Skip to main content

Edisi 15 Juni 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 285 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

kamis umanis, 15 juni 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

Dana Desa Belum Mampu Turunkan Kemiskinan Jakarta (Bali Post) Komite IV DPD-RI meminta agar dana transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) dapat mereformulasi distribusi dana desa dengan prinsip pemerataan dan berkeadilan. Persoalan tersebut mengemuka dalam rapat Tim Anggaran Komite I, II, dan III dengan agenda Penyampaian dan Pembahasan Kajian Budget Office (B.O) terhadap Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal serta Dana Transfer ke Daerah dalam RAPBN 2018. ‘’Harus ada MoU dari tiap kementerian dengan DPD-RI setiap kali kita RDP, supaya pemerintah tidak mengabaikan daerah. Jika RDP sudah baik poinnya untuk membangun daerah, maka bisa didorong untuk direalisasikan berdasarkan MoU yang sudah dibuat,’’ tegas senator asal Nusa Tenggara Timur (NTT) Adrianus Garu, kemarin. Adrianus menyoroti dana transfer daerah dan DAU. Menurutnya, pemerintah terkesan tidak serius dalam menerapkan kebijakannya. Maka itu, ia meminta ada nota kesepahaman antara DPD-RI dengan pemerintah sebagai bentuk pengawasan DPD-RI. Hal. 19 Kalangan Pengusaha

Tiga Kesalahan Pembentukan Pansus Hak Angket KPK

undang-undang dan/atau kebijakan pemerintah. ‘’Disebutkan di penjelasannya bahwa pemerintah mulai dari presiden, wakil presiden, para menteri, Jaksa Agung, Kapolri, dan lembaga pemerintah nonkementerian. Basarnas, LIPI, Wantimpres itu lembaga pemerintah nonkementerian. Tetapi, di luar itu, seperti KPK, bukan lembaga pemerintah,’’ kata Mahfud. Terakhir menyangkut masalah prosedur, Mahfud menyatakan prosedur pembuatan Pansus Hak Angket itu diduga kuat melanggar undang-undang. Hal. 19 Tidak Setuju

Bali Post/ant

KETUA KPK - Mahfud MD (kiri) menyampaikan keterangan pers didampingi Ketua KPK Agus Rahardjo (tengah) di Jakarta, Rabu (14/6) kemarin.

Bali Post/ap

GEDUNG APARTEMEN - Asap mengepul dari api besar yang mengamuk di gedung apartemen bertingkat tinggi di London, Rabu (14/6) pagi kemarin.

Apartemen Terbakar, 6 Tewas, 50 Luka-luka

Di Tabanan dan Klungkung

Ada 97 LPD Tidak Aktif Perda LPD mengharuskan LPD menyetor 5 persen dari keuntungan. Dana itu akan digunakan untuk pembinaan. Namun di Badung, ketentuan itu mendapat penolakan. Alasannya, pertanggungjawabannya tidak diatur secara jelas. Demikian pula penggunaannya. Apalagi banyak LPD yang sakit, sehingga peran pembinaan untuk LPD sering dipertanyakan. Contohnya, di Klungkung jumlah LPD sekitar 190. Namun 43 di antaranya tak ada kegiatan alias macet. Demikian pula di Tabanan. Dari 307 LPD, sebanyak 54 macet. Dengan kondisi itu, banyak yang bertanya-tanya peran pembina selama ini?

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Soal subjeknya yang keliru, Mahfud mengatakan secara historis hak angket itu hanya dimaksudkan untuk pemerintah. ‘’Dulu kan pertama kali di Inggris itu untuk pemerintah. Lalu di Indonesia diadopsi pada 1950 ketika sistem parlementer untuk keperluan mosi tidak percaya kepada pemerintah lalu diadopsi UUD. Hak angket itu tetap konteksnya pemerintah, karena tidak mungkin DPR mengawasi yang bukan pemerintah,’’ tuturnya. Selanjutnya terkait objeknya yang keliru, ia menilai bahwa Pasal 79 ayat 3 UU MD3 menyebutkan hak angket itu untuk menyelidiki pelaksanaan

London – Enam orang dinyatakan tewas dalam kebakaran besar di satu apartemen Kota London, Inggris, dan dikhawatirkan korban tewas akan bertambah karena sedikitnya 50 korban terluka, demikian laporan polisi setempat, Rabu (14/6) kemarin. ‘’Kami bisa memastikan enam korban jiwa saat ini dalam kebakaran di Kensington Utara,’’ kata Polisi Metropolitan London, ibu kota Inggris, layaknya dikutip Reuters. Api melalap apartemen setinggi lebih dari 20 lantai di pusat Kota London pada Rabu dini hari, dan menelan korban dari 50 orang terluka dan beberapa warga terjebak di dalam bangunan itu karena sedang tidur. Pihak kepolisian juga menyatakan, ‘’Ini adalah laporan

Raden Brotoseno

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Jakarta (Bali Post) – Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara-Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) menilai pembentukan Panitia Khusus Hak Angket DPR yang ditujukan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) cacat hukum. ‘’Cacat hukum karena tiga hal. Pertama, subjeknya keliru. Kedua, objeknya keliru. Dan yang ketiga, prosedurnya salah,’’ kata Ketua Umum DPP APHTN-HAN Mahfud MD saat konferensi pers di gedung KPK, Rabu (14/6) kemarin.

Penyidik Polri Divonis 5 Tahun Jakarta (Bali Post) – Penyidik Bareskrim Polri AKBP Raden Brotoseno divonis lima tahun penjara ditambah denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan. Ia dinilai terbukti menerima Rp 1,9 miliar ditambah 5 tiket pesawat kelas bisnis Yogya-Jakarta senilai Rp 10 juta terkait penundaan pemanggilan Dahlan Iskan dalam kasus korupsi cetak sawah. ‘’Mengadili, menyatakan terdakwa Raden Brotoseno terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dalam dakwaan pertama. Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa selama lima tahun penjara ditambah denda Rp 300 juta,’’ kata ketua majelis hakim Baslin Sinaga di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (14/6) kemarin. Vonis itu lebih rendah dibanding tuntutan jaksa penuntut umum Jampidsus Kejaksaan Agung yang menuntut Brotoseno divonis tujuh tahun penjara ditambah denda Rp 300 juta subsider enam bulan kurungan. Brotoseno terbukti bersalah berdasarkan dakwaan pertama berdasarkan Pasal 12 huruf a Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat 1 KUHP. Hal. 19 Tanggungan Keluarga

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

KETUA Badan Kerja Sama (BKS) LPD Klungkung Nyoman Sudarma menyampaikan peran serta LPD di desa pakraman amat sangat penting. Namun, masih ada sejumlah permasalahan yang menyebabkan LPD tidak beroperasi. Untuk itu BKS LPD masih mempelajari permasalahan yang dihadapi sejumlah LPD bermasalah. Meski begitu, berbagai cara dapat dilakukan untuk dapat membantu LPD mati suri. Salah satunya dengan penyertaan modal atau pun pinjaman lunak. Menurut Nyoman Sudarma, masih melihat regulasinya untuk melegalkan penyertaan modal ini. Kata dia, saat ini BKS LPD Klungkung telah menerima dana pemberdayaan sebesar Rp 200 juta yang merupakan 5 persen dari keuntungan LPD. ‘’Per tahun dana yang diterima sampai Rp 200 juta,’’ tegasnya. Kata dia, untuk membangkitkan LPD sakit diperlukan komitmen dari prajuru desa pakraman. Tanpa adanya peran serta desa pakraman, upaya memulihkan kembali LPD di desa setempat amat sulit. ‘’Kita sudah instruksikan kepada masingmasing kecamatan agar melaksanakan pelatihan atau kerja sama yang dapat mengembangkan LPD,’’ pungkasnya. Sementara hal serupa juga terjadi di Tabanan. Saat ini jumlah LPD mencapai 307 LPD, namun 54 di antaranya dalam kondisi tidak aktif. Ketua Lembaga Pemberdayaan (LP) LPD Tabanan Dewa Astina mengatakan, dalam melakukan pembinaan, LPLPD melakukan dua tipe yaitu yang sifatnya pasif dan aktif. Hal. 19 Sekali Setahun

tahap awal, dan kami memperkirakan jumlahnya akan meningkat.’’ Api membakar sisi bangunan, sementara itu 200 petugas pemadam kebakaran berjuang mengatasi kebakaran tersebut selama berjam-jam dengan menggunakan 40 mesin pemadam api. Asap hitam membubung tinggi di udara London, beberapa jam setelah api pertama kali muncul. Regu pemadam kebakaran London mengatakan bahwa api melahap seluruh lantai bangunan Grenfell Tower, tempat sekitar ratusan orang tinggal di Lancaster West Estate, London Barat. ‘’Kami melarikan 30 penderita ke lima rumah sakit,’’ kata petugas layanan ambulans London. Hal. 19 Berhasil Lolos

Kasus Novel Baswedan

Kapolda Tanggapi Dugaan Keterlibatan Oknum Jenderal

Jakarta (Bali Post) – Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan mengaku telah mengambil keterangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang menjadi korban penyiraman cairan kimia. ‘’Sudah diambil keterangan, saya ke sana dapat data terakhir yang bersangkutan (Novel),’’ kata Irjen Polisi M Iriawan, di Jakarta, Rabu (14/6) kemarin. Iriawan mengatakan penyidik Polda Metro Jaya secara berkala menyampaikan informasi perkembangan penyelidikan kasus Novel Baswedan kepada KPK. Iriawan menyatakan penyidik kepolisian terus berupaya mencari pelaku teror terhadap penyidik mantan anggota Polri tersebut. ‘’Semua yang ada indikasi sudah kita periksa jika teman-teman ada informasi kasih tahu

kepada kita,’’ ujar mantan Kapolda Jawa Barat itu. Terkait Novel yang menyampaikan dugaan keterlibatan seorang jenderal kepada majalah Time, Iriawan mengingatkan hal itu harus dibuktikan. Iriawan mengingatkan media massa tidak asal menyadur informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Sebelumnya, Novel Baswedan masuk dalam laman Time.com. Time bahkan menyanjung Novel sebagai penyidik korupsi terbaik Indonesia pada judul artikel. ‘’Ada begitu banyak korupsi yang harus dihadapi,’’ kata Novel (39) kepada Time membuka artikel berjudul ‘’I Don’t Want to Be Sad: Indonesia’s Top Graft Buster Talks to TIME From His Hospital Bed’’, Selasa (13/6). Hal. 19 Duduk Bersandar

Perda Tak Mungkin Rugikan Masyarakat TUDINGAN terhadap Perda LPD berpotensi menghambat eksistensi adat dan budaya Bali, direspons mantan Ketua Pansus Ranperda Lembaga Perkreditan Desa (LPD) DPRD Bali I Nyoman Parta. Ia secara tegas mengatakan Perda LPD yang dihasilkan lembaga Dewan dalam hal ini DPRD Bali tak mungkin merugikan masyarakat. Perda LPD justru menjadi payung kebijakan dalam pengelolaan LPD di Bali. ‘’Semua pihak harus mensyukuri sekarang LPD sudah punya perda yang lebih baik dari sebelumnya. Perda No. 3 Tahun 2017 tentang LPD justru secara mendasar menempatkan LPD sebagai lembaga milik desa adat yang lebih kuat dan profesional,’’ tegasnya. Ia memastikan dalam pembuatan perda ini pihaknya sudah melakukan sosialisasi ranperda tersebut dan menyerap aspirasi pengurus LPD dan bendesa adat di kabupaten dan kota se-Bali. Politikus PDI-P asal

I Nyoman Parta Kabupaten Gianyar ini mengatakan pembahasan ranperda itu juga melibatkan pemerintah kabupaten/kota se-Bali, dan melakukan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri. Selebihnya, Nyoman Parta mengatakan, perda ini dibuat oleh lembaga terhormat tidak mungkin merugikan masyarakat Bali. Hal. 19 Pembina Umum


denpasar

2

Kamis Umanis, 15 Juni 2017

figur

Bali Post/win

Perluas Kesempatan Kerja

PEKERJAAN mempunyai makna yang sangat penting di dalam kehidupan. Oleh karenanya, setiap orang membutuhkan pekerjaan. Pekerjaan itu dapat dimaknai sebagai sumber penghasilan seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidup bagi diri dan keluarga. Selain itu, dapat juga dipakai sebagai sarana mengaktualisasikan diri, sehingga seseorang merasa lebih berharga baik bagi dirinya sendiri, keluarga maupun lingkungannya. Hak atas pekerjaan semua orang merupakan hak asasi yang paling melekat yang wajib dijunjung tinggi dan dihormati sesuai amanat UUD ‘45 pasal 27 ayat 2. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar Drs. IGA Rai Anom Suradi, M.M., belum lama ini. Kendati demikian, kata dia, karena keahlian dan keterampilan yang dimiliki oleh pencari kerja kadang tidak sesuai dengan kualifikasi persyaratan lowongan pekerjaan yang tersedia, mengakibatkan banyak tenaga kerja tidak terserap, sehingga menimbulkan pengangguran. “Pemkot Denpasar selalu berupaya mencari terobosan guna menanggulangi angka pegangguran. Di antaranya, melalui kegiatan penyelenggaraan bursa kerja (job fair). Kegiatan ini adalah ajang para pencari kerja dapat menemukan pekerjaan sesuai dengan bakat, minat dan kemampuan. Sama halnya pengguna tenaga kerja mendapatkan SDM sesuai persyaratan lowongan kerja yang diinginkan,” ujarnya. Di samping perluasan kerja formal melalui kegiatan job fair, kata Anom Suradi, Pemkot Denpasar juga telah mengembangkan kesempatan kerja di sektor informal, yaitu dengan memberikan berbagai jenis pelatihan keterampilan kerja. (win)

PD Parkir Usulkan Penerapaan Tarif Progresif

Denpasar (Bali Post) – Keberadaan PD Parkir Denpasar semakin terpuruk. Perusahaan daerah milik Pemkot Denpasar ini juga harus menanggung beban tunggakan pajak PPN tahun 2011 dan 2012 sebesar Rp 3,9 miliar. Kondisi ini menjadikan perolehan pendapatan PD Parkir tahun ini cukup kecil. Oleh karena itu, ke depan PD Parkir berharap bisa menerapkan tarif parkir progresif. Hal itu terungkap saat jajaran Direksi PD Parkir Denpasar melakukan audiensi dengan jajaran Pimpinan DPRD Denpasar, Rabu (14/6) kemarin. Kedatangan Direksi PD Parkir ke dewan dipimpin Dirut Nyoman Putrawan didampingi tim badan pengawas serta tim pendamping dari BPKP dan diterima Ketua DPRD Denpasar IGN Gede didampingi Wakil DPRD I Made Muliawan Arya, serta para ketua komisi dan ketua fraksi. Putrawan mengatakan, sejak ditetapkan secara definitif sebagai dirut, pihaknya mulai melakukan revisi terhadap standar kerja operasional perusahaan. Selain itu, pihaknya juga merancang dan menentapkan indikator kinerja utama. Putrawan juga melaporkan, sejumlah persoalan yang sedang dihadapi selama ini. Di antaranya, sistem setoran retribusi parkir tepi jalan yang dinilai tidak tepat. Persoalan lainnya, yakni sejak penerapan pajak parkir, banyak rekanan atau pemilik lahan yang keberatan dengan kebijakan itu. Karenanya, banyak yang berniat mengajukan revisi terhadap MoU yang telah disepakati sebelumnya. Paling tidak, mereka berharap bagi hasilnya bisa diubah karena harus dipotong untuk biaya pajak. “Sejak diterapkan pajak parkir, tentu perolehan pemilik lahan dan juga PD Parkir berkurang. Karena itu, banyak yang meminta biaya itu ditanggung bersama, pemilik lahan dan PD Pasar. Padahal, dalam perda pajak itu ditanggung pemilik lahan,” katanya. Bukan hanya itu, pengenaan pajak PPN terhadap pemilik lahan juga berdampak pada PD Pasar. Terlebih sebelumnya PD Parkir tidak pernah menerapkan pajak PPN tersebut. Dengan berbagai persoalan itu, PD Parkir tidak mungkin bisa menaikkan tarif parkir. Salah satu yang bisa diterapkan, yakni tarif parkir progresif. Tarif ini juga telah diusulkan beberapa pemilik lahan untuk mengefektifkan lahan yang ada. “Ini juga menghindari adanya parkir menginap,” katanya. (kmb12)

Bali Post/eka

MEMULUNG - Seorang nenek mengumpulkan gelas dan botol plastik di Terminal Ubung, Denpasar. Meski sudah lanjut usia, nenek tersebut tetap memulung barang bekas untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup keluarganya yang makin hari makin meningkat.

Dinilai Rawan Picu Konflik

PPDB Jalur Bina Lingkungan Dikritisi Dewan

Denpasar (Bali Post) -

Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar telah mengeluarkan kebijakan terkait dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Dari empat jalur yang diterapkan, salah satunya yakni bina lingkungan terzonasi. Jalur ini mendapat perhatian serius kalangan anggota DPRD. Pasalnya, jalur ini dinilai rawan memicu polemik dan konflik serta akan sulit bisa memenuhi rasa keadilan masyarakat. Karena itu perlu ada parameter yang jelas untuk penerimaan siswa melalui jalur zonasi ini. Anggota Komisi IV DPRD Denpasar AAN Gede Widiada menegaskan hal itu, Rabu (14/6) kemarin. Menurut Widiada, penerimaan siswa baru sistem online yang sudah diterapkan di Kota Denpasar, yakni melalui jalur Nilai Ujian Sekolah (NUS),

prestasi/penghargaan dan jalur siswa miskin dan inklusif, sebenarnya sudah berjalan baik. “Dengan sistem baru ini tentu merupakan tantangan tersendi-

Topik : PPDB JALUR BINA LINGKUNGAN DIKRITISI DEWAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

perlu ada kejelasan siapa-siapa yang nanti akan bisa diterima. Terutama jika jumlah siswa yang mendaftar melebihi kuota yang ditetapkan. Misalnya, kuota yang ditetapkan sepuluh persen. Jika jumlah siswa yang diterima 360 orang, maka yang melalui jalur zonasi hanya 36 orang. “Lalu, bagaimana jika yang mendaftar melebihi dari jumlah tersebut. Apakah seleksinya melalui NUS tertinggi atau siswa dari banjar yang terdekat dari lokasi sekolah? Ini perlu dipertegas untuk membangun persepsi yang sama,’’ tegas politisi Partai NasDem itu. Kabid Pembinaan Pendidikan SMP Disdikpora Denpasar

I Wayan Supartha mengatakan, pola zonasi ini merupakan implementasi dari kebijakan Kementerian Pendidikan. Hanya sifatnya masih uji coba, sehingga belum penuh. Ke depan kalau sudah bisa akan diterapkan secara terbuka, dengan arti semua ditentukan berdasarkan zonasi. Setelah semua siswa mendaftar di masing-masing zonasi, seleksinya baru menggunakan NUS. “Ini rencananya nanti,” katanya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Cakupan Vaksinasi Rabies Baru 36,68 Persen

Denpasar (Bali Post) Berdasarkan data terakhir Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Bali per 10 Juni 2017, cakupan vaksinasi rabies massal se-Bali adalah 36,68 persen. Kabupaten dengan cakupan vaksinasi terendah adalah Kabupaten Jembrana 19,72 persen, Badung 31,30 persen, Gianyar 34,73 persen. Sementara cakupan vaksinasi rabies tertinggi adalah Kabupaten Ban-

gli, yaitu 47,95 persen. Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas PKH Bali drh. IKG Nata Kesuma, M.MA. mengatakan hal itu, Rabu (14/6) kemarin. Menurut Nata Kesuma, Hewan Penular Rabies (HPR) yang telah mendapat vaksin adalah anjing di luar rumah sebanyak 126.504 ekor dan anjing di dalam rumah 81.226 ekor. Dengan begitu, total anjing yang telah divaksin mencapai 207.730 ekor.

Selain itu, hewan lain yang telah divaksin adalah kucing 6.746 ekor dan monyet 193 ekor. Nata Kesuma mengaku optimis target untuk memvaksin 564.157 ekor anjing tercapai. Hal itu didasari karena ketersediaan logistik berupa vaksin yang cukup, lebih dari 500 ribu dosis dan logistik pendukungnya. Selain itu, Dinas PKH juga merekrut 1.342 orang vaksinatur desa masing-masing dua orang per desa dan koordina-

tor vaksinasi sebanyak 57 orang di masing-masing kecamatan. Dengan personel tersebut, ia optimis semua anjing di Bali tervaksin. Dihubungi terpisah, dosen Ilmu Kesehatan Masyarakat drh. Subrata berpendapat, struktuk petugas penanggulangan rabies yang dibentuk Dinas PKH sudah bagus dengan merekrut dua vaksinatur di masing-masing desa. Ia memaklumi kendala yang sering dihadapi di lapangan, yaitu

masih kurangnya kesadaran masyarakat melakukan vaksinasi pada anjingnya. Ia mengingatkan, Dinas PKH harus memiliki data yang akurat. Kader perlu melakukan pendataan berkoordinasi dengan kepala dusun masing-masing. “Yang paling perlu sekarang adalah data. Data perlu dikedepankan, sehingga program ini bisa cepat selesai dan Bali bebas rabies secepatnya bisa diwujudkan,” ujarnya. (kmb42)

Sidang Perdin DPRD Denpasar

Pihak Travel Dicerca Hakim, Empat Anggota Dewan Bersaksi

Denpasar (Bali Post) Majelis hakim Pengadilan Tipikor Denpasar yang menyidangkan perkara dugaan korupsi perjalanan dinas (perdin) DPRD Kota Denpasar terus menggali peranan travel. Pasalnya, berkat adanya kenaikkan harga sehingga negara harus membayar lebih dan membawa mantan Sekwan Gusti Rai Suta duduk di kursi pesakitan. Dalam sidang Rabu (14/6) kemarin, JPU Dewa Lanang dkk. menghadirkan enam orang saksi yakni A.A. Susruta Ngurah Putra, I Wayan Sugiarta, A.A. Kompyang Raka (sekarang anggota DPRD Provinsi Bali) dan I Wayan Mariyana Wandhira dari pihak legislatif. Sedangkan dua saksi travel yakni Direktur Sunda Duta Tour Travel Putu Kencana dan Direktur Bali Daksina Wisata Kayun. Di hadapan majelis hakim pimpinan I Wayan Sukanila, pihak travel yang paling banyak dicerca berbagai pertanyaan. Anggota majelis hakim Sutrisno sempat

bersuara dengan nada tinggi dan menyebut bahwa brosur penawaran paket perjalanan dinas yang diberikan ke pihak Sekretariat DPRD Denpasar merupakan brosur menyesatkan. Hakim menilai isi brosur tidak sesuai dengan apa yang diterima anggota dewan selaku pelaku perdin. Salah satunya, mengenai hak makan pagi yang diterima peserta perdin. Di brosur, kata Sutrisno, dalam perjalanan dinas disebut makan pagi sebanyak tiga kali. Kenyataannya, dewan hanya makan pagi dua kali, itu pun di hotel. “Ini kan menyesatkan,” tandas Sutrisno. Direktur Bali Daksina Wisata Kayun berdalih bahwa soal pengerjaan dan pelaksanaannya semua diurus anak buahnya bersama staf di Sekretariat Dewan. “Saudara kan sebagai pimpinan, biar bagaimanapun harus mempertanggungjawabkan keseluruhannya. Jangan dari tadi terus mengkambinghitamkan staf atau karyawan saudara,” tegur hakim.

Saat disinggung bagaimana pihak travel mengetahui ada jadwal perdin yang dilakukan DPRD Denpasar, baik Kayun maupun Kencana kompak mengaku jika mendapat informasi dari staf Sekretariat Dewan yang bernama Gede Wira Kusuma Wahyudi. Menurut Kencana, setelah dewan rapim (rapat pimpinan), maka akan keluar jadwal agenda perdin dewan. Setelah itu, Wira menghubungi baik lewat telepon maupun lewat faxmile dengan mengirim jadwal dan nama-nama peserta perdin, dengan tujuan daerah pada masing-masing travel. Hakim kembali menanyakan dasar kesepakatan antara Sekretariat Dewan dengan travel pascabrosur itu diberikan. Pihak travel mulai kebingungan. Kencana akhirnya mengaku tak ada kesepakatan. Dia beralasan sudah seperti itu dari sebelumnya, karena sudah lama bekerja sama dan itu berdasarkan kepercayaan saja. Dalam persidangan, majelis sempat mengurai jika pihak travel wajar mencari untung.

Namun, apa yang dilakukan dalam kasus ini terlampau kelewatan, karena pihak Sekretariat Dewan harus membayar atas klaim dari travel untuk uang makan adalah double. “Saudara menyadari tidak, karena brosur yang menyesatkan, kuitansi yang bukan asli dari hotel, sehingga negara harus membayar tinggi. Akibatnya, terdakwa (Rai Suta) bisa masuk (diperkarakan),” papar hakim. Sementara itu, saksi-saksi dari pihak dewan memberikan keterangan yang hampir sama. Yang paling banyak menjawab adalah A.A. Susruta Putra. Dia mengaku jika dirinya termasuk anggota dewan lainnya baru megetahui, jika pihak travel menaikkan harga hotel setelah kasus ini terkuak. Dia juga mengaku sebelum perdin diberikan uang saku, uang harian dan uang makan. “Besok siangnya langsung ke bandara baru diberikan boarding pass. Sampai di Jakarta langsung ke hotel dan sudah diberikan kunci kamar. Jadi, semua diurus travel,” jelasnya. (kmb37)

”Road Map” Berbasis Kearifan Lokal

Kota Denpasar Jadi ”Pilot Project” Reformasi Birokrasi

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

ri, terlebih jika ini diterapkan,” katanya mengingatkan. Widiada menambahkan, sistem online melalui jalur NUS, prestasi dan siswa miskin sebenarnya sudah bisa diterima masyarakat. Kalaupun jalur prestasi dinilai ada kelemahan, semestinya hal itu yang dievaluasi dan lebih dimantapkan. “Namun, karena jalur zonasi ini harus dilaksanakan, maka kami selaku komite akan tetap berupaya mewujudkan yang terbaik untuk masyarakat,” kata Widiada yang juga Ketua Komite SMAN 8 Denpasar itu. Mengingat terbatasnya kuota untuk jalur bina lingkungan atau zonasi, kata Widiada, maka

CINDERAMATA - Asisten Administrasi Umum I Gusti Ngurah Eddy Mulya menyerahkan cenderamata kepada Analis Kinerja Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Arif Lukman Hakim, Rabu (14/6) kemarin. ROAD Map Reformasi Birokrasi Pemkot Denpasar Tahun 2013-2017 berbasis kearifan

lokal dan budaya unggulan. Hal ini berdasarkan Peraturan Wali Kota Nomor 39 Tahun

2013 yang merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 81 Tahun 2010, tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025. Demikian disampaikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Administrasi Umum I Gusti Ngurah Eddy Mulya, saat pengarahan penyusunan Road Map Reformasi Birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota, Rabu (14/6) kemarin. Pengarahan road map birokrasi tersebut menghadirkan narasumber Analis Kinerja Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Arif Lukman Hakim. Rai Mantra menambahkan, pengarahan ini guna meningkatkan pemahaman mengenai penyusunan road map reformasi birokrasi. Hal ini sebagai pedoman penyusunan rencana aksi sesuai dengan tugas pokok dan

fungsi (tupoksi) masing-masing OPD di lingkungan Pemeritahan Kota Denpasar. Penyusunan road map birokrasi diharapkan dapat meningkatkan sasaran reformasi birokrasi di Kota Denpasar. Rai Mantra dalam sambutan tertulisnya juga mengatakan, Kota Denpasar saat ini telah ditetapkan sebagai pilot project reformasi birokrasi oleh Kementerian PAN-RB. Ditegaskan, reformasi birokrasi bertujuan menciptakan pemerintahan yang profesional, berintegrasi, bersih dan bebas KKN. Road map merupakan rencana kerja lima tahun mendatang sebagai pedoman Pemerintah Kota Denpasar untuk mencapai tujuan dalam penyelenggaraan reformasi birokrasi. Sebagai pedoman penyusunan road map reformsi birokrasi, telah diterbitan Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 37 Tahun 2013 dan ditetapkan Permen PAN-RB Nomor 11 Tahun 2015 tentang Road Map Birokrasi 2015-2019 dengan sasaran reformasi birokra-

si yang bersih dan memiliki pelayanan publik berkualitas. Areal perubahan road map birokrasi meliputi mental, pengawasan akuntabilitas kelembagaan, tata laksana, SDM aparatur, peraturan perundang-undangan dan pelayanan publik. Analis Kinerja Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Arif Lukman Hakim mengatakan, pelaksanaan reformasi birokrasi di Kota Denpasar saat ini tidak lagi hanya mengenai pemenuhan dokumen, tapi lebih kepada esensi apa yang dibutuhkan di dalam reformasi birokrasi. Pemkot Denpasar diharapkan tetap konsisten karena komitmen seperti ini yang dibutuhkan. “Reformasi birokrasi merupakan proses dan akan selalu ada perbaikan. Hal ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di samping juga mempertahankan mindset birokrasi yang telah berjalan baik selama ini,” ujarnya. (ad1154)


BADUNG

Kamis Umanis, 15 Juni 2017

3 Pemenuhan Uang Kartal untuk Masyarakat

Figur

Perbankan Buka Layanan Kas Keliling Mangupura (Bali Post) Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersama sejumlah perbankan mulai melakukan kegiatan layanan kas luar kantor melalui layanan kas keliling di Central Parkir Kuta, Rabu (14/6) kemarin. Layanan kas keliling ini dilakukan dalam rangka pemenuhan uang kartal untuk masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri 1438 H. Menurut Topik Hidayat selaku Asisten Manager Unit Pengelolaan Uang Rupiah Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, layanan kas keliling bersama delapan perbankan yang memiliki kendaraan layanan itu dilaksanakan tanggal 14-16 Juni di Central Parkir Kuta. Kegiatan serupa akan dilanjutkan pada tanggal 19-23 Juni di Lapangan Puputan Badung (depan Museum Bali). Selain melalui layanan kas keliling, kata Topik Hidayat, layanan kas luar kantor juga dilakukan melalui layanan penukaran oleh 52 bank umum pada tanggal 12-23 Juni, baik melalui program card to cash, book to cash maupun penukaran. Jumlah loket perbankan

Bali Post/sue

Yang Penting Transparan

SISTEM Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2017/2018 ini banyak menimbulkan kontroversi. Misalnya, ada warga yang belum apa-apa sudah menghimpun diri minta kuota zonasi. Ketua PGRI Bali yang juga Kepala SMP PGRI 2 Denpasar Dr. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. mengungkapkan, sistem PPDB online dengan empat jalur sudah baik. Namun yang paling penting adalah adanya transparansi. “Transparansi ini menyangkut keterbukaan kuota kepada masyarakat, rekrutmen jalur zonasi, reguler, KK miskin dan prestasi yang terbuka,” tegasnya, Rabu (14/6) kemarin. Jika sudah transparan, katanya, semua pihak akan merasa puas. Dengan demikian, proses PPDB akan berjalan mulus. Di sinilah diperlukan komitmen bersama jika ingin pendidikan berkualitas harus berani transparan. Dikatakan, empat jalur yang baru kali pertama diterapkan juga harus disadari merupakan upaya pemerintah untuk memberikan pemerataan pendidikan di sekolah negeri dan swasta. Dengan demikian, keduanya akan berpacu dalam berprestasi. Makanya, ia mendukung langkah BMPS Bali agar pemerintah memikirkan sejak awal jika benar terjadi 2.000 calon siswa baru tak mendapat sekolah. Untuk itu, ia mengusulkan siswa yang tercecer ini diberikan prioritas kepada sekolah swasta. Apalagi Badung dan Denpasar sudah mencanangkan Wajib Belajar 12 Tahun atau minimal warganya mengenyam pendidikan SMA/SMK sederajat. “Mereka harus tuntas belajar hingga lulus SMA/SMK sederajat,” ujarnya. (sue)

Antisipasi Arus Mudik

Badung Bangun Dua Posko Lebaran

Mangupura (Bali Post) Pemkab Badung akan menyiapkan posko untuk menyambut arus mudik perayaan hari raya Idul Fitri 1438 Hijriyah. Pemkab setempat rencananya akan mendirikan dua posko, yakni di Terminal Mengwi dan Pusat Pemerintahan (Puspem) setempat. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Badung AAN Rai Yuda Dharma mengatakan hal itu, Rabu (14/6) kemarin. Menurut Rai Yuda Dharma, pembangunan posko di Terminal Mengwi dan posko tambahan di depan Puspem Badung sama seperti pengamanan Lebaran tahun lalu. Dikatakan, pihaknya akan menyiapkan enam personel untuk ikut membantu. Balai LLAJ SDP juga sudah melakukan ram cek terhadap angkutan lebaran, baik itu bus Antar-Kota Antar-Provinsi (AKAP) dan Antar-Kota Dalam Provinsi (AKDP). ‘’Ram cek angkutan Lebaran dilakukan di Terminal Mengwi, Senin (12/6) lalu,’’ ujarnya. Mantan Kabid Kesejahteraan Rakyat Setda Badung ini menambahkan, pihaknya juga akan menyiapkan puluhan petugas untuk membantu kelancaran arus lalu lintas. Petugas yang disiagakan akan menjaga di persimpangan yang menjadi arus mudik maupun arus balik nanti. Seperti persimpangan Sempidi, Lukluk, Kapal, Beringkit, Mengwitani serta persimpangan lainnya yang nantinya bersifat situasional. ‘’Demi aman dan lancarnya arus mudik lebaran, kami himbau kepada para pemudik agar menjaga ketertiban berlalu lintas di jalan raya, sehingga pemudik bisa selamat sampai tujuan,’’ harapnya. Berdasarkan hasil koordinasi yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung dengan Balai LLAJ SDP (Lalu Lintas Angkutan Jalan Sungai Danau Penyeberangan (LLAJSDP) Denpasar, katanya, posko di Terminal Mengwi akan didirikan pada H-7 sampai H+7. ‘’Hasil koordinasi dengan Balai LLAJ SDP yang mengelola Terminal Mengwi, pendirian posko akan mulai H-7, yakni tanggal 18 Juni 2017 sampai H+7 atau 2 Juli 2017,’’ terangnya. Menurut Rai Yuda Dharma, pengamanan Idul Fitri 1438 Hijriyah akan dipimpin langsung oleh Kapolres. Dikatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian, TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran dan BPBD untuk kepentingan tersebut. (kmb27)

Bali Post/kmb23

PENUKARAN UANG - Masyarakat harus antre untuk melakukan penukaran uang pecahan kecil saat dibukanya layanan kas keliling di Central Parkir Kuta, Rabu (14/6) kemarin.

Satpol PP Siap Babat Perusak Lingkungan Mangupura (Bali Post) –

Puluhan perusahaan yang mendapatkan surat teguran dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, mendapat atensi dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung. Tim Yustitusi juga siap membabat habis para pelanggar atau perusak lingkungan yang tidak mengindahkan aturan yang diterapkan DLHK Badung tersebut. Kepala Satpol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara menegaskan hal itu, Rabu (14/6) kemarin. Suryanegara menegaskan, pihaknya siap melakukan eksekusi dan pemantauan terkait teguran yang dilayangkan DLHK tersebut. Ia berharap surat teguran yang dilayangkan DLHK Badung harus disertai dengan tindaklanjut yang tegas. ‘’Jangan sampai sebatas tegu-

ran. Ini kan harus ada action bagi mereka yang membandel,’’ katanya. Menurut Suryanegara, pihaknya akan bertindak jika sanksi yang dilayangkan tidak diindahkan oleh para pelanggar tersebut. Sebab, meski izin telah dicabut, perusahaan

masih tetap membandel dan tetap beroperasi. ‘’Ada tahapan sampai pencabutan izin. Setelah izin dicabut, di sana ranah kami untuk melakukan penertiban. Kami akan berikan surat peringatan satu, dua dan tiga. Lalu minta persetujuan Bupati, baik penutupan maupun

penyegelan,’’ jelasnya. Suryanegara menambahkan, pihaknya akan melakukan monitoring secara rutin dan melakukan penegakan peraturan daerah. Baik pengawasan pada pembangunan maupun ketertiban umum lainnya. Sementara itu, Kepala DLHK Badung Eka Merthawan mengatakan, pihaknya akan mengawasi puluhan perusahan yang mendapatkan surat teguran. ‘’Kami akan awasi terus mereka. Kalau masih membandel, kami akan tidak tegas,’’ ujarnya. Menurut Eka Merthawan,

pihaknya tidak tebang pilih dalam menerapkan aturan yang berlaku di Gumi Keris. Ditegaskan, semua bentuk investasi yang masuk wajib mematuhi peraturan yang ada, baik undang-undang maupun perda. ‘’Semua mendapat perlakuan yang sama. Hotel yang di Banjar Tambyak, Pecatu sudah kami berikan sanksi langsung untuk segera membongkar bangunan yang bermasalah. Jadi, kasusnya berbeda dengan yang 29 itu, seperti tidak menyiapkan IPAL dan melaporkan secara berkala,’’ pungkasnya. (kmb27)

Wujudkan Pelayanan Masyarakat di Badung Cepat dan Tepat

Wabup Suiasa Kunjungi Desa Kekeran dan Kelurahan Lukluk GUNA memberikan pelayaan yang prima di masyarakat, mulai dari tingkat perangkat daerah hingga ke desa dan kelurahan, Wakil Bupati (Wabup) Badung Ketut Suiasa meninjau langsung sejumlah pelayanan masyarakyat di Desa Kekeran dan Kelurahan Lukluk, Kecamatan Mengwi, Rabu (14/6) kemarin. Dalam kunjungan itu, Wabup Suiasa didampingi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Made Witna, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Ni Luh Putu Dessy Dharmayanty, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat IBA Yoga Segara, Kabag Umum Nyoman Suardana dan Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniarta, Camat Mengwi IGN Jaya Saputra, Perbekel Kekeran Nyoman Suarda dan Lurah Lukluk Made Suardita. Wabup Suiasa di sela-sela

kegiatan mengatakan, kunjungan ini merupakan wujud nyata Pemerintah Kabupaten Badung untuk senantiasa berada di tengah-tengah masyarakatnya tanpa ada sekat. ‘’Kunjungan ini selain untuk melihat langsung komponen kelurahan dan desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, juga untuk meningkatkan sistem administrasi di desa sehingga ke depannya desa bisa melaksanakan pemerintahan desa dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas, serta terintegrasi dengan sistem perencanaan dan pelaksanaan pembangunan,’’ ungkapnya. Di Desa Kekeran, Suiasa menyempatkan untuk memberikan ilmunya sewaktu menjabat Perbekel Pecatu. ‘’Ilmu ini berupa petunjuk serta arahan agar aparat desa membuat model administrasi pembukuan di luar

Pencetakan E-KTP Dilakukan di Kecamatan Mangupura (Bali Post) Warga Badung kini tidak perlu berbondong-bondong ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Badung untuk mencetak maupun merekam Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik (e-KTP). Sebab, sistem pencetakan e-KTP kini dapat dilakukan atau diproses di kecamatan sesuai domisili agar tidak bertele-tele dan penuh birokrasi. Pemkab Badung melalui Disdukcapil juga telah menyediakan alat pencetakan e-KTP. Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil Badung I Nyoman Soka mengatakan, perluasan jangkauan administrasi kependudukan ini mengarah kepada mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. ‘’Kalau sebelumnya pencetakan KTP elektronik hanya dapat dilaksanakan di Kabupaten, sekarang pereka-

yang tersedia untuk tahun ini sebanyak 184 titik lokasi tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bali. ‘’Jumlah loket tersebut mengalami peningkatan sebesar 88 persen jika dibandingkan dengan tahun 2016 yaitu sebanyak 98 loket,’’ katanya. Topik Hidayat menjelaskan, untuk pemerataan penukaran kepada masyarakat, maksimal penukaran akan dibatasi sebesar Rp 4,4 juta per orang. Sedangkan proyeksi kebutuhan tunai untuk masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri 1438 H sebesar Rp 3,17 triliun. Jumlah itu terdiri dari uang pecahan besar Rp 2,98 triliun dan uang pecahan kecil Rp 184 miliar. Menurut Topik Hidayat, proyeksi ini mengalami peningkatan sebesar 11,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 2,84 triliun. Dikatakan, kenaikan itu dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain rangkaian hari libur Lebaran yang bertepatan dengan pembayaran gaji bagi PNS TNI/Polri dan jumlah hari libur yang lebih banyak yaitu sembilan hari, dibandingkan tahun 2016 yang hanya enam hari. (kmb23)

man dan pencetakan dapat dilaksanakan di masing-masing Kantor Camat,’’ kata Soka, Rabu (14/6) kemarin. Kendati begitu, kata Soka, distribusi blangko e-KTP dari pusat belum stabil. Sehingga untuk sementara pencetakan hanya dilakukan di kabupaten, dengan pertimbangan efektivitas dan produktivitasnya. ‘’Apabila distribusi blangko pusat telah normal, maka pencetakan akan diserahkan ke masing-masing kecamatan,’’ ujarnya. Untuk tahun 2017 ini, Kabupaten Badung hanya kebagian blangko e-KTP sebanyak 10.000 keping. Adapun alokasi pencetakan yang telah dilaksanakan adalah Kecamatan Abiansemal sebanyak 1.682 keping, Mengwi sebanyak 1.935 keping, Kuta Selatan sebanyak 2.029 keping, Kuta sebanyak 1.348 keping,

Kuta Utara sebanyak 1.840 keping dan Petang sebanyak 693 keping. Dihubungi terpisah, Camat Mengwi I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra mengatakan, di Kecamatan Mengwi jumlah penduduk sekitar 160.000 orang lebih, kemudian data wajib KTP 92.230 orang, yang telah terealisasi 83.848 orang dan belum terealisasi 8.382 orang. Dari angka itu, yang telah merekam sebanyak 6.018 orang dan yang belum merekam sebanyak 2.364 orang. ‘’Berkaitan dengan beberapa program inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan khususnya pelayanan di kantor camat, saat ini sudah dilakukan penataan ruang pelayanan publik yang lebih representatif yang dapat memberikan kenyamanan kepada masyarakat,’’ ujarnya. (kmb27)

buku administrasi wajib. Ini berguna untuk membantu dan mempermudah dalam melaksanakan administrasi pemerintahan desa,’’ paparnya. Hasil pantauan langsung ke Desa Kekeran dan Kelurahan Lukluk ini, katanya, pelayanan masyarakat di dua tempat tersebut sudah berjalan sesuai dengan Standar Operasional Pelayanan (SOP). ‘’Dari kunjungan ini, dapat saya simpulkan pelayanan kepada masyarakat sudah berjalan baik dengan waktu pelayanan antara 10 sampai 15 menit. Untuk itu, ke depannya mari kita gerakkan “salam 15 menit” di mana aparatur desa dan kelurahan mampu memberikan proses pelayanan kepada masyarakat tidak melebihi 15 menit, dengan catatan semua persyaratan dan administrasi sudah lengkap sesuai dengan aturan yang berlaku,’’ ajaknya. (ad1155)

MENINJAU - Untuk memberikan pelayanan yang prima di masyarakat, mulai dari tingkat perangkat daerah hingga ke desa dan kelurahan, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa meninjau langsung sejumlah pelayanan masyarakat di Desa Kekeran dan Kelurahan Lukluk, Kecamatan Mengwi, Rabu (14/6) kemarin.


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

AQUA Grup Luncurkan Layanan Bebas Pulsa AQUA Menyapa Untuk Tingkatkan Layanan pada Konsumen

AQUA Grup resmi memiliki layanan bebas pulsa (Tol Free) di nomor 0-800-15-88888 untuk meningkatkan layanan dan memberikan kemudahan bagi konsumen dalam menyampaikan masukan dan pendapat. Layanan bebas pulsa ini diluncurkan secara resmi oleh Presiden Direktur PT Tirta Investama Corine Tap didampingi Vice President Quality and Food Safety PT Tirta Investama Bernas Istiqlal, di Jakarta, Senin (12/6) lalu. Operasi layanan bebas pulsa ini berlangsung sejak Senin hingga Minggu pukul 08.30–17.30 WIB. Corine Tap dalam sambutannya mengatakan, Call Center AQUA Menyapa menjadi garda depan yang penting untuk merespons kebutuhan konsumen. ‘’Karenanya, Call Center AQUA Menyapa kita harapkan dapat menjadi salah satu jembatan untuk kita membangun hubungan yang baik dengan konsumen dengan memberikan kemudahan layanan bagi mereka,’’ ujarnya. Ditambahkannya, dengan adanya layanan bebas pulsa ini, konsumen dapat lebih nyaman menyampaikan kebutuhannya. ‘’Selain produk yang terbaik, layanan menjadi faktor yang juga penting agar konsumen setia dengan brand-nya. Untuk itu, kami meluncurkan layanan bebas pulsa ini agar konsumen mendapatkan pengalaman yang terbaik dengan kita (Total Consumer Experience) dengan memberikan kesempatan kepada mereka untuk menyampaikan masukan dan keluhannya dengan nya-

KUNJUNGI - Presiden Direktur PT Tirta Investama, Corine Tap, mengunjungi AQUA Menyapa Call Center usai meresmikan layanan Bebas Pulsa AQUA Menyapa di Jakarta, Senin (12/6) lalu. man. Dengan demikian, kami dapat cepat merespons kebutuhan mereka,’’ jelas Corine. Pihaknya akan terusmenerus melakukan pengembangan inovasi terkait layanan konsumen. Pada kesempatan yang sama, Bernas Istiqlal menyatakan sejak AQUA Menyapa diluncurkan tahun 2008, konsumen dapat bertanya atau menyampaikan keluhan melalui berbagai media. ‘’Kami memiliki layanan call center melalui media sosial dan email,’’ ungkapnya. Selama 44 tahun beroperasi, AQUA Grup terus berinovasi pada layanan, kemasan dan produknya. Hal ini merupakan komitmen AQUA Grup dalam memberikan yang terbaik bagi konsumen untuk Indonesia yang lebih sehat. Salah

satu upaya dalam melakukan quality control pada produk dan pelayanan, AQUA Grup melibatkan konsumen secara langsung melalui AQUA Menyapa sejak 2008. Konsumen dapat memberikan masukan terkait produk dan layanan Danone AQUA. Sepanjang operasionalnya, AQUA Menyapa tidak hanya melayani seputar produk, tetapi juga mekanisme promosi dan kampanye yang berlaku pada saat-saat tertentu. Melalui layanan Bebas Pulsa AQUA Menyapa, AQUA Grup berharap lebih banyak lagi konsumen yang berperan aktif dalam memberikan masukan melalui AQUA Menyapa sehingga quality control dapat diterapkan dari berbagai arah. (r)

sedang belajar di Undhira dalam program pertukaran mahasiswa. Uniknya, forum internasional ini dilaksanakan dalam bahasa Inggris guna meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa Undhira dalam berinteraksi dengan mahasiswa asing. Forum dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Undhira Dr. I G.B. Rai Utama, S.E., M.MA., M.A. Dalam sambutannya, Rai Utama menyampaikan bahwa kepemimpinan merupakan suatu seni dan ilmu untuk memengaruhi orang lain, sehingga dari orang-orang yang dipimpin timbul suatu kemauan, respek dan kepercayaan terhadap pemimpin untuk mencapai tujuan organisasi. ‘’Kepemimpinan yang melayani merupakan salah satu gaya kepemimpinan dengan mengutamakan pelayanan terlebih dahulu. Maksudnya, seorang pemimpin tidak otoriter tetapi selalu mengajak bawahannya untuk sama-sama maju dengan pemimpin menjadi

contoh,’’ ujar Dr. Rai Utama. Forum internasional ini menghadirkan Ni Nyoman Clara Listya Dewi sebagai pembicara utama. Clara adalah Duta Bahasa Nasional 2016, Duta Bahasa Provinsi Bali 2016 dan menjabat Presiden BEM Universitas Udayana 2015-2016. Dalam presentasinya, Clara menjelaskan 10 karakter kepemimpinan yang melayani, antara lain menjadi pendengar yang baik, memiliki empati, memberikan semangat dan support, peduli terhadap bawahan, persuasif, mampu menjadi konseptor yang baik, memiliki pandangan ke depan, serta berkomitmen memajukan organisasi bersama-sama. Usai pembicara utama, peserta forum dibagi ke dalam kelompok diskusi yang dipandu oleh mahasiswa dari Heilbronn University. Mereka membahas kepemimpinan mahasiswa di Undhira utamanya mengenai implementasi kepemimpinan yang melayani dalam kehidupan kampus dan keorganisasian mahasiswa. Pada akhir acara, para fungsionaris mahasiswa dan pengurus organisasi kemahasiswaan menyatakan dan menandatangani resolusi bersama yang menggarisbawahi komitmen mahasiswa Undhira untuk mengembangkan suasana kepemimpinan yang melayani di lingkungan kampus. Universitas Dhyana Pura berkomitmen memberikan pendidikan berkualitas bagi seluruh mahasiswa, termasuk mengembangkan pembelajaran karakter guna meningkatkan life skill calon-calon pemimpin muda Undhira dari ke-14 program studi yang ada di Undhira. (ad1151)

Undhira Gelar Forum Internasional Mahasiswa Bertema ’’Servant Leadership’’

FAKTOR utama kesuksesan adalah sumber daya manusia (SDM). Sebagai wujud komitmen terhadap pendidikan tinggi dan peningkatan kualitas SDM, Universitas Dhyana Pura (Undhira) dengan serius mengembangkan soft skill dan life skill mahasiswanya melalui pendidikan karakter. Dalam rangkaian Dies Natalis ke-6 Undhira, Biro Internasional Undhira bekerja sama dengan Program Studi Sastra Inggris menggelar International Student Forum dengan tema ‘’Servant Leadership’’ di kampus setempat, Senin (12/7) lalu. Kepemimpinan yang melayani adalah salah satu dari ‘’Tujuh Karakter Undhira’’ yang menjadi tema besar kampus pada tahun 2017 ini. Forum dihadiri 125 mahasiswa yang berasal dari Badan Eksekutif Mahasiswa, Senat Mahasiswa, dan Pengurus Himpunan Mahasiswa seluruh program studi di Undhira serta mahasiswa dari Heilbronn University, Jerman, yang

FORUM - Peserta Undhira International Student Forum on Leadership 2017.

Wedakarna Kunjungi Desa di Ujung Timur Buleleng

Minta Desa Adat Mulai Atur Penduduk Pendatang Lewat Aturan ’’Palemahan’’

PASCATRAGEDI bom simpatisan ISIS di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, serta maraknya gerakan radikalisme di Indonesia yang membawa nama agama tertentu, kaum minoritas semakin menuntut toleransi dua arah. Apalagi maraknya sejumlah kasus intoleransi di Bali yang terjadi akhir–akhir ini membuat krama adat di Bali terkaget–kaget dengan karakter kebangsaan yang dilakukan oleh warga Bali khususnya krama pendatang. Sehubungan dengan itu, Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III turun ke Desa Tembok di Kecamatan Tejakula, yang terletak di ujung timur Kabupaten Buleleng berbatasan dengan Karangasem. Ia mengharapkan desa adat di Bali tidak terlena dengan keberadaan pendatang. ‘’Krama Bali terutama Sekaa Teruna Teruni (STT) di Bali harus selalu diceritakan bahwa Bali punya sejarah kelam tahun 2002 dan 2005 dengan adanya tragedi Bom Bali I dan II. Bom Bali terjadi karena faktor agama. Bali yang tidak punya salah dibom oleh kaum sontoloyo,’’ ujarnya. Begitu pula sederet kasus intoleransi oleh kaum pendatang seperti kejadian pelecehan Nyepi di Bedugul, pelecehan tari Bali di Desa Loloan dan Desa Meliling, adanya isu pariwisata syariah, kasus pelecehan pecalang, kasus keributan kuburan pendatang di pekarangan rumah sendiri di Ujung, Karangasem, dan pemukulan pecalang oleh oknum krama pendatang saat Nyepi di Denpasar. ‘’Itu semua kita jadikan pela-

Kamis Umanis, 15 Juni 2017

Pasraman di SMP PGRI 2 Denpasar

Bangun SDM yang ’’Waskita’’ Hadapi Era ’’Discruption’’ SMP PGRI 2 Denpasar alias Grisda tak pernah berhenti beraktivitas dalam mengisi hari libur sekolah. Sekolah ini memiliki lima program unggulan setahun, yakni gebyar budaya, pekan budaya, Grisda Computer Championshif (GCC), Art Competition dan Pasraman. Pasraman SMP PGRI 2 Denpasar dibuka Ketua PHDI Bali Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si., Rabu (14/6) kemarin. Materi pasraman diisi oleh pakar bergelar guru besar dan doktor yaitu Prof. I G.N. Sudiana yang memaparkan soal Etika dan Moralitas, Dr. Gede Wenten Aryasuda, M.Pd., Dr. I.B. Wiranata, M.Si. (Dharma Negara dan Dharma Agama), Dr. I.B. Swatama (Swadharma Sisya Sehari-hari), Dr. I Wayan Sumatra (praktik majejahitan), I Made Juniarta, S.Sos., M.Ag. (yoga), Ni Wayan Sudani, S.Ag. (praktik membuat kilat dan jajan cacalan) dan Made Mariani (dharma gita). Pasraman diikuti 200 siswa berlangsung empat hari. Kepala SMP PGRI 2 Denpasar Dr. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. didampingi Ketua Panitia Drs. I Wayan Nendra menjelaskan, pihaknya sengaja melibatkan pakar luar sekolah guna mendapatkan pembelajaran bagi siswa dan guru sekaligus sharing ilmu dari para pakarnya. Wenten Aryasuda mengungkapkan, pasraman ini untuk membangun siswa yang inspiratif, inovatif, kreatif dan berkarakter. Menjadikan insan Grisda yang pintar, namun dilandasi ilmu agama, sehingga tak menjadi SDM yang jahat atau hacker. Sebab, ilmu tanpa agama akan buta, makanya ilmu harus dijadikan mempermudah hidup karena SDM yang berilmu dan berkarakter sangat pent-

PASRAMAN - Ketua PHDI Bali Prof. I G.N. Sudiana memberi selamat kepada Kasek Gede Wenten Aryasuda usai membuka pasraman di SMP PGRI 2 Denpasar. ing untuk membangun bangsa yang kuat. Ini artinya siswa SMP PGRI 2 Denpasar dipersiapkan menghadapi era discruption, yakni mampu menjawab tantangan masa depan yang memerlukan disiplin dan kreativitas. Hasil program pasraman ini sudah dibuktikan siswanya yang tampil disiplin. Demikian juga lulusannya disiplin di studi lanjut serta menghormati orang lain. Pada hari terakhir pasraman siswa diajak melakukan tirtayatra ke sejumlah pura di Bali Barat seperti Pura Rambut Siwi, Pulaki, Kerta Kawat dan Melanting. Ketua PHDI Bali Prof. Gusti Ngurah Sudiana mengaku bangga SMP PGRI 2 Denpasar kontinu menggelar pasraman. Pasraman ini sangat penting bagi siswa di tengah godaan zaman. Ia mengingatkan pentingnya pelajar waskita, yakni mengetahui dan tanggap terhadap keadaan akan datang melalui iptek dan spiritual, terma-

Mahasiswa STPBI Wakili Bali Dalam ’’ASEAN Skill Competition’’ Tingkat Nasional SALAH satu mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) kembali meraih prestasi membanggakan. Ia adalah Gede Yudiya Permana, mahasiswa jurusan DIV MPH (Manajemen Perhotelan) semester II. Yudiya berhasil menjadi juara pertama dalam Seleksi Daerah ASEAN Skill Competition (ASC) XII Tingkat Provinsi Bali pada kategori Perhotelan, mengalahkan STP Nusa Dua (juara dua) dan Mediteranian Bali (juara tiga). Berkat keberhasilannya tersebut, ia berhak mewakili Bali di ajang Seleksi Nasional ASC di Jakarta pada September mendatang. Selekda ASC XII Tingkat Provinsi Bali dilaksanakan di Balai Latihan Kerja, Renon, Denpasar, 5-8 Juni 2017 lalu. Pemuda berusia 19 tahun kelahiran Singaraja ini sebulan menjelang lomba telah berlatih intensif di bawah tuntunan Firman Sinaga, dosen STPBI. ‘’Saya bersyukur bisa menjadi juara untuk mewakili Bali di tingkat nasional. Saya akan berusaha lebih keras lagi agar lolos ke tingkat ASEAN,’’ ujarnya. ASEAN Skill Competition merupakan event dua tahunan yang melombakan berbagai jenis keterampilan. Pada mulanya ASC digagas oleh para Menteri Tenaga Kerja se-Asia Tenggara, dengan tujuan mempererat hubungan di antara negara-negara anggota ASEAN. ASC juga merupakan ajang bergengsi untuk memper-

JUARA PROVINSI – Gede Yudiya Permana (paling kiri) meraih juara pertama ajang Seleksi Daerah ASEAN Skill Competition Tingkat Provinsi Bali. tunjukkan kemampuan, kreativitas, sekaligus menjadi tolok ukur sejauh mana tingkat kompetensi tenaga kerja muda di wilayah ASEAN. Para juara di masing-masing provinsi akan menjalani karantina selama tiga bulan di Jakarta. Selama proses karantina, semua peserta diuji dan mengikuti beberapa tahapan seleksi. Tiga peserta terbaik akan mewakili Indonesia pada ASC XII di Bangkok, Thailand, tahun 2018. Ketua STPBI I Made Sudjana, S.E., M.M., CHT., CHA. menyatakan sangat bangga dengan prestasi anak didiknya. ‘’Kami sangat mendukung event seperti ini. ASC adalah wadah penyaluran bakat dan kreativitas bagi para mahasiswa kami. Ini adalah bukti

mahasiswa STPBI siap bersaing secara global. Semoga kami berhasil di ASC tingkat Nasional dan bisa mewakili Indonesia di tingkat ASEAN,’’ tambahnya. STPBI adalah lembaga pendidikan pariwisata yang bernaung di bawah Yayasan Dharma Widya Ulangun. STPBI yang berlokasi di Jalan Kecak No. 12 Denpasar ini merupakan salah satu lembaga pendidikan yang memiliki visi menghasilkan sumber daya manusia (SDM) pariwisata yang profesional, kreatif, mempunyai jiwa wirausaha serta memiliki kemampuan bersaing secara internasional. Selain pendidikan kepariwisataan, STPBI juga bergerak pada bidang pendidikan perhotelan, kapal pesiar, pramugari dan spa (NRO). (ad1150)

M.Si. bersama seluruh dewan guru. Anak-anak SMPN 2 Amlapura juga antusias menyambut dan memeriahkan HUT Kota Amlapura. Marching band spesial HUT Kota Amlapura mengusung tema ‘’Dengan Pancasila, Kita Jalin Persatuan dan Kesatuan’’. Marching Band Spendapura tampil apik dalam kolaborasi cerita yang dibawakan sesuai tema. Seiring perputaran roda zaman hingga tiba di era globalisasi, teknologi terus berkembang dan semakin canggih, bahkan kini sudah merambah ke pelosok-pelosok desa. Apa yang ingin kita ketahui, lihat dan tonton, bisa dilakukan

dalam sekali klik. Inilah era media sosial. Melalui tema ini, Spendapura ingin mengangkat pesan bahwa medsos telah membawa kita pada kemajuan zaman, tetapi dampak negatifnya mengikis moral mental dan budi pekerti remaja. ‘’Kini semua itu sudah semakin terkikis,’’ ujar Suastika. Melihat dampak negatif itu, Spendapura melalui marching band-nya ingin menyadarkan para remaja, bahwa ini bisa berdampak semakin buruk bila tak bijak menyikapinya. Pesan ini disampaikan melalui dua grup marching band, Nusa Githa Gargitha dan Bangsa Githa Gargitha, dalam pergelaran retorika kolaborasi dengan tema ‘’Korban Sosial Media’’, diiringi musik tradisional baleganjur. Penampilan 270 personel Marching Band Spendapura mampu memberikan kesan berbeda pada kemeriahan HUT Kota Amlapura. Ribuan warga antusias menyaksikannya. Demikian pula seluruh pejabat di Setda Kabupaten Karangasem, bupati seluruh Bali, Wagub Bali Ketut Sudikerta dan undangan lainnya di panggung merasa terhibur. Start dari Jalan Veteran, seluruh anggota marching band mengikuti rute pawai hingga ke GOR Gunung Agung. Marching Band Spendapura menjadi satu-satunya marching band yang unjuk kebolehan dalam pawai budaya tahun ini. (kmb31/k100)

Marching Band Spendapura Meriahkan HUT Kota Amlapura

SOSIALISASI - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (tengah kanan) saat sosialisasi Piagam Tantular di Desa Adat Tembok, Tejakula, Buleleng.

KEMERIAHAN HUT ke377 Kota Amlapura tahun ini tampak berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selain menampilkan berbagai atraksi seni dan budaya tradisional, HUT Kota Amlapura kali ini juga dimeriahkan Marching Band SMPN 2 Amlapura (Spendapura). Sekolah unggulan di Karangasem ini menampilkan 270 personel. Tidak hanya siswa, dewan guru dan staf pun ikut turun gunung tampil dalam marching band ini. Marching Band Githa Gargitha Spendapura dipersiapkan khusus oleh Kepala SMPN 2 Amlapura I Wayan Gede Suastika, S.Pd.,

jaran bahwa toleransi dua arah adalah mutlak. Kita harap ke depan ada ketegasan dari desa adat Bali terkait sikap selektif terhadap pendatang dan pengaturan pendatang lewat peraturan adat di palemahan. Jika kasus–kasus terjadi secara sporadis di 1.488 desa adat se-Bali, energi akan habis. Jadi, perlu ada konsep Bali Mawacara semacam hukum adat di Aceh, hukum adat di Papua dan keistimewaan di Yogyakarta. Kita bisa belajar di provinsi–provinsi itu,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Terkait Desa Tembok, pihaknya menerima aspirasi dari warga bernama I Kadek Widantara yang mengkhawatirkan komposisi jumlah pendatang seraya berharap Dr. Wedakarna mengingatkan prajuru adat dan pemerintah desa. ‘’Saya sudah sampaikan sejumlah pandangan.

PUKAU PENONTON - Marching Band Spendapura memukau penonton saat pawai budaya pembukaan HUT Kota Amlapura.

Saat ini telah banyak kepala desa di Bali yang memahami pentingnya menjaga palemahan. Syukurlah pemimpin desa yang muda–muda sudah mulai militan terhadap budaya Bali. Pesan saya harus dalam konteks NKRI, namun menghormati prinsip kebudayaan di mana bumi dipijak di sana langit dijunjung,’’ papar Senator Wedakarna. Ia menegaskan bahwa desa adat di Bali harus tetap menanamkan jiwa kewaspadaan terhadap musuh Pancasila. ‘’Mari kita dukung negara dalam memberantas Hizbut Tahrir, menangani kasus pimpinan FPI dan memerangi ISIS. Saya minta waspada karena radikalisme agama ini sudah muncul dalam jubah ekonomi, jubah budaya, jubah politik dan jubah ormas. Desa adat di Bali adalah benteng terakhir agama Hindu,’’ tegas Gusti Wedakarna. (ad1156)

suk menjadi SDM disiplin dalam menghadapi era discruption. Orang yang waskita, kata Sudiana, tak mudah terkena pengaruh. Mereka selalu mengetahui dan eling menghadapi era discruption yang penuh tantangan. Waskita adalah hasil dari semua proses pembelajaran, diikuti dengan sikap bhakti kepada catur guru. Untuk itu, SMP PGRI 2 Denpasar jangan memanjakan anak agar tak menjadi waskita. Ia mencontohkan Duryadana tak waskita karena dididik dengan kemanjaan lalu menjadi egois. Sementara Pandawa dididik penuh disiplin. Disiplin membuat hidup dalam keteraturan dan hanya dengan waskita kita bisa mengarahkan masa depan. Sudiana juga memuji SMP PGRI 2 mampu mencetak SDM berdisiplin dan sukses menembus PTN favorit. Untuk itu, ia mengajak agar bangga menjadi warga SMP PGRI 2 Denpasar yang serius mendapatkan pendidikan karakter. (ad1152)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Bali Post/kmb31


DAERAH

Kamis Umanis, 15 Juni 2017

5

Bangun Pasar Badung

Wali Kota Ajukan Pergeseran APBD ke Dewan PERBAIKI KABEL - Sejumlah petugas dari PLN Negara memperbaiki kabel yang tertimpa pohon di Terminal Negara.

Pohon Roboh Timpa Kantor Terminal Negara

Negara (Bali Post) – Angin kencang yang menerjang kota Negara, Rabu (14/6) dini hari kemarin, mengakibatkan sebuah pohon setinggi tujuh meter roboh di Terminal Umum Negara. Batang pohon ancak tersebut hingga siang masih melintang di Terminal Negara. Selain menimpa kabel, pohon juga merusak bangunan kantor dan pos retribusi pintu keluar terminal. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Salah seorang saksi mata, Ketut Darmayasa (44), warga Buleleng, mengatakan pohon itu ambruk sekitar pukul 02.00 Wita. Saat itu hujan deras dan dirinya sedang berteduh di Pos Retribusi Terminal. Tiba-tiba pohon yang berada dekat pintu keluar terminal roboh menimpa bangunan pos tempatnya berteduh. Selain itu terdengar ledakan dan percikan dari kabel listrik yang tertimpa. Setelah itu, aliran listrik di pasar senggol dan sekitarnya langsung padam. Kantor terminal mengalami kerusakan di bagian atap dan kaca-kaca jendela pecah berserakan. Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jembrana I Made Dwi Maharimbawa membenarkan kejadian di lahan parkir kendaraan itu. Pihaknya belum dapat memastikan kerugian akibat jebolnya sisi utara gedung dan pos tersebut. Lantaran kantor terminal tidak bisa digunakan, layanan dipindah ke terminal barang hingga perbaikan dilakukan. (kmb26)

Denpasar (Bali Post) Rencana pembangunan Pasar Badung mengalami perkembangan terbaru. Setelah ada review dari Kementerian Perdagangan terkait penggunaan dana tugas perbantuan (APBN) Rp 75 miliar, pembangunan Pasar Badung harus sudah ada yang bisa difungsikan pada pembangunan tahap pertama 2017 ini. Karena itu, dana APBN itu akan digunakan untuk membangun dua basement ke bawah, lantai satu dengan los yang akan menampung 459 pedagang dan lantai dua hanya sampai dak saja. Untuk membangun itu, masih diperlukan dana APBD Kota Denpasar Rp 15 miliar. Dana ini dalam APBD Induk 2017 belum dianggarkan. Karena itu, Wali Kota melalui surat No.903/88/BPKAD tertanggal 12 Juni 2017 mengajukan permohonan pergeseran mendahului perubahan APBD 2017 kepada pimpinan DPRD Denpasar. Dana yang dibutuhkan

untuk pendampingan tersebut Rp 15 miliar. Anggaran yang dilakukan pergeseran meliputi DPUPR dari pos pembangunan Pasar Badung yang dialokasikan Rp 131 miliar diubah menjadi Rp 116 miliar lebih, sehingga ada pengurangan Rp 15 miliar. Dana ini kemudian dialokasikan ke pos pembinaan pengelolaan usaha peda-

gang pasar tradisional di Dinas Perindustrian dan Perdagangan menjadi Rp 17 miliar lebih, dari sebelumnya hanya Rp 1,9 miliar lebih, sehingga ada penambahan Rp 15 miliar. Permohonan ini dibahas dalam rapat kerja antara pimpinan dewan dan instansi terkait, Rabu (14/6) kemarin yang dipimpin Ketua DPRD Denpasar I G.N. Gede didampingi Wakil Ketua I Made Muliawan Arya dan Asisten II Ngurah Jimmy Sidartha. Dalam kesempatan itu, Ketua Fraksi PDI-P I Kadek Agus Arya Wibawa berharap eksekutif memiliki kejelasan agar kasus gagal tender dalam pembangunan Pasar Badung tidak terulang kembali. Terlebih, selama ini eksekutif selalu mengajukan permohonan pada masa akhir

Bendesa Kaliakah Diadili Korupsi Dana Hibah

Tiga Terdakwa Korupsi LPD Suwat Dituntut Berbeda

Denpasar (Bali Post) Tiga orang pengurus LPD Desa Pekraman Suwat, Gianyar, Rabu (14/6) kemarin dituntut berbeda. Mereka adalah Sang Ayu Raiyoni (ketua), Ni Nyoman Nilawati alias Man Tok (sekretrais) dan Ni Made Sutria alias Bu Sembung (kasir) di LPD setempat. Dalam sidang terpisah, Sang Ayu Raiyoni oleh JPU I Made Juri Imanu dkk. dituntut paling tinggi. Sebagai ketua LPD, ia dituntut hukuman selama dua tahun enam bulan dan denda Rp 50 juta subsider dua bulan kurungan. Di samping itu, terdakwa dituntut membayar uang pengganti akibat kerugian keuangan negara Rp 466.749.508 dikurangi pengembalian yang sudah dititipkan Rp 22.800.000. Apabila terdakwa tidak membayar uang pengganti dalam tenggang waktu satu bulan setelah kasus ini mempunyai kekuatan hukum tetap, harta bendanya dapat disita untuk dilelang oleh jaksa. Jika tidak mencukupi, dipidana dengan pidana penjara selama satu tahun enam bulan. Atas tuntutan itu, terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya Ngakan Kompyang Dirga akan mengajukan pembelaan dalam sidang pekan depan. Sementara Ni Nyoman Nilawati (sekretaris) dan Ni Made Sutria (kasir) di LPD setempat dituntut hukuman yang sama, yakni masing-masing satu tahun enam bulan penjara, denda Rp 50 juta subsider dua bulan kurungan. Terdakwa juga akan mengajukan pledoi dalam sidang pekan depan. (kmb37)

KMP Perkasa Prima V Kandas

Negara (Bali Post) – Kapal Motor Penumpang (KMP) Perkasa Prima V, Selasa (13/6) tengah malam kandas di perairan Selat Bali sekitar lampu merah karena terseret arus. Dari informasi yang dihimpun, KMP Perkasa Prima V yang memuat belasan kendaraan dengan 27 orang penumpang berlayar dari Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 22.50 Wita. Setelah keluar dari dermaga, KMP yang dinakhodai Selamet dengan 13 ABK itu kemudian melakukan oleh gerak di sekitar lampu merah. Saat itulah kapal mengalami gangguan sehingga terseret arus dan kandas di perairan dangkal sekitar lampu merah sekitar pukul 23.00. Seorang petugas mengatakan awalnya kapal itu dikira mengampung. Namun, karena lama kemudian dicek dan ternyata kandas. Saat air pasang maksimal dan kemudi bisa kembali normal, sekitar pukul 23.55 KMP milik PT Armada Berkat Makmur itu berhasil lepas dari kandas dan menuju Pelabuhan Gilimanuk. Kepala Unit Pelaksana Pelabuhan (UPP) Kelas III atau Syahbandar Gilimanuk I Made Astika, Rabu (14/6) kemarin mengatakan, KMP Perkasa Prima V sudah beroperasi kembali setelah dicek oleh Marine Inspector UPP Kelas III Ketapang. (kmb)

Bali Post/eka

TUNJUKKAN SENJATA - Kapolsek Kuta Kompol I Wayan Sumara menunjukkan senjata tajam dan tersangka pencurian dengan kekerasan (curas) di Mapolsek Kuta, Rabu (14/6) kemarin.

Ditangkap, Begal Mobil Ancam Korban Pakai Pisau Mangupura (Bali Post) Aksi begal mobil terjadi di depan Boshe Night Club di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta, Minggu (11/6) lalu. Korbannya I Putu Bagus Sugiantara (22) sempat diancam pisau dan mau dibunuh oleh pelaku. Akibat kejadian itu, mobil Suzuki Ertiga milik korban dibawa kabur oleh pelaku. Buser Polsek Kuta menangkap pelakunya Ricky Nikolas (28) asal Lampung dan Hamdan Abdurahman (22) dari Sumba, NTT. Selain itu, polisi mengamankan barang bukti mobil Suzuki Ertiga milik korban dan Toyota Innova yang dibawa pelaku. ‘’Kami masih dalami kasus ini, apakah pelaku menyasar korban dini hari atau ada motif lain. Yang jelas, pelaku sudah mempersiapkan pisau,’’ tegas Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara didampingi Kanit Rekrim Iptu Ario Seno, Rabu (14/6) kemarin. Kronologinya, lanjut Kompol Sumara, pada Minggu (11/6) pukul 02.00 Wita, korban yang beralamat di Jalan Buana Kubu, Gang Asem VIII, Denpasar Barat, hendak masuk ke Karaoke NAV di Jalan Raya Kuta. Pada saat bersamaan datang dari arah berlawanan Innova yang dikendarai tersangka Ricky. Hampir terjadi tabrakan dan tersangka langsung mengejar korban. ‘’Merasa dikejar, korban mengurungkan niatnya masuk ke karaoke. Korban langsung tancap gas menuju arah Jalan Blambangan,’’ ujarnya. Setibanya di depan Hardy’s Jalan Raya Kuta, mobil pelaku menyerempet mobil korban, tetapi korban berhasil kabur ke Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta. Laju mobil pelaku terhenti karena ban kanannya kempes setelah

menabrak trotoar. Selanjutnya tersangka menyetop pengendara Vespa dan diajak mengejar korban. Korban yang ketakutan langsung menuju Boshe. Korban langsung masuk, sedangkan mobilnya ditinggal termasuk kuncinya. Pelaku kemudian datang seraya mengeluarkan pisau dari tas pinggangnya. ‘’Pelaku mengacungkan pisau ke arah korban sambil berkata ‘saya bunuh kamu’. Korban lari ke dalam Alfamart dan sempat melempar pelaku pakai kursi, sehingga pisaunya lepas. Korban kembali masuk ke Boshe,’’ tegasnya. Saat itulah pelaku membawa kabur mobil korban, namun Juniarta berhasil menyelinap masuk. Juniarta berusaha membujuk pelaku supaya berhenti karena laju mobil tidak stabil. Pelaku mau berhenti dan Juniarta keluar untuk mengambil kunci mobil. ‘’Pelaku langsung kabur meninggalkan saksi (Juniarta), sedangkan korban melapor ke Polsek Kuta,’’ kata Sumara. Setelah menerima laporan itu, tim Opsnal dipimpin Panit Buser Iptu Budi Artama menyebar untuk memburu pelaku. Hasil penyelidikan, pelaku akhirnya ditangkap di depan Karaoke Grahadi saat ganti ban mobil Innova. Tersangka mengatakan mobil hasil rampasan diserahkan kepada Hamdan di Banjar Anyar, Kerobokan, untuk disembunyikan. Saat dicek ke sana, ternyata tidak ada. Senin (12/6) pukul 12.00, Hamdan dibekuk di kamar kosnya di Jalan Raya Semer, Gang Tunjung Mekar, Kuta Utara, dan dibawa ke Polsek Kuta. ‘’Kasus ini masih kami kembangkan. Pelaku ini sopir pribadi dan keterangannya masih didalami,’’ ujar mantan Kapolsek Ubud ini. (kmb36)

Bupati Anas Daftar Cagub Jatim Lewat PDI-P Banyuwangi (Bali Post) Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas akhirnya ikut meramaikan bursa Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim). Orang nomor satu di Kabupaten Banyuwangi ini mendaftar bursa cagub lewat PDI Perjuangan di DPD PDI-P Jatim, Rabu (14/6) kemarin. Yang menarik, pengambilan formulir bakal cagub (bacagub) dilakukan Ketua DPC PDI-P Banyuwangi Made Cahyana Negara bersama pengurusnya persis pada menit terakhir penutupan pendaftaran. ‘’Kami mewaliki Pak Anas mengambil formulir di DPD Jatim. Pengambilan formulir ini merupakan hasil koordinasi DPC PDI-P Banyuwangi dengan Bupati Anas. Ini menjalankan amanat partai. Setelah terjaring naman-nama bacagub oleh DPP PDI-P, DPP mengirimkan ke orang per orang,’’ kata Cahyana Negara via telepon. Menurutnya, Bupati Anas masuk bursa bacagub murni dari DPD. Munculnya nama Anas juga hasil penjaringan aspirasi di tataran akar rumput DPC PDI-P Banyuwangi. “Jadi, kami sifatnya menjalankan amanat partai,” ungkap Ketua DPRD

yang harus disepakati. ‘’Jadi, kami di dewan karena polos-polos, apa yang disodorkan eksekutif bisa disetujui. Namun, kami berharap ada kepastian terkait dengan realisasinya. Kalau terjadi lagi gagal tender, masyarakat akan rugi, karena ini merupakan proyek mercusuar di Denpasar,’’ jelasnya. Ketua Fraksi Hanura Ida Bagus Ketut Kiana dan Ketua Fraksi Demokrat A.A. Susruta Ngurah Putra berharap ada kepastian terkait penyelesaian proyek tersebut dalam waktu sekitar lima bulan lebih. Kalau hanya soal pergeseran sebenarnya tidak masalah. Namun, yang perlu diperhatikan adalah kemampuan rekanan untuk mengerjakan pekerjaan yang sangat besar itu. (kmb12)

Bali Post/kmb30

Abdullah Azwar Anas

Banyuwangi ini. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD PDI-P Jatim Sony Dan-

aprawira membenarkan pengurus DPC PDI-P Banyuwangi mengambil formulir bacagub untuk Bupati Anas. Menurutnya, Anas menjadi bacagub terakhir yang mengambil formulir di DPD PDI-P Jatim. Pengambilan formulir dibuka 1-14 Juni. Proses akan dilanjutkan dengan pengembalian formulir pada 15-30 Juni 2017. “Proses selanjutnya pengembalian formulir. Setelah itu menjadi wewenang iternal partai,” tegasnya. Hingga hari terakhir, enam calon yang mengambil formulir. Wagub Jatim Saifullah Yusuf mengambil formulir pada hari pertama, sedangkan Abdullah Azwar Anas yang diwakili pengurus DPC PDI-P Banyuwangi pada hari terakhir. Masuknya Bupati Anas dalam bursa bacagub PDI-P diprediksi akan menambah ketat persaingan di internal partai banteng moncong putih. Pasalnya, Saifullah Yusuf dan Abdullah Azwar Anas samasama menempati posisi dalam sejumlah lembaga survei. Selain keduanya, ada Risma Trismaharini (Wali Kota Surabaya) dan Kofifah Indar Parawansa (Menteri Sosial). (kmb30)

Denpasar (Bali Post) – Bendesa Desa Pakraman Dharma Kerti Kaliakah, Negara, I Nyoman Baliyasa, Rabu (14/6) kemarin diadili dalam kasus korupsi bantuan hibah Pemprov Bali. Sebagaimana dalam dakwaan JPU I Made Pasek Budiawan dkk. yang dibacakan di depan majelis hakim pimpinan Made Sukereni, terdakwa kelahiran 1965 itu diduga melakukan korupsi hingga Rp 184,6 juta. Atas dakwaan ini, terdakwa melalui kuasa hukumnya Made Ahmad Hadiana tidak keberatan atau tidak mengajukan eksepsi. Dalam uraian dakwaan, jaksa dari Kejari Jembrana menjelaskan bahwa awalnya terdakwa yang menjadi bendesa adat Desa Pakraman Dharma Kerti Kaliakah mengajukan proposal bantuan hibah untuk pembangunan gedong simpen, gunung rata dan paving halaman pura senilai Rp 150 juta serta pembangunan bale gong dan dapur suci Rp 100 juta. Oleh pemerintah bantuan itu disetujui. Menurut jaksa, dana bantuan seharusnya dikelola secara langsung oleh penerima hibah yang mengajukan proposal, namun oleh bendesa (terdakwa) justru disatukan dengan pemasukan desa lainnya seperti dana bantuan khusus dan iuran warga. Dana juga diberikan ke saksi I Ketut Desen selaku bendahara. Untuk mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan itu, terdakwa membuat laporan pertanggungjawaban fiktif seolah-olah pembangunan sudah terlaksana sesuai peruntukannya. Terdakwa melawan hukum dengan menggunakan dana bantuan itu untuk kepentingan pribadi. Caranya, meminta saksi Ketut Desen dan Ketut Tirta menarik uang Rp 184,6 juta. Atas perbuatannya, terdakwa dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana yang telah diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor, jo Pasal 64 KHUPidana, dalam dakwaan primer dan Pasal 3 UU yang sama dalam dakwaan subsider. (kmb37)

Polisi Ciduk Tujuh Calo Tiket di Padangbai Amlapura (Bali Post) – Tim Saber Pungli Polres Karangasem menciduk tujuh orang calo tiket di Pelabuhan Padangbai, Rabu (14/6) dini hari kemarin. Mereka ditangkap bukan hanya karena memasukkan penumpang tanpa tiket, tapi juga ditengarai melakukan praktik pungli terhadap calon penumpang yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Lembar, Lombok. Penangkapan delapan orang calo tiket tersebut bermula dari temuan tim Saber Pungli yang dipimpin Iptu Dewa Widyastra Adi Putra atas aktivitas menaikkan penumpang tanpa tiket oleh salah seorang calo bernama Putu Hendra (34). Pria asal Banjar Tengading, Kecamatan Manggis, Karangasem ini menerima titipan uang Rp 50 ribu dari calon penumpang laki-laki bernama Pujiati, sekitar pukul 01.00 Wita. Namun, oleh Hendra, uang tersebut tidak dibelikan tiket melainkan dikantongi sendiri, sedangkan Pujiati dinaikkan begitu saja ke Shindu Tritama tanpa tiket. Penumpang asal Lombok ini lolos karena Hendra sudah berkoordinasi dengan pihak perusahaan kapal penyeberangan tersebut. Informasi yang dihimpun, Hendra bekerja menjadi calo tiket sejak seminggu terakhir. Modusnya hampir selalu sama, yakni menaikkan calon penumpang tanpa tiket meskipun calon penumpang itu sudah menyerahkan uang untuk membeli tiket. Tim Saber Pungli juga menindak tiga calo tiket lain yang beraksi dengan modus yang sama, yaitu Bahyudin, Nengah Suarta dan Fahrul Rozi. Tim Saber Pungli selanjutnya mengecek loket pembelian tiket di pintu masuk pelabuhan. Hasilnya, tim menemukan uang Rp 2,76 juta dan Rp 195 ribu dari tiga petugas. Saat diinterogasi, ketiganya yakni Nyoman Sumarta, Kadek Doni dan Dewa Gede Candra mengaku telah mengurus tiket untuk truk ekspedisi. Sementara itu, Pujiati tertangkap tangan membawa sajam berupa satu buah celurit dan dua buah pisau belati. Ia dan tujuh orang calo tiket langsung dibawa ke Mapolres Karangasem untuk penyelidikan lebih lanjut. Kapolres AKBP Wayan Gede Ardana membenarkan tim Saber Pungli Polres Karangasem melaksanakan operasi di Pelabuhan Padangbai. ‘’Kami menangani aktivitas penjualan tiket yang lebih mahal dibandingkan agen resmi. Kasusnya masih dalam penanganan,’’ jelasnya. (kmb)


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

Kamis Umanis, 15 Juni 2017

Figur

’’Stage Manager’’

KEBERADAAN stage manager dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-39 berperan penting dalam mengatur jalannya pementasan agar berjalan dengan baik dan rapi. Mengingat, di Art Center selama ini hanya ada kru untuk sound system dan lighting. Stage manager antara Bali Post/rin lain menyiapkan segala kebutuhan seniman, menata estetika panggung, serta mengondisikan penonton dan MC. “Karena kita didaulat untuk event ini semakin tahun lebih profesional, ya alat-alat kelengkapan itu harus didukung oleh semua pihak, termasuk seniman penampil,” ujar salah seorang stage manager PKB ke-39 Kadek Wahyudita, Rabu (14/6) kemarin. Kadek tak memungkiri, stage manager juga memiliki kelemahan seperti tidak memiliki sinopsis dari seniman yang akan tampil dan tidak mengetahui apa kebutuhan seniman. Pasalnya, beberapa seniman seringkali baru mengutarakan keinginannya saat sudah akan naik pentas. Sementara perkara teknis harus betul-betul dipersiapkan secara matang sejak awal. “Semua itu terjadi selalu last minute. Itu yang membuat kita kelimpungan. Misalkan, clip on sedang terbagi mendadak butuh clip on lima, kita cari di mana? Akhirnya seakan-akan kita tidak memuaskan si penampil. Kalau jauh-jauh sebelumnya kan kita bisa prepare,” jelasnya. Kadek menambahkan, penampil di PKB pada umumnya baru berpikir di tingkat produksi. Dalam arti, menyiapkan garapan dengan materi bagus. Padahal ada empat hal yang perlu diperhatikan dalam art performance management. Yakni, produksi seni, manajemen pertunjukan, manajemen publikasi dan manajemen dokumentasi. Stage manager khususnya terkait dengan manajemen pertunjukan. Selain manajemen pertunjukan, manajemen dokumentasi ke depan juga perlu didorong lebih baik. Mengingat pementasan dalam PKB merupakan catatan peradaban menyangkut catatan gerak aktivitas manusia Bali. Di mana salah satu elemennya tercermin dari keseniannya. (rin)

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

MENUNGGU PEMBELIPenjual berbagai jenis peralatan rumah tangga seperti sapu, memarkir sejenak sepeda ontelnya, sambil menunggu pembeli usai berkeliling di Jalan Raya Canggu, Kuta Utara, Badung. Foto diambil belum lama ini.

Bali Post/wan

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Pertambangan Mineral Dilarang di Hutan Lindung Denpasar (Bali Post) -

Pascadiketok palu, hal-hal teknis dalam Perda tentang Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan segera dituangkan dalam peraturan gubernur. Terlebih saat ini, nomor register perda dari Menteri Dalam Negeri juga sudah turun. “Pergub sudah ada sebenarnya, yakni Pergub No.6 Tahun 2016. Artinya, sebelum perda lahir Pak Gubernur cepat mengantisipasi galian C dengan pergub itu. Tapi nanti disesuaikan lagi, misalnya menyangkut tentang ketinggian yang tidak boleh digali,” ujar Karo Hukum dan HAM Setda Provinsi Bali I Wayan Sugiada, Rabu (14/6) kemarin. Kendati perda tidak mencantumkan batas ketinggian, lanjut Sugiada, pertambangan mineral bukan logam dan batuan tetap harus mengacu

pada rencana tata ruang wilayah kabupaten/kota dan provinsi. Termasuk peraturan-peraturan di bidang teknis lainnya. Seperti misalnya, Undang-undang No.41 Tahun 1999 tentang Kehutanan yang disebut lex spesialis. “Jangan lantas ujug-ujug galian C itu boleh di Kehutanan, artinya ada mekanisme dan prosedur yang harus dilewati. Artinya, di kehutanan itu dilarang melakukan pertambangan terbuka baik di hutan lindung dan produksi. Jelas itu di Pasal 38 UU 41 Tahun 1999

tentang Kehutanan,” jelasnya. Sugiada menambahkan, kegiatan pertambangan juga tidak boleh dilakukan pada kawasan perlindungan jurang. Hal itu diatur dalam pasal 50 ayat 3 UU Kehutanan, yakni setiap orang dilarang melakukan kegiatan sebanyak dua kali kedalaman dari tepi jurang. “Artinya, jurang itu juga dipelihara karena diyakini dia sebagai kawasan konservasi,” imbuhnya. Menurut Sugiada, dalam pergub yang baru akan diatur pula mengenai dana jaminan reklamasi

pascatambang. Pasalnya, dana jaminan itu sama sekali belum tercantum dalam Pergub No.6 Tahun 2016. Penyusunan dana jaminan dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja dan ESDM sebagai leading sector melibatkan instansi terkait lainnya. “Banyak itu menyentuh instansi lainnya, seperti PU, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan, Dinas Kelautan dan Perikanan,” pungkasnya. Ketua Pansus Ranperda Pertambangan DPRD Bali, I.B. Udiyana mengatakan, pergub sepenuhnya menjadi pembahasan eksekutif. Sementara dewan hanya bertugas dalam pembuatan perda dan nanti melakukan pengawasan atau kontrol saat perda

dan pergub diberlakukan. “Tahapan perizinan untuk izin usaha pertambangan, baik menyangkut izin usaha pertambangan eksplorasi, izin usaha pertambangan operasi produksi, izin pertambangan rakyat, itu kan semua teknisnya diatur dalam pergub. Termasuk juga mengenai besaran uang jaminan reklamasi pascatambang itu kan memang harus ada acuannya,” ujarnya. Menurut Udiyana, besarnya nilai jaminan reklamasi berkorelasi dengan perizinan dan coverage wilayah yang ditambang. Namun ditegaskan, keberadaan perda yang hal-hal teknisnya dituangkan dalam pergub bukan semata-mata untuk perizinan tambang. (kmb32)

Jelang Arus Mudik

Antisipasi Longsor, Dishub Siapkan Alat Berat Denpasar (Bali Post) Berbagai persiapan dilakukan instansi terkait jelang arus mudik lebaran tahun ini. Dinas Perhubungan Provinsi Bali, khususnya bahkan telah beberapa kali menggelar rapat-rapat dengan KSOP Gilimanuk dan Padang Bai, Kepolisian, termasuk Otoritas Bandara Ngurah Rai dan Pelabuhan Benoa. “Persiapannya sudah, sesuai dengan data dan laporan cukup matang sekali. Hanya yang kita takutkan untuk Pelabuhan Gilimanuk adalah cuaca. Kalau cuacanya itu memang sangat membantu, bagus, saya meyakini bahwa mudik bisa lancar,”

ujar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali IGA Sudarsana saat dikonfirmasi, Rabu (14/6) kemarin. Sudarsana mengkhawatirkan cuaca buruk berpengaruh pada besarnya gelombang. Kalau sudah demikian, kapal-kapal yang ada tentu tidak bisa menyeberang ke Pelabuhan Ketapang. Padahal jumlah kapal yang dipersiapkan sudah mencukupi untuk arus mudik lebaran. “Seandainya gelombang besar, berarti tidak boleh menyeberang, sama dengan kemacetannya sangat panjang. Itu saja kita coba antisipasi,” imbuhnya. Masih terkait cuaca buruk, Sudarsana mengaku

Bali Masih Berpotensi Hujan Denpasar (Bali Post) Secara meteorologi, di Bali masih berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga dini hari, terutama di Bali bagian utara, barat dan selatan. Suhu udara berkisar antara 23-32 derajat Celsius dengan kecepatan angin 8-38 km/ jam yang bertiup dari arah timur-tenggara dengan tinggi gelombang laut di perairan utara Bali berkisar 0,25 – 1,25 meter dan perairan selatan Bali berkisar 0,5 – 3,5 meter. Sementara perairan Selat Bali berkisar 0,5 – 3,0 meter dan perairan Selat Lombok berkisar 0,5 – 3,0 meter. Kepala BMKG Wilayah III Denpasar Drs. M. Taufik Gunawan, Dipl.SEIS. dalam siaran persnya, Rabu (14/6) kemarin, menjelaskan kondisi ini disebabkan adanya suhu muka laut di sekitar Bali 28 - 29 derajat Celsius yang memberikan kontribusi bagi pertumbuhan awanawan hujan di sekitar Bali. Kelembaban udara yang lembab dari lapisan permukaan hingga lapisan 700 mb juga mendukung pertumbuhan awan di atas wilayah Bali. Selain itu, adanya perubahan arah dan kecepatan angin di perairan sekitar Bali juga dapat meningkatkan

potensi pertumbuhan awan hujan di sekitarnya. Dengan kondisi tersebut, pihaknya memprediksi kondisi cuaca tiga hari ke depan di Bali secara umum masih berpotensi hujan dengan kapasitas hujan ringan hingga sedang pada sore - dini hari di Bali bagian utara, barat dan selatan. Sementara angin bertiup dari arah timur - tenggara dengan kecepatan 8-40 km/jam. Tinggi gelombang laut di perairan utara Bali berkisar 0,25-1,25 meter dan perairan selatan Bali berkisar 0,75-4,0 meter. Sementara perairan Selat

Bali berkisar 0,5-3,5 meter dan perairan Selat Lombok berkisar 0,75-3,5 meter. Pihaknya mengimbau masyarakat nelayan dan pelaku wisata bahari agar memperhatikan tinggi gelombang laut yang mencapi 2 meter atau lebih di sekitar perairan selatan Bali. Selain itu, potensi angin kencang pada masa transisi/ peralihan musim hujan ke musim kemarau juga harus diwaspadai oleh masyarakat Bali. Masyarakat juga diimbau untuk selalu memperhatikan informasi BMKG, khususnya peringatan cuaca dini/iklim ekstrem. (win)

Denpasar (Bali Post)Kasus pelajar SMP yang terlibat pengeroyokan di Jalan Pulau Buton, Denpasar, masih ditangani Polsek Denpasar Barat (Denbar). Hasil pemeriksaan, ternyata para pelaku berlatar belakang dari keluarga broken home. Para pelaku berinisial Ws (16), As (16), Kp (15), Es (16), Sa (16) dan Hw (17). “Begitu kondisi keluarganya, sehingga pelaku bisa keluyuran sampai dini hari. Kondisi ini membuat kami perihatin,” kata Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena, Rabu (14/6) kemarin. Setelah didalami, lanjut Sumena, para pelaku ada tinggal bersama neneknya, ikut ayah atau ibu. “Kalau sudah begitu kan perhatian dan pengawasannya kurang. Akibatnya, mereka berkeliaran sesuka hati,” tegasnya. Sementara begitu cepat

kasus itu terungkap, menurut mantan Wakapolsek Denpasar Selatan ini, saat kasus itu terjadi korban sempat mengambil kunci sepeda motor salah satu pelaku. Saat pelaku kabur, motor tersebut ditinggal di TKP. “Dari pengecekan identitas motor itu terungkap pemiliknya dan diamankan. Selanjutnya dikembangkan, berhasil ditangkap pelaku berjumlah enam orang,” ujarnya. Sementara itu, Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra menambahkan, akibat kejadian itu, Boby Ola Ore (25) mengalami memar di wajah akibat dilempar batu oleh pelaku. Sedangkan Hendrik Hoke Radja (26) mengalami luka tusuk di punggung bagian kanan tetapi kondisinya stabil. “Korban habis datang dari keluarga di Asrama Sudirman mau ke rumah saudaranya di Jalan Pulau

Flores. Setibanya di traffic light di Jalan Diponegoro Jalan Pulau Buton, korban belok kanan dan rencanannya beli rokok,” tegasnya. Saat turun dari sepeda motor dan parkir di depan toko, lewat pelaku mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba mereka memaki korban langsung melakukan pengeroyokan. Salah satu pelaku menusuk punggung korban sebanyak satu kali menggunakan pisau bermata dua. Seperti diberitakan, kasus pengeroyokan di Jalan Pulau Buton, Denpasar Barat (Denbar), Selasa (13/6) kemarin. Dua pemuda, Boby Ola Ore (25) dan Hendrik Hoke Radja (26) dikeroyok sekelompok pelajar SMP. Pemicunya gara-gara korban dikira memelototi pelaku saat lewat di TKP. Anggota Reskrim Polsek Denbar bergerak cepat dan menangkap para pelaku. (kmb36)

Pelajar Terlibat Pengeroyokan dari Keluarga ”Broken Home”

telah mempersiapkan alat-alat berat pada sejumlah pos mudik di darat. Mengingat Bali merupakan daerah rawan longsor. Pos-pos mudik tersebar di daerah vital, termasuk di Terminal Ubung, Terminal Mengwi, Pelabuhan Padang Bai dan Gilimanuk, serta Bandara Ngurah Rai. “Ada kurang lebih mendekati antara 15 pos dari Dishub, alat-alat berat untuk bahu jalan sudah siap. Dari kepolisian juga banyak tersebar pos di seluruh Bali,” jelas mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja ini. Sudarsana menambahkan, proses perbaikan jalan utamanya di jalur Denpasar-Gilimanuk saat

ini juga masih dilakukan. Pihaknya berharap jalan yang dilewati oleh pemudik itu sudah clear dari perbaikan pada H-7 Idul Fitri. Pada saat itu, seluruh pos mudik dari Dinas Perhubungan juga mulai difungsikan. “Kita nanti akan cek dengan tim tanggal 20 Juni, mendekati dua hari sebelum puncak arus mudik. Kita akan coba ke Ubung, Mengwi dan Gilimanuk. Pos-pos itu nantinya juga berfungsi untuk menjaga keamanan,” terangnya. Di sisi lain, lanjut Sudarsana perkumpulan bengkel di Bali juga akan membuka pos di Gilimanuk untuk bengkel gratis. Pihaknya telah menghubungi petugas di jembatan

timbang agar memberikan tempat untuk itu. “Karena itu (bengkel gratis) sangat membantu. Terutama saudara-saudara kita yang akan mudik ke Jawa,” pungkasnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas PU Provinsi Bali I Nyoman Astawa Riadi mengatakan, pemeliharaan jalan sebetulnya rutin dilakukan tanpa menunggu adanya arus mudik. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Balai Jalan untuk menangani kerusakan jalan yang masih ada saat ini. Mengingat pemudik utamanya akan lebih banyak melewati jalan nasional, seperti jalur Denpasar-Gilimanuk. (kmb32)


BANGLI

8

Kamis Umanis, 15 Juni 2017

Tarif Listrik PLTS Belum Jelas

Pemkab Tak Bisa Tagih Piutang ke PLN Bangli (Bali Post) Pascadihibahkan pemerintah pusat, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Dusun Bangklet Desa Kayubihi belum bisa menyumbangkan pendapatan daerah. Biaya penggunaan listrik PLTS senilai Rp 3 miliar oleh PLN juga belum bisa ditagih Pemkab Bangli karena terganjal nilai tarif yang belum jelas. Anggota Komisi III DPRD Bangli Dewa Gede Oka, Rabu (14/6) kemarin mengungkapkan, PLTS tersebut telah dihibahkan setahun lalu. Namun, hingga saat ini PLTS tersebut tidak jelas pengelolaannya. Sebelumnya PLTS rencananya dikelola Pemkab melalui perusahaan daerah (Perusda). Akan tetapi, untuk bisa dikelola Perusda, Pemkab harus melakukan penyertaan modal untuk membiayai operasional. Sejak beberapa tahun terakhir, listrik yang dihasilkan PLTS tersebut sudah dimanfaatkan oleh PLN. Akan tetapi, Pemkab Bangli belum bisa menagih biaya penggunaan listrik ke PLN karena hingga sekarang belum ada tarif resmi dari Kementerian ESDM. Dewa Oka mengatakan, terkait PLTS tersebut beberapa hari lalu pihaknya sempat melakukan konsultasi ke Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri. Konsultasi dilakukan untuk menanyakan cara menagih piutang di PLN dan memastikan apakah tagihan di PLN ikut dihibahkan atau tidak oleh pemerintah pusat. ‘’Hasilnya kita diminta untuk melihat kembali dokumen hibahnya, klausalnya seperti apa,’’ ujarnya. Dia sangat berharap pengelolaan PLTS bisa cepat dilakukan Pemkab sehingga listrik yang dihasilkan bisa memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah Bangli. (kmb40)

RUSAK PARAH - Trotoar di Jalan Brigjen Ngurah Rai, tepatnya di sebelah SMAN 1 Bangli kondisinya rusak parah.

Bali Post/nan

Sebagian Besar Trotoar Rusak Parah

Bangli (Bali Post) Sebagian besar trotoar di Kabupaten Bangli dalam kondisi rusak parah. Hal ini sudah lama dikeluhkan masyarakat. Namun, lantaran keterbatasan anggaran, Pemkab Bangli hanya mampu melakukan perbaikan sebagian kecilnya. Sekretaris Dinas Peker-

jaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman I Made Soma mengatakan, dari total panjang 9.300 meter trotoar yang ada di Kabupaten Bangli, sekitar 50 persen lebih kondisinya rusak parah. Sementara, 27 persen rusak sedang dan 20 persen sudah diperbaiki. Kerusakan sudah

terjadi sejak lama. ‘’Untuk perbaikannya akan dilakukan secara bertahap. Dan tahun ini trotoar yang rusak akan diperbaiki sepanjang 1.500 meter saja karena terbentur anggaran. Tahun ini perbaikan trotoar hanya dianggarkan Rp 10,6 miliar. Sedangkan sisanya akan dianggarkan di ta-

hun 2018 mendatang,’’ kata Made Soma. Warga Bangli, Kadek Purna Sumara Yasa. mengatakan, sebagian besar trotoar yang ada di Kota Bangli mengalami kerusakan yang cukup parah. Selain memprihatinkan, hal ini juga membahayakan pejalan kaki. ‘’Kondisi trotoar seperti

itu akan sangat berbahaya bagi warga yang melintasi di sana. Apalagi ketika musim hujan, air got bercampur sampah sampai meluap ke jalan raya sehingga membuat jalan raya menjadi kotor,’’ ungkapnya sembari berharap pemerintah segera melakukan perbaikan. (kmb41)

tuk tahun ini tidak bisa karena terkendala dana,’’ ujarnya. Selain dengan merekrut GTT, upaya memenuhi kekurangan guru juga dilakukan masing-masing sekolah dengan memanfaatkan guru pengabdi yang dibayar setiap bulannya menggunakan dana BOS. Dijelaskan Sedana, sesuai juklak dan juknis terbaru, sekolah boleh menggunakan dana BOS untuk membayar honor guru pengabdi jika sudah mendapatkan persetujuan dari kementerian. Hal ini berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana pihak sekolah bisa membayar honor guru

pengabdi dengan dana BOS hanya dengan persetujuan kepala daerah. Sedana menjelaskan, sebagaimana alasan yang diberikan pihak kementerian saat rapat koordinasi di Jogja beberapa waktu lalu, adanya perubahan juklak juknis tersebut dimaksudkan agar pemerintah pusat mengetahui data valid terkait jumlah kekurangan guru di seluruh Indonesia. ‘’Kami harapkan Pemerintah Pusat bisa melakukan pengangkatan guru. Dan hal ini sudah kami usulkan ke pusat dalam rakor beberapa waktu lalu,’’ imbuhnya. (kmb40)

Bangli Kekurangan 450 Guru

Bangli (Bali Post) -

Angka kekurangan tenaga guru di Kabupaten Bangli tiap tahunnya terus membengkak. Hingga tahun ini, total kekurangan guru di Bangli dari tingkat PAUD hingga SMP mencapai 450 orang. Bali Post/nan

TELUR - Menjelang Lebaran, harga telur ayam mengalami peningkatan.

Jelang Lebaran, Harga Telur Ayam Meningkat Bangli (Bali Post) Menjelang Lebaran, harga telur ayam mengalami peningkatan. Kondisi ini membuat peternak di Bangli mulai bernapas lega akibat sempat anjloknya harga telur. Seperti yang diungkapkan peternak ayam petelur di Banjar Juuk Bali, Susut, I Putu Adi Wijaya, Rabu (14/6) kemarin. Dia mengatakan, telur super per kerat dihargai Rp 36-37 ribu. Sedangkan untuk telur tanggung besar (TB) Rp 33-36 ribu dan dan tanggung kecil (TK) dihargai Rp 29 ribu per keratnya. Adi menyebut, dengan harga telur sekarang pihaknya sudah bisa mendapat sedikit keuntungan. Kalau harganya di bawah ini, dia akan kesulitan apalagi ditambah biaya pakan yang semakin tinggi. ‘’Sebelumnya sempat harga telurnya merosot kisaran Rp 25-26 ribu. Tapi sekarang harga telur kembali naik. Saya harap kondisi ini dapat terus bertahan,’’ katanya. Dengan kondisi seperti ini, kata dia, pihaknya dapat menggaji seluruh karyawan. Berbeda saat harga telur anjlok, pihaknya hanya mampu menutupi biaya operasional saja. ‘’Kalau saat harga anjlok, saya kelimpungan mencari uang untuk menggaji mereka karena tidak dapat untung,’’ ujarnya. Menurutnya, selain pengaruh jelang hari raya Idul Fitri, serangan penyakit pada ayam juga mempengaruhi harga telur. Saat ini banyak ayam petelur yang mati karena penyakit HI. Karena tidak mau ayam yang lainnya tertular, ayam diafkir lebih awal. ‘’Jika ayam mati kan produksi telur juga berkurang. Kalau normal biasanya mampu memproduksi 90 persen. Karena banyak ayam mati, menurun menjadi 60 persen. Jadi jelas sedikitnya produksi membuat harga lebih mahal,’’ jelasnya. Lebih lanjut Adi mengatakan, dia memasarkan telur di seputaran Bali. Selain dibeli pengepul, dia juga menjual telur di warung maupun toko modern berjaringan. ‘’Sejauh ini pemasaran telur baru di Bali saja. Karena kalau mengirim ke luar daerah risikonya besar mengingat terkadang banyak telur yang pecah dan dihadang permasalahan lainnya,’’ katanya. (kmb41)

20 Are Tanaman Padi di Susut Rusak Bangli (Bali Post) Sekitar 20 are tanaman padi di Subak Susut Kelod, Susut mengalami kerusakan. Daun padi muda di subak tersebut justru mengering seperti terkena penyakit tungro. Dari hasil pengecekan petugas terkait, kerusakan tanaman diduga akibat kesalahan teknis saat perawatan tanaman. Pembantu PPL Susut, Anak Agung Gede Putra, Rabu (14/6) kemarin, mengatakan berdasarkan hasil pengecekan, daun padi tersebut rusak bukan karena diserang penyakit melainkan imbas dari tidak dibersihkannya bahan kimia untuk membunuh rumput liar pada alat penyemprot. Alat yang tidak dibersihkan itu kemudian dipakai untuk menyemprot padi. Alhasil, tanaman padi pun rusak. Agung Putra menambahkan, dengan kondisi daun yang rusak akan membuat pertumbuhan padi tidak normal. Hanya saja, pihaknya belum berani memastikan apakah padi tersebut akan gagal panen atau tidak mengingat ada beberapa padi yang daunnya rusak sudah mulai tumbuh daun baru lagi. (kmb41)

Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli Nyoman Sedana, Rabu (14/6) kemarin, mengatakan salah satu penyebab kekurangan guru di Bangli karena banyak yang sudah memasuki masa pensiun. Per tahunnya rata-rata jumlah guru yang pensiun mencapai sepuluh orang. Sementara di sisi lain, untuk menutupi kekurangan guru yang pensiun, pemerintah

pusat sudah cukup lama tidak melakukan pengangkatan guru. Disebutkan Sedana, dari total kekurangan guru yang mencapai 450 orang, sebagian besar di antaranya guru PAUD yang mencapai 196 orang. Disusul kekurangan guru kelas SD sebanyak 156 orang, guru SMP 69 orang dan guru Pendidikan Jasmani masih kurang 29 orang. Guna mensiasati kekuran-

gan tersebut, Pemkab Bangli sudah beberapa kali melakukan perekrutan guru tidak tetap (GTT). Terakhir, perekrutan GTT dilakukan tahun 2015 lalu. Tahun ini Disdikpora sudah mengusulkan untuk melakukan perekrutan GTT kembali. Akan tetapi, tidak dapat terlaksana karena terkendala anggaran. ‘’Rencananya per tahun jumlah GTT yang direkrut sebanyak 60-an orang. Tapi unPUSH-UP - Kapolres Bangli saat memberikan hukuman push-up terhadap anggotanya yang dinilai tak disiplin. Bali Post/ina

Kendaraan Dinas Tak Berfungsi dengan Baik

Kapolres Hukum ”Push-Up” Jajarannya Bangli (Bali Post) – Sejumlah anggota Polres Bangli diganjar hukuman pushup lantaran dinilai tak disiplin dalam merawat kendaraan dinas. Hukuman tersebut diberikan Kapolres Bangli AKBP I G.N. Agung Ade Panji Anom saat melakukan pemeriksaan kendaraan dinas di Lapangan Kapten Mudita Bangli, Rabu (14/6) kemarin. Pengecekan kendaraan dinas dilakukan Kapolres satu per satu. Selain mengecek kelengkapan sarpras yang telah dibagikan, Kapolres juga mengecek kelayakan peralatan serta kelengkapan surat identitas diri seperti KTP, SIM, Kartu Tanda Anggota dan STNK. Kapolres menemukan beberapa kendaraan dinas tidak dapat beroperasi dengan baik.

Dia juga mendapati Kasi Propam Ipda A.A. Made Swastika tidak membawa SIM. Selain memberikan teguran, Kapolres juga mengganjar hukuman push-up kepada anggotanya yang tak disiplin termasuk Kasi Propam. Usai memeriksa kendaraan dinas, Kapolres juga memerintahkan Kasubag Sarpras melalui Kabag Sumda I Wayan Surata menginvetarisasi kendaraan rusak untuk selanjutnya diperbaiki. Dalam arahannya Kapolres juga menekankan agar kendaraan dinas yang telah dipercayakan kepada anggota dalam rangka mendukung kegiatan operasional kepolisian betul-betul dirawat seperti halnya merawat kendaraan milik sendiri. Bila terjadi kerusakan agar segera diperbaiki.

Tak hanya itu, dia juga mengingatkan kepada anggotanya untuk tidak meminjamkan kendaraan dinas kepada orang lain sekalipun anak atau istri. ‘’Karena kendaraan dinas ini dipercayakan kepada anggota untuk menunjang kegiatan operasional kepolisian,’’ jelasnya. Dalam kesempatan itu dia juga menekankan kepada seluruh anggotanya untuk selalu menjaga situasi tetap kondusif dengan melaksanakan operasi Cipkon maupun Patroli jelang hari raya Idul Fitri. Seluruh anggota Polres Bangli juga diminta tidak ragu-ragu menindak tegas aksi premanisme maupun ormas-ormas yang meresahkan masyarakat serta paham-paham yang menentang atau merongrong kesatuan NKRI. (kmb40)

Legislatif Pertanyakan Kinerja Dewan Pengawas Perusda Bangli (Bali Post)Kinerja Dewan Pengawas di beberapa perusahaan daerah (perusda) Kabupaten Bangli mendapat sorotan Fraksi Golkar. Dalam rapat paripurna, Selasa (13/6), Fraksi Golkar juga sempat mempertanyakan dasar rekrutmen termasuk kemungkinan dewan pengawas rangkap jabatan di instansi lain yang sumber penghasilannya sama-sama dari APBD Bangli. Ketua Fraksi Partai Golkar I Nengah Darsana, Rabu (14/6) kemarin, mengaku sangsi dengan kinerja dewan pengawas di perusda. Contohnya adalah di PDAM. Dengan banyaknya komplain dari masyarakat terkait kenaikan tarif PDAM yang cukup tinggi, pihaknya mempertanyakan apakah dewan pengawas sebelumnya sudah sempat melakukan kajian terkait rencana kenaikan tarif itu. ‘’Dewan pengawas sebenarnya punya peran strategis, sama seperti legislatif di pemerintahan. Tapi selama ini kami lihat tidak ada geregetnya. Hanya memegang jabatan saja. Misalnya di PDAM, minimal dewan pengawas ikut mengkaji kenaikan tarif air menyesuakan dengan kemampuan masyarakat,’’ tegas politisi asal Desa Pengotan ini. Selain itu, sebagaimana pemandangan umum yang disampaikannya Selasa lalu pihaknya sempat mempertanyakan soal keberadaan jajaran Dewan Pengawas di beberapa perusahaan daerah

milik Pemkab Bangli baik PDAM, Bank Pasar, maupun Perusda BMB. Pihaknya mempertanyakan tentang proses dan dasar rekrutmen posisi tersebut. ‘’Secara fakta di lapangan, pernahkah Pemkab membuka lowongan untuk masyarakat yang berminat menjadi dewan pengawas perusda? Selama ini ujug-ujugnya sudah ada dewan pengawas,’’ katanya. Pihaknya juga mempertanyakan boleh/tidaknya seorang dewan pengawas rangkap jabatan termasuk bekerja di instansi lain yang sumber penghasilan atau gajinya sama-sama berasal dari APBD Bangli. Pertanyaaanya itu disampaikan lantaran dari pengamatannya ada dewan pengawas di suatu perusda yang juga bekerja sebagai dewan pengawas di perusda lainnya. Tak hanya itu ada juga dewan pengawas yang diduga merangkap bekerja menjadi PTT di Bangli. Namun, dalam jawaban eksekutif yang disampaikan Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, pihaknya tidak mendapat jawaban yang memuaskan. Pasalnya Wabup saat itu hanya menyampaikan dasar perekrutan dewan pengawas. Dalam merekrut dewan pengawas perusda, eksekutif berpedoman pada peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sementara pertanyaan Fraksi Golkar soal boleh-tidaknya dewan pengawas rangkap jabatan tidak dijawab eksekutif. (kmb40)


GIANYAR

Kamis Umanis, 15 Juni 2017

9

Bali Post/nik

MELANTIK PEJABAT - Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata melantik 154 pejabat administrasi, Rabu (14/6) kemarin.

Bupati Buka Lowongan Jabatan Dua Kepala OPD

Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar kini tengah bersiap melakukan pengisian jabatan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) yang selama ini kosong. Bupati melalui panitia seleksi (pansel) membuka pendaftaran pengisian dua jabatan tersebut. Pendaftaran berlangsung 7 Juni hingga 3 Juli 2017 mendatang. Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata membenarkan bahwa pihaknya telah membuka seleksi untuk pengisian jabatan Kepala Dispora dan Kepala Dinas P3APPKB. Prosesnya kini tengah ditangani tim pansel. ‘’Itu anggota tim pansel masih yang kemarin,’’ ucap Bupati Gianyar usai melantik 154 pejabat administrasi di Lingkungan Pemkab Gianyar di Balai Budaya Gianyar, Rabu (14/6) kemarin. Bupati Agung Bharata menjelaskan, pihaknya tidak mengambil Staf Ahli untuk mengisi dua jabatan itu lantaran pihaknya ingin pengisian ini sifatnya promosi. ‘’Ini kita pilih betul kriterianya lewat pansel. Kalau Staf Ahli, kenapa tidak di sana, karena sudah eselon II. Jadi dalam pansel ini lebih mengarah ke promosi, dari bawah ke atas,’’ katanya. Terkait lima anggota pansel dimaksud, mereka adalah Wayan Sudamia (Ketua Pansel), Gede Widarma Suharta (Sekretaris Pansel) serta masing-masing A.A. Gde Raka (mantan Sekda Gianyar), Prof. Dr. I. B. Wiasa Putra dan Drs. Supriadi sebagai anggota pansel. ‘’Tim ini melibatkan akademisi dan pejabat dari lingkungan Pemkab Gianyar,’’ kata Sekretaris Pansel Gede Widarma Suharta. Sementara itu, pelantikan 154 pejabat administrasi yang diselenggarakan di Balai Budaya Gianyar siang kemarin berdasarkan Keputusan Bupati Gianyar Nomor 821.2/1172/ BKPSDM tertanggal 13 Juni 2017 tentang Pengangkatan Pegawai Aparatur Sipil Negara dalam Jabatan Administrasi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar. Agung Bharata menjelaskan, mutasi merupakan langkah yang dilakukan oleh Pemkab Gianyar untuk mengisi kekosongan pejabat yang terdapat di beberapa OPD. ‘’Pengangkatan PNS dalam suatu jabatan termasuk jabatan administrasi bukanlah proses yang mudah dan sederhana bagi pejabat pembina kepegawaian,’’ tegasnya. Ditambahkannya, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara antara lain mengamanatkan bahwa PNS yang akan menduduki jabatan administrasi harus memenuhi syarat kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan dan pelatihan, rekam jejak jabatan, integritas serta persyaratan jabatan lainnya. Oleh sebab itu, Agung Bharata berharap pegawai yang dilantik memberikan yang terbaik bagi masyarakat. ‘’Tentunya masyarakat menunggu bagaimana cara kerja saudara sehingga masyarakat Gianyar mendapat pelayanan yang terbaik,’’ ujarnya. Dia juga menekankan, sumpah jabatan yang telah dilakukan para pejabat administrasi agar senantiasa dihayati dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. ‘’Tunjukkan kinerja yang baik. Dan paling utama adalah mampu meningkatkan pelayanan publik untuk mewujudkan pembangunan Kabupaten Gianyar ke arah yang lebih baik,’’ katanya. (kmb35)

Bali Post/nik

PENGECEKAN PROYEK - Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bali Sudiro didampingi Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata serta sejumlah pejabat terkait melakukan pengecekan proyek gedung RSUD Sanjiwani Gianyar, Rabu (14/6) kemarin.

Proyek RSUD Sanjiwani Harus Tuntas Tepat Waktu Gianyar (Bali Post) -

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bali Sudiro melakukan pengecekan ke proyek pembangunan gedung pelayanan RSUD Sanjiwani Gianyar, Rabu (14/6) kemarin. Kunjungan ini dilakukan untuk persiapan probity awal atau audit pelaksanaan. Pada kunjungan tersebut, Sudiro didampingi Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata dan beberapa pejabat OPD terkait. Sudiro memeriksa langsung kondisi bangunan dan menyesuaikannya dengan perencanaan. Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata mengatakan, pembangunan gedung rumah sakit dengan fasilitas yang lengkap sangat dibutuhkan masyarakat. Apalagi mengingat RSUD Sanjiwani Gianyar

merupakan rumah sakit rujukan Bali Timur yang meliputi Kabupaten Bangli, Klungkung, Gianyar, Karangasem serta kabupaten lain. Agung Bharata menegaskan, pihaknya menginginkan pembangunan ini bisa diselesaikan tepat waktu dan sesuai perencanaan. Yang tak kalah penting, kualitas bangunan harus dijaga. ‘’Pemkab Gianyar tidak main-main dengan pelayanan kesehatan. Masyarakat harus

mendapatkan pelayanan yang terbaik. Jika kita sudah sehat maka semua kegiatan akan menjadi lancar,’’ katanya. Sementara itu, Direktur RSUD Sanjiwani Gianyar dr. Ida Komang Upeksa menjelaskan, gedung pelayanan yang baru ini rencananya akan berisikan sejumlah fasilitas. Lantai satu direncanakan menjadi revitalisasi UGD, farmasi atau apotek, poliklinik bedah, poliklinik obgyn, poliklinik jantung, poliklinik paru, poliklinik penyakit dalam, poliklinik gizi dan bagian anastesi. Lantai dua akan berisikan fasilitas High Care Unit (HCU), intermediate ward, poliklinik mata, poliklinik anak,

Polisi Imbau Masyarakat Tak Gunakan Rotator dan Sirene

Anggota Dewan Diadukan ke Polisi

Bali Post/nik

TUNJUKKAN UANG - Pekaseh Subak Truna I Wayan Kembar dan Bendahara Subak I Made Gunawan saat menunjukkan sisa uang yang diberikan oleh salah seorang anggota dewan.

sebagai poliklinik. ‘’Di sana rencananya akan dibangun areal parkir bertingkat. Ini tujuannya untuk mengurangi masalah kekurangan areal parkir di RSUD Sanjiwani,’’ katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Gianyar Nyoman Nuadi didampingi PPTK Dinas PU Dewa Agung Kusuma Yudha menjelaskan, pembangunan gedung pelayanan RSUD Sanjiwani Gianyar nilai kontraknya Rp 115.283.458.000. Pembangunan dimulai berdasarkan tanggal kontrak, yakni 27 Februari 2017 dan ditargetkan tuntas pada 10 Maret 2018. (kmb35)

Wujudkan Tertib Berlalu Lintas

Diduga Simpan Dana Bansos

Gianyar (Bali Post) Salah seorang anggota DPRD Kabupaten Gianyar berinisial DGM diadukan dalam rapat pembahasan perbaikan jalan subak di Kantor Desa Tulikup, Rabu (14/6) kemarin. Pihak subak menduga politisi Partai Nasdem itu telah mengambil dana hibah dan bansos mencapai ratusan juta rupiah. Hal ini diungkapkan Pekaseh Subak Truna I Wayan Kembar dan Bendahara Subak I Made Gunawan (24). Berdasarkan keterangan Pekaseh Subak Truna, awalnya ada dana bansos yang diajukan oleh anggota DPRD Gianyar Fraksi Hanura Nasdem sebesar Rp 300 juta. Dana ini pun cair dalam dua tahap melalui Bank BPD Gianyar. Pencairan pertama sebesar Rp 100 juta dengan ditandatangani anggota dewan itu dan Pekaseh Subak Truna pada 15 Mei 2017. Usai mengambil uang, mereka pun pulang dengan mengendarai mobil. Saat di dalam mobil itulah DGM meminta seluruh uang tersebut dengan alasan akan dipakai memperbaiki senderan irigasi dan jalan Subak Truna. Keesokan harinya, pada pencairan kedua berjumlah Rp 200 juta, anggota dewan ini memberikan uang jalan dari dana bansos itu masing-masing kepada Pekaseh Subak Truna sebesar Rp 2 juta dan Bendahara Subak sebesar Rp 1 juta. Wayan Kembar mengaku sudah menggunakan seluruh uang itu untuk biaya traktor dan upah tanam padi dengan sisa Rp 75 ribu. Sementara Made Gunawan mengaku tidak berani menggunakan uang itu dan hingga kini masih menyimpannya. Kapolsek Gianyar Kompol Adanan Pandibu yang dikonfirmasi membenarkan adanya pengaduan dari pihak subak terkait dana bansos yang diambil salah seorang anggota DPRD Gianyar. Namun hingga sore kemarin, belum ada laporan tertulis ke polisi dari pihak subak. ‘’Laporan saya belum terima, jadi belum bisa dilidik. Kemungkinan masih dibicarakan di sana secara kekeluargaan,’’ terangnya. Sementara itu, DGM hingga petang kemarin belum bisa dikonfirmasi. Dua nomor hp miliknya tidak bisa dihubungi. (kmb35)

poliklinik saraf, poliklinik THT, poliklinik gigi, poliklinik psikiatri serta poliklinik penyakit kulit dan kelamin. Sedangkan untuk rawat inap berada di lantai tiga. Di lokasi ini akan dibangun ruang operasi, ruang pemulihan atau recovery, instalasi rehab medis dan ruang serba guna. Selain itu akan ada penambahan ruang inap kelas I, II, III, VIP B dan VIP C. Upeksa menambahkan, untuk basement nantinya akan berfungsi sebagai perluasan areal parkir untuk pasien dan dokter konsultan. Ke depannya, perluasan areal parkir akan menggunakan gedung Dinas Kesehatan yang saat ini masih difungsikan

Bali Post/nik

LEPAS ROTATOR - Polisi melepas rotator pada mobil pribadi yang melintas di Jalan By-pass I.B. Mantra. Gianyar (Bali Post) Jajaran Sat Lantas Polres Gianyar mengimbau agar masyarakat untuk tidak menggunakan sirene dan rotator pada kendaraan pribadi. Jika imbauan ini tidak diindahkan, polisi akan bertindak tegas. Seperti pada operasi yang digelar Rabu (14/6) kemarin, polisi langsung mencopot rotator pada dua mobil pribadi. Kasat Lantas Polres Gianyar AKP Gede Eka Putra Astawa

mengungkapkan, pemilik kendaraan langsung dikenakan tilang. Mereka terjaring saat melintas di wilayah hukum Polres Gianyar, yaitu di depan Pasar Gianyar dan Jalan By-pass I.B. Mantra. ‘’Selain dilakukan penindakan dengan tilang, polisi juga langsung melakukan pelepasan rotator dari kendaraannya,’’ tegasnya. Kasat Lantas menyampaikan imbauan agar masyarakat tidak menggunakan rotator

ataupun sirene pada kendaraan pribadi. Pemasangan sirene, lampu stobo dan rotator pada kendaraan telah diatur dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dia menjelaskan, sesuai pasal 59, lampu isyarat warna biru dan sirene digunakan untuk mobil petugas polisi. Lampu isyarat warna merah dan sirene digunakan untuk mobil tahanan, pengawalan

TNI, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, hingga pengantar jenazah. Lampu isyarat warna kuning tanpa sirene digunakan untuk mobil patroli jalan tol, pengawasan sarana dan prasarana lalu lintas dan angkutan jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek kendaraan, hingga angkutan barang khusus. ‘’Oleh karena itu apabila penggunaan komponen tersebut di luar ketentuan, maka pelanggar dapat dikenakan ketentuan pidana sesuai dengan Pasal 287 ayat (4) UU No. 22 Tahun 2009, seperti dalam Pasal 59, Pasal 106 ayat 4 huruf f, atau Pasal 134 dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000,’’ tegasnya. Disinggung terkait ken-

daraan milik pecalang atau kendaraan ormas yang kerap menggunakan rotator atau sirene, Astawa menegaskan, bila tidak sesuai ketentuan UU No. 22 Tahun 2009 Pasal 59 maka akan langsung ditertibkan. ‘’Kita hanya berpatokan pada ketentuan yang ada. Bila memang tidak sesuai ketentuan, tentunya harus ditertibkan,’’ ujarnya. Dikatakannya lebih lanjut, agar masyarakat mematuhi ketentuan tersebut, polisi lebih mengedepankan pendekatan melalui imbauan ke masyarakat dengan pemasangan spanduk pada ruas jalan yang ramai. ‘’Yang jelas, jika terdapat pelanggaran maka langsung dilakukan penindakan dengan pemberian tilang dan dilakukan pelepasan rotator yang terpasang di kendaraan,’’ katanya. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Kamis Umanis, 15 Juni 2017

Kuatkan Ketahanan Pangan

Bupati Suwirta Bantu Perbaikan Irigasi Jebol DI tengah Pemkab Klungkung berupaya menguatkan ketahanan pangan, wilayah Kabupaten Klungkung mendapat cobaan dari alam. Sejumlah saluran irigasi subak di wilayah Kecamatan Kabupaten Klungkung jebol akibat diterjang banjir yang terjadi empat hari lalu. Atas kejadian ini ratusan hektar lahan pertanian di Subak Kacangdawa, Desa Kamasan dan Toya Hee, Desa Gelgel Subak, tidak mendapat alian air. “Kerusakan ini tidak boleh dibiarkan terlalu lama, karena akan berdampak pada produktivitas para petani di daerah itu,” ujar Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika terjun langsung ke tengah-tengah sawah Subak Kacangdawa dan Subak Toya Hee, Rabu (14/6) kemarin. Dari pantauan di lapangan, sedikitnya empat titik saluran irigasi yang jebol, yakni satu lokasi di Subak Kacangdawa, Banjar Kacangdawa, Desa Kamasan dan tiga titik di Subak Toya Hee, Desa Gelgel. Kondisi ini mengakibatkan krisis air dialami para petani. Padahal saat ini merupakan musim tanam padi yang membutuhkan volume air yang banyak. Klian subak Kacangdawa Kadek Martana mengatakan kejadian jebolnya saluran irigasi ini terjadi empat hari yang lalu ketika hujan deras. Akibatnya saluran irigasi sepanjang 15 meter jebol. Subak Kacangdawe dengan luas lahan 124 hektar beranggotakan 200-an orang. Saluran irigasi ini sendiri mengairi sampai ke wilayah pertaian Desa Tangkas. “Saluran irigasi ini untuk mengairi lahan di Subak Kacangdawa yang lahan pertaniannya seluas 124 hektar, ditambah lagi lahan di wilayah Desa Tangkas,” ujar Martana. Sementara itu, di Subak Toya Hee Desa Gelgel, Klian Subak Wayan Sukarta mengatakan saluran irigasinya mengalami kerusaannya sepanjang 12 meter. Saluran irigasi ini mengairi 14 hektar sawah yang tengah ditanami palawija dan padi. Dengan bantuan yang diberikan Bupati Suwirta ini, kedua klian subak mengaku akan segera memperbaiki saluran irigasinya. “Dengan bantuan dana dari Pak Bupati ini dan dengan dukungan dana Bantuan Langsung Mandiri (BLM) yang kami kelola, kami akan segera memperbaiki saluran air kami,” ujar Martana. Kunjungan Bupati Nyoman Suwirta ini merupakan tindak lanjut atas laporan para Klian Subak beserta anggotanya yang datang langsung menemui Bupati Suwirta untuk meminta bantuan perbaikan. Karena bersifat mendesak, Bupati Suwirta akhirnya memutuskan membantu perbaikan irigasi menggunakan dana operasionalnya sendiri. Penyerahan bantuan berupa uang tunai itu diserahkan di masing-masing lokasi subak. Dalam bincang-bincang dengan sejumlah petani, Bupati Suwirta menyampaikan komitmennya untuk menjaga lahan pertanian dari alih fungsi sesuai surat edaran pemerintah pusat. Selain itu Bupati mendorong supaya mengurangi penggunaan pupuk berbahan kimia dan beralih menggunakan pupuk organik. Karena penggunaan pupuk kimia akan berdampak pada kerusakan tanah dan pencemaran air. (ad1149)

Bali Post/kmb

MELUKIS - Sejumlah anak-anak di Banjar Sangging, Desa Kamasan, Klungkung mengisi liburan sekolah dengan belajar melukis Wayang Kamasan, Rabu (14/6) kemarin.

Mengisi Liburan Sekolah

Belasan Siswa di Sangging Belajar Melukis Wayang Kamasan UNTUK mengisi liburan sekolah, belasan siswa SD dan SMP belajar melukis Wayang Kamasan di Banjar Sangging, Desa Kamasan, Klungkung, Rabu (14/6) kemarin. Mereka dipandu pelukis Nyoman Mandra. Aktivitas melukis ini boleh dibilang cukup langka. Karena mereka tidak hanya mengisi liburan sekolah dengan cara bermain, namun juga sangat berguna bagi kemajuan di desanya. Apalagi sekarang ini, pelukis wayang Kamasan mulai ditelan zaman. Banyak generasi muda yang memilih bekerja menjadi pegawai dan pengrajin perak dan emas. Untungnya hal ini mendapat perhatian serius pelukis Nyoman Mandra. Melalui sanggarnya, Mandra mengajak anak-anak untuk belajar

melukis wayang Kamasan. Hal ini akhirnya gayung bersambut. Sejumlah anak-anak mau belajar melukis wayang Kamasan saat liburan sekolah. Seperti yang dilakukan Nyoman Adi Pradana. Adi yang menginjak kelas I SMP ini mengaku melukis wayang Kamasan tidak hanya untuk mengisi liburan sekolah, melainkan juga menjalankan hobinya melukis. Terlebih, di sekolah para siswa diwajibkan untuk menggambar wayang Kamasan. Belum lagi dia ingin melanjutkan bakat orangtuanya yang juga sebagai pelukis. “Sudah tiga tahun saya belajar melukis di Pekak Mandra. Dan lukisan yang saya buat Ganesha dan tentang dewadewa,” ujar Adi Pradana. Hal

senada juga dikatakan Ni Made Putri Arta Dewi (10). Siswa SDN 1 Kamasan ini mulai belajar melukis sejak Mei lalu. Dia pun mengaku belajar melukis wayang Kamasan tidak hanya hobi, melainkan karena wajib di sekolah untuk menggambar wayang Kamasan. “Bapak saya tukang pasang listrik dan ibu tukang jarit. Tapi saya ingin menjadi pelukis. Karena kakek dan nenek juga bisa melukis,” katanya. Sementara pelukis Nyoman Mandra mengakui aktivitas anak-anak untuk belajar melukis wayang Kamasan mulai menurun. Beda ketika di era tahun 70-an. Saat itu banyak anak–anak muda yang ingin belajar melukis. Mereka yang belajar melukis tidak hanya diikuti

anak-anak atau warga lokal di Kamasan, namun juga ada dari luar negeri seperti Austria, Corolado Seatel, Amerika, Sydney dan negara lainnya. Bule yang belajar melukis wayang klasik Kamasan ini sebagian besar pelajar di universitas. Mereka melakukan penelitian selama tiga bulan dan ingin tahu bagaimana melukis lukisan klasik wayang Kamasan. Mandra sendiri mengaku pada awal sanggarnya berdiri ada 12 orang anak yang belajar. Setelah itu sanggarnya semakin berkembang, bahkan sempat memiliki murid sebanyak 50 orang. Mereka yang belajar melukis juga tidak hanya dari warga lokal di Desa Kamasan, ada juga dari luar kabupaten seperti daerah

Desa Mas, Ubud, Gianyar, Banjarangkan dan Karangsem. Namun seiring perkembangan zaman, anak-anak yang ingin belajar melukis menurun. Semua ini menurut Mandra diperkirakan karena kesibukan. Karena saat ini anak-anak banyak mengikuti les di sekolah maupun di luar sekolah. Di samping itu banyak generasi muda yang memilih menjadi pegawai dan pengerajin perak dan emas, ketimbang melukis. Dia pun mengaku sengaja mengajar anak-anak melukis wayang Kamasan karena lebih mudah diajari. “Saya juga agak cemas. Karena lama kelamaan bisa saja nantinya pelukis wayang Kamasan akan punah,” katanya. (kmb)

Judi Dekat Polsek Tak Terpantau Polisi Semarapura (Bali Post) -

Pelaksanaan operasi penyakit masyarakat (pekat) yang digelar Polda Bali dan Polres serta Polsek jajaran, rupanya tak membuat para penjudi, terutama penjudi sabung ayam atau tajen, bergeming dan takut akan ditindak. Terbukti, di wilayah hukum Polres Klungkung, tepatnya di seputaran Jalan Gunung Merapi, Klungkung, diselenggarakan judi sabung ayam di siang bolong.

Bali Post/ist

CEK - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat mengecek saluran irigasi di salah satu subak, Rabu (14/6) kemarin.

Penyelenggaraan judi ini pun tak terpantau dan ditindak pihak kepolisian. Padahal, arena tajen itu tak jauh dari Sub. Sektor Polsek Klungkung. Apalagi, ketika ayam diadu dan para penjudi bertaruh, suara gemuruh pastinya pecah. Ternyata, tidak hanya judi tajen, di dalam arena itu rupanya ada juga judi lainnya yakni jenis bola adil. Anehnya, tidak ada tindakasn dari kepolisian terkait penyelenggaraan judi ini. Pantauan Bali Post, Rabu (14/6) kemarin, ratusan masyarakat memadati lahan kosong yang ada di sebelah barat Jalan Gunung Merapi, Klungkung. Mereka

Telepon Penting

berkumpul dalam satu arena. Terlihat, judi sabung ayam itu berlangsung mulai pagi hingga pukul 13.00 Wita. Setiap masyarakat yang masuk ke arena dikenai dana punia Rp 10.000. Meski beroperasi di pinggir jalan besar, tajen tersebut rupanya tidak terpantau pihak kepolisian. Hal ini diketahui setelah dilakukan konfirmasi terkait keberadaan tajen tersebut. Saat dikonfirmasi, Kapolsek Klungkung AKP I Made Karsa mengaku tidak mengetahui adanya tajen di sana. “Tidak ada informasi,” katanya singkat. Sejatinya, tidak hanya di wilayah hukum Polres Klungkung yang marak adanya judi

sabung ayam. Judi ini juga marak di semua daerah di Bali. Akan tetapi, hingga kini tak tersentuh polisi. Mirisnya, judi sabung ayam juga terlihat diselenggarakan di kota-kota besar. Selain tajen, praktik judi lainnya seperti dingdong, ceki, kartu domino dan lainnya juga disinyalir marak beroperasi. Agus, salah satu warga, mengungkapkan keresahannya dengan praktik judi yang terus semakin marak di tengah masyarakat. “Saya harap aparat bisa segera memberantas segala bentuk perjudian ini. Kami sangat resah, apalagi saat ini banyak anak-anak yang masih berstatus pelajar terjun berjudi,” katanya. (kmb)

Bali Post/kmb

ARENA TAJEN - Sejumlah warga sedang berada di arena judi tajen di Jalan Gunung Merapi, Klungkung, Rabu (14/6) kemarin.

Terima Rp 200 Juta

kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

BKS LPD Upayakan Penyertaan Modal Semarapura (Bali Post) Di Kabupaten Klungkung ada sekitar 190 Lembaga Perkreditan Desa (LPD) yang telah terdaftar. Sayangnya, tidak semua LPD dapat berjalan dengan lancar, mengingat ada 43 LPD yang saat ini mengalami mati suri alias sudah tidak beroperasi. Untuk membangkitkannya diperlukan tindakan yang tepat sesuai dengan permasalahan masing-masing.

Ketua BKS LPD Kabupaten Klungkung masa bakti 2016-2021 Nyoman Sudarma menyampaikan peran serta LPD di Desa Pakraman sangat penting. Selain dapat membantu menunjang perekonomian juga meringankan beban masyarakat dalam pelaksanaan yadnya, seperti pernikahan dan pengabenan. Hanya saja, masih ada sejumlah permasalahan yang menyebabkan LPD tidak

beroperasi. Sudarma menjelaskan, pihaknya masih mempelajari permasalan yang dihadapi sejumlah LPD. Meski begitu, berbagai cara dilakukan untuk dapat membantu LPD yang mati suri. Salah satunya dengan penyertaan modal atau pun pinjaman lunak. Menurut Sudarma, pihaknya masih melihat regulasinya untuk melegalkan penyertaan modal ini.

Sementara untuk masalah pembiayaan tidak ada persoalan, mengingat saat ini BKS LPD Klungkung telah menerima dana pemberdayaan sebesar Rp 200 juta yang merupakan 5 persen dari keuntungan LPD. “Per tahun, dana yang diterima sampai Rp 200 juta. Penyertaan bentuknya mungkin seperti pinjaman lunak,” ucapnya. Meski begitu, untuk kembali membangkitkan LPD

sakit diperlukan komitmen dari prajuru Desa Pakraman. Mengingat, tanpa adanya peran serta Desa Pakraman, upaya memulihkan kembali LPD di desa setempat sangat sulit. Apalagi, LPD merupakan milik desa pakraman. “Kita sudah intruksikan kepada masing-masing kecamatan untuk melaksanakan kegiatan pelatihan atau kerja sama yang dapat mengembangkan LPD,” imbuhnya. (dwa)


Kamis Umanis, 15 Juni 2017

BULELENG

11

SOSOK

Pembebasan Pajak Lahan Produktif

Bupati Sebut Perlu Kajian

Dukung Sektor Pendidikan

MUNCULNYA rencana dari PD Pasar Buleleng untuk menjadikan sejumlah kios Pasar Mumbul yang kosong sebagai tempat penjualan buku bekas mendapat dukungan dari Wakil Ketua DPRD Buleleng, Ketut Wirsana. Politisi Hanura ini memandang hal itu tak hanya penting untuk menghindari bangunan mubazir, tetapi juga mendukung sektor pendidikan yang makin berkembang. “Itu langkah yang sangat bagus. Apalagi Buleleng dicanangkan sebagai kota pendidikan,” ujarnya, Rabu (14/6) kemarin. Terobosan itu juga penting diterapkan, karena keberadaan toko buku di bumi Panji Sakti masih tergolong sedikit, terlebih yang menjual bukubuku penting penunjang pendidikan di sekolah maupun perguruan tinggi. Selain itu, harga jualnya juga tergolong mahal. Hal ini secara tidak langsung akan menjadi beban. “Buku yang dijual di pasar itu bisa yang bekas. Layaknya Yogyakarta. Kan dapat harga lebih murah,” katanya. Selain itu, mantan Ketua Komisi IV ini juga memandang, prospek penjualan buku ini cukup bagus. Sebab itu selalu dibutuhkan masyarakat. Oleh sebab itu, rencana yang telah digagas PD Pasar ini diharapkan bisa terealisasi. “Kami berharap ini bisa diwujudkan,” tandasnya. (sos)

LINTAS Reuni Alumni SGON Singaraja TERPISAH puluhan tahun alumni Sekolah Guru Olahraga (SGO) Negeri Singaraja tahun 1991 mengelar reuni di Kebun Raya Eka Karya, Tabanan, Rabu (14/6) kemarin. Ratusan alumni SGO ini merupakan angkatan terakhir. Keberadaan mereka terpencar, ada di Jakarta hingga Papua. Ada yang meniti karier sebagai guru, berkarier di kepolisian dan pengusaha.Ketua panitia Reuni, Karel Agus Firmanto Lippy mengatakan, reuni merupakan langkah awal untuk membangun kembali komunikasi yang selama ini sempat terputus. Setelah itu, pihaknya akan membentuk kepengurusan dan lanjut menyusun program kerja organisasi. Ketua Alumni SGO Negeri Singaraja angkatan tahun 1991, Ketut Artawan, memerlukan perjuangan ekstra keras dari semua almunus untuk menyatukan diri dalam sebuah reuni, baik lewat door to door maupun media sosial. “Mencari jejak kawan SGO merupakan seni tersendiri dan saya berpetualang hampir di setiap pelosok Bali untuk menemukan mereka,”katanya. Sementara itu, seorang guru SGO Negeri Singaraja, Nengah Sudiartha mengaku bahagia menyaksikan kekompakan bekas anak didiknya. Dia berharap setelah terbentuk kepengurusan agar dilanjutkan dengan kegiatan sosial antaralumni. (kmb38)

Bali Post/ist

RUSAK – Rumah milik Gede Kartika, warga Dusun Kelod Kauh, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, rusak berat akibat hujan deras dan angin kencang pada Selasa (13/6) malam lalu.

Hujan Deras, Atap Rumah Warga Ambruk

Singaraja (Bali Post) –

Rumah milik Gede Kartika, Warga Dusun Kelod Kauh, Desa Panji, Kecamatan Sukasada rusak berat. Atap rumah permanen itu ambruk setelah dilanda hujan deras, sejak Senin (12/6) hingga Selasa 13/6) malam. Saat kejadian rumah dalam keadaan kosong, sehingga tidak ada korban jiwa. Hanya rumah tersebut tidak bisa ditempati dan perlengkapan rumah tangganya juga tidak bisa digunakan karena tertimpa potongan kayu dan pecahan genteng. Sebelum kejadian, hujan disertai angin kencang melanda Desa Panji dan sekitarnya. Saat kejadian pemilik rumah berada di rumah kerabatnya. Sekitar pukul 20.00 Wita, tiba-tiba rangka dan atap rumah korban ambruk. Diduga karena kayu lapuk, tidak kuat menyangga atap di atasnya. Terdengar suara benturan keras ketika atap tersebut ambruk. Korban dan tetangganya terkejut dan hanya melihat dari kejauhan. Korban tidak bisa berbuat banyak. Korban dan orangtuanya sekarang tinggal di rumah miliknya satu lagi yang lokasinya tidak jauh

dari lokasi kejadian, menunggu perbaikan selesai. Klian Dusun Kelod Kauh Marza Jaya mengatakan, kejadian yang menimpa warganya itu sudah dilaporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. Sebelum itu, aparat desa dan kepolisian sempat membantu korban menyelamatkan perlengkapan rumah tangga. Akan tetapi, karena saat itu waktu sudah gelap dan masih hujan deras, pihaknya menyarankan korban untuk tinggal sementara di rumah yang juga miliknya di sebelah barat lokasi kejadian. “Kerugian

masih didata dan perlengkapan rumah tangga tertimpa puing atap dan rangka kayu,” katanya. Sementara itu, BPBD Buleleng Rabu (14/6) kemarin turun ke lokasi kejadian. Selain membantu membersihkan puing reruntuhan, petugas BPBD juga menyerahkan bantuan paket sembako dan perlengkapan rumah tangga. Bantuan itu diterima korban disaksikan aparat desa setempat. BPBD masih melakukan pendataan dan berjanji akan mengusulkan agar korban mendapat bantuan untuk memperbaiki rumah. (kmb38)

Singaraja (Bali Post)Alih fungsi lahan pertanian produktif, khususnya sawah di Kabupaten Buleleng dalam rentan 2014-2016 mencapai ratusan hektar. Mengantisipasi hal itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menilai pembebasan pajak terhadap lahan layaknya Kabupaten Badung, seperti usulan kalangan legislatif memang menjadi salah satu solusi dan itu perlu kajian. Bupati dari Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini menegaskan, sektor pertanian fokus digarap pemerintah kabupaten. Bahkan itu semakin digenjot pada 2018. Di tengah hal itu, alih fungsi lahan produktif, salah satunya menjadi perumahan setiap tahunnya belum bisa diredam. Menurut Bupati, fenomena demikian memang perlu diantisipasi. Salah satunya dengan pembebasan pajak. Namun, ditegaskan itu harus diimbangi dengan kemampuan keuangan daerah. “Pada dasarnya kami setuju dengan saran itu. Tetapi perlu dilihat dulu kemampuan keuangan daerah. Kalau Badung kan sudah melebihi. Perlu dikaji dulu,” jelasnya saat ditemui usai membuka Job Fair di eks Pelabuhan Buleleng, belum lama ini. Kepala Dinas Pertanian Buleleng Nyoman Swatantra mengungkapkan, alih fungsi lahan persawahan dalam

kurun waktu tiga tahun itu mencapai 130 hektar. “Untuk alih fungsinya ada ke permukiman dan ada ke komoditi lain,” jelasnya. Pada sektor agraris ini, pihaknya hanya bisa berupaya meningkatkan produktifitas lahan melalui sejumlah kegiatan maupun program, seperti pemberian bantuan pupuk, benih, perbaikan saluran irigasi dan alsintan. “Untuk mengantisipasi itu (alih fungsi-red), kami punya keinginan untuk pembebasan pajak pada lahan produktif. Tetapi ini perlu kajian. Karena itu, kebijakan, keputusan ada pada pimpinan. Kalau kami diminta menyiapkan data, siap. Kami juga sudah memiliki beberapa catatan untuk pertanian,” ujarnya. Usulan pembebasan pajak lahan produktif sempat disampaikan Ketua Komisi II DPRD Buleleng, Putu Mangku Budiasa. Hal tersebut dipandang sebagai langkah strategis untuk menekan adanya alih fungsi lahan. Jika dilihat kemampuan keuangan daerah, memang jauh lebih kecil dari Kabupaten Badung. Mengatasi itu, menurutnya program ini bisa dikompensasi dengan peningkatan pajak sektor perumahan, usaha atau bisnis. “Kami menginginkan adanya terobosan untuk menekan alih fungsi lahan ini,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/kmb45

ALIH FUNGSI - Mengantisipasi alih fungsi lahan, Bupati Buleleng menilai pembebasan pajak bisa menjadi salah satu solusi. Namun itu perlu dikaji dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

PPDB Sesuai Zonasi

Disdikpora Tegaskan Permendikbud 17 Tahun 2017 Bali Post/kmb38

BIBIT - Diguyur hujan seharian, bibit tembakau terendam air dan kini terancam mati karena akar dan batangnya busuk.

Diguyur Hujan, Bibit Tembakau Terancam Busuk

Singaraja (Bali Post) – Hujan yang mengguyur Buleleng sejak Senin (12/6) malam hingga Selasa (13/6) malam lalu, membuat lahan yang sudah ditanami bibit tembakau tergenang air. Celakanya, bibit yang rata-rata baru berumur 10 hingga 15 hari tersebut sekarang terancam mati. Pasalnya, akar yang masuh muda dan batang kecil mudah membusuk karena tanah terlalu asam akibat kelembaban tanah tinggi. Petani sekarang was-was jika hujan kembali mengguyur, bisa jadi bibit yang sudah ditanam itu mati total. Musim tanam tahun ini di Buleleng ada sekitar 400 hektar lahan ditanami tembakau varietas Virginia dan tembakau rajangan. Lahan seluas itu tersebar di Kecamatan Sawan, Buleleng, Sukasada dan Kecamatan Gerokgak. Dari seluruh lahan itu, ada sekitar 25 persen lahan sudah ditanami bibit sejak minggu keempat bulan Mei 2017, hingga penanaman berakhir minggu pertama di bulan Juli 2017. Awal penanaman bibit tembakau cuaca di Bali Utara mendukung. Cuaca itu tiba-tiba berubah dan turun hujan deras seharian penuh. Tak pelak genangan air hujan itu merendam bibit tambakau yang baru belasan hari ditanam. Genangan air di petak lahan itu sulit dialirkan karena volume air besar. Petani tidak bisa berbuat banyak, dan tidak ada pilihan untuk menyiapkan modal tambahan untuk mengganti bibit yang mati. Bahkan, pascahujan itu sebagian besar bibit terlihat layu. Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Bali Agung Adnyana, Rabu (14/6) kemarin mengatakan, hujan deras yang berlangsung seharian itu tidak bisa diprediksi. Padahal sejak pertengahan Mei 2017 hingga bulan ini cuaca begitu mendukung, sehingga bibit yang sudah cukup umur langsung ditanam. Sayang di tengah musim tanam itu cuaca tiba-tiba berubah hingga sekarang mengancam terganggunya pertumbuhan. Apalagi dari pengalaman bibit yang baru berumur 10 atau 15 hari, setelah tanam rentan mati jika tergenang air sekitar delapan jam. Akan tetapi, hujan yang melanda Buleleng itu hingga satu hari, sehingga kondisi ini dipastikan akan mengakibatkan bibit akan mati karena akar dan batanggnya busuk. “Dari kemarin (Selasa 13/6 - red) banyak kawan-kawan petani melapor bibitnya tergenang air. Bahkan banyak bibit yang layu karena akar dan batangnya terendam air dalam waktu lama,” katanya. Menurut pria yang juga sebagai petani tembakau i n i , m e n c e g a h ke m a t i a n bibit yang lebih banyak perlu dilakukan pengeringan areal tanam, khususnya pada lokasi bibit dengan membubuhkan kapur dolomite. Kapur ini berfungsi mengembalikan tingkat kelembaban tanah, sehingga akar dan batang bisa kembali tumbuh normal. (kmb38)

Singaraja (Bali Post)Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2017/2018 di Kabupaten Buleleng yang diatur berdasarkan zonasi sesuai Permendikbud 17 Tahun 2017, masih memunculkan penafsiran berbeda. Hal tersebut terlihat dari adanya sekolah yang menerapkan mekanisme penerimaan berdasarkan zonasi sesuai wilayah administrasi kependudukan, tidak berdasarkan jarak. Atas hal tersebut, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga kembali mempertegas maksud Permendikbud tersebut. Sesuai informasi yang beredar, penerimaan peserta didik baru berdasarkan zonasi ses-

uai kelurahan, terjadi pada SMPN 1 Singaraja. Siswa yang mendaftar pada sekolah yang berlokasi di Jalan Gadjah Mada ini hanya dari Banjar Bali, Banjar Jawa, Kelurahan Astina dan Banyuning Barat. Sementara Kelurahan Kaliuntu dan Kampung Anyar yang lokasinya cukup dekat, tidak ter-cover. Kasek setempat, Dra. Ni Putu Karnadhi, M.Si., membenarkan hal itu. Bahkan ditegaskan mekanisme yang sudah berlangsung dari tahun ke tahun ini berdasarkan kesepakatan sekolah di kota yang sudah menjadi warisan, seiring adanya penerimaan melalui jalur miskin. “Untuk penerimaan sudah berdasarkan zonasi. Itu pakai kelu-

rahan,” jelasnya Rabu (14/6) kemarin. Sementara untuk anakanak di Kaliuntu, sambung dia biasanya mendaftar ke SMPN 2 Singaraja dan Kampung Anyar ke SMPN 3 Singaraja. “Zonasinya di Kelurahan ini biasanya ke sana,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Buleleng Gede Suyasa kembali menegaskan penerimaan peserta didik baru tahun ini sesuai Permendikbud 17 Tahun 2017, sebanyak 90 persen ditentukan berdasarkan zonasi jarak, bukan diukur dari kelurahan. “Ini yang dimaksud zonasi dalam Permendikbud. Ini prinsip yang harus dipahami,” tegasnya.

Sesuai standar yang ada, untuk mewujudkan pendidikan yang nyaman, jarak dari rumah ke sekolah untuk jenjang SD tiga kilometer dan SMP enam kilometer. Jika banyak yang tinggal kurang dari batas maksimal, maka kembali dilakukan seleksi yang terdekat. Demikian juga sebaliknya. Ketentuan jarak ini bertujuan untuk meratakan jumlah siswa di seluruh sekolah. “Siapa saja boleh mendaftar di mana. Tetapi penerimaannya tetap diukur dengan jarak rumah dengan sekolah,” tegasnya. Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Buleleng ini menegaskan, tidak akan lagi menyebarkan surat edaran terkait mekanisme penerimaan

peserta didik ini ke sekolahsekolah. Sebab itu telah diatur jelas dalam Permendikbud maupun acuan PPDB dari kabupaten. Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Buleleng Gede Wisnaya Wisna mengatakan adanya penafsiran berbeda itu perlu disikapi secara cepat, mengingat proses pendaftaran peserta didik sudah mulai berlangsung. Dalam hal ini, Disdikpora dinilai perlu kembali menegaskan mekanisme yang berlaku. “Kami berharap Disdikpora bisa menyampaikan kembali ke seluruh sekolah, seperti apa mekanisme penerimaan ini. Itu penting untuk menghindari kegaduhan,” tandasnya. (kmb45)

Bupati PAS Manfaatkan Halaman Rumdin untuk RTH

Singaraja (Bali Post) – Ruang Terbuka Hijau (RTH) tidak saja dibangun di Kelurahan Sukasada dan Kelurahan Kampung Tinggi. Pemkab Buleleng juga memanfaatkan halaman rumah dinas (rumdin) Bupati Buleleng, di Jalan Ngurah Rai Singaraja sebagai RTH. RTH ini untuk menambah cakupan RTH di perkotaan sesuai kebijakan pemerintah pusat. Pembangunan RTH Jalan Ngurah Rai ini akan diikuti dengan penataan gedung Wanita Laksmi Graha yang berada di sebelah barat rumdin Bupati. Gedung yang bisa digunakan untuk kegiatan Tim Peng-

gerak (TP) PKK dan disewakan untuk kegiatan masyarakat tersebut diperluas hingga ke areal gedung kantor Satpol-PP yang juga berdekatan dengan gedung Wanita Laksmi Graha. Selanjutnya, Satpol-PP bakal digeser dan menempati bekas kantor Badan Keuangan Daerah (BKD). Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) di kantornya, Rabu (14/6) kemarin mengatakan, penambahan kawasan RTH di daerahnya sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah yang fokus menata perkotaan. Yang paling penting Buleleng ingin menambah

cakupan areal RTH yang diinstruksikan oleh pemerintah pusat. Pemerintah saat ini masih menyusun Detail Engineering Design (DED) RTH di Jalan Ngurah Rai tersebut dan merancang kebutuhan anggaran yang diperlukan. “Buat apa halaman rumah dinas begitu luas, sehingga saya berpikir untuk membuat RTH di tengah kota. Kita susun dulu DED dan sambil membuat rancangan kebutuhan biaya,” katanya. Menurut Bupati, RTH tersebut selain dijadikan taman hijau, juga dimanfaatkan sebagai tempat permainan anak-anak dan wisata keluarga. Tidak

menutup kemungkinan di kawasan RTH ini bakal dilengkapi fasilitas untuk kepentingan pendidikan, seperti taman bacaan baik anak-anak, pelajar dan mahasiswa. Sementara terkait perluasan areal gedung Wanita Laksmi Graha, itu untuk menambah daya tampung dan didukung oleh areal parkir kendaraan ketika ada kegiatan di gedung tersebut. “Nanti pagar di gedung itu akan kita buka, sehingga suasana lebih enak dan pagar di kantor Bupati juga kita buat terbuka, sehingga akan menambah suasana beda di pusat pemerintahan,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/dok

Putu Agus Suradnyana


JEMBRANA

12

Kamis Umanis, 15 Juni 2017

Lagi, Kapal Kandas di Perairan Gilimanuk Negara (Bali Post) -

Disarankan Gelar Upacara ”Pakelem”

Kejadian kapal motor penumpang (KMP) kandas akibat terseret arus di Selat Bali kembali terjadi, Selasa (13/6) malam. KMP Perkasa Prima 5 kandas terseret arus deras di sekitar perairan Gilimanuk. Setelah dilakukan inspeksi di bagian lambung kapal oleh Syahbandar, KMP tersebut sudah bisa dioperasikan lagi, Rabu (14/6) pagi kemarin. I Putu Artha

Bali Post/olo

Pascaheboh Foto Syur Istri Lurah

Bupati Imbau Pejabat Berhati-hati Gunakan Medsos

Negara (Bali Post) – Beredarnya foto dan video syur istri pejabat di media sosial (medsos) rupanya kini menjadi perhatian Bupati Jembrana I Putu Artha. Apalagi kasus ini merupakan yang kedua kali terjadi dengan unsur pemerasan. Orang nomor satu di Bumi Makepung ini mengimbau kepada seluruh pejabat agar bijak dan berhati-hati berinteraksi di medsos. Pada Rabu (14/6) kemarin, Bupati Artha langsung menginstruksikan imbauan ini melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Jembrana dalam setiap kesempatan pertemuan Dharma Wanita. Apalagi sudah dua kali terjadi dan ujungujungnya ada dugaan pemerasan. “Saya harap ini menjadi perhatian, berhati-hati dalam berinteraksi di medsos,” kata Bupati Artha. Sejatinya, dalam setiap kesempatan imbauan ini sudah sering disampaikan. Bahkan ada instruksi kepada para pejabat agar mewaspadai kejahatan melalui medsos itu. Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan juga mengatakan kejahatan yang memanfaatkan medsos ini mengincar ibu-ibu pejabat. “Lantas masuknya dari mana? Ketika mengunggah foto seksi kemudian (status) suka galau di medsos, di sana celah (pelaku) untuk masuk,” terang Wabup Kembang. Kemudian para pelaku masuk menggunakan akun palsu yang menarik. Berlanjut ke curhat, sampai bertindak di luar nalar. Pelaku ujung-ujungnya akan mengatakan kesulitan uang, pinjam uang dan memeras. Ketika tidak mendapatkan hasil, maka hal itulah yang dilakukan para pelaku. “Sasarannya ibu-ibu pejabat. Diperas sampai habis uangnya dan pada akhirnya minta ke suaminya,” jelasnya. Untuk itu, Bupati dan Wabup sudah mengimbau bahkan menginstruksikan agar tidak mengunggah foto seksi dan status galau. “Gunakan medsos dengan baik dan cerdas. Ada modus kejahatan seperti ini agar diperhatikan,” tambahnya. Seperti berita sebelumnya, beredar foto dan video syur yang diduga istri salah satu pejabat lurah di Jembrana lewat medsos. Foto dan video itu diunggah, Selasa (12/6) dengan menggunakan akun facebook (FB) palsu. Untuk mengungkap kasus ini, SN pun melaporkan kasusnya ke kantor polisi karena dirinya juga mengaku diperas. Suami korban, NG yang merupakan lurah mengungkapkan akun facebook yang digunakannya itu merupakan akun palsu. Kasus ini langsung dilaporkan ke Polda Bali. Sebab, selain menggunakan akun palsu, belakangan dikatahui juga ada unsur pemerasan. (kmb26)

Kepala Unit Pelaksana Pelabuhan (UPP) Kelas III Gilimanuk I Made Astika saat dikonfirmasi membenarkan adanya kapal kandas tersebut. Setelah dilakukan pengecekan lambung haluan sebelah kiri dan kanan kapal oleh Marine Inspector UPP Kelas III Ketapang, tidak ada kerusakan, sehingga kapal tersebut bisa kembali dioperasikan. Astika yang baru beberapa bulan menjabat ini mengakui jalur yang sering dilintasi tersebut memang sangat rawan terjadinya kapal kandas. “Kami selalu komunikasikan ke nakhoda kapal. Koordinasi

sudah maksimal, tapi tetap saja terseret arus dan lokasi di sana terus,” ujarnya. Seringnya terjadi kapal kandas, tentunya harus dicarikan solusi. Baik itu secara sekala maupun niskala. Menurutnya, sebagai jalur masuk Pulau Bali, unsur niskala-nya juga harus diperhatikan. Pihaknya menyarankan agar dilakukan bhakti pakelem di Selat Bali. Ia mengatakan, saat kepemimpinan Gubernur Dewa Beratha, hampir setiap tahun dilakukan upacara pakelem di Selat Bali. Belakangan, upacara itu sudah jarang dilakukan. Hasil koordinasi yang dilakukan

memang tidak ada anggaran untuk itu. “Dari kejadian beberapa kali ini, kami meminta keterangan kepada nakhoda. Memang diakui di lokasi itu sangat rawan. Kapal seperti ditarik arus dan ini sudah berkalikali terjadi. Yang tadi malam (Selasa - red) sudah kesekian kalinya kejadian,” tambahnya. Pihaknya berharap upacara pakelem itu agar segera dilakukan. Sebab hal ini juga menyangkut bahwa Pulau Bali sebagai destinasi wisata dunia. Syahbandar juga selalu berkoordinasi dengan pusat, apapun permasalahan dan kejadian di lapangan. (kmb26)

KAPAL - Sejumlah kapal sedang bersandar di Pelabuhan Gilimanuk.

bermain anak, penataan halaman, kolam dan taman, kini areal GKBK dipercantik lagi dengan hadirnya lukisan dinding 3 dimensi (3D). “Fasilitas ini bisa dimanfaatkan masyarakat secara gratis bersama keluarga untuk berekreasi, terutama bagi mereka yang hobi ber-selfie,“ ujar Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan, seusai meresmikan penggunaan dua buah lukisan dinding di areal GKBK, Rabu (14/6) kemarin. Pembuatan lukisan 3D itu dengan menggandeng anakanak muda kreatif Jembrana yang tergabung dalam komunitas Sunmor (Sunday Morning Marketing Jembrana). Turut hadir pada kesempatan itu, Asisten Ketataprajaan Setda Kabupaten Jembrana I Made Wisarjita, Kadis Pariwisata dan Budaya Nengah Alit serta Kadis Pedidikan Pemuda Olahraga I Putu Eka Suarnama. Lebih lanjut dikatakan Wabup, penambahan lukisan 3D yang seakan-akan hidup dan mengecoh mata ini, salah satu bentuk inovasi pemerintah daerah guna memanjakan warganya. Mereka akan punya alter-

natif pilihan untuk berekreasi sehingga harapannya, areal gedung ini makin ramai dikunjungi warga. Saat ini baru dua lukisan dinding yang digambar, yakni lukisan tangga langit yang dibuat di dinding tangga masuk GKBK serta lukisan Makepung lengkap dengan jokinya di dinding tepi kolam taman GKBK. “Karya anak-anak muda Jembrana ini patut kita apresiasi. Ke depan kita akan perbanyak lukisan seperti ini disebar di fasilitas umum maupun objek menarik Jembrana dengan berbagai tema, khususnya yang menggambarkan kekayaan alam, budaya maupun potensi lainnya yang khas Jembrana,” kata Kembang. Ia juga menambahkan di negara luar karya-karya lukisan seperti ini, sudah umum dijumpai dan dibuat semenarik mungkin hingga terbukti mampu memikat wisatawan untuk datang. Karena itu, ia sangat mengapresiasi karya anak-anak muda Jembrana ini dengan harapan bisa dinikmati sekaligus diperkenalkan kepada masyarakat luar sehingga potensi Jembrana secara

Bali Post/dok

Pemkab Jembrana Percantik Areal GKBK dengan Lukisan Dinding 3D

Bali Post/ist

PERESMIAN – Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Sunmor saat peresmian lukisan 3D di GKBK. Lukisan bertema kearifan lokal dan memberdayakan para seniman lukis asal Jembrana ini bisa dinikmati di fasilitas umum di GKBK. BERBAGAI upaya dilakukan Pemkab Jembrana dalam menata fasilitas publik di wilayahnya. Seperti penataan yang dilakukan di Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK), yang merupakan salah satu ruang publik dan selama ini rutin dikunjungi masyarakat sehari-hari. Ter-

lebih lagi pada saat pelaksanaan Car Free Day (CFD) tiap minggu yang tentunya menjadi pusat aktivitas rekreasi masyarakat. Selain fungsi utamanya sebagai gedung pertemuan, di areal gedung ini juga telah dilengkapi dengan sarana fitnes, jogging track, taman

keseluruhan bisa diketahui. Sementara itu, Ketua Sunmor I Ketut Widiadnyana di sela-sela peresmian itu mengaku kalau karya seni 3D itu sebagai upaya untuk memperindah Kota Jembrana. “Lukisan tembok 3D yang dirancang oleh para wirausaha lokal Jembrana ini nantinya dapat dinikmati, baik masyarakat Jembrana sendiri maupun wisatawan lain. Lukisan 3D ini baru pertama kali kami tampilkan di Kabupaten Jembrana, bahkan para pelukisnya juga berasal dari Jembrana,“ ujarnya. Lukisan 3D yang diaplikasikan, kata Widiadnyana, berhubungan dengan ciri khas dan kebudayaan daerah Jembrana. “Kita mempunyai ciri khas dan juga kebudayaan. Selain Makepung juga ada kesenian jegog, ada jalak Bali dan lainnya. Dengan adanya lukisan 3D ini kita harapkan bisa dijadikan objek wisata baru untuk masyarakat di sekitar ataupun masyarakat di luar daerah. Selain itu juga dapat memperkenalkan kebudayaan Jembrana melalui media seni 3D,“ imbuhnya. (ad1153)


Kamis Umanis, 15 Juni 2017

Warga Cegeng Harapkan Jembatan Amlapura (Bali Post) Masyarakat Banjar Cegeng di Desa Kertabuana, Sidemen, banyak berinteraksi dengan masyarakat Klungkung, termasuk urusan pemasaran hasil pertanian mereka. Namun, saat ini warga setempat termasuk warga Desa Kertabuana secara keseluruhan masih terkendala akses transportasi. Belum adanya jembatan penghubung menuju wilayah Klungkung, menjadikan komuditas pertanian yang mereka hasilnya kurang bisa memberikan nilai tambah secara ekonomi. Ketut ’’Nyelem’’ Sulendra ‘’Jual kangkung ke Klungkung naik angkutan umum, pakpok (tak ada untung). Hasil jualan habis untuk sewa kendaraan,’’ ucap Kadus Cegeng I Ketut ‘’Nyelem’’ Sulendra, Rabu (14/6) kemarin. Nyelem yang juga Ketua Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Desa Kertabuana mengatakan masyarakat Kertabuana sangat mengharapkan dibangunnya jembatan yang menghubungkan Banjar Cegeng dengan Paksebali Klungkung. Secara teknis, menurut dia, pembangunan jembatan sangat memungkinkan karena alur Tukad Unda yang menjadi pemisah, tidak begitu lebar. Selain untuk kepentingan warga Kertabuana, hadirnya jembatan nantinya diyakni akan memberi dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Sidemen secara keseluruhan. ‘’Kalau sekarang mau ke Klungkung harus memutar. Bisa saja nyeberang jalan kaki, tapi kalau air sungai sedang kecil,’’ ungkapnya. Nyelem mengatakan sekitar 85 persen warga dari 396 KK penduduk Banjar Cegeng memasarkan hasil buminya ke Klungkung. Usulan pembangunan jembatan sudah diajukan sejak lama bahkan pada masa Gubernur Dewa Brata. Namun, usulan itu belum ada tindak lanjutnya, padahal menurut Nyelem, lokasi pembangunannya yakni di ujung jalan buntu Banjar Cegeng sudah pernah ditinjau langsung Gubernur Mangku Pastika. Usulan pembangunan jembatan, menurut dia, selalu menjadi usulan prioritas Desa Kertabuana dalam setiap pelaksanaan musrenbang Kecamatan Sidemen. Selain untuk mendukung aktivitas perekonomian warga, jembatan penghubung itu juga diperlukan untuk kegiatan melasti Ida Batara Pura Besakih. ‘’Saya pernah dengar katanya akan dibangun tahun 2019, tapi informasi resmi belum ada,’’ katanya. Kepala Dinas PU Karangasem I Ketut Sedana Merta mengakui secara teknis jembatan Cegeng-Klungkung memungkinkan dibangun. Dengan panjang jempatan sekitar 15 meter, pembangunannya diperkirakan memerlukan anggaran sekitar Rp 12 miliar. (kmb)

KARANGASEM Pawai Budaya

Ajang Promosi Pariwisata TAHUN ini Kota Amlapura telah berusia 377 tahun dan puncak peringatannya akan dilaksanakan 22 Juni mendatang. Meski begitu, ingar-bingar menyambut hari jadi itu sudah dimulai sejak Rabu (14/6) kemarin seiring digelarnya pawai budaya yang menampilkan berbagai potensi seni dan budaya Bumi Tanah Aron. Pawai budaya dikonsentrasikan di Stadion Amlapura dan Jalan Veteran Jalur 11 Padangkerta, dibuka secara resmi oleh Wagub Bali Ketut Sudikerta sekitar pukul 14.30 Wita. Pembukaan pawai ditandai pemukukan tambur bersama Bupati Karangasem I G.A. Mas Sumatri, Wabup Wayan Artha Dipa, I Gusti Made Tusan dan Sekda Gede Adnya Mulyadi. Iring-iringan pawai budaya dimulai dari penampilan kolaborasi kolosal gambelan ‘’sangkakala’’ dari Komunitas Seni Karawang Amlapura. Sebelum pawai budaya, digelar seremonial pembukaan lomba Foto Hunting & Competition, Deskripsi Daya Tarik Wisata Karangasem oleh Bupati Mas Sumatri di panggung hiburan Stadion Amlapura. Pawai budaya yang sekaligus sebagai pembuka pameran HUT ke-377 Karangasem ini juga dihadiri anggota DPRD Bali Nyoman Oka Antara mewakili Ketua DPRD Bali, Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi, mantan Bupati Wayan Geredeg, perwakilan dari kabupaten/kota se-Bali, unsur Forum Kominda Karangasem, panglinsir puri, tokoh politik, agama dan adat, pejabat dari Kabupaten Lombok Utara

serta masyarakat umum yang sejak awal sudah memenuhi sepanjang jalur pawai mulai dari Jalan Veteran Jalur 11 sampai GOR Gunung Agung di Jalan Untung Surapati. Sekda Gede Adnya Mulyadi selaku Ketua Panitia Tetap Peringatan HUT Kota Amlapura mengatakan, parade budaya dalam rangkaian HUT Kota Amlapura merupakan bagian dari sosialisasi tagline ‘’Karangasem the Spirit of Bali’’. Diharapkan seluruh komponen masyarakat termasuk para undangan yang hadir agar bersama-sama menyebarluaskan tagline ini. ‘’Kami sangat berharap tagline ‘Karangasem The Spirit Of Bali’ dapat menjadi roh dan semangat bagi kita semua dalam membangun Karangasem. Kami yakin dengan kebersamaan OPD dan seluruh stakeholder, melalui ‘Karangasem the Spirit of Bali’ dapat mewujudkan Karangasem yang Cerdas, Bersih dan Bermartabat berlandaskan Tri Hita Karana,’’ ungkapnya. Rangkaian peringatan HUT Kota Amlapura akan dilaksanakan sampai 27 Juni mendatang. Selama pameran akan ditampilkan beragam kreativitas seni budaya baik oleh seniman lokal maupun

luar kabupaten. Bupati Mas Sumatri menjelaskan, rangkaian peringatan akan diisi pameran potensi lokal sebagai media, sehingga produk yang dihasilkan dikenal masyarakat luas. Selain itu untuk menggali dan mengembangkan seni budaya serta memberikan hiburan kepada masyarakat. ‘’Rangkaian kegiatan perayaan HUT Kota ini nantinya dapat mejadi momentum bagi masyarakat untuk lebih mencintai Karangasem dan mau berpartisipasi dalam pembangunan,’’ tegasnya. Wagub Bali Sudikerta mengapresiasi upaya Pemkab Karangasem menggali potensi daerah melalui pameran dan pawai budaya. Tagline ‘’Karangasem the Spirit of Bali’’ harus terus digelorakan karena Karangasem merupakan hulunya Bali. ‘’Karangasem dengan posisinya sangat tepat dikatakan sebagai Spirit of Bali. Karenanya marilah kita semua mendukung dan memberikan kesempatan Ibu Bupati bersama Bapak Wabup membangun Karangasem sesuai cita-citanya yang ingin mengejar Badung dalam hal pembangunan dan peningkatan PAD,’’ ujarnya. (ad1158)

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

Wilayah Perairan Dijaga Ketat Amlapura (Bali Post) Polres Karangasem akan membangun sejumlah pos pantau untuk memonitor pergerakan orang maupun barang menjelang, selama maupun pasca-Lebaran. Sat Polair, mendapat mandat khusus pengamanan wilayah perairan untuk meningkatkan keamanan. Karena itu digelar patrolipatroli guna mengantisipasi tindak pidana baik berupa penyelundupan maupun bentuk kriminal lainnya. ‘’Selain penyelundupan, fokus utama kita antisipasi jaringan teroris. Antisipasi itu perlu karena Karangasem punya banyak jalur tikus. Jalur-jalur itulah selalu kita pantau,’’ jelas Kasat Polair AKP Made Wartama usai memimpin patroli laut, Rabu (14/6) kemarin. Untuk pengamanan wilayah perairan Karangasem, Sat. Polair kini sudah memiliki kapal patroli canggih tipe C-2 2014 Tanjung Muntig, Senin (12/6) lalu. Patroli dilakukan mulai dari Pelabuhan Padangbai-perairan Manggis-BugbugPerasi-Ujung sampai perairan Seraya Timur. Patroli dipimpin langsung AKP Wartama. Tidak ditemukan adanya tindak pidana baik aktivitas pengangkutan barang-barang terlarang seperti narkoba maupun aktivitas yang mengarah ke aksi kriminalitas lain. Selain memantau aktivitas kapal untuk meminimalisir potensi aksi kriminalitas, Sat Polair Polres Karangasem juga memanfaatkan kapal patrolinya untuk mengawasi aktivitas penyeberangan menuju Pulau Gili Trawangan, Lombok Utara, NTB. Karangasem memiliki dua pintu menuju pulau wisata tersebut, yakni melalui Pelabuhan Rakyat Padangbai dan Pelabuhan Rakyat Amed di Kecamatan Abang. AKP Wartama mengatakan aktivas penyeberangan ke Gili Trawangan dari kedua pelabuhan rakyat tersebut relatif tinggi. Selain memantau dan mengawasi pergerakan kapal cepat yang melayani jalur penyeberangan tersebut, Sat Polair juga secara rutin mengadakan koordinasi dengan para awak dan pemilik kapal-kapal cepat tersebut. Sat Polair menitikberatkan pada keamanan pelayaran terlebih wisatawan Gili Trawangan didominsi wisatawan asing. ‘’Kita minta awak kapal dan pemiliknya selalu berkoordinasi dengan BMKG karena cuaca di Selat Bali cepat berubah. Sehingga, keselamatan pelayaran dapat dijaga,’’ pungkas AKP Wartama. (kmb)

13

PEMBUKA PAWAI - Pemukulan tambur bersama menjadi pembuka pawai budaya serangkaian peringatan HUT Kota Amlapura.

TEKEN MOU – Bupati Karangasem I Gusti Mas Sumatri berjabat tangan dengan Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar usai meneken MoU di Ruang Audiensi Kantor Bupati Karangasem.

Eratkan Hubungan Antardaerah

Karangasem Teken MoU dengan Lombok Utara GUNA membina dan mempererat hubungan antardaerah, khususnya dalam menyejahterakan kehidupan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Karangasem menjalin kerja sama dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (NTB) di Ruang Audiensi Kantor Bupati Karangasem, Rabu (14/6) kemarin. MoU berisi kerja sama bidang perhubungan, pariwisata, kebudayaan, pertanian, perindustrian dan perdagangan serta perikanan dan kelautan ini berlaku selama setahun. MoU ditandatangani langsung oleh Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri sebagai pihak pertama dan Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar sebagai pihak kedua. Bupati Mas Sumatri mengaku sangat senang bisa menjalin kerja sama dengan Kabupaten Lombok Utara. Salah satu yang bisa dikerjasamakan misalnya di bidang pariwisata adalah promosi hasil bumi sendiri, seperti salak beserta olah-olahannya. ‘’Salak bisa jadi oleh-oleh buah khas daerah. Kami wajibkan pelaku usaha menyajikan buah salak atau olahannya di setiap hotel, maka ini bisa meningkatkan perekonomian rakyat,’’ terangnya. Di samping itu, Bupati Mas Sumatri juga mengingatkan agar kerja sama yang terjalin nantinya harus tetap mengutamakan faktor lingkungan. Jangan sampai Kabupaten Karangasem sebagai pusat spiritnya Bali kehilangan taksu karena kebijakan-kebijakan yang timbul dari kerja sama ini.

Bupati Lombok Utara mengungkapkan kegembiraannya dapat bertemu langsung dengan Bupati Mas Sumatri dalam suasana kekeluargaan. Najmul Akhyar menyatakan Pulau Bali, khususnya Kabupaten Karangasem, sudah sangat akrab di telinga warganya. Bahkan, di Kabupaten Lombok Utara ada sebuah kampung bernama Karang Subagan, yang membuktikan bahwa dalam sejarahnya, Karangasem dan Lombok Utara pernah memiliki hubungan silaturahmi yang kuat. Menurut Bupati Najmul Akhyar, Lombok Utara memiliki banyak persamaan dengan Kabupaten Karangasem, di antaranya dalam hal kemiskinan dan IPM. Lombok Utara termasuk daerah dengan perbandingan angka kemiskinan tertinggi dan IPM terendah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun, hal itu bukan alasan untuk berkecil hati, tetapi justru cambuk agar pemerintah daerah beserta jajaran bekerja lebih giat untuk mengubahnya menjadi lebih baik. ‘’Kalau daerah lain mungkin sibuk mengejar dengan berlari, kami justru harus melompat jauh agar bisa terus maju menyejahterakan warga,’’ ujarnya. Lombok Utara dengan tagline ‘’Destinasi Wisata Dunia’’ berharap bisa bersinergi dengan tagline Kabupaten Karangasem ‘’The Spirit of Bali’’, bersamasama mewujudkan kesejahteraan masyarakatnya. ‘’Semoga spirit Karangasem juga akan menjadi spirit untuk Lombok Utara,’’ ucap Najmul Akhyar. (ad1148)

Bupati Mas Sumatri Buka Festival ’’Photo Hunting & Competition’’ MEMERIAHKAN peringatan HUT ke-377 Kota Amlapura, Dinas Pariwisata Kabupaten Karangasem menggelar lomba Karangasem Photo Hunting & Competition, Deskripsi Daya Tarik Wisata Karangasem. Lomba yang diikuti 108 fotografer profesional dari kategori umum dan 29 peserta kategori pelajar ini dibuka resmi Bupati I G.A. Mas Sumatri di panggung hiburan HUT Kota Amlapura di Stadion Amlapura, Rabu (14/6) kemarin. Pembukaan lomba foto yang diikuti fotografer dari seluruh Bali itu ditandai pemukulan gong oleh Bupati didampingi Kadis Pariwisata Wayan Astika, Ketua KNPI Karangasem Gusti Putu Parwata dan ketua panitia lomba. Bupati Mas Sumatri dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan lomba fotografi yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Karangasem bersama KNPI Karangasem ini. Ia berharap di masa mendatang event yang baru pertama kali digelar ini dapat dijadikan agenda tahunan untuk menjaring potensi

sumber daya fotografi di Karangasem. ‘’Melalui karya-karya fotografi ini nantinya saya harapkan mampu mengubah kesan Karangasem sebagai daerah miskin. Lewat dokumentasi foto, kami berharap masyarakat umum mengetahui potensi Karangasem sekaligus menjadi bahan untuk memperbarui koleksi dokumentasi potensi pariwisata dan budaya yang ada,’’ ujarnya. Kepala Dinas Pariwisata Wayan Astika mengatakan, lomba fotografi merupakan salah satu upaya menginventarisasi potensi Karangasem sehingga dapat dikelola dengan baik untuk nantinya dipasarkan secara luas buat kesejahteraan masyarakat. Lomba fotografi juga untuk mendokumentasikan objekobjek wisata di Karangasem sekaligus mempromosikanya. ‘’Melalui lomba foto ini kami ingin mengajak generasi untuk menjaga dan melestarikan berbagai potensi budaya dan daerah wisata yang dimiliki Karangasem. Foto-foto yang disampaikan peserta kepada panitia adalah foto-foto terbaru yang dilengkapi dengan

deskripsi,’’ jelasnya. Peserta dipersilakan mengambil foto di 15 destinasi wisata di Karangasem seperti Besakih, Taman Ujung, Tulemban, Putung dan Bukit Jambul. Fotografer juga dibebaskan mengambil foto ke tempat yang bepotensi menjadi objek wisata baru yang saat ini sedang giat dikembangkan Pemerintah Karangasem melalui tagline ‘’Karangasem the Spirit of Bali’’. Selain itu, peserta diwajibkan mengambil foto dari kegiatan pawai budaya yang digelar selepas pembukaan lomba Karangasem Photo Hunting & Competition. (ad1157)

PUKUL GONG - Bupati Karangasem I G.A. Mas Sumatri memukul gong saat membuka lomba Photo Hunting & Competition untuk memeriahkan HUT Kota Amlapura.


TABANAN

14

Kamis Umanis, 15 Juni 2017

Lima Bulan Tak Melaut

Nelayan Jual Kayu Bakar Tabanan (Bali Post) -

Cuaca buruk selama lima bulan terakhir ini, sejak Januari 2017 membuat nelayan di Tabanan tidak berani melaut. Selama itu pula mereka melakukan pekerjaan sampingan. Itu harus diupayakan agar asap dapurnya tetap saja bisa mengepul. Salah satunya mengumpulkan kayu bakar untuk dijual ke pengusaha pembuat pindang.

Bali Post/kmb28

TEREKAM CCTV - Pelaku terekam kamera CCTV saat melakukan aksi pencurian.

Bobol Ruang Keuangan RS, Pelaku Terekam CCTV

Tabanan (Bali Post) Aksi nekat dilakukan seorang pemuda berperawakan tinggi kurus yang sampai saat ini belum diketahui identitasnya. Ciri-ciri pelaku didapat lantaran yang bersangkutan terekam kamera pengintai CCTV di BRSUD Tabanan, saat tengah melakukan aksi pencurian di salah satu ruangan di rumah sakit milik Pemkab Tabanan. Peristiwa itu terjadi, Rabu (14/6) kemarin sekitar pukul 02.30 Wita. Dari hasil pantauan CCTV, tampak pelaku dengan mudahnya mencongkel jendela yang sudah dilapisi terali besi tersebut. Pelaku pun kemudian masuk dan berlari menuju laci Kasubid Keuangan. Sayang wajahnya tidak terlihat lantaran ditutup kardus dan baju, sehingga ia dengan posisi telanjang dada. Selanjutnya pelaku mengobrak abrik laci disetiap meja yang ada diruangan, tersebut berikut brangkas uang. Beruntung brankas tidak bisa dibuka. Dalam upaya menghilangkan jejaknya, pelaku sempat pula ingin menutup CCTV yang berada di pintu masuk ruang keuangan. Hanya gagal, karena letaknya terlalu tinggi. Sehingga, setelah tidak berhasil mendapatkan uang ataupun barang berharga, pria yang mengenakan celana jeans tersebut kembali keluar jendela yang dicongkel sekitar pukul 03.15 Wita. Aksi pelaku terbilang cukup lihai. Pasalnya, petugas medis dan petugas keamanan yang bertugas malam tidak ada sedikitpun merasa curiga, apalagi mendengar suara aneh di area rumah sakit. Keesokan harinya baru ada laporan petugas keuangan yang datang lebih awal melihat kondisi ruangan dalam keadaan berantakan. Setelah diperhatian secara seksama, ada satu jendela terbuka paksa. Pihak kepolisian sejauh ini sudah memeriksa satu security bernama Nengah Suartama. Kasubid umum rumah Sakit Umum Tabanan Putu Antika menegaskan, tidak ada satupun barang yang hilang. “Namun ada sejumlah meja dalam kondisi berantakan dan satu jendela rusak karena dicongkel dan ada sejumlah bekas jejak kaki pelaku yang terlihat di lokasi kejadian” tegasnya. Ia mengatakan, saat kejadian malam itu ada lima petugas keamanan yang jaga. “Kemungkinan para petugas tengah melakukan pantauan diruangan pasien,” jelas Antika. Beruntung pelaku tidak berhasil membawa barang-barang berharga. Padahal di dalam brangkas disimpan cincin yang diperuntukkan bagi pegawai yang hendak pensiun dan uang sebesar Rp 5 juta. “Memang tidak ada uang tersimpan di laci meja semua pegawai,” papar Antika. (kmb28)

Nyoman Suarjana (45) ,warga Banjar Yeh Gangga, Desa Sudimara, salah satu nelayan yang menjalani pekerjaan itu. Ia mengaku mengumpulkan kayu bakar di sepanjang Pantai Yeh Gangga. Apabila sampah kiriman air laut banyak, maka lebih cepat dapat mengumpulkan kayu bakar yang kemudian dijual. Paling cepat Suarjana bisa mengumpulkan satu meter kubik kayu dalam dua hari. Namun, jika sampah kiriman sedang sedikit, maka untuk memenuhi satu kubik kayu bakar itu perlu waktu relatif lama, bisa tiga sampai empat hari. Suarjana mengatakan, kayu-kayu yang ia kumpulkan biasanya dijual ke pembuat pindang seharga Rp 75 ribu per kubiknya. Pekerjaan sampingan yang dilakukan selain mendapatkan uang, sekaligus juga membersihkan pantai dari sampah. ‘’Selain kayu bakar saya juga meng-

umpulkan sampah-sampah plastik yang berserakan,’’ ujarnya. Aksi mengumpulkan kayu bakar dan sampah adalah satu-satunya cara yang bisa dilakukan Suarjana. Pekerjaan itu memang terpaksa dilakukan agar bisa memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Masalahnya, ia tidak memiliki lahan pertanian yang bisa diolah. Sementara untuk melaut, ia masih belum berani. Alasannya, cuaca tidak bersahabat. Menurutnya ada beberapa nelayan yang nekat melaut, namun tidak mendapatkan hasil yang maksimal. Jika Suarjana mengumpulkan kayu bakar dan sampah plastic, beda dengan Ketut Baret (62). Warga Banjar Yeh Gangga, Desa Sudimara ini memilih menghabiskan waktu memperbaiki perahu. Selain itu, dia juga mengolah lahan pertaniannya sambil menunggu cuaca baik kem-

bali. ‘’Lagi pula saya punya sisa penjualan lobster tahun lalu di pengepul. Itu saya ambil untuk keperluan makan sehari-hari, di samping anak

saya juga sudah bekerja,’’ ujarnya. Dalam membantu nelayan yang tidak bisa melaut karena cuaca buruk ini, Pemkab Tabanan telah memberikan bantuan berupa Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Adapun CBP yang diberikan sebanyak 19,46 ton untuk 931 KK nelayan. CBP tahun 2017 ini sudah

kelima kalinya disalurkan kepada nelayan di Tabanan. Pertamakali diberikan pada tahun 2011 sebanyak 7,7 ton untuk 361 KK nelayan, tahun 2012 sebanyak 12,18 ton untuk 524 KK nelayan, tahun 2013 sebanyak 13,46 ton untuk 589 KK Nelayan dan tahun 2014 sebanyak 16,04 ton untuk 691 KK nelayan. (kmb24)

Bali Post/kmb24

TIDAK MELAUT - Cuaca buruk membuat nelayan di Tabanan terpaksa tidak melaut selama lima bulan.

Warung Global

Tindak Tegas yang Cemari Lingkungan SISTEM perizinan lingkungan itu sebagai pencegahan kerusakan dan pencemaran lingkungan, serta pengendalian aktivitas pengelolaan lingkungan hidup. Untuk menjaga agar lingkungan tidak rusak semakin parah, maka perlu dilakukan tindakan pencegahan secara dini. Pencegahan bisa berupa pengawasan secara intensif terhadap usaha atau kegiatan yang dilakukan perusahaan. Demikian terungkap pada acara Warung Global dengan topik ‘’Izin Lingkungan Puluhan Perusahaan Terancam Dibekukan,’’ yang disiarkan langsung Radio Global FM Bali 96,5 dan dipancarluaskan Singaraja FM, Suara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Rabu (14/6) kemarin. Budiada di Tabanan mengatakan, pelanggar izin lingkungan perlu ditertibkan sesuai peraturan yang ada. Ini penting supaya tata ruang tetap baik, lingkungan lestari dan tidak kumuh. Kualitas lingkungan yang semakin menurun telah mengancam kelangsungan kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Untuk itu perlu dilakukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan yang sungguh-sungguh, konsisten

oleh semua pemangku kepentingan. Bu Fera di Tabanan menambahkan, guna mencegah terjadi permasalahan dalam pengelolaan lingkungan, diperlukan sebuah pengawasan yang dilengkapi perangkat-perangkat hukum sebagai dasar pengawasan itu sendiri. Teken di Denpasar, dalam pencemaran dan kerusakan lingkungan perlu dilakukan upaya penegakan hukum. Selain itu, perlu dikembangkan

satu sistem hukum perlindungan dan pengelolaan lingkungan yang jelas, tegas dan menyeluruh. Frame seperti itu penting, guna menjamin kepastian hukum sebagai landasan bagi perlindungan dan pengelolaan sumber daya alam. Gusti di Renon mengatakan, aktivitas pembangunan sekarang ini dilakukan dalam berbagai bentuk. Usaha dan kegiatan itu sudah pasti akan menimbulkan dampak

terhadap lingkungan. Dengan diterapkannya prinsip berkelanjutan dan berwawasan lingkungan dalam proses pelaksanaan pembangunan, maka dampak terhadap lingkungan yang diakibatkan oleh berbagai aktivitas pembangunan itu perlu dianalisis sejak awal perencanaannya. Dari datang analisis itu akan diperoleh pengendalian dampak negatif, dan pengembangan dampak positif sedini mungkin. Perangkat yang dapat digunakan untuk melakukan hal tersebut adalah Amdal, yang merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan Izin Lingkungan. Ardana di Gianyar mengatakan, sistem perizinan lingkungan itu sebagai pencegahan kerusakan dan pencemaran lingkungan serta

pengendalian aktivitas pengelolaan lingkungan hidup. Untuk menjaga agar lingkungan tidak rusak semakin parah, maka perlu dilakukan tindakan pencegahan secara dini. Pencegahan bisa berupa pengawasan secara intensif terhadap usaha atau kegiatan yang dilakukan perusahaan. Sugi di Denpasar menekankan, perusahaan yang melanggar dan menimbulkan pencemaran lingkungan harus ditindak tegas. Salah satu caranya izinnya bisa dibekukan. Perusahaan mestinya mentaati persyaratan dan kewajiban yang termuat dalam Izin Lingkungan dan pengelolaan lingkungan. Upaya penegakan sanksi oleh pemerintah akan berdampak bagi penegakan hukum dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan. (dika)


15

Kamis Umanis, 15 Juni 2017 Hasil Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Asia --------------- Grup A ------------------------------------------------Qatar Suriah

vs Korsel vs Tiongkok

1. Iran 2. Korsel 3. Uzbekistan 4. Suriah 5. Qatar 6. Tiongkok

8 8 8 8 8 8

6 4 4 2 2 1

2 1 0 3 1 3

0 3 4 3 5 4

8-0 11-10 6-6 4-5 6-10 5-9

3-2 2-2 20 * 13 12 9 7 6

--------------- Grup B ------------------------------------------------Irak Thailand

vs vs

Jepang UEA

1. Jepang 2. Arab Saudi 3. Australia 4. UEA 5. Irak 6. Thailand

8 8 8 8 8 8

5 5 4 3 1 0

2 1 4 1 2 2

1 2 0 4 5 6

15-6 15-8 14-8 8-11 8-11 4-20

1-1 1-1 17 16 16 10 5 2

Zona Amerika Utara, Tengah dan Karibia Panama Kosta Rika 1. Meksiko 2. Kosta Rika 3. AS 4. Panama 5. Honduras 6. Trinidad dan Tob.

vs vs

Honduras Trinidad dan Tob.

6 6 6 6 6 6

4 3 2 1 1 1

2 2 2 4 2 0

0 1 2 1 3 5

9-2 9-4 11-8 4-4 6-14 3-10

2-2 2-1 14 10 8 7 5 3

----------------------------------------------------------------------------Ket. * = lolos ke putaran final. Pertandingan internasional Ekuador Peru Kamerun Rumania Norwegia Prancis Indonesia

vs vs vs vs vs vs vs

El Salvador Jamaika Kolombia Chile Swedia Inggris Puerto Riko

3-0 3-1 0-4 3-2 1-1 3-2 0-0

Pemain Muda Prancis Permalukan Inggris Paris Kehadiran pemain-pemain muda membuat pelatih timnas Prancis Didier Deschamp memiliki banyak opsi menghadapi kualifikasi Piala Dunia tahun depan di Rusia. Prancis masih mampu mempermalukan Inggris 3-2 meski Les Bleus bermain dengan 10 pemain pada pertandingan persahabatan, Rabu (14/6) kemarin. Deschamp nyaris telah memiliki skuad terbaiknya setelah berhasil menjadi runner-up Piala Eropa 2016 lalu. Tim inti Les Bleus sebagian besar merupakan pemain yang tampil di final turnamen itu sebelum dikalahkan Portugal di partai puncak. Kini Deschamp memiliki amunisi baru dengan hadirnya penyerang muda Kylian Mbappe dan gelandang Ousmane Dembele di sayap kanan. Kedua pemain diturunkan saat menghadapi Inggris di Stade de France, Saint Denis, kemarin. Les Bleus juga menikmati permainan apik berkat kontribusi pemain sayap kiri Thomas Lemar yang berusia 21 tahun. Deschamp masih memiliki ujung tombak Antoine Griezmann yang menjadi top skorer Piala Eropa lalu dan gelandang Dimitri Payet serta Moussa Sissoko. Namun ketiganya disimpan sebagai pemain pengganti. Dembele menjadi penentu kemenangan Prancis setelah tembakannya gagal ditahan Tom Heaton pada menit ke78. Dembele mengunci kemenangan melalui tembakan menyudut dari dalam kotak penalti setelah mendapat umpan dari pemain muda lainnya Mbappe. Kemenangan ini didapat setelah sepanjang babak kedua tuan rumah tak diperkuat bek Raphael Varane yang terkena kartu merah. Kapten Inggris Harry Kane membawa timnya memimpin dari jarak dekat dengan memanfaatkan umpan silang mendatar Ryan Bertrand, sebelum pertandingan memasuki menit kesepuluh. Ujung tombak Tottenham Hotspur itu kemudian menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui eksekusi penalti pada awal babak kedua setelah Varane mendapat kartu merah karena menjatuhkan Dele Alli di kotak terlarang. Prancis sempat memimpin 2-1 saat turun minum, setelah dua bek Samuel Umtiti dan Djibril Sidibe masingmasing mencetak gol perdananya untuk negaranya menit ke-22 dan 43. Kedua gol itu tercipta dengan proses serupa, di mana Umtiti dan Sidibe memaksimalkan peluang setelah penyelamatan-penyelamatan yang dilakukan Heaton, yang pertama dari tandukan Olivier Giroud dan kemudian dari tembakan Dembele. Lagu Penghormatan Sebelum pertandingan dimulai publik di Stade de France memberi penghormatan kepada korban serangan-serangan militan terkini di Manchester dan London. Lagu band Oasis berjudul ‘’Don’t Look Back in Anger’’ bergema ketika kedua tim keluar menuju lapangan di mana para penggemar mengangkat plakat berwarna merah dan putih untuk membentuk bendera Inggris. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/ap

Duet pemain muda Prancis Ousmane Dembele (kiri) dan Kylian Mbappe.

Di Francesco Kembali ke Roma sebagai Pelatih Roma -

Eusebio Di Francesco ditunjuk sebagai pelatih AS Roma, Rabu (14/6) kemarin. Mantan gelandang AS Roma itu akan memimpin Giallorossi sepeninggal Luciano Spalletti yang pindah ke Inter Milan. Di Francesco ini membela Roma pada musim 1997-2001. Ia mengantarkan Giallorossi menjuarai Serie A Liga Italia di musim terakhirnya di klub ibu kota itu. Pelatih berusia 47 tahun itu menangani Sassuolo hingga lima musim. Klub tersebut promosi dari Serie B pada 2013. Tahun lalu mereka berlaga di Liga Eropa setelah mengakhiri musim di posisi ke-6 pada 2016. Di Francesco yang pensiun dari pemain pada 2005 dan menjabat manajer operasinal Rom pada 2005-2006, sebelumnya ia juga melatih klub Virtus Lanciano, Pescara dan Lecce. ‘’Saya senang bisa kembali ke Roma, melatih klub yang amat berarti bagi saya,’’ ungkap Di Francesco yang musim depan juga berlaga di Liga Champions. Di Francesco menjadi pelatih ke-6 yang direkrut Roma sejak klub itu menjadi tim pertama yang dikuasai oleh investor dari Boston pada 2011. Musim lalu, Roma mengakhiri musim di posisi kedua. Untuk ketigakalinya dalam empat musim Roma menjadi runner-up atas Juventus yang juara enam kali

berturut-turut kompetisi tertinggi Italia itu. Akhir musim lalu juga ditandai dengan pensiunnya kapten dan pemain legendaris Francesco Totti yang telah membela klub itu selama 25 tahun. Kondisi tersebut membuat petinggi klub berembuk untuk mendapatkan sosok ideal untuk melatih Roma setelah ditinggal sosok petingnya: Totti. Diperlukan sosok terbaik untuk memimpin inti dan membantu pemain-pemain muda mencapai permainan terbaik setelah lulus dari Akademi Roma. ‘’Direktur olahraga Monchi menunjuk Eusebio Di Francesco. Dengan gaya bermainnya, kami yakin dia sosok yang tepat di Roma,’’ kata Presiden Roma Jim Pallotta. Penunjukan ini bersamaan dengan transfer bek veteran Meksiko Hector Moreno dari PSV Eindhoven ke Roma. (kmb39/ap) PELATIH ROMA - Eusebio Di Francesco memberi instruksi kepada pemainnya saat pertandingan Serie A antara Inter Milan melawan Sassuolo di San Siro. Mantan pelatih Sassuolo Eusebio Di Francesco ditunjuk sebagai pelatih baru AS Roma, Rabu (14/6) kemarin, menggantikan Luciano Spalletti. Bali Post/ap

Kolumbia Bungkam Juara Afrika Kamerun Getafe Bek tengah Yerry Mina mencetak dua gol saat Kolombia membungkam juara Afrika, Kamerun, dengan skor 4-0 pada pertandingan persahabatan di Getafe, Rabu (14/6) kemarin. Kamerun

memainkan babak kedua dengan 10 pemain. James Rodriquez dan Jose Izquierdo menyumbang golgol lainnya ketika Kolombia memainkan pertandingan kedua di Spanyol dalam tempo sepekan, setelah bermain

imbang 2-2 melawan Spanyol di Murcia pekan lalu. Hasil ini menjadi peringatan bagi Kamerun yang akan bertemu juara Amerika Selatan, Chile, pada pertandingan pembukaan di Piala Konfederasi di Moskow pada

Bali Post/rtr

PERSAHABATAN - Penyerang Kolumbia Radamel Falaco menanduk bola pada pertandingan persahabatan melawan Kamerun di Stadion Coliseum Alfonso Perez, Getafe, Rabu (14/6) kemarin. Kolumbia menggulung juara Afrika itu 4-0.

akhir pekan ini. Kartu merah yang diterima penyerang Robert Ndip Tambwe saat babak kedua baru berlangsung tiga menit menimbulkan masalah besar bagi Kamerun setelah mereka tertinggal 0-2 sebelum turun minum. Rodriguez membuka gol pada menit ke-16, memaksimalkan bola di kotak penalti, setelah upaya Juan Cuadrado dapat diblok, dan memasukkan bola dari sudut sempit. Mina mengubah skor menjadi 2-0 dari tendangan sudut Rodriguez pada menit ke-30 dengan tandukan kerasnya. Ia mengonversi gol keduanya pada menit ke-51 setelah Giovanni Moreno mengirimkan operan dari sisi kiri. Sepakan Cuadrado mengenai mistar gawang pada menit ke-60 dan Radamel Falcao, yang tampil sebagai pemain pengganti pada babak kedua, nyaris mengemas gol beberapa detik kemudian dengan sundulan kepalanya. Izquierdo menambahi

gol keempat enam menit menjelang pertandingan usai melalui tembakan jarak dekat. Kamerun hanya satu kali memaksa kiper Kolombia David Ospina melakukan penyelamatan, ketika ia memblok tembakan Olivier Boumal. Juara Afrika 2017 itu mengistirahatkan sebagian besar pemain regulernya pada pertandingan pemanasan ini, setelah mereka menang 1-0 atas Maroko pada akhir pekan lalu pada kualifikasi Piala Afrika 2019. Kamerun akan menghadapi Chile pada penyisihan Grup B Piala Konfederasi di Rusia. Lawan mereka selanjutnya Australia dan Jerman. Kolombia akan melawan Venezuela dan Brazil pada Agustus dan September saat mereka berjuang untuk dapat lolos ke putaran final Piala Dunia di Rusia tahun depan. Mereka menghuni peringkat kedua di grup kualifikasi Amerika Se latan d imana Brazil telah meraih tiket ke putaran final. (kmb39/rtr/ant)

terhadap bek Guangzhou Evergrande itu di babak kedua membuat Gao menyamakan kedudukan dari titik putih. Tujuh menit kemudian gelandang Jiangsu Suning

Wu melepaskan sepakan voli untuk menjadi gol, yang membuat Tiongkok kelihatannya akan menjadi pemenang sampai mereka kemasukan dari gol Al Saleh. Pimpinan klasemen Grup B Jepang juga berbagi angka dengan Irak setelah laga di Teheran berakhir imbang 1-1. Tim Samurai Biru memimpin klasemen dengan 17 poin disusul Arab Saudi dan Australia yang terpaut satu poin. Komposisi ini masih bisa berubah karena pertandingan menyisakan dua laga lagi Yuya Osako membawa Jepang memimpin pada pertandingan ketika ia meneruskan bola tendangan sudut Keisuke Honda dengan sundulan kepala. Namun kesalahan di lini belakang membuat Mahdi Kamil dapat menyamakan kedudukan untuk Irak yang sudah tidak memiliki peluang lolos dari kualifikasi. Uni Emirat Arab membuang peluang untuk mendekati tiga tim teratas grup ketika mereka bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Thailand. UEA yang mulai dilatih Edgardo Bauza, diselamatkan oleh gol Ali Mabkhout di akhir pertandingan yang menyamakan gol pembukaan Thailand yang dibukukan Mongkol Thosakrai. (kmb39/rtr/ant)

Harapan Tiongkok Menipis Hongkong Harapan Tiongkok untuk lolos ke putaran final Piala Dunia tahun depan kian menipis setelah gol pada fase akhir pertandingan dari Ahmed Al Saleh membawa Suriah menahan imbang pasukan Marcello Lippi dengan skor 2-2, Rabu (14/6) kemarin. Gol-gol di babak kedua dari Gao Lin dan Wu Xi terlihat akan mengamankan kemenangan Tiongkok setelah Mahmoud Al Mawas membawa Suriah memimpin pada menit ke-12. Namun tendangan bebas melengkung Al Saleh menjelang pertandingan usai membuat kedua tim berbagi angka imbang. Tiongkok tertinggal enam angka dari tim peringkat ketiga Uzbekistan dengan dua pertandingan tersisa, di mana kedua negara akan bertemu pada Agustus. Dua tim teratas dari kedua grup Asia akan otomatis lolos. Iran telah memastikan tempat mereka di putaran final berkat kemenangan 2-0 mereka atas Uzbekistan di Teheran. Tim peringkat ketiga akan memainkan putaran playoff untuk memperebutkan spot tersisa dari Asia. Tanda-tanda Tiongkok akan tersingkir dari persaingan telah terlihat di awal pertandingan di mana Pres-

iden FIFA Gianni Infantino melakukan kunjungan ke Beijing untuk bertemu Presiden Xi Jinping. Al Mawas mengonversi eksekusi penalti setelah kiper Zeng Cheng

menjatuhkan Fahd Youssef. Tandukan Zhang Linpeng mengenai mistar gawang Suriah pada akhir babak pertama ketika Tiongkok semakin frustrasi. Namun pelanggaran

Bali Post/rtr

SUNDUL BOLA - Pemain Timnas Tiongkok Wu Lei (kiri) menyundul bola dengan lawannya dari Suriah Amro Jeniat pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia di Stadion Hang Jebat, Malaysia, Rabu (14/6) kemarin.


OLAH RAGA

16

Kamis Umanis, 15 Juni 2017

Tunggal Putra Sisakan Jonatan Jakarta (Bali Post) -

Jonatan Christie menjadi wakil Indonesia tersisa di nomor tunggal putra turnamen bulu tangkis Indonesia Terbuka 2017, setelah berhasil memenangkan pertandingan putaran pertama melawan wakil Taiwan Hsu Jen Hao. Dalam pertarungan dua game di Jakarta Convention Centre (JCC), Rabu (14/6) kemarin, Jonatan berhasil menggulung wakil Taiwan itu dengan skor 21-17, 21-15 selama 43 menit. Bali Post

GANDA - Pasangan gado-gado Hendra Setiawan (kiri) dari Indonesia dan Bong Heon Tan asal Malaysia berusaha mengembalikan kok ke arah ganda Jepang Hiroyuki Endo dan Yuta Wanatabe pada babak pertama BCA Indonesia Open 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (14/6) kemarin. Pasangan Hendra/Tan menang 10-21, 26-24, 23-21.

Hendra Harapkan Langkahnya Ditiru Atlet Lain

Jakarta (Bali Post) Atlet bulu tangkis ganda putra Indonesia Hendra Setiawan berharap langkahnya sebagai atlet profesional yang berpasangan dengan atlet negara lain juga diikuti pemainpemain Indonesia. ‘’Semoga bisa ditiru, apalagi dengan pemain negara lain. Hal ini bagus untuk pertandingan bulu tangkis,’’ kata Hendra selepas bermain bersama atlet Malaysia Tan Boon Heong dalam Indonesia Terbuka 2017 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Rabu (14/6) kemarin. Hendra mengaku masih akan berpasangan dengan Tan hingga akhir 2018 sembari terus memperbaiki kekompakan saat bertanding dalam kejuaraan internasional. ‘’Kami jarang berlatih bersama. Kalau kami sering berlatih bersama setiap hari, tentu kami akan lebih kompak. Tapi, rotasi permainan kami sudah mulai berjalan lancar,’’ kata pemain berusia 32 tahun itu. Hendra mengaku hanya punya waktu berlatih bersama Tan pada dua hari jelang Indonesia Terbuka 2017. ‘’Saya bermain berpasangan dengan Ahsan saat berlatih di pelatnas Cipayung. Kalau saya berlatih di Jaya Raya, saya masih bermain bersama Kido,’’ kata pemain yang meraih medali emas Olimpiade Beijing 2018 bersama Markis Kido dan medali emas Asian Games 2014 bersama Mohammad Ahsan itu. Hendra mengaku kemenangannya atas pasangan Jepang Yuta Watanabe/Hiroyuki Endo juga dipengaruhi faktor keberuntungan karena merasa kekalahan setelah bermain poin-poin deuce pada akhir game kedua. Pasangan atlet Indonesia-Malaysia Hendra/Tan menang dalam tiga game atas Yuta/Endo 10-21, 26-24, dan 23-21 selama 72 menit permainan. Pada pertandingan putaran kedua turnamen berhadiah total satu juta dolar AS itu, Hendra/Tan akan menghadapi pasangan Tiongkok Li Junhui/Liu Yuchen. ‘’Persaingan sudah merata setelah Olimpiade. Semua pemain punya kesempatan yang sama saat ini,’’ kata Hendra. (ant)

Papua Anggarkan Rp 1,3 Triliun Bangun Stadion PON XX

Jayapura (Bali Post) Pemerintah Provinsi Papua menganggarkan Rp 1,3 triliun untuk membangun Stadion Utama PON XX Tahun 2010 di Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura. Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua Yusuf Yambe Yabdi, di Jayapura, Rabu (14/6) kemarin, mengatakan pembangunan stadion utama dengan anggaran Rp 1,3 triliun itu dikerjakan dalam waktu satu setengah tahun. Yusuf menuturkan, anggaran stadion itu terdiri dari dua komponen yaitu untuk membiayai konsultan dan infrastruktur, sehingga kontrak senilai Rp 1,3 triliun dipotong pajak PPh dan PPN Rp 1 miliar lebih. Sementara itu, PT PP (Persero) Tbk. menyatakan pembangunan Stadion Utama Kampung Harapan untuk PON 2020 akan melibatkan 580 pekerja. Dwi Aji Wicaksono selaku Manajer Proyek PT PP Tbk. (Persero) mengatakan, berdasarkan jadwal, pengerjaan Stadion Utama PON di Kampung Harapan Kabupaten Jayapura selesai pada 29 Desember 2018. ‘’Untuk itu kami sekarang sudah mulai dengan sejumlah alat yang sudah dihitung sesuai dengan pekerjaan yang akan selesai dengan waktu dalam kontrak kerja. Pengerjaan konstruksi atau fondasi stadion, telah dilakukan percepatan dengan bekerja selama 24 jam,’’ katanya. Menurut Dwi, pihaknya menyiapkan pekerja untuk tahap pertama ini sebanyak 160 orang akan bekerja siang dan malam. Jika intensitas pengerjan bertambah, baru didatangkan pekerja tambahan. ‘’Kini baru tahap konstruksi, kalau sudah masuk dalam tahap finishing dan electrical, semua lini pekerjaan semua jalan bersamaan, maka akan membutuhkan tenaga kerja sebanyak 580 orang,’’ ujarnya. (ant)

Kejuaraan Internasional U-15 Vietnam

Indonesia Taklukkan Myanmar

Jakarta (Bali Post) Tim nasional U-16 Indonesia berhasil menaklukkan Myanmar dengan skor 4-1 pada laga perdananya di turnamen invitasi Vietnam International U-15 Football 2017 di Vietnam, Rabu (14/6) kemarin. Keempat gol Indonesia dicetak oleh Rendy Juliansyah, Brilyan Negieta, Andre Oktaviansyah dan Hamsah Lestaluhu. Adapun babak pertama laga Indonesia versus Myanmar berakhir imbang 1-1. Di babak kedua, skuad asuhan Fakhri Husaini tampil menyerang dan akhirnya menang dengan skor 4-1. Kemenangan ini menjadi modal yang cukup baik bagi Indonesia di turnamen dengan empat negara peserta ini. Selain Indonesia dan Myanmar, Vietnam International U-15 Football 2017 juga diikuti tuan rumah Vietnam dan Taiwan. Selanjutnya, Indonesia berhadapan dengan tuan rumah Vietnam pada Jumat (16/6) besok pukul 16.00 waktu setempat. Di laga terakhir, Indonesia akan melawan Taiwan pada Minggu (18/6) pukul 16.00 waktu setempat. Dalam kejuaraan undangan ini, keempat negara saling berhadapan dan juaranya merupakan tim terbaik dari tiga pertandingan yang dijalani. Timnas U-16 Indonesia sendiri, yang para pemainnya berusia maksimal 15 tahun atau kelahiran maksimal tahun 2002, disiapkan untuk berlaga di Kejuaraan AFF U-15 di Thailand, 9-2 Juli 2017, di mana Indonesia bergabung di Grup A bersama Australia, Thailand, Laos, Myanmar dan Singapura. Selain AFF, timnas U-16 juga akan bertanding di kualifikasi menuju Piala Asia U-16 2018 pada 16-24 September 2017. Di kompetisi itu, anak-anak asuh Fakhri Husaini menghuni Grup G bersama Laos, Timor Leste, Kepulauan Mariana Utara dan Thailand sebagai tuan rumah. (ant)

Sepanjang game pertama, perolehan poin Jonatan tidak pernah satu kalipun terkejar atau dilewati oleh Jen Hao Hsu. Namun di awal game kedua, Jonatan tampak harus beradaptasi lagi dan sempat tertinggal 2-5. Beruntung Jonatan bisa menemukan permainannya lagi dan memenangkan pertarungan penting tersebut. ‘’Saya hanya berusaha menjalankan strategi yang sudah dibicarakan dengan tim pelatih untuk bisa bermain baik di sini menggunakan kehati-hatian juga agar tidak mati sendiri karena lawan memiliki pertahanan yang bagus,’’ kata Jonatan selepas pertandingan. Jonatan menyebut dalam turnamen Indonesia Terbuka 2017 yang dimainkan di tempat baru memang strategi yang dimainkan akan sangat menentukan untuk memperoleh hasil maksimal. Terlebih faktor angin kencang yang ada di arena turnamen akan menjadi penentu siapa pemenang dalam setiap pertandingan. ‘’Di pertandingan dengan kondisi lapangan seperti ini, memang penentu pertandingan adalah strategi yang dimainkan dan bagaimana mengatasi kenda-

la di lapangan dengan kondisi seperti itu,’’ ujarnya. Dengan hasil ini, Jonatan menjadi wakil Indonesia terakhir di nomor tunggal putra setelah Tommy Sugiarto dikalahkan wakil Malaysia Lee Chong Wei 13-21, 21-10, 21-18 dan Anthony Sinisuka Ginting tumbang di tangan pemain India Prannoy H. S. 21-13, 21-18. Ganda Putra Pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro harus menerima kenyataan pahit. Ahsan/Rian harus tersingkir selepas dikalahkan wakil Thailand Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh di putaran pertama. Ahsan/Rian kalah setelah bermain rubber game selama satu jam empat menit dengan skor 19-21, 21-17, 18-21. Ganda andalan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon juga tumbang pada laga pertama. Kevin/Marcus kalah dari pasangan Negeri Skandinavia Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen dalam dua game langsung 16-21, 16-21 selama 34 menit permainan. Indonesia memastikan tiket ke perempatfinal. Fajar

KERINGAT - Tunggal putra Indonesia Jonathan Christie menyeka keringat ketika bertanding melawan tunggal putra Taiwan Hsu Jen Hao pada babak pertama BCA Indonesia Open 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (14/6) kemarin. Jonathan Christie melaju ke babak selanjutnya setelah menang dengan skor 21-17, 21-15. Alfian/Muhammad Rian Ardianto memastikan kemenangan putaran pertama dan akan bertemu Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi di putaran kedua. Angga/Ricky terlebih dahulu berhasil memastikan diri untuk berlaga di putaran kedua setelah unggulan ke delapan ini berhasil menang 21-17, 21-18 atas Akbar Bintang Cahyono/Giovani Dicky Oktavan yang merangkak dari babak kualifikasi. Langkah positif ini berhasil disusul oleh Fajar/Rian yang sukses menumbangkan wakil India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dengan dua gim langsung

Bali Post/ant

21-9, 21-19. Ganda Putri Pasangan Greysia Polii/ Apriani Rahayu sukses lolos dari drama laga pertama setelah mengalahkan pasangan Korea Selatan Chae Yoo Jung/Kim So Yeong. ‘’Kami masuk lapangan tanpa beban. Kunci permainan kami pada kekuatan mental tanding. Kami bersyukur menang dari pertandingan ini dengan cukup sulit,’’ ujar Greysia selepas permainan. Greysia/Apriani menang dalam tiga game atas pasangan Chae/Kim 15-21, 25-23, 21-14 selama 81 menit pertandingan putaran pertama

turnamen tingkat super series premier itu. ‘’Kami kalah pada game pertama karena kalah mental. Embusan angin juga mempengaruhi pukulan kami. Kami harus menyeimbangkan kekuatan dengan embusan angin,’’ ucap Greysia. Pada laga putaran kedua, Greysia/Apriani akan menghadapi pasangan lain Korea Selatan Chang Ye Na/Lee So He yang merupakan ganda unggulan ketiga dalam turnamen tingkat super series premier itu. ‘’Kami ingin tetap fokus pada satu per satu pertandingan. Tapi, kami juga terus menjaga pikiran dan mental bertanding,’’ ujar Greysia. (kmb39/ant)

Kejurprov Catur Bali 2017

Winaya Gegona Kalahkan Widiastana

Mangupura (Bali Post) Pecatur Bagus Putu Winaya Gegona (Denpasar) mengalahkan Gede Widiastana (Buleleng) untuk kelompok junior A pada hari pertama Kejurprov Catur Bali 2017, di GOR Mengwi, Badung, Rabu (14/6) kemarin. Hasil lainnya, Ketut Acintia Pynarbawa Utama (Jembrana) menang atas Pande Putu Raditiya Premanda (Gianyar), Putu Dedi Wiriastika (Denpasar) unggul atas Nyoman Cerdas Janastu (Karangasem), sedangkan Made Putra Artawan (Badung) bermain remis melawan Kadek Darma Guritna (Buleleng).

Untuk babak berikutnya, Dedi Wiriastika jumpa Bagus Putu Winaya Gegona, Darma Guritna bertemu Cerdas Janastu, Raditiya Premanda melawan Putra Artawan, serta Widiastana meladeni Acintia Punarbawa Utama. Ketua Panpel Kejurprov Wayan Suanda menyatakan Kejurprov diikuti 270 pecatur junior A sampai dengan G, ditambah 50 pecatur senior sehingga totalnya 320 pecatur. Ketua Pengprov Percasi Bali Sang Putu Subaya menjelaskan, melihat tingginya animo generasi muda menekuni olahraga asah otak ini, pihaknya berobsesi ke depan pecatur Bali

harus bisa bergelar Grand Master. ‘’Caranya, kami harus mendatangkan pelatih yang mumpuni,’’ ungkapnya. Di sisi lain, Plt. Ketua Umum PP Percasi GM Utut Adianto bangga menyaksikan ratusan pecatur junior yang ambil bagian. ‘’Di era saya dulu, hanya saya yang menjadi pecatur cilik,’’ jelasnya. Ia berpesan, supaya Bali mampu menjaring pecatur bertalenta putra (10) dan putri (10). ‘’Kuncinya, mereka ini harus disiplin berlatih, ditangani pelatih berkualitas, dan rutin melakukan sparring lewat online,’’ pesan Utut yang pernah tembus menjadi 20 pecatur terbaik dunia. (022)

Bali Post/022

BUKA KEJURPROV - Plt. Ketua Umum PP Percasi GM Utut Adianto (tengah) membuka Kejurprov Catur Bali 2017 di GOR Mengwi, Badung, Rabu (14/6) kemarin.

Rika Rahmawati

Bali Post/022

Denpasar Siapkan Sembilan Pebiliar ke Porprov

Denpasar (Bali Post) Denpasar menyiapkan sembilan pebiliar guna berlaga di ajang Porprov Bali XIII, di Gianyar, September mendatang. Mereka adalah Ngakan Nyoman Toni Cahaya Putra, Awan Parasola, Sanyu Diandara, Ketut Erawan, Gede Putrawan, Ketut Gunawan, Bagus Made W, Eva Simanjuntak, dan Rika Rahmawati. Sekum Pengkot POBSI Kota Denpasar Putu Pasek Swastawa, di Denpasar, Rabu (14/6) kemarin menjelaskan, kesembilan atlet sudah definitif sejak Februari lalu, sementara seleksi berjalan mulai Oktober 2016 lalu. ‘’Untuk yang turun di nomor pool, berlatih di Obrigado, saya yang melatih, sedangkan snooker berlatih di Diana Biliar, Suwung, dilatih Immanuel,’’

ungkap Pasek Swastawa. Dijelaskannya, peta kekuatan seluruh kabupaten dan kota berimbang. Bahkan, para atlet sering melakukan latihan bersama (sparring), sehingga kelebihan dan kekurangan atlet, mereka telah saling mengetahuinya. ‘’Oleh sebab itu, bagi alet yang lebih siap dialah layak jadi pemenangnya,’’ ujar Pasek Swastawa. Denpasar sendiri hanya merebut sekeping emas pada Porprov Bali XII di Buleleng 2015 silam. Akan tetapi, target bakal ditingkatkan pada hajatan multi-event antarkabupaten dan kota se-Bali di Gianyar nanti. ‘’Kami mematok target merebut tiga emas. Astungkara mudah-mudahan Ida Sang Hyang Widhi Wasa berkenan mengabulkannya,’’ jelasnya. (022)

Sean Gelael Kembali Uji STR16 di Hungaroring Jakarta (Bali Post) Pembalap Indonesia Sean Gelael dipastikan kembali turun untuk mencoba kendaraan Formula 1 milik tim Toro Rosso karena telah ditetapkan sebagai pembalap penguji tim yang satu grup dengan Red Bull itu. Tim Toro Rosso melalui akun media sosial twitternya @ToroRossoSpy menginformasikan bahwa pembalap berusia 20 tahun ini telah melakukan ‘’seat fitting’’ di markasnya di Faenza, Italia, Rabu (14/6) kemarin. ‘’Today Sean @gelaelized is inda house in Faenza, seat-fitting for Hungary,’’ demikian bunyi cuitan twitter tim Toro Rosso. Dengan informasi tersebut, anak pasangan Rini dan Ricardo Gelael ini dipastikan kembali turun gelanggang Formula 1 meski hanya berstatus sebagai pembalap penguji. Sesuai dengan jadwal, pambalap yang didukung penuh Jagonya Ayam KFC Indonesia ini akan turun di Sirkuit Hungaroring, Hungaria, 1-2 Agustus. Bagi pembalap penyuka musik hip hop, mengendari kendaraan Formula 1 merupakan yang kedua. Sebelum-

nya, Sean Gelael mencoba kendaraan STR16 di Sirkuit Sakhir Bahrain atau setelah pelaksanaan seri pertama balapan Formula 2. Saat itu Sean bertandem dengan pembalap Toro Rosso, Daniil Kvyat. Hasil di Bahrain dinilai cukup bagus bagi seorang yang baru pertama kali mengendarai kendaraan Formula 1. Bahkan Sean Gelael mendapatkan pujian dari bos Toro Rosso Franz Tost dan bos tim Redbull Christian Horner. Dalam sesi tes di Sirkuit Hungaroring, Hongaria, setiap tim berhak melakukan apa saja. Namun, mereka juga punya kewajiban untuk menurunkan pembalap yang tidak memiliki pengalaman lebih dari tiga grand prix. Selain di Hungaroring, Sean juga sebelumnya sudah dijadwalkan untuk tes di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi pada 28-29 November mendatang atau seusai balapan terakhir musim 2017. Sesi tes di abu Dhabi ini menjadi kesempatan bagi setiap tim untuk menguji spesifikasi ban yang akan digunakan pada musim selanjutnya. ‘’Ya, ini menjadi pengalaman luar biasa buat saya. Saya banyak belajar

dari tes pertama di Bahrain dan merasa lebih antusias menghadapi Hongaria,’’ kata Sean. Menurut Sean, menghadapi tes kedua dia merasa lebih rileks karena sudah mengenal karakter mobil dan para mekanik dari tim Toro Rosso. Sebelumnya Franz Tost juga sudah mempunyai catatan untuk penampilan Sean pada tes pertama di Bahrain. Selain dinilai mampu beradaptasi dengan baik terhadap kondisi mobil, Sean juga dinilai baik dalam berkomunikasi dengan memberikan banyak masukan ke tim mekanik ataupun engineering. Catatan waktu tercepat Sean dalam sesi latihan, juga bisa mendekati dan menyamai torehan waktu pebalap tim Toro Rosso seperti Daniil Kvyat dan Carlos Sainz Junior. Sebelum tes bersama Toro Rosso, Sean akan menjalani empat balapan Formula 2 di Sirkuit Baku City, Azerbaijan, 24-25 Juni atau bertepatan dengan hari raya Idul Fitri. Balapan selanjutnya di Sirkuit Red Bull Ring Austria pada 8-9 Juli, disusul Silverstone 14-16 Juli dan Hungaroring 29-30 Juli. (ant)

Sean Gelael

Bali Post/net


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Umanis, 15 Juni 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

!!Job Resmi:Newzealand,Chef, Kebun,Spa Hub.081916402216

B.BP.001.06.17.0001129

: : : :

Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

Dcr Driver Pariwisata Bhs.Inggris Aktif Max30Th 082247791246

B.BP.001.06.17.0001115

Dcr Htl Mngr,Sls Contr,Reception, Roomboy,scurity.sm1-merryst our@dps.centrin.net.id,235700

B.BP.001.06.17.0000654

!Dcr Sales Marketing &Aplikator Akunting Pengalaman Pajak Pengendali HamaGJ:UMR+BBM+Mkn u/Resto di Ubud Hub:0811399589 +Bonus081337553373,03614733218

Dcari karyawati Copy/Printing Hb Wineebali Printing Jl.Hayam Wuruk 71D 081936247579

Dcr Sgr Bartender&Waitress u/Restaurant&Bar Francos Jl.Drupadi 55 Seminyak Skill min 1Th & B.Ingg Hub:087861742512

Bth Acct Admin Cust.Service, !Dcr Staff Spa/Salon utk Spa Kurir Motor(Single,max28Th)KrmKe Hotel di Petitenget Seminyak H:082339530028 WA:081338516804 Jl.Gn.Soputan1/107 Dps 8466317

Dcr Casier,Waitress untuk Rest Tp.0361-758075 Hp.081338957772

Dcr: Receptionist/FO,HK,Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta40 Kuta

B.BP.004.06.17.0000965

B.BP.166.06.17.0001140

B.BP.001.06.17.0000914

B.BP.166.06.17.0001142

B.BP.001.06.17.0000614

Dbthkn Pramuniaga Adm,Penglmn lam lngsung Kemari Super Store Jl.Hangtuah 35 Sanur 288460

Cari Sales Acc Gadget, laki2 Berpengalaman,Hub:PT.Vivan Bali HP:081237763718

B.BP.001.06.17.0001124

B.BP.001.06.17.0000941

B.BP.001.06.17.0001029

B.BP.145.06.17.0000974

B.BP.001.06.17.0001025

Dcr: FO,Bellboy,HK,Driver,Engeneering,Laundry,Security u/Htl E:newarenahotelkutabali@gmail. com /Hub.PO Box 2005 Kuta Bali

B.BP.001.06.17.0001109

B.BP.001.06.17.0000948

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

VISA

� Email: pembacabalipost@gmail.com

!!!Segera! Butuh Teraphist Bth:Reservasi Tour,Marketing !Dcr Tukang Pasang lebel harga Reflexi di Hayam Wuruk, Gaji Freelance,Cwek HP:08123816794 Tour,Accounting,Admin Purchase B.BP.166.06.17.0001144 Web Designer.Info:081230306679 Menarik+Bonus+Lembur+THR hub.9002588 Hp.0811239621123 “Chilla Canggu membutuhkan The- Email:Balicitawisata@gmail.com B.BP.001.06.17.0000644 B.BP.001.06.17.0000917 rapist bagi yang berminat bs Dcr Spa Trainer(W)maks.35th menghubungi Ho.0817777302 utk Cr PRT,tgl luar & karyawati u/ Brpglmn & disiplin,081999961157 Produksi kue Renon,08123836575 daerah Canggu dan Berawa B.BP.001.06.17.0000204

: : : :

Dibthkan tng Produksi u/Pabrik Mebel Kayu Pglmn min.5th,usia max 35th,Pend.SMU.Lokasi Sanur Hub:081237787734

B.BP.164.06.17.0000969

B.BP.001.06.17.0000982

Dibutuhkan Karyawan S1 Arsitek & Pariwisata.Kirim ke Jl.Gatsu I/VII No.3B Dps trimatradisain@yahoo.co.id B.BP.001.06.17.0001113

Dicari Marketing Minimal D3 Bisa mengoperasikan sosial media.Lamaran dan CV bisa di kirim via email whitecanny@gma il.com atau 081999744747

B.BP.001.06.17.0001107 Dibutuhkan Segera Spa Therapis WanitaSebanyak2nya,ygBerpenga- Job Jepang Australi Perkebunan 085857328218, Surabrata-Negara laman dan belum Berpengalaman B.BP.166.06.17.0001143 akan Dtraining Benefit Gaji Pokok Looking for m Manager Assisttant, 5years experience,female, +Uang Makan+Bonus,Silahkan Hub0361737-694,736256 atau 085 Kerobokan.Fluent English.Excel 100567222 atau Bawa CV+Lamaran Word.Send CV to wati.indahloka karya@gmail.com ke Spa Bali Jl.Drupadi#1010 B.BP.001.06.17.0001097 Seminyak Sgr! Kryti Catering u/Bag Dapur B.BP.001.06.17.0000481 Mkn/Tdr Dalam Hub.081339216142 Dcr SPG Artshop u/Kuta & SemiB.BP.001.06.17.0001130 nyak,Gj+Bns Fresh Graduated T.Serabutan (L),F.Office (P) Hub:085737068684/087762447047 Jl. Gadung No.81 Kreneng - Dps B.BP.001.06.17.0001089

B.BP.001.06.17.0000980

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DIJUAL RUMAH Dijual Rmh di Nuansa Ring Jimbaran,Cluster Type 50 tingkat, hrg 638jt SHM Hub.085337561878

DAIHATSU

BUC Jual Terios Silver’2008 Terwt Variasi Prbdi,081934341928

B.BP.001.06.17.0001092

Dijual Mobil Espass Box’2013 Hub. 087860002300

B.BP.819.06.17.0001112

Hy Bln Ini Rmh 3Lt LT119m2 Lok Balangan Net980Jt 087860250555

B.BP.001.06.17.0001146

HONDA

Djl Cpt Tnh 1,5A Ketewel Gianyar 200Jt/A H.08124638098

B.BP.001.06.17.0001052

Jazz RS 12 Asli DK Silver BU Jl.Drupadi V-8 Hp.081338244588

Perum Permata Hijau Abian Base Dlng 081338791301/081934310335

Djl Tnh LT.50 Are Daerah Kodya bs TT Mobil Hub.08113995577

Sgr BgnRmh T45/100Pemogan750Jt 36/70Keboiwa425Jt,081239851138

Jual Tnh 6Are Raya Moh Yamin H.081239716198 Tanpa Perantara

B.BP.001.06.17.0001094

B.BP.001.06.17.0001051

APV L 2006 Hitam As Bali Priba di Jarang diPakai,087860165441

B.BP.001.06.17.0001037

BUC Alphard G’12Hitam AsliBali Tgn1,Istw,Prbd,08124611999 Mrh

B.BP.001.06.17.0001116

Fortuner’2008 AT AsBali Hitam Orisinil H085100856999 Pribadi

Splash 2013 Hitam Metalik,Hub: 081916280012/Ketewel Sukawati TOYOTA

Avanza G17 Dp 19Jt Krdt 5Th Langsung A/N Hub.087762984309

B.BP.159.06.17.0001122

DIJUAL MOBIL

B.BP.164.06.17.0001139

B.BP.141.06.17.0001128

Jual TAxi Komotra 2011 Hub.081353067774

B.BP.154.06.17.0001134

Kjg LSX1.8cc Th00 Mnual Silver AsliBali Prbadi,Trwt,SPakai Original Dbl Velg H:081999925143

B.BP.001.06.17.0001061

B.BP.001.06.17.0000930

B.BP.001.06.17.0001110

B.BP.001.06.17.0001141

B.BP.000.06.17.0000243

DIJUAL RUKO Dijual Ruko 2Lt,Jl.Tukad Yeh Aya,Renon Hub.0811389554 BUC

KEHILANGAN Hlg BPKB DK5738CJ No BPKB:I 04 691864 O AN:I Ketut Budiartana

KONTRAKTOR Swimming Pool Specialist Contractor,Pny Mslh.082144464070

Hlg Buku KIR Mobil Mitsubishi DK 9345 N No:DPR.19.472 An: IWayan Suarjaya,SH.Denpasar

B.BP.164.06.17.0001131

B.BP.001.06.17.0001145

B.BP.001.06.17.0000986

B.BP.001.06.17.0001135

Pelunasan/Gestun Kartu Kredit Hub:081249025566 Jl.Kertapura

B.BP.154.06.17.0001133

B.BP.014.06.17.0001098

Perum Bukit Hijau Jimbaran Hub:081338791301/081934310335

SUZUKI

KOST Kost murah Kuta,sewa mobil,motor, jl vila 4M Kuta081326138108

B.BP.001.06.17.0001104

B.BP.001.06.17.0000641

RUPA-RUPA Deposito Koperasi Min 10Jt Jgk Wkt 1Th Bunga 15%/Th H.243337

B.BP.001.06.17.0001121

Dijual Tanah 2Are SHM Btbulan Gg.Gelatik 085903142329 BUC

Honda Jazz IDSI AT 2004 Silver Terawat Asli DK 081237683496

B.BP.004.06.17.0001127

Dikontr:Toko 15x10 Tmpt Strtgs Nyaman+Rak dll Hb:081916484968

DIJUAL TANAH BUC Tanah 2A H360/A Ng BrJenah Peguyangan Kangin 085333760181

B.BP.001.06.17.0001055

B.BP.012.06.17.0001102

B.BP.001.06.17.0000806

Telah Hilang BPKB No M08114498 5-O DK7950IT & No 038570-O DK4988A AN:I Made Suwirta.

DIJUAL VILLA Tanah Kavling 150m2,200m2 di RUPA-RUPA Obral Tnh Kota Dps hy470jt/are DIJUAL TANAH Villa Baru Umalas 3KT,Pool,Garden, Denpasar Utara Hub:0811399361 hy bln ini LT850m Gratis Rumah 1Hr Cair,KTA/BPKB/Stfkt 0,5% Rp.6,5M Nego 081236526185 Djl Tanah 1,30A 1,5A Jalan B.BP.001.06.17.0001120 B.BP.001.06.17.0001108 13KT Jl.Ken Arok H087860250555 B.BP.001.06.17.0001136 B.BP.001.06.17.0001099 H.087861895055 / 082237457658 Induk Buduk hub.082147454248 B.BP.001.06.17.0000642 DISEWAKAN TOKO B.BP.164.06.17.0000939 BIRO JASA B.BP.164.06.17.0001132 DIJUAL MOTOR ARSITEKTUR Tnh Kebun Cengkeh Istimewa SHM Dikon Toko Uk5x10 Lok JlTrijata B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Saya Siap Kerja u/Nyusun Lap. BUC T.Umar 1,6Are Strategis Spd Motor Klx 2015 Putih,Hub: Yoga Design&Kntrktor:JasaBangun Ls.1Ha,6A H.35Jt/A Ng Lok.Desa T.08123985172 / 412815 Pajak,750.000/Bln.08113893027 081916280012/Ketewel Sukawati Alfian:081284120025 NoPrantara Munduk Singaraja, 081999531777 Dps 25Jt/Th Hp:081999925143 Gambar+Urus IMB,H.081338146376 B.BP.001.06.17.0001117

B.BP.001.06.17.0001137

B.BP.001.06.17.0001105

DIJUAL MOBIL

KURSUS

SPA

SERVICE

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

FOTOCOPY

TOUR

SERVICE

SERVICE

DEWATA JAYA TEKNIK Menerima Service Panggilan dan Bergaransi Service, Repair, Bongkar pasang pengadaan AC baru/bekas

AC

DIJUAL MOBIL

FREEZER SHOW CASE KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER COOL ROOM

Jl. Raya Pemogan No. 172 � 0812 8791 3487 / 0821 4794 7321 C.0000582-SRV

DIJUAL MOBIL

DIJUAL RUMAH

ALUMINIUM

DIJUAL MOBIL

BENGKEL LAS

C.0000192-alm

KONSTRUKSI BAJA, PINTU BESI HARMONIKA, ROLLING DOOR, RAK/KUSEN ALUMINIUM, ATAP JL. PULAU BACAN 27 TWINLITE, PAGAR WROUGHT TELP. 224778, 082144223388, 085108632727, 222538 IRON, JUGA SEDIA PLAT ROL HARMONIKA FAX. 224778 DENPASAR - BALI C.0000005-BKL

SERVICE

SERVICE

B.BP.001.06.17.0000856

BIRO JASA

B.BP.001.06.17.0001101

BIRO JASA


EKONOMI

18

Kemenpar ’’Launching The 10 Destination Brandings’’ Jakarta (Bali Post) Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara (Deputi BP3M) Kemenpar I Gde Pitana akan me-launching The 10 Destination Brandings. Kesepuluh destinasi pariwisata ini dinilai paling siap di-branding dalam rangka mendukung brand Wonderful Indonesia di kancah internasional Kesepuluh destinasi pariwisata dengan branding baru tersebut adalah Bandung, Great Bali, Great Jakarta, Great Kepri, Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang), Coral Wonders (Wakatobi-Bunaken-Raja

Ampat), Medan, Makassar, Lombok, dan Banyuwangi. Penyusunan dan peluncuran branding terhadap 10 destinasi pariwisata tersebut adalah sebagai upaya penyelarasan master-brand (Wonderful Indonesia) dengan sub-brand (branding destinasi) sehingga memperkuat positioning dari master-brand Wonderful Indonesia sekaligus tercipta sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mempromosikan pariwisata Indonesia di kancah internasional. Pitana mengatakan, untuk meningkatkan pemahaman

branding tersebut kepada seluruh pemangku kepentingan, tentu perlu diberikan penjelasan lebih lanjut, agar tercipta sinergi antara pusat dan daerah terkait memajukan pariwisata. Acara launching The 10 Destination Brandings pariwisata Indonesia yang dihadiri perwakilan dari 10 daerah dimeriahkan dengan pertunjukan kesenian dalam kemasan cultural wonders dengan menampilkan tari tradisional, fashion show, pertunjukan musik oleh Band Kamila serta alunan musik daerah yang dipersembahkan oleh Andien. (010)

Kamis Umanis, 15 Juni 2017

Dari Rp 48 Miliar

Baru 50% Dana Bergulir Dialihkan ke LPDB-KUMKM Denpasar (Bali Post) Berdasarkan hasil inventarisasi yang dilakukan Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2008, terdapat nilai realisasi bersih dana bergulir yang beredar di seluruh Indonesia sebesar Rp 1,2 triliun. Sampai dengan saat ini secara nasional jumlah dana bergulir yang telah koperasi alihkan ke rekening LPDB-KUMKM sebesar Rp 887,9 miliar atau 74 persen. Direktur Keuangan LPDB-KUMKM Fitri Rinaldi mengatakan, di Bali masih minim dana bergulir yang dialihkan ke LPDB-KUMKM dari jumlah dana bergulir yang beredar yaitu kurang lebih Rp 48.685.000.000. Namun yang telah

dialihkan ke rekening LPDB-KUMKM baru sebesar Rp 24.553.467.225 atau baru 50 persennya. Selain itu, masih banyak dana bergulir yang berada di rekening angsuran pokok atas nama koperasi dan belum dialihkan ke LPDB-KUMKM. Yaitu dari 40 koperasi yang diundang terdapat potensi dana yang dapat dialihkan ke LPDB-KUMKM kurang lebih sebesar Rp 2,3 miliar. Direktur Utama LPDB-KUMKM Kemas Danial menjelaskan, pada anggaran tahun 2003-2006, Kemenkop pernah menyalurkan dana namun bukan dana bergulir. Di Bali dana tersebut belum dikembalikan sebesar Rp 50 miliar.

Maka dari itu pihaknya menyelenggarakan pertemuan pada koperasi-koperasi yang ada di Bali dan perbankan pada Rabu (14/6) kemarin. ‘’Pada hari ini semua perbankan dan koperasi yang pernah meminjam uang berkumpul di sini untuk target kapan akan mengembalikan ke rekening LPDB untuk digulirkan kembali,’’ jelasnya. Dari dana yang beredar di Bali sebesar Rp 50 miliar, 50 persennya diakui telah kembali. Ia berharap target 50 persen sisanya dapat cepat dikembalikan oleh koperasi dan perbankan. Dengan begitu, LPDB-KUMKM dapat cepat menggulirkan dana tersebut kembali. (kmb42)


19

Kamis Umanis, 15 Juni 2017

Sosialisasi Empat Konsensus Berbangsa dan Bernegara

Kader PDI Perjuangan Berada di Garis Depan Jaga Pancasila PDI PERJUANGAN sebagai partai nasionalis harus berada di garis depan dalam menjaga Pancasila. Ancaman terhadap dasar negara Pancasila sudah nyata-nyata di depan mata, dengan adanya upayaupaya sejumlah pihak untuk mengganti dengan faham lainnya. Hal ini ditegaskan anggota Komisi X DPR-RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. saat sosialisasi 4 (empat) Konsensus Berbangsa dan Bernegara di Aula Gedung DPD PDI Perjuangan beberapa waktu lalu. Sosialisasi 4 Konsensus Berbangsa dan Bernegara yaitu, Pancasila, Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika, kali ini diberikan kepada se-

luruh jajaran pengurus, kader, simpatisan, hingga satgas dan pecalang. Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede dalam sambutannya mengatakan sosialisasi tentang 4 Konsensus Berbangsa dan Bernegara bisa menjadi bekal dan menambah pengetahuan dan wawasan bagi seluruh kader PDI Perjuangan Kota Denpasar dalam mempertahankan dasar negara Pancasila. ‘’Kita sebagai petugas dan kader partai yang memiliki basis ideologi nasionalis harus bersamasama mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pancasila,’’ tegasnya. Sementara itu, KBS (Koster Bali Satu) dalam arahannya mengungkapkan, pernyebarah faham radikal yang ingin mengganti Pancasila sebagai

KBS - Koster Bali Satu (KBS) menjadi pembicara pada sosialisasi 4 (empat) Konsensus Berbangsa dan Bernegara di Aula Gedung DPD PDI Perjuangan, beberapa waktu lalu.

Sekali Setahun

Dari Hal. 1

Untuk yang pasif yaitu menerima laporan dari masingmasing LPD yang setiap bulan dibawa ke LPLPD. Untuk yang sifatnya aktif adalah langsung terjun ke lapangan untuk melakukan pembinaan. Ditargetkan satu LPD minimal mendapatkan pembinaan satu kali dalam setahun. Ada juga pembinaan secara reguler yaitu pembinaan yang diberikan pada LPD yang memerlukan prioritas. Ditemui Rabu (14/6) ke-

marin, Dewa Astina mengatakan, LPD yang diprioritaskan adalah LPD yang mengalami masalah. ‘’Biasanya kita mendapatkan laporan dari masyarakat soal kinerja LPD. Dari laporan ini kita terjun ke lapangan melakukan pembinaan reguler,’’ ujar Astina. Bagi LPD yang bermasalah, pembinaannya bisa dilakukan lebih dari sekali dalam setahun. Bahkan ada yang dua minggu sekali sampai permasalahan tersebut bisa diselesaikan dan ditemukan solusinya.

dasar negara telah menyebar ke berbagai sendi kehidupan, baik secara terbuka maupun secara tertutup. Bali menjadi salah satu target, untuk itu KBS meminta seluruh lapisan masyarakat tetap waspada. ‘’Bali menjadi target, ini betul-betul ancaman besar. Apalagi Bali adalah tujuan wisata dunia di mana masalah keamanan dan kenyamanan harus dijamin,’’ ujar KBS. Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini mengaku telah berkoordinasi dengan aparat keamanan, baik itu TNI maupun Polri, mengingat di sejumlah titik di Bali terdapat agen-agen yang menyebarkan faham radikal. ‘’Karena PDI Perjuangan adalah partai terbesar di Bali, maka tugas kita harus berada di garis depan menjaga serangan terhadap ideologi negara Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,’’ tegasnya. Ditambahkannya, kondisi Bali saat ini memang terlihat tenang-tenang saja, karena mayoritas penduduknya beragama Hindu. Namun diharapkan kondisi yang tenang ini jangan sampai menyebabkan masyarakat lengah, karena ancaman itu selalu ada. Setelah pengarahan dari KBS, dilanjutkan dengan pemaparan materi yang dibawakan oleh Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali IGN Kesuma Kelakan dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali dapil Kota Denpasar AA Adhi Ardana. (ad1147)

Untuk pendanaan dalam melakukan pembinaan ini, LPLPD mendapatkan dana dari dana pemberdayaan provinsi. Sebelum mendapatkan dana, pihak LPLPD mengiriman permohonan dana ke provinsi yang akan ditransfer sesuai dengan kebutuhan. Pertanggungjawaban dibuat oleh LPLPD lewat laporan hasil kerja dari pembinaan tersebut. ‘’Jadi dana kami dapatkan sesuai dengan jumlah pembinaan yang dilakukan setiap bulannya,’’ papar Dewa Astina. (dwa/san)

Duduk Bersandar Dari Hal. 1

Time menjelaskan kondisi Novel saat diwawancara di Rumah Sakit Singapura pada 10 Juni lalu. ‘’Matanya masih dalam penyembuhan, dan kacamata pelindung ditempelkan di wajahnya. Dia duduk bersandar di tempat tidurnya, matanya terbuka tetapi penglihatan kabur, merenungkan siapa yang telah melakukan ini padanya,’’ tulis Time. Novel mengaku bahwa kejadian tersebut merupakan keenam kalinya dia diserang karena pekerjaannya; pada 2011 sebuah mobil berbelok ke arahnya saat dia mengendarai motor menuju rumah (dia berpikir itu hanya sebuah kecelakaan sampai hal yang sama terjadi seminggu kemudian). Di ruangan rumah sakit di

Singapura itu, Novel berbicara kepada Time betapa dia ingin kembali bekerja. Dalam wawancara dengan Time, Novel ditemani ibunya yang digambarkan Time duduk di tempat tidur di samping Novel sambil menggosok lengannya. Kepada Time dia mengaku prihatin dengan kondisi anaknya, walaupun Novel tidak terlalu memperhatikan dirinya sendiri. ‘’Ya, jalannya benar, menghadapi korupsi itu benar. (Tapi) Bila hal seperti ini terjadi, apa yang harus dilakukan? Dia punya anak, apa jadinya masa depan mereka?’’ kata ibu Novel. ‘’Ketika terjadi seperti ini saya takut. Dia pulang larut malam, kadang tiga hari dalam suatu waktu dia tidak pulang,’’ sambungnya. Dalam wawancara tersebut,

Pembina Umum Dari Hal. 1

Menurutnya, perda harus ada, karena LPD menghimpun dana masyarakat. ‘’Perda harus ada agar pemerintah bisa mengeluarkan perizinan. Jika tidak ada perda, nanti izinnya dikeluarkan oleh siapa,’’ ujarnya. Ia mengatakan izin LPD dikeluarkan oleh gubernur, karena gubernur diperintah oleh perda. Pemda provinsi dam kaubupaten adalah pembina umum dalam perda. Dalam posisi itu gubernur dan bupati/wali kota bisa membantu permodalan, bisa melakukan pelatihan, bisa memberikan bantuan komputer. Ia mengatakan dulu LPD hanya bisa beroperasi di lingkungan desa pakraman. Sekarang dalam pasal 7 poin C, LPD bisa memberikan pinjaman kepada warga lain desa pakraman asal ada kerja sama. ‘’Dengan adanya pasal ini operasional LPD jadi lebih luas. Ini bisa membantu LPD yang mengalami kesulitan likuiditas,’’ tegasnya. Selebihnya dijelaskan, dalam Bab XIII tentang pembagian keuntungan, poin A cadangan modal 60 persen. Poin B dana pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa 20 persen. Dulu dana 20 persen ini hanya utuk pembangunan fisik dan sekarang ada dana pemberdayaan masyarakat desa. Dana ini bisa dipakai utuk pelatihan kewirausahaan bagi anak-anak muda di desa pakraman. Bisa

juga dipakai membantu UKM. Selain itu bisa dipakai untuk subsidi pendidikan di TK dan SD, termasuk utuk kursus bahasa Bali dan bahasa asing. ‘’Bahkan bisa untuk BPJS para pemangku. Masak perda baik begini dibilang predator,’’ tegasnya. Sebelumnya, keberadaan Perda Nomor 3 Tahun 2017 tentang Lembaga Pekreditan Desa (LPD) mendapat peno-

Novel mengatakan bahwa kasus penggelapan yang tengah dia tangani kemungkinan akhirnya melibatkan puluhan anggota parlemen. Namun, dia juga memikirkan siapa yang bertanggung jawab atas serangan terhadapnya, bahwa keadilan harus ditegakkan. Novel mengatakan bahwa dia tahu Presiden Jokowi memerintahkan polisi untuk memprioritaskan kasus tersebut, namun dia mengatakan bahwa dia tidak tahu apakah Presiden telah mengevaluasi apa arti penyelidikan selama dua bulan dan masih belum menemukan tersangka. ‘’Jika ada seseorang yang bekerja di pemerintahan yang memerangi korupsi yang diserang berkalikali dan tidak ada satu pun kasus yang diselesaikan, ini adalah masalah bagi negara,’’ ujar Novel kepada Time. (ant)

lakan di Badung. Yang menolak justru kalangan bendesa adat. Penolakan ini dilatarbelakangi pungutan dana pembinaan 5 persen. Mereka menyebut peruntukannya tak jelas. Demikian pula pertanggungjawabannya. Bahkan mereka menyebut Perda LPD nyaplir karena tak mengakomodasi usulan desa adat yang telah disampaikan saat pembahasan Ranperda LPD. (dir)

Bali Post/ken

SIMBOLIS - Dirjen Imigrasi Ronny F. Sompie didampingi Kepala Imigrasi Kelas I Denpasar Purwanto, pejabat Pekerjaan Umum, Rabu (14/6) kemarin membuka secara simbolis groundbreaking pembangunan rusunawa T36 tiga lantai di Jalan Pulau Nias, Denpasar.

Dirjen Imigrasi Resmikan Pembuatan Rusunawa di Bali

Denpasar (Bali Post) Dirjen Imigrasi Ronny F. Sompie didampingi Kepala Imigrasi Kelas I Denpasar Purwanto, pejabat Pekerjaan Umum, Rabu (14/6) kemarin membuka secara simbolis groundbreaking pembangunan rumah susun sewa (rusunawa) T36 tiga lantai di Jalan Pulau Nias, Denpasar. Rumah tersebut nantinya akan ditempati ASN di lingkungan Imigrasi Denpasar dan Depkum HAM Bali. ‘’Ada 47 unit yang akan dibuat. Masing-masing unit bisa menampung empat orang, sehingga keseluruhan bisa menampung 188 orang,’’ jelas mantan Kapolda Bali itu. Dirjen Imigrasi menambahkan, proyek ini awalnya diajukan Imigrasi Kelas 1 Denpasar, yang kemudian disampaikan pengajuan proposal lewat Depkum HAM Bali dan diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Di Jalan Pulau Nias sendiri sebelumnya sudah ada rumah dinas namun usianya sudah usur dan tak layak huni, sehingga rumah itu diratakan dengan tanah. Dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebelum menyetujui melakukan survei hingga tiga kali, hingga akhirnya proyek yang anggarannya miliaran itu dapat disetujui. Sebelumnya, di rumah tersebut ada 8 unit rumah tipe C, asrama, dan dua unit kantor dengan luas tanah 7.330 m2. Ditanya soal sistem sewa, Ronny Sompie mengatakan itu akan diatur oleh Sekjen Imigrasi melalui kepala biro terkait yang akan menyiapkan administrasinya pada ASN yang akan menempati. (kmb37)

Tidak Setuju Dari Hal. 1

‘’Karena pertama menurut yang disiarkan di media massa pada waktu itu dipaksakan prosedurnya. Ketika itu masih banyak yang tidak setuju tiba-tiba diketok. Seharusnya di dalam keadaan belum bulat suaranya mestinya kan divoting ditanya dulu, nah itu dianggap sebagai manipulasi persidangan,’’ kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu. Menurutnya, Pansus Hak Angket itu juga terkesan dipaksakan karena baru ada tujuh fraksi di DPR-RI yang mengirimkan wakilnya. ‘’Padahal menurut Pasal 201 ayat 3 UU MD3 harus semua fraksi ada di dalam panitia itu. Kalau itu dipaksakan, berarti juga melanggar prosedur,’’ ucap Mahfud. Konferensi pers itu dihadiri Ketua KPK Agus Rahardjo, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Juru Bicara KPK Febri Diansyah, dan pakar hukum Universitas Andalas Padang Yuliandri. Usulan hak angket ini ter-

cetus saat KPK melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III pada Rabu (19/4) dini hari karena KPK menolak untuk membuka rekaman pemeriksaan mantan anggota Komisi II dari Fraksi Partai Hanura Miryam S Haryani di luar persidangan terkait kasus KTP elektronik (e-KTP). Pada sidang dugaan korupsi e-KTP pada 30 Maret 2017, penyidik KPK yang menangani kasus tersebut yaitu Novel Baswedan mengatakan bahwa Miryam ditekan oleh sejumlah anggota Komisi III untuk tidak mengakui fakta-fakta menerima dan membagikan uang dalam penganggaran e-KTP. Nama-nama anggota Komisi III itu, menurut Novel, adalah Ketua Komisi III dari Fraksi Golkar Bambang Soesatyo, Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi Gerindra Desmond Junaidi Mahesa, anggota Komisi III dari Fraksi Partai Hanura Sarifuddin Suding, anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu. Sedangkan yang seorang lagi Novel lupa. (ant)

Tanggungan Keluarga Dari Hal. 1

‘’Hal yang memberatkan, terdakwa tidak membantu upaya pemerintah dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. Hal yang meringankan, terdakwa berlaku sopan di persidangan, tidak pernah dihukum, masih mempunyai tangungan keluarga dan terdakwa tidak menikmati uang hasil korupsi

tersebut,’’ ungkap hakim Baslin. Brotoseno sudah mengembalikan uang Rp 1,75 miliar kepada Propam Polri dari Rp 1,9 miliar yang diterimanya, sedangkan uang Rp 150 juta ia berikan kepada rekannya penyidik Dittipikor Dedy Setiawan Yunus yang juga divonis lima tahun penjara ditambah denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan. (ant)

Berhasil Lolos Dari Hal. 1

Sejumlah orang terjebak dalam kebakaran itu, beberapa penghuni dengan putus asa berteriak meminta tolong dari lantai atas ketika api mulai menyebar, menurut laporan beberapa media Inggris. Namun, wartawan Reuters tidak dapat memastikan kebenaran laporan tersebut. Seorang saksi mata mengatakan kepada Reuters bahwa khawatir tidak semua warga berhasil lolos dari api. Beberapa di antara mereka dievakuasi ketika masih mengenakan piyama. ‘’Pemadam kebakaran dengan memakai alat bantu pernapasan, beker-

ja keras dalam kondisi yang sangat sulit untuk mengatasi kobaran api,’’ kata Asisten Komisaris Regu Pemadam Kebakaran London, Dan Daly. Wali Kota London Sadiq Khan mengumumkan bahwa telah terjadi sebuah ‘’insiden besar’’. Pihak kepolisian menutup jalur A40, sebuah ruas jalan utama yang mengarah keluar dari London Barat, sementara beberapa bagian jaringan kereta bawah tanah London ditutup sebagai bentuk upaya pencegahan. Penyebab kebakaran sesaat sebelum pukul 01.00 (07.00 WIB) itu belum diketahui, kata regu pemadam kebakaran. (ant)

Kalangan Pengusaha Dari Hal. 1

Tak hanya itu, Adrianus Garu juga mengkritisi program tax amnesty. Ia menilai program tersebut belum prorakyat melainkan masih lebih mementingkan kepentingan pihak-pihak tertentu, khususnya kalangan pengusaha. Sementara itu, senator Jawa Tengah Ahmad Muqowam mengatakan pemerintah seperti tidak menganggap adanya desa-desa. ‘’Desa itu menunggu sampai bulan Mei baru cair, makanya SDM di daerah itu gajinya ya… dirapel bahkan per tiga bulan, saya pikir ini cukup menyusahkan masyarakat di daerah,’’ tuturnya. Dalam rapat tersebut, Staf

Ahli Budget Office DPD-RI Rasidin Sitepu menjelaskan pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada tahun 2012-2017 masih didominasi oleh Pulau Jawa yakni sebesar 57,9%, disusul Sumatera sebesar 22,8%, Kalimantan 8,2%, Sulawesi 5,7%, Bali dan Nusa Tenggara sebesar 2,9%, dan pada urutan terakhir Maluku dan Papua sebesar 2,4%. Staf Ahli Budget Office DPD RI lainnya, Ahmad Tauhid, menyoroti soal kebijakan perpajakan 2018. Menurutnya, pemerintah harus melakukan optimalisasi potensi dan pemungutan perpajakan guna meningkatkan kepatuhan bayar pajak masyarakat. (kmb4)


4 richest Indonesians wealthier than poorest 100 million

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Kamis Umanis, 15 Juni 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Jembrana Rekonstruksi Tabuh ’’Semara Pegulingan’’

Pesta Kesenian Bali (PKB) Kamis, 15 Juni 2017 Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Angsoka Acara : Tari dan Tabuh, SD Saraswati 1 Denpasar

SekAA Semar Pegulingan Manik Pasupati berkesempatan tampil dalam ajang Pesta Kesenian Bali ke-39 di Kalangan Angsoka, Taman Budaya Denpasar, Rabu (14/6) kemarin. Sekaa dari Desa Pakraman Puseh Agung, Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Jembrana ini menampilkan rekonstruksi Tabuh Semara Pegulingan yang terbilang baru di bumi makepung. Mengingat Jembrana lebih lekat dengan kesenian jegognya. “Ini tergolong gamelan baru bagi daerah kami di Jembrana, yang coba dipelajari menyesuaikan dengan karakteristik gamelan. Kalau Jembrana kan khasnya jegog,” ujar Ketua Manik Pasupati I Kade Arya Parjana.

Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Acara : Prembon Inovatif, Yayasan Pendidikan Cakra Cemerlang Internasional, SMK Penerbangan Cakra Nusantara Unggul Tangguh Mandiri Denpasar Pukul : 14.00 Wita Tempat : Kalangan Ratna Kanda Acara : Lomba Taman Panasar, Sanggar Majalangu, Banjar Padang, Desa Kerobokan, Badung Pukul : 17.00 Wita Tempat : Kalangan Madya Mandala Acara : Parade Ngalawang, Sekaa Ngalawang Pucak Manik, Bangli Pukul : 20.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Acara : Parade Arja, Sekaa Arja Arsa Winangun, Denpasar Pukul : 20.00 Wita Tempat : Depan Gedung Kriya Acara : Parade Wayang Kulit Parwa, Dalang Remaja, Bangli Pukul : 20.00 Wita Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra Acara : Kolaborasi Lawak Bali dan Artis Pop Bali, Yayasan Kesenian Bali

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Bali Post/eka

LEGONG KUNTUL Duta Kabupaten Jembrana menampilkan tari Legong Kuntul dan tabuh-tabuhan Semara Pegulingan pada Pesta Kesenian Bali (PKB) 2017 di Taman Budaya Bali, Rabu (14/6) kemarin.

Arya mengatakan, rekonstruksi Tabuh Semara Pegulingan menghasilkan garapan tabuh pategak “Kubu Reod”. Kubu reod merepresentasikan kebudayaan tempo dulu yang tetap hidup di era modern. Walaupun reod tapi dapat memberikan ketenangan kepada setiap orang yang duduk di sana. “Garapan ini saya kira sudah mengacu pada tema Ulun Danu karena kubu reod identik dengan daerah agraris. Kubu itu kan terdapat di sawah biasanya, di saat musim panen digunakan para petani kala menghilangkan lelah,” ujarnya. Arya menambahkan, sekaa pimpinannya juga didukung Komunitas Seniman Muda Negara “DJ Kepakisan” dan Sanggar Seni Gayatri saat menampilkan 4 suguhan tabuh dan tari termasuk Kubu Reod. Tiga garapan lainnya, yakni Lengker Cenik, tari Legong Kuntul, dan tari Jauk Manis. Lengker Cenik adalah salah satu gending pegambuhan yang dipakai untuk mengiringi tari Panji atau Patih

Manis yang menggunakan tetekep lebeng. Namun, di dalam gamelan Semara Pegulingan sering menggunakan tetekep tembung. “Total ada 25 penabuh dan 5 penari yang kami libatkan. Persiapannya kurang lebih 1,5 bulan, termasuk sangat cepat karena anak-anak kami mengikuti banyak item di PKB. Ada yang di gong kebyar, ada di lomba gender wayang, dan lainnya,” jelasnya. Sementara itu, tari Jauk Manis mengisahkan sosok raksasa sebagai raja penguasa hutan yang memiliki karakter lembut. Sedangkan tari Legong Kuntul menggambarkan kelompok burung kuntul sedang mencari makan di sawah sambil bermain bersama teman-temannya. Pembina Tari Legong Kuntul Ni Wayan Ardani mengatakan penari Legong yang berjumlah 4 orang termasuk dirinya sebagian besar masih berstatus pelajar. Kendati cukup sulit dan berdurasi panjang sekitar 20 menit, tarian ini berhasil dikuasai tidak lebih dari satu bulan. (rin)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 15 Juni 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu