16 HALAMAN
NOMOR 254 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
SELASA KLIWON, 15 mei 2018
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418
Mantra-Kerta di Panggung Konser ’’Salam 2 Jari’’ Koster Siap Tuntaskan Krisis Air Duka Surabaya adalah Duka dan Infrastruktur Jalan di Karangasem Indonesia, Duka Kita Bersama
Bali Post/kmb
SIMAKRAMA - Koster-Ace saat simakrama dengan ratusan warga Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu, Karangasem. CALON Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster, Sabtu (12/5) lalu menggelar kampanye di Kabupaten Karangasem. Ia menyapa ratusan warga Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu. Mengambil lokasi di Banjar Sangsana, sejumlah warga mengeluhkan persoalan ketersediaan air bersih dan infrastruktur yang mereka rasakan. Ketua Tim Pemenangan
Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (KosterAce) Kabupaten Karangasem I Gede Dana menjelaskan, kepada dirinya mereka telah berpesan agar pasangan yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PKPI, PKB dan PPP itu memperhatikan persoalan dasar yang selama ini menghampiri mereka agar dapat diselesaikan secara tuntas. ‘’Persoalan air, infrastruktur dan kesehatan itu yang
mereka butuhkan dan amat mendesak, selain pendidikan dan pengangguran,’’ kata I Gede Dana. Di sisi lain, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karangasem ini melanjutkan, warga siap mendukung, memenangkan dan memilih Koster-Ace pada pilkada serentak 27 Juni 2018. ‘’Di sini jumlah pemilihnya sebanyak 8.000. Desa Tianyar Tengah siap memenangkan dengan
perolehan suara 70 persen,’’ katanya. Wayan Koster yang diberi kesempatan bicara langsung menjawab tuntas persoalan yang dihadapi warga. Ia telah memiliki solusi agar persoalan air bersih, infrastruktur dan kesehatan dapat selesai dalam waktu cepat. ‘’Saya sudah sejak lama mengikuti perkembangan permasalahan yang ada di sini. Soal air saya berkomitmen penuh masalah ini akan dituntaskan dalam waktu lima tahun paling lama,’’ papar Koster. Begitu terpilih, ia berjanji akan langsung meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk mencarikan solusi bagi kebutuhan air bersih untuk warga Karangasem. ‘’Saya akan meminta Dinas PU agar dibuatkan program agar tuntas. Masak tidak pernah selesai-selesai sudah puluhan tahun,’’ ujarnya. Soal infrastruktur jalan, Koster menyiapkan solusi hotmix jalan desa. Dananya diambil dari APBD Provinsi Bali. ‘’Soal infrastruktur jalan menurut saya cukup dari APBD provinsi saja. Ini kan jalan desa, akan diberikan hotmix supaya jalannya bagus,’’ tuturnya. Hal. 15 Jaminan Kesehatan
AKSI terorisme yang meletus di Surabaya, Minggu (13/5), dan menimbulkan sejumlah korban jiwa menoreh keprihatinan mendalam di hati Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. Merujuk ajaran Tat Twam Asi, bagi calon Gubernur Bali nomor urut 2 itu, duka yang membuncah di Surabaya adalah duka bersama. ‘’Duka saudara kita di Surabaya adalah duka Indonesia, duka kita bersama,’’ ujar Rai Mantra di panggung Konser Salam 2 Jari yang digelar di Lapangan Buwana Patra, Singaraja, Buleleng, Minggu (13/5) malam. Seraya menyeru salam perdamaian di tengah ribuan massa yang memadati arena konser, Rai Mantra mengajak para seniman dan penonton yang hadir untuk sejenak hening dan berdoa untuk kedamaian bersama. Konser Salam 2 Jari adalah konser yang digagas Komunitas Taksu Seni Bali untuk menyuarakan aspirasi mereka dalam helatan Pemilihan Gubernur Bali 2018. Mereka di antaranya Jun Bintang, Joni Agung & Double T, Rah Tut XXX, Ocha, Cedil, dan banyak lagi. Seperti dua konser sebelumnya, pada konser
KONSER - Pasangan calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta), tampil di panggung Konser Salam 2 Jari di Singaraja, Minggu (13/5) malam. ini para musisi papan atas Bali tersebut tampil menghipnotis penonton dengan aksi panggung mereka yang apik dan diselipi pekikan salam 2 jari. Gandeng KPK Di panggung itu para seniman kembali menyuarakan aspirasi mereka untuk calon Gubernur Bali nomor urut 2 Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra yang berpasangan dengan I Ketut Sudikerta sebgai calon Wakil Gubernur.
Jun Bintang mewakili suara banyak kalangan, menyampaikan agar jika terpilih menjadi Gubernur Bali, hendaknya Rai Mantra konsisten berjuang membatalkan reklamasi Teluk Benoa sebagaimana telah dia kumandangkan sejak menjabat sebagai Wali Kota Denpasar. ‘’Tolak reklamasi Teluk Benoa!’’ teriak Jun Bintang disambut gegap-gempita penonton yang memadati lokasi acara. Hal. 15 Bebas Korupsi
Bom Bunuh Diri di Polrestabes Surabaya
EMPAT TEWAS, ANAK PELAKU SELAMAT
Surabaya (Bali Post) – Lima orang dengan dua sepeda motor menerobos masuk Polrestabes Surabaya. Ketika diperiksa petugas, kedua sepeda motor itu meledak, Senin (14/5) kemarin. Dari video yang beredar, tak jelas apa yang terjadi pascaledakan. Karena asap mengepul di sekitar lokasi. Namun sejurus kemudian, muncul anak kecil. Dia berdiri dari puing-puing korban meninggal. Polisi pun bergegas menyelamatkannya, walaupun situasi masih sangat tegang. Belakangan anak perempuan itu diketahui berinisial A. Umurnya sekitar 8 tahun. Dia diduga anak dari pelaku peledakan bom tersebut. Aneh memang, dia bisa selamat padahal berada di dua titik bom meledak. Kapolri Tito Karnavian menyebut anak itu bisa selamat dari ledakan, karena terlempar saat bom diledakkan pelaku. ‘’Anak tersebut terlempar dan masih selamat,’’ kata Tito. Beredar berbagai analisis mengapa anak
Pengebom Polrestabes Juga Satu Keluarga Surabaya (Bali Post) – Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian mengatakan pelaku penyerangan bom di Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/5) pagi, merupakan satu keluarga. Dalam aksi bom bunuh diri itu, pelaku membawa dua sepeda motor dan bom peledak. ‘’Ada lima orang. Mereka ini masih satu keluarga, lagi masih diidentifikasi oleh kita,’’ ujar Tito. Dalam aksinya, lima orang itu meledakkan diri dan empat di antaranya meninggal dunia. ‘’Mereka mau masuk dan penjagaan cukup ketat. Saat distop ada mobil anggota masuk kemudian
ada ledakan. Empat orang meninggal. Sementara anak yang dibawa pengebom tersebut terlempar dan selamat,’’ ungkapnya. Tito mengungkapkan, saat ini anggota kepolisian mengalami luka, namun tidak meninggal dunia atas ledakan itu. Tito mengemukakan, kelompok yang melakukan aksi di Polrestabes Surabaya merupakan bagian dari kelompok yang sama yang melakukan aksi di tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5) lalu, yakni kelompok sel Jamaah Ansharud Daulah (JAD) di Surabaya. ‘’Kenapa aksinya di Surabaya?
Wanita Bercadar Itu Tinggal di Densel
Karena mereka menguasai daerah ini. Mengapa mereka melakukan aksi ini? Karena pimpinan mereka ditangkap. Instruksi juga dari ISIS sentral di Suriah,’’ ucapnya. Ia menilai fenomena bom bunuh diri ini bukan hal yang baru, dan bom bunuh diri yang melibatkan wanita juga bukan hal yang pertama, namun aksi kali ini yang berhasil. Pada tahun baru, pihaknya berhasil menghentikan bom bunuh diri oleh saudari Novi di Jakarta. Dia ditangkap dalam keadaan hamil dan dibawa ke Rutan Mako Brimob. Beberapa bulan kemudian yang bersang-
Bali Post/059
kutan melahirkan. Ini fenomena serangan bunuh diri oleh wanita bukan yang pertama di dunia. Namun, fenomena menggunakan anak-anak baru pertama kali di Indonesia untuk usia 9 dan 12 tahun. ‘’Di ISIS mereka sudah melakukan di Suriah menggunakan anak-anak. Memprihatinkan. Perkembangan seperti ini dan ini tidak terkait agama, tetapi ini terkait dengan jaringan dalam negeri, regional, Filipina dan Timur Tengah. Kita akan bekerja lebih keras lagi untuk menangani ini,’’ ucapnya. (059/ant)
Denpasar (Bali Post) Video pengendara sepeda motor yang memakai cadar yang viral di media sosial (medsos), langsung ditindaklanjuti kepolisian, Senin (14/5) kemarin. Hasil penelusuran anggota Densus 88, Bhabinkamtibmas, pecalang dan Linmas, wanita tersebut tinggal di Jalan Pendidikan, Denpasar Selatan (Densel). Polisi tidak menemukan hal-hal mencurigakan. ‘’Kepolisian wajib menelusuri kebenaran informasi di medsos, agar tidak bias. Tujuannya agar Bali tetap aman dan kondusif,’’ kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja. Terkait beredarnya foto lima laki-laki terkait jaringan teroris dikabarkan masuk Bali, Hengky Widjaja belum berani memastikan kebenarannya. Namun polisi tetap melakukan penelusuran dan antisipasi. Informasi di lapangan, wanita bercadar dibo-
BOM - Pintu masuk Mapolrestabes Surabaya pascaledakan yang menewaskan empat orang, Senin (14/5) kemarin. Korban tewas tersebut semuanya pelaku bom bunuh diri. Sementara seorang anak yang diajak dalam peristiwa itu selamat.
tersebut bisa selamat. Anak tersebut berada pada sepeda motor nomor dua. Posisinya berada di depan pengendara. Sebab, disinyalir kedua motor tersebut masing-masing membawa bom yang dipangku oleh korban yang dibonceng. Diamati dari tempat duduki A, posisinya cukup terlindung dari ledakan. Saat ledakan pertama terjadi, A terlindung oleh bodi bagian depan sepeda motor dan terlindungi pula oleh tubuh pelaku yang berbonceng di sepeda motor yang berhenti di depan. Sementara itu, saat bom kedua meledak, A terlindungi pria yang mengendarai sepeda motor yang ditumpanginya. Selain itu, daya ledak bom di Polrestabes tak sebesar daya ledak bom di Gereja Santa Maria. (059/ant)
Kuswati, Anak Juragan Jamu KELUARGA bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, salah satunya warga Banyuwangi. Dia Puji Kuswati (43). Dia yang meledakkan diri bersama dua anaknya di GKI Diponegoro, ternyata anak juragan jamu tradisional terkenal di Dusun Krajan RT3/16, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi. Rusiono, perwakilan keluarga di Banyuwangi, Senin (14/5) kemarin mengatakan, sejak kecil Kuswati diasuh tantenya di Magetan, Jawa Timur. Pihak keluarga jarang berkomunikasi dengan pelaku. Bahkan, kata Rusiono, saat hendak menikah, pihak keluarga di Banyuwangi sempat menolak. Sebab, sang calon suami, Dita Upriyanto, di mata keluarga Banyuwangi, terlihat beda. ‘’Terlihat agak aneh, terutama pemahaman soal keagamaan. Jadi, keluarga Banyuwangi menolak, tapi tetap nekat menikah,’’ jelas Rusiono. Sejak menikah itulah, lanjut Rusiono, perilaku Puji Kuswati yang lulusan sekolah perawat ini berubah. Mulai tertutup, jarang bergaul dengan keluarga. Termasuk jarang pulang. Terakhir, Puji Kuswati pulang bersama keluarganya, Januari 2018.
nceng pria tersebut dibuntuti anggota hingga ke rumahnya di Jalan Pendidikan, Densel. Setibanya di sana, petugas melakukan pemeriksaan identitas wanita tersebut berinisial Su dan suaminya, Wa. Pasutri ini memiliki empat anak dan sudah lama tinggal di alamat tersebut. Rumah tersebut milik mereka dan sudah ber-KTP Bali. Wa bekerja sebagai sopir pribadi pemilik toko emas di Jalan Kalimantan, Denpasar. ‘’Karena tidak ada hal-hal mencurigakan, polisi langsung meninggalkan rumah tersebut,’’ ungkap sumber. Selain itu beredar juga foto di medsos wanita bercadar bersama anaknya duduk di areal GOR Ngurah Rai, Denpasar. ‘’Setelah ditelusuri wanita itu kos di Jalan Gunung Batur, Denpasar Barat (Denbar). Dia kos di sana lebih dari sebulan. Masih dicek anggota kami,’’ kata Kanitreskrim Polsek Denbar. (kmb36)
Rusiono juga menginformasikan bahwa mobil Toyota Avanza yang digunakan ngebom Gereja Pantekosta Pusat, Surabaya, dibeli dari Banyuwangi. Mobil itu dibelikan ayah kandung Puji Kuswati, H. Koesni. Sebelum dibelikan mobil Toyota Avanza, orangtua Puji Kuswati sempat dua kali membelikan mobil kepada keluarga ‘’bomber’’ tersebut. Namun keduanya sudah dijual tanpa alasan jelas. Namun, keluarga di Banyuwangi kembali membelikan mobil, tanpa diberikan BPKB. ‘’Keluarga kecewa, karena dua kali dibelikan mobil, lalu dijual dengan alasan yang kurang jelas. Akhirnya, dibelikan lagi, tetapi tidak diberi BPKB. Mobil itu yang diduga dipakai ngebom,’’ kata Rusiono. Selain mobil, pelaku juga dibelikan rumah seharga Rp 600 juta di Surabaya. Itu pun rencananya dijual oleh pelaku. Terkait mobil, katanya, keluarga di Banyuwangi hanya ingin membelikan untuk anak-anak pelaku. Sebab, pelaku, Puji Kuswati, sering naik bus ketika pulang ke Banyuwangi. ‘’Sejatinya, dibelikan mobil karena keluarga di Banyuwangi kasihan. Kalau pulang naik bus,’’ ujarnya. Keluarga tak menyangka mobil tersebut digunakan bom bunuh diri. (udi)
Bali Post/ist
PECALANG - Tim gabungan Densus 88, Bhabinkamtibmas, pecalang dan Linmas mendatangi rumah wanita bercadar yang beralamat di Jalan Pendidikan, Denpasar Selatan.
DENPASAR
2
Selasa Kliwon, 15 Mei 2018
Penambahan Ratusan CCTV Tunggu Proses Tender PENAMBAHAN Closed Circuit Television (CCTV) di Kabupaten Badung, tinggal menunggu proses tender. Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Badung kini tengah menyiapkan sejumlah persyaratan yang dibutuhkan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Kepala Diskominfo Badung I Wayan Weda Darmaja mengatakan, pada APBD 2018 ini dianggarkan pengadaan dan pemasangan jaringan CCTV pada kawasan strategis sebanyak 385 kamera CCTV dan penyediaan akses internet sebanyak 986 lokasi. “Kami sedang menyiapkan berkas-berkas persyaratan tender. Mudah-mudahan bulan ini (Mei-red) selesai, sehingga bisa langsung tender,” ujar Weda Darmaja, Senin (14/5) kemarin. Menurut Weda Darmaja,
penambahan CCTV di 2018 tidak dapat dilakukan pada awal tahun anggaran, mengingat program tersebut masuk pada triwulan II APBD 2018. “April kami baru mulai menyiapkan berkasnya, karena pengadaan masuk APBD triwulan kedua. Kalau mendahului, tidak boleh. Nanti melanggar aturan,” ungkapnya. Birokrat asal Sembung, Mengwi ini menambahkan, Pemkab Badung memprioritaskan pemasangan CCTV tersebut untuk memantau kondisi lalu lintas dan keamanan. Bahkan kualitas yang dipasang pun sudah full HD (high fefinition) dan bisa di-zoom hingga jarak delapan kilometer. “CCTV yang sudah terpasang diprioritaskan di tempat strategis, seperti di Ground Zero, Pantai Kuta, Pantai Seminyak, Legian, dan di wilayah Kuta Utara,
untuk pemantauan sisi keamanan dan lalu lintas,” ungkapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, jumlah CCTV yang telah terpasang di Kecamatan Kuta dari Pemkab Badung mencapai 78 titik, dengan 100 kamera dan di Kuta Utara ada 68 kamera. Pada APBD 2018 dianggarkan kegiatan pengadaan dan pemasangan jaringan CCTV pada kawasan strategis sebanyak 385 kamera CCTV dan penyediaan akses internet sebanyak 986 lokasi. Sementara untuk pemeliharaan seluruh CCTV yang telah terpasang di kawasan strategis, Badung juga telah memasang anggaran di tahun 2018 sebesar Rp 1 miliar lebih. “Total keseluruhan CCTV milik Pemkab Badung hampir 500 CCTV lebih,” katanya. (par)
PPDB Tahun Pelajaran 2018/2019
Ribuan Lulusan SD Dipastikan Tak Tertampung di SMP Negeri Denpasar (Bali Post) – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2018/2019 segera akan berlangsung. Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar sudah merancang pola yang akan diterapkan pada PPDB, Juni mendatang. Melihat kuota yang ada di SMP negeri, dipastikan
ribuan lulusan SD tidak akan bisa tertampung di sekolah negeri. Mengingat, SMP negeri di Denpasar hanya terdapat 12 sekolah. Hal ini terungkap pada rapat koordinasi antara Komisi IV DPRD Denpasar dengan jajaran Disdikpora serta para Kepala SMP negeri, Senin (14/5) kemarin. Rapat koordinasi yang
Zonasi PPDB Tahun Pelajaran 2018/2019 Zona 1 SMPN 3 : Desa Dangin Puri Kangin, Kelurahan Kesiman, Desa Sumerta Kaja, dan Desa Sumerta Kauh. SMPN 8 : Desa Kesiman Kertalangu, Desa Kesiman Petilan, Kelurahan Penatih, Desa Sumerta Kelod dan Kelurahan Sumerta. SMPN 12 : Desa Peguyangan Kaja, Desa Peguyangan Kangin dan Desa Penatih Dangin Puri. Zona 2 SMPN 1 : Desa Dangin Puri Kauh, Desa Dangin Puri Kelod, Kelurahan Dangin Puri, Desa Dauh Puri Kangin, dan Kelurahan Dauh Puri. SMPN 5 : Kelurahan Peguyangan, Kelurahan Ubung, Desa Padangsambian Kaja dan Desa Ubung Kaja. SMPN 10 : Desa Dangin Puri Kaja, Desa Dauh Puri Kaja, dan Kelurahan Tonja. Zona 3 SMPN 2 : Desa Pemecutan Kaja, Kelurahan Padangsambian. SMPN 4 : Kelurahan Pemecutan dan Desa Dauh Puri Kelod. SMPN 7 : Desa Dauh Puri Kauh, Desa Pemecutan Kelod, Desa Padangsambian Kelod, Desa Tegal Harum dan Desa Tegal Kertha. Zona 4 SMPN 6 : Kelurahan Panjer, Kelurahan Pedungan dan Kelurahan Sesetan. SMPN 9 : Kel. Renon, Desa Sanur Kaja dan Kelurahan Sanur. SMPN 11 : Desa Sidakarya, Kelurahan Serangan dan Desa Pemogan.
dipimpin Ketua Komisi IV Gede Semara didampingi Kadisdikpora I Wayan Gunawan, secara khusus membahas pola PPDB tahun ini. Wayan Gunawan mengatakan, pada tahun ini akan ada lulusan SD sebanyak 14.367 orang. Sedangkan yang bisa tertampung di SMP negeri hanya 3.636 orang. Mereka ini akan ditampung di 12 SMP negeri yang ada di Denpasar, dengan 101 rombongan belajar (kelas). Sisanya dipastikan harus masuk di sekolah swasta. Gunawan yang didampingi Sekretaris Disdikpora Wayan Sukana dan Panitia PPDB 2018 Made Merta yang juga Kabid Pembinaan PAUD dan PNF mengungkapkan, pola yang diterapkan tahun ini yakni zonasi dengan kuota 40 persen, siswa kurang mampu 10 persen, penghargaan 20 persen (PKB 15 persen, non-PKB 5 persen), prestasi 20 persen serta luar zonasi 10 persen. ‘’Masing-masing zonasi terdiri dari tiga sekolah,’’ ujar Gunawan. Mendengar pemaparan dari Disdikpora, sejumlah anggota Komisi IV menyampaikan agar ada upaya antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pada PPDB mendatang. Mengingat jumlah lulusan SD dibandingkan daya tampung SMP rentangnya sangat banyak. ‘’Kami ingin tahu pola yang akan diterapkan ini, karena biasanya banyak masyarakat yang bertanya tentang proses PPDB ini kepada kami di dewan,’’ ujar Ketua Komisi IV Gede Semara. (kmb12)
Kecanduan Narkoba
Jangan Malu Lakukan Rehab ke BNNP Bali Denpasar (Bali Post) Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali mengajak masyarakat untuk tidak malu melaporkan diri jika mengalami kecanduan narkoba. Direktur Pascarehabilitasi BNN-RI dr. Budiyono, MARS. mengatakan, rehabilitasi enggan dilakukan karena masih adanya stigma yang berkembang di masyarakat tentang orang yang kecanduan. “Mereka merasa malu, aib kalau sampai ketahuan sebagai pecandu. Selain itu, juga ada yang menganggap rehabilitasi itu dijebak polisi karena akan ditangkap,” kata Budiyono, Senin (14/5) kemarin. Menurut Budiyono, stigma seperti itu yang masih berkembang di masyarakat sehingga enggan melaporkan diri ke BNN. Padahal, adiksi atau kecanduan ini adalah penyakit. Orang yang kecanduan harus ditolong. Sama seperti penyakit lainnya seperti diabetes dan kanker sehingga harus mendapat pertolongan medis. “Untuk menguatkan rehabilitasi pecandu yang ada di Bali, BNNP Bali kembali menguatkan para konselor agar dapat memberikan kesembuhan dan pemulihan pada klien-kliennya,” katanya. Saat ini jumlah konselor yang ada di Bali sekitar 30 orang, baik dari yayasan maupun dari
Bali Post/kmb42
MATERI - Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa, S.H. saat memberikan materi penguatan kepada para konselor di Warung 63 Denpasar, Senin (14/5) kemarin. BNNP Bali. “Orang-orang ini telah melalui uji kompetensi dan sudah sering mengikuti pelatihan-pelatihan. Kali ini kami menguatkan atau merefresh kembali pengetahuan mereka,” kata Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa, S.H. sebelum memberikan materi penguatan pada konselor di Warung 63 Denpasar, Senin kemarin. Pengetahuan tentang rehabilitasi menurutnya harus selalu di-update karena tingkat ketergantungan seseorang mengalami perubahan, jumlah pecandu yang meningkat
(0361) 7400391, 812987 FM 96,5
Topik : Lima Negara Keluarkan ”Travel Advisory” Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
dan cara-cara pendekatan juga harus di-update. Maka dari itu, kegiatan penguatan kepada para konselor rutin dilakukan sebulan atau tiga bulan sekali. Tahun 2018, kata Suastawa, pihaknya menargetkan pecandu yang bisa direhabilitasi adalah 196 orang, baik rawat jalan maupun rawat inap. Kalaupun nanti yang datang lebih, akan tetap diterima dengan cara merevisi anggaran rehab, mencari support anggaran dari pusat dan rehab medis. Tahun 2018 telah ada 114 orang yang direhabilitasi, 61 orang di antaranya melapor sendiri (compulsary) dan 53 orang didapat dari volunteer. “Orang yang melapor sendiri jumlahnya semakin meningkat,” katanya. Selain BNN, rumah sakit umum daerah juga memiliki kewajiban untuk melakukan rehabilitasi. Namun, Suastawa menyayangkan RSUD tidak mampu mencapai target yang diberikan Kemenkes. Padahal anggaran juga diberikan dari Kemenkes. (kmb42)
Pascateror Bom di Surabaya
Pengamanan Terminal Mengwi Masih Standar PENGAMANAN di Terminal Mengwi pascateror bom di Surabaya masih standar. Artinya, belum ada peningkatan jumlah personel yang disiagakan di terminal tersebut. Sejumlah kendaraan, Senin (14/5) kemarin bebas keluarmasuk terminal tipe A ini tanpa pemeriksaan. Petugas hanya melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan adminitrasi kependudukan (KTP) setiap penumpang bus yang tiba di terminal tersebut. Koordinator Terminal Mengwi Cokorda Agung Suarmaya berdalih belum mendapatkan perintah khusus dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk meningkatkan pemeriksaan penumpang.
Namun, pihaknya dengan inisiatif sendiri berupaya memaksimalkan sistem keamanan yang ada. “Perintah dari Kemenhub (untuk meningkatkan kewaspadaan - red) sih belum ada. Tapi, standar pemeriksaan tetap kita lakukan dengan menggandeng polisi. Intinya, kita tidak ingin oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab menggunakan jasa bus untuk melakukan aksi,” ujarnya. Menurut Agung Suarmaya, pihaknya bersama aparat kepolisian dari Polres Badung dan Polsek Mengwi stand by di Terminal Mengwi non stop selama 24 jam. Personel Terminal Mengwi sendiri saat ini berjumlah sekitar 77 orang. Meliputi tujuh PNS, termasuk
Koordinator Terminal yang berasal dari Kementerian dan 70 pegawai non-PNS alias kontrak. “Kami belum mendapat tambahan personel dari pusat pascaserangan teroris di Surabaya. Untuk personel, tiap hari kita bagi tiga shift. Belum lagi bantuan dari aparat kepolisian yang juga ngepos di sini,” ungkapnya. Agung Suarmaya mengaku pihaknya bersama aparat kepolisian melakukan pemeriksaan rutin pada tiap penumpang. Pemeriksaan tidak hanya untuk memeriksa identitas dan dokumen penumpang, namun semua barang bawaan penumpang juga turut digeledah. “Pemeriksaan masih standar. Misalnya, dokumen trayek,
tiket dan barang bawaan penumpang,” ujarnya. Menurut Agung Suarmaya, aksi terorisme di Surabaya sejauh ini tidak memengaruhi aktivitas penumpang di Terminal Mengwi. Jumlah kedatangan dan keberangkatan penumpang masih relatif normal. Jumlah kedatangan bus AKAP per harinya sekitar 60-70 dengan jumlah penumpang sekitar seribu orang. Sedangkan jumlah keberangkatan lebih sedikit, yakni hanya 50-60 bus. “Kami akan tetap memberikan atensi bersama aparat kepolisian, dan terus stand by di terminal kedatangan untuk memeriksa setiap bus dan penumpang yang datang,” tegasnya. (par)
Lima Negara Keluarkan ”Travel Advisory”
Mangupura (Bali Post) -
Rentetan teror bom yang terjadi di Surabaya beberapa hari terakhir, membuat lima negara mengeluarkan travel advisory untuk pergi ke Indonesia. Lima negara tersebut yaitu Amerika, Inggris, Australia, Singapura dan Hongkong. Wakil Ketua Umum I DPP Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) I Made Ramia Adnyana, S.E., M.M., CHA. mengatakan meski dikeluarkan travel advisory dari lima negara tersebut, hingga saat ini belum ada cancelation. Laporan dari anggotanya juga belum ada cancelation. Namun, ia akan melakukan monitoring setiap hari. ‘’Sampai sekarang belum ada pengaruhnya pada pariwisata Bali, karena kejadiannya di Surabaya,’’ ujar Ramia Adnyana, Senin (14/5) kemarin. Kelima negara tersebut mengeluarkan travel advisory secara bersamaan, Senin ke-
marin. ‘’Ini yang harus diantisipasi. Karena, kalau sudah ada (travel advisory - red), artinya sudah mengingatkan warga negaranya yang bepergian ke Indonesia. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya antisipasi agar berita tentang isu keamanan ini jangan sampai mempengaruhi wisatawan, apalagi membatalkan kunjungannya,’’ ujarnya. Untuk meningkatkan pengamanan, kata Ramia Adnyana pihaknya sudah mengirimkan surat imbauan kepada semua anggota IHGMA untuk meningkatkan keamanan, terutama pintu-pintu masuk. Kemudian menambah security dan
mengecek semua orang yang keluar masuk hotel, termasuk semua supplyer, tamu dan siapapun yang keluar masuk hotel. ‘’Surat imbauan kepada seluruh anggota dari DPD IHGMA Bali sudah dikirimkan. Tujuannya untuk memperketat keamanan,’’ tegasnya. Sejauh ini, kata Ramia Adnyana, pemberitaan terkait ledakan bom di Surabaya tidak membuat tamu hotel panik. ‘’Tidak ada pengaruh terhadap tamu yang stay dan tidak ada yang check out lebih awal. Mereka biasa dan tidak ada pengaruhnya,” tegasnya. Sementara itu, pengamat
ekonomi Prof. Wayan Ramantha mengatakan, rentetan aksi teroris di Surabaya tersebut dikhawatirkan akan berdampak pada ekonomi Bali. Pariwisata akan kembali lesu. Pasalnya, Bali yang merupakan destinasi wisata internasional sangat rentan dengan isu-isu keamanan. ‘’Pasti berdampak, karena keamanan adalah syarat mutlak bagi pariwisata. Dengan adanya ancaman keamanan di daerah di Indonesia, tentu akan membuat wisatawan mancanegara mengalihkan liburannya ke negara lain,’’ katanya. (kmb42) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Senator Bali Kecam Sejumlah Partai Halangi UU Terorisme
Darurat Ideologi, Shri Arya Wedakarna Dukung Presiden Jokowi Keluarkan Perppu PASCATRAGEDI Mako Brimob dan kejadian bom di Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu, kini kaum nasionalis Indonesia kembali mendesak parlemen untuk segera mengesahkan RUU Antiterorisme yang sudah dua tahun tidak ditindaklanjuti oleh parlemen. Keperihatinan atas proses legislasi di DPR-RI akhirnya membuat anggota DPDRI asal Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa, angkat bicara. Sebagai putra daerah yang mewakili Bali di pusat, Senator Arya Wedakarna (AWK) meminta agar pemerintah pusat, dalam hal ini Presiden RI untuk segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) Antiterorisme jika jalan untuk mengesahkan RUU di tingkatan parlemen dihalanghalangi oleh sejumlah partai politik. ‘’Selaku wakil rakyat di Senayan, saya kutuk kejadian Mako Brimob Depok dan pengeboman gereja di Surabaya dan beberapa wilayah di Jawa Timur. Ini sudah tidak berperikemanusiaan. Di satu sisi saya melihat gerakan radikal ini ditunggangi oleh kepentingan politik, seperti menjatuhkan Presiden Joko Widodo. Saya minta Presiden RI tegas untuk membasmi bibit-bibit radikalisme di semua lini, termasuk melibatkan peran TNI dalam proses pencegahan sampai pembasmian terorisme. Ingat ketegasan Bung Karno saat membasmi gerakan Darul Islam (DI TII) di zaman perjuangan Jokowi, Panglima TNI dan Kapolri,’’ ungkap Arya
Wedakarna. Ia pun meminta kepada pemerintah pusat dan partai politik pendukung Jokowi untuk segera satu suara dalam proses pengesahan RUU Terorisme yang diduga dijegal oleh partai oposisi, termasuk beberapa partai agama. ‘’Penanganan terorisme butuh payung hukum, termasuk keterlibatan TNI. Caranya adalah lewat UU atau Perppu. Seharusnya dengan kekuatan koalisi partai pemerintah saat ini, yakni PDI-P, Golkar, NasDem, Hanura, PKB, dan PPP, bisa saja voting langsung menghadapi partai yang menolak RUU Terorisme dan di atas kertas pasti menang seperti voting saat RUU Ormas yang berdampak pada pembubaran Hizbuth Tahrir (HTI) tempo hari. Saya minta abaikan parpol yang menghalangi legislasi republik ini. Cara kedua adalah dengan pemerintah mengeluarkan Perppu, ini cara efektif jika lembaga politik di Senayan tidak bisa diharapkan. Keselamatan akan ideologi Pancasila saat ini sangat penting, juga keselamatan warga bangsa menjadi prioritas. Setidaknya dari kamar DPD-RI, Presiden Joko Widodo mendapatkan dukungan politik dari saya sebagai salah seorang senator utusan Bali. Presiden jangan getar, saya yakin sebagian besar umat Hindu Indonesia dan rakyat Bali ada di belakang Presiden,’’ ungkap Arya Wedakarna. Ia pun menyetujui sejumlah pasal yang akan dimasukkan dalam RUU atau Perppu. ‘’Saya akan beri masukan resmi bahwa pasal peran TNI harus dimaksimalkan. TNI harus tu-
SINERGI – Senator DPD-RI Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat mendampingi Presiden Joko Widodo. run gunung, ini sudah darurat. Walau peran TNI terbatas, tapi intinya TNI-AU, AL, AD harus terlibat. Begitu juga saya ingin ada aturan pasal agar WNI yang menjadi simpatisan atau anggota Islamic State (ISIS), gerakan radikal serta alumni Syiria, Irak dan negara konflik di jazirah Arab, agar WNI sontoloyo ini dicabut kewarganegaraan dan paspornya. Tidak usah dipulangkan (deportasi) lagi ke Tanah Air. Sudah ada contoh bom Surabaya, para pelakunya diduga adalah alumni Syiria. Termasuk abaikan tekanan HAM bagi para anggota TNI dan Polri yang menangani terorisme. Ke depan, perlu juga diawasi ceramah-ceramah yang berpotensi memecah belah. Saya sedang siapkan usulan tertulis kepada Presiden RI. Intinya, Bali dukung secara politik terhadap Presiden Joko
Widodo. Kita kirimkan besok,’’ ungkap Shri Arya Wedakarna yang juga President The Sukarno Center ini. Lalu bagaimana dengan Bali saat ini? ‘’Saya minta warga Bali terutama umat Hindu agar buka mata dan buka telinga dan mulai waspada terhadap pendatang. Kita juga waspada local boy di Bali yang mungkin terlibat sebagaimana dengan kejadian Bom Bali I dan II. Umat Hindu harus waspada, karena sel-sel radikalisme di Bali dideteksi sudah ada. Bali potensial menjadi target bom selanjutnya. Kultur waspada perlu ditanamkan di setiap wilayah desa di Bali. Sisanya kita berdoa agar Sang Hyang Widhi melindungi Bali Dwipa dan Nusantara,’’ ungkap Shri Arya Wedakarna yang alumni IVLP Washington Amerika Serikat. (ad796)
Otomotif
Selasa Kliwon, 15 Mei 2018
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Selasa Kliwon, 15 Mei 2018
Dewan Imbau Perketat Keamanan Lingkungan GMIS Bali Gelar ”Graduation Ceremony Class Of 2018 & Matriculating Class Of 2018’’ ADANYA bom bunuh diri di beberapa tempat di Surabaya sejak Minggu (13/5) hingga Senin (14/5) kemarin membuat berbagai kalangan resah. Atas kondisi itu, DPRD Badung mengimbau agar memperketat keamanan lingkungan. Ketua DPRD Badung I Putu Parwata menyerukan agar masyarakat memperketat penjagaan di masing-masing lingkungan. Parwata mengimbau agar seluruh pihak baik hansip, babin dan polimas serta unsur keamanan lainnya bersinergi untuk mengontrol lingkungan masing-masing. ‘’Masyarakat bersama pihak keamanan harus bersama-sama menjaga lingkungan masingmasing. Bila perlu berjaga secara bergilir di wilayahnya,’’ ujarnya, Senin kemarin. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung ini mengingatkan agar penjagaan pada pusat-pusat keramaian seperti tempat-tempat ibadah, sekolah serta rumah sakit juga wajib diperketat. ‘’Ini perlu dilakukan agar lingkungan kita aman dari ancaman terorisme,’’ ajak ketua dewan di Bumi Keris itu. Meski begitu, lanjut Parwata, masyarakat tidak perlu panik dengan ancaman terorisme. Namun, seluruh pihak harus tetap
I Wayan Suyasa
Putu Parwata
waspada. ‘’Mari kita bersamasama melawan teroris. Bangkitkan semangat gotong royong dan rasa menyama braya kita,’’ sambungnya. Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Badung I Wayan Suyasa mengimbau kepada kepala lingkungan dan pihak keamanan setempat agar meningkatkan pengawasan terhadap penduduk pendatang (duktang). ‘’Sinergi aparat keamanan dengan desa adat harus ditingkatkan lagi.
Dengan begitu, semua instansi dan pihak terkait bisa bersinergi menjaga wilayah,’’ katanya. Politisi Partai Golkar asal Penarungan, Kecamatan Mengwi ini mengatakan, pemerintah bersama instansi terkait menyiapkan formula pengamanan yang baik di tingkat desa. ‘’Intinya selaku wakil masyarakat, kami tidak ingin di Badung terjadi apa-apa. Jangan lagi memikirkan pungli ini sudah memasuki situasi serius,’’ tegasnya. (ad793)
Sambut RAFI, Telkomsel Hadirkan Layanan dan Jaringan Berkualitas
MEMBERIKAN kenyamanan berkomunikasi bagi pelanggan pada periode Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) tahun ini, Telkomsel meningkatkan seluruh elemen jaringan di titik-titik strategis jalur mudik dan pusat-pusat keramaian publik. Telkomsel membangun 12.000 base transceiver station (BTS) multi-band Long Term Evolution (LTE) di seluruh Indonesia untuk menghadirkan layanan yang berkualitas dengan kapasitas yang memadai. Periode RAFI merupakan momen spesial bagi masyarakat Indonesia. Jutaan orang melakukan ibadah puasa Ramadan dan ‘’ritual’’ pulang kampung atau mudik saat Idul Fitri. Selain itu, masyarakat juga memanfaatkan periode tersebut untuk berlibur bersama keluarga dan kerabat. Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah, Senin (14/5) kemarin mengatakan, bagi Telkomsel, periode RAFI menjadi momentum yang istimewa. Keandalan jaringan dan layanan Telkomsel yang sesungguhnya diuji. ‘’Pada periode tersebut, umumnya penggunaan layanan komunikasi lebih tinggi dibandingkan hari biasa. Untuk itu, jauh-jauh hari Telkomsel menggelar berbagai persiapan baik dari sisi infrastruktur maupun produk dan layanan, agar pelanggan tetap bisa menikmati layanan dengan nyaman pada RAFI nanti,’’ tandas Ririek Adriansyah. Tahun ini Telkomsel memperkirakan terjadi lonjakan trafik layanan data sebesar 40% dibandingkan hari normal. Bahkan diperkirakan sekitar 137% jika dibandingkan periode RAFI tahun lalu. Hal tersebut sangat mungkin terjadi karena perilaku komunikasi pemudik maupun wisatawan di Indonesia kini didominasi penggunaan layanan data. Tingginya penggunaan layanan data antara lain dipicu seringnya
GRADUATION Ceremony - Ketua GMIS Mr. Suresh G. Vaswani didampingi Kepala Sekolah GMIS Bali Ms. Jaba Biswas saat melepas wisudawan kelas 12 dan Matriculasi Kelas (Kelas 10) 2018, Sabtu (12/5) malam. orang lain. Mereka mengungkapkan keyakinannya yang teguh pada pernyataan misi sekolah. Ketua GMIS Mr. Suresh G. Vaswani mengaku senang dan berbahagia atas kemajuan yang dialami GMIS Bali selama 11 tahun terakhir. Sebab, GMIS Bali telah mampu mencapai mimpinya menjadi sekolah IB (International Baccalaureate) dunia dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun. Saat ini, dikatakannya, GMIS Bali telah memiliki tiga program IB, yaitu The Primary Years Programme (PYP), The Middle Years Programme (MYP), dan The Diploma Programme (DP). ‘’Kami memiliki Kurikulum Cambridge juga untuk kelas 9 dan kelas 10. Sekolah kami telah mampu menarik siswa dan orangtua di Pulau Dewata. Kami memiliki siswa dari 35 negara,’’ ujar Mr. Suresh G. Vaswani, Sabtu (12/5) malam. Kepala Sekolah GMIS Jakarta
Mr. Ashok Pal Singh memberikan motivasi dan mendorong para siswa agar terlibat langsung sebagai pembicara utama dalam setiap kesempatan dan meminta mereka untuk menjadi pemimpin seumur hidup. Untuk mewujudkan mimpi tersebut harus dimulai dengan kerja keras dan penuh semangat. ‘’Untuk mewujudkan impian anda, harus melalui kerja keras dan semangat yang penuh semangat,’’ tandasnya. Kepala Sekolah GMIS Bali Ms. Jaba Biswas pada kesempatan tersebut juga memberikan motivasi kepada para wisudawan. ‘’Mimpilah besar dan bekerja sangat keras untuk mencapai dan menangkap impianmu. Dunia sedang menunggumu untuk melambung tinggi,’’ pesan Ms. Jaba Biswas. Sebagai penutup acara Graduation Ceremony pada malam itu, disuguhkan acara makan malam mewah yang penuh kenangan dan dengan berkah. (ad429)
Ketua DPRD Badung Lepas Lomba Mancing Ceria PBKW Krisyawinangun Ingatkan Tetap Menjaga Persatuan NKRI
RAFI 2018 – Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah (tengah) saat mendengarkan penjelasan terkait kesiapan layanan dan jaringan Telkomsel menghadapi RAFI 2018. pelanggan mengunggah foto dan video aktivitas di lokasi mudik dan wisata ke media sosial serta aplikasi pesan instan. Di samping itu, pelanggan juga memanfaatkan layanan data untuk mengakses berbagai informasi dan direktori kuliner, penginapan, dan beragam aktivitas seni dan budaya yang bisa dilakukan di lokasi mudik dan wisata, serta menikmati berbagai layanan hiburan digital, seperti video, musik dan games. Di sisi lain, trafik layanan suara diperkirakan akan turun sekitar 8%-9% dibanding hari normal. Sedangkan trafik layanan SMS cenderung stagnan, tidak mengalami perubahan yang signifikan dibandingkan hari biasa. Hal ini sudah diprediksi sebelumnya, mengingat perilaku pelanggan yang kini semakin fasih dan intensif dalam menggunakan berbagai aplikasi dan layanan digital, yang mengakibatkan turunnya intensitas penggunaan layanan suara maupun layanan SMS. Di samping membangun belasan
ribu BTS 4G di seluruh pita frekuensi, Telkomsel juga menambah kapasitas jaringan pada 579 BTS 4G, mengoperasikan 73 mobile BTS, menambah kapasitas gateway internet 66% dari kapasitas existing menjadi 3.288 Gbps. Juga menambah kapasitas sistem IT untuk layanan dan menambah kapasitas layanan isi ulang pulsa. Jalan tol yang merupakan jalur utama yang selalu padat saat mudik juga menjadi fokus pengamanan jaringan Telkomsel. 16 ruas tol utama di Sumatera dan Jawa, termasuk 12 ruas tol baru, sudah dilayani 2.226 BTS, termasuk 666 BTS 4G. Di sela-sela menyiagakan jaringan dan layanan menjelang Ramadan dan Idul Fitri, Telkomsel juga akan menyerahkan bantuan berupa 500 kilogram kurma sebagai ta’jil bagi masyarakat yang berbuka puasa di Masjid Agung Praya. Bantuan kurma ini merupakan bagian dari bantuan berbagi ta’jil sebesar 23 ton kurma yang diserahkan kepada 15 masjid di berbagai daerah di Indonesia. (ad790)
SMP PGRI 5 Denpasar Juara Umum III Porjar Denpasar Tahun Ini Terima 11 Kelas Siswa Baru
MENJADI juara umum di Porjar Kota Denpasar bagi sekolah negeri adalah hal biasa. Namun, SMP PGRI 5 Denpasar yang mampu meraih juara umum III dalam Porjar Kota Denpasar adalah prestasi yang sangat luar biasa. Hal ini berkat manajemen kreatif Kepala SMP PGRI 5 Denpasar Dr. I Wayan Wirasa, M.M., M.Si. Dia mampu mensinergikan semua komponen sekolah dengan sekolah kembarannya yakni SMPN 2 Denpasar yang meraih juara umum I Porjar Denpasar. Makanya selaku kepala sekolah, Wayan Wirasa bersyukur dan berterima kasih memiliki guru negeri (SMPN 2) yang mengimbas ke SMP PGRI 5 Denpasar, baik di akademik maupun nonakademik. Di ajang Porjar 2018, atlet SMP PGRI 5 Denpasar (SPEGRIMA) mengoleksi 18 emas, 14 perak dan 31 perunggu. Emas terbanyak diraih di cabang atletik, yakni 12 emas sekaligus menjadi juara umum di cabang atletik. SMP PGRI 5 juga meraih juara umum di wood ball dengan enam emas. Sementara itu, Wakasek SMP PGRI 5 Denpasar I Wayan Adi Jaya, S.Pd. didampingi Wakasek Kesiswaan I Made Radita Berata, S.Pd. menjelaskan prestasi ini menjadi kebanggaan warga sekolah karena sudah dua kali berturut-turut meraih juara umum III. Mereka menggeser posisi 12 sekolah negeri lainnya. Untuk terus memotivasi prestasi, para atlet dan guru pembinanya disiapkan bonus oleh sekolah menjelang kenaikan kelas. Adi Jaya mengatakan selain berprestasi di akademik, anak-anaknya juga banyak mengukir prestasi di nonakademik. Siswanya juga dijadikan sampel ujian PISA SMP di Bali untuk mengukur kualitas
GANDHI Memorial Intercontinental School (GMIS) Bali merayakan upacara kelulusan kelas The Primary Years Programme (PYP) atau Kelas 5 pada Jumat (11/5) dan Sabtu (12/5) malam untuk kelas 12 dan Matriculasi Kelas (Kelas 10) 2018. Pada Sabtu malam, perayaan wisuda digelar dengan penuh kemegahan, keagungan dan sukaria. Suasana sekolah tampak meriah dengan iring-iringan tarian dan nyala lilin. Sebanyak 119 siswa dari 10 negara dinyatakan lulus di malam yang penuh keceriaan tersebut. Tuan Shyam Roopchand Jethnani selaku Presiden The Gandhi Seva Loka turut hadir dalam acara kelulusan bersama para anggota Yayasan GMIS. Dewa Ayu Eka Putri Kari Ini, S.E., M.Si. selaku Kepala UPTD SMA Denpasar juga hadir di acara wisuda. Bahkan pada kesempatan itu dia mengucapkan selamat kepada para siswa yang telah lulus. Atas kelulusan itu, terlihat para orangtua dan para guru sangat senang atas prestasi anak-anak mereka. Apalagi mereka banyak yang berprestasi. Mereka mengungkapkan kegembiraan dengan memberi selamat kepada para siswa. Para orangtua selanjutnya menginspirasi para siswa untuk melakukan yang lebih baik dalam hidupnya ke depan. Yang menarik pula, orangtua para siswa mengapresiasi dan menyatakan bahwa sekolah GMIS Bali telah mampu menanamkan kebaikan pada anak-anak mereka, untuk menjadi warga negara global dengan pikiran terbuka, menghormati budaya sendiri (lokal) dan budaya
JUARA UMUM - Kasek Dr. I Wayan Wirasa, M.M. bersama para atlet saat menerima piala juara umum III Porjar Kota Denpasar. pendidikan di Bali. Hal ini didukung oleh guru yang sebagian besar guru SMPN 2 Denpasar memiliki kualifikasi dan bersertifikasi sesuai bidangnya dengan 35 lebih jenis ekstra. Termasuk Kepala SMPN 2 Denapsar Mercy Victoria Gigir sebagai pembina sekolah ini serius menggenjot semua potensi guru agar sejajar dengan sekolah negeri. I Made Radita Berata menambahkan, tahun ini SMP PGRI 5 Denpasar akan melepas 632 siswa. Pelepasan akan dilakukan 18 Mei di Kebun Raya Bedugul. Sementara pada PPDB 2018, SMP PGRI 5 Denpasar akan membatasi menerima jumlah siswa baru yakni 11 kelas. Hal ini dilakukan untuk taat asas serta mempertahankan mutu pendidikan. Di samping itu agar semua siswa bisa masuk pagi. Bagi peraih juara di Olimpiade Sains yang diadakan SMP PGRI 5 Denpasar langsung diterima. Sekolah juga memberikan diskon 25 persen bagi uang gedung bagi siswa yang memiliki saudara kandung dan saudara kembar. ‘’Sekolah memiliki 40 ruang kelas. Sore hari
dipakai untuk pengembangan diri lewat ekstra,’’ tegas Radita Berata. Ketua YPLP PGRI Kota Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. mengacungkan jempol dan mengucapkan selamat kepada Wirasa, dkk. yang mengantarkan SMP PGRI 5 Denpasar sebagai sekolah sangat berkualitas hingga dua kali juara umum III Porjar. Belum ada sekolah swasta yang melejit seperti ini. Dia mengaku prestasi ini berkat kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas semua warga sekolah. Yang penting lagi, katanya, sekolah ini mampu mengelola potensi unggulan dengan baik, padahal input sekolah ini awalnya hanya biasa-biasa saja. Namun sukses diproses secara berkualitas. Kedua, SMP PGRI 5 Denpasar di Jl. Gunung Agung, Gang Indus No. 8 Denpasar ini termasuk sekolah unggulan YPLP Kota PGRI Denpasar. Jumlah siswanya kini 1.776 orang juga sukses bersinergi dengan sekolah negeri SMPN 2. Alasannya, banyak sekolah swasta yang tak memanfaatkan sekolah negeri menjadi sebuah keunggulan. (ad787)
KETUA DPRD Badung Putu Parwata, Minggu (13/5) lalu membuka lomba mancing ceria yang diselenggarakan Persekutuan Kaum Bapak Wilayah (PKBW) Krisyawinangun GBKP Jemaat Betlehem Untal-Untal di kolam Kampus Dyana Pura, Dalung. Dalam pebukaan lomba mancing tersebut, Parwata yang juga Majelis Sinode Gereja Kristen Protestan Bali mengajak seluruh lapisan masyarakat tetap menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI. ‘’Pemerintah Kabupaten Badung senantiasa berkomitmen memfasilitasi berbagai kreativitas masyarakat dalam upaya membangun komunikasi, mewujudkan keamanan dan ketertiban sehingga tercipta kedamaian,’’ ujarnya. Lebih lanjut Parwata di hadapan tak kurang dari 300 para mancing mania menjelaskan, mancing mania yang diselenggarakan PKBW Krisyawinangun merupakan kreativitas kaum bapak yang bertujuan membangun komunikasi dengan bapak-bapak dan lingkungan lainnya. Hal ini dapat dijadikan contoh di Kabupaten Badung, sehingga terwujud suatu kedamaian satu bahasa satu-kesatuan, sehingga muncul pikiran positif. ‘’Sebagai bagian dari Pemerintah Kabupaten Badung, pihaknya memberikan dukungan melalui fasilitas pendanaan
LOMBA - Persekutuan Kaum Bapak Wilayah (PKBW) Krisyawinangun GBKP Jemaat Betlehem Untal-Untal menggelar lomba mancing di kolam Kampus Dyana Pura, Dalung. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua DPRD Badung Putu Parwata. dalam pelaksanaan kegiatan seperti ini. Sehingga komunikasi semacam ini terus terbangun dan terjalin dan tidak tersumbat. Jika komunikasi tersumbat akan berdampak negatif dan tidak menutup kemungkinan dapat mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan,’’ terangnya. Ketua Panitia Mancing Ceria, Bagus Hischak Maulana, menam-
bahkan kegiatan mancing ceria ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap tahun dengan tujuan menjalin silaturahmi dengan gereja-gereja yang ada serta masyarakat umum. ‘’Kegiatan mancing ceria ini diikuti oleh ratusan peserta dengan memperebutkan hadiah menarik yakni televisi serta puluhan dooprize,’’ ungkapnya. (ad788)
Manajemen Bandara Ngurah Rai Kucurkan Dana CSR Rp 2,4 Miliar UNTUK meningkatkan kemandirian masyarakat sekitar bandara dan Bali pada umumnya, Manajemen Bandar Udara (Bandara) Gusti Ngurah Rai melalui unit Corporate Social Responsibility (CSR) menyalurkan dana kemitraan tahap I kepada 22 mitra binaan. Total dana CSR yang diberikan adalah Rp 2,4 miliar. Bertempat di Ruang Rapat Jepun Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, bantuan diberikan langsung secara simbolis oleh General Manager Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Senin (14/5) kemarin. Melalui kegiatan ini, General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, sangat berharap bisa terus berperan aktif untuk terus meningkatkan perekonomian masyarakat Bali. Terutama melalui pemberian dana kepada mitra binaan untuk mengembangkan usahanya. Selain menyalurkan dana kepada mitra binaan, pihaknya juga terus berupaya mengedukasi para pelaku UMKM di Bali melalui berbagai pelatihan. ‘’Pada tahun lalu kami juga mengadakan pelatihan kepada UMKM. Dengan pelatihan tersebut saya berharap kepada peserta untuk dapat menyerap ilmu yang didapat dan merealisasikan di usahanya masing-masing saat ini,’’ ujarnya. Untuk bantuan dana kemitraan tahap I ini pihaknya menyalurkan dana sebesar Rp 1,4 miliar diberikan kepada 22 mitra binaan yang ada di empat wilayah di Bali. Yaitu Kabupaten Badung, Kota Denpasar, Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Karangasem. Mitra binaan ini ter-
TERIMA - Sejumal penerima dana kemitraan berfoto bersama dengan jajaran manajemen Angkasa Pura I, Senin (14/5) kemarin. bagi dalam beberapa sektor yekni sektor perdagangan, industri, jasa dan peternakan. Selain memberikan bantuan kepada mitra binaan, Manajemen Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai juga membagikan dana bina lingkungan sebesar Rp 1 miliar untuk tiga wilayah. Yakni Badung, Denpasar dan Tabanan untuk beberapa sektor yakni sarana ibadah, sarana umum dan pendidikan. Jadi, total ada Rp 2,4 miliar dana yang diberikan oleh AP 1. ‘’Realisasi biaya CSR tahun ini meningkat 12,45% atau sekitar Rp 400 juta dari tahun sebelumnya yang akan dibagi baik untuk bantuan mitra binaan maupun bina lingkungan,’’ tambahnya. Bantuan bina lingkungan, di antaranya berupa pembangunan ruangan UKS dan BK di SMP Angkasa, penyediaan meja dan kursi kelihan Desa Adat Tuban.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Sementara I Wayan Suarwinaya selaku Kepala SMP Angkasa yang menerima dana bina lingkungan, menyampaikan terima kasih kepada pihak Angkasa Pura (AP) I. Dengan bantuan ini pihaknya akan memanfaatkan untuk pembuatan laboratorium sebagai pemenuhan sarana dan prasarana di SMP Angkasa yang sampai saat ini masih perlu ditingkatkan. Ke depan pihaknya berharap agar program ini bisa terus berkelanjutan. Hal senada disampaikan oleh I Gusti Putu Victor Merta Usada, selaku penerima dana mitra binaan. Melalui program tersebut, pihaknya merasa sangat terbantu terkait pendanaan, sehingga nantinya usaha yang dijalani bisa terus berkembang. ‘’Kami menyampaikan terima kasih atas bantuan dana mitra binaan ini. Nantinya akan kami gunakan untuk pengembangan usaha,’’ ujarnya. (ad791)
Selasa Kliwon, 15 Mei 2018
5
OPINI
6
Selasa Kliwon, 15 Mei 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Tingkatkan Kepekaan Lingkungan
AKSI teror terus saja terjadi di Indonesi. Kali ini, Markas Komando Brimob di Jakarta diserang teroris dengan lima korban meninggal dari aparat kepolisian. Aksi teror berlanjut pada penusukan anggota Brimob hingga tewas, pengeboman tiga gereja di Surabaya, Minggu 13 Mei, bom Sidoarjo dan lanjut bom di Mapolrestabes Surabaya. Semua baru tersentak, ternyata jaringan teroris begitu rapi dan telah menyusup ke berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, kini mereka memakai tameng anak-anak untuk menghindari deteksi aparat. Sebenarnya, indikasi sel-sel teroris begitu aktif di Indonesia terlihat jelas dari berbagai isu dan gerakan radikalisme di beberapa lokasi. Bahkan, paham radikal ini begitu masif dibenamkan di kalangan generasi muda. Tujuannya sudah tentu menggalang sebuah gerakan radikal semacam teror yang terjadi belakangan ini. Karena itu, kejadian penyerangan dan pengeboman oleh para teroris sekarang ini boleh dikatakan sebagai kegagalan aparat utamanya intelijen untuk melakukan tindakan cegah dan tangkal serta antisipasi dini. Juga, sebagai kegagalan kita semua yang kurang peka pada lingkungan sekitar, peka terhadap apa yang sebenarnya sedang terjadi di sekitar. Memang, pemerintah dan aparat telah berupaya melakukan gerakan cekal berupa pendidikan dan penyuluhan atau sosialisasi deradikalisme ke masyarakat. Deradikaliasi mengacu pada tindakan preventif kontraterorisme atau strategi untuk menetralisasi paham-paham yang dianggap radikal dan membahayakan dengan cara pendekatan tanpa kekerasan. Program deradikalisasi diperlukan sebagai formula penanggulangan dan pencegahan paham radikal seperti terorisme. (Wikipedia - red). Akan tetapi, ini tidaklah menjadi efektif jika tidak diimbangi sebuah tindakan tegas terhadap berbagai gerakan yang sudah terindikasi mengarah radikalisme dan terorisme. Keberhasilan deradikalisasi tidaklah efektif dan berhasil tanpa dukungan kepekaan sosial masyarakat. Mengingat, deradikalisme justru menitikberatkan pada tindakan cekal dan antisipasi dini. Di sinilah justru peran kepekaan sosial masyarakat sangat dominan. Harap dimaklumi, jumlah aparat sangatlah terbatas untuk menjangkau seluruh masyarakat. Karena itu, diharapkan masyarakatlah yang aktif dan lebih peka terhadap lingkungan sekitarnya. Mereka haruslah tahu aktivitas atau yang terjadi di sekitarnya, terlebih jika sudah ada indikasi mengarah ke radikalisme atau terorisme, termasuk kriminal lain seperti narkoba dan lainnya. Terlebih, di era teknologi informasi dan komunikasi global sekarang ini semua demikian terbuka dan gampang diakses. Paham radikal ini pun begitu mudah disebar dan disusupkan, lalu diakses tanpa batas. Dengan meningkatnya kepekaan sosial masyarakat, paham radikal dan berbagai hal negatif seperti narkoba akan dapat dideteksi dan diantisipasi lebih dini. Kepekaan sosial dapat ditingkatkan dengan meningkatkan komunikasi dan interaksi dalam keluarga dan lingkungan. Dengan komunikasi, berbagai persoalan dapat dicarikan solusinya. Seharusnyalah kecanggihan teknologi informasi dan alat komunikasi lebih meningkatkan komunikasi dan interaksi sosial masyarakat. Bukan sebaliknya, malah jadi tak peduli, kurang peka dan makin jauh dengan orang di dekat dan sekitarnya. Jika kita peka akan lingkungan dan sosial kita maka kita bisa mendeteksi persoalan yang ada untuk dicarikan solusi bersama. Amat berbahaya dan sudah terbukti, ketidakpekaan kita telah membuka peluang paham radikal dan teroris “mencuci otak” beberapa anak bangsa ini untuk melakukan tindakan brutal, radikal, dan teror yang telah merugikan kita semua. Karena radikalisme bisa muncul dari keputusasaan, rasa tertindas, rasa ketidakadilan dan sejenisnya yang sebenarnya bisa dicarikan solusinya jika lingkungan sekitarnya peka terhadap persoalan yang dihadapi.
S URAT PEMBACA
Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Rangkul Semua Elemen Kasus terorisme yang belakangan menjadi berita hangat di negeri ini mengundang keprihatinan. Saya pribadi menyampaikan dukacita atas korban polisi di Mako Brimob dan korban bom bunuh diri di Surabaya. Saya benar-benar prihatin atas musibah ini. Namun, prihatin sudah saatnya diimbangi dengan aksi nyata. Berulang kali kita mendengar bahwa kita tidak takut terhadap terorisme. Namun, statemen ini harus segera diimbangi dengan langkah tegas. Pemerintah harus tegas menindak kejahatan dan terorisme. Kepada pemerintah tentu kami harapkan segera lakukan evaluasi terhadap penanganan terorisme. Negara jangan hanya hadir saat ada aksi, tapi harus mengantisipasi terjadinya tindak pidana terorisme. Jika memang diperlukan langkah tegas, lakukan saja. Saya pikir rasa nyaman dan aman terhadap warga negeri ini harus menjadi prioritas. Negeri ini harus berani tegas kepada pengacau stabilitas. Saya pikir selama ini kompromi terhadap pelaku terorisme sudah harus diimbangi dengan tindakan tegas. Saya juga berharap aparat keamanan agar melakukan pemetaan lagi terhadap potensi ancaman terhadap warga negara. Saya harapkan pelibatan masyarakat perlu ditingkatkan. Rangkul semua elemen untuk menghadapi terorisme. I Wayan Arsana Gianyar, Bali
Pendekatan Lunak Menjinakkan Terorisme Terorisme adalah musuh bersama. Kebersamaan dengan demikian menjadi kunci penanggulangannya. Kompleksitas dan agresivitas terorisme mesti didekati dengan penanggulangan yang komprehensif mulai pencegahan hingga penindakan. Penindakan saja hanya memangkas sisi permukaan dan sifatnya sesaat. Untuk itu, peta jalan pencegahan sebagai prioritas penanggulangan terorisme mesti disiapkan dan dijalankan. Pencapaian targetnya harus jelas meskipun harus memahami butuh waktu tidak singkat.
P
endekatan pencegahan disebut juga dengan istilah soft approach atau pendelatan lunak. Sedangkan penindakan disebut hard approach atau pendekatan keras. Berbeda dengan penindakan yang hanya bisa dilakukan pihak berwenang, pendekatan lunak dapat bahkan wajib melibatkan semua pihak atau dengan konsep semesta. Pihak semesta yang penting dilibatkan memberikan dukungan antara lain tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, dan lainnya. Resolusi Majelis Umum PBB 49/60 tanggal 9 Desember 1994 menegaskan bahwa terorisme sebagai tindakan pidana yang dimaksudkan untuk memprovokasi suatu keadaan teror di masyarakat umum, sekelompok orang atau orang tertentu untuk tujuan politik dalam keadaan apa pun, tidak bisa dibenarkan, apa pun pertimbangan politik, filosofis, ideologis, ras, etnis, agama, atau lainnya yang
Oleh Ribut Lupiyanto mungkin digunakan untuk membenarkannya. Terorisme di seluruh dunia mencapai tingkat tertinggi pada tahun 2016. Kekerasan telah menimbulkan kerugian global 14,3 triliun dolar AS. Jumlah insiden terorisme tahunan telah meningkat hampir tiga kali lipat sejak 2011. Demikian di antara intisari Laporan Freedom House 2017 bertajuk “Populists and Autocrats: The Dual Threat to Global Democracy” pada 31 Januari 2017. Selanjutnya, Institut Ekonomi dan Perdamaian atau The Institute for Economics & Peace(IEP) juga melaporkan Indeks Terorisme Global (GTI) 2017. Laporannya menyebutkan jumlah korban tewas aki-
bat serangan teroris menurun 22 persen dibandingkan 2014 silam. Irak berada pada peringkat pertama dengan angka tewas 9.765 jiwa serta 2.965 insiden. Sedangkan Indonesia berada pada peringkat ke-42 dengan terjadi 19 insiden menyebabkan 22 tewas dan 35 orang terluka. Statistik di atas memberikan peringatan bahwa terorisme dan radikalisme masih menjadi ancaman global. Penanggulangannya tentu mesti profesional dan proporsional. Alih-alih mengklaim melakukan penanggulangan, jangan sampai justru turut terus menumbuhkan. Atau jangan sampai penanggulangan salah sasaran. Selama ini mem-
’’Pencegahan terorisme membutuhkan dukungan semesta. Dukungan ini tentu tidaklah sulit karena terorisme sudah dianggap musuh semesta. Hanya perlu kesamaan persepsi dan strategi dalam upaya praktisnya.’’
buktikan penindakan dengan kekerasan justru membangkitkan kekerasan baru atau lanjutan. Maka satu-satunya jalan adalah pendekatan lunak melalui pencegahan. Pencegahan dimaksudkan membentengi penyebaran ideologi, menyadarkan kembali individu-individu yang bergabung, hingga menggagalkan upaya eksekusi tindak terorisme dan radikalisme. BNPT sebagai leading sector penanggulangan terorisme telah menempatkan pencegahan sebagai salah satu prioritas. Strategi yang digunakan adalah kontra radikalisasi. Strategi kontra radikalisasi merupakan upaya melakukan penangkalan paham dan gerakan terorisme kepada masyakat dalam rangka peningkatan kewaspadaan dan daya tahan masyarakat dari pengaruh paham radikal terorisme.
Semesta Mendukung Pencegahan terorisme membutuhkan dukungan semesta. Dukungan ini tentu tidaklah sulit karena terorisme sudah dianggap musuh semesta. Hanya perlu kesamaan persepsi dan strategi dalam upaya praktisnya. BNPT sudah memasukkan strategi pemberdayaan kekuatan masyarakat sipil (ormas keagamaan, NGO, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh adat, generasi muda). Hal ini sudah sejalan dengan konsep semesta, tinggal bagaimana memastikan optimalisasi. A s p e k ke t e r b uka a n d a n keadilan penting ditekankan dalam menggalang dukungan.
Jangan sampai ada pihak-pihak yang distigmakan negatif terkait sumber terorisme. Jika ada indikasi oknum penting konfirmasi langsung. Hal-hal yang masih belum mendapatkan kesepakatan penting terus didiskusikan hingga didebatkan secara produktif. Tujuannya agar semua pihak dalam satu frekuensi menjalankan misi pencegahan. Pihak-pihak terkait juga penting diminta terbuka jika didapatkan laporan atau informasi indikatif. Ego dan sentimen kelompok mesti dihilangkan dan hanya ada satu sentimen yaitu antiterorisme. Pemerintah melalui BNPT mesti optimal berfungsi sebagai fasilitator. Bantuan intelijen mutlak diperlukan termasuk dalam pencegahan. Informasi valid penting disuplai kepada semesta yang mendukung secara proporsional sesuai kebutuhan. Kerja sama internasional juga mesti diintensifkan dalam posisi kesetaraan dan berprinsip politik luar negeri bebas aktif. Pemerintah penting membuktikan upaya-upaya serius guna menghidari tudingan orientasi proyek. Pembuktian akan menjadi kunci dukungan semesta dapat masif dan sistematis. Masifnya dukungan semesta menjalankan pendekatan lunak merupakan kunci menjinakkan terorisme dan radikalisme di nusantara. Penulis, Deputi Direktur C-PubliCA (Center for Public Capacity Acceleration)
Membangun Peradaban Lewat Pendidikan POJOK
Pendidikan adalah aset berharga bagi suatu bangsa, maju atau tidaknya peradaban sebuah bangsa memang ditentukan oleh taraf berpikir masyarakat bangsa tersebut. Hal ini telah menjadikan pendidikan memiliki peran utama dalam membentuk peradaban. Setiap masyarakat baik dalam tataran individu maupun lingkungan haruslah mengambil peran dalam memberikan nyawa pada proses edukasi di tengah tengah kehidupan, terlebih lagi peran negara sebagai penyelenggara utama pendidikan. Dalam hal ini, negara menjadi pihak yang paling bertanggung jawab dalam membuat dan memotori rancangan peradaban yang akan dibentuk. Di situlah lahir berbagai macam kebijakan dalam mengonstruksi pendidikan. Namun, sangat disayangkan jika cita-cita tertinggi dalam mewujudkan pendidikan justru masih terseret oleh paradigma kapitalisme. Memang diakui ideologi ini tengah merajai Negaranegara di dunia untuk berputar mengikuti kehendaknya. Sangat disayangkan jika penyelenggaraan pendidikan hanya ditujukan untuk mencetak tenaga-tenaga profesional di dunia kerja. Setiap kurikulum haruslah berbasis profesionalisme kerja, mulai dari SMA bahkan perguruan tinggi. Para sarjana sebenarnya
Oleh Tri Ayuning, S.Si. adalah aset berharga yang dimiliki bangsa. Mereka adalah intelektual yang mestinya diberdayakan dalam mengonstruksi masa depan bangsa. Namun, apalah dikata jika kurikulum untuk perguruan tinggi pun dtujukan hanya untuk membentuk profesionalisme kerja. Artinya, sekelas sarjana pun hanya ditarget menjadi robot-robot penggerak perekonomian kapitalis dengan corporate-corporate-nya yg ada di negeri ini. Alhasil, kemampuan intelektual yang dimiliki para sarjana itu hanya terserap untuk menjadi pekerja yang menghidupkan perusahaan-perusahaan besar yang ada di negeri ini. Dan mayoritas mereka adalah perusahaan asing. Lalu siapa yang akan diuntungkan? Tentu yang akan berjaya adalah corporate tersebut. Punya pekerja profesional yang bahkan bisa dibayar murah. Sayangnya di sisi lain, negara ini sangatlah boros terhadap pendidikan. Pertama negara membuka peluang bagi asing untuk menguasai pendidikan mulai dari penyerapan dosen asing, sampai pada berdirinya pendidikan tinggi (PT) asing. Tentu ini akan mengurangi jatah anak negeri dalam
mewarnai dunia pendidikan di negri ini. Belum lagi mereka (asing) itu bukan robot mesin yang tak punya ambisi terhadap negeri ini. Mereka tetaplah manusia yang punya nilai-nilai dan pemikiran. Ingat dominasi mereka baik dari segi jumlah maupun pemikirannya akan membawa bangsa ini justru kembali pada era keterjajahan entah itu secara fisik atau secara pemikiran. Tak sedikit pula riset-riset di kampus dibiayai bahkan dibeli oleh pihak swasta terutama asing. Pertanyaan ini selalu terngiang di telinga saya, kenapa tidak dimiliki, didanai oleh negara saja. Padahal hasil hasil riset itu punya manfaat besar dalam jangka waktu yang sangat panjang. Berikutnya tentang lulusan pendidikan tinggi/sarjana yang tak mendapat tempat istimewa di negara ini. Mereka dibuang begitu saja tanpa adanya penyerapan potensi mereka untuk membangun bangsa. Lihat data statistik angka pengangguran lulusan perguruan tinggi dari tahun ke tahun. Alih-alih mau bertanggung jawab dalam memberdayakan potensi anak bangsa. Negara justru menyerahkan pen-
gelolaan kekayaan alam negeri ini kepada asing bukan dikelola sendiri melalui mekanisme penyerapan tenaga kerja lulusan perguruan tinggi. Dari sisi nilai yang tertanam tak lebih sekadar tuntutan materi, miskin adab, dan hilang karakter. Kita bisa melihat besarnya angka kelulusan sarjana tak sebanding dengan kualitas kepribadian bangsa ini, banyaknya koruptor yang kian tersistematis, kenakalan remaja, anarkis, kemiskinan, LGBT, miras, narkoba dan segudang kriminalitas lainnya. Seolah menggambarkan dunia pendidikan di negara ini tak berkorelasi dengan perbaikan kehidupan masyarakat. Pendidikan hanya berkorelasi dengan dunia kerja itu pun tak linier. Inikah gambaran peradaban yang akan kita pertahankan? Tidakkah kita membutuhkan perubahan paradigma berpikir yang terbebas dari pengaruh-pengaruh kapitalisme? Salakan jika kita berbeda dari jalur sistem saat ini? Bukankah belum dicoba? Inilah mestinya peran para intelektual dalam menemukan paradigma berpikir yang lepas dari pengaruh kapitalisme. Demi merekonstruksi peradaban bangsa ini.
Pascabom di Surabaya, kunjungan ke Bali belum terdampak. - Bali jangan lengah. *** Aparat kepolisian dan pecalang geledah rumah wanita bercadar. - Semua mesti amankan Bali. *** Penambahan ratusan CCTV di Kabupaten Badung tunggu proses tender. - Jangan tunggu ‘’meledak’’.
Penulis, pemerhati masalah sosial, tinggal di Jl. Nangka, No. 28, Negara, Bali
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
7
TABANAN
Selasa Kliwon, 15 Mei 2018
Pintu Masuk Kantor Polisi Dijaga Ketat
DIPERKETAT - Pengamanan pintu masuk kantor polisi diperketat pascaserangan teroris di Surabaya. Bali Post/kmb28
Tabanan (Bali Post) -
Pascaledakan bom di Surabaya, pimpinan Polri mengeluarkan surat perintah siaga satu. Terkait dengan itu, jajaran Polres Tabanan meningkatkan pengamanan. Pintu masuk ke kantor polisi, baik Polres maupun Polsek di tiap wilayah dijaga ketat. Kapolres Tabanan AKBP I Made Sinar Subawa ketika dikonfirmasi mengatakan pimpinan Polri telah menginstruksikan seluruh jajaran Polri sampai ke tingkat bawah untuk siaga satu. Instruksi tersebut ditindaklan-
juti dengan menyiagakan seluruh personel yang berjumlah 572 orang untuk berjaga-jaga di pos masing-masing, kecuali sudah lepas tugas. ‘’Kami diinstruksikan siaga satu. Jadi, seluruh personel kami kerahkan un-
Masih Kurang, Tenaga Kesehatan Berstatus PNS
Tabanan (Bali Post) Tabanan sebenarnya masih sangat membutuhkan tenaga kesehatan, terutama dokter, perawat, apoteker hingga kesling yang berstatus PNS. Di sisi lain pemeritah pusat tidak menyediakan formasi untuk penerimaan tenaga kesehatan (tenkes) lewat jalur CPNS. Meski tahun 2018 ini belum mendapatkan informasi akan ada penerimaan tenkes lewat jalur CPNS, Dinkes Tabanan tetap membuat daftar kebutuhan tenkes yang akan diusulkan ke pemerintah pusat. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Senin (14/5) kemarin, mengatakan kekurangan tenkes berstatus PNS di Tabanan saat ini masih di-cover dengan tenaga kontrak ataupun diambil alih oleh profesi lain yang mendapatkan pelatihan. Misalnya untuk tenaga apoteker. Menurut Suratmika dari 20 Puskesmas hanya enam Puskesmas yang memiliki tenaga apoteker berstatus PNS. Sisanya diisi oleh bidan yang sudah mendapatkan pelatihan atau diisi oleh tenaga asisten apoteker. Sementara itu, kekurangan tenkes untuk dokter yang berstatus PNS masih terjadi merata di setiap puskesmas. Meski sudah ada tenaga kontrak, namun dengan keterbatasan anggaran masih belum bisa terpenuhi secara ideal. ‘’Terlebih jika berstatus PNS bisa mendapatkan beasiswa dari pemerintah untuk meningkatkan pendidikannya, seperti menjadi dokter spesialis,’’ ujar Suratmika. Sama halnya dengan tenaga perawat, kata Suratmika, di Tabanan masih sangat dibutuhkan terutama untuk ditempatkan di puskesmas pembantu (pustu). Lanjutnya, selama ini Pustu yang masih kekurangan perawat masih bisa diatasi dengan diambil alih bidan. ‘’Kekurangan tenaga kesehatan di Tabanan hingga saat ini masih bisa diatasi, sehingga tidak sampai menganggu pelayanan. Meski demikian, tambahan tenaga agar jumlahnya ideal dari perekrutan CPNS sangat dibutuhkan,’’ ujarnya. Tidak hanya tenaga kesehatan, Dinas Kesehatan juga masih memerlukan tenaga administratif. Tahun ini menurut Suratmika pihaknya tetap memberikan usulan mengenai kebutuhan tenaga PNS yang dibutuhkan. ‘’Tetap kami usulkan. Meski belum ada informasi adanya pembukaan penerimaan CPNS untuk tenkes tahun ini,’’ ujarnya. Diharapkan, dengan usulan-usulan yang diberikan, pemerintah pusat bisa mengeluarkan kebijakan baru mengenai rekrutmen tenkes melalui penerimaan CPNS. (kmb24)
tuk memperketat pengamanan,’ tegasnya, Senin (14/5) kemarin. Dikatakan, pengamanan dilakukan di seluruh mako, baik Polres maupun Polsek. Selain itu, juga mengamankan seluruh tempat ibadah baik gereja, masjid,
kuil maupun pura. Pihaknya juga semakin meningkatkan patroli, terutama di lokasi yang dianggap rawan. ‘’Kami gencarkan patroli dan mempertebal personel untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan,’’ sebutnya. Sementara untuk pengamanan di Mapolres Tabanan, lanjut Kapolres, pihaknya mulai meningkatkan pengamanan. Setiap orang yang masuk ke Polres Ta-
banan diperiksa lebih ketat lagi. Bahkan pihaknya juga menambah personel di penjagaan depan. ‘’Peningkatan pengamanan tetap mengedepankan pendekatan humanis,’’ katanya. Perwira melati dua yang baru dua minggu menjabat Kapolres Tabanan ini juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. Warga diminta untuk mengecek lingkungan masing-masing, ter-
masuk pendataan penduduk pendatang di wilayah masingmasing. ‘’Dukungan masyarakat dengan kewaspadaan di lingkungan masing-masing juga kami harapkan untuk ditingkatkan,’’ pintanya. Ditambahkan, pihaknya juga akan melakukan patroli termasuk melakukan razia kendaraan yang dinilai mencurigakan. (kmb28)
Ranperda RDTR Khusus Jatiluwih Ditarget Ketok Palu Tahun Ini
Tabanan (Bali Post) Ancaman kelestarian kawasan Jatiluwih di tengah gencarnya perkembangan pariwisata dan perilaku masyarakat, rupanya sudah diprediksi pemerintah daerah dan jajaran legislatif. Namun, diakui selama ini belum ada payung hukum yang bersifat menyeluruh untuk menjaga kawasan tersebut. Meski ada perda jalur hijau yang selama ini dijadikan pedoman instansi terkait, dalam hal pengawasan, dirasa masih lemah karena cakupannya kurang luas.
Salah satu yang kini tengah dilakukan jajaran eksekutif dan legislatif yakni penyiapan Ranperda RDTR Khusus Jatiluwih. Ditargetkan hingga akhir tahun 2018, aturan hukum ini sudah ketok palu untuk segera direalisasikan tahun 2019 mendatang. ‘’Hanya tinggal ada beberapa perubahan dari draf sebelumnya, karena ada ketentuan Undang-undang terkait pemetaan, namun target kami tahun ini Ranperda sudah ketok palu,’’ ujar Sekretaris Komisi I DPRD Tabanan I Gusti Nyoman Omardani,
Senin (14/5) kemarin. Dikatakannya, Ranperda RDTR Khusus Kawasan Jatiluwih sebenarnya sudah diajukan tahun 2016. Namun, setelah melakukan konsultasi terkait pembuatan Perda RDTR, ada beberapa hal yang masih harus disiapkan, seperti pemetaan kawasan. Ini yang menyebabkan pembahasan Ranperda tertunda. ‘’Ada aturan dari pusat tentang bagaimana mengatur Perda RDTR dan RTRW. Ini juga menunda pembahasan, karena kami juga melibatkan pihak ketiga dalam melaku-
Bali Post/kmb38
BUDAYA - Kawasan Jatiluwih yang dikhawatirkan terancam kelestariannya akibat perkembangan budaya.
’’Tinggal ada beberapa perubahan dari draf sebelumnya, karena ada ketentuan undang-undang terkait pemetaan. Target kami tahun ini Ranperda RDTR Khusus Jatiluwih sudah ketok palu.’’ ----------------------------------------I Gusti Nyoman Omardani Sekretaris Komisi I DPRD Tabanan Bali Post/kmb38
kan pemetaan,’’ ucapnya. Politisi asal kecamatan Pupuan ini juga mengajak masyarakat setempat untuk bisa bersama-sama menjaga kawasan Jatiluwih tidak keluar dari syarat status WBD. Apalagi diakuinya memang ada perubahan terkait perilaku masyarakat dan potensi kegiatan yang disebabkan WBD itu sendiri, karena adanya status WBD tentu berimbas pada perkembangan kawasan. ‘’Kita tentu tidak mau status WBD dicabut gara-gara tidak mampu menjaga kawasan. Agar lebih pas kita buat payung hokum, supaya perencanaan ke depan terkait tata kelola Jatiluwih ada dasar hukumnya,’’ terangnya. Di sisi lain, Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba mengakui selama ini penga-
wasan di kawasan Jatiluwih belum berjalan maksimal, karena belum kuatnya aturan sebagai dasar acuan penegakan. Di tengah munculnya beragam pelanggaran yang kemungkinan terjadi, pihaknya hanya mengandalkan perda jalur hijau. Sayangnya perda tersebut tidak memiliki cakupan yang luas, mengingat pengembangan di kawasan tersebut sudah merambah kawasan permukiman. ‘’Bagaimana kita menindak jika tidak ada aturan. Selama ini hanya sebatas mengimbau dan membina. Jika sudah ada aturan jelas yang mencakup seluruh kawasan, tentu mudah kita lakukan penindakan jika terbukti ada yang melanggar,’’ pungkasnya. (kmb28)
Desa Pakraman Mojan Gelar Masih Minim, Kasir Koperasi Bersertifikasi ’’Karya Ngusaba Desa lan Ngusaba Nini’’
Bali Post/kmb24
NGENTEG LINGGIH - Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya menghadiri Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Padagingan, Ngusaba Desa lan Ngusaba Nini di Desa Pakraman Mojan, Senin (14/5) kemarin. Tabanan (Bali Post) Desa Pakraman Mojan, Desa Mekarsari, Baturiti, Tabanan menggelar Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Padagingan, Ngusaba Desa lan Ngusaba Nini, Caru Balik Sumpah Madya, Padudusan Alit, Senin (14/5) kemarin. Acara tersebut dihadiri Wakil
Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya. Panitia Karya Wayan Lasiana menjelaskan, karya ini dilaksanakan untuk membersihkan alam secara sekalaniskala. Persiapan karya ini sudah dilakukan dari tiga tahun lalu dan puncaknya akan jatuh pada Rabu (16/5) ini.
‘’Waktu pelaksanaan karya selama dua minggu. Puncak acara jatuh pada Buda Umanis Julungwangi, 16 Mei. Kami sudah melakukan persiapan sejak tiga tahun lalu,’’ jelasnya. Karya ini menghabiskan dana Rp 1,2 miliar, bersumber dari iuran per kepala keluarga (KK) dan sumbangan lainnya. ‘’Setiap KK dikenakan biaya Rp 2 juta. Selain itu, dana lain bersumber dari pinjaman LPD dan sumbangan lainnya,’’ ujar Lasiana. Pihaknya tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tabanan dan semua pihak yang telah membantu mensukseskan acara ini. Sementara itu, Wabup Tabanan mengaku bangga melihat kekompakan warga sehingga kegiatan ini dapat berjalan lancar. Ia juga berpesan agar masyarakat selalu menjaga komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah, sehingga setiap kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat bisa berjalan dengan lancar. (kmb24)
Tabanan (Bali Post) Sebuah koperasi berjalan sehat manakala memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Hampir semua permasalahan yang menyebabkan koperasi tidak sehat atau sakit, karena pengelolaannya oleh SDM yang kurang berkualitas. Guna mewujudkan koperasi yang sehat di Kabupaten Tabanan, Dinas Koperasi dan UKM memberikan diklat dan uji kompetensi kepada SDM koperasi. Diklat yang berlangsung mulai Senin (14/5) hingga Jumat (18/9) menyasar kasir koprasi. Hal itu mengingat jumlah kasir koperasi yang memiliki sertifikat uji kompetensi masih sangat minim di Tabanan. Kadiskop dan UKM Tabanan A.A. Dalem Tresna Ngurah, S.Sos. saat membuka diklat mengatakan Tabanan saat ini memiliki 561 koperasi. Dari jumlah tersebut, tercatat baru 15 orang kasir koperasi yang memiliki sertifikat uji kompetensi. ‘’Sehingga dipandang penting menggelar diklat dan uji kompetensi untuk SDM koperasi. Kali ini kami sasar kasir koperasi karena jumlahnya
masih minim di Tabanan,’’ ujarnya. Diklat dan uji kompetensi ini pertamakali digelar oleh Dinas Koperasi dan UKM Tabanan bekerja sama dengan pihak ketiga, dalam hal ini Lembaga Diklat Profesi (LDP) Bali Certif. Pendanaannya berasal dari APBD Kabupaten, sementara untuk uji kompetensi ditanggung masing-masing koperasi yang mengikutkan SDM-nya dalam acara tersebut.
Dalem Tresna mengungkapkan, diklat peningkatan kapasitas SDM berbasis kompetensi bagi kasir koperasi di Kabupaten Tabanan merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap SDM yang terus didorong untuk maju. Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan serta profesionalisme SDM Koperasi. Selain itu, kegiatan ini juga untuk mempersiapkan SDM koperasi di Tabanan agar siap
Bali Post/kmb24
UJI KOMPETENSI - Diklat dan uji kompetensi kasir koperasi yang berlangsung Senin (14/5) hingga Jumat (18/5).
dalam menghadapi era MEA. SDM di berbagai bidang kerja, wajib hukumnya memiliki sertifikat uji kompetensi. Perwakilan LDP Bali Certif Putu Deviyanti, S.SI. mengatakan diklat peningkatan kapasitas SDM berbasis kompetensi bagi kasir koperasi ini diikuti oleh 30 orang peserta. Dalam kegiatan tersebut peserta akan dibekali pengetahuan, antara lain melakukan transaksi kas dan non kas, mengoprasikan komputer, melaksanakan dasar-dasar manajemen, dan mengelola tabungan atau simpanan. Pada acara tersebut, pemberian materi diklat dilakukan oleh Diskop dan UKM Tabanan serta LDP Bali Certif. Sementara untuk uji kompetensi pada hari terakhir akan menggandeng LSP KJK Pusat Jakarta. Deviyanti melanjutkan, uji kompetensi ini sudah menjadi keharusan bagi SDM koperasi, karena tidak saja untuk meningkatkan keahlian di bidangnya masing-masing, namun juga dalam rangka meningkatkan kepercayaan anggota kepada pengelola atau SDM Koperasi. (kmb24)
KARANGASEM
8
Selasa Kliwon, 15 Mei 2018
SOSOK Ringankan Beban UPACARA agama seperti ngaben, menjadi salah satu beban umat Hindu dalam menuntaskan utang anak kepada orangtua atau leluhur (pitra rna - red). Ini disebabkan, biaya yang dihabiskan cukup besar, dan juga rangkaian ritual yang relatif panjang. Untuk meringankan beban krama, menggelar ngaben massal adalah salah satu opsi terbaik hingga saat ini. Dengan ngaben massal itu, beban krama sebagai pemilik sawa jauh lebih ringan. Demikian disampaikan Wayan Geredeg, Pangrajeg Karya Ngaben Massal dan Ngroras Pratisentana Sira Arya Kanuruhan se-Bali, saat ditemui usai ritual ngruak karang dan ngantukang Ida Batara Sri di Desa Sibetan, Bebandem, Senin (14/5) kemarin. Pelaksanaan ngaben massal itu dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Tahun ini malah sudah pelaksanaan yang keempat kalinya. Dikatakan, jumlah sawa yang sudah terdaftar 158 sawa. Bupati Karangasem dua periode ini (2005-2010, 2010-2015) mengatakan, setiap pelaksanaan ngaben massal ini, selalu disambut antusias warga. Jumlah sawa-nya juga semakin banyak. Bahkan, saat pelaksanaan sebelumnya, pesertanya tak hanya dari Bali, tetapi juga ada peserta klan Sira Arya Kanuruhan dari Lampung. Melalui pelaksanaan ngaben massal tersebut, Pengurus DPP Partai Golkar itu berharap dapat mempererat tali persaudaraan antar-krama, khususnya krama Pratisentana Sira Arya Kanuruhan, seperti Brangsinga, Pegatepan dan Tangkas. Jumlah krama-nya saat ini mencapai 87 ribu di seluruh Bali. Sehingga pengusaha asal Banjar Kreteg, Sibetan ini berharap bagi yang belum mendaftar agar segera mendaftar kepada panitia. Setiap sawa hanya dikenakan punia wajib Rp 1,5 juta. “Jangan sampai karena ingin ber-yadnya, krama sampai jual tanah, berutang. Itu sudah tidak benar,” tegas Geredeg seraya mengatakan, sudah ada donatur dari Karangasem hingga Tabanan yang menyumbangkan berbagai peralatan. Setelah memasuki tahap ngeruak karang, puncak karya ngaben massal ini rencananya dilaksanakan 20 Juli nanti. (gik)
Sumardi Hadiri Rangkaian Awal Ngaben Massal Arya Kanuruhan BERTEPATAN rahinan Tilem Sasih Jiyestha, Senin (14/5) kemarin, Pretisentana Sira Arya Kanuruhan Karangasem melaksanakan rangkaian awal upacara ngaben massal, yang dipusatkan Banjar Kreteg, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem. Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi hadir dalam ritual yang dipimpin Ida Pedanda Gede Pasuruan dari Geria Kawan, Sibetan tersebut. Sumardi yang hadir bersama anggota DPRD Karangasem I Nyoman Mardana Wimbawa itu mengapresiasi pilihan warga Sira Arya Kanuruhan melaksanakan pitra yadnya secara massal itu. Selain sangat positif untuk mempererat hubungan simakrama antar-pasemetonan, pelaksaaan ritual ngaben secara bersama-sama itu juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam bidang kesejahteraan masyarakat. ‘’Dengan menggelar prosesi ngaben bersama-sama tentu akan lebih hemat dapat mengurangi beban biaya, karena jika sendiri-sendiri perlu biaya yang tidak sedikit,’’ ungkapnya. Politisi Golkar itu berkeyakinan setiap umat pasti melaksanakan yadnya didasari rasa tulus ikhlas. Ritual secara massal itu, kata Sumardi, tidak akan mengurangi hakikat makna ritual ngaben itu sendiri. Ritual secara massal itu justru memberikan banyak hal positif baik dari sisi biaya, termasuk bepeluang terbangunnya jadi lebih baik hubungan kekerabatan itu. ‘’Banyak kelompok masyarakat yang sudah mampu melaksanakan ngaben secara massal. Saya atas nama lembaga dewan berharap ini terus dipupuk,’’ katanya. Ngaben massal Pretisentana Sira Arya Kanuruhan itu diikuti 48 dadia Arya Kanuruhan se-Kabupaten Karangasem, termasuk beberapa dadia dari Klungkung, Bangli, dan Gianyar. Ngaben massal yang puncaknya akan dilaksanakan 20 Juli 2018 itu mengikutkan 158 sawa. Rangkaian ritual akan diakhiri upacara atma wedana pada 9 September 2018. Ketua Panitia Ngaben Massal I Komang Kisid menyatakan, usai acara puncak sebelum atma wedana, akan dilaksanakan upacara manusa yadnya seperti maoton, makutang bok, dan matatah yang juga dilaksanakan secara massal. ‘’Setiap sawa dikenakan biaya Rp 1,5 juta ditambah pepesonan (urunan) lain seperti bambu, klangsah (anyaman dari pelepah kelapa) dan uang kepeng 25 keping,’’ jelasnya. Rangkaian awal ritual ngaben massal Pretisentana Sira Arya Kanuruhan Karangasem berupa ritual ngantukang Batara Sri, ngeruak karang dan nancebang warung. Ritual itu dilaksanakan di lokasi ngaben massal, di areal Subak Gantalan, Banjar Kreteg, Sibetan. Prosesi awal itu juga dihadiri Pangelingsir Pusar Pretisentana Sira Arya Kanuruhan, I Wayan Geredeg, yang juga selaku penggagas dan penasihat ritual ngaben massal itu. Pelaksanaan ritual itu juga disaksikan Pandita Sirya Arya Kanuruhan Ida Rsi Agung Sidi Yoga dari Geria Singosari, Blahbatuh, Gianyar. (ad794)
HADIRI NGABEN MASSAL - Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi menghadiri rangkaian awal ritual ngaben massal Pretisentana Sira Arya Kanuruhan Karangasem di Banjar Kreteg, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem.
Pusat ”Gantung” Proyek Stadion Padangkerta Amlapura (Bali Post) Lapangan di Kelurahan Padangkerta, Amlapura, kini sudah dimanfaatkan untuk pertandingan turnamen sepak bola Bupati Karangasem Cup 2018 sejak Sabtu (12/5) lalu. Malah lapangan di wilayah Dukuh tersebut sudah dilengkapi lintasan atletik sejak tahun lalu. Sayangnya, kelanjutan rencana pembangunan stadion itu hingga saat ini masih belum ada kejelasannya. Untuk menuntaskan pembangunan stadion itu paling tidak diperlukan dukungan anggaran dari pusat Rp 58 miliar. Meski belum ada tribun penonton dan fasilitas pendukung lainnya, tempat ini sudah dikenal masyarakat Karangasem sebagai stadion sepak bola. Sehari-hari cukup banyak warga memanfaatkan lapangan itu untuk berolahraga. Terkait kelanjutan rencana pembangunan Stadion Gunung Agung di Kelurahan Padangkerta itu, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem I Gusti Ngurah Kartika, belum lama ini, mengatakan hasil koordinasi terakhir dengan pemerintah pusat, kabarnya Kemenpora RI sudah memberi lampu hijau. Pusat rencananya akan membangun
KABUPATEN Karangasem mendapat kesempatan emas sebagai tuan rumah Gerakan Nasional Pembudayaan Kegemaran Membaca. Gerakan itu merupakan agenda pemerintah pusat utamanya Perpustakaan Nasional RI. Program itu terselenggara berkat kerja sama dengan legislator Putu Supadma Rudana dari Komisi X DPR-RI. Safarinya mengambil tema Implementasi Revolusi Mental Melalui Mobilisasi Pengetahuan dalam Meningkatkan Indeks Kegemaran Membaca Masyarakat. Pembukaan kegiatan itu dipusatkan di Wantilan Pemkab Karangasem, Senin (14/5) kemarin. Acara itu dihadiri Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri, Kepala Perpustakaan Nasional RI diwakili Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perpusnas RI Drs. Widianto, M.Si., anggota Komisi X DPR-RI Putu Supadma Rudana, MBA., Ida Bagus Wiranata, Sekretaris Perpustakaan Provinsi Bali, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Karangasem I Komang Daging. Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perpusnas RI Drs. Widianto, M.Si. mengatakan, perpustakaan itu secara fisik, merupakan tempat koleksi buku-buku atau majalah yang berisi banyak informasi.
Masuk Polres, Tas Digeledah Rangkaian aksi bom bunuh diri di Surabaya sudah pasti semakin meningkatkan kewaspadaan jajaran kepolisian khususnya di Karangasem. Pasca-aksi teroris yang tidak berperikemanusiaan di Jawa Timur itu, korps baju cokelat di Bumi Tanah Aron melakukan aksi intensif terkait pengamanan, yakni dengan cara penebalan personel di semua objek vital. Demikian pula pengamanan ketat dilakukan di Mapolres. Aparat antara lain melakukan penggeledahan kepada setiap warga yang berkepentingan datang. Bagaimana antisipasi model dan bentuk pengamanan lainnya? pemeriksaan di penjagaan zebra di sebelah barat pintu utama Mapolres itu malah sudah menjadi standar pengamanan yang diterapkan setiap hari. Hanya, pascapenyerangan Mako Brimob di Cimanggis, Depok itu kualitas pengamanan ditingkatkan. Pe-
bisa membangun fasilitas pendukung stadion itu sendiri. Untuk pembangunan gedung utamanya, sejak rencana stadion ini dibangun 2012, sudah menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. ‘’Pembangunan itu nanti menjadi bagian tanggung jawab pusat. Sesuai isi proposal yang disampaikan Pemkab Karangasem ke Kemenpora. Rencana tersebut menghabiskan dana cukup besar, mencapai sekitar Rp 58 miliar,’’ katanya. Untuk kelanjutan pembangunan stadion itu tahun ini, Disdikpora Karangasem sudah menganggarkan di APBD Induk Kabupaten Rp
gan, kan bisa dimanfaatkan lahan yang ada di luarnya,’’ tegasnya. Proyek Stadion Gunung Agung di Padangkerta sudah dikerjakan sejak tahun 2012, dengan anggaran Rp 4,3 miliar di lahan 50.740 meter persegi. Proyek besar yang dikerjakan pada era Bupati Karangasem Wayan Geredeg itu sebelumnya diperkirakan kekurangan Rp 70,168 miliar. Tetapi, setelah dikaji ulang, untuk pembangunan fasilitas utamanya seperti tribun penonton, dan fasilitas lainnya direncanakan menghabiskan anggaran Rp 58 miliar. (kmb31)
’’Pembangunan itu nanti menjadi bagian tanggung jawab pusat. Sesuai isi proposal yang disampaikan Pemkab Karangasem ke Kemenpora. Rencana tersebut menghabiskan dana cukup besar, mencapai sekitar Rp 58 miliar.’’ Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Karangasem I Gusti Ngurah Kartika
Karangasem Jadi Pusat Safari Gerakan Nasional Pembudayaan Kegemaran Membaca
Objek Vital Diperketat
KETIKA warga mengurus SIM di Mapolres misalkan dilakukan pengecekan di pintu masuk penjagaan zebra, di portal. Hal itu dikatakan KBO Lantas Polres Karangasem Iptu Komang Putra Sujana, Senin (14/5) kemarin. Menurutnya,
dua stadion baru di Bali tahun 2019. Lokasi yang dipilih di Kabupaten Bangli dan satu lagi Karangasem. Tetapi, dia mengaku belum ada konfirmasi lebih lanjut. Sehingga, pihaknya juga belum berani memberi kepastian. ‘’Semoga Karangasem menjadi prioritas,’’ katanya. Sesuai rencana indikatif, tahun 2019 juga akan dibangun jalan lingkar di sekitar lapangan ini. Termasuk pembangunan palinggih Padmasana di sekitar areal lapangan itu dan juga finishing bagian pagar lapangan ini. Ini akan dikerjakan menggunakan dana APBD Kabupaten tahun 2019. Pihaknya mengaku hanya
2 miliar. Anggaran sebesar itu diperuntukkan menata taman di selatan lapangan utama, persis di sekitar lokasi yang terdapat batu besar yang terlihat jelas dari pinggir Jalan Veteran Amlapura. Di sana juga direncanakan disediakan bak penampungan sampah hingga instalasi stadion itu juga dipusatkan di sana. ‘’Dana yang sudah kita habiskan untuk pembangunan stadion ini cukup besar. Tempat lapangan utama tidak akan dimanfaatkan untuk kegiatan pemerintahan. Pertimbangannya agar tidak cepat rusak. Kalau harus menggunakan lapan-
meriksaan terhadap warga yang hendak mengurus SIM ataupun lainnya ke Mapolres kini diperkuat personel Provos dan piket Satuan Reskoba. Pada pintu penjagaan zebra itu petugas menggeledah tas, pakaian, dan semua barang bawaan. ‘’Jaket wajib
Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendorong seluruh lapisan masyarakat belajar sepanjang hayat (long life education). Sehingga diharapkan pemerintah daerah melakukan pendataan kelompok masyarakat yang dapat memberikan inspirasi nyata terkait peningkatan kegemaran membaca masyarakat. Tujuannya, agar bisa menjadi contoh masyarakat lainnya. Guna mendukung peningkatan kegemaran membaca di masyarakat, akan dilakukan kunjungan narasumber kepada komunitas baca (masyarakat) yang memberikan inspirasi tindakan nyata peningkatan kegemaran membaca. Dalam kegiatan itu juga akan dilak-
sanakan usaha nyata peningkatan kemampuan membaca masyarakat dengan bedah buku/diskusi buku. Anggota Komisi X DPR-RI Putu Supadma Rudana, MBA. mengapresiasi semangat Bupati Karangasem membuat unit-unit usaha, badan usaha atau sejenisnya di tingkat desa. Program itu, sejalan dengan agenda safari yakni membuat program-program nyata yang memang setiap bulannya akan dilaksanakan. Kegiatan ini menjadi bukti keseriusan pihak pusat untuk Karangasem. Pihaknya menegaskan selalu siap memperjuangkan berbagai hal di pusat, khususnya Perpustakaan Nasional. ‘’Saya su-
dah memberikan akses 50 persen kuota kita untuk beasiswa program Indonesia Pintar, untuk tingkat SD, SMP, SMA/ SMK. Sekitar 7.500 beasiswa sudah kita berikan untuk Dinas Pendidikan di Karangasem. Total anggarannya sekitar Rp 5 miliar,’’ katanya. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri mengatakan, kegiatan ini dapat terlaksana berkat kerja sama Putu Supadma Rudana, anggota Komisi X DPR-RI dengan Perpustakaan Nasional. Dia mengucapkan terima kasih atas perhatiannya kepada Kabupaten Karangasem. Pihaknya menyambut baik dan berterima kasih kepada pihak Perpustakaan Nasional Republik lndonesia yang telah mempercayai Kabupaten Karangasem sebagai tuan rumah penyelenggara Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca. ‘’Kepercayaan pemerintah pusat kepada Karangasem sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan safari dalam suasana status siaga Gunung Agung. Hal itu membuktikan Karangasem masih aman dikunjungi, baik untuk kepentingan tugas dinas maupun berwisata,’’ ujar Mas Sumatri. Salah satu misi Pemkab Karangasem yang sangat relevan dengan kegiatan safari itu adalah membentuk sumber
dibuka, kita juga tanya keperluannya apa,’’ jelas Putra Sujana. Menyikapi dinamika keamanan belakangan ini semakin tinggi, Kapolres AKBP IGN Agung Ade Panji Anom menggelar rapat koordinasi dengan jajaran perwira Polres Karangasem. Dikonfirmasi usai rapat, perwira melati dua asal Singaraja itu mengatakan aksi pengeboman di Surabaya, menjadi atensi jajaran kepolisian di tanah air termasuk Karangasem. Menyangkut pengamanan objek-objek vital seperti Pelabuhan Padangbai, Depo Pertamina Manggis dan tempat-tempat suci, Kapolres mengatakan, akan menempuh dua pola. Pertama, melakukan penebalan jumlah personel jaga dan penambahan perlengkapan perseorangan. Se-
lain penebalan personel, pada objek-objek tertentu pengamanan dimaksimalkan dengan cara meningkatkan intensitas patroli. ‘’Untuk Padangbai, pengamanan diperketat dengan cara menambah personel gabungan Polres dan Polsek,’’ jelasnya. Sejauh ini, situasi Karangasem relatif kondusif, aktivitas masyarakat berjalan seperti biasa. Pengetatan pengamanan di Pelabuhan Padangbai juga belum menemukan pelanggaran maupun barang-barang yang mencurigakan. ‘’Kita juga tekankan kepada anggota agar mengutamakan keselamatan selama melakukan pemeriksaan,’’ kata Kasat Polair AKP Made Wartama di sela-sela pengamanan di pintu keluar Pelabuhan Padangbai. (kmb)
PENGGELEDAHAN WARGA - Petugas keamanan melakukan penggeledahan terhadap warga yang berkepentingan di pintu masuk penjagaan zebra Polres Karangasem.
CENDERAMATA - Bupati Karangasem saat menyerahkan cenderamata kepada Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perpusnas RI Drs. Widianto, M.Si.
daya manusia yang cerdas, sehat, bermartabat, dan unggul melalui pencapaian wajib belajar sembilan tahun. Selain itu juga pelayanan kesehatan yang terjangkau, murah, ramah dan paripurna. Tema safari ini seperti yang disampaikan Perpustakaan Nasional sangat sejalan dengan tagline Karangasem yaitu ‘’Karangasem The Spirit of Bali’’. Tagline tersebut menyiratkan makna Karangasem sebagai hulu suci spritualnya Pulau Dewata Bali yang memiliki inspirasi, vibrasi, dan support untuk menggugah masyarakat agar memiliki budaya gemar membaca, dengan memanfaatkan media perpustakaan, taman bacaan dan media lainnya. Setiap hari empat unit armada mobil perpustakaan keliling milik Dispustaka Karangasem membawa berbagai jenis buku bacaan kelompok usia. Mobil perpustakaan keliling itu menjelajah kantong-kantong tempat pengungsian yang terpencarpencar. Buku-buku bacaan itu sangat diperlukan oleh para pengungsi, untuk penanggulangan trauma healing bagi para pengungsi. Pada akhir sambutannya, Bupati menyerahkan cenderamata kepada Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perpusnas RI Drs. Widianto, M.Si. (ad795)
Bali Post/kmb
GIANYAR
Selasa Kliwon, 15 Mei 2018
9
Antisipasi Terorisme
Polres Siagakan Seribuan Personel Gianyar (Bali Post) -
Polres Gianyar all out melakukan pengamanan guna mengantisipasi aksi teroris. Seribu lebih petugas dikerahkan untuk mengamankan sejumlah objek strategis, khususnya kawasan pariwisata Ubud.
BERJAGA - Petugas kepolisian bersenjata lengkap berjaga di depan Mapolres Gianyar, Senin (14/5) kemarin.
Bali Post/nik
Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo, Senin (14/5) kemarin mengatakan, pascainsiden bom di Surabaya, jajaran kepolisian siaga 1, termasuk di Kabupaten Gianyar. Semua personel stand by guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Menurutnya, kawasan yang menjadi fokus pengamanan meliputi Mapolres Gianyar hingga masing-masing Polsek. Polisi juga menambah personel di sejumlah objek wisata. ‘’Semua objek wisata yang dikunjungi wisatawan, seperti Ubud sudah kita perketat pengamanannya. Kan di sana banyak orang asing,’’ katanya. Polisi juga meningkatkan intensitas sidak penduduk pendatang (duktang) dan razia kendaraan bermotor. Sasarannya berupa orang atau barang mencurigakan. Perwira melati dua di pundak ini juga menegaskan, setiap polisi yang bertugas wajib membawa senjata. Mereka juga dilengkapi pelindung tubuh. ‘’Yang paling penting, saat patroli tidak boleh ada yang bertugas seorang diri. Minimal dua orang,’’ tegasnya. Dikatakannya lebih lanjut, pihaknya akan melakukan tindakan cepat bila ada orang yang
gelagatnya mencurigakan. ‘’Kita kan punya diskresi kepolisian dan anggota sudah dilatih semua. Diskresi kan penilaian sendiri. Apabila ancaman yang sifatnya segera dan mematikan, ya harus ambil langkah cepat sesuai SOP,’’ ujarnya. Disinggung terkait deteksi dini terorisme, Kapolres mengakui sejauh ini belum ada tanda-tanda ancaman teroris. Namun mantan Kapolres Jembrana ini menegaskan, jajarannya wajib untuk terus waspada dan siaga. Sementara itu, Ketua Ubud Home Stay Asosiasi (UHSA) I.B. Wiryawan mengatakan, saat ini jumlah kunjungan wisatawan di Ubud masih stabil. Bahkan okupansi homestay menyentuh 80 persen. ‘’Sejak bulan lalu hingga sekarang, okupansi homestay di Ubud membaik,’’ ucapnya. Dia pun berharap insiden bom yang terjadi di Surabaya tidak berpengaruh terhadap pariwisata di Bali. Namun, diakuinya, kekhawatiran mulai dirasakan terlebih dengan dikeluarkannya travel advice dari sejumlah negara. ‘’Travel advice dari beberapa Kedubes ini bikin kita khawatir,’’ katanya sembari menambahkan, sampai saat ini belum ada wisatawan yang check out mendadak. (kmb35)
Tingkatkan Pengetahuan Pengelola Kearsipan
Dispusar Gianyar Gelar ”Workshop” Kearsipan
DALAM rangka meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan pengelola kearsipan SD dan SMP di Kabupaten Gianyar, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusar) Kabupaten Gianyar menyelenggarakan Workshop Kearsiapan bagi Pengelola Arsip Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama Tahun 2018. Workshop dibuka Sekretaris Dispusar Gianyar I Made Krya Gunarta, bertempat di ruang rapat UPT Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, Senin (14/5) kemarin. Kabid Pembinaan dan Pen-
gelolaan Kearsipan Dispusar Gianyar yang juga Ketua Panitia Penyelenggara I Wayan Gde Eka Putra, S.STP., M.AP. mengatakan, workshop kearsipan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan Dispusar Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini untuk menyamakan persepsi pengelolaan kearsipan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar, agar sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku. Tujuan lainnya, meningkatkan kompetensi para pengelola arsip di SD dan SMP. Workshop dilaksanakan
14 hingga 17 Mei dan diikuti 70 peserta. Workshop diisi narasumber Kepala Bidang Pengelolaan Arsip Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali Drs. Luh Terry Yuliandari dengan materi pemanfaatan dan pengelolaan arsip, serta Arsiparis Madya Provinsi Bali Ni Wayan Wiwik Suryawati, S.H. dengan materi praktik pengelolaan dan pemanfaatan arsip. Workshop dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan 14 hingga 15 Mei dan gelombang kedua pada 16 dan 17 Mei. Kepala Dispusar Gianyar dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Dispusar I Made Krya Gunarta mengatakan, workshop kearsipan merupakan kegiatan rutin tahunan yang menyasar seluruh pengelola arsip yang ada di OPD, Pemerintah Desa dan sekolah di Gianyar. ‘’Kami harap melalui workshop ini pengelola arsip di lingkungan Sekolah Dasar dan Menengah Pertama di Kabupaten Gianyar memiliki persepsi dan pemahaman tentang pentingnya arsip dan pengelolaan arsip yang sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,’’ tegasnya. Dia menambahkan, saat ini arsip masih dipandang se-
Gianyar (Bali Post) Oknum guru I Wayan Sugita yang menjadi tersangka pencabulan terhadap siswi SD, akhirnya dilimpahkan dari polisi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar pada Senin (14/5) kemarin. Setelah melewati tahap II, tersangka langsung ditahan oleh Kejari. Kasi Intel Kejari Gianyar Gusti Agung Puger me-
ngatakan, setelah dilimpahkan ke Kejari, pihaknya langsung menjebloskan tersangka ke ruang tahanan. Penahanan ini dilakukan setelah mempertimbangkan kronologis dan rapat bersama jajaran jaksa di Gianyar. Demi keamanan, tersangka dititip di Rutan Kelas II Gianyar. Ketika ada pemeriksaan, baru tersangka digir-
ing kembali ke Kejari. Selain menahan guru yang berstatus tidak tetap itu, jaksa juga mengamankan barang bukti berupa pakaian. Dijelaskannya, pakaian yang disita tersebut adalah pakaian guru dan pakaian seragam siswa bersangkutan. Pakaian itu digunakan tersangka saat beraksi. ‘’Pakaian tersangka dan pakaian
WORKSHOP - Suasana Workshop Kearsipan bagi Pengelola Arsip SD dan SMP Tahun 2018 yang dibuka Sekretaris Dispusar Gianyar I Made Krya Gunarta, Senin (14/5) kemarin.
belah mata bagi mereka yang belum memahami pentingnya arsip dalam keberlangsungan organisasi. Padahal Undangundang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan mengatakan arsip merupakan sumber informasi dan sebagai alat pengawasan yang diperlukan dalam setiap instansi dalam rangka perencanaan, analisa, pembangunan, pembuatan laporan dan pembuatan keputusan. ‘’Kami juga harap nantinya peserta juga dapat mengaplikasikan pembelajaran yang didapat di unit kerjanya masing-masing. Sehingga ke depan pengelolaan arsip di Kabupaten Gianyar dapat berjalan lebih baik,’’ imbuhnya. Salah satu peserta Ni Putu Eka Purnamasih dari SD Negeri 3 Bedulu menyampaikan apresiasinya atas dilaksanakannya workshop tersebut. Dengan adanya workshop ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan dalam pengelolaan arsip. ‘’Kami harap workshop seperti ini bisa dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kami tentang kearsipan. Dengan demikian, penataan arsip di unit kerja kami bisa menjadi lebih bagus lagi,’’ terangnya. (ad796)
korban, jadi bukti,’’ jelasnya. Selanjutnya, Kejari akan melengkapi dakwaan sebelum kasus ini dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Gianyar. Dua jaksa penuntut umum (JPU) disiapkan Kejari, yakni Ni Made Widyastuti dan Putu Galung. Pihaknya pun berjanji akan bekerja cepat agar kasus ini segera masuk persidangan. (kmb35)
Kejari Tahan Oknum Guru Cabul
Bali Post/nik
BERDUKA - Aryani Tedjamulja (baju biru) bersama putra dan putri almarhum A.A. Ngurah Agung di rumah duka, Puri Agung Gianyar.
Adik Agung Bharata Tutup Usia
”Palebon” Digelar Pekan Depan Gianyar (Bali Post) Salah seorang tokoh Puri Agung Gianyar, A.A. Ngurah Agung, tutup usia pada Minggu (13/5) sekitar pukul 23.00 Wita. Adik kandung dari mantan Bupati Gianyar A.A. Gede Agung Bharata itu meninggal di usia 50 tahun. Rencananya palebon dilangsungkan pada Soma Umanis Sungsang atau Senin (21/5) mendatang. Saat ini jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di Puri Gianyar. Istri almarhum, Aryani Tedjamulja, menjelaskan kondisi kesehatan suaminya mulai menurun sejak awal Maret lalu. Setelah mendapat pengecekan dokter, baru diketahui yang bersangkutan menderita kanker paru-paru.
‘’Sebelumnya tidak ada gejala. Sesak napas tidak ada,’’ ucap perempuan yang akrab disapa Ninik, Senin (14/5) kemarin. Sebelum divonis menderita kanker paru-paru stadium IV, Ninik tidak melihat gelagat aneh dari suaminya. A.A. Ngurah Agung sudah beberapa kali keluar-masuk rumah sakit. Awalnya ia dirawat di RS Wangaya. Namun karena kondisi kesehatannya semakin menurun, akhirnya dirujuk ke RSUP Sanglah. Tak ada perubahan signifikan, A.A. Ngurah Agung pun sempat menjalani perawatan di RS Siloam dan menjalani operasi by-pass saluran empedu yang buntu di RS Bali Med. ‘’Sempat pulang waktu Nyepi. Tapi awal April kembali
kolaps, langsung masuk ICU RS Sanjiwani,’’ jelasnya. Tidak ada perubahan meski telah menjalani perawatan. A.A. Ngurah Agung pun diajak berobat ke RS Prima Medika Denpasar. ‘’Sempat ke Prima Medika, tapi balik lagi ke RS Sanjiwani Gianyar karena dokter sudah nyerah. Biar deket juga sama keluarga di Gianyar. Karena sudah tidak bisa dikemo atau diradiasi,’’ terangnya. Untuk diketahui, A.A. Ngurah Agung sempat menjadi calon Wakil Bupati Gianyar mendampingi calon Bupati Cokorda Gde Putra Nindya pada pilbup 2013. Namun pasangan paket ‘’Ning’’ ini dikalahkan oleh paket Bagus (A.A. Gede Agung BharataAgus Mahayastra). (kmb35)
Generasi Muda Peduli Lingkungan
Griya Luhu Buat Bank Sampah Berbasis Aplikasi KOMUNITAS anak muda Gianyar yang menamakan diri Griya Luhu tergerak untuk berpartisipasi mengelola sampah. Inovasi mereka diwujudkan dalam aplikasi yang dinamakan Simalu.id. Aplikasi ini bisa melayani pengangkutan sampah secara online.
Koordinator Griya Luhu Ida Bagus Mandhara Brasika menerangkan, aplikasi Simalu.id merupakan hasil kerja sama pihaknya dengan anggota komunitas di Unud. Aplikasi ini pada dasarnya merupakan sistem manajemen persampahan. Aplikasi yang bisa diunggah di Playstore ini di-launching sekitar tiga bulan lalu. Hingga kini, yang telah men-download aplikasi ini sekitar 800 orang. Keunggulan aplikasi ini adalah data nasabah bank sampah tersimpan rapi. ‘’Biasanya bank sampah kan masih
KESET - Koordinator Griya Luhu I.B. Mandhara Brasika menunjukkan keset hasil olahan dari kain perca.
manual pencatatannya. Dengan aplikasi ini, bisa te-record di Handphone,’’ terangnya. Untuk sistem penjemputan sampah, melalui aplikasi ini masyarakat tinggal mencantumkan berapa kilogram sampah yang dimiliki. ‘’Tinggal isi berapa kilo punya sampah, lalu tentukan kapan waktu penjemputan bisa dilakukan. Jadi, semua berbasis online,’’ jelasnya. Terkait komunitas Griya Luhu, pria yang akrab disapa Gus Nara ini menerangkan, Griya Luhu berarti rumah sampah. Mereka yang tergabung memiliki keperihatinan yang sama terkait banyaknya sampah yang belum dikelola dengan baik. Mereka pun berbagai ide mengenai pengelolaan sampah.
Pemuda yang tinggal di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Beng, Gianyar ini menyebutkan, permasalahan sampah sejatinya bersumber di hulu, yakni ketika masyarakat akan menghasilkan sampah. Pihaknya pun berupaya merubah mindset masyarakat agar sedari awal memikirkan pemilahan sampah sebelum dibuang. ‘’Selama ini kan sampah yang dibuang tercampur sehingga masalah sampah hanya berpindah dari tempat A ke tempat B. Tidak ada solusi,’’ ujarnya. Bersama tujuh rekannya, Gus Nara gencar melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan rapat-rapat PKK. Mereka terus mengajak masyarakat untuk bijak memilah sampah menjadi tiga
jenis, yakni sampah organik, sampah anorganik dan sampah recycle. Oleh Griya Luhu, hanya sampah anorganik yang dibuang ke TPA. Sedangkan sampah recycle, diolah kembali. ‘’Sampah plastik kita jual ke pengepul. Sedangkan sampah kain perca kita olah kembali menjadi keset,’’ ungkapnya. Untuk pengolahan sampah menjadi keset, Griya Luhu memberdayakan ibuibu PKK di wilayah Kintamani. Hasilnya cukup bagus dan sudah banyak berminat. Selain itu, Griya Luhu sudah melakukan kerja sama dengan delapan SD dan SMP di Gianyar. Griya Luhu menyiapkan konsep dan keranjang sampah dan memfasilitasi pengangkutan setiap Sabtu. (nik)
JEMBRANA
10 Diharapkan, Jalan Tol Denpasar-Gilimanuk Segera Terwujud Negara (Bali Post) – Upaya Kabupaten Jembrana untuk mengejar kue pendapatan dengan mengembangkan sektor pariwisata selama beberapa tahun ini sudah cukup maksimal. Namun, upaya itu tak akan menghasilkan bila infrastruktur penunjang transportasi masih seperti sekarang ini. Satu-satunya solusi yang harus diwujudkan untuk menggerakan roda perekonomian adalah dengan membangun jalan tol. “Cukup satu saja yang diperjuangkan, jalan tol. Kalau itu terwujud, semua akan bergerak dengan sendirinya untuk menangkap peluang,” ujar Kade Sudiana, akademisi di salah satu lembaga tinggi di Jembrana, Senin (14/5) kemarin. Upaya yang dilakukan pemerintah daerah ini akan sia-sia kalau tidak ada kepastian waktu tempuh yang diperlukan dari pusat kota ke Jembrana. Jalan Denpasar-Gilimanuk merupakan jalan nasional yang merupakan poros Sumatera-Jawa-Bali dan NTB. Untuk itu, sudah selayaknya diperhatikan jalan penghubung nasional ini seperti di Jawa dan Sumatera. Wisatawan akan berpikir ke Jembrana, ketika faktor waktu tempuh ini tidak ada kepastian. Selaku akademisi, pihaknya berharap kepada siapa pun wakil rakyat Jembrana di provinsi dan gubernur terpilih nanti untuk memperhatikan Bali Barat. Tentunya guna mempersempit jurang ketimpangan ekonomi. “Ingat, Jembrana adalah bagian Bali dan masyarakat juga memiliki andil memilih mereka. Siapa pun pemimpinnya nanti, agar memperhatikan keinginan masyarakat ini,” kata Sudiana. Pembangunan jalan tol sebagai solusi jangka panjang. Sedangkan solusi jangka pendek adalah memperketat kendaraan barang. Bila perlu, diterapkan
Selasa Kliwon, 15 Mei 2018
Pemilik Membandel
Satpol PP Bongkar Bangunan Liar di Pengambengan Negara (Bali Post) –
Sejumlah bangunan liar yang berdiri di atas tanah negara (TN) di Dusun Ketapang Lampu, Senin (14/5) kemarin dibongkar petugas Satpol PP Jembrana. Penertiban bangunan liar dengan tindakan bongkar paksa ini dilakukan petugas lantaran sebelumnya telah diberikan beberapa kali peringatan. Namun, tidak digubris dan sejumlah usaha di atas TN itu tetap beroperasi. Bahkan, tidak ada yang berizin.
Bali Post/olo
Kade Sudiana
aturan jam khusus kendaraan barang melintas, misalnya hanya pada malam hari hingga pagi. Manfaatkan kantong-kantong parkir yang sudah ada saat ini, seperti di Terminal Kargo Gilimanuk, Rest Area untuk menampung sementara. Selain itu, lapangan terbang (lapter) juga semestinya bisa berada di Jembrana sebagai alternatif selain di Buleleng. Hal senada juga diungkapkan Dewa Made Darsana, warga Jembrana. Jalan Denpasar-Gilimanuk yang menjadi poros nusantara sudah sangat krodit. Hal itu berdampak pada akses tempuh yang tidak menentu ke Jembrana. “Anehnya lagi, kok malah DPRD yang asal Jembrana menyuarakan jalan tol Soka-Siririt, kita dapat asapnya saja. Semestinya jalan tol harus ada, cukup itu satu saja diwujudkan. Memang ini mahaberat, tapi kalau tidak, Jembrana akan terus tertinggal,” ucapnya. Pihaknya bersama para akademisi dan beberapa warga lain akan menyuarakan ini ke DPRD Provinsi. Termasuk akan audensi dengan Komisi III DPRD Bali yang membidangi infrastruktur. Begitu pula dengan gubernur yang siapa pun nantinya terpilih agar memperhatikan keinginan masyarakat Jembrana ini. (kmb26)
Bangunan yang dibongkar itu salah satunya merupakan fondasi yang baru beberapa hari dibangun. Selain itu juga terdapat tempat usaha dengan bangunan semipermanen. Oleh petugas, di tempat usaha yang masih beroperasi itu diberikan waktu hingga sepekan untuk membongkar sendiri. Bila tidak dilakukan akan dibongkar paksa menggunakan alat berat. Muhamad Ali, pemilik bangunan fondasi itu, mengaku banyak bangunan yang berdiri di atas tanah negara di Desa Pengambengan. Ia juga berharap petugas Satpol PP membongkar bangunan liar lainnya yang masih berdiri. Ali mencontoh usaha pengolahan minyak ikan yang tak jauh dari bangunan fondasi itu. Bahkan usaha itu juga mengotori dan menimbulkan pencemaran. “Saya minta keadilan dari pemerintah kalau mau gusur, ya gusur semua (yang
melanggar),” terangnya. Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Jembrana I Made Tarma mengatakan bangunan liar ini jumlahnya terus bertambah tiap tahun. Padahal sejatinya Satpol PP sudah beberapa kali memberikan teguran. Namun nampaknya tidak dihiraukan, sehingga petugas melakukan tindakan tegas dengan membongkar paksa. “Sebenarnya sudah dari dulu kami tutup (tempat usaha). Tapi pemiliknya tetap juga membandel,” terangnya. Ia menerangkan beberapa bangunan permanen yang masih berdiri diberikan waktu untuk membongkar sendiri. Mereka diberikan waktu hingga seminggu ke depan. Jika tidak akan dilakukan pembongkaran oleh petugas. Bahkan alat berat akan dikerahkan untuk menggusur bangunan-bangunan liar tersebut.
Bali Post/olo
BONGKAR – Sejumlah petugas Satpol PP membongkar bangunan semipermanen yang berdiri di atas tanah negara di Ketapang Lampu, Desa Pengambengan. Seperti berita sebelumnya, sejumlah bangunan liar yang berdiri di TN di Dusun Ketapang Lampu diprotes warga. Kendati sudah sering mendapat sorotan dan diminta untuk tutup, namun usaha pengolahan
ikan itu masih beroperasi. Sejumlah warga yang tergabung dalam Paguyuban Masyarakat Ketapang Lampu (PMKL) meminta agar pemerintah bertindak tegas terhadap para pemiliknya. (kmb26)
Antisipasi Aksi Teroris
Intensifkan Patroli Bersama Libatkan TNI
Bali Post/olo
PENGAMANAN - Pengamanan di Mapolres Jembrana lebih ketat dibandingkan hari-hari biasanya. Pintu utama masuk dipasangi portal dan mendapat penjagaan ketat petugas bersenjata laras panjang.
Negara (Bali Post) Selain melakukan pengamanan objek vital, pelabuhan dan kantor polisi di Kabupaten Jembrana, patroli bersama dengan melibatkan TNI juga diintensifkan. Patroli bersama ini guna mengantisipasi serangan teror. Kabagops Polres Jembrana Kompol M. Didik Wiratmoko mengatakan untuk pengamanan objek vital tidak hanya dilakukan polisi, tetapi juga prajurit TNI. Menurutnya, dalam operasi bersama ini melibatkan 120 personel dari polisi dan 91 prajurit TNI. Prioritas utama dalam operasi yakni di pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk
yang menjadi akses utama dari Pulau Jawa. Sementara di wilayah pesisir, terutama di pelabuhan rakyat seperti di Pengambengan dan Candikusuma juga dilakukan pengawasan ketat melibatkan personel Satuan Polair Jembrana. Dari pengamatan kemarin, pengamanan di markas kepolisian juga terlihat ketat dibandingkan hari biasanya. Seperti di pintu masuk Polsek Kota Negara. Hal ini dilakukan untuk antisipasi hal yang tak diinginkan, termasuk serangan bom. Menurut Kompol Didik, pola pemeriksaan yang dilakukan berbeda dengan biasanya. Anggota saling men-
jaga dengan anggota lainnya yang memeriksa dilengkapi dengan senjata laras panjang. Sebelumnya, Komandan Kodim (Dandim) 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefry Marsono Hanok juga menegaskan TNI akan membantu kepolisian guna mengerahkan personel dalam pengamanan tersebut. Baik pengamanan tempat ibadah, objek vital maupun patroli gabungan di titik-titik rawan. Sementara itu Kepala Satpol PP Jembrana I Gusti Rai Budhi mengatakan juga melakukan operasi kependudukan dengan intensif di kantong-kantong penduduk pendatang (duktang). (kmb26)
INFO SEREMONIAL ”Minis Design” Koleksi Felice Jewellery 122 Mahasiswa FH Undwi PKL di DPR-RI Hanya Rp 200 Ribu hingga Rp 10 Juta
PAMERAN perhiasan emas dan berlian kembali digelar Felice Jewellery, mulai Selasa (15/5) hingga Jumat (18/5) mendatang di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Berbagai model perhiasan berkualitas dengan desain terbaru siap menyambut para pecinta berlian di Bali. “Dapatkan Minis Design Diamond yang dipadukan dengan
emas putih, kuning, atau pink dengan harga promo mulai Rp 200 ribu hingga Rp 10 juta,” ujar Sales Felice Jewellery, Pipi, saat dikonfirmasi, Senin (14/5) kemarin. Menurut Pipi, pihaknya juga menawarkan berlian dan batu-batu mulia. Dikatakan, berlian-berlian koleksi Felice semuanya dipadupadankan dengan emas putih sehingga membentuk perhiasan yang
indah sekaligus berkelas. Sementara koleksi batu-batu berharga dari Felice di antaranya blue sapphire, rubi, cat eye, dan emerald/jamrud. Pipi menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, gelang dan ladies ring, merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Dikatakan, pembayaran setiap perhiasan bisa dilakukan secara cash, debit, atau dengan kartu kredit. Pipi juga menjamin harga yang ditawarkan Felice sesuai dengan kualitas berlian yang dijual. “Berliannya didatangkan langsung dari Eropa dengan cutting Belgia, desainnya dibuat di Hongkong. Setiap pembelian perhiasan mendapat sertifikat yang selanjutnya bisa dipakai untuk mendapatkan garansi perawatan seumur hidup dengan gratis,” lanjutnya. Felice Jewellery, kata Pipi, memang tidak sekadar menjual emas dan berlian yang berkualitas. Karena itulah pihaknya juga memberikan maintenance lifetime guarantee atau garansi perawatan seumur hidup. “Garansi ini sengaja diberikan secara gratis untuk memoles kembali emas dan berlian yang kusam karena sering dipakai,” jelasnya. Bagi Anda yang gemar mengoleksi perhiasan berlian atau batu, tidak ada salahnya mengunjungi pameran Felice Jewellery. Harga yang relatif terjangkau ditambah desain yang unik, menjadi kelebihan Felice yang patut untuk dipertimbangkan. (br789)
SUDAH menjadi tradisi untuk memenuhi syarat diwisuda, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Dwijendra (FH Undwi) melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Senin (14/5) kemarin, 122 mahasiswa FH Undwi diajak PKL ke gedung wakil rakyat DPR RI. Mereka dipimpin Dekan FH Undwi, Dr. Anak Agung Sagung Ngurah Indradewi, S.H., M.H. didampingi Rektor Undwi, Dr. Putu Dyatmikawati S.H., M.Hum. Rombongan FH Undwi diterima Kepala Sub Penerangan Bagian Humas Sekjen DPR Hema dan Dr. Rohani Budi Prihatin. Rohani Budi Prihatin dari Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR sekaligus menjadi narasumber di acara PKL tersebut. Di depan Kasubag Penerangan DPR-RI, AAN Indradewi memaparkan FH adalah salah satu fakultas di lingkungan Undwi yang berdiri sejak tahun 1986 memiliki mahasiswa sebanyak 800 orang, dengan alumni 3.939 orang. Dikatakan, PKL ini merupakan kurikulum wajib yang harus diikuti seluruh mahasiswa yang akan menyelesaikan studinya. PKL diharapkan akan dapat menambah wawasan, pengetahuan yang lebih luas tentang mekanisme kerja DPRRI. Termasuk sejarah DPR-RI dan penjelasan mengenai sidang DPR paripurna. Termasuk untuk lebih memahami dan mengetahui proses pembuatan undangundang di DPR-RI. “Selama ini kami menyadari apa yang dipelajari di bangku kuliah berkaitan dengan pembuatan UU. Secara praktiknya seperti apa
Bali Post/ist
PKL - Rektor Undwi Putu Dyatmikawati dan Dekan FH A.A. Sagung N. Indradewi saat menyerahkan kenang-kenangan ketika mahasiswa PKL di DPR-RI. yang terjadi di DPR,” tegasnya. Dia menerangkan PKL kali ini diikuti 122 mahasiswa dan didampingi dosen pembimbing sebanyak 12 orang. Setelah mengikuti PKL, mahasiswa diwajibkan untuk membuat laporan atau karya tulis yang selanjutnya akan diuji oleh dosen pembimbingnya. Untuk itu, ia berterima kasih kepada DPR-RI berkenan menerima mahasiswa FH Undwi. Dr. A.A. Sagung Ngurah Indradewi menegaskan pihaknya tak mau main-main dalam mencetak sarjana hukum. Dia yakin citra positif PKL bagi FH Undwi ini guna memenuhi keinginan lulusan dan stakeholders untuk menjadi PNS, penegak hukum dan peningkatan karier. Pada SPMB 2018, katanya, FH Undwi akan
merekrut 300 mahasiswa baru. Bagi lulusan yang ingin kuliah S-2 MIH Undwi, disiapkan harga spesial. Lulusannya diharapkan mengikuti Kursus Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA). Program ini kerja sama dengan Peradi Denpasar. Sementara itu, Rektor Undwi, Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. menambahkan, pengalaman PKL di DPR-RI adalah bagian penting bagi penguatan lulusan dalam menambah wawasan soal lembaga negara. Mahasiswa melihat langsung dan mendengarkan penjelasan soal fungsi dan kedudukan DPR serta proses dalam sebuah persidangan. Dengan demikian tidak cepat-cepat menyalahkan DPR jika terjadi keterlambatan pembahasan sebuah UU. (ad797)
Matahari Department Store ’’Meet & Greet Designer IFF 2018’’ PT MATAHARI Department Store Tbk. sebagai retailer terbesar di Indonesia selalu mendukung industri fashion Tanah Air serta mengembangkan potensi desainer muda Indonesia. Salah satunya adalah dengan merangkul desainer muda melalui kolaborasi dengan Indonesia Fashion Forward (IFF). IFF adalah program inkubasi dan mentoring bagi desainer Indonesia terpilih. Sejak 2012, program yang merupakan inisiatif Jakarta Fashion Week bekerja sama dengan British Council juga didukung oleh Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf). ‘’Matahari telah memilih tiga orang desainer IFF un tuk berkolaborasi melengkapi koleksi modest wear dengan karya mereka. Ketiganya adalah
Restu Anggraini, Rani Hatta dan Norma Hauri,’’ tandas Imelda Like, Head of Marketing Communication and Fashion Director Matahari, Senin (14/5) kemarin. Dijelaskan, kolaborasi Matahari dengan Jakarta Fashion Week dan Indonesia Fashion Forward ini diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas serta memberikan wadah bagi karya para desainer IFF. Restu Anggraini adalah desainer yang dikenal memiliki karya berdesain modern, kontemporer, dengan detail minimal. Ia banyak bermain dalam warna pastel dan alam. Tahun 2015, Restu tampil di Amazon Fashion Week Tokyo di Jepang. Pada tahun 2016, koleksinya dipamerkan di International Fashion Showcase pada London
Fashion Week. Dan tahun ini, Etu panggilan akrabnya menjadi salah satu brand yang mewakili Indonesia dalam Australia Awards-The Short Term Awards. Sementara Rani Hatta menunjukkan bahwa tampil berhijab bukanlah penghalang bagi wanita untuk tampil sporty. Desain Rani menampilkan stile yang sporty dan modern, dalam dominasi palet monokromatis. Yaitu hitam, abuabu dan putih. Koleksinya antara lain training pants, sweatshirt, boyfriend T-shirt hingga sepatu sneakers bagi wanita berhijab. Rani Hatta juga pernah memamerkan koleksinya di Amazon Fashion Week Tokyo tahun 2017. Sementara Norma Hauri berhasil menciptakan koleksi modest wear yang tak hanya elegan dan feminin, namun tetap syar’i.
Karya Norma pas untuk digunakan di acara formal maupun nonformal. Karya Norma Hauri juga pernah dipamerkan di runway Amazon Fashion Week Tokyo tahun 2016. Selain masyarakat yang mengenakan hijab, semua karya yang ditampilkan dapat dikenakan juga oleh masyarakat yang tidak mengenakan hijab namun m enyuka i konsep b erb usana yang santun. Rentang harga yang ditawarkan mulai dari Rp 150.000 sampai dengan Rp 600.000. Jumlah desain yang akan ditampilkan oleh tiap desainer dalam periode pertama ini, yaitu Restu Anggraini dengan 37 stile, Rani Hatta dengan 22 stile dan Norma Hauri dengan 20 stile. Ketiga desainer akan melengkapi koleksi Rama-
dan Matahari 2018 dan akan memberi warna tersendiri yang tentunya sayang untuk dilewatkan. Matahari Meet & Greet Designer IFF 2018 merupakan salah satu rangkaian kegiatan kolaborasi Matahari Department Store dengan Indonesia Fashion Forward. Kegiatan ini juga bukti komitmen Matahari mendekatkan diri dengan para konsumen setianya, melalui serangkaian acara yang akan dilaksanakan di beberapa kota. Pada acara Meet & Greet ini, para pengunjung bisa mengenal lebih dekat para desainer dan koleksi mereka, serta mendapatkan penawaran menarik selama acara berlangsung. Per akhir Mei 2018, koleksi Matahari x IFF bisa didapatkan
di 90 gerai Matahari di seluruh Indonesia. Yakni 19 gerai di Jakarta, 8 gerai di Jawa Barat, 20 gerai di Jawa Tengah, 12 gerai di Jawa Timur, 9 gerai di Bali dan Kalimantan, 5 gerai di Sulawesi dan Indonesia Timur, serta 17 gerai di Sumatera. Indonesia Fashion Forward adalah proyek kolaborasi antara Jakarta Fashion Week dan British Council, yang juga didukung oleh Badan Ekonomi Kreatif Indonesia. Program intensif dan kuratif ini merupakan program pengembangan kapasitas dengan visi untuk mengasah kemampuan desainer-desainer Indonesia untuk dapat memasuki pasar regional dan internasional dengan memberikan pengarahan serta pelatihan yang mencakup strategi bisnis dan branding. (bns1)
BULELENG
Selasa Kliwon, 15 Mei 2018
11
Puskesmas Kubutambahan I Dinilai Tim Provinsi
Singaraja (Bali Post) – Puskesmas Kubutambahan I menjadi duta Buleleng dalam lomba Puskesmas Berprestasi Tingkat Provinsi Bali tahun 2018. Puskesmas di bawah kendali dr. Putu Yoni Utami ini Senin (14/5) kemarin, menjalani proses penilaian dari tim penilai provinsi. Penilai ini dihadiri Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. bersama Kepala Dinas Kesehatan (Dinskes) Buleleng dr. IGN Mahapramana. Ketua tim penilai Ni Wayan Mariani mengatakan, lomba Puskesmas Berprestasi media untuk mengevaluasi sekaligus mengukur capaian kinerja prestasi puskesmas di daerah. Hal ini penting karena dari evaluasi itu kendala yang dih-
adapi, bisa dicarikan jalan keluarnya. Selain itu, lewat kompetisi ini, bagaimana pengelola puskesmas yang mewakili daerahnya bisa melakuan sharing terkait kiat sukses dalam mengelola pelayanan kesehatan di wilayah kecamatan. “Lewat evaluasi dan kompetisi ini, kita kembali menyinkronkan data sarana prasarana, dan mutu pelayanan di puskesmas yang ada,” katanya. Kepala Puskesmas Kubutambahan I dr. Putu Yoni Utami mengatakan, peningkatan pelayanan, kinerja sumber daya manusia (SDM) dan keselamatan pasien terus dilakukan. Hal ini dilakukan dengan menerapkan PPK BLUD, akreditasi puskesmas, menambah SDM sesuai kebutuhan, mening-
Bali Post/kmb38
PUSKESMAS - Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. menghadiri lomba penilaian Puskesmas Berprestasi tahun 2018, Senin (14/5) kemarin.
katkan kinerja SDM, penempatan tenaga sesuai dengan kompetensi, pengadaan sarana dan prasarana memadai, serta membuat inovasi pelayanan. “Kami berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan di daerah ini. Lomba semacam ini kita ingin mengevaluasi sekaligus tukar pengalaman untuk meningkatkan pelayanan puskesmas itu sendiri,” jelasnya. Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. mengatakan, seluruh petugas kesehatan di puskesmas diminta bekerja dengan baik untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Apalagi, tingkat kepuasan masyarakat menjadi indikator penilaian oleh publik terhadap kinerja manajemen puskesmas itu sendiri. Untuk itu, momen lomba seperti ini tidak sekadar kompetisi untuk mencari pemenang, tetapi setiap petugas kesehatan di puskesmas ini bisa menggunakan lomba ini untuk menambah wawasan dan tukar infomasi dalam meningkatkan pelayanan itu sendiri. “Kuncinya, peningkatan pelayanan ini menjadi keharusan, sehingga setiap pengelola puskesmas saya minta berinovasi dan lewat lomba semacam ini bisa menambah wawasan dan pengalaman meningkatkan pelayanan puskesmas itu sendiri,” jelasnya. (kmb38)
Dewan Minta ’’Spot Selfie’’ Ditata Singaraja (Bali Post) – Penyewaan spot foto selfie di beberapa desa di Buleleng mulai mendapat tanggapan serius DPRD Buleleng. Jumlahnya yang semakin banyak dikhawatirkan akan memicu persaingan yang tidak sehat. Untuk itu, pemerintah diminta menata agar tidak muncul kesan semrawut. Bahkan, dewan menyarankan agar ada kebijakan yang membatasi pembukaan spot selfie yang sedang diganderungi wisatawan belakangan ini. Demikian diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Putu Mangku Budiasa saat menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan jajaran Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng, Senin (14/5) kemarin. Lebih jauh, mantan Perbekel Desa Selat, Kecamatan Sukasada ini mengatakan, keberadaan spot selfie belakangan ini terus bertambah banyak. Dari segi keamanan harus diperhatikan oleh pihak pengelola. Apalagi, konstruksi spot selfie kebanyakan terbuat dari bambu dan kayu. Bahan seperti ini memiliki batas maksimum serta batas waktu kekuatan. Atas kondisi ini, Budiasa menawarkan kepada pemerintah harus melakukan pembatasan jumlah wahana selfie. Pasalnya, wahana yang terlalu banyak justru memicu masalah pelik seperti persaingan yang tidak sehat antarsesama pengelola spot selfie. “Ini harus dikendalikan pemerintah. Kalau bisa jangan terlalu banyak seperti sekarang berjarak satu meter ada spot selfie. Kalau ini dibiarkan, kesannya semerawut dan akan muncul persaingan yang tidak sehat,”
Bali Post/kmb38
SELFIE – DPRD Buleleng mengusulkan agar pengelolaan spot selfie yang semakin marak ditata. katanya. Mengangapi saran itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Ketut Arjana mengatakan, menyusul maraknya pengembangan spot selfie, pemerintah bekerja sama dengan desa dinas serta desa pakraman menata kembali keberadaan objek wisata yang sedang ngetren ini. Selain itu, Dispar mengingatkan agar setiap pengelola menerapkan standar operasional prosedur (SOP) yang mengedepankan keamanan pengunjung. (kmb38)
Sikapi Aksi Teror Bom
Disparda Minta Pelaku Wisata Tingkatkan Keamanan
Bali Post/kmb38
WISATAWAN – Sejumlah wisatawan tampak berkunjung ke objek wisata air terjun di Buleleng. Singaraja (Bali Post) – Aksi teror bom di sejumlah tempat di Surabaya dikhawatirkan akan berdampak pada bisnis pariwisata di Tanah Air, termasuk di Buleleng. Atas kondisi ini, Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng kembali mengingatkan pelaku pariwisata di daerah ini untuk tetap waspada dan tetap mengutamakan keamanan baik di hotel dan restoran serta objek wisata di Bali Utara. Demikian diungkapkan Kadispar Buleleng Ir. Nyoman Sutrisna, M.M., Senin (14/5) kemarin. Lebih jauh, mantan Kepala Dinas Perikanan Kelautan (Diskanla) Buleleng ini mengatakan, pasca-aksi teror bom dan diikuti beredarnya informasi yang menyebut ancaman teror melalui jejaring media sosial (medsos), pihaknya secara lisan sudah berkoordinasi dengan pelaku pariwisata di daerahnya. Dari koordinasi ini, pelaku pariwisata diingatkan agar tidak lengah dalam mengelola usaha wisata. Pihaknya juga menyarankan bagaimana pelayanan keamanan kepada wisatawan dilakuan dengan sebaik-baiknya. Hanya dengan upaya ini, kemungkinan dampak negatif aksi teror yang dapat mengganggu pariwisata di daerah dapat dicegah. “Secara lisan dan kebetulan ada jadwal pembinaan, kami mengajak komponen
pelaku pariwisata termasuk pengelola wisata desa yang sedang berkembang selalu waspada dan mengedepankan keamanan wisatawan, sesuai dengan konsep Sapta Pesona itu sendiri,” katanya. Ditanya dampak hunian hotel akibat teror bom, Klian Desa Pakraman Buleleng ini mengaku saat ini hal tersebut belum terjadi di Buleleng. Namun, karena aksi teror bom menyebar ke penjuru dunia, maka dalam waktu panjang dipastikan kunjungan atau hunian wisatawan di destinasi wisata di Tanah Air termasuk ke Buleleng akan terdampak. Mencegah hal ini jangan sampai terjadi, maka semua komponen masyarakat harus berpartisipasi dalam menjaga keamanan di daerah masing-masing, sehingga indikasi akan terjadi kejahatan yang mengganggu industri pariwisata di daerah bisa ditangkal sejak dini. “Kalau penurunan hunian hotel atau kunjungan tamu secara pasti belum kita temukan. Tapi setelah kejadian ini dan masih merebak informasi yang mengarah aksi teror susulan itu, bisa saja berdampak pada pengembangan dunia pariwisata di daerah kita. Kita berharap walaupun terjadi, mudah-mudahan dengan jaminan keamanan oleh aparat penegak hukum,
wisatawan tetap tertarik berlibur ke daerah kita,” tegasnya. Di tempat terpisah, Wakapolres Buleleng Kompol Ronny Riantoko mengatakan, pengamanan di objek wisata di Buleleng untuk saat ini tetap mendapat pengamanan. Pihaknya mengoptimalkan patroli baik oleh Polisi Pariwisata (Polpar) maupun oleh anggota Polres dan Polsek. Saat melaksanakan patroli, pihaknya mengajak pelaku pariwisata atau tokoh masyarakat setempat meningkatkan kewaspadaan. Jika melihat wisatawan atau pengunjung lain dengan gelagat yang mencurigakan, diharapkan segera melapor kepada aparat terdekat. Dengan partisipasi seperti ini, hal-hal yang tidak diinginkan dapat diantisipasi sejak dini. (kmb38)
Bali Post/kmb38
PHR - Komisi III DPRD Buleleng menyoroti hotel dan restoran yang menunda menyetorkan PHR yang dipungut dari wisatawan yang berkunjung ke daerah ini.
Dewan Soroti Tunggakan PHR Pemkab Diminta Bertindak Tegas Singaraja (Bali Post) –
Pendapatan dari sektor Pajak Hotel Restoran (PHR) mendapat perhatian serius kalangan DPRD Buleleng. Dewan menemukan pengusaha hotel dan restoran ada yang belum melunasi PHR ke kas daerah. Akibatnya, pemasukan dari sektor pajak terkesan belum optimal mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Itu terungkap ketika Komisi III DPRD menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Badan Keuangan Daerah (BKD) di gedung DPRD Buleleng, Senin (14/5) kemarin. Salah satu perusahaan yang menunggak pajak itu adalah hotel dan restoran terkenal di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada. Selain PHR, perusahaan ini memiliki tunggakan Pajak Bumi Bangunan (PBB) dan Pajak Air Tanah (PAT). Dewan menyayangkan pihak manajemen perusahaan yang diduga sengaja tidak menyetorkan PHR dan pajak lain ke Kas Daerah dengan rutin dan berdasarkan mekanisme yang ada. Anggota Komisi III Putu Tirta Adnyana mengatakan,
setelah pihaknya mengkonfirmasi tunggakan PHR tersebut kepada Kepala BKD Bimantara, S.E. ternyata tunggakan tersebut terhitung sejak beberapa tahun terakhir. BKD sudah melakukan penagihan kepada manajemen perusahaan berdasarkan regulasi yang ada. Namun, upaya itu belum berhasil, sehingga perusahaan sudah mendapat surat teguran. Sejak mendapat teguran itu, manajemen perusahaan sudah bersedia menyetorkan tunggakan PHR dengan cara mencicil. Ratarata setiap tahun, perusahaan menyetorkan PHR-nya Rp 10 juta. Meski demikian, upaya itu belum juga memberi hasil optimal, sehingga dewan mendesak pemerintah segera mengambil langkah
serius untuk menyelesaikan persoalan ini. Atas kondisi ini, dewan dari Fraksi Partai Golkar ini mendesak agar Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) segera memerintahkan instansi yang ditugaskan untuk mengeksekusi pelanggaran yang terjadi. Dengan demikian, wibawa sebuah regulasi yang mendasari sebuah kebijakan benar-benar ditaati oleh perusahaan. “BKD tugasnya hanya menerima penyetoran PHR-nya, dan kalau memang ada tunggakan, harusnya Bupati bisa mengambil langkah tegas memerintahkan instansi yang diberikan kewenangan menindak, sehingga siapa pun perusahaan akan disiplin dalam melaksanakan kewa-
jibannya,” jelasnya. Sementara itu, Kepala BKD Buleleng Bimantara mengatakan, beberapa perusahaan hotel dan restoran belakangan ini masih ada yang menunda menyetorkan pungutan PHR. Dari beberapa perusahaan itu, dirinya menyebut ada satu perusahaan di wilayah Desa Pancasari yang tercatat memiliki tunggakan cukup besar. Data per 31 Desember 2017 yang lalu perusahaan ini menunda menyetorkan pajak hotel Rp 288.770.115 dan pajak restoran Rp 143.383.091. Selain itu, PPB juga masih tercatat menunggak Rp 3.467.336.464 dan Pajak Air Tanah juga menunggak Rp 63.888.200. “Kami sudah lakukan penagihan dan itu belum optimal dan sampai sekarang, tunggakan itu pokoknya saja. Sedangkan pengenaan denda juga belum dihitung, sehingga tunggakannya lumayan besar,” jelasnya. (kmb38)
Ditetapkan, Pemenang Lelang Proyek DED Revitalisasi Pasar Banyuasri
Singaraja (Bali Post) – Program revitalisasi Pasar Banyuasri, Singaraja tampaknya akan mendekati kenyataan. Ini terbukti dari upaya Pemkab Buleleng yang telah berhasil menenderkan penyusunan Detail Engineering Design (DED) pasar terbesar kedua di Buleleng tersebut. Tender ini adalah kali kedua setelah pada tahun 2017 yang lalu, pekerjaan ini gagal karena tidak ada rekanan yang berani menawar proyek dengan pagu anggaran Rp 790.073.600 tersebut. Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian (Diskopdgaprin) Buleleng Ketut Suparto, Senin (14/5) kemarin, mengatakan setelah mengikuti tahapan pengumuman lelang di Badan Layanan Pengadaan (BLP) Barang dan Jasa Pemkab Buleleng, satu perusahaan telah ditetapkan sebagai pemenang lelang. Perusahaan PT Gaharu Sempana yang menjadi pemenang lelang menawar proyek Disdagprin ini senilai Rp 717.805.000. Dengan hasil lelang ini, Disdagprin mendapatkan penghematan lelang Rp 72.268.600. “Setelah kita usulkan dalam APBD Induk 2018 ini sekarang kita sudah mendapatkan pemenang lelang. Empat bulan ke depan ini, rekanan akan menyusun DED untuk kita jadikan dokumen awal sebelum proyek pekerjaan fisik akan dilakukan di tahun 2019 mendatang,” katanya. Menurut mantan Kabag Ekonomi Pembangunan Sekkab Buleleng ini, sesuai dengan dokumen perencanaan, revitalisasi pasar Banyuasri akan dibangun ulang dengan konstruksi gedung berlantai tiga. Konstruksi ini dipilih karena kebijakan pemerintah daerah ingin mengubah pasar yang sekarang masuk kategori pasar tradisional, menjadi pasar semimodern. Selain itu, operasional pasar semimodern ini pun bakal beroperasi selama 24 jam
Bali Post/kmb38
Bali Post/kmb38
Putu Gede Satwikayadnya
Ketut Suparto
penuh. Sementara perkiraan pemanfaatan ruang, lantai satu dan dua akan menampung pedagang dari berbagai barang dagangan. Nantinya, kios dan los yang di lantai satu dan dua diproyeksikan untuk menampung semua pedagang yang sudah terdaftar di Perusahaan Daerah (PD) Pasar Buleleng. Selain itu, kios dan los pasar yang akan dibangun ini juga disiapkan untuk menampung pedagang yang baru. Sementara lantai tiga selain difungsikan untuk tempat parkir kendaraan pedagang dan pengunjung, juga dibuka kios dan los untuk pedagang aneka kuliner khas Buleleng. “Desain secara umum pasar ini akan menjadi pasar tradisional semimodern pertama di
Buleleng dan bahkan di Bali. Ini sesuai perencanaan dan kebijakan pimpinan bagaimana menyiapkan fasilitas pasar tradisional yang nyaman tidak saja dalam transaksi jual beli, tapi menjadi sarana hiburan bagi masyarakat,” katanya. Bagaimana dengan anggaran untuk pembangunan bangunan fisik? Suparto menyebut revitalisasi ini ditarget mulai dibangun tahun 2019. Diperkirakan, anggaran yang akan diajukan ke pemerintah pusat mencapai Rp 100 miliar. Selain itu, pemkab merencanakan menyertakan dana sharing dari kucuran dana pusat tersebut. Namun, berapa besar dana pendamping dari APBD Buleleng itu, Suparto mengaku belum bisa menginformasi-
kan kepastiannya. Ini karena pihaknya masih melakukan persiapan awal dengan menyusun DED. Di tempat terpisah, Dirut PD Pasar Buleleng Putu Gede Satwikayadnya mengatakan, saat ini kios, los, dan pelataran di Pasar Banyuasri ditempati oleh lebih dari 1.000 pedagang dengan berbagai barang dagangan. Selain itu, saat ini ada 155 unit kios dan los yang tidak laku disewakan kepada pedagang. Ini karena ratusan kios dan los tersebut kondisinya rusak parah dan lokasinya dianggap tidak menguntungkan, sehingga pedagang tidak tertarik menyewa tempat tersebut. Terkait kebijakan pemerintah merevitalisasi pasar mulai tahun 2019 mendatang, Satwikayadnya mengaku program ini sangat tepat dalam menyiapkan fasilitas pasar yang lebih berkelas, sehingga bisa bersaing dengan keberadaan toko modern berjaringan. Selain itu, dirinya optimis setelah pasar semimodern dibangun, maka tidak ada lagi kios atau los yang “nganggur” seperti sekarang karena kondisi bangunan rusak atau lokasinya tidak strategis. Ini karena desain pasar yang semimodern, maka secara pemanfaatan tata ruang akan disusun berdasarkan kajian teknis, sehingga semua kios, los, dan pelataran akan bernilai ekonomi dan menguntungkan. (kmb38)
KLUNGKUNG
12
Selasa Kliwon, 15 Mei 2018
SOSOK Berawal dari Hobi
SETIAP orang memiliki hobi, namun tidak seluruhnya sama. Dari sekian banyak, menonton anime salah satunya. Animasi dari Jepang yang digambar dengan tangan maupun menggunakan teknologi komputer. Hobi ini tak sebatas menghibur. Tetapi juga mendorong untuk belajar bahasa Jepang supaya mengerti alur ceritanya. Itulah yang dilakukan lulusan SMAN 1 Semapaura tahun ini, Ida Maya Teresa Wrycza. “Karena senang nonton anime, jadi ingin belajar bahasa Jepang. Supaya ngerti ceritanya seperti apa,” katanya, baru-baru ini. Belajar bahasa asing itu sudah dijalaninya sejak masih duduk di bangku SMP secara otodidak. Kemudian menginjak SMA baru sempat kursus untuk lebih memantapkan. Itu sangat dinikmati, sampai menggiringnya untuk memilih prodi bahasa. Tidak ada kesulitan yang berarti yang ditemui untuk memahami setiap kata maupun kalimat. Apa yang dilakukan itu berbuah manis. Nilai ujian nasionalnya sempurna. “Untuk bahasa Jepang dapat seratus,” katanya. Remaja kelahiran tahun 2000 ini juga fasih berbahasa Inggris. Kemampuannya itu juga tak lepas dari dorongan orangtua, terutama ayahnya yang berasal dari Inggris, namun telah tinggal di Kecamatan Sidemen, Karangasem. “Kalau di rumah juga sering pakai bahasa Inggris. Sudah terbiasa,” tuturnya. Kemampuan yang dimiliki itu tak membuatnya cepat berpuas diri. Keinginan untuk belajar ilmu lain masih sangat besar dimiliki. Salah satunya psikologi. Ini menjadi pilihan dalam Seleksi Bersama Menuju Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). “Kalau jadi psikolog sudah ingin dari dulu. Hubungan internasional juga dicari,” tandasnya. (sos)
Ditutup Akhir 2017
TPA Sente Kembali ”Hidup”, Asapnya Dikeluhkan Warga Semarapura (Bali Post) Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sente, Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Klungkung telah resmi ditutup Pemkab Klungkung akhir 2017. Namun, beberapa hari belakangan kembali “hidup”. Belasan truk sampah dari wilayah perkotaan dibuang ke sana. Berdasarkan pantauan Senin (14/5) kemarin, sampah organik dan non organik yang masih bercampur menggunung cukup tinggi. Sangat berbeda dengan sebelumnya yang sudah rata dengan tanah. Sejumlah truk terlihat lalu-lalang mengangkut sampah. Terdapat pula alat berat yang berusaha untuk meratakan. Pada TPA seluas 98 are itu sejatinya terdapat Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS), hanya serapannya masih tergolong kecil. Sampah yang sudah membusuk juga mengeluarkan asap cukup banyak dan baunya menyengat. Pengawas TOSS, Agus Suyanto, mengatakan pembuangan sampah berlangsung sejak delapan hari lalu, menyusul adanya pembenahan TPA Suwung, Denpasar. Per hari, jumlahnya mencapai 17 truk yang berasal dari Kota Semarapura. “Bawa ke sini lagi karena TPA Suwung masih ada perbaikan,” jelasnya. Sesuai informasi, situasi ini hanya berlangsung sementara. Dinyatakan, belum ada warga yang menyampaikan keluhan. “Sampah ini memang diolah menjadi pelet. Tetapi peralatan belum memadai,” ucapnya. Sementara itu, terkait penyampaian permakluman kepada desa, dirinya mengaku belum tahu. “Kalau soal itu, atasan yang menyampaikan ke desa,” katanya. Terkait kepulan asap, dikatakannya, karena kandungan gas metana dalam sampah cukup tinggi. Untuk meminimalisasi hal itu, sudah dilakukan pemadaman secara rutin. “Asap muncul dari sebulan. Pemadam kebakaran sudah beberapa kali melakukan penanganan,” jelasnya. Sekretaris Desa Pikat Putu Merta menjelaskan, kebijakan pemkab untuk membuang sampah ke TPA itu belum disertai permakluman. Penyampaian keluhan secara langsung dari masyarakat, terutama Sente sejauh ini belum ada. “Kalau di media sosial sudah ada yang menyampaikan. Itu soal asap,” ungkapnya. Guna memastikan sampai kapan aktivitas itu, pihaknya bersama perbekel maupun unsur lain segera melakukan koordinasi dan menanyakan ke instansi terkait di Pemkab. “Kalau dari desa tidak ada membuang sampah ke sana. Semua ditangani pada TPST,” tegasnya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Klungkung Anak Agung Kirana menyatakan kebijakan itu hanya bersifat sementara sampai pembenahan TPA Suwung selesai. Ditegaskan pula, sampah langsung diolah menjadi pelet untuk meminimalisasi penumpukan. “Itu sifatnya sementara dan sekaligus diproses peuyeumisasi dan pelet,” jelasnya. Adanya kebijakan ini dikarenakan Klungkung tak lagi memiliki TPA. Selain Suwung, pemkab sejatinya mengharapkan bisa membuang sampah ke TPA regional Bangli. Namun sampai saat ini pembahasannya di provinsi yang sudah berlangsung cukup lama belum memunculkan hasil. Mengantisipasi polemik di masyarakat, mantan Sekwan Klungkung ini mengaku segera menyampaikan permakluman. “Karena ini darurat, permakluman segera disampaikan,” tandasnya. (kmb45)
Bali Post/sos
TPA SENTE - TPA Sente, Desa Pikat, Kecamatan Dawan kembali beroperasi. Padahal pemkab menyatakan sudah ditutup akhir Desember 2017.
Ledakan Bom di Surabaya Ancam Kunjungan Wisatawan
Semarapura (Bali Post) Terjadinya ledakan bom di beberapa tempat di Surabaya, Jawa Timur secara beruntun memantik perhatian banyak orang. Termasuk juga pelaku pariwisata di Kabupaten Klungkung. Aksi teroris yang digencarkan secara biadab itu tentunya berdampak terhadap sektor pariwisata. Khusus di Kabupaten Klungkung, hal ini menjadi ancaman kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata. Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Klungkung I Wayan Sukadana mengungkapkan, keamanan merupakah hal terpenting terhadap keberlanjutan sektor pariwisata. Adanya aksi terorisme ini, meskipun di luar Bali, berpotensi berdampak pada kunjungan wisatawan ke Kabupaten Klungkung, terutama ke Kepulauan Nusa Penida yang menjadi unggulan. “Ada kejadian seperti itu,
jelas akan berdampak pada dunia luar khususnya image. Kalau khawatir berdampak pada kunjungan, ya pasti,” ungkapnya, Senin (14/5) kemarin. Sejauh ini, tingkat hunian hotel di kepulauan yang dikenal dengan sebutan The Blue Paradise Island itu masih berada di angka 82 persen yang didominasi warga asing. Tergolong tinggi jika dibandingkan bulan sebelumnya. Pascatragedi di kota pahla-
wan itu, belum ada wisatawan yang membatalkan pemesanan kamar. “Sampai sekarang belum ada yang cancel. Mudah-mudahan itu tidak berdampak,” sebutnya. Diharapkan tragedi ini tidak berlangsung lama. Aparat terkait juga bisa melakukan penanganan secara cepat. “Keamanan menjadi faktor eksternal yang memicu kerugian pada pariwisata. Tentunya kami berharap pemerintah bersinergi membuat situasi
kembali kondusif,” kata pria asal Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida ini. Ditambahkan, PHRI juga turut melakukan langkah supaya situasi tetap kondusif dengan mengimbau masyarakat, terutama pengguna media sosial untuk tidak langsung share foto maupun video yang disebut-sebut sebagai bagian kejadian teror tersebut. “Apalagi informasi hoax. Kami berharap hal seperti itu tidak terjadi,” imbuhnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Klungkung I Nengah Sukasta juga menyatakan sejauh ini kejadian tersebut belum berdampak terhadap kunjungan wisatawan. Seluruhnya masih berjalan
normal. “Tadi (kemarin - red) juga saya sempat rapat membahas kunjungan wisatawan ke Nusa Penida. Tidak ada yang menyatakan batal. Soal bom itu juga tidak ada yang menyinggung,” jelasnya. Mantan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Klungkung ini mengaku tengah berupaya memberikan pemahaman kepada wisatawan terkait situasi dan kondisi terkini. “Sejauh ini untuk pariwisata Klungkung masih kondusif,” imbuhnya. Target kunjungan wisatawan tahun ini mencapai 478.169 orang. Meningkat dari 2017 yang realisasnya mencapai 423.726 orang dari target 333.000 orang. (kmb45)
Intimidasi Ditengarai Warnai Pilkada Dewan Dorong Kepolisian Tegas
PERHELATAN Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klungkung ditengarai telah diwarnai aksi negatif yang memicu gangguan ketertiban masyarakat. Hal ini mendapat perhatian dari kalangan legisatif. Komisi I DPRD Klungkung mendorong kepolisian untuk lebih tegas dalam penindakan. Ini terungkap dalam rapat kerja, Senin (14/5) kemarin. Pada rapat yang dhadiri Kabag Perencanaan Polres Klungkung Kompol D. Dias Gonzales dan Kabag Operasional Kompol Nyoman Suarsika, Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru memamparkan dalam hajatan politik lima tahunan ini, keamanan di masyarakat, khususnya Nusa Penida mulai terusik. Bahkan, ada indikasi intervensi maupun intimidasi, teror dari sejumlah oknum yang ditengari ditunggangi kepentingan politik.
Ujaran kebencian di media sosial juga tak kalah panas. “Ada juga yang menyampaikan rumah warga dilempari. Tali sapi juga diputus,” ungkapnya. Supaya tak terus berlanjut,
kepolisian diharapkan bisa memaksimalkan pengamanan dan secepatnya melakukan penindakan. “Hal seperti ini perlu segera ditangani. Untuk kejadian rumah warga yang dilempari, sudah saya sam-
paikan ke Polsek. Polisi malah kehilangan barang bukti,” ucap Ketua DPC Partai Gerindra Klungkung ini. Ketua Komisi I DPRD Klungkung I Nengah Mudiana mengatakan indikasi gangguan ketertiban masyarakat itu didapatkan saat melakukan observasi langsung ke lapangan. Hal semacam ini harus diantisipasi. Jangan sampai merusak jalannya pilkada. “Kami berharap ini menjadi perhatian kepolisian,” tegasnya. Tak jauh berbeda dengan yang diutarakan anggota Komisi I Komang Gde Ludra. Politikus Hanura ini tak ingin kejadian pada Pilkada 2013 terulang lagi. Pasalnya, saat itu ada seorang oknum yang nyaris menyerang salah satu kandidat. “Potensi kerawanan ini juga harus dipetakan. Kami sangat mendukung kepolisian untuk melakukan pencega-
Kami berharap ini bisa turut bergerak. Ini akan kami tekankan lagi,” imbuhnya. Ketua Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Klungkung I Ketut Rupia Arsana mengaku selama ini Desa Pakraman telah ber-
peran menjaga keamanan. Untuk memaksimalkan itu, pihaknya segera melayangkan surat. “Kami segera bersurat. Meminta supaya semakin maksimal,” katanya. Pengamanan juga tetap
dilakukan jajaran kepolisian. Sasarannya tak hanya pada Mapolres, namun juga pelabuhan rakyat yang menjadi akses penyeberangan dari wilayah daratan ke Nusa Penida maupun sebaliknya. “Pasar-pasar
RAKER - Komisi I DPRD menggelar rapat kerja (raker) bersama Polres, Senin (14/5) kemarin, membahas keamanan pilkada maupun antisipasi terorisme.
han,” katanya. Sementara itu, anggota komisi lainnya, I Made Jana, lebih menyoroti tragedi bom di Surabaya. Kepolisian diharapkan bisa melakukan antispasi, khususnya Nusa Penida mulai dari pintu masuk. “Banyak orang masuk ke Nusa Penida tidak teridentifikasi. Ini perlu cegah dan tangkal sejak dini,” ucapnya. Kabag Operasional Kompol Nyoman Suarsika merespons positif masukan dari para wakil rakyat itu. Pihaknya akan mengintensifkan kinerja Bhabinkamtibmas dan Satuan Intelkam. Sebelumnya sudah dilaksanakan operasi cipta kondisi yang menyasar banyak aspek. “Terkait ujaran kebencian di media sosial, cyber patroli sudah melakukan take down. Kami tetap berupaya menciptakan situasi tetap kondusif,” pungkasnya. (ad795)
dan tempat keramaian lain juga dijaga guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami minta masyarakat untuk waspada,” tandas Kapolres Klungkung AKBP Bambang Tertianto. (kmb45)
Jaga Keamanan, Peran Desa Sangat Diperlukan
Semarapura (Bali Post) Pascatragedi bom di Surabaya, Jawa Timur, pengamanan sejumlah objek di Kabupaten Klungkung masih dilakukan secara ketat. Tak hanya aparat kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga memaksimalkan patroli dan razia penduduk pendatang (duktang). Mengingat wilayah cukup luas dan memiliki kondisi geografis berbeda, peran desa juga sangat diperlukan. Kasatpol PP Klungkung, I Putu Suarta, Senin (14/5) kemarin, mengatakan tragedi bom yang merenggut belasan nyawa tersebut menjadi perhatian. Seluruh personel sudah diperintahkan untuk melakukan patroli rutin, terutama menyasar objek keramaian. “Patroli rutin sebenarnya sudah ada. Tetapi setelah kejadian itu, semakin dimaksimalkan,” ungkapnya. Disampaikan lebih lanjut, duktang juga tetap menjadi atensi. Pihaknya semakin mengintensifkan razia. Bagi yang tidak memilik tujuan jelas maupun surat keterangan tempat tinggal sementara, akan diproses lebih lanjut. “Untuk duktang tetap menjadi perhatian. Sebab beberapa waktu lalu, ada informasi yang diketahui membawa sajam. Tetapi sudah diamankan,” jelasnya. Birokrat yang juga Ketua PHDI Klungkung ini menyampaikan wilayah Klungkung cukup luas. Petugas patroli sulit menjangkau seluruhnya dalam waktu singkat. Oleh sebab itu, desa diharapkan bisa perperan aktif dalam menjaga situasi tetap kondusif. “Setiap desa kan punya Linmas.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Selasa Kliwon, 15 Mei 2018
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Privat Villa Looking for Female Housekeeping Age Max 30,Must Speak English Call:085237256305 / 081246378545 No SMS
B.BP.141.05.18.0000771
Dcr Lls SMU-S1 utk Guru PG/TK ada Diklat. Lgs Krj. 0811380028
Dcr Kryawan toko SMA/Sdrjt.Lam bawa ke UD Mekar Sari Jl.Kebo Iwa Slatan 108 Pdg Sambian Dps
B.BP.001.05.18.0000705
Dcr sgr:Sekretaris, Accounting (Bs bhs.Inggris)&Tukang Jahit Gaji Bgs+BPJS Tlp.(0361) 755204
B.BP.001.05.18.0000766
Dcr Salesman utk Ban Mobil Max 30th&Mekanik Bisa Buka Pasang Ban.Bawa Lamaran ke Banoli Motor Jl.Buluh Indah No.75 Dps
B.BP.001.05.18.0000755
Dcr Kywn Srbtn Wnt,Tdr & Mkn Dlm Gj s/d 2Jt T(087861783753)
B.BP.001.05.18.0000779
!!Checker pria 2or,karyawati 2or Min SMA .Mekar Abadi Bgn, Jl.By Pas Ngh Rai 777 Jimbaran
B.BP.004.05.18.0000627
Dcri Tk Potong yg brpengalaman Hub:Indah Garment 0361-463708
B.BP.004.05.18.0000688
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel PkebunanResto pasti Brangkat, Line WA081375409869&087754689692
B.BP.001.05.18.0000751
Dibthkan Sgr Kasir & Waitress yg sdh Berpengalaman.Krm CV ke Ratatouille Resto Jl.Danau Tamblingan64SanurHp081338588843
B.BP.004.05.18.0000622
B.BP.001.05.18.0000774
Cr Marketing Acc Roomboy,info@ balinatureland.com 08113995434
Dibthkan Segera Adm & Security Pria Umur Min 25Th,Min SMA. Hubungi:085100880535
B.BP.166.05.18.0000784
Dbth Karyawati u/Salon Min SMA Kirim Lam ke:Jl.Gn.Tangkuban Perahu No.86A,Dps(A&C Salon n’Bridal) CP:082146985758
B.BP.001.05.18.0000746
Dicari Sgr Security Lam lngsng Sinar Bali Hotel, Hub.751404
B.BP.001.05.18.0000679
Dicari Sopir Kirim Barang Tlp.(0361) 467605
B.BP.001.05.18.0000762
Dcr 8org SopirB1/A&Tng Angkat2 Gj Min75rb/hr,Kos+U.Mkn,Makmur AbadiBangunan Jl.T.Umar Brt 888
B.BP.001.05.18.0000590
Dicari Sopir SIM B1 Lam ke Jl. Danau Tamblingan No.22 Sanur
B.BP.001.05.18.0000764
B.BP.001.05.18.0000670
Dcr Karyawati/wan Max30th,Bisa bhs.Inggris Tlp/WA:08123954150
B.BP.001.05.18.0000506
Dicr Security,Gardener,Front Office Cwo.Hub:The Alam Villa Telp:8475080
B.BP.001.05.18.0000665
Dcr SPG Max30th&Sudah Menikah Punya SIM C.Bawa Lam ke Banoli Motor Jl.Buluh Indah No.75 Dps B.BP.001.05.18.0000754
Dcr Karywn Llusn SMK Listrik/ Elktro Scptnya Hub:08124678427
Dcr SPG,Accounting Mini Market Juga dbthkn PRT UD.Detris Jaya Jln.Tkd Balian No.146/T.221666
B.BP.001.05.18.0000753
B.BP.001.05.18.0000781
B.BP.001.05.18.0000765
Dcr Lls SMK Pariwisata Waitres &Cook Helper utk Rest T.756079 B.BP.001.05.18.0000708
Dicari Segera Driver Villa dan Therapist di The Vie Spa.Kirim Lam.Jln Nakula Barat No.168X Legian,Kuta,Bali 087854830008 B.BP.004.05.18.0000772
BIRO JASA
SERVICE
SERVICE
BIRO JASA
SERVICE
SERVICE
SERVICE
RUPA-RUPA
DIJUAL MOBIL
RUPA-RUPA
DIJUAL MOBIL
RUPA-RUPA
DIJUAL MOBIL
FOTOCOPY
BIRO JASA
G.01
Dcr Staff GRO,Recept,Waitress, U/Htl Nusa Dua/WA:087861389190 E:ayet@indoluxeholidayclub.com
B.BP.821.05.18.0000246
Dcr Karyawan Pria SMU/Sedrajat KTP SIM C u/Bag.Teknis Lapangan Fasilitas Gaji UMK Bonus Tunjangan Kesehatan Termasuk Anak Istri.Lam ke:CV Gong Dewata Tlp.0361722709/ 03614480750/081246383864
Dicari Marketing,wanita/pria, maks 25th, penampilan menarik,mudah bergaul,semangat kerja tinggi,kerja Tim, kirim lamaran ke: Jl. Kepundung No.67 A Denpasar/ Email: konvergensiiklan@gmail.com iklanbp@yahoo.co.id
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
Garmen Bth Tng Serabutn Sbnyk2 L/P Hub:237757, 08179728394 B.BP.001.05.18.0000643
Sekuriti (Pbrk Tabanan) Sertfkt Pnglmn Hub.Dewi 081236222509 B.BP.031.05.18.0000777
Tukng Aspal Parkir Hotel,Gudng, restauran, Jalan, Bongkar Bangunan Hub:082144422817
B.BP.001.05.18.0000752
Wanted Local Diving Instructor (Good English is Required) & Equipment staff (English isn’t required/young & Single male preferred) for diving company in Legian.Honest positive careful & Enthusiastic person contact at 08123814964 or info@divecenterbali.com
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DIJUAL RUMAH
DIJUAL TANAH
Rmh Minimlis 45/80.C/Krd, 250Jt Lok.IBMantra/081703280603Pmlk
Jl Tanah Lc Baktisrge 4A Singaraja Hub Hp/WA 087863000251 BU
DISEWAKAN RUMAH
Tanah,Bonus Gudang Ls.2,82 Are Hrga 320Jt/Are Nego Jl.Sentanu PeguyanganKajeH.081236788999
B.BP.001.05.18.0000748
Dikont Rmh 3KT,Garase Luas Lok Jl Keboiwo Utr.HP:085100878595
B.BP.001.05.18.0000747
DISEWAKAN GEDUNG Dikontrakan Gedung+Gudang Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan LT/LB 3500/3900m2,08123812222
B.BP.001.05.18.0000673
B.BP.153.05.18.0000734
DISEWAKAN RUKO
DIJUAL MOBIL
Dikontrkn Ruko Jl .Waturenggong No.112 Panjer.Hub:081236075662
MERCEDEZ
M-Benz,E’280AT,Th’2008 Hitam Metalik, Asli Bali, Tangan 1 78.000 KM, Kondisi Bagus Hub:08123830201
B.BP.001.05.18.0000750
RUPA-RUPA *Simpanan 90 Juta Langsung dpt Scoopy Gratis Hub.081238011111
B.BP.001.05.18.0000757
B.BP.001.05.18.0000783
NISSAN
Jl Cpt Nissan Grlivina1.5XV Mt Putih’11 115Jt Ng 081574398977
KEHILANGAN Hlg BPKB & STNK Honda Scoopy Th’2013 DK 6309 DN AN.Pelapor
B.BP.001.05.18.0000756 TOYOTA
B.BP.001.05.18.0000645
Agya G’14 Slvr Tgn1 dr Br As Bali,Kepundung67C,085100489183
Hlg Buku Keur Truk Tronton DK 8696DA a.n Dwi Bali Jaya. Dps
B.BP.001.05.18.0000775
B.BP.001.05.18.0000767
AvanzaG’2010 Silver AsBali Mls Prbd,082341251453/081933610070 B.BP.141.05.18.0000782
DIJUAL RUKO
The Griya Sanur Hotel Looking for HK,FO and Waitress Staf Eml:manager@thegriyasanur.com
Djl Cpt & Murah Ruko 2 Unit Jl. Tegal Wangi II/34 Sesetan Densel Hrg 2M Hub.087864154888 TP
B.BP.001.05.18.0000761
B.BP.030.05.18.0000454
DISEWAKAN TOKO B.BP.001.05.18.0000592
B.BP.001.05.18.0000745
B.BP.141.05.18.0000776
B.BP.001.05.18.0000760
Toko/Artshop di Ubud 3LT Full Kacauk.10x10m2HP.08123912070
Ymh Bisma dicr:1.Supir(Matic); 2.Mekanik; 3.SMA/D1-D3/S1 Ek Hub.T.Umar 142 Dps
Innova G’2014 Asli Bali Orsnil Istimewa 206Jt T.081239617999
B.BP.001.05.18.0000749
Dkntrkn Rmh Lt2,PAM,Lstrk 3000 Gunung Fujiama 5E,Buluh Indah Rp.35jt/Th NgHub:085237158600
B.BP.001.05.18.0000593
DIJUAL TANAH Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809 B.BP.001.05.18.0000082
Hlg Sertifikat Kapal Ikan GT 21 No.957/Pd Grosse Akte No.1833 Nama Kpl Ikan Intan 07 & GT 25 No.956/Pd Grosse Akte No.1832 Nama Kpl KM Intan 08 An Tony Irawan Maspaitella B.BP.001.05.18.0000763
BIRO JASA Bntu Lap Pajak SPT Tahunan PKP NPWPSIUPPasport081338344155 B.BP.001.05.18.0000058
BANGLI
14
Selasa Kliwon, 15 Mei 2018
Polisi Perketat Pengamanan Objek Wisata Bangli (Bali Post) -
Ancaman terorisme membuat jajaran kepolisian siaga satu melakukan pengamanan di titik strategis. Di Bangli, Polres melakukan pengamanan di objek vital termasuk di sejumlah objek wisata. Bahkan polisi melakukan pemeriksaan terhadap wisatawan. Hal itu diungkapkan Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo, Senin (14/5) kemarin.
PERIKSA WISATAWAN - Petugas kepolisian memeriksa wisatawan.
Pemkab Segera Bayarkan TPG Triwulan IV 2017 Bangli (Bali Post) – Tunjangan Profesi Guru (TPG) triwulan IV tahun 2017 yang ngadat hingga saat ini akan segera dicairkan Pemkab Bangli. Total nilai TPG yang akan dibayarkan untuk ribuan guru bersertifikasi mencapai Rp 12,4 miliar. Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra saat ditemui, Senin (14/5) kemarin, mengatakan sesuai amanat Permendagri, pembayaran dana TPG untuk guru bersertifikasi sifatnya wajib. Sesuai rencana, pembayaran TPG triwulan IV 2017 akan dilakukan sebelum hari raya Galungan. Dijelaskan Giri Putra, untuk membayarkan hak para guru dengan total Rp 12,4 miliar tersebut, Pemkab Bangli saat ini memiliki dana Rp 6,2 miliar yang bersumber dari piutang bagi hasil pajak provinsi. Sementara untuk melengkapi kekurangannya sekitar Rp 6,2
miliar lebih, sesuai kebijakan Bupati, akan menggunakan dana TPG 2018. Langkah itu diambil supaya proses pembayaran TPG Triwulan IV 2017 bisa dilakukan secepatnya dan tidak melalui proses panjang. Untuk mengganti dana TPG 2018 yang telah dipakai membayar TPG triwulan IV 2017, langkah yang akan dilakukan Pemkab Bangli, yakni merasionalisasi sejumlah kegiatan di APBD Perubahan 2018. ‘’Jadi mudah-mudahan besok lusa kita sudah bisa bayarkan terutama TPG triwulan IV 2017, termasuk TPG 2018,’’ kata Giri Putra. Mantan Sekwan Bangli ini menyebutkan, pihaknya telah merancang pertemuan dengan pengurus PGRI Bangli. Dalam pertemuan nanti, pihaknya akan menyampaikan kebijakan Bupati Bangli ini untuk kemudian diteruskan ke seluruh guru yang telah bersertifikasi.
Dengan demikian, diharapkan tidak ada lagi keresahan guru terkait pembayaran dana TPG terlebih jelang hari raya Galungan. Sebagaimana diketahui, dana TPG triwulan IV 2017 yang seharusnya sudah diterima para guru bersertifikasi akhir tahun lalu, belum dibayarkan Pemkab Bangli. Persoalan inipun meresahkan guru-guru di Bangli. Ngadatnya pembayaran TPG Triwulan IV 2017 disebutsebut akibat kesalahan OPD terkait. Masalah ngadatnya pembayaran TPG triwulan IV 2017 itu bahkan mendapat atensi aparat penegak hukum. Kepala Disdikpora Bangli Nyoman Suteja belum lama ini mengakui ada beberapa pejabat yang sempat dipanggil Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali untuk dimintai klarifikasi mengenai ngadatnya TPG tersebut. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bangli terus mendorong Pemerintah Desa memanfaatkan fungsi Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D). Upaya yang dilakukan salah satunya dengan melaksanakan sosialisasi. Menurut Kepala DPMD Bangli I Dewa Bagus Riana Putra, pihaknya tidak tahu pasti alasan Pemerintah Desa tidak memanfaatkan TP4D dalam pembangunan desa. Padahal, fungsi TP4D sangat strategis dalam mengawal dan mengawasi penggunaan anggaran di desa agar tidak menyimpang dari aturan. ‘’TP4D belum diminati, mungkin karena desa belum begitu memahami apa fungsi dari TP4D. Mungkin saja mereka merasa takut. Padahal TP4D merupakan mitra dalam pembangunan. Penggunaan anggaran akan diawasi dari perencanaan sampai selesai. Dengan begitu, pihak desa tidak perlu lagi waswas maupun ragu di dalam menjalankan
segala program,’’ kata Riana Putra belum lama ini. Sebelumnya, Ketua TP4D yang juga Kasi Intel Kejari Bangli Marhaniyanto mengakui, sejak dibentuk tahun 2017 lalu, TP4D masih belum dimanfaatkan oleh desa. Padahal untuk mendapatkan pengawalan dan
pendampingan dari TP4D, Pemerintah Desa atau Pemkab hanya cukup mengajukan surat permohonan ke Ketua TP4D. Oleh TP4D, surat dari pemohon akan dibalas untuk selanjutnya diminta melakukan pemaparan terkait masalah yang dihadapi oleh desa. Jika masalahnya sesuai dengan yang seharusnya ditangani tim, maka tim akan menindaklanjuti dengan melakukan pendamping a n . (kmb41)
Bali Post/nan
Tri Waluyo mengaku sudah menginstruksikan seluruh anggota untuk terus memonitor perkembangan jaringan teroris. Jangan sampai aksi teror sampai terjadi di wilayah Bangli. Pihaknya juga meminta anggota kepolisian mengatensi setiap kegiatan yang
digelar masyarakat. ‘’Kita minta supaya membangun sistem keamanan di wilayah Bangli dan akan dilaksanakan secara maksimal. Tutup celah yang memungkinkan teroris masuk ke wilayah Bangli,’’ tegasnya. Lebih lanjut dia menyam-
paikan, pihaknya telah mengumpulkan Bhabinkamtibmas untuk mengantisipasi ancaman teroris di wilayah desa. Jika ada orang yang tak dikenal dan mencurigakan, masyarakat diharapkan segera melapor ke instansi terkait. (kmb41)
Bantuan Rumah untuk Warga Yeh Mampeh
Belum Dilengkapi Listrik dan Air
Bangli (Bali Post) Pembangunan rumah bagi warga yang terdampak banjir bandang di Dusun Yeh Mampeh Desa Batur Selatan, Kintamani telah selesai dikerjakan pada Februari lalu. Namun, belum semua penerima
bantuan menempati rumah tersebut. Hal ini lantaran belum adanya fasilitas berupa listrik dan air bersih. Perbekel Desa Batur Selatan I Gede Sarjana, Senin (14/5) kemarin mengungkapkan, lantaran belum ada listrik dan
air bersih, baru 39 KK dari 50 KK penerima bantuan yang telah menempati rumah-rumah tersebut. Agar aliran listrik dan air dapat mengalir ke masingmasing rumah, pihaknya telah mengajukan permohonan bantuan ke instansi terkait.
‘’Kita sudah mengajukan bantuan listrik, namun sampai saat ini belum ada jawaban. Dan kita hanya bisa menunggu saja. Kita berharap permohonan kita bisa disetujui,’’ kata Sarjana. (kmb41)
Pemerintah Desa Diimbau Manfaatkan TP4D
Riana Putra
Peminat Jurusan Keperawatan SMKN 1 Tembuku Terus Menurun
Bangli (Bali Post) – SMKN 1 Tembuku menjadi satu-satunya sekolah di Kabupaten Bangli yang membuka Jurusan Keperawatan. Saat dibuka 2011 lalu, Jurusan Keperawatan ini cukup banyak peminatnya. Namun seiring berjalannya waktu, jumlah siswa jurusan ini terus merosot. Saat ini, sekolah yang berlokasi di Desa Bangbang ini hanya memiliki 21 siswa Jurusan Keperawatan. Kepala SMKN 1 Tembuku I Nengah Sarjana, Minggu (13/5) mengatakan, Jurusan Keperawatan merupakan salah satu dari lima jurusan yang dibuka SMKN 1 Tembuku. Saat awal dibuka, jumlah siswa jurusan tersebut sebanyak 90-an orang. Namun di tahun-tahun berikutnya, jumlahnya menurun. Saat ini, siswa Jurusan Keperawatan hanya 7 orang di kelas X dan 14 orang di kelas XI. Menurut Sarjana, pe-
nyebab merosotnya jumlah siswa adalah lulusan Jurusan Keperawatan belum sepenuhnya bisa terserap bekerja di rumah sakit. Kompetensi lulusan Jurusan Keperawatan SMKN 1 Tembuku dianggap masih kurang. Sesuai standar, tenaga keperawatan yang bisa diterima di rumah sakit minimal harus lulusan D III. ‘’Karena harus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, itu yang menyebabkan menurun peminatnya,’’ terangnya. Untuk menarik minat siswa mengambil Jurusan Keperawatan, pihaknya sudah terus melakukan sosialisasi dan promosi ke SMP terutama jelang PPDB. Selain itu, SMKN 1 Tembuku memberikan keterampilan tambahan berupa ekstrakurikuler spa terapi sejak setahun yang lalu. Tujuannya agar lulusan Jurusan Keperawatan bisa memiliki keterampilan lebih untuk
dipakai di dunia kerja selain di rumah sakit. ‘’Dengan tambahan skill tersebut, anak-anak nantinya tidak hanya bisa bekerja sebagai tenaga kesehatan, tapi di pariwisata juga bisa seperti hotel yang banyak membutuhkan tenaga spa terapi,’’ jelasnya. Meski ada pemberian keterampilan tambahan berupa spa terapi, diakui Sarjana, upayanya itu belum mampu menarik minat siswa. ‘’Untuk tahun ajaran baru ini, dari hasil sosialisasi, sudah ada beberapa yang berminat mengambil Jurusan Keperawatan, tapi tidak banyak,’’ imbuhnya. Disinggung mengenai empat jurusan lainnya yakni Farmasi, Jasa Boga, Akomodasi Perhotelan dan Akuntansi, Sarjana mengatakan, peminatnya cukup bagus. Bahkan untuk Jurusan Jasa Boga dan Akomodasi Perhotelan, jumlah peminatnya melebihi kuota. (kmb40)
RUMAH - Rumah untuk warga Yeh Mampeh saat sedang dikerjakan.
Bali Post/nan
Teror Bom Surabaya
Dikhawatirkan Berdampak ke Sektor Pariwisata Bangli (Bali Post)Teror bom di sejumlah titik di Surabaya, dikhawatirkan berdampak terhadap pariwisata Bali, khususnya Bangli. Terlebih, saat ini sudah ada lima negara yang mengeluarkan travel advice. Hal itu diungkapkan Ketua PHRI Bangli Ketut Mardjana, Senin (14/5) kemarin. Mardjana mengungkapkan, sektor pariwisata sangat rentan terhadap isu keamanan. Buktinya, lima negara yakni Inggris, Australia, Singapura, Amerika dan Hongkong sudah mengeluarkan travel advice bagi warganya yang ingin berkunjung ke Indonesia. Selain polisi, masyarakat juga diharapkannya bisa lebih peduli pada lingkungan masing-masing. Jangan biarkan teroris masuk ke
lingkungan desa. Pelaku pariwisata diharapkan juga ikut memperhatikan setiap wisatawan. Pengawasan bisa dilakukan melalui CCTV atau penjagaan yang lebih ketat. Dengan ke waspadaan bersama, akan bisa mempersempit ruang pelaku teror. Mardjana mengatakan, sejauh ini peristiwa bom di Surabaya belum begitu berpengaruh terhadap pariwisata di Bangli. Sejauh ini, kunjungan wisata di Bangli khususnya ke tempat wisata yang dikelolanya masih tetap normal. ‘’Mudah-mudahan tidak berdampak. Kita tidak usah takut, tapi kita tetap waspada. Dan harapan saya aksi teror ini bisa cepat berlalu,’’ kata mantan Dirut PT Pos Indonesia ini. (kmb40)
Desa Wisata Penglipuran.
Bali Post/ina
15
Selasa Kliwon, 15 Mei 2018
Ikatan Alumni Universitas Udayana Kecam Aksi Teror di Surabaya
PENGURUS Ikatan Alumni Universitas Udayana (Ikayana) Pusat di Denpasar mengecam aksi teror yang dilakukan pelaku dengan melakukan pengeboman di gereja dan Polrestabes Surabaya. ‘’Sehubungan dengan terjadinya serangan bom dan aksi teror yang terjadi di Gereja di Surabaya hari Minggu, 13 Mei 2018 dan di Polrestabes Surabaya, Senin, 14 Mei 2018, yang berakibat timbulnya korban jiwa, korban luka-luka dan kerusakan fisik bangunan, Pengurus Ikayana Pusat di Denpasar mengecam dan mengutuk aksi tersebut,’’ ujar Ketua Umum Pengurus Ikayana Pusat Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD.-KEM. didampingi Sekretaris Umum Prof. Ir. I Made Supartha Utama, M.S., Ph.D., Senin (14/5) kemarin. Ditegaskan, Ikayana Pusat mengutuk dan mengecam keras aksi teror yang dilakukan oleh orang dan kelompok orang yang tidak bertanggung jawab sebagai tindakan kriminal yang biadab dan keji, tidak berperikemanusiaan dan tidak sesuai dengan ajaran agama dan hukum negara, nilai-nilai kebangsaan dan toleransi bermasyarakat. Ikayana menyampaikan perasaan duka yang mendalam bagi para korban dan keluarga yang ditinggalkan disertai doa semoga arwah korban yang meninggal memperoleh tempat yang terbaik di sisi Tuhan dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. ‘’Kita mendoakan semoga hukum karma akan berjalan karena di mata Tuhan tidak ada perilaku yang bisa disembunyikan, tidak ada kebohongan yang bisa ditutupi dan tidak ada perbuatan yang tidak berbalas,’’ ujarnya. Ikayana juga memberikan apresiasi pada upaya aparat keamanan untuk menangkap para pelaku teror dan mengungkap jaringan para pelaku sekaligus mendukung secara penuh aparat keamanan untuk melindungi masyarakat dari aksi teror yang dilakukan oleh sekelompok orang yang tidak bertang-
Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD.-KEM. gung jawab dan tidak berakhlak. Ikayana juga mengajak seluruh lapisan masyarakat di Bali untuk bersatu padu meningkatkan kewaspadaan, melakukan pengawasan dan melawan terorisme. Mari tunjukkan bahwa kita bersatu, tidak pernah takut dan akan melawan terhadap perilaku keji dan biadab dari para teroris yang ingin mengganggu ketenangan dan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Ikayana juga menyerukan agar kita bersatu lawan kekerasan untuk damai Indonesia. (ad798)
Wiranto Pastikan Revisi RUU Terorisme Segera Dituntaskan Jakarta (Bali Post) Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukkam) Wiranto mengundang sejumlah sekretaris jenderal partai koalisi pemerintah dan para ketua fraksi di DPR ke kediamannya. Pertemuan itu untuk menuntaskan penyelesaian pembahasan RUU Revisi Undang-undang Tindak Pidana Terorisme. Wiranto menegaskan, revisi UU Terorisme yang mandek terkait definisi dan pelibatan TNI telah disepakati oleh semua belah pihak. ‘’Pertama terkait definisi kami sepakat selesai, kedua terkait pelibatan TNI juga kami sudah sepakat, maka tidak perlu ada perdebatan lagi,’’ kata Wiranto di Rumah Dinas Menko Polhukam, Jalan Denpasar No 9, Jakarta, Senin (14/5) kemarin. Dengan demikian, ia memastikan RUU Tindak Pidana Terorisme secepatnya diselesaikan dan segera diundangkan. ‘’Dalam waktu singkat revisi itu mudah-mudahan dapat segera kita undangkan. Sudah ada satu kesediaan dari berbagai pihak,’’ ujarnya. Pertemuan menindaklanjuti penegasan Presiden Joko Widodo yang menyatakan bahwa akan menerbitkan Perppu Antiterorisme jika RUU Tindak Pidana Terorisme tidak kunjung
rampung bulan depan. Wiranto menyatakan permasalahan terkait terorisme perlu diselesaikan secara total, sehingga aparat TNI perlu dilibatkan untuk membasmi serangan terorisme. Mengenai detail teknis pelibatan TNI dalam membasmi terorisme, mantan Panglima TNI ini mengaku belum bisa merincinya. Yang pasti undang-undang akan mengatur pemberantasan terorisme termasuk deteksi dini yang dilakukan Polri yang didukung TNI. ‘’Kita tentu membutuhkan payung hukum yang jelas, pelibatan TNI yang dibenarkan oleh hukum. Ada otoritas dan payung hukum serta bertindak sejak dini untuk mencegah terorisme ini,’’ tegasnya. Pemerintah, menurut Wiranto, akan mengerahkan segala kemampuan untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. ‘’Imbauan untuk masyarakat agar tetap tenang, kami akan sebisa mungkin jaga ketertiban dan keamanan semua masyarakat,’’ tandasnya. Sejumlah sekjen partai yang hadir antara lain Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus, Sekjen PPP Arsul Sani, Ketua Fraksi Hanura Nurdin Tampubolon, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, dan Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto. (kmb4)
Jaminan Kesehatan Dari Hal. 1
Sementara untuk kondisi kesejahteraan maayarakat, utamanya soal pelayanan kesehatan, Koster akan menghidupkan kembali program Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) besutan Made Mangku Pastika. Nantinya program yang diberi nama Krama Bali Sehat (KBS) itu akan diberlakukan di seluruh Bali. ‘’Satuan biaya dan teknis mendapatkannya akan diperbaiki agar pelayanannya makin luas cakupannya. Nanti nama kartunya juga Kartu Bali Sehat (KBS),’’ demikian Koster. Pada hari yang sama, Koster juga melakukan kampanye di wilayah Desa Abang,
Banjar Kastala Bebandem dan Desa Besakih, Kecamatan Rendang. Di hadapan ratusan massa, Koster berkomitmen akan bekerja secara sungguh-sungguh untuk membangun serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Karangasem. ‘’Tiang akan bangun Karangasem agar lebih maju lagi, dan masyarakatnya sejahtera secara luas,’’ tegasnya. Ia pun telah menyiapkan berbagai program, khususnya untuk Kabupaten Karangasem. Di antaranya untuk meningkatkan daya saing SDM generasi mudanya, Koster akan membangun SMA/SMK Unggulan bagi siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. ‘’Tiang akan bangun
Bebas Korupsi Dari Hal. 1
Seniman Cedil berharap Mantra-Kerta dapat memperhatikan nasib seniman Bali. Di antaranya dengan menggelar Pesta Kesenian Bali (PKB) secara bergilir di seluruh kabupaten/kota di Bali. ‘’Tidak hanya Denpasar,’’ cetus Cedil. Sementara itu, musisi Joni Agung berharap agar MantraKerta berkomitmen mewujudkan pemerintahan bersih dan bebas korupsi. ‘’Tiang sebagai musisi Bali, turut berusaha agar Bapak terpilih. Nah, bila Bapak terpilih kami berharap Bapak memimpin Bali (secara) lebih baik. Bagi rata kue (pembangunan) untuk (Bali) utara dan selatan. Dan, yang paling penting: tidak korupsi,’’ kata Joni Agung. Mendengar aspirasi tersebut, Rai Mantra tanpa ragu menegaskan kembali sikapnya menolak reklamasi Teluk
Benoa. Ia menuturkan sebagai bentuk komitmen nyata pasangan Mantra-Kerta telah menyurati Presiden Jokowi. Surat tersebut telah diterima oleh Sekretariat Negara (Setneg), Senin (7/5/2018) lalu. ‘’Di hadapan masyara kat Buleleng malam ini ada aspirasi dari teman-teman seniman dan budayawan. Kembali saya tegaskan satu hal (bahwa saya) menolak reklamasi Teluk Benoa,’’ kata Rai Mantra. Berkaitan dengan pemerintahan yang transparan dan bebas korupsi, Rai Mantra memastikan bahwa begitu dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, pihaknya akan langsung membuat surat kesepahaman dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar lembaga tersebut mengawasi tata kelola keuangan sehingga transparan dan bebas korupsi. (kmb)
SMA/SMK seperti SMA Bali Mandara di sini. Lokasinya di Kecamatan Kubu,’’ sebutnya. Kemudian di lokasi yang sama, Koster juga akan membangun kampus akademi komunitas yang setara diploma 1 dan 2. Kampus ini akan membuka program studi sesuai dengan potensi lokal yang terhubung dengan pasar kerja. ‘’Kalau ingin bisa bersaing dan menguasai dunia kerja, terlebih dahulu yang harus kita lakukan adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Caranya, melalui pendidikan. Maka untuk Karangasem, tiang sangat fokuskan di sana (sektor pendidikan),’’ urainya. (kmb)
Lepas 262 Wisudawan
STMIK Stikom Bali Memenuhi Syarat Menjadi Universitas SEKOLAH Tinggi Manajemen Informatika dan Teknik Komputer (STMIK) Stikom Bali atau biasa disebut dengan Stikom Bali kini sedang ancang-ancang naik status menuju universitas. Sebelumnya, dalam berbagai kesempatan wisuda, pembina Yayasan Widya Dharma Shanti, yayasan yang menaungi Stikom Bali, Prof. Dr. I Made Bandem, M.A., mengatakan pihaknya sudah mengajukan permohonan perubahan status Stikom Bali dari Sekolah Tinggi menjadi Institut. Namun, setelah semua persyaratan terpenuhi, Stikom Bali malah diminta menjadi universitas. Hal itu dilakukan setelah mendengar masukan dari Menteri Ristek dan Dikti Prof. Muhamad Nasir, Ph.D. saat mengunjungi Stikom Bali pada 2 Februari 2018 lalu. ‘’Perkembangan dan situasi Stikom Bali sangat memenuhi syarat jadi universitas. Nanti akan ada merger dengan grup Stikom lain, yakni Politeknik Ganesha Guru dan Politeknik Nasional. Sekarang dalam proses menuju transformasi ke universitas,’’ jelas Dadang Hermawan dalam Wisuda XXII Stikom Bali di Nusa Dua, Sabtu (12/5) lalu. Dalam wisuda kali ini, Stikom Bali melepas 262 mahasiwa dari dua program pendidikan, yakni Diploma 3 (D-3) dan Strata 1 (S-1). Rinciannya, 260 Sarjana Komputer (S.Kom) dan 2 orang ahli madya komputer (A.Md.Kom). Dari 260 Sarjana Komputer tadi, 164 orang dari Program Studi Sistem Informasi dan 96 orang dari Program Studi Sistem Komputer. 10 orang di antaranya memperoleh dua gelar yakni Sarjana Komputer (S.Kom) dari Stikom Bali dan Bachelor of Information Technol-
WISUDA - Ketua STMIK Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan menyalami seorang wisudawan dalam Wisuda XXII STMIK Stikom Bali di Nusa Dua, Sabtu (12/5) lalu. ogy (BIT) dari Help University Kuala Lumpur, Malaysia. ‘’Yang membanggakan kami, dua orang dari Stikom Bali lulus dengan predikat First Class Honours atas nama Gede Rian Divayana dan Second Upper Honours atas nama Carolina Tania Ryan Wilami dari semua mahasiswa asing di Help University,’’ kata Dadang Hermawan. Dengan demikian, sejak berdiri 10 Agustus 2002 lalu, hingga kini Stikom Bali meluluskan 4.980 alumni, terdiri dari 4.330 sarjana komputer dan 647 ahli madya komputer. Total mahasiswa Stikom Bali mencapai 6.500 orang. Dadang Hermawan berharap wisuda ini tidak menjadi momentum akhir bagi para alumni. Tetapi menjadi momentum awal untuk belajar yang lebih luas lagi karena akan terjun langsung ke masyarakat, baik sebagai pekerja maupun se-
bagai pengusaha. Apalagi di era saat ini yang sangat ketat kompetisinya, wisudawan harus terus belajar di mana pun dan kapan pun agar berwawasan luas dan mempunyai skill yang mumpuni. Dengan demikian, setiap kompetisi dan tantangan yang ada dapat dijawab secara positif dan penuh tanggung jawab. ‘’Harapan kami agar para alumni ini dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, keluarga, masyarakat di lingkungan dan bagi bangsa dan negara,’’ harapnya. Dia menambahkan, semua lulusan Stikom Bali diharapkan terserap di dunia kerja. ‘’Paling lambat 40 hari alumni Stikom Bali ini sudah diterima atau dapat pekerjaan atau meciptakan lapangan kerja sendiri. Apalagi, rata-rata setiap hari tiga perusahaan minta alumni Stikom via surat, email atau datang langsung,’’ tandas Dadang Hermawan menggambarkan
larisnya lulusam Stikom Bali. Dia menyebut, dalam mempersiapkan tenaga terampil di bidang IT, Stikom Bali tidak hanya memberikan materi berupa keterampilan menguasai dunia teknologi informasi (IT). Namun juga membekali mahassiwa dengan keterampilan soft skill sebagai penyeimbang, seperti mata kuliah keagamaan, kewiraan, Pancasila dan etika profesi. Sebab, tantangan yang ada di dunia profesional bukan hanya kompetisi, namun juga tantangan lain yang sifatnya negatif. ‘’Perkembangan IT seperti pisau bermata dua. Di Stikom Bali, untuk mencegah penyalahgunaan IT, ada mata kuliah agama, mata kuliah etika profesi dan Pancasila serta kewiraan,’’ jelas Dadang Hermawan. Pada kesempatan tersebut, Prof. Dr. Made Bandem juga memaparkan beberapa prestasi mahasiswa Stikom Bali belakangan ini. Antara lain, menjadi juara lomba aplikasi Asian Games 2018 karena menciptakan aplikasi Games Conect, sehingga mahasiswa tersebut diundang ke Swedia sebagai hadiah. Aplikasi tersebut memberikan semua informasi tentang Asian Games 2018, seperti jadwal pertandingan, tempat pertandingan, harga tiket, hasil pertandingan, tempat penginapan dan sebagainya. Mahasiswa Stikom Bali juga menjuarai starting LINE di Jakarta sehingga diundang ke kantor pusat LINE di Tokyo, juga sebagai hadiah. Terakhir tiga mahasiswa Stikom Bali yang menciptakan prototype digitalisasi koperasi menjadi juara favorit dalam ajang Informatics and IT Festival and Arkavidia 2018 di ITB Bandung. (ad799)
DIJAGA Personel Kepolisian melakukan penjagaan di kawasan Bandara Ngurah Rai, Senin (14/5) kemarin.
Pengamanan Ngurah Rai dan ITDC Diperketat Mangupura (Bali Post) Pascateror bom di sejumlah lokasi di Surabaya, pihak Bandara Ngurah Rai mulai meningkatkan pengamanan. Tidak hanya itu, sejumlah CCTV di sekitar bandara dipastikan beroperasi normal. General Manager Bandara I Gusti Ngurah Ral, Yanus Suprayogi, mengatakan sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Seperti dengan pihak Kepolisian dengan Lanud, dan juga dibantu oleh personel dari TNI-AD. Bahkan saat ini sudah menerjunkan personel yang nampak maupun yang tidak nampak. ‘’Kami berharap tidak terjadi sesuatu yang negatif di Bali,’’ katanya didampingi Communication Head and
Legal Section Head Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim. Diungkapkannya, untuk saat ini dilakukan penanganan reaksi cepat dengan TNI-AU, Polri (KP3) Ngurah Rai dan intelijen yang berjumlah 100 orang untuk di Ring 1 area bandara. Sementara untuk penanganan bersama dengan Polda dan Jihandak sedang dikoordinasikan. Sementara untuk penanganan di SCP 1 dan SCP 2 sudah sangat ketat, namun diinstruksikan kembali agar selama pemeriksaan untuk memastikan sesuai SOP dan ketelitian yang luar biasa. Tidak hanya di area publik, peningkatan pengamanan di area Terminal Kargo dan
Pos juga ditingkatkan. Selain di bandara, peningkatan pengamanan juga dilakukan di kawasan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Nusa Dua. Seperti yang dikatakan Managing Director The Nusa Dua Wayan Karioka, pengamanan pada setiap pintu masuk mulai diperketat. Menurutnya, hal-hal yang mencurigakan perlu diwaspadai. Bahkan, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Polda Bali terkait langkah apa yang perlu dilakukan. ‘’Kegiatan pengamanan kami tingkatkan. Setiap pintu anggota kami tambah. Selain itu aktivitas patroli dan pemantauan CCTV juga diminta untuk ditingkatkan,’’ katanya. (kmb23)
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Selasa kliwon, 15 mei 2018
Akhirnya Barca Kalah Juga Kecewa Meski Cetak ”Hattrick’’
Philippe Coutinho akhirnya mampu memperlihatkan ketajamannya bersama Barcelona. Sayangnya hattrick yang dibuat ke gawang Levante tak membuatnya bahagia. Pada pertandingan yang berlangsung di di Estadio Ciudad de Valencia, Senin (14/5) kemarin, mantan pemain Liverpool itu mencetak gol di menit 38, 59 dan 64. Namun aksinya itu terbuang percuma setelah Levante bisa mengalahkan Blaugrana dengan skor 4-5. Meski hasil buruk itu tak memengaruhi Barcelona yang sudah telanjur jadi juara La Liga Spanyol, Coutinho tetap kecewa. Ia gagal membawa tim impiannya itu mempertahankan rekor tak terkalahkan musim ini. ‘’Perasaan saya sedang tidak bagus. Kami ingin mengakhiri musim tanpa kalah dan menjadi juara tak terkalahkan. Tetapi di laga itu kami memiliki pertandingan yang sulit. Mereka (Levante ) layak menang,’’ ujar Coutinho. Ketika ditanya mengenai hattrick yang ciptakan di laga tersebut, Coutinho mengaku tak terlalu memikirkannya. ‘’Hattrick? saya tidak terlalu memikirkannya. Tim adalah yang paling penting. Kami tidak menang. Jadi ini adalah hari buruk buat saya,’’ tutupnya. (kmb33/afp)
Makin Pede dengan Mobil
Lewis Hamilton merebut kemenangan kedua beruntun setelah menjuarai GP Spanyol. Itu semua karena Hamilton merasa makin klop dengan mobilnya musim ini. Di Sirkuit Catalunya, Minggu (13/5), pembalap Mercedes itu mendominasi balapan sedari awal. Hamilton terdepan menyentuh garis finis. Ini sekaligus menjadi kemenangan kedua beruntun untuk Hamilton musim ini setelah di GP Azerbaijan. Hasil tersebut sekaligus menunjukkan peningkatan dari Hamilton yang gagal menang di tiga seri awal. Performa oke Hamilton tak lepas dari kerja sama tim dalam mengupayakan perbaikan dari kegagalan menang di seri-seri sebelumnya. Pebalap 33 tahun itu juga merasa sudah bisa bersinergi dengan mobil Mercedes yang dikendarai. ‘’Saya tidak bisa meraih hasil ini tanpa kerja luar biasa dari tim. Saya merasa bangga dengan mereka semua. Hari ini, saya dan mobil sepertinya makin klop, sesuatu yang tidak saya rasakan sepanjang tahun ini,’’ kata Hamilton. ‘’Ini adalah saatnya kami akan mulai terus memberikan tekanan. Petinggi Mercedes mendukung penuh kami, sangat menyenangkan memiliki mereka di sini, mereka bisa merasakan aura dalam tim ini - kekuatan dan kedalaman,’’ sambungnya. Hamilton saat ini memimpin klasemen dengan 95 poin. Dia unggul 17 angka dari Sebastian Vettel di posisi kedua dan unggul 37 angka dari Valtteri Bottas di posisi ketiga. (kmb33/afp)
Pesilat PD Bali Sabet 4 Emas di Singapura Terbuka Denpasar (Bali Post) Pesilat Pengprov Keluarga Silat Pasional Perisai Diri (Kelatnas PD) Bali menerjunkan liam atletnya di ajang Kejuaraan Silat Singapura Terbuka IV/2018, di Team Sport Hall, Singapura, 11-13 Mei lalu. Alhasil, mereka pulang menggondol 4 keping emas, plus sebiji perunggu. Keempat emas dipersembahkan Kadek Wahyu Rihartana Giri (kelas G dewasa), kemudian Made Pasek Wira Wahyudi (kelas F dewasa), Allegrya Hantja Qalambe (A putrid deawasa), serta pesilat Sri Panji Nara Krisna (kelas C remaja), dan sebiji medali perunggu diraih Dewa Gede Ari Pradnyana (kelas D dewasa). Selama berlaga di Singapura, pesilat Allegrya menaklukkan pesilat timnas Singapura dengan skor 5-0, termasuk Made Pasek Wira Wahyudi sukses menundukkan dua pesilat nasional Singapura. Manajer Tim PD Bali Brendan Martin mengakui untuk pertama kalinya pesilat PD Bali berlaga ke event internasional, namun hasilnya justru menggembirakan. ‘’Kami harap hasil menggembirakan ini mampu memotivasi pesilat muda Bali, hasil binaan PD,’’ ucap Brendan Martin. Di sisi lain, Ketua Harian Pengprov Kelatnas PD Nyoman Yamadhiputra menerangkan, event Singapura Terbuka ini sangat bergengsi. Terbukti diikuti pesilat tuan rumah Singaupra, Taiwan, dan Indonesia. Yamadhiputra mengemukakan, pihaknya juga getol menggelar latihan kepada pesilat yang berbakat berdasarkan hasil penjaringan tim pemandu bakat. ‘’Kami menyiapkan anak-anak ini masih berprestasi di masa mendatang,’’ ucap Yamadhiputra. (022)
Bali Post/ist
TAKLUKKAN TUAN RUMAH - Pesilat PD Bali Made Pasek Wira Wahyudi (kanan) ketika menaklukkan pesilat tuan rumah Singapura Terbuka IV/2018, di Team Spot Hall, Singapura, 11-13 Mei lalu.
Valencia – Barcelona takluk 4-5 dari tim penghuni zona papan bawah, Levante, pada jornada ke-37 La Liga di Estadio Ciudad de Valencia, Senin (14/5) dini hari kemarin. Hasil negatif ini membuat misi Barcelona untuk meraih gelar La Liga dengan catatan tidak terkalahkan selama satu musim harus ternoda. Barcelona yang bermain tanpa Lionel Messi, tertinggal lebih dahulu 0-1 setelah striker Levante Emmanuel Boateng membobol gawang Marc-Andre ter Stegen saat laga baru berjalan sembilan menit. Setengah jam laga berjalan, tuan rumah menggandakan skor menjadi 2-0. Boateng kembali menjadi mimpi buruk dengan gol kedua yang diciptakannya. Tim asuhan Ernesto Valverde yang tidak ingin rekor mereka ternoda berhasil memperkecil skor menjadi 1-2. Gelandang asal Brazil, Philippe Coutinho, sukses membobol gawang tuan rumah pada menit ke-38. Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Barcelona justru harus kebobolan tiga gol dalam tempo 10 menit di babak kedua. Dua gol Enis Bardi (46’ dan 56’) dan gol ketiga Boateng (49’) membuat skor pertandingan berubah menjadi 5-1. Coutinho yang bermain apik di laga ini tidak tinggal diam. Dua gol diceploskan mantan pemain Liverpool itu (59’ dan 64’) untuk menjaga asa Blaugrana meraih hasil positif di kandang Levante. Bomber asal Uruguay, Luis Suarez, turut menempatkan namanya di papan skor pada menit ke-71, sekaligus memperkecil skor menjadi 4-5 melalui titik penalti. Namun, hingga laga usai, para pemain Barcelona tidak berhasil menciptakan
gol penyama kedudukan. Hasil ini tidak mengubah posisi Barcelona di puncak klasemen. Hanya, rekor tidak terkalahkan tim Catalan di La Liga terhenti pada laga ke-37. Pelatih Barcelona Ernesto Valverde menyebut timnya tidak solid. Bahkan, dia tak ragu menyebut kekalahan tersebut disebabkan pemain sudah tertidur. Bagaimana tidak, belum ada satu tim pun di La Liga yang bisa mencetak tiga gol ke gawang Barcelona. Namun, Levante bahkan bisa kalahkan Barcelona dengan 5 gol. ‘’Kami kurang solid, setiap kali mereka menyerang kami mereka bisa
GOL - Gelandang Levante Enis Bardhi merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Barcelona saat kedua kesebelasan bertemu Senin(14/5) kemarin.
cetak gol. Levante bermain dengan bebas dan kami tak bisa mengontrol mereka,’’ ujar Valverde. ‘’Kami seperti tertidur, seakanakan kami secara otomatis bisa mengangkat penampilan Barcelona di babak kedua,’’ imbuhnya. Salah satu penyebab kekalahan Barcelona yaitu buruknya duet bek tengah. Valverde merotasi pemain dengan menurunkan Thomas Vermaelen dan Yerry Mina sebagai starter. Meski ini tak berjalan sesuai harapan, Valverde ogah menyalahkan kedua bek tersebut. ‘’Vermaelen mengalami cedera otot, dia tak bisa
maksimal. Jika lihat skor, Anda pasti menilai Yerry Mina main buruk. Namun, Anda jangan lupakan lawan kami tampil sangat bagus,’’ ujarnya. Kemenangan Levante atas Barcelona juga diwarnai kontroversi. Gol kedua Levante terjadi saat Barcelona main dengan 10 pemain. Meski begitu, Valverde ogah membahas ini lebih jauh. ‘’Pique harus melakukan pemanasan selama dua menit dan bola tidak keluar saat kami main dengan 10 pemain. Ada hal-hal yang tak bisa Anda prediksi. Saya tarik Vermaelen karena tak mau mengambil risiko,’’ tutup sang pelatih. (kmb33/afp)
Klasemen Tim
Akun media sosial milik Jorge Lorenzo
M
M
S
K
Selisih Gol
Bali Post/Twitter
Teror Bom Surabaya
Lorenzo Turut Bersimpati
Jakarta (Bali Post) – Pembalap Ducati, Jorge Lorenzo, menyampaikan simpati terhadap Indonesia terkait tragedi bom di Surabaya pada Minggu (13/5). X-Fuera menyampaikan simpati melalui akun Twitter-nya, @lorenzo99. Lorenzo hanya menulis kicauan singkat berisi dukungan untuk Indonesia. Dia juga mengunggah foto bertuliskan ‘’pray for Indonesia’’, yang di dalamnya ada simbol bendera Merah Putih dan keberagaman agama di Tanah Air. Kicauan Lorenzo tersebut mendapat apresiasi besar, dengan telah dibagikan 1.600 kali dan juga disukai 1.600 kali. ‘’Terima kasih juara. Kami dari Indonesia bangga dengan simpati Anda. Anda benarbenar peduli dengan Indonesia. Sukses untuk
kariermu,’’ tulis akun @mjordan2708, saat membalas ucapan Lorenzo. ‘’Terima kasih atas dukungan Anda, Jorge! Ini sangat berarti bagi kami. #PrayForIndonesia,’’ tulis akun @dheayuliani97. Teror bom mengguncang Surabaya, tepatnya di tiga gereja, yang menyebabkan belasan orang meninggal dan puluhan orang luka-luka. Teror berlanjut pada Senin (14/5) kemarin di Mapolresta Surabaya. Bagi Jorge Lorenzo, Indonesia bukan tempat yang asing. Pembalap asal Spanyol tersebut kerap berkunjung ke Indonesia, baik saat masih bersama Yamaha maupun setelah pindah ke Ducati. Dia selalu mendapat sambutan hangat dalam setiap kunjungannya ke Indonesia. (ant)
Deya Juara Liga Bulu Tangkis Mahasiswa
Denpasar (Bali Post) Pebulu tangkis Bali Made Deya Surya Saraswati (Bina Nusantara/Binus Jakarta) keluar sebagai juara di ajang Liga Bulu Tangkis Mahasiswa 2018, setelah di final tunggal putri menaklukkan Snatul Windat (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya) dengan skor 21-11, 21-14, di Universitas Negeri Solo (UNS) pada 1-8 Mei lalu. Deya yang dikontak, Senin (14/5) kemarin menjelaskan, dirinya harus melewati babak regional dulu, bertanding meladeni pebulu tangkis DKI, seperti dari Universitas Trisakti, UNJ, UPN, UPH, dan Deya merebut gelar juara. Selanjutnya, Deya berhak meraih tiket bertanding meladeni mahasiswi dari perguruan tinggi dari provinsi lain. Alhasil, Deya tetap merebut gelar juara. Deya mengisahkan, dirinya saat ini berlatih di Klub PB Exist Jakarta, sambil berkuliah di Binus. Dikemukakan, pascaberlaga di Liga Bulu Tangkis Mahasiswa, Deya belum berpikir bakal turun pada event berikutnya. ‘’Selama puasa ini, yang jelas tak ada event maupun turnamen,’’ sebut Deya yang juga atlet Badung ini. Pebulu tangkis asal Bali lainnya yang juga bergabung dengan PB Exist Made Pranita Sulistya Devi, juga menyatakan hal senada. ‘’Bulan puasa nanti, sama sekali tak ada turnamen,’’ ucap pebulu tangkis yang akrab disapa Ade ini. Sebelumnya, Ade pernah turun pada kejuaraan internasional di Malaysia dan Singapura. Terakhir, Ade tampil pada Piala Wali
Bali Post/ist
Made Deya Surya Saraswati
Kota Surabaya, dan finis sampai babak delapan besar. ‘’Kemungkinan saya turun pada Sirkuit Nasional (Sirnas) di Bali, Juli mendatang,’’ terang pebulu tangkis peraih emas untuk Bangli di nomor tunggal putri pada Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar ini. (022)
Al Horford
Bali Post/afp
Playoff NBA
Celtics Bantai Cavs di Game Pertama Final
Boston – Boston Celtics merebut game pertama final Wilayah Timur. Ini setelah Celtics membungkam Cleveland Cavaliers dengan skor telak 108-83. Pada game yang dihelat di TD Garden, Senin (14/5) kemarin, Celtics sudah tancap gas sejak kuarter pertama dengan unggul jauh 36-18. Di kuarter kedua, Celtics masih sulit dikejar dan akhirnya menutup paruh pertama game dengan keunggulan 61-35. LeBron James tak bisa berbuat apa pun untuk membantu Cavs di kuarter ini dan jadi defisit terbesar pemain 33 tahun itu selama kariernya di playoff. Cavs baru bisa memberikan perlawanan di kuarter ketiga ketika mereka bikin 29 poin berbanding 17 milik tuan rumah untuk memangkas ketertinggalan jadi 64-78. Tapi, Celtics kembali menggila di kuarter keempat dengan membuat 30 poin dan mampu menahan perolehan poin Cavs di angka 19. Bahkan Cavs sempat tertinggal 29 poin sebelum akhirnya menutup gim dengan kekalahan 83-108. Bintang kemenangan Celtics adalah Jaylen Brown dengan 23 poin dan delapan rebound, ditopang Marcus Morris dengan 21 poin dan 10 rebound. Al Horford bikin 20 poin dan enam assist. ‘’Saya hanya coba memimpin tim dengan cara terbaik yang saya bisa dan benar-benar bisa dijadikan contoh. Kami benarbenar tangguh dan bisa bermain lepas,’’ ujar Horford. James hanya mecetak 15 poin, sembilan assist, dan tujuh rebound yang mematahkan catatan lima kemenangan beruntun Cavs di playoff musim ini. Kevin Love menopang dengan 17 poin dan delapan rebound. Game kedua masih akan dihelat di markas Celtics pada Rabu (16/5/) besok. (kmb33/afp)