Skip to main content

Edisi 14 Oktober 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 56 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

jumat paing, 14 oktober 2016

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Bali Post/wan

DIBLOKADE - Sejumlah pendemo sempat memanas dan terjadi aksi dorong-dorongan dengan sejumlah aparat yang memblokade pintu masuk lobi gedung rakyat saat melakukan aksi demo menolak reklamasi Teluk Benoa di DPRD Bali, Kamis (13/10) kemarin.

Bhumibol Adulyadej (alm)

Raja Bhumibol Wafat

RAJA Thailand Bhumibol Adulyadej meninggal dunia, Kamis (13/10) kemarin. Pemersatu Thailand ini meninggal pada usia 88 tahun. Sang raja sakit dalam beberapa tahun terakhir dan kondisinya terus memburuk. Rakyat Thailand menempatkannya sebagai bapak bangsa yang berada di atas politik walau sering menjadi penengah dalam ketegangan politik untuk menemukan solusi tanpa kekerasan. Hingga akhir hayatnya, Raja Bhumibol Adulyadej merupakan raja yang paling lama berkuasa di dunia. Hal. 19 Raja Baru

OTT Layanan SIM

Tiga Polisi Diamankan Jakarta (Bali Post) Setelah gebrakan awal dilakukan dengan operasi tangkap tangan (OTT) di Kementerian Perhubungan, polisi melakukan aksi bersih-bersih di internal Korps Bhayangkara tersebut. Hal ini dibuktikan dengan OTT pungli perizinan Surat Izin Mengemudi (SIM) di sejumlah lokasi di Jakarta. Hal. 19 Instruksi Kapolri

PATUNG LILIN

Perlakuan DPRD Bali terhadap Pasubayan Tidak Berkualitas Pasubayan Demo Tolak Reklamasi

Denpasar (Bali Post) -

Kehadiran Pasubayan Desa Adat/Pakraman Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa dalam aksi damai kemarin, utamanya untuk menindaklanjuti pertemuan antara Pasubayan dan DPRD Bali, 3 Oktober lalu. Waktu itu, Pasubayan memberi tenggat waktu 10 hari bagi dewan untuk bersikap tegas terkait rencana reklamasi Teluk Benoa. Termasuk meminta dewan agar merekomendasikan ke Presiden untuk membatalkan Perpres No.51 Tahun 2014 serta Gubernur agar merekomendasikan hal yang sama ke Presiden.

Polisi Halangi Massa Masuk Gedung DPRD Bali

Denpasar (Bali Post) Pasubayan Desa Adat/Pakraman Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa kembali menggelar aksi damai bersama ForBALI selaku pemegang mandat teknis di DPRD Bali, Kamis (13/10) kemarin. Ribuan massa tiba di halaman DPRD Bali sekitar pukul 14.00 wita dan ‘’disambut’’ ratusan polisi yang sudah berjaga di area gedung dewan. Polisi membuat barikade yang seolah-olah ‘’melindungi’’ gedung DPRD Bali agar tidak dimasuki masyarakat. Hal. 19 Cara Tersendiri

‘’Jadi kami meminta kejelasan lebih lanjut bagaimana sikap daripada DPRD Bali terhadap tuntutan kami yang telah kami lakukan pembicaraan pada tanggal 3 itu dan bisa dilihat pada hari ini bahwa sungguh disayangkan, kami datang dengan niat baik, secara bermartabat, tetapi tak satu pun anggota DPRD ada di tempat,’’ ujar Bendesa Adat Kuta sekaligus Koordinator Pasubayan I Wayan Swarsa, Kamis (13/10) kemarin. Hal. 19 Tidak Berkualitas

Dimintai Jadwal, Sekwan ’’Kabur’’

Bali Post/wan

PASUBAYAN Desa Adat/Pakraman Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa bersama ForBALI tak kuasa menahan kekecewaan, karena lagilagi tidak ada satu pun anggota DPRD Bali yang menerima mereka. Padahal, aksi damai dilakukan pada

TUNTUTAN RAKYAT - Koordinator Pasubayan Desa Adat se-Bali Tolak Reklamasi I Wayan Swarsa bersama sejumlah bendesa adat mendampingi Bendesa Adat Buduk IB Ketut Purbanegara membacakan tuntutan rakyat menolak reklamasi Teluk Benoa dalam aksi demo yang berlangsung di gedung DPRD Bali, Kamis (13/10) kemarin.

pukul 14.00 Wita yang notabene masih merupakan jam kantor. ‘’Saya mendapat informasi kalau anggota dewan tidak ada di gedung. Katanya tidak ada tuan rumah. Alasannya, kita tidak bersurat kalau kita mau aksi. Ini sebetulnya su-

dah harus mulai diperiksa anggota dewan ini. Pertama, ini masih jam kantor,’’ ujar Koordinator ForBALI Wayan ‘’Gendo’’ Suardana saat berorasi, Kamis (13/10) kemarin. Hal. 19 Tugas Dewan

Subak Guama Marga Tabanan

Aset Rp 5,3 Miliar, Penghasil Varietas Bibit Unggul

Bali Post/ant

PATUNG LILIN - Presiden Joko Widodo (tengah) menyambut pemahat patung lilin asal Inggris Laura (kedua kanan) bersama General Manager Museum Madame Tussauds Jenny You (ketiga kanan) serta Konsulat Jenderal Indonesia untuk Hongkong Tri Taryat (keempat kanan) sebelum pengukuran dan pemotretan Presiden untuk pembuatan patung lilin Museum Madame Tussaud Hongkong di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/10). Presiden Joko Widodo terpilih dalam survei pengunjung Museum Madame Tussaud Hongkong dan dinilai sebagai presiden yang sederhana dan gaya kepemimpinannya sangat memperhatikan rakyat, khususnya masyarakat miskin, serta sebagai tokoh antikorupsi di Indonesia.

Bali Post/eka

SUBAK GUAMA - Pengelola Koperasi Usaha Agribisnis Terpadu Subak Guama I Wayan Atmajaya di lahan pertanian padi yang menggunakan bibit padi produksi Subak Guama di Tabanan, Kamis (13/10) kemarin.

SUBAK Guama yang terletak di wilayah dari tiga pemerintahan desa, yaitu Desa Batannyuh, Desa Selanbawak, dan Desa Peken, Kecamatan Marga, Tabanan merupakan Subak Show Window Agribisnis Berbasis Padi yang ada di Bali. Hal ini dikarenakan subak yang mempunyai luas 186 hektar dan beranggotakan 544 orang petani ini, sejak 1 April 2002 telah mempunyai Koperasi Usaha Agrobisnis Terpadu (KUAT) berbadan hukum yang berperan penting dalam mengelola unit-unit usaha

Mewujudkan Kemandirian Petani Bali 4-Habis

Bantu Petani dari Hulu ke Hilir MEMBANGUN pertanian Bali membutuhkan pemikiran yang holistik, terintegrasi dari hulu ke hilir. Tidak sekadar memberikan subsidi kepada petani, tetapi juga meningkatkan etos kerja mereka. Petani perlu diberikan inovasi agar bekerja

Made Nuriyasa

berdasarkan nilai. ‘’Kemudian diberikan informasi pasar yang pasti, pasarnya ke mana, harganya berapa,’’ ujar akademisi Universitas Udayana Nyoman Semadi Antara. Semadi menambahkan, petani perlu diberikan informasi dan pelati-

Semadi Antara

Dewi Ayu Warmadewi

han agar etos kerjanya meningkat. Akademisi Fakultas Teknologi Pertanian Unud Agus Slamet Duniaji mengatakan, Bali saat ini bertumpu pada sektor pariwisata. Mestinya dibentuk sekolah pertanian yang disebut agro pariwisata untuk menin-

Oka Suardi

gkatkan kualitas petani di Bali. Akademisi Fakultas Peternakan Unud Budi Rahayu mengatakan, petani Bali merupakan petani dalam skala kecil. Hal. 19 Nilai Tambah

Budi Rahayu

Agus Slamet

yang dilaksanakan oleh para petani di Subak Guama. Bahkan, sejak berdirinya koperasi sampai Oktober 2016, asetnya mencapai Rp 5,3 miliar dan mengelola 320 haktar subak di luar Subak Guama. Subak Guama terdiri dari 7 subkelompok atau tempek, yaitu Tempek Manik Gunung, Tempek Pekilen, Tempek Kekeran Desa, Tempek Kekeran Carik, Tempek Belusang, Tempek Guama dan Tempek Celuk. Hal. 19 Penangkaran Benih


denpasar

2

Jumat Paing, 14 Oktober 2016

SDN 2 Sumerta Terbakar Denpasar (Bali Post) Warga di Jalan Plawa Gang IX A Denpasar, Kamis (13/10) kemarin, panik. Mereka langsung menelepon polisi dan pemadam kebakaran setelah melihat asap mengepul dari ruang guru di SD Negeri 2 Sumerta. Kebakaran terjadi setelah guru dan siswa pulang pukul 13.30 Wita. Warga mendobrak pintu gerbang dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Menurut seorang warga, Nyoman Wiadnyana, mereka khawatir api membesar sehingga warga nekat masuk dan menyemprotkan air ke sumber api. ‘’Yang tahu pertama kali beberapa anak-anak yang sedang bermain di lantai dua rumah warga, posisinya persis di depan sekolah. Mereka langsung turun dan memberitahu warga sekitar,’’ kata warga lainnya. Warga sempat mendengar suara ledakan, tetapi tidak terlalu keras. Dua mobil pemadam Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar dikerahkan ke TKP. Tak sampai setengah jam, kobaran si jago merah berhasil dipadamkan. ‘’Api pertama kali muncul dari ruang guru lalu merembet ke plafon ruang kelas I dan kelas III,’’ kata Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar Made Prapta. Ia belum berani memastikan penyebab kebakaran itu, tetapi dugaan awal karena korsleting listrik. Prapta mengaku sempat bertanya kepada kepala sekolah, dan dibilang tidak ada aktivitas sembahyang. Namun, di ruangan guru ada pemanas air. Setelah api benar-benar padam, beberapa siswa dibantu polisi dan warga mengeluarkan barangbarang dari ruang guru. Barang yang dikeluarkan itu di antaranya buku, ijazah siswa, komputer dan dokumen Bantuan Operasional Sekolah (BOS). (kmb36)

Bali Post/wan

SELAMATKAN BUKU - Beberapa siswa SDN 2 Sumerta berusaha menyelamatkan buku-buku saat kebakaran melanda sekolah di Jalan Plawa Gang IX A Denpasar tersebut, Kamis (13/10) kemarin.

Rabu, Purnama dan Tilem

Figur Waspadai Permen Narkoba TERKAIT diamankannya ribuan permen jari di Cilacap, Jawa Tengah, karena diduga mengandung narkoba, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali langsung melakukan penyisiran. Tujuannya, mengantisipasi permen tersebut beredar di Bali. ‘’Sampai saat ini belum ditemukan. Tetapi harus diantisipasi betul,’’ kata Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa, Kamis (13/10) kemarin. Menurut Suastawa, sasarannya jelas anak-anak agar mereka ketagihan dan ketergantungan. Permen tersebut masuk ke Indonesia secara legal karena beregistrasi atau ada izin edar. Kandungan permen itu sedang diteliti di Lab Badan POM dan BNN RI. ‘’Ini permen impor dan tidak menutup kemungkinan mengandung zat narkoba,’’ ujar Suastawa. Saat ini, kata mantan Karo Rena Polda Bali ini, tim Bid. Brantas BNNP melakukan pengecekan ke warung dan toko untuk mencari permen tersebut. Berbagai upaya akan dilakukan sindikat narkoba untuk melancarkan bisnis ilegalnya itu. Saat ini cenderung yang disasar usia dini, baik pelajar SD hingga SMA. Apalagi, pihaknya bersama kepolisian gencar melakukan penangkapan jaringan narkoba dan rehabilitasi. ‘’Kami mengimbau kepada anak-anak dan orangtua, jangan membeli permen itu. Sedangkan untuk pedagang, jangan menjualnya sebelum ada hasil lab dari BPOM dan BNN. Kami berharap BPOM Bali juga gencar melakukan pengecekan di lapangan,’’ ujarnya. (rah)

Pegawai Wajib Berbahasa Bali Denpasar (Bali Post) – Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra kembali mengeluarkan gebrakan dalam melestarikan budaya Bali, khususnya bahasa. Gebrakan ini dilakukan dengan menerapkan rahina mabasa Bali tiap Rabu, Purnama (bulan penuh) dan Tilem (bulan mati). Kebijakan ini dilakukan dengan mengeluarkan surat edaran (SE) nomor 434/1419/BKPP. Dalam surat edaran tersebut, semua pegawai kantor, instansi, lembaga, baik pemerintah ataupun swasta diwajibkan menggunakan bahasa Bali setiap hari Rabu, Purnama dan Tilem. Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar I.B. Rahoela didampingi Kasubbag Pemberitaan Dewa

Gede Rai saat ditemui di ruang press room Kantor Wali Kota Denpasar, Kamis (13/10) kemarin mengatakan,

di dalam surat edaran tersebut semua lembaga pemerintah, instansi ataupun swasta diwajibkan menggunakan bahasa Bali, dikecualikan bila menerima tamu dari luar daerah atau luar negeri. Bahasa Bali yang digunakan adalah bahasa Bali halus madya. ‘’Surat edaran ini mulai dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2016 mendatang,’’ ujar Rahoela. Walupun demikian, kata Rahoela, pihaknya tidak menutup diri dengan bahasabahasa lain seperti bahasa

Bali Post/rah

FM 96,5

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

Hubungi telepon (0361) 7400391

Tiga Jembatan di Gatsu akan Dibeton

Bali Post/ara

PENERTIBAN - Sejumlah petugas Satpol PP Denpasar melakukan penertiban pedagang yang berjualan di trotoar serta baliho dan spanduk yang melewati batas waktu pemasangan.

Lagi, Puluhan Baliho Kedaluwarsa Diberangus

Denpasar (Bali Post) – Puluhan baliho dan spanduk kedaluwarsa yang terpasang di sejumlah lokasi strategis, Kamis (13/10) kemarin kembali ditertibkan Satpol PP Kota Denpasar. Lokasi yang disasar di antarnya Jalan Buluh Indah, Jalan Hasanudin dan kawasan Ubung. Penertiban ini dilakukan untuk menciptakan Kota Denpasar yang bersih, indah dan rapi serta nyaman. Kasatpol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana saat memimpin aksi penertiban kemarin mengatakan, penertiban ini juga untuk menegakkan Perda No. 1

Tahun 2015 dan Perwali No. 3 Tahun 2014 tentang Ketertiban Umum. Dalam penertiban ini, baliho yang rusak juga ikut diturunkan. Hal tersebut dilakukan karena baliho dan spanduk yang sudah rusak membuat wajah kota menjadi semrawut. Sebelumnya, pihaknya sudah memberikan surat pemberitahuan pembongkaran kepada pemiliknya. Selain itu, agar pemilik bersedia menurunkan sendiri. Sayangnya, masih ada yang belum menurunkan. Karena itu, tim terpaksa melakukan penurunan baliho dan spanduk yang sudah kedaluwarsa waktu pemasangannya. Su-

paya tidak ada lagi spanduk dan baliho dipasang sembarangan, pihaknya menugaskan anggotanya untuk melakukan pengawasan di seluruh wilayah yang ada di Kota Denpasar. Untuk lebih memaksimalkan Perda No. 1 Tahun 2015 dan Perwali No. 3 Tahun 2014, pihaknya meminta seluruh masyarakat ikut membantu mengawasi jika ada pemasangan baliho liar tanpa izin yang dipasang di tempat terlarang. Selain menertibkan spanduk dan baliho, pihaknya juga melakukan pembinaan kepada sejumlah pedagang kaki lima yang berjualan di trotoar. (kmb12)

Melawan, Komplotan Maling Motor Ditembak

DIGIRING - Komplotan pencuri motor asal Jawa Timur saat digiring ke tempat barang bukti.

edaran ini maka kebudayaan Bali khususnya bahasa Bali dapat dilestarikan. ‘’Bahasa Bali salah satu unsur budaya. Jika semua orang tidak menggunakan bahasa Bali maka jati diri kita akan hilang dan budaya Bali juga akan hilang,’’ ungkapnya. (kmb12)

Tunggu Dana Pusat

Pendaftaran Calon Perwira Prajurit Karier TNI KODAM IX/Udayana membuka pendaftaran Calon Perwira Prajurit Karier (PA PK) TNI sumber lulusan perguruan tinggi (reguler) TA 2016. Adapun persyaratannya, warga negara Indonesia pria/wanita bukan prajurit TNI/Polri maupun PNS. Jurusan/program studi kedokteran umum dan kedokteran gigi telah lulus dan berijazah S-1 Profesi dari perguruan tinggi negeri atau swasta dengan melampirkan fotocopy sertifikat akreditasi yang dikeluarkan dari Ban PT untuk program studinya serta telah lulus uji kompetensi dokter dengan melampirkan surat keterangan lulus uji kompetensi dokter. Jurusan/program studi selain kedokteran umum dan kedokteran gigi telah lulus dan berijazah S-2 Profesi/S-1/D-4 dari perguruan tinggi negeri atau swasta sesuai jurusan/program studi yang ditentukan dengan melampirkan akreditasi program studinya (minimal akreditasi “B”). Persyaratan IPK untuk jurusan/program studi selain kedokteran umum dan gigi akreditasi “A” tidak kurang dari 2,80 untuk yang berijazah D-4, S-1 Profesi maupun S-2 Profesi. IPK untuk jurusan/program studi selain kedokteran umum dan gigi akreditasi “B” tidak kurang dari 3,00 untuk yang berijazah D-4, S-1, S-1 Profesi maupun S-2 Profesi. Berumur setinggi-tinginya 30 tahun bagi yang berijazah S-1/D-4 dan 32 tahun bagi yang berijazah S-1 Profesi/S-2 Profesi pada saat pembukaan pendidikan pertama. Tinggi badan minimal 163 cm bagi pria dan 157 cm bagi wanita dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 1 September s.d. 21 Oktober 2016 secara online di http://rekrutmen-tni.mil.id atau Ajendam IX/UDY Jalan PB Sudirman Denpasar. Selama proses seleksi tidak dipungut biaya apa pun dan bebas KKN. Demikian siaran pers Kepala Ajendam IX/Udayana,Kolonel Caj. Amrullah, S.IP. (r)

asing. Tetapi, harus ada suatu usaha untuk melestarikan bahasa Bali dan huruf-huruf Bali. Agar surat edaran ini bisa berjalan dengan efektif, Wali Kota Rai Mantra, seperti dikatakan Rahoela, meminta semua tingkat pimpinan memberikan teladan dan contoh serta mengawasi pelaksanaannya. Penggunaan bahasa Bali setiap Rabu, Purnama dan Tilem ini mendapat apresiasi dari pengamat kebudayaan I Made Mudra. Menurutnya, dengan diterbitkannya surat

Denpasar (Bali Post) Tim khusus Resmob Polresta Denpasar menggulung komplotan pencuri motor di wilayah Denpasar, Badung dan Tabanan. Penangkapan dilakukan sejak Selasa (4/10) lalu di Pelabuhan Gilimanuk hingga Selasa (11/10) di Surabaya, Jawa Timur. Polisi menangkap lima tersangka. Tiga di antaranya Joko Hadi Prasetyo (27), Wahyu (24) dan Andre (31) ditembak di bagian kaki karena melawan. Selain itu, polisi mengamankan 11 sepeda motor. ‘’Dua kali pakai truk boks warna oranye berisi tulisan Pos Indonesia dan Damri mengangkut motor curian. Sisanya pakai mobil pick-up. Kami menangkap lima tersangka berinisial AD (Andre), WR (Wahyu), JK (Joko), AH (Aan Handoko) dan SW (Suwarji),’’ kata Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana didampingi Kasat Reskrim Kompol Reinhard, Kamis (13/10) kemarin. Selain itu, tim khusus dipimpin Kanit I Iptu Sulhadi memburu tiga pelaku lain, AF, PT dan SP. Mereka ini punya peran masing-masing, ada pemetik, menghubungi penadah dan mengirim ke Jember. Menurut Reinhard, tersangka Andre, Joko dan Wahyu sebagai eksekutor atau mencuri sepeda motor menggunakan kunci T. Sedangkan Suwarji sopir truk dan Aan bertugas menjual motor curian ke penadah di Jember. Terungkapnya kasus tersebut, lanjut Reinhard, bermula pada Senin (3/10) lalu tim Resmob membuntuti mobil truk tersebut dari Renon

menuju Jember, Jatim. Selasa pukul 00.30 Wita saat truk tersebut parkir di areal Pelabuhan Gilimanuk, langsung digeledah dan ditemukan sepeda motor Honda Supra tanpa surat-surat. Setelah dicek, ternyata motor itu dicuri di Jalan Subur Gang Merah Delima, Denpasar. Saat diinterogasi, sopir truk Suwarji mengaku membeli motor itu dari tersangka Aan beralamat di Canggu, Kuta Utara. Pukul 07.00 Wita, Aan dibekuk di rumahnya. ‘’Kasus ini terus kami kembangkan dan menangkap tersangka Andre dan Wahyu di wilayah Kalibul Kawan, Tibubeneng, Kuta Utara. Waktu itu kedua tersangka usai beraksi mencuri motor Honda Revo. Karena melawan, terpaksa kakinya ditembak,’’ tegas Reinhard didampingi Iptu Sulhadi. Setelah itu, polisi memburu Joko ke Surabaya. Setelah melakukan penyelidikan di sana, tim khusus curanmor bentukan Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo ini berhasil menangkap Joko di Surabaya. Petugas terpaksa menembak kakinya karena melawan. ‘’Otak komplotan ini tersangka Andre. Kami masih kejar pelaku lainnya,’’ ujarnya. Menurut mantan Kapolsek Kuta Utara ini, saat ini barang bukti diamankan di Mapolresta Denpasar. ‘’Bagi warga yang kehilangan motor, silakan cek di Polresta dengan membawa bukti kepemilikan dan laporan polisi. Kami tetap mengembangkan kasus ini,’’ tegasnya. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) Tiga jembatan dengan konstruksi baja di Jalan Gatot Subroto (Gatsu) akan diganti dengan beton. Termasuk, jembatan Tukad Penatih di Gatsu Timur yang retak karena tiga bautnya yang lepas. Namun, realisasi penggantian konstruksi dari baja ke beton masih menunggu ketersediaan dana dari pemerintah pusat. Kendati, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VIII Surabaya (Jawa Timur dan Bali) sejatinya sudah memiliki desain untuk itu. ‘’Tetapi kita akan bertahap mencoba mengganti. Mudah-mudahan keuangan kita membaik karena sekarang saja anggaran untuk Balai dipotong total hampir Rp 15 triliun,’’ ujar Kepala BBPJN Wilayah VIII Ketut Darmawahana di Denpasar, Kamis (13/10) kemarin. Darmawahana memaparkan, tiga jembatan di Gatsu yang saat ini masih menggunakan konstruksi baja, yakni jembatan Tukad Penatih, jembatan Tukad Ayung, dan jembatan Tukad Bindu. Setiap jembatan memiliki panjang 50 meter dengan lebar 7 meter. Biaya pembangunan konstruksi beton dalam 1 meter panjang jembatan dengan lebar 7 meter kurang lebih Rp 350 juta. Bila dikalikan dengan panjang jembatan, kira-kira membutuhkan dana Rp 17 miliar untuk satu jembatan saja. ‘’Untuk tahun 2017 belum (ada dana - red). Tahun 2018, kami juga belum bisa jamin. Tapi kami sudah punya desain beton untuk ketiga-tiganya. Jadi begitu dana ada, kita sikat. Pokoknya secepatnya,’’ jelasnya. Terkait kerusakan jembatan Tukad Penatih, kata Darmawahana, kemungkinan akibat interval kendaraan yang bertambah di Gatsu. Imbasnya, beban jembatan juga bertambah sehingga membuat baut jembatan lebih cepat longgar. Padahal, survei jembatan sudah rutin dilakukan setiap satu tahun sekali. ‘’Pada saat tim survei itu, mungkin ada ketinggalan. Mungkin juga dengan adanya beban dari kendaraannya berubah, kita tidak mengatakan overload. Bisa juga yang mestinya setelah (baut) dikencangkan bisa berusia satu tahun, akibat getaran itu menjadi lebih cepat longgar. Tetapi apa pun bentuknya, hampir semua jembatan rangka begitu,’’ jelasnya. Menurut Darmawahana, sebuah jembatan baik konstruksi baja maupun beton umumnya dibuat untuk memikul beban 10 ton. Termasuk pada jembatan Tukad Penatih yang berada di ruas jalan nasional itu. Namun, rencana penggantian konstruksi dari baja ke beton bukan karena jembatan baja lebih jelek atau tidak layak. Melainkan dari segi artistik, jembatan rangka baja terlihat kurang bagus bila berada di dalam kota. Perbaikan jembatan di Jalan Gatsu Timur diperkirakan memakan waktu sekitar 10 hari hingga 20 Oktober mendatang. Selama itu, arus lalu lintas dialihkan ke beberapa ruas jalan, salah satunya ke Jalan Mahendradata. Terutama, untuk truk besar atau kendaraan berat. Dinas Perhubungan Kota Denpasar telah mengeluarkan surat edaran kepada sopir truk terkait pengalihan arus ini. Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dishub Denpasar I Ketut Sriawan menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Gianyar terkait pengalihan arus ini. Terutama, untuk kendaraan berat yang datang dari arah timur. Pengalihan arus kerja sama Satker Pelaksana Jalan Nasional Metropolitan Denpasar, Kepolisian dan Dishub ini berlaku untuk kendaraan berat dan ringan. Rinciannya, kendaraan berat yang datang dari arah Bali Barat menuju Bali Timur melewati Jalan Cargo Permai – Jl. Buluh Indah – Jl. Mahendradata – Jl. Malboro – Jl. Imam Bonjol – Jl. Sunset Road – Jl. By-pass Ngurah Rai dan Jl. Prof. IB Mantra. Sedangkan untuk kendaraan berat yang dari arah Bali Timur menuju ke Bali Barat, melewati Jl. Prof. I.B. Mantra – Jl. By-pass Ngurah Rai – Jl. Sunset Road – Jl. Imam Bonjol – Jl. Malboro – Jl. Mahendradata – Jl. Buluh Indah dan Jl. Cargo Permai. Sementara untuk kendaraaan ringan dari arah Bali Barat menuju Bali Timur, melewati Jl. Cokroaminoto – Jl. Gatot Subroto – Jl. Nangka – Jl. Kenyeri – Jl. Noja – Jl. Padma dan Jl. W.R. Supratman, demikian sebaliknya dari arah Bali Timur menuju Bali Barat. (kmb32/kmb12)

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : pegawai wajib berbahasa bali Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com


Badung

Jumat Paing, 14 Oktober 2016

PMI Badung Sinergitas dengan RSUD Mangusada Bentuk Bank Darah DALAM upaya meningkatkan kualitas pelayanan darah di RSUD Badung Mangusada, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Badung bersinergi dengan RSUD Mangusada akan membentuk Bank Darah di RSUD Mangusada. Kerja sama ini akan dituangkan dalam penandatanganan kerja sama (MoU) antara PMI Badung dengan RSUD Mangusada tentang pembentukan Bank Darah. Hal tersebut ditegaskan Ketua PMI Badung Kompyang R. Swandika saat memimpin rapat PMI di Puspem Badung, Kamis (13/10) kemarin. Menurut Kompyang R. Swandika, pembentukan Bank Darah di RSUD Mangusada ini sebagai bentuk komitmen dari PMI dan RSUD meningkatkan kualitas pelayanan darah bagi masyarakat. Sekda Badung ini mengatakan, dalam memimpin PMI Badung, pihaknya sangat komit dengan peningkatan pelayanan darah. Selain itu, kegiatan yang dilakukan PMI Badung seperti terlibat dalam penanggulangan kebencanaan,

kepalangmerahan, meningkatkan kinerja termasuk menggerakkan Palang Merah Remaja (PMR) dan Satgana. Menurut data per tanggal 13 Oktober 2016 ini, imbuhnya, stok darah di Unit Transpusi Darah (UTD) Kabupaten Badung meliputi golongan darah A 41 kantong, golongan darah B 97 kantong, golongan darah O 152 kantong, dan golongan darah AB 11 kantong. Hal senada disampaikan Direktur RSUD Badung dr. Agus Bintang Suryadi. Menu-

rutnya, sinergi antara PMI dengan RSUD ini sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan darah di RSUD Badung. ‘’Dengan dibentuknya Bank Darah, penyediaan darah, kualitas serta kebutuhan akan darah dapat diketahui secara pasti. Terlebih, data dari bank darah bisa diakses melalui website, sehingga masyarakat yang memerlukan darah dapat mengetahui persediaan darah di RSUD Badung,’’ imbuhnya. (ad482)

Pengedar Narkoba Dihukum Enam Tahun

DUA orang pria yang diduga sebagai pengedar narkoba yakni I Putu Pasek Darsana beralamat di Jalan Hangtuah, Denpasar dan Jordi Muhamad Theopilus yang kos di Jalan Tukad Badung, Denpasar, Kamis (13/10) kemarin divonis hukuman penjara selama enam tahun. Majelis hakim pimpinan Gede Ginarsa dalam sidang di Pengadilan Negeri Denpasar sore kemarin mengatakan bahwa terdakwa terbukti bersalah mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu. Dalam perkara ini, terdakwa dijerat Pasal 112 ayat I UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Selain dihukum enam tahun penjara, terdakwa juga didenda Rp 800 juta subsider tiga bulan penjara. Putusan tersebut lebih rendah dibandingkan tuntutan jaksa I Ketut Sujaya. Sebelumnya, Sujaya dalam surat tuntutannya meminta supaya terdakwa dijatuhi hukuman masing-masing selama 7 tahun penjara, denda Rp 800 juta subsider enam bulan penjara. Meski demikian, dalam sidang kemarin, terdakwa melalui kuasa hu-

kumnya, Benny, langsung menerima putusan tersebut. Sebelumnya, dalam dakwaan jaksa disebutkan bahwa kedua terdakwa awalnya patungan membeli sabu-sabu dari seseorang bernama Gede Juliano. Tanggal 1 April 2016 malam, Gede Juliano datang ke kamar kos Jalan Tukad Badung, Denpasar. Di sana Juliano menyerahkan sabu seharga Rp 1,3 juta dan diterima Putu Pasek. Pada 3 April, pukul 22.00, terdakwa Jordi Muhamad Theopilus memecah barang yang baru dibeli itu menjadi lima paket yang lebih kecil. Pasalnya, barang tersebut akan dijual kembali dengan harga berbeda, yakni satu paket Rp 500 ribu. Dini hari sekitar pukul 02.30 Wita, salah seorang terdakwa membawa barang tersebut ke sebuah minimat berjaring yang buka 24 jam di bilangan Sanglah. Dan satu paket dibawa oleh Theopilus dan dibawa ke Sanur, untuk dijual pada pemesannya. Tak lama setelah itu, terdakwa ditangkap dan kemarin sudah divonis bersalah. (asa)

Bali Post/ara

TIPIRING - Gebrakan dalam melakukan penindakan terhadap pelanggar perda, Pemkot Denpasar secara rutin menggelar sidang tindak pidana ringan (tipiring). Menariknya, sidang selalu dilangsungkan di tempat umum, seperti lapangan dan terminal. Kamis (13/10) kemarin, belasan pelanggar disidangkan di Lapangan Puputan Margarana, Renon. Pelanggar yang disidang kemarin, terdiri dari lima orang pelanggar kawasan tanpa rokok (KTR), satu orang pelanggar pembuang limbah, serta satu orang pedagang kaki lima (PKL). Mereka dijatuhi sanksi denda yang berbeda, mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 500.000.

Tak Miliki Aktivitas Sama Sekali

Puluhan Izin Koperasi Dibekukan Mangupura (Bali Post) – Dinas Koperasi, Perdagangan, Industri dan UKM (Diskoperindag UKM) Kabupaten Badung membekukan puluhan izin koperasi di wilayahnya. Koperasi yang dibekukan izin operasinya itu, mayoritas merupakan koperasi karyawan. Kadiskoperindag dan UKM Ketut Karpiana mengatatakan, pembekuan izin operasional koperasi tersebut lantaran sudah bertahun-tahun tidak memiliki aktivitas sama sekali. ‘’Ada sekitar 60 unit koperasi yang izin koperasinya kita bekukan karena tidak memiliki aktivitas sama sekali,’’ tegas Ketut Karpiana, Kamis (13/10) kemarin. Sebelum dibekukan, pihanya telah bersurat dan memasang pengumuman di setiap kecamatan. Namun, tidak ada iktikad baik dari pengurus koperasi yang ber-

Pendapatan Perbekel Rp 8 Juta Lebih

Mangupura (Bali Post) – Masih ingat dengan pemilihan perbekel (pilkel) yang diselenggarakan serentak di Kabupaten Badung, Jumat (29/4) lalu? Bahkan, mereka yang sempat menduduki kursi wakil rakyat juga turun gunung memperebutkan kursi tersebut. Hal itu lantaran jabatan kepala desa/perbekel menjadi strategis setelah kursi dewan dengan pendapatan yang tidak sedikit, yakni mencapai Rp 8 juta lebih per bulan. RAPAT - Ketua PMI Badung Kompyang R. Swandika memimpin rapat PMI di Puspem Badung, Kamis (13/10) kemarin.

sangkutan. Dari 561 koperasi, 106 koperasi yang tidak aktif. ‘’Koperasi ini hanya beraktivitas sebentar ketika awal mendapatkan izin atau badan hukum dari pemerintah. Dan setelah itu, sampai sekarang tidak memiliki aktivitas lagi,’’ ujarnya. Sementara pemerintah, katanya, menginginkan koperasi harus berkualitas dan mempunyai potensi untuk berkembang dan ada usaha jelas serta beraktivitas secara terus-menerus. ‘’Atas dasar inilah puluhan koperasi itu badan hukumnya kita batalkan,’’ ujarnya. Diterangkannya, ada dua hal yang menjadi acuan kebijakan tersebut, yakni koperasi bersangkutan tidak melakukan RAT (Rapat Anggota Tahunan) dan beroperasi tetapi tidak melaporkan. ‘’Artinya tidak RAT, tidak jalan, sehingga mereka kami anggap sudah tidak berop-

erasi,’’ tegasnya. Karpiana menjelaskan, sesuai dengan Undang-undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian, diamanahkan bagi koperasi yang tidak melaksanakan RAT minimal 3 kali secara berturut-turut, itu wajib pertama untuk dibina, kemudian diberikan peringatan, kemuadian dibubarkan. ‘’Kemungkinan pembubaran akan dilakukan secara bertahap, karena sebelum dibubarkan harus diumumkan dan dilakukan pembinaan. Sekarang kami masih melakukan pembinaan terhadap koperasi yang tidak sehat,’’ katanya. Keputusan melakukan pembekuan tersebut, katanya, untuk menghindari pencemaran ke koperasi-koperasi yang sehat, karena bukan tidak mungkin koperasi yang dalam pembinaan bernasib sama. (kmb27)

3

Pendapatan ini berasal dari dana perimbangan (ADD) Rp 3,4 juta dan tunjangan Rp 4.750.000 per bulan. Pendatapan ini belum termasuk tambahan yang diperoleh sesuai dengan kemampuan desa masing-masing. Kebijakan tersebut diatur dalam PP Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta berdasarkan Pera-

turan Bupati Badung Nomor 34 Tahun 2016 tentang Besaran Tunjangan kepada Perbekel dan Perangkat Desa. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Pemerintahan Desa (BPMDPD) Kabupaten Badung Putu Gede Sridana mengatakan, kebijakan tersebut berlaku untuk semua perbekel. Di Badung sendiri ada 46 perbekel. ‘’Semua (perbekel - red) sama tidak ada bedanya,’’ ucap Gede Sridana, Kamis (13/10) kemarin.

Manupura (Bali Post) Setelah menyelidiki penemuan mayat mengambang di pantai depan Hotel Inaya Putri Bali, anggota Sat. Polair Polresta Denpasar berhasil mengungkap identitasnya. Ternyata korban warga negara Usbekistan bernama Bekpolat Baykabulov (38) yang merupakan tamu Hotel Grand Hyatt kamar nomor 4222 ITDC, Nusa Dua. ‘’Mayat korban ditemukan mengambang di Pantai Mengiat, depan Hotel Inaya Putri Bali, kemarin (Rabu - red). Waktu itu masih Mr. X dan kami langsung melacak identitasnya,’’ kata Kasat Polair Polresta Kompol Ketut Suparta, Kamis (13/10) kemarin. Korban di Bali, lanjut Suparta, dalam rangka mengi-

kuti rapat perusahaan BPC (banking tekhnology) yang diikuti beberapa negara dan pesertanya berjumlah 141 orang. Pada Selasa (11/10) malam, korban bersama teman-temannya menghadiri acara makan malam. Selanjutnya, Rabu pukul 03.00 Wita, korban menyampaikan kepada temannya mau mandi ke pantai. Namun, temannya itu tidak ada yang ikut. ‘’Rabu siang korban tidak ikut kegiatan selanjutnya. Setelah dicek di kamarnya, ternyata kosong. Akhirnya, mereka dapat informasi dari kepolisian terkait penemuan mayat di TKP,’’ kata mantan Kasat Reskrim Polres Jembrana ini. Teman-teman korban langsung mendatangi RSUP Sanglah. ‘’Kami sudah berkoordi-

Pendapatan perbekel, katanya, tidak sama dengan lurah. Pejabat asal Denpasar tersebut menyatakan, untuk gaji lurah disesuaikan dengan masa kerja dan golongan. Kalau untuk tambahan penghasilan pegawai (TPP) di luar gaji, semua lurah sama. ‘’Jadi kalau gaji lurah, karena PNS ketentuannya sesuai ketentuan pusat,’’ terangnya. Perbekel Petang Wayan Suryantara mengapresiasi kebijakan yang dilakukan Bupati Badung. Menurutnya, dulu pihaknya tidak diperkenankan menerima gaji ke-13 dan tunjangan lauk-pauk sehingga pendapatan perbkel menurun dari segi tunjangan, yaitu Rp 3.750.000. ‘Namun dengan terbitnya Perbup ini pada Juni 2016, tunjangan kita meninggkat menjadi Rp 4.750.000 per bulan,’’ ungkapnya.

Perbup Nomor 34 Tahun 2016 pasal 2 (1) juga mengatur tunjangan Sekretaris Desa yakni paling besar 70 persen dari tunjangan perbekel per bulan. Perangkat desa dari unsur pelaksana teknis paling besar 60 persen dari tunjangan perbekel per bulan. Perangkat desa dari unsur pelaksana kewilayahan paling besar 50 persen dari tunjangan perbekel per bulan. Pada pasal (2) juga disebutkan, perbekel dapat memberikan tunjangan kepada unsur staf perangkat desa berdasarkan kebutuhan dengan besaran paling besar 40 persen dari tunjangan perbekel per bulan. Sementara pada pasal 3, tunjangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 diberikan dengan memperhatikan kemampuan keuangan desa dan bersumber dari APBDes. (kmb27)

nasi dengan travel agent dari Moskow untuk menghubungi keluarga korban melalui konsulatnya, minta keterangan rekan korban dan saksi lainnya,’’ ujarnya. Seperti diberitakan, wisatawan asing yang sedang foto-foto di pantai depan Hotel Inaya Putri Bali, Rabu lalu

melihat mayat mengambang. Ciri-ciri mayat tersebut, tinggi sekitar 174 sentimeter, berat 87 kilogram, salah satu gigi gerahamnya warna keemasan dan hanya mengenaan celana pendek berwarna abu-abu. Penemuan mayat itu pukul 06.40 Wita, tepatnya di depan Pos Balawista. (kmb36)

Mayat Mengambang di Pantai Mengiat Warga Usbekistan


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Unhi Gelar Lomba TKI Libatkan Dosen dan Mahasiswa

UNIVERSITAS Hindu Indonesia (Unhi) melaksanakan lomba Temu Karya Ilmiah (TKI), Kamis (13/10) kemarin. Lomba tersebut serangkaian Utsawa Bali Sani (UBS) dan Dies Natalis Unhi yang merupakan kegiatan rutin di Unhi. Ada 21 jenis lomba yang diikuti dosen dan mahasiswa Unhi, terdiri dari lomba presentasi proposal penelitian, presentasi hasil penelitian, penulisan artikel jurnal, membuat resensi buku, lomba micro teaching, lomba cipta sastra yantra yang diikuti mahasiswa, lomba dharma wacana bahasa Inggris yang diikuti mahasiswa dan dosen, lomba dharma wacana keagamaan Hindu, penulisan rancangan buku yang diikuti oleh dosen dan mahasiswa. ‘’Di sini keterlibatan mahasiswa tidak kita batasi, siapa yang berkenan boleh ikut. Tetapi, paling sedikit pada setiap jenis lomba ada 8 mahasiswa dan 8 orang dosen dari 21 lomba yang ada,’’ kata Ketua Seksi TKI Unhi Dr. Wayan Paramartha, S.H., M.Pd. Nantinya, hasil dari seleksi di tingkat lokal tersebut akan dikirim ke Lampung untuk mengikuti lomba TKI tingkat nasional. ‘’Yang terbaik ini akan diikutkan dalam lomba TKI tingkat nasional tahun 2017. Rencananya dilaksanakan di Lampung,’’ ujarnya. Tujuan lomba ini adalah untuk meningkatkan atmosfer akademik di Unhi. Selain juga dalam rangka Dies Natalis Unhi dan UBS yang dibuka di Bangli, belum lama ini. ‘’Dengan cara inilah kita akan menjaring akademisi-akademisi dari

LOMBA - Mahasiswa Unhi mengikuti lomba presentasi proposal yang dinilai oleh tiga orang juri. dosen dan mahasiswa,’’ tegasnya. Ketua Panitia UBS Prof. Dr. Ir. Euis Dewi Yuliana, M.Si. menambahkan, dalam UBS kali ini ada tiga kategori lomba yaitu di bidang akademik yaitu dalam bidang kokurikulernya, kegiatan yang kedua adalah kegiatan intrakurikuler dan kegiatan ekstrakurikuler. Untuk menunjang ketiga program tersebut, pihaknya menyelenggarakan lomba TKI tersebut. Lomba kali ini tidak hanya lomba di bidang karya ilmiah tetapi juga dalam bidang kesenian dan olahraga. ‘’Semuanya itu memberikan kontribusi kepada ketiga kegiatan tadi. Namun khusus untuk lomba karya ilmiah ini adalah terkait dengan bagaimana kita mulai mencari bibit-bibit atau mahasiswa-mahasiswa yang unggul dalam kompetensinya masingmasing, baik itu dalam bidang karya tulis, proposal penelitian,

hasil penelitian, dan juga jurnal artikel, resensi buku dan sebagainya,’’ paparnya. Dengan demikian, pihaknya akan memiliki database kemampuan mahasiswa maupun dosen yang ada di Unhi. Sehingga nantinya ketika diperlukan untuk mengikuti lomba-lomba di tingkat lokal maupun nasional atau bahkan internasional, maka Unhi sudah memiliki datanya. ‘’Paling tidak dengan kegiatan ini, kita sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba-lomba yang akan diadakan dan kita sudah melakukan pembinaan,’’ imbuhnya. Prof. Dr. IB. Yudha Triguna, M.S., Ketua Tim Penilai TKI, mengatakan seorang peneliti harus memahami problem yang ingin dikaji/ditulis. ‘’Dengan begitu, bisa memutuskan teori apa yang akan digunakan untuk membedah objek tersebut,’’ ujarnya. (ad932)

Pameran Felice Jewellery

Beli Black Diamond Solitaire 1 Carat Rp 1,999 Juta, Dapatkan HP Android

FELICE Jewellery kembali menggelar pameran perhiasan emas dan berlian mulai Jumat (14/10) hingga Senin (17/10) mendatang. Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jl. Gatot Subroto, Denpasar. Setelah sukses dengan promo sebelumnya, kali ini kembali ada hadiah istimewa berupa handphone android yang akan diberikan kepada pelanggan yang membeli cincin Black Diamond Solitaire 1 carat. ‘’Untuk cincin Black Diamond Solitaire 1 carat, kami beri harga promo Rp 1,999 juta, mendapatkan hadiah langsung handphone android,’’ ujar Sales Felice Jewellery Bazari saat dikonfirmasi, Kamis (13/10) kemarin. Menurut Bazari, cincin Black Diamond atau berlian hitam menjadi salah satu produk unggulan Felice saat ini. Black Diamond ini didatangkan langsung dari Afrika yang sudah dikenal menghasilkan berlian kualitas terbaik. Dipadukan dengan emas putih, cincin Black Diamond 1 carat ini pun tampil mewah sekaligus elegan. ‘’Kami juga memberikan harga promo untuk berlian fashion Rp 9,999 juta, men’s ring Rp 15 juta dan promo best buy Flower Rp 3,999,’’ imbuhnya. Bazari menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, gelang dan ladies ring, merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Selain itu, dapatkan juga promo one price Rp 1,499 juta berupa anting, cincin, dan pendant. ‘’Setiap pembelian perhiasan akan mendapatkan sertifikat. Kalau nanti customer ingin mereparasi perhiasannya, tinggal menunjukkan sertifikat ini. Reparasi bisa dalam bentuk memperbesar atau memperkecil ukuran cincin, memasang permata yang lepas dan renew seperti baru lagi,’’ jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, Felice lebih banyak mengeluarkan desain klasik atau abadi yang selalu cocok dipakai kapan saja dan tidak membosankan. Felice juga ingin menghilangkan kesan bahwa berlian itu mahal. Tetapi bukan berarti harga murah yang ditawarkan ini murahan. (br485)

BLACK DIAMOND - Cincin black diamond seharga Rp 1,999 juta.

Ramaikan Pasar Obat Herbal Nasional

Ribuan Orang Rasakan Manfaat Kesehatan Amrita 108 Herbal

PERPUTARAN uang dalam bisnis obat herbal di Bali mencapai puluhan miliar rupiah setiap bulannya. Namun sayang, produk yang beredar sebagian besar masih produk impor. Pengusaha obat herbal asal Bali Drs. I Wayan Sudiara, M.Ph. alias Pak Herbal mengatakan, pasar bisnis obat herbal di Bali saat ini sangat besar. Nilainya mencapai puluhan miliar rupiah tiap bulannya. ‘’Dari pantauan saya, uang yang beredar setiap bulannya dari bisnis obat herbal mencapai puluhan miliar rupiah dan ini cenderung mengalami peningkatan dari waktu ke waktu,’’ ujarnya di Denpasar, Kamis (13/10) kemarin. Berdasarkan hal tersebut, Sudiara memproduksi obat herbal Amrita 108 yang kualitas produknya tak kalah dengan obat herbal dari luar negeri. ‘’Mulai pemilihan bahan hingga proses pembuatan, obat herbal lokal Amrita 108 ini saya jamin kualitasnya tak kalah dengan produk

obat herbal dari luar negeri. Obat herbal yang kami produksi ini tak hanya menggunakan bahan berkualitas dan proses produksi yang ketat, namun juga telah melewati proses ekstraksi sehingga langsung diserap tubuh dan tidak mempunyai efek buruk pada ginjal,’’ ujarnya. Obat herbal buatan Indonesia (lokal), jelas Sudiara, secara kualitas tak kalah dengan obat herbal impor. Ia mengutarakan sebagai produk lokal, obat herbal Amrita 108, selama ini telah terbukti menyembuhkan berbagai macam penyakit mulai jantung, kencing manis, TBC, asma, ginjal, hipertensi, struk, wasir atau ambeyen, impotensi, asma, kanker payudara, tumor, saraf kejepit, kebutaan dan berbagai penyakit lainnya. Wayan Sudiara atau Pak Herbal yang juga ahli Palmistry (garis tangan) dan Feng Shui (tata letak bangunan) ini mengajak masyarakat untuk kembali ke alam dengan menggunakan

BERDISKUSI - Pak Herbal sedang berdiskusi dengan pasien yang datang ke Klinik Herbal Amrita 108.

obat herbal. Sebab, obat herbal mempunyai efek samping yang minim. Dengan memadukan ilmu palmistry atau membaca garis tangan, pengobatan herbal dan ilmu Feng Shui, Pak Herbal siap membantu warga yang sakit dengan memberi konsultasi kesehatan gratis di toko herbalnya di kawasan Jalan Gunung Agung 9 Denpasar, Bali. ‘’Dengan melihat garis tangannya saja, saya sudah tahu sakit apa yang diderita pasien dan tahu jalan keluar penyembuhannya serta obat herbal apa yang harus digunakan. Sementara Feng Shui ini juga berperan penting dalam penyembuhan penyakit, karena ada pasien saya yang sakitnya susah sembuh, ternyata tata letak rumahnya ada yang salah. Jadi, ini penyembuhan dengan memadukan palmistry, ilmu pengobatan herbal dan ilmu Feng Shui. Bagi yang menderita sakit, silakan datang ke toko herbal saya untuk konsultasi gratis atau bisa cek website kami di www. amrita108herbal.com. Apapun keluhan penyakitnya, pilih cara cerdas. Solusinya adalah hubungi Pak Herbal atau Bu Jero Melati, S.E. (ahli herbal),’’ ujarnya. Salah satu pemakai herbal Amrita 108 adalah Nyoman Kaler dari Penatih, Denpasar. Setelah minum herbal Amrita 108 selama tiga bulan, Nyoman kini sembuh dari penyakit stroke berat yang sudah diderita selama enam bulan. Kini, Nyoman sudah bisa berjalan. Sebelum mengonsumsi herbal Amrita 108, Nyoman hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur dan semua kegiatan seharihari harus dibantu keluarga. (ad929)

Jumat Paing, 14 Oktober 2016

Keramas Aero Park ’’Take Off’’ Besok ’’Inflight Dinning By The Sea’’ Pertama di Indonesia

DIAWALI dengan Charity With The Star yang dilaksanakan Sabtu (15/10) pukul 13.00 Wita, yakni pemberian 100 paket sembako kepada 100 masyarakat kurang mampu di dua desa yakni Desa Keramas dan Desa Medahan, Inflight Restaurant By The Sea pertama di Indonesia siap Take Off. Hal ini disampaikan Budi Gautama dan I Made Abdi Negara selaku pendiri sekaligus Owner Keramas Aero Park di lokasi, Jalan By-pass Ida Bagus Mantra Km 28, Keramas, Gianyar, Kamis (13/10) kemarin. Mengambil tema ‘’Take Off’’, Keramas Aero Park menandai pembukaan dengan menghadirkan KIS Band, Tika Pagraky ‘’Dewi-Dewi’’ dan DJ Eza Gionino sebagai quest star, Sabtu (15/10) besok mulai pukul 18.00 Wita hingga selesai. Menurut Abdi Negara, keberadaan Keramas Aero Park menjadi destinasi yang unik sekaligus memiliki makna dan nilai yang luar biasa di Pantai Keramas. Melalui theme ‘’star-island and the sea’’, Keramas Aero Park akan melakukan eksplorasi lambang kecanggihan dan teknologi modern yang dihadirkan dalam wujud Pesawat Boeing 737-400 Series, view Pulau Nusa Penida dan Nusa Lembongan yang terlihat cantik dari

KERAMAS AERO PARK - Tampak depan Keramas Aero Park yang bersiap ‘’Take Off’’. jendela pesawat dan hamparan laut dan pesisir Pantai Keramas yang terlihat jelas dari cabin. Selain Dinning, Keramas Aero Park juga menawarkan inflight meeting package, aero bar dan inflight exhibition di lokasi properti yang unik. Selain itu, area yang memiliki luas hingga 7.000 meter persegi tersebut bisa digunakan untuk acara special wedding atau yang ingin mengemas hari spesial benarbenar berbeda. Salah satu yang spesial, kata Budi Gautama menambahkan, adalah akses yang mudah dan

open stage berbentuk bulat yang disebut Helipad Openstage dengan garden yang cukup luas. ‘’Kami bangga bisa mewujudkan properti ini, sekaligus mempersembahkan destinasi baru di Pantai Keramas yang layak dikunjungi oleh siapa saja,’’ ujarnya. Manager Keramas Aero Park Made Dharma Susila juga menyampaikan keunggulan lain yakni berbagai menu dengan variasi harga, paket lunch dan dinner serta The Secret Service yang terdiri dari delapan keunggulan pelayanan yang akan menjadi alasan Keramas Aero Park layak dikunjungi. (ad931)

World Culture Forum dalam Nuansa Duka 14 Tahun Bom Bali

Senator Wedakarna Prihatin Gaung Tragedi Bom Bali Makin Redup

KECURIGAAN adanya skenario besar yang semakin lama menjauhkan orang Bali terhadap sejarah kejadian Bom Bali 2002 kian terbukti, mengingat setiap tahun peringatan Bom Bali I makin redup. Padahal, tragedi yang terjadi 14 tahun lalu itu bukan sekadar tragedi kemanusiaan atau masalah kegagalan intelijen dan aparat dalam menjaga Bali, tetapi juga menjadi tragedi SARA mengingat alasan-alasan dibomnya Bali adalah terkait dengan isu agama dan SARA yang melawan Pancasila. Demikian diungkapkan Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III di selasela acara World Culture Forum 2016 di Nusa Dua. ‘’Saya banyak masukan dan pertanyaan dari masyarakat, kenapa makin tahun peringatan Black October Bom Bali makin kehilangan gaungnya? Apakah pemerintah RI dan Bali sudah lupa dengan tragedi itu. Kalaupun ada peringatan, tetapi hanya dirayakan terbatas oleh keluarga korban. Seharusnya negara dan daerah hadir. Memperingati bukan untuk menyebarkan permusuhan dan dendam, tetapi untuk memupuk kewaspadaan. Orang Bali tidak boleh lupa dengan teroris Imam Samudra dan Amrozy serta sel-sel fundamentalis agama yang sudah mengebom Pulau Seribu Pura ini. Ini yang saya harapkan. Jika mau perbandingan silakan lihat bagaimana peringatan 9/11 terus dirayakan oleh Amerika Serikat. Setiap tahun, Presiden AS hadir dan menjadi momentum nasional. Ingat Jas Merah Bung Karno, jangan pernah melupakan teroris-teroris sontoloyo itu,’’ ungkap Senator Wedakarna. Ia pun meminta agar ke depan, karakter orang Bali yang

DIPLOMASI - Sukmawati Soekarno Putri bersama Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III dan Hon Namoliki S Neemia (Menteri Negara Tuvalu-Pasific) dan Areega Hailu Teffeera (Duta Besar Ethiopia). seakan mudah melupakan hal-hal semacam ini harus diubah karena Bali akan terus menjadi sasaran terorisme modern sampai kapan pun. ‘’Jangan lupa, Bali dibom 2002 dan 2005. Setelah itu muncul percobaan pengeboman dari jaringan teroris di luar Bali, namun sudah digagalkan aparat. 2016 ini muncul ancaman teror Islamic State (ISIS) di Buleleng. Artinya, Bali akan tetap menjadi sasaran empuk dari teroris. Tujuan mereka kan mendirikan negara agama. Sedangkan Bali dengan budaya Hindu-nya adalah penghalang utama berdirinya negara agama itu. Jadi, Bali harus dihancurkan dulu. Tetapi, syukurlah kekuatan gaib Bali itu sangat kuat, sehingga sampai sekarang Bali masih aman. Dan kini secara sekala harus ada perubahan karakter dari orang Bali dan harus ada pemikiran bahwa tidak semua pendatang di Bali baik domestik dan asing itu berniat baik semua. Jadi, kewaspadaan dan sikap

selektif itu penting,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Melalui World Culture Forum yang diselenggarakan di Bali, ia berharap agar ke depan Bali bisa terus menyuarakan perdamaian lewat budaya. ‘’Perdamaian itu bisa dicapai jika ada pengertian dan toleransi dua arah. Tidak ada gunanya Bali selalu jadi tuan rumah ini-itu atau sekadar menggelar acara perdamaian di sana-sini jika karakter dua arah tidak bisa diwujudkan. Saya akan terus mengawal toleransi dua arah itu. Jangan lupa, Bali punya karakter puputan. Dan mari kita olah semangat puputan itu menjadi semangat melawan kemiskinan, kemelaratan, diskriminasi dan kebodohan. Termasuk puputan menolak Indonesia menjadi negara agama, Indonesia harus menjadi NKRI selamanya. Dan di sana peran Bali yang sangat strategis,’’ pungkas Dr. Wedakarna yang juga Ambassador Of Peace UPF–PBB. (ad486)

Program Kerja BEM FKIK Unwar

Bekerja Sama dengan United Nation Demi Tercapainya Target SDG’s Poin Ke-5

BUKU - Penyerahan buku kepada Rektor Unwar oleh BEM LMFKIK Unwar. DEPARTEMEN Kajian Strategis BEM Lembaga Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa (Unwar) pada tanggal 16 Juli 2016 menyelenggarakan acara talkshow yang bernama Meet The Expert 2016. Acara ini mengangkat isu kesetaraan gender yang berkaitan dengan target pencapaian dunia dalam Sustainable Development Goals (SDG’s) poin ke-5, di mana dalam pelaksanaannya juga bekerja sama dengan pihak United Nation (UN). Talkshow Meet The Expert mendatangkan empat narasumber dari bidang yang berbeda, di antaranya bidang kesehatan, budaya, kebijakan publik dan pergerakan kepemudaan. Hasil dari talkshow meliputi sebuah rekomendasi dari empat bidang yang diberikan masing-masing oleh narasumber ditambahkan rekomendasi dari Departemen Kaji-

an Strategis BEM LMFKIK Unwar yang secara langsung dikirimkan kepada stakeholder terkait, dalam hal ini UN New York City dan UN cabang Jakarta. Rekomendasi yang telah dikirimkan diharapkan mampu membantu tercapainya program SDG’s khususnya poin ke-5. Pada September 2016, rekomendasi yang telah dikirimkan dibuat ke dalam bentuk buku dan disumbangkan kepada Perpustakaan FKIK Unwar serta Perpustakaan Unwar. Dalam penyerahaan buku, BEM LMFKIK Unwar juga memberikan sebuah prasasti kenang-kenangan dalam memperingati terselenggaranya acara Meet The Expert 2016. ‘’Kami yang tergabung dalam kepengurusan BEM LMFKIK Unwar 2015-2016 dengan nama ‘Kabinet Pesat’ ingin menorehkan jejak dan bekal kepada adik-adik penerus melalui acara Meet The Expert ini. Dalam pelaksanaannya,

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

acara ini dibangun dengan passion masing-masing tim pelaksana sehingga mampu menghasilkan sebuah acara yang bukan sekadar event melainkan acara yang juga bermanfaat untuk masyarakat dunia melalui rekomendasi yang kami usulkan,’’ ujar Adi Narendra. Dalam pelaksanaannya, Meet The Expert dijalankan oleh tim terdiri dari Dwi Masu Putra, Adi Narendra, Satwika Gutama, Krisna Dwipayana, Sintya Enjelina, Putri Nurmartasari, Putri Yuliatika, Pande Mahendra, Maha Prasetya, Novi Wiraningrat, Nova Adi, Vidya Aparajita, Diah Paramitha, Adhi Irwan, Medy Wedangga dan Wahyu Balikusuma. Ke-16 orang yang tergabung dalam tim tersebut sebelumnya telah berkomitmen bekerja dengan passion dan kerja keras untuk menyukseskan Meet The Expert 2016. Pesan Rektor Unwar ketika diadakan audiensi pada September 2016 lalu terkait penyerahan buku rekomendasi hasil talk show Meet The Expert 2016, yakni ke depannya acara yang dilakukan oleh BEM FKIK Unwar akan lebih bagus jika berlangsung dengan simultan atau berkelanjutan sehingga dapat membentuk sebuah branding dalam pelaksanaan program kerja ke depannya. Apresiasi positif dari berbagai pihak tidak lepas diberikan, mulai dari Yayasan Kesejahteraan Korpri, BEM Fakultas Kedokteran Udayana, Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia Wilayah 4, alumni pengurus BEM LMFKIK Unwar dan sebagainya. (ad930)


DAERAH

Jumat Paing, 14 Oktober 2016

Curi Mobil di Denpasar, Dibekuk di Ketapang

Dewan Desak Proyek Infrastruktur Dipercepat Banyuwangi (Bali Post) Banyaknya proyek infrastruktur di Kabupaten Banyuwangi menuai sorotan DPRD setempat. Wakil rakyat Kota Gandrung ini mendesak pengerjaan proyek bisa dituntaskan lebih cepat. Alasannya, proyek tersebut bisa segera dinikmati masyarakat dan tak mengganggu aktivitas umum. Sorotan ini seiring banyaknya keluhan masyarakat terkait proyek infrastruktur yang mengganggu kegiatan publik. Salah satunya, perbaikan jalan raya. ‘’Banyak keluhan yang masuk terkait proyek jalan. Kami mendesak proyek infrastruktur segera dituntaskan, jangan sampai lama-lama mengganggu aktivitas umum,’’ kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Salimi, Kamis (13/10) kemarin. Politisi PDI-P ini menambahkan, ada beberapa ruas jalan utama yang sedang dilakukan pelebaran dan perbaikan. Di antaranya di Jalan Raya Hayam Wuruk, Brawijaya dan Blimbingsari, Banyuwangi. Proyek tersebut ada yang sampai menutup jalan, sehingga banyak mengganggu aktivitas warga, utamanya siang hari. ‘’Karena itu, kita minta dipercepat pengerjaannya. Meski masa kontraknya masih jauh, hingga akhir tahun,’’ tegas Salimi. Sebab, katanya, jika pengerjaan tak dipercepat, aktivitas publik ikut terganggu lebih lama. Menurut Salimi, seluruh proyek itu didanai oleh uang rakyat. Sehingga jika lebih cepat selesai, rakyat akan lebih cepat menikmati hasilnya. Salimi juga meminta dinas terkait tetap ekstra ketat mengawasi pengerjaan proyek. ‘’Jangan sampai hanya mengejar waktu, tetapi kualitas teknisnya diabaikan,’’ pintanya. Pihaknya percaya Dinas PU Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang Banyuwangi sudah ahli mengawasi berbagai proyek yang sedang dikerjakan para rekanan. ‘’Intinya, lebih cepat selesai lebih baik. Masyarakat bisa cepat menikmati. Jangan menunggu hingga masa kontrak pengerjaan selesai,’’ katanya. Sebab, kata Salimi, jika infrastruktur lebih cepat selesai akan berdampak pada ekonomi masyarakat. (kmb30)

Bali Post/udi

PROYEK JALAN - Salah satu proyek perbaikan jalan di Banyuwangi, belum lama ini.

Banyuwangi (Bali Post) Pelarian empat remaja asal Bandung berakhir di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Keempatnya dibekuk personel Polsek Kawasan Pelabuhan Tanjungwangi (KPT), Rabu (12/10) malam, setelah dilaporkan mencuri barang elektronik dan pick-up di Denpasar. Empat remaja itu dua di antaranya perempuan. Mereka masing-masing DAA (20), IK (18), OAH (17) dan IR (17). Mereka disergap aparat setelah turun dari KMP Sumber Berkat di dermaga ponton II Pelabuhan ASDP Ketapang sekitar pukul 22.00 WIB. ‘’Penangkapan berawal dari laporan personel KPT Gilimanuk. Akhirnya, kita sergap di Ketapang,’’ kata Kapolsek KPT Tanjungwangi, Banyuwangi, AKP Sudarmaji, Kamis (13/10) kemarin. Saat ditangkap, keempatnya hanya bisa pasrah. Mereka mengendarai mobil pick-up Gran Max bernopol DK 9984 UW hasil curian. Mobil itu milik CV Singa Surya Perdana di Perum Pengalasan No. 24 Jalan Buana Raya, Gang Pengalasan, Denpasar. Keempat pelaku menjadi buronan setelah sang pemilik usaha, Putu Ayu Rismawati, melapor ke Polresta Denpasar sekitar pukul 18.00 Wita. Selain mobil pick-up, empat pelaku membawa kabur dua

unit laptop. Namun, salah satu laptop curian sudah dijual sebelum menyeberang ke Ketapang. Uangnya senilai Rp 450.000 dipakai biaya tiket kapal. ‘’Sisa Rp 200.000 sudah kita sita. Satu laptop serta mobil pick-up kita amankan di Polsek,” jelas mantan Kasat Sabhara Polres Banyuwangi ini. Setelah pelaku diamankan, pihaknya berkoordinasi dengan jajaran Polsek KPT Gilimanuk dan Polresta Denpasar. Setelah menjalani pemeriksaan awal di Polsek Tanjungwangi, keempat pelaku diserahkan tim Jatanras Polresta Denpasar. ‘’Pelaku kita serahkan ke penyidik Polresta Denpasar. Kejadiannya di sana,’’ jelas AKP Sudarmaji. Kepada penyidik di Polsek Tanjungwangi, keempat pelaku berdalih nekat membawa kabur pick-up lantaran sakit hati. Sebab, mereka tak diberi pinjaman uang oleh sang majikan. Padahal, keempatnya menjadi karyawan di toko korban. ‘’Dalihnya

Bali Post/udi

DIAMANKAN - Empat remaja asal Bandung diamankan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi setelah dilaporkan melakukan pencurian di Denpasar, Rabu (12/10) malam. sakit hati. Usai mencuri, para pelaku kompak kabur ke Jawa,’’ pungkas Kapolsek. Sementara itu, Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk

Kompol A.A. Arka seizin Kapolres Jembrana juga membenarkan penangkapan keempat remaja tersebut. Sebelumnya, pihaknya mendapat informasi

dari Polresta Denpasar bahwa ada mobil pick-up hilang di Denpasar dan dibawa kabur menuju arah Jembrana. (kmb30/kmb26)

Kasus Perdin Jembrana

Winasa Ancam Praperadilankan Kejaksaan

Denpasar (Bali Post) Prof. Dr. drg. I Gede Winasa didampingi kuasa hukumnya, Dr. Simon Nahak, merasa geram atas persidangan kasus Perdin Jembrana yang menempatkan Prof. Winasa sebagai terdakwa. Menurut Simon, pihaknya akan mengajukan praperadilan karena banyak kejanggalan dalam penetapan tersangka Winasa

yang dilakukan penyidik Kejari Jembrana. Rasa geram itu muncul manakala Winasa tidak tahu bakal disidang kasus perdin. Apalagi, dia belum menunjuk kuasa hukum. Namun, sepertinya rencana praperadilan itu bakalan gugur karena tidak diperbolehkan jika perkara sudah disidangkan. Humas PN Denpasar (men-

cakup Pengadilan Tipikor) Ni Made Sukereni, Kamis (13/10) kemarin, mengatakan jika perkara sudah disidangkan di pengadilan, maka dipastikan sudah tidak bisa lagi dipraperadilankan. ‘’Kalau sudah disidang ya… tidak boleh,’’ katanya. Namun, Sukereni menyatakan pengadilan wajib menerima jika ada tersangka yang mengajukan praperadilan.

‘’Itu hak tersangka. Nanti ada panitera atau hakim yang menentukan apakah praperadilan tersebut bisa dilakukan atau tidak,’’ lanjutnya. Terkait perkara korupsi Perdin Jembrana yang menyeret mantan Bupati Winasa, hakim ini mengatakan tidak mungkin Winasa sebagai terdakwa tidak mendapat pemberitahuan dari jaksa. Infor-

Godok Ranperda Rentenir

DPRD Banyuwangi Studi Banding ke Denpasar

Banyuwangi (Bali Post) Pengelolaan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Bali menarik perhatian para wakil rakyat Kabupaten Banyuwangi. Terkait pembahasan Rancangan Perda (Ranperda) Rentenir, DPRD Banyuwangi melakukan studi banding terkait LPD ke Jembrana dan Denpasar, Kamis (13/10) kemarin. Mereka ingin memastikan pengelolaan kredit keuangan tanpa unsur memberatkan warga. Ketua Pansus Ranperda Rentenir DPRD Banyuwangi Samsul Arifin mengatakan pihaknya tertarik mempelajari LPD karena lembaga keuangan ini bisa tumbuh di Bali. Untuk itu, layak dipelajari mekanismenya, terutama terkait perkreditan dan bunga yang dibebankan ke warga. ‘’Di Bali ada LPD yang bisa dijadikan referensi. Kita melakukan studi banding ke Jembrana dan Denpasar,’’ kata politisi PPP ini, kemarin. Dijelaskan, LPD bisa diadopsi di Banyuwangi. Bedanya, perkreditan ini melibatkan koperasi lokal. Hanya, bunga yang dibebankan tetap terjangkau dan terkontrol. ‘’Penekanan-

5

nya tetap pada bunga bank, jangan sampai melambung dan mencekik,’’ jelasnya. Nantinya, kata Samsul, koperasi bisa mengambil dana di bank, setelah itu digelontorkan dalam bentuk kredit lunak ke masyarakat. Syaratnya juga dipermudah. Selain ke Bali, pansus juga akan meminta masukan tokoh ulama di Banyuwangi terkait pembahasan Ranperda Rentenir. Mereka, kata Samsul, akan dimintai saran seputar pandangan agama dan sosial seputar bunga kredit. ‘’Kita akan minta masukan dan kajian dari ulama jika ada bunga kredit yang mencekik. Sehingga jika ranperda disahkan, bisa diterima semua kalangan,’’ imbuhnya. Terakhir, pansus akan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta. Kedatangan ini meminta payung hukum seputar jasa kredit keuangan. Sebab, OJK menjadi otoritas dalam hal pembiayaan keuangan. ‘’Kita akan minta payung hukum dan aturan, seputar jasa keuangan dan perkredi tan. Ini jadi landasan hukum Ranperda Rantenir,’’ jelasnya lagi. Rencananya, kunjungan ke OJK ini akan

digelar setelah melakukan pertemuan bersama jajaran ulama. DPRD Banyuwangi mengusulkan Ranperda Rentenir, akhir September kemarin. Ranperda ini didasari keprihatinan maraknya praktik kredit keuangan dengan bunga memberatkan, sehingga banyak merugikan warga ekonomi lemah. Nantinya, dalam ranperda ini akan diatur sanksi dan denda bagi para pelaku rentenir. Salah satunya, denda Rp 5 juta atau kurungan minimal 3 bulan. Salah satu yang diatur dalam ranperda ini adalah nilai bunga bagi jasa kredit keuangan. Sebelumnya, Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas sepakat ada perda yang mengatur praktik rentenir. Nantinya, kredit keuangan di tingkat desa bisa ditangani lewat Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Desa. Sehingga bunga kredit keuangan bagi masyarakat tak lagi memberatkan, termasuk adanya sanksi bagi yang melanggar. Selama ini, katanya, bunga bank rata-rata 7 persen per tahun. Harapannya, bisa turun hingga 5 persen per tahun. (kmb30)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

masi yang dihimpun, kasus ini terjadi saat Winasa masih menjabat Bupati Jembrana di tahun 2009. Saat itu ditemukan dugaan mark-up harga tiket untuk seluruh perjalanan dinas bupati yang mencapai 64 kali. Setelah ditelusuri penyidik Kejari Jembrana menemukan mark-up harga tiket yang merugikan negara hingga Rp 600 juta. (kmb37)


OPINI

6

Jumat Paing, 14 Oktober 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Perlu Perjuangan dan Konsistensi PADA zaman Orde Baru, sering terlontar ke wilayah publik pesan yang berbunyi menjadikan aparatur pemerintah yang bersih dan berwibawa. Pesan ini sampai masuk ke wilayah pendidikan. Mata pelajaran Moral Pancasila di sekolah menengah pada waktu itu, memesankan hal ini secara langsung kepada siswa. Harapannya, tentu kelak setelah menjadi pegawai, para peserta didik itu mampu menerapkannya dengan baik. Menjadi pelayan yang benar-benar membantu masyarakat. Kiranya pesan yang muncul ini dilatarbelakangi oleh maraknya protes tentang berbagai pungutan yang terjadi di instansi pemerintah pada waktu itu. Bisa dilihat misalnya pungutan-pungutan itu mulai dari jalan raya oleh oknum-oknum polisi. Menjadi aparatur pemerintah yang bersih, artinya menjalankan tugasnya dengan baik, tanpa memberatkan masyarakat dengan cara apa pun. Dengan cara kerja seperti itulah aparat pemerintah akan kelihatan berwibawa. Sayang sekali kemudian ternyata slogan ini hanya tinggal slogan, di mana perilaku dan sikap pegawai pemerintah kita terkesan tidak mampu meyalani masyarakat dengan baik. Bahkan di luar dari pesan itu ada juga pesan lain, yaitu pegawai negeri itu melayani masyarakat dan menjadi abdi negara. Semua pernyataan mulia yang bertujuan untuk membersihkan aparatur pemerintah kita dari tindakantindakan yang tercela. Namun, seperti yang sudah kita ketahui bersama sampai saat ini pun aparatur bersih dan berwibawa yang dicita-citakan sejak orde baru itu, masih belum dapat tercipta. Mestinya seluruh masyarakat Indonesia merasa malu karena reformasi kita, salah satu tujuannya adalah untuk membersihkan aparatur dari tindakan tercela. Beberapa analisis mengatakan bahwa masih tetap dijumpainya perilaku pungli dan korup itu, berakar dari kultur masyarakat kita. Meski banyak yang protes tentang analisis ini, akan tetapi ada kemungkinannya benar. Bahkan mungkin juga berakar dari zaman penjajahan, di mana petinggi dan raja pada waktu itu meminta pungutan dari hasil bumi masyarakat. Hasil bumi itu bahkan harus dibawa menuju istana. Kita sangat menghormati upaya pemerintah untuk melakukan pemberantasan ini. Momennya memang tepat, bersamaan dengan ketegasan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menindak pejabatpejabat kita yang melakukan tindakan tercela tersebut. Kita salut dengan tindakan itu karena akan memberi inspirasi secara meluas. Apabila korupsi itu ditujukan kepada tindakan penyuapan dalam skala jumlah uang yang besar, pungli kiranya boleh dikatakan upaya yang berskala lebih kecil, misalnya untuk menertibkan dan membersihkan instansi pemerintah di bidang pelayanan publik. Kita melihat adanya sinergitas di bidang ini. Dari sisi pemerintahan, tingkat kepercayaan diri pemerintah juga kelihatan sedang baikbaiknya di mana dukungan dari bebagai pihak kepada pemerintahan Joko Widodo semakin solid. Inilah kiranya yang dapat dipakai sebagai faktor pendukung untuk melakukan kebijakan pemberantasan pungutan liar. Kita pesankan bahwa sejatinya upaya melakukan pemberantasan pungli ini, tidaklah hanya dilakukan saat ini saja. Jauh sebelumnya kesadaran ini telah dilakukan pada dekade tujuh puluhan oleh pemerintah Orde Baru. Bahwa pungli masih kelihatan sampai sekarang, menandakan bahwa praktik ini sukar diberantas. Memerlukan perjuangan dan konsistensi yang besar untuk melakukannya. Sekali lagi, dengan dukungan teknologi yang sudah modern sekarang, mudah-mudahan pemberantasan ini berhasil dilakukan, atau minimal dapat ditekan sampai batas yang paling minimal.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Karya di Penataran Agung Pucak Gunung Kembar Kenusut Upacara Karya Mamungkah, Nubung Daging lan Ngenteg Linggih di Pura Penataran Agung Pucak Gunung Kembar Kenusut, Desa Adat Jumenang, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem dilaksanakan tanggal 24 Juli - 25 November 2016. Untuk itu panitia karya membuka Dompet Punia Karya di Bank BPD Bali dengan Nomor Rekening: 022 02.02.15078-2 a/n Pura Penataran Agung Pucak Gunung Kembar Kenusut. Panitia Karya Drs. I Made Sujana Erawan, M.AP. (Ketua Umum) Drs. I Putu Arnawa, S.Ag., M.Si. (Sekretaris)

Tol Laut Mesti Diwujudkan Pemerintah Jokowi telah mencanangkan menggarap sektor maritim. Salah satunya mewujudkan tol laut, sebagai penghubung antarpulau yang jumlahnya ribuan. Ini salah satu program Jokowi yang memikat rakyat dan salah satu yang menjadi daya tarik, mengapa Jokowi dipilih dalam pilpres lalu. Janji tersebut kini sebagian telah diwujudkan. Salah satunya kapal pengangkut sapi dari NTT ke Jakarta. Selain itu mengatasi kemacetan di Bali, Minggu ini tol laut dari Banyuwangi-Mataram juga direalisasikan. Tol laut Banyuwangi-Mataram ini saya kira bukan sekadar mengatasi kemacetan. Juga sebagai upaya untuk menjaga infrastruktur jalan dan jembatan yang ada di Bali. Sebab, selama ini kendaraan yang lewat jauh melebihi tonase ukuran kelas jalan di Bali. Sebagian truk utamanya yang menuju Indonesia Timur muatannya sangat besar. Standar yang dipakai adalah kelas jalan yang ada di Jawa. Ketika mereka distop di Cekik, karena kelebihan muatan, mereka pun protes. Mereka menilai kebijakan pemerintah tak seragam. Padahal yang membedakan adalah kelas jalan di Jawa berbeda dengan di Bali. Jadi tidak heran kerusakan jalan dan jembatan sering terjadi Bali. Barangkali ini salah satu penyebabnya. Oleh karena itu, saya sangat setuju diwujudkannya tol laut Banyuwangi-Mataram. Selain itu pemerintah daerah Bali khususnya, harus melakukan tindakan tegas terhadap kendaraan yang melebihi tonase. Demikian pula Pemda Bali harus buat aturan, truk yang menuju Mataram harus menggunakan tol laut. Kalau tidak ada aturan ini, maka tol laut akan mubazir. Nyoman Karya W. Tabanan

Menunggu Aksi Pemberantasan Pungli Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pungli harus dihentikan di Indonesia. Pernyataan ini diungkapkan beberapa waktu lalu, saat melakukan rapat terbatas di Jakarta. Adanya pernyataan Presiden seperti itu menandakan bahwa di Indonesia pungli ini masih ada dan meluas. Jika tidak demikian, tidak akan mungkin Presiden berbicara seperti itu, apalagi kemudian menyatakan pegawai negeri yang terbukti melakukan, akan dipecat.

Oleh GPB Suka Arjawa erhadap hal yang terakhir ini, Presiden seharusnya hati-hati mengeluarkan kalimat karena bisa jadi pungli oleh pegawai negeri itu terpaksa dilakukan karena gaji mereka kecil, tidak terstandar untuk memenuhi kebutuhan minimal keluarga. Jika demikian halnya, haruslah diperbaiki dan dirancang dulu sistem penggajian pegawai negeri di Indonesia. Akan tetapi, bagaimanapun proses pemberantasan pungli ini harus dilakukan. Sebagai sebuah tindakan yang menyalahi aturan, pungli mempunyai kesamaan dengan korupsi. Dalam konteks penyuapan, baik pungli maupun korupsi mempunyai pemaknaan sama, yaitu memakai uang pelicin untuk mempercepat mendapatkaan sesuatu. Korupsi akan memungkinkan bagi sesorang untuk mendapatkan proyek tertentu, dan pungli juga mempunyai tujuan yang sama. Akan tetapi apabila dilihat dari rentangannya, korupsi jauh lebih tinggi dari sisi jumlah uang sogokan, mencapai miliaran rupiah. Sedangkan pungli lebih banyak terjadi pada instansi-instasi publik, dengan uang suap yang lebih kecil. Membikin surat yang misalnya nilai biaya aslinya hanya Rp 50.000 akan lebih cepat urusan surat-menyurat itu apabila ada uang lebih menjadi Rp 75.000. Dilihat dari sini, maka sebagian besar rakyat Indonesia seolah-olah memaklumi hal seperti itu, dan kemudian akhirnya muncul sebagai kebiasaan. Pungli menjadi sebuah kebiasaan dan dilakukan oleh berbagai lapisan struktur sosial di Indonesia. Oknum tukang parkir misalnya sengaja memungut uang Rp 2.000 untuk parkir sepeda motor, atau tidak memberikan karcis parkir. Mencegah pungli jelas merupakan keharusan, akan tetapi mencegah tin-

T

dakan yang sudah menjadi kebiasaan, mestinya dilakukan secara berproses yang bertahap. Pelanggaran yang sudah mempunyai nilai kebiasaan itu tidak mudah dihapuskan. Sebab, munculnya kesalahan yang sudah menjadi kebiasaan itu, secara sosial bukan semata-mata kesalahan oleh masyarakat yang melakukannya tetapi juga dilakukan oleh aparatur pemerintah. Dalam arti pelanggaran-pelanggaran itu dibiarkan dalam rentang waktu yang sudah berlangsung lama. Ini adalah kelalaian pemerintah atau aparatur pemerintah. Dengan demikian, menyalahkan tindakan itu semata kiranya juga sebuah kekeliruan. Pungli bisa jadi arahnya timbal-balik. Pemerintah lalai karena seolah memberikan peluang atas fenomena ini, oknum yang ada di masyarakat juga salah keasyikan dengan fenomena tersebut. Jika hal itu kemudian dilakukan semata-mata untuk memenuhi keperluan dasar dari keluarga, lagi-lagi standar penggajian pegawai harus diperhatikan, terutama untuk golongan yang lebih kecil. Karena itu, pemecatan kepada pegawai negeri yang kedapatan melakukan pungli, harus dipikirkan masak-masak. Mereka layak dihukum dengan cara yang lain, seperti skorsing, penurunan pangkat dan sejenisnya. Kebijakan pemerintah untuk mengontrol hargaharga bahan kebutuhan pokok juga harus diperhatikan. Harga yang tidak terkontrol, mempunyai potensi besar bagi masyarakat untuk melakukan

penyalahgunaan itu. Dilihat dari sejarahnya, kritik soal pungli tidak hanya datang pada saat ini. Di zaman Orde Baru, pada akhir dekade tujuh puluhan, pungli ini sudah demikian marak. Seniman serba bisa (pelawak, penyanyi, pencipta lagu, pemain film) Benyamin S. sampai menyanyikan lagu yang berjudul ‘’Pungli’’. Lagu ini populer di hampir seluruh struktur masyarakat sesuai dengan penyanyinya yang diterima dari berbagai kalangan. Tetapi pungli tetap juga berjalan. Dekade tersebut dikenal sebagai masa keemasan perminyakan di Indonesia, dan masa awal pembangunan nasional yang mendapatkan bantuan asing. Bahwa pungli masih terdengar nyaring sampai sekarang, ini menandakan bahwa memberantas korupsi dan pungli itu, benar-benar memerlukan tantangan. Lalu, bagaimana dengan pemberantasan pungli tersebut? Pungli adalah tindakan yang merugikan masyarakat. Yang paling awal harus dilakukan secara sosial adalah gerakan penyadaran. Ini sesungguhnya sudah dan telah diupayakan oleh pemerintah, dengan memasang spanduk-spanduk yang berpesan efisiensi. Di kantor polisi, misalnya, petugas telah memasang berbagai poster yang memuat tentang alur dan persyaratan untuk mencari SIM. Juga di kantor pajak. Bahkan sampai dengan durasi waktu yang diperlukan untuk mengurus pun telah dicantumkan. Maka jika memang ada pihak

Pungli adalah tindakan yang merugikan masyarakat. Yang paling awal harus dilakukan secara sosial adalah gerakan penyadaran.

Suara Publik Pertahankan Karakteristik LPD di Bali Oleh Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si. SEJAK didirikan 32 tahun lalu (1984) Lembaga Perkreditan Desa (LPD) telah mampu menunjukkan jati diri sebagai lembaga komunitas milik desa pakraman dalam upaya melestarikan seni budaya adat yang dilandasi agama Hindu. Keberadaan LPD sangat dirasakan manfaatnya oleh krama desa adat dalam mendorong peningkatan perekonomian di desa dengan pelayan yang cepat dengan bunga yang relatif rendah dan jaraknya sangat dekat. Perda Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2012 dan Pergub No. 11 Tahun 2013 serta awig-awig desa yang mengayomi LPD terbukti sangat ampuh dan mampu membentengi dari ancaman baik dari luar maupun dari dalam. Terlepas dari adanya beberapa LPD yang masih perlu dibina dan ditingkatkan, namun perkembangan LPD secara umum menun-

jukkan perkembangan yang sangat menggembirakan. Sesuai data per Juni 2016, LPD telah mampu menghimpun dana masyarakat berupa tabungan Rp 5,91 triliun. Sedangkan deposito sebanyak Rp 6,62 triliun. Sementara kredit yang disalurkan ke masyarakat sebesar Rp 11,8 triliun dengan total aset mencapai Rp 15,16 triliun. Pasca-adanya UU RI No. 1 Tahun 2013 tentang LKM terjadi beberapa pandangan yang berbeda dengan para ahli dengan praktisi LPD. Namun demikian itu hanyalah beda dari sudut pandang yang perlu ditemukan dalam sudut yang tepat dan benar. Selasa 4 Oktober 2016, dengan dimediasi oleh Ketua Komisi IV DPRD Bali, hadir tokoh yang peduli LPD bertempat di Wantilan DPRD. Sedangkan dari perwakilan LPD seluruh Bali hampir 1.500 orang datang memenuhi wantilan.

Dari paparan narasumber antara lain OJK, DPRD Bali, Forum Peduli Ekonomi Adat B dan akademisi dari Unhi Denpasar dan LPLDP Bali. Kami dapat memangkap antara lain bahwa (1) LPD Bali tidak tunduk dengan UU No. 1 Tahun 2013 tentang LKM. Karena LPD sudah ada jauh sebelum UU itu diterbitkan. Selain itu LPD dibentuk berdasarkan hukum adat otonom di desa pakraman masing-masing. (2) Perda dan pergub masih sangat diperlukan, walaupun dalam beberapa pasalnya perlu dilakukan revisi, menyesuaikan dengan keadaan kekinian dan patut dilaksanakan secara baik dan benar. (3) Memperbincangkan LPD tak cukup hanya dari segi yuridis formal, mesti juga dari aspek historis sosiologis, psikologis, ekonomis dan manfaatnya. (4) LPD wajib kita jaga bersama-sama sampai kapan pun dengan tetap mempertahankan karakteristik keasliannya.

yang tidak memenuhi persyaratan itu, haruslah digugurkan permohonannya. Pengguguran ini menjadi pembelajaran bagi anggota masyarakat, sehingga akan berupaya untuk memenuhi berbagai syarat yang ditentukan. Pemenuhan syarat itu secara perlahan akan mencegah pungli. Yang perlu dilakukan dalam kasus ini adalah sosialisasi yang lebih luas. Pemasangan poster tidak hanya di kantor polisi tetapi juga di tempat umum lain dengan bahasa yang ringkas. Juga perlu dimasyarakatkan melalui SMS atau yang lain. Jika perusahaan makanan cepat saji dapat nyelonong masuk ke wilayah privat melalaui SMS tanpa izin, seharusnya instansi pemerintah harus juga bisa demi sosialisasi ini. Yang kedua adalah pemberian penghargaan. Yang ini pun sesungguhnya sudah dilakukan. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) misalnya, memberikan rentang predikat kepada instansi tertentu sesuai dengan ‘’tingkat kebersihan’’ instansi itu dalam mengelola keuangan. Predikat seperti ini seharusnya tidak hanya berhenti sampai di sana saja tetapi memberikan penghargaan fisik kepada subbagian dari instansi itu. Penghargaan itu dapat saja berupa sertifikat atau wujud piala tertentu atas keberhasilannya menjaga transparansi keuangan. Pelayan jasa kepada masyarakat pun seharusnya mendapatkan penghargaan seperti itu. Instansi yang mampu menyelesaikan KTP, Kartu Keluarga dalam waktu satu jam, misalnya, mendapatkan penghargaan dari pemerintah. Selanjutnya adalah pembinaan bagi lembaga-lembaga yang sudah berhasil mempertahankan prestasi-prestasinya itu dalam satuan waktu tertentu. Pembinaan ini bertujuan agar keberhasilan untuk mempertahankan cara kerjanya berkelanjutan dan mampu memberikan pengaruh serta inspirasi kepada instansi lain. Seluruhnya itu dilakukan secara konsisten dan dalam satu-satuan waktu. Setelah lima tahun, apabila kemudian terjadi pelanggaranpelanggaran lagi, barulah kemudian hukuman mulai diberlakukan. Artinya, pemerintah telah melakukan sosialisasi yang lebih luas sehingga penjatuhan hukuman terasa lebih adil. Penulis, staf pengajar FISIP Universitas Udayana

POJOK Aset Subak Guama, Marga, Tabanan Rp 5,3 miliar, penghasil varietas bibit unggul. - Subak lainnya menyerah melawan pengkapling dan krisis air. *** Perlakuan DPRD Bali terhadap Pasubayan tidak berkualitas. - Mungkin karena ‘’deal’’ politiknya belum jelas. *** Seribu ASN diterjunkan untuk cek hibah dan bansos. - Biasa, bansos untuk rakyat administrasinya ‘’dipersulit’’.

Penulis, Ketua BKS LPD Provinsi Bali

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

BUAT GOT Sejumlah pekerja sibuk membuat got di areal proyek pembangunan taman bermain di Jalan Raya Puputan, Renon, Kamis (13/10) kemarin.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Jumat Paing, 14 Oktober 2016

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Cek Hibah dan Bansos

7

Pemprov Terjunkan Seribu ASN Denpasar (Bali Post) -

Pemprov Bali mengerahkan 1.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) bantuan dana hibah dan bansos di masyarakat. Mengingat saat ini ada 5.000 proposal hibah dan bansos yang ditangani Pemprov Bali. Tahap pertama, para ASN turun ke seluruh pelosok Bali mulai 16 hingga 23 Oktober mendatang.

Bali Post/ist

DITANGKAP - Tersangka narkoba ditangkap Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar, dua di antaranya bersaudara.

Pesta Narkoba, Kakak-Beradik Ditangkap

Denpasar (Bali Post) Anggota Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar menggerebek pesta narkoba di Jalan Gatot Subroto VI, Denpasar Utara, Selasa (11/10) lalu. Polisi menangkap tersangka NK (41), My (25), NP (41), dan PN (31). Kasat Resnarkoba Polresta Kompol Gede Ganefo menyatakan tersangka NK dan MY bersaudara kandung. “Barang bukti yang kami amankan satu paket sabusabu. Terungkapnya kasus ini berawal dari informasi masyarakat,” tegas Genefo Kamis (13/10) kemarin. Kata Ganefo, informasi masyarakat, NK biasa mengedarkan dan menggunakan sabu-sabu (SS). Selanjutnya dilakukan penyelidikan dan petugas berhasil melacak alamatnya di Jalan Gatot Subroto VI, Denpasar. Pada Selasa (11/10) pukul 21.00 Wita, petugas menggerebek rumah tersebut. Pengakuan NK, SS tersebut dibeli dari AAN seharga Rp 800 ribu. Untuk membeli barang terlarang itu, ia patungan dengan adiknya, MY, masing-masing Rp 400 ribu. NK mengaku sempat

mengisap SS enam kali. “NK merupakan residivis kasus narkoba tahun 2011 dan divonis 4 tahun 2 bulan. Dia mengaku pakai sabusabu sejak tahun 2004,” ujarnya. Sementara MY mencoba melarikan diri dengan cara naik ke atas plafon rumah tersebut, tapi berhasil diamankan lengkap dengan bong yang masih dibawanya. MY menerangkan sempat isap SS sebanyak enam kali dan ia sejak setahun mengonsumsi narkoba. Sedangkan NP dan PN diamankan saat sembunyi di di bawah tempat tidur kamar orangtua MY. “NP mengaku menggunakan sabu-sabu sebanyak empat sedotan. Dia mengaku menggunakan sabu-sabu sejak 2004 dan residivis kasus narkoba tahun 2005 divonis 8 bulan,” kata mantan Kapolsek Kuta ini. Sehari sebelumnya, petugas menangkap EU (33), accountan public. Tersangka EU dibekuk di Jalan Pulau Seribu, Denpasar Barat, dengan barang bukti satu paket SS. EU mengaku membeli SS

tersebut dari KT seharga Rp 1,4 juta. Selain itu, EU mengaku tiga kali membeli dari KT dan ia merupakan residivis kasus narkoba pada tahun 2014. Sedangkan RA, pengedar narkoba ditangkap di Jalan Padma, Peguyangan Kangin, Denpasar Timur, dengan barang bukti sembilan paket SS. Tersangka mengedarkan SS di Denpasar Timur dan sekitarnya. Ia mengaku mendapat barang terlarang itu dari KA. Selanjutnya, RA menunggu perintah KA untuk mengatur atau menempel kembali dengan imbalan Rp 50 ribu. Ia mengaku jadi kurir sejak enam bulan lalu dan rata-rata setiap satu minggu terjual 5 gram. Polisi juga menangkap satpam vila, KS (30), Rabu (12/10) di Jalan Banyu Kuning, Denpasar Barat dan barang buktinya dua paket SS. KS mengaku disuruh memindahkan paket itu oleh BJ yang saat ini berada di LP Kerobokan dengan upah Rp 50.000. “Kami berupaya mendalami kasus ini, apakah pengakuan tersangka jujur atau bohong,” ungkap Ganefo. (kmb36)

Mencuri, Divonis Enam Tahun Penjara Amlapura (Bali Post) – Nengah Suarta alias Cupak (27) dijatuhi pidana penjara enam tahun pada sidang pembacaan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Amlapura, Rabu (12/10). Pemuda asal Desa Bugbug, Karangasem itu dibuktikan bersalah melakukan pencurian di dua rumah di Asak, Karangasem. Pemuda ini merupakan residivis karena sudah tiga kali masuk keluar penjara.

Di Desa Asak, Cupak menggasak perhiasan emas di satu rumah, serta di rumah korban lainnya mencuri HP. HP curian itu diberikan kepada pacarnya. Sementara di sebuah rumah kos-kosan di Jl. Pesagi, Amlapura, Cupak mencuri laptop lengkap dengan charger-nya. Putusan majelis hakim yang diketuai Dzulkarnain, S.H., M.H. itu sama dengan tuntutan JPU dari Kejari

Amlapura, Putu Eryc Arintama, S.H. Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 363 KUHP. Cupak diminta dihukum enam tahun penjara. Yang memberatkan, terdakwa sudah mencuri berulang kali atau sudah pernah dihukum. Pertimbangan meringankan majelis hakim, terdakwa sopan di depan sidang dan mengakui terus terang perbuatannya. (013)

Amlapura (Bali Post) – Terdakwa pengedar sabusabu (SS) Kadek Muliawan alias Dek Mul (38) dijatuhi pidana penjara sepuluh tahun. Selain itu, pada sidang di Pengadilan Negeri Amlapura, Rabu (12/10) lalu, ayah tiga anak ini juga diwajibkan membayar denda Rp 2 miliar subsider empat bulan kurungan. Pada sidang sebelumnya, JPU Putu Gede Juli Arsana membuktikan Dek Mul bersalah. Jaksa Juli menuntut agar terdakwa asal Denpasar yang sebelumnya bekerja di Kuta itu, dijatuhi pidana penjara selama 12 tahun. Selain itu, diwajibkan membayar denda Rp 2 miliar subsider enam bulan kurungan. Dakwaan JPU dikuatkan dengan sejumlah barang bukti berupa alat isap atau

bong, sebuah lemari besi tempat penyimpanan paket SS yang disita dari rumah terdakwa, serta SS lebih dari lima gram. Sementara, saksi yang dihadirkan guna membuktikan perbuatan terdakwa sebagai pengedar narkoba itu, sejumlah polisi dan juga salah seorang yang langganan membeli paket, terpidana Mangku Kedus asal Banjar Pedahan Kaja, Kubu. Mangku Kedus sudah divonis sebelumnya dengan hukuman enam tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider dua bulan kurungan. Tim Buser Satuan Resnarkoba Polres Karangasem pertama membekuk Mangku Kedus di rumahnya di Desa Pedahan. Dari keterangan pria itu, diketahui Kedus membeli paket SS

dari Dek Mul di Denpasar. Pada sidang penyampaikan pembelaan oleh penasihat hukumnya, pihak terdakwa Dek Mul memohon agar dia hanya direhabilitasi. Alasannya, terdakwa menjadi pengguna narkoba. Karena terdakwa tak memiliki uang, guna memenuhi keinginannya menggunakan SS dia terpaksa mau menjadi kurir dengan tugas menempel paket SS sesuai perintah melalui telepon dari seseorang yang bernama Dores yang disebutkan terdakwa berada di dalam Lapas Kerobokan sebagai tahanan. Pihak Dek Mul mempertanyakan kenapa Pak Dores serta istrinya Ibu Dores yang disebutkan terdakwa bahwa merekalah pemilik dan yang memberi tugas mengantar paket SS itu tak pernah dihadirkan di depan sidang. (013)

Pengedar Narkoba Dipenjara Sepuluh Tahun

“Kita ingin membantu masyarakat. Jangan sampai masyarakat kemudian masuk ke persoalan hukum karena mereka tidak mengerti. Jadi, kita ingin mendorong teman-teman ini mengawal, kalau perlu langsung member tahu membuat pertanggungjawabannya segala macam,” ujar Inspektur Provinsi Bali I Ketut Teneng usai acara pengarahan umum kepada Tim Monev Dana Hibah dan Bansos di Wantilan DPRD Bali, Kamis (13/10) kemarin. Teneng melanjutkan, hingga

6 Oktober lalu sudah ada 1.014 dari 5.000 proposal hibah dan bansos yang dicairkan pemprov. Para ASN agar mengawal sisa proposal yang masih belum cair dari tanggal 7 Oktober sampai 31 Desember mendatang. Pada intinya, penerima yang sudah mencairkan hibah dan bansos harus merealisasikan sesuai isi proposal mereka. “Jadi mempercepat, termasuk juga pertanggungjawabannya. Sampai 31 Desember, harus dilakukan pertanggungjawaban,” jelasnya.

Kepala Biro Hukum dan HAM Wayan Sugiada mengingatkan para ASN terkait implikasi hukum terhadap penyalahgunaan hibah dan bansos. Penyalahgunaan yang dimaksud seperti kegiatan di lapangan fiktif, jumlah dana hibah atau bansos yang diterima tidak sesuai dengan pagu, pertanggungjawaban fiktif, peruntukan antara proposal dengan pelaksanaan fisik di lapangan tidak sesuai dan pemalsuan tanda tangan. Sementara itu, Gubernur

Bali Made Mangku Pastika mengatakan, tim dari BPK RI Perwakilan Bali juga akan melakukan pemeriksaan terhadap dana hibah dan bansos. Namun tim dari BPK tidak mungkin bisa memeriksa secara menyeluruh. “Oleh karena itu, kita lakukan secara menyeluruh. Saya harapkan Tim Monev secara dini bisa menemukan hal–hal yang tidak sesuai dengan aturan. Jangan sampai bilang semuanya clear tapi tim BPK menemukan hal yang bermasalah,” ujarnya. Menurut Pastika, tidak semua masyarakat memahami bagaimana mengelola hibah dan bansos, kemudian mempertanggungjawabkannya. (kmb32)

’’Shortcut’’ Candikuning dan Wanagiri

Pembebasan Lahan Mulai 2017

Denpasar (Bali Post) Detail Engineering Design (DED) rencana pembangunan shortcut 3-4 (Candikuning I dan II) dan shortcut 5-6 (Wanagiri I dan II) kini sedang dalam proses finalisasi. Nantinya, dua shortcut akan dibuat berbarengan. Namun belum ditentukan, shortcut mana yang akan dibangun pertama. “Dari 10 shortcut turun menjadi 4, kemudian 4 itu kita gabung menjadi dua. Shortcut

3-4 dan 5-6. Belum kita tentukan 3-4 atau 5-6, dua-duanya kita buat DED,” ujar Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VIII Surabaya (Jawa Timur dan Bali), Ketut Darmawahana, usai melakukan audiensi dengan gubernur di Kantor Gubernur Bali, Kamis (13/10) kemarin. Darmawahana mengaku belum bisa menghitung kebutuhan anggaran lantaran

DED belum selesai. Pihaknya menargetkan DED rampung pada akhir Desember tahun ini. Setelah itu, barulah akan dibicarakan mengenai pembebasan lahan di 2017 untuk kemudian menentukan shortcut mana yang akan dibangun. Sejauh ini, belum ada pemetaan secara detail terkait lahan, mana milik swasta, masyarakat, Kehutanan, atau pemerintah daerah. Namun pada saat pembebasan lahan

nanti, pemerintah daerah diminta ikut membantu. Namun untuk anggaran pembangunan shortcut, lanjut Darmawahana, dibiayai pusat seluruhnya. Sesuai tahapan, pembangunan fisik shortcut dimulai 2018 setelah pembebasan lahan. Pembangunan minimal dilakukan selama dua tahun. Tergantung dari hasil DED dan teknologi yang digunakan untuk membangun. (kmb32)


BANGLI

8

Jumat Paing, 14 Oktober 2016

Belasan Proyek Penataan Objek Wisata Gagal Terealisasi

SOSOK

Bangli (Bali Post) -

Gagalnya pelaksanaan proyek tidak hanya pada penataan Goa Jepang di kawasan Penelokan, Kintamani yang ditangani Dinas Tata Kota Bangli. Hal serupa juga terjadi pada penataan belasan objek wisata yang ditangani Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Penyebabnya, lokasi proyek yang anggarannya bersumber dari APBD Induk 2016 tersebut menyentuh lahan pribadi. Sekretaris Disbudpar Bangli I Dewa Gede Bakti mengatakan hal itu usai mengikuti raker bersama Komisi III DPRD Bangli, Kamis (13/10) kemarin. Dijelaskan Bakti, sesuai perencanaan, tahun ini terdapat 30 penataan objek wisata yang tersebar di seluruh kecamatan. Beberapa diantaranya berupa pengadaan jalan setapak. Anggarannya yang diplot telah mencapai miliaran rupiah. Namun dalam perjalanannya, 13 lokasi gagal terealisasi. Proyek-proyek itu gagal terealisasi karena terbelit persoalan aset. Jalur yang dilintasi proyek merupakan lahan milik pribadi. Sesuai aturan, pemanfaatan lahan Bali Post/sos

”Awig-awig” Tangkal Rabies

PENCEGAHAN rabies di Kabupaten Bangli tak hanya dilakukan dengan menggencarkan program vaksinasi oleh pemerintah. Sebagai bentuk dukungan, desa pun menerapkan awig-awig yang mengharuskan warga bertanggung-jawab dalam hal pengobatan jika anjing peliharaannya menggigit orang lain. Cara baru ini salah satunya diterapkan di Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli. ‘’Itu dibentuk tahun ini sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah mengantisipasi rabies,’’ ujar Perbekel Kayubihi I Ketut Widiana belum lama ini. Awig-awig tersebut sudah mendapat dukungan dari masyarakat. Yang diatur di dalamnya tak hanya terkait pertanggung jawaban saat terjadinya gigitan saja. Masyarakat juga diminta untuk memperbaiki pola pemeliharaan anjing, salah satunya dengan mengandangkan. ‘’Ini sudah kami sampaikan ke masyarakat. Responsnya cukup baik,’’ katanya. Disampaikan juga, dengan penerapan awig-awig ini imbasnya tak hanya pada berkurangnya kekhawatiran masyarakat, tetapi juga mampu mempercepat program vaksinasi yang digulirkan pemerintah. Diyakini pula jika seluruh daerah memiliki komitmen yang sama mengatasi persoalan ini, dalam waktu dekat Bangli akan terbebas dari rabies. ‘’Kalau sudah seluruhnya memelihara anjing dengan baik, kami yakin kasus rabies bisa segera berkurang bahkan nihil,’’ pungkas Widiana. (sos)

itu tidak bisa dikerjasamakan. ‘’Kalau yang terealisasi itu ada pada lahan milik adat dan desa. Secara aturan bisa dilakukan dengan MoU. Kalau yang tanah pribadi ini sama sekali tidak bisa,’’ katanya. Disinggung proyek mana saja yang batal, ia hanya bisa menyebutkan satu objek yaitu di Bukit Demulih, Susut. Sementara data sisanya dikatakan ada di kantor belum terekap. ‘’Intinya yang batal tersebar di seluruh keca-

Supaya tak lagi ada pembatalan, SKPD diminta bekerja lebih cepat. ‘’Kalau beberapa dinas ini tidak ada laporan proyek batal. Khusus Dinas PU, proyek jalannya cukup banyak. Sambil menunggu verifikasi APBD perubahan, administrasinya perlu dipersiapkan. Begitu juga dengan yang lain,’’ ujarnya. Kepala Dinas PU Bangli Ida Bagus Wediatmika menyatakan sampai saat ini belum ada proyek yang dibatalkan. Pihaknya pun sepakat untuk menyelesaikan administrasi secepatnya. Hanya saja di balik langkah yang dilakukan itu perlu juga didukung oleh rekanan. ‘’Kami berupaya menyelesaikan proyek secepatnya. Begitu juga dengan administrasinya. Tapi kami juga minta kontraktor juga bekerja cepat,’’ tandasnya. (kmb45)

Panca Wali Krama di Pura Hulundanu Batur, Songan

Tawur Agung Di-”puput” 13 Sulinggih

Bangli (Bali Post) Ribuan umat Hindu dari berbagai daerah memadati Karya Panca Wali Krama di Pura Hulundanu Batur, Desa Pakraman Songan, Kintamani, Kamis (13/10) kemarin. Prosesi tawur agung dipusatkan di depan pura dan di-puput 13 sulinggih dari sejumlah daerah di Bali. Terakhir kali Karya Panca Wali Krama di pura ini dilaksanakan sepuluh tahun silam. Prosesi tawur manca wali krama yang juga dihadiri sejumlah pejabat kabupaten dan provinsi ini dilaksanakan mulai pukul 11.00 Wita. Dalam prosesi tersebut, 13 sulinggih melakukan pemujaan masing-masing di lima arah mata angin yakni utara, timur, selatan, barat dan tengah. Para sulinggih yang muput yakni Ida Pedanda Gede Bajing dari Geria Lebah Tegal Jingga Badung, Ida Pedanda Gunung Sari dari Geria Peliatan Ubud, Ida Pedanda Putu Mas dari Geria Pekuudan Sukawati, Ida Pedanda Purwa Gotama dari Geria Wanasari Talibeng Sidemen, Ida Pedanda Kemenuh dari Geria Bakbakan Kemenuh, Ida Pedanda Jelantik Giri Puspa dari Geria Santian Ubud, Ida Pedanda Putra Tembuku dari Geria Banjar Pande Bangli, Ida Pedanda Wayan Darma dari Geria Wanasari

Talibeng Sidemen, Ida Pedanda Gede Putra Tembau dari Geria Aan Klungkung, Ida Rsi Bujangga Wesnawa dari Geria Gelogor Pemecutan Denpasar, Ida Pedanda Dwaja dari Geria Budakeling, Ida Pedanda Made Rai dari Geria Losan Bukit Bangli dan Ida Pedanda Nongan dari Geria Alang Kajeng. Rangkaian Karya Panca Wali Krama di Pura Hulundanu Batur, Songan dilaksanakan sejak Agustus lalu dengan kegiatan mareresik menghadirkan krama dari seluruh banjar di Desa Songan. Dilanjutkan kemudian dengan melaksanakan sejumlah prosesi lainnya, seperti upacara melaspas meru, melasti, mapekelem di Danau dan Gunung Batur serta mapepada tawur panca wali krama. Sarana wewalungan yang dipergunakan dalam Karya Panca Wali Krama berupa delapan ekor kerbau, kijang, menjangan, penyu, monyet hitam, serta beberapa jenis hewan lainnya. Tujuan upacara ini adalah wujud syukur ke hadapan Sang Pencipta dalam wujud Dewi Danu. Selain itu, karya ini digelar untuk memohon keselamatan dan kesejahteraan bagi alam semesta beserta isinya. (kmb40)

Anggaran Penataan Kawasan Penelokan

Pemkab Diminta Lobi Pemerintah Pusat Bangli (Bali Post) Keinginan Pemkab Bangli menata kawasan wisata Penelokan dengan membangun sejumlah sarana dan prasarana berstandar internasional direspons positif Ketua DPRD Bangli, Ngakan Kutha Parwata. Dia menilai kawasan wisata tersebut memang perlu peningkatan fasilitas penunjang pariwisata. Hanya saja, pembiayaan diharapkan bukan diambil dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemkab diharapkan melobi Pemerintah Pusat agar mengalokasikan dana tersebut di APBN. Diwawancara Kamis (13/10) kemarin, Kutha Parwata mengatakan, untuk merealisasikan penataan Penelokan, Pemkab diharapkan menyiapkan dan mengoptimalkan sumber ang-

matan,’’ katanya. Sebelum munculnya persoalan ini, pejabat asal Desa Sulahan Susut ini mengaku telah berkomunikasi dengan pemilik lahan. ‘’Kami memang ingin itu bisa jalan. Komunikasi dengan pemilik lahan sudah. Tapi aturan yang tak mengizinkan,’’ ucapnya. Sementra itu, Ketua Komisi III DPRD Bangli I Ketut Suastika mengatakan, batalnya belasan proyek tersebut harus dijadikan bahan evaluasi oleh eksekutif.

Guna menghindari hal serupa, pembangunan ke depan harus direncanakan dengan matang. Persoalan yang berpotensi muncul harus bisa dianalisa sejak awal. ‘’Kami tidak ingin yang seperti ini terjadi lagi. Pembangunan harus direncanakan secara baik. Misalnya akan jalan dua tahun lagi atau selanjutnya, dari sekarang sudah bahas soal lahan itu. Mohon biar diserahkan ke daerah. Nanti kan bisa fokus untuk membangun,’’ tegasnya. Selain bersama Disbudpar, wakil rakyat asal Desa Peninjoan, Tembuku ini menyebutkan raker juga diikuti Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan. Secara umum, hal yang dibahas tetap mengacu pada pelaksanaan proyek.

garan baik yang berasal dari pusat maupun pembagian PHR dari Badung dan Denpasar. Hal ini mengingat PAD Bangli sangat kecil. ‘’Kalau anggaran yang akan dipakai untuk itu, bersumber dari pusat maupun pembagian PHR dari Badung dan Denpasar itu akan sangat bagus. Tapi kalau anggaran yang diinvestasikan untuk pariwisata Kintamani bersumber dari PAD kita, takutnya hanya program itu saja yang jalan, sementara program-program lain akan tertunda,’’ ujarnya. Untuk mendapatkan anggaran dari pusat, Pemkab diharapkan dapat mengajukan proposal. Lobi ke pemerintah pusat harus gencar dilakukan. Seperti diberitakan sebelumnya, Wakil Bupati Bangli Sang

Nyoman Sedana Arta menyebut tahun depan Pemkab akan fokus melakukan penataan kawasan wisata Penelokan. Untuk itu akan dialokasikan dana Rp 30 miliar di APBD Induk 2017. Tak hanya fokus menata kawasan Penelokan, pihaknya juga mengaku akan memperbaiki dermaga di Desa Kedisan. Perbaikan dermaga akan dilakukan menggunakan anggaran yang bersumber dari dana pembagian PHR dari Kabupaten Badung. Sementara itu, untuk pembangunan sarana infrastruktur pendukung lainnya di obyek Kaldera Batur, Pemkab Bangli kata Sedana Arta juga akan memanfaatkan sebagian dana alokasi khusus (DAK) yang digelontorkan Pemerintah Pusat. (kmb40)

Bali Post/ina

KARYA - Prosesi Karya Panca Wali Krama di Pura Hulundanu Batur, Desa Pekraman Songan, Kintamani, Kamis (13/10) kemarin.

Curanmor di Kintamani Kian Marak

Sehari, Dua Sepeda Motor Raib

Bangli (Bali Post) Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polsek Kintamani kian marak terjadi. Dalam sehari, dua unit sepeda motor kembali dilaporkan hilang dicuri. Terkait maraknya kasus pencurian tersebut kepolisian pun kembali mengingatkan warga untuk selalu waspada saat memarkir kendaraan. Informasi yang dihimpun, Kamis (13/10) kemarin menyebutkan, dua sepeda motor yang hilang, Rabu (12/10) lalu, berjenis Honda Vario masingmasing milik korban Ni Komang Pinari (17), pelajar asal Banjar Bubung Kelambu, Desa

Batur Tengah Kintamani dan I Nyoman Mandra petani asal Desa Katung Kintamani. Vario bernopol DK 5352 PL milik Pinari diketahui hilang sekitar pukul 17.30 Wita. Sebelum hilang sepeda motor tersebut diparkir korban di depan ATM BNI dekat sebuah restoran di Kintamani. Ketika itu korban memarkir kendaraannya di TKP utuk ditinggal bekerja sebagai tukang tato di kawasan Penelokan. Setelah selesai bekerja, korban yang bermaksud pulang mendapati sepeda motornya telah raib. Setelah lama dicari tak ditemukan, korban kemu-

dian melaporkan kejadian ini ke Polsek Kintamani. Nasib serupa juga dialami korban, Mandra. Vario DK 2837 PL miliknya hilang saat diparkir di pinggir jalan raya Banua (jalur KintamaniPayangan). Ketika itu korban memarkir sepeda motor untuk mengikuti upacara di Pura Puseh Banua. Saat hendak pulang ke rumah, korban mendapati sepeda motornya tidak ada di tempat semula. Oleh Mandra, kejadian itu pun dilaporkan ke Polsek Kintamani. Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K. tak menampik adanya laporan kasus curanmor tersebut. Pihaknya mengaku terus berupaya mengungkap pelaku pencurian yang telah

meresahkan warga Kintamani. ‘’Mudah-mudahan cepat terungkap. Kasihan masyarakat,’’ ujarnya. Kapolres pun kembali mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terutama dalam memarkir kendaraan. Masyarakat diminta untuk tidak meninggalkan sepeda motor di tempat-tempat sepi, apalagi dengan kondisi kunci nyantol. Selain itu masyarakat juga jangan menaruh STNK di jok motor. Khusus untuk pemilik toko, Kapolres berharap mereka memasang CCTV. ‘’Peran masyarakat sangat kami butuhkan untuk menghilangkan kesempatan pencuri melakukan aksinya,’’ kata Danang. (kmb40)

Telepon Penting Bangli RSU Bangli : 0366-91521/91002 Polsek Bangli : 0366-91062 Polsek Susut : 0366-51004 Polsek Tembuku : 0366-5595484 Polsek Kintamani : 0366- 51122 Damkar : 0366-92869


GIANYAR

Jumat Paing, 14 Oktober 2016

Antisipasi Pelanggaran Ketertiban Umum

Satpol PP Pasang Spanduk Sosialisasi

Gianyar (Bali Post) Tidak hanya melalui aksi penertiban, untuk menjaga lingkungan, Satpol PP Gianyar juga menggunakan cara persuasif yakni dengan memasang spanduk untuk mensosialisasikan Perda Nomor 15 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat seperti yang dilakukan, Kamis (13/10) kemarin. Pada kesempatan tersebut, petugas juga langsung memberikan peringatan kepada sejumlah pelanggar. Kepala Satpol PP Gianyar Dewa Gede Suartika mengungkapkan, spanduk imbauan itu dipasang di sejumlah titik yang kerap terjadi pelanggaran. Seperti di Jembatan Tukad Cangkir, jembatan pertigaan menuju Bangli, Jalan Astina Utara, Jalan Mahendradatta, dan Jalan Raya Semabaung. Spanduk bertuliskan ketentuan dalam Perda No. 15 Tahun 2015 yang di antaranya melarang membuang sampah, limbah cair, serta kotoran lainnya ke sungai, selokan dan saluran pembuangan air lainnya. Sanksinya tercantum pada pasal 5 perda tersebut yakni pidana tiga bulan penjara atau denda paling banyak Rp 25 juta. Pada kegiatan itu, petugas juga menjaring enam pelanggar perda. Pelanggaran yang dilakukan yakni membuang limbah perusahaan tahu ke aliran sungai Tukad Pakerisan, menaruh material proyek di sempadan Jalan Raya Batubulan sehingga merusak trotoar, berjualan di sempadan jalan pojok Lapangan Astina dan di depan RSUD Sanjiwani Gianyar. Suartika menjelaskan, warga yang kedapatan melakukan pelanggaran kali ini hanya diberikan peringatan dan pembinaan secara lisan oleh petugas. ‘’Nantinya jika kembali melakukan pelanggaran, kami dari Tim Yustisi tidak segansegan akan melakukan pemanggilan dan bahkan penyitaan apabila ditemukan bukti pelanggarannya,’’ ucapnya. Ditambahkannya, guna memastikan tidak terjadinya pelanggaran, petugas sudah dibagi dalam beberapa kelompok untuk rutin melakukan patroli lapangan. (kmb35)

Bali Post/nik

PASANG SPANDUK - Petugas Satpol PP Gianyar saat memasang spanduk sosialisasi, Kamis (13/10) kemarin.

9

Sebelum Akhir Tahun

54 Toko Modern Bodong akan Ditutup Gianyar (Bali Post) -

Setelah mendapat instruksi tegas dari Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kabupaten Gianyar memastikan tidak lagi mengeluarkan izin toko modern. Tak hanya itu, 54 toko modern yang tercatat tidak mengantongi izin alias bodong akan ditutup secara bertahap sebelum akhir tahun ini.

Bali Post/nik

Gusti Ngurah Suwastika

Kabid Perizinan dan NonPerizinan BPPT Gianyar, Gusti Ngurah Suwastika, Kamis (13/10) kemarin, mengatakan sesuai instruksi Bupati pihaknya akan menegakkan Perda nomor 5 tahun 2013 tentang Keberadaan Toko Modern. ‘’Jadi sesuai instruksi Bapak Bupati dan sesuai Perda, kami tidak lagi mengeluarkan izin keberadaan toko modern,’’ ucapnya. Dikatakannya, sesuai hasil kajian Unud, idealnya di Gianyar hanya ada 79 unit toko modern. Namun, berdasarkan data Inspektorat Provinsi Bali, jumlah toko modern di Gianyar saat ini sudah mencapai 154 unit yang tersebar di seluruh

wilayah dari kota hingga pelosok desa. ‘’Berdasarkan pendataan Inspektorat provinsi, sekarang ada 154 toko modern dan 54 di antaranya tidak memiliki izin sama sekali alias bodong,’’ bebernya. 54 toko modern bodong ini pun sudah didatangai secara bertahap untuk langsung dikenakan Surat Peringatan atau SP 1. SP ini pun akan terus berlanjut hingga dilakukan penutupan karena BPPT Gianyar sudah pasti tidak bisa lagi mengeluarkan izin untuk toko modern. ‘’Izin sudah tidak bisa diberikan lagi. Jadi sekarang, kita menjalankan mekanisme secara bertahap. Setelah tenggang waktu SP 1 berakhir,

mereka akan diberi SP2 hingga seterusnya toko modern yang sudah mendapat SP 3 akan ditutup,’’ terangnya. Swastika juga menegaskan, proses ini akan dilakukan secara bertahap dengan menyasar 54 toko modern bodong tersebut. Ia pun menargetkan sebelum akhir tahun, seluruh toko modern bodong sudah dieksekusi. ‘’Saya kira bila pengecekan terhadap 54 toko ini rutin dilakukan, sebelum akhir tahun, toko modern bodong sudah ditutup semuanya,’’ tegasnya. Sementara untuk 100 toko modern lainnya, dia menyebut, rata-rata sudah memiliki izin seperti IMB, Surat Izin

Tempat Usaha (SITU), Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dan Surat Izin Usaha Perusahaan (SIUP). Seratus toko modern ini pun secara bertahap akan diseleksi sehingga jumlah toko modern menjadi 79 unit sesuai kajian Unud. ‘’Izin dari 100 toko modern ini kan memiliki batas waktu lima tahun. Bila izinnya habis, ini bisa disetop. Sebelum itu, toko modern ini akan dikaji dan diseleksi. Bila letaknya di perdesaan atau berdekatan, jelas izinnya tidak bisa diperpanjang,’’ tandasnya. Sebelumnya, Bupati Agung Bharata menegaskan pihaknya akan segera melakukan penertiban dengan menghentikan operasional toko modern bodong. ‘’Rencana kami memang sudah dari dulu melakukan eksekusi ini. Saya tidak mau ini telanjur dibiarkan. Ini memang harus disetop,’’ tegasnya belum lama ini. (kmb35)

’’Karya’’ di Pura Penataran Arya Wang Bang Pinatih

Diikuti Antusias Ratusan Krama RATUSAN krama tampak antusias mengikuti karya di Pura Penataran Arya Wang Bang Pinatih, Banjar Padang Tegal, Ubud, Kamis (13/10) kemarin. Karya Rsi Gana, Mupuk Padagingan, Melaspas, dan Padudusan Alit ini diselenggarakan setelah dilakukannya renovasi total terhadap bangunan pura sejak dua tahun lalu. Ketua Panitia Karya I Gusti Ngurah Sudiarta menjelaskan bahwa pura ini merupakan pura penataran yang diusung oleh 47 KK. Sementara karya ini diselenggarakan setelah melakukan renovasi total terhadap seluruh bangunan pura seperti palinggih, bale kulkul, pamedal, serta bangunan lainnya. ‘’Renovasi ini dilakukan sejak dua tahun lalu, tentu-

nya atas permintaan seluruh paiketan Arya Wang Bang Pinatih yang mengusung pura ini,’’ jelasnya. Sarana dan prasarana untuk rangkaian upacara ini sudah disiapkan secara bertahap dan penuh kebersamaan sejak beberapa bulan lalu. Hingga rangkaian karya dimulai Minggu 2 Oktober lalu dengan upacara Ngulapin Alit, Macaru, dan Ngalinggihang Tapakan. Dilanjutkan pada 7 Oktober dengan rangkaian Nunasang Karya, Macaru dan Nunas Titra. Sementara pada Wrespati Umanis Pahang kemarin dilaksanakan Macaru Rsi Gana, Melaspas Padagingan, Mendem Padagingan, Melaspas, dan Ngalinggihan. Upacara di-puput Ida Pedanda Ngen-

jung dan Ida Pedanda Gria Santian. ‘’Hingga sore upacara dilanjutkan dengan Mendak Pakuluh Ring Sulang dan Simpang Ring Pura Penataran Tebasaya,’’ jelas I Gusti Ngurah Sudiarta. Rangkaian karya pun berlanjut hari ini yakni dengan ngiring Tapakan Palinggih Ke Pura Dalem Puri Peliatan dan Melasti ke segara. Sementara puncak acara pada Saniscara Pon Pahang besok dilaksanakan puncak piodalan yang nantinya di-puput Ida Pedanda Peling dan Ida Pedanda Gunung Sari. Rangkaian karya terus berlanjut yakni Upacara Nganyarin pada 16 dan 17 Oktober hingga upacara Pangabut dan ngaturang bhakti Panyineb pada Anggara Umanis Krulut,

KARYA - Suasana karya di Pura Penataran Arya Wang Bang Pinatih, Banjar Padang Tegal, Ubud, Kamis (13/10) kemarin. 18 Oktober mendatang. Karya tali persaudaraan di antara dilanjutkan dengan upacara seluruh paiketan Arya Wang Nyimpen pada 19 Oktober Bang Pinatih. ‘’Harapan undan Maajar-ajar pada 22 Ok- tuk semeton mudah-mudahan tober. dengan upacara yadnya ini I Gusti Ngurah Sudiarta memargi antar labda becik berharap agar seluruh rangka- di samping itu paiketan berian upacara ini dapat berjalan tambah erat baik di seluruh lancar. Melalui upacara ini provinsi maupun di kabupatjuga diharapkan mempererat en,’’ tandasnya. (ad933)


KLUNGKUNG

10

Jumat Paing, 14 Oktober 2016

Pascapengesahan Perda PPD

Pemkab Bentuk Tim Pengisian Jabatan

Semarapura (Bali Post) – Setelah pengesahan Perda Pembentukan Perangkat Daerah (PPD), Pemkab Klungkung mulai bergerak membentuk tim yang berfungsi mengisi jabatan lowong akibat adanya penambahan dinas dan pemekaran beberapa SKPD. Sesuai perda tersebut, kelembagaan di Pemkab Klungkung terdiri atas sekda, sekwan, inspektorat, 18 dinas, tiga badan (Bappeda, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Badan Keuangan) dan empat camat. Sekda Klungkung Gede Putu Winastra, Kamis (13/10) kemarin mengatakan tim dibentuk untuk menyiapkan pengisian eselon dan perangkat yang dibutuhkan. Pengisian jabatan eselon II disesuaikan surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/3116/M.PANRB/09/2016, tanggal 20 September 2016. Dalam surat ini dijabarkan bahwa jabatan tinggi yang memiliki tata nama, tugas dan fungsi yang sama atau tata nama berubah tetapi tugas dan fungsinya tidak mengalami perubahan, akan dikukuhkan. Jabatan pimpinan tinggi yang berubah karena dipecah hanya dikukuhkan dan dilantik kembali dalam satu jabatan yang sesuai karena sebelumnya memiliki kualifikasi dan kompetensi sesuai. Sementara untuk jabatan tinggi yang digabung, salah satu pejabat pimpinan tinggi yang paling sesuai kualifikasi dan kompetensinya akan dikukuhkan untuk diangkat dan dilantik kembali. Pengisian jabatan pimpinan tinggi melalui uji kesesuaian hanya diikuti pejabat pimpinan tinggi yang tidak mendapatkan jabatan. Pejabat yang tidak mendapatkan kursi ini akibat terjadinya perubahan seperti penggabungan, penurunan status kelembagaan atau urusan dan kewenangannya beralih ke pemerintah yang lebih tinggi. Pengisian jabatan melalui seleksi terbuka bisa dilaksanakan jika setelah proses pengisian jabatan melalui pengukuhan dan uji kesesuaian, masih terdapat jabatan pimpinan tinggi yang lowong. Dalam hal pejabat pimpinan tinggi yang tidak mendapatkan jabatan setara dapat diangkat ke dalam jabatan administrator atau jabatan fungsional. Baperjakat bakal memberikan pertimbangan siapa yang pantas dikukuhkan, yang selanjutnya ditetapkan oleh pejabat pembina kepegawaian. Sementara pengisian jabatan melalui tes kesesuaian dilakukan melalui evaluasi sesuai kualifikasi, kompetensi dan kinerja yang dilakukan tim evaluasi dari unsur baperjakat dibantu unsur lainnya yang dibentuk pejabat pembina kepegawaian. “Kami belum sampai membahas berapa pejabat yang dikukuhkan serta berapa yang harus mengikuti job fit dan fit and proper test,” kata Winastra. (dwa)

LINTAS

Bali Post/dwa

CEK PROYEK - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengecek pengerjaan proyek di lingkungan kantor bupati, Kamis (13/10) kemarin.

Proyek di Lingkungan Pemkab

Suwirta Kecewa Pengerjaan Wantilan Semarapura (Bali Post) –

Untuk memastikan pengerjaan proyek selesai tepat waktu dan terjaganya kualitas pekerjaan, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memonitoring sejumlah proyek yang berada di lingkungan kantor bupati, Kamis (13/10) kemarin. Didampingi Kasubbag PU Kebudayaan dan Pariwisata Agus Subawa, bupati menyambangi proyek kantor bersama PHDI, FKUB dan MMDP, kantin kantor dan koperasi serta mengecek kondisi kolam dan mesin air mancur berirama di area taman Monumen Puputan Klungkung. Di lokasi pertama, yakni gedung koperasi, kantin serta kantor bersama PHDI, FKUB dan MMDP, Bupati Suwirta memantau setiap bagian bangunan untuk memastikan kualitas pengerjaan. Di tempat ini ditemukan beberapa bagian tembok yang kurang halus dan bergelombang.

Di proyek bangunan Wantilan Pura Jagatnatha, Bupati Suwirta kecewa melihat bahan pada langit-langit gedung menggunakan krei bambu yang terbukti cepat dimakan rayap. Hal ini ditakutkan akan cepat merusak bagian bangunan wantilan. Untuk itu, pengawas proyek diperintahkan segera menyem-

Desa Adat Gelgel

’’Ngaturang Bhakti Penganyar’’ ’’Melasti’’ ke Pura Watu Klotok Bali Post/dwa

WAKIL Bupati Klungkung Made Kasta bersama Nyonya Sri Kasta serta jajaran SKPD di lingkungan Pemkab Klungkung melaksanakan bhakti penganyar di Pura Sad Kahyangan Batu Medau, Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, Kamis (13/10) kemarin. Bhakti penganyar ini serangkaian pujawali di pura setempat yang puncaknya, Rabu (12/10). Bhakti penganyar dari Pemkab Klungkung diawali ngaturang banten penganyar di palinggih Ida Batara di-puput jero mangku setempat. Kasta menyatakan bhakti penganyar ini sebagai wujud sradha bhakti umat ke hadapan Ida Batara yang berstana di Pura Batu Medau. Melalui bhakti penganyar ini diharapkan senantiasa mendapat tuntunan dalam melanjutkan pembangunan serta perlindungan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Panitia Pujawali I Made Wijaya mengucapkan terima kasih atas partisipasi Pemkab Klungkung dalam melaksanakan bhakti penganyar. Di akhir persembahyangan Wabup Kasta ngaturang punia diterima pangempon pura. (dwa)

Uji Kir dan Tiket Kapal Roro

Disinyalir Jadi Lahan Pungli

Semarapura (Bali Post) – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengendus terjadinya pungutan liar di jajaran pemerintah kabupaten. Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) disinyalir menjadi lahan basah bagi pejabat yang ingin mendapatkan penghasilan lebih dengan melakukan pungli. Untuk mencegah itu, Bupati akan merombak sistem dan meningkatkan pengawasan di lingkungannya. Bupati Suwirta menyebutkan, pungli di lingkungan Pemkab Klungkung dapat terjadi karena belum semua sistem berbasis elektronik, seperti pengujian kendaraan (kir), parkir dan tiket Kapal Nusa Jaya Abadi atau Roro. Meski belum pernah melakukan tangkap tangan, di tempat tersebut diduga sering terjadi permainan yang ujung-ujungnya pemungutan di luar ketentuan. Ia juga mengkritisi instansi yang bermain anggaran dengan menaikkan harga pengadaan barang tertentu. “Contoh kecil beli ATK (alat tulis kantor). Harganya diangkat, ini sudah masuk pungli. Mari jauhi hal-hal kecil sebelum sampai ke hal besar,” tandasnya, Kamis (13/10) kemarin. Suwirta tidak menampik belum semua pelayanan di Pemkab Klungkung menggunakan teknologi elektronik. Penggunaan teknologi ini akan dirancang secara bertahap seperti pengujian kendaraan, pengelolaan parkir dengan sistem tollgate dan tiket untuk penyeberangan Nusa Jaya Abadi. Pihaknya pernah merencanakan penggunaan sistem tollgate untuk parkir pasar, namun gagal akibat kendala pintu pasar lebih dari satu titik. “Ke depannya wajib dibuat pelayanan perizinan secara online dan karcis online untuk Kapal Nusa Jaya Abadi. Sistem ini bisa menutup celah adanya pungli,” katanya. Menurut Kadishubkominfo Nengah Sukasta, sebagai langkah antisipasi terjadinya pungli pada pelayanan pengujian kendaraan, sudah dipasang tarif pengujian kendaraan pada loket-loket pelayanan. “Saya lakukan sejak dulu. Jadi, masyarakat hanya membayar sesuai tarif,” tuturnya. Sementara pelayanan tiket Kapal Nusa Jaya Abadi belum bisa menerapkan sistem e-ticketing. “Kami masih pinjam lokasi di Padangbai. Pelayanan di sana tidak saja untuk penyeberangan ke Nusa Penida. Kalau sudah punya pelabuhan sendiri, sistem e-ticketing bisa digunakan,” ungkapnya. Untuk parker pun sulit menggunakan sistem tollgate karena lokasi parkir banyak dan tersebar di sejumlah titik. Sistem ini hanya bisa diterapkan pada satu kantong atau satu pintu masuk, seperti di rumah sakit. ‘’Kalau parkir di sepanjang jalan rasanya tidak mungkin,” kilah Sukasta. (dwa)

Semarapura (Bali Post) – Ribuan masyarakat Desa Adat Gelgel memenuhi jalan menuju Pantai Watu Klotok, Kamis (13/10) kemarin, mengikuti upacara melasti yang diselenggarakan setahun sekali serangkaian Karya Ngusaba Nini Agung dan Ngusaba Jagat. Umat berjalan kaki sejauh tiga kilometer sambil mamundut petapakan Ida Batara Pura Dasar Buana Gelgel diikuti catur wangsa. Bendesa Pakraman Gelgel Putu Arimbawa yang juga penanggung jawab pangempon Pura Dasar Buana menjelaskan, upacara melasti ini dilaksanakan setelah sebelumnya diadakan upacara nedunang Ida Batara. Makna dari upacara melasti ini adalah membersihkan petapakan ida batara di Pura Dasar Buana Gelgel dan pura-pura yang ada di Desa Adat Gelgel. Desa Pakraman Gelgel melaksanakan upacara melasti menjelang purnamaning kapat tiap tahunnya sehingga saat Hari Raya Nyepi tidak melakukan lagi. “Sebelum Ida Batara dihaturkan karya di Pura Dasar, dilaksanakan pamelukatan atau pasiraman di Pura Klotok,” tuturnya ditemui di sela-sela upacara, Kamis (13/10) kemarin. Upacara melasti dilaksanakan dengan jalan kaki dalam upaya Desa Adat Gelgel mempertahankan tradisi yang berlangsung sejak dulu kala. Upacara melasti diawali petapakan Ida Batara Pura Dasar Buana Gelgel diikuti catur wangsa di Pura Dasar, Ida Batara Pusering Jagat, Dalem Digede, Dalem Nyuh Aya, Dalem Kerti, Dalem Prajurit dan pura di masing-masing banjar yang disebut dangka. Sedikitnya 30 dangka ikut dalam prosesi melasti ini. Penyarikan Desa Pakraman Gelgel, Made Suryawan menambahkan, upacara melasti di Pantai Watu Klotok merupakan awal dari pelaksanaan karya. Upacara di-puput Ida Pedanda Istri Anom Suriati Keniten dari Geria Kediri, Kamasan. Puncak Karya Ngusaba bakal digelar 15 Oktober besok. Bertepatan dengan puncak karya dilaksanakan pawintenan dan petik rambut bagi yang memiliki anak yang lahir bertepatan dengan kajeng kliwon atau anaknya berambut gimbal. (dwa)

Bali Post/dwa

MELASTI - Ribuan warga mengikuti upacara melasti Ida Batara Pura Dasar Gelgel.

protkan obat sehingga krei bambu tidak dimakan rayap. Gusta Putra, pengawas proyek dari PT Duta Mas Indah, berjanji segera menindaklanjuti temuan Bupati Klungkung. Ia optimis proyek senilai Rp 3,5 miliar ini selesai tepat pada waktu, yakni sebelum 6 November mendatang. “Saat ini

pengerjaan keseluruhan proyek (wantilan, koperasi, kantor bersama dan kantin) sudah mencapai 92 persen. Kami yakin proyek ini selesai sesuai jadwal,” ujarnya. Secara keseluruhan Bupati Suwirta merasa puas akan tampilan dan ornamen gedung, meski ada beberapa bagian yang mesti diperhalus. “Bentuk, desain dan ornamen bangunan cukup bagus,’’ kata pria asal Ceningan ini seraya minta areal halaman parkir dan beberapa sudut bangunan ditanami sejumlah pohon untuk memberi kesan teduh dan hijau.

Bupati Suwirta, selanjutnya kolam air mancur berirama yang berada di area Monumen Pup utan Klungkung. Air mancur ini belum pernah diganti airnya sejak dioperasikan April lalu pada peringatan HUT ke-108 Puputan Klungkung. Akibatnya air kolam tampak keruh ditumbuhi lumut, lumpur dan binatang-binatang kecil. Kotoran ini bisa menggerogoti mesin air mancur yang berharga mahal. “Air kolam harus segera diganti supaya tidak merusak komponen dan mesin,” tegas Suwirta kepada Agus Subawa. (dwa)


Jumat Paing, 14 Oktober 2016

BULELENG

11

Rangkap Jabatan

Wakil Ketua DPRD Dilaporkan ke BK Singaraja (Bali Post) – Wakil Ketua DPRD Buleleng Made Adi Purnawijaya, S.Sos. dilaporkan oleh Perbekel Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng, I Wayan Sitama, ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Buleleng karena merangkap jabatan sebagai Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Alasangker. Perbekel mendesak agar BK segera memberikan sanksi atas pelanggaran yang dilakukan Adi Purnawijaya.

Bali Post/kmb34

KUNKER – Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana melakukan kunjungan kerja di Pasar Seririt, Kamis (13/10) kemarin.

Pengerjaan Pasar Seririt Baru 81 Persen

Singaraja (Bali Post) Pembangunan lapangan umum Seririt dan revitalisasi Pasar Seririt ditinjau Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS), dalam agenda kunjungan kerja, Kamis (13/10) kemarin. Lapangan Seririt sudah tuntas dikerjakan dan dapat digunakan masyarakat untuk berolahraga. Di sekitar areal lapangan, Bupati PAS berencana menata lokasi kuliner sebagai pusat keramaian masyarakat setempat. Selanjutnya, Bupati PAS meninjau revitalisasi Pasar Seririt. Progres pengerjaan pasar yang terbakar hebat dua tahun lalu itu sudah 81 persen. Pasar dibenahi di beberapa titik yang hangus dilalap api akibat korsleting listrik. Rombongan Bupati PAS lalu melakukan simakrama di Desa Umeanyar Kecamatan Seririt. Dalam kegiatan itu sempat disinggung mengenai infrastruktur jalan yang menjadi permintaan masyarakat untuk diatasi secepatnya. “Panjang jalan di Seririt mencapai 93,5 km. Di tahun 2016, kami sudah perbaiki 57,95 km dan sisanya 35,55 km akan diselesaikan tahun 2017. Cukup banyak jalan desa di Buleleng akan kami tingkatkan statusnya menjadi jalan kabupaten,” ujar Bupati PAS. Pemerintah menargetkan infrastruktur di Kecamatan Seririt dan Kecamatan Gerokgak tuntas dikerjakan. Diawali perubahan status jalan desa dan pada tahun ini ditar-

getkan mencapai seratus persen. “Kami upayakan terus-menerus dan untuk mencapai target tersebut kami upayakan maksimal. Bukan hanya jalan, kami akan penuhi kebutuhan air bersih di Kecamatan Seririt ke depannya,” tuturnya. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana juga menyerap aspirasi masyarakat di wilayah Kecamatan Gerokgak, dalam kunjungan kerjanya (kunker) Kamis (13/10) kemarin. Berbagai keluha n d a n permasalahan ditampung dalam upaya meningkatkan pembangunan. Di Kecamatan Gerokgak, PAS meninjau rabat beton, pembangunan Pura Segara, pembangunan masjid di Celukan Bawang dan pembangunan jembatan darurat di Desa Penyabangan yang pernah diterjang banjir bandang Januari 2016 lalu. Permasalahan infrastruktur di tingkat bawah tersebut menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Selanjutnya, program pembangunan segera dituntaskan. “Kunker ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk melihat kondisi objektif pelaksanaan pembangunan. Pemerintah sekaligus mengevaluasi kinerja pembangunan yang akan dan sedang dilaksanakan. Hal ini menyangkut kebutuhan, permasalahan d a n t a n t angan s ebagai umpan balik terhadap perencanaan pembangunan ke depan,” ujar Bupati PAS. (kmb34)

Berdasarkan surat No. 141/96/Pem/2016 tanggal 3 Oktober 2016 Perbekel Alasangker Wayan Sitama melaporkan Made Adi Purnawijaya kepada BK DPRD. Dalam surat itu disebutkan, Adi Purnawijaya masih menjabat sebagai Ketua BPD. Padahal sesuai pasal 64 huruf F UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, BPD dilarang merangkap jabatan. Atas fakta itu, dia diduga melanggar ketentuan, sehingga BK didesak agar memberikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Selain terindikasi melanggar undang-undang, Adi Purnwijaya sejak menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD, tugastugas sebagai BPD justru terbengkalai. Bahkan, program atau keputusan yang akan diambil pemerintah desa terhambat karena dia sendiri sering meninggalkan tugas-tugasnya sebagai BPD. Menyusul surat laporan itu, Ketua BK Gusti Made Artana bersama anggotanya bersama tim pakar DPRD Wayan Rideng kemarin, langsung melakukan klarifikasi dengan Perbekel Alasangker Wayan Sitama di ruang kerja

Singaraja (Bali Post) – Sebuah toko HP di jalan jurusan Singaraja - Amlapura tepatnya di wilayah Bungkulan, Kecamatan Sawan, dibobol maling Kamis (13/10) dini hari kemarin. Puluhan HP, laptop, aksesori, dan uang tunai dibawa kabur pencuri. Dalam kejadian tesebut, pemilik toko Komang Elly Sukma Wardana (32) mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta. Pemilik toko Komang Elly yang juga anak dari Wakil Ketua DPRD Buleleng ini menuturkan, pencurian itu diketahui setelah Wayan Kariasa (56) yang menyewakan toko tersebut memberitahukan kejadian itu. Sebelum kejadian, pintu toko yang disewanya sejak dua bulan lalu dikunci dengan gembok khusus. Pagi harinya, dia menerima kabar kalau tokonya menjadi sasaran pencuri. Di lokasi kejadian, korban menemukan gembok rusak dan pintu terbuka. Setelah dicek, puluhan HP berbagai merek, laptop, aksesori, dan uang tunai hasil penjualan HP Rp 3 juta dibawa kabur pencuri. Korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Sawan. Kapolsek Sawan AKP Made Derawi, S.H. seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sukawijaya mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari pemeriksaan awal, pelakunya diduga lebih dari seorang. Hal ini dikuatkan

dengan jejak di lokasi kejadian ditemukan bekas gembok yang dirusak dengan alat khusus. Kemudian di dalam, pelaku lain bertugas mematikan jaringan listrik, sehingga pelaku lainnya dengan leluasa mengambil barang-barang milik korban. Selain itu, polisi sudah mengantongi keterangan saksi yang menyebut di depan lokasi kejadian sempat ada mobil APV parkir. “Kasusnya masih kita kembangkan. Ada keterangan saksi bahwa ada mobil APV parkir di lokasi. Itu memberikan titik terang untuk mengungkap pelakunya,” katanya. (kmb38)

BPD yang merangkap jabatan itu. Apalagi, dalam UU No. 6 Tahun 2016 dicantumkan larangan BPD merangkap jabatan. Selain itu, sejak menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD tugas-tugas sebagai BPD terkesan mandek.

dia sendiri menyumbangkan gaji bulanannya untuk anggota BPD lainnya. Terkait laporan oleh perbekel kepada BK, Adi Purnawijaya menyatakan hal itu terlalu dini dan BK tidak ada kewenangan menjatuhkan sanksi untuk dirinya yang merangkap jabatan BPD. Ini karena sesuai tata tertib DPRD, BK bisa menjatuhkan sanksi jika anggota atau pimpinan DPRD terbukti melakukan pelanggaran kode etik. (kmb38)

Bali Post/kmb38

KLARIFIKASI – BK DPRD Buleleng Kamis (13/10) kemarin, mengklarifikasi laporan Perbekel Desa Alasangker atas rangkap jabatan Ketua BPD Made Adi Purnawijaya yang kini menjabat Wakil Ketua DPRD.

Pilkada Petahana Tunggu Izin Cuti Singaraja (Bali Post) Bakal calon Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. menyambut pesta demokrasi dengan persiapan matang. Dia akan mendampingi bakal calon Bupati Putu Agus Suradnyana, S.T. maju dalam Pilkada 2017. Sutjidra asal Desa Bontihing, Kubutambahan ini m eng a t a ka n, ko o rd ina si

Toko HP Dibobol Maling

Korban Derita Kerugian Rp 200 Juta

perbekel. Dari penelusuran itu, perbekel memang benar melaporkan Adi Purnawijaya karena dianggap merangkap jabatan sebagai Ketua BPD. Selain itu, pengaduan adanya pengambilan keputusan atau program di desa terhambat karena sejak menjabat BPD Adi Purnwijaya sering tidak hadir juga benar sesuai dengan laporan yang diterima BK. Ketua BK Gusti Made Artana mengatakan, untuk sementara pengaduan ini masih dikaji dan pembahasan internal BK. Data yang sudah didapat dari klarifikasi dengan perbekel akan dipelajari dan sebagai dasar untuk melakukan klarifikasi terhadap pihak terlapor hingga nantinya dilakukan pembahasan bersama pimpinan dewan. Perbekel Desa Alasangker Wayan Sitama mengatakan, alasannya melaporkan persoalan ini karena pihaknya masih memberikan toleransi kepada yang bersangkutan dan menghormati sebagai tokoh masyarakat dan sudah duduk menjadi wakil rakyat. Namun belakangan, warga dan internal BPD mulai membicarakan masalah posisi

Di tempat terpisah, Made Adi Purnawijaya mengaku dirinya masih menjadi Ketua BPD. Saat dilantik menjadi DPRD, dia meminta agar perbekel mengganti jabatan BPD. Namun, hal itu tidak dilakukan sampai sekarang ini. Selain itu, warga termasuk anggota BPD lainnya menginginkan agar dirinya duduk dalam BPD karena bisa membantu kepentingan desa yang menyangkut ke pemerintah kabupaten. Selain itu, sejak menjabat BPD

Bali Post/kmb34

Dewa Nyoman Sukrawan

dilakukan bersama Putu Agus Suradnyana. Hal terdekat mengenai persiapan cuti 28 Oktober mendatang. Surat cuti sudah diajukan ke Gubernur dan tinggal menunggu keputusan. Selain mengenai cuti, sebelum ditetapkan sebagai calon tertanggal 24 Oktober 2016, Sutjidra dan Putu Agus Suradnyana tengah mematangkan persiapan

kampanye, debat publik terbuka antarpaslon, dan kampanye melalui media massa, media cetak dan elektronik dari tanggal 28 Oktober 2016 sampai 11 Februari 2017. Sebelumnya, calon wajib menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) 27 Oktober 2016, penyerahan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye

(LPSDK) 21 Desember 2016, penyerahan Laporan Penerimaan dan Penggunaan Dana Kampanye (LPPDK) 12 Februari 2017 dan pengumuman hasil audit 1 - 3 Maret 2017. “Soal visi-misi sudah kami serahkan ke KPU. Kami sudah paham visi-misi kami dan apa yang akan dan sudah kami kerjakan,” demikian Sutjidra. (kmb34)

I Nyoman Sutjidra

Singaraja (Bali Post) Bakal calon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan turun langsung memantau verifikasi faktual hari kedua, Kamis (13/10) kemarin. Namun, dia sedikit mengeluhkan kinerja PPS di Buleleng Barat, terkesan kurang tanggap dan mengulur-ulur waktu di lapangan. Sebab tidak banyak warga memiliki waktu berlama-lama menunggu verifikasi di lokasi. “Di lapangan, warga ditanyai dalam waktu yang lama. Ini

kan cukup menyita waktu,” ujarnya. Hal itu mengakibatkan dukungan KTP paket Surya belum sepenuhnya diverifikasi PPS. Tim Surya akan memantau kembali kinerja PPS untuk menjalankan tupoksi dan tugas di lapangan. “Di Gerokgak awalnya mampu mengumpulkan 9.000 KTP, hari pertama verifikasi hanya baru tembus 400 KTP diverifikasi,” imbuh Sukrawan. Sedangkan di wilayah Bule-

leng Timur, pengumpulan kolektif warga diakui berjalan tertib. PPS setempat mampu bekerja maksimal. “Kalau di Buleleng Timur suara masih aman, tapi suara tidak begitu besar seperti di Gerokgak,” kata mantan calon Wakil Gubernur Bali pada Pilkada tahun 2013 ini. Sukrawan bersama tim, dibantu Partai Golkar, Demokrat, dan Gerindra akan mengawasi penuh verifikasi faktual KTP dukungan ter-

hadap dirinya. Ia bertekad mampu lolos sebagai calon di Pilkada Buleleng. Sebelumnya, hasil verifikasi administrasi jumlah minimum dukungan perbaikan dan sebaran dukungan paslon perseorangan mencapai 49.892 KTP. Dukungan perbaikan tidak memenuhi syarat diverifikasi administrasi 808 KTP. Jumlah dukungan perbaikan diverifikasi faktual dari 12-17 Oktober 2016 sebanyak 49.084 KTP. (kmb34)

Pada waktu bersamaan, tim Paket Surya mendapat informasi kedatangan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana beserta rombongan menuju wilayah Patemon. “Infonya ada kunjungan ke Patemon. Nah aparat di sana juga tidak tahu. Masyarakat lalu mendengar Pak Bupati batal datang,” ujar Dewa Romi Koordina-

tor Paket Surya wilayah Seririt melalui selulernya, Kamis (13/10) kemarin. Dia memerhatikan polisi cukup banyak menjaga proses verifikasi faktual di Patemon. “Mereka (polisi) juga kami minta tidak terlalu mendekati lokasi verifikasi faktual. Itu supaya masyarakat tidak takut, polisi berjaga berpakaian

dinas ramai mengawasi,” katanya. Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Buleleng Drs. Made Supartawan, M.M. membantah Bupati PAS melakukan kunjungan ke wilayah Desa Patemon Kecamatan Seririt. “Itu kami meninjau di pinggir jalan simpang empat Patemon. Sesuai jadwal kunker

kami menuju Lapangan Seririt, ke lokasi revitalisasi Pasar Seririt, simpang empat Patemon dan tatap muka bersama masyarakat di wantilan Kantor Desa Umeanyar. Khususnya di simpang empat Patemon itu, kami hanya meninjau jalan yang sudah diperbaiki,” tandas Supartawan. (kmb34)

Bali Post/kmb34

Sukrawan Pantau Verifikasi Faktual

Tim Paket Surya Kawal Verifikasi Faktual di Patemon

Singaraja (Bali Post) Proses verifikasi faktual hari kedua di Desa Patemon Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng, dikawal ketat tim paket Surya (Dewa Sukrawan-Gede Dharma Wijaya), Kamis (13/10) kemarin. Sejumlah aparat kepolisian, hansip dan pecalang ikut melakukan pengawasan di lokasi.


JEMBRANA

12

Jumat Paing, 14 Oktober 2016

Dikeluhkan, Truk Parkir Sembarangan di Zona Larangan

Negara (Bali Post) – Sempat ditertibkan beberapa waktu lalu, kini muncul lagi terkait sopir truk yang parkir sembarang di sepanjang jalan di timur SPBU Tegak Gede, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo. Bukan hanya satu sisi, tetapi kedua badan jalan digunakan untuk parkir sehingga jalur menjadi krodit. Kondisi ini pun dikeluhkan warga sekitar dan pengguna jalan. Selain itu, warga juga

mengaku sangat terganggu dengan suara bising saat truk diparkir di lokasi. Sebab mereka parkir tak mengenal waktu. Bahkan dini hari pun suara truk sangat mengganggu ketenangan warga yang sedang tidur. Belum lagi bau pesing yang tercium di sekitar lokasi dan diduga para sopir kerap kencing di sana. Untuk itu warga meminta pihak terkait agar melakukan penertiban terhadap para sopir truk tersebut.

Bali Post/olo

LARANGAN PARKIR – Sejumlah truk parkir di bahu jalan dekat SPBU Tegak Gede yang merupakan zona larangan parkir.

Apalagi di lokasi itu merupakan zona larangan parkir. Upaya petugas yang selama ini melarang truk-truk parkir di bahu jalan sepanjang Gilimanuk hingga Pengeragoan rupanya belum optimal. Hal itu dibuktikan dengan hilangnya sejumlah drum yang dipasang untuk menghalangi truk parkir. Karena banyak hilang, maka sopir truk bisa leluasa parkir. “Suara mesinnya sangat mengganggu, apalagi kalau berbarengan,” terang salah seorang warga setempat, Kamis (13/10) kemarin. Selain itu, kondisi bahu jalan juga becek lantaran sering digunakan parkir truk penuh muatan. Warga berharap agar truktruk tersebut kembali ditertibkan sehingga tidak parkir sembarangan. Selain tidak nyaman, di sepanjang jalan tersebut rawan kecelakaan lalu lintas. Terkait adanya keluhan warga itu, Kepala Dinas Hubkominfo Jembrana IGN Putra Riyadi mengaku akan segera melakukan penertiban di titik-titik truk yang biasa digunakan parkir sembarangan. (kmb26)

Bangun Ruang Terbuka Hijau

TMP dan Tukad Ijogading akan Dipercantik

PEMKAB Jembrana dibantu Kementerian PUPR berencana mempercantik Taman Makam Pahlawan (TMP) Kesatria Kusuma Mandala, yang berlokasi di jalan Sudirman, Kelurahan Pendem, Jembrana. Nantinya TMP itu akan dilengkapi dengan beberapa taman tematik serta ruang terbuka hijau sehingga kesan “angker” bisa dihilangkan. Selain itu, Sungai Ijogading yang bersebelahan langsung dengan TMP juga akan ditata. Diharapkan kawasan ini akan menjadi destinasi wisata baru sekaligus alternatif pilihan warga Jembrana untuk berkumpul dan berekreasi. Anggaran penataan ini akan bersumber dari bantuan kementerian PUPR senilai Rp 15 miliar. Hal itu terungkap saat pemaparan DED Kawasan hijau Jembrana bertempat di ruang pertemuan Bappeda Jembrana, Kamis (13/10) kemarin. Selain Bupati Jembrana I Putu Artha serta wakilnya I Made Kembang Hartawan, pertemuan ini juga dihadiri unsur stakeholder terkait seperti veteran Jembrana, Bendesa Kerta Jaya Pendem, Camat dan Lurah, BPN serta perwakilan Balai Wilayah Sungai Provinsi Bali. Dalam paparannya, perwakilan dari PT Duta Dewata Konsultan, Nyoman Warnata mengatakan penataan taman seluas 12.000 m2 tersebut akan diawali dengan pembongkaran sejumlah bangunan eksisting. Selanjutnya dibangun kembali agar sesuai dengan desain penataan. Seperti pelataran upacara akan dibuat lebih luas agar menampung jumlah peserta upacara lebih banyak. Monumen taman makam yang disempurnakan kembali menggunakan bahan dan ornamen khas bali.

Pintu masuk taman makam yang dibangun sesuai bentuk bambu runcing, mencirikan senjata khas pejuang zaman penjajahan, serta area makam yang di desain lebih teratur dan rapi dengan sedikit perubahan pada desain makam menggunakan material pilihan. Selain itu, rencananya taman makam juga akan dilengkapi beberapa fasilitas baru. Misalnya, taman remaja sebagai tempat aktivitas outdoor dan olahraga, taman lansia sebagai tempat aktivitas refleksi bagi orang lanjut usia, taman anakanak dengan dilengkapi sarana bermain serta tak lupa pembangunan fasilitas parkir dan area kuliner. Bupati Jembrana I Putu Artha mengatakan penataan TMP ini perlu dilakukan sebagai bentuk apresiasi generasi penerus terhadap jasa-jasa para pahlawan terdahulu. Selain itu, Artha juga meminta penataan TMP sepaket dengan penataan sungai Ijogading yang dinilai memiliki historis bagi masyarakat Jembrana.

“TMP Kesatria Kusuma Mandala serta sungai Ijogading ini lokasinya cukup strategis yang terletak di jantung kota. Apabila ini berhasil kita tata dengan baik, maka perubahannya akan sangat dirasakan oleh masyarakat Jembrana,“ cetusnya. Namun dirinya juga mengingatkan dalam perencanaan dan pengerjaan nanti yang ditarget sudah dimulai tahun 2017, agar pihak pelaksana bisa merangkul para pemangku kepentingan serta pelaku sejarah di sana. Sementara itu, Wabup Kembang Hartawan mengakui kondisi TMP Kesatria Kusuma Mandala saat ini masih belum ideal sebagai sebuah taman makam yang berfungsi menghormati para pahlawan. Dirinya juga mendukung dibangunnya relief perjuangan serta pesan-pesan sejarah dari pahlawan terdahulu. Hal ini penting untuk mengingatkan generasi penerus, utamanya anak muda akan besarnya jasa para pejuang pendahulu sekaligus melestarikan nilai-nilai kepahlawanan tersebut. (ad487)

RAPAT – Suasana rapat di Bappeda Jembrana terkait penataan TMP dan Sungai Ijogading.

Bali Post/olo

SEGEL – Sejumlah anggota Satpol PP Jembrana menyegel tower di Baluk yang belum mengantongi izin.

Tak Kantongi Izin

Dua Tower Seluler Disegel

Negara (Bali Post) – Dua tower seluler yang berdiri di Desa Baluk dan Kelurahan Baler Bale Agung, Kamis (13/10) kemarin disegel petugas Satpol PP Jembrana. Pasalnya, tower tersebut tidak berizin. Penyegelan dilakukan dengan cara memasang tanda segel dan aliran listrik dimatikan. Selain itu, petugas Satpol PP juga sengaja mengganti gembok tempat mesin di bawah tower tersebut. Hal itu dilakukan guna memastikan agar tower tersebut tidak bisa dioperasikan. Usai penyegelan ini, petugas Satpol PP akan melakukan koordinasi dengan pemilik tower. Di Desa Baluk petugas Satpol PP yang dipimpin Kasi Ops Satpol PP Nyoman Gede Suda Asmara menyasar dua tower di Banjar Baluk I dan Rening. Dua tower yang tingginya sekitar 50 meter itu baru beberapa bulan lalu dibangun. Sejatinya, petugas Satpol PP sudah sempat menghen-

tikan pengerjaan tower yang ada di Banjar Rening. Pasalnya, tower tersebut belum mengantongi izin. Kala itu tak hanya dihentikan, para pekerka juga sempat diamankan lantaran tidak membawa SKTS (Surat Keterangan Tinggal Sementara). Namun setelah sekitar tiga bulan, tower yang berada di tengah kebun itu sudah berdiri. Bahkan diketahui sudah beroperasi. “Sekarang kami segel karena hingga saat ini belum mengajukan izin,” tandas Suda Asmara. Selain itu, tower di Banjar Baluk I yang baru dibangun sekitar satu bulan juga belum berizin.

Petugas juga menyegel tower yang lokasinya berada dekat dengan SDN 2 Baluk tersebut. Di sekitar areal tower itu juga terdapat tower lainnya yang lebih pendek. Sejumlah warga ditemui kemarin mengaku sejak tower itu beroperasi, gambar televisi semakin jelek. Sebab diduga karena ada gangguan sinyal antene. Selain di Baluk, petugas juga menyegel tower di Baler Bale Agung. Kepala Kantor Satpol PP Jembrana, I Gusti Ngurah Rai Budi mengatakan pihaknya menyasar towertower yang baru dibangun dan belum mengantongi izin. Dari daftar pendataan, ada

sekitar 10 unit tower baru dibangun dan belum berizin. “Yang kami segel ini adalah tower yang sama sekali belum mengajukan izin,” tandas Rai Budi. Di tempat terpisah, Perbekel Baluk I Ketut Suasana mengatakan dua tower baru yang berada di wilayahnya itu prosesnya sudah melalui dari bawah, termasuk sosialisasi. Pihaknya juga telah memberikan rekomendasi guna mengurus izin di kabupaten. Namun mengenai pengurusan izin di kabupaten itu pihaknya tidak mengetahui pasti. “Sekarang di Baluk ada empat tower termasuk yang dua ini (yang disegel-red),” ujar Suasana. Pihak pengelola tower diakui memang memberikan kontribusi bagi pembangunan desa senilai Rp 15 juta per tower. (kmb26)

Negara (Bali Post) Satgas TMMD Kodim 1617/Jembrana menggelar pengobatan gratis di Balai Banjar Pasar, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Kamis (13/10) siang. Pengobatan gratis ini dihadiri puluhan warga. Selain membangun jembatan sepanjang 200 meter sebagai sasaran fisik utama dan tambahan lainnya, juga pembuatan badan jalan dan bedah rumah serta jambanisasi. Dalam pengobatan gratis ini, Satgas TMMD Kodim 1617/Jembrana menggandeng tim medis independen dari Jakarta. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim medis, warga yang datang rata-rata mengeluhkan sakit karena tekanan darah tinggi, migren dan asam urat. “Dihadapkan pada masa pergantian musim saat ini, banyak juga warga yang

berobat karena menderita batuk, sakit mata, pilek, demam serta alergi,” jelas Nana Atmika selaku Ketua Tim Medis. Dalam kesempatan itu, berbagai obat-obatan secara gratis diberikan kepada

pasien. Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Hedra Ferdinandus selaku Dansatgas TMMD menjelaskan, pengobatan gratis ini salah satu program dalam TNI Manunggal Mem-

bangun Desa (TMMD) ke-97 tahun ini. Pada intinya bertujuan untuk membantu Pemkab Jembrana dalam hal menyejahterahkan masyarakat melalui pembangunan fisik dan non fisik. (kmb)

Satgas TMMD Kodim Jembrana Gelar Pengobatan Gratis

Bali Post/kmb

PENGOBATAN GRATIS - Suasana pengobatan gratis yang digelar Satgas TMMD Kodim 1617/Jembrana di Balai Banjar Pasar, Desa Gumbrih, Kamis (13/10) kemarin.


Jumat Paing, 14 Oktober 2016

KARANGASEM

13

DAU dan Bantuan Pemprov Dipangkas

Semua Pihak Mesti Sama-sama Prihatin

Amlapura (Bali Post) -

FORUM SEKAR - Bupati Mas Sumatri dan Wabup Artha Dipa menerima pengurus Forum Sekar, kemarin.

Diterima Bupati Mas-Wabup Artha Dipa

Forum Sekar Dukung Penertiban Galian C Bodong FORUM Pasemetonan Karangasem (Sekar) menyatakan mendukung langkah Bupati Karangasem IGA Mas SumatriWabup Wayan Artha Dipa menertibkan galian C tanpa izin. Dukungan itu disampaikan penasihat yang juga mantan Ketua Forum warga perantauan asal Karangasem Prof. Dr. Ir. Nyoman Suparta, M.S. dan rombongan saat ditemui usai audiensi dengan Bupati-Wabup di Amlapura, Kamis (13/10) kemarin. Prof. Suparta asal Banjar Jangu, Duda, Selat menyampaikan hal itu atas permintaan dan anggaran Pemkab Karangasem. Pihaknya dari Forum Sekar tahun lalu sudah membantu melakukan kajian terkait galian C di wilayah Kecamatan Bebandem, Selat, dan Rendang. Saat peninjauan dan pencarian data ke lapangan bahkan dilakukan dengan berhujan-hujanan. Sudah dipetakan dan dikaji berdasarkan lokasi yang mana boleh dan di tempat mana tidak boleh karena berbahaya jika dilakukan penggalian. ‘’Sesuai regulasi, galian C itu mesti ada izinnya, sehingga pemerintah bisa mengontrol atau melakukan pengawasan. Bukan penggali sebebas-bebasnya. Di lain pihak, galian C tanpa izin hanya menguntungkan pihak-pihak tertentu saja,’’ kata Prof. Suparta yang juga dosen Perternakan Unud itu. Menurutnya, kajian Forum Sekar juga memerhatikan faktor serapan tenaga kerja dan dampak positif dari peningkatan ekonominya. Dikatakan, yang perlu diwasdapai adalah melakukan penggalian tanpa izin di daerah hulu di atas ketinggian 500 meter di atas permukaan laut. Jangan sampai itu terjadi, karena dalam jangka panjang hal itu menyebabkan kerusakan lingkungan sangat parah. Misalnya, resapan air hujan di hulu dan di hutan di kaki dan lereng Gunung Agung, memicu bencana alam seperti banjir dan longsor pada musim hujan. Sebaliknya saat musim panas, terjadi krisis air akibat mata air mengecil. Akibatnya, air sumur penduduk menurun, irigasi mengecil, dan sawahsawah menjadi kesulitan air. ‘’Kajian Forum Sekar yang dulu itu kami kira bisa dibuka lagi. Di mana boleh dan di mana tak boleh melakukan galian C, dengan izin,’’ ujar Prof. Dr. Suparta yang kini kuliah di S-3 Teologi Agama Hindu di IHDN Denpasar. Dari 18 rombongan pengurus Forum Sekar diketuai Ida Bagus Bima Putra asal Manggis itu juga hadir Prof. Dr. Gede Parimartha asal Tenganan Dauh Tukad. Bima Putra mengatakan, Bupati Mas Sumatri mengharapkan partisipasi pihak Forum Sekar. Soalnya, mereka sudah berhasil dalam kariernya. Ada yang menjadi pengusaha sukses, juga banyak pakar dan ilmuwan. Diminta Bupati, strategi apa yang harus diterapkan sebagai solusi mengentaskan kemiskinan dengan cepat. Misalnya menggenjot usaha tani yang digeluti sekitar 60 persen penduduk di Karangasem? ‘’Kami nanti giliran mengundang pimpinan SKPD di Karangasem bertempat di Pelaga. Di sana bisa dilihat bagaimana pertanian hortikultura sukses dilaksanakan. Hortikultura itu mampu meningkatkan taraf ekonomi pelakunya. Pemilik Bagus Agro di Pelaga itu adalah Pak Bagus Sudibya, juga tokoh pariwisata asal Karangasem,’’ ujar Bima Putra. (ad484)

PARUMAN SULINGGIH - Bupati IGA Mas Sumatri, Wabup, dan Ketua DPRD Nengah Sumardi saat paruman sulinggih di Puri Gede, Amlapura.

Bupati Mas Sumatri:

Sulinggih Diminta Membantu Wujudkan SDM Bermartabat PARUMAN sulinggih tahun ini digelar di Balai Gajah, Puri Gede, Amlapura, Kamis (13/10) kemarin. Dari 50 sulinggih yang diundang sebanyak 41 pandita lanang-istri yang hadir. Saat itu, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri mengharapkan para sulinggih terus-menerus, tanpa merasa lelah melakukan dharma baktinya melayani, mengayomi, dan membina umat, khususnya umat Hindu di Karangasem. Tujuannya, agar nantinya sumber daya manusia (SDM) umat Hindu bisa bangkit, bermartabat. Dengan SDM yang mumpuni, diyakini akan mampu memenangkan persaingan secara positif dengan umat lainnya. ‘’Peran sulinggih sangat strategis dalam ikut ambil bagian meningkatkan SDM umat Hindu di Karangasem. Apalagi, Karangasem merupakan hulunya Bali,’’ kata Bupati. Paruman sulinggih itu antara lain membahas yasa kerthi Pura Penataran Agung Pucak Gunung Kembar Kenusut. Pura itu berada di lereng Gunung Lempuyang dan Gunung Seraya. Selain Bupati Mas, juga hadir Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi dan Ketua Majelis Madya Desa Pakraman Karangasem yang juga Wabup Wayan Artha Dipa. Paruman dipandu Ketua PHDI Karangasem Wayan Astika. Pada kesempatan itu, Bupati, Ketua DPRD Sumardi dan Artha Dipa, menyerahkan dana punia secara simbolis kepada para sulinggih. Kabag Kesra Karangasem Drs. Putu Arnawa menyampaikan punia di antaranya berupa uang tunai Rp 1,4 juta diberikan kepada masing-masing sulinggih. ‘’Ke depan, kita rancang bagaimana bentuk perhatian yang pas kepada para sulinggih. Apakah diberikan asuransi kesehatan. Lalu bagaimana sistemnya. Kita akan bahas lebih dulu,’’ janji Arnawa. Di lain pihak, Wabup Artha Dipa memohon agar para sulinggih mencermati soal dewasa. Belakangan ini, masyarakat kerap menggunakan dewasa prangbakat (kapan bakat atau sempat) padahal menggelar yadnya sangat penting. Bahkan, terkadang ada krama setengah memaksa sulinggih agar mau muput yadnya sesuai yang ditentukan. Alasannya, yang empunya karya hanya punya waktu sebentar dan mereka harus segera berangkat tugas. Masalah dewasa, saat ini banyak yang berlogika. Ending-nya, serba-dibolehkan. Bulan lalu, pernah terjadi masalah di Desa Susuan. Saat itu, di desa tersebut tengah digelar karya besar di kahyangan desanya yakni Ngenteg Linggih Manawa Ratna Nubung Pedagingan. Di pihak lain ada yang menggelar atiwatiwa. ‘’Nibakang dewasa – bagaimana memutuskan hari baik--. Nah, hal seperti ini mohon dicermati oleh para sulinggih yang titiang muliakan,’’ pinta Artha Dipa. (ad483)

Tunjangan Perbaikan Kinerja (TPK) para pejabat di Karangasem mendapat persetujuan banyak pihak agar dipangkas. Dewan juga sepakat dengan aspirasi masyarakat ada pengurangan. Hal itu jika secara objektif dikaitkan dengan kondisi APBD Karangasem yang menurun signifikan, pascapemangkasan dana alokasi umum (DAU) dari pusat Rp 53 miliar. Ketua DPRD Karangasem, Nengah Sumardi, mengatakan di Karangasem, Kamis (13/10) kemarin, cekaknya APBD Karangasem tahun ini juga lantaran bantuan keuangan khusus (BKK) dari Pemprov Bali turun lebih dari Rp 8 miliar. Penurunan BKK dari pemprov di antaranya dana bagi hasil pajak kendaraan bermotor (ranmor). Dasar penurunan bagi hasil pajak, menjadi masuk akal, lantaran ekonomi nasional lesu, sehingga jumlah pembeli kendaraan baru berkurang. Selain itu, dikatakan banyak pemilik ranmor tak membayar pajak. Pihaknya di dewan, kata Sumardi, beberapa kali bolakbalik menunggu hasil revisi KUPA/PPASP dari eksekutif. Revisi terkait penundaan atau pemanggasan DAU pusat dan juga BKK pemprov yang sempat dipotong Rp 14 miliar. Kemudian disusul lagi menjadi Rp 8 miliar. Pendapatan asli daerah (PAD) juga diperkirakan turun lebih dari Rp 15

miliar akibat beroperasinya galian C tanpa izin, sehingga tidak bisa melakukan pungutan pajak. Terkait lesunya ekonomi, memang wajar jika TPK pejabat dikurangi atau dipangkas. Soalnya, TPK itu cukup besar sampai miliaran selain gaji. Ketua DPRD Sumardi tampak terkejut dan mengaku baru tahu, kalau TPK pejabat di Karangasem tinggi. Sekda TPK-nya sampai Rp 18,5 juta per bulan di luar gaji. Sedangkan, pejabat setingkat kepala dinas mengantongi TPK per bulan Rp 13,5 juta. Sedangkan setingkat kabag Rp 8 juta. ‘’Oh sampai segitu besar TPK-nya? DAU dipotong, karena serapan anggaran lambat. Artinya, kinerja dinilai pusat dan terlihat kurang baik. PAD turun, BKK pemprov juga dikurangi,’’ kata Sumardi. Dulu saat perekonomian baik, DAU besar, ada BKK Pemprov Bali dan PAD terus menanjak, TPK sebesar itu dinilai rasional dan wajar. Saat itu, SK TPK dikeluarkan pada

zaman Penjabat Bupati Ngurah Arda. Pemangkasan TPK Di lain pihak, Sekda Karangasem Gde Adnya Mulyadi didampingi Kabag Humas Made Supartha, mengatakan, pihaknya belum mendengar informasi adanya aspirasi atau rencana pengurangan atau pun pemangkasan TPK. Dulu TPK itu dinilai wajar, karena hal itu sesuai beban dan kinerja pejabat dan aparatur sipil negara (ASN). ‘’TPK di karangasem sudah sesuai kemampuan keuangan daerah. Pemberian TPK itu sebagai kepedulian pemerintah terhadap kinerja ASN. Besarnya TPK itu setara Kabupaten Klungkung dan Bangli yang memang PAD dan APBD-nya tak jauh beda,’’ ujar Adnya. Kabag Humas Supartha menambahkan, pihaknya sebagai kabag hanya mendapatkan TPK Rp 8 juta per bulan di luar gaji pokok. ‘’Tunjangan perumahan anggota DPRD

Karangasem selama ini malah sampai Rp 15 juta per bulan,’’ ujar Supartha. Kepala Bappeda Karangasem Ketut Sedana Merta, mengakui dipangkasnya DAU oleh pusat, karena lambatnya penyerapan APBD Karangasem sampai triwulan ke dua. Bahkan sampai Agustus lalu. Meski pekerjaan sudah setengah jalan, karena penyerapan anggaran belum. Hal itu justru mengisyaratkan Pemkab Karangasem tidak perlu uang atau ada kelebihan anggaran. Akibatnya, pusat menunda atau memotong DAU. Akibatnya DAU turun Rp 53 miliar dari rencana Rp 732,9 miliar menjadi hanya Rp 671,8 miliar.

Kalau ada rencana pengurangan TPK kata Sekda Adnya, pihaknya siap saja. Namun, pengurangan atau disebut pemangkasan itu mesti rasional dengan melihat beban kerja ASN. Soal keprihatinan terkait lesunya ekonomi yang berdampak kepada penurunan DAU serta BKK pemprov, pihaknya juga prihatin. Karena itu jika TPK ASN dirasionalisasi, harus adil tunjangan untuk pihak lain juga dikurangi. ‘’Prihatin harus berkeadilan. Kalau prihatin kita mesti sama-sama prihatin. Saya belum menerima rancangan KUPA/PPASP, dan belum mendengar informasi akan ada rasionalisasi TPK itu,’’ kata Adnya. (013)

Amlapura (Bali Post) Kapolsek Selat AKP I Nyoman Sudiarsa digantikan AKP I Made Sudartawan. Sudartawan yang sebelumnya menjabat Kasat Binmas Polres Karangasem. Mulai Kamis (13/10) kemarin, Sudartawan sudah mulai tugas di tempat baru, usai serah terima jabatan Rabu (12/10) lalu. Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso menyampaikan terima kasih kepada AKP I Nyoman Sudiarsa atas pengabdiannya selama menjadi Kapolsek Selat. Kapolres meminta

agar pengabdiannya kepada institusi kepolisian diterapkan di tempat tugas yang baru yakni sebagai Ka Siaga SPKT 2 Polda Bali. Berbekal pengalaman selama bertugas sebagai Kapolsek Selat, bisa dimanfaatkan lebih baik melakukan kinerja di tempat baru. Kapolres juga mengucapkan selamat datang dan bergabung bersama jajaran Polres Karangasem kepada AKP I Made Sudartawan, selaku Kapolsek Selat. Kapolres meminta Kapolsek Selat yang baru segera menyesuaikan dalam

pelaksanaan karena sering ada ribut-ribut soal galian C bodong ini. “Kuasai intel dasar sebagai langkah awal untuk memetakan potensi-potensi gangguan, sehingga pengendalian operasional terencana dan berdaya guna. Sebab, jika tidak menguasai wilayah maupun karakter penduduknya akan ada kesulitan melaksanakan tugas di lapangan,” tegas Kapolres. Dengan bekal pengalaman sebelumnya sebagai Kasat Binmas di Polres Klungkung, Kapolres menilai sudah merupak-

an modal utama untuk melaksanakan tugas di wilayah atau tempat yang baru. Meskipun berasal dari Karangasem dan sudah tahu karakteristik dan potensi-potensi yang ada di wilayah Karangasem secara umum, namun untuk lebih detail harus banyak belajar lagi dengan anggota. Selain itu juga dengan instansi terkait seperti Muspika, Camat, Danramil, untuk menjadi bekal ke depannya dalam melaksanakan tugas. AKP I Nyoman Sudiarsa bersyukur telah melaksana-

kan tugas dengan baik. Dia berharap bisa meningkatkan kinerja di tempat yang baru. Demikian juga AKP I Made Sudartawan, menegaskan akan berusaha maksimal, membantu Kapolres Karangasem menuntaskan tugastugas di Kecamatan Selat. Dia menyadari, di Kecamatan Selat ini adalah daerah industri. Karena itu, banyak potensi konflik di sini. Pihaknya harus memberi atensi serius dan mengantisipasi secara matang, lewat kerja profesional kepolisian. (kmb31)

Sekda Adnya Mulyadi dan Kabag Humas Supartha

Sudartawan Jabat Kapolsek Selat

Dayuh, ’’Pamedek’’ Asal Singaraja

Cacat Sejak Lahir, ”Taklukkan” Bukit Gumang Usaba Gumang memang melelahkan. Betapa tidak, umat Hindu harus mendaki Bukit Gumang. Bukan tanpa beban melainkan membawa persembahan menuju Pura Gumang. Walau melelahkan, antusias belasan ribu umat Hindu dari seluruh Bali tak pernah pudar. Bahkan, warga yang cacat fisik pun tak kalah antusias “menaklukkan” jalur menanjak sejauh belasan kilometer menuju Pura Gumang, saat puncak Usaba Gumang, Kamis (13/10) kemarin. Bagaimanakah kisah Komang Dayuh Saputra itu mampu mencapai puncak Bukti Gumang? PAMEDEK Komang Dayuh Saputra (22) berbeda dengan bakta yang tangkil Kamis kemarin. Sebab, Dayuh, merupakan penyandang cacat fisik pada bagian kakinya sejak lahir. Dia tak seberuntung warga lain yang lahir dengan fisik sempurna. Dayuh, warga asli Bugbug, tetapi lahir di Singaraja itu tampak antusias menaiki satu per satu anak tangga. Bahkan sesekali ia harus melewati jalan terjal. Dengan bantuan sebatang kayu sebagai tongkat untuk mengurangi beban di kakinya, Dayuh bisa melaju pelan-pelan. Meski tak segesit warga lain, dia tampak bersabar dibantu kedua orangtuanya yang juga tak kalah sabar, Nyoman Sujana dan Luh Putu Sari. Komang Dayuh memang menderita cacat sejak lahir. Dia lahir 22 tahun silam dengan satu kaki. Parahnya, satu kakinya itu juga tumbuh tak normal. Ketika dia

dewasa, ukuran kakinya tak seimbang dengan badannya. Persis di pergelangan kaki kanannya, tampak bengkok, sehingga memaksa dia berjalan pelan-pelan. Lahir satu kaki, bagaimana dia bisa berjalan? Rupanya kaki kirinya yang membantu bisa menaiki Bukit Gumang, adalah kaki palsu. Dengan bantuan kaki palsu itu, memudahkan Dayuh berjalan setapak demi setapak menuju puncak Bukit Gumang. “Saya memang sempat putus asa, tetapi Tuhan akhirnya memberi saya jalan untuk bisa berjalan,” kata remaja yang kini bekerja sebagai mekanik di Singaraja ini. Sejak bisa berjalan dengan bantuan kaki palsu, naik Bukit Gumang menjadi amat mudah baginya, meski bagi orang normal ini terasa sulit. Dia mengaku sudah terbiasa naik turun puncak Bukit Gumang sejak SD, setiap pelaksanaan Usaba Gumang. Menurutnya, cacat fisik bukan jadi halangan

Bali Post/gik

BABI GULING - Salah satu pamedek saat pedek tangkil sambil menggotong persembahan mapinton berupa babi guling menuju Pura Bukit Gumang. pedek tangkil saat Usaba Gumang. “Kalau sudah niat, nanti pasti sampai,” kata Dayuh yang tinggal di Desa Penarukan, Buleleng ini. Dengan mengenakan pakaian adat lengkap, ditemani kedua orangtuanya, dia membuktikan, niatnya sampai ke puncak Bukit Gumang dengan selamat. Rasa antusias masyarakat Bali, khususnya warga Desa Bugbug saat Usaba Gumang, memang berbeda dari pelaksanaan ritual lainnya di Bali. Meski sudah tahu bakal menjalani medan sulit, sebagian besar pamedek tetap mengajak serta keluarganya. Bahkan, anak yang masih balita juga diajak

naik Bukit Gumang. Bagi yang mapinton atau saud sosot, juga menyertakan persembahan babi guling yang digotong dari jalan raya menuju puncak Bukit Gumang. Tak jarang karena kelelahan, pamedek ini harus beristirahat berulang kali, untuk mengembalikan tenaga sebelum melanjutkan perjalanan. Ini menjadi fenomena unik. Hal itu hanya bisa ditemukan saat Usaba Gumang, setiap dua tahun sekali. “Jiwa ngayah dan kesadaran spiritual warga kami di Bugbug memang tinggi. Ini karena

kami tanamkan jiwa ngayah dan bakti kepada leluhur sejak kecil,” kata Klian Desa Adat Bugbug, Jero Wayan Mas Suyasa, seraya mengatakan warga Bugbug sejak dulu memang banyak merantau ke Buleleng. Saat puncak Usaba Gumang, Kamis (13/10) kemarin, pralingga Ida Batara “Catur Desa”, yakni Desa Bugbug, Ngis, Bebandem dan Jasri mamargi menuju puncak Bukit Gumang. Pemargi pralingga Ida Batara kairing belasan ribu umat Hindu hingga sampai di Pura Bukit Gumang. Ritual dua tahunan ini membuat akses jalan dari arah Klungkung-Karangasem maupun sebaliknya macet total sore kemarin. Tetapi, pecalang dari empat desa bersama petugas Satlantas Polres Karangasem berusaha mengatur lalu lintas agar kemacetan tak semakin parah. Setelah pralingga Ida Batara sampai di Puncak Bukit Gumang, rencananya Jumat (14/10) ini, pralingga Ida Batara Catur Desa turun dari Pura Bukit Gumang menuju Desa Bugbug. Nantinya, pralingga Ida Batara mabiasa di perempatan Desa Bugbug. Sehari berikutnya, ritual Usaba Gumang baru kasineb, pralingga Ida Batara Catur Desa kembali mamargi ke desa masing-masing. (gik)


TABANAN

14

Jumat Paing, 14 Oktober 2016

Baliho Kedaluwarsa Diberangus

Tabanan (Bali Post) Tim Buru dan Sapa (Bursap) Satpol PP Kabupaten Tabanan melakukan penertiban papan reklame, baliho serta spanduk yang telah kedaluwarsa dan melanggar aturan di sepanjang jalan By-pass Ir. Soekarno, Kamis (13/10) kemarin. Kegiatan ini untuk menjaga kebersihan dan keindahan Kota Tabanan, mengingat belum lama ini meraih penghargaan Adipura. Menurut Kasatpol PP Tabanan I Wayan Sarba, masih banyak baliho dan spanduk kedaluwarsa yang melanggar Perda Nomor 12 Tahun 2002 tentang ketertiban umum. Sebelum melakukan penertiban, pihaknya bersurat kepada pihak terkait yang bertanggung jawab. “Ada kesepakatan tenggang waktu H-7 dan H+7 bagi pemasang untuk segera menurunkan baliho dan spanduk kedaluwarsa. Sayangnya kesepakatan ini kerap diabaikan, sehingga petugas kami turun langsung ke lapangan,” ucapnya. Penertiban baliho dan reklame akan berkesinambungan, sehingga lingkungan di Pemkab Tabanan rapi dan bersih. Sebab selain kedaluwarsa, ada pula baliho dan spanduk rusak yang membuat wajah kota terlihat kumuh. ‘’Kerja sama dalam kegiatan penurunan baliho terus berlanjut sampai bersih, terlebih di jalan protokol,” jelasnya. Pihaknya memberikan apresiasi kepada ormas atas kesadarannya ikut bersama-sama mewujudkan lingkungan Kota Tabanan yang bersih. Selama ini Satpol PP selalu bersurat kepada ormas untuk menurunkan baliho yang umumnya berisi ucapan selamat hari raya. “Kami berterima kasih atas kesadarannya mentaati kesepakatan sehingga tidak sampai merepotkan Satpol PP. Jika ada yang tertinggal, kami bertugas melakukan penertiban,” ungkap Sarba. (kmb28)

Lahan Sawah di Desa Tua Marga

Bisa Dijual, Tak Boleh Dialihfungsikan

Bali Post/ist

SIDAK - Petugas KTR Pemkab Tabanan melakukan sidak di Puskesmas III Tabanan, Kamis (13/10) kemarin.

Sidak KTR

Petugas Satpol PP Diumpat

Tabanan (Bali Post) Tim Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Pemkab Tabanan diumpat oleh warga yang kedapatan merokok saat melaksanakan tugasnya di kawasan areal Puskesmas III Tabanan, Kamis (13/10) kemarin. Kesal diperlakukan seperti itu, petugas hampir melakukan perlawanan. Beruntung aksi mereka bisa diredam sehingga tidak sampai terjadi adu fisik. Pelanggar tanpa identitas yang mengaku bernama I Made Saraswati asal Jalan Merak Nomor 4 Jambe tersebut akan dibina di Kantor Satpol PP Tabanan, Selasa (18/10) mendatang. “Wajar saja petugas merasa kesal karena lembaganya diumpat dengan kata-kata kasar. Apalagi sedang menegakkan aturan yang dibuat untuk kesejahteraan dan kesehatan masyarakat,” beber Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba saat diminta konfirmasinya terkait kejadian tersebut. Perlakuan seperti itu memang kerap dihadapi petugas saat melakukan penegakan Perda Nomor 10 Tahun 2014 tentang KTR di lapangan. Meski demikian, anggotanya tetap bekerja sesuai protap dan SOP. “Saya harapkan petugas tidak terpancing emosi saat melakukan sidak, karena ini sifatnya pembinaan dan pelang-

gar hanya menandatangani berita acara untuk tidak mengulangi kesalahannya,” ujarnya. Mantan Kabag Humas Pemkab Tabanan tersebut menegaskan, dengan adanya Perda 10/2014 tentang KTR dan Perbup 40/2014, suka atau tidak suka masyarakat harus patuh. Saat ini sifatnya masih pembinaan, tetapi pada 2017 sudah masuk pengenaan sanksi yang kedapatan melanggar. Sasarannya akan diperluas lagi sampai sektor layanan publik swasta terutama perbankan. Dalam sidak KTR di wilayah Kecamatan Tabanan, tim KTR Pemkab Tabanan menyasar delapan layanan publik, yaitu kantor perbekel, UPTD Pendidikan, puskesmas dan sekolah. Di Puskesmas III Tabanan, tim menemukan seorang pengunjung merokok di areal layanan. Sebelumnya tim juga mendatangi Kantor Desa Per-

bekel Delod Peken, namun tidak menemukan pelanggar. Sementara di Kantor Perbekel Desa Dauh Peken belum dipasang stiker KTR. Tim langsung memberikan stiker agar bisa dilihat oleh masyarakat dan pengunjung. Di Kantor Perbekel Desa Dajan Peken, tim menemukan empat asbak rokok. Tim minta Perbekel Desa Dajan Peken segera melaporkan bila ada orang yang merokok di kawasan ini agar nantinya bisa diberikan pembinaan. Selanjutnya tim mengunjungi SMA Negeri 1 Tabanan dan SMA Negeri 2 Tabanan. Di kedua tempat ini tidak terdapat stiker KTR. Tim memberikan stiker KTR agar siswa, guru dan pengunjung tidak merokok di sembarang tempat. Sementara di Kantor Perbekel Desa Bongan didapati asbak dan puntung rokok, padahal sudah dipasang stiker KTR. (kmb28)

DESA Tua merupakan salah satu desa di Kecamatan Marga, Tabanan yang memiliki lahan pertanian cukup luas dan masih dipelihara hingga saat ini. Dari luas desa 380 hektar, 300 adalah lahan pertanian. Untuk menjaga agar lahan pertanian ini tidak menyusut, pihak desa mengeluarkan aturan lahan sawah boleh dijual tetapi tidak boleh dialihfungsikan menjadi bangunan. Dengan kata lain, pembeli lahan sawah di Desa Tua harus tetap memfungsikan lahan tersebut sebagai sawah. “Ada aturan di sini, lahan sawah yang dibeli tidak boleh dialihfungsikan menjadi bangunan, melainkan tetap sawah,” tegas Perbekel Desa Tua I Made Mudastra, Kamis (13/10) kemarin. Untuk mempertahankan alam Desa Tua yang masih terpelihara, pihaknya hendak mengembangkan desa wisata yang menonjolkan agrowisata serta wisata alam seperti sungai dan kayu putih yang berusia ratusan tahun. Terlebih Desa Tua termasuk yang diusulkan menjadi desa wisata. Ada beberapa titik yang bakal dikembangkan. Selain Kayu Putih yang sudah dikenal wisatawan, pihak desa ingin mengembangkan Tukad Yeh Kakul yang dialiri 11 mata air dan berisi campuan yang biasa dipakai upacara tujuh bulanan ibu hamil. “Sungai ini akan ditata sehingga ada tempat pemandian untuk tamu,” tutur Mudastra. Luas lahan pertanian juga dimanfaatkan untuk menarik wisatawan dengan membuat tracker sepanjang jalur sawah dan ada penanaman tanaman organik. Di sini wisatawan diajak menanam, memetik bahkan memasak tanaman organik yang dihasilkan petani. “Ini masih rancangan. Jika sudah ditetapkan jadi desa wisata baru dilaksanakan. Pengembangannya rencananya memakai alokasi dana desa (ADD) dan dana desa (DD),’’ ujarnya. Untuk menunjang pengembangkan desa wisata, Desa Tua membutuhkan tempat-tempat penginapan. Investor dibukakan peluang membangun fasilitas akomodasi di lahan tegal, bukan di sawah. Lahan tidak dijual ke investor, tetapi dikontrakkan oleh pemilik tanah. ‘’Dengan sistem kontrak ini, warga Desa Tua posisinya lebih aman karena ke depannya tanah itu tetap bisa menghidupi warga,’’ jelas Mudastra. (san)

Bali Post/san

LUAS - Lahan pertanian yang luas di Desa Tua, Marga, menjadi salah satu modal untuk dijadikan desa wisata.

Warung Global

Pemerintah Jangan Mudah Berikan Grasi kepada Napi Narkoba

Bali Post/ist

OLAH TKP - Petugas melakukan olah TKP di ruangan kepala SMAN 1 Kediri.

Maling Gondol Dua Laptop SMAN 1 Kediri

Tabanan (Bali Post) Kasus pencurian di Kabupaten Tabanan mulai menyasar sekolah. Kamis (13/10) kemarin SMAN 1 Kediri atau SMA Bakta yang berlokasi di Jalan Bingin Ambe, Banjar Anyar kehilangan dua laptop di ruang TU dan kepala sekolah (kasek). Ironisnya, CCTV di kantor tersebut tidak hidup. Peristiwa kemalingan tersebut baru diketahui pagi hari atau sekitar pukul 07.00 Wita, saat pegawai masuk kantor. Penjaga sekolah I Nyoman Pateng (63) ketika hendak masuk ruang tata usaha dan kasek, terkejut melihat pintu belakang dalam keadaan terbuka dan kuncinya tercongkel. Kasus ini kemudian dilaporkan kepada guru dan Kasek Dewa Nyoman Maryono. Setelah dicek, ternyata dua laptop merek Azus yang ada di ruang tata usaha dan ruang kepala sekolah digondol maling. Pihak sekolah mengalami kerugian sekitar Rp 11,8 juta. Kasus ini tidak langsung dilaporkan ke polisi. Bahkan pihak sekolah berusaha menutupinya. Dari olah TKP yang dilakukan kepolisian dari Polsek Kediri dibantu Unit Inafis Polres Tabanan, diketahui pelaku masuk dengan cara mencongkel pintu termasuk pintu menuju ruang kepala sekolah. Petugas juga mendapati CCTV mati sehingga tidak bisa merekam kejadian di dalam ruangan. Sementara petugas satpam berjaga di pintu masuk sekolah. Kapolsek Kediri Kompol I Putu Suprama, seizin Kapolres membenarkan kejadian tersebut. Meski tidak ada laporan resmi, pihaknya bersama anggota turun ke lokasi melakukan lidik dan olah TKP untuk mengetahui modus pelaku. “Belum diketahui siapa pelakunya, masih lidik,” katanya. (kmb28)

PEMBERIAN grasi kepada napi kasus narkoba sebagai tanda lemahnya perang terhadap narkoba, padahal selama ini negara mendengungkan perang terhadap narkoba. Ini disampaikan sebagian besar pengunjung dalam acara Warung Global, mengulas topik ‘’Pecandu Narkoba’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Kamis (13/10) kemarin.

Mahayadi di Kuta Selatan dan Sridham di Mengwi pada intinya tidak setuju dengan pemberian grasi atau mengabulkan permohonan grasi napi narkoba. Pada waktu pemerintahan SBY, grasi dikecam oleh rakyat. Penegakan hukum harus tegas. Sudah beberapa kali kepala BNN berganti, namun kejahatan narkoba tetap terjadi, malah semakin marak dan memprihatinkan.

Grasi menurut Becik di Tuban, merupakan hak napi untuk mendapatkan keringanan hukuman. Sekarang tergantung presidennya mengabulkan atau tidak. Yang jelas Jokowi berkomitmen menegakkan hukum dan perang terhadap narkoba. Arya di Denpasar mengharapkan petugas mengawasi napi narkoba dengan ketat. Jangan-jangan mereka sudah mengirup udara bebas

atau berkeliaran di luar lapas. Grasi jangan diobral. Tidak boleh tergesagesa atau mudah memberikan grasi, apalagi narkoba merupakan kejahatan luar biasa. Hukum harus ditegakkan. Dulu ada barter napi antara Indonesia dan luar negeri. Ini sama saja hukum kita dilecehkan oleh negara lain. Sebaiknya pelaku narkoba dihukum mati. Demikian dikatakan Ayu di Petang dan Wayan Agus di Nusa. (sikha)


15

Jumat Paing, 14 Oktober 2016

Messi Kembali Berlatih

Jadwal Pertandingan Liga Spanyol Sabtu (15/10) dini hari Las Palmas vs Espanyol Liga Jerman Sabtu (15/10) dini hari Borussia Dortmund vs Hertha Berlin Liga Prancis Sabtu (15/10) dini hari Toulouse vs Monaco Nice vs Olympique Lyon

Real Madrid Perpanjang Kontrak Pemain Kuncinya Madrid Gareth Bale menyetujui perpanjangan kontrak enam tahun dengan Real Madrid. Rekan seklubnya, Toni Kroos, malah telah menandatangani kontrak perpanjangan hingga dua musim lagi di Santiago Bernabeu. Stasiun Radio Cadena Ser, Kamis (13/10) kemarin mengatakan, Bale yang bergabung dengan Real dengan rekor transfer 100 juta euro (112 juta dolar AS) pada 2013, akan menandatangani konBali Post/rtr trak baru hingga 2022 pada Gelandang serang Real dua pekan mendatang. Madrid Gareth Bale. Pemain internasional asal Wales Bale itu telah ikut memenangi dua Liga Champion dan satu Piala Raja sepanjang tiga musim. Dia juga mencetak 65 gol di seluruh kompetisi. Sementara Kroos akan bertahan di Real Madrid hingga 2022. Gelandang Jerman itu bergabung dengan Real dari Bayern Munich setelah meneken kontrak enam tahun pada 2014. Kroos (26) tampil 108 pertandingan untuk Real, dan mencetak empat gol. Dia ikut memenangi Liga Champion, dua Piala Super UEFA, dan Piala Dunia Klub FIFA selama membela Real. Klub juara Eropa itu juga sedang menyiapkan kontrak baru dengan Cristiano Ronaldo, Pepe dan Luka Modric. Bek tengah Pepe akan memperpanjang kontrak hingga 2018. Sementara itu, Ronaldo menyatakan senang bisa menandatangani kontrak empat tahun hingga 2020, dan playmaker Luka Modric juga menyatakan mendapat tawaran kontrak baru. (afp/ant)

Barcelona -

Penyerang Argentina Lionel Messi, Kamis (13/10) kemarin mulai berlatih lagi bersama rekan-rekan seklubnya di Barcelona. Mesin gol Barca itu absen selama tiga pekan terakhir akibat cedera otot paha. Website klub Katalan itu melaporkan, selain Messi, pemain lain juga mulai bugar dan berlatih adalah bek Samuel Umtiti. ‘’Leo Messi dan Samuel Umtiti mulai kembali berlatih meski mereka belum mendapat kepastian bugar dari tim medik. Ini menjadi bagian dari perjuangan mereka untuk memulihkan diri dan bergabung dengan tim ,’’ isi pengumuman klub tersebut yang juga disertai foto Messi tengah bermain bola. Usai jeda internasional, sejumlah pemain juga telah kembali dari memperkuat timnas, tak terkecuali trio pemain Spanyol Andres Iniesta, Gerard Pique dan Sergio Busquets. Mereka juga ambil bagian dalam latihan dengan anggota tim. Neymar yang tampil membela timnas Brazil di kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan, juga telah kembali ke Barcelona dan berlatih. Messi terakhir kali tampil untuk Barca adalah pada laga kontra Aletico Madrid, 21 September lalu. Pertandingan La Liga di Camp Nou itu berakhir imbang 1-1, namun Messi tak mampu menyelesaikan laga tersebut karena cedera. Ironinya, sehari sebelum pertandingan digelar, Umtiti lebih dahulu dipastikan absen. Pemain Prancis itu menderita cedera ligamen pada otot lututnya. Kembali sederet pemain

kunci itu memulihkan kepercayaan diri klub juara La Liga itu setelah bek Spanyol Sergi Roberto serta kiper cadangan Jasper Cillessen dari Belanda dalam kondisi cedera menyusul laga internasional yang diikuti. Bek Jordi Alba serta gelandang Ivan Rakitic pun tak bisa diharapkan tampil karena kondisinya tidak bugar. Pasukan Luis Enrique menyiapkan diri menghadapi pertandingan melawan Deportivo La Coruna pada Minggu mendatang. Barca selanjutnya dijadwalkan menghadapi Manchester City pada pertandingan Liga Champions pekan depan. Laga di Camp Nou itu akan menjadi kunjungan pertama Pep Guardiola. Semasa kepemimpinan Guardiola selama empat musim, Barca dibawa ke tangga juara Liga Champions dua kali. Sepanjang musim ini, Barca tampil kurang konsisten. Usai menghancurkan Real Betis 6-2 dan Celtic 7-0, dan Sporting Gijon 5-0, pasukan Enrique keok 1-2 atas Alaves di kandang sendiri serta 3-4 di markas Celta Vigo. Barca kini menempati peringkat keempat klasemen La Liga meski terpaut dua poin saja dari klub pemuncak Atletico. Namun di Liga Champions, Barca berada di puncak usai membekuk Celtic dan Borussia Moenchengladbach 2-1. (kmb39/afp)

Motegi Pembalap Spanyol Marc Marquez berpeluang mengamankan gelar juara dunia MotoGP bila mampu memenangi balapan di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang, Minggu mendatang. Juara dunia dua kali itu memimpin klasemen dengan keunggulan 52 poin dari rival terdekatnya, Valentino Rossi. Marquez berpotensi menjadi juara dunia jika dia meraih podium teratas dan pembalap Yamaha Rossi finis di posisi ke-15 atau di bawahnya. Atau peringkat ketiga Jorge Lorenzo (Yamaha) mengakhiri balapan di posisi keempat atau di bawahnya. ‘’Kami akan mencoba dengan semangat seperti memenangkan balapan lainnya,’’ ungkap Marquez pada sesi wawancara, Kamis (13/10) kemarin. Sayangnya, pembalap Spanyol itu memiliki rekor buruk setiap kali tampil di sirkuit ini. Ia tidak pernah menang di trek yang mengandalkan kuatnya pengereman dan akselerasi. Namun dengan empat balapan di depan mata dan 100 poin diperebutkan, peluang menjadi jawara tetap terbuka lebar. ‘’Gaya membalap saya tidaklah buruk. Tapi mo-

tornya saya berjuang sedikit lebih keras setiap kali digunakan di sini. Lihat saja dia akhir pekan nanti dan mencoba meraih poin. Itulah yang terpenting,’’ ungkap pembalap tim Repsol Honda itu. Balapan Minggu nanti diperkiarakan akan dilangsungkan dalam cuaca yang cerah di sirkuit yang berada di wilayah pegunungan itu. Namun tim-tim peserta seluruhnya sebenarnya tengah bersiap menghadapi tiga seri yang digelar dalam waktu tiga pekan dalam cuaca yang berbeda di Asia. Usai di Jepang, seri berikutnya balapan akan digelar di Australia dan dilanjutkan ke Malaysia. Balapan ditutup di kampung halaman Marquez di Spanyol. Sejauh ini MotoGP menghasilkan delapan pemenang berbeda dan jauh dari perkiraan sebelumnya. Rossi memiliki rekam jejak yang bagus di Twin Ring ini. Pembalap veteran yang telah mengoleksi 9 gelar dunia itu masih haus juara dan mimpinya memangkas jarak dengan Marquez amat besar. Sementara rekan setimnya, Lorenzo, berharap bisa memperkecil jarak dengan Rossi yang kini hanya 14 poin saja. Pembalap Spanyol

Penyerang Barcelona Lionel Messi.

Bali Post/rtr

Marquez Bersiap Amankan Gelar

Bali Post/rtr

SABUK - Petinju kelas berat Inggris Tyson Fury berpose dengan sabuk WBA, IBF dan WBO.

Izin Bertinju Fury Dicabut

Lonson Petinju Inggris Tyson Fury dicabut izinnya oleh Dewan Pengawas Tinju Inggris (BBBofC), Kamis (13/10) kemarin. Keputusan tersebut diambil setelah Fury yang mengaku menggunakan kokain untuk mengatasi depresi, melepaskan gelar juara dunia kelas berat versi WBO dan WBA untuk menjalani proses penyembuhan. Dalam laporan BBBofC menyatakan izin bertinju Fury dicabut dan proses penyelidikan tengah dilakukan atas petinju yang bersangkutan berkaitan dengan dugaan penggunaan obat terlarang dan alasan kesehatan. Petinju berusia 28 tahun itu akan dilucuti gelarnya setelah membatalkan dua rencana pertarungan mempertahankan gelar tahun ini melawan mantan juara Vladimir Klitschko. Lawannya dari Ukraina itu ditundukkan Fury pada laga November tahun lalu. Kemenangan atas Klitschko juga menghasilkan sabuk IBF. Ironinya, Fury menolak memainkan pertandingan wajib melawan Vyacheslav Glazkov yang membuat sabuknya melayang dari tangannya. Dalam pernyataannya, Fury menyatakan langkahnya untuk melepas sabuk WBO dan WBA itu adil dan benar. Dengan demikian gelar yang lowong itu menjadi aktif dan diperebutkan oleh petinju-petinju lainnya. ‘’Saya mendapatkan sabuk itu di atas ring dan seharusnya saya kehilangan itu di atas ring pula. Namun saya tidak bisa mempertahankan gelar itu sekarang,’’ katanya dalam pernyataan yang dirilis Hennessy Sports. Promotor Fury, Mike Hennessy, menyebut keputusan tersebut sangat menyedihkan. Sementara Peter Fury, paman dan juga pelatih, mengatakan keponakannya akan kembali jauh lebih tangguh lagi. ‘’Dia akan merebut kembali apa yang yang menjadi haknya,’’ kata Peter. Fury membatalkan tarung ulang melawan Klitschko pada 29 Oktober lalu karena alasan kesehatan. Sementara tarung sebelumnya yang batal yakni pada Juli dikarenakan cedera engkel. Dalam wawancara dengan majalah Rolling Stone awal bulan ini, Fury mengungkapkan perasaan depresinya dan mengonsumsi kokain sebagai pelariannya. (kmb39/afp/ap)

itu ingin mengakhiri sembilan musim pengabdiannya di Yamaha dengan hasil bagus sebelum memulai petualangan baru di Ducati musim depan.

Pembalap Repsol Honda Dani Pedrosa pun tak bisa dipandang sebelah mata pada balapan di Motegi ini. Pembalap Spanyol peringkat keempat klasemen semen-

tara itu, tercatat tiga kali juara di sirkuit berjarak 4,8 km ini. ‘’Kami memerlukan ban yang cocok untuk balapan di Motegi ini,’’ kata Pedrosa. (kmb39/afp)

Bali Post/ap

MOTOGP - Pembalap Spanyol Marc Marquez mengendarai motor Honda yang digunakan untuk pertama kali di MotoGP RC181 di garasi Sirkuit Twin Ring Motegi, utara Tokyo , Kamis (13/10) kemarin. MotoGP Jepang akan digelar pada Minggu (16/10).

Lima Wakil Indonesia Melaju ke Perempatfinal Taipei Ganda putra Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian menjadi wakil kelima Indonesia yang lolos ke babak perempatfinal turnamen Chinese Taipei Masters 2016. Rian/Fajar berhasil menundukkan unggulan ketiga yang juga wakil tuan rumah, Liao Min Chun/Tseng Min Hao, dalam tiga game langsung, 11-8, 11-8, 11-6, Kamis (13/10) kemarin. Kemenangan di pertemuan sebelumnya di Chinese Taipei Grand Prix Gold 2016 membuat Rian/Fajar percaya diri

bisa kembali menaklukkan Liao/Tseng. Pencapaian Rian/ Fajar yang mampu menembus semifinal Thailand Open Grand Prix Gold 2016 juga menambah keyakinan pasangan ini. Taiki Shimada/Yoshinori Takeuchi akan menjadi lawan Rian/Fajar di babak delapan besar. Meskipun belum pernah bertemu di pertandingan resmi, namun Rian/Fajar mengaku sudah mengantongi strategi untuk mengalahkan pasangan Jepang tersebut. ‘’Shimada/Takeuchi pernah latihan di Cipayung selama dua

minggu, kami sedikit-sedikit bisa mengetahui kelemahan mereka,’’ kata Fajar. ‘’Kami merasa lebih cocok dengan sistem skor 11 karena sesuai dengan tipe permainan kami yang cepat dan menyerang. Rasanya sistemnya lebih simpel. Sebelumnya kami sudah pernah mengikuti dua kejuaraan dengan sistem skor ini dan kami bisa juara,’’ tambah Rian. Sayangnya, pasangan Hardianto/Kenas Adi Haryanto harus terhenti di babak 16 besar setelah dikalahkan

Mak Hee Chun/Yeung Shing Choi (Hongkong), dengan skor 11-7, 5-11, 11-4, 6-11, 3-11. Di sektor tunggal putra ada Shesar Hiren Rhustavito yang akan berhadapan dengan wakil Malaysia, Daren Liew. Sementara Hanna Ramadini yang lolos dari partai ‘’perang saudara’’ melawan Ruselli Hartawan, akan ditungu Saena Kawakami dari Jepang. Pasangan ganda putri Nisak Puji Lestari/Meirisa Cindy Sahputri juga bakal

menghadapi wakil Negeri Sakura yang merupakan unggulan keempat, Shiho Tanaka/Koharu Yonemoto. Sedangkan pasangan ganda campuran Riky Widianto/ Gloria Emanuelle Widjaja akan menghadapi tantangan dari unggulan pertama, Yong Kai Terry Hee/Tan Wei Han (Singapura). Partai perempatfinal akan berlangsung besok, Jumat (13/10), di Hsing Chuang Gymnasium mulai pukul 12.00 waktu setempat. (kmb39/net)


OLAHRAGA

16

Made Erawan

Jumat Paing, 14 Oktober 2016

Bali Post/022

12 Pemain Cricket Bali Masuk Timnas SEA Games

Gianyar (Bali Post) Tercatat 12 pemain cricket Bali terdiri atas enam putra dan enam putri dipanggil masuk timnas SEA Games. Mereka adalah Nanda, A.A. Ita Bastari, Olla, Swandewi, Putu Pridayanti (Gianyar), Sariyani (Badung). Ditambah enam atlet putra yakni Kadek Gamantika, Budiarta, Dewa Kisawa (Gianyar), Gede Arya, Darmawan (Denpasar) serta Gede Darmawan (Buleleng). Pelatih Kepala Tim PON Bali Made Erawan, di Gianyar, Kamis (13/10) kemarin menjelaskan, timnas putri SEA Games, pasca-PON melakukan try-out ke Korea Selatan. Sementara timnas putra SEA Games mendahului ke India. Erawan menambahkan, pada hajatan multi-event empat tahunan nasional antarprovinsi PON XIX di Jawa Barat lalu tim putra Bali mengawinkan dua emas di nomor super eight dan twenty-twenty. Sedangkan tim putri merebut perak di nomor twenty-twenty, serta perunggu pada super eight. Dua medali emas putri diboyong Tim DKI Jakarta. Erawan mengakui persiapan tim putri kurang maksimal, mengingat beberapa pemainnya mengikuti ujian nasional serta seleksi di perguruan tinggi. ‘’Jadi, mereka kurang fokus latihan,’’ kilahnya. Sementara sang juara tim DKI bermaterikan mahasiswi Universitas Negeri Jakarta (UNJ), yang notabene usianya lebih mapan, ditopang stamina yang mumpuni. ‘’Inilah hasil evaluasi kegagalan tim putri menyumbang emas di ajang PON,’’ terangnya. Yang jelas, pihaknya kini konsentrasi regenerasi atlet mulai SD, SMP, SMA, sampai perguruan tinggi, dan menyasar tujuh kota dan kabupaten yakni Denpasar, Badung, Tabanan, Gianyar, Buleleng, Klungkung, serta Jembrana. ‘’Yang belum terbentuk Pengkab PCI tinggal Karangasem dan Bangli,’’ ujar guru olahraga SMAN 1 Blahbatuh (Blasman) Gianyar ini. Di sisi lain, Kasek Blasman Ketut Sulatra menyatakan alumnus sekolahnya Ari Pranayoga serta siswi kelas XII Mertanadi masuk skuad PON. ‘’Cricket masuk ekstrakurikuler, dan peminatnya 90 siswa,’’ jelasnya. (022)

ITF Women’s Circuit

Bali Post/ant

SUNDUL BOLA - Pemain Persela Dendy Sulistyawan (tengah) menyundul bola dengan dikawal Ahn Byungkeon (kanan) dan Alsan Putra (kiri) dari Bali United pada pertandingan Torabika Soccer Championship (TSC) di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (13/10) kemarin. Persela menundukkan BU 3-0.

BU Telan Kekalahan di Kandang Persela

Sidoarjo (Bali Post) -

Kekalahan di tim junior, berlanjut ke tim senior Bali United (BU) saat memainkan laga tandang ke Jawa Timur. Tim besutan Indra Sjafri menelan kekalahan atas Persela Lamongan dengan skor telak 0-3 di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (13/10) kemarin. Dengan kekalahan ini, tim yang berjuluk Serdadu Tridatu itu, lagi-lagi harus kehilangan poin di laga tandang, setelah di laga kandang sebelumnya di Stadion Dipta, Gianyar juga menyetor 3 poin kepada lawannya Persiba Balikpapan. Tiga gol yang dilesatkan

Persela Lamongan dicetak Ivan Carlos Franca Coelho menit ke-23, Da Conceicoa Hedivo Gustavo (37) dan Saddil Ramdani (92). Usai pertandingan Indra Sjafri menjelaskan, banyak peluang yang diraih, hanya peluang itu selalu gagal diman-

faatkan menjadi gol. “Pemain asing yang kami harapkan bagus, sampai saat ini belum memuaskan,” jelas Indra Sjafri. Sementara itu, Pelatih Persela Aji Santoso mengatakan kalau permainan anak asuhnya ini sudah berja-

Tiga Petenis Indonesia Lolos ke Semifinal

Jakarta (Bali Post) Tiga petenis putri Indonesia berhasil menembus putaran semifinal turnamen ITF Women’s Circuit Jakarta 2016 setelah menang pada laga perempatfinal di lapangan tenis Elite Club Kuningan, Jakarta, Kamis (13/10) kemarin. Tiga petenis putri Merah-Putih yang melaju ke semifinal turnamen tingkat ProCircuit itu adalah Lavinia Tananta, Jessy Rompies, dan Beatrice Gumulya. Lavinia melangkah ke semifinal setelah menundukkan sesama atlet Indonesia Deria Nur Haliza dalam dua set langsung 6-4, 6-1 selama satu jam 22 menit. Pada putaran semifinal Jumat (14/10) ini, Lavinia akan menghadapi petenis unggulan pertama asal Singapura Stefanie Tan. ‘’Laga itu seperti uji coba SEA Games 2017 karena Stefanie akan menjadi ujung tombak Singapura. Saya akan mencoba sekuat tenaga untuk menghentikannya,’’ kata petenis yang akrab disapa Vivin itu. Sementara Beatrice melaju ke semifinal setelah menghadapi perlawanan ketat petenis Jepang Haruka Kaji dalam tiga set. Beatrice pun sempat bermain dalam dua kali tie break 7-6(4), 6-7(6), 6-4 sebelum menuntaskan pertandingan selama tiga jam 39 menit itu. ‘’Saya bermain terburu-buru pada poin-poin kritis terutama pada set kedua. Saya punya peluang untuk menuntaskan permainan dalam dua set,’’ kata Beatrice. Pada semifinal, Beatrice akan menghadapi rekannya Jessy Rompies dan memastikan satu tempat untuk Indonesia pada partai final. Jessy melangkah ke putaran semifinal setelah mengalahkan petenis Jepang Yukina Saigo dalam dua set langsung 6-2, 6-2. Petenis putri lain Indonesia, Rifanty Kahfiani, juga terempas pada perempatfinal sebagaimana Deria Nur Haliza. Rifanty takluk dari petenis Singapura Stefanie Tan dalam dua set langsung 2-6, 2-6. (ant)

Sean Adu Kecepatan dengan Mantan Pembalap F1 Jakarta (Bali Post) Pembalap muda Indonesia Sean Gelael akan beradu cepat dengan mantan pembalap Formula 1 seperti Mark Webber pada balapan ketahanan enam jam FIA World Endurance Championship. Pada balapan bergengsi ini, Sean akan memperkuat tim Extreme Speed Motorsport. Pada balapan ini, Sean tidak dibebani target. Bagi Sean Gelael dan Antonio Giovinazzi, ini bukan balapan ketahanan pertama. Sebelumnya mereka telah punya pengalaman dan bahkan sudah berbagi kemenangan pada dua balapan terakhir Asian Le Mans Series di Buriram, Thailand, dan Sepang. Adapun Van der Garde sendiri sekarang masih aktif dalam balapan European Le Mans Series, termasuk balapan ketahanan yang legendaris, 24 hours of Le Mans. Secara performa, Giovinazzi juga sedang menunjukkan penampilan bagus pada balapan GP2 Series. Pembalap asal Italia ini memimpin klasemen sementara pembalap. Dia unggul tujuh poin dari rekan satu timnya Pierre Gasly. Sementara Sean Gelael hingga seri ke-10 di Sepang menempati posisi ke-15 dengan koleksi 24 poin. Saat ini balapan GP2 tinggal menyisakan satu seri di Abu Dhabi yang mana Antonio bisa menjadi juara dunia jika tetap finis di depan Gasly. Buat Sean Gelael, balapan di Abu Dhabi perjuangan terakhir untuk memperbaiki peringkatnya sekaligus tim. (ant)

lan dengan maksimal. “Rotasi yang kami lakukan terutama di lini depan bisa dijalankan dengan baik, selain itu rotasi kiper yang kami lakukan ini juga bisa dimaksimalkan dengan baik. Terbukti bola-bola sulit berhasil diantisipasi oleh Dwi Kuswanto,” katanya. Sementara itu, pada laga di Palembang, tiga gol yang dilesakkan Alberto “Beto” Goncalves di babak pertama sukses membawa Sriwijaya FC memenangkan pertandingan

melawan Persegres Gresik United di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Kemenangan ini sedikit mengobati luka pascadua kali kekalahan pada laga sebelumnya. “Sriwijaya tampil dengan kekuatan penuh, hasilnya sangat memuaskan bisa meraih tiga poin,” ujar pelatih Sriwijaya Widodo Cahyono Putro mengomentari kemenangan timnya hasil gol Beto yang dicetak pada menit ke-27, 37 dan 44. (kmb41/ant)

Kejurprov Softball

Tim Putri Smanela Tundukkan Smanab

Bali Post/ist

UJIAN - Suasana ujian instruktur senam yang dihelat LKP Lala Studio di Jalan Veteran 66 E, Puri Satria Denpasar, Selasa (11/10) lalu.

Lala Studio Gelar Ujian Instruktur Senam

Denpasar (Bali Post) Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Lala Studio menyelenggarakan ujian instruktur senam di Lala Studio, Jalan Veteran 66 E Puri Satria, Selasa (11/10) lalu. Selama pelaksanaan ujian instruktur senam, dipantau utusan dari Disdikpora Kota Denpasar sebagai wujud monitoring. Sebelum menempuh ujian instruktur, persyaratannya mereka telah mengikuti kursus selama tiga bulan di LKP Lala Studio. Perserta ujian berdatangan dari Denpasar, Badung, Gianyar, Jembrana. ‘’Mereka ini merupakan angkatan ke-31 sejak berdirinya LKP Lala Studio,’’ sebut pemilik Lala Studio Adolfina Grace Tangkudung, S.Pd., M.Fis. di Denpasar, Kamis (13/10) kemarin.

Satu-satunya penguji nasional senam di Bali ini menuturkan, materi yang diberikan selama peserta ujian mengikuti kursus terdiri atas teknik gerak instruktur, metode penyusunan ragam gerakan, karakteristik musik, cedera senam aerobik, penghitungan denyut nadi, pengelolaan kelas, serta kode etik dan kepribadian. ‘’Di LKP Lala Studio ini, kami sangat menjunjung tinggi kode etik ini, sebab sepandai apa pun cara mengajarnya, secantik apa pun wajahnya, serta seindah apa pun bentuk tubuh dan bodinya, jika tidak mementingkan kode etik dan kepribadian, maka percuma dan jangan berobsesi menjadi instruktur terkenal dan profesional,’’ papar Grace. Dikemukakan, para peserta ujian diwajibkan mampu menciptakan gerakan sendiri,

yang dituangkan dalam bentuk skripsi, berikut dipraktikkan. Tujuannya, supaya mereka ketika mengajar tidak memberikan gerakan yang menyebabkan cedera. Grace mengakui, untuk menjadi instruktur senam tidaklah mudah. Pasalnya, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat berolahraga senam di Bali, maka makin tinggi pula kebutuhan instruktur senam. Oleh sebab itu, kepiawaian dan kemahiran seorang instruktur senam harus dibuktikan dengan ijazah. ‘’Masyarakat awam banyak beranggapan salah, untuk menjadi instruktur senam tak perlu kursus berikut ijazahnya. Akibatnya, dalam melakukan gerakan senam rawan cedera, lebih fatal lagi bisa sarat terjepit,’’ jelasnya. (022)

Denpasar (Bali Post) Tim U-21 Bali United (BU) harus mengakui tuan rumah Persela Lamongan dengan skor 1-3 dalam lanjutan Kompetisi Torabika Soccer Championship U-21 yang berlangsung di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (13/10) kemarin. Tiga gol yang bersarang di gawang Putu Pager Wirajaya masing-masing diceploskan oleh Afif Allaam Sena menit 20, kemudian Moch Fahmi Al Ayyudi (64),

dan Rendy Adityawardana (74). Sementara sebiji gol dari Bali United dilesakkan I Gede Rio Andreawan menit 26. Pelatih Bali United U-21 Wayan Arsana menjelaskan, hasil laga ini sangat tidak memuaskan. Padahal apa yang sudah disiapkan sudah diterapkan pemain. ‘’Kami apresiasi kerja keras semua pemain. Ke depannya tim harus lebih baik lagi. Ini akan menjadi tugas berat, karena jika ingin lolos tim

harus mampu memenangkan laga kandang yang tersisa,’’ jelas Arsana. Sementara salah satu pemain Bali United Bayu Ariawan menjelaskan, jika dirinya bersama rekanrekannya sudah berjuang maksimal. ‘’Segala kemampuan sudah kami keluarkan, tapi kami belum bisa memberikan hasil terbaik untuk tim. Kami akui kualitas Persela jauh lebih baik dari tim,’’ ungkap Bayu Ariawan. (kmb41)

Denpasar (Bali Post) Tim putri SMAN 5 Denpasar (Smanela) sukses menundukkan lawannya SMAN 1 Abiansemal (Smanab) dengan skor 21-2 pada hari kedua Kejurprov Softball di Lapangan Kompyang Sujana, Kamis (13/10) kemarin. Hasil lainnya, tim putri SMAN 1 Kediri, Tabanan (Bakta) menang atas SMAK Santo Yoseph (Sanjose) 12-9, sedangkan SMAN 8 Denpasar (Smapan) mengalahkan SMAN 1 Kuta Utara (Sakura) 11-0. Pelatih Smapan Made Sokantara menjelaskan, penampilan Ni Putu Dewi Sandini dan kawan-kawan cukup piawai pada laga kemarin. ‘’Padahal, di sekolah kami, tim softball ini baru terbentuk 2014, sedangkan SMA lain lebih dulu,’’ ucap Sokantara. Dijelaskannya, asuhannya berlatih di Lapangan Lumintang, sedangkan

penggenjotan fisik dilakukan di sekolah. ‘’Kami poles fisik anak-anak untuk penguatan otot yang menopang dalam permainan softball, misalnya mengangkat barbel,’’ ujar Sokantara. Hasil lainnya, di bagian putra, Golden Wing C dikalahkan Jalak 6-12, Smanela unggul atas Bakta 44-2, serta Smanab menaklukkan SMAN 2 Tabanan (Bisma) 11-2. Pelatih Smanab Wayan Andi Mulyana menjelaskan, pihaknya menyiapkan tim selama tiga bulan, sebelum berlaga di ajang Kejurprov ini. ‘’Kami berlatih di Lapangan Wayan Surem, Blahkiuh, sepekan dua kali pada Jumat dan Minggu,’’ tutur Andi Mulyana. Selain itu, melalui ajang Kejurprov ini, pihaknya berniat membentuk tim Porprov Badung. Andi Mulyana mengakui, target timnya juara di Porprov, dan pesaing beratnya adalah Smanela. (022)

Tim U-21 BU Dipecundangi Persela

Bali Post/wan

TANGKAP - Pemain softball putri SMAN 1 Abiansemal (Smanab) sedang menangkap bola saat meladeni SMAN 5 Denpasar (Smanela) pada hari kedua Kejurprov Softball di Lapangan Kompyang Sujana, Kamis (13/10) kemarin.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Jumat Paing, 14 Oktober 2016

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

Sopir Pick-Up,Bujang 081338202602

**** Holycow Steak House****** Dcr 5Sales Counter Cantik&Supel Dcr Sales,IT.Gj+Kms+Bns+BPJS Dicari Dana Jaminan BPKB Truk Dicari PRT Gaji Memuaskan Dcr:Front Office,Housekeeping, Dicari Sastra Inggris S1 Woman Dicr Steward,Server,Host, bs Inggris D1/D3 Pariwisata Lam PT.PMA,Bedahulu XVII/7 Dps Hub:081999984449 Tidur Di Dalam Hb:082145997989 Driver,Engineering,Bellboy, Domisili Sekitar Lampu Merah A.BP.001.10.16.0000898 Pengalaman/tdk. Bawa CV lgsung B.BP.804.10.16.0000462 A.BP.001.10.16.0000876 A.BP.001.10.16.0000889 Security,PRT&Bag.Hukum utk Hotel Hub.Merrys Tour T:081238340636 Saba Prof.IB.Mantra Gianyar Dicr Hskp Staff Bisa Masak Dcr Sgr Admin PT.INL(Natural A.BP.001.10.16.0000854 ke Kuta,di Jl.Dewi Sri & Renon Hub.PO BOX 2005 Kuta Bali Hp:08123633448 Bu Sri Breakfast Umur Max.28Th Latex)Jl.Bypass Ngurah Rai Bth Security Min.SMA P.L 1Mg B.BP.164.10.16.0000424 A.BP.001.10.16.0000869 Pertokoan Bajra Sandhi Seminyak Tlp:081999918152 No.467 Suwung Info 0361 4719009 Dcr:Sales Toko Kulit Ada Pglmn Dicari Sgr PRT,Kerja Siang A.BP.001.10.16.0000790 Lam.Wearnes SudirmanAgung C1-3 A.BP.821.10.16.0000870 *********Dibutuhkan Tenaga A.BP.001.10.16.0000880 A.BP.001.10.16.0000875 Kerja Lancar Bahasa Inggris 09 Pagi-05 Sore,DatangUrg Required FO,Waiter/ss, Dcr Sgr Arsitek utk perusahaan Tlp:081 353 386 113 Langsung ke Jl.Danau Poso Tamatan SMA Hub.085100747466 Bth sgr Marketing,P/W,Min SMA, Bartender for Villa Siap krj dg target,pny kend Design Interior Lok Jimbaran A.BP.001.10.16.0000926 A.BP.001.10.16.0000901 No.1A,Sanur/Hub:08155791130 @Petitenget T:4739659 sdr.Lam lkp Ruko SudirmanAgung Krm CV ke:sdi.hrddep@gmail.com *Info Kerja Keluar Negri Pasti Dcr:Salesman,2 org,u/Oli Shell B.BP.004.10.16.0000452 B.BP.004.10.16.0000450 Berangkat Resmi utk Semua Umur B.BP.101.10.16.0000467 Blok C-18 Dps Telp.0361241169 Peng.Dipelumas,Lk Srt Bw ke Dicari Staff Administrasi utk !!Dcr Admin Wnt bs Komputer H:081337903069,085953774417 Dcr Sgr Tukang Potong kain bali@libratama.com PT Banoli Jl.Buluh Indah 75 Dps Penny Furniture Sanur Bhs Ingutk di Canggu Hub.081999337447 utk Garmen dan Tukang Jahit B.BP.166.10.16.0000472 A.BP.001.10.16.0000749 A.BP.001.10.16.0000599 gris d Komputer Hub08123872326 B.BP.166.10.16.0000474 Admin Pr/Lk Max.24th ComputerSebanyaknya Hub.8466632 Cari Tng Serabutan Dicr Speak Chinese Services B.BP.004.10.16.0000451 ** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** English Baik,Accounting Max.24th, A.BP.001.10.16.0000913 Hub.085100431777 PT.Neverneverland Travel Dicari Teknisi Komputer Gaji+ SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga Dcr Staf Cook,Cook Helper, A.BP.001.10.16.0000878 Pr D4-Multinasional Company 0361-757636/08113869543 Bonus,Hubungi Hp. 08123600152 A.BP.001.10.16.0000622 Steward Hub:082146768685 Cr PRT Wanita Srabutan,Ada Motor B.BP.004.10.16.0000254 A.BP.001.10.16.0000411 ke j_setiawan08@yahoo.com *Dcr QC Handicraft bs Compt + A.BP.001.10.16.0000882 +SIM C Gaji Ok 089661212177 Dibthkan Tkg.Jarit&Serabutan Dicari Tenaga Serabutan laki2 A.BP.001.10.16.0000881 Good Team Player,Krm CV+Fto to BPR Hari Depan mbtuhkn Mrkting Dcr Staf Manager marketing,bar A.BP.001.10.16.0000867 Berpnglmn Sgr Hub:082146365552 Umur Max 25 th Hub:Adrian PT.Sukma Sari T.0361427444/555 Waiter utk Rest Nusa-Dua Hub. Dbthkn 1 Org Marketing P.BeliA.BP.001.10.16.0000873 Pratama,Jl.Gunung Agung 144B Funding&Lending(AO),bagian B.BP.166.10.16.0000471 tung 44 Dps Hub:081916484755 08113968877 / 0361-775058 Dibutuhkan Segera Waitress Denpasar Pengawasan Kredit,Fslt:Gaji A.BP.167.10.16.0000907 B.BP.101.10.16.0000466 !!!Dicari PRT Wanita Usia Max 30Th bawa lamaran langsung ke LemoA.BP.001.10.16.0000892 Menarik,Hub:081936284213 Dbthkn Krywn Llsn SMK/SMA Sgl Dcr Staf Wr Beguling, Kitchen, Gaji 2Jt Hub.082144158519 ngras Jln.Melasti/081333339243 A.BP.001.10.16.0000657 Dicari-Krywati-Min-SMA-Cerdas A.BP.001.10.16.0000748 Jrsn Max.22Th Mnj Oprtr Msn Air Wtrss, Serabutan 081238473242 A.BP.001.10.16.0000909 Bella Italia Rest Need,Bartender, Kompt.Exel-KW Kontrol-Packing !!!Job Resmi Aussie,Korea,Jpg B.BP.004.10.16.0000218 Dutmkn Laki2 Krm Lmrn ke: Dicari Adm Purchasing wanita Waiter n Salad Girl CV 758 Tgl diluar-Trspt sndr-Gaji bgs Pabrik,Chef,Kebun Pst Brangkat Dcr Stylis Penglmn&Bs Make Up@ hrd_tiara@yahoo.com (0361)8450372 Berpengalaman bs Computer utk Kerobokan-Br Anuar 08174716179 067 Jl.Kartika Plaza 8X Kuta Hub.083114882360/081337708814 A.BP.001.10.16.0000812 Sln Rudy Mall Park 23 B.BP.145.10.16.0000458 Garment E:hrd@buddhawear.com A.BP.001.10.16.0000911 B.BP.004.10.16.0000160 Dcr 3 Cook dan Cook Helper Bkry Dtbn Bth Prod Lki Max35th Hub:081326232323 Hp.085100050706 !Dcr Sgr Therapist Spa Partime Dicari:FO Good English,8469103 untuk Restaurant di Sanur B.BP.004.10.16.0000426 A.BP.001.10.16.0000927 & Staff 085792736425 Krobokan Kasr Lki Max30thn 085101979497 Hub:081999090908/081999744747 / E:ecosferahotel@yahoo.com A.BP.001.10.16.0000836 Dcr Waiter/ss,Barista Sacred Dicari Pembantu utk Vila Sanur B.BP.166.10.16.0000475 A.BP.001.10.16.0000874 A.BP.001.10.16.0000897 Ground Jl.DoubleSix Legian036173 Serius Tinggal Dalam Sedikit Bth Inst.Komputer S1 P.L 1Mg Dcr Llsn SMU Max23Th u/Kru BanDicr House Keeping,Marketing, Dicari Marketing Wanita u/di Dcr: Reseptionist/FO,HK,Puri Dcr Pembantu RT Tdr Luar Gaji Lam.Wearnes SudirmanAgung C1-3 dara Ada Diklat 081933063868 English Hub:081338639511 Kasir Ketupat Resto,0811392894 Asih Htl,Jl.Pantai Kuta40,Kuta Besar,Kerobokan 081236700700 0961/info@sacredgroundbali.com Renon Denpasar Hub081999982666 A.BP.001.10.16.0000908

A.BP.001.10.16.0000879

B.BP.001.10.16.0000446

A.BP.001.10.16.0000415

B.BP.004.10.16.0000454

A.BP.001.10.16.0000823

A.BP.001.10.16.0000843

B.BP.154.10.16.0000430

Dcr sgr Tnga Kasir , Kolektor, penddkn SMU/SMK,Koordinator Simpan Pinjam, pnddkn S1 semua jurusan, Pria/Wanita, umur maks. 27th.Lam ke KKB Bali Mart, Jl .Kepundung No. 61 A Dps atau Email:kkb_jobvacancy@yahoo.com G.01

Head B/Baker Karyawati,ada mes Fslts.Memuaskan HP.08155705508

A.BP.001.10.16.0000828

Looking for social media manager. sanurbeachgrove@gmail.com

A.BP.001.10.16.0000912

Pria/Wanita HK Rest,FC,Adm, Single max 25th SMA/SMK Sdrjt Hub: 0361-225353-223651

A.BP.001.10.16.0000893

SPG for jewelry shop.Kuta:0811 3866371;Sanur/Ubud:08113866372 B.BP.804.09.16.0000562

Tkg Jarit Dpt Fasilitas Hub.08123675330 A.BP.001.10.16.0000885 KARANGASEM

Candidasa Resto-You&Me Lounge Bar Need Cook with Minimum Experience 3 years - Modern Plating- Pasta Seafood - Fresh Food Good Salary. Send CV to divinediva_189@hotmail.com A.BP.001.10.16.0000917

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DICARI MOTOR * 081248789760 * Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput

DAIHATSU

Terios’14 Silver AsBal 089619874461

A.BP.001.10.16.0000811

A.BP.001.10.16.0000916

HONDA

HRVPrstge’15Pth+Grey,YarisE’10 Htm,WrnglrSport’10Pth,NewHarier” 15Pth,SLK’11Pth,082144139594

DIJUAL RUMAH Rmh Baru Jl.Kebo Iwa Sltn Lt2 (2,1Mly)Tnh Stgs di A.Yani Pusat Bisnis(1,1Mly)Ruko di Gianyar Kota(1,1Mly)Pemilik 0811396569(Bisa Tukar Tambah)

A.BP.153.10.16.0000925

ISUZU

Jual Panther’06 LS coklatmuda 130jt Nego Tgn I,085737375825

A.BP.001.10.16.0000910

A.BP.001.10.16.0000895

**Rumah Murah 2Kamar,Harga Mulai 255Jt,Candidasa Dp5Jt 081337388558,081338282678

KIA

KIA Pregio Diesel SE 2.7L 2011 Tgn Pertama dr Kondisi Mulus Jual Cepat Hub.081547444999

A.BP.001.10.16.0000808

MITSUBISHI

A.BP.001.10.16.0000891

TOYOTA

1 Bus Medium FE84GBC Karoseri Adiputro Hub:265007

A.BP.001.10.16.0000713

PT.Dipo Star Finance 2 Ranger,2 FE74HDV,1 Excavator 1 FESHDX,1 Flf Tlp.265007

A.BP.001.10.16.0000704

NISSAN

Nissan Teana’2010 hitam terawat Hub.081999111342

B.BP.154.10.16.0000428

A.BP.001.10.16.0000698

450Jt Rmh 68/1A Siap Huni Dkt RS W.Prasanti Tbn 081239011111

A.BP.001.10.16.0000919

Cpt Rmh LT2Are Nyaman,BungTomo VIII/4/081805676667 Fee 2,5%

Avanza G’2009 Silver Bagus Rp.113Jt Hub.087860002341

B.BP.141.10.16.0000478

Djl Perum Taman Giri-Nusa Dua Avanza G’12 Htm Mls Spt Br Ex L.132m2,L.125m2,LB.200m2,LB.16 Dr 148Jt Bs Krdt/081337848004 5m2 Tlp.081934310335, B.BP.101.10.16.0000465 081936072348,(0361)466840 Cuci Gudang Mobil Bekas Murah2 A.BP.001.10.16.0000580 Avanza-Inova Dll 085101484315 Djl Rmh Jl.Suradipa Gg.Taman A.BP.001.10.16.0000877 Djl Murah Vellfire’11Htm DK KM Sari Peguyangan Kaja 25Rb FullOpt SptBr,08124611999 Ls.100/115m2 Hub:08113856963 B.BP.141.10.16.0000479

B.BP.164.10.16.0000468

SUZUKI

Wagon GS’15+Grand Touring’13+ Splash’13+Agya’14/085100856999

Suzuki Splash’14 Hitam Istmw Hrg.124Jt Ng Hub:087862281018

Mobil Avanza G Th 2010 Warna Silver Info Hub.085737320202 B.BP.120.10.16.0000455

B.BP.141.10.16.0000477

TOUR

A.BP.001.10.16.0000890

Jl Rmh Br 2Lt LT132 LB165 4KT 4KM,Sekarjepun VI,085237295884

A.BP.001.10.16.0000902

RUPA-RUPA

Rmh Br Lt2 Prm Tmn Palapa XI (XIV)Jl.Palapa Dps081558687881

Jl Tnh Kav di Batubulan Murah, Mulai 1A Abianbase,Sading,SemHub.087862943277/087862266670 pidi,Canggu,087860432230 bsKrd

Rmh Minimalis 1,10Are L.Bangunan 80m2 Jl 5M Perum Grahalia Buduk 087860086488/08123912049

Tnh 1A Jl.Sekar Tohpati&Pakis Aji 081916762810,085101618117

A.BP.001.10.16.0000884

A.BP.001.10.16.0000321

Rumah 2Kamar,2Lantai Mulai Dp 40Jt,Jimbaran,081338282678, 081337388558

A.BP.001.10.16.0000691

Rumah Istimewa,3Kamar,Nusa Dua Samatha CitraKuta,081337388558, 081338282678

A.BP.001.10.16.0000692

B.BP.004.10.16.0000344

A.BP.001.10.16.0000918

Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809

A.BP.001.09.16.0001742

65m2 240Jt,65m2 290Jt Mbil Msk Gg.Puyuh Batubulan085238155529

A.BP.001.10.16.0000923

BU Jl Tnh 10A Tegal Cupek Utama Umalas 081236830088

A.BP.001.10.16.0000628

BUC Djl Tnh 1Are,4Are Lok.Pdng sambian Kelod Dps,081338792660

B.BP.164.10.16.0000464

Murah Tanah Kavling 25jt/Are, Tersedia 1are,1,5are dan 2are, Jl.Beton 5M,Hub: 081236359898

A.BP.001.10.16.0000747

Sawah 38,5Are Pinggir Jalan Desa Sedang Hub.081238002109

A.BP.001.10.16.0000915

Tanah Dijual Bali di Daerah Negare 2,36Ha,langsung dapat Digunakan untuk Shrimp Farm Hubungi Kent.08196015552

B.BP.033.10.16.0000374

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.10.16.0000914

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.10.16.0000922

B.BP.154.10.16.0000480

Krdt Srtfkt Prss Cpt Tdk Ribet Ada Dana Tlngn Hb:082144394889

A.BP.001.10.16.0000830

A.BP.001.10.16.0000570

DIJUAL RUKO Dijual Ruko 2Lt+Rmh 2Lt Ahmad Yani Utara Dps BU Hub.085792225555

Simpanan 100Jt langsung Dapat Scoopy S&K Brlaku 081239011111 A.BP.001.10.16.0000920

KEHILANGAN Hlg BPKB Mtr DK 8290 HG AN Nym Sudana Hub:081236368391

A.BP.001.10.16.0000883

LT213 LB 350 Lt3 lok.Jl.Antasura dkt Nangka Utr 085100803991

A.BP.001.10.16.0000900

DISEWAKAN VILLA Tanah Gili Meno Lombok 1,1 Ha DISEWAKAN RUMAH dkt Danau.Gili Air 78 Are SHM Sewa Private Villa di Legian A.BP.001.10.16.0000904 Dikont Rmh Lt2 5KT,3KM,Grs,AC, cocok Resort.Gili Gede 2,7 Ha Private Pool Ijin Lkp,Owner: Tlp Jl.Gandapura IIIA/4,462788 BwhHrgPasar!15A @bypas Ketewel SHM dpn Pantai Hub. 081338232023/081999079779 A.BP.001.10.16.0000868 25A @Kota Gianyar 082147026666 A.BP.001.10.16.0000467 A.BP.001.10.16.0000751 0852 1378 2207 ,0856 9190 2225 Dkont.Rmh Jl.Moh Yamin V/8 Lt2 B.BP.031.10.16.0000456 Dijual Tanah di Sembung Mengwi DISEWAKAN KANTOR 4KT2KM,Dpr,RT,Grs,081337230088 Tanah Murah Strategis Pecatu A.BP.001.10.16.0000674 150Jt/Are Nego 081239013392 Bengkel/Gdng/Kntr ByPas NgrRai view Laut Hp.08123852121 A.BP.001.10.16.0000810 Kont Rmh Villa Style,F.Furniture, 315B LT ± 5are 08124628461 A.BP.001.10.16.0000663 Djl Tnh 3,105A Jl.P.Saelus Dps Swimpool Kitc Set,H/C Water A.BP.001.10.16.0000903 Tnh 7,5A Muding Indah,Hook cck Strategis Banget Hub. Tv,Carport H.08123888637 ARSITEKTUR A.BP.001.10.16.0000840 (0361) 424133,418311 u/Aprtmn&Kos Elit,081236910004 A.BP.005.10.16.0000418 A.BP.001.10.16.0000906 Perencanaan-Pembangunan-Rumah DIJUAL TANAH Jual Kav.Siap Bangun 2,5Are Ruko,Vila,Gbr 3D,Gbr IMB, Tnh Murah 1,5+1,5A cck u/Rmh/ Murah!! SHM List 3500VA Pagar Tinggi Invest diDalung BU,08175277732 Interior Dll Hub:081916433040 Tanah Kavling Pering A.BP.001.10.16.0000763 3m Jln Bhineka Jati Jaya Kuta A.BP.001.10.16.0000662 Tojan Gianyar Hub.081246613444 Hub.081218255329 Maaf TP B.BP.141.10.16.0000476 SINGARAJA A.BP.001.10.16.0000641 PELUANG BISNIS Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & Kav 1,5-5A Lokasi Elite Jl.Sedap ***1,75A Penarukan.3,5A Grogak Pinjaman tpjaminan,permohonan 95 Jt/A Bs Kredit 087862450004 Malam Dps Hub.08123809449 H.85JtNego Hb:081915697110 BUC pasti disetujui,082144074049 A.BP.001.10.16.0000669

Dijual Laptop Merk Hp 3Juta Nego.SMS 081337791861

DIJUAL TOKO Jual Toko&Kos2an 27Kmr.LT.7Are di Jl.Raya Anggungan,900Jt/Are Hub:081353078889

A.BP.001.10.16.0000766

A.BP.167.10.16.0000905

Tlh Hilang Buku KIR & Kartu Pengawasan Kendaraan DK634IS A.BP.001.10.16.0000871

HEWAN Chihuahua Jantan Stambum 9Bl 12G Standaur 1Jt 08115111073 A.BP.153.10.16.0000924

Dijual Mini Chihuahua Indukan, Satuan/Borongan 081239893333 B.BP.166.10.16.0000473

RUPA-RUPA Ahli Rmh bocor,Dak,Dinding,Tlg dll Grs.P.Joni 085237991833

A.BP.001.10.16.0000921

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

A.BP.001.10.16.0000552

PELUANG USAHA Djl Francise Spesial jok mobil merk terkenal,081338567092 B.BP.154.10.16.0000469

JASA Jasa Dana Bank/Swasta/Dana Besar,Gade Hub.08977038206 B.BP.135.10.16.0000470

SERVICE

BIRO JASA

BIRO JASA

SERVICE

BIRO JASA

BIRO JASA

KURSUS SALON

BENGKEL LAS

SPA

ALUMINIUM

FOTOCOPY

AC

BENGKEL LAS BAHAN BANGUNAN

Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl


EKONOMI

18

Jumat Paing, 14 Oktober 2016

Diskop UKM Segera Luncurkan Penilaian Koperasi Secara ”Online”

Denpsar (Bali Post) Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Kota Denpasar segera meluncurkan penilaian kesehatan koperasi secara online bekerja sama dengan Telkom Bali.Kadis Koperasi UKM Kota Denpasar Made Erwin Suryadarma Sena didampingi Kabid Bina Usaha IGA Yoni, Kasi Permodalan AA Rai Kusuma Dewi, dan Kasi Penyuluhan I Ketut Suta, Kamis (13/10) kemarin mengatakan, penilaian koperasi sebelumnya dilakukan secara manual. Cara itu menyebabkan penilaian terbatas.

LAUNCHING PRODUK KOPI - Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga launching produk pengelolaan kopi yang dibuat oleh John Rahardi yang sudah diekspor ke Amerika, Jerman, Jepang, Korea, Malaysia dan Singapura pada acara Rembug Kopi Nusantara tahun 2016 di Jakarta.

Dalam durasi sehari hanya mampu menangani dua koperasi saja. Karena itu biaya yang dikeluarkan menjadi relatif besar. “Sekarang sistemnya berbeda. Kami sudah bekerja sama dengan Telkom Bali. Jadi sangat mudah. Tinggal turun, dan meng-upload ke program yang telah disiapkan Telkom. Kemudian kami nilai, selanjutnya keluar hasilnya,’’ kata Erwin Suryadarma. Penilaian kesehatan koperasi secara online, menurut

Erwin Suryadarma, merupakan bagian aksi plan Dinas Koperasi UKM Kota Denpasar. Hal itu sudah selaras dengan pencanangan Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra menjadikan Denpasar sebagai kota smart city . Metode online itu untuk memberikan pelayanan lebih efektif dalam rangka penilaian kesehatan koperasi. Adanya sistem pelayanan ini tidak hanya 150 koperasi bisa dinilai, melainkan lebih banyak lagi.

Guru Diminta Ajarkan Jasa Keuangan Strategi Tingkatkan

Mangupura (Bali Post) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap guru turut ambil andil dalam memperkenalkan jasa-jasa keuangan. Hal itu disampaikan Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK Agus Sugiarto, belum lama ini, pada acara Training of Trainers (ToT) bagi perwakilan Guru Sekolah Dasar (SD) wilayah Provinsi Bali 12-13 Oktober 2016. Acara itu dihadiri sekitar 100 guru SD dari Kabupaten Badung, Buleleng dan sekitarnya.

Menurutnya, ToT ini merupakan tindak lanjut peluncuran buku dan alat peraga edukasi keuangan tingkat SD, November tahun lalu. Program ini bertujuan mempersiapkan sumber daya manusia pelaksana edukasi pada jenjang pendidikan formal di wilayah Provinsi Bali. Guru-guru yang telah mengikuti ToT diharapkan dapat mengajarkan materi “Mengenal Jasa Keuangan” kepada siswa secara optimal, serta berbagi ilmu kepada guru lainnya. Se-

lain itu, guru diharapkan dapat melakukan penyelarasan atas materi Mengenal Jasa Keuangan sebagai materi pengayaan mata pelajaran IPS. Selain itu, guru juga akan diajak berlatih menggunakan alat peraga berupa papan permainan bernama “Sikapiuangmu” yang di dalamnya juga terkandung materi pada buku. Metode ini merupakan gamification dari pengenalan produk dan jasa keuangan, sehingga siswa dapat bermain sambil belajar. (kmb42)

Denpasar (Bali Post) Sapi bakalan impor tidak boleh masuk Bali dalam rangka menjaga kemurnian habitat sapi Bali. Namun sapi bakalan impor banyak dipelihara pada peternakan di DKI dan sekitarnya. Alasannya, dagingnya akan dijual di wilayah tersebut. Sapi bakalan adalah sapi jantan yang akan digemukkan dalam waktu tertentu

untuk mencapai berat optimal. “Sapi bakalan digemukkan untuk menghasilkan daging, digemukkan sekitar 4-5 bulan sampai mencapai berat optimal,” jelas Kabid Dinas Kesehatan Hewas Disnakeswan Provinsi Bali Drh. IKG Nata Kesuma, Kamis (13/10) kemarin. Impor sapi bakalan hanya dilakukan beberapa feedloter untuk menyiapkan daging di

wilayah DKI dan sekitarnya. “Sampai saat ini tidak boleh memasukkan sapi bakalan ke Bali, karena di Bali sudah cukup bakalannya jenis sapi Bali,” tegasnya. Sapi bakalan di Bali sudah memenuhi supply daging lokal. Bahkan bisa men-supplay sapi hidup ke DKI. “Sementara ini tidak ada rencana mengimpor sapi bakalan ke Bali,” imbuhnya. (kmb42)

Jaga Sapi Bali, Tak Boleh Impor Bakalan

Alasannya karena waktunya lebih cepat. Untuk hasilnya, langsung sudah termasuk nilai atau skornya bisa diketahui. Soalnya parameter penilainya sudah ada, karena sudah diprogram. Sehingga prinout-nya keluar lengkap. Lebih lanjut Erwin Suryadarma mengemukakan, penilaian koperasi itu sudah ada hasil nilainya. Hasil nilai koperasi tersebut ditetapkan kategorinya, yakni sehat nilainya di atas 80. Cukup

sehat 60-79. Dalam pengawasan 40-59, dan pengawasan khusus nilainya di bawah 40. Data itu bisa memotret atau mengetahui posisi koperasi itu. “Bagi koperasi sangat penting untuk mengetahui kesehatannya. Biasanya ada eksternal koperasi minta bantuan kita dan ke perbankan. Kalau itu dilakukan, maka koperasi tersebut harus melampirkan sertifikat kesehatan koperasi,’’ ujarnya. Dia menambahkan, koperasi yang masih aktif di Kota Denpasar sebanyak 1.010 koperasi dan 83 koperasi kategori sakit, padahal awalnya 103 koperasi. Bahkan ada koperasi akan dibubarkan. Untuk datanya sudah dikirim ke Kementerian Koperasi RI. (kmb12)

Dana Repatriasi

Jakarta (Bali Post) Beberapa strategi pemerintah meningkatkan dana repatriasi pajak, antara lain membuat daftar proyek infrastruktur yang dapat ditawarkan kepada wajib pajak untuk berinvestasi di dalam negeri. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan hal itu di Jakarta, Rabu (12/10) lalu. “Termasuk di pasar modal dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mempermudah listing companies, terutama anak-anak perusahaan BUMN yang bisa menambah pilihan investasi di sektor keuangan, pasar modal, maupun riil,” kata Menkeu usai rapat kerja dengan Komisi XI DPR-RI di kompleks Parlemen. Strategi kedua, katanya, yakni memperbaiki kesiapan berbagai proyek tersebut dari sisi studi kelayakan dan tingkat pengembalian investasi (IRR), sehingga mampu memberikan keper-

cayaan bagi investor. Sri Mulyani yakin para wajib pajak yang telah atau akan mengikuti program amnesti pajak pasti memiliki pemikiran menginvestasikan dananya agar tidak hanya menganggur di bank penampung dana. “Sedangkan untuk masyarakat secara umum mungkin mereka akan mencari alternatif investasi yang dianggap aman, terutama untuk para wajib pajak yang sifatnya individu dan jumlahnya tidak terlalu besar,” tutur perempuan yang pernah menjabat Direktur Pelaksana Bank Dunia itu. Menteri Keuangan mengatakan, sentimen positif para pelaku pasar keuangan terhadap program amnesti pajak telah mempengaruhi masuknya dana repatriasi. Dan kondisi ini menyebabkan penguatan rupiah serta menimbulkan harapan bahwa situasi di Indonesia cukup baik untuk melakukan investasi. (ant)

Sri Mulyani Indrawati

Bali Post/ant


19

Jumat Paing, 14 Oktober 2016

Instruksi Kapolri Dari Hal. 1

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono menjelaskan OTT ini dilakukan atas instruksi Kapolri Jenderal Tito Karnavian. ‘’Kemarin 12 Oktober Bidang Propam Polda Metro Jaya membentuk 6 tim dari Subdit Paminal untuk melakukan OTT, pengecekan pelayanan publik di satuan pelayanan SIM,’’ jelas Awi Setiyono kepada wartawan di Jakarta, Kamis (13/10) kemarin. Awi mengatakan upaya ini dilakukan untuk memperbaiki pelayanan publik di kepolisian yang masih rawan akan praktik percaloan dan pungli. Ada enam lokasi yang menjadi sasaran OTT Propam Polda Metro Jaya, yakni mobil pelayanan SIM keliling di LTC Glodok, Jakarta Barat; mobil pelayanan SIM

keliling Polresta Bekasi Kota di halaman parkir swalayan di Harapan Indah, Medan Satria, Kota Bekasi; gerai pelayanan perpanjangan SIM C dan A di Mal Artha Gading, Kelap Gading; mobil pelayanan SIM keliling di showroom Honda di Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jaktim; gerai SIM di Mal Taman Palem Cengkareng, Jakbar dan gerai SIM Mal of Alam Sutera Serpong, Kota Tangerang. ‘’Yang diamankan dan diperiksa intensif ada tiga orang yakni Brigadir TM (petugas di SIM keliling LTC Glodok), Aiptu Y (di SIM keliling di showroom Honda Jaktim), dan Bripda RS di gerai SIM Mal Taman Palem,’’ imbuhnya. Ketiga oknum tersebut diduga menyalahgunakan wewenangnya saat menjalankan tugas pelayanan SIM. ‘’Seharusnya pelayanan perpanjang

Tugas Dewan

Dari Hal. 1

Alasan ‘’tidak bersurat’’, menurut Gendo, terlalu mengada-ada. Terlebih, salah satu tugas dewan adalah menerima rakyat yang datang ke ‘’rumah’’-nya. Selain itu, rencana aksi damai sudah disampaikan ke pihak kepolisian. Dalam hal ini, pihak kepolisian pasti sudah berkoordinasi dengan DPRD Bali bahwa akan ada massa yang mendatangi gedung dewan. ‘’Bolehkah anggota kepolisian datang melakukan penjagaan tanpa ada koordinasi dengan dewan?’’ imbuhnya yang sebelumnya sempat menyindir polisi karena melakukan penjagaan begitu ketat, sementara tidak ada anggota dewan di DPRD Bali. Gendo menambahkan, pada saat jam kantor, gedung DPRD Bali seharusnya tidak boleh kosong dari wakil rakyat. Bagaimana kalau ada situasi genting yang membutuhkan sikap politik dewan, tentu akan ada kekosongan kekuasaan. Mantan Ketua Dewan Daerah Walhi Bali ini lantas memanggil Sekretaris Dewan (Sekwan) untuk memberikan penjelasan resmi terkait ketidakhadiran dewan. ‘’Saya minta Sekretaris Dewan hadir, jelaskan kenapa anggota dewan tidak ada di tempat. Kalau tidak, kita akan maju (masuk ke gedung dewan - red),’’ teriaknya lantang

diikuti keriuhan dari ribuan massa yang bersiap menembus barikade polisi. Namun, Gendo kemudian mengingatkan agar massa tidak maju sebelum diperintah. Gendo lantas meminta perwakilan Tim Hukum ForBALI untuk memanggil Sekwan agar naik ke atas mobil komando. Sempat terjadi perdebatan alot antara Sekwan dengan Tim Hukum ForBALI. Sekwan I Wayan Suarjana bersikukuh agar bisa memberikan penjelasan di dalam ruangannya saja. Namun, Tim Hukum ForBALI terus meminta dengan hormat agar Sekwan mau menemui massa. Kendati terlihat enggan, Suarjana akhirnya pasrah dan mau naik ke mobil komando. Ketika sudah di mobil komando, Gendo sendiri memberi pengertian kepada massa bila seharusnya bukan Sekwan yang dihadirkan di sana melainkan anggota dewan. ‘’Pertama-tama saya minta maaf, ini bukan kewenangan saya. Saya sampaikan sedikit saja bahwa hari ini bapak yang terhormat masih ada yang dikerjakan. Saya bukan bilang boleh kosong, kebetulan hari ini ada tugas,’’ ujarnya singkat dan langsung buru-buru turun dari mobil komando. Gemuruh massa semakin tak terbendung, meski tidak ada tindakan anarkis yang dilakukan. Selanjutnya, Gendo kembali mempertanyakan absen

Cara Tersendiri Dari Hal. 1

Beberapa polisi bahkan ada yang berjaga di tangga menuju lantai dua, tempat ruangan komisi, fraksi, dan alat kelengkapan dewan di DPRD Bali. Namun masyarakat punya cara tersendiri menyikapi barikade polisi, yakni membuat barikade sendiri dengan saling berpegangan tangan. Kapolresta Denpasar yang sempat berdiri tepat di ujung canopy menuju lobi DPRD Bali bahkan tak kuasa menahan massa. Sebab, mereka ingin memenuhi ruang kosong di bawah canopy tepat di depan lobi tersebut. Jadilah massa berhadap-hadapan dengan barikade polisi sembari terus meneriakkan tolak reklamasi Teluk Benoa. Namun, massa tidak mencoba merangsek masuk ke dalam gedung DPRD Bali dengan menerobos paksa barikade polisi. ‘’Seluruh aparat membuat barikade mengelilingi gedung DPRD. Jangan pikir kami tidak punya pekerjaan dan ingin mengacaukan Bali. Justru kami ingin menjaga Bali dari tangan-tangan yang ingin menggerogoti Bali,’’ ujar salah seorang peserta aksi. Satu per satu, perwakilan massa lalu naik ke atas mobil komando untuk berorasi. Salah satunya adalah Ketut Budana dari Kedonganan. ‘’Kami berada 1 km dari Teluk Benoa. Wilayah kami hanya 1 km persegi dan

sudah terkikis hampir 30%. Apa yang akan terjadi ketika Teluk Benoa direklamasi,’’ ujarnya. Budana menambahkan, kehadirannya bersama ribuan masyarakat lainnya di DPRD Bali adalah untuk mempertahankan Teluk Benoa. Anggota DPRD Bali yang dulu dipilih oleh rakyat diminta agar tidak buta dan tuli terhadap aspirasi penolakan

SIM A dan C ini dilengkapi surat keterangan kesehatan dokter, tetapi itu tidak dilakukan namun tetap diproses dan diberikan SIM,’’ kata Awi. Dari hasil OTT di 6 loksi tersebut, Paminal Bidang Propam Polda Metro Jaya mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 12.153.000. Saat ini, ketiga okum Polri yang tertangkap itu masih menjalani pemeriksaan. ‘’Untuk ketiganya akan diproses sidang kode etik dan disiplin karena penyalahgunaan wewenangnya,’’ tegas Awi. Wakil Ketua Komisi III DPRRI Trimedya Panjaitan berharap OTT yang dilakukan Polri dapat dilaksanakan secara konsisten. ‘’Apakah juga akan muncul OTT-OTT di tempat lain, seperti di pelabuhan, bea cukai, pertanahan. Bagaimana sertifikat tanah bisa digandakan sampai 10,’’ kata Trimedya. (kmb4)

berikut bukti keterangan ke mana anggota dewan pergi berdinas kemarin. Sekali lagi, Tim Hukum ForBALI diminta menemui Sekwan ataupun staf di DPRD Bali. Namun hasilnya, tidak ada kejelasan apa pun yang didapat. Staf yang ditemui Tim Hukum tidak bisa memberikan jawaban yang pasti mengenai hal itu. Gendo sendiri akhirnya turun langsung dan ikut mencari Sekwan, bahkan sampai meminta izin polisi. Sebab, beberapa polisi menjaga jalan menuju ruangan Sekwan. Ketika diizinkan masuk, akhirnya diketahui bila Sekwan ternyata sudah tidak ada di gedung DPRD Bali. ‘’Ternyata ruangannya sudah kosong, Sekwan tidak ada. Kami tidak tahu, Sekwannya melarikan diri atau sedang mencari data, tetapi yang jelas sudah tidak ada di ruangan. Lampu ruangannya sudah mati. Artinya bahwa Sekwan tidak punya iktikad baik untuk menjelaskan dan membuktikan bahwa anggota dewan tidak bisa menerima rakyatnya karena mereka tugas keluar,’’ ujar Gendo. Selama mencari bukti keterangan dinas dewan ke dalam gedung, teriakan-teriakan massa semakin keras membahana di luar gedung. Namun para bendesa dalam Pasubayan terus mengingatkan agar massa tidak bertindak anarkis dan mengendalikan emosinya. (kmb32)

reklamasi Teluk Benoa. Tak hanya Budana, ada pula peserta aksi yang datang dari Jembrana. Ia mengatakan, dewan sebagai wakil rakyat harusnya merasa malu karena tidak bisa bersikap tegas terkait rencana reklamasi. Rakyat saja berani menolak, sedangkan dewan hanya sebatas mengantarkan aspirasi saja ke Presiden. (kmb32)

Tidak Berkualitas Dari Hal. 1

Swarsa mengaku semakin kecewa lantaran Sekretaris Dewan juga tidak bisa memberikan penjelasan mengenai apa dan ke mana anggota dewan pergi bertugas. Bagi masyarakat, apa yang sudah dilakukan dewan merupakan hal yang sangat buruk sekali. ‘’Bagi kami menunjukkan satu bentuk perlakuan yang sangatsangat tidak berkualitas terhadap komitmen Pasubayan, dan kami rakyat ini akan tahu, begini lho kualitas wakil rakyat kita. Harusnya mereka punya sikap, setidaknya ada penjelasan karena tidak ada alasan mereka tidak tahu (ada aksi damai - red),’’ jelasnya. Kendati DPRD Bali sudah bersurat ke Presiden, Swarsa menilai itu bukan sikap. Dewan justru hanya terlihat sebagai pengantar surat saja.

Padahal, Pasubayan menuntut DPRD Bali merekomendasikan sikap dewan seperti apa kepada Presiden. Begitu juga meminta Gubernur untuk melakukan hal yang sama. Tetapi dewan justru hanya melampirkan apa yang menjadi aspirasi penolakan dari Pasubayan. ‘’Kami inginkan mereka melakukan penolakan yang sama atas nama lembaga,’’ tandasnya. Bendesa Adat Buduk Ida Bagus Ketut Purbanegara mengatakan, pintu masuk reklamasi berawal dari surat rekomendasi yang dikirim Gubernur pada 23 Desember 2013. Gubernur kala itu disebut meminta pemerintah pusat mengubah kawasan konservasi Teluk Benoa menjadi kawasan pemanfaatan umum. DPRD Bali sebagai lembaga politik mestinya menyikapi hal ini, namun nyatanya tidak. (kmb32)

Nilai Tambah Dari Hal. 1

Mereka sudah mengetahui teknologi, namun belum mendapatkan nilai tambah dari hal itu. Akibatnya, para petani menjadi enggan untuk menerapkan teknologi dalam kegiatan bertaninya. Akademisi Unud Made Nuriyasa mengatakan, petani Bali sebetulnya tidak miskin. Tetapi memang belum bisa mencapai kesejahteraan seperti pada sektor lain, misalnya pariwisata. Oleh karena itu, sektor pertanian dalam arti luas mesti dikelola secara holistik dari hulu ke hilir. Semua komponen harus bekerja secara maksimal dan optimal. Akademisi Fakultas Pertanian Unud Dewi Ayu Warmadewi mengatakan, pemerintah mestinya membuat satu program mengenai pemetaan wilayah pertanian. Eksekutif bertugas

untuk menjaga program ini, agar jangan hanya mengeluarkan program lalu dilepas begitu saja. Sementara legislatif harus membuat aturan untuk memayungi pemetaan tersebut. ‘’Kalau di peternakan sudah dibuat programnya. Misalnya di Jembrana dan Tabanan menghasilkan kambing, Karangasem, Klungkung dan Buleleng menghasilkan sapi dan babi. Harus dipastikan daerah-daerah itu memang menghasilkan produkproduk tersebut,’’ jelasnya. Sementara itu, akademisi Unud I Dewa Putu Oka Suardi mengatakan, saat ini yang diperlukan adalah bagaimana menggerakkan kesadaran stakeholder. Mulai dari petani, akademisi, pengusaha hingga pemerintah agar merasa bertanggung jawab dalam mengembangkan pertanian dan mewujudkan kemandirian petani Bali. (kmb32)

Penangkaran Benih Dari Hal. 1

Usaha-usaha yang dilakukan KUAT Subak Guama dalam pengembangan subak di antaranya usaha penangkaran benih padi, usaha prosesing kompos (PPO) dan unit pelayanan jasa alat dan mesin pertanian. Bahkan, pada tahun 2005 lalu, KUAT Subak Guama dipercaya oleh pemerintah pusat (BPTP dan Balitpa) sebagai percontohan kunjungan lapangan dari kegiatan IRC (International Rice Conference) yang diselenggarakan di Tanah Lot. Pada tahun 2007 KUAT Subak Guama juga pernah melaksanakan program nasional, yaitu Prima Tani yang merupakan program rintisan dan Akselerasi Pemasyarakatan Inovasi Teknologi Pertanian. Pengelola KUAT Subak Guama I Wayan Atmajaya, S.P. mengatakan tidak hanya sebagai Show Window Agribisnis, Subak Guama juga merupakan subak penangkaran bibit

unggul dari berbagai jenis bibit padi varietas unggul untuk ekspor. Bahkan, sejak tahun 2005 sampai tahun ini, Subak Guama mampu menghasilkan 300 ton per tahun varietas bibit unggul dan mampu melayani semua kebutuhan benih bibit unggul di seluruh kabupaten/kota seBali dan beberapa kabupaten di NTB dan NTT. Jenis varietas yang ditangkarkan di Subak Guama antara lain Ciherang, Cigeulis, Impari 1, 6, 7 dan 10 yang didatangkan dari Balai Besar Padi Sukamandi, Jawa Barat. Dalam pengembangannya untuk menghasilkan bibit yang bermutu, Atmajaya mengatakan para petani didampingi petugas dari Penelitian dan Pengembangan (Litbang) pertanian dan juga dibina oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali yang berhasil merangkul subaksubak sekitarnya seluas 320 hektar untuk mengembangkan usaha pembibitan. (win)

Raja Baru

Dari Hal. 1

Perayaan 70 tahun tahtanya pada Kamis (7/6) lalu berlangsung dengan dibayang-bayangi kesedihan karena kesehatannya yang memburuk dan Raja tidak tampil di depan umum. Putra raja dan pewarisnya, Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn, yang berusia 63 tahun, diharapkan akan menjadi Raja Thailand baru. Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha mengatakan pewaris tahta dari Raja Bhumibol Adulyadej telah ditunjuk sejak 1972 dan pemerintah akan menginformasikan pada parle-

men soal pilihan itu. Prayuth sendiri tidak menyebutkan siapa pewaris tahta tersebut, namun secara luas diperkirakan akan jatuh pada Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn. ‘’Pemerintah akan menginformasikan pada Majelis Legislatif Nasional bahwa yang mulia raja telah menunjuk pewaris tahtanya,’’ kata Prayuth dalam pidatonya. Majelis sendiri mengadakan sidang istimewa pada Kamis malam. Prayuth juga meminta seluruh masyarakat Thailand untuk saling mengasihi dan melindungi tanah airnya. (afp/ant)


16 Pages

193 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

Friday, October

Friday, October

Nicole Kidman posesDev alongside they Patel as the arrive for gala screening of the film “Lion”, during the 60th British Film Institute (BFI) London Film Festival at Leicester in Square BritLondon, ain October 12, 2016.

14, 2016

man drew Nicole Kid option on own ad for ‘Lion’ experience REUTERS/Peter

screen to

her be full of ... and that’s

the and life collides with his 49, cometo share the screen which opens “Lion,” past 25, follows and actress Kidman, on Nov. played Australian two children with really was a blessing.” London actor theaters of Saroo Brierley, was preparThe 26-year-old true story actor Dev Patel, who who adopted actor Tom Cruise, eight months was the by British from his family in central her ex-husband,the reason she said he spentrole and learning was Saroo’s separated 5 when he accidentally said that ing for the accent. play Sue Brierley, Crocodile India aged train to Calcutta. drawn to off a bit be she Australian “I started and then I had to boarded a child unable to remember adopted mother. to her and I think is put up for As a lost “I was drawn her, which Dundee I he quipped. (rtr) home is, Saroo me to play where his taken in by an Australian reigned in,” man wanted Kidman said. every moment adoption and later as a grown loved,” “I still wanted life in Australia, couple. Years family using living a successful Jl. D.Tamblingan to find his Sanur Saroo tries D.Tamblingan

You can

ional Bali

find Internat

14, 2016

Putin rejects ons accusati g in of meddlin U.S. election Page 6

Messi injury threatens absence a World Argentin Cup hopes Page 8

Nicholls

that was on

truth of adopt- story and her than being the lead experience harder all of those an Australian almost said her own trying to put ideas role, playingwhich made its because it’s emotions and - Nicole Kidman LONDON led her to her latest she added. complicated child in “Lion,” . perforsmall scenes,” ing children adopts an Indian on Wednesday Earth intoPatel praised Kidman’s from Google as his “her performances mother who Festival premiere place satellite imagesnew challenges authentic her mance, saying London Film in U.S. with from a very present. confronts

Post at:

Jl. Cafee Sanur 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

China urges be to Australia on s” “cautiou Sea South China Page 13

online: http://www.inte

l

Change smal skills into value chain

- AgDENPASAR products ricultural should be of Bali absorbed optimally sector. by tourism farmers do However, know about not surely products the agricultural Not to menand the sector. needed by talking about quality tion when to provide agricultural their ability sustainably. agricultural products we have to be “In Bali, should be able tourism that products very optimally in a hotel absorbed example, we have coffee sector. For with a restaurant, have all equipped bar. Actually we sold in shop and of the products Gede Wira, the ingredients sector,” said this tourism Chamber of Commerce Chief of the (Kadin) Bali. and Industry Skills... on page 2 Continued Perawongmetha in REUTERS/Athit is residing where he

Thailand’s King Bhumibol, world’s longest reigning monarch, dies at 88

ol, world’s 88 King Bhumib s at Thailand’s ning monarch, die longest reig

for Thailand’s and pray 13, 2016. rs weep Well-wisheThailand, October Bangkok,

King Bhumibol

Adulyadej

hospital at the Siriraj

remnants

last demoof Thailand’s in 2014.

rural homes, immillions of offices and is festooned with King king. Thailand health for ages of the jazz-loving conservative POOR HEALTH been in poor the headed a wields conThe king had has spent most of Bhumibol still and Siriraj hos- establishment that years after the some time,

84 peace- cratic government passed away at past six years in Bangkok’s monarchy. was re-admitted siderable power has who died 6 seen in public abolition of absolute “His Majestypeacefully,” the palace pital. King Bhumibol to page Adulyadej, ning monarch, and was last addhours Continued longest-reig royalty dur- Siriraj Hospital on Thursday, in May 2015when he spent several - King Bhumibol also be heard BANGKOK was the world’s of Thailand’s of many said in a statement (0852 GMT).for in January, Bangkok palace. News can at Global Bureau in divided the influence the devotion68 million ing he died at 15:52 visiting his in “Bali Image” from 9.30 fully on Thursday, Household has been not estab96.5 and earning with restoring The Royal on Thursday did Thailand Radio FM am. Listen to the royalist supcredited changing of the country’s on the throne until 10.00 FM at http:// in rapidly his reign years betweenthe red-shirted Min- its statement for the king’s death. ing 70 years For the majority stability and Global Radio ten2myfor a respiragive a reason ation during a pillar of by 10 lishmentof exiled former Prime at of his subjects. globalfmbali.lis of fluid who was The king been treated king was streaming industrialis punctuated porters a build up Shinawatra, or live video people, the embraced ary democracy and http:// Telecommu- tory infection, brain and a swollen radio.com ister Thaksin lfmbali.com li. the a 2006 coup.Thaksin, now times - Thailand http://radiogloba nel/global-fm-ba in May 2014. surrounding ousted in few months. saw its parliament in most recent ustream.tv/chan That may nications billionaireup a powerful lung in the past but also billboards in his death. of built coups, the military From illuminatedto portraits that competed worsen after under the regime in self-exile, with network recent coup, less likely who ascended was be leader of the most Chan-ocha. patronage and opportunity King Bhumibol, 9, 1946, for power old-money order. Prayuth on June there the held a tight unity, and the Prime Minister the throne general hastoppling the Thailand’s force for seen as a been concerns thatriven The former since have long that have could grip on power tensions decade political over the past Thailand

bustling

balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

Bangkok

JUMAT PAING, 14 OKTOBER 2016

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Dewa Alit Swastika

Juara Dharma Wacana

DIPERCAYA kembali mewakili Kota Denpasar dalam ajang perlombaan Utsawa Dharma Gita 2016 yang digelar Provinsi Bali, Dewa Alit Swastika membuktikan diri kembali merebut juara Lomba Dharma Wacana kategori dewasa putra yang sebelumnya diraih pada tahun 2015 lalu. Ketertarikannya mengikuti lomba dharma wacana berawal pada saat masih duduk di bangku SMA, tepatnya di SMAN 1 Abiansemal. Pada waktu itu, Dewa Alit aktif di kepengurusan OSIS, tepatnya menjadi Ketua OSIS. ‘’Saya diminta mencari sepasang siswa yakni pria dan wanita untuk mewakili sekolah saya ke Porsenijar kategori bidang Dharma Wacana Remaja. Sayangnya, teman-teman pria tidak ada yang tertarik mengikuti lomba ini. Maka dipilihlah saya untuk mewakili sekolah,’’ ungkap Dewa Alit Swastika, Kamis (13/10) kemarin. Dengan berbekal kepercayaan dan motivasi yang diberikan guru, akhirnya ia bisa menyumbangkan medali perak untuk sekolahnya di Porsenijar 2012. Selain itu, pada tahun yang sama, dirinya juga ditunjuk sebagai duta Kecamatan Abiansemal untuk mewakili lomba Sembrama Wacana dan berhasil menyumbangkan medali perak. ‘’Pada suatu ketika saya diajak seorang teman untuk mengikuti lomba dharma wacana di tingkat Kota Denpasar, saya pun tertarik mengikutinya dengan berdomisili di rumah paman. Akhirnya, saya berhasil menyumbangkan medali emas untuk Kecamatan Dentim tahun 2012 dan berhak melaju ke tingkat provinsi. Sebagai duta Denpasar, saya berhasil menyumbangkan medali perak atau sebagai juara dua dharma wacana kategori remaja putra dalam Utsawa Dharma Gita Provinsi 2012,’’ lanjutnya. Pada tahun 2015, putra dari pasangan I Dewa Putu Dana dan I Gusti Ayu Rasini (alm) ini dipercaya kembali untuk mewakili Kota Denpasar di ajang lomba yang sama, dharma wacana kategori dewasa putra. Ia pun naik peringkat dengan meraih juara I Dharma Wacana kategori dewasa putra di ajang Utsawa Dharma Gita Provinsi Bali 2015. Pada tahun 2016 ini, Dewa Alit dipercaya kembali untuk mewakili Kota Denpasar di tingkat provinsi dan berhasil mempertahankan juara perlombaan dan berhak mewakili Provinsi Bali di Utsawa Dharma Gita Nasional tahun 2017 mendatang. ‘’Nah pada tahun ini cukup menarik dan berkesan bagi saya, karena bertepatan dengan acara wisuda yang diselenggarakan oleh IHDN Denpasar. Saya awalnya merasa ragu-ragu mengikuti lomba ini, takutnya kedua kegiatan yang sama-sama penting ini, waktunya barengan. Setelah diberi penjelasan oleh pembina dan pihak kampus, akhirnya saya bisa mengikuti dua kegiatan sekaligus, yaitu paginya mengikuti wisuda sampai pukul 12.00 Wita dan sorenya mengikuti lomba sekitar pukul 13.30 Wita. Syukurnya, hasilnya memuaskan,’’ kata Dewa Alit yang juga menekuni berbagai ragam seni lainnya, seperti magender wayang, magambel selonding dan menari topeng. (win)

SID Ajak Generasi Muda Jaga Keindahan Laut MALAM yang ditunggu-tunggu penggemar musik genre punk rock Superman Is Dead (SID) akhirnya tiba. Tampil di hadapan ribuan penonton pada punutupan Nusa Penida Festival (NPF) 2016, Minggu (9/10) malam lalu, penampilan SID mampu memuaskan kerinduan para penggemarnya di Nusa Penida. Band yang digawangi JRX (drum), Eka Rock (bass) dan Boby Cool (vokal, gitar) disambut teriakan menggema sejak awal naik panggung. Penggemar fanatiknya tidak henti jingrak-jingkrak bernyanyi sambil mengibarkan bendera ForBALI dan sorak-sorai rindu dibasuh penampilan apik SID. Hampir dua jam SID membawakan lagu-lagu hits-nya, seperti ‘’Jadilah Legenda’’, ‘’Jika Kita Bersama’’, ‘’Sunset Di Tanah Anarki’’ serta lagu lainnya. Namun, ada lagu spesial yang dinyanyikan langsung oleh JRX, yaitu ‘’Lady Rose’’. Pada lagu ‘’Lady Rose’’ ini, JRX mengumpamakan keindahan laut dan pantai sama seperti wanita cantik. Namun, wanita cantik itu ingin dioperasi plastik oleh dokter. Sama seperti laut yang sudah indah, ingin diuruk oleh para investor yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, JRX mengajak seluruh generasi muda di Nusa Penida untuk menjaga keindahan laut dan pantainya agar tidak dirusak oleh orang-orang yang tidak berganggung jawab. ‘’Walaupun kami pertama kali menginjakan kaki di Nusa Penida, tetapi kami terkesima melihat keelokan pesona alam bawah lautnya. Mari jaga alam pesisir untuk keberlanjutan nantinya,’’ ujar JRX. Penampilan SID sekaligus penutup acara NPF 2016 yang berlangsung selama tiga hari. Tembang ‘’Jika Kita Bersama’’ menyudahi pergelaran. Gemuruh bersautan kembang api menambah kemeriahan. (win)

Bali Post/win

KONSER SID - Belasan Bendera ForBALI berkibar menghiasi konser SID pada penutupan Nusa Penida Festival 2016, Minggu (9/10) malam.

Desa Pakraman Denpasar

Wilayahi 105 Banjar Adat, Intensifkan Koordinasi

DESA pakraman di Bali memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga dan melestarikan keajegan budaya dan adat Bali. Keberadaan desa pakraman yang lebih populer disebut desa adat juga memiliki fungsi sebagai pelaksana kegiatan yang bersifat keagamaan (Hindu) di masing-masing wilayahnya. Desa pakraman ini biasanya terdiri dari satu atau lebih banjar adat. Namun, di Denpasar terdapat satu desa pakraman yang cukup menarik. Karena terdiri dari 105 banjar adat. Desa ini disebut Desa Pakraman Denpasar. Cukup menarik, karena sebagai ibu kota Provinsi Bali, Denpasar juga sebagai daerah otonom yang disebut pemerintah kota. Di Pemkot Denpasar, terdapat 35 desa pakraman yang tersebar di empat kecamatan. Sedangkan untuk Desa Pakraman Denpasar berada di wilayah Kecamatan Denpasar Barat. Di kecamatan ini hanya ada dua desa pakraman, yakni Denpasar dan Padangsambian. Ditemui belum lama ini, Penyarikan (Sekretaris) Desa Pakraman Denpasar A.A. Putu Gede Wibawa, S.H. mengungkapkan, keberadaan Desa Pakraman Denpasar cukup unik, karena terletak di tengah-tengah kota. Bukan hanya itu, desa ini mewilayahi 105 banjar adat. Dengan banyaknya banjar adat tersebut, ada nilai plus yang

bisa didapatkan oleh krama. Terutama dalam hal kegiatan yadnya di pura yang menjadi kewenangan desa pakraman, yakni khayangan tiga -- Pura Puseh, Pura Desa dan Pura Dalem. Wibawa mengungkapkan, meskipun terdiri dari banyak banjar adat, semua kegiatan bisa berjalan dengan baik. Karena selalu ada koordinasi yang intensif dan baik dengan pihak banjar dan desa dalam setiap melakukan kegiatan yang ada kaitannya dengan desa pakraman. Misalnya saja, untuk persiapan nyangra pujawali di khayangan tiga, masing-masing pengurus pura melakukan persiapan. Kemudian, pengurus ini melaporkan kepada jro bendesa terkait keperluan tenaga

untuk ngayah. ‘’Pengerahan krama dikoordinir bendesa agar tidak ada yang dapat tugas berturut-turut atau ada yang tidak sama sekali. Jadi, ini perlu diatur bendesa,’’ kata Wibawa. Menurut Wibawa, pihaknya sangat terbuka dengan adanya banjar baru yang saat ini banyak terjadi di Denpasar. Sebagai daerah urban, pengembangan banjar baru sangat memungkinkan terjadi. Hal ini dibuktikan, awalnya Desa Pakraman Denpasar hanya terdiri dari 98 banjar adat, namun kini sudah ada 105 banjar. Artinya ada banjar-banjar pemekaran yang terjadi akibat adanya kaum urban. ‘’Kami sangat terbuka, karena mereka akan menjadi krama yang juga sama-sama membangun desa

Bali Post/ara

PURA - Salah satu pura yang diempon Desa Pakraman Denpasar yakni Pura Puseh/Desa yang terletak di Jalan Gajah Mada, Denpasar. pakraman,’’ katanya. Dikatakan, Desa Pakraman Denpasar selain memiliki 105 banjar adat, juga mewilayahi beberapa desa di antaranya Desa Dauh Puri Kauh, Dangin Puri Kaja, Tegal Kerta, Tegal Harum, Dauh Puri Kelod, Pemecutan Kelod, serta desa

lainnya. Sedangkan untuk kelurahan, di antaranya Kelurahan Dauh Puri, Dangin Puri, Pemecutan, serta yang lainnya. ‘’Karena banyaknya, kami sampai tidak hafal desa-desa dan kelurahan yang masuk Desa Pakraman Denpasar,’’ ujar Wibawa. (ara)

’’Asia Pacific Valuation Conference 2016’’

Tingkatkan Kualitas Profesi Penilai SEBAGAI bagian dari rangkaian acara Rapat Umum Tahunan (Annual General Meeting/AGM) dari organisasi penyusun standar penilaian internasional, Kamis (13/10) kemarin dilaksanakan Asia Pacific Valuation Conference 2016 (APVC) di Nusa Dua. Dengan mengambil tema ‘’Navigating the Valuation Profession in the Changing Global Economic Landscape’’, kegiatan yang akan berlangsung sampai Jumat (14/10) ini membahas dua topik utama yaitu Pengukuran Nilai Wajar (Fair Value Measurement) dan Penilaian Aset Infrastruktur. APVC 2016 ini terlaksana atas kerja sama Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) dengan Royal Institution of Chartered Surveyors (RICS) serta didukung oleh Pusat Pembinaan Profesi Keuangan Kementerian Keuangan RI dan International Valuation Standards Council (IVSC). Sekjen Kementerian Keuangan Hadiyanto mengatakan, pada konferensi ini, Indonesia diharapkan bisa menimba ber-

bagai update perkembangan valuasi dalam berbagai bidang, seperti bisnis, finance, properti, infrastruktur dan sebagainya. Dengan demikian, diharapkan akan makin meningkatkan kualitas profesi penilai yang ada di Indonesia. Dengan konferensi ini, diharapkan para ahli dari internasional bisa saling bertukar pikiran mengenai berbagai hal yang khususnya berkaitan dengan update dan perkembangan terkini tentang profesi penilai dan juga standar international. Menurutnya, tantangan dalam profesi penilai adalah diperlukannya landasan hukum yang kuat untuk pengaturan profesi penilai. Sampai saat ini belum ada undang-undang tentang penilai, baik yang mengatur profesi penilai, yang mengatur standar bagaimana penilaian dilakukan, yang mengatur bagaimana sertifikasi penilaian itu. Untuk mendukung kegiatan profesi penilai tersebut, saat ini pemerintah sudah menyiapkan rancangan undang-undang tentang penilaian yang saat ini dalam

tahapan finalisasi. Selain itu, perlindungan hukum yang memadai bagi profesi penilai juga sangat diperlukan. ‘’Jadi kalau penilai melakukan penilaian, tidak boleh dikriminalisasi, sepanjang mereka sudah mematuhi standar penilaian di Indonesia yang mengacu pada standar internasional,’’ katanya. Ketua Umum MAPPI Okky Danuza menambahkan, apa yang difokuskan MAPPI pada kegiatan ini adalah pertama masalah SDM. Melalui kegiatan ini, pihaknya berupaya mengangkat profesi penilai Indonesia agar bisa bersaing ataupun setara dengan penilai internasional. Kedua, mengangkat standar penilaian agar secara internasional bisa diterima. Yang artinya adalah bila penilai melakukan penilaian dengan standar Indonesia, maka anggota MAPPI tersebut, laporan penilaiannya juga bisa diakui secara internasional. Dikatakannya, saat ini anggota MAPPI mencapai 6.800 orang. Dari 6.800 anggota itu,

KERAJINAN

ada 600 penilai yang sudah bersertifikat. MAPPI saat ini memiliki standar yang disebut dengan standar penilaian Indonesia yang sudah mengikuti standar internasional. Untuk kompetensi, MAPPI juga mempunyai peran untuk melakukan training-training penilaian. Saat ini, perguruan

tinggi masih sedikit sekali yang melihat perlunya penerapan program pendidikan penilaian atau penjurusan program pendidikan penilaian. ‘’Saat ini, kami sudah mulai melakukan kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi, namun masih sebagian besar untuk progran S-2,’’ ujarnya. (kmb23/k150)

Konser 1.000 Band Digelar di Banten

Bali Post/dgk

MINIATUR - Miniatur Vespa dengan bahan baku kaleng bekas softdrink yang memiliki nilai ekonomi menggiurkan.

Uniknya Miniatur Vespa Berbahan Kaleng Bekas

SAMPAH kaleng bekas yang seringkali dibuang di sembarang tempat, seolah tidak memiliki nilai ekonomi sama sekali. Namun, seorang pemuda dari Banjar Kelod Kauh, Desa Panji, Sukasada, Buleleng, Kadek Robin Swantara, mampu mengangkat image kaleng bekas itu barang seni yang unik dan berkulitas dan tentunya memiliki nilai ekonomi tinggi. Selama puluhan tahun, kaleng bekas softdrink hanya dijual kiloan dalam wujud sampah. Harga jual kiloan ini sangatlah murah, berkisar Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per kilogram. Namun di tangan Robin Swantara, onggokan kaleng bekas yang semula nyaris tak ada nilainya itu ‘’menjelma’’ menjadi benda miniatur bernilai seni tinggi. Misalnya, miniatur sepeda motor jenis Vespa yang memiliki nilai artistik tinggi. ‘’Saya memang tergerak memanfaatkan sampah atau kaleng bekas softdrink yang dibuang percuma itu menjadi benda yang lebih berharga,’’ ujar Robin Swantara ketika ditemui Bali Post, belum lama ini. Robin bersama rekan-rekan sebayanya memiliki inisiatif mengolah kaleng bekas

MEMBUKA - Sekjen Kementerian Keuangan Hadiyanto memukul gong saat membuka Asia Pacific Valuation Conference 2016 di Nusa Dua, Kamis (13/10) kemarin.

softdrink itu, lantaran berpikir sampah itu sangat berpotensi mencemari lingkungan karena sulit terurai. Setelah diamati, dia dan rekan-rekan menilai kaleng bekas itu menyimpan nilai keindahan tersendiri dan berpotensi ‘’disulap’’ menjadi karya seni yang unik. Akhirnya, tumpukan kaleng bekas dibentuk menjadi miniatur sepeda motor. Kesulitan pertama kali membuat miniatur adalah mencari pola bentuk yang sesuai model motor. Kaleng diberi garis dan dipotong menggunakan gunting di sisi ujung untuk dibuatkan roda dan bodi motor dengan tambahan perekat lem. Beberapa kali mencoba, akhirnya berbagai bentuk motor mudah dikerjakan. Misalnya, jenis Vespa. ‘’ Ternyata, cukup banyak yang tertarik dengan kreasi dari bahan baku kaleng bekas ini dan tentunya memiliki nilai ekonomi yang lumayan. Ke depan, saya mengajak pemuda lainnya di desa kami untuk mengolah tumpukan kaleng bekas ini menjadi benda yang bermanfaat,’’ kata Robin Swantara yang mengaku bisa memproduksi empat sampai lima karya miniatur motor Vespa per hari dengan kisaran harga Rp 35 ribu hingga Rp 50 ribu. (dgk)

KONSER musik secara indoor terbesar di Indonesia bakal segera digelar. Pertunjukan bertajuk ‘’Konser 1.000 Band’’ itu diselenggarakan dalam rangka memeriahkan perhelatan besar Pekan Raya Indonesia (PRI). Pesta rakyat berbasis entertainment yang memadukan beragam kuliner nusantara, pentas cerita legenda rakyat, panggung musik, hingga pameran multiproduk berskala nasional itu akan dilaksanakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Serpong, Tangerang, Banten pada 20 Oktober hingga 6 November 2016 mendatang. Konser 1.000 band akan tampil di lima panggung PRI 2016 selama 18 hari penuh. Tidak hanya band nasional, tetapi juga menampilkan band atau musisi berasal dari Sabang sampai Merauke. Semua terdiri dari berbagai genre mulai dari pop, rock, reggae hingga dangdut. ‘’Hadirnya Konser 1.000 Band ini

semoga membangkitkan semangat bermusik di Indonesia,’’ kata Hyang I Mihardja, General Secretary PRI, saat jumpa pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (12/10). Dari segi persiapan produksi, Konser 1.000 Band akan dikemas secara spektakuler. Lima panggung bakal didukung oleh tata suara dan tata panggung megah. ‘’Pokoknya, dari tim produksi menyiapkan semuanya hingga yang paling baik,’’ ujar Harry ‘’Koko’’ Santoso dari Deteksi Production. Para musisi besar tanah air yang dipastikan hadir di Konser 1.000 Band di antaranya Slank, Dewa, J-Rock, Kotak, Cakra Khan, Raisa, Isyana Sarasvati, Tulus, Yura, Geisha, Tony Tipe X, Ayu Ting Ting, Tony Q, Geisha, Barasuara, The Rain dan ratusan lainnya. ‘’Selalu suka main di panggung yang menantang adrenaline. Apalagi banyak band ditampilkan di sini,’’ ujar Indra dari The Rain. (pik)

Bali Post/ist

KONSER - Sebagian artis yang mendukung Konser 1.000 Band


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 14 Oktober 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu