Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

kamis wage, 15 maret 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Antusias, Ribuan Warga Karangasem Hadiri Kampanye Dialogis Koster-Ace

PROSESI MELASTI

RIBUAN warga Kabupaten Karangasem antusias mengikuti kampanye dialogis Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace). Berlokasi di Gedung UKM Center Karangasem, ribuan warga nampak khidmat mendengarkan paparan visi, misi dan program kerja Koster-Ace. Mereka rela berdesak-desakan hingga ke luar gedung untuk dapat mendengarkan konsep Koster-Ace yang diberi tema ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Pada kesempatan itu, Ketua Tim Kampanye Koster-Ace Kabupaten Karangasem I Gede Dana menjelaskan jika Koster merupakan sosok visioner. Ia memiliki pandangan yang jauh ke depan. ‘’Beliau ini luar biasa.

NGAYAH - Puluhan ribu krama Bali, Rabu (14/3) kemarin ‘’ngaturang ayah’’ dalam upacara pamelastian serangkaian hari raya Nyepi Çaka 1940. Di Denpasar melasti dipusatkan di Pantai Padanggalak, Sanur. Sementara Badung upacara pamelastian berlangsung di Pantai Kuta dan Petitenget. Untuk menghidari kekroditan di pantai dan terjebak kemacetan di jalan, beberapa desa sudah menggelar ritual mulai pukul 03.00 Wita dini hari.

Tepat, Langkah KPK Tolak Permintaan Wiranto Denpasar (Bali Post) – Langkah KPK menolak permintaan pemerintah untuk menunda proses hukum terhadap peserta pilkada yang tersangkut kasus, dinilai tepat oleh kalangan akademisi. ‘’Apa yang disampaikan pimpinan KPK, saya kira sudah tepat,’’ ujar akademisi yang Ketua III Bidang Pawongan Paiketan Krama Bali I Made Dwija Suastana, S.H., M.H., Rabu (14/3) kemarin. Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto meminta KPK menunda pengumuman tersangka untuk peserta pilkada. Menurut Wiranto, penetapan calon kepala daerah sebagai tersangka justru akan berpengaruh pada pelaksanaan pilkada. Hal itu juga bisa dinilai masuk ke ranah politik. Terhadap hal itu, lanjut Dwija, kita harus berkaca pada bunyi Pasal 27 ayat 1 UUD 1945: ‘’Semua warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan, dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada terkecualinya.’’ Dalam konteks itu, sudah jelas bahwa siapa pun, termasuk KPK, harus patuh pada perintah UUD dan UU yang menjadi payungnya. Hal. 19 Edukasi Publik

20 HALAMAN

NOMOR 198 TAHUN KE 70

Beliau sudah memikirkan Bali jauh ke depan tentang segala halnya mulai dari pendidikan, kesehatan, kemiskinan, perumahan, infrastruktur dan lainnya,’’ kata I Gede Dana, Rabu (14/3) kemarin. Sementara Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), lanjut I Gede Dana, merupakan sosok yang rendah hati. ‘’Cok Ace ini low profile, duduk sama rendah berdiri sama tinggi,’’ ujarnya. Keduanya, menurutnya, amat cocok memimpin Bali ke depan. ‘’Keduanya tulus ngayah, las carya membangun Bali. Mari getok-tularkan ide, gagasan, pemikiran, visi, misi dan program visioner Koster-Ace,’’ ajaknya. Pada kesempatan itu, Koster yang didampingi Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati itu memapar-

kan apa yang akan dikerjakannya ke depan. Ia menjelaskan, pada masa kepemimpinannya kelak pendidikan akan gratis 12 tahun. Ia juga akan membangun sekolah SMA seperti SMA Bali Mandara yang digagas Gubernur Made Mangku Pastika di Kubutambahan, Buleleng. Ia juga akan membangun Akademi Komunitas untuk Program Studi Diploma 1 dan 2 di Karangasem di atas lahan seluas 10 hektar milik Pemprov Bali. Untuk program kesehatan, Koster akan melanjutkan JKBM ala Made Mangku Pastika yang akan diperbaiki dan ditingkatkan kualitas mutu layanannya. Namanya pun akan berubah menjadi Krama Bali Sehat (KBS). Hal. 19 Bedah Rumah

Bali Post/kmb

DISAMBUT - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, disambut warga di Gedung UKM Center Karangasem, Rabu (14/3) kemarin.

Jokowi Pilih Tak Teken UU MD3

Silakan Gugat ke MK

Serang (Bali Post) – Presiden Joko Widodo menyatakan tidak menandatangani Undang-undang tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) hingga batas akhir 30 hari setelah persetujuan DPR dan pemerintah atas RUU itu. ‘’Soal UU MD3 hari ini kan terakhir, dan saya sampaikan saya tidak menandatangani UU tersebut,’’ kata Presiden di Serang, Banten, Rabu (14/3) kemarin.

Bali Post/ade

TOLAK UU MD3 - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam BEM se-Indonesia berunjuk rasa di depan gedung MK, Rabu (14/3) kemarin. Aksi tersebut sebagai bentuk penolakan UU MD3 karena dianggap bertentangan dan mengkhianati semangat demokrasi di Indonesia.

Ia menyatakan sadar dan mengerti jika UU tersebut walaupun tidak ditandatanganinya tetap akan berlaku. ‘’Tapi untuk menyelesaikan masalah itu, silakan masyarakat mengajukan uji materi ke MK,’’ ucapnya. Jokowi mengungkapkan alasannya tidak mendandatangani karena dinilai menimbulkan keresahan di masyarakat. ‘’Kenapa tidak saya tanda tangani, karena saya menangkap keresahan yang ada di masyarakat,’’ jelasnya. Presiden juga menyatakan tidak akan mengeluarkan perppu karena pada akhirnya harus disetujui DPR. ‘’Diuji materi dululah, ini kan yang mau mengajukan uji materi banyak. Saya kira mekanismenya itu. Kenapa tidak dikeluarkan perppu ya… sama saja, kalau sudah dibuat kan harus disetujui

oleh DPR juga,’’ ujar Jokowi. Presiden juga mengakui situasi di DPR saat penerbitan beberapa pasal yang menjadi perdebatan di masyarakat saat ini banyak sekali. ‘’Memang menteri tidak melaporkan lagi ke saya, sehingga Menkum HAM menyampaikan bahwa kalau sudah didorong lebih dari 75 persen. Jadi dinamika di DPR sangat panjang dan cepat,’’ ungkap Kepala Negara.

’’Kenapa tidak saya tanda tangani, karena saya menangkap keresahan yang ada di masyarakat.’’ Joko Widodo Presiden

Presiden menyadari bahwa di DPR sangat dinamis dan cepat yang tidak memungkinkan menteri meneleponnya. ‘’Tapi saya berada posisi tidak mungkin menerima itu,’’ kata Presiden. Seperti diketahui, pascadisahkannya UU MD3 oleh DPR, sejumlah komponen masyarakat melakukan protes. Mereka memasalahkan beberapa pasal dalam UU tersebut. Salah satu pasal yang menjadi sorotan adalah Pasal 122 huruf (k) yang menyebutkan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) diberikan tugas mengambil langkah hukum dan atau langkah lain terhadap perseorangan, kelompok orang atau badan hukum yang merendahkan kehormatan DPR dan anggota DPR. Hal. 19 Tindak Pidana

Berjasa bagi Kemajuan Wanita, Bupati Eka Raih Penghargaan ’’International Women Day’’ BUPATI Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menerima penghargaan International Women’s Day oleh DPR-RI. Penghargaan tersebut diserahkan Ketua DPR Bambang Soesatyo di Gedung Nusantara DPR-RI, Rabu (14/3) kemarin. Tema yang diangkat yakni ‘’Time is Now: Leadership by Example’’.

International Women’s Day merupakan acara tahunan untuk memperingati Hari Wanita Dunia. Pada acara tersebut DPR-RI memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi tertinggi kepada para tokoh masyarakat yang dianggap berjasa dalam kemajuan wanita di Indonesia. Salah satu penerima penghargaan tersebut adalah Bupati Eka yang telah berhasil mencapai kesetaraan gender serta pemberdayaan wanita. Bupati Eka pun dianggap berhasil dalam meningkatkan kesadaran publik mengenai isu peran wanita dalam ekonomi, sosial, budaya dan politik. Dalam acara tersebut, Bupati Eka mengungkapkan rasa syukurnya. Ia berharap penghargaan tersebut menginspirasi dan ber-

manfaat bagi orang lain. ‘’Saya mewakili masyarakat Tabanan berterima kasih kepada DPR-RI, karena telah memilih saya sebagai penerima International Women Day Award. Saya bersyukur karena apa yang saya lakukan bisa menginspirasi dan bermanfaat untuk orang lain. Saya sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin berkontribusi memajukan kaum wanita di Tabanan. Semoga sistem dan program yang selama ini saya lakukan bisa diduplikasi dan diaplikasi oleh orang lain dengan lebih baik lagi,’’ ungkap Bupati Eka. Bupati Eka optimis bahwa program-programnya dapat meningkatkan derajat wanita, khususnya di Tabanan. Program yang telah dijalankan dan menjadi pilot project Tabanan yaitu melalui program kesehatan pada

perempuan yakni pencegahan dan penanganan kanker serviks. ‘’Lima tahun lalu perempuan di Tabanan sangat rentan dengan kanker serviks, maka dari itu kami mengusulkan untuk mengadakan cek kesehatan perempuan untuk mencegah kanker serviks yang saat ini sudah menurun di Tabanan. Selain itu, kami juga mendukung pemberdayaan perempuan untuk menjadi entrepreneur dengan BUMDes yang kita miliki,’’ ujar Bupati Eka. Bupati Eka mengakui bahwa dalam menjalankan misinya, ia sempat mengalami berbagai kendala. Namun, komitmennya terhadap kemajuan wanita Tabanan dapat menghapus seluruh hambatan tersebut. Hal. 19 Kodrat Lahiriah

TERIMA PENGHARGAAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat menerima penghargaan International Women’s Day yang diserahkan Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo.


2

denpasar Rai Mantra Usung Visi Besar Bangun ’’Art Centre’’ di Seluruh Bali

Kamis Wage, 15 Maret 2018

figur Harus Jelas Kontraknya KEKURANGAN guru kini melanda semua kecamatan di Kota Denpasar. Syukurnya, sebagian kekurangan guru sudah diantisipasi Pemkot Denpasar lewat pengangkatan guru kontrak di SD. Namun, masih banyak SD yang kekurangan guru. Begitu pula untuk tingkat SMP dan SMA-SMK, kekurangan guru belum bisa terpenuhi. Terhadap usulan dana desa yang dibantu pemerintah pusat Rp 1 miliar ke desa untuk dipakai mendanai guru kontrak di desa, Ketua PGRI Denpasar Barat Dr. I Wayan Riktiasa, S.Ag., M.Ag. mengakui boleh-boleh saja. Namun, ia mengigatkan harus jelas kontraknya. Jika menggunakan dana desa, ia mengatakan harus diprogramkan sepanjang tahun alias berkelanjutan. Jangan sampai terjadi tahun ini dianggarkan, tahun berikutnya tidak sehingga tidak menimbulkan masalah baru di SD. ‘’Ini yang saya maksud harus jelas kontraknya,’’ tegasnya di sela-sela acara sosialisasi hasil Konkernas PGRI, belum lama ini. Jika disuruh memilih, kata dia, sebaiknya pemerintah mengangkat guru PNS. Termasuk menunda kebijakan mempensiunkan guru di usia 56 tahun. Alasannya, guru pada usia tersebut masih enerjik dan bugar. Di sisi lain, dia tak habis pikir mengapa di Denpasar Barat tak ada pelamar menjadi guru kontrak Bahasa Bali. Sedikitnya pelamar ini membuat tak semua SD di Denpasar Barat mendapat bantuan guru kontrak Bahasa Bali. ‘’Padahal, guru Bahasa Bali ini sangat diperlukan,’’ ujarnya. (sue)

’’Pangerupukan’’, Polisi Awasi Wilayah Rawan Konflik

Denpasar (Bali Post) Polresta Denpasar melakukan pemetaan daerah yang rawan konflik serangkaian perayaan hari raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1940, terutama saat Pangerupukan. Wilayah yang mendapat pengawasan khusus yaitu Tanjung Benoa, Jalan Teuku Umar, Denpasar Timur dan Serangan. Seperti disampaikan Kabag Ops. Polresta Denpasar Kompol Nyoman Gatra saat rapat koordinasi pengamanan rangkaian hari raya Nyepi, Selasa (13/3) lalu, Jalan Teuku Umar masuk dalam potensi rawan konflik terutama saat pawai ogoh-ogoh karena di sana pernah terjadi bentrok anggota ormas yang mengakibatkan dua orang tewas. Polisi tidak ingin kecolongan dan melakukan pengawasan di sana. Sedangkan Tanjung Benoa mendapat atensi khusus karena adanya pro dan kontra rencana reklamasi. Sementara wilayah Denpasar Timur termasuk rawan konflik terkait permasalahan taksi online. ‘’Kalau wilayah Serangan soal tapal batas. Kami sudah melakukan antisipasi,’’ ujarnya. Sementara kerawanan saat Nyepi yaitu pencurian, suara toa dan wisatawan asing jalan-jalan. Kejadian turis seperti itu terjadi saat Nyepi 2017. Kompol Gatra menjelaskan, Joo George asal Inggris diamankan pecalang karena jalan-jalan di simpang Jalan Teuku Umar-Jalan Imam Bonjol, Denpasar. Ternyata Joo usai dirawat di RSUP Sanglah dan hendak pulang. Pecalang juga mengamankan orang mabuk saat mengendarai motor di Jalan Mahendradatta, Denpasar. Sementara permasalahan yang kerap terjadi yaitu pemasangan ogoh-ogoh menggunakan badan jalan sehingga menyebabkan kemacetan, menggunakan musik modern saat mengarak ogoh-ogoh, mengonsumsi minuman keras dan gesekan antarpengarak ogoh-ogoh. ‘’Polresta Denpasar dibantu instansi terkait melaksanakan pengamanan terkait perayaan Nyepi mulai tanggal 13 sampai 18 Maret 2018. Kami mengedepankan kegiatan preventif didukung intelijen dan penegakan hukum. Tujuannya guna menjamin keamanan, kenyamanan masyarakat, khususnya umat Hindu yang melaksanakan hari raya Nyepi,’’ kata mantan Kapolsek Kawasan Laut Benoa ini. Sementara itu, hal-hal yang diantisipasi yaitu orang atau kelompok yang ingin mengganggu pelaksanaan Nyepi, pelaku teror atau provokator serta residivis, senjata tajam, senpi, minuman keras, narkoba dan pencurian. Seperti diberitakan sebelumnya, berkaitan dengan perayaan hari raya Nyepi Tahun Çaka 1940, Sabtu (17/3) mendatang, Polresta Denpasar menggelar rapat koordinasi dihadiri stakeholder dan pihak terkait. Dalam rakor tersebut terungkap saat Pangerupukan di wilayah Denpasar akan diarak 1.130 ogoh-ogoh. Sedangkan jumlah personel yang dikerahkan 1.907 orang. Wakapolresta Denpasar AKBP I Nyoman Artana mengatakan, pengamanan melibatkan semua instansi, baik dari unsur TNI, Satpol PP, BPBD, pecalang dan desa adat. Semua punya tanggung jawab sesuai fungsinya masing-masing. Khusus saat Pangerupukan, Wakapolresta mengimbau kepada masyarakat saat pawai ogoh-ogoh tidak melewati batas wilayahnya masing-masing karena sudah ditentukan dan sepakati lokasinya. Tujuannya untuk mengantisipasi benturan fisik atau bentrokan. Selain itu, saat mengarak ogoh-ogoh dilarang menggunakan musik selain gamelan sebagai pengiringnya. Contohnya musik disko dan musik keras lainnya, karena bisa menyulut emosi pengaraknya. Paling penting adalah tidak minum minuman keras karena bisa memicu gesekan dan akhirnya merusak suasana Pangerupukan itu sendiri. (kmb36)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Pangerupukan, Polisi Awasi Wilayah Rawan Konflik Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

REVITALISASI dan pemajuan kebudayaan Bali harus dilaksanakan dengan merancang dan melaksanakan pembangunan di bidang kebudayaan secara terkonsep, terpadu, dan berkelanjutan. Satu yang mendasar dari hal tersebut adalah menyediakan dan menghidupkan ruang-ruang kreatif di seluruh kabupaten/ kota. Dari pergumulan di ruangruang tersebutlah diharapkan lahir kreativitas lokal yang khas (genuine creativity) yang kemudian menginspirasi warga sekitar untuk melakukan hal-hal produktif dan bernilai tambah tinggi. Berangkat dari pemikiran itulah calon gubernur nomor urut 2 IB Rai Mantra yang berpasangan dengan I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) melahirkan program membangun pusat kesenian (art centre) di seluruh kabupaten/kota di Bali. Hal itu disampaikan Rai Mantra saat ditemui di Denpasar, Rabu (14/3) kemarin. Menurut Rai Mantra, adanya pusat-pusat kebudayaan yang

dibarengi program-program terarah dan berkesinambungan akan membuat aktivitas kreatif di seluruh wilayah di Bali menggeliat pesat. Apalagi pada art centre di setiap kabupaten tersebut dengan penyelenggaraan festival kesenian berbasis keunggulan dan kekhasan setempat. Maka semua potensi kreatif di Bali akan terwahanai secara teratur dan berkala. ‘’Jadi sepanjang tahun akan ada sembilan festival bergiliran di seluruh kabupaten/kota di Bali dengan spirit dan penyajian yang khas,’’ ujar Rai Mantra. Dengan begitu, imbuh Rai Mantra, dalam setahun akan selalu ada kegiatan menarik yang menjadi magnet bagi wisatawan untuk datang ke Bali. Dengan pengaturan dan koordinasi yang rapi antara pemerintah kabupaten/kota dan provinsi dalam penyelenggaraan festival-festival tersebut, maka Pulau Bali ini akan menjadi kawasan berkesenian yang tak berkesudahan. Sebab, ketika satu kabupaten menyelenggarakan

KONSER - Cagub Rai Mantra tampil di panggung pagelaran budaya yang bertajuk ‘’Konser Salam Dua Jari’’, baru-baru ini. festival, seniman di kabupaten lain dapat ambil bagian untuk menyemarakkannya. ‘’Suasana tersebut akan membuat semua seniman di Bali selalu memiliki ruang untuk berekspresi menyalurkan kreativitas mereka, sehingga motivasi para seniman dan para kreator untuk melahirkan karya-karya baru yang bermutu menjadi semakin meningkat,’’ papar Rai Mantra.

Lebih lanjut Rai Mantra menjelaskan bahwa efek lanjutan dari adanya festival yang berkelanjutan sepanjang tahun tentulah semakin maraknya pariwisata budaya di Bali. Pariwisata yang marak akan menggeliatkan perekonomian Bali yang muaranya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali. ‘Bagaimana tidak? Dengan festival kesenian yang sambung-

menyambung di seluru kabupaten/ kota maka semua usaha di bidang akomodasi, transportasi, kuliner, jasa, dan sebagainya akan hidup. Usaha pertanian, peternakan, dan perikanan pun akan meningkat karena kebutuhan bahan pangan akan melonjak mengiringi geliat aktivitas pariwisata tersebut,’’ terang mantan Ketua Hipmi Bali tersebut. Lantas bagaimana dengan Pesta Kesenian Bali (PKB) yang sudah berjalan? Rai Mantra mengatakan bahwa PKB akan tetap menjadi etalase kesenian Bali sebagaimana telah berlangsung selama ini. ‘’PKB tetap berjalan dan dikembangkan sebagai konsep awalnya. Dia menjadi festival utama yang bersanding dengan festival-festival lain di art centre yang ada di seluruh Bali,’’ tutur Rai Mantra sembari mengatakan bahwa semua itu didasari oleh spirit Nawacandra yang membangun Bali berdasar potensi di sembilan kabupaten/ kota di Bali. (kmb)

Pejabat Jembrana Bersaksi di Pengadilan Tipikor

Uang Masuk Tak Sesuai Karcis Keluar

Denpasar (Bali Post)Sejumlah pejabat penting di Pemkab Jembrana, Rabu (14/3) kemarin, diperiksa sebagai saksi di Pengadilan Tipikor Denpasar. Mereka adalah Dewa Gede Kusuma Antara selaku Kadis Pendapatan, Dwi Maha Arimbawa selaku Kadis Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Jembrana serta Wayan Arsana selaku Bendahara Penerima. Pejabat di Bumi Makepung itu diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi Retribusi Jasa Usaha Terminal Manuver Gilimanuk dengan terdakwa I Gusti Ngurah Bagus Putra Riyadi dan I Nengah Darna. Di hadapan majelis hakim pimpinan I Wayan Sukanila, pihak Dispenda Jembrana yang bersaksi paling awal mengatakan, pungutan retribusi itu berdasarkan Perda. Salah satunya adalah Retribusi Jasa Usaha dan pungutan itu harus disetorkan ke kas dae-

rah. Menariknya, disebut bahwa setoran dan pelaporan yang dibuat Dishub dalam pungutan retribusi Terminal Manuver Gilimanuk berjalan lancar. Hanya, uang yang masuk tidak sesuai dengan karcis yang keluar. Majelis hakim menggali men-

gapa laporan yang lancar bisa menimbulkan masalah, sehingga I Gusti Ngurah Bagus Putra Riyadi selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Jembrana harus diadili. Awalnya, saksi dari Dispenda ini tidak bisa menjawab. Namun saat didesak hakim, akhirnya disebut bahwa ada dugaan pelaporan bohong alias fiktif. Hakim kemudian menanyakan apakah ikut atau pernah menerima dana dari Dishub? Saksi Dispenda mengatakan tidak ada menerima duit. Saat disinggung soal target penerimaan retribusi, disebutkan Rp 1,92 miliar yang kemudian dirubah menjadi Rp 1,980 miliar. Artinya, ada kenaikan. Dari pungutan itu, ada insentif yang

diberikan sesuai dengan target. Namun, uang hasil pungutan disetorkan dulu ke kas daerah, kemudian OPD mengajukan amprahan UP (upah pungut) dan itu diberikan di akhir tahun. Tim kuasa hukum terdakwa Made Parwarta sempat menanyakan soal Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang ada kaitanya dengan biaya makan. Namun, saksi mengaku tidak tahu. Saksi bendahara penerima juga mengaku tidak tahu. Saksi bendahara mengatakan tidak ada angaran uang makan. Para saksi yang kemarin hadir, juga menyampaikan karcis yang keluar tidak sesuai dengan uang yang masuk. Sedangkan setiap orang yang di-

pungut diberi tanda terima karcis. Lantas, kemana larinya uang itu? Saksi mengatakan tidak tahu. Begitu pula saat disinggung uang itu dibagi-bagi ke siapa, saksi mengaku tidak tahu. Saksi Kadishub yang baru juga sempat ditawari UP. Namun tidak mau karena dasarnya tidak jelas, yakni itu masuk kategori uang apa. Sementera itu, saksi pihak swasta Ketut Astawan mengaku dipesani karcis yang jumlahnya 14 ribu bendel di tahun 2016. Satu bendel berisi 100 lembar. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

MELASTI - Ratusan umat Hindu saat melintas di By-pass Ngurah Rai menuju Pantai Padanggalak, Denpasar serangkaian prosesi melasti, Rabu (14/3) kemarin.

Puncak ”Melasti”, Silih Berganti Umat Datangi Pantai

Denpasar (Bali Post) – Upacara melasti serangkaian hari raya Nyepi telah dilakukan umat Hindu di Denpasar sejak Selasa (13/3) lalu dan puncaknya Rabu (14/3) kemarin. Sejumlah pantai yang membentang di pesisir Denpasar dipadati umat Hindu yang menggelar melasti. Titik terpadat sebagai lokasi melasti yakni Pantai Padanggalak, Kesiman. Sejak subuh hingga sore hari, umat dengan berbagai perlengkapannya datang silih berganti. Pantauan kemarin, umat dari sejumlah desa pakraman di Denpasar mulai berdatangan untuk menyelenggarakan pamelastian. Di Pantai Padanggalak, terli-

hat krama Desa Adat Tembau mengusung pratima di masingmasing Pura Desa setempat untuk disucikan di Pantai Padanggalak. Mereka datang dengan berjalan kaki. Sementara itu, menyusul Desa Adat Angantaka dan Tonja juga menggelar pamelastian di pantai tersebut. Hingga sore kemarin, iring-ringan ribuan umat masih terus berdatangan untuk menggelar upacara pamelastian. Seperti terlihat Desa Sumerta dan Kesiman. Selain di pantai, Pura Campuhan Windu Segara, Padanggalak juga menjadi tempat krama Bali untuk menggelar pamelastian. Di pura ini, pamelastian di-

puput Jro Mangku Made Agus. Menurut Jro Mangku, pamelastian yang dilakukan itu menggunakan sarana banten ayaban, banten udelan jangkep, pakelem, padatengan serta nyambleh. Upacara diawali dengan persembahyangan bersama kemudian dilanjutkan dengan pamelastian ke segara. Sementara di pantai lainnya, seperti di Pantai Segara, Sanur, terlihat krama dari Yangbatu juga menggelar pameslatian pada pagi kemarin. Menyusul siang hari di tempat yang sama, juga datang krama dari desa pakraman yang ada di wilayah Sanur, seperti Intaran. “Hari ini (kemarin - red) merupakan

puncak dari kegiatan melasti. Karena dilihat dari waktunya, sangat tepat dan tidak terlalu berdekatan dengan kegiatan lainnya saat Nyepi,” ujar salah seorang pangiring dari Tonja, Wayan Suparta. Seperti diketahui, rangakaian pelaksanaan tawur kasanga dan hari raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1940 diawali dengan upacara melasti. Kegiatan melasti ini dilakukan oleh masing-masing desa pakraman sebagai simbol menyucikan alam semesta dan juga diri sendiri yang bertempat di laut dan juga sumber air lainnya. Sehari sebelumnya, melasti juga sudah dilakukan Desa Pak-

Jaya Negara Ucapkan Hari Suci Nyepi Tahun Çaka 1940

PERAYAAN hari suci Nyepi Tahun Baru Çaka 1940 yang jatuh pada Sabtu (17/3), serta bertepatan dengan perayaan hari suci Saraswati memberikan makna yang mendalam bagi umat Hindu. Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara beserta jajaran OPD Pemkot Denpasar mengucapkan se lamat melaksanakan hari suci Nyepi serta hari suci Saraswati kepada seluruh masyarakat Kota Denpasar seraya memberikan pesan kepada masyarakat untuk memaknai perayaan hari suci Nyepi dan Saraswati dengan bijaksana serta selalu menjaga kondusivitas. “Mari kita maknai momentum suci ini dengan bijaksana dan selalu menjaga kondusivitas di wilayah masing-masing. Sehingga catur brata panyepian dan hari suci Saraswati dapat

dilaksanakan dengan baik,’’ ungkapnya. Jaya Negara menambahkan, masyarakat Kota Denpasar dilihat sudah sangat tertib dan sangat mampu menjaga toleransi antarumat beragama. Dikatakan, catur brata panyepian yaitu amati geni, amati karya, amati lelungan dan amati lelanguan menjadi acuan masyarakat dalam merayakan hari suci Nyepi. “Selama ini, masyarakat sudah memaknai perayaan ini dengan bijaksana bahkan catur brata panyepian yang dilaksanakan adalah wujud untuk memperkuat toleransi kebhinekaan berbangsa dan bernegara,’’ ujarnya. Jaya Negara menegaskan, peringatan hari suci Nyepi yang dilaksanakan setiap tahun menjadi momentum yang begitu istimewa. Diawali dengan

melasti sebagai bentuk penyucian diri, dilanjutkan dengan malam Pangerupukan yang biasanya dimeriahkan dengan pawai ogoh-ogoh sebagai sarana nyomia bhutakala. “Mari kita jadikan momentum ini sebagai ajang introspeksi diri kita untuk meningkatkan sradha bhakti kita ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” katanya. Terkait dengan stabilitas keamanan, aparatur desa termasuk pecalang memiliki peran yang sangat penting. Petugas keamanan adat di masingmasing desa pakraman berkoordinasi dengan bendesa adat setempat mengawasi pelaksanaan tapa brata panyepian agar berlangsung lancar. (ad688) Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara

raman Peguyangan serta desadesa lainnya di Denpasar Utara. Ribuan krama desa pakraman dengan menggunakan puluhan kendaraan tampak memadati pantai. Selain Pantai Padanggalak, Matahari Terbit dan Pantai Bali Beach, Sanur, beberapa pantai lainnya juga menjadi tempat pamelastian desa-desa pakraman di Denpasar. Beberapa titik pantai di Denpasar yang juga dijadikan tempat melasti, di antaranya Pantai Segara, Pantai Mertasari, Pantai Pamelisan, Suwung Kangin, Pantai Benoa (dekat Akame), kawasan sebelah timur Pura Candi Narmada. (kmb12)


Kamis Wage, 15 Maret 2018

BADUNG

3

Disparda Bersama BPPD Badung Bidik Pasar Jerman Melalui ITB Berlin TIM promosi pariwisata Kabupaten Badung kembali melakukan promosi ke Jerman. Kegiatan promosi tersebut dilakukan sejak 7 hingga 14 Maret 2018. Tim promosi melakukan promosi ke Kota Berlin dengan mengikuti event Internationale Tourismus-Börse (ITB) Berlin. Rombongan sales mission promosi pariwisata dipimpin Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung Ir. I Made Badra, M.M., Ketua BPPD Badung IGN Rai Suryawijaya, S.E., MBA. dengan tim Dr. Ni Made Eka Mahadewi, Herdy Sayoga. Kegiatan ini juga menyertakan pimpinan asosiasi Ketua HPI I Nyoman Nuarta, Ketua SIPCO Bali Juarez R. Putra, Ketua Bali Wedding Association/BWA Dion Satvika, Ketua PGI/ Perhimpunan Golf Indonesia Agung Kresnajaya. Turut serta dalam rombongan industri dari Bagus Retreat Resort, Discovery Kartika

Plaza Hotel, Double Six Luxury Hotel Seminyak, Puri Bagus Villa Resort, Payogan Hotel, Samaya Resort, Hotel Seminyak Beach Resort and Spa, Karma Resort Hotel, Lawalon Hotel dan pendukung sponsor voucher dari asosiasi Golf Bali serta dari anggota PHRI Badung. Ketua BPPD Badung IGN Rai Suryawijaya mengatakan, Berlin dan Munich menjadi pilihan untuk dijadikan tempat promosi yang tepat, karena kedua kota ini adalah kota utama dan kedua yang terkenal dan top di Jerman. “Tentunya harapan para seller dari industri pariwisata Badung adalah terjadinya transaksi dari pembeli (buyer) paket wisata Badung dan Bali. Kunjungan wisatawan Jerman yang datang ke Bali pada tahun 2017 menduduki peringkat delapan setelah Cina, Australia, India, Jepang, Inggris, Amerika dan Prancis,” ujarnya. Lebih lanjut dikatakan,

jumlah kunjungan wisatawan Jerman tahun 2017 adalah sebesar 177.184 meningkat 15,11% dari tahun sebelumnya yang berjumlah 153.925 orang. Tahun 2018 ini kunjungan wisman Jerman diharapkan mencapai sejumlah 230.340 atau dengan kenaikan 30% dari tahun sebelumnya, ujar Kadisparda Badung dengan sangat meyakinkan. “Tim promosi Badung telah melakukan program Sales Mission melalui agenda pertemuan penjual dan pembeli pada breakfast meeting di hotel Bristol Berlin dan pertemuan dengan wholesaler di event ITB Berlin. Dalam kegiatan ini hadir langsung CEO dari agen penerbangan Singapore Airline di Berlin dan wholesaler penentu kebijakan dalam perusahaan. Harapan yang kita ingin capai adalah memberikan mesin pengingat kepada usaha perjalanan di Eropa khususnya Jerman untuk selalu mengirimkan warg-

Perampok ATM Beraksi Hanya Lima Menit

anya berwisata ke Badung,” paparnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung I Made Badra mengungkapkan, kunjungan wisatawan Jerman ke luar negeri didominasi oleh 53% untuk kegiatan berlibur, diikuti dengan mengunjungi teman dan kerabat (19%), MICE (7%), lainnya untuk belajar kebudayaan Bali. “Pangsa pasar Jerman sangat mencintai kegiatan wisatanya ke negara Spanyol, Yunani, Turki, Mesir, Bulgaria dan Tunisia. Perjalanan yang dekat (short houl) menuju wisata kota dunia di Eropa dan Timur Tengah, menjadi alasan tepat bagi wisatawan Jerman berkunjung. Tentunya ini menjadi tantangan pariwisata kita di Bali untuk merebut perhatian mereka agar bisa langsung ke Badung-Bali. Upaya penerbangan yang memudahkan perjalanan wisatawan Jerman ke Badung-Bali,

PROMOSI - Tim promosi pariwisata Kabupaten Badung kembali melakukan promosi ke Jerman sejak tanggal 7 hingga 14 Maret 2018. Tim promosi melakukan promosi ke Kota Berlin dengan mengikuti event Internationale Tourismus-Börse (ITB) Berlin. telah dilakukan dengan menggandeng penerbangan langsung dari Jerman ke Bali,” ungkapnya. Agenda promosi lainnya dilakukan di Pullman Hotel Munich. Kegiatan dalam bentuk pertemuan makan malam mendapat sambutan sangat meriah dari undangan buyer dari wholesaler

dan tour operator yang diundang sebanyak 40 orang serta telah hadir sebanyak 40 orang. Dengan sajian makanan nusantara, para buyer dijamu untuk menunjukkan bahwa mereka hadir dalam pertemuan dengan tim promosi Indonesia. Acara juga dihadiri oleh Sales Manager Singapore Airline

Korupsi Dana PNPM-MD

Ginawati Dibui 1,5 Tahun

Mangupura (Bali Post) -

Guna menyelidiki kasus perampokan ATM Bank CIMB Niaga di Jalan Pantai Balangan, Kuta Selatan, Badung, telah dibentuk tim khusus. Tim tersebut merupakan gabungan anggota Polsek Kuta Selatan, Polresta Denpasar dan Polda Bali. Hasil penyelidikan sementara, kawanan rampok yang beranggotakan lima orang tersebut hanya membutuhkan waktu lima menit saat beraksi. Oleh karena itu, mereka disinyalir merupakan penjahat profesional. Terkait penyelidikan kasus itu, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo membenarkan telah membentuk tim khusus tersebut. Kesimpulan sementara, pihaknya telah mengidentifikasi mobil yang digunakan pelaku. Kendati demikian, kepolisian mesti melakukan penyelidikan lebih mendalam sehingga bisa mengungkap kasus ini. ‘’Pemeriksaan atau hasil penyelidikan oleh labfor, kami belum mendapat hasil. Kami terus koordinasi dengan labfor,’’ kata Hadi Purnomo, Rabu (14/3) kemarin. Terkait kesimpulan pelaku merupakan penjahat profesional, kata mantan Kapol-

res Gianyar ini, bisa dilihat dari cara melumpuhkan satpam dan menggunakan obat bius yang membuat korban tidak sadarkan diri. Hasil olah TKP, polisi menemukan barang-barang diduga milik pelaku, di antaranya tali plastik, kaca film dan lakban. ‘’Diduga, pelaku ini ada kaitannya dengan kasus di Kuta,’’ ujarnya. Hadi Purnomo mengungkapkan, aksi tersangka ini direncanakan matang. Termasuk melakukan survei dan menyasar ATM di wilayah sepi. ‘’Mereka mensurvei dan memilih jam yang tepat untuk beraksi. Kejadian di Balangan itu kan pukul 02.00 dini hari,

jam-jam orang istirahat atau tidur,’’ bebernya. Mengantisipasi kasus tersebut, mantan Koorspripim Polda Bali ini menegaskan, pihaknya terus melakukan pengamanan khusus terhadap bank-bank yang memang dipetakan berpotensi terjadi aksi serupa. Selain itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan seluruh pihak bank yang ada di Denpasar menyangkut alarm yang bisa dideteksi oleh pihak kepolisian. ‘’Alarm tersebut akan terkoneksi atau tersambung ke Polresta sehingga kami bisa mengawasi terus ATM yang ada,’’ ujar Hadi Purnomo. (kmb36)

(SQ) Germany and Eastern Europe Mr. Thomas Russenburg, yang sangat antusias memberikan sponsor tiket gratis sebagai Grand Prizes SQ Premium Economy dari Munich ke Bali. Dukungan dari industri lainnya yang menjadi anggota PHRI Badung juga hadir dalam pertemuan ini. (ad697)

Bali Post/asa

DIVONIS - Made Ginawati berbincang-bincang dengan kuasa hukumnya, seusai divonis bersalah dan dihukum 1,5 tahun penjara.

MADE Ginawati alias Kadek Gina (47), Rabu (14/3) kemarin divonis bersalah. Majelis hakim pimpiman I Made Sukereni kemudian menghukum terdakwa asal Banjar Dinas Subuk, Busungbiu, Buleleng itu dengan pidana penjara selama setahun enam bulan (1,5 tahun) dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar. Ia dinyatakan terbukti bersalah melakukan korupsi dana bantuan bergulir Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MD) Desa Subuk, Busungbiu, Buleleng senilai Rp 208 juta. Tidak hanya itu, majelis hakim juga menghukum terdakwa dengan membayar denda Rp 50 juta, subsider dua bulan kurungan. Masih dalam amar putusan hakim Pengadilan Tipikor, terdakwa juga divonis untuk membayar uang pengganti Rp 156.550.000. Jika tidak mempunyai uang yang cukup, maka harta bendanya disita untuk dilelang. Apabila tidak mempunyai harta benda yang cukup, maka diganti dengan pidana kurungan selama lima bulan. Atas putusan itu, terdakwa dan JPU Gusti Ngurah Widana masih menyatakan pikir-pikir. Sebelumnya, jaksa dari Kejari Buleleng itu oleh jaksa dituntut dua tahun penjara denda Rp 100 juta serta membayar uang pengganti sebagai akibat kerugian keuangan negara. Sebelumnya, koordinator bantuan dana bergulir Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MD) Desa Subuk, Busungbiu, Made Ginawati alias Kadek Gina, diduga korupsi. JPU Fajar Alamsyah Malo bersama IGN Widana menguraikan perbuatan terdakwa yang diduga merugikan keuangan negara hingga Rp 156.550.000. Jumlah itu setelah terdakwa mengembalikan sekitar Rp 100 jutaan, sehingga akumulasi sisa sekitar Rp 156 juta. Bantuan tersebut sejatinya untuk pengelolaan dana bergulir melalui bantuan langsung masyarakat dalam bentuk kegiatan simpan-pinjam untuk kelompok perempuan dan peminjaman tidak diperbolehkan secara individu. Semua masyarakat mempunyai hak yang sama dan pengajuannya disampaikan lewat kelompok. Namun, ada dugaan terdakwa menggunakan dana tersebut untuk kepentingannya sendiri. (asa)


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Senator Dukung Kesepakatan Terkait Nyepi Tanpa Internet

Shri Wedakarna Kagumi Ajaran Majapahit Dilestarikan Pasraman Seruling Dewata

DI SELTIM - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (kanan) bersama Ki Nantra (Sesepuh IX Seruling Dewata) di Selemadeg Timur (Seltim), Tabanan. SENATOR DPD-RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III berkesempatan hadir menjadi narasumber dalam kegiatan internasional di Pasraman Seruling Dewata di Banjar Bunut Puhun, Desa Bantas, Selemadeg Timur, Tabanan. Disambut oleh Ki Nantra (Pinisepuh Pasraman Seruling Dewata) serta ribuan murid perguruan dan undangan, Shri Arya Wedakarna didaulat membuka acara secara resmi di hadapan tamu internasional Swami Purnamritaananda Puri (General Secretary Mata Amritanandamayi Math). Dalam sambutannya, Senator Wedakarna menyampaikan rasa salutnya kepada keberadaan Pasraman Seruling Dewata yang sudah memberikan kontribusi positif bagi gerakan spiritual di Bali dan penghargaan khusus diberikan kepada Ki Nantra yang telah berjuang melestarikan ajaran leluhur Majapahit dalam pengajaran ilmunya. ‘’Saya hadir untuk memberikan dukungan

bahwa apa pun yang diperjuangkan oleh Ki Nantra dan para pendiri perguruan sudah baik. Bali terbantu dengan pasraman ini, karena menjadi cikal bakal pelestarian ajaran kanuragan asli Majapahit. Saya bangga sekali Pasraman Seruling Dewata konsisten melestarikan ajaran leluhur. Saya sudah mendapatkan penjelasan dari Ki Nantra bahwa seluruh murid pasraman ini wajib mempelajari Kitab Weda BhagawadGita dan mengatakan Majapahit besar karena Bhagawad-Gita. Terima kasih sudah membantu gerakan Bhagawad-Gita Indonesia,’’ ungkapnya. Dalam bidang kehinduan terkait rencana diputuskannya jaringan internet saat Nyepi, Shri Arya Wedakarna menyatakan dukungannya dengan sejumlah alasan. ‘’Saya selaku wakil rakyat Bali di DPD-RI mendukung keputusan majelis dan pimpinan di Bali yang telah menandatangani surat terkait imbauan

internet dilarang saat Nyepi Çaka 1940. Kenapa? Karena hal ini untuk menghilangkan berita hoax dan juga potensi gesekan SARA yang terjadi sebagaimana Nyepi tahun-tahun sebelumnya. Pelecehan terhadap agama Hindu yang dilakukan netizen pada tahun-tahun sebelumnya harus dihindari. Saya ingin Bali kondusif dan tenang. Jadi, saya minta PHDI, MUDP, Polda Bali, Danrem Wira Satya, FKUB dan Gubernur Bali agar laksanakan saja hal itu tanpa mundur sedikit pun. Pro-kontra itu biasa. Tetap saja pada keputusan agar tidak kesannya mencla-mencle. Dinas terkait seperti Kementerian Informatika agar mendukung hal ini. Setidaknya ada dukungan dari seorang Senator RI,’’ ujarnya. Ia menyatakan masyarakat Bali khususnya anak muda harus dididik disiplin untuk lebih menghargai kebudayaannya sendiri. ‘’Ambil saja hikmahnya kalau kuota internet dimatikan. Artinya, umat Hindu dipaksa mengikuti tradisi Sipeng dan Catur Brata Panyepian dengan baik. Quality Time (Q Time) yang selama ini hilang bisa dibangun kembali. Sejak ada smart gadget dan internet, banyak anak muda yang melupakan tradisi pabligbagan di rumah saat Nyepi. Sejauh ini semua orang sibuk dengan gadget masing–masing dan menjadi makhluk antisosial. Kini setidaknya sekali setahun, kita bebas dari internet dan nama Bali dan Hindu akan semakin hebat di mata dunia. Belum pernah terjadi di planet bumi ini, ada pulau yang bisa shut down secara total kecuali Bali Dwipa dan itu ada di Indonesia. Mari buat sejarah baru, dan ingat pesan saya, bukan teknologi yang mengatur tradisi kita, tetapi sebaliknya tradisi yang mengatur teknologi. Jangan urusan duniawi mengalahkan urusan nilainilai agama. Setidaknya sekali setahun tidak masalah. Ngiring sambut Nyepi khidmat,’’ papar Senator Arya Wedakarna yang juga President The Hindu Center Of Indonesia. (ad692)

Laba Pegadaian Kanwil Denpasar Lampaui 100 Persen

Segera Buka Transaksi Digital PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar menorehkan pencapaian membanggakan pada tahun 2017 yakni berhasil membukukan laba Rp 500,9 miliar dari target Rp 496 miliar atau 100,9 persen. Pegadaian Kanwil Denpasar juga telah merealisasikan outstanding loan (OSL) Rp 3,598 triliun dengan jumlah nasabah 876 ribu lebih dan 1,6 juta rekening. ‘’Dari data ini, tahun 2018 Pegadaian mendapatkan tantangan di era yang serba digital ini harus bisa menaikkan atau mendapatkan OSL itu tumbuh 17,8 persen dari pencapaian kami tahun 2017 Rp 3,598 triliun menjadi Rp 4,240 triliun. Jadi, ada kenaikan sekitar Rp 642 miliar,’’ ujar Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil VII Denpasar Nuril Islamiah di selasela penyerahan hadiah Kemilau Emas Pegadaian di Kanwil setempat, Rabu (14/3) kemarin. Ditambahkannya, jumlah nasabah juga ditarget bertambah menjadi 1,3 juta tahun 2018 dan jumlah rekening diharapkan naik 31 persen menjadi 2,1 juta rekening. Sementara laba ditargetkan tumbuh 9,23 persen dari Rp 500,9 miliar menjadi Rp 547 miliar. Pihaknya optimis target tahun 2018 ini bisa dipenuhi dengan kerja keras dan spirit transformasi, terma-

suk melakukan perubahan terhadap budaya dan cara kerja, menyesuaikan dengan keadaan saat ini. ‘’Kita akan melaksanakan digital selling melalui Pegadaian Digital Service (PDS). Itu adalah bentuk lain dari pelayanan dari Pegadaian kepada nasabah. Nasabah harus bisa melakukan sendiri transaksinya mulai dari pembelian emas, tabungan emas, bayar gadai, tebus gadai, sampai gadai di samping kita mempunyai digital lain yaitu Pegadaian Mobile,’’ jelasnya. Upaya selanjutnya nasabah akan dilibatkan untuk mencari nasabah lain. Dengan demikian, Pegadaian Kanwil Denpasar tidak perlu lagi membuka kantor secara fisik. Tambahan outlet hanya dilakukan di daerah-daerah perintis. Di seluruh cabang yang ada, lebih diutamakan membuka agen. ‘’Selain menggunakan PDS, kita akan membuat agen-agen di seluruh cabang. Ada tiga agen nantinya. Agen pemasaran adalah masyarakat atau badan usaha yang akan menjual produk Pegadaian dan kita sharing fee kepada mereka. Kedua agen pembayaran, jadi transaksi apa pun bisa dibayar di situ. Kemudian agen gadai,’’ paparnya. Menurut Nuril, agen gadai paling

didorong ke depan sebagai kantor nonfisik Pegadaian. Setiap orang atau usaha yang memiliki kompetensi untuk menaksir suatu barang akan dijadikan agen gadai. Tidak tertutup kemungkinan orang perorangan ke depan dilatih secara khusus sehingga Pegadaian bisa selalu ada di manamana. Upaya lainnya dengan memperkuat bisnis nongadai di samping gadai. ‘’Berikutnya untuk mendukung pencapaian laba Rp 547 miliar, kami juga akan terus mengoptimalkan tabungan emas karena nasabah bisa melakukan gadai online lewat tabungan emas. Misalnya, punya tabungan emas 100 gram, butuh misalnya Rp 25 juta. Dia bisa blokir 50 gram jadi jaminan di Pegadaian, dan dia sudah bisa dapat uang melalui proses transfer nontunai,’’ terangnya. Nuril melanjutkan, nasabah Pegadaian juga diberi penghargaan melalui program Kemilau Emas Pegadaian Kanwil VII Denpasar. Seperti kemarin, diserahkan hadiah berupa puluhan sepeda motor, paket wisata tujuh hari ke Jepang, serta hadiah utama satu unit mobil. Nasabah yang beruntung mendapatkan mobil adalah Helmi Hendayani. (ad698)

SERAHKAN HADIAH - Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil VII Denpasar Nuril Islamiah (tiga dari kiri) bersama jajarannya menyerahkan secara simbolis hadiah utama mobil kepada nasabah Helmi Hendayani (tengah).

Kamis Wage, 15 Maret 2018

Grandfinal Pemilihan Putra-Putri Kampus IIK Bali 2018 MALAM Puncak Pemilihan Putra-Putri Kampus Institut Ilmu Kesehatan Medika Persada Bali (IIK Bali) yang ke-2 usai digelar di Gedung Nari Graha, Denpasar, Jumat (9/3) lalu. Pemilihan diawali seleksi tahap pertama pada 20 Februari 2018 yang dilakukan antarprogram studi di lingkungan Kampus IIK Bali, sehingga tercatat 29 pasang finalis yang siap mengikuti proses seleksi selanjutnya. Mahasiswa tersebut mewakili Program Studi Farmasi Klinis, Teknologi Laboratorium Medik, Administrasi Rumah Sakit, Fisioterapi, Manajemen Informasi Kesehatan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Psikologi dan Teknologi Rekayasa Elektro-Medis. Dari 29 pasang finalis, terpilih delapan yang kemudian maju dalam grandfinal pemilihan PutraPutri Kampus 2018 yang diseleksi kembali oleh dewan juri dari kampus IIK Bali dan dari luar. Mereka akhirnya tampil pada Talent Show di grandfinal yang selanjutnya bersaing kembali merebut posisi pertama dan runner-up. Pada malam grandfinal terpilih I Gede Argham Mahardika (Prodi Farmasi Klinis) bersama Ni Nyoman Frida Wintarini (Prodi Teknologi Laboratorium Medik) sebagai juara Putra-Putri Kampus IIK Bali 2018. Runner-up I I Komang Darma Santikayana (Prodi Farmasi Klinis) bersama A.A. Ayu Nintya Divacahya (Prodi Farmasi Klinis) dan runner-up II I Putu Aditiya Pradnya Putra (Prodi Farmasi Klinis) bersama Ni Putu Intan Nilawati (Prodi Manajemen Informasi Kesehatan). Posisi lainnya adalah PutraPutri Kampus Intelegensia 2018 yaitu I Gede Resa Antika dan Putu Cintya Dewi dari Prodi Psikologi. Pemenang Putra-Putri Kampus Terfavorit 2018 terpilih I Gede Bagus Wangsa Ariadi (Prodi Manajemen Informasi Kesehatan) dan Ni Ketut Puteri Purnama Dewi (Prodi Kesehatan dan Keselamatan Kerja).

JUARA – Juara Putra-Putri Kampus IIK Bali 2018 bersama Wakil Rektor III dr. I Gusti Lanang M. Rudiartha, MHA. (kanan) di Gedung Nari Graha, Denpasar. Pemenang Putra-Putri Kampus IIK Bali 2018 bukan hanya mengandalkan wajah yang menarik, namun juga harus memiliki pengetahuan dan mental yang kuat. Ada beberapa pertanyaan dewan juri yang harus dijawab oleh peserta, di antaranya wawasan kepariwisataan, pengetahuan umum dan tidak kalah pentingnya komunikasi publiknya. Ajang ini diharapkan mampu menanamkan jiwa sosial dan nilai budaya pada generasi muda di Bali yang ke depannya menjadi agen perubahan dalam memajukan Kampus IIK Bali. Wakil Rektor III dr. I Gusti Lanang M. Rudiartha, MHA. yang hadir dalam malam puncak pemilihan Putra-Putri Kampus IIK Bali 2018 memberikan apresiasi setinggitingginya atas kinerja panitia acara yaitu mahasiswa IIK Bali dan serta dukungan dari Yayasan Putra Putri Kampus Ajeg Bali sehingga acara dapat berjalan dengan baik. ‘’Kami merupakan institusi kesehatan yang baru lahir, berumur kurang lebih 2,5 tahun. Tapi umur tidak pernah menjadi kendala untuk melaksanakan kegiatan, melainkan

semangat muda adalah komitmen kami,’’ ujarnya. Presiden BEM Unisbank Ekadini Ayu Rahmawati menuturkan, pemilihan Putra- Putri Kampus merupakan salah satu bagian dari acara Pekan Olahraga dan Seni Mahasiswa (Porsima) Unisbank 2017. Berbagai kompetisi olahraga digelar seperti futsal, basket, hingga lomba vokal. Putra-Putri Kampus adalah acara yang menarik dan menyedot perhatian mahasiswa Unisbank untuk menontonnya. Tepuk tangan suporter bergemuruh jika peserta yang mewakili fakultasnya mampu menjawab berbagai pertanyaan yang dilontarkan oleh dewan juri. Salah satu dewan juri, Arti Bayu Mukti, A.Par., M.Par. yang sekaligus Dekan Fakultas Pariwisata Unisbank mengatakan pemenang Putra-Putri Kampus Unisbank 2017 tidak menutup kemungkinan didorong untuk mengikuti pemilihan Denok Kenang di Semarang. Pemenang Putra-Putri Kampus Unisbank 2017 adalah Alfa Berlian Halim (Fakultas Pariwisata) dan Bryan Candra (Fakultas Bahasa dan Ilmu Budaya). (ad690)

SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar

Juara I LKS Farmasi Se-Bali, Juara III di Surabaya

PIALA - Siswa SMK Farmasi Saraswati menyerahkan piala kepada Bagus Ketut Lodji (kiri) disaksikan pengurus yayasan, Kasek Gede Made Suradnyana dan guru pembina. SETIAP tahun siswa SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar sukses meraih juara I pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Farmasi se-Bali. Kali ini siswa SMK Farmasi Saraswati kembali merebut juara I LKS Farmasi se-Bali 2018 serta menyabet juara III Fharmagames se-Jawa-Bali. Juara I LKS se-Bali diukir oleh Santi Candra Wijaya (XI-2). Dengan demikian anak binaan Rr. Asih Juanita, S.Farm., Apt. ini berhak mewakili Bali di ajang LKS nasional di Lombok, Mei mendatang. Siswa SMK Farmasi Saraswati sudah lima kali menjadi duta Bali bahkan pernah menjadi juara III tingkat nasional atas nama Komang Dirga Mega Buana. Santi Candra Wijaya sukses menggaet juara I di tingkat sekolah dan juara I di Kota Denpasar. Di Bali mampu mengalahkan duta kabupaten lainnya. ‘’Saya ingin meraih juara I LKS tingkat nasi-

onal,’’ ujarnya. Untuk itu, ia memperkuat 10 persen teori, 70 persen praktikkum dan 20 persen presentasi. Tahun ini semua soal terbuka dan bisa dilatih, yang menentukan lebih banyak keterampilan. Santi juga bintang kelas dan Ketua MPK (Majelis Perwakilan Kelas) di SMK Farmasi Saraswati Denpasar. Siswa SMK Farmasi Saraswati juga meraih juara III Pharmagames 2018 se-Jawa-Bali di Fakultas Farmasi Universitas Surabaya. Tim Sfarsa wajib lomba di pratikum, teori dan games bidang Fisika, Kimia, Biologi, Farmasi dan Matematika. Tim ini diperkuat A.A. Sagung Indah Candra Putri (XI-1), Ni Kadek Dian Apriantari (XI-2) dan Luciana Octavia Selvi Correia (XI-1). Tim Sfarsa adalah kumpulan juara umum kelas XI yang mampu mengalahkan 33 tim lainnya. Tim ini berangkat berbekalkan belajar mandiri. Hebatnya, sekali ikut

langsung juara. Trio ini juga merebut juara III Olimpiade Farmasi (KOFEIN) Universitas Airlangga untuk tingkat Bali 2018. Kepala SMK Farmasi Saraswati Denpasar I Gede Made Suradnyana, S.Si., M.Farm., Apt. didampingi Wakasek Drs. I Made Widiartha, Dewa Gede Sukmantara, S.E., M.M., Ketut Hery Tonik, S.Si., Apt. dan Suprihatin, S.Si., M.Farm., Apt. mengaku bangga karena siswanya banyak mendulang prestasi. Kuncinya, siswanya cerdas serta unggul dalam keilmuan dan praktik. Biaya lomba semua ditanggung sekolah. Prestasi ini juga kunci sukses di dunia kerja dan melanjutkan studi. Untuk itu pihak sekolah akan memberikan penghargaan dan bonus kepada siswa serta guru pembinanya saat acara wisuda nanti. Pada PPDB tahun ini, SMK Farmasi Saraswati membatasi penerimaan siswa baru yakni hanya empat kelas atau 144 siswa. Pendaftaran sudah dibuka dengan sistem seleksi nilai rapor dan prestasi. Para juara diterima Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. bersama Dewa Sukanada, B.A. dan Drs. Made Dirgha, Rabu (14/3) kemarin. Bagus Ketut Lodji mengungkapkan terima kasih atas kerja keras siswa dan guru SMK Farmasi Saraswati 3 sehingga mampu mempertahankan lima kali prestasi di LKS yang mengharumkan nama Saraswati. Selain itu, SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar sejak dulu dikenal sebagai gudangnya siswa berprestasi, disiplin dan berkarakter. Untuk itu, yayasan juga menyerahkan bonus bagi siswa berprestasi. ‘’Jadikan SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar sekolah yang dicintai dan pilihan masyarakat,’’ tegasnya. (ad691)

Pembalap Muda Binaan AHM Siap Hadapi Asia Talent Cup 2018 LIMA pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) mulai memasuki babak baru dalam usahanya menaikkan level dan mewujudkan mimpi di ajang pencarian pembalap berbakat Asia Talent Cup (ATC) 2018. Lucky Hendriansya kembali bertarung ditemani empat pembalap muda baru hasil didikan Astra Honda Racing School yaitu Mario Suryo Aji, M. Adenanta Putra, Muhammad Agung Fachrul dan Afridza Syach Munandar. Kelima pembalap Tanah Air ini akan mencicipi beberapa sirkuit untuk pertama kalinya dengan motor Honda NSF250R, termasuk lintasan yang juga dipakai untuk MotoGP. Salah satunya Losail International Circuit, Qatar (16-18/3). Lima putaran lainnya akan diadakan di Buriram International Circuit, Thailand (23-25/3 dan 5-7/10), Twin Ring Motegi, Jepang (1921/10) dan Sepang International Circuit, Malaysia (27-29/7 dan 2-4/11). General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM Agustinus Indraputra mengatakan, ATC kali ini akan dihadapi lima pembalap binaan AHM dengan penuh tantangan mengingat merupakan kompetisi internasional pertama

bagi sebagian besar dari mereka dalam menghadapi pembalap bertalenta lain dari seluruh penjuru Asia. “Ini merupakan kesempatan bagus dan juga tantangan yang berat bagi kelima pembalap tersebut dalam meraih mimpinya mengibarkan Merah Putih serta melanjutkan raihan positif para pembalap Astra Honda pada tahun-tahun sebelumnya. Kami mohon dukungan dari masyarakat Tanah Air sehingga bisa mewujudkan mimpi membawa Indonesia sebagai juara,’’ ujar Indraputra. Sebelumnya pada awal tahun ini, Astra Honda Racing Team (AHRT) mampu mengawali musim kompetisi yang diikuti dengan meraih podium II dan III melalui pembalap Mario Suryo Aji dan Rheza Danica Ahrens di laga perdana Asia Road Racing Championship 2018 kelas Asia Production 250. Raihan tersebut turut memperkuat kepercayaan diri para pembalap yang sebelumnya meraih hasil positif saat tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia (19-21/2). Mario mampu menjadi pembalap tercepat kedua. ‘’Saya sangat tidak sabar untuk bisa balapan di seri pembuka ATC. Ini tidak

akan mudah, apalagi saya belum pernah balap di Qatar. Tapi saya optimis bisa berbuat terbaik. Bekal hasil positif saat tes pramusim di Sepang dan raihan podium di ARRC menambah kuat kepercayaan diri saya. Mohon doa dan dukungannya agar saya dapat tampil maksimal,’’ ungkap Mario. Sementara Adenanta yang tahun lalu menyumbang prestasi podium pertama bagi Indonesia di ajang Thailand Talent Cup (TTC) optimis dapat memberikan performa terbaiknya saat balap pertama nanti. Saat tes pramusim, ia mengisi posisi ke-21 karena cedera tangan yang dialaminya saat laga terakhir di putaran terakhir TTC 2017. ‘’Walaupun kondisi sempat kurang fit saat pra-tes, itu bukan alasan buat saya. Semoga saya bisa memberikan penampilan terbaik dan mampu mengibarkan Merah Putih di podium,’’ katanya. Asia Talent Cup 2018 diikuti 22 pembalap bertalenta yang terpilih dari ratusan pendaftar di seluruh Asia. Ajang asuhan Dorna tersebut diadakan dua kali balapan dalam setiap putarannya yang dapat disaksikan langsung pada saluran resmi Asia Talent Cup di Youtube. (bns1)

SIAP TAMPIL - Lima pembalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap tampil di Asia Talent Cup 2018.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Kamis Wage, 15 Maret 2018

daerah

5

Ditinggal ”Mabanten’’, Puluhan Hektar Sawah di Tegalalang Kekurangan Air Dapur Terbakar Bangli (Bali Post) Musibah kebakaran melanda dapur milik Ni Nyoman Riki, warga Lingkungan Tegal, Kelurahan Bebalang, Bangli, Rabu (14/3) pagi kemarin. Kebakaran diduga dipicu percikan api di bagian dapur saat korban sedang memasak makanan ternak. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian hingga Rp 10 juta. Informasi yang dihimpun siang kemarin menyebutkan, kasus kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 Wita. Sebelumnya korban memasak nasi di dapur rumah miliknya. Setelah itu korban memasak makanan ternak di tempat yang sama. Riki kemudian meninggalkan dapur untuk melakukan persembahyangan (mabanten saiban). Saat mabanten, korban mendengar suara ledakan yang berasal dari dapurnya. Saat dicek dilihatnya ada kobaran api di areal dapurnya. Korban yang panik lalu berlari untuk mencari pertolongan. Dibantu warga, kobaran api yang telah menghanguskan bangunan dapur dan lumbung padi berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.30. Kanit Reskrim Polsek Bangli Iptu Purnawan seizin Kapolsek Kompol Dewa Raka mengatakan, berdasarkan hasil olah TKP diketahui bahwa api berasal dari percikan api tempat korban memasak makanan ternak. Peristiwa ini tidak dilaporkan oleh korban ke polisi. ‘’Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta,’’ terangnya. Atas kejadian itu, Purnawan mengimbau masyarakat khususnya yang masih memasak menggunakan kayu bakar agar tidak meninggalkan dapur sebelum api benar-benar padam. Karena hal itu berpotensi memicu terjadinya kebakaran. (kmb40)

Kelabui Pemilik, Ayam Curian Disemir

Semarapura (Bali Post) – Seorang pencuri ayam dibekuk Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klungkung. Pelaku yang merupakan residivis kasus serupa diketahui telah beraksi di belasan TKP. Uniknya, guna mengelabui sang pemilik, ayam jago hasil curian disemir dengan warna berbeda. Hal ini dirilis, Rabu (14/3) kemarin. Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP I Made Agus Dwi Wirawan menjelaskan, pelaku Didi Irawan alias Rudi (31) ditangkap 8 Maret lalu di tempat kosnya di Jalan Srikandi, Semarapura. Diawali adanya laporan dari seorang warga yang mengaku kehilangan ayam aduan. ‘’Setelah ditangkap, langsung dibawa ke Polres,’’ ungkapnya didampingi Kasubag Humas AKP I Gede Putu Ardana dan Kanit I Ipda Ibnu Rudi Hartono. Setelah diinterogasi, pria asal Desa Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Mataram, Lombok itu mengaku sudah beraksi di 11 TKP. Guna mengelabui sang pemilik, ayam yang sebelumnya berwarna merah disemir hitam. ‘’Pelaku ini sudah residivis kasus serupa. Pada 2016 sempat ditahan enam bulan,’’ jelasnya. Aksi tak terpujinya tersebut dilakukan pagi hari sekitar pukul 05.00 Wita. Setiap rumah yang ada suara ayam berkokok langsung disambangi. ‘’Dia jalan begitu saja. Di mana ada suara ayam langsung dicari,’’ jelas Dwi Wirawani. Pelaku mengaku melakukan itu karena perlu uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga, salah satunya membeli susu untuk sang anak. Rudi mengaku menjadi buruh tukang angkut pasir di Klungkung. Hasil yang didapatkan tidak seberapa. ‘’Tidak cukup, jadi saya ngambil ayam,’’ imbuh perwira asal Buleleng tersebut. Akibat perbuatannya, pelaku terancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (kmb45)

Operasi Keselamatan Agung 2018

Polantas Harus Jadi Contoh

Denpasar (Bali Post) Dalam Operasi Keselamatan Agung 2018, Direktur Lalu Lintas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana mengajak personel Polda khususnya Polantas harus bisa menjadi contoh. Hal itu disampaikan Kombes Sudana saat memimpin apel di Mapolda Bali, Selasa (13/3) lalu. Mantan Kapolresta Denpasar ini mengungkapkan, tujuan operasi ini untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Hal ini mesti diterapkan di lapangan demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran (kamseltibcar) berlalu lintas. Selama operasi, Ditlantas bersama jajaran menertibkan sejumlah pelanggar lalu lintas khususnya roda dua. Pelanggaran tersebut di antaranya melawan arus, tidak menggunakan helm, menggunakan handphone saat mengemudi, pengendara belum cukup umur dan berboncengan lebih dari satu orang. ‘’Pengendara seharusnya taat terhadap peraturan lalu lintas meskipun tidak ada petugas yang mengawasi. Selama ini pengendara baru taat aturan lalu lintas jika ada petugas. Mari kita gugah kesadaran masyarakat untuk disiplin berlalu lintas demi keselamatan pribadi dan orang lain,’’ tegas Sudana. Mantan Kabid Humas Polda Bali ini mengimbau personelnya menjadi contoh kepada masyarakat, terutama dalam menumbuhkan kesadaran pribadi guna menekan kecelakaan lalu lintas. (kmb36)

Rumah dan Toko Terbakar di Kedonganan

Mangupura (Bali Post) Masyarakat yang melaksanakan upacara Melasti, Rabu (14/3) kemarin, dikagetkan oleh kebakaran hebat di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kedonganan Kuta, Badung. Bangunan bengkel, toko, rumah dan palinggih sanggah (bangunan suci) terbakar. Informasi yang diperoleh di lapangan, kebakaran tersebut terjadi pukul 12.00 Wita. Awalnya pemilik bengkel, Teguh Prasetyo, sedang menambal ban sepeda motor. Tanpa sengaja kakinya menyenggol tempat pres ban dan mengakibatkan sepritus berisi nyala api tumpah. Api langsung menyebar, bahkan menyambar botol berisi bensin. “Korban juga jual bensin eceran di bengkelnya,” kata sumber. Dalam sekejap, si jago merah mengamuk dan melalap semua isi bengkel. Bahkan, api melalap dua bangunan tempat tinggal milik Ketut Sana, lalu merembet ke toko sembako dan toko baju milik Maisaroh. Sanggah di lantai duA milik Mangku Garus juga terbakar. Beberapa menit kemudian delapan mobil pemadam tiba di TKP. Dengan sigap petugas berupaya menjinakkan api. Sekitar satu jam kemudian api berhasil dipadamkan. Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Arya Seno Wimoko didampingi Panit Buser Iptu Putu Budiartama membenarkan adanya kejadian itu. “Kami masih memeriksa saksi-saksi. Dugaan awal karena pemilik bengkel nyenggol tempat pres ban sehingga api membesar dan terjadilah kebakaran,” ucapnya. (kmb36)

Bangli (Bali Post) Puluhan hektar lahan pertanian di Subak Tegalalang, Kelurahan Kawan, Bangli, mengalami kekurangan air. Hal ini menyebabkan petani tidak bisa melakukan penanaman padi secara serentak. Petani berharap pemerintah turun tangan mengatasi persoalan tersebut. Klian Tempek Subak Tegalalang Sang Ketut Rencana, Rabu (14/3) kemarin, mengatakan total luas lahan yang kekurangan air mencapai 20 hektar. Lahan tersebut berada di Subak Tegalalang sisi barat. Sementara Subak Tegalalang Timur yang luasnya hampir sama kebutuhan airnya mencukupi. ‘’Di sisi timur air bahkan berlebih dan terbuang ke sungai. Kelebihan air inilah yang kami usulkan dipipanisasi sehingga subak di sisi barat juga tercukupi airnya dan air tidak

terbuang percuma,’’ ucapnya. Jarak antara subak sisi barat dan titik lokasi air yang terbuang cukup jauh, sekitar 750 meter. Hal ini menyebabkan petani kesulitan melakukan pengalihan air. Rencana menjelaskan, kekurangan air pada puluhan hektar lahan persawahan di Subak Tegalalang Barat sudah terjadi sejak lama. Selama ini air untuk petani dijatah dan penanaman padi harus dilakukan secara bergilir mengingat debit air minim. Setelah padi cukup besar, barulah airnya dialihkan ke lahan lainnya. Pihaknya telah mengajukan usulan ke Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Peternakan (PKP) Kabupaten Bangli untuk memanfaatkan air yang terbuang dengan sistem pipanisasi. ‘’Usulan yang kami ajukan sudah direspons. Katanya pihak dinas akan menyampaikan ke pusat,’’ tegas Rencana. (kmb41)

Bali Post/kmb41

SAWAH - Areal sawah di Subak Tegalalang, Kelurahan Kawan, Bangli yang kekurangan air.

Saling Klaim Kepemilikan Lahan

Pembuatan Fondasi Tak Ada Izin, BPN Diminta Segera Turun

Tabanan (Bali Post) Saling klaim kepemilikan lahan seluas 1,55 hektar di Banjar Batugaing, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, antara Pemkab Tabanan yang memegang sertifikat tanah dan EW, anggota DPRD asal Kediri, terus berlanjut. Terbaru, pembuatan fondasi beton di areal lahan milik Pemkab Tabanan itu rupanya belum mengantongi izin. Hal itu diakui oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (Dinas Perizinan) I Made Sumerta Yasa. Ketika dikonfirmasi tentang pembetonan tersebut, ia mengatakan belum ada warga atau EW yang mengajukan izin untuk pembangunan di wilayah lahan sengketa. Pihaknya juga menegaskan tidak pernah mengeluarkan izin terkait proyek yang baru berupa fondasi dasar bangunan saja. ‘’Belum ada yang mengajukan perizinan apa pun,’’ tegasnya, Rabu (14/3) kemarin. Di sisi lain, pihak BPN yang diharapkan bisa menjadi penengah kasus ini untuk menentukan secara jelas tapal batas lahan milik Pemkab Tabanan, sehingga akan diketahui proyek tersebut menyerobot lahan atau bukan, juga belum turun. Terkait saling klaim ini, Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyatakan selaku pimpinan daerah pihaknya tetap akan mengamankan aset milik Pemkab Tabanan. Ia kembali minta agar BPN segera turun untuk menuntaskan kasus ini agar cepat selesai dan

ada kejelasan soal status tanah pemkab. Ia yakin lahan tersebut milik Pemkab Tabanan sesuai sertifikat yang diterbitkan tahun 1992 serta perjanjian antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata/ Disbudpar (kini Dinas Pariwisata) dan kelompok nelayan Krya Mina Utama untuk membangun bangsal rumah singgah nelayan. Sebagai Ketua DPC PDI-P Tabanan, Komang Sanjaya menugaskan Ketua Fraksi I Nyoman Arnawa untuk menanyai EW. Dari laporan yang diterima, EW tetap ngotot di lokasi membangun fondasi itu adalah tanah miliknya. Sementara tanah pemkab sesuai sertifikat adalah sungai. ‘’Aneh saja kalau BPN sampai menerbitkan sertifikat untuk sungai,’’ kilahnya. Sementara selaku Ketua DPC Fraksi PDI-P, Komang Sanjaya minta jajarannya di Komisi I dan II untuk ikut serta turun mengecek kebenarannya. Di sisi lain sebagai pimpinan daerah, ia menekankan staf dan perangkat daerah terkait untuk mensertifikatkan tanah pemda. ‘’Jika perlu anggarkan di perubahan. Gunakan kasus ini sebagai

Bali Post/kmb28

SERTIFIKAT PEMDA – Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya memperlihatkan sertifikat kepemilikan tanah Pemda Tabanan. pembelajaran. Bagi saya wajib menjaga dan mempertahankan aset daerah jika memang benar 1.000 persen itu milik daerah. Kalau sama-sama ngotot jalan terakhir pengadilan,’’ tambahnya. Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Tabanan I Made Yasa mengungkapkan, pihaknya belum bersurat

ke BPN karena aset merupakan tanggung jawab Badan Keuangan Daerah. Jika pihaknya diberikan mandat untuk bersurat, tentu saja segera bersurat. ‘’Saya rasa Bakeuda sudah bersurat ke BPN, tetapi kami koordinasikan dulu. Jangan sampai dobel surat kan tidak bagus kesannya,’’ ucapnya. (kmb28)

Program Pamsimas

Optimalkan Air Bersih di Desa Sari Meker

Singaraja (Bali Post) – Pelayanan air bersih di Desa Sari Meker, Kecamatan Buleleng, akan digenjot lewat program Pamsimas. Desa ini masih mengalami permasalahan dalam penyediaan sarana air bersih untuk warganya. Melalui Pamsimas, pemerintah akan mengoptimalkan sumber mata air dari Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada. Hal itu diungkapkan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) saat menghadiri penilaian lomba desa tingkat kabupaten di Desa Sari Mekar, Rabu (14/3) kemarin. Dikatakannya, untuk mengoptimalkan pembangunan termasuk penanganan air bersih di desa, perbekel dituntut inovatif dan kreatif serta berkoordinasi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan perangkat desa lain. ‘’Perbekel mesti mengikuti regulasi dalam pengelolaan dana desa,’’ ujarnya. Menurut Perbekel Desa Sari Mekar Made Suka Sandiada, warga di desanya masih dihadapkan pada persediaan air bersih yang belum optimal akibat minimnya sumber mata air. Ia berharap

pemerintah kabupaten memfasilitasi desa agar persoalan air bersih ini bisa diatasi dengan tuntas. Pihaknya juga minta dukungan pemerintah untuk mengoptimalisasi perkembangan sektor kerajinan di Desa Sari Mekar, sehingga bisa mendongkrak perekonomian masyarakat.

Napak Tilas Sementara itu, masih dalam suasana perayaan HUT ke-414 Kota Singaraja, digelar lomba Napak Tilas Panji Sakti. Sebanyak 29 regu mengikuti lomba ini diawali dari kawasan Pura Yeh Ketipat, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, dan berakhir di Pura Bhuana Kerta, Desa Panji. Asisten Adminitrasi Umum Setda Drs. I Ketut Asta Semadi, M.M. saat membuka kegiatan mengatakan, lomba ini momentum untuk menghayati dan mengingat perjuangan sang pendiri Kota Singaraja Ki Barak Panji Sakti. Perjuangan itu hendaknya dijadikan panutan oleh generasi muda dalam mengisi pembangunan secara umum di Buleleng dan khususnya Kota Singaraja. (kmb38)

Bali Post/kmb38

NAPAK TILAS – Pembukaan lomba Napak Tilas Panji Sakti serangkaian HUT ke-414 Kota Singaraja, Rabu (14/3) kemarin.

I Wayan Karmawan

Bali Post/kmb40

Penanganan Pengungsi Selesai

Tim Penanganan Darurat Bencana Gunung Agung Dibubarkan Bangli (Bali Post) – Tim Penanganan Darurat Bencana Gunung Agung yang dibentuk beberapa bulan lalu di Bangli disepakati dibubarkan. Pembubaran dilakukan menyusul telah selesainya penanganan pengungsi asal wilayah Karangasem di Kabupaten Bangli. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli I Wayan Karmawan, Rabu (14/3) kemarin, mengatakan saat ini SK Tim Penanganan Darurat Bencana Gunung Agung telah dicabut. Selanjutnya tinggal menunggu selesainya proses penyusunan laporan penggunaan logistik dan dana untuk dilaporkan ke bupati. Adapun salah satu pertimbangan disepakatinya pembubaran tim karena sudah pulangnya seluruh warga Karangasem yang sempat mengungsi ke Bangli. Dikatakannya, meski pengungsi sudah pulang ke rumahnya masingmasing, bantuan logistik yang diterima tim dari para donator selama ini masih tersisa cukup banyak. Hanya, ia tidak bisa merinci sisa logistik yang dimaksud. Menurut Karmawan, logistik yang masa kedaluwarsanya segera habis seperti mi instan, snack dan kecap akan dikirim ke Karangasem. Demikian juga logistik berupa beras yang tidak tahan lama bakal diserahkan ke Karangasem. ‘’Sesuai kesepakatan tim akan dikoordinasikan ke Dinsos Karangasem untuk diserahkan bagi pengungsi di sana,’’ ujarnya. Sementara sisa logistik yang masa kedaluwarsanya masih lama akan distok untuk mengantisipasi kedatangan pengungsi kembali ke Bangli. Ia mengucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak baik donator, ASN, Polri, TNI, PMI maupun relawan yang selama ini telah membantu penanganan pengungsi di Bangli. Berkat bantuan mereka selama ini, penanganan ribuan pengungsi di Bangli berjalan lancar. Atas bantuan semua pihak tidak ada pengungsi di Bangli yang sampai mengalami masalah kekurangan logistik. (kmb40)


OPINI

6

Kamis Wage, 15 Maret 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Korupsi Itu Urusan Mental, Bukan Sistem TAHUN politik, segala pembicaraan sering kali mengarah kepada politik. Tidak hanya di ruangruang informal tetapi juga formal. Tidak hanya yang mengatur soal periferal tetapi sudah mengarah ke sistem. Dalam hidup pada zaman demokrasi, silakan saja bicara, berdiskusi, berpolemik dan sebagainya. Bisa dengan sekumpulan intelektual, campuran, atau dengan komposisi yang lain. Semakin heterogen, semakin berkembang arahnya meskipun belum tentu merupakan hal yang positif untuk dijadikan solusi. Namun, paling tidak bisa dijadikan renungan, pertimbangan, acuan dan lainnya. Wacana pemilu yang berbiaya tinggi, bukan hal baru. Sudah diprediksi dan diutarakan sebelum dan sesudah Pemilukada beberapa waktu lalu. Pergantian dari sistem perwakilan ke pemilihan langsung bukan tanpa alasan. Banyak alasan. Salah satunya adalah rakyat dinilai sudah matang dalam pola pembelajaran politik dan sebagian besar sudah berada dalam ranah budaya politik partisipatif. Meskipun tidak terbukti benar seratus persen toh mitos atau sistem ini terus dipakai dan tetap menjadi bahan diskusi untuk, kalau-kalau, pemerintah berbuah pikiran untuk mengembalikannya ke sistem perwakilan. Kalau pun sekarang dituding banyaknya pejabat yang kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK karena berbagai sebab tentu bukan semata-mata biaya politik yang mahal. Banyak variabelnya. Pun demikian kalau banyak wakil rakyat yang menjadi penghuni hotel prodeo, juga bukan hanya karena ongkos yang telah dikeluarkan mahal. Juga ada penyebab lain. Kalau sekarang, ada usulan lagi pindah ke sistem perwakilan, ya silakan saja. Tentu secara instrumen ada yang mesti dipersiapkan lagi. Kalau melihat kondisi sekarang ini, tentu akan alot pembahasannya. Saat ini, di tengah krisis legitimasi yang parah terhadap wakil rakyat di parlemen, tentu akan memerlukan tenaga ekstra untuk mengembalikan kondisi ini ke sistem lama. Apakah sebuah kepercayaan rakyat akan begitu gampang diombang-ambingkan, digontaganti dengan sistem yang lain walapun argumentasinya sudah sangat komprehensif. Argumentasi itu kan baru sebatas teori, sekarang yang secara kasatmata adalah faktanya. Ada jurang yang sangat lebar antara wakil rakyat dengan pemilihnya. Jurang kepercayaan itu tentu mesti dijembatani dengan keseriusan yang amat sangat demi kembalinya sebuah kepercayaan. Yang jelas, biaya pemilu dan Pilkada yang mahal dengan maraknya korupsi tak semuanya berkorelasi. Masih banyak ada pejabat yang tak korupsi meskipun mereka lahir dari sistem pemilu saat ini. Yang pasti perilaku korup itu bersinggungan dengan mental, bukan semata-mata pada sistem demokrasi. Itu artinya, tanggung jawab rakyat melahirkan pemimpin bersih di tataran eksekutif dan legislatif. Jika rakyat ikut memfasilitasi lahirnya pemimpin korup, maka ketika ada birokrat dan legislator korup kita harus bisa memahaminya.

S URAT PEMBACA

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Bahasa Bali Masuk PT? Saking dirasa pentingnya Bahasa Bali (BB) bagi kehidupan masyarakat, terutama bagi umat Hindu di Bali, kini ada rencana memasukkan BB itu ke Perguruan Tinggi (PT) di Bali sebagai suatu mata kuliah yang tentu saja sama posisinya dengan mata kuliah yang lain (Bali Post, 6/2). Sebagai sebatas gagasan atau rencana, patut diacungi jempol. Namun, saya sendiri agak pesimis hal itu akan bisa berjalan mulus. Kenapa? Pertama, kurikulum di sebagian PT kini sudah overload alias kebanyakan SKS (satuan kredit semester). Malah yang saya ketahui di sebuah jurusan/fakultas mematok 152 SKS (sudah dianggap padat dan mau dikurangi) untuk program sarjana S-1. Kedua, tidak semua mahasiswa memiliki persepsi yang sama atau menyenangi BB, apalagi yang namanya bahasa itu sifatnya spesifik berkaitan dengan bakat seseorang. Contoh, orang yang tidak berbakat dan tidak senang dengan bahasa Cina lalu “dipaksakan” tentu hasilnya kurang bagus. Atas dasar ini, saya mengusulkan agar BB dikembangkan pada PT yang sudah ada mata kuliah BB-nya seperti di Faksas Unud, di STKIP Agama Hindu Singaraja, dan di FBS Undiksha Singaraja. Sedikit tapi mantap, jauh lebih bagus ketimbang banyak tapi sing karuan. Lainnya, kalau toh bersikeras memasukkan BB sebagai mata kuliah di PT sebaiknya menggunakan pendekatan Integrated Curriculum (terintegrasi dengan mata kuliah yang lain) dan bukannya Monolitics Curriculum alias sebagai mata kuliah berdiri sendiri yang akan menambah “kroditnya” perkuliahan. Saya sangat mendukung BB itu dilestarikan dan dikembangkan. Romi Sudhita Jl. Srikandi, Singaraja

Klarifikasi Berita Dengan ini saya menyampaikan klarifikasi atas berita yang berjudul ‘’Dilantik sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah Wilayah Badung, IGA Sri Wichaya Gangga, Notaris yang Juga Akademisi’’ yang dimuat pada surat kabar Bali Post pada tanggal 6 Februari 2018. Bahwa dalam berita tersebut terdapat materi yang dapat dikategorikan pelanggaran Kode Etik Notaris, yaitu Pasal 4 Kode Etik Notaris mengenai larangan pencantuman jabatan dan kedudukan sebagai notaris baik oleh diri sendiri, atau pihak lain berupa publikasi dalam bentuk apa pun dalam media massa dan atau media elektronik. Sehingga melalui surat klarifikasi ini, saya menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan yang terdapat dalam materi berita yang telah disampaikan oleh pihak Humas Unmar tersebut. Sekian dan Terima Kasih. IGA Sri Wichaya Gangga Denpasar, Bali

Menimbang Sistem Demokrasi Perwakilan Setelah hampir dua dasawarsa reformasi Indonesia, ternyata perbaikan kualitas kehidupan sosial di Indonesia tidak beranjak. Malah dikatakan justru menurun. Ini diperlihatkan dengan adanya demikian banyak korupsi yang terjadi di Indonesia. Pernyataan pimpinan KPK yang mengatakan banyak calon kepala daerah terlibat korupsi, telah menimbulkan kontroversi di masyarakat. Sebagian tidak setuju karena hal itu diungkapkan sebelum melakukan tindakan dan sebagian juga ada yang setuju karena indikasi ke arah itu memungkinkan.

Oleh I Ketut Suladra ari konteks inilah kemudian muncul lagi pendapat bahwa kalau memang korupsi itu benar terjadi pada calon kepala daerah, di samping mental calon pimpinan itu bobrok, juga budaya yang memengaruhi. Juga ada yang mengatakan disebabkan oleh demikian banyaknya biaya yang dikeluarkan ketika harus mencalonkan diri menjadi kepala daerah. Ketika pernyataan muncul bahwa korupsi itu disebabkan oleh biaya besar, maka yang disalahkan adalah sistem kepemiluan kita sekarang, yaitu demokrasi secara langsung. Muncul kemudian pendapat agar demokrasi langsung ini dihentikan saja di Indonesia. Bagaimana harus menanggapi persoalan ini? Sebenarnya, keinginan untuk kembali memakai sistem pemilu perwakilan, telah muncul sejak beberapa tahun lalu, mungkin sejak satu dekade yang lalu. Pertimbangannya pada waktu itu adalah bahwa masyarakat kita masih belum siap dengan cara pemilihan langsung ini. Masyara-

kat siap untuk melakukan pilihan langsung akan tetapi yang jauh tidak siap adalah menjatuhkan pilihannya kepada kandidat yang pantas. Masyarakat terlalu banyak yang mengandalkan figur. Inilah peliknya demokrasi di Indonesia. Dalam bahasa demokrasi, memang pemilu Indonesia itu demokrasi karena dihasilkan melalui pemilihan langsung. Tetapi dalam hal kualitas, output yang dihasilkan, sangat tidak mendukung. Pimpinan yang berdasarkan figur tidak selalu identik dengan kualitas kepemimpinan. Demokrasi yang sesungguhnya adalah perpaduan yang harmonis antara memilih secara langsung dengan pilihan yang cerdas dan benarbenar merupakan pemimpin yang mampu untuk melindungi rakyat. Lebih fatal lagi, praktik demokrasi (yang masih setengah-setengah) ini justru untuk melaksanakan kepemimpinan pada pemerintahan dengan sistem otonomi daerah. Kepemimpinan demokrasi yang berbasis otonomi daerah itu, benar-benar memerlukan pemimpin yang berkualitas, dengan

kemampuan menggabungkan antara manajemen sosial dengan manajemen ekonomi. Sistem otonomi daerah memberi keleluasaan kepada daerah untuk mengelola kekayaannya sendiri kemudian dimungkinkan juga bagi daerah itu, demi mengelola daerahnya, melakukan perjanjian dengan negara lain (kota lain). Bayangkan, seorang kepala daerah (kabupaten maupun kota), juga pada akhirnya dituntut untuk dapat berdiplomasi. Jadi, ia tidak hanya pintar manajemen sosial atau ekonomi, tetapi juga berdiplomasi. Hanya, pemimpin seperti inilah yang akan mampu memimpin daerah. Jarang atau bahkan tidak mungkin seorang pemimpin yang hanya mengandalkan simbolis budaya atau sekadar figur, akan mampu melaksanakan tugas berdasarkan tiga tuntutan tadi. Pada sisi kemasyarakatan, mungkin pada aras masyarakat yang paling bawah, masih belum banyak tahu pemimpin dan kepemimpinan yang bagaimana diperlukan untuk memerintah daerahnya.

Sebagai seorang pemimpin daerah yang berkuasa di bawah aturan otonomi daerah itu, ia harus mengetahui potensi daerahnya. Dan dari situlah ia harus tahu ilmu manajemen yang berarti setelah mengetahui potensi yang ada, kemudian mengolah potensi itu dengan memilih dan bekerja sama dengan para ahli yang ada, keemudian memadukannya dengan strategi pemasaran agar mendapatkan keuntungan (manfaat) bagi daerahnya. Tetapi, seorang pemimpin daerah juga harus tahu manajemen sosial. Tujuannya adalah mengelola berbagai kelompok, kepentingan, struktur yang ada di masyarakat agar tidak merasa dirugikan oleh potensi-potensi sumber daya yang ada. Agar masyarakat tidak cemburu dengan kelompok lainnya, agar tidak merasa disingkirkan. Seorang pemimpin seperti ini harus tahu menjelaskan dan memberikan masukan kepada masyarakat. Di sinilah rumitnya menjadi kepala daerah pada zaman otonomi. Yang muncul pada era reformasi ini, justru pemimpin yang hanya menjadi pemimpin figuran dari masyarakat yang tidak mempunyai keahlian apaapa. Pemimpin fuguran itu pada perjalanan waktu berikutnya berkembang menjadi pemimpin “kharismatis rekayasa”. Maksud dari pemimpin seperti ini adalah calon pemimpin yang seolah-olah kharismatis dengan merekayasa segala macam segmen sosial. Dari sinilah, muncul politisi dadakan. Mereka segera berkunjung ke

Nyepi, Menambah ”Samskriti’’ di Pulau Bali

Samskriti dimaknai sebagai cara untuk meningkatkan kualitas, ibarat gabah akan jauh lebih bernilai bila diolah menjadi beras. Nyepi tahun ini begitu unik karena bertepatan dengan hari Saraswati, dan ini ibarat mangga manis yang didampingi gula. Sebetulnya, bila rasa mangganya sudah cukup manis, sebaiknya tidak perlu lagi tambahan gula. Begitu juga dengan Nyepi yang mengedepankan catur brata panyepian sesungguhnya sudah juga termasuk menghormati Saraswati. Saraswati selain simbol pengetahuan, beliau juga dikenal Dewi Ucap, dan juga sebagai simbol penguasa energi satwika, dengan karakter yang tenang dan damai. Dengan melakukan Nyepi, pantang bicara (gaduh), membuat suasana hening dan damai, itu adalah wujud perayaan Saraswati. Bila ini dianggap belum cukup, ibarat mangga yang sudah manis mau ditambah gula lagi, dan itu adalah menyangkut masalah rasa, dan ini sebaiknya jangan dirisaukan, ikutilah petunjuk yang bisa memberi keheningan dan kedamaian bersama. Tentu kehadiran Nyepi kali ini akan menambah samkriti, yang akan menjadikan budaya Pulau Bali akan memberi nilai keindahan yang lebih baik, dan begitu unik. Karena itu, kalaupun ada perayaan Nyepi di luar Pulau Bali, tentu tidak akan ditemukan keutuhan bingkai yang menghiasinya seperti di Bali. Tidaklah keliru bila perayaan Nyepi merupakan samskriti yang melengkapi keunikan Pulau Bali, di mana jalan–jalan di perkotaan hingga pelosok desa bisa dikondisikan penuh makna, bagaikan tempat pertapaan yang penuh keheningan. Di luar Pulau Bali tidak akan ada kota dan desa yang bisa dikondisikan seperti kota para

Oleh I Gst. Ngr. Bagus Suryawan, S.T., S.Ag., M.M. pertapa, kota para yogi yang teduh dan hening pada saat penyambutan Nyepi. Memang tidak ada duanya perayaan tahun baru di dunia ini yang disambut dengan serbapuasa selama 24 jam, apakah itu puasa tidak makan dan minum, tidak bekerja (amati karya), tidak bersenang– senang (amati lelanguan), tidak bepergian (amati lelungan), dan tidak menyalakan api (amati geni). Permasalahannya adalah adakah hari raya Nyepi sebagai perayaan tahun baru bisa dirasakan oleh generasi muda sebagai keyakinan yang dapat memberi kepuasan tersendiri mengingat di tempat lainnya di dunia perayaan tahun baru selalu dihiasi dengan pesta–pesta keriangan dan kegembiraan? Sebenarnya, sangat beruntung bisa merayakan Nyepi di Bali, semua mendukung untuk bisa merayakan Nyepi dengan lebih hening. Ini akan terasa manakala kita pernah mengalami Nyepi di luar Pulau Bali seperti yang pernah kami alami di Pulau Bangka beberapa puluh tahun yang lalu. Di pulau ini, kami beberapa umat Hindu yang bisa dihitung dengan jari, dengan tempat tinggal yang saling berjauhan, mau tidak mau harus puasa jauh sebelum Nyepi, baik itu puasa tanpa pura, tanpa palinggih, tanpa banten, tanpa pinandita atau pandita, tanpa kitab suci, dan begitulah hari–hari itu berlalu. Pengalaman ini mengingatkan diri ini kembali ketika masih bujang, dan hal yang sama akan juga dialami oleh putri tertua kami yang kini sedang mendapat tugas beasiswa Fulbright di Universitas Harvard Amerika Serikat. Di wilayah ini juga belum ditemukan adanya aktivitas orang Bali Hindu,

dan kalaupun ada kegiatan Hindu tentu lebih banyak didominasi oleh keturunan India Hindu yang tidak mengenal hari raya Nyepi. Walaupun demikian, Nyepi di Bali hendaknya jangan dibanggakan karena keunikannya saja yang tampak dari luar, akan tetapi bagaimana mengindahkan warisan leluhur yang unik ini hingga menyentuh hati. Tanpa sentuhan hati, tidak akan ditemukan keindahannya karena indah itu cirinya adalah dapat menggetarkan hati. Tanpa keindahan tentu Nyepi malah sebaliknya bisa menjadi beban mental, dan bila ini yang terjadi perlu pemahaman akan makna Nyepi secara berkesinambungan pada umat Hindu terutama bagi generasi penerus. Keunikan menyambut tahun baru harus menjadi kebanggan tersendiri, dan generasi penerus harus mendengungkan kebanggaan ini bukan semata karena unik, tetapi perayaan tahun baru ini disambut dengan puasa, tidak makan dan tidak minum dengan bingkai catur brata. Harus diakui dengan jujur, tidak mudah untuk menjalani kemurnian catur brata panyepian, ibarat orang yang mesti harus menjadi seorang yogi walaupun itu hanya sehari. Seorang disebut yogi karena ia mampu melakukan banyak pantangan (brata), dan salah satunya adalah mengendalikan makanan. Itulah sebabnya, puasa makan dan minum adalah kunci utama untuk bisa melaksanakan pantangan (brata) panyepian yang lain. Mereka yang sadar meniatkan makan sekali dalam sehari disebut yogi. Mereka yang makan dua kali dalam sehari disebut penikmat (bogi), dan mereka yang makan tiga kali atau lebih dalam sehari

disebut penyakitan (rogi). Amati geni bagi kebanyakan orang hanya baru disadari sebagai bentuk luar berupa tidak menyalakan api atau lampu, sedangkan makna sesungguhnya bagi diri adalah mengendalikan api nafsu atau keinginan. Api nafsu yang sulit dikendalikan muncul dari dorongan kekuatan energi yang lebih banyak dipicu oleh makanan yang memiliki kandungan energi yang melampaui keharmonisan, terutama makanan yang tidak sattwik, daging, telur dan ikan yang menjauhi rasa damai. Setiap Nyepi, umat Hindu dihadapkan untuk bisa puasa tidak makan dan minum plus catur brata. Untungnya, Hindu tidak mengajarkan doktrin, tetapi lebih mengarahkan perilaku yang selaras dengan hukum alam. Seperti halnya berlayar, sebaiknya memang searah dengan arah angin, begitu juga dengan perayaan Nyepi, hatilah yang diselaraskan untuk menumbuhkan keheningan, keteteduhan hingga muncul rasa bakti yang damai. Puasa makan dan minum akan membantu melatih menghaluskan perasaan hati. Seperti halnya orang yang ingin kaya, tentu diperlukan banyak usaha, dan bila puas dengan miskin tidak perlu ada usaha. Begitu juga untuk memiliki karakter dengan kehalusan hati tentu dibutuhkan banyak berpantang (brata), dan sebaliknya bila menonjolkan hidup dengan temperamen ganas, memuja tubuh fisik, tidak diperlukan berpantang (brata). Menghaluskan perasaan itu penting bila selalu ingin dekat dengan Tuhan, sebab wujud Tuhan itu sangat dan sangat halus hingga meresap dalam partikel terkecil suatu benda. Seperti juga air mudah bersatu dengan air, minyak dengan minyak, tentu yang halus lebih mudah dengan yang halus.

desa-desa, mengubah wajahnya dengan berbagai polesan melalui spanduk dan baliho di pinggir jalan, kemudian menggelontorkan berbagai bantuan kepada masyarakat secara mendadak. Semua segmen dibantu tanpa tanggung-tanggung dengan uang yang entah dari mana datangnya. Pemimpin kharismatis rekayasa seperti inilah yang sering memboroskan uang sehingga memunculkan keinginan untuk mengembalikan uang itu setelah berkuasa nanti. Akan tetapi, masyarakat banyak yang terbuai dengan bantuan dan polesan tersebut, sehingga seolah-olah dikibuli oleh calon pemimpin yang terekayasa seperti ini. Kondisi masyarakat Indonesia juga harus diperhatikan betul dengan adanya sikap seperti ini. Dengan melihat fenomena demikian, masyarakat kita sejujurnya boleh dikatakan masih belum mempunyai tingkat pengetahuan yang mencukupi untuk memilih pemimpin yang sebenarnya. Jadi, mereka harus mendapatkan banyak pendidikan politik lagi. Pada konteks seperti itulah, penting dilakukan pemikiran lagi terhadap sistem kepemiluan Indonesia yang dipraktikkan sekarang. Perlu juga dipertimbangkan sistem titipan pemilihan langsung oleh rakyat itu kepada perwakilan mereka di lembaga perwakilan (legislatif). Tantangannya adalah bagaimana kemudian partai politik mampu memilih caloncalon wakilnya ini agar yang benar-benar berkualitas masuk ke dalam lembaga legislatif. Tanpa itu, jika kualitas anggota legislatifnya persis seperti sekarang, hasil pemilihannya nanti akan juga tetap buruk. Tentu ini memerlukan pemikiran yang panjang. Sila keempat yang menjadi dasar negara Indonesia memang memesankan kepada demokrasi dengan sistem musyawarah untuk mufakat. Cara seperti ini akan lebih mudah dicapai dengan sistem perwakilan.

POJOK Jokowi akui UU MD3 timbulkan keresahan di masyarakat. - Sudah sejak awal. *** Soal penyebutan tersangka, tepat langkah KPK tolak Wiranto. - Asalkan tak salah sebut. *** Kedua paslon Gubernur Bali angkat penguatan adat dan budaya. - Ekonomi kecil kapan diangkat?

Penulis, pensiunan Telkom asal Bedulu, Gianyar

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta.Ombudsman:Jimmy Silalahi Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Razia Miras

SOSOK ’’Hoax’’, Berita Menipu APARATUR Sipil Negara (ASN) diharapkan tidak ikut terpengaruh apalagi terprovokasi terhadap pemberitaan hoax. Karena itu, ASN diharapkan ikut meluruskan sekaligus memberikan pemahaman yang benar terkait isu pemberitaan hoax itu. Sekda Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa meminta hal tersebut kepada ASN pada apel rutin di halaman depan Kantor Bupati Tabanan, Senin (12/3) lalu. “Jangan pernah ikut terpengaruh apalagi terprovokasi. Kita sebagai ASN harus ikut meluruskan guna memberikan pemahaman yang benar kepada warga. Mari bersama-sama menolak hoax itu,” pintanya. Wirna Ariwangsa melanjutkan, bahwa hoax itu adalah berita palsu. Sejatinya, hoax itu berita bohong yang isinya menipu. Hal itu harus menjadi kewaspadaan kita bersama. Pasalnya, di dalamnya ada mengandung unsur kebencian. Dan menyangkut masalah SARA. Hal itu yang bisa memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Hoax itu adalah berita palsu, berita bohong, berita yang tidak benar, yang isinya menipu. Jadi, kita harus betul-betul waspadai bersama. Karena substansi itu di dalamnya mengandung unsur kebencian, menyangkut masalah SARA. Ketika isu SARA dimainkan, maka hal itu tidak pelak berpotensi memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Saya ingatkan kembali, jangan ikut terpengaruh, men-share berita itu. Itu bisa kena hukum pidana,” jelasnya. (bit)

Petugas Sita Puluhan Botol Arak

Tabanan (Bali Post) Perayaan hari raya Nyepi tinggal hitungan hari saja. Namun, pihak kepolisian sudah menyerukan kepada warga agar bersama-sama menjaga kondusivitas kamtibmas. Guna mencegah hal-hal negatif yang mungkin timbul saat rangkaian hari raya khususnya saat arak ogoh-ogoh, bahkan jajaran Polsek Tabanan menggencarkan razia minuman keras terutama jenis arak. Pada razia Rabu (14/3) kemarin, petugas berhasil menyita puluhan botol miras tradisional jenis arak di tiga TKP berbeda. Kapolsek Kota Kompol I Gede Surya Atmaja mengatakan, operasi miras itu mulai digelar p ukul 09.30 Wita sampai 11.15 Wita. Operasi dipimpin Kanit Reskrim bersama Panit 2 Reskrim dan personel Reskrim Polsek Tabanan. Razia miras ini kata Kapolsek, merupakan bagian dari operasi Cipkon -- ciptakan kondisi -- yang bertujuan menjaga kondusivitas dan keamanan menjelang hari raya Nyepi. Pasalnya, minuman keras rentan menyebabkan terjadi gesekan antar-individu bahkan antarkelompok masyarakat. Razia itu diawali memeriksa warung milik Ketut ST di BTN Banjar Bongan Kauh Desa Bongan. Di sana, petugas berhasil menyita 6 botol minuman tanggung ukuran 600 ml miras tradisional jenis arak dan 1 botol besar ukuran 1.500 ml. Berikutnya, petugas

menyasar warung milik I Ketut NT B di Jalan Durian, Banjar Sakenan Belodan Desa Delod Peken. Di warung itu, petugas menyita 6 botol minuman tanggung ukuran 600 ml miras tradisional jenis arak dan 1 botol besar ukuran 1.500 ml. Lokasi terakhir yang disambangi adalah rumah Ketut CN di Jalan Cendrawasih, Banjar Jambe Baleran Desa Dajan Peken. Di lokasi terakhir ini, petugas menyita 10 botol minuman tanggung ukuran 600 ml miras tradisional jenis arak dan 2 botol minuman besar ukuran 1.500 ml miras jenis sama. “Puluhan botol arak saat ini diamankan di Polsek Tabanan,” terangnya. Terkait hal ini, Surya juga mengimbau agar seluruh masyarakat khususnya di Kecamatan Kota Tabanan bersamasama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif. (kmb28)

Jadwal Dimajukan

Nyepi, Cuci Darah Tutup

Selama ini, layanan cuci darah alias hemodialisa (HD) di BRSU Tabanan terjadwal Senin hingga Sabtu. Pada jadwal Sabtu (17/3), karena bertepatan perayaan hari Nyepi, maka pasien tidak mendapatkan pelayanan, khususnya pada hari yang disucikan umat Hindu itu. Alasannya, layanan memang tidak dibuka saat itu. Bagaimanakah langkah-langkah antisipasi pihak BRSU dalam usahanya memberikan pelayanan optimal? KASUBDIT Rawat Darurat dan Tindakan Medik BRSU Tabanan dr. A.A. Ngurah Putra Wiradana, Rabu (14/3) kemarin, mengatakan dalam satu hari, mesin cuci darah di BRSU itu bisa melayani dua shift. Saat ini, berdasarkan data Januari 2018, jumlah pasien cuci darah di BRSU tercatat 210 pasien. Bagi pasien yang dijadwalkan saat hari raya Nyepi, pihak BRSU melakukan pengaturan jadwal serta membuka layanan HD pada hari Minggu. ‘’Kami berusaha mengatur jadwal lebih awal, sehingga sebelum hari raya semua pasien bisa terlayani. Sejak minggu lalu, kami ajukan, yang jadwalnya Senin (12/3) maju jadi Minggu (11/3). Begitu seterusnya. Sehingga jadwal pasien cuci darah Sabtu (17/3) nanti dapat kesempatan hari Jumat (16/3),’’ jelasnya. Dengan strategi memajukan dan mengatur ulang jadwal itu, dipastikan pasien hemodialisa tetap mendapatkan layanan optimal, meski saat Nyepi nanti layanan ini tidak dibuka. Jadwal akan kembali normal Senin (19/3) mendatang. Meski layanan cuci darah maupun poliklinik tutup saat Nyepi, kata Wiradana, BRSU Tabanan tetap membuka layanan hari Nyepi yang difokuskan di IRD. Petugas mulai dokter spesialias, dokter jaga, hingga perawat stand by 24 jam pada hari raya suci umat Hindu tersebut. Tidak hanya petugas medis, petugas nonmedis maupun ambulans pun disiagakan. Dalam memberi layanan, kata Wiradana, pihak BRSU melakukan koordinasi den-

7

TABANAN

Kamis Wage, 15 Maret 2018

gan pecalang, ORARI dan juga Rapi. Jika masyarakat benar-benar memerlukan layanan kesehatan dan harus dirujuk ke BRSU, maka akan dilakukan koordinasi dengan pecalang. Koordinasi itu terkait memudahkan mengantarkan pasien itu ke BRSU. Jika memerlukan ambulans juga sudah disiapkan. ‘’Apabila memerlukan dokter spesialis, maka akan dijemput atau diminta datang. Hal itu juga dikoordinasikan dengan pacalang,’’ ujarnya. Tidak hanya BRSU, layanan kesehatan seperti puskesmas rawat inap pun tetap buka. Kepala Dinas Kesehat-

an Tabanan dr. Nyoman Suratmika mengatakan Tabanan memiliki lima puskesmas rawat inap yaitu Puskesmas Tabanan III, Puskemas Selemadeg, Puskesmas Baturiti I, Puskesmas Penebel I, dan Puskesmas Pupuan I. Untuk puskesmas yang memiliki layanan IRD dan rawat inap, kata Suratmika, tetap buka saat Nyepi. Demikian juga layanan PMI. ‘’SDM maupun fasilitasnya seperti ambulans tetap disiagakan. Jadi, jika ada masyarakat yang memerlukan pelayanan, mereka bisa datang ke puskesmas. Tentu harus berkoordinasi dulu dengan pecalang,’’ ujarnya. Terkait jarigan internet yang rencananya diputus, kata Suratmika, tidak akan terlalu mengganggu layanan selama layanan telepon tidak ikut terputus. ‘’Kalau internet diputus masih bisa lewat telepon. Jadi, tidak terlalu terganggu,’’ ujarnya. (san)

Bali Post/kmb28

RAZIA MIRAS - Para petugas kepolisian saat melakukan razia minuman keras (miras) di sejumlah warung.

Nadi Sari Olah VCO Jadi Lulur Tabanan (Bali Post) – Kelompok Wanita Tani (KWT) Nadi Sari di Banjar Kulkul Batu Desa Dalang Selemadeg Timur mendorong anggotanya membuat olahan kelapa menjadi bahan baku virgin coconut oil (VCO) selain itu juga produk lulur, sabun bahkan lotion. Sayangnya, produk ini belum bisa dipasarkan ke pasar modern karena belum lolos uji BPOM. Direktur Perusahaan Daerah Dharma Santhika I Putu Sugi Darmawan, Selasa (13/3), mengatakan produk VCO KWT Nadi Sari ini merupakan

salah satu produk unggulan PDDS Tabanan. Peminatnya cukup banyak terutama untuk produk kecantikannya seperti sabun, lotion, dan lulur yang dari bahan dasar VCO. Sayangnya, produk ini belum bisa dipasarkan ke toko modern yang bekerja sama dengan PDDS. Alasannya, belum lulus uji BPOM sehingga belum dapat nomor registrasi BPOM. ‘’Kita dari PDDS sedang menyiapkan produk ini agar bisa lolos uji dan mendapatkan nomor registrasi dari BPOM. Sehingga nantinya, penjualannya bisa masuk ke toko modern,’’ ujar Sugi Dar-

mawan. Pelaku pembuatan produk kecantikan VCO, Mariatun, mengatakan KWT Nadi Sari ini beranggotakan 20 orang. Awalnya, anggota KWT untuk mendapatkan penghasilan tambahan bekerja sebagai buruh serabutan. Kemudian sejak tahun 2016, para anggota mulai dilatih membuat bahan setengah jadi VCO yang basic-nya dari kelapa ini. Bahan setengah jadi ini kemudian diolah kembali dan dikemas Mariatun jadi VCO. ’’Anggota mengolah bahan setengah jadi VCO di

rumahnya masing-masing. Saya yang membeli seharga Rp 80.000 per liter,’’ ujar Mariatun. Setelah mengolah bahan setengah jadi menjadi VCO, pihaknya menjual VCO secara curah kepada PDDS seharga Rp 100.000 per liter. Untuk produk sabun, lulur, dan lotion dijual seharga Rp 10.000. Meski diakuinya belum mendapatkan keuntungan berarti dari produk kecantikan berbahan dasar VCO. ‘’Kami optimis setelah lulus uji BPOM harga jualnya akan bisa ditingkatkan,’’ ujar Mariatun. (kmb24)


KARANGASEM

8

Kamis Wage, 15 Maret 2018

Perajin Anyaman Pandan Diajari Trik Sukses Amlapura (Bali Post) Kelompok perajin anyaman daun pandan di Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, mendapat tambahan ilmu khususnya untuk bisa menjadi perajin yang sukses. Tidak tanggung-tanggung, trik menuju sukses itu datang dari calon Gubernur Bali Wayan Koster dalam rangkaian kampanye dialogisnya di Karangasem, Rabu (14/3) kemarin. Kelompok perajin daun pandan di Desa Tumbu beranggotakan 40 perajin. Semuanya dari kalangan ibu-ibu. Produk utamanya tikar pandan. Selain itu, mereka juga memproduksi berbagai kreasi menggunakan bahan dasar daun pandan kering, seperti produk tas dan topi. Dari sisi produksi mereka cukup produktif, namun dari sisi pendapatan mereka masih berada dalam bayang-bayang pengepul. Salah seorang perajin, Agung Sudanti (50), mengatakan kelompoknya hanya melakukan proses produksi. Terkait, penjualan dibantu pengepul dari luar desa. Tikar pandan itu dipasok ke pasar-pasar tradisional di seluruh Bali. Barang seni, seperti tas dan topi dibawa ke Bona, Gianyar. Di Bona, produk kerajinan tangan itu diproses lagi sehingga harganya menjadi berlipat-lipat. ‘’Tas ini kami jual Rp 25 ribu per biji, tetapi setelah finishing di Bona bisa dijual Rp 500 ribu,’’ ungkapnya. Agung Sudanti mengakui saat ini kelompoknya terkendala teknologi finishing. Aspek lainnya seperti desain, dikatakan sudah mendapat sentuhan pemerintah daerah. Akibat kendala teknologi itu pula yang menyebabkan keuntungan yang diperoleh perajin masih relatif kecil. ‘’Ratarata kami dapat Rp 5.000 per produk,’’ katanya. Kendala yang dihadapi tersebut, kata Koster, ada jalan keluarnya. Hal utama yang harus dilakukan perajin itu adalah membentuk kelompok berbadan hukum. Badan usaha yang paling ideal itu adalah koperasi. Jika ada lembaga yang berbadan hukum, maka nantinya Pemprov Bali bisa menyalurkan bantuannya. Dengan dibentuk koperasi, keperluan teknologi finishing, maka cepat atau lambat akan bisa direalisasikan. ‘’Pemasarannya bisa langsung oleh koperasi dengan mengontrak kios di tempat-tempat wisata. Atau bisa juga koperasi menyalurkan produk kerajinan itu kepada toko-toko yang ada di daerah wisata,’’ sarannya. (kmb)

Bali Post/kmb

JALAN JEBOL - Titik jalan jebol di Lingkungan Kertasari membuat banyak pihak prihatian, karena dapat membahayakan pengguna jalan.

Sebelum Menelan Korban

Warga Desak Pemkab Perbaiki Jalan Putus di Kertasari Amlapura (Bali Post) -

Titik jalan yang ambrol itu tepatnya berada di wilayah Lingkungan Kertasari, Kelurahan Padangkerta. Tanah yang longsor di sana memakan separuh badan jalan. Malah panjangnya hampir mencapai 20 meter. Kondisi itu sudah terjadi ketika musim hujan pertengahan Januari lalu, namun sampai saat ini belum ada penanganan yang berarti. Warga dan pengguna jalan,

mendesak titik longsor itu segera diperbaiki. Selain karena ruas jalan itu sangat vital sebagai jalur penghubung menuju pusat perkantoran di Jalan Ngurah Rai. Masalah itu menjadi sangat krusial, karena tanah yang longsor di situ berada di titik yang sangat membahayakan. Titik longsor itu terjadi persis di tikungan jalan. Karena itu, jika pengendara tidak hati-hati mereka bisa-bisa tercebur ke

jurang sedalam 12 meter. ‘’Jebolnya tanah itu relatif sudah lama. Kami berharap kerusakan relatif berat itu segera ditangani. Kasihan kalau harus menelan korban lebih dulu,’’ ungkap salah seorang warga, I Gusti Putu Sugita (50), Rabu (14/3) kemarin. Saat ini titik jalan yang jebol itu memang masih bisa dilalui kendaraan. Namun, kendaraan yang lewat di sana

harus ekstra hati-hati. Sebab, hanya separuh badan jalan yang tersisa. Hujan yang terus turun belakangan ini membuat kondisi jalan di sana semakin parah saja. Senderannya malah makin terkikis. Karena itu, jika tidak segera ditangani, maka ruas jalan itu berpotensi terputus. ‘’Sejak dua minggu terakhir ini, longsornya makin lebar,’’ kata warga lainnya. Selain di titik yang jebol itu, pemerintah juga diharapkan meningkatkan kualitas jalan terutama di sepanjang tepi kali di utara Lapas Karangasem. Peningkatan kualitas jalan itu dinilai sangat layak. Alasannya, jalan tembus itu makin padat saja digunakan melintas oleh warga.

Amlapura (Bali Post) – Guna membuka akses ekonomi masyarakat, tahun ini personel Kodim 1623/Karangasem kembali akan dikerahkan membangun jalan baru di wilayah Kecamatan Sidemen. Program pembukaan jalan itu akan digarap melalui program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD), Oktober nanti. Berkenaan rencana tersebut, Rabu (14/3) kemarin Dandim Letkol Inf. Beny Rahardian bersama jajaran dan unsur pemerintahan Kabupaten Karangasem mengadakan peninjauan ke lokasi. Peninjauan tersebut untuk mematangkan program berupa

pembangunan badan jalan sepanjang tiga kilometer dengan lebar tujuh meter. Jalan itu sangat strategis karena menghubungkan Banjar Guminten dengan Banjar Tengah, Desa Sidemen. Sama dengan program serupa di Desa Ban, Kecamatan Kubu, tahun 2016 lalu. Medan jalan di Sidemen yang berat menjadi tantangan dalam mewujudkan program tersebut. Personel Kodim Karangasem yang nantinya didukung personel Korem 163/Wirasatya dan Kodam IX/Udayana itu akan dihadapkan pada kondisi medan terjal. Selain itu, di lokasi itu

dipenuhi bebatuan. Meski berat, Dandim yang melakukan pengecekan dari start point sampai ke finish point itu optimis program pembuatan jalan itu akan terselesaikan dengan baik. ’’Masyarakat sangat antusias menyambut TMMD ini. Dengan dukungan mereka, kami sangat optimis jalan itu nantinya terwujud,’’ ujarnya. Dandim melakukan pengecekan lokasi bersama Kasdim Mayor Kav. Ketut Salindra. Selain itu juga bersama sejumlah pejabat utama Kodim Karangasem, jajaran Koramil Sidemen dan Muspika. Selain itu, juga ikut

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Karangasem Komang Agus Sukasena dan Perbekel Sidemen Gusti Agung Eka Putra. Juga hadir Danton Alat Berat Yon Zipur 18/YKR Letda Czi. Dony Baiquni. Sementara itu, Kadis DPMD Agus Sukasena mengatakan, dipilihnya Sidemen sebagai lokasi pelaksanaan TMMD itu adalah untuk menjawab persoalan infrastruktur jalan yang dihadapi masyarakat terutama warga Banjar Guminten. Selain untuk akses pengangkutan hasil kebun, ruas jalan dari program TMMD itu nantinya mempermudah

Musim hujan awal tahun ini mengakibatkan sejumlah ruas jalan di Karangasem mengalami kerusakan relatif parah. Bukan saja titik-titik jalan yang berada di alur sungai yang berhulu di Gunung Agung itu yang bermasalah. Namun, beberapa ruas jalan di kota Amlapura juga mengalami kondisi yang sama. Salah satunya Jalan Untung Surapati yang menuju Jalan Ngurah Rai itu jebol. Jebolnya ruas jalan itu disebabkan senderan di sisi utara jalan itu tergerus sangat parah.

Bali Post/kmb

TRIK SUKSES - Wayan Koster memberikan trik sukses kepada kelompok perajin anyaman daun pandan di Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem.

Perayaan Nyepi

Polisi Tetap Siaga di Pelabuhan Padangbai Amlapura (Bali Post) Pada perayaan Nyepi Sabtu 17 Maret nanti, seluruh tempat umum dipastikan tanpa aktivitas. Meski demikian, jajaran kepolisian tetap melakukan pengamanan khusus pada objekobjek vital di Karangasem. Seperti di Pelabuhan Padangbai. Kapolres Karangasem AKBP I Wayan Gede Ardana, Rabu (14/3) kemarin, memastikan sudah ada petugas jaga yang secara khusus siaga penuh di Pelabuhan Padangbai itu. Menurutnya, untuk keamanan tempat, seluruh instansi pemerintahan termasuk seluruh perkantoran kepolisian akan dijaga petugas piket masing-masing. Upaya itu dilakukan guna mencegah peristiwa yang tidak diinginkan di saat umat Hindu khusyuk melaksanakan Catur Brata Panyepian. “Tiap instansi ada piket yang jaga. Bukan saja dari Polri juga instansi lainnya. Walau aktivitas pelabuhan sendiri memang nihil. Tetapi, tetap petugas terjadwal melakukan piket,” kata Kapolres. Proses pengamanan serangkaian Nyepi sudah dilakukan sejak pangerupukan nanti. Dikatakan, jalan-jalan di beberapa titik di seluruh kecamatan dipastikan akan penuh arakan ogoh-ogoh. Demi amannya proses pengarakan ogoh-ogoh itu, sejumlah desa juga sudah mempersiapkan langkah-langkah strategis. Seperti Desa Manggis, perangkat desa setempat dan lembaga adat lainnya sibuk berkoordinasi. Seperti antara Klian Desa Pakraman Manggis dengan pecalang, menggelar rapat koordinasi di Aula Kantor Perbekel Desa Manggis, Rabu (14/3) kemarin. Dari hasil pertemuan itu, disepakati pengarakan ogoh-ogoh itu dimulai pukul 18.00 Wita. Start diawali dari arah utara jalan utama Desa Manggis menuju setra yang terletak di sebelah darat desa. Interval waktu atraksi ogoh-ogoh itu dialokasikan selama 15 menit. Sebelum pengarakan ogoh ogoh itu para peserta dilarang keras minum minuman keras. Tujuannya, agar atraksi budaya seperti ini, tidak memancing keributan. Untuk menjaga situasi tetap kondusif, atraksi pengarakan ogoh-ogoh di tengah situasi pemilihan kepala daerah, ini dilarang membuat bentuk atau rupa ogoh-ogoh seperti simbolsimbol dewa dan juga calon pasangan di pilkada yang akan datang ini. Seandainya, ada ogoh-ogoh seperti, model itu maka dipastikan ogoh-ogoh itu tidak akan diizinkan ikut diarak di Desa Manggis. Simbol-simbol pasangan calon di dalam wujud ogoh-ogoh itu sejak awal warga diwanti-wanti dan ditekankan agar tidak membuat model seperti itu. Hal itu sangat penting, untuk mencegah sekaligus menghindarkan gesekan antarmassa yang rentan menimbulkan kericuhan. Kapolres AKBP Ardana berharap Nyepi tahun ini berjalan aman dan lancar. Dan atraksi budaya pengarakan ogoh-ogoh di seluruh kecamatan itu dapat terlaksana dengan aman. Demikian juga objek-objek vital di Karangasem. Demikian juga Pelabuhan Padangbai, Depo Pertamina Manggis, gedung perkantoran dan bank juga agar tetap aman. (kmb31)

Bali Post/kmb31

SANDAR - Sebuah kapal saat hendak sandar di Pelabuhan Padangbai.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Karangasem Ketut Prama Budartha mengatakan perbaikan di titik jalan yang jebol itu sudah masuk dalam perencanaan. Awal April ini diharapkan rencana perbaikan itu sudah bisa ditenderkan, sehingga akhir Mei perbaikan sudah rampung. Sedangkan untuk peningkatan kualitas jalan di depan Lapas Karangasem itu dibuat dalam perencanaan terpisah. Pihak pemerintah menargetkan tahun ini juga jalan jebol itu sudah bisa dituntaskan. ‘’Untuk peningkatan kualitas jalan sudah masuk pada perencanaan 2017. Rencananya proyek jalan jebol itu digarap tahun ini,’’ jelasnya. (kmb)

akses jalan untuk kegiatan keagamaan ke pura milik desa setempat yaitu Pura Puncak Sari Guminten, Pura Puncak Sari Cemeng, dan juga Pura Dewangga di Banjar Tengah. Pemkab Karangasem, menurutnya, sangat mendukung terlaksananya program tersebut. Selain untuk akses pertanian, pembuatan ruas jalan hasil TMMD itu juga diarahkan meningkatkan pengembangan pariwisata di Sidemen secara umum. Anggaran untuk TMMD itu sudah siap. Bahkan, anggaran itu sudah dapat dipergunakan pertengahan tahun ini,’’ ujarnya. (kmb)

Kodim Matangkan TMMD di Sidemen

Viral, Kopi Kedelai Racikan Warga Kubu Atasi Diabetes, Diapresiasi Warga Luar Bali Berawal dari situasi sulit terserang penyakit diabetes. Kemudian tercetus ide meracik obat sendiri berupa kopi kedelai. Tidak disangka hasilnya di luar dugaan. Kopi kedelai itu justru mampu menyembuhkan diabetes dalam sekejap. Kini, kopi kedelai racikan warga Desa Tianyar Tengah, Kubu tersebut viral setelah sempat diunggah di media sosial. Pelanggannya pun membeludak hingga ke luar daerah Bali, seperti Lombok, Jawa, dan Kalimantan. Seperti apa kisahnya? WARGA yang meracik kopi kedelai ini adalah I Gede Budi Widana (47). Widana berasal dari Banjar Penginyahan. Awalnya, dia sudah bertahun-tahun menderita diabetes. Kondisinya saat itu sudah sangat buruk. Lantaran hidupnya tidak teratur sebagai sopir travel, berat badannya sempat melesat hingga 108 kilogram. Dia akhirnya jatuh sakit dengan kondisi sangat memprihatinkan. Semua giginya nyaris rontok dengan gusi terus membengkak. Penglihatannya mulai rabun. Karena sudah tak lagi tahan, akhirnya Widana memeriksakan dirinya ke dokter. “Dokternya kaget, karena saat itu gula darah saya sudah mencapai 600. Saya divonis kencing manis,” kata Widana bercerita saat ditemui, Rabu (14/3) kemarin. Dia diberi obat oleh dokter. Obat dokter yang diberikan hanya diminum tiga hari. Pasalnya, obat itu tidak memberikan perubahan apa pun pada penya-

kitnya. Karena itu, dia mengaku sudah pasrah. Sakit itu membuat dirinya tidak bisa bekerja. Widana pun akhirnya pulang kampung. Suatu hari saat tidur, dia memperoleh bisikan, bahwa obat untuk penyakit yang dideritanya itu adalah kopi kedelai. Obat kopi kedelai itu dia racik sendiri. Obat itu kemudian diminumnya secara rutin. Setelah dua bulan minum kopi kedelai racikannya sendiri secara rutin, dia berangsur sembuh. Sekarang hidupnya justru kembali normal. Setelah merasakan sendiri khasiat racikan kopi kedelainya itu, dia memberanikan diri memproduksinya secara manual di rumahnya. Hasil racikannya itu kemudian diunggah di media sosial. Rupanya resposnya d i lua r d ug a a n. Set ela h merasakan sendiri khasiatnya, produk kopi kedelai itu ramai dicari penderita diabetes di Bali. Banyaknya testimoni pelanggan soal khasiatnya itu, membuat semakin banyak orang pe-

nasaran. Dalam beberapa minggu terakhir, produknya itu bahkan dicari pelanggan dari Lombok, Jawa, hingga Kalimantan. Widana mengatakan, dalam dua hari ini, dia mengolah sekitar 50 kg kedelai untuk dijadikan bubuk kopi kedelai. Kedelai yang dipilih dan proses pembuatannya dirahasiakan, untuk menghindari adanya pemalsuan produk. Dari total 50 kg kedelai, hasil olahannya menjadi 40 bungkus bubuk kedelai, dengan berat per bungkus 500 gram. Begitu banyak pemesan, hal itu membuat dirinya kewalahan memenuhi permintaan pelangggan. Sebab, bahan bakunya berupa kedelai khusus yang tidak mudah didapat. Di desanya sendiri ada yang menanam, tetapi hasilnya tak cukup memadai. Dia harus mencari bahan baku hingga ke Gianyar. “Sekarang saya ingin fokus mengembangkan kopi kedelai ini. Sekaligus ingin membuka lapangan kerja di kampung,” katanya. Viralnya produk olahan kopi kedelai ini, rupanya terdengar juga oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karangasem. Kepala Disperindag I Gusti Ngurah Suarta bersama staf, bahkan turun langsung ke lokasi kopi kedelai yang diproduksi Widana itu. Dia mengaku sangat terkesan dengan hasil temuan Widana

Bali Post/gik

KOPI KEDELAI - Disperindag Karangasem saat mengecek tempat produksi kopi kedelai di rumah Gede Budi Widana di Banjar Penginyahan, Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu. itu. Ngurah Suarta mendorong agar Widana terus mengembangkan penemuan dan usahanya itu. Tetapi, sebelum produk ini semakin banyak pelanggan, dia menyarankan agar mengurus izin produksinya dulu, termasuk hak paten produknya. “Sebaiknya juga agar diperiksa oleh BPOM (Balai Pengawasan Obat dan Makanan), untuk memastikan kelayakan konsumsinya,” kata Gusti Ngurah Suarta. Legislator dari desa setempat, I Nyoman Musna Antara, saat mendampingi Disperindag Karangasem meninjau lokasi juga antusias dengan hasil olahan kopi kedelai berkhasiat

tersebut. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) seperti ini harus didukung dan dikembangkan. Dia meminta Disperindag Karangasem bisa membantu memfasilitasi usaha warganya, khususnya yang berkaitan dengan izin usaha, hak paten dan uji kelayakan BPOM. Termasuk, juga nanti proses pemasarannya, agar dikenal luas sebagai produksi asli putra daerah Karangasem. “Ini luar biasa. Buah karya anak Penginyahan. Semoga ke depan terus berkembang dan memberikan dampak bagi masyarakat lainnya di wilayah kami,” tegas politisi muda Partai Golkar ini. (gik)


Kamis Wage, 15 Maret 2018

GIANYAR

9

’’Melasti’’, Krama Desa Pakraman Padati Pantai Purnama

Pengamanan Pawai Ogoh-ogoh

Polisi Kerahkan 1.100 Personel

Gianyar (Bali Post) Hampir seluruh pantai di Gianyar, Rabu (14/3) kemarin menjadi tempat pamelastian. Salah satunya di Pantai Purnama, Kecamatan Sukawati. Ribuan krama desa pakraman datang silih berganti menggelar pamelastian sejak subuh hingga sore hari. Dari pantauan sekitar pukul 15.00 Wita, krama Desa Pakraman Batuan melaksanakan upacara ini. Meski dalam guyuran hujan yang cukup deras, masyarakat tetap antusias mengikuti seluruh prosesi. Wakil Bendesa Pakraman Batuan I Ketut Wastika menjelaskan, pamelastian ini diikuti ribuan krama dari delapan banjar. Sebanyak 30 pratima terdiri dari pratima di Pura Khayangan Tiga, Pura Banjar dan Manca-manca di Desa Pakraman Batuan disucikan di pantai tersebut. Usai pamelastian, seluruh pratima kairing menuju Pura Bale Agung. Kepada krama diberikan kesempatan menghaturkan sembah bhakti hingga Kamis (15/3) hari ini. Sebagai rangkaian hari raya Nyepi, Desa Pakraman Batuan juga akan melangsungkan tawur agung kasanga pada rahina Tilem, Jumat (16/3) besok. ‘’Tawur agung digelar di catus pata desa. Setelah itu dilanjutkan dengan pangerupukan di masing-masing rumah,’’ imbuhnya. Pelaksanaan Nyepi kali ini bertepatan pula dengan piodalan Sang Hyang Aji Saraswati di Pura Desa lan Puseh Desa Pakraman Batuan. Bukan ditiadakan, pujawali Saraswati akan dilangsungkan mulai tengah malam usai malam pangerupukan. ‘’Mulai jam 12 sampai maksimal jam 5 pagi supaya keesokan harinya, krama bisa total melangsungkan catur brata panyepian,’’ jelasnya. Sementara untuk penjagaan saat Nyepi, Desa Pakraman Batuan mengerahkan sebanyak 21 pecalang. Kepada krama, diberikan kesempatan sembahyang Saraswati keesokan harinya yakni bertepatan dengan Banyupinaruh sekaligus Ngembak Geni. ‘’Malam harinya, kami juga melangsungkan upacara panyineban Rejang Sutri, tarian sakral penolak bala yang sebelumnya ditarikan selama sasih gering,’’ jelasnya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Seribu lebih ogoh-ogoh di Kabupaten Gianyar akan diarak pada hari pangerupukan, Jumat (16/3) besok. Pawai yang dilangsungkan di berbagai wilayah itu mendapat perhatian khusus aparat keamanan. Polres Gianyar mengerahkan 1.100 personel guna memastikan perayaan berjalan kondusif. Hal itu diungkapkan Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo dalam rapat pengamanan rangkaian hari raya Nyepi, Rabu (14/3) kemarin.

Bali Post/nik

Bali Post/nik

MELASTI - Suasana melasti di Pantai Purnama, Sukawati, Rabu (14/3) kemarin.

Ogoh-ogoh di Banjar Tengah Diusung Ibu-ibu PKK Gianyar (Bali Post) Pawai ogoh-ogoh di Kabupaten Gianyar siap digelar Jumat (16/3) besok. Beragam bentuk ogoh-ogoh dan kreasi seni akan ditampilkan. Salah satu yang cukup menarik seperti di Banjar Tengah Desa Blahbatuh. Ogoh-ogoh di banjar ini akan diusung puluhan ibu-ibu PKK. Usai mengarak ogoh-ogoh, akan digelar sendratari dengan judul ‘’Kala Ludra Somia’’. Klian Banjar Tengah Ketut Ambara, Rabu (14/3) kemarin, menjelaskan sejak beberapa tahun lalu, ogoh-ogoh di Banjar Tengah rutin diarak oleh kaum perempuan. ‘’Kalau ogoh-ogoh tahun lalu itu diarak oleh para pemudi. Kalau pemuda ya… tetap mengiringi dengan tabuh,’’ katanya. Sementara untuk tahun ini, ogoh-ogoh akan diarak oleh ibu-ibu PKK. Bahkan, total ada 32 ibu-ibu PKK yang disiapkan mengarak ogoh-ogoh saat pawai di simpang empat Desa Blahbatuh. Berat ogoh-ogoh sudah diatur sedemikian rupa sehingga dipastikan bisa diangkat oleh ibu-ibu PKK. ‘’Untuk bobot sudah kita perhitungkan, sehingga dibuatkan sanan (penyangga ogohogoh) yang muat untuk 32 orang,’’ jelasnya. Disinggung alasan mengerahkan kaum perempuan, dia mengungkapkan, selain sebagai bentuk emansipasi, upaya ini juga untuk meminimalisasi gesekan yang dapat memicu gangguan kamtibmas saat pawai ogoh-ogoh. ‘’Kalau perempuan yang mengarak kan pastinya terkontrol. Di samping itu, juga perempuan kan lambang kesejukan. Jadi, nanti setiap melihat pawai ogoh-ogoh pasti senang,’’ ujarnya. Usai mengarak ogoh-ogoh di simpang empat Desa Blahbatuh, kegiatan langsung dilanjutkan dengan pementasan sendratari di simpang tiga Banjar Tengah, desa setempat. ‘’Dari 12 banjar di Desa Blahbatuh, kita dapat urutan nomor 2. Setelah pawai di simpang empat, kita akan langsung mengarah ke timur untuk sendratari di simpang empat Banjar Tengah,’’ katanya. Diungkapkannya lebih lanjut, Sendratari ‘’Kala Ludra Somia’’ ini akan melibatkan seratus lebih ibu-ibu PKK. Sendratari rencananya diselenggarakan sekitar pukul 20.00 Wita. ‘’Sendratari ini mengangkat cerita Dewi Uma setelah berubah menjadi Durga diikuti dengan perubahan Dewa Siwa menjadi Kala Rudra. Percintaan keduanya inilah memicu terjadinya bencana di dunia sehingga para dewa meminta Kala Rudra kembali ke wujud Dewa Siwa. Ogoh-ogoh di Banjar Tengah yang dikomandoi Ketua STT Bhina Karya I Nyoman Kurniawan Saputra sudah rampung setelah proses pengerjaan selama 1,5 bulan lebih. ‘’Ogoh-ogoh ini dibuat dengan cara di-ulat. Dipastikan ramah lingkungan karena tidak menggunakan styrofoam,’’ jelasnya. Kemarin, pihaknya bersama sejumlah tokoh masyarakat Banjar Tengah bermaksud mengundang Ketua DPRD Gianyar untuk menyaksikan pawai ogoh-ogoh dan sendratari tersebut. Namun sayangnya, kedatangan mereka sia-sia, karena para wakil rakyat yang berkantor di Jalan Ngurah Rai, Gianyar itu sedang melakukan perjalanan dinas ke luar daerah. ‘’Maunya mengundang dan meminta restu agar hadir menyaksikan sendratari. Tetapi mereka tidak ada di kantor dewan. Katanya sedang ke luar,’’ ungkapnya. (kmb35)

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati DPRD

- 943056 - 943144

BPBD - 7844717/7844718 PMK

- 943113

Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM

- 944225/943233

KPA Gianyar

- 942184

PMI Gianyar

- 8958414

KONI Gianyar

- 947261

BNN Kab. Gyr.

- 946122

PLN

- 947166

Kodim 1616 Gyr

- 943069

Koramil Gianyar

- 942289

Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring- 901601

RAPAT - Suasana rapat pengamanan serangkaian hari raya Nyepi yang digelar di Mapolres Gianyar, Rabu (14/3) kemarin.

Djoni Widodo menjelaskan, warga yang mengarak ogoh-ogoh harus dipastikan tidak mengonsumsi minuman alkohol. Hal ini guna mencegah timbulnya gesekan atau konflik terutama saat pawai ogoh-ogoh berlangsung. Ditegaskannya, pihaknya tidak akan memberikan kelonggaran apabila menemukan ada warga yang tengah mabuk saat mengarak ogohogoh. Dibantu petugas dari TNI dan pecalang, pihaknya akan memantau secara intensif serta melakukan penindakan apabila ada pengarak ogohogoh dalam kondisi mabuk. ‘’Petugas kami akan menyebar di seluruh desa,’’ imbuhnya. Mengenai bentuk ogoh-ogoh, dia kembali mengingatkan agar tidak terkait paslon maupun parpol tertentu. Djoni Widodo juga menekankan, jangan sampai ada ogoh-ogoh menyinggung oknum atau bernuansa SARA. ‘’Termasuk harus memerhatikan ketinggian, supaya tidak kena kabel. Itu kan mengganggu juga,’’ jelasnya. Sementara itu, dari data yang dihimpun Badan Kesbanglinmas Gianyar, jumlah ogoh-ogoh di Kabupaten Gianyar tahun ini mencapai 1.331 buah. Ogoh-ogoh terdiri dari yang berukuran besar dibuat per

banjar hingga ogoh-ogoh pendamping berukuran kecil yang dibuat anakanak. ‘’Kalau ogoh-ogoh yang besar saja, 1.277,’’ ungkap Kepala Badan Kesbanglinmas Gianyar Dewa Alit Mudiarta. Jika dirinci per kecamatan, di Kecamatan Tegallalang jumlah ogohogoh sebanyak 147 buah, Payangan (73), Sukawati (338), Gianyar (216), Ubud (187), Tampaksiring (227) dan Blahbatuh sebanyak 143 buah. ‘’Untuk pengamanan setiap kecamatan, sudah kita koordinasikan dengan kepolisian, TNI, dan pecalang,’’ katanya. Beberapa desa, kata dia, menggelar pawai ogoh-ogoh sebelum pangerupukan seperti Desa Pakraman Tegallalang yang akan digelar Kamis (15/3) ini. Hal ini merupakan tradisi di desa itu. Perbekel Desa Tegallalang Dewa Rai Sutrisna mengimbau kepada masyarakat atau pengguna jalan yang hendak melintasi Desa Tegallalang untuk mencari jalur lain. Sedangkan bagi warga yang hendak menyaksikan pawai ogoh-ogoh, agar mencari tempat parkir yang aman agar tidak mengganggu kelancaran pawai. ‘’Tempat parkir di Lapangan Umum Tegallalang dan jaba pura Dalem Kangin,’’ ungkapnya. (kmb35)

Pawai Ogoh-ogoh

Hari Ini Jalur Tegallalang Ditutup

Gianyar (Bali Post) Desa Pakraman Tegallalang, Gianyar, Kamis (15/3) hari ini akan melakukan tradisi pawai ogoh-ogoh. Arak-arakan ogoh-ogoh akan dipusatkan di kuburan Desa Pakraman Tegallalang. ‘’Kami permaklumkan bahwa jalur Tegallalang-Ubud-Kintamani akan padat mulai pukul 11.00 Wita. Saat itu sekaa teruna mulai membawa ogoh-ogohnya menuju kuburan untuk persiapan prosesi pawai.

Diperkirakan mulai pukul 14.00 jalur ini akan ditutup total,’’ ujar Bendesa Pakraman Tegallalang Drs. I Made Jaya Kesuma, M.M., Rabu (14/3) kemarin. Dijelaskannya, arak-arakan ogoh-ogoh akan melintasi wilayah tujuh banjar dan akan berakhir sekitar pukul 24.00. Untuk itu, wisatawan yang akan menuju Objek Wisata Ceking agar menggunakan jalur Payangan dan jalur alternatif lainnya.

Topik :PERBAIKAN INFRASTRUKTUR UBUD

nasi dengan Polsek dan Koramil Tegallalang untuk pengamanan kegiatan ini. Selebihnya untuk pelaksanaan Nyepi, pihaknya memastikan Nyepi sipeng dengan pengawasan ketat. Sedangkan Pasar Adat Tegallalang pada hari ngembak geni baru akan dibuka pukul 06.00 Wita. Untuk itu, pedagang dari luar daerah agar tidak melintasi wilayah desa pakraman sebelum pukul 06.00 Wita. (kmb)

perspektif

Program Prioritas

UBUD marupakan destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan. Ubud pun menjadi daerah penyumbang PAD terbesar di Kabupaten Gianyar. Namun, kondisi infrastruktur di kampung turis ini justru banyak yang rusak. Terkait kondisi ini, calon Bupati Gianyar Tjokorda Raka Kerthyasa alias Cok Ibah mengatakan, perbaikan infrastruktur di Ubud harus menjadi prioritas pemerintah. Kondisi infrastruktur yang baik adalah untuk memastikan kenyamanan wisatawan selama berkunjung. ‘’Bila masyarakatnya sudah berperan dengan baik menghidupkan pariwisata, ya… selanjutnya tanggung jawab pemerintah menjamin kelayakan infrastuktur,’’ ucapnya. Cok Ibah yang juga Bendesa Pakraman Ubud ini pun memas-

Pihaknya juga berharap masyarakat yang ingin menyaksikan pawai ogoh-ogoh memarkirkan kendaraannya di luar rute pawai. ‘’Kami berharap semua pihak bisa mendukung keamanan dan kelancaran prosesi pawai,’’ ujarnya. Diperkirakan belasan ogoh-ogoh dengan berbagai karakter akan diarak kali ini. Dari tujuh banjar, masing-masing menyertakan 2 atau 3 ogoh-ogoh. Pihaknya juga mengaku telah berkoordi-

tikan akan mengalokasikan anggaran untuk perbaikan berupa jalan, trotoar serta infrastruktur lainnya jika terpilih sebagai bupati. Disinggung terkait pavingisasi di Catus Pata Ubud yang merupakan jalan nasional, Cok Ibah pun menyatakan pihaknya akan berkoordinasi ke pusat untuk itu. ‘’Tentu segera ini dikoordinasikan ke pusat ataupun provinsi, karena catus pata ini adalah wajah Ubud,’’ katanya. Bagi Cok Ibah, perbaikan sarana umum di wilayah Gianyar yang menyangkut kepentingan masyarakat banyak akan menjadi prioritas jika ia memimpin Gianyar. Bahkan, ia berencana mengurangi kegiatan yang bersifat pendukung. ‘’Tentu yang utama kita prioritaskan. Kalau kegiatan lain seperti ulang tahun itu tidak perlu mewah, cukup sederhana namun bermakna,’’ tegasnya. (kmb35)

Efektifkan Koordinasi PERBAIKAN infrastruktur Ubud mendapat perhatian khusus paslon Made Mahayastra dan A.A. Gede Mayun atau paket Aman. Hal itu ditegaskan Ketua Tim Pemenangan Paket Aman I Wayan Tagel Winarta. Tagel menegaskan, pembenahan infrastruktur Ubud akan menjadi prioritas dari paslon PDI-P itu. Terlebih dengan program satu jalur dari pusat hingga daerah, akan memudahkan realisasi rencana perbaikan. ‘’Ya, ini juga salah satu keunggulan satu jalur, satu perencanaan untuk kebaikan masyarakat,’’ kata pria yang menjabat Ketua DPRD Gianyar itu. Tagel j u g a m e n gakui

sejumlah ruas trotoar di kawasan Ubud kondisinya masih rusak. Kondisi ini paling banyak terjadi di jalan provinsi dan nasional. ‘’Makanya ini akan segera kita koordinasikan sehingga Ubud ini bisa nyaman untuk wisatawan,’’ ucapnya. Dikatakannya, sampai saat ini pihaknya berupaya menata Ubud bersama instansi terkait seperti Dishub Gianyar dan kepolisian. Penataan dimaksud seperti badan jalan yang bebas dari parkir liar. Ke depan, inovasi semacam ini akan terus dilahirkan oleh Aman. ‘’Sekarang sejumlah kantong parkir juga sudah siap. Ke depan, ini yang akan dioptimalkan paslon paket Aman,’’ t e g a s Tagel. (kmb35)


JEMBRANA

10

Kamis Wage, 15 Maret 2018

Ratusan Batang Kayu Sonokeling Diamankan Negara (Bali Post) – Ratusan batang kayu sonokeling diamankan di Polres Jembrana. Kasus illegal logging ini diungkap polisi bersama Polhut dan Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Penangkapan dilakukan saat patroli di kawasan TNBB hingga hutan lindung Cekik, Februari lalu. Petugas mencurigai aktivitas pengisian kayu jenis sonokeling di Desa Sumberklamplok, Kecamatan Grokgak, Buleleng hingga akhirnya dibuntuti dan diamankan di depan Pos Polair Gilimanuk. Kayu dengan total 388 batang sonokeling tersebut diangkut dalam truk dengan nomor polisi DK 9394 UC yang dikemudikan Farul Ahwad Belajam (35) asal Banjar Tri Amerta, Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng. Dari hasil pengecekan petugas, batang kayu sonokeling yang diangkut itu 160 batang merupakan hasil kebun dilengkapi dokumen resmi pengiriman. Sisanya atau 228 batang kayu merupakan ilegal yang berasal dari kawasan hutan. Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Utomo, Selasa (13/3), mengatakan dari hasil pemeriksaan kayu jenis sonokeling itu di antaranya merupakan illegal logging. Untuk mengelabui petugas, kayu hasil hutan itu dicampur dengan kayu sonokeling dari hasil kebun. Dari pengecekan lebih lanjut, surat jalan yang ditunjukan oleh sopir, tertera atas nama Andre. Pengakuan sopir, kayu-kayu ini rencananya akan dikirim ke Kalipuro, Banyuwangi. Tidak sesuai dengan surat yang tertera yakni ke Bawangan Ploso, Jombang, Jawa Timur. Pelaku diancam dengan Pasal 83 ayat (1) huruf b yo Pasal 12 huruf e atau Pasal 83 ayat (2) huruf b yo Pasal 12 huruf e UURI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Perusakan Hutan dengan ancaman hukuman pidana hingga lima tahun penjara dan denda Rp 2,5 miliar. Pelaku dengan sengaja atau karena kelalaian mengangkut, menguasai dan atau memiliki hasil hutan yang tidak dilengkapi dengan Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH). Tersangka illegal logging ini ditahan di Polres Jembrana berikut barang buktinya. (kmb26)

Bali Post/dok

KAFE - Sejumlah kafe terlihat berjejer di seputaran Pantai Delodberawah. Dari sekian kafe yang ada di sana, empat diantaranya kontrak sewa dibekukan lantaran sudah berakhir, terutama kafe yang berdiri di atas tanah pelaba Pura Perancak.

Dibekukan, Kontrak Empat Kafe di Pelaba Pura Perancak

Negara (Bali Post) –

Sejumlah kafe yang berdiri di atas tanah pelaba Pura Perancak di Desa Delodberawah, kontraknya dibekukan sementara. Sedikitnya ada empat kafe yang sewa tanahnya habis saat ini dan tidak diperpanjang lagi pascaterjadinya pro dan kontra keberadaan kafe-kafe tersebut. Penertiban puluhan kafe di Delodberawah saat ini juga masih dilakukan oleh pihak Kecamatan Mendoyo terkait Izin Usaha Kecil Menengah (IUKM). Bendesa Pakraman Delodberawah I Nengah Milodana, Rabu (14/3) kemarin, mengatakan dari beberapa kafe yang lahannya menyewa di pelaba Pura Perancak, di antaranya sudah dihentikan perpanjangan sewanya. Menurutnya, empat kafe yang dibekukan sewanya itu sudah tidak beroperasi. Tutupnya kafe juga tidak bersamaan. Pembekuan ini juga untuk mendata ulang kafe agar kembali mengikuti aturan desa pakraman. Di mana sebagian

besar pengelola ini sejatinya merupakan warga luar Desa Adat Delodberawah. Milodana juga mengungkapkan selama beroperasi, tidak ada permasalahan karena mengikuti awig-awig yang ditetapkan desa pakraman setempat. Namun, sejak setahun belakangan ini, kafekafe tersebut mengabaikan. Terutama terkait penduduk pendatang. Pembekuan perpanjangan sewa lahan ini, menurutnya, juga salah satu

dampak lantaran pengelola kafe yang tidak mengikuti peraturan selama ini. Bendesa yang sudah dua periode menjabat ini tidak menutup kemungkinan sewa tanah bisa diperpanjang apabila para pengelola kafe ini bisa bersinergi dengan desa. Selain terkait pendatang, hal lain yang menjadi akar masalah adalah aturan jam buka dan tutup kafe yang dilanggar. Selain itu juga terkait kontrak minuman

dengan salah satu merek bir yang tidak tuntas. Sementara itu, terkait penertiban kafe ini, pihak kecamatan akhir pekan lalu juga sudah turun untuk ketiga kalinya melakukan pengawasan dan pembinaan. Camat Mendoyo I Gede Sujana saat dikonfirmasi terpisah mengatakan hingga kemarin pihaknya belum bisa menyampaikan hasil pengawasan karena belum diinventarisir apakah ada pelanggaran atau tidak. Diakuinya pembinaan terkait IUMK yang dikeluarkan kecamatan sudah yang ketiga kalinya di Delodberawah, namun pihak kecamatan belum merekomendasikan teguran yang ketiga. Diberitakan sebelumnya, dari informasi pangempon

Pura Perancak I Gusti Agung Made Artha, tanah pelaba pura seluas 93 are itu disewa 11 orang dengan jangka waktu antara 1 hingga 5 tahun. Pangempon Pura Perancak juga akan menghentikan sewa atau kontrak tanah pelaba di Deloberawah ketika pemerintah menertibkan kafe tersebut. Selama ini harga sewa per are antara Rp 1,2 juta hingga Rp 1,5 juta, tergantung lama sewa. Rencananya di tahun 2020, di mana akhir sewa terlama selesai, seluruh sewa tanah akan ditertibkan pangempon. Namun, ketika kondisinya memang dari pihak desa meminta agar ditutup, pangempon akan mengikutinya. (kmb26)

Sampaikan Pesan Nyepi

Bali Post/olo

DIAMANKAN – Pelaku illegal logging berikut truk penuh muatan kayu sonokeling diamankan di Mapolres Jembrana.

Antisipasi Flu Burung

Belasan Ayam Kampung Ilegal Dimusnahkan Negara (Bali Post) Belasan ayam kampung yang dikirim dari Banyuwangi dan diamankan awal bulan lalu, Rabu (14/3) kemarin dimusnahkan pihak Karantina Pertanian Wilayah Kerja (Wilker) Gilimanuk. Pemusnahan ini dilakukan guna mencegah masuk dan menyebarnya penyakit berbahaya ke Bali yang dibawa unggas, terutama ancaman flu burung yang dapat menular ke manusia. Proses pemusnahan 15 ekor ayam kampung tersebut dilakukan dengan cara dibakar dan dikubur di kandang besar Karantina Gilimanuk disaksikan petugas terkait. Penanggung jawab Karantina Pertanian Wilker Gilimanuk Ida Bagus Eka Ludra mengatakan unggas jenis ayam kampung ini diamankan di Pos II Gilimanuk oleh polisi saat melintas menggunakan jasa ojek sepeda motor, Sabtu (10/3) lalu. Ayam yang dikirim dari Banyuwangi ini dibawa tanpa disertai Surat Keterangan Kesehatan dari karantina daerah asal. Belasan ayam yang berusaha diselundupkan melalui pelabuhan ini milik Asiya dan Nasian. Karantina menerima penyerahan penangkapan tersebut dan langsung melakukan tindakan. Saat ditahan, dari belasan ekor ayam tersebut ada yang mati sebanyak dua ekor. Diduga ayam mati karena terjangkit virus. Untuk itu, pihak karantina selanjutnya melakukan pemusnahan. Menurutnya, tindakan ini guna mencegah penyakit berbahaya masuk ke Bali. “Salah satunya flu burung yang merupakan penyakit zoonosis yang bisa menular ke manusia. Jika sampai terjadi kasus pada ayam dan pada manusia di Bali, maka akan dapat berpengaruh pada pariwisata,” terang Eka Ludra. Tindakan pemusnahan ini merupakan yang pertama kali sejak Januari tahun ini. Hal ini dilakukan juga untuk memberi efek jera kepada para penyelundup unggas. Sebab selama ini kendati beberapa kali dilakukan penindakan penolakan, para pelaku tetap nekat menyelundupkan ayam. Saat dilimpahkan dari kepolisian, selain 15 ekor ayam kampung juga diserahkan 3 ekor burung, terdiri dari anis merah, love bird dan cucak jenggot asal Denpasar tujuan Sidoarjo tanpa dokumen. Selain itu, juga 2.100 kilogram telur ayam konsumsi asal Tabanan tujuan Banyuwangi juga tanpa dokumen. Selanjutnya oleh karantina, komoditi yang tidak dilengkapi dokumen tersebut dilakukan penolakan. Komoditi tersebut dikembalikan kepada pemiliknya untuk dilengkapi dokumennya jika mau dibawa ke daerah tujuannya. (kmb26)

Bali Post/olo

PEMUSNAHAN – Pemusnahan belasan unggas dari Banyuwangi yang dikirim tanpa dilengkapi dokumen oleh Karantina Wilayah Kerja Gilimanuk, Rabu (14/3) kemarin.

Bupati Artha Ajak Umat Sucikan Hati HARI raya Nyepi merupakan hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap Tahun Baru Çaka, yang pada tahun ini (Tahun Baru Çaka 1940) jatuh pada 17 Maret 2018. Nyepi mengandung arti sepi atau sunyi, dan dirayakan setiap tahun merupakan hari penyucian untuk alam semesta beserta isinya. Pada saat Nyepi umat diwajibkan menjalankan Catur Brata Panyepian yaitu amati geni (tidak boleh menggunakan atau menyalakan api), amati karya (tidak boleh bekerja), amati lelungan, (tidak bepergian) serta amati lelanguan (tidak melakukan suatu hiburan/hura-hura). Untuk itu, kepada seluruh umat Hindu yang merayakan Nyepi, Bupati Artha mengajak agar sama-sama menjalankan Catur Brata Panyepian guna meningkatkan sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Tujuan utamanya tak lain bentuk penguasaan diri menuju kesucian hidup.

Sebuah dialog spiritual yang dilakukan agar kehidupan ini selalu seimbang, sejahtera, dan damai. “Melalui hari raya Nyepi kita belajar menyucikan hati. Bisa meredam sifat amarah, benci, dan serakah serta kembali menemukan hakikat jati diri. Selain itu, merenungkan apa yang telah dilakukan sebagai upaya memperbaiki kualitas kehidupan di masa depan,” ungkap Artha. Ia juga menyoroti jatuhnya hari raya Nyepi tahun ini yang bersamaan dengan hari Saraswati. Menurutnya, hal itu perlu diatur agar kedua hari suci yang berbeda suasana itu dapat berjalan sesuai filsafat yang terkandung di dalamnya. “Niwrtti Kadharma (spiritualitas untuk hari raya Nyepi). Prawertti Kadharma (untuk hari Saraswati), atau bersifat ritual. Hal ini juga merupakan anugerah nan istimewa bagi kita umat Hindu,” ucap Artha. Sementara itu, Wabup

Jembrana I Made Kembang Hartawan mengatakan hari raya Nyepi tahun ini penting untuk menyucikan hati, pikiran, dan tindakan agar dijauhkan dari rasa saling membenci. Secara khusus kepada anak muda atau yang biasa disebut generasi milenial, ia meminta untuk memaknai perayaan Nyepi ini secara bijak. Kembang berharap momen hari raya Nyepi kali ini dapat menyadarkan bahwa setiap umat manusia adalah bersaudara. “Tidak boleh saling menyakiti satu sama lain karena kita bersaudara sehingga harus mewujudkan toleransi. Termasuk dalam hal penggunaan media sosial. Agar menjauhkan diri dari perilaku saling menghujat, terlebih menyebarkan berita hoaks yang tak teruji kebenarannya,” imbaunya. Rangkaian pelaksanaan Nyepi di Kabupaten Jembrana sendiri diawali dengan prosesi melasti ke Pura Segara masing-masing pada

Bali Post/ist

SAMPAIKAN PESAN - Bupati Jembrana I Putu Artha dan Wabup I Made Kembang Hartawan menyampaikan pesan Nyepi dengan mengajak umat Hindu di Jembrana menjalankan Catur Brata Panyepian guna meningkatkan sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Rabu (14/3). Upacara Tawur Agung yang dipusatkan di perempatan Surapati (Catus Pata), di depan kantor Bupati Jembrana pada Jumat (16/3). Kemudian sore harinya akan

dilanjutkan dengan parade ogoh-ogoh dengan melibatkan hasil karya sekaa teruna se-Jembrana setelah melalui penilaian/seleksi panitia sebelumnya. (ad693)

Upacara ”Melasti” Dipusatkan di 14 Pantai

Momen untuk Membersihkan Alam Semesta RANGKAIAN hari raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1940, puluhan ribu masyarakat Jembrana, Rabu (14/2) kemarin melaksanakan kegiatan melasti yang tersebar di 14 pantai. Di belasan titik yang menjadi pusat prosesi pamelastian, dipadati umat yang sebelumnya beriringan dengan berjalan menuntun dan mengiringi pratima masing-masing. Namun dari 14 titik tersebut, dua titik di antaranya dilaksanakan pada Kamis (15/3) ini. Titik pusat pamelastian tersebut tersebar di lima Kecamatan Jembrana. Lokasi tersebut sebelumnya telah ditetapkan oleh PHDI bersama desa pakraman. Di antaranya dua lokasi di Kecamatan Melaya yakni Pantai Candikusuma dan Pura Segara Gilimanuk. Di Pantai Candikusuma menampung umat dari 12 desa pakraman di Melaya. Sementara di Pura Segara Gilimanuk hanya Desa Pakraman Gilimanuk. Sementara itu, di Kecamatan Negara dan Jembrana masing-masing terdapat satu lokasi pamelastian. Yakni di Pura Segara Pengambengan untuk sembilan desa pakraman di Kecamatan Negara dan Pantai Yeh Kuning untuk 10 desa pakraman di Kecamatan Jembrana. Wilayah Kecamatan Mendoyo terdapat

empat titik yakni di Pantai Delodbrawah, Pantai Tembles (Penyaringan), Pantai Rambut Siwi di Yehembang dan Pantai Yeh Sumbul. Empat titik lokasi tersebut digunakan untuk 19 desa pakraman di Mendoyo. Sedangkan di Pekutatan merupakan wilayah yang paling banyak pantai yang digunakan untuk prosesi pamelastian. Dari data di PHDI Jembrana, ada enam pantai yakni Pantai Medewi, Pura Segara Pekutatan, di Pura Kawitan Kerta Laksana Pekutatan, Pantai Pangyangan dan Pantai Gumbrih serta Yeh Leh, Pengeragoan. Ketua PHDI Jembrana I Komang Arsana mengatakan, untuk pelaksanaan pamelastian, dari 14 titik tersebut dilakukan pada Rabu kemarin. Menurutnya, khusus di Kecamatan Pekutatan ada beberapa desa pakraman yang melaksanakan pamelastian pada Kamis (15/3) hari ini. Di antaranya merupakan desa pakraman yang melasti di Segara Yeh Leh dan Desa Pakraman Pekutatan. Waktu pamelastian yang dilaksanakan pada Kamis itu dilakukan sesuai dengan kesepakatan desa pakraman masing-masing. Arsana mengatakan prosesi upacara pamelastian ini dimulai dengan ngiringang Ida Batara ke segara, pesembahyan-

Bali Post/olo

UPACARA PAMELASTIAN – Ribuan umat dari sejumlah desa pakraman di Kecamatan Jembrana melaksanakan upacara pamelastian di Pantai Yeh Kuning, Rabu (14/3) kemarin. gan di segara dan ngelebok ke segara. Kemudian dilanjutkan dengan nyejer di Bale Agung Pura Desa hingga saat tawur kasanga pada pangerupukan atau sehari sebelum Nyepi. Makna dari upacara pamelastian ini merupakan momen untuk membersihkan alam semesta. Pada saat melasti

di segara (laut), umat menghanyutkan segala kotorankotoran jagat. Baik yang ada dalam diri (bhuana alit) maupun di alam semesta (bhuana agung). Untuk itu, sifat kotor lenyap dan kembali pada Tri Kaya Parisuda yakni berpikir yang suci, berbuat yang benar dan berkata yang baik.

Dari 14 titik pamelastian tersebut, di Pantai Delodberawah lokasinya bergeser dibanding pelaksanaan yang sama tahun-tahun sebelumnya. Lokasi makiis yang dulunya berada di ujung timur pantai, kini digeser tepat di pantai pintu masuk atau selatan Patung Duyung. (olo)


BALI DWIPA

Kamis Wage, 15 Maret 2018

FIGUR

RPJMD Provinsi Berakhir 2018

Kearifan Lokal PANGDAM IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, Rabu (14/3) kemarin, menerima kunjungan Panitia Forum Peduli NKRI. Forum Peduli NKRI ini merupakan organisasi yang anggotanya lintas agama dan profesi dengan mengemban misi menjaga kebinekaan, persatuan dan kesatuan demi tetap tegaknya NKRI. Pada kesempatan tersebut, Pangdam menyampaikan kegiatan tablig akbar yang akan dilaksanakan forum ini dapat dikolaborasikan dengan budaya dan kearifan lokal. Tujuannya dalam upaya penguatan rasa kebinekaan, persatuan dan kesatuan dalam menegakkan NKRI. Dalam menyukseskan kegitan tersebut, Mayjen Benny memberikan arahan kepada stafnya agar membantu dalam pelaksanaan kegiatannya sesuai dengan kapasitas dan kemampuan yang ada. “Saya persilakan panitia berkoordinasi dengan staf Kodam IX/Udayana terkait,” ujarnya. (rah)

Musrenbang Berpedoman pada RPJP dan RPJMN Denpasar (Bali Post) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Bali tahun 2013-2018 segera berakhir. Sementara pada Maret ini, kabupaten/kota sudah mengagendakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Dilanjutkan Musrenbang tingkat provinsi pada pertengahan April mendatang. “RPJMD habis akhir tahun ini. Jadi, kita tidak boleh berpedoman pada RPJMD 2013-2018 untuk Musrenbang. Tapi pedoman kita RPJP (Rencana Pembangunan Jangka Panjang) daerah dan RPJMN,” ujar Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali I Wayan Wiasthana Ika Putra, di Denpasar, Rabu (14/3) kemarin. Menurut Ika Putra, masing-masing kabupaten/kota akan diberikan arahan pada saat pembukaan Musrenbang agar berpedoman pada RPJP daerah dan RPJMN.

Di samping harus menyesuaikan dengan RPJMD kabupaten/kota. Mengingat, Musrenbang terkait dengan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahunan ini merupakan penjabaran target dari RPJMD masing-masing. “Jadi, target-target selama 5 tahun dijabarkan per tahun. Nanti kaitannya APBD, Juli ini sudah harus masuk rancangan APBD Induk 2019,” jelas mantan Kepala Urusan Rumah Tangga Setda Provinsi Bali ini. Khusus Musrenbang Provinsi, lanjut Ika Putra, sekaligus dipersiapkan untuk Gubernur Bali yang baru. Begitu juga Musrenbang di dua kabupaten yang melaksanakan pilkada, yakni Gianyar dan Klungkung, dipersiapkan pula untuk bupati berikutnya. Musrenbang sendiri melibatkan semua pemangku kepentingan. Mereka akan saling mengoreksi berbagai program yang diusulkan,

supaya mendapatkan keputusan yang mengerucut dan tidak liar lagi. Keputusan daerah inilah yang selanjutnya akan direkomendasikan kepada pemerintah pusat melalui Bappenas. “Ini sesuai dengan pola bottom up dan pola pendekatan partisipatif,” imbuhnya. Sementara itu, Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama mengatakan, Musrenbang merupakan tolok ukur keterlibatan masyarakat dalam perencanaan pembangunan. Tidak seperti sebelumnya, yang ditentukan langsung oleh kalangan eksekutif dan legislatif saja. Kendati demikian, usulan-usulan yang disampaikan tetap harus faktual dan jangan terlalu muluk-muluk. “Jadi, biar bisa terjangkau dan faktual, atau sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar politisi PDI-P asal Tabanan ini. Wiryatama menambahkan, masalah sampah saat ini turut menjadi

Pemberitaan palsu atau hoax kini menjadi tantangan baru yang dihadapi pariwisata Bali. Terlebih setelah ada bencana erupsi Gunung Agung. Tak dimungkiri, keberadaan hoax secara tidak langsung turut membuat pariwisata Bali terpuruk. “Di Thailand, wisatawan diminta jangan ke Bali. Bali sudah hancur, seperti itu pernyataan mereka,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali A.A. Gede Yuniartha Putra, di Denpasar, Rabu (14/3) kemarin. Menurut Yuniartha, seperti itulah hoax yang berkembang mengenai kondisi Bali saat terjadi erupsi Gunung Agung. Belum reda soal erupsi, Bali kembali

Bali Post/nan

Dinas PKP Bangli Galakkan Penanaman Kelapa Bangli (Bali Post) Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli terus menggalakkan penanaman kelapa genjah. Tahun ini, pengadaan bibit ditingkatkan dari sebelumnya. Pada tahun lalu, pengadaan hanya 7.500 bibit, sekarang 10 ribu bibit. Pemkab masih melakukan verifikasi terhadap proposal pengajuan bantuan dari kelompok maupun desa adat. Sekretaris Dinas PKP I Wayan Sarma mengatakan, jumlah bibit ditingkatkan karena melihat tingginya animo masyarakat yang berniat mengembangkan kelapa ini. Kata sarma, saat ini sudah ada 13 proposal pengajuan bantuan dari kelompok-kelompok tani maupun desa adat. Saat ini, pihaknya masih melakukan verifikasi terhadap lahan kelompok yang mengajukan proposal untuk mendapatkan bantuan bibit kelapa. Verifikasi itu dilakukan, untuk memastikan lahan yang ditanami kelapa luasnya sesuai dengan bantuan bibit kelapa yang diajukan oleh masing-masing kelompok maupun desa adat. “Verifikasi ini dilakukan untuk memastikan luas lahan dengan jumlah bibit yang diajukan agar sesuai. Karena kita tidak ingin, bantuan diajukan 1.000, kenyataannya lahan yang akan ditanami hanya cukup 500 bibit. Karena bantuan yang kita berikan menyesuaikan dengan kebutuhan,” katanya. Proposal yang masuk didominasi tiga kecamatan yakni Susut, Tembuku, Bangli. Sementara Kecamatan Kintamani sedikit. Dijelaskan Sarma, inspirasi awal untuk pengembangan bibit kelapa genjah datang dari petani atau masyarakat. Karena, tingginya minat masyarakat, potensi pengembangan serta prospeknya bagus ke depannya, maka pihaknya akhirnya mulai menjalankan program ini. Disinggung pengadaan bibit kelapa genjah, Sarma menegaskan, untuk proses pengadaan bakal dilakukan akhir tahun sekitar November mendatang. (kmb41)

Bali Post/rin

I Nyoman Adi Wiryatama

I Wayan Wiasthana Ika Putra

salah satu ganjalan pembangunan Bali. Bisa dikatakan, sampah kini telah menjadi bencana dan harus segera ditangani. Terutama jelang pertemuan IMF dan World Bank di Bali, Oktober mendatang. “Kalau tidak bisa diselesaikan segera, minimal ada cara yang paling cepat, misalnya ditimbun dulu atau bagaimana,” imbuhnya. Selain sampah, lanjut Wiryatama, isu penting dalam pembangunan Bali secara umum masih menyangkut infrastruktur. Selain

ada pula isu ketersediaan air dan listrik yang tak kunjung tuntas meski hal ini sudah berulang kali disampaikan ke pusat. “Tetap dari dulu tidak pernah selesai urusan infrastruktur kita. Jadi, infrastruktur sudah sangat mendesak, baik dari tingkat pedesaan, kabupaten, dan secara regional, keseluruhan di Provinsi Bali. Kemudian, yang mendesak juga kita mempunyai kebutuhan air nanti dan masih kekurangan listrik,” tandasnya. (kmb32)

Provinsi. Termasuk juga Biro Humas sebagai corong pemerintah. Selain itu, pihaknya juga memanfaatkan anggaran Bali recovery dari pemerintah pusat sebesar Rp 100 miliar untuk mempromosikan pariwisata. “Kemarin, sudah mendatangkan duta besar-duta besar yang ada di Jakarta, kita ajak dia ke sini, kemudian melihat Bali seperti apa. Supaya tidak mendengar dari media sosial yang selalu saya katakan salah mengartikan tentang pariwisata Bali,” ujarnya. Selain mengundang duta besar, lanjut Yuniartha, Fam Trip

juga digelar melibatkan para blogger dengan follower banyak dari beberapa negara. Mereka diminta bantuannya untuk menyebarkan informasi yang benar tentang Bali. Kemudian, ada sales mission yang dilakukan ke negara-negara yang menjadi pangsa pasar Bali seperti India, Australia, dan Tiongkok. “Terkait Bali Recovery, kita memang tidak diberikan uang secara langsung. Tapi hanya diberikan kegiatan yang semuanya dibiayai pemerintah pusat menggunakan anggaran Rp 100 miliar itu,” tandasnya. (kmb32)

’’Hoax’’, Tantangan Baru Pariwisata Bali

Denpasar (Bali Post) -

I Wayan Sarma

11

diterpa hoax mengenai sampah plastik di Nusa Penida. Apalagi kalau bukan viralnya video sampah di Manta Point yang dibuat wisatawan Inggris, Richard Horner. Kendati, pemerintah sudah memastikan bila sampah tersebut merupakan kejadian insidental yang disebabkan oleh arus laut. “Di media sosial luar biasa. Kemarin tim Kemenpar sudah

turun, menyelam di sana, buktinya bagus, bersih, tidak ada apa-apa. Itu berita hoax, seperti itu kita dihajar di media sosial. Ini akibat dari Bali is the best destination in the world. Negara kompetitor kita takut kalau Bali itu maju,” jelasnya. Untuk menangkal hoax, Yuniartha mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik

’’Melasti’’ di Pantai Watu Klotok

Dimanfaatkan Sejumlah Warga Meraih Rezeki

UPACARA melasti jelang hari raya Nyepi telah dilaksanakan sejumlah desa pakraman di Kabupaten Klungkung. Pantai Watu Klotok, Desa Tojan menjadi salah satu tempat melasti. Jumlah pamedek yang membeludak dimanfaatkan sejumlah warga untuk meraup rezeki dengan berjualan makanan, seperti sate. Suasana Pantai Watu Klotok menjelang hari raya yang jatuh setiap tahun itu tampak berbeda. Tak lagi lengang. Krama datang dari sejumlah desa. Berjalan kaki hingga berkilo-kilometer untuk melasti. Kakinya menapaki pasir hitam yang berkilau disapa cahaya mentari pagi. Berbaris rapi, mengular dari jalan raya. Ada yang membawa sesajen. Ada umbul-umbul. Ada pula sejumlah pratima. Berupa rangda dan barong. Menyusuri pantai dengan hempasan ombak tipis. Saat krama berbagai usia itu memasuki pura, suasana sakral sangat terasa. Bersanding dengan alunan dharma gita dan tetabuhan. Kesan damai juga muncul cukup kuat. Di tengah suasana seperti itu, di jaba pura tampak perempuan paruh baya. Memakai tengkuluk, mengambil arang di kresek. Menaruh di tempat pemang-

gangan. Ukurannya sangat kecil. Lalu dinyalakan. Itu dikipas, hingga mengeluarkan asap mengepul. Bara apinya muncul, ia bergegas mengambil sate. Lalu memanggangnya. Itu pun dilirik krama yang kebetulan melintas. Langsung membeli, lengkap dengan ketupat yang terbungkus dari anyaman janur. Wajah sumringah pun langsung terlihat. Seolah sangat senang datang sebuah rezeki. Itulah aktivitas warga Timbrah, Kecamatan Karangasem, Ni Nyoman Kari. “Kalau melasti, rutin jualan ke sini. Setiap tahun,” ungkapnya, Rabu (14/3) kemarin. Pekerjaannya itu telah dilakoni sejak dua tahun lalu. Sebelumnya, ia hanya menggantungkan nasib sebagai buruh. Berjualan ke Pantai Watu Klotok dimulai sejak pukul 06.30 Wita. Beranjak dari rumahnya sekitar pukul 05.00 Wita. Tak banyak peralatan yang dibawa. Sate yang dijual berbeda seperti hari biasanya. Dua kali lipat lebih banyak. Tak salah, sebab kedatangan krama sangat membeludak. “Buat sampai 30 kilogram. Itu untuk sate tusuk dan lilit. Kalau hari biasa, paling hanya setengah,” katanya. Penjualan itu dilakukan hingga pantai sepi. Itu diulang lagi

Bali Post/sos

MELASTI - Pedagang sate di Pantai Watu Klotok saat upacara melasti kemarin. hari esok. Berbicara untung, cukup menjanjikan. Rp 500 ribu masuk ke kantongnya. Namun ini sangat bergantung situasi. “Kalau ramai, dapat kisaran itu. Hitung-hitung daripada diam di rumah,” ucapnya. Tak jauh dari tempatnya, di bawah pohon waru tampak juga pedagang I Wayan Wi-

6.347 Ogoh-ogoh Diarak di Bali Polda Kerahkan 5.630 Personel Denpasar (Bali Post) Mengamankan perayaan hari raya Nyepi termasuk rangkaian upacaranya, Polda Bali melakukan pengamanan secara all out. Polda Bali mengerahkan 5.630 personel di seluruh Bali. Saat pangerupukan diarak 6.347 ogoh-ogoh di Pulau

Dewata ini. Teknis pengamanan, kepolisian mengedepankan upaya preventif yang didukung dengan kegiatan preemtif, intelijen, dan penegakan hukum. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, Rabu (14/3) kemarin, mengatakan

Polda akan mengerahkan 5.630 personel untuk mengamankan pawai ogoh-ogoh di seluruh Bali. Pengamanan dilaksanakan secara all out mengingat perayaan hari raya Nyepi tahun ini bersamaan dengan kampanye pilkada serentak untuk mewujudkan situasi

kan. Asalnya juga dari Timbrah. Satenya nampak laris. Cukup banyak yang membeli. Bahkan harus menunggu, rebutan tempat duduk. Ia pun sibuk menyajikan. Keringat lelah tampak di wajahnya yang mulai mengeriput. “Sudah biasa jualan di sini. Selain melasti, siwaratri juga,” katanya. Rezeki yang didapatkan me-

mang tak menentu. Namun, melasti ini dianggap sudah menjadi sumber kehidupannya. Satu porsi sate lengkap dengan ketupat dijual Rp 10 ribu. Bahkan bisa lebih, tergantung permintaan. “Kalau hari-hari seperti ini, buatnya lebih banyak,” tuturnya sembari sibuk melayani pembeli. (sos)

tetap aman dan kondusif. “Pengamanan ini dibantu sekitar 22 ribu pecalang se-Bali, bersama stakeholder lainnya,” kata mantan Kasatreskrim Polres Gianyar ini. Lulusan Akpol 1993 ini mengimbau masyarakat agar pawai ogoh-ogoh tidak diwarnai kekerasan atau tindak pidana. Ia berharap seluruh masyarakat Bali ikut serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masingmasing dengan saling menghormati dan menghargai antarumat

beragama. Rangkaian hari raya Nyepi dimulai 13 Maret lalu yaitu upacara Melasti. Upacara tersebut berlangsung hingga 15 Maret. Sedangkan 16 Maret, krama Bali melaksanakan upacara Tawur Agung Kasanga dan pangerupukan diwarnai dengan mengarak ogoh-ogoh. Pada 17 Maret mulai pukul 06.00 Wita hingga 18 Maret pukul 06.00 Wita dilaksanakan Catur Brata Panyepian. Setelah itu dilanjutkan Ngembak Geni. (kmb36)

Berdalih agar Fit, Makelar Tanah Konsumsi Narkoba

Bali Post/rah

BARANG BUKTI - Kapolresta Denpasar menunjukkan barang bukti narkoba.

Denpasar (Bali Post) Makelar tanah, Arta (39), ditangkap anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar saat mengambil paket sabu-sabu (SS) di Jalan Pulau Moyo, Denpasar Selatan, Selasa (6/3) lalu. Tersangka mengaku mengonsumsi narkoba sejak tujuh bulan lalu agar tetap fit. Selain itu, polisi juga menangkap pelaku yang menjual SS kepada Arta yaitu Lukman (22) merupakan seorang jaringan narapidana Lapas Kerobokan. “Tersangka berhasil di-

tangkap sekitar pukul 18.00 wita. Waktu itu, pelaku mengambil dua paket sabusabu seberat 1,55 gram,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo, didampingi Kasatresnarkoba Kompol Aris Purwanto, Rabu (14/3) kemarin. Saat diinterogasi, pelaku yang beralamat di Jalan Tukad Pancoran, Denpasar Selatan ini, membeli SS itu dari Lukman Rp 2,7 juta. Dia mengaku sering transaksi dengan Lukman dan baru pertama kali berurusan den-

gan polisi. Berselang beberapa jam kemudian, giliran Lukman ditangkap di wilayah Sidakarya, Denpasar Selatan. Selain menangkap pengedar narkoba ini, petugas menyita barang bukti 49,03 gram SS yang dipasok napi Lapas Kerobokan yang biasa dipanggil Pak Tut. Biasanya transaksi dilakukan dengan sistem tempel dan Lukman mengaku dapat upah Rp 50 ribu. “Biasanya saya menempel (paket SS - red) di bawah pohon palem di Jalan Tukad

Barito,” ucap Lukman saat ditanya Kapolresta. Sebelum menjadi pengedar, Lukman menjelaskan awalnya sebagai pengguna SS selama enam bulan. Selanjutnya, dia kenal dengan Pak Tut dan ditawari menjadi pengedar. Namun, dia mengaku tidak pernah bertemu langsung dengan Pak Tut. Selama ini, komunikasi untuk pemesanan barang hanya melalui handphone. Lukman sudah dua bulan menjadi pengedar dan sehari bisa tiga kali menempel

paket SS. Terkait pengakuan itu, Kapolresta mengatakan sudah berkoordinasi dengan pihak lapas. Namun dalam aksinya, napi yang jadi pengendali bisnis narkoba biasanya menggunakan nama samaran. Akibatnya, polisi sulit melakukan pengembangan. Walau demikian, pihaknya tetap melakukan pengembangan kasus ini dan berkoordinasi dengan pihak lapas, termasuk juga melakukan sweeping bersama Polres Badung. (kmb36)


KLUNGKUNG

12 SOLUSI TOPIK : Geliatkan BUMDes dan Koperasi

”Mapping” Potensi Desa BADAN Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Klungkung telah mencapai puluhan. Koperasi mencapai ratusan. Namun, pergerakannya lebih banyak pada usaha simpan pinjam. Pengelolaan potensi desa belum berjalan maksimal. Mengingat fungsinya juga penting untuk membangun perekonomian desa, langkah apakah yang ditawarkan pasangam calon pada Pilkada untuk menggeliatkan? Cabup nomor 1, Tjokorda Bagus Oka, mengungkapkan dalam pengembangan potensi desa oleh BUMDes masih banyak yang sifatnya kebetulan. Dalam artian menggarap yang sudah ada. Sementara untuk langkah menggali potensi baru, belum berjalan secara maksimal. Hal ini perlu mendapat perhatian. Harus ada pembangkitan sehingga usaha yang dikelola semakin variatif. “Contohnya di Dawan Kaler, ada usaha air minum. Itu hanya kebetulan. Ke depan, kalau terpilih, kami akan maping potensi desa. Ini akan melalui tim khusus,” ujarnya, belum lama ini. Tim tersebut, sambung dia bukan dari pemkab. Namun secara khusus yang memiliki keahlian. Ini nantinya juga akan memberikan pendampingan maupun pembinaan Sumber Daya Manusia yang ada di dalamnya. “Tim ini nanti akan mengarahkan dalam pengelolaan. Peningkatan kualitas SDM juga,” sebutnya. Disampaikan lebih lanjut, suntikan modal juga sangat perlu diberikan untuk usaha itu, sebagai bentuk dorongam untuk pengembangan. Khusus untuk koperasi, cabup yang berpasangan dengan I Ketut Mandia ini akan melakukan pembinaan secara berkelanjutan. Seluruhnya didorong untuk bisa berkontribusi dalam pembangunan. Bukan justru bersifat kapitalis. “Koperasi harus memberikan anggota untuk berkembang. Bukan menjadikan koperasi besar dengan memakan usaha kecil. Bukan kapitalis. Tapi harus memberikan bantuan untuk anggota dan memberikan pendampingan,” tandasnya. (sos)

Sinergikan dengan ”Entreprenuer”

CABUP nomor urut 2, I Nyoman Suwirta, mengatakan perputaran ekonomi desa harus bisa dikelola secara mandiri. Pengadaan BUMDes menjadi salah satu strategi. Pembangkitannya tak bisa dilakukan begitu saja. Namun harus ada upaya lain, yakni dengan membangun gerakan entrepreneur. “Ini yang bisa menguasai usaha desa. Harus disinergikan dengan BUMDes,” ungkapnya. Lebih lanjut, pria asal Nusa Ceningan ini menyampaikan pengembangan badan usaha ini juga harus disinergikan dengan Lembaga Perkreditan Desa maupun koperasi yang fungsinya hampir sama, turut menggerakkan perekonomian desa. “Dengan ini bisa bergerak bersama dalam membina UMKM di desa. BUMDes nantinya menampung produknya,” katanya. Tak hanya itu, jika kembali terpilih menjadi orang nomor satu di Kabupaten Klungkung, ia juga mendorong BUMDes untuk bisa menggarap sektor riil, seperti retail dan toko bangunan, terlebih di kepulauan Nusa Penida. Ini sebagai cara untuk meminimalisasi inflasi daerah. “Misalnya, dalam penjualan beras. Usaha ini bisa kerja sama dengan KUD. Harga yang didapatkan dan jualnya bisa lebih murah. Ini otomatis membantu meminimalisasi inflasi. Kalau sekarang yang bergerak kan baru TPID,” pungkasnya. Tak kalah penting menurutnya, upaya menggeliatkan juga perlu diimbangi pembinaan SDM secara berkelanjutan. Hal serupa juga ditujukan untuk koperasi. (sos)

Kamis Wage, 15 Maret 2018

Penundaan Pencairan Hibah Bansos

Dewan Nilai Tak Relevan

Semarapura (Bali Post) -

Permintaan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bali supaya Pemkab menunda pencairan hibah bansos lantaran dinilai berpotensi dijadikan senjata menggalang dukungan dalam pilkada, ditanggapi kalangan legislatif. Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru menilai hal tersebut tidak relevan. Sebab, akan memberikan dampak buruk untuk calon penerima. “Kalau sampai ditunda, itu tidak relevan. Itu kan sudah masuk dalam Perda APBD dan menjadi kesepakatan eksekutif dan legeslatif,” ungkapnya, Rabu (14/3) kemarin. Politisi Gerindra ini menyatakan penundaaan tersebut secara otomatis akan berdampak pada pelaksanaan kegiatan yang tidak sesuai jadwal yang ditentukan. Bahkan ini berpotensi menimbulkan persoalan di tengah masyarakat yang berimplikasi menurunnya kepercayaan terhadap pemerintah kabupaten. “Usulan kan sudah lama disampaikan. Sudah ditunggu-tunggu. Kalau ditunda, bisa saja jadi ma-

salah,” sebutnya. Di tengah calon pemilih yang semakin cerdas, hibah tersebut diyakini tidak dikait-kaitkan dengan kepentingan politik. Jikapun berpeluang, sebagai antisipasi adanya pelanggaran, pengawasan penggunaannya bisa semakin dimaksimalkan. “Kalau kita cerdas, tentu bukan itu dijadikan alat saat pilkada. Pengawasannya saja lebih maksimal,” tegas wakil rakyat asal Desa Sakti, Nusa Penida ini. Sementara itu, Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati Klungkung I Wayan Sugiada mengaku belum mendapatkan instruksi soal mekanisme pencairan hibah

bansos dari pemerintah pusat. Jika pun ada, pihaknya akan mengikuti itu. “Surat imbauan dari Mendagri belum ada. Kalau misalnya disuruh menunda, ya kami ikuti,” jelasnya. Kepala Inspektorat Bali ini menyebutkan hibah bansos itu sudah masuk dalam APBD 2018. Sudah tentu, itu tidak layak dijadikan alat menggalang dukungan dalam hajatan politik lima tahunan ini. “Jangan sampai merugikan orang lain. Kalau menurut saya, semasih sesuai perundang-undangan tidak masalah (dicairkan red),” katanya. Sebelumnya, anggota Bawaslu Bali I Ketut Sunadra

mengungkapkan pada Pilkada serentak, hibah bansos berpotensi dijadikan senjata untuk menggalang dukungan, memenangkan paslon, terlebih yang difasilitasi kalangan legeslatif. Mengantisipasi itu, pemkab diminta untuk menunda pencairannya sampai pencoblosan. “Jangan sampai menggunakan program kewenangan kegiatan yang bersumber dari APBD untuk kepentingan salah satu paslon. Kalau memang itu potensial, ada menilai disalahgunakan, sebaiknya hibah bansos ditunda,” ungkapnya. Pencairannya, sambung dia bisa dilaksanakan Juli mendatang, usai masa pemilihan. Hal ini pun sudah disampaikan ke Gubernur dan Bupati Badung. Khusus untuk Klungkung, segera disampaikan secara resmi. “Juli, Agustus kan masih ada waktu (pencairan-red). Tetapi

jangan mencoba menjanjikan,” tegasnya. Jika dalam pilkada ada indikasi pelanggaran, terlebih ancaman tidak memberikan bantuan jika tidak mendukung, masyarakat diharapkan bisa melaporkan ke pihak berwajib. Hal ini penting untuk mewujudkan demokrasi cerdas. Tak hanya itu, dalam pemilihan juga harus “mengharamkan” politik uang. “Kalau ada indikasi pelanggaran, silakan laporkan. Kami pasti tindak lanjuti itu,” sebutnya. Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan, Aset dan Pendapatan Daerah Klungkung Dewa Ketut Geriawan menjelaskan anggaran hibah bansos yang terpasang pada APBD 2018 mencapai Rp 42 miliar dan belum ada pencairan. “Sudah ada proses penandatangan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Kalau yang cair, belum ada,” jelasnya. (kmb45)

HKG Ke-46 PKK Provinsi Bali

TP-PKK Boyong Sembilan Penghargaan PERINGATAN Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-46 PKK Provinsi Bali, Tim Penggerak PKK Kabupaten Klungkung berhasil memboyong sembilan penghargaan untuk berbagai kategori. Penghargaan itu diterima di Wantilan Pura Puseh Desa Batubulan, Gianyar, Selasa (13/3). Penghargaan tersebut beberapa di antaranya sebagai pelaksana terbaik I Posyandu, pelaksana terbaik I Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pelaksana terbaik I Lingkungan Bersih Sehat (LBS) dan pelaksana terbaik I Pola Asuh Anak dan Remaja. Sebagai pelaksana terbaik I juga diraih dikategori IVA Test dan juara I Penyuluh IVA, pelaksana terbaik II Administrasi PKK, pelaksana terbaik II Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman (HATINYA) PKK dan juara II Yel PKK. Sekretaris TP PKK Kabupaten Klungkung Luh Ketut Ari Citrawati mengatakan

tahun ini Kabupaten Klungkung tidak berhasil mempertahankan juara umum yang telah diraih sebelumnya. Namun, demikian sejumlah penghargaan berhasil diraih tetap memberikan sebuah kebanggaan. Pada lomba HKG, berhasil meraih tujuh penghargaan, masing-masing lima pelaksana terbaik I dan dua pelaksana terbaik II. Sementara dalam lomba jambore PKK, meraih dua juara, masing-masing juara I Penyuluh IVA dan juara II Yel PKK. “Ada sembilan penghargaan berhasil kita raih. Namun yang dicari juara hanya dalam lomba jambore, jadi juara umumnya tidak bisa kita raih tahun ini,” ujarnya, Rabu (14/3) kemarin. Kabag Pemerintahan Setda Kabupaten Klungkung ini menyebutkan prestasi ini tidak terlepas dari kerja sama semua anggota dan kader PKK. Saat ini, TP PKK Kabupaten Klungkung terus melakukan pembinaan

Bali Post/ist

PENGHARGAAN - TP-PKK Klungkung menerima sembilan penghargaan dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-46 PKK Provinsi Bali, di Wantilan Pura Puseh Desa Batubulan, Gianyar, Selasa (13/3). kepada anggota maupun kader PKK Desa/Kelurahan terkait 10 program pokok PKK maupun jenis perlom-

baan yang diselenggarakan terkait HKG dan jambore PKK. “Saat ini kita sudah mulai melakukan pembi-

naan ke desa/kelurahan, sehingga ke depan prestasi yang lain dapat lebih ditingkatkan,” sebutnya. (ad689)


Kamis Wage, 15 Maret 2018

EKONOMI

Fluktuasi Nilai Tukar Rupiah Tak Perlu Dikhawatirkan

Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang fluktuatif tidak perlu memunculkan kekhawatiran. Secara fundamental perekonomian Indonesia dalam keadaan baik, begitu pula dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih tetap stabil. Fluktuasi nilai tukar rupiah lebih banyak dipengaruhi faktor eksternal. Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Rabu (14/3) kemarin, di Jakarta. Darmin mengatakan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sejak awal tahun lebih banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal. ‘’Sebetulnya ada asal mula dari luar sehingga jangan terlalu khawatir,’’ kata Darmin di Jakarta, Rabu kemarin. Menurut Darmin, fundamental ekonomi saat ini masih dalam keadaan baik, sehingga penyebab pergerakan rupiah belum mengkhawatirkan, apalagi IHSG masih dalam keadaan stabil. ‘’Kalau masih sebentar, kurs baik, IHSG masih baik, itu belum konsisten dia memburuk,’’ katanya. Menguat Tipis Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu (14/3) sore, menguat delapan poin menjadi 13.723 dibanding posisi sebelumnya 13.731 per dolar AS. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan optimisme pemerintah terhadap perekonomian Indonesia yang masih akan terus tumbuh secara berkelanjutan memberi harapan positif pada pelaku pasar di dalam negeri. ‘’Pernyataan Bank Indonesia dan Kemenkeu terhadap optimisme kian membaiknya ekonomi Indonesia memberikan imbas positif pada bertahannya rupiah di area penguatan,’’ kata Reza. Ia menambahkan bahwa Bank Indonesia juga akan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sesuai dengan fundamental. Meski demikian, pergerakan rupiah masih terdampak potensi kenaikan suku bunga Bank Sentral AS atau The Fed serta efek dari kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengeluarkan aturan terkait dengan tarif impor untuk baja dan aluminium. ‘’Meski belum terjadi, memberi sentimen positif bagi dolar AS,’’ ujar Reza. (ant)

Darmin Nasution

13

Pelemahan Rupiah Tak Sedalam Negara Lain Jakarta (Bali Post) – Bank Indonesia (BI) menyebutkan nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 0,27 persen dalam dua pekan pertama di Maret 2018 (month to date) atau menunjukkan pelemahan yang tidak begitu dalam dibandingkan negara-negara dengan kapasitas ekonomi setara (peers) seperti Turki ataupun Brazil yang masing-masing melemah 0,32 persen dan 0,28 persen. ‘’Bank Sentral melihat gejolak eksternal akan terus membayangi stabilitas nilai tukar rupiah hingga Bank Sentral AS Federal Reserve (The Fed) menentukan kebijakan suku bunganya pada 20-21 Maret 2108 dari besaran saat ini di 1,25-1,5 persen,’’ kata Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Doddy Zulverdi di Jakarta, Rabu (14/3) kemarin. ‘’Setelah pertemuan, akan reda, pasar akan wait and see. Kami melihat tampaknya sebagian dari pasar keuangan itu sudah mem-price in (menyesuaikan) ekspektasi apa yang diputuskan Fed tanggal 21 Maret 2018 ini,’’ ujar Doddy. Pelaku pasar memproyeksikan The Fed akan menaikkan suku bunganya tiga kali pada tahun ini, didorong oleh pemulihan perekonomian Negara Paman Sam dan juga kecenderungan kembalinya rezim peningkatan suku bunga acuan pada tahun ini. Saat ini posisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran 13.700 per dolar AS, setelah pada pekan lalu nyaris menembus angka

13.800 per dolar AS. Menurut Doddy, nilai rupiah saat ini sudah tidak mencerminkan fundamental perekonomian Indonesia. ‘’Level sekarang menurut penilaian kami bukan sesuai fundamental. Bisa menguat harusnya, sekarang sudah menguat tapi belum sesuai fundamental. Harus lebih kuat dari posisi sekarang,’’ ujarnya. Jika dihitung sejak 1 Januari hingga 1 Maret 2018, rupiah terdepresiasi 1,5 persen dengan tingkat volatilitas 8,3 persen. Tingkat volaitilias ini jauh lebih dalam dibandingkan sepanjang 2017 yang sebesar tiga persen. Seharusnya, kata Doddy, nilai tukar rupiah bisa jauh lebih menguat agar bisa mencerminkan nilai fundamental perekonomian Indonesia. Beberapa faktor yang menentukan nilai fundamental perekonomian adalah defisit transaksi berjalan yang diperkirakan terjaga di 2-2,5 persen PDB tahun ini, dan inflasi yang masih di sasaran 2,5-4,5 persen (yoy). Serta pertumbuhan ekonomi yang diprediksi lebih baik dan berada di kisaran 5,1-5,5 persen (yoy) di tahun ini Doddy menjamin Bank Sentral akan terus melakukan intervensi. Bentuk intervensi yang dilakukan BI untuk menjaga nilai tukar rupiah, salah satunya tercermin dari menurunnya jumlah cadangan devisa sebesar 3,92 miliar dolar AS menjadi 128,06 miliar dolar AS. ‘’Seperti asuransi saja. Kita akan mengisi kembali cadangan devisa ketika sudah tak intervensi lagi,’’ ujarnya. (ant)

Koperasi Didorong Kuasai Bisnis Ritel Modern di Indonesia

Jakarta (Bali Post) – Koperasi di Indonesia diharapkan dapat menguasai binis ritel modern mengikuti sukses koperasi di negara maju seperti Inggris. Syarat koperasi dapat kembali menguasai bisnis ritel adalah dengan lebih fokus dan disiplin terutama dalam pengelolaan keuangan. Demikian disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso BS dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (14/3) kemarin. Menurut Prakoso, dalam sejarahnya, koperasi di Indonesia pernah mengalami sukses menjadi penguasa bisnis ritel melalui warung serba ada (waserda). Hanya karena kurang fokus dan digempur bisnis ritel besar yang lebih profesional, penguasaan bisnis ritel oleh koperasi semakin surut. Di era seperti saat ini, sudah begitu banyak bukti yang menunjukkan koperasi mampu mendominasi bisnis ritel di negara maju seperti Inggris. ‘’Hal itu pun bisa terjadi di Indonesia karena

bisnis ritel merupakan bagian dan peluang usaha bagi perkembangan kinerja koperasi. Dan koperasi juga merupakan pusat kegiatan segala unit usaha,’’ kata Prakoso. Oleh karena itu, pihaknya berharap warung-warung serba ada milik koperasi kembali ditata dan dikelola dengan lebih profesional agar bisa menjadi tempat yang nyaman bagi orang berbelanja. ‘’Saya berharap banyak warung ritel milik koperasi diprofesionalkan. Barang-barang bisa tertata dengan baik, manajemen keuangannya juga tertata rapi, sampai harga barang yang kompetitif,’’ ujar Prakoso. Di samping itu, Prakoso juga berharap agar bisnis ritel ini dikelola secara disiplin dan fokus. Sebab, bisnis ritel merupakan bisnis yang unik, spesifik, dan rumit. ‘’Harus bisa membedakan mana uang usaha dan mana uang pribadi. Banyak bisnis ritel bangkrut karena tidak disiplin dalam mengelola uang usaha dan uang pribadi,’’ ucap Prakoso. (ant)

Jonan Minta CSR Perusahaan Minerba untuk Buka Lapangan Kerja

Ignasius Jonan Jakarta (Bali Post) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meminta perusahaan sektor mineral dan batu bara (minerba) mampu membuat program pertanggungjawaban sosial (CSR) yang dapat menciptakan lapangan kerja. Jonan mengkritik pemberian CSR yang hanya dalam bentuk barang seperti buku. Hal tersebut disampaikan Jonan di Jakarta, Rabu (14/3) kemarin, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta dalam acara penandatanganan enam Naskah Amandemen Kontrak Karya (KK). ‘’Konsep CSR bagi-bagi buku itu adalah cara lama, tapi yang kami minta adalah mampu membantu perekonomian masyarakat sekitar, yaitu lapangan pekerjaan,’’ kata Jonan. Jonan memberikan penjelasan paling tidak CSR programnya mampu mengangkat kearifan lokal daerah wilayah usaha tambang tersebut. Ia menginginkan tidak hanya perusahaan tambang yang mendapatkan untung tetapi masyarakat sekitar juga dapat merasakan dampaknya langsung dari kegiatan eksploitasi tersebut.

‘’Sumber daya alam itu tidak ada yang bisa dimiliki swasta, itu semua adalah milik negara, di mana manfaatnya juga untuk kemakmuran masyarakat,’’ katanya. Dalam pertemuan tersebut, Menteri ESDM Ignasius Jonan didampingi Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Bambang Gatot Ariyono juga menandatangani enam Naskah Amandemen Kontrak Karya (KK) di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta. Penandatanganan amandemen ini merupakan pelaksanaan dari amanat Pasal 169 Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara yang menyatakan bahwa Kontrak Karya dan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) yang telah ada sebelum berlakunya undang-undang tetap berlaku sampai jangka waktu berakhirnya kontrak dan ketentuan yang tercantum dalam pasal-pasal KK dan PKP2B disesuaikan, kecuali terhadap penerimaan negara yang merupakan upaya peningkatan penerimaan negara. Dalam melakukan renegosiasi amandemen kontrak, kedua belah pihak yaitu pemerintah dan perusahaan didasarkan kepada iktikad baik, dan semangat untuk dapat menambah kontribusi bagi pembangunan nasional demi sebesar-besar kemakmuran rakyat. Secara garis besar terdapat enam isu strategis yang diamandemen yaitu 1) Wilayah Perjanjian, 2) Kelanjutan Operasi Pertambangan, 3) Penerimaan Negara, 4) Kewajiban Pengolahan dan Pemurnian, 5) Kewajiban Divestasi, serta 6) Kewajiban Penggunaan Tenaga Kerja, Barang dan Jasa Dalam Negeri. Amandemen dilakukan dengan melakukan perubahan pasal, menambah dan menghapus beberapa pasal yang disesuaikan dengan ketentuan pada Undang- undang Nomor 4 Tahun 2009 dan peraturan turunannya serta peraturan perundangan lainnya yang terkait. (ant)

Bali Post/ant

HATI-HATI - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau nasabah bank berhati-hati dalam bertransaksi di ATM karena adanya aksi ‘’skimming’’.

Hindari ’’Skimming’’, OJK Imbau Nasabah Hati-hati di ATM

Banten (Bali Post) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat khususnya nasabah bank untuk lebih berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penyadapan data seperti yang diduga terjadi kepada nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) di Kediri, Jawa Timur. Dugaan sementara lenyapnya uang nasabah akibat aksi skimming. Namun kasus di Kediri, menurut OJK setempat, telah diselesaikan dengan baik. Imbauan untuk lebih berhati-hati disampaikan Ketua OJK Wimboh Santoso, Rabu (14/3) kemarin. ‘’Itu akan kami perbaiki ke depannya, banyak pelajaran yang dipetik. Ya… harus hati-hati,’’ kata Wimboh yang ditemui usai peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten. Ia mengatakan bahwa kasus-kasus menyangkut kehilangan uang nasabah seperti yang terjadi di Kediri tersebut memang sering terjadi. ‘’Hal-hal kecil seperti itu sering terjadi,’’ ucap Wimboh. Sebelumnya, sejumlah nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) di Kabupaten Kediri mengadukan adanya pengurangan saldo rekening. Padahal, nasabah yang bersangkutan merasa tidak melakukan transaksi. Kepala Cabang BRI Kediri Dadi Kusnadi akan melakukan penyelidikan terkait dengan saldo nasabah yang berkurang secara misterius. Ia menilai dugaan sementara berkurangnya saldo nasabah tersebut akibat skimming atau penyadapan data nasabah. Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri, Jawa Timur, mengungkapkan hingga saat ini untuk transaksi

keuangan berupa penarikan dana nasabah di PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kediri masih normal, kendati terjadi uang nasabah yang berkurang misterius. ‘’Info yang saya miliki terkait penarikan dana di jaringan BRI sampai saat ini masih normal, artinya ada setoran dana dan juga penarikan,’’ kata Kepala OJK Kediri Slamet Wibowo. Ia mengatakan, terkait dengan masalah saldo tabungan nasabah yang berkurang secara misterius, hingga kini ada satu aduan ke OJK Kediri. Namun, dari laporan yang diterimanya, hal itu sudah diselesaikan dengan baik oleh BRI dan nasabah bersangkutan. ‘’Ada satu, aduannya awal bulan ini, tapi sudah diselesaikan oleh BRI. Nominalnya sekitar Rp 10 juta,’’ ujarnya. PIN ATM Slamet Wibowo mengungkapkan, dalam perkara hilangnya uang nasabah yang mengadu ke OJK, modusnya lewat mesin ATM, misalnya adanya oknum yang mengganjal mesin ATM, merekam PIN, duplikasi PIN, sehingga oknum tersebut bisa mengetahui PIN nasabah

bersangkutan. Pihaknya juga akan lebih intensif lagi memberikan edukasi pada nasabah agar lebih berhati-hati dalam penggunaan nomor PIN ATM. Nomor tersebut dianjurkan agar disimpan dengan baik, dengan tetap menjaga kerahasiannya. ‘’Ini terkait pengamanan mengenai penggunaan PIN agar disimpan dengan baik, hati-hati kerahasiaan PIN jangan sampai ada orang yang tahu. Jika ada masalah, silakan dibahas dengan perbankan, apalagi ini masalah kepercayaan,’’ ucapnya. Sementara itu, Kepala Cabang BRI Kediri Dadi Kusnadi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dengan saldo nasabah yang berkurang secara misterius. Namun, ia mengakui adanya aduan terkait dengan uang nasabah yang hilang. ‘’Kami tidak tahu tiba-tiba uang nasabah hilang begitu saja. Jadi, kami lapor ke pusat. Dugaan sementara ini adalah skimming, yaitu penyadapan data nasbaah, sehingga saat transaksi PIN nasabah bocor,’’ katanya. Namun, pihak bank berjanji segera memroses perkara ini, dan jika hilang uang nasabah akan dikembalikan. (ant)


BULELENG

14

Kamis Wage, 15 Maret 2018

Reklame Kedaluwarsa Marak, Dinas PMPPSP Di-’’warning’’ BPK Singaraja (Bali Post) –

Tidak disiplinnya pengusaha mengikuti mekanisme pemasangan reklame di Buleleng mendapat perhatian serius Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ini karena izin reklame yang telah habis masa berlakunya, namun tetap terpasang di lokasi. Karena izinnya sudah kedaluwarsa, perusahaan tidak melunasi pajaknya, sehingga menjadi temuan BPK. Bali Post/kmb38

ELPIJI – Tim monitoring stok dan harga elpiji tiga kilogram melakukan pemantauan menjelang hari raya Nyepi, Rabu (14/3) kemarin.

Jelang Nyepi

Stok Elpiji Tiga Kilogram Cukup Singaraja (Bali Post) – Sejumah petugas tim monitoring stok dan harga Dinas Perdagangan Perindustrian (Disdagprin) Buleleng Rabu (14/3) kemarin, kembali melakukan pemantauan. Kali ini tim menyasar stok dan harga elpiji menjelang hari raya Nyepi Çaka 1940 tahun 2018. Hasilnya, stok harian elpiji dinyatakan mencukupi sebanyak 24 ribu tabung per hari. Sementara harga di agen dan pangkalan masih sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Tetapi harga yang bervariasi ditemukan di tingkat pedagang pengecer. Tim monitoring kemarin menyasar pangkalan, agen, dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Epiji (SPBE) di Desa Temukus, Kecamatan Banjar. Tim monitoring ini dipimpin langsung Kepala Disdagprin Buleleng Ketut Suparto. Saat monitoring, tim mengumpulkan data-data dan mengawasi kondisi stok elpiji baik di tingat agen, pangkalan, hingga stok elpiji di SPBE. Tim ini juga tampak dengan serius menggali data terkait takaran isi tabung elpiji terutama yang kemasan tiga kilogram. Ketut Suparto mengatakan, hasil pengawasan sementara untuk persedian stok elpiji menjelang hari raya Nyepi sampai satu bulan ke depan dipastikan tersedia dalam jumlah yang memadai. Dia menyebutkan, ratarata jatah elpiji di Buleleng sebanyak 24 ribu tabung setiap hari. Dengan jatah harian sebanyak itu, dipastikan pangkalan, agen dan pedagang pengecer akan tetap mendapat pasokan elpiji yang cukup, sehingga dijamin tidak akan terjadi kelangkaan. “Setelah kami pantau, stok aman tidak saja menjelang Nyepi, tapi untuk satu bulan ke depan. Seperti jatah yang hari ini (Rabu 14/3) sudah terdistribusi sekitar 80 persen dan mulai besok (Kamis 15/3 hari ini) sudah ada lagi jatah sebanyak 24 ribu, sehingga kami pastikan stok aman,” katanya. Sementara itu, terkait perkembangan harga, mantan Kabag Ekonomi Pembangunan Setda Buleleng ini mengatakan, pada tingkat agen dan pangkalan harga elpiji sudah sesuai dengan HET yang ditetapkan pemerintah. Di pangkalan harganya Rp 14.500 dan agen Rp 13.500 per tabung. Setelah elpiji beredar ke pedagang pengecer, tim menemukan harga jual kepada konsumen yang bervariasi. Ada pengecer menjual Rp 17.000 per tabung dan ada juga harga jual Rp 81.000 tiap tabung. Bahkan, di perdesaan harga elpiji tiga kilogram ini ditemukan mencapai Rp 20.000 per tabung. (kmb38)

Menyikapi hal tersebut, Dinas Penanaman Modal Pelayaan Perizinan Satu Pintu (PMPPSP) Buleleng mewajibkan setiap pemilik reklame yang mencari izin wajib membayar uang jaminan bongkar reklame. Kebijakan ini diatur dengan Peraturan Bupati (Perbup) No. 50 Tahun 2016 tentang Perubahan Perbup No. 19 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Reklame. Mengacu regulasi itu, setiap perusahaan atau perorangan yang beriklan wajib membayar jaminan sebesar 15 persen dari nilai reklame yang dipasang. Kepala Dinas PMPPSP Buleleng I Putu Karuna yang dihubungi Rabu (14/3) kemarin, mengatakan dari pengamatan di lapangan masih banyak ditemukan izin reklame telah habis masa berlakunya. Kendati izinnya sudah tidak

berlaku, namun pemiliknya sengaja membiarkan reklame tetap dipasang. Perilaku yang tidak disiplin ini otomatis menimbulkan kerugian secara meterial karena pemerintah daerah tidak mendapat pungutan pajak reklame. Bersamaan dengan temuan reklame yang izinnya telah habis itu, Dinas PMPPSP sempat mendapat teguran dari BPK yang menyebut bahwa reklame yang terpasang, namun tidak ada pungutan pajak yang masuk ke kas daerah. Atas kondisi itu, Dinas PMPPSP kemudian mewajibkan setiap pemilik reklame atau perusahaan yang akan beriklan membayar uang jaminan bongkar reklame. Menurut Karuna, sebenarnya pungutan jaminan bongkar reklame ini juga untuk mengakomodir usul yang disampaikan para pengusaha yang

sering memasang reklame di Buleleng. Selain itu, secara regulasi, pungutan ini tidak melanggar karena pemerintah telah mendasari kebijakannya itu dengan perbup. Selain itu, dalam pelaksanaanya uang jaminan itu akan dikembalikan kepada perusahaan atau pemilik setelah reklame dibongkar karena masa izinnya telah habis. Sebaliknya, kalau tetap tidak dibongkar, maka uang jaminan itu dialokasikan untuk biaya penurunan reklame tersebut. (kmb38) REKLAME – Banyak reklame telah habis masa berlakunya, namun tetap terpasang di tempatnya. Persoalan ini sempat mengundang perhatian BPK.

Dua Penyalah Guna Narkoba Ditangkap

Bali Post/kmb38

NARKOBA – Dua orang tersangka penyalah guna narkotika berhasil ditangkap. Satu orang oknum mahasiswa dan satu orang lagi oknum anggota Polri yang sudah lama desersi. Singaraja (Bali Post) – Satnarkoba Polres Buleleng menangkap dua penyalah guna narkoba jenis sabu-sabu. Seorang tercatat sebagai ma-

hasiswa dan seorang oknum anggota Polri yang lama desersi. Mereka adalah Kadek Arb (26) warga Kelurahan Penarukan dan I Ketut Met (51) juga

asal kelurahan yang sama. Tersangka Arb ditangkap Senin (12/3) lalu, pukul 18.30 Wita. Dia ditangkap setelah polisi mendapat informasi bahwa ada orang transaksi narkotika. Setelah diintai, polisi menemukan tersangka di lokasi kejadian. Tersangka sempat membuang benda yang dicurigai sabu-sabu. Polisi kemudian mengejar tersangka hingga berhasil ditangkap di ujung gang buntu. Arb mengakui telah membuang potongan pipet yang diduga berisi sabu-sabu dengan berat 0,41 gram bruto (0,27 gram neto). Tersangka mengaku sabu-sabu itu dibeli dari seorang pengedar. Tersangka dan barang bukti kemudian diamankan ke Mapolres Buleleng untuk diperiksa lebih lanjut. Dari penangkapan ini, polisi mengembangkan kasus tersebut. Berbekal pengakuan

tersangka Arb, polisi melakukan penyelidikan terhadap seseorang yang dicurigai sebagai pengedar. Alhasil, polisi menangkap tersangka I Ketut Met yang diketahui sebagai anggota Polri yang sudah lama desersi. Tersangka Met ditangkap pada hari yang sama pukul 21.30 Wita di sebuah rumah di Kelurahan Penarukan. Dia ditangkap tanpa perlawanan dan mengakui telah memiliki paket sabu-sabu seberat 0,10 gram bruto (0,07 gram neto). Selain itu, di rumah tersangka ini juga ditemukan sejumlah alat pres plastik, timbangan elektrik, potongan pipet yang diduga untuk menyimpan sabu-sabu, alat isap atau bong, dan sejumlah barang bukti lain. Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Rabu (14/3) kemarin, mengatakan, dua tersangka ini berhasil ditangkap berkat informasi masyarakat

yang curiga dengan aksi kejahatan narkotika di wilayah Penarukan. Khusus tersangka Ketut Met, selain dinyatakan menyalahgunakan narkotika, yang bersangkutan juga dikenakan sanksi etik sebagai anggota Polri. Untuk itu, pihaknya mengingatkan kepada setiap anggotanya agar tidak mencoba-coba menggunakan narkotika jenis apa pun. Sementara itu, tersangka Ketut Met, mengaku sudah lama tidak berdinas sebagai anggota Satuan Sabara Polres Buleleng. Dia mengaku awal menggunakan narkoba karena cekcok di rumah tangganya. Sejak itu, dirinya menggunakan narkoba dan karena dianggap aman-aman saja, dia pun sesekali menjual paket narkoba. Dengan sistem tempel, dia mendapatkan narkoba untuk dijual kembali dan sesekali untuk digunakannya sendiri. (kmb38)


15

Kamis Wage, 15 Maret 2018 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Europa -------------------------------------------Jumat (16/3) dini hari Lokomotiv Moskva Athletic Club Viktoria Plzen Dynamo Kyiv Zenit Olympique Lyonnais Salzburg Arsenal

vs vs vs vs vs vs vs vs

Atlético Madrid Olympique Marseille Sporting CP Lazio RB Leipzig CSKA Moskva Borussia Dortmund Milan

MENANG - Pemain Sevilla Wissam Ben Yedder merayakan gol yang memastikan kemenangan timnya atas Manchester United, Rabu (14/3) kemarin pada pertandingan kedua babak 16 besar Liga Champions.

Hasil --------------- Liga Champions ---------------------------------Pertandingan II, Babak 16 Besar Manchester United vs Sevilla 1-2 (Sevilla unggul keseluruhan 2-1) Roma vs Shakhtar Donetsk (Imbang 2-2, Roma unggul gol tandang)

1-0

Irianto dan Abimanyu Perkuat Timnas U-23 Jakarta (Bali Post) Pelatih tim nasional U-23 Indonesia Luis Milla memanggil 24 pemain untuk menjalani pemusatan latihan (TC) tahap ketiga dan menghadapi Singapura di laga tandang pada Rabu (21/3). Dua nama baru yang dipanggil Luis Milla ke timnas U-23 yaitu dua pilar tim nasional U-19 bek Persebaya Rachmat Irianto dan gelandang Sriwijaya FC Syahrian Abimanyu. Selain itu, pelatih asal Spanyol tersebut juga memanggil pemain naturalisasi Ezra Walian yang kini berlaga untuk tim Almere City di Belanda dan pemain yang saat ini merumput di Malaysia untuk tim Selangor FA yaitu Evan Dimas serta Ilham Udin. Kemudian, dalam daftar pemain ada pula sosok yang baru mengikat kontrak dengan tim liga Polandia Lechia Gdansk Egy Maulana Vikri. Tidak ada pemain senior dalam pemanggilan kali ini. TC timnas U-23 sendiri akan digelar pada 17-18 Maret 2018 di Lapangan ABC Gelora Bung Karno, Jakarta. Kemudian, tim akan bertolak ke Singapura pada Senin (19/3) dan menjalani laga melawan timnas U-23 Singapura di Stadion Nasional, Singapura pada Rabu (21/3). Sebagai informasi, dalam persiapan menuju Asian Games 2018, Luis Milla menjadwalkan TC selama sepekan setiap bulan dan diakhiri dengan uji coba baik dengan tim lokal maupun internasional. (ant) Skuad Indonesia untuk laga persahabatan kontra Singapura. Penjaga gawang: Satria Tama, Awan Setho, Kartika Ajie. Bek: Rachmat Irianto, Andi Setyo, Bagas Adi, Ricky Fajrin, Putu Gede, Gavin Kwan, Rezaldi Hehanusa dan Saddil Ramdani. Gelandang: Syahrian Abimanyu Muhammad Hargianto, Hanif Sjahbandi, Zulfiandi, Evan Dimas, Osvaldo Haay, Septian David, Egy Maulana, Irfan Jaya dan Febri Haryadi. Penyerang: Ahmad Nur H., Ilham Udin dan Ezra Walian.

Bakal Ada yang Susul Egy ke Eropa Jakarta (Bali Post) Mantan pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri menyebutkan akan ada pemain muda Indonesia yang bakal menyusul Egy Maulana Vikri untuk bermain pada kompetisi bergengsi di Eropa, meskipun pria asal Sumatera Barat itu belum menyebut identitasnya. ‘’Jika Egy ke Polandia, untuk yang satu ini bukan ke sana. Kalau tidak Belanda ya Italia,’’ kata Indra Sjafri di Jakarta, Rabu (14/3) kemarin. Menurutnya, pemain yang diproyeksikan menyusul Egy Maulana Vikri ini memang memiliki kemampuan yang mumpuni. Terkait dengan usia, pemain yang bakal hijrah ke Eropa itu tidak jauh beda dengan pemain yang saat ini dikontrak klub asal Polandia, Lechia Gdansk itu. Saat ditanya posisi apa pemain yang bakal hijrah ke Eropa, pria yang mendampingi Egy Maulana Vikri ke Polandia untuk menandatangani kontrak tersebut tidak mau membocorkannya. ‘’Yang jelas pemain sepak bola. Tunggu saja nanti,’’ kata pelatih yang membawa Timnas Indonesia U-19 menjadi juara Piala AFF 2013 itu dengan tersenyum. Indra Sjafri menjelaskan, saat ini adalah momen yang tepat untuk meningkatkan pembinaan usia muda karena Indonesia sudah dikenal memiliki banyak pemain potensial. Dengan pembinaan yang bagus tidak akan mustahil banyak pemain yang akan menyusul Egy Maulana Vikri. Nama Witan Sulaiman menjadi salah satu pemain yang disebut-sebut akan segera menyusul Egy ke Eropa. Namun, ada beberapa nama pemain muda yang berpeluang melebarkan sayap ke benua biru itu. (ant)

Kane Kembali Bermain Bulan Depan

London Tottenham Hotspur tidak sabar menunggu berita seputar perkembangan medis cedera pergelangan kaki kanan penyerang Inggris, Harry Kane, yang mulai membaik pada Rabu (14/3) kemarin. Klub Liga Inggris itu mengumumkan bahwa Kane sudah bisa bermain lagi pada bulan depan. ‘’Penilaian awal telah mengkonfirmasi bahwa (Kane) telah mengalami cedera ligamen lateral di pergelangan kaki kanannya,’’ kata klub Liga Inggris tersebut dalam sebuah pernyataan di Twitter. ‘’Striker Inggris mendapat cedera setelah berbenturan dalam pertandingan yang dimenangi Tottenham 4-1 atas Bournemouth. Diperkirakan ia akan kembali latihan tim utama pada bulan depan.’ Kane telah mencetak 39 gol untuk klub dan timnas negaranya pada musim ini. Dia diperkirakan akan menjadi striker utama Inggris saat putaran final Piala Dunia di Rusia yang dimulai pada bulan Juni. (rtr/ant)

Sejarah Baru Sevilla

Bali Post/rtr

Manchester -

Sevilla mencatat sejarah baru dengan mampu mencapai babak perempatfinal Liga Champions sejak 1958. Tim asuhan Vincenzo Montella itu menyingkirkan Manchester United (MU) dengan skor keseluruhan 2-1 di Old Trafford, Rabu (14/3) kemarin. ‘’Mimpi Sevilla,’’ tulis koran ternama AS. Sementara koran Madrid Marca menulis di halaman depannya, ‘’Tak seorang pun bisa melupakan nama Anda’’. Klub Andalusia itu pantas merayakan kesuksesannya menorehkan catatan baru dalam perjalanan sejarah mereka lewat kemenangan atas wakil Inggris yang dipenuhi pemain-pemain kaliber internasional seperti Alexis Sanchez (Chile), Romelu Lukaku (Belgia) dan juga Paul Pogba (Prancis). ‘’Malam bersejarah dengan keg-

aiban murni,’’ kata pemilik klub Sevilla Jose Castro. ‘’Kami menghadapi tim yang dipenuhi pemain-pemain bintang dan mahal tapi kami tampil lebih baik.’’ Musim lalu, langkah Sevilla tak mulus setelah diganjal wakil lain Inggris Leicester City di babak 16 besar ini. Kegagalan itu melanjutkan ketidakberuntungan sebelumnya setelah dihentikan klub Inggris Manchester City dan Arsenal. Setelah bermain imbang tanpa gol di Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla akhirnya memastikan tiket ke

perempatfinal lewat gol lewat pemain pengganti Wissam Ben Yedder pada menit ke-74 dan 78. Meski MU sempat membalas lewat gol Lukaku (84), namun itu belum cukup untuk menyelematkan tim asuhan Jose Mourinho dari ketersingkiran. Picu Amarah Mourinho sendiri berisiko memicu kemarahan penggemar MU dengan mengatakan bahwa tersingkirnya ‘’Setan Merah’’ dari Liga Champions bukan hal baru bagi klub. Berbicara seusai pertandingan, Mourinho mengatakan MU gagal melaju meski telah memberikan upaya terbaiknya. Ia kemudian membicarakan kemenangan-kemenangannya atas klubnya saat ini, ketika ia melatih Porto pada 2004 dan Real Madrid lima tahun silam.

‘’Saya duduk di kursi ini dua kali di Liga Champions setelah menyingkirkan Manchester United (pada 16 besar) di kandang, di Old Trafford,’’ kata Mourinho. ‘’Di kursi ini bersama Porto dan Real Madrid, mereka tersingkir sebanyak dua kali. Ini bukan sesuatu yang baru bagi klub... Saya tidak ingin membuat drama tentang hal ini, kami tidak memiliki waktu untuk itu,’’ tambah manajer asal Portugal tersebut. Dengan kiprahnya di kompetisi klub elite Eropa telah selesai, MU akan mengarahkan perhatian mereka ke Piala FA, kompetisi di mana mereka akan menjamu Brighton and Hove Albion di perempatfinal pada Sabtu. ‘’Kami tidak memiliki waktu untuk sedih lebih dari 24 jam. Itulah sepak bola, ini bukan akhir dunia,’’ tutur Mourinho. (kmb39/rtr/ant)

Dzeko Bawa Roma ke Perempatfinal

Bali Post/rtr

LOLOS - Klub Liga Italia Roma lolos ke babak perempatfinal Liga Champions dengan menyingkirkan Shakhtar Donetsk, Rabu (14/3) kemarin. Gol kemenangan Roma dibukukan Edin Dzeko (kanan).

Roma Roma menembus babak perempatfinal Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2008 setelah meraih kemenangan tipis 1-0 Shakhtar Donetsk, Rabu (14/3) kemarin. Penyelesaian sempurna penyerang Bosnia Edin Dzeko memastikan kemenangan wakil Italia itu. Gol tunggal tersebut cukup untuk meloloskan Roma meski skor keseluruhan imbang 2-2. Roma lebih produktif mencetak gol tandang. Kemenangan ini juga menjadi kesuksesan tersendiri bagi tim asuhan Eusebio Di Francesco. Pasalnya Roma baru dua kali meraih kemenangan dalam enam per-

temuan melawan klub dari Ukraina itu. Kesuksesan kemarin juga pembalasan atas kekalahan keseluruhan 2-6 atas Shakhtar di babak 16 besar turnamen yang sama pada 2011. Setelah tertinggal 1-2 pada laga pertama, Roma tampak kehilangan banyak ide pada pertandingan di Stadion Olimpico kemarin. Beruntung, Dzeko akhirnya memecahkan kebuntuan di menit ke-52 setelah pada pada babak pertama nyaris tidak ada serangan-serangan berarti yang mampu mengancam gawang Shakhtar Donetsk. Pemain internasional Bosnia itu mampu melepaskan

diri dari jebakan offside dan menyambut umpan terobosan gelandang Kevin Strootman. Dia mengarahkan bola dengan kakinya melewati kiper Advance Andriy Pyatov yang terlanjur meninggalkan gawang. Roma potensial menambah gol namun gawang Pyatov sulit untuk dibobol lagi. Tembakan melengkung Dzeko dari tepi area penalti masih melebar di menit ke-62. Sementara bek tengah Shakhtar Ivan Ordets mendapat kartu merah di menit ke-79 karena mengganjal pemain Bosnia tersebut saat kembali berupaya mencetak gol. (kmb39/ rtr/ant)

SLNA Lengah, Persija Menang di ’’Injury Time’’ Jakarta (Bali Post) Tim Liga 1 Indonesia Persija Jakarta berhasil menaklukkan Song Lam Nghe An (SLNA) di laga lanjutan Grup H Piala AFC 2018 dengan skor 1-0. Satu-satunya gol dalam pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Rabu (14/3) kemarin, dicetak penyerang asal Brazil Addison Alves di menit tambahan atau injury time babak kedua saat lini belakang tim Vietnam itu lengah. Di laga tersebut, pelatih Persija Stefano ‘’Teco’’ Cugurra menurunkan pemain terbaiknya sejak menit pertama seperti Marko Simic, Riko Simanjuntak, Ramdani Lestaluhu, Maman Abdurahan dan Jaimerson da Silva. Hasilnya, Persija tampil menekan sejak wasit asal Hong Kong Ho Wai Sing meniup peluit tanda dimulainya pertandingan. Di menit keenam, Persija membuka peluang melalui tendangan jarak jauh Maman Abdurahman yang melebar dari gawang SLNA yang dikawal Le Quang Dai. Tim berjuluk Macan Kemayoran yang mengandalkan kecepatan sisi sayap terutama melalui Riko Simanjuntak kemudian membuat peluang lagi di menit ke-22. Sayang, tendangan saltonya memanfaatkan umpan Riko melambung di atas gawang lawan.

Marko Simic membuat setidaknya tiga peluang lain di babak pertama, akan tetapi, tidak ada yang menemui sasaran. Penonton di SUGBK sempat bergemuruh setelah Riko Simanjuntak mencetak gol di menit ke-45+2. Sayang gol itu tidak disahkan oleh wasit yang menganggap Riko dalam posisi offside. Skor 0-0 pun bertahan sampai paruh pertama pertandingan usai. Di babak kedua, Persija praktis menguasai pertandingan sementara SLNA hanya mengandalkan serangan balik. Demi menambah daya gedor, Teco memasukkan penyerang asal Brazil Addison Alves de Oliveira menggantikan gelandang Rohit Chand. Pergantian itu membuat serangan Persija semakin deras. Di menit ke-61, Addison Alves melepaskan tendangan yang ditepis kiper Le Quang Dai. Addison bahkan sempat membuat gol lima menit setelahnya, tetapi lagilagi dianulir wasit karena dianggap offside. Setelah itu, kesempatan demi kesempatan mencetak gol terus datang dari Persija. Sundulan Simic dua kali mengancam gawang SLNA menit ke-69 dan ke-71 tetapi yang pertama berhasil diblok serta selanjutnya melebar. Gol akhirnya datang di menit tambahan babak kedua melalui ten-

Bali Post/ant

SUNDUL BOLA - Pesepak bola Persija Jakarta Marko Simic (kanan) menyundul bola mendahului kiper Song Lam Nghe An Le Quang Dai (kiri) dalam laga Piala AFC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (14/3) kemarin. Persija menang 1-0. dangan voli Addison Alves dari dalam kotak penalti. Gol yang membuat sekitar 40.000 penonton di SUGBK bersorak kegirangan itu membuat skor menjadi 1-0 yang bertahan sampai pertandingan usai. Dengan hasil itu, Persija Jakarta

sudah mengumpulkan tujuh poin dan memimpin klasemen sementara Grup H Piala AFC 2018, dari hasil dua kali menang, satu seri dan satu kalah. Jumlah poin itu sama dengan poin yang direngkuh oleh SLNA yang berada di urutan kedua tetapi kalah head to head dari Persija. (ant)


olah raga

16 KONI Bali Didesak Tindak Atlet Bodong

Denpasar (Bali Post) KONI Bali didesak memberi sanksi yang tegas kepada atlet yang diduga bodong pada Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar. Pasalnya, turunnya atlet bodong mencoreng nilai-nilai sportivitas dan fair-play, yang sering didengung-dengungkan dalam dunia olahraga. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum KONI Kota Denpasar Nyoman Mardika, di Denpasar, Rabu (14/3) kemarin. Mardika menandaskan, jika KONI Bali membiarkan dan tak memberi sanksi tegas kepada mereka maka dikhawatirkan Porprov berikutnya tetap marak kasus semacam itu mengingat sudah lama atlet luar Bali, yang sekadar berlaga di Porprov, kemudian mendulang medali, dan balik ke daerahnya. ‘’Tiap kali pelaksanaan Porprov, mengapa terus diwarnai kehadiran atlet bodong. Padahal, di sisi lain, mengutamakan pembinaan dan bukan meraih prestasi semu atau secara instan,’’ kata Mardika. Dia justru salut atas sepak terjang KONI Bali, yang diam-diam melakukan investigasi ke Pengkab ISSI Pangandaran, Pengprov ISSI Jabar, termasuk KONI Jabar. ‘’Saya kira saatnya KONI membeberkan hasil investigasi. Apakah benar atlet bersangkutan dilepas ISSI Pangandaran, ISSI Jabar, serta KONI Jabar. ‘’KONI harus berani membuka status atlet bersangkutan, apakah bisa membela Bali pada event nasional?’’ tanya Mardika. Menurutnya, jika tenaga atlet balap sepeda tak bisa dipakai Bali, mengapa bisa lolos dan berlaga di ajang Porprov. ‘’Kalau memang terbukti bodong, saya sarankan medali emasnya dicabut, kemudian peraih perak berhak mendapatkan emas, peraih perunggu mendapat perak, dan peringkat keempat menerima perunggu,’’ paparnya. Ia mengkhawatirkan jika tidak ada tindakan tegas, maka selamanya peraturan tak bisa ditegakkan. Dan ke depan tiap kali pelaksanaan Porprov, dipastikan marak disusupi atlet bodong, demi kepentingan sesaat dan gengsi daerah, hingga mengambil atlet secara instan. ‘’Semestinya ada sanksi kalau mau tegas,’’ tandasnya. Ia menilai keran pembuka masuknya atlet bodong melalui pengprov cabor, yang merekomendasikan, kemudian dilegalisasi tim keabsahan bentukan KONI. ‘’Atlet yang biasa terjun di kejurnas, pasti mengetahui atlet luar Bali,’’ ungkapnya. Mardika menyebutkan, KONI Denpasar baru saja menghelat Piala Wali Kota, bertujuan menjaring atet pemula. Bahkan, cabor seperti tinju dan tenis menggelar turnamen terbuka, sebab atlet Denpasar perlu sparring. Selanjutnya, hasil atlet Piala Wali Kota diberi kesempatan turun pada kejurprov dan kejurnas, dan tak menutup peluang masuk skuad Tim Porprov Denpasar. (022)

Li Tumbangkan Intanon

Bali Post

KEJUTAN - Tunggal putri Kanada Michelle Li membuat kejutan dengan menjungkalkan unggulan ketiga Ratchanok Intanon dari Thailand pada pertandingan putaran pertama turnamen bulutangkis All England di Birmingham, Rabu (14/3) kemarin.

Jakarta (Bali Post) -

Pebulu tangkis tunggal putri Thailand berperingkat tiga dunia, Ratchanok Intanon, harus menerima kenyataan tumbang di awal turnamen bulu tangkis berlevel Super 1.000 All England 2018, Rabu (14/3) kemarin. Intanon harus mengakui keunggulan wakil Kanada, Michelle Li, 1521, 21-14, 19-21, dalam pertarungan putaran pertama berdurasi 66 menit. Intanon yang memimpin lebih dulu di awal game pertama, tersusul 4-7 oleh Li yang terus mendominasi jalannya laga. Wakil Thailand itu berusaha mengejar, namun Li tetap bisa mengendalikan permainan. Harapan bagi Intanon muncul ketika dirinya bisa mencetak empat angka beruntun yang merubah kedudukan 9-14 menjadi

Bali Posi/wan

PIALA INDONESIA - Pemain PS Badung (kanan) saat menghadapi pertandingan melawan PS Kundalini (kiri). PS Badung dan Persekaba bakal mengikuti turnamen Piala Indonesia, yang mulai digulirkan April mendatang.

PS Badung dan Persekaba Ikuti Piala Indonesia

Mangupura (Bali Post) Dua tim asal Badung yakni PS Badung dan Persekaba Bali dijadwalkan mengikuti Turnamen Piala Indonesia yang mulai digulirkan, April mendatang. Sedangkan untuk kompetisi Liga 3, pihak Askab Badung masih memikirkan, jika PS Badung otomatis langsung lolos ke putaran nasional, sedangkan Persekaba harus merangkak dari Rayon Bali dulu. Ketua Umum Askab PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana, di Kuta, Badung, Rabu (14/3) kemarin menerangkan, pihaknya masih menunggu regulasi Piala Indonesia, yang konon melibatkan kontestan klub Liga 1, Liga 2, dan Liga 3. ‘’Kami akan membahas agenda Askab PSSI Badung pada Kongres Tahunan Askab PSSI Badung di Kerobokan pada 25 Maret nanti,’’ tutur pria yang akab disapa Koming ini. Dijelaskannya, pihaknya akan mengikuti regulasi Piala Indonesia, mulai batasan usia yang diturunkan sampai babak penyisihan mulai digulirkan, berikut sistem pertandingannya. ‘’Untuk PS Badung, kami menunjuk manajer tim nominatornya Ketut Muska Adi,’’ katanya. Koming juga memikirkan anggaran yang dikucurkan KONI Badung untuk Askab Badung, karena biaya dipastikan membengkak mengingat Badung memiliki Tim PS Badung, Persekaba Bali, belum termasuk Piala Soeratin U-13, U-15, dan U-17. Untuk itu, Koming berniat mengagendakan pembahasan partisipasi tim sepak bola Badung pada Kongres Tahunan Askab PSSI Badung mendatang. ‘’Kami akan menggodok bersama pengurus lainnya, apakah perlu mengirimkan dua tim Liga 3 PS Badung dan Persekaba Bali, termasuk berapa anggaran biayanya, serta mendapat kucuran dana berapa,’’ paparnya. Yang jelas, untuk PS Badung, Koming lebih mempercayakan kepada pelatih AAK Bramastra, guna mengarsiteki klub berjuluk Tim Keris ini, mengingat Bramastra mengantongi lisensi C AFC. (022)

PON 2020

’’Venue’’ Tinju Diusulkan Dibangun di Biak

Biak (Bali Post) Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Kabupaten Biak Numfor, Papua mengusulkan venue cabang olahraga tinju Pekan Olahraga Nasional 2020 Papua dibangun di Biak. ‘’Kabupaten Biak Numfor pernah menjadi penyelenggara kualifikasi cabang tinju untuk PON 19 Jawa Barat, dan hasilnya sangat sangat sukses serta lancar hingga selesai,’’ ujar Kepala Dispora BIak Numfor Yunus Safelmbolo MT, di Biak, Rabu (14/3) kemarin. Ia mengakui infrastruktur untuk menunjang venue cabang tinju di Kabupaten Biak Numfor telah tersedia dengan areal luas di kawasan hanggar Cenderawasih Lanud Manuhua. Yunus mengatakan dengan kondisi fasilitas dimiliki Biak, maka venue cabang tinju PON 2020 dapat dibangun di Biak Numfor. Selain cabang tinju, lanjut Yunus, Biak juga akan menjadi tempat pertandingan cabang hoki serta cabang olahraga dirgantara seperti terjun payung dan paralayang dan cabang penyisihan sepak bola maupun otomotif. ‘’Disporda dan instansi terkait bersama institusi TNI/Polri sangat siap melaksanakan berbagai pertandingan cabang olahraga PON 2020 Papua,’’ ujarnya pula. Yunus berharap semua elemen masyarakat nusantara untuk mendukung rencana Biak menjadi tempat pertandingan venue PON 2020 dengan senantiasa menjaga kamtibmas Biak aman dan kondusif. Sebelumnya, Ketua Federasi Hoki Papua Jan Dantje Kbarek mengakui venue PON 2020 untuk cabang hoki akan dibangun di Biak Numfor dengan standardisasi internasional. ‘’Untuk areal lahan tempat lapangan indoor dan outdoor cabang hoki PON 2020 Papua di Biak sudah siap dibangun,’’ kata Ketua FHI Dantje Kbarek. Pemprov Papua menjadikan berbagai kabupaten sebagai klaster tempat pertandingan PON 2020 Papua, selain Jayapura, Merauke, Wamena, Mimika dan Biak Numfor. (ant)

Kamis Wage, 15 Maret 2018

hanya defisit satu angka, 13-14. Akan tetapi Li berhasil membalas dengan mencetak empat angka beruntun, sementara Intanon akhirnya tak bisa mencegah Li untuk mengamankan game pembuka. Kemenangan di game pembuka, membuat Li terpacu dan akhirnya mendominasi awal game kedua. Tak mau tinggal diam, Intanon berusaha mengejar dan membuahkan hasil dengan mengubah kedudukan tertinggal 4-6 menjadi 7-6.

NPC Indonesia Targetkan Dua Emas Cabor Atletik

Solo (Bali Post) National Paralympic Committee (NPC) Indonesia menargetkan bisa merebut dua medali emas cabang olahraga (cabor) atletik pada pesta olahraga disabilitas Asian Para Games (APG) 2018 di Jakarta pada Oktober mendatang. ‘’Indonesia menargetkan untuk cabang olahraga atletik merebut dua emas, tetapi atletnya diharapkan bisa meraih lebih dari itu,’’ kata pelatih atletik nasional Indonesia, Slamet Widodo, seusai latihan di Stadion Sriwedari Solo, Jateng, Rabu (14/3) kemarin. Menurut Slamet Widodo, NPC Indonesia cabang atletik telah menyiapkan 53 atlet, terdiri dari 35 putra dan 18 putri, yang akan mengikuti sekitar 90 nomor yang dipertandingkan. ‘’Dua emas untuk Indonesia diharapkan dari nomor lari 200 meter T47 putra dengan atlet Nur Feri Pradana, dan 400 meter T20 putra atas nama Filipus,’’ kata Slamet Widodo. Namun, kata Slamet Widodo, Indonesia masih mempunyai peluang untuk bisa menambah emas antara lain dari nomor tolak peluru putri, lari 4x400 meter T20 putra, lari 400 meter T47 putra, lari 100 meter T11 putra, lompat jauh putri T20, dan lempar lembing F54 putra. Ia mengatakan, untuk cabang atletik ini yang menjadi saingan terberat khusus nomor lari dan lompat antara lain dari Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan. Sedangkan pesaing untuk lomba lempar dari India, Iran dan Uzbekistan, karena mereka memiliki atlet dengan segudang pengalaman. Kendati demikian, Indonesia sebagai tuan rumah akan lebih diuntungkan dari sisi mental dan motivasi atlet yang lebih baik.

Cabang atletik pada pelatnas saat ini sudah masuk tahap latihan persiapan khusus antara lain soal kekuatan atlet, power, dan kecepatan. Sementara sebelumnya hanya persiapan umum, yakni daya tahan atlet dan latihan dasar. Pada pelatnas atletik, setiap tiga bulan sekali akan ada tes fisik dan prestasi untuk evalusi. ‘’Mereka memang belum diukur kekuatannya, tetapi dengan berlatih disiplin dan serius saya yakin kondisi atlet makin baik,’’ kata Slamet Widodo. Soal peralatan selama pelatnas, Slamet Widodo mengatakan peralatan penunjang memang belum lengkap dan para atlet masih menggunakan alat-alat lama. Jika peralatan baru sudah datang, para atlet akan lebih bersemangat lagi dalam berlatih. ‘’Para atlet ini setelah memasuki latihan khusus, mereka akan mengikuti persiapan khusus pra-kompetisi dan dilanjutkan kompetisi,’’ katanya. Abdul Halim Dalimunte (32), atlet nasional Indonesia nomor lari, mengatakan bahwa selama mengikuti pelatnas di Solo, semuanya sudah terjamin seperti penginapan dan menu makanannya. ‘’Saya siap untuk bersaing menjadi orang nomor satu lari tercepat di Asia,’’ kata Abdul Halim Dalimunte, peraih medali emas di nomor 100 meter dan 200 meter T47 ASEAN Para Games 2017 Malaysia. Menurutnya, dirinya harus banyak bekerja keras dan berlatih sebelum mengikuti Asia Para Games tahun ini. Ia akan diturunkan di nomor lari 100 meter dan 200 meter, juga di 4x400 meter T47 putra. (ant)

Ketika kedudukan kembali imbang 7-7, Intanon memperoleh momentum dan berhasil mencetak lima angka tanpa balas menjadikan kedudukan 12-7. Di tengah dominasi Intanon, Li mampu mencetak tiga angka beruntun untuk memperkecil ketertinggalan 11-18 menjadi 14-18. Namun hal tersebut tak cukup untuk menghentikan Intanon memperoleh kemenangan dan memaksakan dijalankannya game penentu. Sama-sama mengumpulkan kemenangan satu game, kedua pemain tak mau melepaskan kesempatan memenangkan pertandingan yang di depan mata yang akhirnya membuat pertandingan game pamungkas ber-

langsung alot. Walau dengan skor tipis 1-2 poin, Li lebih dominan. Tak mau begitu saja didikte pemain berperingkat 17 dunia itu, Intanon akhirnya berhasil membalikkan keadaan dari posisi 17-18 menjadi 19-18, akan tetapi dewi fortuna tampaknya lebih memihak wakil Kanada yang akhirnya memenangkan pertandingan ini dengan skor tipis di game pamungkas. Dengan hasil ini, Li mampu sekali membalas empat kekalahannya atas Intanon kala bersua bintang dari Negeri Gajah Putih tersebut. Di putaran dua, Li akan menantang pemenang pertandingan antara wakil Denmark Mia Blichfeldt dengan pemain Spanyol Beatriz Corrales. (ant)

Greysia/Apriyani Terhenti

Jakarta (Bali Post) Ganda putri Indonesia Greysia Polii/ Apriyani Rahayu secara mengejutkan terhenti di putaran pertama turnamen bulu tangkis All England 2018. Sementara pasangan Della Destiara Haris/ Rizki Amelia Pradipta (ganda putri) dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja (ganda campuran), berhasil melenggang ke putaran dua, Rabu (14/3) kemarin. Pada pertandingan yang digelar di Birmingham Arena, Birmingham, Inggris, Della/Rizki menang atas pasangan Korea Selatan, Chang Ye Na/Kim Hye Rin dalam laga tiga game selama 62 menit yang berkesudahan 22-20, 18-21, 21-17. Sementara Hafiz/Gloria menghempaskan peringkat sembilan dunia asal Malaysia Tan Kian Meng/Lai Pei Jing dua game langsung, 21-18, 21-11. Kedua wakil Indonesia ini tidak mendapatkan kemenangan dengan mudah. Della/Rizki harus terus berada di bawah dominasi duet Korsel selama game perdana. Della/Rizki yang terus menjaga defisit angka agar tak terlalu jauh hampir kehilangan game pertama saat Chang/Kim mampu mencetak match point 18-20. Beruntung pasangan Indonesia menemukan kembali pola permainannya hingga berhasil mengejar dan membalikan keadaan untuk memenangkan game perdana. Kalah di game perdana, Chang/Kim terpacu untuk mengejar dan hasilnya mereka kembali mendominasi gim kedua. Sempat memperkecil ketertinggalan hingga satu angka 18-19, duet Indonesia tak mampu membendung duet Korea Selatan untuk memaksakan terjadinya game penentu. Di game pamungkas, kedua pasangan yang bermain ketat di awal laga, berakhir dengan dominasi Della Rizki usai mampu meninggalkan Chang/Kim 7-2. Terus di bawah dominasi duet Indonesia, pasangan Korsel mengejar hingga defisit dua angka 17-19, namun hal tersebut tak bisa mencegah Della/Rizki memenangkan laga tersebut.

Sementara itu di ganda campuran, Hafiz/Gloria terus menerus di bawah dominasi pasangan Malaysia sejak awal game pertama. Perlahan duet Indonesia mendekati perolehan poin Tan/Lai dan menyamakan kedudukan 11-11, 12-12 dan 13-13, tetapi pasangan Malaysia kembali menjauh. Saat kembali tertinggal 14-16, Hafiz/ Gloria mampu mengejar dan membalikan keadaan 19-16. Duet Malaysia kembali mengejar namun tak bisa mencegah duet Indonesia menutup game perdana dengan kemenangan 21-18. Kekalahan di game perdana, nampaknya cukup ‘’mengganggu’’ duet Malaysia hingga tak bisa mencegah pasangan Indonesia tancap gas hingga 14-3. Ketika Tan/Lai kembali tertinggal 15-3, duet Malaysia tersebut melakukan pembalasan dengan mencetak lima angka beruntun, akan tetapi, hal tersebut tak dapat mencegah Hafiz/Gloria untuk meraih kemenangan dan memastikan langkahnya ke putaran dua All England 2018. Di putaran dua nanti, Della/Rizki akan menghadapi pasangan Jepang unggulan dua turnamen, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi, yang mampu melewati tantangan pasangan India, Ashwini Ponnappa/Reddy N Sikki 2114, 21-13. Sementara itu, Hafiz/Gloria akan menghadapi kemungkinan ‘’perang saudara’’ dengan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir jika pasangan senior itu bisa meraih kemenangan atas duet Rusia, Evgenij Dremin/Evgenia Dimova. Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie juga melaju ke putaran kedua. Jonatan hanya perlu dua game untuk mengakhiri perlawanan Wong Wing Ki Vincent 21-7, 21-13. Sebelumnya, Indonesia sudah kehilangan satu wakil yakni pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang di luar dugaan kalah dua game langsung 11-21, 19-21 dari pasangan Bulgaria Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva. (kmb39/ant)

Naturalisasi akan Diperketat

Jakarta (Bali Post) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi akan memperketat aturan naturalisasi atlet dan khusus sepak bola, maksimal berusia 20 tahun. ‘’Kami tidak anti dengan naturalisasi. Tapi, melihat pandanganpandangan yang berkembang di rapat DPR, mengingatkan agar usulan naturalisasi betul-betul selektif untuk olahraga,’’ kata Menpora Imam Nahrawi di sela persiapan kejuaraan usia muda Okky Splash di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (14/3) kemarin. Naturalisasi pemain sepak bola di Indonesia saat ini memang lagi gencar menjelang kompetisi Liga 1. Namun, pemain naturalisasi banyak yang sudah berusia di atas 20 tahun. Pemain senior yang proses naturalisasinya baru

saja selesai adalah Alberto Goncalves. Jika dilihat dari prosesnya, Alberto yang saat ini memperkuat tim Sriwijaya FC ini menjalani tahapan naturalisasi sesuai dengan aturan yang ada seperti misalnya sudah tinggal lima tahun di Indonesia. Kondisi berbeda pada Ezra Walian yang dinaturalisasi dengan cepat. Tidak hanya pemain sepak bola, proses naturalisasi juga terjadi di cabang olahraga basket. Bahkan prosesnya dinilai cukup cepat karena bisa disetujui oleh DPR mengingat pemainnya masih produktif. ‘’Di luar ini muncul namanama yang pernah diusulkan oleh pemerintah. Tapi sekarang seperti apa, tentu itu yang menjadi beban kami,’’ kata pria kelahiran Bangka-

lan, Madura itu. Orang nomor satu di Kemenpora itu menegaskan adanya batasan usai itu bukan tanpa alasan karena proses naturalisasi ini sangat penting untuk perkembangan olahraga di Tanah Air. Dengan demikian, semuanya harus selektif dan sesuai dengan kebutuhan. ‘’Usia produktif seseorang sangat penting untuk menambah kekuatan timnas. Untuk itu kami harus hati-hati dan sebisa mungkin pemain yang dinaturalisasi adalah pemain yang produktif,’’ kata Imam dengan tegas. Selain di sepak bola dan basket, banyak cabang olahraga di Indonesia yang berharap bisa menaturalisasi pemain yang salah satu sasarannya adalah untuk meraih prestasi terbaik di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. (ant)

Bali Post/ant

NATURALISASI - Pemain Sriwijaya FC Alberto Goncalves (kiri) berusaha mengecoh penjaga gawang PSMS Medan Abdul Rohim dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Presiden di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (17/2). Proses naturalisasi Alberto Goncalves dinilai sesuai aturan yang berlaku.


Kamis Wage, 15 Maret 2018

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Admin P/W bisa computer+punya SIMCHub:4747258/083117924127

B.BP.004.03.18.0000672

SUZUKI

Djl Suzuki Splash Matic th’14 Silvr Mtalic,Bali 081337233729

B.BP.001.03.18.0000678

B.BP.001.03.18.0000665

B.BP.001.03.18.0000676

TOYOTA

Dicari Karyawan/Karyawati Hub. Dewa Silver (0361)8446108

Dijual Kijang Th 1997 Hub.082146421093/085935351923

B.BP.001.03.18.0000625

PRT-Nona Jomblo!!,Tidur Dalam, Masak Nasi,1.5Jt 081246929138

B.BP.001.03.18.0000629

DIJUAL RUMAH

B.BP.001.03.18.0000619

Sekuriti (Pabrik Tabanan), Sertifikat, Pengalaman. Hub.Dewi 081236222509

Djl Rmh Minimalis LT100m2 Full Bgnan,4KTBU,Hub.081999172218/ 085936174616/083119625952

B.BP.031.03.18.0000682

B.BP.001.03.18.0000666

DIJUAL RUMAH

BENGKEL LAS

SERVICE

FOTO COPY

BIRO JASA

DAIHATSU

B.BP.001.03.18.0000671

Dcr Staf Perpajakan/Akutansi sebanyak 3org Hub.081353825166

TOUR

RUPA-RUPA Cuci Gudang Alat Fitnes Second Hp.08123634805 / 082131234798

Xenia Ativo12,Istw,Pth,AudioTV Tgn1,Camera Parkir.08123816666

Dcr Sgra Pegawai Salon Wanita u/di Denpasar Hub.081337025510

DIJUAL MOBIL

DIJUAL RUMAH Rumah 2Lt 3Are Jl.Kebudayaan Sidakarya TP, 081219297386

B.BP.001.03.18.0000667

B.BP.001.03.18.0000467

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

DIJUAL MOBIL Ovr.KrdtXnia’14,Knd.Bgs,Km29rb Lnjt22bln Krdt.Hb.081328784512

Dcr Plaksana Lapngn & Sopir u/ Proyek Singaraja Hub:420800/ 422700 / 081558409999

Informasi pasang iklan Telepon

B.BP.001.03.18.0000599

B.BP.001.03.18.0000683

Saya Siap Bantu Nyusun Laporan PajakTahunanHP:081338344155

DISEWAKAN RUMAH Dikont.Rmh3KT,2KM,Dpr,RT,Jl8m Jl.T.Irawadi Hub.081338748051

B.BP.001.03.18.0000004

KEHILANGAN

B.BP.001.03.18.0000589

Hlg Sertifikat a.n IR.I Made Widana No.HM 08562-Dalung

DIJUAL TANAH *** 65A Plage,View Sawah Super Cantik.Cocok untuk Villa 50Jt/A WA:08123943177

B.BP.001.03.18.0000591

PENGUMUMAN

B.BP.001.03.18.0000397

Jual Tnh+Bangunan Luas 21,8m2 Jln.6m TP,Cck u/Kost Elit/Aptm Lok.Jl.P.Adi Dps,081339674256 B.BP.001.03.18.0000575 SINGARAJA

Tnh 51Are Wanagiri Pancasari Jln 5mtr cck Villa,0811398154 B.BP.001.03.18.0000640

RUPA-RUPA Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Renovas,Dll(Daris)085102796346 B.BP.001.03.18.0000687

Atasi Rumah bocor,talang,dak, dinding,Pemopo H.082377442962 B.BP.001.03.18.0000686

Lelang Benda Sitaan Pasal 45 KUHAP Ditreskrimsus Polda Bali 1 Paket(Tabung Gas LPG 3Kg,12 kg&50Kg)Kamis 22/3/2018 Pukul: 13.00 s/d 15.00 WIB Via https: //www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id, Info Pengumuman Selebaran terdapat di Ditreskrimsus Polda Bali

B.BP.001.03.18.0000661


BANGLI

18

Kamis Wage, 15 Maret 2018

Desa Pakraman Batur Resmikan Taman Wisata Air Seked Batur DESA Pakraman Batur, Kintamani terus mengembangkan potensi sumber daya alam yang ada di kawasan Danau Batur menjadi tempat wisata yang menarik. Setelah Batur Natural Hot Spring dan tempat wisata spiritual Tirta Pancoran Solas, kini Desa Pakraman Batur kembali menghadirkan tempat rekreasi baru yang tak kalah menarik yakni Taman Wisata Air Seked Batur. Upacara pamelas-

pas, ngrsigana sekaligus peresmian Taman Wisata Air Seked Batur dilaksanakan Rabu (14/3) kemarin. Upacara dihadiri sejumlah undangan di antaranya Camat, Kapolsek, Danramil Kintamani, Pemangku pura di wilayah Batur, dan Perbekel Desa Batur Selatan. Peresmian Taman Wisata Air Seked Batur yang dilaksanakan setelah prosesi upacara pamelaspas dan ngrsigana, ditandai dengan

pemotongan pita oleh panglingsir sekaligus Pengawas Perusahaan Desa Jro Gede Batur Duwuran. Direktur Utama Usaha Desa Pakraman Batur Wayan Absir mengatakan, Taman Wisata Air Seked dihadirkan sebagai pilihan tempat wisata atau rekreasi baru bagi masyarakat. Kehadiran Taman Wisata Air Seked merupakan pengembangan dari beberapa unit usaha wisata yang sebelum-

PERESMIAN - Jro Gede Batur Duwuran (tengah) saat meresmikan Taman Wisata Air Seked Batur, Rabu (14/3) kemarin.

nya didirikan Desa Pakraman Batur, di antaranya Batur Natural Hot Spring yang dibangun 2008, Rumah Makan Seked Batur yang dibangun tahun 2010, Tirta Pancoran Solas di tahun 2017 dan usaha wisata lainnya. ‘’Batur merupakan jantung peradaban air Bali. Kawasan Batur menjadi titik simpul penting dalam peradaban Bali yang berorientasi pada siklus air. Dengan landasan berpikir dan nilai tradisi itulah, usaha Desa Batur ini dibuat dan selalu berorientasi kepada air sebagai pasuecan Ida Batari Batur,’’ ucapnya. Dijelaskan Absir, Taman Wisata Air Seked memiliki keunggulan dari taman wisata air lain pada umumnya yakni air yang dimanfaatkan merupakan air hangat alami yang bersumber dari Gunung Batur. Di tempat wisata ini, ada berbagai fasilitas yang ditawarkan untuk pengunjung di antaranya wahana permainan air, vila berupa pondok bambu dan pondok kayu. Tersedia pula fasilitas meeting room di tepi danau yang bisa digunakan untuk berbagai macam aktivitas seperti yoga. ‘’Dengan panorama Gunung dan Danau Batur tentu wisatawan atau pengunjung tidak akan merasa bosan. Ta-

man Wisata Air Seked Batur ini kami harapkan bisa diterima masyarakat, dan menjadi pilihan masyarakat yang jenuh dengan aktivitas rutin di perkotaan,’’ jelasnya. Absir menambahkan, ke depan pihaknya juga akan m eng e m b a ng ka n T a m a n Wisata Air Seked Batur dengan menambah fasilitas royal

camping. Fasiltas tersebut akan menjadi unggulan di Taman Wisata Air Seked Batur. Sementara itu, Jro Gede Batur Duwuran mengatakan, Taman Wisata Air Seked Batur didirikan di lahan milik Desa Pakraman Batur. Pihaknya berharap kehadiran Taman Wisata Air Seked

Batur yang telah diupacarai pamelaspasan dan ngrsigana bisa diterima wisatawan baik lokal maupun mancanegara. ‘’Dengan kehadiran Taman Wisata Air Seked Batur ini mudah-mudahan bisa menjadi tempat rekreasi baru bagi masyarakat yang gemar berwisata tirta,’’ katanya. (ad694)

L.0001252-BLS-2


19

Kamis Wage, 15 Maret 2018

Bedah Rumah Dari Hal. 1

Untuk program perumahan, Koster juga akan melanjutkan bedah rumah Pemprov Bali dengan penambahan biaya menjadi Rp 50 juta dari sebelumnya Rp 30 juta. ‘’Untuk desa adat bantuannya ditambah dadari Rp 125 juta menjadi Rp 175 juta. Wantilannya juga semua harus bagus karena di sana pusat kebudayaan, agama, seni tradisi dan agama Bali. Nanti akan diangkat tenaga kerja kontrak yang akan ditugaskan di desa adat untuk melatih menari, megamel dan lainnya,’’ kata Koster. Ia juga memaparkan program lainnya di bidang infrastruktur dan sejumlah program Bali Post/ant

MELASTI DI SURABAYA - Umat Hindu berjalan sambil membentangkan kain berwarna Merah Putih menuju ke tempat berlangsungnya upacara Melasti di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (11/3). Upacara serangkaian hari raya Nyepi ini diikuti ribuan umat Hindu di Surabaya.

Dari Hal. 1

‘’Apabila memenuhi permintaan eksekutif maka KPK melanggar asas keadilan dan persamaan di mata hukum,’’ ujarnya. Kegaduhan yang dikhawatirkan sementara pihak, sebetulnya adalah peluang mengedukasi publik dalam memilih calon pemimpinnya. Apabila kegaduhan tersebut eskalasinya meningkat, konsekuensi logisnya negara harus hadir dalam menegakkan supremasi hukum di atas kepentingan politis sesaat. ‘’Negara kita adalah negara hukum, penetapan tersangka oleh KPK dengan dasar buktibukti permulaan yang cukup adalah salah satu tahapan penyidikan suatu perkara. Dengan menetapkan seseorang menjadi tersangka berarti KPK

Edukasi Publik menjunjung tinggi supremasi hukum. Hukum harus menjadi panglima di negara hukum,’’ tegasnya. Ketua KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengatakan, kalaupun ternyata nanti ada calon yang masuk dalam pengumuman KPK, KPU tetap berpijak pada Undang-undang Pilkada dan PKPU tentang pencalonan. Itu pun harus dilihat, apakah proses hukum itu sudah inkracht atau belum. Pasalnya, KPU tetap menganut asas praduga tak bersalah. ‘’Jadi tidak boleh seseorang dengan begitu saja dinyatakan bersalah, kemudian dianulir. Saya kira itu tidak bisa. Seandainya itu terjadi, tapi mudah-mudahan tidak, tentu KPU akan mengambil langkah-langkah. Pertama, mencermati ketentuan peraturan perundang-undangan.

Tindak Pidana

Dari Hal. 1

Dalam pasal 245 UU MD3 hasil perubahan kedua dijelaskan, ayat (1) ‘’Pemanggilan dan permintaan keterangan kepada anggota DPR sehubungan dengan terjadinya tindak pidana yang tidak sehubungan dengan pelaksanaan tugas

sebagaimana dimaksud Pasal 224 harus mendapatkan persetujuan tertulis dari presiden setelah mendapat pertimbangan dari MKD’’. Ayat (2) berbunyi, ‘’Persetujuan tertulis sebagaimana dimaksud ayat 1 tidak berlaku apabila anggota DPR: (a) tertangkap tangan melakukan

Kedua, berkoordinasi dengan KPU RI dan pihak yang berwenang,’’ paparnya. Namun di Bali sendiri, penetapan pasangan calon (paslon) dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur, maupun pilkada Klungkung dan Gianyar telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam hal ini, paslon telah memenuhi sejumlah persyaratan. Salah satunya, tidak pernah diancam atau terpidana minimal 5 tahun yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pengadilan. ‘’Di Bali selama ini belum pernah ada kasus seperti itu. Baik di provinsi maupun kabupaten/kota, terkait pasangan calon yang bermasalah secara hukum setelah ditetapkan. Mudah-mudahan ke depan juga hal ini tidak terjadi,’’ ujarnya. (08/kmb32)

tindak pidana; (b) disangka melakukan tindak pidana kejahatan yang diancam dengan pidana mati atau pidana seumur hidup atau pidana kejahatan terhadap kemanusiaan dan keamanan negara berdasarkan bukti permulaan yang cukup; (c) disangka melakukan tindak pidana khusus. (ant)

WARUNG GLOBAL

Perajin Arak Mesti Dibina MENJELANG hari suci Nyepi nampaknya aparat kembali disibukkan dengan penertiban peredaran mikol seperti arak dan tuak. Penertiban ini bertujuan untuk menjaga kondusivitas saat pelaksanaan atau menjelang hari suci Nyepi. Di samping itu dikhawatirkan terjadi keributan saat pengarakan ogoh-ogoh karena pengaruh miras. Lalu bagaimana tanggapan masyarakat terkait penertiban ini? Berikut rangkuman beberapa opini pendengar Radio Global 96,5 FM yang bergabung dalam acara Warung Global, Rabu (14/3) kemarin. Sebagai masyarakat, Arya di Denpasar prihatin dengan kondisi ini. Sebab, di satu sisi mikol seperti arak, tuak merupakan usaha kecil yang butuh perhatian dari pemerintah. Arak dan tuak yang banyak dipakai dalam upacara Hindu, mestinya diberikan perhatian berupa pengolahan yang baik dan pemasarannya. Ia pun berharap anggota dewan memperjuangkan usaha kecil masyarakat ini. Kalau memungkinkan minuman ini bisa dipasarkan ke luar negeri, sehingga bisa mengangkat pendapatan masyarakat. Warga Denpasar lainnya, Febri, menyampaikan bahwa jika mikol seperti arak atau tuak diminum dalam batas normal, tidak berlebih bisa

bermanfaat bagi tubuh. Untuk itu, ia kurang setuju jika mikol ini menjadi kambing hitam atas rusuh yang terjadi jelang hari raya. Fera di Tabanan juga berpendapat sama. Apalagi dalam upacara Hindu, arak dan tuak ini sering dipakai sarana upacara. Justru ia melihat bahwa narkoba yang lebih berbahaya daripada mikol. Narkoba bisa membunuh dan merusak generasi muda. Penertiban mikol dikaitkan dengan hari raya, ini sering kali terjadi. Werdha di Gianyar mengharapkan agar hal-hal yang bisa mengganggu esensi dari perayaan hari suci ini agar bisa diminimalisir. Perlu upaya yang jelas untuk mengatur atau menata kembali soal

ini. Karena usaha pembuatan arak ini merupakan usaha kecil masyarakat. Ia malah menanyakan ratusan liter arak yang disita itu untuk siapa? Winaja di Denpasar juga sepakat dengan usulan ini. Jika arak atau tuak dikonsumsi dengan takaran yang wajar, fungsinya untuk menghangatkan tubuh juga. (sikha)

unggulan lainnya. ‘’Dengan antusiasme yang luar biasa selama saya mengunjungi Karangasem, saya yakin menang dengan perolehan suara 60 persen di Karangasem,’’ tegasnya. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati mengucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa warga Karangasem. Setelah dinyatakan terpilih pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 27 Juni mendatang, Karangasem akan menjadi prioritas perhatian Koster-Ace. Usai mendengarkan paparan KosterAce, ribuan warga kemudian meneriakkan yel-yel Koster-Ace dan salam satu jalur. Mereka juga memastikan akan merebut kemenangan untuk Koster-Ace di Karangasem. (kmb)

Kodrat Lahiriah Dari Hal. 1

‘’Perempuan memang sudah memiliki kodrat lahiriah yang tidak bisa ditinggalkan, namun kita juga harus bisa membagi waktu dengan baik agar sebagai perempuan bisa turut andil dalam kemajuan perekonomian, sosial, politik, sehingga dapat memaksimalkan kecerdasan otak kanan dan kiri,’’ ungkap Bupati Eka. Ia juga berharap agar perempuan lebih memberanikan dirinya maju dalam bidang perekonomian, sosial, budaya dan politik. ‘’Mereka harus punya keberanian, khususnya apabila perempuan ingin masuk ke dunia politik. Harus punya keyakinan dan tujuan yang jelas karena politik adalah pengabdian,’’ tambah Bupati Eka. Sementara itu, Bambang Soesatyo mengatakan Dewan Perwakilan Rakyat sangat mengapresiasi acara ini yang memberikan penghormatan atas pencapaian yang telah

dilakukan oleh para perempuan melalui bidang perekonomian, politik dan sosial budaya. Pengakuan terhadap pentingnya peran perempuan itu perlu dilakukan karena perempuan berperan dalam mewujudkan dunia yang damai dan semua orang bisa merasakan perubahan yang telah dilakukan oleh perempuan. ‘’Kami akan terus mendorong pemberdayaan perempuan, kesetaraan gender dalam masyarakat. Karena kami ingin perempuan dapat turut serta menjadi pemimpin dalam mengambil keputusan,’’ ungkap Bambang Soesatyo. Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPR-RI Fadli Zon dan Fahri Hamzah, Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menjadi keynote speaker, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise, Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR-RI Nurhayati Ali Assegaf serta para anggota

DPR-RI. Selain itu, hadir pula para duta besar negara sahabat, antara lain Meksiko, Kanada, Bangladesh, Spanyol, Jordan, Panama, Serbia, Ceko, Yaman,

Suriname, Pakistan, Kuwait, Brazil, Hungaria, Norwegia, Jepang, Portugal, Iran, Bulgaria, Colombia, Bosnia, Palestina, Irak, Myanmar, dan Rusia. (ad695)


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Kamis Wage, 15 Maret 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

The Rolic Sukses Jelajah 15 Kota di Jawa Band asal Bali The Rolic sukses menggelar promo tour bertitel “Konsistensi Java Tour 2018” untuk mempromosikan album keduanya yang bertajuk “Konsistensi”. Sebanyak 15 kota di Pulau Jawa berhasil dijelajah dengan karya musik terbarunya tersebut. Tour ini diprakarsai oleh Bali WD Production selaku Producer The

Rolic yang bekerja sama dengan Mave Magz dan dibantu Mata Dewa 66, serta beberapa brand Bali lainnya. Diberi nama Promo Tour “Konsistensi Java Tour 2018”, karena The Rolic dan Mave Magz sama-sama ingin menunjukkan bahwa mereka tetap konsisten berkarya untuk apa yang mereka telah mulai

dan mereka impikan. Tour ini dilaksanakan pada awal Februari dan berakhir pada Maret tahun ini. Kota-kota yang telah disinggahi dimulai dari Jawa Timur hingga Jawa Barat, antara lain Surabaya, Malang, Kediri, Tulung Agung, Solo, Yogyakarta, Semarang, Cirebon, Tangerang, Bekasi, Jakarta,

Bogor, Cileungsi, Bandung, dan Sukabumi. “Banyak pengalaman baru di sepanjang perjalanan tour kami ini. Bentuk apresiasi dan atensi penikmat musik tiap daerah pun beragam, sambutan positif pun membanjiri setiap pertunjukan kami Pulau Jawa ini,” ujar ARO, vokalis The Rolic, Rabu (14/3) kemarin.

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418 Tidak hanya itu, ARO mengatakan semua Konser dan Giggs yang digelar berjalan lancar hingga di dalam venue penuh sesak oleh kerumunan penonton. “Kami pun tidak menyangka mendapat sambutan yang begitu hangat, bahkan ada dari beberapa penonton meminta kami untuk menyanyikan lagu-lagu lama dari album kami terdahulu yang dirilis tahun 2011 silam,” tandasnya. Tidak hanya itu, pada promo tournya ini beberapa album

yang dibawa pun sebagian habis terjual. Padahal di Bali album “Konsistensi” belum di-launching. “Respons positif ini menambah semangat dan keyakinan kami untuk bisa tetap eksis dan bertahan di tengah persaingan global yang menuntut kita untuk lebih kreatif mengembangkan movement-movement yang lebih baik lagi. Selain itu juga ini menjadi ajang untuk mengapresiasi penikmat musik kami yang di luar Bali untuk dapat memba-

las rasa rindu mereka tampil di kota mereka,” tukasnya. Album “Konsistensi” The Rolic yang diperkuat oleh ARO (vocal/guitar), dollar (vokal/ bas), dan ADP (drum) ini akan dirilis secara resmi setelah “Konsistensi Java Tour 2018” berakhir dan akan dilaksanakan di Bali. Album akan tersedia secara CD fisik dan juga akan tersedia di geraigerai digital pada aplikasi I-tunes, Joox, Spotify, dan lainlain. (win)

Edisi 15 Maret 2018 | balipost.com  

Headline : Jokowi Pilih Tak Teken UU MD3 Silahkan Gugat ke MK

Edisi 15 Maret 2018 | balipost.com  

Headline : Jokowi Pilih Tak Teken UU MD3 Silahkan Gugat ke MK

Advertisement