Skip to main content

Edisi 15 september 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 26 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (148 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

kamis pon, 15 september 2016

I Gusti Ketut Pudja

Nama I Gusti Ketut Pudja juga terlibat dalam perumusan naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda pada tanggal 16 Agustus 1945 hingga esok dini hari. Kemudian esoknya Pudja juga menjadi saksi sejarah bangsa Indonesia yang terjadi di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta. Setelah proklamasi kemerdekaan dilangsungkan, sehari kemudia PPKI mengadakan rapat yang membahas tentang dasar negara. Untuk itu dibentuklah Panitia 9 yang terdiri dari Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, A.A. Maramis, Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdul Kahar Muzakir, H.A Salim, Achmad Subarjo, Wahid Hasjim dan Muhammad Yamin. Pada tanggal 22 Juni 1945

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Mr. Gusti Ketut Pudja Gambar Uang Pecahan Seribu

Pengusul Ubah Bunyi Sila Pertama Pancasila I GUSTI Ketut Pudja adalah putra dari pasangan I Gusti Nyoman Raka dan Jero Ratna Kusuma yang lahir pada tanggal 19 Mei 1908. Pada usia 26 tahun, ia berhasil mendapatkan gelar Meester in de Rechten dari Rechts Hoge School di Jakarta. Pudja akhirnya bekerja di sebuah kantor Residen Bali dan Lombok di Singaraja. Kiprahnya dalam politik nasional mulai terlihat ketika pemerintah Angkatan Darat XVI Jepang membentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau PPKI pada tanggal 7 Agustus 1945. Dengan diketuai oleh Ir. Soekarno, Pudja terpilih menjadi salah satu anggota PPKI mewakili Sunda Kecil (saat ini Bali dan Nusa Tenggara).

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

terbentuklah Piagam Jakarta Charter yang menghasilkan 5 butir cikal bakal Pancasila, yakni: Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyarawatan perwakilan, Keadilan sosial bagi rakyat Indonesia. Sebagian masyarakat Indonesia Bagian Timur termasuk I Gusti Ketut Pudja tidak setuju dengan bunyi sila pertama. Kemudian ia menyarankan agar bunyi butir pertama diganti menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa. Hal. 19 UUD 1945

Mr. I Gusti Ketut Pudja (alm)

Jakarta (Bali Post) – Bank Indonesia (BI) segera mendesain uang rupiah dengan gambar baru pahlawan nasional dan menerbitkannya, menyusul telah ditetapkannya gambar pahlawan nasional dalam uang kertas dan logam sesuai Keputusan Presiden Nomor 31 Tahun 2016. Salah satunya, gambar Pahlawan Nasional Mr. I Gusti Ketut Pudja sebagai gambar pada bagian depan rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp 1.000. Direktur Eksekutif Pengelolaan Uang BI Suhaedi, Rabu (14/9) kemarin, mengatakan pihaknya sedang melakukan persiapan untuk menerbitkan uang rupiah baru tersebut. ‘’Berdasarkan keputusan presiden tersebut BI akan melakukan persiapan sebaik-baiknya. Untuk tanggal

penerbitan, serta ciri-ciri uang akan ditetapkan oleh Dewan Gubernur,’’ kata Suhaedi. Direktur Departemen Komunikasi BI Arbonas Hutabarat dalam keterangan tertulisnya mengatakan uang baru tersebut akan memiliki tulisan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), seperti uang pecahan Rp 100 ribu yang sekarang sudah beredar. ‘’Waktu pelaksanaan penyusunan desain dan penerbitan uang tersebut akan dilakukan dan diumumkan pada tahun 2016,’’ katanya. Arbonas mengatakan BI juga memperkuat unsur pengaman pada uang rupiah baru tersebut untuk mempermudah mengenal uang rupiah asli dan uang rupiah palsu. Hal. 19 NKRI

Pengaruh La Nina

Curah Hujan di Atas Normal Cilacap (Bali Post) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah rawan banjir dan longsor mewaspadai peningkatan intensitas dan curah hujan pada musim hujan 2016-2017 yang diprakirakan mulai berlangsung pada bulan Oktober. ‘’Ini karena La Nina diprakirakan masih akan berlangsung hingga bulan Januari 2017, sehingga tidak menutup kemungkinan terjadi peningkatan curah hujan selama musim hujan. Dalam hal ini, curah hujannya diprakirakan di atas normal akibat pengaruh La Nina,’’ kata Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (14/9) kemarin. Ia mengatakan, berdasarkan pengamatan BMKG terhadap curah hujan selama musim kemarau 2016 di Cilacap tercatat sangat tinggi akibat pengaruh La Nina. Dia mencontohkan curah hujan pada bulan Juli tercatat mencapai 754 milimeter, sedangkan dalam kondisi normal hanya 118 milimeter per bulan. Hal. 19 Kondisi Normal

Mobil Muat Rp 4,5 M Dirampok Bandung (Bali Post) – Mobil jasa pengiriman uang ATM milik PT TAG dirampok di Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (14/9) malam. Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol. Yusri Yunus mengatakan, mobil yang diperkirakan membawa uang sekitar Rp 4,5 miliar itu dibawa pelaku bersenjata api. ‘’Diduga pelaku menggunakan senpi (senjata api),’’ kata Yusri. Ia menuturkan, aksi perampokan mobil APV warna putih yang biasa dioperasikan untuk pengiriman uang itu terjadi di jalan raya, pukul 19.30 WIB. Peritsiwa itu bermula ketika mobil perusahaan jenis APV nomor polisi B9895 melaju dari arah Subang menuju Bandung. Setibanya di Jalan Raya Mariuk disalip oleh kendaraan Innova warna hitam tanpa diketahui nomor polisinya, hingga akhirnya terjadi tabrakan. ‘’Penumpang dari Innova keluar dengan meletuskan senpi sebanyak dua kali dan menyuruh pengemudi serta penumpang yang ada dikendraan APV keluar,’’ kata Yusri. Seorang pelaku dengan penutup kepala masuk ke kendaraan APV, kemudian membawa dua orang yang berada dalam kendaraan tersebut, lalu kabur ke arah Bandung. Hasil keterangan petugas Satpam PT TAG, kata Yusri, pelaku diduga berjumlah 10 orang dengan perawakan tinggi besar. (ant)

Bali Post/ant

MIT - Basri alias Bagong (tengah) salah satu anggota kelompok bersenjata Santoso Mujahidin Indonesia Timur (MIT) ketika digiring memasuki ruangan pemeriksaan kesehatan di RS Bhayangkara, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (14/9) kemarin. Basri merupakan wakil pemimpin MIT masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus terorisme Poso yang ditangkap oleh Satgas Tinombala bersama istrinya di daerah Tangkura, Poso Pesisir Selatan pada pukul 09.30 Wita.

Dua DPO Teroris Ditangkap

Palu (Bali Post) – Satuan Tugas (Satgas) Operasi Tinombala berhasil menangkap anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) bernama Basri alias Bagong alias Bang Ayas alias Opa, Rabu (14/9) kemarin sekitar pukul 09.30 Wita.

Penangkapan dilakukan di Dusun Gantinadi Desa Tangkura Kecamatan Poso Pesisir Selatan (PPS) setelah mengembangkan penemuan mayat Andika yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) teroris. Juru bicara Satgas Operasi Tinombala AKBP Hari Suprapto, Rabu kemarin, menjelaskan kronologi penangkapan, bahwa Satgas telah melihat

Menurut Hari, penangkapan dilakukan selang 30 menit setelah penemuan mayat Andika. Setelah dilakukan penangkapan, Basri kemudian dievakuasi ke Polsek PPS dan langsung dibawa ke Polda Sulteng, Kota Palu, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hal. 19 Polsek Poso

Kampanye Pilkada

Dilarang Pasang Foto Jokowi

Bali Post/ant

HADIAH SEPEDA - Presiden Joko Widodo memperhatikan Fajril (kiri), seorang siswa yang menerima hadiah sepeda usai menjawab pertanyaan dari Presiden di TPI Desa Landangan, Kapongan, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (14/9) kemarin. Dalam kunjungan itu, Presiden Jokowi membagi-bagikan biskuit kepada anak-anak, ibu hamil, dan ibu yang memiliki balita dalam Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Bangkitkan Pertanian Bali 2-Habis

Pemerintah Harus Buat Program Nyata Petani Bali saat ini ibarat ‘’anak ayam kehilangan induk’’. Mereka tak tahu harus mengadu ke mana ketika harga panen anjlok. Mereka harus menanggung kerugian yang begitu besar ketika musim panen raya datang. Bahkan tidak sedikit yang membiarkan produk pertaniannya busuk di pohon, karena harga pasar rendah. Karenanya, pemerintah harus hadir di tengahtengah petani. Termasuk pada pascapanen.

satu kelompok yang terdiri dari tiga orang, diduga adalah Basri, istrinya dan seorang DPO lainnya bernama Sobron. ‘’Setelah dilakukan pengejaran, Basri langsung mengangkat tangan menyerahkan diri karena sudah tidak memiliki senjata lagi, istrinya terjebak di Sungai Puna dan Sobron berhasil melarikan diri,’’ ungkap Kabid Humas Polda Sulteng tersebut.

ANGGOTA DPRD Karangasem Gede Dana menyatakan warga yang bergelut di sektor pertanian perlu terus didongkrak. Karena itu, mereka harus dibantu dengan program yang langsung menyentuh. Dia meminta pihak eksekutif yakni pihak Dinas Pertanian merancang dan mengusulkan program di sektor itu yang secara nyata menyentuh peningkatan kesejahteraan petani. ‘’Dewan bakal memperjuangkan agar program yang menyentuh sektor pertanian dalam rangka menyejahterakan petani itu jangan sampai dicoret. Sepanjang program itu dapat direalisasikan dan menyentuh kepada peningkatan kesejahteraan petani dalam arti luas, kami akan dukung,’’ katanya.

Gede Dana mengatakan, anggaran belanja modal di sektor pertanian dalam arti luas berada di kisaran kurang dari 10 persen. Dia mengatakan perlunya anggaran belanja modal di sektor itu dan yang langsung menyentuh pada peningkatan produktivitas minimal 15 persen. Sementara itu, Kasubag Umum dan Perencanaan Dinas Pertanian Tabanan Ni Ketut Yuli Aryani, Selasa (13/9) mengatakan, pada anggaran perubahan ini dana paling besar digunakan untuk peningkatan struktur pertanian tanaman pangan dan hortikultura sebesar Rp 3.500.000.000. Hal. 19 Tanaman Pangan

Jakarta (Bali Post) Wakil Ketua Komisi II DPR Lukman Edy menegaskan larangan penggunaan foto Joko Widodo (Jokowi) untuk pilkada sudah ditetapkan dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). Penegasan itu disampaikan menyusul pemasangan foto Jokowi oleh kader Partai Golkar dalam alat peraga yang digunakan Ketua DPD dan kepala daerah dari Partai Golkar di sejumlah daerah. ‘’Sudah disepakati dan diketok palu. Masuk dalam PKPU kampanye,’’ ujar Lukman Edy di Jakarta, Rabu (14/9) kemarin. Menurut Lukman, mayoritas fraksi di Komisi II DPR-RI sepakat agar foto Jokowi sebagai Presiden RI tidak boleh digunakan dalam alat peraga kampanye pilkada. Pertimbangannya, kata politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, demi menjaga kehormatan Presiden sebagai simbol pemersatu bangsa.

Keputusan larangan itu, diakuinya, berangkat dari manuver Partai Golkar yang menggunakan foto Presiden Joko Widodo untuk menghiasi berbagai spanduk, baliho dan alat peraga kampanye lainnya di daerah-daerah menjelang pilkada serentak 2017. ‘’Karena Golkar dianggap mengeksploitasi Presiden. Kalau dalam konteks di luar pilkada, silakan saja,’’ tegasnya. Pengesahan PKPU tentang kampanye yang berisi larangan penggunaan foto Presiden dan Wakil Presiden dalam pilkada disepakati antara Komisi II, KPU, dan pemerintah pada Jumat (9/9) lalu. Rapat menyepakati perubahan PKPU Nomor 7 Tahun 2015 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Hal. 19 Alat Peraga

Bali Wajib Miliki Taman Terapan Teknologi Pertanian BALI tidak bisa selamanya tergantung pada produk agro dari luar Bali. Gerakan menanam sudah semestinya menjadi budaya dan harus digulirkan mulai saat ini. Jika gerakan ini bisa digaungkan dan ditindaklanjuti pemimpin di Bali, setidaknya dalam empat tahun lagi Bali sudah bisa mandiri dalam hal penyediaan pangan dan produk-produk pertanian yang berkaitan dengan keperluan yadnya. ‘’Selama ini pemimpin di Bali gagal mengelola pertanian sebagai identitas Bali. Pemimpin Bali patut dicatat memiliki utang kepada insan pertanian dan petani Bali,’’ ujar Wayan Supadno, praktisi dan motivator pertanian nasional, kepada Bali Post, Selasa (13/9). Untuk itu, ia mendesak agar pada anggaran induk APBD 2017 pemimpin Bali dan legislatifnya tergerak untuk mewujudkan Taman Terapan Tekonologi Pertanian (T3P) di setiap kecamatan di Bali. T3P ini bisa dijadikan ruang interaksi

untuk membangun hilirisasi kebijakan pertanian yang berorientasi pada kesejahteraan petani dan kemandirian Bali. ‘’Ini solusi untuk melakukan hilirisasi sektor pertanian. Saat ini petani Bali sangat miskin ilmu pertanian, apalagi teknologi terapan,’’ ujarnya. Ia mengatakan T3P ini bisa menjadi ruang komunikasi, pelatihan dan percontohan dalam mengelola sektor pertanian. Petani Bali hendaknya memiliki ruang yang jelas untuk melakukan interaksi dengan elemen lainnya baik itu pakar, pemimpin, politisi dan buyer produk pertanian. ‘’Selama ini penelitian akademisi yang dibiayai miliaran dari dana pajak hanya menjadi penghias lemari dan jurnal. Ke depan, hasil-hasil penelitian ini harus disebar ke masyarakat dan pakarnya harus bisa bersentuhan langsung dengan pelakunya,’’ ujarnya. Hal. 19 Edukasi Petani


DENPASAR

2

Kamis Pon, 15 September 2016

Kumuh, Gubuk Liar Dibongkar Denpasar (Bali Post) Keberadaan bangunan berupa gubuk liar di kawasan Pemecutan Kaja, dinilai mencemari lingkungan karena menimbulkan kesan kumuh. Karena itu, Rabu (14/9) kemarin, gubuk liar tersebut langsung dibongkar tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kota Denpasar, Kepolisian, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja serta aparat desa setempat. Ada belasan gubuk kumuh yang dibongkar. Kasat Pol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana yang ditemui di sela-sela pembokaran mengatakan, tindakan ini merupakan tindak lanjut laporan dari masyarakat yang diadukan kepada Satpol PP Kota Denpasar. Hal itu disebabkan banyaknya gubuk yang mengganggu warga serta tidak dilengkapi dengan surat-surat. ‘’Ini juga merupakan peringatan awal untuk gubukgubuk kumuh atau bedeng yang lain yang tidak memiliki izin,’’ ancamnya. Adanya Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2015, kata Alit Wiradana, secara fisik pembangunan ini sudah melanggar perda. ‘’Karena ini gubuk-gubuk kumuh yang mengganggu warga, kami ambil langkah pembongkaran sesuai dengan peraturan daerah yang ada,’’ kata Alit Wiradana. Ia berharap kepada kades/lurah di masingmasing kecamatan serta masyarakat untuk bisa membantu dalam mendata keberadaan gubukgubuk kumuh yang tidak memiliki IMB (Izin Mendirikan Bangunan) ini agar ke depannya Kota Denpasar bersih dari permukiman kumuh dan jorok. ‘’Kami mengimbau kepada masyarakat yang akan membangun agar bisa memenuhi prosedur pembangunan sesuai dengan peraturan yang berlaku,’’ ujar Alit Wiradana. (kmb12)

BERSIH PANTAI Salah seorang pedagang membersihkan sampah di Pantai Legian, Kuta. Kegiatan ini rutin dilakukan para pedagang di tempat tersebut untuk memberikan kenyamanan kepaBali Post/eka

Pergantian Kepala Desa Jadi Perbekel

BPMD Godok Penyesuaian Nomenklatur Denpasar (Bali Post) –

Rancangan peraturan daerah tentang Pemilihan Perbekel di Denpasar telah lama disetujui jajaran DPRD setempat untuk dijadikan perda. Bahkan, kini perda tersebut sudah diberlakukan. Dengan berlakunya Perda Kota Denpasar Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pemilihan Perbekel, berarti semua nomenklatur tentang nama kantor, jabatan, surat-menyurat, ikut juga diubah. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMD) Kota Denpasar I Made Mertajaya, Rabu (14/9) kemarin mengungkapkan, terkait perubahan nomenklatur pada papan nama kantor, surat-menyurat dan lain sebagainya yang kini masih menggunakan kepala desa, sedang dibahas. ‘’Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) sedang kita ba-

Bali Post/eka

AKUN PALSU - Kuasa hukum ForBALI bersama I Kadek Agus Wirasmana di Mapolda Bali, Rabu (14/9) kemarin, melaporkan kasus pencemaran nama baik oleh akun palsu di media sosial. Akun Twiter @banaspati2001 diduga membajak foto I Kadek Agus Wirasmana dan memfitnah gerakan Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa.

Diduga Bajak Foto Aktivis ForBALI

Pemilik Akun Dipolisikan

Denpasar (Bali Post) Kadek Agus Wirasmana (17) didampingi tim kuasa hukumnya, Rabu (14/9) kemarin melapor ke Polda Bali, terkait akun Twitter@banaspati2001 yang diduga membajak fotonya. Laporan tersebut diterima petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda No: TBL/336/ IX/2016/BALI/SPKT. ‘’Kita memenuhi janji melaporkan pemilik akun Twitter@banaspati2001 yang telah membajak foto klien kami dan menulis status ‘INDONESIA SUDAH MATI’, ‘PANCASILA WAS DEAD!’,’’ tegas ketua tim kuasa hukum Agus, Made ‘’Ariel’’ Suardana. Saat melapor, lanjut Suardana, pihaknya menyodorkan bukti-bukti terkait akun itu palsu. Tim IT-nya telah membuat kesimpulan awal bahwa akun itu dibuat di Bali dan follower-nya juga terlihat terang. Oleh karena itu, ia berharap penyidik secepatnya mengungkap pembuat akun berisi fitnah itu. ‘’Kita men-deadline Polda 7 hari untuk menemukan pelakunya. Masak kasus bendera (I Gusti Dharmajaya - red) dua hari mampu menetapkan tersangka? Bukti yang kami bawa akun asli dan palsu,’’ ujarnya. Oleh karena itu, tim kuasa hukum Agus mendesak Polda segera mencari siapa sesungguhnya pemilik akun @banaspati2001 yang sudah menyebarkan fitnah. Terkait deadline 7 hari, Suardana mengungkapkan, berdasarkan UU ITE, Unit Cyber Crime diharapkan mampu melacak lokasi pembuatan akun @banaspati2001 melalui titik koordinat. ‘’Hitungan sehari saja mereka sebenarnya bisa mengakses titik koordinat di mana akun itu dibuat,’’ tuturnya. Ia menyimpulkan, dibuatnya akun tersebut bertujuan untuk melemahkan gerakan ForBALI. Polda Bali harus menunjukkan independennya dengan selalu memberikan update terbaru perkembangan laporan tersebut. Jika deadline yang ditetapkan tidak kunjung membuahkan hasil, maka tim kuasa hukum akan melaporkan hal tersebut ke Inspektorat Pengawasan Umum Mabes Polri serta Komnas HAM. Kasus akun Twitter@banaspati2001 yang diproses Polres Gianyar menjadi sorotan publik. Akun itu diduga hasil membajak foto dan fitnah terhadap aktivis ForBALI Kadek Agus Wirasmana. Akibatnya, semakin marak pihak-pihak yang menyudutkan Agus dan menyerang gerakan tolak reklamasi Teluk Benoa. Agus sangat trauma dengan diinterogasi secara maraton dan terus dicari-cari petugas. Diduga akun itu sengaja dibuat khusus untuk memfitnah. Pasalnya, akun itu hanya aktif tiga hari. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana saat dimintai konfirmasi, membenarkan adanya laporan tersebut. Sementara Dir. Krimsus Kombes Pol. Kenedy mengatakan akan koordinasi dengan Cyber Crime Mabes Polri untuk melacak dan menemukan pemilik akun tersebut. Ia menegaskan akan memproses kasus itu secara profesional dan independen. Soal di-deadline 7 hari, Kombes Kenedy mengaku belum bisa menanggapinya karena baru menerima laporan tersebut dan masih di Jakarta. (kmb36)

(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5

Topik : kepala desa jadi perbekel Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

da para wisatawan.

has. Termasuk fungsi sekretaris, kasi, kaur dan lain sebagainya. Bisa jadi dalam bentuk perda atau perwali yang akan menjadi dasar. Yang penting, perbekel ini dilantik dulu,’’ jelasnya. Dikatakan Merta Jaya, draf rancangan perubahan nomenklatur tersebut sudah masuk ke DPRD Kota Denpasar untuk dibahas lebih lanjut. Dewan di-

pastikan akan melakukan pembahasan lebih matang lagi. Bahkan, kemungkinan akan dilakukan rapat kerja untuk menyamakan pemahaman. Rencananya, empat perbekel terpilih hasil pilkel 11 September lalu akan dilantik sekaligus bersama 23 kepala desa lain di Denpasar pada awal Oktober mendatang. Hal ini dilakukan sesuai amanat Perda No.

Jadikan Sarana Belajar dan Bertukar Informasi

Rai Mantra Fasilitasi Pemuda Kembangkan Badan Kreatif

DICANANGKANNYA Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya unggulan, berimbas pada munculnya berbagai inovasi dan ide kreatif dari para pemuda di Kota Denpasar. Selain itu, saat ini pemuda menjadi salah satu faktor penting dalam mengembangkan sebuah industri kreatif. Untuk itu, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mendorong para pemuda untuk terus mengembangkan industri kreatif di Kota Denpasar. Hal itu terungkap saat Wali Kota menerima Badan Kreatif Denpasar (Beda), Rabu (14/9) kemarin di ruang kerjanya. Rai Mantra dalam kesempatan tersebut menyambut baik serta mengapresiasi para pemuda yang tergabung dalam Badan Kreatif Denpasar, di mana badan ini juga menaungi beberapa komunitas pemuda seperti wirausaha, musik, videografi, arsitek, sinematografi dan desain serta unit bisnis. Menurutnya, dengan cukup besarnya gairah anak muda berkreasi di Kota Denpasar saat ini, maka secara otomatis juga akan menyerap tenaga-tenaga yang juga kreatif. ‘’Tenaga tersebut juga akan memperoleh pendapatan dari hasil kerjanya. Oleh karenanya, kami akan menggerakkan dinas terkait untuk memfasilitasi sehingga badan tersebut akan menjadi sarana belajar, berkumpul guna saling bertukar informasi. Kami berharap para pemuda di Kota Denpasar terus mencipta-

BEDA - Wali Kota Rai Mantra melakukan sesi foto bersama usai menerima Badan Kreatif Denpasar (Beda), Rabu (14/9) kemarin di ruang kerjanya, kantor Wali Kota Denpasar. kan peluang-peluang ekonomi yang bersifat kreatif, sehingga ke depannya para pemuda sebagai generasi penerus bangsa bisa menciptakan peluang kerja tersendiri. Semuanya sudah bagus, ya… sekarang tinggal dijalankan saja,’’ pungkas Rai Mantra. Ketua Badan Kreatif Denpasar Putu Hendika Permana mengatakan, badan ini dibentuk berdasarkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi saat ini. Di antaranya, banyaknya komunitas kreatif di Denpasar dengan visi-misi yang berbedabeda serta tingkat kepercayaan komunitas terhadap pemerintah yang masih perlu ditingkatkan. Untuk itu, melalui badan ini diharapkan mereka bisa menemukan solusinya, seperti dapat menyatukan visi-misi menjadi jembatan antara komunitas dan pemerintah serta mampu membangkitkan semangat pemuda

untuk terlibat dalam pergerakan yang kreatif. Menurut Hendika, Badan Kreatif Denpasar ini menaungi beberapa komunitas pemuda seperti wirausaha, musik, budaya, seni pertunjukan, videografi, grafis dan fotografi, arsitek dan desain, serta unit bisnis. Mereka semua diharapkan mampu berkolaborasi untuk menciptakan industri-industri ekonomi kreatif di Kota Denpasar, sehingga roda perekonomian semakin maju. ‘’Kami melihat Pak Wali Kota Denpasar visinya sangat besar dalam memajukan industri kreatif di Denpasar. Kami selaku anak muda merasa tertantang untuk mengembangkan kreativitas di kalangan anak muda dan tidak hanya terpaku pada tourism saja. Industri kreatif juga dapat sebagai ikon baru dalam mendukung ekonomi masyarakat,’’ kata Hendika. (ad342)

2 Tahun 2016 yang menyatakan semua kepala desa nantinya akan berganti nama menjadi perbekel, sehingga pelantikan akan diikuti 27 perbekel sekaligus. Pelantikan direncanakan awal Oktober 2016, mengacu pada ketentuan Perda Nomor 2 Tahun 2016 yang menyebutkan pelantikan perbekel harus dilaksanakan 30 hari setelah pemilihan. ‘’Paling lambat 11 Oktober sudah harus dilantik. Tetapi, kami harapkan sebelum itu sudah dilaksanakan pelantikan,’’ katanya. Menurutnya, pelantikan empat perbekel terpilih akan dilaksanakan bersama-sama. Selain

pelantikan, saat itu juga akan diisi dengan pengukuhan 23 kepala desa (kades) menjadi perbekel. Terkait dengan perubahan nama ini, kata Mertajaya, mengadopsi local genius budaya Bali yang pada zaman dahulu pemimpin desa disebut mekel atau perbekel. Meski berubah nama, tugas dan fungsinya tidak jauh beda. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Pilkada

Diharapkan Muncul Calon Perseorangan

Denpasar (Bali Post) Calon perseorangan atau independen sangat diharapkan kehadirannya dalam setiap perhelatan pemilihan kepala daerah (pilkada). Baik itu dalam Pilkada Buleleng 2017 maupun dalam Pilkada Bali, Pilkada Gianyar dan Pilkada Klungkung 2018. Kehadiran calon perseorangan dinilai akan sangat berarti bagi politik di Bali. ‘’Hadirnya calon perseorangan akan memberikan pendidikan politik luar biasa. Karena itu, kalau bisa harus dihadirkan calon perseorangan, terlepas apakah nanti dia menang atau kalah,’’ ujar Dekan FISIP Universitas Udayana Dr. Drs. I Gusti Putu Bagus Suka Arjawa, M.Si. saat menjadi narasumber dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Pencalonan Pilkada 2016 di KPU Provinsi Bali, Rabu (14/9) kemarin. Suka Arjawa menambahkan, harapannya terhadap kehadiran calon perseorangan tidak berarti meminimalkan peran partai politik. Justru dengan adanya calon perseorangan, partai politik akan belajar. Dalam hal ini, masyarakat harus diberikan pilihan figur yang berkualitas dan mengakar di masyarakat. Anggota KPU Bali Ni Putu Ayu Winariati, S.P. mengatakan, calon perseorangan harus memenuhi persyaratan dukungan berdasarkan DPT (Daftar Pemilih Tetap) pilkada sebelumnya untuk menjadi peserta pemilihan. Untuk Bali yang termasuk provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat dalam DPT 2.000.000-6.000.000 jiwa, calon gubernur dan wakil gubernur (perseorangan) harus didukung paling sedikit 8,5 persen. Untuk calon bupati dan wakil bupati, jumlah penduduk yang termuat dalam DPT sampai dengan 250.000 jiwa harus didukung paling sedikit 10 persen, antara 250.000-500.000 jiwa paling sedikit 8,5 persen, lebih dari 500.000-1.000.000 jiwa paling sedikit 7,5 persen, lebih dari 1.000.000 jiwa harus didukung paling sedikit 6,5 persen. ‘’Jumlah dukungan untuk calon gubernur dan wakil gubernur perseorangan harus tersebar di lebih dari 50 persen jumlah kabupaten/kota di provinsi tersebut. Begitu juga di kabupaten/kota, dukungan tersebut tersebar di lebih dari 50 persen jumlah kecamatan di kabupaten/kota tersebut,’’ ujarnya. Ketua KPU Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengatakan, kegiatan FGD sangat penting untuk dilakukan. Terlebih, saat ini salah satu kabupaten yakni Buleleng sedang menjalankan tahapan Pilkada Buleleng 2017 yakni tahapan pencalonan bupati dan wakil bupati. ‘’KPU Bali juga telah melakukan sejumlah langkah persiapan dalam menghadapi Pilkada 2018 yakni Pilgub Bali, Pilkada Klungkung dan Pilkada Gianyar. Menurut undang-undang, pelaksanaannya nanti di bulan Juni 2018,’’ imbuhnya. Raka Sandi berharap, ketentuan untuk pelaksanaan Pilkada 2018 bisa selesai lebih awal. Tidak seperti sekarang yang selalu berubah-ubah. (kmb32)

Tim Kemen-PAN RB Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Pemkot Denpasar

Rai Mantra Dorong SKPD Buat Program untuk Kemanfaatan Masyarakat SISTEM Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) adalah rangkaian sistematik dari berbagai aktivitas, alat dan prosedur yang dirancang dalam rangka pertanggungjawaban dan peningkatan kinerja instansi pemerintahan. Ini mengacu Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN RB) Nomor 53 Tahun 2014 tentang petunjuk teknis kinerja dan tata cara review laporan kinerja instansi pemerintah yang telah dilaporkan Pemkot Denpasar kepada Presiden melalui Men-PAN RB lewat dokumen Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP). Dari pelaksanaan SAKIP ini, Rabu (14/9) kemarin Tim Kemen-PAN RB melakukan evaluasi akuntabilitas kinerja dan evaluasi reformasi birokrasi di Pemkot Denpasar bertempat di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar. Evaluasi dihadiri Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Asisten I Sekda Kota Denpasar I Ketut Mister, dan pimpinan SKPD Pemkot Denpasar. ‘’Kami terus mengimbau dan mendorong kepada seluruh SKPD Pemkot Denpasar

untuk membuat perencanaan program dengan cermat, dengan memadukan antara Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang merupakan jabaran dari visi dan misi wali kota serta dipadukan dengan kebutuhan riil masyarakat yang terlaksana dengan baik, memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat,’’ ujar Wali Kota Rai Mantra. Dikatakannya, dari berbagai program yang memberikan kemanfaatan kepada masyarakat, dengan melakukan pendokumentasian seluruh program kegiatan secara baik oleh SKPD, baik dari aspek administrasi, teknis, keuangan dan aspek lainnya. Diharapkan, pendokumentasian ini dapat memberikan manfaat bagi pemerintahan ke depan. Hal ini juga sebagai tindak lanjut ditetapkannya Pemkot Denpasar sebagai pilot project reformasi birokrasi pada pemerintah daerah dengan keputusan Kemen-PAN RB No. 96 Tahun 2013 yang telah membentuk tim pengarah dan tim pelaksanaan reformasi birokrasi. Di samping itu, telah menyusun dan menetapkan road

map reformasi birokrasi Pemkot Denpasar tahun 2013-2017 berbasis kearifan lokal dan budaya unggulan. Area perubahan yang menjadi agenda prioritas meliputi sumber daya manusia, pengawasan, tata laksana, dan akuntabilitas. Hal ini juga dilakukan lewat komitmen peningkatan akuntabilitas kinerja yang telah membangun sistem e-SAKIP Pemkot Denpasar, LKIP sudah dicantumkan dalam website Kota Denpasar yang telah menyusun cascading SKPD atau proses penjabaran dan penyelarasan sasaran strategis di lingkungan Pemkot Denpasar serta LKIP sudah mulai berorientasi pada outcome. Tim Kemen-PAN dan RB Arif Trihariyanto mengatakan, evaluasi yang dilakukan berkaitan dengan tiga area sesuai dengan sasaran reformasi birokrasi. Yakni, pemerintah yang bersih, akuntabel dan berkinerja tinggi. Pemerintah yang efektif dan efisien, serta pemerintah yang berkualitas. Tujuan evaluasi ini, Kemen-PAN RB ingin memotret pelaksanaan akuntabilitas kinerja dan reformasi birokrasi di Pemkot Denpasar. (ad341)

EVALUASI - Wali Kota Rai Mantra didampingi Asisten I Sekda Kota Denpasar I Ketut Mister dan Kabag Organisasi Setda Kota Denpasar Desak Widiasih saat pelaksanaan evaluasi Akuntabilitas Kinerja dan Evaluasi Reformasi Birokrasi di Pemkot Denpasar yang dilakukan Tim Kemen-PAN RB, Rabu (14/9) kemarin, di ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar.


Badung

Kamis Pon, 15 September 2016

3

Evaluasi LKJIP Kemen-PAN RB

RPJMD Semesta Berencana Momentum Tingkatkan Akuntabilitas Kinerja EVALUASI Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKJIP) oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB) di Kabupaten Badung, dihadiri Aan Syaiful Ambia selaku Ketua Tim dan disambut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung Kompyang R. Swandika di Ruang Kertha Gosana, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (14/9) kemarin. Turut hadir mendampingi Sekda Badung pada acara Evaluasi LKJIP, Evaluasi Reformasi Birokrasi dan Review Zona Integritas tersebut, para kepala SKPD, pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Badung. Sekda Badung Kompyang R. Swandika dalam sambutannya mengungkapkan, sebagai wujud kepatuhan serta menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), segenap jajaran di lingkungan Pemkab Badung terus melakukan berbagai upaya perbaikan dan peningkatan kualitas manajemen kinerja dan pelayanan publik sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan program reformasi birokrasi yang dicanangkan pemerintah pusat. Menurutnya, kegiatan Evaluasi Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan Review Zona Integritas oleh Kemen-PAN RB di Kabupaten Badung ini memiliki makna penting bahkan boleh dibilang istimewa. Sebab, bertepatan dengan dimulainya tonggak baru pelaksanaan pembangunan lima tahun ke depan Kabupaten Badung yang ditandai dengan ditetapkannya RPJMD

Semesta Berencana Tahun 2016-2021 di Kabupaten Badung. Oleh karenanya, Sekda Badung Kompyang Swandika menegaskan, pelaksanaan evaluasi kali ini juga amat sangat strategis sebagai momentum untuk meningkatkan akuntabilitas kinerja seiring dengan keteladanan yang telah ditunjukkan oleh Bupati Giri Prasta dan Wakil Bupati Ketut Suiasa yang senanatiasa terus mendorong agar segenap jajaran berkomitmen untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan melalui peningkatan pengelolaan keuangan dan aset serta penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja. Kompyang Swandika juga mengatakan, hubungan konsultatif selama ini antara jajaran Pemkab Badung demikian baik bahkan nyaris sempurna dengan jajaran Kemen-PAN RB. Selama ini jajaran Pemkab Badung diberikan ruang seluas luasnya oleh jajaran Kemen-PAN RB, mulai dari

pucuk pimpinan termasuk semua deputi dan staf. Hasil serta buah konsultatif ini telah berhasil mengantarkan berbagai prestasi bagi Pemkab Badung, seperti keberhasilan memperoleh nilai LAKIP tertinggi untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara dengan nilai 75,89 atau dengan predikat BB. Ketua Tim Evaluasi LKJIP Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas Kemen-PAN RB Aan Syaiful Ambia mengatakan, pihaknya bersama tim dengan penanggung jawab Didid Noordiatmoko bersama 4 orang anggota ditugaskan di Provinsi Bali dan Kabupaten Badung dalam rangka melihat kemajuan pelaksanaan reformasi birokrasi, review zona integitas wilayah bebas korupsi. Jajaran Kemen-PAN RB sebagai koordinator pengawas reformasi birokrasi, secara berkala melakukan fungsi pengawasan dan evaluasi pelaksanaan reformasi birokrasi termasuk di daerah di Indonesia. (ad340)

Saluran Irigasi Jebol

EVALUASI - Sekda Badung Kompyang R. Swandika mendampingi Aan Syaiful Ambia, Ketua Tim dari Kemen-PAN RB pada acara Evaluasi LKJIP di Ruang Kertha Gosana, Puspem Kabupaten Badung, Rabu (14/9) kemarin.

Wabup Suiasa Buka Rakor Kepegawaian Kabupaten/Kota Se-Bali PELAKSANAAN Rapat Koordinasi (Rakor) Kepegawaian Kabupaten/Kota se-Bali memiliki makna yang sangat penting dan strategis dalam rangka mempererat koordinasi, menyatukan pemahaman dan persepsi, menyusun program-program serta langkah-langkah strategis dalam rangka pembinaan kepegawaian guna mendukung program pemerintah pusat. Demikian disampaikan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa saat membuka Rakor Kepegawaian BKD Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali yang kelima kalinya di Inna Kuta Beach Hotel, Rabu (14/9) kemarin. Turut hadir Direktur Peraturan Perundang-undangan BKN Pusat Drs. Haryomo Dwi Putranto, M.Hum., Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar Drs. Made Ardita, M.Si. dan Sekretaris BKD Provinsi Bali I Wayan Eko Dina. Dikatakannya, rakor pada umumnya merupakan satu ajang untuk evaluasi atas beberapa kegiatan yang lalu di bidang administrasi kepegawaian guna mendapatkan satu pelaksanaan kegiatan dan adminstrasi yang nyaman untuk para pegawai. ‘’Kami harapkan rakor kali ini hendaknya bisa menghasilkan satu kesepakatan atau keputusan yang bermanfaat bagi para pegawai dalam administrasi kepegawaian dan dapat memberikan jaminan bagi para pegawai di masa mendatang serta berpengaruh terhadap kinerja pegawai dalam penyelenggaraan pemerintahan serta dapat berperan dalam pembangunan nasional dan pembangunan daerah,’’ harap Suiasa. Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar Made Ar-

Bali Post/par

MENGGENANG - Sampah yang terbawa air akibat jebolnya irigasi menggenangi Jalan Katjong Seleman, Darmasaba. Hal ini mengakibatkan pengendara roda dua yang melintas terpaksa hati-hati dan mengurangi kecepatan mereka.

dita menyampaikan, seluruh layanan kantor Regional X BKN telah berstandar ISO 9001:2015 yang telah mendapat pengakuan dari lembaga sertifikasi ASRI-Cert akan senantiasa terus berupaya memberikan layanan terbaik kepada stakeholder. Masukan, kritik, saran yang bersifat membangun akan dijadikan bahan perbaikan secara berkelanjutan dan akan terus berupaya meningkatkan pelayanan di bidang kepegawaian dan pengembangan SDM terhadap seluruh PNS di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Badung dan provinsi/kabupaten/kota se-Provinsi Bali, sehinggga dapat terus berkembang ke arah yang lebih baik. Melalui Raor Bidang Kepegawaian ini, diharapkan pula dapat mempererat tali silaturahmi di antara para pengelola kepegawaian dan yang paling utama adalah dapat dimanfaatkan sebagai forum komunikasi dalam mendapatkan berbagai informasi penting dan strategis yang terkait

dengan bidang kepegawaian. Terciptanya koordinasi yang baik disertai semangat kerja serta efisiensi dan efektivitas kerja tinggi, tentu akan menghasilkan produktivitas aparatur yang optimal dalam rangka menjalankan tugas pelayanan kepegawaian yang cepat dan cermat. Kepala BKD, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Badung Drs. I Gede Wijaya, M.M. melaporkan, maksud diselenggarakannya rakor adalah menjadikan satu forum dalam mengevaluasi permasalahan-permasalahan di bidang kepegawaian dan merumuskan pemecahannya sebagai bagian dari penataan sumber daya aparatur di daerah masing-masing guna mendukung pelaksanaan pembangunan daerah dalam memberikan pelayanan publik. Dengan tujuan, untuk dapat menyamakan pandangan terhadap pemahaman aturan yang ada sebagai pelaksanaannya di seluruh kabupaten/kota Provinsi Bali. (ad339)

RAKOR - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa membuka Rakor Kepegawaian BKD Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali yang kelima kalinya di Inna Kuta Beach Hotel, Rabu (14/9) kemarin.

Jalan Katjong Seleman Darmasaba Terendam Mangupura (Bali Post) Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Badung dua hari terakhir, membuat saluran irigasi di perbatasan kawasan Desa Peguyangan, Denpasar dan Desa Darmasaba, Badung, jebol. Alhasil, derasnya air meluber dan menggenangi Jalan Katjong Seleman, Darmasaba. Selain umur bangunan yang sudah lapuk, jebolnya saluran irigasi tersebut juga akibat sampah yang menyumbat saluran irigasi, sehingga air meluber dan merusak dinding saluran. Sejumlah pengendara yang melintasi jalan tersebut, harus berhati-hati akibat derasnya arus air saluran irigasi itu melintasi badan

jalan. Selain itu, sampah plastik juga cukup banyak berserakan di badan jalan tersebut. ‘’Saya berharap pemerintah Denpasar maupun

berpengaruh pada berkurangnya setoran ke kas daerah. Kondisi ini disebabkan produksi air yang dijual menurun, kemudian pemakaian air oleh pelanggan juga mengalami penurunan. Misalnya, target pemakaian air untuk satu pelanggan 20 kubik per bulan, tetapi kenyataannya hanya 17 kubik. Penurunan pemakaian air ini, menurutnya, hampir terjadi di semua jenis pelanggan termasuk pelanggan rumah tangga. ‘’Hanya ada dua penyebab, satu penurunan produksi air dan penurunan pemakaian air. Itu saja,’’ katanya seraya mengatakan, kemungkinan pelanggan memiliki sumber alternatif lain seperti sumur bor atau sengaja melakukan penghe-

adalah milik Kota Denpasar. ‘’Kami tidak memiliki kewenangan untuk memperbaiki saluran irigasi milik wilayah Denpasar agar tidak menyalahi aturan nantinya,’’ ucapnya. Kendati demikian, pihaknya akan berkoordinasi guna mencari solusi terbaik dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Denpasar agar saluran irigasi tersebut bisa diperbaiki dan tidak merusak jalan Kabupaten Badung. (kmb27)

Kasus Korupsi Beasiswa Stitna/Stikes Jembrana

Mantan Kadisdikbud Divonis 2,5 Tahun dan 3 Tahun

Mangupura (Bali Post) Mantan Bupati Jembrana Prof. drg. I Gede Winasa, Rabu (14/9) kemarin datang dan bersidang di Pengadilan Tipikor Denpasar. Agendanya adalah pembacaan tuntutan. Namun karena jaksa penuntut umum (JPU) Gede Arthana dan Gede Budi Suardana belum siap, maka sidang yang dipimpin majelis hakim Wayan Sukanila menunda tuntutan terhadap Prof. Winasa. Sedangkan untuk dua mantan anak buahnya yakni Nyoman Suryadi dan Anak Agung Gede Putra Yasa, hakim Wayan Sukanila dengan hakim anggota Dewa Gede Suardhita dan Nurbaya Lumba Gaol membacakan putusan atau vonis terhadap keduanya. Sidang dilakukan secara terpisah. Yang pertama dihadirkan di persidangan adalah Nyoman Suryadi. Terdakwa yang dituntut 3,5 tahun itu, dalam pertimbangan majelis hakim menyimpulkan bahwa terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut, hingga mengakibatkan kerugian keuangan negara dalam kasus bantuan beasiswa untuk Stitna/Stikes Jembrana. Oleh hakim, terdakwa divonis dua tahun enam bulan

(2,5 tahun). Jika berkaca dari tuntutan jaksa, terdakwa Suryadi divonis lebih rendah setahun dari tuntutan jaksa. Selain hukuman 2,5 tahun, terdakwa Suryadi yang kemarin didampingi kuasa hukumnya Nengah Nurlaba juga diwajibkan membayar denda Rp 100 juta, dengan ketentuan apabila terdakwa tidak membayar maka diganti dengan pidana penjara selama tiga bulan. Dalam kasus korupsi yang mengakibatkan kerugian keuangan negara Rp 2,3 miliar itu, terdakwa tidak dibebankan membayar uang pengganti. ‘’Membebaskan terdakwa dari dakwaan primer. Menyatakan terdakwa terbukti bersalah sebagaimana dakwaan subsider,’’ vonis hakim. Dakwaan subsider itu, yakni terdakwa dijerat Pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1) huruf b UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tipikor yang telah diubah dan ditambah dengan UU RI. No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tipikor jo Pasal 65 ayat (1) KUHP. Atas putusan itu, terdakwa diberikan kesempatan menyikapi putusan tersebut. Setelah berkoordinasi dengan kuasa hukumnya Nengah Lurlaba,

Target Pendapatan PDAM Turun Mangupura (Bali Post) – Penurunan produksi air baku dan pemakaian air oleh pelanggan, berdampak signifikan terhadap pendapatan PDAM Tirta Mangutama, Badung. Bahkan, perusahaan pelat merah ini menurunkan target pendapatan yang disetorkan. PDAM Tirta Mangutama menargetkan mampu menyetor ke kas daerah Rp 13,6 miliar pada APBD Induk 2016. Angka ini mengalami penurunan pada APBD Perubahan menjadi Rp 9,4 miliar lebih, atau turun Rp 4,2 miliar lebih. Dirut PDAM Tirta Mangutama Badung Made Subargayasa saat dihubungi tak menyangkal adanya penurunan pendapatan PDAM yang

Badung bisa segera memperbaiki saluran irigasi ini agar airnya tidak terus meluber ke jalan raya,’’ ujar Komang Adi, warga setempat, Rabu (14/9) kemarin. Kabid Pengairan Dinas Bina Marga dan Pegairan (BMP) Kabupaten Badung, A.A. Gede Dalam yang dihubungi terpisah mengungkapkan, jebolnya saluran irigasi di perbatasan Desa Darmasaba tersebut bukan tangung jawab Pemkab Badung. Saluran irigasi tersebut

matan penggunaan air. Tak hanya itu, pihaknya juga saat ini cukup dipusingkan dengan sumber air baku. Mengingat, salah satu sumber air baku utama di Dam Estuary mengalami penyusutan air. Beruntung, selama dua hari ini turun hujan sehingga volume air di Dam Estuary meningkat. Ketua Komisi III DPRD Badung I Nyoman Satria menyayangkan kondisi tersebut. Sebab, kebutuhan air maupun daftar antrean pelanggan sangat banyak dan PDAM Badung saat ini sudah menguasai penuh pengelolaan air setelah masa konsesi dengan PT TB telah berakhir. ‘’Penurunan setoran secara otomatis membuktikan lemahnya kinerja jajaran

PDAM Tirta Mangupura. Ini artinya, pendapatan PDAM secara umum juga berkurang,’’ ungkap Nyoman Satria saat dimintai konfirmasi, Rabu (14/9) kemarin. Dengan adanya penurunan pendapatan tersebut, Nyoman Satria menilai PDAM tidak memiliki business plan jelas sehingga belakangan kondisi perusahaan tak karuan. Misalnya, pelanggan banyak yang protes karena pasokan air tidak ada. ‘’Dan itu terjadi berulang-ulang. Ini membuktikan direksi kurang cakap. Padahal, pemerintah telah memberikan penyertaan modal yang cukup besar agar PDAM bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,’’ ucapnya. (kmb27)

akhirnya pihak terdakwa menyatakan pikir-pikir. Begitu juga tim JPU Gede Arthana, dkk. menyatakan pikir-pikir atas putusan majelis hakim. Tak lama setelah Suryadi, giliran A.A. Gede Putra Putrayasa yang duduk di kursi pesakitan. Terdakwa yang dituntut hukuman empat tahun penjara ini, juga menerima ‘’diskon’’ dari majelis hakim. Dalam amar putusannya, terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya Agung Dwi Astika, dkk. dihukum selama tiga tahun penjara oleh majelis hakim. ‘’Menyatakan terdakwa tidak terbukti bersalah sebagaimana dakwaan

primer. Membebaskan oleh karena itu terdakwa dari dakwaan primer. Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut,’’ vonis hakim. Oleh karenanya, terdakwa Agung Putra Yasa divonis hukuman selama 3 tahun penjara dan denda Rp 100 juta. Dengan ketentuan, apabila tidak dibayar maka diganti dengan pidana selama tiga bulan kurungan. Atas putusan itu, tim kuasa hukum terdakwa juga menyatakan pikir-pikir. Begitu juga JPU Gede Arthana, dkk. (kmb37)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A

MAP Unwar Bentuk Lulusan Berwawasan Global BNNP Gelar Diskusi Penguatan Undang President IFSSO Beri Kuliah Umum Pembangunan Wawasan Antinarkoba

DAMPAK pengguna narkoba sangat buruk dan fatalnya berujung kematian. Di Bali saja dua pengguna narkoba meninggal tiap hari. Hal tersebut disampaikan Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. saat membuka diskusi ‘’Asistensi dalam Rangka Penguatan Pembangunan Wawasan Antinarkoba’’ di Hotel Puri Nusa Indah, Denpasar, Rabu (14/9) kemarin. Peserta yang diundang dari Kesbangpolinmas Bali, Dinas Kesehetan Bali, pelaku seni, guru SMA Dwijendra dan Saraswati, OSIS SMA Dwijendra dan Saraswati, Kades Penatih dan Sumerta Kaja, Klian Adat Penatih dan Sumerta Kaja, STT Penatih dan Sumerta Kaja. ‘’Membangun masyarakat berwawasan antinarkoba harus dilakukan bersama-sama. Masih merokok saja itu berarti belum berwawasan antinarkoba. Mari bangun wawasan antinarkoba di lingkungan kerja dan tempat tinggal,’’ ujarnya. Masyarakat diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk berperan serta membantu upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dan dilindungi UU No. 35 Tahun 2009. Dalam undang-udang tersebut mengatur hak masyarakat dalam mewujudkan P4GN dalam bentuk mencari, memperoleh dan memberikan informasi dugaan terjadinya tindak pidana narkotika. Selain itu, warga berhak mendapatkan pelayanan dan memberikan informasi kepada aparat penegak hukum atau BNN. ‘’Masyarakat juga punya hak mendapat perlindungan hukum. Berperan aktif membentuk wadah yang dikoordinasikan dengan BNN. Undang-undang itu juga mencantumkan ancaman hukuman minimal kepada pelaku narkotika,’’ tegas mantan Karo Rena Polda Bali ini.

Pihak-pihak yang diharapkan ikut mengoptimalkan P4GN itu, instansi pemerintah daerah untuk lebih fokus pencapaian Indonesia bebas narkoba. Oleh karena itu diperlukan kebijakan dan strategi nasional P4GN sebagai bentuk komitmen bersama seluruh komponen masyarakat, bangsa dan negara Indonesia. Sedangkan peran guru yaitu sebagai pendidik harus memiliki wibawa, tanggung jawab moral, norma dan sosial. Sebagai pembimbing, guru harus mampu membimbing perjalanan anak didiknya supaya tidak kena narkoba. ‘’Guru juga berperan sebagai penasihat dan teladan. Kami akan evaluasi terhadap sejauh mana realisasi Kurikulum Terintegrasi yang memuat P4GN untuk SMP dan SMA/ SMK,’’ tandas Suastawa. Mantan Dir. Binmas Polda Bali ini mengungkapkan, peran media massa juga sangat penting menyelamatkan rakyat Indonesia, termasuk Bali dari narkoba. Begitu pula peran kepala desa dan klian adat diharapkan mampu memberikan informasi

PELAYANAN Kesehatan dan Penilitian atau disingkat Peniti merupakan kegiatan kemahasiswaan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud) di bawah naungan Himpunan Mahasiswa Kedokteran Umum. Seperti namanya, kegiatan ini terdiri dari pengabdian masyarakat berupa pelayanan kesehatan dan penelitian. Kegiatan Peniti ini berlangsung selama dua hari, yakni tanggal 3 dan 4 September 2016 yang dilaksanakan di Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Karangasem. Rangkaian kegiatannya meliputi penelitian tentang tingkat kecacingan pada murid SD mela-

lui pemeriksaan feses di bawah mikroskop, penyuluhan sikat gigi, pembersihan serumen telinga oleh dokter THT, senam ceria, malam keakraban dan pengobatan gratis kepada warga. Kegiatan diawali Sabtu (3/9) pagi dengan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut di dua SD, yakni SDN 1 dan SDN 3 Gegelang. Pada saat itu, panitia mengajarkan kebiasaan yang baik untuk merawat kesehatan gigi dan mulut serta cara sikat gigi yang baik dan benar. Kegiatan dilanjutkan dengan pembersihan serumen telinga di SDN 1 Gegelang oleh dokter THT yang hadir saat itu, sementara di SDN 3 Gegelang dilaksanakan senam ceria dan

kepada warganya mengenai program pemberantasan narkoba, deteksi dini penyalahgunaan narkoba, jadi panutan dan wajib lapor bila mana mengetahui ada penyalah guna serta peredaran barang terlarang tersebut. ‘’Yang paling penting adalah peran generasi muda dalam P4GN. Mereka harus mampu membentengi diri dan membentuk organisasi peduli bahaya narkoba, aktif, inovatif dalam berkarya, berjiwa mandiri dan bermanfaat bagi masyarakat. Berani menolak ajakan teman yang bersifat negatif,’’ ungkapnya. Menurut Suastawa, artis ibu kota banyak terjerumus penyalah guna narkoba. Ia mengimbau artis Bali jangan ikut-ikutan. Bila itu terjadi, pihaknya bersama kepolisian akan menindak tegas. ‘’Pelaku seni ini menjadi agen sosialisasi bahaya narkoba dalam bentuk karya seni dan duta antinarkoba. Kalau mereka nekat pakai narkoba, itu berdampak sangat buruk,’’ ujar jenderal bintang satu asal Gulingan, Mengwi ini. (ad345)

DISKUSI - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. saat membuka diskusi penguatan pembangunan wawasan antinarkoba.

Mahasiswa FK Unud Gelar ’’Peniti’’

pengambilan sampel feses untuk dilihat di bawah mikroskop. Kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan sampel feses murid SDN 3 yang telah dikumpulkan sebelumnya. Dari sekitar 150 murid yang terdaftar, sampel yang terkumpul berjumlah 128 sampel dikarenakan masalah teknis. Dari hasil pemeriksaan feses, ternyata sekitar 41 orang anak SDN 3 positif cacingan, dengan didominasi jenis cacing Trichuris trichuria. Menariknya, sebulan sebelum kegiatan ini dilangsungkan, murid SDN 3 ini telah mendapat obat cacing dari program pemerintah yang dilaksanakan oleh puskesmas setempat. Hasil penelitian ini tentu perlu disusun lebih rapi dan sistematis agar dapat dijadikan pertimbangan oleh lembaga terkait untuk bahan analisis program agar kecacingan ini dapat dihindarkan karena akan sangat mengganggu proses pertumbuhan anak-anak. Minggu (4/9) sekitar pukul 08.00, dilaksanakan kegiatan pengobatan gratis di Balai Banjar Telengan yang dibuka Wakil Dekan III FK Unud. Kegiatan ini melibatkan dokter umum, dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis anak dari RSUP Sanglah. Animo masyarakat cukup tinggi dan pasien mencapai lebih dari 100 orang. (r)

S PENYULUHAN - Suasana penyuluhan sikat gigi yang baik dan U benar yang digelar mahasiswa FK Unud. Lepas 78 Mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara K S FISIP Universitas Ngurah Rai Gelar Yudisium MELEPAS 78 mahasiswa S-1 fikasi S-3 (doktor), 4 orang sedang mancari informasi karena semua Studi Ilmu Administrasi mengikuti tugas belajar program informasi akan diumumkan lewat E Program Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan S-3 dan 3 orang berkualifikasi internet,’’ ujarnya. Politik (FISIP) Universitas S-2. Bahkan, di bidang peneliSemantara itu, Rektor UNR Dr. S Ilmu Ngurah Rai (UNR) menggelar tian, FISIP UNR terus-menerus Drs. Nyoman Sura Adi Tanaya, B R A N D I N G D I S I N I

Kamis Pon, 15 September 2016

yudisium di Gedung Serbaguna UNR, Rabu (14/9) kemarin. Acara itu dihadiri Ketua Yayasan Jagadhita, Rektor UNR, para Dekan dilingkungan UNR, Direktur Pascasarjana UNR, para dosen dan seluruh calon wisudawan. Dari 78 orang yang diyudisium, tiga orang dinyatakan lulus dengan predikat pujian, yaitu Putu Diah Ari Saputri dengan IPK 3,86, I Komang Gede Hendrawan (IPK 3,82) dan I Made Sri Jata (IPK 3,80). Hingga saat ini, alumni FISIP UNR sebanyak 1.869 orang. Dekan FISIP UNR Gede Wirata, S.Sos., S.H., M.AP. didampingi Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Negara Drs. I Wayan Astawa, S.H., M.AP. mengatakan, dari 78 calon wisudawan yang dilepas hampir 98 persen adalah PNS dan 2 persen berkiprah di dunia politik maupun pegawai swasta. Ini menandakan FISIP UNR tidak meluluskan calon pengangguran atau menambah deretan pengangguran. ‘’Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami, bahwa kami telah mampu mempertanggungjawabkan tugastugas yang telah dipercayakan oleh Rektor maupun masyarakat kepada kami,’’ kata Wirata. Wirata menambahkan, saat ini FISIP UNR terus-menerus melakukan pembenahan, baik SDM maupun sarana dan prasarana. Dari segi SDM, FISIP UNR dimotori oleh 13 dosen, baik PNS maupun dosen tetap yayasan yang ada di FISIP, 6 orang berkuali-

melakukan kerja sama dengan instansi pemerintah maupun swasta. Salah satunya, kerja sama dengan KPU Kabupaten Gianyar, di mana FISIP UNR dijadikan rujukan oleh KPU Pusat dan hasil penelitian dijadikan buku. ‘’Dari segi sarana dan prasarana, kami terus melakukan pembenahan ruang kuliah dan ruang baca dengan terus menambah jumlah literaturliteratur yang diperlukan. Hari ini juga dilakukan penandatanganan MoU antara UNR dengan pihak Telkom dengan bandwidth hingga 20 Mbps. Dengan ditambahnya daya dan kekuatan akses internet, UNR selangkah lebih maju dalam menerapkan IT dan mahasiswa tidak lagi ke kampus untuk menanyakan pengumuman dan dan

M.Si. berharap para sarjana yang diyudisium bisa menjadi sarjana yang sujana dan menjadi insan yang bertanggung jawab atas kualitas keilmuan yang telah diraih serta dapat terus meningkatkan ilmu pengetahuan, baik formal maupun informal. Sebab, persaingan di era sekarang ini sangat ketat sehingga nanti bisa bersaing di dunia global. ‘’Berbanggalah menjadi alumni FISIP UNR, karena saudara menyandang nama besar pahlawan kita, I Gusti Ngurah Rai. Oleh karena itu, implementasikanlah ilmu pengetahuan yang telah didapatkan karena masyarakat menganggap kalian mengetahui semua seluk beluk ilmu administrasi negara,’’ ujarnya. (ad621)

Yudisium - Dekan FISIP UNR Gede Wirata, S.Sos., S.H., M.AP. (paling kiri) didampingi Kaprodi dan Wakaprodi Ilmu Administrasi Negara foto bersama dengan ketiga lulusan terbaik.

SELAMA tiga bulan terakhir ini, beberapa kegiatan tri dharma PT telah dan akan dilaksanakan oleh Program Studi Magister Administrasi Publik (MAP) Pascasarjana (PPS) Universitas Warmadewa (Unwar). Di antaranya, pengabdian kepada masyarakat di Bedugul pada Juli 2016. Selanjutnya melaksanakan ujian tesis pada awal Agustus 2016. Selasa (13/9) lalu, MAP PPS Unwar menggelar kuliah umum ‘’Public Lecture on Management of Area Studies’’ dengan menghadirkan dosen tamu (guest lecturer) Prof. Nestor T. Castro, Ph.D., President IFSSO (Filipina) dan Prof. Ketut Ardhana, Wakil Presiden IFSSO (Universitas Udayana). Sementara pada 15 September akan meyudisium tiga lulusan Magister Administrasi Publik (MAP). Saat itu, Prof. Nestor T. Castro, Ph.D. mengungkapkan manajemen dan kebudayaan Filipina. Dia menilai banyak persamaan RI bahkan Bali dengan Filipina dalam hal bahasa dan budaya. Walaupun Filipina sebagian besar penduduknya Kristen, namun juga tak lepas dari pengaruh Hindu yang masuk ke negara ini mulai abad ke-8. Kaprodi MAP Unwar Dr. A.A. Gede Raka, M.Si. mengatakan, kuliah umum ini sangat bermanfaat membuka wawasan mahasiswa MAP Unwar dalam mengenal manajemen dan budaya negara tetangga. Dia juga membenarkan pengaruh Hindu ke Filipina dan ke Indonesia sama-sama masuk mulai abad ke-8. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. memberi

KULIAH UMUM - President IFSSO Prof. Nestor berfoto bersama dengan dosen dan mahasiswa MAP Unwar usai memberi kuliah umum. apresiasi kepada MAP Unwar yang (Unud). Konferensi ini berkolaborasi makin sering mendatangkan dosen dengan International Federation of tamu dari luar negeri. Ini tak lepas Sosial Science Organisations (IFSSO) dari visi MAP Unwar untuk menc- Social Science and Humanities Netetak lulusan berwawasan global. Ber- work (The WorldSSHNet) didukung wawasan global ini sebagai syarat un- Faksas Budaya Unud pada 9 Septuk mencetak lulusan berdaya saing tember 2016. global alias internasional. Dengan keDikatakannya, saat itu delapan hadiran dosen tamu dari luar negeri, orang dosen MAP Unwar mengikuti mahasiswa dapat membandingkan seminar internasional dan diterima perkembangan keilmuannya sekali- sebagai anggota IFSSO. Yang megus mengukur proses pembelajaran narik adalah dalam sidang IFSSO yang diperoleh di MAP Unwar. yang dipimpin President IFSSO Prof. MAP Unwar, menurut A.A. Gede Nestor T. Castro, Ph.D., menerima Raka, juga menggelar kuliah umum permohonan delegasi Unwar sebamengundang dosen tamu (guest lec- gai panitia penyelenggara seminar turer) Prof. Yekyoum KIM, Ph.D. dari internasional pada 12-14 September Busan University of Foreign Studies 2017. Bahkan usai sidang IFSSO, (BUFS) Korea untuk memberikan President IFSSO bersama stafnya kuliah umum 15 Agustus lalu dengan mengunjungi Unwar. materi ‘’Budaya Organisasi di Korea’’. Agung Raka mengungkapkan, Selain kehadiran Prof. Kim memberi- MAP Unwar kini terus berinovasi dan kan kuliah umum, juga dibahas ten- meningkatkan kualitas pelayanan. tang kerja sama antara Unwar dan Saat ini MAP Unwar yang memiliki BUFS, Korea. Kemudian menggelar student body 25 orang (tiga angkatan) konferensi internasional di Center segera mengusulkan akreditasi denof Bali Studies-Udayana University gan target meraih nilai B. (ad620)

DEKAN Fakultas Hukum (FH) Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiarta, S.H., M.H., Rabu (14/9) kemarin melepas 43 sarjana. Yang menarik pada acara yudisium ke-55, tujuh lulusannya meraih predikat cumlaude dan enam orang dengan predikat sangat memuaskan. Saat itu, Dekan Nyoman Putu Budiarta didampingi WD I IA Putu Widiati, S.H., M.Hum., WD II A.A. Laksmi Dewi, S.H., M.H. dan WD III I Ketut Sukadana, S.H., M.H. menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik yang diraih Ni Luh Putu Kusuma Wardani (IPK 3,65). Dekan Nyoman Putu Budiarta menegaskan, selain lulusannya dikenal berkualitas, mereka juga dikenal cepat terserap di dunia kerja. Pada yudisium kemarin, 80 persen lulus dengan nilai 3,0 ke atas. Hingga kini, FH Unwar sudah menamatkan 4.465 sarjana, sedangkan student body FH Unwar kini 1.431. Angka ini, katanya, cukup bagus dilihat dari rasio dosen-mahasiswa. Saat ini, FH Unwar diampu 53 orang dosen, dua guru besar, 14 dosen berkualifikasi doktor dan enam orang sedang S-3. Dengan demikian, rasio dosen-mahasiswanya sangat ideal yakni 1:30 orang. Sedangkan rasio untuk ilmu sosial oleh Dikti dipersyaratkan maksimal 1:45. Kualitas SDM ini, katanya, diikuti dengan penambahan fasilitas gedung berupa gedung lantai tiga untuk ruang kuliah representatif, tambahan dua lab, dokumentasi hukum dan tujuh ruang sekretariat besar. Kemudian kurikulumnya disesuaikan dengan Kemenristekdikti yakni berbasis SN-Dikti mengacu KKNI. Yang menarik, lulusan FH Unwar dibekali dengan tiga Surat Keteran-

YUDISIUM - Dekan FH Unwar Nyoman Putu Budiarta berfoto bersama wakil dekan saat menyudisium 43 sarjana baru. gan Pendamping Ijazah (SKPI). tunggu yang singkat yakni di bawah SKPI itu berupa pendidikan profesi tiga bulan, sudah diterima bekerja di advokat, pelatihan mediator dan le- berbagai sektor. Apalagi ilmu hukum gal drafting. Ini berkat FH Unwar diperlukan di mana saja, termasuk melakukan pengembangan kerja menjadi pengacara. Makanya, FH sama nasional dan internasional. Unwar sudah mengembangkan Misalnya dengan MA menggelar kelembagaan dengan membuka S-2 pendidikan mediator dan dengan Ilmu Hukum, S-2 Magister KenotariDPC AAI Denpasar menggelar PKPA atan (MKn) dan PKPA untuk calon serta sedang digalang kerja sama pengacara. dengan Kemenkum HAM melalui Budiarta menegaskan, dengan Badan Pembinaan Hukum Nasional sebaran nilai IPK menunjukkan menyelenggarakan pelatihan legal bahwa secara akademis mereka ini drafting. Sedangkan kerja sama lulus secara berkualitas. Di dunia internasional dilakukan dengan kerja, potensi akademik ini akan Charles Darwin University Australia, memberi kontribusi terhadap kesdengan Tripura University India dan uksesan lulusan di dunia kerja. MaMaharishi University di AS. kanya, dia menyebut lulusannya bisa Dengan bekal kompetensi terse- dipertanggungjawabkan. FH Unwar but, dia yakin lulusan FH Unwar sangat peduli dengan pembentukan berkualitas dan cepat kerja alias tak kepribadian calon sarjana hukum. ada yang menganggur. Selama ini, Selain lulusannya disiapkan menjadi katanya, hanya 15 persen dari lulu- sarjana yang profesional, juga sarjana san yang diyudisium belum bekerja. yang membela keadilan secara benar Mereka umumnya memiliki masa dilandasi moral yang baik. (ad622)

Lulusan FH Unwar Dilengkapi Tiga SKPI

Universitas Tottori Daikagu Jepang Tertarik Jalin Kerja Sama dengan Unud

VICE Director of the International Affairs Universitas Tottori Daigaku, Jepang Prof. Reiko Ikeda, Ph.D. didampingi Associate Professor Ph.D. in Humanities Natsuho Iwata berkunjung ke Mataken Gakko Jalan Soka, Denpasar, Sabtu (10/9) lalu. Dalam kunjunganya tersebut, pihaknya ingin melakukan hubungan kerja sama di bidang pendidikan berupa pertukaran mahasiswa dengan Universitas Udayana (Unud). Selama ini, mahasiswa Jepang yang belajar di Bali belum mempunyai program khusus dan belum ada hubungan kerja sama bahasa Jepang dengan universitas yang ada di Bali. Oleh karena itu, pihaknya akan segera melakukan penandatanganan MoU dengan pihak Unud. Dipilihnya Unud untuk melakukan kerja sama, karena Unud merupakan universitas terbesar dan tertua di Bali yang mempunyai banyak program studi. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh pengelola Mataken Gakko I Gusti Kompiang Pujawan dan akademisi Unud Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si., IAI. Selaku pengamat pendidikan, Rumawan menyambut baik kehadiran Universitas Tottori Daigaku yang ingin melakukan kerja sama di bidang pendidikan di Bali. Ia mengatakan, kunjungan ini menandakan keseriusan Universitas Tottori Daigaku untuk mempelajari budaya Bali. ‘’Saya pribadi yang bergerak di dunia pendidikan akan menjembatani untuk melakukan hubungan kerja sama ini dengan pihak Unud, sehingga bisa menjadi hubungan yang lebih akrab dan bisa bermanfaat bagi kedua belah pihak,’’ ujarnya.

Selain itu, Mataken Gakko yang merupakan tempat untuk belajar bahasa Jepang secara gratis di Denpasar juga sudah sering dikunjungi oleh pihak Universitas Tottori. Bahkan, pihak Univeritas Tottori telah memberikan sumbangan berupa buku bahasa Jepang dan mahasiswa dari Universitas Tottori menjadi guru pembimbing belajar di Mataken Gakko. Rumawan Berharap, ke depan Universitas Tottori bisa bertukar informasi tentang perubahan dan arah zaman yang sedang terjadi. Tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga di bidang pertanian, teknik, teknologi dan kerja sama di bidang riset. Hal senada juga dilontarkan Ketua Pasemetonan Denpasar– Fukooka A.A. Ngurah Widiada. Dikatakan, kunjungan tersebut

merupakan relasi sosial antarbangsa yang nantinya bisa melahirkan hubungan yang lebih baik lagi ke depannya, khususnya di bidang pendidikan. Ditegaskan, kemajuan pendidikan di negara Jepang sangat bagus sehingga bisa dimanfaatkan dan ditiru oleh lembaga pendidikan yang ada di Bali untuk melahirkan SDM yang andal. Widiada berharap kunjungan tersebut bisa berlanjut dan segera melakukan kerja sama dengan Unud. ‘’Tentunya, Pemprov Bali dan Pemkot Denpasar juga harus serius untuk mendukung program ini. Sehingga kerja sama ini bisa terealisasi dengan lembaga pendidikan di Bali. Sebab, hanya dengan kemajuan di dunia pendidikanlah yang bisa mencerdaskan generasi muda dan pembangunan bangsa,’’ tegasnya. (ad6219)

SUMBANGAN BUKU - Vice Director of the International Affairs Universitas Tottori Daigaku, Jepang Prof. Reiko Ikeda, Ph.D. saat memberikan sumbangan buku kepada Mataken Gakko yang diterima oleh pengamat pendidikan Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Kamis Pon, 15 September 2016

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I

info seremoniAL

Membeludak, Mahasiswa Kelas Reguler B FE Unwar

KELAS REGULER - Dekan FE Unwar Dr. Made Sara bersama Ketua Pengelola Kelas Reguler Ni Nyoman Rusmiati saat menyematkan jas almamater. PROGRAM kelas reguler B Fakultas Ekonomi (FE) Unwar memang pas bagi mahasiswa yang ingin kuliah sambil kerja atau kerja sambil kuliah. Tahun ini, kelas reguler B FE Unwar membeludak yakni diikuti 352 mahasiswa baru. Mahasiswa baru reguler B, Rabu (14/9) malam kemarin mendapat ceramah akademik di perguruan tinggi (PT). Arahan akademik mahasiswa kelas reguler B FE Unwar ditandai dengan penyematan jas almamater oleh Dekan FE Unwar Dr. I Made Sara, S.E., M.P. Ketua pengelola kelas reguler B Ni Nyoman Rusmiati, S.E., M.M. menjelaskan, jumlah mahasiswa kelas reguler B yang dulu bernama kelas eksekutif kemudian kelas nonreguler, tahun ini paling banyak. Dari 352 mahasiswa baru, sebanyak 238 memilih Prodi Manajemen dan 114 memilih Prodi Akuntansi. Mahasiswa kelas reguler B ini khusus diperuntukkan bagi mereka yang sudah bekerja dengan beban SKS

sama dengan kelas reguler lainnya yakni 148 SKS. Hanya, katanya, perkuliahan dilakukan setiap Kamis, Jumat dan Sabtu, mulai pukul 18.00 Wita hingga selesai. Khusus bagi mahasiswa yang pintar bisa tamat dalam waktu 3,5 tahun. Sedangkan biayanya lebih tinggi sedikit dibandingkan kelas pagi. Dekan Dr. I Made Sara mengungkapkan kelas reguler B FE Unwar dikejar masyarakat karena selain berkualitas juga terjangkau. Apalagi semua Program Studi di FE Unwar (Akuntansi, Manajemen dan IESP) semuanya terkareditasi B. Ini yang membuat FE Unwar selalu dikejar calon mahasiswa yang mengutamakan kualitas. Karena program ini memang diprioritaskan bagi mereka yang sudah bekerja atau kuliah sore hari. Makanya, pas sekali kelas reguler B FE Unwar untuk membantu kualifikasi pendidikan SDM tenaga kerja Bali, khususnya dalam ilmu ekonomi.

Dekan FE Unwar Made Sara membenarkan mahasiswa kelas reguler B FE Unwar diproses secara berkualitas. Syarat akademik kelulusannya sama dengan mahasiswa kelas reguler A. Hanya pelayanan yang mereka berikan berbeda dengan yang lain. Dekan Made Sara didampingi WDI Ni Negah Seri Ekayani, S.E., M.Si., Ak.CA., WD II Ni Ketut Sariani, S.E., M.M. dan WD III A.A. Ketut Jayawarsa, S.E., M.Si. mengungkapkan program ini makin diminati masyarakat karena pengelola komit bahwa proses pendidikannya tak semata-mata mengedepankan proses pembelajaran sesuai ketentuan KBK berbasis KKNI. Mereka lebih banyak diberikan penugasan dan diskusi materi serta praktik di lapangan. Bahkan, dia menilai mahasiswa di kelas ini memiliki motivasi tinggi dalam menyelesaikan studi karena sudah terbiasa hidup mandiri. Untuk memenuhi rasio dosen, Made Sara mengatakan di Prodi Manajemen akan mengangkat tiga dosen baru dan lima dosen baru di Akuntansi. Dengan student body 4.500 mahasiswa, katanya, mau tak mau FE Unwar harus menambah jumlah dosen baru. Makanya dia menjamin PBM kelas reguler B memenuhi asas legalitas, masuk dalam daftar mahasiswa di PDPT Dikti dan berhak mendapat Penomoran Ijazah Nasional (PIN). Bahkan sebelum tamat mereka ditargetkan minimal memiliki FOEFL 350. Saat itu, mahasiswa juga diperkenalkan staf dosen dan pimpinan di lingkungan FE Unwar. Dalam ceramahnya, Dekan Made Sara menegaskan unsur pimpinan fakultas dan pengelola program berkomitmen untuk menjaga reputasi aktivitas akademik dan nonakademik. Termasuk mutu lulusan kelas reguler B. (ad623)

Ikut Lestarikan Lingkungan

5

Temui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI

’’The Sukarno Center’’ Berjuang Gagalkan Amdal Reklamasi Teluk Benoa

DALAM sejarah bangsa, sikap konsisten akan membela kebenaran dan keberanian menyuarakan perjuangan kaum marhaen selalu menjadi trademark tokoh PNI. Hal itu terekam dalam pertemuan dua tokoh PNI Indonesia yakni Sukmawati Soekarno dan Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang merupakan petinggi The Sukarno Center saat bertemu Siti Nurbaya (Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI) di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, The Sukarno Center mempertanyakan kejelasan sikap pemerintah dalam hal ini Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI tentang rencana reklamasi Teluk Benoa. Dalam penjelasannya di hadapan The Sukarno Center, Siti Nurbaya sudah menyatakan bahwa proses amdal adalah proses alami yang harus dijalankan dalam setiap pembangunan, dan itu adalah kunci dari masalah reklamasi Teluk Benoa. ‘’Perpres 51 itu tidak bisa serta merta dicabut karena perpres itu bukan untuk Bali saja, tetapi juga untuk seluruh Indonesia. Perpres itu mengatur pemanfaatan di atas 600 hektar. Jadi pemerintah harus netral. Tetapi, semua orang harus paham dengan situasi sosial dan budaya. Kalau seandainya reklamasi tidak sesuai dengan sosial budaya ya... itu ide, ini harus dipertimbangkan,’’ ungkap Siti Nurbaya. Harapan agar pemerintah

pusat mengakomodir permintaan rakyat Bali terus didesak oleh Arya Wedakarna (AWK) di hadapan Menteri. ‘’Sebagai wakil rakyat DPD-RI dan pimpinan The Sukarno Center, sikap saya tetap menolak reklamasi Teluk Benoa. Saya sampaikan bahwa penolakan reklamasi ini tidak bisa dimonopoli oleh satu tokoh atau sebuah organisasi yang mengatasnamakan Bali, tetapi ini adalah perjuangan bersama. Perjuangan kaum akademisi, adat, agama, budaya dan tokoh Hindu. Jadi, saya menolak jika penolakan reklamasi dihubung-hubungkan dengan satu tokoh atau kelompok,’’ jelas Gusti Wedakarna. Hal senada juga diungkapkan Sukmawati Soekarno yang memberikan pandangan akan reklamasi ini. ‘’Saya akan gunakan pengaruh saya untuk menemani perjuangan rakyat Bali. Ini cuma urusan kepemimpinan yang tidak te-

gas. PNI Marhaenisme akan mengawal,’’ terang Sukmawati yang juga Ketua Umum Partai Nasional Indonesia Marhaenisme. Lainnya, Sukmawati menyampaikan sejumlah program, di antaranya rencana pembangunan Museum Fatmawati di atas lahan 11 hektar di Puncak Bogor, Jawa Barat untuk mengenang Ibu Bangsa. ‘’Sebagai anggota DPD-RI saya mendukung pendirian Museum Fatmawati. Selain itu, juga terkait masalah lahan konservasi geopark di Kintamani, Bangli. Masalah ada oknum petugas yang pungli di Alas Purwo terkait umat Hindu yang bersembahyang. Masalah pelestarian situs Gunung Raung di atas lahan negara dan juga terkait revitalisasi program lingkungan hidup,’’ imbuh Gusti Wedakarna yang Senator termuda dari Bali. (ad344)

DITERIMA – Sukmawati Sukarno dan Dr. Arya Wedakarna (AWK) saat diterima Siti Nurbaya (Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI) di Jakarta.

Yudisium 150 Mahasiswa

Harris Hotel & Residences Lulusan Diharapkan Jadi Garda Terdepan Sunset Road Bali Lepas 400 Tukik Promosikan STIMI Handayani

HARRIS Hotel & Residences Sunset Road Bali bekerja sama dengan Bali Sea Turtle Society (BSTS) melaksanakan kegiatan pelepasan tukik pada Jumat (9/9) lalu. Kegiatan ini sebagai salah satu program tanggung jawab sosial perusahaan secara rutin di tahun ini. ‘’Hotel kami sangat aktif dalam upaya pelestarian alam dan lingkungan. Kali ini kami mendapatkan kes-

empatan untuk melepaskan 400 ekor tukik di Pantai Kuta,’’ Kata General Manager Harris Hotel & Residences Sunset Road, I Nyoman Wirayasa. Ia mengatakan, kegiatan ini dinilai sangat bersifat spiritual. ‘’Di samping sebagai bentuk rasa syukur kepada Yang Mahakuasa dan alam karena telah memberikan banyak kebaikan kepada kita,’’ terang Nyoman Wirayasa.

Faktanya, katanya, kura-kura biasanya bertelur di antara Juni sampai September. Kura-kura ini bisa bertelur hingga 800 per hari. Namun, hanya satu dari seribu tukik yang akan bertahan sampai dewasa. ‘’Gerakan peduli lingkungan ini dilakukan secara berkesinambungan dengan program penanaman mangrove yang dilaksanakan pada Juli 2016,’’ imbuhnya. (bns1)

LEPAS TUKIK - Sejumlah karyawan Harris Hotel & Residences Sunset Road Bali ketika melaksanakan kegiatan melepas 400 ekor tukik di Pantai Kuta, Jumat (9/9) lalu.

Ari Lasso dan Raisa Bakal Konser di Denpasar

SEBENTAR lagi, penikmat musik romantis di Kota Denpasar dan sekitarnya akan dimanjakan dengan konser eksklusif ‘’Bali I’m in Love’’ yang menampilkan Ari Lasso dan Raisa. Konser romantis ini rencananya akan digelar megah pada 2 November 2016 di Grand Ballrom Aston Hotel Denpasar. Venda dari perwakilan promotor Kecak Production menuturkan sulitnya menyandingkan duet megabintang ini pada tanggal yang sama. ‘’Butuh beberapa bulan mas buat kita ngefix-kan jadwal. Duaduanya punya jadwal show yang padat,’’ ujarnya. Ari Lasso seperti diketahui adalah rockstar legendaris dengan die hard fans yang luar biasa. Sedangkan Raisa lewat album baru ‘’Handmade’’ yang meledak, sukses mengisi top chart tangga lagu berbagai radio di Indonesia. Raisa juga memiliki fanbase yang sangat solid, mereka tergabung dalam yourraisa yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. ‘’Untuk tiket, Kecak Production akan menjual dengan dua tahapan harga yakni presale dan normal. Presale akan dilaksanakan mulai 10-30 September 2016. Selanjutnya, pembeli bisa membeli dengan harga normal,’’ ujar Venda. Tiket presale akan dijual dalam beberapa kelas dengan deskripsi sebagai berikut: diamond Rp 750.000 (fasilitas nomor kursi dan foto bareng), platinum Rp 375.000 (duduk 2nd class), gold Rp 225.000 (duduk 3rd class) dan festival Rp 100.000 (standing). Venda menjelaskan, discount presale akan berkisar di angka 25%-33% dari harga normal. ‘’Persentasi discount-nya beda-beda ya... untuk setiap kelas, mumpung ada discount buruan deh serbu presale kita, kuota terbatas,’’ imbuhnya. Saat ini, Kecak Production telah membuka penjualan tiket di Radio Cassanova, Radio Duta FM, Warung Pepe Dewi Sri, Arena Resto Sanur, Monjali Bali Cafe, Mie Kober Renon dan Mie Kober Batubulan. (r)

MELEPAS 150 mahasiswa yang terdiri dari 146 orang program S-1 Manajemen Bisnis dan 4 orang dari D-3 Kesekretariatan, Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Handayani Denpasar menggelar yudisium bersama di Auditorium STIMI Handayani Denpasar, Rabu (14/9) kemarin. Acara yudisium tersebut dihadiri Ketua Yayasan STIMI Handayani Denpasar Dr. I.B. Radendra Suastama, SH.,MH., ketua STIMI Handayani, Dr. I.B. Gede Udiyana, S.E., M.Si., Ak. dan seluruh civitas akademika STIMI Handayani, serta seluruh calon wisudawan. Lulusan tiga terbaik diraih A.A. Nira Juniari dengan IPK 3,86, Cok Istri Dewi Jayanti dengan IPK 3,78 dan Mujirotun dengan IPK 3,77. Ketua Yayasan STIMI Handayani Denpasar Dr. I.B. Radendra Suastama, S.H., M.H. mengatakan acara pelepasan dan yudisium ini rutin dilakukan untuk memberikan penghargaan bagi lulusan yang telah selesai melakukan program studi di STIMI Handayani Denpasar. Selain penghargaan, dalam kesempatan ini para calon wisudawan juga diberikan pesan, bahwa meskipun STIMI Handayani Denpasar ruang lingkupnya kecil, yaitu fokus pada ilmu manajemen, tetapi STIMI Handayani mempunyai komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan selalu meng-upgrade kurikulum sesuai dengan perkembangan zaman. Untuk itu, lulusan STIMI Handayani sudah siap bersaing dalam menghadapi persaingan secara global dalam dunia kerja. ‘’Meskipun di antara mereka sudah banyak yang bekerja, tetapi dengan ilmu yang didapatkan di STIMI Handayani nantinya

bisa lebih meningkatkan kinerja kerja mereka. Bagi mereka yang belum bekerja semoga bisa terserap dengan baik, baik di instansi pemerintahan maupun swasta seperti lulusan-lulusan sebelumnya,’’ kata Radendra Suastama. Ia pun berharap para calon wisudawan yang akan di wisuda pada 20 September mendatang ini, dalam berkarya agar selalu menjaga nama baik almamater dan bisa menjadi garda terdepan untuk selalu ingat dan mempromosikan STIMI Handayani di lingkungan keluarga, kerja maupun di lingkungan masyarakat. Sehingga bisa meneguhkan citra bahwa STIMI Handayani adalah sebuah lembaga yang lulusannya selalu terserap di dunia kerja. Hal senada juga dikatakan Ketua STIMI Handayani Dr. I.B. Gede Udiyana, S.E., M.Si., Ak. Udiyana menerangkan acara yudisium ini merupakan salah satu bukti cerminan bahwa pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di STIMI Handayani Denpasar

sudah berjalan dengan baik. Bahkan, saat ini STIMI Handayani telah terakreditasi dan program Studi S-1 Manajemen telah terakreditasi peringkat B. Selain itu, STIMI Handayani Denpasar saat ini menduduki peringkat 243 dari 4.000 lebih perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, pihaknya berharap calon wisudawan mampu mengimplementasikan ilmu, teknologi dan kemampuan yang telah didapatkan di bangku perkuliahan, baik kemampuan hard skills maupun soft skills di dalam dunia kerja dengan sebaik-baiknya. Sehingga sukses meniti karier dan berwirausaha di masyarakat dalam persaingan global. ‘’Fokuslah terhadap profesi, layanilah secara tulus ikhlas, lakukanlah dengan tekun dan ulet yang dilandasi dengan kejujuran, serta berpikirlah dengan positif dan iktikad baik yang merupakan pelita menuju kehidupan yang lebih bernilai dan bermakna,’’ pintanya. (ad624)

YUDISIUM - Suasana Yudisium STIMI Handayani Denpasar. Tampak Ketua Yayasan STIMI Handayani Denpasar Dr. I.B. Radendra Suastama, S.H., M.H. (duduk paling kanan) melakukan foto bersama para undangan lainnya di Auditorium Kampus STIMI Handayani Denpasar, Rabu (14/9) kemarin.

Ari Lasso

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Kamis Pon, 15 September 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Dibutuhkan Pemimpin yang ”Nindihin” Bali BANYAK sekali yang berpendapat bahwa pembangunan pariwisata Bali semestinya sudah dievaluasi secara menyeluruh. Diutarakan tidak hanya sekali atau dua kali. Tetapi berkali-kali. Tetapai juga, berkali-kali itu pula belum ada respons memadai untuk melihat ke belakang, melihat kondisi real saat ini serta menatap apa yang akan terjadi setidaknya dua puluh sampai tiga puluh tahun mendatang. Pertanyaannya adalah, mengapa hal-hal seperti ini mentok dan sama sekali belum tersentuh secara substansial? Pertanyaan mendasar ini semestinya harus dijawab secara lugas juga. Jawabannya adalah, kita belum punya pemimpin yang visioner. Yang nindihin Bali, yang mengajegkan Bali. Sejujurnya, meskipun ini terasa pahit, kita belum memiliki model ataupun sosok pemimpin seperti itu. Kalau hanya di tataran kata-kata, konsep, jargon dan sebagainya, sangat banyak. Apalagi kalau mereka itu ada maunya. Maaf saja, sudah terlalu banyak janji manis yang ujung-ujungnya pahit. Apa mau dikata, karena salah kita sendiri juga. Masyarakat mudah lupa dan terlena. Itu saja mungkin kelemahan kita sampai sejauh ini. Kita tidak fokus dengan cita-cita awal. Nah, ketika kemudian ada yang sudah rusak, itu baru kita sadar dan kembali menyesal. Itu sebuah siklus yang datang berulang-ulang. Sampai kapan kita akan terus begini? Ini sebuah tantangan besar, yang memerlukan keseriusan lahir batin untuk menjawabnya. Tidak hanya gemar dan pandai berwacana, tetapi harus kerja nyata. Kalau sudah begini, tentu domainnya pembuat kebijakan alias para eksekutif serta wakil rakyat kita di parlemen. Mereka punya seperangkat instrumen politik untuk mengawal Bali ini sesuai dengan keinginan rakyat. Keinginan seluruh rakyat Bali. Perangkat itu harus digunakan untuk itu, bukan untuk kepentingan hal-hal lain. Jadi teringat dengan keluhan kedua mantan presiden kita, Megawati dan Susilo Bambang Yudhoyono, saat datang ke Bali beberapa waktu lalu. Secara garis besar, mereka mengeluhkan kondisi Bali yang jauh berubah. Bukan ke arah lebih bagus tetapi sebaliknya. Kalau mengacu kepada ‘’pesan’’ kedua tokoh ini, dan merujuknya ke kondisi real di lapangan. Kita bisa tertawa, dan bisa juga akhirnya menangis. Logikanya, sebagai ‘’petugas partai’’ mereka ini, para bupati serta wali kota serta gubernur, harus tanggap dong dengan keluhan bos mereka ini. Buat kebijakan agar apa yang diuraikan bos mereka itu menjadi kondisi yang lebih baik. Itu kalau mengacu kepada relasi serta logika partai politik. Siapa yang mesti ditiru dan dipatuhi perintahnya? Ya, tentu ketua umum parpol. Pun kalau kemudian mengacu kepada logika mereka sebagai wakil rakyat maupun abdi masyarakat, maka akan jauh lebih luas lagi kewajibannya. Tentu, tidak bisa ditawar lagi bahwa apa yang mereka kerjakan haruslah berdaya guna terhadap perkembangan kesejahteraan masyarakat Bali secara luas. Itu saja, hakikat seorang pemimpin memang begitu. Dengan kekuatan pengaruh politiknya, mereka bisa membuat serta merekayasa sebuah kebijakan menjadi sebuah senjata ampuh untuk membangun. Selain itu, sebagai orang Bali, mereka punya keterkaitan primordial dengan tanah kelahirannya. Atau, paling tidak dengan tanah leluhur mereka. Berbuatlah untuk Bali. Kebaikannya, kesejahteraannya, kelestariannya, keajegannya dan sebagainya. Dan jangan lupa, sebagai seorang beragama, terutama yang beragama Hindu, ingatlah dan percayalah dengan hukum karmapala. Apa yang engkau semaikan, itu pulalah yang engkau tuai nanti.

S URAT PEMBACA

Pariwisata dan Kosmologi Bali Dalam versi majalah Travel and Leisure, Bali di Asia mendapat peringkat pertama sebagai Pulau Wisata Terbaik, mengungguli Maldives dan Phuket, Thailand. Bali juga mendapat predikat ‘’Pulau Wisata Terbaik Kedua di Dunia’’, setelah Kepulauan Galapagos, Ekuador. Pencapaian prestasi pariwisata Bali ini bukan karena adanya megaproyek, tetapi karena Bali mempunyai keindahan alam, keunikan budaya, dan keramahtamahan penduduk.

Oleh Prof. Dr. I.B. Putera Manuaba, M.Hum. engan perkataan lain, keunggulan Bali sebagai Pulau Pariwisata, sangat terkait dengan kosmologi Bali. Untuk itu, jika mengembangkan pariwisata Bali, sebaiknya juga sangat mempertimbangkan kosmologi Bali. Kosmologi Bali ini sangat terkonsepkan dalam Tri Hita Karana (THK) yang sangat memperhatikan tiga keselarasan holistik yakni palemahan (hubungan manusia dengan alam), pawongan (hubungan antarmanusia), dan parahyangan (hubungan manusia dengan Tuhan). Oleh karena itu, dalam mengelola Bali, khususnya dalam pengembangan pariwisata, harus benar-benar mempertimbangkan THK. Orang Bali, yang memiliki kepercayaan penuh dengan THK, mestinya dijadikan sebagai center of change (titik-tolak perubahan). Artinya, perubahan yang dilakukan dalam pengembangan pariwisata, tidak boleh melanggar kosmologi orang Bali dalam mempersepsi alam (tanah, air, dan udara). Tidak boleh melanggar kosmologi orang Bali dalam mempersepsi kohesivitas adat istiadat, seni, budaya, dan agama Hindu. Tidak boleh melanggar kosmologi orang Bali dalam mempersepsi ritual dan kepercayaan kepada Tuhan, yang tersepresentasi dalam wilayah-wilayah dan bangunan-bangunan suci. Itu berarti, dalam pengembangan pariwisata Bali, harus ada kewajiban pihak

D

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Subak Sembung sebagai Ekowisata Kami warga Peguyangan berterima kasih kepada Pemkot Denpasar yang telah menjadikan Subak Sembung sebagai ekowisata. Banyak manfaat yang didapat dari kegiatan tersebut. Tetapi masih ada wilayah Peguyangan yang mempunyai potensi yang asri seperti Subak Sembung yang perlu dikembangkan, yaitu Subak Pakel I utamanya Tempek Buaji. Areal persawahannya cukup luas, asri dan pemandangannya cukup bagus. Kami mohon dapat diprogramkan sebagai ekowisata. Jalan usaha tani rupanya menjadi prioritas. Kalau itu dibangun dapat tembus ke Jalan Patih Nambi. I Ketut Patrem Warga Paguyangan

Keputusan dan Sikap Pemerintah Keputusan melanjutkan reklamasi Teluk Jakarta mengundang keprihatinan. Tak saja dari keberpihakan pada maritim, tetapi kebijakan pemerintahan di era pemerintahan Jokowi. Kebijakan yang diambil ternyata tak konsisten dan terkesan tergantung pejabatnya. Dulu ketika Rizal Ramli jadi Menko Kemaritiman, reklamasi di Teluk Jakarta dinyatakan bermasalah, perlu dievaluasi dan layak dihentikan. Kini, nyaris belum tiga bulan ada pergantian pejabatnya, keputusan atas nama pemerintah berubah lagi. Reklamasi Teluk Jakarta dilanjutkan. Sebagai warga negara, saya bertanya-tanya sebenarnya apa yang menjadi tolok ukur pejabat publik di negeri ini mengambil keputusan? Apakah kepentingan publik atau kepentingan strategis para pejabatanya? Saya hanya berharap agar ke depan pemerintah lebih konsisten dalam mengambil keputusan atas satu masalah, terlebih terkait masalah lingkungan dan bersinggungan nasib rakyat. Wayan Arsana Gianyar, Bali

pengembang mengompromikan kepada masyarakat Bali, agar pengembangan yang dilakukan sejalan dengan keinginan masyarakat Bali. Pengembangan bermanfaat bagi semua pihak, dan juga tidak ada yang dirugikan. Perlu ada sikap arif dan bijak dalam mengembangkan pariwisata Bali, tidak menjalankan perubahan hanya dari keputusan pihak pengembang saja. Orang Bali memiliki karakteristik yang sangat responsif untuk maju, sepanjang perubahan dalam pengembangan pariwisata itu tidak melanggar dan merusak tatanan kosmologi Bali. Bagi pihak dalam dan luar Bali yang kurang memiliki kepercayaan ini, mesti bisa bersikap lebih arif dan bijak untuk mau menegosiasikan dengan masyarakat Bali, sehingga diperoleh solusi terbaik dalam mengelola pengembangan pariwisata Bali. Cara-cara hegemonik dan represif dalam pengembangan parwisata Bali, bukanlah cara yang baik saat ini. Sebab, harus ada keterbukaan dalam mengelola pariwisata

Bali. Harus ada kejujuran untuk mengatakan apa tujuan utama pengembangan pariwisata Bali. Apalagi masyarakat Bali ini berakar pada budaya musyawarah yang sangat kental. Prinsipnya, dalam mengelola Bali, khususnya mengembangkan pariwisata Bali, masyarakat Bali perlu pertama kali diajak berunding sebelum bergerak ke langkah yang lebih jauh. Orang Bali yang sebenarnya nirkonflik, jangan dipaksa untuk berkonflik, sebagaimana yang kita saksikan saat ini dalam kasus reklamasi Teluk Benoa, yang terjadi berlarut-larut dan melelahkan. Di sini bagaimana masyarakat Bali dipaksa berjuang sendiri memperjuangkan keajegan kosmologi Bali. Ini bukan berarti masyarakat Bali antipengembangan pariwisata, tetapi masyarakat Bali yang percaya dengan THK telah melihat bahwa ada pelanggaran kosmologi Bali dalam kasus itu. Di sinilah perlunya kearifan dalam pengembangan pariwisata, agar tidak semata-mata menggunakan pertimban-

Yang jelas, kekuatan kapital jangan sampai menghancurkan karakteristik pariwisata budaya di Bali. Kuasa kapital tak serta-merta dapat mendominasi dalam pengembangan budaya Bali, jika nantinya menghancurkan tatanan kosmologi Bali. Jika ingin mengembangkan pariwisata Bali, mestinya beranjak dari karakteristik pariwisata Bali yang sudah ada sekarang, yang lebih bernuansa pariwisata budaya. Jangan sekali-sekali dibelokkan ke wisata hiburan semata, apalagi dengan merusak tatanan kosmologi Bali.

gan prospektif ambisisius akan meraih keuntungan besar, sementara masyarakat sebagai pemilik Bali yang sesungguhnya diabaikan dalam pengelolaannya. Pengabaian aspirasi dan persepsi masyarakat Bali, akan berdampak pada berubahnya tipologi pariwisata selama ini yang lebih sebagai pariwisata budaya ke arah pariwisata hiburan semata. Dampak ini patut diwaspadai, karena ke depan akan dapat menghilangkan karakteristik pariwisata budaya Bali, yang selama ini menjadi keunggulannya. Perlu dikatakan, di Bali banyak destinasi wisata yang belum diberdayakan. Di beberapa lokasi kabupaten di Bali, juga memiliki banyak potensi destinasi wisata yang dapat diberdayakan. Alangkah akan makin berkembangnya jika destinasi wisata itu bisa diberdayakan. Akan ada destinasi baru dan unggul yang belum terjamah sampai saat ini. Bali yang diitari pantai-pantai yang indah-indah misalnya yang belum dikelola dengan baik, menjadi destinasi yang dapat dikembangkan, sehingga akan dapat menambah zona wisata di Bali. Yang jelas, kekuatan kapital jangan sampai menghancurkan karakteristik pariwisata budaya di Bali. Kuasa kapital tak serta-merta dapat mendominasi dalam pengembangan budaya Bali, jika nantinya menghancurkan tatanan kosmologi Bali. Jika ingin mengembangkan pariwisata Bali, mestinya beranjak dari karakteristik pariwisata Bali yang sudah ada sekarang, yang lebih bernuansa pariwisata budaya. Jangan sekali-sekali dibelokkan ke wisata hiburan semata, apalagi dengan merusak tatanan kosmologi Bali. Pariwisata budaya yang sudah dihargai dunia, hanya perlu ditingkatkan kualitasnya dan di mana perlu, sehingga karakteristik pariwisatanya tak berubah, tetap pada pariwisata budaya. Penulis adalah Guru Besar pada Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga, Surabaya

POJOK

Suara Publik Perpustakaan Desa, Manfaat dan Upaya Mendirikannya BANTUAN Dana Desa sudah digelontorkan pemerintah ke hampir seluruh desa di Indonesia. Di beberapa media, Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPMD) Kemendesa PDTT Ahmad Erani Yustika mengatakan pemerintah telah menyalurkan dana desa ke rekening kas umum daerah (RKUD) sejak akhir Maret lalu. Hingga jelang pertengahan 2016 saja dana desa yang sudah tersalurkan sebesar Rp 11,5 triliun atau sebesar 41 persen. Dana sebesar itu disalurkan ke 179 kabupaten dari total 434 kabupaten di seluruh Indonesia. Sesuai Permendes 21 Tahun 2015 prioritas pertama penggunaan dana desa adalah untuk membangun infrastruktur antara lain jalan, irigasi, jembatan sederhana, dan talud. Bidang kesehatan dan pendidikan juga perlu diprioritaskan, di antaranya posyandu dan PAUD. Selanjutnya, jikainfrastruktursertasaranadanprasaranadesa sudah baik, dana desa dapat digunakan untuk pemberdayaanmasyarakatdesasepertipengembanganBadanUsahaMilikDesa(BUMDesa)dan pembentukan Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa(KPMD).Hallainyangjugadapatdilakukan adalah pengembangan kapasitas Ruang Belajar Masyarakat di Desa (Community Center). Berkait pelaksanaan program yang terakhir di atas, yakni pengembangan community center, penulis ingin memberi sumbang saran agar para pemukaatauperangkatdesamemikirkankonsep pengembanganyangberkesinambungandimana satu hal yang kerap dilalaikan dalam hal ini adalah keberadaan perpustakaan. Menurut amatan penulis, di banyak desa yang sudah sangat maju diBali,gagasanuntukmembangunperpustakaan desabolehdibilangnyarisnihil.Kalaupuntersedia perpustakaan di beberapa sarana, itu sekadar pelengkap. Bukan dirancang sebagai sesuatu yang sedari awal hendak dikembangkan dengan konsep, pola, dan sistem tertentu. Tentang hal ini,

Oleh Tjok. Istri Mas Kartikawati, S.E., M.Si. memang diperlukan pemuka-pemuka desa yang memiliki visi jauh ke depan. Baiklah kita kembali kepada realitas saat ini. Mari memulainya pada upaya pendirian PAUD yangkinimulaimarakdidesa-desa.Secarasederhana, upaya itu diniatkan untuk membangun generasibaruyangcemerlang.Jadi,sejakusiadini mereka diperkenalkan dengan program pembelajaran yang sesuai dengan usia mereka. Nah, di sinilahperanperpustakaanterasasangatpenting. Yakniuntukmemperkenalkanbudayamembaca dan literasi sejak usia sangat belia dimulai dari menumbuhkan ketertarikan terhadap buku (perpustakaan). Dalam konteks ini, membangun perpustakaanbukansemata-matamenyediakan tempat, membuat rak dan mengisinya dengan buku, melainkan juga membangun sistem perpustakaan agar berjalan ajeg dan berkembang dari waktu ke waktu. Berbicara mengenai pengembangan perpustakaan di desa, di bawah koordinasi kepala desa pengelola perpustakaan desa bersinergi dengan petugas atau perangkat desa lainnya. Semisal dengan petugas kesehatan atau PKK dalam kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Pada kegiatan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anaktersebutbisadisisipkanberbagaiacarayang ditujukan untuk memperkenalkan buku dan membangunminatbaca.Disitupengelolaperpustakaan desa memperkenalkan buku-buku yang membuatanak-anakjugaibu-ibumerekatertarik pada buku. Dalam hal ini, pelaksanaan kegiatan posyandudapatdilakukandidepanperpustakaan desa, atau sebaliknya, petugas perpustakaan datang ke tempat kegiatan posyandu untuk memperkenalkan buku melalui acara membaca

bersama, mendongeng, dan sebagainya. Selain itu, pengelola perpustakaan desa juga harus menggalang sinergi yang baik dengan perangkat desa lainnya untuk menjadikan perpustakaan desa sebagai pusat dokumentasi kebudayaan desa. Di situ foto-foto dan dokumendokumen penting berkaitan dengan sejarah dan tradisi desa disimpan. Di perpustakaan desa juga salinan (alih media) naskah-naskah kuno yang disimpan. Semua itu dilestarikan dan didayagunakan sebagai bahan pembelajaran sepanjang hayat bagi masyarakatnya. Untuk itu perpustakaan desa seyogianya dibangun di tempat strategis dan representatif. Perpustakaan tersebut harus dirancang untuk dilengkapi dengan koleksi yang menarik, pengelola (dari masyarakat desa) yang memiliki kemampuan sebagai pustakawan, serta sarana internet secara bebas. Dengan adanya perpustakaan yang dikelola secara profesional diharapkan masyarakat desa tertarik, merasa nyaman, dan betah berada di desanya sendiri dan melakukan pembelajaran. Semua hal di atas itu merupakan satu kontribusi kecil untuk memperbaiki kondisi memprihatinkan di Indonesia di mana budaya membaca yangmenjadisyaratdasardarikemajuansebuah negara masih sangat rendah. Sebagaimana telah banyak terpublikasi, berdasarkan survei UNESCO pada 2010, budaya baca masyarakat Indonesia berada di urutan 38 dari 39 negara dan paling rendah di kawasan ASEAN. Saat itu, indeks membaca masyarakat Indonesia hanya 0,001.Artinya, dari seribu orang Indonesia hanya ada satu orang yang memiliki minat baca yang bagus. Bandingkan dengan Amerika yang memiliki indeks membaca 0,45 dan Singapura yang memiliki indeks 0,55. Sementara Jepang memiliki indeks di atas 17. Penulis, staf SMPN 2 Kuta

Kabupaten di Bali wajib miliki taman terapan teknologi pertanian. - Sekarang sebatas taman kota. *** Pemerintah harus buat program sektor pertanian yang nyata. - Selama ini banyak pencitraan. *** Pada ajang pilkada, parpol dilarang pasang gambar Joko Widodo. - Rupanya ada yang tak percaya diri.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TROTOAR Seorang pekerja mendorong alat pengangkut material dalam kegiatan proyek pembuatan saluran drainase, sekaligus trotoar di Banjar Kedampal, Abiansemal, Badung. Foto diambil baru baru ini.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Kamis Pon, 15 September 2016

Terdesak Hiburan Lain

Pamor Drama Gong Pudar

Denpasar (Bali Post) Tepat 50 tahun yang lalu pada tahun 1966, drama gong lahir di Bali. Kesenian ini menapaki puncak popularitas di era tahun 70-80an. Namun kemunculan berbagai jenis hiburan yang lain membuat drama gong kini terdesak. Bisa dikatakan pamornya mulai turun seiring usianya yang kian uzur. “Sudah menurun pemahaman orang tentang drama gong. Bahasa Bali saja banyak yang tidak tahu,” keluh budayawan Prof. Dr. I Made Bandem usai memandu acara diskusi dengan para seniman drama gong di Dinas Kebudayaan Bali, Rabu (14/9) kemarin. Bandem menambahkan, saat ini juga semakin sulit mencari bintang baru yang bermain dalam drama gong. Hanya tersisa bintang-bintang tua atau para senior di pertunjukan seni ini. Salah satunya karena sudah tidak ada lagi sekaa sebunan yang betul-betul kuat dan memiliki komitmen untuk pelestarian drama gong. Padahal drama gong sejatinya merupakan sebuah genre atau penemuan baru dalam seni pertunjukan Bali. “Jangan sampai seni yang sudah pernah ada puncaknya, disenangi masyarakat, sudah memberikan kontribusi kepada seni pertunjukan Bali ini sampai hilang,” imbuhnya. Bandem mengusulkan agar ada fleksibilitas dalam pementasan drama gong. Kendati tetap harus mengacu pada pakem-pakem sebagai pedoman dasar. Pemilihan cerita, salah satunya akan menjadi gaya dari sebuah pementasan drama gong. “Misalnya Buleleng, itu kan lebih banyak membawa cerita yang bersifat kerakyatan dan sosial seperti Jayaprana, Sampek Ingtay. Sedangkan di Bali Selatan sering membawa cerita-cerita sejarah,” jelasnya. Hal lain yang perlu diperhatikan, lanjut Bandem, keharusan adanya dialog dan monolog, esensi cerita, kostum, hingga dialek bahasa. Terkait kostum, dalam drama gong sebetulnya sudah unik tanpa harus mengambil dari gambuh, wayang wong atau barong. Terpenting disesuaikan dengan jalan cerita. “Harapan saya, suatu saat drama gong juga bisa dipentaskan ke luar negeri sebagai kesenian yang menjadi identitas Bali. Oleh karena itu, mari dipikirkan strategi supaya drama gong juga bisa dikenal oleh orang luar Bali,” tandasnya. Seniman drama gong I Wayan Sugita mengatakan drama gong harus tetap menonjolkan penggunaan bahasa Bali agar sesuai dengan pengertian dasar drama gong. Pengalamannya saat membawakan drama gong ke luar Bali, khususnya ke daerah-daerah transmigran, penonton di sana bahkan meminta agar drama gong tetap dipentaskan menggunakan bahasa Bali. “Warga transmigran justru merasa kangen dengan penggunaan tata bahasa Bali,” ujarnya. Sugita menambahkan, pengembangan drama gong membutuhkan pula kesepakatan penggunaan gong. Terutama menyangkut lingkup gong di Bali yang berjumlah sekitar 30 jenis. Seniman I Wayan Juana menekankan, cerita-cerita lama drama gong tetap harus dilestarikan. Namun, agar diolah juga sesuai dengan konteks kekinian. “Ini agar penonton tidak menjadi cepat bosan,” jelas seniman yang terkenal dengan panggilan Dadong Rerod itu. (kmb32)

Simulasi Pengamanan Pilkada Buleleng

Singaraja (Bali Post) – Kawasan eks Pelabuhan Buleleng dijadikan lokasi simulasi pengamanan Pilkada Buleleng Rabu (14/9) kemarin. Simulasi ini melibatkan polsek dan satuan fungsional di Jajaran Polres Buleleng. Ini dilakukan untuk melatih kesiapan anggota dalam menerapkan standar operasional prosedur (SOP - red) pengamanan pilkada Buleleng Februari 2017 mendatang. Dalam simulasi yang berlangsung sekitar tiga jam itu memanfaatkan salah satu bangunan tua di eks Pelabuhan Buleleng sebagai gedung Sekretariat KPU Buleleng. Sejumlah masa mendatangi gedung KPU untuk menyampaikan aksi protes. Upaya negoisasi telah dilakukan, namun massa yang tidak dikenal tetap merangsek masuk ke dalam gedung KPU Buleleng. Situasi ini membuat polisi melakukan pemecahan kerumunan massa dengan barikade. Kukatan polisi masih dikalahkan dengan jumlah massa, sehingga satu kompi pasukan Dalmas Sat Sabhara Polres Buleleng dipimpin Kabag Oprasional Polres Buleleng Kompol I Made Joni Antara mengambil alih pengamanan. Situasi semakin panas di mana massa tidak mampu dikendalikan hingga akhirnya mobil watercanon dikerahkan dengan melumpuhkan krumunan massa. Unit Pengurai Massa (Raimas) dari anggota Polwan tangguh membubarkan massa yang berkerumun. Wakapolres Buleleng Kompol Michael Ravelindo Risakotta mengatakan, simulasi ini digelar lantaran beberapa tahapan pilkada sudah berjalan dan kini menjelang masa pendaftaran calon baik dari jalur partai politik (parpol), atau gabungan parpol, dan calon perseorangan. Dalam tahapan pihaknya tidak boleh lengah, sehingga anggota harus mulai dibekali dengan SOP pengamanan yang benar. (kmb38)

Bali Post/wan

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Jangan Hanya Pencitraan

7

Sektor Kelautan Jadi Penggerak Ekonomi Denpasar (Bali Post) -

Sektor kelautan dan perikanan saat ini diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia. Namun harapan ini juga harus dibarengi dengan kebijakan atau aturan yang tidak kontraproduktif. Pemerintah jangan sekadar membuat peraturan secara nasional, tetapi juga memperhatikan kekhasan masing-masing daerah. “Core ekonomi Indonesia fokus ke laut, boleh. Tapi jangan hanya pencitraan. Banyak pencitraan ngebom kapal (penanganan illegal fishing - red), tapi turunannya terhadap aturan harus diperhatikan bagi masingmasing daerah,” ujar anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana di Denpasar, Rabu (14/9) kemarin. Adhi Ardhana melihat ada peraturan dari Menteri Kelautan dan Perikanan justru kontraproduktif dengan keinginan

Presiden yang berharap sektor kelautan dan perikanan menjadi penggerak ekonomi. Salah satunya, pemberlakuan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No.1 Tahun 2015 tentang larangan penangkapan lobster, kepiting, dan rajungan yang beratnya di bawah 300 gram. “Secara nasional bagus, tapi di Bali itu menghasilkan lobster pasir yang ukurannya memang kecil-kecil dan sebagian besar beratnya di bawah 300 gram. Kalau itu dilarang, kan repot,”

jelasnya. Hal senada disampaikan anggota Komisi II, I Gede Kusuma Putra. Lantaran ada peraturan itu, nelayan akhirnya tidak bisa melakukan ekspor lobster sebagai penggantung hidup mereka. “Akhirnya dia tidak jual, dimainin sama tengkulak,” ujarnya. Kusuma Putra menegaskan, aturan seperti ini tidak bisa diberlakukan sama di tiap daerah. Peraturan ini jelas bertentangan dengan keinginan pemerintah, khususnya Presi-

den agar hasil laut bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan nelayan. Di samping memenuhi kebutuhan konsumsi lokal dan bisa mendatangkan devisa bagi negara lewat ekspor. “Lobster di Bali jenis pasir, berapa pun umurnya tetap segitu besarnya. Makanya Dinas Perikanan dan Kelautan Bali harus proaktif biar ada kekhususan peraturan untuk Bali,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Komisi II Ketut Suwandhi mengatakan, selama ini hampir tidak ada usaha untuk menjaga keberlangsungan sumber daya laut seperti ikan, tidak terkecuali di Bali. Imbasnya, jumlah ikan kini sudah tidak sebanyak dulu. Oleh karena itu, seluruh komponen masyarakat

dari tingkat terendah di banjar diminta untuk ikut mencegah illegal fishing. Termasuk melarang penangkapan ikan menggunakan bom. “Kalau sistemnya pakai bom, bukan hanya ikan yang mati. Tapi karangnya juga ikut mati,” ujarnya. Suwandhi menambahkan, ketegasan dalam penanganan illegal fishing jangan hanya di awal-awal saja. Sebab, kekayaan laut selama ini tidak banyak berkontribusi bagi perekonomian lantaran digerogoti oleh kapalkapal dari luar. Tidak hanya soal kekayaan laut Indonesia yang dicuri kapal-kapal asing, tapi juga potensi laut Bali yang kerap diambil oleh kapal-kapal dari luar Bali. (kmb32)

Lompat dari Atas Tebing

Turis Turki Tewas

Bali Post/edi

LONTAR - Koordinator penyuluh bahasa Bali, Rabu (14/9) kemarin menunjukkan sejumlah sampel lontar yang mengalami kerusakan yang ditemukan di beberapa daerah di Bali. Kinerja dua bulan penyuluh bahasa Bali telah berhasil mengidentifikasi hampir sepuluh ribu lebih lontar di seluruh Bali yang rusak parah.

Ribuan Lontar Ditemukan Rusak Disakralkan, Tak Pernah Dibaca Denpasar (Bali Post) Para penyuluh bahasa Bali menemukan ribuan lontar tersebar di masyarakat dalam kondisi kurang terawat dan rusak. Pasalnya, masyarakat hanya mensakralkan lontar-lontar tersebut tanpa mau membaca ataupun mengetahui apa isinya. Padahal, lontar merupakan salah satu warisan sejarah intelektual yang tak ternilai bagi Pulau Dewata. “Awalnya kita melakukan pemetaan terhadap potensi kebahasaan, baik itu aksara, sastra dan bahasa Bali-nya. Ternyata ketika kita turun menemui beberapa tokoh masyarakat, banyak yang menyodorkan lontar dan mereka berharap lontar ini mampu dibantu untuk diselamatkan. Kebanyakan meminta untuk dikonservasi dan dibaca,” ujar Ketua Penyuluh Bahasa Bali Provinsi Bali I Nyoman Suka Ardiyasa saat menyampaikan data di Dinas Kebudayaan Bali, Rabu (14/9) kemarin. Selama dua bulan terjun ke desa, lanjut Suka, lontar yang ditemukan sebanyak 8.370 cakep. Dari jumlah itu, 2.562 cakep lontar dalam kondisi kurang terawat dan rusak. Dalam hal ini, kondisi lontar sudah tidak utuh baik dari sisi bentuk atau fisik maupun kontennya.

Data tersebut masih akan terus bergerak karena di beberapa tempat ada lontar yang hanya boleh dilihat pada dewasa atau hari raya tertentu seperti perayaan Saraswati. “Kebanyakan tersimpan di puri, geria, dan yang biasanya rusak adalah yang dimiliki masyarakat awam. Kalau di puri dan geria biasanya terawat dengan baik. Hanya memang di beberapa puri, generasi selanjutnya tidak mampu untuk merawatnya. Istilahnya tidak ngeh lagi tentang itu,” imbuhnya. Suka memaparkan, kerusakan lontar justru tidak lepas dari masyarakat yang menganggap lontar sebagai barang tenget atau disakralkan. Siapa pun tidak boleh sembarangan membaca lontar itu. Tetapi karena terlalu lama tidak dibaca, lontar kemudian digerogoti oleh serangga dan akhirnya rusak. Sementara di puri atau geria, lontar masih bisa bertahan karena kerap dibuka untuk nunas dewasa atau kebutuhan upacara Hindu lainnya. “Tetapi kalau di masyarakat tidak ada kepentingan begitu. Hanya di-banten-in 6 bulan sekali, itu pun kalau memang bisa membuatkan banten. Ada yang aneh kami temukan adalah

ketika lontar itu misalnya dipakai di tirta, tirtanya di-tunas biar sehat, biar sakti, itu kan sebenarnya salah dalam memelihara lontar,” terangnya. Suka menambahkan, konservasi lontar ke depan menjadi PR semua pihak. Utamanya terkait pendanaan yang tidak sedikit. Kemudian masyarakat juga harus menyadari lontar bukan sekadar pusaka tetapi juga pustaka. Apalagi lontar Bali banyak mengandung ajaran spiritual, filsafat, pengobatan, perhitungan hari (wariga), sampai catatan utang-piutang. “Lontar itu adalah sebuah buku yang sebelum disakralkan harus dibaca, harus tahu isinya,” tandasnya. (kmb32)

Mangupura (Bali Post) Usai bertengkar dengan pacarnya, Yeliz Kemaloglu (34) asal Turki ditemukan tewas di dasar tebing Villa Milo’s Home Balangan di Jalan Pantai Balangan, Kuta Selatan, Badung, Rabu (14/9) kemarin. Korban melompat dari atas tebing kedalaman sekitar 50 meter, setelah ribut dengan pacarnya, Onur Aslan (28) asal Turki. Pemicunya diduga gara-gara korban sempat chatting dengan mantan pacarnya. Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan mengatakan, dari keterangan satpam Milo’s Home Balangan, Yoseph Tey Seram (40), awalnya ia mendengar ribut-ribut di dalam kamar nomor 4. Selanjutnya Yoseph mendekati kamar tersebut dan sempat beberapa saat berdiri di depan pintu villa. Tiba-tiba keluar turis asing diduga pacar korban, Onur Aslan (28) asal Turki. “Saksi (Yoseph - red) bertanya ada apa ribut? Pacar korban menjawa tidak apa-apa. Pacar korban langsung masuk kamar dan saksi langsung pergi,” ujarnya. Beberapa saat kemudian, Yoseph mengaku bertemu lagi dengan Onur. Selanjutnya Onur menanyakan lihat pacarnya? “Saksi menjawab, bahwa melihat tamu itu berjalan menuju ke Villa Lajoya yang satu areal dengan Villa Milo’s berada di pinggir tebing,” tegas Reinhard. Onur langsung menuju ke sana dan mencari-cari ke pinggir tebing. Yoseph mendengar Onur teriakteriak minta tolong. Ia langsung mendekat dan dilihat Onur terus teriak-teriak sambil menyenter dengan HP-nya ke bawah tebing. Onur memberitahu pacarnya terjun dari tebing tersebut. Yoseph langsung minta bantuan kepada turis yang menginap di villa. Mereka langsung turun ke pantai untuk menolong korban. Saat hendak dievakuasi, korban

dalam keadaan tidak bernyawa di TKP. “Korban mengalami luka di bagian kepala dan wajah, diduga akibat benturan batu karang di dasar tebing. Tangan kanan patah, kaki kanan mengalami luka-luka,” tandasnya. Sementara pengakuan Onur mereka tiba di Bali, Sabtu (10/9) lalu. Awalnya mereka menginap di Sara Villas, Seminyak, Kuta. Selanjutnya mereka menginap di Villa Milo’s sejak, Selasa (13/9) dan rencananya check out, Rabu (14/9). Pada Selasa pukul 20.00 Wita, Onur dan korban keluar jalan-jalan menuju Cafe Tebe Jimbaran. Di sana Onur minum 1 botol wine, sedangkan korban minum 2 botol wine. Setelah itu mereka kembali ke Villa Milo’s dan langsung ke kamar. “Onur keluar kamar dan minum bir di pinggir kolam villa. Berapa menit kemudian, korban menyusul dan mereka minum bir,” ucap mantan Kapolsek Kuta Utara ini. Selanjutnya Onur kembali ke kamar untuk buang air kecil dan melihat HP milik korban di-charger. Onur iseng mengambil HP itu dan dibuka. Ternyata korban sempat chating dengan mantan pacarnya. Selanjutnya Onur mencari korban di kolam dan memperlihatkan history chatting itu dan terjadi perang mulut. Untuk meredam kemarahan korban, Onur meninggalkan pacarnya dan masuk ke kamar. Namun korban tak kunjung ke kamar. Selanjutnya Onur keluar kamar dan melihat korban berada di tepi tebing. “Onur mengaku sempat membujuk dan menenangkan pacarnya. Dari pengakuannya, dia sempat dicakar dan ditendang korban. Setelah itu korban lari dan melompat dari tebing itu. Onur panik dan langsung minta bantuan security villa,” ujarnya. (kmb36)

”Kebanyakan tersimpan di puri, geria, dan yang biasanya rusak adalah yang dimiliki masyarakat awam. Kalau di puri dan geria biasanya terawat dengan baik. Hanya memang di beberapa puri, generasi selanjutnya tidak mampu untuk merawatnya. Istilahnya tidak ngeh lagi tentang itu.” Ketua Penyuluh Bahasa Bali Provinsi Bali I Nyoman Suka Ardiyasaa

Bali Post/ist

CEK TEBING - Anggota Polresta Denpasar mengecek tebing. Di tempat inilah Yeliz Kemaloglu diduga terjun dan ditemukan tewas di dasar tebing.


BANGLI

8

Kamis Pon, 15 September 2016

Debit Sumber Air Menurun

PDAM Terapkan Layanan Bergilir

Bangli (Bali Post) Penurunan debit air yang dimanfaatkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bangli untuk memenuhi kebutuhan wilayah kota belum bisa ditangani. Gangguan pasokan air ke sejumlah pelanggan pun tak dapat dielakkan. Menyikapi hal ini, PDAM sementara waktu menerapkan sistem gilir. Kondisi ini diperkirakan berlangsung sampai adanya penambahan debit yang ditargetkan awal Oktober mendatang. Direktur PDAM Bali Post/sos Bangli I Wayan Gede Yuliawan Askara I Wayan Gede Yuliawan Askara m e n j e l a s k a n , a i r yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan di wilayah kota yang mencapai 5.241 pelanggan berasal dari tujuh sumber. Rinciannya, enam sumber berada di wilayah Desa Kayubihi dan satu sumber di wilayah kelurahan Kawan. Setahun lalu, total debitnya mencapai 66 liter per detik. Namun, kini mengalami penurunan sekitar sepuluh persen. Kondisi ini secara otomatis menimbulkan gangguan pada pasokan air ke pelanggan. Bahkan beberapa di antara pelanggan tidak mendapat air. ‘’Penurunan debit itu cukup mengganggu pelayanan. Masyarakat memang banyak yang mengeluh,’’ ujarnya, Rabu (14/9) kemarin. Sementara waktu, kata dia, pelayanan diterapkan dengan sistem gilir. Pukul 05.00 Wita yang mendapat distribusi air yakni Kelurahan Kawan meliputi Banjar Griya, Banjar Tegalalang, Banjar Pule, Banjar Blumbang dan sekitarnya. Pukul 19.00 wita giliran pelanggan di depan Pura Puseh Kelurahan Kawan ke utara termasuk Cempaga dan Jalan Cendrawasih. Sementara pukul 20.00 Wita yang mendapat giliran yakni pelanggan dari depan SDN 1 Cempaga ke Utara, meliputi Banjar Gunaksa, Banjar Brahmana Bukit, Banjar Puri Bukit, Banjar Pekuwon dan Banjar Sidembunut. Askara yang didampingi Kabag Teknis PDAM I Wayan Rudiantara menjelaskan, sistem gilir diperkirakan berlangsung sampai awal Oktober mendatang seiring dengan target realisasi pemanfaatan sumber air di Banjar Cingang Desa Kayubihi yang debitnya mencapai 10 liter per detik. Debit ini diakui belum mampu memenuhi kebutuhan pelanggan secara penuh. Idealnya, tambahan debit air yang dibutuhkan mencapai 25 liter per detik. ‘’Sumber itu (Cingang-red) memang masih kurang. Tapi itu cukup membantu untuk meringankan masalah yang ada. Selain bergilir, kami juga memberikan layanan dengan mobil tangki,’’ ungkap Askara. Pejabat asal Kelurahan Kawan ini menyebutkan, turunnya debit air lebih besar akibat faktor alam. Cuaca belakangan ini tidak menentu. Sementara untuk kebocoran jaringan sudah berhasil diminimalkan dengan melakukan penggantian dan juga perbaikan secara rutin. Sebagai solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, sejumlah sumber air sebenarnya bisa dimanfaatkan seperti Gredeg di Banjar Tambahan Desa Jehem, Tembuku yang debitnya 10 liter per detik, Tirta Arum dan Gamongan di Desa Kayubihi yang debitnya masing-masing 15 liter dan 10 liter per detik. ‘’Itu masih bisa dimanfaatkan, tapi terkendala anggaran. Itu perlu sekitar Rp 8 miliar,’’ tandas Askara. (kmb45)

Pasien Asal Badung Kabur dari RSJ

Bangli (Bali Post) Seorang pasien Rumah Sakit Jiwa Provinsi (RSJP) Bali kabur setelah menjalani perawatan selama beberapa bulan. Hingga saat ini, pasien bernama Putu Sukayasa asal Banjar Ulapan Desa Blahkiuh, Badung tersebut belum diketahui keberadaannya oleh pihak rumah sakit dan keluarga. Direktur RSJP Bali Bagus Darmayasa saat dikonfirmasi, Rabu (14/9) kemarin, mengatakan, Putu Sukayasa menjalani perawatan di RSJP Bangli sejak 20 Juli. Sementara Sukayas diketahui kabur dari lingkungan rumah sakit pada 11 September sekitar pukul 13.45 wita. Sesaat setelah pasien tersebut diketahui kabur, Bagus Darmayasa mengaku sudah menghubungi keluarga pasien. Awalnya, pihaknya menghubungi keluarga pasien sekitar pukul 14.00 wita. Oleh keluarga, Sukayasa dikatakan tidak ada pulang ke rumah. Selanjutnya keesokan harinya, ibu pasien menghubungi pihak RSJ dan menyampaikan bahwa pasien belum juga pulang ke rumah. ‘’Tanggal 13 September kami sempat menghubungi pihak keluarga pasien tapi tidak diangkat. Dan tadi pagi (kemarin-red) pihak keluarga masih mengatakan bahwa pasien belum ada pulang ke rumah,’’ jelasnya. Bagus Darmayasa mengatakan, sebenarnya dari kondisinya pasien Putu Sukayasa sudah dalam kondisi tenang. Beberapa minggu sebelum kabur dari RSJ, yang bersangkutan sudah biasa di luar dan membantu kegiatan di ruangan. ‘’Pasien sebenarnya sudah boleh pulang tanggal 8 Agustus lalu. Tapi masih dititip di RSJ,’’ ujarnya. Untuk membantu proses pencarian pihaknya juga sudah melapor ke Polsek Bangli. ‘’SOP sudah kami lakukan. Pasien dengan kejiwaan terganggu setiap saat bisa berubah. Semoga pasien tersebut bisa segera kami temukan,’’ imbuhnya. (kmb40)

PANORAMA - Sejumlah wisatawan saat menikmati panorama alam Danau Batur dari kawasan Penelokan, Kintamani.

Bali Post/ina

Wisatawan Lokal Jarang Bayar Retribusi Wisata Kintamani Bangli (Bali Post) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bangli akan mengintensifkan kegiatan monitoring ke pos pungut wisata yang ada di Kintamani. Langkah ini dilakukan lantaran wisatawan lokal yang selama ini berkunjung ke Kintamani jarang ada yang mau membayar retribusi. Hal itu diungkapkan Kepala Disbudpar

Bangli Wayan Adnyana, Rabu (14/9) kemarin. Dikatakan Adnyana, wisatawan lokal kerap memberikan alasan-alasan tertentu untuk menghindari pungutan petugas. Minimnya kesadaran wisatawan lokal untuk membayar retribusi menjadi salah satu penyebab belum tercapainya target pendapatan dari retribusi pariwisata pada tahun ini.

Di APBD induk 2016, target pendapatan yang harus dicapai sektor pariwisata sebesar Rp 18 miliar. Di APBD Perubahan rencananya akan ditambah Rp 2 miliar sehingga total pendapatan dari retribusi pariwisata ditargetkan Rp 20 miliar. Adnyana mengaku bahwa target pendapatan tersebut sebenarnya cukup berat mengingat kondisi pariwisata Bangli

seperti sekarang ini. Namun demikian pihaknya akan berupaya untuk bisa mencapai target tersebut. Untuk mengejar target pendapatan tersebut, pihaknya akan mengintensifkan kegiatan monitoring ke pos pungut untuk meminimalisasi kebocoran. Kegiatan tersebut akan dilakukannya secara intensif selama tiga bulan ke depan.

Tutupi Kekurangan Tanggungan BPJS

RSU Bangli Merugi

Bangli (Bali Post) -

Rumah Sakit Umum (RSU) Bangli selama ini harus menanggung kerugian yang tidak sedikit sejak pemberlakuan pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hal itu lantaran paket biaya maksimal yang ditanggung oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tidak mengakomodir seluruh biaya pengobatan pasien saat berobat di rumah sakit. Direktur RSU Bangli dr. Wayan Sudiana, Rabu (14/9) kemarin menjelaskan, RSU Bangli mulai membuka pelayanan JKN Januari 2014 lalu. Sejak pelayanan JKN dibuka, kunjungan pasien ke RSU Bangli mengalami peningkatan cukup signifikan. Akan tetapi, tingginya kunjungan pasien ke RSU Bangli ternyata tidak berpengaruh banyak terhadap peningkatan pendapatan rumah sakit. Justru dari segi pendapatan, RSU Bangli lebih banyak menanggung kerugian dibandingkan mendapat keuntungan. Dijelaskan dr. Sudiana, penyebab pihaknya sering mengalami kerugian dikarenakan paket biaya maksimal yang ditanggung BPJS selama ini cukup minim dan tidak mengakomodir seluruh biaya pengobatan pasien di rumah sakit. Dia mencontohkan, untuk kasus penanganan luka. JKN hanya memberikan klaim maksimal Rp 190 ribu. Padahal untuk penanganan pasien ini, pihak RSU terkadang harus memberikan obat antitetanus yang harganya mencapai Rp 200 ribu lebih. Belum lagi untuk biaya tindakan Rp 50 ribu, jasa sarana Rp 10 ribu, obat Rp 15 ribu dan karcis kunjungan Rp 20 ribu. Dengan kondisi tersebut Sudiana mengaku pihaknya harus menanggung

kerugian yang tidak sedikit. ‘’Biaya yang kita keluarkan dengan klaim BPJS tidak sebanding. Itu baru kasus luka. Kalau untuk penanganan penyakit jantung, kadang biaya yang kami habiskan Rp 35 juta sementara klaim yang ditanggung BPJS hanya Rp 6 juta,’’ terangnya. Kendati demikian, pihaknya mengakui untuk beberapa item penyakit, RSU Bangli memang mendapatkan untung. Hanya saja jika dihitung-hitung keuntungan yang didapat masih jauh lebih kecil dan tidak bisa menutupi kerugian yang ditanggung. ‘’Kami kewalahan di biaya obat. Karena harganya terus meningkat sedangkan nilai paketnya dari BPJS tetap,’’ jelasnya. Terkait persoalan tersebut, pihaknya mengaku telah meminta subsidi kepada Pemkab Bangli senilai Rp 8 miliar dalam APBD Perubahan tahun ini. Subsidi tersebut juga akan digunakan untuk biaya sarana di rumah sakit. Pihaknya juga berharap ke depan BPJS bisa melakukan koreksi tarif sehingga pihak rumah sakit bisa terus memberikan pelayanan berkualitas. ‘’Kami juga harapkan BPJS menempatkan pegawainya di RSU untuk menjelaskan mana penyakit yang ditanggung dan tidak saat ada pasien yang komplain,’’ kata Sudiana. (kmb40)

Bali Post/ina

dr. Wayan Sudiana

Menurut Adnyana, sejatinya untuk memaksimalkan perolehan dari sektor pariwisata, perlu ada pemisahan jalur di Penelokan antara jalur wisatawan dan masyarakat umum. ‘’Saat ini kan pemungutan masih dilakukan di jalan raya sehingga kami sulit mengetahui mana rombongan wisatawan mana masyarakat biasa,’’ imbuhnya. (kmb40)

Rumah Warga Beluhu Ludes Terbakar

Bangli (Bali Post) Kebakaran melanda bangunan di Banjar Beluhu Desa Abang Batudinding, Kintamani, Rabu (14/9) kemarin. Api melalap dapur dan kamar tidur milik I Ketut Santer. Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Penyebab kebakaran masih penyelidikan. Informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 Wita. Proses pemadaman api cukup lambat lantaran hanya dilakukan secara manual oleh warga sekitar. Peralatan yang digunakan pun hanya seadanya. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya saja korban mengalami kerugian material cukup besar. Untuk jumlahnya masih proses pendataan. ‘’Untuk penyebab kebakaran dan besar kerugian masih didata,’’ ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli I Ketut Agus Sutapa. Selain di Desa Abang Batudinding, kebakaran juga terjadi di Dusun Manikaji, Desa Peninjoan, Tembuku. Api nyaris meluluhlantakkan rumah milik Made Konten (47). Berdasarkan informasi, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 02.00 dini hari. Api awalnya diketahui membumbung dari atap kamar mandi. Kejadian ini juga turut menghanguskan satu unit Honda Scoopy DK 7479 PL. Kapolsek Tembuku AKP I Made Adi Suryawan mengungkapkan, kejadian itu diduga akibat arus pendek. Proses pemadaman api dibantu oleh warga sekitar. Tak ada korban jiwa yang ditimbulkan kejadian itu. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp 17 juta. ‘’Untuk motor yang terbakar, itu tersambar api pada gulungan kabel yang meleleh yang ada di atasnya,’’ jelasnya. Selain kebakaran pada bangunan, pada hari yang sama juga ada rumah warga di Banjar Beluhu Desa Abang Batudinding yang tertimpa pohon hingga mengalami kerusakan pada atap. Tumbangnya pohon tersebut dipicu karena kondisi pohon yang lapuk. Penanganan hanya dilakukan secara manual. (kmb45)

Kembangkan Potensi Air Terjun Malet Kuta Mesir

Pemerintah Desa Berencana Lakukan Penataan

Bangli (Bali Post) Objek wisata berupa air terjun di Kabupaten Bangli cukup banyak jumlahnya. Namun, masih ada yang belum dikenal masyarakat. Salah satunya air terjun Malet Kuta Mesir yang berlokasi di Dusun Malet Kuta Mesir Desa Tiga Kecamatan Susut. Selain keindahan alam, di air terjun ini juga terdapat kubangan lumpur yang diyakini baik untuk kesehatan. Air Terjun Malet Kuta Mesir lokasinya sekitar 400 meter dari pusat permukiman warga. Air terjun setinggi tujuh meter ini berada di tengah-tengah lembah dan memiliki aliran air yang tipis. Di sekitar air terjun terdapat banyak sumber mata air yang dikenal dengan nama patirtan. Biasanya, air yang sangat jernih dan bebas dari pencemaran itu sering dimanfaatkan warga untuk keperluan upacara keagamaan. Di

dekatnya, juga terdapat Pura Taman yang di-sungsung masyarakat sekitar. Tak hanya itu, di lokasi ini juga ada kubangan lumpur yang memiliki luas sekitar 1x1 meter. Kubangan lumpur ini diyakini mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit. ‘’Selain air di patirtaan sering digunakan untuk malukat, lumpur yang ada di kubangan itu juga sering dijadikan lulur. Itu diyakini mampu menyembuhkan berbagai jenis penyakit,’’ ujar Bendesa Adat Malet Kuta Mesir I Wayan Rana, Rabu (14/9) kemarin. Selain warga sekitar, khaziat air dan lumpur itu juga mampu mengundang perhatian masyarakat dari daerah lain seperti Denpasar, Gianyar dan Badung. Kedatangan pengunjung biasanya bertepatan dengan hari baik atau hari suci. Sarana yang dihaturkan cukup

berupa canang. ‘’Canang itu nantinya dihaturkan di Pura Taman,’’ ucapnya. Meski sangat potensial, namun fasilitas bagi pengunjung kawasan air terjun sangat terbatas. Akses jalan belum memadai. Ke depan, pihak desa merencanakan penataan. Hal ini dilakukan tak hanya berkaitan dengan kepentingan masyarakat saat melaksanakan upacara yadnya, namun juga untuk menarik minat wisatawan asing untuk berkunjung. ‘’Sejak empat tahun lalu wisatawan cycling cukup banyak. Per hari bisa seratus orang. Tapi hanya lewat saja. Kami rasa itu bisa menjadi salah satu pendukung untuk penataan air terjun ini,’’ kata Rana seraya menambahkan lokasi air terjun ini cukup dekat dengan Istana Tampaksiring yang membutuhkan waktu tempuh hanya sekitar 10 menit. (kmb45)

Bali Post/sos

AIR TERJUN - Air terjun Malet Kuta Mesir di Desa Tiga, Kecamatan Susut.


GIANYAR

Kamis Pon, 15 September 2016

9

Disparda akan Kaji Kenaikan Tarif Kunjungan ke Objek Wisata Gianyar (Bali Post) -

Tingkat kunjungan wisatawan ke enam objek wisata yang dikelola Pemkab Gianyar sepanjang 2016, hingga Agustus mencapai 698.191 pengunjung. Kunjungan ke Objek Wisata Tirta Empul menjadi yang tertinggi dengan jumlah pengunjung 339.954 orang. Melihat kondisi ini, Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Kabupaten Gianyar kini mulai mengkaji kenaikan tarif kunjungan ke objek wisata. Bali Post/ist

KB GRATIS - Suasana pelayanan KB gratis yang digelar Kodim 1616/Gianyar, Rabu (14/9) kemarin.

Kodim Gelar Pelayanan KB Gratis Gianyar (Bali Post) Kodim 1616/Gianyar menggelar pelayanan KB Keliling di Kampung KB, Banjar Marga Sengkala, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Rabu (14/9) kemarin. Pelayanan KB gratis ini merupakan bagian dari program layanan TNI terhadap masyarakat selain di bidang pertanian. Pada pelaksanaan kegiatan tersebut, Kodim bekerja sama dengan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar. Dandim 1616/Gianyar Letkol Berto S. P. Capah mengatakan, kegiatan tersebut digelar dalam rangka membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan keluarga berkualitas. TNI ingin sepenuhnya terlibat langsung dalam pelayanan tersebut. Di internal pihaknya selalu mengimbau jajaran Kodim 1616/Gianyar ikut menjadi pelopor vasektomi. Dia pun menyebut sudah ada sejumlah personelnya yang melakukan MOP dan diundang untuk memberi testimoni ke masyarakat. Testimoni manfaat program itu cukup banyak membantu menyosialisasikan pentingnya KB. ‘’Ada saja warga pria yang tertarik untuk vasektomi setelah mendengarkan pengalaman dari anggota kami,’’ ujarnya. Lebih lanjut pihaknya mengapresiasi antusiasme dan dukungan masyarakat dalam mendukung program pengendalian penduduk. Dia pun berharap makin banyak warga memahami pentingnya KB. ‘’Apalagi kita tahu kebutuhan ekonomi kian hari meningkat, biaya kehidupan pun sangat tinggi,’’ katanya. Sementara itu, Kepala BPPKB Kabupaten Gianyar Ida Ayu Sri Ambari mengungkapkan, minat masyarakat khususnya kaum pria untuk mengikuti program KB semakin meningkat. Berdasarkan data kepesertaan tahun 2015, telah terealisasi sebanyak 70 akseptor dari target 50 akseptor. Tahun 2016 hingga saat ini akseptor sudah mencapai 33 orang dari 50 yang ditargetkan. Pihaknya optimis target akan kembali terlampaui, mengingat sudah ada 20 calon akseptor untuk Oktober mendatang. Dipaparkannya, tidak ada diskrimasi terhadap program layanan KB di Kabupaten Gianyar. Penduduk dengan agama atau etnis apapun bisa mengikuti program ini, asalkan memiliki KTP Gianyar. Pihaknya menyatakan, ke depannya pelayanan KB akan semakin gencar dilakukan agar semakin banyak masyarakat Gianyar yang mengikuti program ini. (kmb25)

Nyambi Jadi ”Guide”

Oknum Guru SMPN 3 Sukawati Jarang Mengajar Gianyar (Bali Post) Setelah diangkat sebagai Guru Tidak Tetap (GTT), seorang oknum guru di SMPN 3 Sukawati malah jarang mengajar. Hal ini lantaran guru Bahasa Inggris tersebut nyambi sebagai tour guide. Komisi IV DPRD Gianyar yang mengetahui hal ini langsung meminta eksekutif melalui SKPD terkait agar menindak tegas oknum guru tersebut. Ketua Komisi IV DPRD Gianyar Putu Gede Pebriantara, menjelaskan bahwa informasi terkait oknum GTT yang jarang mengajar ini sudah lama ia dengar. Namun baru dibuktikan dalam sidak yang ia lakukan ke SMPN 3 Sukawati, Rabu (14/9) kemarin. Ia pun menyampaikan kekecewaan terhadap oknum guru tersebut, apalagi selama ini Dewan Gianyar bersama eksekutif sudah berjuang keras memperjuangkan nasib guru melalui pengangkatan GTT. ‘’Kami berkerja keras mengarahkan APBD untuk memperjuangkan kesejahteraan guru kontrak menjadi GTT, termasuk 32 guru kontrak di SMPN 3 Sukawati. Sekarang setelah berstatus GTT, malah ditinggalkan untuk menjalan profesi lain,’’ keluhnya. Dikatakannya, berdasarkan penjelasan pihak sekolah, oknum guru tersebut diketahui memiliki pekerjaan sampingan sebagai tour guide. Pihak sekolah sebenarnya memberikan kemudahan dengan mengatur jadwal agar yang bersangkutan tetap bisa mengajar. ‘’Pihak sekolah juga sudah mengatur jadwal untuk yang bersangkutan, namun tetap saja enggan mengajar karena sibuk sebagai guide. Kalau memang sudah tidak ingin menjadi guru, seharusnya mundur saja awal. Tadi saya juga sudah meminta Kadisdik menindaklanjuti segera secara tegas,’’ bebernya. Selain GTT, jajaran Komisi IV DPRD Gianyar juga melakukan sidak pengerjaan gedung sekolah di sekolah tersebut. Proyek dengan tender Rp 1,2 miliar itu sudah mencapai 30 persen. Dari pemantauan tidak ditemukan kejanggalan. Selain di SMPN 3 Sukawati, Komisi IV juga sidak proyek gedung sekolah di SDN 1 Batubulan Kangin, Sukawati. Di lokasi tersebut, Pebriantara menemukan konstruksi bangunan yang tidak sesuai dengan bestek. ‘’Besi tiang dan yang lainnya, semuanya tidak sesuai dengan bestek. Seharusnya pihak pengawas lebih jeli dengan kondisi ini,’’ keluhnya. Pebriantara menyebutkan, proyek gedung sekolah dengan nilai tender Rp 1,4 miliar itu sesungguhnya dianggarkan Rp 1,8 miliar. Namun akibat imbas kebijakan tender online, nilai tender yang dimenangkan menjadi Rp 1,4 miliar. Dikatakan dari nilai ini pula, sejak awal pihaknya sudah mengkhawatirkan adanya penurunan kualitas proyek. ‘’Contoh ya ini, besi-besi yang digunakan tidak sesuai standar tender. Dalam waktu sepuluh hari kami sudah minta agar diganti. Bila diabaikan, kami akan rekomendasikan masuk daftar black list rekanan ini,’’ tegasnya. (kmb35)

Berdasarkan rekapitulasi data dari Disparda Gianyar, kunjungan wisatawan asing dan domestik hingga Agustus 2016, tercatat mencapai 1.225.377 pengunjung. Namun jumlah tersebut merupakan gabungan dari kunjungan ke objek wisata yang dikelola Pemkab dan objek wisata yang dikelola swasta ataupun desa adat. ‘’Kalau seluruhnya yang

tercatat di Disparda Gianyar sebanyak 19 objek wisata dengan jumlah pengunjung hingga Agustus ini mencapai 1.225.377, terdiri dari 849.756 wisatawan asing dan 375.621 wisatawan domestik,’’ ungkap Kadisparda Gianyar A.A. Dalem Jagadhita, Rabu (14/9) kemarin. Sementara khusus kunjungan ke enam objek wisata yang dikelola Pemkab

Gianyar, setelah Tirta Empul sebagai yang tertinggi, Objek Wisata Goa Gajah menduduki peringkat kedua dengan jumlah pengunjung mencapai 210.983 orang. ‘’Saya kira sama seperti tahun sebelumnya, dua objek wisata ini masih menjadi andalan untuk daya tarik wisatawan,’’ katanya. Peringkat ketiga objek wisata Gunung Kawi Tam-

paksiring dengan 119.601 pengunjung. Disusul kemudian objek wisata Gunung Kawi Sebtu dengan jumlah pengunjung 23.234 orang, objek wisata Yeh Pulu dengan jumlah pengunjung yang tercatat mencapai 5.240 orang dan objek wisata alam Sidan dengan jumlah pengunjung 208 orang. ‘’Objek wisata alam Sidan ini memang yang paling kurang, yakni tercatat pengunjung pada Maret sebanyak 163, Juli sebanyak 11 dan Agustus sebanyak 14 pengunjung. Dari kondisi ini sedang kita lakukan kajian untuk lebih mengangkat objek wisata tersebut,’’ jelasnya.

Terkait tarif kunjungan ke objek wisata yang dikelola Pemkab, Jagadhita mengakui masih menjadi yang terendah dibandingkan kabupaten lain, seperti Badung atau Tabanan. Melihat kondisi ini, pihaknya pun berencana melakukan kajian terhadap tarif kunjungan yang saat ini sebesar Rp 15 ribu tersebut. ‘’Terakhir Perda dengan tarif kunjungan sebesar Rp 15 ribu itu dikeluarkan sekitar lima tahun lalu. Mungkin memang sudah saatnya ini dikaji lagi. Tetapi sebelum itu saya harus mengkaji dulu, serta berkoordinasi dengan para pelaku pariwisata,’’ ucapnya. (kmb35)

Gianyar Tuan Rumah ICNT 2017

Angkat Tema Pusaka Budaya adalah Kunci Kelestarian Lingkungan Berkelanjutan INTERNATIONAL Conference of National Trusts (ICNT) ke-17 akan diselenggarakan di Gianyar pada 11 - 15 September 2017. Serangkaian kegiatan pendahuluan akan mulai dilaksanakan sebagai upaya membangun keterlibatan masyarakat Indonesia lebih luas. Konferensi organisasi pelestarian itu melibatkan delegasi dari berbagai negara dunia yang tergabung dalam The International National Trusts Organisation (INTO). ‘’Dari 72 negara anggota INTO, Indonesia menjadi negara yang dipilih untuk menjadi tuan rumah ICNT 2017. Peran komunitas dalam gerakan pelestarian sangat penting, di mana organisasi pelestarian seperti Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) dan para mitra di berbagai daerah juga memiliki jejaring yang kuat di tingkat regional maupun internasional,’’ kata Hashim Djojohadikusumo, Ketua Dewan Pembina BPPI, dalam acara Peluncuran ICNT 2017 di Jakarta, Rabu (14/9) kemarin. Bentuk dukungan saling memperkuat peran dan berbagi pengalaman dilakukan

melalui ajang konferensi ICNT seperti yang akan dilaksanakan di Indonesia tahun 2017. ‘’Yang paling membanggakan adalah sebagai penyelenggara ICNT 2017, terbuka kesempatan bagi tradisi dan kearifan lokal sebagai bagian dari pusaka budaya Indonesia untuk dapat menjadi bagian dari solusi dunia untuk kelestarian lingkungan yang berkelanjutan,’’ tegas Hashim. Dalam menyelenggarakan ICNT 2017, BPPI bermitra dengan Pemkab Gianyar. “Sebagai anggota dari Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI), kami siap berkontribusi mendukung penyelenggaraan ICNT 2017 sebagai bentuk kemitraan dan kerja sama yang baik antara pemerintah kota pusaka Gianyar dengan BPPI,’’ ungkap Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata. Selain itu, Agung Bharata yang juga Ketua Presidium JKPI ini mengatakan, dengan membangun kemitraan dan kerja sama seperti ini akan membuka peluang bagi potensi pengembangan aset pusaka di berbagai daerah di Indonesia untuk dikembangkan bersama-sama antara

pemerintah dan masyarakat. Vice President INTO Emily Drani menyampaikan dukungan yang kuat dari dunia pelestarian internasional diberikan kepada Indonesia untuk memperkenalkan bagaimana pendekatan budaya dikembangkan untuk menjawab berbagai isu-isu lingkungan yang menjadi permasalahan bersama saat ini. Our Cultural Heritage, the Key to Environmental Sustainability atau Pusaka Budaya adalah Kunci Kelestarian Lingkungan Berkelanjutan menjadi tema ICNT 2017. Untuk memperoleh gambaran memahami tema tersebut, ditayangkan contoh-contoh nyata kekuatan tradisi nusantara yang menjadi pijakan dalam kelestarian lingkungan, antara lain gerakan masyarakat dalam membangun arsitektur nusantara dengan mengembangkan tradisi dan kearifan lokal di desa-desa tradisional, sebagaimana digerakkan oleh Yori Antar, tokoh pelestarian budaya di Indonesia. Ketua Dewan Pimpinan BPPI sekaligus Ketua Panitia ICNT 2017 Catrini Kubontubuh menjelaskan, pihaknya

ICNT - Suasana peluncuran ICNT 2017. bertekad ICNT 2017 dapat terselenggara dengan baik dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat Indonesia sejak awal sehingga momen penyelengaraan ICNT 2017, tidak saja pada hari H pelaksanaannya namun sepanjang satu tahun sebelumnya. Sementara itu, Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Hilmar Farid menjelaskan, selama ini belum pernah ada

kegiatan yang diluncurkan setahun sebelum pelaksanaannya. ‘’Dengan demikian, inisiatif BPPI dan Gianyar ini patut mendapat apresiasi,’’ katanya. Dalam acara Peluncuran ICNT 2017 di Museum Nasional tersebut di antaranya hadir Duta Besar Belgia H.E. Patrick Hermann, para pemerhati pelestarian budaya dan lingkungan, baik dari institusi pemerintah, swasta dan komunitas. (ad343)

Sidak di Batubulan

Komisi II Soroti ’’Banjir Abadi’’ Jalan Pudak

Gianyar (Bali Post) Banjir yang kerap terjadi di Jalan Pudak, Batubulan, kembali mendapat sorotan. Dalam sidak Komisi II DPRD Gianyar, Rabu (14/9) kemarin dewan meminta pemerintah mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan klasik tersebut. Ketua Komisi II Wayan Gde Sudarta yang memimpin sidak tersebut menegaskan, banjir di sebelah timur Terminal Batubulan itu bisa dikatakan sebagai banjir abadi. Bagaimana tidak, setiap hujan turun dipastikan kawasan itu tergenang air. Hal ini merupakan masalah serius yang harus segera dicarikan solusinya. ‘’Kami tak ingin masalah banjir yang menjadi langganan di sini terus terjadi. Harapan kami masalah bisa segera dituntaskan, apalagi ini di sebelah timur terminal yang menjadi salah satu pintu masuk Gianyar,’’ ucapnya. Pada sidak yang dilakukan untuk kali kedua ini, Komisi II melibatkan Dinas PU guna

memastikan penyebab banjir. Dengan demikian, diharapkan pemerintah bisa segera mengambil langkah perbaikan. ‘’Salah satu penyebabnya ya sumbatan sampah. Jadi di sini juga dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan,’’ katanya. Penyebab lainnya adalah saluran irigasi di lokasi tersebut yang berfungsi ganda sebagai saluran irigasi aktif sekaligus pembuangan limbah masyarakat. Kondisi ini diperparah keberadaan jaring pembatas yang sebagian besar sudah tidak berfungsi maksimal. ‘’Untuk penanganan sementara, kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PU untuk membuat sedotan-sedotan baru sehingga aliran air tidak sampai menggenangi jalan,’’ jelasnya. Posisi jalan yang lebih rendah dari got juga diakui menjadi salah satu persoalan yang menjadi penyebab sering terjadinya luapan air dari saluran irigasi. Sebab itu, Sudarta pun mengusulkan peninggian ruas jalan.

‘’Untuk jangka panjang, posisi jalan itu mutlak harus dinaikkan sehingga air di dalam got atau irigasi tidak sampai ke jalan,’’ jelasnya. Sudarta mengatakan, persoalan banjir khususnya di kawasan tersebut sudah pernah dibahas antara eksekutif dengan legistatif. Pihaknya pun terus mendorong dan memperjuangkan anggaran untuk perbaikan infrastruktur. ‘’Kini kami siap menganggarkan perbaikan pada APBD Induk 2017, termasuk menaikkan posisi jalan agar lebih tinggi dari saluran got,’’ tegasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

PANTAU DRAINASE - Jajaran Komisi II DPRD Gianyar saat mengecek kondisi sejumlah infrastruktur di sebelah timur Terminal Batubulan, Rabu (14/9) kemarin.


KLUNGKUNG

10

Kamis Pon, 15 September 2016

Dipasang di Delapan Tempat

Retribusi Tower Ditingkatkan Semarapura (Bali Post) –

Keberadaan microcell pole atau menara kamuflase yang tersebar di Kota Semarapura sempat menghebohkan masyarakat Klungkung. Selain karena berada di titik keramaian, menara tersebut juga memanfaatkan fasilitas umum (fasum) yang dimiliki Pemkab Klungkung.

Bali Post/ist

AMANKAN - Anggota Satuan Reskrim Polres Klungkung mengamankan enam nelayan yang menangkap ikan menggunakan mesin kompresor di perairan Nusa Penida.

Empat Nelayan yang Kabur Ditangkap Semarapura (Bali Post) – Kasus kaburnya kapal ikan yang sempat ditangkap petugas Pol Air dan KKP Nusa Penida di selatan perairan Batu Abah, Nusa Penida, Senin (5/9) lalu, tidak berlangsung lama. Petugas Satuan Reskrim Polres Klungkung berhasil menangkap empat ABK kapal di Pelabuhan Serangan, Denpasar Selatan. Petugas juga mengamankan sebuah kapal berwarna putih kuning merah dengan nomor lambung 05 sebagai barang bukti. Menurut informasi yang didapat di Mapolres Klungkung, Rabu (14/9) kemarin, ABK yang ditangkap adalah Abdul Ghofur Priyanto (54) sebagai tukang masak, serta penyelam Mursalim (26), Imron alias Deden (34) dan Ibrahim. Semuanya diketahui tinggal di Tanjung Benoa. Setelah ditangkap 5 September lalu, mereka kabur dan memilih balik ke Serangan. Saat itu keempatnya diminta tim gabungan untuk merapat ke Pelabuhan Sampalan, Nusa Penida, tetapi setelah ditunggu-tunggu tidak datang. Keempat ABK mengaku balik ke Serangan dengan alasan tidak tahu lokasi Sampalan yang ditunjukkan tim gabungan. “Jadi, mereka berinisiatif balik membawa kapal ke Pelabuhan Serangan,” kata Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Wiastu Andri. Keempat ABK tersebut telah diamankan di Mapolres. Sebelumnya tim gabungan Pol Air dan KKP mengamankan nahkoda kapal Zainal Abidin (27) bersama seorang ABK bernama Muhamad Arifin (25) yang beralamat di Tanjung Benoa. Mereka ditangkap karena terbukti menangkap ikan secara ilegal menggunakan mesin kompresor berbahan bakar bensin atau premium bersama pelaku lainnya. Atas perbutannya tersebut, keenam nelayan tersebut telah ditetapkan menjadi tersangka. Polres tidak menahan keenam tersangka. Mereka hanya dikenakan wajib lapor mengingat nelayan kecil. “Ini untuk pembelajaran kepada nelayan lain agar tidak menggunakan mesin kompresor mencari ikan. Penggunaan kompresor dapat menggangu dan merusak keberlanjutan sumber daya ikan yang berimbas pada kehidupan organisme di dalam karang. Kalau organisme mati otomatis tidak ada ikan pengaruh dari gelembung kompresor,” papar Wiastu Andri. (kmb)

Bali Post/kmb

KONSULTASI - Ketua BNK Klungkung Made Kasta bersama rombongan melakukan konsultasi ke BNN Jakarta.

Kurang, Nilai Pembentukan BNNK

Semarapura (Bali Post) – Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Klungkung Made Kasta melakukan konsultasi ke Badan Narkotika Nasional (BNN) di Jakarta, Rabu (14/9) kemarin. Kasta yang didampingi Kadis Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi I.B. Anom Adnyana, Kabag Humas Protokol I Wayan Parna dan sejumlah staf diterima Kabag Organisasi dan Tata Laksana BNN H. Hadi Gunawan. Hadi Gunawan sangat mengapresiasi semangat dan kehadiran Ketua BNK bersama rombongan untuk konsultasi tentang pembentukan BNN Klungkung. Apalagi posisi Klungkung saat ini masih di poin 53. Nilai ini masih jauh dari syarat minimal pembentukan vertikalisasi BNNK, yaitu 80 poin. Ia memberikan solusi kepada Pemkab Klungkung untuk mengejar ketertinggalan itu. Salah satunya harus mempunyai komitmen kuat terutama pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) mesti duduk bersama untuk mengambil langkah-langkah dan strategi dalam memenuhi kriteria yang ditetapkan. Di samping itu, semua kegiatan yang dilakukan pemkab khususnya BNK Klungkung seperti sosialisasi, razia, pertemuan dengan tokoh adat dan lain-lain dibuatkan tertulis dan dilaporkan ke BNNP dan BNN di Jakarta. Sebab, Pemerintah Indonesia berkomitmen membentuk 514 BNN kabupaten atau kota di seluruh Indonesia secara bertahap. Kasta menyatakan ada beberapa hal pokok yang menjadi kendala kriteria pembentukan BNNK. Di antaranya penyediaan lahan untuk pembangunan kantor BNNK minimal seluas 1.000 m2 (10 are) dan ditetapkan sebagai lokasi pembangunan dalam bentuk hibah dan atau pinjam pakai selama diperuntukkan untuk program P4GN yang diatur dalam nota kesepahaman. Menurutnya, hal itu telah bisa diatasi dengan pinjam pakai tanah milik Provinsi Bali yang kini dalam proses. Secara prinsip Provinsi Bali telah menyetujui tanah yang dimohonkan untuk dijadikan kantor pemerintah. Upaya lainnya yang dilakukan adalah mengajak desa pakraman memasukkan tentang bahaya narkoba ke dalam pararem atau awig-awig adat. “Semua kriteria yang diisyaratkan itu akan berusaha dipenuhi. Untuk itulah BNK datang ke BNN Jakarta guna mempercepat pembentukan BNNK Klungkung,” ujar Kasta yang juga Wakil Bupati Klungkung. (kmb)

Menara kamuflase yang rencananya ditutupi taman di jantung kota itu merupakan upaya Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Klungkung meningkatkan jumlah retribusi dengan mengakomodir kebutuhan perusahaan telekomunikasi. Kepala Dishubkominfo Klungkung I Nengah Sukasta pada rapat pembahasan Ranperda Perubahan Perda Nomor 22 Tahun 2012 tentang retribusi pengendalian menara telekomunikasi, Rabu (14/9) kemarin, mengungkapkan delapan titik telah ditetapkan untuk pemasanggan menara kamuflase. Tower yang berfungsi sebagai penguat sinyal ini ditempatkan pada pusat keramaian untuk mewadahi kepentingan perusahaan telekomunikasi dalam memperluas pelayanan. Sesuai dengan Cell Plan penataan menara telekomunikasi, menara telekomunikasi konvensional dibatasi 20 yang baru dan 68 titik sudah digunakan. Menara kamuflase ini, menurut Sukasta, untuk menekan penggunaan menara telekomunikasi konvensional yang keberadaannya dapat mengganggu lingkungan sekitar. Satu unit menara kamuflase dapat memberikan kontribusi hingga Rp 4,8 juta setahun karena termasuk di dalamnya menara telekomunikasi nonkonvensional. Pada Ranperda Perubahan tersebut terjadi peningkatan retribusi pada menara telekomunikasi konvensional. Bila sebelumnya menara telekomunikasi konvensional dengan tinggi 40 meter dikenai retribusi sekitar Rp 4 juta, selanjutnya didapat Rp 5,4 juta setahun. Peningkatan retribusi ini terjadi karena perubahan sistem pengenaan retribusi pada Perda Nomor 22 Tahun 2012 dan Ranperda Perubahan yang diusulkan. Pada perda sebelumnya, besaran retribusi ditentukan 2 persen dari nilai jual objek pajak (NJOP), sedangkan pada retribusi yang diusulkan dalam ranperda ditentukan oleh pengalian indeks koefisien dengan tarif retribusi dan tingkat penggunaan jasa. “Tarif retribusi Rp 800 ribu ditentukan dari honor dua petugas Rp 500 ribu, transport petugas Rp 150 ribu, konsumsi Rp 50 ribu dan ATK Rp 50 ribu,” papar Sukasta. (dwa)

TOWER - Salah satu tower kamuflase yang berdiri di Kota Semarapura.

Bali Post/dwa

Kedepankan Kepentingan Masyarakat

Usulan Penyertaan Modal Dipangkas Semarapura (Bali Post) – Usulan penyertaan modal ke PT BPD Bali Rp 3 miliar per tahun yang diajukan pada rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang perubahan ketiga atas Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2012 tentang penyertaan modal, dipangkas Badan Pembentukan (Bapem) Perda DPRD Klungkung. Kebijakan ini diambil mengingat masih banyaknya kegiatan dan program eksekutif yang tidak bisa terlaksana akibat keterbatasan anggaran. Wakil Ketua Bapem Perda Gede Artison Andarawata minta eksekutif menekan penyertaan modal ke PT BPD Bali. Apalagi tidak sedikit usulan masyarakat yang diserap pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tidak terealisasi. Menurutnya, Kabupaten Klungkung banyak membutuhkan dana untuk perbaikan infrastruktur. Di sisi lain, struktur APBD Klungkung dengan kemampuan daerah untuk berinfestasi masih timpang. “Banyak sekali kegiatan yang diajukan pada musrenbang terus berulang setiap tahun. Ini disebabkan belum adanya penganggaran,” jelas Artison saat memimpin rapat

pembahasan ranperda bersama eksekutif di Kantor DPRD Klungkung yang dihadiri Sekda Gede Putu Winastra, Rabu (9/14) kemarin. Atas pertimbangan tersebut diputuskan usulan penyertaan modal Rp 3 miliar dipangkas menjadi Rp 1,5 miliar. Dengan pemangkasan ini diharapkan sisa dana Rp 1,5 miliar dapat dialihkan ke kegiatan dan program yang dapat menyentuh masyarakat seperti perbaikan infrastruktur atau bantuan sosial kepada warga kurang mampu. “Ketika anggaran itu belum mencukupi untuk pelaksanaan kegiatan, alangkah baiknya investasi daerah tidak terlalu tinggi dulu ke pihak ketiga,” bebernya. Jamkrida Kritik wakil rakyat juga disampaikan terkait penyertaan modal kepada PT Jamkrida yang sebelumnya Rp 100 juta pada ranperda diusulkan Rp 200 juta setahun. Dewan masih melihat efektivitas kegiatan Jamkrida. “Apakah dengan menaikkan investasi pada Jamkrida jaminan usaha meningkat. Efektif tidak Jamkrida untuk UMKM di Klungkung,” ungkap Artison. Bila program Jamkrida

Bali Post/dwa

RAPAT - Rapat Bapem Perda membahas ranperda di DPRD Klungkung, Rabu (14/9) kemarin. sangat efektif dan dirasakan manfaatnya oleh UMKM, menurut Ketua DPC Demokarat Klungkung itu, peningkatan bisa dilakukan hingga Rp 400 juta. Namun, sebelum itu perlu diperhitungkan dan dilihat kondisi di lapangan terkait

efektivitasnya. Pada rapat ranperda tentang penyertaan modal tersebut terjadi kenaikan jumlah penyertaan modal yang disampaikan pada pasal 5. Bila tahun sebelumnya penyertaan modal Rp 1,5 miliar, pada Ranperda diusulkan

Rp 3 miliar. Namun, Bapem meminta agar tetap di angka Rp 1,5 miliar. Sementara untuk peningkatan penyertaan modal di PT Jamkrida yang sebelumnya Rp 100 juta menjadi Rp 200 juta, Bapem masih meminta untuk dipertimbangkan. (dwa)

Gubuk Liar Menjamur di Eks Galian C

Bali Post/ist

GUBUK - Sejumlah gubuk liar di kawasan eks galian C di Gunaksa, Dawan.

Semarapura (Bali Post) – Kawasan eks galian C di Gunaksa, Dawan, Klungkung, tidak hanya dihiasi jalan bergelombang dan berlubang. Gubuk liar semipermanen juga masih terlihat mendominasi kawasan tersebut. Gubuk beratap seng dan berdinding bedeg (anyaman bambu) ini makin menjamur di sejumlah titik dekat dengan Pelabuhan Gunaksa, tetapi tidak ada petugas yang menertibkan. Hasil pantauan di lapangan, Rabu (14/9) kemarin, ada puluhan gubuk yang baru berdiri di kawasan eks galian C. Gubuk-gubuk tersebut sebagian besar dibangun darurat. Berukuran 2 x 3 meter, rata-rata satu penghuni membuat satu gubuk tempat tinggal dan satu dapur. Bahan yang digunakan sebagian besar bedek, dengan atap terbuat dari ilalang dan seng. Dikelilingi kubangan air, semua aktivitas mandi cuci kakus (MCK) penghuni gubuk langsung dilakukan di tempat. Penghuni gubuk tidak ada warga lokal. Sebagian besar diketahui berasal dari Lombok (NTB). Mereka bekerja sebagai buruh pencari pasir. Tidak itu saja, sejumlah gubuk disinyalir dipakai tempat esek-esek. Kondisinya memang lebih bagus daripada gubuk yang lain, karena berada di sekitar po-

hon santen, dibuat khusus seperti disekat-sekat dan tirainya ditutup dengan kain berwarna warni. “Kalau yang di bawah pohon santen tersebut menjadi lokasi esek-esek. Biasanya pelanggannya sopir truk atau pemancing di sekitar sini,” kata pemilik warung di lokasi eks galian C tanpa mau menyebutkan nama. Gubuk dimaksud memang terlihat lebih bagus dibandingkan gubuk lainnya. Gubuk dibangun berjejer menyerupai rumah panggung dihiasi korden berwarnawarni. Wanita yang sebagian besar berusia paruh baya terlihat duduk santai menyapa setiap pemancing yang lalu-lalang. Kasatpol PP Klungkung I Nyoman Sucitra saat diminta konfirmasinya menyatakan akan berkoordinasi dengan tim yustisi dan Kasi Trantib di kecamatan untuk segera melakukan penertiban ke lokasi tersebut. Ia juga berharap desa adat ikut peduli terhadap persoalan ini. “Kalau model seperti ini, tidak cukup hanya Satpol PP. Kami tidak bisa sendiri, tetapi harus berkoordinasi dengan aparat terkait dan desa adat setempat. Sebelum melakukan penertiban, kami harus tahu apakah orang yang tinggal di sana menetap atau bagaimana,’’ tegas Sucitra. (kmb)


Kamis Pon, 15 September 2016

BULELENG

11 Jalan Desa Wisata Rawan Lakalantas

Pemasangan Rambu di Ahmad Yani Kewenangan Pusat Singaraja (Bali Post) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buleleng tidak memiliki kewenangan memasang rambu atau memperjelas marka jalan pada jalur khusus sepeda motor di Jalan Ahmad Yani Barat, Singaraja. Ini dikarenakan jalan itu merupakan jalan nasional, sehingga kelengkapan rambu atau marka jadi kewenangan pemerintah pusat. Dishub pun telah bersurat ke Badan Pemeliharaan Jalan Nasional (BPJN) agar pemerintah pusat memperbaiki marka dan menambah rambu untuk jalur khusus sepeda motor tersebut. Ha itu diungkapkan Kepala Dishub Buleleng Gede Gunawan usai menghadiri sidang paripurna di gedung DPRD Buleleng, Rabu (14/9) kemarin. Gunawan mengatakan, sejak jalur khusus sepeda motor itu dibuka hanya dilengkapi dengan marka jalan saja. Sedangkan rambu penunjuk jalur khusus sepeda motor belum dipasang hingga sekarang. Dari pengamatannya di lapangan, marka jalan pada jalur khusus itu sudah kabur. Situasi ini memicu kalau pengendara seolah tidak mengetahui bahwa di jalan tersebut telah dilengkapi dengan jalur khusus sepeda motor. Tidak hanya itu, jalur khusus itu pun sejak lama dibiarkan beralihfungsi menjadi lahan parkir kendaraan hingga lokasi berjualan pedagang kaki lima (PKL) maupun pedagang bermobil. “Kalau pengamatan kami, markanya sudah kabur dan rambu memang tidak dipasang sampai sekarang. Kita tidak menutup mata kalau jalur itu tidak epektif dan pelanggaran masih marak,” katanya. Menyusul situasi ini, Gunawan mengaku sudah melaporkan kondisi marka dan rambu jalur khusus sepeda motor tersebut kepada BPJN sebagai perpanjangan tangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpu-Pra). Tidak hanya melaporkan kondisi terkini, namun pihaknya juga mengajukan permohonan agar pemerintah pusat sebagai pemilik aset jalan tersebut memperjelas marka jalan dan menambah rambu. Dengan upaya ini, setidaknya dapat menyadarkan pengguna jalan dan menghindari kesan jalur khusus sepeda motor beralihfungsi. Sayang laporan dan sekaligus permohonan itu belum mendapat respons, sehingga pelanggaran pun masih marak. Di sisi lain Gunawan mengatakan, untuk menepis kesan jalur khusus itu beralihfungsi, pihaknya bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) melakukan patroli untuk memberikan pengarahan kepada pengendara sepeda motor agar mematuhi jalur yang sudah ada. Selain itu, pedagang yang berjualan di jalur khusus itu atau kendaraan yang parkir di lokasi terlarang juga gencar ditertibkan, sehingga pengendara roda dua tidak lagi menjadikan alasan tidak melintasi jalur khusus sepeda motor tersebut karena dihalangi rombong PKL atau kendaraan yang parkir. “Kami bersama Satpol-PP dan Unit Lantas Polres rutin melakukan patroli ke sana, paling tidak upaya ini memberikan pembinaan baik pengguna jalan atau pemilik kendaraan dan PKL,” imbuhnya. (kmb38)

Wisman Tewas Lakalantas

Singaraja (Bali Post)Peristiwa Kecelakaan Lalu Lintas menimpa dua warga negara asing (WNA) di Jalan Kabupaten Jurusan Singaraja-Tigawasa, tepatnya di wilayah Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Buleleng. Kecelakaan diduga minim kehati-hatian menyusuri jalan turunan berliku. Semula motor Honda Vario warna hitam DK 5237 CW dikendarai Sanaa Hissame (26), perempuan asal negara Maroko, yang bertempat tinggal sementara di Ubud, Gianyar. Korban mengalami lakalantas tunggal pada Rabu (14/9) pukul 06.00 Wita. Ia tidak sendirian, melainkan membonceng rekan perempuannya bernama Wilijana Vujaklija (36) dari negara Serbia. Kejadian bermula pengendara Sanaa Hissame melaju dalam kecepatan sedang dari arah selatan. Selama perjalanan pengendara diduga belum memahami alur medan yang dituju. Setibanya di areal wilayah Banjar Dinas Asah, Desa Kaliasem Kecamatan Banjar, mendadak Sanaa Hissame kehilangan kendali dan terjatuh. “Pengendara tidak bisa mengendalikan kecepatan motornya. Dia oleng bersama rekannya dibonceng dan masuk ke dalam jurang sedalam kurang lebih lima meter. Korban Sanaa Hissame mengalami lakalantas tunggal dan dia dinyatakan meninggal dunia di TKP,” ujar Kasat Lantas Polres Buleleng AKP Gede Sumadra Khertiawan, seijin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. Sejumlah warga melihat peristiwa langsung berupaya memberi pertolongan. Namun tidak berdaya korban lebih dulu menghembuskan nafas terakhir. Korban meninggal dunia langsung dibawa ke RSUD Buleleng. Tim medis memeriksa korban mengalami luka di kepala, robek pada bibir, hidung, memar di mata dan mengalami patah pada leher. Sedangkan rekan dibonceng Wilijana Vujaklija mengalami luka lecet di kaki kanan dan tengah menjalani perawatan di rumah sakit. “Kami selidiki dan ternyata korban kurang berhatihati. Sewaktu peristiwa korban memakai jas hujan dan sama sekali belum mengetahui medan terjal yang dituju. Belum dipastikan tujuan korban mau melancong menikmati wisata pemandangan atau mencari sesuatu ke jalanan berliku tersebut,” paparnya. (kmb34)

Bali Post/dgk

SIMULASI - Latihan antisipasi keributan dipicu rasa tidak puas pendukung calon bupati dan wakil bupati di Pilkada 2017 di kantor KPUD Buleleng, Rabu kemarin. Simulasi penanganan kisruh pilkada diharapkan membuat aparat lebih siaga dalam mengamankan Pilkada Buleleng 2017 mendatang.

Dewan Setujui Lima Perda

Singaraja (Bali Post) – Lima rancangan peraturan daerah (ranperda) disetujui oleh lembaga dewan di Kabupaten Buleleng menjadi perda, Rabu (14/9) kemarin. Kelima perda itu masing-masing tentang penyelenggaraan ketenagakerjaan, pengendalian peredaran minuman beralkohol, pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa, penerbitan izin penebangan pohon dan bambu di luar kawasan hutan, serta perda tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan. Sebelumnya rancangan perda ini dibahas oleh panitia khusus (pansus) bersama komisi, gabungan komisi DPRD dengan eksekutif, hingga melakukan studi banding ke luar daerah. Studi banding dilakukan untuk mencari bahan pembanding dari daerah yang sudah menyusun Perda tersebut, sehingga dari masukan itu dapat menyempurnakan materi ranperda dan menghindari terjadinya persoalan setelah produk hukum ini resmi diberlakukan. Dari jadwal pembahasan itu, pansus akhirnya menyelesaikan tugasnya setelah kelima rancangan perda ini disetujui melalui sidang paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Made Adi Purna Wijaya. Sementara eksekutif dihadiri Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. didampingi Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. Juru bicara pansus satu Putu Tirta Adnyana, dalam laporannya mengatakan rancangan perda tersebut telah dibahas dengan mendetail hingga menghasilkan produk hukum yang layak untuk diterapkan oleh pemerintah daerah. Dasar hukum yang dijadikan acuan pembentukkan perda ini pun dinilai sudah tepat, sehingga aturan hukum ini dipastikan tidak akan menjadi perda mubazir hingga dilakukan pencabutan seperti instruksi pemerintah pusat yang meminta mencabut perda yang bertentangan dengan aturan di atasnya. “Dari pembahasan sampai pengesahan kami memandang perda ini sudah layak diundangkan menjadi produk hukum daerah. Kami juga yakin jika aturan ini tidak akan menjadi produk yang mubazir, karena sudah mengikuti acuan produk hukum yang lebih tinggi di atasnya,”

Bali Post/mud

LIMA PERDA - Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra menghadiri sidang paripurna pengesahan lima Perda dalam sidang paripurna, Rabu (14/9) kemarin di gedung DPRD Kabupaten Buleleng. jelasnya. Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra mengatakan, secara umum perda ini memiliki peran penting sebagai dasar pemerintah dalam menjalankan kebijakan di daerah. Dia mencontohkan, Perda Penyelenggaraan Ketenagakerjaan dan Pengendalian Peredaran Minuman Beralkohol. Penyelenggaraan Ketenagakerjaan sebagai dasar pemerintah dalam mengurus ketenagakerjaan dari sumber daya manusia (SDM) sampai perlindungan tenaga kerja. Perda Pengendalian Peredaran Minuman Beralkohol adalah upaya untuk melindungi masyarakat dari pengaruh negatif minuman beral-

kohol. Sementara Perda Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, Pencabutan Perda No. 3 Tahun 2009 tentang Penertiban Penebangan Pohon dan Bambu di luar Kawasan Hutan merupakan tindak lanjut dari undang-undang dan peraturan menteri (permen). Sedangkan Ranperda tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan dalam rangka tertib administrasi kependudukan dan pencatatan sipil. “Secara umum kelima perda ini sangat penting, dan dua ranperda tersebut diajukan untuk melindungi tenagakerja dan juga peredaran minuman beralkohol,” katanya. (kmb38)

Perlu Gerakan Nyata Perangi Narkoba Singaraja (Bali Post) Kasus narkoba dinilai semakin memprihatinkan dan perlu gerakan nyata bersama-sama. “Kami mengajak berbagai komponen terkait di Buleleng mencegah bahaya penyalahgunaan narkoba di

masyarakat,” ujar Kepala BNNP Bali, Brigjen. Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H., Rabu (14/9) kemarin di interaktif Singaraja 92.0 FM. Ia menilai, beragam faktor penyebab jumlah pencandu narkoba meningkat.

Bali Post/dgk

NARKOBA - Kepala BNNP Bali, Brigjen. Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H., melakukan sosialisasi penyalahgunaan narkoba di Radio Singaraja 92.0 FM., Rabu (14/9) kemarin.

Salah satunya minim pengawasan di lingkungan masyarakat dan ketidakpedulian antarindividu. Dari itulah diperlukan kepekaan dan proteksi dini di lingkungan terdekat. Selain itu, pengajar sekolah dan keluarga wajib memberi pemahaman bahaya narkoba. “Di kalangan generasi muda perlu ada pengawasan dan pemberian pemahaman akan bahaya narkoba. Guru di sekolah dan keluarga terdekat ikut berperan mengawasi anak dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” imbuhnya. Kata dia, hingga September 2016 terdapat 610 kasus narkoba di Bali. Dari angka tersebut, 480 hasil tangkapan, 60 dalam penyidikan dan lainnya melalui kesadaran diri berobat ke BNN. “Jadi cukup banyak pengguna berumur 23 hingga 47 tahun. Mereka ini tergolong usia produktif. Ini perlu diperhatikan bersama,” paparnya. Ia menambahkan, BNNP mempunyai kurikulum terintegrasi mengantisipasi narkoba masuk dalam pengajaran di SMP. Selain itu, pada tingkat SMA pemahaman antisipasi narkoba dimasukkan pada muatan lokal. (kmb34)

Kertas Bekas Jadi Kerajinan

Bali Post/dgk

TEWAS - Wilijana Vujaklija pascakecelakaan di Jalan Kabupaten Jurusan Singaraja-Tigawasa. Sementara temannya, Sanaa Hissame, tewas di TKP.

Singaraja (Bali Post) Kerajinan berbahan kertas daur ulang dikembangkan masyarakat di wilayah Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng. Berbagai bentuk telah berhasil diproduksi. Diantaranya tempat tisu dan bingkai foto. Pengerajin Kadek Suradi mengatakan, awal mula ide kreatif anyaman memakai peralatan sederhana. Ia mengumpulkan bahan semacam buku, koran dan kertas tidak terpakai. Bahan dipilah dan direndam air menjadi bubur kertas. “Kertas yang dipilah itu dihancurkan mengecil menjadi bubur kertas. Bahan dikeringkan dan dibentuk sesuai kebutuhan. Setelah dibentuk bahan dapat dikombinasikan dengan anyaman berbentuk kotak,” ujarnya, Rabu (14/9) kemarin. Usaha kerajinan anyaman kertas bekas dilakoni hampir setahun lebih. Kerajinan kertas daur ulang tergolong mudah diprod-

uksi. Ke depan dinilai mampu membuka lapangan pekerjaan di masyarakat. “Kalau sekarang baru mengajak dua karyawan. Kami sedang kembangkan promosi dan meningkatkan antusias pengembangan kerajinan dari kertas daur ulang,” ucapnya. Suradi menjelaskan, meningkatkan pemasaran melibatkan pemuda di Desa Nagasepaha, mereka berlatih membuat kerajinan serupa. Produk ditawarkan ke konsumen wajib berkualitas dan diminati pasar lokal atau mancanegara. “Kita juga mencoba memasarkan produk memanfaatkan media sosial,” jelasnya. (kmb34) KERTAS BEKAS - Kerajinan kotak tisu yang dibuat dari kertas bekas. Kerajinan ini dibuat masyarakat Desa Nagasepaha Kecamatan Buleleng.

Singaraja (Bali Post) – Tidak saja jalur Singaraja-Bedugul yang terkenal rawan terjadi kecelakaan lalulintas (lakalantas), ruas jalan di desa wisata seperti di Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar masuk dalam jalan rawan terjadi lakalantas. Selain sempit, berliku dan minim rambu lalulintas, ruas jalan ini belum dilengkapi pengaman jurang. Sejatinya situasi ini sudah sering dilaporkan kepada instansi yang membidangi, namun alasan tidak cukup anggaran sehingga tetap saja jalan yang ramai dilintasi wisatawan mancanegara (wisman) itu mengancam pengendara yang sebagian besar tidak tahu medan. Kelian Dusun (Kadus) Banjar Dangin Pura, Desa Tigawasa Gede Budiarta, Rabu (14/9) kemarin mengatakan, jalan yang melintasi wilayahnya itu saban hari selalu ramai dilalui angkutan pariwisata atau tamu asing yang mengendarai sepeda motor. Keramaian wisatawan yang melintas itu sejak berkembangnya pawisata di Desa Munduk, Gobleg, dan kini berkembang kawasan wisata Bali Aga. Biasanya rombongan wisman datang dari Denpasar atau Gianyar mulai ramai sejak pagi hari mulai pukul 06.00 Wita. Jalan ini sengaja dipilih karena jarak tempuh ke objek wisata Lovina atau objek lain di Buleleng lebih pendek dibandingkan harus melalui Bedugul-Singaraja. Pertimbangan jarak yang lebih pendek itu tidak menyurutkan pengendara untuk menyusuri jalan menurun, berkelok, dan berbatasan dengan jurang di sisi jalan. Sejak seringnya terjadi kecelakaan di ruas jalan itu, pihaknya mengusulkan kepada instansi terkait agar menambah pemasangan rambu lalulintas dan lampu penerangan jalan. Usulan ini sangat penting, karena jalan di desanya itu minim lampu penerangan dan rambu yang memberikan petunjuk pengendara agar waspada dan berhati-hati pada saat melintas. “Kami pernah usulkan, tapi katanya tidak ada anggaran dan dijanjikan tahun 2017. Kami khawatir kalau korban kecelakaan terus bertambah, sehingga dengan suwadaya kami buat papan peringatan seadanya agar pengguna jalan, utamanya wisatawan agar berhati-hati ketika melintas,” tegasnya. Di tempat terpisah Kasat Lantas AKP Gede Sumadra Kerthiawan seizin Kapolres AKBP I Made Suka Wijaya tidak menampik jalan di desa wisata rawan terjadi lakalantas. AKP Sumadra juga mengakui kalau medan jalan yang curam, berkelok, dan berbatasan jurang dan belum dilengkapi pengaman di sisi jalan. Untuk itu pihaknya mengharapkan instansi terkait yang membidangi agar memberikan perhatian dengan menambah lampu penerangan hingga pemasangan pengaman jurang, sehingga bisa mencegah terjadinya lakalantas. (kmb38)

50 Tukik Dilepas di Lovina Singaraja (Bali Post) Kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan PT Indonesia Power PLTGU Pemaron dan PT PLN (Persero) Distribusi Bali dengan melepas 50 ekor tukik di Pantai Lovina. Pelepasan tersebut dirangkai penutupan Lovina Festival 2016. Pada pembukaan Lovina Festival, dilepas 25 ekor tukik oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST., dan 25 ekor lain sumbangan wisatawan. Total 100 tukik yang dilepas berasal dari pusat konservasi penyu di Pantai Penimbangan Desa Baktiseraga, Buleleng sebagai kelompok binaan dari PT Indonesia Power PLTGU Pemaron. Kelompok pemerhati penyu tersebut telah berhasil menetaskan dan melepaskan ke laut ratusan tukik. Adapun telur penyu yang ditetaskan berasal dari penyu hijau yang bertelur di Pantai Penimbangan. Manager Unit PT Indonesia Power PLTGU Pemaron Nyoman Sukma Aryawan mengatakan, pelepasan tukik di Pantai Lovina adalah bentuk nyata dari kepedulian perusahaan menjaga kelangsungan hidup penyu di lingkungan alamnya.”Ini sesuai dengan visi misi yang ada di perusahaan kami. Ke depan upaya konservasi tetap kami galakkan,” jelasnya di sela-sela pelepasan tukik, Rabu (14/9) kemarin yang juga dihadiri Pelaksana Harian Manager PLN Area Bali utara Putu Ardin. (kmb34)

Bali Post/dgk

TUKIK - Pelepasan tukik di Pantai Lovina, Rabu (14/9) kemarin.


JEMBRANA

12

Kamis Pon, 15 September 2016

Tinjau Proyek Infrastruktur

Kantongi SS, Bupati Artha Pastikan Sesuai Rencana Warga Munduk Anggrek Dibekuk

Negara (Bali Post) – Jajaran Satuan Reskoba Polres Jembrana berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba. Dewa Ketut BA (30) ditangkap polisi atas dugaan kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu (SS). Pria yang tinggal di Munduk Anggrek, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo ini dibekuk di sebuah rumah di Lingkungan Sri Mendala, Dauhwaru, Senin (12/9) lalu. Kasat Reskoba Polres Jembrana, AKP I Gusti Komang Muliadnyana, Rabu (14/9) kemarin mengatakan penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat. Di mana, informasi itu disebutkan ada orang (tersangka Ketut BA-red) yang diduga sering menggunakan narkoba. Setelah dilakukan penyelidikan akhirnya tersangka dibekuk tanpa melakukan perlawanan. Tak hanya karena adanya pengaduan, penangkapan tersangka ini juga merupakan pengembangan dari pelaku penyalahgunaan

narkoba yang ditangkap sebelumnya. “Tersangka sebelumnya sempat pergi ke Denpasar diduga membeli paket sabu. Kami melakukan penyanggongan di TKP penangkapan,’’ kata Kasat Muliadnyana kemarin. Setelah dilakukan penggeledahan, dari tangan tersangka diamankan sejumlah barang bukti, yakni paket sabu seberat bruto 0,15 gram atau berat netto 0,10 gram, korek api warna merah, potongan pipet plastik, HP merek Prince dan sepeda motor Vario Hitam DK 6109 ZA yang dikendarainya. Barang bukti itu pun kini disita penyidik guna proses hukum selanjutnya. “Tersangka yang lulusan diploma ini, dalam sebulan mengaku tiga kali nyabu. Sehari-harinya, tersangka bekerja sebagai perancang bangunan,” ujar Muliadnyana seizin Kapolres Jembrana. Atas perbuatannya, tersangka kini meringkuk di sel tahanan Polres Jembrana sembari menunggu proses hukum selanjutnya. (kmb26)

BUPATI Jembrana I Putu Artha memberikan perhatian serius terhadap beberapa pembangunan infrastruktur yang saat ini tengah dikerjakan Pemkab Jembrana. Hal itu dibuktikannya dengan terjun langsung meninjau beberapa proyek yang tengah dikebut pengerjaannya. Didampingi Kadis PU Jembrana Gusti Putu Merthadana serta camat dan perbekel setempat, Artha mengecek pembangunan jembatan Medewi Pulukan, ruas jalan hotmix pangkung slepe Medewi (Kecamatan Pekutatan), pembangunan jembatan Pergung Tegalcangkring serta kegiatan pengaspalan jalan Biluk Poh-Delod Berawah (Mendoyo), Rabu (14/9) kemarin. Ia mengatakan, kehadirannya ke sejumlah proyek infrastruktur tersebut ingin memastikan segala pekerjaan berlangsung dengan baik sesuai rencana. Baik dari segi kualitas, waktu maupun kepuasan masyarakat. “Saya berharap agar semua proyek pembangunan tahun 2016 bisa selesai dikerjakan tepat waktu,” harapnya. Selain tepat waktu, Bupati juga meminta kualitas pembangunan berjalan baik sebagai akses transportasi, meningkatkan ekonomi dan pelayanan masyarakat. Saat itu, orang nomor satu di

Kabupaten Jembrana ini juga mewanti-wanti pihak pemborong maupun Dinas PU Jembrana agar merangkul dan senantiasa berkoordinasi dengan masyarakat sekitar proyek. Bupati Artha ingin masyarakat sekitar ikut dilibatkan sehingga manfaat proyek tersebut bisa dirasakan. Tidak hanya akan memiliki jalan maupun jembatan yang bagus saja nantinya, tapi juga pemberdayaan ekonomi sekitarnya. “Minimal dengan mereka diajak bekerja, menjadi buruh ataupun tukang, sehingga dana pembangunan yang cukup besar tersebut bisa juga dinikmati masyarakat serta ada perputaran ekonomi di sana,“ ujar Artha. Sementara, saat meninjau pengaspalan ruas jalan Biluk Poh Kelurahan Tegalcangkring-Delod Berawah, Bupati Artha mengingatkan LPM setempat agar ikut mengawasi proyek yang tengah dikerjakan. LPM berhak mengajukan keberatan apabila dalam pengerjaannya proyek tersebut melenceng dari standar. “Intinya adalah agar muncul saling koordinasi bersama. Jadi jangan sampai ketika proyek tersebut diresmikan penggunaannya, baru muncul riak-riak ketidakpuasan. Jadi mesti diawasi dari awal,“ pintanya. Nyoman Wijaya, salah satu

TINJAU – Bupati Jembrana I Putu Artha meninjau salah satu proyek pembangunan di Jembrana. warga dari Dusun Delod Baleagung Medewi mengucapkan terima kasihnya atas pembangunan jembatan yang saat ini tengah dikerjakan. Awalnya, dirinya mengaku sempat kaget ketika mendengar di dusunnya akan dibangun jembatan, mengingat lokasinya cukup terpencil dan jauh dari kota. Saat ini pembangunnan jembatan Medewi Pulukan itu sudah 70 persen. Dijadwalkan November nanti, jembatan sepanjang 25 meter serta memiliki lebar 5 meter itu

bisa terselesaikan. “Saya ucapkan terima kasih karena telah dibuatkan jembatan yang akan memudahkan kami membawa hasil-hasil perkebunan maupun untuk transportasi sehari-hari sehingga jaraknya menjadi lebih dekat. Tidak lagi mesti memutar. Kalau dulu, jangankan bawa motor, jalan kaki saja mesti berhati-hati karena berupa tanah tegalan curam. Namun, sebentar lagi bisa dilewati sehingga kami bisa memangkas waktu dan jarak,“ terangnya. (ad346)


Kamis Pon, 15 September 2016

KARANGASEM

13

SOSOK Fokus Tangani Sampah SEJUMLAH desa masih kesulitan menangani sampah. Tidak adanya penanganan secara terpadu, berdampak serius terhadap lingkungan sekitar. Seperti di Desa Duda Kecamatan Selat, desa ini kini dipusingkan dengan sampah. Pasalnya, sampah rumah tangga masyarakat setempat justru dibuang ke Sungai Sangsang. Kondisi demikian disampaikan Perbekel Duda I Gusti Agung Ngurah Putra, Rabu (14/9) kemarin. Setelah menjabat perbekel, dia mengaku ingin fokus menuntaskan Bali Post/gik persoalan sampah ini. Sebab, dari delapan banjar dinas di Desa Duda, desa yang dikenal dengan potensi buah salak ini belum memiliki tempat pembuangan sampah (TPS) sementara. Jangankan TPS, bak sampah di masing banjar dinas juga belum tersedia. Oleh karena itu, dengan kewenangan desa mengelola anggaran, pihaknya ingin memberdayakan BUMdes untuk pengadaan satu dump truk angkut sampah. Kemudian empat tempat sampah berukuran besar di setiap banjar dinas, yakni Banjar Dinas Duda, Jangu, Alas Tunggal, Dalem, Padang Tunggal Kangin, Padang Tunggal Kauh, Bambang Biaung dan Pagubugan. Sampah masyarakat dari 1.560 kepala keluarga nantinya akan diangkut dengan armada dump truk itu langsung ke TPA Butus. Bahkan masyarakat sudah bersedia dikenakan retribusi untuk penanganan sampah ini. Mayoritas sampah di desa datang dari sampah rumah tangga. “Dulu dari Desa Adat Duda sudah sempat mengusulkan pengadaan tempat sampah ini kepada pemerintah daerah, tapi belum terealisasi,” katanya. Dalam menangani sampah, Ngurah Putra juga mengaku sudah merencanakan bank sampah, menjalin komunikasi dengan Bank Sampah Karangasem untuk memberdayakan masyarakat bisa menghasilkan uang dari pengelolaan sampah. Fokus penanganan sampah ini juga bagian dari pembangunan pariwisata. Sebab, wilayah Alas Tunggal kini cukup digemari wisatawan yang ingin melihat indahnya Gunung Agung dari dekat dan liuk-liuk persawahan di sekitarnya. “Wisatawan sering melakukan tracking ke tempat itu,” katanya. (gik)

Tunggakan Perekaman E-KTP Masih 60 Ribu Lebih Amlapura (Bali Post) – Tunggakan perekaman data penduduk potensial pemegang e-KTP di Karangasem sejak program e-KTP itu digulirkan, masih 60 ribu lebih. Perekaman data itu nunggak akibat berbagai kendala, seperti warga tak datang guna datanya direkam. Hal itu disampaikan Kadisdukcapil Wayan Sumidia, Rabu (14/9) kemarin. Menurut Sumidia, stafnya menghadapi berbagai macam kendala dalam melayani perekaman untuk data e-KTP. Ada warga diduga preman dan bertato dari salah satu banjar dinas di Kubu yang beberapakali datang ke Kantor Duisdukcapil dan menolak orangtuanya direkam data e-KTP. “Pria dengan wajah tegang itu mengatakan, apakah KTP bisa diganti atau dipakai mengambil beras?” ujar Sumidia menirukan teriakan pria bertato itu. Kini, tambah Sumidia, ketika tunggakan perekaman masih 60 ribu, jumlah warga yang usianya sudah menginjak 17 tahun atau sebagai pemegang e-KTP sudah mencapai 70 ribu lagi. Mereka juga harus direkam datanya agar mendapatkan e-KTP. Terkait adanya program pemerintah guna menuntaskan perekaman dan pemberian e-KTP bagi program sebelumnya, pihaknya akan fokus menggarap perekaman tunggakan sebelumnya. Sebab, penduduk dari tunggakan sebelumnya kebanyakan sudah lanjut usia dan mereka mendesak memerlukan e-KTP agar bisa mengurus berbagai keperluan adminitrasi, baik klaim BPJS, JKBM ataupun bantuan sosial. Salah satu perbekel yang menyampaikan beberapa warganya mendesak diberikan e-KTP, guna mengurus bantuannya yakni Perbekel Desa Pidpid Ketut Pasek. Dia mengatakan, ada seorang warganya yang sudah lanjut usia dan lumpuh. Bantuannya seharusnya masuk langsung ke rekeningnya. Namun karena belum memiliki e-KTP, dia belum bisa dibuatkan rekening bank tempat mentransfer bantuannya. “Warga kami itu lumpuh, bangunpun tak bisa. Apa bisa dibantu petugas perekam yang datang ke banjarnya? Kami dan keluarga kesulitan mengantarnya melakukan perekaman untuk membuat e-KTP ke Kantor Camat,” kata Pasek. Sementara itu, Perbekel Desa Tianyar Barat Gde Agung Pasrisak Juliawan mengatakan, warganya dulu sudah merekam e-KTP. Namun banyak yang mengeluh sampai kini e-KTPnya tak kunjung datang. Padahal e-KTP itu sangat diperlukan, terutama ketika ada warganya yang tergolong rumah tangga tak mampu ada yang jatuh sakit. Menyikapi hal itu, Sumidia mengatakan, mereka yang kesulitan datang ke kantor kecamatan guna merekam eKTP karena sudah lanjut usia atau lumpuh bisa dibantu dengan petugas jemput bola. Namun mereka mesti melapor dan pihak desa membuatkan jadwal, sehingga petugas tak sampai berulangkali ke satu banjar hanya untuk jemput bola satu atau dua orang warga lansia yang dilayani perekaman e-KTP. “Memanggul alat perekam itu lumayan berat, juga bagi petugas kami yang terbatas,” ujar Sumidia. Pria asal Mengwi itu juga mengatakan, sampai kini pencetakan blanko e-KTP dari Depdagri juga ada masalah. Pencetakan lambat, sehingga Disdukcapil dari seluruh Indonesia antre panjang. Dapat blankonya juga terbatas, terkadang hanya 200 atau 450. “Masih ada 3.000 warga Karangasem yang dulu sudah melakukan perekaman dan e-KTP-nya belum tercetak. Kini juga sudah tercetak lagi 1.500 keping e-KTP tunggakan dulu. Semoga dari warga yang mengeluh belum mendapatkan e-KTP dari Tianyar Barat disampaikan Pak Agung Pasrisak ada di antara mereka,” ujar Sumidia. (013)

Bali Post/kmb31

MENGANGKUT - Sejumlah pengusaha sudah mengangkut alat beratnya, sejak adanya sidak secara rutin ke lokasi galian C bodong di Kecamatan Selat.

Pemkab Ultimatum Pengusaha Galian C Bodong

Alat Berat Harus Dikeluarkan dari Lokasi

Amlapura (Bali Post) -

Setelah lama berpolemik, Pemkab Karangasem baru mengeluarkan taringnya. Menindaklanjuti hasil rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) di Aula Dhira Brata Mapolres Karangasem, Pemkab menerbitkan surat pemberitahuan agar seluruh alat berat milik pengusaha galian C bodong segera dikeluarkan dari lokasi galian. Pemkab hanya memberikan waktu tujuh hari untuk mengosongkan lokasi galian C bodong dari seluruh alat berat para pengusaha. Ultimatum ini tertuang dalam surat pemberitahuan tertanggal 13 September yang diterima kalangan perbekel se-Kecamatan Selat, Rabu (14/9) kemarin. Surat tersebut juga disampaikan kepada Ketua DPRD, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri Amlapura, Dandim 1623/ Karangasem, Ketua Asosiasi Galian C hingga Majelis Alit Desa Pakraman (MADP). Apabila ultimatum ini tidak diindahkan dalam waktu tujuh hari sejak surat ini diterima, maka Pemkab akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam surat dengan Nomor 331.1/1016/Satpol.PP/ Setda itu juga melampirkan berita acara hasil rapat Forkopinda tanggal 2 September lalu. Selain segera meminta pengusaha galian C bodong mengangkut seluruh alat beratnya, hasil rapat waktu itu juga menelorkan tindaklanjut peninjauan lapangan oleh Tim Gabungan. Peninjauan ini untuk mengkaji dampak sosial ekonomi akibat penutupan pertambangan galian C tak berizin, mulai 13 September sampai 15 September. Hasil kajian dari Tim Gabungan ini akan diserahkan kepada Bupati

Karangasem dan Forkopinda Karangasem sebagai bahan pengambilan keputusan terhadap kebijakan selanjutnya dari Pemkab Karangasem. Khusus terhadap perusahaan AMP yang masih berizin, tetap dapat beroperasi dan mengolah bahan baku untuk keperluan AMP melalui alat pendamping AMP. Alat pendamping ini berupa whell loader dan alat pemecah batu berupa stone crusser, sepanjang bahan baku material yang dibutuhkan bersumber dari perusahaan galian C yang berizin. Atau bisa juga memanfaatkan stok material di lokasi AMP, tapi tidak

Padangbai Jadi Tempat Transaksi Narkoba Pemeriksaan Penumpang Diperketat

Amlapura (Bali Post)Setelah berhasil meringkus tiga pengedar narkoba, pihak kepolisian memperketat pemeriksaan terhadap setiap penumpang di Pelabuhan Padangbai. Situasi ini menyusul pengedar narkoba ditangkap di Pelabuhan Padangbai ketika hendak bertransaksi. Pengetatan pengamanan ini guna mencegah agar jaringan peredaran gelap narkotika ini tidak makin berkembang di Karangasem. Wakapolres Karangasem Kompol A.A Gede Mudita mengatakan hal itu, Selasa (13/9) lalu. Menurut Mudita, pemeriksaan penumpang dari dan ke Padangbai meliputi orang dan barangnya. Jumlah personil-

nya juga ditambah. Untuk sementara belum ditemukan barang bukti yang mencurigakan yang mengarah ke kasus penyalahgunaan narkotika. “Jangan sampai ada kesan aman bagi para pengedar narkotika di Pelabuhan Padangbai. Setelah ini terungkap, pengamanan Padangbai diperketat,” ujarnya. Tidak hanya di pelabuhan, dalam memerangi bahaya narkotika ini Sat. Polair Polres Karangasem juga aktif bergerak ke tengah laut. Mereka menyasar fast boat yang beraktivitas di perairan dekat Padangbai hingga Candidasa. Setidaknya sejak pagi hingga siang, Sat. Polair melakukan pemeriksaan terhadap tiga

boat di tengah laut, antara lain fast boat Gangga Dive 01, Gangga Dive 02 dan Panorama 4, Selasa (13/9) lalu. Namun jajaran Sat. Polair tak menemukan adanya turis asing yang kedapatan menyimpan narkotika. Demikian juga bentuk pelanggaran lainnya yang mengarah pada tindak pidana. Selain patroli, Sat. Polair juga tetap melakukan pengawasan terhadap sejumlah turis yang melakukan diving maupun snorkling di perairan setempat. Patroli ini tetap dilakukan secara rutin dengan sasaran yang berbeda-beda. Kadang-kadang fast boat, kadang-kadang juga kapal-kapal yang berukuran cukup besar. (kmb31)

kARANGASEM Besakih (SWIB)

0363 21791

0363 21220

PMI

0363 21789

Polsektif Karangasem 0363 23222

PDAM

0363 21363

Polsek Kota

0363 21167

PLN

0363 21711

Polsek Manggis

0363 41768

BPBD/ESR

0363 22173

Polsek Rendang

0363 23082

Badan SAR

0363 21135

Polsek Selat

0363 24187

Pemadam Kebakaran 0363 21113

Polsek Abang

0363 23330

URD RSUD

0363 21011

Polsek Kubu

0363 22988

11 RSUD

0363 21470

Polsek Sidemen

0363 21709

12 SMAN 1 Amlapura 0363 21152

Polsek Bebandem

0363 22110

13 SMAN 2 Amlapura 0363 21254

Polsek Candidasa

0363 41677

Penjagaan Polres

14 SMAN 1 Manggis

0363 41668

Polsek KP3 Padangbai 0363 41388

15 SMPN 1 Amlapura 0363 21288

Radio Suara Widya

16 SMPN 2 Amlapura 0363 21483

matan Selat yang menerima surat ini, seperti Perbekel Sebudi Nyoman Tinggal, Perbekel Duda I Gusti Agung Ngurah Putra dan Perbekel Amerta Buana Wayan Suara Arsana, mengaku akan segera meneruskannya kepada klian banjar dinas masing-masing. Klian banjar dinas agar selanjutnya menyampaikan kepada masyarakat, khususnya kalangan pengusaha galian C tak berizin. Dihubungi, Rabu (14/9) kemarin Perbekel Sebudi Nyoman Tinggal mengaku tak bisa berbuat banyak menghadapi situasi ini. Namun, pihaknya masih berharap agar sama-sama jalan. Artinya, usaha galian C tetap berjalan, asalkan tidak melanggar ketentuan yang berlaku. Sebab, mayoritas masyarakat setempat terlibat langsung dengan pertambangan galian C. (kmb31)

Perbekel Minta Disdukcapil Sinkronkan Data Hasil Validasi Desa Amlapura (Bali Post) – Sejumlah Perbekel saat penyerahan data kependudukan di Karangasem, Rabu (14/9) kemarin, meminta Disdukcapil mensinkronkan dengan teliti data dari hasil validasi pihak desa. Pasalnya, selama ini pihak desa maupun klian banjar berulangkali disuruh melakukan validasi data penduduknya. Namun setelah para klian banjar bekerja dan mengirim data validasi penduduknya ke Disdukcapil, berulangkali pula data yang dikeluarkan pihak Disdukcapil justru data terdahulu. Bukan data terbaru hasil validasi pihak desa. Kenyataan itu disampaikan Perbekel Desa Culik Ida Nyoman Jaksa dan sejumlah rekannya di depan Wakil Bupati Karangasem Wayan Artha Dipa dan Kadisdukcapil, Wayan Sumidia. Ida Nyoman Jaksa menyampaikan, sejak pihaknya masih menjabat Klian Banjar Dinas sudah berulangkali menerima tugas menvalidasi data kependudukan. Misalnya, setiap menjelang Pemilu legislatif, Pilpres, Pilbup dan Pilgub atau penerima bantuan untuk warga miskin. Namun kenyataannya, data yang dikeluarkan pihak Disdukcapil justru bukan data hasil validasi dari desa, tapi data lama yang salah seperti orang sudah lama meninggal mendapatkan surat panggilan memilih. Hal serupa juga disampaikan perbekel dari desa lainnya. Di lain pihak, Wabup Karangasem Wayan Artha Dipa memerintahkan para Camat agar berkoordinasi dengan para perbekel dan stafnya, guna melakukan validasi data kependudukan secara intensif dalam seminggu ini. Dia mengatakan, saat Pilbup tahun lalu pihaknya mengetahui di satu banjar dari jumlah pemilih 250 orang, sampai ada 150 orang yang tak ada orangnya. Akhirnya, setelah ditelusuri oleh KPUD Karangasem, sampai 15 ribu lebih penduduk pemilih berkurang. Nama-nama itu memang tak ada orangnya, baik karena nama ganda atau sudah meninggal. “Sudah pernah dilakukan perbaikan, tapi saya yakin masih ada banyak yang belum valid data kependudukan kita. Itu akan diperbaiki secara perlahan,” ujar Artha Dipa. Perbekel Desa Amertabuana Wayan Suara Arsana menanyakan, apakah ada honor atau uang transportasi bagi para klian banjar dinas yang nantinya bertugas melakukan validasi data kependudukan tersebut. Menjawab pertanyaan tersebut, Kadisdukcapil Wayan Sumidia mengatakan, terkait tugas validasi data tahun ini tak ada anggaran untuk itu. (013)

Gelapkan Motor, Parkit Batal Menikah

Telepon Penting Polres Karangasem

boleh melakukan aktivitas penggalian. Bagi perusahaan yang memiliki izin pengolahan material, dapat melakukan kegiatan pengangkutan dan pengiriman material ke luar lokasi AMP untuk keperluan proyek. Tidak hanya itu, persoalan lain, yakni pungutan truk pengangkut galian C yang dilakukan oknum yang mengatasnamakan desa pakraman juga akan ditindaklanjuti. Dalam lampiran surat tersebut dijelaskan, dalam waktu dekat akan segera dilakukan pertemuan antara desa pakraman yang terdampak oleh aktivitas galian C di Kecamatan Kubu bersama Forkopinda Karangasem, serta instansi terkait lainnya. Dari pertemuan tersebut, diharapkan ada pernyataan bersama untuk memberi solusi mengatasi persoalan tersebut. Sejumlah perbekel di Keca-

Bali Post/kmb31

PEMERIKSAAN - Petugas Sat. Polair Polres Karangasem saat melakukan pemeriksaan terhadap boat.

Amlapura (Bali Post) – Gara-gara ulahnya, terdakwa Gede Suastika alias Barakan alias Gede Parkit, kena batunya. Saat memberikan keterangan sebagai terdakwa pada sidang di Pengadilan Negeri Amlapura, Selasa (13/9) lalu, Parkit mengaku batal menikah. Masalahnya, dia duluan dibekuk polisi. Parkit pemuda asal sebuah desa di Kecamatan Sidemen, Karangasem itu dibekuk polisi dua bulan lalu karena menggelapkan sepeda motor milik saksi korban yang tak lain masih keluarga pacar atau calon istrinya dari Sidemen. Semula Parkit meminjam sepeda motor kepada paman pacarnya, dengan alasan hendak dipakai mengambil gaji di tempatnya bekerja di Batubulan, Gianyar. Namun, sepeda motor itu tidak dikembalikan kepada pemiliknya di Sidemen. Terdakwa membawa sepeda motor itu menyeberang ke Lombok Utara. Di sana sepeda motor jenis Vario itu dijualnya Rp 2 juta. “Saya semula meminjam sepeda motor itu untuk mengambil gaji, karena hendak menikahi pacar. Namun gaji tak cukup untuk menikah dan saya pulang dulu ke Lombok,” kelitnya. JPU dari Kejari Amlapura Putu Gede Juli Arsana, di depan majelis hakim diketuai Putu Ayu Sudariasih menyampaikan terdakwa juga memiliki kasus serupa, yakni penggelapan sepeda motor di wilayah hukum Polres Tabanan. “Dia duluan dibekuk polisi Karangasem, sehingga kasus hukum di Karangasem duluan maju,” tandas Jaksa Juliarsana. Sementara itu, Parkit mengaku tak tahu, apakah nanti setelah ke luar dari Lapas Karangasem dia bisa diterima pacarnya atau keluarga pacarnya. (013)


TABANAN

14

Bupati Eka Apresiasi Prestasi Poklahsar dan Pokmaswas

FIGUR Terapkan Sistem Desa PROSES perekaman e-KTP bagi wajib KTP dikebut di setiap kecamatan di Kabupaten Tabanan. Kecamatan Tabanan masih mengantongi 5.186 orang dari 18 ribu lebih warga wajib KTP yang belum merekam data e-KTP. Untuk mempercepat proses perekaBali Post/bit man, Camat I G.A. Supartiwi menerapkan sistem pembagian jadwal per desa. Penjadwalan setiap desa dilakukan untuk memudahkan proses perekaman, mengantisipasi berjubelnya antrean dan kepastian bagi warga. “Kami buatkan jadwal untuk masing-masing desa untuk memberi kesempatan warga melakukan perekaman bagi yang belum,” ungkapnya, Rabu (14/9) kemarin. Jadwal dibuat sampai 26 September mendatang. Warga satu desa yang sudah mendapatkan jadwal tidak bisa datang di waktu yang lain karena masih jadwal desa lain. Sementara empat hari tersisa sampai 30 September akan dipergunakan untuk melakukan penyisiran bekerja sama dengan perbekel untuk pendataan warga yang belum melakukan perekaman. Sebab, bisa saja saat jadwal perekaman warga tidak bisa hadir karena bekerja, sakit atau sedang keluar wilayah seperti berlayar. Khusus yang sakit dan tidak bisa datang ke kantor camat, dilaporkan ke Disdukcapil. Berdasarkan data Disdukcapil, 5.186 orang belum merekam data e-KTP. Paling banyak ditemukan di Desa Dauh Peken mencapai 923 orang. Sebelum melakukan perekaman, pihaknya telah berkoordinasi dengan setiap perbekel untuk mengecek data yang didapat dan dicocokkan dengan kondisi sesungguhnya di lapangan. Pasalnya, tidak sedikit warga yang didata sudah meninggal dan pindah permanen. Sampai kemarin 226 telah direkam. (bit)

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan Polsek Kediri Polsek Marga Polsek Kerambitan Polsek Selemadeg Polsek Pupuan Polsek Penebel Polsek Baturiti Polsek Selemadeg Timur Pemadam Kebakaran BPBD PDAM BRSU Tabanan UGD BRSU Tabanan RS Kasih Ibu Puskesmas Tabanan I Puskesmas Tabanan II Puskesmas Tabanan III Puskesmas Kerambitan I Puskesmas Kerambitan II

Kamis Pon, 15 September 2016

0361-812519 0361-812280 0361-8946155 0361-8943991 0361-8943669 0362-71110 0361-819194 0368-21110 0361-8509985 0361-812113 0361-7809054 0361-9311213, 0361-9311706 0361-811027 0361-819810 0361-3005757 0361-814102 0361-810650 0361-815049 0361-8943982 0361-814027

KABUPATEN Tabanan kembali menorehkan prestasi. Kali ini prestasi datang dari Poklahsar (Kelompok Pengolah dan Pemasaran) Taman Griya, Desa Nyambu, Kecamatan Kediri. Poklahsar tersebut berhasil menyabet juara I dalam Lomba Poklahsar Tingkat Provinsi Bali pada 7 Juni 2016 lalu. Sementara Poklahsar Sekarmina, Desa Tiyinggading, mendapat juara II lomba masak serba ikan yang diadakan di Art Center pada 18 Agustus dan Kelompok Masyarakat dan Pengawas (Pokmaswas) Bala Tirta Segara, Desa Selabih, Kecamatan Selemadeg Barat, menjadi juara III dalam lomba Pokmaswas Tingkat Provinsi Bali pada 14 April. Kesuksesan ketiga kelompok itu membuat bangga Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti ketika menerima para juara untuk silaturahmi di ruang kerjanya didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan I Made Subagia, Rabu (14/9) kemarin. Bupati Eka juga memberi apresiasi kepada ketiga pemenang lomba yang diwakili oleh masing-masing kelompok Poklahsar karena telah membuat bangga Tabanan. Kesuksesan yang diraih di tingkat provinsi diharapkan dapat diteruskan ke tingkat nasional. Ke depannya Poklahsar diminta terus melakukan yang terbaik dan menanamkan prestasi

setinggi-tingginya demi kemajuan masyarakat Tabanan. “Mari bangkitkan semangat di bidang perikanan mengingat Tabanan surplus perikanan sehingga nantinya bisa dibawa ke dalam BUMDes,” jelasnya. Ditambahkannya, melakukan sebuah pekerjaan harus didasari niat yang baik sehingga akan mendapatkan hasil yang baik. Jangan pula terlalu berpuas diri dengan prestasi dan keberhasilan yang diraih. “Hidup harus bermanfaaat dan berguna sehingga nantinya dapat diketoktularkan kepada keluarga dan masyarakat sekitar,“ ujarnya. Perwakilan pemenang lomba dari Poklahsar Taman Griya mengungkapkan, proses penilaian yang dilakukan hingga akhirnya kelompoknya menjadi juara cukup panjang. Penilaian dilakukan mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi yang mengantarkan Taman Griya menjadi juara pertama. Dalam penilaian di tingkat nasional masuk kategori 10 besar, sehingga bisa bersaing mendapatkan tiga besar. Ia berharap pemerintah selalu mendampingi dan membina kelompoknya dengan senantiasa memfasilitasi Poklahsar Taman Griya. Dengan begitu, harapan pihaknya untuk selangkah lebih maju dapat terwujud dan keinginan menuju Tabanan Serasi bisa terlaksana. (ad338)

TERIMA – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menerima perwakilan Poklahsar dan Pokmaswas di ruang kerjanya, Rabu (14/9) kemarin.

Kurang Sosialisasi, Serapan BKK Hanya 14 Persen

Tabanan (Bali Post) -

Program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Provinsi Bali untuk desa adat dan subak yang digagas sejak 2015 belum bisa dimanfaatkan maksimal akibat kurangnya sosialisasi. Di Kabupaten Tabanan, serapan BKK Provinsi Bali hanya 14 persen. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Tabanan I Gusti Ngurah Supanji mengakui sejak program BKK digulirkan memang belum ada penyampaian informasi dari pihak provinsi terkait pagu anggaran yang diterima oleh desa dan subak sesuai program yang diusulkan dalam APBDes Induk. “Karena minim sosialisasi, jadi tidak ada desa yang berani memasukkan di APBDes Induk tahun 2016,” ujarnya saat diminta konfirmasinya, Rabu (14/9) kemarin. Setelah anggaran berjalan, program BKK provinsi masih berlanjut. Untuk itu, ia menyarankan desa dan subak bisa mendapatkan peluang tersebut melalui APB-

”Okokan Tektekan” Massal akan Meriahkan Festival Kerambitan

Tabanan (Bali Post) Selama tiga hari, 7-9 Oktober mendatang, Kabupaten Tabanan, khususnya warga Kecamatan Kerambitan akan diberikan suguhan kesenian, budaya dan adat istiadat yang dirangkum dalam ajang Festival Kerambitan II Tahun 2016 di lapangan umum Desa Kerambitan. Dalam festival tersebut akan ditampilkan salah satu seni yang merupakan ciri khas Kecamatan Kerambitan, yakni okokan dan tektekan. Tim Festival Kerambitan II/2016 yang dipimpin Camat I Gede Sukanada audiensi dengan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Rabu (14/9) kemarin. Festival kedua ini mengambil tema “Vasudeva Kutumbakam, Living in Peace and Harmony’’. Kesenian okokan dan tektekan digabung menjadi satu kesatuan, yaitu pergelaran Okokan Tektekan Massal. Sebagai pendukung acara akan diangkat seluruh potensi seni dan budaya di Kerambitan. Selain menanamkan rasa bangga terhadap seni dan budaya serta adat istiadat, Bupati Eka mengharapkan festival serupa diadakan di setiap kecamatan secara bergiliran. Tujuannya sama, yaitu untuk mengangkat potensi yang ada di daerah masing-masing, baik itu seni dan budaya, adat istiadat, kulier dan lain sebagainya seperti di Kerambitan. “Saya harapkan semua itu bisa berkumpul menjadi satu dalam suatu event yang disebut dengan festival,” ujarnya. Dikatakannya, sekarang ini kepedulian masyarakat terhadap seni dan budaya serta adat istiadat di daerahnya amatlah kurang. Anak muda kebanyakkan lebih bangga terhadap budaya orang atau negara lain. Mereka lebih cinta terhadap budaya asing ketimbang budaya sendiri. Festival Kerambitan II/2016 merupakan salah satu bagian dari Program Revolusi Mental yang digaungkan oleh Pemerintah Republik Indonesia di bawah pimpinan Joko Widodo. Bupati Tabanan juga berharap Festival Kerambitan jangan berakhir sampai di sini, sebab telah memperkaya ajang lainnya seperti Festival Ulun Danu Beratan. “Semoga festival ini dapat kita wariskan ke generasi selanjutnya, sehingga seni dan budaya serta adat istiadat melekat secara turun-temurun pada generasi mendatang,” tandas Eka. (kmb28)

Des Perubahan. Apalagi provinsi memberikan alternatif kemudahan bagi desa adat untuk mengamprah lebih dahulu sebelum masuk ke APBDes Perubahan. “Desa yang sudah siap dengan bantuan ini bisa melakukan pengamprahan. Anggaran yang dikucurkan provinsi nantinya mengendap di rekening desa menunggu APBDes Perubahan ditetapkan,” jelasnya. Setiap desa adat mendapat alokasi anggaran BKK Rp 200 juta, sedangkan subak menerima Rp 50 juta. BKK acuannya Permendagri Nomor 113 Tahun 2014. BKK harus dituangkan dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB) dan ditandatangani oleh kedua belah pihak, adat dan dinas atau subak dan dinas. Pencairan

dana BKK awalnya diprioritaskan untuk desa-desa yang telah mengesahkan APBDes. Meski sejumlah desa telah memanfaatkan program BKK provinsi dengan melakukan sistem pengamprahan, masih ada desa yang tidak berani mengambil risiko. Ini karena aturan tentang keuangan desa sangat ketat. “Ada beberapa desa yang sudah mengamprah ke provinsi tanpa menunggu APBDes Perubahan. Uangnya parkir dulu di rekening desa sampai APBDes Perubahan ditetapkan. Tetapi ada juga yang masih khawatir akan aturan keuangan desa yang ketat, jadi tidak berani melakukan pengamprahan,” ungkap Supandji. Meski serapan BKK provinsi masih rendah, tahun 2017 mendatang program ini disosialisasikan hingga September. Dengan demikian desa sudah mulai memasukkan anggaran BKK di APBDes induk tahun 2017. (kmb28)

Siaga Virus Zika

Diskes Jalankan Protap DBD

Tabanan (Bali Post) – Masuknya virus zika ke wilayah ASEAN menjadi ancaman tersendiri bagi Indonesia khususnya Bali yang menjadi daerah tujuan wisata internasional. Untuk mencegah virus ini masuk, Dinas Kesehatan (Dikses) Tabanan menerapkan prosedur tetap (protap) penanganan DBD untuk infeksi virus zika sesuai instruksi Kementerian Kesehatan RI Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Rabu (14/9) kemarin, menyatakan penerapan protap DBD terhadap virus zika dilakukan karena gejala dan vektor penular penyakit dari virus ini sama, yaitu nyamuk Aedes aigypti. Oleh karena gejala virus zika menyerupai banyak penyakit lain salah satunya DBD, maka tim kesehatan akan melakukan pemeriksaan terhadap rute perjalanan yang pernah dilakukan oleh pasien, khususnya ke area-area yang memiliki kasus infeksi virus zika sehingga dapat membantu mempersempit diagnosis. Dokter akan menanyakan area, waktu dan aktivitas saat melakukan kunjungan ke daerah tersebut. ‘’Jika ternyata pernah berada di tempat yang ada kasus infeksi virus zika, akan dilakukan uji laboratorium yang hanya bisa dilaksanakan di Jakarta,’’ ujar Suratmika. Meski sudah melakukan protap DBD untuk virus zika, hingga saat ini belum ada ditemukan suspect dan diharapkan kasus ini tidak sampai ada di Bali. Adapun wilayah yang saat ini terinfeksi virus zika adalah negara-negara di Amerika Latin dan yang terbaru Singapura. Dikarenakan penyebar virus zika adalah nyamuk, selain protap pengobatan yang sama dengan DBD, pencegahannya pun sama, yaitu dengan penerapan perilaku hidup sehat dan bersih serta rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) setidaknya seminggu sekali di lingkungan sekitar. Sementara pihak Dinas Kesehatan juga secara rutin menggelar fogging di daerah-daerah yang didapati positif virus DBD. (kmb24)

Warung Global

Jangan Kebablasan Eksploitasi Sektor Kelautan

INDONESIA memiliki lautan yang luas, sehingga banyak potensi kekayaan laut yang dapat dikelola dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat. Kita harus bisa mengolah hasil laut dan memasarkannya. Werda di Gianyar menyampaikan ini dalam acara Warung Global dengan topik ’’Jokowi Berharap Sektor Kelautan Penggerak Ekonomi’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta FM, Rabu (14/9) kemarin. Werda melanjutkan, produksi, pengolahan dan pemasaran ikan harus diperhitungkan. Jangan sampai kebablasan mengeskploitasi potensi laut seperti reklamasi. Laut harus dikelola dengan baik, dengan zona tertentu dan tidak membabi

buta sehingga tetap lestari. Menurut Vera di Tabanan, sektor kelautan sangat penting sebagai usaha menumbuhkan perekonomian Indonesia yang dewasa ini sedang mengalami kelesuan akibat krisis ekonomi serta untuk meningkatkan kemakmuran

dan kesejahteraan rakyat. Setelah ada upaya dan kebijakan dari pemerintah, Arya di Denpasar mengharapkan perekonomian masyarakat menjadi lebih baik lagi khususnya yang bergerak dalam perikanan. Perlu dibangun dermaga yang modern dengan skala prioritas. Hal ini agar ekonomi perikanan di masyarakat terus berkembang dan berkesinambungan. Torek di Denpasar menyatakan Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak komoditi di bidang kelautan. Fakta ini menunjukkan bahwa prospek pembangunan perikanan dan

kelautan sangat cerah dan menjadi salah satu kegiatan ekonomi yang strategis. Negara kita memiliki potensi sumber daya kelautan yang sangat besar baik dari segi kuantitas maupun keanekaragamannya. Potensi sumber daya laut yang kita miliki sangat besar. Ini, kata Budiada di Tabanan, harus menjadi keunggulan yang dapat mengantarkan menuju bangsa yang adil dan sejahtera. Pembangunan di darat harus disinergikan dengan pembangunan ekonomi di laut. Produksi kelautan harus ditingkatkan dengan cara memberikan penyuluhan kepada nelayan, membuat

pabrik dan sarana pengolahan ikan. Dengan memanfaatkan kekayaan laut yang optimal, Gung Indra di Tabanan yakin dapat menumbuhkan ekonomi secara berkelanjutan. Dibutuhkan kerja sama banyak pihak yang memiliki kewajiban dan tanggung jawab dalam mengembangkan kelautan agar manajemen pengelolaan laut berhasil baik serta mampu menyelesaikan masalah pengangguran dan kemiskinan sekaligus menempatkan bangsa ini ke posisi yang penuh daya saing, bermartabat dan kuat secara ekonomi. (dika)


Kamis Pon, 15 September 2016

Barcelona Vs Celtic

Hasil Pertandingan Pertandingan Liga Champions UEFA Grup A FC Basel PSG 1. Arsenal 2. Ludogorets 3. FC Basel 4. PSG

vs Ludogorets 1-1 vs Arsenal 1-1 1 1 1 1

Grup B Benfica Dynamo Kiev 1. Napoli 2. Besiktas 3. Benfica 4. Dynamo Kiev Grup C Barcelona Man. City 1. Barcelona 2. Mgladbach 3. Man. City 4. Celtic

0 0 0 0

1 1 1 1

0 0 0 0

1-1 1-1 1-1 1-1

1 1 1 1

vs Besiktas 1-1 vs Napoli 1-2 1 1 1 1

1 0 0 0

0 1 1 0

0 0 0 1

2-1 1-1 1-1 1-2

3 1 1 0

vs Celtic 7-0 vs Mgladbach ditunda 1 0 0 1

1 0 0 0

0 0 0 0

0 0 0 1

7-0 0-0 0-0 0-7

3 0 0 0

Grup D Bayern Munich vs Rostov 5-0 PSV Eindhoven vs Atletico Madrid 0-1 1. Bayern Munich 1 2. Atletico Madrid 1 3. PSV Eindhoven 1 4. Rostov 1

1 1 0 0

0 0 0 0

0 0 1 1

5-0 1-0 0-1 0-5

3 3 0 0

Jadwal Pertandingan Liga Eropa Kamis (15/9) malam Grup J Qarabag vs

Slovan Liberec

Jumat (16/9) dini hari Grup A Feyenoord vs Manchester United Zorya Luhansk vs Fenerbahce Grup B Apoel Nicosia Young Boys

vs Astana vs Olympiakos Piraeus

Grup C Anderlecht Mainz

vs vs

Qabala St Etienne

Grup D AZ Alkmaar vs Maccabi Tel Aviv vs

Dundalk Zenit

Grup E Viktoria Plzen Astra Giurgiu

vs vs

AS Roma Austria Vienna

Grup F Sassulo Rapid Vienna

vs vs

Athletic Bilbao Genk

Grup G Panathinaikos Standard Liege

vs vs

Ajax Amsterdam Celta Vigo

Grup H Konyaspor Braga

vs vs

Shakhtar Donetsk Gent

Grup I Nice Salzburg

vs vs

Schalke 04 Krasnodar

Grup J PAOK

vs

Fiorentina

Grup K Inter Milan Southampton

vs Hapoel Be’er Sheva vs Sparta Prague

Grup L Villarreal Osmanlispor

vs vs

Zurich Steaua Bucharest

Ceferin Gantikan Michel Platini

Athena Asosiasi sepak bola Eropa (UEFA), Rabu (14/9) kemarin memilih Aleksander Ceferin sebagai presiden terbaru. Pengacara asal Slovenia itu menggantikan Michel Platini yang tersandung masalah. Ceferin, yang bukan merupakan anggota komite eksekutif UEFA, tidak begitu dikenal di luar negaranya sampai ia mengumumkan niatnya untuk mencalonkan diri pada Juni. ‘’Saya bukan pemain sandiwara, saya tidak memiliki masalahmasalah isu dan saya bukan orang dengan janjijanji yang tidak realistis,’’ ucapnya kepada para delegasi sebelum pengambilan suara. Masing-masing dari 55 asosiasi anggota UEFA memiliki satu suara pada pemilihan yang diikuti dua kandidat yakni Ceferin dan Michael van Praag. Kongres luar biasa UEFA ini juga dihadiri Platini. Mantan Presiden UEFA itu menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan kesalahan dan mengatakan bahwa dirinya sadar sepenuhnya. Platini yang mengundurkan diri pada Mei setelah diskors dari olahraga ini selama empat tahun karena pelanggaran-pelanggaran kode etik, mendapat tepuk tangan meriah dari pada delegasi namun tidak ada yang sampai melakukannya sambil berdiri (standing ovation). ‘’Sangat emosional bagi saya untuk berada di sini, namun saya juga senang dapat berada di sini karena ini akan menjadi pidato terakhir saya di Kongres UEFA,’’ kata Platini memulai pidatonya. ‘’Saya memiliki kesadaran yang jernih, saya tentu saja tidak membuat kesalahan apa pun dan akan terus menentang hal ini di pengadilan-pengadilan,’’ katanya mengacu kasus yang menimpanya. ‘’Terima kasih. Terima kasih untuk sembilan tahun ini. Menurut saya kita melakukan pekerjaan hebat... Teman-teman sepak bola, selamat tinggal,’’ kata Platini, yang pertama kali terpilih pada 2007, pada akhir pidatonya yang berlangsung selama tujuh menit. (afp/ant)

Pesta Dimulai Barcelona -

Trio striker Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar membuat kombinasi gemilang ketika Barcelona memulai kompetisi Liga Champions dengan pesta gol, Rabu (14/9) kemarin. Pertandingan penyisihan Grup C di Stadion Camp Nou itu menghasilkan kemenangan telak Barca 7-0 atas Celtic. Messi tampil cemerlang dengan menorehkan tiga gol keenamnya di kompetisi ini. Gol pembukanya terjadi menit ke-3 setelah menerima operan dari Neymar. Penyerang timnas Argentina itu kembali mengemas gol pada menit ke-27 setelah pemain Celtic Mousa Dembele gagal mengeksekusi penalti dengan sempurna karena ditahan kiper Marc-Andre ter Stegen. Neymar melepaskan tendangan bebas melengkung untuk memperbesar keunggulan Barca pada menit ke-50. Ujung tombak Brazil itu mengirim umpan silang untuk diteruskan sepakan voli Andres Iniesta pada menit ke-59. Messi kemudian menorehkan gol ketiganya pada menit ke60. Hat-trick ini membuat Messi melampaui rekor legenda Real Madrid Alfred Di Stefano dan Ferenc Puskas yang mengukir enam tiga gol di kompetisi Eropa. Pesta gol tim Katalan itu belum berakhir. Neymar kemudian mengirimkan umpan untuk dijadikan gol keenam oleh Suarez menit ke75. Penyerang Uruguay itu melengkapi kemenangan timnya dengan gol keduanya sesaat menjelang pertandingan usai. Pelatih Barca Luis Enrique menurunkan hampir seluruh kekuatan utamanya, setelah kebijakannya merotasi para pemain

berbuah pahit saat kalah 1-2 dari Alaves di Liga Spanyol pada pekan lalu. Celtic seharusnya bisa mencetak gol balasan bila Dembele akurat melepaskan tembakan penalti pada menit ke-24. Kiper Ter Stegen melanggar penyerang Scott Sinclair di depan gawang. Meski mengukir tiga gol saat melawan rival abadi Rangers pada akhir pekan di kompetisi Liga Skotlandia, Dembele (20) terlihat kurang percaya diri ketika ia mengeksekusi penalti. Ter Stegen bergerak ke posisi kanan untuk menepis tembakan sang eksekutor. Ter Steigen tercatat tiga kali menggagalkan empat tembakan penalti di kompetisi ini. (kmb39/afp/ant) Trio penyerang Barcelona Lionel Messi (tengah) Luis Suarez (kanan) dan Neymar.

Laga di Stadion Etihad Mundur Sehari Manchester Hujan deras yang disertai petir mengguyur kota Manchester sesaat sebelum pertandingan Liga Champions, Rabu (14/9) kemarin. Laga antara tuan rumah Manchester City vs Borussia Moenchengladbach pun ditunda dengan alasan keamanan. Laga di Stadion Etihad itu pun baru dimainkan pada Kamis dini hari. Wasit Bjorn Kuipers dan para ofisial UEFA melakukan inspeksi terhadap lapangan 50 menit sebelum jadwal pertandingan di Stadion Etihad dimulai. Lapangan terlihat tergenang ketika hujan mereda, namun pertandingan telah dibatalkan 20 menit sebelum jadwal laga dimulai.

‘’Hujan deras di seantero Manchester sepanjang sore membuat sejumlah area di lapangan tergenang air, yang memaksakan keputusan berdasarkan alasanalasan keselamatan dan keamanan,’’ demikian pernyataan dari pihak klub. Ini merupakan kedua kalinya dalam sebulan Moenchengladbach harus batal memainkan pertandingan karena hujan. Sebelumnya pertandingan persahabatan melawan Inter Milan pada 10 Agustus juga dibatalkan karena alasan yang sama. City pun memiliki kasus serupa setelah pertandingan persahabatan melawan Manchester United di Beijing pada Juli lalu dibatalkan karena hujan deras. (afp/ant)

Bali Post/afp

MENANG - (Dari kiri ke kanan) Gelandang Bayern Munich Joshua Kimmich, Arturo Vidal dan Douglas Costa merayakan gol kemenangan atas Rostov.

Kimmich Bintang di Allianz Arena Munich Tidak hanya Barcelona yang merayakan pesta gol di laga pembuka Liga Champions. Juara Liga Jerman Bayern Munich menghancurkan pendatang baru dari Rusia Rostov dengan skor 5-0 di Stadion Allianz Arena, Rabu (14/9) kemarin. Bintang pada pertandingan di Grup D itu adalah pemain muda Joshua Kimmich yang mencetak dua gol. Di sisi lain Bayern juga mengukir rekor dengan membukukan kemenangan kandang 13 kali secara beruntun. Gelandang Jerman berusia 21 tahun itu mengemas dua gol pada babak kedua, setelah penyerang Robert Lewandowski mengonversi penalti pada menit ke-28 dan Thomas Mueller menambahi gol lainnya menjelang

turun minum. Dua gol Kimmich dalam delapan menit mempertegas ketajamannya setelah ia mengukir gol perdananya di liga pada pekan lalu. Selain itu ia juga menyumbang gol pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 bagi Jerman pada awal bulan ini. Gol pamungkas Bayern dihasilkan Juan Bernat pada menit ke-90. Rostov yang tampil untuk pertama kalinya di fase grup, bertahan dengan baik pada 20 menit pertama. Namun mereka seketika rontok oleh bombardir serangan raksasa Jerman itu yang mematahkan rekor Manchester United sebelumnya dengan 12 kemenangan kandang secara beruntun di kompetisi

elite ini. Kemenangan ini menempatkan Bayern di puncak klasemen sementara Grup D dengan 3 poin diikuti Aletico Madrid yang mempermalukan tuan rumah PSV Eindhoven 1-0 di laga lainnya. Gol tunggal di Eindhoven itu dihasilkan Saul Niguez menit ke-43. Wasit Martin Atkinson menganulir gol kapten PSV Luuk de Jon pada menit ke-6 karena terjadi pelanggaran sebelumnya. Demikian pula dengan dua pelanggaran lainnya yang seharusnya berbuah penalti namun wasit menolak permohonan pemain PSV. Kesialan tuan rumah berlanjut setelah penalti Andres Guardado ditepis kiper Atletico Jan Oblak di akhir babak pertama. (kmb39/afp/ant)

Bali Post/rtr

TERGENANG - Stadion Etihad, kandang klub Manchester City, tergenang air akibat hujan deras, Rabu (14/9) kemarin.

Kalah Lagi, Eduard Tjong Lakukan Rotasi Pemain Jakarta (Bali Post) Timnas Indonesia U-19 mengalami kekalahan kedua pada babak penyisihan Grup B Piala AFF 2016 setelah Dimas Drajat dan kawan-kawan harus menyerah dari Thailand di Vietnam Youth Training Center, Hanoi, Vietnam, Rabu (14/9) kemarin dengan skor 2-3. Rotasi pemain akan dilakukan pelatih Eduard Tjong menghadapi laga ketiga melawan Australia. Pada pertandingan pertama, Timnas Garuda Muda ini juga mengalami kekalahan dengan skor yang sama dari Myanmar. Dengan demikian, anak asuh Eduart Tjong ini belum mampu memetik kemenangan. Berdasarkan data dari tim

media Timnas Indonesia, Muhammad Riyandi dan kawankawan sebenarnya mampu bermain apik terutama di babak pertama. Bahkan, terbilang mampu dominan setelah mengemas dua gol lewat Dimas Drajat pada menit 15 dan 16. Kedua gol ini dicetak lewat penalti. Tertinggal 0-2 membuat tim lawan lebih banyak melakukan penyerangan. Terbukti Sittichok Paso mampu memperkecil ketinggalan Thailand pada menit 33. Kondisi 1-2 ini bertahan hingga babak pertama usai. Tekanan dari Thailand kembali terjadi di babak kedua dan hal tersebut dibuktikan dengan mampu membuat gol penyeimbang. Lagi-lagi Sittichok Paso

yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Mampu menyamakan kedudukan membuat tim Negeri Gajah Putih itu lebih beringas. Akhirnya Worachit Kanitsribumphen menjadi pahlawan bagi Thailand setelah pada menit 53 mampu menciptakan gol bagi timnya. Dengan keunggulan 3-2, tim Negeri Gajah Putih ini tetap mendominasi jalannya pertandingan meski Indonesia berusaha menekan. Menanggapi kekalahan kedua Timnas Indonesia, pelatih Eduard Tjong mengakui jika anak asuhnya mengalami kendala dalam konsentrasi. Kondisi tersebut membuat pertahanan lengah dan mampu dimanfaat-

kan dengan baik oleh lawan. ‘’Thailand bermain dengan dewasa. Namun, permainan anak-anak tidak kalah dengan lawan. Mereka main fight, spartan dan berani menyerang. Namun hasil berkata lain,’’ kata pelatih yang akrab dipanggil Edu itu. Dengan mengalami dua kekalahan beruntun membuat peluang Indonesia cukup berat untuk lolos ke fase berikutnya meski saat ini masih menyisakan tiga pertandingan. Apalagi, pada pertandingan ketiga akan berhadapan dengan Australia yang baru saja mengalahkan Myanmar dengan skor 3-0. ‘’Kami berharap pemain lebih disiplin dan fokus saat melawan

Australia. Saya minta ke pemain agar tidak meratapi dan cepat lupakan hasil kekalahan ini demi fokus ke laga berikutnya. Kemungkinan akan ada rotasi pemain saat melawan Australia,’’ kata mantan pelatih Persela itu. Rasa kecewa dikatakan pencetak dua gol untuk Indonesia yaitu Dimas Drajat. Pemain yang juga seorang anggota TNI ini menilai tim sudah berusaha keras untuk meraih hasil yang terbaik. Namun, untuk hasil akhir belum bisa memuaskan. Untuk itu dirinya bertekad akan berusaha meraih hasil maksimal di tiga laga sisa yaitu melawan Australia, Laos dan Kamboja. (ant)


OLAHRAGA

16 Perolehan Sementara Medali PON XIX/2016 Jabar No. Provinsi Emas 1. Jawa Barat 3 2. Jawa Timur 2 3. Banten 2 4. DKI Jakarta 1 5. Riau 1 6. DI Yogyakarta 0 7. Bali 0 8. Jawa Tengah 0 9. Aceh 0

Perak 3 2 0 1 1 1 1 0 0

Perunggu Total 1 7 2 6 0 2 1 3 1 3 1 2 0 1 2 2 1 1

Dua Atlet Wushu Tak Dibebani Target

Denpasar (Bali Post) Bali meloloskan dua atlet wushu yakni Ketut Adiputra Adnyana dan Prama Suta Wijaya ke PON 19 di Jabar. Adiputra dan Prama Suta diinstruksikan tampil maksimal dan tak dibebani target. Ketua Harian Pengprov Wushu Indonesia (WI) Bali Made Arya Sukantara di Denpasar, Rabu (14/9) kemarin menerangkan, Adiputra dan Prama Suta mengantongi tiket PON, setelah keduanya berhasil masuk lima besar. Menurutnya, Adiputra turun di nomor Tangan Kosong Selatan, sedangkan Prama Suta berlaga di Tangan Kosong Utara, Pedang dan Toya. Arya Sukantara berpesan kepada kedua atlet, supaya tampil terbaik dan sama-sekali tidak memikirkan beban. ‘’Saya ingin mereka tampil lepas saja, walaupun tetap berharap bisa menyumbang medali,’’ ucapnya. Selama pemusatan latihan, kata Ara Sukantara, mereka ditangani pelatih Kadek Deddy Wahyudi. Sementara uji coba yang dilakukan hanya meladeni atlet lokal, tanpa sparring melawan atlet luar Bali. ‘’Kami hanya mengadakan try-in,’’ ucapnya. Kendati demikian, lanjut Arya Sukantara, cabor wushu rutin mengadakan evaluasi termasuk menjelang keberangkatan ke PON. ‘’Evaluasi persiapan PON ini, kami laporkan ke KONI Bali,’’ terangnya. (022)

Cabor Nonatraktif Tuntut Stamina Prima

Denpasar (Bali Post) Cabor nonatraktif seperti catur atau biliar yang kurang memerlukan fisik, tetap menuntut agar atlet dalam kondisi staminanya prima. Pasalnya, jika atlet bugar otomatis ketahanan tubuhnya tangguh dan fresh (segar). Hal itu dilontarkan Litbang KONI Bali AA Gede Ardana di Sekretariat KONI Bali, Rabu (14/9) kemarin. ‘’Kalau pecatur bertanding dalam kondisi fisiknya capai, pasti memengaruhi kinerja otot belakang, sebab pecatur duduk terlalu lama,’’ ungkap Agung Ardana. Apalagi cabor atraktif, katanya, fisik atlet harus mumpuni. ‘’Cabor ini seperti tinju, bela diri tarung derajat, taekwondo, kempo, karate, dan silat,’’ jelasnya. Diakuinya, pihaknya mengadakan tes fisik atlet empat kali per dua bulan. Alhasil, tes pertama dievalusi, apakah fisiknya turun, tetap (stagnan) atau justru meningkat. Tes fisik berikutnya juga dilakukan tiap dua bulan, hingga memasuki tahap keempat. Gung Ardana memantau hasil tes fisik keempat untuk cabor atraktif seperti tinju dan tarung derajat menunjukkan hasil fantastis hingga menuju level 14 alias excellent atau sempurna. ‘’Untuk cabor adu jotos tinju, jika fisiknya greng, artinya mereka tahan banting di atas ring. Jadi, pelatih tinggal membekali teknik dan strategi,’’ ucapnya. (022)

Kamis Pon, 15 September 2016

Eva Lilian Persembahkan Medali Pertama untuk Bali Denpasar (Bali Post) -

Cabor renang akhirnya mempersembahkan medali pertama bagi kontingen Bali di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Bandung, Jawa Barat 2016. Dalam pertandingan yang berlangsung di Kolam Renang FPOK Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, Rabu (14/9) kemarin, satu keping medali perak diraih lewat perenang Eva Lilian Van Leenen. Pelatih renang PON Bali Wayan Wiarta saat dikonfirmasi dari Denpasar, Rabu kemarin menjelaskan, dari delapan nomor yang diikuti, Bali hanya mampu meraih satu medali perak lewat Eva Lilian Van Leenen di nomor 100 meter gaya dada putri. Sedangkan untuk medali emas direbut perenang dari Riau Anandia Treciel Vannesae Evato dan perunggu disabet Jawa Tengah Margaretha Kretapradani. Anandia yang berlomba di lintasan lima mencatat waktu 1 menit 11,89 detik sekaligus memecahkan rekor nasional dan rekor PON. Medali perak diraih oleh andalan Bali Eva Lilian yang mencatat waktu 1 menit 11,99 detik serta perunggu diraih oleh Margaretha Kretapradani dengan catatan waktu 1 menit 12,44 detik. Meskipun hanya finis di urutan kedua, perenang putri asal Bali itu mencatatkan sejarah sebagai penyumbang medali perak pertama untuk kontingen Bali di multievent empat tahunan antar Provinsi. ‘’Eva masuk final setelah berhasil melewati fase penyisihan. Hasil ini cukup positif. Karena dari sisi tar-

get memang sesuai harapan. Medali memang ditujukan di nomor 100 meter gaya dada. Dan, itu hanya perenang putri yang memenuhi target di hari pertama,’’ ungkap Wayan Wiarta. Wiarta menjelaskan, Eva selama ini memang masuk kategori grade II selama mengikuti Pelatda PON Bali dan dia sudah berjuang sekuat tenaga untuk meraih yang terbaik. Namun, hasil terbaik itu hanya mampu merebut perak. ‘’Perenang lainnya yang masuk final yakni Ni Nyoman Dewi Setiari 400 meter gaya bebas, Desak Made Sri Widyadari 200 meter gaya ganti, I Putu Wirawan 200 meter gaya ganti, Ni Nyoman Sinthya Adniswari Anasta Putri di nomor 100 meter gaya dada, Pande Made Iron Digjaya 100 meter gaya dada, dan Estafet 4x200 meter gaya bebas putri (perenang Novita, Desak, Sintya dan Setiari),’’ katanya. ‘’Hanya Eva Lilian yang berhasil menyumbangkan medali. Nomor lainnya belum bisa meraih medali. Semoga di lomba berikutnya bisa menyabet medali,’’ jelas Wiarta. Pelatih renang Kadek Sudi-

yasa mensyukuri, seorang perenang asuhannya mampu memberikan medali perak buat Bali. ‘’Kami bersyukur, meskipun hanya seorang atlet yang mendapatkan medali perak,’’ tuturnya. Dia berharap pada hari kedua perenang Bali kembali mampu menyumbang medali, utamanya di nomor perairan terbuka (open water). Bali menurunkan Dewa Anom Arta Tanaya dan Agus Nuarta. Agus Nuarta turun di nomor 5.000 meter, sedangkan Dewa Anom Arta Tanaya di nomor 3.000 meter. ‘’Venue untuk perairan terbuka ini di laut lepas Indramayu,’’ ungkapnya. Kamis (15/9) ini akan memperlombakan sejumlah nomor dan perenang Bali yang turun adalah Andi Hermawan di nomor 100 meter gaya kupu-kupu, Desak Sri Widyadari (100m, kupu-kupu), Dewa Gede Anom (100m kupu-kupu), Dewi Novita Lestari (50m, punggung), Gede Wahyu (50m, punggung), Wirawan (50m, punggung), Ista Wirya Ardhani (100m, kupu-kupu), Dewi Setiari (800m, bebas), Sintya (50m, punggung), Elita (50m, punggung) dan estafet 4 x 200m bebas. (kmb41/022/ant)

Waspadai Kebangkitan Maluku Utara

Bali Post/ant

IMBANG - Pemain DKI Jakarta bersitegang dengan lawannya dari Bali pada laga grup A cabor sepak bola PON XIX di Stadion Pakansari di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/9) kemarin. Pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1 dan kedua tim bermain dengan 10 pemain setelah I Wayan Eka Nanda (DKI Jakarta) dan I Wayan Agus Eka Putra (Bali) menerima kartu merah.

Tim Sepak Bola Bali Tahan DKI

Bali Post/ant

EMAS - Atlet renang Riau Anandia Treciel memperlihatkan medali emas yang diraihnya pada PON XIX, Bandung, Rabu (14/9) kemarin.

Pemecahan Rekor Awal Baik PON XIX

Bandung (Bali Post) Pemecahan rekor PON pada babak kualifikasi cabang olahraga renang di hari pertama pertandingan cabang itu merupakan awal baik bagi PON XIX/2016 Jawa Barat, kata Ketua Bidang Pertandingan PB PON XIX/2016 Jabar Yudha M Saputra. ‘’Pemecahan rekor di cabang renang itu diharapkan jadi awal yang baik untuk pecahnya rekor-rekor lainnya pada olahraga terukur. Pemecahan rekor itu bagian dari keberhasilan pembinaan olahraga,’’ kata Yudha M Saputra di Bandung, Rabu (14/9) kemarin. Menurutnya, pemecahan rekor cabang renang itu merupakan sebuah hasil sebuah proses latihan dan pembinaan yang dilakukan selama ini. Sejumlah perenang ditempa baik di dalam maupun luar negeri, baik untuk persiapan olimpiade maupun khusus persiapan PON. ‘’Apresiasi kepada Triadi, pemecah rekor PON pada nomor 200 meter gaya ganti perorangan putra, saya yakin akan hadir rekor-rekor pada nomor lainnya,’’ katanya merujuk pada perenang Jawa Barat Triadi Fauzi. Menurut Yudha, rekor yang tercipta tak perlu pada babak final namun pada babak penyisihan sekalipun merupakan sebuah catatan emas dalam pembinaan olahraga. Pada nomor 200 meter gaya ganti perorangan putra itu, Triadi memecahkan rekor PON dengan catatan waktu 2 menit 6 detik. Sedangkan rekor PON sebelumnya 2 menit 7 detik atas nama Albert C Susanto yang dibukukan 12 tahun lalu pada PON 2004 di Sumatera Selatan. Sementara pada final 100 meter gaya dada, Anandia Treciel yang berlomba di lintasan lima mencatat waktu 1 menit 11,89 detik sekaligus memecahkan rekor nasional dan PON Raita Mariani 1:11,96 yang dibuat pada 1997. (ant)

Bali Post/ist

PERTAMA - Perenang Bali Eva Lilian Van Leenen yang sukses mempersembahkan medali perak pertama untuk kontingen Bali.

Denpasar (Bali Post) Tim sepak bola PON Bali bermain imbang 1-1 melawan DKI pada laga pembuka Grup A PON XIX/2016 di Stadion Pakan Sari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jabar, Rabu (14/9) kemarin. Sejak kick-off, baik Bali maupun Tim Ibu Kota saling melancarkan serangan. Akan tetapi, sampai turun minum belum terjadi gol. Tim DKI sempat unggul lebih dulu di menit ke-63, lewat tendangan bebas yang dilakukan Akbar Tanjung. Sontekan bola Akbar Tanjung meluncur deras ke gawang tanpa bisa dihalau defender tim Bali maupun diselamatkan kiper Gede Bambang Arimbawa. Tertinggal 0-1, tim Bali berupaya bangkit. Gol balasan tim PON Bali baru tercipta di menit ke-84 melalui aksi bomber Kushedya Hari Yudo. Hari Yudo yang menerima umpan sodoran dari Ridwan Haci, lari melesat

sendirian sambil menggiring bola melewati beberapa pemain belakang DKI, kemudian mencocorkan bola ke gawang, dan gagal diantisipasi kiper DKI Ahmad Rizky Kurniawan. Sampai wasit A. Krisman Aranda (Sum b a r) m eniup p eluit panjang, skor akhir tetap imbang 1-1. Usai pertandingan, pelatih Tim PON Bali AAK Bramastra mengakui asuhannya menguasai pertandingan. Bahkan, tercatat sederet peluang emas yang semestinya bisa dikonversi menjadi gol justru terbuang sia-sia. Dia mencontohkan striker Samsul Pelu yang tinggal berhadapan dengan k i p e r D K I R i z k y K u r n i-

awan, tandukannya melenceng. Sedangkan gocekan Kushedya Hari Yudo hanya membentur mistar gawang. ‘’Penyelesaian akhir (finishing) harus kami benahi, untuk mempertajam barisan lini depan,’’ ungkap Gung Bram. Sementara itu Bendahara tim sepak bola PON Bali Anom Prenatha mengakui jika perjuangan para pemain Bali sudah maksimal. ‘’Perjuangan pemain di lapangan sangat luar biasa. Semoga di laga kedua kontra tuan rumah Jabar bisa meraih hasil yang lebih baik lagi,’’ jelas Anom Prenatha. Hasil lainnya, tuan rumah Jabar unggul 2-1 atas Jateng. (022/kmb41)

Klasemen Grup A 1. Jabar 2. Bali 3. DKI 4. Jateng

1 1 1 1

1 0 0 0

0 1 1 0

0 0 0 1

2-1 1-1 1-1 1-2

3 1 1 0

Denpasar (Bali Post) Tim futsal PON Bali bakal melakoni laga perdana babak penyisihan di Grup B melawan Maluku Utara dalam PON XIX/2016 yang akan berlangsung di Lapangan Futsal Institut Teknologi Bandung (ITB) Jatinangor, Jawa Barat, Kamis (15/9) hari ini. Meski pernah bertemu sebelumnya, Bali patut mewaspadai kebangkitan tim Maluku Utara. Pelatih tim futsal PON Bali Sugiarto, Rabu (14/9) kemarin, mengakui jika persiapan tim jelang laga perdana kontra Maluku Utara sudah sangat matang. Sekarang ini seluruh pemain dalam kondisi siap bertanding. ‘’Tim sudah siap bertanding. Mudah-mudahan di laga pertama ini tim bisa meraih kemenangan. Karena dengan raihan poin penuh akan sangat memengaruhi performa tim dalam memompa semangat anak-anak untuk melakoni laga berikutnya,’’ ungkap Sugiarto. Sugiarto menjelaskan, meskipun asuhannya mampu meraih kemenangan saat putaran kedua di Samarinda, Kalimantan, November lalu, akan tetapi pihaknya tidak mau sesumbar. Dirinya tetap bakal mewaspadai kebangkitan Maluku Utara di laga nanti. Karena dipastikan mereka tak mau menyerah begitu saja, dan pasti mereka juga memiliki ambisi untuk membalas kekalahan di putaran kedua lalu. ‘’Kebangkitan inilah yang perlu kami waspadai. Meski kami sudah mengetahui kelemahan dan kelebihan mereka, akan tetapi kami tetap bakal waspada. Mengingat mereka mengganti pelatih untuk di PON, se-

hingga kami belum tahu apakah mereka ada menambahan pemain atau tidak.’’ ‘’Apalagi di grup ini persaingan cukup ketat karena ada tim tuan rumah Jabar dan Kalsel yang belum diketahui seperti apa kekuatannya. Jadi di laga pertama ini menjadi kesempatan tim untuk wajib meraih kemenangan,’’ jelas pelatih yang juga akrab disapa Kocet itu. Diprediksi di pertandingan nanti semua pemain merasa canggung. Untuk itu, pihaknya sudah melakukan antisipasi hal itu supaya asuhannya bisa bermain dengan maksimal tanpa ada beban yang menyelimuti mereka. ‘’Jelas di laga pertama pemain akan merasa nervous. Tapi kami sudah mengantisipasi grogi, dan mental pemain. Dengan begitu pemain akan lebih percaya diri saat pertandingan agar mampu meraih kemenangan,’’ harapnya. Soal pemain yang bakal diturunkan di laga pembuka, Sugiarto menjelaskan di futsal tidak ada istilah pemain inti. Mengingat, setiap menit bisa dilakukan sebuah pergantian pemain. ‘’Kami akan merotasi pemain. Jadi semua pemain memiliki kesempatan yang sama untuk bermain. Tinggal dilihat kondisi di lapangan saja,’’ tegas Sugiarto. Tim Futsal PON Bali diperkuat Made Alit Dharma Saputra, Made Ryan Arissetya, Putu Angga Eka Putra, Putu Deri Permana Putra, Putu Tisna Setiawan, Isma Danu Febriawan, Kadek Manik Yogi Saputra, Ketut Randu Wira Putra, Komang Agus Ari Mahendra, Marselo, Putu Manik Yoga Sahadewa, dan Sasmitha Pandu Adnyana. (kmb41)


Kamis Pon, 15 September 2016

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) z Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

!!3-6Jt=Gj+Kmsi+Mkn TerapisSpa Wnt WA:085100801168

A.BP.001.09.16.0000539

Interisland Bali Dibutuhkan HK Cleaner Untuk Singapore Hospital,Gaji SGD 2400 Pend.D3/S1,Kirim CV ke E:info@interisland-bali.com Or yudi@interisland-bali.com Ph:0361-242642 HP:081238904433

A French Restrnt in Bukit Area Needs an Experienced Waiter & Cook, G.Salary Tel:081338507217

A.BP.001.09.16.0000453

Aust-Japan Perkebunan Ptg Gaji Korea-Pabrik 087861843051 Okay

A.BP.001.09.16.0000508

BikuRest Need Host,Engineering & Runner.Send Your CV & Photograph to info@bikubali.com

Adm Bisa Setup Program Toko Excel MYOB 3Jt/Bl,Supir 2,5Jt/Bl SPG Spk English jebamatren@gma il.com WA 082146521925 No Call

Dcr 3Tk Kbn,2Spr,2Satpam Hub. Villa Ayu Br Kuwum Kauh II/21X Kerobokan 4731979/736353

B.BP.154.09.16.0000299

Dcr 6 org Srabutan u/d Garment A.BP.001.09.16.0000598 Cr AA&Prmdis u/ Apotek Big Bro Cewek Tdk Pnglmn+10 org Tk.Jarit kurusetra Kampial 081916181256 Hb:081353198177/08123616919 A.BP.001.09.16.0000522

Dcr Acounting;Marketing u/di Batubulan Hub.08123636725

Cr Guru,Adm,Acc,Mgr,mekanik Ac Komp,Mesin,Srbtan,Marketing,Sopir, 087862405580,082144994355

Dcr Adm,Gr Kim,Fis,Bio,Mat,IPS, B.Ing,Staf Acc Hb.08174761592

Dcr Karyawan/ti Laundry di Petitenget Kuta Utr 082147086628

Biro Perjalanan Wisata Memerlukan Segera:Staff Operation Pendidikan SMK/D3 Pariwisata Umur Max 30 Th & Sopir Wisata Bisa Berbahasa Inggris Percakapan Ringan,Lamaran Dikirim ke:info@goldenkristours.com / Bawa Lsg ke Golden Kris Tours Jl.Bypass Ngr Rai 7 Sanur

Dcr Secepatnya Sopir u/Travel Agent,bs Inggris, 081337211188

Bth Sgr IT Staf Min D3 Lam ke PB Sudirman Agung B9 Dps

Dbth Sgr Kry/ti u/MoneyChanger di Kuta bs Ing 087860142885

Butuh Supir&Tng Bag.Krm Brg. Ada Mes,Uang Pensiun Lamaran: Jl.Gn.Andakasa 35 Tlp.9004805

B.BP.164.09.16.0000310

** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga

A.BP.001.09.16.0000549

A.BP.001.09.16.0000595

A.BP.001.09.16.0000540

B.BP.004.09.16.0000286

A.BP.001.09.16.0000559

A.BP.001.09.16.0000575

!!!Butuh Cepat! 10 Terapis Reflexi Pria/Wanita di renon Gajimenarik+Bonus+Lembur+THR Hub Telp.9002588-9002599

Coco Group Looking for: IT Manager,Chief Engineering, Asst.HR Manager,Store Manager (5org),Store Supervisor(50org) A.BP.001.08.16.0001847 Team Leader(150org)Recruitment *Info Kerja Keluar Negri Pasti Supervisor,HR Staff,SPG/SPB Berangkat Resmi utk Semua Umur (250org)min.1 years experience H:081337903069,085953774417 Walking interview at Jl.Batur B.BP.166.09.16.0000331 Raya No.33 Tman Griya Jimbaran Butuh Tenaga Pertanian start from 09.00AM-03.00PM Hub:085847451298

A.BP.001.09.16.0000556

Cr Satpam,Sopir, OB untuk Kantor Hub.081339136229

Cr Therapist ke Malaysia Free Tiket,Paspor(ada/tdk) Hub Rudi 081331428452/+60126260994

Dcr Sopir SIM B1 & Mekanik Hub:425082/3

Dicari Penjahit&Pengepul 08965 1305930 BBM:5E05A1AC Upah Bsar

Dcr Tkg Masak u/ makanan Indonesia & Pegawai Cleaning Srvc Jl.Petitenget H:081281190009

Job Vacancy Holding Company Spv,Chef,Waiter/ss,Cook Helper Sales&Mkt,Cashier,StockerSPB/ SPG,Qualifications:M/F Able to Work w/Team Fresh Graduates Are Welcome,Good English,Hard Worker & Good Personality Work Exp.for Spv&Chef.Send Email to sridani@greenbowl-indonesia.co m / 0361-4723225

A.BP.001.09.16.0000546

A.BP.001.09.16.0000489

Dcr baby sitter (pengasuh bayi) Hub.0817340143,0811380722.

B.BP.004.09.16.0000333

A.BP.001.09.16.0000594

Dcr kary Gudang,pria,gaji dll diatas Rp.2 Jt Hub:08164730441

A.BP.001.09.16.0000596

Dcr krywam toko pria max 23th, gj min 1,5jt 081802777997

A.BP.001.09.16.0000558

B.BP.154.09.16.0000327

Dcr segera Adm Wnt max.35th Jl. Gatsu No.264A Dps 081236468077

A.BP.001.09.16.0000615

A.BP.001.09.16.0000460

Dcr Karyawati Babyshop Min.SMU Jujur Single Hub:081237170055

Dcr Sgr 15Guru TK/PAUD Min Lls SMU-S1 Ksmptn Trbts 0811380028

Dcr sgr waiter/ss, bartender/ss kasir CS u/Simpang Cafe Jl.Legian 133 Kuta(Simpang Inn Hotel) min SMK 0361-761306

Dcr Sgr Sopir PU utk Pryk Hub 081338368137 Kantor Kdr Tbn

Dcr:Staff Front Office(Male)u/ Hotel di Ubud SMS:08123901238

Dcr Sgr:Adm,IT,Acc,Data Entry, BC Hub:Widya 081337776297

Dicari Koki Wanita Tinggal Dalam Rumah Imam Bonjol Dps bisa Baca Tulis, Gaji 2,5Jt SMS 0816571027

A.BP.001.09.16.0000592

B.BP.154.09.16.0000318

B.BP.154.09.16.0000330

A.BP.001.09.16.0000551

B.BP.154.09.16.0000301

Dbth,Reception Spa di Canggu Bisa Bhs Inggris & Komputer. Hub.082-247-648-167

A.BP.001.09.16.0000603

A.BP.001.09.16.0000593

B.BP.004.09.16.0000281

A.BP.001.09.16.0000550

Dbthkan Sales & Sopir SIm A/B Dcr Sopir Kantor Lam Jl.MahenMin SMA Umur Maks 35Th Krm Lam dradata Selatan 11/0361-8466687 A.BP.001.09.16.0000547 ke PT.Gunung Slamat Tlp.410188 B.BP.001.09.16.0000219 Experienced Graphic Designer Dbthkn Sgr Admin u/Garment Min graduate Diploma E:infojob_garm SMK,B.Inggris,Komputer,720578 en@yahoo.co.id Hp:085100050706

B.BP.803.09.16.0000182

A.BP.001.09.16.0000569

A.BP.001.09.16.0000481

Dcr Guru B.Ing,IPS,PAI,B.arab, PKN,Paud&All Bid Study Krm CV ke HM Sch Jl.Pura Demak 19 Dps

A.BP.001.09.16.0000608

A.BP.001.09.16.0000290

A.BP.001.09.16.0000572

Dcr:Pembantu Masak,Waiter/ss, lancar Ing.U/Legian.Ada Gaji, Tip,Bonus.Hub:0818553392

A.BP.001.09.16.0000482

Cr Adm,Gdg,Krbokan Bisma/1.L/P 081999514998/081338149667NoSMS

A.BP.001.09.16.0000573

Dicr Sgr Karywn/ti u/Rest Daerah Tuban H.Bu Laurencia 087703400138/081252395376

A.BP.001.09.16.0000520

A.BP.001.09.16.0000471

B.BP.004.09.16.0000287

Yamaha Bisma dicr:Mekanik Mtr/ Supir Sim B1/SMK/S1 Ek Hub. T.Umar 142 Dps

A.BP.001.09.16.0000491

Dcr Staff OB Lmrn ke Jl T.Umar Barat No.288X (PT.Ultranindo Sedayu)T.0361-8476144,8447020

A.BP.001.09.16.0000495

Need Manager for a small cafe in Ubud,Fluent English, Friendly, Send CV to wayan123@hotmail.co

A.BP.001.09.16.0000564

A.BP.001.09.16.0000611

Kuta Townhouses Looking for Driver&Admin Pajak Please Send CV derrick@kutatownhouses.com 082144450099 for Interview

B.BP.004.09.16.0000334

Looking for Customer Service, English Speaking and Wedding Coordinator,Mandarin Speaking. Send CV & recent pic to idoidobali@gmail.com

B.BP.154.09.16.0000328

Looking for Tour Driver Max.27 Good English Hub:081916548369 A.BP.001.09.16.0000574

SPG Wnt.Butik Park 23 Jln. Kediri Max.30Th 085101988950 B.BP.004.09.16.0000337

Quiksilver Bth SPG,Pddkn SMA/ SMK Lam:Jl.Raya Seminyak 18 (dkt Bintang) Hub:08813645804 A.BP.001.09.16.0000605

B.BP.004.09.16.0000336

Dcr sgr Tnga SPG/SPB, Kasir dan Helper, syarat: SMU/SMK, Pria/ Wanita, umur maks. 25th.Lam ke KKB Bali Mart, Jl. Kepundung No. 61 A Dps atau Email: kkb_jobvacancy@yahoo.com

G.01

Security&Engineer max 30th, status permanen,gaji bonus terjangkau kesehatan Febris Hatel & Spa Jl.KartikaPlaza Kuta754575

B.BP.154.09.16.0000329

Looking for: barista,cook, general staff,send CV to gloriajeanskartikaplaza@gmail. com/081246265360

B.BP.004.09.16.0000335

Rcpt Dcr Sanur Hub.289700 / 085751993169

A.BP.001.09.16.0000409

Renov DMC in Sanur is Looking for Experienced Person for Product/FIT Departement in Charge for a La carte Quotitions/Account Handling.Please Kindly Send your Application to: sales@govacation-indonesia.com

A.BP.001.09.16.0000496

Restoran di Dps Cr Karyawan/ti min.SMU/K SMS ke 081916638777

A.BP.001.09.16.0000500

The Griya Villas & Spa Bunutan Butuh Yoga Teacher,Spa Spvsr, Asst Operation Manager CV:info@thegriya.com

A.BP.012.09.16.0000308

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post BMW

BMW’04Pmk VR19 FulAud,102Jt/TT P.Saelus2Kamboja7/085101850689

A.BP.001.09.16.0000618

Suzuki Splash 10 Silver DK Istmw Pembelian 2011 Selalu Servis di Suzuki 0878-6228-1018 Ng 98.5 Jt

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk A.BP.001.09.16.0000613

A.BP.001.09.16.0000612

CHEVROLET

“08123667168” Beli NMax,Scopy,Beat& sgl merk

Swift GT 3 MT’12 Pth Gress Jl. Chevrolet Long Biru Tua Th’82 Mahendradata 999, 082144540666 H.23Jt Mesin Oke H081236779800 B.BP.164.09.16.0000320

A.BP.001.09.16.0000413

A.BP.001.09.16.0000577

Avanza G’09 DK1137JA, Dijual Gran Max 1.5VVTi Pick Up Nissan X-Trail ST’04 DK807XA, Thn’2016 Hub.Kadek087863194579 Carry PU’15 DK9992BQ,Carry A.BP.001.09.16.0000586 PU’15 DK9761SA,Toyota IST’05 Espass Th’1995 B Mls Merah Mtlk As Bali 25Jt,H:0817347624 DK1430KH,Camry G’05 DK206JF, A.BP.165.09.16.0000571 KIA Carens II’07 DK735XQ, HONDA All New Jazz RS’11 DK1282IM, Jazz MMC’12 Putih AT AsBali Baleno’02 DK148BA Hub.427676 Avanza G07 Slvr+Agya TRDS14Pth B.BP.141.09.16.0000324 Yaris E’10 AT 145/085100856999 AsDK Jl Slh Satu,087861681168 B.BP.141.09.16.0000322 Kjg.Rover’96 Audio Mesin A.BP.153.09.16.0000609 Jazz’05 A/T Hitam bs .Bantu Body Halus Mulus H.08123808700 Avanza Veloz’13 Pmk,Putih,155 B.BP.141.09.16.0000323 Kredit HP:081246564825(BU) Jt, T.085100433703 Bs Tkr/Krdt A.BP.001.09.16.0000563 Innova G’2012+2013 Ijin Lkp A.BP.001.09.16.0000588 Pendidikan 68 Sidakarya TT/Krd SUZUKI Djl Agya S TRD’14 Putih Manual B.BP.141.09.16.0000326 APV X’07 Pmk Ijin Lkp+Arena AsDK Mulus Hub:081239600959 BUC Camry’13 Hybrid AsliBali A.BP.001.09.16.0000414 GX2010,Pendidikan 68 Sidakarya B.BP.141.09.16.0000325 Pth LowKM Tg1,08124611999 Prbd Fortuner VNT’2014 Pth Asli Bali B.BP.164.09.16.0000321 Grand Vitara 2008 JLX 2.0 AT Matic Sgt Bagus,085100421453 Inova G’05Slvr AsDK Ori 112Ng B.BP.164.09.16.0000311 Hitam AsBali Hub.085103001001 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 Yaris E AT’10Merah+Agya AT TRD A.BP.001.09.16.0000604 A.BP.001.09.16.0000616 ’14+Splash’13 Pth,087761627306 Splash Th 2013 Silver Avanza G’10Htm KM70Rb+Aud,Oris B.BP.164.09.16.0000312 Hub.Hp.081339103563 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 A.BP.001.09.16.0000597 DICARI MOBIL A.BP.001.09.16.0000617 Suzuki Splash M/T’15 putih *Dcr Mbl Sgl Merk,Trma OverKrd Avanza G’2015 Silver Asli Bali asbal 089619874461 Seperti Baru 082237596868 Prbd Anda Telp Km Dtng,082146321008 A.BP.001.09.16.0000485

PELUANG BISNIS

B.BP.164.09.16.0000319

A.BP.001.09.16.0000600

KONSTRUKSI BAJA

B.BP.166.09.16.0000332

2,5A Pering Rvr View Ib Mantra Jl.8m Vila Area H.081337380202

A.BP.001.09.16.0000591

BUC Tanah Kavling Cocok Untuk Usaha dan Hunian 085847897814

A.BP.001.09.16.0000565

TOYOTA

DAIHATSU

**T.Kav 130Are Munggu&4Are Jl. Indrajaya Ubung 082144061278

AC

BUC Tnh 1,5A Jl.Pasekan-BtBuln DIJUAL RUMAH Djl Rmh PuriGading LT.84m2 SHM 300Jt Global Hub:085237135745 A.BP.001.09.16.0000576 LB51m2 Minimalis H.695jt nego Dijual tanah Seluas 20Are PingHub: 08113864130 gir Jalan NusaDua.085219008682 A.BP.001.09.16.0000303 Rmh Br 2Lt Tnh 115 Bgn 110 3KT 3KM,Dpr,Grs,Trs&TmnJl.Mertasari Gg.Bambu Densel081529121911 A.BP.001.08.16.0002047

Rmh Mnlis Tmn Sekar No.10 Pds 850Jt, 081353229263 BUC

A.BP.001.09.16.0000614

A.BP.001.09.16.0000493

Djl Tnh 11Are,Kutuh,Goa Gong Ungasan 230Jt/A Ng, 08123925664

A.BP.001.09.16.0000562

Djl Tnh 3,3 are diBarat trafic light Pantai purnama view pantai Hub: 08123654999

A.BP.001.09.16.0000462

DISEWAKAN TEMPAT Dswkn Tempat Lok Sanur u/Rest, Villa Hub.08563734043

A.BP.001.09.16.0000385

A.BP.001.09.16.0000108

Kav 1Are Canggu Babakan Tumbak Bayuh,Sading,Juwetsary,Taman Pancing Denpasar 081337327078

DISEWAKAN VILLA Diswk Villa N.Dua 10 unit @3KT Fas SPool Hub.081338062940

A.BP.001.09.16.0000560

Kav Br 1-2A Jl.Btyang Gg.Elang Btbln Mbl msk Aspl,0811399266

A.BP.001.09.16.0000602

DIJUAL GUDANG LT14A+Gdang @Bypas Mntra Ktwel LD51mtr,dkt Sanur 082147026666

A.BP.001.09.16.0000423

Tanah 22 Are By Pass Ketewel Siap Bangun 081337327078

A.BP.001.09.16.0000561

A.BP.001.09.16.0000341

Tanah kav di Denpasar 1A, 1,5A, 2A Hub.0811399361

RUPA-RUPA 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088

A.BP.001.09.16.0000587

DISEWAKAN RUMAH Rmh 3Lt 3KT/AC,2KM Air Panas Pggr Jln Goagong 082146418233

B.BP.164.09.16.0000268

A.BP.001.09.16.0000580

Rmh Mnmls Perum Sading Dkt Tnh Nempil 250Jt/A Jl.Besakih DISEWAKAN RUKO Puspem Type 100m2x120m2 575Jt Pmogan08123871809/081337569788 A.BP.001.09.16.0000248 Disewakan Ruko LT3 Jl.Patimura Hub.087761657282 A.BP.001.09.16.0000554 Djl Tnh 3Are Lok.Jl.Siulan Peru32 B/11 Dps Hub:0817555934 A.BP.001.09.16.0000467 mahan Raflesia Penatih Dentim KOST Lok Strategis Hub:085205344006 Super Elite Bule Sanur S.Pool, DIJUAL RUKO A.BP.001.09.16.0000548 Lengkap 3Jt UP:087762566220 Ruko 4Lt(4x10)By pas Kdri 1,5M Djl Tnh 7,2Are ByPas IB Mantra A.BP.001.09.16.0000514 Siap Beli Kembali 2020 (Klu diKetewel Hub.087860044917 TP DIJUAL VILLA A.BP.001.09.16.0000601 DIJUAL TANAH bthkan)2,3M H:081915707322 Villa Lt3 Lok.Elit View Sungai Djl Tnh HM ±1,4A Smnyak Lingk A.BP.001.09.16.0000589 Jual Rugi 1-2A Sempidi Tegeha Full AC,Parkir Luas,LT 3Are, Jl5m Pav 350JtNgo, 081337332121 Vila/Turis Hub.082114954431 TP KONTRAKTOR A.BP.001.09.16.0000528 A.BP.001.09.16.0000345 Dalung Utara Abianbase 1,5M Borong Rumah Jadi,Bahan Plus !!!Karma Kandara Sinaran Surga Tnh 1,7Are Residence 99 Biaung Hub.087761855545/081239911274 Upah Hp/WA:0811301502 10A dkt laut view 081338977777 Denpasar 390Jt/Are087761855545 A.BP.001.09.16.0000269

A.BP.001.09.16.0000555

B.BP.817.08.16.0001232

A.BP.001.09.16.0000553

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815 A.BP.001.09.16.0000427

Peluanasan/Gastun kartu kredit promo 2,3% Hub.082340004545 A.BP.001.08.16.0002202

Rmh Anda Bocor Dak Dinding Tlg Hub.Pak Jimi 081353068751 Grs A.BP.001.09.16.0000585

Simpanan 100Jt Dpt Scoopy Jasa 8%/Th Blokir 2Th 081337380202 A.BP.001.09.16.0000590

FURNITURE Butuh KichenSet,Almari,Counter H.Sri Kompyang 081916666939 A.BP.001.09.16.0000610

SERVICE

BENGKEL LAS Free

Jual Tanah 1,5Are Lok Jln. Subak Dalem XXIII BUC Nego Hp:087860923939

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

INTERIOR

DIJUAL MOTOR

BIRO JASA

ANUGERAH DEWATA

SALON

Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

ALUMINIUM BIRO JASA DIJUAL MOBIL

KURSUS PERCETAKAN

FURNITURE

ALUMINIUM FOTOCOPY

DIJUAL RUMAH

KEHILANGAN Hlg Buku KIR No.BPKB:7115372-O AN:Jauw Leng Eng,DK 9053 AD Nomor Kontrl:DPR 14778 A.BP.001.09.16.0000545

Hilang Kartu Pengawasan Angkut AN Sewa No:51.324.0132/AS.237/ DPIK-2014 AN:I Wayan Gede Sugiantha Hub:081916263838 A.BP.014.09.16.0000570

Hlg Sertifikat HGB No.843/Desa Ungasan,AN:Handi Tamin,Ls 63m2 A.BP.001.09.16.0000459

Kehilangan Sertifikat No.10795 AN.Jaka Cahyana LPC/7502/IX/16 Bj.Kulur-Gn.Putri-Bogor A.BP.001.09.16.0000292

PENGUMUMAN Permohonan Maaf. Kami Atas Nama Felentinus Hentar dan Epifanius Lantom pada pukul 20.30 tlh melakukan pencurian Helm di Hardys Center Kuta Atas tindakan yg kami lakukan, kami berharap kepada Pihak Hardys Center Kuta mengabulkan permohonan maaf dari kami. A.BP.001.09.16.0000542

Puji Syukur Atas Terkabulnya Novena Hati Kudus Yesus & 3 SalamMaria A.BP.001.09.16.0000504


EKONOMI

18 Rupiah Melemah Jadi 13.227 Per Dolar AS Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta pada Rabu (14/9) pagi melemah 75 poin menjadi 13.227 per dolar AS. ‘’Potensi pelemahan rupiah bisa berlanjut di tengah dolar AS yang masih kuat di pasar global,’’ kata ekonom Samuel Sekuritas, Rangga Cipta. Walaupun peluang kenaikan suku bunga Amerika Serikat pada September 2016 terus mengecil, ia mengatakan dolar AS masih bergerak menguat, merespons harga minyak mentah dunia yang masih berada dalam tren penurunan. ‘’Penguatan dolar AS bisa bertahan di sepanjang pekan ini hingga pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada 21-22 September 2016,’’ katanya.

Di dalam negeri, ia mengatakan, meningkatnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla menjadi satu-satunya berita positif. Centre for Strategic and International Studies (CSIS) merilis tingkat kepuasan masyarakat atas kinerja pemerintahan pada Agustus mencapai 66,5 persen, meningkat dari 50,6 persen pada Oktober 2015. Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada menambahkan, penguatan nilai tukar dolar AS masih cenderung terbatas menyusul adanya pernyataan dovish dari salah satu petinggi The Federal Reserve Lael Brainard mengenai kenaikan suku bunga AS. (ant)

Kamis Pon, 15 September 2016

Kemenpupera Berupaya Wujudkan Konektivitas Nasional Jakarta (Bali Post) Pembangunan infrastruktur jalan dapat memperlancar arus distribusi barang dan jasa, serta berperan dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan manusia. ‘’Pameran ini adalah never ending activity, yang gunanya memberikan informasi kepada masyarakat terhadap apa yang sudah kita lakukan. Khususnya infrastruktur dan transportasi karena saat dibangun jalan, suatu daerah bisa berkembang dengan sendirinya dan mengubah manusia,’’ tutur Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Pupera) Basuki Hadimuljono usai pembukaan Pameran Transportasi dan Infrastruktur 2016 di Jakarta, Rabu (14/9) kemarin. Basuki mengatakan, arah kebijakan Kemenpupera adalah mewujudkan penguatan konektivitas nasional melalui dukungan penyediaan infrastruktur jalan yang memenuhi standar pelayanan.

‘’Kemenpupera membangun infrastruktur berdasarkan Wilayah Pengembangan Strategis (WPS),’’ jelasnya. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan konektivitas atau keterhubungan wilayah

bagi penguatan daya saing melalui keterkaitan antarmoda transportasi seperti jalan, pelabuhan, bandara, stasiun kereta api yang menghubungkan kawasan baik perkotaan, industri, maritim, pariwisata,

dan hinterland. Rencana strategis Kemenpupera bidang jalan dan jembatan antara lain pembangunan 2.650 kilometer jalan baru, 29,86 kilometer jembatan baru, serta peningkatan kapasitas jalan sepanjang 3.073 kilometer dan jembatan nasional sepanjang 19,95 kilometer. Untuk jalan tol direncanakan akan ada penambahan sepanjang 1.000 kilometer pada 2019 (saat ini telah dibangun sepanjang 132 kilometer pada 2015 dan 136 kilometer direncanakan akan

selesai pada 2016). Pemerintah mengeluarkan Rencana Umum Nasional Keselamatan Jalan (RUNK) 20112035 dan telah ditindaklanjuti dengan Instruksi Presiden Nomor 4/2013 tentang Program Dekade Aksi Keselamatan Jalan dengan target mewujudkan lima pilar aksi keselamatan jalan seperti manajemen keselamatan jalan, jalan yang berkeselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan, dan penanganan pra dan pascakecelakaan. (010)


19

Kamis Pon, 15 September 2016

NKRI Dari Hal. 1

Jika uang baru tersebut telah dikeluarkan dan diedarkan, kata Arbonas, uang rupiah kertas dan logam yang masih beredar saat ini masih tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah NKRI hingga secara resmi ditarik dari peredaran. Secara rinci, Arbonas menjelaskan, akan terdapat tujuh pecahan uang baru dalam bentuk kertas dan empat pecahan uang rupiah logam sebagai berikut: (1) Gambar Pahlawan Nasional DR. (H.C.) Ir. Soekarno dan DR. (H.C.) Drs. Mohammad Hatta sebagai gambar utama pada bagian depan rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 100 ribu. (2) Gambar Pahlawan Nasional Ir. H. Djuanda Kartawidjaja sebagai gambar pada bagian depan rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 50 ribu. (3) Gambar Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi sebagai gambar pada bagian depan rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 20 ribu. (4) Gambar Pahlawan Nasional Frans Kaisiepo sebagai gambar pada bagian depan rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 10

ribu. (5) Gambar Pahlawan Nasional Dr. K.H. Idham Chalid sebagai gambar pada bagian depan rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 5 ribu. (6) Gambar Pahlawan Nasional Mohammad Hoesni Thamrin sebagai gambar pada bagian depan rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 2 ribu. (7) Gambar Pahlawan Nasional Tjut Meutia sebagai gambar pada bagian depan rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 1.000. (8) Gambar Pahlawan Nasional Mr. I Gusti Ketut Pudja sebagai gambar pada bagian depan rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp 1.000. (9) Gambar Pahlawan Nasional Letnan Jenderal TNI (Purn) Tahi Bonar Simatupang sebagai gambar pada bagian depan rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp 500. (10) Gambar Pahlawan Nasional Dr. Tjiptomangunkusumo sebagai gambar pada bagian depan rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp 200. (11). Gambar Pahlawan Nasional Prof. Dr. Ir. Herman Johanes sebagai gambar pada bagian depan rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp 100. (ant)

Edukasi Petani Dari Hal. 1

Pakar mestinya bisa mengedukasi petani Bali memasarkan produk turunan, tak hanya menjual bahan baku. ‘’Industri pertanian membutuhkan produk turunan untuk diolah, bukan bahan baku mentah,’’ ujarnya. Dengan kehadiran T3P ini, ia berharap petani akan lebih mudah melakukan konsultasi, baik dalam hal pola tanam, perawatan dan percontohan terhadap teknik bertani yang benar. Di areal T3P ini mestinya dikelola sektor-sektor unggulan pertanian dan terapan teknologi pertanian yang bisa diaplikasikan. ‘’Kita harus lapang dada mengakui bahwa petani Bali miskin ilmu dan penggunaan teknologi terapan sektor pertanian. Selama ini petani Bali hanya dijadikan komoditas politik dan jargon. Ini sangat ironis,’’ ujarnya. Ia berharap ke depan akumulasi APBD Bali untuk sektor pertanian bisa mencapai 20 persen. Dana-dana ini harus benar-benar dikelola dan diintegrasikan dengan langkah-

langkah pemberdayaan pertanian. Ini juga akan memiliki vibrasi kuat kepada penguatan budaya dan pariwisata budaya. ‘’Pemimpin Bali patut dianggap alpaka (ingkar janji) jika mengabaikan pertanian. Ia mengingatkan jangan lagi mengelola pertanian berdasarkan angka-angka rekayasa. ‘’Kadis pertanian harus turun ke petani, bukan menikmati jabatan di belakang meja. Untuk membangun pertanian, pejabat harus turun ke lapangan dan lakukan berbagai terobosan nyata,’’ sarannya. Salah satunya adalah gerakan menanam dan membangun jaringan irigasi serta mengelola lahan-lahan telantar untuk budi daya pertanian. Supadno juga berharap kampus-kampus di Bali menjadi inovator dalam melakukan terobosan nyata menjaga pertanian Bali. Gerakan memandirikan sektor pertanian Bali jangan lagi dikelola dengan pendekatan politik, melainkan berorientasi pada kebutuhan dan pangsa pasar. ‘’Ini juga harus menjadi kontrak politik calon pemimpin Bali,’’ tegasnya. (044)

Tanaman Pangan Dari Hal. 1

Pada anggaran induk, untuk peningkatan struktur pertanian tanaman pangan dan hortikultura yang berupa jalan irigasi dan jalan usaha tani mendapatkan alokasi sebesar Rp 2.872.500.000. ‘’Sementara untuk anggaran perubahan menjadi Rp 6.372.500.000 yang artinya ada tambahan sebesar Rp 3.500.000.000,’’ ujarnya Sementara itu anggaran lainnya yang langsung menyetuh pertanian adalah untuk pelaksanaan peningkatan produksi pertanian melalui sistem pertanian teritegrasi. Adapun program ini berupa penanaman pisang unggul di daerah Penebel sebanyakan 1.600 pohon. Menurut Yuli, program ini baru pertamakalinya dilakukan di tahun 2016. Dipilihnya tanaman pisang jenis Capendis melihat potensi buah pisang di Tabanan khususnya dan Bali pada umumnya sangat besar untuk dikembangkan. Selain itu untuk memberikan petani bibit padi yang unggul dan masa periode tanam yang lebih pendek, di anggaran perubahan juga diplot dana untuk pemurnian dan adaptasi galur-galur mutan padi barak cendana sebesar Rp 80.000.000. Nantinya, galur-galur ini akan dipilih satu yang paling unggul yang nantinya akan diberikan pada petani untuk ditanam. Kepala Dinas Pertanian, Hortikultura dan Tanaman Pangan Tabanan Nyoman Budana beberapa waktu lalu mengatakan setelah uji coba tanam selesai, galur yang baru ini akan ditentukan varietasnya dan menjalani proses sertifikat agar bisa ditanam oleh petani. Sementara itu, anggaran

untuk sektor pertanian di Kabupaten Bangli pada APBD Perubahan tahun ini dirancang di bawah setengah miliar rupiah. Anggaran itu hanya difokuskan untuk peningkatan kualitas bahan baku tembakau, penyediaan saranaprasarana penyuluh pertanian dan program pengembangan agribisnis. Kepala Bappeda-PM Bangli I Nyoman Widiana, Selasa (13/9), menjelaskan pada APDB Perubahan, rancangan anggaran yang diplot untuk Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan (P3) Bangli, khusus untuk sektor pertanian mencapai Rp 447.584.565. Rinciannya, untuk program peningkatan produksi pertanian/perkebunan berupa peningkatan kualitas bahan baku tembakau untuk enam kelompok sebanyak Rp 284.263.658. Program pemberdayaan penyuluh pertanian/ perkebunan berupa penyediaan sarana-prasarana sebanyak Rp 8.320.907 dan pengembangan agribisnis berupa tanaman buah melon sebanyak Rp. 155.000.000. ‘’Itu baru sebatas rancangan. Nanti kan ada pembahasan lagi,’’ jelasnya. Kepala Dinas P3 Bangli Ni Wayan Manik mengungkapkan adanya program peningkatan kualitas bahan baku tembaku tak lepas dari potensi yang ada. Saat ini budi daya tanaman yang menjadi bahan baku rokok ini telah berkembang di sejumlah daerah di Kecamatan Tembuku. Kualitas panennya yang cukup baik, mengakibatkan tembakau ini cukup dilirik di pasaran. Bahkan, belakangan ini petani mulai kewalahan memenuhi permintaan. ‘’Prospeknya cukup bagus, makanya kami merancang program untuk

Alat Peraga

Dari Hal. 1

Salah satu butir dalam kesepakatan itu berbunyi ‘’Foto/ nama presiden/wakil presiden RI yang sedang menjabat tidak boleh dicantumkan dalam alat peraga kampanye/bahan kampanye, mantan presiden/ mantan wakil presiden diperbolehkan’’. Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah meminta semua partai menghormati aturan pelarangan dalam PKPU tersebut. Dia juga menekankan agar semua partai dapat mengedepankan etika publik karena presiden

merupakan simbol negara yang tidak boleh berpihak kepada golongan dan pihak mana pun. ‘’Sebaiknya semua parpol peserta pemilukada dan calon dari jalur perseorangan, apalagi parpol yang mengaku sebagai pendukung pemerintah Jokowi-JK, hendaknya mematuhi aturan main pilkada, dan kesepakatankesepakatan lainnya yang telah dibuat antara KPU dan DPR,’’ kata Basarah. Senada dengan itu, Ketua DPD PDI-P Bali I Wayan Koster mengimbau agar semua kader partai di Bali menaati aturan larangan penggunaan

itu,’’ ungkapnya. Budi daya melon, katanya, juga sangat berpotensi dilakukan, terutama di daerah Bangli Selatan. Sesuai rancangan, bibit yang disediakan mencapai 16 ribu pohon. Di samping untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, program ini juga dimaksudkan untuk mengurangi ketergantungan pemenuhan buah pada daerah lain. ‘’Ke depannya, program seperti ini akan terus dikembangkan. Potensi yang ada masih banyak,’’ terangnya. Simantri Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali mengusulkan anggaran Rp 7 miliar lebih untuk sektor pertanian pada APBD Perubahan 2016. Antara lain untuk program Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri), peralatan mesin pertanian, serta perbaikan jaringan irigasi. Khusus untuk Simantri, 50 kelompok diusulkan mendapatkan bantuan masing-masing Rp 225 juta. ‘’Kegiatan lain, kaitannya dengan permohonan proposal yang masuk. Ada yang mohon peralatan mesin pertanian, kemudian ada yang mohon perbaikan jaringan irigasi kira-kira sekitar Rp 6 miliar,’’ ujar Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Bali Ida Bagus Wisnuardhana, Selasa (13/9). Menurut Wisnuardhana, agenda untuk sektor pertanian masih melanjutkan rencana strategis (renstra) yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Di antaranya, pengembangan dan pemantapan Simantri, subsidi pupuk organik, serta peningkatan produktivitas pertanian. (tim BP)

foto Presiden Jokowi dalam kampanye pilkada. ‘’Pak Jokowi sebagai presiden harus diposisikan netral,’’ katanya. Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto menginstruksikan kepada jajaran partainya untuk memasang foto Jokowi. Langkah ini, menurutnya, merupakan sosialisasi untuk mencalonkan dan memenangkan Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang. Penegasan tersebut disampaikan Setya Novanto saat memberi sambutan pada Rakornis Pemenangan Pemilu Wilayah I di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Jumat malam (2/9) lalu. (kmb4)

Kondisi Normal Dari Hal. 1

Sementara pada bulan Agustus, katanya, mencapai 327 milimeter atau meningkat hampir tiga kali lipat dari kondisi normal yang sebesar 90 milimeter per bulan. ‘’Bahkan, curah hujan bulan September yang normalnya sebesar 270 milimeter namun akumulasi curah hujannya sejak tanggal 1 hingga 13 September telah mencapai 168 milimeter. Yang dikhawatirkan bulan November yang normalnya 507 milimeter bisa jauh lebih tinggi,’’ katanya. Oleh karena itu, dia mengimbau masyarakat mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana banjir dan longsor dengan

adanya peningkatan curah hujan akibat pengaruh La Nina. Disinggung mengenai masa pancaroba, Teguh memprakirakan masa peralihan dari kemarau menuju musim hujan tidak terjadi karena pengaruh La Nina mengakibatkan terjadinya hujan sepanjang tahun 2016. Kendati demikian, dia mengakui jika dalam kondisi normal, bulan September merupakan masa pancaroba di sebagian wilayah Jawa Tengah bagian selatan yang ditandai dengan terjadinya hujan disertai petir. ‘’Selama bulan September di Cilacap belum terjadi petir namun kalau di Purwokerto memang sudah ada petir karena biasanya sudah memasuki masa pancaroba,’’ katanya. (ant)

UUD 1945

Dari Hal. 1

Akhirnya butir pertama diubah setelah Moh. Hatta berkonsultasi dengan Teuku Muhammad Hassan, Kasman Singodimejo dan Ki Bagus Hadikusumo. Bersamaan dengan ditetapkannya rancangan pembukaan dan batang tubuh UUD 1945 pada sidang PPKI pertama Pancasila ditetapkan sebagai dasar negara Indonesia. Atau lebih tepatnya pada tanggal 18 Agustus 1945. Selanjutnya pada tanggal 22 Agustus 1945 Presiden Soekarno mengangkat Pudja menjadi Gubernur Sunda Kecil atau Bali pada saat itu masih disebut Wakil Pemimpin Besar Bangsa Indonesia Sunda Kecil. Tugas pertamanya sebagi gubernur adalah menyebarluas-

kan proklamasi kemerdekaan dan menjelaskan konsep dan struktur pemerintahan pada masyarakat hingga ke pelosok. Jabatan lain yang pernah diemban oleh I Gusti Ketut Pudja adalah sebagai pejabat di Departemen Dalam Negeri dan sempat menjadi Ketua BPK hingga masuk ke masa purnabakti di tahun 1968. I Gusti Ketut Pudja meninggal pada usia 68 tahun atau tepatnya pada tanggal 4 Mei 1977. Atas jasanya, Presiden Soeharto pada saat itu menganugerahkan penghargaan Bintang Mahaputera Utama kepada Pudja dan akhirnya pada tahun 2001 ditetapkan oleh pemerintah Republik Indonesia sebagai Pahlawan Nasional berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 113/TK/2011. (pusat data/dari berbagai sumber)

Polsek Poso

Dari Hal. 1

Istri Basri yakni Nurmi Usman alias Oma juga ikut dievakuasi beberapa saat setelah Basri tiba di Polsek Poso Pesisir Selatan. Berdasarkan foto penangkapan yang diperlihatkan Hari Suprapto, terlihat Basri saat ditangkap dalam keadaan tersenyum. ‘’Terlihat tubuh Basri lebih berisi dari DPO yang ditangkap serta menyer-

ahkan diri sebelumnya,’’ terang Hari. Hari menyampaikan bahwa penanganan Basri sesuai dengan instruksi Kapolda yakni diperlakukan dengan baik serta diberikan hak-haknya sebagai warga negara. Basri lahir di Poso, 41 tahun lalu. Terlahir dengan nama Mohammad Basri bin Baco Sampe alias Ayas alias Bagong alias Opa. Dia adalah anak pertama dari empat bersaudara. (ant)

Krishna Beryoga Menyelubungi Matahari

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Tiga Ratus Tiga Puluh Delapan)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SEMENTARA itu, matahari sedang bergerak menuju ke bawah dengan cepatnya. Janardana saat itu menyapa putra Pandu, ‘’Lihatlah, oh Partha, penguasa Sindhu, Jayadratha, itu telah ditempatkan di antara enam orang prajurit kereta perkasa Kuru yang gagah berani. Oh orang yang berlengan perkasa yang sedang menunggu dalam ketakutan! Tanpa mengalahkan enam orang prajurit kereta itu, oh banteng di antara manusia, kemudian tidak akan pernah membantai penguasa Sindhu, walau berusaha tanpa istirahat. Karena itu, terpaksa diriku melakukan yoga untuk menyelubungi matahari. Akibatnya, matahari itu seolaholah sudah tenggelam, kemudian penguasa Sindhu itu berkeinginan hidup. Atas kenyataan itu, oh tuan, Jayadratha sangat gembira. Pandangan pihak Kuru, ksatria utama Arjuna tidak akan lama lagi bisa menyembunyikan dirinya, untuk kehancuran Jayadratha. Sekarang siapkan dirimu sendiri dan pada kesempatan yang tepat, oh yang terbaik dari keturunan Pandava, kemudian dengan cepat dan akurat engkau menyerang Jayadratha. Engkau seharusnya tidak berhenti berusaha apalagi harus berpikir matahari telah betul-betul terbenam.’’ Setelah mendengar kata-kata ini, Vibhatsu menjawab kepada

Kesava, ‘’Biarlah terjadi demikian.’’ Kemudian Krishna yang juga dipanggil dengan nama Hari itu memiliki kekuatan yoga sangat luar biasa. Penguasa semua pertapa itu akhirnya mengambil jalan yoga. Dengan kesempurnaan yoganya, Kesava menciptakan kegelapan hanya sementara. Sedangkan di pihak Kuru, utamnya prajuritprajurit paduka, oh raja, berpikir matahari telah terbenam. Mereka dari pihak Kuru dipenuhi kesenangan atas kemungkinan penyerahan atas hidupnya Partha. Di pihak lain, prajurit-prajurit Pandava setelah tidak melihat matahari, mereka tidak lagi dipenuhi kesenangan. Semua dari prajurit Pandava berdiri dengan kepalakepala ditarik ke belakang. Demikian juga Prabu Yudhishthira dengan sikap sama. Setelah itu, ketika penguasa Sindhu itu melihat matahari, Krishna sekali lagi menyapa Dhananjaya, dengan mengucapkan kata-kata ini, ‘’Lihatlah, penguasa Sindhu yang gagah perkasa itu sekarang sedang melihat matahari. Dia menjadi sangat ketakutan melihat kepadamu. Oh orang utama di antara keturunan Bharata, ini saatnya, oh orang berlengan perkasa, untuk membantai orang sial dan berjiwa jahat Jayadratha itu. Segera, potonglah dengan cepat kepala Raja Shindu itu. Hal itu

bisa membuat sumpahmu menjadi benar adanya.’’ Demikian Arjuna disapa Kesava, putra Pandu yang gagah berani itu mulai membantai kelompok paduka lainnya dengan anak-anak panah menyerupai matahari atau dalam kemegahan api itu. Arjuna mulai menyerang Guru Kripa menggunakan 20 batang anak panah. Kemudian Karna dengan 50 anak panah. Serangan untuk Salya dan Duryodhana masing-masing enam anak panah. Selanjutnya dia menyerang Vrishasena dengan 8 batang anak panah. Penguasa Sindhu itu sendiri dengan 60 anak panah. Putra Pandu yang berlengan perkasa itu, oh raja, setelah menyerang hebat dengan anak-anak panahnya itu membuat prajurit-prajurit lain kelompok paduka menyerbu Arjuna. Tetapi, setelah Arjuna melihat kehadiran Jayadratha seperti sebuah api bertambah besar dengan lidah-lidah yang nyalanya terulur. Atas kejadian yang aneh ini, hal itu membuat para pelindung Jayadratha menjadi sangat dibingungkan. Kemudian semua prajurit yang menginginkan kemenangan memandikan putra Indra itu, oh raja, pada pertempuran yang diselubungi aliran anak-anak panah secara terus-menerus oleh putra Kunti membuat para ksatria utama Kuru yang berlengan perkasa,

dan tak dapat dikalahkan, menjadi dipenuhi kegeraman. Kemudian macan di antara manusia, putra Dewa Indra yang menginginkan secepatnya membantai kelompok paduka itu menciptakan sebuah jaring anak-anak panah padat. Prajurit-prajurit milik paduka itu, oh raja, dibantai dengan cepat pada pertempuran oleh pahlawan Pandava itu. Hal itu menyebabkan penguasa Sindhu itu menjadi ketakutan. Akhirnya Jayadrata itu memutuskan melarikan diri. Jayadrata melarikan diri sendiri saking takutnya. Tidak ada orang lainnya yang dapat dilihat lari bersama-sama saat itu. Kebera-

nian putra Kunti saat itu sangat menakjubkan. Sungguh, seperti apa janji prajurit terkenal itu ucapkan. Tidak pernah ucapan Arjuna itu tak pernah tidak akan terjadi. Arjuna, ibaratnya seperti Rudra itu sendiri, membantai makhlukmakhluk, Dhananjaya juga membantai gajah-gajah, para penunggang gajah, kuda-kuda dan para penunggang kuda, prajurit kereta dan para pengemudi kereta. Pada pertempuran itu, oh raja, tidak terlihat seekor gajah, kuda atau prajurit manusia lainnya tidak luput dari serangan panah-panahnya Partha yang sangat dashyat itu. (bersambung)

Sloka 9.25 Yanti deva-vrata devan pitrn yanti pitr-vratah bhutani yanti bhutejya yanti mad-yajino ’pi mam Barang siapa yang memuja para dewa pergi ke dewa-dewa, yang memuja leluhur pergi ke leluhur, yang memuja jiwa-jiwa/ roh-roh yang rendah sifatnya – bhuta — pergi ke para bhuta ini, tetapi jika bakta yang memuja-Ku, akan pergi kepada-Ku.


16 Pages

172 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

er 15, 2016

y, Septemb

Thursda

Thursday,

r 15, 2016

Septembe

Actor Ryan Gosling greets fans as he arrives on the red carpet for “La the film La Land” during the 41st Toronto al Internation Film Festival (TIFF), in Toronto, SepCanada, 12, tember 2016.

REUTERS/Mark

answers to for the French told the Chazelle -

have those musicals,” question-and a true life stories and a short the screening. audience dramas and al Film Festival, but resession after - While intense Internation age of Hollywood answer to do a musical, Toronto the golden “I wanted in real life and invest TORONTO and it this year’s by ally ground that felt messier dominated story inspired welcome. it with stuff said. a warm vibrant love been aspiring has found film. has alreadyCritics plays an tap and real,” Chazelle musicals contemto buzz. “La La Land” Stone, who

a musical on “I learned up awards s and sing live “La La Land,”star-crossed lovers actress, said drumming the performance to of dance and insane.” praised love letter porary tale dreams in Hollywood was pretty second have colorful, Ryan ballroom the chasing theirEmma Stone and ova- camera, which as or the intricate, Land” is era of movies. “La La from writer-direct the two leads a standing and starring film a bygone night. received The film follows in poetic chaos feature film 31. His first of a Gosling, premiere Tuesday study lives converge their respecDamien Chazelle, tion at its great story and they’re an intense perfection, their they try to make even as they and the “It’s a while true, quest to characters Gosling, “Whiplash,” dreams come that,” jazz drummer’s great engaging of aids in musi- tive in love. (rtr) three Oscars. music kind a tortured jazz pianist, He won love the old Hollywood have fall “I who plays on the red carpet. see, but I really as you can told Reutershe didn’t think viewers the cals, added that musicals to enjoy Jl. D.Tamblingan Sanur had to like

You can

ional Bali

find Internat

Brexit end of not the n Union, Europea says Juncker Page 6

ism Bali Tour s Office want me ‘Bali’ to beco a branding

of - BrandingdisDENPASAR is still being Bali tourism Tourism Office from cussed. Bali to seek input and continues academic Actutourism, cultural, stakeholders. use community wanted to just ally the office for the branding of ‘Bali’ because the the name well of the Gods on the Island already very, very been of tourism Bali has not name of the world. and it is a branding If we make known in become who other words. “Bali has explodes, of added with Island need to beBali, but when an unrest ‘Bali the for it? Or garbage or traffic ‘Peaceful is a lot of will be responsible said the Head but there Paradise’ it be called a paradise?”Gede Yuniartha jams, can Tourism Office, A.A. of the Bali Denpasar. in Tourism... Putra, on page 2 Continued

Blinch

ne spin Gosling, Stost on old modern twiin ‘La La Land’ Hollywood a fondness

to meet Suu Kyi Washington in Obama time as for first leader r Myanma Page 13

online: http://www.inte

Messi sets hat-trick record as seven Barca hit

Post at:

Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

New UEFA chief Ceferin promises to stand up to big clubs

ses in promi chief Cefer New UEFA to big clubs up to stand (front) leaves

after a news

conference

following

and cut group stage in the lucrative smaller countries.

Konstantinidis

his election

REUTERS/Alkis

r Ceferin Aleksande UEFA President 14, 2016. September Newly elected Greece in Athens,

and I think with the clubs dialogue can be solved.” the situation

l

of hue as a “gesture the Congress made a seven-minut nine and manity”, you for these job... speech. “Thankwe did a great said farewell,” years. I think football, a round Friends of was given

the that ADDRESS n Slovenian the slots forcame amid threatsbreak- PLATINI France internationa Platini, who but not a standing soccer’s The move a little-know UEFA since of applause Former form a Ceferin, had governed twice un- ovation. of European to stand the big clubs could - Aleksander as the head League. I will Platini been re-elected ethics promised ATHENS away Super I want it or not, will 2007 and banned by FIFA’s ethics was elected Wednesday and also be heard for on “Whether with that and that til he was News can October soccer official, at Global his body UEFA deal with,” committee lastfinally announced also be very have to deal in “Bali Image” from 9.30 governingbig clubs. 96.5 thing to you will He Radio FM am. Listen to violations. in May after exhausting be the first reporters. that one day it.” up to the within would told replace http:// until 10.00 and very about will resignation Ceferin is a very good proud of appeal his first task Michel dissatisfacsystem, al“UEFA Ceferin said The 48-year-old it was without all possibilities tribunal the Frenchman widespread and I think sporting to call Wednesday’s changes to strong organisation, disgraced comfortably beating be tackling some time in deal- the at controversialagreed between leadership for lowing UEFA Platini after Dutch football admina problem PlaLeague by 42 tion Club As- that in a way was election. his four-year ban, by Champions experienced van Praag European things. a showman, UEFA and the has 220 members ing with those show we are the ones Despite permission istrator Michael not “I am not which to address of the big “We shouldgoverning body with tini was given sociation, votes to 13.ego issues and I am committee and the FAs, in favour FIFA’s ethics who are I have no unrealistic promises,” from 53 associations, the number our 55 national we have to have clubs. a man of after the poll amongst time football asUEFA increasedto clubs from at the same said Ceferin allocated 55 national and Italy of places Europe’s Germany Slovesociations. and beautiful I hope Spain, England, “My small about it and proud nia is very

FM at Global Radio ten2myat globalfmbali.lis streaming or live video and http:// radio.com lfmbali.com ali. http://radiogloba nel/global-fm-b

balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

ustream.tv/chan

KAMIS PON, 15 SEPTEMBER 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

’’Suatu Cerita’’, Album Ketiga Emoni Bali

SETELAH sukses dengan lagu ‘’Ketut Garing’’, Emoni Bali kembali menghadirkan nuansa baru dengan merilis album ketiga yaitu ‘’Suatu Cerita’’. Peluncuran album tersebut dilaksanakan di Taman Kota Lumintang, Denpasar, Minggu (11/9) lalu. Tampil dengan ciri khas balutan kemeja pink, Emoni Bali yang digawangi A.A. Gde Raka Gunawarman (vokal/gitar), Agus Anwar Eka Wayudi (gitar), Ida Bagus Yoga Pratama (bass), IGNA Gde Parama Sastrawan

(perkusi), Made Dony Swiyoga Putra (suling/rindik), Wayan Deny Yoga Pratama (suling), AAN Aritama (suling), dan AAN Edy Prayoga (suling), tampil memukau saat menyanyikan lagu-lagu baru mereka. Manager Emoni Bali Agung Witara mengatakan, ada sembilan lagu baru yang terangkum dalam album ‘’Suatu Cerita’’ di antaranya ‘’Apa Kabar Kawan’’, ‘’Nikmat Sendiri’’, ‘’Liburan’’, ‘’Selamat Pagi’’, ‘’Jatuh Cinta’’, ‘’Suatu Cerita’’, ‘’Kamu’’,

Presiden Jokowi Nonton ’’Warkop DKI Reborn’’

PRESIDEN Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi sempat menonton film ‘’Warkop DKI Reborn’’ pada Sabtu (10/9) malam di Bogor. Sebagai salah satu pemain, Vino Bastian tentu merasa bangga seperti Indro Warkop. ‘’Saya respek kepada Pak Jokowi, sebab tanpa perlu woro-woro atau heboh,’’ ujar Vino saat ditemui belum lama ini. ‘’Beliau membuktikan sekaligus memberi contoh bagaimana seharusnya kita mendukung film Indonesia.’’ Vino pun memberikan sindiran pedas kepada para pembajak online yang sempat melakukan streaming di bioskop. ‘’Kalau Presiden mau nonton, bela-belain ngantre, masak kita nonton streaming. Apa enggak malu tuh?’’ sindir Vino. Sementara itu, hanya dalam waktu 4,5 hari penayangan, film ‘’Warkop DKI Reborn’’ sudah mencapai angka 2.010.000 penonton. Kabar tersebut disampaikan oleh Falcon Pictures lewat akun Instagram. (pik)

‘’Bingung Aku Sama Kamu’’ dan ‘’Ada-ada Saja’’. Album ini rampung setelah melalui berbagai proses selama dua tahun. ‘’Ini merupakan album ketiga setelah ‘Harmoni Nada Cinta’ di tahun 2011 dan ‘Ning Ning Cening’ di tahun 2013,’’ tandas Witara, beberapa waktu lalu. Ia menambahkan, materi lagu dicicil sejak tahun 2014. Sementara finalisasinya awal tahun 2016. Seluruh lagu menggunakan bahasa Indonesia dan vokal diperkuat oleh Bella Delvia. Alasan

seluruh lagu menggunakan bahasa Indonesia, yaitu untuk memperluas pendengaran para pencinta musik etnik Bali. Kendati demikian, ke depan ia akan kembali merekonstruksikan gendinggending rare. ‘’Kendalanya lebih pada penciptaan, karena ini tema baru jadi kita milih apa yang sesuai. Tema ‘Suatu Cerita’ ini menggambarkan kisah sehari-hari dan gejolak kawula muda. Masih banyak hal yang ingin kita kerjakan, ada beberapa cita-cita juga, berikutnya mungkin kita bisa

lagi merekonstruksi gendinggending rare. Hingga saat ini sudah 8 gending rare yang kita rekonstruksi di album kedua,’’ lanjut Witara. Witara berharap suguhan baru dalam album ketiga ini bisa diterima para pendengar. Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menghargai karya seniman dengan membeli CD album yang asli. Tidak lupa juga ia menyuarakan peduli lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. (win)

Operasional LPD Ungasan Berjalan Normal

Zayn Malik

Ceritakan Kehidupannya Krama dan Nasabah Dalam Autobiografi Diimbau Tidak Resah

ZAYN MALIK akan menceritakan kehidupannya dalam autobiografi berjudul ‘’Zayn’’. Seperti yang dikutip dari laman DigitalSpy, ‘’Zayn’’ akan memuat rincian kehidupan sang penyanyi, termasuk cerita pribadi, foto-foto yang belum pernah dipublikasikan, catatan, gambar dan pemikiran. ‘’Saya ingin memberi tahu sebanyak mungkin jadi kalian bisa menilai saya, bukan dari media atau yang orang lain bilang,’’ kata Zayn di kata pembuka buku. Penerbit Penguin Random menyatakan pembaca berkesempatan untuk ‘’melihat ke dalam dunia Zayn, salah satu artis terbesar Inggris saat ini’’. Dalam buku itu, kita mungkin tahu sudut pandang Zayn tentang pembentukan One Direct ion saat The X Factor pada 2010, masa kejayaan Zayn dengan Harry Styles, Louis Tomlinson, Niall Horan dan Liam Payne saat lagu ‘’What Makes You Beautiful’’ hingga ia keluar pada 2015 dan merilis ‘’Mind of Mine’’

awal tahun ini. Tentunya buku ini diharapkan memuat cerita putus-sambung dengan Gigi Hadid. Topik lainnya adalah perjuangan Zayn melawan kegelisahan, yang membuatnya keluar dari pertunjukan besar tahun ini dan hubungan kontroversialnya dengan S i m o n Cowell. Yang ditunggu dari buku ini juga pastinya soal hubungan Zayn dengan mantan tunangannya, Perrie Edwards. (ant)

Bali Post/pik

’’Athirah’’ Lebih Dulu Tayang di Festival Film Internasional

‘’ATHIRAH’’, film yang disutradarai Riri Riza dan diproduseri Mira Lesmana, berhasil menembus sekaligus tiga festival film prestisius kelas dunia secara berturut-turut, yaitu Vancouver International Film Festival, Busan International Film Festival dan Tokyo International Film Festival. ‘’Athirah’’ mengisahkan potret keluarga Indonesia dengan latar belakang Bugis Makassar yang diambil dari kisah nyata Ibunda Jusuf Kalla. ‘’Athirah (Emma’/Mother) adalah sebuah penghormatan bagi ibu, sebuah film yang sangat khusus buat saya. Senang sekali bisa memutar karya ini di hadapan penonton internasional,’’ kata Riri dalam keterangan pers dari Miles Films. Produser Mira Lesmana menambahkan, ‘’Selalu penting untuk membawa wajah Indonesia di ajang festival film internasional.’’ Film ‘’Athirah’’ akan diputar perdana secara internasional (International Premiere) di Vancouver International Film Festival (VIFF) yang berlangsung pada 29 September – 14 Oktober 2016. Perhentian kedua berada di Busan International Film Festival (BIFF) yang berlangsung pada 6 Oktober – 15 Oktober 2016. Destinasi berikutnya untuk film yang diadaptasi dari novel karya Albertheine Endah dan skenarionya ditulis oleh Salman Aristo dan Riri Riza adalah Tokyo International Film Festival (TIFF), yang berlangsung pada 25 Oktober – 3 November 2016. Film ‘’Athirah’’ telah mencuri hati para kurator program di festival internasional tersebut. Phillip Cheah, konsultan program film Asia di berbagai festival film dunia, menggambarkan film ini: ‘’With quiet heart-rending emotion, Athirah, a neglected first wife unveils the marriage myth of love, devotion and surrender’’ (Melalui emosi yang sepi menyayat hati, Athirah, istri pertama yang terabaikan menyingkap selubung di balik mitos perkawinan yang penuh cinta, pengabdian dan penyerahan). Di Indonesia, film ‘’Athirah’’ mulai tayang pada 29 September 2016. (ant)

Salah satu adegan dalam film ‘’Athirah’’.

Bali Post/ant

Bali Post/win

Masyarakat Penting Mengetahui Keamanan Obat MENGANTISIPASI penyalahgunaan ilmu farmasi untuk tindakan kriminal dan menjaga keamanan obat, diimbau masyarakat tidak membeli obat di apotek jika apotekernya tidak praktik. ‘’Jika datang ke apotek jangan tanyakan obat dulu, tetapi tanyakan apotekernya, ada enggak, praktik enggak,’’ kata Dr. I Made Agus Gelgel Wirasuta, M.Si., Apt., Ketua Lembaga Forensik Sains dan Kriminologi Universitas Udayana, belum lama ini. Ahli toksikologi Unud yang menjadi saksi ahli pada persidangan kasus kopi bersianida itu juga mengimbau masyarakat jangan tergiur harga obat yang murah. Jika ada apoteker, dapat menanyakan perihal tersebut ke apoteker tentang obat itu. Jadi masyarakat penting mengetahui keamanan obat, dan yang bertugas menjaga keamanan obat adalah apoteker, sehingga kehadiran apoteker di apotek diperlukan oleh masyarakat. Ia juga menjelaskan bahwa calon lulusan farmasi diberikan kompetensi minor yang disebut farmasi forensik dalam rangka mencegah kriminalisasi ilmu farmasi. Farmasi forensik adalah aplikasi ilmu farmasi pada regulasi atau hukum. ‘’Jadi kita berikan kepada mahasiswa, apa yang seharusnya menurut aturan, farmasi itu boleh lakukan, apa yang tidak boleh dilakukan,’’ jelasnya. Sehingga laporan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) belakangan ini, bahwa banyak sekali temuan obat palsu, obat substandar, obat yang distribusinya tidak benar, tidak akan terjadi jika SDM farmasi sudah paham. Berdasarkan data tahun

2015, terdapat 579 apotek dan 69 toko obat berizin di Bali. Sementara untuk keamanan obat di apotek, pengawasan apotek, kata Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan (Pemdik) Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar Eka Ratnata, dilakukan Dinas Kesehatan masing-masing kabupaten/ kota karena yang mengeluarkan izin operasional apotek adalah Dinas Kesehatan. Sedangkan pengawasan obatnya dilakukan oleh BBPOM. Lanjutnya, apotek harus mendapatkan obat dari jalur distribusi obat yang baik dan benar yaitu dari pabrik lalu ke pedagang besar farmasi (PBF/

distributor), baru disalurkan ke apotek. Proses pengadaan obat di apotek terjadi melalui proses penawaran oleh sales dari PBF atau bisa juga dari apotek melakukan pemesanan ke PBF. Sales obat dari PBF merupakan orang tertentu. Setiap wilayah telah di-handle sales PBF, sehingga sales-nya sama. ‘’Jika ada pergantian sales, pihak PBF akan menginformasikan ke apoteknya atau dari apotek bisa mengonfirmasi kebenaran sales yang datang ke apoteknya,’’ jelasnya. Namun yang jelas, katanya, secara administrasi memang ketat pendistribusian obat dari PBF ke apotek. (kmb42)

MUNCULNYA isu LPD Ungasan masuk kategori lampu kuning membuat pihak desa adat, panglingsir dan tokoh Ungasan kaget. Pihak desa adat pun langsung menggelar paruman untuk menyikapi berita yang sempat membuat sejumlah krama menarik dananya dari LPD. Dari hasil pertemuan yang digelar Selasa (13/9) lalu, pihak desa adat bersama prajuru dan klian bersama panglingsir menegaskan kalau operasional LPD berjalan seperti biasa alias normal. Terkait munculnya status kuning ini mereka siap mem-back-up keberadaan LPD ini agar tetap eksis dan status kuning ini menjadi hijau atau tidak masuk ke zona merah. Bendesa Adat Ungasan Ketut Marcin didampingi panglingsir dan para tokoh Ungasan seusai rapat tersebut mengatakan, menyikapi isu beredar, pihaknya sudah melakukan klarifikasi untuk menangani isu ini. ‘’Saya sudah mengambil langkah dengan melakukan paruman melibatkan unsur prajuru, mulai panglingsir, tokoh masyarakat semua klian banjar dan dinas serta perbekel. Keputusannya kita tegaskan tidak ada istilah LPD sakit, apalagi bangkrut,’’ katanya.. Karena, menurut Macin, sejatinya operasional LPD berjalan seperti biasa. Hanya, diakuinya, dengan adanya isu ini, ada warga yang tidak percaya dan menarik uangnya yang disimpan dalam jumlah besar. ‘’Masyarakat juga banyak yang kurang mengerti perbankan, tetapi banyak punya uang, sehingga kaget mendengar isu ini dan menarik uangnya,’’ imbuhnya. Selaku bendesa dan pemilik, dia menegaskan kalau LPD itu sudah menjadi padruwen desa. Karenanya apa pun masalah yang terjadi bagi

desa adat akan di-back-up bersama semua unsur yang siap bertanggung jawab. ‘’Nasabah jangan panik akan situasi ini. Krama semua di Ungasan tolong mengerti mana isu yang sebenarnya. Kami berjalan seperti biasa,’’ tegasnya. Salah seorang panglingsir Desa Ungasan Nyoman Mindra mengaku kaget mendengar isu ini. Karena dirinya merupakan salah satu pendukung LPD sejak awal dengan mengalihkan dananya yang disimpan di BPD ke LPD Ungasan. Selain itu dirinya senantiasa mensuport LPD dan selalu mendorong agar fungsi pokok LPD menyejahterakan masyarakat yaitu krama Ungasan serta menggunakan dan keuntungan untuk pembangunan di desa adat berjalan dengan baik. Dia juga menegaskan kalau itu semua tidak ada masalah. Karenanya dalam paruman dia menyarankan untuk perlu dilakukan pendampingan dulu ke pimpinan LPD. Kedua mesti melakukan audit. ‘’Saya percaya tidak ada korupsi di sini. Namun tentu hal ini harus dibuktikan ke masyarakat,’’ ujarnya. Salah seorang tokoh Ungasan, Wayan Disel Astawa, menyarankan agar LPD melakukan efisiensi dalam mengatasi peringatan lampu kuning ini. Menurut pandangannya, dengan adanya lampu kuning semua komponen harus hati-hati. ‘’Kita ingin penyelamatan LPD Desa Adat Ungasan demi generasi ke depan,’’ imbuhnya. ‘‘Yang lebih utama penyelamatan keuangan desa. Saya berharap kepada masyarakat tidak perlu risau atau galau. Karena LPD masih sehat bisa dan dipertanggungjawabkan kepada krama Ungasan,’’ ujarnya. Harapan senada juga disampaikan Perbekel Ungasan Made Kari dan tokoh lainnya, Made Duama. (kmb23/k100)

KOMIT - Bendesa Adat Ungasan bersama prajuru, panglingsir dan tokoh Ungasan komit mem-‘’back-up’’ keberadaan LPD Ungasan.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 15 september 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu