Skip to main content

Edisi 13 Oktober 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 55 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

kamis umanis, 13 oktober 2016

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

PERMEN NARKOBA

Perppu Kebiri

Disetujui DPR, Hanya Gerindra yang Menolak Jakarta (Bali Post) Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak akhirnya disahkan oleh DPR menjadi undang-undang. Revisi UU melalui perppu tersebut disahkan melalui rapat paripurna DPR, Rabu (12/10)kemarin.

Donald Trump

PBB Nilai Trump Berbahaya

Jenewa Kepala Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia PBB Zeid Ra’ad al Hussein mengatakan, jika calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump terpilih sebagai presiden Amerika Serikat, maka itu akan ‘’berbahaya dari sudut pandang internasional’’. Demikian kata Zeid dikutip Reuters, Rabu (12/10) kemarin. Zeid menunjuk pandangan-pandangan Trump menyangkut komunitas-komunitas yang rentan dan perkataannya soal penggunaan penyiksaan yang dilarang oleh hukum internasional, sebagai ‘’sangat mengguncang dan mengganggu’’. ‘’Jika Donald Trump terpilih berdasarkan apa yang telah dia katakan -- dan kecuali itu berubah -- saya kira tidak diragukan lagi bahwa dia akan berbahaya dari sudut pandang internasional,’’ kata Zeid dalam briefing pers di Jenewa. Hal. 19 Ucapan Vulgar

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPR Agus Hermanto sempat memanas setelah Faksi Partai Gerindra dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) menyatakan menolak perppu itu. Hingga perppu disetujui, Fraksi Gerindra tetap menolak, sedangkan F-PKS akhirnya menyetujui dengan catatan. Salah satu butir penting dari revisi UU ini adalah penambahan hukuman kepada pelaku kekerasan seksual dengan sanksi kebiri kimia. Anggota Komisi VIII dari Fraksi Partai Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menjelaskan sikap kukuh penolakan fraksinya berdasarkan masukan dari para dokter yang

mengadukan pemberatan sanksi hukuman kebiri terhadap pelaku. Hal. 19 Harapan Kosong NARKOBA - Kepala BNN Cilacap Edy Santosa menunjukkan permen jari yang diduga mengandung narkoba, hasil razia petugas BNN di Kroya, Cilacap, Jateng, Rabu (12/10) kemarin. BNN Cilacap bekerja sama dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan melakukan razia terhadap peredaran permen jari yang diimpor langsung dari Cina karena dicurigai mengandung narkoba.

OTT di Kemenhub

Ditetapkan Tiga Tersangka Jakarta (Bali Post) – Tiga dari enam orang yang diamankan Polda Metro Jaya, Selasa (11/10), akhirnya ditetapkan menjadi tersangka. Dalam operasi tangkap tangan (OTT) itu, mereka diduga melakukan pungutan liar (pungli) perizinan perkapalan di Kementerian Perhubungan (Kemenhub). ‘’Ketiga tersangka diduga melakukan pungli,’’ kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Mochamad Iriawan, Rabu (12/10) kemarin.

Ketiga tersangka itu adalah ahli ukur Direktorat Pengukuran Pendaftaran dan Kebangsaan Kapal Kemenhub Endang Sudarmono, Kepala Seksi Pendaftaran dan Kebangsaan Kapal Kemenhub Meizy dan PNS Golongan IId Abdu Rasyid. Ketiga tersangka melakukan pungli pengurusan surat ukur permanen dan Seaferer Identity Document. Hal. 19 Ketiga Saksi

Bali Post/ant

Delapan Rekening Penampungan POLISI terus mendalami barang bukti kasus OTT di Kemenhub. Ada sejumlah alat bukti menguatkan kasus pungutan liar terkait perizinan. Selain uang, polisi juga menyita delapan buku tabungan dan sejumlah ATM. Baik buku tabungan maupun kartu ATM bukan atas nama ketiga tersangka. Salah satu yang didalami

adalah aset milik salah satu tersangka berinisial MZ. ‘’Nanti kita telusuri. Kami temukan ada beberapa aset di beberapa kota dan kemudian tidak sesuai dengan profilnya,’’ kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan, Rabu (12/10) kemarin. Hal. 19 Pihak Bank

Diperiksa KPK

Mantan Mendagri Bantah Terima Dana E-KTP Bali Post/ant

ANGKAT PALU - Ketua DPD terpilih Muhammad Saleh (tengah) mengangkat palu sidang seusai dilantik menjadi Ketua DPD di Gedung Nusantara V Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/10) kemarin.

Ketua DPD Dilantik

Saleh Ajak Anggota DPD Bersih

Jakarta (Bali Post) – Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali akhirnya datang memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Ketua DPD-RI Mohammad Saleh pada sidang paripurna luar biasa lanjutan di Gedung MPR/DPR/DPD-RI, Jakarta, Rabu (12/10) kemarin. Sidang paripurna luar biasa ini dipimpin anggota DPD tertua Maimanah Umar dari Riau dan anggota DPD-RI termuda Riri Damayanti dari Bengkulu. ‘’Pimpinan DPD terpilih dapat memimpin dan meningkatkan kinerja kelembagaan DPD dalam mengemban tugas konstitusional, untuk memperjuangkan aspirasi rakyat dan daerah,’’ kata Maimanah Umar yang kemudian menyerahkan palu sidang kepada Mohammad Saleh. Saleh kemudian duduk di kursi pimpinan dan memimpin sidang paripurna’, didampingi GKR Hemas dan Farouk Muhammad. ‘’Dinamika yang terjadi akan semakin meningkatkan kerja sama kita dalam memperkuat posisi kelembagaan DPD-RI dalam memperjuangkan kepentingan rakyat dan daerah,’’ kata Saleh. Saleh berjanji akan mengajak seluruh anggota DPD untuk bersih dalam bertugas dengan berusaha menjaga keharmonisan dan menghilangkan segala friksi. Saleh terpilih sebagai Ketua DPD-RI pada forum sidang paripurna luar biasa DPD-RI, Selasa malam. Saleh meraih suara terbanyak 61 suara, mengungguli GKR Hemas (31 suara) dan Farouk Muhammad (23 suara), dari 116 anggota DPD-RI yang memberikan hak suara. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Mohammad Saleh yang direncanakan dilakukan Selasa (11/10) malam, setelah ditetapkan sebagai calon Ketua DPD terpilih sempat tertunda karena ketidakhadiran Hatta Ali. Hal. 19 Adanya Gugatan

Jakarta (Bali Post) – Mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi membantah mendapatkan aliran dana dari proyek pengadaan paket penerapan KTP berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (e-KTP) 2011-2012 di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). ‘’Saya terima? Buktikan saja kalau memang saya terima. Makanya dia (Nazaruddin) saya laporkan ke Polda. Ada rekomendasi dari ICW (Indonesia Corruption Watch), LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah), bahwa proyek ini akan bermasalah,’’ kata Gamawan usai diperiksa di gedung KPK Jakarta, Rabu (12/10) kemarin. Gamawan diperiksa untuk tersangka mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Irman. Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Nazaruddin melalui pengacaranya, Elza Syarif, pernah mengatakan bahwa proyek e-KTP dikendalikan Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR yaitu Setya Novanto, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang dilaksanakan oleh Nazaruddin, staf dari PT Adhi Karya Adi Saptinus, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri dan Pejabat Pembuat Komitmen. Dalam dokumen yang dibawa Elza tampak bagan yang memuat nama (1) Mendagri (Gamawan/Anas), (2) Sekjen

(Dian Anggraeni), (3) PPK (Sugiarto), dan (4) Ketua Panitia Lelang (Drajat Wisnu S) sebagai penerima aliran dana e-KTP. ‘’Saya tadi diperiksa untuk menjelaskan tentang prosedur dari awal sampai teknisnya,’’ tambah Gamawan. Menurut Gamawan, ia bahkan mengajak KPK dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengawal proyek tersebut. ‘’Saya mengajak KPK, BPKP juga mengaudit dua kali. Jadi setelah tender saya minta audit lagi ke BPKP, setelah itu saya tidak tahu lagi,’’ tambah Gamawan. Namun, Gamawan enggan menjawab mengenai proses pembahasan anggaran dan perbuatan dua bekas anak buahnya yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Tersangka dalam kasus ini adalah mantan Dirjen Dukcapil Irman yang juga Kuasa Pengguna Anggaran proyek pengadaan e-KTP dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen proyek EKTP Sugiharto. Hal. 19 Konsorsium DIPERIKSA KPK - Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi usai diperiksa KPK, Rabu (12/10) kemarin. Gamawan Fauzi diperiksa terkait e-KTP.

Bali Post/ade

Mewujudkan Kemandirian Petani Bali 3

Petani, Akademisi, dan Pengusaha Mesti Bertemu Petani selalu menjadi objek. Apalagi jelang pilkada. Bantuan sering dikucurkan. Namun tak dikontrol, apalagi dievaluasi. Akibatnya bantuan sering tak mencapai sasaran dan mubazir. Demikian salah satu hal yang mengemuka pada diskusi di Bale Banjar Bali Global, Sanur.

GURU Besar Universitas Udayana Prof. Ir. I Made Supartha Utama, M.S., Ph.D. mengatakan, konsumen saat ini sudah bergerak dari tradisional ke semimodern, bahkan modern market. Wisatawan mancanegara bisa dikategorikan sebagai konsumen yang bergerak ke modern market. Sementara wisatawan nusantara tergolong sebagai konsumen semimodern, bukan konsumen tradisional seperti penduduk Bali. ‘’Sekarang mereka bukan hanya membutuhkan kesegaran, bentuknya, warnanya, tetapi bagaimana eco labeling, bagaimana food safety certificate-nya. Kalau demikian adanya, sanggupkah sistem pertanian kita yang small skill, yang masih sistem agribisnisnya tradisional, yang tidak terintegrasi dan tidak terkoordinasi? Tidak mungkin!’’ imbuhnya. Small skill inilah, lanjut Supartha, ke depan perlu diubah menjadi value chain system atau sistem rantai nilai yang efisien dan efektif. Utamanya dalam menciptakan nilai di sektor pariwisata dengan konsumen

modern dan semimodern. Nilai tidak melulu hanya kualitas, tetapi harus ada pelayanan yang bagus, dan meminimalkan cost serta waktu. ‘’Kalau kualitas bagus, sistemnya tidak efisien, cost-nya tinggi, value-nya kecil dan juga service tidak bisa melayani, ini

Gede Wira

tidak akan diterima,’’ jelasnya. Menurut Supartha, rantai nilai perlu dibangun secara terintegrasi dan terkoordinasi. Hal. 19 Harus Inovatif

Supartha Utama

Suada


DENPASAR

2

Kamis Umanis, 13 Oktober 2016

Kasus Korupsi PDAM Karangasem

Mantan Dirut Bantah Terima Suap

Denpasar (Bali Post) Setelah melalui proses persidangan cukup panjang dengan pemeriksaan saksisaksi, mantan Dirut PDAM Karangasem Gde Baktiyasa, Rabu (12/10) kemarin menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa. Sidang dipimpin hakim Dewa Gede Suarditha. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, terdakwa Baktiyasa yang didampingi kuasa hukumnya, Made Suardana, dkk. membantah tudingan jaksa bahwa dirinya menerima uang gratifikasi (suap) dalam pengangkatan pegawai PDAM Karangasem. Sebaliknya, dia berpendapat seluruh pengangkatan sudah sesuai prosedur. Dikatakannya, dirinya siap disumpah apa saja jika menerima uang dari pegawai PDAM Karangasem yang diangkat menjadi pegawai tetap. ‘’Saya tidak pernah menerima uang sepeser pun dalam pengangkatan itu. Saya juga siap disumpah apa saja,’’ katanya. Terdakwa menyatakan pengangkatan hingga menjadi pegawai tetap di PDAM Karangasem harus melalui proses. Mulai dari lamaran, training, pegawai kontrak hingga diangkat menjadi pegawai tetap. Saat ditanya siapa yang memiliki kewenangan tersebut, Baktiyasa mengatakan, direktur utama memiliki kewenangan, dengan syarat semua proses sudah dilakukan. ‘’Yang nanti mengeluarkan SK adalah direktur,’’ tegasnya. Majelis hakim sempat mengingatkan kepada terdakwa untuk mengatakan keterangan yang sebenar-benarnya. Di akhir sidang, majelis hakim kembali menanyakan pada terdakwa terkait perkara ini. ‘’Apakah anda menyesal?’’ tanya hakim. ‘’Ya, saya menyesal karena sudah didudukkan dalam perkara yang tidak pernah saya perbuat,’’ jawab Baktiyasa. Namun, ia kembali menyangkal sudah menerima sejumlah uang dari pegawai yang akan diangkat menjadi pegawai tetap. ‘’Saya tidak pernah menerima uang tersebut,’’ tegas terdakwa yang juga mantan pengacara ini. Majelis hakim akan melanjutkan sidang pada pekan depan dengan agenda pembacaan tuntutan oleh JPU. (kmb37)

Tim Gabungan Bongkar ’’Billboard’’ Kedaluwarsa

Denpasar (Bali Post) Tim gabungan kembali menertibkan billboard kedaluwarsa di wilayah Kota Denpasar. Kali ini mereka menyasar seputaran Jalan Melati, Denpasar, tepatnya di depan Auditorium RRI, Selasa (11/10). Tim gabungan ini terdiri dari Pengadilan Negeri Denpasar, Kejaksaan Negeri Denpasar, Kepolisian Resort Kota Denpasar dan sejumlah SKPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar seperti Satpol PP Kota Denpasar, Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP) Kota Denpasar, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Denpasar, dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar. Menurut Kabid Perundang-undangan Daerah Satpol PP Kota Denpasar Wayan Wirawan, penertiban billboard kedaluwarsa ini dilakukan terkait izin bersangkutan yang sudah tidak berlaku dan tidak sesuai dengan Peraturan Wali Kota No. 3 Tahun 2014 tentang Penataan Reklame. Penetiban dilaksanakan juga terkait masa berlaku pajak yang sudah melewati batas, selain juga untuk menciptakan ketertiban dan kebersihan di Kota Denpasar. Wirawan mengatakan, jajarannya selanjutnya akan menertibkan billboard di seputaran SMAN 2 Denpasar. Selama penertiban, target yang telah mencapai 90 persen. Penertiban ini juga bertujuan untuk menekan merebaknya billboard yang dipasang secara liar dan menegakkan Peraturan Wali Kota No. 3 Tahun 2014 tentang Penataan Reklame. (kmb)

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Bali Post/ara

PASAR BADUNG - Bangunan Pasar Badung bekas kebakaran ini akan segera diratakan dengan tanah, menyusul sudah adanya pemenang lelang pembongkaran.

Lelang Terbuka

Bangunan Pasar Badung ’’Laku’’ Rp 670 Juta Denpasar (Bali Post) –

Setelah melakukan pelelangan secara terbuka, kini Pemkot Denpasar telah mengantongi pemenangnya. Hal ini dilakukan setelah proses penawaran yang cukup alot hingga akhirnya Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Denpasar menetapkan H. Su It asal Surabaya selaku pemenang lelang. Pengusaha yang beralamat di Jalan Tambak Dalam Utama No. 49 Surabaya itu, mengajukan penawaran tertinggi Rp 670 juta dari limit harga terendah yang ditetapkan Rp 88 juta. Dalam proses lelang ini, terdapat 33 peserta yang mengajukan permohonan. Namun dari jumlah itu, sebanyak 11 orang atau rekanan yang mengajukan penawaran. Dari limit Rp 88 juta yang ditetapkan, rekanan melakukan penawaran terendah Rp 115 juta, sehingga panitia menetapkan pemenangnya yang menawar Rp 670 juta.

Dirut PD Pasar Denpasar I Made Westra didampingi Ketua Panitia Lelang Jual Bongkar Pasar Badung A.A. Ngurah Yuliartha, S.H. mengatakan, setelah ditetapkan, pemenang lelang selanjutnya diberikan batas waktu hingga 15 Oktober untuk menyetorkan uang jaminan pembongkaran Rp 44 juta dan uang jaminan pembersihan Rp 50 juta. Set-

elah melakukan pembayaran kedua uang jaminan tersebut, kata Yuliartha, selanjutnya pembongkaran sudah bisa dilakukan. Sementara itu, sepuluh besar desain masterplan Pasar Badung hasil sayembara yang digelar D inas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP) Kota Denpasar, memasuki tahap presentasi akhir pekan lalu

di Graha Sewaka Dharma Lumintang. Tahap presentasi ini akan menentukan desain mana yang akan dijadikan rancangan pembangunan Pasar Badung pascakebakaran. Sekretaris Daerah Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan, tahun 2017 mendatang pembangunan Pasar Badung akan dilakukan. Anggaran sekitar Rp 200 miliar lebih diperkirakan akan habis untuk mendirikan kembali pasar terbesar di Bali ini. Menurutnya, saat ini Denpasar masih berjuang untuk mendapatkan bantuan pusat. Sejalan dengan itu, pembangunan Pasar Badung ini sudah dianggarkan KUA PPAS

Dampak Perbaikan Jembatan Gatsu Timur

(kebijakan umum anggaran prioritas dan plafon anggaran sementara). ‘’Denpasar sudah siapkan anggaran itu di KUA PPAS sehingga tahun 2017 pembangunan bisa clear. Dengan begitu, masyarakat tidak ragu lagi dengan pembangunan Pasar Badung,’’ jelasnya. Terkait presentasi gambar, Kepala DTRP Denpasar Ir. I Made Kusuma Diputra menjelaskan, 10 nominator ini akan diciutkan menjadi 3 nominasi terbaik. ‘’Dari 3 nominasi terbaik nanti, desainnnya akan digabung. Karena masing-masing punya keunggulan sehingga akan didapatkan disain terbaik,’’ jelasnya. (kmb12)

Positif Konsumsi Narkoba

Truk Besar Dialihkan ke Luar Kota Oknum Staf Dit. Resnarkoba Denpasar (Bali Post) – Kerusakan jembatan di Jalan Gatot Subroto (Gatsu) Timur berdampak luas terhadap kepadatan arus lalu lintas di jalan-jalan sekitarnya. Bahkan, kini arus kendaraan besar seperti truk dengan tonase 15 ton ke atas dialihkan ke jalur lingkar luar kota. Truk yang datang dari arah barat, dialihkan menuju Jalan Mahendrata, Jalan Imam Bonjol, menuju Jalan By-pass Ngurah Rai. Demikian pula sebaliknya, truk yang dari Lombok dan NTT, menuju Jawa, juga diarahkan ke jalur serupa tanpa harus masuk kota. Hal ini diungkapkan Kabid Dalop Dishub Kota Denpasar I Ketut Sriawan, Rabu (11/10) kemarin. ‘’Pengalihan arus lalu lintas ini akan menyesuaikan selama masa perbaikan jembatan. Namun bila kondisi terlalu krodit, kami gunakan sistem buka-tutup,’’ kata Sriawan. Terkait dampak kemacetan yang ditimbulkan, kata Sriawan, terjadi di Jalan Gatsu Tengah, simpang empat Tohpati, Jalan Sulatri, hingga Jalan Waribang, Jalan Supratman dan sekitarnya. Namun, kemacetan ini tidak terus-menerus. Kemacetan terjadi hanya pada jam-jam pulang kerja dan pada pagi saat berangkat kerja dan sekolah. ‘’Kalau sudah siang begini, tidak terjadi kekroditan lagi,’’ jelas Sriawan.

Dikatakan Sriawan, untuk kendaraan roda dua masih diberikan akses melewati jembatan yang sedang dalam perbaikan tersebut. Hanya kendaraan ukuran besar saja yang tidak diizinkan lewat. Bahkan, bila antrean terlalu krodit di sejumlah ruas jalan tertentu, kendaraan kecil masih dimungkinkan untuk melintas di jembatan itu. ‘’Kami masih melihat kondisi di lapangan, sehingga tetap menerapkan pola buka-tutup,’’ jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, jembatan di Jalan Gatsu Timur mengalami retak, setelah adanya beberapa baut jembatan yang lepas. Instansi terkait langsung melakukan perbaikan, mengantisipasi agar jembatan tidak sampai jebol. Mengingat, jalur tersebut merupakan jalan lintas provinsi. Sementara itu, kemacetan dan kekroditan lalu lintas kian menjadijadi. Pukul 06.30 saat jam berangkat kerja, kekroditan tejadi di Jl WR. Supratman, Kesiman, Denpasar Timur. Arus kendaraan yang datang dari luar Denpasar seperti dari Gianyar dan Bali timur, tak terbendung. Akibatnya, mulai dari perempatan Tohpati (jalur menuju Jl. Gatsu barat ditutup), hingga Kereneng terjadi kemacetan. Sejumlah polisi sibuk mengatur lalu lintas, tapi kemacetan belum juga terpecahkan. Bahkan sejumlah mobil yang melaju

di jalan Supratman, Tohpati, putar arah untuk menghindari terjebak macet. Pukul 07.15 Wita, jalan menuju jembatan di Gatsu Timur itu ditutup untuk dua arah untuk mobil. Sedangkan sepeda motor, masih bisa lewat. Sejumlah mobil yang menerobos tanda larangan masuk di perempatan Tohpati akhirnya memutar arah begitu tiba di dekat jembatan. Tak hanya itu, insiden juga terjadi di jalan Sulatri tembus jalan Gatsu barat, di mana sebuah truk mengangkut garam terjungkal di jalan Sulatri sehingga mengakibatkan kemacetan luar biasa. Kadis Perhubungan Kota Denpasar, Gede Astika mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Badan Jalan Nasional. Karena jalan Gatsu itu berada di wilayah Kota Denpasar, maka Dishub Denpasar akan memberikan jalan-jalan alternatif. Untuk kendaraan muatan berat dari barat akan dialihkan ke Jalan Mahendradata, begitu juga sebaliknya yang datang dari arah timur. Sedangkan truktruk kecil dialihkan ke Jalan W.R. Supratman. Dishub Kota Denpasar akan mengerahkan seluruh jajarannya pada Senin (17/10) mendatang. “Saat ini kami masih menyusun jadwal untuk ikut mengatensi pengalihan arus lalin di wilayah Kota Denpasar,” ucapnya. (kmb12)

Diproses ke Pengadilan

Denpasar (Bali Post) Selain diproses penyidik Dit. Resnarkoa Polda Bali, kasus Briptu Km juga diproses penyidik Propam. Walau saat diamankan Km tanpa barang bukti, Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto menyatakan yang bersangkutan tetap diproses ke pengadilan. Pasalnya, hasil tes urine staf Dit. Resnarkoba Polda Bali tersebut positif mengonsumsi narkoba. ‘’Kasusnya sedang dilanjutkan prosesnya oleh Propam dan Dit. Resnarkoba. Mudah-mudahan kasus ini akan segera kami proses ke persidangan,’’ ucap Kapolda, Rabu (12/10) kemarin. Dengan positifnya hasil tes urine Km, penyidik punya dasar untuk memprosesnya hingga pengadilan. Jika dia tidak bisa diproses sebagai pengedar, bisa diproses sebagai pengguna. ‘’Apa pun kesalahannya tetap kami proses,’’ tegasnya sembari menambahkan, selain terancam hukuman pidana, Km juga kena sanksi disiplin. Jenderal bintang dua ini mengungkapkan, Km diketahui melakukan sikap indisipliner karena sering bolos saat bertugas. Terkait hal itu, ranahnya pelanggaran disiplin dan diproses penyidik Propam. ‘’Saya masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan,’’ ungkapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, setelah menangkap GS asal Australia di rumahnya di Jalan Tunggak Bungin, Sanur, Sabtu (8/10) lalu, anggota Polresta Denpasar mengecek SMS ke HP-nya. Setelah SMS dibaca, ternyata pengirimnya atas nama Luki. Saat itu, Luki menawarkan sabu-sabu (SS) dengan sandi insentif. Kemudian petugas menyuruh GS memesannya dan minta dikirim ke TKP. Sekitar pukul 17.00 Wita, PH melintas di sana dan langsung ditangkap. Saat itu baru diketahui kalau PH adalah anggota Kodam IX/Udayana. Selanjutnya, dilakukan penggeledahan dan ditemukan dua paket SS dan bong di dalam tas kulitnya. Berdasarkan pengakuan PH, barang terlarang tersebut didapat dari Km. Polisi langsung mencari Km dan diamankan di salah satu hotel di Jalan Diponegoro, Denpasar. Selanjutnya, Serka PH diserahkan ke Denpomdam IX/Udayana. (kmb36)

Hukuman Dalam Kasus Pabrik Kompos Habis

Winasa Kembali Divonis 3,5 Tahun Penjara

Bali Post/kmb

BILLBOARD - Satpol PP Denpasar menertibkan billboard di Jalan Melati, Denpasar, Selasa (11/10).

(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5

Topik : grasi corby Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

MANTAN Bupati Jembrana dua periode Prof. dr. drg. I Gede Winasa harus gigit jari. Pascamasa penahanan hukuman atas kasus pabrik kompos habis, kini mantan bupati kolektor Muri itu harus kembali ditahan di penjara. Sebab, oleh majelis hakim pimpinan Dewa Suardita bersama Wayan Sukanila, Rabu (12/10) kemarin, Winasa dihukum selama 3,5 tahun penjara dalam kasus korupsi beasiswa Stitna/Stikes Jembrana. Dalam sidang yang berlangsung hingga petang kemarin, majelis hakim pimpinan Wayan Sukanila juga menjatuhkan hukuman tambahan berupa denda Rp 50 juta subsider dua bulan penjara. Di samping itu, hakim juga menjatuhkan pidana membayar uang pengganti sebagai akibat kerugian keuangan negara sebesar Rp 2,3 miliar, dengan ketentuan jika tidak mampu membayar maka harta bendanya akan disita. Dan jika tidak menutupi, maka diganti pidana penjara selama 1,5 tahun penjara. Dalam amar putusan yang dibacakan selama sejam hingga malam, hakim menyatakan Winasa melaku-

kan tindak pidana korupsi bersamasama sesuai Pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1) huruf (b) Undang-undang No. 31 Tahun 1999 tentang pemberatasan tindak pidana korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undangundang No. 31 Tahun 1999 tentang pemberatasan tindak pidana korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. Hakim dalam pertimbangannya menyebutkan, yang memberatkan, Prof. Winasa sebagai aparatur negara tidak mendukung upaya pemerintah dalam pemberantasan korupsi dan tidak mengakui perbuatannya. Sementara yang meringankan, Winasa bersikap sopan, tulang punggung keluarga dan programprogramnya selama menjadi bupati banyak membantu masyarakat. Jaksa penuntut umum (JPU) Agus dkk. menyatakan pikir-pikir atas putusan itu. Maklum, dalam putusan ini vonis yang diterima masih lebih rendah dari tuntutan jaksa. Sebelumnya, jaksa menuntut supaya terdakwa dihukum 4,5 tahun penjara. Hal yang sama dinyatakan kuasa

hukum Winasa. Ditemui usai sidang, Winasa dengan santai menyatakan jika dirinya tetap merasa tidak bersalah. Ia malah menyebut putusan majelis hakim seperti paket KFC. ‘’Keputusan itu kan normatif saja. Dua pertiga putusan majelis hakim dari tuntutan itu seperti paket KFC saja. Tidak ada pertimbangan yang berarti buat saya dalam putusan itu,’’ jelasnya. Mengenai kerugian negara Rp 2,3 miliar yang harus dikembalikan, Winasa juga mempertanyakannya. Ia mengatakan majelis hakim tidak mempertimbangkan juris prudensi yang mengatakan siapa yang menetapkan kerugian negara. Ia menyebut yang berhak menetapkan kerugian negara adalah BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), bukan BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan) Wilayah Bali seperti yang digunakan jaksa. Pengacara Winasa menambahkan, kerugian negara tidak bisa dibuktikan karena dalam audit BPK menyebutkan tidak ada kerugian negara, hanya pemborosan sehingga arus dilakukan perbaikan secara administrasi. (asa)

Bali Post/eka

PERSIDANGAN - Terdakwa Gede Winasa meninggalkan ruang persidangan di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (12/10) kemarin. Selain untuk mendengarkan vonis kasus dugaan korupsi beasiswa Stitna/Stikes Jembrana, mantan Bupati Jembrana dua periode tersebut juga mengikuti sidang perdana kasus dugaan korupsi perjalanan dinas.


Kamis Umanis, 13 Oktober 2016

Badung

3

Pemkab Beli Mobdin Baru

Mangupura (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung menambah sejumlah unit mobil dinas (mobdin). Pengadaan mobil ini telah terpampang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Badung. Berdasarkan data LPSE, Pemkab Badung mengadakan belanja modal peralatan dan mesin -- pengadaan kendaraan bermotor beroda dua (sepeda motor) dengan pagu anggaran dipatok Rp 450.000.000. Sementara berdasarkan harga perkiraan sendiri (HPS) Rp 297.160.000. Selain itu, dalam LPSE juga muncul kegiatan pengadaan kendaraan dinas/operasional, belanja modal peralatan dan mesin -- pengadaan kendaraan bermotor (mobil tangki). Tender ini bernilai pagu Rp 340.000.000 dengan harga perkiraan sendiri (HPS) sebesar Rp 339.999.000. Pengadaan kali ini langsung di bawah Sekretariat Daerah (Setda). Pelaksanaan tender sendiri rata-rata ditutup pada Oktober 2016. Paling terakhir adalah pengadaan kendaraan bermotor (mobil tangki) yang akan berakhir pada 18 Oktober 2016. Kepala Bagian Aset dan Perlengkapan Setda Badung I Wayan Puja saat dimintai konfirmasi, Rabu (12/10) kemarin, membenarkan tender tersebut. Mantan Camat Kuta Selatan ini mengaku pengadaan tersebut untuk memenuhi kebutuhan kendaraan patroli Dinas Perhubungan. ‘’Ya, untuk mobil motor patroli perhubungan,’’ katanya. Selain dua item tersebut, pekmab setempat juga melakukan belanja modal peralatan dan mesin -- pengadaan kendaraan dinas bermotor perorangan (sedan). Yang ketiga ini anggarannya lebih besar, yakni mendekati angka Rp 1 miliar, persisnya sebesar Rp 850.000.000. Sedangkan berdasarkan harga perkiraan sendiri (HPS) Rp 819.520.000. (kmb27)

Korupsi Bantuan Aspal, Divonis Setahun Penjara

Mangupura (Bali Post) Putusan anjlok alias jauh dari tuntutan jaksa terjadi pada kasus korupsi 30 drum aspal bantuan dari Pemprov Bali melalui Dinas Bina Marga kepada Banjar Pande, Desa Tulikup, Gianyar dengan terdakwa I Komang Sukerta alias Komang Dauh. Setelah jaksa menuntut supaya terdakwa dihukum selama lima tahun penjara, majelis hakim pimpinan Wayan Sukanila justru memberikan hukuman selama setahun penjara dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (12/10) malam kemarin. Selain hukuman fisik, terdakwa selaku Direktur CV Luhur Pucak Sari juga dihukum denda sebesar Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan dan tanpa uang pengganti. Atas putusan itu, jaksa penuntut umum (JPU) menyatakan pikir-pikir. Sebaliknya, terdakwa dengan senang hati langsung menerima. ‘’Kami terima majelis hakim yang mulia,’’ ujar kuasa hukum terdakwa, Ahmad Hadiana, didampingi Made Suardika. Vonis yang dijatuhkan hakim sangat ringan, mengingat sebelumnya JPU menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 5 tahun dan denda Rp 200 juta, subsider dua bulan kurungan. JPU juga menuntut terdakwa wajib membayar uang pengganti sebesar Rp 56.986.010 dan jika terdakwa tidak membayar uang pengganti dalam kurun waktu satu bulan setelah putusan ini mempunyai kekuatan hukum tetap, maka harta benda terdakwa dapat dilelang untuk menutupi uang pengganti. Jika tidak memiliki harta benda yang cukup, maka dipidana penjara selama dua tahun. Sementara dalam amar putusan, majelis hakim menyatakan terdakwa Sukerta terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagai dakwaan subsider yang diatur dan diancam dalam Pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1) huruf (b) Undang-undang No. 31 Tahun 1999 tentang pemberatasan tindak pidana korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang No. 31 Tahun 1999 tentang pemberatasan tindak pidana korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. (kmb37)

Bali Post/kmb23

GROUND ZERO - Konsul Jenderal Australia di Bali Dr. Helena Studdert, Rabu (12/10) kemarin berdoa di depan Monumen Ground Zero saat menghadiri peringatan tragedi Bom Bali tanggal 12 Oktober 2002 silam. Pada peringatan ke-14 tahun ini, seluruh keluarga korban dan masyarakat serta wisatawan memadati area Ground Zero untuk turut serta melakukan doa bersama.

Tak Penuhi Standar

PHRI Keluhkan Suplai Air Bersih ke Hotel Mangupura (Bali Post) –

Pelaku pariwisata yang bernaung di bawah Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Badung mengeluhkan suplai air bersih ke hotel-hotel tidak memenuhi standar. Kondisi ini berpotensi memengaruhi citra pariwisata lantaran Badung merupakan barometer pariwisata Bali. Kondisi tersebut disampaikan Ketua PHRI Badung IGN Rai Surya Wijaya dalam pengukuhan kepengurusan PHRI Badung periode tahun 2016-2021, belum lama ini. Pria yang juga merangkap Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung itu mengatakan, masalah air bersih di kawasan pariwisata Badung telah tersebar di media sosial. Kondisi ini dikhawatirkan berpengaruh terhadap citra pariwisata di mata

wisatawan. ‘’Mengenai air bersih, menjadi sorotan sampai media sosial, di mana keadaan air kurang bersih dan sebagainya. Ini akan berdampak kurang baik, apalagi dikonsumsi masyarakat dan wisatawan,’’ ungkapnya. Dia lalu mencontohkan kasus wisatawan Jepang yang

terkena diare ketika berlibur di Bali, menjadi pengalaman buruk yang diakibatkan oleh higienitas yang kurang terjamin. ‘’Seperti halnya tamu Jepang kena diare, keluar travel warning, jadi tidak ada tamu yang datang,’’ ucapnya. Masalah tersebut, kata Surya Wijaya, harus segera mendapat perhatian serius pemerintah agar tidak memengaruhi target kunjungan wisatawan ke Gumi Keris. ‘’Ini (masalah air bersih – red) akan memengaruhi target kunjungan wisatawan,’’ katanya. Sebelumnya, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa juga

mengakui ketersediaan air bersih masih menjadi kendala di Badung. Bahkan, Badung hingga kini masih kekurangan 394 liter air bersih per detik. Sementara Badung Selatan masih kekurangan air 163 liter per detik. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Badung 2017 telah merancang strategi untuk mengatasi persoalan air bersih di Gumi Keris, terutama di kawasan pariwisata Badung Selatan. Salah satunya, membangun jaringan baru dan perluasan jaringan PDAM Tirta Mangutama. ‘’Tahun 2017 kami akan memasang jaringan pipa baru dari depan Nirmala

Swalayan Ungasan tembus ke Nusa Dua dan dari Kampial tembus ke By-pass Ngurah Rai-Taman Mumbul, sehingga terkonekting,’’ katanya. Ditambahkannya, program mengatasi masalah air bersih khususnya di Badung Selatan, dianggarkan tidak kurang Rp 100 miliar. Di pihak lain, Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Kabupten Badung optimis target kunjungan wisatawan ke Badung lebih dari 4,3 juta wisatawan akan terpenuhi hingga akhir tahun. Sebab, dibandingkan periode yang sama tahun 2015 terjadi peningkatan 21,59 persen. (kmb27)

Bupati Giri Prasta ’’Mendem Padagingan’’ Mayat WNA di Pura Pucak Indrakila Mengambang di Pantai

Bali Post/dok

PASAR HEWAN - Aktivitas di Pasar Hewan Beringkit, salah satu pasar yang dikelola PD Pasar Badung.

Targetkan Rp 14 Miliar Lebih

PD Pasar Hanya Bisa Setor Rp 800 Juta

Mangupura (Bali Post) – Perusahan Daerah (PD) Pasar Badung tahun ini menargetkan pendapatan kotor Rp 14 miliar lebih dari semua potensi yang ada di perusahaan tersebut. Sayangnya, pendapatan tersebut tidak signifikan masuk ke kas daerah. Mengingat, biaya operasional pasar yang dikelola PD Pasar Badung cukup tinggi, baik dari operasional bagi para pegawai yang jumlahnya 225 orang hingga operasional sembilan pasar di bawah naungannya. Dirut PD Pasar Badung Made Sutarma yang dihubungi, Rabu (12/10) kemarin, mengatakan setiap bulan pihaknya menargetkan pendapatan sekitar Rp 1,2 miliar. Namun terkadang bisa terpenuhi, ada juga yang tidak. Dalam setahun pihaknya telah memasang target pendapatan bruto Rp 14 miliar lebih dan rata-rata 93 persen sudah tercapai. ‘’Pendapatan Rp 14 miliar lebih tersebut secara kotor belum dipotong ini dan itu. Untuk itu, kami baru mampu menyetor keuntungan PD Pasar Badung sekitar Rp 800 juta,’’ terangnya. Dengan setoran sebesar itu, Sutarma tetap optimis bisa mengembalikan penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Badung yang cukup tinggi karena target pendapatan akan diproyeksikan meningkat terus. ‘’Penyertaan modal pemerintah dari tahun 2014 hingga 2017 baru Rp 19 miliar dan lagi Rp 13 miliar lebih belum dicairkan. Rencananya, dana Rp 13 miliar lebih yang belum cair tersebut digunakan untuk revitalisasi Pasar Kertha Sari. Jadi, total penyertaan modal kepada pasar sebesar Rp 33 miliar. Jika per tahunnya kita mendapatkan pendapatan kotor Rp 14 miliar lebih dan kemungkinan akan meningkat terus, kami optimis bisa mengembalikan penyertaan modal itu,’’ paparnya. Ketua Komisi III DPRD Badung Nyoman Satria mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi seluruh perusahaan daerah milik Pemerintah Kabupaten Badung. ‘’Saat ini saya belum melakukan pengecekan terkait pendapatan di PD Pasar Badung. Yang jelas, semua pasti kita evaluasi agar semua perusahaan daerah di Kabupaten Badung bekerja secara maksimal,’’ paparnya. (kmb)

BERDASARKAN manah hening suci nirmala, masyarakat Banjar Pinikit Desa Belok Sidan Kecamatan Petang, Rabu (12/10) kemarin melaksanakan Karya Ngenteg Linggih, Melaspas dan Mendem Padagingan di Pura Pucak Indrakila. Pada saat acara melaspas lan mendem padagingan, dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Nyonya Seniasih Giri Prasta, Camat Petang I Gst. Ngr. Ariawan serta para prajuru adat dan dinas serta tokoh masyarakat setempat. Pada kesempatan tersebut, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta melakukan mendem padagingan di palinggih Gedong yang dilanjutkan dengan persembahyangan bersama serta menyampaikan program-program pembangunan yang akan dilakukan ke de-

pannya. Dalam melaksanakan yadnya, masyarakat diharapkan dapat memelihara rasa persatuan dan kesatuan dengan segalak segilik selunglung sebayantaka agar yadnya yang dihaturkan dapat bermanfaat dan berguna. Di samping itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta juga memaklumi bahwa waktu masyarakat kebanyakan habis di adat. Untuk itu, segala pembangunan yang akan dilakukan masyarakat akan dibantu sepenuhnya. Masyarakat diharapkan agar mengurus administrasi kependudukan dengan baik yang nantinya akan diberikan dua kartu, yaitu Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Badung Sehat (KBS) yang dapat dimanfaatkan untuk berobat gratis. Berapapun biayanya akan ditanggung pemerintah.

Ketua Panitia I Wayan Budayasa melaporkan, masyarakat Banjar Pinikit berjumlah 105 KK. Masingmasing mengeluarkan urunan sebesar Rp 1 juta sebagai sumber dana melakukan karya dan dari kas desa adat sebesar Rp 90 juta. ‘’Sedangkan dana yang dihabiskan untuk melaksanakan karya sebesar Rp 400 juta,’’ katanya. Untuk memotivasi masyarakat, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta secara pribadi menghaturkan punia sebesar Rp 25 juta dan Perbekel Belok Sidan sebesar Rp 75 juta. Setelah menghadiri karya di Pura Indrakila, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta juga menghadiri karya mamungkah, ngenteg linggih mapadudusan agung madasar Tawur Balik Sumpah di Pura Puseh dan Pura Bukit Desa Adat Kiadan. (ad 438)

MENDEM PEDAGINGAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat mendem padagingan di palinggih Gedong di Pura Pucak Indrakila Banjar Pinikit Desa Belok Sidan Kecamatan Petang, Rabu (12/10) kemarin.

Mangupura (Bali Post) Wisatawan asing yang sedang asyik foto-foto di pantai depan Hotel Inaya Putri Bali, dikejutkan oleh mayat yang mengambang, Rabu (12/10) kemarin. Ciri-ciri mayat tersebut, tinggi sekitar 174 sentimeter, berat 87 kilogram, salah satu gigi gerahamnya warna keemasan dan hanya mengenakan celana pendek berwarna abu-abu. Menurut petugas Polresta Denpasar, penemuan mayat itu pukul 06.40 Wita, tepatnya di depan Pos Balawista dan diduga warga negara asing (WNA). Menurut staf Hotel Inaya, I Nyoman Astika, awalnya ia mendengar teriakan dari turis yang sedang foto-foto sambil menyaksikan matahari terbit. Turis tersebut mengatakan ada mayat mengambang di pinggir pantai. Berselang 20 menit kemudian, datang dua orang petugas Balawista yang langsung menarik mayat tersebut ke pinggir pantai. Salah seorang petugas Balawista Ketut Suradnyana (53) mengatakan sempat memeriksa tubuh korban dan ternyata sudah meninggal dunia. Kemudian, mayat tersebut dibawa ke RSUP Sanglah dengan mobil Balawista. ‘’Diduga korban tenggelam dan identitasnya belum diketahui,’’ tegas petugas kepolisian yang enggan disebutkan namanya di koran. Kasat Polair Polresta Denpasar Kompol Ketut Suparta saat dimintai konfirmasi, membenarkan adanya pemuan mayat tersebut. Namun, ia belum bisa memastikan asal korban karena tanpa identitas. ‘’Nanti saya cek dulu. Anggota masih menggali informasi di lapangan,’’ tegasnya. (kmb36)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Kamis Umanis, 13 Oktober 2016

UKM Perisai Diri Unwar Berprestasi Bahas Pengembangan Inovasi Sains dan Teknologi di Brawijaya Open Cup 11 Negara Hadiri IJCST di Nusa Dua

DALAM rangka membahas masalah pengembangan inovasi sains dan teknologi, peserta dari 11 negara dan 31 perguruan tinggi berkumpul di Hotel Ayodya, Nusa Dua, Rabu (12/10) kemarin. Kegiatan ini dalam rangka mengikuti konferensi international yaitu International Join Conference on Science and Technology (IJCST) yang dibuka Gubernur Bali Made Mangku Pastika, ditandai dengan pemukulan gong. Terlaksananya konferensi ini merupakan kerja sama antara lima universitas. Kelima universitas tersebut adalah Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Veteran Nasional (UVN) Jatim, Politeknik Negeri Bali (PNB), Universitas Trunojoyo Madura dan National Cheng Kung University 1931 (Korea). Hal tersebut disampaikan Direktur Politeknik Negeri Bali Ir. Made Mudhina, M.T. saat ditemui di sela-sela acara. Menurut Mudhina, ada beberapa tema yang dibahas, di mana tema yang satu dengan lainnya berkaitan erat dan saling menguatkan. Tema pertama Keteknikan (Engineering) yaitu membahas inovasi sains dan teknologi untuk pembangunan berkelanjutan dalam persaingan global dan pengembangan industri yang ramah lingkungan dan sosial. Tema kedua adalah Sosial yaitu membahas peran ilmu sosial, kependidikan dan humaniora untuk mewujudkan bangsa bermartabat dalam masyarakat global. Tema terakhir adalah Matematika, Ilmu Alam dan Kependidikan, yaitu

Rektor dan Ketua YKKPB Serahkan Bonus

IJCST - Gubernur Bali Made Mangku Pastika memukul gong menandai dibukanya International Join Conference on Science and Technology (IJCST) di Nusa Dua, Rabu (12/10) kemarin. membahas masalah peningkatan dan percepatan penelitian dan pembelajaran dalam bidang matematika, ilmu pengetahuan alam dan kependidikan. Pada konferensi ini, kata Mudhina, juga menghadirkan pembicara kunci dari universitas ternama seperti Prof. Dr. Ir. EM Van Der Heide dari University of Twente, Belanda. Ada juga Raymond Peter Hoemsen, M.Sc., FEC., P.Eng. dari Red River College, Kanada. Selain itu, ada juga Prof. Yasushi Kiyoki dari Keio University, Jepang dan Prof. Bill Atweh dari Curtin University, Australia. Menurut Mudhina, konferensi ini bertujuan mengembangkan keilmuan dan menggali persoalanpersoalan yang ada di masyarakat secara menyeluruh. Dengan makin banyak persoalan yang digali dan dicarikan solusinya, maka khususnya bagi Indonesia yang boleh

dikatakan masih kalah bersaing dengan negara lain, bisa lebih cepat didapatkan solusinya sehingga tidak tertinggal terus dengan negara lain dengan hasil riset ini. ‘’Seminar ini juga merupakan bagian dari Tri Dharma di setiap perguruan tinggi. Kegiatan penelitian dan pengabdian merupakan dua dharma yang amat penting di perguruan tinggi,’’ ujarnya. Gubernur Bali mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, konferensi seperti ini merupakan konferensi yang sangat bergengsi karena dihadiri oleh berbagai perguruan tinggi, bahkan ada juga dari luar negeri yang notabene dari negara-negara maju seperti Jepang, Australia, Kanada, Jerman dan Belanda. ‘’Mudah-mudahan konferensi ini menghasilkan hal-hal yang memang berguna untuk kemanusiaan,’’ katanya. (ad440)

PPA FH Unwar Angkatan Ke-16 Ditutup

Waspadai Makelar Hukum Gentayangan di Bali

PPA - Ketua DPP AAI Moh. Ishak (dua dari kanan) didampingi Astuti, Simon Nahak, Jandri dan Dekan Nyoman Putu Budiarta saat menutup PPA FH Unwar. PENDIDIKAN Profesi Advokat (PPA) Fakultas Hukum (FH) Universitas Warmadewa (Unwar) kerja sama DPC AAI Denpasar angkatan ke-16 ditutup oleh Ketua DPP AAI Moh. Ishak, S.H., M.H., Rabu (12/10) kemarin. PPA FH Unwar angkatan ke-16 ini diikuti 29 peserta. Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiarta, S.H., M.H. didampingi WD I I.A. Putu Widiati, WD II A.A. Sagung Laksmi Dewi, S.H., M.H. dan WD III I Ketut Sukadana, S.H., M.H. menekankan, PPA ini salah satu program unggulan FH Unwar yang berkomitmen meningkatkan kualitas lulusan dengan memberikan skill tambahan profesi. Program ini matching dengan Dikti untuk memberikan sertifikat pendamping ijazah. Dikatakan, tiga program skill tersebut yakni PPA, mediator dan legal drafting. Semua ini untuk menghasilkan lulusan berdaya saing tinggi. Apalagi di masyarakat saat ini persoalan hukum makin kompleks. Lawyer sebagai mediasi di luar dan di pengadilan makin diperlukan.

Sementara itu, Ketua Program PPA FH Unwar Dr. Simon Nahak, S.H., M.H. meminta masyarakat Bali terutama pencari keadilan berhati-hati karena saat ini oknumoknum makelar hukum bergentayangan di Bali. Modus penipuannya berupa menawarkan jasa menyelesaikan sengketa hukum mengatasnamakan petugas di MA. Bahkan, sering menggandeng nama pejabat di Bali. Untuk itu, dia minta alumni FH Unwar ikut memberi pencerahan kepada masyarakat agar tak tertipu dengan modus penipuan tersebut, karena dipastikan dibarengi dengan permintaan imbalan. Dia sendiri memiliki tiga klien yang mendapat tawaran demikian. Namun anehnya, oknum ini tahu nomor perkaranya dari PN, PT hingga ke MA. Untuk itu, dia minta masyarakat yang menerima tawaran makelar hukum tersebut sebaiknya berkonsultasi dengan pengacaranya. Menanggapi hal itu, Ketua DPP AAI Moh. Ishak, S.H., M.H. mengatakan, ini salah satu bentuk kegagalan pemerintah yang mem-

buka berbagai paket regulasi tanpa diimbangi dengan pengawasan. Akibatnya, paket regulasi tersebut tak berimplikasi pada revousi mental oknum aparat. Makanya, AAI lewat PPA ini mencetak lawyer profesional dengan asas legalitas. Dia mengedepankan asas legalitas dengan cara bekerja sama dengan universitas dan FH yang minimal terakreditasi B. Sebab, banyak program serupa dijalankan seminggu di luar kampus. Selama ini, katanya, DPP AAI sudah bekerja sama dengan 10 PTS dan PTN di Indonesia membuka PPA. Namun, DPP AAI tetap terbuka bagi PT lainnya. Sebab, keunggulan PPA AAI kurikulumnya mengacu pada kompetensi Dikti. Makanya, materi PPA 70 persen berupa praktik dan muatan lokal dan 30 persen berupa penguatan moral dan pendidikan karakter. Sekjen DPP AAI Jandri Onasis Siadari, S.H., Dip.Mkt., LL.M. didampingi Ketua Komite PPA Astuti Sitanggang, S.H., M.H. menegaskan, advokat yang dicetak AAI seperti dokter. Mereka harus menjalani pendidikan tertentu dengan program profesi. Tidak seperti pendidikan advokat lainnya, mereka hanya mendapat kursus seminggu sudah diakui profesinya. Akibatnya, banyak pengacara yang tak mengetahui pratik peradilan akibat pengacara tak mengerti tata cara beracara. Bagi dia, ini akibat calon advokat tersebut tidak diproses secara benar. ‘’AAI tak mau demikian,’’ tegasnya seraya mengatakan dari 132 cabang, angota AAI kini mencapai 8.000 orang. (ad864)

Garuda Indonesia dan SkyTeam Gelar ’’Supervisory Board Meeting’’

MANAJEMEN SkyTeam bersama dengan Garuda Indonesia, Rabu (12/10) kemarin menggelar pertemuan Supervisory Board Meeting di Nusa Dua. Pertemuan supervisor ini membahas mengenai bagaimana program-program yang sudah dijalankan dan juga membahas kendala-kendala yang dihadapi. Setelah menggelar pertemuan di level direksi antar-airline yang menjadi member di SkyTeam ini, nanti akan dilanjutkan di Beijing untuk rapat final atau rapat tahunan yang akan dilaksanakan bulan depan. Menurut CEO SkyTeam Perry Cantarutti, dipilihnya Garuda Indonesia karena untuk memperkenalkan Bali dan memperkenalkan pelayanan Garuda Indonesia kepada aliansi global SkyTeam sekaligus ini kunjungan yang ketiga. Dikatakannya, anggota SkyTeam sendiri terdiri dari 20 airline yang berbeda. ‘’Kita terbang lebih dari 1.000 kota di seluruh dunia,’’ katanya. Keuntungan menjadi anggota SkyTeam, kata Perry, bisa mengantarkan Garuda Infonesia ke jaringan global kota-kota di dunia. Kemudian membuat bisnis yang lebih baik karena terjalin kerja sama dengan mereka sehingga mampu menjangkau berbagai kota di dunia dengan jaringan network mereka. ‘’Melalui SkyTeam, mereka bisa meningkatkan layanan masing-masing airline serta belajar menciptakan standardisasi layanan yang jauh lebih baik,’’ jelasnya. Ditambahkannya, posisi unik Garuda Indoneaia bisa melengkapi masing-masing anggota tentang sebuah layanan global dan juga posisi Indonesia yang mempunyai

UNIT Kegiatan Mahasiswa (UKM) Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri (Kelatnas Indonesia Perisai Diri) Universitas Warmadewa (Unwar) mulai bangkit dari tidur panjangnya. UKM PD Unwar mulai menunjukkan taring dan jurus pemungkasnya dengan berprestasi di Brawijaya Open. Di ajang Brawijaya Open Cup I yang berlangsung dari 28 September sampai 3 Oktober 2016 lalu, PD Unwar mengikutsertakan enam orang atlet. Menariknya, enam atlet dikirim, enam medali yang diraih yakni satu medali emas, dua medali perak dan tiga medali perunggu. Prestasi tersebut masing-masing diraih G.R Nadine Tracy dari Fakultas Teknik turun di dua kategori dengan memperoleh dua medali yaitu perak dan perunggu. I Komang Suardana dari Fakultas Teknik memperoleh dua medali yaitu emas dan perunggu. Novit Aldy Kurniawan dari Fakultas Hukum memperoleh medali perak dan Putu Surya Diana Putra dari FE yang sekaligus sebagai Ketua UKM PD meraih medali perunggu. Sedangkan di kategori seni tunggal yang dimainkan oleh Ni Putu Pingky Ayu Sari dari FE belum memperoleh medali. Prestasi ini mendapat perhatian yang sangat luar biasa dari pihak Rektorat Unwar dan Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB). Tidak hanya dorongan moral

BONUS - Ketua YKKPB Dr. A.A. Gede Oka Wisnumurti menyerahkan bonus kepada atlet PD Unwar yang berprestasi di Brawijaya Open Cup. bagi para altet tetapi sokongan dana keberangkatan dan bonus prestasi pun diberikan Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. Bonus ini turun melalui koordinasi yang sangat cepat tanpa birokrasi yang panjang antara WR III Unwar Dr. I Wayan Parwata, M.T. dan WR II Unwar Ni Putu Pertamawati, S.E., M.M. serta seluruh staf keuangan dan kemahasiswaan Unwar. Rektor mengatakan, bonus ini adalah suatu pembuktian perhatian semua pihak terhadap UKM yang ada di lingkungan Unwar agar terus berkembang dan melahirkan prestasi. Ketika para atlet didampingi Pembina I Ketut Selamet, S.E., M.Si. menghadap ke YKKPB, Ketua YKKPB Dr. Drs. A.A. Gede

Oka Wisnumurti, M.Si. langsung memberikan perhatian sangat besar dengan memberikan bonus kepada para atlet yang berprestasi. Peraih medali emas menerima bonus Rp 3 juta, peraih perak Rp 2,5 juta dan peraih perunggu Rp 2 juta. Wisnumurti memberi apresiasi prestasi mahasiswa Unwar di akademik dan nonakademik. Prestasi ini akan menambah borang program studi untuk akreditasi. Makanya, dia mengatakan bahwa bonus ini jangan dilihat besarnya tetapi makna dari bonus ini adalah sebagai mutiara pemicu agar para mahasiswa selalu memiliki jiwa membangun dan membawa nama baik YKKPB dan Unwar, baik di event daerah, nasional maupun internasional. (ad865)

DPD-RI Hadiri Vijaya Dhasami di Konsul India

Gusti Wedakarna Minta Orang Bali Tiru Etos Kerja India

SELAMA ini, orang Bali dikenal memiliki etos yang tinggi dalam hal seni dan budaya hingga bisa membawa nama Bali lebih terkenal daripada induknya, Indonesia. Etos dalam melestarikan kebudayaan dituangkan dalam wujud pelaksanaan ritual, seni dan tradisi yang dikuasai oleh orang Bali yang berakar agama Hindu. Namun di tengah kebanggaan itu, ada satu hal yang kerap belum dimaksimalkan oleh manusia Bali di bidang modernisasi dan kehidupan global khususnya anak muda yakni etos kerja dan disiplin tinggi untuk menjadi suku bangsa yang mapan secara ekonomi. Demikian diungkapkan Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III di selasela acara Durga Navaratri Puja dan prosesi Hindu Vijaya Dhasami Dusheera di Kantor Konsul Republik India. ‘’Etos kerja adalah sebuah keharusan jika suku bangsa Bali ingin memenangkan persaingan global. Etos kerja ini bukan sekadar dinilai dari performa kerja di kantor atau sebagai profesional belaka, tetapi lebih pada karakter untuk menjadi suku bangsa yang unggul. Unggul dalam politik, ekonomi dan kebudayaan (Tri Sakti). Dan karakter itu hanya bisa dibentuk melalui jalan Jnana Yadnya dan self dicipline. Harus ada ambisi agar membawa Bali lebih baik, ambisi untuk menjadi generasi kaya, ambisi untuk menjadi yang terbaik di antara yang baik. Hanya dengan begitu orang Bali akan terhormat di mata Indonesia dan dunia, dan saya tegaskan butuh disiplin keras,’’ ungkap Senator Wedakarna. Ia memberi contoh bagaimana orang-orang India saat ini khususnya di perantauan bisa menjadi komunitas dengan standar hidup yang tinggi, pendidikan yang baik dan juga bisa bersaing dengan kepala tegak di dunia global. ‘’Jika ada yang mengatakan bahwa di dunia ini hanya orang Bali yang sibuk mengurusi

PERAYAAN – Senator Dr. Arya Wedakarna didampingi Mr. Sunil (Konsul India) dan Mrs. Neeta Maholtra (Presiden BIFA) dalam perayaan HUT BIFA melaksanakan ritual panah patung Rahwana. adat istiadat, maka itu salah besar. Jangan lagi menjadikan swadharma kita di desa adat, di parahyangan dan di pakraman sebagai alasan orang Bali tidak mampu bersaing global. Banyak suku bangsa di dunia yang juga sibuk mengurus adatnya tetapi bisa maju, bisa hebat dan sukses. Contohnya orang India, mereka adalah komunitas yang kuat adat istiadat dan agamanya, tetapi bisa menjadi global player. Mereka mampu seimbang antara cari artha dan menjalankan dharma. Mereka bangga akan tradisi Weda, mereka melestarikan bahasa ibu dan aksara mereka, mereka bangga dengan pakaian adat, mereka jago berdebat, mereka kuat agamanya, mereka menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua, mereka ahli dalam keuangan dan menabung dan akhirnya mereka bisa menjadi first class citizen di semua belahan dunia. Padahal sebelum India merdeka pada 1947 masih banyak yang meragukan India. Dan kini Indonesia pun sudah dikuasai. Saya minta anak muda

jengah,’’ ungkap Senator Wedakarna yang juga Presiden The Hindu Center of Indonesia. Maka dari itu, Gusti Wedakarna ingin agar ajaran Satyagraha selalu dikumandangkan di seluruh Bali, tujuannya memperkuat Bali agar bisa bersaing. ‘’Satyagraha adalah gerakan untuk memerdekakan diri dari diskriminasi, gerakan minoritas untuk bisa survive dalam tirani mayoritas, gerakan percaya diri menjadi suku bangsa unggul. Dan Bali sesungguhnya punya modal besar untuk mengangkat harga diri Bali. Maka dari itu, saya minta anak-anak muda Bali agar rajin-rajin bergaul dengan komunitas internasional. Serap dan pelajari etos kerja mereka, tiru apa yang baik, buat jaringan dan jadilah hebat seperti komunitas unggul di dunia tanpa harus menggadaikan indetitas ke-Bali-an kita. Jika ini dilakukan, tidak akan ada yang bisa melecehkan orang Bali,’’ pungkas Senator Wedakarna yang pada 2016 lalu mendapatkan penghargaan warga kehormatan ‘’Arjuna’’ dari pemerintah Karnataka Bangolere India. (ad441)

’’Daihatsu Astec Open 2016’’ Masuki Babak Final

SUPERVISORY BOARD MEETING - CEO SkyTeam Perry Cantarutti (kiri) bersama Presiden & CEO Garuda Indonesia M. Arief Wibowo usai memberi keterangan terkait Supervisory Board Meeting di Nusa Dua, Rabu (12/10) kemarin. populasi 250 juta. Ini merupakan sebuah posisi yang bagus untuk SkyTeam dan GIA, di mana Garuda Indoneaia satu-satunya yang meraih bintang 5 di antara anggota SkyTeam lainnya. Presiden & CEO Garuda Indonesia M. Arief Wibowo menambahkan, Garuda Indonesia sudah menjadi anggota SkyTeam sejak 2014 dan menjadi anggota ke-20. Untuk tahun ini sudah memasuki tahun ketiga. Setelah bergabung dengan SkyTeam, semua tumbuh dengan baik karena memang selain memiliki network yang kuat, juga bisa menambah value yang ada di antara Garuda dengan member yang lain. ‘’Kita juga satu-satunya 5 star yang ada di SkyTeam dan ini juga menjadi suatu tonggak juga untuk SkyTeam agar ke depan bisa lebih baik lagi,’’ katanya. Untuk tahun sebelumnya, Garuda Indonesia hanya share dengan anam SkyTeam partner dan hari ini sudah sampai 14. Sedangkan dari

segi pendapatan juga mengalami peningkatan hampir 2,5 kali lipat di tahun 2015 saat baru bergabung dengan SkyTeam. Kemudian jumlah penumpang juga naik 1,5 kali lipat, dengan angka sudah hampir 120.000 penumpang. Tahun ini, lanjut Arief, target pertumbuhan adalah sebesar 10% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Alasannya, pertama karena pihaknya mulai melakukan penambahan kapasitas dari internasional kemudian pengembangan rute-rute yang baru. Saat ini, memang Jakarta - Labuan Bajo sudah direct flight, Maumere, Nabire juga sudah ditambah karena memang direncanakan untuk pengembangan ke wilayah-wilayah timur. ‘’Jadi yang pertama prioritasnya adalah 10 destinasi pariwisata di Indonesia sudah terbang semua mulai dari Danau Toba, Raja Ampat, Labuan Bajo. Yang belum, Morotai karena ada keterbatasan runway,’’ tambahnya. (bns1)

SETELAH melewati enam seri penyisihan di enam kota di Indonesia, turnamen bulu tangkis ‘’Daihatsu Astec Open 2016’’ yang berlangsung sejak 18 April akan memasuki babak final, 9-15 Oktober mendatang, di Gelanggang Mahasiswa Sumantri Brojonegoro, Jakarta. Turnamen bulu tangkis yang digagas pasangan emas Olimpiade Barcelona 1992 Alan Budikusuma dan Susy Susanti ini telah melewati enam seri babak penyisihan di enam kota. Berturut-turut berlangsung di Medan, 2023 April diikuti 714 peserta. Di Makassar, 27-30 April diikuti 507 peserta. Di Surabaya, 27-30 Juli diikuti 527 peserta. Di Solo, 24-27 Agustus diikuti 653 peserta. Di Semarang, 7-10 September diikuti 556 peserta serta di Palembang, 14-17 September diikuti 606 peserta. ‘’Kami sangat gembira karena di setiap seri yang dilalui selalu berlangsung meriah dan peserta tampil luar biasa. Terbukti di masing-masing seri, rata-rata diikuti lebih dari 500 peserta,’’ jelas Alan Budikusuma yang juga pemilik produk peralatan bulu tangkis Astec. Di masing-masing seri mempertandingkan mulai dari Kelompok Anak-anak, Pemula, Remaja, Taruna hingga Veteran. Dari sejumlah kelompok pertandingan tersebut hanya juara Kelompok Remaja dan Taruna yang diundang khusus untuk mengikuti putaran final di Jakarta dengan mendapatkan subsidi biaya dari panitia. Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra menyatakan ketertarikan pihaknya mensponsori Astec Open 2016 karena sejalan dengan tagline ‘’Daihatsu Sabahatku’’ yang ingin menjadikan Daihatsu sebagai sabahat bangsa Indonesia. ‘’Sebagai salah satu pemain otomotif terbesar di Indonesia, Daihatsu berkepentingan untuk memajukan dunia olahraga di Tanah Air. Bulu tangkis dipilih karena merupakan olahraga populer di Indonesia yang sering melahirkan juara-juara tingkat dunia. Melalui turnamen seperti Daihatsu Astec Open ini, kami berharap

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

dapat melahirkan atlet muda bulu tangkis yang mampu berkiprah di ajang nasional dan internasional,’’ kata Amelia. Selain memperebutkan total hadiah Rp 585 juta, di sela-sela penyelenggaraan Turnamen Daihatsu Astec Open 2016 di masing-masing kota juga selalu diselingi kegiatan coaching clinic oleh Alan dan Susy untuk para pemain muda. (bns2)

TURNAMEN - Salah satu pebu lutangkis yang tampil di turnamen ‘’Daihatsu Astec Open 2016’’.


DAERAH

Kamis Umanis, 13 Oktober 2016

5

Bupati Diminta Jaga Iklim Investasi di Banyuwangi

Banyuwangi (Bali Post) Maraknya aksi demo menolak tambang di Banyuwangi mulai mendapat perlawanan. Puluhan massa Aliansi Pro Investasi (API) menggelar aksi demo di depan kantor Pemkab Banyuwangi, Rabu (12/10) kemarin. Mereka mendesak Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas menjaga iklim investasi yang kondusif, sehingga para investor tak takut datang ke kabupaten ini. Aksi massa sempat berlangsung panas. Emosi massa mereda setelah diterima pejabat pemkab. Dalam aksinya, massa dari lintas elemen ini membentangkan sebuah spanduk. Isinya, mendukung investasi dan mendesak Bupati menciptakan suasana kondusif bagi investor. ‘’Kami tak alergi investor. Justru, kami mendesak Bupati menciptakan rasa aman bagi investasi di Banyuwangi. Jangan dibiarkan investor kabur,’’ kata Abdilah Rafsanjani, juru bicara API, dalam orasinya. Mantan Panglima Pasukan Berani Mati (PMB) ini menegaskan massa yang turun kali ini berasal dari sejumlah kelompok. Masing-masing Forum Silaturahmi Kader Ansor NU (Foska NU), Asosiasi Pengusaha Mineral (Aspamin), Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) dan Aliansi Masyarakat Hutan. Aksi ini, katanya, didasari keprihatinan maraknya aksi tolak tambang beberapa bulan terakhir. Padahal, imbuhnya, investor tambang di Banyuwangi bisa mendongkrak perekonomian. Bahkan, mengurangi pengangguran. ‘’Kami menghormati kelompok yang kontra tambang. Tetapi, jika tambang sudah ada izin lengkap, namun tetap didemo, ini yang harus ditindak,’’ jelasnya. Pihaknya, kata Abdilah, juga tak sepakat dengan investor yang tak mengikuti aturan. Apalagi, tak memberikan dampak ekonomi ke Banyuwangi. Karena itu, Bupati diminta memberikan suasana nyaman bagi investor. Artinya, jika ada investor nakal harus ditindak,’’ desaknya. Perwakilan massa dari Aspamin, George Rudi, mengatakan pihaknya tak ingin pengangguran di Banyuwangi bertambah lantaran investasi terhambat. ‘’Intinya, investor harus dibuat nyaman. Tetapi, tetap mengikuti aturan yang ada. Jangan ada titipan-titipan,’’ kritiknya. Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Banyuwangi Abdul Kadir memastikan pemkab sangat ketat memberikan izin ke investor. ‘’Jika memang syaratnya tak lengkap, pasti ditolak,’’ jelasnya. Terkait banyaknya investasi, kata Kadir, menyumbang pendapatan cukup besar. Hingga Oktober tahun ini, restribusi dari investasi di Banyuwangi tembus Rp 3 miliar lebih. Naik dari tahun 2015 yang hanya Rp 900 juta. Belakangan, aksi kontra khusus investasi tambang emas di Banyuwangi terus bergulir. Mulai elemen masyarakat hingga kalangan mahasiswa. Mereka khawatir, tambang emas di Banyuwangi berdampak pada rusaknya ekosistem alam. Apalagi, lahan yang ditambang adalah kawasan hutan lindung, dekat pantai. (kmb30)

DIAMANKAN - Dukun penggandaan uang diamankan di Polres Banyuwangi, Rabu (12/10) kemarin.

Ngaku Bisa Gandakan Uang

Dukun Palsu Ditangkap

Banyuwangi (Bali Post) Praktik penggandaan uang juga muncul di Banyuwangi. Seorang dukun pengganda uang, Sudirman alias Mbah Giman (56), asal Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Rabu (12/10) kemarin diamankan ke Polres Banyuwangi. Pelaku meminta mahar Rp 350 juta kepada korban, Ramli Lubis (44), asal Kolaka Utara, Sulawesi Utara. Uang tersebut dijanjikan akan berlipat ganda menjadi Rp 3,5 miliar. Celakanya, uang hasil penggandaan ternyata lembaran uang palsu. Kasus ini pun terbongkar setelah korban melapor ke Polres Banyuwangi. Berbekal laporan korban, polisi memburu pelaku. Hanya dalam hitungan hari, pelaku berhasil dibekuk di rumahnya. ‘’Pelaku kita tangkap beberapa hari setelah korban melapor. Tak ada perlawanan, pelaku menyerah,’’ kata KBO Reskrim Polres Banyuwangi Iptu Hadi Waluyo didampingi Kasubag Humas AKP

Bali Post/udi

MEMAKSA - Massa aliansi pro tambang memaksa masuk ke Pemkab Banyuwangi dalam aksi demo, Rabu (12/10) kemarin.

Bakin. Saat digerebek, kata Hadi, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku. Di antaranya sebuah bantal dan cobek berisi potongan kayu bakar. Sedangkan dari korban, polisi mengamankan empat bendel uang lembaran Rp 100 ribu edisi tahun 1992. Lembaran uang ini diduga palsu. Modus yang digunakan Mbah Giman ini mirip dengan Kanjeng Dimas Taat Pribadi di Probolinggo. Dia meminta mahar kepada korban. Lalu, dijanjikan uang akan digandakan hingga 10 kali lipat. Korban pun tergiur.

Dia terbang dari Sulawesi ke Banyuwangi, 23 Januari 2016. Kemudian, menuju rumah pelaku. Bersama sopir, Firmansah, korban menyerahkan uang tunai terbungkus tas plastik hitam. Uang diserahkan dua kali, pertama Rp 50 juta, lalu Rp 300 juta. Pelaku meminta korban masuk ruangan. Lalu, pelaku menggelar ritual, membakar kemenyan di atas cobek tanah liat. Ketika asap memenuhi ruangan, pelaku mengambil bungkusan tas plastik di bawah bantal. Bungkusan itu diserahkan ke korban. ‘’Bungkusan itu yang

katanya hasil penggandaan uang. Namun, syaratnya tak boleh dibuka sebelum memasuki kantor bank,’’ jelas Iptu Hadi. Karena yakin, korban hanya bisa menurut. Usai ritual, korban bergegas pulang, membawa bungkusan plastik dari pelaku. Korban baru membuka tas plastik itu setelah sampai di Surabaya, saat hendak ke bank. Betapa terkejutnya, ternyata isinya lembaran uang tak laku. Merasa dibohongi, korban berusaha menagih janji ke pelaku. Namun, setelah beberapa bulan, pelaku tetap tak bisa menepati janji. Korban memilih lapor ke Polres. Menurut Iptu Hadi, hasil penyidikan, pelaku tak ada kaitannya dengan praktik Padepokan Kanjeng Dimas di Probolinggo. Meski

begitu, pihaknya tetap melakukan pengembangan penyidikan. ‘’Sementara memang tak ada kaitannya, tetapi kita masih kembangkan terus,’’ jelasnya. Polisi juga menelusuri kemungkinan adanya korban lain. Sementara baru satu warga yang mengaku sebagai korban. Penyidik menjerat pelaku dengan Pasal 378 KUHP tentang Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan. Sementara pelaku berdalih tak menipu korban. Bahkan, dia mengaku tak bisa menggandakan uang. ‘’Saya hanya dukun pawang hujan dan mengobati orang sakit. Kalau menggandakan uang tak bisa,’’ kelitnya. Terkait uang palsu, pelaku justru menuding barang-barang tersebut milik pelaku yang dibawa ke rumahnya. (kmb30)

’’Tax Amnesty’’ di Buleleng Capai Rp 14 Miliar

Singaraja (Bali Post) Program pengampunan pajak atau tax amnesty digulirkan pemerintah pusat berhasil menyerap tebusan pajak dari Wajib Pajak (WP). Di Kabupaten Buleleng, nilai uang yang terserap mencapai angka Rp 14 miliar diikuti 400 WP tax amnesty dari total 33.000 WP. Kakanwil DJP Bali Nader Sitorus mengatakan, berdasarkan data belum HADIRI SOSIALISASI Bupati Buleleng menghadiri sosialisasi UU No. 11 Tahun 2016 tentang pengampunan pajak atau tax amnesty di Gedung Mr. Ketut Pudja, Singarja, Rabu (12/10) kemarin.

banyak WP melakukan pembayaran pajak. Program tax amnesty sekaligus meningkatkan kesadaran dan kejujuran WP. Untuk itu, perlu dorongan Ditjen Pajak tentang pengungkapan penghasilan dimiliki. ‘’Perlu diberi pemahaman ke masyarakat melalui sosialisasi. Mereka dari tidak mengerti menjadi paham tentang kewajiban membayar pajak,’’ ujar Sitorus di sela-sela sosialisasi UU No. 11 Tahun 2016 tentang pengampunan pajak, Rabu (12/10) kemarin. Nilai uang tebusan tax amnesty di Buleleng hingga September 2016 mencapai Rp 14 miliar. Kemudian, mengenai deklarasi kekayaan dalam tahap kompilasi. Secara umum infor-

Ranperda OPD, Usulkan 15 Dinas dan 3 Badan Negara (Bali Post) – Sejumlah perangkat daerah yang berstatus kantor di Pemkab Jembrana akan menyesuaikan menjadi dinas dan badan. Dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya diusulkan 15 dinas dan 3 badan. Usulan struktur tersebut dipaparkan dalam sidang paripurna masa persidangan I di ruang sidang utama DPRD, Rabu (12/10) kemarin. Sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa itu dihadiri Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan mewakili Bupati Jembrana I Putu Artha. Selain penjelasan Ranperda tentang Pembentukan dan Susunan OPD, juga pembacaan Ranperda Kabupaten Jembrana tentang Penanaman Modal oleh Ketua Komisi B DPRD I Nyoman S. Kusumayasa. Dalam penjelasannya, Wabup Kembang menyebutkan pengajuan Ranperda OPD merupakan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah

Bali Post/udi

Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, yang didasarkan pada Undangundang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Konsepsi pembentukan organisasi, sebut Kembang, meliputi lima elemen yakni kepala daerah, sekretaris daerah, dinas daerah, badan dan staf pendukung, yang masing-masing memiliki rincian tugas dan fungsinya. Dari konsepsi tersebut OPD Kabupaten Jembrana dirancang terdiri dari 1 Sekretariat Daerah, 1 Sekretariat DPRD, 1 Inspektorat, 3 Badan, 15 Dinas, 1 Kantor, 1 RSU dan 5 Kecamatan. ‘’Dalam susunan perangkat daerah ini, ada beberapa urusan pemerintahan yang digabung dalam satu perangkat daerah berdasarkan pertimbangan efisiensi, efektivitas, dan rasionalitas serta disesuaikan dengan kebutuhan nyata dan kemampuan daerah,’’ kata Wabup Kembang. Begitu halnya mempermudah koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan komunikasi kelembagaan antara pusat dan daerah. (kmb26)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

masi ke masyarakat mengenai tax amnesty belum terserap utuh. ‘’Makanya, kita mengadakan sosialisasi. Ini supaya sampai ke masyarakat,’’ ucapnya. Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengajak DJP dan KPP Pratama Singaraja untuk mencari data detail WP. Khususnya terhadap potensi pajak di Buleleng harus dikelompokkan. Ia berharap masyarakat Buleleng berpenghasilan dan sudah kena pajak ikut berpartisipasi dalam program tax amnesty untuk pembangunan daerah. ‘’Kita akan undang pihak yang berwenang di bidang pajak,’’ terangnya didampingi Wabup dr. I Nyoman Sutjidra. (kmb34)


OPINI

6

Kamis Umanis, 13 Oktober 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Mencermati dan Membedah Persoalan Klasik BERKUMPULNYA para guru besar, para pakar, pemerhati, petinggi pemerintahan dan lain-lainnya untuk membicarakan masalah pertanian di Bali semestinya sudah merupakan sebuah langkah yang sangat bagus untuk membangun kembali romantisme kejayaan pertanian Bali tempo doeloe. Dengan cara pandang, pemikiran serta eksekusi kebijakan mereka ini, rasarasanya tidaklah berlebihan kalau upaya itu sepertinya akan cepat dan segera terwujud. Sepertinya akan ‘’semudah’’ membalikkan telapak tangan saja. Betapa tidak, seperti ditulis di depan. Ada banyak profesor dengan rekam jejak serta prestasi serta prestise di bidang pertanian dalam arti luas. Dari universitas ternama dan banyak melahirkan orang-orang hebat. Ada juga para pakar yang sudah teruji, cerdas dan banyak makan asam garam di bisnis pertanian. Ada pejabat seperti bupati, wakil rakyat serta lainnya. Dengan instrumen politik yang mereka miliki, lempang jalan untuk mewujudkan hal itu. Tetapi, para petaninya di mana? Yang setiap hari berkubang lumpur. Setiap pagi ke sawah membawa pacul dan pulang kalau matahari akan tenggelam. Para petani yang selalu berkeringat, berpeluh dan senantiasa berharap-harap cemas bahwa panennya akan berhasil. Mereka, para petani yang terbiasa dengan persoalan klasik. Saat panen harga turun dan sebaliknya. Mereka yang banyak merasakan betapa mahalnya harga bibit, harga pupuk dan suitnya pemasaran. Sepertinya, mereka belum terwakili. Belum didengar suaranya. Atau memang tidak perlu? Toh, mereka rakyat dan punya wakil rakyat di lembaga legislatif. Inilah representasi absolut mereka untuk berupaya mengubah nasib ke arah yang lebih baik. Dengan asumsi ini, memang mereka, kehadiran para petani ini tidak begitu ‘’penting’’. Ini dalam konteks cara pandang. Cara melihat persoalan dalam konteks yang lebih realistis atau hanya euforia semata yang barangkali memendam hal-hal lain di luar itu. Atau barangkali, kita terlalu sibuk berputar-putar di teras tanpa berniat mau masuk ke dalam rumah. Melihat bagaimana kondisinya, bagaimana keadaannya serta bagaimana menata ulang, memperbaiki perabotan yang ada di dalamnya. Apa perlu diganti, dibenahi atau bagaimana. Sekali lagi, ini berdasarkan cara pandang terhadap persoalan. Yang semestinya bisa segera dipecahkan namun seringkali pula kita tidak mau memecahkannya. Bukan karena kita tidak mampu. Cara pandang boleh jadi keliru atau sebaliknya menurut pribadi masing-masing. Tetapi, tentu selalu ada kebenaran kolektif yang membuat berbagai cara pandang itu bisa disatukan, sehingga lebih fokus. Itu pun kalau ada goodwill. Kalau ada political will. Tidak perlu semua hadir kalau tidak punya komitmen jelas serta tegas. Kalau hanya hadir sebagai cheerleader dalam sebuah pertandingan olahraga, tentu tidak perlu mengundang para petinggi, para pakar, para profesor dan sebagainya. Cukup undang anak sekolahan saja, sehingga lebih ringan, segar dan boleh jadi akan lebih semarak dan bermakna. Ini, lagi-lagi soal cara pandang. Memandang Bali juga nyaris sama. Berbagai masalah yang muncul karena cara pandang dan model penyelesaian yang beda. Kalau beda-beda tipis, masih okelah. Tetapi kalau bedanya sangat tebal dan sangat signifikan, tentu lain persoalan. Cara pandang seperti ini tidak jarang melahirkan konflik. Yang ujungujungnya tidak hanya sporadis tetapi bisa horizontal dan menyebar. Akumulasinya tentu saja, masyarakat dan bumi Bali itu yang jadi sasaran akhirnya.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Menunggu Kepekaan Calon Pemimpin Bali Walaupun Pilgub Bali akan digulirkan 2018 nanti, namun nama-nama yang akan memperebutkan kursi Bali 1 sudah bermunculan. Saya dengar parpol dan kandidat juga sudah melakukan survei. Tanpa menyebut nama, saya yakin banyak orang sudah tahu siapa yang akan bersaing ke jabatan itu. Sebagai orang Bali tentu saya juga berharap memiliki pemimpin Bali yang aspiratif dan memiliki kepekaan terhadap warganya. Pemimpin Bali hendaknya siap bersama warganya mengajegkan budaya Bali, setidaknya bisa meluangkan waktu hadir ke acara-acara piodalan yang dilangsungkan umat dengan urunan dan memohon dana punia. Setidaknya dengan menghadiri kegiatan ritual umat ini pemimpin di Bali tahu bagaimana umat Hindu beryadnya untuk alam, kedamaian dan keberlangsungan keharmonisan hidup. Saya meyakini umat Hindu lebih mementingkan kedamaian dan keharmonisan hidup bukan sematamata menjabarkan ambisi dan target-target untuk menumpuk kekayaan. Harapan lain saya terhadap pemimpin Bali ke depan adalah pemimpin yang santun dan jangan membidik rakyat sendiri dengan pendekatan hukum. Lakukanlah pendekatan dan berkomunikasi. Pemimpin harus memiliki ruang toleransi yang lebih lapang terhadap kesalahan warganya, sehingga pemimpin Bali bijak mengelola masalah. Tak hanya itu, untuk bersaing merebut Bali 1 mendatang saya berharap calon pemimpin lebih banyak beradaptasi dengan masyarakatnya. Kepekaan elite politik dalam merekomendasikan kandidat juga harus jelas. Hal ini bisa diawali dengan langkah-langkah yang aspiratif, sehingga tak terkesan ada pemaksaan figur kepada pemilih. Dewa Gede Ardi Ardika Gianyar, Bali

Kultural-Pedagogi Kritis Miguel Covarrubias Tulisan ini membicarakan ‘’dosa’’ kultural para guru muda, orang Bali yang belajar di Jawa, untuk menyiapkan diri bekerja di sekolah pemerintah bergaya Barat. Pada bagian akhir ‘’Island of Bali’’, Miguel Covarrubias menulis kritik pedas terhadap mereka, juga kritik tidak langsung, pun tidak kalah pedasnya, kepada pandangan yang terlalu mengagungkan pendidikan modern penjajah. Ternyata pandangan ini masih terwarisi.

Oleh Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum. enyimak kritik Covarrubias, yang merusak Bali tidak hanya para turis tetapi guru muda, guru pribumi generasi pertama. Mungkin istilah ‘’merusak’’ sudah tidak cocok bagi Bali. Istilah yang cocok, perubahan yang berdimensi buruk. Kritik mengenai Bali rusak oleh turis sedemikian populer di dunia walaupun tidak pernah diamini. Sementara kritik yang merusak Bali secara kebudayaan, yang dilakukan oleh para guru muda itu luput dari perhatian. Hal ini tidak lepas dari arti penting Bali bagi dunia, dalam segi pariwisata dan bukan pendidikannya. Covarrubias menjelaskan bahwa kata Guru, nama dewa tertinggi dan sapaan terhormat bagi orangtua di Bali. Pengertian guru juga dikenal, yang disebut Covarrubias guru gaya kuno, insan cendekia yang menguasai ilmu dan susastra (puisi) di Bali, tidak terkontaminasi ilmu kaum penjajah. Terbukanya peluang kerja di sekolah pemerintah dan swasta bergaya Barat memicu lahirnya guru muda, orang muda Bali yang secara formal belajar ilmu guru. Untuk meraih kesempatan itu, orang muda Bali pergi ke Jawa mengikuti sekolah guru. Mereka pulang dengan keyakinan bahwa apa yang telah dipelajari di Jawa, intisari pengetahuan dan kemajuan. Keyakinan ini mereka anut dan memberi cara pandang yang sama sekali baru atau bahkan bertolak belakang dengan pandangan sebelumnya terhadap kebu-

M

dayaan leluhurnya dan pandangan ini terlalu kental aroma kolonialis, menindas, dan merendahkan. Covarrubias mengatakan, lewat pandangan tersebut, guru muda dengan mudah percaya terhadap rasa jijik Eropa pada budaya pribumi. Guru muda juga yakin bahwa filsafat, seni, dan kebudayaan negerinya sebagai keterbelakangan. Salah satu yang disoroti Covarrubias, cara pandang rendah seorang guru muda di Kayubihi (Bangli) terhadap kostum siswa kecilnya saat ke sekolah, menggunakan kain. Guru tersebut memaksa agar mengenakan kemeja. Seorang siswa perempuan merasa dihina oleh guru muda tersebut karena memang cara berbusana ketika itu, anak perempuan tampak payudaranya. Ia dipaksa menggunakan kemeja yang tidak pernah dipunyai oleh orangtuanya dan nenek moyangnya. Pada suatu malam, siswa tersebut gantung diri di sebuah pohon di depan sekolahnya. Guru muda memandang rendah apa pun mengenai Bali. Hal ini tidak terlepas dengan cara guru muda menerima secara keliru ilmu Barat. Dengan mengikuti pendidikan di sekolah guru, orang muda Bali tersebut menyiapkan diri terkolonialisasi dan tidak seperti Minke (tokoh utama roman Tetralogi Buru, Pramodya Ananta Toer) seperti tokoh-tokoh pergerakan, mengikuti sekolah Belanda bukan untuk meraih kerja di perusahan kolonial tetapi untuk memerdekakan negerinya. Pandangan rendah guru muda terh-

adap Bali, terlihat dari pengajaran. Mereka mengajari anak Bali berbicara dan menulis bahasa Melayu, sebuah bahasa yang asing bagi masyarakat Bali. Pengajaran mereka terkontaminasi oleh mental menghamba kepada penjajah Belanda yang tertanam di dalam diri lulusannya yang secara kultural menunjukkan sikap yang tidak menyukai kebudayaan Bali, sebaliknya mengagungkan kebudayaan Belanda. Betapa mengejutkan kritik pendidikan yang dilontarkan oleh Covarrubias. ‘’Tampaknya terlalu jelek pendidikan modern, setidaknya di Bali, di mana seluruh kehidupan di pulau ini sedemikian tergantung pada tradisinya[…]” Kejelekan pendidikan modern, cenderung mencabut hak waris generasi masa depan dari budaya mereka hanya karena mereka dihina di sekolah oleh guru muda pribumi Bali sendiri. Kritik pendidikan dengan perspektif kultural ini tidak pernah dibicarakan, lebih-lebih setelah kemerdekaan dan Bali menjadi bagian RI. Terbukti kebudayaan Bali dan sumber-sumber ilmu yang telah ditulis dalam lontar, digusur oleh kurikulum baru dan sistem sekolah bergaya Barat. Dalam pendidikan, salah satu jalur hidup dan membuminya kebudayaan Bali, telah diputus. Anak-anak Bali pergi ke sekolah, meninggalkan waktu kultural mereka di banjar, untuk mempelajari segala sesuatu dari nol, seperti matematika, bahasa Indonesia dan bahasa asing, sastra baru, olahraga modern, biologi, seni musik, dan lain sebagainya. Lambat dan pasti, mereka

Suara Publik Potensi Gempa Tektonik di Bali GEMPA bumi adalah salah satu bencana alam yang berpotensi menimbulkan korban tak terhitung. Setidaknya, Senin (10/10) lalu gempa bumi tektonik juga mengguncang wilayah Bali. Gempa terasa di kota Gianyar, kota Bangli, Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi terjadi pada pukul 20:38:21 WIB dengan kekuatan M=3.4 skala Richter dengan episenter terletak pada koordinat 8.75 LS dan 115.30 BT, pada kedalaman 14 km. Peta tingkat guncangan (shake map) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempa bumi berupa guncangan kuat/ lemah dirasakan di daerah Badung dan Kota Denpasar dalam skala intensitas I S1G-BMKG atau (II-III MMI). Di daerah ini guncangan gempa bumi dilaporkan dirasakan oleh beberapa orang. Berdasarkan laporan dari masyarakat di sekitar kota Gianyar, kota Bangli, Kabupaten Badung (Tuban, Jimbaran, Nusa Dua) dan Kota Denpasar. Dari laporan masyarakat juga didapatkan bahwa getaran gempa tidak menimbulkan kerusakan. Secara umum gempa bumi dapat disebabkan oleh berbagai hal, di antaranya perpindahan mendadak massa kerak bumi, aktivitas vulkanik dan ledakan yang disebabkan oleh manusia. Dari ke-

Oleh I Wayan Suardana, S.E., M.M. tiga hal tersebut perpindahan medadak massa kerak bumi adalah faktor yang paling besar menyebabkan kerusakan. Ketika batuan mendapat tekanan yang diakibatkan oleh pergerakan lempeng, batuan akan bertahan hingga mencapai batas elastisitas. Ketika mencapai batas elastisitas batuan akan terdeformasi dan melepaskan energi akibat tekanan pergerakan lempeng. Jadi berdasarkan penjelasan tersebut, gempa bumi yang mengguncang Bali 10 Oktober 2016 termasuk gempa bumi tektonik pada dasarnya gempa yang diakibatkan pergerakan lempeng yang dipengaruhi oleh elastisitas batuan serta laju pergerakan lempeng. Pulau Bali adalah salah satu wilayah dengan tingkat seismisitas yang cukup tinggi. Seismisitas adalah sistem data yang serasi dan dapat memberikan gambaran atau informasi secara sistematis tentang karakteristik dan aktivitas gempa bumi di suatu daerah dalam kurun waktu tertentu. Hal ini menyebabkan Bali memiliki tingkat risiko yang cukup besar akibat kejadian gempa bumi. Keadaan ini dipicu oleh adanya sumber

utama gempa bumi yang yang terdiri atas zona subduksi di wilayah selatan Bali dan back arc thrust di wilayah utara Bali. Zona subduksi tersebut disebabkan oleh penunjaman antara lempeng benua Indo-Australia dengan lempeng samudera Eurasia di mana lempeng samudera Eurasia menyusup di bawah lempeng benua Indo-Australia dengan kecepatan sekitar 7 cm/tahun. Penunjaman tersebut membentang mulai dari Selat Sunda di bagian barat sampai dengan Pulau Sumbawa di bagian timur yang mengakibatkan munculnya struktur geologi sesar aktif di wilayah Bali dan sekitarnya, salah satunya adalah struktur geologi sesar naik belakang busur kepulauan (back arc thrusting). Mekanisme sesar ini diduga terbentuk akibat tumbukan busur benua (arc-continent collision). Jalur back arc thrust ini membujur dari utara Bali hingga Laut Flores sejajar dengan busur kepulauan Bali dan Nusa Tenggara. Mekanisme sesar ini cukup aktif sehingga menjadi generator kedua yang menjadi sumber gempa bumi setelah zona subduksi di wilayah Bali.

seperti kata-kata Covarubias, ‘’tercabut hak waris terhadap kebudayaannya.’’ Kebudayaan Bali seperti apa, yang bisa diwarisi jika mereka tidak tahu karena pendidikan telah mencabut hak warisnya? Pewarisan kebudayaan tidak seperti mewarisi harta benda. Pewarisan kebudayaan, seperti istilah Romo Driyarkara, melalui proses enkulturasi, yang terjadi lewat jalan pendidikan. Namun bagi Bali, enkulturasi tidak terjadi dalam sistem pendidikan Barat di Bali. Enkulturasi di kalangan anakanak nyaris tidak terjadi semenjak Bali memasuki transformasi struktural. Ketika anak-anak Bali sejak TK hingga universitas terbiasa dengan apa pun (pengetahuan, keterampilan, dan sikap) asing yang terenkultari lewat pendidikan, kini diterima menjadi milik sah mereka atau yang asli, maka ini menunjukkan betapa ampuhnya pendidikan. Sistem pendidikan sanggup membunuh kebudayaan asli dan menggantinya dengan yang asing, menjadi milik. Hal inilah yang telah terjadi di Bali di luar kesadaran kultural. Kerusakan budaya Bali telah terjadi, misalnya tampak dalam kehidupan bahasa Bali karena anakanak Bali yang dibiarkan memandang rendah bahasa Bali dan mengagungkan bahasa Indonesia serta bahasa asing. Sementara itu, keluarga dan banjar adat pun tidak berkutik. Artinya, anak-anak Bali tidak mengalami enkulturasi dalam bidang bahasa dan susastra Bali lewat jalur pendidikan modern. Sementara itu enkulturasi tradisional tidak ada lagi. Kritik Covarruabias tersebut ada benarnya. Para turis boleh merusak Bali tetapi Bali tidak pernah rusak jika para guru mampu menjalankan fungsi enkulturasi dalam bidang pendidikan. Sumbangan lain kritik pendidikan Covarrubias pada konteks rusaknya suatu kebudayaan, pendidikan tidak bisa diabaikan sebagai agen pelestari dan perusak budaya. Penulis, dosen Undiksha Singaraja, Bali

POJOK Wujudkan kemandirian petani, petani dan pengusaha hotel mesti bertemu. - Bukan nego untuk jual tanah. *** Tak penuhi standar, PHRI keluhkan suplai air bersih ke hotel. - Warga keluhkan kesulitan air. *** Tekan kekerasan seksual terhadap anak-anak, DPRRI setujui perppu kebiri. - Pengawasan anak jangan pula lengah.

Penulis, Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III–Denpasar

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

LARANGAN PARKIR Menghindari terjadinya tekanan berat pada jembatan dan mengganggu pengguna jalan, sebuah spanduk larangan parkir di atas jembatan dipasang dekat jembatan Jalan Gatot Subroto Timur, Selasa (12/10) kemarin.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Kamis Umanis, 13 Oktober 2016

7

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

424 Proposal Hibah Belum Cair

Figur

Komisi IV DPRD Bali Panggil Disbud Denpasar (Bali Post) -

Komisi IV DPRD Bali memanggil Dinas Kebudayaan (Disbud) Bali terkait belum cairnya 424 proposal hibah yang difasilitasi dewan di dinas tersebut. Pertemuan antara dewan dan dinas berlangsung tertutup di Ruang Baleg DPRD Bali, Rabu (12/10) kemarin. Sebelum diadakan pertemuan, sempat mengemuka bila hibah yang diajukan oleh sanggar dan dadia tidak bisa dicairkan. Utamanya yang tidak menyertakan surat keterangan dari desa adat yang menyatakan sanggar atau dadia itu merupakan bagian dari desa adat.

Bali Post/rah

”Warning” Anggota OPERASI Tangkap Tangan (OTT) di Kementerian Perhubungan oleh tim Polda Metro Jaya terkait pungutan liar (pungli) langsung disikapi Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto. Kapolda me-warning anggotanya agar jangan coba-coba pungli karena akan ditindak tegas. Apalagi Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan akan menyasar adanya praktik pungli di internal Polri. “Bapak Kapolda saat apel pagi menyampaikan langsung adanya OTT tersebut. Instruksi Bapak Kapolda tersebut (jangan pungli - red) sudah diteruskan hingga ke polsek-polsek, terutama yang membidangi pelayanan,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana, Rabu (12/10) kemarin. Sebenarnya, kata Sudana, warning seperti itu sering disampaikan kepada jajaran. Pasalnya, perbuatan seperti itu akan memperburuk citra Polri. “Bapak Kapolri sedang bekerja keras meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri. Kita sebagai bawahannya harus tunduk dan mematuhinya,” tegas mantan Kapolresta Denpasar ini. Sebagai upaya antisipasi, Sudana, tim dari Propam dan Intelkam sudah dikerahkan untuk melakukan pengawasan, terutama bagian pelayanan seperti SIM, samsat dan SKCK, termasuk saat razia kendaraan. “Kalau sampai ditemukan, pasti diproses sesuai aturan. Bapak Kapolda juga mengimbau jajarannya agar meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat. Mari kita jaga nama baik Polri, khususnya Polda Bali. Tugas kita memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” harap mantan Kapolres Tabanan ini. (rah)

Aset Dikerjasamakan Tanpa Sepengetahuan Pemprov Bali

Denpasar (Bali Post) Komisi I DPRD Bali segera merapatkan barisan untuk mengusut masalah aset Pemprov Bali di kawasan Bandara Letkol Wisnu, Desa Sumberkima, Gerokgak, Buleleng. Dari data dewan, Pemprov Bali memiliki aset berupa tanah seluas 14,5 hektar. Dari jumlah itu, 5 hektar telah dihibahkan kepada Pemkab Buleleng. Namun, Pemkab Buleleng pada masa kepemimpinan bupati terdahulu disebut mengerjasamakan seluruh aset (termasuk sisa aset pemprov) kepada pihak ketiga. “Semuanya 14,5 hektar itu dikerjasamakan dengan pihak ketiga tanpa persetujuan Pemprov Bali. Tapi setelah ditelusuri oleh Pansus Aset, hanya tertera 7,5 are yang dipihakketigakan,” ungkap anggota Komisi I DPRD Bali yang juga mantan anggota Pansus Aset, Dewa Nyoman Rai, di Denpasar, Rabu (12/10) kemarin. Dengan kata lain, lanjut Dewa Rai, Pemkab Buleleng hanya menerima pemasukan dari kerja sama 7,5 are. Sedangkan hasil dari sekitar 14,49 hektar tanah yang dikerjasamakan tidak jelas. Padahal, nilai dari kerja sama dengan pihak swasta itu bisa mencapai miliaran rupiah. “Kami akan segera merekomendasikan agar kasus ini segera diusut,” tegasnya. Diwawancara terpisah, Karo Aset Setda Provinsi Bali I Ketut Adiarsa mengaku sudah menindaklanjuti temuan Pansus Aset tersebut melalui koordinasi dengan Pemkab Buleleng. Hasilnya, Pemkab Buleleng memang mengerjasamakan aset seluas 7,5 are pada pihak ketiga. Namun, belum bisa dipastikan apakah ada aset pemprov yang ikut dikerjasamakan di dalamnya. “Karena kemarin di lapangan kita belum bisa memastikan di mana batas aset pemprovnya,” ujarnya. Lantaran belum tahu batas aset, kata Adiarsa, pihaknya juga belum bisa memastikan berapa luas aset pemprov yang masuk di Bandara Letkol Wisnu. Namun yang jelas, Pemprov Bali memiliki aset tanah seluas 8 hektar dengan status aset pertanian di kawasan itu. “Buleleng sudah melakukan pengukuran ulang dengan BPN sekitar bulan Juni-Juli lalu, tinggal menunggu hasilnya saja. Nanti yang kita pastikan, dari luasan yang 7,5 are itu apa masuk di lokasi tanah pemprov, karena bergabung itu. Kalau masuk di tanah pemprov, berarti itu harus ditinjau perjanjiannya,” tandasnya. (kmb32)

“Ada miskomunikasi saja. Sudah kita jelaskan, ada sanggar yang langsung di bawah desa adat, ada sanggar yang milik kelompok atau perorangan. Terus menyangkut dadia, itu bagian dari kesatuan masyarakat hukum adat. Sekarang sudah clear semuanya,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta usai pertemuan. Parta menambahkan, semua proposal hibah yang nilainya mencapai Rp 19 miliar lebih itu pada intinya bisa dicairkan sepanjang memenuhi syarat. Termasuk proposal yang diajukan oleh sanggar dan dadia. Syarat yang mesti dipenuhi

antara lain, menyertakan surat keterangan domisili, Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari camat, surat keterangan bagian dari desa adat/pakraman, dan tidak menerima bantuan secara terus-menerus. “Hibah ini kan untuk masyarakat, semakin cepat bisa membantu masyarakat ya… semakin bagus,” jelas politisi PDI Perjuangan dari Gianyar ini. Menurut Parta, hibah diperlukan karena tidak semua masyarakat bisa mengusulkan anggaran lewat mekanisme program. Melalui hibah, proses tersebut bisa dilalui lebih cepat dan tidak membutuhkan kajian.

Selain itu, jangkauan hibah juga lebih luas dan bervariasi. “Contoh sekarang, dadia A mengajukan hibah untuk gong, dadia B untuk pelinggih, dadia C untuk baju pemangku. Jadi satu komponen nomenklatur pemohon itu bisa membuat banyak program yang bisa diakses dengan dana hibah,” terangnya. Parta melanjutkan, hibah merupakan program yang paling baik untuk menempatkan rakyat sebagai subjek pembangunan. Dengan catatan, verifikasinya benar, penerima hibah memang layak menerima hibah, serta tidak fiktif. Di samping merupakan salah satu bentuk kewajiban

dewan dalam tata tertib DPRD yakni memperjuangkan aspirasi masyarakat sampai terwujud. Begitu juga sumpah dewan ketika dilantik untuk memperjuangkan konstituennya. Mengingat, anggota dewan dalam politik kontemporer saat ini lahir dari proses politik langsung seperti halnya gubernur. “Kita membantu banjar A Rp 100 juta, tapi dia membangun Rp 250 juta. Lagi Rp 150 juta, rakyat berpartisipasi karena ada stimulus dari kita. Hibah ini sangat potensial merangsang partisipasi di mana menempatkan rakyat sebagai subjek pembangunan. Tidak ada bantuan Rp 20 juta bisa dapat gong kebyar, tapi itu justru menjadi cemeti,” tandasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Bali Dewa Putu Beratha mengatakan, dari 424 proposal hibah yang difasilitasi dewan, beberapa sudah dalam

proses NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah, red) untuk bisa melakukan pencairan di Biro Keuangan. Ada pula yang masih dalam proses menyiapkan draf Surat Keputusan (SK), dan sebagian lagi SK-nya sudah ditandatangani gubernur. Menurutnya, hibah pasti bisa dicairkan sepanjang memenuhi aturan, NSPK (norma, standar, prosedur, kriteria), dan lolos verifikasi faktual. Terkait sanggar dan dadia, pihaknya memang meminta pula surat keterangan bagian dari desa adat. ‘’Harus ada untuk jaga-jaga pemeriksaan. Meyakinkan pemerintah saja bahwa sanggar, dadia itu merupakan bagian dari kesatuan masyarakat hukum adat Bali. Sesuai persyaratan, hibah hanya bisa diberikan kepada badan, lembaga, dalam kaitannya dengan kesatuan masyarakat hukum adat di Bali,” jelasnya. (kmb32)

Sidang Umum Interpol

Ajang Promosi Pariwisata Bali

Bali Post/kmb

PUNCAK UPACARA – Krama Desa Pakraman Bunutin memadati Pura Desa-Puseh serangkaian puncak karya agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, Ngusaba Desa, dan Ngusaba Nini, Rabu (12/10) kemarin.

’’Ngenteg Linggih’’ di Desa Pakraman Bunutin

Denpasar (Bali Post) Sidang Umum Interpol yang ke-85 dihadiri kepolisian dari 190 negara, berlangsung 7-10 November di Nusa Dua. Terkait dengan itu, Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto Rabu (12/10) kemarin, mengundang tokoh masyarakat di Denpasar. Tujuannya mohon dukungan menyukseskan event tersebut karena bisa dimanfaatkan sebagai ajang promosi keamanan serta pariwisata Bali. “Para peserta sidang akan diajak ke objek-objek wisata. Tujuannya untuk mempromosikan pariwisata Bali dan diharapkan kunjungan wisatawan terus meningkat,” tegas Kapolda. Kapolda berharap Bali bisa jadi tuan rumah yang baik. Jangan sampai ada kesan negatif yang justru mencoreng citra Pulau Dewata ini. Pada kesempatan tersebut, mantan Kadiv Hubinter Mabes Polri ini juga membahas masalah sosial yang terjadi akhir-akhir ini, khususnya di Denpasar dan Badung di antaranya reklamasi Teluk Benoa dan konflik antar-ormas. Kapolda menegaskan akan bersikap netral terkait masalah reklamasi Teluk Benoa karena Polri tidak memiliki kepentingan apa pun. Para undangan yang hadir menyatakan mendukung sepenuhnya pelaksanaan Sidang Umum Interpol tersebut. Bali mendapat kehormatan karena menjadi tuan rumah event internasional tersebut. “Kami mengucapkan banyak terima kasih atas semua masukan dan saran yang disampaikan. Semoga hal ini mampu meningkatkan kinerja jajaran Polda Bali,” ujarnya. (kmb36)

Di-’’puput’’ Sepuluh Sulinggih Tabanan (Bali Post) Krama Desa Pakraman Bunutin, Desa Payangan Kecamatan Marga Kabupaten Tabanan, menggelar karya agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, Ngusaba Desa, dan Ngusaba Nini. Puncak upacara berlangsung pada Buda Kliwon Pahang (12/10) kemarin, di-puput sepuluh sulinggih. Karya agung seperti ini baru pertama kali dilaksanakan di Desa Pakraman Bunutin. Karena itu, sejumlah warga yang tinggal di luar daerah juga menyempatkan diri pedek tangkil. Selain warga Desa Pakraman Bunutin, pengayah juga datang dari desa pakraman lain, seperti Payangan, Pemanis, Gunung, Apuan, Kalibalang dan lain-lain. Bendesa Pakraman Bunutin I Ketut Gede Sudirawan kemarin, mengatakan, rangkaian upacara ini mencakup lima parahyangan

yakni Pura Desa, Pura Puseh, Pura Melanting, Pura Griya Taman Sari, dan Pura Manik Merta. Didampingi Klian Adat Bunutin I Made Sugiarta, Panitia Karya I Wayan Santiasa, dan Prajuru I Wayan Alus, Sudirawan memaparkan, rangkaian upacara sudah berlangsung sejak Sabtu (1/10) berupa nangiang Ida Batara. Setelah itu dilaksanakan melasti ke Pantai Batu Bolong, Minggu (2/10) lalu. Sedangkan mapepada tawur dilaksanakan Jumat (7/10). ‘’Kami merasa bersyukur, berkat dukungan seluruh warga, karya agung ini bisa dilaksanakan. Eedan upacara pada hari ini (Rabu -kemarin) berupa ngaturang pangenteg linggih, ngingkup, ngebek, menawaratna, mapesalang, dan mapedanan,’’ ujar Sudirawan. Sementara itu, sulinggih yang muput pada puncak karya kemarin

yaitu Ida Pedanda Gde Giri Purna Sandhi dari Griya Kemenuh Purnawati Kalibalang, Ida Pedanda Gde Mas dari Griya Mas Baturiti, Ida Pedanda Putra Yoga dari Griya Tegeh Tunjuk, Ida Pedanda Budha Jelantik Giri dari Griya Gunung Sari Peliatan, Ida Pedanda Budha dari Griya Jadi, Ida Pedanda Ketut Kiniten dari Griya Taman Belayu, Ida Pedanda Istri Rai Pasuruan dari Griya Taman Sari Babakan Cau Tua, Ida Pedanda Gede Manuaba dari Griya Gede Manuaba Kalibalang, Ida Pedanda Gde Giri Dwija Agung dari Griya Enjung Sari Angantaka, dan Ida Pedanda Gede Putra Jnana dari Griya Tuakilang Tabanan. Setelah puncak karya, rangkaian upacara masih akan berlangsung berupa nyegara–gunung ke Pura Beratan, Sabtu (22/10) dan Ida Batara Masineb, Minggu (23/10) mendatang. (kmb)

Irjen Pol. Sugeng Priyanto

Bali Post/rah

Buleleng Kembangkan Pisang dan Jeruk Organik

Ir. Nyoman Swatantra

Bali Post/kmb38

Singaraja (Bali Post) – Selain mengembangkan padi organik dan padi beras merah, Kabupaten Buleleng merintis budi daya tanaman pisang dan jeruk dengan teknik organik. Pengembangan tanaman hortikultura berbasis organik ini berlokasi di Desa Pemuteran dan Desa Pajarakan. Pengembangan pertanian organik ini dilakukan untuk menjawab peluang pasar akan kebutuhan komoditas tanaman hortikultura dengan teknik organik. Data yang dikumpulkan di Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Buleleng, pengembangan pisang organik di Desa Pemuteran seluas 35 hektar dengan jumlah petani 50 orang. Pada lahan ini, petani telah menanam 13.500 pohon pisang. Sedangkan untuk jeruk luas arealnya mencapai 10 hektar. Di Desa Pejara-

kan pengembangan pisang organik pada lahan seluas 20 hektar dengan jumlah bibit yang dibudidayakan 1.000 pohon. Sementara untuk jeruk areal kebunnya mencapai 145 hektar. Budi daya pisang yang dimulai tahun 2015 telah menghasilkan. Kepala Distanak Ir. Nyoman Swatantra, M.MA., Rabu (12/10) kemarin, mengatakan, pertanian berbasis organik belakangan ini terus digenjot. Ini dilakukan karena permintaan pasar belakangan ini mulai banyak membutuhkan produk pertanian organik. Selain itu, pengembangan ini dilakukan sebagai upaya pemerintah menambah luas pertanian dengan cara ramah lingkungan dan mengurangi ketergantungan terhadap pemakaian pupuk dan obat-obatan berbahan kimia. Menurut Swatantra, khusus un-

tuk pengembangan pisang dan jeruk organik di Gerokgak dimulai tahun 2015 dan kini berlanjut di tahun 2016. Alasan memilih di Gerokgak, karena wilayah ini lahan kering di daerah ini potensial untuk ditanami jeruk atau pisang. Dia mencontohkan, untuk jeruk kondisi tanahnya hampir sama dengan di wilayah Buleleng Timur, sehingga pengembangan di Gerokgak ini sekaligus untuk membangkitkan kembali jeruk Buleleng setelah punah akibat penyakit CPVD beberapa tahun lalu. “Lahan kering di sana (Gerokgak -red) cocok untuk pisang atau jeruk. Kita optimis dari pengembangan yang sudah dilakukan kelompok tani ini akan memberikan hasil optimal dan ini terus berlanjut untuk terus mengembangkan areal pertanian dengan teknik organik,” jelas Swatantra. (kmb38)


BANGLI

8

Kamis Umanis, 13 Oktober 2016

Tata Kawasan Penelokan

SOSOK

Pemkab akan Anggarkan Rp 30 Miliar Bangli (Bali Post) -

Pemkab Bangli akan fokus melakukan penataan kawasan wisata Penelokan, Kintamani tahun depan. Untuk kepentingan tersebut, Pemkab akan mempersiapkan anggaran Rp 30 miliar di APBD 2017. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Rabu (12/10) kemarin.

Bali Post/sos

Jangan Berpangku Tangan MEWUJUDKAN daerah yang berkualitas khususnya dari sisi sumber daya manusia, tak hanya menjadi tugas pemerintah. Upaya itu juga harus mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Sikap berpangku tangan yang selama ini masih dipelihara sebagian masyarakat, harus segera dihilangkan. ‘’Kalau ingin maju, jangan lagi berpangku tangan,’’ tegas Bupati Bangli I Made Gianyar, Rabu (12/10) kemarin. Dikatakan, keinginan untuk maju tak hanya perlu dilakukan oleh generasi muda yang akan bekerja. Aparatur sipil negara yang telah duduk bertahun-tahun dalam lembaga pemerintahan juga harus demikian. Sikap egosektoral harus dihilangkan. Seluruh komponen harus bekerja bersama untuk mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik. ‘’Jepang maju karena kerja keras. Itu perlu ditiru. Harus saling mengisi,’’ katanya. Paling penting menurutnya, masyarakat harus mampu menghilangkan kebiasaan buruk seperti suka menunda pekerjaan, selalu berpikir negatif, malas, pesimis, serakah dan mudah menyerah. Hal ini sejatinya sudah sering disampaikan dalam gerakan revolusi mental. ‘’Itu yang harus dihilangkan jika ingin maju,’’ tandasnya. (sos)

Dikatakan Sedana Arta, salah satu fokus penataan, yakni tempat yang selama ini digunakan untuk menyaksikan panorama di Penelokan. Di sana pihaknya akan membangun sejumlah sarana dan prasarana berstandar internasional. Sedana Arta menyebut saat ini fasilitas bagi wisatawan untuk menyaksikan pemandangan itu hanya mampu menampung sekitar 500 wisatawan. Ke depan tempat itu akan diperbaiki dan dibuatkan bangunan vertikal ke bawah. ‘’Di tempat terbawah akan dipersiapkan tempat bagi pedagang suvenir khas Bangli,’’ terangnya. Tak hanya fokus menata kawasan Penelokan, pihaknya juga mengaku akan memperbaiki der-

maga di Desa Kedisan. Untuk perbaikan dermaga tersebut, DEDnya telah disiapkan. Perbaikan dermaga akan dilakukan menggunakan anggaran yang bersumber dari dana pembagian PHR dari Kabupaten Badung. Sementara itu untuk pembangunan sarana infrastruktur pendukung lainnya di obyek Kaldera Batur, Pemkab Bangli kata Sedana Arta juga akan memanfaatkan sebagian Dana Alokasi khusus (DAK) yang digelontorkan pemerintah pusat. ‘’Pengalokasian anggaran yang besar untuk geopark Batur merupakan wujud keseriusan pemerintah baik Pemkab Bangli, pusat maupun Pemprov dalam memuliakan bumi untuk kesejahteraan masyarakat,’’ ujarnya. (kmb40)

Pemkab akan Lelang Peralatan Kantor Bangli (Bali Post)Ribuan aset berupa peralatan dan perlengkapan kantor Pemkab Bangli akan dilelang dalam waktu dekat. Hal ini mengingat kondisi barang-barang tersebut sudah termakan usia. Lelang juga dimaksudkan untuk menghindari kapasitas kantor SKPD overload. Kabag Umum, Aset dan Perlengkapan Setda Bangli I Made Mahindra Putra memaparkan, aset yang dilelang berupa barang elektronik berbagai jenis, meja dan kursi. Berdasarkan hasil verifikasi,

jumlahnya mencapai 1.177 unit yang berasal dari seluruh SKPD. Selain itu ada pula berupa 16 unit kendaraan roda dua dan satu unit mobil Toyota Kijang. Pelelangan ini direncanakan berlangsung paling lambat November mendatang. Saat ini pihaknya bersama SKPD terkait tengah melakukan nilai limit. Setelah tuntas, maka akan langsung dikoordinasikan dengan KPKLN Singaraja yang mewilayahi Kabupaten Bangli terkait batas harga yang ditawarkan saat lelang berlangsung.

‘’Usia aset yang dilelang sudah di atas lima tahun. Kondisinya juga sudah ada yang rusak. Intinya lelang itu sesuai dengan kondisi aslinya. Tidak dibuat-buat,’’ tegasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (12/10) kemarin. Lelang, kata dia, bertujuan untuk menghindari kapasitas ruangan SKPD overload di samping untuk menciptakan data aset yang lebih akurat. Sebab selama ini aset sering menjadi sorotan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Barang yang dilelang ini nantinya akan

Melalui Utsawa Bali Sani Ke-7

Unhi Berkomitmen Ajegkan Seni dan Budaya Bali

DALAM rangka menjaga eksistensi Budaya Bali, Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar kembali menggelar Utsawa Bali Sani. Pembukaan acara yang telah menginjak tahun ke-7 ini berlangsung di depan Kantor Bupati Bangli, Rabu (12/10) kemarin. Acara itu dihadiri Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Asisten I Setda Bangli I Wayan Lawe, Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi, Rektor Unhi Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A., Dandim 1626/Bangli Letkol Inf. Susanto Lastua Manurung, perwakilan Kapolres Bangli, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Bangli. Ketua Panitia Utsawa Bali Sani Prof. Dr. Ir. E. Dewi Yuliana, M.Si. menjelaskan, pelaksanaan acara ini sejalan dengan ilmu yang diterapkan Unhi yakni agama dan kebudayaan. Mahasiswa diarahkan untuk bisa menampilkan berbagai jenis kesenian yang dikreasikan sedemikian rupa dengan tetap mengusung konsep ajeg Bali. ‘’Acara ini sebagai wadah untuk mengajegkan kebudayaan Bali. Sudah menjadi komitmen. Mahasiswa mementaskan kesenian yang dipadukan dengan tradisi yang ada di masyarakat maupun kontemporer,’’ jelasnya. Acara yang juga dirangkaikan dengan Dies Natalis

Unhi ke-53, Wisuda Sarjana ke-50 dan penutupan KKN di Kecamatan Bangli ini tak hanya diikuti mahasiswa lama maupun seluruh dosen, tetapi juga mahasiswa baru yang telah mengikuti mahasisya upanayana. ‘’Pesertanya sekitar 1.500 orang yang terdiri dari mahasiswa dan dosen. Ini juga sebagai media silaturahmi,’’ ujarnya. Ketua panitia yang juga Wakil Rektor III Unhi ini menyebutkan, Utsawa Bali Sani berlangsung sampai 18 Oktober mendatang. Selain pentas kesenian, beberapa hari ke depan juga diisi kegiatan olah raga, bedah buku, seminar nasional, lomba akademik, lomba seni, parade band, joged bumbung dan calonarang. Tempatnya difokuskan di lingkungan kampus. ‘’Penutupan diakhiri dengan pentas Calonarang. Itu juga bertepatan dengan nyineb upacara pura di kampus,’’ katanya. Rektor Unhi Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A. menyebutkan, belakangan ini arus globalisasi mengalir deras di Bali. Hal tersebut tak hanya mengakibatkan gaya hidup masyarakat yang turut bergeser tetapi juga mampu mengikis kebudayaan Bali yang telah menjadi warisan leluhur secara turuntemurun. Supaya itu tak menjadi kenyataan, maka perlu ada langkah-langkah proteksi, salah satunya

PEMBUKAAN - Suasana pembukaan Utsawa Bali Sani Unhi Denpasar di depan Kantor Bupati Bangli, Rabu (12/10) kemarin. Kegiatan ini sebagai salah satu cara untuk menjaga eksistensi budaya Bali. melalui Utsawa Bali Sani. Acara ini bermaksud menyadarkan generasi muda akan pentingnya kebudayaan itu. ‘’Kegiatan ini juga mengajak masyarakat umum untuk secara bersama-sama mengajegkan kebudayaan Bali,’’ tegasnya. Khusus untuk pelaksanaan KKN, ia menyebutkan sudah berjalan dengan baik. Kegiatan yang diselenggarakan mahasiswa sudah sejalan dengan tema yang diusung, yakni ‘’Taru Pramana Amerthaning Bhumi’’ yang artinya tumbuh-tumbuhan memberikan kehidupan di

bumi ini. ‘’Apa yang telah kami laksanakan di Bangli, mudah-mudahan bisa memberikan manfaat untuk masyarakat,’’ ucapnya. Sementara itu, Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan program yang digagas Unhi dalam KKN sangat sejalan dengan pilar pembangunan Pemkab Bangli, yakni bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lingkungan. ‘’Kami sangat mendukung program yang diterapkan. Itu sesuai dengan konsep pembangunan Bangli,’’ katanya. (ad0866)

Dimutasi ke Kantor Camat

Mantan Sekdes Diminta Bantu Administrasi Keuangan di Desa

Bangli (Bali Post)Pemkab Bangli telah menarik sejumlah Sekretaris Desa (Sekdes) yang berstatus PNS untuk dipindahkan ke kantor camat. Hal itu dilakukan agar para Sekdes yang telah lulus ujian Penyesuaian Ijazah (PI) bisa naik golongan dan meniti karier yang lebih tinggi. Kendati telah ditarik ke kantor camat, namun Pemkab tetap meminta para mantan sekdes itu untuk membantu pihak desa dalam hal administrasi keuangan desa. Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra, Rabu (12/10) kemarin mengatakan, penarikan Sekdes sudah di-

Bali Post/sos

KAWASAN WISATA - Kawasan wisata Penelokan, Kintamani. Pemerintah berencana menata kawasan ini dengan anggaran Rp 30 miliar.

lakukannya sejak beberapa bulan lalu. Hanya saja pihaknya tidak hapal betul berapa jumlah Sekdes yang telah ditarik untuk diperbantukan di kantor camat. Sekda menjelaskan bahwa tujuan mutasi Sekdes ke kantor camat dilakukan agar karier para Sekdes yang telah lulus PI tidak mandek. Sebab sesuai aturan, jika para sekdes tersebut tetap ditugaskan di desa maka mereka tidak bisa naik golongan. ‘’Agar karier mereka tidak mandek, atas persertujuan perbekel, kita kemudian perbantukan mereka di kantor camat sesuai tupoksi sesuai keilmuan akademis masing-masing,’’

terangnya. Tak hanya itu, mutasi Sekdes ini juga dilakukan Pemkab agar masyarakat di desa bisa memiliki kesempatan untuk menjadi sekdes. Meski para sekdes tersebut telah dimutasi ke kantor camat, namun pihaknya tetap meminta mereka untuk memberikan asistensi terhadap desa tempat mereka bertugas sebelumnya. Tujuannya agar administrasi keuangan di desa bisa tetap berjalan lancar. ‘’Kami sudah meminta kepada para mantan Sekdes agar mereka tetap membantu desa terutama dalam pelaksanaan administrasi

keuangan desa. Jadi secara de jure mereka bekerja di kecamatan agar bisa PI, tapi secara de facto mereka membantu mengerjakan tugas-tugas administrasi desa,’’ terangnya. Ditambahkannya, pascapenarikan Sekdes, beberapa posisi Sekdes yang kosong kini sudah ada yang terisi oleh mereka yang diangkat perbekel setempat. Tak hanya itu beberapa posisi Sekdes yang kosong ada juga yang diisi oleh Kaur atas kebijakan perbekel. ‘’Berdasarkan pantauan kami sampai saat ini belum ada laporan keuangan desa bermasalah akibat Sekdes ini pindah,’’ kata Giri Putra. (kmb40)

kembali diganti dengan yang baru. Jumlahnya disesuaikan dengan usulan masing-masing SKPD. ‘’Kami ingin pengelolaan aset bisa baik. Sampai saat ini masih ada aset yang usianya puluhan tahun tetap tercatat. Padahal nilainya tidak ada lagi. Ini perlu ditata. Supaya tak lagi tercatat, makanya dilelang,’’ jelasnya. Mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Bangli ini juga menyebutkan, selain lelang juga dilakukan penghapusan aset berupa 17 mes guru yang tersebar

di seluruh kecamatan dan dua unit puskesmas. Penghapusan ini dilakukan karena bangunannya sudah rusak dan tidak ditempati. Ke depan, lahannya akan dimanfaatkan untuk pembangunan ruang kelas baru maupun yang lainnya. ‘’Yang dihapus itu usulan dari Disdik dan Diskes. Kondisinya sudah rusak. Nanti lahannya kan bisa dipakai untuk membangun ruangan baru,’’ sebutnya seraya menambahkan, lelang dan penghapusan aset ini akan digulirkan setiap tahun. (kmb45)

Tak Jelas, Rencana Penyiagaan Mobil Damkar di Kintamani

Bangli (Bali Post) Rencana Pemkab Bangli menyiagakan dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) lengkap dengan personelnya di wilayah Kecamatan Kintamani tak pernah jelas realisasinya. Meski Pemkab telah membuat garase sebagai pos damkar Kintamani sejak akhir 2015 lalu, namun hingga saat ini keempat mobil damkar yang dimiliki Pemkab masih disiagakan di pos damkar Bangli karena alasan kekurangan personel. Terkait hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles pun mendesak Pemkab Bangli untuk segera melakukan penambahan petugas damkar, baik dengan cara perekrutan tenaga kontrak, outsourcing maupun memberdayakan tenaga pegawai tidak tetap (PTT). Kepada Bali Post, Rabu (12/10) kemarin, Carles menilai Pemkab Bangli selama ini masih setengah hati dalam menyelesaikan pekerjaan. Menurut Carles, semestinya saat pengadaan mobil damkar dan pembuatan garase, Pemkab juga menyiapkan personel untuk disiagakan di Kintamani. ‘’Mobilnya sudah ada sejak setahun lalu, bangunannya

juga sudah, kok petugasnya sampai sekarang belum ada. Semestinya kemarin itu sekaligus disiapkan petugas. Ini kan setengah-setengah kerjanya,’’ kata Carles. Menurut politisi asal Kintamani ini, jika memang kekurangan personel yang menjadi kendala utama belum disiagakannya Damkar di Kintamani, maka pihaknya pun mendesak agar Pemkab segera melakukan penambahan personel. ‘’Kalau mau didata, di SKPD-SKPD ada banyak PTT yang tidak punya job. Kalau Pemkab mau, tenaga PTT ini dimanfaatkan dulu sebelum ada personel dari tenaga kontrak maupun outsourcing,’’ terangnya. Carles berharap penyiagaan mobil damkar lengkap dengan petugasnya di Kecamatan Kintamani bisa segera direalisasikan dalam waktu dekat. Jangan sampai setelah ada bencana kebakaran, baru Pemkab sibuk memikirkan hal tersebut. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar saat ditemui di Tembuku mengatakan, untuk penyiagaan mobil damkar di Kecamatan Kintamani pihaknya bakal segera melaku-

kan penambahan personel. Dia mengaku akan melakukan perekrutan tenaga dengan sistem outsourcing. ‘’Kita akan segera rekrut tenaga dengan sistem outsourcing untuk Damkar di Kintamani,’’ ujarnya singkat. Untuk diketahui, pascamelakukan pengadaan dua unit armada damkar baru awal Agustus 2015 lalu, total armada damkar yang dimiliki Bangli saat ini berjumlah empat unit. Selain itu, Pemkab juga melakukan pengadaan satu unit mobil tangki. Selama ini semua kendaraan tersebut diparkir di Pos Damkar Bangli. Karena garase yang ada di Pos Damkar Bangli hanya mampu menampung dua unit mobil damkar, maka dua unit mobil damkar lainnya dan satu unit mobil tangki air terpaksa diparkir di luar garase. Sementara itu pascaselesai dibangun, garase yang dibuat untuk pos damkar Kintamani di areal Kantor Camat Kintamani hingga saat ini masih nganggur. Karena belum ada mobil damkar yang menempatinya, garase tersebut kini dijadikan tempat parkir kendaraan roda dua dan roda empat oleh sejumlah pegawai kantor camat setempat. (kmb40)


GIANYAR

Kamis Umanis, 13 Oktober 2016

9

Tak Terapkan Arsitektur Bali

Bali Post/nik

PELAKU - Kapolres Gianyar AKBP Waluya menunjukkan pelaku perampokan dengan barang bukti saat jumpa pers di Mapolres Gianyar, Rabu (12/10) kemarin.

Pelaku Perampokan Dibekuk

Polisi Telusuri Korban yang Enggan Melapor Gianyar (Bali Post) Sepuluh kali melakukan perampokan terhadap perempuan yang mengendarai sepeda motor saat dini hari, I Wayan Sukadana akhirnya ditangkap polisi. Pelaku yang kerap mengancam korbannya dengan senjata tajam itu pun kini sudah ditahan di Polres Gianyar. Namun dari seluruh korban, baru empat yang mau melapor ke polisi setelah mengetahui pelaku ditangkap di rumahnya di Desa Bona Kecamatan Blahbatuh, Selasa (11/10). Polisi pun masih mendeteksi keberadaan enam korban lainnya sebab ada indikasi salah seorang korban sempat melawan dan mengalami luka tebas. ‘’Keberadaan korban lainnya masih kita cari untuk dimintai keterangan guna memastikan pelaku ini sempat melukai atau tidak,’’ kata Kapolres Gianyar AKBP Waluya saat memberikan keterangan pers di Mapolres Gianyar, Rabu (12/10) kemarin. Empat korban yang sudah melapor yakni Ni Ketut Supartini (36), Jro Padmi (34), Made Suryani (30), dan Ni Wayan Padmi (49). Berdasarkan hasil pemeriksaan, keempat korban mengaku tidak berani melawan saat ditodong parang oleh pelaku. ‘’Apalagi kejadiannya saat dini hari. Lalu lintas masih sepi. Jadi, ibu-ibu ini sangat takut dan langsung menyerahkan uang kepada pelaku supaya tidak dilukai,’’ jelasnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengaku sudah beraksi di sepuluh TKP yakni 2 kali di seputaran Desa Celuk, 2 kali di Desa Guwang, 3 kali di seputaran Desa Pering, 2 kali di seputaran Desa Batubulan dan 1 kali di Desa Temesi. Pelaku beraksi dengan modus yang hampir sama yakni menabrak korban dari belakang, kemudian menodongkan parang. ‘’Dari seluruh aksinya ini, pelaku diperkirakan berhasil memperoleh uang sekitar Rp 10 juta. Namun dari hasil penggerebekan kemarin, uang yang diamankan hanya Rp 1.050.000 serta satu HP milik korban,’’ kata Waluya. Disinggung mengenai dugaan pelaku tidak beraksi sendiri, Kapolres mengatakan jajarannya masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Terlebih mengingat jumlah aksi pelaku mencapai sepuluh kali dan sampai saat ini korban yang diperiksa baru empat orang. ‘’Tentunya arah ini masih kita selidiki. Tentunya pelaku akan diinterogasi lagi lebih dalam oleh petugas,’’ tandasnya. Mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 365 tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara. Diberitakan sebelumnya, pengguna jalan diresahkan dengan aksi begal yang berulang kali terjadi di seputaran Kecamatan Sukawati saat dini hari. Dalam beberapa aksinya para pelaku yang mengancam dengan senjata tajam ini, sudah berhasil merampas sejumlah barang berharga. (kmb35)

Bidik Adipura, Pemkab Harapkan Partisipasi Masyarakat Gianyar (Bali Post) Masalah sampah di Kabupaten Gianyar sangat kompleks untuk dituntaskan secara menyeluruh. Sebab, problem tersebut tak hanya dapat diselesaikan oleh pemerintah namun juga sangat tergantung pola hidup masyarakat. Terlebih lagi, hal itu diungkapkan Kepala DKP Gianyar Wayan Kujus Pawitra, Rabu (12/10) kemarin. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan. Minimal mulai dari rumah dan kantor lalu menularkan kebiasaan menjaga kebersihan kepada kerabat dan masyarakat secara luas. ‘’Jika sudah ada komitmen kuat, mengubah kebiasaan buruk tidaklah sulit. Kami pun telah secara terus-menerus melakukan pembenahan demi pembenahan terkait sampah,’’ terang Kepala DKP Kabupaten Gianyar, Wayan Kujus Pawitra, saat sosialisasi program Adipura, Rabu kemarin. Ditegaskannya, Pemkab Gianyar kembali membidik trofi Adipura. Terkait ketentuan Adipura, beberapa hal yang menjadi tambahan kriteria penilaian seperti di daerah kota wajib ada bak sampah hingga kantor SKPD harus ada sistem pemilahan sampah organik dan anorganik. ‘’Meski trofi ini bukan tujuan akhir, tapi sebaiknya dijadikan pelecut untuk mewujudkan lingkungan yang bersih,’’ katanya. Kujus menambahkan, TPA Temesi saat ini sudah overload seiring menumpuknya timbunan sampah di sana. Untuk itu, pihaknya sudah menyiapkan perluasan lahan kurang lebih sekitar 50 are secara bertahap. Beberapa TPST pun telah disiapkan untuk dibangun secara permanen. Sementara itu, Asisten II Setda Gianyar Ketut Astawa Suyasa mengatakan, program Adipura mengalami perkembangan yang signifikan dari tahun ke tahun baik dari jenis program yang dianugerahkan oleh pemerintah pusat maupun adanya perkembangan komponen serta bobot penilaian yang memiliki korelasi dengan urgensi pengendalian dan pengelolaan lingkungan. Dia mengatakan, melalui sosialisasi tersebut, diharapkan aparat pemerintah serta seluruh pemangku kebijakan terkait menyatukan persepsi terhadap materi program Adipura. ‘’Usai sosialisasi akan dibentuk tim khusus Adipura,’’ ungkap mantan Kepala Dispenda Kabupaten Gianyar itu. (kmb35)

Eksekutif Didesak Kaji Ulang Perizinan Hotel di Andong Gianyar (Bali Post) -

Komisi I DPRD Gianyar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pembangunan salah satu hotel berbintang di seputaran Jalan Raya Andong, Ubud, Selasa (11/10) sore. Dari sidak tersebut, anggota dewan mensinyalemen banyaknya pelanggaran perizinan pada hotel berkonsep city hotel tersebut. Instansi terkait pun didesak untuk kembali mengkaji perizinan hotel dimaksud. Ketua Komisi I DPRD Gianyar, Nyoman Artawa Putra, Rabu (12/10) kemarin, menjelaskan, dalam sidak yang menyertakan petugas BPPT dan BLH Gianyar ini pihaknya menemukan sejumlah pelanggaran pada proses pembangunan hotel tersebut. Salah satunya tidak diterap-

kannya arsitektur Bali pada bangunan hotel. Dikatakan Artawa, dari apa yang dijelaskan pelaksana proyek, desain hotel itu nantinya lebih menonjolkan kesan arsitektur modern. Sementara arsitektur Bali pada bangunan tersebut hampir tidak ada. ‘’Inilah

yang saya minta kepada tim untuk melakukan kajian lagi terkait realisasi dari izin pembangunan hotel. Apalagi sesuai aturan, akomodasi di Gianyar khususnya Ubud wajib menggunakan arsitektur Bali,’’ jelasnya. Artawa juga menyoroti tinggi hotel yang dipastikan

berdiri dengan lima lantai tersebut. Pihak pelaksana proyek beralasan bangunan tersebut berada pada areal miring sehingga mereka mengambil titik datar dengan jalan raya yang mengenai lantai dua. Logika itu, kata Artawa, tentu tidak bisa diterima sebab di bawah lantai satu bangunan itu sudah ada basement. Selain itu, Artawa juga meminta agar tim kembali mengkaji jarak bangunan tersebut dengan sempadan sungai. Sebab, bangunan tersebut lokasinya sangat

mepet dengan sungai yang airnya kerap meluap saat hujan. Jajaran BLH juga dimintanya melakukan pengecekan kembali terkait penyediaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Dari sejumlah dugaan penyimpangan perizinan tersebut Artawa mendesak tim eksekutif kembali melakukan kajian terhadap izin yang telah diberikan. ‘’Tidak hanya hotel ini, saya imbau agar hotel lain yang sudah mendapat izin dan sedang pengerjaan agar juga dikaji,’’ tandasnya. (kmb35)

NGEREBEG - Sejumlah anak tampak dengan berbagai hiasan mengikuti tradisi ngerebeg di Desa Tegallalang, Rabu (12/10) kemarin.

Bali Post/nik

Ratusan Anak Ikuti Tradisi ’’Ngerebeg’’ di Tegallalang Gianyar (Bali Post) Tradisi ngerebeg serangkaian piodalan di Pura Duur Bingin, Banjar Tengah Desa Tegallalang kembali digelar Rabu (12/10) kemarin. Ratusan anak dari tujuh banjar di Desa Tegallalang terlibat pada tradisi unik ini. Riasan dengan beraneka warna serta pernak-pernik yang digunakan anak-anak tersebut selama prosesi, menjadi salah satu daya tarik prosesi ini. Sejak siang sekitar pukul 11.00 wita, satu per satu anak laki-laki dengan berbagai hiasan sudah memadati Pura Luhur Duur Bingin. Hal ini dilakukan sebagai persiapan pelaksanaan ritual

ngerebeg. Hingga pukul 12.00 wita, sesaat setelah anakanak tersebut berkumpul di Utamaning Mandala Pura, rangkaian upacara persiapan ngerebeg pun dilakukan seperti persembahyangan hingga nunas pica berupa nasi dan lawar yang dilakukan dengan cara magibung. Setelah dimulai dari depan Pura Luhur Duur Bingin, anak-anak dengan membawa miniatur penjor dari pelepah pohon salak selanjutnya berjalan kaki sejauh 10 km mengelilingi Desa Tegallalang. Prosesi ini mengundang decak kagum puluhan wisatawan yang kebetulan atau sengaja ingin menyaksikannya. Bah-

kan, masyarakat pun kompak terlihat duduk-duduk di depan rumah maupun art shop mereka untuk menyaksikan ritual yang dilaksanakan tiap enam bulan sekali itu. Menurut Bendesa Pakraman Tegallalang, Made Jaya Kusuma, prosesi ini khusus diikuti anak laki-laki dari tujuh banjar yang ada di Tegallalang yakni Banjar Penusuan, Banjar Tengah, Banjar Tegal, Banjar Triwangsa, Banjar Tegallalang, Banjar Gagah, dan Banjar Pejeng Aji. ‘’Walaupun penyungsung Pura Luhur Duur Bingin ini sebenarnya hanya lima banjar, tapi khusus anakanak di Banjar Gagah dan

Pejeng Aji dalam ritual ini juga diikutsertakan,’’ kata Jaya Kusuma. Dijelaskannya lebih lanjut, ritual ini berkaitan dengan keberadaan Pura Luhur Duur Bingin yang berbeda dengan pura lainnya. Sebab, sesuhunan yang berstana di pura tersebut adalah Ida Batara Ratu Gede yang berupa sepasang Barong Landung Istri dan Lanang. ‘’Jadi, ritual ini memiliki makna seperti syukuran. Karena setelah anak-anak ini menghaturkan sesajen baik itu buah, bunga dan lainnya pada pagi harinya, siang hari mereka melaksanakan ritual ini,’’ katanya.

Ngerebeg dilaksanakan secara turun-temurun oleh masyarakat Desa Pakraman Tegallalang. Diperkirakan ritual ini sudah ada sejak abad ke-13. Hingga kini tradisi tersebut tetap dilaksanakan. Masyarakat pun tidak berani menghapus tradisi ini. ‘’Tidak cuma anak-anak tetapi juga orang dewasa ikut dalam keberlangsungan proses jalannya tradisi ngerebeg dari awal mulai hingga selesai. Krama kami sangat percaya jika ritual ngerebeg ini tidak dilaksanakan, bisa terjadi bencana di wilayah Desa Pakraman Tegallalang,’’ ucapnya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Sejumlah kalangan berharap perubahan susunan perangkat daerah khususnya Dinas Pendidikan (Disdik) yang akan berdiri sendiri akan membawa angin segar bagi dunia pendidikan di Kabupaten Gianyar. Terfokusnya urusan pemerintah diharapkan bermuara pada peningkatan kualitas pendidikan. ‘’Ini sinyal positif karena Dinas Pendidikan nantinya akan mandiri terfokus mengurus pendidikan,’’ ujar Ketua Komisi IV DPRD Gianyar Putu Gede Pebriantara, Rabu (12/10) kemarin. Menurutnya, dari awal Komisi IV mendukung pemisahan Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) menjadi dua dinas. Sebab, berdasarkan hasil studi banding di kabupaten/kota yang bidang pendidikan serta kepemudaan dan olahraganya maju, dinasnya memang berdiri terpisah.

Contohnya adalah kabupaten Bandung dan Malang. Dijelaskannya, untuk urusan pendidikan yang mensyaratkan anggaran harus minimal 20 persen, di Gianyar dalam APBD 2016 sudah dianggarkan 29 - 30 persen untuk dikelola Disdikpora. Ini berarti tahun anggaran 2017 nanti setelah perubahan susunan perangkat daerah berjalan efektif, space anggaran pendidikan akan lebih besar. Sebab alokasi dana tersebut akan difokuskan untuk urusan pendidikan. Celah anggaran lebih besar bukan saja karena pemisahan perangkat daerah tetapi juga terkait pengalihan kewenangan pengelolaan SMA atau sederajat ke provinsi. ‘’Sehingga banyak hal yang bisa kita lakukan di pendidikan dari PAUD sampai dengan SMP untuk meningkatkan kualitas pendidikan karena adanya ruang anggaran tadi. Jadi, intinya harus ada pen-

ingkatan kualitas,’’ kata politisi PDI-P ini. Lebih lanjut dikatakannya, Komisi IV akan mengawal anggaran agar benar-benar diarahkan ke program perbaikan mutu pendidikan. Anggaran pendidikan harus digunakan untuk peningkatan kualitas infrastruktur, program beasiswa anak kurang mampu dan kesejahteraan guru. Khusus peningkatan kesejahteraan guru, tahun depan pihaknya menginginkan pemerintah memperhatikan guru TK yang saat ini sebagian besar berstatus guru abdi. ‘’Karena di Gianyar kebanyakan swasta dan yayasan. Hanya lima sampai enam TK yang statusnya negeri. Jadi, guru-gurunya digaji tidak lebih dari Rp 500 ribu. Ini ke depan yang perlu diperbaiki, termasuk akan kita bicarakan peningkatan insentif ke guru TK untuk 2017,’’ kata Pebriantara. (kmb25)

Disdik Berdiri Sendiri, Kualitas Pendidikan Harus Meningkat

Putu Gede Pebriantara

Bali Post/ded


KLUNGKUNG

10

Kamis Umanis, 13 Oktober 2016

Polisi Telusuri Ortu Pembuang Bayi di Bidan Semarapura (Bali Post) – Polres Klungkung belum menemukan pelaku yang membuang bayi malang berjenis kelamin laki-laki di parit atau saluran irigasi Subak Pegatepan, Tempek Gria, Dusun Jumpai Kangin, Desa Jumpai, Selasa (11/10) lalu. Petugas masih melakukan pemetaan dengan mencari keberadaan orangtua (ortu) yang melahirkan si bayi melalui bidan setempat. Kasat Reskrim Klungkung AKP Wiastu Andri Prajitno menyatakan masih melakukan penyelidikan terhadap kasus penemuan jenazah bayi di saluran irigasi tersebut. Untuk mengungkapnya, ia bersama anggota telah turun melakukan pemetaan dengan mendata ibu-ibu yang melahirkan dalam semingggu terakhir di bidan sekitar. “Kami masih melakukan pendataan dengan mencari tahu ibu-ibu yang melahirkan dalam satu minggu ini,” katanya ketika diminta konfirmasinya, Rabu (12/10) kemarin. Di samping itu, pihaknya masih menunggu hasil visum pihak dokter dari RSUD Klungkung terkait kondisi jenazah si bayi, apakah bayi tersebut meninggal dalam kandungan atau saat melahirkan. Jenazahnya masih dititip di RSUD sebagai barang bukti dan selanjutnya ditangani Dinas Sosial. Penemuan jenazah bayi di parit ini sempat menggegerkan warga Desa Jumpai. Pasalnya, saat ditemukan kondisi bayi malang ini sangat mengenaskan. Isi bagian perutnya keluar dan diduga dimakan alu atau biawak. Jenazah pertama kali ditemukan seorang petani bernama Nengah Tambig (65), warga Dusun Jumpai Kangin, Desa Jumpai, sekitar pukul 14.00 Wita. Kejadiannya berawal ketika Tambig hendak membuka saluran air irigasi untuk mengairi sawah yang disakapnya. Saat akan membuka saluran air, ia kaget melihat ada jenazah bayi dalam kondisi telungkup tanpa pakaian. (kmb)

Kasus Dugaan Pemerkosaan ABG

Petugas Tunggu Hasil Visum Semarapura (Bali Post) – Kasus dugaan pemerkosaan terhadap ABG berinisial TN (15) merupakan tugas berat bagi Polres Klungkung. Sebab, sejauh ini pelaku berinisial E (34) yang telah dimintai keterangan tidak mengaku melakukan pemerkosaan terhadap korban di Perumahan BTN di Kecamatan Klungkung. Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Wiastu Andri Prajitno mengungkapkan telah memeriksa sejumlah saksi termasuk korban dan terlapor. Akan tetapi, terlapor belum mengaku melakukan pemerkosaan terhadap korban. “Terlapor sudah kami periksa, namun statusnya masih saksi. Kami masih mendalami kasus ini,’’ jelasnya, Rabu (12/10) kemarin. Pihaknya juga telah turun melakukan olah TKP kemarin. Namun, dari hasil olah TKP sulit kemungkinan ada unsur pemerkosaan. Pasalnya, di dalam kamar tersebut korban tidur beramai-ramai dengan anak bibinya. Arahnya bisa terjadi suka sama suka atau ada unsur bujuk rayu dan iming-iming yang dilakukan terlapor terhadap korban. “Melihat kondisi tersebut, kami belum bisa melakukan penahanan. Pembuktiannya harus jelas,” ujarnya. Saksi yang diperiksa antara lain korban, orangtua korban termasuk tuan rumah tempat korban menginap. Sementara hasil visum belum keluar. ‘’Kami masih menunggu hasilnya sebagai barang bukti,” kata Wiastu Andri seraya menyebut korban sudah mendapat pendampingan dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Dugaan tindakan asusila yang dialami korban terjadi 27 September lalu. Saat itu korban diduga diperkosa oleh terlapor saat tertidur lelap. Korban tidur bersama sepupunya dan terlapor dalam satu kamar di rumah bibinya. Terlapor yang telah memiliki istri diduga mencari kesempatan memperkosa korban saat tertidur. Kasus dugaan pemerkosaan baru terungkap setelah korban mengadukan kejadiannya kepada pacarnya yang tinggal di Jawa. Pacar korban selanjutnya memberitahukan orangtua korban di Denpasar yang kemudian melapor ke Polres Klungkung, Selasa (11/10). (kmb)

”Karya Ngusaba” di Pura Dasar Buana

Semarapura (Bali Post) – Karya Ngusaba Nini Agung dan Ngusaba Jagat akan dilaksanakan di Pura Dasar Buana, Gelgel, Klungkung, Sabtu (15/10) nanti. Ngusaba Agung yang digelar setiap tahun sekali ini bakal dibarengi ritual upakara pawintenan massal yang diikuti ratusan calon pandita dan calon jero mangku seluruh Bali. Bendesa Pakraman Gelgel Putu Arimbawa yang juga penanggung jawab pangempon Pura Dasar Buana menjelaskan, karya pangusaban diikuti 28 banjar dari tiga desa dinas, yakni Desa Gelgel, Desa Kamasan dan Desa Tojan. Di seluruh wilayah banjar ini sekitar 30 pura akan nyejer selama karya. “Sebanyak 16 Pura Dangke dan tiga Pura Dalem serta selebihnya Pura Dasar Buana dan Pura Puseh se-Desa Pakraman Gelgel nyejer di Balai Agung Pura Dasar Buana sampai karya kasineb,” ujarnya, Rabu (12/10) kemarin. Penyarikan Desa Pakraman Gelgel, Made Suryawan, menambahkan pamedek dari seluruh Bali yang ingin mengikuti upakara pawintenan sudah mendaftarkan diri. Dudonan karya ngusaba diawali pamelastian ke Segara Watu Klotok, Kamis (13/10) ini. Upakara dipuput Ida Pedanda Istri Anom Suriati Keniten dari Griya Kediri, Kamasan. Puncak karya digelar 15 Oktober. Saat bersamaan dilaksanakan pawintenan dan petik rambut bagi yang memiliki anak yang lahir bertepatan dengan Kajeng Kliwon serta tiga atau enam bulanan. Peserta pawintenan dari seluruh Bali yang sudah mendaftar sebanyak 370 orang, sedangkan yang mengikuti ritual petik rambut 135 orang. Panitia karya membuka pendaftaran sampai Jumat (14/10) besok. (dwa)

Razia Pagi Hari

Satpol PP Jaring 16 Duktang Semarapura (Bali Post) –

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Klungkung melakukan berbagai cara untuk menertibkan penduduk pendatang (duktang) di wilayahnya. Rabu (12/10) kemarin, penertiban duktang dilakukan pagi hari menyasar kantong-kantong duktang yang ada di Kelurahan Semarapura Klod, Kecamatan Klungkung. Operasi duktang yang melibatkan belasan personel Satpol PP itu berhasil menjaring 16 duktang yang tidak mengantongi Kartu Identitas Penduduk sementara (KIPS) di wilayah setempat. Mereka yang terjar-

ing sebagian besar berasal dari Jawa. Para duktang itu diketahui tinggal di wilayah Kabupaten Klungkung sejak beberapa bulan lalu, namun tidak melapor ke aparat setempat. Duktang yang terjaring

sebagian besar bekerja sebagai buruh bangunan dan petugas pemasaran. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, mereka langsung digiring ke Kantor Satpol PP Klungkung untuk dibina dan diberikan sanksi

tipiring di Pengadilan Negeri Semarapura. Menurut Kepala Satpol PP Klungkung I Nyoman Sucitra, operasi duktang dilaksanakan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, untuk memberikan efek jera secara langsung. Apalagi mereka sudah melanggar Perda Nomor 2 Tahun 2014 tentang ketertiban umum. “Kami tidak terima apa pun alasannya. Kalau melanggar, kami tindak,” ujarnya.

Bupati Minta Segera Diperbaiki Semarapura (Bali Post) – Jembatan Kuning yang dibangun pada tahun 90-an kini menjadi ikon Nusa Lembongan. Jembatan gantung yang menghubungkan Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan tersebut sering menjadi tempat berfoto wisatawan. Akan tetapi, keindahannya kini dibayangi kerusakan yang bisa saja menelan korban jiwa. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang memantau langsung kondisi jembatan menyatakan di beberapa bagian mengalami kerusakan seperti terputusnya tali sling. Pihaknya menugaskan Dinas PU untuk membuat perencanaan menyeluruh agar jembatan bisa segera diperbaiki. Ia juga minta Perbekel Desa Lembongan, I Ketut Gede Arjaya, memberikan informasi kepada masyarakat untuk berhati-hati melalui jembatan. Suwirta mengkhawatirkan keselamatan masyarakat yang melewati jembatan tersebut mengingat sebentar lagi akan dilaksanakan piodalan di Pura Bakung yang lokasinya berdekatan. “Perlu penanganan darurat perbaikan. Usahakan tali sling

diperbaiki dulu karena sangat membahayakan. Buat kajian berapa biaya untuk perbaikan karena akan dipertahankan walaupun ada jembatan permanen,” paparnya, Rabu (12/10) kemarin, seraya berencana meminta aset provinsi tersebut agar dapat dikelola Pemkab Klungkung. Arjaya berharap instansi terkait bisa memperbaiki Jembatan Kuning tahun depan. “Mudah-mudahan apa yang menjadi perencanaan antara pemerintah kabupaten dan kami didukung oleh masyarakat,” ujarnya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Klungkung I Gusti Nyoman Supartana telah meminta tim dari akademisi mengkaji perbaikan Jembatan Kuning. Mengingat sudah berumur tua, diperkirakan perlu anggaran besar untuk penanganan agar jembatan bisa dipertahankan. Terkait terputusnya tali sling, pihaknya merancang perbaikan pada awal 2017 dengan dana Rp 200 juta. Biaya ini digunakan untuk mengganti tari sling yang rusak serta pengerjaan dan perbaikan di sejumlah bagian lainnya. (dwa)

Bali Post/dwa

TALI SLING - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengecek tali sling yang putus di Jembatan Kuning.

Masyarakat Jangan Tebar Kebencian di Medsos

kLUNGKUNG (0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

Operasi duktang kali ini sengaja digelar pada pagi hingga siang hari. Pasalnya, duktang yang terjaring siang hari kerap lolos saat razia petugas di malam hari. Dalam beberapa hari ke depan, operasi akan kembali dilakukan siang dan malam. “Kami tegaskan kepada duktang yang belum mengurus administrasi kependudukan agar segera melapor ke lurah atau perbekel di wilayah masing-masing,” tegas Sucitra. (kmb)

Tali Sling Jembatan Kuning Terputus

Telepon Penting Polres Klungkung

Bali Post/kmb

TERJARING – Seorang duktang yang terjaring dibina di Kantor Satpol PP Klungkung, Rabu (12/10) kemarin.

Bali Post/dwa

BEKALI DIRI - Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi (kanan) meminta personelnya membekali diri dengan UU tentang ITE.

Semarapura (Bali Post) – Seiring kemajuan teknologi, tanggung jawab Polres Klungkung juga semakin bertambah. Selain harus mengawasi keamanan dan ketertiban wilayah, personel mesti menaruh perhatian besar terhadap media sosial. Pasalnya, tidak sedikit kasus kekerasan yang terjadi saat ini berawal dari medsos. Untuk itu, personel Polres Klungkung terus dibekali pengetahuan tentang UU Nomor 11 Tahun 2008 terkait Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Selasa (11/10). Kapolres AKBP F.X. Arendra Wahyudi memerintahkan personel Polres dan Polsek jajaran mempelajari UU ITE. Selanjutnya, seluruh anggota terutama Bhabinkamtibmas agar berpedoman dari UU ITE saat bertugas di masyarakat. Arendra minta personel memberikan informasi kepada masyarakat di desa binaan masing-masing soal larangan membuat statemen atau status yang dapat menyinggung pihak lain di media sosial. Sebab, cukup banyak kasus cekcok yang terjadi di masyarakat berawal dari status dan komentar di medsos. “Banyak kasus terjadi karena ketidaktahuan masyarakat tentang UU ITE. Saya ingatkan masyarakat lebih bijak dan tidak menebar kebencian dengan membuat tulisan atau foto atau video di media sosial,” tuturnya. (dwa)


BULELENG

Kamis Umanis, 13 Oktober 2016

11

Dua Fraksi Pertanyakan Penghapusan Dishutbun

Singaraja (Bali Post) – Pembahasan rancangan Perda Pedoman dan Susunan Perangkat Daerah (PSPD) Rabu (12/10) kemarin, memasuki masa sidang paripurna dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi. Fraksi Golkar dan Demokrat mempertanyakan penghapusan Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) dalam draf susunan ranperda PSPD. Penghapusan instansi yang memiliki peran penting ini mengundang reaksi di kalangan masyarakat.

Bali Post/kmb34

TUGAS BARU - AKP Ketut Adnyana Tunggal Jaya, S.Sos., S.H. (kanan) mendapat tugas baru sebagai Kasat Resnarkoba Polres Buleleng. Sertijab dilangsungkan Rabu (12/10) kemarin.

AKP Adnyana TJ Jabat Kasat Resnarkoba

Singaraja (Bali Post) Serah terima jabatan (sertijab) Kapolsek Kawasan Laut Celukan Bawang dari pejabat lama AKP Ketut Adnyana Tunggal Jaya (TJ), S.Sos., S.H. kepada pejabat baru AKP Ketut Wisnaya yang sebelumnya sebagai Kanit Reskrim Polsek Gerokgak, berlangsung Rabu (12/10) kemarin, di lapangan Polres Buleleng. AKP Adnyana TJ menggantikan Kasat Resnarkoba sebelumnya yakni AKP Made Agus Dwi Wirawan, S.H., M.H. yang kini menjadi Pama Polda Bali dalam rangka pendidikan Sespimma. AKP Adnyana TJ sebelumnya menjabat Kapolsek Kawasan

Laut Celukan Bawang. Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. menyampaikan, sertijab menjadi hal biasa dalam tubuh Polri. Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan anggota dan penyegaran organisasi. Pihaknya tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama dengan kinerja maksimal dan tanggung jawab sangat baik. “Selamat melaksanakan tugas baru kepada pejabat lama dan pejabat baru agar segera melakukan adaptasi. Segera buat inovasi baru untuk kemajuan institusi Polri, terlebih Buleleng ke depan akan menghadapi hajatan Pilkada 2017,” jelas Sukawijaya. (kmb34)

Suara Buleleng Jalan Krodit Jalan di sebelah barat jembatan Banyuasri, Singaraja setiap hari krodit dan sangat mengganggu arus lalu lintas. Sebagian badan jalan terutama yang di sebelah selatan dipakai aktivitas bongkar pasang ban truk-truk besar oleh bengkel di tempat itu. Guru Nyoman, Tajun

Jalan Berlubang Jalan dari A. Yani Barat, Singaraja sampai kawasan Lovina banyak yang berlubang. Walaupun jalan itu merupakan jalan provinsi, tapi paling tidak yang berlubang itu bisa diperbaiki oleh dinas terkait. Padahal banyak mobil pejabat yang melintas di jalur tersebut. Putu Redika, Lovina

Sidang kemarin dipimpin Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna. Sementara itu, eksekutif dihadiri Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) bersama Muspida Buleleng. Juru bicara Fraksi Golkar dan Demokrat Made Ariawan menjelaskan, Buleleng memiliki potensi kehutanan dan perkebunan yang begitu besar. Sekarang ini Dishutbun dinilai telah banyak melakukan program dalam mengelola potensi tersebut. Namun di tengah pembahasan rancangan perda PSPD ini, justru instansi yang begitu sentral malah dihilangkan dari susunan kelambagaan di daerah. Penghapusan ini mulai memunculkan reaksi baik dari masyarakat atau stakeholders terkait. Kekhawatiran yang

muncul adalah potensi perkebunan atau kehutanan di daerah tidak terkelola dengan baik. Walaupun nantinya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akan mengelola potensi kehutanan secara umum. Selain menyoroti penghapusan instansi, politisi Demokrat ini juga mempertanyakan pola perekrutan pajabat yang akan mengisi kursi jabatan pada susunan kelembagaan yang baru. Pengisian yang dipastikan akan merombak secara keseluruhan, pihaknya mendesak pemerintah mengedepankan skill dan pangkat. Ini penting untuk menghindari adanya kesan pengisian pejabat yang tidak relevan mengelola lembaga yang tidak dikuasai secara teknis. “Dengan lembaga

yang baru akan ada perombakan pejabat besar-besaran, kami minta penempatannya dilakukan dengan profesional dan mempertimbangkan skill dan kesesuaian pangkat pejabat bersangkutan, sehingga bisa mengerjakan tugas-tugas dengan baik,” tegasnya. Sementara itu, pemandangan Fraksi PDI Perjuangan, NasDem, Hanura, dan Gerindra, melalui juru bicaranya Luh Marleni menyoroti rencana memecah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menjadi dua dinas yakni Kebudayaan dan Pariwisata. Langkah ini dipandang tepat agar potensi pariwisata terutama objek pariwisata di daerah terkelola dengan baik hingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Singaraja (Bali Post) – Setelah lama mandek, usulan pergantian jabatan Wakil Ketua DPRD Buleleng dari Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) kini kembali bergulir. Permohonan itu telah mendapat persetujuan DPP Hanura. Dengan terbitnya keputusan itu, Ketut Sumerdhana yang sekarang masih menjabat wakil ketua dewan tinggal menunggu pergantian oleh Ketut Wirsana yang kini menjabat Ketua DPC Hanura Kabupaten Buleleng. Informasi yang dikumpulkan di lapangan Rabu (12/10) kemarin, Surat Keputusan (SK) DPP Hanura terbit tanggal 22 September 2016 lalu. Keputusan ini ditujukan kepada DPD Hanura Provinsi Bali yang pada intinya menyetujui pergantian jabatan Wakil Ketua DPRD Buleleng. Sesuai SK No. No. A/597/DPP-HANURA/IX/2016 perihal persetujuan pergantian Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Provinsi Bali itu di-

cantumkan posisi Wakil Ketua DPRD Buleleng yang sebelumnya Ketut Sumerdhana, S.H. digantikan Ketut Wirsana, S.H. SK tersebut ditandatangani oleh Plh. Ketua Umum DPP Hanura Dr. Chairudin Ismail dan Sekretaris Jendral Dr. Barliana Kartakusumah. Usulan pergantian ini mencuat sejak memasuki tahapan pilkada. Saat itu, Sumerdhana diduga melakukan manuver politik yang terkesan tidak mengikuti instruksi induk partainya. Atas sikap politiknya itu, dia tidak dimasukkan dalam susunan kepengurusan DPC yang baru. Ketua DPC Hanura Ketut Wirsana saat dimintai konfirmasi di ruang kerjanya kemarin, membenarkan DPP sudah menerbitkan SK persetujuan pergantian jabatan wakil ketua dewan. Dia mengatakan, dari awal hingga persetujuan induk partai untuk pergantian ini sudah melalui mekanisme dan AD/ART internal Hanura. Bahkan, dia sendiri saat diusul-

kan sebagai pengganti sempat menolak karena merasa ada kader yang lebih potensial untuk memangku jabatan wakil ketua dewan. Namun karena induk partai dan mengacu mekanisme serta AD/ART partai yang mengatur bahwa jabatan wakil ketua dewan dijabat oleh kader yang duduk sebagai Ketua DPD Hanura Kabupaten Buleleng. Menurut Wirsana, menyusul terbitnya SK DPP itu pihaknya menyerahkan proses lanjutan kepada sekretariat dewan (sekwan) dan unsur pimpinan dewan. SK DPP yang diminta aslinya juga sudah diserahkan untuk melengkapi dokumen proses pergantian jabatan wakil ketua dewan. Sementara itu, Ketua DPRD didampingi Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Buleleng Gede Wisnawa mengatakan, lembaga berwenang untuk memproses usulan pergantian kursi wakil ketua dewan sepanjang mengikuti ketentuan baik itu perundang-undangan

Bali Post/kmb38

SIDANG - Sidang Paripurna dengan agenda pemandangan umum fraksi atas rancangan perda PSPD di gedung DPRD, Rabu (12/10) kemarin. Demikian sebaliknya membentuk Dinas Kebudayaan diyakini bahwa potensi seni atau budaya di Bali Utara selain dijadikan pendukung pariwisata, keberadaannya juga semakin lestari. Sebelumnya, pansus bersama gabungan komisi dan eksekutif telah menyepakati draf rancangan Perda PSPD dengan membentuk 30 SKPD terdiri atas 24 dinas, tiga badan, sekretariat daerah (setda), sekratariat dewan (setwan) dan inspektorat. Susunan ini berdasarkan ha-

sil penilaian dan penentuan tipologi yang dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) beberapa waktu lalu. Selain itu, eksekutif telah menggabungkan tiga instansi karena dari skor dan tipologinya tergolong rendah. Dalam pembahasan di tingkat pansus pembentukan 30 SKPD ini pun dianggap gemuk dan diusulkan untuk perampingan. Namun desakan itu kandas, setelah sebagian besar anggota dewan sepakat dengan usulan 30 SKPD tersebut. (kmb38)

dan tata tertib DPRD. Terkait permohonan pergantian dari Fraksi Hanura, pihaknya baru menerima surat persetujuan pergantian dari DPP Hanura. Sebelumnya, permohonan pergantian ini belum dilengkapi dengan rekomendasi DPP. Sekarang DPP sudah menerbitkan keputusannya, pimpinan bersama kesekretaiatan dewan melakukan kajian hukum dan memverifikasi keabasahan keputusan DPP atas pergantian jabatan wakil ketua dewan. Ini dilakukan agar keputusan penggantian jabatan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari. Di tempat terpisah, Wakil Ketua DPRD Ketut Sumerdhana mengatakan, persetujuan pergantian jabatan wakil ketua dewan sudah lama diketahui. Atas keputusan induk partainya itu, politisi asal Desa Bungkulan Kecamatan Sawan ini justru meragukan keabasahan SK DPP yang menyetujui pergantian jabatan wakil ketua

dewan. Selain itu, dia sendiri akan mempertanyakan kepada DPP terkait kesalahan yang pernah dilakukan termasuk kinerjanya membesarkan partai di daerah. Terkait pernyataan mendukung PAS-Sutjidra dalam pilkada mendatang, dia mengakui menyampaikan hal itu di hadapan media massa. Jika itu dianggap melakukan kesalahan, maka dirinya menilai hal itu berlebihan. Apalagi, bukti Hanura menyatakan sebagai pengusul PAS-Sutjidra. “Saya khawatir pergantian ini karena permainan oknum tertentu di partai. Sebagai kader tidak pernah melakukan kesalahan dan hanya saya dibilang melangkahi induk partai saat menyampaikan mendukung PAS-Sutjidra tapi buktinya tetap saja mendukung incumbent. Perlu diingat juga dulu dapat tiga kursi dan sekarang enam kursi di kabupaten itu juga pada kepemimpinan saya menjadi DPC,” katanya. (kmb38)

DPP Hanura Setujui Ganti Jabatan Wakil Ketua Dewan

Pilkada PAS Minta Sekda Dikawal Ketat, Verifikasi Faktual Dukungan Paket Surya Kawal Program Pemkab Singaraja (Bali Post) Dukungan terhadap paket Surya –-bakal paslon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan – Gede Dharma Wijaya mulai diverifikasi faktual secara kolektif, Rabu (12/10) kemarin. Setelah lolos verifikasi administrasi mencapai 49.084 KTP, proses berikutnya selama lima hari ke depan dilakukan verifikasi faktual kolektif bersama tim KPU Buleleng di lapangan. Verifikasi faktual tahap II dengan menghadirkan pendukung ke satu titik di setiap desa.

“Proses ini dilakukan kolektif. Bakal paslon memiliki hak mendatangkan pendukung di satu titik di setiap desa. Jadi sampai saat ini proses masih berjalan. PPS sudah bekerja dan hasil akan direkap PPS kemudian di PPK, lalu terakhir di KPU. Apabila lolos maka akan ditetapkan sebagai paslon. Bila tidak, kami membuka sosialisasi untuk pendaftaran calon tahap kedua,” ujar Ketua KPU Buleleng Gede Suardana, Rabu kemarin. Pengawalan ketat dilakukan

tim advokasi Surya, parpol pendukung, dan tim relawan Paket Surya. Tidak ketinggalan bakal paslon ikut memantau proses agar berjalan fair tanpa intimidasi dari luar. “Kami libatkan tim dan semua sudah berjalan. Jadi, parpol pendukung ikut mengawal proses ini. Ada tim advokasi yang menyebar. Pendukung kami menjadi aman. Ini berbeda. Tidak seperti tahap pertama. Astungkara seluruh proses berjalan lancar dan kami optimis bisa lolos,” ujar Dewa Sukrawan. (kmb34)

PAKET SURYA - Pendukung paket Surya.

Bali Post/kmb34

Dipantau Parpol Pendukung Singaraja (Bali Post) Parpol pendukung paket Surya ikut memantau verifikasi faktual Rabu (12/10) kemarin. Sekretaris DPD I Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry, berharap proses verifikasi faktual berjalan lancar. Golkar ikut mengawal verifikasi lima hari ke depan. “Hasil pemantauan kami di hari pertama, verifikasi berjalan lancar. Kader semua turun mengawal dan mengamankan suara dukungan,” ujarnya kemarin. Dikatakan, di hari pertama verifikasi pihaknya belum memastikan jumlah dukungan memenuhi syarat KPU. Bersama kader dan parpol pendukung lainnya, Golkar

terus bergerak melakukan pemantauan. “Proses masih berjalan dan kami tetap berkoordinasi. Tadi di Desa Bebetin Sawan, kami dapat informasi sudah ada kabar bagus dan hasilnya cukup baik di sana. Ini kan berbeda proses waktu verifikasinya, ada yang dilakukan pagi atau sore hari. Minimal pukul 24.00 wita, baru dapat diketahui hasil tim kami di lapangan,” tambah politisi Golkar asal Desa Banyuatis ini. Sementara itu, anggota Panwaslih Buleleng, Putu Sugi Ardana, mengatakan, PPL, Panwascam, Panwaslih Buleleng, dan Bawaslu Buleleng, bersama-sama melakukan

pemantauan proses verifikasi supaya berjalan tertib. “Kami di Panwaslih Kabupaten Buleleng sudah mengerahkan seluruhnya untuk melakukan pemantauan proses verifikasi faktual ini di setiap Desa,” ucapnya. Seperti diketahui, hasil verifikasi administrasi jumlah dukungan paket Surya dinyatakan memenuhi syarat mencapai 49.084 KTP, dari syarat dukungan perbaikan sebelumnya diserahkan ke KPU sebanyak 49.892 KTP. Proses verifikasi akan dilakukan 12 – 17 Oktober mendatang dan hasilnya akan dipleno KPU Jumat (21/10) mendatang. (kmb34)

Singaraja (Bali Post) Paslon petahana Putu Agus Suradnyana, S.T. - dr. Nyoman Sutjidra, Sp.O.G. akan menjalani masa cuti mulai 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017. Sejumlah pekerjaan masih disisakan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Buleleng. “Ya.. kalau ditinggal cuti, tetap tenang. Makanya saya bilang kepada Pak Sekda tolong bantu saya mengawal ini (program pemerintah -red). Ini karena RPJMD kan berisi tanda tangan saya bersama DPRD, jadi itu kan berdua saya tanda tangani. Ya DPRD juga mengawal nanti ya,” harap Putu Agus Suradnyana (PAS), Selasa (11/10) lalu. Dalam Peraturan Mendagri nomor 74 tahun 2016 yang mengatur ketentuan pelaksana tugas (plt.) yang diterbitkan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, posisi petahana selama cuti akan digantikan sementara oleh plt. selama momentum Pilkada Buleleng 2017. “Begini, soal pengesahan APBD itu kan legalitas formal saja. Hal terpenting kan proses pembuatannya melalui sidangsidang eksekutif bersama DPRD. Walau nanti bisa mengesahkan, kan gak bisa dong semau gue membuat APBD. Sebab, APBD itu produk hukum yang dibuat bersama antara eksekutif dan legislatif,” kata Agus Suradnyana. Dalam masa transisi digantikan plt., terdapat lima tugas pokok plt. kepala daerah. Mendagri dalam aturannya menekankan, plt. diminta wajib menyukseskan penyelenggaraan pilkada serentak 2017, menangani penyusunan APDB 2017, menata organisasi perangkat daerah dan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 18 tahun 2016,

pengisian personel sesuai SOTK dan melaksanakan perintah sehari-hari di daerah yang dipimpin. “Intinya saya sudah bicara sama Pak Sekda untuk dikawal nanti semua. Mudah-mudahan berjalan baik seluruhnya,” imbuhnya. Sementara itu, Sekda Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. mengatakan, petahana Putu Agus Suradnyana dipastikan melakukan cuti mulai 28 Oktober 2016. “Pemerintahan tetap berjalan. Jadi apa pun yang sudah diatur berdasarkan regulasi pemerintahan tetap berjalan. Kita tahu Bapak Bupati kan akan cuti, ketika nanti ada plt., tentunya kita akan memiliki gambaran apa saja tugas plt.,” paparnya. Dia menegaskan, tidak ada masalah terhadap pemerintahan di Buleleng bilamana dipimpin plt. Ia bahkan menilai SKPD Pemkab Buleleng sudah mengetahui kinerja dan tupoksinya. “Hal terpenting keberadaan plt., menjembatani agar semua pelaksanaan APBD dapat berjalan dengan baik. Tidak ada masalah dan kami yakin SKPD seluruhnya sangat solid. Kami tetap ingin menjawab RPJMD, yang merupakan komitmen politik pemerintah daerah wajib untuk diamankan dengan baik,” tegasnya. (kmb34)

Bali Post/kmb34

Putu Agus Suradnyana

Bali Post/kmb38

SK DPP - Ketua DPC Partai Hanura Buleleng Ketut Wirsana memegang SK DPP yang menyetujui pergantian jabatan wakil ketua dewan dari Fraksi Hanura.

RSU Kertha Usada Gelar Simulasi Penanganan Pasien

Singaraja (Bali Post) Kepanikan menyelimuti pasien saat terjadi kebakaran di RSU Kertha Usada. Demikian pula karyawan dan karyawati. Mereka panik saat musibah tersebut menimpa rumah sakit yang berada di jantung Kota Singaraja tersebut. Sejumlah dokter berupaya memberi pertolongan pertama kepada pasien. Para pasien akhirnya terselamatkan. Demikian suasana yang terekam dalam simulasi penanganan pasien di rumah sakit tersebut, Selasa (11/10). Simulasi tersebut bertujuan memberi kepekaan terhadap karyawan dan dokter di lingkungan setempat. “Kami angkat tema mengenai bahan beracun dan berbahaya (B3), fire safety, dan evakuasi pasien. Kami latih kewaspadaan dini mencegah apabila terjadi kebakaran. Antisipasi kebakaran tersebut memakai peralatan lengkap,” ujar Ketua Panitia simulasi di RSU Kertha Usadha, dr. Andika Metrisiawan, Selasa (11/10). Simulasi dilakukan meli-

batkan 53 orang pegawai di RSU Kertha Usadha. Seluruh peserta simulasi kebakaran dilatih kepekaannya dan mengetahui tugas dilakukan bilamana terjadi musibah kebakaran. Pada tahun mendatang, latihan berikutnya akan melibatkan seluruh karyawan lainnya, untuk memberi edukasi terhadap musibah kebakaran. “Evakuasi pasien ketika musibah kebakaran sangat penting. Jadi, pasien jangan sampai ikut panik. Simulasi diikuti seluruh tenaga medis dan pegawai, baik yang bertugas memadamkan api, menangani pasien, dan menjaga pembesuk di rumah sakit,” imbuhnya. Selain simulasi, karyawan diberikan materi tentang fire safety dari Ns. Made Udayana, S.S.T., S.H., S.Kep., bersama Ns. Made Anik Suprapta, S.S.T., S.Kep. Kemudian materi manajemen bencana dan evakuasi medik diberikan Ir. Suhartono, MARS, dan materi tentang pengelolaan bahan beracun dan berbahaya oleh Ns. Ketut Darsana, S.S.T., S.Kep. (kmb34)


JEMBRANA

12 Satroni Rumah Tetangga, Mang Cabul Ditangkap

Negara (Bali Post) – Tersangka I Komang AD alias Mang Cabul (22), warga Desa Yeh Sumbul, kini meringkuk di sel tahanan Polsek Mendoyo. Tersangka ditangkap polisi setelah terbukti menyatroni rumah tetangganya, I Ketut Suitra (54), Rabu (12/10) kemarin. Selain tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa uang yang dicurinya. Informasi di kepolisian menyebutkan, tersangka masuk ke rumah korban melalui jendela. Saat kejadian, para penghuni rumah tidak ada di tempat. Korban pergi ke kebun dan istrinya sedang ke pura. Mengetahui rumah dalam keadaan kosong, tersangka dengan leluasa masuk rumah. Tersangka pun menggasak sejumlah barang berharga milik korban. Apesnya, sebelum tersangka kabur, tiba-tiba korban kembali ke rumah. Tersangka pun panik dan terpaksa kabur lewat jendela. Aksi tersangka diketahui korban dan langsung dikejar. Syukurnya, wajah tersangka yang menyatroni rumahnya dikenal oleh

korban. Dengan demikian, korban melaporkan kasus ini ke Polsek Mendoyo. Menerima laporan korban, petugas Reskrim Polsek Mendoyo yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Mendoyo, Iptu Andi Yaqin, langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka. Tak butuh waktu lama, tersangka berhasil dibekuk dan langsung digelandang ke Polsek Mendoyo untuk diinterogasi. Hasil pemeriksaan, sebelumnya tersangka juga pernah mencuri uang korban senilai Rp 2,5 juta. Aksi tersangka saat itu juga ketahuan. Akan tetapi, uang korban dikembalikan oleh kerabat tersangka dan kasusnya tidak sampai masuk ke ranah hukum dan diselesaikan secara kekeluargaan. “Tersangka sudah kami amankan di Polsek Mendoyo. Ia masih menjalani pemeriksaan intensif di ruangan penyidikan. Kami akan mengembangkan kasusnya, apakah ada TKP lainnya atau bagaimana,” kata Iptu Yaqin seizin Kapolsek Mendoyo, Kompol Gusti Agung Sukasana kemarin. (kmb26)

Kamis Umanis, 13 Oktober 2016

Berkas Tilang Verstek Menumpuk di Kejari Didominasi Pelanggaran Kelebihan Tonase

Negara (Bali Post) – Sebagai daerah lintasan utama dan perbatasan Jawa-Bali, Jembrana memiliki banyak perkara pelanggaran lalu lintas dengan sanksi tilang. Sanksi tilang ini kebanyakan pengendara yang melanggar karena kelebihan muatan (tonase). Tercatat, dalam setahun rata-rata terdapat 1.000 berkas tilang verstek (putusan tanpa dihadiri tergugat) yang menumpuk di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana. Kendati hal ini merupakan perkara sederhana dan diproses menurut acara pidana cepat, tetapi menjadi tantangan bagi para lembaga penegak hukum. Untuk mengoptimalisasikan penanganan perkara tilang ini, Kejari Jembrana menandatangani MoU dengan sejumlah instansi terkait seperti Satlantas Polres Jembrana, Dishubkominfo Jembrana, UPT Jembatan Timbang Cekik dan Kantor Samsat. Kajari Jembrana, Anton Delianto didampingi Kasi Pidum, Putu Agus Eka Sabana Putra, Rabu (12/10) kemarin mengatakan dengan siner-

gitas antar-instansi ini diharapkan bisa menekan tunggakan berkas tilang verstek di Kejari. Salah satu kesepakatan itu adalah dengan mencantumkan nomor telepon/ handphone pihak yang ditilang. Dengan demikian, intensitas interaksi antara lembaga penegak hukum akan terjadi dengan masyarakat. Ketika pelanggar tidak datang, petugas bisa dengan mudah menghubungi dalam pengurusan tilang. “Berkas tilang yang mendominasi yakni pelanggar kelebihan muatan,” katanya. Saat ini, pencantuman nomor telepon sudah dilakukan oleh

petugas di lapangan. Hal ini pun sudah berjalan efektif untuk menekan jumlah verstek. Begitu juga sinergisitas dengan Dishubkominfo dan Kantor Samsat Jembrana. Sementara itu, Wabup Jembrana Made Kembang Hartawan mengatakan pembenahan penanganan perkara tilang harus dilakukan seluruh lembaga penegak hukum dan instansi terkait lainnya, termasuk juga kejaksaan. Sebagai salah satu lembaga penegak hukum, kejaksaan memiliki kedudukan yang sangat sentral dalam mengoptimalkan penanganan perkara tilang. Pihaknya menyambut baik program sinergitas terpadu antara lembaga ini guna meningkatkan efektivitas pelayanan publik terkait perkara tilang serta tunggakan vestek tilang. “Semoga program ini dapat berjalan lancar sehingga perkara tilang dapat ditangani dengan baik,” ungkapnya. (kmb26)

Bali Post/olo

PENANDATANGANAN MOU – Penandatanganan MoU sinergisitas penanganan tilang antarinstansi terkait di Kejaksaan Negeri Jembrana, Rabu (12/10) kemarin.


Kamis Umanis, 13 Oktober 2016

Main Kucing-kucingan PEMPROV dalam hal ini Gubernur Bali-lah yang memiliki kewenangan mengeluarkan izin galian C. Karena itu, sudah selayaknya Pemprov Bali membantu Pemkab Karangasem, dengan memberi kontribusi untuk membenahi infrastruktur dan sektor lainnya. Sebab, akibat galian pasir itu di Karangasem menimbulkan kerusakan lingkungan parah. Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri menyampaikan hal itu Rabu (13/10) kemarin. Dikatakan, kerusakan lingkungan yang diakibatkan galian C sangat signifikan, terjadi di Rendang, Muncan, dan Selat. ‘’Sebagai kompensasinya, mestinya Pemprov Bali memberikan kontribusi kepada Karangasem, sehingga pembangunan di Karangsem bisa lebih menggeliat, selain PAD Kabupaten paling timur di Bali itu juga bisa merangkak naik,’’ pinta Bupati. Bupati IGA Mas Sumatri, terus mengintensifkan pemungutan pajak dari galian C. Karena itu, pengusaha yang belum mengantongi izin diharapkan segera mengurus izinnya, sehingga faktur pajaknya segera bisa diberikan. Ini penting agar Pemkab Karangasem bisa memenuhi target PAD dari galian C sebesar Rp 78 miliar. Sampai September, dana PAD pajak galian C yang masuk dari usaha berizin baru Rp 40 miliar. Ada dugaan kuat, usaha galian C tanpa izin itu beroperasi dengan main ‘’kucingkucingan’’. Akibatnya, sopir truk yang membeli galian C ke usaha yang berizin seperti di wilayah Kecamatan Kubu dan Bebandem beralih ke usaha yang tanpa izin. Awal-awalnya, usaha tanpa izin itu ditertibkan, sopir yang membeli galian C tempat berizin ke wilayah Kubu dan Bebandem, lebih dari 1.300 truk per hari dari 400 truk sebelumnya. Namun, saat usaha galian tanpa izin itu beroperasi ‘diam-diam’, usaha galian C berizin di Kubu anjlok jadi 600 truk per hari. Beroperasinya galian C tanpa izin itu jelas membuat pajak yang dipungut jadi berkurang. Karena itu, Dispenda Karangasem tidak lagi memberikan faktur pajak, kepada pengusaha galian C tanpa izin itu. (bud)

’’Neruna’’ di Desa Geriana Kangin

Ambil Jajanan Diiringi Baleganjur

DESA Adat Geriana Kangin, Kecamatan Selat Karangasem setiap tahun menggelar Usaba Ngoreng alias Usaba Kapat. Selama rangkaian ritual ini, ada beberapa momen unik yang tak ditemukan di tempat lain di Bali. Bagaimanakah tradisi unik itu? Sepertinya tradisi neruna ini menjadi sebuah momen yang ditunggu teruna-teruna di daerah penghasil salak ini. Pelaksanaannya, kalangan pemuda di desa ini mulai diperkenalkan tanggung jawab ayah-ayahan di desa adat. Mereka mendapat tugas mengambil jajanan ke rumahrumah warga. Uniknya, saat perjalanan ke rumah warga itu, teruna-teruna itu diringi gamelan baleganjur yang dimainkan pemuda setempat. Tradisi neruna ini diadakan pada hari perejangan pertama aci Usaba Goreng, Rabu (12/10) kemarin. Tetapi neruna ini digelar pagi hari sampai siang. Sedangkan, Perejangan dilakukan sore hari. Sebelum keliling ke rumah-rumah warga, Teruna Desa Adat Geriana Kangin berkumpul di Pura Puseh. Diawali sembahyang bersama, teruna yang sudah berpakaian adat setempat memulai perjalanan keliling rumah-rumah warga disertai baleganjur. Dari depan Pura Puseh itu, mereka memulai perjalanan ke timur. Para teruna ini langsung masuk ke rumah-rumah penduduk untuk minta jajanan yang akan dipakai Usaba Goreng. Uniknya, berbagai macam jajanan itu diserahkan anak gadis. Sudah tentu bagi warga desa yang punya anak gadis. Pertemuan anak gadis dengan teruna ini, kadang membuat suasana tradisi ini menjadi menarik. Bagi warga Desa Pengarep, jajan itu diberikan lebih lengkap, atau di sana dikenal dengan aruangsukan yakni jajanan yang ada di sarana upacara dangsil, yang sudah dipersembahkan saat pemesoan pertama. Jajanan yang sudah dikumpulkan itu kemudian dibawa ke Pura Puseh lagi, tepatnya di Bale Truna atau Bale Agung Dauhan (paling barat). Di sana jajanan tersebut dibuatkan tandingan sesuai jumlah teruna yang ngayah saat itu. Kemudian jajanan ini dibagi-bagikan kepada teruna untuk dibawa pulang ke rumah masing-masing. Klian Sekaa Teruna-teruni Desa Adat Geriana Kangin, I Gede Widnyana, Rabu kemarin, mengatakan pelaksanaan tradisi ini tujuannya mulai memperkenalkan wewidangan dan ayah-ayahan teruna di desa adat. Sebelum ngayah di desa adat, maneruna ini adalah bagian dari mempersiapkan generasi muda, agar mereka siap mewarisi ayah-ayahan nantinya. “Selain memperkenalkan wewidangan desa, para teruna juga diperkenalkan agar tahu rumah-rumah warga lainnya. Termasuk warga yang punya anak gadis. Sehingga terjadi perkenalan antarpemuda dan pemudi di sana,” tegasnya. Usaba Goreng ini dilaksanakan selama sembilan hari. Usaba sudah diawali melasti 5 Oktober lalu ke Segara Manggis. Sebelum itu, ada menghias pura dan palinggih serta memasang penjor di jalan-jalan utama desa. Kemudian, ada pemesosan pertama, yang ditandai persembahyangan bersama dan tradisi mendet setelah itu dilanjutkan parejangan pertama. (gik)

Telepon Penting kARANGASEM Penjagaan Polres

Cab. Karangsem

Polsektif Karangasem 0363 23222

PMI

0363 21789

Polsek Kota

0363 21167

PDAM

0363 21363

Polsek Manggis

0363 41768

PLN

0363 21711

Polsek Rendang

0363 23082

BPBD/ESR

0363 22173

Polsek Selat

0363 24187

Badan SAR

0363 21135

Polsek Abang

0363 23330

Pemadam Kebakaran 0363 21113

Polsek Kubu

0363 22988

URD RSUD

0363 21011

Polsek Sidemen

0363 21709

RSUD 0363

21470

Polsek Bebandem

0363 22110

SMAN 1 Amlapura

0363 21152

Polsek Candidasa

0363 41677

SMAN 2 Amlapura

0363 21254

Polsek KP3 Padangbai 0363 41388

SMAN 1 Manggis

0363 41668

Radio Suara Widya

SMPN 1 Amlapura

0363 21288

SMPN 2 Amlapura

0363 21483

SMPN 1 Rendang

0366 23077

Koperasi Krama Bali

0363 21791

Dinas Pertanian Pusing Urus Anggaran Amlapura (Bali Post) -

Perubahan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) cukup membuat pusing sejumlah pejabat. Seperti pejabat Dinas Pertanian Karangasem. Perubahan OPD membuat Dinas Pertanian bertambah dua bidang lagi yakni bidang peternakan dan perkebunan. Pejabat setempat dibuat pusing, karena harus melakukan penyesuaian anggaran lagi dalam APBD Induk 2017. Kondisi demikian diakui Kepala Dinas Pertanian, Nyoman Mertha Tanaya saat ditemui di Amlapura, belum lama ini. Perubahan OPD ini membuat Dinas Pertanian saat ini menjadi enam bidang. Antara lain, bidang prasarana dan sarana, bidang tanaman pangan, bidang hortikultura, bidang penyuluhan, dan penambahan lagi dua bidang, bidang peternakan dan kesehatan hewan, serta bidang perkebunan. Struktur ini sesuai Permentan Nomor 43 Tahun 2016 tentang Nomenklatur OPD. Perubahan Dinas Pertanian ini menjadi enam bidang, membuatnya menjadi dinas

tipe A-Plus. “Dengan perubahan ini, Dinas Perkebunan dan Kehutanan menjadi dilebur. Bidang perkebunan masuk ke Dinas Pertanian. Sedangkan bidang kehutanan gabung provinsi. Selain itu, karena peternakan gabung Dinas Pertanian, sekarang Dinas Peternakan, Perikanan dan Kalautan, hanya menjadi Dinas Perikanan dan Kelautan,” katanya. Perubahan OPD ini membuat dirinya harus menyesuaikan APBD Induk 2017 dengan pola baru. Penambahan dua bidang ini tentu harus diimbangi penambahan anggaran. Penyusunan inilah yang membuat pihaknya

cukup pusing. “Total usulan kami, untuk APBD Induk 2017 belum rampung. Masih sedang digodok di kantor. Mudah-mudahan nanti usulan kami tak banyak dipotong. Logikanya dengan penambahan dua bidang lagi, alokasi anggaran juga mestinya bertambah,” katanya. Karena sekarang status dinas ini menjadi tipe A-Plus, pihaknya berharap dalam struktur nanti ada penambahan kuasa pengguna anggaran. Posisi ini penting, untuk mengurus seluruh administrasi. Kalau tidak ada, Mertha Tanaya menegaskan, kepala dinas akan terjebak di dalam ruangan setiap hari.

Alasannya, mengurus administrasi relatif banyak. Fungsi ini nantinya bisa diberikan kepada sekretaris dinas. Sehingga, nantinya seorang kepala dinas, benar-benar bisa lebih ekspresif menjalankan tugas-tugasnya. Usulan ini katanya sudah disampaikan ke Bagian Organisasi dan sedang dalam kajian. Dinas Pertanian ini menjadi OPD paling vital. Tetapi tahun ini, Dinas Pertanian belum bisa berbuat banyak, soalnya dinas ini menyentuh langsung ke kalangan petani. Anggaran tidak bisa terserap maksimal, gara-gara tak bisa menyalurkan hibah, menyusul munculnya UU nomor 23 tahun 2014 bahwa penerima hibah harus berbadan hukum. Hal inilah membuat anggaran di Dinas Pertanian sebesar Rp 4,5 miliar dalam bentuk hibah, tak bisa dimanfaatkan alias harus dikembalikan.

2710050

Kepala Dinas Pertanian, Nyoman Mertha Tanaya Anggaran ini cukup besar, lebih dari separuh APBD Induk 2016 pada Dinas Pertanian yang totalnya Rp 8,6 miliar. (kmb31)

Ditetapkan Jadi Tersangka

Direktur PDAM Baktiyasa Mundur Amlapura (Bali Post) – Tersangka I Gede Baktiyasa, S.H. menyatakan mengundurkan diri dari jabatan Direktur PDAM Karangasem sebelum masa tugasnya berakhir. Kini, Pemkab Karangasem membuka pendaftaran calon Direktur PDAM baru yang nantinya bakal disaring panitia seleksi (pansel). Hal itu disampaikan Sekda Karangasem Gde Adnya Mulyadi, di Karangasem, Rabu (12/10) kemarin. Gede Baktiyasa, kata Sekda Adnya, menyatakan mengundurkan diri dari Direktur PDAM beberapa waktu lalu.

Dia dulu diberhentikan sementara setelah dinyatakan sebagai tersangka oleh penyidik Kejari Amlapura. Sebenarnya, tambah Adnya, kalau Baktiyasa tak menyampaikan pengunduran diri, belum bisa dilakukan seleksi Direktur PDAM baru. Hal itu dalam kaitan menjunjung prinsip praduga tak bersalah. ‘’Karena Pak Baktiyasa sudah menyerahkan surat pengunduran diri, maka dengan dasar itu kami merekrut calon Direktur PDAM baru. Agar operasional PDAM tak terhambat,’’ kata Adnya.

Baktiyasa dijerat penyidik/ JPU Kejari Amlapura ke PN tipikor Denpasar, karena diduga menerima suap atau penyalahgunaan wewenang jabatannya. Baktiyasa, ditengarai meminta uang suap dari empat karyawan kontrak PDAM Karangasem untuk diangkat menjadi karyawan tetap. Uang suap itu berkisar Rp 30 juta sampai Rp 35 juta. Baktiyasa masih menjalani proses sidang di PN Tipikor Denpasar. Terkait pengumuman penerimaan calon Direktur PDAM, katanya, sampai kemarin, sudah ada dua orang

pelamar. Namun, dia menolak menyebutkan kedua pelamar itu. Dikatakan, pihaknya selaku ketua panitia perekrutan Direktur PDAM tidak etis menyampaikan hal itu. Seleksi diawali administrasi di pansel. Dikatakan, Tim Pansel ada dari unsur perguruan tinggi, serta birokrasi yakni mantan sekda, Made Madri. Dulu ketika Direktur PDAM Baktiyasa diberhentikan sementara, kata Adnya, Bupati Karangasem sempat mengangkat Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur. Kini, Plt. Ni Putu Marheni yang diangkat pasca-

plt. sebelumnya diberhentikan, karena tugasnya hampir berakhir. Soalnya, sesuai ketentuan plt. paling lama bertugas lima bulan saja. Soal masa tugas Direktur PDAM jelas Adnya, masih mengacu Permendagri, durasinya selama lima tahun. Tentunya, jika kinerjanya bagus atau berprestasi, direktur itu bisa diperpanjang lagi. Dan sebaliknya jika di tengah jalan ada masalah seperti tersangkut kasus hukum tentu bisa diberhentikan. ‘’Yang berprestasi diberi penghargaan. Sebaliknya, yang bersalah diberi hukuman,’’ tandas Adnya Mulyadi. (013)

Bupati Mas Sumatri:

Galian C Tak Berizin Jangan Operasi Dulu BUPATI Karangasem IGA Mas Sumatri, di Amlapura, Rabu (12/10) kemarin, mengatakan, jajarannya saat ini fokus menertibkan galian C tanpa izin. Dua hari lalu, Bupati telah meggelar rapat melibatkan pemprov, Polda, Polres Karangasem, serta Forkominda Karangasem. Bupati Mas minta rapat itu berguna dan agar penertiban galian C tanpa izin itu tuntas dilaksanakan. Bupati kelahiran Lampung, Sumatra itu mengatakan, galian C tanpa izin hendaknya jangan beroperasi dulu. Hal itu demi hukum dan lingkungan hidup. Pihaknya tegas, memberi kemudahan Dispenda Karangasem tak memungut pajak, dengan tidak memberikan faktur pajak kepada pengusaha galian C bodong itu. ‘’Pada rapat yang dihadiri dua pejabat Polda Bali, sudah disepakati membentuk tim terpadu untuk penertiban galian C tanpa izin itu.

Pihak Pemprov hadir, juga dari Pol. PP dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bali bersama kepolisian bersinergi dengan tim kabupaten. Tujuannya agar penertiban galian C tanpa izin itu segera tuntas. Setelah itu tuntas, baru kita melangkah kepada program krusial lainnya,’’ paparnya. Bupati Mas juga meminta agar ada kontribusi dari pihak Pemprov Bali. Soalnya, kewenangan mengeluarkan izin bagi investasi galian C ada di pemprov. Sedangkan pemkab hanya boleh mengeluarkan izin pemanfaatan ruang (IPR) atau lingkungan. ‘’Kami di kabupten kekurangan anggaran dan personel. Padahal, untuk penegakan hukum termasuk penertiban galian C tanpa izin itu mesti ada anggaran untuk operasional personelnya. Saat rapat juga sudah disepakati agar pihak BLH Bali memberikan kontribusi agar ada kajian terkait

kerusakan lingkungan yang disebabkan galian C bodong di Karangasem,’’ tambahnya. Kalau galian C tanpa izin tetap beroperasi, kata Bupati, hukum seperti perda-perda itu jadi dilanggar, lingkungan rusak, sedangkan pemkab tidak bisa memungut pajak dari usaha bodong itu. ‘’Kalau semuanya dibiarkan bebas tanpa izin dan lolos terus, pengusaha lainnya pasti tidak ada semangat mengurus perizinannya. Tidak ada izin, jadi tidak ada yang bayar pajak. Kalau semua penguasa demikian, rugi Pemkab Karangasem, tidak ada tambahan dana PAD,’’ tegasnya. Ditambahkan, terkait penertiban galian C melanggar hukum itu, pihaknya sudah bersurat ke Pemprov Bali dan Polda. Selain bersurat, juga sudah berkonsultasi langsung dengan Kapolda Bali. Kapolda memberi respons, dengan mel-

Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri ontarkan, pertanyaan tegas apakah Bupati Karangasem benar-benar serius menertibkan galian C tanpa izin ini? ‘’Saya dengan tegas menyampaikan saya ‘tiga’ serius (sangat serius),’’ katanya. Dikatakan, pihaknya juga sudah bersurat ke Pemprov Bali dan pada rapat ini melibatkan semua pihak dalam rangka menyukseskan penertiban galian

C tanpa izin itu. Menurutnya, jika tetap masalah galian C tanpa izin itu tak tuntas, dirasakan pihaknya sebagai bupati tak dihargai. Apa yang diucapkan dan diprogramkannya tak dilaksanakan. ‘’Apa karena saya bupati perempuan. Saya seorang ibu, yang tidak mungkin membiarkan anakanak (rakyatnya) kelaparan,’’ tandasnya. (ad439)

Pascapengerukan Pasir di Selat Ditutup

Usaha Galian C di Kubu Membeludak Kecamatan Kubu kini menjadi pusat lokasi pertambangan galian C. Beralihnya ke Kubu, menyusul keputusan menutup total lokasi galian C di Kecamatan Selat. Sejak keputusan itu, usaha pertambangan galian C ke Kubu jadi membeludak. Apakah semua penguasa sudah mengantongi izin galian C lengkap di wilayah Kubu itu?

0363

0363 21220

Besakih (SWIB)

13

Pascaperubahan OPD

SOSOK

Polres Karangasem

KARANGASEM

DATA terakhir memperlihatkan dari 50 pengusaha pertambangan galian C, 36 di antaranya berlokasi di Kecamatan Kubu. Itulah data yang dirilis terakhir Kantor Unit Pelayanan Perizinan Terpadu (KUPT) Karangasem. Dari data itu, menunjukkan lokasi galian C di Kecamatan Kubu terpusat di sejumlah desa. Seperti di Desa Sukadana, persisnya Banjar Dinas Lebah, Mekar Sari, Bukit, Tigaron, dan Nusu. Satu banjar dinas malah ada yang dikeruk beberapa pengusaha. Seperti di Banjar Dinas Lebah, pengusaha-pengusaha yang buka di sana antara lain, I Nyoman Munia Dana, I Nyoman Mangku Lebih, dan I Gede Arka Sena. Demikian juga di Banjar Dinas Mekar Sari, dikerjakan sederet pengusaha seperti I Komang Wirawan, I Gede Rida, Nyoman Arya, I Gede Somantapa, I Made Gara, Nyoman Tantra Adi Candra, dan I Nyoman Sutawan. Sementara

Bali Post/gik

GALIAN C - Sebuah truk sedang menuju salah satu lokasi galian C di Kecamatan Kubu. di Banjar Dinas Bukit, pengusaha I Ketut Suastika, I Gede Ariana, I Nyoman Mangku, dan Komang Dudun. Demikian juga di Banjar Dinas Tigaron, nama pengusahanya adalah Nyoman Munia Dana. Dia membuka usaha galian C di tempat ini, bersama pengusaha lainnya, seperti I Gede Agung Suparwata. Banjar Dinas Nusu, juga dikepung pengusaha I Made Sudarsana, Ezarly Pawan, I Nyoman Tarka, dan I Made Suantara. Dari sekian pengusaha yang mulai mengeruk pasir di Desa Sukadana, dokumen perizinannya tampak bervariasi. Ada yang baru mengantongi IPR (Izin Pemanfaatan Ruang) tanpa mengantongi Izin Lingkungan dan IUP (Izin Usaha Operasional). Tetapi tidak sedikit yang izinnya su-

dah lengkap. Lokasi pertambangan galian C yang lain di Kecamatan Kubu, tak semarak di Desa Sukadana. Seperti di Desa Tianyar, Banjar Dinas Darmawinangun, menjadi satusatunya lokasi galian C yang legal. Sejumlah pengusaha menggali di sini, seperti seperti I Gede Mangku Surata, I Nengah Subrata, I Made Suweca, I Gede Ariana, dan Nyoman Mudita Yasa. Di Tulamben, persisnya di Banjar Dinas Batudawa Kelod, atas nama pengusaha I Ketut Danyuh. Desa Baturinggit, terpusat di Banjar Dinas Baturinggit Kelod, oleh pengusaha I Nengah Subrata, A.A. Ayu Mahayuni, dan Edwin Pietersz. Satu desa lagi Desa Dukuh, di Banjar Dinas Dukuh, juga mulai ada lokasi pertambangan galian C. Saat

ini, pengusaha Tio Effendy Tios menjadi satu-satunya pengusaha yang melakukan galian C di sana. Sedangkan di Banjar Dinas Caniga, pengusaha atas nama I Ketut Giri, yang baru mengantongi IPR. Dari 50 usaha pertambangan galian C yang tercatat, 14 pengusaha galian C lainnya mengeruk pasir di Kecamatan Abang dan Bebandem. Galian di Kecamatan Abang terpusat di Banjar Dinas Umanyar dan Banjar Dinas Besang, Desa Ababi. Di Kecamatan Bebandem, masih tersebar di beberapa tempat, seperti di Banjar Dinas Butus, Banjar Dinas Dangin Sema, Banjar Dinas Umanyar, Desa Bhuana Giri. Selain itu Banjar Dinas Liligundi, Tihingan Kangin dan Dukuh, Desa Bebandem. Perizinan pertambangan

galian C saat ini dalam masa transisi sejak Maret lalu diproses ke Provinsi Bali. Hal itu sesuai UU nomor 23 tahun 2014. Namun, terbitnya UU ini, tidak membuat provinsi sepenuhnya mengurus perizinan. Kepala KUPT I Ketut Sumerta didampingi salah satu Kasi I Gusti Bagus Widiantara, Rabu (12/10) kemarin, mengatakan provinsi lantas membuat Pergub nomor 6 tahun 2015 tentang Pertambangan. Dari aturan inilah muncul persyaratan, kalau mau mengurus izin ke provinsi, wajib melampirkan IPR dan izin lingkungan dari kabupaten. Namun, sebelum mengantongi izin lingkungan, harus mengantongi izin pemanfaatan ruang lebih dulu. Kalau sudah mengantongi kedua izin ini baru bisa mengurus IUP ke provinsi. “Pada masa transisi ini, ada izin-izin yang sudah diterbitkan. Kalau perpanjang izin, bisa langsung ke provinsi, kalau ajukan izin baru, harus mengurus IPR dan izin lingkungannya lebih dulu,” katanya. Untuk diketahui, sebelumnya awal Januari lalu, atau awal penertiban usaha galian C ilegal di Selat, permintaan izin kegiatan usaha pertambangan mineral logam dan batuan (galian C) ke Kubu saat itu hanya ada 19 izin. Dari 50 pengusaha yang saat ini beroperasi di Kubu, kemungkinan masih bisa terus bertambah, seiring dorongan pemerintah daerah membuka investasi seluas-luasnya ke Kecamatan Kubu. (gik)


14 Tabrakan, Dua Pengendara Motor Luka Parah

Tabanan (Bali Post) – Kecelakaan melibatkan dua sepeda motor atau adu jangkrik terjadi di jalan umum Denpasar-Gilimanuk tepatnya di Banjar Bangkiang Mayung, Meliling, Kerambitan, Selasa (11/10) sore. Kedua pengendara motor mengalami luka parah dan dirawat di UGD BRSU Tabanan. Informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.00 Wita. Saat itu sepeda motor Kawasaki Kaze nopol DK 2156 BS yang dikendarai I Wayan Wica (61), warga Banjar Dalang Desa, Dalang, Selemadeg Timur, datang dari arah barat (Gilimanuk). Setibanya di lokasi tiba-tiba Wica berbelok ke arah selatan. Saat bersamaan dari arah timur (Denpasar) datang sepeda motor Honda Vario nopol DK 5638 AJ yang dikendarai I Dewa Putu Satriya Krisna (16) asal Desa Pelapuan, Busungbiu, Buleleng. Oleh karena jarak yang terlalu dekat, Satriya tidak bisa menghentikan laju motornya dan langsung menabrak Wica. Kedua motor dan pengendaranya terseret beberapa meter. Satriya mengalami luka pada punggung kaki kanan, luka lecet jari-jari tangan kanan, luka robek pada bibir bawah dan dua gigi depannya copot, namun masih sadar. Sementara Wica mengalami luka lecet pada tulang kering kaki, luka lecet pada pipi kanan, luka robek di kaki kanan, telunjuk tangan kanan dan perdarahan dari mulut. Ia dilarikan ke BRSU dalam kondisi tidak sadarkan diri. (kmb24)

Batan Uji Coba Tiga Varietas Beras Merah

Tabanan (Bali Post) Penelitian untuk mendapatkan jenis beras merah cendana baru yang unggul menapaki satu langkah lebih maju. Sepuluh varietas yang ditanam di Bongan, Tabanan, dipanen dan dipilih tiga klon unggul dalam hal ini sama dengan induknya, namun masa panennya lebih cepat. Tiga varietas ini telah diambil oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) untuk diujicobakan. Kepala Dinas Pertanian, Hortikultura dan Tanaman Pangan Nyoman Budana, Rabu (12/10) kemarin, mengatakan dari 10 varietas tersebut varietas penamaan A, B dan G ciri-cirinya sama dengan induknya, yaitu biji padi yang dihasilkan berwarna merah sampai ke dalam. Kualitas utama yang dicari selain biji padi yang sama dengan induknya adalah masa tanam yang lebih pendek. ‘’Ketiga varietas ini waktunya lebih pendek sehingga waktu panennya lebih cepat. Ketiganya dibawa Batan untuk dilakukan pengujian lebih lanjut,’’ ujarnya. Dinas Pertanian Tabanan tetap melakukan pengujian dengan menanam ketiga varietas terbaik itu untuk melihat yang paling berkualitas. Nantinya dipilih satu varietas terbaik yang kembali diuji adaptasi dan ditanam di berbagai dataran untuk melihat dataran mana yang cocok untuk penerapannya nanti. Menurut Budana, yang terpilih akan menjadi varietas baru dan menjalani uji untuk mendapatkan sertifikat dari Badan Pengawas Sertifikasi Benih (BPSB). Agar bisa disebarkan dan ditaman petani, label benih yang harus didapatkan adalah label biru atau jenis benih sebar. ‘’Untuk mendapatkan label ini masih perlu proses panjang,’’ jelasnya. Ada empat klasifikasi benih. Benih penjenis (BS) diproduksi dan di bawah pengawasan pemulia tanaman yang bersangkutan atau instansi benih. Benih dasar (BD) adalah keturunan pertama dari benih penjenis yang diproduksi di bawah bimbingan intensif dan pengawasan yang ketat sehingga kemurnian varietasnya terpelihara. Kedua benih ini berlabel putih dan untuk benih dasarnya diproduksi instansi atau badan yang ditunjuk oleh Direktorat Jenderal Tanaman Pangan dan produksinya disertifikasi oleh BPSB. Jenis benih ketiga adalah benih pokok (BP). Benih berlabel ungu keturunan benih penjenis atau benih dasar yang diproduksi dan dipelihara sedemikian rupa sehingga indetitas dan tingkat kemurnian varietas yang ditetapkan dapat dipelihara dan memenuhi standar mutu yang ditetapkan dan harus disertifikasi sebagai benih pokok oleh BPSB. Terakhir benih sebar berwarna biru merupakan keturunan dari benih penjenis, benih dasar atau benih pokok yang diproduksi dan dipelihara sedemikian rupa sehingga identitas dan tingkat kemurnian varietasnya dapat dipelihara, memenuhi standar mutu benih yang ditetapkan serta harus disertifikasi sebagai benih sebar oleh BPSB dan sertifikasi benih. Benih ini boleh disebar dan ditanam oleh petani. (kmb24)

Suara Tabanan Kades Terseret Kasus Prona Di Buleleng ada kepala desa (kades) terseret kasus pungutan pengurusan sertifikat Prona yang semestinya gratis. Di Jegu, Penebel, Tabanan, juga ditemukan kasus Prona, sehingga seorang kepala desa dilaporkan warganya. Hukum harus ditegakkan agar hak-hak masyarakat tidak dikebiri. Depok, Tabanan

Hanya Komoditas Politik Pertanian hanya dipakai komoditas politik dan gencar diwacanakan menjelang pilkada. Jangan sampai pilkada menjadi pil pahit bagi rakyat karena janji-janji kampanye. Dengkek, Tabanan

TABANAN

Kamis Umanis, 13 Oktober 2016

Jalan Putus di Tajen-Tunjuk akan Dibangun Jembatan Tabanan (Bali Post) – Jebolnya jalan penghubung di perbatasan Desa Tajen, Kecamatan Penebel dan Desa Tunjuk, Kecamatan Tabanan, Selasa (11/10), mendapat perhatian Pemkab Tabanan. Perbaikan jalan tersebut menjadi prioritas utama. Sebab, meski jalan alternatif, jalur penghubung Desa Tajen-Tunjuk ini termasuk poros atau jalan yang lalu lintas penggunanya cukup tinggi. Sekda Kabupaten Tabanan Nyoman Wirna Ariwangsa didampingi Kepala Dinas PU I Gusti Ngurah Anom Anthara, Rabu (12/10) kemarin, mengatakan jalan akan segera diperbaiki. Sesuai hasil rapat dengan dinas terkait, bakal dibangun jembatan menghabiskan dana sekitar Rp 1,79 miliar. Oleh karena jebol akibat alam dan masuk ke dalam bencana, maka menggunakan dana untuk kejadian tidak terduga. Ia melanjutkan, setelah berkonsultasi dengan bagian keuangan ternyata dana untuk kejadian tidak terduga tidak cukup untuk memenuhi dana perbaikan, sebab hanya sekitar Rp 200 juta. Kekurangannya perlu persetujuan DPR karena menggunakan anggaran mendahului. ‘’Tentu lewat proses dulu. Dinas PU akan membuat kajian, kemudian disetujui bupati, barulah memohon persetujuan

DPR,’’ jelas Ariwangsa. Dari laporan di lapangan, jebolnya jalan tersebut karena gorong-gorong di bawahnya tidak mampu mengalirkan air besar dari hulu akibat tertutup sampah sehingga air meluap ke jalan. Tanda-tanda bakal jebol sudah terlihat sejak enam bulan lalu. Tanah di bagian pinggir jalan longsor sebagian. Menurut Anom Anthara, perbaikan jalan penghubung itu menjadi prioritas utama pada 2017. Namun, sebelum mendapatkan anggaran perbaikan jalan jebol terlebih dahulu. Jalan penghubung ini berupa timbunan tanah dan gorong-gorong di bawahnya. Panjangnya 15 meter serta tinggi 11 meter yang dihitung dari dasar sungai dan 6,5 meter dari batu padas. Jalan dihotmik tiga tahun lalu. Pembangunan nanti tidak seperti saat ini tetapi berbentuk jembatan sepanjang 22 meter.

Bali Post/kmb24

TONTONAN - Jalan penghubung Desa Tajen-Desa Tunjuk yang jebol, Selasa (11/10), menjadi tontonan warga setempat. Sementara itu, lokasi jalan jebol menjadi tontonan sendiri bagi masyarakat. Banyak yang datang khusus untuk melihat jalan jebol tersebut. Salah satunya pengguna jalan Ni Wayan Weni (35) asal Klungkung mengaku sudah menge-

tahui informasi jebolnya jalan sejak kemarin tetapi sengaja lewat untuk melihat langsung. Ia sangat menyayangkan jebolnya jalan yang sering dilaluinya menuju Penebel ini. ‘’Saya lewat sini dua hari sekali untuk menagih kredit,’’ tuturnya.

Menurutnya, jalan alternatif tersebut merupakan jalan tercepat untuk sampai ke Penebel. Apabila mengikuti jalan utama, ia harus memutar dan memakan waktu lama. ‘’Saya harap jalan ini segera diperbaiki,’’ kata Weni. (kmb24)

Minimalisir Pungli dan Calo

Polres Luncurkan Layanan ’’Online’’

DONOR - Kepala SMPN 2 Tabanan Drs. I Putu Suartika, M.Si. mendonorkan darahnya, Rabu (12/10) kemarin.

SMPN 2 Tabanan Gelar Acara Donor Darah

Tabanan (Bali Post) Polres Tabanan meluncurkan pelayanan online, Rabu (12/10) kemarin. Layanan berbasis teknologi yang diresmikan Wakapolda Bali Brigjen Polisi I Nyoman Suryasta ini berupa SIM, Samsat dan Quick Respons. Model ini diharapkan bisa mengantisipasi pungli dan calo yang dapat menyebabkan terhambatnya sistem birokrasi. Kasatlantas Polres Tabanan AKP I Gede Eka Putra Astawa memaparkan, layanan online dapat diakses melalui situs lantastabanan. net menggunakan HP android atau komputer. Saat masuk web, masyarakat akan mendapatkan tiga pilihan konten, yakni Registrasi SIM, Registrasi Samsat, dan Quick Respons. ‘’Masyarakat

Rutin Diadakan Enam Bulan Sekali BERLATAR belakang tingginya minat keluarga besar SMPN 2 Tabanan mendonorkan darahnya baik karena alasan kesehatan maupun kemanusiaan, pihak sekolah menggelar acara donor darah, Rabu (12/10) kemarin. Acara di lingkungan intern sekolah ini rencananya dilaksanakan rutin setiap enam bulan sekali. Kepala SMPN 2 Tabanan Drs. I Putu Suartika, M.Si. mengatakan acara donor darah baru pertama kali dilaksanakan dan rencananya digelar rutin enam bulan sekali. Hal yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah adanya beberapa staf yang harus rutin melakukan donor darah karena alasan kesehatan. Selain itu ada juga pegawai yang rutin mendonorkan darahnya secara sukarela ke rumah sakit. “Melihat ini, tercetus ide kenapa tidak rutin lakukan donor darah setiap enam bulan di sekolah,” ujarnya. Meskipun siswa tidak ikut berperan serta dalam donor darah yang digelar oleh sekolah karena belum cukup umur, dalam gerakan donor darah tersebut mereka diberikan informasi dan pembelajaran manfaat donor darah sehingga memiliki kesadaran untuk menjadi pendonor di kemudian hari. Menurut Suartika, selain menolong sesama yang membutuhkan, melakukan donor darah juga menguntungkan bagi pendonor terutama dari sisi kesehatan. Mendonorkan darah secara rutin berarti memperbarui sel-sel darah yang membuat tubuh menjadi lebih segar. Sebelumnya pendonor dicek kesehatannya secara gratis, sehingga tahu tekanan darah, kadar hemoglobin sampai penyakit darah lainnya seperti hepatitis. Jika ada infeksi sesuai diuji di lab, petugas akan memanggil si pemilik darah agar penyakitnya bisa diobati. Suartika yang merupakan pendonor aktif dan sudah 17 kali mendonorkan darahnya menambahkan, kegiatan donor darah yang digelar SMPN 2 Tabanan ke depannya tidak hanya mengajak intern sekolah tetapi juga melibatkan orangtua murid untuk ikut berpartisipasi. (ad0867)

Bali Post/kmb24

LUNCURKAN - Polres Tabanan meluncurkan pelayanan online, Rabu (12/10) kemarin.

bisa langsung mendaftar di sana. Tinggal ikui petunjuknya. Lebih efisien karena bisa dilakukan di mana saja tanpa harus datang langsung,’’ ujarnya. Setelah mengisi semua ketentuan dalam proses pendaftaran, masyarakat kemudian datang ke Polres dengan menunjukkan ID dan petugas akan langsung memverifikasi kelengkapan berkas. Setelah dinyatakan lengkap, petugas selanjutnya mengarahkan ke proses berikutnya. “Misalnya di Samsat Online, ketika berkas sudah lengkap pemilik kendaraan bisa membayar ke loket,” jelasnya. Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto menjelaskan, peningkatan pelayanan publik berbasis IT ini sesuai dengan UU RI Nomor 22 Tahun 2009. Layanan ber-

basis IT merupakan salah satu langkah untuk meminimalisir terjadinya pungutan liar sekaligus meningkatkan kepercayaan publik kepada kepolisian. Meski sudah ada layanan online, pelayanan SIM keliling tetap diadakan. Sebab, tidak semua masyarakat memahami sistem online dan jaringan sinyal di setiap daerah berbeda-beda. Dalam layanan Quick Respons, masyarakat bisa melaporkan kejadian di lingkungannya secara online sehingga dapat direspons cepat oleh petugas terutama kasus kecelakaan lalu lintas. ’’Tabanan cukup tinggi angka kecelakaannya. Adanya Quik Respons bisa memberikan informasi secara cepat dan langsung ditangani,’’ ungkap Marsdianto. (kmb24)


15

Kamis Umanis, 13 Oktober 2016 Hasil Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Amerika Selatan Bolivia Kolombia Argentina Chile Venezuela

vs Ekuador vs Uruguay vs Paraguay vs Peru vs Brazil

1. Brazil 2. Uruguay 3. Ekuador 4. Kolombia 5. Argentina 6. Paraguay 7. Chile 8. Peru 9. Bolivia 10. Venezuela

10 10 10 10 10 10 10 10 10 10

6 6 5 5 4 4 4 2 2 0

3 2 2 2 4 3 2 2 2 2

1 2 3 3 2 3 4 6 6 8

2-2 2-2 0-1 2-1 0-2

23-9 21 21-7 20 18-14 17 15-12 17 11-9 16 10-12 15 15-16 14 11-19 8 11-20 8 9-26 2

Zona Eropa Grup C Rep. Ceko Jerman Norwegia 1. Jerman 2. Azerbaijan 3. Irlandia Utr. 4. Norwegia 5. Rep. Ceko 6. San Marino

vs Azerbaijan vs Irlandia Utara vs San Marino 3 3 3 3 3 3

3 2 1 1 0 0

0 1 1 0 2 0

0 0 1 2 1 3

8-0 2-0 4-2 4-5 0-3 1-9

0-0 2-0 4-1 9 7 4 3 2 0

Grup E Denmark Kazakhstan Polandia 1. Montenegro 2. Polandia 3. Romania 4. Denmark 5. Kazakhstan 6. Armenia

vs Montenegro vs Romania vs Armenia 3 3 3 3 3 3

2 2 1 1 0 0

1 1 2 0 2 0

0 0 0 2 1 3

7-1 7-5 6-1 3-4 2-7 1-8

0-1 0-0 2-1 7 7 5 3 2 0

Grup F Lithuania Slovakia Slovenia 1. Inggris 2. Lithuania 3. Slovenia 4. Skotlandia 5. Slovakia 6. Malta

vs Malta 2-0 vs Skotlandia 3-0 vs Inggris 0-0 3 3 3 3 3 3

2 1 1 1 1 0

1 2 2 1 0 0

0 0 0 1 2 3

3-0 5-3 3-2 6-5 3-2 1-9

7 5 5 4 3 0

Brazil Pimpin Zona Amerika Selatan

Montevideo Brazil menuju puncak klasemen sementara kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan menyusul kemenangan 0-2 atas tuan rumah Venezuela, Rabu (12/10) kemarin. Laga ke-10 kualifikasi itu juga diwarnai dengan tumbangnya Argentina saat menjamu Paraguay. Brazil mengemas 21 poin menyusul kemenangan ke-6 saat melawat ke Venezuela. U r u g u a y y a n g menahan imbang Kolombia 2-2, menempati posisi kedua dengan selisih 1 poin dari Brazil. Ekuador ditempati ke-3 dengan 17 poin usai menahan tim lemah Bolivia 2-2. Kolombia di tempat ke-4 dengan 17 poin diikuti Argentina (16), Paraguay (15) serta Chile (14). Arturo Vidal menjadi pahlawan Chhile saat meraih kemenangan tipis 2-1 atas tamunya Peru. Di Merida, gol di masing-masing babak oleh Gabriel Jesus dan Willian membawa Brazil menaklukkan tuan rumah Venezuela. Sayangnya laga di Estadio Metropolitano tidak berjalan mulus karena listrik padam selama beberapa waktu. Tapi gangguan itu tak bisa menghentikan tim Samba meraih kemenangan sekaligus menghuni puncak klasemen. Ini menjadi kemenangan beruntun ke-4 bagi tim asuhan Tite yang menggantikan Dunga usai kegagalan Brazil di Copa America Centenario, Juni lalu. Argentina memulai laga ke-10 dengan hasil mengejutkan di Cordoba. Tim Tango menyerah 0-1 atas Paraguay lewat serangan balik cepat yang diperagakan Derlis Gonzalez pada menit ke-18. Absennya Lionel Messi nampak memberi dampak yang signifikan terhadap buruknya serangan tim tuan rumah. Tercatat Argentina hanya mampu mengoleksi 2 poin dari potensial 9 poin pada tiga pertandingan terakhir, minus Messi. Kiper Paraguay Justo Villar tampil menawan dengan aksi penyelamatannya. (kmb39/afp)

Bali Post/afp

LANGGAR - Bek Argentina Marcos Rojo (atas) melanggar pemain Paraguay Hernan Perez pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan, Rabu (12/10) kemarin.

Bali Post/ap

SUNDUL BOLA - Gelandang Jerman Sami Khedira (kanan) menyundul bola bersama pemain Irlandia Utara Lee Hodson (tengah) pada pertandingan Grup C kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, Rabu (12/10) kemarin di Hannover.

Jerman Belum Terhadang Hanover -

Jerman belum terhadang sepanjang tiga pertandingan awal kualifikasi Piala Dunia 2018. Tim asuhan Joachim Loew membekuk Irlandia Utara 2-0, Rabu (12/10) kemarin untuk memimpin klasemen Grup C Zona Eropa. Julian Drexler dan Sami Khedira memastikan kemenangan tim berjuluk die Mannschaft itu pada pertandingan yang digelar di Hanover. Tim juara dunia itu telah mengemas delapan gol dan gawang Manuel Neuer belum sekali pun kemasukan. Secara keseluruhan Jerman hanya dua kali menelan kekalahan dalam 85 kali memainkan pertandingan kualifikasi Piala Dunia. Mereka bahkan tak memberi kesempatan sekecil pun pada Irlandia Utara untuk merebut kemenangan pertama di tanah Jerman dalam 33 tahun. Dengan perolehan sempurna 9 poin, Jerman akan melengkapi kesempurnaan tahun ini bila mengalahkan tim lemah San Marino p a d a

pertandingan 11 November mendatang. Meski pada laga itu, Jerman harus memainkan laga tandang peluang meraih kemenangan cukup besar mengingat lawannya berperingkat 198 dunia.

Pada pertandingan kemarin, Loew kembali menurunkan skuad terbaiknya seperti saat menundukkan Rep. Ceko 3-0 pekan lalu. Sementara rivalnya Michael O’Neill membuat tiga perubahan dari skuad yang mengalahkan San Marino 4-0. Kyle Lafferty yang mencetak gol pada pertandingan itu, kembali menduduki bangku cadangan. Jerman yang menundukkan Irlandia Utara 1-0 di Piala Eropa lalu, langsung memimpin 2-0 dalam waktu kurang dari 20 menit. Mario Goetze sempat menguji kiper Michael McGovern di awal pertandingan dan Jerman baru mampu mengoyak gawang tamunya menit ke-13. Thomas Mueller menyodorkan bola pada Draxler yang kemudian diarahkan ke pojok kanan gawang McGovern. Meski menempatkan se-

bagian besar pemainnya di kota penalti, tim Green and White Army kembali kebobolan empat menit kemudian. Kali ini umpan silang Mesut Ozil disundul Mats Hummels dan diteruskan Khedira ke gawang McGovern. Kebobolan dua gol, tim tamu mengaktifkan serangan. Tembakan Jamie Ward terlalu lemah sehingga dengan mudah bisa diamankan Neuer. Sementara tembakan bebas Oliver Norwood melayang di atas mistar. McGovern yang sempat mementahkan tembakan Joshua Kimmich, di babak kedua lebih sering mendapat ancaman namun seluruhnya bisa diatasi. Sementara Mueller bisa menjebol sarangnya namun wasit menganulir gol tersebut karena offside. O’Neill memasukkan Lafferty di 15 menit terakhir, namun pertahanan Jerman terlalu kuat untuk ditembus. Hingga peluit akhir dibunyikan skor tetap 2-0 untuk keunggulan Jerman. Azerbaijan mencuri satu poin saat melawat ke Ostrava dan

menahan imbang Rep. Ceko 0-0. Tambahan satu poin membawa Azerbaijan menempati peringkat kedua dengan raihan 7 poin. Sementara Rep. Ceko di posisi ke-5 dengan 2 poin. Irlandia Utara dengan 4 poin di posisi ke-3. Di Oslo, Norwegia mencatat kemenangan besar 4-1 atas San Marino untuk menduduki posisi keempat diikuti San Marino sebagai juru kunci. Meski bertindak sebagai tuan rumah, Norwegia kesulitan mengembangkan permainan selama sejam lebih. Usai mendapat gol bunuh diri dari Davide Simoncini pada menit ke-11, Norwegia malah kebobolan oleh gol Mattia Stefanelli di awal babak kedua. Beruntung selama 6 menit, Norwegia mampu menghasilkan tiga gol yang memastikan kemenangan. Adama Diomande memulai proses tersebut dengan menjebol gawnag tim tamu menit ke-77 disusul Martin Samuelsen (82) dan Joshua King (83). (kmb39/afp)

Slovenia Tahan Three Lions

Penyerang Polandia Robert Lewandowski.

Bali Post/rtr

Lewandowski Bawa Polandia Raih Kemenangan Dramatis Warsawa Robert Lewandowski memastikan kemenangan Polandia 2-1 atas Armenia pada laga Grup E Piala Dunia 2018 di Warsawa, Rabu (12/10) kemarin. Kemenangan dramatis itu tejadi saat pertandingan hendak berakhir. Tuan rumah Polandia diuntungkan dengan gol bunuh diri Hrayr Mkoyan tiga menit setelah babak kedua dimulai. Namun tim tamu mampu menyamakan skor dua menit selanjutnya lewat gol Marcos Pizzelli. Polandia tak mampu mengambil keuntungan dengan keunggulan jumlah pemain setelah pemain Armenia Gael Andonian dikartu merah pada menit ke-30. Namun pertahanan ketat Armenia terbukti efektif untuk mencegah bertambahnya gol.

Saat tim tamu merasa akan pulang dengan mencuri satu poin, Lewandowski memberi perbedaan. Penyerang Bayern Munich itu menyundul bola dan mengoyak gawang Arsen Beglaryan di injury time. Tambahan tiga poin ini memastikan Polandia menempel pimpinan klasemen Grup E Montenegro dengan sama-sama mengoleksi 7 poin. Armenia menjadi juru kunci belum menghasilkan poin. Montenegro membuat kejutan dengan menghancurkan tim Dinamit Denmark 0-1 di depan pendukungnya sendiri. Gol tunggal apada laga di Kopenhagen ini diciptakan Fatos Beciraj. Kekalahan ini memaksa Denmark tertambat di posisi ke-4 dengan 3 poin. Rumania yang bermain imbang 0-0 dengan

Kazakhstan di Astana di posisi ketiga. Usai pertandingan Rumania melaporkan timnya mengalami kecurian uang tunai dan beberapa benda pribadi. Stasiun televisi Rumania DolceSport TV melaporkan pihak Rumania sudah mengajukan protes atas kejadian tersebut. ‘’Kami belum mengetahui siapa pencurinya dan hampir tidak ada harapan untuk membongkar kasus ini,’’ ujar penasihat pribadi Ketua Federasi Sepak Bola Rumania Razvan Burleanu, Andrei Vochin. Andrei mengatakan kejadian pencurian itu terjadi kala para pemain sedang melakukan latihan. Setidaknya ada 12 pemain dan seorang pemijat yang melaporkan kehilangan uang serta barang. (kmb39/afp/ant)

Ljubljana Persoalan Inggris tidak semata-mata Wayne Rooney saja. Kendati mantan kapten timnas itu ditempatkan sebagai pemain pengganti, Inggris tak mampu berbuat banyak dan ditahan imbang Slovenia 0-0 pada pertandingan Grup F kualifikasi Piala Dunia 2018, Rabu (12/10) kemarin di Ljubljana. Pelatih sementara Inggris Gareth Southgate memasukkan Rooney pada menit ke72, namun tetap saja the Three Lions tak mampu mengubah peruntungannya. Bahkan, mereka diuntungkan tidak kalah pada laga yang digelar di Stadion Stozice. Sebaliknya, kiper Inggris Joe Hart yang memperlihatkan penampilan terbaiknya dengan serangkaian penyelamatan. Meski tersingkirkan di klub lamanya, Manchester City, Hart menggagalkan upaya Jasmin Kurtic, Josip Ilicic dan Bostjan Cesar. Inggris memiliki peluang melalui Daniel Sturridge, Andros Townsend dan Jesse Lingard. Namun ketiganya masih belum mampu menaklukkan kepiawaian kiper Slovenia Jan Oblak. ‘’Dia fantastis,’’ puji Southgate menyaksikan kerja keras Hart mengamankan gawangnya. ‘’Penampilan gemilangnya membawa kami meraih poin.’’ Tambahan satu poin ini masih menempatkan Inggris di puncak klasemen Grup F dengan 7 poin. Slovenia di posisi ke-3 dengan 5 poin sama seperti peringkat kedua Lithuania usai menaklukkan Malta 2-0 pada laga di Vilnius. Sementara Skotlandia di posisi ke-4 disusul Slovakia dan dan Malta. Skotlandia menelan kekalahan 0-3 dari Slovakia sata melawat ke Trnava. (kmb39/afp)

Bali Post/rtr

Kiper Inggris Joe Hart membuat penyelamatan pada pertandingan melawan Slovenia.


OLAHRAGA

16

Kamis Umanis, 13 Oktober 2016

Kemenpora-PSSI Sepakat Kongres Dipindahkan ke Jakarta Jakarta (Bali Post) -

Setelah terjadi polemik berkepanjangan, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan PSSI akhirnya mendapatkan titik temu terkait lokasi pelaksanaan Kongres PSSI dengan agenda utama pemilihan kepengurusan baru periode 2016-2020 yaitu di Jakarta.

BP/nel

KEMBAR - Kadek Agus Yoga Arta Wardana Putra (kanan) bersama Komang Agus Yogi Arta Wardana Putra.

Si Kembar Yoga dan Yogi

Bahu-membahu di Lapangan SI KEMBAR Kadek Agus Yoga Arta Wardana Putra dan Komang Agus Yogi Arta Wardana Putra ikut andil membawa Putra Tresna juara Piala Soeratin Bali. Bahkan, Yoga menyandang predikat pemain tersubur dengan mengoleksi 9 gol. Sedangkan Yogi membuntuti dengan menyumbang 7 gol. ‘’Kami biasa bahu-membahu di lapangan dan chemistry kami sudah padu,’’ tutur Yoga dan Yogi. Malah jika salah satu tidak diturunkan pelatih, mereka merasa pincang di lapangan, sebab tidak ada yang memberi umpan bola. Maklum, Yoga dan Yogi sejak kecil dibina di SSB Guntur, dan hingga kini posisinya selalu berdampingan. Yoga sebagai penyerang, sedangkan Yogi di posisi sayap. Herannya, si kembar ini dalam tiap kali latihan, jika salah satunya dipanggil pelatih, secara reflek keduanya menoleh pada sumber suara. ‘’Ya saya tidak tahu mengapa, jika Yoga dipanggil Yogi pasti ikut menoleh juga, dan sebaliknya,’’ papar pesepak bola yang lahir di Denpasar, Juni 1999 ini. Yoga dan Yogi kini sekelas di Jurusan IPA-8, kelas III SMA Dwijendra. Mereka juga satu sekolah di SMP Dwijendra, serta sama-sama masuk di SDN Sumerta, dan TK Pertiwi. ‘’Saya ingin membawa Putra Tresna tembus semifinal di nasional,’’ ucap Yogi. Yoga menimpali, dirinya ditangani pelatih Dede Mahatma Darma bukan sekadar diajari bermain bola. Namun lebih dari itu, dirinya juga dibekali etika, moral, tata krama dan sopan-santun. Oleh sebab itu, mereka tak terlalu berharap banyak pada karier sepak bola. ‘’Ya... kami lihat dulu sampai di mana, apakah tenaga kami masih diperlukan klub yang berkiprah di kancah nasional. Yang jelas, kuliah dan kerja lebih penting,’’ ungkap putra kedua dan ketiga pasangan Ketut Gede Suwardana dan Ni Wayan Asih ini. (nel)

BU Incar Kemenangan atas Persela Lamongan

Keputusan tersebut didapat setelah ada pertemuan singkat antara Menpora Imam Nahrawi, Plt. Ketua Umum PSSI Hinca Panjaitan, Sekjen PSSI Azwan Karim serta Komite Pemilihan PSSI Agum Gumelar di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (12/10) kemarin. ‘’Pemerintah sebenarnya tetap berharap di Yogyakarta. Namun, setelah ada pertimbangan dan dasar kepentingan yang lebih besar maka

kongres tetap berjalan sesuai jadwal. Bukan di Yogyakarta atau Makassar, tetapi di Jakarta,’’ kata Kepala Komunikasi Publik Kemenpora Gatot S Dewa Broto usai pertemuan. Menurutnya, sebelum ada keputusan tersebut antara Kemenpora dan PSSI samasama menyampaikan latar belakang kenapa kongres direkomendasikan di Yogyakarta. Begitu juga dengan PSSI yang sudah menetapkan

lokasi kongres di Makassar. ‘’Pertemuan berlangsung dengan baik. Setelah menjelaskan masing-masing latar belakang, maka semuanya memahami,’’ kata pria yang juga Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora itu. Dengan adanya keputusan ini diharapkan tidak ada lagi polemik. Meski sudah ada kesepakatan belum bisa sepenuhnya dijalankan oleh PSSI. Apalagi induk organ-

isasi sepak bola Indonesia itu juga harus melakukan komunikasi ulang dengan AFC dan FIFA. Menurut Sekjen PSSI Azwan Karim, dengan waktu yang ada pihaknya memang harus bergerak cepat karena persiapan di Makassar sebelumnya telah berjalan. Sebelum menentukan langkah, pihaknya terlebih dahulu mengomunikasikan hasil pertemuan dengan Komite Eksekutif (Exco) PSSI. ‘’Tugas saya adalah mengomunikasi hasil pertemuan ini di ke Exco. Selanjutnya hasil ini akan dirapatkan kembali. Yang jelas, kami memang harus bergerak cepat,’’ katanya

usai pertemuan. Terkait komunikasi ulang dengan AFC dan FIFA, katanya, pihaknya menegaskan akan segera dilakukan. Pihaknya tidak ingin apa yang dilakukan berbenturan dengan aturan organisasi yang ada. Apalagi AFC dan FIFA sebelumnya dijadwalkan akan menghadiri Kongres PSSI di Makassar. Jika dilihat dari tahapan yang akan dilakukan PSSI, keputusan terakhir bakal ada di tangan Exco, AFC dan FIFA. Hanya jika komunikasi terjadi deadlock maka peluang kongres diundur selama delapan pekan sesuai dengan statuta cukup terbuka. (ant)

Nishikori Lolos ke Final Tours London Petenis Jepang Kei Nishikori untuk ketiga kali berturut-turut akan tampil di putaran final ATP Tours bulan depan. Ia menjadi petenis kelima yang dinyatakan lolos untuk turnamen penutupan musim yang digelar di London. Petenis nomor empat dunia berusia 26 tahun itu bergabung dengan tiga petenis papan atas dunia yaitu Novak Djokovic, Andy Murray dan Stanislas Wawrinka pada event yang mempertemukan petenis terbaik musim ini. Satu lagi petenis yakni peringkat enam dunia asal Kanada Milos Raonic, juga dinyatakan lolos ke London, pernyataan dari ATP, Rabu (12/10) kemarin. Nishikori tampil mengesankan sepanjang tahun ini. Dia meraih gelar Tours ke-11 di Memphis Terbuka dan lolos ke perempatfinal Australia Terbuka serta masuk semifinal AS Terbuka. Nishikori baru-baru ini menjalani perawatan cedera otot yang dia alami selama ikut pertandingan di Jepang Terbuka pekan lalu. Cedera tersebut memaksa dia harus absen di Shanghai Masters pekan ini. (afp/ant)

Bali Post/022

KEJURPROV - Pemain softball dari Smanab bersiap-siap memukul bola pada hari pertama Kejurprov Sorftball di Lapangan Kompyang Sujana, Rabu (12/10) kemarin.

Kejurprov Softball

Tim Putra Smanab Cukur Bakta

Denpasar (Bali Post) Tim putra SMAN 1 Abiansemal (Smanab) sukses mencukur lawannya SMAN 1 Kediri, Tabanan (Bakta) dengan skor 31-0 pada hari pertama Kejurprov Softball di Lapangan Kompyang Sujana, Rabu (12/10) kemarin. Hasil lainnya, Golden Wing (GW) A menang atas Golden Wing B 9-1, dan SMAN 2 Tabanan (Bisma) menundukkan SMAN 1 Kuta Utara (Sakura) 11-10. Di sektor putri, Sakura menundukkan SMAN 2 Denpasar (Resman) 12-11,

Mangupura (Bali Post) Usai dihajar Persiba Balikpapan di Stadion Wayan Dipta, Gianyar, Bali United (BU) melanjutkan kompetisi Torabika Soccer Championshif dengan menghadapi Persela lamongan di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (13/10) hari ini. BU Bertekad mencuri poin pada laga tandang ini. Pelatih BU Indra Sjafri menjelaskan timnya datang mengemban misi kemenangan setelah kandas di laga kandang lawan Persiba Balikpapan. ‘’Bali United memang ada dua pemain absen karena akumulasi kartu. Tetapi, pemain yang kami bawa siap untuk mengincar kemenangan di kandang Persela Lamongan,’’ ungkap Indra Sjafri saat dikonfirmasi, Rabu (12/10) kemarin. Pelatih asal Padang, Sumatera Barat itu mengatakan, 20 pemain yang dibawa itu memang semuanya dalam kondisi fit dan siap diturunkan. ‘’Kami siap tidak sekadar KONTRAKTOR bertanding ke sini, tetapi ingin meraih poin yang sebelumnya hilang,’’ jelas Indra Sjafri. Sementara itu, kapten BU Fadil Sausu menegaskan pasti ingin poin penuh di kandang Persela. Kemenangan ini sangat penting bagi tim untuk meningkatkan memotivasi semangat. ‘’Tidak hanya kami yang ingin menang, tetapi seluruh punggawa Bali United ingin hasil 3 poin,’’ tegas Fadil Sausu. Di satu sisi pelatih Persela Lamongan Aji Santoso menegaskan, sudah melakuTOUR kan persiapan akhir. Meskipun di pertandingan sebelumnya timnya banyak mendapatkan peluang tetapi gagal. ‘’Maka dari itu kami perbanyak untuk finishing bagi pemain depan. Kami tahu Bali United berisi pemain berkualitas. Mudahmudahan pertandingan berjalan dengan lancar. Kami menginginkan sepak bola yang bersih untuk mencapai kemenangan guna mendongkrak posisi tim,’’ beber Aji Santoso. (kmb41)

DIJUAL MOTOR

INTERIOR

SMAN 5 Denpasar (Smanela) unggul atas SMAN 1 Denpasar (Smansa) 11-1, serta Bisma mengalahkan SMAK Santo Yoseph (Sanjose) 9-7. Ketua Umum Pengprov Perbasasi Bali Made Suartana menyatakan Kejurprov Softball melibatkan tim dari daerah Denpasar, Badung, Tabanan, dan Gianyar. ‘’Untuk putra diikuti 6 tim, sedangkan putrinya 9 tim,’’ jelas Suartana. Tujuan Kejurprov, sebagai ajang untuk mengukur

kemampuan tim menjelang pelaksanaan Porprov Bali di Gianyar 2017. ‘’Cabor sofball resmi dipertandingkan pada Porprov mendatang,’’ kata Suartana. Sementara itu, Ketua Panpel Soenardjan menyatakan olahraga softball ini mengasah kecekatan berpikir. Selain itu, pemainnya menuntut fisik prima, utamanya dalam memukul, menangkap, serta melempar bola. Kejurprov dihelat sampai dengan Minggu (16/10) mendatang. (022)

Petenis Jepang Kei Nishikori.

Bali Post/ap


Kamis Umanis, 13 Oktober 2016

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

Salesman/Girl Gaji 3Jt Hub.082147591197(tdk SMS)

A.BP.001.10.16.0000025

Dbth Krywn Admin Counter Laki2 PT.Indocandle Jl.Tk Batanghari XIV No.10 P.8955977-78

A.BP.001.10.16.0000860

Dcr Krywti u/Wr.Babi Guling SariKembar 99 TegalJaya,Dalung Brpglmn Gj.2Jt,081338665134

A.BP.001.10.16.0000727

** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga

A.BP.001.10.16.0000622

Dibth Auditor Min D3,Kirim CV ke Email divisiaudit4@gmail.com /Jl.Tk Irawadi 18A Panjer Dps KAP Budhananda Munidewi,245644

!!Karyawati min SMA Rajin, Teliti,SIM C,Sumber Abadi Bgn. Jl.Buluh Indah 789 Dps, Bw Lamaran Lgsung Kerja!

Dbthkn Krywn Llsn SMK/SMA Sgl Jrsn Max.22Th Mnj Oprtr Msn Air Dutmkn Laki2 Krm Lmrn ke: hrd_tiara@yahoo.com (0361)8450372

*Kary Warung Jajan Bali SD/SMP /SMU Gaji ± 2-3Jt,08113804027

Dcr 2 Programer Menguasai Delphi/VB.Net Diutamakan Berpengalaman Hub.08123963258

A.BP.005.10.16.0000862

A.BP.001.10.16.0000826

Bella Vista Coffee Shop/Super Market urgent need,Waitress,SPG, Waiter,Cook Helper,BaristaDW send cv direct to Jl.Padma utara No.2 Legian Kuta

B.BP.154.10.16.0000403

Bth Cpt Staf utk Biro Jasa, Inggris Aktif, krj office & Lap Bs Comp Hub:Evi 081286126131

A.BP.001.10.16.0000745

A.BP.001.10.16.0000710

Cr PRT Serius Krj tinggal dlm Gaji 1,3jt Tlp.089509255504

A.BP.001.10.16.0000748

Cr Waitress Wanita Max 25Thn Resto di Penatih 085337377088

!!!Dicari PRT Wanita Usia Max 30Th Gaji 2Jt Hub.082144158519

!!!Urgent! Butuh 10 terapis wanita di Renon&Canggu,Gj Menarik+Bonus+Lembur+THR Telp: 9002588,081239621123

A.BP.001.10.16.0000157

A.BP.001.10.16.0000678

A.BP.001.10.16.0000848

Dcr Karyawan Laundry di Kuta Lima Warna L.T 081933110424

A.BP.001.10.16.0000723

A.BP.001.10.16.0000812

A.BP.001.10.16.0000672

Dcr sgr Tnga Kasir , Kolektor, penddkn SMU/SMK,Koordinator Simpan Pinjam, pnddkn S1 semua A.BP.001.10.16.0000823 jurusan, Pria/Wanita, umur B.BP.166.10.16.0000432 Dcr:Front Office,Housekeeping, !!Dcr Admin wnt bs Komputer utk maks. 27th.Lam ke KKB Bali Mart, Driver,Engineering,Bellboy, Security,PRT&Bag.Hukum utk Hotel di Canggu hub. 081999337447 Jl .Kepundung No. 61 A Dps atau B.BP.004.10.16.0000433 Email:kkb_jobvacancy@yahoo.com Hub.PO BOX 2005 Kuta Bali G.01 Dicari Teknisi Komputer Gaji+ B.BP.164.10.16.0000424 Bonus,Hubungi Hp. 08123600152 Dcr:Salesman,2 org,u/Oli Shell Dicr Sopir Hub.Komang A.BP.001.10.16.0000411 Peng.Dipelumas,Lk Srt Bw ke PT 085100454671 0361-8464506 Dicari-Krywati-Min-SMA,Cerdas B.BP.154.10.16.0000356 Banoli Jl.Buluh Indah 75 Dps A.BP.001.10.16.0000599 Kompt Exel-KW Kontrol-Packing Hideaway Ungasan Residence Dcri Theraphist Spa&Reflexy Tgl diluar-Trspt sndri-Gaji bg akan buka Unit Baru.Bagi Pglm 087861382068/081337296972 Kerobokan-Br Anyar 08174716179 Rekanan yang Berminat Bisa A.BP.001.10.16.0000835 B.BP.004.10.16.0000159 Memasukan Company Profile Dicr Speak Chinese Services Dicari:Kolektor,Admin,Sopir, PT.Neverneverland Travel Perakitan,OB.Lam Dibawa Langsung untuk Proses Tender.Hubungi HP:082144065665(Ita)/Bisa 0361-757636/08113869543 ke PT.Diva Jl.Gatsu Tengah 308 B.BP.004.10.16.0000254 Email ke:ita_oreo@yahoo.co.id Dps/085737736449 Dibutuhkan:Therapist-DW & B.BP.820.10.16.0000417 A.BP.001.10.16.0000778 Receptionist, D/U: Dicr Adm,SMA,D1,D2,Tng Srbutan Rumah Makan di Batubulan Cari Berpengalaman Hub:772120 Krm E:cahayahrd99@gmail.com Cook,Asst Cook H:081338609999 B.BP.004.10.16.0000425 A.BP.001.10.16.0000829 A.BP.001.10.16.0000845 Dicari Pembantu utk Vila Sanur Dicr House Keeping, Marketing, Ymh Bisma Dicr 1.Mekanik 2.SMA Serius Tinggal Dalam Sedikit Kasir Ketupat Resto,0811392894 /D1/S1 Hub.T.Umar 142 Dps English Hub:081338639511

Dcr Karyawan Pria,Min.SMU/SMK. Hub:Toko Istana Motor,Denpasar Gatsu Barat 358A/081-236715011

Dcr: Reseptionist/FO,HK,Puri Asih Htl,Jl.Pantai Kuta40,Kuta

A.BP.001.10.16.0000846

Dcr Penjahit&Pengepul Jahitan, bsHarian/Borongan,adaBPJS,Mess, Uang Hadir,THR,area Canggu H:082897030616 - 087727777767

A.BP.004.10.16.0000551

Dcr 5Sales Counter Cantik&Supel Dcr R.Boy,Tk.Kebun Pnglmn/Blm bs Inggris D1/D3 Pariwisata ut Htl Snr-08123806399/287174 A.BP.001.10.16.0000855 Hub.Merrys Tour T:081238340636 Dcr Sgr Terapist/FrontOffice-F A.BP.001.10.16.0000854 Dcr Accounting Berpengalaman & Hub:PT.QRG Jimbaran 8480379/82 A.BP.001.10.16.0000336 Admin Jl.Ry.Kuta 98 T:766308 Dcr Sgr krywn!Pbrk Roti:Baker& A.BP.001.10.16.0000714 Sopir Cafe:Waitress utk Areal Dcr Administrasi Min.SMA/SMK Sanur&Uluwatu Hub:081999057909 Hub:484458 Almt Jl.Gn.Kidul A.BP.001.10.16.0000673

A.BP.001.10.16.0000815

Dcr Tkng Masak & Tng Serabutan Tgl&Fsltas Dalam H.08174716050

A.BP.001.10.16.0000820

Dcr,Acc D3 Pengalaman Travel, (Merangkap OP) Jimbaran Ubud, Emailke fadjarlontoh1@gmail.com

Dcr Cleaning Service&Krywan/ti Rajin&Jujur Hub:082147594588

Dcr Karyawan Admin & Serabutan Hub.Surya Jaya Catering, Jln.Tukad Irawadi 20 Panjer A.BP.001.10.16.0000834

A.BP.001.10.16.0000838

B.BP.004.10.16.0000291

*Info Kerja Keluar Negri Pasti Berangkat Resmi utk Semua Umur H: 081337903069, 085953774417

B.BP.154.10.16.0000430

A.BP.001.10.16.0000843

A.BP.001.10.16.0000656

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Swift ST’08AT Htm AsDK 115JtNg Dijual Rmh 2KM Siap Huni 650Jt DAIHATSU Xenia R Dlx’13Slv AirBag 136Jt P.Saelus2Kamboja7/085101850689 Bs KPR Dalung Hub:081934371675 A.BP.001.10.16.0000857 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 A.BP.001.10.16.0000770 Szk Splash Th’11 Merah manual A.BP.001.10.16.0000863 Djl Perum Permata Hijau Hub. Hub.085298977359,087861773170 ISUZU A.BP.001.10.16.0000849 Hub.(0361)466840,081934310335, Isuzu DMax Dbl Kabin 2007 DK TOYOTA 081936072348 Smst Br Jrg Pakai,081999960646 Inova G’05,Silver,Tng 1, A.BP.001.10.16.0000581 A.BP.001.10.16.0000825 Audio TV,SmstBaru,T.0817555449 Rmh Lt2 1,03are Strategis.Jl. MITSUBISHI A.BP.001.10.16.0000852 1 Bus Medium FE84GBC Karoseri Bukit Sari IV/3. 081908233350 Yaris E’06 Hitam,Manual+Yaris Adiputro Hub:265007 A.BP.001.10.16.0000814 S Lmtd’12,Merah T.0811386300 A.BP.001.10.16.0000713 A.BP.001.10.16.0000853 Rumah 2Lantai,2Kamar,Harga 400 L300PU Th11 AC As Bali Pw Stng AN Avanza G’13Slv AirBag 156Jt Sasis&Bak Msh Asli081337328282 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 Jutaan,Jimbaran,08113846158, A.BP.001.10.16.0000670 081338282678 A.BP.001.10.16.0000859 PT.Dipo Star Finance A.BP.001.10.16.0000696 AN AvanzaG’12Pmk Htm M/T 144Jt 2 Ranger,2 FE74HDV,1 Excavator P.Saelus2Kamboja7/085101850689 !Kargo Lt2 Siaphuni 200/130 A.BP.001.10.16.0000858 1 FESHDX,1 Flf Tlp.265007 3KT4KM Grs IMB H:1,3M 081246060170 A.BP.001.10.16.0000704 Fortuner’2007 Hitam Asli Bali B.BP.004.10.16.0000435 Pajero Dakker 4 x 2 hitam’2012 Pribadi Original 081236725446 A.BP.001.10.16.0000851 Hub.0818558070 KOST B.BP.154.10.16.0000429 Super Elite Bule Sanur S.Pool, DICARI MOTOR SUZUKI Lengkap 3Jt UP:087762566220 “081916157168” Dijual APV Matic Hitam’07 A.BP.001.10.16.0000591 Beli Vario,Scopy,Beat&sgl merk Hub:085738732229 A.BP.005.10.16.0000844

KarimunGX’06Slvr AsDK Mls 71Jt P.Saelus2Kamboja7/085101850689 A.BP.001.10.16.0000856

Splash GL’12 Manual Htm Mulus AsBali Istmw H:081239600959 A.BP.001.10.16.0000850

RUPA-RUPA

A.BP.001.10.16.0000816

DIJUAL RUMAH **Rumah Murah 2Kamar, Harga Mulai 255Jt,Candidasa Dp5Jt 081337388558,081338282678 A.BP.001.10.16.0000697

DISEWAKAN RUMAH Rmh Lt.3,KT 6,KM 3,Gdng 1,Gras 2 Mbl Cck utk Usaha Jl.Belimbing 30 Dps Hub:081339260989087861148936

A.BP.001.10.16.0000693

Dikont rumah kost: 8KT di Kuta Hub.081999139472

B.BP.154.10.16.0000427

Kont Rmh Baru 2Lt Jl.Akasia 3KT,2KM,Carport H.08123888637

A.BP.001.10.16.0000841

!Gatsu Brt 1,4Are Penamparan Bns Kosan 525Jt/A Jl8m 087761348011

B.BP.004.10.16.0000434

Jl Tanah 250Jt/A dekat Bypass di Pering Jl.Utama 08123923726

A.BP.001.10.16.0000827

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

BIRO JASA

A.BP.001.10.16.0000553

Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006

A.BP.001.10.16.0000592 Jual Tnh Kav + Rmh Murah di DIJUAL TANAH Krdt Srtfkt Prss Cpt Tdk Ribet Jimbaran Ungasan 081337680729 A.BP.001.10.16.0000847 Ada Dana Tlngn Hb:082144394889 Tnh 1A Jl.Akasia XV Tanah Dijual Bali di Daerah Dps 085101618117/08553902229 A.BP.001.10.16.0000570 A.BP.001.10.16.0000839 Negare 2,36Ha,langsung dapat Peluanasan/Gastun kartu kredit Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & Digunakan untuk Shrimp Farm promo 2,3% Hub.082340004545 95 Jt/A Bs Kredit 087862450004 Hubungi Kent.08196015552 A.BP.001.10.16.0000127 A.BP.001.10.16.0000669

Dijual Tanah di Sembung Mengwi 150Jt/Are Nego 081239013392

A.BP.001.10.16.0000810

Djl Tanah Pinggir Pantai u/ Hotel 081337112202

A.BP.001.10.16.0000169

Djual Tanah 3,6Are Jl.Bedahulu XVIII Hub:081246204689

A.BP.001.10.16.0000822

Murah Tanah Kavling 25jt/Are, Tersedia 1are,1,5are dan 2are, Jl.Beton 5M,Hub: 081236359898

A.BP.001.10.16.0000747

J.T 2Are Sembung Jl.Utama Dpsr Singaraja 190Jt/A 081238453539 Dikont.Rmh Strtgs Bs u.Ktr,PAM Lstrk,AC,Jln Lebar,di Jl.Gatsu I/17 No.15 Dps H.0811846858

A.BP.001.10.16.0000821

DIJUAL MOBIL

A.BP.169.10.16.0000837

Tanah Kavling,Pusat Kota Gianyar darmagiri 081338282678, 081337388558,08113846158

A.BP.001.10.16.0000690

SERVICE

B.BP.033.10.16.0000374

BU dijl 2 are dkt GWK Jimbaran. 081237214815

B.BP.004.10.16.0000437

DISEWAKAN VILLA Sewa Private Villa di Legian Private Pool Ijin Lkp,Owner: 081338232023/081999079779 A.BP.001.10.16.0000467

KONTRAKTOR Aditya Design, Bangun/Renov Rmh, Vila,Ruko,Kos IMB 081337099764 B.BP.004.10.16.0000436

RUPA-RUPA 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088 B.BP.164.10.16.0000423

SERVICE

PELUANG BISNIS

KURSUS Daycream Serum Toner Lulur Semir Ban Compon Fiber, 08155026593 A.BP.001.10.16.0000832

MESIN Dijual Hamada 600CD+Inverter Folio Hrg 55Jt Hb.082144165846 A.BP.001.10.16.0000833

PELUANG BISNIS Pinjaman tp jaminan, permohonan pasti disetujui,082144074049

ALUMINIUM BIRO JASA

A.BP.001.10.16.0000766

BIRO JASA !!!SediaPembntu/Babysitter png Lmr siap krj,081237903622resmi B.BP.135.10.16.0000431

BIRO JASA

FOTOCOPY SERVICE SPA

SERVICE

SPA

SERVICE

BIRO JASA

BIRO JASA


EKONOMI

18

Rupiah Menguat 19 Poin

Bali Post/ant

MENGUAT - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu (12/10) sore bergerak menguat sebesar 19 poin. Rupiah menjadi 13.013 dibandingkan sebelumnya di posisi 13.032 per dolar AS.

Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu (12/10) sore bergerak menguat sebesar 19 poin. Rupiah kemudian menjadi 13.013 dibandingkan sebelumnya di posisi 13.032 per dolar AS. Analis pasar uang Platon Niaga Berjangka Lukman Leong di Jakarta mengatakan, sejumlah data ekonomi domestik yang cukup positif menjaga kepercayaan pelaku pasar uang di dalam negeri, sehingga rupiah terapresiasi terhadap dolar AS. ‘’Secara fundamental,

OJK Apresiasi BPR

Denpasar (Bali Post) OJK Pusat mengapresiasi kegiatan literasi yang dilakukan BPR. ‘’Saya sangat respek kepada BPR-BPR. Walaupun dari sisi aset kecil, saya respek BPR melaksanakan program literasi ini. Saya baca laporan-laporannya bahkan ada BPR di Deli Serdang, satu BPR, walaupun asetnya Rp 14 miliar tapi setiap bulan mereka melakukan kegiatan

literasi,’’ beber Agus Sugiarto, Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan, Selasa (11/10) di Ramada Hotel, Kuta. Lembaga keuangan di middle size, yang asetnya Rp 500 miliar, dalam setahun hanya melakukan kegiatan literasi satu. ‘’Dan mudah-mudahan 138 BPR di Bali kompak punya program literasi,’’ harapnya. Ia berpesan agar lembaga jasa

keuangan yang besar memberi contoh kepada yang kecil, bukan sebaliknya yang kecil memberi contoh yang besar. Ia juga menuturkan terdapat BPR di Purbalingga, salah satu BPR di sana setiap minggu melakukan literasi ke pasarpasar. Lembaga keuangan seperti asuransi yang besar juga banyak yang melakukan kegiatan literasi begitu juga multi-finance.

dengan ekonomi domestik yang relatif stabil wajar jika nilai tukar rupiah bergerak menguat,’’ katanya. Analis ForexTime Limited (FXTM) Lukman Otunuga menambahkan, rilis data penjualan ritel bulan Agustus yang meningkat menjaga fluktuasi mata uang rupiah. Bank Indonesia mencatat, penjualan eceran Indonesia yang tercermin dalam indeks penjualan riil (IPR) Agustus 2016 naik 14,4 persen (year on year), lebih tinggi dibandingkan 6,3 persen pada Juli 2016. (ant)

Menurutnya, literasi berbeda dengan marketing. Marketing adalah menjual produk, sedangkan meliterasi itu memberikan edukasi kepada masyarakat mengingat akses ke jasa keuangan sudah terbuka, jaringan sudah banyak, produk sudah sesuai keperluan masyarakat, tinggal mengajak masyarakat datang memanfaatkan jasa keuangan itu. (kmb42)

Kamis Umanis, 13 Oktober 2016

Bali Miliki Potensi Investasi Paling Menarik

Jakarta (Bali Post) Selain menyimpan pesona keindahan budaya dan alam yang memukau, Bali juga memiliki daya tarik luar biasa bagi para investor dan pencari properti. Hasil survei Rumah.com mengungkapkan, dua kota di Bali yaitu Denpasar dan Badung, masuk dalam 10 kota di Indonesia yang paling diminati pencari properti untuk kategori rumah dan apartemen. Country General Manager Rumah.com Wasudewan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (12/10) kemarin menyebutkan, hasil survei juga mencatat minat sangat tinggi dari para pencari rumah terhadap daerah Denpasar dibandingkan kota-kota lain di Indonesia. Meski data survei BI Bali menunjukkan semua tipe rumah mengalami perlambatan kenaikan harga, namun daya tarik Denpasar tetap kuat, karena merupakan wilayah pusat bisnis penting di Bali. Wacana pembangunan infrastruktur jalan tol yang men-

ghubungkan Denpasar dan Buleleng yang akan menghubungkan pusat bisnis dengan wilayah yang saat ini sedang dibangun, Bali Utara, kata Wesudewan, tentu akan membuat lokasi ini semakin menarik. Di masa depan, Buleleng juga diprediksi menjadi lokasi bandara baru bagi Bali. Ia menambahkan, Bali memiliki potensi investasi sangat menarik. Menurut Knight Frank International, Bali merupakan pulau yang memiliki kenaikan harga properti mewah paling tinggi di dunia, sebesar 15%,

pada tahun lalu. Bali mengalahkan Pulau Mustique di Kepulauan Karibia (5%), Ibiza di Spanyol (5%), dan Bahama (2%). Pengembang Perumahan Karang Sari Mansion Denpasar Teguh Santoso mengatakan, para pembeli rumah di Bali memang kebanyakan orang Indonesia, namun tidak berdomisili di Bali. Bagi mereka, Bali adalah rumah kedua. ‘’Boleh jadi, alam Bali yang sejuk dan hijau membuai siapa saja berhasrat menikmati keindahannya sambil beristirahat,’’ paparnya. (010)


19

Kamis Umanis, 13 Oktober 2016

Pihak Bank Dari Hal. 1

Selain menelusuri aset, polisi juga tengah berkoordinasi dengan pihak bank untuk membuka aliran dana akumulasi senilai Rp 1 miliar pada buku tabungan yang disita dari tersangka MZ. Dia memastikan bahwa rekening Rp 1 miliar yang tersimpan

dalam delapan buah buku tabungan tersebut adalah rekening penampungan. Namun, rekening tersebut atas nama orang lain. Selain delapan buah buku tabungan, polisi pada OTT juga menyita uang. Jumlahnya Rp 34 juta disita dari lantai enam dan Rp 61 juta dari lantai 12 gedung Kemenhub. (kmb4)

Harus Inovatif

Dari Hal. 1

Aktivitas utama yang dijalankan harus memiliki supporting system seperti SDM dan teknologi. Kendati sudah banyak ada teknologi yang canggih, namun kondisi petani dengan small skill tidak memungkinkan untuk menerapkan teknologi canggih itu. ‘’Kita harus inovatif menggunakan teknologi yang memang adaptable untuk kondisi yang bersangkutan. Termasuk juga di production,’’ ujarnya. Supartha menambahkan, sistem ini baru bisa bekerja bila ada control system dalam mengoordinasikan para petani. Sementara ini, pemerintah dinilai membangun kelompokkelompok tani yang orientasinya tidak jelas atau bukan berorientasi pada value (nilai). Sebab, mereka hanya bekerja kalau ada dana atau proyek saja. Gede Wira dari Kadin Bali juga mengungkap hal senada. Ia mengatakan, produk pertanian Bali semestinya bisa terserap optimal di sektor pariwisata. Namun, petani belum tentu mengetahui produk pertanian apa saja yang dibutuhkan sektor tersebut. Belum lagi ketika bicara mengenai kualitas dan kesanggupan mereka untuk menyediakan produk pertanian secara berkelanjutan. ‘’Bali punya produk pertanian yang seharusnya mampu terserap sangat optimal di bidang pariwisata. Contoh, kita punya hotel di sana ada restoran, coffee shop, bar, semua produk yang dijual di sektor pariwisata ini sebenarnya bisa dipenuhi Bali,’’ ujarnya. Wira menambahkan, Kadin Bali berupaya untuk mensinergikan 7 komponen yakni legislatif, perguruan tinggi dan litbang, pelaku agrobisnis dan agro industri, petani, lembaga nonpemerintah, media massa, serta eksekutif untuk membangun sektor pertanian. Khususnya melalui pariwisata. Mestinya ada sebuah gerakan konkret untuk mempertemukan 7 komponen tadi, baik petani, civitas akademika dalam pengembangan teknologi dan pendampingan, maupun

pemerintah sebagai regulator atau pembuat kebijakan dengan para pengusaha yang bergerak di bidang pariwisata. Untuk itu, seluruh komponen bisa duduk bersama melalui sebuah kegiatan. Misalnya, lomba membuat makanan dengan menggunakan bahan baku pertanian lokal. Dari lomba ini, akademisi misalnya bisa memberi masukan untuk meningkatkan kualitas produk pertanian lokal. Sedangkan para petani bisa mendapat informasi mengenai produk pertanian apa yang perlu disuplai sesuai kebutuhan sektor pariwisata. Termasuk bagaimana menjaga kontinuitasnya. Akademisi Fakultas Pertanian Universitas Udayana I Ketut Suada mengatakan, peran Kadin Bali sangat dibutuhkan untuk mengambil hasil-hasil pertanian petani. Bila dikaitkan dengan suplai produk pertanian ke hotel, Kadin juga diharapkan memberi informasi. Utamanya terkait produk pertanian apa yang menjadi kebutuhan hotel dan berapa jumlah yang harus disiapkan petani. ‘’Sehingga nanti kalau sudah ada peran swasta, petani akan otomatis menggabung di kelompok-kelompok membuat produk yang diminta,’’ ujarnya. Suada menambahkan, ketika sudah ada informasi serta kepastian harga yang bagus, petani sudah pasti akan berusaha untuk memproduksi. Terlebih selama ini, petani enggan menyuplai komoditas pertaniannya ke hotel karena harga yang tidak sesuai dan waktu pembayaran yang terlalu lama. ‘’Kadin dan pemerintah daerah punya kewenangan untuk membuat kebijakan mengatur hal itu,’’ jelasnya. (kmb32)

Adanya Gugatan Dari Hal. 1

Ketidakhadiran tersebut diduga sebagian anggota DPD karena adanya gugatan yang diajukan Irman Gusman dan kuasa hukumnya atas penetapan tersangka dirinya. Namun, sinyalemen tersebut dibantah Hatta Ali. Usai melantik dan mengambil sumpah Mohammad Saleh, Hatta menjelaskan bahwa ketidakhadirannya tidak berkaitan dengan surat dari pengacara Irman Gusman kepada MA untuk menunda pelantikan Ketua DPD. Atau pun gugatan Irman kepada Ketua Badan Kehormatan (BK) AM Fatwa, menyusul keputusan BK yang memberhentikannya dari jabatan Ketua DPD.

Hatta Ali menegaskan bahwa gugatan Irman Gusman dan kuasa hukumnya tidak berkaitan dengan proses politik di DPD yang telah memilih Ketua DPD baru pengganti Irman Gusman. ‘’Apa kaitannya? Kami ini tidak mikir soal begitu. Ini kan lembaga politik,’’ tegasnya. Menurutnya, ketidakhadirannya pada rencana awal hanya karena masalah teknis administratif. ‘’Suratnya belum datang. Bukan soal jam kerjanya. Kita berpatokan pada surat siapa yang terpilih. Masak saya datang saya enggak tahu siapa yang terpilih, siapa yang dilantik. Nah kan harus jelas siapa yang dilantik dan siapa yang mengundang,’’ kata Hatta Ali. (kmb4) (ant)

Konsorsium Dari Hal. 1

Berdasarkan perhitungan BPKP, kerugian negara akibat kasus korupsi e-KTP itu adalah Rp 2 triliun, karena penggelembungan harga dari total nilai anggaran sebesar Rp 6 triliun. Pemenang pengadaan e-KTP

adalah konsorsium Percetakan Negara RI (PNRI) yang terdiri atas Perum PNRI, PT Sucofindo (Persero), PT LEN Industri (Persero), PT Quadra Solution dan PT Sandipala Arthaput yang mengelola dana APBN senilai Rp 6 triliun tahun anggaran 2011 dan 2012. (ant)

Harapan Kosong Dari Hal. 1

Menurutnya, kajian pemerintah dalam penerbitan perppu hanya memberi harapan kosong bagi anakanak Indonesia. Ia berharap perppu bukan menghadirkan

harapan semu. ‘’Kami mendukung langkah untuk memperberat sanksi bagi pelaku, tetapi UU Kebiri ini sulit dilaksanakan, maka Fraksi Gerindra menolak perppu ini menjadi UU,’’ tegas Saraswati. (kmb4)

Ucapan Vulgar Dari Hal. 1

Donald Trump tersungkur lebih dalam di bawah Hillary Clinton dengan kini tertinggal 8 persen dalam mendapatkan suara dari calon pemilih paling potensial, simpul jajak pendapat baru dari Reuters/ Ipsos. Menurut survei ini, 1 dari setiap 5 republiken menyebut ucapan vulgarnya meraba-raba tubuh wanita telah mendiskualifikasi dia dari kepresidenan. Jajak pendapat nasional

itu diselenggarakan setelah debat calon presiden yang kedua Minggu (9/10) malam di mana Trump ditekan untuk menjelaskan pernyataannya dalam skandal video 2005 mengenai menyentuh alat vital perempuan. Jajak pendapat yang dirilis Selasa waktu AS itu menunjukkan Hillary Clinton, calon presiden dari Demokrat, terus berada di atas Trump, calon presiden dari Republik, sampai berselisih 8 persen dari 5 poin persen pada pekan lalu. (ant)

OTT Pungli Perizinan

Pemerintah Harus Konsisten

Jakarta (Bali Post) Ketua DPR-RI Ade Komarudin meminta pemerintah konsisten memerangi pungutan liar (pungli) perizinan untuk perbaikan pelayanan publik. Menurut Ade, fenomena pungli telah terjadi sejak lama dan telah menggurita. ‘’Penegakan hukum terkait pungli jangan hangat-hangat tahi ayam. Itu angot-angotan namanya, yang penting konsistensi,’’ kata Ade di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (12/10) kemarin. Penegasan disampaikan Ade menyusul operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh kepolisian di Kementerian Perhubungan. Ade berharap OTT pungli di kementerian menjadi gebrakan awal dari upaya Presiden Joko Widodo dan jajarannya untuk memperbaiki sektor pelayanan publik. Ade berharap gebrakan dari pemerintah ini juga harus menindaklanjutinya dengan membangun sistem pelayanan publik yang transparan dan akuntabel. Salah satu yang didorong Ade adalah sistem pengelolaan administrasi berbasis teknologi informasi, seperti e-budgeting. Ia meyakini dengan memanfaatkan teknologi elektronik dan digital maka pemerintah akan mampu meminimalisir terjadinya penyelewengan. Pada bagian lain, Ade juga menyambut baik paket kebijakan hukum yang telah dikeluarkan, menyusul paket kebijakan ekonomi yang sudah dikeluarkan dalam beberapa tahapan paket. ‘’Berarti kita bakal melaksanakan pembaruan hukum dengan baik dan itu cukup banyak yang harus dilakukan,’’ kata politisi dari Partai Golkar ini. Ia menjelaskan Indonesia memiliki segudang stok ahli hukum yang siap memberi masukan kepada pemerintah dalam membangun sistem hukum yang baik. Ia berharap para ahli hukum yang memiliki kompetensi dapat diikutsertakan oleh pemerintah agar pembaruan penegakan hukum

di Indonesia dapat berjalan optimal. Mengenai kritik masyarakat, Ade memahami apabila ada sebagian masyarakat yang menilai paket kebijakan hukum tahap pertama kurang konkret dan bersifat umum. ‘’Dimulai saja sudah bagus, saya meyakini ini bukan yang pertama saja. Pertama memang harus umum dulu dan tentu pasti nanti akan ada banyak pembaruan hukum,’’ kata Ade. Wakil Ketua DPR Fadli Zon sependapat bahwa konsistensi sangat diperlukan dalam menjalankan peraturan dan perundangan yang ada. ‘’Reformasi hukum apa yang mau dijalankan, hukumnya sudah jelas kok. Tinggal diimplementasikan, hukum ditegakkan seadil-adilnya, penegak hukum bekerja secara profesional, objektif dan disiplin,’’ katanya. Ia menilai persoalan hukum di dalam negeri terletak pada sumber daya manusia (SDM), khususnya aparat penegak hukum. Profesionalitas penegak hukum memang kerap menjadi sorotan. Paket kebijakan hukum mestinya menegaskan kembali soal konsistensi aparat penegak hukum terhadap aturan dan perundangan yang sudah ada. ‘’Paket ini tidak jelas paket apa. Kalau targetnya reformasi hukum, hukumnya sudah ada. Yang direformasi apanya, apakah normanya, aparatnya, atau apanya. Ini banyak ketidakjelasan membuat sesuatu yang seolah-olah baru, padahal sudah ada,’’ ujarnya. Pemerintah menetapkan pembenahan pada tujuh sektor bidang hukum usai rapat terbatas Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (11/10). Ketujuh sektor itu, yakni pelayanan publik, penataan regulasi, pembenahan manajemen perkara, penguatan SDM penegak hukum, penguatan kelembagaan, pembangunan budaya hukum di masyarakat, dan pembenahan lembaga pemasyarakatan. (kmb4)

Ketiga Saksi Dari Hal. 1

Tiga orang lainnya yang sempat diamankan polisi masih berstatus saksi karena belum ditemukan alat bukti yang cukup. Iriawan menyatakan polisi mendalami status ketiga saksi itu karena mengaku dipaksa menyerahkan uang suap untuk mengurus dokumen. Sejauh ini, penyidik telah memeriksa tujuh orang saksi terdiri dari enam PNS Kemenhub dan seorang swasta yang diduga mengurus dokumen izin perkapalan. Ketiga tersangka dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a dan b, Pasal 5 ayat (2) dan atau Pasal 11 dan atau Pasal 12 huruf a dan b dan atau Pasal 13 Undangundang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman paling rendah tiga tahun penjara. (ant)

Guru Drona Mengamuk Potong Kepala Sivi

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Tiga Ratus Enam Puluh Satu)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

Dhritarashtra bertanya kepada Sanjaya. ‘’Ketika Drona yang tak terkalahkan. Drona yang memiliki energi tak terukur, namun toh dia tidak dapat menahan pembantaian Jayadratha oleh Arjuna. Kemudian, dengan penuh kemarahan masuk ke tengah-tengah orang-orang Srinjaya. Lalu, apa yang engkau pikirkan mengenai semua hal itu? Ketika prajurit yang jiwanya tak terukur itu mengucapkan kata-kata itu kepada putraku yang tidak penurut itu? Duryodhana, demikian memasuki barisan-barisan bermusuhan, apa langkah-langkah setelah jatuhnya Jayadratha yang gagah perkasa itu dan juga Bhurisrava, prajurit tak terkalahkan yang memiliki energi besar itu? Apakah penghangus musuh-musuh Guru Drona yang tak tertaklukkan itu, meneruskan melawan keluarga Panchala. Kemudian apa yang dipikirkan oleh Arjuna? Apa juga yang dipikirkan Duryodhana, langkah masuk akal apa yang dia putuskan? Siapa pahlawan yang mengikuti pemberi hadiah, yang utama dari orang-orang lahir kembali itu? Siapa pahlawan-pahlawan itu,

oh Suta, yang berdiri di belakang pahlawan itu ketika sibuk dalam pertempuran? Siapa bertarung di depannya, ketika dia sibuk melakukan pembantaian? Aku pikir, semua para Pandava, menderita dengan anak-anak panah yang dilepaskan putra Bharadwaja itu. Oh Suta, apa mungkin para Pandava seperti sapi kurus gemetar di bawah sebuah langit musim dingin? Setelah menerobos ke tengah-tengah orangorang Panchala itu, bagaimana pemanah agung, penghangus musuh-musuh itu, macan di antara manusia Guru Drona bertemu kematiannya? Ketika pada malam itu semua pasukan, bersatu bersama-sama. Semua prajurit kereta hebat itu bergabung secara terpisah digiling Guru Drona, lalu siapa manusia cerdas di antara kalian yang hadir di sana? Engkau mengatakan pasukan-pasukanku dibantai atau didempetkan bersama-sama. Para Pandava banyak dikalahkan prajurit-prajurit keretaku, yang dibuat tanpa kereta pada pertarungan itu. Ketika pejuangpejuang itu menjadi bersedih dan

digiling, apa yang dipikirkan para Pandava ketika mereka tenggelam ke dalam penderitaan seperti itu di malam yang gelap itu? Engkau mengatakan para Pandava itu bersungguh-sungguh, dan sangat penuh harapan, tetapi bersedih, putus asa dan dilanda kepanikan. Bagaimana, oh Sanjaya, engkau dapat menandai perbedaan, pada malam itu antara keturunan Kuru dan para Partha yang pantang mundur itu?’’ Sanjaya menjelaskan, ‘’Oh Raja, selama berlangsungnya pertempuran malam dahsyat itu, para Pandava bersama-sama orang-orang Somaka, semuanya menyerbu melawan Guru Drona yang menyerang sangat beringas. Guru Drona dengan melepaskan panah-panah cepatnya, mengirim semua keluarga Kaikeya, dan putra-putra Dhrishtadyumna ke dunia roh-roh. Sungguh, semua prajurit kereta perkasa itu, oh raja, sebenarnya maju melawan Guru Drona. Semua penguasa bumi itu dikirim oleh Guru Drona ke daerah orang-orang mati. Kemudian Raja Sivi, yang besar keberaniannya, dipenuhi

kemarahan atas serangan dahsyat Drona yang menghaguskan anak buahnya. Dia kemudian meneruskan melawan prajurit kereta perkasa putra Bharadwaja itu, yang belakangan terus sibuk menggiling musuh-musuhnya. Setelah menyaksikan prajurit kereta hebat dari pihak Pandava itu bergerak maju, Guru Drona kemudian menyerangnya menggunakan 10 batang panah yang semuanya terbuat dari besi. Bagaimanapun, Sivi membalas melawan Drona, sebagai bala-

sannya dengan 30 batang panah bersayap yang terbuat dari bulubulu burung Kanka. Sambil tersenyum beberapa saat, dia dengan sebuah panah berkepala lebar menumbangkan sais keretanya Drona. Guru Drona sangat marah dengan itu, lalu dengan cepat membantai kuda-kuda Sivi yang terkenal itu, sebagaimana sais keretanya. Selanjutnya, Guru Drona mengamuk, dan memotong batang tubuh, kepala Sivi bersama hiasan kepalanya. (bersambung)

Sloka 10.14 Sarvam etad rtam manye yan mam vadasi kesava na hi te bhagavan vyaktim vidur deva na danavah Oh Krsna, hamba menerima sepenuhnya sebagai kebenaran segala sesuatu yang sudah Anda sampaikan kepada hamba. Oh Tuhan Yang Maha Esa, baik para dewa maupun para raksasa tidak dapat mengerti kepribadian Anda.


16 Pages

192 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.inte

, October Thursday

Thursday,

October 13,

2016 U.S. actor Shia (R) LaBeouf poses with

girlfriend Mia Goth before a gala screening of his film “Fury” in London, on England 19, October 2014.

REUTERS/Neil

Hall/File

Photo

f live Shia LaBeou Elvisstreams his as wedding themed Veg

each other and to give teddy bearhunk of burning love?,” lyra

asked, using Shia LaBeouf, a hunk, ers” actor on Monday live the impersonatorof Presley’s most art, of- ics from some - “Transform name of the a ceremony LOS ANGELESstunts in the Mia Goth in ended with famous songs. quirky The ceremony as newlyweds or. known forhis wedding to actress opted for couple’s first kiss impersonat “Hungry streamed an Elvis Presley Springsteen’s a veil. LaBeouf dress with with sneakers. while Bruce in the background. a ficiated by played wearing a paired to fame as nal wedding

a suit Heart” who rose the Disney The unconventio by celebrity An Elvis impersonator LaBeouf, in udded jumpsuit child star streamed reported that the short rhinestone-st Stevens” was live which Las blacksunglasses officiated is a great fast-talking comedy “Even leading “This website TMZ, and at the Viva Channel a franchise films, quipping which it was performed Chapel, ceremony, as the pair exchanged and became “Transformers” artistic with the to Vegas” Vegas Wedding weddings. into more agree man actors trip and vows. indie film hosts Elvis-themed rings es for both do you both Not has transitioned this year’s Representativto Reuters for com“Mia, Shia, hound dogs? in fare, such as Honey.” (rtr) 23, who each other’s suede shoes did not respond “American blue actress Goth, filmed to be be each other’s ment. British 30, while they to wear your film “Nymrain, to always met LaBeouf, Trier’s 2013simple white the Post at: Lars Von wore a Jl. D.Tamblingan ional Bali phomaniac,” Sanur

You can

find Internat

Jl. D.Tamblingan

Cafee Sanur 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

13, 2016

U.S. Trump assails House speakeras Ryan, McCain ’ ‘disloyal Page 6

For England, run problems deeper than Wayne Rooney Page 8

es Philippin out set to roll tough nolaw smoking Page 13

Farmers need certainty of regulation

SAR D E N PA need - Farmersso that certainty stay they can agrito pursueThere culture. a clear should be to regulation and firm starting from certainty bring out raw materials, and pricing the purchasing marketing channel of to to the land. how passionate the “No matterit turns useless if build farms, available. Althoughit land is notof land is available, small area whether it will survive other is not clear converted into have or will beLand issue should function. said the academician Prof. certainty,” University, from the Udayana Suparta. of ThaiDr. Nyoman at behind portraits Farming...2 Adulyadej pray Thais Bhumibol the king is on page where Continued land’s King Thailand, Siriraj Hospital in Bangkok, 12, 2016. , Oct. being treated Wednesday

Crowd gathers to pray for hospitalised Thai king, PM to meet prince

lised y for hospita hers to pra prince Crowd gat PM to meet Thai king, AP Photo/Sakchai

Crown Prince including arrived at the n, children, afternoon. Maha Vajiralongkor

Lalit

month bulletin this 1 that second health said on Oct. a after the palacerecovering after spokesman the king was ment. from public to respiratory infection. “The government the royals nts for the Thai to defame, Laws protecting has urged announceme it a crime rather queen, rely on official situations, insult make the king,

at Bangkok’s on in threaten regent.(ap) Adu- hospital on Wednesday gathered Prayuth Chanfor an update insult or d information or 300 people for King Bhumibol of the the ministry heir to the throne Prime Minister than uncorroborate - About also head to pray he was in an unstable also be heard with ocha, who iscancelled an official social media circles,” to the king’s BANGKOK on Wednesday said News can referring at Global provthe palace for an audience ruling junta, in the eastern in “Bali Image” from 9.30 said, without Siriraj hospital 96.5 days afterminister prepared of Thailand Radio FM am. Listen to on Wednesday health. engagement lyadej, three Exchange its lowest as the prime until 10.00 FM at http:// The palace ince of Chonburi The Stock condition, prince. royal duties. on the falling Global Radio ten2mydid not closed down 2.5 percent, morning. pend all May, after point minister a statement at globalfmbali.lis the crown duties in the end of streaming the world’s not issued at one “The prime 88, then. has by 6.9 percent order since is widely king’s health sincebeen treated for undertake his official King Bhumibol, today in His as much as since March 1, led monarch, has year province with During his and tourism The king longest reigning over the past seen Chonburi for an audience Prince to its lowest Thailand. throne the the aviation ailments last revered in the Crown on the shares in on the unifying various Hospital and was he spent to prepare was the as a when seven decades Royal Highness at Siriraj industries. presentation statement is also seen events on Jan. 11, his palace in Sunday’s king, who intervened when into in public for a routines work in progress,” visiting in a stateforce, has to plunge Thailand several hoursBangkok. hos- government’ministry said threatened the capital, reporter at the four the foreign said the A Reuters of the king’s crisis. the palace On Sunday,was “not stable” with pital said three g that he susking’s health doctors recommendin

or live video and http:// radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba

balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

ustream.tv/chan

KAMIS UMANIS, 13 OKTOBER 2016

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Sempat Berjaya di Era 1980-an

Kerajinan Bambu Desa Belega Kini Terpuruk Bali Post/ist

TAWUR - Suasana Tawur Tabuh Gentuh di Pura Dalem Sakti Sukahet yang diakhiri dengan sembahyang bersama.

Karya Agung di Pura Dalem Sakti Sukahet

Gelar ’’Tawur Tabuh Gentuh’’

SERANGKAIAN Karya Agung Melaspas, Nubung Padagingan dan Panyegjeg Jagat serta Tawur Tabuh Gentuh di Pura Dalem Sakti Sukahet, Karangasem, Rabu (12/10) kemarin digelar Tabuh Gentuh. Upakara ini dimulai dari pukul 11.00 - 15.00 Wita. Kegiatan Tabuh Gentuh itu dihadiri seluruh krama panyungsung Pura Dalem Sakti Sukahet, Sidemen, Karangasem. Selain itu, hadir pula semeton Satria Dalem, Dalem Segening trah Ida Dewa Sumretta se-Bali. Tawur Gentuh ini menggunakan sarana wewalungan seperti kijang, kerbau, petu/lutung, kambing, sapi, babi hitam mulus, angsa, banyah, itik bulu sikep dan berbagai jenis warna ayam. Tabuh Gentuh kemarin di-puput empat sulinggih, Siwa, Bhuda dan Bujangga, Ida Pedanda Gede Tianyar, Ida Pedanda Gede Putra Keniten, Ida Pedanda Gede Kt Jelantik dan Ida Bujangga Sri D Santha (lanangistri). Pangerajeg Karya Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet didampingi Manggala Karya I Made Tunas mengatakan, tujuan tawur ini adalah persembahan kepada bhuta kala agar somia menjelang puncak karya, sehingga terjadi keseimbangan menuju terwujudnya kesejahteraan serta keharmonisan bersama. Dalam pelaksanaan upacara dipersembahkan wali berupa wayang kulit, topeng Sidha Karya, gong sloding serta tambur. Keseluruhan upakara diakhiri dengan persembahyangan bersama. Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet yang juga Ketua FKUB Bali serta Ketua Asosiasi FKUB Indonesia menambahkan, rangkaian acara selanjutnya puncak karya jatuh pada Purnamaning Kapat 15 Oktober 2016 mendatang. ‘’Acara kemarin ditutup dengan piodalan Ratu Lingsir,’ imbuh Jro Mangku Sari, pemangku di Pura Dalem Sakti Sukahet. (kmb12/k100)

DI ERA 1980-an, Desa Belega, Blahbatuh, Gianyar merupakan kawasan yang terkenal dengan produksi kerajinan bambu. Kala itu hampir di setiap rumah tangga memproduksi kerajinan khususnya mebel dari bambu. Namun, kini kerajinan bambu di kawasan ini mulai terpuruk. Bahkan, jumlah warga yang masih menekuni sektor ini bisa dihitung dengan jari. Wayan Balik Sukanadi merupakan salah seorang warga Desa Belega yang masih bertahan memproduksi kerajinan bambu. Pria 40 tahun ini menuturkan, masa kejayaan kerajinan bambu di Desa Belega terjadi sekitar 1980-an. ‘’Sebelum massa itu, warga di sini memang dominan perajin bambu tradisional, yakni membuat kerajinan bernama tempat duduk jengki,’’ katanya kepada Bali Post, belum lama ini. Kemudian datang seorang warga negara Prancis yang mengajarkan pembuatan beberapa desain interior menggunakan bahan bambu. Sejak itulah produksi kerajinan bambu di Desa Belega naik daun, tidak hanya laris di seputaran Bali namun produksi juga merambah pasar mancanegara khususnya Eropa dan Asia. ‘’Kala itu hampir di setiap rumah tangga ada yang menggeluti kerajinan bambu. Saya sendiri setiap pulang sekolah, pasti diminta bekerja membuat kerajinan untuk memenuhi pesanan. Saat itu saya menerima upah cukup tinggi,’’ kenangnya.

Menurut Balik Sukanadi, pesanan material bambu kala itu ke Desa Belega cukup tinggi, yang didatangkan dari seputaran Tabanan dan Bangli. Selain itu juga ada bambu hitam yang didatangkan dari Jawa. ‘’Dulu, setiap bulan kami bisa mendatangan sekian truk bambu untuk memenuhi orderan yang cukup tinggi,’’ katanya. Kejayaan kerajinan bambu produksi Desa Belega, katanya, berlangsung cukup lama. Tragedi Bom Bali I dan II, menjadi awal terpuruknya kehidupan para perajin di Desa Belega. ‘’Sejak kejadian itu, orderan menurun drastis. Secara bertahap, cukup banyak warga beralih ke profesi lain. Bahkan, pascakejadian itu banyak orderan yang dibatalkan sehingga kami merugi,’’ ujarnya. Masa suram kerajinan bambu produksi Desa Belega berlangsung hingga kini. Jumlah artshop kerajinan bambu di Desa Belega saat ini bisa dihitung dengan jari. Balik Sukanadi mengatakan, penurunan makin parah terjadi sejak 2014.

Bahkan, sejak beberapa bulan lalu hampir tidak ada orderan. ‘’Kalau 2014 lalu, bisa dibilang pegawai hanya bekerja tiga bulan. Saat ini kondisi itu tak kunjung membaik,’’ keluhnya. Untuk saat ini, Balik Sukanadi mengaku lebih banyak memenuhi pesanan lokal Bali, dari seputaran Sukawati, Badung, Denpasar hingga Tabanan. Sementara untuk pesanan luar negeri masih diterima dari Eropa dan Jepang. ‘’Pesanan dari luar negeri masih ada, namun jarang sekali. Tidak seperti dulu,’’ katanya. Kondisi terpuruk ini tentu sangat menyesakkan. Padahal, kerajinan bambu di Desa Belega ini sangat unik dan dibuat dengan cara tradisional. Dikatakan, proses pengerjaan beberapa set kerajinan bambu bisa memakan waktu hingga dua atau tiga minggu. ‘’Kerajinan bambu ini berbeda dengan karya dari kayu lainnya. Kalau kerajinan bambu ini, semua prosesnya masih tradisional sehingga hasilnya pun sebenarnya sangat unik,’’ terangnya. (nik)

Bali Post/nik

MEBEL BAMBU - Perajin Desa Belega Wayan Balik Sukanadi saat menunjukkan cara pembuatan mebel bambu.

HOBI

African Fat Tailed Gecko

Tokek Berekor Gemuk dari Benua Hitam

Bali Post/bud

LOMBA - Para siswa dan guru sangat antusias menonton lomba gitar klasik.

Dinginkan Otak Usai UTS

Siswa dan Guru Gelar Lomba ADA cara jitu menghalau kejenuhan siswa belajar dan guru mengajar, pasca-ujian tengah semester (UTS) di SMKN 1 Amlapura. Siswa menggelar berbagai jenis lomba antarkelas. Bahkan, guru juga ikut lomba seperti menjunjung sokasi. Terang saja, peserta lomba dan penonton sangat antusias dan larut dalam suasana penuh gelak tawa. Ditemui di sela-sela lomba, Rabu (12/10) kemarin, Kepala SMKN 1 Amlapura Wayan Arthana, S.Pd., M.Pd. mengatakan, dalam seminggu ini tak ada kegiatan serius selain belajar ringan. Usai UTS, guna me-resfresh dan mendinginkan otak, siswa dan guru menggelar lomba intern. Siswa antarkelas atau jurusan menggelar lomba di antaranya musikalisasi puisi, lomba gitar klasik, lomba cipta dan baca puisi, mading, vokal grup dan menjunjung sokasi. ‘’Hasil lomba mading dipajang di depan kelas,ujar pria asal Desa Bugbug itu sambil menunjuk salah satu hasil lomba mading. Pelaksanaan lomba usai UTS itu, katanya, banyak manfaatnya. Selain bersifat kekeluargaan, mendinginkan otak mengusir kejenuhan, juga ajang uji coba jika nanti ada lomba mewakili sekolah atau kabupaten. Dengan begitu, siswa sudah siap tanding. ‘’Waktu jeda usai UTS kami isi dengan menggelar kreativitas dan potensi nonakademik siswa,’’ katanya. (bud)

SESUAI nama depannya, satwa melata ini memang berasal dari Benua Hitam Afrika. Penyebarannya meliputi Senegal sampai Kamerun Utara dengan habitat aslinya berupa padang rumput, bebatuan di bukit, hutan terbuka dan tepian sungai. Sepintas, reptilia yang memiliki nama ilmiah Hemitheconyx caudicinctus ini sangat mirip dengan leopard gecko (Eublepharis macularius) yang lebih dulu populer di kalangan pecinta reptilia di Indonesia. Menurut Fahmi Pramana Ihsan, salah seorang penghobi reptilia di Jimbaran, Badung, ukuran dan bentuk badan kedua anggota keluarga gecko ini sama. Bedanya hanya terletak pada warna dan motif yang menghias badannya. Namun, ada satu ciri khas pembeda yang membuat African fat tailed gecko gampang dikenali. Buntut atau ekornya sangat gemuk yang membuat penampilan tokek Afrika ini

terlihat lucu dan menggemaskan. ‘’Ekor gemuk ini berfungsi sebagai tempat menyimpan cadangan makanan. Tokek ini juga memiliki kemampuan memutus ekornya atau caudal autotomy saat berada kondisi terancam,’’ kata mahasiswa Arkeologi Unud ini. Secara umum, katanya, African fat tailed gecko dibagi dalam dua pattern. Pertama, dengan strip putih di punggungnya dan yang kedua tanpa strip. Biasanya terdiri dari variasi beberapa warna, yang paling sering adalah warna gelap dan terang. Saat ini, tokek dengan kisaran harga Rp 350 ribu hingga jutaan rupiah ini sudah banyak dibudidayakan. Warna-warna baru (morph) hasil persilangan dari tokek ini cukup menawan. Namun dari sisi keragaman morph, African fat tailed gecko masih kalah dari ‘’saudara kembarnya’’ Leopard gecko. Beberapa morph dari African fat tailed gecko di antaranya

African fat tailed gecko

normal, albino, tangerine, normal stripe, snow, panthom, sunglow dan tangerine tornado. ‘’Sama dengan Leopard gecko, reptilia ini juga sudah berhasil dikembangbiakkan di Indonesia,’’ kata Fahmi. African fat tailed merupakan satwa nocturnal atau aktif pada malam hari dan bersembunyi pada siang hari. Oleh karena itu, penghobi wajib menyediakan hiding box atau tempat persembunyian di dalam kandangnya. Menurut Fahmi, perawatannya tidak terlalu ribet. African fat tailed gecko cukup diberi jangkrik dan mealworm. Untuk gecko dewasa, pemberian makan cukup 2 atau 3 kali sehari. Sedangkan yang masih bayi bisa diberi makan satu atau dua kali sehari. ‘’Sebelum memberi makan, sangat dianjurkan untuk memberikan tambahan vitamin yang berisi kalsium dengan cara dioleskan ke jangkrik atau mealworm,’’ katanya menyarankan. (ian)

Bali Post/ian

Bali Post/wan

SERIUS – Ibu-ibu santri serius mendengarkan penjelasan yang disampaikan Aqua Dwipayana, mantan wartawan yang kini sukses sebagai motivator.

Aqua Dwipayana Motivasi Puluhan Ibu Santri

PAKAR komunikasi Dr. Aqua Dwipayana berkesempatan hadir dan melakukan sharing yang bertajuk ‘’Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi’’ dengan puluhan ibu-ibu pengajian di Ve n Mom Boutique, Jalan Gadung No. 73 Denpasar, Rabu (12/10) kemarin. Acara sharing ini diselenggarakan oleh Jelita Bali-Indonesia dan melibatkan HMC (Hijaber Moms Community), Raudatul Jannah SD Muhamadyah 2 Denpasar dan Pengajian Badak Sari. Motivator yang juga penulis buku-buku komunikasi ‘’The Power Of Silaturahim’’ ini mengawali sharing-nya dengan bercerita awal kariernya sebagai wartawan sampai kisah susksesnya menjadi pakar komunikasi yang waktunya dihabiskan dengan memenuhi undangan berbagai pihak untuk sharing komunikasi dan motivasi. Pada kesempatan ini, sang Motivator melihat ibu-ibu yang hadir mempunyai potensi yang luar biasa. Tidak hanya dari sisi mengurus keluarga, tetapi juga dari sisi perekonomian. Oleh karena itu, potensi yang dimiliki tersebut perlu diberikan dorongan dan motivasi yang optimal, sehingga lebih bersemangat dalam mengembangkan potensi masing-masing. ‘’Salah satu yang terpenting adalah bahwa di bidang mana pun ibu-ibu ini berada, mereka harus memperkuat kemampuan komunikasi. Selain kaitan dengan kemampuan komunikasi, mereka juga harus menjaga cara meningkatkan dan mengembangkan silaturahmi. Dengan kekuatan itu, apa pun yang dilakukan oleh ibu-ibu akan sukses dan bisa eksis di mana pun dan dalam bidang apa pun,’’ ujar Aqua Dwipayana. Melalui sharing ini, Aqua Dwipayana berharap ibu-ibu yang sudah aktif di bidangnya masing-masing lebih semangat untuk berbuat banyak, tidak hanya untuk dirinya dan keluarganya, tetapi juga untuk masyarakat luas. Dengan begitu, bisa memberikan manfaat yang luar biasa dan bisa memberdayakan masyarakat sesuai dengan potensi dan kemampuannya masing-masing.(win)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 13 Oktober 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu