Skip to main content

Edisi Senin 14 Mei 2018 | balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

Senin Wage, 14 Mei 2018

Pengemban Pengamal Pancasila

Kantongi Beragam Prestasi

Koster Resmi Berhenti Jadi Anggota DPR-RI

Wayan Koster

16 HALAMAN

NOMOR 253 TAHUN KE 70

CALON Gubernur Bali nomor urut 1, Dr. Ir. Wayan Koster, M.M., resmi berhenti menjadi anggota DPR-RI berdasarkan Keputusan Presiden RI No.82/P Tahun 2018 yang ditetapkan di Jakarta, 27 April 2018. Pria yang berpasangan dengan calon wakil gubernur Dr. Ir. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. ini sebelumnya menjabat anggota DPR-RI tiga periode (2004-2009, 2009-2014, dan 2014-2019). Pada Pemilu 2009 dan 2014, Koster berturut-turut meraih peringkat satu perolehan suara untuk Dapil Bali. Masingmasing 185.901 suara di tahun 2009 (peringkat ke-7 nasional dari seluruh anggota DPR-RI terpilih) dan 260.342 suara pada 2014 (peringkat ke-3 nasional). Ini menunjukkan betapa besar kepercayaan dan dukungan masyarakat Bali terkait kinerjanya sebagai seorang wakil rakyat. Hal. 15 Ekonomi Kreatif

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Mantra-Kerta Kutuk Teror Bom di Tiga Gereja Surabaya

Puji Kapolda Bali, Serukan Perdamaian dalam Atasi Masalah

SEMBAHYANG - Calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra (kedua dari kanan), bersembahyang bersama para artis pendukung Konser Salam Dua Jari di Singaraja, Minggu (13/5) kemarin.

AKSI sekelompok teroris yang melakukan pengeboman di tiga gereja di Surabaya mengusik rasa kemanusian dari pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta). Cagub Bali Rai Mantra dan Cawagub Bali Sudikerta sama-sama mengutuk dengan keras aksi tak manusiawi itu dan menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam terhadap para korban teror. Hal. 15 Diberi Ketabahan

TEROR BOM TIGA GEREJA DI SURABAYA

Libatkan Satu Keluarga Surabaya (Bali Post) –

Bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya ternyata melibatkan satu keluarga. Ayah, ibu serta empat anaknya. Semua membagi diri dengan masing-masing target. Dita, sang ayah, meledakkan diri di Gereja Pantekosta Jalan Raya Arjuno. Sementara istri bersama dua anak perempuannya menyasar GKI Jalan Diponegoro. Sementara dua anak laki-lakinya sebagai pelaku bom bunuh diri di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya. Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan pelaku bom di tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5) kemarin, diduga kuat adalah satu keluarga. ‘’Tim sudah bisa identifikasi pelaku. Mereka diduga satu keluarga yang melakukan serangan. Seperti di Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno yang menggunakan mobil Avanza diduga adalah bapaknya bernama Dita Prianto,’’ kata Kapolri saat merilis peristiwa itu di Rumah Sakit Bhayangkara Mapolda Jatim. Tito melanjutkan, sebelum melakukan aksi di Gereja Pantekosta, pelaku terlebih dahulu menurunkan istri yang bernama Puji Kuswati dan dua anak perempuannya; Fadila Sari (12) dan Pamela Riskita (9).

Sementara pelaku di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela adalah dua orang laki-laki yang diduga anak Dita. ‘’Satunya adalah Yusuf Fadil usia 18 tahun dan Firman Halim berusia 16 tahun. Semuanya adalah jenis bom bunuh diri namun jenis bomnya berbeda,’’ ujar Tito. Dijelaskannya, pelaku bom di Gereja Pantekosta meletakkan di dalam mobilnya. Setelah itu, Dita menabrakkan mobilnya karena merasa terdesak. Sedangkan di GKI Jalan Diponegoro, tiga bom diletakkan di pinggang. Itu terlihat karena baik ibu dan anak mengalami luka dan rusak di bagian perut. Sementara atas dan bawah masih utuh. ‘’Kalau di gereja di Ngagel menggunakan bom yang dipangku.

Ada Indikasi Kebangkitan Sel Teroris

BELUM genap seminggu, terjadi tiga aksi teror yang menewaskan 17 orang. Pertama, rusuh Mako Brimob yang menewaskan lima anggota Densus. Kedua, penusukan intel Brimob hingga tewas di Jawa Barat. Tiga, bom bunuh diri di tiga lokasi di Surabaya yang menewaskan 13 orang dan 41 orang luka-luka. Berbagai kalangan mengutuk peristiwa tersebut. Mengutuk saja, tidaklah cukup. Perlu langkah nyata bersama untuk memerangi aksi teror tersebut. Sebab, aksi tersebut sudah sangat masif. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Irjen Pol. Setyo Wasisto mengatakan, terkait dengan adanya aksi terorisme yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia belakangan ini, mengindikasikan adanya ke-

bangkitan sel kelompok terorisme. Untuk itu, saat ini Densus 88 Antiteror terus bekerja keras menanggulangi sel kelompok teroris yang selama ini tertidur. Sementara itu, Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo menyebutkan Indonesia sudah masuk kategori darurat terorisme. Menurutnya, kejadian demi kejadian tersebut harus menyadarkan semua pihak bahwa para pelaku teror atau teroris itu masih ada di sekitar kita. ‘’Hidup bersama kita. Bisa jadi mereka juga ada media sosial yang selama ini mengutuk dan mencaci maki aparat yang melakukan penindakan kepada para terduga teroris dengan tuduhan pelanggaran HAM,’’ ucap Bambang Soesatyo, di Jakarta, Minggu (13/5) kemarin. (kmb/ant)

Kita belum paham bom apa ini jenisnya. Ini bom pecah dengan efeknya yang besar dibawa dengan sepeda motor,’’ ucapnya. Sampai saat ini, tim Laboratorium Forensik Polda Jatim masih menyelidiki bahan peledak apa yang dipakai. ‘’Kelompok ini tak lepas dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) yang merupakan pendukung utama ISIS di Indonesia yang dipimpin oleh Aman abdurahman,’’ kata Tito. Untuk motifnya, Tito mengemukakan, saat ini ISIS tengah ditekan dan dalam keadaan terpojok. Dalam tekanan itu, ISIS memerintahkan jaringannya menyerang di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. (059/ant)

Pelaku di Tiga Gereja Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno Pelaku: Dita Prianto (ayah) Bom diletakkan di dalam mobil. Setelah itu pelaku menabrakkan mobilnya karena merasa terdesak. Gereja Kristen Indonesia Jalan Diponegoro Pelaku: Puji Kuswati (ibu) Fadila Sari (anak/12) Pamela Riskita (anak/9) Tiga bom diletakkan di pinggang. Ibu dan anak mengalami luka dan rusak di bagian perut. Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela Pelaku: Yusuf Fadil (anak/18) Firman Halim (anak/16) Keduanya naik sepeda motor dengan berboncengan. Sepeda motor masuk ke halaman gereja dan meledak. Mereka menggunakan bom yang dipangku.

Bali Post/ant

BERKOBAR - Api masih berkobar di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5) kemarin. Sejumlah sepeda motor juga terbakar.

Sukses Pimpin Tabanan

Bupati Eka Wiryastuti Dinobatkan sebagai ’’Most Powerfull Woman in Politics 2018’’

DINOBATKAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat dinobatkan sebagai ‘’Most Powerfull Woman in Politics 2018’’ pada acara Women’s Talking & Awarding Indonesian Women Leaders di Auditorium Lantai 11 Kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Jakarta Pusat, Jumat (11/5).

KESUKSESAN Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dalam memimpin daerahnya mendapatkan banyak apresiasi dari berbagai pihak. Karena alasan ini pula, Bupati Eka dinobatkan sebagai Most Powerfull Woman in Politics 2018. Acara penobatan digelar Jumat (11/5) dalam acara Women’s Talking & Awarding Indonesian Women Leaders di Auditorium Lantai 11 Kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA, Jakarta Pusat. Usai menerima gelar ini, Bupati Eka menjelaskan bahwa sebagai perempuan tida-

klah mudah menjadi seorang pemimpin. Kunci suksesnya dalam memimpin di Tabanan adalah dengan menerapkan filosofi, Berbuat, Berdoa, Bersyukur dan Berbagi atau yang lebih dikenal dengan 4B. ‘’Berbuat dalam artian bekerja terus jangan pernah berhenti, seperti orang mengayuh sepeda, harus terus mengayuh untuk sampai tujuan, karena kalau berhenti akan jatuh. Selain itu juga berdoa kepada Tuhan untuk diberikan jalan yang benar, bersyukur terhadap apa yang sudah dicapai, dan berbagilah dengan ilmu yang sudah kita miliki,’’ papar Eka di hadapan beberapa pemimpin

wanita terbaik di Indonesia, beserta ratusan mahasiswi. Orang nomor satu di Tabanan ini juga menambahkan, dalam menerapkan prinsip 4B tersebut tidak harus menjadi seorang bupati, gubernur maupun menteri, tetapi juga bisa diterapkan oleh semua orang. Dan penerapannya harus dimulai sejak dini. ‘’Saya bisa seperti sekarang ini, sebenarnya dimulai dari bagaimana kita dididik sewaktu kecil. Semua itu sangat berperan membawa kita menjadi sosok yang kuat, tangguh dan penuh dengan semangat, serta selalu mencari tanpa henti sampai kita menemukan apa yang kita

mau demi kemajuan semua orang,’’ tegasnya. Bupati Eka yang didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tabanan I Nyoman Gede Gunawan dan Kabag Humas & Protokol Setda Kabupaten Tabanan I Putu Dian Setiawan juga memberikan apresiasi kepada seluruh OPD beserta staf di lingkungan Pemkab Tabanan yang tiada henti terus bekerja melayani masyarakat tanpa mengenal waktu. ‘’Saya hanya sebagai wakil pemerintah dan wakil rakyat yang mengambil penghargaan ini, tidak lebih. Hal. 15 Buat Rakyat


denpasar

2

Senin Wage, 14 Mei 2018

Pengamanan Gereja Diperketat Denpasar (Bali Post) Menyikapi tragedi bom meledak di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5) kemarin, Polda Bali dan jajarannya meningkatkan pengamanan. Perlu diketahui, Polda Bali telah menetapkan status Siaga Satu sejak Jumat (11/5) lalu. Terkait bom di Surabaya tersebut, pengamanan gereja di Bali khususnya di Denpasar diperketat. Dari pan-

tauan di Gereja Katedral di Jalan Tukad Musi, Denpasar, aktivitas jemaat berjalan normal. Nampak beberapa anggota Disabhara Polda Bali bersenjata lengkap melakukan pengamanan di areal gereja tersebut. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja mengimbau masyarakat Bali tetap tenang namun waspada. Untuk sementara waktu, masyarakat diharapkan mengurangi kegiatan di tempat-tempat umum. ‘’Berikan informasi

terhadap hal-hal atau orangorang yang dicurigai kepada kepolisian terdekat,’’ tegasnya. Hengky Widjaja menegaskan, Kepolisian Polda Bali sedang meningkatkan kewaspadaan dengan memperbanyak patroli, pengamanan Mako, pengamanan petugas di lapangan dan akan melakukan tindakan tegas, keras dan terukur. ‘’Kami mohon kepada segenap masyarakat untuk berdoa

agar Bali tetap aman dan tenang. Tempat-tempat tersebut (tempat umum dan ibadah - red) masuk area diamankan dengan patroli dan menempatkan atau memperbanyak petugas polisi di sana,’’ ungkapnya. Terkait kasus itu, peningkatan kewaspadaan juga dilakukan TNI. Danrem 163/ Wira Satya Kolonel Arh. I Gede Widiyana mengatakan, jajaran Korem 163/Wira Satya selalu dalam posisi waspada setiap saat. Selain itu, pihaknya melaksanakan pengamanan Markas, patroli kebangsaan bersinergi dengan Polri, Satpol PP, pecalang, bendesa adat, siang dan malam malam hari di seluruh Bali. ‘’Untuk deteksi dini, anggota kami melakukan pemantauan situasi terkait perkembangan baik situasi positif atau negatif. Pencegahan adalah hal yang utama. Tentu kami selalu koordinasi dengan Polda Bali dan jajarannya,’’ tegasnya. Apakah ada pengerahan personel bersenjata lengkap? ‘’Belum. Ini kan tertib sipil. Jika eskalasi meningkat, pasti ada evaluasi. Kecuali pengamanan Markas pasti senjata lengkap,’’ ungkapnya. Sementara itu, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo menyampaikan, pihaknya sedang melaksanakan Siaga Satu sehingga memperketat penjagaan di gereja-gereja yang sedang melaksanakan kebaktian. Selain itu, peningkatan pengamanan juga

dilaksanakan di tempat-tempat kunjungan wisata. Untuk pengamanan di gereja, dikerahkan personel bersenjata lengkap. Selain itu, ada penambahan personel dari Ditsabhara dan Brimob Polda Bali. Minggu siang kemarin, Kapolresta Hadi Purnomo mengumpulkan personelnya dalam rangka apel Siaga Satu terkait antisipasi ledakan bom di wilayah Polda Jawa Timur. Dalam amanatnya, Kombes Hadi mengimbau anggotanya tetap waspada dan memperketat pengamanan gereja untuk antisipasi. Menyimak kejadian di Surabaya, Jawa Timur, bahwa modus pelaku bom tidak diketahui dan dilakukan wanita. Mengingat wilayah Polresta Denpasar banyak dikunjungi wisatawan dan terdapat banyak gereja, Hadi Purnomo meminta supaya pengamanan di gereja dipertebal. Selain itu, saat ini teroris dalam aksinya menggunakan alat seadanya, tidak harus senpi. Mereka menggunakan pisau dan gunting. ‘’Tolong pertajam deteksi dini agar bisa diantisipasi kejadian sekecil apa pun. Kita juga akan melaksanakan razia dengan sasaran mobil dan sepeda motor. Penjagaan juga agar diperketat, termasuk pemeriksaan terhadap tamu dari luar. Kita tidak perlu takut, tapi tetap waspada. Kita jaga Bali ini jangan sampai terjadi hal seperti itu, karena berdampak secara internasional,’’ pintanya.(kmb36)

Pariwisata Bali Perlahan-lahan ’’Membunuh’’ Pertanian Denpasar (Bali Post) –

Pariwisata di Bali mengalami perubahan paradigma di era orde baru, dari sebelumnya sebagai bagian dari strategi kebudayaan menjadi industri ekonomi. Perubahan ini membawa implikasi luar biasa bagi Bali yang terasa hingga hari ini. Salah satunya adalah matinya pertanian Bali secara perlahan-lahan. Perkembangan pariwisata selalu berbanding terbalik dengan luas lahan pertanian. Kepala Warmadewa Research Center Nyoman Gede Mahaputra, Ph.D. menegaskan hal itu dalam sebuah diskusi di Universitas Warmadewa Denpasar, belum lama ini.

Bali Post/ist

PERAMPOK - Salah satu perampok Indomaret di Jalan Raya Kapal, Mengwi, setelah ditembak petugas.

Melawan, Perampok Indomaret Ditembak

TIM Opsnal Satreskrim Polres Badung pimpinan Kanit Buser Ipda Ferlanda Oktora, Minggu (13/5) kemarin menggerebek rumah di Jalan Gunung Talang Gang II, Denpasar Barat. Pasalnya, di rumah tersebut bersembunyi komplotan perampok minimarket Indomaret di Jalan Raya Kapal, Mengwi, Badung, Selasa (3/4) lalu. Pelaku yang ditangkap berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur, yaitu Erwin Edi Susilo (56), Herman Gani (39) dan Fariono (44). Karena melawan saat ditangkap, polisi terpaksa menembak kaki Erwin Edi Susilo dan Herman Gani. Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta didampingi Kasatreskrim AKP Made Pramestya saat dikonfirmasi membenarkan

terungkapnya kasus tersebut. Saat ini pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Pengakuan pelaku, saat beraksi mereka bekerja sesuai peran masing-masing secara profesional. Fariono melakukan survei ke lokasi perampokan dan berada di luar TKP untuk memantau situasi, Erwin Edi Susilo dan tersangka Herman Gani masuk ke toko Indomaret berpura-pura mengecek CCTV. Dalam aksinya, Erwin menodongkan senjata airsoft gun kepada karyawan. Selanjutnya melakban mata karyawan dan menyekapnya di gudang, dibantu tersangka Herman. Kemudian para pelaku mengambil uang dan HP milik karyawan Indomaret. Pelaku mengaku sempat menggerinda mesin ATM

BRI yang berada dalam toko, tetapi gagal. Terkait kasus ini, petugas menyita barang bukti satu buah gerinda, satu HP, satu pucuk senjata airsoft gun, enam butir peluru airsoft gun, dua buah keris, satu set alat bor, uang Rp 962.000 dan satu buah alat setrum. Seperti diberitakan sebelumnya, kasus perampokan terjadi di minimarket Indomaret di Jalan Raya Kapal, Mengwi, Badung, Selasa (3/4) pukul 23.00 Wita. Karyawan minimarket, Muhamad Miki, Irma Suryani dan Kalikit Hung Anding ditodong senjata yang diduga pistol, lalu disekap di dalam gudang. Pelakunya dua orang dan berkedok pura-pura mau mengecek CCTV. (rah)

Pada era Soekarno, kata Mahaputra, pariwisata dipromosikan ke luar negeri untuk memberitahukan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki kebudayaan yang tidak kalah dengan bangsa Barat. ‘’Soekarno ingin menyampaikan bahwa Bali memiliki kebudayaan yang unik, dan hal ini dilakukan melalui pariwisata. Sehingga pariwisata dijadikan sebagai strategi kebudayaan,’’ katanya. Namun sejak era orde baru, pariwisata berubah menjadi sebuah industri besar yang lebih mengutamakan pada kepentingan ekonomi. Akibatnya, investor-investor raksasa dari mancanegara berdatangan ke Bali. ‘’Mer-

eka memiliki orientasi menjual Bali agar wisatawan berdatangan menggunakan fasilitas akomodasi pariwisata yang mereka bangun,’’ kata Mahaputra. Layaknya investor maka perkembangan pariwisata Bali hanyalah mementingkan keuntungan ekonomi. Tanah di Bali selama memiliki nilai strategis untuk fasilitas pariwisata, dipastikan akan dikuasai. Demikian pula efek lanjutan dari pertumbuhan ekonomi pariwisata menjadikan tanah pertanian Bali makin berkurang. ‘’Data menunjukkan, tingkat pertumbuhan pariwisata Bali berbanding terbalik dengan luas lahan pertanian,’’ kata

Mahaputra. Saat ini, kata Mahaputra, pertanian di Bali hanyalah menjadi latar bagi pariwisata. Ini bisa dilihat dari pertanian yang dipergunakan sebagai ikon daya tarik wisata. ‘’Petani Bali tidak lagi menjadikan pertanian sebagai sumber pendapatan, melainkan menjadikannya sebagai sampingan,’’ ujarnya. Realita ini dibenarkan Dr. Ketut Darma, rekan sesama peneliti Mahaputra di Warmadewa Research Centre. ‘’Petani pemilik lahan sawah kini datang ke sawah milik mereka hanya untuk melihat-lihat saja. Misalnya mengecek irigasi air. Jadi tidak lagi mencangkul, mena-

nam atau memanen. Semua itu sudah dilakukan orang lain,’’ kata Darma. Ironisnya, kata Darma, hasil pertanian mereka tidaklah menguntungkan. Hanya untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Itu pun terkadang masih kurang. Untuk memenuhi kebutuhan hidup lainnya, maka mereka yang memiliki lahan sawah mendapatkannya dari bekerja di sektor pariwisata. (kmb14)

’’Petani Bali tidak lagi menjadikan pertanian sebagai sumber pendapatan, melainkan menjadikannya sebagai sampingan.’’ Nyoman Gede Mahaputra, Ph.D. Kepala Warmadewa Research Center Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Semrawut, Jaringan Utilitas Perlu Ditata

Denpasar (Bali Post) – Sampai saat ini, Pemkot Denpasar memang belum memiliki aturan tentang penataan jaringan utilitas. Hal itu terlihat dari belum tertatanya jaringan utilitas hampir di seluruh Kota Denpasar. Menyikapi kondisi ini, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede mengimbau agar mulai saat ini sudah merencanakan penataan jaringan utilitas. Menurut Ngurah Gede, Denpasar sebagai salah satu destinasi wisata dan banyaknya kegiatan adat dan agama, maka penataan jaringan utilitas ini ditata. “Saat ini, jaringan utilitas yang ada terkesan semrawut. Oleh karena itu, ke depan perlu dibuatkan sarana jaringan utilitas terpadu, seperti yang telah dilakukan di Kota Surabaya,’’ kata Ngurah Gede, Minggu (13/5)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Pelaku Pariwisata Diminta Tingkatkan Sistem Keamanan

Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

kemarin. Dengan adanya sarana jaringan terpadu ini, kata Ngurah Gede, diharapkan penataan Kota Denpasar akan semakin baik. Misalnya, untuk tahap awal bisa dilakukan di jalan protokol, seperti Jalan Gajah Mada yang sudah ditetapkan sebagai kawasan heritage. ‘’Ini perlu dilakukan, sehingga penataan kawasan Jalan Gajah Mada tak terkesan setengah-tengah. Terlebih kawasan Tukad Badung sudah ditata dan pembangunan Pasar Badung akan segera dilanjutkan,’’ ujar politisi PDI Perjuangan ini. Terkait anggaran untuk penataan jaringan utilitas, Ngurah Gede mengatakan, jika menggunakan APBD jelas tidak memungkinkan. Oleh karena itu perlu dijajaki pola kerja sama dengan melibatkan pihak ketiga. ‘’Polanya harus kerjasama dengan melibatkan pengusaha pemilik jaringan utilitas, seperti PLN, Telkom atau telepon seluler,’’ tegasnya. Selain penataan jaringan utilitas, kata Ngurah Gede dalam mewujudkan Smart City (kota cerdas), beberapa sarana dan prasarana juga perlu ditingkatkan. Seperti penambahan Closed Circuit Television (CCTV) atau kamera pengintai di beberapa ruas jalan di Kota Denpasar. Kemudian memaksimalkan pergantian Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dengan menggunakan Light Emitting Diode (LED). Penggunaan LED ini, selain lebih terang juga hemat energi. ‘’Kami mendorong agar peremajaan lampu penerangan jalan lebih diintensifkan lagi,’’ ujar pangelingsir Puri Pemayun Kedaton, Kesiman ini. (kmb12)

PERTANIAN - Kondisi lahan pertanian di Bali yang makin terdesak. Alih fungsi lahan untuk pembangunan akomodasi pariwisata dan perumahan sangat sulit dibendung.

Dampak Teror Bom di Surabaya

PHRI Berharap Tak Ada Reaksi Berlebihan di Sektor Pariwisata Denpasar (Bali Post) Pariwisata Bali terbilang cukup rentan dengan adanya peristiwa teror bom di Surabaya. Kendati belum ada laporan cancelation atau pembatalan kunjungan wisatawan mancanegara ke Pulau Dewata, namun PHRI Bali berharap tidak ada reaksi yang berlebihan sehingga berpengaruh signifikan pada kelangsungan pariwisata. Terutama dari pemerintah Australia yang cukup responsif terhadap teror bom. Saat ini kunjun-

gan wisatawan Australia berada di peringkat kedua setelah Tiongkok. “Dari pihak aparat kan sudah bergerak, kami hanya bisa menjaga dan meyakinkan pasar. Dalam hal ini, aparat sudah melakukan yang terbaik. Jangan sampai apa yang terjadi di Surabaya, berpengaruh pada Bali,” ujar Ketua PHRI Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, Minggu (13/5) kemarin. Menurut pria yang akrab disapa Cok Ace ini, seluruh asosiasi pariwisata su-

dah bergerak memberikan pemahaman kepada partner-partner di luar negeri. Selain itu, mindset wisatawan juga dibentuk bahwa kejadian bom bisa terjadi di mana-mana. Cok Ace mengaku sangat menyesalkan dan mengutuk pengeboman yang dilakukan pada saat umat beragama sedang melaksanakan ibadah itu. Pihaknya berharap kejadian ini tidak sampai mempengaruhi pariwisata Bali, termasuk gelaran IMFWorld Bank Annual Meet-

ing, Oktober mendatang. “Sekarang kan bom bisa terjadi di mana-mana. Sebenarnya pandangan dunia pada kesigapan aparat kita, khususnya Densus 88 sangat bagus sekali. Namanya teroris memang selalu mencari peluang-peluang, kapan saja dan di mana saja. Tapi, saya percaya dan yakin kepolisian sudah bekerja maksimal dan memberi jaminan ke negara lain bahwa Indonesia tidak main-main dengan teroris,” paparnya. (kmb32)


BADUNG

Senin Wage, 14 Mei 2018

3 BBF 2018 Lebih Banyak Tampilkan Kolaborasi

Bali Post/edi

SOSOK Ikon Pariwisata Baru PEMKAB Badung saat ini memantapkan pengembangan pariwisata berbasis masyarakat (development community base tourism). Guna mengembangkan sektor kepariwisataan di Badung Utara, misalnya saat ini tengah dirancang feasibility s t u d y terhadap pembangunan kereta gantung atau cable car. Hal ini juga ditujukan untuk membuat ikon pariwisata baru yang atraktif serta bertujuan memeratakan ‘kue’ pariwisata antara wilayah Badung Selatan dengan Badung Utara. ‘’Tentunya hal ini merupakan penambahan daerah tujuan wisata, khususnya di Badung Utara yang dapat menciptakan multiplier effect terhadap pertumbuhan perekonomian masyarakat,’’ ujar Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, belum lama ini. Selain itu, katanya, di tahun 2018 juga telah dirancang kegiatan berupa penyusunan perencanaan penataan desa wisata pada Desa Bongkasa, Desa Belok, Desa Munggu dan Desa Baha. Juga telah dirancang kegiatan penataan desa wisata di Desa Wisata Bongkasa Pertiwi, Desa Wisata Sangeh, Desa Wisata Carangsari, Desa Wisata Pangsan, Desa Wisata Petang, Desa Wisata Pelaga serta Desa Mengwi, Penarungan dan Kuwum di Kecamatan Mengwi. Pada tahun 2018 juga telah dirancang kegiatan penataan daya tarik wisata air panas di Banjar Penikit dan penyusunan perencanaan studi kelayakan atraksi wisata kereta gantung pada agrowisata Desa Pelaga, serta pengembangan wisata minat khusus. ‘’Total anggaran penyusunan perencanaan dan penataan desa wisata di tahun 2018 sebesar Rp 20,7 miliar lebih,’’ ujarnya. (par)

Pelaku Pariwisata Diminta Tingkatkan Sistem Keamanan

Mangupura (Bali Post) -

Bom bunuh diri yang meledak di GKI Surabaya, Jalan Diponegoro, Minggu (13/5) kemarin, membuat kalangan pelaku pariwisata di Bali khususnya Badung tersentak. Pasalnya, isu keamanan akan berdampak negatif terhadap kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata. Melihat kondisi itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Badung Made Badra meminta kalangan pelaku pariwisata untuk meningkatkan kewaspadaan dan sistem keamanan di masing-masing usaha, seperti hotel, vila, dan restoran. ‘’Kami mengimbau para pelaku industri pariwisata meningkatkan kewaspadaan serta keamanan di wilayahnya masing-masing. Pastikan CCTV dan petugas security memperketat SOP SMPH,’’ ujarnya. Birokrat asal Kuta ini menambahkan, seluruh akomodasi pariwisata, baik hotel, vila, hostel dan lainnya harus menerapkan Sistem Manajemen Pengamanan Hotel (SMPH), sehingga memberikan jaminan keamanan bagi wisatawan yang menginap. ‘’Kami percaya keamanan di objek vital dan destinasi pariwisata di wilayah Badung dan Bali sangat aman di bawah koordinasi pihak keamanan atau kepolisian untuk menjaga stabilitas dan keamanan,’’ ungkapnya.

Bupati Giri Prasta ’’Support’’ Arjuna Digital Bagian dari Pelestarian Seni dan Budaya Bali

PEMERINTAH Kabupaten Badung menunjukkan komitmen dan menepati janjinya membantu kegiatan Lomba Arjuna Digital 2018, yang digelar oleh Paiketan Krama Bali. Sabtu (11/5), Bupati dari Desa Pelaga ini menyerahkan dana punia sebesar Rp 50 juta kepada Ketua Umum Paiketan Krama Bali Ir. Anak Agung Putu Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc., Ph.D. didampingi sejumlah Panitia Lomba Arjuna Digital yang menemui Bupati Nyoman Giri Prasta di Rumah Jabatan Bupati Badung, Kompleks Pusat Pemerintahan Badung. Saat itu Giri Prasta menegaskan komitmennya membantu setiap upaya untuk melestarikan adat dan budaya Bali. ‘’Unteng dari adat Bali adalah adanya Puri, Pura, Purana dan Purohita. Ini harus kita lestarikan sebagai benteng budaya Bali berlandaskan agama Hindu. Jadi, setiap

upaya nyata yang bersentuhan dengan adat dan agama Hindu pasti saya support,’’ ujarnya. Bupati Giri Prasta menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen membangun budaya sesuai amanat program Pembangunan Nasional Semesta Berencana, sebagaimana digariskan oleh pemeritahan Presiden Joko Widodo. Giri Prasta menambahkan, dirinya tidak semata-mata bekerja untuk meningkatkan pendapatan asli daerah Badung, tetapi sudah memulai mengurangi beban ekonomi rakyat Badung melalui berbagai kebijakan serta program pembangunan yang langsung menyentuh kepentingan rakyat Badung. ‘’Saya ingin buktikan, pada November tahun ini kami di Badung akan mengeluarkan release tentang Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang melampaui IPM kabupaten/ kota lainnya di Bali. Ini berarti

MENERIMA - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menerima kunjungan dari Paiketan Krama Bali dan memberikan support terhadap kegiatan Arjuna Digital yang digelar Paiketan Krama Bali.

PERGELARAN Bali Blues Festival (BBF) ke-4 yang merupakan pergelaran festival blues terbesar di Asia Tenggara untuk tahun ini lebih banyak menampilkan kolaborasi. Tentunya musik blues sebagai fondasi musik ini diharapkan bisa berkomunikasi dengan berbagai genre musik lainnya. “Pada BBF 2018, banyak mengusung kolaborasi. Seperti kolaborasi blues dengan regae dan blues dengan rockabilly,” kata pemilik Pregina Art & Showbiz Bali I Gusti Agung Bagus Mantra pada event BBF di Pulau Peninsula, Nusa Dua, Sabtu (12/5) malam. Untuk menampilkan musik yang baru, kata Bagus Mantra, pihaknya ingin mengeksplor heritage di Bali. Seperti bagaimana mengeksplorasikan kesenian tradisi Bali dengan blues. Ini sebagai upaya optimal untuk mensinergikan blueser-blueser di Bali maupun Indonesia serta komposer-komposer musik tradisional Bali. “Dengan demikian, ini akan bisa menjadi trade mark bahwa Bali Blues di Pulau Dewata yang kaya dengan keanekaragaman heritage bisa menghasilkan sebuah komposisi blues dalam artian world music,” ungkapnya. Sementara itu, Corporate Secretary ITDC Miranti Nasti Rendranti mengatakan, melalui BBF 2018 yang merupakan pelaksanaan tahun keempat, tentunya bisa menambah atraksi bagi wisatawan di kawasan Nusa Dua, terutama bidang musik. Selama pelaksanaan BBF, jumlah kunjungan ke Nusa Dua mengalami peningkatan. Berkolaborasi dengan Pregina Art and Showbiz dan Kementerian Pariwisata, BBF 2018 digelar di Pulau Peninsula The Nusa Dua dengan menampilkan sejumlah musisi ternama dari dalam dan luar negeri. Pada hari pertama, jumlah pengunjung yang hadir sebanyak 1.475 orang yang terdiri dari 590 wisman yang berasal dari Australia dan beberapa negara di Eropa serta 885 orang wisatawan domestik. Sedangkan hari kedua, jumlah pengunjung yang hadir tercatat 1.355 orang, terdiri dari 552 wisman yang berasal dari Australia dan beberapa negara di Eropa serta 803 orang wisatawan domestik. (edi)

impian saya bukan semata-mata ingin mewujudkan kesejahteraan rakyat Badung, tetapi mewujudkan tingkat kebahagiaan rakyat Badung,’’ paparnya. Sementara itu, Ketua Umum Paiketan Krama Bali Agung Suryawan Wiranatha berterima kasih atas support Bupati Badung. Selaku organisasi masyarakat, Paiketan Krama Bali siap selalu bersinergi dengan pemerintah, termasuk Pemerintah Kabupaten Badung. I Made Ramia Adnyana selaku Ketua Departemen Pariwisata Paiketan Krama Bali mohon dukungan Bupati Badung untuk menyukseskan agenda Suksma Bali pada 7 Desember 2018. Suksma Bali, kata Ramia Adnyana, adalah sebuah acara penting yang akan diisi dengan charity dinner, exhibition dan award kepada para tokoh seniman, petani, budayawan yang telah banyak berjasa bagi perkembangan pariwisata di Bali. ‘’Saatnya kami menggugah hati para pengusaha pariwisata agar menyampaikan terima kasih (suksma) kepada mereka yang telah berjasa bagi kemajuan pariwisata Bali,’’ papar Ramia Adnyana. Paiketan yang 1 Juni 2018 akan berulang tahun yang pertama, juga mengundang dan memohon kehadiran Bupati Badung pada perayaan HUT ke-1 di Gedung Kerta Gosana Puspem Badung. Bupati Giri Prasta menyatakan siap membantu fasilitas gedung dan semua fasilitas dan hiburan untuk memeriahkan perayaan HUT Paiketan Krama Bali. Acara ini akan mengundang Gubernur Bali, bupati/wali kota se-Bali, para rektor perguruan tinggi negeri dan swasta se-Bali, para pimpinan organisasi kemasyarakatan, PHDI se-Bali, organisasi kepemudaan Hindu, serta tokoh-tokoh masyarakat lainnya. (ad719)

Mantan Kadis Perikanan dan Kelautan Badung ini mengakui, dalam Rancangan APBD 2018 dianggarkan kegiatan pengadaan dan pemasangan jaringan CCTV pada kawasan strategis sebanyak 385 kamera CCTV, dan penyediaan akses internet sebanyak 986 lokasi. Sementara untuk pemeliharaan seluruh CCTV yang telah terpasang di kawasan strategis, Badung juga telah memasang anggaran di tahun 2018 sebesar Rp 1 miliar lebih. Majelis Sinode Gereja Kristen Protestan Bali Putu Parwata mengungkapkan, pihaknya turut berdukacita atas tragedi yang menimpa warga Surabaya tersebut. ‘’Khusus untuk di Bali, kami berharap seluruh masyarakat saling menjaga. Ikut melakukan pengawasan secara bersama agar tragedi tersebut tidak terulang kembali di Bali,’’ ujarnya. Parwata mengingatkan, masyarakat Bali harus selalu waspada, berhati-hati, dan

siaga, mengingat Bali juga selalu menjadi target para teroris. ‘’Harus selalu waspada dan berjaga-jaga, terutama saat hari raya dan di dalam keramaian. Pemerintah, Polri, TNI, para tokoh agama, tokoh masyarakat dan segenap masyarakat harus selalu dalam keadaan waspada dan siaga,’’ ungkapnya. Ketua DPRD Badung ini menambahkan, teroris biasanya mengambil kesempatan di saat situasi sudah aman dan damai. ‘’Jika kita semua mengurangi kewaspadaan dan kesiagaan, saat itulah teroris akan bertindak. Untuk itu, waspada dan siaga harus terus-menerus dilaksanakan, termasuk dalam suasana yang sudah lama aman dan damai. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa menuntun dan melindungi kita semua. Semoga Bali senantiasa rukun, aman dan damai. Semoga Indonesia tercinta setelah tragedi Surabaya ini tetap mampu menjadi negara yang rukun, aman dan damai,’’ harapnya. (kmb27)

Hadiri Perayaan HUT Banjar Canggu Permai

Bupati Giri Prasta Resmikan Kampung KB dan Lepas Jalan Sehat

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri HUT Banjar Canggu Permai yang ke-18 di Desa Tibubeneng Kecamatan Kuta Utara, Minggu (13/5) kemarin. Kedatangan Giri Prasta disambut antusias oleh ribuan warga Canggu Permai. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta didampingi Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniartha, anggota DPRD Provinsi Bali Bagus Suwitra Wirawan, anggota DPRD Badung Wayan Sandra, Camat Kuta Utara A.A. Ngurah Arimbawa beserta Tripika Kecamatan, Perbekel Desa Tibubeneng Made Kamajaya, Klian Banjar Canggu Permai beserta tokoh masyarakat setempat. Pada kegiatan HUT tersebut Giri Prasta meresmikan Kampung KB di Canggu Permai dan melakukan pelepasan peserta jalan santai yang diikuti oleh seluruh warga Canggu Permai. Ketua Panitia HUT Banjar Canggu Permai Muliana Kurniawan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Badung yang sudah berkenan hadir dalam acara HUT Banjar Canggu Permai yang ke18. Dikatakan, Banjar Canggu Permai adalah banjar dinas yang berpenduduk heterogen, dengan latar belakang adat istiadat yang beragam dan dengan tingkat kesibukan yang tinggi dalam aktivitas untuk mendapatkan kebutuhan primernya, baik secara finansial maupun spiritual. ‘’Sebagai warga yang bermasyarakat di wilayah Banjar Canggu Permai yang difasilitasi segenap pengurus Banjar, kami bahu-membahu berusaha untuk menciptakan suatu tatanan masyarakat yang bersih, indah, tenteram, nyaman dan aman dengan motto banjar ‘Saudara Terdekat adalah Tetangga’,’’ terangnya. Peringatan HUT kali ini mengambil tema ‘’Kebersamaan’’. Intinya, dengan semangat kebersamaan

MENGHADIRI - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri HUT Banjar Canggu Permai yang ke-18 di Desa Tibubeneng Kecamatan Kuta Utara, Minggu (13/5) kemarin. mengisi pembangunan fisik dan nonfisik untuk kesejahteraan masyarakat, agar Banjar Canggu Permai menjadi banjar yang sejahtera, aman dan makmur, terutama generasi muda ke depannya semakin kompak dan bisa bersatu. Bupati Giri Prasta dalam sambutannya sangat mengapresiasi semangat masyarakat Banjar Canggu Permai yang sudah melaksanakan acara ini dengan sangat baik, semoga melalui kegiatan ini dapat meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan masyarakat Banjar Canggu Permai dan ke depan agar lebih baik lagi. ‘’Kami selaku pemerintah ingin warga Kabupaten Badung sehat jasmani dan rohani. Kegiatan jalan sehat ini menjadi hal yang sangat positif bagi kita semua,’’ katanya. Berkenaan dengan Kampung KB adalah kesiapan warga yang telah dirancang sejak awal sehingga Pemerintah Kabupaten Badung akan selalu memproteksi dengan catatan bagaimana caranya pemerintah harus mampu menciptakan masyarakat Badung yang bahagia.

Lebih lanjut dikatakan, ke depan Pemkab Badung akan selalu memberikan motivasi kepada masyarakat Badung dalam kegiatan UMKM untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan Pemkab akan terus berupaya menurunkan angka kemiskinan. ‘’Kami Pemkab Badung selalu berupaya hadir di tengahtengah masyarakat dan membantu meringankan beban masyarakat melalui program dan kebijakan seperti kesehatan dan pendidikan gratis, PBB gratis hingga santunan penunggu pasien,’’ tegas Giri Prasta. Pada puncak kegiatan tersebut diisi dengan pelepasan burung merpati dan pentas seni tarian Reog Ponorogo. Untuk men-support kegiatan tersebut, Bupati Giri Prasta memberikan dana Rp 10 juta untuk tarian Reog Ponorogo agar warga Canggu Permai selalu melestarikan seni dan budaya yang dimiliki. Giri Prasta juga menyerahkan dana Rp 20 juta untuk ST Satya Dharma, Banjar Canggu Permai guna mendukung kegiatan HUT tersebut. (ad718)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

HUT Ke-19 UD Mitraco Utama

Senin Wage, 14 Mei 2018

Menindaklanjuti Hasil Rekomendasi Surveyor KARS

Budayakan Kerja Keras, Kerja Ikhlas, dan Kerja Tuntas RSUD Wangaya Disurvei Verifikasi Akreditasi UD Mitraco Utama yang bergerak di bidang distributor rhyde chemical, laundry, house keeping, engineering, pool, kithcen, spa dan chemical supply, pada perayaan HUT ke-19 tetap berkomitmen membangun dan menjaga Bali. Kepeduliannya terhadap Bali tak hanya dijabarkan dengan melakukan bakti swadharma sesuai bidang usahanya, tetapi juga membudayakan keharmonisan. Keseimbangan kegiatan ritual, kepedulian sosial dan bakti terhadap lingkungan pun dijabarkan. Bahkan, dalam urusan kerja profesional, usaha yang dirintis putra Bali 19 tahun silam ini menjabarkan budaya kerja keras, kerja cerdas, konsisten dan kerja ikhlas yang bermuara pada kerja tuntas. ‘’Kami berusaha membangun keharmonisan hubungan kerja dengan tetap mengendepankan prinsipprinsip kerja profesional. Kami mengembangkan budaya kerja keras, kerja cerdas, kerja konsisten, kerja ikhlas dan kerja tuntas. Ini yang membuat kebersamaan kami dalam membangun hubungan kerja berjalan profesional,’’ ujar Direktur Utama yang juga Owner UD Mitraco Utama I Gusti Putu Ismawan, S.E. di sela-sela kegiatan HUT ke-19. Pengusaha kelahiran Desa Kukuh, Marga, Tabanan ini mengatakan kerja profesional haruslah menjadi identitas generasi muda Bali ke depan. Mereka harus diberikan ruang untuk bisa bersaing merebut peluang kerja di sektor formal dan informal dengan daya saing yang memadai. ‘’Kesempatan kerja dan peluang menjadi pengusaha muda di Bali sangat terbuka. Ruang itu haruslah bisa dikelola maksimal generasi muda Bali. Dalam konteks

BERSAMA - Direktur Utama/Owner UD Mitraco Utama I Gusti Putu Ismawan, S.E. (tiga dari kanan) bersama anak-anak Panti Asuhan Tat Twan Asi serangkaian HUT ke-19 UD Mitraco Utama. ini, pemerintah Bali harus bisa tampil menjadi fasilitator,’’ katanya. Secara khusus ia berharap generasi muda Bali jangan sampai melupakan bahasa Bali. Harus ada komitmen jelas dalam hal pelestarian bahasa Bali sebagai kekuatan dalam mengawal budaya Bali. Dijelaskannya, untuk menghadapi tantangan dan persaingan global dan perebutan peluang kerja, generasi muda Bali harus berani mendiri dan menekuni dunia usaha. Peluang ini sangat terbuka jika ditekuni dengan baik. ‘’Alam Bali adalah spirit kehidupan dan ruang untuk menjalani kehidupan. Untuk itulah kami tetap konsisten menjaga alam Bali,’’ ujarnya. Kini, di usianya yang ke-19, UD Mitraco Utama telah mampu melebarkan sayap ke luar daerah. Mulai dari Bandung, Lombok, Sumbawa, Labuan Bajo hingga daerah-daerah potensial lainnya.

Serangkaian perayaan HUT kali ini pihaknya mengajak generasi muda Bali bangkit dan jangan henti-hentinya belajar, sehingga mempunyai skill atau pengalaman untuk bisa mandiri dan membangun desanya. Dengan cara ini, SDM pemuda Bali akan bisa mengisi kesempatan kerja di berbagai bidang seperti hotel. Perusahaan yang bergerak di bidang rhyde chemical ini didirikan 1 Mei 1999. Awalnya dirintis dengan semangat dan kerja profesional. Kini, UD Mitraco Utama yang berkantor di Jalan Nangka Utara, Gang Belibis No.38 terbukti mampu menjadi salah satu usaha yang bisa menyerap tenaga kerja. Bahkan, tenaga kerjanya terus dibekali kecakapan manajemen agar cerdas dalam hal pelayanan. Pihaknya memberikan layanan pelatihan gratis dengan tetap menawarkan produk berkualiats dan bergaransi. (ad729)

Unhi Jadi Pilihan Generasi Zaman ”Now’’ Sekitar 500 Calon Mahasiswa Ikuti SPMB

UNIVERSITAS Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menggelar Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) gelombang I, Sabtu (12/5). SPMB gelombang I ini diikuti sekitar 500 peserta. Angka ini diprediksi meningkat pada gelombang II dan III nanti mengingat antusiasme generasi muda untuk kuliah di Unhi Denpasar semakin besar. Seleksi yang dilakukan cukup ketat. Hal ini dikarenakan Unhi Denpasar ingin mendapatkan mahasiswamahasiswi berkualitas sesuai standar yang diterapkan. Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. didampingi Wakil Rektor I Prof. Dr. I Putu Gelgel, S.H., M.Hum. dan Ketua Panitia SPMB I Ketut Mona Arsika, S.Ag. saat meninjau langsung ujian SPMB gelombang I mengatakan, Unhi Denpasar menggelar SPMB untuk menyaring calon mahasiswa yang berkualitas dan bermutu. Seleksi gelombang pertama ini sangat penting dilakukan karena Unhi saat ini menjadi pilihan generasi muda zaman now. Menurutnya, seleksi akan berlangsung ketat karena tidak semua peserta bisa lolos dan diterima di Unhi Denpasar. ‘’Penerimaan mahasiswa baru ini untuk menyaring calon-calon mahasiswa yang berkualitas. Seleksi dilakukan tiga gelombang dengan spesifikasi yang berbeda. Gelombang pertama penting karena sejak awal Unhi sudah menjadi pilihan anak muda,’’ ujar Prof. Damriyasa. Ada beberapa alasan Unhi Denpasar menjadi pilihan kuliah saat ini. Pertama, selain mencetak

SELEKSI - Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. didampingi Wakil Rektor I Prof. Dr. I Putu Gelgel, S.H., M.Hum. dan Ketua Panitia SPMB I Ketut Mona Arsika, S.Ag. saat meninjau SPMB Gelombang I. sarjana yang profesional, Unhi Denpasar juga mencetak lulusan dengan karakter yang bersifat kehinduan. Mencetak dan membentuk karakter yang berbasis agama dan kebudayaan inilah yang menjadi ciri khas Unhi. Kedua, ada beberapa program studi yang tidak dimiliki oleh Universitas lain, misalnya di Teknik ada perencanaan wilayah dan kota. Unhi juga punya Prodi Ayurweda yang satu-satunya di Indonesia dan baru saja terakreditasi A. ‘’Inilah keunggulan dan ciri khas kami. Calon mahasiswa yang datang ke Unhi harus memiliki kualitas dan standar yang diinginkan Unhi,’’ tandas akademisi lulusan Jerman ini. Setelah tahap pertama, lanjut

Prof. Damriyasa, akan dibuka lagi seleksi tahap kedua dan ketiga. Gelombang II akan jauh lebih ketat persaingannya dibandingkan gelombang pertama. Karena itu diharapkan kepada generasi muda Hindu yang ingin belajar ke Unhi Denpasar menggunakan kesempatan di gelombang pertama. Namun, bagi yang tidak lulus bisa ikut tes lagi di gelombang kedua. ‘’Saya berharap semakin banyak orang yang kuliah di Unhi. Banyak keunggulan yang dimiliki Unhi. Kami juga sudah membangun kerja sama dengan perguruan tinggi unggulan di Indonesia dan luar negeri. Hal ini dilakukan untuk mendukung kualitas Unhi ke depannya,’’ paparnya. (ad725)

Coco Bistro Kembali Suport Event Bali Blues Festival

COCO Bistro yang merupakan salah satu outlet dari 13 unit bisnis restoran di bawah Tropical Group, kini semakin dikenal di kalangan wisatawan mancanegara. Meski demikian, pasar untuk masyarakat lokal juga terus digenjot. Untuk itu, unit bisnis yang dimiliki oleh pengusaha lokal Bali ini selalu mendukung berbagai event yang berhubungan dengan pariwisata di Bali. Salah satunya Bali Blues Festival (BBF) 2018 yang diselenggarakan di Pulau Peninsula, Nusa Dua, Jumat (11/5) hingga Sabtu (12/5). Wayan Sutarjana selaku Corp. Food and Beverage Manager saat ditemui di lokasi kegiatan mengatakan, sejak pertama pelaksanaan BBF, animo masyarakat terhadap keberadaan outlet Coco Bistro sangat tinggi. Untuk itu, pada event yang memasuki tahun ke-4 ini, pihaknya kembali dipercaya oleh pihak ITDC selaku pelaksana untuk kembali mensuport. Dikatakannya, tujuan mensuport kegiatan ini bila dilihat secara internal tim memang untuk menciptakan suasana baru. Karena seluruh staf yang bekerja di outlet tentu merasakan suasana yang monoton. Dengan adanya kegiatan seperti ini, mereka bisa mencari suasana baru untuk penyegaran. Pihaknya juga berharap brand dari Coco Bistro bisa dikenal lebih luas khususnya kalangan masyarakat atau tamu lokal. Karena selama ini pasar yang sudah didapatkan, bisa dikatakan 85 persen wisa-

NIKMATI MENU - Sejumlah pengunjung menikmati menu yang disajikan di stan Coco Bistro pada event BBF 2018 di Pulau Peninsula, Nusa Dua tawan mancanegara dan 15 persen domestik. ‘’Ke depan kami berharap kegiatan seperti ini bisa menarik lebih banyak wisatawan domestik yaitu minimal sekitar 10 persen untuk market lokal,’’ katanya. Selama ini keberadaan outlet Coco Bistro ada di beberapa lokasi di Bali seperti di Ubud, Sanur dan Discovery Shopping Mall, Nusa Dua. Dalam mensuport event BBF, pihaknya tidak mematok target penjualan atau tidak terlalu memperhitungkan untung. Dalam hal ini pihaknya ingin memperkenalkan keberadaan outlet Coco Bistro kepada masyarakat lokal. Untuk itu, ke depannya berharap event BBF tidak dikenakan tiket masuk. Sementara itu, Nengah Warta selaku Corporate Executive Chef

Coco Bistro menambahkan, Tropical Group memiliki unit bisnis restoran dengan 13 outlet. Dari 13 outlet ini, Coco Bistro salah satunya. Menu yang disajikan sebagian besar berupa menu internasional seperti western, Italian dan seafood. Namun, Coco Bistro juga memiliki masakan Nusantara. ‘’Bisa dikatakan lengkap ada di sini. Sasaran kami untuk wisatawan yang datang ke tempat kami, apa yang dicari ada di tempat kami,’’ ucapnya. Meski menyajikan menu internasional, pihaknya tetap memiliki signature food, menu khusus sebagai identitas Coco Bistro untuk local market. Yang lebih ditonjolkan yaitu Nasi Goreng Kambing karena belum banyak yang menjual dan cocok untuk local market. (ad728)

MENINDAKLANJUTI rekomendasi dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) pada penilaian akreditasi tahun 2017, Rabu (9/5) lalu dilaksanakan survei verifikasi akreditasi pada RSUD Wangaya Kota Denpasar. Acara survei verifikasi akreditasi yang dilakukan oleh dr. T.B. Firmansyah B. Rifai, Sp.A., MARS. dari KARS, dibuka Direktur RSUD Wangaya Kota Denpasar dr. Setiawati Hartawan, M.Kes. Dalam sambutannya, dr. Setiawati juga melaporkan hasil pelaksanaan Perencanaan Perbaikan Strategis (PPS) yang sudah dilakukan RSUD Wangaya. Dari 317 rekomendasi yang diberikan surveyor pada akreditasi tahun lalu, yang sudah ditindaklanjuti sampai 9 Mei 2018 sebanyak 297 rekomendasi atau 93,69% dan yang belum terpenuhi berjumlah 21 rekomendasi atau 6,31%. Rekomendasi yang belum terpenuhi meliputi pelaksanaan diklat karena keterbatasan ruang pertemuan dan banyaknya jumlah staf sehingga pelatihan dilaksanakan bertahap, pemenuhan staf di Farmasi, Lab dan pemenuhan staf dengan kompetensi khusus serta pemenuhan sarana fisik. ‘’Meskipun ada beberapa rekomendasi yang belum dapat kami penuhi, kami sudah membuat rencana pemenuhan dan mudah-mudahan dapat segera kami realisasikan,’’ imbuh dr. Setiawati. Sementara itu, surveyor dari KARS dr. Firmasyah mengungkapkan apresiasinya pada RSUD

SURVEI – Suasana survei verifikasi akreditasi pada RSUD Wangaya Kota Denpasar yang dilakukan oleh T.B. Firmansyah B. Rifai dari KARS dan dibuka Direktur RSUD Wangaya Kota Denpasar Setiawati Hartawan. Wangaya. Dengan semangat selu- klanjuti salah satunya keamanan ruh komponen yang ada di RSUD Rekam Medis masih harus ditingWangaya, dirinya optimis RSUD katkan untuk mencegah potensi Wangaya dapat melewati survei kehilangan. verifikasi kali ini dengan baik. Seperti diketahui, RSUD Wan‘’Seperti syair dalam MARS RSUD gaya sudah melaksanakan Survei Wangaya, ‘tetap tegar’, saya yakin Akreditasi Versi 2012 pada Juni RSUD Wangaya mampu memberi- 2017 lalu dan lulus dengan Prekan yang terbaik untuk akreditasi dikat Paripurna. Tiap tahunnya dilaksanakan survei verifikasi unini,’’ tuturnya. Survei verifikasi yang berlang- tuk pemenuhan rekomendasi yang sung saru hari ditutup dengan exit diberikan oleh surveyor. Tahun 2020 conference. Dalam exit conference, mendatang RSUD Wangaya akan dr. Firmansyah mengatakan bahwa menuju Standar Nasional Rumah secara keseluruhan RSUD Wan- Sakit (SNARS) yang merupakan gaya sudah menerapkan standar standar akreditasi yang mengacu dengan baik. Hanya ada beberapa pada standar ISQua dan JCI Edisi rekomendasi yang harus ditinda- 4 dan 5. (ad730)

Rektor Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung

Puji Akselerasi Kemajuan Undiknas Denpasar UNDIKNAS University tidak hanya banyak bekerja sama dengan universitas ternama di luar negeri, namun juga banyak menjalin hubungan dengan universitas di Tanah Air. Jumat (11/5) lalu, Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma, Ph.D. bersama tim mengunjungi Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung. Rektor Undinas diterima langsung oleh Rektor Unpar Mangadar Situmorang, Ph.D. di kampus Universitas Katolik Parahyangan Bandung. Kehadiran Rektor Undiknas merupakan napak tilas dari MoU yang ditandatangani oleh kedua universitas bergengsi ini beberapa tahun lalu, dilanjutkan dengan pembicaraan teknis antarkedua Dekan FEB. Dalam diskusi terlontar pujian mengejutkan dari Rektor Unpar Mangadar Situmorang yang menilai Undiknas telah mengalami percepatan (akselerasi) kemajuan yang luar biasa. Situmorang pun bertanya di akhir diskusi bagaimana strategi Undiknas mampu mewujudkannya. Mantan Dekan FISIP yang kini sebagai Kepala Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Undiknas Dr. Nyoman Subanda memberikan gambaran atas prestasi Undiknas. Prestasi ini berkat kegigihan dan kedisiplinan rektor dalam memimpin perolehan peringkat akreditasi program studi. Sementara Agus Freddy Maradona, Ph.D. sebagai Director of International & Enterprise Undiknas memaparkan bahwa keberhasilan Undiknas berkat kepemimpinan yang visioner yang mampu membaca situasi yang terjadi secara tajam dan mendalam. Di bawah kepemimpiman Prof. Gede Sri Darma, banyak kemajuan yang diraih Undiknas. Di antaranya mengantarkan sejumlah prodi mendapat akreditasi A yakni Prodi Manajemen, Akuntansi, Ilmu Hukum, Magister Manajemen dan Magister Administrasi Publik (MAP). Kedua, Kemenristek Dikti pada 2017 menetapkan Undiknas menempati peringkat ke-73 dari 4.300 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia. Posisi ini membawa Undiknas menjadi PTS nomor 1 terbaik di wilayah Bali, NTB dan NTT serta ranking ke-24 PTS se-Indonesia. Ketiga, Undiknas menjalin kerja sama dengan PT LN seperti Southern Cross University/SCU (Australia), Edith Cowan University/ECU (Australia), Murdoch University (Australia) dan Mastrich School of Manage-

KENANG-KENANGAN - Rektor Unpar Mangadar Situmorang (kiri) saling bertukar kenangkenangan dengan Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma, Ph.D. ment/MSM (Belanda). Undiknas juga menjadi satusatunya PTS di Indonesia Timur yang membuka kelas internasional. Sri Darma pun mengantarkan Undiknas sebagai kampus pertama di Indonesia Timur yang menjadi member akreditasi internasional, ABEST21, yang berpusat di Jepang. Mendapat pujian dari Rektor Unpar, Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma tetap rendah hati. Ia mengatakan kerja sama kedua belah pihak dilandasi konsep saling menguntungkan. Setiap PT dipastikan memiliki sejumlah kelebihan. Makanya Undiknas tetap belajar kepada mereka yang terbukti berkualitas. Dikatakannya, prestasi Undiknas selama ini berkat dukungan segenap civitas akademika Undiknas, termasuk pengurus Perdiknas yang satu visi mengantarkan Undiknas menjadi kampus yang berwawasan Global, Smart dan Digital. Untuk itu, ia matur suksma kepada seluruh civitas akademika Undiknas. (ad726)

Pentas Siswa SMA Katolik Thomas Aquino SMA Katolik Thomas Aquino menggelar pentas siswa di halaman sekolahnya di Tangeb, Abianbase, Mengwi, Badung, Sabtu (12/5) malam. Pentas yang bertemakan ‘’Saint Thom’s in Action Illuminating Youth’’ digelar sejak pagi hingga malam hari. Dalam ajang ini ditampilkan berbagai kreativitas siswa seperti paduan suara, dance dan band. Untuk memeriahkan kegiatan, hadir pula beberapa bintang tamu. Bintang tamunya merupakan alumni SMAK Thomas Aquino. Dalam acara tersebut juga terdapat bazar siswa dan pengumuman juara lomba paduan suara tingkat SMP. Menurut Kepala SMAK Thomas Aquino, Nyoman Marsena, kegiatan ini merupakan program rutin dua tahunan. Ini bertujuan memberikan wadah pada siswa-siswi mengekspresikan kemampuannya di bidang seni. Bukan untuk SMAK Thomas saja, namun juga dilibatkan para siswa SD, SMP dan TK. ‘’Kami mencoba menyiapkan wadah bagi mereka untuk berekspresi,’’ terangnya. Kegiatan tersebut juga merupakan ajang promosi SMAK Thomas Aquino dengan moto ‘’belajar bukan mencari selembar kertas saja, tapi belajar itu untuk hidup’’. Bekal hidup bukan hanya di meja belajar, bukan hanya di kelas, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak diajak belajar mengelola rencana kerja dan belajar mengelola sebuah program, sehingga dalam kehidupan nanti, terutama di masyarakat mereka mempunyai bekal, pengalaman khususnya pengalaman untuk mengelola pekerjaan. Ditambahkannya, kegiatan ini 90 persen diselesaikan dan digarap oleh siswa. Staf dan dewan guru

PENTAS SISWA - Penampilan salah satu kelompok siswa dalam pentas siswa di SMAK Thomas Aquino, Tangeb, Badung, Sabtu (12/5) malam. hanya mendampingi. Seandainya ada yang kurang pas, maka staf atau dewan guru yang meluruskannya. ‘’Apa pun yang mereka kerjakan, mereka belajar di sini. Memang tidak pernah lepas dari persoalan, ada hal-hal yang menghambat pekerjaan, pasti mereka diskusikan,’’ tandas Marsena. Mewakili Ketua Yayasan Insan Mandiri Denpasar, Kasi Personalia Laurencius I Nyoman Nuaja menyampaikan, yayasan sangat mengapresiasi kegiatan pentas siswa tersebut. Menurutnya, ketika anak-anak ingin menjadi manusia yang bukan hanya cerdas namun juga terampil, maka ia harus menunjukkannya. Pada intinya pengembangan sebuah pembelajaran itu tidak hanya tergantung dari yayasan atau pusat, tetapi

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

unit tersebut. Ia mengharapkan pada SMAK Thomas Aquino, kegiatan ini di samping sebagai wadah eksplorasi talenta siswa, juga harus mampu menjadikan anak-anak nantinya bukan hanya cerdas dari teoritif, tetapi praktis mempunyai pengalaman. Ketika mereka keluar, keluar sebagai output yang berkualitas. Sementara untuk anak-anak, kegiatan ini diharapkan bisa menjadi sebuah promosi. Menjadi preseden baik bagi sekolah agar tetap eksis dan diminati masyarakat. ‘’Jadi, sekolah tanpa kegiatan, apalagi kegiatan akbar seperti ini, orang tidak akan tertarik. Kegiatan-kegiatan yang luar biasa ini sebenarnya menunjukkan bahwa sekolah ini hidup, sekolah ini ada,’’ tambah Nuaja. (ad724)


Senin Wage, 14 Mei 2018

info seremonial

Senator RI Turun ke Tirta Empul Terkait Kasus ’’Booking’’ Pura

Wedakarna Pahami Maksud Baik ’’Pangempon’’ Sembari Ingatkan Hak Umat Hindu ’’Malukat’’ SENATOR DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III akhirnya langsung turun ke Pura Tirta Empul untuk menyelesaikan isu yang viral di media sosial terkait pelarangan umat Hindu malukat di Pura Tirta Empul dengan alasan tempat malukat sedang di-booking oleh ‘’tamu negara’’. Pertemuan Senator Arya Wedakarna (AWK) dihadiri oleh I Gusti Ngurah Wijana (Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar), Dewa Made Artawan (Kepala Istana Kepresidenan RI Tampaksiring), Drs. I Kadek Alit Wirawan, M.AD. (Camat Tampaksiring), Dewa Putu Kencana (Perbekel Manukaya), Made Mawi Arnatha (Bendesa Adat Manukaya), PHDI Tampaksiring serta Klian Adat dan Klian Dinas yang mangempon Pura Tirta Empul. Dalam kesempatan itu, Senator AWK menerima klarifikasi dari pihak Bendesa Adat sekaligus Kepala Istana Presiden Tampaksiring terkait kebenaran perihal booking dan istilah ‘’tamu negara’’ yang disebut–sebut di medsos. ‘’Tiang sudah menerima klarifikasi bahwa kata booking itu benar adanya, namun spontanitas karena pihak panitia meminta secara mendadak dan semata-mata menghargai tamu. Itu pun hanya 50 menit. Selain itu, pihak pangempon menjamin tidak ada pungutan atau pungli apa pun terkait prioritas terhadap tamu asing tersebut. Begitu juga istilah ‘tamu negara’ kita cross check kepada Kepala Istana Kepresidenan dan ternyata tamu tersebut hanya tergolong tamu dalam program Istana Untuk Rakyat (Istura), bukan tamu negara seperti yang disebut di medsos. Kalau tamu negara pasti ditangani oleh Sekretariat Negara, Kemenlu atau

TIRTA EMPUL - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (tengah) bersama Kepala Disbud Gianyar, Kepala Istana Presiden Tampaksiring, Camat Kintamani, perbekel, bendesa adat dan prajuru di Tirta Empul. minimal Pemprov. Ternyata hanya serombongan delegasi pengusaha muda internasional. Memang benar pihak istana membukakan pintu masuk belakang delegasi itu dari dalam istana,’’ ungkap Shri Arya Wedakarna. Pihak bendesa juga sudah menyampaikan permohonan maaf kepada umat Hindu yang merasa dirugikan dan berkomitmen tidak mengulangi. ‘’Tugas tiang sebagai pengawas UU memberikan nasihat pada pangempon pura bahwa ke depan tidak boleh lagi ada pelarangan, penghalangan atau spontanitas booking kepada umat Hindu, mengingat umat memiliki hak di depan hukum dan UU untuk beribadah. Wawasan terhadap UUD 1945, UU Anti-Diskriminasi, UU Pidana dan UU Cagar Budaya termasuk Peraturan Presiden terkait Saber Pungli dapat menjerat pangempon pura jika ada laporan terhadap umat yang merasa dihalangi dalam beribadah termasuk

malukat. Kecuali memang seorang VVIP seperti presiden hadir, maka perlu steril walau tanpa harus menutup pura. Tiang minta ke depan berhati-hati dan berikan pelajaran untuk para prajuru dan petugas jaga di Tirta Empul,’’ papar Shri Arya Wedakarna. President The Hindu Center Of Indonesia ini juga berpesan bahwa jika ada delegasi internasional datang, biarkanlah berbaur bersama pamedek lainnya dalam hal malukat. ‘’Saya ingatkan kepada event organizer, agen, penyelenggara tirtayatra termasuk EO acara malukat yang ada di hotel–hotel agar tidak meminta prioritas pada pangempon untuk mendapatkan pelayanan prioritas di pura. Pura itu esensinya tempat ibadah, bukan objek wisata. Jadi, wisatawan itu bonus dari kehidupan ritual Hindu. Jangan sebaliknya pura dijadikan objek wisata. Semoga semua bisa diluruskan,’’ ujar Gusti Wedakarna. (ad732)

Honda Bali PCX 150K V-Run

Astra Motor Bali Ajak Konsumen Hidup Sehat SEBAGAI bentuk apresiasi sekaligus edukasi Gaya Hidup Sehat, Astra Motor Bali mengajak konsumen setianya mengikuti seremonial penutupan Honda Bali PCX 150K V-Run, Minggu (13/5) kemarin. Bertempat di Monumen Perjuangan Rakyar Bali, Renon, Denpasar, kegiatan ini merupakan multiple run dengan total 150 km selama periode 18 Maret hingga 13 Mei 2018. Ketentuan lomba, menurut Gede Legawa selaku Supervisor Promosi Astra Motor Bali, yaitu peserta melakukan registrasi dengan mendownload aplikasi 99virtualrace di app store dan play store serta update segala info dengan me-follow @ hondafansbali. Selanjutnya peserta yang telah melakukan registrasi dapat memulai lari mandiri di periode yang telah ditentukan dan untuk pencapaian kilometernya bisa di-upload ke aplikasi. Pada puncak acara seluruh peserta diajak lari bersama sebagai last run yang dikemas dengan tajuk ‘’Lari Bareng Honda PCX 150k V-Run’. Mengambil rute keliling Lapangan Puputan Margarana, Renon, kegiatan ini diikuti ratusan peserta. Pada kesempatan yang sama juga berlangsung zumba party. Konsumen dan pengunjung yang berada di kawasan Renon saat itu turut antusias. Kegiatan semakin meriah

SENAM - Sejumlah peserta mengikuti senam Zumba pada rangkaian penutupan Honda Bali PCX 150K V-Run di Renon, Minggu (13/5) kemarin. dengan acara interaktif di antaranya healthy sharing dari salah satu fitness center kenamaan dan healthy product, door prize menarik dan medali untuk finisher yang mencapai 150 km. Tidak tanggung-tanggung grand prize 1 unit Honda PCX untuk peserta yang telah melakukan virtual pendaftaran. ‘’Selain edukasi keselamatan berkendara, kami juga mengajak konsumen untuk Bergaya Hidup Sehat yang kami kampanyekan berupa #Jangan Lupa Sehat dan dibagikan handuk yang bertemakan #Jangan Lupa Sehat bagi para peserta lari

bareng persembahan Honda PCX 150,’’ ungkap Gede Legawa. Acara ini disuport oleh 99VirtualRace, Pocari Sweat, Celebrity Fitness, serta juga diikuti beberapa komunitas lari di Bali seperti Indo Runners Bali, Run On Bali, Jeg Melaib Bali, #Pelari Hore, GoGo Run, Jimba Run, Wolfpack, Interna Runners dan Uyut Runnerzzz. Hadiah hiburan yang dibagikan seperti sportsarmband, kabel data, headset dan wireless. Hadiah grand prize berupa 1 unit Honda PCX diraih oleh I G.N. Manik Jaya Laksana dari komunitas Run On Bali. (bns1)

Pelayanan Prima LPD Penting Ditingkatkan

Nyoman Cendikiawan

Bali Post/ist

LEMBAGA keuangan komunitas milik desa pakraman yang bernama Lembaga Perkreditan Desa (LPD) semakin tahun menunjukkan peningkatan kinerja keuangan yang signifikan. Hal itu diakui Ketua Badan Kerja Sama (BKS) LPD se-Bali Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si. ‘’Kinerja keuangan yang positif itu paling tidak dapat dilihat dari persentase peningkatan keuangan LPD belakangan ini,’’ ujarnya, beberapa hari lalu. Misalnya, total nilai kekayaan LPD per Desember 2016 lalu mencapai Rp 15.069.928.774, meningkat menjadi Rp 18.471.939.278 (22,58 persen) pada tahun 2017. Dana yang dihimpun dari masyarakat berupa tabungan dan deposito juga meningkat. Nilai tabungan per Desember tahun 2016 mencapai 5.947.327.556 (jumlah rekening 1.799.371), sedangkan per Desember 2017 sebanyak Rp 7.216.437.060 (jumlah rekening 1.954.403). Nilai deposito per Desember 2016 mencapai Rp 6.589.857.429, meningkat tahun 2017 menjadi Rp

8.176.673.457. Nilai pinjaman per Desember 2016 Rp 11.121.144.662, meningkat tahun 2017 menjadi Rp 13.141.033.847. Nilai modal per Desember 2016 mencapai Rp 2.625.715.832, tahun 2017 meningkat menjadi Rp 3.229.973.331. Demikian pula nilai laba tahun 2016 Rp 539.880.382 naik menjadi 564.187.730 tahun 2017. ‘’Peningkatan kinerja itu tidak lepas dari kepercayaan krama adat dan bimbingan tokoh masyarakat serta dipayungi regulasi Perda 4 Tahun 2017 dan awig-awig desa, selain didukung jiwa pengabdian pengurus dan karyawan LPD,’’ ujar Cendikiawan. Kendati demikian, pelayanan prima yang sering disebut service axcellent wajib dilaksanakan dan ditingkatkan sebagai bagian dari upaya pelayanan dasar. Ketua LPD Telepud, Gianyar ini menambahkan, LPD mesti tetap mengedepankan pelayanan yang maksimal, bermutu sesuai SOP yang berlaku, memenuhi standar waktu, meningkatkan pangsa pasar dengan konsep bersaing dan bersanding dengan lembaga keuangan lainnya. Jika diklasifikasi, lembaga keuangan yang ada di seluruh pelosok Bali tersebar dengan tingkat aset sesuai potensi desa masing-masing. Kinerja LPD yang baik ini tentu juga didukung oleh SDM yang baik, sarana-prasarana dan faktor lingkungan kondusivitas di desa pakraman. Meski demikian, dengan pelatihan yang sering dilakukan dan koordinasi dengan semua komponen, diharapkan LPD Bali mampu menjadi tuan di desanya dengan konsep semboyan ‘’Uang adalah darah kehidupan LPD, servis adalah jantungya, dan etika adalah jiwanya (hati nurani)’’. Cendikiawan melanjutkan, beberapa permasalahan dan tantangan mesti dijadikan peluang demi perjalanan LPD ke depannya. LPD yang bermasalah antara lain karena overlikuiditas, belum menggunakan standar komputer, persaingan dengan KUR, dan SDM yang masih perlu ditingkatkan. Untuk menjadikan karyawan LPD mampu melayani dengan pelayanan prima maka sudah disiapkan antara lain dana likuiditas, dana penjaminan simpanan nasabah, dana perlindungan dan dana pelatihan. Berdasarkan data per 25 April 2018, saldo dana penyangga likuiditas mencapai Rp 1.154.290.544,38, dana penjaminan simpanan nasabah Rp 3.510.373.399,35, dana perlindungan Rp 2.008.507.324,71 dan dana pelatihan Rp 1.640.044.663,33. (lun)

5

FH Unwar Gelar Seminar Nasional

Peran dan Fungsi BI Dalam Sistem Perbankan Indonesia UNIVERSITAS Warmadewa (Unwar) menggelar seminar nasional dengan tema ‘’Peran dan Fungsi Bank Indonesia dalam Sistem Perbankan Indonesia’’, Jumat (11/5) lalu. Narasumber dalam seminar tersebut I Gusti Agung Rai Wirajaya dari Komisi XI DPR-RI dan Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Provinsi Bali Causa Iman Karana. Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. didampingi Wakil Dekan I I.A. Widiawati, S.H., Mum., Wakil Dekan II A.A. Sagung Laksmi Dewi, S.H., M.H. dan Wakil Dekan III I Ketut Sukadana, S.H., M.H. mengatakan, topik seminar ini sangat strategis untuk didiskusikan. Sebab, di saat ekonomi sedang bertumbuh, ada usul melakukan revisi terhadap UU BI dalam rangka mengantisipasi percepatan ekonomi. Di saat bersamaan juga ada fenomena dunia yang membuat nilai tukar rupiah anjlok. ‘’Jadi, ini sangat cocok didiskusikan oleh kalangan DPR dan kampus,’’ ujarnya. Adanya fenomena ini, kalangan kampus ingin ikut andil dalam menyumbangkan gagasan untuk kemajuan perekonomian. ‘’Seminar nasional ini sekaligus sosialisasi BI dan DPR dalam rangka merevisi instrumen-instrumen BI bisa mendapatkan masukan agar UU BI dapat mengantisipasi pertumbuhan ekonomi,’’ tandas Putu Budiartha. I Gusti Agung Rai Wirajaya mengungkapkan, UU BI tahun 1999 dengan adanya perubahan tahun 2004 saat BI dengan kondisi saat ini, dalam fungsi menjaga stabilitas

BUKA - Dekan FH Unwar I Nyoman Putu Budiartha membuka seminar nasional didampingi Kepala BI KPw Bali Causa Iman Karana dan anggota Komisi XI DPR-RI I Gusti Agung Rai Wirajaya. sistem keuangannya perlu dievaluasi/diperbaiki. ‘’UU tersebut dengan melihat kondisi sekarang perlu diamandemen karena sudah cukup lama. Fluktuasi nilai tukar rupiah sangat penting dibicarakan mengingat selama ini ada hal-hal yang terkait dengan devisa bebas. Ini tidak bisa saya ungkapkan karena sangat rentan sekali dengan situasi sekarang, sebab sudah ada pembicaraan melakukan amandemen UU BI,’’ ungkapnya. UU BI ini juga terkait dengan UU PPKSK, penugasan-penugasan yang diamanatkan dalam UU Pencegahan dan Penanganan Krisis. Sistem keuangan sudah ada bersama-sama dengan LPS, OJK dan Kemenkeu. Oleh karena itu, perlu juga ada UU pasar modal dan

asuransi karena berkaitan dengan UU OJK dan LPS. ‘’Bagaimana menjaga stabilitas sistem keuangan sekarang untuk dimuat dalam PPKSK,’’ jelas anggota Komisi XI DPR-RI ini. Maka dari itu, tidak hanya UU BI tetapi UU PPKSK juga perlu direvisi untuk menjaga stabilitas sistem keuangan agar tidak sampai terjadi krisis ekonomi seperti tahun 1998 dan 2008. Causa Iman Karana memberikan sosialisasi terkait tugas BI. Salah satu tugas BI adalah menjaga stabilitas sistem keuangan seperti yang ramai dibicarakan saat ini. ‘’Bagaimana kita mengantisipasi, menangani gejolak nilai tukar. Itu adalah salah satu tugas BI untuk membuat nilai tukar rupiah stabil,’’ sebutnya. (ad727)

Lulusan SMK PGRI 2 Badung Unggul Diversifikasi Pekerjaan

Tahun Ini Terima 8 Kelas Siswa Baru SMK PGRI 2 Badung tampil makin hebat. Kini lulusannya memiliki deversifikasi pekerjaan yang lebih luas. Mereka tak hanya bisa bekerja teknik mesin mobil dan sepeda motor, tetapi juga memperbaiki mesin traktor, penyosohan beras, AC dan perahu bermotor. Hal itu diungkapkan Kepala SMK PGRI 2 Badung Drs. I Gusti Ketut Sukadana, M.Pd. saat melepas 173 siswa kelas XII yang sukses lulus 100 persen. Sebanyak 71 dari Teknik Kendaraan Ringan (TKR), 64 siswa Teknik Sepeda Motor dan 38 siswa Multimedia. Acara dilaksanakan secara meriah di gedung serbaguna dihadiri Ketua YPLP Provinsi PGRI PGRI Bali Dr. I Made Suada, M.M., komite sekolah dan tokoh masyarakat. Pelepasan ditandai pengalungan insinye dan penyerahan lulusan kepada Ketua Komite I Made Pande Yasa. Kasek I Gusti Ketut Sukadana didampingi Wakasek I Made Kerta Yasa, S.T., Drs. I Made Suastika, I Nyoman Mudana, S.T. dan A.A. Istri Mas Widayanti, S.Ag. juga menyerahkan penghargaan kepada siswa peraih UNBK tertinggi masingmasing I Made Redi Pradnyana, I Gede Kriftalia Jayanta Refta dan Ni Made Dwijayanti Wintari. Penghargaan siswa berprestasi diberikan kepada Made Gede Putra Wahyu Pandita (juara I LKS se-Bali), Topan Putra Karuna (juara II Yamaha Scill Contest), Dewa Made Haruna Putra (juara III Honda Skill Contest) dan I Nyoman Krisna Adi Triantara (juara II LKS Animasi se-Badung).

PELEPASAN - Kepala SMK PGRI 2 Badung Drs. I Gusti Ketut Sukadana, M.Pd. mengalungkan insinye ketika melepas 173 kelas XII. Gusti Ketut Sukadana mengaku bangga dari 173 siswanya yang lulus tahun ini 70 persen lebih sudah bekerja. Ini sesuai misi dan visi sekolah mencetak SDM ungggul di bidang keahliannya. Dari jumlah itu, 50 persen diserap di perbengkelan PT Astra Grup dan lainnya, 20 persen membuka usaha mandiri seperti perbengkelan dan servis komputer. Dengan tambahan skill bekerja sama dengan Kubota, pasar kerja lulusan SMK PGRI 2 Badung makin terbuka lebar untuk usaha mandiri melayani servis mesin traktor di desa, mesin penyosohan beras dan AC serta mesin perahu motor. SMK PGRI 2 Badung dikenal sebagai sekolah unggulan YPLP PGRI Badung dan Pemkab Badung.

Sekolah di Jalan I Gusti Ngurah Rai No.2A, Banjar Delod Bale Agung, Mengwi ini memiliki fasilitas lab praktik lengkap kerja sama dengan semua merek mobil dan sepeda motor nasional. Dari sekolah swasta di Bali hanya SMK PGRI 2 Badung yang memiliki BLK profesional. Apalagi Pemkab Badung menyiapkan Rp 10 miliar bagi lulusan SMK yang melanjutkan studi. Tahun ini SMK PGRI 2 Badung menerima 8 kelas siswa baru yakni tiga kelas TKR, tiga kelas TSM dan dua kelas MM. Ka. UPT Disdik Bali di Badung diwakili I Gusti Made Bawa Swarya, M.Pd. kagum atas prestasi dan perkembangan SMK PGRI 2 Badung. Sekolah ini mampu bersaing dan menjadi duta Bali di LKS tingkat Nasional. (ad735)

Pascaledakan Bom di Surabaya

Polres Bangli Tingkatkan Pengamanan Gereja Bangli (Bali Post) Terjadinya ledakan bom di sejumlah gereja di Surabaya, Jawa Timur, menjadi antensi serius pihak kepolisian. Untuk mengantisifasi ancaman serupa, jajaran Polres Bangli meningkatkan pengamanan di sejumlah gereja dan objek wisata vital yang ada di wilayah Kabupaten Bangli, Minggu (13/5) kemarin. Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo mengungkapkan pihaknya sudah menginstruksikan anggota untuk memperketat penjagaan di sejumlah gereja serta objek vital seperti objek wisata Penelokan dan Desa Penglipuran. Anggotanya juga memperketat pengamanan di pintu masuk perbatasan dengan Kabupaten Gianyar dan Buleleng. ‘’Kami siapkan 314 personel untuk melakukan pengamanan di sejumlah titik. Untuk pengamanan di Gereja Marga Rahayu ditugaskan 50 anggota, Gereja Filadelfia Sembung dijaga 10 personel dan BPI Katung Kintamani diamankan 10 orang. Sisa personel bertugas mengamankan sejumlah objek wisata vital serta pintu masuk dan keluar di perbatasan Gianyar-Bangli dan Buleleng Bangli,’’ ucapnya. Pengamanan ini dilakukan untuk mengantisipasi ancaman atau gangguan terorisme di wilayah hukum Polres Bangli. Diharapkan dengan penjagaan ini tidak sampai terjadi hal serupa di wilayah Bangli. ‘’Kami juga memperketat penjagaan di Polres dan masing-masing Polsek yang tersebar di empat kecamatan. Warga

Bali Post/kmb41

PENGAMANAN - Petugas kepolisian melakukan pengamanan di Gereja Marga Rahayu, Bangli, Minggu (13/5) kemarin. yang berkunjung diperiksa barang bawaannya oleh petugas bersenjata lengkap dan rompi antipeluru demi keamanan anggota yang berjaga di lapangan. Petugas juga melakukan razia kendaraan bermotor dengan sasaran utama bahan peledak dan sajam,’’ terang Agus Tri Waluyo. Solidaritas Sementara itu, sejumlah masyarakat Bangli melaksanakan aksi solidaritas di Polres Bangli dan objek wisata Desa Penglipuran dengan

melakukan tanda tangan di atas spanduk berukuran 2x10 meter, Minggu kemarin. Aksi tersebut merupakan bentuk dukungan masyarakat terhadap Polri dalam menanggulangi kejahatan terorisme. Menurut Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo, aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap Polri. ‘’Ini membuktikan bahwa masyarakat tidak takut dan siap mendukung Polri dalam menanggulangi terorisme,’’ tegasnya. (kmb41)


OPINI

6

Senin Wage, 14 Mei 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

SDM Bali Harus Dikuatkan

SEBENTAR lagi Indonesia akan menjadi tuan rumah pertemuan IMF-Bank Dunia. Tempatnya di Bali. Selain itu, Bali juga menjadi tempat berbagai kegiatan yang berskala internasional. Pertanyaannya, sejauh mana pertemuan itu berimplikasi pada kesejahteraan masyarakat? Jangan sampai Bali sekadar mendapat nama, sementara hasil-hasilnya dinikmati orang luar. Ini tentu sangat disayangkan. Ini sebuah tantangan besar bagi kita semua untuk peduli dengan nasib Bali yang masih menyimpan banyak KK miskin. Selama ini KK miskin dipakai jargon politik. Saat pilkada semua calon concern memperhatikan KK miskin sekalian mengumbar janjijanji pemberdayaan. Namun, setelah menjabat nasib anak bangsa ini terlupakan. Tidak hanya KK miskin, secara umum kualitas pendidikan di Bali harus pula dikedepankan. Karena di situlah salah satu kunci kesuksesan mencetak SDM berkualitas. Tantangan yang kita hadapi saat ini adalah persaingan yang demikian ketat. Tak hanya sesama warga bangsa, juga dengan SDM internasional. Era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) adalah awal dari keterbukaan yang memberikan ruang yang lebih luas kepada pekerja asing yang mempunyai kualifikasi tertentu. Kini keluar perpres tentang tenaga kerja asing. Kebijakan Presiden ini dinilai akan semakin memperketat persaingan ketenagakerjaan di dalam negeri. Sekaligus berpotensi menyisihkan tenaga kerja yang punya kemampuan ‘’pas-pasan’’. Terlebih lagi banyak investasi yang membawa serta pekerjanya ke Indonesia. Tentu hal ini ‘’kabar buruk’’ bagi pekerja yang belum memiliki skill dan kompetensi. Bali ibarat gulanya Indonesia akan diserbu oleh tenaga kerja asing. Mereka mempelajari bahasa dan budaya kita. Padahal sebenarnya mereka mulai melirik pasar kita dengan pendekatan sosiologis sebelum memasukkan produk dan jasanya. Oleh karenanya, SDM Bali harus jengah. Jangan sampai kalah bersaing. Adalah menjadi kewajiban pemerintah untuk terus meningkatkan SDM Bali lewat pendidikan, utamanya di sektor pariwisata. Sebab, sektor pariwisata saat ini masih menjadi andalan penerimaan negara. Pariwisata harus tetap survive dan meningkat. Untuk itu pemerintah harus membantu pengembangan lembaga vokasi, khususnya bidang pariwisata. Penting juga bagi pemerintah untuk memelihara budaya, sebagai ikon pariwisata. Sebab, masyarakat Bali kini babak belur menghadapi persaingan di tengah pariwisata budaya. Mereka bertahan untuk menjadikan Bali tetap menjadi daya tarik. Lingkungan mereka jaga. Budaya juga tetap menjadi warna keseharian mereka. Namun sayang, mereka hanya ditonton. Mereka hanya dikagumi. Namun tidak memberi manfaat yang setimpal terhadap jerih payahnya sebagai pengusung budaya. Semestinya pemerintah hadir menanggulangi secara totalitas beban pelestarian, dengan melakukan perhitungan yang lebih memihak pada masyarakat Bali terkait hasil dari pariwisata, termasuk ikutannya. Pemerintah juga harus hadir memberikan porsi yang lebih kepada masyarakat dan pengusaha Bali untuk hidup di rumahnya sendiri. Sebab, selama ini SDM Bali dikalahkan SDM dari luar, hanya karena alasan Bali banyak libur. Ini fakta yang sering terjadi. Berkaca dari keadaan tersebut, tentu kita sangat miris. Pelestari budaya sekaligus pelaku budaya terpinggirkan di daerahnya sendiri. Ke depan pemerintah khususnya pemerintah daerah harus hadir. Kini sudah saatnya Bali menuntaskan persoalan dengan memperjuangkan apa yang menjadi hak Bali. Pemerintah harus memahami kesulitan rakyat dengan beratnya beban sebagai pelestari budaya yang selama ini menjadi ‘’jualan’’ para elite untuk menarik minat wisatawan.

S URAT PEMBACA

Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Eksistensi Kesakralan Pura Beberapa waktu terakhir, viral video turis yang menaiki Padmasana yang berada di areal Pura Gelap, Besakih. Tidak sampai berselang sebulan, sebuah media menyebutkan bahwa Pura Tirta Empul di Tampaksiring yang biasa digunakan umat Hindu untuk malukat (mandi air suci) dibooking oleh tamu negara. Umat Hindu yang hendak malukat harus menunggu tamu tersebut selesai dulu baru bisa malukat. Sebagai sesama umat Hindu, berita tersebut tentu terasa menyesakkan. Tidak bisa dimungkiri, perekonomian Bali memang mayoritas digerakkan dari sektor pariwisata. Namun, di sisi lain perlu juga kita menjaga taksu alam Bali, termasuk Pura-pura yang ada. Apabila tamu negara yang mem-booking beragama Hindu dan bertujuan beribadah, tentu lebih bisa diterima. Akan tetapi, bila tidak, sebaiknya kita refleksi kembali akan fungsi utama pura sebagai tempat ibadah yang memberikan nuansa sakral, tenang, dan harmoni. Sebagai penghubung antara umat Hindu dengan Tuhan, di samping pembuka jalan untuk memajukan sektor perekonomian. Kondisi ini memerlukan perhatian lebih serius dari semua pihak. I P.G.S. Tubuh Wibawa, S.Pd. Mengwi, Badung

Pembangunan Manusia sebagai Fondasi Bangsa Dosa terbesar suatu negara adalah pengabaian terhadap kualitas warganya. Padahal salah satu tanggung jawab negara adalah memastikan penduduknya hidup dalam kesejahteraan. Hal lain yang perlu digarisbawahi, kualitas manusia merupakan tiang utama yang mendorong maju-mundurnya bangsa. Negeri yang memiliki kualitas penduduk yang hebat, niscaya akan menjadi bangsa yang besar dan kuat. Sebaliknya, bangsa dengan kualitas masyarakat yang rendah niscaya menjadi tambahan beban dalam mencapai tujuan pembangunan. Beragam masalah pun dapat dipicu oleh kualitas manusianya. Mereka yang hidup dalam tekanan kemiskinan berpotensi melakukan tindakan kriminalitas. Begitu juga mereka yang memiliki pendidikan rendah akan kesulitan untuk meningkatkan derajat hidupnya.

Oleh Rachmanto

B

adan Pusat Statistik (BPS), pada 16 April 2018 baru mengeluarkan berita resmi statistik terkait Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2017. Tingginya IPM merupakan modal berharga yang perlu dimanfaatkan dengan sebesarbesarnya. IPM atau Human Developmen Index (HDI) merupakan pengukuran yang fokus pada tiga dimensi. Ketiga dimensi tersebut adalah harapan hidup, pendidikan, dan standar hidup. Berdasarkan informasi BPS, IPM Indonesia tahun 2017 sebesar 70,81. Umur harapan hidup saat lahir adalah 71,06 tahun. Rata-rata lama sekolah adalah 8,10 tahun. Harapan lama sekolah adalah 12,85 tahun. Terkait pengeluaran per kapita yang disesuaikan

menyentuh angka Rp 10.66 juta. IPM Indonesia pun terus meningkat dari tahun ke tahun. IPM Indonesia dalam kurun waktu delapan tahun terakhir adalah 66,55 (2010), 67,09 (2011), 67,70 (2012), 68,31 (2013), 68,98 (2014), 69,55 (2015), 70,18 (2016), 70,81 (2017). Merujuk penjelasan dari UNDP, IPM dibuat untuk memberikan penekanan bahwa manusia dan kemampuannya semestinya menjadi kriteria utama untuk menilai perkembangan suatu negara. Jadi, bukan hanya aspek pertumbuhan ekonomi belaka. IPM bisa juga digunakan untuk mempertanyakan pilihan kebijakan nasional negara. Misalnya, mengapa ada dua negara dengan GNI (Gross National Income/Pendapatan Nasional Bruto) per kapita yang sama tetapi memiliki perbedaan dalam

angka IPM-nya. Dimensi kunci dalam IPM adalah kualitas kesehatan, pendidikan, dan standar hidup. Dimensi kesehatan dinilai dengan angka harapan hidup saat lahir, dimensi pendidikan diukur dengan rata-rata tahun sekolah untuk orang dewasa hingga berusia 25 tahun, dimensi standar hidup dihitung dari GNI per kapita. IPM menyederhanakan dan hanya menangkap sebagian kecil dari pembangunan manusia. IPM tidak mencerminkan ketidaksetaraan, kemiskinan, keamanan manusia, pemberdayaan, dsb. Amaryta Sen, yang merupakan tokoh penting dalam pengukuran IPM, dalam bukunya “Development as Freedom” menjelaskan tentang hakikat pembangunan. Menurutnya, pembangunan merupakan upaya untuk memperluas kebe-

basan manusia. Selama ini konsep pembangunan dimaknai secara sempit hanya dengan melihat pertumbuhan produk nasional bruto, peningkatan pendapatan pribadi, industrialisasi, kemajuan teknologi, atau dengan modernisasi. Pertumbuhan produk dan pendapatan individu memang penting untuk memperluas kebebasan. Tetapi hal penting yang perlu digarisbawahi, kebebasan juga ditentukan oleh faktor penentu lain. Seperti pengaturan sosial dan ekonomi (misalnya fasilitas untuk pendidikan dan perawatan kesehatan) serta hak politik dan sipil (seperti kebebasan untuk berpartisipasi dalam diskusi publik dan pengawasan) (2011: 3). Meskipun angka IPM Indonesia terus membaik, hal tersebut tidak berarti kita mengabaikan permasalahan yang dihadapi manusia Indonesia. Perlu catatan kritis sebagai upaya meningkatkan IPM pada tahun-tahun mendatang. Ya, kewajiban untuk meningkatkan kualitas manusia memang tidak hanya di tangan pemerintah. Tetapi merupakan kewajiban yang harus ditanggung secara bersama-sama. Menyediakan layanan pendidikan, kesehatan, dan peningkatan pendapatan tidak hanya dilakukan oleh pemerintah. Tetapi juga pihakpihak lain (Civil Society Organization, perusahaan, dan pihak-pihak lainnya). Banyak contoh praktis terkait peran nonpemerintah dalam pembangunan manusia. Seperti membuat sekolah gratis bagi anak-

anak yang kurang mampu, rumah sakit dengan fasilitas mumpuni untuk orang miskin, penciptaan lapangan pekerjaan, dsb. Isu penting terkait IPM ini adalah ketimpangan pembangunan manusia antarberbagai daerah di Indonesia. Pulau Jawa masih mendominasi dengan IPM yang tinggi. Sementara kawasan timur Indonesia, khususnya Papua angka IPM-nya masih rendah. Artinya, pemerintah dan semua pihak yang berkepentingan perlu menggenjot percepatan pembangunan manusia di kawasan Indonesia Timur (sekaligus menjaga dan meningkatkan IPM yang sudah tinggi). Pemerataan pembangunan manusia menjadi kunci bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jika ketimpangan ini dibiarkan, akan menimbulkan kecemburuan antarwilayah. Selama ini pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk membangun kawasan Indonesia Timur. Tetapi tampaknya perlu untuk terus ditingkatkan. Untuk mendongkrak IPM agar semakin tinggi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Salah satunya, terkait harapan hidup, kuantitas dan kualitas program-program yang berhubungan dengan kesehatan masyarakat perlu diintensifkan. Program Keluarga Harapan (PKH) yang sudah bergulir lama perlu dijaga. Sebab, program ini langsung menyasar isu kesehatan dan pendidikan. Seperti pemantauan kehamilan hingga proses kelahiran. PKH juga memberikan bantuan pendidikan bagi KPM (Keluarga Penerima Manfaat).

kerja yang legal dan ilegal. Selain itu, terhadap tenaga kerja yang legal pun masih harus dilakukan pendataan tentang keahliannya, unskilled atau fullskill. Di sinilah peran Imigrasi untuk melakukan cek dan ricek serta melakukan deportasi/tindakan hukum atas warga asing yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 2) Menginventarisasi perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing. Perusahaan harus memberikan jaminan kepastian bahwa yang diutamakan bekerja di perusahaan tersebut adalah tenaga kerja lokal, atau dengan persentase tertentu untuk jabatan tertentu. Sesuai dengan Perpres 20 Tahun 2018, untuk posisi bagian personalia atau sumber daya manusia (SDM) tidak boleh dipegang oleh tenaga kerja asing. 3) Adanya kepastian dari investor yang membangun usaha atau menanam investasi di Indonesia untuk mengutamakan tenaga kerja lokal yang bekerja di perusahaannya. Peranan pemerintah sangatlah besar dan dominan untuk memberikan tekanan kepada penanam modal atau investasi agar membuka seluas-luasnya kesempatan kerja kepada tenaga kerja lokal. Umumnya yang terjadi adalah penanam investasi akan membawa karyawan atau tenaga kerjanya dari mana investor tersebut berasal. Keberadaan tenaga kerja lokal harus diutamakan, namun keberadaan tenaga kerja asing juga penting, asalkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Peranan pemerintah, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah dan Imigrasi sangat diperlukan dalam rangka mengawal tenaga kerja asing yang ada di negara kita.

Penulis, bekerja sebagai Tenaga Ahli Muda pada Sekretariat Pemberdayaan Masyarakat (SEBERMAS)/Alumnus SPs UGM

Polemik Tenaga Kerja Asing

PADA saat ini ramai diberitakan baik di media cetak, media elektronik dan media sosial tentang tenaga kerja asing. Banyak yang beranggapan bahwa pemerintah memberi “lampu hijau” untuk masuknya tenaga asing. Hal ini akan memberikan dampak yang tidak baik bagi tenaga kerja lokal. Sedangkan dari pemerintah memberikan klarifikasi bahwa peraturan saat ini untuk membatasi tenaga kerja asing yang masuk ke negara ini. Semua memberikan pendapatnya masing-masing sesuai dengan kepentingan dan pengetahuan yang dimiliki. Mana yang benar dan salah belum dapat dilihat realitanya. Kisruh tenaga kerja asing ini muncul dengan diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tanggal 28 Maret 2018. Peraturan ini mengatur tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing. Peraturan ini dibuat sebagai langkah tepat untuk mendukung perekonomian nasional dan perluasan kesempatan kerja melalui peningkatan investasi dengan mengatur kembali perizinan penggunaan tenaga kerja asing. Dengan berlakunya peraturan ini, maka Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2014 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing Serta Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kerja Pendamping dinyatakan tidak berlaku. Melihat isi dari Perpres Nomor 20 Tahun 2018 ini sebenarnya tidak ada tersurat sedikit pun tentang mudahnya tenaga kerja asing (TKA) akan masuk ke negara Indonesia. Inti dari peraturan ini adalah mempermudah perizinan bagi tenaga kerja asing yang menduduki jabatan tertentu untuk

Oleh Prasetyo Wibowo memperpanjang izin kerja atau tinggalnya di Indonesia. Menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), perpres tersebut tidak akan mematikan pekerja lokal. Aturan itu diterbitkan sematamata untuk mendongkrak perekonomian negara Indonesia. Selanjutnya JK memberikan contoh negara Thailand, jumlah pekerja asingnya 10 kali lipat lebih besar dibanding Indonesia. Dengan jumlah tersebut, perekonomian di negeri Gajah Putih itu lebih baik dari pada negara kita. Ia juga memastikan bahwa TKA yang masuk ke dalam negeri harus memiliki skill dan profesional. Bukan untuk menyaingi tenaga kerja lokal, namun membantu investor akan menanamkan modalnya. Pekerja asing yang masuk itu dipastikan memiliki skill dan profesional di bidangnya untuk mengajarkan teknologi dan inovasi kepada tenaga kerja dalam negeri. Selain itu, dengan adanya investor yang masuk akan membuka lapangan kerja baru bagi tenaga kerja dalam negeri. Selanjutnya Menteri Tenaga Kerja Hanif Dzakiri pun memberikan pernyataan bahwa keberadaan Perpres 20 Tahun 2018 tidak membuka pintu lebar-lebar untuk masuknya tenaga kerja asing ke Indonesia. Peraturan ini lebih menuju penataan administrasi terhadap keberadaan tenaga kerja asing yang ada di Indonesia. Memang kalau kita telisik lebih jauh, terdapat beberapa ketentuan yang sangat penting tentang ke-

beradaan tenaga kerja asing, di antaranya pembatasan izin kerja yang dulunya sampai dengan lima tahun, saat ini hanya 1-3 tahun. Perizinan ini juga diberikan untuk tenaga kerja asing yang menduduki jabatan tertentu dalam suatu perusahaan, bukan tenaga kerja level bawah. Sebenarnya keberadaan tenaga kerja asing untuk bekerja di suatu negara adalah hal yang penting, asalkan sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan akan posisi atau jabatan tertentu dalam suatu perusahaan. Selain itu, diharapkan juga dengan tenaga kerja asing yang masuk akan menambah investasi bagi negara tersebut, yang menjadi persoalan kemudian adalah bagaimana dengan keberadaan tenaga kerja lokal yang siap bekerja tetapi seakan-akan tidak mendapatkan pekerjaan. Peranan pemerintah dalam membatasi kuota tenaga kerja asing yang ada di negara kita harus mampu memberikan kesempatan kerja seluas-luasnya kepada tenaga kerja lokal. Untuk mengatasi permasalahan tenaga kerja asing ini terdapat beberapa hal yang harus dilakukan secara jelas dan transparan oleh pemerintah bekerja sama dengan pemerintah daerah dan Imigrasi, antara lain: 1) menginventarisasi jumlah tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia. Pemerintah melakukan pemetaan berapa jumlah tenaga kerja level manajer ke atas dan berapa jumlah tenaga kerja kasar, kemudian berapa jumlah tenaga

POJOK Tiga gereja di Surabaya diteror bom bunuh diri. - Kita semua berduka. *** Teror meningkat, Polri indikasikan sel teroris bangkit. - Kita harus melawan. *** Kapolri menyebutkan pelaku bom melibatkan anakanak. - Kita mesti prihatin.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Senin Wage, 14 Mei 2018

Pascabom Surabaya, Polres Gencarkan Patroli

PENGAMANAN - Petugas kepolisian mengintensifkan pengamanan di tempat ibadah, pascabom di Surabaya. Tabanan (Bali Post) -

Ledakan bom di tiga gereja di Surabaya mendapat atensi jajaran TNI/Polri dengan melakukan penguatan pengamanan. Di Kabupaten Tabanan, jajaran Polres Tabanan di bawah komando Kabag Ops Kompol I Gede Putu Putra Astawa langsung menambah personel untuk mempertebal pengamanan di sejumlah titik, khususnya di gereja dan sejumlah objek wisata. Tidak hanya itu, Wakapolres Tabanan Kompol Ketut Widiada bersama pejabat utama Mapolres Tabanan melakukan sidak di terminal antisipasi teroris dan orang-orang yang mencurigakan.

Seperti disampaikan Kasubag Humas Polres Tabanan AKP Gede Surya Kusuma, Minggu (13/5) kemarin. Bom yang mengguncang tiga geraja di Surabaya menjadi keperihatinan tersendiri. Mencegah hal itu terjadi di Bali, jajaran Polres Tabanan meningkatkan patroli dan mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di lingkungkan masing-masing. “Ada pam

gereja skala besar di gereja yang ada di wilayah Tabanan,” terangnya. Tidak hanya itu, sejumlah petugas juga meningkatkan patroli, serta selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap orang-orang yang dicurigai. Di samping juga mengimbau masyarakat melaporkan bila melihat dan menemukan gelagat orang-orang yang mencurigakan ke kantor polisi terdekat,

ataupun kepada petugas yang sedang bertugas di lapangan. Hal serupa juga dilakukan jajaran TNI dari Kodim 1619/Tabanan. Dandim Tabanan Letkol Inf. Hasan Abdullah menyampaikan, kegiatan patroli dan pengamanan di tempat ibadah mendapat atensi. Kegiatan ini dilakukan bersinergi dengan jajaran kepolisian. “Kami tidak ada penambahan personel, hanya lebih

diintensifkan, khususnya dalam patroli wilayah dan pemantauan tempat ibadah,” terangnya. Di sisi lain, gugurnya lima anggota Detasemen Khusus 88 dalam kerusuhan di rumah tahanan Mako Brimob menimbulkan duka mendalam bagi warga. Selain karangan bunga yang berjejer di depan Makopolres Tabanan, juga digelar aksi tanda tangan sebagai bentuk dukungan dan rasa turut berduka di depan kantor Bank BPD cabang Tabanan. Dalam waktu singkat spanduk turut bedukacita atas gugurnya lima anggota Polri dalam aksi terorisme yang digelar oleh Polres Tabanan dipenuhi ratusan tanda tangan dari berbagai kalangan. (kmb28)

Sempat Tertunda, Program Subsidi Pupuk Organik Terealisasi

Bali Post/kmb24

PUPUK - Pengolahan pupuk organik dari kotoran sapi di Banjar Kelating Kerambitan Tabanan. Tabanan (Bali Post) Setelah sempat tertunda, program subsidi pupuk organik akhirnya terealisasi tahun ini. Tabanan mendapat jatah pupuk organik bersubsidi untuk seluas 6.000 hektar lahan. Karena sempat tertunda, petani yang mendapatkan jatah itu termasuk penyalur pupuk mulai didata dan diverifikasi. Jadi, program pupuk organik subsidi ini baru bisa direalisasikan pada musim tanam mendatang. Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Tabanan I Gusti Putu Wiadnyana, Minggu (13/5) kemarin mengatakan, meski sempat tertunda, program subsidi pupuk organik dari Pemerintah Provinsi Bali tetap berjalan tahun 2018 ini. ‘’Karena tertunda, realisasinya juga tidak bisa pada periode tanam Okto-

ber-Maret, tetapi April hingga September ini,’’ ujarnya. Saat ini pihak Dinas Pertanian sedang mendata penerima pupuk bersubsidi sekaligus turun ke lapangan untuk memverifikasi penyuplai pupuk organik tersebut. Sebab dalam memilih produsen yang akan menyediakan pupuk organik bersubsidi harus jelas badan hukumnya. Pemakaian pupuk organik dari kotoran sapi, kata Wiadnyana sudah diterapkan beberapa tahun lalu oleh petani. Tujuannya untuk mengembalikan fungsi hara dari tanah. Pemerintah mensubsidi sebesar Rp 800 per kilogramnya. Petani hanya membayar Rp 150 per kilogramnya. Subsidi pupuk ini, lanjut Wiadnyana, berlaku untuk tanaman pertanian dan hortikultura. Belum berlaku untuk

tanaman perkebunan. Meski diakui kebutuhan pupuk organik ini juga cukup besar di bidang perkebunan, terlebih Tabanan memiliki sentra perkebunan di daerah Pupuan dan Selemadeg. ‘’Subsidi ini memang masih difokuskan ke pertanian dan hortikultura,

Bali Post/kmb28

seperti padi, bawang, cabai dan jagung. Belum ke perkebunan karena tidak masuk dalam Opsus pertanian,’’ jelas Wiadnyana. Meski demikian, pihaknya berharap ke depan subsidi pupuk organik di Tabanan juga menyentuh tanaman perkebunan. Salah satu pengusaha pupuk organik kotoran sapi di Banjar Kelating Kerambitan Tabanan, Putu Effendi, mengatakan pihaknya tahun ini mengajukan diri sebagai distributor pupuk organik bersubsidi. Diakuinya, tahun lalu usaha pupuk organiknya yaitu CV Setiawan dipilih untuk memenuhi kebutuhan pupuk organik subsidi wilayah Gianyar dan Buleleng. Menjadi distributor pupuk organik bersubsidi diakui membutuhkan persyaratan dan kualifikasi. Di sisi lain, selain memenuhi kebutuhan pupuk organik bersubdisi, pihaknya juga menjual pupuk organik nonsubdisi. Harganya memang lebih mahal dari harga pupuk subdisi. (kmb24)

Percepat Perekaman E-KTP, Disdukcapil Buka Layanan Sabtu dan Minggu

Tabanan (Bali Post) Mengejar target perekaman data Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) menjelang perhelatan Pemilu 2019, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Tabanan membuka pelayanan di hari Sabtu dan Minggu. Ini dilakukan untuk mempermudah masyarakat yang ingin melakukan perekaman di hari libur. Tak hanya itu, pegawai Disdukcapil juga melakukan program jemput bola dengan mendatangi langsung wajib KTP. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil IGA Rai Dwipayana mengatakan perekaman e-KTP di Tabanan sudah 99 persen lebih. Yang belum melakukan perekaman sebanyak 551 orang. “Sesuai laporan bulanan, warga yang belum perekaman sekitar 551 orang. Namun wajib KTP pemula berumur 17 tahun tentunya tiap hari bertambah. Wajib KTP pemula ini kita layani lewat perekaman ke sekolah,” ucapnya, Minggu (13/5) kemarin. Selain jemput bola menyasar wajib KTP di pelosok desa dan yang sedang sakit, pelayanan di hari libur ini juga menindaklanjuti surat edaran Kemendagri untuk percepatan penerbitan e-KTP. Surat edaran tersebut bentuk imbauan kepada Dinas Dukcapil kabupaten/kota agar segera mencetak fisik e-KTP, khusus warga yang Surat Keterangan Pengganti KTP (Suket) sudah habis masa berlaku, dengan data status siap cetak print ready record. Imbauan percepatan pencetakan e-KTP ini juga terkait dengan Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019. “Teknis pelaksanaannya sesuai dengan surat kami ke para camat perihal percepatan pelayanan e-KTP,” terangnya. Pelayanan Sabtu dan Minggu ini rupanya mendapat perhatian masyarakat. Terbukti data layanan Sabtu kemarin ada 80 pemohon yang datang, tujuh orang di antaranya melakukan perekaman KTP dan sisanya untuk layanan cetak KTP. “Saat ini keping KTP masih tersedia 9.000,” ucapnya. Tidak hanya itu, bagi masyarakat Kecamatan Pupuan disarankan melakukan permohonan cetak KTP lewat aplikasi WA. “Kami segera kembangkan untuk kecamatan Baturiti, dan pelayanan kami tambah dengan pelayan akta kelahiran, surat pindah datang antarkabupaten dan antarprovinsi, serta pelayanan perubahan kartu keluarga,” terangnya. (kmb28)

Bali Post/ist

KEPENDUDUKAN - Pelayanan administrasi kependudukan di hari Sabtu dan Minggu di Disdukcapil Tabanan.

Agar CSR Tepat Sasaran, Dibentuk Forum TJSP Tabanan (Bali Post) Guna mengarahkan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) agar tepat sasaran, Pemkab Tabanan membuat Perda mengenai Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP). Salah satu langkah untuk mengimplementasikan perda ini, Pemkab Tabanan melakukan fasilitisasi membentuk Forum TJSP. Para anggota forum ini adalah pengusaha-pengusaha yang memiliki usaha di Tabanan. Forum ini diharapkan menjadi sebuah wadah untuk bertukar informasi sekaligus melaksanakan CRS perusahaan sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat. Kepala Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Tabanan I Gusti Putu Ekayana, Minggu (13/5) kemarin mengatakan, untuk membantu daerah khususnya pemerintah daerah dalam melaksanakan kegiatan pembangunan, sesuai dengan Perda TJSP semua pihak yang melakukan kegiatan usaha khususnya Perseroan Terbatas (PT) harus ikut serta membangun daerah. ‘’Selama ini perusahaan-perusahaan di Tabanan sudah melakukan kegiatan CRS tetapi masih sendiri-sendiri,’’ ujarnya. Sambil menunggu perbub untuk mendukung pelaksanaan Perda TJSP, lanjut Ekayana, telah dibentuk Forum TJSP. Forum ini nantinya memanajemen CRS dari setiap anggotanya. Adapun alurnya adalah

masyarakat mengajukan proposal kegiatan pembangunan yang sangat dibutuhkan desa atau daerahnya. Proposal ini bisa langsung ditujukan ke Forum, bisa juga melalui Pemkab Tabanan. Nantinya proposal-proposal ini akan dibahas dalam Forum dan ditentukan perusahaan mana yang bersedia membantu lewat kegiatan CSR-nya. ‘’Jadi CSR yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,’’ ujarnya. Tidak hanya dari masyarakat, proposal pun bisa datang dari OPDOPD terkait yang membutuhkan pendanaan untuk pembangunan d an meningkatka n pelayanan kepada masyarakat. ‘’Misalkan kebutuhan akan pemenuhan tempat sampah di Taman Kota. Proposal ini bisa diserahkan ke Forum untuk dibahas perusahaan mana yang akan melaksanakannya dalam bentuk CRS. Kalau sudah tuntas, maka akan diserahkan langsung ke OPD atau masyarakat yang mengajukan proposal,’’ papar Ekayana. Pemerintah dalam hal ini Pemkab Tabanan tugasnya hanya melakukan fasilitisasi, sementara pendanaan dan pelaksanaan murni dilakukan masing-masing perusahaan. ‘’Pemkab tidak mengelola dananya, tetapi hanya bertugas sebagai fasilitator,’’ ujar Ekayana. (kmb24)


KARANGASEM

8

Senin Wage, 14 Mei 2018

SDN 7 Duda Timur di Banjar Batu Gede

Akses Jalan Sulit, Guru dan Murid Jalan Kaki

Amlapura (Bali Post ) Suasana SDN 7 Duda Timur itu memang nyaman karena berada di atas bukit. Namun, hal itu tidak membuat sekolah yang berada Kecamatan Selat itu ramah bagi siswa dan gurunya. Akses jalan yang sulit dan juga berbahaya menjadi momok dari sisi keselamatan maupun kelancaran aktivitas belajar-mengajar murid-murid yang sekolah di sana. SDN 7 Duda Timur sesungguhnya berada di wilayah Banjar Batu Gede. Tetapi akses jalan masuknya melalui Banjar Juwuk Legi. Jika mau ke sekolah itu harus melewati jalan setapak sejauh 1,5 kilometer. Jalan menuju sekolah yang berdiri tahun 1984 itu memang sudah dibeton, tetapi menjadi berbahaya. Alasannya, jalan ke sana kebanyakan terjal. Lebih-lebih pada musim hujan. Jalan menjadi licin dan hampir pasti banyak tertutup longsor kecil. Siswa yang berjumlah 81 orang menjangkau sekolah itu dengan berjalan kaki. Guru-gurunya hanya sebagian yang berani membawa sepeda motor sampai di jarak 500 meter sebelum sekolah. Utamanya guru perempuan umumnya menitipkan motornya di kebun warga. Pasalnya, mereka tidak berani menaiki kendaraannya karena jalan terjal yang di kanan kirinya ada jurang dalam. SDN 7 Duda Timur, tidak

hanya menampung siswa dari Juwuk Legi dan Batu Gede, juga siswa dari Kecamatan Manggis. Seperti Gegelang, Telengan, Manggis dan Abiancanang. Siswa dari daerah Manggis menggunakan akses jalan lain ke sekolah itu. Jarak tempuhnya sekitar 4 kilometer. Lantaran jauh, anak-anak dari daerah tersebut sudah harus berangkat sekolah pukul 05.30 wita. Jika apel bendera Senin pasti ada anak yang pingsan, karena kelelahan dan tidak sarapan. Mereka tidak sarapan karena pagi-pagi buta, orang tua anak-anak itu belum bisa menyiapkan makanan. ‘’Anak-anak terpaksa berangkat pagi agar tidak telat,’’ ungkap salah seorang siswa asal Telengan Putu Agus Aprianto (10), beberapa hari lalu. Kepsek Ni Nengah Artini, mengakui akses jalan menjadi kendala utama bagi sekolahnya. Memang, dari sisi kenyamanan posisi sekolah ini sangat bagus. Udaranya

segar, karena sekolah ini berada pada ketinggian. Ruang belajar juga sebenarnya kurang, tetapi sudah teratasi dengan menyekat ruang belajar yang ada. Toilet Jadi Ruang Kelas Aktivitas belajar-mengajar juga dilakukan di ruang perpustakaan, kecil tapi cukup. Perpustakaan fungsinya digandakan karena ruang kelas II rawan jebol. Kekurangan ruang belajar juga diatasi dengan merombak toilet. Untuk toiletnya sudah dibuatkan bangunan tersendiri. ‘’Akses jalan itu sangat sulit, terlebih kalau musim hujan,’’ katanya. SDN 7 Duda Timur bisa dibilang berada di daerah terpencil, sampai tahun 2016 guru-gurunya pun sempat menyandang gudacil (guru daerah terpencil). Saat masih berstatus gudacil mereka cukup semringah karena ada tunjangan tambahan, sekarang kondisinya berbeda.

Salah seorang guru, Ni Nengah Sura, mengaku tiga kali masuk jurang. Suatu ketika sepeda motornya bahkan sampai terperosok jatuh. ‘’Sekarang kalau hujan saya titip motor ini di kebun warga. Karena itu ke sekolah jalan kaki saja,’’ katanya. Meski berada di daerah terisolir, SDN 7 Duda Timur termasuk sekolah berprestasi. Sejak 2017 beberapa siswanya berhasil juara di tingkat kecamatan, baik di bidang akademik maupun non akademik. Sekolah tersebut berada di lahan seluas 800 meter persegi, di lahan milik pegawai TU sekolah, I Ketut Suardika. Tanah milik keluarga besarnya itu direlakan karena saat ini belum dimanfaatkan untuk kepentingan lain. Guru-guru setempat, berharap status gudacil bisa dikembalikan. Selain itu untuk keamanan, mereka berharap dibantu betonisasi yang lebih lebar. Sekarang jalan beton itu lebarnya hanya setengah meter saja. Malah, banyak titik jalan yang tambal sulam. “Kalau sudah begini, guruguru yang keliling bawa semen,’’ pungkas Kepsek Nengah Artini. (kmb)

SULIT - SDN 7 Duda Timur lumayan asri, hanya akses jalan menuju sekolah tersebut cukup sulit.

Polres Siaga Satu Sejak Rusuh Mako Brimob

SOSOK Tetap Tenang AKSI bom bunuh diri di tiga gereja di tengah umat Kristen menjalani ibadah misa di Kota Surabaya, Minggu (13/5) kemarin, benar-benar mengagetkan masyarakat dan utamanya aparat keamanan. Sebagai antisipasi, seluruh jajaran personel polisi melakukan pengamanan. Strateginya pada objek vital di gereja dan juga pelabuhan, keamanannya dipertebal. Di Karangasem, pengamanan di sejumlah gereja di kota Amlapura seperti Gereja Pante Kosta Jalan Gatot Subroto, Gereja Kristen Protestan Jjalan Jendral Sudirman, dan Gereja Katolik Indonesia Jalan Untung Surapati Amlapura, dijaga relatif ketat. Demikian disampaikan Kapolres Karangasem AKBP I Gusti Ngurah Agung Ade Panji Anom menyikapi dampak aksi teror bom bunuh diri di Surabaya, Minggu (13/5) kemarin. Pengamanan secara terbuka maupun secara tertutup dengan mempertebal personel yang didatangkan dari Polres Karangasem maupun dari Polsek-polsek. Pengamanan juga dilakukan di Pelabuhan Padangbai, Kecamatan Manggis. Pengamanan termasuk ekstra diupayakan guna mencegah masuknya jaringan terorisme, senjata api, senjata tajam, bahan peledak dan peredaran gelap narkoba. Menghadapi situasi itu masyarakat diminta tetap tenang. Aksi teror jangan disikapi dengan rasa takut. Teror itu harus dilawan dengan tetap waspada. “Kami berharap masyarakat Karangasem tetap tenang. Kami tidak ingin masyarakat di sini ikut panik. Apalagi masyarakat Karangasem baru saja menghadapi bencana erupsi Gunung Agung,” pinta Kapolres. (gik)

Tambah Kekuatan di Pelabuhan Padangbai

Amlapura (Bali Post) Menyusul serangan bom di Surabaya, pascakerusuhan oleh teroris di Mako Brimob, Klapa Dua, Cimanggis, daerah pinggiran seperti Karangasem ini mendapatkan atensi serius petugas keamanan. Selain meningkatkan atensi terhadap aktivitas keagamaan umat, Polres Karangasem memaksimalkan pengawasan di pintu-pintu masuk antarpulau. Salah satunya mempertebal penjagaan dan pemeriksaan di pintu keluar-masuk Pelabuhan Padangbai. Pengamanan Misa Minggu melibatkan semua satuan termasuk Satuan Sabhara dan Bhabinkamtibmas. Pengamanan diberlakukan terhadap kelima gereja yang ada di kota Amlapura. Model pengamanan secara terbuka maupun tertutup. ‘’Giat pengamanan ini bersifat rutin agar aktivitas ibadah dapat berjalan lancar dan juga aman,’’ ucap Aiptu Gede Gunarta, Bhabinkamtibmas Kelurahan Subagan, di selasela pengamanan misa di Gereja Pos Pembinaan Iman, Subagan, Minggu (13/5) kemarin. Gunarta mengatakan, pengamanan wilayah sejatinya sudah ditingkatkan sejak rusuh di Mako Brimob be-

berapa hari lalu. Pascarusuh tersebut, aktivitas personel Polres Karangasem berada pada posisi siaga 1. Selalu ada ploting pengamanan yang diarahkan langsung Kapolres pada setiap apel pagi. ‘’Kejadian di Surabaya sangat mengejutkan. Saat itu terjadi,

saya sudah di sini (tugas jaga di Gereja Pos Pembinaan Iman - red),’’ ungkapnya. Pascabom Surabaya, Kapolres AKBP IGN Agung Ade Panji Anom turun langsung meninjau pelaksanaan pengamanan yang dilaksanakan anggotanya didampingi

Wakapolres Supriadi Ramhan. Kapolres menyambangi beberapa gereja di kota Amlapura dan berinteraksi dengan jemaat usai melakukan persembahyangan. Kapolres mengatakan sampai saat ini wilayah Karangasem masih kondusif, ak-

Bali Post/kmb

PANTAU GEREJA - Kapolres Karangasem AKBP IGN Agung Ade Panji Anom memantau aktivitas persembahyangan di salah satu gereja di kota Amlapura.

tivitas masyarakat dan misa umat Kristiani berjalan lancar. Jauh sebelum kejadian bom Surabaya, menurutnya, Polres Karangasem sudah mengambil langkah-langkah untuk menjaga situasi kamtibmas. Pelabuhan Padangbai yang menjadi pintu masuk Bali juga menjadi prioritas, selain atensi terhadap aktivitas umat. Mengingat sekarang ada peningkatan eskalasi, alumnus Akpol 1999 itu mengatakan pihaknya sekarang kembali menjalin komunikasi yang lebih intens dan meningkatkan pengamanan di gereja-gereja. ‘’Pengamanan di Pelabuhan Padangbai kita lakukan penebalan. Maksudnya kita tambah kekuatan di sana. Sejauh ini situasinya masih kondusif,’’ jelasnya. Peningkatan pengamanan di Pelabuhan Padangbai melibatkan semua satuan. Kasat Sabhara Polres Karangasem AKP Made Sudartawan menyatakan, penambahan personel di pintu penyeberangan Bali-Lombok untuk pempersempit ruang gerak pihak-pihak yang ingin memperkeruh situasi. ‘’Kita mem-back up tugas Polsek Padangbai, melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan, penumpang dan barang bawaan,’’ katanya. (kmb)

Pemkab Karangasem Diminta Selesaikan Tiga Proyek Macet KABUPATEN Karangasem sempat mencuri perhatian dengan banyaknya dana pusat yang turun ke Karangasem. Saat itu masyarakat optimis Karangasem berkembang jauh lebih baik dari daerah lainnya lantaran akan terbangunnya beberapa megaproyek. Pada masa itu ada tiga proyek macet yang mendesak, namun segera dituntaskan. Sekarang ini Pemkab Karangasem diminta mampu menyelesaikannya dengan melakukan komunikasi yang intens dengan pemerintah pusat. Bagaimanakah janji-janji dari dewan dan juga pejabat eksekutif tentang harapan tersebut? Tiga proyek besar tersebut yakni proyek air bersih pipa Telaga Waja, pembangunan Dermaga Cruise Tanah Ampo, dan Pasar Seni Manggis. Selain itu ada juga rencana proyek akses Jalan Prof. Ida Bagus Mantra menuju Karangasem tembus hingga ke Buleleng. Tokoh masyarakat, Gede Intaran, mengharapkan

tiga proyek besar ini sebenarnya menjadi fondasi kuat perkembangan Karangasem ke depannya. Pemkab Karangasem dalam hal ini harus mampu mendorong penyelesaian proyek air Telaga Waja itu agar bisa dinikmati oleh semua warga Karangasem, khususnya wilayah Abang dan Kubu. Demikian juga untuk proyek Dermaga Cruise

Gede Intaran

Bali Post/gik

Tanah Ampo, yang sudah dirintis susah payah oleh pemerintahan sebelumnya, juga harus bisa beroperasi nantinya. ‘’Pelabuhan cruise itu agar bisa menarik kapal cruise. Bukan seperti saat ini hanya mengundang pemancing. Tolong selesaikan itu,’’ pinta Gede Intaran, Perbekel Kesimpar, saat workshop evaluasi implementasi sistem tata kelola keuangan desa dengan aplikasi siskeudes di Aula Disdikpora, belum lama ini. Sebelumnya, Dirjen Kementerian Perhubungan Wahju Satrio Utomo sempat

datang ke Pelabuhan Tanah Ampo. Kedatangannya untuk mengecek proyek Jetty Ramdor dan Break Water senilai Rp 49 miliar. Saat itu proyek tersebut dalam tahap perpanjangan selama 90 hari, karena pengerjaan sebelumnya tidak mencapai target pada 15 Desember 2017. ‘’Setelah tahap perpanjangan selesai, akan dilanjutkan pembangunan tahap II. Tendernya mulai Juni 2018, dengan total anggaran tahap II senilai Rp 48 miliar,’’ katanya. Gede Intaran berharap apa yang sudah terbangun, dapat dilanjutkan dan di-

selesaikan. Sehingga bisa memberikan dampak positif terhadap perkembangan masyarakat Karangasem. Termasuk rencana kelanjutan pembangunan Jalan Prof. Ida Bagus Mantra hingga ke Karangasem. Menurutnya, ini adalah rencana-rencana strategis daerah yang meski dituntaskan, demi kemajuan wilayah timur, khususnya Karangasem. ‘’Kalau ini benar bisa tembus sampai ke Buleleng, maka akan sangat bagus sekali,’’ tegas mantan anggota DPRD Karangasem ini. Anggota DPR-RI Dapil Bali

dari Komisi XI Tutik Kusuma Wardhani yang hadir pada saat itu mengaku siap mengawal aspirasi warga Karangasem dari kalangan perbekel ke pusat. Meski Komisi XI itu membidangi keuangan dan perbankan, dia mengatakan akan melanjutkan aspirasi itu kepada komisi yag menbidangi di DPR-RI. Khusus masalah pipa air Telaga Waja itu, Sekda Karangasem Gede Adnya Muliyadi sempat memberikan tanggapan. Saat ini megaproyek ini masih bermasalah pada infrastruktur jaringan pipa. Salah satunya pipa yang

melintang di galian C Butus. Jaringan pipa yang menuju ke Kubu itu bermasalah. Hal itu membuat air tidak bisa mengalir ke Kubu. Dia mengakui sudah membahas ini dengan pihak terkait di pemerintah daerah, sebelum melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah pusat. Apakah pipanya bisa dialihkan melalui jalur lain. ‘’Kami sudah bergerak membuat terobosan untuk penyelesaian masalah ini. Kami sudah bahas dengan pihak balai. Semua masih proses. Kami berharap warga tetap bersabar,’’ ujarnya. (gik)


GIANYAR

Senin Wage, 14 Mei 2018

Defisit Anggaran, Belanja Wajib Jangan Dipangkas Gianyar (Bali Post) Kalangan DPRD Gianyar menyoroti defisit anggaran di eksekutif. Pasalnya, defisit anggaran ini nilainya mencapai Rp 114 miliar lebih. Ketua Komisi II DPRD Gianyar I.B. Nyoman Rai, Minggu (13/5) kemarin mengungkapkan, terkait kondisi ini, Pemkab Gianyar harus melakukan rasionalisasi. Namun dia mengingatkan, pemangkasan anggaran tidak menyentuh belanja wajib seperti pendidikan dan kesehatan. Pria yang akrab disapa Gus Rai ini menjelaskan, Silpa 2017 yang dipasang di APBD 2018 sebesar Rp 200.972.426.094. Namun yang terealisasi hanya Rp 113.705.031.683 sehingga terjadi kekurangan anggaran Rp 87.267.394.411. Jika kekurangan itu ditambah Silpa pengikat pada 2018 sebesar Rp 26.940.658.017, maka total defisit Silpa sebesar Rp 114.208.052.428. ‘’Kekurangan anggaran sebesar Rp 114 miliar lebih ini sudah menjadi temuan BPK,’’ imbuhnya. Akibat kondisi tersebut, pos belanja otomatis harus dikurangi sebesar Rp 114 miliar lebih. Rasionalisasi anggaran pun menjadi solusi. Sebab opsi lain seperti menjual aset atau mengambil pinjaman, kata Gus Rai, sudah tidak memungkinkan. ‘’Itu tidak memungkinkan karena prosesnya panjang. Solusinya hanya rasionalisasi,’’ ucapnya. Lebih lanjut Gus Rai mengingatkan eksekutif agar lebih cermat dalam melakukan rasionalisasi anggaran. Jangan sampai belanja wajib yang terkait langsung dengan masyarakat justru dipangkas. ‘’Belanja urusan wajib itu jangan sampai dipotong karena ini langsung berhubungan dengan keperluan masyarakat. Misal, untuk pendidikan dan kesehatan,’’ katanya. Gus Rai juga meminta anggaran yang dialokasikan untuk hak pegawai jangan dipotong, demikian pula anggaran yang diarahkan untuk pembangunan infrastruktur. ‘’Untuk pegawai, infrastruktur dan anggaran untuk pura, itu jangan sampai kena rasionalisasi,’’ tegasnya. Menurut Gus Rai, pos belanja daerah yang bisa dipotong adalah belanja barang dan jasa yang nilainya membengkak. (kmb35)

Warga Batuan Keluhkan ”Traffic Light” Padam Gianyar (Bali Post) Sudah sepekan lebih traffic light di persimpangan Desa Batuan Kecamatan Sukawati tidak berfungsi. Akibatnya, pada jam-jam sibuk, terjadi kemacetan cukup parah. Warga pun mengeluhkan kondisi ini. Pemerintah diharapkan segera melakukan perbaikan agar kesemrawutan lalu lintas di jalur pariwisata tersebut tidak sampai mencoreng citra Kabupaten Gianyar. Informasi dihimpun, padamnya traffic light di simpang Desa Batuan itu sudah terjadi sejak Senin (7/5). Sejumlah warga pun mengeluhkan kondisi ini lantaran kawasan tersebut kini kerap terjadi kemacetan. ‘’Sudah hampir seminggu lampu ini mati. Selain bikin macet, kalau kendaraan sepi ya harus hati-hati karena jalannya lebar, banyak pengendara yang menggunakan kecepatan tinggi sehingga rawan kecelakaan,’’ ucap Wayan Vino, warga setempat. Persimpangan Desa Batuan itu merupakan jalur menuju sejumlah destinasi wisata seperti Pura Puseh Desa Batuan, Pasar Seni Sukawati dan Ubud. Selain itu, jalur tersebut juga akses menuju SMAN 1 Sukawati. ‘’Jadi ini memang jalur padat. Rutin dilewati bus pariwisata ukuran besar,’’ ungkapnya. Pria berambut panjang ini pun berharap instansi terkait segera melakukan perbaikan. Jangan sampai persoalan ini menimbulkan korban. ‘’Ya, harapan kita agar segera diperbaiki daripada hanya menjadi pajangan seperti ini,’’ tegasnya. Terkait persoalan tersebut, petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gianyar sejatinya sudah melakukan pengecekan. Namun hingga kini perbaikan belum dilakukan. Kadishub Gianyar Wayan Artana, Minggu (13/5) kemarin, mengatakan, jajarannya sudah melakukan pengecekan. ‘’Laporan staf saya, itu bagian mesin traffic light terbakar. Mungkin karena korsleting atau semacamnya,’’ ucapnya. Pejabat asal Kecamatan Sukawati ini mengungkapkan, Dishub Gianyar tidak bisa melakukan perbaikan karena lokasi traffic light itu berada di jalan nasional. ‘’Karena jalan nasional, itu menjadi kewenangan Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah Bali NTB,’’ jelasnya. Artana menegaskan, pihaknya sudah melaporkan kondisi ini ke Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah Bali NTB. Ia pun mengaku akan kembali berkoordinasi mengingat jalur itu merupakan jalur pariwisata. (kmb35)

9

Masyarakat Dukung Penuh Upaya Pemberantasan Terorisme

Gianyar (Bali Post) -

Masyarakat Gianyar memberikan dukungan penuh kepada Polri dalam memberantas terorisme. Dukungan ini diwujudkan dengan penandatanganan pernyataan sikap pada spanduk sepanjang 20 meter yang terpajang di arena Car Free Day (CFD) di kawasan Taman Kota Gianyar, Minggu (13/5) kemarin. Spanduk putih itu bertuliskan ‘’Bali turut berduka sedalam-dalamnya atas gugurnya 6 pahlawan Bhayangkara. Kami bersama Polri melawan teroris’’. Spanduk yang dipajang di depan Mapolres Gianyar ini pun

menjadi perhatian masyarakat yang mengikuti CFD. Salah seorang warga Gianyar, Adi Nata, menyatakan pihaknya mengecam tindakan teroris yang menewaskan 6 personel polisi. Usai

memberikan tanda tangan dukungan untuk polisi, ia menegaskan, tidak ada toleransi bagi teroris. ‘’Kalau bisa diberantas, berantas sampai habis. Jangan ada toleransi bagi teroris,’’ katanya.

Sementara untuk 6 anggota Polri yang gugur dalam menjalankan tugas, dia mendoakan agar mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan. ‘’Kepada jajaran polisi, kami berharap agar mampu menekan aksi terorisme,’’ ujar pria asal Keramas ini. Kabag Ops Polres Gianyar Kompol Dewa Gede Mahaputra yang hadir di arena CFD mengatakan, pemasangan

spanduk ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Tujuannya, memberikan doa dan dukungan terhadap anggota Polri yang gugur dalam pelaksanaan tugas. Guna mengantisipasi halhal yang tidak diinginkan khususnya di kantor polisi, sistem pengamanan di Mapolres mulai diperketat. ‘’Ya, kita perketat penjagaan,’’ ujarnya. (kmb35)

Semarak Panen Hadiah Simpedes di BRI Cabang Gianyar GUNA lebih mewujudkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada nasabah BRI yang telah menyimpan dananya di Bank BRI, BRI Kantor Cabang Gianyar melaksanakan Panen Hadiah Simpedes periode II tahun 2017 yang kali ini dilaksanakan, Sabtu (5/5) di wahana bermain Keramas Park, Desa Keramas Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar. Panen Hadiah Simpedes dihadiri Pemimpin BRI Cabang Gianyar, AMBM Kanca Gianyar A.A Gde Oka Maniraheben, Sekcam Blahbatuh Gede Bisma, Wakapolsek Blahbatuh Gusti Ngurah Sutarja serta disaksikan oleh notaris, perwakilan Dinas Sosial dan perwakilan nasabah BRI Kantor Cabang Gianyar. Pemimpin BRI Cabang Gianyar Triyoga Agung Wibowo dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat Gianyar untuk meningkatkan saldo Tabungan Simpedes, karena seluruh nasabah Tabungan Simpedes memiliki kesempatan yang sama mengikuti

Panen Hadiah Simpedes yang dilaksanakan dua kali dalam satu tahun. Jumlah kupon Panen Hadiah Simpedes kali ini sebanyak 11.816.403 kupon dengan jumlah penabung 53.263 rekening. Nomor undian tersebut didistribusikan kepada para penabung Simpedes di satu kantor cabang, satu KCP dan delapan BRI Unit dengan ketentuan satu nomor undian untuk setiap Rp 100.000 (berlaku kelipatannya) dari saldo Simpedes yang mengendap setiap bulan. Hadiah yang disediakan sangat menarik. Grandprize berupa 1 unit mobil, 11 unit sepeda motor dan 11 unit televisi. Posisi simpanan yang bisa dihimpun sampai dengan akhir Agustus 2017 sebesar Rp 404.900.000.000 dengan jumlah penabung 56.666 rekening. Jika dibandingkan dengan 28 Februari 2018 yang nilainya Rp 434.800.000.000, dengan jumlah penabung 66.115 rekening, maka telah terjadi kenaikan sebesar Rp

29.900.000, dengan jumlah penabung 9.449. Hadiah utama kali ini berupa 1 unit mobil Ignis GL MT jatuh kepada nasabah atas nama Anak Agung Gde Oka Mahardika dari BRI Unit Gianyar. Pada acara Panen Hadiah Simpedes ini, salah satu dari perwakilan nasabah, Ir. I Ketut Saptono Arya Yasa, dari BRI Unit Gianyar berhak mendapatkan hadiah 1 unit televisi. Saking senangnya, dia langsung berkomitmen menambah fresh money saldonya hari itu juga sebesar Rp 100.000.000 yang diblokir selama 1 tahun dengan mengikuti Program Simpedes Hadiah Langsung (SHL). Selain program SHL, ada juga program Tabungan SEMAR (Simpedes Emas 24 Karat). Di program ini, nasabah bisa menambah saldonya dengan hadiah langsung berupa emas batangan. ‘’Untuk informasi lebih lengkap, nasabah dapat mengunjungi kantor Bank BRI terdekat,’’ ujarnya. Ditambahkannya, un-

PENYERAHAN HADIAH - Penyerahan hadiah secara simbolis oleh Pemimpin BRI Cabang Gianyar Triyoga Agung Wibowo kepada pemenang yang diwakili oleh Kepala BRI Unit Gianyar Dewa Nyoman Wedana. tuk melaksanakan program branchles banking OJK, BRI Kanca Gianyar juga telah menyediakan agen-agen BRILINK yang ditunjuk dan ditempatkan di daerah yang jauh dari jangkauan BRI Unit. Jumlah Agen BRILINK di Kanca Gianyar

sebanyak 614 Agen yakni 233 Agen BRILINK Mobile dan 381 Agen BRILINK. Mereka tersebar di wilayah Kanca Gianyar dan siap membantu melayani nasabah maupun non nasabah BRI untuk bertransaksi. (ad731)

Berkas Septiyani Segera Rampung

Polisi Gunakan Pasal KDRT

Bali Post/nik

TRAFFIC LIGHT - Kendaraan melintas di kawasan traffic light simpang Desa Batuan yang saat ini tidak berfungsi.

Gianyar (Bali Post) Kasus pembunuhan tiga bocah dengan tersangka ibu kandung, Ni Luh Putu Septiyani Permadani, segera bergulir ke kejaksaan. Polisi sudah melengkapi hampir seluruh berkas tersangka. ‘’Alat bukti semuanya sudah cukup. Tinggal menunggu tahap II saja,’’ ucap Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo belum lama ini. Dalam berkas tersebut,

Septiyani dijerat dengan pasal pembunuhan dalam undangundang tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT). Pasal itu diterapkan karena pembunuhan masih dalam satu keluarga. Berbeda jika pembunuhan dilakukan terhadap pelaku di luar hubungan keluarga. ‘’Kalau korban pembunuhan bukan keluarga, dimasukkan pasal KUHP,’’ terangnya. Mengenai jerat pasal pem-

bunuhan pada UU PKDRT, diakuinya, sama dengan pasal pembunuhan pada KUHP. Hanya saja, yang tertuang dalam UU PKDRT itu sub-nya lebih mendetail. Sementara mengenai jeratan hukumannya, Septiyani terancam hukuman 20 tahun penjara. Sementara itu, mengenai laporan Septiyani dari balik jeruji tahanan terhadap suaminya, Putu Muh Diana, polisi tetap memprosesnya.

Menindaklanjuti laporan itu, polisi juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dari pihak keluarga laki-laki dan perempuan. Polisi masih mendalami mengenai rincian kekerasan yang diduga dilakukan Putu Muh Diana selama menikah. Kekerasan oleh Putu Muh Diana ini terakumulasi sehingga kekesalan Septiyani memuncak dan berujung pembunuhan terhadap tiga

anaknya. Secara terpisah lain, kuasa hukum Septiyani, Somya Putra, mengakui jika polisi telah menindaklanjuti laporan Septiyani terhadap suaminya. ‘’Akhirnya ditindaklanjuti oleh Kepolisian Resort Gianyar. Hari Rabu, 9 Mei sekitar pukul 12.00 wita, pengadu (Septyani-red) diperiksa oleh penyidik Unit PPA Polres Gianyar,’’ ujar Somya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Senin Wage, 14 Mei 2018

Di Pelabuhan Gilimanuk

Personel Bersenjata Laras Panjang Disiagakan 24 Jam Negara (Bali Post) -

Bali Post/olo

BANGUNAN - Fondasi bangunan yang berdiri di atas tanah negara (TN) di Pengambengan dan diprotes warga.

Aparat Desa Dinilai Lemah

Bangunan Liar Berdiri di Tanah Negara Menjamur Negara (Bali Post) – Persoalan pabrik pengolahan minyak yang menggunakan dan berdiri di atas Tanah Negara (TN) di Dusun Ketapang Lampu, Desa Pengambengan, hingga kini belum ada kejelasan. Namun, masalah baru justru timbul, yakni menjamurnya bangunan liar di sekitar pabrik pengolahan minyak. Hal itu terlihat dari adanya pondasi bangunan yang berdiri di pinggir pantai. Mengetahui adanya hal itu, warga pun mempertanyakan keberadaan fondasi bangunan tersebut. Warga yang tergabung dalam Paguyuban Masyarakat Ketapang Lampu (PMKL) mengungkapkan, menjamurnya bangunan liar di atas TN itu lantaran lemahnya aparat desa setempat. Tidak ada tindakan tegas dari aparat desa. Padahal di areal tanah berpasir itu biasa digunakan warga nelayan untuk tempat menambatkan perahu. Akan tetapi, belakangan lahan tersebut semakin tergeser dengan banyaknya tanah kosong (tanah negara) digunakan untuk bangunan. Ironisnya, penggunaan lahan itu tanpa persetujuan pemilik tanah yang notabene merupakan pemerintah. “Kepala desa tidak tegas, sehingga semakin banyak yang membangun,” kata M. Sauki (35), Ketua PMKL, Minggu (13/5) kemarin. Pihak PMKL menentang adanya pembangunan itu, apalagi dengan bangunan permanen di lahan TN. Selain

itu, wilayah Ketapang Lampu ini masih sering dilanda banjir ketika hujan deras yang dibarengi dengan air laut pasang. Dikhawatirkan akan membuat lahan tersebut semakin padat dengan bangunan. Hal tersebut berbanding terbalik dengan yang dilakukan warga selama ini. Warga secara swadaya menanam pohon-pohon cemara laut untuk membendung abrasi yang mengancam permukiman. Namun, justru kini muncul upaya betonisasi di lahan TN tersebut. “Yang pabrik saja masih beroperasi, tidak ada tindakan tegas. Sekarang muncul lagi bangunan (fondasi),” terangnya. PMKL meminta agar pihak desa tegas. Hal itu dilakukan supaya lahan TN yang ada di lokasi tersebut tidak menjadi masalah berlarut-larut. Apalagi sampai ada penggusuran seperti yang terjadi di TN dekat Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan beberapa tahun lalu. Sementara itu, Kepala Desa Pengambengan Samsul Anam saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui adanya pembangunan tersebut. Namun terkait protes warga itu, pihaknya akan segera mengeceknya. “Kalau memang ada bangunan pribadi, hal itu tidak boleh. Sebab, merupakan TN. Kalau sekadar untuk tempat beternak sapi boleh. Saya belum tahu. Nanti kami cek,” ucap Samsul Anam. (kmb26)

Pascaledakan bom di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur pada Minggu (13/5) pagi, aparat kepolisian, terutama Polres Jembrana dan jajaran memperketat penjagaan dan pengamanan. Apalagi, wilayah Jembrana merupakan salah satu akses pintu masuk ke Bali. Seperti di Pelabuhan Gilimanuk dan beberapa pelabuhan rakyat lainnya. Penjagaan, pengamanan, pengawasan dan pemeriksaan di pintu masuk ini ditingkatkan dan diperketat. Bahkan, sejumlah personel bersenjata laras panjang disiagakan selama 24 jam. Pengamanan di wilayah barat Pulau Bali ini tak hanya di-back-up Satuan Brimobda Bali Detasemen C Pelopor Gilimanuk, tetapi juga dari TNI (Kodim 1617/Jembrana dan jajaran). Selama melakukan pengamanan, patroli juga akan dilakukan 24 jam dengan mengerahkan personel dari masing-masing Polsek wilayah dan Satuan Polair yang dilengkapi senjata. Hal ini diungkapkan Kapolres Jembrana AKBP Rudi P. Saragih, Minggu (13/5) kemarin. Kapolres Rudi Saragih yang juga terjun langsung memimpin pemeriksaan di pintu perbatasan Bali dan Jawa Timur ini mengatakan pengamanan di Gilimanuk menjadi fokus atensi dengan

mempertebal personel. Artinya, dari normalnya 10, kini menjadi 60 personel. “Penambahan personel ini enam kali lipat. Selain di-back-up Satuan Brimobda Bali Detasemen C Pelopor Gilimanuk juga dari Kodim Jembrana. Kami tingkatkan penuh pengamanan,” jelasnya. Kapolres yang didampingi Kabag Ops Kompol Didik Wiratmoko menambahkan, pemeriksaan lebih diperketat. Para personel ini melakukan pemeriksaan secara teliti dan detail. Dalam pemeriksaan itu, ada beberapa personel yang dibekali senjata laras panjang. “Total ada 120 anggota polisi disiagakan di pintu masuk Bali. Mereka bergantian berjaga 24 jam. Selain barang-barang bawaan, pemeriksaan juga

Bali Post/olo

PERIKSA - Sejumlah personel kepolisian sedang melakukan pemeriksaan di pintu keluar masuk Pelabuhan Gilimanuk, Minggu (13/5) kemarin. Terlihat ada beberapa personel bersenjata laras panjang juga dilibatkan dalam pengamanan. menyasar identitas setiap orang yang masuk Bali,” ungkapnya. Sesuai protap pengamanan, baik di pintu masuk maupun keluar Bali, kata perwira melati dua ini, dilakukan dengan cara pemeriksaan berlapis. Dari puluhan personel yang bertugas melakukan pemeriksaan di Pos II itu, enam anggota di antaranya dibekali senjata laras pan-

jang. Sisanya membawa senjata berupa pistol dan tongkat. Selain Pelabuhan Gilimanuk, pengamanan juga dilakukan di pelabuhan-pelabuhan rakyat seperti di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan dan Candikusuma. Personel dari masing-masing Polsek dan Satuan Polair yang terdapat pelabuhan

rakyat melakukan patroli selama 24 jam. “Masing-masing polsek sekitar 16 personel kami siagakan untuk patroli di pelabuhan rakyat. Selain itu juga di sana ada Polair,” tambah Kompol Didik. Sementara itu, Kasat Polair Jembrana Iptu Eddy Waluyo menerangkan patroli difokuskan untuk pemeriksaan setiap orang atau kapal yang bersandar di pelabuhan. “Semua kapal dan awak yang masuk pelabuhan rakyat diperiksa, kami juga diback-up dari Polres,” tandasnya. Tak hanya itu, petugas yang tersebar di Polsek-polsek juga mengamankan pelaksanaan ibadah Minggu di setiap gereja. Saat pelaksanaan ibadah kemarin, dikerahkan 135 personel. Dari pengamatan, pengamanan pintu masuk Bali dan gereja terlihat lebih ketat. Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefry Marsono Hanok menegaskan pihaknya akan membantu kepolisian guna mengerahkan personel dalam pengamanan tersebut. Baik pengamanan tempat ibadah, objek vital maupun patroli gabungan di titik-titik rawan. (kmb26)

Lomba Burung Berkicau sebagai Daya Tarik Wisata

LOMBA Burung Berkicau bisa menjadi salah satu magnet wisatawan untuk datang ke Jembrana. Hal itu diungkapkan Bupati Jembrana I Putu Artha pada seremoni pembukaan acara Lomba Burung Berkicau Kapolres Cup yang dilaksanakan di Taman Pecangakan, Minggu (13/5) kemarin. Bupati Artha mengatakan dengan dilaksanakannya lomba ini akan memberikan kontribusi positif bagi pariwisata Jembrana. “Bila rutin dilaksanakan, kegiatan ini bisa menjadi suatu atraksi daya tarik wisata Jembrana bagi para kicau mania. Apalagi tadi disebutkan panitia peserta berasal dari Jawa dan Bali. Tentu ini menjadi bukti bahwa kegiatan ini dapat memberikan kontribusi yang positif bagi geliat pariwisata di Jembrana,” katanya. Bupati

Artha berharap agar apa yang menjadi tujuan lomba dapat tercapai. Begitu juga diharapkan para peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan fair play. Kegiatan yang diprakarsai Polres Jembrana ini dilaksanakan untuk memperingati HUT ke-72 Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juni 2018. “Melanjutkan tradisi yang sudah ada di Polres Jembrana, kita laksanakan untuk yang ke-7 kalinya sebagai penyemarak HUT Bhayangkara yang juga sebagai ajang silaturahmi bagi para kicau mania,” tambah Kapolres Jembrana AKBP Budi P. Saragih. Dalam sambutannya, Kapolres Saragih mengungkapkan keprihatinannya terhadap kasus illegal logging dan perburuan liar yang mempengaruhi berkurangnya populasi burung,

khususnya pada jenis burung yang dilindungi undang-undang. Selain itu Kapolres berpesan agar masyarakat ikut menjaga kelestarian populasi burung, dimulai dari lingkungan sekitar. “Bagi masyarakat khususnya pecinta burung, bila mengetahui di sekitarnya ada yang memelihara burung langka, segera laporkan kepada petugas,” ucapnya. Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Burung Berkicau Kompol Didik Widyatmoko mengatakan, lomba kali ini mempertandingkan 29 kelas dan diikuti 450 lebih peserta dari Pulau Jawa dan Bali. “Itu baru peserta yang booking nomor, belum peserta yang mendaftar di tempat,” terangnya. “Pemenang lomba diumumkan langsung setelah burung pada tiap kelas diadu,” pungkasnya. (ad722)

Bali Post/ist

LEPAS BURUNG – Bupati Jembrana I Putu Artha bersama Kapolres Jembrana AKBP Budi P. Saragih dan para undangan melepasliarkan sejumlah burung menandai pembukaan Lomba Burung Berkicau Kapolres Cup, Minggu (13/5) kemarin.


BULELENG

Senin Wage, 14 Mei 2018

11

Jaga Gereja, Polres Kerahkan Personel Bersenjata

Singaraja (Bali Post) –

Polres Buleleng menambah pengamanan di sejumlah gereja di daerah ini, menyusul aksi teror bom di Surabaya, Minggu (13/5) kemarin. Personel yang ditugaskan ini dilengkapi dengan senjata lengkap. Selain itu, beberapa objek vital di daerah ini mendapat atensi aparat keamanan. Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. didampingi Wakapolres Kompol Ronny Riantoko, Minggu (13/5) kemarin mengatakan, penambahan personel bersenjata ini sesuai instruksi pimpinannya untuk tetap siaga satu, pascaaksi teror bom di Surabaya. Personel bersenjata ini bergabung dengan personel yang rutin ditugaskan setiap ada persembahyangan umat Nasrani di gereja di Bali Utara. Beberapa gereja di kota Singaraja yang dijaga

ketat, seperti di Jalan Kartini, Jalan Ngurah Rai, Jalan Gatot Kaca, dan Gereja di Jalan Anggrek, Singaraja. Pengamanan ketat ini belum ada kepastian sampai kapan akan berakhir. Yang pasti, pihaknya tetap bersiaga mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. “Setiap persembahyangan kita rutin tugaskan anggota menjaga gereja, dan sekarang ditambah oleh personel dengan bersenjata lengkap. Ini sesuai instruksi

pimpinan untuk siaga pascaaksi teror bom di Surabaya itu,” katanya. Di sisi lain, Kapolres Suratno mengatakan, mengantipasi masuknya pelaku aksi teror ke Buleleng, pihaknya telah melakukan pemeriksaan (razia) kendaraan yang masuk di Kecamatan Tejakula dan Kecamatan Gerokgak. Pemeriksaan ini menyasar kendaraan umum, truk, mobil boks, dan pengendara sepeda motor. Pertimbangan razia di dua wilayah ini karena Te-

Sepekan Masa Pendaftaran

Lelang Jabatan Kepala DLH Sepi Peminat

Singaraja (Bali Post) – Satu pekan masa pendaftaran lelang jabatan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng dibuka oleh Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), namun belum ada yang mendaftar. Jika selama masa pendaftaran ini tidak ada pendaftar, BKPSDM memperpanjang masa pendaftaran. Kepala BKPSDM Buleleng Gede Wisnawa, S.H., Minggu (13/5) kemarin membenarkan pihaknya belum menerima satu orang pun pejabat di daerah ini mendaftar lelang jabatan. Dia mengatakan, sepinya pendaftar ini karena kebanyakan pejabat dengan pangkat eselon III-a masih pikir-pikir sebelum memutuskan mendaftar. Namun demikian, dalam sepekan jadwal pendaftaran staf di BKPSDM banyak menerima permintaan informasi lebih lanjut terkait syarat pendaftaran lelang jabatan ini. Pejabat yang mengkonfirmasi beberapa syarat pendaftaran itu tidak dicatat. Ini karena yang menanyakan syarat itu adalah para staf yang ditugaskan oleh pimpinannya. Beberapa staf yang menanyakan itu seperti staf dari beberapa camat, staf organisasi perangkat daerah (OPD), dan beberapa staf dari bagian di lingkungan Sekkab Buleleng. Atas kondisi ini, mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Buleleng ini memastikan dalam minggu ini sampai batas waktu pendaftaran berakhir ada pejabat eselon III-a yang mendaftar. “Mungkin mereka (pejabat eselon III-a) masih perlu mendapatkan informasi yang lebih detail. Minggu pertama pendaftaran ini masih sepi. Dari laporan staf memang sudah ada yang menanyakan, tapi mereka menugaskan stafnya lewat telepon. Ini biasa nanti mendekati penutupan pasti ada yang daftar,” katanya. Di sisi lain birokrat yang hobi melantunkan lagu-lagu Iwan Fals ini menambahkan, mengantisipasi tidak ada yang mendaftar, pihaknya telah merencanakan perpanjangan masa pendaftaran. Perpanjangan waktu ini dilakukan dengan mengikuti mekanisme yang ada. Meski demikian, Wisnawa optimis dalam minggu ini ada pejabat yang mendaftar. “Perpanjangan waktu pendaftaran pasti kami lakukan kalau sampai 15 hari pendaftaran pertama tidak ada yang mendaftar. Targetnya tidak sampai ada perpanjangan. Kami yakin minggu ini pasti ada yang daftar,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, BKPSDM resmi membuka pendaftaran lelang jabatan Kepala DLH Buleleng sejak Senin (7/5) lalu sampai 15 hari ke depan. Pendaftaran ini sendiri diumumkan ke masing-masing OPD, kecamatan, dan melalui media masa serta jejaring media sosial (medsos). (kmb38)

jakula dan Gerokgak adalah pintu masuk jalur darat dari luar daerah ke Buleleng. Selain itu, personel di polsek lain juga diinstruksikan siaga mengamankan wilayah dari sasaran aksi teror bom. Pengamanan yang ketat dilakukan dengan menyasar lokasi pelabuhan tradisional di Bali Utara. Beberapa lokasi pelabuhan tradisional itu, seperti di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sangsit, Kecamatan Sawan, Pelabuhan Celukan Bawang di Kecamatan Gerokgak, dan beberapa lokasi pelabuhan kecil lain di sepanjang pantai utara. Penjagaan di pelabuhan ini dilakukan dengan patroli laut. (kmb38)

Bali Post/kmb38

RAZIA – Jajaran Polres Buleleng melakukan pemeriksaan kendaraan di Kecamatan Tejakula dan Kecamatan Gerokgak. Upaya ini untuk mengantisipasi masuknya pelaku teror melalui dua pintu masuk ke Buleleng.

Sosialisasi Ranperda Keolahragaan

Pemprov Diminta Fungsikan Aset di Daerah Singaraja (Bali Post) – Aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali di kabupaten dan kota kebanyakan belum dimanfaatkan optimal. Terkait dengan itu, Pemprov diminta menyerahkan aset tersebut untuk sarana olahraga di daerah. Ini penting karena masih ada kabupaten dan kota yang belum memiliki fasilitas olahraga memadai. Itu terungkap dalam sosialisasi draf rancangan perda (Ranperda) Keolahragaan oleh Pansus DPRD Bali di gedung DPRD Buleleng, Sabtu (12/5) lalu. Sosialisasi ini yang ketiga kali untuk menyerap aspirasi di daerah untuk menyempurnakan regulasi pengembangan olahraga dan prestasi olahraga di daerah. Sosialisasi ini melibatkan pengurus KONI Buleleng, Pengkab Olahraga, para mantan atlet dan guru olahraga. Sosialisasi ini dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan Sekkab Buleleng Made Arya Sukerta, SH. dan Ketua Komisi IV DPRD Buleleng Gede Wisnaya Wisna. Dalam sosialisasi ini, salah seorang atlet Kadek Ari Andersen mengatakan fasilitas olahraga di Buleleng selama ini masih kurang. Pemerintah daerah sampai tahun ini belum bisa menyediakan fasilitas untuk beberapa cabang olahraga

Bali Post/kmb38

SOSIALISASI – Pansus DPRD Bali mensosialisasikan draf Ranperda Keolahragaan di Gedung DPRD Buleleng, Sabtu (12/5) lalu. (Cabor). Dia mencontohkan cabor panahan, belum memiliki tempat untuk latihan atau menggelar kejuaraan. Dalam kondisi seperti ini, dirinya terpaksa harus ke sana kemari meminjam tempat untuk latihan. “Dari dulu sampai sekarang kami latihan harus minjam tempat, karena fasilitas untuk olahraga ini belum disediakan oleh pemerintah daerah,” katanya. Untuk itu, bersamaan dengan penyusunan draf Ranperda keolahragaan oleh DPRD Bali, Ari mengusulkan agar pemprov menghibahkan aset kepada

pemerintah kabupaten atau kota. Kalau kebijakan ini bisa dilakukan, dirinya yakin kesulitan fasilitas olahraga yang sekarang terjadi di daerah termasuk di Buleleng dapat diatasi. Senada diungkapkan Ketum KONI Buleleng Nyoman Artha Widnyana. Dia mengakui fasilitas olahraga di daerahnya masih perlu dilengkapi. Beberapa cabor belum memiliki fasilitas, baik untuk latihan dan menggelar pertandingan. Untuk itu, momentum pembahasan draf Ranperda keolahragaan ini, pihaknya bersama pengurus kabupaten (pengkab) olahraga

mengusulkan pemprov memberikan dukungan kepada daerah dalam melengkapi fasilitas olahraga di daerah. “Selain persoalan sarana olahraga lewat pembahasan draf Ranperda ini, kami bersama pengkab olahraga di daerah, atlet, mantan atlet, dan guru olahraga agar ada kepastian pendanaan keolahragaan dari APBD Provinsi Bali,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Pansus Ranperda Keolahragaan Bagus Suwitra Wirawan mengatakan, untuk pemanfaataan aset pemprov bisa dilakukan dengan mengusulkan permohonan resmi. Jika ada usulan yang diajukan, dewan berjanji memperjuangkan permohonan itu agar ditindaklanjuti. Ini penting, karena pengembangan olahraga dan prestasi atlet sangat ditentukan dari kesiapan sarana dan prasarana. Selain itu, masa pendanaan keolahragaan, lewat Ranperda ini dewan yang tergabung dalam pansus tengah berjuang untuk mencantumkan klausul pasal yang mengatur tentang anggaran yang bersumber dari APBD Bali. Dari draf rancangan yang sedang dibahas, diusulkan anggaran keolahragaan dirancang sebesar dua persen dari belanja daerah APBD Bali. (kmb38)


KLUNGKUNG

12

Senin Wage, 14 Mei 2018

Siapkan Program Strategis

Suwasta Optimis Angka Kemiskinan Jadi Tiga Persen

Semarapura (Bali Post) Warga miskin masih ditemui di Kabupaten Klungkung. Sesuai data terakhir, jumlahnya 6,29 persen dari total penduduk. Pasangan calon pilkada I Nyoman Suwirta dan I Made Kasta (Suwasta) optimis bisa menurunkan itu jika terpilih kembali memimpin. Kurun waktu lima tahun, ditargekan menjadi 3 persen. Cabup I Nyoman Suwirta mengungkapkan selain penurunan dari sisi jumlah, hal serupa juga terjadi pada kedalaman kemiskinan (P1) dari 0,78 menjadi 0,33. Capaian ini menjadi yang tertinggi di Bali. Sementara keparahan kemiskinan (P2), dari 0,13 dengan garis kemiskinan (GK) Rp 284.789/kapita/ bulan menjadi 0,04 dengan GK Rp 299.664/kapita/bulan. Meski menunjukkan tren positif, diakui empat tahun kepemimpinannya masih ada kesan lambat dalam upaya pengentasan. “Ini kami evaluasi,” tegasnya, Minggu (13/5) kemarin. Jika dipercaya masyarakat untuk kembali memimpin, penurunan angka kemiskinan diawali dengan perbaikan data. Akan dipilah antara yang permanen dan tidak permanen. Penanganannya akan dilakukan secara berbeda. “Untuk yang permanen, karena cacat atau sudah lanjut usia, kita berikan bantuan. Ini pun tidak sama. Menyesuaikan dengan kondisinya. Bagi yang tidak permanen, kami berdayakan. Dorong bisa bergelut dalam padat karya produktif,” ungkapnya. Tak hanya itu, ia juga mempersiapkan strategi lain. Yakni memberikan pendidikan intrepreneurship untuk anak-anak warga miskin. Bahkan juga telah dirancang program pemberangkatan tenaga kerja ke kapal pesiar. “Sekarang sudah ada kerja sama dengan LPK. Tetapi baru pelatihan bahasa asing dan spa. Lebih lanjut akan ditingkatkan. Anak yang kurang mampu, berikan pelatihan tiga sampai empat bulan, langsung diberangkatkan. Pemkab akan membiayai,” sebutnya. Strategi itu, menurutnya, sangat efektif. Jika dibandingkan dengan memberikan bantuan sembako selama bertahuntahun. “Konsepnya kita memberikan pancing, bukan ikan,” ucap Suwirta. Pihaknya juga akan membangkitkan potensi daerah yang bisa menjadi sumber perekonomian masyarakat. Seperti Tempat Olah Sampah Setempat yang mampu menyerap tenaga kerja. Ada pula pembangunan pelabuhan segi tiga emas maupun pusat pariwisata di Klungkung daratan yang direncanakan memanfaatkan eks galian C. “Sektor pertanian, perkebunan maupun lainnya akan kita buka. Dari hulu sampai hilir,” ungkapnya. Mantan Manager Koperasi Pasar Srinadi ini sangat optimis melalui itu angka kemiskinan menyentuh angka 3 persen dalam lima tahun. “Dengan itu, yang masih kita tangani dalam lima tahun ke depan hanya yang permanen,” pungkasnya. (kmb45)

Bali Post/dok

JALAN SEHAT - Paslon Suwasta menggelar jalan sehat beberapa waktu lalu. Itu sekaligus dijadikan ajang kampanye program, salah satunya pengentasan kemiskinan.

Penambangan Pasir di Eks Galian C

Semakin Marak, Tim Yustisi Tak Bergerak Semarapura (Bali Post) Penambangan pasir di eks galian C Kabupaten Klungkung semakin marak. Hal tersebut dituding menyebabkan haluan aliran Tukad Unda berubah hingga memicu putusnya jalan menuju Pelabuhan Gunaksa. Meski kondisinya demikian, tim yustisi belum mengambil langkah penertiban. Justru terkesan menjadikan itu sebagai tontonan. Berdasarkan pantauan, penambangan tersebut berada di bawah dan selatan jembatan By-pass Ida Bagus Mantra. Pasir yang merupakan material erupsi Gunung Agung, Karangasem langsung dijual dengan harga cukup menggiurkan. Aktivitas itu dilakukan sejumlah warga dengan cara manual. Meski demikian, gali-

annya sudah cukup dalam menyebabkan aliran air semakin deras dan menggerus jalan menuju pelabuhan Gunaksa hingga putus. Sesuai informasi warga yang menggeluti pekerjaan itu tidak hanya dari wilayah sekitarnya. Tetapi juga ada datang dari Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka tinggal

di bangunan semipermanen. Hal tersebut mendapat sorotan dari Sekretaris Komisi II DPRD Klungkung, I Wayan Buda Parwata. Ia yang sempat juga meninjau ke lokasi meminta tim yustisi segera turun untuk melakukan penertiban. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengamankan

aset pemerintah. “Tim yustisi harus segera turun. Karena itu (galian-red) sudah mendekati aset pemerintah. Jalan menuju pelabuhan. Aliran sungai juga menjadi berubah. Harusnya di barat, sekarang sudah ke timur,” ungkapnya, Minggu (13/5) kemarin. Wakil rakyat asal Desa Timuhun, Kecamatan Banjarangkan ini menegaskan, penertiban juga tak lepas dari peraturan pemerintah yang melarang adanya aktivitas penambangan di kawasan tersebut. “Harus ditindaklanjuti dan ada langkah cepat.

Apalagi sudah dinyatakan ditutup. Sekarang seperti ada pembiaran,” ucapnya. Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung I Putu Suarta mengakui adanya aktivitas penambangan itu. Namun, pihaknya tak langsung melakukan penertiban. Berdalih minggu ini baru akan merapatkan dengan tim yustisi yang terdiri dari sejumlah unsur. “Minggu ini kami akan rapat untuk menentukan langkah-langkah yang diambil. Kalau sudah bergerak, kami informasikan,” tandasnya. (kmb45)

Pascatragedi Bom di Surabaya

Pengamanan Gereja Diperketat, Polisi Bersenjata Ditambah Semarapura (Bali Post) Terjadinya ledakan bom di sejumlah tempat di Surabaya, Jawa Timur menjadi atensi Polres Klungkung. Mengantisipasi hal serupa, penjagaan di gereja, Minggu (13/5) kemarin diperketat. Personel yang diterjunkan juga ditambah. Pengamanan tersebut dilakukan langsung dari pintu masuk. Seperti halnya di Gereja Jemaat Tresna Asih, Lingkungan Kemoning, Kelurahan Semarapura Klod. Polisi dilengkapi senjata. Ada pula yang membawa anjing pelacak.

Kabag Ops Kompol Nyoman Suarsika mengatakan pada pengamanan ini ada penambahan 50 personel dari sebelumnya sebanyak 251 orang. “Pengamanan rutin kami lakukan setiap minggu di gereja. Tetapi sekarang lebih diperketat lagi. Personel dipertebal. Ini perintah langsung dari Polda,” jelasnya. Di tengah situasi yang tak menentu, pengamanan juga dilakukan pada titik keramaian maupun acara lain. Baik di Klungkung daratan maupun kepulauan Nusa Penida yang menjadi daerah tujuan

wisata. “Seluruhnya menjadi atensi. Tidak hanya gereja,” katanya. Wakapolres Klungkung Kompol Heri Supriawan mengatakan pengamanan juga dilakukan di Gereja Bethel Indonesia Rock, Bethel Indonesia Bethani, Kemah Injil, Pante Kosta dan Santa Sisilia. Personel juga langsung memberikan imbauan kepada jemaat selalu waspada dan tetap menjaga ketertiban. “Kami berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan rasa aman dan nyaman untuk masyarakat,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

PENGAMANAN - Personel Polres Klungkung melakukan pengamanan di Gereja Jemaat Tresna Asih di Lingkungan Kemoning, Kelurahan Semarapura Klod, Minggu (13/5) kemarin.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Wage, 14 Mei 2018

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN !!Checker pria 2or, karyawati 2or Min SMA .Mekar Abadi Bgn, Jl.By Pas Ngh Rai 777 Jimbaran B.BP.004.05.18.0000688

Accountant needed for International Travel Agent. Min 5 years experience.English speaking.Send letter of application and resume to: receptifindo@gmail.com

Dcr Kryawan toko SMA/Sdrjt.Lam bawa ke UD Mekar Sari Jl.Kebo Iwa Slatan 108 Pdg Sambian Dps

B.BP.001.05.18.0000705

Dicari Tukang Jahit/Potong/ Mote Pengalaman untuk Butik di Renon Hub.083119980802

B.BP.001.05.18.0000666

Dcr Lls SMK Pariwisata Waitres & Cook Helper utk Rest T.756079

B.BP.001.05.18.0000708

Dcr:Sopir SIM A/B1,Pengalaman, Jujur, Rajin, tahu Jalan Dps. SMS/WA Data:082233668883 / Email:jobapplybali@gmail.com

B.BP.004.05.18.0000710

B.BP.001.05.18.0000679

Walk in Interview, Agen Property,Unlmtd Inc,SMA,Dps, py Mtr.CV:081281238234

BVC Kerja LuarNegri ResmiBiaya Koperasi LPD Unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan Resto PastiBrangkat.Line WA:081375409869&087754689692

B.BP.031.05.18.0000631

Dcr PRT tdr dlm gaji+bonus Jl.Keboiwa Hub.0811380786

B.BP.001.05.18.0000552

Dicari Guru Fisika, Bhs.Bali, Seni Budaya,TIK,BK,PG-AUD, Kirim CV:hrdbsch@gmail.com Hub:8956141/Jl.Tkd.Badung 88

B.BP.004.05.18.0000399

Coco Group Bali Looking for: Asst.Accounting Mgr.Min.1 Year Experience in the same position in retail Industry CV Send to hrm@cocogroupbali.com

B.BP.141.05.18.0000694

Dcr Pembantu Villa diKerobokan pengalaman,Dog friendly, bisa English,bawa lamaran/CV ke toko Divine Diva Jl.Laksmana/Kayu Aya 1A Oberoi Seminyak Tp.0361 -732393 lgsg interview antara jam 9-1 bawa referensi kerja

B.BP.803.05.18.0000579

Cr Pembantu Gj.1,5jt yg antar dpt 500 T.488315/081805481810

B.BP.001.05.18.0000628

B.BP.001.05.18.0000686

Dcr Staff GRO, Recept,Waitress, U/Htl Nusa Dua/WA:087861389190 E:ayet@indoluxeholidayclub.com

B.BP.001.05.18.0000665

Ymh Bisma dicr:1.Supir(Matic); 2.Mekanik; 3.SMA/D1-D3/S1 Ek Hub.T.Umar 142 Dps

B.BP.001.05.18.0000673

Cr sopir Canvas SMA Umr Bonus Penj bonus thn,THR 087860886822

B.BP.001.05.18.0000711

Restau Kerobokan,Tkg Bakery / tkg Pastry dan cook helper, Tnp Pengalaman dilatih dg cara profesional 087861378730

B.BP.001.05.18.0000680

B.BP.001.05.18.0000510

B.BP.153.05.18.0000733

DIJUAL TANAH T.10A SHM Pgr Jl dkt Pantai(Aspek)Lks Tbn.85Jt/A085257539923 B.BP.004.05.18.0000544

DISEWAKAN RUMAH Dkntrkn Rmh LT2,PAM,Lstrk 3000 Gunung Fujiama 5E,Buluh Indah Rp.35jt/Th Ng Hub:085237158600 B.BP.001.05.18.0000593

KOST Djl Kos-Kosan 5Kmr Ls.Tnh200m2 Jl.Gn.Guntur,Sepa Guntur 2 Dps Tlp.420800/422700/081558409999

B.BP.001.05.18.0000707

B.BP.001.05.18.0000258

Kuta Townhouses Apartment looking for Engineering&Steward call 082144450099 for interview email: hrd@kutatownhouses.com

DIJUAL HOTEL Hotel Lt 3 Jl.Melasti Legian Kuta.085100888379/081999843755

B.BP.004.05.18.0000690

B.BP.004.05.18.0000532

PT.Experindo Bali Arta Bth Kry /i Gj 2,6-3,9Jt/Bln Pss:SPG/B, Adm,Csir,Spv,MD,Gdg,OB(TdkUtm Pngl) Hub Made:081239035528

DISEWAKAN TOKO Toko/Artshop di Ubud 3LT Full Kacauk.10x10m2HP.08123912070

B.BP.001.05.18.0000716

B.BP.001.05.18.0000592

Rest di Sanur Cr Waiter/ss, Bartender 08123614559 Dharsana

DIJUAL RUKO Djl Cpt & Murah Ruko 2 Unit Jl. Tegal Wangi II/34 Sesetan Densel Hrg 2M Hub.087864154888 TP

B.BP.001.05.18.0000713

Sales Marketing,Telemarketing, Tkang Las Listrik:085103167222 B.BP.001.05.18.0000515

Dibthkan segera Driver pribadi berpengalamanHub.085100883990

B.BP.001.05.18.0000714

Djl BMW X5 XDrive 301AT Abu2 Metalik KM41200 Th’2009 Istmwa Jarang Pakai Hub.08123812222

Karyawati Catering u/Bag Dapur Mkn/Tdr Dalam Hub.081339216142

Dcr waitress u/Malo’s Rest Legian Kuta 0361 730913

Dicari Sopir Pribadi Domisili Denpasar Hub.081999458298

B.BP.141.05.18.0000715

BMW

B.BP.001.05.18.0000520

Villa Seminyak Teknisi Listrik Engineer SMS 081999882123

Dcr:FO,HK,Security.Puri Asih Htl, Jl.Pantai Kuta 40, Kuta

Fortuner TRD G VNTI’2013 AT AsBali BsTkr,085100856999 Prbd

B.BP.004.05.18.0000684

Dcr staff money changer 18-25 th, bhs Inggris 0816578116

B.BP.154.05.18.0000675

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Garmen Cr Checker(W)+Tk.Jahit Borongan(P/W)Hub.081999677757

Urgent Cleaning Service pglmn 1Th.Krm CV:rismasata@gmail.com

B.BP.154.05.18.0000678

Dicr Security,Gardener, Front Office Cwo.Hub:The Alam Villa Telp:8475080

Front Office/Receptionist An Enthusiastic, intelligent female with English skills is required and must be confident in dealing with International guests Previous experience preferred Microsoft Office skills essential Applications in writing only Email CV incl. contact les@sienna-villas.com

Dcr karywati tinggal dlm, Persh Roti Hub.8950159/082144781727

B.BP.001.05.18.0000709

B.BP.004.05.18.0000627

B.BP.001.05.18.0000670

G.01

Dicari Sgr Security Lam lngsng Sinar Bali Hotel, Hub.751404

B.BP.001.05.18.0000663

Dcr Karyawan Pria SMU/Sedrajat KTP SIM C u/Bag.Teknis Lapangan Fasilitas Gaji UMK Bonus Tunjangan Kesehatan Termasuk Anak Istri.Lam ke:CV Gong Dewata Tlp.0361722709/ 03614480750/081246383864

Dicari Marketing,wanita/pria, maks 25th, penampilan menarik,mudah bergaul,semangat kerja tinggi, kerja Tim, kirim lamaran ke: Jl. Kepundung No.67 A Denpasar/ Email: konvergensiiklan@gmail.com iklanbp@yahoo.co.id

Informasi pasang iklan Telepon

B.BP.030.05.18.0000454

B.BP.001.05.18.0000640

RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.08123985172/085337370228

B.BP.004.05.18.0000683

B.BP.001.05.18.0000737

DIJUAL MOBIL TOYOTA

B.BP.001.05.18.0000623

DIJUAL TANAH BUC Djl Tnh 1Are Lok Jl.Gn.Mas Pds&Jl.Suradipa H.081338792660

Cuci Gudang Alat Fitnes Second Hub.08123634805/082131234798 B.BP.001.05.18.0000588

KEHILANGAN

B.BP.001.05.18.0000615

BUC Kjg Innova G’14 Diesel AT Orsnl DK Pjk Baru.085100403422

Jl Tnh 1are Dlod Pangkung Skwt Hub.081239662906,081338181907

Hlg BPKB & STNK Honda Scoopy Th’2013 DK 6309 DN AN.Pelapor

B.BP.001.05.18.0000664

B.BP.001.05.18.0000706

B.BP.001.05.18.0000645

SERVICE

SERVICE

RUPA-RUPA

DIJUAL MOBIL

BIRO JASA

SERVICE

RUPA-RUPA

PELUANG BISNIS

SPA

DIJUAL MOBIL

BENGKEL LAS Free

n

Desig

Money Back Guarantee

ALUMINIUM

�

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

SERVICE

RUPA-RUPA

BIRO JASA FOTO COPY

BIRO JASA

BIRO JASA


BANGLI

14

Senin Wage, 14 Mei 2018

HUT Ke-814 Kota Bangli

Ditutup Resepsi Bersama dan Penyerahan Hadiah Pemenang Lomba SEBAGAI penutup rangkaian kegiatan HUT ke-814 Kota Bangli, dilaksanakan acara resepsi sekaligus penyerahan hadiah bagi pemenang lomba. Acara yang dipusatkan di panggung terbuka Lapangan Kapten Mudita, Bangli itu dihadiri Bupati Bangli I Made Gianyar didampingi Ny. Erik Gianyar, Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta beserta Ny. Sariasih Sedana Arta, Sekda Ida Bagus Gde Giri Putra didampingi Ny. Ida Ayu Giri Putra, Wakil Ketua DPRD Bangli Nyoman Basma, Forkompinda Bangli, pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Bangli dan undangan lainnya. Bupati Bangli I Made Gianyar pada kesempatan itu mengatakan, selama 18 tahun berada di pemer-

intahan (10 tahun sebagai Wakil Bupati Bangli dan 8 tahun sebagai Bupati), menurutnya, perayaan HUT Bangli tahun ini adalah yang paling meriah. Oleh karena itu, dia menyampaikan terima kasih kepada ASN, TNI, Polri, para donatur dan yang terpenting, masyarakat Bangli yang telah begitu antusias mendukung, meramaikan serta mensukseskan semua rangkaian kegiatan HUT. ‘’Saya merasakan suasana yang berbeda pada perayaan HUT Kota Bangli tahun ini. Saya rasakan perayaan tahun ini yang paling meriah dari tahun-tahun sebelumnya. Jadi saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak khususnya masyarakat Bangli yang begitu antusias mensukseskan

kegiatan ini,’’ ucapnya. Meskipun pelaksanaan HUT ke-814 Kota Bangli sudah berlangsung dengan baik, namun Bupati Made Gianyar tetap meminta panitia permanen HUT tetap melakukan evaluasi. Kata dia, panitia harus mengkaji, mencatat dan memikirkan apa yang disukai masyarakat untuk kemudian digelar tahun berikutnya. Sedangkan bagi pemerhati maupun yang merasakan suka cita dalam perayaan HUT, agar ikut memberikan masukan sehingga pelaksanaan HUT ke-815 Kota Bangli mendatang, lebih baik dan lebih sempurna. Dikatakannya lebih lanjut, di setiap kegiatan, pasti ada awal dan akhir. Begitu juga dengan perayaan HUT

ke-814 Kota Bangli, yang kegiatannya sudah berlangsung dari tanggal 1 hingga 12 Mei. Sesuai dengan komitmen, rangkaian kegiatan HUT harus diakhiri dengan pelaksanaan resepsi dan penyerahan hadiah pemenang lomba. Oleh karena itu, melalui kesempatan ini, pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama ini ada kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan HUT maupun pemerintahan. ‘’Selaku pribadi dan Bupati Bangli, saya mohon maaf kepada masyarakat apabila selama ini banyak kekurangan baik dalam tata kelola pemerintahan, pelayanan kepada masyarakat, maupun pelaksanaan HUT Kota Bangli ke-814,’’ kata Made Gianyar. (ad723)

RESEPSI HUT - Bupati Bangli I Made Gianyar memotong tumpeng pada penutupan HUT ke-814 Kota Bangli yang digelar Sabtu (12/5).


15

Senin Wage, 14 Mei 2018

Gaet Lebih Banyak Wisatawan Tiongkok

Bali Jangan Terperangkap pada ”Mass Tourism’’ WISATAWAN Tiongkok kini menempati peringkat teratas kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali. Data yang dilansir dari laman bali.bps.go.id, persentase kunjungan wisatawan Tiongkok mencapai 22,31 persen pada Maret 2018. Angka ini menggeser dominasi kunjungan wisatawan Australia ke peringkat kedua sebesar 18,16 persen. Anggota Komisi II DPRD Bali Tjok. Gde Asmara Putra Sukawati, Sabtu (12/5), mengatakan wisatawan Tiongkok sangat membantu keberlangsungan pariwisata Bali. Terbukti saat terjadi erupsi Gunung Agung, hotel-hotel sempat sepi karena ada larangan bagi warga Tiongkok datang ke Bali. Namun semua kembali normal, ketika wisatawan Tiongkok datang lagi ke Pulau Dewata. ‘’Walaupun ada yang bicara mass tourism, itu kan tergantung dari bagaimana kita promosi di luar. Kalau kita berbicara mengenai quality tour-

ism, kita promosinya untuk middle up saja,’’ ujarnya. Menurut Tjok Asmara, pemerintah sebetulnya bisa lebih banyak menangkap pangsa pasar middle up di Tiongkok. Terutama melihat pertumbuhan ekonomi negeri Tirai Bambu yang melesat tajam saat ini. Bali mestinya tidak terperangkap pada mass tourism. Oleh karena itu, upaya promosi dan komunikasi dengan pemerintah maupun travel agent di Tiongkok harus lebih ditingkatkan lagi untuk menggaet lebih banyak pasar middle up atau wisatawan dari kalangan menengah ke atas. ‘’Kedua, turis Tiongkok yang datang ke Bali biasanya sangat susah melakukan transaksi perbelanjaan karena mereka semuanya sudah menggunakan IT yakni lewat Alipay (sistem pembayaran digital dari raksasa e-commerce dunia, Alibaba Group). Kenapa pemerintah tidak G to G bekerja sama, sehingga memudahkan

Ekonomi Kreatif Dari Hal. 1

‘’Selama menjadi anggota DPR-RI, saya mendapat penugasan di Komisi X yang membidangi pendidikan, kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olahraga, perpustakaan, dan ekonomi kreatif. Saya juga dipercaya menjadi anggota Badan Anggaran dari tahun 2006 sampai keluarnya keputusan pemberhentian antarwaktu,’’ katanya di Kantor DPD PDI-P Bali, Minggu (13/5) kemarin. Koster mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri serta seluruh jajaran pengurus DPP PDI-P, pengurus partai di tingkat DPD, DPC, PAC, Ranting dan Anak Ranting, kader, simpatisan, serta anggota partai yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya sebagai petugas partai di legislatif. Tak ketinggalan kepada seluruh masyarakat Bali yang telah memilihnya serta memberikan kepercayaan selama tiga periode mengawal dan memperjuangkan aspirasi rakyat Bali di DPR-RI. ‘’Saya sebagai kader partai, tunduk dan tegak lurus melaksanakan instruksi partai. Sekarang mendapat tugas baru sebagai calon Gubernur Bali pada Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Bali Tahun 2018,’’ imbuh pria kelahiran Sembiran, Buleleng, 20 Oktober 1962 ini. Koster sendiri merupakan figur wakil rakyat yang rajin turun secara langsung ke masyarakat. Bahkan sampai ke desa-desa untuk menyerap aspirasi dan secara gigih memperjuangkannya. Dalam hal ini, melalui program-program yang menjadi tugasnya di DPR-RI sampai dapat direalisasikan dan diterima oleh masyarakat. Tenaga peneliti pada Balitbang Depdikbud 1988-1994 ini terlibat aktif dalam menyusun 14 undang-undang. Koster antara lain memperjuangkan pengangkatan guru bantu dan tenaga honorer menjadi PNS. Memperjuangkan tunjangan profesi guru dan dosen melalui Undangundang Guru dan Dosen. Memperjuangkan Bantuan Siswa Miskin (BSM) untuk SD, SMP, dan SMA/SMK serta beasiswa mahasiswa miskin berprestasi (Bidikmisi). Memperjuangkan usia pensiunan guru besar menjadi 70 tahun melalui Undangundang tentang Pendidikan Tinggi. Tak hanya itu, Koster juga menjadi tokoh di balik pembangunan dan pengembangan 182 sekolah (dari PAUD hingga SMA/SMK) se-Bali. Kemudian, pembangunan dan pengembangan kampus Unud, ISI

Denpasar, Politeknik Negeri Bali, IHDN Denpasar, dan STP, serta pengembangan perguruan tinggi swasta. Membantu pembangunan 234 GOR/Balai Serbaguna/Wantilan se-Bali, membantu 89 barung gamelan se-Bali, dan memperjuangkan pembangunan Museum Subak di Pura Masceti Gianyar. Masih ada banyak lagi prestasi yang sudah diperjuangkan Koster selama menjadi anggota DPR-RI. Seperti, memperjuangkan peningkatan kesejahteraan TNI/Polri dengan sistem remunerasi, memperjuangkan sistem pendidikan berbasis agama Hindu (pasraman dan pesantian) melalui PP No.55 Tahun 2007, memperjuangkan dana desa dalam APBN melalui UU Desa, serta memperjuangkan penguatan posisi desa adat melalui UU Desa. Belum lagi, memperjuangkan pengaspalan jalan hotmix di Buleleng, Jembrana, Tabanan, Bangli dan Gianyar, menambah jaringan listrik desa di Buleleng, memberikan bantuan untuk 79 pura se-Bali, serta bantuan sosial untuk 87 desa adat/yayasan/ sanggar seni se-Bali. Prestasinya yang sedemikian banyak untuk Bali, dan bahkan Indonesia umumnya, tak lantas membuat Koster jumawa. Sebaliknya, alumni ITB Bandung ini justru meminta maaf kepada masyarakat jika masih ada yang kurang dalam pengabdiannya selama ini. ‘’Berikutnya saya akan ngayah sekala dan niskala untuk membangun Bali melalui Pilgub Bali. Saya mohon doa restu masyarakat Bali agar bisa terpilih nantinya,’’ tandasnya. (kmb32)

tamu-tamu Tiongkok,’’ jelas politisi Partai Demokrat asal Gianyar ini. Wisatawan Tiongkok khususnya dari kalangan middle up, lanjut Tjok Asmara, sangat jarang membawa uang cash. Terlebih, Alipay di Tiongkok sudah menjadi sesuatu yang lumrah. Masyarakat di sana umumnya hanya menggunakan handphone untuk men-scan barcode dalam setiap transaksi belanja. Itu sebabnya, jangan terburu-buru menyatakan wisatawan Tiongkok tidak mau berbelanja di Bali. Bisa jadi memang mereka mengalami kesulitan untuk bertransaksi menggunakan uang tunai. ‘’Kalau kita mau quality tourism, bagaimana caranya kita menyediakan pelayanan dan fasilitas itu di sini. Mereka sudah pakai e-money. Kalau pemerintah bisa menggunakan sistem itu, pemerintah juga lebih gampang untuk ngecek pajaknya. Keuntungan bagi pemerintah juga,’’ paparnya. (kmb32)

Diberi Ketabahan Dari Hal. 1

‘’Kami mengecam dan mengutuk keras segala bentuk terorisme dan kekerasan seperti (yang dilakukan) di Surabaya. Tindak kekerasan atas nama agama harus dihentikan. Rasa belasungkawa yang sangat mendalam kami sampaikan kepada keluarga korban. Semoga keluarga diberi ketabahan dan kesabaran,’’ ujar Rai Mantra di sela-sela kampanye dialogis dan persiapan hadir pada Konser Salam Dua Jari di Singaraja, Minggu (13/5) kemarin. Rai Mantra dan Sudikerta juga menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya dan langkah-langkah aparat keamanan untuk mengusut tuntas aksi teror tersebut. Menurut keduanya, diperlukan upaya penanganan khusus dan komprehensif untuk memadamkan gerakan terorisme yang kini makin merajalela. ‘’Pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat harus bahu-membahu mengatasi masalah ini hingga ke akarnya,’’ kata Sudikerta. Kepada masyarakat Bali, keduanya meminta agar tetap waspada, bersatu-padu menahan diri, tidak terprovokasi oleh isu-isu menyesatkan. Ia meminta agar setiap keluarga, lingkungan masyarakat agar ikut mengawasi setiap gerak-gerik orang asing, yang menjurus pada radikalisme dan terorisme. ‘’Jika menemukan gejala-gejala yang mencurigakan degera laporkan pada petugas terkait,’’ ujar mereka. Lebih jauh keduanya me-

minta warga Bali untuk mendukung kerja-kerja Polri memberantas terorisme di Indonesia, tidak ikut-ikutan menyebarkan isu atau gambar korban, apalagi turut memprovokasi. Puji Kapolda Bali Aksi bom bunuh diri pada beberapa lokasi di Surabaya menjadikan duka mendalam bagi banyak keluarga yang menjadi korban. ‘’Duka yang mendalam bukan hanya milik keluarga korban, tetapi itu adalah duka Surabaya, duka Indonesia dan duka kita semua,’’ tegas Rai Mantra. Di sisi lain, Rai Mantra dan Sudikerta meminta kepada aparat keamanan agar meningkatkan kewaspadaan dan bahumembahu bersama masyarakat melakukan langkah sistematis yang memungkinkan setiap potensi terorisme terdeteksi sejak masih berupa benih. Sejauh itu, Rai Mantra dan Sudikerta memuji Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose yang bersama jajarannya telah melakukan langkahlangkah sistematis dan terpadu untuk menjaga keamanan Bali, terutama yang berkait dengan ancaman gerakan radikalisme dan terorisme. ‘’Kami memuji Bapak Kapolda dan jajarannya dan mendukung segala upayanya mengamankan Bali,’’ ujar Rai Mantra yang langsung disambut anggukan oleh Sudikerta. ‘’Kami melihat sejauh ini masyarakat pun merasa nyaman dengan langkah-langkah profesional beliau dalam menjaga keamanan Bali,’’ imbuh Sudikerta. (kmb)

PENGHARGAAN - Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga memberikan Penghargaan Inspirasi UKM mitra Go-Jek paling sukses kepada Kopi Pulo, Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih, Bubur Ayam Sukabumi, Roki Roser dan Pisang Nugget Rejo pada acara Hari Kuliner Nasional (Harkulnas) Go Food dan Pasar Malam Mitra Go-Jek yang dihadiri ribuan mitra Go-Jek di Stadion GBK Senayan Jakarta, Jumat (11/5). Acara tersebut juga dihadiri Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, CEO Go-Jek Indonesia Nadiem Makarim dan Direktur Gelora Bung Karno Winarto.

Buat Rakyat Dari Hal. 1

Bagi saya, ini adalah penghargaan buat rakyat saya di Tabanan, dan seluruh jajaran OPD beserta staf di lingkungan Pemkab Tabanan. Ini adalah jerih payah kalian,’’ imbuhnya. Sementara itu, Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Pribudiarta Nur Sitepu yang mewakili Menteri PPPA Yohana Yembise mengungkapkan, peran perempuan Indonesia saat ini semakin maju dengan posisinya sebagai pemimpin di berbagai bidang yang sangat menginspirasi dan pantas untuk diapresiasi. ‘’Acara ini memiliki topik sangat menarik, yakni hubungan antara kepemimpinan dan perempuan. Menarik untuk didiskusikan bersama,’’ kata Pribudiarta Nur Sitepu. Ia juga berharap para mahasiswi dan tamu undangan dapat mengambil nilai-nilai kepemimpinan dari para tokoh perempuan yang hadir dan menjadikannya inspirasi dalam menjalani kehidupan. (ad721)


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Senin Wage, 14 mei 2018

Kejurnas Finswimming Nomor Kolam

Kontingen Bali Raih Peringkat Ketiga Singaraja (Bali Post) – Kotingen Bali yang diperkuat peselam dari Kabupaten Badung dan Buleleng berhasil keluar sebagai juara ketiga dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Finswimming Nomor Kolam di Kolam Nirmala Asri, Kelurahan Banyuasri, Minggu (13/5) kemarin. Bali dalam kejurnas tahun ini menyumbangkan 15 medali emas, 10 perak, dan 8 perunggu. Kontingen Bali harus mengakui keunggulan peselam dari Jawa Timur (Jatim) yang bertengger di pososi puncak dengan mengumpulkan 61 medali emas, 60 perak, dan 44 perunggu. Sedangkan di posisi kedua direbut kontingan Jawa Barat dengan raihan 24 medali emas, 34 perak, dan 22 perunggu. Kejurnas ini sebelumnya digelar sejak Sabtu (12/5) lalu dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. Dalam kejurnas, kontingen Bali mengandalkan 18 peselam terbaiknya. Atlet ini datang dari Kabupaten Badung dan Kabupaten Buleleng. Belasan atlet yang memperkuat Bali merupakan hasil seleksi yang sudah dilakukan oleh Pengprov Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Bali. Sekjen PB POSSI Aditya Vilianto mengatakan, kejurnas ini untuk mencari bibit atlet untuk mengikuti kujuaraan yang lebih tinggi. Selain itu, kejurnas ini mendukung wisata bahari di Buleleng. Hal ini penting karena Buleleng bisa menjadi destinasi wisata olahraga selam. (kmb38)

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Bale Gemilang, Madrid Cukur Celta Madrid – Gareth Bale bermain gemilang saat Real Madrid menang dengan skor 6-0 atas Celta Vigo, Minggu (13/5) dini hari kemarin. Pada laga di Santiago Bernabeu, Bale sukses mencetak dua gol ke gawang Celta. Dua gol tersebut menjadi pertanda bahwa penampilan terbaik Bale kini telah kembali. Tentu saja, hal ini mendapat respons yang baik dari pelatih Real Madrid Zinedine Zidane, yang mengaku senang dengan penampilan Bale. Namun, dari sudut pandang yang lain, Zidane juga mengaku sakit kepala karena bingung siapa yang akan dimainkan pada laga final Liga Champions. ‘’Performa Gareth Bale? Lebih bagus jika memainkan pemain yang seperti dia.

Tapi setelah itu, jelas bahwa saya akan sakit kepala saat memilih siapa yang akan bermain di final,’’ ucap Zidane. ‘’Bale melakukan pekerjaannya dengan sangat baik dalam segala aspek,’’ sambung Zidane.

Bale sendiri tidak dijagokan bakal tampil sejak menit awal di final Liga Champions melawan Liverpool. Sebab, Zidane masih punya opsi lain pada diri Marco Asensio dan Lucas Vazquez yang belakangan sedang tampil menawan. ‘’Saya senang dengan penampilan Bale, tapi yang terpenting adalah kita semua akan berada di Kiev dengan penampilan optimal. Kami akan bermain dengan hebat dan itu adalah hal penting yang akan kami lakukan,’’ ujar Zidane. Dalam laga kontra Celta tersebut, Zidane tidak memainkan Cristiano Ronaldo yang cedera, namun

Bale berhasil mengisi kekosongan tersebut. Selain pemain asal Wales tersebut, gol Los Blancos diciptakan oleh Isco Alarcon (32’), Achraf Hakimi (52’), bunuh diri Sergi Gomez (74’) dan Toni Kroos (81’). Sepanjang laga, Real Madrid mampu mendominasi laga sedikit lebih banyak dengan memiliki 57 persen penguasaan bola. Namun dari segi peluang, dominasi Real Madrid baru terlihat dengan mampu melepaskan 15 tembakan yang 10 di antaranya tepat sasaran. Kemenangan besar ini menjadi modal yang baik jelang laga final Liga Champions kontra Liverpool. (kmb33/afp)

Gol Arman Bawa BU Juara Soeratin U-13

Denpasar (Bali Post) Gol semata wayang yang dilesakkan Arman Rizky sukses membobol gawang Mandala United yang dikawal penjaga gawang Koman Aryantara, membawa Bali United (BU) juara di ajang Piala Soeratin U-13 Rayon Bali pada

Bali Post/wan

SUNDUL - Pesepak bola Bali United menyundul bola ditempel ketat lawannya dari Mandala United dalam laga final Piala Soeratin U-13 Rayon Bali, di Lapangan Kompyang Sujana, Minggu (13/5) kemarin.

laga final di Lapangan Kompyang Sujana, Minggu (13/5) kemarin. Dalam laga yang dipimpin wasit Agus Setiawan ini, Arman yang mnerima umpan silang membawa bola sendirian, hingga berhadapan dengan kiper Aryantara, kemudian Arman mencocorkan bola datar ke gawang dan gagal diantisipasi kiper Aryantara. Satu-satunya gol yang tercipta di menit ke-9 itu, membawa Bali United mewakili Bali ke regional menghadapi wakil tim NTB dan NTT. Pelatih BU Bambang Subandrio mengakui keberhasilan asuhannya berkat semangat juang yang tak kenal lelah. Bambang menyebutkan, saat ini BU berkekuatan 25

pemain, kemungkinan melaju ke babak regional memerlukan pemain lagi dari beberapa tim kontestan. Sementara Ketua Umum Mandala United H. Samsudin tak mempermasalahkan tim polesan Sandika Pratama gagal merebut gelar juara. Alasannya, skuad Mandala United dominan kelahiran 2006, sehingga tahun depan masih berpeluang merebut juara. Hasil lainnya, Putra Pemenang U-13 keluar sebagai juara III, menang tipis atas Bali FC 1-0. Gol tunggal kemenangan Putra Pemenang hasil gocekan Arjuna Putra di menit ke-34 yang memperdaya kiper Revano Atalia. (022)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Senin 14 Mei 2018 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu