Skip to main content

Edisi 11 Oktober 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 53 TAHUN KE 69 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost

Selasa wage, 11 oktober 2016

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Mewujudkan Kemandirian Petani Bali 1

Penuhi Kebutuhan Hotel dan Upakara Sinergi Bali Post dan Universitas Udayana menggelorakan pertanian Bali makin intensif. Tiga pekan lalu telah dilakukan penanaman bibit kelapa daksina dan talk show ‘’Membangkitan Pertanian Bali’’ serangkaian Dies Natalis ke-46 Unud. Senin (10/10) kemarin kembali diadakan pertemuan yang lebih khusus. Tempatnya di Bale Banjar Bali Global, Sanur. Hadir 13 akademisi Unud, tujuh di antaranya adalah guru besar di bidang pertanian. Secara khusus juga hadir Ketua Umum Kadin Bali. Mereka semua berkontribusi dalam mewujudkan kemandirian petani Bali. Berikut laporannya.

PETANI padi takkan pernah bisa kaya. Sebab, harga gabah saat panen raya akan anjlok. Demikian pula serangan hama akan selalu menghantui para petani. Karenanya, petani di Bali jangan lagi berorientasi menjadi penghasil beras. Mereka harus berorientasi untuk memenuhi kebutuhan upakara dan hotel yang jumlahnya ribuan di Bali. Sebab, selama ini kedua kebutuhan tersebut

dipenuhi dari luar daerah, khususnya Banyuwangi. Seperti kelapa dan sayur, sebagian besar dipasok dari luar daerah. Demikian pula sarana upakara. Sebagian besar dipasok dari luar daerah. Hal ini, menurut Prof. Dr. Ir. Nyoman Sutjipta, harus dijadikan peluang dan tantangan oleh krama Bali. Hal. 19 Harus Mampu

Bali Post/eka

Alit Wira Putra

Prof.Nyoman Rai

Prof. Sucipta

Prof. Sutjipta

DISKUSI - Sejumlah guru besar hadir dalam diskusi pertanian di Bale Banjar Bali Global, Sanur, Senin (10/10) kemarin.

Mabes akan Periksa Seorang Napi di Lapas Kerobokan

Kendalikan Peredaran Upal di 10 Provinsi Gerard Pique

Tak Lagi Diinginkan di Timnas Madrid – Gerard Pique mengatakan Piala Dunia 2018 di Rusia akan menjadi turnamen terakhirnya bersama Timnas Spanyol, karena dia merasa tidak lagi diinginkan dalam timnas. Bek Barcelona itu menyampaikan keinginannya setelah Spanyol menang 2-0 melawan Albania kemarin pada laga PraPiala Dunia. Spanyol kini memuncaki Grup G yang hanya membolehkan satu tim lolos otomatis ke putaran final. ‘’Saya selalu memberikan segala yang saya miliki di lapangan, tetapi ada orang yang menganggap lebih baik saya tidak di sini. Setelah Rusia, panggung akan berakhir bagi saya,’’ kata Pique dalam laman ESPN. Pique kerap diejek pendukung Spanyol karena dia pro-kemerdekaan Catalonia dan baru-baru ini dia ikut mendukung unjuk rasa pro-kemerdekaan Catalonia yang membuat marah penentang kemerdekaan. Pique mengatakan keputusannya pensiun dari timnas diambil jauh sebelum kontroversi Catalonia itu. ‘’Itu bukan karena apa yang terjadi hari ini, itu karena saya selalu memberikan yang terbaik di lapangan, kendati ada orang yang berterima kasih kepada saya, tetapi ada yang menganggap saya tidak oke di sini,’’ kata pemain berusia 29 tahun itu. Dia mengaku ingin memberikan jalan kepada para pemain muda. ‘’Anda perlu memberi ruang kepada mereka. Saya akan berusia 31 tahun, saya sudah memenangkan segalanya bersama tim nasional. Hal. 19 Tim Nasional

Indonesia Jangan Hanya Jadi Pasar Produk Asing Jakarta (Bali Post) – Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR-RI Nurhayati Ali Assegaf menginginkan agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi derasnya produk asing yang masuk dari berbagai penjuru dunia. ‘’Sebagai wakil rakyat kami tidak ingin Indonesia hanya menjadi pasar untuk produkproduk negara-negara luar, tetapi kami juga ingin menjadi produsen,’’ kata Nurhayati setelah menerima kunjungan Duta Besar Uni Eropa untuk RI Vincent Guerend yang dilakukan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (10/10) kemarin. Dia mengutarakan harapannya agar berbagai produksi yang dihasilkan Indonesia juga bisa diekspor ke negara-negara Uni Eropa, sehingga memberikan kesejahteraan kepada masyarakat Indonesia. Dia mengungkapkan dalam pertemuan dengan Dubes UE tersebut juga membahas terkait dengan permasalahan minyak kelapa sawit Indonesia yang hingga saat ini dinilai sukar untuk menembus ke pasar Uni Eropa akibat beragam aturan yang diterapkan di sana. ‘’Sangat memprihatinkan, karena kelapa sawit merupakan salah satu penghasil devisa terbesar bagi Indonesia,’’ katanya. Hasil pertemuan itu juga menghasilkan kesepakatan untuk membentuk kelompok kerja sama bilateral antara Parlemen Uni Eropa dan RI. (ant)

Jakarta (Bali Post) Penyidik dari Mabes Polri akan memeriksa narapidana berinisial A yang saat ini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan, Bali. Pemeriksaan dilakukan untuk menelusuri peran A yang diketahui mengendalikan peredaran uang palsu (upal) di 10 provinsi. ‘’Terhadap saudara A yang berada di Lapas Kerobokan, tim akan berangkat besok untuk memeriksa A,’’ kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya Imam Effendi dalam keterangan pers di Jakarta, Senin

(10/10) kemarin. Agung menjelaskan, A mengendalikan peredaran uang palsu di 10 provinsi di Indonesia. ‘’Si A mengendalikan pengedaran uang di Banten, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Lampung,

dan Sumatera Selatan. Itu yang sedang kami dalami mengenai cara dia sebagai otak pengedar uang palsu,’’ ujarnya. Peredaran uang palsu di 10 provinsi dikendalikan oleh napi Lapas Kerobokan Bali, terungkap setelah Subdit Upal Direktorat Tipideksus Bareskrim Polri menangkap 4 orang jaringan pembuat uang palsu di Semarang, Jawa Tengah. Dari hasil penyelidikan diketahui jaringan peredarannya dikendalikan oleh seorang narapidana dari dalam Lapas Kerobokan, Bali.

Masing-masing tersangka memiliki peran berbeda mulai dari pembuat, kurir, penjual hingga pengendali peredaran uang palsu tersebut. HH (39) berperan menjual uang palsu pecahan dengan perbandingan satu banding tiga. Tersangka SV (26) sebagai pengendali pembuat uang palsu dan atas perintah orangtuanya (A) yang berada di Lapas Kerobokan Bali ditahan dengan kasus uang palsu. Hal. 19 Sebagai Kurir

Bali Post/ant

BERBINCANG - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (tengah) berbincang dengan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dari PDI-P, Basuki Tjahaja Purnama (kiri) dan Djarot Saiful Hidayat, sebelum menuju Blitar di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (10/10) kemarin.

Megawati Bela Ahok Blitar (Bali Post) – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mempertanyakan mengapa ucapan calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja (Ahok) selalu menjadi sentimen negatif. ‘’Kenapa (omongan Ahok) dimasukkan ke sentimen negatif,’’ ujar Megawati saat konferensi pers seusai mengajak sejumlah calon kepala daerah berziarah ke makam Soekarno di Blitar, Senin (10/10) kemarin. Megawati mengatakan tidak sedikit orang kerap memberikan sentimen emosional terhadap pernyataan Ahok. ‘’Banyak orang memberikan sentimen emosional,

untuk mengatakan Pak Ahok itu mulutnya agak kelewatan. Lalu saya bilang, sampai ke level presiden, saya bilang ke Pak Jokowi, kalau Pak Ahok mulutnya tidak begitu,’’ ujar Megawati. Menurut Megawati, setiap suku memiliki ciri khas masing-masing. Misalnya orang dari suku Jawa yang terkenal dengan tutur perilaku halus. ‘’Kalau Jawa memang halus, tetapi orang sebelah sana (Bangka Belitung) biasanya ya… begitu kan. Kalau saudara-saudara ada yang dari Batak, kalau nyanyi juga kan kayak teriak-teriak. Jadi kenapa dimasukkan ke sentimen negatif,’’ ujar Megawati.

Senin kemarin, Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden kelima Megawati Soekarnoputri mengajak sejumlah calon gubernur dan wakil gubernur, termasuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), berziarah ke makam Bung Karno di Blitar. Pasangan cagub dan cawagub tersebut adalah cagub dan cawagub Ahok-Djarot (DKI Jakarta), Rano-Embay (Banten), Hana Hasanah-Tony Yunus (Gorontalo), Rustam-Irwansyah (Babel), Ali Baal Masdar (Sulbar), dan Dominggus Mandacan (Papua Barat). Hal. 19 Calon Gubernur

’’Banyak orang memberikan sentimen emosional, untuk mengatakan Pak Ahok itu mulutnya agak kelewatan. Lalu saya bilang, sampai ke level presiden, saya bilang ke Pak Jokowi, kalau Pak Ahok mulutnya tidak begitu.’’ Megawati

Jokowi Soroti KB

Bali Post/ant

WARGA - Presiden Joko Widodo (tengah) bersalaman dengan warga saat berkunjung di kampung Keluarga Berencana (KB) di Dusun Jasem, Srimulyo, Piyungan, Bantul, DI Yogyakarta, Senin (10/10) kemarin.

Bantul (Bali Post) – Presiden Joko Widodo mengatakan Indonesia harus menjadi negara dan bangsa maju di tengah persaingan yang ketat saat ini. ‘’Kalau kita ingin negara menjadi bangsa maju dimulai dari keluarga,’’ kata Presiden Jokowi saat meninjau program Keluarga Berencana Nasional di Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, Senin (10/10) kemarin. Jokowi mengatakan pembangunan menjadi negara maju berawal dari keluarga yang direncanakan. ‘’Apakah pingin anaknya satu silakan, pingin anaknya dua silakan. Tetapi yang paling penting direncanakan dengan baik,’’ katanya. Presiden mengingatkan, jika anak itu kalau sudah lahir pasti membutuhkan biaya untuk sandang, biaya sekolah, dan sebagainya yang disebutnya akan selalu mengalami peningkatan dari jenjang SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi. ‘’Tidak boleh anak-anak kita berhenti di SD, harus

terus bersekolah. Karena dengan bersekolah, memiliki pendidikan kita bisa bersaing dengan negara lain,’ kata Presiden. Jokowi meminta perencanaan keluarga dilakukan sejak awal dengan menyisihkan biaya untuk pendidikan anak ke jenjang yang tinggi. Dia meminta para orangtua untuk memperhatikan gizi anak saat di dalam kandungan hingga sudah lahir. ‘’Gizi sangat penting, baik berupa protein untuk anak-anak,’’ katanya. Presiden lalu meminta Kepala BKKBN untuk terus mengawal program KB. ‘’KB ini pastikan makin banyak keluarga yang mengikuti dan perhatian khsusus diberikan kepada generasi muda atau keluarga baru. Supaya dari awal mereka tidak salah langkah membangun keluarga,’’ harap Presiden dalam acara yang juga dihadiri Gubermur Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono. Hal. 19 Saluran Air


denpasar

2

IGM Wirabrata

Selasa Wage, 11 Oktober 2016

Bali Post/may

Karyawan RSUP Sanglah Dirotasi Tiap Dua Tahun Denpasar (Bali Post) Direksi RSUP Sanglah akan melakukan rotasi terhadap karyawannya setiap dua tahun. Dalam peraturan ASN (aparatur sipil negara) pun, rotasi diwajibkan untuk dilakukan. Pejabat tidak boleh lebih dari lima tahun duduk di jabatan atau kursi yang sama. ‘’Hal itu juga kita berlakukan di staffing, kita berlakukan yang sama,’’ kata Direktur SDM dan Pendidikan RSUP Sanglah Dr. IGM Wirabrata, S.Si., M.Kes., M.M., Apt., belum lama ini. Hal itu dilakukan untuk meremajakan situasi, pencerahan dan refreshing. Dasar pemikirannya, jika orang pendekatannya pada satu keahlian ditempatkan pada satu tempat/ jabatan selama hitungan tahunan, maka orang itu akan menguasai keahlian tersebut. Namun jika akan melakukan pengembangan keahlian, maka orang tersebut akan susah berkembang karena idenya sudah habis. ‘’Itulah yang terjadi pada saat rolling, mutasi, tergantung kepentingannya. Contohnya perawat IGD yang selalu standby di IGD, susah cuti, jam kerja ketat, tingkat stres tinggi karena yang datang pasien gawat. Belum lagi kalau kasusnya meninggal, bayangkan jika ditempatkan lebih dari dua tahun di sana. Maka dari itu perlu di-rolling, sedangkan orang yang biasanya ditempatkan di poliklinik santai, mungkin jenuh juga ditaruh di poliklinik. Kalau ditaruh di IGD, dia akan belajar dan terjadilah iklim yang kondusif, kita turunkan tingkat kejenuhannya,’’ bebernya. Sementara karyawan di bagian manajerial ditempatkan dengan melihat kekhususan pendidikan formalnya. Jika dasarnya bidang hukum, maka ditempatkan di hukum. Begitu juga orang dengan basic ekonomi, ditempatkan di bagian ekonomi. Rotasi akan dilakukan setiap lima tahun untuk karyawan di bagian struktural, sedangkan rotasi akan dilakukan setiap dua tahun bagi karyawan yang berada di unit-unit berisiko. Namun untuk bayi dengan kondisi emergency, dikatakan, akan dirawat oleh perawat NICU khusus emergency karena menyangkut keahlian merawat bayi, apalagi dengan kondisi gawat. Pihaknya sedang menyekolahkan dua perawat intensive care ke Jakarta dan tiga orang ke Surabaya selama dua bulan. (kmb42)

Dugaan Terlibat Narkoba

Oknum TNI dan Polisi Diperiksa Intensif Denpasar (Bali Post) Terkait penangkapan oknum anggota Dit. Resnarkoba Polda Bali Briptu Km dan oknum anggota Kodam IX/Udayana Serka PH, Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto menegaskan, keterlibatan mereka sedang didalami. Untuk Serka PH sudah diserahkan ke Denpomdam IX/Udayana. ‘’Sesuai mekanisme, untuk penanganan oknum anggota TNI itu sudah diserahkan ke Denpom TNI. Sedangkan untuk oknum anggota kami, sedang diperiksa secara intensif oleh penyidik Dit. Resnarkoba. Jika terbukti akan menerima hukuman setimpal sesuai dengan mekanisme yang ada,’’ ujar Kapolda usai pertemuan dengan Komisi III DPR-RI di Mapolda Bali, Senin (10/10) kemarin. Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf. J. Hotman Hutahaean belum bisa dimintai konfirmasi terkait perkembangan penanganan kasus PH. Sementara itu, Kapolda menegaskan, jangankan yang pangkatnya brigadir, pangkat kombes saja seperti mantan Dir. Resnarkoba Kombes Franky Haryanto Parapat, sebelum ada keputusan dari Mabes, sudah dibebastugaskan. Sementara Serka PH, lanjut Kapolda, sudah dipastikan menjadi tersangka karena yang bersangkutan ditangkap saat sedang memasok narkoba ke tersangka GS asal Australia. Sementara Km sedang didalami keterlibatannya karena masih berdasarkan pengakuan PH. Kalau pengakuan PH itu terbukti, maka langkah hukum berupa pemecatan sudah pasti dilakukan institusi Polri. Kapolda mengaku rekam jejak Km selama tugas di Dit. Resnarkoba memang memburuk. ‘’Yang bersangkutan bukan sebagai anggota operasional lapangan, tetapi sebagai staf administrasi di dalam,’’ ujar jenderal bintang dua ini. Informasi yang diperoleh, setelah GS asal Australia ditangkap di rumahnya di Jalan Tunggak Bungin, Sanur, Sabtu (8/10) lalu, ada SMS ke HP-nya. Setelah SMS dibaca, ternyata pengirimnya atas nama Luki. Saat itu, Luki menawarkan sabu-sabu (SS) dengan sandi insentif. Kemudian, petugas menyuruh GS memesannya dan minta dikirim ke TKP. Sekitar pukul 17.00 Wita, PH melintas di sana dan langsung ditangkap. Saat itu baru diketahui kalau PH adalah anggota TNI aktif. Selanjutnya, dilakukan penggeledahan dan ditemukan di dalam tas kulitnya dua paket SS dan bong. Berdasarkan pengakuan PH, barang terlarang tersebut didapat dari Km. Polisi langsung mencari Km dan diamankan di salah satu hotel di Jalan Diponegoro, Denpasar. (kmb36)

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : Lagi, oknum aparat diduga terlibat narkoba Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391 Bali Post/eka/edi/wan

JEMBATAN - Sambil melintas, para pengendara melihat kondisi jembatan yang nyaris amblas di Jalan Gatot Subroto Timur, Denpasar, Senin (10/10) kemarin. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, petugas kepolisian terpaksa menerapkan sistem buka-tutup agar kendaraan dapat melintasi jembatan. Akibatnya, terjadi atrean kendaraan yang cukup panjang di Jalan Gatot Subroto Timur, Denpasar.

Tiga Baut Lepas

Jembatan Gatsu Timur Retak Denpasar (Bali Post) Jembatan di Jalan Gatot Subroto (Gatsu) Timur, tepatnya dekat SPBE Tukad Penatih, Senin (10/10) kemarin retak hingga berbentuk cekungan. Selain itu, kondisi aspalnya bergelombang dan berbahaya bagi kendaraan yang melintas. Oleh karena itu, instansi terkait menutup setengah badan jembatan tersebut. Dampak dari retaknya jembatan itu, arus lalu lintas jalur Gatsu Timur padat merayap, baik arah timur maupun barat. Menurut Satker Jalan Metropolitan Balai Pelaksana Wilayah VIII Denpasar, Made Cana, dari pemeriksaan, ditemukan tiga baut lepas. Pihaknya akan melakukan pemeriksaan lebih teliti untuk memastikan kondisinya lepas

atau patah. ‘’Oleh karena itu, kita gunakan setengah badan jalan dulu, mudah–mudahan tidak ambruk,’’ harapnya. Ditanya soal perbaikan, Cana mengungkapkan, akan dikoordinasikan dengan pihak-pihak

terkait. Menurutnya, perbaikan membutuhkan waktu satu minggu lebih. Ia berharap secepatnya ditangani. Menurut Kapolsek Denpasar Timur Kompol Redastra, pihaknya mengerahkan anggota Lantas dan

Ditertibkan, Pasar Tumpah di Sanglah Denpasar (Bali Post) Keberadaan pasar tumpah di Sanglah, sering mendapat keluhan dari para pengguna lalu lintas. Meminimalisasi keluhan warga, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar bersama Tim Gabungan Yustisi yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Polsek Denpasar Selatan (Densel), Polresta, Pengadilan dan Kejaksaan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP), Kecamatan Densel, serta aparat desa setempat, menindak tegas para pedagang kaki lima (PKL) yang tumpah ruah berjualan di trotoar dan badan jalan di Pasar Sanglah, Senin (10/10) kemarin. Dipimpin Kabid Penertiban Umum dan Kesejahteraan Masyarakat Satpol PP Kota Denpasar I Ketut Gede Gunawan, penertiban ini berlangsung cepat dengan menertibkan puluhan PKL yang berjualan di jalanan. Tim Yustisi sempat bersitegang dengan para PKL ini, karena mereka beberapa mengaku sudah membayar sewa untuk berjualan kepada pemilik toko yang ada di Pasar Sanglah guna berjualan di depan ruko tersebut. Akan tetapi,

Tim Yustisi menindak tegas semua PKL ini karena sudah melanggar ketertiban berjualan dengan menggunakan badan jalan. Para PKL ini padahal sudah diperingati dan diimbau setiap hari oleh aparat Satpol PP untuk tidak berjualan sampai ke luar ke badan jalan, akan tetapi masih saja membandel dan berjualan di badan jalan. ‘’Kami sudah sangat sering memperingati para PKL ini dan mengikuti prosedur yang berlaku, akan tetapi masih saja ada pedagang yang bertahan. Kami pihak Pol. PP sudah memberi kebijakan dan menunggu beberapa waktu untuk mereka tidak berjualan sampai tumpah ke jalan melewati jam operasional pasar pagi. Kalau masih saja bandel, akan kami angkut dan tindak tegas,’’ kata Kabid Penertibaan Umum dan Kesejahteraan Masyarakat Satpol PP Kota Denpasar I Ketut Gede Gunawan saat penertiban sedang berlangsung. Dikatakannya, tindakan tegas yang dilakukan ini melihat terganggunya kenyamanan masyarakat yang melintasi wilayah Pasar Sanglah serta membuat kemacetan di sepanjang

Jalan Diponegoro, tepat di depan Pasar Sanglah pada pagi harinya. Hal ini disebabkan para PKL ini berjualan di trotoar dan menggunakan badan jalan yang membuat masyarakat terganggu dan tidak nyaman. Langkah penertiban ini juga dilakukan menindaklanjuti laporan dari masyarakat yang terganggu kenyamanannya. Diharapkan tindakan ini mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna jalan yang melintasi kawasan Pasar Sanglah. Selain itu, para PKL yang berjualan di trotoar dan badan jalan ini juga sudah jelas melanggar Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum dan melanggar Pasal 22 tentang tertib berjualan, dengan ancaman denda pidana kurungan paling lama 3 bulan dan denda paling besar mencapai Rp 25 juta. ‘’Jadi, penertiban para PKL yang tumpah ke jalan ini sudah dilaksanakan sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang ada, yang mana para PKL yang melanggar ini akan disidang-timpiringkan nantinya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,’’ tegasnya. (kmb12)

Sabhara untuk mengatur lalu lintas. Ia mengakui terjadi kemacetan karena jalur itu sangat padat. ‘’Kami berlakukan buka tutup di sana. Sampai saat ini, masih bisa digunakan setengah,’’ tegasnya. Namun untuk kendaraan besar seperti truk dan bus, tidak diperbolehkan lewat di sana karena takut jebol. Untuk kendaraan besar dari barat, dialihkan ke Jalan Nangka Selatan lalu ke Jalan W.R. Supratman. Sedangkan kendaraan besar dari timur, dialihkan ke arah Renon.

Informasi di lapangan, ratusan kendaraan rela antre dan sabar agar bisa lewat di jembatan itu. Kemacetan berimbas ke Jalan W.R. Supratman, dari depan Mapolda Bali sampai perempatan Tohpati. Kondisi serupa juga terjadi di jembatan Gatsu Barat, tepatnya di dekat Hotel Neo. Kondisi jembatan yang sempit dan sedang dalam perbaikan itu, membuat jalur lalu lintas dari arah barat menuju timur macet, begitu pula sebaliknya. (kmb36)

Sidang Kasus Memberikan Keterangan Palsu

Satu Keluarga Dihukum Empat Bulan Penjara Denpasar (Bali Post) Majelis hakim pimpinan Ni Made Purnami yang menyidangkan kasus dugaan memberikan keterangan palsu di bawah sumpah, akhirnya menjatuhkan vonis untuk tiga terdakwa, Senin (10/10) kemarin. Mereka merupakan satu keluarga, yakni Edwin Hartono Kwanarta sebagai ayah, Ni Ketut Irawati sebagai ibu dan Ivan Saputra Kwanarta adalah anaknya. Oleh hakim, mereka dihukum selama empat bulan penjara dengan masa percobaan selama enam bulan. Hakim mengatakan, satu keluarga ini terbukti bersalah melakukan tindak pidana memberikan keterangan palsu di muka sidang. Mereka dinyatakan terbukti melanggar Pasal 242 ayat (1) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. ‘’Menghukuman terdakwa dengan pidana penjara selama empat bulan dengan

masa percobaan selama enam bulan,’’ vonis hakim. Hukuman ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Asri Susantina yang sebelumnya menuntut hukuman enam bulan penjara. Atas putusan itu, jaksa menyatakan pikir-pikir. Begitu juga pihak terdakwa. Sementara kuasa hukum korban, Rendy Nobel, mengaku kecewa atas putusan hakim. Dia berdalih, hukuman kasus dalam keterangan palsu di bawah sumpah bisa sampai tujuh tahun penjara. ‘’Tetapi terdakwa hanya divonis percobaan,’’ katanya. Sebelumnya, kasus ini mencuat karena terdakwa dilaporkan memberikan keterangan palsu dalam sidang perceraian. Terdakwa sempat ditahan oleh kepolisian, sebelum akhirnya pihak kejaksaan memberikan status tahanan rumah untuk ketiga terdakwa. (kmb37)

Wali Kota Rai Mantra Lantik Empat Perbekel Baru

Ketahui Kondisi Wilayah, Berdayakan Potensi Masyarakat EMPAT perbekel terpilih periode 2016-2022 di Kecamatan Denpasar Utara, Denpasar Timur dan Kecamatan Denpasar Barat, resmi dilantik Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Senin (10/10) kemarin di Graha Sewaka Dharma Lumintang. Selain melantik empat perbekel baru, juga dikukuhkan 23 kepala desa menjadi perbekel sesuai dengan Perda No. 2 Tahun 2015 tentang Pelaksanaan Pemilihan Perbekel. Pelantikan perbekel juga dihadiri Wakil Wali Kota I GN J a y a Ne g a ra , Ket ua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Denpasar. Wali Kota Rai Mantra mengatakan, perbekel memiliki peran yang sangat strategis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Dari peran ini, perbekel harus mampu dan memiliki komitmen memberikan solusi terhadap semua permasalahan strategis yang dihadapi masyarakat dan wilayahnya, sehingga Den-

pasar dapat berkembang menjadi kota yang cerdas. Dalam melaksanakan pembangunan tersebut secara baik, maka perbekel harus memahami kondisi wilayahnya, memberdayakan potensi dan sumber daya yang ada. Hal ini tak terlepas dari fungsi pemerintah yakni memberikan pelayanan kepada masyarakat serta spirit Sewaka Dharma, yakni melayani adalah kewajiban dapat terus dipegang seluruh aparatur Pemkot Denpasar termasuk perbekel. Rai Mantra juga mengatakan, pelantikan perbekel dan pengukuhan kepala desa menjadi perbekel ini juga sebagai amanat dan bentuk kepercayaan pemerintah daerah dan warga masyarakat kepada perbekel dalam memimpin dan membangun desa menjadi lebih baik dan sejahtera. Hendaknya momentum ini dimaknai sebagai titik awal yang baik untuk menyelenggarakan pemerintahan desa, membangun desa, serta memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Di samping itu, perbekel yang baru dilantik harus segera menyesuaikan

diri dengan tugas-tugasnya, memahami dan melaksanakan semua peraturan perundangundangan yang mengatur tentang desa terutama yang berkaitan dengan tugas, wewenang, kewajiban dan hak perbekel. Sekaligus, berupaya mewujudkan tatanan kehidupan yang kondusif, dinamis dan kreatif menjadi contoh teladan bagi perangkat desa serta menjalin kerja sama kemitraan yang baik dengan semua elemen aparat desa. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kota Denpasar Made Mertajaya mengatakan, empat perbekel terpilih yakni I Made Sada (Perbekel terpilih Desa Dangin Puri Klod, Kecamatan Denpasar Timur), I Putu Tresna Jaya (Perbekel Desa Tegal Kertha Kecamatan Denpasar Barat), I Made Parmita (Perbekel Desa Peguyangan Kaja Kecamatan Denpasar Utara), dan I Made Suena (Perbekel Kesiman Kertalangu Kecamatan Denpasar Timur) telah dilantik secara resmi Wali Kota Rai Mantra. Pengukuhan kepala desa menjadi perbekel

PERBEKEL - Wali Kota Rai Mantra menyematkan lencana saat pelantikan empat perbekel, Senin (10/10) kemarin di Graha Sewaka Dharma Lumintang. yang dilaksanakan kali ini, dibarengi dengan pelanti kan perbekel terpilih yang berkaitan dengan perubahan nomenklatur dari kepala desa menjadi perbekel. Dari pelantikan dan pengukuhan ini, telah mulai disesuaikan terkait dengan administrasi seperti papan nama dan kop surat, sehingga dapat memberikan pe-

mahaman kepada masyarakat. ‘’Perbekel yang sudah dilantik tidak ada waktu jeda lagi dan saat ini langsung bertugas di masing-masing desanya,’’ ujar Mertajaya sembari mengatakan, agenda pelantikan dan pengukuhan perbekel kali ini juga dilangsungkan pelantikan Ketua TP PKK Desa SeKota Denpasar. (ad368)


Selasa Wage, 11 Oktober 2016

Badung

3

Sindikat Narkoba Diduga Dikendalikan dari Lapas Kerobokan

Geram, Komisi III DPR-RI Ancam agar Kalapas Dicopot Mangupura (Bali Post) -

Panja Pengawasan dan Penegakan Hukum Terkait Sindikat Narkoba Komisi III DPR-RI menggelar pertemuan dengan petinggi Polda Bali, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali, Kanwil Hukum dan HAM Bali serta Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, Senin (10/10) kemarin di Gedung Kemala Hikmah Mapolda Bali. Setelah mendengar paparan dari Kapolda, Kajati, Kakanwil Hukum dan HAM serta Kepala BNNP, Ketua Panja Bambang Soesatyo mengaku geram karena sindikat narkoba di Bali diduga dikendalikan napi Lapas Kerobokan. Oleh karena itu, jika masih ada satu HP saja lolos, Ketua Komisi III DPR-RI mengancam akan minta Menteri Hukum dan HAM mencopot Kalapas termasuk Kakanwil Hukum dan HAM Bali. ‘’Sekarang kita harus fokus penanganan masalah narkoba

di Bali mulai dari Lapas Kerobokan. Kami minta pintu masuk lapas hanya satu, dijaga ketat. Jangan lagi kecolongan. Kalau masih kami dengar ada lolos satu HP saja, copot Kalapas, termasuk Kakanwil-nya,’’ tegas Bambang. Bambang sempat heran karena pintu masuk Lapas Kerobokan hanya satu, tetapi hasil operasi diamankan puluhan HP, rutusan senjata tajam dan senjata api (senpi). ‘’Satu pintu masuk saja kok kebobolan?’’ ucap Bambang.

Menurut Bambang, yang terpenting baginya adalah ketegasan aparat penegak hukum, termasuk petugas lapas. ‘’Tidak boleh lagi ada praktik-praktik 86 (damai - red) terjadi di lapangan. Ini peringatan keras karena taruhannya luar biasa, yaitu masa depan bangsa. Kalau 86 juga paling satu juta sampai ratusan juta rupiah, tidak sebanding dengan kerusakan ditimbulkan bahaya narkoba,’’ ujar politisi Partai Golkar ini. Apakah ada atensi khusus di Bali? Kata Bambang, pihaknya tergerak sejak adanya pengakuan Fredy Budiman, gembong narkoba saat masih hidup, bagaimana aparat bermain mata, oknum petugas lapas, Imigrasi, TNI dan Polri. Pihaknya ingin mengecek, apakah di Bali ada jaringan Fredy Budiman. Selain itu,

dipicu kasus Dir. Resnarkoba Polda Bali saat dijabat Kombes Pol. Franky Haryanto Parapat, diduga melakukan praktik 86 dengan pengedar yang ada di Bali. ‘’Kita ingin memastikan tidak ada lagi hal-hal seperti itu di Bali. Salah satu paling rawan di Bali karena menjadi serambi atau pintu masuk wisatawan dunia,’’ ungkapnya. Pihaknya tidak ingin di Indonesia, termasuk Bali, ada pabrik ekstasi, sabu-sabu dan jenis narkoba lainnya. ‘’Kami ingin pertegas, bekerjalah dengan baik mulai dari pintu masuk, Imigrasi, lapas dan tempat hiburan. Salah satu cara menghancurkan bangsa ini lewat narkoba,’’ kata Bambang. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali Ida Bagus K. Adnyana menyampaikan pihaknya secara

rutin melaksanakan sweeping bersama kepolisian, BNNP Bali dan TNI. Selain itu, dilaksanakan tes urine. ‘’Kami juga membangun Pos Keamanan Terpadu untuk memudahkan koordinasi dengan kepolisian dan Kodim Badung,’’ ujarnya. Namun ada kendala yang dihadapi selama ini, yaitu jumlah pegawai dan sarana-prasarana masih kurang. Anggota Komisi III DPR-RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi menegaskan, pihaknya tidak enak mendengar adanya Dir. Resnarkoba terlibat narkoba. ‘’Saya cek ternyata diperiksa 15 anggota oleh Propam. Ada apa ini? Ada kolaborasi serius. Apakah kasus ini 86 saat diperiksa atau tukar kepala? Narkoba lebih berat daripada teroris,’’ tegasnya sembari berharap jangan sampai ada pencopotan kedua.

Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto menegaskan, kasus Kombes Franky sepenuhnya ditangani Div. Propam Mabes Polri, sehingga perkembangannya ada di sana. Namun informasi yang ia peroleh, Franky secepatnya disidang Kode Etik dan Disiplin. Kapolda

mengungkapkan, 15 anggota Dit. Resnarkoba yang diperiksa hanya sebagai saksi kasus Franky. ‘’Saya sempat tanyakan kepada Franky terkait dugaan tilep kasus kecil, tetapi dibantah. Dia bilang ada kesalahpahaman denga anggota,’’ tandasnya. (kmb36)

Verifikasi APBD Perubahan Badung 2016

Hanya Alami Penyelarasan, Program Strategis ’’Lolos’’ HASIL verifikasi provinsi terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Badung 2016 telah turun. Secara substantif, APBD Perubahan tersebut tak mengalami perubahan, hanya ada penyelarasan-penyelarasan. Hal itu diungkapkan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta didampingi Wabup Ketut Suiasa di selasela pertemuan dengan DPRD Badung, Senin (10/10) kemarin. ‘’Tak ada perubahan secara mendasar, hanya ada penyelarasan di sana-sini,’’ ujarnya. Selain Bupati dan Wabup, pertemuan untuk membahas hasil verifikasi tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Badung Putu Parwata bersama dua wakilnya, Nyoman Karyana dan Made Sunarta, serta anggota DPRD Badung. Hadir juga Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dipimpin Sekkab Kompyang R. Swandika. Penyelarasan ini, tegasnya, tak sampai memangkas program-program strategis yang

PERTEMUAN - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta didampingi Wabup Ketut Suiasa memimpin pertemuan dengan jajaran DPRD Badung, Senin (10/10) kemarin di Puspem Badung. dibutuhkan masyarakat Badung. Bupati asal Plaga, Petang tersebut mencontohkan, penyelarasan belanja tidak langsung dari Rp 2,3 triliun menjadi Rp 2,2 triliun. Penyelarasan ini tak sampai memangkas program-program strategis. Demikian juga dengan pengurangan dana alokasi umum (DAU) khususnya anggaran

untuk tunjangan profesi guru senilai Rp 76,7 miliar. ‘’Walau ada pengurangan dana dari pusat, tunjangan profesi guru dipastikan terbayar hingga Desember 2016,’’ tegasnya. Sebelumnya, Ketua TAPD yang juga Sekkab Badung Kompyang R. Swandika melaporkan hasil verifikasi APBD Perubahan Badung 2016 dari

provinsi. Menurutnya, verifikasi digelar pada 3 Oktober yang dilakukan oleh tim. Saat itu, Badung dipimpin langsung Bupati Nyoman Giri Prasta dan akhirnya ada catatan-catatan atas hasil evaluasi yang harus ditindaklanjuti. ‘’Tiga hari setelah itu, jawaban dikirim. Selanjutnya, hasil evaluasi resmi pun turun,’’ kata pejabat asal Kerobokan tersebut. Menurutnya, performance APBD Perubahan 2016 merupakan respons kebutuhan masyarakat, selain ada terobosan dan inovasi. Dia merinci struktur APBD Perubahan setelah evaluasi. Pendapatan pada APBD Induk 2016 tercatat Rp 3,8 triliun, sementara di APBD Perubahan pendapatan dirancang Rp 4,24 triliun. Dari pusat ada koreksi Rp 76,7 miliar untuk tunjangan profesi guru. ‘’Ada pengurangan terhadap pendapatan Badung,’’ katanya. Selanjutnya belanja pada APBD Perubahan dirancang Rp

4,7 triliun, setelah verifikasi ada koreksi menjadi Rp 4,620 triliun. Selisihnya mencapai Rp 74 miliar. Belanja tak langsung di APBD Perubahan dirancang Rp 2,3 triliun lebih dan dievaluasi menjadi Rp 2,2 triliun atau ada pengurangan Rp 74 miliar lebih. Belanja langsung dirancang Rp 2,3 triliun lebih, hasil evaluasi tetap Rp 2,3 triliun lebih. Pos pembiayaan di APBD Perubahan dirancang Rp 678,1 miliar, setelah evaluasi menjadi Rp 680 miliar lebih. Terakhir pos Silpa yang dirancang Rp 65,8 miliar, setelah evaluasi menjadi Rp 63,9 miliar. Hal ini karena ada belanja mendesak senilai Rp 1,8 miliar lebih. Pada kesempatan itu, Ketua TAPD juga siap merancang APBD 2017 secara utuh sesuai kebutuhan. Rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) 2017 akan dirancang melalui musrenbang desa, kecamatan hingga kabupaten, termasuk dari hasil serap aspirasi Dewan. (ad372)

Ali Post/rah

PERTEMUAN - Ketua Komisi III DPR-RI Bambang Soesatyo saat diwawancarai media massa usai pertemuan di Mapolda Bali.


4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

info seremoniAL

Selasa Wage, 11 Oktober 2016

”FGD Tracer Study” di IKIP PGRI Bali

Studi Komparasi, DPRD Badung Terima Hindari Pengangguran, PT Harus Perbanyak ”Job Fair” DPRD Buleleng dan DPRD Yogyakarta

CENDERAMATA - Ketua YPLP PT IKIP PGRI IGB Arthanegara didampingi Rektor Made Suarta menyerahkan cenderamata kepada Nurlaila dari Kemenristek Dikti. IKIP PGRI Bali dipercaya sebagai alumninya, fasilitas kampusnya juga pelaksana Focus Group Discussion lengkap. Nurlaila mengungkapkan (FGD) Pengembangan Sistem Tracer FGD dilakukan untuk mendapatkan Study dan Capacity Building yang masukan setiap wilayah dari 276 diadakan Ditjen Pembelajaran dan penerima dana hibah. Makanya dia Kemahasiswaan (Belmawa) Kemen- menegaskan tugas PT tak hanya ristek Dikti. FGD diikuti pimpinan sampai mengantarkan mahasiswa PT di Indonesia yang mendapatkan tamat, melainkan sampai mereka dana hibah Pusat Pengembangan bekerja dan perkembangan kariKarier (PPK) Dikti. ernya di dunia kerja. FGD berlangsung selama dua Dia mengatakan, hasil tracer hari, mulai Senin (10/10) kemarin study PT yang dilakukan Kemenhingga Selasa (11/10) hari ini, dibuka ristek Dikti menunjukkan masa Kasubdit Penyelarasan Kebutuhan tunggu lulusn S-1 di Indonesia Kerja Direktorat Kemahasiswaan adalah enam bulan. Untuk mengDitjen Bemala Nurlaila. FGD ini ghindari pengangguran, dia minta dihadiri Rektor IKIP PGRI Bali Dr. PTN-PTS harus memperbanyak I Made Suarta, S.H., M.Hum., WR I mengadakan job fair di kampus. Job Drs. Pande Wayan Bawa, M.Si., WR fair ini selain merupakan media unII Drs. Dewa Putu Juwana, M.Pd. tuk komunikasi alumni, juga ajang dan WR III Dr. I Wayan Citrawan, untuk saling membantu alumni yang M.Si., Ketua Yayasan PT IKIP PGRI belum bekerja. Bali IGB Arthanegara, S.H., M.H., Rektor IKIP PGRI Bali Made SuM.Pd., Sekretaris Ngurah Oka dan arta mengaku bangga baru setahun para dekan. IKIP PGRI Bali membentuk Pusat Nurlaila menegaskan, IKIP PGRI Pengembangan Karier (PPK) sudah sangat representatif penerima dana mampu memenangkan dana hibah hibah ini. Selain padat agenda pusat karier. Lewat FGD ini, PT

akan mendapat format dan solusi yang tepat bagaimana pengembangan karier bagi alumninya. Dia membenarkan IKIP PGRI Bali mengawal alumninya tak hanya sampai tamat studi S-1, namun sampai dia bekerja. Termasuk pengembangan kariernya di dunia kerja. Apalagi kini para lulusannya juga dibekali dengan kewirausahaan, tambahan kompetensi seperti bahasa asing, komputer dan pengembangan diri. Makanya dia minta para alumni IKIP PGRI Bali yang jumlahnya mendekati 22.000 orang untuk aktif mengisi data karier lewat website IKIP PGRI Bali. Dia acara itu Rektor juga memaparkan IKIP PGRI Bali tahun ini menempati posisi 100 PT terbaik nasional dari 3.340 PT, di Kopertis VIII berada di posisi tiga besar dan nomor satu di PT PGRI nasional. Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali IGB Arthanegara didampingi Ketua PPK IKIP PGRI Bali Meding Edy Gunarta, S.H., M.Psi. juga bangga IKIP PGRI Bali dipercaya sebagai pelaksana FGD tingkat nasional. Dia memandang FGD soal tracer study ini sangat penting. Selain untuk akreditasi PT, juga untuk mengurangi angka pengangguran di kalangan lulusan PT. IKIP PGRI Bali yang sudah memiliki ikatan alumni di tiap program studi perlu diaktifkan. Dia setuju kampus IKIP PGRI harus diperbanyak dengan job fair dan mengintensifkan komunikasi antaralumni. Apalagi alumni IIKP PGRI Bali tak hanya menjadi guru, namun juga banyak menjadi bupati dan wakil bupati, wartawan hingga menjadi pengusaha. (ad734)

”Open House 2016” Jurusan Teknik Sipil PNB

Bangun Kebersamaan Dalam Menghadapi MEA JURUSAN Teknik Sipil Politeknik Negeri Bali (PNB) kembali menggelar Open House 2016 yang akan berlangsung hingga tanggal 14 Oktober mendatang. Kegiatan rutin tahunan ini dibuka oleh Direktur Politeknik Negeri Bali Ir. Made Mudhina, M.T. yang ditandai dengan pemukulan gong di Gedung Widya Padma kampus setempat, Senin (10/10) kemarin. Mudhina mengatakan, kegiatan ini bertujuan membangun kebersamaan di Jurusan Teknik Sipil, yaitu untuk membuka komunikasi antarmahasiswa dan dosen. Selain itu, untuk menyikapi tantangan-tantangan ke depan dalam menghadapi MEA. ‘’Dalam bidang teknik sipil apa yang menjadi tantangan di sinilah nanti akan digali persoalan-persoalan dalam bidang konstruksi,’’ katanya. Mudhina mengatakan, hubungan antara ilmu jasa konstruksi dengan MEA harus dicari korelasinya, sehingga PNB yang memiliki berbagai bidang ilmu bisa memberikan kontribusi dalam MEA tersebut. ‘’Sesuai dengan kebijakan pemerintah saat ini dalam bidang infrastruktur, di sinilah peran Teknik Sipil sangat penting dalam ikut memenuhi kebutuhan infrastruktur dalam mengahadapi MEA,’’ tambahnya. Dalam MEA, lanjut Mudhina, tentu akan ada persaingan dalam hal tenaga kerja. Oleh karena itu, PNB akan selalu membangun kurikulum jasa konstruksi yang menuju kepada kebutuhan kurikulum ASEAN sehingga lulusan PNB tidak kalah bersaing dengan tenaga kerja di negara lainnya. ‘’Kalau melihat peran dari Teknik Sipil dalam MEA, tentu sangat banyak persoalan yang harus digali. Dalam kegiatan open house ini diharapkan semua itu akan terbuka,’’ ujarnya. Mudhina menambahkan, open house juga bertujuan memperkenalkan kembali keberadaan Teknik Sipil PNB agar dikenal oleh masyarakat. Dengan begitu masyarakat merasakan ada kedekatan komunikasi dengan Teknik Sipil PNB. Salah satu yang akan dibangun adalah melalui kegiatan FGD dengan orangtua mahasiswa Teknik Sipil. Para orangtua akan berdiskusi untuk mengetahui bagaimana model pendidikan di Teknik Sipil PNB, sehingga di sana peran orangtua itu menjadi sangat penting untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang andal. ‘’Tidak bisa kita dari PNB sendiri yang membangun sikap dari mahasiswa tanpa bekerja sama dengan orangtua mahasiswa,’’ katanya. Ketua Jurusan Teknik Sipil Ir. I Wayan Arya, M.T.

didampingi Ketua Panitia Dr. I Ketut Sutapa, S.ST., M.T. menambahkan, semua kegiatan kemahasiswaan dan dosen yang melibatkan stakeholder difokuskan dalam satu minggu dalam kegiatan Open House 2016 ini. Setelah pembukaan akan ada seminar sehari yang diikuti oleh mahasiswa Teknik Sipil dengan menghadirkan narasumber dari Dinas PU Provinsi Bali dan juga asesor BNSP. Selain itu, juga ada berbagai lomba salah satunya adalah lomba intern mahasiswa, seperti lomba merancang dan mebuat meubeler, baja, tender, frehand, outocad dan rancang beton. Sementara untuk tingkat nasional ada lomba Beton Nasional yang sudah rutin dilaksanakan setiap tahun. Selain itu, juga ada lomba karya tulis ilmiah (LKTI) tingkat SMA/SMK wilayah Bali, NTB dan Jawa Timur serta seminar nasional teknik sipil bidang vokasi yang akan diikuti unsur pendidikan dan praktisi teknik sipil. Ada juga gathering orangtua mahasiswa. ‘’Kami berharap kegiatan ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk meningkatkan etika, karena dalam ranah kompetensi itu juga masuk attitude yang akan diterapkan di dunia kerja,’’ tegasnya. (ad369)

PEMBUKAAN - Direktur PNB Ir. Made Mudhina, M.T. didampingi Ketua Jurusan Teknik Sipil Ir. I Wayan Arya, M.T. dan Ketua Panitia Dr. I Ketut Sutapa, S.ST., M.T. memukul gong saat pembukaan Open House 2016 Teknik Sipil PNB, Senin (10/10) kemarin.

Universitas Ngurah Rai Wisuda 391 Lulusan S-1 dan Pascasarjana UNIVERSITAS Ngurah Rai (UNR) mewisuda sebanyak 391 orang wisudawan, Sabtu (8/10) lalu. Lulusan yang diwisuda itu dari Program S-1 dan Pascasarjana meliputi 96 orang Magister Ilmu Administrasi, 117 orang Sarjana Ekonomi, 76 orang Sarjana Hukum, 78 orang Sarjana Ilmu Sosial dan Politik serta 24 orang Sarjana Teknik Sipil dan Arsitektur. Wisuda kali ini merupakan Wisuda Sarjana XXXIV dan Pascasarjana VII yang dirangkai dengan peringatan Dies Natalis XXXVII UNR. Rektor UNR Dr. Drs. Nyoman Sura Adi Tanaya, M.Si. di dalam pertanggungjawabannya menyatakan UNR saat ini makin berkembang dan diminati masyarakat. Mahasiswa baru yang diterima pada tahun akademik 2016/2017 mencapai 793 orang. Termasuk Program Pascasarjana yang menerima mahasiswa

baru sebanyak 139 orang, terdiri dari Program Magister Ilmu Administrasi Negara dan Magister Ilmu Hukum. Indeks Prestasi Komulatif (IPK) tertinggi mahasiswa yang diwisuda tahun ini mencapai angka 3,94 dan umur wisudawan termuda 21 tahun serta 98 persen lulusannya sudah terserap pada pasar kerja. Rektor UNR merasa optimis karena di samping secara kuantitas jumlah mahasiswa meningkat, mutu juga mendapat perhatian dengan meningkatkan jumlah dosen yang sedang tugas belajar ke jenjang S-3 sebanyak 15 orang dan diharapkan tahun depan jumlah dosen dengan jenjang Strata 3 mencapai 35 persen. Dikatakan tahun ini UNR telah menandatangani kerja sama sebanyak 16 buah dengan pihak swasta dan pemerintah termasuk dengan pihak luar negeri seperti University of Science and Technologi Meghalaya,

WISUDA - Suasana Wisuda Sarjana XXXIV dan Pascasarjana VII Universitas Ngurah Rai, Sabtu (8/10) lalu.

Charles Darwin University Australia, Arizona State University Amerika dan Jiangsu Second Normal University (JSNU). Di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, tahun ini mendapat hibah dari pemerintah sebanyak 4 buah untuk dosen pemula, penelitian doktoral dan iptek bagi masyarakat. Setelah menyimak laporan Rektor UNR, Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Dr. Nengah Dasi Astawa berkeyakinan UNR akan mampu menjadi universitas kelas dunia. Hal ini ditunjang oleh kondisi kampus di Jalan Padma, Penatih, Denpasar adalah kampus yang ideal dan nyaman sebagai tempat melaksanakan pendidikan dan ditunjang pula karena UNR termasuk universitas yang sehat di lingkungan Kopertis Wilayah VIII. Dengan begitu, sudah sepatutnya menjadi rujukan bagi masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di lembaga ini. Sementara itu, Ketua yayasan Jagadhita Denpasar Dr. Drs. Anak Agung Gede Raka, M.Si. menyatakan yayasan terus berupaya menyediakan berbagai fasilitas pendukung tri dharma perguruan tinggi dan meningkatkan sumberdaya manusia melalui bantuan beasiswa bagi dosen yang melanjutkan studi ke jenjang S-3. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Rektor UNR yang telah mampu melaksanakan tri dharma perguruan tinggi dengan baik, sehingga mampu mencapai prestasi dan menghasilkan alumni yang sukses di berbagai instansi pemerintah maupun swasta. (ad370)

DPRD Badung menerima kunjungan studi komparasi DPRD Kabupaten Buleleng dan DPRD Kota Yogyakarta, Senin (10/10) kemarin. Kunjungan kedua rombongan tersebut diterima secara bersamaan oleh Ketua Komisi III I Nyoman Satria bersama Wakil Ketua Komisi IV IB Alit Agra Patra. Sesuai agenda kunjungan, DPRD Buleleng dan DPRD Yogyakarta terkait masalah pembentukan organisasi perangkat

daerah (OPD). Satria menjelaskan, Pemkab Badung terdapat 38 orang penjabat eselon II. Awalnya, kata Satria diajukan 37 namun demikian ada penambahan satu lagi. ‘’Awalnya Badan Keuangan dan Aset Daerah serta Pendapatan menjadi satu. Kemudian hasil konsultasi ke Kemendagri dipisah yakni Badan Keuangan dan Aset tersendiri dan Badan Pendapatan tersendiri. Jadi posisinya eselon II

STUDI KOMPARASI - Ketua Komisi III I Nyoman Satria dan Wakil Ketua Komisi IV IB Alit Agra Patra menerima kunjungan studi komparasi DPRD Kabupaten Buleleng dan DPRD Kota Yogyakarta, Senin (10/10) kemarin.

tetap 38 orang,’’ kata Satria. Rombongan DPRD Buleleng dipimpin oleh Wakil Ketua I Ketut Sumardana dan rombongan DPRD Yoyakarta dipimpin Ketua Sujanarko. Menurut Satria, saat ini tengah disusun Struktur Organisasi Tata Kerja Perangkat Daerah (SOTK) dan akan segara di finalisasi oleh Bupati. ‘’SOTK masih disusun sesuai rencana akan di finalisasi dua hari ke depan,’’ sebut politisi PDI-P ini. Kemudian terkait Studi Komparasi DPRD Kota Yogyakarta, Satria menjelasakan, penyusunan anggaran DPRD Badung dilakukan secara intern yang selanjutnya dibawa ke Badan Anggaran Dewan untuk dibahas lebih lanjut. ‘’Setelah itu baru dibawa ke TPAD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah), baru kemudian diparipurnakan,’’ jelas Satria. Yang jelas, terang Satria, penyusunan anggaran dilakukan secara terbuka. ‘’Tidak ada anggaran yang sifatnya siluman semua terbuka,’’ terangnya. Selain itu, anggaran yang dirancang juga mengaju pada anggaran Gubernur Bali. Artinya, kata Satria, anggaran Dewan Badung tak boleh melampaui anggaran Gubernur Bali. (ad371)

Telkomsel Terus Tingkatkan Layanan Pelanggan di Kanal Digital UNTUK memberikan pengalaman mobile digital lifestyle terbaik kepada para pelanggannya, Telkomsel terus memperkuat layanan pelanggan di berbagai kanal digital. Saat ini Telkomsel memiliki sebanyak delapan kanal digital untuk melayani pelanggan, di mana interaksi rata-rata dengan pelanggan mencapai angka hampir 20 juta per bulannya. “Semakin diadopsinya berbagai layanan digital saat ini oleh masyarakat luas mendorong tumbuhnya interaksi pelanggan secara digital, termasuk dengan Telkomsel. Saat ini kanal digital merupakan pilihan utama pelanggan untuk berinteraksi mengenai produk dan layanan yang Telkomsel hadirkan dan untuk itu kami terus meningkatkan layanan di area tersebut,” jelas Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah di sela-sela acara Engage Bali Social Media Summit 2016, yang berlangsung pada 7-8 Oktober 2016 di Nusa Dua, Bali. Saat ini kanal digital Telkomsel meliputi Facebook, Twitter, Email, Telkomsel Chat, Aplikasi MyTelkomsel, Web MyTelkomsel, self-service machine MyGrapari dan Interactive Voice Response (IVR). Telkomsel terus memperkuat delapan customer touch point digital ini secara berkala, seperti yang dilakukan untuk Web MyTelkomsel dan Aplikasi MyTelkomsel yang hadir dengan tampilan dan fitur baru dan diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam menggunakan layanan selulernya. Hal ini terbukti meningkatkan antusiasme pelanggan, di mana sejak diluncurkan pada kuartal pertama 2016, hingga saat ini aplikasi MyTelkomsel telah diunduh sebanyak 8,5 juta kali. Di sisi layanan pelanggan di media sosial, sepanjang 2016 akun Twitter @Telkomsel memberikan lebih dari hampir satu juta respons terhadap mention pelanggan, sedangkan fan page Facebook Telkomsel memberikan sebanyak lebih dari 1,3 juta respons terhadap post pelanggan. Saat ini akun Twitter @telkomsel memiliki hampir satu juta followers dan Facebook Telkomsel memiliki lebih dari 3,2 juta fans. Tingkat respons akun media sosial Telkomsel selama tahun 2014 dan 2015 ini pun secara berturut-turut mendapatkan penghargaan sebagai “The Socially Devoted Award”. Pada penghargaan ini, fan page Facebook Telkomsel dan Twitter @Telkomsel berhasil menjadi akun yang paling responsif di dunia. Penghargaan dari Socialbakers ini diberikan kepada perusahaan-perusahaan di dunia berdasarkan analisa terhadap aktivitas social customer care (pelayanan pelanggan di media sosial), khususnya dalam menanggapi mention pelanggannya. “Perkembangan layanan pelanggan melalui media sosial terjadi seiring dengan gaya hidup pelanggan yang saat ini semakin digital dengan mobilitas yang tinggi, di mana pelanggan membutuhkan solusi cepat terhadap permasalahan yang

dihadapinya terkait layanan. Untuk itu, kami terus memperkuat kanal digital dari berbagai sisi,” tambah Ririek. Melihat kanal digital sebagai solusi yang cukup efektif dalam melayani pelanggan, Telkomsel menempatkan lebih dari 200 petugas yang hadir 7 x 24 jam. Atas keseriusannya dalam membangun interaksi di kanal digital yang responsif dengan pelanggan ini, Telkomsel dinobatkan sebagai “The Most Socially Engaged Telecommunication Provider in Indonesia”, dalam acara Engage 2016 Social Media Summit. Engage Bali Social Media Summit 2016 merupakan seminar dua hari yang menghadirkan berbagai praktisi marketing ternama di dunia, guna berbagi pengalaman dan tren terkini di dunia marketing khususnya media sosial. Praktisi ternama yang hadir di antaranya Ririek Adriansyah (Direktur Utama Telkomsel), Jan Rezab (Founder Socialbakers), Daniel Morel (Ret. Chairman & CEO Wunderman), Lars Silberbauer Anderson (Global Director of Social Media & Search LEGO), Veronica McGregor (News and Social Media Manager NASA), Beverly Jackson (VP Social Media and Content Strategy MGM Resorts), Tanbir Rahman (Digital and Media Marketing Strategist Huawei) dan Dennis Owen (Group Manager Social Media Cathay Pacific). (ad364)

LAYANAN DIGITAL - Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah (kanan) bersama Founder & Chairman Socialbakers Jan Rezab melakukan demo layanan digital Telkomsel di Booth Telkomsel sebagai bagian dari rangkaian acara Social Media Summit 2016, di Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali, Sabtu (8/10).

Pelepasan Tim BPSMI Pengda Bali di Ajang Peksiminas XIII 2016 BERTEMPAT di Gedung Natya Mandala Kampus ISI Denpasar, Senin (10/10) kemarin dilakukan pelepasan duta seni Bali dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) XIII 2016 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Duta seni Bali yang dibina oleh Tim Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Pengda Bali itu akan berlomba dari tanggal 11-17 Oktober. Ketua Kontingen I Ketut Wisarja, S.Ag., M.Hum. mengatakan, Peksiminas merupakan ajang rutin perlombaan mahasiswa tingkat nasional yang bergengsi di bidang seni. Di event ini juga ada kegiatan sarasehan yang merupakan musyawarah evaluatif dan rekomendatif tentang pembinaan bidang pengembangan seni bagi mahasiswa yang akan diikuti oleh para Ketua Pengda BPSMI, pimpinan perguruan tinggi bidang kemahasiswaan dan undangan lainnya. Wisarja menambahkan, Peksiminas merupakan kegiatan yang berkesinambungan yang diselenggarakan oleh Kemenristekdikti guna memberikan wadah bagi mahasiswa dalam meningkatkan kualitas dan kemampuan praktis mahasiswa dalam menumbuhkan apresiasi terhadap seni, baik seni suara, seni pertunjukan, penulisan sastra dan seni rupa.

Pada Peksiminas XIII, ada 16 kategori lomba yaitu tari monolog, keroncong, pop, seriosa, dangdut, baca puisi, penulisan puisi, penulisan cerpen, lukis, foto dan vocal group. Dikatakan, BPSMI Pengda Bali bisa mengikuti semua kategori lomba dengan jumlah peserta mahasiswa 31 orang dan official 33 orang. ‘’Tentunya masih ada keterbatasan, khususnya pendanaan. Tetapi kami berharap agar mahasiswa terpilih dari utusan perguruan tinggi bisa tampil optimal untuk meraih peningkatan ranking dengan capaian minimal 10 besar nasional dan membawa harum nama Bali,’’ ujarnya. Ketua BPSMI Bali Drs. I Wayan Gulendra, M.Si. menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, khususnya perguruan tinggi yang tergabung dalam wadah BPSMI yang telah ikut memperlancar persiapan, melakukan seleksi dan pelaksanaan perlombaan yang akan digelar nanti di Kendari. ‘’Kami memberikan apresiasi khusus kepada Rektor dan jajarannya pada 11 perguruan tinggi yang telah berpartisipasi dengan mengirimkan dan sekaligus mendanai para mahasiswa dan official pendamping yang akan berlomba mewakili BPSMI Pengda Bali,’’ ujarnya. Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Berata menga-

takan, Pemprov Bali sangat mengapresiasi Peksiminas tersebut. Kehadiran mereka tidak hanya berkaitan dengan pentas seni, mereka juga diharapkan menjadi duta Bali dalam menginformasikan potensi Bali tidak hanya di bidang seni budaya tapi juga pariwisata. ‘’Yang terpenting, mereka hadir di sana membawa nama Bali, tentu saja Bali yang sudah terkenal dengan keramahtamahan. Sikap itulah yang harus dibawa ke sana, sehingga selain diharapkan membawa juara, juga meninggalkan kesan Bali yang ramah,’’ ujarnya. Rektor ISI Denpasar Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.S.Kar., M.Hum. mengatakan Bali telah telanjur terkenal akan seninya. ‘’Jika kita mendapat juara VI, kita tidak bangga tapi kalau olahraga kita sangat bangga. Kalau juara VI untuk seni mungkin kita tidak merasa bangga karena orang-orang sudah menganggap Bali adalah barometer kesenian Indonesia. Mudah-mudahan anak-anak kita mencapai apa yang diinginkan dengan upaya yang maksimal dan panitia juga sudah bekerja keras untuk itu. Ini perlu dukungan semua pihak, bukan hanya perguruan tinggi tetapi semua stakeholder di Bali karena membawa nama baik Bali di tingkat nasional,’’ paparnya. (ad736)

DUTA SENI - Ketua BPSMI Bali, Rektor ISI Denpasar, Kadis Kebudayaan Provinsi Bali, Koordinator Kopertis Wilayah VIII berfoto bersama duta seni Bali.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Selasa Wage, 11 Oktober 2016

2017, Jalan Tol Banyuwangi-Probolinggo Dibangun

Abdulah Azwar Anas

Bali Post/udi

Banyuwangi (Bali Post)Fasilitas infrastruktur di Banyuwangi terus bertambah. Selain jalur lintas selatan (JLS) yang nyaris selesai, satu lagi megaproyek akan dibangun di Banyuwangi, yakni jalan tol Banyuwangi-Probowangi (Linggowangi). Jalan bebas hambatan sepanjang 103 KM ini ditargetkan mulai dibangun 2017. Jika selesai tol ini akan mempercepat jalur perhubungan dari Banyuwangi ke Surabaya dan Malang. “Jalan tol ini proyek pusat. Dari Kementerian PU dijadwalkan

mulai pembangunan tahun 2017,” kata Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas, Senin (10/10) kemarin. Pemkab Banyuwangi, kata Anas hanya menyiapkan tata ruang untuk mendukung proyek jalan tol tersebut. Nantinya jalan tol itu akan dibangun dari sekitar Ketapang, menembus kawasan Perhutani hingga tembus ke Probolinggo. “Kalau tol ini jadi, dari Banyuwangi-Surabaya hanya butuh waktu sekitar 3 jam. Biasanya jalur biasa bisa 7 jam,” tegasnya. Pihaknya berharap tol Banyuwangi-Probolinggo akan mempercepat perkembangan ekonomi Banyuwangi, terutama akses pariwisata dan pengiriman peti kemas. Sebab, Banyuwangi memiliki pelabuhan Tanjungwangi yang diproyeksikan menjadi pelabuhan peti kemas internasional. Anas menambahkan, Pemkab Banyuwangi sudah menyelesaikan tata ruang pendukung bagi proyek tol ini. Sehingga tak ada hambatan lagi proyek ini bisa dibangun. “Di Kementerian PU, proyek tol sudah masuk tahap lelang. Jadi, 2017 bisa mulai dibangun,” jelas Anas. Berbagai infrastruktur yang berkembang di Banyuwangi, imbuhnya akan terus mendongkrak nilai ekonomi di Banyuwangi. Termasuk harga jual tanah yang terus merangkak naik. Selain tol, Bandara Blimbingsari, Banyuwangi akan diperluas. Landasan pacu ditambah hingga 2.250 meter, sehingga pesawat Boeing bisa mendarat. Jika landasan pacu ditambah, jalur penerbangan Banyuwangi-Jakarta dipastikan bisa beroperasi. Hal ini, katanya akan mempermudah akses wisatawan dari ibu kota berkunjung ke Banyuwangi. (kmb30)

Kemensos RI Komit Bantu Panti Asuhan Hindu

Bali Raih Rp 270 Miliar, Senator Wedakarna Dukung Kebijakan Pusat Nontunai SINERGI DPD-RI sebagai lembaga tinggi negara dengan eksekutif semakin konkret. Hampir di setiap program kementerian di Bali kini melibatkan DPD-RI. Sebagaimana terekam dalam kegiatan Kementerian Sosial di Bali, yakni peluncuran layanan e–Warong KUBE– PKH, Koperasi Masyarakat Indonesia Sejahtera (KMIS), penyaluran bantuan sosial dan subsidi, dan bantuan kompensasi warga eks Timur di luar provinsi. Dalam kesempatan itu Menteri Sosial RI menyampaikan pada Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang bagian Komite III DPD-RI Bidang Kesejahteraan Rakyat menyatakan dukungan akan perhatian pusat pada Bali yang berkomitmen memberikan perhatian anggaran sebesar Rp 270 miliar lebih. “Di tengah pemotongan anggaran di sana sini, tapi astungkara pemerintah pusat masih perhatian kepada Bali. Terima kasih Presiden Joko Widodo. Ini sudah menjadi tugas kami di parlemen untuk mengawal kepentingan daerah. Sinergi ini akan terus dipertahankan,” ungkap Senator Gusti Wedakarna. Ia pun mendukung kebijakan Presiden agar seluruh bantuan sosial di Indonesia tidak mempergunakan tunai tapi langsung pada program agar ke depan tidak ada lagi kekorupsian di daerah. “Sejak awal dilantik menjadi DPDRI saya selalu memberikan masukan agar ke depan tidak ada lagi cash money dalam pemberian bantuan pemerintah. Di zaman pemerintahan sebelum Jokowi, dana-dana semacam ini bisa jadi alat politik bagi menteri yang berasal dari partai politik. Saya rasa Presiden Joko Widodo sudah mempelajari sistem politik anggaran itu. Dan saya mendukung. Ke depan tidak ada lagi bansos dalam bentuk cash,” ungkap Senator Wedakarna. Terkait dengan eksistensi

SATYAGRAHA – Khofifah Indar Parawansa (Menteri Sosial RI ) bersama Senator DPD-RI, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III dan pengurus Paguyuban Panti Asuhan Hindu Indonesia di Desa Penatih, Denpasar. lembaga sosial di Bali, Sena- ungkap Senator Gusti Wedator Wedakarna menyampai- karna. kan dukungannya agar lemDalam kesempatan itu baga sosial di Bali, khususnya Gusti Wedakarna mengunyang berbasis Hindu Bali dang dan memperkenalkan agar segera memperbaiki pengurus Paguyuban Panti kinerja administrasinya dan Asuhan Hindu Indonesia ia pun memberikan otokritik (PPAHI) ke Menteri Sokepada pemerintah di Bali sial. “Kita akan fokus agar yang seakan tidak mampu panti-panti asuhan di Bali membimbing lembaga-lem- mendapat perhatian. Sudah baga sosial. “Selama ini peran saya rapatkan awal tahun di Dinas Sosial di provinsi/ka- Senayan saat raker dengan bupaten/kota dari masukan Mensos. Kita kawal terus masyarakat ke meja saya agar panti asuhan di Bali banyak dianggap tidak mak- mendapat perhatian. Jika simal. Seharusnya Dinas Kemensos serius, ini akan jadi Sosial lebih meningkatkan nama baik bagi pemerintahan peran asistensi, peran mem- Joko Widodo di Bali yang bimbing dan peran advokasi sudah memberi kemenangan administrasi. Di pusat ban- 72 persen bagi beliau. Kita yak ada celah agar lembaga berjuang bersama-bersama,” sosial di Bali mendapatkan ungkap Senator RI termuda bantuan, tapi satu hal yang dari Bali yang juga peraih mengganjal di lembaga sosial suara terbanyak saat Pemilu di Bali, yakni kelemahan ad- DPD 2014 lalu. (ad363) ministrasi alias kurang rapi dalam syarat, izin, profil dan Pembetulan database. Jadi sulit untuk Terdapat kekeliruan bersaing. Seharusnya ini yang pada judul berita edisi diperbaiki. DPD-RI akan ikut Senin (10/10), seharusserta dalam pembinaan ini. nya: Dies Natalis I, IIK Ini blue print Bali Berdaulat Medika Persada Bali Gedi Bidang sosial karena jika lar Jalan Santai dan Domengandalkan CSR atau nor Darah. APBD ya tidak akan besar,”

DAERAH

5

Hindari Mobil, Truk BBM Terguling ke Sawah Banyuwangi (Bali Post) -

Truk tangki pengangkut BBM terguling di persawahan Labanasem, Rogojampi, Banyuwangi, Senin (10/10) kemarin. Tak ada korban jiwa dalam insiden di jalan padat Banyuwangi-Jember ini. Kecelakaan dipicu truk tangki menghindari mobil Izusu Panther yang menabraknya. Saat kejadian pukul 11.30 WIB, truk tangki BBM yang dikemudikan Rahman (40) asal Desa Tamansuruh, Glagah, Banyuwangi ini melaju pelan dari arah utara. Rencananya tangki solar berkapasitas 24.000 liter tersebut hendak mengirim BBM ke SPBU tak jauh dari lokasi kejadian. Karena sudah dekat SPBU, Rahman memilih berjalan pelan. Apalagi jalannya menikung tajam. Saat menikung Rahman kaget. Dari arah depan muncul mobil Panther

yang dikemudikan Andri Suparno (55) asal Pesanggaran, Banyuwangi. Mobil berpelat nomor L 1586 KM ini melaju kencang. Diduga hendak menyalip motor. Nahas karena kaget, pengemudi Panther tak bisa mengendalikan laju kendaraan. Moncong Panther menghantam pinggul kanan tangki. Tak ingin bertabrakan, sopir tangki mencoba mengerem. Dia makin panik setelah melihat di depannya tiga orang terjatuh di jalanan. “Akhirnya, saya banting stir

ke kiri agar tak menggilas tiga warga tadi,” kata Rahman. Apesnya, saat roda truknya menepi lahan di tebing sawah tersebut ambrol. Kontan saja truk langsung nyungsep ke sawah, terguling. Rahman bersama keneknya, Asgap (40) asal Kelurahan Pakis, Banyuwangi berhasil selamat. Hanya luka lecet ringan. Sopir Panther bersama satu penumpang juga selamat. Hanya bagian moncong Panther rusak akibat menghantam pinggul tangki. Sedangkan tiga warga yang terjatuh di aspal adalah satu keluarga. Mereka mengendarai sepeda motor Yamaha Mio berboncengan. Ketiganya, Rohman (25) bersama

sang istri Farida (24) dan anaknya, Yudi (3). Keluarga asal Songgon, Banyuwangi ini hanya luka lecet ringan. Hasil olah TKP Satlantas Polsek Rogojampi, kecelakaan ini diduga pengemudi Panther yang kurang hati-hati. Saat melintas di TKP yang jalannya menikung, pengemudi Panther berusaha menyalip motor. Namun menabrak pantat tangki. Tiga pengemudi motor yang disalip terjatuh ke aspal. Peristiwa ini sempat menjadi tontonan warga. Hingga pukul 14.00 WIB, truk tangki yang terjun ke sawah masih dibiarkan di lokasi. BBM terlihat mengalir dari arah tangki. Belum diketahui berapa kerugian akibat kejadian ini. (kmb30)

Setelah Menjuarai ’’Computer Forensic 2015’’

2016, Stikom Bali Juara I ’’Computer Hacking’’ Tingkat Nasional

SETELAH juara di berbagai ajang lomba teknologi informasi tingkat nasional, kembali mahasiswa Stikom Bali unjuk kemampuannya dalam event Technology Euphoria (Technoporia) ke-8 yang digelar oleh Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sriwijaya, Palembang pada 7-8 Oktober 2016. Tiga mahasiswa Stikom Bali yakni Ida Bagus Budhantara, Ketut Pasek Asmarajaya dan Dewa Gede Mahendra Putra dengan nama Tim Airavata berhasil menyabet juara pertama bidang kompetisi Capture the Flag dalam Technoporia ke-8 tersebut. Ida Bagus Budhantara menjelaskan, Capture the Flag adalah sebuah games hacking di mana peserta ditantang pengetahuan dan kemahirannya untuk menemukan dan mengeksplorasi vulnerability dalam berbagai kategori, seperti web hacking, forensic, reverse engineering, networking, steganografi, cryptography, dll. Di babak penyisihan lomba ini diikuti oleh 20 tim setelah panitia menyeleksi ratusan peserta yang datang dari seluruh Indonesia. Nah, tanda-tanda kemenangan Tim Airavata Stikom Bali sudah bisa terlihat di sini. Dari 20 tim tadi, Tim Airavata Stikom

Bali menempati urutan pertama, mengalahkan tim-tim dari perguruan tinggi ternama di seluruh Indonesia. Ke-20 tim ini kemudian diadu lagi untuk menentukan lima tim yang berhak tampil di babak final. Kelima tim itu diadu untuk menyelesaikan 12 soal dalam waktu 3 jam, guna menentukan tiga tim terbaik. Masing-masing soal mempunyai nilai tersendiri dan jawaban yang benar langsung kelihatan di live score baord. ‘’Hasilnya kami menempati urutan pertama dengan nilai 1.150, juara dua Universitas Bina Dharma Jakarta dengan nilai 760 dan juara tiga dari Universitas Muhamadiyah Jakarta dengan nilai 540,’’ terang Ida Bagus Budhantara yang diamini Dewa Gede Mahendra Putra dan Ketut Pasek Asmarajaya. Ketiga mahasiswa ini sebelumnya masuk final dan menempati ranking ketujuh dalam lomba Hackathon CompFest 8 yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, Jakarta pada 18 September 2016. Hackathon CompFest 8 merupakan ajang kompetisi Application Development untuk membuat aplikasi berbasis Android dalam waktu 25 jam guna membantu

mengatasi permasalahan yang dihadapi UKM-UKM di Indonesia. Menanggapi prestasi mahasiswanya itu, Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan mengatakan memberi apresiasi yang sangat tinggi. ‘’Atas nama pribadi dan civitas akademika Stikom Bali saya mengucapkan sela-

mat kepada Tim Airavata. Prestasi mereka bertiga ini melengkapi prestasi mahasiswa lain sebelumnya yang selalu masuk final dan menjadi juara dalam setiap lomba IT. Ini membuktikan kampus Stikom Bali sudah memiliki nama besar di tingkat nasional,’’ kata Dadang Hermawan. (ad733)

PENGHARGAAN - Dari kiri: Ketut Pasek Asmarajaya, Ida Bagus Budhantara, dan Dewa Gede Mahendara Putra menerima penghargaan dari Dekan Fakultas Ilmu Komputer Unsri Palembang Prof. Dr. Darmowijoyo, M.Si.

Tri Ajak Anak Muda Indonesia Suarakan Ambisinya ke Penjuru Nusantara dan Dunia KOMITMEN Tri untuk mendukung anak muda Indonesia dalam mewujudkan ambisinya melalui kampanye Festival #Ambisiku terus berlanjut. Rangkaian program di bawah naungan kampanye Festival #Ambisiku telah digelar sejak 30 Maret 2016, di lini digital menjaring 18 juta generasi muda Indonesia, program Parade #Ambisiku dan Kejar #Ambisiku di Yoyakarta, Makassar dan Bandung yang digelar sejak 16 September disambut sangat antusias oleh para muda di 3 kota kreatif ini yang ditandai dengan kehadiran para muda mengikuti talk show, workshop, pentas seni dan bazaar melebihi batas kapasitas yang ada. Tak sedikit kiprah kreatifitas para muda yang terlibat di ajang ini yang sudah mendunia. Tri percaya generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk setara dengan pelaku industri kreatif global. Untuk memfasilitasi anak muda Indonesia mewujudkan ambisi dan menyuarakannya tidak hanya kepenjuru nusan-

tara tapi juga setara dengan komunitas global, Tri melengkapi varian produk andalannya dengan kartu perdana #Ambisiku Always On yang memberikan solusi akses internet kuota besar dan telepon murah ke seluruh nomor tujuan di Indonesia dan 3 miliar penduduk dunia. Tri yakin kolaborasi mobile internet Tri dengan beragam ambisi anak muda Indonesia akan menghadirkan kekuatan besar untuk menjadikan Indonesia lebih baik. “Kami percaya bahwa generasi muda Indonesia mempunyai potensi besar untuk memberikan kontribusi positif bagi negara Indonesia. Sudah terbukti nama besar yang muncul di beragam industri di Indonesia, salah satunya industri kreatif dimotori oleh tokoh muda Indonesia. Kami dengan jaringan mobile internet handal siap mendukung pemberdayaan generasi muda sehingga mereka bisa punya kesempatan besar untuk mewujudkan ambisi dalam hidupnya,” ujar Dolly Su-

santo, Chief Commercial Officer Tri Indonesia. Teknologi telekomunikasi selular telah memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia, memberikan akses ke penjuru nusantara bahkan ke global. Tak sedikit anak muda Indonesia yang mengembangkan talenta, karya dan bisnisnya melalui akses internet dan dikenal tidak hanya di Indonesia tapi juga di manca negara. Dolly menambahkan, hal inilah yang mendorong Tri melengkapi kartu Perdana internet Always On yang sudah dikenal luas oleh para milenial, menjadi kartu Perdana #Ambisiku Always On yang memiliki solusi komunikasi lengkap. Kartu Perdana ini kini tersedia dengan kuota internet hingga 50 GB, dan bonus pulsa senilai Rp 125.000, yang dapat digunakan untuk telepon ke seluruh nomor tujuan di Indonesia bahkan ke 3 miliar penduduk di 7 negara: Singapura, Malaysia, Hong Kong, Amerika, Cina, Thailand, India. Cara telepon

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

keluar negeri ini sangat mudah yaitu dengan menggunakan kode akses 01088, lalu tekan kode Negara dan nomor tujuan. Kartu perdana #Ambisiku Always On terdiri atas 3 pilihan kuota 30 GB, 40 GB dan 50 GB dengan masa aktif yang tidak ada matinya hingga 1 tahun dan semua pilihan kuota tersebut juga akan mendapatkan bonus pulsa senilai Rp 125.000. “80 persen dari pelanggan Tri adalah pengguna aktif layanan data. 85 persen diantaranya pelanggan Always On. Kami optimis #Ambisiku Always On akan disambut positif oleh para milenial yang mendominasi pelanggan kami,” tutup Dolly Susanto. Sebagai salah satu penyedia layanan mobile internet terkemuka di Indonesia, jaringan Tri telah menjangkau 86 persen populasi dan menghantarkan trafik data rata rata 1.600 Tb per hari. Trafik tertinggi 70 persen untuk akses streaming, sosial media, aplikasi chatting dan browsing. (bns1)


OPINI

6

Selasa Wage, 11 Oktober 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana ’’Mental Priyayi’’ ADA gula ada semut, begitu pepatah mengatakan. Di mana ada rezeki atau peluang (kerja), di sanalah masyarakat berebut harapan. Urbanisasi pun tak terhindarkan. Hal ini juga dialami Bali. Sebagai destinasi pariwisata terkenal seantero jagat, pulau mungil ini menjanjikan mimpi-mimpi bagi para semut pencari kerja. Tak hanya di sektor pariwisata, tetapi berbagai sektor sebagai multiplier effect dari pariwisata. Baik itu industri kreatif, home industry, usaha kecil, dan berbagai usaha sektor informal lainnya. Kaum urban (pendatang) yang menyerbu Bali, tidaklah semuanya memiliki bekal keterampilan memadai, terutama lagi di bidang pariwisata. Karena itulah, mereka berupaya memanfaatkan berbagai ceruk yang ditimbulkan sebagai multiplier effect sektor pariwisata ini. Mereka pun menggarap sektor informal yang memang menjadi keahlian mereka dan ‘’kurang mampu’’ digarap masyarakat lokal (asli) Bali. Mulai dari tukang potong rambut, sablon, pedagang kaki lima (PKL), usaha laundry, tukang bangunan bahkan sampai tukang tebas padi dan panjat pohon kelapa pun diambil kaum urban ini. Atas kondisi ini, muncul sindiran (tudingan) bahwa tenaga kerja (naker) Bali itu bermental priyayi, terlalu pilih-pilih pekerjaan, tidak mau kotor atau menjadi pekerja kasar sedikit saja. Bisa jadi tudingan itu benar adanya, namun bisa jadi juga itu salah. Benar jika melihat kondisi riil di lapangan, jarang tenaga kerja lokal Bali yang mau menjadi pembantu rumah tangga, meski kini istilahnya telah diperhalus menjadi asisten rumah tangga. Mereka lebih senang disebut sebagai pegawai garmen, penjaga toko, pegawai salon dan sejenisnya dibandingkan disebut pembantu rumah tangga. Mereka lebih mempertahankan gengsi dibandingkan dengan kenyataan upah yang diterima. Padahal dari segi rupiah bersih yang diterima, bisa jadi menjadi asisten rumah tangga jauh lebih besar karena yang diterima itu bersih, mengingat mereka tidak perlu lagi merogoh dompet untuk membayar sewa kos, uang makan dan minum, beli peralatan mandi dan mencuci pakaian dan keperluan lainnya karena semua sudah disediakan sang majikan. Belum lagi jika sewaktu-waktu jatuh sakit, biaya untuk kesehatan ini cukuplah lumayan. Tetapi itu tidaklah seratus persen seperti itu yang terjadi. Sebab, di sisi lain, tenaga kerja Bali ternyata lebih memilih sebagai tenaga terampil dibandingkan asal kerja. Dalam arti, mereka telah dibekali keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja. Buktinya, jarang tenaga kerja wanita (TKW) dari Bali yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di luar negeri. Kebanyakan mereka bekerja sebagai tenaga terapis di spa, perhotelan dan sejenisnya. Demikian pula untuk tenaga kerja prianya, kebanyakan bekerja di kapal pesiar, perhotelan, mekanik atau yang membutuhkan keterampilan khusus di bidangnya di luar negeri. Termasuk untuk tukang bangunan, misalnya, tenaga lokal Bali lebih memilih mengerjakan bangunan yang memerlukan sentuhan arsitektur atau stil Bali, bukan sekadar tukang tembok dan sejenisnya. Terlepas dari itu semua, memang ‘’mental priyayi’’ yang sudah kadung melekat di jiwa sebagian tenaga kerja Bali patut dipupus. Mengingat, peluang yang begitu besar yang ditebar dari multiplier effect sektor pariwisata ini akan bisa lebih banyak digarap dan diraih tenaga kerja lokal Bali, sehingga mereka tidak hanya menjadi konsumen atau bahkan penonton di kandangnya sendiri. Untuk itu, pelatihan-pelatihan keterampilan utamanya terkait sektor informal perlu diperbanyak diadakan bagi tenaga lokal ini. Misalnya, pelatihan cukur rambut, pelatihan pertukangan seperti pernah ada dulu, dan berbagai pelatihan keterampilan lainnya yang diperlukan menghadapi gempuran persaingan yang ada. Yang terpenting lagi, pelatihan untuk membangun mental kewirausahaan seperti yang dimiliki kaum urban untuk menggarap sektor informal yang ada. Untuk mewujudkan hal itu, di sinilah peran pemerintah untuk menggarap dan menyediakan fasilitas tersebut. Pemerintah sudah seharusnya tidak lagi bermental priyayi ingin dilayani dan dihormati saja. Bagaimana mengubah mental priyayi tenaga kerja yang ada jika pemerintah sendiri justru masih bermental priyayi. Terlebih lagi, dalam menghadapi persaingan pasar bebas ASEAN (Masyarakat Ekonomi ASEAN/MEA). Tidak cukup hanya sebatas bekal keterampilan semata yang diperlukan, tetapi juga sebuah sertifikasi sebagai sebuah pengakuan mereka memang layak bekerja di bidangnya. Dalam hal ini, pemerintah dapat membantu sertifikasi tenaga kerja lokal ini. Hal ini telah dilakukan beberapa pemerintah daerah di Bali, dan semestinya juga diikuti semua daerah lainnya. Tidak sebatas satu bidang sertifikasi saja, tetapi semua bidang yang dibutuhkan pasar. Jangan malah sebaliknya, mereka dipersulit dalam pengurusan sertifikasi. Istilah lama dalam birokrasi ‘’kalau bisa dipersulit, kenapa harus dipercepat’’ memang sudah harus masuk kubur di era MEA dan persaingan global ini. Tugas berat memang untuk menghilangkan mental priyayi ini.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Pelayanan Grand Hyatt Saya salah satu pelanggan Grand Hyatt Hotel Nusa Dua Bali. Hari Jumat 7 Oktober 2016, saya check-in di Grand Hyatt dan diterima oleh CS bernama Mbak Adi. Kesan pertama checkin, reception menyapa pelanggan dengan tidak ramah. Saya sudah mengabaikan, mungkin yang bersangkutan lelah. Sebagaimana proses check-in hotel, saya diminta deposit sebesar 2 juta rupiah. Saya memberikan credit card saya kepada yang bersangkutan. Bukannya deposit, credit card saya langsung digesek dengan status paid sesuai dengan Notifikasi SMS yang saya terima dari bank penerbit credit card saya. Saya minta penjelasan pihak hotel pukul 14.33 waktu Bali pada hari yang sama, bukannya mendengar keluhan/masalah saya malah saya dipotong dan tidak mau mendengar sampai akhirnya saya mengembalikan kunci kamar ke frontliner karena saya buruburu harus mengikuti rapat. Saya tunggu sampai pukul 17.50 dan tidak ada satu orang pun dari pihak hotel yang menghubungi saya untuk penyelesaian masalah tersebut sampai saya meminta rekan yang kebetulan ke front office untuk menanyakan. Saya dihubungi pihak hotel pukul 17.55 dan saya sangat kaget dengan cara berkomunikasi dari Duty Manager a,n. Ibu Anies. Bukan permohonan maaf yang disampaikan, tanpa menanyakan apa masalah saya tapi menjelaskan hal yang tidak saya perlukan dan tidak menunjukkan good will untuk menyelesaikan masalah. Akhirnya saya ketemu dengan Mr. Paul untuk penyelesaian masalahnya. Untuk hotel sekelas Grand Hyatt apakah seperti pelayanan anda pada warga pribumi? Sebagai orang yang bekerja di industri jasa saya sangat kecewa degan hal ini. Ericson Sibagariang Jalan Tebet Barat DLM IVE - Jakarta Selatan

Tanggapan dari Grand Hyatt Kepada Yth. Bapak Sibagariang, Sehubungan dengan keluhan bapak mengenai proses check-in pada tanggal 7 Oktober 2016 di hotel kami, kami atas nama manajemen Grand Hyatt Bali ingin mengklarifikasi sebagai berikut: Salah satu prosedur yang kami lakukan pada saat tamu check-in adalah otorisasi kartu kredit sebagai deposit. Tujuan dari otorisasi adalah untuk memverifikasi bahwa rekening pelanggan adalah rekening valid. Dengan demikian, dana anda hanya tertahan tetapi tidak tertransfer ke Grand Hyatt Bali. Tidak ada dana yang terambil dari kartu kedit anda. Beberapa bank akan memberikan SMS notifikasi mengenai transaksi - hal ini tergantung dari kebijakan bank penerbit kartu kredit anda. Grand Hyatt Bali berkomitmen untuk memberikan layanan dengan standar tinggi setiap saat, dan kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang anda alami dalam proses check-in. Grand Hyatt Bali berterima kasih atas kritik dan saran yang anda berikan, dan kami berkomitmen untuk memberikan layanan yang lebih baik ke depannya. Terima kasih, Grand Hyatt Bali

Menyoal Rendahnya Kualitas Tenaga Kerja Indonesia Berbicara soal tenaga kerja Indonesia, tidak dapat dilepaskan dari peran pemerintah dalam bidang politik dan ekonomi. Hal tersebut dapat dilihat dari dinamika hubungan antara arus permintaan dan penawaran tenaga kerja sebagian besar tergantung pada proyek-proyek pemerintah (Sjahrir, 1995:1). Selain itu, besarnya peran pemerintah dalam bidang pengaturan tenaga kerja juga terlihat pada kehidupan ekonomi di pedesaan dan pada tumbuhnya pusat-pusat perkotaan.

Oleh I Ketut Suda ingginya jurang pemisah antara pembangunan di daerah pedesaan dengan pembangunan di daerah perkotaan telah menjadi pemicu terjadinya perpindahan penduduk dari desa ke kota, dalam rangka mengadu nasib untuk mencari lapangan kerja. Pembangunan dalam tiga dekade terakhir ini telah membawa perubahan besar bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat Indonesia. Terkait hal itu, Piliang (2004:95) mengatakan bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mutahir dewasa ini telah memengaruhi berbagai aspek dunia kehidupan sosial. Bukan hanya itu, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya teknologi informatika juga telah menimbulkan tantangan serius terhadap berbagai prinsip yang membentuk masyarakat, seperti relasi sosial, struktur sosial, sistem sosial, dan realitas sosial. Bahkan konsep sosial, sosialitas, dan society itu sendiri kini dihadapkan pada berbagai kemungkinan dekonstruksi. Misalnya, dengan kemajuan teknologi informasi, manusia dewasa ini telah mampu memindahkan ruang-ruang realitas sosial ala Newtonian ke da-

T

lam ruang-ruang sosial virtual, yakni semacam simulasi sosial (simulakra sosial). Simulasi sosial dimaksudkan dalam konteks ini adalah sebuah relasi sosial yang bersifat artifisial, yakni relasi sosial yang tidak tercipta secara alamiah di sebuah teritorial nyata (misalnya di sebuah desa, kota, atau tempat lainnya, yang dapat disentuh secara fisik) melainkan di dalam sebuah teritorial halusinasi yang terbentuk dari bit-bit dunia maya. Ketika kondisi ini terjadi, maka menurut Piliang genderang kematian realitas sosial telah ditabur. Akibat kematian realitas sosial seperti ini, setiap orang sepenuhnya akan hidup di dalam ruang sosial artifisial, dan menjalankan segala aktivitas di dalamnya dalam wujud yang artifisial pula, termasuk dalam menjalankan berbagai bentuk pekerjaan. Misalnya, dalam hal berdagang (jual-beli) masyarakat dewasa ini tidak jarang melakukannya melalui ruang-ruang artificial (dunia maya), yakni melalui sistem online, melamar pekerjaan kini juga telah dilakukan dengan sistem online, bahkan tukang ojek pun proses transaksinya kini dapat dilakukan melalui ruang artificial (baca: dengan sistem online). Melihat perkembangan teknologi,

terutama teknologi informasi yang demikian canggihnya membuat kualitas tenaga kerja Indonesia, di berbagai sektor menjadi terancam. Pasalnya, dari Ikhtisar Data Pendidikan Dasar yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2015/2016, sebanyak 946.013 orang siswa (dari 4.381.997 siswa) yang lulus SD tidak melanjutkan ke jenjang SMP. Kemudian data lainnya menunjukkan bahwa sebanyak 68.066 orang siswa (dari total 25.885.053 pserta didik SD) mengalami putus sekolah di bangku SD. Berdasarkan data tersebut diperkirakan lebih dari 40 persen tenaga kerja Indonesia saat ini hanya berpendidikan SD (Sekolah Dasar). Sementara di sisi lain, tenaga kerja kita dewasa ini dihadapkan pada persoalan ruang artificial (dunia maya) yang membutuhkan keahlian khusus (soft skill) yang secara umum di Indonesia dapat diraih oleh anak-anak melalui proses studi lanjut. Tingginya angka putus sekolah pada level pendidikan dasar di Indonesia sampai saat ini tentu akan menjadi persoalan tersendiri bagi upaya perebutan peluang kerja bagi masyarakat angkatan kerja ke depanya. Ditambah lagi terjadinya perubahan

mendasar pada berbagai tatanan sosialbudaya dalam skala global membuat tenaga kerja Indonesia semakin sulit untuk bersaing di pasar kerja. Demikian pula berkembangnya relasi-relasi sosial baru yang tercipta lewat peranan teknologi informasi tersebut, juga menjadi tantangan besar bagi masyarakat saat ini untuk bisa bersaing merebut peluang yang ada. Berbagai realitas tandingan (counter reality) yang telah tercipta dalam berbagai wujudnya (seperti televisi, internet, dan handphone) telah mengaburkan batas-batas di antara ruang artifisial dengan ruang sesungguhnya (ruang nyata), yang oleh Piliang, (2004:97) disebut sebagai ruang pososial (post social), membuat masyarakat, terutama masyarakat yang tidak sempat menikmati pendidikan dalam bentuk studi lanjut akan semakin sulit dalam menghadapi persoalan hidupnya. Berangkat dari fenomena tersebut pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan hendaknya memfokuskan perhatian pada upaya peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia melalui proses pendidikan. Sebab, jika hal ini tidak diantisipasi oleh pemerintah, maka dikhawatirkan anak-anak bangsa ini tidak akan mampu menghadapi persaingan hidup ke depannya. Ditambah lagi ada indikasi keengganan orangtua untuk menyekolahkan anak-anaknya dengan dalih biaya pendidikan di negeri ini sangat mahal, maka pupuslah harapan generasi muda kita untuk bisa bersaing dalam menghadapi kehidupan yang semakin modern ini. Penulis, Guru Besar Sosiologi Pendidikan, Program Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia.

Suara Mahasiswa E-KTP, Garansi Penyelesaian yang Pasti MEMILIKI Kartu Tanda Penduduk (KTP) sudah menjadi hukum wajib untuk setiap warga negara yang mendiami suatu wilayah tertentu ketika telah menginjak usia 17 tahun. Sebuah identitas atau jati diri dari setiap warga negara sangatlah berguna, baik dari segi administratif negara maupun nonadministratif. Terlebih dengan mengantongi KTP, penduduk dapat mempunyai peluang dalam penggunaan berbagai fasilitas yang disediakan pemerintah. Seiring perkembangan zaman, teknologi serta menilik dari permasalahan yang kerap dijumpai di masyarakat, mulai dari adanya kasus penggandaan KTP hingga pemalsuan KTP kemudian mendorong pemerintah untuk meluncurkan suatu gebrakan baru. Program yang bermula dari tahun 2011 ini, yakni pergantian sistem pendataan kependudukan yang semula menggunakan Kartu Tanda Penduduk manual kemudian digantikan dengan Kartu Tanda Penduduk Elektronik yang lazim disebut dengan e-KTP. Dapat diuraikan kegunaan e-KTP itu sendiri sebagai identitas atau jati diri setiap individu, legalitas berlaku tingkat nasional, mencegah adanya tindakan pengadaan KTP ganda dan pemalsuan KTP. Adapun penerapan KTP berbasis NIK (Nomor Induk Kependudukan) telah sesuai dengan Pasal 6 Perpres No.26 Tahun 2009 tentang Penerapan KTP berbasis Nomor Induk Kependudukan Secara Nasional jo Perpres No. 35 Tahun 2010 tentang perubahan atas Perpres No. 26 Tahun 2009. Akan tetapi, melihat kondisi yang terjadi di tengah-tengah masyarakat saat ini sangatlah memprihatinkan. Masyarakat

Oleh Ni Putu Cinthya Kusumasari harus berbondong-bondong melakukan pembuatan e-KTP yang semestinya dengan sistem online ini bisa lebih mudah malah terkesan dipersulit, berbelit-belit, dan semakin ribet. Masyarakat mulanya dijanjikan untuk proses pencetakan akan selesai dalam kurun waktu dua hari, tetapi nyatanya hingga beberapa hari kemudian mereka harus menunggu ketidakpastian. Hal ini serasa tidak efektif jika masyarakat harus pulang pergi untuk mengikuti prosedur tersebut. Pembuatan e-KTP yang katanya praktis, gratis dan cepat, nyatanya tidak berjalan sesuai dengan apa yang diterompetkan selama ini. Ironisnya lagi masyarakat harus mengikuti proses jalannya birokrasi pemerintahan yang berbelat-belit, di mana masyarakat harus membawa surat pengantar dari pemerintah kelurahan kemudian menuju pemerintah kecamatan dan terakhir ke kantor Catatan Sipil yang berada di pemerintah kabupaten/kota masing-masing. Proses yang demikian panjangnya rasanya kurang efektif, apalagi masyarakat harus bolak-balik untuk menunggu proses pencetakan. Mungkin tidak menjadi masalah bagi mereka yang jarak tempuhnya dekat dengan kantor Catatan Sipil. Lantas bagaimana dengan mereka yang jauh? Perlu kiranya pula pemerintah memperhatikan bagi mereka yang tidak memiliki akomodasi yang memadai untuk menuju tempat tersebut. Belum lagi bagi mereka yang memiliki kesibukan yang

berbeda-beda, semisal bekerja di perantauan bahkan harus meluangkan waktu pulang, namun proses yang memakan waktu cukup panjang ini tak sebanding dengan hasil yang diperoleh. Fenomena ini pun membuat salah seorang warga dari Kabupaten Jembrana ikut berpendapat. Begitu maraknya perbincangan di masyarakat terkait penyelesaian pembuatan e-KTP yang terlalu lama. Lantas dalam kasus seperti ini siapa yang salah? Menanyakan siapa yang salah bukanlah sebuah solusi.Akan tetapi, apa sesuatu yang patut untuk direalisasikan saat ini? Itulah yang mesti kita gali bersama-sama sebagai generasi cendekia untuk menemukan solusi yang tepat untuk diimplementasikan. Dipandang perlu pemerintah untuk mengambil sebuah tindakan untuk menanggulangi hal tersebut dengan menambahkan kuantitas dari fasilitas yang dapat mendukung jalannya proses pembuatan e-KTP. Dengan demikian, masyarakat tidak harus berdesak-desakkan dalam pembuatan e-KTP. Adapun solusi yang ditawarkan penulis, yakni pembuatan e-KTP tidak lagi terpusat di Kantor Catatan Sipil melainkan dapat dilaksanakan di setiap kelurahan. Di mana dalam pembuatan e-KTP yang terintegrasi di kelurahan berada di bawah naungan pemerintah kabupaten/ kota akan memudahkan akomodasi pembuatan e-KTP untuk masyarakat setempat. Hal ini kiranya akan mengurangi permasalahan membeludaknya jumlah masyarakat dalam pembuatan e-KTP dalam satu tempat saja. Penulis, mahasiswi STMIK/ STIKOM Bali

POJOK Petani Bali harus fokus layani kebutuhan hotel dan sarana upakara. - Harus mandiri, jangan jadi priyayi. *** Seorang napi di Lapas Kerobokan diduga kendalikan peredaran uang palsu. - Sebelumnya kendalikan narkoba. *** Kata anggota DPR, Indonesia jangan hanya menjadi pasar produk asing. - Tugas DPR, buat regulasi proteksi.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Selasa Wage, 11 Oktober 2016

Figur

ASRI DAN HIJAU Pengendara melintas di jalan pinggir Tukad Badung yang tertata asri dan hijau. Foto diambil di kawasan Jalan Taman Pancing, Denpasar Selatan, Senin (10/10) kemarin.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget Bali Post/wan

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Diburu, WNA Pengedar Narkoba di Sanur

7

Denpasar (Bali Post) -

Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar masih mengembangkan penangkapan GS asal Australia dan DM asal Inggris (DM). Saat ini, polisi masih memburu warga negara asing (WNA) berinisial GR diduga sebagai pengedar narkoba di wilayah Sanur dan pelanggannya khusus orang asing.

Bali Post/dgk

Cegah Perambahan Hutan

BERDASARKAN Undang-undang nomor 23 tahun 2014, hutan dan kelautan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Bali. “Melalui pemberlakuan UU 23 tahun 2014, maka ada beberapa kewenangan kabupaten yang hilang. Salah satunya berkaitan dengan pengawasan di bidang kehutanan dan kelautan. Kami sudah pernah bersurat kepada Gubernur untuk beraudiensi, tapi baru diterima Kadis Kehutanan,” ujar Ketua Komisi II bidang Perekonomian dan Pembangunan DPRD Buleleng, Putu Mangku Budiasa, S.H., M.H., akhir pekan lalu. Mangku Budiasa menambahkan, perambahan hutan masih sering terjadi. Mengingat luasnya hutan di Buleleng, perlu diantisipasi dari kerusakan akibat ulah nakal perambah. “Buleleng memiliki hutan yang cukup luas. Sementara itu, berdasarkan UU No.23 tahun 2014 kewenangan hutan beralih ke provinsi. Saya contohkan hutan di wilayah Sepang cukup memprihatinkan dan sering terjadi perambahan di kawasan itu. Perambahan hutan perlu dicegah. Nah inilah yang harus kita perhatikan dan dicarikan jalan keluarnya,” tambahnya. Kadis Kehutanan Provinsi Bali Ir. IGN Wiranatha, M.M. menyampaikan, berdasarkan UU 23 tahun 2014 kewenangan hutan memang sudah diserahkan ke provinsi. Namun, kerja sama dapat dilakukan dengan pemerintah kabupaten/kota perihal penyuluhan dan keamanan. “Sesuai UU 23 tahun 2014, memang kewenangan kehutanan diserahkan ke provinsi. Namun, terkait pelaksanaan penyuluhan kehutanan, pemberdayaan masyarakat dan perlindungan hutan dapat bekerja sama dengan kabupaten/kota,” tandasnya. (dgk)

Buleleng Tingkatkan Jalan Nonstatus Jadi Jalan Kabupaten Singaraja (Bali Post) Pemkab Buleleng pada 2017 akan meningkatkan jalan nonstatus di pedesaan menjadi jalan kabupaten. “Tahun depan, saya angkat jalan nonstatus di desa dan akan kita jadikan jalan kabupaten. Ini agar bisa kami tangani. Target kami seluruh jalan di Kabupaten Buleleng bisa tuntas termasuk jalan nonstatus,” ujar Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) akhir pekan lalu. Peningkatan status jalan tersebut penting agar kabupaten memiliki kewenangan untuk menangani. Sementara jalan-jalan di pedesaan sangat penting diperbaiki untuk memperlancar pemasaran produksi pertanian masyarakat pedesaan. Bupati PAS menyampaikan, hampir mencapai 999 kilometer jalan di Kabupaten Buleleng telah dihotmix. Ia berharap dalam beberapa waktu ke depan jalan lain belum tergarap dapat dituntaskan secepatnya. “Kami sudah bangun jalan 999 kilometer. Misalnya jalan di wilayah Desa Lemukih, Pakisan, Pedawa, Tigawasa dan lainnya sudah kami perbaiki, semua pakai hotmix,” tuturnya. Pihaknya melakukan lobi bantuan ke pemerintah pusat. Hal itu bertujuan mencari dana tambahan mempercepat perbaikan akses jalan di pedesaan. “Nah saya dengan lobi-lobi ke pemerintah pusat mendapat dana alokasi perimbangan daerah dan kita akan tenderkan di anggaran perubahan. Tahun depan, jalanan di Buleleng pasti selesai semuanya,” ujarnya. (kmb34)

Bali Post/eka

NARKOTIKA - Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana dan Kasat Resnarkoba Kompol I Gede Ganefo menunjukkan barang bukti narkotika dan tersangkanya di Mapolresta Denpasar, Senin (10/10) kemarin. Dari para tersangka yang merupakan warga Australia dan Inggris tersebut, polisi mengamankan barang bukti narkotika jenis hashish.

Pendapatan Daerah 2017 Dirancang Menurun Denpasar (Bali Post) Pendapatan daerah Provinsi Bali pada 2017 dirancang menurun dibandingkan tahun ini. Penurunan mencapai Rp 237 miliar, dari Rp 4,617 triliun di tahun 2016 menjadi Rp 4,439 triliun dalam rancangan APBD Induk 2017. “Ini kan baru gambaran awal saja. Perekonomian masih lesu, pendapatan turun, maka ada penyesuaian anggaran,” ujar Sekda Provinsi Bali, Cokorda Ngurah Pemayun usai mengikuti rapat dengan Badan Anggaran DPRD Bali, di gedung dewan, Senin (10/10) kemarin. Pemayun memaparkan, komponen pendapatan daerah yang dirancang menurun antara lain Pendapatan Asli Daerah Rp 3,172 miliar atau menurun Rp 207 miliar, lain-lain pendapatan yang sah dirancang Rp 291 miliar atau menurun Rp 2,9 miliar, dan dana perimbangan sebesar Rp 976 miliar yang menurun Rp 27 miliar dari tahun 2016. Sementara belanja daerah dalam APBD 2017 dirancang sebesar Rp 5,150 triliun sehingga ada defisit anggaran sebesar Rp 710 miliar. “Untuk defisit anggaran, kita kan belum tahu anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemer-

intah pusat. Semua belanja kita akomodasi, ini baru tahap awal, nanti ada pembahasan lanjutan,” jelasnya. Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Bali, Ketut Kariyasa Adnyana justru mengatakan pertumbuhan ekonomi secara nasional tergolong bagus. Di sisi lain kunjungan wisatawan juga naik. Oleh karena itu, pihaknya akan mempelajari usulan pendapatan dari Pemprov Bali untuk tahun 2017. Apakah penurunan pendapatan daerah tersebut sudah real. “Ini kan harusnya berbanding lurus. Ini kok sekarang pesimis sekali. Mereka kan takut karena tahun ini DAU tidak cair, dan pajak tidak tercapai. Sekarang sebenarnya jangan takut, kalau tidak terealisasi kan bisa diatur dalam perubahan,” ujarnya. Pendidikan Kendati pendapatan daerah dirancang menurun, namun tidak demikian dengan rencana anggaran untuk pendidikan. Kepala Bappeda Bali, I Putu Astawa mengatakan, rancangan anggaran untuk pendidikan kini sebesar Rp 1,414 triliun dengan persentase 25,14%. Sementara persentase anggaran pendidikan pada APBD

2016 hanya 20,29%. “Tapi anggaran ini belum pasti karena menunggu gaji guru dan tenaga pendidik dari pemerintah pusat. Sampai sekarang di pusat belum merumuskan itu, berapa jumlah pegawai (pendidikan) setiap provinsi. Setelah itu baru ada data pasti, anggaran pendidikan berapa, sementara kita belum berani memasukkan data riil,” imbuhnya. Astawa menambahkan, rincian anggaran sementara yang dirancang Rp 1,414 triliun itu terdiri atas gaji guru dan tenaga pendidik hampir Rp 526 miliar, anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat sebesar Rp 294 miliar dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 180 miliar. Sisa anggaran kurang lebih sebesar Rp 400 miliar untuk operasional sekolah, guru kontrak, dan lainnya. (kmb32)

“Ini kan baru gambaran awal saja. Perekonomian masih lesu, pendapatan turun, maka ada penyesuaian anggaran.” Sekda Provinsi Bali, Cokorda Ngurah Pemayun

Menurut Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana didampingi Kasat Resnarkoba Kompol Ganefo, Senin (10/10) kemarin, terungkapnya aksi GR berdasarkan pengakuan tersangka DM. Tersangka asal Inggris ini ditangkap di salah satu bar di Jalan Danau Poso, Sanur dan diamankan 1 paket hashish seberat 0,52 gram. DM mengaku membeli hasish tersebut dari GR yang dikenalnya di sebuah bar di Sanur. Narkoba mirip dodol itu dibeli Rp 3 juta. “Kami masih mengejar GR. Informasinya ia sebagai penyuplai hashish kepada kedua tersangka dan WNA lainnya,” ungkapnya. Sementara itu, Kompol Gede Ganefo mengatakan, tersangka GS mengaku terpaksa mengonsumsi hashish untuk menambah nafsu makan. Selain itu, sebagai obat penenang karena mengidap penyakit kanker. Sementara tersangka DM mengaku mengomsumsi hashish untuk mengurangi stres, sejak ditugaskan meliput di wilayah konflik di antaranya Somalia, Rwanda, Zaire, Afghanistan, dan Irak. “Itu kan baru pengakuannya, sedang kami dalami. Pengakuannya sih baru pakai narkoba setahun lebih,” tandasnya. Sebelumnya, dua warga negara asing (WNA) masing-masing berinisial GS (48) asal Australia dan DM (55) asal British, Inggris, ditangkap Sabtu (8/10) lalu. Mereka terlibat kasus narkoba, ditangkap masing-masing di Jalan Tunggak Bungin, Betngandang dan di Jalan Danau Poso, Sanur. (kmb36)

Ranperda RZWP3K Paling Cepat Diajukan 2018 Denpasar (Bali Post) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) paling cepat baru bisa diajukan pada 2018 mendatang. Pasalnya, Dinas Kelautan dan Perikanan Bali baru mengusulkan anggaran untuk penyempurnaan naskah akademik pada APBD 2017. Sesuai Undang-undang No.23 tahun 2014, Provinsi Bali memiliki kewenangan untuk mengatur pemanfaatan ruang dari radius 0-12 mil. “Pemanfaatan ruang laut untuk radius 4-12 mil, kami sudah punya naskah akademiknya. Sedangkan yang 0-4 mil kami belum punya karena sebelum terbit Undangundang 23 menjadi kewenangan kabupaten,” ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, I Made Gunaja, di Denpasar, Senin (10/10) kemarin. Bila tidak ada Undang-undang 23, lanjut Gunaja, Ranperda tentang RZWP3K mestinya sudah diajukan ke DPRD Bali pada 2015 lalu. Menurutnya, RZWP3K sangat penting karena sekarang ada banyak pemohon untuk pemanfaatan ruang laut. Seperti permohonan penerbitan izin lokasi untuk keperluan wisata tirta di laut, dan budi daya ikan dengan karamba jaring apung menetap di laut. “Ada pula pemanfaatan air laut dalam seperti di Badung, kan ada potensi pasir di situ. Kalau nanti ada pemanfaatan, jangan sampai kita tidak punya alokasi ruang. Itu beberapa pemanfaatan ruang laut, kalau kita tidak punya perda nanti akan tidak pas,” jelasnya. Gunaja menambahkan, pihaknya akan menunjuk konsultan perencana untuk membuat naskah akademik Ranperda RZWP3K. Konsultan dipilih melalui sistem lelang. (kmb32)

Sehari Bersama WBP Lapas Kerobokan

Danrem Isi Pembekalan Wawasan Kebangsaan Mangupura (Bali Post) Danrem 163/Wira Satya (WS) Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa diundang sebagai pembicara dalam program Sehari Bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atau napi di Lapas Kerobokan, Badung, Minggu (9/10) lalu. Danrem mengulas masalah wawasan kebangsaan dan bela negara di hadapan para napi dan pegawai lapas. Bagaimanapun pembinaan WBP tanggung jawab bersama. “Kegiatan ini luar biasa. Kita sebagai sesama anak bangsa harus memanusiakan mereka walaupun menjalani hukuman. Mereka bukan sampah masyarakat tapi saudara kita sebagai anak-anak bangsa,” tegas Danrem, Senin (10/10) kemarin. Pada kesempatan itu, Cantiasa berharap para napi menjalani hukuman dengan baik

dan tidak membuat onar seperti insiden Desember berdarah tahun lalu. Apalagi mengakibatkan dua napi terbunuh siasia akibat ego yang salah dan berlebihan serta provokasi yang tidak bertanggung jawab. Saat melaksanakan sweeping bersama Polri di lapas tersebut, ia sangat prihatin karena oknum WBP menyimpan senjata tajam dan senpi, bahkan narkoba. Barangbarang terlarang tersebut tidak boleh berada di dalam lapas, apalagi digunakan semaunya karena ancaman hukumannya sangat berat. “Mudah-mudahan ke depan tidak terjadi lagi karena akan membuat susah diri sendiri dan hukumannya akan semakin berat. Bahkan akan dipindahkan keluar ke Lapas Nusakambangan sehingga jauh dari keluarga,” ujar mantan Waas Intelijen Kopassus ini.

Dalam pembekalan tersebut, Danrem asal Singaraja ini, mengingatkan agar sifat balas dendam terhadap konflik sebelumnya, jangan sampai terjadi. Ia minta diserahkan dan diproses secara hukum. “Ujung-ujungnya kita sendiri yang rugi. Orang lain tepuk tangan melihat kebodohan kita diadu domba. Waspadai provokasi yang tidak bertanggung jawab yang menghancurkan tanah Bali,” ungkap Cantiasa. Kepada petugas lapas, lulusan terbaik Akmil tahun 1990 ini minta agar tetap semangat, jangan menyerah dengan keterbatasan dalam melaksanakan tugas mulia dalam membina WBP yang memiliki karakter berbeda-beda, apalagi ada orang asing sehingga akhir-akhir Lapas Kerobokan menjadi perhatian dan jelas ini menjadi tantangan tersendiri. Lapas terbesar di Bali ini di-

harapkan mampu menjadi role model lapas terbaik dan jadi contoh lapas di seluruh Indonesia dengan membentuk sistem pembinaan serta pengamanan yang profesional. Lapas Kerobokan sebagai fungsinya bisa dipercayai masyarakat dalam melaksanakan pembinaan terhadap para napi dan setelah mereka bebas menjadi masyarakat yang baik, sadar, dan berguna serta mandiri. “Situasi sehari bersama para napi sangat berbeda dengan hari-hari biasa. Mereka bersama keluarganya bisa bercengkrama dan ini model pertama di seluruh Indonesia untuk menghadirkan keluarga. Semoga program yang menghadirkan keluarga dan para stakeholder terkait akan memudahkan pembinaan WBP di Lapas Kerobokan ke depan,” tegasnya. (kmb36)

Bali Post/ist

LAPAS - Danrem 163/Wira Satya (WS) Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa diundang sebagai pembicara dalam program Sehari Bersama WBP Lapas Kerobokan.


BANGLI

8

Selasa Wage, 11 Oktober 2016

Banyak Alamat Tak Jelas

Petugas Sulit Validasi Calon Penerima PKH

Bangli (Bali Post) Pemerintah pusat memberikan tambahan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) untuk Kabupaten Bangli. Sebelum merealisasikan bantuan, Pemkab melakukan validasi ulang guna mendapatkan data yang akurat. Akan tetapi dalam validasi itu, petugas tak hanya dihadapkan dengan kondisi geografis yang sulit dijangkau namun juga banyak alamat tempat tinggal warga yang tidak jelas. Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Bangli I Nengah Sukarta, Senin (10/10) kemarin, menjelaskan program PKH di Bangli telah bergulir sejak 2013 lalu. Jumlah penerimanya mencapai 599 KK yang tersebar di seluruh kecamatan. Tahun ini, Kementerian Sosial kembali memberikan tambahan sebanyak 2.221 KK. Akan tetapi, jumlah tersebut tidak langsung diterima begitu saja melainkan harus diimbangi dengan validasi ulang. Tujuannya untuk mendapatkan data yang lebih akurat guna menghindari program nasional itu salah sasaran. ‘’Tahun ini kami dapat tambahan penerima program itu. Validasi sedang dilakukan. Itu untuk mengetahui alamatnya benar atau tidak, warga itu masih hidup atau tidak,’’ jelasnya. Proses validasi, kata dia, tidak berjalan mulus. Tenaga pendamping masih dihadapkan dengan alamat warga yang membingungkan. Dicontohkan, secara geografis tempat tinggalnya berada di Batur Utara, tetapi administrasi kependudukannya masuk di Batur Selatan. ‘’Persoalan itu tak hanya ada di Batur. Warga daerah lain seperti Songan dan Suter juga ada begitu. Ini cukup menyulitkan petugas. Harus kesanakemari. Tempat sekolah anaknya juga begitu. Ada yang di Buleleng, petugas harus mencari ke sana,’’ ucapnya seraya mengatakan validasi ditargetkan rampung awal November. Pejabat asal Lingkungan Pande, Kelurahan Cempaga ini menyebutkan, kriteria penerima program meliputi tergolong keluarga sangat miskin, sedang hamil, memiliki balita, memiliki tanggungan SD sampai SMA, menanggung lansia di atas 70 tahun serta cacat permanen yang mengakibatkan tidak bisa melakukan aktivitas. Dana yang diterima berupa bantuan tetap Rp 500 ribu, ibu hamil Rp 1,2 juta, biaya SD Rp 450 ribu, SMP Rp 750 ribu, SMA Rp 1 juta, cacat permanen Rp 3,1 juta, lansia Rp 1,9 juta. ‘’Jumlah dana itu untuk satu tahun. Kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sekarang dananya lebih besar. Itu karena ada penambahan beberapa komponen,’’ tegasnya. Guna memastikan program ini tepat sasaran, pengawasan oleh tenaga pendamping terus diperketat dan tak hanya berlangsung saat validasi saja. Pengawasan juga dilakukan saat pencairan bantuan. Jumlah tenaga pendamping mencapai 13 orang. ‘’Kalau ada yang dinilai tak layak lagi menerima bantuan, pendamping ini bisa mencabut. Biarpun kepala desanya tetap menginginkan untuk terus dapat,’’ pungkas Sukarta. (kmb45)

Bali Post/sos

GOA JEPANG - Goa Jepang direncanakan akan dilengkapi taman. Akan tetapi, rencana tersebut batal terealisasi tahun ini lantaran MoU dengan BKSDA belum rampung.

MoU Belum Rampung, Penataan Goa Jepang Dibatalkan Bangli (Bali Post) Penataan Goa Jepang di kawasan Penelokan, Kintamani, berupa pengadaan taman yang direncanakan tahun ini batal terealisasi. Pemicunya karena Memorandum of Understanding (MoU) dengan Balai Konservasi Daya Alam (BKSDA) selaku pengelola kawasan hutan belum rampung dikerjakan. Kepala Dinas Tata Kota Bangli Ida Ayu Yudi Sutha menjelaskan, guna memberikan kesan lebih menarik, goa Jepang yang berada di kawasan Penelokan tersebut rencananya diisi taman vertikal. Sebagai bentuk keseriusan, proyek tersebut dianggarkan Rp 320 juta. Akan tetapi, rencana terse-

but gagal direalisasikan tahun ini. Sebab MoU pemanfaatan kawasan hutan yang dikelola BKSDA belum bisa diselesaikan. ‘’Rencananya itu jalan tahun ini. Gambarnya sudah ada. Tapi MoU pemanfaatan hutan dengan BKSDA belum selesai. Jadinya proyek itu dibatalkan,’’ ujarnya saat ditemui usai mengikuti rapat rutin bersama bupati, Senin (10/10) kemarin. Anggaran penataan terpaksa digeser ke kegiatan lain. Program penataan akan kembali diusulkan di tahun anggaran 2017. Sebelum itu pihaknya akan berkoordinasi dengan BKSDA terkait upaya percepatan penyelesaian MoU. Hal ini pun akan difasilitasi bu-

menyebutkan, penataan kawasan geopark harus diimbangi master plan yang jelas. Sebelum proyek dianggarkan, persoalan yang kiranya akan muncul perlu dipetakan untuk segera dicarikan solusi. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari adanya anggaran yang mubazir. ‘’Harus ada master plan yang jelas. Pembangunan beberapa tahun lagi, masalah yang kiranya akan muncul harus disikapi sejak awal. Jangan seperti sekarang, sudah dianggarkan, malah batal,’’ tegasnya. Politisi Demokrat ini mengatakan pembatalan penataan itu harus dijadikan bahan evaluasi ke depan. Guna mempercepat realisasinya, MoU dengan BKS-

DA perlu segera diselesaikan. Hal ini tak hanya berlaku pada Dinas Tata Kota saja. Tetapi juga SKPD lain salah satunya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. ‘’Program penataan dari Budpar katanya ada juga yang memanfaatkan kawasan hutan. Supaya tak serupa dengan itu (Dinas Tata Kota-red), MoU harus segera dibuat,’’ ucapnya. Penataan Penelokan, kata wakil rakyat asal Kintamani ini sudah mendapat respons positif dari BKSDA. Hal itu tinggal diimbangi keseriusan dari pemkab. ‘’Waktu ini saya ketemu kepala BKSDA. Dia sangat mendukung. Sekarang tinggal pemkab saja, serius atau tidak,’’ tandasnya. (kmb45)

ASN Diminta Segera Lepas Jabatan di Luar Pemerintahan Bangli (Bali Post)-

Larangan Bupati Bangli kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk rangkap jabatan salah satunya sebagai bendesa adat dalam waktu dekat ini mulai diberlakukan. Jika tak ingin kehilangan jabatan, pejabat bersangkutan wajib meletakkan jabatan di luar birokrasi tersebut sebelum mutasi di Pemkab Bangli dilaksanakan. Demikian ditegaskan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bangli Ni Putu Koesalireni, Senin (10/10) kemarin.

Festival Kintamani Ditiadakan

Bangli (Bali Post) Festival Kintamani yang pernah digelar Pemkab Bangli tahun 2015 lalu dipastikan tidak lagi diselenggarakan tahun ini. Festival sengaja tak digelar lantaran Pemkab masih fokus membenahi sejumlah destinasi wisata. Rencananya festival akan diselenggarakan kembali tahun 2017. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bangli I Wayan Adnyana, Senin (10/10) kemarin, mengatakan, yang menjadi alasan utama ditiadakannya Festival Kintamani karena pihaknya masih fokus membenahi destinasi wisata yang ada. Alasan lainnya karena akses wisatawan menuju objek wisata khususnya di kawasan kaldera Batur kini sudah cukup memadai. ‘’Bukan karena tidak ada dana. Tapi karena kita masih fokus membenahi destinasi,’’ terangnya. Lebih lanjut dikatakan Adnyana, sebagaimana yang direncanakan, kegiatan festival yang diakuinya mampu menjadi sarana efektif untuk mempromosikan pariwisata Kintamani baik dari keindahan panoramanya maupun kearifan lokal budaya masyarakat setempat bakal digelar kembali tahun 2017. Mengingat saat ini akses pariwisata menuju ke kawasan Kaldera Batur sudah lancar dan tidak terhambat oleh lalu lalang truk galian C, pihaknya berencana akan menggelar festival dipusatkan di dekat Danau Batur. ‘’Ketika destinasi yang kita miliki sudah tertata dengan baik, barulah kita akan rancang kembali kegiatan promosi dalam bentuk festival. Rencananya 2017 nanti kita akan rancang festival Danau Batur di bawah (di Dermaga Kedisan-red) seperti yang pernah kita selenggarakan beberapa tahun sebelumnya. Nanti dalam festival itu kita akan tonjolkan budaya dan kearifan lokal masyarakat setempat,’’ ujarnya. (kmb40)

pati didukung dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penanaman Modal (Bappeda-PM). Sejatinya kawasan hutan yang terkena proyek sangat sedikit. Hanya pada tebing dari pintu masuk kawasan geopark sampai ke ujung utara sebelum Pasar Seni Geopark. Sesuai perencanaan, goa tersebut akan diisi tanaman vertikal dan juga beberapa patung sebagai ornamen tambahan. ‘’Hutan yang kena tidak banyak. Sangat sedikit. Hanya di tebing pinggir jalan saja,’’ jelas mantan Kabag Organisasi dan Tata Laksana Setda Bangli ini. Sementara itu Wakil Ketua DPRD Bangli I Komang Carles

Ni Putu Koesalireni

Bali Post/sos

Dijelaskannya, larangan ASN menduduki jabatan di luar birokrasi telah ditindaklanjuti dengan penyusunan instruksi bupati. Draf Instruksi bupati tersebut sudah dikaji oleh Bagian Hukum dan HAM Setda Bangli. Prosesnya pun sudah rampung, tinggal disampaikan ke Sekda dan Bupati. ‘’Bisa dikatakan larangan tersebut sebentar lagi akan diberlakukan. Intruksi itu akan disampaikan ke seluruh SKPD,’’ katanya. Jika ingin ASN tak ingin

kehilangan jabatan di lembaga pemerintahan, maka mereka diminta mengundurkan diri dari jabatan di luar birokrasi. Waktunya paling lambat sebelum pengisian jabatan yang menyesuaikan susunan perangkat daerah yang baru. Surat pernyataan pengunduran diri dari jabatan di luar birokrasi itu bisa ditujukan ke BKD. Nantinya pegawai bersangkutan akan diberikan nota dinas yang menyatakan instruksi bupati telah dilaksanakan.

‘’Suratnya bisa juga ditujukan langsung ke bupati. Kalau misalnya tidak mengundurkan diri, nanti kan ada tindak lanjutnya lagi,’’ kata Koesalireni. Meskipun belum disampaikan secara resmi, dikatakannya sudah ada ASN yang meletakkan jabatannya di desa. Pilihannya tetap fokus bekerja di lembaga pemerintahan. ‘’Kalau untuk berapa jumlah yang rangkap jabatan, kami belum mengetahui,’’ imbuhnya.

Sebelumnya, Bupati Bangli I Made Gianyar menilai adanya sejumlah pejabat yang menduduki jabatan sebagai bendesa adat, klian dadi dan lain sebagainya menjadi salah satu pemicu berkurangnya profesionalisme pada lembaga pemerintahan yang pada akhirnya menempatkan Bangli menjadi kabupaten satu-satunya di Bali yang mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari BPK. Sementara kabupaten lain menyandang Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). ‘’Mendapat opini seperti itu (WDP-red) akibat kinerja pegawai yang kurang maksimal, tapi sudah mengambil pekerjaan lain,’’ ujarnya. (kmb45)

Warga Sribatu ’’Sulap’’ Batok Kelapa Jadi Celengan di rumahnya. Muncul kemudian ide menjadikan batok kelapa tersebut menjadi kerajinan tangan. ‘’Yang pertama dibuat adalah celengan berbentuk jerapah,’’ kata Metri. Karena bentuknya unik, celengan batok kelapa berbentuk jerapah tersebut kemudian coba dijualnya di sebuah art shop milik saudarannya di Gianyar. Hasilnya, banyak turis yang berminat. Bersama suaminya, Metri pun akhirnya menekuni kerajinan ini. Selain berbentuk jerapah, ada juga celengan berbentuk gurita, babi, burung dan tokoh kartun. ‘’Ada juga bentuk binatang lainnya yang kami buat sesuai pesanan,’’ terangnya. Metri mengatakan, untuk memenuhi tingginya permintaan, dia biasanya membeli bahan baku di

Bangli (Bali Post) Bagi kebanyakan orang, batok atau tempurung kelapa biasanya hanya diolah menjadi arang. Namun, tidak bagi Ni Nengah Metri, warga Banjar Sribatu Desa Penglumbaran, Susut Bangli. Dengan kreativitas yang dimilikinya, ibu rumah tangga ini sukses menyulap batok kelapa menjadi kerajinan tangan bernilai ekonomi tinggi seperti celengan berbentuk aneka jenis binatang. Ditemui di bengkel kerjanya, Senin (10/10), Metri mengaku sudah mengolah batok kelapa sejak 2002 lalu. Awalnya pengolahan batok kelapa menjadi kerajinan tangan ini bermula dari coba-coba. Ketika itu dia melihat ada banyak tumpukan batok kelapa yang terbuang percuma

beberapa pasar di Bangli dan Gianyar. Sebab jika hanya mengandalkan limbah, pesanan konsumen akan sulit dipenuhi. ‘’Kalau sedang musim yadnya, harga batok kelapa cukup mahal,’’ tambahnya. Metri mengatakan, kerajinan ini tak hanya diminati turis lokal namun juga banyak diminati oleh turis mancanegara seperti Inggris, Korea, Jepang dan Singapura. Per satu buahnya, celengan dijual dengan harga mulai Rp 50 ribu. Di samping membuat kerajinan celengan batok kelapa, Metri dan suaminya kini juga membuat kerajinan hiasan ondel-ondel berbahan baku kayu. Sama seperti celengan, ondel-ondel yang dibuatnya juga memiliki aneka bentuk jenis binatang dan tokoh kartun. (kmb40)

Bali Post/ina

CELENGAN - Nengah Metri saat mengerjakan celengan batok kelapa dan ondel-ondel berbahan kayu.

Rangkaian Panca Wali Krama di Pura Hulundanu Batur Songan

”Pakelem” Digelar di Gunung dan Danau Batur

Bali Post/asa

PAKELEM - Ribuan umat Hindu mengikuti prosesi pakelem di Danau Batur.

Bangli (Bali Post)Pascaprosesi nedunang Ida Batara pada Jumat (7/10) lalu, rangkaian karya Panca Wali Krama di Tri Khayangan Jagat Pura Hulundanu Batur, Desa Pakraman Songan, Senin (10/10) kemarin, dilanjutkan dengan upacara pakelem di dua tempat, yakni di puncak Gunung Batur dan di Danau Batur. Pakelem diikuti ribuan umat Hindu. Manggala Karya Jro Lanang didampingi Jro Kubayan dan Jro Mangku Gede Hulundanu Desa Pakraman Songan mengatakan, pakelem bertujuan untuk memohon kesejahteraan, kerahayuan jagat dan ke-

makmuran umat. Rangkaian pakelem di-puput delapan sulinggih. Ida Pedanda Gede Jelantik Dwaja dari Griya Buda Keling dan Ida Pedanda Gede Ari Arimbawa dari Gria Tegal Sari Denpasar muput di Segara Danu. Sedangkan bakti pakelem di Gunung Batur di-puput tiga sulinggih yakni Ida Rsi Alit dari Griya Tanggahan, Susut Bangli, Ida Sri Mpu Reka Adnyana Sidhanta dari Griya Batur Sari Songan dan Ida Sri Mpu Nila Wreksa dari Griya Goa Song, Songan. Sementara untuk memasar di-puput Ida Pedanda Gede Sidemen Temuku, Bangli dan prosesi pamendak agung di-puput Ida Sri Mpu

Parama Dharma dari Griya Giri Go Lateng, Kintamani bersama Ida Dalem Surya Darma Sogata dari Puri Saren Kaler. Menurut manggala karya, wewalungan sarana pakelem yakni kerbau, sapi, kambing, babi, angsa, bebek dan ayam. ‘’Intinya bahwa semua rangkaian kegiatan ini untuk pemahayu jagat sehingga kami mengharapkan peran serta masyarakat se-nusantara, untuk kelancaran Panca Wali Krama ini,’’ harap Jro Lanang. Selain pakelem, kemarin juga dilakukan melasti. Rangkaian Panca Wali Krama, pada Rabu (12/10)

berupa mapepada di areal Pura Hulundanu Batur, Songan. Sedangkan pada Kamis (13/10) merupakan puncak Tawur Panca Wali Krama yang akan di-puput 13 sulinggih. ‘’Juga akan dilakukan pacaruan agung dengan sarana tujuh kerbau,’’ tandas Jro Lanang. Selanjutnya pada purnamaning sasih kapat atau 15 Oktober mendatang merupakan puncak acara ngusaba kapat yang merupakan rutinitas wali di Pura Hulundanu Batur, Songan. Usai acara puncak baru dilakukan upacara panganyar dari seluruh kabupaten dan kota se-Bali. (asa)


GIANYAR

Selasa Wage, 11 Oktober 2016

9

Penyesuaian Susunan Perangkat Daerah

SOSOK

Lansia Mandiri MENJADI tua bukan hal menakutkan. Para lanjut usia (lansia) masih bisa memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar. Terlebih lagi di Bali. Hal itu diungkapkan Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Cabang Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra, Senin (10/10) kemarin. Menurutnya, sebagian besar lansia di Bali khususnya di daerah perdesaan masih tetap beraktivitas. Bahkan, mereka masih bisa berkontribusi di bidang ekonomi. ‘’Mereka masih aktif misalnya untuk membuat canang, porosan, dan berbagai aktivitas lainnya. Ini membuktikan bahwa meski mereka secara umur tidak muda lagi namun mereka masih tetap mandiri,’’ ujarnya. Untuk itu, dia berharap masyarakat bisa melibatkan para lansia di berbagai kegiatan yang sesuai kemampuan mereka. Hal ini juga sebagai bentuk penghargaan bagi para lansia. Lebih lanjut dikatakannya, perhatian pemerintah terhadap para lansia tergolong kurang mampu cukup besar. Pemerintah memberikan bantuan berupa paket sembako kepada lansia. Tak hanya itu, juga ada program posyandu lansia dan program senam lansia untuk membantu para lansia menjaga kesehatannya. (ded)

Pengisian Jabatan Harus Tuntas Sebelum Desember Gianyar (Bali Post) -

Setelah dilakukannya penetapan terhadap Peraturan Daerah (Perda) tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah eksekutif didesak untuk segera melakukan pengisian jabatan paling lambat akhir Oktober. Hal ini mengingat Desember mendatang APBD 2017 harus sudah dibahas dan ditetapkan. Ketua Fraksi PDI-P DPRD Gianyar, Ketut Sumadi, Senin (10/10) kemarin, menyatakan bahwa pengisian seluruh jabatan dilakukan harus secepatnya sehingga Desember nanti bisa fokus untuk pembahasan APBD 2017. Apalagi pembahasan APBD khususnya membahas

KUA PPAS tentunya akan membutuhkan waktu cukup banyak. ‘’Dengan pengisian jabatan terlebih dahulu, usai ketok palu APBD 2017, semua SKPD sudah siap bekerja secara maksimal. Apalagi sesuai arahan pusat, perda terkait perangkat daerah

ini akan diberlakukan mulai Januari 2017,’’ katanya. Ditegaskan, pihaknya pun tidak ingin akibat pengisian jabatan yang memakan waktu lama justru berdampak pada molornya penetapan APBD 2017. ‘’Karena itu, eksekutif harus segera memanfaatkan waktu yang tersisa ini untuk

2017. Sehingga nantinya malah penetapan APBD 2017 tidak tepat waktu,’’ ujarnya. Menurutnya akan lebih baik jika pengisian jabatan dilakukan mulai Oktober dan November. Dengan demikian diharapkan awal 2017 semua instansi yang baru terbentuk bisa bekerja maksimal melaksanakan perencanaan. ‘’Jadi nantinya pelaksanaan APBD 2017 berbarengan dengan mulai bekerjanya pejabat baru sesuai dengan perda,’’ ujarnya. (kmb35)

Aksi Begal Resahkan Warga Sukawati

Tak Mampu Penuhi UMK, Pengusaha Diminta Ajukan Penangguhan

Gianyar (Bali Post) Sejauh ini masih ditemukan sejumlah tempat usaha yang membayar karyawan tidak sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Gianyar yakni Rp 1.904.000 per bulan. Terkait kondisi ini, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Gianyar pun gencar melakukan sidak. Kepala Disnakertrans Gianyar Gede Widarma Suharta mengakui memang masih ditemukan usaha termasuk bidang pariwisata yang membayar karyawan di bawah UMK. Hal ini diketahui berkat laporan dari tenaga kerja. ‘’Ya terakhir itu ada vila yang bayar di bawah UMK. Sebelumnya juga ada, namun sudah diselesaikan secara kekeluargaan,’’ ungkapnya Senin (10/10) kemarin. Dikatakan, pihaknya berupaya mengantisipasi kondisi ini, artinya tidak semata-mata menunggu laporan dari tenaga kerja namun juga rutin melakukan sidak ke perusahaan. ‘’Dalam sidak ke perusahaan tersebut, yang dipantau adalah print out gaji karyawan, perjanjian kerja antara perusahaan dengan karyawan dan copy peraturan kerja,’’ jelasnya. Widarma menambahkan bahwa setiap usaha wajib melaporkan upah yang dibayarkan ke karyawan. Bila ada perusahaan yang tidak mampu membayar sesuai ketentuan UMK maka perusahaan tersebut bisa mengajukan penangguhan pembayaran sesuai UMK. ‘’Kan kondisi keuangannya kita audit. Kalau hasil audit perusahaan tidak dalam kolaps, maka wajib dibayar sesuai ketentuan,’’ katanya. Fenemona yang kerap terjadi, lanjut Widarma, yakni perusahaan melaporkan print out gaji di atas UMK namun kenyataannya bisa saja di bawah UMK. Di sisi lain, masih ada juga warga yang mempekerjakan PRT dengan gaji di bawah UMK. ‘’Jangan lalu karena memberikan fasilitas rumah dan makan-minum lalu memberikan upah di bawah UMK,’’ tambahnya. Dijelaskannya lebih lanjut, UMK adalah besaran upah yang harus dibayar sebuah usaha yang memperkerjakan karyawan. Bila ada perusahaan yang membayar upah di bawah UMK, masyarakat bisa melaporkannya ke Disnakertrans. ‘’Kalau memang ada penyimpangan, tolong segera melapor, pasti segera kami tindak lanjuti,’’ tandasnya. (kmb35)

melakukan pengisian jabatan 22 dinas baru yang sudah ditetapkan dalam perda,’’ tegasnya. Hal senada juga disampaikan kader PKPI Ngakan Ketut Putra. Anggota dewan asal Sampiang, Gianyar ini juga berharap pengisian jabatan untuk pelaksanaan perda terkait susunan perangkat daerah yang baru di Pemkab Gianyar segera dilakukan. ‘’Kami khawatir akan berhimpitan dengan pembahasan KUA-PPAS

SERAHKAN BANTUAN - Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra saat menyerahkan bantuan sosial PKH di Payangan, Senin (10/10) kemarin.

Wabup Mahayastra Serahkan Bantuan Sosial PKH di Payangan SEHARI setelah Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa menyerahkan secara simbolis di Balai Budaya Gianyar, bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) untuk Kabupaten Gianyar mulai dicairkan di setiap kecamatan. Pencairan bantuan sosial PKH dilakukan di Kecamatan Payangan ditandai penyerahan oleh Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra kepada perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kantor POS, Kecamatan Payangan, Senin (10/10) kemarin. Wabup Mahayastra pada kesempatan itu menyampaikan pihaknya berharap dana yang diterima digunakan sesuai peruntukan sehingga benar-benar bermanfaat bagi penerima. Bantuan sosial PKH ini

sejalan dengan program Pemkab Gianyar dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan. Dikatakannya, Pemkab Gianyar juga tengah menyiapkan program-program pendukung dalam menanggulangi kemiskinan dengan memanfaatkan dana sosial tak terduga. Selain itu, Pemkab Gianyar juga terus berinovasi untuk mengatasi masalah kemiskinan. ‘’Pemkab Gianyar berkomitmen untuk membantu masyarakat miskin dengan melaksanakan program-program pemerintah pusat maupun program dan inovasi dari Pemkab Gianyar,’’ terang Mahayastra. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gianyar I Made Watha mengatakan, dari KPM PKH

di Kabupaten Gianyar tahun 2016, di Kecamatan Payangan terdapat 443 KPM dengan nominal Rp 152.612.500. KPM tersebut tersebar di sembilan desa yang ada di Kecamatan Payangan. Rincian per desa yakni Desa Bresela sebanyak 54 KPM dengan bantuan senilai Rp 20.325.000, Desa Buahan sebanyak 46 KPM (Rp 16.462.500), Desa Buahan Kaja sebanyak 60 KPM (Rp 19.525.000), Desa Kelusa sebanyak 47 KPM (Rp 17.987.500), Desa Melinggih sebanyak 12 KPM (Rp 31.712.500), Desa Melinggih Kelod sebanyak 2 KPM (Rp 14.950.000), Desa Bukian 94 KPM (Rp 4.975.000), Desa Kerta sebanyak 43 KPM (Rp 787.500) dan Desa Puhu sebanyak 85 KPM dengan nilai Rp 25.887.500. (ad367)

Gianyar (Bali Post) Masyarakat dan pengguna jalan diresahkan dengan aksi begal saat dini hari di seputaran Kecamatan Sukawati. Dalam beberapa aksinya, para pelaku pembegalan mengancam korban dengan senjata tajam. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan atas kasus ini. Informasi yang dihimpun, aksi begal terjadi beberapa hari lalu. Begal beraksi sekitar pukul 03.00 wita di traffic light Jalan Raya Guwang. Korbannya bernama Ni Wayan Sukami. Kala itu korban yang mengendarai sepeda motor hendak menuju Pasar Umum Sukawati. Di tengah jalan tiba-tiba ia ditabrak dari belakang oleh pelaku yang juga mengendarai sepeda motor. Perempuan Guwang ini pun berhenti. Nah saat itulah, pelaku mendekat dan menodongkan senjata tajam. Alhasil pelaku yang diketahui berperawakan kurus itu berhasil merampas uang tunai Rp 850.000 milik korban. Beberapa hari kemudin, aksi serupa juga dialami Ni Luh M. Korban asal Desa Batubulan, Sukawati ini juga melintas di lokasi tersebut untuk menuju Pasar Umum Sukawati sekitar pukul 03.00 wita. Saat itu, korban juga ditabrak dari belakang dan pelaku sempat menodongkan senjata tajam. Beruntung ketika itu ada pengendara mobil lain yang melihat kejadian itu. Pengendara mobil tersebut berulang kali menyalakan lampu panjang serta membunyikan klakson, hingga akhirnya pelaku memilih kabur. Dikonfirmasi hal ini, Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu I.B. Mas Kencana mengaku sudah menerima informasi tersebut. Bahkan, ia membeberkan kejadian serupa sudah terjadi di empat lokasi yakni seputaran Desa Guwang, Batubulan, Celuk, dan Siangapadu. Dominan korbannya adalah perempuan yang berkendara sendiri. ‘’Dari empat lokasi ini semuanya mengaku ditodong senjata tajam oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor. Kerugian material bervariasi,’’ jelasnya seizin Kapolsek Sukawati AKP I Wayan Wisnawa. Meski sudah banyak korban, namun dia mengaku belum ada satu pun korban yang melapor ke polisi sehingga saat ini pihaknya membuat laporan dari informasi masyarakat. ‘’Mereka belum ada yang melapor. Beberapa mengaku takut. Tetapi polisi sudah mendatangi korban untuk meminta keterangan terkait ciri-ciri pelaku,’’ katanya. Guna mengantisipasi kejadian serupa, kini pihaknya sudah memaksimalkan patroli dan sidak khususnya saat tengah malam dan dini hari. Disinggung identitas pelaku, pihaknya mengaku masih melakukan penyelidikan. ‘’Para korban sudah kita sodorkan beberapa yang diduga pelaku, tetapi belum ada yang sesuai. Yang jelas polisi masih bergerak di lapangan,’’ tandasnya. (kmb35)

Banyak Rumor Negatif

Program Vasektomi Tak Optimal Gede Widarma Suharta

Bali Post/nik

Suara Gianyar Pipa PDAM Bocor Kepada PDAM Gianyar, pipa bocor sekitar 10 meter di sebelah selatan Bale Banjar Sindu, Ubud. Sayang airnya banyak terbuang. Mohon segera ditindaklanjuti. Santa, Sayan Ubud

Jalan Rusak Jalan di Desa Let Taro Kecamatan Tegallalang sepanjang kurang lebih 3,5 km sudah lama rusak parah. Tidak ada tanggapan dari Pemerintah Kabupaten Gianyar. Suda, Let Taro

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianya r - 947261 BNN Kabupaten Gianyar - 946122 PLN - 947166

Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314 Koramil Payangan - 974793 Siaga Lantas/TMC Gianyar - 945820 Polsek Gianyar - 944510 Polsek Blahbatuh - 941165

Gianyar (Bali Post) Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) melalui pemanfaatan vasektomi untuk kaum laki-laki di Bali belum berjalan optimal. Kondisi ini terjadi lantaran beredar rumor vasektomi sama seperti kebiri. Kondisi ini diakui Ida Bagus Wirama, perwakilan dari BKKBN Provinsi Bali, saat pelayanan KB Medis Operatif Pria (MOP) di Markas Kodim 1616/Gianyar, Senin (10/10) kemarin. Bagus Wirama mengungkapkan, selama ini yang menjadi kendala penerapan kontrasepsi permanen vasektomi yakni rumor negatif yang beredar di masyarakat bahwa metode tersebut seperti kebiri. ‘’Ini rumor yang banyak kami terima. Padahal, vasek tomi hanya menutup atau

mengikat saluran sperma,’’ ucapnya. Ia juga membantah kekhawatiran masyarakat bahwa vasektomi bisa menyebabkan impoten. Hal itu, kata dia, tidaklah benar. ‘’Banyak ibu-ibu takut pasangan bisa ke mana-mana. Makanya sebelum seseorang menjalani vasektomi syarat keluarga harus harmonis serta saling percaya antara pasangan,’’ tambahnya. Sementara itu, Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav. Berto Capah mengatakan, sejauh ini respons masyarakat cukup baik. Sebelumnya, anggota Kodim yang terlebih dulu menjalani vasektomi sehingga bisa menjadi contoh di masyarakat. ‘’Tentu kegiatan ini berdampak positif, bisa mendukung program keluarga berencana,’’ jelasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

KB - Pelayanan KB Medis Operatif Pria di Makodim 1616/Gianyar, Senin (10/10) kemarin.

Tahun 2017, Anggaran PMI Rp 1,3 Miliar Gianyar (Bali Post) Kebutuhan darah di Kabupaten Gianyar cukup tinggi. Sementara Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gianyar masih mengalami keterbatasan sarana untuk memenuhi hal tersebut. Untuk itu, rancangan anggaran PMI Gianyar di APBD 2017 dinaikkan menjadi Rp 1,3 miliar lebih. ‘’Angka itu merupakan lonjakan drastis dari ang-

garan PMI sebelumnya. Bahkan yang terbesar,’’ ucap Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Gianyar Putu Gede Pebriantara usai peresmian kepengurusan PMI Gianyar periode 2016-2021, Senin (10/10) kemarin. Ditambahkan, keberadaan PMI Gianyar selama ini sangat dibutuhkan masyarakat khususnya dalam memenuhi kebutuhan darah. Sebab itu pihaknya

mengupayakan pengadaan sarana yang dapat mempermudah akses PMI untuk berjibaku di lapangan. ‘’Rencana 2017, kami ingin perjuangkan pengadaan mobil keliling untuk PMI,’’ tambahnya. Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata menyatakan dukungan penuh terhadap keberlangsungan PMI. Dikatakan pihaknya siap membantu pe-

nyediaan fasilitas yang dibutuhkan untuk mendorong layanan prima. ‘’Saya punya keinginan, agar PMI nanti punya base camp khusus yang dilengkapi oleh fasilitas kesehatan terbaik. Gambarannya sudah ada, tapi masih rahasia. Kita lobi-lobi dulu nanti sama pengusaha di Gianyar,’’ ucapnya. Sementara itu, Ketua PMI Gianyar Cokorda Wisnu Parta mengatakan, kesada-

ran masyarakat akan pentingnya donor darah masih sangat minim. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi pihaknya untuk menggenjot ketersediaan kantong darah di Kabupaten Gianyar. Promosi dan sosialisasi yang terpenting, dengan mengintip celah di setiap pergelaran HUT instansi pemerintah maupun swasta. Begitu pula menyasar kegiatan di pelosok desa. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Selasa Wage, 11 Oktober 2016

Nusa Penida Festival Ditutup

Dikunjungi 15 Ribu Wisatawan Semarapura (Bali Post) – Nusa Penida Festival (NPF) 2016 yang berlangsung sejak Jumat (7/10) lalu ditutup Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di Pantai Banjar Nyuh, Desa Ped, Minggu (9/10) malam. Penutupan NPF 2016 diawali pementasan tari Sila Jaya yang merupakan tarian maskot Desa Batununggul, Nusa Penida. Acara penutupan yang dihadiri ribuan warga juga diisi penyerahan sarana pelatihan dan sembako kepada penyandang disabilitas, penyerahan beras sejahtera dan bantuan bedah rumah, benih dan mesin pengolah jagung serta penyerahan sertifikasi hasil uji kompetensi tenaga kerja kepariwisataan di Nusa Penida. Di akhir acara tampil band papan atas asal Bali, Superman Is Dead (SID). Bupati Suwirta menyatakan Nusa Penida mempunyai keindahan alam yang luar biasa sehingga harus disyukuri. Semua lapisan masyarakat harus menjaga dan melestarikan TUTUP - Nusa Penida Festival 2016 ditutup Minggu (9/10) malam diawali pementasan tari Sila Jaya dari Desa Batununggul.

Pencarian Wisatawan Jepang Difokuskan di Pantai Semarapura (Bali Post) –

Proses pencarian wisatawan Jepang, Masuda Shuta (26), yang hilang terseret arus saat mandi di Pantai Screat Beach, wilayah Ceningan, Nusa Penida, memasuki hari keempat, Senin (10/10) kemarin. Meskipun dinilai bukan kecelakaan laut, anggota Polisi Air Polres Klungkung terus melakukan pencarian di sekitar lokasi korban tenggelam. Petugas juga berupaya mencari korban di pantai atau daratan di sekitar pantai lokasi tenggelam. Pencarian melibatkan anggota Polsek Nusa Penida, anggota TNI, warga di pesisir, nelayan dan petani rumput laut. ‘’Kami menduga korban masih ada di sekitar lokasi tenggelam karena perairan di sana banyak palungnya. Mungkin saja korban masih ada di bawah dan nyangkut,” papar Kasat Polisi Air AKP Putu Ardana. Ia berharap agar korban segera ditemukan. Pihaknya juga mengimbau warga agar segera melapor ke petugas terdekat jika menemukan korban. Selain itu, warga dan tamu yang datang ke Nusa Penida diminta lebih hati-hati berenang di sekitar pantai. ‘’Selama ini perairan Nusa Penida dikenal memiliki arus yang kuat, walau saat ini situasi gelombang relatif normal,’’ katanya. Masuda hilang terseret arus ketika mandi di Pantai Screat Beach, Jumat lalu sekitar pukul 15.00 wita. Kejadiannya berawal ketika korban yang seorang arsitek bersama temannya, Lisa Hammerschmid (27), dari Austria berenang sekitar pukul 14.30. Saat korban berenang lebih dalam tiba-tiba terseret arus dan hilang di perairan. Selama di Ceningan korban diketahui menginap di Vila Travelly. Pihak manajer vila I Made Wira telah melaporkan kejadian yang menimpa korban kepada Konsulat Japan. (kmb)

Bali Post/dwa

BALIHO – Satuan Intelkam Polres Klungkung mencegah tindakan kekerasan di masyarakat dengan memasang baliho berisi imbauan.

Masyarakat Diimbau Hindari Tindakan Kekerasan

serta tidak merusak potensi alam yang ada. “Kita tidak boleh membiarkan alam ini rusak,” katanya. Ia mengharapkan semua potensi itu dapat dipromosikan lewat festival yang mengambil tema Exploring The Blue Paradise Island. Ketika orang menyebut tagline Blue Paradise sudah pasti akan tertuju pada Nusa Penida. “Tidak ada artinya mempunyai keindahan tanpa dipromosikan,” sebutnya. Nusa Penida juga memiliki potensi di bidang seni budaya. Salah satunya tari baris jangkang pelilit yang dipentaskan 1.000 penari pada pembukaan NPF 2016. Tari ini mesti tetap lestari karena pascafestival semakin dikenal. Melalui NPF 2016, Bupati juga mengajak semua lapisan masyarakat menjaga kelestarian lingkungan dengan selalu bersikap santun dan inovatif sesuai program Gema

Lomba Renang untuk Cintai Laut L omb a renang mengisi kegiatan Nusa Penida Festival (NPF) 2016, Minggu (9/10). Perlombaan yang digelar di Pantai Banjar Nyuh, Desa Ped, ini diikuti 38 peserta. Lomba renang yang baru pertama kali digelar di laut ini menempuh jarak sejauh 150 meter. Peserta dilepas secara bertahap oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Panitia NPF I Gusti Agung Putra Mahajaya. Puluhan peserta baik pria maupun wanita beradu cepat untuk mencapai garis finis. Sesuai tema yang diangkat, yakni tentang bahari, kegiatan ini menjadi pendidikan, penyadaran dan pemahaman tentang arti pentingnya memelihara laut. “Masyarakat harus dibiasakan mencintai dan memelihara laut,” ujar Suwirta. Tampil sebagai juara pertama Kadek Angga Mardiana dengan catatan waktu 1,21 detik. Di peringkat kedua bercokol Imam Buchari dengan catatan waktu 1,22 detik dan posisi ketiga diraih Musapari dengan catatan waktu 1,27 detik. (dwa)

Bali Post/dwa

FINIS – Peserta lomba renang di laut mencapai garis finis.

Hidupi Dua Istri

Tama Mencuri dari Warung ke Warung Semarapura (Bali Post) –

Petulangan I Made Tama alias Boy (42) melakukan aksi pencurian dari warung ke warung akhirnya terhenti. Pekerjaan sampingan yang dilakoni pria yang mempunyai dua istri ini terungkap setelah Satuan Reskrim Polres Klungkung menciduknya berbekal ciri-ciri fisik dan kendaraannya. Pelaku pencurian yang beraksi sejak 2014 itu diperkirakan telah menyasar banyak warung. Pasalnya, dari pengembangan yang dilakukan Satuan Reskrim Polres ditemukan sejumlah pemilik warung yang mengaku sempat menjadi korban aksi pencuriannya. Wakapolres Klungkung Kompol Nengah Sadiarta menjelaskan, penangkapan Tama berawal dari laporan seringnya terjadi pencurian di warung makan dan warung kopi di sepanjang Jalan By-pass Ida Bagus Mantra dan wilayah

lainnya. Setelah melakukan penyelidikan, ditemukan informasi di lapangan terkait ciri-ciri pelaku dan kendaraan yang digunakannya. “Penyelidikan kemudian tertuju pada pelaku yang tinggal di Desa Takmung,” tuturnya, Senin (10/10) kemarin. Pelaku akhirnya diamankan setelah beraksi untuk terakhir kalinya di warung makan milik Ketut Ginatra di Jalan Rama, Semarapura, Sabtu (8/10) lalu. Tama diamankan dengan barang bukti dompet cokelat berisi uang tunai Rp 600 ribu. “Dari hasil pengembangan tersangka mengakui telah melakukan pencurian di tiga tempat berbeda,” sebutnya. Pelaku sebelumnya melancarkan aksinya di seputar Jalan Mantra, yaitu di warung makan milik Nyoman Sasih di Desa Gunaksa, warung makan milik Kadek Parwati di wilayah Tihingadi dan warung milik Nyoman

Nita di Desa Gelgel. Sadiarta memperkirakan korban dari tindakan pelaku masih banyak. Untuk itu ia meminta masyarakat yang sempat kehilangan segera melapor ke pihak kepolisian. Pelaku sukses menjalankan aksi pencurian beberapa kali dengan berpura-pura berbelanja dan memanfaatkan kelengahan pemilik warung. Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Wiastu Andri Prayitno menambahkan, pelaku merupakan ayah dari satu anak. Tama yang bekerja di salah satu perusahaan swasta di Desa Pakraman Sidayu mengaku nekat mencuri karena harus menanggung biaya kedua istrinya. Uang hasil dari pencurian diberikan kedua istrinya untuk kebutuhan sehari-hari. “Kami jerat pelaku dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun,” ungkapnya. (dwa)

Semarapura (Bali Post) –

Satuan Intelkam Polres Klungkung melalui Kanit Intel Ipda I Gusti Ngurah Agung Udiana memberikan sosialisasi dan imbauan menjaga keamanan dengan mengedepankan sikap antikekerasan. Imbauan disampaikan melalui pemasangan baliho di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Senin (10/10) kemarin. Kegiatan ini untuk mencegah terjadinya kekerasan di masyarakat dalam menyikapi setiap permasalahan. Pemasangan spanduk imbauan itu juga bertujuan membangkitkan kesadaran masyarakat dalam memelihara kebersihan lingkungan. Kegiatan koordinasi dan penggalangan ini sebagai bentuk kepedulian Satuan Intel Polres Klungkung dalam menyikapi setiap permasalahan dengan mengedepankan antikekerasan melalui gerakan Gema Santi. “Penggalangan dan pemasangan baliho ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya kekerasan akibat provokasi anarkis baik di dalam pergaulan maupun melalui media sosial,” tutur Udiana. Ia berharap seluruh masyarakat saling menjaga dan saling mengingatkan melalui peran tokoh masyarakat dan perangkat desa. Ngurah Udiana juga mengajak warga Klungkung memperhatikan lingkungan sekitar dan menyampaikan komentar positif dalam pergaulan guna menciptakan situasi yang kondusif. (dwa)

Santi Pemkab Klungkung. Humas NPF 2016 Nyoman Widana sangat bersyukur karena festival berjalan lancar dan sesuai dengan tujuannya, yakni mempromosikan pariwisata. Festival ini melibatkan partisipasi langsung masyarakat lebih dari 3.000 orang serta diliput hampir 100 jurnalis lokal, nasional dan mancanegara. “Partisipasi masyarakat yang dilibatkan langsung lebih dari tiga ribu orang,” ujarnya. Kegiatan NPF yang berlangsung selama tiga hari dikunjungi lebih dari 15 ribu pengunjung lokal maupun mancanegara. Wisatawan yang datang tidak hanya menikmati keindahan alam, namun juga wisata kuliner pada stan kuliner NPF. Sebanyak 80 travel agent besar yang hadir diharapkan menjadi pendukung untuk mempromosikan pariwisata Nusa Penida. (kmb)

Bali Post/ist

TARIK SAMPAN - Anggota Polsek Dawan bersama warga bahu-membahu menarik sampan ke tepi pantai Banjar Bias, Kusamba, Senin (10/10) kemarin.

Diterjang Gelombang, Sampan Terbalik Semarapura (Bali Post) –

Sebuah sampan yang mengangkut hasil bumi berupa sayur-sayuran dan buah-buahan terbalik dihantam gelombang ketika berlayar ke Pelabuhan Mentigi, Nusa Penida, Senin (10/10) sore kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tetapi semua barang yang diangkut hilang tenggelam dibawa arus. Informasi yang didapat di lapangan, sampan dihantam gelombang sekitar pukul 16.00 Wita. Berawal ketika sampan yang dinakhodai Wayan Broto, warga Banjar Bias, Kusamba, bersama kru I Ketut Suwirta asal Banjar Pancingan, Kusamba, berangkat dari pelabuhan Banjar Bias menuju Pelabuhan Mentigi, membawa sayur mayur, buah dan bunga sekitar satu ton. Sekitar satu kilometer dari tepi pantai Banjar Bias muncul gelombang setinggi empat meter menerjang sampan yang memiliki daya angkut empat ton ini. Sampan langsung terbalik dan tenggelam. Broto bersama Suwirta selamat setelah menceburkan diri ke laut. Mereka ditolong nelayan sekitar yang kebetulan melintas di lokasi kejadian. Broto yang juga pemilik sampan mengalami kerugian sekitar Rp 6 juta. Kapolsek Dawan AKP Ketut Suastika mengakui adanya kejadian tersebut. Proses evakuasi sampan telah dilakukan. Sampan baru bisa ditarik ke tepi pantai sekitar pukul 18.30 oleh petugas Polsek bersama anggota TNI dan nelayan. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pemilik sampan dan krunya satu orang berhasil selamat setelah ditolong nelayan yang lain,” katanya. (kmb)

Telepon Penting kLUNGKUNG

Bali Post/dwa

GELAR KASUS - Wakapolres Klungkung Kompol Nengah Sadiarta (kiri) menggelar kasus pencurian yang dilakukan pelaku di sepanjang Jalan Ida Bagus Mantra.

Polres Klungkung (0366) 21115 Polsek Klungkung (0366) 21090 Polsek Dawan (0366) 23181

Polsek Banjarangkan (0366) 23180 Polsek Nusa Penida (0366) 5382838 RSUD Klungkung (0366) 21172


Selasa Wage, 11 Oktober 2016

BULELENG

11

SMAN 2 Busungbiu Tak Miliki Lapangan Singaraja (Bali Post) SMAN 2 Busungbiu di Desa Pucak Sari Kecamatan Busungbiu, Buleleng membutuhkan lapangan dan peningkatan finansial guru kontrak. Di hadapan Gubernur Bali dan Bupati Buleleng, Kepala SMAN 2 Busungbiu Nengah Ponten menyampaikan hal itu, akhir pekan lalu.

Bali Post/kmb34

LOMBA SUBAK - Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. menghadiri lomba subak abian di Balai Satya Wacana Giri, di Dusun Bhuana Sari Desa Wanagiri, Senin (10/10) kemarin.

Tahap Tender, Perbaikan Jalan Rusak di Wanagiri Singaraja (Bali Post) Jalan di Dusun Bhuana Sari Desa Wanagiri Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng mengalami kerusakan. Warga berharap perbaikan jalan tersebut segera dilakukan. Keluhan tersebut ditanggapi dan ditindaklanjuti pemerintah daerah. Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. menemui masyarakat setempat serangkaian lomba subak abian di Balai Satya Wacana Giri, Desa Wanagiri, Senin (10/10) kemarin. Dikatakan, pemerintah me-

merhatikan kerusakan jalan tersebut. Bahkan, Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Buleleng sudah melakukan tahapan tender perbaikan jalan. Perbaikan infrastruktur jalan dipacu pemerintah mengingat kawasan tersebut sebagai sentral produksi pertanian. ”Bila jalan yang ada di Dusun ini dihotmix, hal itu akan mempermudah pemasaran hasil pertanian masyarakat. Akses jalan sangat penting mempermudah jalur perekonomian masyarakat,” ujar Sutjidra asal Desa Bontihing ini Senin kemarin.

Ia menegaskan, perbaikan jalan itu segera dilakukan dan kini masih dalam proses tender. ”Jalan itu sudah pasti dibangun tinggal nunggu realisasi usai tender siapa pemenangnya, proyek akan segera dilaksanakan,” imbuhnya. Ia sekaligus mengapresiasi penilaian lomba Subak Satya Wacana Giri, yang berlangsung dengan sangat baik. “Krama subak diharapkan dapat melaksanakan program sistem pertanian terintegrasi dan program petani mandiri dan sejahtera,” terangnya. (kmb34)

dicoret itu ada yang tercatat ganda dan hasil pencocokan dengan data kependudukan pendukungnya tidak tercatat sebagai penduduk Buleleng. “Data dukungan sebanyak 49.892 ini yang kita verifikasi sesuai batas waktu yang sudah ditetapkan. Kenapa ada TMS karena saat verifikasi awal ada data dukungan tercatat ganda dan hasil sinkronisasi dengan data DP4 dan DPT ada pendukung yang bukan warga Buleleng,” katanya. Setelah verifikasi tahap pertama, KPU mulai Rabu (12/10) besok, akan melakukan virtual hingga Senin (17/10) mendatang. Pada tahapan ini, KPU akan melakukan dua cara yakni mendatangi lokasi yang sudah disiapkan tim bakal pasangan calon perseorangan. Lokasi pengumpulan ini harus sesuai dengan data administrasi kependudukan pendukung bersangkutan. Sedangkan cara kedua, virtual dilakukan di kantor PPS atau desa. Dalam metode kedua ini, tim bakal calon perseorangan menghadirkan pendukungnya untuk diverifikasi faktual oleh KPU. Sementara pendukung yang tidak bisa dihadirkan karena sakit atau kondisi lanjut usia (lansia), petugas verifikasi akan

mendatangi rumah pendukung bersangkutan. Jika batas waktu virtual yang sudah ditentukan, tim bakal calon perseorangan tidak bisa menghadirkan pendukungnya, maka data dukungannya dicoret dan dikategorikan TMS. “KPU memverifikasi data dukungan yang sudah diverifikasi tahap pertama. Persoalan waktu verifikasi itu tergantung tim bakal calon peseorangan, kalau cepat menghadirkan pendukungnya verifikasi akan cepat selesai, tapi kalau tidak bisa dihadirkan datanya dicoret menjadi TMS,” jelasnya. Di sisi lain, Suardana mengatakan, sesuai ketentuan bakal calon peseorangan membutuhkan kekurangan data dukungan sebanyak 21 ribu pendukung. Kekurangan ini ditutupi dari hasil virtual data dukungan sebanyak 49.084. Artinya, hasil verifikasi faktual nanti data pendukungnya dinyatakan lengkap, KPU menyatakan bakal pasangan calon perseorangan memenuhi syarat minimal dukungan. Namun sebaliknya, jika dari jumlah dukungan setelah diverifikasi tidak memenuhi kekurangannya, KPU memutuskan bakal pasangan calon perseorangan tidak memenuhi syarat minimal dukungan. (kmb38)

Pilkada KPU Terapkan Dua Metode Verifikasi Faktual

Singaraja (Bali Post) – KPU Buleleng menerapkan dua metode untuk melakukan verifikasi faktual (virtual) perbaikan data dukungan bakal calon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan dan I Gede Dharma Wijaya. Dua metode ini yakni tim bakal calon perseorangan mengumpulkan pendukung sesuai administrasi kependudukan yang bersangkutan dan melakukan virtual di kantor Panitia Pemungutan Suara (PPS) atau di tingat desa. Pendukung dalam kondisi sakit atau dikategorikan lanjut usia (lansia), petugas virtual akan mendatangi langsung ke rumah pendukung bersangkutan. Hal itu diungkapkan Ketua KPU Gede Suardana ketika dihubungi Senin (10/10) kemarin. Lebih jauh Suardana mengatakan, sesuai dengan tahapan yang ada virtual data perbaikan dukungan calon perseorangan dilakukan 12 hingga 17 Oktober 2016. Dalam virtual ini, KPU akan memverifikasi data dukungan perbaikan sebanyak 49.084 orang. Data pendukung ini berkurang sebanyak 808 dari jumlah dukungan yang diserahkan sebelumnya sebanyak 49.892. Data pendukung ini dicoret karena tidak memenuhi syarat (TMS -red). Data yang

“Sampai sekarang, sekolah kami tidak memiliki lapangan umum. Kami gunakan lapangan bersama masyarakat. Umumnya, kami pakai pagi hari untuk upacara bendera dan sore hari lapangan itu digunakan untuk aktivitas masyarakat,” ujarnya. Selain itu, akses jalan menuju SMAN 2 Busungbiu perlu perbaikan. “Kami usul dibuatkan jalan menuju ke SMAN 2 Busungbiu. Kini, jalan tembus dari Dusun Tegalasih menuju Desa Bongancina mengalami rusak parah. Jadi, anak-anak kesulitan lewat,” tambahnya. Selain lapangan dan jalan, kata Ponten, guru yang mengajar di sekolah tersebut kebanyakan honorer dan kontrak. “Kami mohon kepada pemerintah, guru yang pengajar di SMAN

2 Busungbiu setidaknya bisa diangkat menjadi guru kontrak provinsi. Selama ini, gaji honor di sekolah kami bervariasi dari Rp 500 ribu sampai Rp 800 ribu per bulan. Kami sudah ajukan ke kabupaten supaya diangkat sebagai pegawai kontrak. Tapi, karena keterbatasan di kabupaten, kami mengerti tentang itu (anggaran). Guru dan pegawai kami sudah lama mengabdi sejak sekolah ini berdiri,” paparnya. Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam simakrama tersebut meminta Disdik Buleleng untuk mengajukan permohonan lahan lapangan upacara, bilamana masih berstatus milik provinsi atau kabupaten. “Kalau ada (tanah milik provinsi atau kabupaten) ya minta saja. Nanti kita

kasi kalau ada tanah itu. Soal jalan rusak ke bupati, kalau guru kontrak sebagai tenaga kontrak provinsi itu ke Disdikpora Bali. Tolong dicatat itu, kasihan sudah 13 tahun menjadi tenaga honor ini,” ucapnya. Guru minimal memperoleh gaji berstandar UMK Buleleng, Rp 1,8 juta. “Nah kalau guru kontrak digaji Rp 500 – 800 ribu, lalu mau bagaimana hidup berkualitas dan pengabdiannya seperti apa? Tidak banyak yang bisa kita harapkan, kalau orang masih dibayar Rp 500 ribu per bulan dan itu tidak manusiawi. Kita ingin ciptakan guru berkualitas, jadi gajinya juga harus berkualitas,” tuturnya. Pemerintah berencana membuatkan kriteria terhadap guru yang sudah beberapa tahun mengabdi dan

idealnya diangkat menjadi tenaga kontrak provinsi. “Ya, apalagi sejak tahun 2003 itu (mengajar) dan wajib diangkat sebagai tenaga kontrak provinsi itu. Tolong nama-nama dan lama pengabdiannya dicatat. Ini harus dibuatkan SK baru,” paparnya. Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan status jalan ke sekolah itu akan dicek lebih dahulu. “Kita akan cek dahulu status jalannya. Ini karena kita memiliki kewenangan jalan kabupaten dan jalan yang mana saja bisa dibangun,” ucapnya. Mengenai tenaga guru setiap tahunnya ada yang pensiun di Buleleng. “Baru-baru ini kami mengangkat 1.000 guru SD dengan perjanjian guru kerja bukan honor. Dari awal saya menjabat memang gajinya Rp 600 ribu dan astungkara sekarang sudah mencapai kisaran Rp 1,2 hingga Rp 2,5 juta,” tandasnya. (kmb34)

Soal Perampingan Lembaga

Kemendagri Persilakan Ajukan Penggabungan Instansi Singaraja (Bali Post) – Keinginan DPRD Buleleng merampingkan susunan kelembagaan di daerah tampaknya dapat diwujudkan. Penggabungan instansi dilakukan dengan syarat pemerintah daerah mengajukan dokumen dan data pendukung instansi yang akan digabungkan. Dari data itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menghitung untuk menentukan nilai dan tipologi instansi yang digabungkan tersebut. Peluang merampingkan susunan kelembagaan dari usulan pemerintah membentuk 30 instansi sesuai hasil koordinasi Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Perda (Ranperda) tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah (PSPD) ke Kemendagri-RI beberapa hari lalu. Anggota pansus Putu Tirta Adnyana ketika dihubungi Senin (10/10) kemarin,

mengatakan, perampingan dengan menggabungkan instansi satu-satunya cara agar susunan kelembagaan tidak terlalu besar menambah anggaran APBD. Hasil koordinasi itu, Kemendagri mempersilakan penggabungan instansi dengan syarat pemerintah daerah mengusulkan data dan dokumen instansi yang akan digabungkan. Berdasarkan data itu, Kemendagri melakukan penghitungan dan menentukan tipologi yang tepat. Nilai dan tipologi ini akan dijadikan acuan instansi yang akan layak digabungkan. Tirta Adnyana menambahkan, hasil koordinasi ini akan dibahas kembali bersama eksekutif Selasa (11/10) pagi ini. Pembahasan ini menentukan instansi yang akan diusulkan untuk digabungkan. Sesuai rapat pembahasan baik internal pansus, pansus dengan komisi-komisi dan pansus dengan eksekutif ada beberapa instansi yang

berpeluang untuk digabungkan menjadi satu instansi. Tirta mencontohkan, Dinas Perikanan dan Kelautan digabungkan dengan Dinas Pertanian. Dinas Tata Ruang dan Perumahan bergabung pada Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Kebudayaan yang berdiri sendiri tetap menjadi Dinas Pariwisata dan Budaya (Disbudpar), dan rencana membentuk Dinas Kebakaran memungkinkan digabungkan pada instansi yang relevan. Di sisi lain, Tirta Adnyana mengatakan, pembahasan Rancangan Perda PSPD ini memerlukan kecermatan dan kehati-hatian baik dewan maupun eksekutif. Ini karena susunan kelembagaan berkaitan dengan alokasi anggaran yang disiapkan. Apalagi, jika mengikuti usulan eksekutif membentuk 30 instansi, dipastikan akan membebani APBD tahun 2017 mendatang. Di sisi lain, perda ini harus disahkan

dalam waktu dekat ini. Apabila pengesahannya lambat, target pembahasan APBD tahun 2017 akan tertunda. Dihubungi terpisah Kepala Bagian (Kabag) Organisasi Sekkab Buleleng Ir. Made Budi Setiawan berpendapat beda. Setiawan mengatakan, pembentukan 30 instansi itu sudah tepat berdasarkan penilaian dan penentuan tipologi oleh pemerintah pusat. Jumlah itu sebelumnya sudah berkurang setelah pemerintah menggabungkan beberapa instansi yang memiliki cakupan bidang tugasnya kecil. “Kami sampaikan jumlah 30 instansi itu paling pas. Sebelumnya kita bisa membentuk 33 instansi, sehingga kita sudah lakukan penggabungan. Sementara kalau masalah pembebanan anggaran dari perhitungan teknis keuangan pembebanan anggaran tidak terlalu besar dan APBD kita memungkinkan,” jelas Setiawan. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) Pelayanan kesehatan terintegrasi dari desa menuju perkotaan dipandang Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T. (PAS), membutuhkan sarana pendukung. Tenaga dokter dan perawat diperlukan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. “Namun, kita susah sekali menambah tenaga dokter di Buleleng. Ini menjadi persoalan kita di Buleleng. Jadi, cukup banyak puskesmas dan rumah sakit membutuhkan tenaga dokter,” ucap Bupati PAS akhir pekan lalu. Namun, pemerintah beru-

paya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan merancang layanan terintegrasi. Salah satunya dengan ambulans Buleleng Emergency Service (BES). “Kami mengoptimalkan dengan Buleleng Emergency Service (BES). Jadi, pasien dijemput cepat dengan mobil ambulans. Jumlah ambulans tadinya 12 unit, bulan lalu sudah kami tambah lagi 14 unit dan sekarang total ada 26 ambulans BES,” paparnya. Layanan kesehatan perlahan ditingkatkan Pemkab Buleleng, salah satunya melalui pembangunan rumah sakit

pratama di Desa Tangguwisia dan pembangunan Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSUD Buleleng. “Sudah terintegrasi sistem antara mobil ambulans, pasien, dan sopir. ‘’Kita ketahui bersama wilayah kita ini sangatlah luas di Buleleng. Kami juga membangun rumah sakit pratama di Tangguwisia dan Giri Emas. Kalau IRD RSUD Buleleng dengan peralatan lengkap dengan anggaran Rp 120 miliar. Kami tekankan selalu tingkatkan kualitas layanan di setiap rumah sakit,” demikian Bupati PAS. (kmb34)

Putu Agus Suradnyana

Singaraja (Bali Post) – Kabupaten Buleleng tahun 2017 menerima kucuran dana dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebanyak Rp 1,7 miliar. Selain untuk memperbaiki jaringan traffic light di simpang empat Catus Pata Jalan Veteran, Singaraja, juga memasang traffic light

di simpang Desa Banjar, Kecamatan Banjar. Tak hanya itu, Buleleng juga menerima pengadaan 233 rambu dan perbaikan marka jalan. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buleleng Gede Gunawan AP Senin (10/11) kemarin, mengatakan, kepastian kucuran

dana itu setelah Buleleng melaporkan kerusakan jaringan traffic light di simpang empat Jalan Veteran. Traffic light ini hingga sekarang masih padam karena perangkat jaringannya rusak. Perangkat yang bisa disebut dengan alat pemberi isyarat lalu lintas ini harganya mencapai Rp 750

Pemerintah Siapkan 26 Ambulans BES

Bali Post/kmb34

49.084 KTP Paket Surya Perbaiki ’’Traffic Light’’ dan Marka Jalan Diverifikasi Faktual Pusat Kucurkan Rp 1,7 Miliar

Singaraja (Bali Post) Langkah Dewa Nyoman Sukrawan bersama Gede Dharma Wijaya memasuki babak baru menuju verifikasi faktual tahap II kolektif, pada 12-17 Oktober 2016. KPU Buleleng merilis data dukungan perbaikan diserahkan berjumlah 49.892 KTP. Dukungan perbaikan tidak memenuhi syarat atau dicoret mencapai 808 KTP. “Sehingga jumlah data dukungan perbaikan yang akan diverifikasi faktual 12-17 Oktober 2016 berjumlah 49.084 KTP,” ujar Ketua KPU Buleleng Gede Suardana, Senin (10/10) kemarin. Gede Suardana menambahkan, KTP dukungan disetor tersebar di sembilan kecamatan dan 148 desa. KTP tersebut diverifikasi faktual melibatkan PPK dan PPS di 148 desa/kelurahan se-Buleleng. “Verifikasi faktual di tempat dan waktu ditentukan paslon atau tim penghubung berdasarkan jadwal ditentukan. Kami proses verifikasi secara transparan. Hasil akhir dilihat dari proses dan penelitian faktual di lapangan,” imbuhnya. Paket Surya melangkah mulus melewati tahapan di KPU, justru muncul dugaan intimidasi di sejumlah desa. Diduga ada yang menginginkan paket Surya gagal sebagai

Bali Post/dok

VERIFIKASI - Dewa Nyoman Sukrawan - Gede Dharma Wijaya didampingi ribuan pendukung bersiap melakukan verifikasi faktual kolektif secara transparan dan fair play. calon dari jalur perseorangan. Intimidasi menggunakan pola door to door menemui para pendukung. Peristiwa sejak Sabtu (8/10) lalu. Pendukung Surya dari Kelurahan Kampung Anyar melaporkan indikasi intimidasi ke Panwaslih Buleleng. Warga didampingi tim kuasa hukum Paket Surya. Parpol pendukung Paket Surya (Golkar, Demokrat, dan PKS) merapatkan barisan. Mereka membagi strategi zona Kecamatan Gerokgak, Busungbiu, Seririt di bawah koordinasi Dewa Sukrawan. Kecamatan Banjar dan Sawan diawasi Golkar. Kubutambahan dan

Tejakula diawasi Demokrat. Sedangkan Kota Singaraja dan Sukasada dipantau Gede Dharma Wijaya. Sekretaris DPD I Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry menilai tindakan intimidasi bukan bagian dari sikap fair play. Pendidikan demokrasi dibangun untuk menciptakan pembangunan Buleleng lebih baik. Sementara Dewa Nyoman Sukrawan mengatakan, tokoh di balik tindakan intimidasi akan ditelusuri. Dia memberi jaminan pendukung Paket Surya mendapatkan rasa aman selama verifikasi faktual kolektif ke depan. (kmb34)

Bali Post/kmb38

PADAM - Traffic light di simpang empat Jalan Veteran, Singaraja padam karena mengalami kerusakan pada perangkat jaringannya.

juta per unit. Dari laporan itu, belum lama ini tim Kemenhub melakukan survei ke lokasi. Dipastikan kerusakan itu akan diperbaiki awal tahun 2017. Bersamaan dengan persetujuan itu, pada tahun yang sama traffic light juga akan dipasang oleh pemerintah pusat di simpang Desa Banjar. Tidak saja membantu traffic light, utusan Kemenhub juga mengecek kondisi rambu dan marka di ruas jalan nasional yang ada di Buleleng. Dari survei itu, ruas jalan nasional di Bali Utara minim rambu lalu lintas. Selain itu, marka yang sudah dipasang sebelumnya kondisinya banyak yang kabur karena sudah terlalu lama belum ada pemeliharaan. Atas kondisi ini, Buleleng juga menerima bantuan 233 buah rambu lalu lintas. Sedangkan untuk perbaikan marka akan menyasar ruas jalan nasional dengan volume pekerjaan mencapai 25.745 meter . “Secara total dana yang kita terima dari pemerintah pusat di tahun depan Rp 1,7 miliar. Kami masih menunggu instruksi lanjutan dan sekaligus mempersiapkan administrasi,” tegas mantan Camat Sawan ini. (kmb38)


JEMBRANA

12

Selasa Wage, 11 Oktober 2016

Sopir Curi Kamera Go Pro Milik Majikannya Negara (Bali Post) Jajaran Polres Jembrana, Jumat (7/10) menahan Putu Agus Oktarianta (21) alias Nyanyut asal Desa Tegal Badeng Timur Negara. Tersangka diciduk polisi setelah kedapatan mencuri kamera Go Pro milik korban yang tak lain adalah majikannya. Dari informasi di Polres Jembrana, Senin (10/10), tersangka melakukan aksinya di rumah korban yakni I Putu Anom Supertama (25) di Desa Baluk, Kecamatan Negara, Rabu (5/10) pagi. Saat itu, tersangka yang kesehariannya bekerja sebagai sopir freelance di rumah korban ini datang dengan alasan hendak mengambil baju. Dayu (30), kakak korban yang melihat tersangka masuk ke rumah kemudian sempat bertanya dan dijawab mau ambil baju oleh tersangka atas suruhan bosnya. Tersangka kemudian masuk ke kamar tidur dengan kunci yang sudah diketahui tempatnya lantaran ia sering bertandang ke rumah korban. Namun sayang, tersangka tak hanya mengambil baju, melainkan menggasak sebuah kamera Go Pro Hero 4 yang berada di meja rias kamar korban. Korban kemudian ketika pulang tidak mendapati kam-

era miliknya dan memanggil sejumlah rekannya yang biasa masuk ke rumah, termasuk tersangka. Namun sayang dari 5 orang yang ditanya tersebut tak satu pun ada yang mengaku telah mengambil kamera Go Pro miliknya hingga akhirnya melaporkan kejadian ini ke Mapolres Jembrana. Nyanyut yang memiliki satu orang anak ini mengaku malu mengakui perbuatannya sehingga ditahan polisi. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gusti Made Sudharma Putra, seizin Kapolres Jembrana membenarkan pihaknya telah mengamankan tersangka pada Jumat (7/10) lalu. Tersangka sebenarnya sudah sempat dimediasi dengan korban di Polres Jembrana namun tetap tidak mengakui perbuatannya. Atas kejadian ini, korban menderita kerugian material Rp 5.600.000. Tersangka kini dijerat dengan Pasal 362 KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun kurungan penjara. Selain mengamankan barang bukti berupa kamera Go Pro, petugas juga mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Honda Revo nopol DK 4691 ZB milik tersangka yang digunakan untuk melancarkan aksinya. (kmb)

Bali Post/olo

AMBROL – Senderan pelindung bangunan Futsal di atas proyek pembangunan jogging track di sungai Ijogading ambrol, kemarin.

Senderan Ambrol, Satu Unit Kamar Ambruk

Negara (Bali Post) Senderan yang ada di Sungai Ijogading dan di atasnya terdapat bangunan gedung futsal, Senin (10/10) kemarin, ambrol. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun sebuah bangunan kamar di atas senderan ikut ambruk.

Bali Post/kmb

PENCURI - Tersangka pencuri kamera Go Pro milik bosnya ditahan polisi.

Soal Pengurukan Lahan di Budeng

Dewan Minta Kembalikan untuk Tanaman Bakau

Negara (Bali Post) Pengurukan lahan bakau di Desa Budeng untuk kepentingan akses jalan diminta dibongkar dan dikembalikan seperti semula. Hal tersebut tercetus saat DPRD Jembrana memanggil pihak terkait, Senin (10/10) kemarin di Gedung DPRD Jembrana. Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Jembrana, I Ketut Sugiasa, dan Ketua Komisi C, Ida Bagus Susrama, itu dihadiri Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Kehutanan, I Made Dwi Maharimbawa, Camat Jembrana, IGN Sumber Wijaya, Kepala BPOL (Balai Penelitian dan Observasi Laut), I Nyoman Radiartha dan Perbekel Budeng, Putu Libra Setiawan. Dalam pertemuan itu terungkap bahwa dalam melakukan pengurukan itu hanya berbekal izin secara lisan dari BPOL Seacorm. Kendatipun untuk kepentingan akses jalan, namun dampak yang ditimbulkan juga merusak lahan bakau yang sudah ada. Ketua Komisi C DPRD Jembrana, Ida Bagus Susrama, meminta agar tanah urukan itu dibongkar dan dikembalikan seperti semula. Dewan menyarankan agar pihak BPOL berkoordinasi dengan Dinas Kelautan untuk membantu penyediaan alat berat membongkar tanah uruk. Dewan juga meminta agar lahan yang diuruk itu

dikembalikan fungsinya sebagai hutan mangrove dengan penanaman kembali. “Kami tidak ingin ada saling menyalahkan, tetapi bagaimana kondisi hutan mangrove itu dikembalikan seperti semula,” tegas Susrama. Apabila pihak desa atau umat ingin membuat akses jalan ke pura, pemerintah diharapkan juga memfasilitasi. Tetapi dengan saran, jalan tersebut dibuat tanpa merusak yang sudah ada. Seperti dengan membangun jembatan kayu tanpa menguruk lahan. Apalagi Pemkab Jembrana merancang kawasan di sekitar Budeng dan Perancak itu berkembang menjadi wisata alam. Pemanggilan pihak terkait ini menindaklanjuti hasil sidak yang dilakukan pimpinan DPRD pekan lalu. Pengurukan lahan dihentikan Polres Jembrana karena belum berizin dan pihak-pihak yang memberikan izin dimintai klarifikasi. Pengurukan lahan itu dilakukan untuk akses jalan ke pura yang lokasinya berada di tengah. Tetapi belakangan diketahui, akses jalan itu juga untuk kepentingan pemilik lahan pribadi. Dari informasi, di sepanjang jalan urukan menuju pura tersebut berjejer tanah pribadi berupa tambak dan lahan kosong. Sementara sejumlah pohon mangrove diuruk termasuk saluran air. (kmb26)

Telepon Penting

Menurut pengelola gedung futsal, Mukminun, Senin (10/10) kemarin, saat senderan sepanjang kurang lebih tujuh meter itu ambrol, seorang karyawan sedang di dalam kamar yang ikut ambruk. Beruntung Herman asal Lumajang itu tanggap dan langsung lari ketika tanah yang dipijaknya amblas. Akibat terbentur dan jatuh korban mengalami luka lecet di kaki, tangan dan pinggang. Sementara seluruh perabot di dalam kamar seperti TV dan lemari ikut amblas bersama bangunan. Mukiminun meyakini penyebab ambrolnya senderan ini bukan hanya hujan yang lebat melainkan juga adanya pengerjaan proyek jogging track di bawah sen-

deran itu. Diduga tanah yang dikeruk di bawah senderan dengan alat berat membuat senderan menggantung. Pihaknya menuding kurang hati-hatinya pihak penggarap sehingga senderan di atasnya ambrol berikut bangunan kamar. Mukminun mengaku sudah melaporkan hal ini ke pemilik gedung. Pihak penggarap proyek juga diminta bertanggung jawab dan segera memperbaiki seperti semula. Karena bila tidak segera dilakukan, akan mengancam bangunan futsal. Di pinggiran Sungai Ijogading itu saat ini memang sedang dilakukan pembangunan jogging track. Proyek

senilai Rp 2 miliar lebih itu dikerjakan PT Sanur Jaya Utama. Sementara itu, terkait peristiwa ini, Kepala Proyek dari PT Sanur Jaya Utama, Made Kari, dikonfirmasi wartawan mengatakan telah bertemu dengan pengelola gedung dan akan bertanggung jawab memperbaiki senderan itu. Pihaknya sudah berhati-hati dalam pengerjaan, namun tetap saja jebol. Menurutnya senderan jebol lantaran pondasinya tergantung. Sementara di atasnya terdapat septic tank sehingga air mengalir terus ke bawah. Karena senderan terus basah senderan itu jebol. (kmb26)

Negara (Bali Post) – Satpol PP Jembrana menyetop dua proyek yang belum mengantongi izin di Desa Perancak, Senin (10/10) kemarin. Salah satu proyek bahkan tidak mengantongi izin sama sekali. Disinyalir proyek penataan lahan hingga hektaran di pinggiran Sungai Perancak ini merupakan proyek untuk perumahan. Kepala Satpol PP Jembrana, I Gusti Ngurah Rai Budi yang langsung memimpin penertiban mendatangi areal penataan berupa perataan itu bersama Satpol PP. Setelah berkoordinasi dengan Camat Jembrana dan Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT), tidak ada satupun izin ataupun permakluman yang dipenuhi terkait kegiatan perataan yang sudah cukup luas itu. Satu alat berat juga nampak di lokasi namun tak beroperasi. Dari keterangan pekerja yang ditemui, lahan tersebut diratakan untuk pembangunan perumahan rakyat. Pengerjaan sempat dihentikan selama empat hari. Namun, ketika ditanyakan izinnya, tidak ada sama sekali. Begitu pula

dengan pihak pengelola menurut pekerja itu sedang tidak berada di lokasi. “Dari informasi ini akan dijadikan lahan perumahan, tapi izin atau permakluman tidak ada, sehingga kami stop dulu,” terang Rai Budi. Menurutnya harus disesuaikan apakah areal di bantaran sungai Perancak dan di dekat Pura Puseh ini merupakan kawasan permukiman atau bukan. Selain proyek perataan lahan, Satpol PP juga menghentikan pembangunan vila yang dikelola PT Pasti. Kendati sudah mengantongi Izin Prinsip dan HO, namun pihak pengelola belum melengkapi IMB (Izin Mendirikan Bangunan). Sementara bangunan bertingkat dua itu sudah rampung empat unit. Sebelumnya, pembangunan vila tanpa izin ini juga mendapat sorotan dari Komisi A DPRD Jembrana. Bahkan dari 15 vila yang dikelola, hanya 12 yang baru ditunjukkan izinnya kepada DPRD. Di tempat terpisah, Camat Jembrana, Gusti Ngurah Sumber Wijaya mengaku belum mengetahui adanya proyek perataan di Peran-

cak hingga belasan hektar itu. Namun, pihaknya mendengar akan ada proyek perumahan hingga ratusan unit di sekitar Perancak. “Apakah (yang dimaksud) itu, kami belum tahu. Tetapi kendatipun perataan jelas harus mengantongi izin,” ujarnya ditemui akhir pekan lalu. Namun, hingga saat ini belum ada tembusan kepadanya terkait proyek tersebut. Hal senada juga ditegaskan Kepala KPPT Jembrana, I Komang Suparta. Menurut Suparta, hingga saat ini belum ada pengajuan izin terkait pembangunan vila maupun perataan lahan di Perancak. Menurutnya kendatipun baru sebatas perataan lahan, semestinya mengajukan izin prinsip. Tetapi KPPT belum menerima hal tersebut. Dari pengamatan, perataan lahan ini cukup luas bahkan hingga mengeruk tebing. Lahan tersebut berada di bantaran Sungai Perancak yang berjejer vilavila, jauh dari permukiman penduduk. Menurut warga, sebelumnya di sekitar lokasi perataan lahan itu merupakan tambak. (kmb26)

Penataan Lahan di Perancak Dihentikan Satpol PP

jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087

Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110

Bali Post/olo

LAHAN - Perataan lahan di dekat Pura Puseh Perancak yang dihentikan Satpol PP Jembrana lantaran tak berizin.

Kartu Kuning Kosong, Pencari Kerja Mengeluh Negara (Bali Post) Sejumlah pencari kerja yang mengurus Kartu Pencari Kerja (kartu kuning) mengeluh lantaran sejak sepekan kartu tak kunjung kelar. Setelah ditanyakan, ternyata stok lembaran kartu kuning kosong. Sejumlah warga pencari kartu kuning kepada wartawan, Senin (10/10) kemarin mengatakan kosongnya kartu kuning membuat mereka bingung. Pasalnya sudah sejak pekan lalu mereka mengurus, tetapi hingga Senin kemarin masih kosong. Padahal, mereka membutuhkan segera kartu kuning itu untuk keperluan mencari kerja. Mereka sempat mengurus ke Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Kabupaten Jembrana pada Kamis dan Jumat lalu namun lantaran lembaran kartu kuning habis, maka mereka kembali Senin kemarin. Namun, setelah ditunggu, ternyata kartu

kuning itu masih kosong. Dari informasi petugas, yang habis hanya kartu kuning, sedangkan untuk blanko pendaftaran masih tersedia. Kondisi ini sudah dilaporkan ke Dinas Kesejahteraan Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kesosnakertrans) Kabupaten Jembrana yang berwenang menyediakan kartu kuning. Sementara itu, Kepala Dinas Kesosnakertrans Kabupaten Jembrana, I Wayan Gorim kepada wartawan mengatakan habisnya lembaran kartu kuning dipicu keterlambatan pelaporan stok. Biasanya tiga hari sebelum kartu habis sudah dilaporkan. Disinyalir habisnya lembaran kartu kuning tersebut karena warga yang mendaftarkan diri mengalami lonjakan. Menyikapi habisnya kartu kuning itu, Dinas juga sudah mendroping kembali pengadaan kartu kuning. (kmb26)

PARALIMPIC –Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan menyerahkan bantuan secara pribadi kepada atlet paralimpic asal Ekasari, Melaya.

Wabup Kembang Bantu Secara Pribadi Atlet ”Paralympic” WAKIL Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, memberikan bantuan secara pribadi kepada atlet lari paralympic asal Desa Ekasari, Kecamatan Melaya I Putu Sarwada, yang akan berlaga di Pekan Olahraga Penyandang Cacat Nasional ke-15 di Bandung, Jawa Barat. Bantuan pribadi yang diberikan Wabup Kembang, Senin (10/10) di Kantor Bupati Jembrana sesaat sebelum melepas keberangkatan Putu Sarwada tersebut dilakukan lantaran saat ini antara KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) dengan NPC (National paralympicCompany) masih terpisah. Sehingga praktis pihak Pemkab Jembrana yang telah menghibahkan anggaran ke KONI Jembrana tidak bisa membantu NPC. Meski begitu, Wabup Kembang menyebutkan, pemerintah berkewajiban memikirkan dan mencarikan solusi terhadap persoalan yang dialami NPC maupun KONI. “Melihat persoalan itu, jadi sementara saya bantu pribadi dulu untuk bekal berangkat, sekadar untuk uang saku,” kata Kembang.

Ia berpesan agar selama mengikuti event tersebut, senantiasa menjaga nama baik Kabupaten Jembrana. “Saya yakin seluruh masyarakat Jembrana pasti mendoakan Sarwada berhasil meraih prestasi maksimal,” ujarnya. Wabup Kembang juga menyampaikan terima kasih kepada pelatih yang dengan tekun dan sabar melatih Sarwada. Sementara itu Budi Pertiaksa yang merupakan pelatih sekaligus guru pendamping Putu Sarwada mengungkapkan, Sarwada merupakan atlet lari 100, 200 dan 400 meter yang telah berulangkali meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional. “Sarwada ini banyak meraih medali emas di setiap event hingga tingkat internasional,” ungkap Budi Pertiaksa. Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Wabup Kembang yang telah memberikan perhatian dan membantu atlet tunagrahita seperti Putu Sarwada ini. Untuk biaya pemberangkatan ke Bandung, menurut Budi Pertiaksa akan ditangani oleh Pemprov Bali. (ad366 )


Selasa Wage, 11 Oktober 2016

Disdikpora Mutasi Guru dan Kepala Sekolah Amlapura (Bali Post) Mutasi di kalangan PNS kembali berlanjut ke kalangan guru. Lebih dari seratus guru dan kepala sekolah dipastikan akan dimutasi, menyusul diserahkannya draf usulan mutasi kepada Ketua Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan). Informasi yang beredar, hasil penggodokan draf mutasi dari Baperjakat akan diumumkan pekan depan. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Drs. I Gede Ariyasa, M.Si., Senin (10/10) kemarin, mengatakan usulan draf mutasi guru dan kepala sekolah ini sudah diserahkan kepada Baperjakat sejak dua minggu lalu. Usulan tersebut dibuat sebagai tindak lanjut Disdikpora, untuk mengatasi beberapa persoalan guru dan kepala sekolah. Sudah banyak guru SD dan SMP yang pensiun hingga mundur karena sakit. Ada juga kepala sekolah yang sudah menjabat lebih dari delapan tahun. “Usulannya sedang digodok. Tunggu saja hasilnya,” kata Gede Ariyasa saat ditemui di Wantilan Pemkab Karangasem. Dari seratusan kepala sekolah dan guru yang akan dimutasi, ada 80 kepala sekolah yang sudah menjabat lebih dari delapan tahun. Ariyasa menegaskan, mengacu pada Permendiknas Nomor 28 Tahun 2010 tentang Penugasan Guru menjadi kepala sekolah. Seorang kepala sekolah semestinya menjabat selama empat tahun. Kalau kinerjanya dinilai baik, jabatan kepala sekolahnya bisa ditambah empat tahun lagi. Setelah delapan tahun menjabat, maka seorang kepala sekolah harus dimutasi. “Kepala sekolah ini boleh menjabat sebagai kepala sekolah lagi selama empat tahun, tapi harus pindah ke sekolah yang akreditasinya lebih rendah,” tegas pejabat asal Buleleng ini. Selain kepala sekolah, untuk para guru, mutasi difokuskan pada guru-guru yang sebelumnya ditugaskan di sekolah baru dengan nota dinas. Dengan mutasi kali ini, status mereka di sekolah yang baru diformalkan atau di-SK kan. Selain guru SD dan SMP, empat guru yang dimutasi di antaranya juga guru SMA. Meski kewenangan memutasi guru SMA sekarang menjadi milik Dinas Pendidikan Provinsi, empat guru SMA ini tetap masuk dalam draf mutasi Disdikpora Karangasem. Alasannya, dulu mereka awalnya adalah guru SMP, tetapi diperbantukan ke SMA swasta. Tetapi, saat uji sertifikasi, data mereka masuk dalam Dapodik SMA. Sehingga saat ini menjadi guru SMA. “Misalnya dia guru fisika, di tingkat SMP kan tidak ada fisika yang ada hanya IPA. Makanya dia ikut daftar di SMA saat sertifikasi. Ketika sertifikasinya keluar, gurunya terdaftar dalam Dapodik SMA,” katanya. Dari empat guru SMA tersebut, salah satu yang dia ingat adalah I Wayan Merta, guru SMP yang diperbantukan di SMA Jagadhita Bugbug. Selain itu, juga ada Suradnya, guru SMP yang ditugaskan ke SMA Parisada Amlapura. Sedangkan dua lagi, dia mengaku lupa. Mutasi di kalangan guru ini guna menyempurnakan sistem pendidikan di Karangasem. Supaya kekosongan segera diisi. Dengan begitu, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar bisa berjalan lebih lancar, guna meningkatkan kualitas pendidikan pada semua jenjang pendidikan. (kmb31)

Polsek Abang dan Kubu Diusulkan Jadi Polsek Urban Amlapura (Bali Post) Mapolres Karangasem mengusulkan dua polsek yakni Polsek Abang dan Polsek Kubu menjadi Polsek Urban. Usulan tersebut disampaikan ke Mabes Polri dengan pertimbangan dua wilayah kecamatan ini belakangan makin ramai, melibatkan warga lokal dan turis asing sebagai destinasi pariwisata. Peningkatan status polsek ini juga harus dibarengi kemampuan manajerial seorang pimpinan untuk mengatasi persoalan-persoalan di sekitarnya. Usulan tersebut, disampaikan Kapolres Karangasem, AKBP Sugeng Sudarso, Senin (10/10) kemarin. Mabes Polri, kata dia, telah menetapkan kriteria untuk meningkatkan status Polsek Rural menjadi kategori Polsek Urban. Peningkatkan status polsek ini tercantum dalam program promoter 100 hari Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian. Program ini menyentuh seluruh jajaran di seluruh Indonesia. Dua polsek ini menjadi pertimbangan dinaikkan statusnya, setelah melihat peta wilayah keduanya saat ini. Wilayah Abang dan Kubu belakangan makin ramai dengan makin populernya objek wisata Amed di Abang dan Tulamben di Kubu. Kedua wilayah ini menjadi lokasi favorit wisata diving untuk melihat keindahan alam bawah laut Bali yang masih lestari. Artinya, pelayanan yang diberikan tak hanya menyangkut warga lokal, tetapi juga warga asing. “Di sini peran polsek sangat penting, memberikan rasa aman bagi wisatawan dan warga lokal di sana,” tegasnya. Bukan hanya peningkatan status polsek, nantinya pimpinannya juga setidaknya berpangkat kompol, menguasai bahasa asing dan punya kemampuan manajerial mumpuni mengamankan destinasi pariwisata bawah laut paling populer saat ini di Bali. Kemampuan berbahasa asing bagi pimpinan dan personelnya amat dibutuhkan. Apalagi di sana ada dua Polsubsektor yakni di Amed dan Tulamben. (kmb31)

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang Polsek Selat Polsek Abang Polsek Kubu Polsek Sidemen

0363 21220 0363 23222 0363 21167 0363 41768 0363 23082 036324187 0363 23330 0363 22988 0363 21709

KARANGASEM

13

Pura Pasucian Longsor

Beji Selamat, Warga Diminta Hati-hati Amlapura (Bali Post) – Pura Pasucian Ida Batara Batur Sari di perbukitan Banjar Batu Gede Desa Duda Timur, Selat, Karangasem amblas akibat longsor. Bencana itu terjadi usai hujan lebat minggu lalu. Akibatnya, dua palinggih di areal pura setempat amblas tak tersisa. Untungnya, beji atau mata air tidak terkena longsoran karena itu beji aman, sama sekali termasuk dari tertimbun material tanah. Keanehan itu disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, di Karangasem, Senin (10/10) kemarin. Dirinya sempat mencuci muka di mata air di pasucian itu. ‘’Airnya jernih. Saya heran, saat dua palinggih di pura beji itu longsor rata dengan tanah, beji atau pasucian selamat. Airnya tetap saja mengalir jernih,’’ papar Arimbawa. Menurutnya, dua palinggih yang amblas sekitar 15 meter itu adalah palinggih surya dan sebuah gedong. ‘’Kedua palinggih itu sudah hilang amblas. Kami hanya menemukan sebongkah bekas fondasi. Luas jebolan areal pura 5 kali 6 meter,’’ katanya. Kini areal pura menjadi seperti sungai bekas longsoran. Pihaknya belum dapat konfirmasi dari 85 KK warga pangempon pura itu, apakah nantinya tetap akan dibangun pura di lokasi longsor itu? Kemudian digelar pertemuan di Balai Desa Duda Timur, Sabtu (8/10) lalu. ‘’Warga berencana mohon petunjuk niskala dulu. Apakah nantinya Ida Batara tetap berkenan dilakukan pembanLONGSOR - Bekas areal pura pasucian Batur Sari yang longsor di Batu Gede.

gunan pura beji itu di lokasi itu atau bisa digeser ke lokasi lebih aman. Sebab, lokasi saat ini berbahaya. Karena tebing perbukitan di atasnya sudah longsor atau tergerus sepanjang sekitar dua kilometer,’’ kata Arimbawa. Di lihat secara sekala kata Arimbawa, lokasi itu sangat berbahaya. Jika pura itu kembali dibangun di lokasi tersebut, sangat sulit. Alasannya, keadaan areal sudah cekung memanjang seperti sungai. Sehingga saat hujan dan banjir, aliran air besar akan melewati areal pura itu. ‘’Nanti pembangunan palinggih itu bisa dibantu melalui anggaran BPBD,’’ katanya. Dikatakan, di mata air yang juga pasucian atau beji Ida Batara Luhur Batur Sari itu, sejak dulu digunakan warga dari dua banjar mengambil air bersih sekaligus nunas tirta. Dari Banjar Carangsari Desa Manggis, sekitar 25 KK rutin mencari air bersih di mata air itu. Sementara dari Banjar Batu Gede juga belasan KK nyari air bersih ke situ. ‘’Informasi warga setempat, mata air itu memang kecil, tetapi

Pabrik Aspal dan Galian Tanpa Izin di Sebudi

tak pernah kering airnya. Baik musim kemarau panjang atau musim hujan, debit airnya tetap segitu,’’ ujar warga setempat. Arimbawa mengatakan, dari pengamatan lokasi tanah, diprediksikan sebanyak sembilan KK di Batu Gede rawan bencana longsor. Mereka tinggal di lokasi tanah perbukitan, di tepi tebing yang tanahnya sangat labil. Sabtu (8/10) lalu, warga sudah dikumpulkan di balai desa. Mereka diberikan pengarahan mengenai bahaya tanah tebing, karena perbukitan yang mereka tempati rawan longsor. Namun, Sembilan KK yang sempat mengungsi saat hujan lebat dan tanah longsor minggu lalu, pada akhirnya memutuskan tetap bermukim di tempat semula. Soalnya, mereka sudah memiliki rumah di sana. Lahan warisan leluhurnya juga cuma itu. ‘’Namun mereka berjanji waspada apalagi ketika turun hujan lebat. Mereka mengatakan kalau hujan lebat atau tak normal, mereka akan ramairamai mengungsi ke tempat yang dirasakan lebih aman,’’ kata Arimbawa. (013)

Krisis Air Bersih

Penanggung Jawabnya Segera Dipanggil Warga Seraya Menjerit Amlapura (Bali Post) – Tim Yustisi Pemkab Karangasem Senin (10/10) kemarin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke galian C di Desa Sebudi, Selat, Karangasem. Tim menemukan ada penggalian batu-batu besar. Selain itu, juga ditemukan beroperasi usaha aspal mixing plant (AMP) milik PT AM di wilayah Banjar Badeg Kelod. Pengelola hanya mampu menunjukkan izin pemanfaatan ruang (IPR). Izin lainnya kemarin belum mampu ditunjukkan. Atas temuan itu, kata Kasat Pol. PP Pemkab Karangasem Iwan Suparta, S.H. kemarin di Karangasem, pihaknya masih melakukan pembinaan lapangan. Karena itu dalam waktu dekat, akan dipanggil pemilik atau penanggung jawab AMP itu, serta tiga pelaku yang terlibat penggalian dan penjualan batu-batu besar tanpa izin itu. ‘’Selama ini, penggalian batu atau pun pasir di wilayah Desa Sebudi, tak ada yang berizin. Pemkab Karangasem tak berani mengeluarkan izin bagi penggalian. Karena hal itu tidak sesuai perda. Salah satunya karena lokasi penggalian itu lebih dari 500 meter di atas permukaan laut yakni di kaki dan lereng Gunung Agung,’’ papar Iwan Suparta. Tim Yustisi kemarin ke lapangan dipimpin Iwan Suparta, beranggotakan tak kurang 25 personel. Selain Pol. PP juga dari TNI/Polri, Kecamatan Selat, Dishub Karangasem, Humas dan Protokol Setda, Pengadilan Negeri serta Kejari Amlapura. Di usaha galian batu di Badeg Kelod

yang tanpa izin ditemukan batubatu besar diangkut ke atas truk yang dikemudikan Made Karno, asal Muntig Desa Amertabuana. Batu itu dari keterangan Made Karno dijual kepada Wayan Sutama asal Klungkung. Batu nantinya dipecah-pecah. Batu digali dari lahan milik Wayan Kembar. ‘’Galian batu itu tanpa izin, karena itu sopir truk juga tak mengantongi faktur pajak dan kemarin kami langsung lakukan pembinaan. Ketiganya kami panggil agar menghadap ke Kantor Pol. PP Rabu (12/10) dengan membawa data atau izin yang dimiliki,’’ paparnya. Usai melakukan pembinaan di usaha galian dan penjualan batu itu, rombongan sidak melalui jalur tikus (jalan rahasia) ke PT AM di desa yang sama. Tim Yustisi diterima salah seorang pegawai perusahaan pengolah AMP itu yakni Sugiantara. Dari keteran-

gan pegawai PT AM itu, papar Iwan Suparta, lahan seluas 15 ribu meter persegi lokasi pabrik AMP itu milik IGL Putu. Dari temuan di lokasi ada data disampaikan Sugiantara. Per hari mereka memproduksi sekitar 15 truk AMP. Pembelian material pasir terakhir 18 September 2016 di UD Abu Pasir Kubu milik Ketut Dayuh di Kubu. ‘’Pegawai pabrik AMP itu kemarin hanya mampu menunjukkan IPR, tanpa ada izin lainnya. Karena itu, kami panggil penanggungjawabnya Rabu lusa ke kantor Pol. PP, agar mereka membawa data dari mana saja mereka membeli material pasir untuk produksi AMP pasca 18 September lalu. Apakah mereka membeli material di galian C berizin atau bagaimana. Kalau sudah memiliki izin selain IPR, agar mereka menunjukkan izinizinnya di Pol. PP,’’ tandas Iwan Suparta. (013)

Bali Post/013

GALIAN TANPA IZIN - Usaha galian batu tanpa izin didatangi Tim Yustisi, kemarin.

Amlapura (Bali Post) Warga Desa Seraya Tengah, Karangasem, saat musim kemarau ini rutin harus mengalami krisis air bersih. Warga yang jauh dari jangkauan pipanisasi air PDAM itu mau tidak mau menjerit karena harus membeli air bersih. Perbekel Seraya Tengah, Nyoman Suardana, dan Perbekel Seraya Timur, Made Pertu, menyampaikan hal itu usai rapat di wantilan kantor Bupati Karangasem, Senin (10/10) kemarin. Di wilayah bagian selatan Karangasem, kata Made Pertu, sangat heran, terus turun hujan pada sasih kapat ini. Bahkan sampai banjir dan tanah longsor. Temperatur dan kondisi berbeda menimpa desa-desa di Seraya. ‘’Di Seraya apalagi di Seraya Timur, sama sekali bahkan sejak lima bulan ini tak pernah turun hujan. Tidak heran tanah-tanah di sana menjadi kering. Malah, warga kami di bagian ketinggian sudah lama mengalami krisis air bersih. Kalau warga di tepi jalan di lokasi yang rendah, masih lebih tenang, karena mereka masih mendapatkan aliran air pipa PDAM, meski bergiliran terkadang seminggu hanya mengalir beberapa kali,’’ jelas Pertu prihatin. Keadaan yang sama disampaikan Nyoman Suardana. Mantan anggota DPRD Karangasem itu menjelaskan aliran air PDAM juga kerap ngadat. Soalnya, mata air dari sumbernya di Desa Ababi juga jauh menurun debitnya. Akibatnya, warga di bagian ketinggian yakni di empat banjar yakni Kecag Balung, Taman, Peninggaran, dan Kayu Wit terus

menjerit lantaran susah mencari air bersih. Lokasi permukiman warga memang berada agak tinggi. Karena itu tidak bisa terjangkau pipanisasi PDAM. ‘’Saat musim kemarau atau lama tak turun hujan lebat, rembesan air dari gunung jadi tidak ada. Dua bulan saja tak turun hujan lebat, warga kami di bagian atas sudah menjerit krisis air bersih,’’ tambah Suardana. Saat tak ada air, warganya terpaksa membeli air dari penjual yang melayani dengan truk. Truk-truk itu memuat dua bak tower air. Di Seraya di bagian ketinggian, harga dua tower air itu mencapai Rp 500 ribu. Isi per tower 2.200 liter. Air sebanyak itu dipergunakan untuk keperluan MCK, memasak dan minum ternak. Kalau beternak sapi lebih dari tiga ekor, air dua tower itu hanya cukup sekitar dua minggu. Setelah itu harus membeli air lagi. ‘’Aliran air pipa PDAM dari sumber mata air Desa Ababi, kerap macet di Kecag Balung Selatan, Belubuh dan Banjar Ijo Gading. Kalau di banjar saya di bagian bawah, seperti Yeh Kali, Tenggang dan Pejongan aliran air pipanisasi masih terbilang aman, lancar,’’ papar Suardana. Kedua perbekel yang wilayahnya di desa tandus itu, berharap ada kebijakan dari pemerintah Kabupaten Karangasem. Soalnya, krisis air itu sudah rutin sejak dulu harus diderita warga di Seraya ini. Solusinya, bisa saja pemerintah membangun embung -- tempat penampungan air ukuran raksasa --- dan bisa juga reservoar yang terus dipasok air bersih. (013)

Terminal Karangsokong Mati Suri

Agar Menggeliat, Nunggu Operasional Sarbagita 2018? Terminal Karangsokong bisa dikatakan tidak pernah tuntas dari masalah demi masalah, padahal sudah dua kali ganti bupati. Realitasnya, Terminal Karangsokong itu tetap saja menjadi proyek gagal. Herannya dibangun dari dana pinjaman, sudah selesai dengan menyisakan utang miliaran. Namun, bukannya malah dimanfaatkan. Lalu bagaimanakah idealnya mengoperasionalkan Terminal Karangsokong ini, agar di terminal ini terus ada aktivitas menggeliat, bukannya belasan tahun justru mati suri?

MATI surinya operasional Terminal Karangsokong ini, sesungguhnya sudah terjadi sejak 2001 lalu. Jadi, sejak 15 tahun lalu, terminal yang ditunjang lahan seluas 2,21 hektar ini tidak mampu ‘berdetak’ dengan dinamis. Artinya, tidak banyak aktivitas bergulir di sana. Padahal sudah dibangun sejumlah fasilitas memadai sejak awal. Dari perencanaan, terminal yang dibangun cukup luas ini, diproyeksikan mampu memberikan layanan kendaraan umum yang masih jadi tren saat itu. Baik melayani rute

Karangasem-Denpasar maupun Karangasem- Buleleng. Pemerintah daerah waktu itu harus meminjam uang Rp 2,5 miliar ADB (Asian development Bank). Maklum, dengan APBD yang cekak, Pemkab Karangasem saat itu harus berani berspekulasi mendorong percepatan pembangunan fasilitas umum. Dari pinjaman tersebut, Pemkab Karangasem harus membayar cicilan Rp 125 juta per tahun. Angsuran sebesar itu sudah termasuk pokok dan bunga. Sejak dibangun tahun 2001 sampai sekarang belum ada formula yang tepat dari pemerintah daerah. Baik agenda konkret dari provinsi maupun kabupaten, untuk menghidupkan terminal ini, sesuai perencanaannya. Mobilmobil angkutan umum enggan mangkal di dalam terminal. Mereka memilih membuat “terminal bayangan” saat pagi hari di simpang empat Subagan. Meski lokasi terminal ini cukup strategis, berdekatan dengan Pasar Karangsokong, kenyataannya angkutan umum tak mau lewat terminal. Armada-armada itu juga kesulitan memperoleh penumpang. Lebih-lebih jumlah angkutan ini belakangan kian berkurang, seiring berubahnya mode transportasi antarkota masyarakat Karangasem. Kepala Dinas Perhubungan Karangasem, I Wayan Sutapa, Senin (10/10) kemarin, menampik kondisi Terminal Karangsokong

Bali Post/gik

TERMINAL SEPI - Keberadaan Terminal Karangsokong sepi karena sangat jarang angkot mau masuk ke terminal. saat ini. Menurutnya, sejak pembangunan 2001, utang Pemkab Karangasem baru akan lunas empat tahun lagi karena sisa utang masih Rp 500 juta. Sedangkan setiap tahun, Pemkab Karangasem harus membayar pokok dan bunganya Rp 125 juta. Sutapa menegaskan, saat ini pemerintah daerah terus berupaya membuat Terminal Karangsokong ini beroperasi lebih baik. Solusinya, Pemprov Bali, kata dia, sudah merancang transportasi Sarbagita akan menjangkau Karangasem. “Saat ini, Sarbagita baru sampai Gianyar. Tahun 2018, program Sarbagita ini wajib disiapkan sarananya hingga Karangasem. Jika program itu berjalan, maka saat

itu akan bisa lebih menggeliat,,” katanya. Menjelang beroperasinya layanan Sarbagita ini sampai Karangasem, Pemkab Karangasem harus menyiapkan Terminal Karangsokong agar benar-benar layak. Salah satu yang mendesak perlu dilakukan penataan terminal lebih baik. Sedangkan menyiapkan angkutan yang layak sudah dibantu pemerintah pusat. Untuk mendukung mode transportasi umum, menurutnya, sebaiknya pajak kendaraan pribadi harus terus dinaikkan. Terminal Karangsokong ini sebetulnya sempat direhab tahun 2015 dengan menghabiskan ang-

garan Rp 180 juta. Waktu itu, target pendapatan hanya dipatok Rp 50 juta per tahun. Tetapi, penataan Terminal Karangsokong saja tidak cukup. Masalah lainnya, yakni jalur Karangasem-Klungkung melalui Kecamatan Manggis, saat ini selalu padat truk galian C. Ini jelas bisa menghambat arus lalu lintas bus trans Sarbagita. Kalau terminal sudah siap dilalui Sarbagita, maka juga butuh waktu bagi calon penumpang memanfaatkannya. Sebab, mode angkutan umum yang ada saat ini saja pelan-pelan tersisih. Soalnya, semakin jarang penumpang yang memanfaatkan angkutan umum untuk bepergian ke luar kota. (gik)


TABANAN

14 FIGUR Peduli Anak Berkebutuhan Khusus MINIMNYA fasilitas layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Tabanan, menguatkan tekad Gusti Ayu Made Budi Ati, S.Pd. untuk membantu mereka. Pasalnya, selama ini beberapa dari mereka Bali Post/bit ditampung di sekolah luar biasa, di sekolah khusus, dan selebihnya entah di mana. Mirisnya, ada juga anak berkebutuhan khusus tidak diterima sekolah umum yang menganggapnya tidak bisa mengikuti pelajaran seperti siswa lainnya. Atas dasar itulah sosok Kartini modern yang kerap disapa Bunda Eka ini mencoba menggali pengetahuan untuk bisa menolong orangtua mendidik anaknya yang masuk kategori spesial. Salah satunya dengan membuka kelas bagi anak berkebutuhan khusus di samping PAUD dan TK Taman Agustus yang dipimpinnya sejak lama di Banjar Taman, Desa Gubug, Tabanan. “Entah berawal dari mana, ada beberapa orangtua yang datang membawa anaknya yang spesial,” ucapnya. Meski mengalami kesulitan cukup tinggi dalam menerima tanggung jawab tersebut, Bunda Eka yang juga Kabid Humas Pengurus Wilayah Provinsi Bali tidak putus asa. Baginya, anak berkebutuhan khusus juga memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan. Ia dibantu psikolog dan terapis yang memiliki jam terbang khusus untuk menangani anak seperti itu. Pelajaran yang diberikan lebih mengedepankan pendekatan lewat cara sosialisasi dengan teman sebaya. Diakuinya, memberikan pelatihan bagi anak berkebutuhan khusus memang memiliki tingkat kesulitan yang tinggi dan memerlukan observasi yang sangat lama. Apalagi selama ini banyak yang belum memahami bahwa anak-anak tersebut juga memiliki hak yang sama dalam hal pendidikan. “Yang penting orangtua dan guru mau bersabar,” katanya. (bit)

Suara Tabanan Keluhan Dapat Tanggapan

Terima kasih kepada pihak terkait di Tabanan karena keluhan saya tentang Lapangan Alit Saputra sudah mendapat tanggapan. Demikian juga gorong–gorong di jalan raya Kediri Km 4 Pandak Bandung akan dikerjakan. Ugi, Kediri

Warga Bali Jadi Penonton

Selamat dan sukses atas pelaksanaan Festival Kerambitan. Ini sangat bagus dan positif. Sayangnya pedagang di tempat ini kebanyakan orang luar, sedangkan warga Bali hanya menjadi penonton. Kepada pemerintah mohon beri kesempatan orang Bali ikut bersaing dengan memberi ruang dan pembinaan. Arta, Kerambitan

Rombak Dunia Pendidikan

Salut atas berbagai kebijakan bagus yang dikeluarkan Presiden Jokowi. Salah satunya tentang perintah perombakan besar–besaran di dunia pendidikan yang dari tahun ke tahun anggarannya terus membengkak dan tidak tepat sasaran. Namun, apakah kebijakan tersebut diikuti dan dijalankan bawahannya? Dengkek, Tabanan

Atlet Disabilitas Diminta Harumkan Nama Daerah

Tabanan (Bali Post) – Minim pelatih tidak menyurutkan tekad atlet disabilitas Kabupaten Tabanan untuk terus menambah deretan prestasi di ajang Paralympic. Sejumlah atlet Tabanan sukses meraih medali emas di tingkat nasional dan mampu memecahkan rekor di cabang atletik nomor lempar lembing. Mulai 12 Oktober besok, 11 atlet Tabanan kembali mewakili Bali ke event empat tahunan sekali Paralympic Nasional di Bandung, Jawa Barat. Menjelang keberangkatan, para atlet didampingi Ketua National Paralympic Committee Bali I Ketut Sindujaya bertatap muka dengan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Senin (10/10) kemarin. Bupati Eka mengungkapkan rasa bangganya karena di Tabanan memiliki potensi atlet

yang luar biasa. “Setiap orang bisa sukses asalkan fokus dalam berjuang. Saya titip pada kalian semua, bawa nama harum Tabanan dan Bali di tingkat nasional,” ujarnya. Sindujaya menjelaskan, atlet Tabanan itu sebelumnya mengikuti Paralympic Provinsi Bali. Tabanan berhasil meraih peringkat kedua setelah Buleleng. “Tahun sebelumnya Tabanan menjadi juara umum. Tahun ini prestasi kami sedikit menurun akibat minimnya pelatih dan berkurangnya jumlah atlet karena kesulitan ke tempat pelatihan,” katanya. Hal itu diakui I Gusti Ayu Ketut Suarti (34). Ibu rumah tangga penyandang tuna netra asal Banjar Balu, Abiantuwung, Kediri ini harus memanfaatkan jasa ojek dengan biaya pulang pergi Rp 30 ribu untuk bisa berlatih. Meski demikian, atlet

yang merebut medali emas pada ajang Paralympic Nasional 2012 di Riau ini tidak patah semangat. Berkat prestasi yang dicapainya di cabang atletik nomor tolak peluru dan lempar cakram, ibu dua putri ini bisa membangun rumah sederhana dari bonus yang didapatnya. “Ada kebanggaan tersendiri, apalagi saya memang hobi olahraga,” ucap Suarti. Prestasi membanggakan juga diukir I Made Adi Purnawan (33) asal Desa Tegal Badeng, Negara, yakni memegang rekor nasional lempar lembing di Riau dengan capaian 31,34 meter. Menurut Ketua KONI Tabanan Dewa Gede Ary Wirawan, 11 atlet berkebutuhan khusus itu akan berlomba di cabang olahraga atletik, catur dan goal ball. Mereka melakukan persiapan sejak Mei lalu dibiayai Pemprov Bali. (kmb28)

2019, Seluruh Puskesmas Harus Terakreditasi

Tabanan (Bali Post) –

Tidak hanya rumah sakit, puskesmas pun harus terakreditasi dan pemerintah memberikan batas waktu hingga 2019 mendatang. Di Kabupaten Tabanan, tahun 2016 ini baru satu puskesmas yang menjalani penilaian akreditasi, yaitu Puskesmas Baturiti 1. Sementara dua puskesmas sedang dalam proses penilaian, yakni Puskesmas Kerambitan II dan Kediri I. Jika renovasi gedungnya selesai November, Puskesmas Penebel I akan menjadi salah satu puskesmas yang menjalani akreditasi tahun ini. Setelah terakreditasinya empat puskesmas, maka masih tersisa 16 puskesmas lagi yang harus menjalani proses itu hingga 2019. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Senin (10/10) kemarin menyatakan, untuk mendapatkan akreditasi puskesmas harus membuat pembukuan dan pencatatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, kontroling hingga reporting. Total 760 Standar Oprasional Prosedur

(SOP) yang harus diikuti. Alasan puskesmas harus menjalani akreditasi adalah dalam rangka memberikan pelayanan yang aman bagi masyarakat dan lebih nyaman bagi petugas kesehatan yang melayani. Sebab, dengan tercatatnya semua rencana dan tindakan serta sesuai SOP yang ada, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat menjadi lebih aman. Petugas juga tidak akan takut jika diperiksa oleh badan keuangan maupun lembaga lainnya karena semua yang dilakukan sudah sesuai prosedur, tercatat dan ada bukti tertulis.

Menurut Suramika, selama ini pelayanan di puskesmas sudah dicatat dan didokumentasikan, namun tidak terlalu tertata. Dalam menjalani penilaian akreditasi memerlukan pendanaan yang tidak sedikit. Sebab, banyak dokumen yang harus disiapkan dan ditata. Oleh karena belum ada anggaran, tahun ini setiap puskesmas yang menjalani akreditasi menggunakan upaya yang ada. ‘’Tahun depan akan diupayakan anggaran untuk membantu proses akreditasi puskesmas di Tabanan,’’ ujarnya. Ia melanjutkan, puskesmas bisa menggunakan dana dari JKN, namun setiap puskesmas besaran dananya berbeda-beda tergantung dari tingkat kunjungan pasien. ‘’Besarnya dana JKN puskesmas tidak sama. Kekurangannya harus didukung anggarannya baik oleh pusat maupun daerah,’’ jelas Suratmila. (kmb24)

Kegiatan HUT Kota Disebar ke Kecamatan Tabanan (Bali Post) Terobosan baru coba dilakukan Pemkab Tabanan dalam merayakan HUT ke-523 Kota Tabanan pada 29 November mendatang. Jika sebelumnya rangkaian kegiatan HUT hanya berkutat di pusat kota, tahun ini disebar ke seluruh kecamatan. Rangkaian kegiatan parade budaya dan pesta rakyat masingmasing kecamatan dianggarkan Rp 91 juta. “Delapan kecamatan dianggarkan Rp 91 juta, sedangkan Kerambitan dan Kecamatan Tabanan sebagai penyelenggara awal dan akhir rangkaian kegiatan HUT jumlahnya berbeda,” papar Kabid Kesenian dan Per-

filman Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tabanan, I Wayan Muder, Senin (10/10) kemarin. Kerambitan dianggarkan Rp 96 juta melalui kegiatan Festival Kerambitan II yang digelar belum lama ini. Anggaran tersebut sudah termasuk biaya pementasan kesenian Cenk Blong, lighting, sound system, dan tenda. Kecamatan Tabanan dianggarkan Rp 65,5 juta, sebab panggung dan sound system puncak peringatan HUT Kota ditanggung bagian Tata Pemerintahan. Konsep parade budaya dan pesta rakyat di tiap kecamatan merupakan gagasan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti untuk memotivasi dan meng-

gali potensi seni kearifan lokal sekaligus membangkitkan seni budaya. “Dulu saat dipusatkan di kota, warga Pupuan, Selemadeg dan lokasi jauh lainnya tidak bisa ikut merayakan HUT Kota Tabanan, tapi kini mereka bisa memeriahkan di wilayah kecamatannya masing-masing,’’ jelasnya. Selemadeg Timur rencananya menampilkan kesenian klasik tari ketungan. Kesenian ini pernah tampil pada PKB dibawakan Sekaa Tari Ketungan Desa Adat Tegal Mengkeb Kaja. “Besok akan diadakan pertemuan untuk membahas kegiatan itu,” ungkap Camat Seltim Gusti Putu Ngurah Darma Utama. (kmb28)

Warung Global

ODGJ Mesti Dibawa ke RSJ KELUARGA terdekat mesti melaporkan ke pihak berwenang seperti dinas kesehatan atau rumah sakit jiwa menemukan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dipasung. Demikian disarankan Gung Derah di Denpasar, Ayu di Petang, Fera di Tabanan dan Mahayadi di Kuta Selatan dalam acara Warung Global dengan topik ‘’ODGJ Dipasung’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Senin (10/10) kemarin. Mereka mengharapkan ODGJ diperlakukan dengan baik layaknya manusia biasa atau normal. Sebab, yang mengalami gangguan adalah

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan

0361-812519

Polsek Kediri

0361-812280

Polsek Marga

0361-8946155

Polsek Kerambitan

0361-8943991

Polsek Selemadeg

0361-8943669

Polsek Pupuan

0362-71110

Polsek Penebel

0361-819194

Polsek Baturiti

0368-21110

Polsek Selemadeg Timur0361-8509985 Pemadam Kebakaran 0361-812113 BPBD PDAM

0361-7809054

0361-9311213, 0361-9311706

BRSU Tabanan

0361-811027

UGD BRSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu

0361-3005757

Puskesmas Tabanan I 0361-814102 Puskesmas Tabanan II 0361-810650

Selasa Wage, 11 Oktober 2016

jiwanya. Jika dipasung malah akan membuat stres dan depresinya semakin parah. Pihak berwenang harus mendatangi keluarga yang memi-

liki ODGJ. Bisa jadi pihak keluarga malu melaporkan sehingga ODGJ dibiarkan dirawat di rumah seadanya. Kalau dirawat di tempat yang baik dengan perawat yang berkompeten, penderita gangguan jiwa bisa sembuh. Sridham di Mengwi mengaku pernah dirawat di RSJ Bangli. Ia tidak sakit tetapi jiwanya terganggu. ODGJ atau seseorang yang mengalami depresi karena berbagai faktor memang perlu perawatan yang baik sehingga bisa sehat kembali. Menurut Suluh di Tabanan, semua manusia di dunia

ini mengalami gangguan jiwa karena berbagai faktor. Putu Artha di Padangsambian malah menyarankan setiap orang berkonsultasi dengan dokter ahli dan mendatangi spiritualis agar beban di dalam pikiran tidak terlalu berat yang dapat memunculkan gangguan jiwa. ODGJ yang dipasung akan bertambah gangguan jiwanya, sehingga mesti diperlakukan layaknya manusia lainnya. Barangkali berbagai macam pengobatan sudah ditempuh keluarganya sehingga ODGJ dipasung agar tidak meresahkan warga

atau masyarakat. Meskipun demikian, Mursi di Denpasar dan Ketut Dawi di Badung mengharapkan ODGJ tetap diperlakukan dengan baik. Sementara Winaja di Ubung menyarankan ODGJ dibawa ke RSJ. Made Bukit di Jimbaran beharap pihak yang berwenang dan pemerintah melalui dinas terkait mendatangi keluarga yang memiliki ODGJ dan merawatnya sampai sembuh kembali. Sementara Nyoman Mastra dan Sugik di Badung menyampaikan betapa pentingnya perhatian keluarga terhadap ODGJ. (sikha)

Bali Post/kmb28

TERIMA - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menerima audiensi atlet yang akan berlaga pada Paralympic Nasional di Bandung.

Atasi Keterbatasan Blangko

Disdukcapil Gunakan Surat Keterangan Tabanan (Bali Post) – Persediaan blangko resmi untuk mencetak e-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tabanan kembali terbatas. Pihak Disdukcapil sudah berusaha meminta ke pusat, namun masih harus menunggu. Sebagai gantinya digunakan surat keterangan. Kepala Disdukcapil Tabanan I G. A. Rai Dwipayana mengatakan surat keterangan yang digunakan formatnya langsung dari pusat dan ada pasfoto dengan masa berlaku enam bulan. ‘’Kami berharap persediaan blangko dari pusat kembali normal pada November mendatang,’’ katanya, Senin (10/10) kemarin. Perekaman e-KTP di Tabanan berdasarkan data terakhir sudah mencapai 17.982 atau 99,45 persen. Artinya, hanya tinggal 18 orang lagi yang belum melakukan perekaman berdasarkan data pusat. Menyusul tercapainya target, dalam beberapa hari terakhir perekaman e-KTP di Disdukcapil mulai menurun. Mengenai e-KTP yang masa berlakunya rata-rata hingga 2017, Rai minta masyarakat tidak perlu takut karena e-KTP untuk seumur hidup. ‘’Jadi, tidak usah diperpanjang,’’ jelasnya. Masa berlaku di e-KTP juga tidak berpengaruh dalam mengurus administrasi seperti di bank. Sebab, Disdukcapil telah memberikan informasi bahwa e-KTP keluaran tahun 2012 walaupun ada masa berlakunya tetap berlaku seumur hidup. (kmb24)

Dikira Air Mineral

Kakek Tewas Minum Racun Tabanan (Bali Post) – Gara-gara menenggak racun pembasmi rumput yang diduga air minum, I Gusti Agung Putu Naya (80) asal Banjar Senapahan Kaja, Desa Anyar, Kediri, tewas setelah sebelumnya sempat dilarikan ke UGD BRSU Tabanan, Minggu (9/10) . Informasi yang berhasil dihimpun, Minggu dini hari sekitar pukul 00.30 Wita korban muntah-muntah. Keluarganya kemudian membawa sang kakek ke UGD BRSU Tabanan. Korban mengakui minum cairan yang ada dalam botol air mineral kemasan yang ternyata racun pembasmi rumput. Sekitar pukul 14.00 kondisi korban drop dan akhirnya meninggal. Dokter menyatakan nyawa korban tidak bisa diselamatkan akibat racun yang diminumnya. Pihak keluarga membenarkan korban meminum racun pembasmi rumput yang ditaruh di dalam botol minuman mineral kemasan. Kapolsek Kediri Kompol I Putu Suprama seizin Kapolres membenarkan kejadian tersebut. Dari keterangan saksi dan pemeriksaan medis diketahui korban tewas karena meminum racun pembasmi rumput yang dikira air minum. Pihak keluarga membenarkan dan menerima kejadian ini sebagai musibah. (kmb28)


Selasa Wage, 11 Oktober 2016

Demi Buka Peluang

Hasil Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa Grup D Moldova Serbia Wales 1. Serbia 2. Irlandia 3. Wales 4. Austria 5. Georgia 6. Moldova

vs Irlandia 1-3 vs Austria 3-2 vs Georgia 1-1

3 3 3 3 3 3

2 2 1 1 0 0

1 1 2 1 1 0

0 0 0 1 2 3

8-4 7 6-3 7 7-3 5 6-6 4 2-4 1 1-10 0

Grup G Albania Makedonia Israel

vs Spanyol 0-2 vs Italia 2-3 vs Liechtenstein 2-1

1. Spanyol 2. Italia 3. Albania 4. Israel 5. Makedonia 6. Liechtenstein

3 3 3 3 3 3

Grup I Finlandia Islandia Ukraina

vs Kroasia 0-1 vs Turki 2-0 vs Kosovo 3-0

1. Kroasia 2. Islandia 3. Ukraina 4. Turki 5. Finlandia 6. Kosovo

3 3 3 3 3 3

2 2 2 2 0 0

2 2 1 0 0 0

1 1 0 0 0 0

1 1 2 2 1 1

0 0 1 1 3 3

0 0 0 1 2 2

11-1 7 7-4 7 4-3 6 5-5 6 4-7 0 1-12 0

8-1 7 6-3 7 6-3 5 3-5 2 3-5 1 1-10 1

Montevideo -

Chile dipaksa harus memenangkan laga bertajuk Clasico del Pacifico melawan Peru pada lanjutan babak penyisihan Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan, Rabu (12/10), demi membuka peluang mereka yang semakin meredup. Serangkaian hasil buruk di beberapa pertandingan terakhir, menempatkan juara Copa America terancam gagal lolos ke Rusia dua tahun mendatang. Pekan lalu, Alexis Sanchez dkk. menyerah 0-3 atas tuan rumah Ekuador di Quito. Kekalahan itu menempatkan mereka di peringkat ke-7 dengan selisih 8 poin dari pemuncak klasemen Uruguay. Chile masih terpaut 5 poin lagi dari zona lolos. Hanya empat tim yang meraih tiket langsung ke putaran final di Rusia. Tim peringkat kelima akan menjalani playoff antarbenua untuk tiket terakhir. Chile menjadi kekuatan yang diperhitungkan dalam beberapa tahun terakhir. Apalagi Sanchez dkk. berhasil menjuarai Copa America 2015 dan Copa America Centenario, Juni lalu. Di sisa 9 pertandingan kualifikasi Piala Dunia ini, mereka dipaksa untuk meraup keme-

Zona Asia vs Jepang vs Thailand vs Tiongkok

Zona Amerika Selatan Rabu (12/10) Bolivia Kolombia Argentina Chile Venezuela

vs Ekuador vs Uruguay vs Paraguay vs Peru vs Brazil

Bali Post/ist

Mantan Ketua PSSI Maulwi Saelan (alm)

Mantan Ketua PSSI Maulwi Saelan Meninggal Dunia

Jakarta (Bali Post) Ketua Umum PSSI periode 1964-1970 yang juga salah satu penjaga gawang legendaris Indonesia, Maulwi Saelan, meninggal dunia di Rumah Sakit Pertamina Jakarta, Senin (10/10) kemarin, setelah sebelumnya menjalani perawatan. ‘’Ya, barusan saya mendapatkan kabar,’’ kata mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko yang juga calon ketua umum PSSI. Selama berkarier di dunia sepak bola, pria kelahiran Makassar, 8 Agustus 1926 ini telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Bahkan, pria yang juga mantan ajudan Presiden Soekarno itu bermain luar biasa saat mengawal gawang Timnas Merah Putih di Olimpiade Melbourne 1956. Saat itu, Maulwi Saelan sukses menahan gempuran pemain Uni Soviet sehingga timnas mampu menahan imbang 0-0. Padahal, Uni Soviet merupakan salah satu tim terkuat di dunia saat itu. Prestasi tersebut bisa dikatakan fenomenal dan hingga saat ini belum mampu diimbangi oleh timnas saat ini. Sebelum meninggal di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Maulwi Saelan sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah kurang lebih tiga pekan dan kondisi sempat membaik. Namun, kondisinya kembali menurun dan dibawa ke ICU Rumah Sakit Pertamina. Berdasarkan data yang dilansir oleh tim media PSSI, Maulwi Saelan meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Pertamina pukul 18.30 WIB. Ajudan Presiden pertama RI ini rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Selasa (11/10) ini. (ant)

tim lemah Bolivia. Persoalan terbesar Chile menghadapi Peru adalah tim tersebut tengah tampil baik pada laga terakhir dengan menahan tamunya, Argentina 2-2. Namun sepanjang lawatan ke Santiago sejak 1985, Peru tak pernah menang melawan Chile. Laga di Santiago itu juga berkaitan dengan sentimen sejarah di mana kedua negeri itu berseteru pada Perang Pasifik 1879-1883. Rivalitas dua negeri di pegunungan Andes juga merembet di lapangan hijau dengan

Rooney Bakal Jadi Cadangan

Jadwal Pertandingan

Selasa (11/10) Australia Irak Uzbekistan

nangan untuk membuka peluang lolos. Dan Peru adalah peluang terbesarnya, mengingat laga nanti digelar di Estadio Nacional Julio Martinez Pradanos di Santiago. ‘’Kami perlu mencetak gol, kami perlu kemenangan karena ini laga kandang,’’ jelas gelandang Chile Marcelo Diaz yang merumput di klub Liga Spanyol Celta Vigo. Bek Chile Gonzalo Jara menambahkan, tim sebenarnya berhasil menunjukkan permainan kolektif. Namun kegagalan membuat peluang dan menciptakan gol berujung pada penampilan buruk secara keseluruhan. Hal itu tampak saat Chile gagal meraup poin maksimal pada tiga pertandingan terakhir dan hanya menghasilkan 1 poin lewat hasil imbang tanpa gol melawan

sama-sama mengaku menciptakan nama untuk tembakan salto. Chile mengklaim gol lewat tembakan salto itu dibuat pemainnya pada pertandingan 1914 dan diberi nama ‘’La Chilena’’. Sebaliknya Peru menyebut gol lewat aksi meloncat sambil membalikan badan itu dibuat pemainnya di akhir tahun 1800 dan dinamai ‘’La Chalaca’’. (kmb39/afp)

Bali Post/rtr

Pemain timnas Inggris Wayne Rooney.

London Media Inggris, Senin (10/10) kemarin melaporkan kapten timnas Wayne Rooney diyakini akan menghuni bangku cadangan saat the Three Lions menghadapi Slovenia pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018, Rabu (12/10) dini hari nanti. Sky dan BBC melaporkan pelatih Inggris Gareth Southgate akan memutuskan untuk menempatkan Rooney dalam barisan pemain pengganti pada pertandingan yang digelar di Ljubljana. Ini berarti peluang Rooney mempertahankan jabatan sebagai kapten tim semakin menipis. Rooney menjadi pemain paling berpengalaman di timnas saat ini. Penyerang yang kini menjadi gelandang di klub Manchester United itu tercatat telah 117 kali membela timnas. Meski tercatat sebagai pemain yang sering mencetak gol di laga internasional, penampilannya merosot tajam akhir-akhir ini. Dalam 12 pertandingan musim ini, ia hanya menghasilkan 1 gol saja. Bahkan di pentas internasional, ia pun seret dengan hanya menghasilkan 1 gol dalam 7 pertandingan. Pemain berusia 30 tahun itu diejek penonton di Stadion Wembley pada laga lawan Malta yang dimenangkan Inggris 2-0. Reaksi itu memicu debat antara pendukung Inggris tentang masa depannya di timnas.

Southgate yang menggantikan Sam Allardyce bulan lalu, membela Rooney dan menyebutkan bahwa pengalamannya masih diperlukan di timnas. ‘’Saya kira pengalaman dan kepemimpinannya amat krusial dalam pekan ini, tidak hanya saat ini saja,’’ kata Southgate yang juga memuji kontribusi Rooney untuk kebanggaan nasional. Rooney yang juga menjadi pemain pengganti di Manchester United, tampil sebagai gelandang di timnas. Southgate mempercayakan barisan depannya pada penyerang murni seperti Jamie Vardy, Daniel Sturridge, Theo Walcott atau Marcus Rashford. Rooney potensial menemani Jordan Henderson di lapangan tengah dan diperlukan untuk menyalurkan bola ke depan. (kmb39/rtr)

Islandia Persengit Persaingan di Grup I

Bali Post/rtr

LEWATI - Bek Turki Sener Ozbayrakli (tengah) berusaha melewati penjagaan pemain Islandia Elmar Bjarnason (kiri) dan Alfred Finnbogason (kanan).

Reykajvik Sepakan voli Alfred Finnbogason membantu perempatfinalis Piala Eropa 2016 Islandia menang 2-0 atas Turki di Reykajvik, Senin (10/10) kemarin. Kemenangan Islandia itu membuat persaingan di Grup I kualifikasi Piala Dunia 2018 semakin sengit. Pada laga lain Grup I, Kroasia memperkokoh penguasaan di puncak klasemen dengan meraih kemenangan tipis 1-0 atas Finlandia dan Ukrania menang mudah 3-0 atas Kosovo. Kemenangan di Reykajvik kemarin mengantarkan Islandia ke peringkat kedua klasemen grup dengan raihan 7 poin atau selevel dengan sang pemuncak Kroasia. Pekan lalu Islandia memetik kemenangan dramatis 3-2 atas Finlandia lewat dua gol yang ciptakan jelang usai pertandingan.

Islandia membuka keunggulan setelah bek tengah Omer Toprak membelokkan tembakan Elmar Bjarnason ke gawangnya sendiri pada menit ke-42. Dua menit kemudian Finnbogason mencetak gol melalui sepakan voli menyusul sundulan dari Kari Arnason di lini tengah. Bulan depan Islandia akan berhadapan dengan Kroasia pada duel perebutan posisi teratas, sedangkan pasukan Fatih Terim akan mengincar kemenangan pertama mereka saat melawan Kosovo. Di Tampere, Kroasia mendapat perlawanan sengit dari tuan rumah Finlandia. Tim tamu diuntungkan dengan gol hasil sundulan kepala Mario Mandzukic. Ujung tombak Juventus itu yang mengukir tiga gol saat menang 6-0 atas Kosovo pekan lalu, mengemas gol

pada menit ke-18 setelah Andrej Kramaric membelokkan umpan silang Sima Vrsaljko ke jalur pergerakannya. Tuan rumah gagal menciptakan peluang menghadapi dominasi Kroasia. Tim tamu bahkan nyaris menggandakan gol saat upaya Ivan Perisic mengenai tiang gawang pada menit ke-75. Kiper Finlandia Lukas Hradecky dua kali menggagalkan upaya pemain pengganti Duje Cop pada fase akhir pertandingan ketika pemain-pemain tuan rumah kehabisan energi. Ukraina menuju peringkat ketiga klasemen dengan raihan 5 poin usai membekuk Kosovo 3-0. Gol kemenangan tuan rumah dihasilkan Artem Kravets menit ke-31, Andriy Yarmolenko (81) dan Ruslan Rotan (87). (kmb39/afp/ant)

Bale Gagal Menangkan Wales Cardiff Meski menyumbang gol, namun Gareth Bale gagal membawa Wales meraih kemenangan di depan pendukungnya sendiri saat menjamu Georgia, Senin (10/10) kemarin. Wales ditahan imbang Georgia 1-1 pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 grup D zona Eropa. Hasil ini membuat Wales yang secara mengejutkan menjadi semifinalis di Piala Eropa 2016, mengoleksi lima angka dari tiga pertandingan. Wales berada di posisi ke-3 klasemen di bawah Serbia dan Irlandia yang masing-masing mengemas 7 poin. Serbia menundukkan Austria 3-2 dan Irlandia

menjungkalkan tuan rumah Moldova 3-1. Pada laga di Cardiff, Bale mencetak gol ke-25-nya untuk timnas saat laga baru berjalan 10 menit. Gol penyerang Real Madrid itu tercipta setelah dia menanduk bola tendangan sudut Joe Ledley. Bale kini hanya terpaut tiga gol dari catatan gol terbanyak untuk Wales milik Ian Rush dengan 28 gol. Bagaimanapun, tim tuan rumah harus membayar untuk kelengahan mereka pada menit ke-57, ketika Tornike Okriashvili menyamakan kedudukan melalui sundulan kepala. Di Beograd, Dusan Tadic mencetak satu gol dan dua assist untuk membawa Serbia

menang 3-2 atas tamunya Austria. Pemain Southampton itu mencetak gol penentu kemenangan melalui sepakan voli pada menit ke-74, setelah Austria dua kali bangkit dari ketinggalan untuk menyamakan dua gol Aleksandar Mitrovic pada laga di Stadion Red Star. Mitrovic membawa Serbia memimpin pada menit keenam dan kembali unggul 2-1 menit ke-23. Marcel Sabitzer menyamakan 1-1 sebelum rekan setimnya Marc Janko. Tadic yang juga mencetak satu gol saat Serbia menang 3-0 di Moldova pekan lalu, membuat penggemar tuan rumah bergembira ketika ia masuk ke kotak penalti dan melepaskan

tembakan melewati kiper Ramazan Ozcan. Sementara itu di Chisinau, James McClean mencetak dua gol di babak kedua untuk mengamankan kemenangan 3-1 Irlandia di Moldova. Irlandia unggul pada menit kedua melalui Shane Long. Namun akibat lemahnya lini belakangnya, Irlandia kebobolan oleh gol Igor Bugaev sebelum turun minum. McClean merestorasi keunggulan tim tamu ketika ia melepaskan tembakan jarak dekat pada menit ke-69. Ia kemudian mengunci tiga angka kemenangan enam menit kemudian saat perlawanan Moldova mengendur. (kmb39/afp/ant)

Bali Post/rtr

GOL - Ujung tombak Wales Gareth Bale mencetak gol lewat sundulan kepala pada pertandingan melawan Georgia di Cardiff City Stadium, Cardiff, Wales, Senin (10/10) kemarin.


OLAHRAGA

16

Selasa Wage, 11 Oktober 2016

Ketua DPRD Jembrana Buka Turnamen Futsal Putra Agung KETUA DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa, Minggu (9/10) sore membuka Turnamen Futsal Putra Agung di Lapangan Genitri, Kelurahan Baler Bale Agung. Pembukaan turnamen yang diikuti 32 tim ini juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Jembrana I Kade Darma Susila, anggota DPRD Jembrana asal Baler Bale Agung I Ketut Sudiasa dan Yuda Baskara, Ketua Asosiasi Futsal Jembrana I Komang Adiyasa, perwakilan KONI, Muspika Kecamatan Negara serta Lurah dan Bendesa. Selama sebulan ke depan tepatnya hingga 12 November 2016, turnamen futsal yang dibagi menjadi delapan grup ini akan berlangsung. Ketua Panitia I Gede Suwitra mengatakan turnamen ini diselenggarakan berdasarkan aspirasi para atlet sepak bola Putra Agung dan tokoh masyarakat di Baler Bale Agung. Tujuannya tidak lain untuk menjaring atlet futsal yang bisa membela Kabupaten Jembrana di event yang lebih tinggi. 32 tim peserta berasal dari berbagai desa se-Jembrana. Selain memperebutkan piala, juara I akan menerima uang pembinaan sebesar Rp 5 juta, juara II Rp 3,5 juta dan juara III Rp 2 juta, juara IV Rp 1 juta dan top skor Rp 500 ribu. Panitia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak sponsor dan donator, serta untuk Ketua DPRD Jembrana yang membantu memfasilitasi usulan pembuatan lapangan, saluran irigasi di timur dan barat lapangan. Pembukaan ditandai dengan sepakan pertama oleh Ketua DPRD Jembrana didampingi Wakil Ketua DPRD dan Lurah Baler Bale Agung. Sugiasa yang juga selaku Ketua Harian Persada Jembrana secara spontan memberikan tambahan hadiah bagi juara I, II dan III berupa uang pembinaan masing-masing Rp 2 juta. Pertandingan pertama mempertemukan klub di grup A, Genitri FC lawan FC Ganja Baluk dan Putra Wiguna melawan O2 Pohsanten. (ad365)

Bali Post/wan

JUARA - Pemain Putra Tresna merayakan keberhasilan menjuarai turnamen Piala Soeratin U-17 Provins Bali, di Stadion Dipta, Gianyar, Senin (10/10) kemarin. Di final Putra Tresna mengalahkan Bali United 3-0.

Putra Tresna Boyong Piala Soeratin

Gianyar (Bali Post) -

Tim Putra Tresna Denpasar sukses memboyong Piala Soeratin U-17 Provinsi Bali, pascamenggunduli lawannya Bali United (BU) dengan skor 3-0 (0-0) pada laga pamungkas di Stadion Dipta Giantar, Senin (10/10) kemarin.

Bali Post/is

PEMBUKAAN – Pembukaan Turnamen Futsal di Baler Bale Agung ditandai dengan sepakan pertama oleh Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa.

Yaasiin Somma Dua Kali Naik Podium

Mangupura (Bali Post) Pembalap PON Bali Yaasiin Gabriel Somma dua kali naik podium sepanjang Oktober ini. Ia menduduki posisi runner-up pada event bertajuk Asian Road Racing Championship (ARRC) Seri IV di New Delhi, India, untuk kategori Asian Dream Cup (ADC) kelas 250 cc. Sementara di Indospeed Racing Series (IRS) Seri IV di Sirkuti Sentul, Minggu (9/10) lalu, ia merebut juara III di kelas CBR 250 cc. Ditemui di Kerobokan, Badung, Senin (10/10) kemarin, Yaasiin menceritakan, di India dirinya finis nomor dua di bawah Hiroki Nakamura (Jepang), sedangkan juara III direbut M. Febriansyah dari Indonesia. ‘’Kami berempat mengusung bendera Artra Motor Indonesia, terdiri atas saya sendiri, Febriansyah (Kaltara), Gery Salim (Jatim), dan Irvan Ardiansyah (Jateng),’’ jelas pembalap kelahiran Denpasar, 19 Desember 2000 ini. Dijelaskannya, dirinya menunggang Honda CBR 250 cc, bersaing bersama pembalap dari Malaysia, Singapura, Thailand, Taiwan, Cina, Jepang, India, serta Vietnam. ‘’Untuk kelas 250 cc ini, pembalap Asia yang turun 21 racer,’’ ungkapnya. Yaasiin juga menyiapkan diri mengikuti event serupa Seri V di Burriram, Thailand, 2-4 Desember mendatang. Sebelum turun di Negeri Gajah Putih, Yaasiin juga akan berlatih ke Yogyakarta, sebagai persiapan seleksi pembalap Asian Talent di Sirkuit Sepang, negeri jiran, 26 Oktober nanti. ‘’Untuk mengikuti seleksi Asian Talent ini, persyaratannya pembalap berusia di bawah 17 tahun, mendaftar secara online, dan torehan prestasinya bakal menjadi pertimbangan. Di antara para pendaftar, dari Indonesia yang dipanggil mengikuti seleksi 41 pembalap, ditambah racer dari beberapa negara Asia,’’ paparnya. (022)

Yaasiin Gabriel Somma

Bali Post/ist

Gol pembuka kemenangan Putra Tresna tercipta di menit ke-50 hasil tandukan Yoga Arta menuntaskan sepak pojok Dwi Juli, yang mengoyak gawang Jaya Setiawan. Kadek Haarlem menggandakan kemenangan Putra Tresna menjadi 2-0 di menit ke-81 melalui titik putih. Penalti diberikan wasit Made Bagiarta, karena pemain BU Rizad Baihaqy handball di petak keramat. Gol ketiga Putra Tres-

na lagi-lagi tercipta lewat tendangan spekulasi jarak jauh Haarlem di menit ke90. Dengan tendangan kaki kiri, sepakan keras Haarlem meluncur deras mengoyak gawang Jaya Setiawan. Sejak menit ke-66, BU hanya bermain dengan 10 pemain. Al Rizky Dwi Prananda diusir wasit karena akumulasi kartu kuning. Sebelumnya, Al Rizky menerima kartu kuning di menit ke-30. Hasil lainnya dalam perebutan juara III dan IV, PS

Badung mencukur Persibu Buleleng dengan skor 5-0. Kelima gol yang menjebol gawang Hendra Sutrawan hasil bidikan Bima menit ke17, Surya Prabawa (53), Yoga (69), penalti Weda (72) serta Alfina (74) Atas hasil ini, Putra Tresna mendapat uang pembinaan Rp 9 juta, BU Rp 6 juta, PS Badung Rp 4 juta, Persibu Rp 2 juta, Perst Tabanan sebagai tim fair-play Rp 1 juta. Pemain tersubur (top scorer) yang mengoleksi 9

DPR Minta Asian Games Tanpa Tinggalkan Persoalan Hukum Jakarta (Bali Post) Komisi X DPR-RI meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) agar menyusun administrasi Asian Games 2018 yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga tidak meninggalkan jejak persoalan hukum. ‘’Hampir seluruh penyelenggaraan kegiatan olahraga meninggalkan persoalan hukum. Kami tidak ingin Asian Games yang melibatkan lebih dari 40 negara Asia juga menimbulkan masalah hukum,’’ kata Ketua Komisi X DPR-RI Teuku Riefky Harsya usai rapat kerja dengan Kemenpora dan KOI di Jakarta, Senin (10/10) kemarin. Riefky juga meminta Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASCOG) memperbaiki penyusunan anggaran dengan melibatkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) karena melibatkan anggaran sekitar Rp 6 triliun. Panitia Kerja Asian Games 2018 yang dibentuk Komisi X DPR-RI menyerahkan laporan hasil panja kepada Kemenpora, KOI, dan IN-

ASCOG setelah melakukan kunjungan ke Sumatera Selatan dan DKI Jakarta. ‘’Kami meminta Menpora untuk melaksanakan rekomendasi panja,’’ kata Riefky. Menpora Imam Nahrawi mengatakan penganggaran Asian Games 2018 membutuhkan payung hukum di Kementerian Keuangan karena berlangsung lebih dari satu tahun. ‘’DPR ingin perencanaan yang kuat terkait penganggaran karena panitia Asian Games meminta sekitar Rp 4 triliun sampai Rp 6 triliun. Artinya, penganggaran itu tidak mungkin hanya dalam satu tahun tapi harus multitahunan,’’ kata Menpora. Menpora mengatakan Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 juga melibatkan Badan Pengawas Keungan dan Pembangunan (BPKP) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk meninjau penganggaran. ‘’Kami juga akan melaporkan kepada Dewan Olimpiade Asia (OCA) dalam rapat koordinasi nanti termasuk

infrastruktur dan penganggaran,’’ katanya. Pemerintah, lanjut Menpora, juga belum menentukan apakah mampu memenuhi permintaan anggaran dari INASCOG atau memberikan ruang kepada sponsor swasta. Ketua Komita Olimpiade Indonesia Erick Thohir mengatakan total anggaran penyelenggaraan Asian Games 2018 yang diminta INASCOG sebesar Rp 8,654 triliun. ‘’Anggaran itu hingga 2018. Dari total anggaran itu, sebesar Rp 2,5 triliun dari dana sponsor, sedangkan Rp 6,154 triliun dari APBN. Tetapi, kami masih menunggu keputusan dari Presiden terkait anggaran dari APBN itu,’’ ujar Erick. Erick mengaku telah menghemat anggaran dalam penyelenggaraan kejuaraan uji coba jelang Asian Games. ‘’Kami tidak menggelar Asian Youth Games untuk kejuaraan uji coba dengan anggaran Rp 1 triliun. Tapi, kami menggelar Asian Championships Games dengan anggaran Rp 400 miliar dengan 10 cabang olahraga,’’ kata Erick. (ant)

Yunan Hilmi Gantikan Mundari Karya di Barito Putera

Banjarmasin (Bali Post) Manajemen PS Barito Putera memecat pelatih kesebelasan tersebut Mundari Karya, karena dinilai belum mampu memberikan kontribusi yang baik. Ini dibuktikan dengan hasil buruk yang didapat Barito Putera pada putaran kedua liga Torabica Soccer Championship (TSC) 2016. Pemecatan pelatih kepala Barito Putera ini didampaikan langsung Manager Barito Putera H Hasnuryadi Sulaiman HB, di Banjarmasin, Senin (10/10) kemarin. ‘’Ya, sejak hari ini (Senin) pelatih Mundari Karya kami ganti,’’ ujarnya. Dia menyatakan kekosongan kursi pelatih Barito

Putera akan diisi asisten pelatih Barito Putera Yunan Hilmi. ‘’Dia (Yunan Hilmi) sudah kita beri tahu dan menyatakan siap,’’ ungkap anak pendiri Barito Putera H Abdussamad Sulaiman HB itu. Hasnuryadi tidak menampik pergantian posisi pelatih ini terkait hasil buruk atau kekalahan yang dialami timnya dalam empat laga di putaran kedua liga TSC ini. Hasil terbaru Barito Putera kembali kalah saat melawan Persija Jakarta yang digelar di Stadion Manahan Solo, dengan skor 2-3. Sebelumnya Barito Putera juga dikalahkan PSM

Makassar di kandang sendiri dengan skor 1-2, begitu juga menjamu Mitra Kukar 0-1 dan di kandang Persegres Gresik United kalah 1-2, hanya bisa bermain imbang melawan Bhayangkara Surabaya United dengan skor 1-1. ‘’Pelatih sudah kami beri kesempatan untuk melakukan perekrutan pemain kemudian juga racik tim, tapi hasilnya tidak sesuai harapan,’’ ujarnya. Meski dipecat dari kursi kepelatihan Barito Putera, Mundari dinyatakan masih menangani tim Sekolah Olahraga Barito Putera (SOBP) dan juga Barito Putera U-21. (ant)

gol Yoga Arta (Putra Tresna) mendapat Rp 1 juta. Pelatih Putra Tresna Dede Mahatma Darma mengakui semangat juang dan motivasi asuhannya tinggi sekali untuk mempermalukan BU di kandangnya. ‘’Anak-anak ingin menumbangkan nama besar BU. Apalagi diperkuat mantan pemain timnas U-15 Rizad Baihaqy,’’ tegasnya. Untuk melakoni babak regional berikutnya, pihaknya memerlukan dua sampai tiga pemain. ‘’Namun belum kami ketahui siapa pemain yang kami incar berikut posisinya,’’ ujarnya Yang jelas, Dede yang membawa Putra Tresna U-14

juara III nasional Piala Menpora mematok target timnya tembus semifinal. Di sisi lain, pelatih BU Neil Parasuci menyayangkan pengusiran Al Rizky Dwi Prananda hingga membuat mental anak-anak asuhnya down. Selain itu, Putra Tresna yang meraih mahkota juara memang sudah di-setting. ‘’Saya tahu ini semua sudah ada yang mengatur,’’ ujarnya berapi-api. Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi berpesan agar tim wakil Bali mampu meredam emosinya pada babak regional. ‘’Kalau skillball-nya cukup mumpuni,’’ ujarnya. (022)

Cabor Bulu Tangkis Kemungkinan Tak Ada Pra-PON Denpasar (Bali Post) Sekum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Pengprov Bali Made Darmiasa menjelaskan, cabor bulu tangkis kemungkinan besar tidak melangsungkan pra-PON. Pasalnya, seperti PON Remaja I Surabaya, Jawa Timur 2014, untuk cabor bulu tangkis memang tidak dilakukan prakualifikasi PON. ‘’Saat PON Remaja Surabaya tidak ada pra-PON-nya. Dari 34 provinsi yang ikut langsung diberikan jatah dua atlet saja yakni 1 atlet putri dan 1 putra. Karena yang dipertandingkan saat itu yakni nomor tunggal putri, tunggal putra dan ganda campuran saja,’’ ungkap Made Darmiasa di Denpasar, Senin (10/10) kemarin. Darmiasa menjelaskan, untuk PON Remaja II Jawa Tengah 2017 nanti, sampai sekarang belum ada informasi lebih jauh terkait pelaksanaan pra-PON-nya. ‘’Tetapi, kita tunggu saja lebih lanjut apakah nanti melalui pra-PON dulu atau bagaimana. Karena sampai saat ini baru ada surat masuk dari PB PBSI Pusat saja terkait pemanggilan Ade Pranita Sulistya Devi alias Ade untuk magang di Pelatnas di Cipayung,’’ katanya. Dikatakannya, untuk mencari atlet yang akan diturunkan di PON Remaja nanti, pihaknya tetap bakal melakukan seleksi atlet lewat kejuaraan provinsi (kejurpov) maupun kejuaraan level nasional. ‘’Untuk Kejurpov akan digelar pertengahan bulan ini. Nanti juga akan ada kejuaraan nasional 12-21 Desember mendatang. Hanya tempatnya belum dipastikan,’’ tambahnya. Lebih lanjut dikatakannya, kalau dilihat dari materinya banyak atlet remaja yang mempunyai kualitas yang siap direkrut. Pasalnya, pembinaan telah dilakukan oleh pengkab/pengkot selama ini lewat Porsenijar kabupaten maupun provinsi. ‘’Siapa saja tentunya berkompetensi yang mempunyai kemampuan lebih baik dari atlet yang lainnya, maka dialah yang akan dikirim. Karena intinya kami mencari yang terbaik untuk dikirim di PON Remaja,’’ jelasnya. 23 Cabor PON Remaja II yang bakal dilaksanakan di Semarang, Jawa Tengah, Juli 2017 mendatang bakal mempertandingkan sebanyak 23 cabang olahraga (cabor). 23 cabor tersebut meliputi akuatik (loncat indah, renang), anggar, atletik, balap sepeda, bola basket, bola tangan, voli, bridge, bulu tangkis, golf, gulat, hoki, catur, judo, karate, kempo, layar, menembak, muaythai, panahan, panjat tebing, pencak silat, dan petanque. ‘’Surat keputusan tersebut dari KONI Pusat No. 99 Tahun 2016. Yang diterima per tanggal 13 Juli 2016,’’ ungkap Binpres KONI Bali I Nyoman Yamadhiputra. Yamadhiputra menjelaskan, dari 23 cabor yang dipertandingkan nanti, Bali belum bisa memastikan berapa cabor yang bakal diikuti dan keputusan diserahkan kepada pengprov cabor masing-masing. ‘’Kami serahkan sepenuhnya kepada pengprov cabor. Kalau mereka mempunyai atlet, dan siap dikirim silakan, karena kami dari KONI hanya memfasilitasi saja,’’ ungkapnya. (kmb41)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Wage, 11 Oktober 2016

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

Dicari Tukang Payet Kebaya Segera Hub.08113981889

B.BP.004.10.16.0000362

Dcr Sopir Umur 25-40Th Hub.082247191953

A.BP.001.10.16.0000730

BU Cepat Penjahit Kaos utk Kryawan Bulanan H.082341342941

A.BP.001.10.16.0000728

Bth Akuntan,S1,Wnt,Pnglmn, Max 27Th CV:info@balikiddy.com

B.BP.164.10.16.0000347

Dcr Krywti u/Wr.Babi Guling SariKembar 99 TegalJaya,Dalung Brpglmn Gj.2Jt,081338665134

A.BP.001.10.16.0000727

Marketing Deposito Koperasi D3/S1 Income 5Jt,081239022222

A.BP.001.10.16.0000720

!!Dcr PRT/Jga Ank TglDlm G1,5 Jt, 081237903622/087861412911

B.BP.135.10.16.0000361

** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga

A.BP.001.10.16.0000622

Cari Karyawan Nasi Lawar Ayam Babi di Pecatu 081934312029

B.BP.004.10.16.0000337

!!!Urgent! Butuh 10 terapis BPR KAS Butuh Marketing Kredit Dcr 2 Programer Menguasai Dicari Segera Staf Admin Untuk wanita di Renon&Canggu,Gj Mena- Acconting,Office Boy penglaman Delphi/VB.Net Diutamakan kantor min D1 Hub:085100880535 rik+Bonus+Lembur+THR Telp: minimal 2thn Hub:081339403582 Berpengalaman Hub.08123963258 atau 0361-481340 A.BP.001.10.16.0000382 A.BP.001.10.16.0000672 9002588,081239621123 A.BP.001.10.16.0000719 Bank BPR Siaga Dana Bth Kary Dcr 5 org Tk Jahit&Pola pglmn A.BP.001.10.16.0000157 Kredit,Dana,Keuangan,S1,SMK Jujur&Tekun di Legian,Gj Menarik !Db Cleaning/Cookhelper,1.5Jta Alamat T.Balian VI/2Dps,264109 Lsg krj,Putri, 081805655858 +Mes/Makan/Tips.Top busy Cafe A.BP.001.10.16.0000632 A.BP.001.10.16.0000578 Jimb,081246913601 Bth:Acct(Min.D1,Single,Max Dcr Account Wnt(Essence Spa) B.BP.004.10.16.0000342 Usia 28Th)Courier Mtr,Operation Hub:8947327,085100442441, ***** Walk Interview ***** & Office Boy Krm Lam ke Jl.Gn 085101725588 1.Helper&Tinter Kaca Films A.BP.001.10.16.0000655 Soputan I/107 Dps,0361-8466317 2.Sales Counter Dcr Accounting Berpengalaman & A.BP.001.09.16.0001654 Hub:Autocams Jl.Cokroaminoto Admin Jl.Ry.Kuta 98 T:766308 Butuh Cpt! Marketing(5),SPV(2) No. 18C Dps T.0361-423208 A.BP.001.10.16.0000714 Surveyor(4)Adm Knt(2).Min.SMUA.BP.001.10.16.0000685 Dcr Butler,Driver Hub.Bayad S1.Lmrn Lgs Jl.Buluh Indah 91D *Info kerja Keluar Negri Pasti Ubud,03619000996/081337460096 Berangkat Resmi utk Semua Umur dekat SPBU Gaji 2,5-4Jt/Bln A.BP.001.10.16.0000684 A.BP.001.10.16.0000683 H.081337903069,085953774417 Dcr Cashier untuk Mini Market B.BP.166.10.16.0000359 Cari Pembantu Rmh Tangga di Jln Badak Agung Renon Dps BPR Hari Depan mbtuhkn Mrkting Gaji 1.5Jt Hub.08123872326 B.BP.004.10.16.0000340 Hub.082341723399 Funding&Lending(AO),bagian A.BP.001.10.16.0000596 Cr Admin unt Perush Exspedisi Pengawasan Kredit,Fslt:Gaji Dicari Koki Laki2 untuk Keluar bs Komputer Tlp.081584212121 Menarik,Hub:081936284213 Dicr Speak Chinese Services A.BP.001.10.16.0000519 Pulau(Maluku Tenggara Barat) A.BP.001.10.16.0000657 PT.Neverneverland Travel Dbt Kary&i u/Kospin Jasa Kmn Cr PRT Serius Krj tinggal dlm Hub.Ibu Helen 081353654006/ 0361-757636/08113869543 GP+Bns ±5Jt Hub.081339401709 Gaji 1,3jt Tlp.089509255504 081338540666 A.BP.001.10.16.0000678

A.BP.001.10.16.0000700

A.BP.001.10.16.000067

B.BP.004.10.16.0000254

Dcr:Salesman,2 org,u/Oli Shell Peng.Dipelumas,Lk Srt Bw ke PT Banoli Jl.Buluh Indah 75 Dps A.BP.001.10.16.0000599

Dcr Eng SMK Bali Summer Htl Jl.Pantai Kuta 38 T.751503

A.BP.001.10.16.0000559

Dcr Sales Hub Sai Surya Dewata Waiter/ess, Sekretaris, Mrkting & Hub:08123929655/081916484968 Admin, Jl.Danau Toba No.7 Sanur A.BP.001.10.16.0000671

Dcr Karyawan Laundry di Kuta Lima Warna L.T 081933110424

Dcr Satpam Hotel Bali Ayu,CV ke Petitenget 99X Kuta 4731263

Dcr Karyawan Salon,Hairdresser Capster/Therapist 081936074041

Dcr Security Jl.Sekar Sari Gg. Melasti No.1X, 08123846805

Dcr Krywan/ti u/Warung Bakso Hub.08123850777

Dcr Sgr 2 Adm, 3 Serabutan Hub.CV SKA 8444504

A.BP.001.10.16.0000723

B.BP.154.10.16.0000313

A.BP.001.10.16.0000715

Dcr PRT & Pria SMK Tidur Dalam KTP Bali Hub:08123928624

A.BP.001.10.16.0000722

Dcr Penjahit&Pengepul Jahitan, bsHarian/Borongan,adaBPJS,Mess, Uang Hadir,THR,area Canggu H:082897030616 - 087727777767

A.BP.004.10.16.0000551

Segera!Bth 1 PIC,2 Tim Leader, 6Sales.GjMenarik+Bonus+UM+THR di Karangasem T.085792723723

A.BP.001.10.16.0000708

A.BP.001.10.16.0000682

B.BP.004.10.16.0000339

A.BP.001.10.16.0000667

Dicari Teknisi Komputer Gaji+ Bonus,Hubungi Hp. 08123600152

A.BP.001.10.16.0000680

Dicr Sopir Hub komang 085100454671 0361-8464506

Dcr Sgr Terapist/FrontOffice-F Hub:PT.QRG Jimbaran 8480379/82

A.BP.001.10.16.0000411

B.BP.154.10.16.0000356

A.BP.001.10.16.0000336

Dicr Therapist SPA u/di Kuta Hub.081805495808

A.BP.001.10.16.0000718

Distr Oli Bth Salesman/Girl Jl.Bedahulu IV No.12, 412626

A.BP.001.09.16.00014777

Penghasilan Tambahan Part Time 3-5Jt/Bln Serius H081999093828

A.BP.001.10.16.0000711

Spv interior,Admin Proyek CV ke:balikonstruksi@hotmail.com

Dcr:Pemborong/Mandor utk Pryk Perumahan di Dps,081238504111 Dicari Karyawan/ti Restoran Hub:081237872961/081237872962

Dicari Segera Sopir Pariwisata Hub.081337218080/081338741174

B.BP.154.10.16.0000314

A.BP.001.10.16.0000600

A.BP.001.10.16.0000702

Dicari Sgr Sopir Pick Up untuk Dibthkn Pramuniaga Kasir Pglmn Kanvas Dlm Kota H.085238311111 A.BP.001.10.16.0000659 Supermarket,Lmrn Lsg ke Kemari A.BP.001.10.16.0000658 Ymh Bisma Dicr 1.Mekanik 2.SMA Superstore Jl.Hang Tuah 35 Dicari Sopir Hb:Jl.Ry Batuyang /D1/S1 Hub.T.Umar 142 Dps Sanur 0361 288460 No.127X A.BP.165.10.16.0000701

Dcr Koordinator Front Office Segera Kirim CV hcc@yresortubu dbali.com Hub: 085238957853

A.BP.001.10.16.0000737

Dicari Staff Administrasi utk Penny Furniture Sanur Bhs Inggris d Komputer,08123872326

A.BP.001.10.16.0000706

A.BP.001.10.16.0000716

A.BP.001.10.16.0000656

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU

TOYOTA

Djl Xenia Li Sporty’10 hitam AsBali Vlk R.Gres 085108400200

Avanza G’2011 Asli Bali Silver KM58Rb H.087860002341

HONDA

Avanza G’2013 AirBag Hitam AsBali Hrg.158Jt,085100434008

A.BP.001.10.16.0000675

Honda Freed Th’2009 Putih Low KM SD Hub.087860980314

B.BP.141.10.16.0000352

B.BP.141.10.16.0000350

Murah Rmh 3Kamar,Kota Gianyar Bypass Darmagiri,08113846158, 081338282678

Jl Tnh Kav di Batubulan Murah, Hub.087862943277/087862266670 B.BP.004.10.16.0000344

A.BP.001.10.16.0000705

Dijual Tanah 1 Are Batubulan A.BP.001.10.16.0000726 Alphard G’12 Hitam Asli Bali Rumah 2Lt,2Kamar Harga 400Jtan Gg.Pipit Hub.08174798596 Pmlik Tg1 Brg Simp,085107985999 Prbd Jazz MMC’12 Putih AsBali Matic B.BP.164.10.16.0000348 Jimbaran Tlp.081138461558,0813 A.BP.001.10.16.0000652 Bs Tukar,085100856999 Pribadi Avanza G’09 Silver AsBali Ors 38282678 B.BP.141.10.16.0000355 Dijual Tnh 1Are JL.Tumbakbayuh A.BP.001.10.16.0000687 Prbd,081933610070/082341251453 MITSUBISHI Buduk,400Jt Nego 082147602994 B.BP.141.10.16.0000353 DISEWAKAN RUMAH A.BP.001.10.16.0000661 1 Bus Medium FE84GBC Karoseri Kijang Biru Metalik’95 AsBali Dikont.Rmh Lt2 Jl.LC Intan2 Adiputro Hub:265007 Djl Tanah di Desa Selemadeg, VR/Ban,Doble AC,Body Klg, Gg.2 Blok6 Gatsu H:08179777942 A.BP.001.10.16.0000713 Jln.Gn.Muliawan III No.18 MM Dps Samping Restaurant Soka A.BP.001.10.16.0000666 A.BP.001.10.16.0000665 L300 PU Th11 AC As Bali Pw Stng LT1888meter Hub.087730517068 Dkont.Rmh Jl.Moh Yamin V/8 Lt2 Sasis&Bak Msh Asli081337328282 Toyota Rush G’2014 Hitam Istmw B.BP.154.10.16.0000357 4KT2KM,Dpr,RT,Grs,081337230088 A.BP.001.10.16.0000670 AsBali Hrg.188Jt,H.0811395948 Jl Cpt TnhKavling 3.5A,4A d 25 A A.BP.001.10.16.0000674 B.BP.141.10.16.0000349 PT.Dipo Star Finance Lok UbudPayangan,08179784024 KOST 2 Ranger,2 FE74HDV,1 Excavator B.BP.004.10.16.0000338 DIJUAL RUMAH Super Elite Bule Sanur S.Pool, 1 FESHDX,1 Flf Tlp.265007 Jual Tnh 50Are,Lok Pantai Slatan !Djl Beberapa Rmh lt1&Lt2 Siap Lengkap 3Jt UP:087762566220 A.BP.001.10.16.0000704 Pekutatan Bali, 085935487473 A.BP.001.10.16.0000591 Huni Dalung Permai,08123802625 SUZUKI B.BP.031.10.16.0000341 B.BP.166.10.16.0000358 DIJUAL TANAH Baleno’2001 Hitam Tanah Murah Strategis Pecatu Baru Lt2 Jl.6mt Pav SubakDalem Tnh Kvl di Mengwi 60Jt/A & Manual Rp.52Jt H.087860002341 Gatsu1,1M KPRdp10%087855999992 view Laut Hp.08123852121 95 Jt/A Bs Kredit 087862450004 B.BP.141.10.16.0000351 A.BP.001.10.16.0000663 A.BP.001.10.16.0000731 A.BP.001.10.16.0000669 Ertiga GL’13 A/T Putih As Bali Tnh 3,5Are di Blkg Resto Sama2 Djl Rumah Luas Tanah 1Are Tnh 1Are Pnggr Jl Raya Sibang Jual Rugi 1-2A Sempidi Tegeha Samsat Pjng Hub:081239600959 Berlantai Kayu 087862221311 Jl5m Pav 350JtNgo,081337332121 dkt Jembatan 081237070478 BUC Jimbaran FullView 082147576900 A.BP.001.10.16.0000721

INTERIOR

SERVICE

ALUMINIUM

SERVICE

A.BP.001.09.16.0001601

RUPA-RUPA

A.BP.001.10.16.0000707

A.BP.001.10.16.0000709

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

SERVICE

ALUMINIUM

SERVICE

A.BP.001.10.16.0000725

!Tnh 125m2 Jl.Sedap Malam,1050 Tnh Murah 1,5+1,5A cck u/Rmh/ Invest diDalung BU,08175277732 m2,Jl.Raya Sedang,081933075888 A.BP.001.10.16.0000662

A.BP.001.10.16.0000686

Rmh Kos Ubung Dkt Trminal 2A 8 Kmr 800JtNego Tnh Sdp Mlm,1,7A 400JtNego Global 082146577807

A.BP.001.10.16.0000712

A.BP.001.10.16.0000496

Tnh di Sibang Kaja,Abian Semal ( Bs 1Are ) T:085 100 804676

JEMBRANA

RUPA-RUPA 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088

TOUR

TOUR

BIRO JASA

BIRO JASA

B.BP.164.10.16.0000345

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

A.BP.001.10.16.0000553

Dcari Property macet di Bank/ Tnh 3A,1,5A Smando Mendoyo, Kena Rentenir Sms 087760451006 Jl.5meter Hub.087761293888 BUC A.BP.809.10.16.0000284

DICARI TANAH Dcr tanah yg bs dikerjasamakan Dana Unlimited, 081380301201 A.BP.001.10.16.0000679

DISEWAKAN TOKO Toko 4x10 & Rmh 2KT,KM,Dpr,RT Jl.Nangka Utr Dps,082144138844 A.BP.001.10.16.0000717

DIJUAL RUKO LT213 LB 350 Lt3 lok.Jl.Antasura dkt Nangka Utr 085100801021 A.BP.001.10.16.0000699

DISEWAKAN VILLA Sewa Private Villa di Legian Private Pool Ijin Lkp,Owner: 081338232023/081999079779 A.BP.001.10.16.0000467

A.BP.001.10.16.0000592

Krdt Srtfkt Prss Cpt Tdk Ribet Ada Dana Tlngn Hb:082144394889 A.BP.001.10.16.0000570

Peluanasan/Gastun kartu kredit promo 2,3% Hub.082340004545 A.BP.001.10.16.0000127

FURNITURE Trim Psn KitcenSet Almari Conter BedSet MBar dllH.082145931339 B.BP.135.10.16.0000360

HANDPHONE Djl Iphone 7 32GB New Ori,2 unit Black&Silver.082236806666 A.BP.001.10.16.0000729

PELUANG USAHA Djl Francise Spesial jok mobil merk terkenal, 081338567092

B.BP.154.10.16.0000354

KURSUS

SALON

KONTRAKTOR

SPA


EKONOMI

18

Selasa Wage, 11 Oktober 2016

Konektivitas Transportasi Memacu Investasi di Daerah

Jakarta (Bali Post) Pertumbuhan ekonomi Indonesia ditentukan sejumlah faktor, di antaranya yang terpenting konektivitas antardaerah dan konektivitas suatu wilayah dalam negeri dengan luar negeri. ‘’Keterjangkauan daerah di penjuru Tanah Air dengan moda transportasi pasti memacu investasi dan menumbuhkan perekonomian di daerah itu,’’ kata Menhub Budi Karya Sumadi saat menjadi keynote spech pada Forum Diskusi Publik Sektor Transportasi, di Jakarta, Senin (10/10) kemarin.

Bali Post/ant

KOPI ROBUSTA - Pekerja memanen kopi robusta.

Kopi di Mesir dari Indonesia Gorontalo (Bali Post) Sekitar 30 persen kopi di Mesir merupakan pasokan dari Indonesia dan saat ini menjadi leading market. Duta Besar RI untuk Mesir Helmy Fauzy mengatakan hal itu di Gorontalo, beberapa waktu lalu. ‘‘Ini yang menjadi alasan saya membawa calon investor asal Mesir ke Gorontalo untuk mencari supplier atau pemasok kopi, khususnya kopi robusta,’’ kata Helmy pada kegiatan Indonesia Middle East Update (IMEU) 2016 yang dilaksanakan di Gorontalo 9-11 Oktober 2016. Dijelaskan, hubungan Indonesia-Mesir dari dulu sudah sangat erat. Hubun-

gan sosiokulturalnya, karena ada kurang lebih 4.500 mahasiswa Indonesia studi di Mesir, sehingga hubungan itu kemudian diterjemahkan dalam dimensi lain yaitu, hubungan perdagangan investasi dan pariwisata. Menurutnya, saat ini produk Indonesia boleh dikatakan cukup baik segmentasi di Mesir, meskipun volumenya masih sedikit, yakni sekitar 1,42 persen. Sebaliknya impor Mesir ke Indonesia hanya 0,09 persen tapi volumenya terus meningkat cukup tajam. ‘’Pada semester pertama ini saja volume perdagangan kedua negara ini hampir mencapai 1 miliar dolar AS dan terus meningkat,’’ jelasnya. (ant)

Diskusi itu mengusung tema ‘’Membangun Konektivitas Transportasi untuk Memacu Pertumbuhan Ekonomi Indonesia’’. Hadir sejumlah stakeholder dan pihak-pihak terkait, antara lain anggota Komisi V DPR, PT KAI, Pelindo, AP II, Pengamat Transportasi Agus Pambagio, dan sejumlah kepala daerah. Konektivitas, kata Menhub, terkait transportasi. Keterjangkauan moda transportasi darat, laut, dan udara serta terjaminnya sarana dan prasarana terkait seperti pelabuhan laut, bandara, stasiun kereta api, dan lainnya pasti menumbuhkan perekonomian. ‘’Konektivitas menciptakan kelancaran dan kemudahan perhubungan dan perdagangan nasional,’’ kata mantan Dirut Angkasa Pura II ini. Berbagai potensi wilayah seperti pariwisata, kata Menhub, akan semakin terangkat

dengan kemudahan perpindahan individu dari satu wilayah ke wilayah lainnya di Indonesia. Begitu pula, kebutuhan, logistik masyarakat di wilayah-wilayah Indonesia akan semakin terpenuhi, sehingga berefek pada penekanan perbedan harga pokok pada masing-masing wilayah. Pada akhirnya efek dari konektivitas yang terjaga ini akan menstimulus pertumbuhan ekonomi. Konektivitas transportasi akan memungkinkan wilayah-wilayah di Tanah Air dapat dijangkau. Arus orang dan logistik di wilayahwilayah itu menegaskan kehadiran negara. Selain itu, tegas Menhub. kedaulatan Indonesia akan terjaga. Menhub menyadari konektivitas perhubungan memerlukan sokongan anggaran besar. Menhub memastikan realitas itu tidak akan mampu dibebankan pada APBN. Karena itu, salah satu jalan

memberikan peluang bagi swasta bermitra dengan pemerintah guna mewujudkan konektivitas transportasi. ‘’Kemitraan ini dilakukan dengan tetap memberikan porsi besar pada pengawasan oleh pemerintah, sehingga menjamin pelayanan publik terpenuhi,’’ paparnya. Menhub menegaskan, konektivitas transportasi adalah hal yang dewasa ini memengaruhi kehidupan dan aktivitas manusia. Ada banyak pihak yang terlibat (stakeholder) dalam penyelenggaraan konektivitas transportasi. Sektor-sektor ekonomi ada yang terkait langsung dan tidak langsung dengan konektivitas transportasi. Karena itu, Menhub menegaskan, pihaknya perlu menyosialisasi sekaligus mendengar masukan dari berbagai pihak tentang konsep dan implementasi dari konektivitas transportasi itu. (010)

Rupiah Menguat 39 Poin Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah dalam transaksi antar bank di Jakarta, Senin (10/10) pagi menguat 39 poin. Rupiah menjadi 12.956 per dolar AS. ‘’Dolar AS terkoreksi terhadap sebagian besar mata uang utama dunia setelah data tenaga kerja Amerika Serikat menambah pekerja dengan jumlah lebih sedikit di bulan September,’’ kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Senin kemarin. Ia mengemukakan penggajian non-pertanian

Amerika Serikat bertambah 156.000 pada September, turun dari revisi Agustus sebanyak 167.000. Sementara tingkat pengangguran Amerika Serikat yang naik 0,1 persen menjadi lima persen turut menjadi sentimen negatif bagi dolar AS. Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan rupiah bergerak menguat seiring dengan kenaikan cadangan devisa. Namun sepertinya Bank Indonesia tidak ingin pasokan dolar AS yang terlalu berlimpah di pasar yang dapat mendorong rupiah terlalu kuat. (ant)

Harga Pangan Picu Inflasi

Jakarta (Bali Post) – Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengemukakan kenaikan harga pangan masih menjadi salah satu pemicu inflasi di Tanah Air hingga saat ini. ‘’Kunci pengendalian inflasi harus dilakukan dengan meningkatkan produksi dan memperbaiki jalur distribusi pangan,’’ kata Mirza di Jakarta, Senin (10/10) kemarin. Ia menyampaikan hal itu sebagai pembicara pada temu wartawan daerah Bank Indonesia. Acara itu dihadiri 220 wartawan dari 24 kota di Indonesia. Menurutnya, hambatan yang dihadapi BI dalam mengendalikan inflasi adalah tidak memproduksi dan terkait langsung komoditas pangan, namun

harus tetap melakukan pengendalian. ‘’Karena itu BI bersama pemerintah daerah membentuk dan mendampingi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), saat ini sudah ada pada 497 daerah,’’ katanya. Ia mengatakan bersama TPID dilakukan pengendalian inflasi dengan mencari tahu kebutuhan pangan dan meningkatkan produksi jika selama ini stok masih kurang. ‘‘Jika produksi pada satu daerah berlebih dan daerah di sekitarnya kurang maka dilakukan distribusi, kuncinya jalur distribusi harus baik,’’ ujarnya. Ia menyebutkan dalam dua tahun terakhir inflasi cukup terkendali pada 2015 mencapai 3,3 persen dan pada 2016 diperkirakan di bawah 3,5 persen. (ant)

Bali Post/ant

IMPOR SAPI - Pedagang dan pembeli beraktivitas di Pasar Hewan, Manonjaya, Tasikmalaya, Jawa Barat. Kementerian Pertanian mengajukan anggaran sebesar Rp 32,9 triliun untuk program swasembada tujuh komoditas pangan di 2016, salah satu peruntukannya impor 200 ribu ekor sapi bunting.

Disepakati, Aturan Baru Impor Sapi

Jakarta (Bali Post) Disepakati aturan baru impor sapi, terutama indukan dan bakalan bagi importir swasta dan koperasi. Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan hal itu usai menteri tersebut menggelar pertemuan di Jakarta, Senin (10/10) kemarin. Mentan Amran menyatakan, hasil rapat menyepakati aturan impor sapi untuk importir swasta harus memenuhi ketentuan 1:5 impor sapi bakalan dan indukan. ‘’Artinya, setiap impor lima ekor sapi bakalan maka satu ekor haruslah indukan,’’ katanya. Nanti ke depan, kata Amran, semua izin impor melalui izin Kemendag, sedangkan

rekomendasi dari Kementan, selain sapi juga beberapa komoditas strategis lainnya. Selain aturan untuk importir swasta, dalam pertemuan tersebut juga disepakati aturan impor sapi oleh koperasi petani dengan ketentuan impor 1:10, artinya setiap impor 10 ekor sapi 1 diantaranya haruslah indukan. Hal itu, lanjutnya, untuk menambah populasi sapi sehingga tidak lagi melakukan impor terus-menerus. Ia mencontohkan, jika dalam sekali impor terdapat sapi indukan, maka induk tersebut tidak akan dipotong dan akan melahirkan sapi baru. ‘’Nanti peternak itu kan tidak lagi tergoda untuk memotong indukannya atas kebutuhan ekonominya,’’ ujar Amran.

Terkait realisasi penerapan aturan tersebut, Mentan menyatakan draf tentang syarat impor ini belum di tanda tangani namun dia menyebutkan segera diterapkan, serta akan diaudit evaluasi pada 2018. Sementara itu, Mendag Enggartiasto menceritakan kunjungan kerjanya bersama Mentan, Menkop UKM, dan Menteri Desa PDT beberapa waktu lalu ke Lamongan yang dinilai akan dijadikan percontohan untuk swasembada sapi, oleh karena itu pemerintah juga ingin mengatur impor sapi indukan dan bakalan untuk koperasi 1:10. Menurutnya, peternak sapi akan dikoordinasikan dalam bentuk koperasi yang dibawahi Kemenkop UMKM. (ant)

Bali Post/ant

MOGOK KERJA - Nelayan Muara Baru mogok melaut. Sejumlah kapal bersandar di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta, Senin (10/10) kemarin. Ribuan nelayan, buruh serta anak buah kapal di Muara Baru melakukan mogok kerja dan melaut sebagai bentuk protes kebijakan Perum Perikanan Indonesia sebagai pengelola pelabuhan yang menaikkan biaya sewa lahan tempat pengolahan ikan.

Pelaku Usaha Perikanan Mogok Kerja Jakarta (Bali Post) – Sejumlah pelaku usaha perikanan mulai dari pengusaha, buruh pelabuhan hingga nelayan dan anak buah kapal (ABK) di kawasan perikanan Muara Baru melakukan mogok kerja. Mereka enggan kerja, akibat rencana kenaikan biaya sewa lahan usaha di daerah tersebut. Ketua Paguyuban Pengusaha Perikanan Muara Baru Tachmid Widiasto mengatakan di Jakarta, Senin (10/10) kemarin, pihaknya tidak menolak kenaikan, tetapi diharapkan dilakukan dalam batas yang wajar sesuai Instruksi Presiden No. 7 Tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Industri Perikanan. Tachmid menyebut Perum Perindo ingin menaikkan tarif sewa lahan berkalikali lipat dan memendekkan jangka waktu sewa dari 20 tahun menjadi lima tahun. Dengan adanya rencana kenaikan tersebut, maka pengusaha yang ingin memperpanjang kontrak tersebut harus melunasi pembayaran paling lambat 30 Oktober 2016. Sementara bagi pelaku usaha yang tidak bersedia membayar kenaikan tarif sewa secara sepihak, itu diminta untuk dapat segera memindahkan tempat usa-

hanya. Menurutnya, rencana kenaikan itu bakal dilakukan Perum Perikanan Indonesia (Perindo). Hal itu dipercaya bakal mematikan penghidupan warga di Pelabuhan Muara Baru. Selain protes terhadap kenaikan sewa yang tidak wajar, pihaknya juga menuntut agar perizinan kapal untuk melaut dan menangkap ikan juga dipermudah. Dalam aksi mogok kerja itu dijadwalkan kapal tangkap bakal berhenti melaut selama satu bulan, sedangkan pabrik direncanakan berhenti satu pekan. Dengan adanya mogok kerja tersebut diperkirakan juga bakal mengganggu pasokan ikan, tidak hanya di Jakarta tetapi juga di berbagai daerah lain. Sebelumnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendukung Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) untuk sepenuhnya mengembangkan kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman di daerah Muara Baru, Jakarta Utara. ‘’Kami ingin mengelola kawasan tersebut dengan lebih baik dan untuk kepentingan masyarakat umum serta nelayan tradisional,’’ kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (ant)

Hunian TNI/Polri Dialokasikan Rp 390 Miliar Jakarta (Bali Post) – Pemerintah menyiapkan alokasi RAPBN 2017 sebesar Rp 390 miliar untuk unit hunian bagi anggota TNI/Polri. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono memastikan hal itu di Jakarta, Senin (10/10) kemarin. ‘’Rp 390 miliar itu kurang lebih 5.000-an unit hunian TNI/Polri di luar rusus (rumah khusus) yang masih kita kerjakan di perbatasan,’’ kata Basuki seusai mengikuti rapat kerja membahas anggaran TNI/Polri bersama Komisi I DPR-RI di Jakarta. Basuki menjelaskan, pagu anggaran itu bisa dikelola langsung Kementerian Pertahanan dan Polri agar pembangunan unit hunian tersebut bisa dikerjakan TNI/Polri, tidak lagi melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan

Rakyat. ‘Menurut Dirjen Anggaran mau dipindahkan ke TNI/Polri, mau dikerjakan sendiri. Silakan saja, tidak ada masalah. Seperti Asian Games, semestinya Kemenpora, tapi yang ditugaskan Kementerian PU dan Pera, kita kerjakan,’’ ujarnya. Terkait kemungkinan adanya pemangkasan anggaran di awal tahun 2017, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat belum mendapatkan konfirmasi secara jelas karena RAPBN 2017, masih dalam proses pembahasan di Badan Anggaran. ‘’Saya belum dapat info, karena (pagunya) masih Rp 105,6 triliun. Fokusnya masih tetap meneruskan konektivitas ketahanan pangan, air minum, sanitasi dan perumahan. Bagi perumahan, pagunya sudah Rp 9 triliun sendiri,’’ kata Basuki. (ant)


19

Selasa Wage, 11 Oktober 2016

KBS Komitmen Memajukan Unwar Fasilitasi Beasiswa Bidik Misi ANGGOTA Komisi X DPRRI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. mengucurkan beasiswa kepada mahasiswa Universitas Warmadewa (Unwar) Denpasar. Beasiswa Bidik Misi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk akhir tahun 2016 ini dijatah untuk 20 mahasiswa Warmadewa. Hal ini disampaikan Koster, Minggu (9/10) malam, saat menghadiri syukuran kemenangan Marching Band Warmadewa (MBW) Laskar Sri Ksari Warmadewa dalam kejuaraan Internasional Jember Open Marching Competition 2016, di Ruang Auditorium Widya Sabha Utama Universitas Warmadewa. Pada acara yang dihadiri Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnu Murti, M.Si., Rektor Unwar Prof. dr. I Dewa Putu Widjana, DAP&E. Sp.Park. beserta jajarannya, Koster kembali menegaskan komitmennya terhadap dunia pendidikan. Di kalangan civitas akademika Universitas Warmadewa, Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini bukanlah nama baru. Calon kuat Gubernur Bali ini yang lebih populer dengan sebutan KBS (Koster Bali Satu) telah berulang kali memfasilitasi universitas ini. ‘’Saya berkomitmen sebagai anggota DPR-RI selalu memberikan dukungan kepada Universitas Warmadewa. Dengan harapan universitas ini akan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Bali,’’ kata Koster. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan mengucurkan beasiswa Bidik Misi untuk 20 orang pada akhir tahun 2016 ini, dan pada tahun 2017 beasiswa yang sama rencananya akan diberikan kepada 50 orang mahasiswa. Terkait prestasi juara umum

BERSAMA - Anggota Komisi X DPR-RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. (tiga dari kiri) bersama civitas akademika Universitas Warmadewa, Minggu (9/10) malam. yang diperoleh Marching Band Warmadewa (MBW) Laskar Sri Ksari Warmadewa, Koster merasa sangat berbangga. Sebagai bentuk dukungan, KBS (Koster Bali Satu) -- demikian sebutan legislator Senayan dapil Bali ini -- memberikan bonus Rp 10 juta. Setelah sebelumnya saat keberangkatan ke Jember, Koster juga telah memberikan kontribusinya. ‘’Maju terus dengan prestasi, untuk membanggakan almamater dan masyarakat Bali,’’ ujar Koster. Yang menarik pada akhir sambutannya, Koster secara terbuka menyatakan akan maju dalam pemilihan Gubernur Bali tahun 2018, dan meminta dukungan kepada seluruh civitas akademika Universitas Udayana. ‘’Saya akan maju dalam pemilihan gubernur tahun 2018, mohon doa serta dukungan dari seluruh jajaran Univesitas Warmadewa, dari pengurus yayasan, rektorat, dosen dan mahasiswa,’’ kata Koster disambut tepuk tangan seluruh

undangan yang hadir. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnu Murti, M.Si. maupun Rektor Unwar Prof. dr. I Dewa Putu Widjana, DAP&E.Sp.Park. menyatakan terima kasih atas kontribusi Koster yang diberikan kepada Universitas Warmadewa selama ini. ‘’Pak Koster telah banyak memberikan kontribusi kepada kampus kami, dan kami haturkan terima kasih,’’ kata Wisnu Murti. Ia berserta jajaran kampus senantiasa mendoakan apa yang diperjuakan agar mencapai tujuan, termasuk untuk memimpin Bali ke depan. Seusai menghadiri acara di Warmadewa, Koster juga berkesempatan menghadiri acara Dies Natalis ke-8 Akademi Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi (ATRO) Bali di Lapangan Bajra Sandhi. Koster berharap ATRO Bali dapat mencetak SDM-SDM teknik kesehatan khususnya dalam bidang radiografi yang andal. (ad735)

Harus Mampu Dari Hal. 1 ‘’Jadi petani Bali sekarang harus berorientasi pada permintaan. Kalau hotel memerlukan sayur atau buah, petani Bali harus mampu memproduksinya. Demikian pula produk lain. Unud siap memberikan pendampingan pada petani dalam memenuhi kebutuah tersebut,’’ jelas Guru Besar FP Unud itu. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, subak harus dilibatkan. Mereka harus membentuk kelompok-kelompok untuk memproduksi produk tertentu. Sebab, pasar memerlukan tiga K; kualitas, kuantitas dan kontinyitas. ‘’Dalam kaitan ini Unud siap hadir di tengah-tengah petani,’’ jelasnya. Hal senada disampaikan Ketua Umum Kadin Bali Anak Agung Ngurah Alit Wira Putra. Ia mengatakan, 80 persen kebutuhan hotel di Bali dipasok dari luar daerah. Bahkan dari 80 persen itu, 50 persennya adalah impor. Karenanya peran akademisi, pemerintah daerah sangat diperlukan untuk mendorong bangkitnya pertanian Bali. Sebab, pasar produk pertanian di Bali sangat luas. Namun sayang luasnya pasar itu diisi oleh petani dari luar daerah dan luar negeri. ‘’Kami dari Kadin Bali siap memfasilitasi dan mempertemukan pengusaha hotel dengan para petani, sehingga keduanya bisa saling memahami dan berkontribusi

untuk kemajuan ekonomi Bali secara merata,’’ ujarnya. Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Udayana Prof. Dr. Ir. I Nyoman Rai, M.S. telah mengidentifikasi, sedikitnya ada tujuh komponen penting yang harus terlibat dan bersinergi membangun pertanian Bali. Di antaranya legislatif, perguruan tinggi dan litbang, pelaku agrobisnis dan agro industri, petani, lembaga nonpemerintah, media massa, serta eksekutif. Pertanian yang baik memang harus dibangun melalui sinergi secara holistik. Setiap komponen tidak boleh merasa menjadi yang lebih unggul atau lebih penting dari komponen lainnya, namun saling membutuhkan. ‘’Yang pertama legislatif, dengan berbagai regulasi yang sudah ditelurkan ternyata banyak sekali yang tidak jalan. Contoh, Perda tentang Sistem Budi Daya Tanaman itu malah tidak bisa diedarkan,’’ ujarnya. Sementara petani, lanjut Rai, perlu ditingkatkan lagi etos kerjanya agar tidak terlalu sering natakang lima (meminta bantuan - red). Selain itu, petani di Bali juga tidak bisa membaca peluang agrobisnis. Hal serupa juga disampaikan Prof. Dr. Ir. I Nyoman Sucipta, M.P. Ia mengatakan, pertanian selama ini masih dimaknai terbatas pada sistem pertanian itu sendiri. Baik produksi, teknologi budi daya maupun pascapanen. Namun,

belum banyak yang membicarakan tentang sistem pendidikan pertanian mulai dari pendidikan dasar, menengah hingga tinggi. ‘’Sistem pendidikan pertanian itu alangkah baiknya bisa kita mulai dari dasar. Ketika anak-anak sekolah di PAUD mulai belajar menulis dan menggambar, yang pertama mulai dilukis adalah pemandangan, ada tanaman. Di situ kita tidak pernah mengedukasi bagaimana cerita pertanian, bagaimana sejarahnya, bagaimana kelanjutannya. Utamanya bagaimana mencintai pertanian,’’ ujarnya. Menurut Sucipta, tanpa mencintai pertanian bagaimana bisa untuk memahami dan mengetahui apa itu pertanian. Demikian pula aparat pemerintah, bicara pertanian jangan sebatas retorika dan pencitraan. Apalagi bicara pertanian pada saat pilkada atau pileg. Pertanian harus dimaknai sebagai program yang berkelanjutan untuk menyejahterakan petani dan kelestarian lingkungan. (kmb32)

Tim Nasional Dari Hal. 1 Saya akan mencoba memainkan pertandingan ke-100 saya bersama tim nasional, dan saya ingin menjuarai kembali Piala Dunia yang adalah hal yang paling penting,’’ tutupnya. (ant)

Bertandang ke Puspem Badung

Konsul Jepang Ingatkan Pentingnya Keamanan

Mangupura (Bali Post) – Faktor keamanan menjadi barometer bagi wisatawan dalam menentukan destinasi yang mereka kunjungi. Tak kecuali, wisatawan asal Jepang. Wisatawan asal negeri matahari terbit ini berharap pemerintah Bali khususnya Kabupaten Badung menjaga dan meningkatkan sistem keamanan. Hal itu dikemukakan Konsul Jepang di Bali Hirohisa Chiba saat bertandang ke Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Senin (10/10) kemarin. Kehadiran perwakilan Jepang yang baru menjabat mulai Mei 2016 lalu itu, diterima Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wabup Ketut Suiasa dan Sekda Kompyang R. Swandika. Hirohisa Chiba mengatakan bahwa tujuan kunjungan ke Badung ini dalam rangka silaturahmi serta meningkatkan kerja sama di berbagai bidang utamanya di bidang pendidikan serta kerja sama di bidang usaha pariwisata. Diharapkan, melalui kerja sama ini akan lebih meningkatkan kunjungan wisatawan Jepang ke Indonesia pada um-

umnya dan Bali khususnya. Hirohisa Chiba juga mengharapkan Badung sebagai daerah pariwisata, bidang keamanan sangat penting untuk tetap dijaga sehingga kepariwisataan Badung terus berkembang dan berkesinambungan. Bupati Giri Prasta berharap kerja sama yang telah terbangun selama ini dapat terus ditingkatkan. ‘’Badung sebagai daerah tujuan wisata dunia memang harus tetap dijaga keamanan dan kenyamanannya,’’ katanya. Untuk itu, Pemkab Badung telah melaksanakan programprogram pengamanan di kawasan pariwisata. Dengan konsep smart city, Pemkab Badung telah melakukan pemasangan CCTV di titik-titik sentral kawasan wisata Kuta. Ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan. ‘’Pengamanan kawasan pariwisata juga akan dilakukan melalui sinergi Pemkab dengan aparat keamanan dan pacalang desa dengan melaksanakan patroli bersama,’’ tegasnya. (kmb27)

Bali Post/ist

KUNJUNGAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wabup Ketut Suiasa dan Sekda Kompyang R. Swandika, Senin (10/10) kemarin menerima kunjungan Konsul Jepang di Bali Hirohisa Chiba di Puspem Badung.

Saluran Air Dari Hal. 1 Pada kunjungannya di Yogyakarta, Jokowi juga meninjau sejumlah pembangunan. Jokowi beserta rombongan mengunjungi Dusun Potrowangsan, Desa Sidoarum sekitar pukul 16.15 WIB langsung menyusuri jalan dusun untuk meninjau langsung pembangunan saluran air sepanjang 200 meter yang dikerjakan oleh warga. Antusias warga Dusun Potrowangsan sangat tinggi menanti kedatangan Presiden yang menunggu sejak siang hari walaupun hujan membasahi mereka. Ratusan siswa SD, SMP hingga

SMA dan warga sekitar, berjajar memenuhi jalan dusun untuk bersalaman dan berfoto dengan Presiden dan Ibu Negara. Peninjauan pembangunan saluran air di Dusun Potrowangsan, Desa Sidoarum, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman ini menutup rangkaian kunjungan kerja Presiden di wilayah Yogyakarta. Dalam kunjungan kerja di Yogyakarta ini, agenda utama Presiden menghadiri acara Peresmian Pembukaan Pertemuan Tingkat Tinggi The 2nd International Symposium on Fisheries Crime di Gedung Agung Istana Kepresidenan Yogyakarta. (ant)

Calon Gubernur Dari Hal. 1 Kegiatan ziarah ke makam Bung Karno tersebut langsung dipimpin oleh Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri didampingi beberapa pengurus DPP PDI-P antara lain Hasto Kristiyanto, Achmad Basarah, Eriko Sotarduga, Komarudin Watubun dan beberapa anggota DP-RI. Sekjen DPP PDI Perjuan-

gan Hasto Kristiyanto mengemukakan ziarah itu sengaja dilakukan bersamaan dengan sejumlah kepala daerah, baik calon gubernur dan calon wakil gubernur maupun calon wali kota. ‘’Kami menghormati Bung Karno sebagai bapak bangsa, kemudian kami lakukan bersama-sama seluruh calon daripada datang sendiri-sendiri lebih baik bersama-sama,’’ katanya. (ant)

Sebagai Kurir Dari Hal. 1 Kemudian tersangka S (48) perannya sebagai kurir sekaligus pengawas dan pembuat uang palsu. MS (32) melakukan desain warna saat pencetakan uang palsu. Barang bukti yang diamankan yaitu 450 lembar uang palsu mirip pecahan Rp 100.000, ratusan uang palsu yang belum dipotong, alat sa-

blon, komputer, printer dan perlengkapan lain yang digunakan untuk mencetak uang palsu. Polisi juga menyita tiga unit mobil yang diduga merupakan hasil kejahatan selama empat tahun terakhir. Para tersangka dikenakan Pasal 36 ayat 1, 2 dan 3 Undangundang Nomor 7 Tahun 2011 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun. (kmb4)

Selasa, 11 Oktober 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Keberagaman Hindu di Bali Bag (2) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Ball Ganesha (2) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Gatra Praja 10.00 Lejel Home Shopping 10.30 Traventure/Etalase 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Dunia Kita 12.05 Dharma Wacana Keberagaman Hindu di Bali Bag 2 12.30 Berita siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping

14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Tari Bali Kundalini Jimbaran (1) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Upakara 17.05 Nangun Yadnya 17.30 Taman Sari TK Widya Kumara Tangeb (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lila Cita Lomba Tari Tunggal (11) 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Taksu 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Arja Basur (2) 23.00 Lila Cita Calonarang Kuta (1) 24.00 Closing

Pembetulan Terdapat kekeliruan dalam berita edisi Senin (10/10) halaman 19 yang berjudul ‘’Ratusan Masyarakat Bali Ikuti Sosialisasi MI One Global Indonesia’’. Pada alinea ke-6 seharusnya: Di Malaysia dalam waktu 1 tahun 4 bulan telah bergabung 60.000 member yang terlibat dari 27 juta penduduk. Sedangkan di Indonesia dalam waktu 1 tahun, member yang terlibat hanya 1.000 dari penduduk Indonesia yang jumlahnya 240 juta. Redaksi

Arjuna dan Semua Ksatria Pandava Serang Guru Drona

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Tiga Ratus Lima Puluh Sembilan) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

Dhristarasthra bertanya kepada Sanjaya, ‘’Siapa yang melindungi roda kanan kereta sang Guru pada pertempuran menakutkan itu? Siapa juga yang melindungi roda kereta kiri kereta sang Guru itu ketika dia dengan dahsyatnya membantai musuh-musuh itu? Siapa prajurit-prajurit pemberani yang mengikuti pahlawan tempur itu di belakangnya? Siapa mereka yang berdiri di depan prajurit kereta itu? Ketika pemanah agung dan tak terkalahkan, dia yang utama dari semua pemegang senjata-senjata itu menari-nari sepanjang jalur keretanya, memasuki kelompok Pandava? Aku pikir, musuh-musuhnya merasakan kedinginan. Mereka merasa tidak masuk akal berlebihan. Aku pikir, mereka gemetar seperti sapi yang dikeluarkan dalam embusan angin musim dingin. Bagaimana banteng di antara prajurit-prajurit kereta itu menghabisi semua pasukan Panchala, seperti sebuah kebakaran hebat yang sangat besar karena mereka bertemu kematiannya hari itu.’’

Sanjaya menjelaskan, ‘’Setelah membantai penguasa Sindhu pada sore itu, Partha kemudian menghadap kakandanya tercinta Prabu Yudhishthira. Arjuna juga ditemani pemanah hebat Satyaki. Setelah ngobrol dan menerima petunjuk-petunjuk yang diperlukan terkait formasi perang, keduanya kemudian meneruskan menuju Guru Drona. Kemudian Prabu Yudhishthira, Bhimasena, dan putra Pandu lainnya, dengan sebuah divisi terpisah, sangat cepat meneruskan melawan Guru Drona. Hal yang sama dilakukan Nakula yang cerdas, dan juga Sahadeva yang tak terkalahkan itu. Sedangkan panglima perang Dhrishtadyumna memimpin divisinya sendiri. Raja Virata dan penguasa Salwa maju dengan sebuah kekuatan pasukan besar. Mereka meneruskan melawan Guru Drona. Hal yang sama dilakukan Raja Drupada, ayahandanya Dhrishtadyumna, itu dan ayah Drupadi ini dilindungi orang-orang Panchala. Raja Drupada melawan sahabat lama yang sekarang jadi

musuhnya, Drona. Sedangkan putra-putra Draupadi, demikian juga Rakshasa Ghatotkacha ditemani oleh kekuatan pasukan mereka, semuanya meneruskan melawan Guru Drona yang berjuang all out dengan kemegahannya yang hebat. Orang-orang PrabhadrakaPanchala, yang terdiri dari enam ribu orang pemukul jitu dan kuat itu meneruskan melawan Guru Drona. Ikut juga pada pasukan itu Sikhandin. Pemanah hebat ini berada di depan mereka. Manusia utama lainnya adalah para prajurit kereta perkasa di antara para Pandava. Mereka bersatu bersama-sama, oh banteng di antara manusia. Mereka semua meneruskan melawan panglima perang Kuru itu. Ketika prajuritprajurit gagah perkasa itu, oh banteng di antara keturunan Bharata, meneruskan bertempur, malam menjadi gelap gulita. Hal itu memperbesar ketakutan orangorang yang memang takut-takut. Saat-saat kegelapan itu, oh raja, banyak prajurit kehilangan nyawa mereka. Malam itu juga ditandai

matinya banyak gajah, kuda-kuda dan prajurit-prajurit jalan-kaki. Pada malam gelap pekat itu, juga diramaikan teriakan serigalaserigala di mana-mana. Hal itu menimbulkan ketakutan hebat. Mulut srigala-srigala itu juga beraung-raung. Juga burungburung hantu bersuara mengerikan. Burung hantu itu bertengger di atas tiang-tiang bendera para Kaurava dan berteriak bersamaan

dengan memberi pertanda adanya ketakutan-ketakutan itu. Kemudian, oh raja, sebuah hiruk-pikuk dahsyat timbul di antara pasukan-pasukan, bercampur suara pukulan keras dari genderang-genderang dan kenongan-kenongan. Ada juga suara dengkuran gajah-gajah, ringkikan kuda-kuda, dan langkah-langkah kuku-kuku kudakuda. (bersambung)

Sloka 10.12 Arjuna uvaca: Param brahma param dhama pavitram paramam bhavan purusham sasvatam divyam adi-devam ajam vibhum Dikau adalah Sang Brahman Yang Agung dan Suci. Tujuan Yang Agung dan Suci, Dikau adalah yang abadi. Seorang manusia yang agung dan duci, Tuhan Yang Terutama, yang tak dilahirkan dan Yang Maha Hadir di manapun juga.


16 Pages

190 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.inte

Tuesday,

Tuesday, October

11, 2016

image, In this fileby Univerreleased Emily sal Pictures, in a Blunt appears “The scene from,Train.” Girl on theby the Propelled of Paula popularitybest-seller, Hawkins’ of the adaptation on the “The Girl North Train” led theaters American sales with in ticket ac$24.7 million, to studio cording Sunday, estimates Oct. 9, 2016.

Train’ Tops ‘Girl on theMillion, ‘Birth With $24.7 ’ Stumbles of a Nation Pictures

DreamWorks

October

11, 2016 Clinton: Trump vs her He calls says a devil, shewomen he abuses Page 6

Coach Ventura nce blames inexperie for Italy blackout Page 8

After May’s Brexit pledge, s European close ranks Page 13

Focus shifts to recovery and flooding with Hurricane Matthew heading to sea

past damaged People walka seaside fishing in buildings od almost completely Matthew neighborhoby Hurricane Oct. destroyed Haiti, Sunday, in Port Salut,9, 2016.

via AP, File

Pictures/Universal

$7.1 The to a disappointing theaters.

the premiering leader across 2,105 pulled into the millionabout slave rebellion at the despite biopic on the Train” it was a sensation - “The Girl a solid result Southeast Nat TurnerFilm Festival, where opening, of the U.S. LOS ANGELES Sundance to a rapturous standing as much a $24.7 million debuted Fox Searchlight premiered Matthew. station with weekend, ovation and sold to ring $17.5 milthe mystery fact that pummeled by Hurricane Participant. Over the that Alibaba for a record-shatte was derailed and stake was being announced the arm the release Parker

in Amblin is a shot take an equity “The lion. But allegations againstNation” Its success , which optioned Pictures will of a company. after rape best-seller in the production cost $45 million and his “The Birth resurfaced. to DreamWorks Hawkins’ Train” Jean Celestin assaultwoman (Emily Girl on the the Paula of co-writer were accused of over a alcoholic piece together about an to make. thrilled with the results Both men must classmate were ule. The “We are they Blunt), who disappearanc our new partnership ing a college a string of the first film in said Nick Carpou, decade ago. Though a mysterious of those charges, has suffered recently with Amblin,” distribution timately acquittedsummer that their company years, most domestic in “The this flops in recentthe twin duds of Universal’s passion and commit- news broke committed suicide stories “Their shouldering “The Light Between accuser had ensuing controversy on chief. to bringing high quality our experreviews The BFG” andHowever, “The Girl ment coupled withdistribution, 2012. d the strong Oscar Oceans.” kicks off a new five-year to theaters, and overshadowe hurt the film’s have in marketing the Train” deal with Universal the tise for a bright future.” Birth of and may (rtr) “The distributionOne that will see makes chances. Nate Parker’snot as fortunate, Pictures. rebranded as Amblin was Nation” company complete with backing t One, a Partners, Entertainmen from Reliance,

g and floodin to recoveryheading to sea ew Focus shifts ane Matth with Hurric Blackwell

AP Photo/Rebecca

News can

also be heard at Global

in “Bali Image” from 9.30 vehicles. 96.5 abandonedreported missRadio FM am. Listen to trees and people until 10.00 FM at http:// at least With five rising, North Carotoll rose to Global Radio ten2mysaid he the death ing and rivers at McCrory globalfmbali.lis n States, streaming restored lina Governor Pat toll to rise. Eight 19 people. or live video was being and http:// to death of the southeaster radio.com lfmbali.com While power 1.6 million people expected the li. were known turned their http://radiogloba nel/global-fm-ba N.C. - Residents Matthew but officials in some areas, power in Florida, people in the state A BEACH, ustream.tv/chan 6 so far. without to page CAROLIN ravaged by Hurricane South Carolina have died and clean-up, could continue were Continued Focus... North and from Sunday’s Georgia, toward recovery United States down were deadly flooding Monday and Virginia,million. Officials fallen focus on states warned thatcoming days. of its ramof 2.2 in several rivers crest in the Sunday after killed peak to clear streets cyclone on CaribbeanUnited working as swollen to tolerance, powerful page through the to Haiti. In the the most conflict compared 2007, wasl 1,000 people in Matthew, tion compared storm since marginaliza as subjectivity Atlantic (Oct. 9). to a post-tropica ss and dignity as well , Sunday objectivity. crowdedne downgraded Spatial density, continued compared to crowdedness so2 y will buffer. Increasing on page population tends to lead to land use density and heterogeneit Continued Tourism... Rai, the severenhancing and impact onBali human, Prof.habitat patternsto freedom, are uncontrolled of hotels have an cial on M there TO U R I S nt and construction with beach ity of pressure nature. These pressure compared to harmony, n of and the by academidevelopme to resorts interfering tension compared constructio and society being able access and restaurants were submitted Rai Setiabudhi, Bali’s Prof. Dr. sustain , i n hotels, villas,supporting facilias cian y e c o n o m in bad other tourism hills functioned ties on the fact, brings instance, nature. For impact on

tourism, r side of The othe

act bad imp

re on natu

balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

SELASA WAGE, 11 OKTOBER 2016

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Mendorong Kebangkitan Sektor Pertanian KEPEDULIAN terhadap pertanian Bali kini menjadi isu strategis. Gerakan untuk membangun kejayaan pertanian Bali kini juga bergulir tak hanya di kalangan akademisi dan pelaku pertanian, tetapi juga di kalangan birokrat. ‘’Saya senang pertanian kini bergaung lagi. Ini memang mementum untuk semua komponen di Bali ngayah untuk tanah Bali,’’ ujar Wakil Gubernur Bali Drs. I Ketut Sudikerta, Senin (10/10) kemarin. Kepada pers, ia mengakui bahwa Bali tanpa pertanian akan sulit melakukan penguatan nilai budaya dan menjaga keseimbangan ekosistem. Karena itu, kami di jajaran birokrasi juga Bali Post/kmb akan melakukan langkah I Ketut Sudikerta nyata untuk mendorong kejayaan pertanian Bali. ‘’Kami akan lakukan terobosan nyata. Ada beberapa program strategis yang sedang digulirkan dan beberapa terobosan lain akan dimatangkan tahun 2017,’’ paparnya. Ia mengatakan, selama ini kontribuisi pertanain Bali dalam mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya 16 persen. Angka ini berpotensi dikembangkan atau ditingkatkan menjadi 25-30 persen. Pihaknya mengaku akan melakukan pemetaan potensi pertanian Bali secara bersinergi, baik melibatkan kalangan kampus dan praktisi termasuk kalangan hotel. ‘’Dalam konteks ini, kami mengakui peran media sangat strategis. Mengedukasi masyarakat untuk melakukan langkah nyata menggeluti pertanian dimediasi secara cepat dan efektif. Saya mengapresiasi langkah media dalam hal ini,’’ ujarnya dan menambahkan, pihaknya akan melakukan sinergi dengan media untuk kepentingan ini. Terkait dengan strategi yang akan dilakukan dalam membangun pertanian, ia mengatakan bisa dijabarkan dengan menyediakan dan membangun embung, membangun infrastruktur pertanian serta membantu peralatan dan teknologi pertanian. Mantan Wakil Bupati Badung yang juga Ketua DPD Partai Golkar Bali ini juga mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan langkah nyata untuk menjaga stabilitas harga gabah melalui organisasi Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras yang bernaung dalam wadah Perpadi. Jumlah anggaran yang disiapkan untuk mengelola produk pascapanen ini mencapai Rp 30 miliar. ‘’Intinya, saya juga siap bersama komponen masyarakat Bali membangun pertanian Bali,’’ ujarnya. (kmb)

Kinaryosih Apresiasi Kehadiran Insan Muda Perfilman

AKTRIS Kinaryosih baru pertama ke Manado memeriahkan ajang Apresiasi Film Indonesia (AFI) yang digelar Kemendikbud dan Provinsi Sulawesi Utara. Ia tampak bersemangat mengikuti semua kegiatan AFI, seperti pawai artis, workshop di SMK 1 Manado dan membacakan nominasi peraih AFI 2016. Lawatannya sangat berkesan. ‘’Saya mencicipi kuliner Manado yang terasa pedas. Semua makanan ikan dabudabu sampai sambal yang pedas saya lahap,’’ lontar pemain utama film ‘’Untuk Engeline’’ ini. Kinaryosih juga menikmati panorama laut di Manado. ‘’Saya ikut diving di Bunaken, walau cuaca hari Minggu sebelumnya mendung dan hujan. Tapi alhamdulillah, hujan mendadak berhenti dan saya bersama artis lain ikut diving di Bunaken,’’ ungkapnya. Selain Kinaryosih, tampak ikut menyelam antara lain Tio Pakusadewo, Teuku Zacky, Bisma Smash dan artisartis lokal. Namun, beberapa artis senior di antaranya Marini, Widyawati, Rima Melati dan Niniek L. Karim batal ke Bunaken karena harus segera pulang ke Jakarta pada saat bersamaan. Pemain film yang juga seorang model yang akrab disapa Kinar ini mengapresiasi hadirnya insan muda perfilman di AFI 2016, terutama untuk kategori animasi, film pendek dan dokumenter. ‘’Jangan lagi-lagi membuat film yang mainstream. Cobalah angkat cerita yang unik dan budaya daerah. Kalangan muda perfilman di daerah harus berani membuat perbedaan dan unjuk kreativitas,’’ papar Kinaryosih yang bermain gemilang di film ‘’Alexandria’’. (pik)

Bali Post/ist

Bali Post/ist

KARNAVAL - Geladi bersih salah satu pengisi acara dalam karnaval atau parade kebudayaan serangkaian World Culture Forum 2016 di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung yang berlangsung Selasa (11/10) hari ini.

13 Negara Ikuti Karnaval Kebudayaan WCF SEBANYAK 13 negara dari 20 negara peserta delegasi World Culture Forum (WCF) di antaranya Taiwan, Khazaktan, Yunani, Polandia, Argentina, Thailand, Bulgaria, Italia, dan Rusia akan mengikuti karnaval atau parade kebudayaan di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Selasa (11/10) hari ini. Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Kebudayaan Kota Denpasar Ni Nyoman Sujati didampingi Koordinator Kegiatan Nyoman Astita, Senin (10/10) kemarin, masing-masing delegasi atau tim kebudayaan dari negara peserta konferensi akan menampilkan keseniannya

kepada masyarakat di Kota Denpasar. Sementara Indonesia akan menampilkan kesenian yang akan dibawakan oleh mahasiswa ISI Denpasar yang menyuguhkan fragmentari Ketug Bumi, termasuk kesenian Reog dari Ponorogo, Giring-Giring Mandau dari Kalimantan

dan tari Yosim Pancar dari Papua. Ka rna v a l a ka n d ila k sanakan mulai pukul 15.00 Wita dengan mengelilingi Lapangan Puputan Badung dan diakhiri dengan pentas di stage selatan Lapangan Puputan Badung. Selain itu untuk memeriahkan kegiatan yang

berskala internasional ini, kata Sujati, Pemkot Denpasar juga menampilkan aneka kuliner tradisional Bali. ‘’Ada 15 stan kuliner tradisional Bali yang akan kami tampilkan kepada para peserta dan delegasi dan masyarakat Kota Denpasar secara gratis. Tetapi untuk lebih tertibnya dipakai dengan kupon. Masyarakat pengunjung dapat meminta kupon kepada panitia,’’ ujarnya. Sementara itu, kegiatan

World Culture Forum (WCF) 2016 ini digelar di Nusa Dua Convention Center pada tanggal 10 hingga 14 Oktober mendatang. Kegiatan karnaval ini merupakan rangkaian dalam kegiatan WCF itu. Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid selaku panitia pusat mengatakan, peserta yang mengikuti WCF akan diarahkan untuk ikut menyaksikan acara karnaval tersebut. (ara)

5-10 Persen Bayi Lahir dengan Kelainan Bawaan

HOBI

RSUP Sanglah akan Buka Program SIDIC

Landak Mini

Si Mungil Berduri yang Menggemaskan INGIN memiliki hewan peliharaan yang menggemaskan, tetapi budget anda pas-pasan? Boleh jadi, landak mini atau dalam bahasa Inggris disebut African pygmy hedgehogs sangat layak dijadikan pilihan utama. Dengan harga sekitar Rp 200 ribu untuk satu anakan, Anda sudah bisa membawa pulang hewan mungil berduri ini dan siap dijadikan hewan klangenan. Dari bentuk tubuhnya, seringkali landak mini ini dikira sebagai bayi landak besar (Porcupine) yang sering ditemui di kebun binatang. Padahal, bentuk dewasa dari landak mini memang berukuran mini. Berat tubuhnya saat dewasa saja tak lebih dari 600 gram. Perbedaan kedua adalah dari warnanya. Tidak seperti landak biasa yang hanya berwarna hitam, abuabu dan kecokelatan, warna tubuh landak mini bisa beragam. Dari warna tubuhnya ini, penamaan landak mini juga beragam. Ada yang disebut landak mini albino (berwarna putih), salt and pepper (berwarna hitam-putih), pinto (berwarna kecokelatan), chocolate (berwarna cokelat tua) dan masih ada lagi variasi warna lainnya. Kebiasaan unik landak mini yang sekaligus jadi daya tarik para penghobi untuk mengoleksi hewan mungil ini adalah kebiasaannya menggulungkan tubuhnya menjadi ‘’bola duri’’ jika sedang takut

atau merasa terancam. Bagian punggung landak mini memang ditutupi duri. Sedangkan bagian kaki, muka dan perut tidak berduri. Untuk melindungi diri dari bahaya atau ancaman predator, hewan ini akan menggulungkan diri sehingga bagian muka, perut dan kaki yang tidak berduri akan terlindungi di dalam ‘’bola duri’’. Menurut Yogi Irseptiandika Putra, penghobi sekaligus breeder landak mini yang tinggal di daerah sanggulan, Tabanan, perawatan landak mini tidak terlalu ribet. Di habitat alaminya, landak mini merupakan hewan pemakan serangga. Tetapi, sebagai hewan peliharaan, landak mini biasanya diberi makan ulat hongkong dan makanan kucing atau anjing yang kering yang bisa dibeli di petshop. ‘’Makanan landak mini sangat mudah didapat. Diberi pakan makanan kucing atau anjing sudah cukup membuatnya tumbuh optimal,’’ ujarnya. Yogi Irseptiandika Putra mengingatkan, landak mini merupakan hewan soliter atau penyendiri. Penghobi pemula disarankan cukup memelihara landak mini satu ekor saja, jantan atau betina saja tanpa harus sepasang. Ketika sudah bisa terampil merawat, bisa membeli pasangannya untuk dikawinkan. Ingat, pasangan landak mini ini hanya ditempatkan

dalam satu kandang untuk dikawinkan. ‘’Ketika perkawinan sukses dan induk betina dipastikan bunting, segera pisahkan karena landak jantan bisa membunuh anaknya sendiri,’’ katanya mengingatkan. Syarat utama yang harus diperhatikan dalam memelihara landak mini agar tetap sehat, kata bujangan yang juga penghobi reptil ini, kandang landak mini harus nyaman dan bersih. Kandang dianjurkan tidak terlalu sempit karena hewan mungil ini tergolong aktif bergerak. Tambahkan serutan kayu atau sekam sebagai alas kandang yang akan berfungsi sebagai penyerap air seni landak dan juga sebagai penyerap bau kotorannya. Untuk menjaga kebersihan tubuh landak mini dan terhindar dari penyakit, jangan lupa memandikan landak mini secara teratur. Minimal sebulan sekali atau ketika landak mini terlihat seringkali manggaruk-garuk tubuhnya. ‘’Memandikannya cukup menggunakan air dingin yang dicampur dengan sampo bayi dan juga sikat gigi yang halus untuk membersihkan kotoran yang melekat di tubuhnya. Setelah itu, keringkan tubuh landak mini dengan handuk yang bersih dan halus. Jika perawatannya optimal, landak mini bisa bertahan hidup di dalam kandang hingga 9 tahun,’’ ujarnya. (ian)

DALAM rangka mengurangi angka kasus kematian bayi, di mana saat ini angka kematian bayi secara nasional 32 per 1.000 kelahiran hidup, maka RSUP Sanglah turut berupaya menolkan angka tersebut. Meski angka kematian bayi di Bali berada di bawah angka nasional, tetapi angka kematian bayi itu tetap perlu dinolkan. Kematian bayi baru lahir itu banyak penyebabnya seperti asfiksia, kekurangan oksigen pada waktu lahir, sehingga anak tidak menangis, infeksi, bayi kecil dan kelainan bawaan. ‘’Kelainan bawaan dikatakan 5-10 persen dari bayi lahir secara nasional, tetapi diprediksi angkanya lebih tinggi karena yang dicatat adalah yang sudah datang, sudah lahir mengalami kelainan, sehingga angkanya dianggap kecil. Tetapi, jika kita sudah tahu kondisinya sejak di dalam rahim, angkanya mungkin bisa menjadi lebih tinggi,’’ ujar Ketua Divisi Fetomaternal Bagian Obstetri dan Ginekologi FK Unud/RSUP Sanglah dr. A.A. Ngurah Jaya Kusuma, Sp.OG.(K), Senin (10/10) kemarin. Penyakit bawaan ada medical dan surgical. Penyakit medical yang menonjol di Indonesia itu adalah talasemia, kelainan pada kepala janin, kelainan pada jantung. Sedangkan yang surgical yaitu bibir sumbing, usus terburai dan hydrocepha-

Bali Post/kmb42

dr. A.A. Ngurah Jaya Kusuma, Sp.OG.(K)

lus. ‘’Ini sebelum lahir pun kita sudah bisa ketahui sebelumnya, termasuk talasemia,’’ ujarnya. Maka dari itu, pihaknya di Bagian Obgin berupaya membuat program dari hulu ke hilir. ‘’Kami tidak membereskan yang di hilir saja,’’ tandasnya. Pada program yang disebut dengan SIDIC (Sanglah Birth Defect Integrated Center) atau Pusat Pelayanan Kelainan Bawaan Terpadu adalah mendeteksi orang hamil yang berisiko melahirkan anak dengan kelainan bawaan kemudian menghindari faktor risikonya hingga sampai ke post natal. Sehingga pada program SIDIC, tidak hanya melibatkan dokter obgin tetapi juga dokter anak, dokter bedah anak, dokter bedah rekonstruksi dan lain-lain. Prosedur yang bisa dilakukan adalah amniosintesis yaitu mengeluarkan air ketuban sedikit untuk diperiksa apakah ada kelainan bawaan atau tidak. Ibu terlebih dahulu datang ke poli kebidanan RSUP Sanglah kemudian dilakukan ANC (antenatal care) terfokus. Jika ada indikasi kelainan bawaan, baru akan dibawa ke layanan SIDIC. ‘’Untuk ibu yang kritis, dibawa ke OHDU (Obstetric High Dependency Unit) baru dibawa ke SIDIC. Di SIDIC, ibu dilakukan pemeriksaan dengan memasang jarum lalu masukkan ke dalam rahim, alat dimasukkan, masuk ke kepala janin, keluarkan cairannya lewat cairan ketuban ibu,’’ paparnya. Indikasi ibu yang akan dilakukan SIDIC adalah ibu yang mengidap diabetes, orang-orang yang terpapar terhadap zat-zat kimia atau lingkungan yang berbahaya, terpapar dalam waktu lama terhadap obat, mempunyai keluarga dekat atau anak yang memiliki kondisi yang sama (kelainan), salah satu pasangan memiliki kondisi yang serius yang memungkinkan kondisi yang menurun kepada anaknya. Rencananya, program tersebut akan dilaunching tanggal 29 Oktober mendatang oleh Direktur Utama RSUP Sanglah. Dari sisi peralatan, diakui telah lengkap dan tinggal melengkapi alat fetoskopi saja. Dikatakan, layanan SIDIC di Indonesia baru ada dua di Indonesia yaitu RSAB dan akan menyusul RSUP Sanglah. (kmb42)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 11 Oktober 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu