Skip to main content

Edisi 13 Juli 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 315 TAHUN KE 68

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (144 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

rabu wage, 13 Juli 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418 ’’Jual investasi memang menjadi pilihan. Namun dalam kondisi daya beli masyarakat yang rendah, pelaku usaha tetap akan kena dampak dari tekanan ekonomi ini.’’

EKONOMI BALI Sektor Konsumtif Macet

Properti dan Ritel Makin Terpuruk Musim paceklik, masa sulit di kalangan pelaku dunia usaha menguat. Banyak pengusaha kini mengaku terpaksa jual investasi hanya untuk bertahan. Bahkan, pengusaha di sektor properti, ritel dan produk jasa lainnya terancam kolaps. Akademisi memprediksi masa sulit ini akan cenderung menguat jika pada triwulan III dan IV tak terjadi perbaikan ekonomi. Lemahnya daya beli masyarakat akan membuat semua sektor tak akan bergerak.

FAKTA bahwa kini menjadi musim sulit bagi pelaku usaha, diakui pengamat ekonomi Unud Prof. Ramantha. Dalam perbincangannya, Selasa (12/7) kemarin, Guru Besar Fakultas Ekonomi Unud ini mengatakan pada triwulan I dan II pemerintah gagal mewujudkan target pertumbuhan atau realisasi pertumbuhan tak tercapai. ‘’Gejala ini sudah terlihat pada triwulan I dan II/2016. Realisasai tak sesuai prediksi,’’ ujarnya. Ia mengingatkan agar kondisi ini segera direaksi pemerintah daerah dengan melakukan revisi target pertumbuhan ekonomi. ‘’Bali belum

merespons data yang yang disampaikan Badan Statistik. Gagal realisasi prediksi pertumbuhan ekonomi pada triwulan I dan II mestinya diimbangi dengan revisi target pertumbuhan ekonomi,’’ jelas Ramantha. Bali yang merancang pertumbuhan ekonomi 6,5 persen harus merespons tanda-tanda musim paceklik ini dengan pendekatan yang lebih realistis. Secara nasional, pemerintah telah melakukan koreksi target pertumbuhan ekonomi dari 5,6 persen menjadi 5,5 persen. Jadi ada koreksi 0,1 persen. Prof. Rahmatha meyakini jika pun terjadi surplus pertumbuhan

ekonomi pada triwulan III dan IV, kelesuan ekonomi yang terjadi pada enam bulan pertama ini tak akan tertutupi. Sektor ekonomi konsumtif yang diharapkan menjadi penggerak ekonomi diprediksi tak akan tumbuh. Indikatornya daya beli masyarakat sangat lemah. ‘’Pelaku usaha harus membaca tanda-tanda ini dengan melakukan kepekaan dalam mengelola bisnis. Mungkin jual investasi bisa jadi salah satu solusi. Jual investasi pada masa sulit juga sarat risiko karena harganya anjlok,’’ ujarnya. Hal. 19 Pelaku Usaha

A.A. Ngurah Alit Wiraputra ’’Pelaku usaha harus membaca tanda-tanda ini dengan melakukan kepekaan dalam mengelola bisnis. Mungkin jual investasi bisa jadi salah satu solusi. Jual investasi pada masa sulit juga sarat risiko karena harganya anjlok.’’ Prof. Ramantha

Jangan Pernah Negosiasi dengan Perompak

Filipina Tewaskan 40 Pemberontak Abu Sayyaf

Jakarta (Bali Post) – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengimbau kepada seluruh pengusaha swasta, yang kapal dan karyawannya dibajak oleh perompak, untuk tidak pernah bernegosiasi atau memberikan uang kepada pihak penculik. ‘’Saya yakinkan 100 persen, pemerintah tidak pernah bernegosiasi uang. Tetapi pengusaha-pengusaha itu mungkin saja, demi keselamatan pegawainya mereka bernegosiasi seperti itu (membayar tebusan), sehingga akibatnya begini (pembajakan berulang),’’ kata Wapres Jusuf Kalla di Jakarta, Selasa (12/7) kemarin. Upaya permisif yakni dengan membayar tebusan kepada penculik, lanjut Wapres, justru akan berdampak pada potensi pembajakan berikutnya, sehingga Indonesia selalu menekankan tidak

pernah membayar tuntutan uang dari perompak tersebut. ‘’Ya itu ternyata sama dengan teori pembajakan yang lain, bahwa kalau ditoleransi maka pembajakan itu akan menimbulkan pembajakan

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

berikutnya. Pemerintah sekarang tidak mau lagi mendorong pembicaraan seperti itu (membayar tebusan),’’ jelasnya. Hal. 19 Atasi Risiko

Jusuf Kalla

Manila – Pasukan Filipina menewaskan sekitar 40 pemberontak Abu Sayyaf dalam serangan di kepulauan selatan pada pekan lalu, kata tentara pada Senin (11/7), saat pemerintah baru menggencarkan gerakan menumpas salah satu kelompok penculik paling tangguh di Asia. Pertempuran di Pulau Basilan dan Sulu sejak Rabu menewaskan satu tentara dan melukai sekitar dua puluh anggota kelompok terkait Al-Qaida itu, yang terkenal beberapa bulan belakangan dengan pengayauan dua sandera asal Kanada, lapor Reuters. ‘’Baku tembak sengit masih berlangsung, melibatkan kendaraan lapis baja, senjata berat dan dukungan udara,’’ kata Filemon Tan, juru bicara Komando Mindanao Barat, kepada wartawan mengutip laporan sandi, yang diterima pada Minggu lalu. Abu Sayyaf, yang berarti ‘’Pembawa Pedang’’, selama ini mempermainkan pemerintah Filipina, memperkuat jaringan dengan sejumlah besar uang tebusan yang menjadi salah satu jaringan penculikan paling menguntungkan di Asia. Pemberontak itu menyekap sedikitnya 14 sandera - satu orang Belanda, satu Norwegia, lima Filipina dan tujuh warga Indonesia. Hal. 19 Belum Jelas

’’Tax Amnesty’’ Disambut Baik

Uang Masuk Dua Kali Lipat Rio Haryanto

Nasib Rio Ditentukan Usai Laga Hungaria PEMBALAP Rio Haryanto masih belum mendapatkan sponsor untuk membayar kekurangan biaya jelang Grand Prix Hungaria pada 24 Juli mendatang. ‘’Belum ada sponsor baik dari dalam (negeri) maupun luar (negeri),’’ kata Indah Pennywati, ibu Rio Haryanto, Selasa (12/7) kemarin. Saat ini pembalap F1 itu masih harus membayar kekurangan dana sebesar 7 juta euro dari total 15 juta euro kepada Manor Racing. Bila belum ada sponsor yang membiayai kekurangan dana, Rio terpaksa hanya bisa bermain di F1 hingga GP Hungaria sesuai kontrak dengan Manor Racing. Hal. 19 Satu Musim

Bali Post/ant

GUNUNG BROMO - Sejumlah wisatawan berada di bibir kawah Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (12/7) kemarin. Aktivitas Gunung Bromo mengalami peningkatan dengan gempa tremor amplitudo maksimal 3-21 milimeter dan tinggi asap abu vulkanis 300-800 meter dari puncak kawah. Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menetapkan jarak aman berada di atas radius satu kilometer.

Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, kebijakan tax amnesty (pengampunan pajak) yang sebelumnya telah dicanangkan oleh pemerintah mendapatkan tanggapan yang baik dari pasar. ‘’Pasar merespons sangat baik. Uang yang mengalir ke dalam negeri menurut Gubernur Bank Indonesia dua kali lebih banyak dari tahun lalu dalam periode yang sama,’’ kata Luhut usai melakukan rapat koordinasi dengan Kementerian Keuangan dan lembaga-lembaga terkait di Jakarta, Selasa (12/7) kemarin. Pernyataan Luhut tersebut sejalan dengan apa yang sebelumnya diungkapkan pihak Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang mengungkapkan bahwa pengusaha sudah tidak ragu lagi dengan program pengampunan pajak. Sementara itu, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro usai rapat koordinasi mengatakan pihaknya memberikan penjelasan kepada Menkopolhukam mengenai implementasi kebijakan pengampunan pajak. Bahasan lain yang mengemuka adalah mengenai kesesuaian mekanisme atau pengaturan repatriasi dana pengampunan pajak antara Kementerian Keuangan dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Selain berkoordinasi dengan Menteri Keuangan, dalam rapat tersebut Menkopolhukam Luhut juga berupaya menyamakan persepsi mengenai UU

Pengampunan Pajak dengan PPATK. Kepala PPATK Muhammad Yusuf mengatakan kebijakan pengampunan pajak tidak menyalahi standar internasional karena kebebasan pengampunan yang diberikan hanya dari sisi pajak saja, bukan tindak pidananya. ‘’Sehingga tidak mengganggu rezim antipencucian uang. Kemudian, seluruh standar kepatuhan pelaporan tetap diikuti, jadi tidak ada masalah,’’ katanya. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo, Jumat (1/7), telah menandatangani pencanangan program pengampunan pajak bersama Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti, Kepala PPATK M Yusuf, dan Jaksa Agung M Prasetyo di Kantor Pusat Ditjen Pajak. Hal. 19 Tidak Memaksa

Perpanjangan Izin Lokasi Reklamasi Teluk Benoa

Sensitif, akan Dibahas Bersama PROYEK reklamasi Teluk Benoa yang mendapat penolakan masyarakat Bali disikapi hati-hati pemerintah pusat. Utamanya dalam perpanjangan izin lokasi yang diajukan PT TWBI. Staf Khusus Kementerian Koordiantor Kemaritiman Bidang Hubungan Antarlembaga Achmad Fachrudin mengatakan, untuk keputusan yang bersifat sensitif seperti pro-kontra izin reklamasi Teluk Benoa, Kemenko Kemaritiman akan dilibatkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang berada dalam koordinasi kementeriannya. ‘’Biasanya hal-hal yang sensitif, sebelum sampai ke Presiden dibahas di Kemenko,’’ kata Achmad Fachrudin, Selasa (12/7) kemarin. Ia mengatakan, hingga saat ini belum

menerima salinan atau tembusan dari pihak KKP atas permohonan perpanjangan izin lokasi rencana reklamasi Teluk Benoa dari PT Tirta Wahana Bali Internasional (TWBI). Achmad menambahkan, dalam hal koordinasi antarlembaga, komunikasi dengan kementerian terkait sangat diperlukan, sehingga kebijakan yang diambil tidak tumpang tindih atau berjalan sendiri-sendiri. ‘’Jadi harus ada tembusan dari instansi terkait, agar kami dari kementerian koordinator bisa mengetahui apa-apa yang terjadi di kementerian terkait,’’ ujarnya. Mengenai surat tembusan tersebut, Achmad mengatakan masih menunggu dari KKP. ‘’Yang pasti harus ada surat yang ditembuskan ke Kemenko. Dan kami masih menunggu

pengajuan surat tersebut,’’ imbuhnya. Sementara itu, K.S. Arsana dari Ikatan Cendekiawan Hindu Indonesia (ICHI) mengatakan, ICHI dan semua komponen masyarakat Bali menunggu keberpihakan pemerintah kepada rakyat Bali dalam menyikapi penolakan rencana reklamasi Teluk Benoa. Sikap keberpihakan itu sudah seharusnya ditunjukkan pemerintah dengan tidak memperpanjang izin lokasi dari pihak PT TWBI. ‘’ICHI sejak awal jelas sikapnya bahwa reklamasi telah memberi dampak sosial yang akan berakibat buruk bagi masyarakat Bali. Penolakan yang kami lakukan semata berangkat dari keresahan masyarakat Bali, bahkan sampai menyatakan diri siap

melakukan puputan. Itu artinya masyarakat Bali tidak lagi main-main dalam menyikapi persoalan ini,’’ katanya. Arsana yang juga Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) bidang Hubungan Internasional mengatakan segera membicarakan dalam forum rapat ICHI tentang kemungkinan menemui kembali Menteri KP Susi Pudjiastuti untuk mendorong agar izin lokasi rencana reklamasi Teluk Benoa tidak diperpanjang. ‘’Kami berharap agar izin lokasi tidak diperbarui. ICHI meminta agar Kementerian Kelautan dan Perikanan bijaksana. Dengan tidak memperpanjang izin lokasi, itu artinya pemerintah tidak memperpanjang konflik,’’ katanya. Ia juga mengimbau agar seluruh kom-

ponen masyarakat Bali kembali menggelar pertemuan dengan Menteri Susi Pudjiastuti seperti yang pernah berlangsung di Gedung KKP pada Senin (29/2) silam. ‘’Ini penting untuk menyampaikan sikap secara langsung kepada Menteri KP agar izin lokasi tidak diperbarui,’’ tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya (BP, 12/7), Koordinator ForBALI Wayan ‘’Gendo’’ Suardana mengatakan, izin lokasi itu akan berakhir 25 Agustus 2016. Dalam Perpres No.122 Tahun 2012 jo Permen KP No.17/ PermenKP/2013, pemegang izin lokasi dapat mengajukan permohonan perpanjangan izin lokasi tiga bulan sebelum izin itu habis. Hal. 19 Surat Penolakan


DENPASAR

2

Rabu Wage, 13 Juli 2016

Polresta Harus Atensi Kejahatan Konvensional Denpasar (Bali Post) Tantangan semakin berat dihadapi Polresta Denpasar ke depan. Di antaranya, maraknya kejahatan konvensional. Hal itu harus menjadi prioritas penanganan dan antisipasinya, termasuk serangan teroris. Selain itu, akan digelar Sidang Umum Interpol ke-85 yang akan diikuti 198 negara, akhir tahun ini di Nusa Dua. ‘’Yang jadi prioritas Kapolresta (Hadi Purnomo - red) adalah kejahatan-kejahatan konvensional seperti pencurian dengan pemberatan, curanmor (pencurian kendaraan bermotor), pencurian dengan kekerasan, narkoba, termasuk juga antisipasi serangan teroris. Itu adalah bentuk-bentuk kejahatan yang jadi skala prioritas untuk wilayah Polresta Denpasar,’’ tegas Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto saat serah terima jabatan Kapolresta Denpasar dari Kombes Pol. Anak Agung Sudana kepada Kombes Pol. Hadi Purnomo dan Kabid Humas Polda Bali dari Kombes Pol. Hery Wiyanto kepada Kombes Pol. Anak Agung Sudana, Selasa (12/7) kemarin. Kombes Hery selanjutnya menjabat Dir. Reskrimum Polda Sulawesi Barat. Terkait arus balik Lebaran, menurut Kapolda, pola antisipasi yang diterapkan sama saat arus mudik. Penguatan di pintu-pintu masuk Bali terutama di Gilimanuk dan Padangbai, terminal bus dan Bandara Ngurah Rai. ‘’Saya kira fenomena tahunan duktang (penduduk pendatang) tidak hanya dialami Bali, juga terjadi di kota besar lainnya. Jakarta juga menghadapi hal serupa,’’ tandasnya. Oleh karena itu, pihak kepolisian dan Pemerintah Provinsi Bali akan melaksanakan Operasi Yustisia dan penegakan hukum jika ditemukan pelanggaran hukum. Kalau mereka datang untuk mencari kehidupan dan tidak bermaksud jahat, harus menjunjung aturan yang ada. Antisipasinya, duktang yang bukan mencari pekerjaan tetapi ingin membikin onar, apalagi membawa bahan peledak dan bahan berbahaya lainnya. Meski belum ada indikasi teroris masuk Bali, Polda Bali tetap waspada dan melakukan antisipasi. Pihaknya memberdayakan peran intelijin dibantu Babinkamtibmas tiap desa, berkoordinasi dengan Babinsa dan komponen intelijen lain untuk deteksi dini jika ada sinyalemen mereka masuk Bali. ‘’Saya minta partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk media massa. Kalau melihat ada yang aneh dan mencurigakan, secepatnya informasikan ke kita,’’ ujar Sugeng Priyanto. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo sebagai pejabat baru minta dukungan dan bantuan baik moral maupun material, sehingga dalam melaksanakan tugas ke depan bisa lancar. Apalagi, banyak event nasional dan internasional akan digelar di Bali. Sebelum dipercaya menjabat Kapolresta, Hadi Purnomo menjabat Koorspripim Polda Bali dan Kapolres Gianyar. Setelah itu, ia menjabat Inspektorat Bidang Pengawasan Operasional Daerah (Irbidopsitwasda) Polda Nusa Tenggara Barat. (kmb36)

Bali Post/rah

TONGKAT KOMANDO - Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto menyerahkan tongkat komando kepada Kapolresta Denpasar yang baru Kombes Pol. Hadi Purnomo.

DENPASAR

& SEKITARNYA

Meninggal Terduduk di Samping Mobil PAULUS Pudjinarko Budihardja ditemukan meninggal terduduk di samping mobilnya di Jalan Merdeka Raya, Kuta, Badung, Selasa (12/7) kemarin sekitar pukul 08.30 Wita. Paulus diduga meninggal karena sakit jantung. Jenazah korban yang diterima Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah pukul 10.00 Wita itu kemudian dilakukan pemeriksaan luar (PL). Kepala Bagian/SMF Kedokteran Forensikk RSUP Sanglah dr. Ida Bagus Putu Alit, Sp.F., DFM. menjelaskan, waktu kematian korban kurang dari 8-12 jam. Dari hasil PL, pihaknya tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. ‘’Tidak ada luka-luka, korban masih berpakaian lengkap,’’ ujarnya. Selain itu, juga ditemukan tanda-tanda asfiksia berupa pelebaran pembuluh darah. Sementara belum ada permintaan autopsi dari pihak keluarga. (kmb42)

Suara Denpasar & Badung MPLS Diisi Penataran P4 Saya mengharapkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) diisi dengan Penataran P4 kepada siswa untuk pendidikan moral dan karakter. Febri, Denpasar

Presiden Jangan Perpanjang Izin Lokasi Reklamasi Izin lokasi reklamasi Teluk Benoa agar tidak diperpanjang lagi dan Presiden Jokowi agar segera mencabut Perpres 51/2004 yang mengakomodir reklamasi Teluk Benoa. Pan Basten, Denpasar

(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5

Topik : badan pengelola kawasan pura besakih Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/wan

BACA KORAN - Ratusan siswa baru SMK PGRI 3 Denpasar kompak duduk bersama membaca koran Bali Post di sela acara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Selasa (12/7) kemarin, di halaman sekolah setempat (kiri). Hal sama dilakukan siswa baru SMP Dwijendra saat istirahat usai mengikuti MPLS yang diisi seminar tentang bahaya penyalahgunaan narkoba yang dilaksanakan Badan Narkotika Nasional (BNN) di DPRD Bali (kanan).

Bumdes PLTS Strategi Pemberdayaan Pedesaan Denpasar (Bali Post) –

Membangun Bali harus dilakukan dengan berbagai terobosan, strategi dan niat tulus membangun pedesaan. Kepincangan yang selama ini terjadi di Bali harus diurai dengan menjadikan desa sebagai titik tolak pengembangan investasi. Investasi pedesaan diharapkan menjadi pilar penyangga Bali dengan indikator makin menguat dan meningkatnya jumlah kelas menengah di perdesaan. Solusi yang bisa digulirkan untuk pemberdayaan perdesaan ini, dengan mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Investasi awal bisa dilakukan secara bersinergi antara pemerintahan desa lewat Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Strategi ini dipaparkan Ketua Dewan Pembina Paguyuban Merah Putih Bali (PMPB) Irjen Pol. (Purn) Drs. I Gusti Made Putra Astaman didampingi Ketua DPD PMPB Pande Made Latra, Selasa (12/7) kemarin. Ia mengatakan, potensi pengembangan PLTS di Bali sangat terbuka. Terlebih kini tingkat ketergantungan penduduk terhadap energi listrik sangat tinggi. ‘’Terbatasnya daya listrik yang terpasang di Indonesia saat ini bisa menjadi peluang bagi pemerintahan desa melakukan investasi. PLTS bisa dikelola den-

gan melakukan kemitraan dengan pemilik modal,’’ jelasnya. Dalam konteks ini, katanya, pemerintah daerah Bali dan kabupaten/kota bisa menjadi fasilitator dengan membuat kebijakan strategis. Pengembangan investasi perdesaan ini setidaknya bisa mengurai kepincangan secara horizontal dan vertikal yang selama ini menguat di Bali. Kepincangan ini ditandai dengan menguatnya kesenjangan ekonomi, minimnya kelas menengah di Bali serta terkonsentrasinya tenaga kerja di Bali Selatan. Memberdayakan pemerintahan akan menguatkan Bali menghadapi tantangan marginalisasi manusia Bali di tanah Bali. ‘’Kami dari PMPB akan bersama-sama melakukan upayaupaya terukur agar program ini bisa menjadi salah satu kekuatan masyarakat desa di Bali dalam

membangun daya tahan ekonomi,’’ jelas purnawirawan Polri ini. Putra Astaman memaparkan, konsep dasar pengembangan investasi ini diawali dengan penyediaan lahan sekitar 30 are serta mempersiapkan manajemen proyek. Dalam hal permodalan, setelah desa memiliki Badan Usaha Desa bisa menggandeng investor pada tahap awal. ‘’Investasi tahap awal untuk menghasilkan daya listrik 0,25 megawatt (MW) mencapai Rp 5,5 miliar. Investasi ini bisa dilakukan dengan pola kemitraan atau pinjaman dari lembaga keuangan,’’ jelasnya. Sebagai gambaran, tahun 2016 ini Indonesai baru memiliki daya listrik 57 MW. Daya listrik terpasang ini jauh dari kebutuhan ideal penduduk Indonesia. Jumlah listrik terpasang ini ditargetkan mencapai 100 MW tahun 2025.

Bali Baru Miliki Satu Layanan Kanker KANKER memang menjadi peringkat teratas penyakit yang mengancam nyawa. Kanker masuk 10 besar penyakit tidak menular di Provinsi Bali. Bahkan setiap tahun kasus kanker semakin meningkat. Tahun 2014, pasien kanker serviks yang dirawat inap sebanyak 81 orang, rawat jalan 106 orang. Kanker payudara yang menjalani rawat inap sebanyak 194 orang dan rawat jalan 198 orang. Kanker hati dan empedu yang menjalani rawat inap sebanyak 56 orang dan rawat jalan 16 orang. Kanker paru yang menjalani rawat inap 6 orang dan rawat jalan 7 orang. Sementara tahun 2015, jumlah penderita kanker bertambah. Kanker serviks yang dirawat inap sebanyak 331 orang dan rawat jalan sebanyak 1.414 orang. Kanker payudara yang dirawat inap sebanyak 485 orang dan rawat jalan 347 orang. Kanker hati dan empedu yang dirawat inap 138 orang dan rawat jalan 347 orang. Kanker paru yang dirawat inap 140 orang dan rawat jalan 774 orang. Di sisi lain, pelayanan kanker di Bali hanya dimiliki RSUP Sanglah sehingga antrean pelayanan kanker pun panjang. Per hari RSUP Sanglah melakukan terapi pada 40 sampai 50 pasien. RSUP Sanglah kemudian mengembangkan layanan kanker dengan kemoterapi rawat jalan yang terletak di Sanjiwani dan Mahottama. Sehingga kini antrean tersebut dapat berkurang menjadi sekitar 30 pasien per hari. Kepala Bidang Penunjang Medis RSUP Sanglah dr. Ken Wirasandi, Senin (11/7) menjelaskan, meskipun antrean telah berkurang, namun tetap mengantre. Hal itu lantaran pelayanan kemoterapi membutuh-

kan obat yang beragam, dilakukan oleh tim dokter onkologi, alat untuk mencampur obat, tempat khusus, dan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga penyampur. ‘’Proses pencampuran harus di suatu tempat di mana alat itu aman untuk dicampur, itu biayanya mahal. Jadi, gedungnya tersendiri, alatnya khusus ditambah APD untuk petugas yang menyampur supaya tidak tercemar obat karena kalau tercemar, petugas kita juga akan mengalami kanker,’’ bebernya. Selain itu, pemberian obat kemo juga secara khusus. Tim onkologi untuk menangani kanker terdiri dari banyak keahlian, yaitu dokter ahli kanker, penunjang lab, radiologi, anestesi, keperawatan, farmasi, sarana. Sedangkan pelayanan kanker di RSUD di Bali belum ada, padahal jumlah pasien banyak. Hal itu karena sarana-prasarana belum ada, dokter spesialis onkologi belum ada. ‘’Karena membutuhkan ilmu dan kompetensi khusus,’’ jelas Kepala Bidang Pelayanan Medis Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Laksmiwati. Pengadaan alat tersebut membutuhkan investasi yang tinggi. Sebagian besar RSUD masih terkendala pada SDM, sedangkan RSUD Wangaya terkendala lahan, RSUD Karangasem terkendala anggaran. RSUD Badung masih mempersiapkan pelayanan untuk kanker. ‘’Baru RSUD Badung yang melapor pengadaan layanan kanker,’’ imbuhnya. Anggaran pembangunan layanan kanker diambil dari APBD. Sementara Bali telah memiliki RS khusus seperti RS Jiwa Provinsi Bali, RS Indera, sebelumnya pernah ada RS Kusta. (kmb42)

Sedangkan estimasi tahun 2045 mencapai 200 MW. Target-target ini bisa tercapai jika pemerintah termasuk Perusahaan Listrik Negara (PLN) mau menjadi mitra dengan membeli daya listrik yang dihasilkan Bumdes. Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Bali Ketut Lihadnyana mengakui, memanfaatkan sinar matahari menjadi sumber energi listrik merupakan salah satu cara untuk mewujudkan green energy di Bali. Bila dalam pelaksanaannya melibatkan masyarakat khususnya di perdesaan, hal ini tentu juga akan membawa dampak ekonomi. Oleh karena itu, rancangan pemanfaatan sinar matahari menjadi listrik perlu dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait. ‘’Memang ada beberapa tokoh membuat sebuah rancangan bagaimana kebutuhan energi listrik yang clean energy dari sinar matahari itu, memanfaatkan sebuah lembaga berbasis Badan Usaha Milik Desa (Bumdes - red).

Itu bagus sekali, tapi perlu ada kajian, perlu ada suatu koordinasi dengan pihak-pihak terkait, dengan PLN dan sebagainya, analisis ekonomi seperti apa, desa itu dapat apa dari sebuah rancangan ini sehingga nantinya Bali itu dapat mewujudkan green energy,’’ ujarnya. Ketua Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) Bali I Putu Geria Astawa menilai positif rancangan untuk memanfaatkan sinar matahari sebagai energi listrik. Apalagi kemudian sumber energi ‘’gratis’’ dari alam itu dikelola oleh Bumdes. Paling tidak, hal ini dapat menumbuhkan ekonomi di desa-desa. ‘’Cuma sekarang, SDM di Bumdes harus memiliki keahlian, kompetensi untuk bisa memelihara pembangkit itu. Apalagi akan dijual kepada PLN,’’ ujarnya. (044/kmb32) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Pemprov Segera Bentuk Badan Pengelola Kawasan Pura Besakih Denpasar (Bali Post) Pemprov Bali segera membentuk Badan Pengelola Kawasan Pura Besakih. Pembentukan badan pengelola ini untuk mengatasi persoalan yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Termasuk, untuk melakukan penataan di areal pura, sehingga menjadi lebih tertib dan bisa memberikan kontribusi langsung terhadap Desa Pakraman Besakih. ‘’Pembentukan Badan Pengelola Kawasan Pura Besakih tersebut sendiri sudah tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 1417/01-E/HK/2016,’’ ujar Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta saat memimpin pertemuan yang membahas Pembentukan dan Susunan Keanggotaan Badan Pengelola Kawasan Pura Besakih di ruang rapat Wakil Gubernur Bali, Selasa (12/7) kemarin. Rapat dihadiri antara lain Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali I Ketut Wija, Karo Hukum dan HAM Pemprov Bali I Wayan Sugiada, Karo Kesra Provinsi Bali A.A. Geriya, Karo Aset I Ketut Adiarsa dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Bali I Nyoman Astawa Riadi. Sudikerta minta agar jajarannya segera menindaklanjuti SK Gubernur tersebut. Terlebih, dirinya menjabat sebagai Ketua Badan Pengelola Kawasan Pura

Besakih. Sebagai langkah awal, pihaknya menginstruksikan agar segera dibuatkan payung hukum berupa peraturan gubernur tentang penataan Pura Besakih sebagai pedoman bagi para anggota dalam melaksanakan tugasnya sehingga punya dasar yang jelas. ‘’Saya minta segenap stakeholder yang terlibat dalam keanggotaan mulai bekerja membuat perencanaan dalam usaha menata kawasan Besakih. Tanggal 15 besok kita akan mengadakan rapat yang sekaligus mengundang Bupati Karangasem untuk membahas masalah ini. Jadi, saya minta draf payung hukum sudah selesai sebelum tanggal itu,’’ tegasnya. Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali I Ketut Wija mengatakan, rapat kali ini merupakan tindak lanjut rapat sebelumnya yang digelar di Kantor Bupati Karangasem, 19 April 2016. Kala itu rapat dihadiri Bupati serta Wakil Bupati Karangasem terkait mendesaknya keberadaan Badan Pengelola Kawasan Besakih. ‘’Badan pengelola ini nantinya akan meliputi unsur Pemerintah Provinsi Bali, PHDI, MUDP serta harus juga melibatkan bupati/wali kota se-Bali karena Pura Besakih merupakan pura terbesar di Bali sekaligus merupakan pura utama di

Bali,’’ ujarnya. Wija menambahkan, Bupati Karangasem bekerja sama dengan Bendesa Pakraman Besakih juga akan membentuk Manajemen Operasional (MO) yang bertugas mengelola secara teknis kawasan Pura Besakih. Anggota MO akan diisi orang-orang profesional dan diutamakan berasal dari Desa Pakraman Besakih. Pihaknya juga telah mengusulkan MoU yang mengatur tentang pendapatan yang bersumber dari pura terbesar di Bali itu. ‘’Jika disepakati, kita mengusulkan agar keuntungan dari Besakih baik yang bersumber dari wisatawan maupun pamedek akan dialokasikan sebesar 25% untuk Pemkab Karangasem, 25% untuk Desa Pakraman Besakih dan 50% sisanya untuk Pura Besakih sendiri yang akan diperuntukkan keperluan upakara, kesejahteraan pemangku dan pemeliharaan pura,’’ ujarnya. Wija memastikan pemprov tetap bertanggung jawab terhadap pemeliharaan Pura Besakih karena sudah tertuang dalam aturan jika Pura Sad Kahyangan termasuk tanggung jawab Pemprov Bali. Diharapkan setelah adanya pengaturan, kawasan Besakih bisa lebih tertata dan masyarakat sekitar bisa mendapatkan manfaat secara langsung. (r/kmb32)

Bandar Narkoba Putu Leong

Terancam Hukuman Mati dan Dijerat TPPU Denpasar (Bali Post) Setelah digerebek 12 Maret 2016 lalu, bandar narkoba yang disebut-sebut mempunyai jaringan luas, Made Putu alias Putu Leong, Selasa (12/7) kemarin diterbangkan dari Jakarta ke Bali. Diterbangkannya bandar narkoba yang digerebek di Jalan Dewi Sri Blok C4, Kuta, Badung tersebut, untuk dilakukan pelimpahan tahap II dari Res. Narkoba Bareskrim Mabes Polri ke Kejaksaan Agung dan dilanjutkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar. Selain Putu Leong, juga dilimpahkan dua anak buahnya yakni Cahyadi alias Bocah dan Made Astawa alias Krecek. Sebagaimana disampaikan Kajari Denpasar Erna Normawati Widodo Putri, sore kemarin, ketiga tersangka diancam hukuman maksimal mati dan minimal enam tahun. Hukuman mati karena tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, subsider Pasal 112 ayat 2 jo Pasal 132 UU

yang sama. ‘’Kalau ditanya berapa ancaman pidananya, maksimal adalah mati atau pidana seumur hidup, atau 20 tahun dan minimal 6 tahun,’’ ucap Erna Normawati. Menurut Erna didampingi Kasipidum Maha Agung, tahap II Kejaksaan Agung itu merupakan penyidikan Mabes Polri. Dilimpahan ke Bali karena locus delicti-nya ada di wilayah hukum Pengadilan Negeri Denpasar. ‘’Setelah dilakukan penelitian berkas, barang buktinya cukup banyak,’’ ucap Erna. Mantan Aspidsus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali ini menambahkan, berkas masing-masing tersangka dipisah. Dari tersangka Cahyadi, disita barang bukti berupa narkotika jenis ekstasi 58 butir, sabu-sabu (SS) terdiri 107 paket, 35 paket dan 41 paket, jika dirinci 73 gram. ‘’Barang bukti tersebut ditemukan di dalam sepeda motor Honda Scoopy,’’ sambung Erna. Selain itu, juga ditemukan barang bukti uang diduga hasil transaksi atau penjualan narkotika

Rp 25 juta dan handphone. Dari penangkapan Cahyadi, dibekuk Putu Leong. ‘’Dia adalah bandar narkotika di Bali,’’ terang Erna. Dari tersangka Leong, ditemukan mobil Robicon baru warna putih seharga Rp 1,5 miliar. Di dalam mobil mewah itu, jaksa penyidik Arbu Amran Hasibuan, dkk. juga menyita uang tunai Rp 289 juta dan Rp 25 juta sehingga total Rp 314 juta. Sementara dalam tas Leong, juga ditemukan 950 dolar Australia, 1 dolar AS, dan ponsel. Usai menjalani pemeriksaan administrasi, sore kemarin ketiga tersangka langsung dibawa ke Lapas Kerobokan. Menurut Kajari Erna Normawati Widodo Putri, memang untuk perkara dengan tersangka Leong ini tidak murni perkara narkotika. Dia juga dibidik oleh jaksa peneliti dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU). Untuk masuk ke TPPU, pihak penyidik Kejaksaan Agung sudah menerima SPDP. ‘’Dalam P19 perkara pokok, diberi petunjuk untuk dikembang-

Bali Post/eka

PELIMPAHAN - Tersangka Putu Leong bersama tersangka lainnya digiring menuju Lapas Kerobokan usai proses pelimpahan di Kejari Denpasar, Selasa (12/7) kemarin. Tersangka Putu Leong bersama dua rekannya ditangkap Bareskrim Mabes Polri terkait kasus narkoba. kan kasus TPPU,’’ urainya. Sebagai langkah awal, selain menyita barang bukti ratusan juta yang diduga dari hasil transaksi narkoba, juga disita mobil mewah seharga Rp 1,5 miliar serta tiga rumah milik Leong. Khusus untuk mobil mewah seharga Rp 1,5 miliar tersebut, Kajari memerintahkan Kasipidum Maha Agung untuk segera berkoordinasi dengan Dit. Lantas Polda Bali. Pasalnya, mobil mewah warna putih tersebut sudah dibayar cash, namun sampai saat

ini belum ada surat-suratnya. Tersangka hanya mengantongi surat jalan. Penangkapan Putu Leong sendiri menjadi perhatian banyak pihak karena penangkapan divideokan dan disiarkan TV nasional. Bahkan saat dilakukan penggerebekan oleh Mabes Polri, aparat beberapa kali mengeluarkan tembakan hingga akhirnya tersangka berhasil dilumpuhkan. Oleh Bareskrim Mabes Polri, Leong langsung diterbangkan ke Jakarta. (kmb37)


Badung

Rabu Wage, 13 Juli 2016

Profil Sering Diikuti Kelainan Penyerta KELAINAN bawaan sering disertai dengan kelainan penyerta. Seperti kelainan bawaan tanpa anus, disertai dengan kelainan jantung. Berdasarkan pengalaman selama menjadi dokter spesialis bedah anak, dr. I Made Darmajaya, Sp.B., Sp.BA.(K)., MARS. mengatakan, 60 sampai 70 persen pasiennya yang mengalami kelainan bawaan juga mengalami kelainan lainnya, baik yang berat maupun ringan. Semakin banyak kelainan yang diderita, katanya, maka hasil yang Bali Post/may diharapkan tidak semulus dengan dr. I Made Darmajaya kelainan tanpa anus saja. ‘’Satu hal yang perlu diingat, kelainan bawaan jarang berdiri sendiri dan susah dideteksi sejak awal,’’ jelas dokter yang juga Kepala Instalasi Wing Amerta RSUP Sanglah ini. Misalnya, kelainan bawaan tanpa anus disertai dengan kelainan jantung, atau tulang belakang, saraf, ginjal, otot. ‘’Misalnya anak dengan kelainan tanpa anus, kita buatkan lubang, saat ditangani muncul kelainan lain misalnya detak jantungnya tidak normal,’’ bebernya. Kelainan bawaan yang kerap ia tangani yaitu kelainan saluran pencernaan, tumor, kelainan saluran kencing, kelainan tanpa saluran empedu, hernia yang kasusnya cukup banyak, dinding perut yang tidak menutup, hirschprung (kelainan saraf usus yang menyebabkan usus tidak berkontraksi sehingga kotoran susah keluar). ‘’Kasusnya (hirschprung) cukup banyak. Kelainan yang menurut orang awam jarang, kita sering menangani,’’ ujarnya, Senin (11/7). Hampir 90 persen kelainan yang ditanganinya berhubungan dengan kelainan cacat bawaan, sedangkan sisanya karena infeksi, meskipun juga ada kelainan yang kecil-kecil. ‘’Syukurnya di Sanglah jarang merujuk karena kita bisa selesaikan di sini,’’ imbuhnya. Bahkan, kelainan bawaan yang jarang terjadi di Bali bisa ditangani di RSUP Sanglah, yakni memisahkan kembar siam. Terbukti 2-3 tahun lalu, timnya bisa melakukan operasi pemisahan kembar siam karena emergency. Hanya, kelainan bawaan seperti lever transplant yang harus dirujuk ke RS lain karena memerlukan SDM yang hebat dan ahli. Untuk siap melakukan operasi lever transplant, dibutuhkan tim yang banyak dan pelatihan intensif. Namun, kasus seperti ini kecil terjadi. ‘’Hampir semua kasus yang dulu mustahil dilakukan, sekarang bisa karena kerja tim,’’ tandasnya. Bahkan, operasi yang dilakukan kini bisa dengan teknik laparoskopi, tidak memerlukan pembedahan yang besar. Cukup membuat lubang kecil dan memasukkan kamera kecil ke dalam perut, lalu melakukan tindakan dengan minimal bedah. Hasil operasi tersebut tidak bisa 100 persen sempurna, tetapi berusaha mendekati sempurna. Ukuran keberhasilannya adalah ketika tubuhnya dapat berfungsi seperti manusia normal lainnya. Ahli bedah anak di Amerika saja, hasil operasinya 20 persen harus diperbaiki, artinya tidak sempurna sehingga diperbaiki. Sementara di Indonesia, memang tidak ada data pasti untuk tingkat keberhasilan operasi. Namun berdasarkan pengalamannya menangani kasus kelainan tanpa anus selama 10 tahun, dari 350 anak yang ia operasi, yang diperbaiki adalah 8-9 anak karena melorot, jahitan lepas. Dan itu pun baru terlihat abnormal setelah beberapa tahun menjalani operasi. Sementara itu, hingga saat ini penyebab kelainan bawaan tersebut belum jelas dan belum bisa dibuktikan. Pada beberapa kasus bedah seperti usus terburai, memang telah diketahui yaitu karena kekurangan asam folat. Begitu juga bibir sumbing, disebabkan kekurangan asam folat. (may)

3

WISDOM Usai menikmati libur panjang di Bali, sejumlah wisatawan domestik (wisdom) mulai memadati terminal keberangkatan domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk kembali ke daerah asalnya masing-masing, Selasa (12/7) kemarin.

Kasus Oknum Polisi Diduga Memeras

Barang Bukti Ganja Ternyata Palsu

Mangupura (Bali Post) -

Oknum anggota Intelkam Polda Bali Bripda DAS (21) dan Bripda EP (22) hanya bisa diproses kasus pemerasan saja. Pasalnya, untuk kasus narkoba tidak bisa dilanjutkan karena barang buktinya ganja sentetis alias palsu. Sedangkan ganja jenis itu belum termasuk narkotika. ‘’Selain itu, ganja palsu itu jumlahnya sedikit. Oleh karena itu, untuk kasus narkobanya tidak bisa diproses,’’ tegas sumber di Polda Bali, Selasa (12/7) kemarin. Sementara itu, Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto mengatakan, kasus pemerasan dua oknum polisi itu masih dalam proses penyidikan. ‘’Untuk pemerasannya nanti melalui mekanisme peradilan sipil. Tergantung hakim nanti mau dihukum apa. Tetapi untuk pelang-

garan kode etik atau disiplin, kita sudah ada aturan hukumannya,’’ tegasnya. Terkait motif kasus itu, mantan Kadiv Hubinter ini mengatakan, seperti kenakalan anak-anak. ‘’Biasa ada oknum-oknum yang nakal. Ini baru pertama kali dilakukan,’’ ujar Sugeng Priyanto.

Upaya antisipasi agar kasus itu tidak terjadi lagi, Kapolda menyatakan akan menghukum mereka supaya memberikan efek jera bagi yang lainnya. Selain itu, tidak ada pembiaran terhadap anggota polisi yang nakal. ‘’Kasus ini kan persentasenya kecil, tidak bisa generalisasi bahwa semua hasil didiknya (Polri) gagal,’’ ucapnya. Sementara itu, Kabid Propam Polda Bali Kombes Pol. Beny Arjanto mengatakan, materi penyidikan tidak bisa disampaikan. Yang jelas, katanya, kedua oknum anggota polisi itu nanti dilaksanakan Sidang Kode Etik Profesi Polri. Setelah melalui sidang tersebut, baru

Dugaan Korupsi Perdin DPRD Denpasar

PPTK Jadi Tersangka

Mangupura (Bali Post) Penyidik Kejaksaan Ngeri (Kejari) Denpasar yang menangani kasus dugaan korupsi perjalanan dinas (perdin) DPRD Kota Denpasar, akhirnya menyampaikan bahwa kasus ini telah menetapkan satu orang sebagai tersangka. ‘’Sudah ada satu tersangka. Nanti bisa berkembang. Saat ini tersangkanya adalah PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan),’’ jelas Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Denpasar Erna Normawati, Selasa (12/7) kemarin. Informasi yang diterima, PPTK itu yang menangani perjalanan dinas anggota dewan. Namun siapa orangnya, Kajari Erna Normawati belum mau membukanya ke publik. ‘’Yang jelas tersangkanya PPTK. Nanti bisa berkembang,’’ ucap pengganti Imanuel Zebua ini. Sebelumnya diberitakan, dalam perkara ini kejaksaan sudah melakukan ekspos terkait potensi kerugian negara di BPKP wilayah Bali. Dari sana ada kesepahaman antara jaksa dan BPKP terkait adanya kerugian negara dalam kasus perdin ini. Anggaran Perdin DPRD Denpasar dalam setahun dialokasikan sekitar Rp 10 miliar. Untuk perjalanan dinas, anggota dewan mendapat uang harian jutaan rupiah plus dana representatif. Perhitungan pastinya terkait potensi kerugian negara, juga belum disampaikan pihak kejaksaan. (kmb37)

Kasus Korupsi Parkir Bandara Ngurah Rai

Penyidik Bidik Seorang Pengusaha Besar

Mangupura (Bali Post) Kasus korupsi parkir Bandara Ngurah Rai yang mengakibatkan kerugian keuangan negara hingga Rp 28,01 miliar, memasuki babak baru. Belum lama ini pihak Kejaksaan Agung menyatakan bahwa selain empat terdakwa yang sudah divonis bersalah (kini terpidana), penyidik yang mengembangkan perkara ini dikabarkan kembali membidik dua orang yang diduga ikut dalam korupsi ini. Salah seorang di antara yang dibidik adalah seorang pengusaha ternama yang mempunyai jaringan ke pusat. Walau membidik pengusaha ternama, namun Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Denpasar Erna Normawati Widodo Putri, Selasa (12/7) kemarin baru mengumumkan satu tersangka. Dia bernisial Kt. Untuk menambah dan melengkapi berkas dengan tersangka Kt, tim penyidik sudah melayangkan surat panggilan untuk narapidana yang sedang ditahan di Rutan Bangli dan Lapas Karangasem. Salah satu saksi yang akan dipanggil, Kamis (14/8) besok adalah terpidana Chris Sridana yang merupakan mantan Dirut PT Penata Sarana Bali. ‘’Ya, Kamis besok kita akan panggil Chris Sridana. Selain itu, juga ada saksi terpidana yang ditahan di Lapas Karangasem,’’ kata Erna Normawati. Pemeriksaan ini untuk melengkapi berkas guna penyempurnaannya. Disinggung soal munculnya nama pengusaha yang saat persidangan di Pengadilan Tipikor juga sering mencuat, Kajari Erna mengatakan bahwa pihak kejaksaan akan berkonsentrasi menyelesaikan perkara dengan tersangka Kt terlebih dahulu. Nanti jika memang ada indikasi mengarah ke sana (pengusaha), pihaknya akan melakukan penelusuran. ‘’Yang jelas saat ini mengembangkan untuk terpidana Chris Sridana. Kamis besok kita panggil,’’ ucap mantan Aspidsus Kejati Bali ini sembari mengatakan, penetapan Kt sebagai tersangka atas pengembangan kasus yang ditangani Kejaksaan Agung. Sebelumnya, dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, ada empat terpidana yang sudah divonis. Mereka adalah mantan Dirut PT Penata Sarana Bali Chris Sridana. Di Pengadilan Tipikor, dia dihukum penjara selama 15 tahun. Dia juga dibebankan mengganti kerugian retribusi parkir Bandara Ngurah Rai Rp 28,01 miliar. Tiga terpidana lainnya adalah Rudi Jhonson Sitorus, staf administrasi Penata Sarana Bali (PSB), Mikhael Maksi selaku Manajer Oprasional PSB dan Indrapura Barnoza, mantan General Manager PSB. (kmb37)

Bali Post/kmb23

Bali Post/eka

PEDAGANG ACUNG - Salah seorang pedagang acung sedang menawarkan kerajinan gelang kepada wisatawan di Pantai Kuta, Badung. Menjamurnya pasar oleh-oleh membuat para pedagang acung ekstrasabar untuk menawarkan barang dagangannya kepada wisatawan.

bisa dijatuhi hukuman. ‘’Hukumannya sesuai dengan hasil sidang itu,’’ tegasnya. Agar kasus serupa dan pelanggaran lainnya tidak terjadi, pihaknya akan meningkatkan pengawasan melekat kepada seluruh anggota. Upaya yang dilakukan di antaranya preventif seperti razia, pemeriksaan dan lainnya. ‘’Hukuman ada beberapa alternatif. Dari mulai dinyatakan sebagai perbuatan tercela, dipindahtugaskan ke fungsi berbeda hingga rekomendasi pemecatan,’’ kata mantan Kapolres Badung ini. Beny berterima kasih kepada masyarakat yang mau memberikan informasi adanya anggota atau oknum ang-

gota polisi melanggar hukum. Pelapor pasti dilindungi dan dirahasiakan indetitasnya. Seperti diberitakan, Bripda DAS dan Bripda EP ditangkap karena diduga melakukan pemerasan terhadap pelaku yang dicurigai transaksi narkoba di seputaran Circle-K di Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat. Gl diduga pengedar ganja ditangkap saat berada di dalam mobil X-Over bersama dua temannya, Mk dan Sw. Hasil negosiasi, diduga pelaku minta Rp 70 juta, tetapi hanya disanggupi Rp 40 juta. Setelah deal, Mk diajak menarik uang di ATM BCA Jalan Teuku Umar Barat Rp 5,8 juta sebagai uang muka. (kmb36)

Pengadaan Ambulans Siaga Manfaatkan DID

Mangupura (Bali Post) – Wakil rakyat di DPRD Badung menyetujui pengadaan ambulans siaga sebanyak 62 unit untuk seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Badung segera akan terealisasi. Proyek ini rencananya akan dialokasikan pada Dana Insentif Daerah (DID). Sesuai Perpres 137 Tahun 2015 tertanggal 30 Desember 2015, Pemkab Badung pada 2016 menerima DID dari pusat Rp 39.843.644.000. Dana tersebut, kata Ketua Komisi III DPRD Badung I Nyoman Satria, usai rapat kerja (raker) dengan eksekutif, Selasa (12/7) kemarin, diberikan oleh pusat kepada daerah dengan beberapa persyaratan. Di antaranya tepat waktu pengesahan APBD dan memperoleh opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). ‘’Badung mendapatkan DID sebesar Rp 39 miliar lebih. Karena keluarnya pada akhir tahun, tidak bisa masukkan dalam APBD tahun 2016 dan menjadi Silpa tahun berkenaan,’’ terang Satria. Menurutnya, selain karena masalah waktu, belum ada petunjuk teknis dari pusat terkait pengalokasian dana tersebut hingga awal 2016. Maka dari itu, esekutif-legislatif melakukan konsultasi ke Departemen Dalam Negeri (Depdagri). Hasil dari konsultasi ini, intinya pemanfaatan DID bisa dipakai silpa tahun berkenan. ‘’Breakdown dari dana tersebut dialokasikan untuk pengadaan 62 unit ambulans untuk seluruh desa dan kelurahan dengan total anggaran Rp 31.479.341.410,’’ ucapnya. Selain pengadaan ambulans, katanya, dana tersebut juga dimanfaatkan untuk pembangunan jaringan air bersih untuk 235 kepala keluarga (KK) di Desa Kiadan Kecamatan Petang sebesar Rp 6.169.684.415. Sisanya sebesar Rp 2.194.618.175 untuk pembangunan taman intersection di Desa Dauh Yeh Cani, Abiansemal, taman di pertigaan Desa Pelaga, Petang dan taman tapal batas Badung dengan Bangli di Desa Belok Sidan, Petang. ‘’Pada prinsipnya kami Komisi III sangat menyetujui, terlebih alokasi anggaran ini memang untuk kepentingan masyarakat. Salah satunya untuk mengatasi krisis air bersih yang menimpa masyarakat Kiadan. Proses selanjutnya tinggal meminta persetujuan lembaga melalui paripurna,’’ jelasnya. Terkait realisasi program tersebut, politisi PDI Perjuangan asal Mengwi ini menjelaskan, sesuai Permendagri 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, pelaksanaannya mendahului anggaran perubahan setelah mendapat persetujuan dewan. Setelah mendapat persetujuan dewan memalui paripurna nanti, SKPD terkait sudah bisa melakukan pelelangan kegiatan. (kmb27)

Sikapi Penduduk Nonpermanen di Kuta

Wabup Suiasa Instruksikan Segera Lakukan Pendataan Duktang MENYIKAPI hadirnya kembali penduduk nonpermanen (penduduk pendatang/ duktang) pasca-Lebaran, Wabup Badung I Ketut Suiasa terus melakukan langkah cepat guna tetap menciptakan kondisi wilayah Kabupaten Badung yang aman, nyaman dan kondusif. Selasa (12/7) kemarin, Wabup Suiasa mengumpulkan para lurah, bendesa adat termasuk kepala lingkungan (kaling) se-Kecamatan Kuta untuk diberikan pengarahan guna mengantisipasi duktang di kampung turis Kuta. Pada kesempatan itu, Wabup Suiasa menginstrusikan kepada Disdukcapil membuat surat kepada seluruh camat yang diteruskan kepada lurah/ perbekel, dan kepala lingkungan untuk segera melakukan langkah-langkah riil pendataan bagi penduduk nonpermanen. ‘’Kami instruksikan instansi terkait, lurah maupun desa adat dan banjar/lingkungan agar segera melakukan sidak-sidak administrasi duktang di wilayah

masing-masing,’’ tegasnya. Tatap muka dan dialog yang dilaksanakan di ruang pertemuan Kantor Camat Kuta tersebut, dihadiri anggota DPRD Badung Dapil Kuta I Gst. Anom Gumanti dan Ni Luh Gede Mediastuti, Kepala Satpol PP I Ketut Martha, Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil I Nyoman Soka, Kadis Kebudayaan I.B. Anom Bhasma, Camat Kuta I Gede Rai Wijaya, lurah, bendesa adat, dan kaling se-Kecamatan Kuta. Wabup Suiasa menyampaikan, Pemkab Badung sangat komit dan fokus menangani penduduk nonpermanen di Badung. Menurutnya, penanganan duktang ini perlu adanya konsensus bersama mengenai pengendalian duktang melalui konsensus kearifan lokal yakni pararem desa adat. ‘’Pemerintah melalui aturan normatifnya memiliki keterbatasan, untuk itu harus bersinergi dan didukung dari desa adat melalui pararem yang mengatur tentang pendataan penduduk

nonpermanen,’’ jelasnya. Suiasa menambahkan, secara normatif menurut Permendagri No. 14 Tahun 2015 tentang pendataan penduduk nonpermanen, dengan tegas menugaskan kepala daerah untuk melakukan pendataan, pengelolaan terhadap penduduk termasuk penduduk nonpermanen itu sendiri. Wabup juga memberikan apresiasi kepada desa adat yang telah memiliki pararem dalam mengatur penduduk pendatang di wilayahnya. Sebagai langkah konkret menangani duktang ini, Suiasa kembali memerintahkan kepada Satpol PP melalui Tim Gabungan untuk membuat agenda sidak-sidak sampai Agustus. Dinas Kebudayaan agar melakukan analisis dan mendorong desa adat membuat pararem yang di awig-awig-nya belum mengatur duktang. Disdukdcapil hingga aparat paling bawah segera melakukan pendataan duktang. Dikatakannya, komitmen Pemkab Badung dalam per-

PERTEMUAN - Wabup Suiasa didampingi Camat Kuta I Gede Rai Wijaya dan anggota DPRD Badung Dapil Kuta I Gst. Anom Gumanti serta Ni Luh Gede Mediastuti berdialog dan tatap muka dengan lurah, bendesa adat, dan kaling se-Kecamatan Kuta di ruang pertemuan Kantor Camat Kuta, Selasa (12/7) kemarin. cepatan dan kedekatan pelayanan kepada masyarakat, mengenai pelayanan KTP telah dianggarkan pada perubahan yakni pengadaan mesin rekam, mesin pencetak KTP yang ditempatkan di kecamatan. ‘’Camat kami perintahkan

jangan menunggu masyarakat datang memohon KTP, lakukan kerja sama dengan SMA, rekam anak-anak yang berusia 16 tahun sehingga tahun depannya di usia 17 tahun KTP dapat diserahkan melalui gebyar KTP,’’ tegasnya. (ad287)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L

Raih Siswa Baru Terbanyak di Badung

SMKN 1 Kuta Selatan Dikunjungi Senator Wedakarna

SERTIFIKAT - Penyerahan sertifikat oleh Senator Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS kepada Kepala SMKN 1 Kuta Selatan I Nyoman Supartha di hadapan siswa baru, Selasa (12/7) kemarin. TAHUN pelajaran 2016/2017, SMKN 1 Kuta Selatan menerima 613 orang siswa baru dari 707 pendaftar. Dari lima program yang ada di SMKN 1 Kuta Selatan, program Akomodasi Perhotelan yang paling diminati. Hal ini mendapat apresiasi dari Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS dalam kunjungan kerjanya, Selasa (12/7) kemarin, sekaligus memantau kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari kedua di SMKN 1 Kuta Selatan. Dalam kunjungan itu, Wedakarna merasa bangga dan salut dengan SMKN 1 Kuta Selatan yang jumlah siswa barunya paling banyak di Kabupaten Badung. Oleh karena itu, pihaknya memandang sangat perlu dilakukan pemantauan secara langsung kegiatan MPLS SMKN 1 Kuta Selatan. Wedakarna menegaskan, pelaksanaan MPLS harus ber-

pedoman pada Permendikbud No. 18 Tahun 2016, sehingga kekerasan dan pembodohan tidak terjadi seperti tahun-tahun sebelumnya. ‘’Berdasarkan pantauan saya, kegiatan MPLS di SMKN 1 Kuta Selatan sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturan dan harapan pemerintah. Hal ini harus tetap ditingkatkan, sehingga kegiatan MPLS bisa berjalan dengan damai dan tanpa korban di Bali,’’ ujarnya. Menghadapi persaingan dengan sekolah swasta di Kabupaten Badung, Wedakarna berharap SMKN 1 Kuta Selatan mampu mempertahankan dan meningkatkan SDM, kualitas dan prestasi sekolah ke depannya. Sinergisitas sekolah dengan pemerintah harus tetap dijalin. Sehingga pihaknya di pusat tetap bisa memberikan dukungan dan batuan, baik secara material maupun moral. ‘’Astungkara, kami di DPD-RI akan tetap

mengawalnya. Sebab, pemerintah sedang mendorong siswa untuk sekolah di SMK, karena pemerintah perlu banyak pekerja. Namun, saya juga dorong, selain di SMK siswa nantinya juga tetap harus kuliah,’’ ungkapnya. Kepala SMKN 1 Kuta Selatan I Nyoman Supartha mengungkapkan rasa bangganya atas kunjungan Wedakarna ke SMKN 1 Kuta Selatan. Ia mengatakan, kunjungan Wedakarna merupakan suatu kehormatan bagi SMKN 1 Kuta Selatan karena telah memberikan motivasi sekaligus pencerahan, tidak hanya kepada siswa baru tetapi juga untuk para guru untuk menjadi manusia Bali yang benar-benar bertanggung jawab terhadap kemajuan dan keberlangsungan Bali ke depannya. Sehingga dapat dijadikan pedoman untuk meningkatkan kualitas SMKN 1 Kuta Selatan. ‘’Apa yang disampaikan itu adalah halhal yang sangat positif dan kami gunakan sebagai pedoman untuk mengelola sekolah lebih baik dari sebelumnya,’’ katanya. Meskipun SMKN 1 Kuta Selatan mendapat sanjungan sekolah hebat dengan siswa terbanyak di Kabupaten Badung, pihaknya mengungkapkan tidak akan berbangga sampai di situ. Tetapi, hal itu dijadikan motivasi untuk mempertahankan dan berbenah untuk bisa meningkatkannya agar lebih baik dari apa yang sudah dicapai saat ini. ‘’Ke depan, tentu kami tidak boleh lengah dengan persaingan-persaingan yang ada. Kami harus tetap memacu diri untuk meningkatkan kualitas sekolah kami agar lebih baik dan berkualitas,’’ tegasnya. (ad520)

P Wabup Badung dan Panglingsir PANDTK Hadiri Karya Puri Tegeh Kori R O Gusti Wedakarna Beri Anugerah Nama F Putra Turah Wira Weda dan Jro Melati PURI Tegeh Kori sedang berbaI hagia atas kelahiran putra ketiga (purusa) dari Shri I Gusti Ngurah Wedawitry Wedasteraputra L Wira Suyasa–Jro Melati Merry Dyanti. ini terasa lengkap E Kebahagiaan dengan berkumpulnya keluarga C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

besar dan kerabat Puri Tegeh Kori dalam upacara Manusa Yadnya khusus memperingati upacara enam bulanan purusa. Di-puput Ida Shri Bhagawan Nabe Wira Kerti dari Geria Tegeh Kori Lebah Siung Buleleng, upacara Manusa Yadnya dimulai dengan pembacaan Kitab Suci Bhagawad-Gita dan proses upacara di Merajan Puri. Selanjutnya, Panglingsir Shri Gusti Wedakarna mengumumkan nama resmi untuk purusa utama yakni Shri I Gusti Ngurah Agung Arjuna Wiwaha Tegeh Kori Amangkubumi Wedawitry Putra Suyasa. ‘’Nama ini bermakna agar kelak purusa utama menjadi pangeran yang berguna untuk bangsa dan negara, selayaknya Arjuna Wiwaha. Dan Amangkubu-

MEMBERIKAN BEKAL - Bhagawan Nabe Wira Kerti memberikan bekal kepada purusa Shri IGN Agung Arjuna Wiwaha Tegeh Kori Amangkubumi WS di Puri Tegeh Kori Badung. mi diberikan agar kelak Turah Arjuna bisa menjadi pemangku bumi Bali dan Nusantara sekaligus melestarikan gelar Majapahit,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Tampak hadir di antara un-

dangan, Wakil Bupati Badung, Panglingsir Puri Pengastulan Buleleng, Panglingsir Jero Bongan Tabanan, Jero Tegeh Kori Kerobokan, Jero Tegeh Kori Cemagi dan kerabat dari Jembrana. (ad288)

Bernuansa Agama Hindu

SMP Dwijendra Bualu Berkomitmen Jaga Kelestarian Budaya Bali

BERDIRI sejak 1975 silam, SMP Dwijendra Bualu merupakan sekolah swasta yang bernuansa agama Hindu dan berkebudayaan Bali. Oleh karenanya, sekolah yang terletak di Jalan Raya I Gusti Ngurah Rai, Nusa Dua ini berkomitmen menjaga kebudayaan Bali. Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS saat kunjungan kerjanya sekaligus memantau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari kedua di SMP Dwijendra Bualu, Selasa (12/7) kemarin, sangat salut dengan komitmen SMP Dwijendra Bualu yang bernuansa agama Hindu dan bisa menjaga kebudayaan Bali. Kendati demikian, dikatakannya, SMP Dwijendra Bualu mempunyai beban yang berat untuk melakukan hal tersebut. Tetapi, pihaknya akan terus memberikan perlindungan dan dukungan, baik dari segi infrastruktur, anggaran,

SDM maupun kemajuan sekolah swasta, yaitu SMP Dwijendra Bualu, termasuk perjuangan para guru, baik perjuangan sertifikasi dan lain sebagainya. Berdasarkan pantauannya, kegiatan MPLS di SMP Dwijendra Bualu sudah berjalan sesuai aturan dan arahan negara. Namun, pihaknya menegaskan kembali bahwa dalam kegiatan MPLS tidak lagi ada pembodohan seperti pada tahun sebelumnya. Sebab, sesuai dengan Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016, kegiatan MPLS wajib berisi kegiatan yang edukatif, kreatif dan menyenangkan. Tidak lagi ada kekerasan dan seluruh panitianya harus melibatkan guru-guru. Selain itu, pihaknya berharap ke depan SMP Dwijendra Bualu tetap ada dan eksis selamanya serta mendukung untuk meningkatkan mutu dan kuota siswa sekolah swasta melaui PPDB secara online di Kabupaten

SERAHKAN SERTIFIKAT - Senator Wedakarna menyerahkan sertifikat kepada Kepala Yayasan Dwijendra Cabang Bualu I Ketut Sarya didampingi Kepala SMP Dwijendra Bualu Drs. I Gede Suwirta.

Badung. ‘’Saya harapkan di tahun 2017 Pemkab Badung sudah bisa melaksanakan PPDB secara online. Karena dengan PPDB online, otomatis tidak ada jalur belakang, sehingga jatah siswa untuk sekolah swasta di Badung akan meningkat,’’ tegasnya. Kepala SMP Dwijendra Bualu Drs. I Gede Suwirta didampingi Kepala Yayasan Dwijendra Cabang Bualu I Ketut Sarya menyambut gembira kunjungan kerja Senator Wedakarna di SMP Dwijendra Bualu. Dikatakan, hal ini merupakan motivasi agar SMP Dwijendra Bualu tetap berjalan dengan baik ke depannya. Sehingga SMP Dwijendra Bualu tetap hidup dan eksis. ‘’Bagaimanapun, perhatian beliau sangat tinggi sekali. Sampai-sampai kami sekolah swasta yang kecil ini dikunjungi. Dan apa yang kami keluhkan hari ini, kami berharap beliau bisa memperjuangkan. Sehingga ke depan mekanisme di sekolah tetap berjalan dengan baik dan pada akhirnya semua kegiatan sekolah swasta bisa berjalan sesuai dengan harapan,’’ harap Gede Suwirta. Selain itu, SMP Dwijendra Bualu juga sangat mengapresiasi atas komitmen dari Senator Wedakarna yang peduli terhadap sekolah swasta di Bali, terutama untuk membangkitkan sekolah yang bernuansa agama Hindu dan budaya Bali. ‘’Harapan kami ke depan, kunjungan beliau tidak berhenti sampai saat ini, tetapi bisa berkelanjutan. Sehingga SMP Dwijendra Bualu yang bernuansa Hindu ini tidak mati, tetap eksis makin berkualitas,’’ tegas Kepala Yayasan Dwijendra Cabang Bualu I Ketut Sarya. (ad517)

Rabu Wage, 13 Juli 2016

’’Karya Ngenteg Linggih’’ Pura Tamansari Pusat Kawitan Warih Dukuh Suladri

PURA Tamansari Banjar Dukuh, Desa Nyalian, Banjarangkan, Klungkung menjadi cikal bakal keberadaan warih Dukuh Suladri yang kini keturunannya tersebar di seluruh Bali. Pura yang menjadi tempat pasraman Ki Dukuh Suladri ini ditemukan oleh para keturunan Dukuh Suladri pada tahun 2000 dan akhirnya dibangun kembali. Setelah selesai dibangun dengan menghabiskan anggaran hingga Rp 1,5 miliar, akhirnya dilaksanakan Karya Ngenteg Linggih, Mamungkah, Tawur Agung dan Padudusan Manawa Ratna yang puncak acaranya jatuh pada Anggara Kliwon Kulantir nemu Purnama Kasa pada 19 Juli 2016. Yajamana Karya I Ketut Laba menjelaskan, Pura Tamansari ini

ditemukan pada abad ke-20 atau pada tahun 2000. Saat itu, di lokasi berdirinya Pura Tamansari ini hanya ditemukan tonggak-tonggak palinggih dan juga sisa peninggalan dari pasraman yang diasuh oleh Ki Dukuh Suladri. Menurut Ketut Laba, terbengkalainya pasraman sekaligus tempat pertama Ki Dukuh Suladri madwijati ini setelah terjadinya perperangan raja-raja kecil di Bali pada abad ke-16. ‘’Saat itu, banyak keturunan beliau yang hijrah ke berbagai wilayah di Bali sehingga Pura Tamansari menjadi terbengkalai,’’ ujarnya. Untuk membangkitkan kembali kebesaran Dukuh Suladri, para warih Dukuh Suladri berkumpul melaksanakan rapat untuk pembangunan pura dengan dana ter-

PURA TAMANSARI - Panitia penyelenggara karya di Pura Tamansari pusat kawitan Dukuh Suladri.

kumpul secara swadaya mencapai Rp 1,5 miliar. Pura Tamansari ini akhirnya selesai dibangun pada tanggal 21 April 2016 dan langsung dilaksanakan melaspas alit. ‘’Pembangunan Pura Tamansari ini dilakukan secara swadaya dan untuk upacara karya menghabiskan anggaran Rp 800 juta,’’ bebernya. Ketua Panitia Karya I Wayan Purnawan menyampaikan, pada runtutan upacara akan dilaksanakan Karya Ngenteg Linggih, Mamungkah, Tawur Agung dan Padudusan Manawa Ratna. Selasa (12/7) kemarin dilaksanakan upacara Tawur Agung yang di-puput Ida Pandita Dukuh Samiaga, Ida Pandita Dukuh Celagi dan Ida Rsi Bujangga Penatih. Sebagai pangerajeg pada karya tersebut Ida Pandita Dukuh Acarya Dhaksa. Pihaknya menyampaikan, keberadaan Pura Tamansari sebagai pusat kawitan Dukuh Suladri terdapat pada Babad Gelgel, Babad Satria Taman Bali dan Pangelingeling Dukuh Gamongan. Pihaknya berharap kepada warih Ida Batara Dukuh Suladri yang berada di seluruh Bali untuk hadir pada runtutan karya ring Pura Tamansari utamanya pada puncak karya 19 Juli 2016. ‘’Setelah dibangun, piodalan di Pura Tamansari ini akan dilaksanakan pada Anggara Kliwon Kulantir nemu Purnama Kasa, 50 hari sebelum Galungan,’’ ujarnya. (ad518)

FH Unwar Gelar ’’Workshop’’ Kelengkapan Instrumen Pendidikan MKn

FAKULTAS Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) menggelar Workshop Penyusunan Visi, Misi, Kurikulum, Pedoman Pendidikan dan Penulisan Tesis Program Studi (Prodi) Magister Kenotariatan (MKn), Selasa (12/7) kemarin. Dekan FH Unwar Dr. NP Budiartha, S.H., M.H. menjelaskan, workshop itu digelar dalam rangka memenuhi tuntutan dari Surat Keputusan Menristek Dikti yang mengharuskan dalam waktu enam bulan begitu izin penyelenggaraan Prodi MKn diberikan, harus menyiapkan instrumen kelengkapan penyelenggaraan pendidikan, di samping fasilitas pendidikan seperti gedung dan tenaga pendidik. Workshop itu juga guna menyamakan persepsi dalam berbagai konsep tentang cara penyusunan visi-misi, tujuan, sasaran dan rencana strategis, termasuk rencana operasioanal agar berjalan dengan baik sesuai harapan. Tidak kalah penting, yaitu penyusunan kurikulum mengingat kurikulum prodi apa pun di Indonesia harus memenuhi ketentuan kurikulum yang berbasiskan standar nasional pendidikan tinggi mengacu kerangka kualifikasi nasional. ‘’Di sinilah dirumuskan mengenai bagaimana kurikulum dikemas, apa tujuan, sasarannya, profil lulusan seperti apa, capaian, bahan kajian, susunan mata kuliah, penawarannya, praktik kenotariatan seperti apa, buku pedomanan dan penyususunan penulisan tesis,’’ paparnya. Kurikulum sebagai instrumen pendidikan tinggi diharapkan dapat kontribusi dari berbagai stakeholder di samping dosen. Dengan begitu, Pendidikan Kenotariatan Unwar yang merupakan satu-satunya

prodi swasta di wilayah Indonesia Timur dapat menjadi kebanggaan dan lulusannya tidak mengecewakan dari segi kualitas. Pihaknya pun telah menerima mahasiswa Kenotariatan pada gelombang pertama sebanyak 46 mahasiswa dan telah menamatkan sebanyak 40 orang. Pihaknya kembali menerima mahasiswa gelombang kedua sebanyak 35 orang. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. menambahkan, lahirnya sebuah prodi tidak mudah karena perlu proses dan persiapan. ‘’Yang lebih penting, usulan ini dikaji oleh Dikti terkait prasyarat dan persyaratan apakah layak atau tidak diselenggarakan. Syukurnya, apa yang diusulkan, disetujui oleh Dikti dan izin sudah dikeluarkan,’’ jelasnya. Dibukanya Prodi MKn ini karena pihaknya melihat Prodi MKn memiliki prospek yang cukup

besar. Berdasarkan kebutuhan tenaga MKn, baru terpenuhi tidak lebih dari 45 persen. Sisanya, 55 persen yang harus disiapkan sehingga program ini akan menjadi prospektif ke depan karena bisa menyiapkan tenaga kenotariatan yang memiliki kualifikasi, kompetensi dan mampu bersaing dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. ‘’Sasaran kita tentu menjadikan MKn di Warmadewa ini menjadi prodi unggulan yang memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, tidak saja Bali tetapi juga Indonesia Timur dan Indonesia secara keseluruhan,’’ jelasnya. Hal itu terlihat dari banyaknya calon mahasiswa yang mendaftar tidak saja berasal dari Bali, tetapi juga dari Jawa dan daerah timur. Hal ini menjadi penilaian bagi pihaknya bahwa prodi tersebut memang dibutuhkan masyarakat. (ad519)

WORKSHOP - Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. membuka acara workshop didampingi Dekan FH Unwar Dr. NP Budiartha, S.H., M.H.

Poltekkes Denpasar Laksanakan Pengabmas Deteksi Dini, Edukasi dan Layanan Komplementer di Desa Ketewel

PENGABDIAN - Poltekkes Denpasar saat melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat ‘’Deteksi Dini, Edukasi dan Layanan Komplementer’’ di Desa Ketewel. PERAN perguruan tinggi untuk ikut serta dalam pembangunan merupakan suatu kewajiban. Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Denpasar sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi kesehatan dalam salah satu perogram tri dharma perguruan tingginya secara aktif ikut serta dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan pengabdian masayarakat (pengabmas), dengan tujuan meningkatkan kemandirian masyarakat dalam bidang kesehatan, khususnya pada kelompok rentan seperti lanjut usia. Lanjut usia merupakan populasi yang saat ini jumlahnya cukup banyak dan apabila tidak diperhatikan sejak dini, di masa yang akan datang bisa menjadi beban keluarga, masyarakat maupun pemerintah. Menyadari kondisi tersebut, Poltekkes Denpasar dari Juni hingga Juli 2016 melaksanakan kegiatan

pelayanan melalui program Pengabdian Masyarakat Terpadu di Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati. Kegiatan pengabdian masyarakat telah dibuka Direktur Poltekkes Denpasar A.A. Ngurah Kusumajaya, S.P., MPH. pada 11 Juni 2016. Pada kesempatan itu, Direktur menyampaikan agar kerja sama yang telah dibangun dapat terus berjalan demi tercapainya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Sementara itu, Kepala Puskesmas I Sukawati Ni Ketut Sutiarini, SKM., M.Kes. mengatakan, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi peningkatan kesehatan masyarakat. Kerja sama Poltekkes Denpasar dan Desa Ketewel yang telah dirintis sejak 2013 telah menunjukkan hasil yang cukup baik, terbukti rendahnya angka kejadian DBD Januari - Juni 2016 di Desa Ketewel bila dibandingkan wilayah lain di Gianyar. Kegiatan peningkatan kualitas hidup lansia

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

dilakukan secara sistematis dengan cara melibatkan semua komponen secara aktif. Kegiatan diawali dengan pelatihan komplementer (akupresure) kader posyandu lansia yang dilakukan mulai 11 - 12 Juni 2016. Kegiatan dilanjutkan 3 dan 10 Juli 2016 dengan pelayanan langsung berupa pemeriksaan kesehatan, screening laboratorium dasar dan dilanjutkan dengan tindakan akupresure yang dilakukan langsung oleh para kader dan mahasiswa sesuai dengan keluhan yang ditemukan pada lansia. Setelah dilakukan akupresure, lansia diberikan edukasi sebagai upaya utama agar lansia dapat mempertahankan kualitas kesehatannya secara mandiri. Menurut Kepala Desa Ketewel I Wayan Gede Wijaya, kegiatan ini sangat penting dan bermanfaat. Terlebih dengan dilatihnya para kader diharapkan kader mampu memberikan pelayanan langsung kepada lansia yang mengalami masalah kesehatan dengan memanfaatkan kearifan lokal (pijat). Selain itu juga diharapkan kegiatan ini bisa dikembangkan dengan memberikan pelatihan yang lebih intensif kepada kader lain. Selain keterampilan ini juga diharapkan keterampilan kesehatan lain juga diberikan, sehingga masyarakat makin cerdas dan mandiri dalam bidang kesehatan. Dengan begitu, masalah-masalah kesehatan bisa dicegah atau ditangani lebih dini. (ad523)


DAERAH

Rabu Wage, 13 Juli 2016

5

Di Desa Pengotan dan Landih

42 Siswa Lulusan SMP Tak Melanjutkan Pendidikan Bali Post/dok

KARAM - Kapal LCT Sritanjung milik Pemkab Banyuwangi yang sempat karam, beberapa waktu lalu.

Pansus Desak Pemkab Selamatkan PBS

Banyuwangi (Bali Post) Kisruh dua kapal LCT Sritanjung milik Pemkab Banyuwangi yang dikelola PT Pelayaran Banyuwangi Sejati (PBS) terus mengalir. Pansus DPRD Banyuwangi mendesak Pemkab menyelamatkan PT PBS karena menjadi aset daerah, bahkan ikut menyumbangkan pendapatan asli daerah (PAD) yang cukup besar. Desakan itu diungkapkan Ketua DPRD Banyuwangi Made Cahyana Negara usai halalbihalal di DPRD setempat, Selasa (12/7) kemarin. Politisi PDI-P ini menolak jika PT PBS dibubarkan. Alasannya, perusahaan ini memiliki sejarah, bahkan jadi ikon Banyuwangi. Lalu, menyumbangkan PAD yang lumayan besar. ‘’Kita berpikirnya bukan hanya mencari kesalahan. Tetapi bagaimana menyelamatkan aset Pemkab, termasuk warga yang menggantungkan hidup di PBS,’’ jelasnya. Selama ini, katanya, PT PBS jarang mendapatkan perhatian evaluasi. Padahal itu menjadi aset berharga dari Pemkab. Karena itu, ke depan, pihaknya akan membuat rekomendasi untuk menyelamatkan aset Pemkab. ‘’Khusus PBS memang perlu ada evaluasi, termasuk jajaran direksi,’’ paparnya. Terkait persoalan kapal Sritanjung, pihaknya memperpanjang masa kerja pansus. Sebab, masa kerjanya banyak terpotong selama libur Lebaran. ‘’Awalnya, ditargetkan hanya 30 hari. Tetapi melihat kondisi, kita perpanjang lagi, sampai semuanya beres,’’ katanya. Meski begitu, pihaknya tetap memberikan batas waktu bagi pansus untuk bekerja. Menurut Made, pansus akan tetap pada jalur untuk mengusut indikasi penyimpangan pengelolaan dua kapal Sritanjung. Hasil pansus akan mengeluarkan rekomendasi terkait evaluasi dan penyelamatan aset Pemkab di PT PBS. Sementara itu, anggota Pansus DPRD Banyuwangi untuk kapal Sritanjung, Salimi, menuding ada pengingkaran kesepakatan dari jajaran direksi PT PBS kepada Pemkab. Salah satu buktinya, pihak direksi tak bisa menjalankan pengelolaan dua kapal Sritanjung dengan baik, bahkan satu kapal sampai karam. ‘’Sejatinya, Pemkab harus tegas. Jangan asal lelang kapal. Tetapi, harus menuntut direksi PBS yang melakukan wanprestasi,’’ katanya. Menurut politisi PDI-P ini, Pemkab memiliki hak penuh untuk menuntut kapal kembali normal. Sebab, itu adalah aset pemkab. ‘’Dalam pengelolaan kan ada kesepakatan. Ini pasti ada wanpretasi, jadi Pemkab harus menuntut direksi PBS,’’ tegasnya. Salimi menegaskan, pihaknya akan kembali memanggil Pemkab untuk mencari data terkait pengelolaan PBS. Diberitakan sebelumnya, kapal LCT Sritanjung milik Pemkab karam di pesisir Ketapang, Banyuwangi, bulan lalu. Saat karam, kapal yang dibeli Pemkab tahun 2001 ini dalam kondisi parkir. Pascakejadian, DPRD Banyuwangi langsung membentuk pansus. Fokusnya, mengusut dugaan penyimpangan pengelolaan kapal yang beroperasi di Selat Bali ini. (kmb30)

Bangli (Bali Post) Meski masih berada di wilayah Kecamatan Kota Bangli, namun animo warga Desa Pengotan dan Desa Landih, Bangli untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi masih sangat rendah. Terbukti, untuk tahun ini, dari 99 siswa yang lulus SMP, namun hanya 57 orang yang melanjutkan ke jenjang SMA/SMK. Sebanyak 42 siswa tidak melanjutkan pendidikan karena faktor ekonomi. Sedangkan sisanya memilih membantu orangtua untuk mencari nafkah. ‘’Mereka memilih untuk tidak melanjutkan pendidikan tersebut kebanyakan karena faktor ekonomi,’’ kata Kepala SMPN 4 Bangli Made Muliawan, S.Pd., M.Pd. ditemui di sela-sela menerima kunjungan Ketua DPRD Bangli N.M. Kutha Parwata, Kadisdikpora Bangli Nyoman Suteja dan anggota DPRD Bangli I Wayan Jamin di Balai Desa Pengotan, Selasa (12/7) kemarin. Sementara itu, Ketua DPRD Bangli N.M. Kutha Parwata yang sengaja melakukan tatap muka dengan tokoh masyarakat setempat mengaku miris dengan kondisi pendidikan di Desa Pengotan. ‘’Terus terang saya merasa miris dengan kondisi ini. Sebab, Desa Pengotan dan Landih justru masih berada di wilayah Kecamatan Bangli yang notabene pusat pemerintahan. Namun angka anak-anak yang tidak melanjutkan pendidikan

ke jenjang SMA/SMK cukup tinggi,’’ tegas Kutha Parwata. Sesungguhnya jika dilihat dari lokasi, Desa Pengotan dan Landih berdekatan dengan lokasi berdirinya sekolah jenjang SMA/SMK Negeri seperti SMKN 2 Bangli yang jaraknya hanya sekitar 4 kilometer di Desa Kayubihi. Begitu juga dengan SMAN 1 Kintamani yang berada di Desa Bayunggede. ‘’Oleh sebab itu, kami ingin mengetahui penyebab kenapa anak-anak lulusan SMP enggan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/SMK,’’ ujar Kutha Parwata. Menurut Kutha Parwata, jika memang alasan lokasi sekolah yang dinilai jauh dari Desa Pengotan dan Desa Landih, maka pihaknya siap untuk menggandeng sekolah swasta yang ada di Bangli untuk membuka kelas di masing-masing desa ini. ‘’Ada

Bali Post/kmb

PERTEMUAN - Suasana pertemuan Ketua DPRD Bangli dengan tokoh warga di Desa Pengotan. sekolah swasta yang ingin menampung anak-anak tersebut, dengan cara membuka kelas di Desa Pengotan. Ini merupakan langkah awal untuk pelaksanaan wajib belajar 12 tahun,’’ ucapnya. Kepala Dinas Pendidikan

Hindari Motor, Mobil Terjun ke Jurang Pengemudi Selamat

Banyuwangi (Bali Post) Apes menimpa pengendara mobil Suzuki Swift, Novi (24), asal Desa Pandan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Mobil yang dikendarainya terjun ke jurang sedalam 5 meter di pinggir jalan raya Bolodewo, Desa Lemahbang, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Selasa (12/7) kemarin. Insiden ini dipicu karena korban menghindari motor di depannya. Untungnya, pengemudi mobil selamat dari maut. Informasi di lapangan menyebutkan, kecelakaan tunggal ini terjadi pukul 09.30 WIB. Kejadiannya berawal ketika mobil bernopol L 1624 RT yang dikendarai korban melaju dari arah barat dengan kecepatan tinggi. Kebetulan jalur di lokasi lurus. Saat korban hendak menyalip mobil di depannya, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul pengendara motor dengan kecepatan tinggi. Korban pun panik. Untuk menghindari tabrakan, korban banting stir ke kiri. Korban tak bisa menguasai laju mobilnya, sehingga langsung terjun bebas ke jurang. Atap mobil ringsek. Untungnya, korban berhasil selamat. Wanita berwajah cantik ini hanya mengalami luka ringan. ‘’Tadi warga dengar suara benda jatuh, ternyata mobil terjun ke sungai. Warga akhirnya menolong pengendaranya,’’ kata Apong, salah satu warga di dekat lokasi. Korban langsung dilarikan

ke Pusat Kesehatan Umum (PKU) Rogojampi. ‘’Korban hanya luka lecet, tetapi terlihat trauma,’’ kata Apong. Pria ini menuturkan, jalur di lokasi memang agak rawan. Yang disayangkan, dahulu ada pengaman pembatas jalan yang cukup panjang di sisi kiri jalan. Entah bagaimana, panjang besi pengaman berkurang sehingga tak ada pengaman jika kendaraan nyelonong ke jurang. ‘’Seandainya ada pengamanan, mungkin mobil tak sampai terjun ke jurang,’’ ujarnya. Kejadian ini menarik perhatian pengguna jalan yang melintas. Apalagi, jalur ini men-

jadi akses lintas Kabupaten Banyuwangi-Jember. Warga berusaha melihat dari dekat kondisi mobil yang terbalik di atas batuan sungai. Kanit Lantas Polsek Rogojampi Iptu I Made Sunantra mengatakan insiden ini dipicu pengendara mobil yang kaget saat ada motor di depannya. ‘’Kaget dan menghindari tabrakan, akhirnya banting stir dan masuk jurang,’’ katanya. Korban, katanya, hanya luka ringan. Bahkan, langsung dipulangkan setelah mendapatkan perawatan medis. Belum diketahui berapa kerugian akibat kejadian ini. (kmb30)

Bali Post/udi

TERBALIK - Mobil Suzuki Swift kondisinya terbalik setelah mengalami kecelakaan karena terjun ke jurang di Desa Lemahbang, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Selasa (12/7) kemarin.

Jembrana Dinilai Rawan Gempa dan Tsunami

Negara (Bali Post) – Wilayah Jembrana yang berbatasan langsung dengan pantai dinilai rawan bencana gempa bumi dan tsunami. Di samping bencana angin puting beliung, kekeringan dan tanah longsor yang sering terjadi. Ancaman bencana bisa terjadi di mana saja, sehingga perlu ada institusi yang bertanggung jawab di dalam penanggulangan bencana. Hal itu ditegaskan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali IGN Semawa, Selasa (12/7) kemarin di sela-sela Pembentukan Sekolah Aman Bencana di SMPN 6 Negara. Semawa mengatakan sebagai daerah yang rawan bencana, menurutnya, Jembrana perlu memiliki institusi yang bertanggung jawab di dalam penanggulangan bencana. Selama ini persepsi yang sering mengemuka, penanggulangan bencana hanya ketika terjadi bencana. Padahal sejatinya penanggulangan bencana harus disiapkan jauh sebelumnya. Semua jenis ancaman bencana harus dikenali masyarakat dan disiapkan antisipasinya. Institusi itu yang nantinya akan membuat peta rawan bencana, rambu-rambu rawan ben-

cana, membuat peringatan dini hingga edukasi masyarakat. Semua itu, menurutnya, bertujuan memberikan perlindungan kepada m a s y a rak at . ‘’Kal au pemikiran seperti itu, institusi (BPBD) itu harus ada. Jangan berpikirnya tidak ada bencana, tidak ada kerjaan. Penanggulangan

bencana sebelum dan sesudah itu perlu,’’ terangnya didampingi Kepala Kantor Satpol PP Jembrana IGN Rai Budi. Saat ini Kabupaten Jembrana belum memiliki BPBD kendati telah membuat perda terkait pembentukan BPBD. Edukasi kepada masyarakat penting dilakukan guna membangun

kesiapsiagaan masyarakat kemungkinan terjadi bencana. Sekolah menjadi salah satu sasaran edukasi ini. Di mana di sana merupakan ruang publik yang jumlah orangnya sangat banyak. Dengan demikian, perlu dibekali pengetahuan bencana dan cara mengantisipasi bencana melalui sekolah aman bencana. (kmb26)

Pemuda dan Olahraga Bangli Nyoman Suteja, juga memberikan apresiasi terhadap langkah yang diambil para tokoh Desa Pengotan yang telah mengambil inisiatif untuk memotivasi lulusan SMP di sekolah ini agar mau melanjutkan pendidikan

ke jenjang SMA/SMK. ‘’Tentunya ini sejalan dengan upaya kami di Disdikpora Bangli untuk meningkatkan sekolah di Bangli. Oleh sebab itu, kami memberikan apresiasi dan sangat mendukung langkah ini,’’ tegasnya. (kmb)

Kelola Aset Daerah

Dewan Minta Terapkan Sistem ’’Online’’ Denpasar (Bali Post) Selain ranperda tentang penyelenggaraan perhubungan, Pansus VIII DPRD Kota Denpasar kini tengah membahas renperda tentang pengelolaan barang milik daerah. Salah satu yang menjadi fokus pembahasan ranperda tersebut, terkait tata kelola aset di Kota Denpasar. Anggota Pansus VIII berharap pengelolaan aset daerah di Kota Denpasar dioptimalkan, dengan menerapkan sistem online. Itu dikatakan Ketua Pansus VIII DPRD Kota Denpasar Ir. I Ketut Budha, Senin (11/7) lalu. Ditemui usai memimpin rapat intern yang membahas ranperda tentang pengelolaan barang/aset daerah, Budha mengatakan jika pembahasan di intern pansus sudah rampung. Selanjutnya, Pansus VIII akan segera mengundang ekskutif, khususnya Bagian Aset dan Bagian Perlengkapan. Tujuannya untuk meminta penjelasan mengenai pengelolaan aset di Pemkot Denpasar. ‘’Kami ingin mendapatkan penjelasan apakah aset daerah, khususnya yang tidak bergerak sudah diinventarisir dengan baik. Karena dari hasil kunjungan ke luar daerah, inventarisir aset sudah begitu rapi hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Bahkan, sudah diterapkan sistem online,

sehingga masyarakat juga bisa mengaksesnya,’’ ujar politisi PDI Perjuangan itu, sembari berharap sistem online ini nantinya dapat diterapkan di Kota Denpasar. Menurut Budha, sejatinya Pemkot Denpasar sudah memiliki Perda No.5 Tahun 2012 tentang pengelolaan aset daerah. Hanya belum diketahui apa kelemahan perda tersebut, sehingga kini Pemkot mengusulkan revisi. ‘’Ini juga akan ditanyakan saat hearing nanti,’’ ujarnya. Dikatakan, transparansi data aset sangat penting. Terutama terkait usulan pembangunan fasilitas umum atau fasilitas sosial. ‘’Misalnya, jika ingin mengusulkan pembangunan sekolah ke pusat, pasti yang pertama harus disiapkan masalah tanah. Untuk itulah hampir semua anggota pansus menginginkan pendataan aset, khususnya yang tidak bergerak perlu dioptimalkan,’’ katanya didampingi anggota Pansus VIII, I Wayan Suadi Putra. Ditanya soal ranperda tentang penyelenggaraan perhubungan, Budha mengatakan pembahasan ranperda dilakukan secara bertahap. ‘’Saat ini kami tuntaskan dulu ranperda pengelolaan aset. Setelah itu baru membahas ranperda penyelenggaraan perhubungan,’’ katanya. (kmb)

SEMI PRIVATE ENGLISH CONVERSATION SD-SMP-SMA-SMK-Mahasiswa-Dewasa DUA BULAN DIJAMIN BISA Garansi Uang Kembali*

AYO DAFTAR SEKARANG..!!

EC Gatsu: (0361) 410405

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

EC Sudirman: (0361) 255305 C.0000679-krs


OPINI

6

Rabu Wage, 13 Juli 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Pembajakan Jangan Terulang Lagi MEMBERIKAN tindakan tegas kepada pembajak laut, kiranya perlu dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Sungguh mengejutkan kalau kemudian hanya dalam empat bulan, telah terjadi empat kali pembajakan terhadap para pelaut Indonesia. Dalam peristiwa yang terjadi sebelumnya, pelaut Indonesia itu berhasil dibebaskan. Akan tetapi dengan cara-cara yang lebih lunak, yaitu perundingan yang kemungkinan besar dilakukan dengan tebusan uang. Memang tidak disebutkan secara terus terang, apakah tebusan itu dilakukan atau tidak. Namun, ada berita yang menyebutkan angka-angka 14, 3 miliar dan 60 miliar rupiah tersebut sempat diserahkan. Jika ini benar, kita khawatir jangan-jangan warga kita dipakai sebagai ladang untuk mencari uang bagi pembajak dan pemberontak yang tidak punya perasaan tersebut. Untuk itulah kemudian perlu kiranya kita pertimbangkan tindakan tegas. Mungkin penyerbuan langsung dan penangkapan kepada para pembajak tersebut perlu dilakukan. Memang ada ketentuan kalau Filipina, sebagai asal pembajak, mempunyai undang-undang yang tidak membolehkan adanya pasukan asing masuk ke dalam negerinya. Akan tetapi, sebagai warga ASEAN, apakah opsi penyerangan yang dilakukan oleh pihak Filipina tidak dimungkinkan? Kiranya perlu adanya langkah-langkah diplomatik untuk hal ini. Pendekatan halus kepada pemerintah Filipina sangat diperlukan akan tetapi pendekatan halus kepada pembajak, haruslah disingkirkan dulu. Ini untuk menegaskan kedaulatan Indonsia kepada warganya. Negara berkewajiban untuk melindungi warganya di mana pun berada. Pembajakan yang berturutan selama empat bulan ini dan menyasar orang-orang Indonesia bisa ditafsirkan sebagai upaya permusuhan dengan Indonesia. Artinya kita bisa menafsirkan dengan mengaitkan dengan kelompok Abu Sayyaf dengan berbagai teror yang ada di Indonesia. Keberhasilan Indonesia untuk menekan para teroris itu bisa jadi menjadi alasan bagi Abu Sayyaf untuk melakukan penyanderaan tersebut, dan kemudian memaksa untuk membayar tebusan. Jangan-jangan kemudian uang tebusan itu dipakai lagi oleh para teroris Indonesia untuk melakukan tindakan penghancuran di Indonesia. Jadi, alangkah absurdnya apabila kemudian pihak Indonesia melakukan tindakan pembayaran tebusan itu. Ada alasan kuat bagi kita untuk tidak membayar tebusan dan memilih opsi keras, sekaligus membuktikan kekuatan kita menghadapi teroris. Empat kali pembajakan ini sudah cukup dan harus menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah Indonesia. Karena itu, kapal-kapal Indonesia yang berlayar di mana pun di dunia ini, harus dilengkapi dengan instrumen pengamanan yang komplit. Jelas tujuannya adalah untuk menjaga keselamatan awak kapal, barang yang diangkut dan tentu saja juga keamanan kapal itu sendiri. Reputasi pengangkutan dengan kapal Indonesia, reputasi negara, serta bangsa menjadi taruhan dalam kasus ini. Tidak boleh ada hal yang negatif terhadap hal-hal di atas. Sebab, bagaimanapun kapal laut dan angkutan lautnya juga mempunyai pengaruh secara ekonomi. Yang paling praktis untuk mengangkut barang ekspor kita adalah angkutan laut. Jika reputasinya runtuh karena pembajakan, pastilah nilai ekonominya juga jatuh. Sangat disayangkan kalau kemudian citra angkutan laut kita jatuh gara-gara bajak laut. Perlu juga dipertimbangkan bahwa Indonesia mempunyai tanggung jawab internasional pula terhadap keamanan laut di wilayah Selat Malaka dan Laut Cina Selatan. Apabila pelaut kita terus-terusan menjadi sasaran pembajakan, bukan tidak mungkin ke depan angkutan lain juga kena dampak seperti itu. Akibatnya pelayaran di jalur ini akan tidak aman. Indonesia pasti akan mendapat kecaman juga dari hal ini. Jadi perlu ada tindakan tegas kepada para pembajak. Empat kali pembajakan menjadi pengalaman yang cukup bagi Indonesia untuk bertindak, tidak boleh berulang lagi.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Senderan Tukad Ayung Dengan hormat, lewat surat pengaduan ini kami sebagai masyarakat di lingkungan Desa Peninjoan, Kecamatan Denpasar Timur melaporkan kepada Wali Kota Denpasar bahwa terjadi pelanggaran berat dalam pekerjaan penyenderan sempadan Sungai Ayung — saat ini proyek tersebut sedang dalam pengerjaan — oleh Dinas PU Kota Denpasar yang lokasinya di sebelah barat/ di bawah tempat kremasi jenazah di Jalan Cekomaria, Desa Peninjoan, Denpasar Timur. Pekerjaan senderan tersebut telah dilakukan sepanjang kurang lebih 300 meter dimulai dari jembatan yang menghubungkan Desa Peninjoan dan Desa Peguyangan. Pelanggaran berat dimaksud adalah mempersempit lebar Sungai Ayung dari yang seharusnya sesuai lebar yang ada sejak zaman dahulu sekitar 25 meter sekarang ditembok menjadi 8 meter. Batas sempadan Sungai Ayung di lokasi tersebut sejak dahulu kala telah ditandai dengan tanda-tanda batas secara tradisional yaitu pohon yang besar di pinggir sungai yang telah ditanam leluhur kita. Selama ini saya yang kita ketahui Sungai Ayung adalah sungai yang besar yang menghubungkan aliran air dari pegunungan menuju laut. Yang menjadi pertanyaan masyarakat adalah apa motif Pemerintah Kota Denpasar mempersempit lebar Sungai Ayung, kenapa memberikan keuntungan individu pemilik tanah di pinggir sungai dengan mengorbankan sungai besar? Manfaat/tujuan pembangunan senderan sempadan sungai di samping menangkal abrasi adalah mengamankan sungai agar tidak dicuri kelebarannya oleh pemilik-pemilik tanah di pinggir sungai, bukan justru lebarnya dipersempit untuk memberikan keuntungan individu. Demikian laporan dan pengaduan kami dengan harapan segera dapat dilakukan tindak lanjutnya dengan cara membongkar senderan yang mempersempit Sungai Ayung dan mengembalikan kelebaran sungai seperti semula. Atas perhatian dan kecekatan bapak untuk segera terjun ke lapangan meninjau lokasi dimaksud. Sebelumnya kami ucapkan terima kasih. I Wayan Atmaja, S.H. Denpasar, Bali

Menunggu Tindakan Tegas Atasi Bajak Laut Untuk keempat kalinya para pelaut Indonesia dibajak oleh kelompok Abu Sayyaf sejak bulan Maret 2016 yang lalu. Boleh dikatakan hampir setiap bulan ada pembajakan terhadap pelaut Indonesia. Yang terakhir terjadi tanggal 9 Juli 2016 lalu ketika tiga warga Indonesia disandera oleh kelompok Apo Mike yang merupakan bagian dari Abu Sayyaf. Ini terjadi di perairan Felda Sahabat, Lahad Datu, Malaysia. Sudah seharusnya pihak keamanan Indonesia bertindak tegas dan keras menghadapi perlakuan yang semana-mena ini.

Oleh I Nyoman Dwinawa da beberapa penyebab dari pembajakan berulang, khususnya di lingkungan pelayaran. Dari sejarah mutakhir, itu terjadi karena adanya lingkungan yang krisis. Misalnya ketika terjadi konflik antara Iran dan Amerika Serikat. Kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz dibajak dan ditembaki oleh pasukan atau perompak di wilayah Teluk Parsi. Perompak ini bisa jadi ‘’milik’’ Iran yang waktu itu sedang berkonflik keras dengan negara Barat. Tujuannya adalah agar kapal-kapal tanker itu tidak berani lewat sehingga industri di negara Barat (Amerika Serikat) terganggu. Selanjutnya, pembajakan dan perompakan terjadi sebagai akibat dari upaya untuk mencari dana. Ini dilakukan oleh pemberontak Somalia. Di tengah konflik yang ada di dalama negeri, para pemberontak mencari uang tebusan dengan cara membajak kapal laut. Ketiga, pembajakan terjadi sebagai akibat kurangnya alat perlengkapan keamanan di kapal bersangkutan. Faktor yang ketiga ini sebenarnya boleh dikatakan sebagai suatu kejadian yang mirip ada di daratan. Seperti adanya perampokan, pencurian, sampai ancaman di lingkungan sosial daratan, di laut pun demikian adanya. Para pengganggu keamanan ini mencari kesempatan dengan melihat adanya kelemahan pada perlengkapan kapal tersebut. Paling tidak para perompak itu merasa diri atau kelompoknya lebih kuat dibanding dengan

A

sasarannya. Itu pula yang terjadi di darat. Sebab yang keempat, bisa saja kapal-kapal tertentu menjadi target para pembajak karena alasan-alasan tertentu. Misalnya ada rasa permusuhan dengan perusahaan atau negara, atau mungkin kapal dari perusahaan atau negara tersebut terlalu lunak untuk membayar tebusan. Peristiwa yang menimpa para pelaut Indonesia yang sampai empat kali dibajak itu, memang terasa janggal dan kalau boleh disebutkan, menyinggung perasaan berbangsa dan bernegara. Dalam salah satu berita disebutkan bahwa hanya pelaut Indonesia yang disandera oleh para pembajak yang beroperasi di sekitar Sabah itu. Ini kemungkinan terjadi karena faktor-faktor tertentu tadi, yaitu memang ada sentimen kepada para pelaut Indonesia (orang atau pemerintah Indonesia). Kalau hal ini memang benar demikian, kemungkinan para perompak atau pembajak itu adalah pihak-pihak yang memang memusuhi Indonesia. Bisa saja mereka adalah anggota jaringan pelaku teror di Indonesia (teroris). Kini jaringan teroris di Indonesia sudah mulai melemah karena sarang dan tokohtokohnya sudah dihukum dan ditangkapi oleh aparat keamanan. Tujuan pembajak seperti ini adalah ganda. Mereka tidak saja memperlihatkan diri sebagai pembenci atau musuh Indonesia, tetapi juga mencari dana untuk membiayai operasinya. Sayang sekali kemudian kalau dana itu justru untuk melakukan operasi teror di Indonesia. Dalam konteks ini, pemerintah harus

segera memeras otak untuk melakukan penyelidikan terhadap persitiwa ini. Apabila memang benar itu dioperasikan oleh jaringan teroris, maka perusahaan tidak boleh membayarkan tebusan. Tidak ada cara lain dilakukan dengan penyerbuan secermatcermatnya dan melibatkan pasukan yang paling elite agar sandera terbebaskan dan penyandera tertangkap atau terbunuh. Tidak ada lagi kata negosiasi dalam hal ini. Sejarah pasukan keamanan Indonesia untuk menangkap teroris, cukup prestesius karena berhasil membebaskan sandera pesawat terbang di Bangkok tahun 1982, termasuk juga operasi di hutan-hutan di zaman Orde Lama. Ada kemungkinan juga kalau peristiwa pembajakan dan penyanderaan itu terjadi karena adanya kelemahan dan keteledoran pihak Indonesia (dalam hal ini pelayaran). Kelemahan dan keteledoran itu adalah masalah keamanan. Mungkin kapal-kapal Indonesia atau berbendera Indonesia yang berlayar di lautan luas itu, sejenis dengan kapal penyeberangan yang tingkat keamanannya masih minim. Bahkan juga instrumen keselamatan juga minim. Akan tetapi, telah dua kali sebelumnya pembajakan yang disertai dengan penyanderaan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok bersenjata, seharusnya menyadarkan pemerintah untuk meningkatkan fasilitas keamanan di dalam kapal. Menempatkan pasukan bersenjata di sebuah kapal yang berlayar (sepanjang yang dimungkinkan oleh aturan tentang keadaan darurat), har-

uslah menjadi pertimbangan Indonesia. Dalam kasus perompakan di Somalia dan di Teluk Parsia di masa lalu, kapal-kapal yang berlayar di wilayah itu selalu dilengkapi dengan pasukan keamanan. Bahkan kapal tanker yang membawa minyak mentah mendapat pengawalan khusus. Laut di sekitar Kepulauan Sabah sampai dengan Laut Cita Selatan, secara historis merupakan pusat pelayaran dunia. Lautan ini menghubungkan antara Samudera Hindia dengan Samudera Pasifik. Dengan demikian, sangat logis kalau kemudian laut itu ramai oleh pelayaran internasional. Di sini kalau memang hanya kapal Indonesia atau para pelaut Indonesia saja yang dibajak dan disandera, ada indikasi perlindungan terhadap keamanan dan keselamatan kapalkapal Indonesia itu menjadi lemah. Apalagi kemudian diketahui bahwa angkutan kapalkapal dari Indonesia itu isinya barang yang berharga, baik berupa hasil bumi maupun minyak mentah. Dalam satu kasus ketika terjadi pembajakan sebelumnya, barang yang diangkut dari Indonesia adalah batu bara, yakni sumber daya yang tidak dimiliki oleh negara-negara lain. Dengan melihat fenomena ini, maka menjadi kewajiban bagi pihak Indonesia untuk melengkapi kapal-kapal yang berlayar itu dengan sarana keamanan komplit, tingkat tinggi. Kejadian pembajakan yang ketiga kali ini, harus mampu memberikan pelajaran besar dan pengalaman bagi Indonesia. Jika sebelumnya proses negosiasi berhasil dilakukan, sekarang saatnya untuk bertindak tegas. Opsi penyerbuan merupakan pilihan karena akan memberikan pelajaran kepada pembajak bahwa Indonesia juga bisa keras dan aparatnya berkualitas. Negosiasi dan mungkin bayaran uang, kemungkinan telah membuat opini yang keliru di antara para pembajak. Opini itu mungkin saja tentang kelemahan dari pemerintah Indonesia. Berhasil menangkap pembajak, justru mempunyai nilai positif karena sekaligus akan mampu mengorek latar belakang pembajakan, termasuk biang keladi kelompoknya.

Suara Mahasiswa Bahaya Sirkulasi Lokal ’’Runway’’ Bandara Ngurah Rai BANDARA Ngurah Rai merupakan salah satu bandara di Indonesia yang memiliki jadwal penerbangan cukup padat. Ini dikarenakan Bandara Ngurah Rai adalah bandara internasional dan Pulau Bali yang selalu menjadi tujuan pariwisata penduduk dari berbagai belahan dunia. Selain itu bandara ini akan selalu menjadi perhatian publik apabila terjadi permasalahan dalam kegiatan penerbangannya. Berdasarkan informasi Geospasial Transportasi Udara Kementerian Perhubungan, Bandara Ngurah Rai memiliki satu buah runway (landasan pacu) dengan posisi azimuth 09 – 27/0880-2680 yang berarti memanjang dari arah barat-timur dengan panjang sekitar 3.000 meter. Posisi runway bandara ini seperti memotong kaki Pulau Bali jika dilihat pada peta. Yang menjadikan Bandara Ngurah Rai sangat unik adalah karena memiliki runway dengan kondisi hampir sebagiannya menjorok ke arah laut. Hal ini mengakibatkan posisi runway di bandara ini sebagian berada di daratan dan sebagian berada di atas laut. Peninjauan dari aspek meteorologis merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam pembangunan runway suatu bandara. Kondisi klimatologi arah dan kecepatan angin dominan, suhu udara, tekanan udara, dan lokasi potensi cuaca buruk menjadi dasar pertimbangan dalam menentukan arah dan panjang suatu runway. Tentunya semua pertimbangan dari aspek meteorologis ini bertujuan untuk keselamatan pesawat terbang saat lepas landas (take off) dan mendarat (landing). Dalam ilmu meteorologi, karakteristik daratan dan lautan memiliki perbedaan yang sangat signifikan dari segi penyerapan radiasi matahari maupun pelepasan radiasi matahari. Daratan lebih cepat menyerap dan melepaskan panas, sedangkan lautan bersifat sebaliknya. Jika posisi daratan dan lautan sangat dekat akan mengakibatkan

Oleh I Kadek Nova Arta Kusuma interaksi lokal yang berlanjut pada aktivitas cuaca yang signifikan yang memengaruhi daerah tersebut. Runway Bandara Ngurah Rai yang di sebelah barat dan timurnya secara langsung merupakan wilayah laut akan mengakibatkan terjadinya proses sirkulasi udara lokal yang berpengaruh sangat signifikan terhadap kegiatan take off dan landing pesawat di bandara ini serta akan memberikan kondisi yang berbeda pada saat siang dan malam hari. Saat siang hari, pemanasan dari matahari akan menyebabkan wilayah daratan (pada daerah runway) lebih panas daripada lautan di sekitarnya. Ini menjadikan wilayah bandara akan memiliki kondisi tekanan udara yang lebih rendah daripada lingkungan laut di sekitarnya. Udara akan mengalir dari luar sisi barat dan timur bandara dan mengalami pertemuan (konvergensi) di area bandara sehingga memungkinkan untuk proses udara naik. Selain itu suhu yang relatif lebih tinggi di sekitar runway juga akan menyebabkan proses konveksi. Perbedaan suhu dan tekanan udara antara area runway dan area laut sekitar juga akan mengakibatkan perbedaan kerapatan udara di kedua tempat tersebut. Ini perlu menjadi perhatian para pilot karena pesawat terbang yang melintasi daerah transisi antara daratan dan lautan yang memiliki kerapatan udara berbeda akan mengalami guncangan yang cukup signifikan. Kondisi yang lebih berbahaya lagi akan terjadi pada siang hari jika awan konvektif seperti awan kumulonimbus berhasil terbentuk akibat proses konveksi tersebut. Ini akan menyebabkan terjadinya aktivitas updraft (sedotan udara naik ke atas) dan downdraft (embusan udara turun) dari

awan kumulonimbus yang tentunya sangat berbahaya bagi pesawat yang melintas. Pada saat malam hari, kondisi sebaliknya terjadi. Daerah daratan akan lebih cepat mendingin dibandingkan area lautan di sekitar runway. Area runway yang awalnya mengalami arus udara naik kini berubah menjadi arus udara turun (area subsidensi). Jika subsidensi ini cukup kuat juga akan membahayakan pesawat terbang yang sedang melakukan pendaratan di mana pesawat kemungkinan akan tertekan turun ke bawah. Selain itu, perbedaan kerapatan udara antara lautan dan daratan yang tetap terjadi juga akan menyebabkan pesawat mengalami guncangan apabila melewati daerah transisi. Jadi, meskipun runway Bandara Ngurah Rai dikatakan sangat unik, dari aspek meteorologi runway ini justru akan sangat berbahaya bagi kegiatan take off dan landing pesawat. Tingkat bahaya sirkulasi udara lokal ini tergantung pada kuat-lemahnya pengaruh aktivitas cuaca skala lokal serta jenis pesawat udara yang dipengaruhi. Tetapi aktivitas cuaca skala lokal ini tidak akan selalu terjadi mengingat wilayah Pulau Bali merupakan wilayah yang sangat dipengaruhi monsun berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Perlu diketahui monsun ini merupakan aktivitas cuaca pada skala yang jauh lebih luas dan bersifat musiman yang menghasilkan angin baratan dan angin timuran di wilayah Pulau Bali ini. Pengaruh monsun yang lemah akan terjadi saat musim-musim peralihan (pancaroba), sehingga aktivitas cuaca skala lokal yang akan mendominasi. Sehingga pada saat-saat tersebut, aktivitas cuaca skala lokal perlu menjadi perhatian di Bandara Ngurah Rai ini. Mengingat jarak runway cukup panjang dan area bandara yang luas, peletakan posisi alat pengamatan cuaca di sekitar

runway beserta perawatan kondisinya perlu diperhatikan dengan baik agar dapat mewakili keseluruhan runway dan dapat menghasilkan data pengamatan yang sangat akurat. Ini karena cuaca memiliki variabilitas yang sangat tinggi, sehingga potensi cuaca buruk bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Selain itu kehati-hatian para pilot dan pengatur lalu lintas penerbangan yang beraktivitas di Bandara Ngurah Rai juga sangat diperlukan mengingat kondisi runway yang sangat unik ini. Penulis, Taruna Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

POJOK Sektor konsumtif macet, jual aset jadi solusi pengusaha di Bali. - Habis itu ‘’jual diri’’. *** Dinilai sensitif, pusat akan bahas bersama soal izin lokasi reklamasi. - Bukan bersama pengusaha kan? *** Pemprov segera bentuk badan pengelola kawasan Pura Besakih. - Apa kabar KSPN?

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (141rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.195 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

LAYANG-LAYANG Seorang ibu menggendong anaknya membeli laying-layang di salah satu penjual layangan. Lokasi penjual layangan ini memanfaatkan lahan yang mudah terjangkau pengendara di Jalan By-pass Ngurah Rai, Sanur. Foto diambil belum lama ini.

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Rabu Wage, 13 Juli 2016

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Figur Jalani dengan Ikhlas

Penertiban di Terminal Ubung

MUTASI atau tour of duty dan tour of area di lingkungan Polri adalah biasa tapi memiliki arti penting dalam proses regenerasi kepemimpinan. Selain itu, mutasi jabatan merupakan salah satu strategi institusi Polri dalam menyiapkan kaderBali Post/rah kader pimpinan Polri. “Apa pun jabatannya harus kita terima dan jalani dengan ikhlas. Ibarat roda berputar, kadang di atas, di bawah, dan di samping. Sikapi dengan ikhlas,” tegas Kapolda Bali, Irjen Pol. Sugeng Priyanto, saat sertijab Kapolresta Denpasar dari Kombes Pol. Anak Agung Sudana kepada Kombes Pol. Hadi Purnomo dan Kabid Humas Polda Bali dari Kombes Pol. Hery Wiyanto kepada Kombes Pol. Anak Agung Sudana, Selasa (12/7) kemarin. Kombes Hery selanjutnya menjabat Dir. Reskrimum Polda Sulawesi Barat. Promosi atau demosi, lanjut Kapolda, bisa dialami siapa saja. “Termasuk saya. Saya jalani dengan ikhlas. Ikhlas dalam tugas dan memberikan kinerja terbaik bagi Polri. Tujuh tahun saya di Hubinter Polri dan saya ambil hikmahnya. Siapa sangka saya bisa seperti sekarang (Kapolda Bali -red),” ujar Sugeng Priyanto. Jenderal bintang dua di pundak ini berharap selama bisa memberikan pengabdian terbaik, harus dilakukan sebaik mungkin. “Kalau ada sesuatu monumental mari kerjakan. Seperti Agung (mantan Kapolresta -red) banyak melakukan kegiatan monumental di Polresta. Kalau ruang tahanan kotor, bersihkan pakai anggaran yang ada. Kalau ada rezeki sedikit sisihkan. Seperti gedung aula baru, anggota dan orang akan ingat terus. Itu saya sebut monumental,” tegasnya. Sugeng Priyanto mencontohkan Bung Karno membangun Istora Senayan (Istora Gelora Bung Karno) sampai kapan pun pendirinya pasti diingat. “Jadi, banyak sekali peninggalan monumental beliau,” kata mantan Kadiv Hubinter Polri ini. Oleh karena itu, jika ada kesempatan membuat monumental, ia mempersilakan asal positif dan akan terus dikenang. “Semoga Tuhan melimpahkan rahmat-Nya kepada kita sehingga dapat menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara yang kita cintai ini,” ujarnya. (rah)

Denpasar (Bali Post) – Kegiatan Penertiban Administrasi Kependudukan yang dilakukan Pemkot Denpasar, Selasa (12/7) kemarin, memasuki hari kedua. Penertiban ini sebagai langkah antisipasi menekan jumlah pendatang tanpa kartu identitas pada masa arus balik pasca-Lebaran kali ini. Penertiban administrasi kependudukan ini melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Denpasar, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Kepolisian, Kecamatan Denpasar Utara dan Kelurahan Ubung. Dalam kegiatan penertiban tersebut, tim mendapati tiga orang pendatang tanpa identitas yang hendak mengadu nasib di Denpasar. Karena tidak membawa kartu identitas, maka tiga pendatang tersebut akhirnya dipulangkan ke asalnya oleh Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Denpasar yang bekerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi Bali. Kasatpol PP Kota Denpasar, I.B. Alit Wiradana, yang ikut memantau jalannya penertiban mengatakan, penertiban administrasi kependudukan ini sebagai langkah tegas menindak para pendatang yang ingin bekerja di Bali namun tidak melengkapi dirinya dengan kartu tanda penduduk. “Selain itu, para pendatang yang tak bisa menjelaskan tempat kerjanya dan tempat tujuannya juga akan kami tindak. Bila masih ada yang lolos, maka sebagai langkah lanjutan

Akhir Juli, RS Sanglah Dilengkapi BDRS

Denpasar (Bali Post) Akhir bulan Juli ini, RSUP Sanglah akan memenuhi kelengkapan alat Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) karena sebelumnya RSUP Sanglah menggunakan alat Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Provinsi Bali. Namun, personel yang ditempatkan di UTD PMI tersebut adalah karyawan RSUP Sanglah yang terdiri dari 5 orang dengan 2 orang dokter. Alat yang akan diadakan adalah alat untuk crossmatch antara darah pasien dan donor, cold chain (tempat untuk membawa darah dari BDRS ke ruangan tindakan pasien), dan kulkas besar (untuk menyimpan stok darah aman dari PMI). Tahun 2013, RSUP Sanglah telah memiliki cold chain sebanyak 4, namun karena masih kurang, dilakukan pengadaan kembali sehingga saat ini RSUP Sanglah telah memiliki 30 cold chain. “Sebagian alat tersebut telah dimiliki RSUP Sanglah dan sebagian masih ada di PMI,” jelas dr. Ken Wirasandi, Kepala Bidang Penunjang Medis RSUP Sanglah. Tidak hanya dari segi alat, RSUP Sanglah juga telah mempersiapkan tenaga yang bekerja di BDRS. “Tahun 2013, Sanglah sudah menyiapkan personelnya, sudah ada alurnya, dokternya, petugasnya, semua sudah ada,” terangnya. Selain itu, ruangan untuk tempat BDRS juga telah disiapkan yaitu bersebelahan dengan UTD PMI Provinsi Bali. Dikatakan, RSUP Sanglah telah memiliki BDRS sejak lama, namun karena telah melakukan PKS dengan UTD PMI Provinsi Bali sehingga kebutuhan darah RSUP Sanglah disuplai dari UTD PMI Provinsi Bali. Namun, dengan adanya Permenkes No. 83 Tahun 2014, mewajibkan RS untuk memiliki BDRS sehingga RSUP Sanglah membentuk BDRS. Selain itu, BDRS dibentuk juga dalam rangka untuk menghadapi akreditasi JCI Agustus nanti. Menurut dr. Ken, yang menjadi kendala RS adalah melakukan penghitungan kebutuhan darah RS. Mengingat kondisi pasien saat dilakukan tindakan tidak dapat diprediksi. “Contoh, pasien yang sedang dioperasi, mestinya dokter bisa memprediksi kebutuhan darah 2-3 kantong. Tetapi karena tidak mampu memprediksi dengan exact sehingga minta 4-5 kantong, terpaksa BDRS menyiapkan 4-5, realisasinya yang terpakai hanya 3, sehingga kelebihannya tidak terpakai,” jelasnya. Bagi orang, membentuk BDRS kelihatannya kecil, namun baginya tidak mudah menyiapkan itu. Dengan BDRS dirasa lebih menguntungkan pasien karena pekerjaan transfusi darah dapat terbagi dengan baik sehingga pekerjaan menjadi lebih cepat. UTD PMI bertugas mencari dan mengolah darah menjadi komponen darah yang aman, sementara BDRS bertugas melakukan penghitungan kebutuhan darah RS dan melakukan crossmatch. Selama ini, pekerjaan tersebut dilakukan semua oleh UTD PMI Provinsi Bali. Dengan jumlah tenaga yang terbatas melayani semua kebutuhan darah di seluruh rumah sakit akan menjadi beban bagi UTD PMI. (kmb42)

7

Tiga Duktang Dipulangkan

Bali Post/ara

KTP - Tim Penertiban Administrasi Kependudukan tengah memeriksa KTP penduduk pendatang yang masuk melalui Terminal Ubung, Denpasar, Selasa (12/7) kemarin.

akan kembali dilaksanakan kegiatan penertiban di tingkat desa dan kelurahan pada 17 Juli mendatang,” ujar Wiradana. Kabid Mobilitas Disdukcapil Kota Denpasar Made Rapog mengatakan kegiatan ini rutin dilaksanakan mengantisispasi arus balik pasca-Lebaran dan menyasar pintu masuk ke Kota Denpasar, yaitu jalur darat melalui Terminal Ubung dan jalur laut di Pelabuhan Benoa. Untuk penertiban di Pelabuhan Benoa, rencananya dimulai pada Minggu (17/7) mendatang. “Kami dari Disdukcapil Kota Denpasar bertugas mendata tiap–tiap pendatang yang masuk ke Kota Denpasar, dengan melihat tiga indikator yaitu kartu identitas penduduk, daerah asal, dan tujuan pendatang bersangkutan. Untuk prosedur pemulangan pendatang tanpa identitas ke daerah masing-masing, akan dikoordinir oleh Dinas Sosial dan Tenaga Kerja,” ujar Ropog saat ditemui di sela-sela penertiban. Dalam penertiban yang dimulai sekitar pukul 05.30 wita hingga 09.00 wita itu, diperoleh data sejumlah kendaraan bus masuk ke Terminal Ubung sebanyak 27 unit, dengan membawa sekitar 1.001 penumpang, dan sekitar 774 orang di antaranya masih menggunakan KTP daerah luar Bali dan sisanya sekitar 227 orang yang hanya mengantongi KIPS (Kartu Identitas Penduduk Sementara) nantinya akan didata ulang di desa/ kelurahan tempat tinggal mereka masing- masing. (kmb12)

Desa Pakraman dan Subak Banyak yang Belum Cairkan Dana BKK Denpasar (Bali Post) -

Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang digelontorkan Pemprov Bali belum banyak dicairkan oleh desa pakraman dan subak. Dari data Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Bali, baru 202 dari 1.386 desa pakraman yang mencairkan BKK. Sementara untuk subak, baru cair 533 dari 2.559 subak yang ada di Bali.

“Dulu kan begitu dana BKK masuk ke desa dinas langsung ditransfer ke desa pakraman atau subak. Tapi sekarang, desa pakraman dan subak harus membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) atas pemanfaatan dana BKK yang nanti diterima. Di samping karena pencairan baru mulai dilakukan bulan Mei kemarin,” ujar Kepala BPMPD Bali Ketut Lihadnyana di Denpasar, Selasa (12/7) kemarin. Lihadnyana menambahkan,

desa pakraman dan subak masih banyak yang belum mencairkan BKK karena belum merampungkan RAB tersebut. Padahal, dua lembar RAB saja sudah cukup dibawa ke desa dinas sebagai salah satu syarat pencairan BKK. Selain itu, desa pakraman dan subak juga tidak perlu lagi membuat proposal. “Karena dalam bentuk kegiatan, dia kan harus rembukan dulu dengan krama desa mau bikin apa ini karena dananya

sudah ada. Baru kemudian dia bikin RAB. Nanti RAB ditandatangani oleh bendesa dan kepala desa,” jelasnya. Di sisi lain, lanjut Lihadnyana, pemanfaatan BKK kini tergantung dari kebutuhan masingmasing desa pakraman dan subak. Jadi, tidak harus ada persentase tertentu untuk kebutuhan parahyangan, pawongan, dan palemahan. “Desa pakraman di Bali mempunyai karakteristik yang berbe-

da-beda sehingga kebutuhannya pun berbeda-beda, yang paling tahu kebutuhan mereka adalah mereka sendiri. Itu yang membedakan sekarang ini, bahwa untuk BKK desa pakraman dan subak kebutuhannya didasarkan pada apa yang menjadi masalah di sana, apa yang menjadi kebutuhan di sana, silakan dituangkan dalam RAB,” paparnya. Menurut Lihadnyana, masingmasing desa pakraman mendapatkan BKK Rp 200 juta. Sedangkan subak mendapatkan BKK masingmasing Rp 50 juta. BKK dari Pemprov Bali untuk desa pakraman dan subak disalurkan melalui desa dinas sesuai isi Permendagri No.113 tahun 2014. (kmb32)

Bali Post/kmb

Ketut Lihadnyana

Soal Pembangunan Dermaga Cruise di Karangasem

Lagi, Menhub Sebut Lokasinya Tak Layak

Amlapura (Bali Post) – Megaproyek pelabuhan dermaga cruise di Tanah Ampo, Manggis, Karangasem, tampaknya kian tak menentu. Menhub Ignasius Jonan saat ditanyai di sela-sela kunjungannya di Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Selasa (12/7) kemarin, terkait kapan dilanjutkan pembangunan pelabuhan itu, tak menjawab dengan tegas. Justru, Menhub Jonan kembali menegaskan kalau lokasi pembangunan pelabuhan cruise itu tak layak di sana. Pernyataan serupa juga dis-

ampaikan Menhub Jonan beberapa bulan lalu di Padangbai, saat meninjau Pelabuhan Padangbai menjelang musim mudik Lebaran lalu. Kemarin di Padangbai, Jonan dua kali menyampaikan bahwa lokasi pelabuhan cruise itu tak tepat dan tak layak dibangun di Tanah Ampo. Menurutnya, kalau tetap di sana, mesti digeser lagi. Namun, tak dijelaskan apakah yang dimaksud digeser itu, diperpanjang dermaganya ataukah dibangun baru di lokasi yang lainnya. Soal rencana pembangunan jetty ramdor, katanya, bisa saja.

Namun kalau tetap di sana, tentunya sulit juga. Biaya pembangunan jetty ramdor, dikatakan sudah dianggarkan pada APBN tahun ini sebesar Rp 67 miliar. ‘’Kalau memang sudah ada amdalnya, bisa saja dibangun jetty ramdor ditambah nanti dibangun breakwater (pemecah gelombang),’’ katanya. Dari informasi, amdal untuk jetty ramdor itu belum disusun. Untuk penyusunan amdalnya, kata pejabat Dishub di Karangasem, cukup dengan biaya Rp 300 juta. Sementara itu, Menhub Jo-

nan juga menegaskan, kalau bisa dibangun jetty ramdor di pelabuhan itu, pengelolaan pelabuhan itu tetap oleh pusat. Soalnya, di laut kewenangan pusat. Sementara pemerintah daerah provinsi atau kabupaten di bagian darat. Dari catatan, pelabuhan kapal pesiar Tanah Ampo mulai dibangun pada 2008. Total anggarannya lebih dari Rp 300 miliar. Dermaga dibangun dengan APBN. Sementara gedung pendukung dibangun Pemprov Bali. Pembebasan lahan untuk melanjutkan jalan lingkar dan

penghotmikannya dengan APBD Karangasem. Namun sampai kini, warga setempat mengeluh karena janji membuatkan sertifikat gratis pemecahan sisa lahan mereka yang sudah dibebaskan untuk jalan, sampai kini belum terealisasi. Sejumlah pengamat dan warga di Karangasem mengatakan, arus dan gelombang di Pantai Labuhan Amuk, Tanah Ampo itu dikenal ganas, apalagi pada musim tertentu. Karena masyarakat mengenal arus dan gelombang laut di sana ganas, pantainya dinamai Labuhan Amuk. (013)


BANGLI

8

I Gede Indra

Rabu Wage, 13 Juli 2016

Bali Post/kmb45

Bertahun-tahun Tak Gelar RAT

Ratusan Koperasi di Bali Dibubarkan Bangli (Bali Post) Ratusan koperasi dibubarkan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali. Hal tersebut dilakukan karena kondisi ratusan koperasi tersebut tak sehat yang ditandai dengan tak digelarnya Rapat Anggota Tahunan (RAT) selama bertahun-tahun. Kabid Bina Lembaga Koperasi Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali I Gede Indra, di Bangli, Selasa (12/7) kemarin menjelaskan, berdasarkan data terakhir, jumlah koperasi di Bali mencapai 4.907 unit. Dari jumlah tersebut, diketahui 722 unit dalam kondisi sakit. ‘’Itu ditandai dengan tak adanya RAT selama bertahun-tahun. Oleh karenanya, diambil langkah pembubaran. Tahun ini, tercatat jumlahnya mencapai 208 unit. Koperasi yang dibubarkan itu tersebar di seluruh kabupaten di Bali. Pembubaran secara bertahap,’’ tegasnya. Pembubaran, kata dia, merupakan langkah terakhir yang diambil. Sebelum itu terjadi, pihaknya telah melakukan pembinaan yang dikoordinasikan dengan pemerintah kabupaten. Sehat dan tidaknya koperasi tergantung sumber daya manusia yang ada di dalamnya. ‘’Koperasi itu sudah kami berikan pembinaan. Namun karena tak ada perubahan, diambil langkah pembubaran. Itu mayoritas koperasi karyawan,’’ terangnya. Guna mewujudkan koperasi yang sehat, Indra mengaku telah gencar melakukan pelatihan terhadap pengurus dari tingkatan paling bawah hingga teratas. Akan tetapi, langkah tersebut belum bisa menyentuh secara keseluruhan. Pihaknya pun berharap koperasi yang telah berkembang baik turut memberikan pembinaan terhadap koperasi yang lesu darah. ‘’Yang seperti ini arus saling mengisi. Koperasi sehat, harus bantu bangkitkan yang sakit,’’ tegasnya. Dia menambahkan, pengurus koperasi di Bali juga masih banyak yang belum mengikuti sertifikasi kompetensi. Penyebabnya karena terbentur anggaran. Padahal, itu sangat penting terlebih dalam perhelatan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang telah bergulir sejak awal tahun ini. Supaya sertifikasi ke depannya semakin meningkat, pemerintah kabupaten diharapkan bisa menganggarkan setiap tahunnya. ‘’Koperasi yang pengurusnya mengikuti sertifikasi baru 16 persen. Untuk ikut itu perlu Rp 12 juta per orang,’’ tandasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

PERANG TALUH - Perang taluh di Desa Kayubihi, Bangli yang digelar belum lama ini. Tradisi ini bisa dikemas menjadi daya tarik wisata, salah satunya dengan memasukkannya dalam kalender destinasi.

Penyusunan Kalender Destinasi

Disbudpar Berdalih Sulit Tentukan Jadwal Bangli (Bali Post) Munculnya desakan dari legislatif agar Pemkab menyusun kalender destinasi dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan ditanggapi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangli. Penyusunan kalender destinasi dinilai sangat sulit direalisasikan lantaran waktu pelaksanaan event khususnya yang berkaitan dengan adat istiadat tidak bisa ditentukan secara pasti. Kepala Disbudpar Bangli I Wayan Adnyana mengakui, dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, memang sangat perlu didukung kalender destinasi. Seluruh kegiatan yang ada, baik terselenggara secara khusus maupun yang menyang-

Disinggung persoalan anggaran, mantan Kepala Kantor Perizinan Bangli ini menegaskan itu tak jadi masalah. ‘’Kalau pelaksanaan upacara atau kegiatan lain, wisatawan lebih senang yang tanggalnya pasti. Tak berubah setiap tahun. Kalau soal anggaran tak masalah,’’ katanya. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bangli I Komang Carles menilai apa yang disampaikan Adnyana itu sebagai gambaran pejabat kurang kreatif. Menurutnya, penyusunan kalender sangat mudah dilakukan, sebab jadwal pelaksanaan upacara di sejumlah pura sudah tercantum jelas pada kalender pada umumnya. Khusus untuk waktu pelaksanaan tradisi di sejumlah daerah, itu bisa dikoordinasikan dengan

perbekel maupun bendesa adat. ‘’Saya lihat Disbudpar ini tak kreatif. Di kalender biasa kan sudah jelas kapan acara di sejumlah pura. Tanggalnya sudah nyata. Kenapa harus bingung,’’ ungkapnya, Selasa (12/7) kemarin. Politisi Demokrat ini juga menegaskan, jika sektor kebudayaan tersebut bisa dipadukan dengan kebudayaan, maka jumlah kunjungan wisatawan akan semakin meningkat. Di sisi lain, ia pun mengkritisi promosi pariwisata yang dilakukan Disbudpar selama ini belum maksimal. Sejumlah kegiatan besar yang seharusnya bisa dijadikan momentum, justru hanya dibiarkan berlalu begitu saja. ‘’Pengembangan destinasi ini harus serius.

Seperti apa konsepnya dalam lima tahun ke depan, harus jelas. Jangan gabeng. Adanya kalender destinasi kan bisa dikerjasamakan dengan pelaku pariwisata. Jangan sampai wisatawan melihat event itu terkesan dadakan,’’ tegasnya. Supaya persoalan ini tak terus berlanjut, dalam waktu dekat pihaknya berencana menggelar rapat kerja bersama Disbudpar dan instansi terkait lain. Seluruh persoalan yang selama ini dihadapi akan dibahas saat itu. Demikian juga dengan upaya yang dilakukan ke depan. ‘’Hal ini harus digembleng. Kinerja Disbudpar harus membaik. Ini akan kami bahas di raker,’’ imbuh wakil rakyat asal Kintamani ini. (kmb45)

Sejumlah SKPD Berpotensi Dimerger Bangli (Bali Post) -

sendiri tentunya akan mengakibatkan perubahan pimpinan. Oleh karenanya, nanti juga akan dilakukan lelang jabatan. Hal ini perlu dikoordinasikan bersama inspektorat kabupaten, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. ‘’Entah seperti apa bentuknya nanti, itu belum kelar. Karena ini masih tarik ulur. Ini akan dikoordinasikan lagi dengan pemerintah di atas (provinsi dan pusat-red),’’ ungkap mantan Sekwan Bangli ini. Jika merger benar-benar terjadi, Giri Putra berharap seluruh SKPD rata-rata bertipologi B.

‘’Kalau yang ditangani daerah itu tipologi C, maka akan berpengaruh pada besaran tunjangan. Upaya untuk tipologi A pasti kami lakukan,’’ imbuhnya. Hal senada juga disampaikan Kabag Ortal Setda Bangli I Made Kirmanjaya. Pemetaan urusan perangkat daerah akan dilakukan. Setelah dipetakan nanti akan terlihat skor yang menjadi acuan apakah SKPD bersangkutan dimerger, dihapus atau berdiri sendiri. Guna menyamakan persepsi terkait hasilnya nanti, pihaknya akan sharing dengan kabupaten lain, di samping dengan pemerintah provinsi maupun pusat. ‘’Pemetaan urusan perangkat daerah sudah kami lakukan. Skornya itu nanti akan jadi pertimbangan SKPD seperti apa,’’ pungkasnya. (kmb45)

Bangli (Bali Post) Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Bangli A.A. Gede Raka angkat bicara terkait isu tidak sedap yang mewarnai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini. Dia mengaku sangat menyayangkan munculnya dugaan praktik titip-menitip siswa yang dilakukan sejumlah pejabat ke sekolah favorit di Bangli. A.A. Gede Raka, Selasa (12/7) kemarin mengatakan, seharusnya dalam proses PPDB, setiap sekolah diberikan hak otonomi untuk melakukan penerimaan siswa baru sesuai kebutuhan tanpa adanya praktik titipmenitip, apalagi intervensi dari pihak mana pun. Dalam proses PPDB, katanya, semua pihak semestinya dapat mematuhi juknis yang berlaku. Saat melakukan seleksi, peserta didik baru, pihak sekolah seharusnya diberikan hak otonomi. Tidak boleh ada pejabat atau pihak mana pun yang ikut campur dalam proses ini. Sebab, hanya pihak sekolah yang tahu secara pasti berapa kebutuhan siswa yang akan diterima.

Dalam proses PPDB, Disdikpora, menurutnya, harus lebih banyak bertugas mengatur rayonisasi di kecamatan sehingga terjadi pemerataan siswa di sekolah negeri dan swasta. Kalaupun ada pihak yang meminta tolong dan berupaya menitip agar anaknya bisa diterima di sekolah favorit, Disdikpora seharusnya memberikan pengarahan yang benar, bukan sebaliknya membantu mendaftarkan. ‘’Kalau dibantu seperti ini dampaknya akan memicu kecemburuan sekolah-sekolah lainnya,’’ ujarnya. Pihak orangtua, menurut A.A. Gede Raka, juga harus sadar dengan kemampuan anaknya dan tidak memaksakan anaknya bersekolah di sekolah favorit. Sebab, kalau dipaksakan bukan tidak mungkin akan merugikan siswa bersangkutan karena tidak mampu bersaing. ‘’Kalau memang kapasitas otaknya sedang, ya... seharusnya disekolahkan di sekolah yang sedang. Jangan dipaksakan ditempatkan di sekolah favorit,’’ terangnya. (kmb40)

Pemerintah Kabupaten Bangli tengah melakukan kajian penyesuaian Organisasi Perangkat Daerah (ODP) menyusul terbitnya PP Nomor 18 tahun 2016. Sejumlah SKPD pun berpotensi dimerger. Hal tersebut disampaikan Sekda Bangli Ir. I.B. Gede Giri Putra, M.M., Selasa (12/7) kemarin.

Gaji Turun, Sejumlah Perbekel Mengeluh Bangli (Bali Post) Sejumlah perbekel di Bangli mengeluh. Masalahnya jumlah gaji yang mereka terima turun sejak awal tahun. Tak hanya gaji perbekel, gaji perangkat desa lainnya juga mengalami penurunan hingga Rp 500 ribu setiap bulannya. Salah seorang perbekel di Bangli yang minta namanya dirahasiakan mengungkapkan, penurunan gaji selama ini ditanggapi beragam oleh para perbekel. Namun kebanyakan, perbekel mengeluh karena dinilai tak sebanding dengan beban kerja yang mereka hadapi saat ini. Gaji perbekel turun sekitar Rp 900 ribu, yakni dari Rp 3,4 juta menjadi Rp 2,5 juta per bulan. Selain gaji perbekel, gaji untuk perangkat desa juga diakuinya menurun dari Rp 1,7 juta menjadi Rp 1,2 juta per bulan. ‘’Gaji untuk perangkat desa nominalnya jauh di bawah UMR. Kalau UMR Kabupaten sekarang kan sekitar Rp 1,8 juta,’’ terangnya. Kendati mengalami penurunan gaji, perbekel tersebut mengakui ada kenaikan tunjangan. Tunjangan yang sebelumnya Rp 400 ribu kini naik menjadi Rp 1 juta. ‘’Tapi tunjangan itu belum dipotong pajak,’’ ujarnya. Dikonfirmasi terkait hal tersebut Kepala BPMPD Kabupaten Bangli Dewa Riana Putra mengakui bahwa nominal gaji perbekel dan perangkat desa saat ini memang mengalami penurunan. Hal ini dikarenakan adanya aturan PP No. 43 Tahun 2014. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa gaji perangkat desa hanya boleh diambil 30 persen dari jumlah ADD yang diterima desa. ‘’Sebelumnya tidak ada aturan itu, sehingga tidak ada problem,’’ ujarnya. Meski secara nominal gaji perangkat desa diakuinya turun, namun jika dihitung dengan kenaikan tunjangan yang diberikan pemerintah, maka penghasilan total perangkat desa tidak turun. ‘’Kalau secara take home pay tidak ada penurunan. Sudah terpenuhi seperti sebelumnya,’’ terangnya. (kmb40)

kut adat istiadat terangkum di dalamnya. Akan tetapi, ia berdalih hal tersebut sangat sulit untuk direalisasikan. Alasannya, karena waktu pelaksanaan acara tersebut tidak pasti. ‘’Pelaksanaan kegiatan, misalnya yang berbau adat seperti di Pura Ulun Danu Batur itu berlangsung pada Sasih Kedasa. Tanggal pastinya kan tidak ada. Bagaimana kita bisa buat kalender itu,’’ ucapnya belum lama ini. Ia pun tak menampik, banyak tradisi unik di sejumlah daerah yang bisa ‘’dijual’’ ke wisatawan. Dicontohkan, seperti perang papah biyu di Desa Pengotan, Bangli, upacara mapepada saat pujawali di Pura Kehen dan perang taluh di Desa Kayubihi.

Bali Post/sos

Sekda Bangli I.B. Gede Giri Putra

Dijelaskan, sebagai bentuk tindak lanjut PP tersebut, pihaknya sudah melakukan pemetaan urusan SKPD. Hal itu juga berlaku pada SKPD tipe A maupun B sehingga berpotensi terjadinya penggabungan antarinstansi (merger) dan dipecah untuk berdiri sendiri sesuai dengan hasil penilaian. ‘’Kami sedang melakukan pemetaan urusan. Yang tak bisa diutakatik hanya Disdukcapil karena itu dinaungi langsung oleh pusat,’’ ujarnya. Beberapa SKPD yang berpotensi untuk dimerger, kata Giri Putra, seperti Badan Lingkun-

gan Hidup dengan Dinas Tata Kota, Bagian Sumber Daya Alam dengan Bagian Ekonomi, Disperindag dengan Diskop dan UMKM, Kantor Perizinan dengan Penanaman Modal. Sementara untuk yang berpotensi berdiri sendiri seperti Bappeda, Bagian Umum dan Aset yang kini masih menjadi sub bidang. ‘’Porsinya kita tetap mengambil pola maksimal. Tapi tetap bersesuaian dengan potensi daerah. Itu (pemetaan urusanred) wajib kita laksanakan, karena perintah undang-undang,’’ katanya. SKPD yang merger dan berdiri

Warga Kawan Pertanyakan Data Tunggakan PBB Bangli (Bali Post) Data tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Bangli dikeluhkan. Pasalnya beberapa wajib pajak yang selama ini sudah rutin membayar PBB justru dinyatakan masih menunggak. Seperti yang dialami salah seorang warga di Kelurahan Kawan, Wayan Ruja. Kepada Bali Post, Selasa (12/7) kemarin, dia mengaku harus membayar double PBB untuk tahun 2009. Padahal sebagaimana bukti pembayaran yang dimilikinya, PBB tahun 2009 sudah dibayarkannya di BPD Bali pada tahun itu. ‘’Bukti pembayarannya ada dan masih saya simpan sampai sekarang,’’ terangnya. Ruja menuturkan, munculnya tagihan tunggakan PBB tahun 2009 ini diketahuinya saat istrinya membayar PBB tahun 2016 beberapa hari lalu. Saat hendak membayar PBB, petugas bank justru meminta istrinya agar melunasi tunggakan PBB tahun 2009. ‘’Istri saya kan saat itu tidak tahu apakah sudah dibayar apa belum. Begitu ada tagihan ya dia bayar. Tapi setelah di ru-

mah saya cek arsip bukti pembayaran tahun sebelumnya, PBB tahun 2009 sudah saya bayarkan dulu,’’ jelasnya. Sebenarnya dalam persoalan ini bukan jumlah tagihan yang ia permasalahkan. Apalagi nilai tagihan PBB yang dibayarkannya hanya sekitar Rp 70 ribu. Sebagai masyarakat, dia meminta pemerintah daerah dalam hal ini Dispenda untuk melakukan pendataan dan pencatatan dengan benar. Jangan sampai hal ini merugikan wajib pajak. ‘’Terkait hal ini saya sudah sempat minta ipar saya untuk menanyakan ke Dispenda. Jawaban dari pihak Dispenda, katanya ini terjadi karena ada perpindahan data dari pusat ke kabupaten. Seharusnya tidak bisa seperti itu. Yang namanya data, apalagi sudah tercatat di komputer, harusnya benar-benar tercatat dengan benar,’’ terangnya. Terkait persoalan tersebut, Kepala Dispenda Bangli Gede Suryawan saat dikonfirmasi kemarin tidak bisa memastikan penyebab munculnya tunggakan PBB meski sebelumnya sudah dibayarkan oleh wajib pajak. Menurutnya kemung-

kinan persoalan ini terjadi karena adanya perubahan sistem pembayaran pajak sejak wewenang penagihan PBB yang sebelumnya ditangani pusat dialihkan ke daerah. ‘’Kita baru nerima penyerahan tahun 2014. Ada kemungkinan ini terjadi karena adanya perbedaan sistem pembayaran. Kalau dulu pembayarannya kolektif. Bank sifatnya merekap, mungkin saat itu ada yang tidak muncul di rekapan. Tapi begitu berubah sistemnya jadi muncul,’’ terangnya. Kendati demikian Suryawan mengatakan bahwa wajib pajak yang merasa sempat membayar PBB dobel bisa mengajukan kembali pengembalian kelebihan pajaknya ke Dispenda dengan membawa sejumlah kelengkapan, salah satunya bukti pembayaran pajak. ‘’Setelah diajukan kita akan lakukan pemeriksaan. Kalau memang benar sudah membayar, kita akan ajukan ke bupati untuk dianggarkan. Setelah itu baru bisa kita bayarkan,’’ jelasnya. Terkait persoalan ini, pihaknya juga mengaku akan melakukan validasi data PBB. (kmb40)

Dewan Pendidikan Sebut PPDB Hak Otonomi Sekolah


GIANYAR

Rabu Wage, 13 Juli 2016

9

SDN 2 Keramas Nihil Siswa Baru

SOSOK Sidak Kependudukan DAMPAK arus balik Lebaran berupa peningkatan jumlah penduduk pendatang (duktang) mulai menjadi perhatian instansi terkait di Gianyar. Kepolisian telah bersiap melakukan antisipasi duktang tanpa identitas jelas termasuk memperketat pengamanan untuk mencegah hal-hal tak diinginkan terutama aksi teroris. Khusus di pemerintahan, leading sectornya berada di tingkat desa. Menurut Kepala Satpol PP Gianyar, I Made Krya Gunarta, sidak kependudukan menjadi kewenangan aparat desa. Hal itu diatur dalam masingmasing peraturan desa. Pada pelaksanaannya, pemerintahan desa akan didampingi tenaga dari kecamatan. ‘’Jadi, pihak desa kami imbau melakukan sidak duktang,’’ katanya. Terkait langkah yang dilakukan Satpol PP Gianyar, Krya menyebut pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada pemerintah desa dan kepolisian. ‘’Itu (penertiban administrasi kependudukan -red) harus ada koordinasi nanti. Tapi yang jelas nanti akan ada operasi gabungan. Kami masih menunggu dan siap men-support,’’ ujarnya. Lebih lanjut diungkapkannya, kegiatan penertiban administrasi kependudukan tidak hanya difokuskan di daerah-daerah tertentu melainkan seluruh wilayah Kabupaten Gianyar, demikian juga untuk peningkatan keamanan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat. ‘’Mengenai daerah mana saja yang rawan, pemetaannya ada di pihak kepolisian,’’ kata Krya. (ded)

Kadisdikpora Tegaskan Tak Ada ’’Regrouping’’ Gianyar (Bali Post) -

Pemkab Gianyar tak bisa berbuat banyak dalam menyikapi nihilnya siswa baru di SD Negeri 2 Keramas. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Gianyar, Made Suradnya, Selasa (12/7) kemarin, mengatakan pemerintah tidak bisa memaksa orang tua menyekolahkan anaknya di sekolah tertentu. Dia pun menegaskan tidak akan melakukan regrouping. Meski mengaku tidak bisa memaksa orang tua menyekolahkan anaknya di SDN 2 Keramas, namun Suradnya mengaku akan mencari solusi atas kondisi sekolah tersebut saat ini. Pihaknya akan mengupayakan terobosan untuk mengangkat kembali sekolah negeri tersebut dari keterpurukan. ‘’Kita tidak mungkin memaksa siswa harus sekolah di sana atau di sini. Yang

jelas melihat kondisi ini kami akan mencarikan solusi,’’ terangnya. Terkait regrouping, Suradnya menegaskan hal itu tidak bisa dilakukan. Dia beralasan banyak persyaratan yang mesti dipenuhi. Apalagi berdasarkan pantaunnya kemarin, kondisi bangunan di SDN 2 Keramas masih bagus. Suasana sekolah pun cukup tenang dan nyaman untuk proses belajar mengajar.

‘’Lihat saja, kondisinya sejuk, sepi dan gedungnya masih bagus. Masih sangat layak sebagai tempat belajar mengajar,’’ katanya. Sementara itu, Klian Banjar Gelgel Desa Keramas, Putu Agus Sutanaya, mengaku sudah melakukan sosialisasi ke warga terkait keberadaan SDN 2 Keramas. Namun, pihaknya pun tidak mampu memaksa orang tua untuk menyekolahkan

Gianyar (Bali Post) Hampir setiap banjar di Kabupaten Gianyar memiliki koperasi. Bahkan sampai Juli 2016 ini tercatat sudah ada 1.210 koperasi yang berdiri di kawasan seni ini. Namun dari jumlah tersebut hanya 978 yang dinyatakan sehat, sisanya dipastikan bermasalah. Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Gianyar, sebaran koperasi di Kabupaten Gianyar yakni Kecamatan Gianyar 249 koperasi, Kecamatan Sukawati 236 koperasi, Kecamatan Blahbatuh 155 koperasi, Kecamatan Tampaksiring 123 koperasi, Kecamatan Ubud 167 koperasi, Kecamatan Payangan 101 koperasi, dan Kecamatan Tegallalang 153 koperasi. Belum semua koperasi mengadakan RAT. Dari 978 koperasi yang dinyatakan sehat, baru 663 mengikuti RAT. ‘’Artinya sampai saat

Junjung Peningkatan Budaya Integritas dan Literasi

Bali Post/nik

PENGARAHAN - Kepala SMA Negeri 1 Sukawati Drs. Gusti Made Puja Armaya, M.M., M.Pd. saat memberikan pengarahan kepada peserta didik baru serangkaian kegiatan MPLS.

dari banjar ke banjar di Desa Keramas khususnya Banjar Gelgel yang menjadi lingkungan sekolah. Disebutkan, di Desa Keramas sendiri terdapat empat SD negeri dan satu SD swasta. Anehnya, meski Banjar Gelgel padat penduduk, SDN 2 Keramas justru tidak mendapat siswa. Ditambahkannya, dari enam siswa yang lulus tahun ajaran ini, lima di antaranya mendapat SMP negeri dan satu lagi di swasta. Untuk tenaga pendidik, di SDN 2 Keramas terdapat 12 guru termasuk Kepala Sekolah. Lima di antaranya PNS dan sisanya guru tidak tetap. (kmb35)

232 Koperasi Bermasalah

MPLS di Suksma

Gianyar (Bali Post) Hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Sukawati, Selasa (12/7) kemarin, berlangsung penuh dengan nuansa kebangsaan dan sarat dengan kegiatan menumbuhkan budi pekerti. MPLS di sekolah yang populer dengan sebutan Suksma ini mengambil tema ‘’Melalui Kegiatan MPLS Tingkatkan Budaya Integritas dan Literasi’’. Kepala SMA Negeri 1 Sukawati Drs. Gusti Made Puja Armaya, M.M., M.Pd. mengatakan, melalui tema tersebut, 382 peserta didik baru dibentuk agar memiliki integritas, dengan jiwa kebangsaan, jujur, berbudi pekerti, dan berkarakter. ‘’Lewat pengenalan ini para guru menumbuhkan budaya integritas dan literasi pada setiap siswa,’’ jelasnya. Budaya literasi yang mengarahkan siswa untuk membiasakan membaca dan menulis menjadi prioritas dalam pelaksanaan MPLS di SMA Negeri 1 Sukawati. Seperti peserta didik baru ditugaskan membuat narasi dari buku fiksi. ‘’Bila ingin membentuk generasi yang berkualitas, secara kognitif maupun karakter, sangat penting menjadikan membaca dan menulis sebagai budaya. Inilah yang coba kami tumbuhkan pada peserta didik baru dalam kegiatan MPLS ini,’’ terangnya. Diakuinya, program budaya literasi ini mendapat sambutan positif dari setiap orang tua siswa. Sebab anak didik mulai berbondong-bondong membeli buku untuk dibuatkan rangkuman atau narasinya. ‘’Di sini, saya mengucapkan terima kasih karena banyak orang tua siswa yang menelepon ke sekolah, menyampaikan dukungannya. Apalagi di sini kami memberikan kebebasan buku apa pun asal memberikan pengetahuan positif untuk dibuatkan narasinya,’’ ungkapnya. Puja Armaya menambahkan, penumbuhan budaya literasi di SMA Negeri 1 Sukawati akan terus dilanjutkan. Contohnya dalam proses belajar, 15 menit sebelum mulai belajar, siswa diberikan kesempatan untuk menjabarkan narasi sloka dari kitab suci Bhagavad-Gita. ‘’15 Menit sebelum pembelajaran ini sebenarnya siswa diberikan kebebasan membaca atu menulis buku apa pun. Tapi di sini kami arahkan siswa untuk lebih memahami kitab suci Bhagavad-Gita. Hal ini sesuai dengan kompetensi inti terkait sikap sosial dan spiritual,’’ tandasnya. (kmb35/k200)

anaknya di sekolah tersebut. ‘’Saya sudah sampaikan bahwa di sana sudah ada guru baru yang memiliki kualitas. Tapi masyarakat telanjur tidak percaya, ya saya kesulitan,’’ jelasnya. Meski demikian, ia tetap mengaku tidak ingin sekolah ini di-regrouping. Pihaknya juga berharap agar pemerintah bisa memberikan solusi terkait kondisi SDN 2 Keramas. ‘’Kita harapkan pemerintah memberikan solusinya. Kami ingin sekolah tersebut terus berdiri,’’ tandasnya. Hal senada disampaikan Kepala SDN 2 Keramas, Putu Kencana. Dia mengaku sudah gencar melakukan sosialisasi

Bali Post/nik

VAKSINASI - Kegiatan vaksinasi pada anjing yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Antisipasi Rabies

Vaksinasi Mulai Gencar di Luar Zona Merah Gianyar (Bali Post) Antisipasi rabies masih menjadi salah satu prioritas Pemkab Gianyar. Vaksinasi dan eliminasi pada Hewan Penular Rabies (HPR) kini tengah gencar dilakukan terutama pada daerah di luar zona merah rabies. Berdasarkan data di Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Gianyar, realisasi vaksinasi massal rabies tahap VII tahun 2016 di Kabupaten Gianyar per 8 Juli lalu, sebanyak 28.143 ekor anjing sudah divaksin. Sementara vaksinasi pada kucing sebanyak 984 ekor dan monyet 29 ekor. Kepala Disnakanlut Gianyar Ida Bagus Sudewa, Senin (11/7) lalu, mengungkapkan langkah antisipasi rabies dilakukan secara bertahap. Sasaran utama dan pertama program vaksinasi dan eliminasi adalah 11 dari 64 desa/kelurahan yang masuk zona merah rabies yaitu Bitera, Medahan, Keramas, Pejeng, Pejeng Kaler, Temesi, Tulikup, Petak Kaler, Taro, Bukian, dan Guwang. ‘’Zona merah prioritas pertama dan

ini terus berlanjut,’’ katanya. Pejabat yang akrab disapa Gus Sudewa ini menjelaskan, target vaksinasi di Gianyar berdasarkan estimasi di integrated Sistem Kesehatan Hewan Nasional (iSikhnas). Jumlahnya mencapai 60 ribuan ekor HPR. Sementara khusus pada vaksinasi massal tahap VII, hingga akhir bulan ini diupayakan 11.900 ekor anjing tervaksin di 27 desa yang belum mendapatkan program tersebut. Dari sisi stok vaksin dan peralatan terkait dalam jumlah mencukupi. Gus Sudewa menyebut jumlah vaksin yang tersedia mencapai 40 ribu dosis. Sementara stok spuite sebelumnya yang habis, sudah dilakukan pengadaan kembali sebanyak 3.000 spuite dan 5.000 jarum pengganti. ‘’Kalau untuk stok kalung penanda hewan yang sudah divaksin, sudah mencukupi. Jadi tidak beli lagi. Kalungkalung ini merupakan bantuan FAO,’’ tambahnya. Lebih lanjut dikatakannya, sampai saat ini di Gianyar ditemukan 22 kasus positif rabies pada HPR.

Deretan kasus tentu jangan sampai bertambah dan harus sedini mungkin diantisipasi. Antisipasi rabies tidak akan bisa maksimal kalau hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan sinergi atau upaya bersama seluruh komponen agar Bali khususnya Gianyar bisa bebas rabies. Pihaknya pun kembali mengimbau masyarakat memerhatikan pola pemeliharaan hewan khususnya anjing. Anjing yang sudah divaksin, sebaiknya diikat atau dikandangkan. Sebab kalau diliarkan, maka berpotensi tertular virus dari hewan positif rabies. (kmb25)

ini, baru 67,75 persen yang melaksanakan kewajiban, sisanya belum,’’ terang Kepala Dinas Koperasi dan UKM Gianyar Wayan Suardana. Terkait persoalan koperasi yang sakit tersebut, Suardana menjelaskan kondisinya sangat beragam. Sedangkan persoalan utamanya adalah persoalan SDM dan integritas pengelola koperasi. Di sisi lain, permasalahan perkoperasian juga terletak pada minimnya tenaga penyuluh. Dinas Koperasi dan UKM Gianyar sendiri saat ini hanya memiliki delapan tenaga penyuluh koperasi. Mereka mesti melayani seribu lebih koperasi yang ada. Dia pun mengaku jumlah ini memang tidak ideal. ‘’Jumlah ini tentunya belum ideal. Ke depan ini akan kami sampaikan kepada Bapak Bupati agar diizinkan menambah tenaga,’’ terangnya. (kmb35)

Suara Gianyar

Cek Persoalan Sekolah Prihatin ada SD di Gianyar yang tak mendapat siswa sama sekali. Instansi terkait agar mengecek, apakah benar orang tua siswa tidak mau menyekolahkan anaknya di sana karena minimnya sarana dan prasarana atau justru alasan lain. Padahal biasanya orang tua menyekolahkan anaknya pada sekolah terdekat. Kalau tidak ada faktor lain, sebaiknya di-merger saja dengan sekolah lain untuk menghemat biaya operasional. Werda, Tegallalang

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianya r - 947261 BNN Kabupaten Gianyar - 946122

PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314 Koramil Payangan - 974793 Siaga Lantas/TMC Gianyar - 945820


KLUNGKUNG

10

Rabu Wage, 13 Juli 2016

Empat Siswa Wakili Bali di O2SN

Semarapura (Bali Post) – Siswa di Kabupaten Klungkung terus menorehkan prestasi baik di bidang akademis maupun nonakademis. Empat pelajar SMP dan SMA akan mengikuti kejuaraan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di Jakarta, 23-30 Juli mendatang. Keempat atlet itu diterima Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di Ruang Rapat Bupati, Selasa (12/7) kemarin. Siswa yang akan berjuang membawa nama baik Klungkung dan Bali itu masing-masing Ni Kadek Dhea Sutarini dari SMPN 1 Semarapura, I Komang Indrawan (SMPN 4 Nusa Penida), Luh Putu Satia Putri (SMPN 1 Semarapura), dan I Komang Arya Ananta Setyawan (SMAN 1 Semarapura). Kabid Dikdas (Pendidikan Dasar) Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Klungkung Made Sukada mengatakan, O2SN berbeda dengan Porseni, mengingat ajang Olimpiade lebih mengkhususkan pada kelompok umur. Keempat siswa itu akan berlaga pada tiga lomba, yaitu atletik, renang, dan cipta puisi. “Mudah-mudahan mereka bisa membawa nama Klungkung tentunya dengan meraih prestasi terbaik,” katanya. Bupati Klungkung mengatakan rasa bangganya terhadap siswa-siswi tersebut. Menurutnya, Klungkung selama ini telah banyak menorehkan prestasi baik di bidang akademis maupun nonakadimis. “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh siswa yang telah berprestasi membawa nama Klungkung,” ujar Suwirta. Ia berharap keempat atlet yang mewakili Klungkung berjuang semaksimal mungkin, sehingga apa yang diharapkan bersama bisa diwujudkan. Di samping mempersiapkan diri dengan matang, Bupati Suwirta minta para siswa selalu berdoa agar setiap perjuangan direstui dan mendapatkan hasil optimal. ‘’Berjuanglah demi nama Klungkung,” tegas bupati. (dwa)

Bali Post/kmb

TERISOLASI - Pelabuhan Gunaksa kini terisolasi menyusul putusnya dua jalan eksisting.

Dua Jalan Eksisting Putus

Pelabuhan Gunaksa Terisolasi Semarapura (Bali Post) –

Akses jalan menuju Pelabuhan Gunaksa yang menelan anggaran lebih dari Rp 100 miliar akhirnya putus total. Dua jalan eksisting (alternatif/sementara) yang dilalui menuju pelabuhan di eks galian C tersebut tidak bisa dilewati lagi. Jalan di sebelah barat (jalur barat) putus akibat tergerus air laut, sedangkan jalan di sisi timur (jalur Karangdadi) ambrol akibat perpindahan alur Sungai Unda.

Bali Post/dwa

TERIMA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menerima empat siswa yang akan mewakili Bali pada ajang O2SN di Jakarta.

Ngaben Massal, Tujuh Warga Tersambar Api

Semarapura (Bali Post) – Tujuh warga Banjar Pakel tersambar api ketika mengikuti proses pengabenan massal Desa Sampalan Tengah, Dawan, Klungkung, di Kuburan Nagga, Selasa (12/7) kemarin. Dua orang harus dilarikan ke RSUD Klungkung karena mengalami luka bakar cukup serius, sedangkan lima lainnya yang hanya luka lebih ringan dibawa ke puskesmas desa setempat. Dari informasi yang didapat di lapangan, musibah yang menimpa tujuh warga Banjar Pakel itu terjadi sekitar pukul 13.00 Wita. Kejadian berawal ketika warga membawa kayu bakar ke tempat pembakaran tulang dan sawa di kuburan setempat. Saat itu salah seorang warga menuangkan bensin untuk menyalakan api agar lebih cepat terbakar. Bensin yang dituangkan justru menyulut api semakin besar, sehingga langsung menyambar warga yang berdiri di dekat proses pembakaran. Tujuh warga disambar api, semuanya berasal dari Banjar Pakel. Mereka adalah Made Jendra (65), I Nyoman Subagi (60), Mangku Bujana (45), Ni Komang Mangluh (45), Wayan Kariana (47), Ketut Ariawan (49), dan Made Sujana (54). Jendra yang mengalami luka bakar pada tangan dan Subagi yang mengalami luka bakar pada pundak kiri dirawat di UGD RSUD Klungkung. Mereka tidak sampai opname karena luka bakar yang dialami hanya empat persen. Lima warga lainnya dirawat di Puskesmas Sampalan. Mereka diperbolehkan pulang karena luka yang dialami ringan. Ada yang terbakar pada baju dan kulitnya. Musibah ini tidak dilaporkan ke polisi, namun pihak kepolisian tetap turun mencari data. Sejumlah anggota Polsek Dawan dipimpin Wakil Kapolsek AKP Putu Ardana didampingi Kanit Reskrim Ipda Wayan Selamet mencari data korban yang dilarikan ke rumah sakit. Selamet tidak menampik adanya kejadian tersebut walau tidak dilaporkan ke polisi. “Kejadian ini murni kelalaian. Kami imbau warga agar lebih hati-hati dan jangan menggunakan bensin dalam kegiatan ngaben,” katanya. Bendesa Sampalan, Ketut Sujana, mengaku belum mendengar adanya kejadian tersebut. Dia menyarankan wartawan agar menghubungi Perbekel Sampalan Tengah. (kmb)

Bali Post/ist

DIRAWAT - Dua warga Banjar Pakel, Desa Sampalan Tengah, dirawat di UGD RSUD Klungkung setelah disambar api saat mengikuti proses pengabenan, Selasa (12/7) kemarin.

Kadis Perhubungan dan Informasi dan Komunikasi (Dishubinfokom) Klungkung Nengah Sukasta membenarkan putusnya akses jalan menuju pelabuhan tersebut. Jalan eksisting di sisi barat putus sebelum liburan panjang (sekitar seminggu lalu). Akibatnya, Pelabuhan Gunaksa kini terisolasi. “Oleh karena di sana ambrol

otomatis alur Sungai Unda berpindah ke timur, sehingga tidak bisa dilalui,” katanya dihubungi, Selasa (12/7) kemarin. Ia sudah menyampaikan masalah itu ke Dishub Provinsi Bali, akan tetapi sejauh ini belum ada penanganan lebih lanjut. Sementara itu pekerjaan fisik di pelabuhan sudah tidak ada

lagi. Pemasangan jaringan listrik dan pembangunan ruang tunggu sudah selesai. Sementara itu, soal uji coba sandar Kapal Nusa Jaya Abadi (Roro) yang berjalan tidak sempurna beberapa waktu lalu, Sukasta menyatakan dirinya bersama Dishub Bali serta Balai Lalu Lintas Angkutan Jalan Sungai dan Penyebrangan (LLAJSDP)

Harga Daging Ayam Tak Kunjung Turun

sudah mengadakan rapat evaluasi. Pertemuan juga dibahas soal keluhan Kapten Kapal Nusa Jaya Abadi, Abdul Manan. Sebelumnya, Abdul Manan menyoroti kondisi ombak dan pintu masuk pelabuhan yang lebih sempit dibandingkan pintu masuk Dermaga Nusa Penida, sehingga sangat riskan terhadap keselamatan kapal saat keluar dan masuk. Posisi pintu masuk juga dinilai sangat tidak melindungi saat kapal sandar. “Kami sudah serahkan semua hasil uji coba ke pusat, karena Pelabuhan Gunaksa menjadi kewenan-

gan pusat,” jelasnya. Sukasta menambahkan, saat ini Pemkab Klungkung sifatnya menunggu kebijakan dan petunjuk pemerintah pusat. Sebab, kewajiban pemkab menyambung listrik dan membangun gedung untuk pelayanan sudah dipenuhi. Terkait munculnya wacana menggeser jembatan penyeberangan (mobile bright), ia bisa memaklumi keinginan itu. “Saya dengar ada wacana demikian. Itu tapi itu nanti tergantung pusat. Pusat pasti akan mencari solusi atas masalah pelabuhan saat ini,” tandasnya. (kmb)

Terkait Keluhan Warga Penasan

Sejumlah Pedagang Mengeluh PDAM akan Tambah Debit Air Semarapura (Bali Post) – Harga daging ayam di Klungkung tidak kunjung menurun meski hari raya Idul Fitri telah berlalu. Hal ini terlihat di Pasar Galiran. Biasanya pascahari raya harga daging ayam normal Rp 35 ribu per kilogram, tetapi sampai Selasa (12/7) kemarin tetap Rp 40 ribu per kg. Kondisi ini dikeluhkan sejumlah pedagang daging ayam. Citrawati (30), pedagang asal Banjar Ayung, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, menyatakan kesulitan menjual daging ayam sejak harga naik. Kondisi ini mempengaruhi pendapatan yang diterimanya. Biasanya saat harga normal dia mampu menjual daging ayam 200 ekor per hari dengan pendapatan Rp 10 juta, namun sekarang hanya mengantongi keuntungan Rp 6 juta per hari. “Sejak harga naik, penjualan daging ayam turun 50 persen,” katanya. Ia terpaksa mengurangi jumlah stok daging yang dijual di pasar. Pada hari normal dia memotong ayam sekitar 200 ekor per hari, tetapi kini hanya 100 ekor lantaran takut rugi. Sebab, semenjak harga daging ayam naik, pembeli sepi. “Harga ayam potong juga naik. Sebelumnya dijual Rp 15 ribu

Bali Post/kmb

SEPI - Pedagang daging ayam di Pasar Galiran sepi pembeli. sampai Rp 17 ribu per kilogram, sekarang Rp 23 ribu per kilo,” jelasnya. Hal senada dikatakan pedagang daging ayam lainnya bernama Sumarni. Dia juga mengeluhkan sepinya pembeli. Jumlah stok daging yang sudah dikurangi ternyata masih saja tersisa. Sumarni menduga lesunya pembeli karena sebagian besar langganannya yang berprofesi sebagai pedagang makanan sedang mudik ke Jawa. Sejak tiga hari lalu dia harus menyiapkan boks berisi es batu untuk menyimpan sisa ayam

yang belum terjual. “Kebanyakan langganan saya pedagang lalapan. Jadi, sekarang masih sepi,” sebutnya. Harga bahan bumbu juga masih naik di Pasar Galiran. Harga bawang misalnya terus mengalami kenaikan dan kini bertengger pada angka Rp 38 ribu per kilo. Sebaliknya harga cabai justru terjun bebas dari Rp 25 ribu menjadi Rp 20 ribu per kilogram. (kmb)

Semarapura (Bali Post) – Keluhan warga Dusun Penasan, Desa Tihingan, terkait layanan air minum yang tidak optimal memaksa Dirut PDAM Klungkung Nyoman Renin Suyasa turun memeriksa kondisi di lapangan. Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa suplai air belum bisa memenuhi kebutuhan seluruh pelanggan. Untuk mengatasinya, PDAM Klungkung akan menambah debit air memanfaatkan sumber air Bangbang dengan target 5 liter per detik. Saat diminta konfirmasinya, Selasa (12/7) kemarin, Renin menyatakan tidak ada masalah teknis berupa kebocoran atau sumbatan. Penyebab utama tidak mengalirnya air di wilayah Penasan adalah akibat debit air yang tidak dapat memenuhi pelanggan. Di wilayah Banjarangkan terdapat 2.246 sambungan pelanggan, sedangkan debit air cuma 24 liter per detik. Sepuluh liter dari sumber mata air Bangbang dan 14 liter dari mata air Rendang, Karangasem. Mengingat jumlah sambungan rumah cukup banyak, debit air ke Banjarangkan perlu ditingkatkan. Sebab, suplai air dari Bangbang belum mencukupi untuk pelanggan di Penasan. “Pada jam-jam puncak memang ada pelanggan yang tidak mendapatkan air. Ada yang menerima air tapi kecil,” tuturnya lewat telepon. Tahun ini PDAM Klungkung akan memanfaatkan sumber air Bangbang yang sebelumnya terbuang dengan anggaran Rp 8 miliar dari APBN untuk pembuatan jaringan. “Kami manfaatkan air yang terbuang untuk penambahan debit. Pelaksanaan proyek sudah berlangsung, kami harap warga sabar menunggu,” imbuh Renin. Bila air dari sumber mata air Bangbang bisa disuplai, akan ada tambahan debit air hingga 5 lier per detik sehingga PDAM Klungkung bisa menambah pelayanan kepada 1.500 pelanggan baru. Dengan demikian, masalah air yang selalu dialami wilayah Banjarangkan bagian atas dapat diatasi. Sebelumnya warga Dusun Penasan mengeluhkan pelayanan PDAM. Pasalnya sejak dua minggu air PDAM tidak mengalir lancar alias ngadat. Hampir setiap hari warga tidak bisa menikmati air PDAM mulai pukul 07.30 hingga pukul 19.00 wita. Warga awalnya mengira ada pemberlakuan pemadaman secara bergilir, namun kondisi itu justru berlangsung lama. (dwa)


Rabu Wage, 13 Juli 2016

BULELENG

11

TKW Buleleng Sakit, Meninggal di Turki

Bali Post/kmb34

LOMBA DESA - Wakil Bupati Nyoman Sutjdira, Sp.OG. menghadiri kegiatan di lomba Desa Pakraman dan Sekaa Truna di Desa Pakraman Tinga-tinga Kecamatan Gerokgak, Selasa (12/7) kemarin.

Lomba Desa Perkuat Seni Budaya Bali

Singaraja (Bali Post) Sejumlah potensi desa dan seni budaya ditampilkan masyarakat dari Desa Pakraman Tinga-tinga. Mereka mewakili Kecamatan Gerokgak di lomba Desa Pakraman dan Sekaa Truna tingkat Kabupaten Buleleng. Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. tidak ingin ketinggalan hadir menyaksikan keunggulan desa di wilayah Buleleng Barat tersebut. Ia turut didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, Ir. Nyoman Sutrisna, M.M. Lomba desa dan sekaa

truna tingkat Buleleng, mendapat penilaian dari tim penilai Kabupaten Buleleng. Sejatinya lomba desa diperuntukkan meningkatkan rasa kebersamaan antarwarga. Selain itu, generasi muda dapat melestarikan seni budaya di desa. Kekompakan di tingkat bawah merupakan langkah nyata mengajegkan masyarakat Bali. “Seluruh komponen masyarakat terlibat memperkuat adat dan budaya yang dimiliki. Mereka sekaligus berperan melestarikan seni budaya Bali pada umumnya,” ujar Wabup Sutjidra, Selasa (12/7) kemarin. (kmb34)

Pasar Banyuasri Dirancang Tiga Lantai

Singaraja (Bali Post) Pasar Banyuasri rencananya dikembangkan. Karena tidak memungkinkan melebar, pasar tradisional yang berada di jantung Kota Singaraja itu dirancang tiga lantai. Desain pasar nantinya dibuat compact berisi beragam kebutuhan sembako dan rumah tangga. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T. mengatakan hal itu di Buleleng, Senin (11/7) lalu. Secara struktur kewilayahan Pasar Banyuasri dekat dengan sarana prasarana pendidikan SD dan SMP. Bahkan, pasar yang berada di jalur Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Ayani, itu dinilai dapat meningkatkan keramaian pembeli pasar dari berbagai sudut perkotaan. Bupati PAS menegaskan, pihaknya tidak mau gegabah membangun tanpa perencanaan struktur dengan baik. Dukungan anggaran dari pusat yang turun ke daerah diharapkan bisa meningkatkan perekonomian di Singaraja. “Pembenahan Pasar Banyuasri masih saya rencanakan. Saya upayakan bantuan dari pemerintah pusat. Semoga dapat ya,” harapnya. Ia menjelaskan, tidak hanya mengembangkan pasar untuk kemajuan ekonomi. Idealnya, pasar pada masa datang di Buleleng itu direncakanan terpusat di Banyuasri. Sejauh ini, pemkab sudah berhitung terhadap status kepemilikan tanah. “Kan kita harus rencanakan dahulu. Nah kita punya lahan dua hektar.

Bali Post/kmb34

Putu Agus Suradnyana, S.T.

Tadinya saya ingin kembangkan Pasar Anyar. Tapi cukup krodit karena banyak sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) di depan areal pasar itu. Lokasi tanah Pasar Banyuasri seluas dua hektar. Tanah itu milik Pemkab. Jadi, saya lebih mudah mengelolanya,” jelasnya. Bupati asal Banyuatis ini menambahkan, unit Pasar Banyuasri dirancang tiga lantai. Tentu pemerintah akan membuat master plan terbaik. Pasar sebagai wadah pertemuan pedagang dan pembeli dinilai mampu meningkatkan pendapatan masyarakat secara tidak langsung. “Kami rencanakan bangun lantai tiga di Pasar Banyuasri ini. Ini baru perencanaan. Untuk dana, saya tetap berusaha mencari anggaran ke pemerintah pusat. Tapi, jika dana di pusat tidak kami dapatkan, kita harus hitung dahulu kemampuan keuangan daerah. Kalau bisa pembangunan itu diwujudkan secara bertahap,” tambahnya. (kmb34)

Singaraja (Bali Post) Tenaga kerja wanita (TKW) bernama Ketut Sujeni (50) asal Dusun Sanih Desa Penglatan, Buleleng, diketahui meninggal dunia di Turki. Sujeni meniggal akibat penyakit kronis sejak masih di Bali Utara. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Buleleng dalam waktu dekat pengupayakan jenazah segera dipulangkan. Pihaknya akan berkoordinasi melibatkan Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) di Denpasar. Kepala Disnakertrans Ni Made Priyanti Putri Koriawan, S.E. mengatakan, TKW itu bernama Sujeni. Dia berasal dari Dusun Sanih Desa Penglatan, Buleleng. Dia adalah istri dari Gede Laba. Konon, Sujeni meninggal karena menderita penyakit kronis di Turki. “Informasi awal jenazah akan dibawa pulang hari ini (Selasa -red). Sementara penanganan masih dilakukan BP3TKI Denpasar. Kalau jenazah cepat dipulangkan, kami segera menengok ke rumah duka,” ujarnya saat dikonfrimasi, Selasa (12/7) kemarin. Belum diketahui persis penyakit kronis apa yang men-

gakibatkan Sujeni meninggal dunia. Dari informasi awal, Sujeni mengalami sakit infeksi empedu. TKW itu telah mendapat usaha penanganan pengobatan medis di Turki, tapi tidak terselamatkan. Dia sudah dinyatakan meninggal Kamis (7/7) lalu. Pengembalian jenazah dari Turki ke Tanah Air diakui membutuhkan prosedur cukup kompleks, karena itu tidak sebentar. Hal itu dikarenakan pengiriman jenazah dari bandara setempat perlu koordinasi perusahaan tempat bersangkutan bekerja dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Turki. “Nama TKW itu Ketut Sujeni bekerja di negara Turki. Dia

mengalami sakit kronis dan meninggal 7 Juli minggu lalu,” ucapnya. Disnakertrans Buleleng berusaha agar jenazah Sujeni segera dipulangkan dan tidak mengalami kendala administrasi. Sebab, berdasarkan pengalaman pemulangan jenazah asal Buleleng dari luar negeri sering terkendala administrasi. Putri Koriawan bersama jajaran terkait memastikan jenazah korban tiba selamat ke rumah duka. “Kami masih terus berkoordinasi untuk memastikan kedatangan jenazah. Kami akan monitor lagi kapan datangnya jenazah Sujeni ke Buleleng,” tandasnya. (kmb34)

Hari Ini, Rakercab DPC PDI-P Buleleng

Jadikan Momentum Penjabaran Kebijakan Partai

RAPAT Kerja Cabang (Rakercab) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng dibuka Rabu (13/7) pagi ini di Gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja eks Pelabuhan Buleleng. Rakercab yang diikuti sekitar 1.498 undangan itu akan menjadi momentum penting menjabarkan kebijakan partai menyangkut kepentingan masyarakat khususnya di Buleleng. Selain itu, agenda rakercab akan diisi pelantikan pengurus ranting, badan pemenangan pemilu (bapilu) dan badan-badan partai lainnya. Pelantikan ini pun merupakan langkah internal partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri ini merapatkan barisan, menjelang hajatan Pilkada Buleleng yang dihelat Februari 2017 mendatang. Sehari sebelum rakercab, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) bersama Sekretaris DPC Gede Supriatna, pengurus penting lainnya seperti dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. melakukan pemantauan ke lokasi rakercab, Selasa (12/7) kemarin. Di sela-sela kunjungannya itu, Agus mengatakan, kebijakan partai yang mesti dijabarkan oleh pengurus di daerah hingga ke tingkat ranting itu merupakan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). Kebijakan ini menjadi komitmen PDI Perjuangan dari pusat, daerah termasuk akar rumput. Program membumi itu harus dijalankan untuk menjawab kebutuhan dan tantangan segenap masyarakat. Untuk itu, melalui momentum rakercab ini, DPC PDI Perjuangan Buleleng menajamkan kembali kebijakan partai. Kebijakan partai itu perlu dikawal dan diperjuangkan agar akses kes-

PANTAU - Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng Putu Agus Suradnyana memantau persiapan menjelang Rakercab PDI Perjuangan Buleleng di gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja Eks Pelabuhan Buleleng Selasa (12/7) kemarin. ejahtraan masyarakat khususnya di Buleleng semakin mudah dicapai. Dengan demikian, PPNSB di daerah berdasarkan implementasi ajaran Tri Sakti Bung Karno yakni berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian secara sosial budaya, akan dapat dilaksanakan dengan baik. “Rakercab ini menjadi momentum bagi kami bagaimana menajamkan kembali kebijakan partai menyangkut PPNSB berdasarkan ajaran Tri Sakti Bung Karno itu sendiri. Bagaimana kita di daerah mandiri dari segi ekonomi, akses kesejahteraan masyarakat lebih dekat, dan kebijakan strategis lain yang didorong pemerintah pusat,” tegasnya. Menurut Agus, salah satu contoh konkret kebijakan PPNSB adalah kebijakan pembangunan di daerah dalam bidang infrastruktur fisik, pendidikan, pertanian dalam arti luas, dan kesehatan. Ke depan

untuk lebih mematangkan kebijakan ini akan dikombinasikan dalam Rencana Pembangunan Jangkah Menengah Daerah (RPJMD). Dengan langkah ini, Agus yakin pembangunan di daerahnya berjalan optimal, sehingga masyarakat di Bali Utara menerima manfaatnya. “Kita akan kombinasikan dalam RPJMD sambil kita memetakan potensi yang ada. Persoalan yang terjadi kita pecahkan bersama, kemudian diperjuangkan ke pemerintah pusat untuk mendukung pelaksanaannya, sehingga programnya benarbenar mengena untuk kepentingan masyarakat kita di daerah,” tegas Agus sembari diiyakan Sekretaris DPC Gede Supriatna. Rakercab rencananya dibuka Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster. Dari daftar registrasi hingga kemarin, total undangan dan peserta yang menghadiri rakercab ini lebih dari 1.498 orang. (ad522)

Tangkal Pencurian Telur Penyu

Nelayan Desak Polisi Bantu Pengawasan

Singaraja (Bali Post) – Pengambilan telur penyu di Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga Kecamatan Buleleng belakangan ini semakin marak. Terbukti dalam satu hari saja, tiga sarang berhasil digali dan telurnya diambil oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Pengambilan telur satwa laut yang dilindungi itu diketahui oleh nelayan. Nelayan gagal menangkap pelaku karena berhasil melarikan diri. Nelayan mendesak polisi dan aparat di desa setempat agar meningkatkan pengawasannya. Informasi yang dikumpulkan di lapangan, pengambilan telur penyu secara liar itu diketahui dini hari kemarin. Saat itu seorang warga yang tidak dikenal ditemukan sedang menggali pasir, yang dijadikan sarang untuk mengubur telur penyu itu. Sejak beberapa hari terakhir, nelayan menemukan lima sarang telur penyu itu. Pelaku awalnya hendak mengambil telur di semua sarang tersebut. Namun keburu diketahui. Jadi, baru dua sarang yang berhasil diambil telurnya. Sedangkan satu lokasi sarang belum sempat diambil telurnya. Soalnya, lebih dulu diketahui nelayan yang hendak menurunkan perahu. Saat didekati, pelaku itu berhasil kabur ke arah timur. Telur di dua sarang lainnya berhasil diselamatkan. Bahkan satu sarang ini telurnya sudah ada yang menetas. Tetapi karena diganggu predator, tukiknya ditemukan mati di sekitar sarang itu. Made Wisata yang ditemui di lokasi Selasa (12/7) kemarin, mengatakan pengambilan telur penyu di Pantai Penimbangan belakangan ini mulai marak. Hal ini tidak bisa dihindari. Alasannya, memasuki bulan Juli merupakan masa penyu betina bertelur. Musim penyu bertelur, terbukti dengan ditemukannya lima sarang yang banyak berisi telur penyu. Kesempatan ini dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengambil telur penyu itu. Kemudian telur penyu itu dijual ke pedagang di pasar tradisional Buleleng. “Ada lima sarang yang kami temukan berisi telur. Kesempatan ini dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggung jawab. Mereka

berhasil mencuri telur yang seharusnya dilindungi itu. Syukur tidak semua sarang berhasil digali. Maunya kami minta telurnya, dengan cepat mereka kabur,” katanya. Ketua Kelompok Nelayan Sari Segara Putu Naca mengatakan, lemahnya pengawasan oleh anggota nelayan, membuat pelaku dengan mudah mencuri telur penyu tersebut. Bukan hanya jumlah nelayan yang menjaga menjadi kendala, sarana yang mereka gunakan pun terbatas. Apalagi, nelayan yang mengawasi sarang itu dengan swadaya. Mereka harus bekerja sambilan menjaring ikan. Sehingga waktu pengawasannya harus dipecah untuk memudahkan pelaku mengambil telur penyu di pantai ini. Atas kondisi ini, pihaknya berharap dapat dukungan dari instansi terkait baik di daerah maupun provinsi, agar membantu pengawasan kelestarian sarang maupun populasi penyu di Pantai Penimbangan. “Kami minta dukungan instansi di daerah dan di provinsi. Selama ini kami dengan swadaya menjaga penyu-penyu yang bertelur itu di sini. Kalau bisa peralatan seperti lampu senter dibantu, karena pengambilan telur itu biasanya dini hari. Jadi, jika tanpa penerangan senter, kami sulit mengetahui ada pelaku menggali sarang,” katanya. Menyusul maraknya pengambilan telur penyu oleh pihak yang tidak bertanggung jawab itu, Naca mendesak agar aparat kepolisian atau aparat desa dinas dan desa pakraman agar berpartisipasi, melakukan pengawasan secara bersamasama. Dengan personel pengawasan ditambah, maka diyakini dapat mencegah pengambilan telur penyu untuk kepentingan pribadi. Jika pelakunya tertangkap, pihaknya mengharapkan agar diproses menurut pelanggaran yang dilakukan, sehingga akan ada efek jera ditimbulkan. “Kami akan koordinasikan ke desa dulu. Nanti secara lembaga pemerintah desa meminta pengawasan oleh polisi dan juga unsur pecalang di desa pakraman, kami libatkan untuk mempersempit ruang gerak pelaku pengambilan telur penyu di sini,” imbuh Naca sembari diiyakan nelayan lainnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

SARANG PENYU - Nelayan Sari Segara Desa Baktiseraga, Buleleng mengamati sarang penyu yang telah diambil telurnya oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Tuntaskan Penertiban Reklame Bodong

Pelayanan Izin Reklame Dihentikan Sementara Pemasangan reklame di Kabupaten Buleleng belakangan ini semakin menjamur saja. Sayangnya, sebagian besar reklame itu tanpa izin alias bodong. Kondisi ini membuat Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) geram. Bupati berjanji menertibkan seluruh reklame bodong tersebut. Bagaimanakah upaya efektif yang dilakukan untuk menertibkan reklame bodong tersebut? UNTUK sementara, Bupati melakukan terobosan dengan cara penerbitan izinnya dihentikan. Pihaknya menunggu pembahasan rencana perubahan perda untuk menyesuaikan tarif pajak reklame yang dipungut pemerintah daerah. Bupati PAS mengatakan hal itu usai meninjau ke sejumlah lokasi pemasangan reklame di Kota Singaraja Selasa (12/7) kemarin. Bupati didampingi Ketua Komisi II DPRD Putu Mangku Budiasa dan Kepala Badan Perizinan Terpadu I Putu Karuna. Bupati terkejut mengetahui kalau sebagian besar reklame yang dipasang di Kota Singaraja itu tanpa izin. Bahkan, reklame dipasang di lokasi steril zona pemasangan reklame. Pelangagran ini seperti pemasangan papan reklame di taman-taman jalan protokol dan areal patung atau tugu di Kota Singaraja. Tak hanya mengecek perizinannya, Bupati dan rombon-

gan juga melacak perusahaan atau pihak yang memasang reklame liar tersebut. Sayang, penelusuran itu belum membuahkan hasil, karena saat ditelusuri kebanyakan pemilik reklame ini merupakan perusahaan dari luar daerah. Didampingi Kepala BPPT Putu Karuna, kata Bupati pemasangan reklame cukup ramai. Hanya, perusahaan atau organiasi, dan pihak perorangan masih banyak yang belum sadar mengurus izin. Parahnya lagi, reklame yang dipasang kebanyakan tidak di lokasi yang diizinkan. Situasi ini pun menimbulkan permasalahan, karena mengganggu estetika wajah perkotaan. “Seperti ini kondisi lokasinya di atas tamantaman jalan. Jadi, hal itu sangat mengganggu estetika dan parahnya lagi banyak yang tidak berizin,” katanya. Munculnya reklame bodong ini mejadi persoalan serius. Hal itu harus segera diselesaikan dalam waktu dekat. Upa-

ya penertiban reklame tanpa izin ini dilakukan dengan menyasar seluruh reklame yang melanggar. Penertiban tanpa pandang bulu itu dengan cara Pengkab menghentikan penerbitan izin pemasangan reklame. Setelah reklame liar itu tidak lagi dipasang, pelayanan izin akan dibuka kembali. Penerbitan itu dilakukan dengan sangat selektif. Hal ini untuk mencegah jangan sampai pembersihan

itu justru kembali memunculkan reklame liar, seperti sebelumnya. “Kita akan tertibkan semua reklama bodong dan yang melanggar lokasi pemasangan. Dalam proses ini sementara izin akan kita hentikan dulu. Baru kita buka kembali setelah penertiban usai dan itu kami lakukan secara selektif, menerbitkan izin itu untuk mengindari jangan sampai muncul reklamereklame bodong seperti ini,”

jelasnya. Terkait realisasi target pajak reklame, Bupati menyebutkan, pemerintah bisa mendapatkan pungutan pajak reklame lebih besar dari sebelumnya. Hal ini bisa dilakukan apabila perusahaan, organisasi atau pihak perorangan yang beriklan itu mematuhi aturan main yang berlaku. Faktanya banyak yang tidak berizin, sehingga pemasukan dari sektor ini

Bali Post/mud

REKLAME - Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana memantau lokasi pemasangan reklame di Kota Singaraja, Selasa (12/7) kemarin.

pun masih tergolong rendah. Bahkan, dibandingkan daerah lain tarif pemasangan reklame di daerahnya masih sangat murah. Untuk itu, langkah yang akan diambil adalah mengevaluasi regulasi yang mendasari pungutan pajak ini. Tidak menutup kemungkinan perubahan regulasi tarif pajak reklame ini akan ditingkatkan dari yang sudah ada saat ini. Ide mengevaluasi tarif reklame ini dilakukan karena dari catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ternyata sektor pajak reklame ini tergolong rendah. Dan diisyaratkan pemerintah perlu mengevaluasi agar mendapatkan pemasukan di sektor ini lebih optimal. “Ini sering kali menjadi sorotan teman di DPRD karena pungutan pajak reklame masih rendah. Tarifnya sangat murah dibandingkan di daerah lain. Dan BPK juga menyoroti kalau sektor ini masih rendah mendatangkan hasil. Untuk itu, kami akan bicarakan dengan dewan bersama-sama, membahas perubahan regulasi. Hematnya tidak usah banyak-banyak membuat regulasi, tapi sedikit peraturan namun mendatangkan hasil optimal,” jelasnya.

Ketua Komisi II Putu Mangku Budiasa menyatakan, ide mengevaluasi regulasi dan penyesuaian tarif pajak reklame sangat tepat dilakukan pemerintah. Pihaknya menyatakan siap mendukung, disarankan secepatnya agar dilakukan perubahan Peraturan Bupati (Perbup) tentang pengutan pajak reklame. Bukan sekadar mendukung, Budiasa melihat peningkatan tarif ini wajar dilakukan dan potensi pemasangan reklame di Buleleng tergolong tinggi. Dia mengasumsikan dari taget yang sudah ditetapkan sebelumnya, pemkab bisa menaikkan menjadi Rp 2 miliar setahun. Selain tarif, Budiasa mengusulkan agar pemerintah melarang pemasangan reklame di taman jalan protokol. Dari pengamatannya banyak taman atau tempat umum lainnya terkesan dijejali reklame berbagai jenis. “Saya setuju dan mari kita evaluasi tarif pajak reklame ini, karena potensinya juga ada. Selain itu, perlu dibuatkan zona pemasangan reklame, sehingga ini akan menghindari pemasangan reklame di taman jalan atau tempat umum lainnya,’’ ujarnya. (mud/k300)


JEMBRANA

12

Rabu Wage, 13 Juli 2016

Warga Banjar Kepuh Protes Pengembang Perumahan Material Ditaruh Sembarangan

Bali Post/olo

SEMBARANGAN - Material bangunan berupa pasir dan batu kerikil yang ditaruh sembarangan oleh pihak pengembang perumahan di Banjar Kepuh, Mendoyo Dauh Tukad. Hal itu mendapat protes dari warga setempat.

SOSOK Program Ramah Lansia

Negara (Bali Post) Warga Banjar Kepuh, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Selasa (12/7) kemarin melakukan protes terhadap pengembang perumahan di wilayahnya. Pasalnya, material berupa pasir dan batu ditaruh sembarangan hingga menutupi badan jalan desa setempat. Bahkan, material itu sudah ada di sana sejak beberapa bulan belakangan. Bahan bangunan itu hingga sekarang tidak dipasang pemilik lahan sehingga pasir dan kerikil berserakan menutupi jalan. “Kalau kami mau keluar rumah, jadinya susah. Sebab, ada material itu, bahkan berserakan,” kata seorang warga, Kade Tasma, saat ditemui kemarin. Dia mengaku heran kenapa ada pengembang perumahan seenaknya menaruh pasir

dan batu kerikil di jalan. Banyaknya pasir dan kerikil di jalan itu kerap menimbulkan korban akibat kecelakaan. “Pengendara motor jatuh,” ujarnya. Selain masalah material yang ditaruh sembarangan, banyak warga juga mengaku heran kenapa lahan subak dijadikan perumahan. Padahal di sekelilingnya masih utuh dan merupakan hamparan sawah. “Sekarang malah masuk pengembang yang seenaknya membangun dan menaruh material di jalan tanpa memperhatikan aspek keselamatan. Di lokasi itu juga sama sekali tidak dipasangi tanda atau rambu. Kalau seperti ini ulah pengembang, warga yang rugi dan menjadi korban,” jelas warga lainnya yang tak mau disebutkan namanya. (kmb26/kmb)

Danramil Serahkan Bantuan Jamban

KEHIDUPAN lansia di Jembrana perlu mendapat perhatian lebih sehingga kesempatan hidup bisa lebih lama. Perbekel Mendoyo Dangin Tukad, Gusti Agung Kade Bambang Sumitra, Senin (11/7) siang mengatakan mengingat lansia di Jembrana cukup banyak sehingga ia sempat mengusulkan supaya Jembrana menjadi kabupaten ramah lansia. “Hal ini sudah pernah saya sampaikan saat Musrenkab (Musyawarah Rencana Kabupaten) untuk penyusunan rencana pembangunan jangka panjang daerah. Agar hal ini dimasukkan sebagai salah satu program sehingga daerah memperhatikan lansia,” jelas Bambang Sumitra. Misalnya, kata Bambang Sumitra, untuk fasilitas umum dan rumah, anak tangga minimal 15 cm, ada pegangan sehingga ada keseimbangan. Demikian juga ada fasilitas olahraga untuk lansia, kursi roda dan traffic ligth otomatis. “Ini kami pandang perlu karena siapapun nantinya akan menjadi lansia dan mengalami fase ini. Untuk itu kita perlu mencanangkan program ramah lansia,” jelasnya. Khusus di Mendoyo Dangin Tukad, pihaknya juga sudah mengoptimalkan pelayanan serta program ekonomi produktif untuk lansia. “Seperti lansia yang menjadi pedagang banten ini. Kita bina,” tandasnya. Saat ini, katanya, kemampuan bertahan hidup lansia di Jembrana rata-rata 61 tahun. Diharapkan, dengan program ramah lansia dengan memberdayakan mereka dengan membantu dengan susu maupun melatih senam dan kegiatan lainnya, kesempatan hidupnya bisa lebih lama. (kmb)

Negara (Bali Post) Prajurit Koramil 01/ Negara terus berkarya dan berbuat untuk membantu warga kurang mampu, khususnya dalam pembangunan jamban atau kamar mandi. Sudah cukup banyak jamban yang dibangun dan diserahkan kepada warga. Pada Senin (11/7) lalu, Danramil 01/Negara Kapten Inf. I Gusti Nyoman Mawan menyerahkan bantuan jamban kepada Ketut Suardika (51), seorang pande besi di Banjar

Taman Desa Batuagung Jembrana. Danramil mengatakan cukup banyak warga yang tidak memiliki jamban, khususnya warga yang kurang mampu. Untuk itu, pihaknya terus men-support agar bisa terus membangun jamban untuk warga. “Kesehatan masyarakat perlu diperhatikan dengan baik. Karena sanitasi juga terletak pada jamban yang dimiliki warga, sehingga program 1.000 jamban semoga bisa berhasil,” harapnya. (kmb)

Bali Post/dok

KECELAKAAN - Sejumlah warga sedang menolong korban kecelakaan yang terjadi di wilayah hukum Polres Jembrana beberapa waktu lalu.

RAKERCAB – Rakercab I DPC PDI Perjuangan Jembrana digelar di kantor DPC, Selasa (12/7) kemarin diikuti seluruh kader partai di Jembrana.

Rakercab I DPC PDI Perjuangan Jembrana Digelar

RAPAT Kerja Cabang (Rakercab) ke-I DPC PDI Perjuangan Jembrana digelar di Kantor DPC setempat, Selasa (12/7) kemarin. Rakercab yang dibuka Ketua DPD PDI-P Bali I Wayan Koster ini mengusung tema ‘‘Memilih Jalan Trisakti” untuk kesejahteraan rakyat Jembrana melalui Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). Selain dihadiri Depercab, seluruh pengurus DPC, kepala daerah/wakil kepala daerah, fraksi PDIP DPRD Provinsi Bali dapil Jembrana, Fraksi PDI-P DPRD Jembrana, pengurus PAC, Rakercab juga dihadiri pengurus DPP PDI-P Bali dan DPC kabupaten/kota se-Bali. Rakercab ini bertujuan melaksanakan kebijakan program partai yang didasarkan pada ketetapan kongres IV dan Rakernas I PDI Perjuagan serta Rakerda I PDI Perjuangan Provinsi Bali. Juga untuk menjabarkan arah kebijakan, program dan kegiatan PDI-P Jembrana yang menjadi tanggung jawab petugas partai yang ditugaskan pada tiga pilar partai (struktur partai, eksekutif dan legislatif) di Jembrana. “Rakercab ini untuk membenahi organisasi, kader dan struktur partai berjalan bahumembahu. Tidak melakukan langkah-langkah yang tidak sesuai prosedur dan membangun citra partai ini dengan baik dan benar,” ujar Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDI-P Bali Wayan Sutena mewakili Koster. PDIP Perjuangan berbuat secara maksimal melaksanakan hasil Rakercab dan kepentingan rakyat. Menurutnya Rakercab ini digelar di masing-masing DPC kabupaten secara road show. “Kepentingan rakyat di masingmasing kabupaten berbeda. Karena itu petugas partai harus saling melengkapi, saling memperjuangkan dan merangkul,” ujarnya. Ketua DPC PDI Perjuangan I Made Kembang Hartawan mengatakan, Rakercab ini akan memberikan pemahaman yang luas dan dalam

kepada seluruh kader, baik tingkat struktur partai, eksekutif dan legislastif pola pembangunan semesta berencana. “Kami tidak mau ini gagal. Kalau sampai ini gagal berarti sudah menenggelamkan ajaran Bung Karno. Kalau ini gagal, itu artinya juga menenggelamkan keluarga Bung Karno. Tiga pilar kekuatan kita, eksekutif, legislatif dan partai bersatu padu berjuang bersama,” tandasnya. Selain paparan tentang ideologi partai, AD/ART partai dan semesta berencana, juga dilakukan rapat yang terbagi dalam dua komisi. Komisi I tentang bidang internal, bidang pemerintahan dan kerakyatan, Komisi II tentang penetapan programprogram PPNSB di Jembrana. (ad521)

Selama Lebaran

Tiga Tewas Akibat Lakalantas

Negara (Bali Post) Selama arus mudik dan balik Lebaran 2016, terdapat lima kasus kecelakaan yang terjadi di wilayah hukum Polres Jembrana. Dari lima kasus itu, dua korban mengalami luka ringan dan tiga dinyatakan meninggal dunia (MD). Lakalantas pertama yang mengakibatkan korban MD terjadi pada Jumat (1/7) lalu di belakang Puskesmas Gilimanuk. Seorang warga mengalami kecelakaan saat korban dari arah penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk. Kasus kedua terjadi di depan Puskesmas Gilimanuk, seorang pemudik asal Jember Senin (4/7) lalu, mengalami out of control (OC) menabrak water barrier. Kecelakaan ketiga ter-

jadi di Km 59-60 DenpasarGilimanuk, Desa Pengeragoan, Pekutatan, Sabtu (9/7) lalu. Warga asal Jakarta Barat meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan ketika menuju Denpasar. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Adi Sulistio Utomo mengatakan, dengan

kejadian ini pihaknya ke depan akan mengintensifkan penjagaan jalur lokasi kecelakaan tersebut. Termasuk di jalur pengalihan arus keluar pelabuhan saat arus mudik lalu. Di jalan tersebut terjadi lakalantas hingga menyebabkan warga setempat meninggal dunia. (kmb26)

Bali Post/kmb

SERAHKAN BANTUAN - Danramil 01/Negara, Kapten Inf. I Gusti Nyoman Mawan, ketika menyerahkan bantuan jamban kepada warga Banjar Taman Batuagung Jembrana.


Rabu Wage, 13 Juli 2016

KARANGASEM

13

Jaga Motivasi Siswa

Disdikpora Minta Sekolah Bijak Pungut Uang Pakaian Amlapura (Bali Post) -

Disdikpora Karangasem mengawasi ketat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ini. Termasuk, menjaga motivasi siswa dan orangtuanya agar tetap bisa melanjutkan sekolah di tingkat SMP dan SMA/ SMK. Disdikpora melarang pihak sekolah memungut uang pakaian lebih dulu, sebelum pihak sekolah bertemu dan berbicara langsung dengan orangtua siswa. Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem I Gede Basma, S.Pd., M.Si. menegaskan hal itu, Selasa (12/7) kemarin. Bali Post/013

DIBORGOL - Oknum balian Wayan Karep diborgol setelah dibekuk polisi karena menggelar judi online.

Gara-gara Judi ”Online”

Oknum Balian Diborgol Amlapura (Bali Post) – Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso didampingi Kapolsektif Kota Kompol Anwar Sasmito, Selasa (12/7) kemarin, menggeber dua hasil tangkapannya. Seorang residivis kasus pencurian tersangka Nengah S alias Cupak dibekuk di rumahnya di Desa Bugbug, setelah mencuri sebuah laptop di sebuah rumah kos di Bugbug. Sementara itu, oknum balian I Wayan Karep alias Jero Mangku Sunanjaya (49) yang sebelumnya dibekuk di rumahnya di Desa Timbrah, Karangasem, kemarin kedua tangannya diborgol karena dikhawatirkan melarikan diri. Di depan Kapolres dan Kapolsek, Karep asal Banjar Dinas Timbrah, Karangasem itu menyampaikan terima kasih kepada kedua pejabat itu dan jajarannya. Penangkapan dirinya, dianggapnya sebagai peringatan dan cambuk emas. “Tiang (saya - red) Jero Mangku Karep ditangkap, tiang anggap sebagai cambuk emas agar tiang tak terus terjatuh dan terjerumus dalam kesalahan. Saya tak bakal mengulangi lagi perbuatan melawan hukum,” katanya dengan kedua tangan masih diborgol. Karep sebelumnya dibekuk di rumahnya, setelah polisi mendapatkan informasi maraknya judi online di Karangasem memanfaatkan momen Piala Eropa yang akhirnya mengantarkan Portugal sebagai juara. Karep, pria berambut kuncir yang pintar berbahasa Inggris itu mengatakan, dia sempat bekerja di hotel selama delapan tahun yakni 1990-1998. Karena krisis ekonomi, dia pulang kampung dan berkebun kecil-kecilan. Guna menambah uang dapur, dia sejak 2012 terjerumus menggelar judi online. Selain uang tunai diduga hasil transaksi judi jenis itu, juga disita di rumah tersangka sejumlah barang bukti lain di antaranya buku berisi rekapan transaksi judi serta HP. Sementara itu, Cupak yang merupakan residivis kasus pencurian ditangkap setelah mencuri di rumah kos-kosan di Bugbug. Dia diketahui polisi sudah empat kali ke luar-masuk bui dalam kasus pencurian dengan pemberatan. Terakhir, dia ke luar dari Lapas Karangasem Agustus 2016 lalu. Penangkapan terhadap Cupak, setelah dilakukan penyelidikan dan olah TKP atas laporan seorang korban dari Bugbug. Rumah kosnya dibobol dengan mencongkel jendela. Dari kusen jendela, ditemukan sidik jari dan cocok dengan sidik jari Cupak. Saat diinterogasi, Cupak mengakui perbuatannya. Kapolres Sugeng Sudarso mengatakan, pihaknya bakal mengembangkan lagi terkait pengakuan tersangka dan kasus pencurian di lokasi lainnya. Apakah, dia juga pelakunya atau orang lain. Guna menguatkan sangkaan terhadap Cupak selain berbekal pengakuan dan sidik jari, polisi juga menyita alat untuk mencongkel jendela di TKP rumah kos di Bugbug serta uang sisa hasil menjual emas curian dari TKP lainnya. “Tersangka Cupak mengaku, barang bukti sebuah laptop curian di rumah kos itu sudah dijual kepada seorang tukang asah batu akik di Pasar Klungkung,” ujar Sugeng Sudarso. (013)

Putus Asa, Kakek 80 Tahun Pilih Gantung Diri Amlapura (Bali Post) Kasus gantung diri di Karangasem makin marak. Warga begitu mudah mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Warga mati sia-sia karena gantung diri, kali ini kembali terjadi di Banjar Dinas Lebah Desa Sukadana Kecamatan Kubu, Selasa (12/7) kemarin. I Nyoman Karilaga (80) diduga melakukan perbuatan nekat itu karena putus asa penyakitnya tak kunjung sembuh. Sebelum Karilaga gantung diri, dia sempat berkunjung ke rumah anaknya Senin (11/7) lalu. Dia baru balik pulang sekitar pukul 23.30 wita dan langsung bergegas tidur di kamarnya. Namun, saat anaknya I Nyoman Sari (51) baru bangun dari tidurnya sekitar pukul 05.00 wita, dia kaget melihat ayahnya tergantung di iga-iga gasebo atau sakepat yang tersusun dari kayu itu. “Saya kaget dan langsung lapor polisi,” kata Sari yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini. Tim Polsek Kubu bersama tim medis dari Puskesmas Kubu I dipimpin I Ketut Sudiantini pagi itu langsung menuju TKP untuk melakukan pemeriksaan. Karilaga ditemukan dengan kondisi lidah menjulur, masih tergantung di TKP. Setelah diturunkan dan dilakukan pemeriksaan, tim medis memastikan tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan dari tubuh korban. Sedangkan, hasil pemeriksaan polisi kepada keluarganya, di dapat kete r an g an , t e r n y a t a Ka r i laga sudah menderita sakit kepala sejak dua bulan terakhir. Anaknya, Nyoman Sari mengatakan ayahnya kerap susah tidur. Karena sudah tua, dia juga sudah pikun-pikunan. Dia sudah berusaha dibawa berobat ke dokter maupun ke dukun. Tapi, sakitnya tak kunjung sembuh. Diduga karena itu, dia nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Kasubag Humas Polres Karangasem AKP Komang Orta memastikan, Karilaga tewas karena gantung diri. Pihak keluarga juga sudah mengikhlaskan kejadian itu dan menolak dilakukan autopsi. (kmb31)

Dalam situasi sulit lantaran tidak punya biaya, kata Basma, siswa boleh jadi akan memilih tidak melanjutkan sekolah jika baru masuk sekolah sudah dibebankan biaya pakaian. Terlebih, jumlahnya tak sedikit, mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Saat masa MPLS ini, Basma seizin Kadisdikpora I Gede Ariyasa meminta pihak sekolah menyampaikan maksud ini kepada para siswa. Setelah MPLS, barulah pihak sekolah mengumpulkan orangtua siswa perihal pengadaan pakaian sekolah. Bagi yang tidak mampu membayar uang pakaian, agar didata pihak sekolah dan dikomunikasikan dengan Disdikpora. ”Siswa yang

orangtuanya tak mampu tentu akan dibantu beasiswa dari Disdikpora,” kata Basma. Basma menegaskan, Disdikpora cukup khawatir, jangan gara-gara tak sanggup membayar uang pakaian, siswa kehilangan semangat belajar dan akhirnya memutuskan tak melanjutkan sekolah. Pihaknya mengaku sudah menekankan itu kepada pihak kepala sekolah di SMP agar angka putus sekolah tak makin tinggi. Demikian juga agar diindahkan di tingkat SMA/SMK. Disinggung perihal dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Basma menegaskan dana itu tak bisa dimanfaatkan untuk pengadaan pakaian

siswa. Sebagaimana juklak juknis penggunaan dana BOS tahun 2016, dari 13 item yang dibantu dengan dana BOS, tidak termasuk pengadaan pakaian siswa. Memasuki masa MPLS tahun ajaran baru 2016-2017, informasi yang beredar di lingkungan sekolah, baik di tingkat SMP maupun SMA/SMK, siswa sudah diberikan syarat membayar uang pakaian dan lain-lain agar bisa menimba ilmu di sana. Cukup banyak orangtua yang perekonomiannya tidak mampu menjadi pusing dengan persyaratan itu. Namun, Basma enggan menyebut sekolah mana saja yang seperti itu. Dihubungi terpisah, Kepala

I Gede Basma, S.Pd., M.Si. SMKN 1 Abang I Made Kerta Negara mengaku sudah mengetahui penegasan Disdikpora itu. Sekolah diminta lebih bijak memungut uang pakaian siswa agar siswa tak kehilangan motivasi melanjutkan sekolah. Untuk pengadaan pakaian bagi siswa, kata dia, pihaknya menyerahkan tanggung jawab pengadaaan

Bali Post/kmb31

pakaian itu kepada koperasi yang dibentuk sekolah. Bagi orangtua yang mampu, bisa langsung melunasinya. Bagi orangtua yang tidak mampu, bisa mencicil pembayaran pakaian sekolah tersebut. Dengan begitu, orangtua siswa yang tidak mampu tidak terlalu terbebani dengan biaya pakaian sekolah. (kmb31)

15 Juli, Jenazah Prof. Sukarsa ”Makingsan ring Geni”

Bali Post/013

BERKUNJUNG - Menhub Ignasius Jonan didampingi Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri saat berkunjung ke Pelabuhan Padangbai, Selasa (12/7) kemarin.

Soal Penolakan Penambahan Dermaga Padangbai

Menhub Serahkan Penyelesaiannya kepada Bupati

Amlapura (Bali Post) – Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mengaku belum mengetahui kalau ada penolakan warga di Padangbai terkait rencana penambahan bangunan dermaga dari dua menjadi tiga di Padangbai. Jika benar ada penolakan seperti itu, pihaknya menyerahkan penyelesaian permasalahan tersebut kepada Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri. Hal itu diungkapkan Menhub Ignasius Jonan saat berkunjung ke Pelabuhan Padangbai, Selasa (12/7) kemarin. Sementara itu, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri saat ditemui menjelang sidang paripurna di DPRD Karangasem mengatakan, pihaknya akan mengecek dan melihat soal keberatan warga di Padangbai terkait rencana

pembangunan dermaga III itu. “Kita akan cek dulu,” katanya singkat. Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah pusat melalui Pelindo pada tahun 2017 berencana membangun satu dermaga lagi, yakni dermaga III. Dermaga baru itu dibangun di antara dermaga rakyat Padangbai dengan dermaga I. Sementara itu, warga menyatakan menolak. Alasannya, sudah ada dua dermaga dan Teluk Padangbai itu sempit. Di lokasi rencana pembangunan dermaga III itu, selama ini menjadi tempat merapat dan parkir spead boat dan ratusan perahu nelayan di Padangbai. Lokasi itu juga selama ini tempat tumpuan warga setempat mengais rezeki, mandi, dan berenang. Di bibir pantai ada banyak pedagang membuka warung kecil.

Menurut warga, jika di sana dibanguni dermaga, mereka terancam kehilangan tempat mengais rezeki. Demikian juga rumah dan warung atau toko terancam digusur untuk perluasan jalan masuk ke dermaga, bangunan pendukung dan tempat parkir dermaga. Apalagi, di lokasi itu juga ada Pura Segara Padangbai. (013)

Amlapura (Bali Post) – Duka mendalam tampak menyelimuti rumah duka Prof. Dr. I Made Sukarsa, S.E., M.S. di Banjar Saren Kangin Desa Budakeling, Karangasem, Selasa (12/7) kemarin. Sementara jenazah mantan Rektor Universitas Warmadewa (Unwar) itu direncanakan bakal makingsan ring geni (dikremasi - red) di Setra Desa Pakraman Saren, Jumat (15/7) lusa. Salah seorang putranya, Made Dwi Budiana, menyampaikan hal itu di sela-sela menerima para pelayat, Selasa (12/7) kemarin. Menurut Budiana, prosesi nyiramang (prosesi memandikan jenazah) dimulai sekitar pukul 10.00 dan prosesi makingsan ring geni direncanakan setelah tengah hari atau ketika matahari sudah condong ke barat. Budiana mengatakan, ayahnya sempat berencana menghadiri HUT ke-16 Pasemetonan Shri Nararya Kresna Kepakisan, Minggu (10/7) lalu. Soalnya, sudah sempat ditelepon sahabatnya. Namun, Guru Besar FE dan Bisnis Unud itu jatuh sakit dan muntahmuntah sekitar pukul 19.30, Jumat (8/7) lalu. Sukarsa dilarikan ke UGD BaliMed Karangasem dalam keadaan masih sadar. Tim medis lantas merujuknya ke RSUP Sanglah karena menderita gejala stroke. Dalam perjalanan diduga kesadarannya menurun dan akhirnya sesampai di Sanglah pingsan. Minggu (10/7) sekitar pukul 15.30 Wita, Sukarsa mengembuskan napas terakhir. Budiana mengatakan, sebenarnya Prof. Sukarsa pulang kampung, juga dalam rangka upacara tiga bulanan salah satu cucunya yakni putra bungsu Budiana, beberapa hari kemudian. Namun, Sukarsa lebih dahulu dipanggil Yang Mahakuasa. Bagi keluarganya, Prof. Sukarsa dikenal seorang ayah dan pendidik yang patut diteladani. Selain sebagai seorang tokoh pendidikan, Sukarsa juga dikenal sangat rajin ngayah dalam kaitan spiritual. Saat pemugaran Pura Penataran Ida Batara Lingsir Gunung Agung di Desa Nangka, Buana Giri, dia termasuk pentolan pangayah di sana. (013)

Bali Post/013

RUMAH DUKA - Salah seorang cucu Prof. Sukarsa (alm) menunggui di bale dangin rumah duka di Banjar Saren Kangin, Budakeling, Karangasem, Selasa (12/7) kemarin.


TABANAN

14 Figur Tersendat Libur Panjang SELAMA cuti bersama atau libur panjang pekan lalu, sejumlah program pemerintah tersendat. Salah satunya penyaluran beras miskin (raskin) ke rumah tangga sasaran (penerima). Seperti dikatakan Kabag SDA Pemkab Tabanan I Gusti Putu Ekayana, Selasa (12/7) kemarin, jatah raskin Juli yang seharusnya disalurkan awal bulan, baru bisa direalisasikan minggu ini. Dalam pendistribusian pihaknya menerapkan pola menjangkau kecamatan terjauh terlebih dahulu, seperti Pupuan, Baturiti, dan Penebel, sebelum menyasar Kecamatan Kediri dan Kota Tabanan. “Target kami tanggal 20 Juli seluruhnya sudah disalurkan,” ucapnya. Ia memastikan pendistribusian raskin Agustus berjalan normal seperti biasa, yakni setiap awal bulan. Dikatakannya, raskin merupakan program pemerintah yang bertujuan membantu kelompok miskin dan rentan miskin mendapat cukup pangan dan nutrisi karbohidrat. Efektivitas raskin sebagai perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan sangat bergantung dari kecakupan nilai transfer pendapatan dan ketepatan sasaran kepada kelompok miskin dan rentan. Raskin yang disalurkan di Kabupaten Tabanan sebanyak 288.465 kilogram atau 288 ton dengan jumlah RTS (penerima) 19.231. Tentang kemungkinan adanya RTS tercecer, Ekayana menyatakan pagu data penerima sudah ditetapkan oleh tim dari pusat. Kalaupun ada pergeseran hanya sebatas pergantian personel penerima. Misalnya, yang bersangkutan pindah domisili, taraf hidupnya mulai meningkat atau tidak mau menerima raskin. “Semua itu berdasarkan musyawarah desa. Penerima itu sudah data baku, hanya yang menerima bisa berganti sesuai indikator di atas,” ungkapnya. (bit)

Bangun RS Nyitdah

Pemkab Pinjam Rp 300 Miliar

Tabanan (Bali Post) – Kebutuhan masyarakat Kabupaten Tabanan akan fasilitas kesehatan semakin meningkat. Di sisi lain, sarana dan prasrana kesehatan belum memadai terutama fasilitas di layanan primer. Kondisi ini membuat masyarakat cenderung langsung ke BRSU Tabanan sehingga terjadi pembludakan pasien. Untuk itu, Pemkab Tabanan berupaya memperbaiki pelayanan kesehatan masyarakat yang sangat mendesak dan membangun BRSU yang lebih representatif. Di tengah minimnya anggaran, pemkab tetap nekat membangun RS yang berlokasi di Nyitdah meski harus meminjam dana Rp 300 miliar. Asisten III Bidang Administari dan Keuangan Made Sukada mengatakan, dana tersebut dipinjam dari PT SMI (Sarana Multi Infrastuktur). Proposal peminjaman masih diproses PT SMI dan menunggu persetujuan DPR. Dana pinjaman akan dicicil pemkab selama delapan tahun. Jika diberikan langsung, RS Nyitdah akan dibangun dalam satu tahun anggaran. ‘’Semua sedang diproses dan semoga berjalan lancar,” ujarnya. Menurut Direktur BRSUD Tabanan dr. Nyoman Susila, karena berstatus BLUD (Badan Layanan Umum Daerah), BRSU Tabanan tidak boleh melakukan pinjaman untuk membangun gedung. “Yang bisa dilakukan adalah meminjam untuk operasional. Nantinya BRSU akan memenuhi kebutuhan operasional seperti kelengkapan alat dan SDM,’’ katanya. Dalam perencanaan awal, pembangunan RS di Nyitdah memakai dana APBD. Akan tetapi, alokasinya tidak cukup untuk bisa membangun hingga delapan gedung. Di Nyitdah sekarang sudah berdiri dua gedung. Pada tahun anggaran 2016 direncanakan dibangun satu gedung lagi, namun alokasi dana Rp 20 miliar tidak cukup. Kepala Dinas Pekerjaan Umum I Gusti Ngurah Anom Anthara menyatakan, dana Rp 20 miliar hanya bisa dipakai membangun setengah gedung. Saat ini prosesnya sudah masuk dalam tahap pelelangan. Rencananya pembangunan dimulai Agustus mendatang. (kmb24)

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan 0361-8943991 Polsek Selemadeg 0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek Selemadeg Timur 0361-8509985 Pemadam Kebakaran 0361-812113 BPBD 0361-7809054

Rabu Wage, 13 Juli 2016

Jumlah Siswa Kian Tergerus

Sekolah di Kecamatan Terancam Mati Suri

Tabanan (Bali Post) Adanya kecenderungan siswa atau orangtua murid memaksakan anaknya bersekolah di kota membuat sekolah-sekolah di kecamatan termasuk negeri sepi peminat. Dari tahun ke tahun jumlah siswa baru yang diterima anjlok. Jika kondisi ini dibiarkan, dikhawatirkan tidak hanya swasta, sekolah negeri di pinggiran pun akan mati suri. Ketua Dewan Pendidikan Tabanan I Wayan Madra Suartana mengatakan, baik secara manual maupun online seperti saat ini, fenomena yang selalu terjadi di setiap penerimaan siswa baru sulit dihapus. Kondisi ini dikarenakan kecenderungan siswa atau orangtua siswa yang memaksakan anaknya bersekolah di sekolah favorit tanpa melihat dasar nilai akademis/

kemampuan. Yang terjadi setiap tahunnya, pergeseran siswa tidak lagi dalam jumlah sedikit melainkan meningkat signifikan. “Sulit disikapi. Bagaimana mau menerapkan sanksi jika yang membuat kebijakan sendiri melanggar,” ujarnya, Selasa (12/7) kemarin. Jika tidak ada perubahan, Madra mengkhawatirkan jumlah siswa baru yang mendaf-

tar di sekolah negeri yang ada di kecamatan akan semakin tergerus dan lama-kelamaan sekolah pinggiran akan mati suri layaknya sekolah swasta. “Semua migrasi ke kota, padahal mutu pendidikan di seluruh sekolah sama,” jelasnya. Dari pantauan di dua sekolah negeri favorit di Kabupaten Tabanan, terbukti memang terjadi migrasi (pergeseran) dari

sekolah pinggiran di kecamatan ke kota. Dari data jumlah siswa pada tahun ajaran baru, kedua sekolah ini menerima murid lebih dari kuota yang ditetapkan. SMAN 2 Tabanan yang daya tampungnya 360 siswa ternyata menerima 541 yang dibagi 17 kelas. Begitu pula SMAN 1 Kediri yang daya tampungnya sama mendapat 490 siswa. Saat diminta konfirmasinya, kedua kepala sekolah bersangkutan tidak mau berkomentar banyak. Mereka hanya mengatakan bahwa ini kebijakan di luar sekolah. “Silakan saja

langsung tanyakan ke Kadisdik, karena beliau yang berwenang memberikan penjelasan,” kilah Kepala SMAN 1 Kediri Drs. I Dewa Nyoman Maryono, M.Pd. Sementara itu, Kadisdik Tabanan Putu Santika menjelaskan, perpindahan siswa terjadi lantaran sejumlah hal. “Bisa jadi layanan sekolah di kecamatan tidak memadai atau memang keinginan siswa bersangkutan sekolah di kota. Itu sudah diatur melalui kebijakan,” ucapnya. Ketika disinggung tentang pelaksaan PPDB online yang dinilai gagal, Santika enggan berkomentar. (kmb28)

Ditinggal Mudik

Kamar Kos Dibobol Maling

DANA DESA - Petugas melakukan rekonsiliasi dana desa di aula kantor Pemkab Tabanan, Selasa (12/7) kemarin.

Pemkab Rekonsiliasi Dana Desa

Tabanan (Bali Post) – Pascalibur panjang, bagian keuangan Pemkab Tabanan langsung disibukkan dengan kegiatan rekonsiliasi penggunaan dana desa di 133 desa yang tersebar di 10 kecamatan, bertempat di aula kantor pemkab. Rekonsiliasi yang dimulai sejak Senin (11/7) ini ditarget rampung Senin depan. Kabag Keuangan Pemkab Tabanan I Wayan Arimbawa mengungkapkan, rekonsiliasi dilakukan untuk menyesuaikan atau menyeimbangkan antara dana desa yang diamprah dan penggunaannya. “Dicek berapa dana terserap dan berapa yang masih tersisa,” jelasnya, Selasa (12/7) kemarin. Pemeriksaan dana desa ini merupakan kegiatan rutin tiap bulan untuk menyeimbangkan dana yang diterima dan penggunaannya, sebelum pencairan dana desa bulan berikutnya.

“Rekonsiliasi ini syarat untuk mengamprah dana desa termin berikutnya. Kami cek di buku kas dan pertanggungjawabannya seperti apa,” ucapnya. Selama proses rekonsiliasi masih ditemukan laporan yang mesti diperbaiki lagi atau bahkan perlu dilengkapi. Dari hasil evaluasi sejauh ini sudah banyak desa yang mengetahui alur penggunaan anggaran. Bagi yang masih perlu diperbaiki dan dilengkapi terus dilakukan pembinaan. Arimbawa menekankan, penggunaan dana desa tidak bisa dilakukan main-main, melainkan harus betul-betul hati-hati dan tanggung jawab yang tinggi. Alokasi dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat atau dari APBD mesti diumumkan secara transparan kepada publik, khususnya warga desa setempat. Hal ini untuk menghindari terjadinya

penyelewengan dana, kecurigaan publik, dan supaya pembangunan di desa berlangsung kondusif. “Transparansi mutlak dilakukan pemerintah desa agar kepercayaan publik dan warga akan penggunaan dana desa menguat,” katanya. Nilai kucuran dana dari pusat tidak sama. Semua tergantung luas wilayah dan jumlah penduduk. “Namun, berapa pun jumlah dana yang didapatkan harus dipergunakan untuk pembangunan masyarakat,” ujarnya. Tahun ini Tabanan mendapatkan kucuran dana desa Rp 87 miliar lebih. Sampai triwulan pertama telah digelontorkan Rp 49,9 miliar atau lebih dari 50 persen. Hal ini bisa dilakukan karena desa sudah mampu membuat program dan pertanggungjawaban sesuai ketentuan yang berlaku sehingga bisa lagi mengamprah anggaran. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) Inprasetiyo Widodo (42) sungguh kaget saat pulang dari mudik. Pasalnya, kamar kosnya yang berlokasi di Jalan Katamso Nomor 2 Tabanan, Banjar/Desa Dajan Peken, berantakan diacak-acak maling. Sejumlah barang berharga senilai Rp 7 juta raib digondol pencuri. Dari informasi di lokasi kejadian, peristiwa tersebut diketahui ketika Widodo kembali dari mudik, Selasa (12/7) kemarin. Menurut penjaga kos Ni Wayan Sueti (47), Widodo datang sekitar pukul 06.00 Wita. Ia kemudian mendatangi Sueti dan meminta kunci cadangan kamarnya. ‘’Katanya tidak bisa buka pintu pakai kuncinya,’’ ujar Sueti. Meski sudah memakai kunci cadangan, ternyata tetap tidak cocok. Widodo kemudian mencoba membuka pintu yang ternyata bisa dibuka karena tidak terkunci. Saat pintu terbuka itulah ia kaget melihar kamar kosnya acak-acakan. Sejumlah barang elektronik seperti televisi Polytron 22 inci, satu unit laptop merek HP, satu buah camera merek canon, dan satu buah BPKB sepeda motor Suzuki 125 DK 8014 DO tidak ada bekasnya. Widodo kemudian melaporkan kasus itu ke Polsek Kota Tabanan. Wakapolsek Tabanan AKP Wayan Murtana membenarkan laporan tersebut. ‘’Kasus ini sudah dilimpahkan ke Polres Tabanan dan sedang dalam pengembangan,’’ ujarnya. (kmb24)

Warung Global

MPLS Harus Jauh dari Kekerasan

DALAM Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), semua pihak di sekolah terlibat, yaitu kakak kelas, guru, dan OSIS. Kasek hanya bertanggung jawab mengawasi pelaksanannya agar tidak menimbulkan efek negatif. Nang Tualen di Tabanan dan Gung Derah di Denpasar menyampaikan ini dalam acara Warung Global dengan topik ‘’MPLS Melanggar, Kasek Dicopot’’di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta FM, Selasa (12/7) kemarin. Kepala sekolah (kasek) akan dicopot jika ada pelanggaran dalam pelaksanaan MPLS, menurut keduanya, terkesan emosional. Mereka berpendapat Permendikbud itu terlalu berlebihan. Pencopotan kasek tidak boleh dilakukan sewenang-wenang. Ayu di Petang, Sugik di Mambal, dan Winaja di Ubung berharap agar MPLS jauh

lebih baik daripada Masa Orientasi Siswa (MOS) yang turut menyibukkan orangtua murid karena ikut mencari barang-barang aneh yang disuruh oleh seniornya. Intinya adalah tidak ada kekerasan dan perpeloncoan. Yang tidak ada korelasinya dengan dunia pendidikan baik secara langsung maupun tidak langsung dihapus saja. Murid mesti

diajarkan bagaimana cara membuat canang, klatkat, dan penjor yang berkaitan dengan pelestarian budaya Bali. MOS, menurut Werdha di Tegalalang, adalah plesetan dari masa orangtua sibuk. Kasek dicopot lantaran sekolah melakukan pelanggaran materi MPLS, semoga benarbenar dilakukan dan jangan cuma di media massa. Selama ini orangtua dan siswa sudah cukup sesak dengan berbagai keluhan soal pendidikan. Wayan Agus di Nusa Dua juga berpendapat demikian. Di media massa disebutkan dilarang mengenakan pungutan bagi siswa, dilarang melakukan perpeloncoan, dan sekelumit peraturan lainnya. Wacana ini jangan sekadar angin sorga yang memberikan janji-janji manis belaka. Lain lagi versi Ketut Dawi di

Abiansemal yang menilai MOS sangat bagus untuk menempa mental dan kedisiplinan siswa. Mencari barang-barang dan berpakaian aneh itu untuk melatih mental dan kemandirian sehingga mereka tidak manja. Yang penting dijauhkan dari kekerasan fisik dan tidak mungkin hukuman diberikan tanpa ada sebabnya. Made Olan Santosa di Denpasar sangat setuju jika MPLS dijauhkan dari kekerasan fisik, melainkan lebih menekankan pada pengenalan sekolah dan kegiatan yang berhubungan dengan kemanusiaan. Sebab, konten dari pendidikan adalah seperti itu. MPLS harus lebih diarahkan pada hal-hal yang berkorelasi dengan dunia pendidikan dan lebih banyak diisi dengan pembangunan karakter siswa. Kepala sekolah yang ber-

tanggung jawab penuh dalam pelaksanaan MPLS. Oleh karena itu, Widya di Mengwitani setuju kasek dicopot jika ada pelanggaran dalam MPLS siswa baru. Nyoman Mastra di Gianyar yang memiliki anak mengikuti MPLS menyebut bahwa pelaksanan MPLS tidak seperti MOS. Siswa baru tidak lagi membawa barang-barang atau memakai atribut yang aneh-aneh. Semoga dunia pendidikan dan hasilnya nanti baik juga. Ditambahkan oleh Gede Biasa di Denpasar, terpenting adalah bagaimana pendidikan bisa dijangkau oleh semua lapisan masyarakat apalagi pemerintah mempunyai program wajib belajar. Tidak ada istilah anak putus sekolah karena tidak bisa membayar sekolah. (sikha)


15

Rabu Wage, 13 Juli 2016

Umtiti Diikat Kontrak Lima Musim di Barcelona Madrid Barcelona, Selasa (12/7) kemarin menandatangani kontrak dengan bek Samuel Umtiti dari Olympique Lyon dengan biaya transfer senilai 25 juta euro (27,75 juta dolar AS). Umtiti akan membela klub Katalan itu selama lima musim. Pemain berusia 22 tahun, matang kemampuannya melalui Bali Post/afp sistem pembinaan pemain muda Lyon. Ia Gelandang mendapatkan kesemSamuel Umtiti patan bermain untuk timnas Prancis di babak perempatfinal Piala Eropa melawan Islandia, di mana tuan rumah menang dengan skor 5-2. ‘’FC Barcelona telah menandatangani kontrak dengan pemain bek internasional asal Prancis berusia 22 tahun Samuel Umtiti dari Olympique Lyonnais untuk lima musim ke depan,’’ kata klub Spanyol dalam sebuah pernyataan di situsnya (www.fcbarcelona.com). Umtiti tampil 30 kali di kompetisi Liga Prancis (Ligue 1) pada musim lalu dan membantu Lyon finis di peringkat kedua, di belakang juara Paris Saint Germain. Sementara itu, Valencia merekrut gelandang Spanyol Alvaro Medran dari Real Madrid lewat kontrak empat tahun. Medran yang musim lalu tampil mengesankan sebagai pemain pinjaman di Getafe, dan telah mencetak dua gol dalam 20 pertandingan, merupakan pemain kedua yang direkrut Valencia pada pra musim ini. Ia mengikuti jejak pemain sayap Portugal Nani juga bergabung dari Fenerbahce. Medran membela Real di pertandingan liga Spanyol, Copa del Rey dan Liga Champions sebelum bergabung dengan Getafe sebagai pemain pinjaman setahun yang lalu. (afp/ant)

Loew Bertahan di Timnas Jerman

Berlin Pelatih timnas Jerman Joachim Loew mengakhiri spekulasi masa depannya, Selasa (12/7) kemarin dengan menyatakan akan bertahan sebagai pelatih timnas Jerman. Kegagalan di Piala Eropa lalu, tidak akan mengurangi hasratnya untuk mempertahankan gelar di Piala Dunia 2018 di Rusia. Jerman tersingkir di Piala Eropa lalu setelah ditundukkan tuan rumah Prancis di babak semifinal. Sempat muncul spekualsi, Loew akan meninggalkan posnya setelah kekalahan itu. Loew, yang telah melatih Jerman selama sepuluh tahun dan membawa mereka ke lima penampilan semifinal secara beruntun di Piala Dunia dan Piala Eropa, mengatakan dalam pernyataan bahwa ia berencana meneruskan pekerjaannya. “Meski kami mengalami kekecewaan, tim tidak kecewa,” kata Loew, yang merupakan asisten pelatih Juergen Klinsmann selama dua tahun sebelum mengambil alih peran posisi itu pada 2006. “Ini merupakan tim termuda di turnamen dan saya terus melihat potensi hebat,” tambah Loew, mengacu pada usia rata-rata pemain di timnya yakni 25,4 tahun. Jerman menempati peringkat kedua dalam daftar usia rata-rata tim di Piala Eropa lalu setelah Inggris. Italia memiliki usia rata-rata paling tua yakni 29,4 tahun. Loew memicu spekulasi mengundurkan diri tepat setelah Jerman kalah 0-2 dari Prancis di semifinal, ketika ia ditanyai mengenai masa depannya. Komentar itu memicu gelombang dukungan untuk Loew dan jajak pendapat yang dilakukan oleh institut jajak pendapat Emnid untuk surat kabar Bild am Sonntag memperlihatkan 84 persen penduduk Jerman menginginkan pria yang mereka panggil “Jogi’ itu meneruskan pekerjaannya. Loew memimpin Jerman ke gelar Piala Dunia 2014. Ini menjadi trofi keempat negara itu setelah 1954, 1974, dan 1990. Catatan statistik Loew bersama timnas Jerman adalah 137 pertandingan, dengan 90 kemenangan dan 23 kekalahan. Jerman akan mulai mempertahankan gelar Piala Dunia mereka pada 4 September saat mereka memainkan pertandingan kualifikasi melawan Norwegia. Loew merupakan salah satu pelatih timnas dengan masa kerja terpanjang di seluruh dunia. Namun, ia hanya menduduki peringkat ketiga di Jerman setelah sepuluh tahun masa baktinya itu. Sepp Herberger melatih timnas selama 20 tahun, dan Helmut Schoen menduduki peran itu selama 12 tahun. (kmb39/afp/ant)

Payet Dibandrol Tinggi London -

Gelandang timnas Prancis Dimitri Payet dibandrol 50 juta pound bila ada klub-klub yang berminat kepadanya. Namun sebenarnya, West Ham memberi harga tinggi kepada pemain tersebut tidak diincar klub lain.

Bali Post/rtr

Gelandang timnas Prancis Dimitri Payet.

Payet, yang didatangkan West Ham dari Marseille pada Juni tahun lalu, mencetak 12 gol di semua kompetisi pada musim debutnya di Inggris. Ia menjadi sosok penting yang membantu Prancis mencapai final Piala Eropa 2016. Penampilannya yang impresif di West Ham dan timnas telah memicu spekulasi mengenai kemungkinan kepindahan ke Chelsea, Manchester City, atau Paris Saint Germain. Namun salah satu pemilik West Ham David Gold berkata bahwa klubnya akan menjadi penjual yang ‘’ogah-

ogahan’’ bahkan jika klub lain menyodorkan dana transfer dalam jumlah besar. “Kami bahkan tidak akan mendengarkan tawaran apa pun di bawah 50 juta pound. Kami perlu untuk mempertahankan pemain-pemain terbaik kami, maka kami tidak menyambut penawaran apa pun untuk Dimitri,” tutur Gold kepada BBC, Selasa (12/7) kemarin. “Dia instrumental, dia penting untuk kami, tim dibangun di sekelilingnya dan dia tidak dijual. Dia kerasan di London dengan keluargan-

ya, para penggemar mengaguminya, dan kami akan pindah ke Stadion Olympiade.” Penyerang Baru Tottenham Hotspur mengumumkan Vincent Janssen sebagai penyerang baru, Selasa kemarin untuk mendampingi Harry Kane. Pemain timnas Belanda itu menandatangani kepindahannya dengan nilai transfer 18,5 juta poun dari AZ Alkmaar. Menurut media Belanda, pemain berusia 22 tahun tersebut telah menandatangani kontrak empat tahun

dengan opsi untuk dua tahun tambahan di White Hart Lane. AZ menyetujui transfer itu dengan klub London tersebut, dan syarat-syarat pribadi serta tes medis juga telah diselesaikan, kata harian De Telegraaf. AZ membayar 40.000 euro kepada Almere City untuk mendapatkan Janssen pada tahun lalu. Ia bermain di tim divisi kedua itu setelah gagal menembus tim inti di Alkmaar. Janssen menyumbang gol untuk Belanda pada penampilan internasional keduanya saat melawan Inggris di Wembley pada Maret, dan sekarang telah mengoleksi tiga gol dari lima penampilannya. (afp/ant)

Ancelotti Tak Janjikan Revolusi di Bayern Munich Berlin Pelatih baru Bayern Munich Carlo Ancelotti tidak berencana untuk merombak fondasi yang diletakkan pendahulunya, Pep Guardiola. Sebaliknya, ia mencoba untuk meneruskan tradisi klub dengan sepak bola menyerang ketika musim baru dimulai pada Agustus. Pria Italia itu memiliki peluang untuk menghadirkan banyak pemain baru ketika Guardiola yang pindah ke klub Liga Inggris ,Manchester City, memenangi tiga gelar Liga Jerman secara beruntun sepanjang masa baktinya di Allianz Arena. “Saya tahu benar bahwa gaya yang dimainkan Bayern Munich adalah sepak bola menyerang dan kami ingin memainkan sepak bola menyerang. Saya suka untuk memainkan sepak bola menyerang,” kata Ancelotti pada konferensi pers, Selasa (12/7) kemarin. “Saya tidak berada di sini untuk membuat revolusi karena pekerjaan yang dilakukan Guardiola di sini begitu fantastis, dan saya ingin mengikuti gayanya. Saya tidak berpikir gaya bermain kami akan berubah banyak dibanding tahun lalu. Sistemnya kurang lebih akan sama.” Meski dominan di level domestik, masa kerja tiga tahun Guardiola tidak berarti sukses secara keseluruhan. Karena pelatih yang sukses besar ketika memimpin Barcelona itu gagal merengkuh gelar Liga Champions untuk Bayern. Ancelotti mengatakan mustahil untuk memprediksi apakah ia akan mampu lebih baik lagi. “Tentu saja semua orang ingin memenangi Liga Champions, bukan hanya satu tim yang memenanginya,” tambah Ancelotti, yang merupakan satu-satunya pelatih yang pernah

menjuarai Liga Champions sebanyak tiga kali. “Saya tahu bahwa Bayern memiliki sejarah fantastis di Liga Jerman di Liga Champions. Satu-satunya hal yang tidak dapat kami kendalikan adalah hasil -- jika saya dapat mengendalikan hasil juga maka saya akan menjadi seorang pesulap, namun saya hanya seorang manajer.” Dengan pengalaman pernah mengarsiteki AC Milan, Paris Saint Germain, Chelsea, Juventus, dan Real Madrid, Ancelotti mengatakan bahwa ia telah terbiasa dengan tekanan ketika mengambil pekerjaan untuk melatih klub-klub yang menargetkan kesuksesan di Liga Champions. “Banyak orang menanyakan mengenai tekanan, saya terbiasa dengan hal itu. Saya memiliki keberuntungan dalam karier saya untuk dapat melatih tim-tim papan atas, semua tim papan atas yang menginginkan kemenangan, namun sejujurnya saya tidak merasakan tekanan karena saya terbiasa dengan hal itu,” kata pria 57 tahun ini. Bayern memulai kompetisi Liga Jerman dengan menghadapi Werder Bremen pada 26 Agustus. Bayern, Selasa kemarin juga mengumumkan, pemain sayap yang berasal dari Brazil Douglas Costa mengundurkan diri dari Olimpiade Rio de Janeiro karena cedera. Costa terpilih bersama bintang Barcelona Neymar senior di skuad Brazil untuk Olimpiade musim panas perdana di Amerika Selatan. Bayern men-

gatakan melalui situs resmi mereka (www.fcbayern.de) bahwa cedera pada paha kiri Costa belum pulih. Kondisi tersebut telah dikomunikasikan dengan Federasi Sepak Bola Brazil. “Saya sangat menyesali hal ini,” kata ketua Bayern Kal-Heinz Rummenigge. “Kita semua menginginkan Douglas untuk tampil di Olimpiade yang diselenggarakan di negaranya, namun kesehatan dan kebugaran sang pemain menjadi prioritas.” Bayern mengatakan Costa, yang didatangkan setahun silam dari klub Ukraina Shakhtar Donetsk, akan meneruskan program rehabilitasi olahraganya di Munich. Medali emas Olimpiade merupakan satu-satunya gelar sepak bola utama yang belum pernah dimenangi Brazil. Tim Samba itu sebelumnya telah lima kali meraih Piala Dunia. (kmb39/afp)

Bali Post/ap

MENIKAH - Gelandang Jerman Bastian Schweinsteiger (kanan) melangsungkan pernikahannya dengan petenis Ana Ivanovic di Venesia, Italia, Selasa (12/7) kemarin. Schweinsteiger menjalin asmara dengan petenis Serbia itu sejak 2014.

Pemain tengah Prancis Paul Pogba.

Bali Post/ap

BICARA - Pelatih Bayern Munich Carlo Ancelotti (kanan) berbicara dengan pemainnya Arjen Robben pada sesi latihan di Munich.

Pogba Bertahan di Juve

Roma Paul Pogba mungkin bertahan di Juventus meski terdapat rumor mengenai peluang kepindahan gelandang Prancis itu ke Inggris atau Spanyol, kata agennya Mino Raiola, Selasa (12/7) kemarin. Gelandang berusia 23 tahun itu memainkan peran penting saat Prancis melaju ke final Piala Eropa 2016. Ia kerap dikaitkaitkan dengan langkah kembali ke klub Liga Inggris Manchester United serta juara Liga Champions Real Madrid juga mengincar dirinya. Bagaimanapun, biaya transfer sekitar 100 juta pound dapat membuat Real mengurungkan niatnya untuk memboyong Pogba, menurut laporan media Inggris. “Ada banyak pembicaraan mengenai masa depan Pogba, namun mungkin dia tidak akan meninggalkan Juventus,” kata Raiola kepada The Times. “Dia tidak terburu-buru untuk hengkang, dan Juventus tidak menginginkan dia pergi. Mereka ingin dia memperbarui kontraknya. Paul tidak sangat berhasrat untuk pergi. Kami sangat bahagia di Juventus dan mereka merupakan klub yang ingin mempertahankan pemain-pemain bintangnya.” Kontrak Pogba di Juventus berlaku sampai 2019, sedangkan Raiola telah beberapa kali bekerja sama dengan MU pada bursa transfer musim panas ini. Ia menjadi aktor di belakang kepindahan klien-kliennya, gelandang Henrikh Mkhitaryan dan penyerang Zlatan Ibrahimovic, ke klub Inggris itu. MU dibaah kendali pelatih baru Jose Mourinho membuat banyak perubahan termasuk dengan merekrut pemain baru. (afp/ant)

Red Bull Tolak Gunakan Pengaman ’’Halo’’

Bali Post/ap

Pelatih Jerman Joachim Loew.

London Tim Formula 1 Red Bull memilih untuk menolak penggunaan pengaman di kokpit yang berbentuk lingkaran (halo), bila harus diputuskan lewat pemungutan suara. Rencananya sistem pengaman tersebut akan diberlakukan untuk balapan 2018. Tim Red Bull menggunakan piranti terseut pada sesi uji coba di Sirkuit Silverstone, Selasa (12/7) kemarin. Tim mantan juara konstruktor ini menjadi tim kedua yang menggunakan piranti tersebut selain penggagasnya Ferrari dan Mercedes. Pengaman yang dikembangkan Ferrari ini, berupa kerangka berbentuk lingkaran dengan tiang penyangga tepat di atas kemudi. Pihak Red Bull cenderung menggunakan pengaman kokpit yang

dikembangkan sendiri berupa kaca pelindung (aeroscreen). Sayangnya, aerocreen kurang atraktif dan memuaskan badan otomotif internasional saat dalam pengujian. Akhirnya ‘’halo’’ menjadi fokus uji coba seluruh tim. ‘’Secara pribadi, saya bukan penggemar ‘halo’,’’ ujar team principal Red Bull Christian Horner. Dia menilai piranti itu bukan solusi elegan dalam hal memberi pengamanan kepada pembalap. Jadi FIA tidak perlu terburuburu membuat keputusan yang akan menghasilkan kosekuensi di kemudian hari. ‘’Jadi saya yakin tidak akan memberikan suara setuju untuk ini,’’ kata Horner. FIA akan segera mengenalkan pengaman ‘’halo’’ untuk balapan tahun depan, namun itu memerlukan dukungan mayoritas

oleh tim-tim top yang tergabung dalam Strategy Group, termasuk dalam hal ini Red Bull. Dukungan itu diperlukan karena berkaitan dengan perubahan regulasi. Ferrari juga menggunakan pengaman ‘’halo’’ versi perbaikan dalam sesi latihan Grand Prix Formula 1 Inggris, Jumat pekan lalu. Tetapi pembalapnya, juara dunia empat kali, Sebastian Vettel menyatakan di beberapa area tingkat pandangan perlu diperhatikan. Ferrari perlu merevisi versi awal ‘’halo’’-nya dengan mengurangi bobot dan menekan risiko benturan kepala pembalap dengan piranti tersebut saat terjadi insiden. Perbaikan sistem pengaman di kokpit ini menjadi prioritas menyusul kecelakaan yang menewaskan pembalap Inggris

Justin Wilson dan Julian Bianchi dari Prancis. Wilson terkena reruntuhan kecelakaan mobil lain dalam lomba IndyCar tahun lalu. Sedangkan Binchi mengalami kecelakaan fatal pada Grand Prix Formula 1 Jepang 2014. Banding Tim Mercedes tidak akan melakukan banding terhadap hukuman pembalapnya Nico Rosberg di GP Inggris, Minggu lalu, meski sebelumnya ada indikasi akan melakukan perlawanan terhadap pinalti tersebut. ‘’Tim menerima interpretasi dari pengawas lomba terhadap peraturan, keputusan mereka, dan penalti terkait,’’ kata Mercedes. Pengawas lomba menjatuhkan penalti 10 detik terhadap Rosberg yang mendapat bantuan nasihat

dari tim mekanik melalui komunikasi lewat radio. Aturan yang berlaku memang melarang tim memberikan bantuan lewat komunikasi radio kepada pembalapnya. Rosberg mengalami masalah dengan gear box-nya menjelang akhir lomba. Supaya bertahan dan menyelesaikan lomba, tim memberi arahan teknis. Akibat penalti 10 detik itu Rosberg melorot posisinya menjadi peringkat ketiga di belakang sang juara Lewis Hamilton dan Max Verstappen (Red Bull) di tempat kedua. Konsekuensi lainnya adalah kini jarak Rosberg dengan Hamilton yang juga rekan setimnya sendiri di Mercedes menjadi 1 poin di klasemen pembalap. Persaingan Rosberg dan Hamilton kian meningkat di 11 seri tersisa musim ini. (kmb39/rtr/ant)


OLAHRAGA

16

Rabu Wage, 13 Juli 2016

Spieth Tak Ikut Olimpiade Troon, Skotlandia -

Pegolf AS Jordan Spieth, Selasa (12/7) kemarin memutuskan untuk tidak mengikuti Olimpiade Rio de Janeiro bulan depan. Atlet asal Texas yang menempati peringkat ketiga dunia itu tidak mengungkapkan secara pasti penyebabnya. Atlet 22 tahun itu mengikuti jejak sejumlah pegolf top yang absen dalam pesta olahraga multi-event di Brazil itu. Sebelumnya Jason Day, Dustin Johnson dan Rory McIlroy juga menyatakan tak akan ke Olimpiade karena khawatir terjangkit virus Zika. ‘’Ini merupakan keputusan terberat sepanjang hidup saya,’’ kata Spieth di Troon, Skotlandia, jelang pelaksanaan turnamen golf Inggris Terbuka. Spieth menolak rumor yang menyebutkan alasan pengunduran dirinya dari Olimpiade tersebut karena kekhawatiran terjangkit virus Zika. Namun, dia juga menolak menjelaskan nasihat medis apa yang diterima sebelum mengambil keputu-

san mundur itu. Mundurnya Spieth, juara Masters dan US Open tahun lalu, membuat enam dari 10 pegolf top dunia absen di Olimpiade. Pegolf Austrlia Adams Scott dan Branden Grace (Afsel) juga memutuskan tak ke Brazil bulan depan. Keputusan ini menjadi ironis bagi dunia golf. Cabor ini rencananya untuk pertama kali diperlombakan di Olimpiade setelah 112 tahun. Spieth berjanji akan membela timnas AS di Olimpiade 2020 di Tokyo bila lolos kualifikasi. ‘’Saya berharap bisa bermain di Olimpiade mewakili AS di masa mendatang, jika saya mempunyai kesempatan,’’ katanya.

Bolt ke Brazil Sprinter Usain Bolt tetap masuk dalam tim atletik Jamaika untuk Olimpiade Rio de Janeiro meskipun masih belum pulih dari cedera, kata Asosiasi Olimpiade J a m a i - ka. Pemegang enam emas Olimpiade itu tidak bisa ikut dalam seleksi tim Jamaika awal bulan ini karena cedera hamstring. Namun pelari nomor 100 meter, 200 meter dan estafet 4x100 meter itu mendapat pengecualian medis, dan tetap akan berangkat ke Brazil.

Berbeda dengan tim Amerika Serikat, yang m e m i l i h anggota tim olimpide berdasarkan hasil tiga besar dalam seleksi, Jamaika memberlakukan pengecualian karena faktor medis. Bolt pemegang rekor dunia 100 dan 200 meter, dimasukkan dalam daftar tim atletik Jamaika, namun perubahan memungkikan terjadi hingga 10 Agustus. Bolt harus membuktikan lebih dahulu kebugarannya pada turnamen Diamond League di London, 22 Juli mendatang. Kontingen Olimpiadae Jamaika terdiri atas 59 atlet atletik, termasuk peraih emas Olimpiade 2012 nomor 100 meter putri Selly-Ann FraserPryce, dua atlet renang, dua senam, dan satu atlet loncat indah. (kmb39/ap/ant)

Pegolf AS Jordan Spieth.

Piala Davis

Christo Latihan Hadapi Petenis Kidal TENIS - Seorang petenis sedang mengembalikan bola kepada lawannya pada turnamen Bima Sakti Cup IV/2016. Bali Post/wan

Bima Sakti Cup Ni Kadek Anny Pandini

BP/nel

Ni Kadek Anny Pandini

Pelatnas di Bali

PEJUDO pelatnas asal Bali Ni Kadek Anny Pandini merasa senang, sebab selama ini pemusatan latihan nasional (pelatnas) di padepokan judo di kawasan Puncak, bakal dipindah ke Bali. ‘’Saya kira dalam sehari atau dua hari ini, pelatnas judo bakal dipindah ke Pulau Dewata,’’ jelas pejudo kelahiran Denpasar, 10 Mei 1993 ini. Pasalnya, dirinya merasa jenuh berlatih di kawasan perbukitan yang medannya naik-turun. ‘’Kalau di Bali kan banyak pantai yang indah,’’ ucap anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) yang berdinas di Jasmani AD, di Cimahi, Bandung, Jabar ini. Pemindahan pelatnas ke Bali, kemungkinan diikuti pejudo pelatnas yang tidak pulang ke daerahnya. ‘’Pelatih kepala di timnas judo Bambang Perkasa,’’ ungkap peraih emas di kelas -57 kg, pada PON ke-18 di Riau 2012 silam. Anny Pandini menghuni pelatnas jangka panjang sebab diproyeksikan turun pada SEA Games dan Asian Games. Ia menakar peta kekuatan di kelasnya yakni Putu Prapti Virginia (Bali), Diah Pitaloka (Jabar), dan Tasya (DKI). ‘’Saya dulu sering dikalahkan Diah Pitaloka, namun bisa menaklukkan dia, di babak 8 besar pada PON Riau. Saat ini, yang tinggal di pelatnas saya dan Putu Prapti,’’ ujar putri kedua pasangan Wayan Sarjana (purnawirawan TNI-AD) dan Desak Putu Redini ini. Anny Pandini sempat berburu tiket Olimpiade, tetapi gagal. Ia berlaga pada ajang Grand-Prix di Jeju, Korea, dan Kazahkstan, ditambah event Grand Slam di Jepang. ‘’Saya peringkat 70 dunia, padahal yang lolos ke Olimpiade urutan 45 dunia,’’ tuturnya. (nel)

Murray Bertekad Geser Djokovic London Petenis peringkat dua dunia Andy Murray bertekad menggeser Novak Djokovic dari puncak daftar peringkat satu dunia. Petenis Inggris itu mendulang sukses setelah meraih mahkota Wimbledon keduanya. Murray, yang kembali bekerja sama dengan pelatih Ivan Lendl pada bulan lalu, mencapai final pada lima turnamen terakhirnya, mengukir kemenangan di Roma dan di Queen’s Club. Puncaknya adalah saat menaklukkan Milos Raonic melalui kemenangan straight set untuk mengakhiri penantian 36 bulan terhadap gelar Grand Slam ketiganya. Kesuksesan Murray dan kekalahan Djokovic di putaran ketiga, membuat keduanya terpisahkan dengan selisih 4.945 poin di ranking ATP. ‘’Saya akan suka mendapatkan nomor satu, tentu saja, dan cara untuk melakukannya adalah tampil setiap pekan dan fokus pada ajang itu,’’ kata Murray kepada media Inggris, Selasa (12/7) kemarin. ‘’Itu tentu saja merupakan tujuan. Itu adalah sesuatu yang dibicarakan tim saya, sesutu yang saya bicarakan dengan Ivan.’’ ‘’Ini adalah turnamen hebat bagi saya, namun jika saya ingin memenangi beberapa Grand Slam untuk beberapa tahun mendatang, saya akan harus lebih baik lagi. Saya tahu bahwa dia (Djokovic) akan kembali dengan lebih kuat dari hal ini karena dia merupakan petenis seperti itu.’’ Djokovic tiba di London sebagai pemegang keempat gelar Grand Slam. Petenis Serbia itu tidak terkalahkan di panggung besar sejak ditundukkan petenis Swis Stan Wawrinka pada final Prancis Terbuka 2015. ‘’Jelas saja Novak masih merupakan petenis peringkat satu dunia saat ini. Dia bukan sekadar melewatkan satu turnamen dengan buruk. Anda tidak dapat melupakan apa yang dia lakukan dalam 18 bulan terakhir, itu begitu menakjubkan,’’ tambah Murray yang akan mendukung rekan-rekannya berlaga di babak perempatfinal Piala Davis melawan Serbia di Beograd. (kmb39/afp/ant)

Rama Tumbangkan Sauki Denpasar (bali Post) Kejutan kembali mewarnai hari kedua turnamen Bima Sakti Cup IV/2016. Petenis Rama Putra Adriarta (Bangli) yang turun di U-10, sukses menumbangkan unggulan I yakni M. Sauki Najah Alqodi (Bulukumbah, Sulsel) dengan skor 8-3, Selasa (12/7) kemarin. Padahal, selama ini Rama bercokol pada urutan ke177 Peringkat Nasional Pelti (PNP), sedangkan Sauki bertengger di 28 PNP. Atas hasil ini, Rama melaju ke semifinal meladeni Ngurah Surya (Buleleng), serta Gusti Gde Sanjaya (Denpasar) bertemu Gede Candra (Buleleng) di laga lainnya. Petenis Lucky Valencia (Buleleng) yang sempat mena-

klukkan unggulan I di KU-12 Ananda Mahmi (Malang) kembali mencatat kemenangan dengan mengalahkan Dewa Komang Gede (Badung) 8-4. Lucky di semifinal melawan rekan sedaerahnya Aryael Wahyu. Sedangkan semifinal lainnya mempertemukan M. Ahsan Kasim (Denpasar) melawan Putu Agassi (Badung). Untuk U-10 putri, yang melaju ke babak empat besar yakni Zoelfanka (Malang) bertemu Ida Ayu Tirta (Denpasar), dan Kimberly Hyang (Banyuwangi) melawan Satya Rikayanti (Bangli). Untuk U-14 putri, semifinalis mempertemukan Anggi Dwi (Jembrana) melawan Desak Made Dwi Krisna (Badung), dan Ida Ayu Mahapu-

tri (Denpasar) bertemu Desak Monika (Buleleng). Pelatih Generation Singaraja Tennis Club (GSTC) asal Buleleng Ketut Edy Hariyana menyatakan pihaknya menerjunkan tujuh atlet dan mengandalkan Komang Gina di U-12 serta Dewa Ratu Rangga di U-14. ‘’Selain tim GSTC, klub Mandiri Singaraja juga menerjunkan atletnya,’’ ucapnya. Diakuinya, pengiriman atlet murni urunan orangtua. ‘’Kami ikut turnamen ke Jawa, juga berkat partisipasi orangtua atlet,’’ terang ayah atlet PON Kadek Agus Satria Winaya Putra alias Bombom. Dia optimis, jika petenis Bali ditopang donatur dan penyandang dana, pasti bisa berkiprah di kancah nasional. (022)

TC Sentralisasi Atlet PON

Solo (Bali Post) Tim Piala Davis Indonesia telah siap mengamankan kemenangan menghadapi Sri Lanka babak relegation play off turnamen tenis beregu putra Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania 2016 di Lapangan Tenis Gelora Manahan Solo, 15-17 Juli mendatang. Christoper Rungkat dkk. mengintensifkan latihan termasuk latihan menghadapi petenis kidal. ‘’Bagaimanapun kondisi Tim Davis Sri Lanka, kami tetap siap mengamankan kemenangan untuk Indonesia,’’ kata kapten tim Piala Davis Indonesia Andrian Raturandang usai latihan di Lapangan Tenis Gelora Manahan Solo, Selasa (12/7) kemarin. Tim Piala Davis Indonesia yang terdiri dari petenis Christopher Rungkat, David Agung Susanto, Aditya Hari Sasongko, dan Sunu Wahyu Trijati telah mulai melakukan latihan di Solo, sejak Senin (11/7). ‘’Christopher Rungkat dan kawan-kawan mempunyai kesempatan latihan dua kali setiap hari yakni pagi dan sore,’’ kata Andrian Raturandang. Menurut Andrian, tim Indonesia pada latihan tersebut banyak membuat games simulation antarpemain tim Merah Putih. Petenis nomor satu Indonesia Christopher Rungkat masih menjadi ujung tombak yang siap diturunkan pada nomor tunggal pertama. Christopher dari catatan terakhir menempati peringkat dunia urutan 605 atau menurun dibanding pekan sebelumnya masih di peringkat 504. ‘’Christopher banyak berlatih menghadapi petenis kidal Indonesia, Aditya Hari Sasongko. Ini bagian dari antisipasi menghadapi calon lawan, petenis kedua Sri Lanka juga kidal,’’ kata Andrian. Menurut Andrian, petenis nomor satu Indonesia Christopher itu pada latihan-latihan sebelumnya juga telah dibiasakan menjajal bermain melawan petenis kidal. Pada uji coba di Kuala Lumpur pekan sebelumnya, Christopher yang akrab dipanggil Christo itu mendapat lawan petenis junior Malaysia yang bermain dengan tangan kidal. Terpisah, Tim Piala Davis Sri Lanka yang sudah tiba di Kota Solo, Jateng pada Senin (11/7), mulai mencoba arena pertandingan pada sore hari. Tim Davis Sri Lanka terlihat hanya tiga petenisnya dengan didampingi pelatih asal Swiss Dominik Guido Utzinger. Bahkan, kapten tim Davis Sri Lanka Rohan de Silva tidak terlihat bersama petenisnya yang latihan di Lapangan Tenis Manahan Solo. (ant)

KONI Bali Anggarkan Rp 4 Miliar Denpasar (Bali Post) Pada 25 Juli nanti seluruh atlet yang lolos PON XIX Bandung, Jawa Barat bakal menjalani Training Center (TC) Sentralisasi. Program selama satu setengah bulan hingga jelang keberangkatan ke Bandung itu, diperkirakan menelan anggaran Rp 4 miliar. Ketua Umum KONI Bali I Ketut Suwandi mengatakan, selama TC berlangsung KONI Bali menganggarkan dana kurang lebih sekitar Rp 4 miliar untuk meng-cover segala kebutuhan para atlet selama menjalani program ini. ‘’Dana 4 miliar yang dianggarkan itu rinciannya mulai dari hotel, makan sehari tiga kali dianggarkan 183 per hari bagi atlet, pelatih dan official terhitung selama 45 hari. Dan nantinya kalau nantinya ada sisa, maka TC Sentralisasi itu bakal diperpanjang sepekan lagi,’’ ungkap Suwandi saat diwawancarai di ruangannya, Selasa (12/7) kemarin. Dikatakannya, untuk uang transpor latihan atlet di masing-masing grade diberikan berbeda. Untuk grade I Rp 2.600.000, grade II Rp 2.000.000 dan grade III Rp 1.600.000. Hanya, dana yang diberikan itu di luar dari anggaran TC Sentralisasi. Dana latihan itu diberikan selama delapan bulan terhitung mulai Februari sampai September,’’ ucap Suwandi. Mantan Ketum KONI Badung ini menambahkan, untuk akomodasi selama TC Sentralisasi dilakukan di

Hotel Batukaru, Denpasar. Dengan harapan home base 363 atlet bisa dipusatkan di sana. Namun sampai saat ini pihaknya masih menyerap aspirasi soal tempat yang tepat. Intinya kalau memungkinkan terpusat di satu lokasi sangat bagus. Karena pihaknya bisa memantau langsung atlet dari segi kehadiran, pola makan, istirahat, dll. ‘’Jika terpusat kami bisa lebih efektif mengawasi karena tidak tersebar. Kalau ada banyak lokasi ada pasti ada

kesulitan di dalam memantau latihan atlet. Tetapi bisa saja dilakukan terpisah, dengan catatan, pelatih manajer, dan atlet bisa jujur dalam melaksanakan apa yang dilakukan atletnya.’’ tegas Suwandi. Lebih lanjut dikatakannya, pengawasan itu perlu dilakukan. Karena selain menekankan disiplin, motivasi, dll., pihaknya juga sangat perlu mengawasi dari segi pola makan, dan masalah gizi makanan. (kmb41)

Bali Post/ap

PENSIUN - Forward San Antonio Tim Duncan (kiri) merayakan kemenangan timnya di kompetisi NBA. Duncan, Selasa (12/7) kemarin menyatakan pensiun setelah bermain selama 19 musim di NBA. Ia menghasilkan lima cincin juara, 2 trofi MVP serta tampil 15 kali di laga All Star.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Wage, 13 Juli 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) z Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Dicari Sopir Pariwisata Hub.081239410410

A.BP.001.07.16.0000507

Dibutuhkan Segera Senior Cook min 3 Thn pengalaman dibidangnya.Krm CV ke resto.canggu@gmail.com/ Macan Cafe Jl.Pantai Berawa No.14B Canggu,087761623018

B.BP.004.07.16.0000261

Dicari Operator Warnet Panjer Hub:085253623956

A.BP.001.07.16.0000458

Dcr Llsan SMK Tata Boga utk Kantin & Tkg Masak yg Brpglman Hub:081933118084

A.BP.001.07.16.0000417

Restau Kerobokan,tkg Bakery/ Pastry,Wnt Kounter Kasir, tanpa pglmn dilatih dg cara profesional,087861378730

A.BP.001.07.16.0000435

*Dicari*Kitchen Staff* *Koki, Tukang Masak Western Food utk Resto Baru diUbud,Kirim ke bs. info11@gmail.com/H.03619081382

Dcr PRT Wnt Bs Naik Motor B.BP.164.07.16.0000231 Tinggal Dalam Hub.081338746666 BPR Pande Artha Dewata membuB.BP.164.07.16.0000263 tuhkan sgera:Kepala Kantor Kas, Vacancy:Adventure Company AO,Kolektor.Min S1/SLTA, seeks experienced Reservation Pria/Wanita Kirim CV ke Jl. & HRD staff,excellent English Diponegoro Np.162 Dps Telp. Send CV to True Bali Experience (0361)223740 Fax.(0361)264236 Jl.Diponegoro 150 B-12 Telp. A.BP.001.07.16.0000323 239440 Email:hrd@atruebalinese Bella Vista Supermarket Memexperience.com butuhkan Karyawan/Karyawati; A.BP.001.07.16.0000499 SPG Pria/Wanita;Kasir.Kirim CV Dcr Bbrpa Spa Terapis u/di ke Jl.Padma Utr No.2B Legian Ubud Hub BuKomang 081933017070 B.BP.154.07.16.0000256 A.BP.001.07.16.0000332 Dcr Karyawan Pria/Wanita SMU/ Reception Wnt Dcr u/Tempat Sederajat/Diploma KTP.SIMC utk Fitness Hb.289700/085737168071 Bag Teknis Lapangan.Oprator A.BP.153.07.16.0000514 Kasir & Contract Officer,Pas: Dcr Karyawati utk di Warung Gaji UMR,Trnasport,Bonus, Babi Guling Sari Kembar Jl. Tunjangan Kesehatan Termasuk Marlboro Barat dan di Dalung Anak Istri Lam ke CV.Gong Gj 2jt 081338665134 No SMS Dewata Tlp.722709/728443 A.BP.001.07.16.0000508 A.BP.001.07.16.0000343 Dcr Purchasing Project min. pengalaman 1th Hub.081805333616 Lembaga Pelatihan Butuh Sales Potensi Gj 15Jt/Bln.Hub:Alit A.BP.001.07.16.0000459 **Dcr Srabutan,Adm,bisa Comp 087862215739 / 081353078889 A.BP.001.07.16.0000427 Saridana V/8 089503904698 A.BP.001.07.16.0000376 PT.Fuji Home Japan Cr:Arsitek Dcr Sopir Bhs.Inggris, Jl.BetAccounting &Estimator Peng.Min ngandang I/12 Snr,081237152222 3Th,Upah Special u/yg bs B.Jpn A.BP.001.07.16.0000422 Disiplin,Jujur & BrtggngJwb,H. Fashion Manufacturer Seeking 4723564/info@fujihomejapan.com Motivated,Highlntegrity,Result A.BP.001.07.16.0000408 PT.Fuji Home Japan Cr:MarketOriented Candidates as Prod. ing &Peng.Proyek Pglmn Min 3Th Manager min S1,min.5yrs Exp, Upah Special u/yg bs B.Jpn,Dpt Fluent English,Great LeaderU.Bensin+U.Pulsa(Jjr&Disiplin) ship Proactive.Please Submit CV to: mark@wooden-ships.com 4723564/info@fujihomejapan.com A.BP.001.07.16.0000509

A.BP.001.07.16.0000410

Dcr Sopir,Sales,karyawan/ti, Admin & Kasir Hub.081999251555

A.BP.001.07.16.0000187

Villa in Seminyak is Urgently Seeking GSA Staff,Prefer Male, can Drive.Send Your Application and CV to: hr@mayalokabali.com

A.BP.001.07.16.0000425

“Dcr cpt PRT yg bs ngasuh bayi krj Senin-Sabtu jam 9.00-18.00 Lokasi Dps.Hub:081239304569

B.BP.004.07.16.0000258

*Receptionist,SPV&SpaTherapist Reborn Spa Jl.Sunset Ph:766744

A.BP.001.07.16.0000398

Dcr Babysitter/Pembantu Perempuan.Gaji 1,5.Tinggal di dalam Hub.089638432146

A.BP.001.07.16.0000452

Dcr Driver,Front Office & Cook Hub:08123912010

A.BP.001.07.16.0000462

Dcr Guru Bhs.Indonesia u/SMP Hub.0361-8443148/085936125820

A.BP.157.07.16.0000482

Dcr Guru SD wanita bawa CV Ke SD Nandini, Jl.Gatsu VI No. 46

A.BP.001.07.16.0000423

Dcr Sopir A/B1 mengerti mesin, Serabutan,Hb:262280-Sesetan 25

Dcr Waiter&Bartender,Ari Putri Hotel Sanur.081353222828

Dibutuhkan Suplier Bahan Bangunan Hub.082144061008

Dicr Sopir Ambulance u/Klinik Hub.0361-751981

Dcr Sopir Pribadi Domisili Dps Hub.081999557763

Dcr Waitress Cafe/Bar Hub.0811385623

Dibutuhkan tmt SMK Teknik u/ di RS Hub:081236922326

Dcr Sopir Rumah Tangga Jl. Sedap Malam Hub.08123802316

Dcr tamatan D1-D3 Sgl Jurusan u/di Optik 081999086999

Gian Pizza cari:Sales Mrkting min D2,Cook Min SMA,Cust.Srvce min SMA,Delivery Min SMP,CV/ Lmrn bw ke Jl.Pulau Timor No.1 Sanglah(Serayu Timor Residence

A.BP.001.07.16.0000485

A.BP.001.07.16.0000437

A.BP.001.07.16.0000433

Dcr Sopir,yg bs mobil otomatic /manual Hubungi:085857322286 A.BP.001.07.16.0000471

A.BP.004.07.16.0000353

A.BP.001.07.16.0000477

A.BP.001.07.16.0000454

Dcri PRT Luar/Dalam Lksi Sanur Gji 1-1,2Jt Hub:081916537988 A.BP.001.07.16.0000372

Dcr Kary utk Ctrg Hub.087861207988

A.BP.001.07.16.0000369

Dcr Karyawan utk kantin/Resto di Canggu Hub.085100431638

Balizenvila Segera Cari Receptionist & Housekeeping A.BP.001.07.16.0000492 Pengalaman Usia Max.30 Gaji Dcr Koki Wanita Tnggl Dlm Utk +Tunjangan Diatas UMK Hub.Jl. Rumah Dps,Gaji 3Jt.Bisa Eropa Umalas 1 No.22 Hp.081338540666 Cina,Bersih&JujurSMS0816571027 A.BP.001.07.16.0000361

Bth HRD,Mktg,Waiter/ss,HK Supv Jap Cook,steward,krm lam ke Samasama RestND HP/08123841129

B.BP.004.07.16.0000206

Dcr Kry Adm Garment Sanur 0361-289490 08123806748

A.BP.001.07.16.0000330

B.BP.101.07.16.0000265

Dcr Krywati u/KSP Dana Mandiri Bag.Akunting/Admin 08113950222

A.BP.001.07.16.0000389

Dcr Krywti u/Wrng Mkn 081999108300/081236112799

Bth Pemetik Buah Australia,Gaji 32Jt, Biaya 8Jt,082247699000

Bth SPG Penempatan Kuta Usia 18-35Th,Pnpmln Menarik,Jujur, Rajin Hub.Sandy 085264666166

A.BP.001.07.16.0000510

A.BP.001.07.16.0000468

A.BP.001.07.16.0000228

Dcr Kurir Min.SMA,Laki2,Motor Pribadi,SimC+Tau Wlyh Bali Fslts: Gapok+UangMkn+Lmbur 254968

B.BP.004.07.16.0000207

Dcr Kyw/wati Rmh Makan Jln. Maruti Dps Hub:08339815422, 085792623798

Bth Tng Kaki5 Area Dewi Sri Kuta.Sore ke Malam.Niat Kerja Tgg Jwb,Jjr Tel.081231000899

Bth cpt Kasir u/Minimarket Max 26th BS komputr h.082236514888

A.BP.001.07.16.0000493

Cr Pembantu Gj1,5 yg anter dpt kms 500 T.487612/085337647918

A.BP.001.07.16.0000486

A.BP.001.07.16.0000342

Dcr Mgr Koperasi,Bag.Pembukuan Kolektor & pegawai lainnya.Hub 081238900234 Jl.Uluwatu KM.19

Dcr Tenaga Cleaning Service Dcr karywn/ti u/Klinik KecanSMS 08563816011/082147086026 tikan min D3/S1 Akunt Menguasai Cr Sgr Tkg Jahit Garmen,Tukg A.BP.001.07.16.0000441 MYOB.Lam Bedahulu 35A,8449813 Dcr PRT TglDlm,area Jl.Kartika Bersih2 & Satpam Vila Pribadi A.BP.001.07.16.0000469 Plz Gj 1,5Jt SMS-087862389529 Dcr Tng Admin Gudang,min SLTA, bs Kmptr,SIM C Hub. CV.Adrian Dcr sgr Staff controler,sopir, Hub.081116116173/081805503545 B.BP.154.07.16.0000237 B.BP.004.07.16.0000208 Dcr PRT Wnt,Lgs Krj,Tdr dlm, Pratama,Jln Gunung Agung 144B dan Waitress,sgr hub.723593/ Dcr Markt.Kredit/AO,D3 A.BP.001.07.16.0000448 Pglman,Gj1-1,3Jt 081353193575 723637/082147596115 Dibutuhkan Pegawai Toko Ice Hub:BPR SEN, Jl.Thamrin 23 Dps A.BP.001.07.16.0000317 A.BP.001.07.16.0000465 A.BP.001.07.16.0000451 Dcr Sgr Personalia (Pria, Cream di Sanur Umur 20-35Th Dibutuhkan Manager Laundry utk Dcr Sales Pengalaman di Tailor, Berpengalaman,max umur 35th) Tidak Menerima yg Msh Kuliah diMarboro Dps.Melayani Htl Binbs B.Inggris 08123924837 krm CV ke sri.focus@yahoo.com Hub.081238515588 tang Lmrn :yubisena@gmail.com A.BP.001.07.16.0000379

A.BP.001.07.16.0000446

A.BP.001.07.16.0000334

A.BP.001.07.16.0000494

A.BP.001.07.16.0000358

A.BP.001.07.16.0000280

A.BP.001.07.16.0000476

A.BP.001.07.16.0000368

B.BP.154.07.16.0000235

Dibutuhkan:Pengemudi:MinSMA, SIM A/B I,Max 35thn,Mengetahui Wil Dps&Sktr. Kurir Motor:Min A.BP.001.07.16.0000298 SMA,SIM C,Max 35Thn,Mengetahui Karyawti Artshop Celuk SMP/SMA Wil Dps&Sktr.Kirim lamaran ke: Single,Tidur Dalam 0811386978 A.BP.001.07.16.0000432 PT.Eka Sari Lorena: Jl.By Pass Looking for Staff Bar.Send your Ngurah Rai No.502 Sanur DenpaCV along with photographs lates sar 80228. Atau kirim ke : to:La Favela Restaurant. recruitment@esl-express.com A.BP.001.07.16.0000195 Phone:(0361) 730603 Email: Dibutuhkan:Brch Mgr:Pria,Min bookings@lalafavela.com B.BP.004.07.16.0000281 DIII,max45th,SIM A,Peng di biLooking for Staff Engeneering. dang Jasa Pengiriman/Kurir/Cargo Send your CV along with photoKeuangan:minS1 Acc Max35.Opegraphs lates to:La Laguna Restarasional:min SMA,Max30thn.Kirim urant phone:081 236 382 272 lamaran ke:PT.Eka Sari Lorena: Email:bookings@lalagunabali.com Jl.By Pass Ngurah Rai No.502 B.BP.004.07.16.0000279 Sanur Denpasar 80228.Atau krm Looking for Staff Gardeneer ke:recruitment@esl-express.com Send your CV along with photoA.BP.001.07.16.0000194 graphs lates to:La Laguna RestaDicari Engineering&FO U/Hotel urant phone: 081 236 382 272 Hub: 0361-736301 / 736305 A.BP.001.07.16.0000418 Email:bookings@lalagunabali.com B.BP.004.07.16.0000280 Dicari Guru TK Hub.TK.Kumara Looking for Staff Purchasing. Lestari Jl.P.Batanta 41 Dps A.BP.001.07.16.0000488 send your CV along with photographs Dicari Kary.Salon di Sesetan lates to: La Laguna Restaurant KTP Bali Hub.082147575258 Sgr Phone:081 236 382 272.Email: A.BP.176.07.16.0000478 bookings@lalagunabali.com Dicari Kasir,Waiter/s,Cook,QC, B.BP.004.07.16.0000282 Sauce,Bar,Steward u/Resto di Looking for Staff Purchasing. Renon Hub:081916420095 Send your CV along with photoA.BP.001.07.16.0000470 graphs lates to: La Sicilia Restaurant Dicari Segera SPG u/Mall di Phone:081 338 769 689.Email: Kuta Hub.081236748181 lasiciliabali@gmail.com A.BP.001.07.16.0000453 B.BP.004.07.16.0000278 Dicari driver Alphard standby Looking for Staff Runner.Send di hotel Tanjung Nusa Dua. your CV along with Photographs Call 081999292555 lates to:La Laguna Restaurant. B.BP.004.07.16.0000257 Dicari tkg jarit yang berpengaPhone:081 236 382 272.Email: laman Hub:082146560634 bookings@lalagunabali.com B.BP.154.07.16.0000270

Dicr Pembantu&Tukang masak u/ di Batubulan Gusti 08123806901

Dcr sgr Tnga Gudang, Supir, Satpam Syarat:SMU/SMK,pria,blmmenikah. Lam ke KKB, Jl Kepundung No. 61A Dps/email: kkb_jobvacancy@yahoo.com G.01

Looking for Staff Runner.Send your CV along with Photographs lates to:La Sicilia Restaurant. Phone:081 338 769 689.Email: lasiciliabali@gmail.com B.BP.004.07.16.0000285

Need SPG for Boutique International Brand in Ubud,Good English and Good Looking.Please call 08113899556/08113800492 A.BP.001.06.16.0002222

PT.Finansia Multi finance walk in Interview Marketing Officer Tgl 22 Juni sd 30 Juli 2016 Jl PB Sudirman No.10x Kav 1 Dauh Puri Denpasar Fas:Uang Transport 1,8Jt Insentif min SMA/SMK Max 40Th Hp:082187188190 #ayo Kerja Malu Menganggur# A.BP.001.06.16.0001672

PT.Sinar Mas Multifinance mbthkan Staf Mkt Penempatan Gnyr, Dps,Tbn Lam di krim ke almt Jl.Tantaular No.8 Llantai III Telp.08873333767 A.BP.001.07.16.0000436

Restoran Cari Karyawan/ti SMK/ SMA Hub.Jl.Gunung Semeru 26A A.BP.001.07.16.0000501

Urgently Need Staff Cook Send CV to Villa Jodie Jln Lesmana 21 Seminyak Kuta Tlp.737262 A.BP.153.07.16.0000512

Urgently Needed: Asst Mgr,FO,Spa Therapist, Security,Kitchen Staff, Pls Send CV to:kesempatan.lowongan B.BP.004.07.16.0000269 .kerja@gmail.com & Walk in UbudRest.Waiter/Ress,Cook,Bar interview Call 0811394818 dekco@dekco.com SMS 0811399375 B.BP.004.07.16.0000211

B.BP.004.07.16.0000240

A.BP.153.07.16.0000513

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post CHEVROLET

Dijual Captiva Putih,Diesel, Matic,2011 & Terios Adventure Silver Metalix 2015,manual Hub:244178,08123979911 A.BP.001.07.16.0000480 DAIHATSU

Jual Jazz Th 2009 Warna Hitam Full Variasi Hub.0811394850

A.BP.001.07.16.0000479

MERCEDEZ

Mercy’96 Manual Mrh Metalik Istimewa 082147651007

A.BP.001.07.16.0000447

SUZUKI

DIJUAL MOTOR HONDA

A.BP.001.07.16.0000489

A.BP.001.07.16.0000360

Honda Vario’2013 DK4056BT Jual Rmh Mnls 3Km tidur H690jt Vario’2014 DK2926DX Hub.427676 Dalung Permai H.081999378500 B.BP.141.07.16.0000276

Vario CW 2014 Hitam mulus,spti baru HP.08170663140,pribadi

A.BP.001.07.16.0000461 All New Xenia-R’2013 DK1296FC Karimun Estilo’2010 Hitam Carry Futura P.U’2015 DK9959BR asli Bali 75Jt H.087860002341 DIJUAL RUMAH Nissan X-Trail’2004 DK881AJ B.BP.141.07.16.0000272 Mits.L300 P.U’2004 DK9672EE Djl Cpt Rmh T36/70 250Jt Prm TOYOTA Splash GL Th’2012 DK1885GX Geria Bale Bali Bongan Kauh Alphard G’12ATPM hitam asDK bs Avanza G Th’2010 DK1315IE Tbn 081999568927 TT&Krdt Dp140jtan,081805330222 Yaris E’08 DK1879AJ H.427676 A.BP.001.07.16.0000450 B.BP.164.07.16.0000266 B.BP.141.07.16.0000277 Lexus RX270’12+Velfire V11+HaTurun Hrg Hny Minggu Ini, Rmh Terios Adventure Will’15 Putih rrier Lprem10+CRV13+13 Prestge di Siulan Penatih, 081380301201 asBali KM9Rb 198J,085100856999 G.Innova G12+Yaris TRD13+S’10+ B.BP.141.07.16.0000275 B.BP.141.07.16.0000274 S11+Juke11-Buluh Indah 124 Dps 36/70 H480Jt,60/103 H680Jt,1A, B.BP.164.07.16.0000260 FORD 5A G.Salak/Canggu,081239851138 Vios’08 Dp15Jt aja sisa teken Ford Fiesta Putih’14&APV Arena A.BP.001.07.16.0000500 Alfamart Putih’15 DK Istmw,087862200090 Jl.P.Kawe 44A Depan A.BP.001.07.16.0000505 BU Rmh 120/4,36 Rp.4,5M Nego A.BP.001.07.16.0000424 Sanglah Denpasar 088219261939 DICARI MOTOR A.BP.001.07.16.0000456 HONDA * 081248789760 * BUC djl rumah T60 Luas tnh 107 All New CRV Th’07 AsBali 2.4 Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput diSading Br.Puseh,081280099824 AT Istw Skli,085101581600 Prbd B.BP.141.07.16.0000273

Jl Rumah(Lama)Jl.Pemuda Renon LT ±4 Are H.081916317960

A.BP.001.07.16.0000503

A.BP.001.07.16.0000495

Rmh 2Lt 2unt 3KT,2KM Perum Nuansa Sandat T.082144857060

A.BP.001.07.16.0000357

DISEWAKAN RUMAH Dikontrakan Rumah di Jl.P. Rembulan Gg II/5 Luas Bangunan 20x7m(Luas T200m2)082147270938

A.BP.001.07.16.0000421

Dikntrk Rmh 3Kmr Tdr,2Kmr Mandi,Ruang Tamu,1Dapur Almt Jln.Penyaringan Gg.kadal No.9 Sanur Kauh Hub.081999936491

A.BP.001.07.16.0000348

Dikont Rmh br renov 2KT 20jt/th 50mtr drTol Nusa2/081999967537

Dikontrakan Rmh Baru 2Lt Min 2 ThAC,PDAM,Jl.WirasatyaIII/19A Sidakarya Hp.08123923552 Nego

A.BP.001.07.16.0000319

DIJUAL TANAH Tanah 1,6 Are LC Darmagiri Gianyar 480Jt Global Nego 081246272288

A.BP.001.07.16.0000440

1,2A dkt Wr.Subak,1,3A Munggu SHM,Aspek Prmhan,087860432230

A.BP.001.07.16.0000426

!!!Tnh 1Ha Sinaran Surga Karma Kandara view Laut 087770077777 A.BP.001.06.16.0001785

**Tnh1A,265Jt/A BudukAbianbase Jl6m,081237666809/085935497688 A.BP.001.07.16.0000474

BUC 1,5A+80m2 285Jt/A Mbl Msk Batuyang Btbulan 081236909637 A.BP.001.07.16.0000506

B.BP.101.07.16.0000264

Djl Tnh 2A Sekar Tunjung 15 Gatsu Timur Hub.08123650478

A.BP.001.07.16.0000439

Tnh Kavling,Kampus-Unud Jimbaran 4&2,1Are Hook,Jl10mtr SHM 550Jt/A Nego,08113801502

Rmh Jl.Gn Cemara IX/2 Perumnas MM 4KT,2KM,Garase,081246435522 Rmh dekat Kampus Unud Jimbaran 4KT3KM08123981531 081236046317

A.BP.001.07.16.0000487

A.BP.001.07.16.0000464

A.BP.817.06.16.0001703

Jl T.Kav Jl.Supratman Klk Kota LT100m2 lok elite.085101924545

A.BP.001.07.16.0000455

Jl Tnh di Tunjuk Tbnan Rp 60Jt/ Are Ph.085100510495,765101

DISEWAKAN TOKO Over Kontrk,Toko Sandl,Sptu, Tas H:081236094724 (Zendra)

RUPA-RUPA Dana Cpt Jmk BPKB/srtifikat 085100978067-081338577675

B.BP.164.07.16.0000259

B.BP.004.07.16.0000205

Ahli Rmh Bocr,Tlang,Dak,Dndng Ovr Kont 2Bh Kios Jl.Tk Petanu Murah Mahendradata Gn Gede Dps No.10B Panjer Hub.081338795547 Atap&Renov Rmh Opi085103093823 A.BP.001.07.16.0000445 2Are Global 750Jt 081936563888 A.BP.001.07.16.0000442 B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat A.BP.001.07.16.0000490 T.08123985172 / 412815 Tnh 1,25A SHM Pnt Purnama SukaDISEWAKAN GEDUNG A.BP.001.07.16.0000095 wati, free blk nama, 081999300777 Dikontrakkan Gedung+Gudang Dcari Property macet di Bank/ A.BP.001.07.16.0000516 Lokasi Mertanadi No.101 Krobkn 087760451006 Tnh Kav Tulamben SHM Dkt Pusat LT/LB 3500/3900m2.08123812222 Kena Rentenir Sms A.BP.001.07.16.0000390 A.BP.153.07.16.0000515 Diving 75Jt/Are 087862581804 DsewakanTempatManggang,Ultah A.BP.001.07.16.0000333 Dewasa,Pool Sanur,081238702992 JASA KONTRUKSI A.BP.001.07.16.0000497 KARANGASEM Bangun Rmah Vila Ruko/Renovasi *Tnh Kavling Villa View Laut KEHILANGAN Gratis Konsultasi,081933103563 @75Jt Tulamben,08179780980WA A.BP.001.07.16.0000419 Hilang BPKB Suzuki Karimun EsA.BP.001.07.16.0000428 tilo a/n I Dewa Ayu Agung Widya DISEWAKAN TEMPAT SINGARAJA Handayani, DK 1408 XI th 2007, Ovr Kntrk Tmp Usaha+PerlengkaJ Tnh 2Are Seririt Gang Rama Tegalbuah Dps Hub 085646912009 pan Rmh Makan,082341806666 B.BP.154.07.16.0000262 dpn Lap.Tenis 081238262325 A.BP.001.07.16.0000438 A.BP.001.07.16.0000473 Hilang Sertipikat Tanah SHM No 354,Luas 1500m2,Letak Desa ARSITEKTUR DISEWAKAN TANAH Canggu,An.Ni Nengah Cibleng Dswkn Tnh Lok.Karangasem Side- *Arsitek,Borong,Rmh,Ruko,kos A.BP.001.07.16.0000196 men cck u/Villa,082340016498 Renovasi,Dak@1,5Jt081237909096 Hlg BPKB No:H05658768-O Th2010 A.BP.001.07.16.0000434

A.BP.001.07.16.0000050

DIJUAL MOTOR

A.BP.001.07.16.0000511

DIJUAL MOBIL

AN.Ferdinan DK 1972 IH Warna Silver Metalik Jl.Diponegoro No.127 Dps H.081933114834

A.BP.001.07.16.0000466

BIRO JASA Sda PRT,B.Sitter dll pglm Grsi resmi082237496717,081999776071

B.BP.135.07.16.0000283

PELUANG USAHA Anda Butuh Peluang Usaha Hub.087861965576/081999415846

A.BP.001.07.16.0000504

RUPA-RUPA

TOUR

SPA

AC

BENGKEL LAS

FOTO COPY

PELUANG BISNIS

Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas � Design Lengkap, & Coating Berkelas Finishing dgn AntiElegan Karat & � Pengalaman 15 Tahun Tahun Pengalaman lebih dari 10 � Tenaga (Arsitek & & Sipil) Sipil) Tenaga Profesional (Arsitek

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 0099 257028,744 8955748 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl C.0000250-bkl


EKONOMI

18

Rabu Wage, 13 Juli 2016

70 TAHUN BNI SINERGI KEMBANGKAN NEGERI GELARAN KISAH SUKSES MITRA BINAAN BNI

UD Lombok Naturals ’’Resign’’ Jadi Karyawan, Jadi Toko Sinar Abadi Mutiara Citra Buka Toko Mutiara Classic Kembangkan Produk dari Buah Kering Dari Supplier Mutiara

Sesungguhnya industri perdagangan mutiara adalah usaha, yang memiliki prospek cukup baik. Soalnya, mutiara itu merupakan salah satu jenis perhiasan yang masih digemari kaum wanita. Selain itu mutiara adalah salah satu komoditi unggulan Lombok yang juga dijadikan

suvenir, oleh-oleh khas Lombok oleh para wisatawan. Usaha perdagangan mutiara milik Edy Gunarto ini dirintis sejak tahun 2005. Dia menjalankan bisnisnya dari berjualan mutiara skala kecil. Kemudian tahap demi tahap, meningkat menjadi supplier mutiara untuk pedagang/toko mutiara di Lombok khususnya di Sekarbela, Mataram. Akhirnya April 2016, Edy Gunarto memberanikan diri membuka toko mutiara sendiri. Tokonya diberi nama Sinar Abadi Mutiara. Tokonya mulai beroperasi sejak April 2016, namun toko itu sebetulnya sudah dirintis tahun 2013. Tahun 2013 ia membeli ruko yang saat itu dijadikan sebagai lokasi usaha. Ia sendiri telah menjadi debitur BNI sejak Juni 2016. Dengan tambahan modal kerja, yang didapat dari fasilitas kredit BNI tersebut, ia berencana mengembangkan usahanya dengan menambah koleksi jenis mutiara di tokonya itu. Selain itu membuat sudut/display baru khusus untuk mutiara air tawar. *

Tahun 2016

Debitur KUR Baru BNI 1.300

Denpasar (Bali Post) Selain menguntungkan kreditur (pelaku usaha), KUR juga menguntungkan pemberi KUR yaitu bank sendiri. Tahun 2016, BNI merima banyak debitur KUR, bahkan ada peningkatan debitur secara signifikan. Pemberian KUR pada debitur baru tahun 2016 ini mencapai 1.300 debitur. ‘’Dengan adanya KUR, UMKM-nya lebih banyak,’’ ujar Pemimpin Bisnis Banking BNI Kantor Wilayah Denpasar, Pardi, belum lama ini. BNI awalnya menargetkan penyaluran kredit kecil 2,4 persen, masyarakat antusias kredit kecil tersalur 2,8 persen. KUR adalah program pemerintah yang lahir dari kajian-kajian pemerintah yang sudah dilakukan bertahun-tahun. Bahkan sudah dari tahun 2010. Saat itu, program KUR sempat dihentikan, karena melihat ada tidaknya dampaknya pada masyarakat. Setelah dilihat secara umum, pertumbuhan usaha kecil itu semakin banyak. Usaha KUR kian berkembang saja.

Sehingga program KUR itu dapat dilanjutkan kembali. ‘’KUR ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Karena memang bunganya sangat rendah bahkan disubsidi pemerintah mengingat bunganya di bawah bunga komersial,’’ katanya. Melihat bunga KUR sudah turun, hal itu hematnya dapat lebih menguntungkan kreditur. Soalnya, bunganya menjadi lebih tinggi dengan tambahan subsidi dari pemerintah. Misalnya bunga kredit komersial yang pinjamannya sampai Rp 5 miliar, sekarang bunganya 9,95 persen. Sedangkan bunga KUR 9 persen plus subsidi pemerintah 5 persen, sehingga BNI mendapatkan bunga 14 persen. ‘’Jadi masih menguntungkan, kami sangat tertarik memberikan KUR,’’ tandasnya. Selain itu, persyaratan mendapatkan KUR juga mudah, seperti jaminannya hanya 75 persen. Sedangkan pada kredit komersial biasa persyaratan jaminannya 110 persen. (kmb42)

Mutiara Classic adalah usaha perdagangan mutiara milik Citra Hangraeni. Usaha ini benarbenar berkembang pesat. Setelah memutuskan resign dari pekerjaan semula yaitu salah satu bank di Indonesia dan suaminya baru selesai menamatkan pendidikan, ia pun membuka usaha toko mutiara pada tahun 2009. Ia memilih usaha mutiara karena selain telah memiliki pengetahuan di bidang tersebut, juga tak lepas dari faktor dukungan orangtuanya. Pengalaman suka yang pernah ia rasakan, ketika mendapat orderan partai besar seperti suvenir pesta pernikahan atau suvenir untuk perpisahan kantor. Untuk mengejarkan order itu, terkadang ia beserta karyawan harus lembur berhari-hari menuntaskan pesanannya itu. ‘’Terasa melelahkan memang, tetapi karena diisi senda gurau dan canda tawa, pekerjaan terasa lebih menyenangkan,’’ ujarnya. Pernah suatu saat lokasi tempat usahanya terkena bencana banjir sampai ketinggian lebih satu

meter. Bencana itu menyebabkan barang–barangnya terendam. Akibatnya, tokonya tidak bisa operasional selama 1 minggu. Pengalaman itu membuatnya sangat sedih. BNI telah membantu usahanya di bidang permodalan, sehingga usaha tersebut menjadi lebih berkembang saat ini. *

UD Lombok Naturals dikendalikan oleh Ir. Mochamad Ari Aditya, M.M. Usaha itu dirintis sejak bulan Desember tahun 2008. Mochamad memulai dengan bekerja pada owner orang Jerman, yang memproduksi kerajinan buah kering. Tetapi owner-nya itu hanya membuat barang setengah jadi. Barang setengah jadi itu kemudian dikirim ke luar negeri. Berbekal pengalaman tersebut, Mochamad memberanikan diri mengembangkan usaha kerajinan buah kering ini dalam bentuk kerajinan dekoratif. ‘’Seperti rangkaian buah di piring gerabah, rangkaian buah sebagai hiasan bunga, wadah lilin, dekorasi hiasan dinding dan lain sebagainya,’’ paparnya. Dari tahun ke tahun, sesungguhnya perkembangan usahanya cukup menggembirakan. Bahkan terus tumbuh dalam kondisi baik hingga saat ini. Perkembangan usahanya tidak terlepas dari peran BNI. BNI SKC Mataram pada awalnya memberikan kesempatan padanya sebagai debitur bidang usaha kerajinan

untuk berpartisipasi pada beberapa acara alias kegiatan BNI yang sifatnya nasional. Seperti HARKOPNAS tahun 2013, Pameran lokal NTB, HPN (Hari Pers Nasional) 2016 dan terakhir dirinya mendapat kesempatan sangat luar biasa, ikut serta pada Pameran INACRAFT 2016 April 2016 di JCC Jakarta. Salah satu ajang pameran tingkat nasional terbesar untuk ritel. *

Tanam Padi Jarwo

Tingkatkan Ketahanan Pangan Singaraja (Bali Post) Gebyar penanaman padi jajar legowo (jarwo) dilakukan pemerintah bersama TNI-Polri, masyarakat dan jajaran SKPD Buleleng. Penaman padi jarwo itu untuk mendukung ketahanan pangan. Padi jarwo itu ditanam di areal Subak Umadesa, Desa Lokapaksa, Seririt.

Bali Post/kmb34

PADI JARWO - Penanaman padi jajar legowo (jarwo) mendapat sambutan positif Wabup Nyoman Sutjidra, Sp.OG. Penanaman padi ini Selasa (12/7) kemarin juga didukung jajaran TNI-Polri dan kalangan pemerintah daerah serta Provinsi Bali.

Berdasarkan data 2015 rata-rata produktivitas padi mencapai 63,66 kuintal/ha gabah kering giling (GKG). Pencapaian produksi padi itu berpotensi kembali ditingkatkan. Caranya dengan melalui pelaksanaan intensifikasi dan adopsi teknologi terapan bagi masyarakat petani. Sejumlah program intensif dilakukan berupa pengelolaan tanah sawah dengan baik dan benar. Petani turut dibina memilih benih sesuai kondisi tanah dan iklim. Selain itu perlu optimalisasi pengairan subak sesuai kebutuhan tanaman. Tidak kurang penting, pemberian pupuk secukupnya dan pengendalian hama. Wabup Sutjidra, Selasa (12/7) kemarin, menyatakan dirinya mengapresiasi kegiatan gebyar penanaman padi jarwo ini. Pembangunan yang didesain oleh Pemkab, salah satunya tetap memprioritaskan sektor pertanian. Hal itu seba-

gai usaha sentralisasi penyediaan lapangan kerja di tingkat pedesaan dan menyediakan bahan pokok pangan. ‘’Strategi pembangunan pertanian di Buleleng telah diproyeksi dalam program 12 PAS. Salah satunya pembangunan ekonomi sebagai upaya peningkatan perekonomian daerah,’’ ujarnya. Melalui pengembangan padi di setiap wilayah dipercaya keperluan beras di Buleleng diyakini tidak ada kendala berarti. Bahkan dipercaya dapat meningkat. Saat ini sebagian besar masyarakat di Buleleng berprofesi sebagai petani padi. Dapat dilihat dari luas sawah

yang menunjang komoditi padi unggulan. ‘’Peningkatan produksi pangan khususnya padi di sektor pertanian selaras dengan tagline ‘Buleleng Smile’, yang sejahtera, mandiri, integrasi, lestari dan beretika,’’ tandasnya. Acara itu dihadiri Dandim 1609/Buleleng yang diwakili Pasiterdim, Wabup Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bali Ir. Ida Bagus Wisnu Wardana M.Si., Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Buleleng Ir. Nyoman Swatantra, MMA., Muspika Kecamatan dan SKPD di Pemkab Buleleng. (kmb34)


19

Rabu Wage, 13 Juli 2016

Singapura Hukum Pendana Teroris

Singapura – Pengadilan Singapura pada Selasa (12/7) kemarin menghukum empat pria asal Bangladesh selama dua hingga empat tahun penjara karena dianggap mendanai teroris. Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan komunitas pekerja migran terpinggirkan di negara itu. Pemerintah mengatakan mereka telah menyumbang uang senilai 60 dolar Singapura (45 dolar Amerika Serikat) sampai dengan 1.360 dolar Singapura (1.000 dolar AS) untuk membiayai serangan di Singapura atas nama ISIS cabang Bangladesh, lapor Reuters. Hal itu merupakan kasus pertama Singapura terkait pendanaan teroris. ‘’Jumlah dana yang dikucurkan cukup besar jika dibanding dengan pendapatan para terdakwa,’’ ungkap penuntut yang menolak menyebut nama atas alasan keamanan. Putusan itu memberi ‘’pesan tegas bahwa tiap dan seluruh aksi pembiayaan teroris akan ditindak tegas,’’ tambahnya. Keempat terdakwa itu merupakan bagian dari delapan orang asal Bangladesh yang ditahan pada April karena dianggap melanggar Undang-undang Keamanan Dalam Negeri atas rencana serangan di negara tersebut. Hukum warisan era kolonial memungkinkan tersangka ditahan dalam jangka waktu lama tanpa proses persidangan. Pemimpin kelompok tersebut, Rahman Mizanur (31), merupakan seorang juru tulis dengan pendapatan 1.800 dolar Singapura

(1.300 dolar AS) per bulan. Ia dihukum penjara selama lima tahun. ‘’Saya hanya ingin mendalami ajaran agama, tetapi mereka memberi petunjuk yang keliru, dan menjalani aktivitas yang tak seharusnya dilakukan,’’ kata Mizanur di persidangan. ‘’Keinginan ini tampaknya keliru, dan saya sungguh menyesal.’’ Belum ada serangan yang berhasil dilakukan di Singapura, negara kaya dengan penduduk multi-etnis, dalam beberapa dasawarsa terakhir. Para tersangka itu tak terlihat tengah membuat rencana untuk menggelar aksi teror di Singapura. Sebagian besar warga asal Bangladesh di Singapura dinilai kurang terampil, dan banyak bekerja di sektor konstruksi juga jasa pengiriman. Dua tersangka dari empat warga asal Bangladesh ditahan pada April, belum menjalani persidangan walau dia mengaku tak bersalah saat ditahan. Pihak tersebut tak menyadari bagaimana uang itu digunakan. Dua orang lainnya juga belum didakwa dan masih ditahan petugas. Informasi lainnya terkait kasus itu juga tak diberikan oleh petugas yang berwenang. Pemerintah Singapura mengatakan, kedelapan pria, berusia 26 sampai 34 tahun telah merencanakan serangan di taman, tempat mereka saling berbagi pandangan dan siaran video radikal. Lima warga Bangladesh yang telah diawasi pemerintah selama proses penyelidikan pun dideportasi pada April. (ant)

Pelaku Usaha Dari Hal. 1

Ia juga mengingatkan agar pemerintah segera melakukan koordinasi dengan pelaku usaha, termasuk menjabarkan paket kebijakan ekonomi. Hal paling mudah untuk dilakukan di daerah adalah paket kebijakan IV yang terkait perizinan. Izin-izin yang selama ini menghambat pertumbuhan harus dipangkas. ‘’Kemitraan pengusaha dan pemerintah dalam hal ini harus kuat. Jika tidak, pemerintah akan tak berdaya menghadapi tekanan ekonomi,’’ sarannya. Sementara itu, Ketua Umum Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra secara gamblang menuturkan bahwa kini maksimal pengusaha masih bisa bertahan dalam hitungan enam bulan ke depan. ‘’Jual investasi memang menjadi pilihan. Namun dalam kondisi daya beli masyarakat yang rendah, pelaku usaha tetap akan kena dampak

dari tekanan ekonomi ini,’’ ujarnya. Dalam berbagai kesempatan diskusi dengan kalangan perbankan, ia mengakui estimasi pertumbuhan Bali jauh dari target. Kadin hanya memprediksi Bali hanya akan bertahan di angka 6,0 persen. Itu pun angka maksimal. Indikatornya, saat ini daya beli masih lesu dan pelaku usaha banyak yang tak mampu bayar pokok pinjaman bank. ‘’Banyak pelaku usaha yang hanya mampu bayar bunga pinjaman,’’ ujarnya. Ia mengatakan jika asumsi pertumbuhan mencapai 6,5 persen, ia sangat yakin sektor properti akan bergerak. Faktanya, saat ini hal itu tak terjadi. Bahkan ada indikasi sektor properti dan ritel makin terpuruk. ‘’Sektor pariwisata yang diharapkan mendapat limpahan berkah dari hari raya Lebaran ini juga tak membuktikan hal itu. Okupansi hotel hanya 60 persen. Jauh dari target. Ini dampak

Satu Musim

Dari Hal. 1

Menurut Indah, Rio dan timnya masih terus berusaha untuk mendapatkan sponsor baru agar bisa berlaga dengan Manor hingga satu musim penuh. Ia enggan berspekulasi akan nasib putranya di arena balap F1. ‘’Semua akan terjawab di race Hungaria nanti,’’ pungkasnya. Sebelumnya Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengharapkan pengalaman pembalap Formula Satu Rio Haryanto pada musim ini menjadi pemacu persiapannya pada tahun mendatang. ‘’Kami harap pengalaman Rio musim ini jadi pemicu tahun mendatang untuk mempersiapkan dari jauh hari, untuk bisa meyakinkan pihak swasta bagaimana nilai positifnya dalam konteks promosi jika

terlibat,’’ kata Imam di Gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, Senin lalu. Hal tersebut diungkapkan Imam, pasalnya dana yang diusahakan oleh Kemepora masih mandek karena belum direstui oleh DPR. ‘’Mekanisme pengajuan dana bantuan tersebut telah kami lakukan namun tidak disetujui DPR, terlebih saat ini Kemenpora juga sedang dalam tahap pengetatan anggaran, sehingga mohon maaf pemerintah tidak lagi mempersiapkan mekanisme penganggaran tersebut,’’ ujarnya. Kendati demikian, Imam menegaskan, pemerintah tidak akan pernah berhenti memberikan dukungan pada Rio. ‘’Saya juga mengharapkan publik yang berkeinginan Rio di depan, memaklumi bahwa tim Rio juga tidak

dari menurunnya wisatawan domestik akibat rendahnya daya beli,’’ ujarnya. Kadin berharap segera ada terobosan jitu dari pemerintah untuk menyelamatkan pelaku usaha. Jika tidak, dalam limit waktu enam bulan ke depan hanya ada beberapa pengusaha yang bertahan, sisanya tereliminasi. Kondisi ini jelas akan berisiko terhadap kehidupan sosial budaya, termasuk kamtibmas di Bali. Selebihnya, ia juga menyodorkan data perekonomian Bali yang ternyata modalnya banyak lari ke Jakarta. Dari Rp 83,7 triliun dana yang terkumpul di Bali, hampr 90 persen lari ke Jakarta. Dari Jakarta ini dana-dana ini baru kembali ke Bali. Selain itu, bank–bank umum di Bali saat ini telah menyalurkan Rp 71,4 triliun kredit usaha, dan Rp 63,3 triliun lainnya merupakan pinjaman Badan Perkreditan Rakyat (BPR) kepada bank umum. (dir)

berada di posisi terdepan ketika start,’’ tuturnya. Terkait dengan masa depan Rio di timnya saat ini yaitu Manor, Imam menilai peluang Rio masih aman jika melihat pernyataan Direktur Grand Prix Manor Abdulla Boulsien yang tersirat dalam kunjungan terakhirnya ke Kemenpora, Rabu (14/6). Imam menuturkan, saat itu Abdulla memberikan statemen bahwa jika nanti pemerintah tidak bisa memberi dukungan dan swasta Indonesia juga demikian, maka Manor yang akan memikirkannya karena Rio harapan masa depan bagi Manor. ‘’Statemen ini yang kita pegang semoga Manor bisa memberi solusi bagi keuangan Rio. Jadi jika Manor berpersepsi seperti itu saya kira besar peluang bagi Rio di F1,’’ ucapnya. (ant)

Tidak Memaksa Dari Hal. 1

Presiden mengimbau seluruh wajib pajak yang menyimpan dana di luar negeri untuk berpartisipasi pada program pengampunan pajak yang dimulai 1 Juli 2016

hingga 31 Maret 2017 dengan tujuan meningkatkan penerimaan pajak untuk pembangunan. Kebijakan pengampunan pajak bisa menambah penerimaan pajak hingga Rp 165 triliun dan tidak

bersifat memaksa, melainkan diikuti secara sukarela karena bukan bagian dari penegakan hukum. Namun, diharapkan seluruh wajib pajak berpartisipasi dalam kebijakan pengampunan pajak. (ant)

Bali Post/ade

SAKSI MIRNA - Ayah Wayan Mirna Salihin, Darmawan Salihin, saat menjadi saksi dalam sidang kasus pembunuhan anaknya dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (12/7) kemarin. Jessica diduga menaruh zat sianida ke dalam kopi yang diminum Mirna di Cafe Olivier, Grand Indonesia, Januari lalu. Jessica (paling kiri) duduk bersama penasihat hukumnya.

Hadar, Plt. Ketua KPU Jakarta (Bali Post) Rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyepakati Hadar Nafis Gumay menjadi Pelaksana tugas (plt) Ketua KPU menggantikan Husni Kamil Manik. Keputusan diambil berdasarkan hasil musyawarah enam orang komisioner KPU. ‘’Di dalam pleno ini, keputusan kami buat dengan cara musyawarah dan menghasilkan satu nama. Tidak lonjong, bulat, sebulat-bulatnya, tentang siapa yang akan menjadi Plt., yang terpilih yang kami sepakati adalah Hadar Nafis Gumay,’’ kata Komisioner KPU Sigit Pamungkas di Kantor KPU Pusat, Jakarta, Selasa (12/7) kemarin. Dia menjelaskan, Hadar akan memimpin KPU hingga Senin (18/7). Karena pada hari itu, KPU baru akan melakukan rapat pleno kembali untuk

memilih dan menetapkan ketua KPU definitif. Sigit menegaskan, sesuai ketentuan perundangan ketua KPU dipilih oleh Komisioner KPU dengan mekansime yang sudah diatur UU Penyelenggara Pemilu. Dia berharap proses pemilihan ketua KPU definitif ini bisa berjalan secara musyawarah mufakat. ‘’Undang-undang mengamanatkan KPU yang menentukan (ketua KPU). Doakan saja pemilihan ini bisa lancar,’’ kata Sigit. Selama menjadi Plt, menurut Sigit, Hadar akan bertugas terkait masalah adminitrasi dan memimpin KPU saat mengadakan pertemuan maupun agenda dengan lembaga lain. ‘’Beliau akan menjadi Plt. Ketua KPU, di mana jabatan ini akan beliau emban sampai Senin pekan depan, sampai terpilihnya ketua KPU definitif,’’ katanya.

Belum Jelas Dari Hal. 1

Tiga warga Indonesia diculik dari kapal tunda pada Minggu lalu, meskipun belum jelas apakah pemberontak Abu Sayyaf pelakunya. Pakar keamanan menyatakan pemberontak kurang termotivasi oleh ideologi tetapi lebih oleh puluhan juta dolar (ratusan miliar rupiah) dari penculikan. Mereka menggunakan uang itu untuk membeli senjata otomatis, peluncur granat, kapal cepat dan peralatan pelayaran berteknologi tinggi. Pemerintahan Presiden Rodrigo Duterte, yang menjabat pada 30 Juni, berada di bawah tekanan baru untuk menga-

tasi Abu Sayyaf sesudah pengayauan dua orang Kanada dan penculikan pelaut Indonesia. Menteri Pertahanannya baru-baru ini menyatakan membunuh Abu Sayyaf adalah prioritas utama keamanannya, yang didahulukan dari sengketa di Laut Cina Selatan dalam hal anggaran. Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada akhir Juni mengatakan akan tiba waktu baginya menghadapi Abu Sayyaf di bagian selatan negaranya. ‘’Akan ada waktu bagi saya untuk menghadapi Abu Sayyaf,’’ kata Duterte setelah bertemu dengan perempuan Filipina, yang dibebaskan setelah sembilan bulan disekap. ‘’enculikan itu harus dihentikan.’’ (ant)

Atasi Risiko Dari Hal. 1

Namun, segala upaya negosiasi pembebasan sandera tentu memiliki risiko, sehingga sekarang tinggal bagaimana pemerintah Indonesia, Malaysia dan Filipina untuk mengatasi risiko tersebut bersama-sama. ‘’Apa pun tindakannya, itu ada risikonya. Mau kita serang militer, pasti risikonya juga besar. Mau bayar ransum (tebusan), risikonya juga ada. Tidak bayar pun ada risikonya,’’ jelasnya. Menurut Wapres, solusi yang memungkinkan untuk saat ini adalah dengan memberikan pengawalan kepada

kapal-kapal berbendera Indonesia itu ketika mengirimkan komoditi ekspor ke Filipina dan Malaysia. ‘’Risiko juga pasti ada kalau dikawal, yakni bisa terjadi baku tembak di laut. Ya… itu tidak apa-apa, tetapi memang harus izin Filipina juga,’’ tuturnya. Pembajakan ABK WNI terakhir terjadi di perairan Malaysia. Kelompok bersenjata yang diduga berasal dari Filipina kembali menyandera warga negara Indonesia yang bekerja di Lahad Datu Negeri Sabah, Malaysia. Dari tujuh anak buah kapal, hanya tiga yang disandera. Ketiganya adalah WNI. (ant)

Mengenai komisioner pengganti Husni Kamil Manik, Sigit mengatakan sesuai ketentuan perundangan maka penggantinya ditentukan berdasarkan calon dengan suara terbanyak yang berada di nomor urut kedelapan pada fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) Komisi II DPR lalu. Dari catatan, Komisi II DPR calon dengan suara terbanyak di nomor urut kedelapan itu dimiliki Hasyim Asyari. Diketahui, dari kandidat nomor urut yang ada, nama Hasyim Asyari berada di peringkat kedelapan dengan perolehan 32 suara, sesuai fit and proper test Komisioner KPU oleh Komisi II DPR pada periode 2012 lalu. Sigit mengatakan, KPU sudah menyampaikan kepada Presiden untuk memproses terkait pergantian komisioner KPU. ‘’Kewenangan (pergantian komisioner) ada di Presiden,’’ katanya. (kmb4)

Surat Penolakan Dari Hal. 1

Gendo menambahkan, TWBI sudah mengajukan permohonan perpanjangan izin lokasi pada 16 Juni lalu. Pihaknya memperkirakan, Menteri Susi bakal memberikan jawaban untuk memperpanjang atau tidak izin lokasi tersebut pada Rabu (13/7) atau Kamis (14/7) ini. Sedangkan pada tanggal 1 Juli lalu, Pasubayan Desa Adat sudah mengirim surat penolakan perpanjangan izin lokasi kepada KKP. ‘’Kalau disetujui berarti izin lokasi bisa diperpanjang sam-

pai 2018. Kalau ditolak, maka proyek reklamasi dan amdal otomatis berhenti karena tidak ada dasar hukumnya. Kalau tidak dijawab, maka Menteri otomatis setuju,’’ jelasnya. Itu sebabnya, kata Gendo, aksi tolak reklamasi kembali dilakukan hari Minggu lalu untuk mendukung Susi Pudjiastuti menolak perpanjangan izin lokasi. Di Jakarta sendiri, tim ForBALI terus memantau jawaban dari Menteri. Pada intinya, Menteri diharapkan dapat memberikan penjelasan resmi, apa pun sikapnya. (kmb4) Rabu, 13 Juli 2016

05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita Sanggar Nata Kemara (2) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV/Folk Song 09.05 Dialog Interaktif Perspektif dan solusi 10.00 Lejel Home Shopping 10.30 Ajeg Bali Aci Usabha Sumbu Bungaya 11.05 BCTTV/Glimpse Of The Island 11.30 DW TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping

14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Janger Lembongan (2) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Lila Cita Sanggar Kumara Werdhi Budaya (1) 17.05 Nangun Yadnya 17.30 Taman Sari TK Sari Dewi 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Dialog Interaktif Pradasari 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Round Up The World 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Brasela (1) 23.00 Solusi Alternatif Herbal Putih 24.00 Closing

Dhritarashtra Sadari yang Terjadi Disebabkan Takdir

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Tiga Ratus Sepuluh)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

OH kepala keturunan Bharata, nikmatilah buah dari semua itu dengan putra-putra paduka. Paduka sudah sepuh, harus sabar, dan mampu melihat di masa depan, akibat-akibat dari semua perbuatan itu. Jadi paduka masih menolak mengikuti nasihatnasihat dari teman-teman baik paduka. Kelihatannya semua ini adalah hasil dari Takdir. Janganlah bersedih, oh macan di antara manusia. Semua ini merupakan kesalahan besar paduka. Menurut pendapat hamba, padukalah penyebab kehancuran putra-putra paduka sendiri. Oh baginda, Vikarna telah jatuh. Demikian juga Chitrasena yang besar keberaniannya. Banyak prajurit kereta perkasa lain dan orang-orang utama di antara putra-putra paduka juga telah jatuh. Demikian juga ksatria utama lainnya di antara putraputra paduka. Semuanya diibantai Bhima, yang terlihat dalam

jangkauan penglihatan paduka. Oh paduka yang berlengan perkasa, Vrikodara membantai hanya dalam sekejap mata. Itulah hanya karena kesalahan paduka, hamba harus melihat susunan barisan kita dalam jumlah ribuan dihanguskan, menggunakan anakanak panah, yang ditembakkan putra kedua Pandu, Bima, dan Vrisha (Karna)! Dhritarashtra berkata, ‘’Oh Suta, oh Sanjaya, hasil menyedihkan sekarang telah menyusul kita. Aku pikir, pasti disebabkan kebijaksanaan jahat dariku. Sampai sekarang aku telah berpikir tentang apa yang telah berlalu. Tetapi, oh Sanjaya, apa langkah yang harus aku gunakan sekarang? Aku sekarang sekali lagi bersikap tenang, oh Sanjaya. Karena itu, ceritakan kepadaku bagaimana penyembelihan pahlawan-pahlawan itu sedang berlangsung. Mereka menjalani kebijaksanaanku yang jahat itu

bisa jadi penyebabnya.’’ Sanjaya berkata, ‘’Sungguh, oh raja, Karna dan Bhima, keduanya dilengkapi keberanian besar. Dalam pertempuran itu, mereka mencurahkan hujan-hujan anak panah mereka seperti dua awan-awan, yang sarat air hujan. Anak-anak panah yang sayapsayapnya dari emas itu diasah di atas batu. Panah itu ditandai namanya Bhima. Vrikodara kemudian mendekati Karna. Panah itu menembus ke dalam tubuhnya, seolah-seolah benar-benar menembus nyawanya. Hal yang sama dilakukan Karna. Bhima juga diselubungi panah-panahnya Karna dalam jumlah ratusan bahkan ribuan. Panah itu menyerupai ular-ular berbisa dengan akibat mematikan. Anak-anak panah mereka itu, oh raja, jatuh di segala sisi. Sebuah guncangan dihasilkan di antara pasukan-pasukan, yang benar-benar menyerupai lautan

itu. Banyak para pejuang, oh penghukum musuh-musuh, berada di kelompok paduka, kehilangan nyawa mereka. Anak-anak panah itu menyerupai ular-ular berbisa mematikan, keluar dari busurnya Bhima. Ditebari gajah-gajah yang jatuh, kuda-kuda bercampur den-

gan tubuh-tubuh manusia, medan pertempuran itu kelihatan seperti seseorang ditutupi pohon-pohon yang hancur karena ada badai. Terjadi penyembelian oleh anakanak panah yang keluar dari busurnya Bhima. Banyak prajurit paduka akhirnya melarikan diri. Mereka bergumam, ‘Apakah ini gerangan’?’’ (bersambung)

Sloka 8.24 Agnir jyotir ahah suklah san-masa uttarayanam tatra prayata gacchanti brahma brahma-vido janah Api, cahaya, siang hari, dua minggu yang terang, enam bulan di kala mentari bergerak ke utara — meninggalkan raga — pada saat saat ini, mereka yang kenal pada Yang Maha Abadi – Brahman - maka akan pergi ke Yang Maha Abadi.


16 Pages

131 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

ay, July 13,

Wednesd

y, July 13, Wednesda

2016

DaActor Matt for mon poses a photograph with a fan at upon arrival the premiere ‘Jaof the film son Bourne’ in London, July Monday, 11, 2016.

n returns Matt DamoCIA assasin as former urne” film in latest “Bo

Amid frenzy, n Go s Pokemo robberie leads to and injuries Page 13

online: http://www.inte

2016

May Britain’s race wins PM it after pro-Brex rival quits Page 6

ns Champio fly home l Portuga welcome, to hero’s tial honour presiden

Consumer sector stuck, my Bali’s econo re under pressu

thStreng ening faminea is season pedifficult busiriod for ness communimany ty. Currently their admit to sell businessmenby force just to surin investment businessmen retail and vive. Moreover, of property, are under the sector products other service collapse. that threat of s predicted Academiciantime awill tend this difficult when there is to strengthen improvement in no economic fourth quarters. and the the third power of sectors Weak purchasing make all the society will

Joel Ryan/Invision/AP

familiar to work with for - preparing as he returned fight physically

“I’ll watch said Damon.makes everybrilliant,” and he make He would him in anything in better. thing he’s better.”

Matt faces. But edition franchise - Actor features intense was that the latest Bourneby Robert In LONDON as a troubled a movie thata major car chase on the novelsStiles returns the lat- scenes and the actor said. Damon returns for it, based - co-star Julia assasin in Parsons” challenging,hard to get ready former CIAof the hit “Bourne” 29 Ludlum operative “Nicky a longtime re“It was when I was as fellow est edition this month, was much harder thanit’s whole differ- while Alicia Vikander, debuts as a says out fan herself, CIA direcmovie series now, so who sat a role he - I’m 45 told “Bourne”hacker in the prising tough to get ready ent animal,” Damon, prodigy in the series, was one physicallya decade and a half the fourth movie red carpet. “But tor’s team. franchise big on the it on. for over “The Bournefavourites - I’m a Reuters a good problem first took absolute in a silver know, that’s since he

you be- of my Vikander, dressed on the red installfan,” - the fifth movie to have.” who would win a tussle modress, gushed - hits Asked “Jason Bourne” sequined another legendary a real pinch-me saw franchise Bourne and myself, Bond, Damon carpet. “It was ment of theJuly 27, starring Damon ago I actally saw who tween spy, James he had little ment when the first time a week theatres on l. But restless hero onian cinematic back as I actually non-committa film for as a conflicted, the was about who he wouldMI6 spy: the I was like ‘Oh my God, (rtr) at the Greek-Maced going off and them!’” doubt resurfaces to play the in one of decade after got to be the next actor border a Elba. premiere British actor Idris yeah, I think he’s grid. European “lot “I like Idris At the movie’s said it was a at: Damon shoes in London,be back in Bourne’s Bali Post Jl. D.Tamblingan of fun” to Sanur International

You can

find

Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

stagnate.

ut via Reuters

near Bari,

Italian Firefighters/Hando

the southern

village of

Corato,

At least 20 killed, dozens injured as trains collide in Italy

Economy... on page 2

Continued

, dozens 20 killed collide in Italy At least as trains injured

grove in of an olive in the middle July 12, 2016. a collision Firefighters seen after by Italian trains are released pictures Two passenger this handout Italy, in

in the in Viareggio, than with more train derailed upright centre of the country, to the tracks left standing had living close four carriages A fifth carriage the 30 people subsequent fire.(rtr) reason killed in the on the rails. the tracks, while no immediate pulveralso be heard There was collision, which took jumped off News can at Global units appearedhas been (0930 the there in “Bali Image” from 9.30 were injured given for around 11.30 am day in other three 96.5 looks like the mayor of Italy place at and dozens Radio FM am. Listen to ised. “It said a hot summer’s people died head-on in southern until 10.00 FM at http:// a plane crash,” Mazzilli. GMT) on of Puglia. least 20 said. Global Radio ten2mywe get a Corato, Massimo operated by trains collided BARI - At the region stop until of track is at hapthe fire service globalfmbali.lis passenger streaming The stretch company Ferrotram“We won’t over what when two a spokesman for of or live video rail and http:// how many radio.com lfmbali.com a regional clear explanationMinister Matteo the track. working with dozens li. on Tuesday, was not clear http://radiogloba nel/global-fm-ba on a single cutting short “We are to open up the carriag- pened,” Prime the trains. viaria. It happened Italy to people had been on rail disaster in ustream.tv/chan countryside rescue teams Cari, a fire service Renzi told reporters, The crash in northern major and track in Luca to Milan had saved The last when a freight stretch of towns of Corato up es,” said adding they wreckage. a visit to Rome. report- Italy was in 2009 the made the return between handed to trains were image spokesman, boy from because showed just A photograph Andria. Both An aerial and a young is complicated of the fire brigade ers by the “The rescue in the middle of four carriages. smashed carriages of the impact, this happened he said. showed by the forceamongst olive crumpled flung out of countryside,” with debris flanked both sides trees which

balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

RABU WAGE, 13 JULI 2016

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH MPLS SMAN 7 Denpasar SMK PGRI 5 Denpasar Rekrut 730 Siswa Baru 60 Persen dari Sekolah Negeri

SMK PGRI 5 Denpasar tahun ini sukses ganda. Pertama, sukses merekrut 730 siswa baru atau naik 15 persen dari tahun lalu. Mereka mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan penuh gembira dan peduli lingkungan. MPLS dibuka Kepala SMK PGRI 5 Denpasar Ni Ketut Nuka didampingi Pembina SMK PGRI 5 Denpasar Drs. Wayan Darya Kusuma, M.Pd. Ketua Panitia MPLS yang juga Waka Kesiswaan A.A. Gd. Ag. Udayana Putra, S.Pd. mengungkapkan, kegiatan MPLS diikuti 99 persen siswa baru. MPLS mengedepankan suasana kebersamaan, menyenangkan dan berbudaya.

Salah satu penguatan materi MPLS tahun ini yakni berbasis lingkungan. Siswa baru diajak melakukan aksi penghijauan di lingkungan sekolah dan jaba Pura Puseh. Siswa baru sukarela membawa tanaman hias untuk taman sekolah. Bakti sosial diarahkan ke Panti Asuhan Dharma Jati. Materi tambahan berupa pemberantasan sarang nyamuk, dan diakhiri dengan persembahyangan bersama. Siswa baru juga mengikuti martikulasi jurusan. Kepala SMK PGRI 5 Denpasar Dra. Ni Ketut Nuka berterima kasih karena masyarakat memberi kepercayaan penuh mendidik putra-putri di sekolah

Bali Post/sue

KOMPAK - Kasek Ni Ketut Nuka bersama pembina Wayan Darya Kusuma dan A.A. Udayana Putra kompak bersama OSIS di MPLS SMK PGRI 5 Denpasar.

berkualitas ini. Kepercayaan ini akan dibalas dengan pelayanan akademis yang terbaik dengan fasilitas terbaik pula. Dengan demikian mereka kelak menjadi SDM yang memiliki masa depan. Mereka datang dari sekolah negeri dan swasta. Bahkan 60 persen dapat tamatan sekolah negeri dan tersebar dari seluruh Bali. Ke depan, kata Ketut Nuka, SMK PGRI 5 terus meningkatkan iklim akademis dan ekstra unggulan, making bad di AP, di jasa boga unggulan art copy, fruit carving, dll. Pembina SMK PGRI 5 Denpasar Drs. I Wayan Darya Kusuma, M.Pd. menambahkan, dari 730 siswa barunya, sebanyak 10 kelas memilih program keahlian Akomodasi Perhotelan (AP) dan delapan kelas memilih Tata Boga. Dia juga berterima kasih kepada masyarakat yang mempercayakan pendidikan terbaik di SMK PGRI 5 Denpasar. Dengan kampus baru dan fasilitas lengkap ini siswa akan terlayani dengan berkualitas. Semua ruangan ber-AC dan LCD dan CCTV dan gratis wifi. Sekolah kembaran SMKN 5 Denpasar ini mulai tahun ini semua KBM dipusatkan di kampus Jalan Kenyeri. Ini diawali dengan langkah komite membangun gedung baru dengan 22 ruang belajar dan 6 ruang praktik perhotelan serta tiga ruang praktik jasa boga. (025/k325)

MPLS SMK PGRI 4 Denpasar Berbasis Lingkungan SMK PGRI 4 Denpasar tercatat sekolah besar dengan jumlah siswa melebihi 1.000 orang. Tahun ajaran baru ini SMK PGRI 4 Denpasar menerima 315 siswa. Mereka mengikuti MPLS sejak Senin (11/7) lalu. MPLS dibuka Kepala SMK PGRI 4 Denpasar Drs. I Ketut Suarya, M.Pd. Mereka yang mengikuti MPLS berasal dari Jurusan Akomodasi Perhotelan, Jasa Boga dan Multi Media (MM). Yang menarik MPLS kali ini berbasis lingkungan. Selain siswa diajak membersihkan sekitar sekolah juga melakukan baksos di Pura Pucak Mangu. Mereka akan diajak membersihkan sampah plastik dan menanam pohon

penghijauan. MPLS SMK PGRI 4 Denpasar berbasis lingkungan juga diikuti dengan aktivitas sosial lainnya. Hal ini dia tekankan agar semuan insan SMK PGRI 4 Denpasar peduli dengan lingkungan serta menjadi panutan dalam pola hidup bersih. Selain itu juga memberikan ceramah dari kesehatan (Puskemas Denbar), kepolisian dan soal bahaya HIV/AIDS. Yang menarik MPLS di sekolah ini, Selasa (12/7) kemarin ditinjau Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. Kasek Ketut Suarya mengungkapkan di usia ke-17 SMK PGRI 4 Denpasar tampil dewasa dan

Bali Post/sue

BERSAMA - Ketua YPLP Madiadnyana dan Kasek Ketut Suarya saat meninjau MPLS di SMK PGRI 4 Denpasar.

bermutu. Lulusan yang dicetak, katanya, juga bermutu. Ini dibuktikan hampir 80 persen siswa kelas XII yang dilepas sudah terserap di dunia kerja. Bahkan dia menyatakan bahwa siswanya siap kerja karena diberi penguatan bahasa asing dan TI. Dia menekankan MPLS diisi dengan disiplin. Sebab, disiplin dan semangat kerja yang tinggi adalah kunci sukses kehidupan. ‘’Kami juga sudah berikan penguatan pendidikan karakter,’’ ujarnya. SMK PGRI 4 Denpasar termasuk sekolah swasta terakreditasi A, sekolah aliansi, ber-ISO 9001208 dan sekolah kemitraan. Dengan demikian sekolah ini sudah setara dengan sekolah negeri. Bahkan gurunya sebagian besar sudah menyelesaikan S-2. Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Madiadnyana menekankan pentingnya pengelolaan sekolah secara sungguh-sungguh dalam menghadapi persaingan. Apalagi SMK PGRI 4 Denpasar kini sudah memiliki sarana dan prasarana yang lengkap. ‘’Siswa harus diproses secara berkualitas,’’ ujarnya. Ketua Komite Drs. IGB Wiadnyana, M.M., M.Pd. menambahkan, SMK PGRI 4 Denpasar kini sudah memiliki sarana dan prasarana yang lengkap sehingga fokus dengan mutu. (025/k300)

MPLS SMP PGRI 3 Denpasar Diisi Meditasi

SETIAP tahun materi MPLS di SMP PGRI 3 (Spiga) diisi dengan program meditasi. Sebanyak 342 siswa baru, Selasa (12/7) kemarin dengan penuh disiplin dan tertib menjalani meditasi Soul Reflection Cinta Kasih dari Bunda Arsaningsih. MPLS di sekolah ini dibuka Kepala SMP PGRI 3 Denpasar Dr. I Made Suada, M.M., M.Si. Materi MPLS diisi dengan meditasi dan pendidikan budi pekerti. Meditasi ini, kata Made Suada, untuk menumbuhkan pola pikir positif dan semangat belajar. Merefleksikan diri untuk mengetahui soal potensi diri dan sekolah memfasilitasi dan mengembangkan

potensi diri siswa tersebut. Meditasi ini juga menumbuhkan motivasi belajar dengan senam kecerdasan. Peningkatan oksigen dalam otak sehingga membantu dalam proses belajar bagi siswa. Siswa juga diajak peduli lingkungan dengan mengajak siswa PSN sehari penuh. Kebersihan lingkungan menyasar wilayah sekitar sekolah. Yang menarik semua siswa di sekolah ini masuk pagi dengan disiapkan 25 ruang belajar. Dengan demikian ke depan calon siswa baru akan mengejar sekolah yang semuanya masuk pagi. Ketika meninjau MPLS di SMP

Bali Post/sue

AKRAB - Ketua Yayasan Nengah Madiadnyana dan Kasek Made Suada akrab dengan Ketua OSIS Rama Gerald Jade saat MPL SMP PGRI 3 Denpasar.

PGRI 3 Denpasar, Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. Nengah Madiadnyana, M.M. menemukan bahwa MPLS sudah berjalan sesuai Permen. Kedua, pengelolaan MPLS di bawah guru didukung OSIS serta sudah mengedepankan MPLS yang menyenangkan, sejuk dan berbudaya. Makanya dia percaya dengan sekolah ini sebagai wakil PGRI berkiprah di masyarakat. Apalagi sekolah ini belum lama ini sukses menggelar festival pelajar yang dihadiri Wali Kota Denpasar. Ketua OSIS SMP PGRI 3 Denpasar Rama Gerald Jade mengungkapkan selain MPLS diisi dengan program pengenalan lingkungan sekolah dan ceramah, pengurus OSIS juga mengisi dengan berbagai program agar mereka bisa dijadikan panutan oleh adik kelasnya. Di antaranya harus tampil bersih, kreatif dan inovatif. Siswa baru diajak untuk hidup bersih dan tertib serta berprestasi. Bersih, katanya, bukan saja bersih fisik dan penampilannya namun juga memiliki budaya peduli dengan kebersihan lingkungan. Kemudian menjadi insan yang tertib, yakni tertib mengikuti aturan sekolah juga tertib menyimak dan mengikuti pembelajaran. Dari budaya bersih dan tertib ini, katanya, siswa SMP PGRI 3 Denpasar akan menjadi insan yang berprestasi. (025/k300)

Tekankan Budaya Membaca Kenalkan Pimpinan Baru

MPLS di SMAN 7 Denpasar diisi dengan pengenalan lingkungan sekolah, fasilitas sekolah dan pimpinan baru di sekolah ini. MPLS SMAN 7 Denpasar diikuti 397 siswa baru berlangsung menyenangkan. Saat itu diperkenalkan Kepala SMAN 7 Denpasar yang dipegang Dra. Cok Istri Mirah Kusuma Widiawati, Wakasek Kurikulum Wayan Sucipta, S.Pd., Wakasek Sarana Drs. I Made Wirawan, Wakasek Humas I Nyoman Sedana, S.Pd., Wakasek Kesiswaan Drs. I Made Siarta, M.Pd. Kini SMAN 7 Denpasar juga memiliki Wakasek SDM Dra. Ni Nyoman Sriwatiasih. Penambahan wakasek baru ini, menurut Cok Istri Mirah Kusuma Widiati yang akrab dipanggil Cok Mirah, melihat kompleksnya masalah yang dihadapi guru dan siswa. Ke depan, SMAN 7 Denpasar ingin memberi pelayanan yang lebih baik. MPLS SMAN 7 Denpasar, menurut Cok Mirah, diisi dengan budaya literasi atau membaca. Siswa wajib membaca buku nonfiksi untuk membiasakan budaya membaca. Selama ini terkesan generasi muda itu tak peduli dengan budaya membaca. Program literasi ini akan berlanjut setip hari sebelum mata pelajaran dimulai. Bahkan Direktorat PSMA mengundang SMAN 7 mengikuti

bimtek literasi. ‘’Hanya tiga sekolah di Bali yang diundang,’’ ujarnya. Para siswa membawa buku sendiri. Kemudian buku yang dipegang akan menjadi buku perpustakaan kelas. Dengan demikian setiap kelas akan memiliki pojok perpustakaan. Jadi, sebelum jam pelajaran dimulai, siswa SMAN 7 Denpasar harus membaca di pojok perpustakaan kelas selanjutnya buku ditukar dengan kelas lain. Jika sudah memilih SMA, katanya, wajib hukumnya studi S-1. Makanya mau tak mau dia harus suka membaca. Apalagi membuat skripsi harus suka membaca dan

menulis. Ke depan, katanya, mereka yang berilmu akan dihargakan lebih mahal. Pada PPDB tahun ini banyak mengambil peserta yang berprestasi di akademik seperti karya tulis, olimpiade. Ini dibuktikan selain di Eropa, lulusan SMAN 7 Denpasar tahun ini ada yang diterima di Australia. Kasek akan membuatkan sebuah wadah yang bersinergi antarmata pelajaran untuk menghadapi sejumlah olimpiade. Nyoman Sedana menambahkan, Kamis nanti peserta MPLS diajak PSN dan Sabtu kerja bakti sosial dan matirtayatra. (025/k400)

Bali Post/sue

BARU - Kepala SMAN 7 yang baru Cok Mirah (paling kanan) bersama wakasek di sela-sela MPLS.

MPLS SMP PGRI 5 Denpasar Tekankan Kasih Sayang MASA Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP PGRI 5 Denpasar penuh dengan pendidikan karakter dan menyenangkan. MPLS dibuka oleh Pembina SMP PGRI 5 Denpasar yang juga Kepala SMPN 2 Denpasar Drs. Putu Suarka didampingi Kepala SMP PGRI 5 Denpasar Dr. I Wayan Wirasa, M.M. Yang menarik pembukaan MPLS SMP PGRI 5 Denpasar bergabung dengan SMPN 2 Denpasar dipusatkan di lapangan SMPN 2 Denpasar karena kedua sekolah ini menjadi sekolah kembaran. MPLS di sekolah ini diikuti oleh 480 siswa baru. Yang menarik pelaksanaan MPLS di SMP PGRI 5 Denpasar, Selasa (12/7) kemarin ditinjau Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. Madiadnyana mengacungkan jempol atas sukses SMP PGRI 5, baik dalam PPDB maupun prestasi di Porjar dan pengelolaan sekolah sungguh-sungguh. Ini menjadi dasar promosi sekolah ke depan. ‘’Saya yakin sekolah ini sudah bagus pasti dikejar masyarakat,’’ ujarnya. Menurut Wayan Wirasa, karena SMP PGRI 5 tak dipisahkan dari SMPN 2 Denpasar sebagian narasumber MPLS adalah guru-guru SMPN 2 dan SMP PGRI 5 Denpasar. MPLS di sekolah ini diisi dengan memperkenalkan fasilitas sekolah, SDM guru, sistem pembelajaran, lingkungan sekolah. Juga mendatangkan penceramah dari kesehatan, kepolisian, dan DKP. Di luar jadwal formal dari Dis-

dikpora juga digelar berbagai program yang membuat siswa baru senang dan gembira serta fokus pada MPLS. Dengan demikian mereka bisa mencintai lingkungan. Wirasa mengatakan setiap Jumat siswanya akan melakukan aksi kebersihan umum di sekitar lingkungan sekolah dan masyarakat setempat. Minimal 300 meter ke berbagai arah dari sekolah. ‘’Agar masyarakat merasakan manfaat keberadaan sekolah,’’ tegas Dr. Drs. I Wayan Wirasa, M.M. Wayan Wirasa didampingi Koordinator MPLS I Wayan Adi Wijaya, S.Pd. dan Ketua Pelaksana Ni Wayan Ariani, S.Pd. menyadari benar esensi MPLS pada dasarnya adalah pengenalan sekolah baru. Termasuk mengenal visi dan misi

sekolah yakni ‘’SMP PGRI 5 Denpasar menuju unggul dalam prestasi berdasarkan iman dan takwa’’. Menurut Wirasa, visi ini diterjemahkan dalam aktivitas agama dan budaya, nilai UN, olahraga, TI dan peningkatan budaya karakter bangsa. Model ini disebut mengenal diri sendiri dan dikembangkan sesuai potensi siswa. Makanya tema besar MPLS kali ini yakni ‘’Memberi Pelayanan Penuh Kasih Sayang’’. Dia mengajak guru memberi pelayanan terbaik dan berkualitas kepada siswa. Sebab, masyarakat sudah mempercayakan sepenuhnya kepada sekolah untuk mengajar dan mendidik anaknya. Apalagi SMP PGRI 5 Denpasar ini menekankan pada budaya disiplin sebagai kunci untuk sukses. (025/k300)

Bali Post/sue

OSIS - Ketua YPLP Madiadnyana dan Kepala SMP PGRI 5 Denpasar Dr. I Wayan Wirasa bersama OSIS di sela-sela MPLS.

MPLS SMAN 2 Negara

Siswa Diajak Mengenal Karakter dan Potensi Diri SMA Negeri 2 Negara mengisi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan pengenalan literasi bagi para siswa baru. Sekolah yang menerapkan sistem PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) online ini juga banyak memberikan pembinaan mentaliter. Siswa sejak dini diajak untuk mengenali karakter dirinya. Sejak awal pertama MPLS, siswa diajak mengetahui karakter, kelebihan dan kekurangan dirinya dengan mengisi formulir pernyataan tentang potensi diri siswa. ‘’Dan ini harus didampingi orangtua, keunggulan dan kelemahan hingga catatan kesehatan diisi dan dibenarkan oleh orangtua,’’ kata Kepala SMAN 2 Negara Wayan Sudiarta. Sudiarta ditemui Selasa (12/7) kemarin mengatakan pengenalan karakter diri ini penting untuk mendeteksi keunggulan dan kelemahan yang dimiliki siswa. Sehingga sekolah dan khususnya guru bisa mendampingi siswa materi mana yang dikuatkan, siswa lebih termotivasi dan terbantu memahami konsep. Keterlibatan orangtua merupakan sinergi trisentra pendidikan. Di mana tanggung jawab orangtua, siswa dan sekolah berjalan. Selama sepekan, 307 siswa mengikuti MPLS di antaranya teknik pengenalan sekolah dan potensi diri selama tiga hari. Disusul tiga hari, pengenalan program sekolah akademik, kurikulum dan pengembangan ekstrakurikuler. Termasuk pembinaan

narasumber dari Kepolisian, TNI dan Kantor Kesbangpol terkait nilai integritas dan bela negara. Selama MPLS ini ditangani oleh guru dan dikedepankan mengasah etika moral. ‘’Siswa juga kami ajak untuk sosio-drama, hal-hal yang kecil di sekolah tentang etika mereka peragakan. Bagaimana masuk kantor, bertemu kakak senior hingga menggunakan toilet,’’ tambahnya. Sehingga diharapkan sekolah menjadi Taman Belajar dan siswa SMAN 2 Negara yang berahlak, berkarakter dan berprestasi. Pengenalan literasi merupakan hal yang wajib diikuti dan sudah dilaksanakan sejak enam bulan yang lalu kepada kelas XI dan XII.

Sekolah juga menggelar prates bagi para siswa kelas XI dan XII di samping pengabdian sosial berupa kerja bakti. Prates materi soal UN ini guna melihat kesiapan siswa dan sebagai panduan guru mengetahui kelebihan serta kelemahan siswa didiknya. ‘’Siswa harus tahu potensi diri dan bisa meguasai konsep diri. Ketika konsep diri bagus, akan menjadi hebat dan tidak mudah terombang-ambing,’’ terangnya. Program pengenalan literasi sudah diterapkan salah satu SMA favorit ini sejak enam bulan lalu. Sekolah juga menyediakan bahan bacaan baik buku, majalah maupun koran di empat gazebo di lingkungan sekolah. (kmb26/k100)

Bali Post/olo

LITERASI – Para siswa baru SMAN 2 Negara mengikuti MPLS dengan materi pengenalan literasi yang diberikan oleh Kepala SMAN 2 Negara Wayan Sudiarta.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 13 Juli 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu