Skip to main content

Edisi 13 Februari i 2018 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 173 TAHUN KE 70 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

selasa wage, 13 februari 2018

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Pasangan Calon Pilgub Bali 2018 Ditetapkan PDI-P dan Golkar Sudah Siapkan PAW Semua Berkomitmen Jaga Kesantunan DUA anggota DPRD Bali tercatat ikut bertarung dalam pilkada serentak 2018. Masing-masing Tjokorda Raka Kerthyasa (Cok Ibah) yang maju sebagai calon bupati Gianyar dan I Ketut Mandia sebagai calon wakil bupati Klungkung. Kedua politisi beda partai ini sama-sama bertugas di Komisi IV DPRD Bali. Ketua DPD Partai Golkar Bali I Ketut Sudikerta, Senin (12/2) kemarin mengatakan, PAW Cok Ibah mestinya Tjokorda Gede Budi Suryawan. Namun, Cok Budi mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Dengan demikian, Cok Ibah nantinya akan di-PAW oleh I Made Dauh Wijana. ‘’Sebenarnya kan PAW-nya Cok Budi. Kemarin Cok Budi sudah saya telepon, katanya kondisi kurang bagus. Beliau mengundurkan diri, tapi saya belum teken,’’ ujarnya. Sudikerta mengaku akan memanggil Cok Budi agar mengikuti tes kesehatan. Kalau memang benar sakit dan mengundurkan diri, tentu penggantinya adalah Dauh Wijana. Sementara itu, Ketua DPD PDI-P Bali Wayan Koster mengatakan Mandia sudah mengundurkan diri sebagai anggota DPRD Bali. PAW-nya kini sedang diproses. ‘’Mandia sudah mundur, yang mengganti I Wayan Sutena,’’ ujarnya. (kmb32)

Bali Post/eka

PENETAPAN - Wayan Koster dan Ketut Sudikerta melihat berkas penetapan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018 di KPU Bali, Senin (12/2) kemarin.

Denpasar (Bali Post) KPU Provinsi Bali menetapkan Wayan Koster-Tjok. Oka Artha Ardhana Sukawati (KBS-ACE) dan I.B. Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pilgub Bali 2018. Penetapan dan pengumuman pasangan calon dilakukan dalam rapat pleno terbuka di Kantor KPU Bali, Senin (12/2) kemarin. Calon gubernur Wayan Koster mengatakan, pengunduran dirinya sebagai anggota DPR-RI saat ini tengah berproses. Tinggal menunggu surat keputusan presiden. Posisi yang ditinggalkan Koster di Komisi X DPR-RI mestinya bisa diisi oleh mantan

Bupati Klungkung I Wayan Candra. Lantaran tersangkut kasus hukum, peluang itu kini mengarah kepada IGA Putri Astrid. ‘’Seharusnya Wayan Candra dari jumlah suara, tapi kan tidak bisa. Jadi yang mengganti adalah Bu Gung Putri Astrid. Itu yang diproses,’’ ujarnya. Selain dirinya, pengunduran diri Tjok. Oka Artha Ardhana Sukawati sebagai dosen (PNS) juga sedang diproses. Setelah resmi menjadi calon gubernur, Koster berharap tahapan berikutnya yakni kampanye bisa dilakukan dengan baik, nyaman, aman, dan damai. Hal. 19 Masa Kampanye

KPK Tahan Bupati Ngada

Pelaku Penyerangan Gereja

PDI-P Cabut Dukungan

Pernah Berencana Pergi ke Suriah

Jakarta (Bali Post) – KPK menahan Bupati Ngada Marianus Sae. Ia telah ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana suap proyek pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain Marianus, KPK juga menetapkan Direktur PT Sinar 99 Permai (S99P) Wilhelmus Iwan Ulumbu sebagai tersangka dalam kasus tersebut. ‘’Marianus Sae ditahan di Rutan Klas 1 Jakarta Timur Cabang KPK,’’ kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati, Senin (12/2) kemarin. Marianus yang sudah mengenakan rompi oranye tahanan KPK tidak memberikan komentar apa pun setelah keluar dari gedung KPK dan langsung masuk mobil tahanan KPK yang telah menunggunya. Hal. 19 Bersikap Tegas

Jakarta (Bali Post) – Suliyono, pelaku penyerangan Gereja Santa Lidwina Bedog, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, diduga mendapat pengaruh paham radikal. ‘’Dia pernah tinggal di Poso, Sulawesi Tengah dan Magelang. Ada indikasi kuat yang bersangkutan ini mendapat paham radikal yang pro-kekerasan,’’ kata Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, Senin (12/2) kemarin. Tak hanya itu, Suliyono juga diduga pernah berencana untuk pergi ke Suriah, tetapi gagal. Setelah rencananya ke Suriah tidak terealisasi, Suliyono diduga akhirnya melakukan aksi teror terhadap orang-orang yang dianggapnya kafir. ‘’Dia pernah mencoba membuat paspor untuk berangkat ke Suriah tetapi tidak berhasil, akhirnya dia menyerang ‘kafir’ versi dia,’’ katanya. Sementara itu, sejumlah masyarakat di

sekitar Gereja Santa Lidwina, Senin kemarin melakukan pembersihan area gereja pascakejadian penyerangan. ‘’Tadi malam (Minggu 11/2) sekitar pukul 23.00 WIB petugas polisi telah melepas garis polisi, sehingga hari ini kami sudah dapat bersih-bersih gereja,’’ kata Watiyo. Hal. 19 Bercak Darah

Jokowi Pastikan Tak Ada Tempat bagi Pihak Intoleransi

Bali Post/ant

Marianus Sae

Bali Post/ant

BERSIHKAN GEREJA - Anggota TNI, Polri dan warga, Senin (12/2) kemarin membersihkan gereja pascapenyerangan yang dilakukan Suliyono, warga Banyuwangi.

Jakarta (Bali Post) – Penyerangan terhadap gereja dan tokoh agama belakangan ini menjadi sorotan Presiden Joko Widodo. Ia menyatakan bahwa Indonesia menjamin kebebasan bagi tiap-tiap warga negara untuk memeluk dan beribadah sesuai dengan kepercayaan masing-masing. Pernyataan yang juga terkandung dalam konstitusi negara tersebut sekaligus sebagai penegasan bahwa pemerintah tidak memberikan ruang bagi para pihak intoleran di negara Indonesia. ‘’Konstitusi kita menjamin kebebasan beragama. Oleh sebab itu, kita tidak memberikan tempat secuil pun pada orang-orang yang melakukan, mengembangkan, dan menyebarkan intoleransi di negara kita,’’ ujarnya di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta

Pusat, Senin (12/2) kemarin, seperti disampaikan dalam siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden. Menurutnya, masyarakat Indonesia yang majemuk ini sesungguhnya sudah berpuluh tahun hidup berdampingan. Namun, perlu diakui bahwa karena keterbukaan informasi yang juga dialami sebagian besar negara lainnya peristiwa intoleran seperti penyerangan terhadap para pemuka agama yang belakangan ini terjadi dapat terus berulang. ‘’Sekali lagi perlu saya sampaikan, tidak ada tempat bagi mereka yang tidak mampu bertoleransi di negara kita, Indonesia. Apalagi dengan caracara kekerasan. Berujar saja tidak, apalagi dengan kekerasan,’’ sambungnya. Hal. 19 Mengusut Tuntas

Pemimpin Bali ke Depan

Harus Mencerdaskan, Bukan Membodohi Rakyat 27 JUNI 2018, krama Bali memilih pemimpin. Dalam proses pemilihan pemimpin tersebut masyarakat diharapkan semakin cerdas. Pasangan calon pemimpin, partai pendukung dan tim sukses diharapkan mampu memberikan pendidikan politik yang baik. Sebab, tantangan Bali ke depan tak sedikit. Bagaimana harusnya pemimpin Bali menjawab tantangan itu?

ROHANIWAN Ida Rsi Acharya Waisnawa Agni Budha Wisesanatha mengatakan, pemimpin Bali harus sadar dengan ke-Bali-annya. Sikap moral yang satya dan jujur serta bakti pada leluhur merupakan pedoman dasar bersikap sebagai pemimpin. Kalau tidak jujur dan satya, maka pemimpin itu tak berguna. Dikatakannya, Bali Dwipa de-

ngan aksaranya sebagai parahyangan jagat, hendaknya membuat para pemimpin tahu diri, sadar diri dan sadar peran. Ini adalah kesempatan sebagai ajang pembuktian, seberapa bobot moral dan kapasitasnya sebagai pemimpin untuk mengoordinasikan dan mengawasi pembangunan di Bali. ‘’Ke depan siapa pun yang

Ida Rsi Acharya Waisnawa

Agung Suryawan Wiranatha

terpilih, harus didukung bersama, sehingga bisa membangun Bali yang sudah banyak tertinggal dari daerah lain,’’ ujar Ida Rsi (walaka Ir. Made Suryawan, M.M., CHA.), Sabtu (10/2). Dosen Unud Ir. Agung Suryawan Wiranatha, Ph.D. menyampaikan ajang pilkada hendaknya jangan sampai mengganggu

kekompakan atau rasa kebersamaan masyarakat. Jangan sampai kekompakan terganggu karena beda pilihan. Karena itu, ia berharap paslon dan para pendukung kedua paslon tetap melaksanakan cara-cara bijak dan etis dalam mendulang suara. Tidak ada pemaksaan dan imingiming yang sifatnya pragmatis, kar-

ena itu tidak mendidik masyarakat dalam berdemokrasi yang baik dan benar. Tentu masyarakat sudah cerdas tentukan pilihan. Karena itu gunakan cara-cara cerdas untuk meyakinkan masyarakat melalui visi dan misi dan rencana program yang jadi unggulan. Hal. 19 Hati Nurani

A.A. Sujana

Vidyawaty

Kadek Adnyana

Bali Post/wan


2

denpasar

Selasa Wage, 13 Februari 2018

1.201 Butir Ekstasi Disita Pelakunya Jaringan Lapas

Denpasar (Bali Post) -

Satresnarkoba Polresta Denpasar menggagalkan peredaran 1.201 butir ekstasi dan 231,88 gram sabu-sabu (SS). Barang terlarang tersebut disita dari kurir, Ketut Agus Patriawan (40), Kamis (1/2) lalu. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo didampingi Kasat Resnarkoba Kompol Aris Purwanto mengatakan, setelah seminggu melakukan penyelidikan, polisi meringkus pelaku di Jalan Drupadi 3, Renon, Denpasar Timur. “Tersangka ditangkap pukul 16.30 Wita saat hendak tempel paket nar-

koba,” ujar Hadi Purnomo, Senin (12/2) kemarin.Selanjutnya, pelaku digiring ke tempat tinggalnya di Perum Nuansa Kori Sading, Mengwi. Hasil penggeledahan disita 14 paket SS seberat 231,88 gram dan 13 paket jumlah total 1.201 ineks. Selain itu diamankan timbangan dan puluhan pipet. “Pelaku ini ber-

peran sebagai kurir. Sekali tempel paket narkoba dia dapat upah Rp 50 ribu,” ujarnya. Menurut mantan Kapolres Gianyar ini, kasus ini baru dirilis karena masih menunggu hasil pemeriksaan labfor. Selain itu, kasus ini masih dikembangkan. Dari hasil pemeriksaan pelaku asal

Buleleng ini mengaku bekerja sebagai pegawai di kantor kontraktor. Sedangkan barang tersebut diakui milik napi Lapas Kerobokan yang biasa dipanggil Bapak. “Tersangka mengaku tidak tahu nama lengkap napi tersebut. Selama ini komunikasi mereka hanya lewat HP. Pelaku pengguna narkoba sejak setahun lalu,” kata Hadi Purnomo. Hadi Purnomo menambahkan, pelaku mengaku baru dua bulan menjadi kurir barang terlarang tersebut. Selain itu, dia baru dua

kali mendapat kiriman narkoba dari napi tersebut. Awalnya dia mendapat kiriman 50 gram SS dan sudah habis terjual. Selanjutnya ia kembali dikirimi 1.300 butir ekstasi dan 231,88 gram SS. Untuk ekstasi sudah terjual 99 butir. “Dengan diamankannya barang bukti ini, kami menyelamatkan ribuan warga Bali dari bahaya narkoba. Kami mengimbau kepada masyarakat supaya menjauhi narkoba karena sangat berbahaya,” katanya mengingatkan. (kmb36)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Pemkab Wajibkan Hotel Kantongi SMPH Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Jadikan Sarana Edukasi Informasi dan Ruang Komunitas

”Launching” Mal Pelayanan Publik Pertama di Bali

Rai Mantra ”Launching” LED Videotron Amphitheater Youth Park

Optimis Denpasar Beri Imbas Capaian Pelayanan Nasional

PEMKOT Denpasar terus berupaya memberikan ruang seluasluasnya bagi masyarakat untuk berkreativitas. Berbagai inovasi terus digalakkan guna membahagiakan masyarakat Kota. Kali ini Light Emitting Diode (LED) Videotron Amphitheater Youth Park atau Taman Pemuda di Taman Kota Lumintang, Denpasar yang disinyalir merupakan satu-satunya taman dan areal publik di Bali bahkan di Indonesia yang sangat jarang dilengkapi amphitheater, diresmikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Minggu (11/2) malam. Sebelumnya Wali Kota Rai Mantra telah meresmikan Tukad Badung yang telah ditata tampak terus ramai dikunjungi masyarakat hingga wisatawan mancanegara untuk menikmati keasrian dan ber-selfie-ria di tukad (sungai) tersebut. Kini Pemkot Denpasar menyediakan ruang untuk kreativitas di bidang seni visual dan pertunjukan melalui fasilitas Videotron Amphitheater Youth Park di Taman Kota Lumintang. “Saat ini komunitas film dari kalangan anak muda Denpasar terus menggeliat, sehingga lewat fasilitas amphitheater ini mereka tidak kesulitan mencari tempat untuk memutar film. Sehingga pada prisipnya kami mendukung dan mendorong kreativitas anakanak muda,” ujar Rai Mantra. Dengan diresmikannya amphiteater ini merupakan satu paket dengan pembangunan Youth Park, sekaligus merespons seniman serta komunitas di Kota Denpasar yang menginginkan aktualisasi kegiatan mereka. Sehingga pascaperesmian fasilitas yang dilengkapi dengan panggung terbuka tempat duduk dengan kapasitas ratusan orang ini, masyarakat bisa memanfaatkan untuk menggelar kegiatan seni budaya dan berbagai inovasi. “Ini merupakan rangkaian terakhir dari penyelesaian Youth Park. Jadi, amphitheater selain untuk hiburan dan menonton serta memberi ruang seluas-luasnya bagi seniman dan komunitas di Kota

LED - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat me-launching Light Emitting Diode (LED) Videotron Amphitheater Youth Park di Taman Kota Lumintang Denpasar, Minggu (11/2) malam. Denpasar,” pungkasnya. Selain itu, tempat yang bisa digunakan untuk menggelar kegiatan pentas theater seni budaya merupakan suatu terobosan dalam menampilkan informasi-informasi tentang perkembangan Kota Denpasar, meliputi informasi pelayanan publik, sejarah, budaya, pendidikan, hiburan masyarakat serta menampilkan film-film hasil karya kreativitas dari komunitas-komunitas anak bangsa yang tentunya dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan bagi masyarakat yang bersifat nonkomersial. “Kami menyediakan tempat tersebut, guna memberi ruang bagi talent-talent muda kreatif yang tentunya dapat menunjang ekonomi kreatif di Kota Denpasar. Dengan adanya amphitheater tersebut, kami berharap kualitas perfilman dan seni budaya di kota Denpasar akan terus meningkat dan berdampak pada peningkatan jumlah wisatawan yang datang ke Kota Denpasar,” harap Rai Mantra. Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik

Kota Denpasar Dewa Made Agung didampingi Sekretaris Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Kota Denpasar Dewa Ariawan mengatakan, Light Emitting Diode (LED) atau yang sering disebut Videotron Amphitheater Youth Park di Taman Kota Lumintang merupakan satu-satunya taman kota di Bali yang memiliki amphitheater, karena selama ini belum ada yang memiliki fasilitas seperti ini. Tersedianya satu set videotron yang dilengkapi sarana pendukung dapat dipergunakan sebagai sarana informasi sehingga tercapai informasi dan komunikasi publik secara dinamis, cepat, terukur dan tentunya lebih menarik dengan konten yang bisa diganti setiap saat. Selain itu, pengoperasian dengan sistem komputerisasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi mampu membuat tayangan program menjadi fleksibel dan dapat dikontrol melalui ruang Damamaya. Setiap harinya LED dioprasikan otomatis melalui Damamaya dalam dua sesi, yaitu pukul 07.00-10.00 Wita dan pada pukul 17.00-20.30 Wita. (ad707)

Lomba Cerdas Cermat dan Yel-yel Pedagang Pasar Rakyat

Rai Mantra Sebut Revitalisasi Pasar sebagai Peningkatan Kapasitas ”Akar Rumput” REVITALISASI pasar rakyat atau pasar tradisional menjadi program Pemkot Denpasar dalam peningkatan ekonomi kerakyatan di Kota Denpasar. Di samping itu, dilakukan dalam peningkatan fisik pasar lewat penataan-penataan yang ada hingga peningkatan sumber daya manusia, baik pedagang dan pengelola pasar rakyat. Salah satu peningkatan pengelolaan pasar rakyat dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Denpasar lewat lomba cerdas cermat dan yel-yel pedagang pasar rakyat cerdas dan kreatif di Pasar Agung Peninjoan, Kecamatan Denpasar Utara, Senin (12/2) kemarin. Kegiatan ini melibatkan para pedagang pasar yang telah direvitalisasi dan telah mengikuti sekolah pasar rakyat Kota Denpasar yang disaksikan langsung Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang sekaligus sebagai juri kehormatan dalam kegiatan tersebut. “Jika ini sudah berjalan secara baik dari peningkatan fisik pasar rakyat dari program revitalisasi dan peningkatan pengetahuan pedagang yang nantinya tidak meragukan lagi terhadap persaingan dari serbuan toko-toko modern yang ada,’’ ujar Rai Mantra. Menurut Rai Mantra, penataan pasar rakyat ini dengan strategi revitalisasi dan peningkatan pengetahuan pedagang, salah satunya melalui lomba cerdas cermat dan sekolah pasar sebagai peningkatan kapasitas di “akar rumput’’. Artinya, pelaksanaan program ini menjadi dorongan peningkatan ekonomi kerakyatan yang ada di pasar rakyat. Di samping itu, keberadaan pasar rakyat saat ini di Kota Denpasar telah menunjukkan peningkatan yang disambut baik para pedagang, pengelola dan masyarakat yang tentunya tidak diragukan lagi untuk dapat bersaing dengan pasar modern. Terlebih keberadaan Pasar Agung Peninjoan

MENYEMANGATI - Wali Kota Rai Mantra menyemangati pedagang pasar rakyat yang mengikuti lomba cerdas cermat di Pasar Agung Peninjoan, Kecamatan Denpasar Utara, Senin (12/2) kemarin. yang telah mendapatkan predikat Pasar Rakyat Standar Nasional Indonesia dari pemerintah pusat. Hal yang sama juga diraih Pasar Sindhu Sanur sebagai pasar terbaik di tingkat Asia, yang juga membawa dampak pada peningkatan omzet pengelolaan pasar rakyat. “Hanya satu-satu jalan lewat program memperbaiki pasar-pasar rakyat secara fisik dan kemampuan pedagang, serta hanya ini juga yang dapat kita berikan kepada rakyat yang berada di pasar rakyat yang tentunya berimbas pada peningkatan fisik, pengelolaan dan tidak ragu-ragu lagi bersaing dengan pasar modern,’’ ujar Rai Mantra. Sementara itu, Kadis Perindag Denpasar Wayan Gatra didampingi Kabid Metrologi dan Tertib Niaga Disperindag Jarot Agung Iswahyudi mengatakan, kegiatan ini sebagai pembinaan pengelola usaha pedagang pasar rakyat dan monitoring usaha perdagangan. Hal ini juga seb-

agai upaya mencerdaskan pedagang pasar rakyat dalam bentuk peningkatan kualitas pedagang, pengelolaan usaha dan sarana pedagang pasar rakyat menuju pasar rakyat yang ramah segar dan terpercaya. Sementara untuk peserta lomba cerdas cermat diikuti oleh empat pasar rakyat yang telah direvitalisasi melalui Dana Tugas Pembantuan (Dana TP), meliputi Pasar Poh Gading, Pasar Desa Pakraman Padang Sambian, Pasar Desa Kerthawaringin Sari Anggabaya dan Pasar Desa Nyanggelan Desa Pakraman Panjer. Sementara untuk lomba yel-yel pasar rakyat dengan tema “Pasar Cerdas”, diikuti sembilan peserta yang telah mengikuti sekolah pasar rakyat, meliputi Pasar Kerthawaringin Sari, Pasar Agung Peninjoan, Pasar Nyanggelan, Pasar Poh Gading, Pasar Ubung, Pasar Pedungan, Pasar Sudhamerta, PD Pasar Kota Denpasar dan Pasar Padangsambian. (ad706)

KABAR gembira untuk masyarakat, karena Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Denpasar telah diresmikan oleh Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN dan RB RI Diah Natalisa di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar, Senin (12/2) kemarin. Peresmian tersebut dihadiri Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh, Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Ketua Tim PKK Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra dan seluruh jajaran OPD di lingkungan Kota Denpasar. Serangkaian acara launching atau peresmian Mal Pelayanan Publik Kota Denpasar, juga dilaksanakan launching transaksi nontunai dan layanan mobil jenazah sebagai bentuk inovasi pelayanan untuk masyarakat Kota Denpasar. Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN dan RB RI Diah Natalisa mengatakan, peringkat Ease of Doing Business (EoDB) Indonesia Tahun 2017 naik

ke peringkat 72 dari peringkat 91 pada tahun sebelumnya. “Kita optimis bahwa dengan kehadiran Mal Pelayanan Publik Kota Denpasar, Indonesia mampu naik peringkat lagi seperti target Bapak Presiden Jokowi, yaitu peringkat ke-40 di tahun 2019,” ungkapnya. Lebih lanjut disampaikan, MPP Kota Denpasar tentu sudah lama dinantikan oleh masyarakat. Ini menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat terkait dengan kemudahan pelayanan publik. “Setelah Jakarta, Banyuwangi dan Surabaya, kini Denpasar sudah memiliki Mal Pelayanan Publik yang luar biasa. Tentu masyarakat harus berbangga,” tambahnya. Wali Kota Rai Mantra mengatakan, tantangan di dunia global memang sudah selayaknya mampu dijawab oleh pemerintah dan realita yang harus dihadapi bersama. Mal Pelayanan Publik ini tentu hadir untuk memberikan solusi dan kemudahan pelayanan publik di Kota Denpasar. Lebih lanjut disampaikan, pemerintah dan masyarakat

LAYANAN - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fafrulloh menyapa warga yang sedang menunggu layanan di Disdukcapil Denpasar di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang, Senin (12/2) kemarin.

bagaikan produsen dan konsumen. Terlebih berada di era digitalisasi, sehingga mengharuskan pemerintah untuk bertransformasi terhadap pelayanan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Rai Mantra juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran organisasi vertikal dan seluruh jajaran OPD yang telah menyukseskan Mal Pelayanan Publik. “Tentu ke depan akan terus bersinergi, menjadi mitra dalam menjalankan kewajiban melayani masyarakat,” ungkapnya. Sementara dalam peresmian MPP Kota Denpasar, Kepala Dinas PM dan PTSP I Made Kusuma Diputra mengatakan, hal ini adalah bentuk inovasi guna memperluas dan mempermudah akses perizinan. Segala bentuk perizinan pertanahan dalam naungan Badan Pertanahan Negara (BPN), pelayanan pembuatan SIM, SKCK, termasuk perpajakan dapat dilakukan di Gedung Sewaka Dharma. Hari pertama ini, segala pelayanan sudah mulai dibuka, seperti halnya pelayanan perpanjangan SIM A dan SIM C. Menurut Pelaksana SIM Polresta Denpasar Putu Supartama, masyarakat sangat antusias. “Kami memang diarahkan oleh pimpinan untuk terus memberikan pelayanan maksimal. Bahkan dari pagi lebih dari 30 orang yang memperpanjang SIM di sini,” ungkapnya. Salah satu masyarakat Kota Denpasar, I Gede Bagus Budiatmaja, mengaku sangat mengapresiasi adanya Mal Pelayanan Publik di Kota Denpasar. “Kagum ya, karena semua perizinan pelayanannya kini sangat mudah. Benar kata orang kalau generasi zaman now sukanya yang cepat dan mudah, mungkin ini salah satu jawabannya. Keren,’’ ungkapnya. (ad7010)

Pengurus Korpri Kota Denpasar 2017-2022 Dikukuhkan Diharapkan Mampu Berikan Warna dan Rasa bagi ASN DALAM rangka mamaksimalkan peran dan fungsi Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) dalam meningkatkan profesionalisme, netralitas dan kesejahteraan, Korpri Kota Denpasar periode 2017-2022 yang dinahkodai Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dikukuhkan. Pengukuhan dipimpin langsung Ketua Umum Korpri Pusat yang juga Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh di Ruang Sewaka Mahotama, Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Senin (12/2) kemarin. Hadir dalam kesempatan tersebut Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB Diah Natalisa, Ketua Korpri Provinsi Bali Cokorda Ngurah Pemayun, Sekda se-Bali dan seluruh instansi terkait lainnya di lingkungan Pemkot Denpasar. Ketua Umum Korpri Pusat Zudan Arif Fakrulloh dalam sambutannya menekankan bahwa dalam pelaksanaannya menjalankan tugas dan kewajiban, Korpri hendaknya mampu memberikan warna dan rasa dalam rangka memaksimalkan tugas pokok dan fungsi ASN di lingkungan pemerintah tempat Korpri bernaung. “Jadi, Korpri dalam tugasnya harus mampu memberikan warna dalam pelaksanaan tugas dan rasa sehingga PNS atau ASN menjadi terpacu dalam melaksanakan tugas dan kewajiban,” ujarnya. Zudan menambahkan, Korpri dalam setiap tugasnya harus mengedepankan asas profesional, netral dan sejahtera. Hal ini dapat diwujudkan dengan selalu bekerja pada orbit atau sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing ASN. “PNS atau ASN harus bekerja dalam orbitnya. Jangan sampai melenceng dari orbit, kalau sudah begitu tentu tujuan Korpri dapat tercapai,” pungkasnya. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Ketua Korpri Kota Denpasar AAN Rai Iswara saat diwawancarai usai pengukuhan mengatakan, dalam melaksanakan tugas Korpri harus bersandar pada nilai kerja secara ber-

sama. Sehingga benar-benar mampu menghasilkan ASN yang berkualitas. “Kita berharap di jajaran Korpri Kota Denpasar tidak hanya cerdas emosional, namun juga cerdas sosial dan spiritual,” jelasnya. Rai Mantra menambahkan, profesionalisme suatu keharusan, karena hal ini disesuaikan dengan tuntutan era saat ini. Memasuki era reformasi birokrasi saat ini yang menjadikan tuntutan-tuntutan dalam bekerja profesional yang sangat dirasakan seluruh aparatur Pemkot Denpasar. Slogan Sewaka Dharma melayani adalah kewajiban sebagai landasan dalam melakukan perubahan-perubahan pada era saat ini yang sudah berjalan dengan baik di masing-masing OPD Denpasar. Di samping itu, kata Rai Mantra, perubahan ini sudah sangat dirasakan masyarakat dan menjadi sebagai tahapan-tahapan profesionalisme yang dilakukan Pemkot Denpasar. Program profesionalisme ini agar dapat lebih terarah, baik secara pendidikan mental maupun pendidikan manejerial. “Tantangan ini

tentu sangat besar untuk dihadapai, dari masalah budaya dan masalah individual sebagai tantangan Korpri ke depan,” ujarnya. Rai Mantra menambahkan, Korpri merupakan ujung tombak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat diharapkan mampu memberikan contoh yang baik bagi masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan. “Korpri merupakan ujung tombak peningkatan kesejahteraan masyarakat, diharapkan mampu memberi contoh yang baik dengan mengedepankan nilai kejujuran dan profesionalisme,” paparnya. Sementara itu, Ketua Panitia Pengukuhan Pengurus Korpri Kota Denpasar IGN Edy Mulya mengatakan, pengukuhan pengurus Korpri Kota Denpasar periode tahun 2017-2021 ini telah melalui berbagai tahapan. Yakni pelaksanaan Musyawarah Korpri Nasional Tahun 2017 pada Desember 2017 lalu dan pengurus baru berdasarkan atas AD/ART Korpri dan dikukuhkan, Senin kemarin. (ad703)

PENGUKUHAN - Sekda Kota Denpasar yang juga Ketua Korpri Kota Denpasar AAN Rai Iswara saat menandatangani berita acara Pengukuhan Pengurus Korpri Kota Denpasar Periode 2017-2022, disaksikan Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh di Ruang Serwaka Mahotama, Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Senin (12/2) kemarin.


OTOMOTIF

Selasa Wage, 13 Februari 2018


4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

info seremonial Musrenbang RKPD 2019 di Kecamatan Kuta Utara WAKIL Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri pembukaan Musrembang RKPD Kabupaten Badung di Kecamatan Kuta Utara yang dibuka oleh Ketua Bapeda Badung, Made Wira Darmajaya, Senin (12/2) kemarin. Musembrang RKPD ini dihadiri Ketua DPRD I Putu Parwata beserta anggota DPRD Badung Dapil Kecamatan Kuta Utara, Camat Kuta Utara A.A. Ngurah Arimbawa beserta Muspika, Perwakilan Dekranasda, tokoh Masyarakat Kuta Utara I Made Sudiana yang mantan Wakil Bupati Badung, Mantan Sekda Badung Kompyang R. Swandika, para perbekel/lurah serta para bendesa adat se-Kecamatan Kuta Utara. Camat Kuta Utara A.A. Ngurah Arimbawa melaporkan, Kecamatan Kuta Utara terdiri atas tiga desa dan tiga kelurahan dengan 43 banjar dinas, 46 lingkungan serta delapan desa adat dengan luas wilayah 33,86 kilometer persegi. Batas wilayah Kuta Utara sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Mengwi, sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Denpasar Barat, sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Kuta dan Samudra Indonesia dan sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Mengwi. Jumlah penduduk Kecamatan Kuta Utara per Desember 2017 sebanyak 75.558 jiwa dengan rincian laki-laki 38.125 jiwa dan perempuan 37.433 jiwa. Jumlah kepala keluarga 17.557 dengan kepadatan 2.231 per kilometer persegi. Arimbawa melanjutkan, prioritas pembangunan daerah yang diusulkan dalam kegiatan dirangkum berdasarkan hasil Musrenbang Desa, Kelurahan, Januari 2018 sebanyak 388 usulan dengan nilai Rp 704.306.721.500. Rinciannya kelompok ekonomi dan sumber daya alam jumlah usulan 13 dengan nilai Rp 47.721.000.000, kelompok sarana dan prasarana wilayah jumlah usulan 302

MUSRENBANG - Wabup Badung I Ketut Suiasa didampingi Ketua DPRD I Putu Parwata dan Camat Kuta Utara A.A. Ngurah Arimbawa saat Musrenbang RKPD 2019 Kabupaten Badung di Kecamatan Kuta Utara, Senin (12/2) kemarin. dengan nilai Rp 600.990.631.500, kelompok sosial budaya jumlah usulan 23 dengan nilai Rp 8.293.000.000 dan kelompok pengembangan sumber daya manusia jumlah usulan 50 dengan nilai Rp 47.302.090.000. Sementara itu, Ketua Bapeda I Made Wira Darmajaya mengatakan, melalui perlaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten Badung di Kecamatan Kuta Utara, pihaknya pembangunan dalam rangka menyusun rencana kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Badung Tahun 2019. “Tujuannya untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan usulan rencana kegiatan pembangunan di desa yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah di Kecamatan Kuta Utara,” ujarnya. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengharapkan penanganan kemacetan di Kuta Utara pada tahun 2019 sudah bisa diselesaikan dengan satu akses dan membentuk solkat-solkat yang menghubungkan Tibubeneng ke Canggu. Dari Canggu ke barat direncanakan dibuat solkat-solkat yang akan tembus ke

Pererenan. “Infrastruktur kesehatan yang ingin diwujudkan di Kuta Utara sama dengan kecamatan lain dengan Puskesmas rawat inap. Untuk wilayah pantai, Kuta Utara yang memiliki luas bentang pantai yang bisa dijadikan objek wisata dari Pantai Kuta, Pantai Peti Tenget sampai Pantai Brawa akan dikaji agar seluruhnya dapat dijaga kelestariannya dan di sisi lain bisa meningkatkan kunjungan wisatawan,” ungkapnya. Menurut Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Musrenbang RKPD ini bertujuan membuat perencanaan yang akan dimasukkan ke dalam PPAS yang nantinya dibahas di DPRD untuk penyelarasan. Yang sifatnya prioritas, pelayanan dasar seperti umum dan sosial akan dipilahpilah. “Nanti saat pembahasan kompotensi jika disepakati betul-betul menjadi hasil prioritas Musrenbang berdasarkan aspiriasi yang kita serap dengan harapan sesuai visi dan misi serta tema pembangunan ini dapat terwujud dengan baik,” tandasnya. (ad704)

Selasa Wage, 13 Februari 2018

Sempurnakan Ranperda Pemberdayaan Desa Adat

Dewan Serap Aspirasi Bendesa Adat Se-Badung GUNA menyempurnakan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pemberdayaan Desa Adat, DPRD Badung melakukan serap aspirasi Bendesa Adat se-Badung, Senin (12/2) kemarin di gedung Dewan Badung. Acara aspirasi yang dipimpin Wakil Ketua II DPRD Badung I Made Sunarta tersebut dihadiri Ketua Pansus I Made Retha beserta anggota pansus, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Putu Gede Sridana, Sekwan Badung I Nyoman Predangga, sejumlah akademisi dari Universitas Warmadewa serta Bendesa Adat se-Badung. Wakil Ketua II DPRD Badung I Made Sunarta mengatakan, selama ini banyak hambatan yang dialami desa adat baik di bidang sosial maupun pembangunan. Untuk itu, Dewan Badung memandang eksistensi dan kelestarian desa adat perlu dilakukan melalui perda. ‘’Untuk itulah kami memohon masukan demi menyempurnakan ranperda tersebut. Kami di dewan kan tidak bisa melihat seluruh permasalahan, jadi mengundang seluruh bendesa adat untuk diserap aspirasinya,’’ ujarnya. Ketua Pansus I Made Retha didampingi I Nyoman Oka Widianta menjelaskan, penyusunan Ranperda Pemberdayaan Desa Adat dilakukan agar eksistensi desa adat di Badung dapat dipertahankan di masyarakat. ‘’Pada intinya kami ingin memperkuat desa adat. Bagaimana menciptakan peluang bagi masyarakat desa adat, baik mengenai pengusaha maupun penyerapan tenaga kerja,’’ katanya. Menurut Retha, banyak kasus yang terjadi berkaitan dengan desa adat, sehingga seolah-olah

TERIMA - Wakil Ketua II DPRD Badung I Made Sunarta didampingi Ketua Pansus I Made Retha beserta anggota pansus menerima Bendesa Adat se-Badung dalam rangka menyerap aspirasi, Senin (12/2) kemarin. desa adat tidak berdaya. Jika tidak dibuatkan regulasi, desa adat akan terkikis perlahan-lahan di era modernisasi. ‘’Inilah salah satu komitmen kami untuk menjaga. Desa adat kini sangat penting sekali untuk diselamatkan. Setiap desa pasti ada permasalahannya, dan permasalahannya tidak sama. Maka dari itu permasalahan tersebut akan kami tuangkan ke perda,’’ ungkapnya. Bendesa Adat Pererenan Ketut Sukrasena menginginkan adanya pengakuan dan eksistensi terhadap desa adat. Ia pun mempertanyakan apakah desa adat memiliki kedudukan yang sama dengan desa dinas. Sebab, selama ini awig-awig yang dibuat oleh desa adat terabaikan. ‘’Kami inginkan namanya Perda Desa Adat saja. Pemberdayaannya akan ada di dalamnya yaitu Tri Hita Karana,’’ tandasnya. Nyoman Sujapa, Bendesa Adat Canggu, sependapat dengan

Sukrasena. Menurutnya, tidak adanya sinkronisasi antara pemegang kebijakan dan penegak hukum membuat awig-awig atau pararem yang dibuat desa adat menjadi tidak berguna. ‘’Kami mengharapkan perda tersebut segera disahkan agar kami memiliki pedoman dalam membuat awig-awig,’’ pungkasnya. Sementara itu, Made Wena selaku Bendesa Adat Kutuh mempertanyakan acuan yang digunakan untuk membuat Ranperda Pemberdayaan Desa Adat tersebut. ‘’Acuan yang digunakan yang mana? Apakah UU Nomor 6 Tahun 2014? Ini harus jelas, jangan sampai menggunakan acuan hukum yang tidak jelas. Jika ada waktu, mohon pemerintah membuatkan fokus grup diskusi untuk mempertajam,’’ sebutnya sembari mengusulkan nama ranperda menjadi Ranperda Pengakuan dan Penghormatan Desa Adat. (ad702)

Pertemuan Senator RI di Kediaman Dubes Czech

Shri Arya Wedakarna Targetkan Bali Lebih Dekat dengan Eropa Timur

SERAHKAN - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (kanan) menyerahkan koleksi perangko langka milik The Sukarno Center kepada Dubes Republik Czech HE Ivan Hotek di kediaman resmi dubes. SENATOR DPD-RI Utusan Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III berjanji membawa hubungan diplomatik Indonesia khususnya menjembatani kepentingan Bali untuk bisa lebih dekat dengan negaranegara pecahan Uni Soviet dan Eropa Timur. Hubungan ini dalam rangka menjadikan Indonesia semakin bermain strategis dalam tataran politik, ekonomi, pendidikan, sosial dan budaya. Visi ini kerap disampaikan oleh Senator Shri Arya Wedakarna dalam setiap kesempatan untuk memperjuangkan diplomasi Bali, salah satunya usai bertemu Duta Besar Republik Czech HE Ivan Hotek di kediaman resmi Dubes Czech. Dalam pertemuan itu, Shri Arya Wedakarna menyampaikan bahwa kerja sama mutual Indonesia dan Czech harus memberikan manfaat untuk kedua bangsa dan hal ini hanya bisa diusahakan dengan komunikasi yang intens

antara Government To Government (G To G), Parliament To Parliament (P To P) dan People To People (P To P). ‘’Hubungan Indonesia dan Czech sebenarnya sudah lama terjalin saat era Bung Karno. Saya memiliki pandangan bahwa tanpa adanya kerja sama dalam bidang pendidikan mustahil hubungan kedua negara akan bertambah erat. Ini dikarenakan masa depan komunikasi kedua negara tergantung dari seberapa banyak alumni Indonesia di Czech dan alumni Czech dari Indonesia. Selain pendidikan, peran hubungan sosio kultural juga terus dipertahankan karena diplomasi bangsa lewat seni dan budaya bisa mencairkan suasana khususnya sikap politik. Maka dari itu saya sangat berkepentingan memprioritaskan hal ini. Apalagi Bali dengan tagline The Island Of Science (Bali Pulau Pengetahuan). Ini

akan kita konkretkan ke depan,’’ ungkap Shri Arya Wedakarna yang juga bagian dari Komite III DPD-RI Bidang Pendidikan, Ekonomi, Budaya dan Ekonomi Kreatif. Shri Arya Wedakarna juga memberikan dukungan terkait peringatan 100 tahun Founding Father Czech pada 2018 dengan sejumlah rangkaian acara baik di ibu kota maupun daerah. ‘’Hari ini saya serahkan koleksi perangko kuno milik The Sukarno Center Tampaksiring untuk menandai penguatan hubungan baik lembaga maupun masyarakat yang saya wakilkan kepada Dubes Republik Czech. Salah satu perangko langka yang saya serahkan adalah perangko yang dikeluarkan Edisi Sputnik saat Prague menjadi tuan rumah. Ini akan menjadi koleksi utama Kantor Dubes nanti menjelang pameran internasional 2018,’’ jelas President The Sukarno Center ini. Hasil pertemuan Senator RI dengan Dubes Czech di antaranya (1) mendorong kenaikan kuota S-1, S-2 dan S-3 untuk mahasiswa Indonesia untuk berpendidikan di Prague, (2) senator akan merekomendasikan tokoh Bali yang menjadi Konsul Kehormatan untuk Republik Czech, (3) meningkatkan hubungan bidang ekonomi bagi pengusaha Bali (Satyagraha) di bidang pariwisata dan usaha seni, (4) mendukung kegiatan internasional kedubes di Jakarta dan di Bali dengan lembaga The Sukarno Center dan Universitas Mahendradatta. Selain itu, Senator Arya Wedakarna akan mengundang Dubes dan Menteri Czech untuk berkunjung ke Istana Mancawarna Tampaksiring. (ad701)

DI BANGLI - Para bikers yang tergabung dalam Honda Community Bali menikmati sejuknya wilayah Bangli dalam acara Bikers Adventure Camp.

CRF150L Fun Adventure dan Gathering Komunitas di Ajang Honda Bikers Camp SEBAGAI bentuk apresiasi dan silaturahmi antarkomunitas, Astra Motor Bali bersama Honda Community Bali (HCB) kembali menggelar event Bikers Adventure Camp. Kegiatan yang diadakan dua hari, 10-11 Februari 2018, merupakan agenda tahunan yang rutin diselenggarakan. Tahun ini merupakan pergelaran ketiga yang mengambil tema ‘’Bikers Adventure Camp–Unlimitit Your World’’. Mengambil lokasi di Baliwoso Pengotan, Bangli, sebanyak 73 bikers yang tergabung dalam HCB di antaranya HCST, HSFCI, HVIC, BSCC, HMPC, TRB, BMTC, VIBER, CCI Bali Dewata, CB RWT dan konsumen CRF150L meramaikan acara dengan penuh antusias. Seluruh peserta berkumpul di halaman Astra Motor Cokroaminoto, Denpasar. Sebelum start, tim safety riding memberikan

refreshment mengenai berkendara dengan aman di jalan raya. Perjalanan dimulai dengan melewati rute Jalan Gatsu-By-pass I.B. Mantra, Banjarangkan, Bakas, Tembuku, Bangli dan finis di Baliwoso Pengotan. Setibanya di lokasi camp, seluruh anggota komunitas menikmati keindahan alam kota Bangli nan sejuk sembari mendengarkan materi mengenai refreshment kembali tentang manajemen klub dan review kegiatan Komunitas Honda sepanjang tahun 2017 hingga api unggun dinyalakan. Seluruh peserta mendapatkan informasi mengenai produk knowledge dari produk teranyar Honda CRF150L. Games kebersamaan dan kuis seputaran Honda diikuti oleh seluruh peserta dengan penuh semangat sampai malam. Keesokan harinya seluruh anggota komunitas melanjutkan

rute fun touring menuju jalur off road Bayung Gede yang bersamaan saat itu berlangsung acara Batavia Adventure. Jalur menuju Bayung Gede sengaja dipilih sekaligus test ride menguji ketangguhan motor Honda CRF150L yang dikhususkan untuk menjajal jalanan ekstrem, tanah basah dan bebatuan kasar. ‘’Kegiatan ini dikemas di keindahan alam terbuka guna merefres penat para peserta yang touring jauh dan memberikan suasana yang berbeda dari keseharian mereka,’’ ungkap PIC Community Astra Motor Bali Ngurah Iswahyudi. Acara Bikers Adventure Camp tidak hanya perjalanan yang asyik, namun mendapat rasa adventure dan nge-camp pun asyik. Selain menambah wawasan, para bikers dapat mencoba ketangguhan Honda CRF150L pada jalur on-off road area Bangli. (bns1)

Mediterranean Bali Tanda Tangani MoU dengan Dimensions International College Singapore KAMPUS Mediterranean Bali Hotel and Cruise Line Training Centre merupakan salah satu kampus di bidang perhotelan dan kapal pesiar terbaik di Bali yang meraih berbagai prestasi di tingkat nasional hingga ke ASEAN serta sejumlah penghargaan internasional salah satunya sebagai The Best College in Bali dalam ajang Bali Best Brand Award secara berturut-turut tahun 2015 dan 2016. Mediterranean Bali kembali melebarkan sayapnya dalam bidang kerja sama internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Dimensions International College Singapore (https://dimensions.edu.sg/) pada 29 Januari 2018 lalu. MoU ditandatangani langsung oleh Direktur Mediterranean Bali Gede Agus Arya Saputra Yasa, S.Pd., M.Pd. dan Mr. Jason Tan mewakili Dimensions International College Singapore bertempat di Kampus Pusat Mediterranean Bali, Renon, Denpasar, disaksikan mahasiswa

MOU – Direktur Mediterranean Bali Gede Agus Arya Saputra Yasa (kanan) dan Mr. Jason Tan mewakili Dimensions International College Singapore, usai menandatangani MoU. semester II dan IV, instruktur serta manajemen Kampus Mediterranean Bali. MoU ini akan membuka kesempatan bagi mahasiswa dan

alumni Mediterranean Bali untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi seperti diploma, sarjana, hingga master di bidang hospitality Dimensions

International College. ‘’Singapura adalah salah satu negara destinasi pariwisata paling menarik dan modern di Asia yang juga memiliki kampus hospitality dan pariwisata swasta terbaik. MoU ini secara langsung memberikan kesempatan terbaik bagi alumni dan mahasiswa Mediterranean Bali yang ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi di luar negeri,’’ ujar Agus Arya. Sementara itu, Mr. Andrew Sutedjo selaku Assistant Recruitment Manager Dimensions International College menyambut baik kerja sama dengan Mediterranean Bali ini. Pihaknya akan memberikan pendidikan dengan fasilitas gold standard dan benefit istimewa berupa beasiswa parsial dari Dimensions International College bagi mahasiswa/alumni Mediterranean yang ingin melanjutkan kuliah untuk melatih komunikasi berbahasa Inggris, mengembangkan ilmu dan keahlian di bidang hospitality dan tourism melalui pembelajaran di kelas.

Selain itu, penempatan magang untuk berbagai jurusan keahlian seperti Food and Beverage Operations, Professional Cookery and Food Preparation, Hotel and Restaurant Services Management. Sementara untuk keahlian kualifikasi internasional, Dimensions College menawarkan program Higher National Diplomas in Hospitality Management, Professional Cookery (Scottish Qualification Authority, UK), Bachelor of Arts with Honours, Master of Science in International Hospitality dan jurusan Tourism Management (Cardiff Metropolitan University, UK). Lebih lanjut disampaikannya, lembaganya baru saja meraih penghargaan Best Private Education Institution in Hospitality and Tourism, Gold Standard Service Provided for Private Education Institution di bidang kuliner dan manajemen bisnis oleh Jobs Central Learning, Training, and Development Awards. Sementara itu, Student Affairs & Relation Manager Mediterra-

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

nean Bali Komang Trisnadewi, S.S., M.Hum. menyatakan kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Chairman Medi Group bersama tim ke beberapa Hospitality College terbaik di Singapura pada Oktober 2017 guna mencari kerja sama internasional dalam rangka peningkatan kualitas lulusan, penempatan intership program serta studi lanjutan alumni/mahasiswa Mediterranean. Mulai tahun akademik 2018/2019 ini alumni/mahasiswa yang lagi kuliah dan calon mahasiswa baru Medi yang ingin lanjut kuliah untuk mendapatkan gelar sarjana atau diploma dari hospitality college terbaik di Singapura sudah bisa menjadi kenyataan melalui program lanjutan di Dimensions International College. Pendaftaran gelombang I sudah dimulai di semua kampus Medi. Untuk mendapatkan update informasi lengkap, segera mendaftar atau berkunjung di Kampus Medi terdekat yang ada di Bangli, Singaraja, Karangasem dan di Renon. (ad670)


Selasa Wage, 13 Februari 2018

daerah

5

Kapolda Cek Peralatan Brimob

Longsor Timbun Saluran Irigasi

Denpasar (Bali Post) Dalam rangka menghadapi tahun politik khususnya Pilgub Bali serta Pilbup Gianyar dan Klungkung, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose memeriksa peralatan canggih di Mako Satbrimob, Tohpati, Denpasar Timur, Senin (12/2) kemarin. Kapolda sengaja mendatangi Mako Brimob untuk mengecek kesiapan pasukan Brimob dalam mengamankan pilkada serentak 2018. Irjen Golose didampingi Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Gede Alit Widana mengecek satu per satu peralatan yang dimiliki Satbrimob, termasuk kelayakannya mulai kendaraan dinas, alat material khusus (almatsus), kelengkapan peralatan Kompi PHH hingga peralatan lainnya. Kapolda Bali berpesan kepada seluruh anggota Brimob agar terus melatih kemampuan yang dimiliki misalnya penanganan unjuk rasa, jibom atau sterilisasi termasuk melatih fisik. ‘’Bila sewaktu-waktu digerakkan mendadak saat pengamanan pilkada, harus sampai di lokasi tepat waktu untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,’’ tegas Golose. Dari hasil pemeriksaan, secara umum seluruh kelengkapan dan peralatan yang dimiliki Satbrimob kondisinya masih bagus. Peralatan tersebut siap digunakan selama pengamanan pilkada serentak 2018 di wilayah Bali. (kmb36)

Gianyar (Bali Post) – Bencana tebing longsor terjadi di Banjar Umah Anyar, Desa Pejeng Kaja, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Senin (12/2) kemarin. Material longsor berupa tanah dan rumpun bambu menutupi saluran irigasi Subak Padang Sigi dan mengganggu distribusi air. Warga baru mengetahui kejadian itu pada Senin pagi sekitar pukul 07.45 Wita. Warga langsung melakukan

Bali Post/ist

BERSIHKAN Petugas BPBD Kabupaten Gianyar membersihkan saluran irigasi subak yang tersumbat longsor di Banjar Umah Anyar, Pejeng Kaja, Tampaksiring.

perbaikan. Namun karena keterbatasan alat dan tenaga, akhirnya mereka meminta bantuan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar. Petugas yang turun memangkas pohon dan mengeruk material longsor yang masuk ke dalam saluran irigasi. Sulitnya medan dan besarnya volume air membuat petugas BPBD pun kesulitan melakukan pembersihan. Senin siang sekitar pukul 13.35, petugas menghentikan sementara pembersihan material. Penanganan akan dilanjutkan Selasa (13/2) ini, menunggu saluran air surut. “Petugas tetap melakukan pembersihkan material longsor,” ucap Kepala BPBD Gianyar Anak Agung Oka Digjaya. (kmb35)

Diduga Sakit Hati, Tebas Kepala Teman Bali Post/ist

CEK PERALATAN - Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose mengecek peralatan dan senjata milik Satbrimob, Senin (12/2) kemarin.

Dandim Minta Jaga Peralatan di Koramil Singaraja (Bali Post) – Setelah memegang tongkat kendali, Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf. Verdy De Irawan, S.H., M.Tr.(Han) berkunjung ke Koramil, Senin (12/2) kemarin. Dandim minta peralatan di masing-masing Koramil dan kebersihan lingkungan dijaga dengan baik. Dandim 1609 Buleleng membawahi sembilan Koramil yaitu Buleleng, Sukasada, Sawan, Kubutambahan, Tejakula, Banjar, Seririt, Gerokgak dan Busungbiu. Dandim mengatakan, peralatan dan kebersihan harus diatensi dengan baik, karena kondisi peralatan yang baik dapat menunjang tugas-tugas dinas setiap prajurit TNI. “Di Koramil sudah disiapkan peralatan dan apa pun itu harus dijaga, sehingga bisa berfungsi dengan baik. Kalau ada kerusakan atau masalah lain, mesti diketahui lebih awal untuk ditindaklanjuti dengan mekanisme yang ada,” ujarnya. Menurut Verdy De Irawan, kebersihan tidak kalah pentingnya dilakukan para prajurit di setiap Koramil. Lingkungan yang bersih dan terawat mendukung kesehatan setiap anggota TNI. Kondisi lingkungan yang asri menunjukkan kepribadian prajurit TNI yang peduli terhadap lingkungan mulai dari markas hingga tempat-tempat umum. (kmb38)

Tuntutan Manajer Marketing Akasaka Ditunda Denpasar (Bali Post) Empat terdakwa kasus 19 ribu butir pil ekstasi rencananya menjalani sidang dengan agenda tuntutan pekan ini. Namun, rencana tuntutan (rentut) untuk dua terdakwa yakni Abdulrahman Willy yang mengaku sebagai manajer marketing di Akasaka dan Iskandar Halim belum turun, sehingga tuntutan kedua terdakwa ditunda, Senin (12/2) kemarin. ‘’Mohon maaf yang mulia, rentut kami belum turun. Kami mohon waktu sampai Senin depan,’’ tandas JPU Bela P. Atmaja di hadapan majelis hakim yang diketuai Made Pasek saat sidang untuk terdakwa Willy di PN Denpasar. Oleh karena proses persidangan sudah berjalan cukup lama, majelis hakim hanya memberikan waktu hingga Kamis lusa kepada jaksa untuk membacakan tuntutannya. ‘’Sampai Kamis saja. Kamis tuntutan harus siap,’’ tegas majelis hakim yang kemudian disanggupi oleh jaksa. Sidang pun ditunda hingga Kamis (15/2). Penundaan yang sama juga dilakukan untuk terdakwa Iskandar. Jaksa berdalih bahwa tuntutan belum turun, sehingga sidang dengan agenda tuntutan harus ditunda. Informasi yang diperoleh, semua rentut dalam kasus 19 ribu butir ekstasi ini ditentukan Kejaksaan Agung. Untuk diketahui, kedua terdakwa yang tak saling kenal itu didakwa atas kasus 19 ribu pil ekstasi. Di persidangan terungkap, Iskandar hanya disuruh menjualkan ekstasi itu oleh Dedi Setiawan (penuntutan terpisah). Ia tidak kenal dengan Willy. Dedi saat pemeriksaan sebagai terdakwa mengatakan bahwa awalnya barang itu 50 ribu butir. Sebanyak 31 ribu ineks di antaranya sudah diluncurkan. Menurutnya, barang itu milik Acoy yang saat ini mendekam di Lapas Cipinang. (kmb37)

Penilaian Kinerja Sekolah

Dasar Penyusunan Program Pendidikan Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bangli melaksanakan terobosan berupa Penilaian Kinerja Sekolah (PKS) yang menyasar seluruh SD dan SMP. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi dasar penyusunan program pembangunan bidang pendidikan di Bangli pada tahun mendatang. ‘’Kegiatan ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2015 lalu. Kami harap pengawas memberikan sedikit kontribusi bagi upaya pembangunan bidang pendidikan di Kabupaten Bangli,’’ kata Kepala Disdikpora Bangli I Nyoman Suteja, Minggu (11/2). Suteja menyampaikan, PKS selain bertujuan untuk memberikan apresiasi bagi upaya peningkatan jaminan mutu dan layanan yang telah dilakukan sekolah kepada masyarakat, juga sebagai bahan evaluasi eksternal sekolah yang nantinya bisa dijadikan bahan evaluasi diri. ‘’Ada delapan standar materi yang menjadi standar Penilaian Kinerja Sekolah. Hasil penilaian kinerja sekolah ini memberikan arti penting bagi sekolah untuk memberikan gambaran kondisi satuan pendidikan di Kabupaten Bangli,’’ ujarnya. Dijelaskannya, Disdikpora menjadikan PKS sebagai kegiatan unggulan yang saat ini mulai dilirik kabupaten lain di Bali dan luar daerah. ‘’Kami satu-satunya kabupaten yang melakukan kegiatan penilaian sekolah dengan menggunakan instrumen akreditasi,’’ imbuh Suteja. Disinggung anggaran yang dipergunakan, ia menyatakan kegiatan ini dilaksanakan secara mandiri alias tidak ada anggaran khusus dari pemerintah daerah. Tahun ini, PKS berlangsung selama empat pekan. Jumlah sekolah sasaran 164 SD dan 29 SMP. Hasil penilaian sekolah berupa kondisi data statistik dan deskripsi kondisi sekolah di Bangli. (kmb41)

Mangupura (Bali Post) – Berjanji mencarikan pekerjaan untuk Nyoman Mindra (50) malah membuat I Gede Putu Sudiasa (34) menjadi korban. Diduga sakit hati, Mindra melampiaskan kemarahannya dengan cara menebas kepala dan tangan Sudiasa di depan hotel di Jalan Pratama, Kuta Selatan, Badung, Senin (12/2) kemarin. Akibat kejadian ini, korban mengalami luka parah sehingga harus dirawat intensif di RS BIMC. Korban asal Penebel, Tabanan ini luka di kepala belakang, punggung dan tangan kiri. Barang bukti yang diamankan berupa sebilah sabit berisi bercak darah, jaket, sepeda motor Honda Vario, tali plastik dan mobil Karimun. ‘’Motif kasus ini diduga sakit hati. Pelaku dijanjikan pekerjaan oleh korban, namun sampai saat ini belum ditepati. Pelaku sudah kami tahan di Polsek,’’ tandas Kanit Reskrim Polsek Kuta Selatan Iptu Andi Yaqin seizin

Kapolsek Kompol Nengah Patrem. Dijelaskannya, pelaku kenal dengan korban sekitar tahun 2011 saat bekerja di Watersport Bali Jetset, Tanjung Benoa. Desember 2017, pelaku yang beralamat di Jalan Taman Pancing, Denpasar Selatan berhenti bekerja, sedangkan korban bertahan. ‘’Bulan Januari lalu pelaku ditelepon oleh korban. Saat itu korban bilang apa mau kerja lagi. Pelaku menjawab mau. Korban bilang akan bicara sama bosnya,’’

tegasnya. Dua hari kemudian, korban mengirim SMS yang isinya menyuruh pelaku bekerja di sana. Pelaku kemudian mendatangi Hotel Nusa Dua Beach karena Watersport Bali Jetset mempunyai counter di sana. Setibanya di hotel tersebut, kedua teman ini bertemu. Saat itu korban malah lain-lain, sehingga pelaku langsung pulang. Sabtu (10/2) lalu, korban kembali mengirim SMS ke HP pelaku dan disuruh kerja tanggal 15 Februari. Namun, Senin (12/2) kemarin, korban lagi menelepon dan menyuruh pelaku langsung kerja. Pelaku yang sudah jengkel selanjutnya mengambil sabit di dapur dan diselipkan di pinggangnya. Mindra mengendarai sepeda motor Honda Vario menuju Hotel Nusa Dua

Beach. Setibanya di sana, pelaku memarkir motornya dan langsung mencari Sudiasa. Mereka bertemu sekitar pukul 08.00 Wita. Ditanya oleh pelaku tentang pekerjaan, korban kebingungan. Mereka kemudian ke Kantor Watersport Jenset di Tanjung Benoa naik mobil korban. Setelah keluar dari areal hotel, tepatnya di pintu utara keluar kawasan ITDC, pelaku menampar korban dua kali. Setibanya di depan Hotel Sol Beach House di Jalan Pratama, Nusa Dua, pelaku minta korban berhenti. Pelaku keluar mobil sambil mengambil sabit. Saat korban keluar, pelaku langsung menebasnya lima kali. Korban lari tetapi dikejar oleh pelaku. Sesampainya di depan Hotel Bali Tropic, pelaku ditangkap satpam hotel bersama anggota Polsek Kutsel. (kmb36)

Bapeten Turut Awasi AG dan IMF Annual Meeting Mangupura (Bali Post) Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) terus memperbaiki infrastruktur pengawasannya. Di antaranya berupa peraturan terkait pengawasan tenaga nuklir untuk menjamin keselamatan dan keamanan pengguna, masyarakat dan lingkungan. Kepala Bapeten Jazi Eko Istiyanto ditemui di sela IAEA Expert Mission to Review Regulations Concerning the Safety of Radiation Sources and Facili-

ties di Seminyak, Badung, Senin (12/2) kemarin, mengatakan pengawasan tenaga nuklir sangat perlu untuk menjamin keselamatan dan keamanan pengguna, masyarakat, dan lingkungan. Apalagi tahun ini Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games (AG) The Annual Meetings of IMF-Bank Dunia 2018. Bapeten akan turut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Asian Games di Jakarta dan Palembang yang

berlangsung Agustus serta pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali yang digelar Oktober mendatang. ‘’Isu keamanan beda dengan keselamatan. Keselamatan itu pada teknologinya, sedangkan keamanan berkaitan dengan aktor dari luar,’’ katanya. Menurutnya, zat radioaktif atau radiasi nuklir tidak bisa dilihat, sehingga diperlukan alat untuk mendeteksinya. Untuk itu, pengawasan akan dilakukan dengan bantuan

Bali Post/kmb23

KELUARKAN – Petugas berusaha mengeluarkan pengendara sepeda motor yang terjepit di bawah bus dalam kecelakaan di jalan akses menuju Pelabuhan Benoa, Denpasar.

Pengendara Motor Terjepit di Bawah Bus Denpasar (Bali Post) Sebuah kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dengan bus pariwisata terjadi di jalan akses menuju Pelabuhan Benoa, Denpasar, Senin (12/2) kemarin. Akibatnya, pengendara motor terjepit di bawah bus. Bus pariwisata dengan nomor polisi DK 9219 B yang dikemudikan I Gusti Putu Cristina itu sebelumnya melaju dari arah Denpasar. Sepeda motor Yamaha Jupiter MX dengan nomor polisi DK 8982 BU yang dikendarai Muhamad Firman melaju dari arah yang sama. Humas Jasamarga Bali Tol Putu Gandhi Ginatra menuturkan, pengendara motor yang melintas di jalan akses menuju Pelabuhan Benoa sebelumnya mengambil jalur sebelah kiri. Setelah melintasi Resto Akame, pengendara motor tiba-tiba langsung memotong jalur tanpa melihat kaca spion. Dari arah yang sama melintas bus dan langsung menabrak pengendara motor. ‘’Pengendara motor tidak menyadari adanya bus melaju dari belakang. Pengendara motor terjepit di bawah kolong bus,’’ ujarnya. Sejumlah petugas dibantu warga yang melintas berusaha mengeluarkan korban dari

bawah bus. Info dari petugas medis, korban cedera di lengan bagian kiri dan diperkirakan mengalami patah tulang. Korban selanjutnya dibawa ke RS Bali Mandara. Motor korban dibawa ke Polsek Tohpati, sedangkan bus sementara ditempatkan di pool derek PT JBT.

Untuk keselamatan pengendara, Gandhi mengimbau masyarakat pengguna kendaraan roda dua bila memasuki jalan akses Pelabuhan Benoa selalu menggunakan jalur sebelah kanan memasuki jalan tol dan mematuhi rambu-rambu yang disiapkan. (kmb23)

peralatan dari IAEA. Dalam event besar seperti itu, peluang orang untuk mengacaukan pasti ada. ‘’Kita akan bantu kepolisian atau tentara dengan peralatan yang dipinjami IAEA,’’ tambahnya. Pertemuan selama empat hari tersebut dihadiri oleh stakeholder yang terkait dengan pemanfaatan teknologi nuklir. Bapeten bersama IAEA membahas tentang berbagai hal terkait perkembangan teknologi dan

adanya perubahan terhadap standar internasional dalam pemanfaatan teknologi nuklir. Selain itu, tentang pelaksanaan pengkajian di Bidang Keselamatan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif, perizinan terkait pengelolaan limbah radioaktif dan keselamatan pemanfaatan radiasi di bidang kesehatan. Selanjutnya inspeksi terhadap pengelolaan limbah radioaktif dan keselamatan pemanfaatan radiasi di bidang kesehatan. (kmb23)


OPINI

6

Selasa Wage, 13 Februari 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Pendidikan Sosiohumanis PENDIDIKAN merupakan hal penting dan mendasar yang diharapkan bisa dipakai menghadapi bahkan menyelesaikan berbagai permasalahan kehidupan. Karena itu pula, kerap muncul istilah “tidak bisa mendidik anak” terhadap para orang tua yang anaknya nakal dan sejenisnya. Bahkan, juga jika ada anak yang dianggap gagal dalam kehidupannya. Dalam hal ini, pendidikan dalam arti luas, baik di lingkungan keluarga, lingkungan sekitar, pergaulan di masyarakat luas maupun di sekolah atau perguruan tinggi. Namun, dalam perkembangan sekarang, ketika masyarakat berbicara masalah pendidikan, corong langsung ditujukan pada lembaga pendidikan formal seperti sekolah, perguruan tinggi, madrasah, pasraman dan sejenisnya. Muncul pertanyaan, apakah kondisi ini disebabkan pendidikan informal dalam keluarga, lingkungan dan masyarakat saat ini memang sudah tidak ada lagi? Mungkin memang seperti itulah kondisi pendidikan kita saat ini. Para orang tua sepertinya sudah sangat kekurangan waktu dan kesempatan untuk dapat mendidik anak-anak mereka. Mereka sibuk berpacu dengan waktu untuk bisa memenuhi berbagai tuntutan hidup. Salah satunya juga, biaya pendidikan anak-anak mereka. Anak-anak dinilai hanya bisa menghadapi dan mengatasi berbagai persoalan dunia ini hanya melalui pendidikan (formal). Prestasi akademik seakan sudah menjadi hal yang mutlak dicapai anak-anak. Begitu bisa bicara, anak-anak sudah langsung diserahkan ke lembaga pendidikan formal mulai Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), lanjut ke Taman Kanak-kanak (TK), SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi. Selama mengikuti pendidikan formal ini, anak-anak seakan tidak ada waktu lagi untuk berinteraksi dengan lingkungannya, baik di keluarga apalagi di masyarakat. Anak dijejali dengan berbagai les, bimbingan belajar dan sejenisnya demi sebuah prestasi (akademis). Kita kadang lupa, manusia itu makhluk sosial yang perlu pendidikan sosiohumanis. Pendidikan sosiohumanis ini justru lebih banyak diperoleh dari interaksi sosial di masyarakat. Di lembaga pendidikan formal, berbagai persoalan (hidup) telah dipilah dan dipecah-pecah ke dalam berbagai mata pelajaran, jurusan dan sejenisnya. Sementara dalam kenyataan hidup sehari-hari, berbagai persoalan yang dihadapi bersifat terintegrasi bahkan holistik. Satu persoalan tidaklah terpisah dengan hal lainnya. Dari situ pula, pemerintah menyelaraskan kurikulum yang ada menjadi kurikulum terintegrasi. Kondisi pendidikan semacam ini hanya melahirkan SDM yang individualis, rendah kadar kepekaan sosiohumanis. Hal ini diperparah lagi dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (informasi) yang cenderung mengarahkan manusia tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya. Hal ini haruslah menjadi perhatian semua pihak, mengembalikan tujuan pendidikan dibangun yang tidak hanya untuk mengejar nilai-nilai objektivitas keilmuan (science), tetapi juga sosiohumanis yang menjadi sifat dasar dan awal manusia. Karena tanpa adanya interaksi sosial yang bersifat humanis, hasil dari pendidikan tidak akan dapat menyelesaikan permasalahan hidup manusia yang begitu kompleks, terintegrasi, bahkan holistik.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Jalur Hijau Banyak Dilanggar Di wilayah Kabupaten Badung banyak jalur hijau dilanggar oleh warga Badung. Seperti yang saya lihat belum lama ini, jalur dari Br. Belulang hingga ke Br. Cica yang panjangnya sekitar satu kilometer di Desa Kapal. Jalur sepanjang sekitar dua kilometer dari Desa Tangeb hingga hingga pertigaan Desa Tumbakbayuh yang semuanya ini ada di wilayah Kecamatan Mengwi. Mungkin juga ada di wilayah kecamatan lainnya di Badung. Sepanjang jalan yang sebenarnya warga dilarang membangun adalah kiri-kanan adalah persawahan yang subur dan pengairan masih tetap lancar, jadi bukan merupakan lahar kering seperti di Bukit. Papan jalur hijau tampak masih berdiri tegak. Mengapa warga berani melenggarnya? Dari pihak pemerintah rupanya saat ini enggan memberi teguran dan mungkin punya perasaan ewuh pakewuh. Saya sering lewat di jalur-jalur tersebut dan setiap harinnya ada saja warga membangun semipermanen yang akan dipakai tempat berjualan. Mengapa semipermanen, katanya nanti jika pemerintah membongkarnya tidak terlalu rugilah. Nah, sekarang telanjur sudah cukup banyak warga membangun di jalur hijau itu, beranikah pemerintah membongkar paksa. Mereka berani membangun itu adalah untuk berdagang mencari penghidupan untuk menyambung hidup, apalagi saat ini sulit mencari pekerjaan yang lain kecuali berdagang dan membangun di atas tanah miliknya sendiri. Mohon jalur hijau tetap mendapat perhatian pemerintah untuk menjaga keseimbangan dan tersedianya ruang tangkapan air hujan. W. Beratha Yasa Kapal, Badung

Reduksionisme Pendidikan ke Dalam Sistem Persekolahan Beberapa tokoh humanis romantik dalam bidang pendidikan menilai bahwa pendidikan yang direduksi ke dalam pelembagaan, seperti sekolah pada abad modern ini, justru telah membuat manusia terasing dari kehidupannya. Lihat misalnya, William Glasser, John Holt, Charles E. Silberman, Ivan Illich, Carl Rogers, dan banyak lagi tokoh kritis dalam bidang pendidikan lainnya, yang mendefinisikan pendidikan dalam arti mahaluas dan mengecam praktik pendidikan sekolah yang mereka lihat sebagai sebuah proses dehumanisasi kemanusiaan. Menurut mereka, ketika pendidikan telah direduksi menjadi sistem persekolahan dan terinstitusionalisasi dalam bidang-bidang atau jurusan-jurusan, maka hal ini membuat para siswa mengalami kesulitan untuk memahami masalah-masalah kemanusiaan secara holistik.

Oleh I Ketut Suda al ini disebabkan pemahaman manusia terhadap berbagai persoalan yang dihadapinya, termasuk permasalahan diri manusia itu sendiri, menjadi parsial (tidak menyeluruh). Sebab lainnya adalah pengetahuan holistik (pengetahuan filsafat) yang ada dalam pikiran manusia selama ini semakin tercerabut, akibat pendidikan terinstitusionalisasi ke dalam bidang-bidang atau jurusan-jurusan. Ditambah lagi hilangnya pemikiran kritis karena bangkitnya pemikiran kuno yang berbau fatalisme dan irasionalisme, membuat para pemegang kebijakan dalam bidang pendidikan

H

harus berupaya mencari berbagai strategi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi dunia pendidikan pada era modern ini (Suyomukti, 2010). Akibat sistem demikian, ilmu pun dipecah-pecah menjadi mata pelajaran, atau mata kuliah, SKS, dan lain-lain yang akhirnya menimbulkan efek kemenangan dari tuntutan kapitalisme yang menuntut agar ilmu dipecah-pecah seiring dibutuhkannya tenaga kerja yang terdifrensiasi (terspesialisasi) agar sekrup-sekrup dan onderdil-onderdil masin kapitalisme dapat berjalan dengan baik. Hal ini menguatkan tesis yang dikembangkan Piliang (2004:355--356) yang mengatakan bahwa ekspansi sistem kapitalisme ke dalam dunia pendidikan telah mencip-

takan sebuah kondisi bertautnya logika pendidikan dengan logika kapitalisme (logics of capitalism). Dengan demikian, pendidikan kemudian menjelma menjadi mesin kapitalisme, yakni mesin untuk mencari keuntungan. Padahal, dunia pendidikan seharusnya dibangun berlandaskan nilai-nilai objektivitas, keilmuan (scientific), dan kebijaksanaan (virtue) sebagai nilai dasar dalam pencarian pengetahuan. Akan tetapi, dalam praktiknya pendidikan saat ini telah diangap sebagai alat kenenaran untuk mencari keuntungan finansial (ekonomi). Lebih lanjut menurut Piliang, ketika pendidikan menjadi bagian inheren dari sistem kapitalisme, maka berbagai paradigma, metode, dan

teknik-teknik yang dikembangkan di dalam dunia pendidikan, menjadi sebuah cara untuk mengukuhkan hegemoni kapitalisme itu sendiri. Artinya, semua proses pendidikan, seperti pemberian keterampilan, pembentukan kepribadian (karakter), dan pembentukan sikap moral peserta didik, semua diarahkan pada upaya untuk mendukung hegemoni tersebut. Dalam kondisi seperti itu, maka dapat dikembangkan sebuah pemahaman bahwa pengetahuan kini diproduksi sebagai komoditas yang layak ‘’dijual-belikan’’ dalam sebuah ajang merkantilisme pengetahuan (mercantilisme of knowledge). Akibatnya, proses pendidikan telah mengarah pada berbagai bentuk pendangkalan, pemassalan, dan popularisme, sebagai nilai-nilai dasar komersialisme. Akibat dari sistem pendidikan yang bernuansa kapitalisme seperti itu, membuat banyak masyarakat miskin menjadi semakin bodoh. Mereka tidak mampu melihat bagaimana struktur yang menindas mereka itu bekerja, sehingga mereka harus tunduk dan patuh pada situasi dan kondisi yang ada. Dengan meminjam gagasan Freire, masyarakat dalam kondisi demikian cenderung berpikir berdasarkan ‘’kesadaran naïf’’.

Pariwisata Budaya atau Komersialisasi Budaya? Untuk menjaga kelangsungan dan eksistensi adat, tradisi, agama, dan budaya di Bali, sudah saatnya diupayakan pembaruan terhadap keberadaan undang-undang pembentukan Provinsi Bali No. 64 Tahun 1958, yang seyogianya menjadi kesepakatan dasar; ketika bergabungnya Provinsi Bali ke dalam NKRI. Nantinya dengan UU provinsi yang baru, diharapkan Bali memiliki payung hukum di dalam mengelola pemerintahan dan pembangunan, dengan pengaturan dan tata kelola yang berorientasi ataupun sejalan dengan keberadaan adat, tradisi, agama, dan budaya di Bali. Seperti halnya pelestarian budaya, pemerintah bersama pemerintah daerah dari sejak dahulu, selalu saja memberikan komitmen untuk melakukan pelestarian adat dan budaya, bahkan diikuti dengan imbauan kepada masyarakat untuk melakukan hal yang sama. Namun yang terjadi jauh dari harapan. Pariwisata budaya yang seharusnya dipahami sebagai kegiatan pariwisata yang berwawasan sekaligus memiliki manfaat untuk kepentingan budaya dengan pelestariannya, tapi yang terjadi justru sebaliknya, kegiatan pariwisata berlangsung eksploitatif terhadap budaya, dengan kecenderungan memberikan dampak negatif yakni menurunnya semangat serta kemampuan masyarakat ataupun krama adat untuk melakukan pelestarian, seiring dengan terpuruknya daya saing ekonomi mereka. Fakta ini dengan mudah dapat dilihat, karena semakin hari, krama merasakan semakin berat beban biaya pelestarian yang ada. Sementara peningkatan biaya pelestarian itu sendiri, tidak diikuti dengan meningkatnya pendapatan ataupun kesejahteraan krama adat sebagai agen pelestari di Bali secara proporsional. Belum lagi punahnya semangat gotong royong, akibat hilangnya kemandirian krama adat di desanya. Ditambah lagi dengan hadirnya kebijakan saber pungli, yang berpotensi mengabaikan struktur organik pengaturan adat, yang membenarkan dilakukannya pungutan retribusi hanya kepada krama adat lewat paturunan

Oleh Nyoman Dhamantra ataupun sejenisnya, dan melarang keras desa adat melakukan retribusi kepada krama tamiu (urban yang berasal dari luar Bali). Kondisi ini memunculkan kesan ketidakadilan, karena pariwisata yang dinikmati oleh semua krama yang ada di Bali, tapi biaya pelestariannya hanya dibebankan kepada krama adat. Sementara pemerintah pun masih enggan berbagi fiskal dari penerimaan pajaknya di Bali yang begitu besar. Idealnya, penerimaan pajak itu diutamakan untuk menanggulangi biaya pelestarian yang setiap tahunnya tidak kurang dari Rp 3 triliun untuk sekitar 1.488 desa adat. Pada akhirnya, semua ini membuat upaya atau kegiatan pelestarian dipahami sebagai sesuatu yang akan menambah beban krama adat, yang notabene jika meminjam istilah Bung Karno, didominasi oleh kaum marhaen seperti petani, buruh. dan nelayan. Begitu juga dampak dari eksploitasi budaya di bidang seni kerajinan, saat ini banyak produksi kerajinan dari luar Bali yang membanjiri pasar kerajinan di Bali, dan membuat banyak perajin terpaksa gulung tikar dan harus beralih profesi, karena tidak adanya ketentuan investasi yang mewajibkan bagi investasi pariwisata seperti hotel, vila, ataupun resort menggunakan produk lokal. Sehingga apa pun kerajinan yang dibutuhkan, dapat di-”impor” dari luar Bali secara bebas. Demikian juga yang paling ironis adalah gagalnya dunia pariwisata mengapresiasi seni kerawitan seperti seni tari dan seni tabuh yang ada di Bali. Itu dibuktikan dengan sangat rendahnya nilai tukar seniman tari maupun tabuh tradisional, dibanding dengan apresiasi yang diberikan kepada seni yang berasal dari Barat. Ini semua membuktikan bahwa sejatinya yang terjadi di Bali adalah kegiatan pariwisata budaya yang realitanya, yakni budaya ternyata lebih banyak

memberikan pengabdian dan pengorbanan untuk suksesnya kelangsungan pariwisata, dibandingkan dengan manfaat pariwisata untuk kepentingan budaya, rakyat dan alam Bali sendiri. Jika saja situasi itu tidak diwaspadai sejak dini, saya khawatir di Bali terjadi apropriasi budaya. Apropriasi budaya adalah tindakan merampas lalu membentuk produk budaya sedemikian rupa untuk kepentingan ekonomi, hanya demi menguntungan mereka yang dalam posisi kuasa yang dominan. Cara pandang budaya semacam ini tidak berlebihan jika disandingkan dengan penjajahan, memeras mereka yang sesungguhnya mengampu identitas budaya tersebut. Mengapa di balik gemerlapnya citra periklanan pariwisata di Bali, kemiskinan masih merongrong masyarakatnya? Untuk itulah, pada masa depan diharapkan UU Provinsi Bali yang baru, nantinya dapat menjadi pengaturan dan tata kelola Bali, yang membuat pariwisata dan budaya memiliki setidaknya simbiosis yang berimbang, dengan memberikan keberpihakan yang memadai, guna dapat menghentikan proses peminggiran seperti halnya transmigrasi, di samping keseimbangan alam Bali dengan Tri Hita Karana, guna menuju peradaban Bali yang lebih baik. Untuk itu, melalui kesempatan yang baik ini, saya memohon dukungan rakyat dan para pemangku kekuasaan yang ada di Bali, untuk bersatu padu, turut serta mendesak pemerintah agar segera memberikan prioritas, demi terwujudnya pembaruan terhadap UU Pembentukan Provinsi Bali, yang tidak sekadar menjadi UU pembentukan provinsi yang normatif, tapi harus sanggup menjadi ketentuan dasar yang mampu sebagai pijakan, sehingga dapat dilakukan pengaturan serta tata kelola yang sesuai dengan keberadaan adat, tradisi, agama, dan budaya di Bali, demi tercapainya keadilan sosial dengan kesejahteraan rakyat.

Dalam arti, manusia dalam memecahkan berbagai persoalan hidupnya, lebih melihat ‘’aspek manusia’’ sebagai akar penyebab permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Proses pendidikan yang seharusnya mampu membangun kesadaran kritis bagi para peserta didiknya justru telah dilumpuhkan oleh sekrupsekrup mesin kapitalisme itu sendiri. Padahal secara logika, proses pendidikan seharusnya mampu membuat para peserta didiknya berpikir atas dasar kesadaran kritis, sehingga para peserta didik mampu melihat bahwa sistem dan struktur itu sendiri sesungguhnya yang menjadi akar permasalahan dalam masyarakat. Terkait dengan kondisi yang sedang terjadi dalam konteks pendidikan saat ini, maka diharapakan proses pendidikan mampu menggunakan pendekatan struktural, yang cenderung menghindari blaming the victims, sehingga lebih mampu menganalisis secara kritis struktur dan sistem sosial, politik, ekonomi, dan budaya, serta menganalisis bagaimana kaitan tersebut berakibat pada keadaan masyarakat. Penulis adalah Guru Besar bidang Sosiologi Pendidikan, Program Pascasarjana, Universitas Hindu Indonesia

POJOK Paslon Gubernur Bali berkomitmen jaga kesantunan dalam kampanye. - Bukan semata katakata. *** Calon pemimpin Bali harus mencerdaskan, jangan bodohi masyarakat. - Jangan umbar janji palsu. *** Presiden Jokowi pastikan tak ada tempat bagi pihak intoleransi. - Pastikan pula hukum ditegakkan.

Penulis, anggota DPR-RI Fraksi PDI Perjuangan

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

PANGGUL KARUNG Seorang pria uzur menyeberang jalan memanggul karung berisi barang bekas saat melintas di Jalan Udayana Denpasar, Minggu (11/2).

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget Bali Post/wan

Selasa Wage, 13 Februari 2018

Jenazah Anak Polisi Belum Diautopsi Mangupura (Bali Post) Hingga saat ini, jenazah Kadek Ari Permana Putra, anak Made Suardita (anggota Polresta Denpasar), masih dititipkan di ruang jenazah RSUP Sanglah. Pasalnya, autopsi belum bisa dilakukan karena pihak keluarga almarhum keberatan. Sedangkan kepolisian berharap autopsi bisa dilakukan agar bisa dipastikan penyebab meninggalnya korban. Kasatreskrim Polres Badung AKP I Made Pramasetia, Senin (12/2) kemarin, mengatakan pihaknya sangat berharap autopsi bisa dilakukan. Hal ini mesti dilakukan demi kepentingan penyidikan. “Pihak keluarga tidak mengizinkan dilakukan autopsi, tapi kami tetap berusaha melakukan koordinasi. Kami ingin autopsi bisa dilakukan,” ungkapnya. Hasil pemeriksaan tersangka Putu Adi Permana Jaya di Polsek Kuta Utara, dia mengakui membunuh adiknya tersebut. Selain itu, tersangka mengatakan sempat minum arak bersama-sama. Ketegangan mulai terjadi saat teman korban, Dandi, mabuk sampai muntah dua kali. Karena Dandi mabuk, korban menyuruh menginap di TKP. Ternyata tersangka tidak suka dan langsung mencari ayahnya. “Tersangka minta ayahnya melarang teman korban menginap di sana. Sedangkan korban tidak terima dan langsung ngomel-ngomel. Kondisi korban saat itu juga dalam keadaan mabuk,” ungkapnya. Melihat hal itu dan sebagai seorang ibu, Ni Ketut Maryani (53), berusaha meredam. Maryani berusaha menenangkan korban supaya diam. Namun, korban terus ngomel dan membuat pelaku semakin emosi. Dia langsung masuk ke kamarnya dan mengambil pisau lipat. “Keterangan saksi, pelaku sempat duduk beberapa saat di kamarnya. Karena korban terus ngomel, pelaku tambah emosi,” kata Pramasetia. Selanjutnya, pelaku keluar kamar, lalu menusuk dada kiri adik kandungnya tersebut. “Pelaku menusuk korban disaksikan ibunya. Karena saat itu, ibunya terus berusaha menenangkan korban supaya tidak ngomel lagi,” tandasnya. Terkait penyidikan kasus ini, lanjutnya, masih melengkapi berkas dan pemeriksaan saksi-saksi. “Kasus ini ditangani Polsek Kuta Utara dan kami sebatas membantu saja,” ujar perwira kalem ini. Seperti diberitakan, ribut berujung maut kembali terjadi di wilayah Badung. Setelah oknum anggota ormas dengan sopir taksi, kini giliran anak Made Suardita (57) tak lain anggota Polresta Denpasar, Putu Adi Permana Jaya (33) ribut dengan adiknya, Kadek Ari Permana Putra (28), di rumahnya di Perumahan Dalung Permai, Badung, Minggu (11/2) lalu. Adi menusuk sang adik menggunakan pisau lipat. Akibat kejadian itu, sang adik tewas di tangan kakak kandungnya. (kmb36)

Pemkab Wajibkan Hotel Kantongi SMPH Mangupura (Bali Post) Keamanan dan kenyamanan wisatawan menjadi kunci memajukan sektor pariwisata. Oleh karena itu, Pemkab Badung mewajibkan setiap akomodasi memiliki Sistem Manajemen Pengamanan Hotel (SMPH). Kabid Sumber Daya Pariwisata Dinas Pariwisata Badung Nyoman Suardana mengatakan, penerapan SMPH adalah dalam rangka memberikan perlindungan terhadap kegiatan usaha sarana pariwisata sehingga perlu melakukan pengamanan di tempat usahanya. “Selain itu juga untuk mendorong peran pengusaha sarana pariwisata dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan di usaha sarana pariwisata,” ujar Suardana dalam sosialisasi SMPH, Senin (12/2) kemarin. Menurut Suardana, sosialisasi SMPH dilaksanakan dalam upaya menindaklanjuti Permen Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Nomor 106 Tahun 2011 tentang Sistem Manajemen Pengamanan Hotel. Di sana ditegaskan, setiap usaha pariwisata diwajibkan menerapkan sistem manajemen pengamanan hotel. “Kami berharap, penerapan SMPH ini akan memberikan dampak pencitraan daerah yang positif, sehingga dapat meningkatkan pendapatan daerah,” katanya. Tujuan dari sistem pengamanan usaha sarana pariwisata, kata Suardana, adalah menciptakan sistem keamanan di tempat kerja dengan melibatkan unsur manajemen, tenaga kerja, kondisi dan lingkungan kerja. Sistem ini diterapkan secara profesional terintegrasi untuk mencegah dan mengurangi kerugian akibat ancaman, gangguan, bencana serta mewujudkan tempat kerja yang aman, efisien dan produktif. Sosialisasi diikuti oleh 192 usaha pariwisata. Setelah sosialisasi, pihak usaha pariwisata melanjutkan ke tingkat verifikasi yang dilakukan oleh Polda Bali. Verifikasi ini penting bagi hotel yang akan naik kelas dari nonbintang menjadi bintang. “Kita wajibkan mereka mengklasifikasi kelas hotel itu dan wajib telah memiliki verifikasi dari Polda Bali,” tegasnya. Seperti diketahui, SMPH mengatur 16 elemen yang dapat diaudit secara objektif untuk mencapai kinerja sesuai komitmen yang ada dalam kebijakan pengamanan hotel. Belasan elemen spesifikasi penerapan SMPH di antaranya pemeliharaan dan pembangunan komitmen pengamanan hotel, pemenuhan persyaratan peraturan perundang-undangan, manajemen risiko dan pengamanan, tujuan dan sasaran sistem pengamanan, program dan rencana pengamanan, pelatihan, kepedulian, dan kompetensi pengamanan, konsultasi, komunikasi, dan partisipasi, pengendalian dokumen dan catatan, penanganan keadaan darurat, pengendalian proses dan infrastruktur. (kmb27)

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Revisi Perda RTRWP Bali Perlu Kajian Mendalam Denpasar (Bali Post) -

Perda No.16 Tahun 2009 tentang RTRWP Bali tahun 2009-2029 disebut telah menuai kontroversi sejak pembentukan hingga ditetapkan menjadi perda. Pemberlakuan perda juga sempat mendapat penolakan dari 9 kabupaten/kota. Saat ini, seluruh kabupaten/ kota bahkan secara positif meminta agar perda direvisi. “Hal yang paling pokok menjadi penolakan dalam perda tersebut adalah ketentuan mengenai radius kesucian pura sesuai Bhisama PHDI, ketinggian bangunan serta batas atau sempadan pantai,” ujar anggota Fraksi Panca Bayu, I Nyoman Tirtawan, saat membacakan pandangan umum fraksi dalam Rapat Paripurna DPRD Bali, Senin (12/2) kemarin. Menurut Tirtawan, argumen yang kerap dipakai adalah Perda RTRWP Bali dipandang sebagai perda yang tidak akomodatif terhadap kepentingan kabupaten/

kota. Terutama menyangkut peningkatan pendapatan asli daerah, dan menghalang-halangi peningkatan investasi. Padahal, perda ini dibuat untuk mewujudkan ketahanan lingkungan dan cukup ideal dalam menjaga kelestarian lingkungan di Bali. Selain itu, tidak mengesampingkan pula fakta bahwa Bali juga bertumpu pada sektor pariwisata. “Dengan demikian, pariwisata yang bertumpu pada budaya dan keindahan alam Bali harus dijaga kelangsungannya. Dalam konteks inilah, keten-

tuan radius kawasan suci, ketentuan ketinggian bangunan, serta sempadan pantai menjadi elemen yang krusial dalam pemanfaatan ruang Bali,” papar anggota Komisi I ini. Anggota Fraksi Gerindra Bagus Suwitra Wirawan mengatakan, revisi Perda RTRWP Bali cukup krusial demi keberlanjutan pembangunan Bali ke depan dan berjangka panjang. Oleh karena itu, fraksinya meminta agar pembahasan di semua tingkatan harus komprehensif. Selain itu, dilakukan pula kajian-kajian yang lebih

mendalam. “Maka dari itu, mohon diagendakan secara tersendiri pada sidang-sidang berikutnya untuk menghasilkan yang terbaik,” ujarnya. Anggota Fraksi Golkar, Made Suardana, mengatakan, kajian-kajian untuk revisi Perda RTRWP mesti melibatkan semua stakeholder dan kalangan akademisi. Pasalnya, tata ruang memiliki hubungan yang erat dengan masa depan. Demikian pula dengan kehidupan masyarakat Bali, serta pelestarian wilayah teritorial Provinsi Bali. “Revisi perda agar dilakukan secara hati-hati, intensif, dan mendalam dengan tidak ditentukan oleh rentang waktu yang terbatas,” jelasnya. Anggota Fraksi Partai De-

mokrat, Ngakan Made Samudra, menyarankan adanya penjaringan aspirasi masyarakat. Baik dari tokoh-tokoh masyarakat, akademisi, pengusaha, maupun pemerintah kabupaten/kota. Setelah memperoleh masukan dari komponen masyarakat, barulah dilakukan pembahasan pasal demi pasal antara eksekutif dan legislatif. Mengingat, substansi masing-masing pasal yang direvisi atau diubah sebanyak 37 pasal dari 153 pasal. “Ini menunjukkan perubahan mendekati 25 persen. Penjaringan aspirasi dilakukan agar Perda RTRWP Bali nantinya betul-betul bisa dilaksanakan sesuai dengan keinginan masyarakat dan fakta atau data yang objektif di masyarakat,” terangnya. (kmb32)

Turis Australia Diadili Kasus Narkoba

Bali Post/rah

UNGKAP KASUS - Polsek Denbar merilis pengungkapan kasus pencurian di sejumlah hotel di Denpasar.

Bobol Sejumlah Hotel, Residivis Ditangkap Denpasar (Bali Post) Polsek Denpasar Barat (Denbar) mengungkap kasus pencurian, menyasar kamar hotel yang terjadi beberapa minggu terakhir, Minggu (11/2) lalu. Pelakunya seorang residivis, Wahyu Kristian Pamungkas (32), ditangkap di Jalan Pidada, Denbar. Saat diinterogasi, pelaku mengaku beraksi di Hotel Neo Jalan Gatot Subroto, Denbar, Hotel Puspa, Hotel Satrya di Jalan Pidada, Hotel Batukaru III Ubung, Hotel Adi Guna, Hotel Gatsu Indah, Hotel Mahajaya, Hotel Batukaru I, Hotel Made Bali Sempidi, dan Hotel Taman Suci, Denbar. “Pelaku ini khusus menyasar rombongan tur dari Jawa. Begitu rombongan tiba di hotel dan masuk kamar, pelaku langsung beraksi. Rombongan terakhir yang disasar yaitu siswa dari Padang, Sumatera Utara,” kata Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra, Senin (12/2) kemarin. Untuk TKP di Hotel Neo di Jalan Gatot Subroto Barat, Denpasar, korbannya yaitu Daniel Enggar kehilangan HP dan

uang tunai Rp 225 ribu, Ivanka Bimo kehilangan tiga HP, jam tangan, dan uang Rp 150 ribu. Korban lainnya yakni Taufik Nabila kehilangan HP dan uang Rp 600 ribu dan Brian Hakim kehilangan satu jam, HP, serta uang Rp 1,1 juta. Sedangkan di Hotel Adi Guna Jalan Pidada, korbannya Samia Laila Luthfiani berstatus mahasiswa ini kehilangan empat HP. Setelah menerima laporan kasus itu, tim Opsnal dipimpin Aan Saputra, didampingi Panit 1 Ipda I Nengah Seven Sampeyana melakukan penyelidikan. Saat melakukan penyelidikan di Jalan Pidada, petugas melihat ada orang yang mencurigakan dan langsung ditangkap. Ternyata orang tersebut tersangka Wahyu. “Kasus ini masih kami kembangkan. Apalagi pelaku merupakan residivis kasus pencurian,” ujarnya. Ulah tersangka Wahyu Kristian Pamungkas yang mengincar barang berharga milik wisatawan mencoreng citra keamanan Bali. Apalagi dia khusus menyasar rombongan pelajar

yang study tour ke Bali. “Pelaku beraksi beberapa tahun terakhir. Diperkirakan, ratusan HP diambil pelaku dan dijual di Pasar Loak Kereneng. Pelaku ini residivis kasus pencurian di rumah sakit,” tegas Sumena. Modusnya, lanjut Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra, pelaku memantau bus pariwisata membawa rombongan masuk Denpasar. Selanjutnya, pelaku membuntuti bus tersebut sampai ke hotel. “Pelaku beraksinya dini hari saat rombongan tersebut kelelahan karena tur seharian. Apalagi kadang-kadang korban lupa mengunci pintu kamar,” ungkapnya. Iptu Aan menambahkan, satu kamar bisa ditempati tiga sampai empat orang. Oleh karena itu, saat masuk ke satu kamar, pelaku bisa mendapat empat sampai enam HP. “Jadi, turis domestik yang tur ke Bali tidak usah khawatir. Dengan kami menangkap pelaku, ini berarti kasus pencurian spesialis hotel sudah terungkap,” tegasnya. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) Ditangkap di Bandara Internasional Ngurah Rai, 4 Desember lalu, turis asal Australia terdakwa Robert Isaac Emmanuel, Senin (12/2) kemarin, menjalani sidang perdana di PN Denpasar. Tim JPU Suhadi dkk., membacakan surat dakwaan di hadapan majelis hakim pimpinan I Gusti Ngurah Putra Atmaja. Dalam perkara ini, juga disita barang bukti lima paket berisi kristal bening seberat 19,97 gram bruto yang diduga mengandung sediaan metamphetamin dan 14 tablet dengan berat total 6,22 gram neto, kokain serta MDMA atau ekstasi. Usai pembacaan dakwaan, sidang kemarin, langsung melakukan pemeriksaan saksi dari petugas Bea dan Cukai Bandara Ngurah Rai. Mereka adalah petugas penindakan dan penangkapan. Dijelaskan saksi, bahwa terdakwa tidak mengantongi izin saat membawa barang narkotika itu ke Bali. Terdakwa tiba di Bandara Ngurah Rai dengan menumpang pesawat Thai Airways dengan nomor penerbangan TG 431 dari Bangkok. Namun saat di Bandara Ngurah Rai, gerak-geriknya mencurigakan sehingga dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan alat X-ray. Di dalam koper dan tas warna ungu ditemukan benda

mencurigakan. Saat digeledah ditemukan barang bukti tersebut. “Setelah terdeteksi X-ray, gerak-geriknya mencurigakan,” tandas saksi dari Bea Cukai. Yang terdeteksi adalah terlihat gambar dan warna. Terdeteksi awal adalah sabu dan ekstasi. Atas peristiwa itu, kasus tersebut diserahkan ke Polda Bali. Namun, saat diinterogasi sebelum diserahkan ke Polda Bali, terdakwa mengaku bahwa barang terlarang itu dia pakai sendiri. Bahkan terdakwa juga mengaku memakai (mengonsumsi) sebelum berangkat ke Bali. Dalam perkara ini, terdakwa dijerat pasal berlapis. Yakni pasal 61 dan 62 ayat 2 huruf a UU RI No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotrapika, pasal 112, pasal 113 dan pasal 127 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dalam pasal 113 ayat 1 dijelaskan setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memproduksi, mengimpor, mengekspor, atau menyalurkan narkotika golongan I dipidana penjara paling singkat 5 lima tahun dan paling lama 15 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar. Terdakwa saat ini tidak menjalani penahanan di LP Kerobokan. Namun Isaac mendapatkan “pengobatan” di RSJ Bangli. (kmb37)

Bali Post/kmb37

SIDANG - Turis asal Australia terdakwa Robert Isaac Emmanuel menjalani sidang perdana di PN Denpasar. Agendanya pembacaan surat dakwaan dilanjutkan pemeriksaan saksi dari petugas Bea Cukai.

KPU Diminta Kurangi Acara Seremonial

Anggaran agar Difokuskan pada KPPS Denpasar (Bali Post) KPU Bali diminta mengurangi acara-acara seremonial dalam kaitan sosialisasi pilkada serentak, khususnya Pilgub Bali 2018. Dengan demikian, anggaran yang dihemat bisa dialokasikan untuk pembangunan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan honor KPPS. Sebelumnya diberitakan, KPU Bali membutuhkan anggaran Rp 46,7 miliar untuk membangun 6.735 TPS dan membayar honor KPPS. Namun, dikhawatirkan tidak bisa terwujud jika anggaran untuk KPU tetap dipaksakan Rp 155

miliar. Efisiensi yang dilakukan KPU sudah mentok di angka Rp 188,64 miliar dari NPHD sebelumnya Rp 229,36 miliar. “Seremonial itu dikurangi. Jangan terlalu banyak KPU membuat seperti bondres, kan ngabisin uang sosialisasinya itu, yang simpel-simpel aja bikin. Jadi, fokuslah pada honor KPPS, kan ini yang menyelesaikan terakhir,” ujar Ketua Komisi I DPRD Bali, Ketut Tama Tenaya, di gedung dewan, Senin (12/2) kemarin. Terkait kekurangan anggaran yang dikeluhkan KPU, Tama mengaku belum mendapatkan

hitung-hitungan yang valid. Terlebih saat ini belum ada Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sementara anggaran Rp 155 miliar untuk KPU sudah terkunci dalam APBD yang disahkan menjadi perda. “Mestinya dia (KPU - red) yang proaktif kalau keberatan. Kalau kita kan sebenarnya sudah ketok palu, sudah terkunci anggaran. Memang ada celah untuk penggunaan anggaran mendahului, itu nanti kesepakatan antara eksekutif-legislatif kalau memang dipandang emergency,” jelasnya. Diwawancara terpisah, Gubernur Bali Made Mangku Pas-

tika malah menegaskan jika anggaran pilkada sudah tidak bisa diganggu gugat lagi. Oleh karena itu, KPU Bali khususnya harus melakukan penghematan lagi. Seperti melakukan pengundian nomor urut di Wiswa Sabha Kantor Gubernur dan sosialisasi di PB3AS atau media sosial sehingga tidak perlu membayar tempat. “Banyak hal yang nggak perlu dibayar kok. Mestinya sih bisa, harus ada ngitung lagi ulang. Apa yang bisa dilakukan, seperti saran saya misalnya baliho itu nggak usah nyetak lagi, balihonya kan banyak sekali, ting-

gal dipilok, ini nomor berapa, pasang. Kan tidak perlu bikin lagi. Jadi, nggak perlu ada anggarannya,” ujarnya. Menurut Pastika, hal itu tidak akan melanggar PKPU. Ditegaskan, KPU agar menerima anggaran yang sudah diketok palu Rp 155 miliar. Sebab, cukup sulit untuk merevisi Perda APBD sehingga tidak mungkin anggaran itu bisa ditambah. “Mari kita realistis saja, sesuai peraturan yang ada tidak mungkin untuk ditambah. Dari mana nambahnya, duit siapa yang dipakai. Ya sudahlah mari cukupkan segitu,” tandasnya. (kmb32)


BANGLI

8

Selasa Wage, 13 Februari 2018

Dapil Bangli-Tembuku Disepakati Dipisah Bangli (Bali Post) Daerah Pemilihan (dapil) Bangli-Tembuku disepakati untuk dipisah. Kesepakatan itu mencuat dalam rapat koordinasi uji publik pendataan dapil yang dilaksanakan KPU Bangli dengan menghadirkan perbekel se-Kecamatan Bangli dan Tembuku serta perwakilan partai politik (parpol) di Kintamani, Senin (12/2) kemarin. Dengan dipisahnya dapil Bangli-Tembuku, maka jumlah dapil di Bangli saat pileg 2019 bertambah menjadi 5 dapil. Bali Post/ina Ketua KPU Bangli Dewa Dewa Agung Lidartawan Agung Lidartawan mengatakan, dalam rapat kemarin, seluruh komponen masyarakat dan parpol yang hadir pada prinsipnya setuju dan mengharapkan dapil Bangli-Tembuku dipisah. Terlebih, pemisahan dapil tersebut sudah sesuai dengan tujuh prinsip penataan dapil. ‘’Tadi (kemarin-red) semua Kepala Desa dan perwakilan parpol menyambut baik pemisahan dapil Bangli-Tembuku karena selama ini ada kesan ketidakadilan. Jumlah mereka lebih banyak tapi wakilnya lebih sedikit,’’ kata Lidartawan. Dengan dipisahnya dapil Bangli-Tembuku, nantinya jumlah dapil di Kabupaten Bangli yang semula 4 akan menjadi 5. Lima dapil tersebut yakni dapil Bangli, Susut, Kintamani Barat, Kintamani Timur dan Tembuku. Untuk dapil Bangli, mendapat jatah 6 kursi di DPRD, Susut 6 kursi, Kintamani Barat 6 kursi, Kintamani Timur 7 kursi, dan dapil Tembuku 5 kursi. ‘’Setelah ada kesepakatan ini, kita nanti akan bawa usulan ini ke KPU Provinsi. Nanti KPU provinsi yang akan bawa ke pusat,’’ ujarnya. Komisioner KPU Bangli, Roy Suparman menambahkan, dalam penataan dapil, ada 7 prinsip yang harus dipenuhi di samping dasar dari penataan dapil adalah Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 pasal 192 dan pasal 192 ayat 1,2, dan 3. Dia menyebutkan, 7 prinsip penataan dapil yaitu kesetaraan nilai suara, ketaatan pada sistem pemilu yang proposional, proporsionalitas, integralitas wilayah, berada dalam cakupan wilayah yang sama (conterminus), kohesivitas dan kesinambungan. Roy juga menyampaikan, saat pemilu 2014 lalu, dapil Bangli I terdiri dari dua kecamatan yakni Bangli-Tembuku. Sementara dapil Bangli II, yakni Kecamatan Susut, dapil Bangli III terdiri dari 32 desa di Kecamatan Kintamani (wilayah barat) dan dapil Bangli IV terdiri dari 16 desa di Kecamatan Kintamani wilayah timur. (kmb40)

Bali Post/nan

PENGUNGSI - Sejumlah pengungsi yang hingga Senin (12/2) kemarin masih bertahan di posko pengungsi Kubu.

Ratusan Pengungsi Masih Bertahan di Posko Kubu Bangli (Bali Post) Hingga Senin (12/2) kemarin ratusan pengungsi masih menempati posko pengungsi di TK/SD Internasional di Kelurahan Kubu. Menurut rencana, para pengungsi akan pulang secara bertahap. Kepala Pelaksana BPBD Bangli I Wayan Karmawan mengungkapkan, meskipun status Gunung Agung sudah

diturunkan menjadi Siaga, pengungsi di posko Kubu belum ada yang pulang ke kampung halaman. Jumlah pengungsi yang masih bertahan sebanyak 225 orang atau 69 KK. Sementara untuk di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kayuambua, Susut, sudah kosong karena semua pengungsi sudah pulang. Dikatakan Karmawan,

saat ini pihaknya masih melakukan pendataan terhadap pengungsi yang masih menempati posko pengungsian. Pihaknya ingin mengetahui secara pasti apakah ada warga yang pulang atau belum pascaturunnya status Gunung Agung. ‘’Untuk sekarang ini (kemarin-red) sih belum ada pengungsi pulang. Tapi ada laporan dari koordinator

pengungsi, ada warga yang rencananya akan pulang pada Jumat mendatang. Kita belum tahu kenapa mereka memilih pulang hari Jumat. Mungkin hari itu hari yang baik untuk pulang atau bagaimana, kita juga kurang tahu. Jika memang mereka ingin pulang kita persilakan. Kalaupun diam di pengungsian, tetap akan kita fasilitasi. Yang penting mereka

pulang dengan rasa aman dan nyaman,’’ jelasnya. Sementara itu, pengungsi asal Banjar Pura Desa Sebudi, Selat, Ni Kadek Sariani mengungkapkan, dirinya kemungkinan akan pulang Selasa (13/2) hari ini atau setelahnya. Hal ini lantaran dia masih harus mengurus nilai-nilai ulangan anaknya selama belajar di sekolah di Bangli. (kmb41)

Bantuan Dana Bencana Belum Terealisasi

Bali Post/nan

PANEN - Kodim 1626/Bangli bersama Dinas PKP Bangli panen padi di Subak Tohpati Demulih, Susut, Bangli, Senin (12/2) kemarin.

Kodim dan Dinas PKP Panen Padi di Susut Bangli (Bali Post) Kodim 1626/Bangli bersama Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli melaksanakan panen padi di lahan persawahan milik I Nyoman Janggot di Subak Tohpati Demulih, Susut, Bangli, Senin (12/2) kemarin. Guna mengetahui tingkat produktivitas tanaman, dilaksanakan panen dengan teknik ubinan. Di sela-sela kegiatan, Kasdim 1626/Bangli Mayor Inf Suka Prajaka mengatakan, teknik ubinan adalah cara yang mudah dan dapat diterima petani. Kegiatan ini dari awal bisa berjalan dengan baik karena kerja sama antarinstansi dan petani di lapangan. ‘’Upaya yang kita lakukan ini adalah untuk meningkatkan dan mengetahui hasil panen petani. Diharapkan nantinya mampu mensukseskan UPSUS ketahanan pangan secara nasional. Di samping itu, kegiatan ini dilakukan juga untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dengan masyarakat,’’ katanya. Sementara itu, Kabid Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Dinas PKP Bangli I Wayan Tagel Sujana mengatakan, untuk mengetahui tingkat produktivitas padi dalam hektar, pihaknya mengambil sampel dengan memakai metode ubinan. Kata dia, metode ubinan adalah teknik yang paling banyak digunakan untuk memperkirakan produksi padi karena metode ini menggunakan teknik sampling hasil panen dengan luasan tertentu yang umumnya 2,5 x 2,5 m. ‘’Teknik ini banyak dilakukan petugas dari penyuluh atau Dinas Pertanian dan petugas perusahaan pestisida atau pupuk atau alsintan dalam mengukur produksi pada kegiatan panen raya ataupun kegiatan rutin lainnya. Dengan teknik ubinan, perkiraan produksi dilakukan pada saat padi sudah siap dipanen. Ubinan dibuat agar dapat melihat hasil dan mewakili hasil hamparan,’’ ujarnya. Dalam budi daya padi, jelas Tagel, hasil panen yang berlimpah merupakan impian bagi petani. Namun, masih banyak petani yang belum menguasai teknik perhitungan perkiraan produksi padi pada lahan mereka. Pasalnya, perkiraan produksi kebanyakan hanya mengandalkan pengamatan visual dan mempercayakan perkiraan hasil dengan metode penapsiran produksi oleh penebas atau tengkulak yang hasilnya sangat subjektif dan tidak bisa dipertanggungjawabkan keakuratannya secara ilmiah. (kmb41)

Telepon Penting Bangli

RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-5501596

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

Pemkab Diminta Gencar Lobi Pusat Bangli (Bali Post) –

Pemkab Bangli diminta proaktif menindaklanjuti usulan bantuan dana bencana yang telah diajukan ke pusat. Hal ini sangat perlu agar usulan bantuan dana rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur dan lahan pertanian yang rusak akibat bencana bisa segera diproses dan direalisasikan. ‘’Pemerintah Kabupaten harus jemput bola. Jangan hanya menunggu,’’ kata Wakil Ketua DPRD Bangli Nyoman Basma, Senin (12/2) kemarin. Menurut Basma, setelah mengajukan usulan ke pemerintah pusat, pemkab tidak boleh hanya diam menunggu. Kalau dibiarkan, justru akan saling tunggu sehingga bantuan jadi tidak jelas. ‘’Terlebih sekarang sudah mulai musim hujan. Jangan sampai kerusakan infrastruktur yang terjadi akibat bencana setahun lalu bertambah parah hingga membuat masyarakat terisolasi,’’ katanya. Selain soal usulan dana bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur jalan, jembatan dan lahan pertanian, Basma juga meminta pemerintah pusat dan daerah untuk segera merealisasikan janji relokasi korban bencana tanah longsor di Songan. Politisi asal

Desa Suter, Kintamani ini mengungkapkan, selama ini dia kerap mendapat pertanyaan soal relokasi oleh warga yang menjadi korban bencana. Untuk itu pihaknya meminta pemerintah serius dan konsisten merealisasikan janji sehingga warga tidak terus menunggu dengan rasa khawatir. ‘’Di sana kan tanahnya labil, ditambah lagi sering hujan sehingga daerah tempat tinggal warga menjadi rawan. Proses relokasi harus cepat dilakukan. Jangan sampai terjadi musibah kedua kalinya,’’ kata Basma. Seperti diketahui, bencana alam banjir dan tanah longsor di Kintamani setahun lalu menyebabkan 13 korban jiwa serta kerusakan infrastruktur. Namun, hingga saat ini

Bali Post/dok

RUSAK - Lahan pertanian di Kintamani yang rusak akibat bencana banjir setahun lalu. Hingga kini, dana rekonstruksi dan rehabilitasinya belum turun. kerusakan infrastruktur belum sepenuhnya ditangani pemerintah. Pemkab Bangli masih menunggu realisasi proposal bantuan dana bencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang diajukan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sejak Februari tahun lalu. Kepala Pelaksana Badan

Anggaran Terbatas, Bangli Absen di 10 Materi PKB Bangli (Bali Post) – Pesta Kesenian Bali (PKB) kembali akan digelar Juni mendatang. Dalam pelaksanaan PKB tahun ini, Kabupaten Bangli hanya ikut berpartisipasi pada 15 dari 25 materi atau program kesenian. Terbatasnya anggaran daerah menjadi alasan utama Bangli absen dalam banyak materi kesenian. Kabid Kesenian Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangli Nyoman Wiradana, Senin (12/2) kemarin mengatakan, dalam ajang PKB tahun ini kabupaten/kota diminta mengikuti 25 materi yang telah ditetapkan. Namun, dari 25 materi tersebut Kabupaten Bangli hanya bisa mengikuti 15 materi saja. Dengan kata lain Bangli absen pada 10 materi kesenian. Materi yang tidak diikuti Kabupaten Bangli dalam event PKB kali ini yakni pa-

rade drama tari arja, parade joged bungbung tradisional, parade tari-tarian pelegongan klasik, parade tari-tarian klasik dan kreasi baru sajian sanggar seni, gender wayang remaja, bondres modern, lomba tembang girang, lomba kerajinan, lomba nyastra dan lomba melukis. ‘’Dalam event PKB tahun lalu, dari 23 materi kita hanya absen 3 materi,’’ ujarnya. Dijelaskan Wiradana, alasan utama Bangli absen dalam 10 materi kesenian itu adalah keterbatasan anggaran. Untuk pelaksanaan PKB tahun ini, anggaran yang disediakan hanya Rp 1,5 miliar. Nilai tersebut turun dari tahun sebelumnya Rp 1,8 miliar. Selain itu, alasan lain absennya Bangli dalam beberapa materi tersebut yaitu karena kesiapan personel dan seniman. Contohnya pada materi lomba tembang girang, Bangli

belum bisa menyiapkan seniman untuk tampil. Demikian juga dengan legong klasik. ‘’Legong klasik di Bangli tidak ada. Kalau kita mau paksakan agar ada seniman yang tampil, bisa saja. Tapi legong klasik yang ditampilkan tidak asli Bangli. Oleh karena itu kita tidak ikut,’’ jelasnya. Lebih lanjut disampaikannya, meski ada banyak materi kesenian yang tidak bisa diikuti Kabupaten Bangli, hal ini tidak berpengaruh terhadap agenda PKB di provinsi. Sebab materi-materi kesenian yang tidak bisa diikuti Bangli bukan materi kesenian yang jenis mabarung seperti halnya gong kebyar. Terkait persiapan, Wiradana mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan penjajakan ke seniman-seniman yang akan dilibatkan. Latihan juga sudah mulai dilakukan para seniman sejak Desember lalu. (kmb40)

Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli Wayan Karmawan menjelaskan, untuk merehabilitasi dan merekonstruksi infrastruktur jalan, jembatan dan lahan pertanian yang rusak di 23 titik, total nilai anggaran yang diajukan Rp 32 miliar lebih. Sesuai hasil koordinasi yang di-

lakukannya ke pusat, BNPB rencananya segera menindaklanjuti proposal tersebut dengan melakukan verifikasi ke lapangan. Verifikasi dilakukan guna mengecek kesesuaian antaran proposal dengan kondisi riil di lapangan, untuk selanjutnya diajukan ke Kementerian Keuangan. (kmb40)

Air Danau Batur Meluap

Puluhan Rumah Warga Terunyan Terendam Bangli (Bali Post) Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bangli sejak beberapa waktu lalu, membuat air Danau Batur kembali meluap. Puluhan rumah warga Desa Terunyan pun terendam banjir. Seperti yang diungkapkan warga Terunyan, I Ketut Jaksa, air danau kembali meluap semenjak hujan lebat yang terus mengguyur wilayah Bangli. Naiknya air danau terjadi mulai sebulan lalu. Meluapnya air Danau Batur tidak hanya mengakibatkan rumah warga terendam, tetapi juga menyebabkan akses jalan tidak bisa dilewati pejalan kaki maupun kendaraan. Menurut Jaksa, air di permukiman warga tingginya mencapai pinggang orang dewasa. Warga yang ingin ke luar rumah terpaksa menggunakan perahu. ‘’Akibat air masuk ke rumah-rumah membuat sejumlah warga untuk sementara ini

meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke rumah kerabatnya yang lebih aman. Dan bagi warga yang tidak memiliki rumah lain atau kerabat di luar, mereka terpaksa tetap bertahan menempati rumah mereka,’’ katanya. Warga lainnya, I Nengah Guantara, mengatakan, rumah miliknya juga kembali terendam akibat naiknya air danau. Tahun lalu, kata dia, air danau yang meluap merendam rumahnya hingga berbulan-bulan. ‘’Sekarang rumah kembali terendam karena rumah saya berada paling di depan danau,’’ kata guru olahraga di salah satu SD di Terunyan itu. Pihaknya tidak bisa memperkirakan kapan air danau surut. Karena berdasarkan pengalaman sebelumnya, air danau cukup lama surutnya. ‘’Kalau sudah musim panas, air biasanya baru surut. Kalau masih hujan-hujan air tetap tinggi,’’ tegasnya. (kmb41)


GIANYAR

Selasa Wage, 13 Februari 2018

9

Dugaan Penyimpangan Anggaran Bupati Cup Harus Diusut Tuntas Gianyar (Bali Post) -

Kalangan DPRD Gianyar meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar mengusut tuntas dugaan mark-up anggaran penyelenggaraan Bupati Gianyar Cup 2016. Selain merugikan keuangan daerah, cukup banyak masyarakat yang mengeluhkan pelaksanaan event bergengsi di Kabupaten Gianyar tersebut. Ke depan Bupati Cup diharapnya diselenggarakan lebih profesional, bersih dan transparan. Anggota DPRD Gianyar I.B. Nyoman Rai, Senin (12/2) kemarin menyampaikan, Bupati Gianyar Cup 2016 sebenarnya banyak dibelit masalah. Pihaknya pun kerap mendapat keluhan dari peserta, seperti pembayaran pendaftaran

hingga tidak dikembalikannya uang jaminan peserta. Beranjak dari berbagai keluhan itu, ia pun menduga ada penyimpangan pengelolaan anggaran pada pelaksanaan Bupati Gianyar Cup 2016. Menurut pria yang akrab disapa Gus Rai ini,

KPU Tetapkan Dua Paslon di Pilbup Gianyar (Bali Post) KPU Gianyar, Senin (12/2) kemarin menetapkan dua pasangan calon (paslon) yang akan bertarung dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Gianyar 2018. Paslon Tjokorda Raka Kerthyasa dan Pande Istri Maharani Primadewi atau paket Kertha-Maha menghadiri kegiatan tersebut. Berbeda halnya dengan paslon Agus Mahayastra-A.A. Gde Mayun (Aman) yang tidak hadir lantaran ada agenda turun ke masyarakat. Paket Aman diwakili Bendahara Tim Pemenangan, Ni Luh Yuniati. Luh Yuniati menerangkan, Aman tidak hadir dikarenakan padatnya agenda bertatap muka dengan masyarakat. Ada 10 lokasi yang dikunjungi Aman kemarin. ‘’Pertama ada di Tegallalang, Ubud, kemudian sorenya di Sukawati. Di Sukawati ada tiga titik,’’ ucapnya. Menurutnya, agenda tersebut guna memenuhi undangan masyarakat yang sudah diajukan sejak beberapa bulan lalu. ‘’Acara ini (penetapan paslon-red) memang penting. Tetapi jadwal turun ke masyarakat sudah merupakan permohonan masyarakat yang disampaikan jauh hari,’’ jelasnya. Disinggung terkait Calon Wakil Bupati Gianyar A.A. Mayun yang sempat datang ke kantor KPU Gianyar, Yuniati mengatakan yang bersangkutan diharuskan ikut mendampingi Mahayastra. Agung Mayun hanya sempat sebentar berada di kantor KPU untuk kemudian bergegas mendampingi Mahayastra di Singakerta, Ubud. Sementara itu, Calon Bupati Gianyar Tjokorda Raka Kerthyasa alias Cok Ibah menegaskan, tidak ada kecamatan yang sulit ditembus. Pihaknya hanya perlu waktu untuk sosialisasi ke masyarakat. ‘’Tetapi kalau lihat dari penduduk, kan Sukawati cukup besar. Blahbatuh dan Kecamatan Gianyar juga besar. Intinya semua itu membutuhkan waktu dan strategi saja,’’ ucapnya. Jika sosialisasi dan pendekatan ke masyarakat sudah dilakukan, mertua dari artis Happy Salma itu pun menyerahkan sepenuhnya ke masyarakat untuk memilih pemimpin terbaik bagi Kabupaten Gianyar. ‘’Kita serahkan kepada masyarakat. Kalau bisa, kita menang di atas 50 persen saja. Yang penting menang,’’ katanya. Sampai saat ini pihaknya bersama Pande Istri Maharani Primadewi alias Gek Rani melakukan pendekatan secara tradisional ke masyarakat, yakni dengan door to door. Pendekatan secara lembaga yakni partai dan fraksi di KGB juga dilakukan. Dalam hal ini, pihaknya menegaskan ingin berpolitik yang berbudaya. Lebih lanjut Cok Ibah menyampaikan, dalam pilkada ini pihaknya sebagai cabup dan parpol pengusung memiliki tugas bersama meningkatkan kesadaran moral masyarakat dalam berpolitik. Jangan sampai sikap pragmatis dikedepankan. Hal terpenting bagaimana memberikan pendidikan politik yang baik bagi masyarakat. (kmb35)

penyimpangan juga terlihat dari minimnya prestasi sepak bola Kabupaten Gianyar. ‘’Pengembangan olahraga ini kelihatan tersendat-sendat, padahal dari biaya yang kita berikan sudah relatif memadai,’’ ujarnya. Menurut Gus Rai, pen-

gelolaan di bidang olahraga seharusnya penuh dengan semangat transparansi. Pihaknya pun menyayangkan bila pengelolaan anggaran olahraga justru diwarnai penyimpangan. ‘’Kalau dari pengelolaan ini saja sudah tidak ada transparansi, karena terganggu kepentingan bersifat pribadi maupun kelompok, kita sangat khawatir pembinaan oleh raga Gianyar akan terus tersendat seperti ini,’’ ucapnya. Gus Rai menyampaikan

permintaan ke Kejari agar mengusut tuntas kasus ini. ‘’Kita sudah sempat mewarning bahwa pengelolaan anggaran di sana itu memang ada indikasi tidak beres. Karena itu, kasus ini harus diusut tuntas. Jangan sampai olahraga Gianyar terus direcoki kepentingan hal seperti ini,’’ tegasnya. Sebelumnya diberitakan, Kejari Gianyar tengah mengusut dugaan penyimpangan anggaran turnamen sepak bola Bupati Gianyar Cup

2016 lalu. Pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Gianyar yang menjadi panitia penyelenggara lomba itu, secara bergantian dipanggil ke kantor Kejari Gianyar. ‘’Ya, kini sedang ditangani dugaan mark-up anggaran pada pertandingan Bupati Cup. Yang diperiksa panitianya dan mereka sudah dipanggil,’’ ucap Kasi Pidsus Kejari Gianyar Made Endra Arianto. Dikatakannya, sudah

banyak panitia Bupati Cup yang sudah diperiksa. Hingga beberapa pekan ke depan, pihaknya akan terus melakukan pemanggilan terhadap pihak yang terlibat di dalam turnamen sepak bola tahunan itu. Endra mengaku optimis kasus ini bisa naik status dari penyelidikan ke penyidikan. Bila alat bukti sudah dipandang cukup, pihaknya akan langsung meningkatkan kasus ini ke penyidikan dan menyeret tersangka. (kmb35)

Desa Celuk Terima Bantuan Truk Kebersihan

PEMKAB Gianyar kembali menggelontorkan bantuan truk kebersihan. Kali ini bantuan diberikan kepada Desa Celuk, Sukawati. Bantuan diserahkan Wakil Bupati Gianyar I Made Mahayastra dan diterima Kepala Desa Celuk I Wayan Mudiana, Minggu (11/2). Selanjutnya, truk kebersihan tersebut akan dikelola oleh Desa Celuk dan diuji coba selama dua tahun sebelum dihibahkan. Wabup Mahayastra mengatakan, program pemberian truk kebersihan yang dicanangkan Pemkab Gianyar merupakan upaya untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Sebelum dihibahkan, truk kebersihan ini sebelumnya diuji coba dulu dalam pengelolaannya selama dua tahun, baik untuk pemenuhan biaya operasional termasuk biaya perawatan kendaraan. Jika selama kurun waktu dua tahun pengelolaannya yang dilakukan desa berhasil, truk kebersihan ini akan dihibahkan ke desa. Sebaliknya, jika desa penerima bantuan tak mampu mengelola bahkan mandek, bantuan truk kebersihan ini akan ditarik. ‘’Konsep kita, kebersihan itu harus berasal dari diri sendiri. Jika hanya program pemerin-

tah, rasa memiliki sangat kecil sehingga untuk membangkitkan rasa memiliki dan partisipasi warga kita gelontorkan truk kebersihan ini,’’ terang Mahayastra. Dikatakan Mahayastra, dalam menjaga kebersihan lingkungan, jika hanya mengandalkan pemerintah tidak akan mampu maksimal, sehingga dibutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat. Hal ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tak hanya di wilayah perkotaan namun juga sampai ke pelosok perdesaan. Mewujudkan hal tersebut, selain menggelontorkan bantuan truk kebersihan, Pemkab Gianyar juga telah merancang program Pengelolaan Sampah Terpadu (PST). Program ini nantinya akan diluncurkan di tujuh kecamatan di Kabupaten Gianyar. Pemkab akan melakukan evaluasi PST untuk kemudian menetapkan wilayah yang layak menjadi sebagai pilot project. Kepala Desa Celuk I Wayan Mudiana menyambut baik pemberian bantuan truk kebersihan ini. Bantuan ini akan lebih membantu penanganan sampah di Desa Celuk. Terlebih lagi, Desa Celuk merupakan salah satu tujuan wisata di Kabupaten

BANTUAN - Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra (baju merah) saat penyeran bantuan truk kebersihan di Desa Celuk, Sukawati, Minggu (11/2). Gianyar, sehingga kebersihan lingkungan menjadi hal yang sangat penting diperhatikan dan saat

ini Desa Celuk tengah berbenah untuk kembali membangkitkan kerajinan perak. ‘’Untuk itu,

kebersihan lingkungan merupakan salah satu penunjangnya,’’ tegasnya. (ad709)

Mahayastra Cuti Mulai 15 Februari Gianyar (Bali Post) Meski sudah ditetapkan sebagai Calon Bupati Gianyar oleh KPU Gianyar per Senin (12/2) kemarin, I Made Mahayastra dipastikan belum cuti dari jabatannya sebagai Wakil Bupati Gianyar. Surat cuti untuk Mahayastra baru berlaku mulai 15 hingga 20 Februari 2018. Kasubag Fasilitasi Otonomi

Daerah Kabuapaten Gianyar I Ketut Widia Danendra, Senin kemarin mengungkapkan, surat cuti untuk Mahayastra sesungguhnya sudah turun 23 Januari lalu. ‘’Jadi, beliau ini cuti kampanye. Kan 15 Februari baru mulai tahapan kampanye,’’ katanya, seizin Sekda Gianyar I Made Wisnu Wijaya. Menurutnya, cuti ini sudah

sesuai Permendagri Nomor 74 Tahun 2017 terkait cuti di luar tanggungan negara yang direvisi menjadi Permendagri Nomor 1 Tahun 2018. ‘’Yang diatur itu hanya cuti kampanye, karena secara serentak di nasional kampanye dimulai 15 Februari,’’ katanya. Ditambahkannya, alasan cuti dari 15 hingga 20 Febru-

ari lantaran per 21 Februari Mahayastra sudah otomatis berakhir masa jabatannya sehingga dinilai tidak perlu cuti lagi. ‘’Kita sudah konsul ke Kemendagri juga, dan hasilnya demikian. Kalau saat penetapan, tidak cuti karena itu tidak kampanye termasuk saat penetapan nomor urut,’’ jelasnya. Majunya Mahayastra sebagai

Cabup Gianyar, kata dia juga tidak membutuhkan pengganti atau Pelaksana Tugas (Plt.), lantaran A.A. Gede Agung Bharata masih menjabat sebagai Bupati Gianyar hingga 21 Februari mendatang. ‘’Karena ini bukan petahana, Bapak Bupati kan masih menjabat. Beda dengan Klungkung. Yang maju kan petahana,’’ tegasnnya. (kmb35)

Bali Post/nik

DEKLARASI - Deklarasi pilkada damai yang diikuti kedua paslon, Bupati Gianyar A.A. Gede Agung Bharata dan Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo di Balai Budaya Gianyar, Senin (12/2) kemarin. Bali Post/nik

SERAHKAN BERKAS - Ketua KPU Gianyar A.A. Gde Putra menyerahkan berkas penetapan paslon ke perwakilan paket Aman, Ni Luh Yuniati dan Ketua Tim Pemenangan Kertha-Maha, I.B. Nyoman Rai.

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati DPRD

-943056

BPBD PMK

- 943144 - 7844717/7844718

- 943113

Kantor Satpol PP

- 944436

RSUD Sanjiwani

- 943020

Polres Gelar Deklarasi Pilkada Damai Gianyar (Bali Post) Guna mewujudkan kondusivitas pelaksanaan Pilkada Gianyar, Juni mendatang jajaran Polres Gianyar menggelar deklarasi pilkada damai di Balai Budaya Gianyar, Senin (12/2) kemarin. Deklarasi menghadirkan kedua belah pihak paslon untuk secara bersama menanda tangani kesepakatan pelaksanaan pilkada damai. Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo menjelaskan, deklarasi pilkada damai dilaksanakan dengan mengundang kedua paslon yakni dari paket Aman dan Kertha-Maha. ‘’Kita undang ketua tim pemenangan, Kominda hingga Bupati Gianyar. Termasuk tokoh

masyarakat kita undang menyaksikan bersama deklarasi pilkada damai yang ditanda tangani kedua paslon,’’ katanya. Dijelaskannya, deklarasi damai ini merupakan komitmen awal bersama paslon dan ketua tim pemenangan untuk secara bersama menjaga situasi Pilkada di Gianyar agar berlangsung damai dan kondusif. Disinggung soal pelanggaran pilkada, Kapolres menyatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Panwaslu. Namun ditegaskannya, bila ada ditemukan pelanggaran hukum, akan diambil tindakan sesuai dengan aturan yang berlaku. ‘’Makanya kita akan koordi-

nasi dengan Panwaslu, gakumdu, Kejaksaan. Bila ada pelanggaran hukum, tentu akan diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku,’’ tegasnya. Jajaran Polres Gianyar juga membentuk tim Satgas Cyber dan Satgas Money Politics. Satgas Cyber akan melakukan patroli di dunia maya. Bila terjadi penghasutan di dunia maya akan ditelusuri hingga diambil tindakan. ‘’Kalau ada pelanggar, kita akan ungkap penyebar atau si pelaku penebar hoax itu,’’ ungkapnya. Sedangkan Satgas Money Politics bertugas untuk memburu pelaku money politics dan akan diambil

tindakan hukum. ‘’Kalau ada ditemukan money politics, kita

akan lakukan penegakan hukum,’’ ujarnya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Selasa Wage, 13 Februari 2018

Diinstruksikan Wajib UNBK

Seluruh SMA/SMK Sederajat Siapkan Perangkat Negara (Bali Post) Seluruh SMA/SMK atau sederajat di Jembrana tahun ini diwajibkan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sejumlah SMA dan SMK yang tahun sebelumnya masih ujian menggunakan kertas, juga ikut menyesuaikan. Sekolah yang prasarana penunjang UNBK belum lengkap, terpaksa harus bergabung dengan sekolah lainnya. Pasalnya, di Kabupaten Jembrana, dari belasan SMA dan SMK (negeri dan swasta) baru segelintir sekolah yang lengkap memiliki perangkat UNBK. Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan MA Kabupaten Jembrana I Putu Prapta Arya, Senin (12/2) kemarin, mengatakan dari 18 sekolah menengah atau sederajat, baru 11 sekolah yang melaksanakan UNBK mandiri yakni SMA N 1 Negara, SMAN 2 Negara, SMAN 1 Pekutatan, SMA Gilimandala Gilimanuk, SMA Firdaus Negara, SMA Diponogoro, MAN 1 Jembrana dan MAN 2 Jembrana, MA Manbaululum Negara, MA Hidayatulah Cupel, MA Al-Mubarok Gilimanuk. Sementara sekolah yang belum memiliki perangkat yang memadai harus bergabung dengan sekolah lainnya. Sebab, tahun ini seluruh sekolah menengah umum diwajibkan melaksanakan UNBK seperti arahan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Bali. Sekolah yang secara mandiri UNBK, juga harus menggabungkan perangkat komputer dengan sekolah lainnya agar memenuhi kebutuhan komputer peserta UN. Hal serupa juga berlaku untuk SMK. Ketua MKKS SMK Kabupaten Jembrana I Putu Wardana mengatakan, dari 10 SMK Negeri dan Swasta baru 4 sekolah yang bisa mandiri menyelenggarakan UNBK. Sekolah itu adalah SMKN 1 Negara, SMKN 3 Negara, SMK Marsudirini Negara dan SMK PGRI 2 Negara. Dengan demikian, SMK nantinya juga akan bergabung dengan sekolah lainnya. Namun, Wardana memastikan sekolah yang menyelenggarakan UNBK baik secara mandiri maupun bergabung dengan sekolah penyelenggara sudah siap. Para peserta UN juga telah mengikuti tahapan simulasi pelaksanaan UNBK tersebut. Sementara itu, untuk Madrasah, MAN 1 Negara memiliki paling lengkap perangkat komputer untuk UNBK ini. Kepala MAN 1 Jembrana, Fatahul Bari mengatakan menyiapkan 100 unit komputer yang terbagi untuk lima ruangan. Selain untuk kalangan peserta UN MAN 1 Negara, perangkat ini juga digunakan untuk MA, SMK dan MTs. Di antaranya SMKN 4 Negara, SMK 5 Negara, MAN NU Negara, MTs Al Hikmah, MTs Manbaululum. 100 unit yang sudah siap digunakan sebelumnya juga digunakan saat simulasi belum lama ini. (kmb26)

Bali Post/olo

KEBAKARAN - Kapolsek Kota Negara Kompol I Ketut Maret bersama jajaran berada di lokasi kejadian, Senin (12/2) kemarin. Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus kebakaran ini dan TKP dipasangi police line.

Hendak Diresmikan

Gedung Baru di PPN Pengambengan Terbakar Negara (Bali Post) -

Gedung baru yang difungsikan untuk tempat penimbangan dan pelelangan ikan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) terbakar, Senin (12/2) pagi kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir hingga ratusan juta rupiah. Padahal pengerjaan proyek pengembangan pelabuhan ini baru akan diserahkan tanggal 15 Februari ini. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kebakaran yang menghanguskan hampir separuh pelapis atap berbahan alumunium foil itu. Sejumlah pekerja yang ditemui kemarin mengatakan diperkirakan api berasal dari ujung bangunan dekat tangki air. Bahan pelapis atap dari kap baja itu berfungsi untuk menyerap panas dan meredam suara saat hujan. Selain para pekerja, anggota Satpol Air Jembrana Pos Pengambengan ikut membantu memadamkan api yang sudah menjalar di atap tersebut. Kasat Polair Polres Jembrana Iptu Eddy

Waluyo yang saat itu berada di Pos Pengambengan bersama anggota ikut berlari begitu melihat kepulan asap dari pos. Gedung yang berada di pinggir dermaga ini terlihat jelas dari Pos polair. Karena api sudah cukup besar di bagian atap, sejumlah tabung gas yang disiapkan tidak mampu memadamkan api. Hembusan angin dan bahan yang mudah terbakar menyebabkan api sangat ce-

pat merambat hingga ke atap bagian tengah. Api baru bisa dipadamkan setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran datang memadamkan api. Lantaran berada di atap yang cukup tinggi, petugas sempat berusaha mencari titik menjalar api bahkan dengan menjebol plafon. Sekitar setengah jam kemudian api sudah tidak terlihat kembali. Petugas dari Polsek Kota Negara dan tim Identifikasi

Bali Post/olo

Motor Dibakar Orang Tak Dikenal

Bali Post/olo

HANGUS - Sepeda motor milik I Gusti Ayu Wahyuni hangus terbakar, Senin (12/2) kemarin. Motor korban ini diduga sengaja dibakar.

fikasi dari Polda datang. Dari informasi di TKP kemarin, sejumah pekerja yang sedang memasang alat penangkal petir juga melihat kobaran api tersebut. Awalnya disinyalir sumber api berasal percikan las pekerja, tetapi dibantah. Saat kebakaran, mereka belum mulai bekerja di titik awal api itu. Bangunan yang terbakar ini merupakan salah satu bangunan dari proyek pengembangan PPN Pengambengan. Selain gedung pelelangan ikan, di seberangnya juga terdapat gedung baru bercat biru yang difungsikan untuk cool storage. Rencananya pada bulan Mei ini proyek bernilai belasan miliar ini akan diresmikan untuk beroperasi. (kmb26)

Kasus Korupsi Kadis Kominfo Tahap II

KOMPUTER - Salah satu ruang komputer yang tersedia di SMAN 1 Negara yang dipersiapkan untuk UNBK. Seluruh SMA/SMK atau sederajat tahun ini diwajibkan mengikuti UNBK.

Negara (Bali Post) Sejumlah warga di sekitar salah satu tempat kos di Lingkungan Ketugtug, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Negara, Senin (12/2) pagi dikejutkan dengan adanya kejadian satu unit sepeda motor terbakar. Kuat dugaan, sepeda motor Honda Supra Fit milik I Gusti Ayu Wahyuni (36), salah satu penghuni kos ini, dibakar orang tak dikenal. Petugas Polres Jembrana langsung terjun ke lokasi dan mengamankan barang bukti motor yang sudah hangus itu. Dari informasi yang dihimpun, kejadian ini berawal ketika korban tidur di warung depan kos pada Minggu (11/2) pukul 22.30 Wita. Berselang beberapa jam kemudian, tiba-tiba ada seseorang yang menggedor rolling door warung. Korban merasa ketakutan dan sempat bertanya siapa di luar, tetapi tidak ada jawaban. Lantaran takut, korban pun tetap memilih diam di warung. Tak berselang lama, korban mencium bau terbakar yang bersumber dari luar warung. Saat itulah korban keluar dan ternyata sepeda motor miliknya yang terparkir di depan kos terbakar. Dalam waktu sekejap api menjalar hingga bagian depan jok dan mesin hangus terbakar. Motor dengan nomor polisi DK 8567 BP itu, kini sudah tidak bisa digunakan lagi. Belum diketahui pelaku pembakaran sepeda motor tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait pembakaran sepeda motor di rumah kos tersebut. Kasatreskrim Polres Jembrana AKP Yusak Agustinus Sooai saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan terkait dugaan pembakaran sepeda motor tersebut. Pihaknya masih menyelidiki kasusnya supaya bisa mengungkap siapa pelaku dan apa motifnya. (kmb26)

Sat Reskrim Polres Jembrana yang turun ke lokasi kemudian memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Dari seluruh bangunan yang cukup luas itu, hanya bahan pelapis atap yang terbakar. Sedangkan atap yang terbuat dari logam masih utuh. Selain itu juga di beberapa titik plafon juga terlihat jebol. Kapolsek Kota Negara Kompol I Ketut Maret yang berada di TKP mengatakan untuk memastikan sumber api yang memicu kebakaran tersebut polisi masih melakukan penyelidikan. Sehingga untuk keperluan penyelidikan, pihaknya meminta para pekerja untuk menghentikan sementara hingga tim Identi-

Bali Post/olo

UJI PUBLIK - Suasana uji publik terkait pemetaan dapil dalam Pemilu 2019. 10 dari 13 parpol yang hadir menginginkan agar dapil III yakni Kabupaten Mendoyo Pekutatan dipisahkan.

Sepuluh Parpol Inginkan Dapil III Dimekarkan Negara (Bali Post) Partai Politik (parpol) di Jembrana mayoritas menginginkan agar daerah pemilihan (dapil) III dipisahkan dalam Pemilu tahun depan. Dapil yang mencakup dua kecamatan, yakni Mendoyo dan Pekutatan ini sejak awal telah digelar sosialisasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jembrana. Dalam sosialisasi itu dapil III ini supaya dimekarkan. Keinginan itu kembali mengemuka saat uji publik usulan dapil dan alokasi kursi DPRD Jembrana Pemilu 2019, Senin (12/2) kemarin. Total dari 13 perwakilan parpol yang hadir dalam uji publik tersebut, 10 parpol dengan tegas meminta agar dapil III tersebut dimekarkan. Dalam uji publik tersebut, setiap perwakilan parpol menyampaikan sikap serta pandangan mereka terkait pemetaan dapil itu. Sejak Pemilu tahun 2014, hanya dapil Mendoyo dan Pekutatan yang menjadi sorotan, sebab belum bisa dipisah berdasarkan jumlah kecamatan. 10 parpol yang menginginkan pemekaran dapil itu di antaranya Partai

Demokrat, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Hanura, Partai Perindo, Partai Berkarya, Partai Garuda, PAN dan PKS. “Dengan penggabungan kecamatan menjadi satu dapil itu banyak kendala yang dihadapi. Misalnya, memperjuangkan aspirasi masyarakat kurang maksimal,” terang salah satu perwakilan Partai Demokrat I Putu Kamawijaya. Anggota DPRD asal Pergung ini juga memaparkan program di masing-masing kecamatan dari musrenbang kecamatan berbeda. Pemisahan ini diperlukan bukan hanya karena kepentingan politik, melainkan karena kondisi riil yang ada. Kecamatan Mendoyo sangat luas, begitu juga halnya dengan jumlah penduduk. Usulan serupa juga dipaparkan I Komang Dekritasa dari Partai Golkar. Menurut dewan asal Baluk ini dua kecamatan tersebut sudah memenuhi syarat untuk dimekarkan dapilnya dan memiliki jatah kursi masing-masing. Sementara itu beberapa parpol juga masih tetap bertahan dengan dua kecamatan, satu dapil tersebut, yakni PDI Perjuangan

dan PBB. Satu parpol lainnya memilih netral yakni PKB. Perwakilan PKB mengaku tidak masalah apabila ada pemisahan, tetapi juga tak masalah bila tetap digabung. Terkait sejumlah usulan tersebut, Ketua KPU Jembrana I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya mengatakan akan dibahas lagi oleh komisioner. Sejak awal, usulan ini hanya empat dapil, seperti pemilu periode sebelumnya. “Nanti mungkin kita usulkan juga yang lima dapil, biar KPU RI yang menentukan,” tandasnya. Darmasanjaya memaparkan uji publik pemetaan dapil ini merupakan tahapan terakhir di tingkat kabupaten. Hasilnya akan diserahkan kepada KPU RI untuk diputuskan. Terkait jumlah kursi, tetap sebanyak 35. Sedangkan untuk syarat pemekaran dapil memang sudah terpenuhi. Tetapi berdasarkan segi prinsip belum. Sekadar diketahui, di Kabupaten Jembrana terdapat lima kecamatan dan terbagi dalam empat dapil. Hanya Kecamatan Mendoyo dan Pekutatan yang masih bergabung menjadi satu dapil. (kmb26)

Negara (Bali Post) Setelah menjalani penahanan selama sepekan, berkas dua tersangka kasus dugaan penyelewengan retribusi Terminal Manuver Gilimanuk, yakni I Gusti Bagus Putra Riyadi (Kadis Kominfo Kabupaten Jembrana) dan Nengah Darna, kini dinyatakan masuk tahap II. Penyerahan berkas dan tersangka dari penyidik ke jaksa penuntut umum (JPU) dilakukan, Senin (12/2) kemarin. Kedua tersangka datang ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana sekitar pukul 13.00 Wita. Kasi Pidsus Kejari Jembrana Made Pasek Budiawan seusai penyerahan tersebut mengatakan dalam waktu dekat, dua berkas untuk dua tersangka tersebut akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Denpasar. “Ya, hari ini sudah tahap II. Segera kita limpahkan ke pengadilan,” kata mantan Kasi Pidsus Kejari Klungkung ini. Untuk persidangan nanti, sudah ditunjuk 10 jaksa dari Kejari Jembrana. Selain Pasek sendiri dan seluruh jaksa di Pidsus, JPU juga melibatkan Kasi Intel dan Kasi Datun. Dalam perkara terkait retribusi parkir Manuver Gilimanuk tahun 2016 ini, Darna memiliki peran membagi dan memotong secara langsung retribusi yang tidak disetorkan ke kas daerah kepada

regu jaga. “Dari pengakuannya, per orang diberikan Rp 50 ribu tiap hari untuk uang makan,” ucap Pasek. Sedangkan Putra Riyadi yang saat itu menjabat Kadis Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Hubkominfo) berperan memberikan arahan. Dari pengamatan kemarin, dua tersangka ini berada di ruang yang terpisah di Pidsus. Keduanya juga terlihat lebih tenang dibandingkan saat penahanan pekan lalu. Putra Riyadi saat ditanya awak media mengaku dalam keadaan sehat dan tetap menjalani proses hukum tersebut. “Tidak apa-apa, inilah risiko (menjadi) kadis,” ujarnya. Keduanya kemudian kembali ditahan di Rutan Negara sekitar pukul 14.50 Wita. Sebelumnya, kedua tersangka kasus retribusi Terminal Manuver Gilimanuk ini ditahan tim penyidik Kejari Jembrana, Senin (5/2) lalu. Dalam setahun dikelola Dinas Hubkominfo, diperkirakan ada kerugian negara hingga Rp 429 juta. Dari penyelidikan, data retribusi kendaraan yang keluar Bali disinyalir ada yang tidak disetorkan ke kas daerah. Selama pemeriksaan sejumlah saksi, sudah terkumpul uang pengembalian Rp 200 juta lebih. Termasuk dari puluhan petugas pungut retribusi di Gilimanuk. (kmb26)

Bali Post/olo

DITAHAN - Dua tersangka kasus penyelewengan Retribusi Terminal Manuver Gilimanuk saat hendak ditahan seusai berkasnya dinyatakan tahap II.


Selasa Wage, 13 Februari 2018

BULELENG

11

Dukung Tupoksi, DPRD MoU dengan Kejari Singaraja (Bali Post) – Mendukung pelaksanaan tugas pokok, dan fungsi (tupoksi), DPRD Buleleng menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Singaraja Senin (12/2) kemarin. Lewat kerja sama ini DPRD ingin dalam melaksanakan tupoksi, mendapat bantuan, pertimbangan dan tindakan hukum dari lembaga berkompeten. Kerja sama ini ditandatangani dalam naskah Memorandum of Understanding (MoU) DPRD Buleleng dengan Kejari Singaraja. Acara penandatanganan MoU dihadiri Ketua DPRD Gede Supriatna dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Singaraja H. Fahrur Rozi, S.H., M.M. Gede Supriatna usai mendatangani MoU mengatakan, ada beberapa pertimbangan lembaga yang dipimpinnya itu perlu menjalin kerja sama dengan Kejari. Salah satu pertimbangan penting adalah DPRD sebagai lembaga kontrol, anggaran, dan legislasi tidak bisa dipisahkan dari persoalan hukum. Pertimbangan lainnya adalah DPRD dibenarkan untuk menjalin kerja sama baik sesama instansi pemerintah atau lembaga lain di daerah. Dengan pertimbangan itu, pihaknya bekerja sama dengan Kejari dengan sasaran dewan dalam melaksanakan tupoksinya mendapat bantuan hukum atau pertimbangan hukum dari lembaga dan praktisi yang ahli di bidangnya. “Kami melakukan ini selain karena dibenarkan bekerja sama dengan lembaga atau instansi di daerah, kami juga ingin mendapat bantuan hukum dan pertimbangan hukum baik dalam hal hukum perdata dan juga hukum pidana,” tegasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

PARIWISATA – Pelaku pariwisata di Buleleng berharap turunnya status Gunung Agung dari awas ke siaga akan mampu memulihkan industri pariwisata yang sempat melemah sejak erupsi.

PHRI Harapkan Pariwisata Kembali Normal

Gede Supriatna

Bali Post/kmb38

Suara Buleleng Subak Miliki Peran Penting

Kita di Bali mengenal subak sebagai warisan leluhur yang sudah diakui dunia. Subak mempunyai peran penting dalam sistem pengairan dan juga mempunyai peran mencegah terjadinya erosi. Dalam hal ini, subak mempunyai nilai kegotongroyongan. Untuk itu, peran subak dalam terjadinya banjir sangat penting dan berupaya terus melestarikan saluran air. Karena itu, subak jangan diganggu dan dibuatkan lebih kecil yang mengakibatkan saluran air subak tidak bisa menampung air. Lahan subak sudah banyak beralih fungsi menjadi perumahan, juga sangat berpengaruh dengan peran subak selanjutnya. Untuk itu, janganlah menganggap remeh peran subak dalam hal ini. Berikan dia ruang untuk mampu beriteraksi dengan sekaa-sekaa dan juga janganlah mempersempit saluran air. Nang Mologan, Mayong

LPJ Padam di Lovina

Lampu penerangan jalan (LPJ) di kawasan Lovina tepatnya di sebelah barat Vulcano sering sekali padam. Untuk itu, diharapkan pihak terkait memerhatikan hal tersebut, mengingat jalur tersebut selalu ramai dilewati kendaraan. Kadek, Lovina

Cari Jalan Terbaik

Kalau kita melihat dan mengkaji listrik, itu sangat bermanfaat untuk seluruh warga Bali ke depannya sehingga tidak terjadi krisis listrik di Bali. Perlu dicarikan solusi agar proyek pembangunan Bali Crossing bisa berjalan dengan tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan ke depannya, mengingat listrik yang dibeli dari Jawa agak murah dibandingkan dengan listrik yang ada di Bali. Untuk itu, janganlah saling menyalahkan dan mari kita duduk bersama untuk mencari jalan terbaik sehingga proyek ini bisa berjalan dengan baik. Anggas, Kubutambahan

Jangan Pinjamkan Sertifikat

Masyarakat agar tidak meminjamkan sertifikatnya kepada orang lain walaupun orang itu dikenal bahkan baru dikenal untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Seperti yang terjadi waktu ini ada warga ke polisi melaporkan seseorang telah terjadi pinjam-meminjam sertifikat dan digadaikan di rentenir sehingga bermasalah. Dikatakan dipinjam sebentar, ternyata bertahun-tahun tidak juga kembali. Hal ini juga sesuai dengan harapan Presiden kepada warga saat penyerahan sertifikat agar tidak meminjamkan kepada siapa pun demi keamanan sertifikat tersebut. Anggas, Kubutambahan

Jalan Rusak di Dusun Pundeh

Pihak terkait agar lebih memerhatikan jalan raya yang menghubungkan Dusun Pundeh, Desa Tajun menuju ke Dusun Tumpuk, Desa Depeha yang rusak berat. Kendaraan roda empat sudah tidak bisa lewat dan sepeda motor sering terjadi kecelakaan jika lewat jalur tersebut dan setelah dari Dusun Tumpuk ke Depeha jalannya bagus sekali. Mohon proyek ini segera disikapi sehingga tidak ada diskriminasi dalam pembangunan infrastruktur di Buleleng. Malen, Tajun

Jaga Saluran Air

Sangat berharap kepada warga yang memanfaatkan saluran air untuk keperluan sehari-hari agar menjaga kebersihan air tersebut untuk tidak membuang kotoran atau sampah di sekitar saluran air tersebut. Ajik Bima, Banjar

Singaraja (Bali Post) – Erupsi Gunung Agung sejak September 2017 lalu mengganggu perkembangan industri pariwisata di Bali, termasuk Buleleng. Kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata sempat turun drastis hingga mengancam terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK red). Sekarang, pemerintah resmi menurunkan status Gunung Agung dari level IV (Awas) menjadi level III (Siaga). Atas keputusan itu, pelaku pariwisata sekarang berharap situasi ini dapat memulihkan perkemban-

gan industri pariwisata di daerah ini. Hal itu diungkapkan Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Buleleng Dewa Ketut Suardipa saat ditemui di Singaraja, Senin (12/2) kemarin. Suardipa mengatakan, turunnya status Gunung Agung kesempatan baik untuk menata bisnis pariwisata setelah cukup lama terdampak akibat erupsi Gunung Agung. Upaya mendongkrak pariwisata, pemerintah daerah diminta meningkatkan upaya promosi kepariwisataan di

daerah. Upaya ini bisa dilakukan lewat gelaran event di daerah, baik sifatnya nasional hingga internasional. ‘’Sekarang low season, sehingga sejalan dengan keputusan pemerintah menurunkan status Gunung Agung itu, maka ini kesempatan baik untuk menata kembali kepariwisataan dan bisa ditawarkan pada high season,’’ katanya. Suardipa mencontohkan, Jambore Nasional Mobil VW yang rencananya dihelat di Buleleng pada September 2018 mendatang salah satu upaya untuk mendongkrak

kunjungan wisatawan ke daerahnya. Sekitar 3.000 peserta meramaikan event para pecinta otomotif tersebut. K egiatan ini yang diharapkan oleh pelaku pariwisata, sebab event berskala nasional itu tidak saja akan menambah hunian kamar hotel, tetapi menjadi ajang promosi terhadap objek dan daya tarik wisata (DTW) di Bali Utara. Selain itu, kegiatan ini diharapkan tidak saja terpusat di kota-kota besar di Indonesia, tetapi dialihkan ke daerah. ‘’Bersyukur sekali status Gunung Agung sudah turun dan

sekarang saatnya menata kembali dan meningkatkan promosi pariwisata kita, sehingga masuk high season mendatang laju bisnis kepariwisataan yang sempat melemah itu bisa kembali normal,’’ jelasnya. Suardipa menambahkan, sejak erupsi Gunung Agung, kunjungan wisatawan menurun drastis. Bahkan, ada hotel yang tingkat huniannya sampai nol persen. Lesunya bisnis pariwisata akibat bencana alam, namun situasi ini belum sampai menimbulkan PHK besar-besaran. (kmb38)

Baru 13 Koperasi Gelar RAT Singaraja (Bali Post) – Gerakan Koperasi di Buleleng sampai tahun ini tercatat 330 koperasi. Dari jumlah itu, sampai sekarang tercatat tujuh persen dikategorikan sebagai koperasi bermasalah atau “sakit”. Sesuai UU No. 25 Tahun 1992 tentang Koperasi, setiap tutup tahun selama tiga bulan setiap gerakan koperasi wajib menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT). Namun, setelah hampir dua bulan masa RAT, baru 13 koperasi yang mempertanggungjawabkan usahanya kepada anggota. Jika sampai batas waktu berakhir masih ada koperasi yang belum juga melaksanakan RAT, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah bersama Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Buleleng akan membina keperasi yang tidak melaksanakan RAT tersebut. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Buleleng Made Budi Astawa saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (12/2) kemarin, mengatakan RAT merupakan kewajiban untuk semua gerakan koperasi yang yang ada. Regulasi juga sudah mengamanatkan bahwa RAT menunjukkan bahwa usaha koperasi itu berjalan atau sering dikenal dengan istilah koperasi “sehat”. Meskipun peran RAT yang begitu penting dan wajib dilakukan, dirinya menemukan adanya perilaku pengurus koperasi yang seperti tidak disiplin dalam menunaikan kewajibannya setiap tutup buku. “Kita sudah sering menyampaikan bahwa RAT ini wajib dan hasilnya menentu-

kan baik atau buruknya pengelolaan koperasi itu sendiri. Akan teapi, faktanya masih saja ada gerakan koperasi yang seperti kurang disiplin mengikuti RAT tepat waktu,” katanya. Mantan Kasatpol PP Pemkab Buleleng ini mengingatkan agar gerakan koperasi yang ada segera melaksanakan RAT sebelum batas waktu yang ditentukan yakni sampai Maret 2018 ini. Dari data yang ada, baru sebagian kecil gerakan koperasi yang telah melaksanakan RAT. Untuk itu, sisa waktu yang tinggal sekitar satu setengah bulan ke depan ini dimanfaatkan dengan baik, sehingga 330 koperasi yang telah berbadan hukum ini

melaksanakan kewajibannya sesuai regulasi. “Kami minta sisa waktu ini dimanfaatkan dengan baik untuk melaksanakan RAT, sehingga benar-benar koperasi di daerah kita ini tertib administrasi yang sekaligus menjadi tolak ukur laju perkembangan koperasi dalam setahun,” jelasnya. Apabila setelah batas waktu menggelar RAT itu masih ditemukan ada koperasi yang belum menggelar RAT, Budi Astawa mengaku akan menerjunkan tim koordinasi dan pembinaan koperasi untuk melakukan pembinaan dengan intensif. Dalam pembinaannya itu, anggota tim yang sudah dibentuk sebagai pelaksana

izin Badan Hukum-nya akan dicabut.

Bali Post/kmb38

Made Budi Astawa

program “Klinik Koperasi” akan membina koperasi yang tidak RAT tersebut. Upaya ini dilakukan untuk mengetahui persoalan yang dialami dan tim akan memberikan solusi kepada pengurus dan anggota untuk mengaktifkan kembali usaha yang ada. Selain menelusuri persoalan yang terjadi, tim koordinasi ini bisa saja akan mengambil langkah tegas bila koperasi yang tidak tertib RAT itu

Anggota Berkurang Setelah mengikuti beberapa kali RAT, Dinas Koperasi dan UKM Buleleng menemukan bahwa anggota koperasi utamanya Koperasi Pegawai Negeri (KPN -red) semakin berkurang. Ini tidak bisa dihindari karena banyaknya pegawai yang sudah pensiun, sehingga otomatis akan menghentikan pegawai bersangkutan dari keanggotaan KPN itu sendiri. Sementara penambahan anggota KPN baru nyaris tidak ada akibat kebijakan moratorium perekrutan CPNS dari pemerintah pusat. Situasi ini kalau tidak ditangani dengan serius, dikhawatirkan ke depan KPN sendiri terancam kehilangan anggotanya. Untuk itu, instansi pemerintahan yang mengelola KPN diimbau agar mengikutkan pegawai kontrak menjadi anggota. Hal ini bisa dilakukan dengan mengubah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang bisa dilakukan lewat RAT. (kmb38)

Lakalantas Maut di Pemuteran

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Singaraja (Bali Post) – Kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Jalan Singaraja-Gilimanuk wilayah Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak masih diselidiki jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Buleleng. Dalam penyelidikan kasus yang merenggut dua korban jiwa dan satu korban luka berat itu, polisi belum menetapkan tersangka. Hal ini karena satu-satunya saksi kunci yang mengetahui persis kejadian itu belum bisa dimintai keterangannya karena masih menjalani perawatan di RSUD Buleleng. Kasat Lantas AKP Adi Sulistiyo seizin Kapolres Buleleng Suratno, S.IK. ketika dihubungi, Senin (12/2) kemarin, membenarkan pihaknya belum menentu-

kan siapa tersangka dalam lakalantas maut tersebut. AKP Sulistiyo mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, lakalantas terjadi diduga karena pengemudi mobil pick-up yang tewas di lokasi kejadian kurang hati-hati ketika berkendara. Apalagi, waktu kejadian dini hari sehingga ada dugaan pengemudi dalam kondisi mengantuk. Selain itu, beberapa keterangan lain menyebutkan hal yang berbeda. Ada dugaan sebelum lakalantas, truk yang mengangkut 50 batang tiang listrik itu sempat akan menepi ke pinggir jalan. Dari informasi itu diduga pengemudi truk tidak memasang lampu sein sebagai tanda hati-hati untuk kendaraan di belaang dan kendaraan

dari depan. Karena berusaha menghindari truk yang akan menepi itu, pick-up langsung membentur bagian belakang truk hingga terjadi lakalantas. “Kami masih melakukan lidik, sebelum memastikan siapa tersangka lakalantas itu,” katanya. Menurut AKP Sulistiyo, polisi belum mendengarkan keterangan dari saksi korban yang masih dirawat di RSUD. Satu-satunya korban yang selamat tersebut belum dimintai keterangannya karena masih menjalani perawatan intensif di RSUD Buleleng. Polisi meyakini kalau korban selamat itu akan menjadi saksi kunci yang bisa saja memberikan keterangan detail terkait kronologis lakalantas tersebut. Sekaligus keterangannya akan mem-

berikan petunjuk yang mengarah pada tersangka dalam kasus ini. “Kami menunggu informasi dari rumah sakit karena korban selamat masih dirawat dan kabar terakhir itu kondisinya masih shock, sehingga tidak bisa memberikan keterangan mendetail terkait lakalantas yang kami tangani sekarang ini,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, lakalantas maut terjadi di Jalan Singaraja - Gilimanuk, wilayah Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Jumat (9/2) dini hari lalu. Akibat kejadian ini, dua korban tewas di lokasi kejadian yaitu pengemudi mobil pick-up DK 9814 UV Nasruhan (25), warga Dusun Batu Agung, Desa Gerokgak, dan penumpang Rohman (43)

warga Desa Penyabangan Kecamatan Gerokgak. Satu korban yang juga menumpang mobil nahas itu adalah Luh Tirta (35) warga Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak. Tirta mengalami luka berat. Selain mengamankan barang bukti bangkai mobil pick-up yang ringsek dan nyaris tidak berbentuk karena kerasnya benturan saat kejadian, polisi juga mengamankan truk yang ditabrak oleh pick-up. Truk dengan nomor polisi DR 8977 AB dikemudikan oleh I Made Sadia asal Mengwi, Badung. Polisi berhasil mengamankan truk tersebut saat melintas di wilayah Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu beberapa jam setelah lakalantas terjadi. (kmb38)


KLUNGKUNG

12

Selasa Wage, 13 Februari 2018

Status Gunung Agung Turun

Akses Putus, Puluhan KK Belum Bisa Pulang Semarapura (Bali Post) Pascastatus Gunung Agung turun dari awas ke siaga, tak seluruh pengungsi di Kabupaten Klungkung bisa langsung kembali ke kampung halaman. Puluhan Kepala Keluarga (KK) asal Desa Adat Bukit Galah, Dusun Sogra, Desa Sebudi, Kecamatan Selat harus tetap mengungsi di wilayah Karangasem. Hal tersebut dikarenakan akses ke permukimannya masih putus setelah diterjang lahar hujan. Perbekel Sebudi I Komang Tinggal saat menemui warganya yang mengungsi di GOR Swecapura, Desa Gelgel, Senin (12/2) kemarin mengungkapkan saat status gunung tertinggi di Bali itu awas, seluruh warganya yang tinggal di sepuluh banjar mengungsi ke sejumlah daerah. Namun, sejalan dengan status gunung turun menjadi siaga, Sabtu (10/2) lalu dan sesuai hasil rapat bersama Pemkab Karangasem, Minggu (12/2), warga diimbau untuk pulang. Hanya yang bisa melakukan itu baru sembilan banjar. Sementara untuk yang berasal dari Dusun Sogra sebanyak 124 KK, yang 38 KK di antaranya mengungsi ke GOR Swecapura, harus kembali mengungsi di Banjar Tegeh, Desa Amertha Buana. “Yang mengungsi di GOR, hari ini (kemarin-red) pasti kembali ke Karangasem. Itu berasal dari Desa Pakraman Bukit Galah, Dusun Sogra. Tetapi tidak bisa langsung pulang. Harus tetap mengungsi di desa terdekat,” jelasnya didampingi Kadus Sogra Nyoman Muliarta dan Bendesa Adat Bukit Galah Putu Suyasa. Hal tersebut disebabkan wilayah permukimannya terisolasi. Seluruh jalan yang sebelumnya menjadi akses, yakni dari wilayah Desa Pakraman Sebun, Dusun/Desa Sebudi putus sepanjang 15 meter dan dalamnya sekitar 16 meter. Hal serupa juga terjadi dari Dusun Yeh Kori, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem. Perbaikannya telah diusulkan ke Pemkab Karangasem. “Akses putus total. Tetapi dengan mengungsi di desa terdekat, distribusi bisa lebih mudah,” terangnya. Pascagunung erupsi, sebagian besar kehidupan warganya tergolong sulit. Lahan pertaniannya rusak akibat terpapar abu vulkanik maupun diterjang lahar hujan. Demikian pula sektor peternakan sudah “mati”. Guna membangkitkan itu, pemerintah diharapkan bisa memberikan bantuan. “Yang terpenting itu bantuan jangka pendek. Bisa berupa logistik. Untuk jangka panjang, bibit pertanian maupun ternak juga sangat diperlukan,” sebut Tunggal. Disampaikan lebih lanjut, bencana alam itu juga telah menghilangkan sumber matapencaharian sebagian besar masyarakat. Hal tersebut menggiring puluhan KK untuk merencanakan transmigrasi ke Sulawesi Tengah. “Yang ingin ke sana 29 KK. Sudah disampaikan ke pemkab. Tapi kami tegaskan, desa tidak pernah meminta untuk melakukan itu,” tegasnya. Kepulangan warga berbagai usia itu difasilitasi dua unit bus dan satu truk oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung. (kmb45)

Bali Post/sos

BERBINCANG - Pengungsi asal Desa Adat Bukit Galah, Dusun Sogra, Desa Sebudi tengah berbincang dengan perbekel membahas kepulangannya.

Cerita Pengungsi Asal Bukit Galah

Tak Bisa Pulang, Urung Laksanakan ”Ngusaba Dodol” STATUS Gunung Agung telah diturunkan dari awas ke siaga. Namun, warga Desa Adat Bukit Galah, Dusun Sogra, Desa Sebudi, Kecamatan Selat yang mengungsi di Kabupaten Klungkung belum bisa tersenyum sumringah. Sebab, mereka yang terdiri puluhan KK tak hanya tidak bisa pulang lantaran akses jalan putus. Tetapi juga harus menunda upacara Ngusaba Dodol yang sejatinya berlangsung, Minggu (18/2) mendatang. Suasana, Senin (12/2) pagi kemarin di GOR Swecapura, Desa Gelgel Klungkung terasa sangat sepi. Tenda yang berdiri tegak di tengah lapangan, seluruhnya kosong. Rumput di sekitarnya sudah banyak tumbuh. Suasana di dalam juga tak jauh berbeda. Nampak lengang. Tak ada lagi riuh pengungsi. Hanya terlihat beberapa orang yang berkumpul di tengah-tengah. Terapit berbagai jenis barang yang sudah terbungkus. Ada dari plastik. Ada pula dari karung. Mereka merupakan warga Desa Adat Bukit Galah, Dusun Sogra, Desa Sebudi yang sedang bertemu perbekel, kadus dan bendesa adatnya. Pertemuan itu diisi obrolan santai. Berbagi cerita tentang kondisi desa yang telah empat bulan lebih ditinggalkan. Raut rindu terpancar dari wajahnya. Menunjukkan sangat ingin pulang. Melaksanakan Ngusaba Dodol. Upacara yang telah menjadi tradisi setiap tahun. Tempatnya di Pura Dalem desa adat setempat. “Harusnya upacara itu berlangsung hari Minggu ini. Tetapi tidak bisa jalan,” ungkap Bendesa Adat Putu Suyasa. Atas hal itu, warga melakukan upacara guru piduka. Upacara berlangsung jika situasi sudah membaik. Demikian pula akses jalan yang terputus sudah diperbaiki. “Sekarang kan warga masih tetap mengungsi di desa tetangga. Jadinya kami ngaturang guru piduka saja,” katanya. Jika tak ada bencana, satu bulan sebelum upacara, warga sudah melakukan persiapan. Membuat dodol yang menjadi sarana utama. Namun, kini hal itu tidak ada. Hanya bisa mengenang upacara sebelum-sebelumnya. “Kalau bahan upakaranya tidak seberapa. Tetapi biasanya sudah ada persiapan sebelumnya,” kata Suyasa. Diceritakan pula, amukan Gunung Agung telah banyak merusak lahan pertanian. Desa dibuat “mati”. Sama sekali tak ada aktivitas. Seluruh warga pergi menyelamatkan diri. Saat kembali kelak, dilaksanakan upacara pacaruan. “Kami sudah rencanakan. Tinggal menunggu waktu saja. Menunggu situasi benar-benar normal,” pungkasnya. (sos)

Bali Post/sos

NGUSABA DODOL - Bendesa Adat Bukit Galah, Dusun Sogra, Desa Sebudi, Putu Suyasa (kanan), menjelaskan pelaksanaan Ngusabha Dodol yang belum bisa dilaksanakan sebagai akibat warganya masih mengungsi.

Bali Post/sos

DITETAPKAN - KPU Klungkung, Senin (12/2) kemarin menetapkan I Nyoman Suwirta dan I Made Kasta (Suwasta) maupun Tjokorda Bagus Oka dan I Ketut Mandia (Bagia) sebagai pasangan calon yang bertarung dalam pilkada serentak.

Paslon Ditetapkan

Dana Kampanye Maksimal Rp 13,8 Miliar Semarapura (Bali Post) Bakal pasangan calon I Nyoman Suwirta dan I Made Kasta (Suwasta) maupun Tjokorda Bagus Oka dan I Ketut Mandia (Bagia) telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung sebagai pasangan calon yang akan bertarung dalam pilkada serentak 2018, Senin (12/2) kemarin. Pada masa kampanye, dana yang dikeluarkannya dibatasi maksimal Rp 13,8 miliar. Jika lebih, sanksi pembatalan pencalonan siap mengganjar. Ketua KPU Klungkung I Made Kariada mengungkapkan pembatasan pengeluaran dana tersebut sudah berdasarkan hitung-hitungan bersama pasangan calon dan dipergunakan untuk pengadaan alat peraga kampanye (APK) maupun pertemuan dengan masyarakat. Itu diatur pada PKPU 4/2017 tentang Kampanye. “Laporan pengeluaran disampaikan setiap bulan ke KPU,” ungkapnya. Jika me-

lebihi itu, pembatalan sebagai paslon siap mengganjar. Ia pun menjelaskan, pemberian sumbangan juga turut dibatasi. Dari perseorangan, maksimal Rp 75 juta dan pihak berbadan hukum Rp 750 juta. Selain dana kampanye, pelaksanaan rapat umum masing-masing paslon juga hanya dijadwalkan sekali pada masa kampanye yang mulai 15 Februai sampai 23 Juni mendatang dengan

tempat di Lapangan Puputan Klungkung. Guna menjangkau masyarakat lebih luas, paslon bisa melalui rapat terbatas sebanyak 53 kali dengan melibatkan massa maksimal seribu orang. “Nanti paslon melaksanakan kampanye bergiliran,” terangnya. Disampaikan lebih lanjut, pengambilan nomor urut dilaksanakan, Selasa (13/2) hari ini di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya,

Lapangan Puputan Klungkung dengan massa maksimal seratus orang. “Itu untuk masing-masng paslon. Alasannya dibatasi karena melihat kapasitas tempat,” kata pria asal Nusa Penida ini. Pascapenetapan paslon, baliho maupun spanduk yang dipasang simpatisan maupun partai pengusung di sejumlah lokasi hingga memunculkan kesan semrawut harus sudah diturunkan paling lambat 14 Februari. “Kami imbau pemasang yang menurunkan. Kalau tidak, tentu Panwaslu dan Satpol PP yang bergerak,” tegasnya. Usai penetapan, I Nyoman Suwirta yang hadir bersama I Made Kasta menyatakan siap

menjalani seluruh tahapan, termasuk kampanye. Paket yang diusung Partai Gerindra, Golkar, Demokrat dan NasDem serta didukung PBB dan PKS ini pun sudah mepersiapkan strategi untuk memenangkan hajatan politik lima tahunan tersebut. Demikian pula dengan Tjokorda Bagus Oka yang tanpa didampingi calon wakilnya, I Ketut Mandia, yang dikabarkan tengah ada kesibukan. Paket ini diusung PDI-P dan PKPI serta didukung Hanura, PAN dan PKB. Terkait nomor urut, keduanya pun tak pilih-pilih. Itu dianggap hanya sebagai simbol. Kehadiran kedua paslon ini juga didampingi tim pemenangan. (kmb45)

Terus Disosialisasikan

Program TOSS Harus Datangkan Bukti PENERAPAN program Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) terus disosialisasikan Pemkab Klungkung ke desa-desa. Hal ini sebagai salah satu upaya untuk mempercepat penanganan sampah yang kini masih menjadi persoalan pelik. Di tengah hal tersebut, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta meminta program yang bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Teknik (STT) PLN, Jakarta ini harus benarbenar mendatangkan bukti. Demikian ditegaskan saat peresmian TOSS di Desa Dawan Klod, Kecamatan Dawan, Minggu (11/2). Bupati asal Nusa Ceningan, Nusa Penida ini menyatakan sejak di-launching Desember 2017, sudah ada beberapa Desa yang menerapkan Program TOSS. Hal ini diharapkan bisa produktif dengan mampu menghasilkan pelet yang nantinya bisa dijadikan ba-

han bakar maupun listrik. Tak kalah penting juga, desa lain juga harus mampu menerapkan program serupa. “Ini tak hanya untuk menciptakan lingkungan bersih. Tetapi juga mampu menjadi lahan bisnis dan sumber ekonomi alternatif maupun memberikan lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat,” tegasnya. Program inovatif ini sudah diterapkan lain, yakni Takmung, Tangkas, Gelgel, Gunaksa, dan Dawan Kaler. Disampaikan, prosesnya tidak sulit. Pengolahan sampah dilakukan dengan metode peuyeumisasi, briketisasi/peletisasi, dan gasifikasi, dengan menggunakan bio activator. Kurun waktu tiga hari, bau sampah akan hilang dan dalam 10 hari volumenya akan berkurang. Selanjutnya dibentuk menjadi briket dan pelet yang dapat digunakan se-

bagai bahan bakar untuk proses memasak dan energi listrik dengan menggunakan gasifier. Penerapan program ini, desa bisa memperoleh keuntungan dengan menjual hasil olahan dalam bentuk pelet ke PT Indonesia Power. “Pemkab juga akan menyiapkan alat pencacah dan pengolah plastik,” tegasnya. Operating System Program TOSS dari STT PLN, Herwansyah, menyampaikan olahan sampah dari program ini bisa dipakai bahan bakar untuk proses memasak dan maupun energi listrik. Pengembangan awalnya kurang lebih berlangsung sejak dua tahun yang lalu. Program bisa menggunakan sebagian sampah anorganik yang sudah menyatu dengan sampah organik. Sementara itu, Perbekel Desa Dawan Klod I Nengah Suardita mengatakan sebe-

Bali Post/ist

TOSS - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melihat Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) di Desa Dawan Klod, Minggu (11/2). lum menerapkan program TOSS, sampah yang dihasilkan masyarakat sekitar 4 sampai 6 kubik per hari langsung dibuang ke TPA Sente, Desa Pikat. Pascaditutup akhir Desember 2017,

pembuangan dilanjutkan ke wilayah Belah Pane, Gianyar. “Tetapi dengan penerapan TOSS, sampah langsung bisa diolah. Tidak lagi dibuang ke TPA,” pungkasnya. (ad705)

Tindak Lanjut Temu Wirasa

Penyandang Disabilitas Diberikan Kursi Roda PELAKSANAAN temu wirasa Bupati Klungkung Nyoman Suwirta bersama wabup Made Kasta di sejumlah desa memunculkan berbagai cerita. Tak hanya kondisi warga yang dijerat kemiskinan. Namun juga penyandang disabilitas. Seperti halnya Ni Ketut Muliati asal Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan. Guna meringankan bebannya, perempuan 42 tahun ini diberikan kursi roda. Itu diserahkan melalui jajarannya, Senin (12/2) kemarin. Ayah Muliati, Wayan Comel (65), menuturkan anaknya menderita gangguan saraf dan lumpuh sejak dua tahun. Berawal dari tenggorokannya yang sering sakit. Saat ini ia dirawat seadanya. Kondisinya yang kurang mampu, membuatnya tak bisa melakukan pengobatan secara rutin. “Dengan kondisi anak sep-

Bali Post/ist

SERAHKAN BANTUAN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melalui jajarannya menyerahkan bantuan kepada warga di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Senin (12/2) kemarin. erti ini, saya bersama istri juga silih berganti menjaga dan merawatnya. Sampai sekarang belum bisa sembuh normal. Badannya terus

merasakan sakit dan lemas,” tuturnya. Di balik kondisinya yang demikian, keluarga kecil ini juga menempati rumah yang

sudah tua. Muliati mempunyai tiga orang anak, yakni Putu Ersa Yanti (16), Kadek Sriyanti (14) dan Komang Restu Mertayasa (8). Dalam melanjutkan pendidikan, mereka yang kini diasuh neneknya, mendapatkan beasiswa. Adanya bantuan dari pemerintah melalui pemberian bantuan, sangat disyukuri. “Terima kasih Bapak Bupati sudah memberikan bantuan kepada anak saya,” kata Comel. Pada kesempatan itu, bantuan juga diserahkan bantuan operasional siswa kurang mampu di SD Negeri 2 Sampalan Kelod. Sejumlah persoalan sosial itu sebelumnya terungkap dalam temu wirasa di Desa Sampalan Klod beberapa waktu lalu. Selain menyerap aspirasi masyarakat, saat itu Bupati Suwirta juga memaparkan program pemkab dan berbagai inovasi yang sudah dibuat, serta capaian yang

sudah berhasil diperoleh selama 4 tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta. Selain itu, dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) khusus di Kecamatan Dawan, dinyatakan ada banyak potensi-potensi yang bisa digarap. Seperti Pantai Belatung dan Goa Lawah, Desa Pesinggahan. Tahun ini, akan disulap menjadi rest area sehingga mampu mendongkrak pariwisata. Rencana ini juga terintegrasi dengan garam yang kini masih digeluti sejumlah masyarakat, sehingga bisa tetap bertahan. Anggaran yang dipersiapkan pun tak tanggung-tanggung, yakni mencapai Rp 3,5 miliar. “Potensi pariwisata cukup besar. Ini terus kami bangkitkan. Kami ingin masyarakat juga terlibat dalam pembangunan,” tegasnya. (ad)


Selasa Wage, 13 Februari 2018

Bupati Karangasem Siap Sukseskan ’’Bali Post Goes to School’’ Amlapura (Bali Post) Sebagai upaya mempercepat pemulihan situasi di Karangasem pascapenurunan status Gunung Agung, Bali Post ikut mengambil peran dengan bergerak ke sekolah-sekolah melalui kegiatan Bali Post Goes to School. Selain pemulihan, kegiatan tersebut juga diharapkan meningkatkan minat baca dan menulis siswa sehingga tidak sampai kecanduan gadget. Melihat penting dan strategisnya kegiatan ini, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menyatakan siap mendukung penuh kegiatan tersebut. Ini sebagai salah satu contoh nyata untuk mendukung percepatan pemulihan kondisi dari segala sektor di Karangasem. Hal itu disampaikan Mas Sumatri saat menerima kedatangan Panitia Bali Post Goes to School di Kantor Bupati Karangasem, Senin (12/2) kemarin. Menurut Mas Sumatri, saat ini anak-anak lebih sering bermain gadget atau materi yang bernuansa online. Jika ini terjadi secara berlebihan tentu juga tidak baik. Sehingga dengan agenda ini akan memberi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan karyanya di media massa. ‘’Setelah melewati masa-masa sulit menghadapi erupsi Gunung Agung, anak-anak kita sangat membutuhkan kegiatan seperti ini untuk berekspresi,’’ kata Bupati Mas Sumatri. Ketua Panitia Bali Post Goes to School I Made Sueca menjelaskan, agenda ini menyasar siswa di semua jenjang. Mulai dari TK, SD, SMP, dan SMA/SMK. Kegiatannya mulai dari lomba gerak dan lagu Bali Post yang melibatkan siswa TK, SD, dan SMP. Kemudian lomba dan pelatihan fotografi untuk siswa SMP dan SMA/SMK. Pelatihan dan lomba majalah dinding (mading) untuk siswa SMP dan SMA/SMK dan lomba baca puisi untuk semua jenjang. ‘’Teknis lomba dan persyaratan, sudah kami jelaskan saat sosialisasi kepada seluruh peserta lomba. Bagi yang belum mendaftar, kami masih buka pendaftaran sampai tanggal 23 Februari nanti,’’ kata Sueca. Lomba rencananya dilaksanakan pada Sabtu (24/2) nanti, dipusatkan di SMAN 1 Rendang. Hingga kemarin, sebanyak 400 siswa dari seluruh sekolah se-Karangasem sudah menyatakan siap mengikuti kegiatan tersebut. Ini sudah terlihat saat panitia melakukan sosialisasi mengenai teknis kegiatan di SMAN 1 Rendang, belum lama ini. Kegiatan ini semakin semarak dengan dukungan dari induk organisasi kepemudaan KNPI Karangasem. Sekretaris KNPI Karangasem I Gusti Ngurah Setiawan menyatakan kegiatan ini juga bagian dari tugas KNPI untuk berperan dalam percepatan pemulihan kondisi situasi pasca-erupsi Gunung Agung, bagi anak-anak, remaja, hingga pemuda. Mengembalikan kondisi psikologis anak-anak korban bencana, tentu harus diisi dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat. (kmb31)

13

KARANGASEM

Bupati Tolak Penutupan Depo Pasir di Kubu Amlapura (Bali Post) –

Penurunan status Gunung Agung dipastikan tidak akan memengaruhi keberadaan tempat penimbunan pasir atau depo di Kecamatan Kubu. Karena itu, wacana penutupan ditolak dengan pertimbangan keberadaan depo sebagai upaya menjauhkan risiko jika Gunung Agung bereaksi kembali. Namun jika ada pihak yang ingin membangun depo lain, pihak Pemkab Karangasem mempersilakan karena tidak ingin ada anggapan terjadi monopoli. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menyampaikan hal itu, Senin (12/2) kemarin, usai menerima pengelola depo di kantor Bupati. Menurut Mas Sumatri, keberadaan depo ini justru harus diperkuat, karena selama ini sudah berjalan sangat baik. Pengelola depo diharapkan dapat berkomunikasi dengan baik antarpengusaha di Kubu. Sebab, keberadaan depo masih sangat dibutuhkan, mengingat Gunung Agung belum normal sepenuhnya. Gunung Agung meski sudah turun status, tetapi masih berstatus siaga dengan radius berbahaya 4 km.

‘’Data jumlah truk yang masuk ke sana, dari data pengelola depo dan pemerintah berbeda. Itu yang jadi fokus pembahasan kami tadi. Kok bisa beda, kenapa?’’ kata Bupati Mas Sumatri, seraya mengatakan itu tentu akan berpengaruh terhadap pendapatan yang masuk ke pemerintah daerah. Bupati kembali menggarisbawahi bahwa keberadaan depo ini adalah solusi melihat situasi sekarang. Jadi, dia tak ingin depo ini justru memancing per-

soalan lain. ‘’Sekarang Gunung Agung sudah relatif tenang. Ada potensi galian, kelolalah itu sama-sama. Jangan ribut. Tadi, juga kami bahas soal standar harga,’’ tegasnya. Lebih lanjut, Mas Sumatri tak mempersoalkan kalau ada pengusaha yang ingin membuat depo lain. Menurutnya, itu tak jadi masalah. Karena membuat depo baru, sama saja dengan membuat timbunan biasa, layaknya yang ada di sepanjang Jalan

Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri By-pass Prof. IB Mantra. Pada prinsipnya, depo itu dibuat untuk menjauhkan risiko bahaya di kaki Gunung Agung atau lokasi galian, bila tiba-

tiba terjadi peristiwa yang membahayakan. Dia meminta jangan dibumbui seolah-olah ada monopoli, arogansi dan lainnya. (kmb31)

Serap Aspirasi, Dewan Gelar Reses SEIRING turunnya status Gunung Agung, geliat pembangunan di Karangasem makin terlihat, aktivitas pemerintahan juga makin bergairah. Di lingkungan DPRD Karangasem, status siaga Gunung Agung menjadi awal dari kegiatan reses yang bertujuan menyerap aspirasi untuk bisa difasilitasi pemerintah. Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi, Senin (12/2) kemarin, mengatakan reses merupakan kegiatan wajib anggota Dewan yang diamanatkan oleh undang-undang. Dengan turun langsung menemui konstituennya, dewan diharapkan bisa menyalurkan aspirasi masyarakat yang dituangkan menjadi program-program pembangunan. ‘’Kegiatan reses dimulai hari ini,’’ ujarnya. Pada hari pertama kemarin, Sumardi menyambangi warga di empat banjar di Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem. Keempat banjar

RESES - Reses Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi di Banjar Telugtug, Desa Sibetan, Bebandemn. yang menjadi objek reses yakni Telugtug, Dukuh, Triwangsa dan Kuta Bali. Dalam reses tersebut politisi Golkar itu menerima berbagai aspirasi di antaranya di bidang kesehatan, infrastruktur dan pendidikan. Sumardi mengatakan, pascaturunnya status Gunung Agung ke level siaga,

banyak pekerjaan rumah yang harus digarap Pemkab Karangasem. Selain kesehatan dan infrastruktur jalan dan fasilitas umum, Pemkab Karangasem juga perlu menggenjot infrastruktur penunjang pendidikan. Selain melalui pembangunan baru, program-program rehab dan pemeliharaan

yang bersifat kontinu akan dilaksanakan. ‘’Yang namanya bangunan perlu pemeliharaan. Apalagi yang usianya sudah di atas 10 tahun, perlu mendapat penanganan,’’ ungkapnya. Di bidang kesehatan, Sumardi mengatakan, banyak aspirasi menyoal program jaminan kesehatan. Banyak warga miskin yang belum terfasilitasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menariknya, menurut Sumardi, masyarakat Karangasem justru merindukan program JKBM karena dianggap lebih sederhana. Menyikapi aspirasi tersebut, politisi asal Banjar Kreteg, Sibetan ini mengatakan pascareses lembaganya akan berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan. Sementara itu terkait penurunan status Gunung Agung, Sumardi mengatakan banyak persoalan yang perlu mendapat perhatian pemerintah. Selain

kerusakan infrastruktur di daerah terdampak, warga eks pengungsi kini juga dihadapkan pada persoalan ketersediaan pangan dan lapangan kerja. Terkait permasalahan tersebut, menurutnya, DPRD Karangasem siap memberikan ruang kepada eksekutif untuk melakukan inovasi, sehingga penanganan bisa dilakukan secepat mungkin. ‘’Pemerintah mesti bergerak cepat,’’ katanya. Reses akan dilaksanakan selama tiga hari. Nantinya hasil reses akan disusun menjadi pokok-pokok pikiran dewan untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan eksekutif. Mengingat reses merupakan hasil serapan langsung, pokokpokok pikiran dewan yang disahkan melalui sidang paripurna langsung bisa dituangkan dalam rencana kerja perangkat daeran tanpa perlu melalui musrenbang. (ad711)

Akses Jalan Masih Putus

Warga Bukit Galah Tetap Mengungsi

Bali Post/kmb31

PERTEMUAN - Panitia Bali Post Goes to School usai pertemuan bersama Bupati Mas Sumatri, Kepala Disdikpora Karangasem I Gusti Ngurah Kartika, Kepala Dinas Pariwisata Wayan Astika, KUPT Disdik Provinsi, Pengurus KNPI Karangasem, dan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Karangasem.

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

Amlapura (Bali Post) Tampaknya pengungsian warga Banjar Bukit Galah Desa Sebudi Kecamatan Selat, Karangasem masih panjang. Belum adanya kepastian perbaikan akses jalan yang terputus sebagai penghubung desa menjadi penyebab masih panjangnya masa pengungsian. Hanya, tempat mengungsi sekitar 135 jiwa tersebut kini lebih dekat yakni di Banjar Tegeh Sesa Amerta Bhuana, Selat dari sebelumnya di GOR Swecapura. Perbekel Sebudi Mangku Tinggal, Senin (12/2) kemarin, mengatakan wilayah Banjar Bukit Galah memang dalam posisi terisolasi. Memulangkan warga sangat berisiko karena kedua jalan masuk menuju banjar tersebut putus. Titik putus ada di alur Tukad Timus di barat banjar dan di alur Tukad Panti di sisi timur. Selama titik yang putus itu belum diperbaiki maka Banjar Bukit Galah tidak layak dihuni karena tidak ada jalan yang bisa berfungsi sebagai jalur evakuasi. Warga Bukit Galah pulang dari pengungsian dengan

menggunakan bus, Senin kemarin. ‘’Total ada 34 KK atau 135 jiwa. Mereka tiba dari Swecapura sekitar pukul 15.00 diangkut bus,’’ ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem I.B. Ketut Arimbawa. Warga Bukit Galah sebelumnya menempati pos pengungsian GOR Swecapura, Klungkung. Mengingat banjar di bawah Pura Pasar Agung itu belum aman untuk ditempati, warganya sementara hanya digeser sampai di Banjar Tegeh, Desa Amerta Bhuana, Selat. Menurut Arimbawa, pengungsi disiapkan tempat di balai banjar dan jika belum mencukupi Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama relawan PMI dan Pasebaya akan mendirikan tenda-tenda darurat. Persediaan logistik dan sarana pendukung lainnya juga sudah didrop dari Posko Induk Tanah Ampo. Perbekel Amerta Bhuana I Wayan Suara Arsana mengaku merekomendasikan Banjar Tegeh karena merupakan banjar terdekat dengan Bukit

Galah. ‘’Banjar Tegeh juga ada di radius 10 km, jadi aman dalam status awas sekalipun,’’ ujarnya. Selain Bukit Galah di Selat, warga Banjar Pucang di Desa Ban, Kecamatan Kubu, seharusnya juga masih bertahan di pengungsian karena banjar tersebut berada di radius 4 km. Namun, menurut Perbekel Ban I Wayan Potag, semua warga Pucang sudah kembali ke kampungnya. Mereka akan bergeser lagi jika aktivitas Gunung Agung mengalami peningkatan. ‘’Semua warga Ban sudah pulang kecuali 7 KK warga Belong masih di Siatin, Bangli. Mereka belum pulang karena kendala angkutan,’’ jelasnya. Potag mengatakan saat ini kondisi desanya hancur-hancuran. Banyak fasilitas umum terutama infrastruktur jalan rusak berat karena tersapu banjir lahar dingin. Pasar Belatung di Banjar Dlungdungan juga belum bisa difungsikan karena terendam lumpur. S e j a u h i ni b e l um a d a kepastian kapan kerusakan infrastruktur itu akan ditangani, termasuk infrastruktur

Bali Post/kmb

BELUM PULANG - Warga Banjar Bukit Galah, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem belum bisa pulang meskipun kampung mereka berada di luar radius 4 km. Setelah pindah dari GOR Swecapura Klungkung, untuk sementara mereka ditempatkan di pos pengungsian Balai Banjar Tegeh, Desa Amerta Bhuana, Kecamatan Selat. jalan menuju Banjar Bukit Galah. Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri mengatakan perbaikan yang bersifat mendesak bisa memanfaatkan dana transisi darurat. Namun, saat ini tim teknis masih melakukan pemetaan

untuk penyusunan rencana penanggulangan. Sedangkan untuk perbaikan berskala besar, pemkab melalui dinas terkait telah menyusun proposal usulan ke pemerintah pusat senilai Rp 1,5 triliun. (kmb)

Kisah Dukuh Penaban Atasi Masalah Air

Mesin Pompa Gagal, Sukses dengan ’’Hydrant of Water’’ Desa Adat Dukuh Penaban pernah memendam ironi. Memiliki sumber air melimpah, namun posisi sumber air tersebut yang jauh dan terjal membuatnya nyaris tidak banyak bermanfaat. Upaya menaikkan air dengan mesin pompa sudah dilakukan, namun gagal karena boros bahan bakar dan karena harus menaikkan air ke posisi yang sangat tinggi tekanannya pun sangat berat. Kini, masalah dapat terpecahkan setelah warga mencoba menggunakan sistem pompa nonmesin yang disebut dengan hydrant of water. Kebahagiaan pun memancar seiring air yang ngecor setelah dipompa yang diwujudkan dengan menggelar upacara ritual magpag tirta.

Bali Post/kmb

MATA AIR - Sumber mata air yang dihubungkan langsung dengan pipa, kemudian dihubungkan dengan teknologi hydrant of water, sehingga bisa naik melalui selang khusus.

SUMBER air di Dukuh Penaban dikenal dengan nama Kayoan Biu. Berada di sisi timur desa. Dengan memanfaatkan teknologi ramah lingkungan yang dinamai hydrant of water, keinginan mengangkat air mulai terealisasi. ‘’Uji cobanya sudah berhasil. Air dari Kayoan Biu sementara sudah bisa kita angkat sampai di pusat desa,’’ ungkap Bendesa Adat I Nengah Suarya, Minggu (11/2). Sebelumnya, menurut Sudana, warga dari kelompok subak sempat mencoba mengangkat air dari mata air Kayoan Biu menggunakan

sistem pompa mesin. Namun program itu gagal, selain karena beban angkat sangat berat, mesin pompa juga boros bahan bakar. Dengan teknologi hydrant of water, pihaknya yakin air mampu dialirkan ke museum lontar meskipun harus melewati bukit. Pemasangan teknologi tepat guna itu difasilitasi Yayasan Acces Life Bali, seminggu yang lalu. Melalui teknologi yang ramah lingkungan itu, air dari mata air Kayuan Biu di timur desa disadap kemudian ditampung dalam bak besar. Dari bak itu air kemudian disalurkan ke

pipa tekan yang tersambung langsung dengan pipa distribusi. Dari titik pemasangan, air sudah mampu diangkat sejauh 40 meter sampai di cubang kumunal di dekat Pura Dalem. Cubang kumunal itu milik desa adat, sebelumnya memang difungsikan sebagai tempat penampungan untuk stok air warga. Penyarikan (Sekretaris) Desa Adat Dukuh Penaban I Nengah Sudana mengatakan, teknologi hydrant of water tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga sangat ekonomis karena tak menggunakan mesin dan bahan bakar minyak. Juga tidak menggunakan pompa, tetapi hanya sistem tekan yang mampu mengangkat air sampai ketinggian 2 km. ‘’Alatnya sangat sederhana. Karena sistemnya yang sederhana dan ekonomis itulah warga kami sangat antusias,’’ ujarnya. Warga Dukuh Penaban menyambut hadirnya sistem pengangkatan air itu dengan antusias. Buktinya ketika air berhasil ngecor sampai di cubang kumunal di sisi utara desa, mereka menyambutnya dengan upacara magpag

toya yaitu ritual menyambut kedatangan air. Prosesinya dipimpin jero mangku setempat. Bendesa Adat Nengah Suarya mengatakan saat ini sistem baru itu masih dalam tahap uji coba. Untuk mengalirkan sampai ke museum lontar memerlukan adanya cubang kumunal di atas bukit di barat desa. Namun meskipun masih dalam tahap uji coba, keberhasilan Dukuh Penaban mengangkat air sudah mampu menarik minat sejumlah mahasiswa dari Nusa Tenggara Timur dan Maluku untuk mempelajarinya. ‘’Cubang segera akan kita bangun, lokasinya sudah ada,’’ ujarnya. Selain dari kalangan perguruan tinggi, kerja keras warga Dukuh Penaban ini juga diamati secara khusus oleh sejumlah pengusaha di Jakarta melalui media sosial. Mereka yang tergabung dalam tim The Shadown itu datang ke desa setempat untuk melihat langsung proses pemanfaatan sumber mata air ini. ‘’Semangat gotong royong warga di sini, sangat tinggi. Desa mampu memberdayakan

warga. Ini membuat kami tertarik membantu permodalan,’’ kata Ketua Tim The Shadown, Deny Woraow, seraya menegaskan timnya sepakat untuk menjalin kerja sama. Kalangan pengusaha di dalam tim ini, kata Deny Woraow, memang tidak bertujuan mencari keuntungan. Tim ini memiliki misi khusus dalam aspek pemberdayaan dan kemanusiaan. Misi ini sudah berjalan di sejumlah daerah. Dia berharap Desa Pakraman Dukuh Penaban mengelola serius BUMDes PAM-nya nanti dengan segera membentuk kepengurusan. Dengan pengelolaan yang baik, dia yakin sumber mata air itu nantinya sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti air bersih. Dukungan dari pengusaha ini disambut antusias oleh Suarya selaku bendesa. Kini sumber mata air ini sudah berhasil terangkat. Proses uji coba terakhir menunjukkan hasil yang menggembirakan. Selanjutnya, pihak Dukuh Penaban akan mengelola sumber mata air ini melalui BUMDes PAM. (kmb)


TABANAN

14 Berkat Kemajuan Teknologi

Penyandang Disabilitas Netra Mampu Raih Gelar Sarjana Tabanan (Bali Post) Profesi penyandang disabilitas netra di mata masyarakat umum identik dengan keterampilan massage atau pijat. Namun dengan adanya kemajuan teknologi, penyandang disabilitas netra juga bisa menyelesaikan mulai dari sekolah hingga pendidikan sarjana (S-1) di perguruan tinggi, sehingga dapat bekerja di sektor formal seperti menjadi tenaga pendidik maupun profesi lainnya. Hal ini dibuktikan oleh salah satu alumni Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Mahatmiya yang berlokasi di Banjar Anyar, Kediri, Tabanan. Alumni bernama I Gede Santika Yasa (23), warga Banjarangkan, Klungkung ini menyelesaikan pendidikan S-1-nya di Universitas Negeri Malang dan bergelar sarjana pendidikan. Santika sempat menempuh pendidikan SLB A selama enam tahun di PSBN Mahatmiya. Ditemui di PSBN Mahatmiya, Senin (12/2) kemarin, Santika memaparkan saat di Mahatmiya tidak hanya pendidikan formal, ia juga dididik menjadi mandiri dan diberikan keterampilan. Selama di PSBN ia diberikan teknik berjalan menggunakan tongkat sehingga bisa bepergian tanpa dibantu dan kegiatan lain yang membantu disabilitas netra untuk mandiri. Meski demikian, Santika ingin membuktikan bahwa menjadi disabilitas netra, ia bisa meraih gelar pendidikan tinggi. Selama pendidikan S-1, Santika belajar dengan menggunakan teknologi komputer bicara. ‘’Gunakan teknologi saat ini. Merekam, mencatat dan meminta soft copy dari dosen. Soft copy ini nantinya jika ditransfer ke aplikasi komputer bicara akan langsung dibacakan. Begitu juga saat ujian,’’ ujarnya. Dengan teknologi ini, menurut Santika, penyandang disabilitas netra seperti dirinya sangat terbantu dalam mengikuti pendidikan maupun untuk kegiatan teknologi lainnya, seperti mengirim email atau berselancar di media sosial. Setelah lulus S-1, saat ini Santika sudah bekerja sebagai pegawai nonkontrak di Pemkab Klungkung. Kepala PSBN Mahatmiya Ketut Supena mengatakan, Santika adalah salah satu contoh penyandang disabilitas netra yang bisa menjadi inspirasi bagi penyandang disabilitas netra lain. Menurutnya, menjadi disabilitas netra tidak harus menjadi tukang pijat. ‘’Memang untuk keterampilan disabilitas netra diajarkan teknik memijat. Tetapi tidak hanya itu. Mereka juga diajarkan keterampilan lain salah satunya menguasai teknologi. Dan bagi yang masih mampu belajar bisa meneruskan ke jenjang pendidikan lebih tinggi dan bekerja di sektor lainnya,’’ ujar Supena. Untuk itu, di PSBN Mahatmiya setiap anak didiknya didorong untuk meneruskan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Saat ini selain Santika, sudah ada tiga anak didik PSBN Mahatmiya yang meneruskan ke bangku SMA LB dan tiga orang lagi meneruskan pendidikan ke IHDN Denpasar. ‘’Jadi tidak hanya menjadi tukang pijat saja. Dengan kemauan dan didukung teknologi mereka bisa menyandang gelar pendidikan dan bekerja di sektor formal,’’ ujar Supena. Saat ini di PSBN Mahatmiya, lanjutnya, ada 250 siswa di mana 50 orang tinggal di panti sementara sisanya tinggal bersama keluarga. Siswa ini datang dari lima provinsi yaitu Jatim, Bali, NTB, NTT dan Sulteng. Mereka semua dididik untuk menjadi mandiri dan memiliki keterampilan sehingga ke depannya mampu bekerja dan memiliki penghasilan. (kmb24)

Bali Post/kmb24

ALUMNI - I Gede Santika Yasa, salah satu alumni PSBN Mahatmiya (kanan), didampingi Kepala PSBN Mahatmiya I Ketut Supena (kiri).

Selasa Wage, 13 Februari 2018

Cegah Penyelewengan, Desa Tegal Mengkeb Terapkan APBDes Nontunai Tabanan (Bali Post) -

Mencegah penyelewengan dana desa dan beredarnya uang palsu, pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dilakukan secara nontunai. Di Kabupaten Tabanan, terobosan program inovatif ini sudah dilaksanakan di Desa Tegal Mengkeb, Kecamatan Selemadeg Timur mulai tahun ini. Program yang pertama kalinya di Tabanan ini diluncurkan Senin (12/2) kemarin oleh Camat Selemadeg Timur I Gst. Putu Ngurah Darma Utama. Selain itu, APBDes nontunai ini juga menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi tahun 2016 dan 2017, dan Instruksi Bupati Tabanan No. 1 Tahun 2017 tentang pelaksanaan transaksi nontunai.

Bali Post/kmb28

I Dewa Made Widarma

Kepala Desa Tegal Mengkeb I Dewa Made Widarma menjelaskan, dengan penerapan transaksi nontunai dalam pengelolaan APBDes akan terjadi konektivitas, sehingga aliran dana bisa ditelusuri jika suatu saat diperlukan. “Transaksi lebih akurat, jadi untuk pembayaran siltap dan tunjangan kepala desa dan perangkat desa serta transaksi-transaksi lainnya diwajibkan dengan rekening,” ucapnya. Desa Tegal Mengkeb tahun 2018 mendapat Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar

Rp 992.360 juta dan Dana Desa sebesar Rp 841.967 juta. Khusus untuk dana desa, 40 persen dialokasikan untuk pembangunan fisik yang kini setiap proyek disyaratkan agar rekanan memiliki rekening. Begitu pula 60 persen penggunaan dana desa untuk pemberdayaan masyarakat yang digelontorkan untuk kelompok pertanian dan peternakan. Dengan besaran nilai anggaran bervariasi, mulai dari Rp 20 juta hingga Rp 45 juta digunakan untuk pembelian bibit ter-

Cegah Perkembangbiakan Jentik Nyamuk

Bupati Eka Tebar 15 Ribu Benih Ikan Nila di Desa Kediri BUPATI Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi anggota DPRD Tabanan, OPD Tabanan, perbekel dan tokoh masyarakat menebar 15 ribu benih ikan nila di kawasan Banjar Dinas Sema, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Tabanan, Senin (12/2) kemarin. Aksi tebar benih ikan nila ini merupakan salah satu langkah jangka pendek untuk mengantisipasi perkembangbiakan jentik nyamuk di kubangan eks galian batu bata warga. Hal tersebut disampaikan Bupati Eka saat melakukan penebaran benih ikan di kubangan eks galian yang karena curah hujan tinggi menjadi mirip danau buatan. ‘’Ini salah satu fenomena alam, karena hujan yang berkepanjangan. Akibatnya, bekas galian warga jadi seperti danau buatan. Banyak jentik nyamuk yang dikhawatirkan menyebabkan penyakit. Penyebaran ikan nila ini paling tidak bisa mengurangi jentikjentik nyamuk, karena yang paling penting saat ini adalah kesehatan dan keamanan masyarakat,’’ ungkapnya. Ia pun menegaskan, kesehatan dan keamanan warga adalah hal utama yang harus dipikirkan dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Maka dari itu,

semua pihak harus bersamasama menjaga lingkungan, sehingga lingkungan bersih, aman dan tidak membahayakan. Selain jangka pendek, Bupati Eka juga meminta agar jangka panjang menjadi hal penting dengan tetap mengacu pada kesehatan dan keamanan masyarakat. Misalnya saja seperti kegiatan penanaman/penghijauan dan penataan pohon perlu dipikirkan. ‘’Buat kawasan ini agar tidak kumuh, bisa dilakukan penghijauan, penanamaan, penataan atau yang lainnya,’’ harapnya. Pihaknya juga menambahkan, diperlukan adanya standardisasi atau Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam galian, sehingga dapat mencegah halhal yang tidak diinginkan seperti genangan air, kubangan bahkan menjadi mirip danau buatan. ‘’Kalau kita menggali dampaknya akan ada gangguan estetika yang berhubungan dengan alam. Jadi harus ada pemikiran atau standardisasi bagaimana setiap selesai galian dilakukan penataan kembali untuk mengembalikan ke struktur alam semula, kecuali mau dibuat fungsi lain,’’ ujarnya. Sementara itu, Perbekel Desa Kediri I Nyoman Poli menjelaskan, musim kemarau dan hujan yang terjadi selama dua tahun belakangan telah membuat ta-

TEBAR IKAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi anggota DPRD, OPD dan Perbekel Desa Kediri menebar benih ikan nila di eks galian batu bata untuk mencegah perkembangbiakan jentik nyamuk. nah bekas galian warga menjadi danau buatan. ‘’Tanah tersebut merupakan tanah beberapa warga yang merupakan bekas galian batu bata. Setelah diskusi dengan pemerintah melalui Dinas Perikanan, DLH dan lainnya, kami sepakat untuk melakukan

Tabanan (Bali Post)Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi Camat Marga I Gusti Ngurah Alit Adiatmika menghadiri serangkaian upacara Dewa Yadnya (Pamelaspasan) Tapakan Ratu Gede Lingsir dan Ratu Mas Ayu di Pura Dalem Cemeng, Banjar Kuwum Bija, Desa Kuwum Ancak, Marga, Senin (12/2) kemarin Bupati Eka mengatakan, upacara Dewa Yadnya berupa Pamelaspasan Tapakan Ratu Gede Lingsir dan Ratu Mas Ayu merupakan salah satu upaya pelestarian seni, adat, budaya dan agama di Bali. Sehingga pihaknya sebagai pemerintah sangat mendukung kegiatan tersebut. Ia berharap masyarakat di Tabanan, khususnya di Kuwum Ancak beserta dengan pan-

gempon pura setempat untuk selalu melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah. Menurutnya, koordinasi dan komunikasi tersebut sangatlah penting sebagai upaya menyelesaikan masalah-masalah yang ada di masyarakat. Ditambahkannya, warga juga harus terus menjaga persatuan dan juga komitmen di antara sesama warga. Tanpa persatuan dan komitmen dari masyarakat untuk membangun daerahnya, maka semua cita-cita akan sulit tercapai. Karenanya, Bupati Eka menekankan agar masyarakat Kuwum Ancak selalu menjaga persatuan di antara krama dan jaga komitmen dengan pemerintah. Bupati asal Tegeh ini juga meminta agar semua pihak

bertanggung jawab atas berlangsungnya kelestarian seni, adat dan budaya, serta agama di Bali. Hal itu diungkapkannya seusai menonton penari menarikan tari Pendet dan Rejang Renteng. “Tolong, seni, adat dan budaya serta agama di Bali ini selalu diperhatikan dan dilestarikan. Tari Pendet merupakan tarian yang berasal dari Tabanan, dan kita sebagai orang Tabanan wajib melestarikan tarian tersebut,” tegas Bupati Eka. Selain melakukan persembahyangan, saat itu Bupati Eka juga menghaturkan punia yang diterima oleh panitia setempat. Puncak Karya Tapakan Ratu Gede Lingsir dan Ratu Mas Ayu sendiri akan berlangsung rahina Budha Kliwon Ugu, Rabu (14/2) besok. (kmb24)

tabanan 0361-812519

Polsek Kediri

0361-812280

Polsek Marga

0361-8946155

Polsek Kerambitan

0361-8943991

Polsek Selemadeg

0361-8943669

Polsek Pupuan

0362-71110

Polsek Penebel

0361-819194

Polsek Baturiti

Polsek SelTim

0368-21110

0361-8509985

Damkar

0361-812113

BPBD

0361-7809054

BRSU Tabanan

0361-811027

UGD RSU Tabanan

0361-819810

RS Kasih Ibu

0361-3005757

Puskesmas Tabanan I

0361-814102

Puskesmas Tabanan II

0361-810650

Puskesmas Tabanan III

0361-815049

penebaran 15 ribu benih ikan nila untuk memutus siklus nyamuk,’’ jelasnya. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas bantuan pemerintah dan semua pihak atas kegiatan tebar benih yang dilakukan. Dan, berharap ke

depan terus mendapat perhatian dari pemerintah. ‘’Terima kasih kepada Bupati Eka dan juga semua pihak yang telah membantu kami. Mari kita bersama-sama menjaga dan memelihara tempat ini dengan baik,’’ imbuhnya. (ad700)

Atasi Hama Tikus Jadi Daya Tarik Wisata ”Pamelaspasan’’ Tapakan Desa Timpag Kembangkan di Pura Dalem Cemeng Marga Populasi ”Celepuk”

Telepon Penting Polres Tabanan

nak, penggarapan sawah dan pemberdayaan lainnya yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. “Ini yang akan terus kita sosialisasikan, karena ke depan semua pengelolaan anggaran pusat maupun kabupaten tidak lagi bersifat tunai,” terangnya. Di sisi lain, Dewa Made Widarma mengakui perilaku masyarakat yang lebih percaya dengan uang tunai masih menjadi hambatan, selain juga masyarakat banyak yang belum memahami keberadaan instrumen nontunai, serta

interkoneksi yang masih terbatas dan kurangnya koordinasi antara regulator dengan pelaku bisnis. “Mudah-mudahan dengan penerapan pengelolaan APBDes dengan sistem transaksi nontunai apa yang kami harapkan bisa tercapai yaitu menuju desa digital,” pungkasnya. Camat Seltim I Gst. Putu Ngurah Darma Utama mengatakan, terobosan ini setidaknya bisa diikuti seluruh desa di Kecamatan Seltim. Karena pelaksanaan transaksi nontunai dalam pengelolaan uang negara wajib diterapkan tidak hanya di tingkat kabupaten dan kecamatan, melainkan juga pemerintahan desa. “Pelaksanaan APBDes akan jauh dari permasalahan, bisa terlaksana dengan baik, akuntabel, transparan dan tidak ada celah tambahan operasional di luar dari yang ditetapkan oleh aturan,” ucapnya. (kmb28)

Bali Post/kmb24

SEMBAHYANG - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wirsyastuti saat melakukan persembahyangan di Pura Dalem Cemeng Marga, Senin (12/2) kemarin.

Tabanan (BaliPost) Warga Desa Timpag Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan saat ini sedang bertekad menjadikan desa mereka sebagai desa wisata yang menawarkan pemandangan persawahan yang masih asri. Selain itu, Desa Timpag juga memiliki daya tarik wisata yang bisa dikembangkan yakni keberadaan populasi burung hantu atau yang dalam bahasa Bali dikenal dengan celepuk. Burung hantu yang akan dikembangkan yakni jenis Tyto Alba yang secara alami merupakan pemangsa (predator) bagi hama tikus. Perbekel Desa Timpang I Gusti W. Sukewahana, Senin (12/2) kemarin mengatakan, pelestarian dan pengembangan populasi burung hantu ini akan membantu petani untuk mengurangi hama tikus yang menyerang tanaman padi. Adanya burung hantu ini juga menjadi salah satu pendukung Desa Timpag untuk menerapkan pertanian organik. Karena adanya predator alami tikus, tidak perlu lagi menggunakan cara kimia untuk mengatasi hama tikus. Untuk mengembangkan pelestarian burung hantu Tyto Alba, Desa Timpag berencana bekerja sama dengan kelompok subak setempat untuk membuat sarang burung hantu atau yang dikenal juga dengan nama rubuha. Hal ini perlu dilakukan karena burung hantu jenis Tyto Alba tidak bisa membuat sarang sendiri. Sehingga agar mau menetap di satu lokasi, harus ada sarang untuk tempat mereka tinggal. Dari sifatnya, saat dewasa atau sudah bisa terbang, burung hantu Tyto Alba tidak bisa satu sarang lagi dengan induknya dan harus punya sarang sendiri. ‘’Satu burung hantu betina mampu bertelur enam butir. Sayangnya setelah dewasa mereka tidak lagi tinggal dengan induknya. Untuk mempertahankan populasi ini agar terus hidup di Desa Timpag

Bali Post/kmb24

I Gusti W. Sukewahana

kami berencana membuatkan mereka sarang,’’ jelas Sukewahana. Menurut Sukewahana, saat ini sudah terdeteksi 10 ekor burung hantu di Desa Timpag. Burung ini tinggal di atas pohon kelapa, pohon beringin atau dalam plafon rumah yang bolong. Pada tahap awal akan dibuatkan 10 sarang dengan jarak 100 meter untuk masing-masing sarang. Selain membuatkan sarang, lanjut Sukewahana, nantinya burung hantu ini dibiasakan untuk memangsa tikus. ’’Tyto Alba adalah burung pemakan daging. Mereka bisa mencari makan sendiri dan makanan mereka adalah makanan pertama yang mereka makan. Sehingga pengenalan makanan pertama itu penting. Jika dikenalkan tikus, maka akan memangsa tikus. Jika diberikan ayam, maka yang dimangsa seterusnya adalah ayam,’’ jelas Sukewahana. Dengan berkembangnya populasi burung hantu Tyto Alba ini nantinya diharapkan bisa mengatasi hama tikus dan tentu menekan penggunaan zat kimia dalam pertanian, sehingga pertanian organik secara bertahap bisa diterapkan. Adanya pertanian organik, burung hantu Tyto Alba serta Bendungan Gadungan yang dibangun tahun 1936 menjadi aset utama Desa Timpag menuju desa wisata. (kmb24)


15

Selasa Wage, 13 Februari 2018

BU Vs Yangon United

Jadwal Pertandingan --------------- AFC Cup -------------------------------------------Selasa (13/2) vs Yangon United Bali United --------------- Liga Champions --------------------------------Rabu (14/2) dini hari Babak 16 besar vs Tottenham Hotspur Juventus vs Manchester City Basel Kamis (15/20 dini hari Real Madrid vs Paris Saint Germain Porto vs Liverpool --------------- Liga Europa --------------------------------------Rabu (14/2) dini hari vs CSKA Moskva Crvena Zvezda Hasil Pertandingan --------------- Liga Spanyol -------------------------------------vs Girona 1-0 Sevilla Barcelona vs Getafe 0-0 vs Espanyol 2-2 Celta de Vigo Valencia vs Levante 3-1 1. Barcelona 23 18 5 0 60-11 59 2. Atletico Madrid 23 15 7 1 34-9 52 3. Valencia 23 13 4 6 45-27 43 4. Real Madrid 22 12 6 4 50-23 42 5. Villarreal 23 11 4 8 34-28 37 Pencetak gol : 20 - L. Messi (Barcelona). --------------- Liga Inggris ---------------------------------------vs AFC Bournemouth 4-1 Huddersfield Town Newcastle United vs Manchester United 1-0 Southampton vs Liverpool 0-2 1. Man City 27 23 3 1 79-20 72 2. Man Utd 27 17 5 5 51-19 56 3. Liverpool 27 15 9 3 61-31 54 4. Tottenham 27 15 7 5 52-24 52 26 15 5 6 46-23 50 5. Chelsea Pencetak gol : 23 - H. Kane (Tottenham). --------------- Liga Italia ------------------------------------------vs Cagliari 0-0 Sassuolo Internazionale vs Bologna 2-1 Chievo vs Genoa 0-1 Sampdoria vs Hellas Verona 2-0 Torino vs Udinese 2-0 vs Benevento 5-2 Roma 1. Napoli 24 20 3 1 54-15 63 2. Juventus 24 20 2 2 61-15 62 3. Inter 24 13 9 2 40-19 48 4. Roma 24 14 5 5 38-19 47 24 14 4 6 59-33 46 5. Lazio Pencetak gol : 20 - C. Immobile (Lazio). --------------- Liga Jerman --------------------------------------vs Borussia M’gladbach 1-0 Stuttgart Werder Bremen vs Wolfsburg 3-1 1. Bayern Munich 22 18 2 2 53-17 56 2. Leipzig 22 11 5 6 35-29 38 3. Dortmund 22 10 7 5 47-29 37 22 10 6 6 30-25 36 4. Frankfurt 5. Leverkusen 22 9 8 5 41-29 35 Pencetak gol : 19 - R. Lewandowski (Bayern Munich) --------------- Liga Prancis --------------------------------------vs Troyes 2-1 Strasbourg Nantes vs Lille 2-2 Olympique Lyon vs Rennes 0-2 1. PSG 25 21 2 2 76-17 65 25 16 5 4 60-26 53 2. Monaco 3. Marseille 25 15 7 3 55-29 52 25 14 6 5 54-30 48 4. Lyon 5. Nantes 25 11 5 9 26-26 38 Pencetak gol : 21 - E. Cavani (Paris Saint Germain)

Hanya yang Bugar Diturunkan Denpasar (Bali Post) -

Tim Bali United (BU) harus melakoni laga kandang menjamu Yangon United dalam laga pertama Piala AFC, Grup G, di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, Selasa (13/2) sore ini. Selanjutnya, Tim Serdadu Tridatu kembali merumput dengan menjamu Sriwijaya FC dalam laga kedua semifinal Piala Presiden 2018, Rabu (14/2) besok. Karena itu, BU hanya menurunkan pemain siap kebugarannya dalam melakoni laga dua kali berturut-turut tanpa istirahat ini.

Pelatih BU Widodo Cahyono Putro, di Sanur, Senin (12/2) kemarin menegaskan, pihaknya berniat menanyakan kepada asuhannya apakah siap diturunkan. ‘’Langkah awal, kami menanyakan kondisi kebugaran para punggawa Serdadu Tridatu. Jika mereka menyatakan siap, pemain itulah yang kami pasang,’’ tuturnya. Widodo mengakui rotasi pemain harus dilakukan, namun tak banyak bergeser dari skuad tim inti saat bertandang ke kandang Sriwijaya FC dalam babak semifinal laga pertama Piala Presiden 2018, Minggu (11/2) lalu. Ia menegaskan, bertanding di hadapan fans setia Semeton Dewata, Selasa ini, BU sama-sekali tak memberi poin kepada tim lawan. ‘’Kami senantiasa memoti-

vasi kepada pemain, supaya tak memberi poin kepada tim tamu, walaupun hasil akhirnya apa pun ya harus kami terima,’’ kata Widodo. Widodo yang sempat menyaksikan permainan lawan dari video menilai sosok tim Yangon United jelas terbaik karena mewakili negaranya. Apalagi, mereka diperkuat skuad timnas Myanmar, termasuk legiun pemain asing. Sementara pemain belakang Agus Nova Wiantara Sablun bertekad diturunkan, guna menjaga lini belakang. ‘’Pemain lawan tak boleh berkeliaran di areal benteng pertahanan, dan saya akan main sapu bersih untuk menghalaunya,’’ ujarnya. Di sisi lain, pelatih Yangon United MyoMin Tun mengakui dirinya sempat menyaksikan laga Sriwijaya

Bali Post/ist

WASPADA - Bomber Bali United Ilija Spasojevic (tengah) merupakan salah seorang pemain yang diwaspadai pergerakannya oleh tim tamu Yangon United Myanmar dalam laga pertama Piala AFC, Grup G, di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (13/2) sore ini. melawan Bali United, Minggu (11/2) lalu. Ia menilai skillball skuad Serdadu Tridatu mumpuni seperti Fadil Sausu, Ilija Spasojevic, Nick van der Velden, dan Stefano Jantje Lilipaly. ‘’Kami memboyong 18 pemain, termasuk empat asing. Kami menginstruksikan kepada anak-anak un-

tuk mewaspadai pergerakan keempat pemain tersebut,’’ papar Myo Min Tun. Kendati melakoni laga tandang, dirinya tetap mematok poin penuh atau minimal seri. Menurutnya, tim Bali United cukup solid dan kinerja pemain antarlininya saling bahu-membahu.

‘’Kerja sama tim Bali United sangat kompak,’’ sebut Myo Min Tun. Pemain lain Yangon United Yau Aung Kyaw menyatakan Bali United merupakan sosok klub elite di Indonesia, bahkan persiapannya cukup matang dalam setiap pertandingan. (022)

Usai Lolos ke Final, Persija Hadapi Johor Solo (Bali Post) Persija Jakarta berhasil lolos ke babak final setelah mengalahkan PSMS Medan skor 1-0 pada babak semifinal laga kedua Piala Presiden 2018 di Stadion Manahan Solo, Senin (12/2) kemarin. Persija kini mempersiapkan diri menghadapi pertandingan AFC Cup melawan tuan rumah Johor Darul Ta’zim. Mario Simic menjadi penentu kemenangan di laga kedua ini. Persija pada pertandingan sebelumnya di tempat yang sama juga mampu mengalahkan PSMS 4-1. Dengan demikian, dengan skor keseluruhan 5-1, tim yang dijuluki ‘’Macan Kemayoran’’ itu menang dan lolos ke final. Persija pada pertandingan kedua yang disaksikan sekitar 7.000 penonton tersebut berjalan cukup imbang karena kedua kesebelasan saling menyerang untuk bisa memenangkan pertandingan. Persija Jakarta pada awal menit babak pertama langsung mengambil inisiatif serangan untuk membuat gol cepat seperti pada pertandingan pertama yang mampu mencetak tiga gol dalam waktu 15 pertama. Namun, rapatnya pertahanan PSMS yang dikoordinir oleh M Robby dan kawan-kawan masih sulit ditembus pemain depan

Bali Post/ant

- Penjaga gawang PSMS Medan Dhika Bayangkara (kiri) menangkap bola umpan pemain Persija Jakarta pada pertandingan semifinal ke-2 Piala Presiden 2018 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin (12/2) kemarin. Pada pertandingan tersebut Persija Jakarta menang dengan skor 1-0 dan berhasil lolos ke final dengan keunggulan total 5-1. Persija Marco Simic. PSMS yang mengandalkan serangan balik sempat melakukan tekanan pada menit ke-15 ada peluang dari Listyanto Butuhan, tetapi sayang bola mampu ditangkap kiper Persija Andritany Ardhiyasa. Peluang lainnya didapat kapten tim Legimin Raharjo menit 30, tetapi kembali diselamatkan kiper Andritany, sehingga tidak mengubah

kedudukan tetap 0-0. Persija pada babak pertama mendapatkan peluang melalui pemain depannya Marco Simic, yang hanya berhadapan dengan kiper PSMS Dhika Bhayangkara. Namun, sayang bola sundulan kepala Simic itu arahnya melambung di atas gawang PSMS, sehingga kedudukan tetap imbang 0-0 hingga babak pertama usai. Persija memasuki babak

kedua tetap bermain konsisten melakukan serangan-serangan cepat melalui pemain sayap Riko Simanjutak dan Ramdani Lestaluhu yang sering merepotkan bertahanan lawan. Persija baru mampu mencetak gol menit ke-60 yang diawali serangan cepat dari Riko Simanjutak yang lolos dari sektor sayap kiri, dan kemudian mengirimkan bola ke depan gawang PSMS. Marco Simic yang berdiri bebas langsung menyontek bola masuk ke gawang PSMS, sehingga mengubah kedudukan menjadi 1-0. PSMS yang ketinggalan satu gol tersebut langsung meningkatkan tempo permainan dengan menekan pertahanan Persija. Namun, sejumlah peluang melalui Nguessan Kissito dan Listyanto Butuhan, sayang mampu diantisipasi kiper Andritany. Satu-satunya peluang Persija menit 65 melalui Bambang Pamungkas yang masuk menggantikan Marco Simic, tetapi sayang bola sundulan kepala pemain yang sering menggunakan nomor punggung 20 itu, melenceng di sebelah kiri gawang PSMS. Kedudukan 1-0 untuk Persija ini, bertahan hingga babak kedua usai. Wasit yang memimpin pertandingan antara Persija melawan PSMS, Yudi Nurca-

hya (Bandung), mengeluarkan dua kartu kuning untuk Roni Fatahilah dan Gusti Sandria, semuanya dari PSMS Medan. Pelatih PSMS Medan Djadjang Nurdjaman mengucapkan selamat bagi Persija yang lolos ke final Piala Presiden 2018. PSMS sudah bermain maksimal, tetapi Persija memang tim kuat masih di atasnya PSMS. ‘’Saya mengucapkan selamat untuk Persija. Kami sebenarnya mampu mengimbangi permainan Persija teritama di babak pertama. Kami juga mempunyai beberapa peluang, tetapi tidak menjadi gol untuk timnya,’’ kata Djadjang. Pelatih Persija Jakarta Stefano Cugurra mengatakan pemain hanya ada kesempatan satu hari untuk persiapan melawan PSMS Medan, sehingga pada laga kedua hanya satu gol yang dapat dicetak. Selanjutnya tim Macan Kemayoran itu akan memainkan pertandingan AFC Cup melawan Johor Darul Ta’zim di Stadion Tan Sri Dato HJ Hassan Yunos, Rabu besok. ‘’Kami harus persiapan untuk terbang ke Malaysia mengikuti babak penyisihan grup pertandingan AFC, melawan Tim Johor. Kami Senin malam ini, langsung terbang ke Malaysia untuk persiapan pertandingan pada Rabu (14/2),’’ ucap Stefano. (ant)

Badai Cedera di Turin Bali Post/rtr

PUJIAN - Bek Liverpool Virgil van Dijk mendapat ucapan selamat dari manajernya, Juergen Klopp, usai pertandingn melawan Southampton.

Van Dijk Dipuji karena Ketenangannya London Manajer Liverpool Juergen Klopp memuji ketenangan bek Virgil van Dijk saat timnya menang 2-0 atas Southampton di Liga Inggris, Senin (12/2) kemarin. Pemain asal Belanda itu kembali ke St Mary’s untuk pertama kalinya sejak pindah ke Merseyside. Sekolompok penggemar Southampton mencemooh Van Dijk, yang bergabung ke ‘’The Saints’ pada 2015 sebelum kemudian pindah dengan transfer besar ke Liverpool bulan lalu. Tapi pemain 26 tahun itu tidak terganggu dengan sejumlah ejekan dan mampu tampil bagus untuk membantu pasukan Klopp membawa pulang kemenangan. ‘’Dia melakukannya dengan benar-benar baik dan dan mengatasi situasi itu dengan fantastis,’’ kata Klopp kepada para pewarta. ‘’Kami melakukan sedikit pembicaraan sebelum pertandingan, (saya) menanyakan apa yang dia pikirkan – ‘Tidak, saya baik-baik saja, bos’,’’ jelas Klopp. Dua penyerang Mohamed Salah dan Roberto Firmino meneruskan penampilan gemilangnya. Masing-masing mencetak satu gol pada menit ke-6 dan 42 untuk membantu Liverpool naik ke peringkat ketiga di klasemen, tertinggal dua poin dari tim peringkat kedua Manchester United. Salah, yang didatangkan Liverpool sebelum awal musim, merupakan pencetak gol terbanyak peringkat kedua di liga dengan 22 gol, tertinggal satu gol dari koleksi gol penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane dan unggul satu gol atas penyerang Manchester City Sergio Aguero. Sedangkan Firmino baru mencatatkan 12 gol. Liverpool akan bermain melawan Porto di fase gugur Liga Champions pada Kamis mendatang. The Reds selanjutnya menghadapi pertandingan liga melawan West Ham United pada 24 Februari. (kmb39/rtr/ant)

Turin Badai cedera melanda Juventus. Klub Turin itu kehilangan sejumlah pemain kunci pada pertandingan pertama babak 16 Liga Champions melawan Tottenham Hotspur, Rabu (14/2) dini hari. Sebaliknya klub Liga Inggris itu akan menurunkan skuad terbaiknya untuk mencuri poin di Turin. Juve dipastikan tanpa gelandang Blaise Matuidi dan Juan Cuadrado serta penyerang Paulo Dybala. Manajer Massimiliano Allegri dipaksa kerja keras mencari pengganti pemain Prancis itu. Stefano Sturaro atau Rodrigo Bentancur namun harus mengubah secara kseleuruhan pola permainan. Matuidi menjelma menjadi pemain tak tergantikan. Ia menjadi penguasa lapangan tengah Juve lewat tackling yang cerdas, tenaga yang tak habis-habis, kemampuan mencerna taktik serangan dan yang utama adalah mencetak gol. Pemain berusia 30 tahun yang didatangkan dari Paris Saint Germain, itu disetarakan dengan Arturo Vidal, bintang Chile yang menjadi pujaan fans Juve selama ini. Sayangnya Vidal meninggalkan Turin dan bergabung dengan Bayern Munich dua musim lalu. Setelah kekalahan 2-3 atas Sampdoria, November lalu, di mana Mautidi duduk di bangku cadangan, Allegri mengubah taktik permainan

dari 4-2-3-1 ke 4-3-3 yang lebih defensif. Selain kemenangan atas Fiorentina 2-0, Juve meraih 10 kemenangan dan 1 seri dan hanya kemasukan 1 gol setelah November. Pada setiap laga itu Matuidi tampil di tim utama. Bencana tiba-tiba datang saat Juve mencukur Sassuolo 7-0 dan Matuidi cedera kaki. Allegri kini mencoba memainkan tiga gelandang yakni Claudio Marchisio, Miralem Pjanic dan Sami Khedira, namun di lapangan timnya cepat lelah. Sementara dengan pola 4-4-2 yakni dengan memainkan dua pemain sayap yakni Douglas Costa dan Federico Bernardeschi serta dua penyerang Gonzalo Higuain dan Mario Mandzukic. ‘’Ini menjadi Juventus baru, berbeda dengan musim lalu,’’ ungkap Allegri. Mantan bintang Italia Gianfranco Zola mengingatkan Juve untuk mewaspadai Tottenham. Mantan legenda Chelsea itu membandingkan penyerang Tottenham Harry Kane itu seperti Christian Vieri. Selain itu Juve memerlukan strategi jitu menghadapi permainan terorganisasi dari tim Inggris. ‘’Tottenham mempunyai pemain berbahaya seperti (Christian) Eriksen, (Dele) Alli dan Kane,’’ tambah mantan gelandang Juve Liam Brady kepada koran Corriere della Sera. (kmb39/rtr)

Bali Post/ant

PENYELAMATAN - Kiper Getafe Vicente Guaita membuat penyelamatan saat menghadapi Barcelona pada pertandingan Liga Spanyol, Senin (12/2) kemarin.

Gagal Taklukkan Getafe, Keunggulan Barca Terpangkas Barcelona Pemuncak klasemen Liga Spanyol Barcelona gagal untuk menaklukkan Getafe pada pertandingan yang berakhir imbang 0-0, Senin (12/2) kemarin. Tim Katalan itu kini unggul tujuh poin di pucuk klasemen. Gelandang termahal Philippe Coutinho nyaris mengemas gol melalui sepakan jarak jauhnya yang ditepis kiper Vicente Guaita. Kiper Getafe itu juga memblok tandukan Yerry Mina dan upaya Luis Suarez jelang akhir pertandingan. Bintang Barca Lionel Messi tampil di bawah performa terbaiknya dan gagal mengenai sasaran melalui beberapa eksekusi tendangan bebasnya. Sedangkan Ousmane Dembele telah kembali dari cedera namun tidak mampu membantu

setelah masuk sebagai pemain cadangan pada pertandingan di Nou Camp. Pelatih Barcelona Ernesto Valverde terpaksa memainkan full back Lucas Digne di jantung pertahanan bersama rekrutan bulan Januari Mina, yang melakukan debut penuhnya. Bek Gerard Pique dan Thomas Vermaelen masih belum sembuh dari cedera, serta skors yang harus dijalani Samuel Umtiti. Barcelona gagal mencatatkan tembakan ke gawang pada babak pertama, sesuatu yang tidak pernah terjadi sejak 2012, ketika mereka memperlihatkan tanda-tanda kelelahan setelah kemenangan di markas Valencia pada Kamis di ajang semifinal Piala Raja. Sepakan voli Suarez masuk gawang lawan sebelum turun minum namun dinyatakan

offside. Pemain Uruguay ini marah kepada hakim garis akibat frustrasi. Tambahan satu poin tetap menempatkan Barca di posisi teratas dengan 59 poin. Atletico Madrid menyusul di posisi kedua dengan 52 poin dan ketiga Valencia 43 poin. Pada laga lain Valencia mengalahkan rival sekota Levante dengan skor 3-1 untuk mengakhiri rentetan enam kekalahan beruntun di semua kompetisi. Tambahan tiga poin itu, membuat Valencia naik ke peringkat ketiga. Pasukan Marcelona menderita kekalahan dalam beberapa pekan terakhir setelah ditundukkan Barcelona di Piala Raja dan ditaklukan Las Palmas, Real Madrid, dan Atletico Madrid Liga Spanyol. (kmb39/rtr/ant)


16

olah raga

Perenang Deva Oktav Juara Tiga Nomor Denpasar (Bali Post) Perenang Deva Oktav Riana, yang turun pada kategori senior, menjuarai tiga nomor yakni gaya bebas 400 meter, 200 meter dan 100 meter pada Kejuaraan Renang Piala Wali Kota IX/2018, di Kolam Renang Dharma Pala, Denpasar, Senin (12/2) kemarin. Tercatat lima perenang lain juga juara tiga nomor. Ni Made Ninik Carlani Widian S (senior) mendulang emas, di gaya dada 100 meter, gaya dada 200 meter, dan gaya dada 50 meter. M. Rafli Dwi Indrawan (junior) juara gaya dada 50 meter, gaya ganti 200 meter, dan gaya kupu 100 meter. Perenang Ni Kadek Shinta Rossiana Putri (senior) juara gaya ganti peroranan 200 meter, gaya kupu 100 meter, serta gaya kupu 50 meter. Atlet Nyoman Arya Putra Bantara (senior) juara gaya kupu 50 meter, gaya kupu 100 meter, serta gaya kupu 200 meter. Regita Adek Bintang Astina P (junior) menjuarai gaya punggung 100 meter, gaya kupu 100 meter, dan gaya bebas 100 meter. Perenang Carolus Alden Weidanto (junior), juara gaya bebas 50 meter dan gaya dada 100 meter. M. Hassan Mushthafa P (senior) juara di gaya ganti perorangan 200 meter, gaya dada 200 meter. AAN Bagus Pradnyanan (junior) juara gaya kupu 200 meter dan gaya bebas 100 meter. Ida Bagus Putu Teja Arjawa, yang turun pada kategori junior, menjuarai dua nomor yakni gaya bebas 400 meter, dan gaya kupu 50 meter. K e t u a P a n p e l W a y a n A r d h i t a mengemukakan kejuaraan diikuti 217 perenang yang dibagi dalam kategori pemula (kelahiran 2010), junior (kelahiran 2006-2009), serta senior (kelahiran 2005 ke bawah). Dijelaskannya, peserta harus memiliki KK Denpasar, maksimal turun pada tiga nomor, tidak membela klubnya, serta dicatat waktu terbaiknya. ‘’Kami menggelar lomba ini sifatnya pembinaan,’’ tutur Ardhita. (022)

Selasa Wage, 13 Februari 2018

Nurul dan Melinda Gusti Buat Kejutan Jakarta (Bali Post) -

Medali emas yang diperoleh Nurul Akmal dan Melinda Gusti di hari terakhir kompetisi cabang olahraga angkat besi turnamen uji coba jelang Asian Games 2018, Senin (12/2) kemarin, adalah prestasi mengejutkan, kata pelatih tim angkat besi Indonesia Supeni. ‘’Dua emas ini kejutan karena Nurul Akmal baru dipromosikan tahun 2017 lalu, sementara Melinda baru tahun 2018 ini,’’ ujar Supeni ketika usai pertandingan yang digelar di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Senin (12/2) kemarin. Hal ini, lanjut Supeni, diharapkan bisa semakin memacu regenerasi angkat besi Indonesia mengingat Nurul kini masih berusia 25 tahun sementara Melinda Gusti baru 17 tahun. ‘’Semoga PB PABBSI dan pemerintah bisa bersinergi menemukan bakat-bakat baru dari daerahdaerah seperti Nurul dan Melinda,’’ katanya. Nurul Akmal dan Melinda Gusti berhasil meraih emas di hari terakhir kompetisi cabang olahraga angkat besi turnamen uji coba jelang Asian Games 2018, Senin kemarin. Nurul menjadi yang terbaik di kelas +75 kilogram putri dengan total angkatan 250 kilogram hasil angkatan snatch 108 kilogram dan clean and jerk 142 kilogram. Dia menaklukkan lawannya dari Malaysia Siti Aisyah MD Rosli yang membuat angka-

tan total 199 kilogram. Catatan Nurul itu melampaui torehannya ketika meraih perak di Islamic Solidarity Games (ISG) 2017 di Baku, Azerbaijan, yaitu 230 kilogram dengan angkatan snatch 99 kilogram serta clean and jerk 131 kilogram. Sementara Melinda Gusti merengkuh emas di nomor 75 kilogram putri dengan total angkatan 204 kilogram (93 kilogram snatch dan 111 kilogram clean and jerk). Dia mengalahkan pesaingnya Jabriella Teo Samuel dari Malaysia yang mengangkat beban dengan berat total 179 kilogram. Hasil ini membuat Indonesia memastikan diri menjadi juara umum cabang olahraga angkat besi turnamen uji coba jelang Asian Games 2018 dengan perolehan lima emas, tiga perak dan dua perunggu dari 14 nomor yang dipertandingkan. Pemusatan Latihan Tim nasional angkat besi Indonesia dijadwalkan melakoni pemusatan latihan di Korea Selatan pada Juni 2018 sebagai persiapan menuju Asian Games 2018. Supeni

Bali Post/ant

ANGAKATAN - Lifter Indonesia Melinda Gusti melakukan angkatan snatch pada nomor angkat besi putri 75 kg 18th Asian Games Invitation Tournament di JiExpo, Jakarta, Senin (12/2) kemarin. menyebutkan, Korea Selatan dipilih karena memiliki fasilitas lengkap untuk berlatih. Selain itu, suasananya dianggap nyaman untuk para atlet. ‘’Kondisinya sesuai untuk kami,’’ ujar Supeni. Tim nasional angkat besi direncanakan berada di Korea Selatan selama 30-40 hari, sebelum kembali ke Indonesia

dan berlaga di Asian Games 2018. Supeni mengungkapkan, awalnya timnas angkat besi juga berencana mengadakan latihan di Jepang. Namun hal itu urung terlaksana karena belum adanya kepastian kerja sama. ‘’Nota kesepahaman belum ada dengan Jepang. Ada kemungkinan ke sana tahun

depan,’’ ujarnya lagi. Cabang olahraga angkat besi menjadi salah satu andalan Indonesia untuk meraih medali emas pada Asian Games 2018. Angkat besi selalu konsisten terlibat di kejuaraan multicabang terbesar di dunia Olimpiade dan rutin menyumbangkan medali. (ant)

Tiga Petinju Indonesia ke Semifinal

Bali Post/022

PERSIAPAN — Para perenang melakukan persiapan di garis start pada Piala Wali Kota IX/2018, di Kolam Renang Dharma Pala, Senin (12/2) kemarin.

Pelatnas Dayung Disarankan Pindah ke Purwakarta Jakarta (Bali Post) Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menyarankan pemusatan pelatihan cabang olahraga dayung pindah dari Pangalengan, Kabupaten Bandung ke Waduk Jatiluhur, Purwakarta, menyusul kecelakaan yang terjadi pada atlet Dewi Yuliawati. ‘’Mungkin pelatnas dayung tidak harus di sana. Mereka bisa berlatih di Jatiluhur biar pelatnas dayung terpusat di sana dan saya bisa lebih memantau,’’ katanya di Jakarta, Senin (12/2) kemarin. Ia mengatakan Dewi Yuliawati yang tersetrum saat berlatih di Situ Cileunca, Pangalengan, merupakan murni kecelakaan karena ada kabel listrik yang berada di sekitar lokasi latihan atlet dayung. ‘’Ketika air pasang, lintasan latihan dayung itu terkena kabel. Kemarin, air pasang karena turun hujan beberapa hari,’’ kata Nahrawi. Ia telah menyampaikan kepada pengurus cabang olahraga dayung terkait dengan kabel listrik yang rendah dan berdekatan dengan lokasi latihan atlet. ‘’Mereka bilang kabel itu sudah standar. Ternyata, air pasang karena hujan. Tapi, kejadian itu murni kecelakaan,’’ katanya. Dewi Yuliawati dan sejumlah atlet dayung lain terkena korsleting listrik saat berlatih di Pangalengan, Jawa Barat pada Minggu (11/2). Mereka lantas dirawat di rumah sakit di Bandung. Pelatih pelatnas dayung Agus Budi Aji mengatakan hanya atlet DKI Jakarta Dewi Yuliawati yang terimbas kecelakaan listrik. ‘’Kami sudah memberi tahu kepada Dewi untuk berhati-hati ketika berlatih karena ada kabel listrik. Saat ini, Dewi masih dalam tahap penyembuhan karena dia menderita sakit pinggang,’’ katanya. Agus mengatakan Dewi masih tahap berlatih tujuh kali seribu meter sebelum terjadi kecelakaan itu. ‘’Pada putaran pertama dan kedua, dia masih mengikuti arahan pelatih. Tapi pada putaran ketiga, dayung Dewi tersangkut kabel listrik dan dayung perahu Dewi terguling, lalu meledak,’’ katanya. Agus mengaku langsung menghubungi para pelatih yang berada di start untuk menghentikan latihan dan memberikan pertolongan kepada Dewi. Kabel listrik di lokasi pelatnas dayung di Pangalengan, lanjut Agus, berada melintang di atas permukaan air sehingga dekat dengan kepala atlet. ‘’Kebetulan cuaca dalam beberapa hari terakhir sehingga debit air meninggi. Jika debit air normal, jarak kabel masih cukup jauh dari kepala atlet,’’ ujar Agus. (ant)

Mitra Devata Tundukkan FK Unud

Denpasar (Bali Post) Tim Legend Mitra Devata menundukkan lawannya Fakultas Kedokteran (FK) Unud dengan skor 7-1 dalam laga uji coba di Lapangan Makorem 163/Wirasatya, Senin (12/2) kemarin. Dalam laga yang menggunakan sistem 3 x 30 menit, FK Unud diperkuat striker Agus Desi yang ikut andil membawa FK Unud juara pada kejuaraan antar FK se-Indonesia, di Jakarta 2016/2017 lalu. Dalam babak 30 menit pertama, Mitra Devata unggul 3-0. Gol pembuka kemenangan Mitra Devata hasil sontekan Made Pasek Alit, menuntaskan umpan back-pass dari Anggo Julian. Selanjutnya, gol kedua merupakan aksi solo run Nyoman Rafik Armawan dan gol ketiga kembali dilesakkan Nyoman Rafik Armawan yang menerima umpan matang dari Wayan Gangga Mudana. Pada 30 menit kedua, dominasi Mitra Devata masih terus berlanjut. Alhasil, Mitra Devata unggul 2-0, yang disumbangkan Bosco Cabral melalui tendangan bebas, kemudian sebiji gol dicetak Purwanto, dan pada 30 menit ketiga, Mitra Devata menambah dua butir gol, dan salah satunya diciptakan Made Mutram. Namun, FK Unud mampu mempertipis kekalahan berkat gol tunggal Agus Desi. (022)

Jakarta (Bali Post) Indonesia memastikan tiga petinjunya lolos ke semifinal turnamen uji coba (test event) Asian Games 2018 setelah pada hari kedua pergelaran di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Senin (12/2) kemarin, satu nama lagi lolos keempat besar. Nama terakhir yang berhasil menjejakkan kaki keempat besar adalah Matius Mandiangan di kelas Ringan (60 kg) putra. Dia menumbangkan petinju Thailand Ruamtham Sakda melalui kemenangan angka hasil dari penilaian empat juri yang memenangkannya berbanding satu juri yang memenangkan wakil Thailand. ‘’Tadi saya fight sekuat tenaga, karena mereka petinju-petinju yang baik. Saya sempat tegang karena sempat kalah beberapa kali oleh petinju Thailand,’’ jelas Matius. ‘’Tapi saya berjuang sekuat tenaga saya berjuang harus kalahkan dia. Saya juga termotivasi untuk bisa menang setelah melihat Stevanus dan Julio Bria mengalami kekalahan.’’ Matius mengaku puas dengan keberhasilannya meraih tiket ke semifinal dengan mengalahkan petinju Negeri Gajah Putih tersebut di pertandingan internasional pertamanya sejak 2011. ‘’Ini pertama kali saya bisa mengalahkan petinju Thailand di ajang internasional. Selama ini, saya selalu mengalami kekalahan,’’ tuturnya. Di pertandingan empat besar, Matius akan menghadapi Rentaro Kimura dari Jepang, namun dia mengaku belum memiliki persiapan khusus karena belum melihat cara bermain sang petarung dari Negeri Matahari Terbit. ‘’Saya pribadi belum melihat gaya bermainnya, jadi saya akan memaksimalkan persiapan saya saja, menjalankan instruksi pelatih. Semoga hasilnya baik untuk saya,’’ kata Matius. Kemenangan Matius ini, untuk se-

mentara, menjadikan Indonesia memiliki tiga petinju di semifinal test event bertajuk invitation tournament Asian Games 2018 setelah pada hari pertama, Minggu (11/2), Indonesia juga mengirimkan Aldryani Beatrichx Sugoro kelas terbang (48-51 kg) putri dan Mario Blasius Kali di kelas terbang ringan (46-49 kg) putra. Sementara itu, empat petinju Indonesia lainnya gagal melaju ke empat besar setelah kalah di hari pertama. Mereka yakni Christina Marwam Jembay di kelas bulu (54-57 kg) putri, kemudian Valentinus Nahak di kelas terbang (52kg) putra, Julio Bria di kelas antam (56kg) putra dan Brama Henda Betaubun di kelas menengah (75kg) di hari kedua ini. Melihat kenyataan hanya tiga dari tujuh petinju yang turun sejak hari pertama lolos empat besar, pelatih kepala pemusatan latihan nasional (pelatnas), Adi Swandana, mengatakan para petinju dalam test event ini yang tergabung dalam tim putih, memang masih kurang maksimal, namun dia tak menampik ada faktor lainnya. ‘’Mereka yang kalah, kurang memaksimalkan latihan. Tapi ini juga karena kondisi mental bertanding yang belum tinggi akibat hanya berkutat dalam peningkatan teknik dan fisik serta kurangnya uji coba dan latih tanding baik di luar maupun dalam negeri. Ini akan menjadi evaluasi kami untuk menghadapi Asian Games 2018 nanti,’’ ujar Adi. Dalam pertandingan semifinal nanti, Indonesia akan diwakili tiga petinju lainnya, selain tiga orang yang lolos sejak hari pertama dan kedua pergelaran, yaitu Grece Savon Simangunsong di kelas welter (69kg) putra, Libertus Gha di kelas welter ringan (64kg) putra dan Novizar Maulina di kelas ringan (5760kg) putri. (ant) PUKULAN - Petinju Indonesia Matius Mandiangan (kanan) melepaskan pukulan ke arah petinju Thailand Sakda Ruamtham (kiri) saat pertandingan babak perempatfinal kelas Men’s Light (60 kg) pada 18th Asian Games Invitation Tournamen, Senin (12/2) kemarin. Bali Post/ant

Bali Post/ant

HADIAH - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (kiri) menerima atlet bulu tangkis Indonesia yang meraih gelar juara pada ajang Badminton Asia Team Championships (BATC) 2018 di Kemenpora, Jakarta, Senin (12/2) kemarin. Imam Nahrawi akan memberikan hadiah kepada tim bulu tangkis putra Indonesia karena berhasil menjuarai Kejuaraan Bulu Tangkis Asia Beregu 2018 tersebut, sementara tim putri Indonesia keluar sebagai pemenang ketiga.

Menpora Janjikan Bonus untuk Tim Bulu Tangkis

Jakarta (Bali Post) Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menjanjikan bonus Rp 5 miliar bagi atlet putra dan putri bulu tangkis yang turun dalam Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2018 di Malaysia menyusul prestasi mereka membawa nama Indonesia di turnamen itu. ‘’Saya menyiapkan bonus Rp 5 miliar. Nanti, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang akan mendistribusikan ke semua anggota tim. Ini adalah tradisi baru dan jangan dibandingkan dengan dua tahun lalu,’’ katanya ketika menerima Tim Putra dan Putri Bulu Tangkis Indonesia di Wisma Kemenpora Jakarta, Senin (12/2) kemarin. Selain bonus Rp 5 miliar, Menpora Nahrawi juga mengatakan proses pengangkatan atlet-atlet bulu tangkis sebagai calon pegawai negeri sipil masih akan berjalan. ‘’Tapi mohon maaf, pelatih belum,’’ katanya. Ia mengatakan kesuksesan tim bulu tangkis Indonesia dalam kejuaraan kualifikasi Piala Thomas dan Uber 2018 itu dapat mendorong semangat para atlet PBSI untuk menghadapi Piala Thomas-Piala Uber, serta Asian Games 2018 dan Olimpiade Tokyo 2020. ‘’Kami berharap virus positif prestasi ini dapat menular ke cabang olahraga lain dan kami dapat memberikan kegembiraan karena 2018 menjadi tahun kebangkitan olahraga nasional,’’ katanya.

Sekretaris Jenderal PBSI Achmad Budiharto mengatakan Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia telah mempertahankan gelar juara dalam Kejuaraan Tim Bulu Tangkis Asia. ‘’Kami memberikan kredit khusus untuk tim putri setelah 22 tahun tidak pernah mengalahkan Tiongkok. Terakhir kali tim putri mengalahkan Tiongkok pada 1996 dan itu terjadi lagi pada 2018,’’ ujarnya. Budiharto mengatakan keberhasilan tim Indonesia di Malaysia dilatarbelakangi dukungan sponsor sehingga komposisi tim dapat berangkat secara penuh. ‘’Ada dua momentum penting dalam 2018 yaitu All England pada Maret. Kami berharap dapat mempertahankan gelar pada nomor ganda putra meskipun ganda campuran dan tunggal juga punya peluang. Momentum kedua adalah Asian Games,’’ katanya. Ia menambahkan, keberhasilan timnya dalam Kejuaraan Tim Bulu Tangkis Asia 2018 menjadi pembelajaran tentang kombinasi tim dalam kompetisi antarnegara-negara Asia. Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia sukses merebut gelar di Asia setelah menaklukkan tim Tiongkok 3-2 dalam pertandingan final yang berlangsung di Alor Setar, Kedah, Malaysia, pada Minggu (11/2) lalu. Tim Putri Indonesia menempati peringkat ketiga setelah kalah 0-3 dari tim Jepang pada laga semifinal yang berlangsung pada Sabtu (10/2). (ant)

Tundukkan India, Timnas Basket Indonesia Juara Jakarta (Bali Post) Tim nasional bola basket putra Indonesia sukses menjuarai turnamen uji coba jelang Asian Games 2018 setelah menaklukkan India di final, Hall Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (12/2) kemarin dengan skor 78-68. Kemenangan yang membuat Indonesia berhak atas medali emas ini pun menorehkan catatan manis yaitu pertama kalinya tim Merah Putih menaklukkan India sejak Kejuaraan Asia FIBA 2011. Hasil ini juga menjadi balas dendam Indonesia di turnamen uji coba setelah di pertemuan sebelumnya, Jumat (9/2), Andakara Prastawa dan kawan-kawan takluk 55-66. Bertanding tanpa sang kapten Arki Dikania Wisnu yang cedera, Indonesia tampil menekan sejak tip off dan langsung unggul 4-0 di awal melalui Christian ‘’Dodo’’ Sitepu dan Xaverius Prawiro. Tim

Merah Putih terus melaju setelahnya. Sempat memimpin 13-7, Indonesia menyelesaikan kuarter itu dengan memimpin 21-20. Di kuarter kedua, India masih belum mampu membendung anak-anak asuh Fictor Roring yang mengandalkan tembakan-tembakan dari luar point area. Meski sempat mendekatkan skor menjadi 28-30, India harus rela melihat Indonesia menutup babak pertama dengan skor 39-30 setelah di akhir kuarter kedua Andakara Prastawa melesakkan sempurna tembakan tiga angka. Usai jeda, Indonesia yang melaju makin cepat. Selama 5 menit kuarter ketiga berjalan, dua tembakan tiga angka secara beruntun dari Valentino Wuwungan dan Andakara Prastawa membawa Indonesia memimpin 53-37. Tembakan tiga angka kapten India Yadwinder Singh di akhir kuarter

ketiga tak bisa membuat timnya melampaui Indonesia yang mengakhiri kuarter itu dengan memimpin 58-45. Tembakan tiga angka sempurna dari Valentino Wuwungan yang menjadikan skor 61-47 membuka kuarter keempat. Tembakan dua angka pemain India Aravind Annadurai sempat membuat skor mendekat 65-69, tetapi Indonesia akhirnya sukses memenangkan pertandingan dengan skor 78-68. Andakara Prastawa menjadi bintang Indonesia di pertandingan itu setelah membuat catatan tertinggi 18 poin, tujuh rebound dan tujuh assist. Di kubu India Aravin Annadurai yang mencatatkan angka terbanyak dengan 25 poin dan 19 rebound. Dari pertandingan lainnya, Thailand mengalahkan Timor Leste dengan skor 139-76 dan berhak atas medali perunggu. (ant)

Bali Post/ant

LEWATI - Pebasket putra Indonesia Andakara Prastawa Dhyaksa (kiri) mencoba melewati hadangan lawannya dari India Aravind Annadurai (kedua kiri) saat laga final bola basket 18th Asian Games Invitation Tournament di Hall Basket Senayan, Jakarta, Senin (12/2) kemarin.


Selasa Wage, 13 Februari 2018

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Dicari : Pegawai Salon yg Berpengalaman untuk Daerah Buruan Gianyar. Hub.082145875758-0818811285

Cr PRT Wanita Bisa Naik Motor tgl dlm. Hub:085238127777 B.BP.004.02.18.0000655

Dcr Peg.Butik(SMA)Indi Butik & Jewelry Jl.D.Buyan 33 Sanur B.BP.001.02.18.0000697

Dicari Pembantu utk Villa Jln. Kesambi Gg.Kesambi Indah No.22 Hub.081337542061,081381302935

Dicari Surveyor(L)Max 30 Tahun Hub:Indohome Finance Jl.Cokroaminoto 165 Ubung (Samping Bank Mantap). Telp:0361-429047

B.BP.001.02.18.0000691

B.BP.001.02.18.0000672

B.BP.004.02.18.0000688

Dcr PRT u/Brsih2&Strika TdrDlm Luar,Gj 1,6-1,8Jt/081237917050 B.BP.001.02.18.0000662

Dcr Sales yg berpnglman,Lam ke CV Djaya Raya Utama,Jl.Nangka Selatan No.173 Dps Gaji 3,5Jt B.BP.001.02.18.0000661

Dcr Sgera:Reservasi(ut.laki2)& Marketing Freelance.Diutamakan berpengalaman&menguasai bahasa Inggris.Hub:0361-283580/Email: info@goldenqueenfastboat.com

Looking for Doctors(GPs & Specialists),Nurses and Clinic Managers with min 3 years exp to join a new international clinic. Please email Vina.yanmei@gmail.com

DIJUAL MOBIL DAIHATSU

B.BP.001.02.18.0000685

DcrAdmin,UmurMax23Th,Wnt,Blm Pglaman,Kerja Keras,0817566499

Dijual Nissan Livina XR AT’09 Abu-Abu.Hubungi:08164749049 B.BP.001.02.18.0000657 TOYOTA

B.BP.001.02.18.0000679

B.BP.001.02.18.0000669

B.BP.001.02.18.0000681

B.BP.001.02.18.0000676

Rush TRD S Hitam Ultimo’2016 KM14Rb215Jt,085100856999Prbd

B.BP.004.02.18.0000651

Dicari Sopir SIM B1, Sopir Forklip,Tenaga Angkut,Cheker Wnt Bisa Computer.Hub:425082/3

B.BP.141.02.18.0000683

Twin cam Th’90,Barang Bgs,Hrga 35Jt Nego, Hub:081338426559 B.BP.001.02.18.0000671

B.BP.001.02.18.0000650

B.BP.001.02.18.0000686

Dcr Marketing/CV.Smart Technic Jl.Muding Mundeh No.28/ Hub:087862320009

Dicari Spr Pribadi Matic,Rajin Jujur,Umur Min 40Th.Hub:Makmur Abadi Bgn Jl.Teuku Umar Brt 888

B.BP.004.02.18.0000509

Dicari Sopir SIM A Pengalaman PT.Kusemas Citra Mandiri T.224022 Jl.Diponegoro No.150 Blok B-18, Denpasar B.BP.001.02.18.0000689

BIRO JASA

B.BP.001.02.18.0000653

Dcr Manager Wanita,GoodEnglish Full day/Half day,Good Salary, Check in & Check out,Kerja dgn staff.H:081236313813(Seminyak) B.BP.001.02.18.0000491

Avanza E’15 Silver Pajak Pnjg Hrg:136Jt HP:081805512319 BUC Dicr Sales Sparepart Kendaraan Pnglman,PnySIMA, 081339765073 B.BP.001.02.18.0000656

Dicr Staff Wanita,Krm Lamaran ke Jl.Tangkuban Perahu 2X Telp.9348949

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk

Dijual Cepat, Harga Miring, Rumah Lingkungan Elit Renon Hub.081339357512/081907545707 B.BP.141.02.18.0000680

DIJUAL RUMAH

SERVICE

SERVICE AC

OKA TEKNIK

Kulkas Dispenser Freezer Water Heater CEPAT BERGARANSI

TEL.085100404827 C.0001383-SRV C.0 0 0 0 9 8 3 -SRV

BALI LESTARI JASA KURAS

WC

BENGKEL LAS

TOUR K.B.A TUR BALI

HUB : 085101540362 XL 087860189607 AS 085253103978

TOUR JOIN 2018 * SIN Free & Easy 3D2N Rp. 4.450.000 (2-4 Mar, 20-22 Mar, 23-25 Mar) * BKK Kul 4D3N Rp. 6.775.000 (15-18 Mar 2018) * HKG – SHENZHEN 4D3N Rp. 10.875.000 (28-31 Mar 2018)

C.0000241-BRJ

DIJUAL MOBIL

Mengatasi Mampet, Saluran air, Wastapel, Closet, Tanpa Bongkar C.0001501-BRJ

Hubungi : 0361-8495858 Jl.Gatot Subroto Tengah No.46 Blok E Dps C.0001150-tour

BALI WANGI

WC

JASA KURAS

LIMBAH MELAYANI MAMPET

BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

0877 6129 5235 081 238 450 210

FOTO COPY

C.0000620-brj

PROMO MURAH DAIHATSU BALI

DP 20 Jt-an DP 40 Jt-an DP 20 Jt-an

DP 4 Jt-an DP 20 Jt-an DP 20 Jt-an TERIMA TUKAR TAMBAH PROSES CEPAT SYARAT RINGAN

HUB : 0817356452/ 085101456084 C.0000246-MBL

HONDA PROMO IMLEK DISCOUNT SANGAT BESAR

KAR BISA TUBAH M TA

PULUHAN JUTA BUNGA RINGAN

DP RINGAN

0,3% Mobilio

READYK STOC

HUB. SALES

PUTU AGUS DHARMA

B.BP.001.02.18.0000501

Tnh pinggir Jalan 17A/Rp.150jt /A.Sebatu Gyr H.088219124095

DIJUAL RUMAH

B.BP.031.02.18.0000687

BIRO JASA

Tnh Swh 18Are 31,5Jt/A Sekar Taji Tabanan Hub.088219124095

B.BP.001.02.18.0000498

Sopir, Pengalaman, Denpasar Hub:Dewi 081236222509

B.BP.001.02.18.0000654

B.BP.101.02.18.0000692

B.BP.001.02.18.0000696

B.BP.001.02.18.0000674

B.BP.004.02.18.0000678

Dicr Karyawati Toko, Jl.Pidada XII No.1 Ubung.Hub:0818333919

B.BP.001.02.18.0000664

Grand Avanza 1.3 Veloz MT 2017 Hitam 180Jt Nego/081353689333

Dibutuhkan Admin Bisa Inggris untuk PAUD.Hub:081236889579

B.BP.154.02.18.0000695

B.BP.001.02.18.0000690

KEHILANGAN Hlg Flashdisc putih file2 carribean-europe-norway-russia cruise,Hub Sadi 087762210211 Sgt dihargai (Imbalan) Trmksh

B.BP.001.02.18.0000673

B.BP.001.02.18.0000660

Cr Pembantu Gj 1.5 yg antar dpt 500 T.085337647918/488315

DIJUAL TANAH Tn2A Jl.BukitTinggi Mengwitani /A 220Jt Bagus 087861722981

B.BP.001.01.18.0001410

Dijual Toyota Rush Th 2010 Warna Putih.Hubungi:08123842037

Dcr:Waiter/ss bs Ing, Ada Gaji, Tip utk Legian H:081236109808

Dicari Housekeeping untuk Villa Hub.082235008424

Dijual Rumah di Griya Loka Tbn DP 10% Bunga Krd 1% perbln Hub:082236881191/081805374433

BIRO JASA Bntu Mrah SPT Tahunan/Bln Byar kn Lporkn Pjak HP.082146461910

Avanza’08 S 1,5 Matic Silver Mulus 97Jt Nego.081238200083

Dcr Sopir Serabutan,PRT, Jl.Cekomaria Gg Karya 9.082247484950

Dicari segera:1)Accounting,bs Excel,bisa MYOB 2)Purchasing 3)Sales 4)Admin bisa Excel 5)SPG Good Looking 6)Teknisi Poltek Jur.Mesin/Elektro, min. SMK/STM Jur.Mesin/Elektro. Kirim CV ke: Jl.Mertasari 68F Sidakarya Denpasar. Email: hrd.dintara@gmail.com

Rmh S.Huni Jl.SekarSari III/8X Br.Mertasari Hub.081558041018

B.BP.004.02.18.0000089

NISSAN

B.BP.001.02.18.0000663

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

B.BP.164.02.18.0000699

Terios’2014 Istimewa TX,GPS Putih 175Jt Hub.087862452245

B.BP.004.02.18.0000513

Informasi pasang iklan Telepon

All new CRV

HR-V *Syarat & ketentuan berlaku

081 337 098 405 081 9999 818 63 C.0001237-MBL

RUPA-RUPA Js Arsitek&Bngun-Rmh-Ruko-Vila Gbr,IMB-3D-RAB.HP:081916433040 B.BP.001.02.18.0000652

KEHILANGAN HlgBPKBNo.K12216642-ODK8092 DX a.n Veronika Ika Prawasti B.BP.001.02.18.0000658

KEHILANGAN SINGARAJA

HlgBPKBNo.2961785-ODK1730DO an.Drs.I Wayan Gede Suryanata B.BP.009.02.18.0000659


EKONOMI

18

Selasa Wage, 13 Februari 2018

Permintaan Kopi 10.000 Ton

Bali Baru Bisa Penuhi 5.000 Ton Denpasar (Bali Post) Permintaan kopi Bali 10.000 ton per tahun. Namun, Bali baru bisa memenuhi permintaan 5.000 ton. Itu pun lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan dari luar Bali, bukan untuk memenuhi kebutuhan lokal Bali. Kepala Bidang Perkebunan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali Ir. Lanang Aryawan, M.MA. mengatakan, produksi kopi Bali dua tahun terakhir yaitu 2016 dan 2017 mengalami penurunan. Karena dampak iklim yang kurang menguntungkan untuk subsektor perkebunan. ‘’Pada saat kopi berbunga, bunganya rontok karena terkena hujan,’’ ujarnya, Senin (12/2) kemarin. Tahun 2016 petani bisa mendapatkan 75-80 persen kopi, sedangkan tahun 2017 cukup fatal karena penerimaannya hanya 25-30 persen dari total kopi yang biasa diterima. Dengan luas lahan 12.000 – 14.000 hektar, produksi kopi Bali mencapai 4.200 - 4.500 ton dalam bentuk green bean. ‘’Kopi Bali sangat jarang ditemukan di pasaran kita. Karena lebih banyak dipasarkan keluar. Kopi kita memiliki citarasa lebih baik dari daerah lainnya, kar-

ena ada rasa citrus. Sehingga kopi arabica tidak terlalu sulit untuk dijual karena pasar datang langsung ke Bali,’’ ungkapnya. Permintaan kopi Bali datang dari berbagai daerah dan negara. Salah satu konsumen kopi Bali dari Surabaya, PT Indocom dalam setahun membutuhkan 5.000 ton kopi Bali. Dengan satu pasar Indocom saja, kopi Bali sudah terserap. Namun Bali hanya menyuplai kebutuhan PT Indocom sebanyak 600 ton. Selain PT Indocom, permintaan kopi Bali juga datang dari Prancis, Cina, Malaysia, Jepang, termasuk konsumsi penduduk Bali 4,2 juta orang. Sehingga, ia memperkirakan total permintaan kopi Bali adalah 10.000 ton. Melihat permintaan yang besar, pihaknya berupaya meningkatkan produksi petani dengan intensifikasi pertanian. Selama ini petani hanya menanam kopi seadanya, tanpa merawatnya dengan optimal. ‘’Petani merasa tanaman kopi tidak perlu dipupuk, sudah bisa menghasilkan. Memang menghasilkan, tapi tidak optimal,’’ pungkasnya. Satu pohon bisa menghasilkan 25-30 kg kopi. Namun saat ini untuk mencari 5 kg tidak mudah dengan kondisi iklim

seperti ini. Ia optimis, permintaan kopi dapat terpenuhi. Karena per hektar bisa ditanami 1.600 pohon kopi. Jika lahan kopi yang ada yaitu 12 hektar ditanami 1.600 pohon, maka akan ada 19.200 pohon kopi. Jika satu hektar bisa menghasilkan 1 ton kopi, maka Bali akan mampu menghasilkan 500.000 ton green bean. ‘’Jadi Bali masih amat sangat berpotensi dengan cara kita tingkatkan intensifikasi, memaksimalkan potensi lahan kita,’’ tandasnya. Bahkan lahan kopi arabica bisa dimaksimalkan hingga 20.000 hektar dan kopi robusta 23.000 hektar, sehingga total lahan kopi di Bali 43.000 hektar. Jika satu hektar bisa ditanami 1.000 pohon kopi saja, Bali akan mampu memenuhi permintaan kopi. Tahun 2018, pihaknya akan mengembangkan 1.500 hektar kopi arabica dengan peremajaan tanaman kopi. Tanaman kopi yang tua akan diganti dengan yang baru, dengan varietas lebih bagus. Serta mengisi lahan kosong dengan menanam kopi, sehingga potensi 20.000 hektar untuk tanaman kopi akan bisa tercapai lima tahun ke depan. (kmb42)

Bali Post/dok

KOPI - Petani sedang memetik kopi. Komoditas kopi Bali belum mampu memenuhi permintaan pasar di dalam maupun luar negeri.

Jokowi Soroti Ekspor

Indonesia Jangan Dikalahkan Malaysia Jakarta (Bali Post) – Presiden Jokowi menyoroti soal capaian ekspor Indonesia yang masih kalah dengan negara tetangga. ‘’Masak negara sebesar Indonesia, ekspornya kalah dengan Malaysia, kalah dengan Thailand, kalah dengan Filipina. Kita monoton, enggak pernah melakukan terobosan. Dengan Vietnam, kalah. Masak mau kita teruskan? Sekali lagi, di ASEAN hanya kita yang masuk negara G-20. Tapi ekspor kita kalah dengan Filipina, Thailand, Vietnam,’’ kata Jokowi ketika membuka Rapat Kerja Kepala Perwakilan RI di luar negeri di Jakarta, Senin (12/2) kemarin.

Joko Widodo

Selain ekspor, ia juga meminta para perwakilan RI di luar negeri terutama para duta besar untuk percaya diri. ‘’Yang perlu saya ingatkan, kita ini sudah masuk negara G-20. Artinya kita ini sudah masuk golongan negara besar, jangan lagi ada yang merasa inferior, merasa kita ini rendah, kita jangan lagi mencari-cari bantuan-bantuan,’’ kata Jokowi. Menurutnya, Indonesia yang sudah masuk G-20 seharusnya sudah membantu negara-negara lain. ‘’Jangan nanti begini lagi,’’ kata Jokowi sambil mengulurkan tangan sebagai tanda meminta. Dalam acara yang dihadiri Menlu

2018, Properti Komersial ’’Rebound’’ Denpasar (Bali Post) Berdasarkan hasil survei Bank Indonesia (BI), memasuki tahun 2018, properti komersial akan rebound. Dampak bencana Gunung Agung diperkirakan sudah tidak memengaruhi kegiatan pariwisata pada triwulan I 2018 dan permintaan hotel dari wisman maupun wisdom kembali akan membaik. Kepala Bank Indonesi Kantor Perwakilan (KPw) Provinsi Bali Causa Iman Karana memaparkan, selain properti hotel, properti jenis ritel/pusat perbelanjaan yang membawa konsep lifestyle masih mengalami tren positif. Permintaan terbesar dari tenant F&B, supermarket dan cinema. Meski menunjukkan tren positif, pada triwulan I 2018, Iman memprediksi properti segmen ritel tidak akan mengalami penambahan. Karena belum ada rencana pembangunan pusat komersial baru yang difungsikan sebagai tempat perbelanjaan dengan konsep mall. Properti komersial terdiri dari perkantoran, ritel, apartemen, hotel berbintang, dan lahan industri. Rebound-nya properti komersial dengan melihat kondisi triwulan III dan triwulan IV 2017. Harga sewa dasar ruang perkantoran dan harga sewa apartemen service stabil. Sedangkan harga ritel pusat perbelanjaan dan kamar hotel cenderung turun seiring sepinya pengunjung dan wisatawan akibat erupsi Gunung Agung. Tingkat hunian properti komersial masih rendah dalam kisaran

59,15 – 85,40 persen pada periode itu. Pasokan kumulatif perhotelan triwulan IV 2017 adalah 15.420 dan triwulan III 14.285. Sedangkan permintaan kumulatif 8.418 triwulan IV 2017 dan 10.303 pada triwulan III 2017. Ada pasokan baru (kamar) pada triwulan IV yaitu sebanyak 1.135 dan 495 pada triwulan III 2017. Sementara tingkat hunian hotel 54,59 persen pada triwulan IV dan 72,12 persen pada triwulan III 2017. Properti segmen ritel mendapatkan permintaan cukup tinggi. Permintaan kumulatif pada triwulan IV 2017 yaitu 202.402 meter persegi dan 203.164 meter persegi pada triwulan III 2017. Sementara pasokan yang ada 237.009 per meter per segi pada triwulan III dan IV 2017. Sedangkan tingkat hunian pasar ritel cukup besar, yaitu 85,40 persen pada triwulan IV 2017, dari total pasokan 237.009 meter persegi yang berasal dari 11 pusat perbelanjaan. Tingkat hunian tersebut sedikit menurun sebagai dampak erupsi Gunung Agung yang menyebabkan turunnya traffic pengunjung secara signifikan. Penurunan rata-rata tingkat hunian properti ritel sebesar 0,32 persen dari 85,72 persen pada triwulan III 2017 menjadi 85,40 persen pada triwulan IV 2017. Jumlah ruang kosong sebesar 34.607 meter persegi. Harga sewa dasar pasar ritel Rp 634.172 per meter persegi per bulan pada triwulan III 2017, lebih tinggi dari triwulan IV 2017 seharga Rp 630.274. (kmb42)

Retno Marsudi dan Menko Polhukam Wiranto, Jokowi menegaskan Indonesia negara besar. Ekonomi Indonesia pertumbuhannya juga baik di mana di antara anggota G-20, Indonesua berada di urutan tiga atau empat. ‘’Kalau kita masih merasa inferior juga, bagaimana kita mau gagah. Dalam summit, konferensi, saya selalu minta Bu Menlu, dubes, yang kita mau konferensi, nanti makan malam saya minta duduknya di sebelah tuan rumah. Kita ini negara besar, jangan di pojok. Enggak mau saya,’’ katanya. Saat berfoto pun, ia meminta berada di sebelah atau sela satu dengan yang

di tengah. ‘’Jangan sampai paling pojok. Saya sudah pesan-pesan. Bukan untuk saya. Untuk menunjukkan negara kita sebagai negara yang besar,’’ katanya. Jokowi menyebutkan, di ASEAN hanya Indonesia yang masuk G-20. ‘’Kita negara besar, kalau ada yang menawarkan bantuan, ndak saya bilang. Kalau perlu kita bantu negara-negara yang memerlukan bantuan. Kemarin kita bantu negara-negara di Pasifik,’’ katanya. Dalam kesempatan itu, Jokowi juga mengingatkan pentingnya diplomasi ekonomi dari perwakilan RI di luar negeri. ‘’Kita harus serius menggarap pasar-pasar nontradisional. Saya berikan contoh kemarin setelah kunjungan ke berbagai negara, terutama di negara Asia Selatan. Saya kaget juga bahwa masih banyak negara yang kita pandang sebelah mata padahal potensi ekonomi besar sekali,’’ katanya. Ia mencontohkan Pakistan yang penduduknya hampir 210 juta, tetapi ekonomi sangat baik. Juga Bangladesh dengan 160 juta penduduk, sehingga bear

Rupiah Menguat 44 Poin Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (12/2) sore, bergerak menguat sebesar 44 poin menjadi 13.584 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.628 per dolar AS. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada, di Jakarta, Senin kemarin, mengatakan bahwa mata uang rupiah mengalami apresiasi terhadap dolar AS seiring harga minyak mentah dunia yang kembali bergerak menguat. ‘’Menguatnya harga minyak memberi dampak positif pada rupiah, yang merupakan salah satu mata uang berbasis komoditas,’’ katanya. Terpantau, harga minyak mentah jenis WTI Crude pada Senin (12/2) begerak menguat 1,99 persen ke posisi 60,38 dolar AS per barel. Sementara minyak mentah jenis Brent Crude naik 1,85 persen ke level 63,95 dolar AS per barel. Di sisi lain, lanjutnya, sentimen positif dari dalam negeri mengenai neraca pembayaran Indonesia (NPI) yang membukukan surplus turut menjadi pendorong nilai tukar rupiah di pasar valas domestik. Bank Indonesia mencatat, NPI 2017 sebesar 11,6 miliar dolar AS ditopang oleh surplus transaksi modal dan finansial yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, terutama dalam bentuk investasi langsung dan investasi portofolio, sejalan dengan membaiknya persepsi investor terhadap prospek perekonomian domestik. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan bahwa dolar AS melemah terhadap mata uang utama dunia, termasuk rupiah pada awal pekan ini (12/2), di tengah minimnya rilis data makroekonomi global. ‘’Pelaku pasar kembali melirik aset di negara berkembang yang dalam beberapa hari ini mengalami tekanan,’’ katanya. (ant)

sekali pasarnya. Pertumbuhan ekonomi dua negara itu juga cukup tinggi hampir tujuh persen. ‘’Saya juga pernah minta ke Pak Menteri Perdagangan, buat stan pameran besar-besaran,’’ katanya. Jokowi meminta jika memang ada pameran maka harus dimanfaatkan dengan persiapan matang dan stan yang besar. ‘’Masak negara sebesar Indonesia, ekspornya kalah dengan Malaysia, kalah dengan Thailand, kalah dengan Filipina. Kita monoton, enggak pernah melakukan terobosan. Dengan Vietnam, kalah. Masak mau kita teruskan? Sekali lagi, di ASEAN hanya kita yang masuk negara G-20. Tapi ekspor kita kalah dengan Filipina, Thailand, Vietnam,’’ katanya. Menurutnya, tanpa langkah terobosan, tidak tertutup kemungkinan Indonesia akan kalah dengan Kamboja dan Laos, baik di bidang ekspor atau investasi. ‘’Sudah saya sampaikan di depan menteri-menteri, enggak mau saya begitu lagi. Ekspor dan investasi kita memang naik, tapi kita enggak mau kalah dengan negara tersebut,’’ kata Jokowi. (ant)

Olahan Singkong Jadi Komoditi Ekspor

Jakarta (Bali Post) – Siapa yang menyangka olahan singkong bisa go international dari tangan pengusaha kecil? Ladang Lima, perusahaan rintisan (start up) asal Pasuruan, Jawa Timur, jadi salah satu yang berhasil mengekspor perdana hasil olahan singkong hingga ke Inggris sejak 2016. Selain berinovasi mengolah singkong menjadi tepung serbaguna, perusahaan rintisan berpusat di Surabaya itu juga meluncurkan produk kue kering dan tepung premix sambil terus memperkuat distribusi produk secara nasional. Tahun berikutnya, start up itu kembali melakukan ekspor ke negeri Big Ben dan Amerika Serikat. ‘’Memang belum intens, tapi paling tidak produk kami sudah masuk ke sana,’’ kata founder Ladang Lima Raka Bagus. Start up yang jadi satu dari tiga pemenang Food Start up Indonesia (FSI) 2017 yang diinisiasi Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) itu mengolah singkong menjadi tepung olahan yang bisa diolah menjadi kue kering hingga pasta. Menurut Raka, meski kuantitas ekspor tepung olahan singkong Ladang Lima belumlah besar, ia mengaku senang karena pasar dunia bisa menerima olahan singkong. Ia bercerita, di area tempat tinggalnya di Jawa Timur, singkong hanya diolah dengan cara digoreng, dijadikan keripik atau tape. Padahal, umbi kayu itu memiliki potensi untuk dikembangkan lantaran lebih sehat dibanding tepung terigu. Tepung singkong olahannya telah terbukti memiliki indeks glikemik rendah, sehingga cocok bagi penderita diabetes. Tepung singkong juga bebas gluten, tinggi serat, kaya zat besi dan kalsium. Lantaran diproses segera setelah panen, tepung yang dihasilkan tetap berwarna putih natural.(ant)


19

Selasa Wage, 13 Februari 2018

Bupati Halmahera Ditahan Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bupati Halmahera Timur Rudi Erawan, tersangka tindak pidana korupsi menerima hadiah terkait dengan proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Tahun Anggaran 2016. Sebelumnya, KPK menetapkan Rudi Erawan sebagai tersangka pada tanggal 31 Januari 2018. ‘’Tersangka Rudi Erawan ditahan di Rutan Kelas 1 Jakarta Timur Cabang KPK untuk 20 hari ke depan,’’ kata Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (12/2) kemarin. Sementara itu, Rudi Erawan lebih memilih irit bicara seusai keluar dari Gedung KPK RI, Jakarta, menuju mobil tahanan yang telah menunggunya. ‘’Tidak ada komentar, ya. Mana, saya tidak terima, politik itu,’’ kata Rudi yang sudah mengenakan rompi oranye tahanan KPK itu. Dalam kasus itu, Rudi Erawan juga diduga menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatannya dan yang berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya. Atas perbuatannya itu, Rudi Erawan disangkakan melanggar Pasal 12 Huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 12B atau pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20/2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Rudi Erawan merupakan tersangka ke-11 dalam kasus tersebut. Sebelumnya, KPK telah menetapkan 10 orang lainnya sebagai tersangka terkait dengan proyek di Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2016. Sepuluh tersangka itu,

antara lain Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara Amran Hi Mustary, komisaris PT Cahaya Mas Perkasa So Kok Seng, Julia Prasetyarini dari unsur swasta, Dessy A. Edwin sebagai ibu rumah tangga, serta lima anggota DPR-RI Damayanti Wisnu Putranti, Budi Supriyanto, Andi Taufan Tiro, Musa Zainudin, dan Yudi Widiana Adia. Sembilan dari 10 tersangka tersebut telah divonis di Pengadilan Tipikor Jakarta, sedangkan tersangka Yudi Widiana Adia saat ini masih menjalani proses persidangan. Penyidik mendapatkan fakta-fakta yang didukung dengan alat bukti berupa keterangan saksi, surat, dan barang elektronik bahwa tersangka Amran Hi Mustary selama menjabat Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara beberapa kali telah menerima sejumlah uang dari tersangka Abdul Khoir dan berbagai kontraktor lainnya. Sebagian uang tersebut kemudian diberikan oleh Amran Hi Mustary kepada Rudi Erawan. Diduga Rudi Erawan menerima total sekitar Rp 6,3 miliar. Perkara ini bermula dari tertangkap tangannya anggota DPR-RI Damayanti Wisnu Putranti bersamasama tiga orang lainnya, yaitu Julia Prasetyarini, Dessy A. Edwin, dan Abdul Khoir di Jakarta pada bulan Januari 2016. Saat itu penyidik mengamankan uang 33.000 dolar Singapura dari tangan Julia Prasetyarini dan Dessy A. Edwin. Uang tersebut merupakan bagian dari suap yang diberikan kepada anggota DPR-RI untuk mengamankan proyek di Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2016. (ant)

Peduli Pengungsi Gunung Agung Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi Gunung Agung. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000.

ORHIBA MBDBH Bali Desa Mayungan,Baturiti Tabanan Jumlah diterima kemarin Jumlah sebelumnya Jumlah seluruhnya

Dari Hal. 1 Menurutnya, kegiatan bersih-bersih tersebut seperti membersihkan bercak-bercak darah yang banyak terdapat di lantai dan kursi. ‘’Kegiatan bersih- bersih barang-barang yang rusak akan dilakukan sampai Kamis (15/2) men-

Dari Hal. 1

Bali Post/ant

DITAHAN - Bupati Halmahera Timur, Maluku Utara, Rudi Erawan dengan rompi tahanan keluar dari gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Senin (12/2) kemarin. Rudi Erawan ditahan KPK terkait kasus suap senilai Rp 6,3 miliar dalam proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun 2016.

Warung Global

Sementara itu, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa partainya sudah memutuskan mencabut dukungan terhadap Marianus Sae (MS) untuk maju dalam pilkada serentak Juni 2018 sebagai calon gubernur NTT 2018. ‘’Ada indikasi bahwa Marianus Sae memiliki keanggotaan ganda. Oleh karena itu, partai sudah bersikap tegas dan menarik dukungan kepada dirinya,’’ katanya. Hasto menyatakan penyesalan atas kasus yang dialami oleh MS. Padahal sejak awal, menurut Hasto, partai banteng moncong putih sudah menegaskan kepada para kadernya tidak akan mentoleransi kader terjerat kasus korupsi. ‘’Kami akan mempercepat penetapan pelanggaran disiplin berat terhadap Marianus,’’ ujarnya pula. Lalu bagaimana KPU NTT menyikapi penarikan dukungan PDI-P terhadap Marianus Sae? Juru Bicara KPU NTT Yosafat Koli menegaskan, Marianus Sae tetap menjadi calon gubernur NTT periode 2018-2023 berpasangan dengan Emiliana Nomleni. ‘’Marianus Sae-Emiliana

Nomleni tetap menjadi paket calon gubernur-wakil gubernur NTT. Penarikan dukungan terhadap Marianus Sae tidak menggugurkan paket calon yang sudah ditetapkan oleh KPU,’’ kata Yosafat Kol, Senin kemarin. Sebelumnya, KPK telah menetapkan Bupati Ngada 2016-2021 Marianus Sae sebagai tersangka tindak pidana korupsi suap terkait proyek pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Ngada, NTT. ‘’Setelah melakukan pemeriksaan 1 x 24 jam, dilanjutkan gelar perkara disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi memberikan atau menerima hadiah atau janji kepada Bupati Ngada terkait proyek-proyek di Kabupaten Ngada,’’ kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Senin kemarin. KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan serta menetapkan dua tersangka, yaitu diduga sebagai penerima Bupati Ngada 2015-2020 Marianus Sae, dan diduga sebagai pemberi suap Direktur PT Sinar 99 Permai (S99P) Wilhelmus Iwan Ulumbu. Diduga, kata Basaria,

BANYAK sekali manfaat dari biopori, bila kita mau menerapkannya di lingkungan sekitar. Namun, hasil penerapan biopori akan lebih memuaskan jika kita semua mau bergotong-royong untuk menerapkannya secara bersama-sama di lingkungan masing-masing. DLHK Badung menargetkan sejuta biopori tahun 2021 mendatang. masyarakat sangat awam dengan biopori sebab pemerintah sepertinya jarang melakukan sosialisasi ke bawah. Demikian opini beberapa masyarakat yang bergabung dalam acara Warung Global, Senin (12/2) kemarin yang disiarkan Radio Global 96,5 FM. Berikut rangkumannya. Wayan Gubar di Denpasar menyampaikan bahwa biopori ini sangat bermanfaat dan bagus untuk menangkap air. Mulai dari lahan pekarangan yang disisakan untuk memasang biopori, saat hujan air bisa diserap. Ia mengaku jika saja masingmasing rumah membuat biopori, sepertinya bisa menangkal banjir, ia sendiri mengakui kalau di rumahnya, ia membuat sumur untuk menampung air hujan, jika suatu saat musim kemarau, air tersebut disedot untuk berbagai keperluan. Sementara Febri, warga Denpasar lainnya juga setuju, agar setiap warga membuat biopori. Bila perlu di jalan raya yang sering kebanjiran akibat drainase tersumbat sampah, cocok dibuatkan biopori. Lilis di Tabanan menambahkan, yang

11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Meningkatkan Sradha Bhakti Menuju Insan Hindu Berkualitas dan Berdaya Guna (3) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Folk Song 14:00 Wita Klip Bali 14:30 Wita Lila Cita Sanggar Tari Purnama, Br. Babakan Canggu (2) 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 16.05 Wita Upakara 17:00 Wita Healthy Life 17:30 Wita Kartun

Rp Rp Rp

2.025.000 632.539.721 634.564.721

sangat diperlukan agar tujuan bisa tercapai adalah kesadaran masyarakatnya. Winaja di Ubung juga sepakat lahan sempit sekalipun, wajib memiliki resapan air. Selain kesadaran, kegiatan gotong royong dilakukan secara rutin. Lalu bagaimana dengan bangunan yang sudah dibeton, daerah resapan nyaris tak tersisa? Demikian Arya di Denpasar. Jika program ingin terlaksana apalagi ditarget sejuta biopori terbangun, maka harus gencar sosialisasi ke banjar/warga dan diberikan alat untuk membuat biopori. Mastra di Gianyar juga setuju setiap rumah ada bioporinya. Sebab, konsep Tri Hita Karana sudah mengajarkan bahwa keseimbangan alam itu sangat dibutuhkan. (sikha)

hadap pelanggaran yang terjadi. ‘’Saya sudah perintahkan kepada aparat untuk bertindak tegas dan negara menjamin penegakan konstitusi secara terus-menerus dan konsekuen,’’ ucapnya. (kmb)

Masa Kampanye Kemudian, bisa dilaksanakan dengan santun, tidak boleh memancing dan terpancing. ‘’Semua pihak agar memanfaatkan masa kampanye dengan sebaikbaiknya untuk memberikan pencerahan demokrasi kepada masyarakat sekaligus untuk menawarkan ide-ide, gagasan cerdas untuk menata Bali ke depan menjadi lebih baik,’’ jelasnya yang kini giat menggaungkan salam satu jalur ini. Sementara itu, calon wakil gubernur Bali I Ketut Sudikerta mengatakan akan cuti mulai Selasa ini sampai tanggal 27 Juni. Dalam kontestasi Pilgub Bali, Sudikerta berharap semua calon mengedepankan etika, kesantunan, moral, dan bermartabat. Sementara itu, Wali Kota Denpasar Rai Mantra mengakui akan cuti selama empat bulan selama masa kampanye. Ia akan melepaskan semua fasilitas yang selama ini dibawanya, termasuk mobil dinas. Serangkaian HUT ke-230 Kota Denpasar,

ia mengatakan masih dalam masa cuti. ‘’Nanti kalau pas HUT kota, kita enggak tahu datang atau tidak, kalau diundang bisa datang,’’ selorohnya. Sekretaris Kota Denpasar AAN Rai Iswara yang ditemui di Gedung Sewaka Dharma, Senin kemarin, mengakui SK cuti Wali Kota sudah turun. SK dengan nomor 130/172/B.Pem.Otda yang ditandatangani Gubernur Bali Made Mangku Pastika tertanggal 29 Januari 2018 telah memberikan cuti di luar tanggungan negara selama masa kampanye. Wali Kota cuti terhitung mulai 15 Februari hingga 23 Juni 2018 mendatang. Sebagai penggantinya selama cuti, Gubernur Bali atas nama Mendagri menunjuk Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara sebagai pelaksana tugas (Plt) wali kota. ‘’Plt-nya sudah ditetapkan, yakni Pak Wakil (Jaya Negara red). Jadi semua tugas wali kota sekarang akan dilakukan pak Wakil,’’ kata Rai Iswara. (kmb32/kmb12)

Hati Nurani Lidwina Yohannes Dwi Harsanto berharap kejadian pada Minggu (11/2) pagi menjadi yang terakhir di Indonesia. ‘’Kami mengapresiasi pihak kepolisian yang telah bekerja dengan cepat. Serta berharap ketegasannya dalam mengungkap kasus ini,’’ katanya. (ant)

pemberian uang dari Wilhelmus kepada Marianus terkait fee proyek-proyek di Kabupaten Ngada. Wilhelmus membukakan rekening atas namanya sejak 2011 dan memberikan ATM bank tersebut kepada Marianus pada 2015. Total uang yang ditransfer maupun diserahkan secara tunai oleh Wilhelmus kepada Marianus sekitar Rp 4,1 miliar. ‘’Pemberian dilakukan pada November 2017 Rp 1,5 miliar secara tunai di Jakarta, Desember 2017 terdapat transfer Rp 2 miliar dalam rekening Wilhelmus, 16 Januari 2018 diberikan tunai di rumah Bupati Rp 400 juta, 6 Februari 2018 diberikan tunai di rumah Bupati Rp 200 juta,’’ ucap Basaria. Menurutnya, pada 2018 Wilhelmus dijanjikan proyek di Kabupaten Ngada senilai Rp 54 miliar terdiri atas pembangunan Jalan Poma Boras Rp 5 miliar, jembatan Boawe Rp 3 miliar, jalan ruas Ranamoeteni Rp 20 miliar, ruas jalan Riominsimarunggela Rp 14 miliar, ruas jalan Tadawaebella Rp 5 miliar, ruas jalan Emerewaibella Rp 5 miliar, dan ruas jalan Warbetutarawaja Rp 2 miliar. (ant)

Selasa, 13 Februari 2018 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Meningkatkan Sradha Bhakti Menuju Insan Hindu Berkualitas dan Berdaya Guna (2) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Kurusetra Parwa (1) 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:05 Wita Gatra Praja 10:05 Wita DW TV 10:30 Wita Yowana Maqz Ni Nyoman Sri Pradnyani & Ni Luh Jelita Damawati

Untuk itu, terhadap sejumlah peristiwa tersebut, Kepala Negara telah menginstruksikan pihak berwenang untuk segera mengusut tuntas dan bertindak tegas ter-

Dari Hal. 1

Gencarkan Sosialisasi Biopori

Bersikap Tegas Dari Hal. 1

2.025.000

Mengusut Tuntas

Bercak Darah datang. Dan Jumat nanti mulai bisa digunakan lagi untuk beribadah,’’ katanya. Di lokasi terlihat bercak darah yang masih banyak menempel di lantai dan kursi. Sementara patung-patung yang ada di depan altar juga belum dipindahkan. Pastur Gereja Stasi Santa

Rp

Kurusetra Parwa (2) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Interaktif FC 33 Trading 21:00 Wita Ista Dewata Pura Gede Bantanancak 21:30 Wita Ajeg Bali Nyanjang, Sebuah Proses Sakralisasi 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Pura Dalem Tanjung Denkayu (1) 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Folk Song 23.30 Wita Bali Channel

Dari Hal. 1 Bukan sebaliknya, membodohi dengan program di awang-awang. Masyarakat mesti tetap menggunakan hati nurani atau cerdas menentukan pilihan terhadap calon pemimpin yang diperkirakan atau diyakini akan mampu membawa Bali lebih baik ke depan. ‘’Tantangan Bali makin besar. Perlu ada strategi yang visioner. Pariwisata mesti dijaga keberlangsungannya karena merupakan sektor penting dalam memajukan perekonomian,’’ ujarnya. Praktisi pariwisata A.A. Sujana mengatakan, pesta demokrasi ini merupakan kesempatan bagi krama Bali untuk memilih pemimpin yang dapat menjaga nilainilai luhur Bali. Pemimpin ke depan harus mampu menjaga nilai luhur warisan tersebut. ‘’Pimpinan daerah yang terpilih harus bisa mengajak masyarakat menjaga keaje-

gan adat Bali sebagai warisan budaya di dunia ini. Keajegan desa adat di Bali amat perlu dijaga dan diupayakan,’’ ujarnya. Tokoh perempuan Bali Vidyawaty mengatakan, krama Bali mesti menyadari bahwa pesta demokrasi ini sebuah proses untuk memilih wakil-wakil masyarakat maupun pemimpin terbaik. ‘’Selayaknya sebuah pesta, mari lalui pilkada ini dengan sukacita. Lakukan dengan sistem dan mekanisme yang ada dan sesuai asas pemilu: langsung, umum bebas dan rahasia. Mari saling menjaga pasemetonan, saling asah, asih dan asuh agar dalam kehidupan sehari-hari kita bisa menjalani swadharma masing-masing dan berbuat yang terbaik dan bermanfaat bagi kehidupan. Tidak ada gading yang tak retak. Tak ada sesuatu yang sempurna. Kita ada untuk saling mengisi dan saling memberi. Mari bersama tetap jaga rasa per-

satuan dan kesatuan, ngardi Bali shanti tur jagadhita,’’ ajaknya. Dikatakan, pilgub adalah proses untuk memilih pemimpin Bali yang terbaik, yang mampu mengayomi dan menyejahterakan seluruh lapisan masyarakat. Tidak semua orang punya kesempatan baik ini. Semoga pemimpin Bali ke depan mampu menjadi inspirasi, teladan, semangat, fasilitator dalam mengomunikasikan apa yang diprogramkan, dengan apa yang dibutuhkan masyarakat. Praktisi pariwisata Kadek Adnyana mengatakan, pengaruh global dan perkembangan teknologi informasi saat ini berpotensi mengubah pola pikir masyarakat, terutama generasi muda. Mereka cenderung lebih mementingkan diri, keluarga, kelompok, golongan atau partai politik. Jika kepentingan-kepentingan tersebut menguat dan sulit dikendalikan, maka

sangat mungkin akan terjadi konflik di masyarakat. Generasi muda sebagai garda terdepan penyangga budaya dan adat Bali harus mampu mengenali ancaman terhadap eksistensi Bali di masa depan. Karena itu, Adnyana mengajak generasi muda mempererat tali persaudaraan, bijak menggunakan media sosial, dan kenali dengan baik caloncalon pemimpin Bali. Pemimpin Bali harus mempunyai integritas pribadi, profesional, punya moral baik dan wawasan yang luas, sehingga mampu memahami konsep pembangunan Bali secara holistik berlandaskan seni budaya dan kearifan lokal. Selain itu, pemimpin Bali ke depan harus mampu membangun generasi muda untuk memperkuat sektorsektor penting seperti penguatan ekonomi dengan menciptakan pengusaha lokal agar mampu berdaya saing. (lun)

Bali Post/a BERSIHKAN G kemarin, me Suliyono, w

Bali Post/a MD3 - Ketua (kiri) meny Hukum dan H DPR di Komp Rapat Parip 17 Tahun 20

Bali Post/a Marianus Sa

Bali Post/e PENETAPAN penetapan c Bali, Senin


Selasa Wage, 13 Februari 2018

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Koster-Ace Bakal Lanjutkan Program Gubernur Mangku Pastika Ditegaskan Saat Deklarasi Dukungan Bendesa Pakraman Se-Kecamatan Penebel SEKITAR 3.000 massa dari 18 desa se-Kecamatan Penebel memenuhi Wantilan Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Tabanan, Minggu (11/2). Mereka yang diwakili Pasemetonan Puri, Bendesa Pakraman se-Kecamatan Penebel, Klian Banjar, Pesakeh dan Subak serta Sekaa Teruna Teruni menyatakan komitmennya untuk mendukung dan siap memenangkan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. dan Dr. Ir. Tjok Oka Ardhana Sukawati, M.Si. (Wayan Koster-Cok Ace). Meski di bawah rintik hujan, ribuan massa tetap khidmat menyatakan kebulatan tekad untuk memenangkan KosterAce pada Pilgub Bali 27 Juni depan, dengan perolehan suara 90 persen. Pembacaan deklarasi dukungan diwakili oleh Klian Adat Kedampal I Wayan Wimbayasa menegaskan, dengan hati nurani yang tulus siap memenangkan pasangan Wayan Koster-Ace pada Pilkada Serentak tanggal 27 Juni 2018.

“Kami dengan tulus tanpa ada paksaan, menyatakan mendukung dan siap memenangkan pasangan Wayan Koster-Cok Ace pada Pilgub Bali 27 Juni mendatang,” ujarnya. Pernyataan dukungan ini disambut tepukan tangan ribuan warga yang hadir. Alasan dukungan yang diberikan melihat sepak terjang Wayan Koster selama ini yang telah banyak berbuat untuk masyarakat, serta program yang akan dilaksanakan dengan Pola Pembangunan Semesta Berencana diharapkan akan mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat Bali secara keseluruhan. Pada acara yang dihadiri sejumlah petinggi PDI Perjuangan seperti Ketua DPP Made Urip, Ni Putu Eka Wiryastuti (Bupati Tabanan), Komang Gede Sanjaya (Wakil Bupati Tabanan), Fraksi PDI Perjuangan DPR-RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten serta jajaran pengurus partai lainnya, Wayan Koster bersyukur atas dukungan yang diberikan

tersebut. “Terima kasih sudah mendukung saya. Saya merasakan dukungan yang sangat tulus. Ini baru pertama mewakili bendesa di satu kecamatan. Mungkin perlu juga dilakukan di kecamatan lain,” kata Koster. Meski hanya di tingkat desa, Koster kagum akan jumlah massa yang hadir begitu solid. Pada kesempatan itu Koster yang didampingi Cok Ace memaparkan programnya. Salah satu yang menjadi fokusnya melalui konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali adalah memperkuat desa adat. “Salah satu program saya adalah memperkuat desa adat. Kedudukan serta kewenangan desa adat itu harus diatur,” ucap Koster. Ia ingin 1.488 desa adat se-Bali dapat menjalankan fungsi dan tugasnya secara keadatan. Sebab, desa adat, menurut Koster, merupakan benteng bagi kebudayaan Bali. “Maka dari itu, desa adat harus punya wantilan yang bagus agar bisa menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik,”

papar Koster. Ia berjanji akan bersinergi dengan bupati dan wali kota se-Bali untuk memperbaiki seluruh wantilan desa adat tanpa terkecuali. Desa adat yang belum memiliki wantilan akan dibuatkan, sementara yang sudah memiliki akan dipugar. Kandidat ini juga tak sungkan mengakui jika program yang diusung oleh mantan Kapolda Bali itu cukup dirasakan oleh masyarakat. Tak sekadar melanjutkan, paket yang dikenal dengan sebutan Koster-Ace itu bahkan siap meningkatkan kualitas program yang ditelurkan Made Mangku Pastika itu. “Saya ingin menjalankan pemerintahan dengan pola semesta berencana melalui konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Saya siap kembalikan JKBM (Jaminan Kesehatan Bali Mandara) yang merupakan program Bapak Mangku Pastika,” tegas Koster. Tak hanya JKBM, Koster juga siap melanjutkan seluruh program Bali Mandara lainnya, seperti bedah rumah

dan lain sebagainya. “Saya siap melanjutkan. Saya sudah berkomunikasi dengan beliau untuk melanjutkan programnya. Hanya saja saya akan format ulang. Saya akan tata lagi cakupan dan jenisnya serta tata laksananya,” paparnya. JKBM, ia melanjutkan, akan dilanjutkan dan berubah nama menjadi Krama Bali Sehat (KBS). Program bedah rumah Mangku Pastika yang sangat membantu masyarakat akan ditingkatkan jumlah bantuannya dari sebelumnya Rp 25 juta per unit menjadi Rp 50 juta per unit. “Begitu juga dengan program Bali Mandara lainnya, tetap akan kita lanjutkan ditambah dengan program orisinil saya sendiri,” terangnya. Di sisi lain, Koster juga ingin menciptakan kepemimpinan terintegrasi jika terpilih kelak. “Di semua wilayah itu terintegrasi, terpola dalam satu kepemimpinan. Satu pulau satu tata kelola dan satu perencanaan supaya pembangunannya merata, adil dan berimbang,” harapnya.

DUKUNGAN - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Wayan Koster-Cok Ace pada saat deklarasi dukungan Bendesa Pakraman se-Kecamatan Penebel di Wantilan Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Tabanan, Minggu (11/2). Deklarasi dukungan ini dihadiri sekitar 3.000 massa dari 18 desa se-Kecamatan Penebel. Secara khusus ia mencontohkan di Kabupaten Tabanan. Sebagai lumbung padi Bali, maka Tabanan harus betul-betul dijaga kelestarian alamnya. Hal itu agar jangan sampai alam di Tabanan dieksploitasi untuk kegiatan ekonomi. Maka dari itu, perlu diperhatikan secara khusus

agar kelestarian alam tetap terjaga, di sisi lain masyarakat terus berputar roda ekonominya. “Konsekuensinya, pemerintah provinsi harus bertanggung jawab memenuhi pembangunan di sini (Tabanan), sehingga bupatinya tidak berat menjalankan programnya,” ujarnya. (kmb)

Yessy Diana

Motivasi Para Jomblo Tidak mempunyai pasangan, alias jomblo bukan berarti kehidupan seseorang tidak bisa bahagia. Namun, kebahagiaan dan keceriaan bisa didapat bersama teman maupun sahabat, atau dengan cara lainnya. Pesan motivasi inilah yang disampaikan dara cantik, Yessy Diana lewat single terbarunya “Jomblo Bahagia”. Single yang diciptakan Budi Rajapala ini resmi di-launching bersama video klipnya, Minggu (11/2) malam di Denpasar. Yessy Diana, menjelaskan bahwa selain untuk memotivasi para jomblo, single ini diciptakan karena selama ini belum ada penyanyi Bali yang menciptakan dan menyanyikan lagu tentang kehidupan seorang jomblo yang hidupnya bahagia. Oleh karenanya, selebgram yang mempunyai 120 ribu followers ini ingin mengajak para penggemarnya, terutama yang jomblo untuk selalu hidup bahagia. Sebab, jodoh sudah ditentukan oleh Tuhan. “Lagu ini bukan menceritakan kisah pribadiku, karena aku bukan tipe orang yang tidak bahagia. Lagu ini diciptakan untuk mengajak para jomblo agar selalu hidup bahagia, meskipun tidak mempunyai pasangan atau ditinggal pasangannya,” ujar pemilik nama lengkap Dewa Ayu Yessy Diananingsih sembari tertawa, Minggu (11/2) malam. Single “Jomblo Bahagia” ini merupakan single kedua Yessy Diana. Sebelumnya, ia sempat merilis single perdana “Pada Gelahang” pada Agustus 2017. Keinginannya terus berkarya di belantika musik Bali, karena kecintaannya terhadap musik Bali. Selain itu, wanita asal Nusa Penida ini juga termotivasi oleh para penggemarnya yang terus memberikan respons positif terhadap karya sebelumnya. Dengan suara khas yang dimilikinya, ia pun optimis akan terus berkarya untuk meramaikan belantika musik di Bali. Untuk konsep video klip single “Jomblo Bahagia” yang digarap Bagus Windhi ini dibuat simpel dengan alur cerita yang humoris. Beberapa model, seperti Ary Kakul, Bayu Keramas, Yunik Hartika, Ciayuliana, Ari Rocket dan Raditya dilibatkan. “Intinya, di video klip itu kita putus sama pacar, tetapi bukan berarti kita patah hati lalu minum-minum, merokok, pakai narkoba, dan parahnya lagi mereka tidak mempunyai semangat untuk hidup. Nah, pada video klip ini saya ingin memotivasi mereka, bahkan kita bisa hidup lebih baik tanpa harus bersama dia,” tandas wanita Kelahiran, Batununggul, 20 Desember 1992 silam ini. Lewat single keduanya ini, Yessy Diana berharap agar karyanya terus bisa diterima oleh masyarakat luas. “Semoga karya saya ini bisa diterima oleh masyarakat luas dan agar saya selalu di-support agar bisa berkarya lebih baik ke depannya,” pungkas Alumni IKIP PGRI Bali ini. (win)

PENCARIAN - Petugas melakukan pencarian jasad korban pesawat jatuh di Rusia, Minggu (11/2).

Kecelakaan Pesawat Rusia, Tak Ada yang Selamat Moscow (Bali Post) —

Sebuah pesawat milik maskapai penerbangan Rusia jatuh pada Minggu (11/2) sesaat sesudah lepas landas dari Bandara tersibuk kedua di negara itu. Tak ada yang selamat dalam peristiwa nahas tersebut. Korban tewas berjumlah 71 orang, terdiri dari 65 penumpang dan 6 awak pesawat. Puingpuing pesawat tersebar di areal bersalju di luar Kota Moscow. Pilot dari pesawat An-148 ini tidak melaporkan adanya kerusakan sebelum pesawat bermesin kembar itu terjatuh di lapangan sekitar 40 kilometer dari Bandara Demodedovo, kata pihak berwenang. Pesawat milik maskapai Saratov Airlines ini menghilang dari radar beberapa menit setelah

tinggal landas dari Kota Orsk, sekitar 1.500 kilometer ke tenggara. Menurut Menteri Transportasi Rusia, Maxim Sokolov, tidak ada korban selamat dalam peristiwa ini. Para penumpang berusia kisaran 5 hingga 79 tahun, menurut daftar yang dibuat Kementerian Gawat Darurat Rusia. Daftar yang dikeluarkan itu tidak memuat asal negara masing-masing korban. Petugas penyelamat melakukan penyisiran di areal jatuhnya

pesawat sementara penyidik mencari bukti-bukti yang bisa menjawab jatuhnya pesawat tersebut. Satu dari rekaman yang terletak di pesawat ditemukan, namun tidak dijelaskan apakah kotak rekaman yang ditemukan merupakan rekaman data atau suara. Bandara ini telah menjadi fokus perhatian karena minimnya pengamanan di masa lalu. Bahkan pada 2004, kritikan muncul karena pelaku bom bunuh diri asal Chenchen menghancurkan

dua pesawat yang lepas landas dari bandara itu, menyebabkan 90 orang tewas. Pada 2011, pengeboman terjadi di terminal kedatangan dan menewaskan 37 orang. Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan belasungkawanya untuk mereka yang meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat penumpang An-148 milik maskapai Saratov Airlines tersebut. Ia memerintahkan pembentukan komisi penyelidikan. “Presiden telah memerintahkan pemerintah membentuk komisi khusus untuk pesawat jatuh di Moskow itu,” kata Sekretaris Pers Presiden Dmitry Peskov seperti dikutip kantor berita Itar Tass.

Gde Ngurah Panji

Ikuti Pameran Art Paris

Karyanya “Great of Garuda”

Bali Post/rtr

Bali Post/ist

Gde Ngurah Panji diundang mengikuti Art Paris 2018 dengan menampilkan karya berjudul “Great of Garuda” dalam pameran seni rupa internasional yang akan digelar di Grand Palais, April mendatang. Burung garuda, selain menjadi inspirasi lambang negara Indonesia yakni Garuda Pancasila, juga merupakan tokoh penting dalam mitologi Hindu. Menurut Panji, diangkatnya garuda dalam karya ini bukan sebagai bagian histori dalam khazanah mitologi, melainkan lebih merujuk kepada filosofi. Menurut pemahaman Panji, garuda merupakan energi kosmis dari tatanan alam semesta yang bersifat universal. Garuda merupakan sosok pelindung dan pemberi motivasi. “Penghormatan kepada Sang Garuda merupakan penghormatan kepada alam semesta,” kata Panji, Minggu (11/2) lalu. Panji telah akrab dengan atmosfer berkesenian di Eropa karena pernah mukim 3,5 tahun di Prancis. Ketika itu ia belajar seni dari sejumlah seniman serta kuliah di Universitas Aix-Marseille. Panji pernah mendapat kesempatan bekerja dan belajar di Paris berkat

La Unique Art Foundation, Limoges France, yang jeli melihat minat dan bakat perupa ini. Bahkan ia sempat dikirim untuk mengikuti kompetisi seni rupa internasional mewakili Perancis. Pria kelahiran 4 April 1989 ini adalah alumnus SMSR Sukawati dan sempat kuliah beberapa bulan di ISI Denpasar. Ia mengikuti berbagai pameran di Singapura, Hongkong, Thailand, dan Australia. Selain itu pameran di Take At Gallery, Osaka, Jepang dan kompetisi kaligrafi Yin Yang di Guangdong, Cina serta berbagai pameran di sejumah kota di Indonesia. Ia berhasil mengelaborasi seni tradisional Bali dan teknik seni rupa modern Barat. Teknik yang digunakan adalah gabungan teknik sfumato dan teknik chiaroscuro. Teknik sfumato atau berkabut dilakukan dengan cara melapiskan warna-warna untuk menciptakan ilusi kedalaman, volume serta bentuk melalui tekanan tertentu pada kuas. Sedangkan teknik chiaroscuro mengontraskan cahaya dan bayangan terhadap objek yang menegaskan gelap-terang serta kesan tiga dimensi.

Panji juga memasukkan beberapa teknik yang ia kembangkan sendiri. Karya Panji yang menggabungkan sejumlah teknik itu disebut sebagai gaya klasik etnik kontemporer. Sejumlah karyanya telah dikoleksi para kolektor dunia seperti Larry Gagosian, pemilik 11 galeri terkemuka di Eropa dan Amerika Serikat, yang mendapatkan lukisan Panji pada lelang di Harriet Auction, seperti diwartakan The American Art News. Grenoble Museum Prancis juga mengoleksi karya Panji yang dikerjakan dengan teknik tinggi dengan ketelitian dan kecermatan mengagumkan. Wayan Sutarma, pemilik Damping Gallery yang juga manajer Panji mengatakan karya seniman asal Klungkung yang kini tinggal di Mengwi, Badung ini sangat kental dengan tradisi Bali yang diperkuat dengan teknik seni rupa modern Barat. “Teknik canggih itu dipadu dengan pendalaman Panji terhadap filosofi dan kearifan lokal yang tergambar lekat dalam setiap karya,” kata Wayan di Jakarta yang dihubungi melalui ponselnya. (kmb)

“Presiden juga telah memerintahkan badan-badan terkait untuk mengorganisasikan operasi pencarian. Presiden menyampaikan duka cita mendalam untuk mereka yang kehilangan keluarganya dalam kecelakaan itu,” sambung Peskov. Kontak radio dengan pesawat An-148 milik Saratov Airlines (dalam perjalanan dari Moskow ke Orsk) yang tinggal landas dari Bandara Domodedovo pukul 14:21 waktu setempat hilang seketika beberapa menit setelah tinggal landas. Bagian dari puing-puing pesawat ditemukan di Desa Stepanovskoye di Distrik Ramensky, daerah ibu kota Moskow. (iah/ap)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook