningan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mengadakan pertemuan dengan stakeholder terkait seperti Pertamina, Bulog, BMKG, Disperindag, dll. membahas tentang antisipasi inflasi. BPS pada rapat tersebut mengatakan secara histori tidak akan ada gejolak inflasi, sehingga BI memprediksi aman. Namun yang perlu diantisipasi adalah elpiji dari Pertamina. ‘’Yang penting kita mengantisipasi Pertamina di mana kuotanya mulai ada penyesuaian,’’ ungkap Causa Iman Karana, Kepala BI KPw Bali, Kamis (14/9) kemarin.

KERJA SAMA - Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga bersama Rektor Universitas Indonesia Prof. Dr. Muhammad Anis M.Met. menandatangani perjanjian kerja sama berupa pengembangan UMKM berbasis web portal, mengembangkan penya-luran kredit Ultra Mikro (UMi), dan membangun Pusat Studi Koperasi Indonesia UI. Puspayoga juga diminta menjadi dosen tamu di Fakultas Ekonomi dan Business UI.

Rupiah Melemah 36 Poin Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (14/9) sore, bergerak melemah sebesar 36 poin menjadi 13.237 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.201 per dolar Amerika Serikat (AS). ‘’Sentimen eksternal menjadi salah satu faktor yang menahan laju rupiah untuk terapresiasi terhadap dolar AS. Pelaku pasar sedang mencermati arah kebijakan bank sentral AS (the Fed) mengenai suku bunga acuannya,’’ ujar pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk. Rully Nova, di Jakarta. Di tengah antisipasi itu, lanjutnya, pelaku pasar uang cenderung keluar dari asetaset mata uang di negara berkembang, termasuk Indonesia. Meski inflasi Amerika Serikat belum sesuai yang diharapkan The Fed, namun data pekerja mengalami peningkatan. ‘’Salah satu faktor The Fed menaikkan suku bunganya adalah meningkatnya inflasi serta perbaikan tenaga kerja. Sentimen yang bervariasi itu membuat pelaku pasar menahan transaksinya di negara berkembang,’’ katanya. Ken-

dati demikian, menurutnya, pelemahan rupiah relatif terbatas menyusul fundamental ekonomi nasional yang relatif kondusif, itu dapat dilihat dari beberapa data ekonomi nasional yang membaik salah satunya yakni peningkatan cadangan devisa serta inflasi yang terjaga. Sementara itu, ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih menambahkan, sejauh ini tingkat inflasi Amerika Serikat masih di bawah 2 persen. Masih rendahnya angka inflasi itu membuat ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga the Fed tidak terlalu mengkawatirkan. ‘’Pada pertemuan the Fed (FOMC) 19-20 September mendatang sebagian besar analis memperkirakan the Fed berpotensi akan melakukan kenaikan suku bunga. Namun jika tidak dilakukan kemungkinan the Fed masih akan lakukan kenaikan pada pertemuan Desember 2017,’’ katanya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Kamis ini (14/9) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi 13.239 dibandingkan posisi sebelumnya 13.209 per dolar AS. (ant)

LPS Turunkan Bunga Penjaminan

Jakarta (Bali Post) – Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) memutuskan menurunkan 25 basis poin tingkat bunga penjaminan untuk simpanan dalam rupiah di bank umum dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Tingkat bunga penjaminan simpanan dalam rupiah di bank umum turun dari 6,25 persen menjadi 6 persen dan untuk BPR turun dari 8,75 persen menjadi 8,5 persen. Sementara tingkat bunga penjaminan untuk simpanan valas di bank umum tetap 0,75 persen. ‘’Tingkat bunga penjaminan diturunkan dengan pertimbangan terutama pada perkembangan suku bunga simpanan bank benchmark LPS yang menunjukkan penurunan di mana suku bunga pasar dalam tren menurun yang terjadi sejak awal tahun 2017,’’ kata Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah saat jumpa pers di Kantor LPS, Jakarta, Kamis (14/9) kemarin. Suku bunga simpanan bank-bank yang dipantau oleh LPS atau bank benchmark secara rata-rata mengalami penurunan sebesar 22 basis poin sejak awal tahun. ‘’Pelonggaran kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia pada Agustus 2017 lalu dengan menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin dari 4,75 persen menjadi 4,5 persen untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan, juga menjadi pertimbangan LPS dalam menurunkan tingkat bunga penjaminan,’’ ujar Halim. Halim menambahkan, evaluasi terhadap kondisi likuiditas saat ini dan prospek hingga tiga bulan ke depan

menunjukkan bahwa likuiditas perbankan masih berada dalam posisi yang memadai. Sesuai ketentuan LPS, apabila suku bunga simpanan yang diperjanjikan antara bank dengan nasabah penyimpan melebihi tingkat bunga penjaminan simpanan, maka simpanan nasabah yang dimaksud menjadi tidak dijamin. Berkenaan dengan hal tersebut, bank diharuskan untuk memberitahukan nasabah penyimpan mengenai tingkat bunga penjaminan simpanan yang berlaku dengan menempatkan informasi yang dimaksud pada tempat yang mudah diketahui oleh nasabah penyimpan. (ant)

Namun, menurutnya, masyarakat Bali cepat dapat menyesuaikan dengan perubahan harga. Dengan adanya pengurangan jatah subsidi pada awalnya TPID memiliki kekhawatiran terjadinya gejolak harga. Oleh karena itu TPID memberikan saran kepada Gubernur Bali untuk bersurat ke Dirjen Migas Pusat. ‘’Kita tunggu saja responsnya,’’ tandasnya. Terkait cuaca dikatakan masih normal. Justru yang dikhawatirkan adalah panen raya bawang merah. Dari sisi petani, panen bawang merah dikhawatirkan merugikan petani. Sedangkan dari sisi inflasi tidak terlalu berpengaruh. Sales Executive Elpiji Pertamina Rainier Axel Gultom menyampaikan untuk wilayah Bali sudah ada surat dari Dirjen Migas Pusat yang menginformasikan terjadi revisi untuk kuota elpiji 3 kg. Sehingga terjadi pengurangan 25 persen dari

kuota awal 170.000 metrik ton per tahun menjadi 134.000 metrik ton per tahun. ‘’Kami dari Pertamina dan Gubernur Bali sudah bersurat kepada Dirjen Migas Pusat memaparkan kondisi di Bali kalau terjadi pengurangan, dampaknya seperti apa, sosial, ekonomi, inflasi dan kami telah berkomitmen berusaha mendistribusikan secara normal,’’ tandasnya. Padahal jika mengacu pada kuota yang telah disepakati, kuota elpiji 3 kg sudah hampir habis untuk tahun 2017. ‘’Per September sudah habis seharusnya,’’ imbuhnya. Sementara konsumsi rata-rata per bulan 15.000 metrik ton. Ia menegaskan pembatasan ini hanya untuk elpiji bersubsidi. Ia sendiri tidak mengetahui secara pasti penyebab pengurangan subsidi tersebut, namun ia menduga karena penghitungan anggaran dari pemerintah pusat. ‘’Kami hanya mengatur dan men-

jalankan distribusi agar jangan sampai ada gejolak,’’ pungkasnya. Sehingga ke depanya tidak ada lagi elpiji 3 kg yang bersubsidi. Untuk mengantisipasi gejolak di masyarakat, pihaknya melakukan sosialisasi tentang peruntukan elpiji 3 kg. Sejak dilakukannya sosialisasi, tren konsumsi Bright Gas naik dari sejak Juni. ‘’Sejak kami coba untuk segerakan sadar subsidi, naik 20 persen semua produk,’’ ujarnya. Konsumsi Bright Gas 5,5 kg saja di bulan Agustus meningkat 100 persen dari 20 ton per bulan menjadi 40 ton per bulan. Karena subtitusi yang paling mendekati dengan elpiji 3 kg adalah Bright Gas 5,5 kg. Pihaknya pun mengapresiasi upaya Gubernur Bali yang mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah kerjanya untuk tidak menggunakan elpiji bersubsidi. (kmb42)

Garam Australia Mulai Dipasarkan

Bali Post/ant

PANEN GARAM - Petani memanen garam di area tambak garam Desa Kedungmalang, Jepara, Jawa Tengah. Menurut petani setempat, produksi garam yang semakin meningkat karena cuaca terik sejak sebulan terakhir serta kebijakan pemerintah mengimpor garam dari Australia menyebabkan harga garam di wilayah itu turun dari Rp 3.000 per kg menjadi Rp 1.500 per kg.

Sumenep (Bali Post) – PT Garam (Persero) mulai menjual garam impor dari Australia beberapa waktu lalu kepada mitra usahanya dengan harga pada kisaran Rp 2.250 hingga Rp 2.500 per kilogram. Hal itu terungkap dalam rapat dengar pendapat tentang penyerapan garam rakyat di Komisi II DPRD Sumenep, Jawa Timur, Kamis (14/9) siang. ‘’Sebagaimana yang kami suarakan sebelumnya, kami berharap PT Garam menjual garam impor dengan harga di atas Rp 2.000 per kilogram supaya harga garam rakyat tidak anjlok,’’ kata Ketua Asosiasi Masyarakat Garam (AMG) Sumenep Ubaidillah dalam rapat tersebut. Direktur Produksi PT Garam Budi Sasongko yang hadir dalam rapat itu langsung menanggapi aspirasi tersebut dan menyatakan garam impor memang dijual dengan harga di atas Rp 2.000 per kilogram. ‘’Dari 75 ribu ton garam yang kami impor dari Australia sebagaimana ditugaskan negara, sebanyak 15 ribu ton lebih telah didistribusikan (dijual) dengan

harga pada kisaran Rp 2.250 hingga Rp 2.500 per kilogram,’’ katanya. Ia menjelaskan, patokan harga jual garam impor di atas Rp 2.000 per kilogram itu merupakan bentuk perlindungan kepada petani garam rakyat yang saat ini memang panen komoditas tersebut. ‘’Kami memang dan harus tahu diri. Saat ini adalah masa panen garam. Kami wajib melindungi petani garam dan salah satu caranya dengan menjual garam impor tersebut di atas Rp 2.000 per kilogram,’’ ujarnya menegaskan. Beberapa waktu lalu, pemerintah memutuskan adanya impor garam setelah terjadi anomali cuaca pada awal kemarau tahun ini yang mengakibatkan keterbatasan stok komoditas tersebut dan menunjuk PT Garam sebagai pengimpor. Rapat dengar pendapat yang berlangsung pada Kamis siang hingga sore di Graha Paripurna DPRD Sumenep itu dihadiri oleh perwakilan petani garam rakyat setempat dan manejemen PT Garam. (ant)

Jokowi Soroti Inefisiensi APBN

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo mengungkapkan masih banyaknya inefisiensi dalam penggunaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). ‘’Banyak inefisiensi di APBN dan APBD yang perlu perbaikan besar-besaran,’’ kata Presiden saat membuka Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah di Istana Negara Jakarta, Kamis (14/9) kemarin. Presiden mengatakan sistem akuntansi pemerintah seharusnya berorientasi kepada hasil, bukan prosedur. ‘’Yang lalu-lalu kita terlalu banyak membuat aturan, pagar dibuat tinggitinggi, tapi yang lompat juga masih banyak, buat apa buat tinggi-tinggi kalau yang lompat masih banyak,’’ katanya. Pada awal sambutannya,

Presiden mengingatkan bahwa pengelolaan keuangan negara tidak boleh hanya dipandang sebagai urusan teknis, prosedural saja. ‘’Yang kita lakukan harus mengarah kepada perbaikan sistem. Ini yang selalu dan berkali-kali saya ulangi, perbaikan sistem,’’ katanya menegaskan. ‘’Sistem akuntansi kita harus kita arahkan bukan kepada prosedur tapi harus diubah ke orientasi hasil. Hasil pun juga harus yang berkualitas, arahnya mesti ke sana semuanya, karena kalau tidak, banyak terjadi inefisiensi dari APBN maupun APBD,’’ tuturnya. Ia juga mengatakan bahwa saat ini masih banyak kegiatan dan program pemerintah yang ukuran kinerjanya tidak jelas. ‘’Juga banyak kegiatan atau program yang tidak ada keterkaitan dengan sasaran pembangunan, jadi lepas sendiri-sendiri,’’ katanya. (ant)

Bali Post/ant

RAPAT KERJA - Presiden Joko Widodo (tengah) berbincang dengan Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution disaksikan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2017 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (14/9) kemarin.


19

Jumat Pon, 15 September 2017

Ditangkap di Karaoke

Politisi Golkar IJP Nyabu Sejak Setahun

Jakarta (Bali Post) Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menyebutkan politisi Partai Golkar, IJP, telah menggunakan sabu-sabu sejak setahun lalu. ‘’Dari pemeriksaan yang bersangkutan sudah setahun menggunakan sabu,’’ kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, di Jakarta, Kamis (14/9) kemarin. Yuwono mengatakan, IJP mengonsumsi narkoba berbentuk serbuk putih itu untuk menambah stamina dan kesenangan. Dia menambahkan, penyidik tidak menemukan barang bukti sabu-sabu saat disergap polisi karena diduga pelaku telah menghabiskan narkoba itu. Sebelumnya, petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membekuk IJP, RF dan MIJ di Room Oval Diamond Karaoke Tamansari Jakarta Barat pada Rabu (13/9) pukul 19.30 WIB. Dari tangan ketiganya, petugas menyita barang bukti satu set alat hisap (bong), cangklong bekas pakai sabu, satu plastik bekas sabu dan satu korek api gas. Selain memproses IJP, RF dan MIJ, polisi juga memburu orang yang menjual narkoba jenis sabu-sabu kepada pelaku. ‘’Yang bersangkutan (pelaku) membeli pada seseorang saat ini sedang kita cari,’’ kata Argo Yuwono. Ppolisi masih menelusuri asal sabu-sabu yang dikonsumsi sang politisi, termasuk hubungan pembeli dengan penjualnya. (ant)

Obat Terlarang

Dari Hal. 3

Sementara itu, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) hingga kini merupakan salah satu dari lima rumah sakit umum terbesar di Kota Kendari terbanyak menerima dan menampung korban penyalahgunaan obat terlarang yang menghebohkan warga kota sejak Rabu (13/9) lalu. Ahli kimia farmasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Pol. Drs. Mufti Djusnir, M.Si., Apt. menjelaskan PCC dan Somadril sama-sama mengandung zat aktif carisoprodol. Sedangkan Tramadol berfungsi sebagai pereda nyeri pascaoperasi. Jika disalahgunakan dan diminum bersamaan, ketiga obat tersebut akan menimbulkan efek berbahaya, mulai dari hilang kesadaran, kejang hingga overdosis yang berpotensi menyebabkan kematian. ‘’Tablet PCC itu mengandung zat aktif carisoprodol yang fungsinya melemaskan otot sehingga menghambat rasa sakit ke saraf dan otak,’’ kata Kombes Mufti Djusnir melalui sambungan telepon, Kamis petang kemarin. ‘’Sedangkan Somadril kandungannya adalah carisoprodol dan paracetamol. Tramadol zat aktifnya hanya tramadol,’’ sambungnya kemudian menjelaskan ketiga obat tersebut bersinergi jika dikonsumsi bersamaan dan menyebabkan pengguna tidak sadarkan diri. Ia menjelaskan penyalahgunaan obat-obat itu akan menimbulkan efek seolah melayang atau terbang karena konsentrasi dan keseimbangan

terganggu. ‘’Jika bersinergi bersama-sama ketiga obat itu, kalau dibiarkan disalahgunakan menjadi ketagihan. Hasil riset, obat-obat itu bisa menyebabkan addict, menjadi candu dan hasrat untuk mengulangi. Biasa pemakai tak cukup sesuai dosis, mereka akan menaikkan dosisnya, dari dua tablet, tiga, dan seterusnya,’’ jelas Kombes Mufti. Kombes Mufti Djusnir mengatakan efek yang ditimbulkan ketiga obat tersebut berbeda dengan narkoba jenis Flakka. Menurutnya, tablet PCC, Tramadol, dan Somadril merupakan obat yang melemaskan otot dan menyasar saraf keseimbangan. Sementara itu, Flakka menyebabkan efek paranoid yang menyebabkan para penggunanya mengamuk bahkan tidak sadar sedang melukai diri sendiri. ‘’Berbeda, Flakka itu bisa membuat mengamuk karena menyebabkan paranoid. Sedangkan obat yang tadi efeknya melemasnya otot,’’ katanya. Ia menambahkan bahwa Flakka sudah masuk dalam kategori narkoba jenis baru, sedang PCC masih harus diuji apakah termasuk narkoba karena menimbulkan efek candu. Selain itu, ia mengatakan, penyebab kasus-kasus yang terjadi pada remaja di Kendari juga harus dikonfirmasi berdasarkan uji laboratorium. Harus diketahui dengan jelas zat apa yang dikonsumsi korban, sehingga mereka harus dibawa ke rumah sakit jiwa dan bahkan sampai ada yang meninggal dunia karenanya. ‘’Untuk menuju ke kasus itu, harus ada hasil uji laboratorium,’’ katanya. (ant)

Terus Berkoordinasi Dari Hal. 3

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem I.B. Ketut Arimbawa menyatakan status Gunung Agung telah ditingkatkan menjadi waspada. Untuk perkembangan selanjutnya, BPBD akan terus berkoordinasi dengan instansi tertkait. ‘’Kita akan terus berkoordinasi,’’ tegasnya usai peninjauan ke Pos Pengamatan Rendang bersama Koordinator Pos SAR Karangasem Wayan Suwena dan Kapolsek Rendang Kompol I Nengah Brata. Siaran pers Badan Geologi yang ditandatangani Kasbani menyatakan tingkat kegempaan mengalami peningkatan yang mengindikasikan ada proses peretakan batuan dalam tubuh gunung. ‘’Aktivitas

gempa tektonik lokal terekam secara konsisten sejak 26 Agustus lalu,’’ demikian siaran pers tersebut. Sejauh ini belum ada ancaman erupsi. Namun jika itu terjadi, potensi bahaya ada di lereng utara, tenggara dan selatan. Terhadap peningkatan status waspada dan imbauan tidak melakukan kegiatan di dekat kawah, rupanya belum berpengaruh terhadap animo pendakian. Masyarakat termasuk para pemandu pendakian lokal masih tetap melakukan aktivitas. ‘’Kita belum dapat info resmi. Tapi pada dasarnya sejauh ini masih landai. Belum ada kekhawatiran apa-apa,’’ kata Perbekel Desa Amerta Bhuana, Selat, Wayan Suara Arsana. (kmb)

Hadapi KPK

Novanto Tak Perlu Takut Jakarta (Bali Post) Ketua DPR-RI Setya Novanto diminta tidak perlu khawatir terkait pemeriksaan dirinya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu mengingat proses gugatan praperadilan atas status tersangkanya sendiri masih berjalan di pengadilan. ‘’Kalau saya menganggap Pak Novanto kan sedang mengajukan praperadilan, sehingga tidak perlu memberi tahu ke KPK. Menurut saya Pak Novanto tidak perlu khawatir,’’ kata Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (14/9) kemarin. Di sisi lain, Fahri juga

meminta agar KPK menghormati proses hukum atas gugatan praperadilan yang sedang diajukan Novanto. Menurut Fahri, semua orang memiliki kedudukan sama di mata hukum. Oleh karena itu, Fahri menyarankan agar pemeriksaan terhadap Setya Novanto sebaiknya menunggu tuntasnya praperadilan yang sedang diupayakan Novanto. ‘’Kalau menurut saya KPK sabar saja menunggu praperadilan. Sebenarnya dalam adat etika hukum tidak boleh (memeriksa tersangka yang sedang mengajukan praperadilan). Dalam hukum itu semua sama, harus diperlakukan sama ditegakkan HAM-nya,’’ tegasnya. Lebih jauh Fahri ber-

pendapat soal surat DPR yang berisi permohonan penundaan pemeriksaan Setya Novanto sifatnya hanya meneruskan aspirasi yang diterima pimpinan DPR. Dengan demikian, dia menilai tindakan rekan sejawatnya, Fadli Zon, selaku Wakil Ketua DPR-RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolhukam) yang menandatangi surat tersebut tidak melanggar etika. Dalam surat tersebut, pemimpin DPR menilai praperadilan adalah hal yang lumrah dalam proses penegakan hukum dan meminta KPK mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menghormati proses hukum praperadilan yang sedang berlangsung. (kmb4)

Masyarakat Desa Dari Hal. 3

‘’Yang paling berat adalah mengubah mindset masyarakat. Tapi kita jangan putus asa begitu saja. Terus berikan pemahaman ke masyarakat. Bahwa, dengan desa wisata, mereka akan menjadi desa yang mandiri. Dan, yang menikmati hasilnya juga masyarakat desa itu sendiri,’’ ungkapnya. Dalam hal ini, sambungnya, pemerintah menempatkan diri sebagai pembina dan membimbing. Desa dibantu dengan sarana-prasarana penunjang dan SDM masyarakatnya diperkuat melalui pelatihan-pelatihan. ‘’Pemerintah juga tidak boleh melepas begitu saja. Harus tetap menyiapkan sarana-prasarana. Tidak boleh dilepas begitu saja. Bagaimana ibu-ibu PKK diajarkan mengolah menu kuliner tradisional tapi disajikan secara bersih. Lalu anak-anak muda desa tersebut dibekali keterampilan komunikasi dengan pelatihan bahasa Inggris,’’ imbuhnya. Dengan demikian, sambungnya, desa wisata akan memberikan pengalaman berlibur atau berwisata yang berkesan bagi pengunjungnya. ‘’Jadi wisatawan itu akan punya memori. Serasa punya kampung sendiri. Saya rasa ini model pariwisata yang

menyentuh psikologi wisatawan,’’ pungkasnya.

Menuai Apresiasi Sementara itu, diskusi dan bedah buku dibuka Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono. Diskusi berlangsung atraktif dipandu moderator Bayu Setiono, presenter berita Kompas TV. Hadir juga dalam kesempatan itu, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tabanan di bawah pimpinan Sekda Kabupaten Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Tabanan, serta para akademisi, baik dosen maupun mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Yogyakarta. Sedangkan narasumbernya terdiri dari Dosen FISIP UGM Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si., Direktur INDEF Dr. Enny Sri Hartati, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM Drs. Dumairy, M.A. Sementara para pemrasaran antara lain Rektor Janabadra Ir. Cungki Kusdarjito, Ph.D., Direktur IRE DIY Sunaji Zamroni, M.Si., LSM IDEA DIY Wasingatu Zakiyah, S.H, M.H. Berbagai tanggapan maupun masukan dengan berbagai perspektif terkait buku yang muncul atas inisiatif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tersebut berdatangan

Aliran Lahar

Dari Hal. 3

Sementara itu, ancaman bahaya secara langsung berada di daerah utara gunung, seperti di daerah aliran sungai atau Tukad Tulamben, Tukad Daya, Tukad Celagi yang berhulu di area bukaan kawah, Tukad Bumbung di tenggara, Pati, Tukad Panglan, dan Tukad Jabah di selatan Gunung Agung berpotensi terhadap bahaya aliran piroklastik dan lahar. Tingkat kegempaan secara umum tampak menunjukkan peningkatan. Gempa Vulkanik Dalam (VA) yang mengindikasikan proses peretakan bantuan di dalam tubuh gunungapi yang diakibatkan oleh tekanan fluida magimatik dari kedalaman mulai terekam meningkat jumlahnya secara konsisten sejak 10 mm. Gempa Vulkanik Dangkal (VB) mulai terekam meningkat jumlahnya secara konsisten sejak 24 Agustus 2017 dengan amplitude kegem-

paan vulkanik berkisar antara 2 mm sampai 7 mm. Aktivitas Gempa Tektonik Lokal yang mengindikasikan perubahan stres batuan di sekitar Gunung Agung juga terakam dan mulai meningkat secara konsisten sejak 26 Agustus 2017 dengan amplitude berkisar 3 mm sampai 33 mm. Citra termal yang terakam oleh sensor MODIS di satelit Terra dan Aqua NASA) pada periode Januari-September 2017 belum menunjukkan adanya titik api di Gunung Agung. Hal ini mengindikasikan bahwa belum ada material magmatic signifikan yang keluar di permukaan. Berdasarkan hasil analisis data visual dan instrumental, altovotas Gunung Agung teramati meningkat dengan terekamnya kegempaan-kegempaan tersebut di atas yang mengindikasikan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Agung saat ini dalam keadaan tidak

dari peserta diskusi. Apresiasi positif juga tidak sedikit mengingat isi buku itu menguraikan perjalanan seorang Ni Putu Eka Wiryastuti hingga akhirnya menjabat bupati dan melayani masyarakat. Salah satunya dari Prof. Ir. Panut Mulyono. Dia berharap kehadiran biografi Bupati Eka bisa bermanfaat dan menjadi motivasi daerah lainnya. Mengingat tugas utama kepala daerah adalah bagaimana menyejahterakan masyarakat di daerah yang dipimpin. ‘’Inovasi perlu dikembangkan di daerah dan tentunya harus mengacu pada tatanan nilai dan aturan yang sudah disepakati serta tetap berbasis pada ideologi Pancasila,’’ ujarnya saat memberikan sambutan. Karena itu, sambungnya, kisah sukses yang dibukukan Bupati Eka diharapkan bisa memberi motivasi bagi banyak pihak, terutama para mahasiswa yang berpotensi sebagai calon pemimpin masa depan. ‘’Semoga bisa memberi manfaat. Terlebih salah satu bahasannya tentang ekonomi kerakyatan. Kerakyatan itu sendiri erat kaitannya dengan UGM. Karena identitas UGM adalah universitas kerakyatan, universitas Pancasila, universitas nasional, dan universitas yang berbasis kebudayaan,’’ tegasnya. (ad983)

stabil, sehingga probilitas untuk terjadi letusan menjadi meningkat, meskipun kejadiannya tidak dapat dipastikan. Badan Geologi mencatat bahwa Gunung Agung yang meletus pada 12 Maret 1963 berskala VEI 5, dengan tinggi kolom erupsi setinggi 8-10 km di atas puncak Gunung Agung dan disertai oleh aliran piroklastik yang menghancurkan beberapa desa di sekitar. Saat itu letusan menewaskan sekitar 1.100 jiwa, yang sebagian terkena aliran lahar. Aktivitas Gunung Agung selesai pada tanggal 27 Januari 1964 dan menyisakan kawah dengan diameter 500 meter. dan kedalaman hingga 200 meter. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing pada hal-hal yang menyesatkan. Letusan gunung bersifat slow on set. Artinya tidak seketika meletus, namun selalu mengeluarkan tandatanda peningkatan aktivitas vulkanik sebelumnya. (ist)

Kantong Kresek

Dari Hal. 3

‘’Di dalam mobil KHA, tim mendapatkan uang tunai senilai Rp 250 juta yang dimasukkan dalam kantong kresek warna hitam,’’ tuturnya. Kemudian KHA dibawa oleh tim KPK kembali ke dealer mobil milik STR dan mengamankan STR bersama dua karyawannya. ‘’Keempatnya kemudian dibawa ke Polda Sumut untuk dimintai keterangan,’’ ucap Basaria. Setelah itu, katanya, sekitar pukul 13.00 WIB tim mengamankan MAS di rumahnya di kota Medan. ‘’Sore menjelang maghrib, tim kemudian mengamankan kontraktor lainnya, yaitu SAZ di rumahnya di Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan. Secara paralel, tim KPK juga bergerak untuk mengamankan HH di rumahnya di Kota Medan,’’ ucap Basaria. Basaria mengatakan, di Kabupaten Batubara sekitar pukul 15.00 WIB tim KPK lainnya mengamankan OKA beserta sopir istrinya bernama MNR di rumah dinas Bupati. ‘’Dari tangan MNR, diamankan uang tunai senilai Rp 96 juta. Uang Rp 96 juta itu diduga sisa dana yang ditransfer dari STR kepada AGS atas permintaan bupati pada 12 September 2017 sebesar Rp 100 juta,’’ katanya. Setelah itu, tim bergerak untuk mengamankan AGS di rumahnya di Kabupaten Batubara dan ditemukan buku tabungan BRI atas nama AGS yang berisikan transfer uang. ‘’Pada pukul 21.40 WIB, tim KPK menerbangkan total delapan orang itu ke Jakarta untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Tim beserta para pihak

yang diamankan tiba di kantor KPK sekitar pukul 01.00 dini hari,’’ ucap Basaria. KPK menetapkan lima tersangka terkait kasus tersebut. Diduga sebagai pihak penerima, yaitu Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain (OKA), Kepala Dinas PUPR Pemkab Batubara Helman Herdady (HH), dan pemilik dealer mobil Sujendi Tarsono (STR). Sedangkan diduga sebagai pihak pemberi, yakni dua orang kontraktor masing-masing Maringan Situmorang (MAS) dan Syaiful Azhar (SAZ). Dalam OTT itu, KPK mengamankan uang tunai total senilai Rp 346 juta. Uang tersebut diduga bagian dari fee proyek senilai total Rp 4,4 miliar yang diduga diterima oleh Bupati Batubara melalui para perantara terkait beberapa pekerjaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara Tahun Anggaran 2017. Dari pemeriksaan penyidik, dari total fee Rp 4,4 miliar terdapat sisa fee Rp 1,6 miliar yang dikuasai oleh tersangka STR, pemilik dealer mobil. ‘’Jadi semua dana disetorkan ke STR. Pada saat tertentu OKA butuh nanti diberikan oleh STR. Itu pada OTT tanggal 13 September 2017 modusnya begitu. Jadi OKA tidak megang uangnya sendiri, yang megang STR,’’ ucap Basaria. Pertama, dari kontraktor MAS diduga pemberian fee sebesar Rp 4 miliar terkait dua proyek, yaitu pembangunan Jembatan Sentang senilai Rp 32 miliar yang dimenangkan oleh PT GMJ dan proyek pembangunan Jembatan Sei Magung senilai Rp 12 miliar yang dimenangkan oleh PT T. (ant)

Jadi Pemicu Dari Hal. 3

Menurutnya, penyalahgunaan obat tersebut diduga kuat menjadi pemicu terjadinya kelainan kejiwaan yang terjadi pada puluhan remaja di Kota Kendari sejak Selasa malam

hingga Kamis. “Para tersangka ini kita akan terapkan Undangundang Kesehatan khususnya di pasal 197 dan pasal 196. Yang bersangkutan dinyatakan sebagai penyedia, pengada dan penjual dari daftar obat G tersebut,” katanya. (ant)

Karna Jatuh ke Bumi Seperti Pohon Terkena Badai

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Keduabelas)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

Dhritarashtra berkata, ‘’Aku pikir takdir yang paling unggul. Usaha sebagai manusia akan sia-sia saja. Bahkan Karna, yang seperti sebuah pohon shala, telah terbantai dalam pertempuran! Setelah membantai bala tentara Yudhishthira dan kumpulan besar prajurit-prajurit kereta. Karna bahkan menghanguskan seluruh tempat di arah mata angin dengan cara menebar hujan anak-anak panahnya. Ia juga membuat para Partha seperti terkena bius. Seperti pemegang Halilintar membuat terbius para asura. Sayang prajurit kereta perkasa itu dibantai oleh musuh bebuyutannya, Arjuna. Karna jatuh ke bumi seperti sebuah pohon besar yang ditumbangkan oleh badai. Sungguh, aku tidak melihat akhir dari penderitaanku. Seperti seorang yang tenggelam dan tidak dapat melihat ujung sebuah lautan. Kekhawatiranku menjadi bertambah. Aku tidak menginginkan hidup lagi setelah mendengar kematian Karna dan kemenangan Phalguna. Sungguh, oh Sanjaya, aku menganggap pembantaian terhadap Karna itu sebagai sesuatu yang sangat tidak masuk akal. Tanpa diragukan, hatiku yang keras ini dibuat dari bahan pokok yang tidak bisa menjadi lunak. Karena itu hatiku tidak meledak menjadi seribu keping, setelah mendengar jatuhnya Karna! Tanpa diragukan, dewa-dewa mentahbis-

kan, sebelum kelahiranku. Sebuah hidup panjang untukku, karena merasakan kesedihan setelah mendengar kematian Karna, aku tidak mati! Persetan, oh Sanjaya, dalam hidup jika seseorang memiliki sedikit teman. Oh Sanjaya, hari ini aku dibawa ke dalam penderitaan yang sial ini. Aku harus hidup menyedihkan. Karena memiliki pemahaman yang bodoh. Pantas aku ini dikasihani semua orang! Setelah dahulu dihormati seluruh dunia. Bagaimana aku, oh Suta, akan hidup, dikesampingkan oleh musuh-musuh itu. Dari kesakitan sehingga menjadi kesakitan dan bencana lebih besar kini aku alami. Oh Sanjaya, sebagai akibat jatuhnya Bhishma, Drona dan kemudian Karna yang berbudi luhur itu! Aku tidak melihat salah seorang dari bala tentaraku yang akan lolos hidup-hidup ketika putra Suta itu telah terbantai. Dia adalah sebuah rakit yang besar, oh Sanjaya, bagi putra-putraku! Pahlawan itu setelah menembakkan anak panah yang tak terhitung jumlahnya, telah dibantai dalam pertempuran! Apa gunanya aku memiliki nyawa, tanpa banteng di antara manusia itu? Tanpa diragukan, putra Adhiratha itu menjadi menderita dengan anak-anak panah, terjatuh dari keretanya. Seperti sebuah puncak gunung yang terbelah oleh halilintar! Tanpa diragukan lagi

bermandikan darah. Dia berbaring menghiasi bumi. Seperti seekor gajah yang dibantai seekor pangeran dari gajah-gajah yang sedang marah! Dia yang adalah kekuatan dari para Dhartarashtra. Karna adalah objek ketakutan putra-putra Pandu. Namun sayang Karna, kebanggan dari semua para pemanah itu telah dibantai Arjuna! Dia adalah seorang pahlawan, seorang pemanah perkasa. Karna juga penghilang ketakutan-ketakutan putra-putra paduka! Sayang, pahlawan itu, kehilangan nyawanya. Dia kini berbaring di tanah seperti gunung yang diremukkan oleh Indra! Dia sebagai sosok pahlawan pemenuhan keinginan-keinginan Duryodhana. Bahkan seperti pendorong kepada seseorang lemah, atau memuaskan keinginan orang yang miskin. Dia memercikkan tetesan air kepada seseorang yang sedang kehausan! Direncanakan satu jalan. Namun rencana kita berakhir sebaliknya. Sayang, takdir berkuasa atas semuanya. Waktu tidak mampu dilewati! Apakah putraku, Duhshasana, oh Suta, juga dibantai, ketika dia sedang melarikan diri dari medan pertempuran. Dia direndahkan (sampai ke debu), jiwanya sangat sedih. Dia pun menjadi kurang semua kejantanannya. Oh nak, oh Sanjaya, aku berharap dia tidak melakukan tindakan pengecut pada peristiwa itu? Apakah pahlawan itu menemuai

ajalnya seperti para ksatria lainnya yang telah jatuh? Duryodhana yang bodoh tidak menerima nasihat terus-menerus dari Yudhishthira. Padahal nasihatnya bermanfaat sebagai obat mengatasi dampak dari peperangan. Putra sulung Pandu itu memiliki ketenaran tinggi, Partha, ketika diminta mengadakan air minum oleh Bhishma saat berbaring di atas tempat tidur anak-anak panah itu menembak permukaan bumi! Setelah

menyaksikan pancaran air yang diciptakan putra ketiga Pandu itu, yang berlengan perkasa Bhishma kemudian menyapa Duryodhana. ‘Oh tuan, buatlah perdamaian dengan para Pandava! Hentikan permusuhan, maka kedamaian akan menjadi milikmu! Biarlah perang antara dirimu sendiri dan sepupu-sepupumu diakhiri dengan aku di sini! Nikmatilah Bumi dengan persaudaraan bersama-sama putra-putra Pandu’!’’ (bersambung)

Sloka 14.22-25

Sri-bhagavan uvaca Prakasam ca pravrttim ca moham eva ca pandava ma dvsti sampravrttani ma nivrttani kanksati

udasina-vad asino gunair yon a vicalyate guna vartanta ity evam yo ‘vatisthati nengate

sama-duhkha-sukhah sva-sthah sama-lostasma-kancanah tulya-priyapriyo dhiras tulya-nindatma-samstutih

manapamanayos tulyas tulyo mitrari-paksayoh sarvarambha-parityagi gunatitah sa ucyate

Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa bersabda: Wahai putra Pandu, orang yang tidak membenci penerangan, ikatan dan khayalan bila hal-hal itu ada ataupun merindukannya bila hal-hal itu lenyap; yang tidak pernah gelisah atau goyah selama ia mengalami segala reaksi sifat-sifat alam material, tetap netral dan rohani, dengan mengetahui bahwa hanya sifat-sifat itulah yang bergerak; mantap dalam sang diri dan memandang suka dan duka dengan sikap yang sama; memandang segumpal tanah, sebuah batu dan sebatang emas dengan pandangan yang sama; bersikap yang sama terhadap yang diinginkan dan yang tidak diinginkan; mantap, bersikap yang sama baik terhadap pujian maupun tuduhan, penghormatan maupun penghinaan; yang memperlakukan kawan dan musuh dengan cara yang sama; dan sudah melepaskan ikatan terhadap segala kegiatan material – orang seperti itulah dikatakan sudah melampaui sifat-sifat alam.


16 Pages

173 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

ationalbalipost.c

U.N. seeks “massive” help for Rohingya fleeing Myanmar “ethnic cleansing”

online: http://www.intern

r 15, 2017

Friday, Septembe

Friday, September

15, 2017

comedian Australian n wins Rebel Wilso mln in record $3.7 defamation for damages

name and her age, realeven after it lied about events, were false. on some childhood allegations were based knew the “The allegationsa source who refrom and information and anonymity an quired payment considered had editor whom the Dixon said.had “kept axe to grind,” Media its own He said Bauer for days” for in its the story alive the allegations be profit, knowing magazine would Day Woman’s by other entertainment picked up and as a result, of Martinez media worldwide, REUTERS/Dylan out on a number on of Queen Wilson missed were the great-grands film roles. awarded that George, The damages by Prince estimate 13, 2017. the judge’s three lead or school attended based on Britain, September out on a private lost at least had Battersea, southwest London, she each worth co-lead roles, ($5 million), ascrib- Thomas’s is seen in A$6.2 million of the lost earnings Elizabeth, ing 20 percent articles. judgeIBP/net to Bauer Media’s received thenight in Wilson, who the of Wilson middle she Rebel ment in the on social media the for E - Australian Britain, said grateful” won A$4.6 awarded MELBOURN “extremely Rebel Wilsonin damages was sum the judge had comedian record million) a long million ($3.7 after a global maga- her. the end of have “Today wasbattle against Bauer on Wednesday was found to zine publisherin a string of articles and hard court tried to take Holviciously defamed her her losing out on Media whowith a series of false to which led me down at roles. said. burglary lywood movie Court of Victoria articles,” she this case wasn’t police of attempted The SupremeMedia to pay Syd“To me though, she said. adding suspicion Elizabeth, on for to money,” known son of Queen in London ordered Bauer about the away the moneyand arrested Wilson, best the great-grand to ney-born the Pitch Perfect films, she plans to give charities has been Prince George, - A woman by Prince George, her roles in in general damages, help some Australian Highness LONDON film industry. to Royal its security arrangements in damages, plus the Australian said in a statement school attended A$650,000 in relation aggravated police said the a primary review damages, Bauer Media including on Wednesday on Tues- after the incident,” in special in it was considering said on Wednesday.son of Prince rested at the school A$3,917,472ever for a libel case on its website an incident now in police custody. a statement. for Kensington damages the highest was The four-year-old of having record for A spokeswoman of Prince WilKate Middleton day, and Miss judgement. but The previous case in Australia William and are Australia. residence Thomas’s The woman is suspected suffered by the school, Palace, the family, said: “We exweek at in “The damage a substantial dam- in a defamation access to exactly two legal started last a private school liam and his issue but won’t comher and was A$2.3 million, was gainedgave no details about Wilson warrants (rtr) The event to vindicate police aware of this are Battersea, matters.” said. ages award Justice John Dixon of the case the southwest London. in Britain and what had happened. with the ment on security his perts of working “Most observers nail the lie,” out a summary of “We are is attended by His widely publicised at the quantum Police said, reading which surprised and I would expect beyond. Metropolitan was ar- school, judgement. aggravated damages judgement, be appealed,” said London’s woman He said due to Bauer Media’s that it would partner at law firm said a 40-year-old No. 106 Dps a and Jl. Raya Puputan 148 were justified d” global reach ar- Peter Bartlett, (rtr) Renon No Post at: of Made Bali Niti Mandala Ellison. Kopi string Renon Raya 28 “unprecedente a Jl. 148 Minter onal Sanur to run had Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum its decision claimed Wilson Jl. Raya Niti Yamin No.18 find Internati Smirnof Cafee Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama ticles which You can 19 No.88 Renon Renon 68

ice arrest London pol incident at r woman afte ’s school rge Prince Geo

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr

No Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

Subah Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

REUTERS/Stringer

village, in

Buthidaung

in the north

of Rakhine

ya p for Rohing “massive” hel cleansing” U.N. seeks nmar “ethnic fleeing Mya

belongings with their Mayu river 13, 2017. banks of walk in the taken September by violence 2017. Picture 13, People displacedSeptember state, Myanmar

while moving

to another

ing her leadership

of Myanmar’s of strict

in United Nations a different But at the China set New York, a Security Council reports joining

about from decades isola- tone, of concern steps to end help for nearly transition economic expression on for massivegrowing that the military rule and called for her to of violence and urging Council met have for on Thursday The Securitydiscuss the crisis cleansing”. tion. Critics with concern Nobel prize appealed to as “ethnic of Rakhine be stripped of her to halt the strife, it. United Nations concern about Wednesday fled to Bangladesh, denounce more ... NGON - The who have what critics in the western stateand an army failing to do violence security remains and later “expressed DHAKA/YA from Myanmar Myanmar ends posts steps to though national of the military. reports of excessive unless military offensive on security dein the hands 400,000 Muslims the nation and called for immediate keep rising, on Aug. 25 a Myanmar in Rakhine, was firmly due to address number could are fleeing from of guerrilla attacks clear what re-establish Suu Kyi is end the violence situation, the protecIt was not the fires. killed. by a series The Rohingya on Tuesday. escalate the and said. ensure or who set triggered a dozen people were is not recGuterres and order, resolve the that was about Antonio Council on burning AFFAIR’ crime with law of civilians ... and week, the “Ethnic cleansing” General ‘INTERNAL competes camp in which independent tion to

This Security called an Myanmar the U.N. Nations has China, which for influence in refugee problem”. n called for law, the U.N. ognised as States The United intensification of Wednesday urged which he said under international Prevention administratio the offensive the United 6 as ethnic Office on Genocide used in U.N. Myanmar, endorses and deemed Trump of civilians. for a massive to help the refu- end the violence, protection Continued to page of d has been response was best described relief operations government re- says, but it and acknowledgeof against the insurgents a much bigger affair”, Myanmar community. cleansing. The gees, and resolutions indictments it an “internal ority Myanmar also be heard “The counteratcomTribusaying it in judgments and News can forces from the international at Global media said. Buddhist-maj Criminal the international A state of Myanmar security and in “Bali Image” from 9.30 “We urge step up humanitarian jects such accusations, 96.5 terrorists to “terrorists”. villages the International it tacks Radio FM am. Listen to former Yugoslavia. munity to come up with help,” nal for the against extremist undertakings of is targeting Rohingya experts defined until 10.00 FM at http:// Numerous Rakhine have been U.N. panel of support and Abdiker, director the m Global Radio the government’s to the people an area ethnically of ten2myradio.co force or provide assistance Mohammedand emergencies for Mi- in the north have denied as “rendering the Global at http:// by using globalfmbali.lis streaming operations Organisation for in torched but authorities or Buddhist homogeneous remove persons of are strongly welcomed,” newspaper http:// or live video ali.com and to blame li. of Myanmar security forces Hong International a news conference radioglobalfmb nel/global-fm-ba New Light the fires. They30,000 intimidation need that gration, told China’s ambassador, ofcivilians set capital. The ustream.tv/chan given groups”.has raised questions and say to quoted as telling government insurgents, were also the Bangladeshi he added. The crisis Liang, villagers and the from Kyi’s commitment was “massive”, in Rakhine strain relanon-Muslim was rising about Suu is the most displaced. Smoke on the Myanmar human rights, and could support- ficials. The violence backers of refugees five places Thursday, tions with Western Nobel Peace the exodus problem Suu Kyi has at leastof the border on pressing side in Bangladesh San laureate Aungbecoming national a Reuters reporter faced sinceyear. U.N. Secretaryleader last

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

9 Elkomedor

Jumat Pon, 15 September 2017

J.J. Abrams

Kembali Sutradarai ”Star Wars”

Sutradara J.J. Abrams dipastikan akan kembali menulis dan menyutradarai film “Star Wars: Episode IX.” Kepastian kembalinya Abrams ini membuat Walt Disney Co menunda peluncuran film “Star Wars” saga ini menjadi 20 Desember 2019. Awalnya film ini akan diputar perdana pada Mei 2019. Abrams menggantikan Colin Trevorrow yang memutuskan untuk berpisah dari Disney dengan menyebut perbedaan soal visi kreatif sebagai alasan. Abrams merupakan sutradara sekuel “Star Wars” yang menjadi box office di 2015 lalu, yakni “The Force Awakens”. Dalam film itu, Abrams menyatukan kembali bintang Star Wars yang asli pada 1977 silam, yakni Harrison Ford, Carrie Fisher dan Mark Hamill. Ia juga memperkenalkan sejumlah karakter baru. Film yang disutradarainya itu berhasil meraup penghasilan 2 miliar dolar AS. “Dengan ‘The Force Awakens’ J.J. memberikan semua hal yang kami harapkan dan saya sangat bersemangat ia akan kembali untuk menutup trilogi ini,” kata Presiden Lucasfilm, Kathleen Kennedy dalam sebuah pernyataan. “Episode IX” menghadapi tantangan setelah kematian tiba-tiba Carrie Fisher yang merupakan pemain Princess Leia pada tahun lalu. Karakternya, yang sekarang bernama Jenderal Leia Organa, memiliki peran penting dalam film yang akan diputar perdana pada Desember mendatang, “The Last Jedi”, yang merupakan film kedelapan dari saga ini. “Episode IX” merupakan proyek film kedua dari sekuel “Star Wars” yang kehilangan sutradara tahun ini. Sebelumnya pada Juni lalu, Disney mengatakan sutradara Phil Lord dan Christopher Miller meninggalkan proyek “Han Solo” yang merupakan film spin-off dari “Star Wars”. Mereka digantikan oleh sutradara kawakan pemenang Oscar dalam film “A Beautiful Mind,” Ron Howard. (iah/rtr)

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Pusat Tahfiz Darul Quran Terbakar, 24 Orang Tewas Kuala Lumpur (Bali Post) -

Sebanyak 24 orang meninggal dunia dalam sebuah kebakaran di Pusat Tahfiz Darul Quran Ittifaqiyah di Jalan Keramat Ujung, Kuala Lumpur, Kamis (14/9) dini hari. Perdana Menteri Malaysia Datuk Sri Mohammad Najib Tun Razak melalui akun twitter-nya @NajibRazak menyatakan, Innalillah. Amat sedih baca Pusat Tahfiz Darul Quran Ittifaqiyah terbakar & korban lebih 20 nyawa. Moga roh dirahmati Allah SWT Al-Fatihah.

Bali Post/rtr

KEBAKARAN - Warga dan media berkumpul di depan Pusat Tahfiz Darul Quran Ittifaqiyah, Kuala Lumpur, Malaysia. Kebakaran melanda sekolah keagamaan ini dan menewaskan 24 orang.

Lady Gaga

Ekspresikan Sisi Rapuh Dalam “Gaga: Five Foot Two”, sutradara Chris Mourkarbel menangkap sisi lain sang penyanyi di balik kostum-kostum menggemparkan, memperlihatkan seorang perempuan yang tak takut mengekspresikan sisi rapuhnya. “Ini adalah saya apa adanya,” kata Lady Gaga dalam film itu. Dokumenter Netflix yang tayang perdana di Festival Film Internasional Toronto, Jumat, memperlihatkan kegiatan Lady Gaga selama periode delapan bulan sebelum ia tampil di Super Bowl Halftime pada Februari 2017. Film itu menampilkan Lady Gaga secara intim juga sisi asli Lady Gaga yang bernama asli Stefani Joanne Germanotta, sekitar satu dekade setelah ia mencuat di dunia hiburan lewat debut “Just Dance”. Mengutip Reuters, Mourkarbel

mengatakan film itu adalah kesempatan langka untuk memperlihatkan sisi lain dari penyanyi yang dikenal banyak orang ini, dia mendeskripsikan Lady Gaga sebagai penyanyi yang kuat sekaligus rapuh. Di hadapan para penonton setelah penayangan film itu, dia mengatakan tantangan dalam mendokumentasikan kehidupan Gaga adalah “bagaimana cara mempersempit ruang lingkup tentang seseorang yang hidupnya begitu besar dan luas. (ant)

Slapstick, Histeria Penonton dan ”Box Office” Langkawi yang dipenuhi cewek bule berbikini daripada memvisualkan kemistisan Pulau Bali atau kedahsyatan Raja Ampat di Papua nan memukau. Apakah koleksi buku Perpustakaan Nasional Indonesia kalah lengkap dibanding Perpustakaan Nasional Malaysia? Meski demikian, toh beberapa adegan boleh diberi punten. Misalnya, lanskap pesisir pantai atau kengerian di hutan belantara yang penuh makhluk halus, bisa dibilang termasuk menyegarkan. Namun, yang perlu dipertanyakan, kok hantu-hantu di Malaysia pandai mengucapkan bahasa Indonesia? Apakah adegan ini disyut di Indonesia demi penghematan budget ataukah pemainpemain kita sengaja diboyong ke Malaysia dengan tetap menggunakan dialek bahasa Indonesia? Terlepas dari itu, Anggy Umbara termasuk sutradara yang luar biasa. Ia ‘menembus dinding kelima’ suatu hal yang jarang dilakukan oleh sutradara nasional lainnya. Yang dimaksud ‘menembus dinding kelima’ adalah keluar dari film Warkop dan masuk ke dalam film lain. Ceritanya tak ada yang istimewa. Mencari harta karun sampai ke Malaysia. Tentang seni peran, tiga pemain utama (Vino, Abimana dan Tora) tidak ada pembaruan yang bisa digarisbawahi. Justru pemain pendamping lain seperti Babe Cabita lebih unggul. Pemain lain seperti Ence Bagus, Hannah Al Rashid, dan Nur Fa-

zura (aktris Malaysia) plus Indro Warkop bermain biasabiasa saja. Beberapa lagu klasik seperti ‘Ngobrol di Warung Kopi’ dan ‘Andeca Andeci’ yang sejak masa kejayaan Warkop DKI terus dikumandangkan dan menjadi ‘theme song’ filmfilm Warkop DKI, kali ini tak lupa diperdengarkan. Tata musik di tangan Andhika Triyadi boleh diacungi jempol. Faktor promosi gila-gilaan untuk film ini memang boleh ditiru. Selain banyaknya baliho dan poster serta penampilan pemain di layar televisi, juga menggunakan pesawat terbang. Alhasil, untuk hari penayangan pertama saja di lebih dari 500 layar seIndonesia, film ini berhasil menggaet sebanyak 300 ribu penonton. Dalam 10 hari sudah meraih hampir 3 juta penonton (sampai tulisan ini naik cetak). Dan, mungkin saja Part 2 bisa mengalahkan Part 1 yang dalam tempo 2 bulan berhasil menggaet 6,5 juta penonton. Unsur lain adalah histeria penonton yang merindukan kehadiran sosok pelawak Warkop DKI. Walaupun Kasino dan Dono sudah meninggal, namun sosok Dono cukup pas diperankan Abimana dan Vino G. Bastian diakui bisa sedikit menyamai sosok Kasino, terutama dialognya. Di setiap layar bioskop disesaki penonton, segala usia - dari tua hingga anak kecil. Pecahnya tawa penonton selalu mencuat hampir tiap hari. Apa boleh buat, Mereka butuh tontonan. Tuntunan? Nanti dulu. (ipik tanoyo)

Lady Gaga

Bali Post/rtr

Hope Hicks

Jabat Direktur Komunikasi Gedung Putih

KRITIK FILM ’’Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 2’’

KOMEDI slapstick adalah jenis komedi fisik yang mudah dicerna, dalam lingkup yang luas dan mencakup tiga hal utama, yaitu derita, celaka dan aniaya. Biasanya, komedi jenis ini lebih mengandalkan kelucuan gerak adegan daripada dialog atau monolog yang dibangun bersamanya. Banyak kritisi yang berpendapat komedi slapstick mengurangi bobot sebuah pertunjukan atau film. Padahal, tidak demikian. Justru dengan menyelipkan beberapa adegan komedi slapstick, menambah bernas sebuah karya film. Buktinya, beberapa film menjadi box office dan ditonton jutaan orang. Dalam film terbaru “Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 2” garapan sutradara Anggy Umbara, masih banyak terdapat adegan komedi slapstick. Beberapa gerakan Vino G. Bastian (Kasino), Abimana Aryasatya (Dono) dan Tora Sudiro (Indro) menampilkannya. Misalnya, kaki kiri Abimana yang terinjak oleh kaki kanannya sendiri di hutan belantara atau banyaknya adegan ‘kentut’ yang sebenarnya tidak perlu. Pengulangan adegan di film Warkop terdahulu juga sebaiknya dibuang. Karena terus terang, adegan ini terasa garing dan konyol. Merekayasa ulang adegan-adegan film jadul (zaman dulu), tak menarik dan sudah basi. Dan satu hal lagi, hampir seluruh adegan film dilakukan di Malaysia. Tampaknya Anggy Umbara lebih senang ‘menembak’ keelokan Pulau

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Hope Hicks

Bali Post/rtr

Mantan model dan humas Hope Hicks (28) mengonfirmasi pengangkatan resminya menjadi Direktur Komunikasi Gedung Putih melalui surel pada Selasa (12/9). Hicks telah menjadi pelaksana tugas direktur komunikasi Gedung Putih sejak pengunduran diri Anthony Scaramucci.

Ia dikenal di sekitar West Wing karena hubungan dekatnya dengan keluarga Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pembela citra Trump. Dia sebelumnya menjadi penasihat Ivanka Trump dan menjadi juru bicara kampanye pemilihan presiden Donald Trump, pekerjaan pertamanya di bidang politik. Sejak awal pemerintahan Trump, dia memegang jabatan tidak resmi, penasihat terpercaya presiden yang bisa menyampaikan pemikiran Trump mengenai isu-isu yang berkaitan dengan pers. Penunjukan Hicks menempati jabatan itu membuat dia makin erat dengan struktur komunikasi Gedung Putih. Meski lebih jarang tampil di publik ketimbang juru bicara Sarah Huckabee Sanders, direktur komunikasi Gedung Putih bertanggung jawab membentuk pesan pemerintah, demikian AFP. (ant)

Menurut informasi Jabatan Bomba dan Penyelamat Kuala Lumpur atau Kantor Pemadam Kebakaran Kuala Lumpur, kebakaran diduga terjadi dari tingkat atas bangunan. Berdasarkan foto-foto kejadian yang beredar di grup WhatsApp, korban yang terdiri atas anakanak dalam kondisi hangus dalam sebuah ruangan yang di dalamnya terdapat tempat tidur bertingkat. Sementara itu jendelajendela ruangan dalam kondisi tertutup rapat dengan sejumlah jeruji. “Pagi tadi pukul 05.41 pagi pihak Bomba (PMK) telah menerima panggilan terjadinya kebakaran di Pusat Tahfiz Darul Quran. Pihak Bomba berhasil memadamkan api dalam waktu satu jam yakni pukul 06.45 pagi,” ujar Kepala Polisi Kuala Lumpur, Kombes Pol Dato Amar Singh di Kuala Lumpur, Kamis. Dia mengatakan sebanyak 36 murid telah menginap dalam Pusat Tahfiz ini bersama enam orang guru. “Bomba berhasil menyelamatkan 14 murid-muridnya dan empat guru dapat melarikan diri. Korban lebih kurang 24 orang, 22 muridmurid dan dua orang guru,”

katanya. Dia mengatakan usia murid-murid antara 13 hingga 17 tahun dan semuanya laki-laki. “Sekarang kami sedang investigasi penyebabnya. Tidak ada tempat keluar bagi mereka sehingga murid-murid terperangkap,” katanya. Kepala Polisi Diraja Malaysia (PDRM) Irjen Tan Sri Dato Sri Mohammad Fuzi Bun Harun menyatakan ikut berbelasungkawa kepada keluarga korban dalam musibah kebakaran dini hari tersebut. Polisi hingga saat ini masih menutup jalan di Jalan Keramat Hujung, yang menghubungkan Jalan Pasar Keramat ke Bukit Pawang yang menjadi lokasi kejadian. “Saya dengan rendah hati memohon anggota grup tidak mem-forward-kan video kejadian kebakaran kepada grup lain. Pihak Psych Hospital Kuala Lumpur sedang menjalankan Paychological First Aid (PFA) untuk korban selamat dan pihak keluarga terdekat. Video dapat membuat trauma,” kata Presiden Malaysian Society of Clinical Psychology, Dr Zubaidah Jamil Osman. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 15 September 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu