20 HALAMAN
NOMOR 256 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (158 rb Like) http://facebook.com/balipost
senin kliwon, 15
mei 2017
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Bertemu Xi Jinping
Jokowi Tawarkan Tiga Megaproyek Beijing – Presiden Joko Widodo, Minggu (14/5) kemarin bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping. Mereka membahas peningkatan kerja sama ekonomi dan menyaksikan penandatanganan tiga dokumen kerja sama. ‘’Pada kesempatan yang baik ini saya ingin memanfaatkan konferensi tinggi Belt and Road Forum minggu ini untuk menciptakan momentum segar, terutama untuk kerja sama RRT-Indonesia dalam rangka One Belt One Road,’’ kata Jokowi saat berdiskusi dengan Xi Jinping di Gedung Great Hall of the People, Beijing, Minggu kemarin.
Lewis Hamilton
GP Spanyol
Hamilton Tercepat PEMBALAP Mercedes, Lewis Hamilton, berhasil menjadi yang tercepat pada GP Catalunya, Minggu (14/5) kemarin. Selama balapan, terjadi duel ketat dengan pembalap Tim Ferrari, Sebastian Vettel. Hamilton yang berstatus sebagai pole position di seri GP Spanyol, mampu mengerem laju Vettel sebagai kompetitor utama. Hingga lap terakhir Hamilton mampu mempertahankan posisinya di urutan terdepan. Vettel yang menjadi runner-up hanya terpaut 3,4 detik dari Hamilton. Sementara itu, pembalap Tim Red Bull Daniel Ricciardo meraih posisi ketiga terpaut 1 menit 15, 8 detik dari Hamilton. Di posisi keempat dan kelima masing-masing ditempati oleh dua pembalap Tim Force India, Sergio Perez dan Esteban Ocon. Berkat kemenangan ini, Hamilton berhasil memangkas jarak dengan Vettel di klasemen pembalap. Hamilton masih berada di posisi kedua dengan raihan 98 poin, terpaut 6 poin dengan Vettel. Pada sesi kualifikasi, Lewis Hamilton juga menjadi yang tercepat dengan catatan waktu putaran terbaik 1 menit 19,149 detik dari enam putaran yang dilahapnya di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, Sabtu. Hal. 19 Rekan Setim
77,62% Menurut anda, apakah pengelolaan Belum pendidikan nasional saat ini sudah mandiri dan profesional?
21,23% Sudah
1,15% Tidak tahu grafis: tomikcaya
JAJAK PENDAPAT
Sistem Pendidikan Nasional Belum Mandiri
PERUBAHAN sistem pendidikan nasional masih sering terjadi. Pemerintah bahkan nyaris tak memiliki sistem yang baku di sektor ini. Perubahan tak hanya soal kurikulum juga dengan cara mengajar guru. Perubahan kebijakan di sektor ini tak hanya membingungkan siswa, orangtua siswa juga para guru. Perubahan sistem pendidikan ini secara ekonomi juga bisa membuat sejumlah sektor merugi. Di antaranya percetakan yang mengadakan buku pelajaran. Ke depan pengelolaan sistem pendidikan harus jelas dan terukur dan memiliki target pencapaian yang jelas. Intervensi kepentingan politik hendaknya dibatasi. Pandangan itu mengemuka saat Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat terkait sistem pendidikan nasional. Jajak dilakukan selama sepekan dengan menyasar semua kabupaten/kota di Bali. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, yang dipilih secara acak, dominan responden mengaku masih prihatin dengan model pengelolaan pendidikan nasional. Perubahan sistem pendidikan nasional dibayangi campur tangan politisi. Tercatat 77,62 persen responden menyatakan sistem pendidikan nasional belum mandiri dan profesional serta dikendalikan sepenuhnya oleh ahli di bidangnya. Perubahan sistem pendidikan nasional masih tergantung kekuasaan politik. Bahkan, di tingkat provinsi dan kabupaten/ kota pengelolaan pendidikan termasuk dalam menentukan jabatan di lingkungan Dinas Pendidikan tak murni berdasarkan profesionalisme. Jabatan kepala sekolah dan Kadisdik kerap menjadi kepentingan strategis bupati dan kolega politiknya dengan tujuan memperkuat basis politik. Selebihnya, 21,23 persen responden mengatakan sistem pendidikan nasional sudah bergerak menuju profesionalisme dan mandiri. Hak dan kewenangan guru dalam menentukan nasib siswa sudah menjadi otoritas sekolah dan guru. Hal. 19 Dinamika Zaman
Inisiatif Belt and Road diharapkan Presiden dapat memperkuat kerja sama ekonomi Indonesia dengan Tiongkok. ‘’Dalam kaitan ini, saya ingin mengundang secara khusus pemerintah Presiden Xi untuk bekerja sama dengan pemerintah Indonesia di tiga megaproyek,’’ kata Jokowi. Megaproyek pertama yang ditawarkan yaitu proyek koridor ekonomi terintegrasi, konektivitas, industri, dan pariwisata di Sumatera Utara antara lain fasilitas Pelabuhan Kuala Tanjung dan akses jalan dari Kota Medan hingga Sibolga. Selain itu, Presiden juga menawarkan kesempatan investasi di Sulawesi Utara yang akan meningkatkan infrastruktur di BitungManado-Gorontalo melalui akses jalan, jalur kereta api dan pelabuhan serta bandara. Kemudian Presiden
juga menawarkan investasi proyek energi dan pembangkit listrik di Provinsi Kalimantan Utara. Jokowi bersama Xi Jinping dalam pertemuannya telah menyaksikan penandatanganan dokumen kerja sama yaitu implementasi kemitraan strategis komprehensif IndonesiaTiongkok pada 2017-2021. Hal. 19 Kerja Sama Ekonomi PRESIDEN TIONGKOK - Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping saat pertemuan bilateral di sela-sela menghadiri Belt and Road Forum di Gedung Great Hall of the People, Beijing, Minggu (14/5) kemarin.
Bali Post/ant
Jangan Bermain-main dengan Kebinekaan Bengkulu (Bali Post) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengimbau semua pihak tidak bermain-main dengan kebinekaan, tetapi terlibat aktif merawat kemajemukan Indonesia. ‘’Harus selalu diingat dan disadari bahwa Indonesia itu majemuk, jadi jangan bermain-main dengan kebinekaan,’’ katanya saat membuka sosialisasi bantuan pemerintah pendampingan sekolah pelaksana Kurikulum 2013 dan sekolah model jenjang SMP, SMA dan SMK se-Provinsi, di Bengkulu, Minggu (14/5) kemarin. Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur itu mengatakan, secara agregat Indonesia memang mayoritas beragama Islam, namun hal tersebut tidak serta merta
memberikan hak bagi mayoritas untuk berbuat intoleran. Meski masyarakat Indonesia mayoritas Islam, namun di beberapa daerah di Nusantara memperlihatkan bahwa umat muslim justru minoritas. ‘’Kalau kita sebagai mayoritas intoleran, bukan tidak mungkin itu dibalaskan kepada umat muslim di mana mereka menjadi minoritas, jadi mari kita pikirkan sama-sama,’’ katanya. Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2015-2020 untuk Bidang Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan ini juga mengingatkan bahwa pihak yang berbuat intoleran kepada umat lain perlu dipertanyakan kehidupan beragamanya. Hal. 19 Semangat Toleransi
’’…secara agregat Indonesia memang mayoritas beragama Islam, namun hal tersebut tidak serta merta memberikan hak bagi mayoritas untuk berbuat intoleran.’’ Muhadjir Effendy Mendikbud
Virus ’’Ransomware’’ Menyerang
Selamatkan Data, Tebus 300 Dolar AS
SERANGAN virus WannaCry, jenis ransomware (malware penyandera) baru yang menyerang Rumah Sakit Harapan Kita dan RS Kanker Dharmais pada Sabtu (13/5) menyentak banyak pihak. Serangan cyber ini membuat data pasien tidak bisa diakses pihak RS. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menanggapi serangan cyber mendadak tersebut di Jakarta, Minggu (14/5) kemarin. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan telah membentuk sebuah tim khusus yang menangani hal ini. Kominfo juga menyediakan sebuah layanan telepon yang dapat dihubungi. ‘’Kita sudah siapkan tim khusus dari Kominfo, sudah disiapin nomor telepon juga. Jadi semua perusahaan di Indonesia yang mau cegah ataupun yang sudah terinfeksi, langsung dapat hubungi nomor tersebut,’’ ujarnya. Ia berharap kasus serangan ransomware yang menyasar ke RS Kanker Dharmais bisa mengingatkan masyarakat Indonesia akan pentingnya keamanan cyber. ‘’Isu ini menjadi satu prioritas dari Kominfo. Kami kembali sosialisasi, alert atau kebiasaan selalu mempunyai sensitivitas terhadap cyber security,’’ kata Rudiantara. Ia menilai ransomware sangat mungkin menyerang instansi lain, termasuk instansi pemerintah. ‘’Saya belum tahu (yang lain). Tapi dari data yang ada, kebanyakan rumah sakit. Kalau manufaktur itu baru terakhir sebelum saya datang ke sini. Secara teoretis bisa saja ke semuanya,’’ imbuhnya. Rudiantara mengaku soal serangan cyber terhadap instansi pemerintah sudah ia sosialisasi kepada rekan sejawatnya di Kabinet Kerja. Hal. 19 Solusi Jitu
Cara Pencegahan n Cabut sambungan LAN dan matikan Wi-Fi komputer untuk mencegah infeksi. n Update sekuriti Windows dengan memasang patch MS17-010 yang dapat diperoleh di tautan berikut. Pengguna Windows XP disarankan agar mengganti sistem operasi ke versi yang lebih baru karena OS lawas ini sudah tidak mendapat dukungan patch sekuriti dari Microsoft. n Jangan mengaktifkan fungsi macros. n Nonaktifkan fungsi SMB v1. n Blokir port 139/445 dan 3389. n Perbarui software anti-virus dan anti-ransomware.
Bali Post/ant
PENANGANAN SERANGAN - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyampaikan keterangan pers terkait upaya penanganan serangan dan antisipasi Malware Ransomware WannaCry, di Jakarta, Minggu (14/5) kemarin.
n Selalu back-up file penting di komputer dan simpan di tempat lain, jika memungkinkan di storage yang tidak terhubung ke jaringan atau internet.
Harus Melayani dan Mau Mendengar
’’Dia harus mempunyai kemampuan untuk mengetahui Bali secara keseluruhan.’’ Prof. Sri Darma
SUDAH tidak zamannya lagi gaya kepemimpinan ‘’asal bapak senang’’ diterapkan. Pemimpin Bali ke depan harus mau mendengar dan turun langsung untuk melihat permasalahan dan potensi yang ada serta memberikan solusi. Prof. Gede Sri Darma, DBA., Rektor Undiknas, mengatakan pemimpin Bali harus berjiwa melayani, tidak lagi bergaya priyayi, apalagi ingin dihormati. Pemimpin yang baik harus turun langsung melihat kondisi nyata yang terjadi di masyarakat. Dengan jumlah penduduk Bali 4 juta lebih, pemimpin Bali harus memiliki jiwa BOS untuk memimpin 4 juta karyawan itu. Seorang jiwa BOS adalah mengayomi dan membuat karyawan senang. ‘’Konsep BOS, Bikin Orang Sejahtera. Konsep
pemimpin seperti itu, bagaimana membuat warganya senang dan sejahtera,’’ paparnya. Bukan menyenangkan kelompok atau tim suksesnya. Ia berharap pemimpin Bali ke depan tidak memakai politik balas budi pada orangorang yang telah menggolkannya menjadi pemimpin. Selain itu, pemimpin Bali harus betul-betul memahami dan menguasai daerah Bali. Baik budaya Bali, adat istiadat, likaliku Bali, potensi Bali dan karakter masyarakat Bali. ‘’Dia harus mempunyai kemampuan untuk mengetahui Bali secara keseluruhan,’’ katanya. Sebelum menjadi pemimpin, semestinya mereka sudah menyelesaikan urusannya sendiri. Jika pemimpin itu tidak lagi memikirkan dirinya sendiri, mencari gaji,
nafkah untuk diri sendiri, bahkan untuk kroni-kroninya, berarti dia sudah selesai dengan urusan dirinya. ‘’Jika itu masih dipikirkan, berarti dia bukan pemimpin Bali,’’ ungkapnya. Menurutnya, Pilgub Bali tahun 2018 gaungnya akan menyamai DKI Jakarta. Karena Bali terkenal dengan multikultur, walaupun budaya Bali masih mendominasi. Tetapi Bali sudah menerima budaya daerah lain. ‘’Kita terima budaya suku bangsa lain, kita terima semua kok. Mereka juga mengagungkan bahkan senang dengan budaya Bali,’’ bebernya. Sehingga pemimpin Bali harus sadar bahwa budaya Bali masih menjadi daya tarik bagi para wisatawan. Selama budaya ini masih menjadi daya tarik, sehingga budaya itu harus terus dikembangkan. (kmb42)
denpasar
2
Senin Kliwon, 15 Mei 2017
figur
Bali Post/win
Hormati Hukum
KASUS penodaan agama yang menimpa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah diputuskan. Ahok dinyatakan bersalah dan dihukum dua tahun penjara oleh hakim. Putusan ini lebih berat jika dibandingkan tuntutan jaksa, yakni satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun. Putusan ini tak pelak membuat pendukung Ahok sulit menerima, bahkan ada yang meneteskan air mata atas vonis tersebut yang menurut mereka tidak adil dan menganggap keadilan di Indonesia telah mati. Kendati demikian, sebagai negara hukum dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, keputusan hakim harus diterima dan dihargai. Walaupun banyak kalangan yang tidak sependapat akan keputusan tersebut. Upaya hukum pun akan dilakukan oleh Ahok dengan mengajukan banding atas putusan tersebut dan semua pihak tidak diperbolehkan melakukan intervensi atas putusan hakim tersebut. “Proses banding yang akan diajukan oleh Ahok akan berjalan. Sebagai warga negara yang baik dan menghormati hukum, kita harus menghormati upaya hukum yang akan dilakukan oleh Ahok di mana hal tersebut diatur di dalam undang-undang,” ujar praktisi hukum Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M., Minggu (14/5) kemarin. Sudika Mangku menegaskan, Indonesia adalah negara yang berdaulat atas wilayahnya. “Oleh karena itu, segala macam bentuk invervensi yang mungkin dilakukan oleh pihak luar atau asing tidaklah dibenarkan oleh hukum internasional,” tegasnya. (win)
Konsep Harus Punya Anak Laki, Tantangan Program KB
Denpasar (Bali Post) Secara umum pelaksanaan program Keluarga Berencana (KB) di Kota Denpasar telah berjalan dengan baik sesuai dengan program yang telah ditetapkan. Namun, masih ada beberapa keluarga di Bali termasuk di Kota Denpasar beranggapan harus memiliki anak laki-laki meskipun telah memiliki anak perempuan lebih dari tiga. Hal tersebut disampaikan I.A. Made Sriasih yang merupakan Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) Desa Kertalangu di selasela evaluasi oleh Tim Provinsi Bali di Kelurahan Sumerta Kecamatan Denpasar Timur, Sabtu (13/5) lalu. Evaluasi IMP dan PLKB tingkat Provinsi Bali ini dihadiri Camat Denpasar Timur I Dewa Made Puspawan, Lurah Sumerta I Made Tirana serta Ketua TP PKK Kecamatan Denpasar Timur Ny. Sri Utari Puspawan. “Kami dari IMP rutin melaksanakan penyuluhan untuk menyukseskan program KB. Meski demikian, masih ada keluarga memiliki anak lebih dari tiga bahkan lima hanya untuk menpunyai anak laki,” ujar Sriasih. Ia menegaskan, pihaknya tidak bisa melarang tapi hanya bisa menyarankan agar dapat mewujudkan keluarga kecil dan sejahtera. Ia berharap bagi pasangan usia subur agar membantu dalam menyukseskan program KB untuk kesejahteraan keluarga itu sendiri. Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana I Gusti Agung Laksmi Dharmayanti mengatakan, Pemkot Denpasar punya komitmen bulat dalam menyukseskan program KB. Untuk itu, target capaian dari pelaksanaan KB di Kota Denpasar melebih dari yang ditargetkan. Kabid Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan Putu Lely Rahayu menambahkan, evaluasi IMP dan PLKB untuk mengetahui sejauh mana program KB yang telah dilaksanakan di wilayahnya masing-masing. Di sampingi itu, duta IMP dan PLKB yang dievaluasi merupakan duta-duta Kota Denpasar yang maju ke tingkat Provinsi Bali. “Kami berharap dengan adanya evaluasi semacam ini lebih meningkatkan capaian dari program KB di Kota Denpasar, sekaligus sebagai motivasi untuk meningkatkan pelayanan KB,” ujarnya. Sementara itu, Camat Denpasar Timur Dewa Made Puspawan mengatakan, Pemkot Denpasar terus berupaya menyukseskan setiap program yang direncanakan pemerintah pusat, termasuk program KB. Ia berharap, duta Denpasar yang dievaluasi ini nantinya dapat memberikan masukan untuk meningkatkan pelayanan yang telah dilakukan selama ini. Hal ini tentunya untuk menyukseskan setiap program KB yang telah dilaksanakan. (kmb12)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
NELAYAN ALAMI PACEKLIK IKAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/wan
MEMBAJAK SAWAH - Seorang petani tengah membajak sawah di areal pertanian di kawasan Jalan Gatot Subroto Timur yang makin dikepung bangunan beton, Minggu (14/5) kemarin.
BNN Tangkap Jaringan Napi Lapas Kerobokan
Denpasar (Bali Post) Sebagian besar tersangka kasus narkoba yang ditangkap aparat penegak hukum mengaku menjadi jaringan napi Lapas Kerobokan, Badung, tetapi belum bisa diungkap napi tersebut. Seperti pengakuan tersangka M. Feri Ariadi (27) saat ditangkap anggota Bidang Berantas BNNP Bali di Jalan Mayjen Sutoyo, Gang II, Denpasar Barat, Jumat (12/5) lalu. Dia mengaku 10 paket sabu-sabu (SS) seberat 10,12 gram didapat dari sepupunya berinisial MM alias Gocel berstatus napi di Lapas Kerobokan. Dikonfirmasi Minggu (14/5) kemarin, Kepala BNNP Bali
Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa membenarkan adanya pengung-
kapan kasus tersebut. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan BNN Pusat untuk bersama-sama menyelidiki napi Lapas Kerobokan yang diduga jadi pengedar bahkan bandar narkoba. “Tinggal tunggu waktu saja. BNNP Bali dan BNN Pusat sedang mengusut para napi tersebut,” tegasnya. Terkait penangkapan tersangka Feri, Brigjen Suastawa mengatakan hasil penyelidikan anggotanya di lapangan terendus, tersangka merupakah salah satu pengedar di wilayah
Denpasar. Saat dilakukan penyelidikan, terdeteksi tersangka yang kos di Jalan Supiori, Denpasar ini mengambil kiriman SS di TKP. Akhirnya pukul 18.00 Wita tersangka asal Mataram, NTB ini dibekuk. Saat diinterogasi, tersangka mengaku dapat imbalan Rp 50 ribu setiap nempel paket SS sesuai alamat yang diberikan Gocel. Sedangkan untuk mengambil kiriman dari Gocel, ia dapat upah Rp 500 ribu dan langsung ditransfer ke rek-
ening bank milik tersangka. “Jadi, tugas tersangka sebagai kurir. Ia tidak tahu penerima barang terlarang tersebut. Semua diatur oleh sepupunya yaitu MM dan ini yang biasa disebut jaringan sel terputus,” ungkap mantan Dir. Binmas Polda Bali ini. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Bupati Giri Prasta Apresiasi GP Ansor dan Banser ”Perangi” Paham Anti-Pancasila
BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta mengapresiasi semangat dan komitmen Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dalam “memerangi” paham-paham yang bertentangan dengan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Apel Kebangsaan GP Ansor dan Banser 2017 bertema “Bersama Menjaga Bali Demi
Keutuhan dan Kejayaan NKRI” di Lapangan Lumintang, Denpasar, Minggu (14/5) kemarin. Hadir dalam kegiatan tersebut pihak dari Pemprov Bali, Kodam IX/Udayana, Polda Bali dan PWNU Bali. Bupati Giri Prasta menilai GP Ansor dan Banser sangat sigap dalam bertindak ketika ada rongrongan terhadap keutuhan negara. “Saya merasa bangga. Ketika ada rongrongan terhadap Pancasila dan NKRI, GP Ansor dan Banser
APEL KEBANGSAAN - Bupati Giri Prasta saat menghadiri Apel Kebangsaan GP Ansor dan Banser 2017 di Lapangan Lumintang, Denpasar, Minggu (14/5) kemarin.
tampil di depan,” ujarnya. Rongrongan yang dimaksud Giri Prasta adalah pahampaham yang anti-Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Bahkan, kata Giri Prasta, apel yang mengambil momentum Hari Lahir GP Ansor ke-83 tersebut membuktikan GP Ansor sudah lebih tua dari usia HUT RI yang pada tahun ini baru ke-72. “Artinya, bahwa GP Ansor ikut berjuang dalam memerdekakan Indonesia. Oleh karena itu, semangat perjuangan ini perlu dijaga untuk mempertahankan NKRI,” tegasnya. Berkenaan dengan hal itu, lanjut Bupati asal Pelaga tersebut, GP Ansor dan Banser di Bali, khususnya di Kabupaten Badung diminta untuk tetap bersinergi dengan pemerintah, TNI dan Polri. Selain itu, GP Ansor dan Banser juga diharapkan bekerja sama dengan “benteng” masyarakat Bali, yakni pecalang dalam menjaga keamanan dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Giri Prasta menyatakan pihaknya sangat berkomitmen terhadap kesejahteraan umat Islam di Bali, khususnya di Badung. Karena penduduk Badung dan Bali juga tidak bisa lepas dari pluralisme, baik suku, agama dan budaya. “Oleh karena itu, kami
berkomitmen untuk membantu saudara-saudara umat Islam, khususnya di Badung serta di tataran provinsi maupun kabupaten lainnya,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasat Kornas) Banser H. Alfa Isnaeni menyatakan pihaknya akan setia membela Pancasila dan mempertahankan NKRI. “Belajar dari sejarah, Pancasila adalah kesepakatan banyak pihak. Kalau ada pihak yang ingin mengotak-atik Pancasila, perlu dipertanyakan pengetahuannya tentang sejarah,” ujarnya selaku pimpinan apel. Berkaitan dengan hal itu, adanya organisasi yang belakangan bertentangan dengan Pancasila harus dibubarkan. Salah satunya adalah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang ingin menegakkan ideologi khilafah. Namun ia menilai sejauh ini pernyataan pemerintah untuk membubarkan HTI hanya bersifat politis, karena belum ada aturan klausulnya. “GP Ansor dan banser siap membubarkan HTI. Kami tidak hanya menuntut pembubaran, tapi juga pelarangan paham HTI,” tegasnya. Hal senada juga diungkapkan Amron Sudarmanto selaku Ketua GP Ansor Wilayah Bali. Bahkan dalam kesempatan tersebut
pihaknya bersama Kasat Korwil Banser Bali dan Ketua PC GP Ansor se-Bali membuat pernyataan sikap yang pada intinya memuat lima poin. Poin tersebut adalah pertama, setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Kedua, menolak segala bentuk gagasan dan paham khilafah yang membahayakan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1946, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Ketiga, menginstruksikan kepada seluruh anggota GP Ansor dan Banser di Bali untuk bekerja sama dengan pemerintah, TNI dan Polri, guna menghalau kegiatan yang menyebarkan propaganda khilafah. Empat, mendorong pemerintah membekukan ormas-ormas yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Sedangkan yang kelima adalah mengajak seluruh pengikut ormas yang mengusung khilafah untuk kembali ke ajaran Islam yang Ahlussunnah Waljama’ah yanhs sesuai dengan bingkai NKRI. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Giri Prasta juga diangkat sebagai anggota kehormatan GP Ansor dan Banser Bali melalui pemakaian jaket kehormatan. Sementara Giri Prasta memberikan bantuan dana untuk penyelenggaraan kegiatan apel sebesar Rp 50 juta. (ad1195)
Hari Ini Rapimprov Kadin Bali
Mencari Solusi Mengatasi Masalah Bali
MUSYAWARAH Pimpinan Daerah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali digelar, Senin (15/5) hari ini. Rapat pimpinan ini diharapkan bisa menjaring sejumlah aspirasi dan solusi untuk mengatasi kesenjangan pertumbuhan ekonomi Bali, termasuk di dalamnya mengatasi beban infrastruktur Bali. Bahkan, sejumlah isu strategis terkait dengan stabilitas dan investasi di daerah Bali juga akan dibicarakan. Menurut Ketua Umum Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra, S.H., M.H., Minggu (14/5) kemarin, Rapin Kadin Bali ini merupakan rapat pimpinan jajaran organisasi dalam rangka koordinasi, sinkronisasi dan upaya-upaya sinergitas dalam perencanaan dan pelaksanaan program-program antarjajaran pada tingkatan masing-masing. ‘’Kami selalu melakukan koordinasi dan komunikasi lintas sektor untuk merumuskan kebijakan dan kontribusi Kadin Bali terhadap pembanguan Bali. Komunikasi dilakukan dengan mengedepankan pemikiran positif dan kritis terhadap berbagai kebijakan yang digulirkan pemerintah,’’ jabarnya. Ia menegaskan, rapim ini dilaksanakan sekurang-kurangnya setahun sekali. Ia
menjelaskan, Rapim Kadin Bali ini akan menetapkan sasaran dan program kerja tahunan serta pembagian tugas setiap jajaran organisasi, memutuskan hal-hal yang tidak dapat diputuskan sendiri. Dikatakannya, dengan mengambil tema mendorong percepatan pembangunan ekonomi daerah dalam rangka mewujudkan kemandirian ekonomi nasional, Kadin Bali akan melakukan pemetaan terhadap hambatan dan tantangan pencapaian sasaran tersebut. ‘’Kami juga secara intensif memberikan masukan kepada pemerintah, dalam rangka percepatan pembangunan daerah Bali serta membangun perekonomian yang bermanfaat bagi dunia usaha dan pengusaha Bali,’’ jelasnya. Ia menjelaskan, rapim kali ini akan dihadiri sejumlah pembicara, di antaranya Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Kadin Indonesia, Ketua Dewan Pakar Kadin Bali dan Dewan Pertimbangan Kadin Bali. Terkait dengan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, Alit Wiraputra berharap sudah saatnya pelaku usaha Bali diberikan peluang yang lebih. Putra daerah Bali harus diberdayakan di Bali dalam mengelola
tawaran investasi, termasuk dalam mengerjakan proyek-proyek yang didanai APBD maupun APBN. Pelibatan putra daerah dalam peluang kerja dan usaha ini secara tak langsung akan menjadi kekuatan bagi penduduk Bali dalam mengawal budayanya. ‘’Selama ini pelaku usaha Bali telah tersisih di semua sektor. Pelaku usaha Bali harus bangkit dengan meningkatkan daya saing, termasuk bersinergi dalam permodalan usaha,’’ ujarnya. Selebihnya, katanya, regulasi yang memberikan ruang kepada pengusaha lokal terakomodasi dalam berbagai proyek-proyek pemerintah hendaknya dirumuskan dan menjadi komitmen semua pihak. Politisi dan birokrat hendaknya memfasilitasi hal ini. ‘’ Pengusaha harus bangkit dan bergerak dalam merebut peluang usaha yang ada. Daya kreatif dan meningkatkan daya saing harus dibangun,’’ sarannya. Terkait dengan pengembangan permodalan usaha, ia memandang perlu dibentuknya konsorsium. Permodalan dengan dana bersama ini akan menjadi salah satu kekuatan pengusaha Bali, mengingat selama ini pengusaha Bali
tersisih karena lemah dari sisi permodalan. ‘’Saya selalu mendorong terbentuknya konsorsium pelaku usaha di Bali. Ini akan menjadi salah satu solusi untuk bersaing merebut peluang kerja yang lokasi dan investasinya berlokasi di Bali,’’ ujarnya. (dir)
A.A. Ngurah Alit Wiraputra, S.H., M.H.
Senin Kliwon, 15 Mei 2017
BADUNG
3
DLHK Didesak Tindak Tegas Pelaku Pencemaran Lingkungan Mangupura (Bali Post) –
Permasalahan limbah yang mengalir dari saluran drainase di Jalan Gelora Samudra, Kuta belum tertangani. Padahal, kasus pencemaran limbah cair itu sudah mencuat sejak dua tahun lalu. Meskipun Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung sudah beberapa kali turun ke lapangan, namun hal tersebut belum bisa menyelesaikan masalah. Oleh karena itu, DLHK didesak untuk menindak tegas para pelaku pencemaran lingkungan, Dari pantauan Minggu (14/5) kemarin, cairan berwarna putih pekat masih mengalir dari gorong-gorong drainase. Namun, kemunculan cairan tersebut hanya saat-saat tertentu saja. Ketua LPM Kuta Gusti Agung Made Agung ternyata sudah mengetahui permasalahan tersebut. Ia mengaku menerima laporan tersebut dari masyarakat dan wisatawan yang mempertanyakan hal tersebut. Jika hal itu terus dibiarkan, pihaknya khawatir citra Kuta akan ternoda dan dicap sebagai destinasi wisata yang tidak peduli lingkungan. Sebab, selain mencemari sungai hal tersebut secara langsung juga merusak lingkungan yang ada di sekitarnya. Untuk itu, Agung mendesak instansi terkait secepatnya menyelesaikan permasalahan tersebut hingga tuntas. Apalagi kasus pencemaran limbah
Bali Post/kmb23
MENGALIR - Limbah cair berwarna putih pekat yang mengalir dari saluran drainase di Jalan Gelora Samudra, Kuta.
itu sudah berlangsung selama bertahun-tahun. “Kami berharap saluran itu dicek secara total, sehingga jelas dari mana sumbernya. Setelah saluran itu ditutup, kami harap pelaku pencemaran lingkungan dikenakan sanksi yang tegas dan dibuatkan surat pernyataan tertulis,” ujarnya. Agung menegaskan, masalah kebersihan dan lingkungan merupakan salah satu fokus program yang digalakkan LPM Kuta saat ini. Untuk itu, ia meminta sinergi dari dinas terkait untuk mendukung program tersebut. Saat bulan bhakti gotong royong LPM Kuta, permasalahan limbah tersebut juga akan diatensi pihaknya dengan melakukan pengecekan dan penekanan pentingnya menjaga lingkungan. Terlebih, Kuta adalah salah satu destinasi wisata di Bali, tentu hal tersebut harus terjaga dengan baik. “Kami harap dinas terkait segera turun melakukan pendataan, supaya tidak saling mendugaduga. Tapi ada atau tidaknya dinas turun, kami nanti juga akan turun saat bulan bhakti gotong royong,” tegasnya. (kmb23)
Perayaan 100 Tahun Penampakan Bunda Maria di Fatima di Seminari Roh Kudus Tuka
Pertahankan Toleransi dan ”Manyama Braya”, Bupati Berikan Bantuan Hibah Rp 1 Miliar SEMANGAT toleransi, pluralisme dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sangat terasa pada Misa Syukur Ramah Tamah Seminari Roh Kudus Tuka Paroki Tri Tunggal Maha Kudus Tuka dan Perayaan 100 Tahun Penampakan Bunda Maria di Fatima di Seminari Roh Kudus Tuka, Desa Dalung, Sabtu (13/5). Kegiatan ini dihadiri anggota Komisi X DPRRI Dr. Ir. Wayan, Koster, M.M., Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa dan Anggota DPRD Badung I Wayan Sandra. Pada misa yang diikuti
sekitar seribu umat Katolik se-Kabupaten Badung dan juga dihadiri sejumlah pastor ini dipimpin Uskup Denpasar Monsignur Silverster San. Pesan-pesan tentang persatuan kesatuan, toleransi antarumat beragama dalam kerangka NKRI disampaikan Wayan Koster saat memberikan kata sambutan. Menurut Koster, bangsa ini sedang dalam ujian mengingat ada upaya pihak-pihak tertentu untuk mengubah ideologi bangsa. “Kita harus memupuk rasa persaudaraan di tengahtengah kehidupan berbangsa dan bernegara, dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika,” kata Koster. Menurutnya, semua agama
memberikan ajaran kebaikan kepada umatnya. Pihaknya yakin semua agama di Bali memiliki komitmen bersama menjaga toleransi dan menghormati keberagaman. “Bali adalah miniatur Indonesia, semua agama, suku, etnis ada di sini. Kita selalu hidup rukun, berdampingan dengan penuh rasa kekeluargaan,” tegasnya. Ia mengungkapkan, tak satupun negara di dunia ini akan maju dan sejahtera, bila belum tuntas melaksanakan ideologinya. Pada kesempatan berikutnya, Bupati Giri Prasta dalam sambutannya mengatakan, konsep manyama braya antara pemeluk agama di Bali patut diapresiasi dan diper-
tahankan. Dirinya mengajak umat Kristen di Kabupaten Badung menjadi contoh semangat toleransi dan kekeluargaan antara pemeluk agama. Terkait Seminari, Bupati Giri Prasta juga memberikan dukungan dan apresiasi. “Seminari adalah tempat mendidik dan menggembleng calon-calon pastur, tentu kami pemerintah akan siap memberikan dukungan,” katanya. Sementara itu, Uskup Denpasar Monsignur Silverster San menyatakan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Bupati Badung beserta jajarannya dan atas perhatian berupa bantuan dana yang diberikan untuk pembangunan Seminari Tuka.
SOSOK
Diberdayakan sebagai Pecalang WARGA yang sudah bertahun-tahun tergabung dalam Satgas Linmas Kelurahan Legian, kini mulai diberdayakan oleh Desa Adat Legian. Atas dasar pararem dan keputusan rapat, warga tersebut diberikan status baru, yakni sebagai Pecalang Panrepti Batu Purba Desa Adat Legian. Hal tersebut, salah satunya didasari atas pertimbangan peningkatan kesejahteraan bagi para anggota Satgas Limas itu sendiri. Selain juga dikaitkan dengan kebutuhan penjagaan keamanan dan kenyamanan wilayah Legian selama 24 jam. “Satgas Linmas di Legian ini sangat aktif. Mereka sudah sangat mengenal wilayah dan mendapat pendidikan dan pelatihan. Namun sayang, karena ketiadaan aturan yang membolehkan mereka yang berada di bawah kelurahan malah tidak bisa diberi nafkah bulanan. Karena itulah mereka kami berdayakan pula sebagai Pecalang Panrepti,” ujar Bendesa Adat Legian IGN Sudiarsa, belum lama ini. Pemberdayaan tersebut, katanya, adalah sebuah langkah penyelamatan terhadap suatu hal yang sudah dianggap baik. Ditegaskan, Satgas Linmas selama ini merupakan garda terdepan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan wilayah desa adat maupun kelurahan. “Jadi, warga yang menjadi anggota Satgas Linmas di Legian, kini memiliki dua baju. Sehari-hari menggunakan baju Pecalang Panrepti dan sewaktu-waktu menggunakan baju Satgas Linmas,” katanya. (edi)
Bali Post/wan
Bali Post/edi
MENABURKAN PUPUK - Seorang petani menaburkan pupuk pada tanaman kangkung yang baru tumbuh agar tumbuh subur di lokasi lahan pertaniannya di kawasan jalur hijau Anggungan, Lukluk, Mengwi.
Uskup juga menyampaikan terima kasih kepada Anggota Komisi X DPR-RI Wayan Koster yang telah memberikan pesan moral yang sangat baik tentang pluralisme dan toleransi antara umat beragama. Pada kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp 1 miliar untuk proyek renovasi asrama SMP Seminari Tuka. Bupati bersama rombongan didampingi Rektor Seminari Roh Kudus RD. Nubert Hadi Setiawan dan Ketua Alumni Seminari Tuka Yoseph Yulius Diaz menyempatkan diri meninjau proyek bangunan asrama yang masih dalam proses pengerjaan. (ad1194)
MENYERAHKAN BANTUAN - Disaksikan anggota Komisi X DPR-RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. dan Uskup Denpasar Monsignur Silverster San, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp 1 miliar kepada Seminari Roh Kudus Tuka.
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
HMJ Akuntansi Poltek Bali Gelar Olimpiade dan Lomba Akuntansi
HIMPUNAN Mahasiswa Jurusan (HMJ) Akuntansi Politeknik Negeri Bali atau Poltek Bali menggelar Olimpiade Akuntansi XVIII SMA/SMK se-Indonesia dan Lomba Akuntansi VII Universitas se-Indonesia, Sabtu (13/5) lalu. Bertempat di Gedung Widia Padma kampus setempat, kegiatan ini diikuti 252 orang yang terdiri atas 178 peserta Olimpiade Akuntansi dari 80 SMA/ SMK dan 74 peserta Lomba Akuntansi dari 24 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Direktur Poltek Bali Ir. Made Mudhina, M.T. pada kesempatan tersebut menyampaikan, kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini dalam rangka menjalankan mandat Poltek Bali untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, sampai saat ini kualitas SDM Indonesia masih kalah saing dengan negara lain. Ke depan menjadi tugas bersama
bagaimana memberdayakan sumber daya alam melalui peningkatan kualitas SDM. Dengan demikian, daya saing bangsa terus meningkat dari tahun ke tahun. ‘’Kita tentu harus melakukan upaya yang sangat serius dalam meningkatkan sumber daya manusia. Tidak hanya kompetensi akuntansi, namun juga kompetensi di bidang lain,’’ ujar Mudhina. Ketua Jurusan Akuntansi Poltek Bali I Made Sedana Yasa, S.E., M.MA., Ak. menambahkan, lomba ini merupakan HMJ unggulan di Poltek Bali, karena kegiatan olimpiade sudah dilaksanakan 18 kali yang pesertanya dari tahun ke tahun terus meningkat. Untuk menjaga fair play dalam penilaian, dosen pendamping dari luar Poltek Bali juga dilibatkan sebagai juri. Dijelaskannya, peserta Olimpiade Akuntansi yang berhasil masuk tiga besar terbaik nantinya langsung diterima menjadi mahasiswa
SERAHKAN PIALA - Pudir III Poltek Bali Bidang Kemahasiswaan Ir. I Wayan Temaja, M.T. (kiri) menyerahkan piala juara umum kepada ikon sekolah unggulan Provinsi Bali, SMA Bali Mandara.
baru Poltek Bali. Lomba akuntansi pada intinya untuk meningkatkan silaturahmi seluruh universitas dan politeknik di seluruh Indonesia. ‘’Selain silaturahmi, juga untuk meningkatkan kompetensi, karena nantinya lomba ini akan ditindaklanjuti ke lomba tingkat nasional di bawah Kementerian Ristek Dikti,’’ ungkap Sedana Yasa. Kabid Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Provinsi Bali Komang Mertadana mewakili Gubernur Bali menyampaikan apresiasi kepada Poltek Bali atas terselenggaranya acara ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas SDM khususnya mahasiswa jurusan akuntansi. Acara seperti ini diharapkan dibarengi kinerja para guru dan dosen dalam meningkatkan kompetensi keahliannya. Dengan semakin meningkatnya kualitas SDM, maka akan mengurangi pengangguran lulusan Poltek. Pada Olimpiade Akuntansi tingkat SMA, juara satu diraih Ni Nyoman Sekarini dari SMA Bali Mandara, juara dua Syaiful Amri Ahambali (MAN Negara) dan juara tiga Ni Putu Alika Mahayani (SMAN 3 Denpasar). Olimpiade Akuntansi Tingkat SMK dimenangkan Ni Luh Mayun Widi Antari (SMKN 1 Mas, Ubud) sebagai juara pertama, disusul Putu Radita Mulya Putri (SMKN 2 Denpasar) di peringkat kedua dan Ni Luh Sri Utami Wulandari (SMKN 2 Denpasar) di posisi ketiga. Lomba Akuntansi dijuarai Aldi Adrian dari Universitas Tarumanagara, juara kedua Honggo Tandoyo (Universitas Khatolik Widya Mandala) dan juara ketiga Leonardo Hadi (Universitas Tarumanagara). Tampil sebagai juara umum adalah SMA Bali Mandara. (ad1201)
Dari Gebyar SMK Dwijendra Denpasar
Senin Kliwon, 15 Mei 2017
Serahkan Piala LKBB di GOR Ngurah Rai
Wedakarna Minta Gubernur Anggarkan Kegiatan PPI
BERSAMA PANITIA - Senator Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (berdiri tengah) bersama Panitia LKBB Purna Paskibraka menjelang penutupan acara. PERAN pemuda di Bali hingga hingga kini menjadi pejabat negara saat ini masih dianggap sebelah RI, saya belum menemukan ada mata oleh sejumlah tokoh pemer- gubernur dan bupati/wali kota di intahan di Bali. Hal ini bisa dilihat Bali yang pro dan maksimal terhadap dari perhatian pemerintah provinsi gerakan anak muda. Seakan–akan dan kabupaten/kota terhadap kaum apa pun kegiatan anak muda adalah mudanya. Banyak organisasi di Bali ajang persaingan untuk para politisi yang pontang-panting ke sana-ke tua. Ini disebut sebagai mandeknya sini mencari sumbangan dan donasi kaderisasi. Kemarin saya tanya untuk bisa menjalankan program apakah sudah dianggarkan oleh idealismenya yang dianggap sebagai Pemerintah Provinsi Bali dan kabutindakan tidak patut oleh guru wisesa paten/kota khususnya lewat Dinas (pemerintah) yang seharusnya men- Pendidikan Pemuda dan Olahraga, gayomi seluruh unsur kepemudaan. ternyata jawabannya tidak ada Hal ini diungkapkan Senator kontribusi. Apa susahnya pemimpin DPD-RI Bidang Pemuda dan Olah- di Bali menganggarkan dana untuk raga Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya mendukung organisasi ini? Apalagi Wedakarna MWS III saat hadir saya sudah periksa bahwa organisasi di sela-sela kegiatan Lomba Ket- ini resmi yang berasal dari alumni erampilan Baris-berbaris (LKBB) pengibar bendera pusaka, kelengkayang diadakan organisasi Purna pannya legal, standing-nya lengkap Paskibraka Indonesia (PPI) Provinsi dan organisasinya rapi. Ini harus Bali di GOR Ngurah Rai, Denpasar. segera ditindaklanjuti agar ke depan Sebelumnya Panitia PPI Bali men- organisasi pemuda seperti ini diayomi gadakan audiensi ke hadapan Gusti dan dibantu. Bali perlu pemimpin Wedakarna di Perpustakaan Agung yang bisa mengayomi kaum muda,’’ Bung Karno di Niti Mandala Renon. ungkap Gusti Wedakarna. ‘’Sejak menjadi aktivis mahasiswa Ia menyayangkan para birokrat
di Bali termasuk pemerintah kabupaten/kota masih setengah hati memberdayakan anak muda sebagai calon pemimpin. ‘’Orangtua harus sadar, bahwa mereka akan pensiun, akan purnatugas dan mati. Jika kaderisasi pemuda tidak dilakukan sekarang juga, lalu kapan kita bisa memberikan estafet kepemimpinan pada yang muda. Ini menjadi acuan kita ke depan dalam menjaga Bali. Seharusnya anak–anak di organisasi kepemudaan fokus pada karakter, program dan persaingan global, tetapi yang terjadi hampir semua pengurus organisasi kepemudaan bertindak sebagai agen penyalur proposal, sibuk audiensi hanya untuk mencari dana dan sumbangan. Ini tidak baik,’’ jelasnya. Menurutnya, Bali mempunyai uang hampir Rp 6 triliun lewat APBN, masak memberikan anggaran cuma Rp 100 juta saja tidak mampu? DPRD provinsi dan kabupaten/kota harus mendukung. Jangan anakanak muda cuma dimanfaatkan saat menjelang pemilu, tetapi setelahnya dilupakan. ‘’Saya minta pada 2018 dianggarkan dana rakyat untuk organisasi PPI. Nanti saya akan rapatkan resmi di Kantor DPD,’’ tegasnya. Dr. Wedakarna juga menerima aspirasi tentang tidak adanya kegiatan pengibaran bendera pada 17 Agustus di Denpasar. Informasi dari PPI, ada SKB dari Pemprov dan Pemkot Denpasar terkait tidak adanya kegiatan dimaksud. ‘’Inti dari pengibaran bendera pada 17 Agustus adalah tentang kaderisasi dan proses kebangsaan, bukan alasan teknis efisiensi dan kemalasan pemerintah mengadakan upacara. Kita harap pemkot mengadakan upacara proklamasi di kota, jangan digabung dengan provinsi,’’ ujar President The Sukarno Center ini. (ad1198)
’’Meet and Greet Customer 2017’’ BPR Kanti
Menjadi SMK yang Benar-benar SMK Undian Perdana Tabungan ArisanKU Berhadiah Toyota Agya
SETIAP bulan Mei, SMK Dwijendra Denpasar memiliki event rutin tahunan Gebyar SMK Dwijendra Denpasar. Gebyar SMK Dwijendra 2017 berlangsung meriah, Sabtu (13/5), dibuka Sekretaris Yayasan Dwijendra Denpasar Ir. Wayan Abdi Negara, M.Si. di Lapangan SMK Dwijendra, Jalan Suradipa, Peguyangan. Gebyar SMK Dwijendra Denpasar diisi jalan sehat dan lomba lagu pop Bali melibatkan siswa SMP seKota Denpasar, Badung dan Gianyar. Agenda ini dikelola penuh oleh OSIS SMK Dwijendra. Ketua OSIS SMK Dwijendra Denpasar, Dewi Indah, mengatakan Gebyar SMK Dwijendra juga diisi pameran kompetensi siswa untuk program keahlian Akuntansi, Akomodasi Perhotelan (APH) serta Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). OSIS terlibat penuh mengelola ajang bergengsi ini untuk memberi pengalaman bagi anggotanya mengelola sebuah event organizer mulai perencanaan melakoni sendiri. Lomba menyanyi diikuti banyak peserta dan menjadi hiburan bagi masyarakat sekitar sekolah. Kepala SMK Dwijendra Denpasar I Ketut Widia, M.Si. mengatakan tujuan Gebyar SMK Dwijendra selain untuk menanamkan disiplin dan berorganisasi, juga untuk memperkenalkan kampus baru SMK Dwijendra di Jalan Suradipa, Peguyangan, Denpasar Utara, bagi siswa SLTP dan masyarakat sekitar Peguyangan. Makanya para juara disiapkan kursi gratis di SMK Dwijendra Denpasar. Ia menilai respons masyarakat terhadap SMK Dwijendra Denpasar sangat positif. Ini terbukti lulusan SLTP di Peguyangan dan sekitarnya menentukan pilihan pertama di SMK Dwijendra jika tak mendapat sekolah negeri. Yang membanggakan, tahun
ini siswa SMK Dwijendra mengukir prestasi anyar di akademis, yakni meraih predikat sekolah dengan nilai rata-rata Ujian Nasional (UN) terbaik kelima di Bali. Ini juga berkat kerja keras Ketut Widia bersama jajarannya untuk terus berinovasi menjadikan SMK Dwijendra Denpasar benar-benar SMK, yakni memiliki lab lengkap dan siap kerja di lapangan. Ketut Widia didampingi Wakasek Kurikulum IA Paramita Mahasari, S.E., Wakasek Kesiswaan dan Hubungan Industri Diesinta Yati Ciptaning, S.S., M.Hum. dan Wakasek Sarpras I Wayan Sumardika menyatakan SMK Dwijendra kini memiliki lab bank mini, lab hotel serta berbagai hasil karya programmer dan jaringan komputer. Wayan Abdi Negara memberi apresiasi positif Gebyar SMK Dwijendra diisi lomba yang memperkuat pendidikan karakter. Ajang ini berdampak ganda, yakni menguji pembinaan sekolah di bidang lagu pop Bali dan sebagai promosi untuk kampus baru SMK Dwijendra. Yayasan terus
mendukung penyiapan SDM guru berkualitas, sarana lab yang memadai dan membuat suasana belajar yang nyaman. Sebab, mengelola SMK jauh lebih berat karena inti dari PBnya 70 persen adalah praktik dan memerlukan lab yang lengkap. Menurutnya, semua itu sudah dipenuhi oleh SMK Dwijendra Denpasar sehingga wajar menjadi SMK yang benar-benar SMK. Hal ini didukung oleh penanaman disiplin siswa dan pendidikan karakter. Selain itu, yayasan memberi keringanan uang gedung bagi masyarakat sekitar Peguyangan yang menentukan pilihan di sekolah ini. Kasek I Ketut Widia menambahkan, tahun ini SMK Dwijendra menerima enam kelas siswa baru, tiga kelas jurusan Akuntansi (Ak), tiga kelas Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dan Akomodasi Perhotelan (APH). Biaya SPP tahun ini tak naik dan semua siswa masuk pagi. Pendaftaran calon siswa baru dimulai 1 Mei hingga Juni 2017. (ad1203)
GEBYAR - Sekretaris Yayasan Dwijendra Wayan Abdi Negara bersama Kasek Ketut Widia dan Ketua OSIS Dewi Indah saat Gebyar SMK Dwijendra.
LPA Perkenalkan ’’Platform’’ Manajemen Inklusi Keuangan
PERUSAHAAN Luxury Promotion Alliance (LPA), sebuah perusahaan multinasional, Sabtu (13/5) memperkenalkan model inklusi keuangan menggunakan mata uang digital di hadapan sejumlah investor. Kegiatan yang berlangsung di Nusa Dua, Badung, Bali ini berupaya menyosialisasikan penggunaan mata uang digital ke masyarakat. Menurut Corporation Chief Executive Officer LPA Brandon Patrick, tren penggunaan mata uang digital di dunia terus meningkat. Hal ini dipicu oleh perubahan tata cara transaksi pembayaran. ‘’Ada banyak
kelebihan yang dirasakan konsumen ketika menggunakan uang digital. Penggunaannya lebih efisien, tidak tersentralisasi dan tidak dikontrol pemerintahan mana pun. Tingkat keamanannya lebih tinggi daripada mata uang kartal yang beredar sekarang ini,’’ katanya. Seperti juga mata uang negaranegara di dunia, jenis mata uang digital jumlahnya sangat banyak. Salah satu yang paling familiar dan memiliki nilai paling tinggi adalah Bitcoin. Oleh karena tingkat keunggulan mata uang digital lebih besar uang kartal, sejumlah negara seperti
Bali Post/eka
LPA - Chief Consultant Corporation Strategy Committee Mr. Steven Baster memberikan sambutan saat memperkenalkan model inklusi keuangan menggunakan mata uang digital oleh LPA di Nusa Dua, Badung.
Rusia, Tiongkok, Jepang, Swedia dan India mulai merencanakan pembuatan mata uang virtual. Amerika Serikat bahkan telah mengesahkan penggunaan mata uang digital dalam transaksi di ribuan merchant. Menurut Brandon, Indonesia menjadi salah satu target pengembangan mata uang digital. Sebab, Indonesia memiliki penduduk terbanyak ketiga di dunia, sehingga pasarnya besar. Perkembangan mata uang digital mendorong terciptanya investasi di produk keuangan dan jenis baru. Penggunaan uang digital juga bisa meningkatkan partisipasi masyarakat yang memiliki uang dalam jumlah sedikit untuk berinvestasi di produk keuangan. ‘’Platform Manajemen LPA Financial Inclusion memiliki produk belanja mewah melalui MachStar Mall, investasi produk keuangan luar negeri, investasi real estate di luar negeri, perencanaan keuangan dan rencana kerja sama bisnis lainnya di masa depan,’’ jelas Brandon. LPA saat ini mengelola kantor operasionalnya di Malaysia. Di produk keuangan, perusahaan ini juga melayani jasa perdagangan mata uang virtual. LPA juga menyediakan berbagai jenis mata uang virtual mulai dari Bitcoin, Litecoin, Quark, zetacoin, BBQ koin, Redcoin, Primecoin dan sebagainya. Tercatat lebih dari seribu jenis mata uang virtual yang saat ini beredar. Popularitasnya menunjukkan tren kenaikan karena permintaan yang terus meningkat. (eka/k250 )
BPR Kanti menggelar event Meet and Greet Customer 2017 di Hongkong Garden, Kesiman, Denpasar, Sabtu (13/5). Saat bersamaan dilakukan pengundian perdana Tabungan ArisanKU dengan hadiah utama mobil Toyota Agya. Hanya dengan setoran Rp 1 juta, para nasabah mendapat undian hadiah tabungan ArisanKU. Meet and Greet merupakan acara perdana BPR Kanti sebagai ajang silaturahmi untuk mendekatkan diri dengan satu sama lain. ‘’Harapan kami, acara ini bisa dilaksanakan secara kontinu setiap tahun. Pada acara ini juga merupakan kesempatan kami menyampaikan laporan pertumbuhan BPR Kanti,’’ kata Made Arya Amitaba, Direktur Utama BPR Kanti. BPR Kanti didirikan di Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati, Gianyar, 28 tahun silam dengan nama PT BPR Sukawati Pancakanti. Dalam perjalanan, Arya sebagai generasi kedua baru menemukan makna Kanti. BPR Panca Kanti berarti lima sahabat, sehingga tahun 2008, BPR Sukawati Panca Kanti berubah nama menjadi BPR Kanti. Dalam situasi ekonomi yang melambat, BPR Kanti dapat tumbuh. Tahun 2016, BPR Kanti berhasil menyalurkan kredit Rp 256 miliar atau tumbuh 23 persen. Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh 30 persen, yaitu Rp 119 miliar berhasil terkumpul. Aset BPR Kanti mengalami pertumbuhan 29 persen, yaitu Rp 311 miliar dan laba yang berhasil diperoleh Rp 7,8 miliar. Dalam perjalanan bisnis, BPR
Kanti tidak terlepas dari dukungan masyarakat. Maka dari itu, kesuksesan yang diraih BPR Kanti dikembalikan kembali ke masyarakat dalam bentuk CSR. BPR Kanti memberikan 500 bibit kelapa daksina kepada pekaseh di Pura Erjeruk, Gianyar, bantuan CSR untuk pinandita, pembinaan kepada sekaa gong anak-anak, dan CSR bantuan beasiswa untuk pendidikan. Kepala OJK Wilayah VIII, Bali dan Nusa Tenggara, Zulmi, dalam sambutannya menyampaikan, pembangunan di Indonesia tidak bisa hanya dilakukan pemerintah karena pemerintah memiliki anggaran yang terbatas. Salah satu peran yang bisa diambil dalam pembangunan ekonomi adalah melalui pemban-
SERIBUAN anak memadati Gedung Wanita Nari Graha, Renon, Denpasar, Minggu (14/5) kemarin. Mereka mengikuti Lomba Mewarnai Nasional Pascola yang mengangkat tema ‘’Ceria Warna Nusantara’’. Pascola merupakan oil pastel pertama yang diproduksi di Indonesia oleh PT Standardpen Industries. ‘’Lomba ini diadakan di 16 kota. Bali ini kota kedelapan dan tema kita adalah ‘Ceria Warna Nusantara’. Tema ini dipilih mewakili produk kita yang asli Indonesia tentunya. Jadi, di sini kita mengajak anak-anak selain mengembangkan kreativitas juga belajar
tentang budaya di Indonesia,’’ ujar PR dan Marketing PT Standardpen Industries, Shara Christanti, di sela-sela acara. Shara menambahkan, peserta yang merupakan anak-anak usia TK mewarnai simbol-simbol dari tiga provinsi, yakni Pulau Jawa, Pulau Bali dan Pulau Sumatera. Lomba mewarnai di Bali kebetulan mendapat konten gambar mengenai Pulau Bali. Alat mewarna wajib menggunakan oil pastel merek Pascola yang kaya warna dan ramah pada kulit anak. Sebab, oil pastel bebas bahan berbahaya, mengandung bahan pewarna makanan (foodgrade) dan telah
gunan usaha-usaha dan wirausaha produktif yang dapat dibantu lewat pembiayaan oleh bank. Sumber pembiayaan untuk pembangunan dapat disalurkan oleh bank berdasarkan hasil simpanan masyarakat, baik dalam bentuk tabungan maupun deposito. ‘’Kami mengapreasi keberadaan bank khususnya BPR Kanti,’’ ujarnya. Pada tahun 2016, perbankan di Bali tumbuh 8-9 persen. Dalam kondisi ekonomi yang melambat, BPR Kanti mampu tumbuh jauh di atas perbankan di Bali. Pertumbuhannya tidak terlepas dari peran masyarakat. Artinya, dalam melayani masyarakat, BPR Kanti dapat memberikan pelayanan terbaik sehingga kepercayaan masyarakat semakin meningkat. (ad1196)
PENANDATANGANAN MOU - Sekda Provinsi Bali CN Pemayun, Komisi XI DPR-RI A.A. Wirajaya dan Prof. Windia, S.H. saat penandatanganan MoU BPR Kanti dengan koperasi.
Seribuan Anak Ikuti Lomba Mewarnai Nasional Pascola
Bali Post/kmb32
LOMBA MEWARNAI - Suasana lomba mewarnai nasional Pascola ‘’Ceria Warna Nusantara’’ yang diikuti seribuan anak usia Taman Kanak-kanak di Gedung Wanita Nari Graha, Renon, Denpasar.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
diuji secara klinis oleh Balai Besar Kimia dan Kemasan (BBKK) Departemen Perindustrian. ‘’Apa sih yang menarik? Selain anak-anak harus berkompetisi, melatih kepercayaan diri dan melatih kreativitas. Nah, di sini yang diperebutkan adalah hadiah utama paket liburan keluarga ke Bali. Pada umumnya lomba nasional itu antarkota diadu lagi, hanya satu yang berangkat. Tapi kalau kita tidak. Satu kota, satu pemenang utama, satu keluarga (pemenang dan dua pendamping) berangkat. Jadi, ada 16 keluarga yang akan berangkat,’’ paparnya. Menurut Shara, digelarnya lomba mewarnai nasional ini juga sebagai bentuk kepedulian PT Standardpen Industries terhadap anak-anak di era digital. Pihaknya prihatin karena dunia digital sebetulnya tidak sesuai dengan anak-anak. Lomba mewarnai ini menjadi semacam wadah agar anak-anak mempunyai tempat untuk berkreativitas. ‘’Kreativitas itu tidak hanya untuk seni. Melatih motorik juga ya, melatih kepercayaan diri juga ya, melatih jiwa kompetisi dari kecil juga ya. Jadi, kita benar-benar mau anak-anak Indonesia berkembang dari kecil,’’ tandasnya. Lomba mewarnai ‘’Ceria Warna Nusantara’’ digelar sepanjang April hingga Agustus di 16 kota di 13 provinsi, yaitu Semarang, Malang, Bali, Tasikmalaya, Surabaya, Jakarta, Tangerang, Yogyakarta, Bandung, Lampung, Medan, Padang, Balikpapan, Samarinda, Makassar dan Batam. (kmb32/k250)
DAERAH
Senin Kliwon, 15 Mei 2017
PDI-P dan Hanura Tabanan Gelar Komunikasi Politik Berkomitmen Bersama Bangun Tabanan
PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) DPC Tabanan menggelar komunikasi politik di Rumah Makan Sawira, Dangin Carik, Tabanan, Minggu (14/5) kemarin. Silaturahmi politik kedua partai yang sempat berseberangan saat Pilkada Tabanan 2015 lalu ini berlangsung penuh kekeluargaan. Dari pihak PDI-P hadir Ketua DPC PDI-P Tabanan I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. didampingi sekretaris, bendahara, para pengurus serta para petugas partai yang duduk sebagai anggota DPRD Tabanan dan anggota DPRD Provinsi Bali. Sementara dari Partai Hanura datang Ketua DPC Partai Hanura Tabanan I Ketut Yoga Bagiasmara didampingi jajaran pengurus serta pengurus DPD Partai Hanura Bali yang juga Korcab Partai Hanura Tabanan I Ketut Teja. Mengawali digelarnya komunikasi politik tersebut, pihak PDI-P selaku inisitor melalui Ketua DPC PDI-P Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengatakan, komunikasi politik ini berawal dari arahan Ketua DPD PDI-P Bali Dr. Ir. I Wayan Koster dan arahan DPP PDIP. Adapun arahan tersebut
tiada lain perlunya dilakukan komunikasi politik oleh PDI-P dengan parpol di Tabanan. Sanjaya menambahkan, DPD PDI-P Bali dan DPP PDIP melihat Tabanan sebagai barometer perpolitikan di Bali. Selain itu, sering perpolitikan di Tabanan menjadi contoh di tingkat pusat, baik contoh dari kalangan birokrasi maupun dijadikan contoh oleh kalangan akademisi. ‘’Sebagai partai modern, PDI-P senantiasa memberikan tontonan politik yang menghibur masyarakat. Salah satunya dengan membangun komunikasi dan harmonisasi antar-parpol,’’ ungkapnya. Sementara itu, Ketua DPC Partai Hanura Tabanan I Ketut Yoga Bagiasmara menyambut sangat baik komunikasi politik yang digagas PDI-P. Ia berharap komunikasi politik ini mampu dijaga secara berkelanjutan dengan tujuan bersama-sama mewujudkan dunia perpolitikan yang demokratis serta menjaga harmonisasi dalam kebersamaan membangun Tabanan. ‘’Kami berharap komunikasi politik ini dapat berlanjut karena hal ini akan mampu memberikan nuansa yang indah bagi masyarakat terhadap dunia perpolitikan. Harus kita akui
warna perpolitikan yang terjadi selama ini membuat masyarakat jenuh. Komunikasi politik antara Hanura dan PDI-P Tabanan ini akan membawa masyarakat keluar dari kejenuhan,’’ ujarnya. Dalam sesi diskusi, jajaran pengurus DPC PDI-P dan DPC Partai Hanura Tabanan samasama menyambut baik komunikasi politik ini. Bahkan, beberapa usulan tentang perlunya dibangun koaliasi permanen juga bermunculan. Salah satunya dilontarkan oleh pengurus DPD Partai Hanura yang juga Korcab Hanuara Tabanan I Ketut Teja. Dari hasil pantauan, komunikasi antardua parpol tersebut belum mengarah pada adanya kesepakatan tertentu. Termasuk belum adanya pembahasan mengenai koalisi terkait perhelatan politik pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bali yang akan berlangsung tahun depan. ‘’Ini baru pertemuan awal. Kami ke depannya akan semakin memperkuat komunikasi dengan Partai Hanura dan parpol lainnya,’’ tegas Sanjaya. Yang jelas, Sanjaya dan Yoga Bagiasmara beserta jajaran pengurus kedua partai sepakat dan berkomitmen selalu bersama-sama berkarya yang terbaik untuk membangun Tabanan. (ad1197)
FOTO BERSAMA - Jajaran PDI-P Tabanan dan Partai Hanura Tabanan berfoto bersama usai melakukan komunikasi politik.
Beberapa Area Lahan RSUP Sanglah Jadi Jalan Kota
Denpasar (Bali Post) Beberapa area RSUP Sanglah, Denpasar, telah dijadikan ruas-ruas jalan kota, sehingga akses menuju rumar sakit terbesar di Bali ini menjadi krodit. Area RSUP Sanglah meliputi sebagian Jalan Pulau Buton, Jalan Lombok, Jalan Timor, Jalan Nusa Tenggara, Jalan Bali Utara, Jalan Kesehatan Utara, Jalan Kesehatan Selatan dan Jalan Bali Selatan. Jalan Pulau Bali kerap dilalui kendaraan umum yang tidak menuju rumah sakit, padahal sudah dipasang tanda dilarang belok kiri kecuali ke RS. ‘’Itu masuk jalan lingkar yang ada dalam sertifikat RSUP Sanglah yang dulu dibuat Presiden Soekarno sebagai akses RS,’’ kata
Dra. Nining Setyawati, Direktur Umum dan Operasional RSUP Sanglah, beberapa hari lalu. Kenyataannya sekarang, banyak masyarakat yang melanggar, yaitu melewati Jalan Pulau Bali menuju ke Jalan Diponegoro. Pengendara biasanya menghindari traffic light yang ada di ujung Jalan Pulau Buton dengan melewati Jalan Pulau Bali. Dalam perkembangannya, untuk menghubungkan Jalan Diponegoro dan Teuku Umar, maka Jalan Pulau Lombok dibuat sebagai jalur umum. ‘’Jadi, lahan itu aset RS, tapi karena Kota Denpasar memberikan sumbangan berupa aspal, sehingga jalan itu ditetapkan sebagai ruas-ruas jalan kota,’’ ujarnya.
Selain itu, ruas jalan Pulau Bali juga kerap dijadikan tempat angkutan dan pedagang acung. Area jalan Pulau Bali juga dipakai tempat parkir oleh kampus di sekitarnya. Untuk itu, Dinas Perhubungan akan membantu dalam menata angkutan dan parkir tersebut. Saat RSUP Sanglah rapat dengan Dinas Perhubungan, diusulkan agar waktu lampu merah diperpendek dan lampu hijau diperpanjang, sehingga Jalan Pulau Buton menuju Jalan Diponegoro atau Sesetan lebih cepat. Ketika itu, RSUP Sanglah juga ditegur Dinas Perhubungan karena membangun tidak pernah menganalisis dampak lingkungan, yaitu lalu lintasnya. (kmb42)
Mangupura (Bali Post) – Polsek Kuta Utara mengungkap kasus pencurian di Vila Jos Ken, Jalan Nelayan, Gang Siputih, Canggu, Senin (8/5) lalu. Terungkapnya kasus tersebut karena pelaku Herianto (36), seorang tukang kebun, terekam CCTV. Ia ditangkap di tempat kosnya di Banjar Tandeg, Desa Tibubeneng, Badung. ‘’Tersangka ditangkap tiga hari setelah kejadian. Dia beraksi sendiri menggunakan selang dan skop. Aksinya itu terekam CCTV yang ada di TKP,’’ kata
Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Putu Ika Prabawa, Minggu (14/5) kemarin. Dari hasil penyidikan, tersangka beraksi sekitar pukul 05.00 Wita. Ia datang ke TKP lalu melompati tembok pagar vila milik Dominggus Rato Watu (20) asal Kupang, NTT. Selanjutnya pelaku mencongkel pintu vila menggunakan skop. Setelah pintu terbuka, ia langsung masuk dan mengambil televisi 49 inci. ‘’Untuk mengeluarkan TV tersebut, pelaku naik ke lantai dua lalu menurunkan TV ke luar
pagar menggunakan selang air,’’ ujarnya. Aksinya berjalan mulus dan barang curian dibawa kabur. Hasil curiannya itu lalu dijual kepada tukang servis televisi berinisial Wayan Sud di Banjar Petingan, Kerobokan Kaja, seharga Rp 150 ribu. ‘’Tersangka kami tangkap di kamar kosnya pukul 00.30. Barang bukti juga kami amankan. Alasannya karena kepepet uang untuk biaya hidup sehari-hari,’’ tegas mantan Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat ini. (kmb36)
Terekam CCTV, Tukang Kebun Bobol Vila
Hilang dari Rumah
Kakek Gantung Diri di Pinggir Jurang Amlapura (Bali Post) Beberapa hari terakhir, Ngakan Made Cakra (60) berubah jadi pendiam. Perilaku yang tidak wajar itu baru disadari pihak keluarganya setelah sang kakek ditemukan tewas gantung diri pada dahan pohon kopi di pinggir jurang tak jauh dari rumahnya. Peristiwa tragis itu terjadi di Banjar Sigar, Desa Nongan, Rendang, Karangasem, Jumat (12/5) malam lalu. Saat ditemukan sekitar pukul 19.00 Wita, tubuhnya sudah dingin bahkan mulai lebam. Cakra diduga meninggal dua atau tiga jam sebelumnya. Salah seorang anaknya, Ngakan Putu Artawa (47), mengatakan korban meninggalkan rumah sekitar pukul 16.00. Saat itu Artawa dan
anggota keluarganya yang lain tak bertanya apa pun. Selain karena dianggap hal biasa, perilaku korban juga dirasakan wajar-wajar saja. ‘’Kami baru kebingungan ketika sampai larut malam dia tidak kunjung pulang,’’ ungkapnya. Terus ditunggu tetapi tetap tak pulang, pihak keluarga akhirnya memutuskan melakukan pencarian. Saat pencarian diarahkan ke jurang yang berjarak sekitar 50 meter dari pekarangan rumahnya, ditemukanlah keberadaan Cakra. Tanpa menunggu lagi, tubuh korban langsung diturunkan dan selanjutnya disemayamkan di kamar tidurnya. Anak korban lainnya, Ngakan Ketut Adi Putra (35), juga mengatakan ayahnya
tak pernah mengeluh punya masalah. Soal sifat pendiam korban, menurutnya, sudah menjadi karakter sang ayah. Cuma belakangan korban sering terlihat duduk menyendiri. Pihak kepolisian memastikan tak ada unsur keterlibatan orang lain dalam kejadian itu. Berdasarkan visum tim medis Puskesmas Rendang, sebelum gantung diri korban diduga sempat menenggak racun serangga. Dugaan itu diperkuat setelah ditemukannya sebuah botol minuman ringan berisi sisa cairan racun serangga. ‘’Tidak ada indikasi tindak kekerasan. Ini murni gantung diri,’’ terang Kasubag Humas Polres AKP I Komang Orta saat dikonfirmasi, Minggu (14/5) kemarin. (kmb)
5
DPD KAI Bali Plot Advokat I Wayan Sumardika sebagai Tim Karetaker
Advokat I Wayan Sumardika, S.H., CLA.
SETELAH hampir setahun terjadi kekosongan dalam kepemimpinan pengurus DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Bali, sejumlah advokat di Bali yang tergabung dalam KAI di bawah pimpinan KAI Pusat Tjoetjoe Sandjaja Hernanto, S.H., M.H., CLA. mengadakan rapat kerja (raker) organisasi di Kuta, Badung, Bali, Jumat (12/5) lalu. Raker yang dihadiri para advokat KAI Bali membahas persoalan sejumlah kepengurusan KAI Bali yang sejak tahun 2016 mengalami kekosongan. Rapat kerja berlangsung alot, hingga akhirnya memutuskan untuk membentuk tim karetaker yang nantinya bertugas melakukan konsolidasi organisasi. Dalam hal ini, Advokat I Wayan Sumardika, S.H., CLA. dipercaya sebagai Tim Karetaker DPD KAI Bali. Meski sempat menolak sebagai tim karataker, pemilik Kantor Advokat Bali Privacy ini akhirnya menerima. ‘’Saya sudah menolak posisi itu, namun karena desakan dan kepercayaan rekan–rekan advokat yang menganggap saya mampu menggerakan organisasi dan melihat kepentingan organisasi, akhirnya saya menerimanya,’’ katanya. Lebih lanjut Sumardika mengatakan, selain melakukan konsolidasi organisasi, tim karetaker yang dibentuk DPD KAI Bali ini nantinya memiliki tugas mengisi dan membentuk kembali pengurus DPC KAI di seluruh kabupaten/kota di Bali serta mempersiapkan musyawarah daerah (musda) untuk melahirkan pengurus definitif. Tim karetaker juga diberikan kewenangan menyelenggarakan PKPA, ujian profesi advokat (UPA), serta menyelenggarakan pengangkatan calon advokat. ‘’Intinya, tim ini dapat bertindak ibaratnya pengurus DPD KAI Bali,’’ ujar Sumardika. Sebagaimana amanat dari organisasi pusat, KAI Bali melalui tim karetaker dalam waktu dekat akan melanjutkan program-program KAI Pusat di Bali. Di antaranya menindaklanjuti MoU DPP KAI dengan Korpri sebagai tim bantuan hukum serta mengadakan program satu desa satu advokat. (ad1199)
Negara (Bali Post) Selama tiga hari mulai Senin (15/5) ini, ribuan siswa SD sederajat di Kabupaten Jembrana akan mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Dari data yang dihimpun di Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Dikpora) Jembrana, terdapat 4.521 siswa yang menjalani UN. Kepala Dinas Dikpora Jembrana I Putu Eka Suarnama, Minggu (14/5) kemarin, mengatakan peserta USBN didominasi siswa SD negeri sebanyak 3.962 orang. Ia mengharapkan para siswa semuanya sehat, tenang dan tidak beban menghadapi ujian. ‘’Motivasi dari orangtua juga sangat kami harapkan,’’ terang pejabat asal Melaya ini. Menurutnya, soal USBN sudah didistribusikan ke masingmasing UPT di tiap kecamatan. Soal yang dikirim dari provinsi itu diterima Jumat (12/5) lalu. Muatan soal 70 persen dari provinsi dan kabupaten, sisanya dari pusat. Soal-soal tersebut didistribusikan mulai Senin ini dari masing-masing UPT ke 185 SD negeri dan swasta. Selain SD negeri dan swasta, 356 siswa MI negeri dan 118 MI swasta juga mengikuti ujian secara serentak. Sementara di SDLB negeri tercatat dua orang peserta. Ujian tiga mata pelajaran diawali Bahasa Indonesia pada hari pertama, disusul Matematika dan IPA. (kmb26)
Banyuwangi (Bali Post) Rute penerbangan dari Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, terus bertambah. Terbaru, rute langsung Banyuwangi-Jakarta akan mulai dibuka 16 Juni mendatang. Rute baru ini dilayani maskapai nasional Sriwijaya Air grup dengan bendera Nam Air. Jadwal penerbangan dibuka PP dimulai dari Jakarta-Banyuwangi pukul 07.00 WIB dan dari Banyuwangi-Jakarta pukul 09.30. “Kami menggunakan pesawat Nam Air Boeing 737 seri 500 berkapasitas 120 penumpang, kelas bisnis dan ekonomi,” kata Direktur Operasional NAM Air Capt. Daniel Adhitya usai bertemu Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widiatmoko, Jumat (12/5) lalu. Pihaknya membuka rute Banyuwangi-Jakarta karena potenBanyuwangi juga kerap dijadikan tempat studi berbagai daerah di Indonesia, terutama setelah Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (Sakip) daerah ini mendapat peringkat A atau terbaik se-Indonesia. Pertemuan instansi pemerintah dan BUMN/swasta pun mulai sering digelar di Banyuwangi. Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko mengatakan, dengan adanya rute Jakarta-Banyuwangi dan sebaliknya, pariwisata, dunia usaha dan mobilitas orang akan semakin cepat, sehingga menggerakkan perekonomian lokal. Selain Sriwijaya Air, ada maskapai lain yang juga menyatakan minat menggarap rute Jakarta-Banyuwangi. (kmb30)
Juni, Penerbangan 4.521 Siswa SD di Jembrana Ikuti USBN Jakarta-Banyuwangi Dibuka
OPINI
6 Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
PT Mesti Berbenah KUALITAS SDM Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara tetangga. Singapura salah satunya. Karena itu Kemenristekdikti terus berupaya menggejot peningkatan SDM Indonesia. Apalagi di era MEA saat ini, SDM berkualitas merupakan tuntutan. Kalau tidak, tenaga kerja Indonesia siap-siap tersisih karena diserbu SDM asing. Salah satu yang digenjot adalah peningkatan mutu pendidikan perguruan tinggi (PT) yang diharapkan menghasilkan SDM profesional. Demikian pula pemerintah memperbanyak pelatihan dalam meningkatkan keterampilan calon tenaga kerja. Sebab, untuk mewujudkan Indonesia bisa naik kelas dari negara berkembang menjadi negara maju, hanya melalui peningkatan mutu pendidikan tinggi. Hal itu merupakan landasan penting untuk peningkatan daya saing bangsa. Karenanya tantangan dan peran universitas dalam menghasilkan lulusan yang profesional, jujur, dan toleran harus menjadi fokus bersama. Sebab, tantangan ke depan tidak lebih mudah dari masa lalu. Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menuntut tersedianya sumber daya manusia yang berkualitas dan andal untuk memenangkan persaingan yang semakin kompetitif. Untuk menciptakan hal tersebut maka kualitas pendidikan menjadi tantangan bersama. Peningkatan mutu pendidikan tinggi adalah salah satu yang harus diutamakan. Sebab, tenaga kerja asing yang menyasar Indonesia adalah tenaga kerja yang profesional. Oleh karena itu, kualitas dan jumlah tenaga profesional harus terus diupayakan untuk ditingkatkan. Persaingan yang sangat ketat di era MEA ini, menjadikan kualitas individu menjadi hal yang penting untuk berkompetisi di dunia luar. Tekad untuk terus maju harus digelorakan. Tenaga kerja harus siap menghadapi dunia yang selalu berubah dan sarat dengan persaingan. Sistem perdagangan bebas akan mengakibatkan negara minim SDM yang unggul, pasti akan tersisih. Oleh sebab itu, perguruan tinggi harus mengambil peran tampil ke depan untuk menjadi motor penggerak utama dalam melahirkan SDM unggul dan terlatih yang siap pakai. Jangan sampai kita menjadi penonton di negeri sendiri. Penguatan SDM yang berkualitas, menjadi salah satu kunci menghadapi MEA. Tidak berlebihan jika perguruan tinggi menjadi pilar utama sumber penghasil SDM berkualitas. Harus diakui, dunia pendidikan tinggi di Indonesia sedang menghadapi tiga skala tuntutan, yaitu skala global, nasional, dan tuntutan dalam lingkup perguruan tinggi itu sendiri. Tuntutan pada skala global di antaranya berupa tuntutan kualitas, relevansi, dan internasionalisasi pendidikan tinggi. Untuk mewujudkan hal tersebut maka tata kelola lembaga pendidikan tinggi harus ditingkatkan. Jangan sampai perguruan tinggi hanya mengejar jumlah mahasiswa tanpa pernah memperhatikan kualitas lulusan. Kualitas lulusan ini ada hubungannya dengan fasilitas yang dimiliki kampus. Konsep good university governance kini menjadi bahan dan acuan bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas lembaga yang kelak melahirkan sumber daya berkualitas. Peran pendidikan tinggi yang baik sesungguhnya menjadi bagian yang dapat menyelesaikan persoalan bangsa. Karenanya perguruan tinggi harus berbenah. Berbenah agar menjadikan perguruan tinggi sebagai penghasil SDM berkualitas dan pemberi solusi atas masalah bangsa.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Saran Peningkatan Layanan Publik
Saya sebagai warga Badung (Badung Selatan) mengapresiasi perkembangan pembangunan yang telah dilaksanakan di Kabupaten Badung, yang lebih banyak berpihak pada masyarakat kecil. Di tahun pertama kepemimpinan Bupati Giri Prasta, telah banyak menorehkan prestasi sampai ketingkat nasional. Namun, sebagai masyarakat Badung tentu tidak ada salahnya mengutarakan saran pendapat demi perbaikan dan menjadikan Kabupaten Badung yang lebih baik di masa mendatang. Saya selaku warga Tanjung Benoa yang seharinya beraktivitas di bidang jasa pariwisata (wisata bahari) berkewajiban untuk taat pada aturan, khususnya mengurus kelengkapan perizinan sesuai dengan aktivias kami. Pengalaman yang saya alami dalam pengurusan surat-surat kapal seperti pas kecil. Sertifikat penyeberangan, dll. yang kami urus di Kantor Perizinan Kabupaten Badung, penyelesaiannya selalu lambat dan sangat lama, padahal itu hanya untuk mengurus perpanjangan, kalau untuk izin baru saya masih bisa memaklumi. Saya tidak tahu apa memang harus begitu lama (dua sampai tiga bulan). Yang saya tahu, SOP penyelesaiannya katanya haya 15 hari dan itu pun sudah terlalu lama. Setahu saya, perpanjangan pas kecil mirip dengan perpanjangan STNK bagi kendaraan bermotor, kalau persyaratan lengkap bisa selesai hari itu (dalam hitungan jam). Hal ini saya alami sejak penanganannya ditangani oleh Dinas Perizinan sejak tahun 2013. Padahal sebelumnya semasih ditangani oleh dinas terkait (Dinas Perhubungan), untuk perpanjangan kami bisa menunggu dan selesai hari itu. Sekarang ada apa ini. Efisiensi pelayanan dalam satu atap saya sangat setuju untuk mempermudah pelayanan, tapi kalau kenyataannya seperti ini, jelas sangat merugikan kami. Mohon Bapak Bupati cek kenyataan ini, dan beberapa waktu lalu saya sebagai warga Badung sangat berbangga karena hasil penilaian dari pusat, Kabupaten Badung memperoleh penilaian terbaik di bidang pelayanan publik. Nyoman Ayu Artiani Tanjung Benoa
Senin Kliwon, 15 Mei 2017
”Good University Governance” Berbasis Kearifan Lokal Perguruan tinggi sebagai salah satu institusi penyelenggara pendidikan di Indonesia, tidak luput dari berbagai tantangan yang harus dihadapinya. Tantangan tersebut antara lain berupa timbulnya aspirasi dan idealitas masyarakat yang multi-interest dan multikompleks, terutama dalam menghadapi dan memenuhi kebutuhan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan demikian, perguruan tinggi tidak lagi menghadapi kehidupan yang simplisistis, melainkan amat kompleks.
Oleh Prof. I Nyoman Sucipta unia pendidikan tinggi di Indonesia sedang menghadapi tiga skala tuntutan, yaitu skala global, nasional dan tuntutan dalam lingkup perguruan tinggi itu sendiri. Tuntutan pada skala global di antaranya berupa tuntutan kualitas, relevansi dan internasionalisasi pendidikan tinggi. Hal tersebut seiring dengan tuntutan yang digariskan oleh UNESCO kepada perguruan tinggiperguruan tinggi di dunia. Persoalan kualitas dan relevansi bukan persoalan baru, tetapi mengenai internasionalisasi pendidikan tinggi yang ujung-ujungnya berkiblat ke luar negeri telah menjadi perhatian serius di kalangan para praktisi dan pemikir pendidikan, karena internasionalisasi pendidikan tinggi digunakan sebagai parameter utama peningkatan kualitas. Tata kelola lembaga pendidikan tinggi disebut dengan Good University Governance. Konsep good university governance kini menjadi bahan dan acuan bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas lembaga yang kelak melahirkan sumber daya berkualitas. Implementasi konsep good university governance melalui pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat yang berbasiskan pada kearifan local, diharapkan mampu menyelesaikan persoalan bangsa. Sudut pandang good
D
university governance yang berkiblat internasionalisasi sesungguhnya belum menjadi jaminan menyelesaikan persoalan bangsa Indonesia. Permasalahan bangsa hanya bisa diselesaikan dengan cara dan pendekatan yang didasarkan pada kearifan lokal. Peran pendidikan tinggi yang baik sesungguhnya menjadi bagian yang dapat menyelesaikan persoalan bangsa dengan pijakan pada potensi kearifan lokal. Persoalan bangsa Indonesia tidak dapat diselesaikan secara tuntas dengan pendekatan luar negeri yang tidak tahu akar dan persoalan yang diharapkan, tetapi harus diselesaikan melalui nilai-nilai lokal. Konsep good university governance yang berbasis kearifan lokal akan menjadi pintu utama revolusi pendidikan tinggi di tanah air. Pijakan pemikiran kaum akademisi yang semangat menggali persoalan lokal untuk dipentaskan ke ranah internasional menjadi harapan baru bagi pendidikan tinggi di tanah air. Kaum akademisi dalam good university governance memiliki peluang dan kesempatan besar dalam memberikan kontribusi riil ke masyarakat melalui kiprah pendidikan tinggi. Realisasi good university governance berbasiskan kearifan lokal ialah implementasi pendidikan tinggi di tanah air yang kelak mampu memberikan harapan baru dan pembaharuan keilmuan. Peran dunia
pendidikan tinggi secara nyata memberikan sumbangan pemikiran dan memecahkan persoalan masyarakat. Hal itu menjadi tugas utama bagi lembaga pendidikan tinggi yang mencapai level good university governance. Dalam konteks ini, perguruan tinggi mau tidak mau harus mempersiapkan diri dalam menghadapi internasionalisasi ke depan. Terlebih, bangsa Indonesia sebagai bagian dari masyarakat global tidak dapat bebas bersikap, karena terikat dengan kesepatan-kesepatan dunia. Pada skala nasional, saat ini masyarakat telah mengalami perubahan dalam memandang pendidikan. Kalau dahulu pendidikan hanya dianggap sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan dasar akademik manusia, bisa baca-tulis-hitung, saat ini pendidikan dipandang sebagai investasi (human invesment). Tidaklah berlebihan, jika saat ini masyarakat menuntut perguruan tinggi sebagai sebuah institusi yang akan mampu mencetak lulusan yang tangguh, berkualitas dan sanggup bersaing dengan yang lain. Dalam konteks perguruan tinggi, penting untuk melakukan refleksi dalam rangka reorientasi perguruan tinggi sebagai landasan filosofis bagi upaya gerakan dan penyatuan langkah bagi seluruh anggota civitas akademika. Di samping itu, penataan secara internal yang menyangkut aspek managemen, administrasi, organisasi, pengembangan
akademik adalah hal penting lainnya yang harus segera dilakukan. Berkenaan dengan hal ini, pengembangan keilmuan dan profil lulusan yang dihasilkan harus menjadi tema sentral. Konseptualisasi hal-hal tersebut harus dilakukan sebab konsep tersebut akan menjadi dasar kebijakan pengembangan perguruan tinggi lebih lanjut mulai dari tataran konsep abstrak, seperti visi dan misi, struktur kelembagaan, struktur kurikulum di setiap program studi, sampai pada arah dan strategi pembinaan dan pengembangan dosen, mahasiswa dan seluruh civitasnya. Perputaran roda kehidupan telah mengantarkan manusia untuk menapaki kehidupan barunya, yaitu di awal milenium ketiga. Banyak tren dan estimasi yang dilontarkan oleh para pemikir dan futurology, baik yang bernada optimis maupun pesimis. Di antaranya adalah Alvin Toffler dengan “Future Schock, Powershift atau The Thrid Wave”, John Naisbitt dan Patricia Aburdene dengan “Megatrend 2000”, Michael Poster dengan “The Competitive Advantage of Nation” dan Kenichi Ohmae dengan “The borderless World”. Inti dari prediksi dan estimasi tersebut adalah pada milenium ketiga ini akan terjadi pergeseran dan perubahan kehidupan sosial yang maha dahsyat, sehingga terjadi apa yang disebut dengan cultural and social discontinuity. Perubahan yang akan terjadi 100 tahun mendatang nampak akan melampaui perubahan yang terjadi 1.000 tahun lalu, baik dari segi dampaknya, kecepatannya, luasnya dan pentingnya. Masyarakat dunia akan mengalami fenomena baru, di mana seluruh tatanan sosial akan didominasi oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebagaimana Tofler melihat
Suara Publik
Ironisme ”Otonan” di Balik Ulang Tahun HAMPIR semua remaja kini telah mengenal facebook dan bahkan sebagian besar telah menggunakan media sosial ini. Bagi mereka yang memiliki banyak pertemanan difacebook, mungkin hampir setiap hari mendapat informasi kalau ada temannya yang berulang tahun di hari itu. Spontan saja, ucapan selamat ulang tahun mengalir bak air bah kepada mereka yang berulang tahun, disertai gambar-gambar yang menarik. Seakanakan berlomba untuk menjadi orang yang pertama dalam memberi ucapan selamat ulang tahun. Permintaan maaf pun disampaikan ketika terlambat mengucapkan selamat ulang tahun. Seperti itulah, betapa pentingnya perayaan ulang tahun di kalangan remaja, termasuk remaja Hindu yang ada di Bali. Lalu, bagaimana dengan tradisi otonan yang mestinya juga selalu dirayakan oleh masyarakat Hindu di Bali? Sudahkah kita juga menyediakan sedikit saja waktu kita untuk mengucapkan Rahajeng Otonan untuk keluarga kita dan teman-teman kita? Jangankan mengucapkan rahajeng otonan untuk orang lain, bahkan otonan diri sendiri pun sering terlupakan. Parahnya lagi, ternyata banyak orang Hindu di Bali yang tidak mengenal kapan otonan -nya. Tradisi otonan kini kian terdesak. Anak-anak Hindu di Bali lebih suka merayakan hari ulang tahun daripada otonan. Bahkan perayaan ulang tahun dirayakan secara besar-besaran. Perayaan ulang tahun dilaksanakan dengan sangat meriah, mengundang banyak kerabat dan teman, bahkan tak jarang mereka melaksanakan dengan cara-cara yang aneh, seperti menyiramkan air, tepung, bahkan ada yang sampai memecahkan telor di kepala orang yang berulang tahun. Makna apa sesungguhnya yang terkandung dari kegiatan seperti itu? Mungkin sebagian besar dari kita tidak ada yang mengetahuinya. Bagi keluarga yang hidupnya mapan tak jarang pula perayaan ulang tahun dilakukan di hotel-hotel atau di restoran, barangkali hal ini sekaligus
Oleh Putu Agustina Wednes Dewansa juga sebagai ajang unjuk status sosial mereka. Hal ini tentulah bertolak belakang dengan kehidupan umat Hindu di Bali yang pada dasarnya mengutamakan nilai upacara dalam kehidupannya, di samping dua kerangka dasar lainnya, yaitu tattwa dan susila. Ulang tahun bukanlah tradisi umat Hindu di Bali. Tradisi perayaan hari kelahiran asli Bali adalah otonan. Selain berbiaya jauh lebih murah, otonan juga sarat nilai-nilai spiritual. Otonan berasal dari kata wetu yang berarti lahir. Kemudian kata ini menjadi pawetuan yang berarti kelahiran. Kata pawetuan berubah menjadi kata paweton, dan akhirnya menjadi kata oton atau otonan yang bermakna hari kelahiran. Otonan ada juga menyebutnya palekadan yang juga bermakna hari kelahiran. Otonan merupakan peringatan hari kelahiran bagi umat Hindu berdasarkan satu tahun wuku, yakni enam kali 35 hari sekali atau setara dengan 210 hari. Jatuhnya otonan akan sama dengan Sapta Wara, Panca Wara dan Wuku yang sama, dalam arti otonan akan diperingati pada hari yang sama dan datangnya setiap enam bulan sekali. Tidak hanya anak-anak Hindu di perkotaan yang tidak mengetahui otanan-nya, tetapi sudah merambah ke daerah pedesaan. Bahkan ada pula umat Hindu, terutama generasi muda saat ini yang tidak pernah tahu kapan otonan-nya atau lebih tepatnya peringatan hari kelahirannya menurut pawaran dan pawukon dalam perhitungan kalendar Bali. Hal ini tentu sangat disayangkan, apalagi kalau ada yang sampai mengatakan bahwa tidak perlu merayakan otonan karena sudah beranjak dewasa, padahal secara filosofis tujuan otonan untuk mengucapkan puja dan puji angayubagia kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas anugerah yang telah dilimpahkan,
selain untuk menyucikan manusia itu sendiri secara lahir batin. Sejatinya tidak masalah jika umat Hindu melaksanakan ulang tahun, meskipun ulang tahun bukan merupakan tradisi Hindu atau tradisi Bali. Namun, perayaan hari kelahiran dalam konsep Hindu yakni otonan jangan sampai dilupakan. Mulai dilupakannya otonan oleh banyak keluarga Hindu di Bali ketika orang Bali mulai tidak memahami tentang kalender Bali. Hal ini dikarenakan penentuan otonan tidak sama dengan penentuan hari ulang tahun yang berdasarkan tanggal, bulan dan tahun kelahiran menurut kalender Masehi yang gampang diingat. Penentuan otonan berdasarkan hari (rahina), terutama berkaitan dengan hari yang bersiklus tujuh (saptawara), hari yang bersiklus lima (pancawara), serta wuku. Inilah yang menjadi kendala tersendiri dalam menentukan hari otonan bagi keluarga Hindu di Bali yang tidak memahami soal kalender Bali. Tentu saja salah satu persoalannya kini, bagaimana caranya agar masyarakat Hindu di Bali dapat mengetahui hari otonan-nya dengan mudah. Karena, untuk memahami jatuhnya hari otonan yang berkaitan dengan saptawara, pancawara dan wuku adalah merupakan sesuatu yang dirasa sulit oleh sebagian umat Hindu, khususnya di kalangan generasi muda. Kecanggihan teknologi di era digitalisasi sekarang ini, tentu saja bisa dimanfaatkan untuk mempermudah mengingat hari otonan dengan membuat program seperti yang ada di facebook. Sanggupkah orang-orang cerdas Hindu menuangkan kreativitasnya untuk merealisasikan hal ini? Kita tentu sangat berharap, semoga hal ini tidak lama lagi akan terwujud. Inilah pentingnya teknologi, tak selamanya teknologi itu menggerus budaya kita, tetapi kita pun dapat melestarikan budaya melalui teknologi.
bahwa perjalanan masyarakat dunia memasuki gelombang baru, yaitu gelombang ketiga. Menurut Tofler, gelombang pertama dicirikan oleh adanya revolusi agraris, gelombang kedua memiliki ciri revolusi industri dan gelombang ketiga bercirikan dominasi teknologi komunikasi. Kemajuan teknologi komunikasi menjadikan informasi sebagai sarana yang amat vital bagi kehidupan masyarakat modern. Teknologi informasi modern memudahkan orang memperoleh informasi mutakhir di bidang apa pun dari mana pun asalnya dan memudahkan orang untuk saling berhubungan di mana pun orang itu berada, dengan biaya yang relatif lebih murah dan waktu yang lebih cepat. Apabila kita tidak bisa menguasai dan memanfaatkan kemajuan di bidang teknologi informasi ini, kita akan dilindas oleh informasi yang kita ciptakan sendiri. Upaya mewujudkan perguruan tinggi yang mampu menghadapi berbagai tantangan di era global, masih memerlukan kerja keras oleh semua pihak, baik yang terlibat langsung maupun tidak langsung. Upaya-upaya ini bisa dilakukan di antaranya dengan peningkatan kualitas sumber daya yang ada, perlunya dukungan kebijakan nasional, perubahan paradigma, kepemimpinan yang visioner, memperluas jaringan kerja sama dan pengembangan di bidang penelitian. Hanya dengan kerja keras kaum akademisi yang selalu semangat dan rajin melakukan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat dengan menggali kearifan lokal demi menumbuhkan karya dan teori baru. Penulis, Guru Besar pada Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana
POJOK Kata Mendikbud, jangan bermainmain dengan kebinekaan. - Kecuali anti-Pancasila. *** Reformasi pendidikan akan dimulai tahun ajaran 2017/2018. - Sia-sia bila mental tak direformasi. *** Pemimpin Bali mendatang harus sering turun dan mau mendengar. - Bukan dengar suara investor.
Penulis, siswa SMAN 2 Semarapura, Juara I Lomba Esai SMA/SMK se-Bali, 23 April 2017 di Unud
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
PANEN Petani memetik hasil panen bunga pacar demi memenuhi kebutuhan dan kehidupan keluarganya, Kamis (11/5) lalu. Hasil panen di kawasan pertanian di Jalan Raya Anggungan, Lukluk tersebut dijual kepada pengepul.
Senin Kliwon, 15 Mei 2017
Pawai PKB Ke-39
Diisi Barisan Sembilan Tari Bali Warisan Budaya UNESCO Denpasar (Bali Post)Pawai Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-39 dipastikan berbeda dari pawai-pawai sebelumnya. Lebih khusus lagi pada pawai provinsi. Selain akan menampilkan Lambang Provinsi Bali, pawai provinsi akan diisi barisan sembilan tari Bali yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO. Kesembilan tari itu adalah Rejang, Sanghyang Dedari, Baris Upacara, Topeng Sidakarya, Sendratari Gambuh, Sendratari Wayang Wong, tari Legong Kraton, Joged Bumbung, dan Barong Ket “Kuntisraya”. “Pawai pembukaan 10 Juni. Hal yang baru adalah pawai sekarang diawali dengan Lambang Provinsi Bali. Beberapa tahun kemarin tidak pernah kita munculkan. Selain itu, kita akan tampilkan sembilan tari Bali yang sudah diakui UNESCO sebagai suatu pemberitahuan bahwa kita tetap melestarikan,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan Bali Dewa Putu Beratha, di Denpasar, belum lama ini. Beratha menambahkan, setiap kabupaten/kota juga diwajibkan untuk menampilkan tradisi khasnya pada pawai tahun ini. Seperti Kota Denpasar akan menampilkan tradisi khas Medmedan, Buleleng menampilkan tradisi Magrumbungan, Karangasem menampilkan Genjek massal, Jembrana menampilkan Makepung massal, Gianyar menampilkan Ngerebeg di Tegallalang, Tabanan menampilkan tradisi Masuryak, Bangli menampilkan tradisi Memongah, Bunutin Kintamani, Klungkung menampilkan Dewa Mesraman, dan Badung menampilkan Perang Ketipat. Beberapa kabupaten/kota juga menyuguhkan apa yang menjadi branding mereka. Seperti Kota Denpasar dengan tari Baris dan Kabupaten Gianyar dengan tari Cak. “Kita wajibkan sebagai suatu pelestarian tradisi, yang me-
mang setiap tahun kita diminta oleh pusat untuk mengusulkan pencatatan tradisi-tradisi yang ada di Bali,” jelasnya. Selain tradisi khas, lanjut Beratha, kabupaten/kota akan menampilkan pula kearifan lokal mereka, berkaitan dengan tema PKB ke-39 “Ulundanu (Melestarikan Air Sumber Kehidupan)”. Bisa dalam bentuk legenda atau daya tarik wisata air yang digarap menjadi sebuah karya inovatif berupa fragmen saat pawai. Di antaranya, karya inovatif “Konservasi Pantai Kuta sebagai Daya Tarik Wisata” persembahan Badung, ‘‘Segara Klotok’’ (Klungkung), ‘‘Konservasi Teras Ceking sebagai Daya Tarik Wisata’’ (Gianyar), ‘‘Sri Jong’’ (Tabanan), ‘‘Menjaga Kelestarian Danau Batur Sumber Kehidupan Agraris’’ (Bangli), ‘‘Pantai Lovina dan Pariwisata’’ (Buleleng), ‘‘Revitalisasi Taman Ujung Karangasem’’ (Karangasem), ‘‘Segara Rupek‘‘ (Jembrana), dan ‘‘Revitalisasi Segara Sanur Mendak Tirta” (Denpasar). “Kemarin disepakati, setiap kabupaten itu 15 menit dengan tetap display sambil berjalan dari start sampai finis. Untuk pawai tetap kita murwa daksina mengikuti arah perputaran jarum jam. Pelepasan nanti dari timur, menuju ke barat kecuali ISI yang nanti di depan Bajra Sandhi untuk menampilkan Ketug Bumi dan Siwa Nataraja-nya,” terangnya. Menurut Beratha, pawai akan dimeriahkan juga dengan penampilan Duta Timor Leste, India, Nusa Tenggara Timur dan Drum Band Universitas Warmadewa. Sebuah mobil hias juga dipersiapkan khusus untuk Presiden RI. Selain itu, gambelan petegak seperti Okokan dan Tektekan disiapkan di ujung timur panggung, gambelan Gong Gede di depan kanan panggung kehormatan, gambelan Semara Pagulingan di depan kiri panggung kehormatan dan tabuh-tabuh klasik palegongan di depan Kantor Keuangan. (kmb32)
Pria yang Meninggal di RSUP
Sempat Berstatus Mr. X, Ternyata Residivis Kasus Pencurian Denpasar (Bali Post) Sempat berstatus Mr.X, identitas mayat pria di Poliklinik Bedah RSUP Sanglah, Jumat (12/5) lalu akhirnya terungkap. Setelah pihak keluarganya datang Sabtu (13/5), dipastikan itu jenazah I Ne-ngah Sugenda asal Kintamani. “Sugenda ini memang dicari oleh Polsek Kintamani karena terlibat kasus penggelapan sepeda motor. Dia residivis kasus pencurian, curanmor dan penggelapan,” kata Kapolsek Denpasar Barat Kompol Gede Sumena, Minggu (14/5) kemarin. Terkait meninggalnya Sugenda, menurut Kapolsek, pihaknya belum tahu pasti karena masih menunggu hasil pemeriksaan tim medis. Namun hasil pemeriksaan sementara atau visum luar, diduga dia meninggal karena sakit jantung. “Keberadaannya di Poliklinik Bedah RSUP Sang-lah masih kami selidiki. Dia di sana bukan sebagai pasien atau penunggu pasien. Ini yang sedang kami selidiki,” tegas mantan Wakapolsek Denpasar Selatan ini. Informasinya, lanjut Sumena, Sugenda dilaporkan kasus penggeledapan sepeda motor oleh Wayan Denes (55) asal Tembuku, Bangli, Sabtu (15/4) lalu. Sejak itu dia menghilang karena dicari oleh petugas Polsek Kintamani. Sebelumnya, pada Jumat pukul 08.15 Wita mayat Sugenda ditemukan di ruang tunggu Poliklinik Bedah RSUP Sanglah Denpasar. Penemu pertama kali adalah penunggu pasien, Elyani (26) beralamat di Jalan Pulau Aru, Denpasar. Dari keterangan satpam rumah sakit Gusti Ngurah Putrawan (42), yang menerima laporan dari petugas
koas bahwa Elyani melaporkan ada laki-laki tidur di ruangan tunggu Poliklinik Bedah RSUP Sanglah dan dari mulutnya keluar buih. Selanjutnya Putrawan menyuruh rekannya, Ketut Kartana melakukan pengecekan ke sana. Setibanya di sana, Kartana melihat pria tersebut tidur terlentang di kursi panjang ruang tunggu. Ia berusaha membangunkannya, namun tidak ada reaksi. Selanjutnya korban dibawa ke IRD dan dilakukan pemeriksaan oleh dokter jaga, dr. Eka Wisarini Putri. Pria yang saat itu tanpa membawa identitas dinyatakan sudah tidak bernyawa dan langsung dibawa ke kamar jenazah. (kmb36)
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
RSUP Sanglah Antisipasi Serangan Virus ”Wanna Cry” Denpasar (Bali Post) -
RSUP Sanglah melakukan tindakan pencegahan terhadap virus malware yang telah menyerang dua sistem jaringan rumah sakit di Indonesia. “Ini kami sedang melakukan antisipasi pencegahan,” kata Dra. Nining Setyawati, Direktur Umum dan Operasional RSUP Sanglah, Minggu (14/5) kemarin. Diakui saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan tim IT RSUP Sanglah. “Ini temanteman kami lembur melakukan pencegahan,” ungkapnya. Ia berharap serangan malware yang dinamakan virus wanna cry tidak sampai menginfeksi sistem jaringan RSUP Sanglah. Mengingat RSUP Sanglah telah menerapkan sistem on-
line untuk pendaftaran pasien dan SIM RS (sistem informasi manajemen rumah sakit) untuk menjembatani hasil pemeriksaan penunjang pasien seperti laboratorium, PK, mikrobiologi, PA, radiologi agar langsung terintegrasi dengan sistem yang ada di rumah sakit. Sehubungan dengan pencegahan penyebaran virus ransomeware
wanna cry di jaringan komputer RSUP Sanglah, kemarin aplikasi SIM RS tidak dapat diakses selama 30 menit selama beberapa kali. Hal itu dilakukan untuk meng-update server SIM RS. Selanjutnya, Senin (15/5) pukul 07.00 Wita hingga pukul 09.00 Wita, semua akses internet dan jaringan akan dinonaktifkan. Kecuali pada komputer pelay-
anan pasien. Pada periode waktu tersebut, ia mengimbau karyawan untuk mem-back-up data penting pada flashdisk masing-masing. “Apabila ternyata muncul tanda serangan virus, maka segera matikan komputer dan menghubungi instalasi IT,” jelasnya. Ia menjamin pelayanan terhadap pasien tidak akan terganggu, karena tidak memakai internet, namun memakai jaringan LAN (Local Area Network). “Komputer pelayanan pasien tidak akan terganggu karena tidak pakai internet tapi pakai jaringan LAN,” katanya. (kmb42)
Nyambi Jual Narkoba, Kasir Bar Dibekuk Polisi Denpasar (Bali Post) Tertangkap basah saat transaksi narkoba, kasir salah satu bar di wilayah Legian, Kuta, Badung, Lindawati (37) ditangkap anggota Satuan Resnarkoba Polresta Denpasar di Jalan By-pass Ngurah Rai, Tuban, Kuta, Selasa (2/5) lalu. Dia dibekuk saat transaksi dengan tersangka Delia Deendi Manopo (22). Dalam kasus ini, polisi mengamankan barang bukti satu paket sabu-sabu (SS). “Tersangka Lw (Lindawati) mengaku disuruh mengedarkan lima gram sabu-sabu, tapi masih sisa satu paket saja. Ternyata selain jadi kasir bar, dia juga nyambi jual narkoba. Kami masih dalami, apakah dia edarkan narkoba itu di tempat kerjanya atau di luar,” kata Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan seizin Kapolresta Kombes Pol. Hadi Purnomo, Minggu (14/5) kemarin. Penangkapan tersangka Lindawati, lanjut Kasat Kompol Arta, dilakukan pukul 18.00 Wita. Sebelumnya tim Opsnal Resnarkoba Polresta menangkap tersangka Tedi Suhardi (39) di Jalan Padma Utara, Kuta, pukul 14.30 Wita. Dari tersangka Tedi diamankan satu paket SS. Saat diinterogasi, Tedi mengaku membeli SS tersebut seharga Rp 850 ribu dari tersangka Lindawati. “Tersangka TS (Tedi Suhardi) ini mengaku pernah di hukum kasus pencurian di Polsek Kuta Selatan.
Saat proses persidangan dia divonis 10 bulan penjara. Setelah bebas ternyata dia beralih jadi pengedar narkoba,” ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Badung ini. Berdasarkan keterangan tersangka, polisi melakukan pengembangan ke tempat tinggal Lindawati di Jalan By-pas Ngurah Rai, Kuta. Saat digerebek di kamarnya, ditemukan satu paket sabu-sabu “Tersangka mengaku mendapat sabu-sabu itu dari temannya berinisial LK yang berada di LP Kerobokan. Dia mengatakan hanya dititip lima gram sabu-sabu. Sedangkan dia diberi upah 0,4 gram sabu-sabu. Upahnya bukan uang, tapi sabu-sabu,” tandas Kompol Arta Ariawan. Pada saat itu juga ditangkap tersangka Delia di kamar Lindawati. Dari tangannya diamankan satu paket sabu-sabu dan diakui didapat dari tersangka Lindawati. Namun Delia mengaku sabu-sabu diberikan gratis dan dia jadi pecandu barang terlarang itu sejak dua tahun silam. Di tempat terpisah, pemandu wisata Saiful Ali (36) juga dibekuk di Jalan Nakula, Gang Baik-baik, Kuta, Senin (1/5) pukul 16.00 Wita. Tersangka merupakan pengguna dan pengedar ganja. Dari penangkapan tersebut disita dua paket ganja. Pengedar ganja yang lain, Abdy Pratama (35) dibekuk di areal parkir salah satu hotel di Jalan Raya Kuta, Selasa (2/5) pukul 21.00 Wita. “Tersangka mengaku mengisap
Bali Post/ist
DITANGKAP - Pengedar sabu-sabu dan ganja ditangkap Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar. Mereka dibekuk di wilayah Kuta. ganja sejak 10 tahun lalu dan dia ini pemakai berat. Selain itu, tersangka merupakan residivis kasus judi di LP Mataram, NTB,” kata Kompol Arta. Tak hanya Polresta Denpasar, anggota Dit. Resnarkoba Polda Bali juga meringkus komplotan pengedar ganja di Jalan Imam Bonjol, Gang Notaris, Denpasar Barat,
Minggu (14/5) kemarin. Pelaku berinisial DAA (29) dan LP (30). Mereka dibekuk pukul 01.00 Wita. Mereka ditangkap saat mengambil paket ganja seberat 500 gram. Menurut Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja, mereka mengaku disuruh temannya, SAM yang saat ini berada di LP Kerobokan, Badung. (kmb36)
BANGLI
8
Senin Kliwon, 15 Mei 2017
Soal Retribusi Pedagang Musiman
Disperindag Bantah Keluarkan Aturan
Bangli (Bali Post) -
Jero Gede Batur Alitan
Bali Post/ina
Upacara Danu Kertih Semestinya Digelar Lima Tahun Sekali Bangli (Bali Post) Upacara Danu Kertih yang bertujuan menjaga kelestarian dan keberlangsungan sumber mata air semestinya rutin dilaksanakan di empat danau di Bali setiap lima tahun sekali. Khusus di Danau Batur, pelaksanaan upacara Danu Kertih sudah telat hampir tiga tahun. Terakhir kali upacara Danu Kertih di Danau Batur dilaksanakn pada 2009 lalu. Molornya pelaksanaan upacara Danu Kertih dikhawatirkan akan berpengaruh pada pemenuhan air dan merebaknya serangan hama pada lahan pertanian subak-subak di Bali. Hal itu diungkapkan Pangemong Pura Ulun Danu Batur Desa Pakraman Batur, Kintamani, Jero Gede Batur Alitan. Jero Gede Batur Alitan mengungkapkan, upacara Danu Kertih merupakan upacara yang penting dilaksanakan guna menjaga kelestarian dan keberlangsungan sumber mata air yang ada di Bali. Upacara ini juga wajib dilaksanakan secara rutin setiap lima tahun sekali untuk menetralisir hama yang dapat merusak lahan pertanian. ‘’Kenapa upacara ini rutin harus dilaksanakan, karena kalau diibaratkan, danau itu adalah bak penampungan air. Bak penampungan air inilah yang menjadi sumber untuk mengairi subak-subak di Bali,’’ terangnya, Minggu (14/5) kemarin. Dikatakannya, khusus di Danau Batur, pelaksanaan upacara Danu Kertih semestinya dilaksanakan sekitar tiga tahun lalu. Sebab, jika mengikuti ketentuan leluhur, upacara Danu Kertih semestinya dilaksanakan kembali pada 2014 lalu. Menurut Jero Gede Batur, telatnya pelaksanaan upacara Danu Kertih disebabkan kurangnya koordinasi pemerintah, lembaga PHDI dengan Desa Batur. Di samping itu penyebab tertundanya pelaksanaan upacara ini adalah masalah biaya. Untuk melaksanakan upacara ini dibutuhkan biaya yang sangat besar, mengingat upacara ini menggunakan sembilan ekor kerbau. Terkait tertundanya pelaksanaan upacara tersebut, Jero Gede Batur mengaku bakal berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, sehingga Danu Kertih bisa terselenggara kembali tahun ini. ‘’Kalau bisa diupayakan agar bulan September ini upacara Danu Kertih bisa terlaksana kembali,’’ kata Jero Gede Batur. (kmb40)
Pengenaan retribusi terhadap pedagang musiman yang berjualan di areal Lapangan Kapten Mudita selama rangkaian HUT Kota Bangli dipertanyakan sejumlah kalangan. Hal ini mengingat aturan terkait hal itu belum jelas. Sejumlah instansi pun terkesan saling lempar tanggung jawab atas kebijakan tersebut. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangli I Nengah Sudibia, Minggu (14/5) kemarin, membantah jika pihaknya disebut mengeluarkan aturan untuk memungut retribusi dari pedagang musiman di areal Lapangan Kapten Mudita. Bahkan menurutnya, tidak ada instruksi dari pimpinan daerah untuk hal tersebut. ‘’Kita tidak ada melakukan retribusi. Karena tidak ada perintah untuk itu. Jadi mengingat tidak ada perintah dari atasan, maka kita tidak berani memungut retribusi,’’ tegasnya sembari menambahkan jika pihaknya hanya bertugas mengurus stand-stand pameran. Hal berbeda justru diungkapkan Kepala Pasar Kidul Jro Sabda Negara. Dia berdalih, pihaknya memungut retribusi kepada pedagang yang berjualan di areal lapangan Kapten Mudita atas perintah Disperindag. Kata dia, retribusi yang dikenakan kepada para pedagang disesuaikan dengan luas lahan yang digunakan.
‘’Kita baru dari dua hari (Jumat-red) lakukan pungutan ini. Sementara sebelumnya kita tidak ada mengambil pungutan. Pungutan yang kita minta memakai karcis sesuai dengan aturan karcis yang di pasar. Kalau lahan yang digunakan kecil, maka retribusi yang dikenakan juga kecil. Kalau lahannya luas, maka retribusinya lebih besar. Per satu meter persegi dikenakan Rp 1.000,’’ ungkap Jro Sabda. Dia menambahkan, dana yang didapat dari retribusi itu nantinya akan diserahkan ke kas daerah untuk merealisasikan target PAD tahun ini. ‘’Jadi adanya HUT inilah kesempatan untuk kejar target PAD lewat pemungutan retribusi ini,’’ jelasnya. Disinggung terkait biaya sewa wahana hiburan tempat bermain anak-anak dan stand-stand pameran, dia mengaku tidak tahu siapa yang mengurus sewa tersebut. ‘’Saya tidak tahu yang mengurus sewa stand dan wahana bermain tersebut. Karena tidak ingin salah
pungut nantinya. Kalau tidak ada perintah, kita tidak mau memungut. Kita takut dibilang melakukan pungutan liar,’’ tegasnya. Masih mengenai retribusi bagi pedagang musiman, Kepala Badan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah Bangli I Gede Suryawan meminta awak media menanyakannya ke Disperindag. ‘’Untuk masalah besaran retribusinya dan yang lainnya, tanyakan langsung
ke Disperindag,’’ pintanya. Sementara itu, Sekda Bangli I.B. Gde Giri Putra mengatakan, pedagang musiman yang mengadu nasib di lapangan Kapten Mudita memanfaatkan lahan pemerintah. Oleh karena itu mereka diwajibkan membayar sewa lahan. Meski demikian, Giri Putra mengaku tidak mengetahui berapa nominal yang dibayarkan para pedagang musiman itu. ‘’Kewajiban
membayar pasti. Namun untuk jumlahnya, coba tanya Kabag Keuangan,’’ ucapnya. Sementara itu, salah seorang pedagang yang berjualan di areal Lapangan Kapten Mudita, Pak Tarsan mengungkapkan jika dirinya sudah membayar retribusi sejak tanggal 6 Mei lalu. ‘’Sejak mulai berdagang di sini saya bayar karcis Rp 5.000,’’ kata pedagang yang tinggal di Gianyar tersebut. (kmb41)
Bangli (Bali Post) Kondisi areal eks RSUD Bangli yang berlokasi di Jalan Kesumayuda, Bangli, sudah sangat memprihatinkan. Bangunan tua tersebut tampak kumuh dan merusak estetika kawasan setempat. Masyarakat sudah banyak yang mengeluhkan hal ini dan berharap pemerintah bisa segera menata atau memanfaatkan areal tersebut untuk kepentingan publik. Pantauan di lapangan, di hampir semua sudut bangunan kondisinya sangat memprihatinkan. Terlebih lagi di bangunan bekas kamar jenazah. Di berbagai sudut sudah dipenuhi semak belukar. Sementara pada bangunan sisi utara, banyak dimanfaatkan war-
ga untuk menaruh kendaraan. ‘’Pokoknya situasi di dalam sangat kumuh dan menyeramkan. Saya harap ada perhatian dari pemerintah untuk kawasan itu,’’ ujar Gung Darma, salah seorang warga Bangli, Minggu (14/5) kemarin. Pemkab Bangli sebenarnya berkeinginan untuk memfungsikan kawasan tersebut. Pemkab pernah mewacanakan akan menggunakan bangunan itu untuk perkantoran. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bangli Ida Ayu Gede Yudi Sutha juga pernah mengutarakan keinginan pihaknya untuk menjadikan
kawasan itu sebagai ruang terbuka hijau. Namun, keinginan itu belum bisa terwujud lantaran belum ada izin dari Pemprov Bali. ‘’Sejauh ini kami belum mendapatkan izin untuk pemanfaatan lokasi untuk ruang terbuka hijau dari Pemprov Bali,’’ ungkap Yudi Sutha. Dia menambahkan, jika eks RSUD tersebut tak juga dimanfaatkan jelas akan memunculkan kesan negatif pada kawasan sekitar. Untuk itu pihaknya tetap berharap agar Pemprov Bali memberikan izin untuk memanfaatkannya. (kmb41)
Warga Minta Eks RSUD Segera Ditata
Pengelolaan Lahan Hutan Lindung
Pemerintah Desa Siakin Tunggu Hasil Verifikasi
Bangli (Bali Post) Keinginan Pemerintah Desa Siakin, Kintamani untuk bisa memanfaatkan ratusan hektar lahan hutan lindung milik pemerintah pusat yang ada di desa setempat menjadi lahan pertanian masih belum bisa terealisasi. Kendati usulan yang diajukan sudah diverifikasi, namun hasilnya belum juga turun. Perbekel Desa Siakin Gede Disi, Minggu (14/5) kemarin, mengatakan usulan pemanfaatan hutan milik pemerintah yang ada di wilayah desanya sudah diusulkan sejak beberapa tahun lalu oleh perbekel sebelumnya. Usulan tersebut sudah sempat ditindaklanjuti oleh pihak kehutanan dalam hal ini KPH Bali Timur dengan melakukan verifikasi. Namun, hingga sekarang hasil verifikasi tersebut belum disampaikan ke pihak desa. Disi menjelaskan, sesuai rencana, lahan hutan milik pemerintah yang ada di wilayah desanya akan dimanfaatkan untuk peningkatan ekonomi warga setempat. Lantaran hampir 99 persen warga di Siakin bekerja di sektor pertanian, maka sesuai rencana, lahan hutan yang diusulkan akan dipakai sebagai lahan pertanian. Namun, pihaknya belum bisa memastikan tanaman apa saja yang boleh dan layak dikembangkan di lahan hutan tersebut karena masih menunggu hasil verifikasi. ‘’Sempat saya menanyakan soal tanaman apa saja yang boleh ditanam, kata pihak kehutanan, nanti setelah izinnya sudah datang baru diskusikan soal itu, apa yang menjadi potensi Desa Siakin dan keinginan warga,’’ terangnya. Disinggung mengenai potensi lahan hutan untuk dijadikan sebagai kebun raya, Disi mengakui hal itu cukup potensial. Hanya saja sejauh ini pihaknya belum memiliki rencana untuk memanfaatkan lahan hutan menjadi kebun raya. ‘’Bagus dipakai untuk kebun raya. Tapi sementara belum ada rencana mengarah ke sana. Tentunya kami di desa tetap mengikuti izin dari kehutanan,’’ imbuhnya. (kmb40)
BalI Post/kmb41
WAHANA BERMAIN - Wahana bermain di areal Lapangan Kapten Mudita.
Bali Post/nan
EKS RSUD - Areal eks RSUD Bangli yang kondisinya sangat memprihatinkan.
Dua SD Tak Selenggarakan USBN Bangli (Bali Post) Ti d a k s e m u a S e k o l a h Dasar (SD) di Kabupaten Bangli menggelar Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari mulai Senin (15/5) hari ini. Ada dua SD yang tidak melaksanakan USBN tahun ini. Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli Nyoman Sedana, Minggu (14/5) kemarin, mengatakan dari 164 SD yang ada di Kabupaten Bangli, hanya 162 SD yang melaksanakan USBN tahun ini. Dua sekolah lainnya, yakni SDN 3 Dausa dan SD 9 Songan di Kecamatan Kintamani tidak melaksanakan USBN. Dua sekolah tersebut tidak melaksanakan USBN lantaran tidak memiliki siswa kelas VI. ‘’Dari 162 SD jumlah siswa yang ikut USBN sebanyak 3.778 orang,’’ terangnya.
Dijelaskan Sedana, sesuai yang telah dijadwalkan, USBN akan dilaksanakan selama empat hari. Pada hari pertama, mata pelajaran yang diujikan, yakni Bahasa Indonesia, disusul mata pelajaran IPA pada hari kedua, Matematika pada hari ketiga dan IPS dan PPKN pada hari keempat. Sama seperti USBN tingkat SMP, naskah soal USBN tingkat SMP dibuat khusus pemerintah pusat berkolaborasi dengan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Kabupaten dengan bobot 75 persen dan 25 persen. Sementara pencetakannya dilakukan di kabupaten/kota.
Sedana mengatakan, sore kemarin seluruh persiapan sudah rampung. Naskah soal yang disimpan di MKKS sudah siap diambil oleh panitia USBN masing-masing sekolah. ‘’Mengenai pengawasnya, hanya silang antar gugus,’’ jelasnya. Mantan Kepala SMKN 1 Susut ini menambahkan, setelah mengikuti USBN, nantinya siswa SD akan mengikuti ujian sekolah sesuai jadwal yang telah ditentukan. Adapun mata pelajaran yang nantinya diujikan dalam ujian sekolah nantinya, yakni seluruh mata pelajaran yang diajarkan di sekolah di luar mata pelajaran yang telah di USBN-kan. (kmb40)
Senin Kliwon, 15 Mei 2017
GIANYAR
9
Rapim DPRD Bahas Pemboikotan Rapat Paripurna
Gianyar (Bali Post) Pemboikotan rapat paripurna DPRD Gianyar akan kembali dilakukan. Bahkan sebagian anggota dewan telah membulatkan tekad untuk melakukan boikot jika belum ada solusi atas persoalan penyaluran dana hibah dan bansos. Terkait hal tersebut, Senin (15/5) hari ini akan digelar rapat pimpinan (rapim) dewan guna membahas kelanjutan rapat paripurna menyangkut Laporan Keuangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Gianyar Tahun 2016. Anggota DPRD dari Fraksi Golkar Ngakan Ketut Putra, Minggu (14/5) kemarin, mengatakan sejatinya masih ada lanjutan rapat paripurna dewan terkait LKPJ Bupati Gianyar Tahun 2016. Namun, sejumlah anggota dewan sudah memastikan akan memboikot rapat paripurna berikutnya. Hal tersebut, katanya, dikarenakan sebagian anggota dewan sudah kecewa dengan kebijakan penyaluran hibahbansos. Anggota dewan lintas fraksi kecuali PDI-P sudah sepakat akan melakukan pemboikotan. ‘’Kalau dari kubu saya, sudah solid dan tidak bisa diutak-utik lagi. Kami tetap memboikot,’’ tegasnya. Ngakan Putra mengungkapkan, kecemburuan akibat pembagian hibah-bansos yang tidak merata menjadi pemicu bersatunya anggota dewan non-PDI-P. ‘’Masalah bansos membuat teman-teman dewan marah dengan situasi tersebut,’’ terangnya. Disinggung sampai kapan aksi pemboikotan ini akan berlangsung, Ngakan Putra menyatakan hal itu tergantung hasil rapim hari ini. Namun, ia menegaskan, bila sikap eksekutif masih sama seperti sebelumnya, tidak menutup kemungkinan pemboikotan rapat paripuna akan terus berlanjut. Sebelumnya, anggota DPRD Gianyar Dewa Gede Merta Jaya dan I Gusti Anom Mesta mengatakan kecemburuan dalam penyaluran hibah bansos memang menjadi salah satu penyebab kekesalan anggota dewan sehingga memilih absen dalam rapat paripurna yang digelar, Jumat (12/5) lalu. ‘’Ini salah satu rangkaian dari puncak kekesalan kita. Salah satunya karena pencairan hibah-bansos di eksekutif yang lebih memprioritaskan anggota dewan dari Fraksi PDI-P,’’ katanya. (kmb35)
Toko Baju di Kemenuh Disatroni Maling Kerugian Belasan Juta Rupiah
Gianyar (Bali Post) Aksi pencurian semakin marak terjadi di wilayah Sukawati. Kali ini maling menggasak toko baju di Jalan Raya Kemenuh, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Minggu (14/5) kemarin. Di lokasi tersebut pencuri menggasak barang dagangan senilai belasan juta rupiah milik korban Ida Bagus Ketut Maha Dwijayana (42). Informasi yang dihimpun, Sabtu malam sekitar pukul 20.00 Wita, korban menutup toko miliknya. Keesokan harinya, sekitar pukul 08.00 Wita, korban pun kembali ke toko itu. Awalnya tidak ada mencurigakan. Namun saat membuka pintu toko itulah, korban terkejut melihat kondisi dalam toko yang berantakan. Saat dicek lebih lanjut, ia mendapati kondisi pintu belakang dalam keadaan terbuka dengan gerendel yang rusak. Barang dagangan di toko itu pun lenyap. Sebanyak 75 baju, 50 singlet, 30 celana, sepuluh baju barong, enam celana panjang, satu unit TV 16 inci, dua unit speaker aktif, satu HP, uang tunai Rp 20.000 dan satu tabung elpiji 3 kg lenyap. Korban menderita kerugian belasan juta rupiah. Kasubag Humas Polres Gianyar AKP Ketut Alit Sudarsana yang dikonfirmasi hal ini membenarkan adanya kejadian tersebut. Dari penyelidikan sementara, diduga pelaku masuk ke dalam toko lewat pintu belakang. ‘’Polisi masih selidiki kasus pencurian ini. Semoga nanti cepat ada titik terang,’’ katanya. (kmb35)
Bali Post/nik
PASAR DARURAT - Bangunan semipermanen yang nantinya difungsikan sebagai pasar darurat tempat relokasi sementara pedagang Pasar Seni Sukawati.
Molor, Pembangunan Pasar Darurat di Sukawati Rekanan akan Didenda
Gianyar (Bali Post) Pembangunan pasar darurat di Lapangan Sutasoma, Sukawati, molor seminggu lebih dari target yang ditentukan. Hingga Minggu (14/5) kemarin, rekanan penggarap proyek tersebut belum mampu menuntaskan proyek tersebut. Terkait hal ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar pun memastikan pihak rekanan akan dijatuhi sanksi berupa denda. Pantauan di lapangan, Minggu (14/5) kemarin, nampak sejumlah buruh sedang mengerjakan bangunan semipermanen di Lapangan Sutasoma. Bangunan yang akan dijadikan tempat relokasi sementara bagi pedagang Pasar Seni Sukawati itu dibagi dalam belasan sub bangunan yang memenuhi hampir seluruh luas lapangan yang ada di sebelah utara Kampus Komunitas Gianyar tersebut.
Pada papan proyek di bawah naungan Disperindag Gianyar itu tercantum nama kegiatan proyek pengembangan pasar dan distribusi barang. Nilai anggarannya Rp 1.059.965.000. Proyek dengan nomor kontrak 027/0749/Disperindag/2017. Hingga kemarin proyek tersebut belum tuntas dikerjakan. Padahal batas waktu 45 hari pengerjaan seharusnya selesai pada 7 Mei lalu.
Sejumlah buruh yang sedang mengerjakan proyek tersebut mengakui bahwa sebelumnya sempat terjadi keterlambatan pengiriman material, seperti pasir dan balok kayu. ‘’Kemarin ada sekitar tiga hari, pasir dan balok kayu tidak datang. Kami pun tidak bisa bekerja,’’ ucap seorang buruh yang namanya minta dirahasiakan. Kepala Disperindag Gianyar Wayan Suamba yang dikonfirmasi hal ini mengakui pengerjaan pasar darurat di Lapangan Sutasoma molor dari target yang telah ditentukan. Suamba menegaskan, atas keterlambatan ini rekanan akan dikenakan denda. ‘’Pasti pemborong akan kena denda. Denda itu dihitung per hari,’’ ucapnya.
Meski sudah dipastikan molor, Suamba mengaku akan berkoordinasi dengan rekanan untuk mempercepat pengerjaan bangunan semipermanen tersebut. Sementara disinggung terkait pencairan anggaran dari pemerintah pusat untuk revitalisasi Pasar Seni Sukawati, Suamba mengatakan hingga kini memang belum ada kepastian kapan anggaran sebesar Rp 60 miliar itu akan turun. ‘’Terakhir Bapak Bupati bertemu di kementerian pada 4 April lalu. Kami sudah terus koordinasi ke pusat, sampai sekarang hanya diminta menunggu,’’ katanya. Ditambahkannya, selain anggaran revitalisasi Pasar Seni Sukawati, kepastian soal anggaran dari pusat juga terjadi untuk revital-
isasi Pasar Johar, Semarang dan Pasar Klewer, Solo. ‘’Ketiganya ini ada dalam satu sumber, namanya anggaran 99, karena jumlahnya semua cukup besar. Kalau proyek pembangunan pasar yang nilai kecil, seperti Rp 6 miliar sudah ada yang cair,’’ ungkapnya. Lebih lanjut Suamba pun mengajak masyarakat untuk bersabar dengan kondisi ini. Meski demikian ia tetap optimis anggaran tersebut bisa cair. Apalagi anggaran itu benar-benar dibutuhkan untuk memajukan Pasar Seni Sukawati yang saat ini mulai terpuruk. ‘’Kami hanya berharap dukungannya bila anggaran ini sudah cair sehingga revitalisasi Pasar Seni Sukawati bisa terealisasi,’’ katanya. (kmb35)
KLUNGKUNG
10
Senin Kliwon, 15 Mei 2017
Perbaikan Lampu Lalin Terkendala Anggaran
Dishub Pasang Imbauan di Simpang Lepang
Bali Post/dwa
RAZIA - Personel gabungan Polres Klungkung gencar melaksanakan razia terhadap pengendara sepeda motor.
Gencar Laksanakan Razia
Puluhan Pelanggar Terjaring Semarapura (Bali Post) -
Personel gabungan Polres Klungkung gencar melaksanakan penertiban terhadap pengendara dan pengguna jalan dalam rangka Operasi Patuh Agung 2017. Pada razia yang dilaksanakan di malam minggu, menjaring puluhan pelanggar yang didominasi tidak menggunakan helm. Kabag Ops. Polres Klungkung Kompol Nyoman Suarsika didampingi Kasat Lantas AKP Wayan Mudiasa mengungkapkan, pelaksanakan razia kendaraan bermotor terkait Operasi Patuh Agung 2017, di Jalan Puputan, Sabtu (13/5). Pada razia tersebut pihaknya menjaring 55 pelanggar yang didominasi dengan pelanggaran tanpa menggunakan helm. Dari razia tersebut, personel menyita 42 STNK, 10 kendaraan roda dua, dan 3 SIM. Ramainya arus lalu lintas di malam Minggu itu tidak menyurutkan kesigapan personel dalam bertugas. Terbukti banyaknya pelanggar yang terjaring, terutama pengendara sepada motor yang tidak membawa SIM dan menggunakan helm pengaman. Kabag Ops. Polres Klungkung pada kesempatan tersebut mengatakan, razia ini akan terus dilakukan baik siang maupun malam hari. “Jadi diminta kepada masyarakat untuk selalu melengkapi diri dengan selalu membawa SIM dan surat kendaraan. Jangan lupa selalu memakai helm pengaman,” bebernya. Operasi Patuh Agung 2017 dilaksanakan selama 14 hari dari tanggal 9 s/d 22 Mei 2017, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah Klungkung. (dwa)
Semarapura (Bali Post) -
Tidak semua kerusakan lampu lalu lintas di Klungkung dapat diperbaiki Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional wilayah VIII Surabaya. Hal ini disebabkan tidak adanya penganggaran untuk pemeliharaan lampu lalin yang menjadi tanggung jawab pusat. Hal ini pun membuat kerusakan lampu lalin di Jalan I.B. Mantra simpang Desa Lepang belum bisa diperbaiki. Dinas Perhubungan pun melakukan pemasangan papan imbauan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan akibat lampu lalin mati. Saat dihubungi, Minggu (14/5) kemarin, Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Klungkung Komang Agus Putra Sanjaya menyampaikan, sejumlah titik kerusakan lampu lalin sudah diperbaiki Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional wilayah VIII Surabaya. Seperti di Jalan I.B. Mantra Simpang Tiingadi Kecamatan Dawan yang sebelumnya menuai keluhan akibat kerusakan. Menurut Komang Agus telah diatasi dengan melakukan penggantian mesin. Selain itu, kerusakan mesin juga disebabkan oleh binatang. “Ada mesin yang rusak karena ada cicak masuk dan terjadi konslet,” tuturnya. Sementara itu, untuk lampu lalin Jalan I.B. Man-
tra simpang Lepang belum juga dapat ditangani. Pasalnya, kerusakan yang dialami lebih berat dibandingkan di simpang Tiingadi sehingga memerlukan anggaran cukup besar. Sementara itu belum ada kejelasan tanggung jawab pemeliharaan membuat Balai Besar Pelaksanaan Jalan, yang berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum tidak menganggarkan untuk pemeliharaan. “Untuk pengadaan lampu lalin dan lampu jalan jadi satu di Kementerian PU. Namun, untuk pemeliharaannya tidak dianggarkan. Sementara Kementerian Perhubungan melalui Balai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Sungai, Danau dan Penyeberangan
Wakili Klungkung di Tingkat Provinsi
SMAN 2 Semarapura Ikuti Lomba PIK-R 2017
SMA Negeri 2 Semarapura dipercaya mewakili Kabupaten Klungkung dalam lomba Pusat Informasi Konseling-Remaja (PIK-R) tahun 2017 untuk tingkat provinsi. Tim penilai lomba yang dipimpin oleh Debby Martha dari Kantor BKKBN Provinsi, Sabtu (13/5), langsung melakukan penilaian di sekolah yang terletak di Jalan Dewi Sartika, Semarapura Kaja itu. Pembentukan PIK R/M di lingkungan komunitas sekolah dan masyarakat mempunyai tujuan untuk memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang 8 fungsi keluarga. Di antaranya pendewasaan usia perkawinan, triad KRR (seksualitas, HIV/AIDS dan napza), life skills, gender, advokasi serta komunikasi, informasi dan edukasi (KIE). Ketua Tim Penilai Lomba Debby Martha mengatakan, melalui lomba ini diharapkan akan tumbuh generasi muda yang bermental dan
berperilaku sehat serta berprestasi yang nantinya bermuara pada peningkatan kualitas keluarga. Pemenang pertama pada lomba tingkat provinsi ini nantinya akan mewakili Provinsi Bali dalam lomba tingkat Nasional. Sementara itu, Kepala SMAN 2 Semarapura Drs. I Gusti Lanang Made Puji, M.Pd. mengatakan dengan semangat Gema Santi beragam terobosan dan persiapan telah dilakukan untuk tampil maksimal dalam kompetisi ini. Mulai peningkatan sarana dan prasana sekolah seperti ruang UKS. Serta melakukan berbagai kegiatan kesehatan, seperti pelatihan dokter kecil/ kader kesehatan remaja yang melakukan penyuluhan kesehatan, pengawasan dan pembinaan perilaku hidup bersih dan sehat. “Setelah menghadapi penilaian lomba ini, lagi dua hari kami kembali akan dinilai, namun nanti
kami akan dinilai oleh tim penilai dalam lomba Sekolah sehat tingkat nasional karena sebelumnya kami berhasil meraih peringkat pertama lomba sekolah sehat di tingkat provinsi,” ujar Kasek Lanang Puji disambut riuh tepuk tangan siswa dan para undangan yang hadir. Bupati Suwirta dalam kesempatan tersebut mengungkapkan rasa kagumnya kepada SMAN 2 Semarapura yang telah mampu mengharumkan Kabupaten Klungkung melalui berbagai lomba yang berhasil dimenangkan. Diakuinya, SMAN 2 Semarapura memang sekolah yang selalu siap di segala hal dalam menunjang jalannya pendidikan, tidak hanya saat akan menghadapi lomba. Kepada tim penilai, Suwirta berharap SMAN 2 Semarapura supaya dibina sebelum mengikuti ajang yang lebih tinggi pada lomba sekolah sehat tingkat nasional. (ad1205)
LOMBA - Tim penilai lomba PIK-R yang dipimpin Debby Martha dari Kantor BKKBN Provinsi, Sabtu (13/5) melakukan penilaian di SMAN 2 Semarapura.
(BLLAJSDP) Denpasar belum mendapatkan wewenang untuk pemeliharaan,” jelasnya. Belum adanya kejelasan anggaran membuat pembiayaan perbaikan lampu lalin simpang Lepang tidak bisa dilakukan. Untuk mencegah terjadinya kecelakaan akibat lalin mati, Dishub Klungkung memasang papan imbauan di simpang Lepang agar dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan. Pemasangan telah dilakukan seminggu lalu ditempatkan di pinggir jalan sebelum melewati simpang Lepang. Selain itu, pihaknya tetap melakukan koordinasi kepada BLLAJSDP dan juga Balai Besar Pelaksanaan Jalan agar secepatnya dapat dilakukan
Bali Post/dwa
LAMPU - Pemasangan papan imbauan lampu lalin mati. perbaikan. Menurut Komang Agus opsi pertama yang akan dilakukan dengan melimpahkan wewenang pemeliharaan dari Kementerian PU ke Kementerian Perhubungan. Namun, bila hal itu tidak bisa dilaksanakan, sesuai perintah Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Pemkab
akan mengambil alih pemeliharaan. Hanya saja, pihaknya masih mencari aturan yang membenarkan pengambilan alih perbaikan oleh Pemkab ini. “Lokasinya berada di Pemkab Klungkung, tinggal mencari aturannya agar bisa melakukan perbaikan saja,” pungkasnya. (dwa)
Beri Kedamaian Jiwa
Gede Prama Sambangi Klungkung
GEDE Prama hadir di Kabupaten Klungkung untuk bertutur tentang kedamaian jiwa dan keluarga, Sabtu (13/5). Bertempat di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Gede Prama membius ratusan undangan yang hadir melalui wejangan dan senandung lagu-lagu sederhana namun mampu mendamaikan jiwa para undangan yang hadir. Menurut pria yang merupakan seorang guru dan pelayan di jalan meditasi, acara ini sejalan dengan semboyan Pemkab Klungkung, yaitu Gema Santi yang berarti menyuarakan kedamaian. “Semoga fibrasinya bisa dirasakan dan menjadi tuntunan hidup bagi masyarakat Klungkung dan bahkan seluruh umat manusia,” ujar Gede Prama yang disaksikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Ny. Ayu Suwirta. Menurut Gede Prama, jiwa yang ada dalam tubuh manusia hanya menginginkan kedamaian. Semua jiwa yang gelisah dan penuh ambisi pasti rindu pulang ke rumah penuh damai. Untuk itu program Gema Santi atau Gema Perdamaian harus didukung. Rumah yang indah adalah jiwa yang damai. Jika jiwa tidak menemukan rumah kedamaian pada tubuh manusia maka jiwa akan sakit, tertekan, marah, badmood dan sebagainya. Maka untuk menemukan kedamaian jiwa atau rumah yang indah maka manusia hendaknya menerima apapun kekurangannya. Dalam kekurangan juga terdapat sisi yang indah yang akan membawa jiwa menemukan rumah yang indah di dalam tubuh manusia. Perasaan yang tertekan saat kecil dan tertumpuk di saat dewasa akan tumbuh menjadi kesedihan. Gede Prama membeberkan cara melawan kesedihan dengan berimajinasi mendekap seorang bayi yang menangis diiringi dengan melantunkan lagu anak Cening Putri Ayu, yang memiliki lirik bermakna sangat dalam. Begitu pula jika munculnya kenangan
KEDAMAIAN - Gede Prama hadir di Kabupaten Klungkung untuk bertutur tentang kedamaian jiwa dan keluarga. buruk, kesedihan, badmood, Gede Prama menganjurkan untuk membayangkan sedang mendekap bayi menangis sambil menyanyikan lagu Nina Bobo. Dengan cara ini otomatis segala kesedihan, badmood akan bisa berkurang dan bahkan hilang, karena bayi menangis adalah simbul dari masa kecil yang tertekan. Untuk menciptakan jiwa yang damai, Gede Prama juga meminta untuk tidak terlalu bersaing dalam menjalani hidup. Karena persaingan menjadikan seseorang menjadi orang lain, bukan menjadi diri sendiri. Tubuh tidak akan menjadi rumah kedamaian bagi jiwa. Manusia juga hendaknya tidak memaksakan kehendaknya untuk sama satu sama lain karena setiap manusia memiliki karakter yang berbeda-beda. Gede Prama mengambil contoh pohon kamboja yang hidup di tanah dan lotus yang hidup di lumpur. Jika salah satunya dipaksakan hidup bukan di tempatnya maka tidak akan terjadi kedamaian. Begitu pula binatang bebek yang girang ketika hujan, berbeda dengan ayam yang malah berteduh ketika hujan. Rumah kedamaian di luar yaitu
keluarga. Saat ini banyak terjadi perceraian, pasien RSJ yang terus bertambah. Hal itu diakibatkan karena tidak adanya kedamaian di rumah tangga. Keluarga adalah kumpulan individu yang berbeda, jadi jangan dipaksakan untuk sama. Jika dipaksakan untuk sama maka akan terjadi perselisihan dan pertentangan. “Perbedaan itu bisa menjadi pelangi yang indah jika satu sama lain saling menerima,” imbuhnya. Di tengah acara, ratusan undangan yang terdiri dari perwakilan pelajar, sekaa truna, prajuru adat, para pamangku, PNS dan masyarakat umum juga diajak untuk melakukan meditasi. Meditasi ini bertujuan untuk mengheningkan dan mengistirahatkan jiwa dan pikiran dari berbagai permasalahan duniawi. Lewat meditasi pernapasan ini para peserta diajak untuk menerima semua karunia Tuhan, baik buruk, suka atau tidak, karena semua adalah karunia Tuhan yang harus dilewati. “Apa pun karunia Tuhan, baik atau buruk, suka atau tidak, terima saja, mengalir, senyum, semua adalah tarian Tuhan kembalilah ke napas,” ujar Gede Prama. (ad1206)
Senin Kliwon, 15 Mei 2017
Pendidikan Terbelenggu
HARI Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang diperingati setiap 20 Mei, tinggal beberapa hari lagi. Namun, di tahun ini masih ada hal yang perlu dibangkitkan, khususnya di dunia pendidikan. Mengapa? Menurut Campus Manager Mediterranean Bali Cabang Singaraja Komang Rusma Ari Santhi, S.Pd., M.Pd., pendidikan di Indonesia masih terbelenggu sejumlah persoalan, mulai dari biaya yang cukup mencekik, kurikulum yang masih rancu, hingga sarana prasaran yang kurang menunjang. Hal itu menjadi kekhawatiran di tengah zaman globalisasi ini. “Sarana prasarana harus mendukung. Begitu juga dengan tenaga pendidik harus berkualitas,” tegas Rusma Ari Santhi, belum lama ini. Untuk membangkitkan dunia pendidikan, menurutnya juga harus diimbangi dengan penanaman sikap pantang menyerah pada peserta didik. Tentunya ini memerlukan kepercayaan diri, kedisiplinan, kejujuran, di samping selalu memupuk diri untuk berkontribusi lebih banyak, baik untuk keluarga, lingkungan, masyarakat, bangsa dan negara. “Harus ada pemikiran untuk memberikan kontribusi untuk hal lain,” ucapnya. Kunci yang utama untuk membangkitkan dunia pendidikan adalah melawan rasa malas dan ketakutan yang kerap menjadi parasit. Dicontohkan, seperti Bahasa Inggris. Meskipun sulit dan memunculkan rasa enggan untuk mempelajari, itu harus diselami. (sos)
Dewan Minta Empat Desa Teken MoU dengan Investor PLTM
Bali Post/kmb38
Singaraja (Bali Post) – Masuknya investor yang membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTM) Muara di Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, mengundang perhatian DPRD Buleleng. Wakil rakyat di Bali Utara mengusulkan segera ada penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara investor dan desa di sekitar PLTM. Ini penting, agar perusahaan memberikan jaminan kepada desa di sekitar PLTM, baik dalam hal menjaga lingkungan maupun kelangsungan ritual keagamaan dan budaya. Pasalnya, air yang dimanfaatkan menggerakkan turbin, selama ini digunakan untuk irigasi subak di Desa Sambangan, Desa Panji dan Desa Panji Anom. Di bagian hulu kawasan hutannya dijaga oleh Desa Wanagiri, sehingga upaya menjaga kelestarian hutan dengan program penanaman pohon harus dibicarakan dengan pihak Desa Wanagiri. Selain itu, kawasan hulu juga terdapat Pura Bukit peninggalan Raja Buleleng Ki Gusti Anglurah Pandji Sakti. Untuk menjaga kelestarian dan mendukung ritual keagamaan, perlu disepakati sejak awal antara perusahaan dengan empat desa tersebut. Anggota dewan dari daerah pemilihan Kecamatan Sukasada Mangku Ariawan, Minggu (14/5) kemarin mengatakan kesepakatan dalam bentuk MoU tersebut perlu segara ditindaklanjuti untuk
11
Sambut Positif Pajak ”Online”
SOSOK
Mangku Ariawan
BULELENG
menghindari terjadinya persoalan yang memicu konplik di tengah masyarakat. Khususnya untuk mendapatkan kontribusi dari perusahaan. Jika empat desa itu menanda tangani MoU, maka bentuk kontribusi akan disepakati dan diharapkan tepat sasaran. Bahkan ini akan menghindari adanya upaya pihak-pihak tertentu yang mengatasnamakan warga untuk mengajukan proposal kepada perusahaan. “Kami mendukung penuh PLTM beroperasi. Meski baru beroperasi, saya kira empat desa di sekitar pembangkit ini perlu melakukan MoU, terkait kontribusi perusahaan menjaga lingkungan dan ritual keagamaan, karena mulai dari air irigasi, tradisi di subak dan di hutan bagian atas juga ada Pura Bukit warisan raja Buleleng yang patut kita jaga bersama,” katanya. Selain meminta penanda tangan MoU dengan empat desa, politisi Partai Demokrat asal Desa Panji tersebut mengingatkan kembali kepada perusahaan untuk menepati janjinya memberikan subsidi listrik bagi warga di empat desa tersebut. Dia meminta kontribusi ini ditepati, sehingga tidak sampai mengecewakan warga. Sementara janji perusahaan memperbaiki jalan yang sudah diaspal hotmix yang kini dirusak akibat dilalui alat berat pada waktu pembangunan PLTM, diminta agar segara direalisasikan. “Bagi kami untuk CSR biarkan dikelola pemerintah, namun di luar itu kontribusi untuk empat desa ini perlu dituangkan dalam MoU dan kerusakan jalan di desa kami yang dilalui alat berat ke lokasi pembangkit kami minta segara diperbaiki,” jelasnya. PLTM Muara ini beroperasi memanfaatkan aliran air irigasi Tiyingtali di perbatasan Desa Panji dengan Desa Sambangan. Aliran air tersebut menggerakkan dua turbin untuk memproduksi listrik sekitar 2.300 kilowatt. (kmb38)
Cegah Kebocoran, Pemkab Diminta Realisasikan di Buleleng Timur dan Tengah
Singaraja (Bali Post) Rencana Pemkab Buleleng untuk membuka layanan pembayaran pajak secara online untuk wajib pajak (WP) di wilayah Buleleng bagian timur dan tengah direspons positif kalangan legislatif. Untuk menghindari kebocoran dan menumpuknya tunggakan pajak, legislatif meminta Pemkab Buleleng segera merealisasikannya rencana tersebut, guna mempercepat pembayaran pajak yang kini masih terdapat beberapa tunggakan. Ketua Komisi III DPRD Buleleng Made Putri Nareni menilai penerapan layanan WP berbasis online, khususnya dalam pembayaran pajak sangat strategis, terlebih di Buleleng bagian timur. Sebab beban WP mampu diringankan, baik dari segi jarak maupun biaya transportasi. “Kalau dari daerah perbatasan dengan Karangasem ke kota membayar pajak, jaraknya cukup jauh.
Waktu tempuh cukup lama. Kalau ada online sangat positif dan bisa meringankan masyarakat,” ujar Nareni, Minggu (14/5) kemarin. Penerapan sistem itu, menurut politisi Nasdem ini juga sebagai salah satu upaya untuk mempercepat pembayaran tunggakan pajak. Seperti halnya PBB yang sesuai data per 31 Desember 2016, tunggakan mencapai Rp 85.845.601.086
dengan rincian pokok Rp 63.057.653.557 dan denda Rp 22.787.947.529. Selain itu, sistem online juga cukup ampuh untuk mengantisipasi kebocoran. “Prosesnya juga bisa lebih cepat. Kebocoran juga dapat dicegah,” katanya. Di tengah upaya pemkab menggenjot pendapatan, pembayaran pajak berbasis IT ini perlu segera direalisasikan dengan meniru
apa yang telah diterapkan di Kecamatan Gerokgak. “Pola seperti ini perlu segera diterapkan. Ini penting untuk menggenjot pendapatan daerah. Ke depan, layanan lain juga kami harapkan bisa berbasis online. Tidak hanya pada pajak,” imbuh wakil rakyat asal Desa Les, Kecamatan Tejakula ini. Sebelumnya layanan pembayaran pajak online telah diluncurkan Pemkab Buleleng di Kecamatan Gerokgak. Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., menyampaikan sistem itu juga akan dibuka di dua kecamatan yang mewakili Buleleng bagian timur dan tengah. (kmb45)
Bali Post/kmb45
Made Putri Nareni
Tingkatkan Kualitas SDM
Undiksha Komitmen Cetak Guru Profesional dan Bersertifikasi
MENINGKATKAN kualitas sumber daya manusia (SDM), pendidikan memegang peranan penting, baik pendidikan formal maupun nonformal. Pendidikan di sekolah merupakan proses pendidikan yang diharapkan dapat membentuk SDM yang unggul, dalam arti menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta berkarakter. Di antara komponen-kom-
ponen pendukung proses pendidikan dan pembelajaran, Wakil Rektor I Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Prof. Dr. Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si., Minggu (14/5) kemarin, memandang guru profesional merupakan komponen yang paling penting. Guru yang profesional ditunjukkan dengan kepemilikan sertifikat pendidik sebagai syarat legal
Prof. Dr. Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si.
formal dalam menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran di sekolah. Dari kompetensi atau sertifikasi itu, di samping guru menjadi sosok panutan, guru juga dapat menguasai materi pelajaran dengan baik. Undiksha sebagai universitas terbesar di Bali Utara telah diberikan perluasan mandat sejak tahun 2006. Artinya, Undiksha diperbolehkan membuka program studi nonkependidikan, seperti akuntansi, manajemen, manajemen informatika, ilmu hukum, kimia dan lainnya serta akan mengusulkan prodi nonkependidikan yang prospektif. “Undiksha sampai saat ini memegang peranan penting dalam membentuk guru yang profesional,” tegas Prof. Arnyana. Sejak 1955 hingga sekarang, sambung dia, Universitas di Bumi Denbukit ini telah mampu mencetak guru profesional, baik dari jenjang S-1 maupun profesi pendidik bersertifikasi. Upaya yang dilakukan untuk mewujudkan guru profesional lain-
nya yakni menyelaraskan kurikulum S-1 kependidikan menjadi kurikulum berbasis kompetensi berorientasi KKNI berlandaskan standar nasional pendidikan, meningkatkan kualitas dosen dengan mendorong kualifikasi ke jenjang S-3 dan guru besar atau profesor. “Sampai saat ini tidak ada dosen berijazah S-1. 31 Persen berkualifikasi doktor, dan 10 persen guru besar. Dosen Undiksha menempati rangking tujuh nasional dalam hal kualitas,” jelasnya. Upaya lain yang juga dilakukan Undiksha, sambung Prof. Arnyana, yakni meningkatkan kualitas sarana prasarana, meningkatkan proses perkuliahan dengan memantau perkuliahan melalui sistem informasi akademik (SIAK), serta meningkatkan kualitas pelaksanaan PPG secara berkala, mengadakan monitoring dan evaluasi dengan menggunakan autentik asesmen yang lebih menekankan pada penilaian proses. “Mencetak guru profesional juga dilakukan dengan men-
ingkatkan akreditasi program studi minimal B. Menyediakan asrama bagi peserta PPG dan sampai saat ini telah tersedia dengan kapasitas 450 orang,” ucapnya. Hingga saat ini, sebagai penyelenggara pendidikan profesi guru, Undiksha telah mencetak ribuan guru yang memiliki sertifikat pendidik. Ke depan, universitas ini juga telah dinyatakan sebagai penyelenggara PPG reguler oleh Kemenristek Dikti, baik bersubsidi maupun nonsubsidi. Tahun ini, rayonnya diberikan mengelola calon guru profesional melalui PLPG sebanyak 3.500 orang. Sebagai penyelenggara PPG SM3T, sejak 2013 Undiksha telah menamatkan lebih dari 600 orang guru yang bersertifikat pendidik. “Undiksha mampu secara berturut-turut meluluskan 100 persen peserta dalam mengikuti ujian nasional, dan sebagai penyelenggara PPG terbaik nasional kedua setelah UNY. Undiksha akan terus berusaha meningkatkan kualitas,” tandas Arnyana. (ad1204)
Hari Ini, SD di Buleleng Serentak Gelar US Singaraja (Bali Post) – Ujian Sekolah (US) tingkat Sekolah Dasar (SD) serentak digelar, Senin (15/5) hari ini. Seluruh peserta akan dihadapkan tiga mata pelajaran, yakni matematika, Bahasa Indonesia, dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). 75 persen soal US ini disusun oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) di daerah dan 25 persen sisanya materi ujian ditentukan Kementerian Pendidikan dan Kabudayaan (Kemendikbud) RI. Sebelum US SD digulirkan, Disdikpora telah mendistribusikan soal ke seluruh sekolah pada Jumat (12/5) lalu. Dari Disdikpora, soal dibagikan ke masingmasing sekolah sesuai jumlah peserta ujian. Kadisdikpora Buleleng
Gede Suyasa, Minggu (14/5) kemarin mengatakan, sejauh ini persiapan US tingkat SD sudah final. Masing-masing panitia di sekolah juga sudah mempersiapkan semua kebutuhan. Pihak guru juga sudah mempersiapkan anak didiknya yang mengikuti
ujian sejak jauh-jauh hari. Guru-guru juga mengingatkan kepada peserta US untuk menjaga kesehatan dan tidak melakukan halhal negatif. Ini penting untuk menghindari adanya peserta US yang tidak hadir selama jadwal US SD. “Per-
siapan sudah final, baik kami di kabupaten dan di masing-masing sekolah. Soal ujian sudah diterima dan besok (hari ini) US SD secara serentak digelar. Kami optimis bisa berjalan lancar,” tandas Gede Suyasa. (kmb38)
Gede Suyasa
Bali Post/dok
JEMBRANA
12
Senin Kliwon, 15 Mei 2017
Sempat Dua Pekan Tangkapan Melimpah
Kini, Nelayan Alami Paceklik Ikan
Negara (Bali Post) – Paceklik tangkapan ikan kembali dialami para nelayan di Jembrana, khususnya nelayan perahu purse seine atau selerek. Ribuan orang yang bergantung pada tangkapan perahu ini harus pasrah setahun belum panen tangkapan ikan. Sejumlah pengusaha dan pengelola perahu mengungkapkan kondisi paceklik tersebut. Salah satu faktor penyebab paceklik ikan ini adalah cuaca.
Bali Post/olo
OPERASI- Operasi gabungan yang digelar di depan Kantor Bupati Jembrana, Sabtu malam.
Operasi Gabungan
Nihil Barang Berbahaya, 10 Ranmor Diamankan Negara (Bali Post) – Operasi gabungan yang digelar Polres Jembrana, Subdenpom dan Dinas Perhubungan, Sabtu (13/5) malam mendapati puluhan pelanggaran. Petugas mengeluarkan puluhan tilang dengan berbagai pelanggaran dan mengamankan 10 kendaraan bermotor. Selain melakukan pemeriksaan kendaraan, petugas juga melakukan pemeriksaan barang. Aparat gabungan melakukan pemeriksaan di depan Kantor Bupati Jembrana, Jalan Surapati. Dari operasi yang dilakukan selama satu jam untuk kendaraan yang masuk
ke Bali itu, didominasi pelanggaran SIM. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Sukadana seizin Kapolres Jembrana dikonfirmasi, Minggu (14/5) kemarin mengungkapkan operasi ini merupakan kegiatan dalam rangka Operasi Patuh Agung. Semua jenis kendaraan yang melintas di jalan DenpasarGilimanuk dilakukan pemeriksaan surat-surat dan kelengkapan kendaraan. Polisi sengaja mengarahkan kendaraan yang melintas di Jalan Sudirman ke Jalan Surapati untuk memudahkan pemeriksaan. AKP Sukadana membenar-
kan adanya puluhan pelanggaran dan di antaranya ditindak dengan tilang. Dari 65 pelanggaran, 47 di antaranya tanpa SIM. Disusul kemudian 13 tanpa membawa STNK dan masingmasing satu pelanggaran sabuk pengaman, TNKB, KIR serta izin trayek dua pelanggar. Polisi juga menyita barang bukti 10 sepeda motor. “Dari pemeriksaan tidak kita temukan barang berbahaya, pelanggaran kita tilang,” terang Sukadana. Operasi Patuh Agung ini akan berlanjut hingga Senin (22/5) nanti. Sasarannya semua pelanggaran dengan prioritas berpotensi lakalantas. (kmb26)
Beberapa perahu Selerek tetap melaut untuk mencari posisi ikan, namun banyak yang tidak mendapat tangkapan ikan. “Mungkin ini sedang musimnya ditambah cuaca yang kurang bagus, kemarin memang sempat ada tangkapan ikan tongkol tapi hanya dua minggu,” ujar Kepala Desa Pengambengan Samsul Anam dikonfirmasi, Minggu (14/5) kemarin. Memasuki bulan Mei ini, menurutnya sudah genap setahun para nelayan di Pengambengan mengalami paceklik tangkapan ikan. Awalnya hanya jenis ikan Lemuru yang menjadi andalan para nelayan di Selat Bali. Namun, selama setahun ini tangkapan jenis ikan lain seperti layur dan tongkol juga turun drastis. Hal tersebut sangat dirasakan para nelayan, sehingga mereka mencari penghasilan dari sektor lain, seperti pertukangan dan pertanian. Kepala Koperasi Nelayan di Perancak I Ketut Suastika Yasa juga tak menampik kondisi paceklik tangkap ikan terutama nelayan perahu
Selerek. Kondisi ini lebih dipicu karena cuaca yang tidak mendukung. Tetapi kendati kondisi paceklik, namun tidak mempengaruhi koperasi untuk nelayan. “Tetap berjalan, hanya saja memang paceklik setahun ini dialami nelayan,” tandas Suastika Yasa yang juga pemilik perahu selerek ini.
Kondisi paceklik ikan ini mempengaruhi produksi ikan hasil tangkap nelayan. Bukan saja para nelayan, sejumlah pabrik pengolahan ikan yang mengandalkan produksi tangkap ikan juga merasakan. Bahan ikan yang biasanya bisa dipasok dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, harus dida-
tangkan dari daerah lain. Sekadar diketahui, dari data yang dihimpun pada tahun 2015 lalu, produksi tangkap ikan mencapai 17 ribu ton. Turun hingga 50 persen pada tahun 2016 lalu. Para nelayan mulai mengalami paceklik sekitar bulan Mei 2016 lalu. Produksi tangkap ikan ini dihasilkan dari perahu tangkap selerek, perahu tangkap tradisional di bawah 30 GT menggunakan jaring. Ratusan pasang perahu selerek ini biasa ditemui di Pengambengan dan Muara Perancak. (kmb26)
Bali Post/olo
NGANGGUR – Sejumlah perahu selerek nampak bersandar di sekitar PPN Pengambengan lantaran paceklik ikan. Sulitnya memperoleh tangkapan ikan sudah dialami setahun ini.
KARANGASEM
Senin Kliwon, 15 Mei 2017
13
Cuaca Ekstrem Sepekan Ini
SOSOK BUMDes Harus Diatur
Setiap desa memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Apa saja yang dikerjakan BUMDes ini dalam mensejahterakan warganya? Masih belum jelas. Apa saja yang dikerjakan di setiap desa melalui BUMDes ini juga berbeda-beda. Karena itu untuk memaksimalkan BUMDes, maka pemerintah daerah harus hadir memfasilitasi dan mengarahkan, agar peran BUMDes ini lebih maksimal dan linier dengan program pemerintah daerah. Hal itu disampaikan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, belum lama ini. Di Karangasem ada 75 desa dan tiga kelurahan. Jika BUMDes di seluruh desa ini digerakkan sejalan dengan program pemerintah daerah. Karena itu, pembangunan yang dirancang pemerintah daerah akan lebih cepat teralisasi. “BUMDes di setiap desa ini kan sekarang yang dikerjakan beda-beda. Kita juga tidak tahu. Ini nanti harus diatur Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD),” pinta Bupati Mas Sumatri. Bupati minta Kepala Dinas PMD Karangasem memikirkan hal itu, sehingga ke depan BUMDes ini lebih efektif. Permendesa Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan, dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa, yang menjadi pedoman bagi daerah dan desa dalam pembentukan dan pengelolaan BUMDes. BUMDes sebagai badan usaha, seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan desa. Pengembangan BUMDes itu merupakan bentuk penguatan terhadap lembaga-lembaga ekonomi desa, serta merupakan alat pendayagunaan ekonomi lokal dengan berbagai ragam jenis potensi yang ada di desa. (gik)
Sat Polair Minta Nelayan Hentikan Aktivitas Melaut
Amlapura (Bali Post) -
Cuaca ekstrem yang terjadi sepekan terakhir ini membuat situasi di tengah laut amat membahayakan. Karena itu, Sat Polair Polres Karangasem turun ke seluruh garis pantai di Karangasem dengan belasan personel untuk memperingatkan para nelayan. Kepala Sat Polair AKP I Made Wartama, Minggu (15/5) kemarin, meminta para nelayan sementara menghentikan seluruh aktivitas melautnya, hingga cuaca kembali normal. Wartama menegaskan selama sepekan terakhir, gelombang masih tinggi. Ditambah lagi hujan lebat dan angin bertiup sangat kencang. Sangat berbahaya kalau nelayan memaksakan diri melaut. Dari pantauan aktivitas nelayan di seluruh garis pantai lengang. Soalnya, para nelayan memilih memarkir jukungnya di garis pantai dibandingkan melaut. Pertimbangannya karena cuaca buruk. Ada juga yang nekat beraktivitas, tetapi sebatas memperbaiki jukungnya. Seperti terlihat di sepanjang garis pantai Seraya, Bias Putih Bugbug maupun di garis pantai Tanah Ampo hingga Pantai Yeh Malet, Manggis. ‘’Dalam patroli tadi, sudah kami tegaskan agar perkembangan cuaca dipertimbangkan. Jangan dulu melaut dalam situasi seperti ini,’’ pinta Wartama.
Pada patroli itu, Sat Polair menjumpai seorang nelayan I Wayan Suarjana asal Yeh Malet. Ia nampak memperbaiki jukung dan jaring yang biasa dipakai menangkap ikan. Dia mengaku sudah tiga hari terakhir ini memilih tidak melaut bersama kawankawannya sesama nelayan. Cuacanya memang sedang buruk. Karena itu, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, dia masih beruntung dibandingkan nelayan lainnya. Alasannya, dia masih bisa bekerja sebagai petani dan buruh bangunan. Pihaknya mengaku terus berkoordinasi dengan BMKG Denpasar, untuk memantau terus berkembangan cuaca di setiap situasi nelayan di lapangan. Selain memperhatikan aktivitas nelayan di sepanjang garis pantai di Karangasem, Sat Polair juga menekankan hal
Bali Post/kmb31
PATROLI PANTAI - Petugas Sat Polair dipimpin langsung Kasat Polair AKP I Made Wartama saat melakukan patroli di Pantai Yeh Malet. serupa kepada mengguna boat yang melakukan penyeberangan setiap hari dari Pelabuhan Rakyat Padangbai. Dia meminta agar para nakhoda kapal memperhatikan aspek cuaca, sebelum memutuskan melakukan penyeberangan. ‘’Kalau terjadi cuaca buruk seperti ini, lebih baik kami peringatkan dulu, sebelum terjadi hal fatal di tengah laut,’’ katanya. Selama ini, Wartama menegaskan, hal ini menjadi upa-
ya preventif pihak kepolisian melihat situasi sekitar. Terlebih sudah terjadi beberapa peristiwa orang tenggelam di tengah laut. Mereka sama sekali tidak memperhatikan situasi cuaca. ‘’Jangan lagi ada nyawa melayang sia-sia karena awam tentang bahaya cuaca seperti ini di tengah laut,’’ tegasnya. Dia bersama belasan personel Sat Polair lainnya sudah beberapa kali turun ke garis
pantai bersama para nelayan yang aktif melaut. Tujuannya, agar terus bisa memantau situasi di lapangan. Bila terjadi cuaca buruk, maka akan segera diberikan warning sebagaimana peringatan BMKG. Bahkan, patroli pinggir pantai menggunakan kapal juga kerap dilakukan untuk terus mengingatkan para nelayan dan warga lainnya yang hidup di pinggir pantai agar tidak melaut. (kmb31)
Bendesa dan Prajuru Desa Subagan
Minta Perusakan dan Pencurian Pohon Diusut Setelah dikukuhkannya bendesa dan juga prajuru baru di Desa Pakraman Subagan tak menghentikan kasus di sana. Seperti kasus perusakan tanah pelaba pura dan pencurian pohon yang dilaporkan warga diharapkan terus diproses. Prajuru memastikan tidak akan mencabut laporannya di Polsek Kota Karangasem. Justru mereka mendorong agar polisi segera menuntaskan kasus tersebut. Lalu bagaimanakah kasus itu terjadi? …………………………………………………. Salah satu prajuru Nyoman Rai usai pengukuhan belum lama ini mengatakan pihaknya ingin agar kepolisian menuntaskan laporan masyarakat tersebut. Karena itu, pihak pengembang dalam hal ini sebagai terlapor agar diperiksa. Malah agar dihukum seberat-beratnya. Kalaupun ada pihak lain terlibat, diminta kepolisian juga mengem-
bangkannya. Disinyalir ada oknum prajuru lama menerima ‘’titipan’’ dari pengembang. ‘’Warga kami tak terima tanah pelaba puranya diratakan dengan alat berat. Karena itu, kami mendorong kasus yang dilaporkan warga itu ditangani polisi hingga tuntas,’’ pintanya. Seperti diberitakan sebelumnya, gejolak di Desa
Pakraman Subagan ini terjadi, berawal adanya temuan warga yang melihat tanah pelaba Pura Puseh seluas 61,5 hektar di Jalan Untung Surapati, Gang Sedap Malam, diratakan menggunakan alat berat oleh seorang pengembang. Setelah ditelusuri, pengembang itu berdalih sudah mendapat izin dari bendesa dan prajuru. Hal itulah yang membuat warga se-
Nyoman Rai
Gede Karang
tempat geram. Alasannya, mereka merasa persoalan itu tidak pernah dibahas bersama krama murwa. Masalah itu pun akhirnya
dilaporkan ramai-ramai ke Mapolsek Kota Karangasem. Materi laporannya ke Polsek adalah perusakan lahan dan pencurian pohon.
Hingga kini polisi masih mendalami laporan warga itu. Apakah benar pengembang sudah dapat izin dari bendesa lama dan prajuru lainnya? Hal itu belum bisa dipastikan. Masalahnya, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Kapolsek Kota Kompol Gede Wali, Minggu (14/5) kemarin, mengatakan sejauh ini pihaknya sudah melakukan penyelidikan. Bahkan, gelar perkara kasus itu sudah siap dilakukan. Rencananya gelar perkara diagendakan dalam waktu dekat ini di Polres Karangasem. ‘’Kami sudah berkirim surat ke Polres Karangasem. Tinggal menunggu kesiapan di Polres. Setiap laporan wa r g a , p a s t i a ka n ka m i usut tuntas,’’ katanya. Apakah sudah ada calon
tersangka, Kompol Gede Wali belum bisa memastikan. Hal itu baru bisa dipastikan kalau gelar perkara sudah dilakukan. Apakah nanti akan dilanjutkan ke tahap penyidikan atau kasusnya ditutup? Saat ini pihaknya menunggu sertifikat tanah itu. Katanya sertifikat itu masih dalam proses oleh pihak prajuru Desa Subagan. ‘’Tunggu saja dulu, bagaimana hasil g e l a r p e r k a r a n y a , ’ ’ k a tanya. Bendesa Subagan yang baru I Gede Karang berharap agar persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik, sehingga tidak menimbulkan gejolak lagi di desa. Kalau memang kasus itu termasuk melanggar secara hukum, agar juga diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (gik)
TABANAN Rumah Jompo Baru Dihuni Dua Lansia
14
Tabanan (Bali Post) Impian Dinas Sosial Tabanan mendirikan rumah jompo akhirnya terwujud. Solusinya, rumah dinas milik Pemkab Tabanan yang berada di Banjar Wanasara, Desa Bongan itu dimanfaatkan. Malah dua rumah dinas milik pejabat itu disulap menjadi panti sosial Werdha Santhi. Dan sejak Sabtu (13/5) lalu, bahkan sudah menampung dua lanjut usia. Masingmasing lansia yang berasal dari Penebel dan Selemadeg. Tidak sampai di sana saja, dinsos Tabanan kini juga proaktif melakukan
pendekatan untuk memperoleh izin keluarga pada enam lanjut usia lainnya yang telah terdata. “Karena ini sifatnya baru, maka tahap awal kita siapkan 10 tempat tidur untuk dapat menampung 10 lansia,� beber Kepala Dinas Sosial Nyoman Gede Gunawan, Minggu (14/5) kemarin. Sayangnya dari 10 lansia yang telah terdata itu, dua sudah meninggal dan baru dua saja yang diizinkan pihak keluarganya. Sedangkan enan lainnya masih dilakukan pendekatan. Sesungguhnya rencana penyediaan rumah jompo
ini sudah tercetus sejak tahun 2016 lalu. Bahkan ide ini juga telah mendapat dukungan penuh Bupati Putu Eka Wiryastuti, yang mengizinkan pemanfaatan sejumlah rumah dinas pejabat dijadikan rumah panti jompo. Apalagi seperti diketahui, keberadaan rumah dinas milik pemkab bagi pejabat Tabanan selama ini terlihat sepi, kalau enggan disebut tidak terurus. Hanya beberapa pejabat di Tabanan yang memfungsikan rumah dinas itu. Sisanya dibiarkan menjadi rumah kosong tanpa ada penghuninya. Pasalnya, sebagian kepala dinas dan
kabag enggan menempati rumah dinas lantaran rumah yang mereka tinggali masih dekat dengan kantor tempat kerja. Namun, ada juga yang menyerahkan rumah dinas itu dengan cara dihuni oleh staf nya. Diakuinya, pendirian rumah panti sosial ini setidaknya membantu memberikan atensi kepada para lanjut usia, khususnya mereka yang sudah tidak memiliki anggota keluarga dan juga tidak merawat orangtuanya secara maksimal. Di panti ini para lansia mendapatkan layanan kesehatan dari Dinas Kesehatan
Tabanan melalui puskesmas terdekat, dalam hal ini Puskesmas Tabanan 1. Ke depan pengawasan dan layanannya akan lebih ditingkatkan. Dan Dinas Sosial akan mengajukan pembentukan UPT di tahun 2018. Alasannya, saat ini layanan panti sosial itu masih berada di bawah naungan bidang penyuluhan dan rehabilitasi sosial, Dinsos. Di rumah panti sosial itu nantinya akan disiapkan staf 15-20 orang. “Selain untuk administrasi juga tenaga cleaning service, juru masak dan petugas keamanan,� ucapnya. (kmb28)
Senin Kliwon, 15 Mei 2017
PANTI SOSIAL Kadisos Tabanan saat melihat kondisi lansia yang sudah menghuni rumah panti sosial di areal kawasan rumah dinas pemkab Tabanan.
Bali Post/kmb28
15
Senin Kliwon, 15 Mei 2017 Hasil Pertandingan Liga Spanyol Osasuna vs Granada CF 2-1 Espanyol vs Valencia 0-1
Bali United Cukur Borneo FC Gianyar (Bali Post) Tim tuan rumah Bali United (BU) sukses mencukur tamunya Borneo FC, Samarinda, Kaltim, dengan skor 3-0 (2-0) dalam lanjutan Kompetisi Liga 1, di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (14/5) kemarin. Pelatih anyar BU Widodo Cahyono Putro sukses mempersembahkan kemenangan besar bagi Tim Serdadu Tridatu.
1. Barcelona 36 26 6 4 108-34 84 2. Real Madrid 35 26 6 3 96-39 84 3. Atletico Madrid 36 22 8 6 66-25 74 4. Sevilla 36 20 9 7 63-45 69 5. Villarreal 36 18 9 9 53-32 63 6. Athletic Club 36 19 5 12 51-39 62 7. Real Sociedad 36 19 5 12 55-49 62 8. Eibar 36 15 9 12 54-46 54 9. Espanyol 37 14 11 12 47-49 53 10. Alaves 36 13 12 11 37-41 51 11. Valencia 37 13 7 17 55-62 46 12. Malaga 36 12 9 15 47-51 45 13. Celta Vigo 35 13 5 17 49-60 44 14. Las Palmas 36 10 9 17 52-67 39 15. Real Betis 36 10 7 19 38-61 37 16. Leganes 36 8 9 19 34-53 33 17. Deportivo Coruna 36 7 11 18 40-61 32 18. Sporting Gijon 36 6 9 21 39-70 27 19. Osasuna 37 4 10 23 40-89 2 2 * 20. Granada CF 37 4 8 25 29-80 2 0 *
Bertarung di depan 9.000 pendukung setianya, para pemain BU langsung menggebrak. Ahn Byung Keon di menit ke-18 tendangan kerasnya meneruskan tendangan bebas Irfan Bachdim mengoyak gawang Borneo yang dikawal M. Ridho. Selang empat menit, giliran Yabes Roni mampu menggandakan kemenangan timnya. Berawal dari umpan terobosan Sylavano Dominique Comvalius, Yabes Roni yang menerima umpan matang melakukan tendangan lambung hingga kembali memperdaya kiper M. Ridho. Tertinggal 0-2, Borneo bukannya bangkit. Celakanya malah mendapat petaka, persisnya di menit 30, pemain Borneo Ricky Akbar diusir wasit, karena
Pencetak gol : 35 - Lionel Messi (Barcelona) Liga Jerman Mainz vs Eintracht Frankfurt 4-2 Bayer Leverkusen vs Cologne 2-2 FC Augsburg vs Borussia Dortmund 1-1 RB Leipzig vs Bayern Munich 4-5 Freiburg vs FC Ingolstadt 1-1 Schalke vs Hamburg SV 1-1 SV Darmstadt vs Hertha Berlin 0-2 VfL Wolfsburg vs Moenchengladbach 1-1 Werder Bremen vs Hoffenheim 3-5 1. Bayern Munich 33 24 7 2 85-21 7 9 ** 2. RB Leipzig 33 20 6 7 64-37 66 3. Borussia Dortmund 33 17 10 6 68-37 61 4. Hoffenheim 33 16 13 4 64-37 61 5. Hertha Berlin 33 15 4 14 41-41 49 6. Freiburg 33 14 6 13 41-56 48 7. Cologne 33 11 13 9 49-42 46 8. Werder Bremen 33 13 6 14 58-60 45 9. Moenchengladbach 33 12 8 13 43-47 44 10. Schalke 33 11 9 13 44-39 42 11. Eintracht Frankfurt 33 11 8 14 34-41 41 12. Bayer Leverkusen 33 10 8 15 47-53 38 13. Mainz 33 10 7 16 44-53 37 14. FC Augsburg 33 9 10 14 35-51 37 15. VfL Wolfsburg 33 10 7 16 33-50 37 16. Hamburg SV 33 9 8 16 31-60 35 17. FC Ingolstadt 33 8 7 18 35-56 3 1 * 18. SV Darmstadt 33 7 3 23 26-61 2 4 * Pencetak gol : 30 - Robert Lewandowski (Bayern Munich). Ket. * = degradasi, ** = juara.
Bali Post/wan
Inter Milan Ditinggal Pendukungnya Milan Pendukung garis keras Inter Milan meninggalkan Stadion San Siro saat jeda pertandingan melawan Sassuolo, Minggu (14/5) kemarin. Inter akhirnya menelan kekalahan 1-2 di pertandingan Serie A Liga Italia. Ini menjadi kekalahan kandang keempat beruntun bagi Inter. Hasil buruk itu melengkapi krisis di tim tersebut setelah pemecatan terhadap pelatih Stefano Pioli awal pekan lalu. Inter gagal meraih poin penuh dalam delapan pertandingan terakhir. Sepanjang durasi tersebut Inter hanya meraih dua poin saja. Inter yang mengoleksi 56 poin dan menempati peringkat ke-8 klasemen. Sedangkan Sassuolo di posisi ke-12 dengan 43 poin.
Crystal Palace Kirim Hull City Degradasi London Sam Allardyce menyelamatkan Crystal Palace bertahan di kompetisi Liga Utama Inggris musim depan. Palace mencukur Hull City 4-0, Minggu (14/5) kemarin sekaligus mengirim lawannya degradasi. Pada laga Selhurst Park itu, Palace sebenarnya hanya memerlukan satu poin saja untuk selamat dari ancaman degradasi. Namun, Christian Benteke dkk. menunjukkan permainan terbaiknya dengan merebut tiga poin penuh. Wilfried Zaha memulai kemenangan besar itu saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Benteke menambah gol sebelum babak pertama usai. Di babak kedua tekanan Palace tidak menurun, namun baru bisa mencetak gol tambahan jelang akhir pertandingan. Luka Milivojevic sukses mengeksekusi penalti menit ke-85 sebelum pemain pengganti Patrick van Aanholt menutup pesta kemenangan
JEBOL GAWANG - Pemain Bali United Yabes Roni (kiri) dikerubuti rekanrekannya setelah menjebol gawang Borneo FC dalam pertandingan Liga 1 yang berlangsung di Lapangan Dipta Gianyar, Minggu (14/5) kemarin. Bali United berhasil menggunduli PS Borneo dengan skor 3-0.
akumulasi kartu kuning. Sebelumnya, Ricky mendapat kartu kuning pertama di menit ke-17. Sampai interval pertama BU unggul 2-0. Di babak kedua, Borneo yang hanya tampil dengan 10 pemain, membuat BU makin mendominasi permainan. Puncaknya, Yabes Roni kembali mencetak gol di menit ke-69. Gol apik itu hasil kerja sama Yabes dengan Irfan Bachdim dan Miftahul Hamdi. Sampai wasit Aprisman Aranda (Padang Panjang) menyatakan laga usai, tuan rumah BU tetap unggul 3-0. Pelatih kepala Bali United Widodo Cahyono Putro mengakui, meskipun timnya unggul, namun ke depan performa Fadhil Sausu dan kawan-kawan dituntut harus lebih baik lagi. ‘’Kemenangan ini berkat para pemain, suporter, dan pelatih sepakat bersinergi,’’ ucap Widodo. Sementara itu, pelatih kepala Borneo FC Dragan Dukanovic mengaku jika timnya harus menelan kekalahan itu. ‘’Kami kesulitan bermain dengan 10 pemain. Apalagi situasinya tertinggal dua gol, sehingga sulit mengejar ketinggalan,’’ jelas Dragan. (022/r)
di kandang itu lima menit kemudian. Dengan kemenangan itu, Palace melonjak ke posisi ke13 dengan 41 poin. Sebaliknya Hull tertahan di posisi ke-18 dengan 34 poin. Dengan sisa 1 pertandingan, Hull tertutup peluangnya mengejar peringkat ke-17 Swansea yang unggul 4 poin. Hull turun ke Liga Champions musim depan menemani Middlesbrough dan Sunderland yang telah terdegradasi pekan lalu. (kmb39/rtr) Hasil : Crystal Palace vs Hull City 4-0 Bournemouth vs Burnley 2-1 Manchester City vs Leicester City 2-1 Middlesbrough vs Southampton 1-2 Stoke City vs Arsenal 1-4 Sunderland vs Swansea City 0-2 Everton vs Watford 1-0 West Bromwich Albion vs Chelsea 0-1
Hasil buruk itu didapat sehari setelah mereka dipastikan gagal merebut tiket ke Liga Eropa musim depan. Atalanta menutup harapan Inter, Fiorentina dan AC Milan dengan mengamankan posisi ke-5 dengan keunggulan 6 angka dengan sisa dua pertandingan. Stefano Vecchi menjadi pelatih sementara saat menyaksikan timnya dua kali dijebol oleh gol Pietro Iemmello pada menit ke-36 dan 50. Gol balasan Inter dihasilkan Eder menit ke-70. Inter sepanjang musim ini telah mempekerjakan tiga pelatih. Frank de Boer sempat berkuasa selama 85 hari sebelum dipecat pada November lalu dan digantikan Vecchi. Pendukung Inter tak puas dengan penampilan tim kesayangannya dan membentangkan spanduk bertuliskan ‘’Anda tidak berhak menerima dukungan kami. Kami datang untuk mengucapkan halo dan kami pergi untuk makan siang’’. Spanduk itu dikibarkan hanya 25 menit setelah pertandingan dimulai dengan skor masih imbang 0-0. Satu per satu penonton meninggalkan stadion. (kmb39/rtr)
Hasil Pertandingan Inter Milan vs Sassuolo 1-2 Atalanta Bergamo vs AC Milan 1-1 Fiorentina vs Lazio 3-2
Bali Post/ap
TEMBAKAN - Pemain Inter Milan Ivan Perisic (kanan) melepaskan tembakan ke gawang Sassuolo pada pertandingan Serie A Liga Italia, Minggu (14/5) kemarin.
OLAH RAGA
16 Pertahankan Gelar, Halep Ikuti Jejak Serena Madrid Petenis Rumania Simona Halep mempertahankan gelar turnamen Madrid Terbuka dengan mengatasi perlawanan dari Kristina Mladenovic dari Prancis dengan keunggulan 7-5, 6-7(5), 6-2, Minggu (14/5) kemarin. Mladenovic untuk pertama kalinya tampil di final turnamen yang setingkat di bawah grand slam. Petenis unggulan 14 itu merebut game kedua lewat tiebreak setelah menyerah di set pertama. Namun, Halep yang memainkan final ketiganya dalam empat tahun turnamen ini, merebut set ketiga yang menjadikannya petenis putri pertama yang mampu mempertahankan gelar setelah Serena Williams pada 2013. Halep yang kalah atas Maria Sharapova pada final 2014, sempat frustrasi pada set kedua ketika Mladenovic mampu memberikan perlawanan gigih. Bahkan, dia mendapat teguran dari wasit karena melempar raketnya ke arah pemungut bola setelah tertinggal 0-30 di game ke-12. Mladenovic memulai tiebreak dengan baik dan memenangi set kedua setelah memenangi dua reli panjang. Namun, ia kehabisan energi dan tidak mampu mengimbangi permainan Halep. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/ap
JUARA - Petenis Rumania Simona Halep menjuarai turnamen Madrid Terbuka, Minggu (14/5) kemarin.
Persekaba Liga 3 Disarankan Ganti Nama
Denpasar (Bali Post) Persekaba Badung yang berniat mengikuti Kompetisi Liga 3 demi menghormati insan sepak bola yang pernah menjabat Ketua Pengda PSSI Bali Made Sumer (alm), disarankan mengganti nama. Pasalnya, Badung pernah memiliki Persekaba, dan lisensinya telah dilego ke PS Yahukimo Papua. Direktur Kompetisi Asprov PSSI Bali Gede Made Anom Prenatha saat Raker Asprov PSSI Bali di KONI Bali, Minggu (14/5) kemarin, menegaskan jika Badung ingin mengirimkan timnya di kancah Liga 3, diharapkan tidak lagi memakai nama Persekaba. ‘’Kalau Badung mau merangkak lagi dari Liga 3, kami sarankan menggunakan nama lain, bukan Persekaba,’’ tuturnya. Dijelaskannya, Liga 3 untuk Rayon Bali digulirkan pada 1 Juli sampai dengan 30 Agustus. Hingga kini klub yang memastikan ambil bagian yakni Perseden Denpasar, Putra Pegok, Pro Kundalini, Putra Pemenang, Tunas Muda Ubud, PS Gianyar, Undiksha, serta satu lagi wakil Badung. ‘’Untuk Perst Tabanan masih berpikir untuk ikut, apakah menggunakan sistem home tournament atau home and away. Jika memakai home tournament, Perst Tabanan memastikan ikut,’’ kata Anom Prenatha. Sementara untuk Kompetisi Liga U-15 dan U-17 Rayon Bali, digelar serentak mulai 11-22 Juni. Tim peserta U-15 yang menyatakan ikut tercatat 10 tim, yakni Perseden Denpasar, PS Badung, Putra Pemenang, Putra Tresna, Putra Pegok, Kundalini, Undiksha, Putra Pemenang, Bali All Stars (BAS), serta Tunas Muda Ubud. Sementara peserta U-17 juga 10 tim yakni Perseden, PS Badung, Putra Tresna, PS Gianyar, Kundalini, Putra Pemenang, Perst Tabanan, Undiksha, Persibu, Undiksha, dan Bali All Stars (BAS). ‘’Untuk sementara. Kompetisi U-15 dan U-17 yang mengajukan tuan rumah Denpasar dan Badung,’’ tutur Anom Prenatha. Di sisi lain, Ketua Umum Asprov PSSI Bali Ketut Suardana menyatakan, pihaknya dalam memimpin induk organisasi sepak bola di Bali ini, siap melakukan transparansi dalam segala hal, termasuk kucuran dana dari PSSI Pusat untuk penyelenggaraan U-15 Rp 50 juta, U-17 Rp 50 juta, berikut Liga 3 Rp 100 juta, sehingga totalnya Rp 200 juta. ‘’Kami mempercayakan kepada IGA Anom Jaksa Saputra, selaku ketua tim pemandu bakat di Porprov guna menjaring pemain yang diproyeksikan ke Pra-PON,’’ jelasnya. (022)
Senin Kliwon, 15 Mei 2017
PS Badung Lawan Celebest Tanpa Gol Mangupura (Bali Post) -
Tim tuan rumah PS Badung ditahan tamunya Celebest FC, Palu, Sulteng, dengan skor akhir 0-0 dalam lanjutan Kompetisi Liga 2, Grup VII, di Lapangan Samudra Kuta, Badung, Minggu (14/5) kemarin. Dengan demikian, selama melakoni empat kali laga, dua kali laga tandang, dan dua kali di kandang, Tim Keris baru mengemas 4 poin. Sejak kick-off, kedua tim saling melancarkan serangan. Alur serangan Tim Keris dari lini tengah melalui kapten Wayan Gede Bayu Yusa sering melebar kepada Gede Rio, Gede Warih, atau Syaiful Aris. Akan tetapi, para bomber PS Badung belum juga mampu menjebol gawang Celebest FC yang dikawal Ramadhan. Pada menit ke-29, pelatih Syahrial Effendy menarik Syaiful Aris dengan memasukkan Ketut Tirtanadi Wardana. Masuknya Tirtanadi, makin menghidupkan serangan dan puncaknya pada menit ke-38, Tirtanadi tinggal berhadapan kiper
Ramadhan. Sayangnya, gocekannya lemah hingga mudah ditangkap Ramadhan. Pada awal babak kedua, PS Badung terus mencoba menekan pertahanan lawan. Namun, gempuran bertubi-tubi PS Badung mampu dipatahkan bek Celebest yang diperkuat Arifki Ekaputra, M. Syarif, dan M. Zukarnain. Celakanya, di menit-menit akhir, justru stamina skuad PS Badun terkuras. Kondisi ini mampu dimanfaatkan tim tamu. Kapten Celebest Ryan Wiradinata, M. Imam Bayhaqi, serta M. Syahril berkali-kali mengurung benteng
pertahanan PS Badung yang bermaterikan Putu Adi Purwanta, Satrio Aji Saputro, serta Aji Prasetyo. Bahkan, berkali-kali barisan penyerang Celebest membuat kiper PS Badung Putu Febri Andika harus jatuh bangun menyelamatkan gawangnya. Akan tetapi, sampai wasit Agung Setiawan (Tegal) meniup peluit panjang, belum juga terjadi gol. Usai laga, Pelatih PS Badung Syahrial Effendy mengakui obsesi tim memang memenangkan pertandingan, tetapi hasil di lapangan berkata lain. ‘’Maklum, pemain kami kurang pengalaman di kancah Liga, ditambah persiapan tim sangat mepet,’’ kilah Syahrial. Di sisi lain, pelatih Celebest Rudy Eka Priambada menilai timnya lemah dalam penyelesaian akhir, padahal memiliki sederet peluang. (022)
Sean dan Nato Gagal Curi Poin di Catalunya
Jakarta (Bali Post) Tim Pertamina Arden gagal mencuri poin pada balapan Formula seri dua di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, Minggu (14/5) kemarin, setelah dua pembalapnya yaitu Sean Gelael dan Norman Nato terlempar dari posisi sepuluh besar. Pada balapan feature Sean Gelael hanya finis di urutan 15 dan Norman Nato diposisi 16. Sedangkan pada balapan sprint, Sean berada di posisi 16 dan Nato berada di posisi 13, laporan website www. fiaformula2.com. Pada balapan feature, peringkat pertama diduduki oleh pembalap PREMA Racing Charles Leclerc dan pada balapan sprint giliran pembalap tim ART Grand Prix Nouharu Matsushita yang menjadi pembalap tercepat pada balapan satu level di bawah Formula 1 itu. Atas hasil yang kurang memuaskan di seri Catalunya, manajemen Pertamina Arden akan segera
melakukan evaluasi untuk mencari apa yang menjadi penyebab sehingga kedua pembalapnya gagal bersinar seperti di seri pertama di Sirkuit Sakhir, Bahrain, beberapa waktu lalu. ‘’Sejak wal kami tegaskan jika balapan di Barcelona tidak mudah. Kita akan melihat dan mengevaluasi semua data yang kita punya,’’ kata head engineer tim Pertamina Arden Gaetan Jego dalam keterangannya. Kesulitan untuk meraih hasil terbaik di Catalunya juga diakui oleh Sean Gelael. Pembalap muda Indonesia ini sebenarnya mampu tampil apik karena mampu menyodok ke papan tengah meski harus start di posisi 15. Hanya Sean harus menerima penalti 10 detik. Penalti didapat setelah pembalap berusia 20 tahun ini dinilai melakukan pelanggaran dengan menyusul mobil lain saat bendera kuning dikibarkan setelah terjadi insiden yang melibatkan Nyck de Vries (Ra-
pax) dan A Fuoco (PREMA Racing). Kedua pembalap ini akhirnya tidak bisa melanjutkan perlombaan. Hal sama dikatakan Norman Nato. Pembalap asal Prancis ini sebenarnya juga bisa menyodok ke posisi sepuluh besar meski start di posisi 16. Hanya, upaya yang dilakukan belum membuahkan poin meski dirinya merupakan juara bertahan pada balapan seri Catalunya. ‘’Ini memang balapan yang sulit karena kami memulai dari barisan belakang. Jelas saya kecewa dengan hasil ini. Tentu kita akan segera melakukan evaluasi,’’ kata Norman Nato. Hingga seri dua Formula 2, Norman Nato sudah mengumpulkan 18 poin setelah merebut posisi kedua pada balapan feature di Sirkuit Sakhir Bahrain. Setelah seri Catalunya, Norman Nato dan Sean Gelael diharapkan mampu bersinar pada seri tiga di Sirkuit Monte Carlo, Monaco, 25-27 Mei. (ant)
Pembalap Formula 2 Indonesia Sean Gelael.
Bali Post/ist
KONTROL — Pesepak bola PS Badung (depan) sedang mengontrol bola ditempel ketat lawannya dalam lanjutan Kompetisi Liga 2, Grup VII, di Lapangan Samudra, Kuta, Badung, Minggu (14/5) kemarin. PS Badung ditahan tamunya Celebest dengan skor 0-0.
Pesenam Sukerti Boyong Piala Menpora
Denpasar (Bali Post) Pesenam asal Karangasem Ni Wayan Sukerti berhasil memboyong Piala Menpora pada Lomba Senam Aerobik dalam rangka memeriahkan HUT ke-15 Bali TV, di Wantilan Bali TV, Minggu (14/5) kemarin. Sukerti berhasil meraup angka tertinggi 1.305 poin untuk lima kategori. Kelima kategori yang mendongkrak poin Sukerti yakni senam aerobik 30 tahun ke atas, low impact 30 tahun ke atas, body language (BL) 30 tahun ke atas, hip-hop, serta dance fitness. Ia berhak membawa pulang trofi ekesklusif berikut uang tunai Rp 250.000. Para juara aerobik profesional senior, Andre (Denpasar), Helen (Tabanan), Mega (Gianyar), serta juara harapan Tino (Denpasar), Wirat (Tabanan), dan Anna (Badung). Untuk juara aerobik profesional junior Nana (Tabanan), AA Rita (Denpasar), Tami (Denpasar), juara harapan Sarah Elsa (Denpasar), Dewi (Tabanan), dan Dewi (Badung). Juara aerobik dangdut profesional adalah Tikno, Andre (Denpasar), Susi (Denpasar) dan juara harapan Riska (Gianyar), Rusini (Denpasar), dan Nyonan Sujiani (Buleleng). Ketua Panpel Adolfina Grace Tangkudung menyebutkan, sebelum lomba digelar senam massal dan melibatkan banjar, sanggar senam, serta instansi. Grace menerangkan, pihaknya bakal menggelar sosialisasi Senam Orhiba Ceria 2017 di Wantilan Bali TV pada Minggu (4/6) mendatang. Menurutnya, gerakan Senam Orhiba Ceria 2017 sangat cocok bagi segala usia antara 15 sampai dengan 17 tahun. ‘’Penatar yang memberikan materi dari Jakarta,’’ tuturnya. (022)
Bali Post/net
Kejuaraan SEABA 2017
Indonesia Petik Kemenangan Ketiga
Bali Post/net
MENANG - Sandy Febiansyah (kanan) menjadi pencetak poin terbanyak dengan 17 poin, 2 rebound dan 3 assists saat timnas Indonesia mengalahkan Thailand 60-59 pada kejuaraan bola basket SEABA, Minggu (14/5) kemarin.
Jakarta (Bali Post) Tembakan dua angka dari point guard senior Mario Wuysang pada 11 detik jelang laga berakhir berhasil memenangkan Indonesia atas Thailand dengan skor 60-59 di Kejuaraan SEABA 2017, Filipina, Minggu (14/5) kemarin. Hasil positif tersebut membuat Indonesia masih nyaman melanjutkan kompetisi dengan catatan tiga kemenangan di tiga laga. Sebelumnya, anak-anak asuh Wahyu Widayat Jati berhasil menaklukkan Singapura dan Malaysia. ‘’Pertandingan yang ketat melawan Thailand. Puji Tuhan kita bisa menang,’’ ujar Cacing, sapaan akrab Wahyu. Menurut Cacing, para pemainnya berhasil keluar dari tekanan lawan dan menyesuaikan diri dengan ritme. Secara khusus dia memberi apresiasi pada Mario Wuysang, pemain berusia 38 tahun yang kehadirannya memberikan dampak positif bagi tim. ‘’Mario merupakan sosok veteran yang bisa membantu tim,’’ tutur Cacing. Dari laga yang berlangsung di
Smart Araneta Coliseum, Manila, dipantau dari website Federasi Bola Basket Internasional (FIBA), Indonesia sejatinya tertinggal terlebih dahulu dari Thailand di babak pertama dengan skor akhir di kuarter pertama serta kedua masing-masing 18-11 dan 29-26. Indonesia mulai bangkit usai jeda dengan menorehkan 19 poin di kuarter ketiga dan menutup 10 menit ketiga itu dengan keunggulan 4539. Kebangkitan itu tak lepas dari berhasilnya beberapa lemparan tiga angka timnas di antaranya melalui Sandy ‘’Keceng’’ Febiansyakh. Pertandingan semakin ketat di kuarter pamungkas. Thailand sempat memimpin 59-58 sampai akhirnya dua angka Wuysang memastikan kemenangan untuk Garuda, 60-59. Sandy menjadi yang terbaik di kubu Indonesia di laga tersebut dengan catatan 17 poin, dua rebound dan tiga assist. Sementara di Thailand, forward Chitchai Ananti menorehkan poin terbanyak dengan 24 poin, lima rebound dan satu assist. Berikutnya, Senin (15/5), In-
donesia akan berhadapan dengan Vietnam pada pukul 18.00 waktu setempat. Sebagai informasi, Indonesia hanya membawa 11 pemain di Kejuaraan SEABA 2017, yang diikuti oleh tujuh negara yaitu Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Myanmar, Filipina dan Vietnam, dari 12 nama direncanakan sebelumnya. Sebelum berangkat ke Filipina, dua punggawa Pelita Jaya EMP Jakarta Ponsianus ‘’Koming’’ Nyoman Indrawan dan Adhi Pratama mengundurkan diri dari tim. Keberadaan mereka kemudian digantikan oleh pemain CLS Knights Surabaya Firman Nugroho. Akan tetapi, dari 11 pemain itu, hanya sembilan orang yang diizinkan bermain sampai di pertandingan ketiga Kejuaraan SEABA 2017 karena Arki Dikania Wisnu dan Jamarr Andre Johnson belum mendapatkan lampu hijau dari FIBA. Izin mereka masih diproses oleh FIBA karena keduanya tidak lahir di Indonesia. ‘’Kami sudah berbicara dengan FIBA terkait hal itu. Sekarang timnas masih menunggu keputusan,’’ tutur Cacing. (ant)
Ni Wayan Sukerti
Bali Post/ist
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Senin Kliwon, 15 Mei 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Layanan Pengaduan: HP:08113962168, Pin BB: 55c8e021 � Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!
Informasi pasang iklan Telepon
� Tarif iklan Mini/Baris
Internasional Export-Import mbthkn Karyw/ti Pny Niat Krj Tggi,Tnp HrsPglmn SMU/K u/pss.8 Driver,12 Gdg,16 Adm,Kasir,9 Staff,Acc,SPV,Gj Ttp 3-7Jt/Bln Fas:Mes,THR,Hub HRD Jl.Gatsu Tmr No.89X(Sblh Brt Jembatan Prtama dr Tmr) Jam Krj Sen-Jum 9.00-16.00 12 Plmr Pertama Lgs krj Tetap!
Dcr 1Souschf,1Stcook 1Stwrd, Peng Italian Food.082237492115
B.BP.001.05.17.0001124
Dicari Karyawan Staf Acct dan Admin Hub.9376132/087860918866
B.BP.001.05.17.0001147
B.BP.001.05.17.0001179
SPG for Jewelry Shop Kuta : 0811 3866 372
B.BP.821.05.17.0000949
Dcr Spa Trainer(Pr) pengalmn umur max 35th Hub.081999961157
Importir Alkes Cr Mrktng,Adm, Product Specialist L/P Min D3 Pglmn 2Th, Daerah Gatsu Hub, 089668065866 Email: setiawan.medika@gmail.com
B.BP.001.05.17.0001177
“Dcr Sgr!! SPG Gj 2.250.000+ Bonus Hub.082145548444Pak Leo
B.BP.004.05.17.0001133
*!Dcr Receptionist&SpaTherapis Reborn Spa,Jl.SunsetA1 P:766744
Cr SPG/SPB Butik Bs Inggris Pengalaman Krm CV: yosi.gingersnap@gmail.com
Dcr Adm & Sopir,Kernet Hub.0361 435338-087861515195
Dcr Sgr Labeler/Pasang Harga Barang utk Jewelry 08123816794
Dcr HK utk Villa Ubud/Seminyak Wanita Max 26Th 081916132717
Dcr:Pembantu Masak u/RM di Legian,ada Gj,Tip.H.081236109808
B.BP.001.05.17.0001181
B.BP.004.05.17.0000910
Cr Sales Acc Gadget,laki2 Berpengalaman Hub:PT.Vivan Bali 081237763718
B.BP.001.05.17.0001191
B.BP.001.05.17.0000796
Craft Export Company at Jl. Raya-Mas Ubud Need:1 HRD Mgr, 1 Sourcing Staff,1 Marketing Staff. Please Send Your Application Letter and CV to dharmas@indo.net.id Phone : 0361 976179
B.BP.004.05.17.0001051
Dcr Karyawati u/Artshop Kusuma Ikebana Jl.Pantai Kuta 9E Hub.0817560692 / 081916672388
B.BP.004.05.17.0001129
B.BP.001.05.17.0001028
B.BP.001.05.17.0001098
B.BP.001.05.17.0001154
Rp 200.000,- (10 x tayang) Rp 50.000,- (5 x tayang) Rp 165.000,- (10 x muat) Rp 82.500,- (10 x muat)
Dicari SPG/SPB,max 35th,Jujur Rajin, Mau Belajar,min.SMU, Gj 1,8Jt, Discovery Shopping Mall,CP Lusi 082144355655 B.BP.001.05.17.0000182
Dcr PRT Tinggal dlm bs Masak Gj 1.75Jt Hub:08113881970
Dcr Sales AC Mitsubishi S1 Jl.Imam Bonjol 386 Imbo Residen Kav 17 Telp.0361-8495675
VISA
Dcr karyawan pria SMU/Sderajat KTP SIM C Spd Motor utk Bag. teknis Lapangan Pas.Gaji UMR Bonus,Tunjangan Kesehatan Termasuk anak istri Hub CV.Gong Dewata Telp.722709/728443
Dicari Marketing Wanita,Prof, Menarik untuk di Automotif Hub:08113867250
B.BP.004.05.17.0001104
B.BP.031.05.17.0001015
B.BP.001.05.17.0001010
Dicari Adm,Sopir,ke CV.Tristar Jl.Cargo No.24 413324,419869
B.BP.001.05.17.0001136
Dicari:Kurir,Teknisi, marketing Gaji+Bonus Mnrk 4743092,239117 B.BP.001.05.17.0001108
Dicari Tukang Sablon & Tk. jarit Hub.08113867250
Salesman & Sopir,Min SMA Jl.Tunjung Danu 3 Dps, 464286
Dcr Karyawan/i u/toko plastik Kerobokan,087860197013/9002384
Dicari karyawan u/Catering bisa masak hub:08113867250
Spa Terapis wnt,pgl,m30th, gj 3jt.Ry Krobokan 24. 0818355386
Garment Cr Tk.Jahit Sample,Gj 2Jt-3Jt Hub.081999677757
B.BP.001.05.17.0000683
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456
Dicari Karyawan Wanita utk Admin dan L/P Design Graphis lam ke Jayagiri XII No.2 Dps
B.BP.001.05.17.0001016
B.BP.001.05.17.0000684
: : : :
Dcr Waiter/Waitress pglmn. Ari Putri Hotel Jl .Cemara Banjar Semawang Sanur 08976778714
Dibutuhkan Segera: GM untuk Restaurant, Pnglman kerja min. 3 tahun.Kirim Lmrn email ke sekretaris.jetwings@hotmail.com
B.BP.001.05.17.0001175
B.BP.821.05.17.0001184
Jakarta Mataram Denpasar Surabaya
� Email: pembacabalipost@gmail.com
B.BP.154.05.17.0001160
Dcr Sgr Adm Gudang & Acct Wnt Dbthkan sgr karyawati utk SPG Need Indonesian & Balinesse B.BP.001.05.17.0001193 di Waterboom Hub.08123846500 Brpnglmn Min SMA/K Lmrn Email Food Chef for Chie Restaurant Counter&Salesman Dealer Mobil pt.kopindojaya@gmail.com / B.BP.001.05.17.0001176 Conzumel Mexico E:komangtangku Gaji+Insentif+Trip081353776679 Bw ke Jln Uluwatu II No.88 Dibthkn Cook Helper,Waiter/ss, p@yahoo.com 082144112478 B.BP.001.05.17.0000884 Jimbaran Driver u/Travel Pglmn tdk Diutmkn B.BP.154.05.17.0001159 Cr Head Accounting Pnglmn Bs Hub Ibu Ida 8471958-59 081916700292/085238383329 !!!Hospitality Jobs all Types Inggris, Bookkeeping Email CV : B.BP.004.05.17.0001137 B.BP.154.05.17.0001202 in Hotel,Restaurants,Villas yosi.gingersnap@gmail.com Dcr Teknisi,Supir,Sales,Adm Gj Dbthkn sgr SPG/SPB untk Elixir mail@concordservices-bali.com B.BP.004.05.17.0000911 Bar Min.SMA/SMK ditempatkan di +Bns+Komisi+BPJS Lam PT.PMA, Dcari Tukang Keluar/Belanja u/ Call 769073 Mon-Fri 9am-5pm Bedahulu XVII/7 Dps www.concordservices-bali.com Garment diSanur SMS:0811389822 Ubud Hub.03618475290,8475294 B.BP.001.05.17.0000837
B.BP.821.05.17.0001097
: : : :
� � � �
B.BP.001.05.17.0001100
B.BP.004.05.17.0000912
B.BP.001.05.17.0000998
B.BP.001.05.17.0000900
B.BP.001.05.17.0001113
B.BP.001.05.17.0001099
Dicari Steward(L/P),Cashier (P),Cook(L/P).Kirim CV ke: accounting@theplubersarms.com atau Bawa ke Jl.Raya Banjar Anyar No.8, Kerobokan No.Tlpn:082237976377
B.BP.004.05.17.0001033
Garmen Bth Sgr Tng Srbtn,Sopir SimA,Tk.Sample&Patrun,D’Grafis Pngepul Jahit Hub:081339074545
B.BP.001.05.17.0001074
Sales Urgently needed Max 32, Love Music & Audio,Strong Integrity, Independent. Education Background; University or Music/Audio School,Idealistic or hardcore is welcomed.Email to: agung@melodiamusik.com
B.BP.001.05.17.0000858
General Supplier ke Htl,Butuh: Sales,Sopir,Staff Umum/Gdg(L) Fas:Gj,UM,Insent,Bns,U.Lbr,BPJS Peng.Min 1Th.Bw Lam ke Jl. Nangka Utara Gg.Belibis 38 Dps 0361-418836/37,081338087017 (Jam Kerja)
B.BP.001.05.17.0001096
McDonald’s Sesetan Butuh Crew usia 18-24th Llsn SMA Sedrajat Hub.08111916847, 08179785667
B.BP.154.05.17.0001161
PT.BPR Pedungan memerlukan Sopir dan OB Hub.Jl.Pulau Moyo No.1 Pesanggaran
B.BP.001.05.17.0001004
PT.Fujihome Japan Cr:Staf peng proyek,Arsitek,Pglmn 4th&Mrktg Property brpnmpln Mnarik&penerjemah Bhs.Jepang Min.N2,5HrKrj 4723564/info@fujihomejapan.com
B.BP.001.05.17.0001190
Villa at Jimbaran Urg.Required Head Butler HK&FB Knowledge Reservation Staff Familiar With OTA send CV: info@villahanani.co.id
B.BP.001.05.17.0001092
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Djl Rmh Kos IMB 6 Kmr Luas Tnh 1,8Are Hrg 750Jt Nego Jln. Kenyeri Gg.Komoning II No.3 Dps Hub:08123991637
DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk
HONDA
Jazz RS’2012,Silver,M/T,Spt Baru 165Jt 082 3408 87818 B.BP.001.05.17.0001178
B.BP.001.05.17.0001189
B.BP.001.05.17.0001128
DIJUAL TANAH Djl Tnh 2,8A SHM 60Jt/A Dkt SMP 2 PAU Klungkung 082146358032
B.BP.165.05.17.0001094
RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815
DIJUAL MOBIL
RUPA-RUPA
DIJUAL MOBIL
RUPA-RUPA
DIJUAL MOBIL
SERVICE
BIRO JASA
SERVICE
SERVICE
B.BP.001.05.17.0001044
Jl.Tnh 3A Jl.Utama Gunung Catur Dcari Property macet di Bank/ Djl Rmh 2Are Gg.Sosro Klungkung Cck utk Ruko Pmlk 085100857626 Kena Rentenir Sms 087760451006 DIJUAL GUDANG 1,2M Nego Hub.085792723723 Djl Taxi Wahana Lova Th2010 B.BP.001.05.17.0000997 B.BP.001.05.17.0001185 B.BP.165.05.17.0000896 Djl Gudang 2Are Gg.Sosro KlungTnh 1,25Are Subak Belaki B.BuDijual ex-Restoran peralatan& Lengkap Ijin Hub.08123668029 Rmh+Toko LT 200m2 LB 140m2,Jl kung 700Jt nego T085792723723 B.BP.101.05.17.0001183 lan 400Jt Semua Ng,08123657497 perabotan siap pakai Hubungi B.BP.165.05.17.0000895 Sekar Sari Dentim 087862267895 B.BP.001.05.17.0001130 Ria 087757341564/082236166511 Kijang LSX 1.8EFI Bensin Th’04 B.BP.001.05.17.0001173 DIJUAL RUMAH B.BP.001.05.17.0001007 DISEWAKAN TANAH Slvr Tgn1 AsBali Pribadi, Twt, DIJUAL TANAH !!!Jual Rumah Tnh 2.5Are KEHILANGAN Sewakan Tanah Jl.Taman Sari II Spt Baru VR18Crom,081999925143 Dijual Tanah Dikawasan Renon Jln 6mtr Penatih,085100801168 B.BP.001.05.17.0001187 Hlg BPKB E 2620174-O a.n Ni B Blk Hardys Sst 081394692738 B.BP.141.05.17.0001192 Luas 338m2,Jalan Pemuda II B.BP.001.05.17.0000874 Nyoman Arilena DK7600BR Brighton Bali Paradise/4727900 DIJUAL MOTOR Renon, Dps Harga Nego Hub: B.BP.004.05.17.0001134 *Jual Beli Sewa KPR Properti* 081236083110/082236348281 HONDA RUPA-RUPA BIRO JASA B.BP.033.05.17.0001117 B.BP.001.05.17.0001118 Scopy Th15 Tngan Prtma SptBaru Rmh Lntai+3 Ruko 1,5Are PenamDijual Rumah 4Are Jln.Pudak Djl Cpt Tnh 1,5A Ketewel H.225 Dana Cpt 1Hr Cair(0,5%) Bantu Urus Lap.Pajak,NPWP,SIUP +Astrea Gran’95 081999925143 paran BsTT Tnh,085100856999Pmk Batubulan Gianyar H.0811394367 Jt/Are Nego Hub.08124638098 BPKB Mbl/Motor H.085100026010 IMB,Paspor,SIUJK 081235887887 TOYOTA
B.BP.001.05.17.0001188
FURNITURE
B.BP.141.05.17.0001182
BENGKEL LAS
B.BP.001.05.17.0001141
DIJUAL RUMAH
B.BP.001.05.17.0001048
FOTOCOPY
B.BP.001.05.17.0001026
AC
B.BP.001.05.17.0000305
BIRO JASA
UD. LINA JAYA lis Specia rah y Mu Canop litas a Berku � Pagar � Trali � Pintu Harmonika � Konstruksi Baja / Baja Ringan
Jl. P. Batanta No. 26 Dps
Telp.7483105, 4723645, 081353002869, Fax.0361-4723645 C.0000070-BKL
ALUMINIUM
ALUMINIUM
ALUMINIUM
KOMPUTER
DIRGA BALI
SUMUR BOR POMPA AIR
AH MUR ARANSI R E B G
PAK PANGGILAN MADE 085101868369 C.0000192-alm
087860176982 | 081236166687 C.0000493-SRV
EKONOMI
18
Senin Kliwon, 15 Mei 2017
Sisa Kayu Jadi Mainan Imajinatif
BERAWAL dari sisa kayu usaha interior, Rosada Talib menciptakan permainan imajinatif yaitu Rosada Dollhouse (rumah boneka). Permainan rumah boneka itu diciptakan untuk mengembangkan imajinasi anak-anak usia di atas 3 tahun. Satu unit rumah dollhouse terdiri dari kamar tidur, dapur, orang-orangan serta pernak-pernik yang lain. Kini Rosada sibuk melayani pesanan dari luar negeri. Sebanyak 20 pekerja sedang mengerjakan pesanan saat Bali Post berkunjung ke gudang Rosada Dollhouse di MonangManing, Denpasar, beberapa hari lalu. Dua desainer dari ISI juga sedang membuat desain-desain baru di ruangannya. Sebelum desain itu direalisasikan dalam bentuk dollhouse, desain itu dirapatkan untuk memutuskan desain yang akan digunakan. Setelah satu desain yang disepakati dicetak pada media kayu, tim kembali merapatkan untuk memutuskan melanjutkan produksi massal atau mengubah desain kembali. Untuk menghasilkan permainan tersebut, segala hal harus detail baik desain, ukuran, finishing dan catnya. Rosada menggunakan cat berbahan dasar air (waterbase) yaitu cat yang bahan campurannya air, bukan tiner sehingga aman bagi anak-anak. Dari sisi keamanan, ia telah memperhitungkan dengan baik. Seiring banyaknya pemesanan
yang datang, Rosada mulai memikirkan konsep-konsep baru permainan rumah bonekanya. Salah satunya adalah Rosada City yaitu konsep permainan suatu kota yang terdiri dari pemadam kebakaran, rumah sakit, sekolah, mall, dll. Rosada city didesain tanpa menggunakan skrup. Sehingga anak-anak dapat merakitnya sendiri tanpa bantuan orangtua. ‘’Kita kasi intruksinya, anak-anak tinggal merakitnya saja. Merakit adalah bagian dari imajinasi,’’ ujarnya. Kini ia sedang berproses untuk mendapatkan SNI. Diakui memang sulit, mungkin karena ia baru pertama kali mencari sertifikat SNI. SNI ini nantinya dapat dijadikan pertimbangan untuk dapat melakukan ekspor dan dapat dibeli oleh sekolah-sekolah. Belum lama ini, saat ia mengikuti pameran Inacraft tahun 2017, beberapa kalangan sekolah mulai memesan produknya. Hanya, ia sedang memenuhi proses kelengkapan SNI.
Rosada menuturkan, ide dollhouse datang dari usaha Bali interiornya. Usaha yang telah dimiliki sebelumnya, tak jauh dari usaha kayu. Ia merasa kayu yang tersisa, sayang jika dibuang. Maka dari itu sisa kayu itu disulap menjadi rumah boneka. Proses coba-coba pun dilalui. Setelah berjalan delapan tahun, usaha dollhouse mulai difokuskan sejak dua tahun terakhir. Produknya dibeli dari orang berbagai negara. Penjualan dalam skala besar baru datang dari Australia. Untuk itu ia harus memenuhi ketentuan ekspor salah satunya SVLK dan SNI. Sedangkan pesanan retail datang dari Iran, Pakistan, India. Tak banyak pengusaha di Bali yang membuat produk edukasi berupa permainan imajinasi ini. Rosada berani memulai sesuatu yang baru dengan berbekal nekat. Modal awal memulai pun tidak datang dari layanan jasa keuangan, melainkan modal pribadinya. (kmb42)
Garuda Kaji 20 Rute Kurang Menguntungkan Denpasar (Bali Post) Garuda Indonesia sedang mengkaji ulang 10 rute internasional dan 10 rute domestik yang paling kurang menguntungkan. ‘’Sampai saat ini kita masih lakukan review untuk rute yang kita miliki,’’ kata Pahala N Mansury, Direktur Utama Garuda Indonesia, Sabtu lalu. Diakuinya, Garuda belum berencana untuk melakukan pemotongan atau pengurangan rute yang dimiliki karena sedang dalam proses review yang cukup mendalam. ‘’Kita pilih misalnya 10 rute yang paling tidak menguntungkan secara domestik, 10 rute yang memang kurang menguntungkan secara internasional. Kita lihat 5-10 rute internasional kita,’’ jelasnya. Dari rute tersebut, inbound atau outboundnya ke Bali tidak banyak baik nasional
maupun internasional. Menurutnya, hal ini cukup baik. Garuda Indonesia malah akan menambahkan rute-rute yang kinerjanya cukup baik, nasional maupun internasional. ‘’Denpasar yang selama ini rutenya cukup baik ingin kita tambahkan,’’ pungkasnya. Pengkajian kembali rute tersebut bukan berarti meniadakan rute tersebut. ‘’Tentunya ini merupakan suatu disiplin dari waktu ke waktu yang perlu kita lakukan, bisa kita lakukan pergeseran waktu ataupun pergeseran slot, perubahan jenis pesawat ataupun bagaimana kita bisa meningkatkan rotasi dari pesawat yang dimiliki,’’ jelasnya. Hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa 10 rute yang paling kurang menguntungkan tersebut, baik domestik maupun internasional bisa diperbaiki, karena dapat memengaruhi kinerja keuangan. (kmb42)
DOLLHOUSE - Proses pembuatan dollhouse di gudang Rosada Dollhouse, MonangManing, Denpasar
Pola ’’Linkage’’ Perkuat Lembaga Keuangan Mikro
Ekspor Perdana Gurita Jakarta (Bali Post) – Indonesia melalui BUMN PT Perikanan Nusantara (Perinus) telah melakukan ekspor perdana sebanyak 30 ton komoditas gurita dalam bentuk olahan bahan baku yang sudah dibekukan melalui Pelabuhan Makassar menuju ke Pelabuhan Prefektur Ibaraki, Jepang. ‘’Kami berharap PT Perinus dapat memanfaatkan alat pengolahan gurita bantuan JICA untuk peningkatan kualitas dan nilai tambah produk gurita yang ada di Sulawesi Selatan khususnya, serta Indonesia pada umumnya,’’ kata Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Nilanto Perbowo dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (14/5) kemarin. Nilanto Perbowo juga mengapresiasi bahwa pada tahun 2017 ini, PT Perinus juga menargetkan akan mengekspor hingga sebesar 1.000 ton gurita beku ke Jepang. Peluncuran ekspor perdana olahan gurita beku yang digelar pada Kamis (11/5) itu selain dihadiri oleh Nilanto, juga dihadiri Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDMKP) Zulficar Mochtar, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo beserta jajaran, Direktur Utama PT Perinus Makassar Dendi Anggi Gumilang dan para dewan komisaris, pelaku usaha, asosiasi nelayan/pembudi daya
di Makassar. Ekspor ini merupakan tindak lanjut kerja sama Indonesia dengan Japan International Cooperation Agency (JICA). PT Perinus adalah salah satu BUMN yang ditunjuk KKP melalui Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan untuk mengelola instalasi pengolahan gurita beku hibah dari JICA. Sebagai operator, PT Perinus berhasil mengolah gurita beku dengan kualitas ekspor sehingga dapat melakukan ekspor perdana itu ke Ajirushi Company di Jepang, perusahaan swasta yang ditunjuk JICA dalam kerja sama pengolahan gurita dengan KKP. Nilanto mengungkapkan Ditjen PDSPKP akan terus bekerja sama dan melakukan pembinaan terhadap PT Perinus dalam pelaksanaan ekspor olahan gurita beku ini. Selain itu, katanya, pihaknya juga akan melakukan pembinaan kepada nelayan agar dapat menghasilkan tangkapan gurita yang banyak, dengan tetap menjaga keberlanjutannya, serta akan mendampingi dan membina nelayan dalam menangani hasil tangkapan, sejak penangkapan hingga proses pengolahan. ‘’Hal ini tentu sangat penting untuk menjaga mutu gurita sebagai salah satu komoditas ekspor, yang kita harapkan bisa menjadi satu andalan ekspor Indonesia ke depannya,’’ ujar Nilanto Perbowo. (ant)
Made Arya Amitaba
Denpasar (Bali Post) Ke depan, di tengah gempuran persaingan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dengan persaingan SDM luar yang masuk ke Indonesia, diperlukan langkah antisipasi di bidang keuangan. Apalagi Bali merupakan pusat pariwisata Indonesia akan menjadi incaran utama para SDM luar negeri. Karena di samping berkompetisi dengan SDM lokal, SDM luar negeri itu tentu akan dapat juga menikmati alam Bali. Oleh karena itu, Direktur Utama BPR Kanti I Made Arya Amitaba mengusulkan konsep global agar lembaga keuangan mikro semakin kuat. ‘’Diperlukan adanya semacam anchor bank yang mana mungkin bisa diambil perannya oleh BPD Bali, di bawahnya ada lembaga keuangan mikro baik BPR, koperasi, LPD,’’ katanya, Sabtu (13/5), saat acara meet and greet customer 2017 BPR Kanti.
Semua lembaga jasa keuangan itu bisa menjadi suatu rangkaian kerja sama dengan bank umum. Bank umum sebagai anchor-nya, khusus membiayai kredit menengah ke atas. Sedangkan koperasi, LPD, BPR menyalurkan kredit yang kecil. Dengan demikian pola linkage, yaitu penyaluran dari bank umum ke masyarakat kecil melalui kerja sama dengan BPR, koperasi atau LPD. Sehingga lembaga keuangan mikro menjadi tumbuh berkembang bersamasama menghadapi gempuran persaingan dari negara lain. ‘’Tidak saling kanibal, tidak saling mencaplok satu sama lain,’’ tandasnya. Di sisi lain, dengan menguatkan komunitas lembaga keuangan ini, masyarakat Bali tidak akan ber-bank ke bank-bank umum lain. Cukup berbank ke lembaga keuangan yang ada di Bali, milik putra daerah masyarakat Bali. (kmb42)
Dana Desa untuk Tingkatkan Perekonomian
Ada BUMDes Untung Rp 10,3 M MENTERI Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mengatakan, dana desa bukan sumber utama pembangunan di pedesaan namun untuk meningkatkan perekonomian melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). ‘’Pemerintah berharap dana desa digunakan untuk memperoleh pendapatannya sendiri,’’ katanya saat peletakan batu pertama pembangunan embung Sungai Abu Tabek Gadang, Kecamatan Toboh Gadang, Padangpariaman, Sumatera Barat, Sabtu (13/5). Ia menambahkan, dengan memanfaatkan dana desa untuk memperoleh pendapatan maka desa tersebut bisa mandiri yaitu dapat mendanai keperluan masyarakat di daerah itu. Penggunaan dana desa tersebut bisa digunakan berbagai cara seperti untuk modal usaha atau untuk pembangunan objek wisata. ‘’Bahkan sekarang telah banyak desa yang pendapatan BUMDesnya jauh lebih besar dari dana desa,’’ ujarnya.
Salah satu desa yang pendapatan BUMDes-nya jauh lebih besar dari yang lain yaitu Desa Ponggok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, ujarnya. ‘’Padahal desa itu terpencil dengan luas hanya 300 hektar dan jumlah penduduk 12 ribu jiwa,’’ katanya. Ia mengemukakan, BUMDes Ponggok tersebut merevitalisasi dan mengelola kolam tua yang dibangun pada zaman penjajahan Belanda. Ia menyebutkan pada awalnya penghasilan BUMDes tersebut hanya Rp 10 juta per tahun, namun setelah itu warga meletakkan karang, ikan, tanaman air, sofa, motor, dan televisi di kolam, sehingga konsep kolam tersebut berubah dari kolam renang menjadi menyelam sambil selfie atau swafoto. Ia menambahkan, karena kreativitas warga tersebut membuat wisatawan tertarik datang ke daerah itu, sehingga pendapatan BUMDes menjadi Rp 6,3 miliar per tahun dengan keuntungan Rp 3 miliar. ‘’Keuntungan tersebut digunakan
untuk mengembangkan usaha dengan membangun penginapan, simpan pinjam, usaha pascapanen, dan pengelolaan air bersih, sehingga keuntungannya pada 2016 mencapai Rp 10,3 miliar,’’ ujarnya. ‘’Padahal dana desa dan alokasi dana desa nya tidak sampai Rp1,5 miliar,’’ lanjutnya. Sekarang BUMDes tersebut memberikan biaya cuma-cuma kepada orangtua tidak mampu dan memberikan biaya pendidikan kepada satu anak per rumah sampai ke perguruan tinggi. Ia mencatat penggunaan dana desa di Indonesia digunakan untuk pembangunan jalan desa sepanjang 66.884 kilometer, jembatan sepanjang 511,9 kilometer, MCK sebanyak 37.368 unit, instalisasi air bersih 16.295 unit, PAUD 11.296 unit, dan posyandu 7.524 unit. Lalu saluran irigasi sebanyak 12.596 unit, polindes 3.133 unit, sumur bor 14.036 unit, tambahan perahu 1.373 unit, pasar desa 1.819, embung 686 unit, 65.998 unit drainase, dan 38.184 unit penahan tanah. (ant)
Industri Kreatif Digital di Bali
Banyak dari LN, SDM-nya dari Jawa Denpasar (Bali Post) Banyak perusahaan IT di Bali. Diyakini ada ribuan programmer di Bali. Hal itulah yang akan dibangun dan ditata. Salah satunya adalah pendidikan programmer, di samping mencarikan market dan mencarikan investor. Bali memiliki kelebihan sebagai hub internasional. Hal itulah yang menjadikan Bali menjadi lokasi perusahaan IT milik orang luar negeri. ‘’Ternyata perusahaan IT di Bali beberapa milik orang luar negeri, tapi mereka mendirikannya di Bali. Dan beberapa yang mendirikan di Bali, sumber daya manusianya dari Jawa. Kita juga mau bangun dari Bali,’’ kata Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Republik Indonesia Hari Santosa Sungkari, Minggu (14/5) kemarin. Di Bali ada sekitar 1.000 programmer dari 55.000 programmer yang ada di Indonesia. Potensi yang dimiliki Bali baik budaya, pertanian, tarian, diangkat ke dalam bentuk digital. Misalnya, aplikasi yang telah dibuat untuk petani agar dapat langsung terhubung dengan pihak konsumen seperti hotel. Tanpa melalui pihak kedua atau ketiga, sehingga harga yang didapatkan petani menjadi lebih bagus.
Bekraf Digital Talent adalah kegiatan pertama kali yang dilakukan oleh Badan Ekonomi Kreatif Indonesia untuk mewadahi kreativitas digital di Bali. Bekraf diharapkan menjadi katalisator dan membentuk ekosistem yang membuat investor tertarik dan menjadikan tenaga kerja programmer Indonesia memiliki daya tawar yang tinggi. Diibaratkannya jika membangun rumah, bukan mendidik menjadi tukang batu tetapi mendidik menjadi arsiteknya. Koordinator Kumpul Coworking Space, Faye Alund, yang nanti akan menjadi mitra Bekraf di Bali dalam Digital Talent mengatakan peserta programmer bisa memilih beberapa modul pembimbingan dari pengembangan android untuk pemula, pengembangan ios untuk pemula, pengenalan google material desain web development menggunakan mode untuk pemula, 2D art. Total mentor dalam sebulan yakni 24 jam, dengan 6 jam dalam seminggu. ‘’Seleksinya bisa daftar online, tetapi yang daftar jadi harus paham dahulu dasar programming. Siswa SMK komputer bisa daftar, kalau SMK tata boga tak bisa, karena harus paham dasardasar programming,’’ jelasnya. Kepala Bidang Data, Infrastruktur
dan Informasi Badan Kreatif Denpasar Agung Bawantara mengatakan, Bali memiliki potensi industri kreatif yang luar biasa. ‘’Komunitas apa saja ada di Bali dan mereka bekerja mandiri,’’ katanya. Selama ini komunitas kreatif mengalami problem, ketika memiliki kreativitas tetapi mencari modal dan jaringan tidak ada. Selain itu linkage antara komunitas kreatif dengan pemerintah belum match. ‘’Pemerintah merasa merancang program untuk semuanya, tapi di komunitas kreatif merasa pemerintah tidak peduli dengan mereka,’’ selorohnya. Komunitas-komunitas tersebut terbentuk karena salah satunya tidak linkage dengan pemerintah. Untuk menguatkan mereka dalam berkarya, akhirnya mereka berkumpul dan membuat komunitas tersebut. Karya-karya kreatif yang lahir di Bali justru terkenal di luar negeri. Hal ini disayangkan, sehingga pihaknya ke depan akan memfasilitasi komunitas kreatif tersebut. Namun sebelumnya, Badan Kreatif Denpasar yang baru terbentuk Desember 2016 lalu itu akan melakukan pendataan komunitas-komunitas kreatif di Denpasar yang dimasukkan dalam data base. (kmb42)
19
Senin Kliwon, 15 Mei 2017
Solusi Jitu Dari Hal. 1
bersama - Anggota Komisi X DPR-RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. bersama Dirjen Belmawa Kemenristekdikti Prof. Intan Ahmad, Ph.D., Direktur Kemahasiswaan Dr. Didin Wahidin, M.Pd., Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Dr. Drs. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. foto bersama mahasiswa usai acara.
Dirjen Belmawa Apresiasi KBS pada Dunia Pendidikan
LEBIH dari 500 mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Provinsi Bali penerima Beasiswa Bidikmisi (Bantuan Mahasiswa Miskin Berprestasi), Jumat (12/5), mendapatkan pengarahan khusus dari anggota Komisi X DPR-RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M., Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof. Intan Ahmad, Ph.D., Direktur Kemahasiswaan Dr. Didin Wahidin, M.Pd., dan Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Dr. Drs. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. Dalam pengarahan yang bertempat di aula Kantor Kopertis Wilayah VIII di Denpasar, selain dihadiri mahasiswa penerima Beasiswa Bidikmisi juga dihadiri sejumlah rektor serta dosen. Di awal pengarahannya, Koster yang kini lebih dikenal dengan KBS (Koster Bali Satu) sempat memanggil dua mahasiswa diajak berdialog. Dua mahasiswa tersebut adalah IB Pramana, mahasiswa semester II Program Studi Ilmu Komputer Universitas Udayana, dan Ni Putu Eva Yulia Wati, mahasiswi semester II IKIP PGRI Bali. KBS bertanya mengenai kondisi keluarga, keseharian kedua mahasiswa ini, hingga prestasi kemahasiswaan. Keduanya ternyata sangat berprestasi dengan IPK yang cukup tinggi, Pramana dengan IPK 3,5, sedangkan Eva dengan IPK 4,0. ‘’Beasiswa Bidikmisi yang kami terima sangat-sangat membantu kami. Kami bebas dari beban biaya di kampus, kami sangat berterima kasih kepada pemerintah,’’ ujar Eva, mahasiswa asal Dalung, Kabupaten Badung. KBS lantas menceritakan semasa kecil hidupnya berada di bawah garis kemiskinan. Ayahnya bekerja sebagai buruh tani penggarap (penyakap) kebun milik orang lain. Lahir di wilayah terpencil di Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng, KBS harus bekerja keras agar bisa melanjutkan sekolah. Masa kecil KBS penuh dengan penderitaan, makan sehari-hari dengan nasi cacah campur jagung dengan sayuran dari kebun. ‘’Makan nasi beras itu mimpi, hanya ketemu saat hari raya saja,’’ tegasnya. Sejak usia SD KBS sudah harus bekerja keras dengan cara maburuh ngangkut bata
merah, pasir, nengale, numbeg, dan pekerjaan lainnya. Upah yang diperolehnya diserahkan kepada ibunya agar bisa menolong kebutuhan hidup sehari-hari. Meskipun hidup serba susah, KBS selalu berprestasi di sekolah menjadi juara umum, terutama nilai bagus untuk mata pelajaran Matematika dan IPA. Kebiasaan bekerja keras itu pun dilanjutkan pada saat dirinya kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan cara memberi les mata pelajaran matematika ke rumah murid yang memintanya, dengan upah sebesar Rp 5.000 setiap kali datang, hingga bisa memperoleh upah mencapai Rp 80.000 dalam sebulan. ‘’Itu sudah lebih dari cukup untuk biaya hidup per bulan di Bandung, sehingga bisa membantu adiknya sekolah di Bali,’’ kenangnya. Dia memaparkan, begitu dilantik pada tahun 2004 sebagai anggota DPR-RI dan ditugaskan di Komisi X, dirinya langsung bergerak merancang regulasi pendidikan yang pro-rakyat. Di antaranya berperan besar dalam penyusunan Undang-undang No.14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Dengan UU ini kesejahteraan guru meningkat dengan mendapatkan tunjangan profesi bagi mereka yang lulus sertifikasi. Selanjutnya UU No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. KBS juga sebagai yang terdepan berjuang agar
pemerintah melaksanakan ketentuan UU Pendidikan, di mana minimal terpasang 20% anggaran pendidikan di APBN. Kembali kepada Beasiswa Bidikmisi, KBS menyatakan payung hukumnya sudah jelas dan program ini harus terus berjalan tiap tahun, dengan jumlah penerima dan satuan biaya yang terus meningkat. Sementara itu, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof. Intan Ahmad, Ph.D. mengatakan program Bidikmisi yang dimulai sejak tahun 2010 memberikan kesempatan kepada anak bangsa yang memiliki potensi akademik baik, tetapi dari segi ekonomi perlu dibantu. Prof. Intan juga memberikan apresiasi khusus kepada KBS yang dinilainya selama ini sangat perhatian, serta memberikan kontribusi terhadap dunia pendidikan di Indonesia. UU Guru dan Dosen, UU Pendidikan Tinggi dan sejumlah regulasi pendidikan, menurutnya, adalah perjuangan gigih dari sosok KBS. Di akhir acara Direktur Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Dr. Didin Wahidin, M.Pd. memberikan penghargaan berupa bonus kepada 14 mahasiswa dan mahasiswi penerima Beasiswa Bidikmisi, yang memperoleh IPK 4,0. (ad1200)
‘’Untuk (instansi) yang lain saya sudah sosialisasikan ke teman-teman di kabinet mengenai isu ini dan apa yang harus dilakukan,’’ kata Rudiantara. Belum ada solusi jitu untuk mengembalikan file-file yang sudah terinfeksi WannaCry. Oleh karena itu, Kominfo mengimbau agar tiap organisasi, khususnya lembaga pemerintah, memiliki tim penanganan khusus keamanan cyber. Langkah ini penting untuk menjaga data penting tetap bisa diselamatkan, terutama dokumen milik negara. Sebagaimana diketahui, ransomware WannaCry mulai menyerang beberapa situs milik perusahaan sejak Kamis (11/5). Serangan tersebut mengharuskan korban membayar tebusan sebesar 300 dolar AS agar dapat terbebas dari WannaCry. Hingga saat ini, belum ditemukan obat penawar dari serangan berskala global ini. Untuk keamanan penggunaan komputer di Indonesia, Kominfo menegaskan pentingnya semua orang, baik individu, perusahaan, kementerian, lembaga serta organisasi lainnya melakukan antisipasi dan pencegahan dari serangan mallware WannaCry tersebut. Sejak kemarin, serangan virus WannaCry ramai digunjingkan di media sosial. Serangan yang global yang sudah menggejala sejak dua
hari terakhir, juga menyerang sejumlah rumah sakit di negara asing. Seperti di Inggris diketahui terdapat 16 rumah sakit terinfeksi virus ini dan telah mewabah ke 99 negara, termasuk Indonesia. Kominfo mengingatkan bagi pengguna komputer maupun laptop yang memiliki akses jaringan internet untuk berhati-hati sebelum menggunakan. Terutama perkantoran dan instansi pemerintah dan swasta mengingat minggu ini merupakan libur panjang. Sehingga bukan tidak mungkin ketika hari Senin ini, kantor aktif kembali, virus ini dengan mudah menyelusup ke jaringan komputer perusahaan dan instansi. Ransomware adalah sebuah jenis malicious software atau malware yang menyerang komputer korban, dengan cara mengunci komputer korban atau meng-encrypt semua file yang ada sehingga tidak bisa diakses kembali. Dalam satu kasus, terdapat rumah sakit diduga terinfeksi sistem piranti lunaknya. Apabila pihak rumah sakit ingin menyelamatkan data yang disandera itu, pihak penyandera meminta tebusan senilai 300 dolar AS (sekitar Rp 4 juta) untuk membuka kembali data yang diinginkan. Jika uang tebusan telah ditransfer, pembuat virus akan membuka enkripsi atau kunci agar sistem dan data dapat diakses kembali. (kmb4)
Rekan Setim
Dari Hal. 1
Dengan demikian, Hamilton memulai balapan dari pole position alias posisi terdepan, didampingi pesaingnya dari tim Ferrari, Sebastian Vettel, di barisan pertama, yang pada sesi kualifikasi membukukan catatan waktu terbaik 1 menit 19,200 detik alias hanya
terpaut 0,051 detik saja dari Hamilton. Sementara di barisan kedua alias posisi start ketiga dan keempat terdapat rekan setim Hamilton dan Vettel, yakni Valtteri Bottas dan Kimi Raikkonen, masing-masing dengan catatan waktu terbaik 1 menit 19,373 detik dan 1 menit 19,439 detik. (ant)
Semangat Toleransi Dari Hal. 1
Bila seseorang memahami agama Islam dengan baik, menurutnya, maka tidak ada celah untuk berbuat intoleran, apalagi radikal. Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh pendidik untuk memupuk semangat toleransi di sekolah melalui peningkatan kualitas belajar-mengajar. Reformasi sekolah, dinilainya, akan dimulai pada tahun ajaran baru 2017/2018 dengan menambah waktu di sekolah menjadi delapan jam. ‘’Reformasi sekolah segera dimulai dengan delapan jam waktu di sekolah dengan sistem be-
lajar yang kreatif, kritis, dan analitis,’’ kata anggota Dewan Pembina Ma’arif Institute for Culture and Humanity ini. Pada hari Sabtu, dikemukakannya, para murid dapat diarahkan untuk kegiatan ekstrakurikuler, namun keputusan itu bergantung pada pihak sekolah. Meski kegiatan di sekolah berlangsung selama delapan jam per hari, ditambahkannya, tidak akan ada penambahan mata pelajaran. ‘’Sekolah ditantang untuk membuat sistem belajar yang menarik dan tidak membuat murid bosan,’’ demikian Mendikbud Muhadjir Effendy. (ant)
Dinamika Zaman
Dari Hal. 1
Responden juga menilai pergantian atau revisi kurikulum bukan semata-mata kepentingan politik melainkan sebagai bentuk adaptasi terhadap dinamika zaman. Pemerintah juga mendorong dan memfasilitasi guru dan dosen termasuk lembaga pendidikan mengelola dunia pendidikan secara profesional. Larangan PNS berpolitik, termasuk guru, merupakan bentuk lain dari upaya menjaga independensi tenaga pendidik. Campur tangan politik sudah dikurangi. Indikasi bahwa ada politisasi dan ada pendekatan
bisnis dalam dunia pendidikan, menurut responden, mestinya kita hadapi bersama. Lembaga pendidikan yang melakukan praktik bisnis dalam prosesnya harus diaudit. Di sinilah perlu peran regulator. Selebihnya, 1,15 persen responden tak memberikan respons terkait hal ini. Pada jajak yang dilakukan dengan kuesioner dan wawancara via telepon ini responden umumnya menilai semua sektor sudah menjadi ranah politik. Jadi, untuk menentukan apakah ada dominasi kepentingan politik dalam dunia pendidikan tergantung indikator dan tujuannya. (dir)
Kerja Sama Ekonomi
Dari Hal. 1
Penandatanganan itu dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dengan Menlu RRT Wang Yi. Selain itu, penandatanganan dokumen kerja sama kedua yaitu Kerja Sama Ekonomi dan Teknik Tiongkok-Indonesia yang ditandatangani oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro dengan Menteri Perdagangan Tiongkok Zhong Shan. Kemudian kerja sama ketiga
yaitu fasilitasi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung ditandatangani oleh Direktur Utama PT KCIC Hanggoro dengan Direktur Utama Bank Pembangunan Nasional Tiongkok Hu Huaibang dengan nilai komitmen kerja sama sebesar 4,498 miliar dolar AS. Pada Minggu pagi, Jokowi juga telah menghadiri pembukaan Belt and Road Forum for International Cooperation yang diselenggarakan di China National Convention Center (CNCC), Beijing. (ant)
Senin, 15 Mei 2017 05:52 Mars Indonesia Raya 05:54 Mars Bali Jagadhita 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih & Ngusaba Dalem (5) 06:35 Seputar Bali Pagi 07:05 Bali Channel 07:35 Kartun : Sundara Kanda (1) 08:00 Education On Bali TV
08:35 Bali Channel Tourist TV 09:05 DW TV 09.30 Dunia Kita 10:05 Lejel Homeshopping 10:30 Bali Channel Tourist TV 11:30 Parameter 12:05 Dharma Wacana Dharma Kauripan Berdasarkan Ajaran Tri Hita Karana (1) 12:30 Berita Siang 13:00 Klip Bali
13:30 Lejel Homeshopping 14:05 Klip Bali 14:30 Yowana Live FORKOM Denpasar 15:30 Education On Bali TV 16:05 Pabligbagan 17:05 Prita 17:30 Taman Sari : TK Kartika (1) 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali 19:00 Giliran Anda
19.30 Orti Bali 20:00 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa 21:00 Serial Buddha 21:35 Ista Dewata Pura Pejenengan Tap Sai 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Lila Cita Prembon Cupak Kaswargan (1) 23:00 Lila Cita Calonarang Sumerta (1)
Bhima Tahan Satyaki Hendak Serang Dhrishtadyumna
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Empat Ratus Delapan Puluh Delapan) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
DHRISHTADYUMNA disalahkah melakukan pembantaian terhadap Drona oleh Satyaki menjadi sangat marah. Kakak Dewi Drupadi itu balik menyerang Satyaki. Engkau sebetulnya seorang pelaku perbuatanperbuatan jahat. Bukan aku. Oh bajingan dari keluarga Vrishni! Engkau adalah tempat tinggal dari semua perbuatan penuh dosa. Jangan lagi menyalahkan aku. Tenanglah. Karena itu sudah sepantasnya jika engkau tidak mengucapkan kata-kata apa pun setelah ini. Ini adalah jawaban yang aku berikan kepadamu secara langsung dari bibirku. Jangan mengatakan apa-apa lagi. Jika karena kebodohan, engkau lalu mengulangi kata-kata kasar seperti itu, maka saat ini, aku akan pertempuran denganmu. Aku akan mengirim engkau dengan anak-anak panahku ke tempat tinggalnya Dewa Yama. Dengan hanya kebenaran sendiri, oh tolol, seseorang tidak dapat mengalahkan musuh-musuhnya. Dengarkan sekarang tentang perbuatan-perbuatan yang tidak benar dari para keturunan Kuru itu. Putra Pandu, Yudhishthira, beberapa waktu lalu secara tidak benar ditipu oleh para Kuru itu.
Oh Satyaki, Draupadi berusaha ditelanjangi dan dianiaya secara tidak benar oleh mereka. Para Pandava, dengan Dewi Krishna dalam rombongan mereka kemudian juga diasingkan ke hutan selama 13 tahun. Bukan itu saja semua milik mereka kemudian dirampok. Oh tolol, sangat tidak benar, dengan sebuah perbuatan yang tidak benar, penguasa Madra lalu ditarik dari kita oleh musuh. Dengan sebuah perbuatan tidak benar Abhimayu, putra Subhadra itu dibantai. Karena itu dengan sebuah perbuatan tidak benar Bhishma, kakek keturunan Kuru itu juga harus dibantai. Juga karena perbuatan tidak benar Bhurisrava dibantai olehmu yang begitu mengetahui kebenaran. Bahkan demikian sebagaimana para Pandava telah melakukan perbuatan pembunuhan kepada para musuh pada pertempuran ini. Padahal mereka semua memiliki keberanian dan mengetahui moralitas. Oh Satwata, mereka telah berbuat demikian demi mendapatkan kemenangan. Nilai-nilai moralitas tinggi sulit dipastikan pada situasi perang ini. Hal yang sama, imoralitas juga sulit dipahami. Untuk itu, Satyaki segeralah ber-
tarung saat ini juga dengan para Kaurava, tanpa kembali pulang ke rumah ayahmu. Kemudian Sanjaya melanjutkan, setelah mendengarkan kata-kata kasar dan keji ini dari bibirnya Dhrishtadyumna, lalu Pangeran Satyaki yang terberkati itu mulai gemetar dari ujung kepala hingga ke kakinya. Karena marah, matanya berubah menjadi corak warna tembaga. Setelah menyimpan busurnya di keretanya, Satyaki kemudian memegang gadanya. Sambil mendesah seperti seekor ular kemudian menyerbu Pangeran Panchala. Satyaki berkata kepadanya, dalam kemarahan besar, ‘’Aku tidak akan berbicara kasar kepadamu, tetapi aku akan membantaimu dengan gada ini, dengan pantas seperti engkau membantai Guru Drona.’’ Melihat Satyaki yang perkasa menyerbu, dengan kemarahan dan ingin balas dendam, kepada Pangeran Panchala itu. Satyaki yang tampak seperti Dewa Yama melawan seseorang seperti dirinya sendiri. Bhima yang perkasa, didesak Vasudeva, lalu dengan cepat melompat turun dari keretanya. Vrikodara memegang lengan-lengan Satyaki. Dilengkapi
kekuatan besar, Satyaki yang sedang menyerbu dalam kemarahan besar itu meneruskan beberapa langkah. Dengan kerasnya lalu menyeret putra kedua Pandu itu di belakang yang sedang berusaha memegangnya kembali. Kemudian Bhima dengan kokoh menanamkan kakinya untuk menghentikan langkah keenam, ksatria utama yang merupakan banteng keluarga Sini itu. Kemudian Sahadeva, oh raja, juga ikut melompat turun dari keretanya sendiri dan segera menyapa Satyaki. Demikian dipegang para Pandava oleh lengan-lengannya Bhima lalu Sahadewa mengu-
capkan kata-kata ini, ‘’Oh macan di antara manusia, oh keturunan Madhu. Kami tidak memiliki teman-teman yang lebih sayang kepada kami daripada keluargakeluarga Andhaka, Vrishni dan Panchala. Demikian juga keluarga Andhaka, Vrishni, khususnya Krishna kami tidak memiliki seorang teman pun yang lebih sayang kepada diri kami sendiri. Keluarga Panchala, oh engkau dari keluarga Vrishni, bahkan sudah diselidiki di seluruh dunia yang dibatasi laut-laut, ini tidak ada teman-teman dari keluarga Vrishni yang lebih sayang kepada para Pandava.’’ (bersambung)
Sloka 13.25
Dhyanenatmani pasyanti kecid atmanam atmana anye sankhyena yogena karma-yogena capare Sementara orang menyaksikan Sang Atman melalui Sang Atman dengan jalan meditasi – dhyana - sementara orang lain menyaksikan melalui jalan sankhya yoga – jalan ilmu pengetahuan – dan sementara orang lain melalui yoga perbuatan — tindakan aksi atau pekerjaan.
16 Pages
89 Number 9th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos
om. http://epaper.inte
L O N A A T I E R N I N T
Monday, May
ationalbalipost.c
arthy adds Melissa McC cer) as Spi spice (and L’ host of ‘SN
15, 2017
Cyber attack hits 200,000 in at least 150 countries -Europol
online: http://www.intern
Monday,
May 15, 2017
member with cast
sketch beganplaying Sarah Huckabrought comic Aidy Bryant the White House aide few once again bee Sanders, for Spicer for a McCarthy Live.” — Melissa who subbed But quickly Spicer Night filmed. outNEW YORK to “Saturday days last week. bushes just it was being Spicer Friday while began with Alec jumped from the to reclaim his spice plus room appearshow
The his piercing side the press of guest aside. Donald After a spateWhite House press Baldwin reprising Russian pushing Sanders President this whole in recent impersonation of by NBC News’ spot, ances mocking “Let me putTrump is innocent,” Sean Spicer Interviewed member secretary was back on Saturday’s corps. “How to Trump. Holt (actually cast asked thing to bed: Waterat the press he TOLD weeks, she the NBC satire show Lester of staff at by the Trump was he seethed a member nation he do we know? Because edition of host. Michael Che), file photo, JK Rowling donated assure the to 10, 2008 by preside as aid of English if he could someone “crazy” featured McCarthy asked, “Were us so!” In this June a story written auction in One sketch Spicer com- wouldn’t name FBI Director James Comey Then a reporter Your Story? Trump fired stones holds podium replace ousted choice as the hot-tempered London. the What’s said his you surprised his motorized Action, in author, for mandeering streets of midtown Comey. Trump “so bonkers” ev- before he fired you?”Spicer ripped Dyslexia top, PEN and would be through the- a sequence spotted wish it were Blowing his column and hurled eryone would Manhattan on a support Judge Judy. took re- down by the media Spicer’s McCarthy to the it at the reporter. true? Was Trump Had But was this peated pies hapless jeopardy? face as a n t o n job really in him lies? c o n t e s t a show been feeding up his motora game Spicer crankedhit the road for called “Just ized podium and Trump and J.K. Desserts!” n New York to confront by author T h e in central out. me to say prequel handwritten find told burglary Potter a got ever of things from fans “Have you - A rare Harry stolen during true?” Spicer LONDON postcard has been they appealed for help even morel things that aren’t tracking him a as after Rowling on physica said on Friday Potter is born asked Trump world. auction before Harry England, police with the lat- down. working across the three years at a charity April you started the wizard est Whitee story, set ($32,152) “Only sincereplied. between o u s The 800-wordfor 25,000 pounds in Birmingham H Trump made up, here,” sold kissed and p r e s s and which stolen from a property Then they Trump and Spicer wrote on Twitter. briefing with writers’ it,” Rowling in 2008, was (ap) you’re offered the owner supported spoof. literally,in a tight embrace. 13-24. buy this if T h e locked an or“Please don’t for @englishpen, auctioned English PEN, “Originally bidding for it.” to Dyslexia donated to and were by freedoms of expression, of the auction The proceeds champions freedom June 7, 2016 are true Harry which unique piece McCarthy ganisation In this Tuesday, offered this Melissa in will buy this who sees, or is Action. file photo, ELLE Women Jauncey from people who anyone the “The only are appealing to said Constable Paul arrives at Hyde Sunset We Event at prequel Potter fans. to contact police,” McCarthy Comedy the untitled It opens comic item for sale, Police. in Los Angeles. of an A5 postcard,father James. brought at West Midlands over two sides once again to “Saturday and Harry’stwo irate policemen Spicer by Handwritten Sirius Black characters and James cornered Night Live.” spice plus features the Sirius chase. the two teenagmotorcycle policemen, card concludes with a youthful a high-speedof words with the The of that end the of magic. on -- but using a touch After an exchange not working their escape the prequel I am Potter ers make “From original Harry with the words franchise No. 106 Dps the seven copies of languages. The movie Jl. Raya Puputan No 148 was fun!” 450 million in 79 Mandala Renon Renon More than sold worldwide worldwide. (rtr) 28 Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur been Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum books have more than $7 billion Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Cafee Furama D.Tamblingan has grossed Joel Ryan/PA
via AP, File
y Potter Rare Harr stolen in prequel lary British burg
You can
Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr
onal Bali
find Internati
19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
Post at:
Jl. Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. D.Tamblingan
17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
30 No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam 32 Ayam Betutu 33 Bali Bakery
AP Photo/Mark
Schiefelbein
Saturday, Beijing, laptop in a multitude is seen on for ransom at user in Taiwan, users’ files and held by a computer up computers captured attack, as Friday that locked ransomware attack a purported cyberextortion screen fromhit with a huge were of the warning agencies. A screenshot Dozens of countries government May 13, 2017.companies and of hospitals,
in at 200,000 ol ack hits Cyber att countries -Europ least 150
and that number countries Union’s police at least 150 victims in head of the European dubbed WannaCry hit 200,000 in the Monday, spread of the virusshops and schools cyber attack - Friday’s return to work on say the hospitals, LONDON security experts car factories,brief. when people could grow on Sunday. Cyber up computers in small amounts might be pay agency said e” which locked but that any respite case relatively if you don’t threat. The $300 rising to $600 he said. - “ransomwar - has slowed, escalating days,” wor6 face of an going up; I am within three to page several countries will Rob Wainwright numbers are the numbers Europol Director on Sunday pro- ried about how when people go to Peston that grow told ITV’s attack was unique in continue to their machines combina- work and turn (on) gramme the was used in so morning.” the ransomware on Monday and other agencies worm functionality” He said Europolwho was behind the tion with “a spread automatically. know the infection it is criminally reach is unprec- did not yet “The globallatest count is over attack but “normally our first working and that is at least 150 edented. The victims in victims, many mindedfor obvious reasons”.amounts 200,000 theory there are and those “Of course demanded, in this countries, be businesses, includhe said. are being of those will the that we are in ing large corporations,” “At the moment,
Continued
also be heard News can at Global in “Bali Image” from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// m Global Radio ten2myradio.co at http:// globalfmbali.lis streaming http:// or live video ali.com and li. radioglobalfmb nel/global-fm-ba ustream.tv/chan
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
9 Elkomedor
Senin Kliwon, 15 Mei 2017
Derrick Lee
Bali Post/ist
Derrick Lee
Transformasi Digital Tingginya pertumbuhan pelancong yang tak bisa lepas dari gadget mereka saat berpergian, membuat industri perhotelan harus melakukan transformasi teknologi. Transformasi ini penting untuk meningkatkan pengalaman pelancong saat mereka menginap dan berlibur. Jika tidak bertransformasi, praktisi industri perangkat lunak, Derrick Lee mengatakan hotel akan makin ditinggalkan pelancong. Menurut pria yang merupakan Vice President Global & Vertical Accounts Alcatel-Lucent Enterprise (ALE) ini, sekarang saja persaingan hotel dengan akomodasi non-hotel sangat ketat. Bahkan industri hotel pun mulai kehilangan keuntungan melalui booking secara online karena harus bersaing dengan Online Travel Agent (OTA) yang meminta antara 25 hingga 30 persen dari nilai booking. “Kalau tidak bertransformasi digital, hotel akan makin kalah saing,” katanya ditemui, Sabtu (13/5) di Nusa Dua. Ia juga menyebutkan saat ini, pelancong yang tak bisa lepas dari gadget mereka --millinnea traveler, juga makin mendominasi. Persentasenya mencapai kisaran 30 - 40 persen di 2016. Ia memprediksi jumlah tersebut akan mencapai 50 persen dalam lima tahun ke depan. “Para millinnea traveler ini yang harus dibidik dan diberikan pengalaman melancong yang tidak terlupakan. Karena pelanggan jika merasa puas akan kembali datang dan menyebarkannya secara digital, baik melalui media sosial maupun TripAdvisor,” ujarnya. Melalui sistem digital transformasi yang dikembangkan ALE, ia mengatakan hotel bisa memenuhi kebutuhan para millinnea traveler ini. “Saat ini customer engagement merupakan hal yang sangat penting, dan ALE mampu memberikan pengalaman tersebut,” ujarnya. Bahkan dikatakannya, dengan pengalaman dan keberhasilannya di industri perhotelan, ALE tidak hanya memberikan solusi melalui inovasi produknya. Namun, juga memberikan kesempatan bagi industri perhotelan untuk terus berkembang dengan mengoptimalkan manfaat dari teknologi informasi agar lebih kompetitif di era digital. “Transformasi digital dalam industri perhotelan bukan merupakan pilihan lagi, tetapi merupakan keharusan yang dapat membantu industri ini menjadi kompetitif di era digital,” tegasnya. (iah)
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Pecat Direktur FBI, Langkah Trump Lebih Serius dari ”Watergate”
Washington (Bali Post) -
Seorang sejarawan yang pernah memprediksi Donald Trump memenangkan Pemilu AS, menyatakan bahwa langkah Presiden Trump memecat Direktur FBI James Comey jauh lebih serius ketimbang skandal Watergate. Allan Lichtman, Professor Sejarah American University mengatakan sudah cukup alasan untuk menjatuhkan Trump lewat pemakzulan atau impeachment. Allan yang terkenal di seantero AS karena berulang kali tepat memprediksi hasil Pemilu AS sejak Pemilu November 1984 menyebutkan bahwa Trump kini bisa dimakzulkan. “Bisa dikatakan dia kini dapat dimakzulkan,” katanya kepada Newsweek. Dia juga penulis buku “The Case for Impeachment”. “Bisa dikatakan dia telah menghambat proses hukum dan telah melanggar klausa gaji (berkaitan dengan pe-
nerimaan hadiah dari pemerintah asing). Saya tidak bilang dia mesti dimakzulkan saat ini juga, saya menyerukan penyelidikan untuk pemakzulan,” sebutnya. Pemecatan Comey terjadi di tengah penyelidikan oleh mantan direktur FBI atas dugaan intervensi Rusia dalam Pemilu AS 2016 dan kemungkinan persekongkolan Rusia dengan tim Trump. Trump berdalih bahwa pemecatan Comey itu atas rekomendasi
Wakil Jaksa Agung Rod Rosenstein didasarkan kepada catatan cara penanganan Comey untuk investigasi server email pribadi Hillary Clinton. “Manakala saya memutuskan lakukan saja, saya bicara pada diri sendiri, saya katakan, ‘Anda tahu, masalah Rusia dengan Trump ini telah dibesar-besarkan, ini dalih Demokrat karena kalah pada Pemilu yang tak seharusnya mereka menangkan,” kata Trump kepada NBC News. (ant)
Kevin Aprilio
Mantap Menikah
Bali Post/ist
Kevin Aprilio sudah mantap akan menikah dan melanjutkan ke jenjang yang lebih serius dengan kekasihnya, Vicy Melanie. Belum lama ini Kevin memang sempat mengungkapkan keinginannya untuk menikah. Pernyataan Kevin itu sepertinya bukan mainmain. Dalam sebuah kesempatan, Kevin kembali mengutarakan soal rencana pernikahannya yang ia targetkan akan dilaksanakan di akhir 2017. “Saya memang targetnya akhir tahun ini menikah,” ujar Kevin ketika sedang jual pakaian InOut di Jakcloth, Kemayoran, Jakarta. Persiapan utama yang ia lakukan adalah soal biaya. Kevin menyadari bahwa menikah membutuhkan banyak biaya. Karena itulah dirinya tengah rajin menabung demi pernikahan impiannya dengan sang kekasih. “Soalnya menurut saya pernikahan itu butuh banyak persiapan,” ungkap Kevin. “Makanya harus banyak menabung.” Sebelumnya, Kevin juga sempat menuturkan bahwa rencana pernikahannya ini sudah mendapatkan lampu hijau dari kedua orangtuanya, Addie MS dan Memes. Kevin pun berharap rencana lamaran dan pernikahan di akhir tahun ini bisa benar-benar terwujud. (pik)
Bali Post/ap
POSTER - Seorang demonstran memegang poster bertuliskan “Impeach #45” sebelum Presiden Donald Trump berbicara di peringatan Liberty University pada Sabtu (13/5).