Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 174 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

rabu kliwon, 14 februari 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Gedung Unit V Kantor PLN Komitmen Tetap Gubernur Bali Terbakar Menjaga Taksu Bali Mewujudkan Jawa-Bali Crossing 1

Dahan Beringin di Jaya Sabha Patah

Bali perlu keandalan energi listrik. Bukan semata karena pariwisata, juga dalam meningkatkan ekonomi masyarakat Bali. Untuk menambah keandalan tersebut pemerintah pusat menggagas pembangunan Jawa Bali Crossing (JBC). Proyek yang didukung ADB ini telah digagas sejak 2012. Namun hingga kini belum bisa diwujudkan, karena ada penolakan. Salah satunya dari PHDI. Alasannya, karena melanggar bhisama. Pertama letak tiang PLN berada di kawasan suci Pura Segara Rupek. Kedua, kabel PLN akan melintang di atas Selat Bali, sehingga dianggap ngaletehin dan menyatukan kembali antara Jawa dan Bali. Lalu bagaimana solusi PLN dan apa harapan masyarakat dalam memecahkan permasalahan tersebut, sehingga keandalan listrik Bali tetap terjaga dan Bali tetap mataksu. Diskusi bertajuk ‘’Jawa Bali Crossing vs Kelistrikan Bali’’ mengupas tuntas hal tersebut, Selasa (13/2) kemarin. Diskusi dihadiri manajemen PLN, PHDI, DPRD Bali, akademisi dan LSM lingkungan. Berikut laporan pertama dari dua tulisan. GENERAL Manager Distribusi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Bali I Nyoman Suwarjoni Astawa menyatakan JBC merupakan program pemerintah pusat

Nyoman Suwarjoni Astawa

dalam mempercepat pembangunan khususnya di bidang ekonomi. Terlebih Bali yang dikenal dengan pariwisatanya, tentu keandalan pasokan listrik menjadi hal penting.

Pinandita Pasek Suardika

KEBAKARAN terjadi di Gedung Unit V Kantor Gubernur Bali, Selasa (13/2) sore kemarin. Selain di Gedung Unit V, api juga melalap salah satu atap bangunan palinggih di timur laut Kantor Gubernur. Belum diketahui apa penyebabnya, meski ada dugaan terkena percikan api. Namun, Unit V sendiri berada di ujung barat Kantor Gubernur atau cukup jauh dari lokasi palinggih. Sementara kejadian lainnya terjadi di Jaya Sabha. Dahan pohon beringin yang berada di kompleks rumah dinas Gubernur Bali itu, Selasa kemarin patah. Dahan berdiameter 30 cm tersebut menimpa tembok panyengker hingga roboh.

Demikian pula dalam mendukung program Bali Clean and Green yang dicanangkan Provinsi Bali. Hal. 19 Batu Bara

Kebakaran di Gedung Unit V diketahui pukul 17.30 Wita. Tepatnya setelah rapat pleno terbuka terkait pengundian nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Bali 2018 yang digelar KPU Provinsi Bali di Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur. KANTOR GUBERNUR Gedung Unit V Kantor Gubernur Bali, Selasa (13/2) sore kemarin terbakar. Tampak petugas memadamkan api di lantai tiga gedung tersebut.

Prof. IA Giri Antari

Lokasi gedung yang terbakar berada di belakang Gedung Wiswa Sabha. Unit V terdiri atas tiga lantai. Di lantai satu ada Press Room, Biro Humas dan Kantor Kas BPD Bali. Di lantai dua terdapat Biro Hukum dan HAM, serta Biro Pemerintahan di lantai tiga. Informasi yang berhasil dikumpulkan menyebutkan, awalnya muncul kepulan asap tipis berwarna putih yang keluar dari gedung. Terutama dari lantai tiga. Lama-kelamaan intensitas asap semakin tebal dan menutup jarak pandang. Hal. 19 Kobaran Api

Bali Post/eka

Koster-Cok Ace: Salam Satu Jalur

Satu Pulau, Satu Tata Kelola ’’One Island One Management’’

NOMOR - Pasangan Koster–Cok Ace menunjukkan nomor 1 usai pengundian nomor paslon.

LEBIH dari 3.000 massa pendukung mengantarkan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Wayan Koster - Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Wayan Koster-Cok Ace) melakukan pengundian nomor urut pasangan calon di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Selasa (13/2 ) kem arin. Ma ssa sud a h berkumpul sejak pukul 15.00 di Wantilan Gedung DPRD Provinsi Bali. Sekitar pukul 15.45, Wayan Koster-Cok Ace tiba didampingi Ketua Tim Pemenangan I Nyoman Giri Prasta, jajaran pengurus DPD, DPC PDI-P se-Bali, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali dan DPRD Kabupaten/Kota se-Bali. Massa yang menyemut mengiringi pasangan ini berjalan menuju Wiswa Sabha diiringi tabuhan baleganjur. Bendera partai pengusung dan pendukung berada di barisan terdepan. Ketua KPU Provinsi Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi didampingi empat Komisioner KPU lainnya membuka Rapat Pleno

Optimis Raih Kemenangan 70 Persen

PENGUNDIAN - Nyonya Wayan Koster dan Nyonya Cok Ace memegang nomor usai pengundian, Selasa (13/2) kemarin.

PASANGAN Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Wayan Koster - Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Wayan Koster-Cok Ace) yang diusulkan partai gabungan PDI Perjuangan, Hanura, PAN dan PKPI serta didukung PKB juga PPP merasa bersyukur memperoleh undian nomor urut 1 tersebut. Pasalnya hal itu sesuai dengan tagline selama ini ‘’Salam Satu Jalur’’ dan Koster Bali Satu (KBS) serta rencana sistem pembangunan tata kelola Bali dalam satu pola manajemen pembangunan, yakni Pola Pembangunan Semesta Berencana (PPSB). Hal itu disampaikan Wayan Koster pada Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon serta Penetapan Daftar Pasangan Calon (DPC) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2018, di Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Selasa (13/2) kemarin. ‘’Tentu sangat merasa bersyukur karena sesuai harapan juga seirama dengan tagline kita yakni Satu Jalur. Sehingga

nantinya akan lebih cepat mengena dan diterima di hati publik,’’ ujarnya. Selain itu makna angka 1 (satu) juga sesuai dengan konsep pembangunan yang ditawarkan pasangan calon yang sama-sama bergelar doktor dan berlatar belakang akademisi ini. Ditambahkannya bahwa pembangunan Bali mesti menggunakan tata kelola satu manajemen pembangunan melalui PPNSB. ‘’Kami ingin membangun Bali ini ke depan dengan pendekatan melihat Bali sebagai satu wilayah, satu pulau dan satu tata kelola manajemen pembangunan melalui sistem Pola Pembangunan Semesta Berencana (PPNSB),’’ urainya. Dengan begitu, lanjut Koster, pembangunan di Bali secara kewilayahan akan mengalami pemerataan. Alhasil, harapan pembangunan yang berkeadilan serta pemerataan antarkabupaten/kota beserta masyarakatnya akan terwujud. Hal. 19 Bermartabat

Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon, serta Penetapan Daftar Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2018, disaksikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Ketua DPRD Bali N Adi Wiryatama, serta undangan lainnya. Sebelum pengambilan undian, Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon mengambil urutan pengambilan udian. Hasilnya, pasangan Koster-Ace mendapat pengambilan kedua, sedangkan pasangan Mantra-Kerta mendapat kesempatan pertama. Suasana sempat tegang saat kedua pasangan calon mengambil undian. Begitu diberikan aba-aba membuka, pasangan Koster-Cok Ace serta pendukungnya langsung bersorak, karena yang muncul angka 1. ‘’Horeee… salam satu jalur, salam satu jalur,’’ teriak pendukung KosterAce yang dikomandani Ketua Tim Pemenangan Giri Prasta. ‘’Ini sesuai dengan harapan kita semua. Nomor urut 1, salam satu

jalur, satu pulau, satu tata kelola. One Island One Management,’’ ujar Giri Prasta sambil menyanyikan penggalan lagu ‘’Salam Satu Jalur’’. Ribuan massa pendukung Koster-Ace yang berada di pintu depan kantor Gubernur langsung bersorak. Suasana makin semarak dengan suguhan tarian joged bumbung menghibur massa pendukung. Setelah kegiatan usai, Wayan Koster-Cok Ace bersama tim pemenangan menemui para pendukungnya di luar kantor Gubernur, selanjutnya melakukan pelepasan balon. Wayan KosterCok Ace bersama massa pendukung kemudian kembali menuju ke Wantilan Kantor DPRD Bali. ‘’Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan, doa dan semangat mengantarkan kami dalam setiap tahapan hingga sekarang. Dan astungkara sesuai harapan kita semua, kita mendapatkan nomor urut 1,’’ kata Koster yang disambut sorak-sorai massa pendukung. (kmb)

MASSA - Ribuan massa mengantarkan pasangan Koster-Cok Ace saat pengundian nomor urut pasangan calon di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Selasa (13/2) kemarin.


denpasar

2

Rabu Kliwon, 14 Februari 2018

Paslon Harus Kesatria dan Bersaing Sehat

Denpasar (Bali Post)-

Polda Bali menggelar deklarasi kesepakatan damai pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Selasa (13/2) kemarin. Dalam sambutannya, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose berharap paslon bersaing secara sehat dan bersikap kesatria. Selain paslon Wayan KosterTjok Oka Artha Ardhana Sukawati (KBS-Ace) dan Ida Bagus Rai Dharmawijaya MantraI Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta), acara tersebut juga dihadiri Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, Kajati Bali, Rektor Unud, KPU, Bawaslu, panglingsir puri dan pejabat instansi terkait. Dalam sambutannya, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose menyampaikan deklarasi ini merupakan komitmen sebagai anak bangsa dan orang Bali. Sebagai Kapolda, Golose merasa sangat bangga karena menjelang pilkada dari kacamata sebagai aparat pen-

egak, pengayom dan pelindung masyarakat, situasi Bali masih kondusif. Oleh karena itu, ia berharap paslon, simpatisan, partai pendukung dan masyarakat harus menjaga Pulau Bali. Pada masa kampanye nanti, Golose berpesan kepada paslon dan parpol serta tim sukses agar dilaksanakan dengan baik dan mematuhi peraturan serta undang-undang yang berlaku. “Jangan mempermasalahkan Undang-Undang Dasar, Pancasila dan jangan pakai tempat ibadah untuk kampanye. Bila itu dilanggar akan mengganggu proses kampanye,” tegasnya. Kapolda Golose berharap paslon bersaing secara sehat dan bersikap kesatria. “Jadilah

satria yang betul-betul kesatria. Sikap ini akan ditunjukkan saat ada yang menang dan kalah. Dengan adanya deklarasi ini, yang kalah harus ikhlas dengan lapang dada demi ajegnya Bali sebagai barometer keamanan dunia,” pintanya. Sementara itu, Gubernur Made Mangku Pastika mengimbau segenap komponen masyarakat Bali tidak boleh lengah karena pelaksanaan pilkada menyimpan potensi konflik yang tinggi. “Hal ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk menjaga citra Bali sebagai daerah yang aman dan damai. Ini bukan tugas mudah, tapi menuntut komitmen, tanggung jawab, kerja keras dan

081 337 032 965, (0361) 819446

Bali Post/kmb36

DEKLARASI - Polda Bali menggelar deklarasi kesepakatan damai di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Selasa (13/2) kemarin. kewaspadaan,” ujarnya. Mangku Pastika menambahkan, TNI dan Polri memiliki tugas penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban pelaksanaan pilkada yang damai. Oleh karena itu, konsistensi penerapan aturan yang berlaku adalah syarat

Resmikan Bumdesa, Rai Mantra Tekankan Pemberdayaan Perekonomian Masyarakat

MERESMIKAN - Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra saat meresmikan 11 Bumdesa di Bumdesa Sima Sari Dana, Desa Kesiman Petilan, Senin (12/2). PENGEMBANGAN usaha masyarakat yang memperhatikan potensi desa sebagai sebuah landasan dari pembentukan Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa). Denpasar sebagai daerah perkotaan satusatunya di Bali menjadikan Bumdesa sebagai usaha pemberdayaan masyarakat yang nantinya mampu mengarah pada terbukanya peluang dan kesempatan kerja. Hal tersebut menjadi dorongan Pemkot Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa meresmikan 11 Bumdesa yang dilakukan Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra di Bumdesa Sima Sari Dana, Desa Kesiman Petilan, Senin (12/2). “Filosofi awal Bumdesa untuk memberikan tambahan peningkatan pendapatan desa, namun yang lebih utama yakni bagaimana memberdayakan perekonomian masyarakat,” ujar Wali Kota

Rai Mantra. Rai Mantra mengatakan, karakteristik Bumdesa di perkotaan seperti Denpasar berbeda dibandingkan dengan kabupaten lainnya di Bali, yang tak terlepas dari pengelolaan yang masih dilakukan dengan sistem perbekel. Namun hal ini dapat disesuaikan dengan karakteristik masyarakat perkotaan yang semakin serba cepat dan praktis lewat pendekatan aplikasi berbasis online. Seperti aplikasi “Sikekal” yang dimiliki Desa Kesiman Kertalangu yang dapat diadopsi Bumdesa ke depannya. Atau pendekatan aplikasi ini dapat juga dilakukan dengan membuat aplikasi yang mengelola kebutuhan pokok masyarakat yang disesuaikan dengan lingkungan masyarakat itu sendiri. “Apa yang menjadi inovasi dalam pelaksanaan program Bumdesa ke depan jangan sampai mematikan usaha masyara-

kat yang sudah berjalan. Program ke depan juga harus disinergikan agar masyarakat desa dapat terus berkembang dan maju dalam perekonomiannya,” ujar Rai Mantra. Dalam kesempatan tersebut, Rai Mantra juga mencontohkan jika masyarakat ingin berkebun dengan menanam jagung, otomatis akan bekerja sama dengan masyarakat lainnya untuk menanam jagung. Ini merupakan sebuah pola pemberdayaan dan dapat memberikan kesempatan kerja serta membuka lapangan pekerjaan. Sehingga Rai Mantra mengharapkan langkah ini dapat menjadi sebuah pengelolaan Bumdesa yang sama-sama menguntungkan, dari masyarakat diuntungkan secara hasil dan pekerjaan serta desa dapat diuntungkan secara profit perdagangannya. Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana mengatakan, dari 27 desa yang ada di Denpasar baru 11 desa yang memiliki Bumdesa diresmikan. Adapun jumlah desa tersebut meliputi, Desa Pemecutan Kaja, Desa Ubung Kaja, Desa Dangin Puri Kangin, Desa Pemogan, Desa Sanur Kauh, Desa Kesiman Kertalangu, Desa Dangin Puri Kauh, Desa Kesiman Petilan, Desa Dauh Puri Kauh, Desa Padangsambian Kaja dan Desa Tegal Kertha. “Semoga Bumdesa ini dapat memberikan sumbangan bagi peningkatan sumber pendapatan asli desa yang memungkinkan desa mampu melaksanakan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat secara optimal,” ujar Alit Wiradana, sembari mengharapkan seluruh desa di Denpasar mendirikan Bumdesa. (ad763)

Aplikasi Pelayanan ”Sikekal” Kesiman Kertalangu Diresmikan

Beri Kemudahan, Rai Mantra Dorong Penerapan di Seluruh Desa dan Kelurahan

SIKEKAL - Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Camat Denpasar Timur Dewa Made Puspawan dan Perbekel Desa Kesiman Kertalangu Made Suena saat meninjau Aplikasi Pelayanan “Sikekal” Kesiman Kertalangu di Kantor Desa setempat, Senin (12/2). DENPASAR Smart City atau Kota Cerdas dengan memadukan teknologi dalam percepatan akses pelayanan kepada masyarakat yang saat ini telah menjadi program hingga di tingkat desa/ kelurahan. Rancangan program teknologi informasi lewat ESewaka Dharma untuk tingkat desa/kelurahan yang terus bersinergi dengan program di desa/ kelurahan. Sebelumnya, program Sistem Pelayanan Penatih atau “Sipena” dari Kelurahan Penatih yang telah mampu melakukan pendataan dan pelayaan kepada masyarakat serta membawa Kelurahan Penatih meraih juara I kelurahan terbaik di tingkat nasional. Hal ini terus berlanjut yang kali ini disambut dengan inovasi program pelayanan dari Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur yang meluncurkan Sistem Kesiman Kertalangu (Sikekal). Secara langsung, Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra meresmikan

program ini di kantor Desa Kesiman Kertalangu, Senin (12/2). Dalam peresmian tersebut, tampak dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarat dan Desa I.B. Alit Wiradana, Wakil Ketua TP PKK Ny. Kerti Rai Iswara, Camat Denpasar Timur I Dewa Made Puspawan dan tokoh masyarakat setempat. Sikekal yang menampilkan berbagai data informasi tentang Desa Kesiman Kertalangu sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan pembangunan di Kota Denpasar. Sehingga Wali Kota Rai Mantra mendorong untuk dapat diterapkan di seluruh desa/lurah se-Kecamatan Denpasar Timur. “Aplikasi ini sangat bagus sekali untuk mempermudah pelayanan pada masyarakat, karena datadata yang dapat ditampilkan Sikekal telah lengkap. Seperti jumlah penduduk, penduduk miskin, penduduk rentan miskin sampai pada data untuk pengurusan perizinan,” ujar Rai Mantra. Dengan aplikasi ini, semua

aparat mulai dari kepala lingkungan, perbekel sampai camat sangat dipermudah dalam melakukan pelayanan. Rai Mantra juga meminta aplikasi ini agar diintegrasikan dengan E-Swaka, sehingga instansi terkait seperti Dinas Sosial dapat memiliki data yang lebih valid. Mengingat data tersebut langsung di-in put oleh kaling/kadus melalui android. Camat Denpasar Timur Dewa Made Puspawan mengatakan, aplikasi ini sangat mempermudah masyarakat dalam mengurus berbagai keperluan administrasi. “Mengingat mereka cukup datang ke kepala lingkungan atau kepala dusun setempat dan suratnya sudah dapat dicetak langsung di kantor camat,” ujarnya. Untuk saat ini, dari empat kelurahan dan tujuh desa yang ada di Kecamatan Denpasar Timur telah memiliki aplikasi serupa, yang nantinya dapat terhubung langsung dengan aplikasi yang berada di kecamatan. “Sampai pertengahan tahun ini, semua desa/lurah di Kecamatan Denpasar Timur telah terkoneksi dengan kecamatan,” ujarnya. Sementara itu, Perbekel Kesiman Kertalangu Made Suena mengaku semua kepala dusun yang ada di wilayahnya telah terhubung dengan desa dan kecamatan. Sehingga masyarakat dalam mengurus berbagai keperluan administrasi tidak perlu lagi membawa dokumen ke kantor desa dan kecamatan. Menurutnya, masyarakat cukup datang sampai di kantor kecamatan semua keperluan administrasi telah dicetak. Terlebih lagi Wali Kota Rai Mantra meminta agar terhubung dengan E-Sewaka tentunya ini semakin mempermudah masyarakat dalam mengurus berbagai keperluan administrasi. “Administrasi yang dilayani melalui apalikasi ini tidak hanya kependudukan, tapi juga termasuk pengurusan izin,” ujarnya. (ad755)

penting suksesnya penyelenggaraannya. Sedangkan bila inkonsistensi, akan melahirkan ketidakpercayaan masyarakat yang menyebabkan instabilitas sosial, mencederai demokrasi dan memunculkan kekacauan atau konflik. (kmb36)

FM 96,5

Topik : Paslon Harus Kesatria dan Bersaing Sehat Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Pemkot Denpasar Luncurkan ”Pantastis” Siapkan Armada 24 Jam Antar-Jemput Jenazah

PELAKSANAAN pelayanan kegawatdaruratan kepada masyarakat Kota Denpasar yang telah mencakup pelayanan cepat lewat call centre 112 atau lewat nomor telepon (0361) 223333, meliputi kebakaran, kebencanaan, kecelakaan hingga ular masuk rumah. Tak sebatas pada pelayanan tersebut, kini Pemkot Denpasar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Denpasar meluncurkan pelayanan antar-jemput jenazah gratis yang disingkat dengan Pantastis. Program ini diresmikan Dirjen Dukcapil Kemendagri RI Zudan Arif Fakrulloh bersama Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dalam kesempatan peresmian Mal Pelayanan Publik, Senin (12/2). Menurut Kepala BPBD Kota Denpasar I.B. Joni Ariwibawa yang ditemui di kantornya, Selasa (13/2) kemarin, Pantastis menjadi pelayanan terbaru daru BPBD Denpasar, di samping memberikan layanan seperti pelayanan penanganan kecelakaan lalu lintas, permintaan penjemputan orang sakit dari rumah ke rumah sakit, penanganan kebakaran, pohon tumbang, hewan liar hingga penanggulangan kebencanaan lainnya yang siap melayani masyarakat 24 jam setiap harinya. Hingga kini terus melakukan berbagai terobosan dan inovasi guna memberikan pelayanan yang maksimal untuk masyarakat. “Saat ini BPBD Kota Denpasar terus bergerak dan berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat

PELAYANAN - Dirjen Dukcapil Kemendagri RI Zudan Arif Fakrulloh bersama Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra saat meresmikan pelayanan antar-jemput jenazah gratis, Senin (12/2). Kota Denpasar. Salah satunya inovasi yang terbaru adalah pelayanan Pantastis yang siaga 24 jam secara gratis,” kata Gus Joni. Gus Joni menambahkan, layanan mobil antar-jemput jenazah ini diperuntukkan bagi masyarakat Kota Denpasar dengan prioritas kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah guna melayani pengantaran jenazah ke seluruh kabupaten/kota se-Bali. Diperkuat dengan dua unit armada dan petugas yang siaga 24 jam, yang sudah terlatih dan profesional. Seluruh biaya operasional di tanggung Pemerintah Kota Denpasar dan masyarakat tidak dipungut biaya alias gratis. Untuk mendapatkan layanan ini, masyarakat dapat

menghubungi Pusdalops BPBD Kota Denpasar pada nomor 112 atau (0361) 223333 dengan armada Pantastis stand by di Pos Juanda, Renon. Salah seorang masyarakat, Putu Dikta (46), yang ditemui berolahraga di Lapangan Niti Mandala Renon mengaku sangat mengapresiasi langkah dari BPBD Kota Denpasar, karena telah banyak berinovasi dalam memberikan layanan kepada masyarakat. “Dengan adanya layanan-layanan serta inovasi yang dimiliki BPBD saat ini, sudah barang tentu kami sebagai masyarakat akan merasa sangat terbantu. Terlebih lagi dengan adanya pelayanan antar-jemput jenazah dengan gratis,” kata pria paruh baya ini. (ad762)

MPP Kota Denpasar Layani 154 Jenis Izin dan 41 Layanan

Sehari Setelah ”Launching” Diapresiasi Masyarakat KOMITMEN Pemkot Denpasar dalam memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat secara berkesinambungan terus ditingkatkan. Kali ini masyarakat Kota Denpasar dapat menikmati berbagai jenis layanan publik yang berada dalam satu atap yang dikemas dalam Mal Pelayanan Publik (MPP) Sewaka Dharma Kota Denpasar. Layanan yang merupakan pengembangan dari Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Denpasar ini, secara resmi telah di-launching oleh Deputi Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB Diah Natalisa, Senin (12/2) lalu. Sehari setelah di-launching, Selasa (13/2) kemarin masyarakat tampak antusias memanfaatkan Mal Pelayanan Publik pertama di Bali ini. Pelayanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) menjadi yang paling dinanti. Salah seorang masyarakat, Nyoman Wirya asal Badung yang bekerja di Kota Denpasar mengatakan, keberadaan MPP di Kota Denpasar ini tentunya memberikan kemudahan kepada masyarakat. Hal ini dikarenakan masyarakat dapat menikmati berbagai layanan publik dalam satu atap. “Saya sangat mengapresiasi adanya layanan publik satu atap ini. Jadi, masyarakat bisa dipermudah seperti saya yang kerja di kawasan Denpasar Utara dapat mengurus perpanjangan SIM dengan cepat,” paparnya. Kadis DPMPTSP Kota Denpasar I Made Kusumadiputra didampingi Kabid Pengaduan Kebijakan dan Pelaporan Layanan AAN Darma Putra Atmaja mengatakan, saat ini MPP Sewaka Dharma Kota Denpasar secara keseluruhan memberikan fasilitas 154 jenis, terdiri dari 12 sektor perizinan dan nonperizinan yang berada di bawah naungan DPMPTSP Kota Denpasar. Selain itu, MPP Sewaka Dharma turut memberikan fasilitas 41 jenis layanan dari instansi vertikal. Adapun yang dimaksud instansi veritikal, meliputi Kepolisian Republik Indonesia yang melayani perpanjangan SIM A dan C, SKCK dan surat keterangan kehilangan,

MENINJAU - Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra bersama Dirjen Dukcapil meninjau pelayanan perpanjangan SIM pada Mal Pelayanan Publik Kota Denpasar, Senin (12/2). Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Perusahaan Listrik Negara (PLN), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Denpasar, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Kantor Pajak, Imigrasi dan Badan Pertanahan Nasional. Dijelaskan lebih lanjut, untuk OPD di lingkungan Pemkot Denpasar yang termasuk dalam Mal Pelayanan Publik yakni Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Sedangkan dalam upaya meningkatkan konektivitas turut disediakan layanan rekomendasi dalam menunjang kelancaran perizinan dari OPD, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Badan Pendapatan Daerah dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Kusumadiputra mengatakan, khusus untuk pelayanan Kependudukan dan Pencatatan Sipil adapun jumlah pelayanan dibatasi sebanyak

400 antrean. Hal ini dimaksudkan untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat agar dalam satu harinya masyarakat dapat terlayani. Sedangkan untuk pelayanan perpanjangan SIM A dan C sebagai tahap awal hanya dibatasi sampai 25 blangko. Hal ini dikrenakan fasilitas penunjang sedang dilengkapi. “Kita akan terus maksimalkan agar semua layanan dapat maksimal dan masyarakat terlayani dengan baik,” paparnya. Masyarakat Kota Denpasar dapat menikmati MPP Kota Denpasar pada hari kerja Senin hingga Kamis dari pukul 08.00-14.00 Wita . Sedangkan khusus untuk Jumat, mulai pukul 08.00-11.00 Wita. Dengan ini, tentunya pengusaha yang ada di Kota Denpasar difasilitasi berbagai kemudahan dalam berinvestasi. Dalam kesempatan tersebut, Kusumadiputra berharap dengan adanya layanan publik yang mudah dan nyaman bagi masyarakat tentunya akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan iklim investasi di Kota Denpasar. “Semoga dengan adanya MPP ini dapat meningkatkan iklim investasi di Kota Denpasar,” pungkasnya. (ad756)


Rabu Kliwon, 14 Februari 2018

Banyak Spa di Kutsel Diduga Tak Berizin

BADUNG

Mangupura (Bali Post) -

Banyak usaha spa di wilayah Kuta Selatan (Kutsel) diduga belum mengantongi izin. Kondisi tersebut terungkap setelah aparat Satpol PP Regu Kuta Selatan Badung beberapa kali menggelar inspeksi mendadak (sidak). Dari hasil Operasi Bangun Pagi yang digelar, Senin (12/2) lalu ditemukan ada 13 usaha spa yang tidak bisa menunjukkan perizinan yang dipersyaratkan. Untuk sementara, usahausaha tersebut hanya diberikan pembinaan dan didesak agar secepatnya melakukan pengurusan izin. Pemilik usaha tersebut diberikan toleransi dalam rentang waktu satu bulan. Namun, jika tetap membandel alias tidak melengkapi perizinan tersebut, maka yang bersangkutan akan diberikan

sanksi dan dilimpahkan ke sidang tindak pidana ringan (tipiring). Dikonfirmasi Selasa (13/2) kemarin, Komandan Regu (Danru) Satpol PP Kutsel Wayan Suharyana seizin Kepala Satpol PP Badung mengatakan, dari sidak usaha spa yang dilakukan selama ini, diperkirakan belum mencapai angka 40 persen jumlah spa yang ada di wilayah Kutsel. Dari usaha spa yang sudah didata, yang sudah berizin sebagian besar berlokasi di Jalan By-pass I Gusti Ngurah Rai.

Suharyana menegaskan, seluruh usaha harusnya mengantongi dokumen perizinan. Tanpa dasar tersebut, maka usaha yang bersangkutan bisa dikategorikan ilegal dan harus ditertibkan. Pihaknya berharap usaha terkait agar segera mengurus izin jika tidak ingin ditertibkan. ‘’Pendataan sekaligus pembinaan terhadap usaha-usaha penunjang pariwisata ini, kami genjot pelaksanaannya sejak satu pekan lalu. Pendataan ini akan di lakukan secara berkelanjutan,’’ tegasnya. (kmb23)

Bali Post/kmb23

DIPASANGI SENG - Pagar pembatas sisi barat Bandara I Gusti Ngurah Rai mulai dipasangi seng.

Perluasan Apron Bandara Ngurah Rai

Sisi Timur Mulai Digarap, Sisi Barat Tunggu Izin Lingkungan Mangupura (Bali Post) Dalam rangka mendukung pelaksanaan IMF Annual Meeting yang akan dilaksanakan di Bali, berbagai persiapan sudah dilakukan. Tidak hanya infrastruktur jalan, namun apron atau tempat parkir pesawat di Bandara I Gusti Ngurah Rai juga diperluas. Saat ini apron di sisi timur sedang dalam proses Detail Engineering Design (DED) dan land clearing atau pembukaan lahan. “Progress-nya baru 0,49 persen untuk apron timur. Sekarang proses DED dan land clearing,” kata Communication Head and Legal Section Head Bandara Ngurah Rai Arie Ahsanurrohim, Senin (12/2) lalu. Sementara apron di sisi barat, kata Arie Ahsanurrohim, saat ini sedang dalam persiapan untuk pemasangan seng pada pagar pembatas. Belum dilakukan konstruksi

apa-apa karena masih menunggu izin lingkungan. Kendati demikian, pengerjaan semua proyek untuk persiapan mendukung perhelatan IMF Annual Meeting ini ditargetkan bisa rampung seluruhnya pada Agustus 2018 mendatang. “September mendatang dijadwalkan akan dilakukan sertifikasi dan uji coba operasional. Oktober mulai bisa digunakan,” ujarnya. Arie Ahsanurrohim menambahkan, pengerjaan gedung VVIP yang ada di sisi timur sudah selesai proses lelang dan sekarang sudah persiapan kontrak dengan pemenang. Apron timur lokasinya berdekatan dengan gedung VVIP. Untuk kegiatan IMF, apron timur diperkirakan mampu menampung empat pesawat narrow body/737-900 ER, sedangkan apron barat diharapkan bisa ditempati enam pesawat sejenis. (kmb23)

Takut Tersandung Kasus Pungli

Bendesa Adat Gelar ’’Paruman’’

Mangupura (Bali Post) – Bendesa adat se-Kabupaten Badung, Selasa (13/2) kemarin mengelar rapat (paruman) terkait pungutan di desa. Mereka takut aktivitas yang selama ini dilakukan termasuk kategori pungutan liar (pungli), sehingga melanggar hukum. Paruman yang melibatkan Polda Bali dan Kejaksaan Negeri Bali itu difasilitasi Kepala Dinas Kebudayaan Badung Ida Bagus Anom Bhasma. Birokrat asal Desa Taman, Abiansemal ini mengakui adanya kegelisahan dari para bendesa adat menyikapi adanya pungutanpungutan yang dilakukan selama ini. ‘’Para bendesa adat ingin mendapatkan informasi lebih dalam, sehingga dapat

menjalankan tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat dengan bersih dan bebas pungli,’’ ungkapnya. Menurut Anom Bhasma, kehadiran aparat penegak hukum dalam rapat bendesa adat tersebut untuk menggali informasi yang tepat, sehingga ke depan bendesa adat dapat ngayah dengan aman dan nyaman. ‘’Jangan sampai ada bendesa kami yang terkena operasi tangkap tangan karena ketidaktahuan mereka,’’ terangnya. Anom Bhasma mengatakan, bendesa adat menginginkan adanya sebuah keputusan dari pemerintah daerah terkait dengan pungutan di desa adat. Oleh karena itu, pihaknya akan mengonsultasikan ke Bagian Hukum dan

format yang sesuai dengan aturan. ‘’Apa yang kira-kira ke depan yang kita berikan kepada desa adat, sehingga ada kepastian bagi mereka dalam bertindak dan untuk melaksanakan kegiatan di desa adat. Dari paparan para narasumber sudah dijelaskan bahwa sumbangan maupun punia masih diperbolehkan sepanjang itu tidak mengandung unsur pemerasan,’’ jelasnya. Anom Bhasma meminta bendesa adat di dalam membuat pararem dan awig-awig, menjadikan batasan-batasan yang disampaikan para narasumber tersebut dijadikan sebagai pedoman. Begitu juga harus mengacu pada Perda Nomor 3 Tahun 2003 tentang Desa Pakraman. (kmb27)

3

Musrenbang RKPD 2019 di Kecamatan Kuta Selatan

Wabup Suiasa Paparkan Atasi Permasalahan Wilayah di Kutsel WABUP Ketut Suiasa, Selasa (13/2) kemarin menghadiri langsung Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Badung di Kecamatan Kuta Selatan (Kutsel). Ikut hadir dalam acara tersebut Kepala Bapedda Kabupaten Badung I Made Wira Dharmajaya, Wakil Ketua DPRD Badung Nyoman Karyana bersama seluruh Dewan Badung Dapil Kutsel dan segenap Muspika Kecamatan Kutsel. Dalam kesempatan tersebut, orang nomor dua di Kabupaten Badung tersebut memaparkan progres perjuangan Pemkab Badung dalam merealisasikan solusi permasalahan yang terjadi di wilayah Kutsel. Baik menyangkut infrastruktur pengurai kemacetan, keberadaan rumah sakit dan Puskesmas Induk, tambahan SMA negeri, hotel, sistem pengolahan air bersih dan mengejar status lapangan lagoon. ‘’Artinya, segala yang menjadi kebutuhan umum di Kutsel sudah kita tindak lanjuti dan dalam progres on the track, kendati ada yang baru pada tahap administratif berupa penyiapan dokumen,’’ tegasnya. Terkait dengan sektor kesehatan, usulan adanya puskesmas induk dan terbangunnya rumah sakit di wilayah Kutsel, diakuinya, sebenarnya itu sudah disiapkan anggaran pada tahun 2017 lalu. Namun saat itu permasalahannya terletak pada lokasi pembangunannya, sehingga rencana pembangunan itu ditunda. Namun, pihaknya mengaku siap akan membangun dengan syarat masyarakat bisa menyiapkan lahannya. Hal tersebut bak gayung bersambut, karena menurut pengakuan prajuru Desa Adat Jimbaran, tanah tersebut sudah disiapkan. Sehingga jika tidak ada aral melintang, maka tahun 2019 Puskesmas Induk siap dibangun. ‘’Terwujudnya rumah sakit di Kutsel tentu sangat wajar, karena jarak masyarakat ke RS Mangusada cukup jauh. Selain itu, jumlah kamar di Kabupaten Badung juga masih kurang dibandingkan dengan rasio masyarakat. Di tahun 2018 kita siap melakukan feasibility study (FS), jika itu sudah selesai maka di perubahan 2018 ini direncanakan akan dibuatkan Detail Engineering Design (DED). Jika itu sudah sesuai dengan yang kita inginkan, maka 2019 kita rencanakan akan disiapkan anggaran. Sebab, pembangunan RS ini tidak bisa dikerjakan setahun saja, tentu ini perlu multiyears,’’ jelasnya. Untuk pendidikan di Kutsel, pihaknya tidak memungkiri memang Kutsel masih

MUSRENBANG - Wabup Ketut Suiasa menghadiri Musrenbang RKPD Kabupaten Badung di Kecamatan Kuta Selatan, Selasa (13/2) kemarin. kekurangan SMA negeri. Sebab, jumlah SMA negeri di Kutsel hanya ada satu, sementara SMP negeri ada lima. Namun untuk mengadakan SMA negeri tersebut merupakan kewenangan pemerintah provinsi, sementara pihaknya juga memiliki kesulitan di tanah yang akan dibangun. Namun, ditegaskannya, Pemkab Badung siap membangun dengan dilengkapi sarana-prasarananya. ‘’Kami akan berbicara dengan provinsi terkait dengan ini. Tadi katanya Jimbaran juga siap untuk menyiapkan tanahnya, maka ini akan kita komunikasikan ke provinsi. Supaya nantinya provinsi bisa memperkenankan Badung untuk membangun gedung SMA negeri dilengkapi dengan sarana-prasarananya. Nanti kalau itu sudah jadi, maka gedung dan saranaprasarananya akan kita hibahkan ke provinsi,’’ bebernya. Untuk infrastruktur jalan, pihaknya juga akan memperlebar Simpang Bypass Ngurah Rai Jimbaran dengan Jalan Uluwatu bersama dengan pemerintah pusat. Pihaknya sudah menyiapkan anggaran terkait itu dan tinggal dikerjakan di lapangan. Sementara untuk jalan lingkar selatan Kutsel dari Niko ke Pandawa, pihaknya juga sedang menyiapkan agar proses pembebasan lahan

selesai tahun 2018. Sehingga tahun 2019 pembangunan fisiknya sudah bisa dikerjakan. Untuk lingkar barat dari Uluwatu ke Jimbaran, saat ini Pemkab diakuinya sedang membuat feasibility study dan DED-nya. Tahun 2019 ini, jika anggaran memungkinkan maka hal tersebut akan masuk ke tahap pembebasan lahan. Sehingga tahun 2020 fisik diharapkan agar bisa digarap. ‘’Untuk jalan lingkar sisi barat Tanjung Benoa, FS dan DED-nya sudah selesai. Sekarang tinggal menunggu rekomendasi Kementerian Lingkungan Hidup. Sebab, dalam pembangunannya, lahan tersebut juga menyangkut rawa-rawa yang merupakan kewenangan kementerian. Jika itu sudah didapatkan, maka kita bisa melakukan prmbangunan fisik,’’ ujarnya. Sementara untuk tanah tahura di Lapangan Lagoon, hal tersebut diakuinya sudah menemukan titik terang. Di mana pada tanggal 30 September lalu, Gubernur Bali diakuinya sudah merekomendasikan agar Lapangan Lagoon bisa dimohonkan ke pemerintah pusat. Sehingga Lapangan Lagoon tersebut bisa dikelola dan ditata oleh Pemerintah Kabupaten Badung untuk kepentingan publik. (ad754)


INFO SEREMONIAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

PT Indonesia Power Gelar Seminar dan Pelatihan ’’Waste Management & Waste to Energy’’

PT Indonesia Power bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Teknik (STT) PLN dan PT PLN Distribusi Bali menggelar Seminar dan Pelatihan Waste Management & Waste to Energy dengan tema ‘’Metode TOSS-LK untuk Mendukung Program Indonesia Bebas Sampah 2020 serta Pencapaian Target 80.000 MW dan 23% Bauran Energi Baru & Terbarukan di Tahun 2025’’ di Hotel Prama, Sanur, Denpasar, Selasa (13/2) kemarin. Seminar dan pelatihan yang akan berlangsung selama tiga hari (13-15 Februari 2018) ini mengundang beberapa pembicara yaitu Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI M.R. Karliansyah, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra, Ketua STT PLN Dr. Ir. Supriadi Legino, Direktur Utama PT Indonesia Power Sripeni Inten Cahyani, Perwakilan PT PLN Distribusi Bali serta dua pakar yakni Sonny Sudjatmika Sundadjaja (Waste Management & Waste to Energy) dan Dr. Hafidz (Solar STT PLN). Sripeni Inten Cahyani mengatakan, seminar ini merupakan langkah konkret dari riset yang telah dilakukan STT PLN tentang listrik kerakyatan yang memanfaatkan sampah menjadi energi listrik dengan metode Tempat Olah Sampah Setempat-Listrik Kerakyatan (TOSS-LK). Kabupaten Klungkung yang mempunyai masalah tentang lingkungan terutama sampah, mencoba menerapkan metode yang ditemukan akademisi peneliti STT PLN Jakarta ini. ‘’Kami Indonesia Power hadir untuk menjadi pendorong agar masuk pada skema pembisnisnya, sehingga triple hellix dalam hal ini akademisi riset, kebutuhan memecahkan permasalahan pemda atau government dan bisnis hadir untuk mendorong bahwa permasalahan ini diperlukan juga oleh

SEMINAR - Direktur Utama PT Indonesia Power Sripeni Inten Cahyani (kanan) didampingi Ketua STT PLN Supriadi Legino (tengah), GM PT Indonesia Power Unit Pembangkit Bali I GAN Subawa Putra (kiri), M.R. Karliansyah dan I Gede Putu Winastra pada seminar dan pelatihan TOSS-LK. industri, dalam hal ini kelistrikan kami,’’ tandasnya. Pihaknya berharap seminar dan pelatihan TOSS-LK nantinya bisa menghasilkan workshop berupa pemaparan proposal, perencanaan bisnis, finansial dan bagaimana cara pembuatan pelet yang baik, sehingga bisa menjadi bahan bakar atau listrik yang bermanfaat untuk masyarakat. ‘’Untuk 25 MW dibutuhkan 1 ton sampah per hari. Jadi, kalau ini benar-benar bisa dilaksanakan dengan baik, orang-orang akan kebingungan cari sampah, sehingga masalah sampah akan bisa diatasi dan bermanfaat bagi masyarakat,’’ ujar Sripeni Inten Cahyani. Supriadi Legino menambahkan, kebutuhan energi listrik di Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat, terutama di Bali yang merupakan destinasi pariwisata. Sementara pembangkit listrik di Indonesia masih didominasi oleh PLTU Batubara dan PLTD yang menggunakan energi fosil. Menyadari bahwa penggunaan batu bara dan energi fosil banyak memberikan dampak negatif terhadap lingkungan dan cadangannya makin menyusut,

maka sudah saatnya dilakukan upaya-upaya menggunakan energi alternatif, seperti memanfaatkan sampah. ‘’Semoga seminar dan pelatihan ini bisa direflikasikan dengan pengetahuan yang sederhana dan dapat dikembangkan di daerah mereka masing-masing. Sebab, berbicara tentang listrik kerakyatan tentu harus dikerjakan sebanyak mungkin. Apalagi seminar ini dihadiri dari berbagai daerah,’’ imbuhnya. Menurut I Gede Putu Winastra, sejak diluncurkan pada Desember 2017 lalu, sudah beberapa desa di wilayah Kabupaten Klungkung menerapkan TOSS. Prosesnya tidaklah begitu sulit. Pengolahan sampah dilakukan dengan metode peuyeumisasi, peletisasi dan gasifikasi menggunakan bio activator. Dalam tiga hari bau sampah akan hilang dan 10 hari volumenya akan berkurang. ‘’Mudahan-mudahan komitmen kami menangani sampah menjadi energi bisa terwujud, sehingga Klungkung benar-benar bersih bebas dari sampah. Apalagi perangkat desa dan masyarakat sangat antusias menyambut program TOSS ini,’’ pungkasnya. (ad759)

National Youth Scientific Tourism Conference 2018

STPBI Raih ’’Best Poster’’ dan ’’Best Paper’’ TIM Peneliti Mahasiswa STPBI (Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, tim di bawah bimbingan dosen I Made Trisna Semara, S.T., M.Par. yang beranggotakan Ni Made Ayu Natih Widhiarini (D-3 PHT A/4), Ni Putu Feby Devira Permanita (D-3 PHT A/2) dan Ni Kadek Wira Adanyani (D-4 MPH B/2) berhasil meraih dua penghargaan sekaligus yaitu Best Paper dan Best Poster dalam ajang bergengsi National Youth Scientific Tourism Conference 2018 di Univeristas Kristen Satya Wacana, Salatiga, Jawa Tengah, beberapa waktu yang lalu. Sebelumnya, delegasi STPBI meraih juara I dalam ajang bergengsi Lomba Paper Contest Kongres Nasional VII Himpunan Mahasiswa Pariwisata Indonesia di Politeknik Negeri Banyuwangi, Jawa Timur. Prestasi ini membanggakan seluruh civitas akademika STPBI. Karya tulis mereka berjudul

‘’Desain Konsep Green Museum Pertanian Garam Palungan sebagai Upaya Pengembangan Pariwisata Budaya dan Edukasi di Desa Tejakula’’ dipresentasikan dengan apik dan penuh semangat oleh tiga mahasiswa yang tergabung dalam UKM Tourism Research Community STPBI. Kompetisi diikuti 15 peserta dari kampus STPBI, STIEPAR Yogyakarta, STIEPAR Semarang, Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta dan Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Beberapa peserta dari UGM, STIEPAR Semarang dan STIEPAR Yogya sedang menempuh pendidikan magister (pascasarjana). ‘’Kami sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Natih dkk. karena lagi dan lagi berhasil memberikan yang terbaik untuk STPBI. Sebagai lembaga pendidikan pariwisata, kami tidak kalah

STPBI - Ketua STPBI Made Sudjana, S.E., M.M., CHT., CHA. (paling kiri), Ni Made Ayu Natih Widhiarini, Ni Kadek Wira Adanyani, Ni Putu Feby Devira Permanita dan Ketua Yayasan YDWU Dr. I Nyoman Gede Astina, M.Pd., CHT., CHA. (paling kanan).

dibandingkan kampus lain se-Indonesia. Terbukti sebelumnya berhasil merebut medali emas dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 30 di Makassar, juara I Pekan Ilmiah Mahasiswa Pariwisata Indonesia di Banyuwangi dan sekarang kembali meraih the biggest awards,’’ ungkap Ketua STPBI Made Sudjana, S.E., M.M., CHT., CHA. dengan penuh suka cita. Dr. I Nyoman Gede Astina, M.Pd., CHT., CHA. selaku Ketua Yayasan Dharma Widya Ulangun juga memberikan apresiasinya. ‘’Kami sangat bangga atas apa yang diraih, bahkan bisa mengalahkan peserta magister dari kampus ternama. Teruslah berkarya demi mengangkat nama baik diri sendiri, orangtua dan lembaga. Kami dari yayasan dan manajemen akan selalu mendukung mahasiswa yang mau berprestasi,’’ terangnya. Natih Widhiarini, Feby dan Wira Adnyani menyatakan rasa syukurnya karena diberi kesempatan dan kepercayaan yang luar biasa. ‘’Saya dan teman-teman sangat bersyukur. Walaupun menghadapi beberapa kendala selama proses penyusunan karya tulis, kami tetap optimis dan berpikir positif. Yang penting sudah berusaha, syukur bisa berhasil. Terima kasih kepada Bapak I Made Trisna Semara, S.T., M.Par. selaku dosen pembimbing dan manajemen kampus STPBI karena telah mendukung 100% kegiatan ini,’ jelas Natih yang kini menempuh semester IV Program Studi D-3 Perhotelan. Feby dan Wira Adnyani yang baru pertama kali mengikuti lomba karya tulis ilmiah mengaku bangga karena diberi kesempatan sekaligus keberuntungan yang luar biasa. ‘’Kami bangga bisa menjadi bagian dari tim peneliti muda STPBI. Ini pengalaman pertama kami berprestasi dalam bidang penelitian,’’ ujarnya. (ad761)

Gebrakan Pie Susu 21 di Awal Tahun 2018

PIE Susu 21 yang tergolong ‘’kekinian’’ ini sedang menjadi tren di dunia oleh-oleh khas Bali. Bukan tanpa sebab, pie yang diproduksi langsung di pabriknya ini selalu fresh serta memiliki ciri khas fla yang tebal, lezat serta halal, sehingga menjadi idola baru di kalangan wisatawan. Tidak mengherankan kalangan selebritis Indonesia selalu memilih Pie Susu 21 sebagai buah tangan dari Pulau Bali. Ivan Gunawan, Chris John, Intan Avantie dan lain-lain adalah beberapa dari seleb pelanggan setia Pie Susu 21. Selain kualitas produknya yang prima, showroom terbarunya yang terletak di Jalan Nangka Selatan 66, Denpasar ini sangat nyaman dan memiliki beragam koleksi lengkap makanan khas Bali, seperti pia Bondres, kacang-kacangan, brem, kopi dan masih banyak lagi. Di awal tahun 2018 ini, Pie Susu 21 outlet Jalan Nangka mengeluarkan gebrakan dengan promo istimewa yaitu harga khusus untuk

pembelian paket 10 boks pie susu original. Yang biasanya dibanderol dengan harga Rp 200.000 kini dapat dibawa pulang sebagai oleholeh favorit keluarga hanya dengan

harga Rp 150.000. Dengan kualitas rasa yang prima, Pie Susu 21 kini menjadi idola baru di tengah masyarakat Bali dan para wisatawan. (bns2)

PROMO ISTIMEWA – Pie Susu 21 outlet Jalan Nangka Selatan 66, Denpasar, memberikan promo istimewa untuk pembelian paket 10 boks pie susu original.

Rabu Kliwon, 14 Februari 2018

Parwata Terima KMHDI Badung

Ajak Semua Pihak Lawan Berita ’’Hoax’’ di Medsos KESATUAN Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Kabupaten Badung bertemu Ketua DPRD Badung Putu Parwata di Gedung DPRD Badung, Selasa (13/2) kemarin. Dalam pertemuan tersebut, KMHDI Badung di bawah pimpinan I Gusti Lanang Putu Astawa memberikan banyak saran dan masukan terkait pembangunan di Gumi Keris ke depannya. Organisasi kemahasiswaan ini juga mengajak semua komponen masyarakat dan pemerintah termasuk wakil rakyat di parlemen Badung bersama-sama melawan maraknya berita hoax. Usai pertemuan, Parwata menjelaskan, cukup banyak aspirasi dan saran-saran yang disampaikan KMHDI untuk kemajuan Badung. Di antaranya adalah bagaimana pemerintah sigap menangani masalah bencana, sebab Badung termasuk daerah rawan bencana. ‘’Aspirasi yang cukup bagus dari KMHDI Badung adalah masalah antisipasi bencana alam. Seperti banjir yang terjadi beberapa waktu lalu di Jalan Dewi Sri dan Udayana. Mereka minta ke depannya pemerintah lebih sigap,’’ ujarnya. KMHDI juga berharap image pariwisata Bali khususnya Badung tetap terjaga di tengah maraknya

sampah plastik yang menerpa. Mereka minta agar kebersihan pantai dan tempat publik di Kabupaten Badung tetap terjaga. Parwata mengaku sudah menjelaskan bahwa Pemkab Badung sudah mengambil berbagai langkah untuk menjaga wilayah Gumi Keris tetap clean and clear. Salah satunya adalah dengan pengadaan sarana-prasarana berupa mobil pengangkut sampah dan mobil pembersih jalan. ‘’Adik-adik mahasiswa juga berharap agar penggunaan kantong-kantong plastik dikurangi dan penanganan sampah plastik bisa cepat,’’ katanya. Khusus menyambut Pilkada

Bali, politisi PDI Perjuangan ini menyebut KMHDI Badung mengajak semua pihak bersamasama melawan maraknya berita hoax yang dapat memecah belah masyarakat. ‘’Terkait pilkada, masyarakat tidak boleh terpecah belah oleh berita hoax di media sosial. KMHDI akan menyelenggarakan public speacking. Nah, terkait hal ini kami di DPRD Badung intinya sangat mendukung dan memberikan apresiasi. Semoga kegiatan yang akan digelar KMHDI ini bisa berjalan lancar dan dapat mencegah beredarnya berita-berita hoax tentang pilkada,’’ tegas Parwata. (ad758)

BERSAMA - Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Kabupaten Badung bersama Ketua DPRD Badung Putu Parwata (tengah) di Gedung Dewan, Selasa (13/2) kemarin.

Siswa dan Guru SMAN 6 Denpasar Juara Penelitian SETELAH meraih medali perak di India dan Sri Lanka serta Korea dalam penelitian, kini siswa dan guru SMAN 6 Denpasar mempersembahkan prestasi pemuncak dalam penelitian, budaya dan berbagai bidang. Apel bendera pada Senin (12/2) lalu menjadi sumringah karena SMAN 6 atau Sixsma bertaburan prestasi. Gurunya I Made Yadnya Tresna Putra, S.Pd., M.Pd. meraih juara I lomba Penelitian Ilmiah Guru se-Bali 2017. Ia memaparkan Penelitian Tindakan Kelas ‘’Model Pembelajaran Problem Base Learning untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Keterampilan Proses Siswa’’, bersaing dengan ratusan guru SD, SMP dan SMA yang membidangi Fisika. Tahun 2016 lalu, Yadnya juga menyabet juara III lomba PTK se-Bali. Guru ini memberikan permasalahan kehidupan sehari-hari pada pelajaran Fisika bagi siswa, sehingga memotivasi mereka mendalami ilmu Fisika yang selama ini dianggap momok bagi anak-anak.

Masih dalam bidang penelitian, anak-anak KIR SMAN 6 Denpasar kembali merebut prestasi nasional. Di ajang Indonesia Science Festival (ISF), dua siswa SMAN 6 Denpasar mendapat medali perunggu. Keduanya meneliti soal pengaruh karakteristik getah tanaman kudo sebagai perekat alternatif briket tangkai buah palem Jepang terhadap bentuk dan lamannya briket yang dihasilkan. Prestasi ini diukir Ni Luh Gede Kusumasari dan Romiza Zildjian. Anak binaan I Kadek Artayasa, S.T. ini akan dipersiapkan menuju ISPO (Indonesia Science Project Olimpiade) tingkat nasional di Tangerang, 22-25 Februari. Jika kedua pasangan ini lolos, tiga terbaik akan dikirim ke tingkat internasional. Di bidang budaya anak-anak Sixsma adalah juaranya. Komang Satria Artawan bersama I Kadek Wira Suarnata meraih juara I lomba Geguritan di UDG Unud. Pasangan ini juga merebut juara I lomba Kekawin se-Bali di IHDN. Siswa binaan A.A. Ngurah Pujana,

PRESTASI – Kepala SMAN 6 Denpasar Drs. I Nyoman Mudita, M.Pd. bersama Waka, siswa serta guru berprestasi saat apel bendera.

S.Ag., M.Pd.H. ini juga bersiap mengikuti UDG di Unhi. Di ajang lomba hemat energi tingkat nasional oleh Kementerian ESDM, siswa Sixsma menyabet juara II bidang fotografi. Prestasi ini diukir anak binaan I Gede Laradiputra, S.Kom. atas nama Ni Made Ayriani Sukma Pramiari. Sementara Romiza Zildjian yang dibina oleh Ni Made Setiasih, S.Pd. merebut juara III lomba jingle hemat energi. Sispala Bhuwana Mandala Sixsma yang dibina I Ketut Sinah, S.Pd. juga mendulang juara III se-Kota Denpasar dalam aksi bersih sampah nonorganik. Semua piala itu diserahkan kepada Kepala SMAN 6 Denpasar saat apel bendera. Kepala SMAN 6 Denpasar Drs. I Nyoman Mudita, M.Pd. didampingi Waka Humas Drs. I Nyoman Sudiarta, Waka Kesiswaan I Wayan Subiakta, S.Pd., Waka Sarana Drs. I Wayan Arta, Waka Pembinaan Mutu Drs. Jerokum dan Waka Kurikukum Drs. I Nyoman Sumahendra menekankan semua prestasi ini berkat proses pengembangan talenta anak di ekstrakurikuler. Semua talenta siswa dikembangkan secara maksimal lewat pembinaan khusus. Mudita berterima kasih anak muda Sixsma yang dibina oleh guru muda berbakat mampu menjadi SDM hebat di bidangnya. Ini juga berkat dukungan orangtua siswa. Sekolah di kawasan Sanur ini kini sedang fokus mengembangkan karya ilmiah. Guru-guru muda diharapkan menjadi teladan bagi anak-anak agar termotivasi berkarya dan berprestasi. ‘’Walau dana terbatas, semangat berprestasi tetap menyala,’’ tegasnya. (ad760)

PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. meluncurkan salah satu line-up motor terbaru tahun 2018, Yamaha Lexi, di Yamaha DDS Bali, Selasa (13/2) kemarin. Motor dengan fitur modern dan paling lengkap ini hadir sebagai pelengkap keluarga MAXI Yamaha yang telah ada sebelumnya antara lain TMAX, XMAX, NMAX dan AEROX155. Yamaha Lexi direncanakan dan dikembangkan menjadi produk yang trendi di segmen premium. Dengan konsep HighValue Utility Commuter Model, Lexi menyajikan kepraktisan dan berbagai fitur modern dengan tampilan yang menarik perhatian pelanggan. Menurut M. Abidin, GM Aftersales and Public Relations PT Yamaha Indonesia Motor, Lexi dibuat dengan konsep baru Maxi Yamaha yang membuatnya sangat praktis dan elegan. Lexi memiliki desain bodi dengan ciri khas MAXI Yamaha. Hal ini yang membuat membuat Lexi menjadi seksi. Motor ini mewakili identitas MAXI Yamaha, namun lebih praktis digunakan berkendara sehari-hari. ‘’Lexi punya bobot yang jauh lebih ringan, dibandingkan MAXI Yamaha lainnya. Dengan demikian Lexi sangat nyaman digunakan untuk aktivitas harian pengendara,’’ ujarnya. Lexi dirancang khusus untuk mengakomodasi kebutuhan sehari-hari pengendara. Ruang pijakan kaki yang lapang, sehingga berkendaraan lebih nyaman dan rileks. Inilah salah satu perbedaan besar dibandingkan model MAXI lainnya. ‘’Apalagi ditambah jok berdesain mewah dengan ukuran yang lebih pan-

Pada kesempatan tersebut, juga diperkenalkan Yamaha TMax yang merupakan sebuah motor scoter matic dengan kelas premium. Dibekali kepasitas mesin sebesar 530 cc dengan didukung kecanggihan teknologi yang digunakan serta lengkapnya fitur-fitur yang ada, Yamaha Tmax akan menjadi daya tarik tersendri bagi pencinta otomotif. Selain itu, harga Yamaha Tmax ini terbilang cukup mahal untuk sekelas motor premium dengan jenis matic. Yamaha Tmax juga merupakan jenis motor matic sport, karena kapasitas mesin yang dipakai lebih besar dibandingkan jenis motor-motor matic pada umumnya. Tampilan motor ini terbilang lebih sporty dan lebih elegan. Desain body motor Yamaha Tmax juga mirip dengan body Yamaha NMAX. Untuk wilayah Bali, motor ini dijual dengan kisaran harga Rp 310 juta. (bns1)

Yamaha Lexi, Keluarga Baru MAXI Yamaha

KETERANGAN - M. Abidin, GM Aftersales and Public Relations PT Yamaha Indonesia Motor, saat memberikan keterangan terkait produk Lexi dan TMax dari Yamaha. jang membuat posisi duduk jauh lebih nyaman,’’ katanya. Mengusung mesin Blue Core 125cc LC4V, motor ini semakin lengkap karena dibekali teknologi Variable Valve Actuation (VVA) yang membuat torsi merata di setiap putaran mesin. Selain itu, dilengkapi Smart Motor Generator (SMG) yang membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Berkendara dengan Lexi jelas lebih irit karena memiliki fitur stop dan start system yang membuat mesin stop/mati saat berhenti lebih dari 5 detik dan start/menyala kembali saat tuas gas diputar. Ada beberapa pilihan warna, di antaranya Matte yang atraktif seperti Matte Red, Matte Grey dan White pada Yamaha Lexi serta Matte Blue, Matte Grey dan Bronze pada Yamaha Lexi-S. Untuk wilayah Bali, Lexi akan dipasarkan dengan kisaran harga Rp 20 jutaan.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


daerah

Rabu Kliwon, 14 Februari 2018

5

Senator Minta Orangtua Awasi Anak Muda dari Radikalisme

Shri Arya Wedakarna Kecam ’’Kartu Kuning’’ Mahasiswa UI kepada Presiden Jokowi

Bali Post/kmb38

BAGIAN KAKI – Petugas membungkus benda mirip bagian kaki manusia yang ditemukan terdampar di pinggir pantai Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Selasa (13/2) kemarin.

Warga Temukan Potongan Kaki Manusia di Pantai Singaraja (Bali Post) – Potongan tubuh manusia yang bentuknya mirip bagian kaki ditemukan terdampar di tepi Pantai Banjar Dinas Mekar Sari, Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Selasa (13/2) kemarin. Diperkirakan panjang bagian tubuh manusia itu sekitar 50 sentimeter. Tak pelak, informasi penemuan ini membuat geger warga di sekitar lokasi. Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, penemuan ini berawal saat dua orang warga Desa Bukti masing-masing Nyoman Piter Dian (17) dan Nyoman Sukrawa (21) akan memetik kelapa di lahan perkebunan yang tidak jauh dari tepi pantai. Belum sempat memetik kelapa, keduanya mencium bau busuk menyebar di sekitar lokasi. Dian dan Sukrawa kemudian berusaha mencari sumber bau buruk tersebut. Saat didekati, bau itu bersumber dari sebuah benda di pinggir pantai yang terlilit sampah. Mereka menduga bangkai ternak yang dibawa arus laut. Namun, setelah diamati lebih lama ternyata menyerupai bagian kaki kiri manusia. Keduanya kemudian menjauh dari lokasi penemuan sambil melaporkan temuan kepada mandor Gede Sarnaya. Kapolsek Kubutambahan AKP Nyoman Sura Maryantika seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. membenarkan peristiwa penemuan benda yasng diduga kaki manusia tersebut. Dari penyelidikan sementara, itu merupakan bagian paha hingga telapak kaki. Bagian lutut sudah membusuk dan dikerubuti lalat. Sementara bagian telapak dan punggung kaki mengering. Untuk sementara, potongan kaki menusia itu dititipkan di kamar jenazah RSUD Buleleng guna diperiksa lebih lanjut. “Hasil koordinasi dengan puskesmas dan untuk memastikan potongan tubuh manusia itu, kami titipkan di ruang jenazah RSUD. Kami akan melakukan penyelidikan siapa tahu ada warga yang kehilangan anggota keluarganya,” jelasnya. (kmb38)

Bawa Narkoba, Oknum Sipir Ditangkap

Denpasar (Bali Post) Tim Berantas BNNP Bali membongkar sindikat narkoba jaringan Lapas Kerobokan. Senin (12/2) lalu, ditangkap oknum sipir berinisial RM karena membawa beberapa paket sabu-sabu (SS) di depan lapas yang beralamat di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Kuta Utara, Badung tersebut. Selain itu ditangkap pelaku lain berinisial GT dan Km dengan barang bukti puluhan butir ekstasi. ‘’Oknum sipir tersebut ditangkap di depan pintu keluar kantor lapas. Saat ditangkap pelaku pakai pakaian dinas,ll ujar sumber, Selasa (13/2) kemarin. Sumber yang minta identitasnya dirahasiakan ini mengatakan, penyelidikan keterlibatan RM peredaran narkoba sudah dilakukan beberapa minggu terakhir. Awalnya petugas mendapat informasi pelaku keluar kantor membawa narkoba. Selanjutnya dilakukan pengintaian dan pada Senin pukul 10.30 Wita dilakukan penangkapan. ‘’Informasinya barang tersebut dikasi oleh napi, selanjutnya dibawa ke Kantor BNNP Bali,’’ tegasnya. Menurut sumber itu, terungkapnya kasus ini menguatkan dugaan jika jaringan peredaran narkoba melibatkan oknum sipir. ‘’Sebagian besar dari penangkapan tersangka kasus narkoba selama ini pengakuannya dapat barang (narkoba) dari napi,’’ ungkapnya. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan oknum sipir tersebut. ‘’Besok (hari ini - red) kami rilis kasusnya,’’ tandasnya. (kmb36)

Pangdam Ingatkan Prajurit Jaga Netralitas TNI

Mataram (Bali Post) – Panglima Kodam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Benny Susianto mengingatkan prajurit yang bertugas di bawah satuan jajaran Korem 162/Wira Bhakti untuk tetap menjaga netralitas TNI selama musim Pilkada 2018. ‘’Harus saya tekankan betul kepada prajurit bahwa TNI pada tingkat apa pun pilkadanya, termasuk pemilu nasional (Pilpres 2019) nanti, harus netral. Ini perintah pimpinan TNI yang harus ditaati,’’ kata Benny Susianto di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (13/2) kemarin. Pangdam Benny yang didampingi Danrem 162/Wira Bhakti Kolonel Inf. Farid Makruf mengungkapkan hal tersebut saat ditemui wartawan dalam kunjungannya ke Makorem 162/Wira Bhakti, Senin (12/2) siang. Dalam kunjungannya ke Lombok bersama istri, Pangdam Benny mendapat sambutan hangat dari seluruh pejabat dan prajurit TNI yang hadir. Selain bersilaturahmi dengan kalangan prajurit di bawah satuan Korem 162/Wira Bhakti, Pangdam Benny mengagendakan bertemu dengan para pemangku jabatan di lingkup pemerintahan NTB, termasuk dengan rekan Polri serta panitia pelaksana pemilu. Agenda tersebut untuk memastikan situasi keamanan dalam pelaksanaan pesta demokrasi rakyat yang puncak kegiatannya akan berlangsung secara serentak pada 27 Juni 2018. ‘’Itu juga salah satu tujuan saya hadir, menciptakan pilkada yang damai, dengan bertemu para pejabat di sini,’’ ujarnya. Berdasarkan laporan yang diterima dari bawahannya terkait dengan peta keamanan untuk wilayah NTB, Pangdam Benny mengungkapkan bahwa situasi masih bisa terkendali dan kondusif. ‘’Dari laporan komandan bawahan saya, dalam hal ini Danrem 162/Wira Bhakti, sampai saat ini situasi masih kondusif, aman terjaga,’’ ucapnya. Meskipun demikian, dalam pengamanan pilkada pihaknya tetap melaksanakan tugas secara profesional, membantu Polri dalam memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat. ‘’Untuk pilkada, tugas kita adalah perbantuan untuk Polri. Jadi, semua kekuatan yang ada di wilayah akan membantu,’’ tambahnya. (ant)

DUKUNGAN agar pemerintahan Presiden Joko Widodo memberangus radikalisme sampai ke akar–akarnya mendapat dukungan dari Senator DPD-RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, terlebih pasca-insiden ‘’kartu kuning’’ yang dilakukan oleh oknum mahasiswa UI saat acara akademik di Kampus UI, Jakarta. Kecaman atas tindakan mbalelo yang dilakukan oleh mahasiswa UI itu disampaikan Shri Arya Wedakarna di sela-sela kunker MPR-RI di Desa Samsam, Kerambitan, Tabanan. Di hadapan perbekel, Ida Jero Bendesa, ketua STT, prajuru desa, mahasiswa KKN Unud dan komponen generasi muda Tabanan, Senator RI meminta seluruh pihak di Bali mewaspadai dampak radikalisme yang kini sudah merasuki wilayah desa–desa karena dikhawatirkan dapat melemahkan Bali sebagai basis Pancasila. ‘’Saya ini aktivis Tri Sakti tahun 1998 dan berjuang agar rezim Soeharto runtuh. Tindakan oknum mahasiswa yang memberikan ‘kartu kuning’ kepada Presiden Jokowi di

sebuah acara ilmiah itu tidak saja melanggar kepatutan sebagai swadharma sisya, tapi juga tidak beretika. Saya kecam dan saya mendukung agar Kemenristek Dikti segera menerapkan regulasi yang ketat terutama pembinaan mahasiswa di kampus negeri atau swasta. Bibit-bibit radikalisme berkedok agama harus diberangus karena sudah ada perguruan tinggi di Indonesia yang terpengaruh di tingkatan organisasi mahasiswa bahkan di kalangan cendekiawannya,’’ tegas Shri Arya Wedakarna. Menurutnya, insiden tersebut akhirnya menjadi alasan untuk lebih waspada. ‘’Saya setuju jika aparat keamanan mulai mengawasi kegiatan kemahasiswaan, melacak track record pemimpin kampus dan dibuatkan regulasi untuk mengawasi kegiatan Tri Dharma. Jika PTN sekelas UI saja bisa bobol, apalagi kampus-kampus lainnya. Kita akan dorong terus gerakan antiradikalisme di perguruan tinggi,’’ ungkap senator termuda dari Bali ini. Terkait ketahanan desa adat dalam mempertahankan

DISERAHKAN - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (tiga dari kiri) menyerahkan kitab suci Hindu Bhagawad-Gita kepada bendesa adat, perbekel, ketua ST, tim penggerak PKK dan perwakilan pemangku di Samsam, Kerambitan. NKRI dan Pancasila, Shri pragmatis untuk membuka Arya Wedakarna minta selu- kapling–kapling di desa kita. ruh unsur desa adat di Bali Sekali desa membuka kaplintetap bersiaga dalam meng- gan desa, maka ketahanan hadapi radikalisme dalam adat dan budaya Bali akan jubah ekonomi. ‘’Krama desa runtuh. Lihat bagaimana Denadat agar mulai pertahankan pasar, Gianyar dan Badung tanah-tanah di desa adat. Selatan kewalahan mengurusi Dalam kultur Hindu, tanah masalah sosial. Membangun adalah wujud penghormatan Bali dari desa bukan berarti Dewi Pertiwi. Stop pikiran ketahanan desa menjadi le-

mah, karena bibit radikalisme bisa hidup di desa. Saya minta selektif dan kuatkan awigawig. Tiru leluhur orang Bali yang bisa menjaga palemahan Bali selama 500 tahun. Jangan sampai lalai karena Bali akan terus menjadi sasaran tembak dari pelemahan Pancasila,’’ papar President The Sukarno Center Tampaksiring ini. Senator Bali juga berkesempatan memberikan bantuan kepada Sanggar Dalang Gopala yang digagas oleh seniman cilik Dewa Made Bayuna Putra dan bantuan Patung Dewi Saraswati untuk TK milik desa yakni TK Cahaya Ibu. ‘’Saya titip pesan kepada para perbekel, bendesa adat dan prajuru, bahwa hanya dengan jalan jnana mempercerdas kehidupan generasi muda maka Indonesia akan menjadi maju. Jika kita berjuang untuk mempertahanan desa adat sama dengan mengikuti pesan Bung Karno yakni berkepribadian dalam bidang budaya. Eling-eling lan matangi semeton,’’ tandas Shri Arya Wedakarna yang juga Ketua Tim Pemenangan Jokowi 2019 dari Front Marhaen. (ad757)

UMK Denpasar 2018 Naik 8,7 Persen Denpasar (Bali Post) –

Upah Minimum Kota (UMK) Denpasar tahun 2018 sesuai yang diusulkan Dewan Pengupahan Kota Denpasar yakni Rp 2.363.000. Jumlah ini meningkat 8,7 persen daripada UMK tahun 2017. Ini terungkap dalam sosialisasi UMK Kota Denpasar tahun 2018, Selasa (13/2) kemarin. Sosialisasi UMK dibuka Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi yang juga Ketua Dewan Pengupahan Kota Denpasar Drs. I G.A. Rai Anom Suradi, M.M. Hadir Wakil Ketua I Dewan Pengupahan Kota Denpasar Prof. Dr. Ni Nyoman Kertiyasa, S.E., M.Si., Wakil Ketua I DPC SPSI Kota Denpasar Drs. I Wayan Adiarca, Ketua DPC Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Denpasar Ni Putu Shinta Sutami, S.H. serta puluhan manajemen perusahaan dan para pekerja. Menurut Anom Suradi, rancangan UMK Denpasar mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 serta tingkat inflasi dan perkembangan ekonomi secara nasional. Meski berpegang pada PP 78/2015, pihaknya bersama Dewan Pengupahan tetap melakukan survei kebutuhan hidup layak (KHL) di pasar tradisional yakni Pasar Badung dan Pasar Asoka. Dari beberapa kali survei yang dilakukan, ada peningkatan. Hanya, pen-

ingkatan tersebut tidak signifikan, sehingga dalam rapat yang dilaksanakan dengan Dewan Pengupahan disepakati rancangan UMK Rp 2,3 juta lebih. ‘’Jika mengacu pada KHL memang mengalami peningkatan, tapi angkanya masih di bawah Rp 2,3 juta atau sekitar Rp 2,2 juta. Karena itu, rapat sepakat rancangan UMK 2018 mengacu pada PP 78 Tahun 2015. Hal ini diusulkan ke Gubernur Bali dan kini sudah ditetapkan melalui Peraturan Gubernur Bali Nomor 65 Tahun 2017,’’ ujarnya. Dikatakannya, nominal yang ditetapkan sekarang ini meningkat 8,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. UMK Denpasar 2017 hanya Rp 2,175 juta. Melalui sosialisasi ini, Anom Suradi berharap pihak manajemen dan para pekerja memahami dengan baik, selanjutnya dilaksanakan oleh pihak manaje-

men mengingat UMK merupakan pencerminan kesejahteraan karyawan. Pihaknya juga berharap pihak manajeman memperhatikan jaminan sosial karyawan seperti BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. ‘’Kami harapkan semua perusahaan yang belum melaksanakan UMK ini, segera merealisasikannya. UMK ini standar minimal. Jika ada perusahaan yang sudah mampu memberikan lebih, silakan dilanjutkan,’’ ungkap pejabat asal Peguyangan itu. Ditanya soal kemungkinan ada perusahaan yang belum mampu melaksanakan UMK, Anom Suradi mengatakan bisa mengajukan surat penangguhan ke Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi. Namun, penangguhan ada jangka waktunya. ‘’Artinya, jika perusahaan belum mampu, diharapkan mengajukan surat permohonan penangguhan. Selama masa penangguhan, perusahaan tetap mempersiapkan, sehingga nantinya bisa menerapkan UMK ini. Terlebih mulai 2019 semua perusahaan wajib menerapkan UMK tersebut,’’ tegasnya didampingi Kabid Hubungan Industrial Ni Luh Putu Ratna Lati Kammanta, S.E., M.Si. (kmb12)

Rai Anom Suradi

Bali Post/dok

Cagub NTB dan NTT Dapat Nomor Urut

Mataram (Bali Post) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Barat (NTB) menetapkan nomor urut empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung di Pilkada NTB 2018, Selasa (13/2) kemarin. Sebelum ditetapkan KPU NTB, pengambilan nomor urut dilakukan dalam dua tahapan. Pertama pengundian pengambilan nomor urut dan tahapan kedua pencabutan nomor urut oleh masing-masing pasangan calon. Dalam pengundian, nomor urut 1 ditempati pasangan yang diusung Partai Golkar, NasDem dan PKB yaitu H. Moh. Suhaili FT dan H. Muhammad Amin atau Suhaili-Amin. Nomor urut 2

ditempati pasangan H. Ahyar Abduh dan Mori Hanafi yang diusung Partai Gerindra, PDI-P, PPP, Hanura, PAN, dan PBB. Nomor urut 3 didapat pasangan yang diusung PKS dan Demokrat yakni Dr. Zulkieflimansyah dan Hj. Sitti Rohmi Djalilah. Sementara nomor urut 4 untuk pasangan melalui jalur perseorangan (independen) yakni H. Moch. Ali bin Dahlan dan TGH Lalu Gede Muhammad Ali Wirasakti Amir Murni atau Ali-Sakti. ‘’Dengan telah dilakukannya pengambilan dan penetapan nomor urut, selanjutnya masing-masing pasangan calon berhak mengikuti tahapan kampanye yang digelar 15 Februari sampai 23 Juni

2018,’’ ujar Ketua KPU NTB Lalu Aksar Ansori saat acara rapat pleno terbuka pengundian nomor urut pasangan calon di Mataram. Cagub NTT Empat pasangan calon gubernur-wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2018-2023 juga melakukan penarikan nomor urut pasangan calon di Kupang, Selasa kemarin. Penarikan nomor urut pasangan calon itu dilakukan dalam rapat pleno terbuka yang dipimpin Ketua KPU NTT Maryanti Luturmas Adoe. KPU memberikan kesempatan kepada pasangan calon gubernur-wagub yang datang pertama ke tempat

Menaker akan Perjuangkan Hak TKI Adelina Jakarta (Bali Post) – Menteri Tenaga Kerja M. Hanif Dhakiri menyatakan pemerintah akan memperjuangkan hak tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Adelina Lisao, yang meninggal dunia di Malaysia atas dugaan penyiksaan. ‘’KJRI Penang sudah berkomunikasi dengan agen yang mendatangkan untuk mengupayakan hak-hak yang bersangkutan,’’ kata Hanif dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/2) kemarin. Adelina Lisao merupakan warga Dusun Tanah Merah, Kupang Tengah, Kupang, yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Malaysia, berdasarkan paspor yang didapat oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang seusai bertemu dengan Polis Diraja Malaysia. Adelina ditemukan duduk tak berdaya di beranda rumah majikannya ditemani oleh seekor anjing ketika diselamatkan oleh tim yang menemukannya dalam kondisi kepala dan wajah bengkak serta kedua kaki penuh luka. Setelah diselamatkan, Adelina dibawa ke Rumah Sakit Mertajam dan mengembuskan napas terakhir pada 11 Februari. Dari catatan Kemenaker, Adelina sebelumnya pernah masuk ke Malaysia secara resmi dan pulang ke NTT pada September 2014.

Ia kembali lagi ke Malaysia Desember 2014 melalui jalur tidak resmi. Hanif mengatakan, Adelina masuk ke Malaysia melalui agen di sana yang bernama Lim yang menjadi agen pertama yang kemudian menjual Adelina ke Aida sebagai agen kedua untuk kemudian dipekerjakan ke majikan warga Malaysia bernama Jaya sampai meninggal. ‘’Polisi sudah menangkap majikan dan saudaranya. Diduga penyiksaan dilakukan oleh ibu kandung majikan,’’ ujar Hanif. Ibu kandung majikan Adelina ditangkap Senin (12/2) atas dugaan penyiksaan yang terancam dengan pasal 302 hukum pidana Malaysia dengan ancaman maksimal hukuman mati. Saat ini jenazah Adelina telah dipindahkan dari Rumah Sakit Bukit Mertajam ke Rumah Sakit Seberang Jaya. Kementerian Luar Negeri Indonesia telah berkoordinasi dengan pihak-pihak di NTT untuk menelusuri keluarga korban. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi juga telah menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan hak-hak hukum Adelina terpenuhi. KJRI akan terus mengawal kasus tersebut, memberikan pendampingan hukum dan memastikan pemenuhan hak-hak hukum termasuk kompensasi bagi almarhumah. (ant)

acara yakni pasangan Beny Harman-Benny Litelnoni. Disusul pasangan Marianus Sae-Emiliana Nomleni, Esthon Foenay-Chris Rotok dan terakhir Viktor Bungtilu Laiskodat-Josef Nae Soi. Dalam penarikan nomor urut itu, pasangan Esthon L. Foenay-Christian Rotok yang diusung Partai Gerindera dan Partai Amanat Nasional (PAN) mendapat nomor urut

1. Pasangan Marianus SaeEmilia Nomleni yang diusung PDI Perjuangan dan PKB memperoleh nomor urut 2. Pasangan Beny K. Harman (BKH)-Benny Litelnoni yang diusung Demokrat, PKS dan PKPI mendapat nomor urut 3. Pasangan Viktor Bungtilu Laiskodat-Josef Nae Soi yang diusung Partai Nasdem, Golkar dan Partai Hanura kebagian nomor urut 4. (ant)


OPINI

6

Rabu Kliwon, 14 Februari 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Bahayanya Ekonomi Bali KITA sering membahas ketahanan ekonomi Bali yang bisa kita simpulkan sangat berbahaya. Lihat saja hampir semua kebutuhan krama Bali masih dipasok dari luar Bali. Makanya sangat tak relevan kalau kita bicara Bali bisa merdeka. Buktinya sejam saja jaringan PLN lstrik Jawa-Bali mengalami pemadaman Bali sudah gelap dan gelisah. Belum lagi, Bali adalah pasar baik untuk beras, janur, dan buah. Bahkan, para bebotoh Bali pun sering melontarkan lelucon, coba tak ada ayam aduan didrop dari Jawa selama seminggu judi sabungan ayam terhenti di Bali. Secara teoretis dikatakan bahwa jika ada sebuah negara atau daerah yang hanya menggantungkan perekonomiannya pada salah satu sektor tertentu seperti pariwisata, misalnya, sebagai akibatnya ketahanan ekonomi menjadi sangat berisiko. Sangat dimungkinkan sebuah daerah atau negara akan kehilangan kemandirian dan sangat tergantung pada sektor pariwisata. Kita tentu masih ingat, ketika Bali mengalami tragedi bom, perekonomian kita nyaris tak berjalan normal akibat kita terlalu mengandalkan industri pariwisata. Mestinya, kita memiliki industri alternatif lainnya seperti pertanian, perikanan, atau apalah. Erupsi Gunung Agung pun membuat ekonomi Bali kian melemah. Daya beli masyarakat makin berkurang, namun BPS Bali masih mengklaim pertumbuhan ekonomi Bali masih kondusif. Masih dalam kajian ilmiah disebutkan dalam kondisi tertentu, perekonomian sebuah daerah kepulauan kecil dapat dikatakan berisiko jika mereka menggantungkan diri pada satu sektor tertentu melebihi 10% dari total keseluruhan perekonomiannya. Berisiko dalam pengertian jika terjadi krisis atau kelesuan pada sektor tersebut, konsekuensi logisnya adalah akan terjadi kelesuan terhadap perekonomian keseluruhan. Coba kita bandingkan dua sektor yang dominan pada perekonomian Bali. Sektor pertanian cs mengalami penurunan secara rata-rata sebesar 0,5%, sementara sektor pariwisata (perdagangan, hotel, dan restoran) mengalami peningkatan 0,5% setiap tahunnya terhadap total PDRB Bali. Jika tren penurunan peran pertanian dan peningkatan peran pariwisata terhadap PDRB tidak dicermati dan diantisipasi dengan baik, maka sangat dimungkinkan pada suatu saat nanti kita akan kehilangan kemandirian sebagai sebuah masyarakat. Sebab, Bali akan terlalu tergantung pada pariwisata, sementara modal kedaulatan mandiri, yakni sektor pertanian, perannya semakin lemah. Semenyara di sektor informal sudah bisa dilihat dengan myata. Krama Bali kalah jauh dengan krama pendatang. Lihat saja menjelang sore dan malam, UMKM di Bali dikuasai warga pendatang. Ini karena salahnya krama Bali yang tak mau mencoba usaha dan masih bermental priyayi tak mau susah-susah bekerja namun ingin duit datang sendiri. Mereka mampu membangun ruko namun hanya untuk dikontrakkan. Jarang ada yang mau berwirausaha. Hanya krama Karangasem di Denpasar yang memiliki jiwa berjibaku lewat usaha kecil. Ini juga pertanda ketahanan ekonomi Bali sangat berbahaya. Bali Post pernah memuat laporan bahwa Bali hanya tinggal satu generasi lagi. Setelah itu hilang ciri khas kebaliannya. Tantangan ini seharusnya cepat direspons krama Bali jika tak ingin anak dan cucunya tergusur karena kalah dalam ekonomi. Semua tanah warisan sudah menjadi hak milik orang lain. Tentu kita tak mau menjadi pembantu. Untuk itu kuasai sektor ekonomi di daerah sendiri dengan bekerja keras dan bekerja cerdas.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Kasus Pembunuhan Memicu Keprihatinan

Dua kasus pembunuhan yang terjadi berturut-turut di Kabupaten Badung, Bali membuat saya miris dan prihatin. Ada pecalang terbunuh gara-gara judi sabungan ayam dan kakak membunuh adik kandung gara-gara miras, membuat saya sebagai pembaca Bali Post sangat prihatin. Ini pencitraan buruk bagi Bali. Kita tentu harus mencari penyebab kenapa orang Bali jadi kalap dan beringas seperti itu? Saya mohon kepada aparat terkait agar dalam menangani kasus ini tak hanya berpijak pada masalah hukumnya. Harus ada pendekatan yang lebih khusus terkait dengan hubungan sosial, psikologi dan hal lain yang berkorelasi dengan pembentukan perilaku. Dalam hal ini, lingkungan sosial hendaknya lebih mendapat perhatian. Terkait dengan kasus-kasus pembunuhan terlebih Bali sebagai destinasi pariwisata, ini tentu tak bagus. Ke depan, pemimpin Bali hendaknya mengalokasikan anggaran untuk sosialisasi dan pembinaan mental. Ini penting tak hanya menyasar generasi muda tetapi juga masyarakat dalam arti luas. Saya juga sangat yakin, beban hidup yang makin berat ke depan akan berdampak pada makin tingginya tingkat stres dan ketersinggungan. Jika ini terjadi, tentu perilaku masyarakat juga bisa bergeser. Terlebih kini tingkat kemacetan di Bali juga dikatakan ikut menyumbang terjadinya pergeseran perilaku orang Bali. Mohon semua komponen mencermati dua kasus pembunuhan ini dari semua sudut, bukan hanya pendekatan hukum, sehingga citra penduduk Bali yang ramah dan santun tetap terjaga. Putu Arsana Wirana Gianyar, Bali

Mengawal Ketahanan Ekonomi Bali Sejumlah ayat suci Weda sebagai rangkuman nilai dalam ayat-ayat suci yang sangat mulia untuk dijadikan bahan rujukan dalam kegiatan ekonomi Bali, termasuk ideologi Pancasila dan Undang–Undang Dasar Republik Indonesia 1945, pasal 33 merupakan landasan dasar dan referensi konstitusional pembangunan ekonomi Bali. Dalam pembangunan ekonomi Bali yang merepresentasikan demokrasi ekonomi dan ekonomi krama Bali adalah usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah, dan koperasi (UMKMK) sebagai pelaku ekonomi krama Bali yang berkarakter kearifan lokal.

Oleh Bambang Gede Kiswardi onsep kearifan lokal sebagai ketahanan ekonomi Bali memiliki karakteristik seperti: (1). Sifat yang khas, bermutu tinggi, dan beridentitas yang jelas. (2). Kokoh dalam basis sumber daya manusia, komunitas, dan kelembagaan. (3). Beretos kreatif, inovatif, dan produktif. (4). Bernilai tambah secara ekonomi, teknologi, dan kultural. (5). Terbuka dalam adaptasi lokal, nasional, internasional, dan menjadi kebanggaan serta memperoleh apresiasi masyarakat krama Bali. Jadi yang patut dijadikan acuan dalam mengembangkan dan menggali kearifan lokal sebagai ketahanan ekonomi Bali adalah kebudayaan yang dijiwai spirit kebinekaan, kekeluargaan, tolong menolong, dan gotong royong. Dalam konteks ini, relevansi masing-masing konsep kearifan lokal tersebut dapat dipahami dan dilaksanakan sebagai ketahanan ekonomi Bali, juga dapat dijadikan kekuatan yang mampu menggerakkan usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah, dan koperasi. Dalam era pascareformasi saat ini dan menghadapi era globalisasi yang sudah dan akan kita masuki seperti Asia Pasific Economic Cooperation (APEC) pada tahun 2020, selain merupakan tantangan juga merupakan peluang yang sangat strategis untuk pemberdayaan

K

usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah, dan koperasi sebagai bagian dari sistem ekonomi krama Bali. Di samping itu, adanya kemauan politik yang tinggi dari pemerintah daerah juga merupakan peluang yang sangat besar untuk menumbuhkembangkan ekonomi Bali. Melalui paradigma baru pembangunan nasional semesta berencana yang di tuangkan dalam falsafah Trisakti dan dijabarkan ke dalam Program Nawa Cita diantaranya yang menyentuh keterkaitan dengan ekonomi krama Bali adalah meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing pasar di pasar internasional dan mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor strategis ekonomi domestik juga memperteguh kebinekaan dan memperkuat restorasi sosial Indonesia.   Sejalan dengan paradigma pembangunan nasional semesta berencana, diharapkan tidak lagi terjadi pemusatan aset ekonomi produktif pada segelintir pelaku ekonomi atau golongan, melainkan justru sebaliknya memperluas aset produktif di tangan krama Bali, meningkatnya partisipasi dan advokasi masyarakat krama Bali dalam proses pembangunan ekonomi Bali, ketersedian dana yang cukup untuk pengembangan ekonomi Bali, berkembangnya basis ekonomi wilayah pedesaan, meluasnya kesempatan usaha bagi usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah, dan

koperasi, serta kepercayaan diri dan kesetaraan, pemerataan juga keadilan dan kesejahteraan bagi krama Bali untuk menikmati hasil– hasil pembangunan ekonomi Bali. Semuanya itu mencirikan bahwa peluang pemberdayaan ekonomi krama Bali dalam era pascareformasi menjadi sangat penting dan strategis. Peluang dan tantangan adalah dua hal yang selalu bergandengan dan keduanya juga selalu melekat dengan kewirausahaan dan profesionalisme. Berdasarkan kajian dan analisis di lapangan pada umumnya tantangan akan menghasilkan pesimisme sedangkan optimisme inilah yang akan membuahkan kreativitas, dinamika, inovasi, produktivitas, dan persiapan. Justru persiapan inilah yang akan mengubah tantangan menjadi peluang. Jika persiapan yang matang bertemu dengan peluang, maka akan menghasilkan hoki atau sukses. Dalam hal ini, agar suatu persiapan dapat menggapai peluang, maka persyaratan yang paling mendasar adalah membangun jiwa dan potensi kewirausahaan bagi masyarakat yang bergerak dalam ekonomi krama Bali. Dalam hal peluang usaha bagi ekonomi krama Bali, pada saat inilah peluang emas bagi usaha ekonomi krama Bali untuk memanfaatkan dan menggunakan kearifan lokal sebagai ketahanan dan kekuatan dalam menghadapi tantangan dalam era globalisasi (era

perdagangan bebas), maka banyak usaha yang selama ini dilakukan oleh pengusaha besar (kapitalistime) mengalami kehancuran atau keterpurukan karena tidak memiliki kearifan lokal sebagai landasan operasionalnya. Dalam hal ini, pemerintah daerah telah menegaskan bahwa era pascareformasi inilah kesempatan bagi ekonomi krama Bali untuk berkembang sekaligus sebagai tulang punggung dan salah satu kekuatan ekonomi Bali pada khususnya dan ekonomi Indonesia pada umumnya. Dalam hal tantangan usaha bagi ekonomi krama Bali, yang dihadapi dan dirasakan oleh usaha ekonomi krama Bali seperti; (1). perlambatan pertumbuhan ekonomi dan ketidakpastian ekonomi dunia dan ekonomi nasional, di samping itu juga terjadinya erupsi Gunung Agung, menyebabkan turunnya daya beli dan produksi yang pada gilirannya menyebabkan krama Bali tidak mampu memenuhi kebutuhan pokoknya. Di samping itu, daya beli krama Bali menurun berdampak terhadap mundurnya usaha atau bisnis pelaku ekonomi krama Bali, karena berkurangnya konsumen. (2). Struktur ekonomi Bali sampai saat ini ditandai dengan pemusatan aset produktif di tangan sekelompok kecil pelaku ekonomi, dan distribusi aset yang kurang merata ini menyebabkan ketergantungan perekonomian Bali pada sekelompok kecil pelaku ekonomi, sehingga akan mudah menggoyahkan ekonomi Bali. (3) Ketergantungan yang tinggi terhadap daerah luar Bali, baik berupa pinjaman, investasi maupun kebutuhan pokok menyebabkan lemahnya sektor permodalan dan sektor perdagangan di Bali. Untuk itu, diperlukan pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara efisien dan efektif agar mampu menciptakan peningkatan tabungan daerah secara signifikan sehingga mempunyai basis permodalan yang kuat dalam investasi. (4) Adanya persaingan tidak sehat

Anak Muda Milenial Butuh Suguhan Politik Mendidik

Pada era milenial saat ini, kalangan anak muda terkesan apatis terhadap politik. Hal tersebut tampaknya tidak perlu diperdebatkan lagi dan memang merupakan realita yang terjadi di lapangan. Coba saja dilihat berbagai komentar di sejumlah media sosial. Utamanya grup diskusi yang memiliki pengikut atau follower dengan jumlah ribuan. Kebanyakan anak muda terkesan acuh tak acuh dan maboya dalam istilah Bali. Kata maboya lebih kepada sikap apatis dan mengarah pada guyonan tanpa substansi. Jika ditelisik lebih jauh, keapatisan tersebut ternyata terjadi bukan tanpa dasar. Survei Polling Centre bekerja sama dengan Indonesia Corruption Watch (ICW) di 34 provinsi di Indonesia terkait antikorupsi menunjukkan fakta dan data cukup mencengangkan. Partai politik menempati urutan paling buncit dari aspek kepercayaan publik terhadap lembaga/ institusi negara. Partai politik dipercayai publik hanya sekitar 35 persen. Persentase tersebut jauh dari kepercayaan publik terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Presiden yakni sama-sama di angka sekitar 86 persen. Bukan hanya pada tataran data, tetapi juga fakta. Hampir setiap hari, anak muda disuguhi berbagai kasus korupsi dan juga hal-hal yang mengarah pada tindakan atau sikap kurang bijak. Kadang saling hujat dan menjelekkan pihak lain tanpa dasar. Bahkan kadang kala mengarah pada perilaku berbau SARA. Semua itu tertampilkan dengan sangat indah dan rapi di televisi maupun di linimasa berbagai media sosial. Kemudian, bagaimana nasib perpolitikan tanah air di masa depan jika anak-anak muda yang punya kemampuan dan pewaris pembangunan menjadi terus apatis? Apakah masih berlaku ungkapan generasi muda agen perubahan?      Jika ada permasalahan maka harus ada jalan. Salah satu jalan adalah pendidikan politik yang baik dan santun untuk politikus. Mengenai konteks tersebut, tampaknya para politikus

Oleh I Made Bagus Andi Purnomo, S.Pd., M.Pd. perlu membaca (jnana) kemudian menginsafi dan menerapkan (wijnana) apa yang dikenal dengan konsep pendidikan karakter yang merupakan produk pemerintah. Terdapat 18 nilai karakter versi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI yang sangat aplikatif seperti religius, jujur, disiplin, toleransi, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan atau nasionalisme, cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan bertanggung jawab. Adapun nilai-nilai pendidikan karakter itu sangatlah relevan dengan apa yang harus mereka (politikus) tunjukkan sebagai seorang yang memiliki tanggung jawab moral yang tindak-tanduknya diikuti dan ditiru oleh khayalak ramai. Jika kedelapan belas nilai tersebut diaplikasikan oleh para politikus, mereka akan menjadi sosok yang begitu disegani, dielu-elukan, dipuji dan tentu paling penting akan menjadi panutan anak muda karena telah menyuguhkan sikap mendidik dan mencerdaskan serta mencerahkan. Teks Hindu, yakni Ramayana dan Mahabarata yang merupakan itihasa atau sejarah yang memang benar-benar terjadi tampaknya perlu menjadi landasan dalam mengambil teori dan mencoba menunjukkan implementasi perpolitikan di bumi nusantara. Dalam kisah Ramayana, bagaimana Sri Rama dan Laksmana begitu dipuja oleh rakyatnya karena mampu menunjukkan sikap ideal seorang pemimpin. Nilai-nilai kepemimpinannya begitu termasyhur di dunia ketika itu yang kemudian dikenal dengan Asta Brata. Dalam epos Mahabarata, bagaimana para Pandawa menjadi sosok-sosok yang begitu dikagumi. Kebijaksaan Raja Yudistira satu hal dapat

dijadikan contoh. Bahkan, musuh dianggapnya teman terbaik ketika sedang dalam suasana peperangan. Jika ditelusuri kembali, hal itu dikenal dengan “karakter”. Para tokoh dalam kedua epos tersebut seakan menyuguhkan hal begitu luar biasa dan mendidik sehingga sering dipakai acuan sastra dalam pelaksanaan kepemimpinan era saat ini. Selanjutnya, jika ditarik benang merah dan dibandingkan dengan para polikus saat ini. Dapat diperkirakan akan muncul kata-kata bahwa saya adalah manusia biasa. Tidak luput dari kesalahan. Saya tidaklah seperti para tokoh dalam epos-epos tersebut yang merupakan reinkarnasi Tuhan dan Dewata. Hal tersebut sangat benar. Tetapi yang perlu dipahami adalah saat ini mereka (politikus) merupakan para tokoh (orang besar). Langkah orang besar akan ditiru oleh orang kecil. Jika berbuat kebenaran maka hal itu akan ditiru semua pihak, begitu sebalikya, sedikit saja salah maka akan timbul cibiran dan cacian serta menimbulkan ketindakpercayaan. Maka, sangatlah diperlukan suguhan perpolitikan yang mendidik dan bernilai karakter agar para anak muda sebagai manusia pewaris pembangunan (humans development) di masa mendatang tidak terus acuh dan apatis, namun mampu menjadi agen perubahan (agent of change). Jangan salahkan penonton yang mencemooh dan melempari seorang yang hanya mengaku penari (gadungan) karena menarikan sesuatu yang tidak sopan dan senonoh di atas panggung. Tetapi salahkanlah penari bersangkutan karena seenaknya saja berlenggak-lenggok menampikan tarian aneh karena memang sebenarnya dia tidak memiliki kualifikasi sebagai seorang penari profesional. Penulis, Akademisi Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Mpu Kuturan SingarajaKetua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Perhimpunan Anak Muda Hindu (Peradah) Buleleng

di antara pelaku-pelaku ekonomi krama Bali berpengaruh terhadap tidak efisiennya ekonomi Bali, termasuk mempersulit tumbuhnya bisnis-bisnis baru bagi krama Bali, sehingga berdampak terhadap sulitnya untuk tumbuh dan berkembang bagi ekonomi krama Bali. (5). Sebagian kecil pelaku ekonomi krama Bali sulit mendapatkan akses melakukan penguasaan industri dari hulu sampai hilir. Hal seperti ini menyebabkan terjadinya pengambilan keputusan ekonomi oleh segelintir pelaku ekonomi yang secara signifikan akan memengaruhi perekonomian Bali, sehingga peran ekonomi krama Bali dalam mengambil keputusan sangatlah kecil dan tidak signifikan dapat memengaruhi perekonomian Bali. Adapun peluang dan tantangan usaha ekonomi krama Bali dalam menghadapi era perdagangan bebas ke depan, sudah saatnya bagi usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah, dan koperasi yang merupakan bagian dari ekonomi krama Bali menggunakan dan memanfaatkan kearifan lokal sebagai ketahanan ekonomi Bali, seperti (1). Menerapkan ekonomi berbasis kebinekaan. Ini bisa diterapkan dalam memproduksi barang dan jasa untuk kebutuhan masyarakat tidak harus melihat dari aspek agama, aspek adat dan budaya setempat, aspek ras, dan aspek lainnya. (2). Menerapkan ekonomi berbasis kekeluargaan bahwa para pelaku ekonomi krama Bali adalah masyarakat ekonomi yang berada di dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (3). Menerapkan ekonomi berbasis tolong-menolong, dalam hal ini, proses penumbuhan dan pengembangan ekonomi Bali harus digerakkan atas dasar saling memerlukan, saling memperkuat, saling mempercayai, dan saling menguntungkan. Langkah lainnya seperti menerapakan ekonomi berbasis gotong royong. Penulis, pemerhati ekonomi kerakyatan

POJOK Wujudkan Jawa-Bali Crossing, PLN komitmen jaga taksu Bali. - Investor reklamasi bagaimana? *** Petani kakao dan kopi Bali tak bisa memenuhi permintaan pasar. - Akibat tinggalkan pertanian. *** Ratu Maxima dorong perkembangan inklusi ekonomi Indonesia. - Bukan kapitalisme.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


ANGKUT SAMPAH - Seorang sopir truk pengangkut sampah membantu rekannya menaikkan keranjang berisi sampah ke atas bak truk untuk selanjutnya dibawa menuju ke TPA Suwung di Jalan Gunung Kawi, Selasa (13/2) kemarin.

www.iklanbalipost.com balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Rabu Kliwon, 14 Februari 2018

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Peduli Kemanusiaan, Korem Gelar Donor Darah

7

Mangupura (Bali Post) Rangkaian memperingati HUT ke-57 Korem 163/Wira Satya menggelar kegiatan donor darah di Kuta, Selasa (13/2) kemarin. Kegiatan tersebut rutin dilaksanakan sebagai wujud kepedulian terhadap kemanusiaan. Dengan mendonorkan darah berarti sudah berbagi dan membantu sesama yang membutuhkan darah. Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh. I Gede Widiyana dalam hal ini diwakili Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn. Andi Pranoto selaku Ketua Panitia mengatakan, puncak peringatan HUT Korem akan diselenggarakan pada 24 Februari mendatang. “Dari aspek kesehatan pelaksanaan donor darah yang teratur dan berkala sangat baik bagi metabolisme tubuh kita,” ujarnya. Dandim Andi Pranoto menambahkan, darah yang terkumpul akan diserahkan kepada PMI Provinsi Bali. Diharapkan darah tersebut dalam pemanfaatannya agar diberikan kepada yang membutuhkan. Pada kesempatan tersebut juga diserahkan piagam penghargaan oleh PMI Provinsi Bali kepada Korem 163/Wira Satya sebagai bentuk apresiasi dan partisipasi dalam kegiatan donor darah. Apalagi selama ini, Korem telah rutin berkontribusi bagi ketersediaan darah di PMI. Selain prajurit dan PNS TNI, kegiatan tersebut diikuti personel Polda Bali. (kmb36)

Bali Post/rin

NOMOR URUT - Pasangan Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati dan pasangan I.B. Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta memperlihatkan nomor urut, Selasa (13/2) kemarin.

Bali Post/ist

DONOR DARAH - Memperingati HUT ke-57 Korem 163/Wira Satya menggelar donor darah.

BKK Desa Pakraman Sudah Cair Denpasar (Bali Post) Sejumlah desa pakraman di Bali sudah mulai mencairkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pakraman yang dianggarkan Pemprov Bali. BKK untuk 1.488 desa pakraman tahun ini naik menjadi Rp 225 juta, dari sebelumnya Rp 200 juta per desa. Selain untuk membantu pelaksanaan upacara di desa pakraman, BKK juga diharapkan bisa dipakai untuk pembangunan. “Sekitar 15 persen sudah cair. Artinya, untuk desa pakraman yang sudah mengajukan sudah cair semua, sesuai janji saya Februari sudah cair,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Bali I Ketut Lihadnyana yang dikonfirmasi, Selasa (13/2) kemarin. Menurut Lihadnyana, desa pakraman yang sudah mencairkan BKK utamanya berada di Karangasem, Jembrana, dan Gianyar. Syarat untuk mengajukan BKK, desa pakraman hanya perlu menyetor Rencana Anggaran Biaya (RAB). Lihadnyana menjamin, BKK dari APBD Provinsi Bali ini peruntukannya tidak akan tumpang tindih dengan bantuan lain yang masuk ke desa. Seperti misalnya, bantuan dana desa dari pemerintah pusat. Meskipun kini, BKK juga dititikberatkan untuk pembangunan. Atau tidak hanya ditujukan untuk membantu pelaksanaan kegiatan upacara di desa pakraman. “Masalah tumpang tindih, di APBDesa itu kan ada aplikasi. Jadi, tidak mungkin tumpang tindih, karena ini kalau sudah masuk untuk pembangunan A, ada BKK masuk ke sana dobel, ditolak oleh sistem,” tandasnya. Diwawancara terpisah, Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry mengatakan, penggunaan BKK sangat erat kaitannya dengan usulan program pembangunan serta pembinaan parahyangan, palemahan, dan pawongan. Di bidang parahyangan, misalnya untuk upacara agama dan pembangunan pura. Di bidang palemahan menyangkut penataan lingkungan, kebersihan, atau penanganan sampah. Di bidang pawongan, bisa terkait LPD, awig-awig, kegiatan sekaa teruna-teruni, pecalang, pemangku, sulinggih, pasraman, dan lainnya. “Pencairan dan penggunaan dana tersebut melalui aparat desa dinas/perbekel, demikian juga aspek pertanggungjawaban penggunaan dana tersebut berkoordinasi dengan staf pengguna anggaran di desa dinas masing-masing,” ujar Politisi Golkar yang dulu getol memperjuangkan adanya kenaikan BKK ini. Sugawa Korry mengharapkan aspek pembinaan lebih ditingkatkan lagi. Mengingat saat ini telah diterapkan penggunaan dana nontunai, selain ketatnya pengawasan dari instansi terkait. (kmb32)

KBS-ACE Nomor Urut 1, Mantra-Kerta Nomor Urut 2

Denpasar (Bali Post) -

KPU Provinsi Bali menggelar Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon serta Penetapan Daftar Pasangan Calon (DPC) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2018, di Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Selasa (13/2) kemarin. Selain dihadiri KBS-ACE dan Mantra-Kerta beserta pendukung masing-masing, tampak pula Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama. Suasana mendebarkan sudah mulai terasa saat Ketua Tim Pemenangan masing-masing mengambil abjad untuk menentukan siapa yang terlebih dulu mengambil nomor urut. Ketua Tim Pemenangan MantraKerta, Gede Ngurah Wididana, mendapatkan abjad A sehingga Mantra-Kerta mendapat giliran lebih dulu. Sementara Ketua Tim Pemenangan KBS-ACE, I Nyoman Giri Prasta, mengambil abjad B. Namun, setelah kedua pasangan calon mengambil nomor urut, situasi berbeda terjadi. Nomor urut 1 jatuh pada pasangan

Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (KBS-ACE). Sementara I.B. Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta mendapatkan nomor urut 2. Hasil pengundian nomor urut pasangan calon dalam Pilgub Bali ini langsung mendapat sambutan meriah dari massa pendukung. Perang yel-yel untuk mendukung pasangan calon masing-masing pun tak terelakkan lagi. ‘’Salam satu jalur, mantap jiwa. KBS-ACE menang, menang, menang’’ terdengar bergemuruh dari pendukung KBS-ACE. Sementara pendu-

kung Mantra-Kerta tak mau kalah dengan meneriakkan ‘’Mantra-Kerta siapa yang punya, Mantra-Kerta siapa yang punya, Mantra-Kerta siapa yang punya, yang punya rakyat Bali’’. Ketua KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengatakan, masa kampanye akan dibuka Kamis (15/2) sore dalam bentuk doa bersama. Acara ini akan dihadiri pimpinan umat beragama, pasangan calon, Bawaslu Bali, dan pihak terkait lainnya. Selain itu, akan dilakukan pemasangan alat peraga secara simbolis. Yakni

baliho yang sudah berisi foto dan nomor urut pasangan calon. ‘’Kemudian tanggal 18 Februari akan diadakan deklarasi kampanye damai yang merupakan program KPU Pusat diikuti 171 daerah yang melaksanakan pilkada serentak termasuk Bali,’’ imbuhnya. Raka Sandi menambahkan, masa kampanye mulai efektif 15 Februari hingga 23 Juni 2018. Pihaknya sudah menyusun jadwal kampanye, baik untuk Pilgub Bali maupun Pilkada Klungkung dan Gianyar. Termasuk sudah menyusun titik-titik pemasangan alat peraga yang dipasang oleh KPU dan oleh pasangan calon. Menang Kedua pasangan calon dalam Pilgub Bali 2018 sama-sama menargetkan kemenangan. Calon gubernur yang diusung Koalisi

Rumah Warga Korea Dibobol Maling Pelaku Digerebek di Hotel Denpasar (Bali Post) Tim Opsnal Polsek Denpasar Selatan (Densel) mengungkap kasus pencurian di rumah Chang Suk Cho (27) asal Korea di Jalan Tukad Balian, Maja Huma Residence, Renon, Denpasar, Sabtu (3/2) lalu. Pelakunya, Gatot Wijaya (40) dan

Alek Sander (26). Komplotan garong asal Palembang, Sumatera Selatan ini digerebek di salah satu hotel di Jalan Popies I Gang Sorga, Kuta. Kanitreskrim Polsek Densel Iptu Bangkit Dananjaya seizin Kapolsek Kompol Putu Indra-

Bali Post/ist

DIINTEROGASI - Kanitreskrim Polsek Densel Iptu Bangkit Dananjaya menginterogasi komplotan maling asal Palembang.

jaya, Selasa (13/2) kemarin, mengatakan, hasil penyelidikan dan penyidikan, pada Sabtu (3/2) pukul 15.30 Wita, korban keluar rumah bersama anak dan pembantunya ke arena permainan Pika Boo di Jalab Bypass Ngurah Rai, Sanur. Sekitar pukul 19.00 Wita, mereka tiba di rumah dan mendapati gembok pintu gerbang hilang. Selanjutnya, korban masuk rumah dan mendapati pintu rumahnya dalam keadaan tercongkel. Korban langsung mengecek kamarnya dan sudah acak-acakan. Saat melapor kasus itu, korban mengaku kehilangan modem CCTV, modem Wifi Indihome, notebook Lenovo, dua cincin berlian 14 karat seharga Rp 50 juta, 1 anting emas berisi mutiara, cincin emas berisi mutiara, kalung emas berisi mutiara, 2 cincin rose gold, 1 kalung emas seberat 80 gram, 8 cincin emas untuk anak 24 karat, 2 kalung emas untuk anak 18 karat, dan 2 gelang emas untuk anak 18 karat. “Korban mengaku rugi Rp 100 juta,” ungkapnya. Setelah menerima laporan tersebut, tim Opsnal Polsek Densel melakukan penyelidikan. Berselang empat jam setelah kasus itu dilaporkan, polisi berhasil melacak keberadaan pelaku yaitu di hotel di Jalan Popies I Gang Sorga, Kuta. Selanjutnya, polisi menggerebek kamar 113 hotel tersebut dan menangkap kedua pelaku. Selain itu, disita barang bukti yang dicuri di rumah korban. (kmb36)

Rakyat Bali, I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, mengatakan nomor urut 2 merupakan simbol V atau victory (kemenangan). Bisa juga diartikan sebagai rwa bhinneda, keseimbangan dan keselarasan. ‘’Salam dua jari, kan sudah terbukti. Harus dong (menang red),’’ ujarnya. Sementara itu, calon gubernur dari PDI-P, Wayan Koster, mengatakan nomor urut 1 sejalan dengan jargon ‘’salam satu jalur’’ dan branding Koster Bali Satu (KBS) yang dicanangkan tim selama ini. Baik saat melakukan sosialisasi maupun kegiatan deklarasi yang sudah dilakukan. ‘’Salam satu jalur akan lebih cepat diterima dan ditularkan kepada seluruh masyarakat di Bali untuk bersama-sama membangun Bali dengan harapan Bali ke depan dipimpin oleh KBS-ACE,’’ ujarnya. (kmb32)

Anggota Sindikat Napi Narkoba Ditangkap Denpasar (Bali Post) Satresnarkoba Polresta Denpasar kembali menangkap anggota sindikat napi Lapas Kerobokan. Pelakunya berinisial An (46) ditangkap di Jalan Seroja Gang Salak, Denpasar Utara, Minggu (4/2) lalu. Pelaku mengaku disuruh napi Lapas Kerobokan berinisial Bj. Dia diciduk terkait kasus narkoba. Kasatreskoba Polresta Denpasar, Kompol Aris Purwanto, Selasa (13/2) kemarin, mengatakan, dari pelaku diamankan sembilan paket sabu-sabu (SS) seberat 15,81 gram. Pelaku dibekuk saat mengambil paket SS di tiang listrik, dekat tempat tinggalnya. Sedangkan barang bukti tersebut ditemukan di saku jaket dan tas yang digantung di kamar kosnya. “Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Kami menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan penyelidikan,” ungkap mantan Kasatreskrim Polresta Denpasar ini. Pelaku dikenal di lingkungannya sebagai pengedar dan pengguna narkoba. Saat diinterogasi, pelaku mengaku jadi anak buah Bj sejak tiga bulan terakhir dan sudah sepuluh kali mengambil paket SS dari napi tersebut. Rinciannya, 6 kali di seputaran

Renon dan 4 kali di dekat rumahnya. Rata-rata dia mendapat kiriman SS seberat 5 gram dari Bj. Aris mengatakan, terkait pengakuan yang melibatkan napi tersebut masih didalami. Pasalnya, pengakuan tersebut bisa dalihnya saja untuk mengaburkan jaringan sebenarnya. “Kami juga berkoordinasi dengan pihak Lapas dan Kemenkum HAM wilayah Bali terkait hal ini,” ujarnya. Pelaku mengaku dapat upah Rp 50 ribu per satu kali nempel paket SS. Dalam aksinya, pelaku menunggu perintah Bj. Dalam sehari, pelaku bisa menempel tiga hingga lima paket SS. “Sehari, tersangka bisa mendapat upah Rp 250 ribu. Tersangka berdalih melakoni pekerjaan ini agar bisa memenuhi kebutuhan istri dan dua anaknya yang masih kecil,” ujar Aris. Sebelumnya, Satresnarkoba Polresta Denpasar menggagalkan peredaran 1.201 butir ekstasi dan 231,88 gram sabu-sabu (SS). Barang terlarang tersebut disita dari kurir, Ketut Agus Patriawan (40), Kamis (1/2) lalu. Sedangkan barang tersebut diakui milik napi Lapas Kerobokan yang biasa dipanggil bapak. (kmb36)


BANGLI

8

Rabu Kliwon, 14 Februari 2018

Jembatan Hanyut, Puluhan KK Warga Subaya Terisolasi Bangli (Bali Post) – Puluhan Kepala Keluarga (KK) di Subak Yeh Tangga, Desa Subaya, Kintamani kembali terisolasi setelah jembatan bambu yang menjadi akses penghubung satusatunya wilayah setempat hanyut terseret arus sungai. Untuk menuju ke pasar dan sekolah terdekat di wilayah Tejakula, Buleleng, warga Subak Yeh Tangga kini terpaksa berjalan kaki menyeberangi sungai. Salah seorang warga Subaya, Wayan Windia, Selasa (13/2) kemarin mengungkapkan, jembatan bambu yang melintang di atas Sungai Yeh Tangga hanyut pada Minggu (11/2) lalu. Sebelum jembatan hanyut, Desa Subaya diguyur hujan lebat selama beberapa hari. Derasnya guyuran hujan pada Minggu lalu menyebabkan air Sungai Yeh Tangga meluap hingga mengakibatkan jembatan bambu yang melintang di atasnya hanyut. Windia mengatakan, jembatan yang hanyut tersebut dibuat sekitar Februari 2017 lalu oleh TNI. Tujuannya, memudahkan pengiriman logistik ke Subak Yeh Tangga saat bencana alam tanah longsor dan banjir. ‘’Jembatan itu dibuat TNI setelah jembatan sebelumnya hanyut saat bencana terjadi,’’ ungkapnya. Hanyutnya jembatan bambu sangat menghambat perekonomian warga. Warga Yeh Tangga kini terisolasi. Pascahanyutnya jembatan bambu itu, puluhan KK warga Yeh Tangga yang ingin memasarkan hasil pertaniannya ke pasar dan bersekolah terpaksa berjalan kaki menyeberangi sungai. Kedalaman sungai yang harus diseberangi warga dan anak-anak sekitar lutut orang dewasa. ‘’Kalau saat jembatannya hanyut, ketinggian airnya hampir 1,5 meter,’’ ujarnya. Windia mengungkapkan, jembatan tersebut selama ini menjadi satu-satunya akses warga di Yeh Tangga menuju wilayah luar. Di wilayah Subak Yeh Tangga ada sekitar 22 KK warga yang tinggal di sana. Untuk menuju pusat Desa Subaya, warga Yeh Tangga harus menempuh jarak yang sangat jauh dengan cara berjalan kaki menaiki bukit. (kmb40)

Bali Post/nan

RASTRA - Rastra di gudang Bulog Bangli.

Jatah Tak Sesuai Usulan

Rastra Belum Didistribusikan ke Desa Bangli (Bali Post) -

Dinas Sosial sampai saat ini belum bisa mendistribusikan beras sejahtera (rastra) ke desa-desa. Perbedaan jatah rastra dengan usulan yang diajukan pemkab ke Kementerian Sosial, menjadi pemicunya. Rencananya, sebelum rastra disalurkan, Dinas Sosial terlebih dulu melaksanakan sosialisasi ke desa-desa untuk memberikan penjelasan terkait ketidaksesuaian usulan dan jatah dari pusat.

Bali Post/ina

MUSRENBANGCAM - Suasana musrenbangcam Kintamani.

Musrenbangcam Kintamani Godok 448 Usulan

Bangli (Bali Post) Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Kintamani menggodok 448 usulan dari 68 desa di kecamatan setempat. Usulan meliputi perbaikan jalan sepanjang 231,6 km, peningkatan jalan sepanjang 170,4 km, rabat beton 7,4 km, pembukaan jalan baru sepanjang 1 km serta usulan pembangunan 11 unit jembatan. Camat Kintamani Wayan Dirgayusa, Senin (12/2) menjelaskan, pembukaan jalan baru sepanjang 1 km yakni dari Banjar Mesahan Desa Selulung menuju Desa Satra dan Tajun. Sementara pembangunan 11 jembatan diusulkan oleh Desa Abang Songan, Desa Belandingan, Desa Dausa, Desa Langgahan, Desa mengani, Desa Pinggan dan Desa Songan B. Musrenbang dilaksanakan untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah satu tahun mendatang. Musrenbangcam diharapkan dapat mencerminkan semangat musyawarah yang bersifat partisipatif dan logis antara pemerintah dengan masyarakat. Di samping itu, diharapkan dapat menghasilkan pembangunan yang terarah, tepat sasaran dan tepat waktu. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar saat membuka musrenbangcam Kintamani mengatakan, musrenbangcam dilaksanakan agar mampu mewujudkan pemahaman mengenai kebijakan pembangunan daerah serta terbentuknya komitmen dalam penetapan prioritas kegiatan pembangunan. ‘’Program pembangunan harus berjalan terpadu, baik yang bersumber dari dana APBD Kabupaten, APBD Provinsi maupun APBN,’’ sebutnya. Disampaikan Gianyar, tahun 2019, Pemkab Bangli memprioritaskan pembuatan jalan dan jembatan. Salah satunya yakni jembatan penghubung Gunung Bau-Desa Batukaang dan Desa Binyan yang membutuhkan dana Rp 7 miliar. Selain itu, akan dibangun jembatan penghubung wilayah Banjar Gunung Kunyit, Kintamani dengan Payangan, Gianyar yang diperkirakan menelan dana yang sama. Dengan adanya usulan 11 jembatan, maka diperkirakan membutuhkan dana Rp 77 miliar. Mengingat dana yang dibutuhkan cukup besar, dia khawatir, tidak bisa dituntaskan di tahun 2019. Untuk itu Gianyar berjanji akan berusaha menuntaskan pembuatan jembatan dan jalan hotmix sampai habis masa jabatannya. Di tahun 2020 pihaknya akan melebarkan jalan yang menghubungkan kecamatan dan jalan yang menghubungkan Kabupaten serta mengusulkan beberapa jalan untuk diubah statusnya menjadi jalan nasional atau jalan provinsi. (kmb40)

Telepon Penting Bangli RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-5501596

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

sekarang tidak mendapatkan rastra, maka pihaknya akan kembali usulkan ke pusat kalau mereka memenuhi syarat untuk menerima rastra melalui SK Bupati. Dengan begitu, nantinya mereka akan masuk Basis Data Terpadu (BDT). ‘’Jadi, kita secepatnya akan melaksanakan sosialisasi terkait persolan ini. Karena rastra ini tidak bisa dibagikan di luar nama-nama yang tercantum di dalam kuota. Di luar nama itu, rastra tidak bisa dialihkan ke orang lain. Sementara bagi warga yang sebelumnya menerima, namun sudah meninggal dan sudah kaya, maka rastra bisa dikembalikan dengan

surat pernyataan dari desa,’’ katanya. Di sisi lain, kata Wista, Bulog meminta supaya rastra periode Januari-Februari segera didistribusikan ke desa-desa. Namun dengan adanya persoalan itu, pihaknya sudah menyampaikan ke Bulog bahwa pihaknya masih harus melakukan sosialisasi ke desa. ‘’Kita sudah didesak oleh Bulog supaya rastra bisa segera disaluran karena itu merupakan hak warga. Bulug memberikan batas waktu hingga 25 Februari. Jadi, kita sebelum tanggal tersebut sudah harus bisa menyalurkan rastra ini,’’ tegas Wista. (kmb41)

Kepala Bidang Linjamsos Dinas Sosial Kabupaten Bangli I Made Wista Asta, Selasa (13/2) kemarin, mengatakan tahun ini Bangli hanya mendapatkan jatah rastra untuk 6.963 KK. Padahal, jumlah yang diajukan ke pusat 8.955 KK. Atas kondisi ini, pihaknya rencananya melaksanakan sosialisasi ke desa-desa atau ke kecamatan untuk menyampaikan ke warga terkait ketimpangan

bantuan yang diberikan dengan yang diajukan ke pusat sebelum rastra ini dibagikan kepada penerima. ‘’Jika kita tidak laksanakan sosialisasi lebih dulu ke desa-desa untuk menjelaskan secara detail persoalan ini, nantinya bisa menimbulkan persoalan di masyarakat. Karena warga jelas akan menuntut kenapa sebelumnya mendapatkan bantuan, tapi sekarang tidak. Inilah yang

harus diantisipasi dengan sosialisasi,’’ ungkap Wista. Menurut Wista, pihaknya tidak mempermasalahkan bagi kecamatan yang jumlah penerima rastranya lebih dari yang diajukan. Namun yang menjadi persoalan, bagi jumlah penerima yang diajukan banyak, namun jatah yang diberikan tidak sesuai atau kurang. Jika memang nantinya ada warga yang sebelumnya menerima dan

Bangli (Bali Post) Pengungsi yang menempati Posko Pengungsian TK/ SD International, Kelurahan Kubu, Bangli, pulang ke kampung halaman secara bertahap. Rencananya, pengungsi asal Banjar Temukus, akan pulang pada Rabu (14/2) ini. Hal itu diungkapkan Kepala Pelaksana BPBD Bangli I Wayan Karmawan, Selasa (13/2) kemarin. Menurut Karmawan, selain hari ini, pada Jumat (16/2) juga ada sejumlah pengungsi yang akan pulang. Hanya, pihaknya belum berani memastikan berapa jumlah warga yang akan pulang hari ini dan Jumat nanti. ‘’Kalau laporan sementara, ada 10 KK yang akan pulang dari Banjar Temukus, Besakih. Untuk jumlah pengungsi yang pulang, belum ada jumlah pastinya karena baru sebatas informasi. Tapi untuk memastikan berapa warga yang akan pulang, kita kembali akan lakukan pendataan,’’ ungkapnya.

Karmawan mengatakan, untuk pemulangan pengungsi, pihaknya tetap memfasilitasi khususnya terkait pengangkutan barang. Selain itu, pihaknya juga akan memberikan logistik sebagai bekal warga di kampung halaman. ‘’Logistik sesuai dengan jatah per KK untuk memenuhi kebutuhan selama tiga hari,’’ jelasnya. Sementara itu, pengungsi asal Banjar Angsoka Desa Besakih, Ni Kadek Kepir, mengungkapkan dia berencana pulang pekan depan. Hal ini lantaran dirinya masih menunggu suaminya yang bekerja di Sebudi, Selat, termasuk memastikan sikap pengungsi lainnya. Kalau semua pengungsi asal Banjar Angsoka Desa Besakih memilih pulang, dia akan mengikutinya. ‘’Untuk sementara, saya masih mengungsi dulu. Kalau warga lain dari Angsoka rencananya akan pulang kampung besok (hari ini -red). Jumlahnya yang pulang sekitar 28 orang,’’ ucapnya. (kmb41)

PENGUNGSI - Pengungsi di Posko Kubu. Para pengungsi pulang ke kampung halaman secara bertahap.

Pengungsi di Posko Kubu Pulang Bertahap

Bali Post/nan

Dinas PKP Sosialisasikan Penataan KJA

Bangli (Bali Post) – Pemkab Bangli melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) mulai melakukan sosialisasi terkait rencana penataan keramba jaring apung (KJA) di Danau Batur, Kintamani ke para pemilik KJA. Sosialisasi dilakukan menyusul telah rampungnya kajian yang dibuat Pemkab bekerja sama dengan Fakultas Perikanan Unud. Ditargetkan, penataan KJA mulai berjalan Maret mendatang. Sosialisasi terkait rencana penataan KJA di Danau Batur, Selasa (13/2) kemarin, dilaksanakan di aula kantor Desa Buahan, Kintamani. Sosialisasi kemarin merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya dilaksanakan di Desa Kedisan. ‘’Sosialisasi yang kita laksanakan tadi (kemarin -red) di Buahan dihadiri pemilik KJA di wilayah Desa Abang Batudinding, dan Buahan,’’ kata Kepala Dinas PKP Kabupaten Bangli, Wayan Sukartana. Sukartana menjelaskan, hal-hal yang disosialisasikan menyangkut hasil kajian akademis penataan KJA di Danau Batur. Salah satunya soal zona penempatan KJA. Sukarta mengatakan, di setiap wilayah sudah ditentukan zona-zona penempatan KJA dengan luas dan jarak yang tidak seragam.

‘’Setiap zona sudah dibuatkan gambar. Kita nanti tinggal mengondisikan di masing-masing wilayah,’’ ujarnya. Pada sosialisasi kemarin, pada prinsipnya semua pemilik KJA sudah menyepakati penataan KJA dengan mengacu hasil kajian akademis. Beberapa masukan yang diberikan para pemilik KJA akan difasilitasi Dinas PKP. ‘’Dalam proses penataan nanti, pemilik keramba juga sudah sepakat untuk menarik keramba-keramba yang rusak ke daratan. Dan untuk itu akan kita bantu dengan kapal,’’ jelasnya. Setelah di Buahan, rencananya sosialisasi dilanjutkan

Turunkan Angka Kemiskinan, Desa Dapat ’’Reward’’

ke Desa Terunyan dan Songan. Setelah sosialisasi rampung, barulah akan dimulai proses penataan KJA. Ditargetkan, proses penataan bisa berlangsung mulai Maret sebelum hari raya Nyepi. ‘’Dalam penataan ini, kita bersinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pariwisata. Sehingga upaya penataan betul-betul terpadu,’’ imbuhnya. Ditambahkan Sukartana, saat ini jumlah KJA di Danau Batur terdata 8.592 lubang. Selain melakukan upaya penataan, Dinas PKP juga akan membatasi penambahan KJA baru di Danau Batur. (kmb40)

Bali Post/ina

SOSIALISASI - Sosialisasi hasil kajian akademis penataan KJA di Danau Batur oleh Dinas PKP di Desa Buahan, Selasa (13/2) kemarin.

Pemkab Siapkan Rp 10 M untuk Insentif

Bangli (Bali Post) Kemiskinan di Kabupaten Bangli masih berada di angka 5,22 persen. Untuk mengentaskan kemiskinan, Pemkab Bangli membuat sejumlah program salah satunya dengan memberikan insentif bagi desa di Bangli yang bisa menurunkan angka kemiskinan di wilayahnya. Hal itu diungkapkan Bupati Bangli Made Gianyar, Selasa (13/2) kemarin. Menurut Gianyar, tahun ini, Pemkab mengganggarkan Alokasi Dana Desa Rp 100 miliar. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp 10 miliar akan digunakan untuk insentif bagi desa yang bisa menurunkan kemiskinan. ‘’Desa yang menerima insentif ini bila mampu menurunkan angka kemiskinan minimal sama dengan kabupaten yakni 5,22 persen,’’ ucapnya. Dijelaskannya, kantong kemiskinan di Bangli terdapat di daerah yang aksesibilitasnya sulit seperti Banjar Bunut dan Madia di Desa Terunyan dan di wilayah balik bukit di Desa Songan, Kintamani. Menurutnya, infrastruktur

jalan merupakan faktor utama penyebab kemiskinan di wilayah tersebut selain faktor keterbatasan air dan pendidikan. ‘’Sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani. Akses jalan kurang baik yang mengakibatkan biaya operasional pertanian menjadi mahal. Sementara hasil pertaniannya dijual murah karena akses jalan yang sulit. Jadi, faktor infrastruktur jalan ini yang membuat ketahanan ekonomi masyarakat lemah yang mengakibatkan angka kemiskinan menjadi tinggi,’’ jelasnya. Untuk mengatasi permasalahan ini, kata Gianyar, tahun ini, pihaknya sudah menganggarkan program hotmix ke wilayah-wilayah tersebut. Dengan begitu, akses perekonomian, pendidikan dan pertanian di desa setempat diharapkan jauh lebih baik. ‘’Kita targetkan tahun ini, seluruh jalan kabupaten di wilayah belakang bukit yang notabene penyumbang kemiskinan tertinggi di Bangli akan tuntas dikerjakan,’’ tegasnya. (kmb41)


Rabu Kliwon, 14 Februari 2018

GIANYAR

Kuota Elpiji 3 Kg Ditambah 68 Ribu Tabung

9

Gianyar (Bali Post) -

Masyarakat pengguna elpiji 3 kg di Kabupaten Gianyar bisa bernapas lega. Pasalnya, tahun ini kuota gas bersubsidi itu telah ditambah 68 ribu tabung sehingga total kuota pada 2018 ini 7.064.000 tabung. Hal ini diungkapkan Kadisperindag Kabupaten Gianyar Ir. Wayan Suamba, Selasa (13/2) kemarin. Bali post/nik

TUNJUKKAN PELAKU - Kapolsek Sukawati Kompol Pande Sugiharta menunjukkan empat pelaku.

Empat Pelaku Curat dan Penggelapan Diringkus Polisi Gianyar (Bali Post) Jajaran Polsek Sukawati meringkus seorang pelaku penggelapan dan tiga orang pelaku pencurian dengan pemberatan (curat). Mereka diringkus dalam tiga kasus berbeda. Pengungkapan ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti serta uang tunai Rp 18 juta. Polisi meringkus Ketut Hendra Supriyadi. Teknisi AC ini mencuri di tempatnya bekerja di sebuah artshop seputaran Desa Batubulan, Sukawati. Di lokasi tersebut dia mencuri uang Rp 18 juta. ‘’Pemeriksaan korban dan saksi, bahwa ada petugas teknisi yang kerap ke luar masuk di tempat penyimpanan uang artshop tersebut,” ungkap Kapolsek Sukawati Kompol Pande Sugiharta saat press release, Selasa (13/2) kemarin. Tidak berselang lama, setelah menerima laporan korban, polisi langsung berhasil mengamankan Hendra. Hendra pun mengakui perbuatannya melakukan aksi pencurian dengan modus masuk lewat jendela, kemudian menggunakan obeng mencongkel kotak penyimpanan uang. Uang hasil curian masih utuh. ‘’Dari informasi, pelaku ini tukang judi. Jadi uangnya habis dan utangnya juga banyak, akhirnya nekat mencuri,’’ kata Pande Sugiharta. Berdasarkan interogasi, Hendra mengaku baru pertama kali mencuri. Ia nekat mencuri dengan alasan kepepet. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, Hendra dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara. Selain itu, polisi yang dikomandoi Kanit Reskrim Polsek Sukawati AKP I.B. Mas Kencana juga mengamankan dua orang pelaku curat. Awalnya polisi meringkus Basarudin di seputaran Ubung, Denpasar. Polisi yang melakukan pengecekan ke kamar kos pelaku berhasil menemukan barang bukti hasil curian berupa dua buah hp, satu laptop dan satu tablet. ‘’Dari penangkapan ini, diketahui pelaku tidak beraksi sendiri, namun juga bersama dua pelaku lainnya yakni Junaedi dan seorang pelaku masih DPO berinisial G,’’ ungkap Pande Sugiharta. Diungkapkannya, setiap aksi pencurian dilakukan, hasilnya selalu dibagi bertiga. Namun dari pengembangan polisi hanya berhasil meringkus Junaedi di Lombok Timur pada Jumat (9/2). Mempertanggungjawabkan perbuatannya, Basarudin dan Junaedi dipasangkan pasal 363 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara. ‘’Pelaku berinisial G ini kita DPO dan masih diburu oleh anggota,’’ ucapnya. Polisi juga meringkus pelaku penggelapan bernama June. Pelaku melakukan aksi penggelapan alat-alat las di tempatnya bekerja. June diketahui kabur ke Lombok. Hal ini diketahui dari sepeda motor pelaku yang ditinggal di Pelabuhan Padangbai, Karangasem. “Selanjutnya petugas melakukan pengejaran ke Lombok dan berhasil meringkus pelaku di rumahnya di seputaran Lombok,’’ katanya. Dari tangan June polisi mengamankan dua buah bor, satu gerinda, satu trafo dan satu unit sepeda motor Mio. Mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 372 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara. (kmb35)

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual

Guru SD Dipolisikan

Gianyar (Bali Post) Seorang guru di salah satu SD di Kecamatan Payangan dilaporkan ke Mapolres Gianyar. Tenaga pengajar yang berstatus guru tidak tetap itu dilaporkan lantaran diduga melakukan pelecehan seksual kepada siswi berinisial PD (10). Kejadian itu sudah berlangsung Januari lalu, namun dilaporkan pada Senin (5/2) lalu. Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Deny Septiawan, Selasa (13/2) kemarin, membenarkan adanya laporan kasus tersebut. Menurutnya, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Gianyar masih melakukan pemeriksaan terhadap oknum guru yang diduga melakukan pelecehan tersebut. ‘’Masih penyelidikan,” ujarnya singkat. Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar Made Suradnya mengaku sudah menindaklanjuti informasi tersebut. Namun pihaknya tidak melihat adanya bentuk pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru terhadap siswinya. ‘’Hasil penelusuran kami, saat itu dia yang memang guru olahraga sedang melatih anak. Saat melatih olahraga, ada sekitar tiga orang anak. Jadi ketiganya dipegang. Kurang gerak, makanya dipegang, ini begini-ini begini,’’ ungkapnya. Selain itu, pihaknya juga telah memanggil dua siswa lainnya yang ikut latihan. Suradnya menyatakan, kedua siswa tersebut mengaku dipegang oleh guru tersebut, karena memang ada gerakan yang perlu dibenahi. ‘’Makanya pelecehan seksual dalam bidang apa? Buktinya belum kami lihat,’’ terangnya. Berbeda halnya apabila yang diraba adalah bagian vital. ‘’Kecuali anak itu bagian vital dipegang atau sampai diperkosa, itu jelas pelecehannya. Tapi ini situasi sedang latihan. Ini anak SD, anak kecil. Kami lihat masih wajar, karena masih latihan. Semuanya juga dipegang dengan tujuan mengolahraga dengan gerakan yang betul,’’ ungkapnya. Maka dari itu, dia menegaskan, belum melihat ada unsur pelecehan seksual. ‘’Ini sama dengan menari, kan juga begitu, ada arahan untuk gerak yang benar,’’ katanya seraya menambahkan, proses belajar mengajar di sekolah tersebut sejauh ini berlangsung normal, tidak terpengaruh kasus tersebut. (kmb35)

Dijelaskannya, kuota elpiji 3 kg di Kabupaten Gianyar tahun 2017 sebanyak 6.996.000 tabung. Tahun ini kuota tersebut ditambah. Terkait penambahan kuota, pihaknya telah mengadakan pertemuan dengan tujuh agen gas 3 kg di Kabupaten Gianyar, Senin (12/2). Pertemuan ini bertujuan mensosialisasikan hasil rapat terkait pembahasan kuota elpiji 3 kg untuk Provinsi Jawa Timur, Bali dan NTB di Jakarta awal Februari lalu. Terkait perbedaan harga elpiji 3 kg di masyarakat, Suamba menjelaskan, ada perbedaan harga di masingmasing tingkatan. Harga elpiji 3 kg dari Pertamina ke agen Rp 11.585, sedangkan dari agen ke pangkalan sebesar Rp 13.300. Sementara dari pangkalan ke konsumen Rp 14.500. ‘’Hal ini sudah sesuai dengan HET (Harga Eceran Tertinggi - red) yang ditetapkan melalui Peraturan Guber-

nur Nomor 48 Tahun 2014 tentang HET elpiji 3 kg,’’ katanya. Ditambahkannya, saat ini terdapat 198 pangkalan yang melayani konsumen tersebar di seluruh Kabupaten Gianyar. Guna memantau kelancaran distribusi elpiji 3 kg, Disperindag Gianyar terus berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang secara rutin telah melakukan sidak sampai ke tingkat pangkalan. ‘’Persediaan tabung gas 3 kg di Kabupaten Gianyar cukup melimpah. Jika seandainya terjadi kelangkaan, ini murni permainan di tingkat pengecer harus kita sikapi bersama. Pemerintah tidak akan mampu mengawasi semuanya. Untuk itu saya harap peran serta masyarakat untuk ikut mengawasi,’’ tegas Suamba. Sementara untuk mengantisipasi penyalahgunaan elpiji 3 kg di tingkat konsumen, Pemkab Gianyar

telah mengeluarkan surat edaran dengan mengacu pada SE Gubernur Bali Tanggal 15 Agustus 2017 No. 540/2949/BI/B.Ek tentang Penggunaan Elpiji Tabung Ukuran 3 Kg Tepat Sasaran. ‘’Peruntukannya ditujukan bagi konsumen rumah tangga dan usaha mikro dengan kriteria tertentu. Masyarakat yang tidak diperkenankan menggunakan elpiji 3 kg pun sudah ditentukan dengan tegas, seperti kalangan PNS atau CPNS di lingkungan Pemkab Gianyar,’’ katanya. Penggunaan elpiji 3 kg juga dilarang untuk seluruh masyarakat di wilayah Kabupaten Gianyar yang dikategorikan mampu dan tidak memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu dari desa/kelurahan setempat. ‘’Jadi mereka ini tidak diperkenankan menggunakan elpiji tabung 3 kg dan sebaiknya beralih tabung lain,’’ tegasnya. (kmb35)

NOMOR URUT - Made Mahayastra dan Tjokorda Raka Kerthayasa mengangkat nomor urut paslon dalam Pilbup Gianyar.

Nomor Urut Pilbup

Kertha-Maha 1, Aman 2 Gianyar (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar menggelar pengundian nomor urut pasangan calon (paslon) Pilbup di Balai Budaya Gianyar, Selasa (13/2) kemarin. Hasilnya, paslon Tjokorda Raka Kerthyasa-Pande Istri Maharani Primadewi (Kertha-Maha) mendapat nomor urut 1 dan paslon Made MahayastraA.A. Gede Mayun (Aman) memperoleh nomor urut 2. Suasana mendebarkan sudah mulai terasa saat ketua tim pemenangan masing-masing mengambil abjad untuk menentukan

siapa yang terlebih dulu mengambil nomor urut. Dalam hal ini, Ketua Tim Pemenangan Aman I Wayan Tagel mendapat huruf B, sementara Ketua Tim Pemenangan Kertha-Maha I.B. Nyoman Rai mendapat huruf A. Tjokorda Raka Kerthayasa alias Cok Ibah yang memperoleh kesempatan pertama mengambil nomor undian langsung mengangkat nomor urut 1. Sementara Mahayastra yang mendapat kesempatan kedua mengambil undian, mengangkat nomor urut 2. Hasil ini pun disambut sorak sorai para

simpatisan yang hadir di Bali Budaya Gianyar. Pendukung Aman terlihat mengangkat pamflet bergambar dua jari. Sebaliknya, pendukung Kertha-Maha mengangkat poster KerthaMaha dengan nomor urut 1. Mahayastra mengaku nomor urut 2 sebagai angka hoki yang ia terima lima tahun lalu saat mendampingi A.A. Gde Agung Bharata bertarung dalam Pilbup G i a n y a r . ‘ ’ I n i h o ki l i m a tahun lalu. Waktu itu saya menang 70 persen dengan nomor urut 2,’’ ucapnya. Meski mengaku nomor hoki, namun Mahayastra

gianyar PDAM - 944225/943233

DPRD - 943144

KPA Gianyar - 942184

BPBD - 7844717/7844718

PMI Gianyar - 8958414

PMK - 943113

KONI Gianyar - 947261

Kantor Satpol PP - 944436

BNN Kab. Gyr. - 946122

RSUD Sanjiwani - 943020

PLN - 947166

berharap bisa memperoleh nomor urut sama dengan KBS-ACE yang mendapat nomor urut 1 di Pilgub Bali. ‘’Tidak ada feeling apa. Yang jelas kita berharap sama dengan Pak Koster yang nomor urut 1,’’ katanya. Disinggung terkait jargon satu jalur yang diusung KBS-ACE, ia menjelaskan nomor urut ini hanya teknis dalam pilkada, sementara satu jalur menggambar kan kebijakan yang sinergis dari pusat, provinsi hingga pemerintah kabupaten. ‘’Jargon satu jalur itu bukan diartikan dalam nomor urut. Satu jalur itu kebijakan penganggaran,’’ katanya. Memasuki masa kampanye, Mahayastra berpesan kepada tim pemenangan Aman untuk terus menyam-

Bali Post/nik

Bali Post/nik

paikan ke masyarakat agar memilih paslon nomor urut 2 di Pilbup Gianyar. ‘’Tidak ada yang susah, ini teknis yang memang harus disosialisasikan. Kita harus berusaha menyampaikan ini ke masyarakat,’’ ujarnya. Sementara itu, Tjokorda Raka Kerthayasa alias Cok Ibah mengaku lebih berpikir realistis yakni nomor urut 1 pasti menuju Gianyar 1 yakni Bupati. ‘’Sebenarnya kalau kita misterikan, ya 1 berarti menjadi nomor 1. Biar bisa memperjuangkan aspirasi,’’ katanya. Ia pun mengajak masyarakat Gianyar untuk menyatukan komitmen secara bersamasama mensukseskan Pilkada Gianyar. ‘’Dan yang penting, kami minta dukungan supaya nomor 1 menang. Kerta-Maha!’’ tegasnya. (kmb35)

443 Atlet Pencak Silat Bertanding di Bupati Cup II 2018

Telepon Penting Kantor Bupati - 943056

Wayan Suamba

PENCAK SILAT - Suasana pembukaan pertandingan pencak silat.

SEBANYAK 443 atlet pencak silat dari kalangan pelajar mengikuti Bupati Cup II Bakti Negara Kabupaten Gianyar 2018. Kejuaraan yang digelar di GOR Kebo Iwa, Selasa (13/2) kemarin, dibuka oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat I Wayan Suardana mewakili Bupati Gianyar. Ketua Panitia I Putu Sudartha menjelaskan, para atlet pencak silat Bakti Negara yang bertanding sebanyak 114 atlet dari tingkat SD, 213 atlet dari tingkat SMP, 116 atlet dari tingkat SMA. Para atlet yang nantinya mendapatkan juara 1 dan 2 di kelasnya akan langsung mewakili sekolahnya dalam ajang Porsenijar Kabupaten Gianyar 2018. Sudartha juga mengharapkan para atlet nantinya bisa berprestasi dan mengharumkan nama daerah di berbagai tingkatan. Menurutnya, olahraga pencak silat merupakan bagian dari seni bela diri warisan leluhur bangsa Indonesia. Olahraga ini berkembang sangat baik di Kabupaten Gianyar. Dengan digelar-

nya event ini, diharapkan mampu memasyarakatkan kembali olahraga pencak silat di Kabupaten Gianyar. Sementara itu, Bupati Gianyar dalam sambutan yang dibacakan Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat I Wayan Suardana sangat mengapresiasi diselenggarakannya Kejuaraan Bupati Cup II Bakti Negara sebagai ajang menumbuhkembangkan semangat sportivitas dan menjaring bibit atlet berprestasi khususnya atlet pencak silat di Kabupaten Gianyar. Ajang ini diharapkan bisa meningkatkan prestasi para atlet Gianyar sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Gianyar di tingkat nasional maupun internasional. Pada kesempatan tersebut, Bupati Gianyar juga mengucapkan terima kasih kepada para pembina PSPS Bakti Negara di Kabupaten Gianyar telah membina para atlet dan menghasilkan atlet-atlet unggul di setiap jenjang yang akan mewakili Kabupaten Gianyar dalam berbagai event pencak silat. (ad766)


JEMBRANA

10

Rabu Kliwon, 14 Februari 2018

Kebakaran Gedung PPN Pengambengan

Hendak Diperbaiki, Garis Polisi Dilepas

Negara (Bali Post) Untuk kepentingan penyelidikan, gedung baru di areal Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan yang terbakar sempat dipasangi garis polisi. Namun, pada Selasa (13/2) kemarin garis polisi tersebut sudah dilepas, sehingga para pekerja bisa masuk untuk memperbaikinya. Rencananya, Kamis (15/2) besok gedung tersebut akan diserahkan. Hingga kini belum diketahui pasti apa sejatinya penyebab kebakaran gedung yang baru dibangun tersebut. Kendati hanya membakar aluminium foil pelapis atap yang terbuat dari logam tersebut, namun kerugian diperkirakan cukup banyak. Kasi Tata Kelola dan Pelayanan Usaha PPN Pengambengan Bagus Sudananjaya saat dikonfirmasi kemarin mengatakan garis polisi sudah dilepaskan. Menurutnya, saat ini gedung tersebut masih dalam proses perbaikan. “Mudah-mudahan segera selesai perbaikannya,” terangnya. Pihaknya juga belum mengetahui pasti penyebab kebakaran. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A. Sooai mengatakan tidak ada laporan yang masuk terkait kebakaran tersebut. Untuk itu, garis polisi yang digunakan untuk kepentingan penyelidikan juga telah dicopot. Menurutnya, proses pembangunan ini juga belum diserahkan dan masih menjadi tanggung jawab kontraktor. Dari informasi para pekerja, pengerjaan ini sejatinya sudah rampung dan tinggal finishing. Saat kebakaran terjadi, para pekerja sedang memasang penangkal petir. Sejumlah pekerja memperkirakan api berasal dari ujung bangunan dekat tangki air. Bahan pelapis atap dari kap baja itu berfungsi untuk menyerap panas dan meredam suara saat hujan. (kmb26)

Bali Post/kmb

SIDAK - Komisi A DPRD Jembrana ketika melakukan sidak di salah satu sekolah di Kecamatan Mendoyo, Selasa (13/2) kemarin. Terdapat dua sekolah yang diketahui kondisinya rusak, yakni atap dan plafon jebol.

Sidak, Dewan Temukan Dua Atap Sekolah Jebol Komitmen Memajukan Pendidikan Lemah

Negara (Bali Post) -

Komisi A DPRD Jembrana yang dipimpin Sekretaris Ketut Sadwi Darmawan bersama anggotanya, Made Artini, Komang Adiyasa dan Siti Ulfa, Selasa (13/2) kemarin menggelar sidak ke sejumlah sekolah. Sidak ini dilakukan untuk mengetahui kondisi fasilitas pendidikan di Jembrana. Ada dua sekolah yang disasar yakni SDN 7 Yehembang dan SDN 2 Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo.

Bali Post/olo

PECAH - Kondisi gedung PPN Pengambengan yang terbakar. Sejumlah plafon pecah di dalam gedung yang digunakan untuk tempat penimbangan dan pelelangan ikan.

SE Netralitas ASN Disebar Negara (Bali Post) Surat edaran (SE) terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) telah disebarkan ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Jembrana. Sekretaris Daerah (Sekda) Jembrana Made Sudiada saat ditemui, Selasa (13/2) kemarin, mengatakan SE terkait netralitas itu telah disebarkan beberapa waktu lalu, menindaklanjuti SE Komisi ASN NoBali Post/olo mor B-2900/KASN/11/2017 Made Sudiada Tanggal 10 November 2017 tentang Pengawasan netralitas pegawai ASN pada pilkada serentak tahun 2018. ASN diimbau untuk memposisikan dirinya netral dan mengikuti aturan. Apalagi saat ini sudah memasuki masa penetapan calon. Untuk itu, SE yang disebarkan ke semua OPD agar ditindaklanjuti. “Dalam SE itu juga disebutkan hal-hal yang tidak boleh dilakukan. Setiap Kepala OPD harus mengingatkan hal ini ke jajarannya,” kata Sudiada. Pihaknya tidak ingin kejadian serupa terjadi, seperti beberapa waktu lalu saat deklarasi salah satu bakal calon (balon). Dalam SE Komisi ASN disebutkan hal-hal yang tidak boleh dilakukan, yakni keikutsertaan dalam deklarasi salah satu bakal calon (balon) kepala daerah, deklarasi salah satu partai, deklarasi diri pribadi untuk menjadi balon kepala daerah, penggunaan foto dengan atribut PNS atau tanpa atribut pada spanduk/reklame/iklan terkait pencalonan. Selain itu, juga ucapan atau tindakan yang mengimbau pihak lain untuk memilih salah satu balon menggunakan simbol dan atribut partai. Begitu juga di dunia maya, seperti memposting foto calon peserta Pilkada, baik dengan komentar atau hanya like saja di medsos. ASN yang melakukan tindakan tersebut setelah adanya penetapan calon dan sebelum, sedang dan setelah kampanye, sesuai dengan Pasal 4 angka 15 PP Nomor 53 Tahun 2010 dikategorikan melanggar ketentuan disiplin PNS dan dikenai sanksi hukuman disiplin sedang hingga berat. Ketua Panwaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan sebelumnya juga telah bertemu dengan Sekda Jembrana untuk penegasan terkait netralitas tersebut. Dasar ASN untuk menjunjung tinggi netralitasi di antaranya PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS, PP Nomor 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik PNS. Kemudian dijabarkan dalam SE Komisi ASN, oknum PNS di antaranya tidak boleh melakukan kegiatan yang berkaitan dengan partai maupun calon kepala daerah. (kmb26)

Dalam sidak ini, kedua sekolah itu diketahui dalam kondisi rusak. Atapnya jebol akibat baja ringannya keropos. Kondisi ini pun sangat disayangkan. Apalagi selama ini pemerintah daerah begitu getol mengatakan akan memajukan pendidikan. Dengan kondisi seperti itu, tentunya komitmen pemerintah dinilai lemah dalam memajukan pendidikan di Jembrana. “Dinas terkait harusnya

sigap dan jangan menuggu. Lakukan jemput bola dan semua harus terlibat. Pembangunan harus dilakukan dengan kebersamaan,” kata Sadwi Darmawan. Sementara itu, Kepala SDN 7 Yehembang Gusti Ayu Nilawati didampingi sejumlah guru mengakui bangunan tahun 2008 itu sudah mulai jebol sejak setahun lalu. Bahkan, sudah pernah ditinjau Wakil Bupati Jembrana. “Terakhir jebol

pada 31 Januari lalu, saat Purnama dan siswa-siswi sedang sembahyang. Sampai sekarang memang belum ada penanganan,” tambah guru lainnya, Gusti Ketut Cakra. Satu gedung tersebut terdapat ruang kelas 5 dan 6. Karena rawan jebol, maka siswa-siswi kini belajar di ruang UKS. Sementara itu, di SDN 2 Tegalcangkring atap bangunan sekolah juga jebol. Di sana terdapat ruangan Kepala Sekolah dan kelas IV-

serta kelas V. Kepala SDN 2 Tegalcangking Gusti Ngurah Suardana mengatakan, atap bangunan jebol terjadi pada Desember 2017. Pihaknya juga sudah mengajukan proposal perbaikan sekolah. “Tapi kami disuruh nunggu, nanti ada tim yang turun. Saat itu hanya pengawas yang turun. Murid-murid kami ungsikan ke ruang rapat KKG,” tandasnya. Sadwi Darmawan didampingi anggota dewan lainnya menambahkan, selama ini Pemkab Jembrana menyatakan komit untuk meningkatkan mutu pendidikan. “Namun, pada kenyataannya masih ada gedung sekolah yang rusak dan jebol. Bah-

kan, sudah ada usulan, tapi belum ditangani. Ini perlu pemikiran di mana yang salahnya,” ungkapnya. Ke depan perlu dikaji penggunaan kap baja ringan untuk pembangunan atap gedung, karena mudah keropos. “Belum ada enam atau 10 tahun sudah keropos. Ini perlu dipikirkan, cocok apa tidak digunakan (baja ringan - red) di wilayah Jembrana. Kalau tidak cocok, sebaiknya kembali gunakan kayu,” pungkasnya. Selain itu, pihaknya juga menyoroti rekanan yang mengabaikan retensi dan garansi. Untuk itu, masalah ini ke depan perlu mendapat perhatian. (kmb)

Rumah Guru TK Ludes Terbakar Kerugian Rp 200 Juta Negara (Bali Post) Kebakaran kembali terjadi di Jembrana. Kali ini sebuah rumah di kawasan padat penduduk, tepatnya di Jalan Teratai Gang II, Lingkungan/ Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, ludes terbakar, Selasa (13/2) kemarin. Diduga api bersumber dari kipas angin di ruang tengah bangunan berukuran 9x7 meter milik Ida Ayu Ketut Tirta Himbara Wati (42) itu. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta lebih. Saat terjadi kebakaran sekitar pukul 09.30 Wita, rumah yang menghadap ke sawah itu sepi. Ketut Tirta yang berprofesi guru TK, saat itu sedang bekerja. Sedangkan suaminya, Ida Bagus Ketut Cakra bertugas di Lombok. Kobaran api diketahui pertama kali tetangganya, Ni Made Irawati (49) yang saat itu sedang melintas di depan rumah. Dari balik pagar, Irawati melihat kepulan asap di jendela di atas pintu depan rumah tersebut. Saat itu api sudah cukup besar, bahkan hingga menyembur di bagian genteng depan. Irawati lantas memberitahukan kejadian ini kepada warga sekitar. Seketika puluhan warga datang membantu memadamkan api. Sekitar pukul 10.00 Wita, dua

mobil pemadam kebakaran dan satu mobil tangki air datang memadamkan api yang sudah merambat ke hampir seluruh ruangan. Sekurangnya tiga ruangan yang ada di dalam rumah tersebut hangus. “Yang paling parah di bagian tengah. Seluruh perabot di sana sampai atap, habis jadi arang. Di kamar barangbarang masih utuh tapi atap sudah terbakar,” ujar salah seorang petugas pemadam. Setengah jam kemudian api berhasil dipadamkan dan petugas dari Polsek Kota Negara bersama Tim Identifikasi Polres Jembrana melakukan olah TKP. Dari penyelidikan awal, diperkirakan api yang menghanguskan hampir seluruh ruangan rumah itu berasal dari kipas angin yang tertempel di plafon. Kapolsek Kota Negara Kompol Ketut Maret yang turun ke TKP mengungkapkan, dari penyelidikan sementara api bersumber dari kipas angin. Saat dimintai keterangan, pemilik mengaku meninggalkan rumah tidak menyalakan dupa. Selain itu polisi juga mendapati di sebelah timur rumah korban ada kabel PLN yang tersambung dan dibungkus plastik warna putih serta mengeluarkan api, sehingga plastik itu juga terbakar. Sementara itu, dari

pengamatan kemarin, hampir seluruh bagian dalam rumah ludes terbakar. Kondisi yang paling parah ada di ruang tengah. Sejumlah perabot yang ada di dalam ruangan tersebut sudah ludes jadi arang. Petugas dari Tim Identifikasi juga melakukan olah TKP di bagian ruang tengah tersebut. Peristiwa kebakaran ini merupakan yang kesekian kalinya terjadi di Jembaran sejak akhir pekan lalu. Sehari sebelumnya, pada Senin (12/2) malam sebuah toko baju di Jalan Jenderal Sudirman juga terbakar. Kejadiannya sekitar pukul 21.07 Wita saat toko MBM Factory Outlet itu buka. Salah seorang pengunjung, Bufi melihat api membakar boks meteran kWh listrik di toko tersebut. Kejadian itu langsung dilaporkan ke pemadam kebakaran dan tak lama kemudian turun. Beruntung api yang masih kecil bisa langsung dipadamkan beberapa menit kemudian setelah mobil damkar dikerahkan. Staf PLN Rayon Negara Ridwan Islami saat ditemui di lokasi menyebutkan terbakarnya MCB ini diduga karena beban penggunaan listrik yang tinggi. MCB pembatasnya tidak mau bekerja sehingga kWh meteran meledak. Di toko tersebut terdapat kWh meter 3 fase berdaya 10.600 VA. (kmb26)

Bali Post/olo

TERBAKAR - Kondisi bagian tengah rumah milik Ida Ayu Ketut Tirta Himbara Wati (42) yang terbakar, Selasa (13/2) kemarin.

Kasus Kurir Rokok Tanpa Cukai Dilimpahkan

Bali Post/olo

DILIMPAHKAN - Pelaku pengiriman rokok tanpa cukai, Syaiffudin, ketika dilimpahkan ke Kejaksaan.

Negara (Bali Post) Pelaku pengiriman rokok tanpa cukai, Syaiffuddin Juhri (50), ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana, Senin (12/2) petang. Sopir truk tersebut sebelumnya ditangkap oleh petugas Bea dan Cukai Denpasar di Sumbersari, Melaya pada Agustus 2017 lantaran melakukan pengiriman rokok tanpa cukai. Selain mengangkut daging ayam potong dari Jawa, pelaku juga terbukti membawa ratusan slop rokok berbagai merk. Tersangka saat ini menjalani pelimpahan tahap II dari Kejaksaan

Tinggi (Kejati) Bali. Kasipidsus Kejari Jembrana I Made Pasek Budiawan saat dikonfirmasi, Selasa (13/2) kemarin, mengatakan selama penyelidikan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Bali, NTB dan NTT, tersangka tidak dilakukan penahanan. Namun untuk mempermudah proses hingga persidangan, setelah dilimpahkan tersangka ditahan dan dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas II B Negara. Menurut Pasek, tersangka yang saat itu mengendarai

truk DK 8641 WJ ditangkap petugas di Sumbersari sekitar pukul 03.00 Wita. Rokok tanpa cukai yang dibawa tersangka ini dibawa dari Jawa dengan tujuan Bali. Rokok yang dibawa di lima macam merk. Di antaranya merek S3 sebanyak 320 slop, Grend 320 slop, Still 800 slop, Grand 160 slop dan 20 Solid 160 slop. Setiap slop terdiri dari 10 bungkus. Sedangkan pada setiap bungkus berisi 20 batang rokok. Tersangka dijerat Pasal 54 Undang-undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang perubahan atas Undang-undang

Nomor 11 Tahun 1995 tentang cukai. Dengan ancaman pidana penjara minimal satu tahun dan maksimal lima tahun atau dengan paling sedikit dua kali nilai cukai dan paling banyak sepuluh kali cukai yang seharusnya dibayar. Dari keterangan tersangka, penjualan rokok tanpa cukai itu dilakukannya untuk mendapat tambahan. Rokok tanpa cukai ini diminati masyarakat lantaran harganya yang murah. Tersangka sejatinya sudah memiliki pekerjaan tetap sebagai sopir truk. (kmb26)


Rabu Kliwon, 14 Februari 2018

BULELENG

11

Formasi CPNS Mengisi PNS yang Pensiun 2018 Singaraja (Bali Post) – Kendatipun pemerintah pusat membuka perekrutan CPNS 2018, upaya ini dipastikan tidak dapat menyelesaikan masalah kekurangan PNS di Buleleng. Hal ini terbukti karena kebijakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) menyetujui penambahan PNS sesuai jumlah pegawai yang sudah pensiun pada tahun yang sama. Itu artinya, berkurangnya PNS selama moratorium tidak bisa dipenuhi. Sekda Buleleng Ir. Dewa Bali Post/kmb38 Ketut Puspaka, M.P. di ruDewa Ketut Puspaka ang kerjanya, Selasa (13/2) kemarin, mengatakan dari analisis jabatan (anjab) dan analisis beban kerja (ABK) oleh masing-masing Organsiasi Perangkat Daerah (OPD), Buleleng memerlukan tambahan PNS baru lebih dari 6.000 orang. Kebutuhan itu dipastikan tidak akan terpenuhi dari perekrutan CPNS yang akan digulirkan oleh Menpan-RB tahun ini. Hal ini karena kebijakan pemerintah pusat hanya menyetujui formasi CPNS untuk mengisi PNS yang pensiun saat dilakukan perekrutan CPNS. Dia mencontohkan, tahun ini PNS di daerahnya tercatat 362 orang pegawai yang purnatugas. Dengan data itu, bisa dipastikan formasi yang akan disetujui dalam perekrutan CPNS tahun ini adalah sebanyak pegawai yang purnatugas tersebut. Meski kebutuhan pegawai belum terpenuhi hingga 100 persen, Puspaka menilai kebijakan penambahan pegawai baru, pemerintah tetap berpegang pada asas efisiensi anggaran, menekan agar belanja pegawai tidak melebihi dari kebutuhan pembangunan di suatu daerah. “Kebijakannya memang akan mengisi jumlah pegawai yang pensiun saat rekrutmen CPNS dilakukan. Dengan kebijakan ini sudah pasti kebutuhan PNS di daerah kita tidak bisa diisi sekaligus,” katanya. Menurut Puspaka, selain hanya mengganti PNS yang pensiun, kebijakan pusat dalam perekrutan CPNS tahun ini hanya untuk tiga spesifikasi khusus yaitu guru, tenaga kesehatan, tenaga infrastruktur, dan beberapa tenaga bidang ekonomi dan hukum. Badan Kepegawaian Pengemangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) sudah menindaklanjuti ketentuan MenpanRB tersebut. Selain itu, BKPSDM juga diinstruksikan untuk mempersiapkan teknis dan mekanisme perekrutan. Perekrutan akan mengikuti kebijakan Menpan-RB dengan seleksi kompetensi dasar yang sudah menjadi standar Menpan-RB. Selain itu, seleksi kompetensi bidang keahlian, rencananya panitia seleksi (pansel) akan bekerja sama dengan pihak ketiga. “Mei 2018 nanti akan digodok dan BKPSDM sudah kami instruksikan untuk mempersiapkan dan sekitar Juni 2018 formasi turun, maka seleksi akan kita mulai gulirkan,” jelasnya. (kmb38)

Tarif Air Minum Naik 10 Persen

Singaraja (Bali Post) – Tarif air minum di Kabupaten Buleleng mulai 1 Maret 2018 ini dipastikan naik 10 persen. Keputusan ini diambil jajaran Direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Buleleng karena beban operasional perusahaan yang terus membengkak. Kalau mengandalkan dari hasil menjual air saja, beban operasional hanya terpenuhi sebesar dua persen. Satu-satunya solusi yang diambil adalah kebijakan penyesuaian tarif. Penyesuaian tarif juga berlaku untuk PDAM Cabang Busungbiu. Hal itu diungkapkan Direktur Utama PDAM Buleleng Made Lestariana di kantornya, Selasa (13/2) kemarin. Lebih jauh, Lestariana mengatakan, beban operasional perusahaan selama ini paling tinggi untuk biaya belanja pegawai dan disusul biaya untuk membayar rekening listrik untuk mesin pompa air. PDAM membayar listrik ke PLN mencapai Rp 906.572.988. Tingginya biaya listrik itu tidak lepas karena PDAM sebagian besar mengoperasionalkan mesin pompa air untuk memasok air untuk pelanggan air di Bali Utara. Situasi ini ditambah beban perusahaan menyiapkan bahan material untuk mendukung pemeliharaan. Harga bahan material terus meningkat dan ongkos pekerjaan juga terus meningkat, sehingga menambah tinggi biaya operasional yang harus disiapkan perusahaan. Peningkatan biaya perasional ini kalau tidak diimbangi dengan penyesuaian tarif, dikhawatirkan memengaruhi kinerja perusahaan secara menyeluruh. “Situasi ini yang membuat kita untuk menyesuaikan tarif air minum untuk semua pelanggan. Persoalan ini sudah terjadi sejak lama terutama ketika ada kenaikan tarif dasar listrik dan harga bahan material yang juga terus meningkat,” katanya. Menurut Lestariana, kalau dengan hasil penjulan air minum saja belum menutup kebutuhan biaya operasional tersebut. Hal ini karena PDAM tidak terpaku menambah sebanyakbanyaknya pelanggan air baru. Namun, justru perusahaan mengarahkan agar masyarakat hemat menggunakan air. Penghematan air pun turun pada tahun 2017 dari rata-rata konsumsi air minum 23 kubik menjadi rata-rata 21 kubik tiap pelanggan. “Seperti itu kondisinya, sehingga tarif ini menjadi napas untuk kelanjutan usaha di tengah peningkatan beban operasional perusahaan,” jelasnya. Di sisi lain, Lestariana mengatakan, penyesuaian tarif 10 persen ini telah dikaji oleh Badan Pengawas (BP) dan disetujui oleh Bupati melalui Peraturan Bupati (Perbup) No. 45 tanggal 28 November 2014. Perbup No. 2 Tahun 2018 tentang Pengesahan Anggaran PDAM. Selain itu, penyesuaian tarif ini juga sesuai rekomendasi DPRD Buleleng No. 7 Tahun 2014 tanggal 20 November 2014. Dengan penyesuaian tarif ini, pemakaian air rata-rata oleh pelanggan rumah tangga sebesar 18 meter kubik per bulan, sehingga setiap kepala keluarga membayar rekening air setiap bulan Rp 67.380 dengan rincian biaya abonemen Rp 12.000, biaya pemakaian dari nol sampai 10 meter kubik Rp 21.300 dan pemakaian dari 11 sampai 18 meter kubik Rp 34.080. “Kenaikan 10 persen ini tarifnya masih di bawah standar keterjangkauan sebesar Rp 86.600,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

TARIF – Dirut PDAM Buleleng Made Lestariana (tengah) mempresentasikan penyesuaian tarif air minum yang berlaku mulai 1 Maret 2018.

Pembetulan

Berita Bali Post Selasa (13/2) berjudul “Baru 13 Koperasi Gelar RAT” terdapat kesalahan penyampaian data. Sampai Januari 2018, Dinas Koperasi dan UKM Buleleng mencatat 13 koperasi sudah menggelar RAT. Sampai bulan ini, koperasi yang telah RAT bertambah menjadi 62 koperasi dari total 330 koperasi di Bali Utara. (redaksi)

Bali Post/kmb38

RUSAK – Sejumlah rumah warga Dusun Babakan, Desa Panji, Kecamatan Sukasada rusak parah setelah tergerus banjir bandang Jumat (26/1) silam.

Asesmen Pascabanjir

Terjadi Penyempitan DAS di Desa Panji kan Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Made Subur yang dihubungi, Selasa (13/2) kemarin. Lebih jauh, pejabat asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini mengatakan, setelah asesmen, kerusakan DAS di Dusun Babakan itu perlu dilakukan upaya yang sifatnya jangka pendek dan jangka panjang. Untuk jangka pendek, BPBD bersama perangat desa, warga, dan komponen lain perlu melakukan gotong royong. Aksi ini dilakukan dengan membuat tanggul sementara untuk melindungi sisa ban-

gunan rumah warga yang tergerus banjir. Badan jalan yang tergerus pun akan dipasangi tanggul dari pasir yang dimasukkan dalam karung plastik, sehingga mencegah aliran air ketika hujan yang bisa saja memicu terjadi longsor susulan yang memperparah kerusakan infrastruktur jalan itu sendiri. Selain itu, tanah di pinggir jalan itu akan dipasangi terpal, untuk mencegah terkikisnya tanah akibat hujan, sehingga tidak memperparah kerusakan yang terjadi. “Dari depan SDN 1 Panji ke utara itu, kami pantau banyak bangunan yang

membahayakan dan rawan akan tergerus kalau banjir susulan. Untuk jangka pendek harus ada gotong royong dulu untuk membuat tanggul penahan sementara bekas rumah warga yang tergerus itu termasuk jalan yang longsor itu kita buatkan tanggul di pinggir jalan, sehingga mencegah gerusan air kalau hujan,” jelasnya. Sedangkan penanganan jangka panjang, DAS di wilayah Dusun Babakan dan sekitarnya itu perlu dilakukan normalisasi. Selain itu, penguatan dinding saluran dan pembuatan saluran pembuan-

gan air yang permanen perlu dilakukan ke depannya. Upaya ini penting karena kondisi DAS yang difungsikan untuk irigasi menyempit dan kondisinya tergolong parah. Ini bukan karena saluran yang tidak terpelihara, namun dampak pembangunan yang sepertinya tidak sesuai fungsinya. “Setelah penanganan pascabencana, langkah permanen adalah normalisasi. Ini penting karena DAS di sana terjadi penyempitan parah dan bahkan bangunan tepat di aliran air, jadi ini yang salah peruntukan dan perlu penanganan serius,” jelasnya. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Warga Lingkungan Petak, Kelurahan Astina, Singaraja gempar, Selasa (13/2) kemarin. Di tempat ini terjadi kasus penganiayaan dengan senjata tajam (sajam) berujung aksi bakar diri, melibatkan dua pria yakni Alamsyah (46) dan Agus Suara (38).

takan, kasus penganiayaan ini mengejutkan warga di sekitar lokasi kejadian. Apalagi, setelah menganiaya, diikuti aksi bakar diri hingga rumah nyaris terbakar. Beruntung, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Buleleng tiba di lokasi kejadian hingga tidak sampai kebakaran meluas. ‘’Kejadiannya mengejutkan dan memang setelah penganiyaan itu terjadi bakar diri dan api sudah dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran,’’ katanya. Jajaran Polres Buleleng langsung terjun ke lokasi kejadian. Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari saksi yang diduga

mengetahui kejadian tersebut. Wakapolres Buleleng Kompol Ronny Riantoko mengatakan, untuk sementara polisi belum memastikan motif dari penganiayaan yang berujung bakar diri yang dilakukan oleh pelaku. Meski demikian, polisi menduga kasusnya berkaitan dengan persoalan hutangpiutang. Barang bukti yang berhasil diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut satu buah senjata tajam, sisa bensin, kasur yang terbakar, dan bagian kulit pelaku menempel di kasur tersebut. ‘’Masih dikembangkan lebih lanjut dan barang bukti ini kami amankan untuk proses lebih lanjut,’’ jelasnya. (kmb38)

Kesejahtraan (Kesra), Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Badan Keuangan Daerah (BKD) akan membahas masalah ini. Pembahasan ini memastikan apakah pemangku dan sulinggih yang sudah terdata sebanyak 1.506 orang itu tetap mendapat jatah KIS dari anggaran APBD dengan kriteria pasien kelas tiga atau akan dicarikan solusi lain. Jika hanya bisa membiayai pasien kelas tiga, maka jatah KIS untuk pemangku dan sulinggih itu akan ditutupi dengan memanfaatkan tambahan kuota KIS di tahun ini yakni sekitar 35 ribu lebih. “Ini akan dibahas lagi apakah akan tetap kelas tiga sehingga KIS pemangku dan sulinggih itu akan di-cover dari tambahan kuota KIS pada tahun ini, kalau tidak ya kemungkinan

terburuk pemangku dan sulinggih bisa saja tidak bisa diberikan KIS,” jelasnya. Sementara itu, menyusul tambahan kuota KIS 2018 ini, Dinsos mendistribusikan 150 KIS untuk masing-masing desa dan kelurahan. Jatah itu untuk melayani penduduk miskin yang belum mendapat KIS. Warga miskin yang tercecer itu dapat diusulkan oleh aparat desa atau kelurahan. Selain itu, warga miskin yang masuk Basis Data Terpadu (BDT) namun belum menerima KIS, aparat desa atau kelurahan juga dipersilakan untuk mengusulkan KIS. Selain itu, Dinsos juga menyiapkan kuota KIS untuk penyandang disabilitas, penderita gangguan jiwa, orang telantar, dan anak yatim piatu. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Banjir bandang yang menerjang Dusun Babakan, Desa Panji, Kecamatan Sukasada Jumat (26/1) lalu, mengakibatkan sejumlah rumah di pinggir sungai (tukad) rusak parah. Selain itu, pinggir jalan kabupaten di dusun ini juga tergerus hingga menganggu arus kendaran dari dua arah. Pascabencana itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng melakukan asesmen. Hasilnya, sepanjang sungai di dusun ini mengalami penyempitan yang diduga akibat kesalahan pembangunan. Demikian diungkap-

Usai Menganiaya, Bakar Diri hingga Tewas

Informasi dilapangan menyebutkan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.00 Wita. Diduga kasus penganiayaan yang berakhir dengan aksi bunuh diri tersebut diduga dipicu masalah utang-piutang. Berawal ketika Alamsyah, warga Lingkungan Petak, tidak sengaja menemukan SMS yang masuk di HP istrinya. SMS itu dikirim oleh Agus Suara. Pesan tersebut diduga berkaitan dengan masalah utang-piutang. Setelah membaca pesan tersebut, Alamsyah menghubugi Agus Suara dan meminta bertemu di rumahnya

Lingkungan Petak. Permintaan Alamsyah ditepati oleh Agus Suara. Selang beberapa menit kemudian, ia datang dengan mengendarai sepeda motor. Sampai di depan pintu masuk rumah, Agus Suara tiba-tiba diserang dan ditusuk menggunakan pisau dapur oleh Alamsyah. Mendapat serangan itu, Agus Suara lari menyelamatkan diri. Sedangkan Alamsyah masuk ke dalam rumah. Tidak disangka, dia nekat meminum racun serangga. Tidak hanya itu, setelah minum racun serangga Alamsyah juga lang-

sung membakar kasur yang ada di ruang tengah. Setelah kasur terbakar, dia masuk ke dalam kasur itu untuk membakar diri. Alamsyah yang lemas dan penuh luka bakar berusaha diselamatkan warga. Namun naas dalam perjalanan menuju rumah sakit dia dinyatakan meninggal dunia. Sementara korban Agus mengalami luka di dada kiri dan perut bagian kanan. Saat ini dia dirawat RSUD Buleleng. Kepala Lingkungan Peguyangan, Kelurahan Astina, Made Wirayuda Oka di RSUD Buleleng menga-

Pemangku Kahyangan Tiga dan Sulinggih Batal Dapat KIS Singaraja (Bali Post) – Akhir tahun 2017 lalu, Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng sudah menetapkan 1.506 orang pemangku pura kahyangan tiga dan sulinggih untuk mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Rencana awal, KIS itu diusulkan dengan kelas tiga. Karena pertimbangan tidak etis memberi pelayanan kepada pemangku dan sulinggih dengan pelayanan kesehatan kelas tiga maka skema pembiayaannya dipilah. Untuk pamangku kahyangan tiga, pembiayaannya untuk kelas dua dan untuk sulinggih akan dimasukkan pasien kelas satu. Meski sudah dibedakan, KIS tersebut tidak bisa dibiayai karena regulasi mengatur bahwa hanya pasien kelas tiga yang

bisa dibiayai dari anggaran APBD. Dengan kondisi ini, Dinsos membatalkan penerbitan KIS untuk pemangku dan sulinggih tersebut. Kepala Bidang (Kabid) Jaminan dan Perlindungan Sosial, Luh Emi Suesti, saat ditemui di Singaraja Selasa (13/2) kemarin, membenarkan KIS untuk pemangku dan sulinggih tersebut dibatalkan. Dia mengatakan, pembatalan itu tidak bisa diatasi dengan solusi lain. Sementara, kalau dipaksakan kriteria pasien yang dibiayai di kelas tiga saja pihaknya merasa tidak etis memberi pertanggungan untuk pemangku dan sulinggih yang melaksanakan tugas mulia membantu umat dan menjadi orang yang disucikan, namun pelayanan kesehatan justru disamakan

dengan pasien di kelas tiga. Untuk itu, daripada memicu masalah di kemudian hari, KIS pemangku dan sulinggih dibatalkan. “Tidak bisa direalisasikan karena aturan di Badan Keuangan hanya boleh membiayai KIS untuk pasien kelas tiga. Kita tidak etis memberikan pelayanan untuk pemangku dan sulinggih dengan kelas perawatan paling bawah, sehingga untuk sementara KIS itu batal,” katanya. Menurut Emi, karena telanjur tersosialisasi ke masyarakat bahwa pemerintah memberikan jatah KIS untuk pemangku dan sulinggih, maka dalam waktu dekat ini Dinsos bersama Badan Perencana Pembangunan Penelitian Pengembangan (Bappeda Litbang), Bagian


KLUNGKUNG

12

Rabu Kliwon, 14 Februari 2018

KLUNGKUNG MEMILIH Paslon Ambil Nomor Urut

Kompak Mengaku Sesuai Harapan

Semarapura (Bali Post) Pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klungkung telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada rapat pleno, Selasa (13/2) kemarin. Paket I Nyoman Suwirta dan I Made Kasta (Suwasta) mendapatkan nomor 2. Sementara Tjokorda Bagus Oka dan I Ketut Mandia nomor 1. Semuanya dianggap memiliki makna tersendiri dan sesuai harapan. Pada pengundian yang berlangsung di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya Lapangan Puputan Klungkung, kedua paslon kompak datang bersamaan. Bahkan sebelumnya diawali “kemesraan” dengan berjabat tangan. Suwasta yang mengenakan pakaian dengan unsur poleng diiringi ratusan massa berbaju putih dengan tabuhan baleganjur dan tarian joged. Sementara ratusan massa yang mengiringi Bagia, dominan mengenakan pakaian merah. Euforianya sangat terlihat. Seluruhnya memekikkan jargon masing-masing. Ada salam dua periode maupun salam satu jalur. Hanya, tak seluruh massa bisa masuk ke tempat pengungdian. Ketua KPU Klungkung I Made Kariada menyatakan itu dikarenakan tempat yang tidak mencukupi. “Masing-masng paslon hanya diberikan undangan untuk seratus orang. Jadi itu saja yang masuk,” sebutnya. Tahapan selanjutnya, paslon akan mengikuti deklarasi kampanye damai pada 15 Februari. “Kami juga akan mempersiapkan untuk pengadaan alat peraga kampanye,” katanya. Sementara itu, I Nyoman Suwirta menyampaikan nomor urut 2 sangat diharapkan. Menurutnya, angka itu memiliki makna menyatukan perbedaan masyarakat Klungkung untuk menuju unggul dan sejahtera. “Dua bermakna rwa bhineda. Bersama Made Kasta menyatukan perbedaan di masyarakat,” tegasnya. Melawan Bagia, paket yang diusung dan didukung Partai Gerindra, Golkar, Demokrat dan NasDem, PBB dan PKS ini telah mempersiapkan lima program unggulan. “Program kami Panca Santhi. Lima program besar yang membawa kedamaian. Kami siap tempur. Tapi damai dong,” ungkapnya. Pernyataan menggebu-gebu juga dilontarkan I Ketut Mandia. Angka 1 yang didapatkan merupakan sebuah harapan. Itu dinilai menunjukkan satu persepsi dengan pilgub, sehingga dapat membangun satu jalur. “Angka 1 diutamakan. Kalau tidak ada satu, tidak ada dua. Yakin menang. Kalau tidak yakin, untuk apa kami maju. Ini untuk meyakinkan demokrasi. Tetapi harus tetap berjalan damai,” tandasnya seraya memekikkan salam satu jalur bersama Tjok Bagus dan simpatisannya. (kmb45)

Bali Post/sos

TUNJUKAN - Paket Suwasta dan Bagia menujukkan nomor urut yang didapatkan dalam pilkada serentak Juni 2018.

Tega Cabuli Anak di Bawah Umur

Pelaku Mengaku Terangsang Usai Melihat Wisatawan

Semarapura (Bali Post) Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur asal Desa Kutampi Kaler, Kecamatan Nusa Penida, LS (15), terus dikembangkan Satuan Rererse Kriminal Polres Klungkung. Terungkap, pelaku I Wayan Rekik (55) melakukan aksi bejat tersebut lantaran terangsang setelah melihat wisatawan di salah satu vila tempatnya memotong rumput. Kasubag Humas Polres Klungkung AKP I Putu Gede Ardana saat merilis kasus ini, Selasa (13/2) kemarin menjelaskan, dalam pengembangannya selain melakukan pelecehan, pelaku yang satu desa dengan korban juga diduga menyekapnya di salah satu bangunan bekas gudang batako. “Sebelum dicabuli ada indikasi perampasan kemerdekaan seseorang atau penyekapan,” jelasnya. Dijelaskan, kasus itu terjadi pada 25 Januari 2018. Namun baru dilaporkan 5 Februari oleh keluarga korban. Sesuai hasil pemeriksaan, pencabulan tersebut berawal dari pelaku terangsang melihat wisatawan di salah satu vila. Setelah itu, korban yang juga ada di sana ditawari untuk diantar pulang. Namun faktanya justru berbeda. Korban yang tidak bersekolah dan yatim piatu ini justru digiring ke bangunan bekas gudang batako. Di tempat itu korban langsung disuruh duduk dan ditinggalkan dengan pintu tertutup. Malamnya sekitar pukul 19.00 Wita langsung disetubuhi. Setelah selesai, pelaku kembali pergi. “Setelah berhubungan pelaku meninggalkan korban. Saat itu keluarga korban mencarinya. Pelaku pun ikut berpura-pura mencari. Malam harinya korban diajak pulang. Pelaku mengaku menemukan,” jelasnya. Disampaikan lebih lanjut, dalam pengembangan kasus ini, polisi telah meminta keterangan terhadap lima orang saksi, termasuk korban. Seluruhnya berjalan kooperatif. “Korban biasa menjawab pernyataan,” imbuhnya. Kasat Reskrim AKP I Made Agus Dwi Wirawan yang turut mendampingi juga menyampaikan telah mengundang psikiater untuk membantu memeriksa korban. “Kami sudah bersurat ke RSUD. Belum dapat balasan. Ini untuk mengetahui kondisi psikis anak,” sebutnya. Sementara itu, untuk pelaku dijerat Pasal 76E jo Pasal 82 Undang-undang RI 35/2014 tentang Perubahan Atas Undang-undang RI 23/2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara, dan atau Pasal 333 ayat (1) KUHP tentang Tindak Pidana Merampas Kemerdekaan atau penyekapan dengan ancaman kurungan maksimal 8 tahun penjara. (kmb45)

Bali Post/sos

DIAMANKAN - Pelaku pencabulan I Wayan Rekik (paling kanan) diamankan di Polres Klungkung.

Bali Post/sos

JEBOL - Saluran irigasi Subak Pau, Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Selasa (13/2) kemarin nampak jebol. Padahal pembangunannya baru tuntas Desember 2017.

Lagi, Saluran Irigasi Subak Pau Jebol Bantah Akibat Tak Sesuai Bestek

Semarapura (Bali Post)Kualitas saluran irigasi Subak Pau, Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, kembali dikeluhkan petani. Pasalnya, pascaselesai dibangun Desember 2017, kerusakan sudah banyak ditemui. Bahkan yang terakhir terdapat jebol pada dua titik dengan panjang masing-masing sekitar lima meter. Tak hanya itu, senderan di lokasi lain sepanjang belasan meter juga terancam mengalami hal serupa. Berdasarkan keterangan petani, senderan itu jebol sekitar sepekan lalu. Kondisi tersebut kerap dipertanyakan. Bahkan muncul penilaian pembangunannya asal-asalan. Itu terlihat dari material yang digunakan tak sesuai pada umumnya. Sangat mudah mengelupas, layaknya bercampur tanah. Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Klungkung I Made Jati Laksana saat dikonfirmasi mengatakan sudah melakukan pemantauan ke lokasi. Itu disebabkan karena adanya terjangan air pada senderan yang berasal dari saluran cacing. “Ini yang memicu. Air

masuk ke celah senderan dan menyebabkan jebol,” sebutnya. Perbaikannya sudah dikoordinasikan dengan pelaksana, mengingat masih masa pemeliharaan. Itu sudah disanggupi bisa terlaksana hari ini. Sementara itu, disinggung kualitas proyek, ditegaskan sudah sesuai ketentuan. Demikian pula pengawasan saat pengerjaan sudah berjalan secara rutin. “Kami selalu pantau pengerjaannya. Tetapi tidak bisa seharian penuh. Ini lebih banyak dari konsultan pengawas,” sebut pejabat asal Desa Kamasan, Kecamatan Klungkung ini. Pelaksana proyek, Komang Suardana mengaku belum sempat meninjau senderan

tersebut. Namun demikian, dinyatakan itu masih tahap pemeliharaan hingga Juni mendatang. “Kalau rusak, saya siap memperbaiki. Karena masih masa pemeliharaan,” ungkapnya. Ia pun membantah jika pembangunannya asal-asalan. Seluruhnya sudah sesuai bestek. Disinggung terkait kontruksi batunya yang tidak merata, dinyatakan kemungkinan itu terlepas dari pengawasan. “Pengawasan sudah, tetapi tidak terus bisa setiap hari,” pungkasnya. Seperti berita sebelumnya, pembangunan saluran primer sepanjang 580 meter ini menelan anggaran sekitar Rp 540 juta. Pada Desember 2017, tepatnya sepekan usai

pembangunan sudah banyak mengalami kerusakan dan sempat dipertanyakan petani. Bahkan, dikhawatirkan kerusakan semakin parah. Kondisinya demikian juga menuai sorotan dari Sekretaris Komisi II DPRD Klungkung, I Wayan Buda Parwata. Politisi Hanura ini menuding kerusakan tersebut sebagai imbas lemahnya pengawasan saat pengerjaan. Menyikapi itu, Pemkab didesak untuk melakukan evaluasi. Ini dipandang penting untuk menghindari munculnya persoalan serupa. Pelaksana juga diminta untuk tidak main-main mengutak-atik perencanaan. Jika hal tersebut terjadi, ditengah masyarakat yang sudah melek, dampaknya bisa berurusan dengan penegak hukum. “Peran masyarakat untuk mengawasi pembangunan juga sangat diperlukan. Karena uang yang diguna-

kan sebagian juga dari pajak. Jangan diam menerima pekerjaan yang tidak sesuai kualitas,” tegasnya. Anggaran Perbaikan Perbaikan saluran irigasi kembali digulirkan Pemkab Klungkung tahun ini. Jati Laksana menjelaskan sesuai perencanaan, khusus yang anggarannya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 3.049.000.000 menyasar saluran di Subak Desa Manduang dan Desa Selisihan, Kecamatan Klungkung serta Subak Togoh, Desa Tohpati, Kecamatan Banjarangkan. Selain itu, ada pula bersumber dari APBD sebesar Rp 2.280.760.000. Beberapa sasarannya, yakni Subak Gombeng Kaler, Desa Nyalian, Selisihan Kangin, Desa Selisihan dan Takmung. “Kami juga mengusulkan 15 subak untuk mendapatkan hibah dari pusat,” tandasnya. (kmb45)

Tiga Bulan, Kepesertaan JKN-KIS Sentuh 62 Ribu

Semarapura (Bali Post) Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional dan Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang ditanggung Pemkab Klungkung telah menyentuh angka 62 ribu sejak digulirkan mulai 1 November 2017. Namun demikian, masih ada ribuan kuota belum terserap. Mengatasi ini, sosialisasi pun terus digulirkan. Kepala Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Klungkung Putu Siswadi Dharma Dwipa mengungkapkan masyarakat yang mendaftar sebagai peserta semakin meningkat. Sampai Senin (12/2), tercatat sudah mencapai 62.557 orang dari estimasi 65 ribu yang berasal dari Kecamatan Klungkung, Banjarangkan, Dawan dan Nusa Penida. ‘’Capaian ini tergolong tinggi,’’ ungkapnya, Selasa (13/2) kemarin. Sejak digulirkan, tak dimungkiri masih ada masyarakat yang masih enggan untuk mendaftar. Berbagai hal menjadi alasan. Mengatasi itu, petugas dari BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Klungkung

Bali Post/sos

PELAYANAN - Suasana pelayanan di BPJS Kesehatan Klungkung. Kepesertaan JKNKIS yang ditanggung Pemkab Klungkung telah menyentuh 62 ribu sejak 1 November 2017 hingga, Senin (13/2) kemarin.

sudah dipegang sebelum kartu dinyatakan aktif. ‘’Kepesertaan aktif sebulan setelah pendaftaran. Sebelum itu kartu sudah tercetak dan dibagikan,’’ imbuhnya. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan, untuk mempercepat serapan kuota, peran aktif pemerintah desa maupun dusun sangat diperlukan. ‘’Ini program mahal. Kami berharap masyarakat yang belum memiliki, segera didaftarkan. Pemerintah desa harus berperan aktif,’’ tegasnya. Memuluskan program yang digadang-gadang untuk menyukseskan Universal Health Coverage (UHC) ini, Pemkab menganggarkan Rp 2,9 miliar lebih untuk mendanai kepesertaan pada November dan Desember 2017. Pada 2018 sebesar Rp 17,9 miliar. Peserta akan ditanggung untuk perawatan kelas III. Selain untuk meningkatkan derajat kesehatan, progran ini juga mampu memberikan peningkatan PAD yaitu pendapatan kapitasi. Jika pada tahun 2016 realisasi Rp 4,9 miliar lebih, tahun ini dirancang 6,7 miliar lebih dan 2018 sebesar 11,8 miliar lebih. (kmb45)

langsung menerapkan sistem jemput bola. ‘’Kami langsung datang ke desa. Meminta data untuk disandingkan dengan data yang kami pegang. Untuk yang belum memegang (JKNKIS - red), langsung dijajaki,’’ katanya.

Selain itu, persyaratannya pun lebih dipermudah. Warga bersangkutan tak lagi menyetorkan data ke Dinas Kesehatan, tetapi langsung ke kantor BPJS Kesehatan yang berlokasi di Jalan Gadjah Mada, Semarapura. ‘’Nanti

kami yang menyetorkan data ke Dinas Kesehatan. Ini cukup efektif untuk percepatan,’’ katanya. Ditambahkan, pencetakan kartu memang tidak langsung bisa dilakukan saat pendaftaran. Namun ditegaskan, itu

besok. Sejalan dengan situasi itu, tenda di GOR Swecapura juga akan dibongkar. ‘’Pengungsi sudah hampir habis. Tinggal menunggu kepulangan Kamis ini,’’ terangnya. Mantan Camat Banjarangkan ini menyebutkan, masih ada sekitar 21 ton beras masih tersisa. Selain itu, ada pula 602 dus air mineral, 1.724 dus mi instan dan 4.150 liter minyak goreng. ‘’Untuk dibawa ke mana ini, kami masih menunggu surat keputusan dari Bupati. Biasanya tetap disumbangkan untuk hal bersifat sosial, seperti panti asuhan,’’ katanya. Selama hampir lima bulan pengungsian berlangsung,

total pengeluaran untuk keperluan logistik dapur umum tercatat Rp 913.945.072. Angka tersebut berasal dari donatur. Dalam kurun waktu itu, pemkab belum mengeluarkan bantuan tak terduga yang disiapkan sebesar Rp 1,5 miliar. Sementaara itu, terkait klaim jaminan kesehatan di RSUD Klungkung mencapai Rp 1.533.093.000. Rincianya, rawat jalan Rp 452.424.800 dan rawat jalan Rp 1.080.668.200. Pengungsi meninggal juga mencapa 40 orang, sebagian besar lansia yang sudah menderita sakit sebelum mengungsi. (kmb45)

BERAS - Beras menjadi salah satu kebutuhan utama untuk pengungsi di Kabupaten Klungkung. Pascakepulangan pengungsi, jumlah beras yang tersisa masih mencapai 21 ton.

Pengungsi Pulang, Logistik Masih Menumpuk

Semarapura (Bali Post) Pengungsi Gunung Agung di Kabupaten Klungkung sudah nyaris habis kembali ke kampung halaman. Di tengah hal tersebut, sejumlah logistik masih menumpuk di Posko GOR Swecapura, Desa Gelgel. Pemanfaatan selanjutnya belum bisa dipastikan. Itu masih menunggu keputusan bupati. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung Putu Widiada, Selasa (13/2) kemarin menjelaskan, pengungsi tersisa 79 jiwa, yakni di Kelurahan Semarapura Kaja. Direncanakan kepulangannya berlangsung Kamis (15/2)

Bali Post/sos


Rabu Kliwon, 14 Februari 2018

MADP ’’ Warning’’ Desa Adat Hati-hati Kelola BKK

Amlapura (Bali Post) Pengelolaan BKK (Bantuan Keuangan Khusus) Provinsi maupun Kabupaten, dicurigai banyak disalahgunakan. Laporan pertanggungjawabannya juga disinyalir banyak yang fiktif. Penerima BKK diminta hati-hati mengelola dana agar jangan sampai menyesal setelah menjadi sasaran aparat penegak hukum dan diseret ke meja hijau lalu menjadi penghuni penjara. Warning itu disampaikan Ketua Majelis Alit Desa Pakraman (MADP) Karangasem I Nyoman Winata saat bertatap muka dengan para penerima dana BKK, antara lain bendesa, klian banjar adat hingga klian subak dan subak abian se-Kecamatan Karangasem di Kantor Camat Karangasem, Senin (12/2) lalu. Menurutnya, BKK ini uang panas. Banyak yang sudah menjadi korban, karena pengelolaannya tidak sesuai dengan petunjuk teknis. Bendesa adat, klian banjar adat dan klian subak diminta harus bekerja sesuai dengan aspirasi masyarakat dan petunjuk teknis. ‘’Sekarang lagi zaman mengungsi, jangan sampai sampai nanti semeton mengungsi ke dajan (utara) SMPN 1 (Lapas Karangasem),’’ katanya. Dia mengamati selama ini banyak penggunaan BKK ini laporannya fiktif. Ini berbahaya. Kalau ini dilaporkan ke aparat penegak hukum, baik kepolisian maupun kejaksaan, selain bendesa, klian banjar dan klian subak, yang kena juga bisa perbekelnya. Karena, menurutnya, perbekel sebagai pengguna anggarannya, yang tertuang langsung ke dalam APBDes. ‘’Masalah ini sudah lama terjadi di beberapa desa, seperti di Desa Pertima. Nanti akan saya tangani khusus masalah ini, dengan perbekelnya,’’ terang Winata, yang juga anggota DPRD Karangasem. Apa pun yang menjadi petunjuk teknis di dalam penggunaan BKK itu, pelaksanaannya di lapangan jangan pernah keluar dari petunjuk. Dia memperingatkan kembali agar tidak terus berada di zona nyaman, karena selama ini merasa tak ada yang mempersoalkan. Terlebih, penegakan hukum saat ini sedang gencar dilakukan di desa-desa. Karena anggaran pemerintah yang dikelola desa saat ini sangat besar, mencapai miliaran rupiah. ‘’Ikuti saja aturan main yang ada. Jangan keluar. Misalnya, anggaran sudah direncanakan untuk perbaikan pura, tetapi realisasinya untuk pembangunan bale. Kan jelas sudah berbeda di lapangan,’’ ujarnya. Selain mengingatkan persoalan BKK, Winata juga meminta maaf, karena selama ini jarang membuat kegiatan di MADP Kecamatan Karangasem. Sebab, menurut Winata, dana majelis alit di kecamatan maupun madya di kabupaten sudah dipotong oleh provinsi. Dia pun mengaku sudah menyampaikan persoalan ini kepada Ketua MMDP Karangasem I Wayan Artha Dipa, agar bisa diperjuangkan kembali. Tetapi, sejak dua tahun lalu saat mulai dipersoalkan sampai sekarang tak ada tindak lanjut. ‘’Kita (desa adat - red) menyatakan diri mayoritas, tetapi program kita masih minoritas. Saya akui itu, karena kami sekarang tak ada anggaran,’’ katanya. (kmb31)

PERTEMUAN - Klian desa, klian banjar adat dan klian subak se-Kecamatan Karangasem saat mengikuti pertemuan MADP di ruang Praja Sabha, Senin (12/2).

Dishub Minta Terminal Karangsokong Segera Dikosongkan Pedagang Hanya Ditoleransi Lapak Bongkar-Pasang

Amlapura (Bali Post) Areal Terminal Karangsokong Desa Subagan Kecamatan Karangasem saat ini masih dipenuhi lapak milik pedagang Pasar Karangsokong. Setelah perbaikan Pasar Karangsokong rampung, Dinas Perhubungan Karangasem sebagai penanggung jawab pengelolaan terminal, meminta areal terminal segera dikosongkan. Dishub hanya mentolerir pedagang dengan lapak bongkar-pasang. Namun, para pedagang belum mau pindah karena telanjur membuat lapak semipermanen dengan biaya jutaan rupiah. Desakan pengosongan areal terminal disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Ida Bagus Suastika, Selasa (13/2) kemarin. Dia mengatakan saat rehab itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menyatakan hanya meminjam tempat sementara, sampai proses rehab itu selesai. Sekarang, setelah proses perbaikan tuntas hingga pedagang sudah menempati lapak pedagang yang baru di dalam Pasar Karangsokong, Dinas Perhubungan kemudian meminta areal itu agar dibersihkan. ‘’Kami harus tegas. Dari awal, pedagang pinjam tempat sesuai permintaan Disperindag. Maka sekarang harus dikosongkan. Kami hanya mentoleransi lapak bongkar-pasang,’’ katanya. Dia mengaku tak bisa mentoleransi untuk membiarkan lapak tetap, sehingga mau tidak mau pedagang harus legowo bongkar tutup, bila ingin tetap berjualan di sana. Kepala Disperindag Karangasem I Gusti Ngurah Suarta juga mengaku sudah menindaklanjuti permintaan Dinas Perhubungan. Disperindag sudah bersurat langsung kepada para pedagang setempat. Hanya, pedagang di sana juga tak mau begitu saja pindah. Sebab, ketika dipindah ke lokasi sekarang, pedagang mengaku diizinkan petugas pasar untuk membuat lapak permanen. ‘’Waktu itu sudah kami sampaikan, jangan buat lapak permanen. Tetapi, waktu itu ada beberapa pedagang tetap meminta membuat lapak permanen karena barangnya banyak,’’ katanya. Sebagai jalan tengah, pihaknya juga hanya mentoleransi untuk menjadikan areal itu sebagai pasar senggol. Artinya, pedagang harus rela membuat lapak bongkar-pasang. Rencananya, pedagang pasar senggol hanya boleh buka dari pukul 13.00 Wita sampai malam. Akan tetapi, opsi ini masih jadi perdebatan puluhan pedagang setempat. Sebab, mereka dari awal sudah mengeluarkan biaya banyak untuk membuat lapak permanen. Tetapi, baru ditempati sebentar, sekarang harus dibongkar lagi. ‘’Dulu waktu baru pindah ke sini, buat lapak permanen keluar uang jutaan rupiah. Kita berani buat lapak permanen, karena dapat izin dari petugas. Baru dipakai sebentar, sudah harus dibongkar lagi,’’ keluh salah satu pedagang, Komang Agus. Persoalan ini sudah sempat dibahas dalam rapat kerja DPRD Karangasem dengan Disperindag dan Dinas Perhubungan bersama para pedagang. Sekaligus membahas persoalan pedagang lainnya di pasar pagi di depan Gedung UKM Center. Tetapi, Gusti Ngurah Suarta mengatakan pertemuan itu belum melahirkan kesepakatan apa pun. Hingga kini, pedagang setempat masih berjualan seperti biasa dengan lapak permanennya. Belum ada tindak lanjut lebih jauh dari pemerintah daerah untuk menengahi persoalan ini. (kmb31)

Bali Post/kmb31

MASIH BERTAHAN - Para pedagang di areal Terminal Karangsokong masih bertahan, sambil menunggu kepastian dari pemerintah daerah. Mereka berharap ada opsi terbaik.

KARANGASEM

13

Gunung Agung Kembali Erupsi, Tidak Timbulkan Kepanikan Amlapura (Bali Post) -

Keceriaan warga lereng Gunung Agung menyambut status Siaga Gunung Agung seketika sirna ketika Selasa (13/2) siang kemarin erupsi kembali terjadi. Menariknya, meski letusan terpantau jelas dari hampir semua daerah di Karangasem, namun tak sampai menimbulkan kepanikan. Warga yang baru pulang dari pengungsian tetap bertahan di kampung masing-masing.

Bali Post/kmb

ERUPSI - Erupsi Gunung Agung Selasa (13/2) kemarin, ditandai lontaran kolom abu setinggi 1.500 meter.

Sementara itu, warga yang berada jauh dari kaki gunung menanggapi erupsi dengan nada keheranan. ‘’Kok bisa status Siaga meletus. Ini sama dengan kejadian November 2017. Tanggal 29 Oktober turun ke Siaga, 21 November terjadi erupsi,’’ ungkap I Ketut Wijaya Mataram (43), warga Rendang yang saat erupsi sedang berada di kota Amlapura. Erupsi terjadi pukul 11.49 Wita. Pos Pengamatan Gunung Agung di Banjar Langsat, Desa/Kecamatan Rendang, Karangasem melaporkan asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang. Kolom abu mencapai ketinggian 1.500 meter mengarah ke timur laut. Erupsi berlangsung sesaat yaitu 140 detik, tidak terjadi erupsi susulan. Berselang sekitar satu jam setelah erupsi, terjadi hujan

abu di wilayah Kecamatan Kubu. Salah satu daerah yang terpapar material vulkanik yaitu Banjar Pandan Sari, Desa Dukuh namun intensitasnya tipis. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, semburan abu vulkanik tidak memberi dampak serius. Aktivitas masyarakat di wilayah terdampak masih normal. ‘’Namanya gunung api, status Siaga memang dapat berpotensi erupsi kapan saja. Tetapi, dengan erupsi yang tidak besar,’’ ungkapnya. Pihaknya mengimbau masyarakat tidak panik, namun tetap menjaga kewaspadaan. Meski terjadi erupsi, zona berbahaya tetap untuk radius 4 km sebagaimana yang direkomendasikan Pusat Vulkanologi

dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Mengingat saat ini masih musim hujan, perhatian khusus ditujukan kepada masyarakat yang bermukim di dekat aliranaliran sungai yang berhulu di Gunung Agung. Masyarakat diminta mewaspadai bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi pada saat hujan dan jika erupsi masih terpapar di area puncak. Erupsi yang terpantau cukup jelas dari Kota Amlapura, juga tak sampai mengganggu aktivitas warga. Juga belum ada laporan warga eks pengungsi turun mengungsi lagi kecuali 33 KK warga Banjar Bukit Galah, Desa Sebudi, Kecamatan Selat yang masih bertahan di pos pengungsian Banjar Tegeh, Desa Amerta Bhuana, Selat. Mereka memang belum sempat kembali pulang karena putusnya akses jalan. (kmb)

Perbaikan Permanen Pasca-Erupsi

Pemkab Karangasem Ajukan Proposal Rp 1,5 Triliun Amlapura (Bali Post) Banjir lahar dingin yang membawa material vulkanik Gunung Agung menimbulkan banyak kerusakan infrastruktur di Karangasem. Banyak titik jalan jebol bahkan putus. Untuk perbaikan yang bersifat permanen dan berskala besar, pemerintah Kabupaten Karangasem melalui dinas terkait telah menyusun proposal usulan ke pemerintah pusat senilai Rp 1,5 triliun. Sementara untuk perbaikan infrastruktur yang bersifat mendesak diarahkan memanfaatkan dana dari pos-pos transisi darurat. Demikian disampaikan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, Selasa (13/2) kemarin, menanggapi usulan agar pemkab menggunakan dana mitigasi untuk perbaikan kerusakan akibat erupsi Gunung Agung yang bersifat mendesak. Mas Sumatri mengatakan saat ini untuk realisasinya, tim teknis masih melakukan pemetaan untuk membuat perencanaan. Usulan penggunaan dana mitigasi terutama yang bersifat mendesak seperti membuka keterisolasian Banjar Bukit Galah di Desa Sebudi, Kecamatan Selat disampaikan Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi. ‘’Saya kira untuk hal-hal yang bersifat darurat, pos dana

mitigasi bisa dimanfaatkan. Minimal untuk penanganan sementara,’’ ujarnya. Pada anggaran induk 2018, Pemkab Karangasem memasang dana mitigasi Rp 8,5 miliar yang dikelola oleh beberapa organisasi perangkat daerah. Selain itu, Pemkab juga memasang dana bencana yang bisa dialokasikan untuk kegiatan normalisasi sungai terutama sungaisungai yang berhulu di kaki Gunung Agung. Sumardi mengatakan perbaikan infrastruktur jalan yang rusak akibat banjir lahar harus segera dikerjakan untuk membuka jalur transportasi. Selain untuk kepentingan ekonomi dan keamanan serta jalur evakuasi, perbaikan infrastruktur juga bisa membantu memulihkan kondisi psikologis masyarakat terutama warga yang kini pulang pasca-mengungsi. ‘’Sekarang, warga masih trauma. Ketika pengungsi boleh pulang, menjadi kewajiban pemerintah untuk memberi jaminan bahwa kampung mereka memang aman untuk ditingali. Peran pemerintah dalam hal pemulihan bukan hanya dalam bentuk sosialisasi, tapi kebijakankebijakan yang mendukung program pemulihan itu,’’ ungkapnya. Untuk kasus Banjar Bukit Galah, pembangunan jem-

Bali Post/kmb

PERBAIKAN JALAN - Dana mitigasi diusulkan untuk perbaikan jalan menuju Banjar Bukit Galah di alur sungai Tukad Timus yang putus tersapu banjir lahar dingin beberapa waktu lalu. batan harus menjadi prioritas sehingga warga setempat tak perlu lagi tinggal di pengungsian. Selanjutnya, Sumardi juga mendorong eksekutif menyusun perencanaan program yang bersifat permanen termasuk perencanaan untuk titik-titik badan jalan yang selama ini juga

berfungsi sebagai pelintasan air seperti di Banjar Galih, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem. Untuk programprogram yang berskala besar, Sumardi sepakat jika Pemkab Karangasem mengajukan usulan bantuan ke Pemprov Bali maupun pemerintah pusat.

Bupati IGA Mas Sumatri, mengatakan, perbaikan infrastruktur yang bersifat mendesak memang diarahkan memanfaatkan dana dari pospos transisi darurat. Namun, untuk realisasinya, saat ini tim teknis masih melakukan pemetaan untuk membuat perencanaan. (kmb)

Geliat Pasraman Kriya Sadhu Wiguna Rendang

Belajar Tari Wali dan Tari Kontemporer Keberadaan pasraman menjadi penting di tengah arus globalisasi yang semakin dahsyat. Melalui pasraman, anak-anak muda Bali tetap diingatkan akan identitas jati dirinya sebagai manusia Bali. Banyak hal yang dapat diberikan dalam proses pembelajaran di pasraman, mulai soal agama sampai dengan belajar seni, adat, dan budaya. Salah satunya adalah belajar tarian tari wali yang memang langka. Bagaimana geliat pasraman dalam menanamkan identitas jati diri melalui kesenian. Inilah geliat Pasraman Kriya Sadhu Wiguna di Rendang, Karangasem. DESA Adat Rendang Kecamatan Rendang, Karangasem memiliki sebuah pasraman bernama Kriya Sadhu Wiguna. Pasraman yang didirikan 30 Oktober 2016 ini terus menggenjot programprogramnya salah satunya belajar tari-tari wali. Sedikitnya 250 siswa mulai dari tingkat SD sampai SMA dididik untuk mempelajari berbagai macam kesenian terutama seni tari yang berkaitan dengan pelaksanaan yadnya. ‘’Kami ingin anak-anak tidak sekadar kenal, tapi bisa ikut menjadi bagian dari upaya pelestarian seni budaya. Untuk saat ini, kami salah satunya fokus mendidik anak-anak untuk menguasai tari-tarian wali seperti rejang, baris gede dan lainnya,’’ ungkap Ketua Pasraman, I Wayan Sedana Putra, Senin (12/2) lalu. Pasraman Kriya Sadhu Wiguna Desa Adat Rendang mulai aktif 30 Oktober 2016.

Kegiatan pasraman dipusatkan di Kantor LPD Desa Rendang yang berlokasi di Lapangan Umum Desa Rendang. Kegiatan Pasraman dilaksanakan setiap hari mulai pukul 15.00 Wita. Selain tari wali, peserta didik juga dilatih tari-tarian kontemporer serta menabuh. Dalam melaksanakan misi pasraman, didukung tiga instruktur yang bekerja secara sukarela. Satu orang berstatus pedagang kue keliling, satu orang pegawai LPD dan satu orang masih berstatus pelajar SMA. Sedana Putra mengatakan anak-anak pasramannya memiliki tanggung jawab untuk terlibat dalam kegiatan yadnya di pura di wilayah Desa Adat Rendang. Mereka ngayah sesuai keahliannya. Bahkan, anak-anak Pasraman Kriya Sadhu Wiguna sering ngayah saat piodalan di Pura Besakih. I Ketut Asih (40) merupakan salah satu orang-

Bali Post/kmb

BERLATIH TARI - Anak-anak Pasraman Kriya Sadhu Wiguna, Desa Adat Rendang, Karangasem, berlatih baris gede bersama istruktur tari dari LPD Rendang, I Putu Suandika. tua siswa Pasraman Kriya Sadhu Wiguna. Warga Banjar Langsat, Rendang ini menilai kegiatan pasraman sangat penting untuk membangun sikap mental anak-anaknya. ‘’Setidaknya anak-anak punya kegiatan positif. Syukur-syukur bisa tampil,’’ ungkapnya. Ketut Asih bahkan menitipkan ketiga orang anaknya di pasraman tersebut. Den-

gan cara itu, pria yang juga punya darah seni itu tak hanya ingin anaknya mengenal seni, namun bisa ikut mewarisinya. ‘’Kemarin saat masih ada warga pengungsi, anak-anak pengungsi juga ikut gabung pasraman. Mereka juga diikutkan dalam kegiatan lomba di internal pasraman,’’ terangnya. Kadis Pariwisata Karangasem I Wayan Astika men-

gatakan, Pasraman Kriya Sadhu Wiguna merupakan salah satu pasraman yang paling aktif di Karangasem. Pihaknya berharap ke depan pasraman bisa memperbanyak kegiatannya dan Dinas Pariwisata siap terlibat di dalamnya. ‘’Kegiatan pasraman ada di lingkung Dinas Kebudayaan. Namun, kita siap memfasilitasi,’’ ujarnya. (kmb)


TABANAN

14

Terkendala Komputer, Baru Tujuh SMP Siap Gelar UNBK

Tabanan (Bali Post) Ujian Nasional tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) mulai mengarah pada Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), seperti yang sudah dilaksanakan pada jenjang SMA/SMK. Namun, tidak semua SMP bisa menggelar UNBK karena kendala ketersediaan komputer. Di Tabanan, dari 43 SMP yang terdata baru tujuh sekolah yang menyatakan siap menggelar UNBK. Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Gede Susila, Selasa (13/2) kemarin, mengaku pihaknya terus mendorong tiap sekolah agar bisa memiliki laboratorium komputer yang memadai sesuai syarat pelaksanaan UNBK. “Kami terus mendorong semua sekolah bisa melaksanakan UNBK, namun masih terkendala ketersediaan komputer,” ungkap Susila didampingi Kabid SMP I Made Dharmawita. Dikatakan Susila, tujuh sekolah yang siap pelaksanaan UNBK yakni SMPN 2 Kerambitan, SMPN 1 Pupuan, SMPN 4 Pupuan, SMPN 1 Selemadeg Timur, SMPN 2 Selemadeg Timur, SMPN 1 Tabanan dan SMPN 4 Tabanan. Ini berarti jumlah siswa yang akan mengikuti UNBK hanya 1.345 orang dari total siswa yang akan ikut UN di tahun 2018 sebanyak 6.325 orang. “Dari tujuh sekolah yang siap UNBK, dua sekolah siap melakukan secara mandiri karena komputer yang tersedia memadai, yakni SMPN 1 dan 4 Pupuan,” sebutnya. Ke depan pihaknya berharap agar seluruh sekolah bisa menggelar UNBK. Diakui Susila, ada kendala pengadaan komputer yang memadai karena ada sekolah dengan jumlah siswa yang sangat banyak sehingga memerlukan komputer yang juga banyak. Ada beberapa sekolah yang sudah memiliki komputer, namun jumlahnya belum memadai dibandingkan dengan jumlah siswa yang ada. Pemerintah, lanjut Susila, sudah membantu pengadaan komputer di sekolah, namun jumlahnya masih sangat terbatas. Terkait hal itu, diharapkan sekolah bersama komite untuk bersama-sama memikirkan upaya pengadaan komputer di sekolahnya. Salah satunya mungkin dengan mencari dana CSR perusahaan yang ada di lingkungan masing-masing. “Idealnya, di setiap sekolah memiliki komputer sebanyak sepertiga dari jumlah siswa yang akan ikut UNBK,” imbuhnya. Salah satu sekolah yang belum menyelenggarakan UNBK di Tabanan yakni SMPN 3 Tabanan. Kepala SMPN 3 Tabanan I Made Sandiartha ditemui terpisah mengakui pihaknya belum bisa menggelar UNBK. Untuk bisa melaksanakan UNBK dibutuhan waktu setahun persiapan. Belum lagi ketersediaan komputer minimal sepertiga dari jumlah siswa. SMPN 3 Tabanan dengan 311 siswa belum bisa menyediakan komputer minimal 100 unit agar bisa menggelar UNBK. “Tahun ini belum bisa, karena belum memiliki komputer yang memadai, tapi siswa kami akan ikut uji coba,” katanya. (kmb28)

Tingkatkan Pendapatan, Petani Tabanan Olah Kelor Jadi Sirup Tabanan (Bali Post) Penerapan teknologi untuk mengolah produk pertanian akan membuat nilai jualnya meningkat, sehingga pendapatan petani pun ikut meningkat. Di Kabupaten Tabanan, contoh penerapan teknologi pengolahan produk pertanian adalah mengolah daun kelor menjadi sirup yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Ditambah rasanya yang enak, membuat banyak masyarakat meminatinya. Omzet penjualan sirup kelor ini pun cukup lumayan, yakni Rp 50 juta per bulan. Salah satu petani yang terjun ke usaha pengolahan daun kelor A.A. Nyoman Wijana yang juga Ketua HKTI Tabanan, Selasa (13/2) kemarin mengungkapkan, peluang bisnis dari usaha olahan sirup daun kelor memang cukup potensial. Terlebih bahan baku dalam hal ini daun kelor cukup mudah didapatkan di Tabanan. Asal-muasal sirup kelor ini sendiri, menurut Wijana, diawali dari praktik lapangan yang dilakukan mahasiswa di tempat usahanya. Hasil dari praktik tersebut kemudian ia kembangkan atau perbarui, sehingga akhirnya diperoleh hasil akhir berupa sirup kelor. Sebelum dilempar ke pasaran, sirup kelor ini telah melalui uji dan tes laboratorium di Universitas Udayana, guna memastikan aman untuk dikonsumsi. Adapun hasil dari tes laboratorium tersebut, menyatakan sirup kelor ini aman dikonsumsi. Bahkan memiliki segudang khasiat bagi kesehatan tubuh. Salah satu khasiat yang terkandung dalam sirup kelor ini adalah menunjang metabolisme tubuh, khususnya untuk kesehatan lambung. Antusias masyarakat terhadap sirup kelor ini sudah terlihat meski baru beberapa bulan diluncurkan. Ratarata jumlah produksi yang mencapai 1.000-2.000 botol per bulan ini, habis terjual dengan pangsa pasar seluruh Bali. Banyaknya masyarakat yang berminat terhadap sirup ini karena selain berkhasiat bagi kesehatan tubuh, rasanya memang enak dan harganya murah yaitu Rp 50 ribu per botol. Untuk menciptakan rasa yang segar dan alami, menurut Wijana, daun kelor mengambil persentase sebanyak 25 persen dari bahan baku lainnya. Bahan baku lainnya berupa bumbu dapur dan tanaman herbal. Semua bahan ini kemudian diproses melalui bio nano teknologi atau mesin hidrolisa. Lewat penjualan produk ini, pihaknya bisa mengantongi omzet hingga Rp 50 juta per bulan. (kmb24)

Bali Post/kmb24

TEKNOLOGI - Untuk meningkatkan pendapatan, petani menerapkan teknologi pertanian untuk mengolah daun kelor menjadi sirup.

Rabu Kliwon, 14 Februari 2018

Bali Post/kmb24

PEMBANGUNAN - Banyak bangunan utama Taman Teknologi Pertanian (TPP) di Desa Sanda Pupuan belum dibangun tahun 2018 ini akibat adanya penundaan dari pemerintah pusat

Operasionalisasi Taman Teknologi Pertanian Terancam Molor

Tabanan (Bali Post) -

Tabanan terpilih menjadi daerah dibangunnya Taman Teknologi Pertanian (TTP) yang merupakan program pemerintah pusat. Namun dengan adanya beberapa penundaan kegiatan oleh kementrian terkait, operasionalisasi TTP yang berlokasi di Desa Sanda Pupuan terancam mundur dari target yakni tahun 2019. Pihak Pemkab Tabanan terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) melalui BPTP (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian) Bali agar TTP bisa beroperasi sesuai dengan target yang ditetapkan. Kepala Bapelitbang Tabanan I.B. Wiratmaja, Selasa (13/2) kemarin, mengatakan tahun 2018 ini proses pembangunan TPP Sanda lebih berfokus kepada penyiapan SDM dan fasilitas pendukung. Adapun dana yang dikucurkan sebesar Rp 1,280 miliar dari APBN. ‘’Dana tersebut difokuskan untuk

menyiapkan SDM dan fasilitas pendukung maupun nonoperasional,’’ ujar Wiratmaja. Selain dana dari APBN, proses penyiapan TTP Sanda juga didukung oleh APBD. Untuk tahun 2018 ini, anggaran difokuskan pada pelatihan SDM bagi calon pengelola, peremajaan kopi robusta dan pemberian ternak kamb-

ing dan kandang pada tiga kelompok. Sementara pembangunan gedung yang direncanakan tahun 2018 ini belum bisa direalisasikan. Menurut Wiratmaja, masih ada bangunanbangunan utama yang belum terbangun di lokasi TTP, yaitu gate depan, embung membran, gedung serbaguna, mes kary-

awan, kandang kambing yang representatif, pengolahan limbah dan bangunan suci. Masih tersisanya bangunan utama yang belum terbangun ini tentu ditakutkan target operasional TTP Sanda tahun 2019 menjadi mundur. ‘’Pembangunan gedung ini adalah wewenang Kementan melalui BPTP. Kami terus koordinasi dan mengusahakan agar target ini terealisasi. Diharapkan bisa beroperasional tahun 2019,’’ ujar Wiratmaja. TTP di Desa Sanda sendiri nantinya bertujuan menjadi tempat pemberdayaan petani serta penelitian pertanian. Tidak hanya itu, juga akan

dikembangkan unit perkebunan, peternakan dan inovasi pertanian. Selain itu, TTP bisa menjadi tempat destinasi pariwisata, karena selain pertanian juga dikembangkan kegiatan pariwisata, perindustrian, UMKM dan pengolahan hasil produksi petani serta pemasarannya. Jadi dalam satu tempat pengunjung tidak hanya mengetahui pertanian di Tabanan tetapi juga hasil pengolahannya serta bisa langsung membeli produknya. TTP juga akan menjadi corong kunjungan pariwisata ke desa-desa yang memiliki potensi pertanian. (kmb24)

Bedah Rumah, Dua KK Dibantu Dara Manis Kelar Raskin

Bali Post/ist

GUDANG - Kondisi Gudang Nyoman Suatra yang terbakar, Selasa (13/2) kemarin gara-gara arus pendek.

Gara-gara Arus Pendek, Gudang Milik Suatra Terbakar

Tabanan (Bali Post) Diduga karena arus pendek, gudang permanen milik I Nyoman Suatra (66), warga Banjar Serampingan Kaba-Kaba Desa Serampingan Kecamatan Selemade, Kabupaten Tabanan, Selasa (13/2) dini hari terbakar. Akibatnya, seluruh isi gudang terbakar, dengan kerugian ditafsir mencapai Rp 50 juta. Dari informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 01.00 Wita. Awalnya pemilik gudang kaget dan bangun dari tempat tidurnya karena lampu listrik dikamar tidurnya tiba-tiba padam. Setelah dicek keluar rumah, ternyata listrik lingkungan rumahnya juga padam. Sesaat kemudian korban melihat ada percikan api di kilometer listrik yang berada digudang tempat menyimpan barang rumah tangga dan tabung gas. Apalagi saat itu tengah

hujan lebat. Melihat percikan api dan sudah menyala di kilometer listrik, korban berusaha memadamkan api dengan air pam yang ada disebelah barat gudang. Sayangnya api justru semakin membesar dan membuat panik korban. Ia pun kemudian berlari minta bantuan kepada warga setempat sampai ke banjar Serampingan Jembrana dengan menaiki sepeda gayung. Balik dari Serampingan Jembrana korban sudah melihat api semakin membesar dan salah seorang warga yang juga klian tempek I Ketut Murjaya memukul kentongan di balai banjar sebelah selatan TKP, sehingga warga berhamburan keluar untuk membantu memadamkan api. Kepala Desa Serampingan yang mengetahui peristiwa tersebut langsung menelepon Bhabinkamtibmas dan dilanjutkan laporan

ke Polsek Selemadeg untuk minta bantuan pemadam kebakaran dari Tabanan. Kapolsek Selemadeg AKP Nyoman Sukanada mengatakan, api baru bisa dipadamkan satu jam kemudian oleh warga masyarakat, dibantu anggota Polsek Selemadeg. Sesaat kemudian PMK datang dan memadamkan api yang masih tersisa. “Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, hanya saja kerugian mencapai puluhan juta rupiah, diduga karena arus pendek,” ucap Kapolsek. Akibat kejadian tersebut, sejumlah barang yang tersimpan di gudang hangus terbakar, seperti mesin alat pemotong rumput, timbangan duduk, enam buah tabung gasi, empat tabung besar isi 12 kilogram dan dua tabung kecil isi 3 kilogram, barang pecah belah, satu karung pakan babi dan satu karung beras. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) Sejak dikenalkan tahun 2016 silam, pengumpulan dana sukarela lewat celengan yang ditempatkan di tiap kantor desa atau dikenal dengan program Dara Manis Kelar Raskin, di Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan sudah dirasakan manfaatnya oleh warga setempat. Bahkan ada dua kepala keluarga (KK) kurang mampu yang memiliki rumah tidak layak huni dan tidak lolos program bedah rumah, dibantu dari dana progam Dara Manis Kelar Raskin sebagai bagian dari program pengentasan kemiskinan tersebut. “Sebenarnya ada empat yang sudah dibantu bedah rumah, tapi dua di antaranya bantuan CSR, sisanya dari Celengan Program Dara Manis Kelar Raskin,” terang Camat Seltim I Gst. Putu Ngurah Darma Utama, Selasa (13/2) kemarin. Dua warga kurang mampu yang mendapat kesempatan bedah rumah dari program inovatif ini yakni I Nyoman Sukadarma, Banjar Tangguntiti, Desa Tangguntiti dan Ni Nyoman Cuci di Banjar Ipil, Desa Gadungan. Selain dari celengan Dara Manis Kelar Raskinn, anggaran untuk bedah rumah juga berasal dari SHU pengelolaan Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) SPP Perempuan, dan partisipasi donatur. Untuk bedah rumah dari program Dara Manis Kelar Raskin ini setidaknya masih ada 20 warga kurang mampu yang masuk daftar tunggu. “Tiap tahun saat 17 Agustus

kita empug celengan barengbareng, dana itu kita gunakan untuk bantuan sosial,” pungkasnya. Selain bedah rumah, dana program ini juga digunankan untuk kelompok arisan pemeliharaan ternak sapi dan babi dengan anggaran rata-rata Rp 100 juta. Kelompok ini nantinya akan diverifikasi dan diberikan bantuan sesuai dengan keterampilan mereka. “Bantuan disesuaikan dengan kemampuan dan keterampilan mereka. Sebagai contoh di desa Megati ada kelompok sapi ternak yang bantuannya kami berikan adalah bibit sapi. Dana yang direalisasikan ke kelompok saat itu sebesar 106 juta rupiah, berupa sebuah Doros, tiga bibit sapi dan 133 bibit babi,” terangnya. Sekadar mengingatkan, Program Partsipatif Dara Manis Kelar Raskin merupakan program inovasi yang dimiliki oleh Kecamatan Seltim. Melalui program tersebut, diharapkan bisa segera mengentaskan kemiskinan. “Seltim tidak mau tertinggal dalam mengentaskan kemiskinan. Kami mengkoordinasikan mengeluarkan program ini, yang mana program ini merupakan program investasi hati sesuai yang sering dikatakan oleh Ibu Bupati. Kami sepakat melalui Badan Kerja Sama Antar Desa, kesepakatan seluruh perbekel dan kelompokkelompok masyarakat untuk mensukseskan program pengentasan dengan memberikan bantuan kepada kelompok miskin melalui program ini,” jelasnya. (kmb28)

I Gst. Putu Ngurah Darma Utama

Bali Post/kmb28


15

Rabu Kliwon, 14 Februari 2018 Jadwal Pertandingan Piala Presiden Rabu (14/2) Semifinal II Bali United

vs Sriwijaya FC

Liga Champions Kamis (15/2) dini hari Porto vs Liverpool Real Madrid vs PSG Piala Presiden Semifinal II Bali United

vs Sriwijaya FC

Hasil

BU dan Sriwijaya FC Berebut Tiket Final

Gianyar (Bali Post) Tim tuan rumah Bali United (BU) terkesan menyimpan skuadnya saat menjamu tamunya, Yangon United Myanmar, hingga menyerah 1-3 dalam laga pertama Piala AFC, Grup G, di Stadion Kapten Wayan Dipta, Selasa (13/2) kemarin. Namun, skuad inti dipastikan turun saat meladeni Sriwijaya FC Palembang dalam laga kedua (second leg), Piala Presiden 2018, Rabu (14/2) malam ini.

Liga Inggris Chelsea vs WBA 3-0 ---------------------------------------------------------------------1. Man City 27 23 3 1 79-20 72 2. Man Utd 27 17 5 5 51-19 56 3. Liverpool 27 15 9 3 61-31 54 4. Chelsea 27 16 5 6 49-23 53 5. Tottenham 27 15 7 5 52-24 52 6. Arsenal 27 13 6 8 51-36 45 7. Burnley 27 9 9 9 21-24 36 8. Leicester 27 9 8 10 39-40 35 9. Everton 27 9 7 11 32-46 34 10. Bournemouth 27 8 7 12 31-41 31 11. Watford 27 8 6 13 37-47 30 12. West Ham 27 7 9 11 34-46 30 13. Newcastle 27 7 7 13 25-36 28 14. Brighton 27 6 10 11 22-36 28 15. Crystal Palace 27 6 9 12 25-42 27 16. Swansea 27 7 6 14 20-37 27 17. Huddersfield 27 7 6 14 23-47 27 18. Southampton 27 5 11 11 28-40 26 19. Stoke 27 6 7 14 27-53 25 20. West Bromwich 27 3 11 13 21-40 20 Pencetak gol : 23 - H. Kane (Tottenham) Liga Spanyol Deportivo La Coruna vs Real Betis 0-1 Piala AFC Grup G Bali United vs Yangon United 1-3 ---------------------------------------------------------------------1. Yangon United 1 1 0 0 3-1 3 2. FLC Thank Hoa 1 1 0 0 1-0 3 3. Global Cebu 1 1 0 1 0-1 0 4. Bali United 1 1 0 1 1-3 0

Zidane Tak Khawatir

Madrid Manajer Real Madrid Zinedine Zidane, Selasa (13/2) kemarin, mengaku tak khawatir masa depannya di Santiago Bernabeu, jelang pertandingan pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Paris Saint Germain (PSG). Laga prestius itu diyakini akan memastikan kelanjutan kariernya di klub top Spanyol tersebut. Zidane menjadi pelatih pertama di era Liga Champions yang berhasil mempertahankan gelar turnamen ini pada musim lalu. Dia juga berhasil membawa Real meraih trofi La Liga untuk melengkapi dominasi klub itu di Eropa dan kompetisi domestik. Namun musim ini berjalan sebeliknya. Real kesulitan mengejar seteru abadinya, Barcelona, yang memimpin klasemen La Liga dengam keunggulan 17 poin dari sang juara bertahan itu. Hasil musim ini benar-benar merusak reputasinya. Dengan tidak bermain di Piala Raja, laga melawan PSG ini juga menjadi ujian penting Zidane dalam menerapkan strategi terbaik menyelamatkan tim asuhannya dari skenario terburuk. Bagaimana tidak, Sergio Ramos dkk. akan diuji trio penyerang yang haus gol Edinson Cavani, Kylian Mbappe dan striker termahal di dunia Neymar. ‘’Saat ini, saya tidak memikirkan masa depan saya. Saya hanya memikirkan pertandingan ini (melawan PSG),’’ kata Zidane dalam konferensi pers kemarin di Madrid. ‘’Setiap pertandingan dan setiap latihan menjadi hal penting bagi saya, sementara masa depan saya itu tidak penting. Saya sangat senang memainkan jenis pertandingan seperti ini,’’ katanya yang mengaku tidak menghadapi tekanan sama sekali. Ini menjadi kali pertama Zidane menghadapi klub Prancis sejak dirinya memimpin Real pada 2016. ‘’Saya hanya ingin memainkan pertandingan, saya tidak peduli omongan orang,’’ lanjut Zidane yang menilai laga melawan PSG ini 50-50 alias berimbang. Ia juga tidak memberi sinyal siapa yang akan mengawal pemain termahal di dunia Neymar. Mesin gol PSG itu cukup menyulitkan bila telah menguasai bola dan sama-sama tajam seperti Cavani atau pun Mbappe. Apalagi dia juga pernah membela Barcelona sehingga mengenal betul karakter permainan Real. Tapi Real memiliki Cristiano Ronaldo yang mengoleksi 5 trofi Ballons d’Or sehingga menyedot perhatian publik. ‘’Jadi ini bukan pertandingan Ronaldo vs Neymar, tapi Real Madrid vs PSG,’’ tegasnya. Bek Real Marcelo memberi dukungan penuh pada Zidane yang telah menyumbang total 8 trofi sejak menggantikan Rafa Benitez. ‘’Dia pelatih hebat. Dia sabar, kami percaya pada dia dan kerjanya,’’ lanjut pemain Brazil itu. Kedua tim sama-sama memiliki reputasi dan imbang dalam enam pertemuan sebelumnya. Baik Real maupun PSG sama-sama mengantongi dua kemenangan. Dua laga lainnya berakhir imbang. Namun PSG lebih unggul dalam memproduksi gol yakni 7 dibandingklan Real yang 6 gol. (kmb39/rtr)

Bali Post/ant

KEDUA - Pesepak bola Bali United FC Wawan Hendrawan (kiri atas) berusaha menghalau bola dengan meninjunya dari sundulan pesepak bola Sriwijaya FC pada babak semifinal pertama Piala Presiden 2018 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Sumatera Selatan. Kedua tim bertemua lagi untuk memainkan laga kedua, Rabu (14/2) ini di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Duel Serdadu Tridatu kontra Laskar Wong Kito dipastikan seru, sebab pada laga pertama di kandang Sriwijaya FC, Minggu (11/2) lalu, kedua tim bermain tanpa gol. Pemenang laga ini akan menghadapi Persija yang sebelumnya telah memastikan diri melaju di partai puncak dengan menyingkirkan PSMS Medan. Pelatih Bali United Hans Peter Schaller, di Gianyar, Selasa (13/2) kemarin menjelaskan, jadwal padat antara Piala AFC dan Piala Presiden, sama-sekali tak menyurutkan asuhannya untuk tampil mati-matian di laga krusial. Ini semua dilakukan guna memuluskan langkah merebut tiket ke final, sekaligus merumput di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. ‘’Tekad anak-anak ingin melaju ke laga pamungkas Piala Presiden 2018 ini,’’ tuturnya. Dalam laga Bali United melawan Yangon United, Selasa kemarin, pelatih Yangon United Myo Min Tun mewaspadai pemain berbahaya Serdadu Tridatu seperti kapten Fadil Sausu, Ilja Spasojevic, serta Stafano Jantje Lilipaly. Kenyataannya, ketiga pemain tersebut tidak diturunkan. Bisa jadi, dalam laga malam ini, Fadil, Spasojevic, dan Stefano menjadi pemain inti. Selain itu, tenaga pemain yang disimpan masih banyak, misalnya M. Taufiq, Ahn Byung Keon, Demerson Bruno Costa, kiper Wawan Hendrawan dan Ricky Fajrin. Sedangkan pe-

main sayap Made Andhika Wijaya dipastikan absen karena terkena akumulsi kartu. Kapten Fadil Sausu berujar, dirinya khusus melakoni laga kedua menjamu Sriwijaya, akan tampil habis-habisan dan tak kenal lelah, berkat dukungan supporter Semeton Dewata. Di kubu Sriwijaya juga berambisi untuk melenggang ke laga pamungkas Piala Presiden. Asisten Pelatih Francis Wewengkang menyatakan pihaknya saat menjamu BaIi United berkali-kali menggempur benteng pertahanan Serdadu Tridatu, namun kokohnya lini pertahanan hingga susah diterobos, apalagi mencetak gol. ‘’Namun, kami telah mempelajari dan mengevaluasi, seraya optimis mampu menaklukkan Bali United,’’ kata Francis. Dirinya juga menyiapkan jurus pamungkas guna meredam serangan bertubi-tubi yang dilancarkan Spasojevic dan Stefano Lilipaly. ‘’Kami siapkan anak-anak taktik dan strategi jitu, agar permainan Bali United tidak bisa berkembang,’’ kata Francis. Bahkan, para punggawa Laskar Wong Kito tak gentar meskipun harus bertanding di kandang Bali United. Bahkan, dirinya ingin memecahkan mitos Sriwjaya bisa menaklukkan tuan rumah Bali United di depan pendukung setianya, meskipun selama ini timnya belum pernah memetik kemenangan, saat bertarung di Stadion Dipta. (022)

Kemenangan atas West Bromwich, Kurangi Tekanan pada Conte London Kemenangan Chelsea 3-0 atas tamunya, West Bromwich Albion, di kompetisi Liga Inggris, Selasa (13/2) kemarin, sedikit mengurangi tekanan terhadap manajer the Blues Antonio Conte. Eden Hazard menciptakan dua gol pada laga di Stamford Bridge itu. Tambahan tiga poin kandang ini mengatrol Chelsea kembali ke posisi empat besar dengan koleksi 53 poin. Klub juara bertahan itu masih terpaut 19 poin dari sang pemuncak Manchester City. Namun setidaknya kemenangan itu memberi ras lega pada pelatih asal Italia, apalagi publik di Stamford Bridge juga mengelu-elukan namanya. Fokus Conte kini adalah menghadapi Hull City pada pertandingan Piala FA akhir pekan ini. Laga itu sebagai pemanasan sebelum menjamu Barcel o n a pada pertandingan

16 besar Liga Champions pekan depan. Hazard membuka jalan kemenangan dengan menceploskan bola ke gawang lawan pada menit ke-25. Ia memainkan operan satu-dua dengan rekrutan baru Olivier Giroud sebelum menaklukkan kiper Ben Foster. Victor Moses menambahi gol kedua menit ke-63 setelah berlari di sektor sayap dan menyodorkan bola ke Cesc Fabregas, yang sepakannya kemudian terdefleksi kembali ke arah pergerakan pemain Nigeria tersebut. Gol kedua Hazard memastikan Chelsea meraih tiga poin untuk kembali ke empat besar. Pada menit ke-71, ia menerima operan dari pemain pengganti Alvaro Morata, dan mengecoh bek Jonny Evans untuk memasukkan bola ke gawang West Bromwich yang menghuni dasar klasemen dengan 20 poin. Melengkapi kesialan tim tamu, manajer West Bromwich Alan Pardew mengumumkan strker Daniel Sturridge mengalami cedera hamstring. Mantan penyerang Liverpool itu hanya tampil beberapa menit sebelum keluar lapangan. (kmb39/rtr/ant)

DIKAWAL - Penyerang Chelsea Eden Hazard (kanan) menggiring bola dikawal pemain West Bromwich Albion Grzegorz Krychowiak pada pertandingan Liga Inggris, Selasa (13/2) kemarin.

Bali Post/wan

DIKAWAL - Pemain Bali United I Gede Sukadana (kanan) saat menguasai bola dikawal pemain Yangon United dari Myanmar dalam pertandingan Piala AFC 2018 di Lapangan Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Selasa (13/2) kemarin. Bali United kalah 1-3.

Turunkan Pemain Pelapis, BU Telan Kekalahan Kandang

Gianyar (Bali Post) Tim tuan rumah Bali United (BU) dipermalukan tamunya, Yangon United Myanmar, dengan skor 1-3 (1-3), dalam laga pertama (first leg) Piala AFC, Grup G, di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, Selasa (13/2) kemarin. BU yang melakukan rotasi pemain, ternyata menurunkan pemain pelapis, meskipun pelatih Widodo Cahyono Putro sebelumnya bertekad memberi skala prioritas berkiprah di level Asia. Bermaterikan kapten Gede Nano Sukadana, dengan duet bomber Komang Sukarja ditandemkan dengan Yandi Sofyan Munawar, terasa berat bagi Serdadu Tridatu untuk mengimbangi permainan lawan. Gol pembuka kemenangan Yangon United tercipta di menit ke-15. Berawal dari umpan tarik Mg Mg Lwin dari sektor kiri, bola lambung disongsong sepakan Emmanuel Ikechukwu, hingga bola membentur atas mistar gawang Bali United yang dikawal Kadek Wardhana. Akan tetapi, pantulan bola dari mistar gawang, posisi bola sudah masuk ke gawang, sehingga wasit Ammar Ebrahim Hasan Mahfoodh (Bahrain) mengesahkan gol tersebut. Selang dua menit, tim tamu Yangon United menggandakan kemenangan. Prosesi gol hampir mirip dengan yang pertama. Umpan terukur

dari sektor kiri, yang dilayangkan Mg Mg Lwin, ditanduk Sekou Sylla dan kembali memperdaya kiper Kadek Wardhana. Unggul 2-0, Yangon United makin tampil agresif dan memborbardir benteng pertahanan Bali United yang dikawal AAN Wahyu Ngurah Nanak, Agus Nova Wiantara Sablun, dan Taufik Hidayat. Alhasil, gawang Kadek Wardhana kembali kebobolan di menit ke-24. Sekou Sylla lagi-lagi mengoyak gawang Wardhana menuntaskan umpan manis dari Emmanuel Ikechukwu. Tertinggal 0-3, Bali United tampil ofensif untuk mengejar ketinggalan. Semenit menjelang turun minum, kapten Gede Nano Sukadana piawai memanfaatkan kemelut di depan gawang, dan gocekannya sukses menjebol gawang Yangon United yang dikawal Kyaw Zin Htet. Sampai babak pertama usai, Yangon United memimpin 3-1. Pada paruh kedua, Nick van der Velden masuk menggantikan Komang Sukarja. Akan tetapi, duet legiun asing Belanda Nick dan Kevin Martinus Brands tak banyak mampu mendongkrak tim. Terbuti, di menit ke-82, Bali United mendapat tendangan penalti, karena pemain Yangon United Moukailou Kekere handball di petak keramat. Kevin Martinus Brands yang mengeksekusi, tendangannya melenceng ke kanan gawang Yangon United yang dijaga Kyaw Zin Htet. Sampai akhir pertandingan, Bali United tetap kalah 1-3. Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro mengakui permainan asuhannya fluktuatif, seraya meminta agar meningkatkan skill-ball. Sementara skuad inti dipersiapkan meladeni Sriwijaya FC dalam melakoni laga kedua (second leg) semifinal Piala Presiden 2018, Rabu (14/2) malam ini. ‘’Piala Presiden tinggal selangkah lagi melenggang ke babak final, sedangkan Piala AFC menyisakan lima laga lagi,’’ kilah Widodo. Di sisi lain, Kapten Yangon United Yan Aung Kyaw menilai dirinya lebih enjoy, sebab Bali United memperagakan umpan bola long-pass, dan masa transisi dari penyerangan menuju pertahanan sering terlambat menutup pergerakan pemain Yangon United. (022)


OLAHRAGA

16

Rabu Kliwon, 14 Februari 2018

Lintasan Lompat Galah Dinilai Terlalu Pendek Bali Post/ant

RECURVE PUTRA - Atlet panahan Indonesia Riau Ega Agata bersama membidik sasaran saat semifinal nomor recurve tim putra pada ajang 18th Asian Games Invitation Tournament di Lapangan Panahan, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (13/2) kemarin.

Hasil Beda Tim Recurve Putra dan Putri

Jakarta (Bali Post) Tim panahan beregu nomor recurve putra dan putri Indonesia mendapatkan hasil berbeda pada babak semifinal turnamen uji coba Asian Games (AG) 2018 di Lapangan Panahan Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (13/2) kemarin. Di sektor putra yang diperkuat oleh Aviyanto Bagas Prasetyadi, Okka Bagus Subekti dan Riau Ega Agata Salsabilla, sukses melaju ke babak final setelah di semifinal mampu mengalahkan tim asal Malaysia dengan skor 5-3 meski sebelumnya sempat tertinggal. Pada game pertama tim Indonesia tertinggal 55-59, namun berikutnya mampu bangkit dengan meraih hasil sama 58-58. Pada dua game berikutnya, Riau Ega dan kawan-kawan mampu tampil bagus sehingga mampu meraih kemenangan dengan skor 58-55 dan 52-51. Dengan mampu lolos ke final, Riau Ega dan kawan-kawan sudah ditunggu oleh tim Taiwan yang lolos ke final setelah mengalahkan tim Mongolia dengan skor 6-2. Tim Taiwan sendiri diperkuat oleh Wei Chun-Heng, Luo Zheng-Wei dan Deng Yu-Cheng. Pertemuan antara Indonesia melawan Taiwan di partai puncak ini dipastikan bakal ketat. Apalagi lawan tim tuan rumah lolos cukup meyakinkan setelah pada laga sebelumnya mengalahkan tim Singapura dengan skor telak 6-0. Sementara itu, tim recurve putri Indonesia yang diperkuat oleh Aqidatul Izzah, Diananda Choirunisa dan Titik Kusumawardani harus menyerah di dari tim Hongkong yang diperkuat Wang Cheuk Ying, Wu Sze Yan dan Lee Shuk Kwan dengan skor tipis 5-4. Pertandingan semifinal antara tim Indonesia dan Hongkong ini terbilang ketat sejak awal. Pada game pertama Indonesia menyerah 5455, namun pada game berikutnya Diananda dan kawan-kawan mampu berbalik unggul 48-43. Begitu juga game ketiga unggul dengan skor 53-49. Namun, pada game keempat Indonesia harus menyerah dengan skor 49-51. Kondisi ini perlombaan dilanjutkan dengan game tambahan. Hanya, tim tuan rumah kurang beruntung karena kalah tipis 25-26. Akhirnya, Indonesia hanya berhak mengejar perunggu melawan Taiwan. ‘’Tim yang diturunkan di test event ini adalah atlet seleksi untuk menuju tim inti. Jadi mereka masih membutuhkan banyak adaptasi. Apalagi lapangan di sini baru. Selama ini atlet berlatih di Surabaya,’’ kata pelatih putri Nurfitriyana Saiman di sela perlombaan. Menurutnya, hasil test event ini akan dijadikan bahan evaluasi karena atlet terlihat jelas penguasaan lapangan kurang. Untuk itu pihaknya berharap pelatnas bisa dilaksanakan lebih banyak di lapangan Senayan, meski juga dibutuhkan uji coba di luar negeri. Sesuai dengan rencana, babak final tim recurve putri digelar di Lapangan Panahan Senayan, Jakarta, Rabu (14/2) yang akan mempertemukan tim Hongkong melawan Mongolia yang di babak semifinal mengalahkan Taiwan dengan skor 5-3. (ant)

LINTASAN - Atlet lompat galah putra Indonesia Dedi Irawan berusaha melintasi mistar pada final lompat galah putra atletik 18th Asian Games Invitation Tournament di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (13/2) kemarin. Lintasan lompat galah dikeluhkan karena terlalu pendek.

Jakarta (Bali Post) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) menilai lintasan lompat galah di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, masih terlalu pendek untuk dipakai dalam penyelenggaraan Asian Games 2018. ‘’Lintasan lompat galah bagi atlet kami sudah mepet, apalagi untuk atlet-atlet lain di Asia,’’ kata Wakil Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Besar PASI Mustara di selasela perlombaan atletik Kejuaraan Uji Coba Asian Games di Jakarta, Selasa (13/2) kemarin. Mustara mengkhawatirkan akan muncul keluhan dari para atlet dan pelatih negara-negara Asia terkait lintasan ancang-ancang lompat galah yang terlalu pendek di Stadion Utama GBK. Pelatih lompat galah pemusatan pelatihan nasional PB PASI Sainih mengatakan atlet-atlet Indonesia yang mengikuti kejuaraan uji coba itu menggunakan awalan 14 langkah sebelum melompat. ‘’Nanti akan ada atlet lain dari Asia yang punya postur lebih tinggi. Mereka seringkali menggunakan awalan 20 langkah hingga 22 langkah,’’ ujar Sainih. Dalam Kejuaraan Uji Coba Atletik Asian Games 2018, nomor lompat galah putra hanya diikuti tiga atlet Indonesia tanpa ada satu pun atlet negara lain yang turut serta. Sainih mengatakan atlet-atlet lompat galah Asia menggunakan awalan 20-22 langkah untuk melompat 5,4 meter hingga 5,5 meter. Lintasan lompat galah itu menjadi salah satu temuan arena perlombaan cabang atletik dalam kejuaraan uji coba menyusul bak pasir nomor lompat jauh yang terlalu dekat dengan pagar lintasan lari. (ant)

Lala Studio Gelar Uji Kompetensi Lagi

Denpasar (Bali Post) Lala Studio merupakan satusatunya Tempat Uji Kompetensi (TUK) di Bali, telah sukses menggelar uji kompetensi level 2 angkatan pertama, di Lala Studio Veteran, Denpasar pada 23 November 2017 lalu. Uji kompetensi yang pertama kali digelar di Bali melibatkan 20 peserta termasuk dari Kalteng dan Banyuwangi, hasilnya seluruh peserta dinyatakan kompeten alias lulus. Pemilik Lala Studio Adolfina Grace Tangkudung langsung menyerahkan sertifikat kepada peserta uji kompetensi, di Lala Studio Veteran, di Puri Satria, Selasa (13/2) kemarin. Grace Tangkudung menegaskan, pihaknya patut berbangga masyarakat berikut insan senam makin sadar pentingnya uji kompetensi. Bahkan, animo mereka cukup tinggi, sembari meminta kepada Lala Studio supaya kembali menggelar uji kompetensi level 2. ‘’Kami agendakan menyelenggarakan uji kompetensi angkatan kedua pada 12 April mendatang,’’ kata Grace. Dikemukakan, hingga kini peserta yang telah mendaftar 12 orang. Mereka berdatangan dari Papua (6) dan Kalteng (6). Grace menandaskan, sertifikat yang di-

miliki instruktur senam bagi mereka yang lulus uji kompetensi sangat berharga, utamanya di era globalisasi dan di tengah persaingan superketat yang menuntuk SDM berkualitas, demi memenangkan persaingan. ‘’Pemilik sertifikat ini menandakan mereka benar-benar ahli dan mahir di bidang senam. Bahkan diakui se-Asia,’’ ucapnya. Oleh sebab itu, pihaknya mengingatkan kepada instansi maupun lembaga yang mendatangkan instruktur senam, berhak menanyakan sertifikat keahliannya. ‘’Instruktur senam mancanegara jika mau mengajar di Indonesia, juga perlu ditanyakan apakah mengantongi sertifikat dan kompeten di bidangnya,’’ jelasnya. Untuk itu, Grace menggarisbawahi selama ini masih banyak persepsi masyarakat yang keliru, dan menganggap sertifikat tidak penting. Usai penyerahan sertifikat, para peseta mengikuti pelatihan Senam Kebugaran Indonesia (SKI). Grace mengajak para instruktur senam yang baru mengantongi sertifikat agar mereka kreatif dan berinovatif, dengan mempelajari gerakangerakan senam baku yang baru diluncurkan, dan tidak terpaku pada senam aerobik saja. (022)

Ancam Keselamatan Atlet, Posisi Bak Pasir di GBK Diubah

Jakarta (Bali Post) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) akan mengubah posisi bak pasir nomor lompat jauh cabang atletik Asian Games di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, menyusul tidak sesuainya arahan delegasi teknis. ‘’Kami sudah bertemu dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) dan delegasi teknis. Ada dua pilihan penyelesaian yaitu solusi permanen tapi harus konsultasi dengan tim sidang pemugaran atau solusi sementara. Tapi, kami lebih memilih solusi permanen,’’ kata Direktur Penataan Bangunan Kemenpupera Iwan Suprijanto di Jakarta, Selasa (13/2) kemarin. Iwan mengatakan bak pasir nomor lompat jauh di Stadion Utama GBK akan tetap berjumlah tiga bak. ‘’Setelah bak lompatan, akan ada area untuk manuver sepanjang dua meter dan panjang 10 meter. Jika ada atlet yang gagal melompat, masih ada ruangan untuk lari dan menatap pagar pembatas,’’ kata Iwan.

Presiden Joko Widodo Hadiri Laga Final

Jakarta (Bali Post) Presiden Joko Widodo memastikan dirinya akan hadir di final Piala Presiden 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (17/2), kata Ketua Panitia Pengarah Piala Presiden Maruarar Sirait. ‘’Undangan final Piala Presiden 2018 telah saya serahkan langsung kepada Presiden dan beliau siap menyaksikan langsung partai final di SUGBK,’’ ujar Maruarar, Selasa (13/2) kemarin. Adapun undangan itu disampaikan oleh Maruarar di Istana Negara, Selasa kemarin. Selain menyerahkan undangan, anggota Komisi XI DPR-RI itu juga memberikan laporan terkait perkembangan Piala Presiden 2018. Pria yang akrab disapa Ara ini menyatakan penyelenggaraan turnamen pra-musim itu berjalan dengan aman. ‘’Hal itu terwujud karena kerja keras Polri dan TNI. Kita semua berharap keadaan ini terus berlangsung hingga turnamen selesai,’’ katanya. Sang politikus PDI-P ini pun menjabarkan tentang bagaimana Piala Presiden 2018 menjadi kompetisi yang diminati masyarakat. Hal itu terlihat dari padatnya stadion hampir di setiap pertandingan dan tingkat tontonan turnamen itu di televisi cukup tinggi. Selain itu, pihak panitia juga mengklaim pedagang asongan merasa senang dengan keberadaan Piala Presiden 2018. ‘’Ini bukti Piala Presiden jadi hiburan rakyat. Pedagang asongan juga senang dengan adanya ajang Piala Presiden, karena mereka lebih diperhatikan,’’ tutur Maruarar. Final Piala Presiden 2018 sendiri akan mempertemukan Persija Jakarta dengan pemenang laga Bali United versus Sriwijaya FC yang baru akan memainkan semifinal kedua pada Rabu (14/2) ini di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Di semifinal pertama, Palembang, Sriwijaya FC dan Bali United menuntaskan laga dengan kedudukan imbang 0-0. (ant)

Bali Post/ant

MENANG DRAMATIS - Pebola voli Indonesia 1 Antho Bertiawan (tengah) melakukan smes dan diblok oleh Namba Takahiro (kiri) dari Jepang pada babak kualifikasi bola voli 18th Asian Games Invitation Tournament di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Selasa (13/2) kemarin. Indonesia 1 menang dramatis 3-2 (21-25, 21-25, 25-21, 28-26, 15-10) dan tak terkalahkan dalam tiga pertandingan.

Indonesia 2 Raih Kemenangan Kedua Jakarta (Bali Post) Tim bola voli Indonesia 2 memang mudah atas tim Hongkong dengan skor 3-0 (25-21, 25-18, 25-20) pada pertandingan uji coba Asian Games 2018 di Lapangan Tennis Indoor, Senayan, Jakarta, Selasa (13/2) kemarin. Ini menjadi kemenangan kedua dari tiga pertandingan yang telah dimainkan. Sebelum menang mudah atas Hongkong, anak asuh Samsul Jais ini harus bermain lima set saat menghadapi tim Jepang. Pada pertandingan tersebut Aji Maulana dan kawan-kawan menang dengan skor 3-2 (23-25, 25-22, 20-25, 20-19, 15-12). ‘’Ya. Memang lebih ringan dibandingkan kemarin. Kita juga bermain lebih baik. Tapi kita tetap banyak kelemahan yang harus secepatnya diperbaiki,’’ kata kapten Indonesia 2 Aji Maulana usai pertandingan. Meski menang dengan skor

telak, tim jelmaan dari Palembang Bank Sumsel Babel ini sempat mendapatkan perlawanan sengit oleh tim Hongkong terutama di set ketiga. Bahkan, tim yang diasuh oleh Yau Hok Gun itu sempat memimpin dengan skor 9-7. Namun, upaya tim Hongkong untuk mempertahankan posisi diharus tertahan karena tim Indonesia 2 yang sempat hilang kendali menemukan kembali ritme permainan. Akhirnya, Sigit Ardian dan kawan-kawan mampu mengakhiri set penentuan dengan skor 25-20. ‘’Blok, pertahankan memang belum maksimal. Harus segera diperbaiki lagi jika ingin menyelesaikan kejuaraan dengan hasil yang lebih bagus,’’ kata suami dari pemain bola voli nasional, Nandita Ayu itu. Sementara itu, pelatih tim Hongkong Yau Hok Chun mengatakan jika anak asuhnya merupakan

tim muda. Jadi kekalahan yang didapat dinilai wajar karena kehadirannya di Indonesia adalah untuk menambah jam terbang Luk Chun No dan kawan-kawan. ‘’Kami tetap berusaha memberikan yang terbaik. Tapi, pemain kami masih muda dan masih banyak membutuhkan jam terbang,’’ katanya usai pertandingan. Bagi Hongkong, kekalahan dari Indonesia merupakan yang kedua. Sebelumnya Chan Kai Leung dan kawan-kawan harus menyerah dari Jepang dengan skor 1-3 (2521, 14-25, 16-25, 16-25) dan kalah dari tim Indonesia 1 dengan skor 0-3 (24-26, 14-25, 20-25). Sementara bagi tim Indonesia 2, kemenangan dari Hongkong adalah yang kedua setelah sebelumnya menang dari Jepang dengan skor 3-2. Namun, pada pertandingan pertama kalah dari tim Indonesia 1 dengan skor 3-0. (ant)

Meskipun telah siap untuk melakukan solusi permanen dengan mengubah posisi bak pasir menjauh dari pagar lintasan atletik, Iwan mengaku solusi itu harus mendapatkan persetujuan dari tim sidang pemugaran karena Stadion Utama GBK adalah bangunan bersejarah yang dilindungi undang-undang. ‘’Kami juga akan menyesuaikan dengan desain dari delegasi teknis Asosiasi Atletik Asia. Jika desain itu ditolak, kami akan menggunakan solusi sementara. Kami akan tetap meyakinkan untuk Asian Games itu akan siap,’’ ujar Iwan sembari memastikan pekerjaan solusi permanen itu akan selesai pada Juni. Sekretaris Jenderal Pengurus Besar PASI Tigor M. Tanjung mengatakan solusi atas bak pasir yang terlalu dekat dengan pembatas lintasan atletik, sesuai kesepakatan dengan Pengelola GBK dan Kemenpupera adalah pembuatan struktur sementara. Tigor mengatakan solusi sementara itu akan ditempuh sembari mengajukan solusi permanen.

‘’Jika solusi permanen dengan menggeser bak pasir, itu pekerjaan berat dan harus kembali mengajukan sertifikasi lintasan kepada Federasi Asosiasi Atletik Internasional (IAAF),’’ kata Tigor. Sebelumnya, delegasi teknis dari Asosiasi Atletik Asia (AAA) mengancam membatalkan perlombaan lompat jauh cabang atletik Asian Games 2018 jika Indonesia tidak mengubah posisi bak pasir sebagai landasan yang terlalu dekat dengan pagar pembatas lapangan. ‘’Kami sangat peduli dengan keselamatan atlet yang akan mengikuti perlombaan. Kami menemukan kesalahan besar pada konstruksi lintasan lari dan bak pasir nomor lompat jauh,’’ kata delegasi teknis AAA Cuddy Kotta Valson. Valson mengaku tidak akan mengizinkan atlet-atlet atletik negara Asia untuk mengikuti perlombaan Asian Games jika keselamatan mereka terancam. ‘’Kami sudah memberikan laporan terkait dengan kesalahan bak pasir landasan lompat jauh pada tiga bulan sebelumnya,’’ kata delegasi teknis asal India itu. (ant)

Jakarta (Bali Post) Kesebelasan Persija Jakarta mengaku tidak gentar menghadapi tim unggulan asal Malaysia, Johor Darul Takzim, pada laga perdana Grup H Piala AFC 2018 di Stadion Tan Sri Dato Haji Hassan Yunos, Johor Baru, Malaysia, Rabu (14/2) ini. ‘’Pemain sudah siap meski agak capek. Kami tahu lawan banyak pemain bagus dan punya kecepatan. Kita harus bekerja keras untuk menang,’’ kata pelatih Persija Stefano Cugurra dalam keterangan resmi yang diterima media di Jakarta, Selasa (13/2) kemarin. Persija datang ke Malaysia dengan rasa optimistis yang tinggi karena harus menunggu 16 tahun untuk kembali turun pada turnamen level Asia. Dukungan dari suporter fanatiknya yaitu The Jakmania juga menjadi tambahan motivasi untuk menjalani pertandingan bergengsi itu. Untuk kondisi pemain, pria yang akrab dipanggil Teco itu mengaku semuanya siap diturunkan. Bahkan, beberapa pemain dinilai cukup mengenal karakter tim lawan seperti sang bomber tim yang berjuluk Macan Kemayoran yaitu Marko Simic. ‘’Saya sudah diskusi dengan dia (Marko Simic),’’ kata pelatih asal Brazil itu.

Semangat untuk meraih hasil terbaik juga disampaikan oleh satu pemain Persija, Rudi Widodo. Menurutnya, meski Persija menjalani jadwal yang padat termasuk turun di Piala Presiden, hal tersebut tidak menyurutkan semangat pemain untuk meraih hasil terbaik di Malaysia. ‘’Jadwal padat tidak menjadi kendala. Persija saat ini bagus di semua elemen. Tidak ada alasan untuk capek. Apalagi kita menunggu 16 tahun untuk turun di level AFC. Saatnya kita tunjukkan Persija adalah tim besar,’’ katanya. Rudi mengaku lolosnya Persija ke final Piala Presiden dan menjadi juara pada turnamen di Malaysia beberapa waktu yang lalu juga dijadikan motivasi. Dengan demikian, dirinya mengaku sudah siap meski pada pertandingan nanti bakal mendapatkan tekanan dari suporter lawan. ‘’Kita sudah siap secara mental. Di Indonesia pressing suporter lebih banyak,’’ kata Rudi Widodo menambahkan. Pada laga perdana Grup H Piala AFC ini, tim Macan Kemayoran datang dengan kekuatan terbaik. Selain sang bomber yang lagi moncer yaitu Marko Simic, Persija juga membawa pemain kenyang pengalaman yaitu Bambang Pamungkas. (ant)

Persija Siap Hadapi Johor

Bali Post/net

PIALA AFC - Konferensi pers tim Persija dan Johor jelang pertandingan Piala AFC.


Rabu Kliwon, 14 Februari 2018

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Dicari : Pegawai Salon yg Berpengalaman untuk Daerah Buruan Gianyar. Hub.082145875758-0818811285

Dicari Kasir,Waiter/ss, Cook u/Resto di Renon 081916420095

B.BP.001.02.18.0000729

Dicari Spr Pribadi Matic,Rajin Jujur,Umur Min 40Th.Hub:Makmur Abadi Bgn Jl.Teuku Umar Brt 888

B.BP.001.02.18.0000653

B.BP.004.02.18.0000688

Teknisi Listrik / SMK-Sarjana Listrik, Pengalaman Hub:Dewi 081236222509

B.BP.031.02.18.0000747

Gaji 3juta Terapis Spa Hp:081805318781

B.BP.001.02.18.0000715

Cr Pembantu Gj 1.5 yg antar dpt 500 T.085337647918/488315

FORD

FordFiesta 1.6L A/T-S’11Htm DK Tgn1 KM:19rb,Istw,081246571212

B.BP.821.02.18.0000592

Dibthkn Sgr Staff Admin,Mak.25 Thn,Gaji+Insentif+Tj.Kesehatan PT.Indohome 03614724320 Jl.Goa Gong No.9 Jimbaran

B.BP.004.02.18.0000723

B.BP.001.02.18.0000624

B.BP.001.02.18.0000676 HONDA

Jazz IDSI’2008 Silver Matic 110Jt Brg Pribadi,085100856999 B.BP.141.02.18.0000746

B.BP.004.02.18.0000722

Xtrail Th’06 ST Mobil Terawat Abu Met.Hubungi:087862986168 B.BP.001.02.18.0000731 TOYOTA

B.BP.033.02.18.0000732

Dicr Krywati u/Admin D3/S1 Pglaman Ntris,Lwes&Bs Mrkting.Hub IswaGrahaProperty/08123870135

B.BP.001.02.18.0000725

BIRO JASA

BENGKEL LAS Free

Avanza’16 Manual Putih Mulus Aksesoris,Serius:082144277772

Travel Agent Needs Adm Staff/ Senior Reservation Min 2Th.Exp Hardworker,Honest.082144136320

AvanzaG’2010 Silver AsBali Mls Prbd,082341251453/081933610070

Dcr Sgr Karyawati Salon Brpglm Gaji + Fee Hub.081337422888

Dijual Toyota Rush Th 2010 Warna Putih.Hubungi:08123842037

B.BP.001.02.18.0000425

B.BP.001.02.18.0000744

Djl Tanah 1,30are Jl.Induk Buduk 2Are Dama H.082147454248 B.BP.164.02.18.0000765

B.BP.001.02.18.0000631

Atasi Rmh Bocor,Dak,Talang Dll Hub:087866293968(P.Gede)Garnsi

Tanah 10 are/SHM bisa dibeli sebagian Hub.081998392361/TP

Tnh pinggir pantai 40A/Rp.25jt /A,NgPandanWangi/088219124095

B.BP.001.02.18.0000499

DIJUAL RUMAH

B.BP.001.02.18.0000737

Pjak SPT Tahunan/Bln Byarkan & Laporkn Pjk Mrh H.082146447060

B.BP.001.01.18.0001408

KEHILANGAN

B.BP.141.02.18.0000745

Hilang Satu(1)Buah Buku KIR Isuzu/NHR 55 No Pol DK 9016 AB

DICARI TANAH

Dicari Tanah/Rumah Strategis Denpasar utk di-develop/dijual kembali.Budget Rp.5-10 Milyar Hub Purnama:085881515449

B.BP.155.02.18.0000749

Hlg BPKB Mobil DK 1405 GQ No.L 09867504-O a.n Nyoman Mawa

B.BP.167.02.18.0000727

B.BP.820.02.18.0000748

Hlg BPKB No.C9131850-O DK 9926 AG An I Nyoman Kariasa.

DIJUAL TANAH

B.BP.001.02.18.0000739

B.BP.001.02.18.0000717

DIJUAL VILLA

Dijl Villa 6Kmr,Pool/8,75 A, Jl. DewiSri II Rp25M/088219124095 B.BP.001.02.18.0000503

B.BP.001.02.18.0000738

Dijual Tnh Kav Ir. Soekarno Tbn DP 10% Bunga krd 1% Perbln Hub:081338183031/081805374433

B.BP.001.02.18.0000719

HlgBPKBNo.M11365457-ODK6506 QQ An IGN Bagus Arya Wijaya Hlg BPKB Pick Up DK9910HG No. K06784475-O a.n Nyoman Mawa

B.BP.164.01.18.0001512

B.BP.167.02.18.0000726

K.B.A TUR BALI

SERVICE

TOUR JOIN 2018

* BKK HUAHIN 4D3N Rp. 5.799.000 (2.5 Mar, 9-12 Mar, 23-26 Mar) * JPN TOKYO KAWAGUCHI Rp. 17.975.000 (1-5 Apr 2018) * KOREA SEOUL NAMI ISLAND 5D4N RP. 13.975.000 (11-15 Apr 2018)

n

Desig

Hubungi : 0361-8495858 Jl. Gatot Subroto Tengah No. 46 Blok E Dps C.0001149-TOUR

Money Back Guarantee �

Hlg BPKB No.E 1985845-O DK7253 AB a.n I Wayan Sujana,SE

B.BP.001.02.18.0000721

RUPA-RUPA

Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR 0,5%Hb.430373/74-081239991966

B.BP.004.02.18.0000090

B.BP.001.02.18.0000669

B.BP.001.02.18.0000714

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

B.BP.001.02.18.0000585

B.BP.141.02.18.0000680

Dijual/Dikontrkan Tanah 2-4are Lokasi Sanur.Hub:08164706634

B.BP.001.02.18.0000712

BIRO JASA

Djl Rmh TP45/72F Jl.Pura Demak Hub:0811398086,0361-245460

195JT/A-Pgr Jl.Hotmix 8mtr @Ry Pering-Ktwel.TrmSHM-0817340222

RUPA-RUPA Ahli Rmh Bcr:Dak,dinding,Tlang Dll,H.Anis 081236805370 Gransi

Dijual Cepat,Harga Miring, Rumah Lingkungan Elit Renon Hub.081339357512/081907545707

NISSAN

Pria/Wnt SMA 18-25Th Staf Adm Cargo Pulau Kawe 61 Dps

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

B.BP.001.02.18.0000519

Di jual Nissan th’2000 3.litre V6 Matic, AC, Ban baru, Expat Owned mau pindah dari Bali Harga 35juta Hub:0811389546

B.BP.001.02.18.0000724

Dicari Drafter SMK Gambar Bangunan Hub.08989644043

B.BP.001.02.18.0000681

Looking for RestaurantSpv,Male /female max.35 years, 1year sameposition good English Team work Hardworker, send CV betel nutcafe@gmail.com/081999337447

DIJUAL MOBIL

Dcr Sales,Spv,Gj+Bns+Kms+BPJS, Lam PT.PMA, Bedahulu XVII/7 Dps

B.BP.004.02.18.0000439

Grand Avanza 1.3 Veloz MT 2017 Hitam 180Jt Nego/081353689333

B.BP.166.02.18.0000752

B.BP.001.02.18.0000686

Dicari Therapist Laki-Laki & Perempuan Tinggi Min 160, Min Tamatan SMA,Max 35 Th,Punya Kendaraan Sndiri,Sabar&Pekerja Keras.Pnglaman Tdk Diutamakan, Bhs.Inggris Basic.Kirim CV ke: Jalan Pratama 88x,Tanjung Benoa.HP:081338991999/0361778084/Email ke:jarimenarinusa dua@jarimenari.com

Dcr:Waiter/ss bs Ing,Ada Gaji, Tip utk Legian H:081236200392

Informasi pasang iklan Telepon

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

DIJUAL MOBIL

ANUGERAH DEWATA

DIJUAL RUMAH

Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

BENGKEL LAS

C.0000241-BRJ

BIRO JASA

FOTO COPY

0361-490729 - 085100448999

HONDA PROMO IMLEK

Paket Hemat HDCVI Rp. 3.000.000

SERVICE

4 Unit Camera 1 Megapixel + HCVR 4 Ch + HDD1 TB 500

2

(Selama Persediaan Masih ada)

DISCOUNT SANGAT BESAR

KAR BISA TUBAH TAM

PULUHAN JUTA BUNGA RINGAN

DP RINGAN

0,3% Mobilio

READYK STOC

Garansi produk CCTV 2 thn

BALI WANGI BALI WANGI

JASA KURAS LIMBAH JASA KURAS

WCWC

Terima Service Stavol & Ups

HUB. SALES

Website : www.stavolbali.com C.0001454-ELK

MELAYANI MAMPETLIMBAH BERGARANSIMELAYANI MAMPET

All new CRV

HR-V *Syarat & ketentuan berlaku

081 337 098 405 081 9999 818 63 C.0001237-MBL

KLOSET, WASTAFEL, BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

0877 6129 5235 6129 5235 081 2380877 450 210 081 238 450 210 C.0000620-brj

PUTU AGUS DHARMA

SERVICE

C.0000620-brj

PROMO MURAH DAIHATSU BALI

DP 20 Jt-an DP 40 Jt-an DP 20 Jt-an

DP 4 Jt-an DP 20 Jt-an DP 20 Jt-an TERIMA TUKAR TAMBAH PROSES CEPAT SYARAT RINGAN

HUB : 0817356452/ 085101456084 C.0000246-MBL


EKONOMI

18

Rabu Kliwon, 14 Februari 2018

Kakao Fermentasi

Bali Baru Bisa Penuhi 500 Ton Denpasar (Bali Post) Kakao sangat dibutuhkan di negara Barat karena hampir seluruh makanan di negara tersebut berisi hasil turunan kakao. Konsumsi per orang di negara Amerika sudah menginjak ukuran kilogram, sedangkan di Indonesia masih hitungan gram. Kepala Bidang Perkebunan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali Ir. Lanang Aryawan, M.MA. mengatakan, kebutuhan kakao dunia 3.290.000 ton per tahun. Produksi kakao Indonesia adalah 700.000 – 900.000 ton per tahun. Dengan angka produksi itu menempatkan Indonesia pada negara ketiga terbesar di dunia sebagai penghasil kakao. Dari hasil produksi Indonesia itu, tidak lebih dari 2 persen yang difermentasi. Sebesar 90 persen lebih, Indonesia mengekspor biji kakao nonfermentasi. Sementara kebutuhan dunia adalah kakao fermentasi. Sementara di Bali luas lahan kakao adalah 14.000 hektar. Dari 14.000 hektar, lebih dari 80 persen ada di Jembrana dan Tabanan. Dari 14.000 hektar, dihasilkan 6.800 ton kakao. Tahun 2017

turun menjadi 5.000 ton. Dari 6.800 itu, tahun 2016 hanya 60 ton kakao Bali yang difermentasi, sisanya nonfermentasi. Tahun 2017 fermentasi kakao sudah di atas 500 ton. Sehingga ada peningkatan produksi kakao yang difermentasi setelah dilakukan upaya-upaya peningkatan fermentasi. Tahun 2018, ia menargetkan 1.000 ton kakao difermentasi. Dengan menghasilkan produk kakao fermentasi, maka Indonesia diharapkan tidak lagi terkena automatic detention. ‘’Artinya kena potongan per metrik ton sebesar USD 350. Dan detention itu tidak dikenakan ke pengekspor tapi dibebankan ke petani,’’ ungkapnya. Sebelumnya petani enggan melakukan fermentasi lantaran selisih antara fermentasi dan nonfermentasi hanya Rp 3.000. Sehingga kakao nonfermentasi seharga Rp 22.000 per kg, dan yang sudah difermentasi seharga Rp 25.000. Sehingga selisih tersebut tidak signifikan dan dinilai tidak menguntungkan. Dengan kontinu melakukan perbaikan mutu, akhirnya biji kakao Bali bisa difermentasi. Di kabupaten juga melakukan sertifikasi organik untuk meningkatkan nilai

Dua Penghambat Inklusi Keuangan Indonesia Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo menyebutkan ada dua penghambat perluasan inklusi keuangan di Indonesia, yakni terkait sistem dan perizinan. Karenanya perlu penyederhanaan sistem inklusi keuangan. Demeikian penegasannya usai menerima kunjungan kehormatan Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Inklusi Keuangan yang dipimpin Ratu Maxima, Selasa (13/2) kemarin. Kata Jokowi, perbaikan dan penyederhanaan sistem tersebut menjadi kunci sukses penerapan dan perluasan keuangan di Tanah Air. Kedua, penyederhanaan izin-izin yang selama ini terkesan masih sangat ruwet. ‘’Dua hal ini kalau kita selesaikan akan mempercepat inklusi keuangan kita, cepat sekali. Kalau dua hal ini belum bisa kita selesaikan, ya… majunya tidak sepesat yang kita inginkan. Tadi saya sudah diskusi panjang dengan beliau kita harapkan dua hal tadi segera cepat kita selesaikan,’’ kata Presiden. Presiden Jokowi menambahkan, ia ingin seluruh

masyarakat di Indonesia dapat mengakses lembaga keuangan secara sederhana dan cepat. ‘’Kita ingin semua orang itu bisa mengakses ke perbankan dan akses ke sektor keuangan yang ada secara sederhana dan cepat. Semuanya, seluruh masyarakat bisa masuk ke sistem keuangan,’’ katanya. Menko Perekonomian Darmin Nasution yang mendampingi Presiden pada pertemuan itu menambahkan, sejak 18 bulan lalu, Ratu Maxima sudah datang ke Indonesia. ‘’Jadi memang kita sejak 18 bulan lalu Ratu Maxima datang ke sini, kita tengah menyiapkan mengembangkan dengan cepat keuangan inklusif. Kita berangkat dari posisi yang masih agak tertinggal dari banyak negara lain, dan sejak 18 bulan lalu kita sudah mengembangkan beberapa program di antaranya Program Keluarga Harapan, Kredit Usaha Rakyat, dan beras sejahtera,’’ katanya. Pada 2019, pemerintah RI menargetkan tingkat inklusi keuangan akan menyamai negara-negara lain yang selama ini sudah maju di antaranya India. (ant)

jual, sehingga sekarang kakao Bali terjual di angka Rp 53.000 – Rp 58.000. Sementara kakao nonfermentasi hanya Rp 23.000. Persoalan yang kini dihadapi adalah biji kakao yang difermentasi tidak sembarangan. Harus biji kakao yang berukuran besar. ‘’Walaupun dilakukan fermentasi, tapi bijinya kecil-kecil, harganya tetap murah,’’ tandasya. Oleh karena itu dilakukan upaya perbaikan produksi kakao. Hasilnya, tahun 2017 di per 100 gram kemasan berisi 80 butir kakao. Itu ditemukan di kelompok petani di Jembrana. Sebelumnya tahun 2006, per 100 gram kemasan berisi 103 dan tahun 2016 berisi 133 butir per 100 gram. ‘’Itu artinya biji kakaonya kecil-kecil,’’ jelasnya. Dengan demikian nilai jual kakao Bali bisa lebih tinggi. Deputi Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Provinsi Bali Azka Subhan A mengatakan, cokelat Bali memiliki kualitas terbaik, organik dan biji yang sedikit mengandung zat kimia. Terbukti selama ini biji cokelat asal Jembrana mampu tembus ekspor ke tiga negara. Melihat potensi dan kualitas cokelat Bali, BI Bali berharap agar Bali memiliki desa wisata cokelat. (kmb42)

Ratu Maxima Nilai Indonesia Alami Banyak Kemajuan Jakarta (Bali Post) –

Ratu Maxima dari Belanda yang bertindak sebagai Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) siap membantu perluasan inklusi keuangan di Indonesia. Ratu Maxima diterima Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kehormatan Utusan Khusus PBB untuk Inklusi Keuangan ‘’United Nations Secretary General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Inclusion’’ di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (13/2) kemarin. ‘’Kunjungan terakhir saya pada November 2016, kami telah berdiskusi untuk memperbaiki strategi nasional inklusi finansial. Saya sangat senang untuk mengatakan bahwa Indonesia sudah benar-benar membuat banyak keputusan,’’ katanya.

Bali Post/ant

UTUSAN KHUSUS - Presiden Joko Widodo bersama Utusan Khusus PBB Ratu Maxima (kiri) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (13/2) kemarin. Presiden Jokowi dan Ratu Belanda berdiskusi tentang peningkatan inklusi keuangan di Indonesia, antara lain penyederhanaan sistem dan izin.

perin dalam menjalankan kebijakan hilirisasi di sektor industri mineral guna menciptakan nilai tambah sumber daya alam di Indonesia. ‘’Baja, misalnya, saat ini sangat diperlukan untuk menunjang di berbagai sektor, seperti industri konstruksi,’’ kata Airlangga. Menperin menyampaikan dalam forum, industri logam di Indonesia telah memasuki era baru dengan kemampuan memproduksi aluminium dari bauksit serta carbon steel dan stainless steel. Pada akhir 2018, industri di Indonesia akan memproduksi crude stainless steel hingga 4 juta ton. Jumlah tersebut menyamai kapasitas produksi aluminium di seluruh Eropa. Untuk itu, Menperin menawarkan kepada para anggota BritCham agar dapat melakukan ekspansi atau membangun pabrik baru di beberapa kawasan industri yang telah dibangun, teru-

tama di luar Pulau Jawa. Contohnya, kawasan industri Sei Mangkei, Sumatera Utara yang berbasis pada pengembangan industri pengolahan kelapa sawit. Selanjutnya, di Sulawesi, ada klaster industri logam, seperti kawasan industri Bantaeng dan Konawe. ‘’Yang berbasis petrokimia, kami dorong di Bintuni, dan di Masela untuk ke depan-

Ia yakin diskusi yang panjang yang telah dilakukan selama ini telah menghasilkan beberapa program inklusi keuangan di Indonesia. Ia menilai pertumbuhan ekonomi dua digit di Indonesia sangat mengundang komentar dan masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan, termasuk dalam perubahan regulasi. ‘’Masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mengakses bank atau layanan finansial dan ini sebagian besar di daerah pedesaan, khususnya mereka yang bergerak di sektor pertanian,’’ tuturnya.

Oleh karena itu, ia menilai perlunya upaya untuk menyelesaikan persoalan itu. Terlebih di era teknologi di mana teknologi memainkan peran yang sangat penting. Ia telah berdiskusi dengan Presiden Jokowi termasuk untuk bagaimana menyederhanakan sistem demi mendorong inklusi keuangan. Ia juga menyatakan siap melanjutkan kerja sama dengan pemerintah, juga sektor swasta, perbankan, dan layanan nonfinansial agar dapat memperluas jangkauan inklusi finansial ke seluruh Indonesia hingga menciptakan perubahan yang lebih baik. (ant)

Rupiah Melemah

RI-Inggris Tingkatkan Kerja Sama Investasi Jakarta (Bali Post) – Indonesia dan Inggris berpeluang untuk meningkatkan kerja sama ekonomi yang komprehensif, terutama di sektor industri. Untuk itu, Kementerian Perindustrian RI mendorong para pelaku usaha asal Negeri Raja tersebut yang tergabung dalam Kadin Inggris atau British Chamber (BritCham) untuk dapat memperluas usaha dan menambah investasinya di Tanah Air. ‘’Sebagian dari mereka sudah ada yang investasi di Indonesia. Kami berharap melalui BritCham kerja sama perdagangan Indonesia dan Inggris ikut meningkat,’’ kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Selasa (13/2) kemarin. Airlangga menyampaikan bahwa targetnya adalah Indonesia mengekspor produk yang tidak diproduksi di Inggris. Mereka ingin memasukkan ke Indonesia juga produk kompatibel. Pada pertemuan itu, Menperin mengatakan bahwa sejumlah pelaku usaha Inggris memberikan masukan dan apresiasi kepada pemerintah Indonesia yang telah berupaya menciptakan iklim investasi yang baik dalam pengembangan sektor industri. ‘’Ada beberapa masukan terkait dengan industry value chain agar industri kita makin kompetitif di tingkat global,’’ ungkapnya. Selain itu, upaya pemerintah Indonesia yang sedang memacu program pendidikan vokasi serta kegiatan penelitian dan pengembangan di dalam negeri, para pelaku usaha Inggris pun mengharapkan agar hal itu dilakukan secara konsisten guna mendukung daya saing industri. ‘’Mereka juga menanyakan keterkaitan sektor industri dan energi. Itu yang menjadi salah satu tantangan yang ada, pertumbuhan sektor industri harus bisa compatible dengan sektor energi,’’ paparnya. Bahkan, BritCham mengapresiasi langkah Kemen-

Bali Post/dok

KAKAO - Petani sedang memetik buah kakao. Komoditi kakao Bali kini diminati pasar ekspor selain kopi.

nya,’’ katanya. Airlangga menambahkan bahwa alasan utama mengapa investor asing berminat menanamkan investasi di Indonesia adalah potensi pertumbuhan pasar domestik serta kondisi pasar domestik saat ini. Selain itu, tenaga kerja dengan upah yang lebih kompetitif serta adanya supply base untuk industri perakitan. (ant)

Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 087860701455 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081916268341 | Sub. Jembrana 081936083440 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 C.0000171-RPA-10

Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (13/2) sore, bergerak melemah sebesar 26 poin menjadi 13.665 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.639 per dolar AS. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Selasa kemarin, mengatakan bahwa permintaan untuk aset mata uang berisiko masih terbatas seiring investor terlihat waspada menjelang perilisan data inflasi Amerika Serikat pada pekan ini. ‘’Data inflasi AS yang lebih kuat dari ekspektasi dapat mendorong pasar kembali melakukan aksi jual terhadap aset berisiko,’’ katanya. Ia menambahkan, pelaku pasar memperkirakan bank sentral juga akan memberlakukan kenaikan suku bunga The Fed pada Maret mendatang, dengan kemungkinan dua kenaikan lagi sepanjang tahun ini.

Sementara itu, Global Head of Currency Strategy and Market Research FXTM Jameel Ahmad mengatakan bahwa nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS dipicu sentimen eksternal mengenai potensi kenaikan suku bunga The Fed. Ia menambahkan, pelemahan nilai tukar rupiah cenderung relatif terbatas, karena bukan terjadi karena ekonomi Indonesia. Diharapkan, melemahnya kurs rupiah dapat mendukung pertumbuhan ekspor Indonesia. Ia mengatakan bahwa pergerakan dolar AS juga tampaknya berisiko kehilangan peningkatan menyusul sebagian pelaku pasar sudah memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Selasa (13/2) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi 13.644 dibandingkan posisi sebelumnya 13.609 per dolar AS. (ant)


19

Rabu Kliwon, 14 Februari 2018

Batu Bara

Dari Hal. 1

Tentu JBC merupakan salah satu solusi untuk mengeleminir polusi yang disebabkan pembangkit yang menggunakan minyak dan batu bara. Apalagi banyak negara telah mencanangkan go green tentu akan berdampak pada Bali sebagai pulau internasional. ‘’Kami menyepakati bahwa level urgensi dari JBC dan antisipasi krisis pasokan listrik Bali ke depan adalah penting dan mesti cepat diantisipasi. Selain itu komitmen untuk menjaga kesucian Bali harus pula diutamakan. Untuk itu kami mohon tuntunan PHDI untuk menjaga kesucian dan nilai luhur yang ada di Bali,’’ ujarnya. Kata dia, kalau toh JBC yang selama ini diwacanakan dianggap melanggar bhisama utamanya kesucian pura, tentu PLN siap untuk mengambil solusi lain. Misalnya memindahkan tiang menjauh dari kesucian pura yang ditetapkan dalam Perda Provinsi Bali. Demikian pula soal kabel yang melintang di atas laut, PLN juga siap mengambil opsi dengan menempatkan kabel bawah laut. ‘’Intinya mohon kami diberikan arahan mana yang boleh dan dianggap tidak melanggar bhisama. Dengan demikian PLN akan punya panduan dalam mewujudkan proyek tersebut. ‘’Kami tidak mau coba-coba. Semuanya

harus berangkat dengan kajian yang jelas dan PLN tetap berkomitmen menjaga kearifan lokal Bali,’’ tegas Suwarjoni Astawa yang putra Buleleng ini. Wakil Ketua PHDI Bali Pinandita Pasek Suardika menyatakan PHDI sebagai lembaga Hindu tetap berkomitmen menjaga bhisama. Jika bhisama dilanggar, diyakini taksu Bali terancam. PHDI hanya menginginkan dalam pembangunan penyaluran energi listrik dari Jawa ke Bali tetap menjaga kesucian wilayah dan mematuhi Tri Wana. Kata Ida Pinandita, bahwa zonasi kesucian suatu wilayah disebut Tri Wana. Tri Wana terdiri dari Maha Wana, Tapa Wana, dan Sri Wana. Maha Wana sama sekali tidak boleh ada bangunan, selain pura. Pada area Tapa Wana hanya boleh rumah penduduk pangempon pura. Di area Sri Wana berkembang menjadi permukiman dan bangunan lain yang bersifat ekonomi. Berdasarkan sejarah, Bali dan Jawa dulunya merupakan wilayah yang menjadi satu-kesatuan. Sejak Mpu Sidi Mantra menorehkan tongkatnya, maka sejak itu Bali dan Jawa terpisahkan oleh laut. ‘’Sehingga dengan adanya Jawa-Bali Crossing menggunakan kabel udara merupakan upaya penyatuan Jawa dan Bali kembali,’’ tegasnya. Ida Pinandita mengapresiasi atas komitmen jajaran

Bermartabat

Dari Hal. 1

Selanjutnya, meski optimis meraih kemenangan Koster telak dengan raihan angka minimal 70 persen di Pilgub Bali yang akan berlangsung pada 27 Juni 2018, Koster selalu mengajak Tim Pemenangan KBS-

ACE beserta pendukungnya menggunakan cara-cara yang santun, bersih dan bermartabat. ‘’Karena kami ingin pemilihan kepala daerah di Bali (pilgub) berjalan dengan nyaman, damai dan demokratis,’’ tegasnya. Tak jauh beda, Ketua KPU Bali Dewa Kade Wiarasa

PLN untuk tetap menjaga bhisama dan kearifan lokal Bali. Ida Pinadita juga menilai bahwa opsi PLN untuk memindahkan tiang dan mengubah jalur kabel dari udara menjadi bawah laut juga merupakan langkah yang baik dalam menjaga taksu Bali. ‘’Namun saat ini saya tidak dalam kapasitas memutuskan. Jika PLN menginginkan jawaban yang final, akan dibicarakan dalam paruman agung PHDI. Kami akan membahas masalah ini dalam pesamuhan agung tidak lama lagi,’’ paparnya. Akademisi Universitas Udayana (Unud) Prof. IA Giri Antari mengatakan, dalam sistem kelistrikan, Bali membutuhkan cadangan listrik. Karena ketika dilakukan pemeliharaan jaringan, maka ada cadangan listrik yang bisa digunakan, sehingga tidak terjadi pemadaman. Ia juga mengatakan, Bali sangat membutuhkan energi listrik yang tidak menimbulkan polusi sesuai dengan visi Pemprov Bali menuju Bali Clean and Green. Artinya, Bali harus tetap mataksu namun juga ada solusi terkait pembangunan JBC. ‘’Kami berharap PHDI segera memberikan arahan agar proyek tersebut bisa diwujudkan, karena semua aktivitas ditunjang oleh listrik. Tentu tetap dalam koridor mempertimbangkan kearifan lokal dan bhisama kesucian pura,’’ tegasnya. (kmb42)

Raka Sandi pula mengharapkan pelaksanaan Pilgub Bali 2018 berjalan lancar dan damai. ‘’Karena Bali adalah barometer Indonesia di mata dunia, sehingga Pilgub Bali akan menjadi cerminan dari kehidupan demokratis Indonesia di mata internasional,’’ pungkasnya. (kmb)

Rabu, 14 Februari 2018 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Meningkatkan Sradha Bhakti Menuju Insan Hindu Berkualitas dan Berdaya Guna (3) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Kurusetra Parwa (2) 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:05 Wita Perspektif dan Solusi 10:05 Wita Lejel Homeshopping 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV

11:30 Wita Prita 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Meningkatkan Sradha Bhakti Menuju Insan Hindu Berkualitas dan Berdaya Guna (4) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Bali Channel Tourist TV 14:00 Wita Klip Bali 14:30 Wita Lila Cita Sanggar Taksu Murti Kemanisan (1) 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:05 Wita Dialog Interaktif Dedy Susanto

17:00 Wita Indie Band Genneration 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Interaktif Dedy Susanto 21:00 Wita Wirasa Peduli Sesama 21:30 Wita Mahadewi Kasih Sayang untuk Semua 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Pura Dalem Tanjung Denkayu (2) 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Solusi Alternatif Marion Sam

Bali Post/wan

POHON BERINGIN - Dahan pohon beringin di Jaya Sabha patah, Selasa (13/2) kemarin. Patahan pohon menimpa tembok panyengker hingga roboh. Tampak onggokan dahan yang sudah dipotong-potong. (Beritanya di halaman 1)

Kobaran Api Dari Hal. 1

Warnanya pun berubah menjadi hitam, sebelum akhirnya muncul kobaran api dari sisi sebelah barat gedung. Ketika kepulan asap masih tipis, tampak beberapa pegawai sudah berada di luar Unit V dengan wajah panik. Salah seorang pegawai mengaku sedang menyelesaikan pekerjaan di lantai tiga, sebelum akhirnya turun dan melihat api di lantai dua. Di lantai tiga sendiri, menurutnya, tidak ada sumber api. Beberapa staf dari lantai satu juga tampak menyelamatkan barang-barang berharga seperti kamera, komputer, server foto dan video, serta beberapa foto. Seorang staf di Biro Humas menuturkan, dirinya baru saja menghidupkan komputer di ruang kerjanya saat mendengar ada pegawai yang berteriak dari lantai atas. Sebelum itu pun, dirinya sudah mencium bau angit. Namun tidak menemukan adanya sumber api di lantai satu. Ketika hendak membawa tabung hydrant untuk memadamkan api di lantai atas, langkahnya terhenti di lantai dua karena kobaran api sudah besar.

Satu mobil pemadam kebakaran datang beberapa saat setelah kejadian. Setelah itu berturut-turut datang lagi mobil pemadam kebakaran yang lain dan water cannon. Secara keseluruhan, ada 7 mobil pemadam dari BPBD Kota Denpasar, 6 dari BPBD Kabupaten Badung dan 2 water cannon dari Brimob Polda Bali yang hilir-mudik untuk memadamkan api. Hingga sekitar pukul 19.00 Wita masih tampak adanya kobaran api di lantai tiga. Sekitar pukul 19.45 Wita, dua mobil pemadam kebakaran datang lagi dari Kabupaten Klungkung. Sehingga secara keseluruhan ada 15 unit mobil pemadam dan 2 water cannon yang diterjunkan. Gubernur Bali Made Mangku Pastika berada di lokasi saat petugas berusaha memadamkan api. Pastika menjamin hanya sedikit arsip yang berada di Unit V. Arsip-arsip penting dikatakan sudah berada di tempat yang aman yakni di Dinas Arsip dan Perpustakaan Provinsi Bali. ‘’Arsip sudah disimpan. Soft copynya kan ada. Sekarang tidak lagi bentuknya kertas banyak-banyak,’’ ujarnya. Pastika mengakui kejadian ini lam-

bat diketahui karena sebagian besar pegawai memang sudah pulang. Di sisi lain, Unit V umur gedungnya juga sudah tua lantaran dibangun sekitar tahun 1978 di era Gubernur Prof. Ida Bagus Mantra. Pihaknya menduga kebakaran terjadi karena korsleting listrik. Bukan karena hal lain seperti misalnya sabotase lantaran ada pengundian nomor urut pasangan calon Pilgub Bali. Sekitar pukul 20.00 Wita, kobaran api sudah tidak tampak lagi. Dari luar gedung terlihat kerusakan cukup parah di lantai tiga. Kepala BPBD Kota Denpasar IB Joni Ariwibawa mengatakan, api sudah total dipadamkan sekitar pukul 20.30 Wita. Pihaknya bersama BPBD Badung juga sudah melakukan pendinginan dan pengecekan ke dalam. Tinggal dilakukan pemeriksaan oleh aparat kepolisian untuk mengetahui penyebab dan kerugian yang dialami Pemprov Bali. ‘’Kalau kita lihat dari luar nampak kerusakan paling parah di lantai tiga. Sumber api masih diselidiki pihak kepolisian, kita belum tahu apakah dari lantai satu, dua atau tiga,’’ ujarnya. (rin/wan)


Rabu Kliwon, 14 Februari 2018

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Filipina Dilanda Badai Tropis Manila (Bali Post) -

Empat orang tewas di Filipina selatan pada Selasa (13/2) pagi kemarin, saat badai tropis membawa hujan lebat dan memicu tanah longsor menurut polisi. Badai Tropis Sanba menerjang pantai timur Pulau Mindanao pada Selasa dengan angin berkecepatan 75 kilometer per jam, membawa hujan lebat yang memicu tanah longsor di sejumlah desa pengunungan di luar kota tambang Carrascal – 760 kilometer selatan ibu kota Manila – sehingga menewaskan empat orang menurut kepala kepolisian kota madya James Alendogao kepada AFP. “Area-area itu saat ini tidak dapat diakses dan kami tidak mengetahui

seberapa besar kerusakannya,” katanya. Badan prakiraan cuaca

negara menyatakan badai diperkirakan bergerak cepat ke arah barat laut dalam 24

jam ke depan, menyebabkan hujan sedang hingga lebat di seluruh wilayah tengah Filipina. Negara kepulauan itu diterjang 20 badai atau topan tiap tahun, beberapa di antaranya mematikan. Sanda merupakan badai kuat kedua yang melanda tahun ini, dan yang pertama kali menimbulkan korban.

Badai tropis Tembin menewaskan 240 orang di daerah Mindanao pada Desember tahun lalu. Badai super paling mematikan dalam sejarah negeri itu adalah Topan Haiyan, yang menyebabkan 7.350 orang tewas atau hilang di seluruh Filipina ten gah pada November 2013. (ant)

Bali Post/win

D’Story

Kisahkan Kehidupan Lewat Album

SETELAH sempat mengeluarkan single “Dumadak Adi Setata Mekenyem” atau yang disingkat DASM pada bulan Maret tahun lalu, kini D’Story Band merilis album perdananya. Album yang akan di-launching secara resmi Kamis (15/2) besok ini, diberi judul “Rasa Sing Kel Mati”. Terdapat 9 lagu di dalamnya dan 8 di antaranya menceritakan kisah perjalanan hidup sehari-hari D’Story, mulai dari percintaan, persahabatan, sedih, gembira, dan satu lagu mengangkat tema budaya “Makotekan” di Desa Munggu, Badung. “Dalam album ‘Rasa Sing Kel Mati’ ini kami coba diskripsikan kisah kehidupan di sekitar maupun pengalaman kita ke dalam sebuah balutan nada yang sederhana,” tandas Rama vokalis D’Story Band Senin (12/2) malam. Rama menjelaskan bahwa karya-karya sederhana yang diciptakan selama sepuluh bulan ini banyak lahir dari perjalanan karier bandnya. Bahkan, lagu “Rasa Sing Kel Mati” ini lahir dari makna kehidupan sehari-hari yang tidak pernah mati dalam kehidupan. Tidak hanya bagi personel D’Story, semua orang juga pasti merasakan dan mengalami hal yang sama dalam menghadapi kehidupan. Khusus pada single ini akan diiringi balutan musik Biola dari Aya BTMDG. “Dalam album ini, kami buat sesuai dengan perjalanan kami selami ini, dari rasa cinta, rasa persaudaraan atau persahabatan, dan tentunya rasa kecintaan kami terhadap budaya adat Bali. Semua tertuang dalam album kami dengan balutan musik rock alternatif yang saat ini kami usung,” jelasnya. Sesuai dengan namanya, D’Story dapat diartikan sebuah cerita dalam kehidupan nyata hidup manusia di dunia. Apalagi, setiap manusia yang hidup di dunia ini pasti memiliki cerita. Band ini sejatinya bukanlah grup musik pendatang baru di belantika musik band Indie di Bali. Band yang kini beraliran Bali rock alternatif ini merupakan pentolan Second Heal Band yang terbentuk pada 10 November 2012 silam dengan mengusung genre post hardcore. Namun, karena sering gonta-ganti personel, akhirnya diputuskan mengubah namanya menjadi D’Story Band sejak 24 Januari 2017 lalu. Saat ini, D’Story Band diperkuat oleh Rama (vokal), De Angga (lead gitar), Mang Sayang (rythem), Agus (drum), dan Tu Adi (bass) yang merupakan personel terbaru D’Story. Setelah album ini, rencananya kisah ‘’Rasa Sing Kel Mati’’ akan disambung kembali pada album berikutnya. “Kami ada komitmen bahwa setiap album yang akan kami keluarkan akan tetap mengangkat salah satu budaya atau tradisi di Bali. Semoga album kami ini bisa menginspirasi anak muda dan mendapat dukungan dari semua pihak, sehingga kami bisa semakin eksis dan ke depannya bisa berkarya dengan nuansa dan warna yang baru,” ujar Rama. (win)

Lagunya Masuk 10 Teratas di Billboard SETELAH tujuh pekan berturut-turut, lagu Anggun yang berjudul “What We Remember” akhirnya berhasil memasuki tangga lagu 10 most-played Dance songs di Amerika, menurut versi Billboard, sebuah music charts resmi Amerika. Ini merupakan kali pertama dalam sejarah musik, seorang artis wanita kelahiran Indonesia menerima keberhasilan tersebut di Amerika. “Saya sangat senang melihat respons yang menakjubkan atas lagu saya di komunitas dance di Amerika. Saya sangat berterima kasih kepada para DJ yang telah me-remixed lagu saya dan membuatnya menjadi Top 10,” ujar Anggun. Ini merupakan posisi ke-5 di Amerika yang telah berhasil diraih Anggun sepanjang kariernya dan yang paling tertinggi sejauh ini, setelah lagu “Snow on the Sahara” yang telah bertengger di urutan #16 kurang dari 20 tahun lalu di tangga lalu Billboard. Sebelumnya, single ini juga masuk Top 40 Singles Sales Charts di Asia dengan posisi nomor 15, tulis ASIA TOP 40 dan iTunes sepekan setelah diluncurkan. “What We Remember” adalah single pertama dari album Internasional terbaru Anggun yang dirilis pada 8 Desember 2017. (ant)

Anggun C Sasmi

Bali Post/ist

BERPOSE - Para pemain dan sutradara ‘‘Peter Rabbit’’ berpose bersama.

Bali Post/rtr

Dianggap ”Bully”, Film ”Peter Rabbit” Diboikot PARA orangtua marah dan memboikot film ‘‘Peter Rabbit’’ karena disebut mendorong anak-anak untuk mem-bully orang-orang yang punya alergi. Film live action terbaru Sony yang digarap berdasarkan kisah milik Beatrix Potter itu mengandung adegan di mana sekelompok kelinci menyerang seorang petani dengan melemparinya buah berry, setelah mereka tahu kalau sang petani punya alergi terhadap buah berry. Petani yang bernama Tom McGregor itu tak sengaja menelan satu buah berry yang susah payah menyuntik dirinya dengan EpiPen kemudian mengalami shock anafilaktik dan pingsan. Hal itu membuat ibu-ibu yang punya anak penderita alergi mengamuk. “Sebagai ibu balita yang alergi terhadap beberapa

makanan, saya merasa jijik bahwa Sony akan membuat lelucon dari mencipratkan alergen pada orang yang terkena alergi makanan. Melakukan hal itu adalah serangan yang diperparah!” demikian cuit salah seorang ibu menggunakan tagar #boycottpeterrabbit. “Silakan memboikot film Peter Rabbit. Sebagai ibu dari anak-anak yang punya alergi, saya merasa sangat terusik saat Sony berpikir oke untuk membuat lelucon alergi makanan yang mematikan,” tulis orang tua lain di Facebook. Yayasan Kids With Allergies mengeluarkan peringatan di Facebook pada hari Jumat, meminta orang tua untuk mendiskusikan adegan dan “bullying alergi” dengan anak-anak mereka. “KFA percaya bahwa ‘lelucon’ alergi makanan ber-

bahaya bagi komunitas kita ... menjadikan kondisi ini menyakitkan bagi anggota kita dan mendorong masyarakat untuk tidak mengambil risiko untuk bereaksi serius terhadap alergi,” tulis mereka. Kelompok tersebut juga memposting sebuah surat terbuka kepada pencipta film anak-anak tersebut, yang ditandatangani oleh Kenneth Mendez, Presiden dan CEO Yayasan Asma dan Alergi Amerika, meminta mereka untuk memeriksa kembali penggambaran alergi makanan mereka dan menahan diri untuk tidak mengejek mereka di kemudian hari. Organisasi lain, termasuk organisasi Penelitian dan Penelitian Alergi Makanan, juga memperingatkan keluarga tentang adegan alergi di Facebook. “Kami ingin membuat

Galuh Bilen

Rilis Single ”Kunang-kunang” SEMBARI sibuk mempersiapkan album solo ketiganya, biduanita pop Bali ternama yakni Galuh Bilen sempat-sempatnya merilis single terbarunya yang diberi judul “Kunang-kunang”. Hal ini dilakukannya untuk memenuhi permintaan para penggemarnya yang rindu akan suara khas wanita asal Bangli tersebut. Bahkan, single “Kunang-kunang” yang diciptakan Tunick Motifora ini dirilis lengkap dengan video klipnya pada Rabu (7/2) lalu. Peluncuran single dan video klipnya ini dimeriahkan oleh beberapa penyanyi Bali, seperti A.A. Raka Sidan, Trisna STE, Ocha Putri, Gek Cantik, Tunick Motifora dan dihadiri beberapa musisi Bali lainnya. Single “Kunang-kunang” yang diaransemen Dek Artha ini rencananya masuk dalam album solo ketiganya yang kini masih dalam proses penyelesaian. Single ini dirilis sekaligus sebagai treaser pembuka untuk album ketiganya yang rencananya berisi delapan lagu. “Single ini saya rilis sebagai treaser pembuka album ketiga saya nanti yang akan dirilis dua bulan lagi. Saat ini, album saya tinggal menunggu penyelesain cover-nya saja. Jadi sambil menunggu album rampung, saya kasih aja dulu single ini sebagai pembukanya,” ujar Galuh Bilen, Sabtu (10/2). Pemilik nama lengkap Ni Luh Karyawati itu, menambahkan bahwa single “Kunang-kunang” tidak hanya dirilis dalam bentuk audio, namun juga sekaligus dengan video klipnya. Menggandeng video director Andy Duarsa, video klipnya pun terlihat sangat mewah. Diceritakan, single “Kunang-kunang” mengisahkan tentang seorang wanita yang terus-menerus disakiti dan dikhianati sang pacar. Kendati demikian, si wanita ini terus sabar dan bertahan karena rasa cintanya yang begitu besar. “Saat si wanita merasa sedih lantaran sikap sang pacar, ia hanya bisa bercerita dengan kunang-kunang di malam hari,” terang perempuan kelahiran 25 Oktober itu. Ke depan, Galuh Bilen berharap lagu pop Bali semakin berkembang dan juga semakin digemari masyarakat. Ia juga berharap single terbarunya kali ini bisa diterima oleh seluruh lapisan masyarakat Bali. “Mari sama-sama kita majukan dan dukung lagu pop Bali agar terus digemari. Saya juga sangat menekankan kepada penyanyi pendatang baru agar lebih mengutamakan kualitas ketimbang kuantitas. Semoga lagu pop Bali tetap ajeg,” ujarnya. (win)

Anda sadar bahwa melihat pemandangan ini mungkin mengganggu sebagian anakanak,” tulis mereka. Sebuah badan amal Australia untuk orang-orang dengan alergi yang mengancam jiwa juga meminta pencipta film tersebut untuk mengeluarkan permintaan maaf

dalam sebuah petisi Change. org yang mendapat lebih dari 10.000 tanda tangan. Pada hari Minggu, Sony Pictures mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa film tersebut “seharusnya tidak menyepelekan” karakter dengan alergi “bahkan dengan cara kartun dan slapstick.” “Kami dengan tulus menyesali hal itu karena tidak peka terhadap masalah ini, dan kami mohon maaf.” F i l m tersebut dibuka pada hari Jumat untuk ulasan yang beragam, demikian New York Post. (ant)

Edisi 14 Februari i 2018 | Balipost.com  

Headline : Gedung Unit V Kantor Gubernur Bali Terbakar. Dahan Beringin di Jaya Sabha Patah

Edisi 14 Februari i 2018 | Balipost.com  

Headline : Gedung Unit V Kantor Gubernur Bali Terbakar. Dahan Beringin di Jaya Sabha Patah

Advertisement