Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
selasa paing, 11 juli 2017
BACAWAGUB PDI-P
Cok Ace
Agus Suradnyana
Rai Wirajaya
20 HALAMAN
NOMOR 309 TAHUN KE 69
@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Pendaftaran di PDI-P Berakhir
Ada Tiga Cagub dan Tiga Cawagub Denpasar (Bali Post) Masa pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung PDI-P berakhir, Senin (10/7) kemarin. Selama proses pendaftaran berlangsung sejak 4 Juli lalu, Tim Penjaringan Nawa Sanga mengantongi tiga nama bakal cagub dan tiga nama bakal cawagub. Selanjutnya, namanama itu akan diverifikasi sebelum akhirnya disetor kepada DPP PDI-P. Ketua Tim Nawa Sanga I Wayan Sutena mengatakan, nama-nama bakal cagub yang muncul adalah Dr. Ir. Wayan Koster, M.M., Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos. dan Ida Bagus Rai Dharmawijaya, S.E., M.Si. Dalam hal ini, Koster didaftar-
kan oleh seluruh DPC PDI-P di sembilan kabupaten/kota. Kemudian Eka Wiryastuti didaftarkan sesuai aspirasi PAC, namun tidak dilengkapi Berita Acara Rapat DPC partai. ‘’Sebagai catatan, berdasarkan Berita Acara Rapat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan tanggal 1 Juli 2017, Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos. dicalonkan sebagai bakal calon wakil gubernur. Namun, yang bersangkutan tidak melengkapi dokumen pendaftaran sehingga DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan tidak mendaftarkan Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos. sebagai bakal calon wakil gubernur,’’ ujarnya. Hal. 19 Pengajuan Diri
Wayan Koster
Eka Wiryastuti
Rai Dharmawijaya Mantra
Pola Pikir Partai Harus Berubah Bupati Eka Dicalonkan, Wiryatama Sebut Aspirasi Jangan Hanya Pentingkan
Denpasar (Bali Post) Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama angkat bicara soal pendaftaran anaknya, Ni Putu Eka Wiryastuti, sebagai bakal calon gubernur yang didaftarkan ke DPD PDI-P. Menurutnya, pendaftaran oleh PAC di Tabanan itu merupakan bentuk aspirasi masyarakat. ‘’Bu Eka didaftarkan oleh PAC se-Tabanan, itu sah-sah saja, itu aspirasi, yang penting kan Bu Eka tidak ikut mendaftar, yang penting dia didaftarkan adalah bentuk aspirasi masyarakat Tabanan. Itu artinya bentuk penghargaan saja sebenarnya,’’ ujarnya ditemui di DPRD Bali, Senin (10/7) kemarin. Hal. 19 Banyak Kader
Menangkan Pemilihan
Adi Wiryatama
BALI adalah ikon dunia dalam hal pariwisata. Bali juga sudah menetapkan diri sebagai pengemban pariwisata budaya. Jadi siapa pun pemimpinnya harus mempunyai komitmen tinggi untuk menjaga budaya dan menyejahterakan pengusung budaya itu sendiri. Namun yang terjadi, pemimpin di daerah ditentukan oleh pusat dan berorientasi pada kepentingan partai semata. Demikian penegasan Viraguna Bagoes Oka, Senin (10/7) kemarin. Pengamat sosial dan keuangan ini menga-
takan, seluruh daerah, termasuk Bali, diatur oleh partai yang berdomisili di pusat. Sehingga semua partai politik di Bali tergantung pada pusat, baik melalui sistem pengkaderan, sistem rekrutmen, sistem pemilihan caloncalon dengan cara yang pragmatis. ‘’Pragmatis ini tidak memikirkan ide-ide yang sifatnya untuk kepentingan daerah dan nasional, tidak ada. Semua calonnya ditentukan oleh pusat,’’ tandasnya. Hal. 19 HargaPangan
Jokowi Takkan Bubarkan KPK
Irak Bersihkan ISIS dari Mosul
Akui Tak Bisa Hentikan Pansus DPR
Mosul – Pasukan Irak terlibat pertempuran sengit dengan kelompok ISIS saat berjuang membersihkan kantong terakhir yang dikuasai ekstremis di Kota Tua Mosul, ungkap seorang komandan senior. Perdana Menteri Irak Haider al Abadi pada Minggu (9/7) mengunjungi Mosul untuk memuji pasukannya atas kemenangan di kota itu, tetapi dia mengatakan menunda pengumuman resmi kemenangan sampai perlawanan ISIS terakhir sukses dimusnahkan. Letnan Jenderal Sami al-Aridhi, seorang komandan senior di Dinas Anti-Terorisme, mengatakan wilayah yang dikuasai ekstremis telah berkurang menjadi sekitar 200 sampai 100 meter di Kota Tua. ‘’Mereka tidak mau menyerah. Mereka mengatakan dengan lantang: ‘Kami tidak akan menyerah, kami ingin tewas’,’’ kata Aridhi kepada AFP. Hal. 19 Warga Sipil
Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo tidak bisa menghentikan DPR menggunakan hak angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), namun ia akan menolak pembubaran lembaga pemberantasan korupsi itu. ‘’Dari sisi tata negara tidak bisa. Karena itu haknya DPR, domain DPR. Sementara Presiden, eksekutif yang kedudukannya sama,’’ kata Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi SP, Senin (10/7) kemarin.
Bali Post/ant
PAKAR HUKUM - Ketua Pansus Angket KPK Agun Gunanjar berbincang dengan pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra (kedua kanan) dan Zain Badjeber sebelum RDPU, Senin (10/7) kemarin.
Kata Johan, ketika Presiden masuk domain kekuasaannya, selaku eksekutif, maka dia akan menolak karena membubarkan itu tak hanya melemahkan, membubarkan. ‘’Pasti Presiden tidak mau,’’ katanya. Johan mengatakan, Presiden ingin terus memperkuat KPK, bukan melemahkannya. ‘’Justru Presiden ingin memberi gambaran bahwa semua harus dilakukan secara konstitusional,’’ tambah Johan. Sementara itu, Pansus Hak Angket KPK kembali melakukan pertemuan dengan mengundang pakar hukum tata negara Yusrril Ihza Mahendra. Sebelumnya KPK melakukan per-
temuan dengan sejumlah narapidana koruptor di Rutan Sukamiskin, Bandung. Pansus juga menggelar pertemuan di BPK RI. Keduanya bertujuan untuk mencari masukan soal KPK. Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Panitia Khusus Hak Angket KPK, Senin kemarin, Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa sebagai lembaga legislatif DPR bisa menggunakan hak angket terhadap KPK sebagai institusi eksekutif sebagai bagian dari upaya pengawasan terhadap kinerja lembaga tersebut. Hal. 19 Lembaga Eksekutif
Dibongkar, Penjualan Senpi Lewat ’’Online’’
Bali Post/rtr
MOSUL - Warga berjalan di tengah puing-puing reruntuhan Kota Mosul akibat pertikaian pasukan pemerintah dengan ISIS.
Semarang (Bali Post) – Aparat Kepolisian Daerah Jawa Tengah membongkar bisnis senjata api (senpi) ilegal secara online. Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen Pol. Condro Kirono di Semarang, Senin (10/7) kemarin, mengatakan polisi mengamankan senjata api organik serta replika berbagai jenis airsoft gun dalam operasi pengungkapan bisnis senjata api ilegal itu.
‘’Pengungkapan bermula dari pengiriman sebuah senjata api dan peluru di Surakarta,’’ katanya. Dari pengungkapan pengiriman pistol saku High Standard Derringer DM-101 beserta 10 pelurunya itu polisi menangkap satu tersangka berinisial ES (33), warga Sukoharjo, yang kemudian diketahui membeli senjata itu dari warga Cirebon berinisial RH (44).
RH merupakan perantara penjual senjata api ilegal yang memperoleh barang dari P (30), warga Jakarta. Condro mengungkapkan bahwa penjualan senjata api ilegal ini dilakukan secara tertutup. ‘’Pemesanan secara online, setelah itu pembayaran dilakukan dengan cara transfer,’’ katanya. Hal. 19 Rp 120 Juta
Bali Post/ant
SENPI ILEGAL - Kapolda Jateng Irjen Pol. Condro Kirono (kedua kanan) menjelaskan tetang kronologi pengungkapan kasus penjualan senjata api ilegal yang berhasil disita dari tiga tersangka penjual, perantara, dan pembelinya, Senin (10/7) kemarin.
Soal Remunerasi dan Anggaran Polri
Tito Karnavian Puji Jokowi Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo memimpin upacara peringatan HUT ke-71 Polri di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (10/7) kemarin. Hadir pula Wapres Jusuf Kalla. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini peringatan HUT Polri diselenggarakan di Monas agar masyarakat bisa menyaksikan secara langsung peringatan HUT Polri. ‘’Efisiensi. Tahun lalu di Mako Brimob. Di sini (Monas) lebih dekat dan lebih terbuka untuk masyarakat bisa menyaksikan,’’ kata Kadivhumas Polri Irjen Pol. Setyo Wasisto. Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian kepada wartawan mengatakan, angga-
ran pemerintah untuk Polri selama masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo terus mengalami peningkatan, terutama untuk modernisasi peralatan, perbaikan sistem sarana-prasarana dan infrastruktur. ‘’Pada masa kepemimpinan Bapak, di bidang anggaran, pada 2014, anggaran Polri sebesar Rp 44 triliun per tahun, dalam kurun waktu tiga tahun, yakni pada 2017, menjadi Rp 84 triliun per tahun, artinya anggaran naik dua kali lipat,’’ kata Tito Karnavian. Ia pun menguraikan, pembangunan Gedung Polda Metro Jaya yang sudah dimulai sejak 2004, tetapi tersendat 13 tahun. Namun, di bawah kepemimpinan Bapak Jokowi, insya Allah Gedung Polda Metro Jaya akan selesai pembangunan-
nya pada akhir 2017. Selain Gedung Polda Metro Jaya, Tito menyatakan bahwa pembangunan gedung baru Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri sebanyak 17 lantai juga sedang dalam proses pengerjaan. ‘’Insya Allah selesai pada tahun depan,’’ katanya. Hal. 19 Tunjangan Kerja INSPEKSI PASUKAN - Presiden Joko Widodo melakukan inspeksi pasukan saat peringatan HUT Ke-71 Bhayangkara di Lapangan Monas, Jakarta, Senin (10/7) kemarin.
Bali Post/ant
denpasar
2
Selasa Paing, 11 Juli 2017
figur Petugas ”Dor to Dor”
REALISASI vaksinasi rabies yang dilakukan pada tahap VII belum tuntas. Masih ada sekitar 13 persen hewan pembawa rabies (HPR) yang belum tersentuh vaksin. Oleh karena itu, Dinas Pertanian (Distan) Denpasar kembali melakukan penyisiran terhadap hewan yang belum tervaksin secara dor to dor. Sedikitnya 50 petugas vaksin diterjunkan ke seluruh kecamatan untuk menuntaskan sasaran vaksinasi secara menyeluruh. Kepala Distan Kota Denpasar I Gede Ambara Putra menegaskan hal itu, Senin (10/7) kemarin. Penuntasan vaksinasi rabies ini dilakukan karena saat dilakukan vaksin, kemungkinan pemilik hewannya belum bisa. Karenanya saat penyisiran kali ini, petugas datang langsung ke rumah-rumah. Ambara Putra mengatakan, total HPR yang sudah dilakukan vaksin mencapai 61.514 hewan. Untuk jenis anjing yang telah divaksin sebanyak 57.530 ekor, monyet 72 ekor dan kucing sebanyak 3.912 ekor. Jumlah ini tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Denpasar. Dalam melakukan vaksin kali ini, kata Ambara Putra warga yang memiliki HPR tidak perlu mengeluarkan biaya. Semua biaya vaksin sudah ditanggung pemerintah. Selain petugas yang datang, warga pemilik HPR juga bisa membawa sendiri hewannya ke Kantor Distan. “Kami siap menerima semua hewan yang dibawa warga untuk divaksin,” katanya. Sedangkan pada 2016 lalu, jumlah populasi HPR yang terdata sekitar 70.688 ekor. Jumlah ini tersebar di empat kecamatan, yakni Depasar Timur sebanyak 15.911 ekor, Denpasar Barat 18.404 ekor, Denpasar Selatan 17.478 ekor dan Denpasar Utara sebanyak 18.895 ekor. Sebelumnya Dinas Pertanian menyiapkan 74 ribu vaksin rabies untuk hewan peliharaan dan hewan penyebar rabies (HPR). Pelaksanaan vaksinasi rabies tahun 2017 di Kota Denpasar dilaksanakan Mei sampai Juni 2017 lalu. “Selain itu, kami juga sudah mensosialisasikannya dengan membentuk vaksinatur (donatur vaksin) dan melatih para Babinsa, Babinkamtibmas dan beberapa aparat desa yang sudah dilatih menjadi vaksinatur,” ujarnya.(ara)
PDAM Kelimpungan
Pasokan Air Baku Tukad Penet Belum Terealisasi
Denpasar (Bali Post) Realisasi target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2019 dalam pelayanan air minum sulit dikejar PDAM Denpasar. Mengingat sampai saat ini masih terkendala dengan kurangnya pasokan air baku yang bisa disalurkan ke pelanggan. Bahkan sampai saat ini, ribuan calon pelanggan belum bisa terlayani untuk pemasangan baru. Sumber air baku dari Tukad Penet yang ditunggutunggu hingga kini belum terealisasi. Dikonfirmasi Senin (10/7) kemarin, Direktur Utama PDAM Denpasar Ida Bagus Gede Arsana mengatakan, sampai kini air dari Tukad Penet belum bisa masuk. Padahal rencananya bulan ini sudah bisa dialirkan untuk menyuplai pelanggan PDAM. “Kami belum bisa berbuat banyak, karena pasokan dari Tukad Penet yang sedianya 150 liter per detik, belum masuk,” katanya. Program pengembangan sumber air baku yang diharapkan PDAM Denpasar, kata Arsana salah satunya sumber air di Tukad Penet yang sedianya sudah jalan tahun 2016 lalu. Awalnya sumber air Penet dengan pasokan 150 liter per detik. Sayangnya hingga kini belum bisa diharapkan, karena sejumlah kendala yang menghadang. “Saya kira air Penet tidak bisa lagi kita harapkan,” ujarnya. Sementara untuk sumber air PDAM dari Tukad Petanu sudah masuk 50 persen. Sedianya pasokan air juga sama dengan Penet, yakni 150 liter per detik. Aliran air baku dari SPAM Tukad Petanu juga sempat molor dari rencana penyaluran awal 2016 lalu, setelah pemasangan jaringan pipa yang dilakukan sudah rampung sejak 7 Desember 2015 lalu. Sumber air dari Tukad Petanu ini dirancang akan mendistribusikan sebanyak 150 liter/ detik untuk melayani sekitar sepuluh ribu lebih pelanggan. “Dengan masuknya air dari Petanu, kami akan melayani pelanggan di timur dan selatan. Sedangkan air dari Blusung yang selama ini mendistribusikan ke semua pelanggan, nantinya akan difokuskan untuk pelanggan di Denbar dan Densel,” jelasnya. Arsana menambahkan, PDAM Kota Denpasar telah mempersiapkan program jangka pendek dan jangka panjang. Di antaranya, merancang pembuatan sumur bor serta menambah armada mobil tangki air. Sedangkan permasalahan yang dihadapi terbatasnya sumber air baku, kapasitas produksi dan kapasitas sumber air baku Sungai Ayung menurun, terutama pada musim penghujan serta menyatunya sistem pengambilan air baku dengan PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung di Belusung. Langkah-langkah yang telah dilakukan dengan optimalisasi produksi IPA Ayung III, IPA Waribang dan sumur-sumur bor yang ada, pembelian air curah dari PDAM Badung dan PDAM Gianyar serta pembelian air curah dari IPA Petanu dan Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan (Sarbagita) sebanyak 21,71 liter per detik pada titik interkoneksi pipa di simpang Tol Benoa, serta pembelian air curah juga dilakukan dari IPA Petanu sebanyak 55,91 liter per detik pada titik interkoneksi pipa Jalan Waribang. (kmb12)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : POLDA BENTUK TIM KHUSUS Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/eka
DEFILE - Prajurit Polri melakukan defile usai upacara peringatan ke-71 Hari Bhayangkara di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar, Senin (10/7) kemarin.
Atasi Geng Motor dan Ormas
Polda Bentuk Tim Khusus Denpasar (Bali Post) -
Peringatan ke-71 Hari Bhayangkara berlangsung meriah di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar, Senin (10/7) kemarin. Menyikapi kejahatan jalanan makin marak termasuk kasus pembunuhan tentara oleh geng motor, Polda akan membentuk tim khusus dari Satuan Sabhara untuk mengatasinya. Pasukan tersebut merupakan personel pilihan dan tingginya di atas 171 sentimeter. Pasukan ini fokus menyasar tempattempat keramaian, tempat yang banyak turis dan terminal. Intinya, sasarannya street crime yaitu geng motor dan kejahatan jalanan lainnya akan dilakukan tindakan tegas sehingga tidak berkembang. “Pada kesempatan ini, saya sampaikan akan membentuk tim khusus dari satuan Shabara untuk hal-hal bersifat sreet crime (kejahatan jalanan - red). Di samping ada pasukan khusus yang sudah ada. Mereka tidak dilengkapi senjata peluru
tajam, tapi senjata khusus yang sifatnya taser (setrum),” tegas Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose. Kunjungan spesifik DPR-RI khususnya Komisi III, kata Golose, sangat mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan Polda Bali dan mendukung pemberantasan narkotika di wilayah Bali. Selain itu, juga diapresiasi upaya Polda mengatasi masalah premanisme. “Tidak bosan-bosannya saya sampaikan, kami sudah berkoordinasi dengan Kemenkum HAM, organize crime. Preman yang masuk ke lembaga pemasyarakatan kalau
tidak menunjukkan hal-hal yang baik akan dibawa ke Lapas Nusakambangan. Biar merasakan bagaimana pembinaan di sana, sama-sama teroris di situ,” tegas Golose. Sementara terkait peringatan Hari Bhayangkara, selain dipentaskan parade dan tarian kolosal tentang Sumpah Palapa Gajah Mada, Polda Bali juga menggelar defile pasukan bersenjata melibatkan anggota Polri dan TNI. Sedangkan pengamanan jalan masuk ke lapangan tersebut sangat ketat dan melibatkan personel bersenjata lengkap. Hadir pada peringatan tersebut Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak dan para bupati serta tokoh puri. “Peringatan Hari Bhayangkara dilakukan secara serentak di
seluruh Indonesia. Di Jakarta, inspektur upacara adalah Bapak Presiden. Seharusnya di Bali adalah Bapak Gubernur (inspektur upacara). Namun Bapak Gubernur karena kondisi kesehatan (kurang bagus-red) diwakilkan kepada saya. Ini bentuk kedekatan antara kita dengan masyarakat,” tegasnya. Menurut Golose, untuk pelaksanaan defile ini khususnya di Bali baru pertama kali sejak TNI dan Polri beda kesatuan. Sudah 18 tahun Polri tidak melaksanakan defile. “Menurut saya, ini nilai-nilai yang baik untuk diterapkan. Sudah kita lihat masing-masing kesatuan dan satuan kerja sudah memberikan yang terbaik saat melaksanakan parade dan defile. Ini jadi keistimewaan hari ini,” ujarnya. Jenderal bintang dua di pundak ini juga mengaku bahagia karena begitu banyak
masyarakat dan keluarga Polri yang hadir. Terutama para undangan dan para pejabat banyak yang datang. Pada kesempatan itu juga diserahkan juara lomba defile yang diraih pasukan Polri dan TNI. Sedangkan yang menjadi atensi Polda Bali ke depan, mantan petinggi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menegaskan tetap berpedoman pada arahan Presiden, yaitu bagaimana mereduksi kejahatan-kejahatan transnasional, intoleransi, radikalisme dan terorisme. Selain itu, bagaimana Polri juga lebih dekat dengan masyarakat dan mengurangi tindakan deskresi berlebihan. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Dewa Nyoman Rai Polisi Tahan Enam Tersangka Minta Maaf Kasus Pembunuhan Tentara
Denpasar (Bali Post) Hasil penyidikan pembunuhan prajurit TNI-AD Prada Yanuar Setiawan (20) di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta Selatan, depan SPBU Taman Griya, Jimbaran, terus didalami Sat. Reskrim Polresta Denpasar. Terkait kasus itu, polisi menahan enam orang tersangka yaitu berinisial CI, RA, DKDA, KCA, KTS dan FH. Pelaku utamanya adalah DKDA (16), anak anggota DPRD Bali. “Tidak ada nama pejabat di sini. Pejabatnya saja kita tangkap, apalagi anaknya. Tidak ada perlakuan khusus (anak pejabat). Pejabatnya saja kalau melakukan tindak pidana ditangkap, apalagi anaknya,” tegas Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, seusai upacara Peringatan Hari Bhayangkara di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar, Senin (10/7) kemarin. Kapolda Golose mengungkapkan, hasil penyidikan ada dua TKP saat kejadian. Ada dua pelaku di TKP per-
tama juga terlibat pengeroyokan di TKP kedua dan korbannya teman Prada Yanuar, Johari. “Saya sudah koordinasi dengan Bapak Pangdam dan Danrem disepakati penanganan kasus sesuai prosedur dan tidak akan ada ekses-ekses nantinya muncul dari prajurit TNI maupun pihak lain. Proses hukum tetap ditegakkan siapapun dia,” ujarnya. Sementara itu, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo didampingi Kasat Reskrim Kompol Aris Purwanto mengatakan, untuk di TKP pertama yaitu di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta Selatan, depan SPBU Taman Griya, Jimbaran, Prada Yanuar dikeroyok tiga orang, yaitu CI, RA dan DKDA. Hanya satu pelaku sudah dewasa, sedangkan yang lainnya di bawah umur. Di sanalah prajurit TNI asal NTT ini dikeroyok dan ditusuk oleh tersangka DKDA. “Pemicunya saling serempet saat mereka sama-sama menuju ke Nusa Dua,” ujar Kompol Aris. Beberapa saat kemudian melintas Jo-
hari dan menanyakan siapa pelakunya. Mendengar hal itu, tersangka CI dan RA langsung mengejar Johari yang saat itu meninggalkan TKP. Sekitar berjarak 20 meter dari TKP pertama, Johari berhasil ditangkap dan dikeroyok tersangka CI bersama RA. Melihat ada orang dikeroyok, KCA, KTS dan FH yang kebetulan melintas di sana ikut menganiaya Johari. Padahal KCA, KTS dan FH tidak tahu masalahnya. “Tersangka DKDA tidak ikut di TKP kedua. Jadi, pelaku yang kami tahan enam orang. Kalau jumlah tersangkanya ada delapan karena dua tersangka di TKP pertama juga beraksi atau terlibat di TKP kedua,” kata mantan Kapolsek Denpasar Selatan ini. Seperti diberitakan sebelumnya, kasus pengeroyokan terjadi di Jalan Bypass Ngurah Rai, Kuta Selatan, depan SPBU Taman Griya, Jimbaran. Prada Yanuar Setiawan (20) meregang nyawa setelah dikeroyok beberapa remaja dan diduga berstatus pelajar, Minggu (9/7) lalu. (kmb36)
Denpasar (Bali Post) Anggota DPRD Bali Dewa Nyoman Rai meminta maaf atas penusukan prajurit TNI Prada Yanuar Setiawan (20) oleh anaknya, Dewa Komang DD (16). Dewa Rai sendiri mengaku masih shock berat atas perbuatan anaknya itu. ‘’Saya baru keluar dari rumah sakit, dan saya belum bisa menerima kenyataan kalau anak saya seperti ini,’’ ujarnya kepada wartawan di Denpasar, Senin (10/7) kemarin. Dewa Rai mengaku tetap akan bertanggung jawab atas apa yang dilakukan oleh anaknya. Dari hati yang terdalam, ucapan belasungkawa sekaligus permohonan maaf yang sebesar-besarnya juga disampaikan kepada keluarga almarhum. Termasuk menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan dan anggota TNI secara kelembagaan, dari pusat sampai ke daerah. ‘’Saya meminta maaf kepada lembaga TNI, dari pusat sampai daerah, dari Panglima, Pangdam, Dandim, Danrem, dan semuanya terkait kejadian ini. Semoga kejadian ini tidak sampai mengganggu hubungan baik yang terjalin selama ini,’’ jelas Sekretaris Komisi I DPRD Bali ini. Dewa Rai juga mendorong aparat untuk memproses hukum anaknya sebagai pelaku pembunuhan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Baginya, ini merupakan pelajaran bagi anaknya di masa depan. (kmb32)
Sidang Paripurna Ke-4 DPRD Denpasar
Seluruh Fraksi Setujui Tiga Ranperda Pemkot Denpasar
SIDANG - Suasana Sidang Paripurna ke-4 Masa Persidangan II DPRD Kota Denpasar dengan agenda pandangan fraksifraksi, Senin (10/7) kemarin. SIDANG Paripurna ke-4 Masa Persidangan II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Denpasar dengan agenda pandangan fraksi-fraksi, Senin (10/7) kemarin dipimpin Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede bersama Wakil Ketua di gedung DPRD setempat. Dalam penyampaian pandangan umum
tersebut, seluruh fraksi DPRD Denpasar menyetujui tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Denpasar. Yakni, Rancangan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2016, Rancangan Perubahan Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Kota Denpasar Tahun 2016-2021 dan Rancangan Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Denpasar. Tampak agenda sidang dihadiri langsung Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Denpasar, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Ketua TP PKK Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra, Ketua Dharmawanita Persatuan Denpasar Ny. Kerti Rai Iswara dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kota Denpasar. Pandangan umum fraksi pertama disampaikan Fraksi Partai Golkar yang dibacakan I Wayan Duaja. Fraksi Golkar mengapresiasi kinerja Wali Kota beserta jajarannya terhadap garis kebijakan pembangunan Kota Denpasar tahun 2016, telah mengupayakan pertumbuhan ekonomi yang telah dapat dicapai secara baik. Pandangan kedua disampaikan A.A. Susruta Ngurah Putra dari Fraksi Partai Demokrat mengatakan
dapat menerima dan menyetujui ketiga Ranperda Kota Denpasar untuk dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Fraksi Partai Gerindra dibacakan H. Muhammad Nuh Fattah mengapresiasi Pemkot Denpasar yang sudah merumuskan perencanaan pembangunan daerah secara transparan, responsif, efisien, efektif, akuntabel, partisipatif, terukur, berkeadilan, berkelanjutan dan memanfaatkan momen perubahan RPJMD Semesta Berencana ini. Pandangan umum keempat disampaikan Fraksi Hanura yang dibacakan I Nyoman Tamayasa mengatakan Fraksi Hanura dapat memahami kebijakan penyusunan APBD Tahun 2016 yang sudah sesuai arah dan kebijakan umum. Di samping itu, strategi dan prioritas APBD dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip anggaran seperti transparansi, efisiensi dan efektivitas anggaran. Pandangan Fraksi terakhir disampaikan Fraksi PDI Perjuangan yang dibacakan I Nyoman Darsa mengatakan tidak ada lagi hal krusial un-
tuk diberikan koreksi maupun pendapat. Apalagi penyusunan APBD tahun 2016 telah disusun berdasarkan arah kebijakan umum serta strategi dan prioritas APBD sesuai dengan kondisi dan potensi daerah dengan tetap memperthatikan prinsipprinsip anggaran. Seperti trasnparansi dan akuntabilitas anggaran serta efisiensi dan efektivitas anggaran serta mengacu pada peraturan-peraturan yang benar. Sementara itu, Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, keputusan yang telah disepakati kali ini telah melalui proses dan koordinasi. Hal ini perlu terus dikembangkan bahwa tugas umum pemerintahan dan pembangunan di masa yang akan datang jauh lebih berat. Ini juga sejalan dengan dinamika kehidupan masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan. “Mengingat masih ada catatan terkait usul dan saran dalam pandangan akhir fraksi yang akan kami tindaklanjuti sesuai dengan urgensi serta akan dijadikan acuan dalam penyusunan program kerja ke depan,” ujarnya. (ad802)
BADUNG
Selasa Paing, 11 Juli 2017
3
Bapenda Ancam Bupati Sampaikan Penjelasan Sembilan Ranperda dan Empat Dokumen Penganggaran Daerah Sita Aset Hotel Penunggak Pajak APBD Badung 2018 Dirancang Pro-Rakyat
Mangupura (Bali Post) –
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Badung menyebutkan banyak hotel di wilayah Badung yang menunggak pajak. Tidak main-main, saat ini total piutang pajak sebesar Rp 501 miliar lebih. Tunggakan ini dominan bersumber dari pajak hotel dan restoran (PHR). Melihat kondisi itu, Kepala Bapenda Badung I Made Sutama mengancam akan menyita aset-aset pihak hotel pengemplang pajak jika dalam jangka waktu 2x24 jam tidak melunasi tunggakan pajak. Bahkan pihak Bapenda telah menyiapkan spanduk bertuliskan “Hotel Ini Menunggak Pajak Daerah” yang dipasang di hotel tersebut. “Kami mengantongi 36 WP (wajib pajakred) penunggak pajak yang nilainya cukup besar. Spanduk yang akan dipasang pada hotelhotel penunggak pajak bukan gertak sambal, karena kami sudah mendapat instruksi dari pimpinan (Bupati Badung-red) agar mengambil tindakan tegas terhadap WP penunggak pajak,” tegas Sutama, Senin (10/7) kemarin. Hanya saja, pejabat asal
Pecatu, Kuta Selatan ini menegaskan, pihaknya dalam mengambil tindakan harus berdasarkan koridor perundangundangan yang berlaku. Dengan ancaman tersebut, kata dia sejumlah WP yang awalnya membandel mulai melakukan pembayaran secara bertahap. “Tapi kalau tetap membandel, kami akan lakukan tindakan tegas berupa penyitaan asetaset karena memang dibenarkan oleh undang-undang,” katanya. Sutama mengatakan, saat ini total piutang pajak sebesar Rp 501 miliar lebih, dari semua jenis pajak. Piutang terbesar dari PHR. Saat ini, pihaknya sedang membidik 36 WP yang memiliki tunggakan terbesar. Namun Sutama enggan menyebut nama-nama WP nakal tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Badung harus menyiapkan sejumlah perangkat untuk “menjerat” wajib pajak (WP) nakal guna meningkat pendapatan. Sistem online ini dirancang menjadi tiga perangkap sistem monitoring transaksi online (Simoto), yakni tapping box, web service dan cash register online. Bapenda telah memasang 400 tapping box, 530 web service dan 210 cash register online. Ratusan tapping box ini terpasang di 268 WP lantaran ada beberapa WP yang menggunakan lebih dari satu pos. Dengan ketiga sistem tersebut, diharapkan dapat memenuhi target peningkatan pendapatan yang diinginkan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, yakni Rp 6 triliun hingga Rp 7 triliun dalam APBD 2018. (kmb27)
MENYERAHKAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan Ranperda dan Dokumen Penganggaran Daerah kepada Ketua DPRD Badung Putu Parwata, seusai sidang paripurna di ruang Uttama Gosana, Gedung DPRD, Puspem Badung, Senin (10/7) kemarin. BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan penjelasan terhadap sembilan Rancangan Peraturan Daerah dan empat Dokumen Penganggaran Daerah pada Pembukaan Rapat Paripurna DPRD Badung, masa persidangan kedua di ruang Uttama Gosana, Gedung DPRD, Puspem Badung, Senin (10/7) kemarin. Sidang Paripurna dibuka Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi para Wakil Ketua DPRD Badung. Hadir Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Wabup Ketut Suiasa, Sekda Badung I Wayan Adi Ar-
nawa, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, anggota DPRD Badung serta para Kepala Perangkat Daerah. Penjelasan yang disampaikan meliputi Ranperda tentang perubahan atas Perda Badung Nomor 2 Tahun 2009 tentang RPJPD Badung Tahun 2005-2025, Ranperda tentang perubahan atas Perda Nomor 13 Tahun 2016 tentang RPJMD Semesta Berencana tahun 2016-2021, Ranperda tentang Pertanggungjawaban APBD Badung Tahun 2016, Rancangan KUPA Tahun Anggaran 2017, Rancangan PPAS Perubahan 2017, Ran-
perda tentang perubahan atas Perda Nomor 22 Tahun 2016 tentang APBD Badung Tahun Anggaran 2017, Rancangan KUA 2018, Ranperda tentang PPAS 2018, Ranperda tentang Pencabutan Beberapa Perda Badung, Ranperda tentang Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Ranperda tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan, Ranperda tentang perubahan atas Perda Nomor 7 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pemilihan dan Pemberhentian Perbekel, serta Ranperda tentang Hak Keuangan dan Administratif DPRD. Khusus KUA dan PPAS tahun 2018, Bupati Giri Prasta menjalaskan bahwa tema pembangunan daerah di tahun 2018 yaitu meningkatkan mutu pelayanan dasar dan tata kelola pemerintahan serta optimalisasi pengelolaan potensi daerah berbasis teknologi dalam rangka mewujudkan kemandirian masyarakat. Pendapatan Daerah dirancang Rp 5,6 triliun lebih, meningkat Rp 1 triliun lebih (22,05 persen) dibandingkan anggaran induk 2017 sebesar Rp 4,6 triliun. Pendapatan daerah terdiri dari PAD dirancang Rp 4,8 triliun lebih, dana perimbangan dirancang Rp 600 miliar lebih. Sementara Belanja Daerah
dirancang Rp 6,2 triliun labih meningkat sebesar Rp 752 miliar lebih (13,80 persen) dari anggaran induk 2017 sebesar Rp 5,4 miliar lebih. Belanja Daerah terdiri dari Belanja Tidak Langsung dirancang Rp 3 triliun lebih dan Belanja Langsung dirancang sebesar Rp 3,1 triliun lebih. Pembiayaan daerah dirancang Rp 515 miliar lebih, menurun sebesar Rp 275 miliar lebih (34,85 persen) dibanding anggaran induk 2017 sebesar Rp 790 miliar lebih. Pada tahun anggaran 2018 tidak dianggarkan pengeluaran pembiayaan. Bupati Giri Prasta menambahkan, belanja langsung 2018 diprioritaskan untuk membiayai program/ kegiatan strategis daerah sebagai implementasi PPNSB yang meliputi bidang pangan, sandang dan papan, kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial dan tenaga kerja, seni, adat, agama dan budaya, pariwisata, infrastruktur dan bidang legislasi. “Komposisi APBD Badung 2018 dirancang untuk belanja tidak langsung sebesar 49,34 persen dan belanja langsung 50,66 persen. Anggaran pendidikan 21,97 persen dan anggaran kesehatan 10,44 persen. Dengan komposisi tersebut, APBD Badung sudah pro-rakyat,” jelasnya. (ad800)
Disambut 10 Baleganjur, Tari Sekar Jepun dan Tari Barong
Bupati Giri Prasta Buka Porsenides Bongkasa
Bali Post/kmb23
DAMPAK - Cuaca yang cukup ekstrem beberapa hari terakhir membawa dampak negatif terhadap usaha water sport di Tanjung Benoa.
Cuaca Ekstrem, Pengunjung Usaha ”Water Sport” Menurun Mangupura (Bali Post) Kondisi cuaca yang cukup ekstrem beberapa hari terakhir, ternyata membawa dampak negatif terhadap usaha water sport di Tanjung Benoa. Bahkan beberapa permainan water sport terpaksa tidak dimainkan. Dikonfirmasi Senin (10/7) kemarin, Ketua Gabungan Pengusaha Wisata Bahari (Gahawisri) Badung Nyoman Wana Putra mengatakan selama beberapa hari ini, pelaku usaha water sport mulai ekstra hati-hati. Pasalnya, pelaku usaha ini sangat mengutamakan faktor keselamatan. “Yang bisa kami mainkan hanya permainan yang memungkinkan untuk nyaman, itulah yang kami jual. Permainan yang kami suguhkan tergantung cuaca yang terjadi pada hari tesebut,” katanya.
Wana Putra menambahkan, sejumlah permainan terpaksa tidak dimainkan demi faktor keselamatan, seperti parasailing darat. Namun ada juga yang tetap dimainkan, yang bersifat adventure seperti parasailing boat. Meski memungkinkan untuk dimainkan, namun apabila cuaca hujan tetap saja permainan tersebut tidak dapat dimainkan. “Hingga kini masih berjalan normal. Kondisi ini sebenarnya normal terjadi setiap tahunnya. Namun yang berbeda, tahun ini angin disertai hujan,” ujarnya. Wana Putra mengakui, cuaca yang tak mendukung ini berdampak terhadap penurunan jumlah pengunjung. Kendati begitu, penurunannya tidak terlalu signifikan atau masih tergolong normal. Dihubungi terpisah, Kepala Subbidang Pelayanan
Jasa Balai Besar Meteorologi dan Klimatologi (BBMKG) Wilayah III Denpasar Decky Irmawan, S.E,, M.Kom. mengatakan hujan dengan intensitas ringan yang terjadi beberapa hari terakhir pada sejumlah wilayah di Bali dipicu oleh perlambatan penurunan suhu di utara ekuator. Bila dibandingkan dengan tahun lalu, pada Juli sebenarnya sudah terjadi penurunan suhu pada temperatur 27 derajat celcius. Namun tahun ini, temperatur suhu masih berada pada 28 derajat celsius. “Bila dibandingkan dengan tahun 2016, pada bulan Juli kondisi cuaca sudah kering tapi tahun ini masih terjadi hujan. Bila dilihat secara regional atau Bali secara umum, kondisi yang sekarang ini dipengaruhi perlambatan penurunan suhu air laut,” katanya. (kmb23)
Mangupura (Bali Post) – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung mengklaim Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) berjalan lancar dan tidak ada praktik perpeloncoan. Disdikpora telah melakukan koordinasi langsung dengan pihak sekolah, supaya PLS tahun ajaran 2017/2018 berpegang pada Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016. Kepala Disdikpora Badung I Ketut Widia Astika mengatakan, sesuai dengan aturan yang sudah ditentukan tersebut, dalam MPLS dilarang ada aksi kekerasan
maupun melakukan hal-hal yang bersifat tidak mendidik. Mengingat pengalaman-pengalaman sebelumnya sempat dijumpai adanya penggunaan atribut aneh-aneh, sehingga membebankan peserta didik dan orangtua. “Kami tegaskan, MPLS dilarang bersifat perpeloncoan atau tindakan kekerasan lainnya dan harus mengacu pada Permendikbud,” tegas Widia Astika di sela-sela upacara pembukaan MPLS yang dipusatkan di SMP Negeri 3 Abiansemal, Senin (10/7) kemarin. Menurut Widia Astika, peserta pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru
di Kabupaten Badung tahun ajaran kali ini mencapai 9.385 orang. Angka ini terdiri dari SMP negeri sebanyak 6.799 orang dan SMP swasta sebanyak 2.586 orang. “MPLS di Badung dilaksanakan mulai Senin tanggal 10 Juli hingga Rabu tanggal 12 Juli. Kegiatan MPLS meliputi kegiatan wajib dan kegiatan pilhan yang mengacu pada Permendikbud,” katanya. Widia Astika menjelaskan, tujuan dari pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru adalah mengenali potensi diri siswa baru. Selain itu, membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkun-
BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta secara resmi membuka Porsenides (Pekan Olahraga dan Seni) Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal di Lapangan Umum Desa Bongkasa, Minggu (9/7). Kehadiran Bupati Giri Prasta disambut sepuluh baleganjur dari sekaa gong masing-masing banjar yang ada di Desa Bongkasa, serta dimeriahkan dengan penampilan 50 penari Sekar Jepun dan Barong yang merupakan ciri khas seni dan budaya di Desa Bongkasa. Turut hadir Ny. Seniasih Giri Prasta, anggota DPRD Badung I.B. Made Sunarta dan I Nyoman Dirgayusa, Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniarta, Camat Abiansemal I Gusti Ngurah Surya Jaya beserta Muspika Kecamatan Abiansemal, anggota DPR-RI I Wayan Koster, Pengurus DPD PDI-P Bali IGN Alit Kusuma Kelakan, Wakil Ketua DPC PDI-P Badung Bagus Sucipta, para perbekel se-Kacamatan Abiansemal, pengelingsir griya dan puri serta tokoh masyarakat setempat. Bupati Giri Prasta menyampaikan kepastiannya untuk menjadikan Desa Bongkasa sebagai Desa Wisata serta memberi apresiasi setinggi-tingginya atas pelaksanaan Porsenides ini, dengan harapan dapat menggali bibitbibit yang berprestasi, sehat dan penuh sportivitas untuk mencari persaha batan. Dalam bidang seni, Bupati Giri Prasta siap membantu sekaa teruna di masing-masing banjar yang
membutuhkan gong. “Gong memiliki banyak manfaat untuk para generasi muda agar mempunyai kesibukan untuk melakukan latihan tabuh yang nantinya akan dipakai di adat. Apalagi akan menjadi desa wisata dan secara otomatis dapat menghindari hal-hal yang bersifat negative, seperti mabuk-mabukan, geng motor dan penyalahgunaan narkoba yang dapat mengganggu ketertiban umum,” jelasnya. Di samping membuka Porsenides Desa Bongkasa, Bupati Giri Prasta juga menyerahkan dana hibah sebesar Rp 7.368.000.000 kepada enam banjar di Desa Bongkasa sebagai bantuan pembangunan. Penyerahan bantuan hibah ini merupakan komitmen untuk mendukung pembangunan di desa, sehingga masyarakat tidak lagi mengeluarkan biaya. Bupati Giri Prasta juga telah mengambil kebijakan untuk menuntaskan seluruh pembangunan di pura kahyangan tiga desa adat di Badung dan mulai tahun 2018 nanti juga mengambil kebijakan untuk memberikan gaji kepada pemangku pura kahyangan tiga se-Badung. Ketua Panitia Putu Gede Pande Prayika melaporkan, Porsenides Desa Bongkasa tahun 2017 dengan tema “Melalui Porsenides Kita wujudkan Desa Bongkasa yang Adi Mantra (Aman Damai Indah Menuju Masyarakat yang Sejahtera)” dilaksanakan dari tanggal 1 Juli sampai dengan 17 Agustus 2017. Jenis lomba yang
gan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum dan sarana prasarana sekolah. Kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan motivasi, semangat dan cara belajar efektif sebagai siswa baru serta mengembangkan interaksi positif antara siswa dan warga sekolah lainnya. “Jadi, bukan perpeloncoan atau
kekerasan karena MPLS bertujuan untuk menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisiplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja dan semangat gotong royong,” tegasnya. (kmb27)
Disdikpora Tegaskan MPLS Tanpa Perpeloncoan dan Kekerasan
MPLS – Suasana upacara pembukaan MPLS yang dipusatkan di SMPN 3 Abiansemal, Senin (10/7) kemarin. Kegiatan ini dibuka Kadisdikpora Badung I Ketut Widia Astika.
Bali Post/ist
PORSENIDES - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta secara resmi membuka Porsenides Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal yang ditandai dengan pemukulan gong di Lapangan Umum Desa Bongkasa, Minggu (9/7). digelar meliputi pertandingan voli, bulu tangkis, tenis meja, lari lintas alam, catur, lari karung, tarik tambang PKK, lomba membuat gebogan, tamiang, janur, klabang mantri, lomba makidung anak dan lomba peragaan busana adat ke pura. Jumlah peserta 580 orang yang berasal dari sepuluh banjar yang ada di Desa Bongkasa. Adapun tujuannya antara lain, meningkatkan kecintaan pada NKRI secara umum dan Desa Bongkasa secara khusus, meningkatkan persaudaraan dan kebersamaan di Desa Bongkasa, meningkatkan solidaritas di intern banjar se-Desa Bongkasa serta menumbuhkan dan meningkatkan minat dan bakat generasi muda baik di bidang olahraga maupun seni. Perbekel Bongkasa I Ketut Luki dan Pimpinan
BPD I Wayan Astika menyampaikan, pelaksanaan Porsenides Desa Bongkasa telah direncanakan setahun yang lalu melalui program RPJM dan dilanjutkan dengan RKP Desa serta disusun dalam APBDes yang merupakan aspirasi masyarakat untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan pemuda Desa Bongkasa dalam rangka membangun Desa melalui seni, budaya dan olahraga, sehingga dapat mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga untuk menuju masyarakat yang sehat dan cerdas. Ke depan, Porsenides akan dilaksanakan secara rutin setiap dua tahun sekali dengan harapan dapat menggali potensi masyarakat, baik itu gotong royong, kebersamaan dan kerja sama masyarakat di zaman globalisasi ini. (ad801)
info seremonial
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
FH Unwar Kerja Sama dengan IICT Gelar Pelatihan Mediator Ke-11
FAKULTAS Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) bekerja sama dengan Indonesian Institute for Conflict Transformation (IICT) di Jakarta menggelar pelatihan mediator ke-11 di Hotel Puri Ayu, Denpasar, Senin (10/7) kemarin. Pelatihan mediator yang dilakukan setahun sekali ini bertujuan memberikan kontribusi dalam rangka ikut berpartisipasi menghasilkan para lulusan mediator yang kedudukannya semakin penting di masyarakat. Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. mengatakan, tuntutan kurikulum harus ada SKPI yang menunjukkan seorang sarjana harus memiliki kompetensi tertentu, antara lain di bidang mediator. Selain kompetensi itu, FH Unwar juga memiliki bidang lain, yaitu PKPA, legal drafting dan penyuratan awig-awig. Pemerintah khususnya MA dalam menyelesaikan perkara perdata memang mengharuskan adanya mediasi sebelum pemeriksaan dilakukan oleh hakim. Dengan adanya mediasi, prinsip perkara di sebuah pengadilan, yaitu cepat, biaya ringan dan mudah bisa dilakukan, sehingga perkara tidak menumpuk di pengadilan negeri, tinggi dan MA. Mahasiswa semester V sudah bisa ikut dalam pelatihan mediator. Bahkan, masyarakat umum dan SMA pun diperbolehkan. ‘’Tapi kali ini yang ikut ada yang dari notaris, doktor dan polisi yang pangkatnya kompol,’’ beber Putu Budiartha. Rektor Unwar Prof. Dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.Park. menyatakan penyelesaian konflik melalui mediasi jauh lebih efektif dibandingkan pengadilan. ‘’Jika
FOTO BERSAMA - Peserta pelatihan mediator berfoto bersama Rektor Unwar dan jajarannya serta dari IICT. melalui pengadilan akan membutuhkan waktu yang panjang, biaya yang tinggi dan penuh tekanan,’’ ujarnya. Penyelesaian konflik melalui mediasi memberikan kesempatan untuk membahas persoalan lebih komprehensif dan lebih fleksibel. Selain itu, menyelesaikan konflik melalui mediasi tidak menimbulkan efek samping. ‘’Kalau kita berkonflik di pengadilan, akan ada yang kalah dan yang menang, sehingga besar kemungkinannya konflik akan berkepanjangan dalam bentuk lain seperti keretakan rumah tangga, keretakan hubungan antarnegara dan lain sebagainya,’’ paparnya. Saat ini tren menunjukkan penyelesaian konflik atau pertikaian di masyarakat melalui proses mediasi. Dari sisi pendidikan, Putu Widjana berharap kegiatan ini akan menjadikan Fakultas Hukum mampu memberikan SKPI (surat keterangan pendamping ijazah) yang menunjukkan lulusah FH Unwar mempunyai keterampilan
lain, yaitu sebagai sarjana hukum yang mampu melakukan mediasi. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Drs. A.A. Gde Oka Wisnumurti, M.Si. mengungkapkan, pelatihan mediator merupakan bagian dari upaya universitas dalam rangka menyiapkan lulusannya tidak hanya teori tetapi juga kompetensi di bidang pelatihan. Dikti sudah mengeluarkan aturan pada setiap prodi, ketika nanti meluluskan sarjana, harus ada sertifikat pendamping. ‘’Ini (pelatihan mediator) adalah bagian dari sertifikat pendamping yang diberikan kepada mahasiswa lulusan FH serta dibuka pada masyarakat umum dan alumni,’’ terangnya. Menurutnya, mediator merupakan profesi baru yang sangat bermanfaat memberikan resolusi konflik terhadap para pihak yang sedang bersengketa. Dengan adanya mediator, masyarakat yang berkonflik bisa duduk bersama menyelesaikan masalah dengan tepat, murah dan tidak ada pihak yang merasa kalah. (ad554)
MPLS Dwijendra Diikuti 1.000 Siswa Junjung Disiplin, Utamakan Kejujuran
YAYASAN Dwijendra Pusat Denpasar tahun ini secara konsisten merekrut siswa baru mendekati angka 1.000 orang. Mereka mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejak Senin (10/7) kemarin. MOS dibuka Sekretaris Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar Ir. I Wayan Abdi Negara, M.Si. didampingi Ketua Pembina Dr. I Ketut Karlota dan pimpinan unit, ditandai penyematan atribut MOS dan pelepasan balon ke udara. Ketua Panitia yang juga Kepala SMA Dwijendra Denpasar Drs. I Made Oka Antara, M.Hum. melaporkan MPLS untuk TK Dwijendra diikuti 32 siswa, SD Dwijendra 25 siswa, SMP Dwijendra 309 siswa, SMA Dwijendra 404 siswa dan SMK Dwijendra 195 siswa. Dikatakannya, MPLS untuk memperkenalkan siswa kepada lingkungan fisik sekolah, seluruh komponen sekolah, aturan, norma, budaya serta tata tertib yang berlaku. Mereka juga diperkenalkan organisasi sekolah, ekstrakurikuler yang ada sesuai bakatnya serta menanamkan sikap mental, spiritual, budi pekerti yang baik, bertanggung jawab dan toleransi. Acara tambahan MPLS di sekolah ini diisi PSN ke banjar-banjar. Mereka juga wajib mengikuti upacara sisya upanayana dan terakhir diajak matirtayatra. Khusus untuk SMA Dwijendra, usai MPLS siswa baru akan diseleksi untuk menempati kelas unggulan, yakni dua kelas IPA dan dua kelas IPS. Seleksi meliputi NUN, tes IQ dan tes mata pelajaran. Sekretaris Yayasan Dwijendra I Wayan Abdi Negara menyatakan belum puas dengan hasil PPDB tahun ini karena awalnya dikekang untuk merekrut siswa melewati batas 36 siswa per kelas. Akibatnya, SMP dan SMA Dwijendra sampai menolak 1.500 pelamar lainnya. Namun, dengan keluarnya Pergub Nomor 40 Tahun 2017 tentang PPDB yang membolehkan sekolah negeri membuka pendaftaran gelombang II membuat banyak siswanya beralih ke negeri. Makanya ia menyebut pergub ini serba terlambat. Abdi Negara minta Pemprov Bali ke depannya konsisten jika aturan Permendikbud dilakukan secara bertahap harus memberi peluang yang sama alias sekolah swasta jangan dianaktirikan. ‘’Jika swasta boleh menerima melebihi kuota per kelas, tulis juga dong di pergub,’’ tegasnya. Ditambahkannya, MPLS Dwijendra semuanya ber-
MKn Unwar dan Narotama Seminarkan Perppu 1/2017 Buka Pendaftaran Gelombang II hingga Agustus
PROGRAM Studi (Prodi) Magister Kenotariatan (MKn), Program Pascasarjana (PPS) Universitas Warmadewa (Unwar), terus memperkuat iklim akademik guna menjadi lembaga pendidikan berkualitas. Senin (10/7) kemarin, Prodi MKn Unwar bekerja sama dengan Prodi MKn Universitas Narotama, Surabaya, mengadakan seminar nasional membahas ‘’Implementasi Perppu Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan dan Perpajakan serta Akibat Hukum bagi Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)’’. Seminar menghadirkan narasumber Drs. Viraguna Bagoes Oka, M.A. (pakar perbankan), Dr. Simon Nahak (ahli pidana), Dr. Habib Adjie, S.H., M.Hum. (Dewan Kehormatan Perppu dan Kaprodi MKn Narotama) dan Juliana dari OJK. Seminar diikuti Ikatan Alumni MKn Narotama dan mahasiswa MKn Unwar. Kaprodi MKn Unwar Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum. melaporkan, seminar nasional ini atas ide bersama MKn Narotama karena Perppu 1/2017 menimbulkan kegalauan bagi notaris dan PPAT. Di satu pihak notaris terikat dengan sumpah merahasiakan hak dan jujur mengungkap apa adanya dalam akta. Di sisi lain ada tuntutan membuka informasi terutama nilai transkasi yang berkaitan dengan pajak. Menurutnya, seminar ini juga untuk mempersiapkan MKn Unwar menghadapi akreditasi serta sejalan dengan visi dan misinya. Visinya menghasilkan lulusan magister kenotariatan yang berwawasan lingkungan kepariwisataan, berintegritas dan berdaya saing tinggi di era global tahun 2020. Misi MKn Unwar melahirkan lulusan yang menguasai ilmu hukum dan keterampilan hukum
SEMINAR - WR II Unwar Putu Pertamawati bersama narasumber saat seminar membahas Perppu Nomor 1 Tahun 2017. di bidang kenotariatan, berbasis lingkungan kepariwisataan dan menjunjung tinggi etika akademik serta etika profesi. MKn Unwar kini sedang membuka penerimaan calon mahasiswa baru gelombang II mulai awal Juli hingga akhir Agustus 2017. Ketua Ikatan Lauani MKn Universitas Narotama Abdul Hamid, S.H., M.Kn. mengungkapkan, seminar ini sangat penting sebagai seminar perdana sejak Perppu 1/2017 diteken oleh Presiden Joko Widodo. Sementara itu, Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. mengharapkan seminar menghasilkan rekomendasi kajian kritis terhadap Perppu karena berdampak hukum pada notaris dan PPAT. Caranya, dengan mengkomunikasikan ke pemerintah dan DPR. Rektor Unwar dalam sambutannya yang dibacakan WR II Ni Putu Pertamawati, S.E., M.M. mengapresiasi kerja sama MKn Unwar dan MKn Narotama membedah Perppu 1/2017. Perppu
ini penting jika tak mau Indonesia dikatakan gagal memenuhi komitmen pertukaran informasi keuangan dan dicap menjadi tempat dana ilegal. Perppu ini membantu data base perpajakan guna meningkatkan pendapatan pajak sehingga tak perlu ditakutkan. Dalam seminar yang dipandu Nyoman Sujana, Viraguna Bagoes Oka berpendapat, Perppu 1/2017 hanya pas untuk mengatur akses keuangan antarbangsa, tak pas dilakukan di daerah. Perppu ini sangat bertentangan dengan asas kerahasiaan, sekalipun disebutkan hanya pejabat tertentu yang boleh mengakses dana masyarakat. ‘’Ini yang perlu diwaspadai sejauh mana komitmen mereka akan menjaga rahasia,’’ ujarnya. Dr. Simon Nahak, S.H., M.H. juga mengkritisi Perppu 1/2017 akan menjebak notaris dan PPAT karena adanya ancaman hukuman. Untuk itu, diperlukan sosialisasi Perppu ini lebih intensif agar semua pihak bisa menerima dan adanya aturan tegas siapa boleh berbuat apa dan sebagainya. (ad797)
SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar Tekankan Disiplin Dalam MPLS Bentuk Tiga Kelas Lab
MPLS - Sekretaris Yayasan Dwijendra I Wayan Abdi Negara menyematkan atribut saat membuka MPLS di Dwijendra. asaskan pada pendidikan karakter, pelestarian budaya, sastra dan agama Hindu. MPLS Dwijendra menjunjung pendidikan disiplin, berkarakter, berbudi pekerti serta mengutamakan kejujuran. Ketua Yayasan Dwijendra Pusat M.S. Chandra Jaya dalam sambutannya yang dibacakan Abdi Negara mengungkapkan, kepercayaan masyarakat ini akan diemban dengan memberi pelayanan terbaik kepada anak bangsa. Ia mengingatkan kasek, guru dan OSIS agar memberikan pembinaan mental yang terbaik untuk melahirkan SDM yang cerdas dan berbudi luhur. ‘’Buatlah MPLS yang menyenangkan, menumbuhkan jiwa kebersamaan dengan konsep manyamabraya, rahayu kapanggih,’’ katanya. (ad796)
MPLS SMP Dharma Wiweka
Perkuat Karakter dan Konsep Tri Hita Karana
MASA Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Dharma Wiweka yang beralamat di Jalan Pulau Moyo I, Denpasar Selatan, dibuka Ketua Umum Yayasan Dharma Wiweka Prof. Dr. dr. I Ketut Siki Kawiyana, Sp.B., Sp.OT.(K), Senin (10/7) kemarin. Sekolah yang mengedepankan pendidikan karakter dan mengimplementasikan konsep Tri Hita Karana ini menerima 375 siswa baru dari 501 yang mendaftar. Ini sebagai bukti kemajuan, perkembangan dan peminat SMP Dharma Wiweka semakin meningkat, seiring dengan peningkatan prasarana pembelajaran serta kualitas para guru. Meski diguyur hujan lebat, pembukaan MPLS berjalan tertib dan lancar. Hadir pengurus yayasan serta undangan dari Desa Pemogan dan Pedungan. Ketua Umum Yayasan Dharma Wiweka Prof. Siki Kawiyana mengatakan, sebenarnya kebijakan pemerintah ini sangat tepat, yaitu melaksanakan suatu program MPLS untuk siswa baru. ‘’Dari filosofi Hindu di Bali, kita mengenal Tri Hita Karana yang harus memelihara pariangan, pawongan dan palemahan. Dari filosofi leluhur kita dari zaman dahulu, sekarang diterapkan di masing-masing baik institusi sekolah maupun lembaga pendidikan lainnya,’’ ujarnya. Melakukan konsep itu sangat penting karena pengenalan ini merupakan suatu langkah awal pendidikan keilmuan, keterampilan dan karakter. Pengenalan ini mencakup dan tindakan awal bila ingin mendapatkan pendidikan yang baik. Maka dari itu, lingkungan harus di-
Selasa Paing, 11 Juli 2017
perkenalkan mulai dari palemahan seperti tempat sekolah, ruang guru, sekretariat, toilet hingga berapa jumlah ruang kelas. ‘’Semua harus tahu dan dipelihara,’’ ungkapnya. Konsep pawongan, lanjut Siki Kawiyana, jika sekolah swasta pengelolanya adalah yayasan. Siswa baru harus tahu pengurus yayasan. Pawongan lain adalah staf pengajar. Jangan sampai tidak kenal gurunya, apalagi tidak hormat dengan pendidiknya. Selain itu, antarteman harus saling kenal. Kadang-kadang terjadi tawuran di sekolah, itu suatu pertemanan kurang bagus, terlalu panatik mengarah negatif dan harus dicegah. Oleh karena itu, MPLS dikemas pemerintah dan guru di sekolah untuk memberikan tiga pendidikan, yaitu karakter, keilmuan dan keterampilan. Ia optimis SMP Dharma Wiweka semakin maju ke depannya. Apalagi ada aturan pembatasan jumlah pe-
nerimaan siswa baru. ‘’Kalau kami kuncinya bukan profit seperti yayasan lain. Ada yayasan mencari keuntungan dari membuat suatu sekolah. Kalau kami yayasan milik Desa Pedungan dan Pemogan, tujuannya menjabarkan Pembukaan UUD 45, yaitu ikut mencerdaskan kehidupan bangsa,’’ kata Siki Kawiyana. Jika dapat profit, pihaknya langsung menyumbangkannya ke desa. Oleh karena itu secara implisit SMP Dharma Wiweka sebetulnya sekolah negeri milik Desa Pedungan dan Pemogan. ‘’Kemajuan sekolah merupakan barometer kemajuan suatu desa atau wilayah tempat sekolah tersebut,’’ jelasnya. Kepala SMP Dharma Wiweka Drs. I Nyoman Mariana, M.Si. menyatakan jumlah siswa baru terus meningkat. Terbukti yang mendaftar 501 orang dan mendaftar kembali 375 siswa. ‘’Ini menandakan bahwa perkembangan SMP. (ad799)
PEMBUKAAN MPLS - Ketua Umum Yayasan Dharma Wiweka Prof. Dr. dr. I Ketut Siki Kawiyana menjadi inspektur upacara pembukaan MPLS SMP Dharma Wiweka.
SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar termasuk sekolah besar dan favorit di Kota Denpasar. Tahun ini SLUA Saraswati sukses merekrut 360 siswa baru. Ini semua berkat dukungan masyarakat Bali yang memilih SLUA Saraswati 1 Denpasar karena mutu, kinerja guru dan karyawan serta bantuan Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dibuka Kepala SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar Ir. I Made Budiadnyana, Senin (10/7) kemarin. MPLS diisi pengenalan SDM dan fasilitas sekolah, ekstrakurikuler serta ceramah lalu lintas dari kepolisian, perhubungan, DKP dan BLH Bali. Ini sesuai visi dan misi SLUA Saraswati 1 Denpasar yakni ‘’Mulia dalam Akhlak dan Berwawasan Budaya’’. Made Budiadnyana didampingi Wakasek Dra. I.A. Kendran, Drs. Nyoman Musten, Drs. I Made Resika dan Ni Nyoman Jani Artini, S.S. sejak pagi memantau pelaksanaan MPLS yang menekankan pada pengenalan lingkungan sekolah, tak lagi ada perintah aneh yang merepotkan orangtua siswa. Hebatnya lagi, pihaknya sejak mulai MPLS sudah menanamkan pentingnya disiplin diri. Peserta MPLS sejak awal diajarkan datang ke sekolah tepat waktu sesuai aturan sekolah, yakni pukul 06.45 Wita. Mereka yang terlambat dilaporkan kepada
Ir. Made Budiadnyana orangtuanya. Inilah yang disebutnya sebagai sekolah kemitraan dengan keluarga. Setelah menjalani MPLS, kata Budiadnyana, siswa sudah terbiasa masuk lebih awal karena pintu sekolah sudah ditutup pukul 07.30. Sejak pukul 06.45 sampai 45 menit kemudian, para siswa diajak melakukan aksi kebersihan kelas dan Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Makanya siswa baru diminta sumbangan satu buah buku bebas untuk ditaruh di pojok GLS tiap kelas. Buku ini akan digilir dibaca oleh siswa selama 15 menit sebelum pelajaran sesungguhnya dimulai. Model pembelajaran dan disiplin ini sukses mengantarkan
siswa sekolah secara disiplin, baik dalam belajar di sekolah, di rumah, di jalan raya maupun dalam kaitan budaya mutu. Makanya jangan heran kalau siswa SLUA Saraswati 1 Denpasar pulang sekolah setelah pukul 14.00 setiap hari. ‘’Jadi, datang ke sekolah pasti, pulangnya juga pasti,’’ tegasnya. Budiadnyana mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada masyarakat atas kepercayaan mendidik putra-putrinya di SLUA Saraswati Denpasar. Kepercayaan ini akan diemban dengan baik melalui pelayanan pendidikan berkualitas. Usai MPLS, sekolah melakukan seleksi untuk tiga kelas unggulan atau lab, yakni dua kelas IPA dan satu kelas IPS. Kelas lab IPS ini terobosan baru yang dilakukan Budiadnyana karena di IPS juga banyak bergabung siswa cerdas. Tahun ini SLUA Saraswati 1 Denpasar terus membenahi diri dalam melengkapi sarana sekolah. Saat ini usai dibangun aula megah oleh yayasan. Soal prestasi, anak-anak SLUA Saraswati membuktikan sekolah ini berkualitas. Di antaranya juara I pemilihan Putra Sekolah Ajeg Bali seBali, juara KSPAN se-Bli, juara I mading, mengisi acara seni Nawanatya serta marching band-nya ikut pembukaan seni dan disiapkan mengikuti lomba MB se-Bali. (ad798)
Bank BRI Resmikan Gedung Baru Kantor Cabang BRI Gianyar
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (Bank BRI) meresmikan gedung baru Kantor Cabang BRI Gianyar, Senin (10/7) kemarin. Gedung baru yang beralamat di Jalan Pudak No.19 Gianyar tersebut diresmikan oleh Direktur Human Capital Bank BRI Priyastomo didampingi Ketua DPRD Kabupaten Gianyar Tagel Winarta, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Gianyar Dewa Mahayasa, Deputi Direktur Pengawasan Jasa Keuangan 2 OJK Regional 8 Bali Nusa Tenggara Rochman Pamungkas dan Pemimpin Wilayah BRI Denpasar Dedi Sunardi. Peletakan batu pertama peresmian gedung baru itu dilaksanakan Februari 2015. ‘’Alhamdulillah, pembangunan gedung baru Kanca BRI Gianyar telah rampung dikerjakan. Kami sudah mulai melayani transaksi nasabah di gedung baru per hari ini (10/7/2017),’’ ujar Pemimpin Wilayah BRI Denpasar Dedi Sunardi. Ia mengharapkan adanya gedung baru ini dapat memberikan rasa nyaman kepada nasabah yang bertransaksi di Kantor Cabang BRI Gianyar. Di wilayah Kabupaten Gianyar, Bank BRI
memiliki dua kantor cabang, yaitu Kantor Cabang BRI Gianyar dan Kantor Cabang BRI Ubud. Selain di kantor cabang, nasabah Bank BRI di wilayah Gianyar juga dapat dilayani melalui 1 Kantor Cabang Pembantu, 1 Kantor Kas, 16 BRI Unit, 13 Teras BRI, dan 2 Teras BRI Keliling. Selain itu, 384 Agen BRILink, 109 Mesin ATM, 5 Mesin CRM dan 574 Mesin EDC Merchant telah disebar oleh Bank BRI untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Gianyar akan fasilitas perbankan.
Ditemui pada kesempatan tersebut, Direktur Human Capital Bank BRI Priyastomo mengatakan, renovasi gedung pada Unit Kerja Bank BRI dilakukan sebagai bentuk komitmen Bank BRI dalam memberikan pelayanan prima kepada para nasabah. ‘’Kenyamanan nasabah dalam bertransaksi adalah prioritas kami. Para pekerja BRI pun akan merasa nyaman sehingga memberikan kontribusi yang lebih baik kepada perusahaan,’’ tuturnya. (bns1)
DIRESMIKAN - Direktur Human Capital Bank BRI Priyastomo (dua dari kiri) meresmikan gedung bar u Kantor Cabang BRI Gianyar.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
seremonial
Selasa Paing, 11 Juli 2017
5
SMK PGRI 3 Denpasar Tampil Luar Biasa Wedakarna Hadiri Ngaben Massal di Desa Juanyar Terbanyak Terima Siswa Baru di Bali SMK PGRI 3 Denpasar paling siap menjalankan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Sekolah ini tampil luar biasa, sehingga MPLS yang dimulai Senin (10/7) kemarin berjalan sumringah dan penuh senyum. Dikatakan luar biasa karena sekolah favorit ini mampu merekrut 15 kelas (690 siswa baru) sekaligus yang terbanyak di Bali. Jumlah ini terbagi dalam program keahlian Akomodasi Perhotelan (444) dan Jasa Boga (246). Yang luar biasa, sekolah ini menyambut siswa baru dengan menghias sekolah penuh bunga dan memberi akses siswa baru melihat sarana lab sekolah. Ini semua berkat ide cemerlang sang Kepala Sekolah Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. Pelaksanaan MPLS di sekolah ini juga penuh dengan suasana kebersamaan dan dilandasi kasih sayang. Hal itu ditekankan Nengah Madiadnyana saat menjadi pemimpin upacara sekaligus membuka MPLS. Saat itu ia mengampanyekan SMK PGRI 3 Denpasar sekolah bersih, disiplin, berprestasi dan luar biasa. Dengan yel-yel ini jadilah MPLS berjalan lebih semarak. Kepala SMK PGRI 3 Denpasar menggugah rasa disiplin dan kejujuran siswa baru dengan bertanya apakah ada peserta MOS yang salah dalam menentukan pilihan di SMK PGRI 3 Denpasar. Semua serentak menjawab ‘’tidak salah’’. Madiadnyana pun membangkitkan rasa percaya
MPLS - Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Drs. Nengah Madiadnyana, M.M. (kiri) didampingi Ketua Panitia Sugiantara menyematkan atribut kepada peserta MPLS. diri dan kebanggaan menjadi warga SMK PGRI 3 Denpasar lewat yel-yel. Bersih untuk memberi pengabdian penuh kepada Denpasar sebagai kota bersih, dan disiplin adalah modal untuk berprestasi. Dikatakannya, 690 siswa yang diterima di SMK PGRI 3 Denpasar adalah hasil seleksi dari 3.000 pelamar. Tingginya kepercayaan masyarakat ini berkat kerja keras dan kerja cerdas dewan guru, OSIS dan karyawan. ‘’Apalah artinya jika sendirian sebagai kepala sekolah,’’ ujarnya dengan rendah hati. Ia juga menekankan selama empat hari MPLS harus dilandasi dengan kasih sayang, bukan dalam bentuk praktik perpeloncoan. Madiadnyana berterima kasih kepada masyarakat Bali yang mempercayakan SMK PGRI 3 Denpasar
sebagai tempat menuntut ilmu bidang-bidang kepariwisataan. Ini menunjukkan para orangtua siswa sangat pas menentukan pilihan di SMK PGRI 3 Denpasar yang dikenal SMK swasta ber-ISO, terakreditasi A, gedungnya megah dengan fasilitas lengkap dan SDM gurunya berkualitas. Sebagian besar gurunya berkualifikasi S-2 yang siap bekerja dan mengabdi untuk pendidikan. Ketua Panitia MPLS I Made Sugiantara menjelaskan, pelaksanaan MPLS selalu mengacu pada tema utama dan juklak yang diedarkan Disdikpora Kota Denpasar yakni ‘’Melalui MPLS Kita Tumbuhkan Generasi Muda yang Berkarakter, Berbudi Pekerti dan Bernilai Pancasila yang Nyaman, Menyenangkan, Menggembirakan dan Menambah Wawasan Keilmuan’’. (ad795)
2.403 Peserta Didik pada Kegiatan PDSP Monarch Bali Tahun Akademik 2017/2018
LEMBAGA pelatihan kerja di bidang perhotelan dan kapal pesiar Monarch Bali yang bernaung di bawah Yayasan Widhi Sastra Nugraha melaksanakan kegiatan Pendidikan Dasar Sikap Profesi (PDSP) yang secara serentak dimulai Senin (10/7) kemarin sampai 14 Juli 2017 di masing-masing kampus Monarch Bali. Pelaksanaan kegiatan PDSP Monarch Bali tahun akademik 2017/2018 dihadiri 2.403 peserta didik yang tersebar di lima kabupaten di Bali, yaitu Badung (Monarch Dalung 713 orang), Kabupaten Karangasem (Monarch Candidasa 361 orang), Buleleng (Monarch Singaraja 526 orang), Gianyar (Monarch Gianyar 628 orang) dan Jembrana (Monarch Negara 175 orang). Kegiatan PDSP Monarch Bali mengambil tema ‘’Membentuk Karakter yang Disiplin, Kreatif dan Inovatif Demai Terwujudnya Insan Pariwisata yang Berkualitas dan Memiliki Daya Saing Tinggi’’. Upacara pembukaan PDSP di masing-masing kampus Monarch Bali dihadiri pihak mitra kerja sama (stakeholder internal dan eksternal). PDSP secara resmi dibuka Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Badung Drs. Ida Bagus Oka Dirga, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Karangasem Drs. I Wayan Sutapa, M.Si., Kepala Dinas Tenaga Kerja Buleleng Ni Made Dwi Priyanti Putri K, S.E., Asisten II Perekonomian dan Administrasi Pembangunan I Dewa Putu Sunartha, Kepala Seksi Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Jembrana Dahana, S.H.
PEMBUKAAN – Pembukaan kegiatan PDSP Monarch Bali tahun akademik 2017/2018 Kabupaten Badung di Monarch Dalung. Ketua Yayasan Widhi Sas- Standar Kompetensi Kerja Natra Nugraha I Made Sumitra, sional Indonesia (SKKNI) dan S.E., M.M., CHT. menegaskan, telah mendapatkan pengakuan eksistensi Monarch Bali sebagai karena sesuai kebutuhan pihak lembaga pendidikan dan pelati- industri pariwisata (perhotelan han berbasis kompetensi telah dan kapal pesiar). mendapatkan penerimaan dan Direktur Utama PT Ratu kepercayaan dari masyarakat, Oceania Raya Bali I Nyoman yang ditandai dengan pening- Sudi Artawan, S.S. yang hadir katan jumlah peserta didik pada dalam pembukaan PDSP di tahun akademik 2017/2018. Monarch Singaraja mengaprKomitmen Monarch Bali ter- esiasi Monarch Bali yang telah integrasi melalui kegiatan dan menghasilkan calon tenaga program yang berorientasi pada kerja profesional dan memiliki peningkatan kualitas organisasi, kompetensi untuk bekerja di yang dikelola melalui sistem kapal pesiar. manajemen mutu demi terwuDirektur LSP-LPK Monjudnya sumber daya manusia arch Bali I Nengah Yasa Adi berkualitas dan memiliki kom- Susanto, S.H., M.H., CHT. petensi di bidangnya. yang hadir menemani Staf Ahli Kampus Monarch Bali yang Bupati Bidang Pemerintahan tersebar di lima kabupaten di dan Kesejahteraan Rakyat Bali senantiasa berkomitmen Karangasem saat membuka terhadap peningkatan kualitas PDSP di Monarch Candidasa melalui pencapaian akredi- menegaskan, sertifikasi kompetasi yang didukung pengelo- tensi menjadi hal mendasar dan laan Sistem Manajemen Mutu. mutlak dalam menyikapi kebuKurikulum berbasis kompetensi tuhan industri pariwisata yang Monarch Bali mengacu kepada sangat kompetitif. (ad791)
Pra-HANI
BNNP Bali Kumpulkan Komunitas Rehabilitasi
ANJANGSANA dan ramah tamah Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. dengan komunitas rehabilitasi se-Bali dilaksanakan di Yayasan Generasi Bisa Indonesia (Gerasa) Bali, Jalan Bedugul, Denpasar Selatan, Senin (10/7) kemarin pukul 11.00 Wita. Kegiatan tersebut bertajuk ‘’Peran Aktif dan Pendayagunaan Seluruh Komponen dan Potensi Bangsa Menghadapi Keadaan Darurat Narkoba Menuju Indonesia yang Sehat’’. Anjangsana ini juga dalam rangka peringatan Pra-HANI yang puncaknya akan diadakan Kamis (13/7) nanti di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung. Pendiri dan salah satu pemimpin Gerasa Bali Andi Prawira dalam sambutannya mengatakan mengapresiasi kerja sama selama ini dengan BNNP Bali. ‘’Peringatan HANI (Hari Anti-Narkoba Internasional) ini adalah sesuatu yang mengeratkan dan menguatkan komitmen sebagai pejuang antinarkoba,’’ ujarnya. Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP Bali AKBP I Nyoman Artana dalam laporannya memaparkan, tujuan kegiatan ini untuk mempererat hubungan komunitas antinarkoba dan yayasan yang selama ini bekerja sama serta berkolaborasi dengan
ANJANGSANA - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa (kanan) saat anjangsana di Yayasan Generasi Bisa Indonesia (Gerasa) Bali. BNN se-Bali. Kegiatan ini adalah supaya dapat saling share dan spontanitas untuk mempererat hearing permasalahan yang ada persahabatan agar ke depannya terkait rehabilitasi. ‘’Outcome bisa berlanjut. Salah satunya rehabilitasi BNNP Bali adalah Bali Reborn merupakan komu- Bali Reborn. Harapan BNNP nitas alumni dari Rumah Damp- Bali dan jajaran agar komunitas ing BNNP Bali. Mereka sudah ini dapat bertumbuh, menjadi menjalani 3-6 bulan rehabilitasi besar, solid serta bisa terjun ke di Rumah Damping BNNP Bali. masyarakat menjadi konselorDalam pertemuan ini juga konselor hebat,’’ katanya. ditampilkan testimoni mantan Komunitas antinarkoba pecandu dari Yayasan Gerasa, yang selama ini bersinergi Yakita dan Dua Hati. Selanjut- dengan BNN adalah salah satu nya dilakukan pembacaan ikrar ujung tombak dan perpanjankomunitas adiksi Bali. gan tangan BNN di masyaraKepala BNNP Bali Brigjen kat dan komunitas. Dengan Suastawa dalam sambutannya demikian diharapkan semua menyampaikan, anjangsana anggota komunitas berperan ini merupakan kegiatan yang aktif agar program kerja rehabaik. Ia berharap ke depannya bilitasi yang selama ini berjalan kegiatan seperti ini ditingkatkan dapat semakin berhasil. (bns2)
Minta Buleleng Tetap Jadi Teladan Penyederhanaan Upacara
DI BALI dalam sejarah pergerakan Hindu, Kabupaten Buleleng selalu menjadi teladan dalam hal penyederhanaan upacara yadnya. Hal ini dikarenakan kabupaten paling utara Pulau Bali itu banyak menghasilkan pemimpin bangsa yang berpikir revolusioner. Selain itu, Buleleng dikenal sebagai pusat berkembangnya kaum intelektual di Bali. Hal inilah yang menjadi penyemangat ketika sosok Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III hadir dalam karya yadnya ngaben massal di Desa Juanyar, Seririt, Buleleng. Pesan agar Buleleng tetap menjadi teladan kesederhanaan dan efisiensi upacara tanpa kasta terus disampaikan oleh Gusti Wedakarna. ‘’Buleleng terkenal dengan lahirnya tokoh Bali yang menasional seperti Bung Karno yang Proklamator RI Mr. Gusti Ketut Puja yang menolak Piagam Jakarta Syariah Islam dan Raja-raja Buleleng yang revolusioner. Ini juga akhirnya membuat kondisi Buleleng berbeda, tingkat daya nalar orang Buleleng terhadap agama Hindu menjadi selangkah lebih maju. Maka
BERSAMA WAGUB - Senator RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta di Juanyar, Buleleng. tidak heran bahwa reformasi agama Hindu khususnya pascaterbentuknya PHDI tahun 1959, Buleleng selalu terdepan dalam hal penyederhanaan, efisiensi termasuk juga kesetaraan sulinggih. Tiang dukung dan berharap agar Buleleng terus begini, mempertahankan agama Hindu melalui jalur kesederhanaan,’’ ungkap Senator Wedakarna. Ia menyampaikan sejumlah alasan bahwa saat ini kondisi
rakyat Bali khususnya kaum marhaen di pedesaan cukup sulit, apalagi dengan rendahnya UMR Bali. ‘’Hidup di Bali sekarang sulit. Anak–anak muda tidak memiliki penghasilan tetap. Petani, nelayan dan buruh juga kesusahan dalam meningkatkan kualitas hidup akibat rendahnya daya beli secara ekonomi. Salah satu cara meningkatkan SDM orang Bali adalah dengan menyederhanakan
upacara dan mengefisienkan waktu upacara. Secara tidak langsung, jika tabungan keluarga dihemat dan beban umat Hindu tidak begitu besar baik ke adat maupun untuk agama, maka kualitas pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan rakyat Bali akan meningkat. Anak–anak muda Bali bisa bersekolah tinggi. Hanya dengan jnana maka kesejahteraan itu tercapai. Di sana analoginya,’’ tutur Gusti Wedakarna. Terkait upacara ngaben massal di Juanyar, pihaknya menyampaikan rasa salut dan meminta para tokoh desa terus mempertahankan hal ini demi berdaulatnya Buleleng. ‘’Ngaben massal sudah membantu umat Hindu, keluarga miskin dan menolong atma agar sempurna. Semoga siapa pun yang menggagas, termasuk panitia karya agar mendapatkan balasan pahala karma baik dari Tuhan maupun dari doa roh yang diupacarai. Terima kasih sampun membantu rakyat kami,’’ sebut Senator Gusti Wedakarna yang memiliki darah Buleleng. Dalam kesempatan itu, ia hadir dan disambut di sawa Jero Niang Jempiring yang masih merupakan keluarganya di Buleleng. (ad792)
KBS Hadiri Upacara Ngaben Massal Dharma Sentana MGPSSR Desa Padangan
Ringankan Beban Masyarakat, Pupuk Semangat Gotong Royong
ANGGOTA Komisi X DPRRI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. atau yang dikenal dengan KBS (Koster Bali Satu) sangat mendukung pelaksanaan upacara keagamaan yang sifatnya massal, seperti ngaben, nyekah dan matatah (potong gigi). Ke depannya KBS yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali mendorong pemerintah daerah serta kader PDI-P yang duduk di eksekutif dan legislatif mempolakan agar upacara keagamaan tersebut mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah daerah. Demikian disampaikan KBS saat menghadiri upacara ngaben, nyekah dan matatah massal yang dilaksanakan Paguyuban Warga Pasek Dharma Sentana Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Desa Padangan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Minggu (9/7). KBS hadir bersama anggota Fraksi PDI-P DPR-RI Made Urip yang juga pengurus DPP PDI-P, Ketua DPRD Tabanan I Ketut ‘‘Boping’’ Suryadi serta sejumlah anggota Fraksi PDI-P DPRD Tabanan. Dalam arahannya, KBS mengatakan upacara pitra yadnya seperti ngaben dan nyekah sangat mulia menurut ajaran agama Hindu. ‘’Ngaben dan nyekah adalah yadnya yang sangat mulia. Yadnya kepada leluhur kita harus di-
NGABEN MASSAL – KBS (tiga dari kanan) menghadiri ngaben massal Dharma Santana MGPSSR Desa Padangan, Pupuan, Tabanan. laksanakan dengan tulus dan sebaik-baiknya,’’ ujarnya. Upacara yang bentuknya massal, lanjut KBS, adalah pola yang sangat bagus buat masyarakat Hindu di Bali. Selain meringankan masyarakat karena biaya lebih murah, juga memupuk semangat gotong royong. ‘’Model ini ke depan harus dilaksanakan melalui kelembagaan yang lebih permanen. Pemerintah daerah harus terlibat langsung menjadi bagian yang diprogramkan dengan pembiayaan yang dianggarkan dalam APBD,’’ tegasnya. Dalam Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana
(PPNSB) yang dilaksanakan tujuh kabupaten/kota di Bali yang kepala daerahnya dari kader PDI-P, kaitannya dengan manusia mulai dari kelahiran, kemudian proses kehidupannya dan saat akhir kehidupannya atau kematian, harus menjadi program prioritas pemerintah daerah. Salah satunya upacara ngaben dan nyekah massal. KBS sebagai pimpinan partai telah mendorong kadernya yang duduk di eksekutif dan legislatif mendukung kegiatan ini secara nyata, dengan menganggarkan dalam APBD, sesuai kemampuan keuangan masing-masing dae-
rah. Pada akhir sambutannya, secara terbuka KBS mengatakan dirinya akan ikut serta dalam Pilgub Bali 2018. ‘’Titiang jagi nyarengin pecentokan gubernur Bali 2018. Tiang nitip dewek, nitipang raga ring semeton krama sami. Mangda presida tiang polih dukungan dan mikolihang kemenangan, ngayah ring krama Bali sami,’’ katanya dalam bahasa Bali halus yang artinya, ‘’Saya akan mengikuti pemilihan gubernur Bali tahun 2018. Saya menitip diri kepada masyarakat semua, agar mendapatkan dukungan dan kemenangan, bekerja secara tulus untuk masyarakat Bali secara keseluruhan’’. Sementara itu, Ketua Panitia Made Suryadi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran para undangan menyaksikan upacara ngaben, nyekah dan matatah massal yang dilaksanakan Paguyuban Warga Pasek Dharma Sentana MGPSSR Desa Padangan. Upacara seperti ini telah dilakukan untuk ketiga kalinya. Tahun ini diikuti 47 sawa untuk ngaben massal dan 17 sawa untuk nyekah massal, sedangkan matatah massal diikuti 72 orang. Tiap sawa dikenakan biaya Rp 2 juta, sedangkan untuk matatah tiap peserta dikenakan Rp 250 ribu. (ad790)
MPLS di Perdiknas Denpasar
Tekankan Pendidikan Karakter dan Empat Pilar Kebangsaan PERKUMPULAN Pendidikan Nasional (Perdiknas) Denpasar menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dibuka Senin (10/7) kemarin. MPLS diikuti siswa baru SMP Nasional dan SMK Teknologi Nasional yang berada di bawah naungan Perdiknas Denpasar. Pendidikan karakter masih menjadi materi utama MPLS, di samping penguatan Empat Pilar kebangsaan. ‘’Materi yang diberikan lebih menekankan pada pendekatan individual dan karakter agar sesuai dan selaras dengan apa yang diharapkan oleh bangsa dan negara ini,’’ ujar Bendahara Perdiknas Denpasar Dr. Nyoman Sri Subawa, S.T., S.Sos., M.M. saat membuka MPLS mewakili Ketua Perdiknas Denpasar Dr. AAA Ngurah Tini Rusmini Gorda, S.H., M.M., M.H. Subawa meminta para guru di SMP Nasional dan SMK Teknologi Nasional tidak mengajarkan sesuatu dengan kekerasan. Para pendidik harus mengubah pola pengajaran agar siswa dapat belajar secara menyenangkan. ‘’Tentu masing-masing pendidik punya metode dan cara mengajar agar siswa tidak merasa bosan. Sebaliknya, siswa mencermati materi dengan baik,’’ jelasnya. Kepala SMP Nasional Drs. I Nyoman Sudana mengatakan, MPLS SMP dilaksanakan mulai 10 Juli hingga 12 Juli besok. Selanjutnya pada 20 Juli, para siswa baru akan melakukan upacara pawintenan. Materi MPLS
tetap mengacu pada pedoman yang diberikan Dinas Pendidikan Kota Denpasar. ‘’Namun, kami modifikasi di sini terkait penguatan karakter. Misalnya kami tambahkan pengetahuan anak-anak di bidang kesadaran berbangsa dan bernegara serta wawasan kebangsaan, karena sekarang banyak yang tidak tahu tentang negaranya,’’ katanya. Sudana menambahkan, siswa baru juga diajak memahami, menghayati dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, cita-cita mereka akan dikuatkan agar ke depan bisa menjadi kenyataan. Tak ketinggalan, materi penguatan karakter bagi anak didik pada saat MPLS dan dilanjutkan saat proses belajar-mengajar. ‘’Pendidikan karakter hampir di semua mata pelajaran sudah terintegrasi, tidak lagi menekankan pada pelajaran agama dan budi pekerti. Kami bangga anak-anak mampu melihat kelemahan dan keunggulan dirinya sendiri serta mampu menilai dirinya sebelum orang lain,’’ tandasnya. Sementara itu, Kepala SMK Teknologi Nasional I Made Mudarta, S.E., M.M. mengungkapkan, MPLS di lingkungan Perdiknas mengangkat tema ‘’Melalui Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, Kita Wujudkan Peserta Didik Berkarakter dalam Rangka Memperkokoh Rasa Kebangsaan’’. Di SMK, tema ini salah satunya dituangkan melalui materi tentang Empat Pilar Kebangsaan, yakni NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila
LEPAS BALON - Pelepasan balon menandai pembukaan MPLS di SMP Nasional dan SMK Teknologi Nasional yang berada di bawah naungan Perdiknas Denpasar. dan UUD 1945. ‘’Kami tetap menekankan kebinekaan, nasionalisme, tidak melihat suku, ras dan agama. Kalau ada siswa yang melanggar, kami akan memberikan pertanyaan terkait lima sila yang ada di tubuh Pancasila, baik itu tentang lambang maupun makna dari sila pertama hingga kelima,’’ jelasnya. Mudarta menambahkan,
Empat Pilar Kebangsaan menjadi materi wajib lantaran sekarang sudah mulai terkikis di kalangan masyarakat. Di sisi lain, MPLS di SMK Teknologi Nasional dirancang penuh keakraban dan rasa kekeluargaan antara siswa baru dan jajaran OSIS, guru dan pengurus yang ada di SMK. MPLS berlangsung hingga 14 Juli. (ad793)
OPINI
6
Selasa Paing, 11 Juli 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Merindukan Hukum yang Adil dan Tegas SEMUA warga negara bersamaan kedudukan di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintah itu dengan tidak ada kecualinya. Begitu amanat Pasal 27 ayat 1 UUD 1945. Komitmen Indonesia sebagai negara hukum ini kembali dipertegas dalam Pasal 1 ayat 3 UUD 1945 hasil amandemen. Tujuan dari negara hukum tidak lain untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, untuk memajukan kesejahteraan umum, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Pertanyaannya, sudahkan hal ini dijalankan dengan sebenar-benarnya dan seadil-adilnya di negeri tercinta ini? Yang mencuat belakangan ini, jutru lebih banyak masalah ketidakpastian hukum dan ketidakadilan hukum di negeri ini. Ketidakpastian hukum ini telah dan pasti memengaruhi minat investor menanamkan modalnya di daerah ini. Ketidakpastian hukum ini sangat erat kaitannya dengan penegakan hukum. Berbicara masalah penegakan hukum ini, tentu tidak bisa dilepaskan dari para penegak hukum itu sendiri. Di sinilah yang memicu keraguan masyarakat terhadap penegakan hukum di negeri ini, karena masih banyak oknum penegak hukum yang justru terkesan memainkan (pasal-pasal) hukum itu sendiri. Apakah kondisi ini bisa sepenuhnya ditimpakan kepada aparat penegak hukum? Tentu saja tidakk! Mengingat, penegakan hukum sendiri justru berasal dari masyarakat yang bertujuan untuk mencapai kedamaian dalam masyarakat. Karena, justru masyarakat dapat memengaruhi penegakan hukum tersebut. Bagaimana aparat penegak hukum bisa bertindak adil, tegak dan tegas jika masyarakat sendiri masih memiliki budaya menyuap atau memengaruhi aparat dalam menegakkan hukum. Contoh paling sederhana dan ringan, bagaimana aparat bisa tetap tegak, tegas, dan adil jika masyarakat masih ada yang bermain menyuap petugas dalam mengurus KTP, SIM, perizinan dan sejenisnya. Justru masyarakatlah yang harus memulai budaya menegakkan hukum mulai dari hal-hal paling sederhana dalam kehidupan sehari-hari mereka. Jika masyarakatnya sudah memiliki budaya taat hukum, maka pada tataran selanjutnya akan lebih mudah melakukan penataan. Misalnya, pengawasan terhadap putusan maupun kewenangan hakim. Ini perlu dilakukan dalam rangka membatasi kekuasaannya agar tidak bertindak sewenang-wenang. Salah satu caranya adalah dengan menunjukkan keteladanan dan menekankan pada rasa malu untuk membuat kesalahan. Dari sinilah akan terlihat martabat seorang hakim. Dalam pengambilan keputusan, seorang hakim perlu juga mempertimbangkan hati nurani dan pertanggungjawaban kepada Tuhan. Di sini sudah tentu sangat berkaitan dengan etika, moral dan spiritual mereka. Hakim yang memang telah bersikap adil berdasarkan hati nurani dan keyakinan serta pertanggungjawaban pada Tuhan, akan dipercaya dan menjadi panutan dalam setiap keputusannya. Selanjutnya, dengan adanya kepercayaan masyarakat pada hukum lewat para hakim di negeri ini, negara ini akan maju dan baik juga. Ketika tidak adanya kepercayaan terhadap keputusan hakim, masih adanya ketidakpercayaan terhadap pengadilan dan hukum, maka penegakan hukum secara umum akan selalu dianggap buruk. Dan hal inilah yang terjadi belakangan ini, sehingga sampai mencuat istilah “Mafia Hukum”, “Makelar Kasus” dan sejenisnya. Hal lain yang menonjol memengaruhi penegakan hukum di negeri ini, yakni masuknya kepentingan-kepentingan politis baik dari pemerintah, kelompok-kelompok tertentu dalam penegakan hukum. Dan ini sangat menonjol bahkan seakan dipertontonkan secara terbuka ke publik. Parahnya, bukan hanya penegakan hukum yang diobrak-abrik demi kepentingan politis. Tetapi, sitem hukum yang sudah ada malah dilabrak dan dijungkirbalikkan demi kepentingan politis. Masyarakat Indonesia, negeri ini saat ini sangat memerlukan penegakan hukum yang adil dan tegas, tidak ada diskriminasi dalam penegakan hukum. Putusan yang adil jika tidak dibarengi penindakan yang tegas, hanya mengundang kekecewaan dan ketidakpercayaan masyarakat pada hukum termasuk pemerintah.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Mohon Penjelasan Polda Bali
Pada tanggal 5 Desember 2013, saya Dra. Ni Made Sudani, M.M. pernah megajukan laporan terkait dugaan penggelapan sertifikat di wilayah Karangasem yang melibatkan beberapa orang. Kasus ini teregistrasi dengan No. TBL/166/ XII/2013. Adapun kasus ini sudah maju ke pengadilan dan berkekuatan hukum tetap. Namun, saya sebagai pelapor merasa ada beberapa pihak yang belum dikaitkan dengan kasus ini. Hingga saat ini, putusan PN Karangasem No. 18/Pid.B/2016/PN Amp belum dieksekusi. Pascaputusan ini, saya sempat melakukan pengaduan kembali ke Polda Bali tanggal 23 Agustus 2016. Namun, hal ini belum diproses sampai hari ini. Laporan saya berupa pengaduan dan saya selanjutnya diminta menindaklanjuti ke Polres Karangasem. Saya mohon petunjuk penjelasan atas pengaduan ini? Saya siap membawa berkas-berkas terkait hal ini agar proses saya melakukan langkah-langkah hukum sesuai prosedur. Dra. Ni Made Sudani, M.M. Jalan Tulip No. 8 Denpasar
Membudayakan Independensi Hukum Belakangan ini cukup banyak kasus hukum di negeri ini yang terkesan diselesaikan tanpa independensi hukum. Keputusan hukum seperti terpengaruh dan terhegemoni oleh kekuatan di luar hukum itu sendiri, terutama politik dan kekuasaan. Padahal, idealnya, supremasi hukum itu akan tercapai, jika telah membudaya independensi hukum.
Oleh Prof I.B. Putera Manuaba ndonesia adalah negara hukum (reestaat). Maka itu, di negeri ini, hukum seharusnya menjadi panglima. Namun, dalam realitasnya, hukum di negeri ini nampak masih belum sepenuhnya menjadi panglima. Hukum seperti masih bisa dinegoisasi, sehingga tak jarang keputusan hukum seringkali tak didasari atas asas keadilan dan kebenaran. Kepentingan personal dan kelompok, serta siapa mendapat apa, acap kali menyebabkan supremasi hukum tak lagi menjadi target kinerja penegak hukum. Oleh karena itu, jika benarbenar ingin menjadikan negara kita sebagai negara hukum, yang capaian idealnya adalah supremasi hukum, maka semua pihak harus sadar dan patuh pada hukum yang berlaku di negeri ini. Dan juga, tak satu pun orang yang bisa kebal pada hukum, apa pun status sosial, profesi, pekerjaan, dan ketokohannya. Di mata hukum, semua warga
I
bangsa adalah sama dan harus mendapat keadilan yang sama pula. Untuk itu, satu budaya penting yang secara perlahan dan pasti perlu dibangun di negeri ini adalah soal budaya independensi hukum. Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membudayakan independensi hukum. Pertama, setiap warga bangsa wajib secara sadar taat pada hukum yang berlaku secara sah, dan sekaligus juga hak dan perlakuan yang sama untuk mendapatkan keadilan berdasar hukum. Hukum harus berlaku sama pada setiap warga bangsa, tak “tebang pilih” pada orang tertentu. Penegak hukum secara independen mesti berani menyatakan ya atau tidak, tanpa takut dengan risiko. Di sini tingkat dedikasi penegak hukum diuji. Kedua, setiap warga bangsa yang melakukan pelanggaran terhadap hukum yang berlaku -baik secara sengaja atau tak sengaja--, mesti memiliki kesadaran untuk mengakui pelanggaran tersebut. Kenda-
tipun dalam realitasnya jika ada yang tersangkut hukum pada umumnya tak mengakui perbuatannya. Namun, jika benar-benar mencintai bangsa dan negara, seyogianya orang mengakuinya secara jujur dan satria. Pengakuan secara jujur dan satria itu, tak hanya akan berguna bagi kebaikan bangsa dan negara, tapi juga bagi kebaikan si pelaku sendiri dan orang lain. Ket ig a , p ene g a k hukum mesti memiliki keberanian untuk memperjuangkan keadilan dan kebenaran. Penegak hukum sebagai pelaksana hukum mesti memiliki dedikasi pada profesinya, tak gampang dipengaruhi atau dikuasai (baik secara represif maupun hegemonik). Ia mesti memiliki tekad baja untuk terbitnya sebuah keadilan dan kebenaran. Bukti hukum dan fakta hukum harus menjadi dasar utama dalam memutuskan tindakan hukum, siapa dan apa pun orang yang diputus tersebut. Dengan sikap hukum seperti itu, hukum tak akan
mudah diremehkan. Hukum benar-benar akan fungsional tak hanya dalam menyelesaikan masalah, tapi juga dalam memberikan jaminan keadilan dan kebenaran kepada semua warga bangsa. Sebuah negara yang kuat akan ditandai dengan keberadaan hukumnya yang juga berlaku secara proporsional dan optimal. Orang tak mudah bermain-main dengan hukum, apalagi mendikte hukum. Tokoh besar mana pun juga harus tunduk kepada hukum jika memang dinyatakan terbukti bersalah. Penafian hukum dan ketaktaatan hukum yang berlaku pada orang yang merasa memiliki pengaruh, kekuatan, dan massa yang besar, tentu saja tak dapat dibenarkan pada negara hukum. Penegak hukum harus tak gentar melawan pihak-pihak yang melakukan pembang-
Penegak hukum mesti memiliki keberanian untuk memperjuangkan keadilan dan kebenaran. Penegak hukum sebagai pelaksana hukum mesti memiliki dedikasi pada profesinya, tak gampang dipengaruhi atau dikuasai (baik secara represif maupun hegemonik).
Optimalisasi Pengoperasionalan Terminal Mengwi
Terminal adalah tempat prasarana transportasi di mana kendaraan umum berpangkal, tempat penumpang atau barang-barang naik-turun atau pindah kendaraan. Secara teoretis menurut pakar transportasi, Abubakar, fungsi dari terminal ditinjau dari tiga unsur yaitu untuk masyarakat atau penumpang, operator kendaraan, dan pemerintah. Fungsi terminal untuk penumpang adalah kenyamanan menunggu, kenyamanan perpindahan dari satu moda angkutan ke moda atau kendaraan lain, tempat tersedianya fasilitas-fasilitas dan informasi, termasuk fasilitas parkir bagi kendaraan pribadi. Fungsi untuk operator kendaraan adalah pengaturan pelayanan operasi kendaraan umum, penyediaan fasilitas istirahat dan informasi bagi mereka, serta pangkalan/pelayanan bengkel bagi kendaraan umum. Fungsi terakhir untuk pemerintah adalah perencanaan dan manajemen lalu lintas (untuk penataan dan menghindari kemacetan), sebagai sumber pemungutan distribusi. Terkait dengan Terminal Tipe A Mengwi Kabupaten Badung- Bali sudah memenuhi tiga unsur tersebut? Bagi saya, sangat belum, khususnya untuk pelayanan penumpang. Seharusnya, pemerintah mengevaluasi terlebih dahulu sebelum merencanakan apa pun pemban-
Oleh
I Putu Putra Jaya Wardana, S.E., Ms.Tr gunan yang terkait dengan perencanaan sistem transportasi baik itu sarana dan prasarananya. Dapat dilihat dari tiga kriteria evalu-
kangan hukum yang sah. Keinginan dan dalih yang hanya menuntungkan diri sendiri dan kelompok, tak bisa diikuti, apalagi dibiarkan. Jika diikuti dan dibiarkan, justru akan mendegradasi hukum itu sendiri. Hukum akan menjadi sangat ideal dalam sebuah negara, jika hukum selalu bersikap tegas, berani, dan tak berpihak pada siapa pun. Kecuali, berpihak hanya pada keadilan dan kebenaran. Budaya independensi hukum tak hanya karena sistem dan bentuk hukumnya. Tapi juga karena komitmen yang dimiliki si pelaku dan pelaksana hukum. Secara holistik, independensi hukum akan tercipta, jika terjadi sinergisitas antarsemua komponen hukum itu tadi. Penulis, profesor di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga, Surabaya
asi mengapa saya katakan belum optimal yaitu yang pertama adalah efektivitas, efesiensi, dan responsivitas dari terminal tersebut. Dari sisi efektivitas apakah manfaat yang diinginkan sudah optimal, dari efisiensi apakah manfaat yang diinginkan benar-benar berguna dari program publik sebagai fasilitas yang memadai, dari sisi responsivitas apakah hasil kebijakan memuaskan keinginan nilai kelompok-kelompok tertentu terhadap pemanfaatan terminal tersebut. Untuk meminimalisasi risiko di setiap pengambilan perencanaan kebijakan terkait dengan sistem transportasi baik itu sarana dan prasarana seharusnya pemerintah membuka suatu lembaga khusus yang bersifat independen yang di dalamnya terdiri dari berbagai unsur yaitu pakar transportasi dan institusi lain yang terkait dengan bidang transportasi. Tugas dari lembaga tersebut benar-benar untuk proses perencanaan sistem transportasi bukan bersifat digunakan bila diperlukan saja namun berkelanjutan sampai dengan proses pengembangan sistem transportasi di Bali.
POJOK Kata Johan Budi, Presiden Jokowi tidak akan bubarkan KPK. - Keinginan DPR pasti beda. *** PDI-P Bali jaring enam tokoh masuk dalam daftar cagub/ cawagub. - Waspadai titipan investor. *** Tito puji Jokowi soal remunerasi dan naiknya anggaran Polri. - Lebih terpuji tanpa pungli.
Penulis, dosen Fakultas Teknik Universitas Marhendradatta, alumni Magister Transportasi Institut Teknologi Bandung
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: - Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
DORONG SEPEDA Seorang petani mendorong sepeda dayungnya yang bermuatan rumput untuk pakan ternak saat melintas di kawasan Subak Kedampang, Kerobokan, Kuta UtaraBadung, Minggu (9/7).
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
Selasa Paing, 11 Juli 2017
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Figur
Tersangka Baru
SETELAH Dimitar Nikolov asal Bulgaria dan Sayed Mohamed Said asal India ditangkap di Timor Leste, kini Polda Bali memburu napi asing lain yang kabur dari Lapas Kerobokan, Shaun Edward Davidson (33) asal Australia dan Tee Kok King Bin Tee Bali Post/rah Kim Sai (50) asal Malaysia. ‘’Saya sudah bekerja sama dengan Interpol, bahkan saya datang ke Timor Leste kerja sama untuk itu, Kapolda NTT dan Polda yang ada di Jawa,’’ kata Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, Senin (10/7) kemarin. Dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan rekonstruksi untuk memperjelas proses pelariannya. Terkait kasus itu, penyidik sudah memeriksa lebih dari 20 saksi. Saksinya ada dari pihak lapas dan travel. ‘’Ada tersangka baru, nanti setelah rekonstruksi saya sampaikan,’’ tegas Kapolda. Seperti diketahui, empat napi asing penghuni Blok Bedugul Lapas Kerobokan kabur diduga lewat terowongan. Kasus itu diketahui Senin (19/6) pukul 07.30 Wita. Napi asing yang kabur itu yakni Shaun Edward Davidson alias Eddie Lonsdale alias Michael John Bayman Bin Eddi (33) merupakan napi kasus keimigrasian. Dimitar Nikolov Iliev (43), warga negara Bulgaria, napi kasus pelanggaran UU ITE dan pencucian uang. Selanjutnya Sayed Mohammed Said (31) asal India, napi kasus narkotika, dan Tee Kok King Bin Tee Kim Sai (50) asal Malaysia, napi kasus nakotika. (rah)
Pemprov Diminta Lebih Kreatif Gali Potensi PAD Denpasar (Bali Post) Pemprov Bali diminta lebih kreatif menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Terlebih, pada tahun 2016 lalu, target PAD dalam APBD tidak terpenuhi, yakni hanya terealisasi Rp 3,041 triliun lebih dari target Rp 3,171 triliun lebih atau 95,88%. “Kami sarankan Gubernur melakukan evaluasi terhadap kebijakan ekonomi dan keuangan daerah dalam proses penyusunan RAPBD dengan memberikan ruang yang lebih besar terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan, ekonomi kreatif, UMKM dan pertanian dalam arti luas,” ujar Ketua Fraksi Partai Demokrat I Wayan Adnyana dalam Sidang Paripurna di DPRD Bali, Senin (10/7) kemarin. Adnyana menambahkan, tidak terpenuhinya target PAD memang tidak sampai mengganggu belanja yang telah direncanakan dalam APBD 2016. Gubernur dan jajarannya juga sudah berhasil meningkatkan kondisi perekonomian Bali yang dinyatakan dengan keberhasilan peningkatan pertumbuhan ekonomi, PDRB, PDRB per kapita, investasi, kunjungan wisatawan mancanegara yang meningkat, inflasi yang terkendali, dan penduduk miskin yang menurun. “Tapi di lain pihak, kami merasa prihatin, karena keberhasilan itu belum mampu diikuti oleh daya beli masyarakat yang meningkat. Hal ini terlihat dari tidak tercapainya target PAD,” imbuhnya. Adnyana menyoroti pula investasi permanen (penyertaan modal) yang menurun dari tahun 2015 ke tahun 2016 sebesar Rp 96,035 miliar lebih. Padahal pada tahun 2016, ada tambahan penyertaan modal Rp 50 miliar. Dalam daftar investasi penyertaan modal per 31 Desember 2016 terlihat bahwa penyertaan modal pada PT BPD Bali di mana saldo awal Rp 1,030 triliun lebih dan saldo akhir menunjukkan Rp 879,943 miliar lebih dan PT Bali Semesta Mandiri dengan saldo awal Rp 695,467 miliar lebih, akan tetapi pada saldo akhir tercatat Rp 0. “Kami menghubungkan dengan laporan arus kas, akan tetapi tidak melihat adanya arus kas masuk dari penjualan saham atau pengembalian dari penyertaan modal. Kenapa terjadi penurunan nilai investasi permanen itu,” tanyanya. Hal lain, Adnyana mempertanyakan pula penurunan penerimaan dari lain-lain PAD yang sah, yang bersumber dari Jasa Giro sebesar Rp 256 juta lebih. Tahun 2016 jasa giro yang diterima Rp 7,659 miliar lebih. Padahal tahun 2015 diterima Rp 7,915 miliar lebih. “Kenapa dengan dana yang mengendap di PT BPD Bali tahun 2016 lebih besar dari tahun 2015 memberikan jasa giro yang lebih kecil,” jelasnya. Pembaca pandangan umum Fraksi Partai Gerindra, I Wayan Tagel Arjana, meminta gubernur agar lebih kreatif lagi menggali potensi PAD. “Sumber-sumber potensi apa saja yang dapat meningkatkan pendapatan kita sepanjang tahun agar ada kejelasan dalam perencanaan dan pengawasan,” ujarnya. (kmb32)
”Kami sarankan Gubernur melakukan evaluasi terhadap kebijakan ekonomi dan keuangan daerah dalam proses penyusunan RAPBD dengan memberikan ruang yang lebih besar terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan, ekonomi kreatif, UMKM dan pertanian dalam arti luas.” Ketua Fraksi Partai Demokrat I Wayan Adnyana
Bali Post/dok
SAPI - Sapi Bali memiliki kadar lemak yang rendah, memiliki fertilitas untuk bibit tinggi, serta mampu beradaptasi terhadap suhu dan pakan bergizi rendah. Dalam foto tampak sejumlah sapi sedang mencari makanan di TPA Suwung, belum lama ini.
Penyelundupan Ancam Perkembangan Populasi Sapi Bali Denpasar (Bali Post) -
Pengiriman sapi Bali ke luar Bali tanpa izin resmi saat ini makin marak terjadi. Padahal, penyelundupan seperti itu dapat mengancam perkembangan populasi sapi Bali. Kendati, sapi Bali memang tidak hanya diperdagangkan di Pulau Dewata, tetapi juga banyak diperdagangkan ke luar Bali, terutama Jawa. “Beberapa penyebab terjadinya penyelundupan sapi Bali karena di kota-kota besar di Jawa seperti DKI Jakarta, Surabaya dan Bandung, sapi Bali dihargai lebih tinggi per kilogram berat hidupnya dibanding sapi lokal lainnya,” ujar I Nyoman Parta saat membacakan pandangan umum Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali dalam Sidang Paripurna di gedung dewan, Senin (10/7) kemarin. Parta menambahkan, sapi Bali memiliki persentase karkas 56%. Lebih tinggi bila dibandingkan dengan sapi PO yang hanya 46-47% atau sapi Madura sebesar 49-50%. Selain itu, kadar lemaknya rendah, fertilitas untuk bibit paling
tinggi (82-83%), serta mampu beradaptasi terhadap suhu dan pakan bergizi rendah. “Karena itu, Bali sebagai gudangnya sapi Bali harus dipertahankan. Penyelundupan di luar kuota perdagangan antarpulau secara resmi perlu dicegah,” tegas Ketua Pansus Ranperda Pengelolaan Sapi Bali ini. Banyaknya sapi yang diperdagangkan ke luar pulau, lanjut Parta, membuat 17 Rumah Potong Hewan (RPH) di Bali hingga kini belum dapat melakukan kegiatan pemotongan secara optimal. Pasalnya, para pedagang antarpulau mau membeli sapi dengan harga yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan pihak RPH.
“Hal ini perlu kita kaji bersama agar RPH di Bali mampu membeli dengan harga dan sistem yang sama dengan pedagang antarpulau,” imbuhnya. Menurut Parta, optimalnya kapasitas RPH akan dapat memperbesar lapangan kerja. Selain itu, akan muncul produk sampingan seperti kulit, jeroan, tanduk, dan tulang di samping daging sebagai produk utama. Produk sampingan ini dapat diolah untuk industri pangan, papan, sandang, dan kerajinan. Namun di sisi lain, ternyata masih ada RPH yang memotong sapi betina lantaran harganya lebih murah dibanding sapi jantan. Padahal sudah ada aturan yang melarang aktivitas itu karena dapat menghambat
peningkatan populasi sapi Bali. Masalah berikutnya, daging sapi Bali sampai saat ini masih belum bisa menembus hotelhotel berbintang. “Mutunya masih dianggap rendah karena pola manajemen yang dilakukan oleh para peternak masih bersifat tradisional. Melalui perbaikan mutu pakan, pola pemeliharaan, dan umur potong dini diharapkan daging sapi Bali dapat bersaing dengan daging impor,” tandasnya. Sementara itu, anggota Fraksi Panca Bayu, I Kadek Nuartana, mengatakan pola pengembangan dan pengelolaan sapi Bali yang berbasis ekonomi rumah tangga perlu dipertahankan agar dapat mendorong kesejahteraan masyarakat petani pengembang sapi Bali. Para pelaku usaha ternak sapi perlu mendapat perhatian pemerintah melalui pelatihan manajemen pengelo-
laan usaha ternak. “Sapi Bali yang dalam perkembangannya kini bukan hanya menjadi salah satu sektor pencaharian masyarakat petani melainkan juga berkembang menjadi ciri khas dan karenanya kualitas kemurniannya perlu dipertahankan,” ujarnya. Menurut Nuartana, pemerintah perlu mengambil langkah strategis untuk menjadikan Bali sebagai salah satu daerah sentra produksi daging berbasis sapi lokal Bali. Langkah ini tidak saja mampu mempertahankan kemurnian sapi Bali, tapi juga membuka lapangan kerja dan mendorong peningkatan kesejahteraan petani. “Penurunan populasi harus dihentikan dengan membatasi ekspor sapi Bali yang masih dalam usia produktif serta mendorong optimalisasi pusat pembibitan sapi Bali,” ujarnya. (kmb32)
Pengedar Narkoba Buang Barang Bukti Denpasar (Bali Post) Upaya menghilangkan barang bukti dilakukan I Wayan Sutama alias Ucok (27) saat diajak menggeledah kamar kosnya di Jalan Kebo Iwa Utara Gang Elang, Denpasar, Jumat (7/7) lalu. Namun, petugas berhasil mengamankan barang bukti tersebut yaitu lima butir ekstasi. Kapolsek Denpasar Barat (Denbar), Kompol Gede Sumena, didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra, Senin (10/7) kemarin mengatakan, berawal dari informasi jika ada pengedar narkoba sering transaksi di wilayah tersebut. Sehubun-
gan dengan informasi tersebut, anggota Opsnal dipimpin Ipda Nengah Seven Sampiana melakukan penyelidikan. Awalnya, petugas menuju tempat tinggal tersangka tapi hanya bertemu dengan orangtuanya. “Orangtuanya bilang pelaku berada di penginapan menemani istrinya yang kerja di sana,” ujarnya. Polisi langsung menuju ke penginapan tersebut. Setibanya di sana, petugas bertemu tersangka tapi saat digeledah tidak ditemukan narkotika. Selanjutnya, tersangka diajak ke tempat kosnya. Disaksikan penghuni kos, petugas melalukan penggeledahan.
Saat itulah, petugas melihat tersangka pura-pura membenarkan posisi kipas angin miliknya dengan alasan mau jatuh. Saat itulah, tersangka melempar dompet kulit warna hitam ke belakang lemari dan polisi langsung mengambil dompet tersebut. Setelah dicek di dalam dompet tersebut ditemukan satu plastik klip ukuran besar berisi satu plastik klip ukuran kecil berisi 5 butir pil warna hijau ungu dengan logo DB diduga ekstasi. “Selanjutnya, tersangka dan barang bukti narkotika dibawa ke Polsek. Kami masih kembangkan kasus ini,” ujar Iptu Aan. (kmb36)
Selundupkan 3 Kg Hasish dari Nepal
Warga Rusia Dituntut 20 Tahun Penjara
Bali Post/wan
JUAL IKAN – Pedagang berjualan ikan jenis tongkol di Pantai Kedonganan, Kuta Selatan, Badung, Senin (10/7) kemarin. Di kawasan ini, para nelayan umumnya menurunkan ikan segar, hasil tangkapannya saat melaut itu dari perahunya.
Denpasar (Bali Post) Dinyatakan terbukti melakukan penyelundupan 3 kg hasish dari Nepal, pria asal Rusia terdakwa Roman Kalashnikov, Senin (10/7) kemarin dituntut hukuman 20 tahun penjara. Dalam sidang di PN Denpasar, JPU Made Tangkas menjelaskan perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana. Yakni, secara melawan hukum mengimpor narkotika golongan 1 dalam bentuk tanaman yang melebihi 1 kg, sebagaimana diancam dan diatur dalam Pasal 113 ayat 2 UU RI No. 35 Tahun 2009. ‘’Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa berupa pidana penjara selama 20 tahun, dikurangi terdakwa selama berada di dalam tahanan,’’ tuntut jaksa dari Kejati Bali itu. Selain itu, terdakwa juga dituntut membayar denda Rp 2 miliar, sibsider enam bulan kurungan. Sebelum pada tahap kesimpulan, jaksa sempat menyampaikan sejumlah per-
timbangan. Yang memberatkan, terdakwa memasukkan secara ilegal narkotika jenis hasish ke Indonesia. Terdakwa membawa hasish yang jumlahnya banyak yakni 3 kg, yang sudah tentu bertentangan dengan program pemerintah dan perbuatan terdakwa dapat berdampak pada kehidupan generasi penerus bangsa. Sedangkan yang meringankan, terdakwa masih muda dan tidak berbelit-belit dalam memberikan keterangan. Diuraikan dalam surat tuntutannya, terdakwa yang berusia 30 tahun itu ditangkap di Bandara Internasional Ngurah Rai, Desember 2016 lalu. Awalnya, terdakwa Roman melakukan perjalanan udara dari Kathamandu-Nepal dengan menggunakan pesawat Malindo Air. Terdakwa sempat transit di Kuala Lumpur, Malaysia sebelum beranjak ke Denpasar (Ngurah Rai). Begitu turun dari pesawat di Bandara Ngurah Rai dan mengambil barang bawaan berupa koper warna
ungu di bagasi, dia bergegas menuju pos pemeriksaan Bea dan Cukai Ngurah Rai. Saksi Putu Jeffry Casanova, petugas setempat, menemukan gelagat mencurigakan pada diri terdakwa, yaitu menunjukkan sikap yang gelisah. Atas dasar itu terdakwa diarahkan ke area pemeriksaan dengan menggunakan X-ray. Dibantu dengan temannya, saksi juga menggeledah koper terdakwa, termasuk melepas pakaian terdakwa. Dalam pemeriksaan itu petugas akhirnya menemukan narkoba jenis hasish seberat 2.999,15 brutto atau 2,956,00 gram netto pada Minggu, 11 Desember. Barang terlarang itu ditemukan saksi disembunyikan dalam 27 kemasan pasta gigi merek Dant Kanti yang tersimpan di dalam koper tadi. Kini terdakwa tinggal menunggu vonis dari majelis hakim. Sebelum vonis, terdakwa diberikan kesempatan untuk mengajukan pledoi atau pembelaan pekan depan. (kmb37)
BANGLI
8
Selasa Paing, 11 Juli 2017
Hujan Lebat Terus Mengguyur
BPBD Pantau Titik Rawan Longsor
Bangli (Bali Post) Hujan lebat yang terus mengguyur wilayah Bangli dan sekitarnya sejak beberapa hari belakangan memicu terjadinya longsor di sejumlah titik. Terkait hal ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli melakukan pemantauan di setiap titik yang dinilai rawan longsor. Kepala Pelaksana BPBD Bangli I Wayan Karmawan, Senin (10/7) kemarin, mengungkapkan hujan deras memicu longsor di jalur Buungan menuju Desa Penglipuran. Atas kondisi cuaca yang masih tidak menentu ini pihaknya sudah melakukan pemantauan titik-titik rawan longsor. ‘’Sementara ini Bangli masih cukup aman terkendali. Hanya saja, satu titik di Buungan ada pohon bambu yang rebah ke jalan. Tapi itu sudah ditangani oleh warga setempat,’’ ungkap Karmawan. Dia menjelaskan, kawasan zona merah atau rawan longsor tersebar di sejumlah titik. Di Kecamatan Bangli, zona merah berada di jalur Selati menuju Tanggahan Talajiwa, jalur Bangli menuju Karangasem dan jalur Tegallalang menuju Tambahan. Untuk Kecamatan Susut mulai masuk jalur pertigaan Demulih dan jalur Manuk menuju susut. Di Kecamatan Kintamani antara lain jalur Bayung Gede menuju Belancan, jalur Bantang menuju Singaraja, jalur ke Pinggan dan sekitarnya. Sementara di Kecamatan Tembuku, yakni sepanjang jalur Tembuku menuju Karangasem. Kawasan-kawasan tersebut rawan longsor karena sebagian besar terdapat tebing. ‘’Mengingat struktur tanah masih labil, maka dari itu bagi pengguna jalan yang hendak menggunakan jalan tersebut supaya tetap waspada,’’ katanya. Guna mencegah terjadinya korban jiwa akibat bencana alam, pihaknya meminta penduduk yang bermukim di daerah rawan longsor senantiasa waspada. Jika terjadi hujan deras, warga yang rumahnya berada dekat dimintanya sementara waktu mengungsi ke tempat yang lebih aman. ‘’Kita meminta supaya warga bisa selalu siaga bencana alam mengingat bencana datangnya sulit diprediksi. Jadi, kita sarankan kepada masyarakat kalau ada kejadian-kejadian tanah longsor maupun pohon tumbang akibat curah hujan ini, supaya mereka bisa langsung melapor ke BPBD sehingga kita bisa lakukan penanganan,’’ kata Karmawan. (kmb41)
Bali Post/nan
PENELOKAN - Objek Wisata Penelokan, Kintamani. Sampah di kawasan tersebut kerap dikeluhkan pengunjung.
Wisatawan Keluhkan Banyaknya Sampah di Penelokan Bangli (Bali Post) Banyaknya sampah yang berserakan di Objek Wisata Penelokan, Kintamani dikeluhkan wisatawan. Untuk itu semua pihak harus meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan. Hal itu diungkapkan Kabid Promosi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Merta, Senin (10/7) kemarin. Merta berharap masyarakat maupun pengunjung ikut menjaga kebersihan di Penelokan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sebab sampah yang menumpuk akan sangat mengganggu kenyamanan pengunjung sekaligus merusak citra kawasan tersebut. Menurutnya, selain persoalan sampah, wisatawan juga sering mengeluhkan kondisi jalan di wilayah Penelokan. Ruas jalan setempat sudah cukup lama mengalami kerusakan sehingga dia berharap instansi terkait bisa segera turun tangan. ‘’Saya minta pengunjung untuk memaklumi kondisi ini. Kalau jalan ini milik kabupaten, mungkin sudah dilakukan perbaikan,’’ ucapnya. Terkait tingkat kunjungan wisatawan, Merta menyebut faktor cuaca tidak mempengaruhi. Meskipun hujan deras kerap mengguyur Kabupaten Bangli, kunjungan wisatawan masih normal. (kmb41)
Bali Post/ina
GOT - Air got yang meluap di depan SDN 5 Kawan.
Sering Meluap, Air Got di Depan SDN 5 Kawan Bangli (Bali Post) Meluapnya air got di sepanjang jalan Brigjen Ngurah Rai, tepatnya di selatan SMAN 1 Bangli seakan sudah menjadi pemandangan rutin setiap musim hujan. Kondisi itu tak hanya mengganggu kenyamanan pedagang dan warga yang tinggal di sepanjang jalur tersebut namun juga menyulitkan siswa SDN 5 Kawan menuju sekolah. Keluhan terkait luapan air got di sepanjang jalan itu selama ini sudah kerap disampaikan warga terutama di media sosial. Warga mengeluh lantaran luapan air dari got tak hanya merusak bangunan depan warung dan rumah, namun juga memicu kekumuhan karena air meluap disertai sampah. Pada Senin (10/7) kemarin, luapan air got kembali dikeluhkan sejumlah orang tua siswa karena kondisi tersebut menyebabkan anakanak mereka harus ekstra berhati-hati untuk melangkah menuju gerbang sekolah. Kepala SDN 5 Kawan Luh Made Ayu Arwati tak menampik kondisi tersebut. Dia mengatakan, luapan air got tersebut rutin terjadi setiap musim hujan. Dampak yang ditimbulkan dari luapan air got tersebut yakni halaman sekolah terendam air hingga setinggi mata kaki. Menurutnya, meluapnya air got terjadi karena banyaknya sampah yang dibuang secara sembarangan oleh oknum warga ke dalam got, hingga kemudian menyebabkan got menjadi tersumbat. Sebagaimana penjelasan yang didapat pihaknya dari Wakil Bupati Sang Nyoman Sedana Arta saat berkunjung ke SDN 5 Kawan belum lama ini, persoalan meluapnya air got saat hujan itu akan segera ditangani pemerintah. Anggarannya pun sudah disiapkan, tinggal menunggu pengerjaan. ‘’Harapan kami kondisi itu dapat secepatnya ditangani,’’ katanya. (kmb40)
Bali Post/ina
MPLS - Sejumlah siswa baru mengikuti kegiatan MPLS di SMPN 2 Bangli.
Hujan, MPLS Digelar di Dalam Ruangan
Bangli (Bali Post) Hari pertama tahun ajaran baru 2017/2018, Senin (10/7) kemarin, diisi oleh seluruh sekolah di Bangli dengan menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Hampir di seluruh sekolah, kegiatan MPLS lebih banyak dilaksanakan di dalam ruangan. Hal itu dilakukan lantaran cuaca tidak mendukung untuk melaksanakan kegiatan MPLS di luar ruangan. Di SMPN 2 Bangli mis-
alnya, kegiatan MPLS yang dimulai sekitar pukul 07.30 wita, dilaksanakan sepenuhnya di kelas hingga siang hari. Bahkan upacara pembukaan MPLS juga dilakukan di dalam aula sekolah karena hujan deras. ‘’Karena hujan terus, jadi upacara pembukaan MPLS terpaksa kita laksanakan di dalam aula sekolah. Sementara kegiatan pengenalan sekolah lebih banyak di dalam kelas,’’ kata Kepala SMPN 2 Bangli Ida Bagus
Gede Wardana. Dijelaskannya, pada MPLS yang diikuti 166 siswa baru itu pihaknya lebih banyak melakukan pengenalan lingkungan sekolah terhadap siswa. Tak hanya itu, siswa juga diberikan pendidikan karakter. Dikatakannya, MPLS sedikit berbeda dengan MOS. Dalam MPLS, tak ada perpeloncoan. Siswa juga tak lagi dibebani oleh OSIS dengan kewajiban membawa barang-barang yang
sulit dicari. ‘’Sekarang dalam kegiatan MPLS guru ikut berperan mengisi materi di kelas, sementara OSIS mendampingi,’’ jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli Nyoman Suteja mengatakan, secara umum pelaksanaan MPLS di seluruh sekolah berjalan lancar. Pihaknya tidak ada menerima laporan tentang perpeloncoan yang terjadi selama kegiatan dalam MPLS
berlangsung. ‘’Kita sebelumnya sudah instruksikan kepada seluruh sekolah agar tidak ada perpeloncoan,’’ terangnya. Suteja mengungkapkan, dalam kegiatan MPLS siswa lebih banyak diberikan pengenalan lingkungan sekolah, guru termasuk pegawai. Siswa juga diberikan pembinaan tentang pendidikan budi pekerti. ‘’Kegiatan MPLS ini akan berlangsung selama tiga hari, sampai hari Rabu,’’ ujarnya. (kmb40)
Pendapatan Daerah 2016 Tak Penuhi Target
Bangli (Bali Post) -
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli gagal memenuhi target pendapatan daerah tahun 2016. Dari Rp 1,144 triliun target pendapatan yang ditetapkan, yang berhasil direalisasikan hingga akhir tahun hanya Rp 1,040 triliun. Hal itu terungkap dalam pidato pengantar pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Bangli tahun anggaran 2016 yang disampaikan Bupati Bangli I Made Gianyar di DPRD Bangli, Senin (10/7) kemarin. Dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata, Bupati Made Gianyar menyatakan, dengan realisasi pendapatan yang hanya Rp 1,040 triliun, maka target yang tidak terpenuhi nilainya sebesar Rp 103,7 miliar atau 9,07 persen. Selain menyampaikan realisasi pendapatan, Gianyar juga menyampaikan soal belanja daerah selama tahun 2016. Dari Rp 1,111 triliun belanja daerah yang ditetapkan, yang terealisasi hingga akhir tahun 2016 sebesar Rp 972,88 miliar. Dengan jumlah itu, maka terdapat efisiensi sebesar 138,21 miliar lebih atau sekitar 12,44 persen. Disampaikannya, dari transfer yang ditetapkan Rp 117,87 miliar yang terealisasi sebesar Rp 116,56 miliar. Terjadi efisiensi sebesar Rp 1,21 miliar lebih atau sekitar 1,03
persen. Sementara pembiayaan yang terdiri dari penerimaan daerah yang bersumber dari Silpa yakni Rp 101,69 miliar, terealisasi sebesar Rp 103,45 miliar. Sedangkan anggaran pengeluaran pembiayaan tahun 2016 sebesar Rp 16,89 miliar terealisasi 100 persen. ‘’Sehingga dari perhitungan antara pendapatan, efisiensi belanja, transfer serta pembiayaan terdapat Silpa untuk tahun anggaran 2016 sebesar Rp 37,408 miliar lebih,’’ jelasnya. Selain menjelaskan laporan keuangan pemerintah, Bupati Made Gianyar juga menyampaikan perihal pokok-pokok hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Pemkab Bangli tahun 2016 yang perlu mendapat perhatian meskipun telah berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. Di antaranya Disdikpora yang belum mengelola
dana BOS secara memadai, kegiatan verifikasi piutang PBB yang dilakukan Dispenda belum dilakukan dengan memadai dan optimal, penganggaran dan realisasi belanja barang dan jasa serta belanja modal di 15 SKPD yang tidak sesuai ketentuan senilai Rp 13 miliar lebih serta soal kompensasi atas kelebihan pembayaran pajak gaji dan tunjangan PNS yang belum dilakukan Pemkab Bangli.
Bupati pun meminta semua perangkat daerah segera menindaklanjuti rekomendasi tersebut. ‘’Apa yang menjadi kekurangan kita, kita harus segera perbaiki dengan langkah-langkah yang nyata sehingga kesalahan serupa tidak terulang kembali pada tahun yang akan datang sehingga untuk laporan keuangan tahun 2017 kita bisa mempertahankan opini WTP untuk Pemkab Bangli dan
memperkecil kelemahan-kelemahan yang masih ada pada pengelolaan keuangan kita,’’ kata Gianyar. Selain mengagendakan penyampaian pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2016, rapat paripurna kemarin juga mengagendakan penyampaian dua ranperda inisiatif DPRD, yakni tentang Pelayanan Kesehatan dan tentang Penyelenggaraan Jalan. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Kondisi Pasar Yangapi, Tembuku, sangat memprihatinkan. Pasalnya, puluhan kios yang berjejer di sebelah timur, selatan dan barat tidak lagi dimanfaatkan para pedagang untuk berjualan akibat mengalami kerusakan cukup parah. Kondisi areal pasar
juga sangat kumuh lantaran banyaknya tumpukan sampah plastik dan bekas dagangan. Berdasarkan pantauan di lapangan, Senin (10/7) kemarin, puluhan kios di Pasar Yangapi terbengkalai lantaran tidak dimanfaatkan untuk berjualan. Sebagian besar plafon kios sudah jebol. Genteng
sudah banyak hilang. Saking lamanya terbengkalai, kios-kios tersebut digunakan warga sekitar untuk menaruh ayam aduan. Bahkan beberapa kios dipakai sebagai kos-kosan. Kondisi pasar semakin kumuh akibat banyaknya sampah. Salah seorang pedagang di Pasar Yangapi, Ibu Putu, men-
gungkapkan, sebagian besar kios di areal pasar sudah lama mengalami kerusakan dan terbengkalai. Meski ada beberapa kios yang masih difungsikan, pasar tetap tidak ramai karena kios digunakan ketika hari pasaran. ‘’Kalau hari-hari biasa seperti sekarang ini kios pasti tutup karena tidak ada pembeli yang datang berbelanja ke sini,’’ ungkapnya. Dia menambahkan, sebelumnya pemerintah dalam hal ini Disperindag Bangli sempat mewacanakan jika pasar ini bakal dijadikan sebagai pasar agro khusus untuk menjual hasil pertanian warga. Hanya saja, sampai detik ini rencana itu tak kunjung direalisasikan. ‘’Saya tidak tahu pasti kenapa belum direalisasikan sampai sekarang,’’ katanya. Lebih lanjut dijelaskan, pihaknya sebelumnya juga sempat bertemu langsung Kepala Disperindag Bangli I Nengah Sudibia terkait kondisi pasar. Kala itu, pihaknya menyampaikan supaya bangunan yang ada di areal pasar bisa dimanfaatkan dengan
maksimal. Pihaknya juga mempertanyakan kelanjutan rencana pembangunan pasar agro. ‘’Kalau misalkan jelas pasar ini akan digunakan sebagai apa, kan masyarakat bisa mengontraknya nanti sehingga keberadaan pasar ini benar-benar maksimal. Ketimbang begini, bangunannya tak terurus dan terbangkalai seperti sekarang ini kan kasihan. Jika terus dibiarkan seperti ini bisa-bisa jadi rumah hantu,’’ katanya. Sementara itu, Kepala Disperindag Bangli I Nengah Sudibia mengungkapkan, tahun lalu sempat dialokasikan anggaran revitaliasi pasar tersebut. Hanya saja mengingat asetnya milik provinsi, Pemkab Bangli belum berani merealisasikan revitalisasi. ‘’Nantinya Bagian Aset yang mempunyai tugas untuk menyelesaikan permasalahan aset itu. Jika masalah aset sudah diselesaikan, nantinya baru kita akan rencanakan seperti apa pembangunannya,’’ tegasnya. (kmb41)
Bali Post/ina
SERAHKAN PERTANGGUNGJAWABAN - Bupati Bangli I Made Gianyar menyerahkan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2016.
Puluhan Kios di Pasar Yangapi Terbengkalai
Bali Post/nan
TERBENGKALAI - Kios di Pasar Yangapi terbengkalai lantaran tidak difungsikan sebagaimana mestinya.
GIANYAR
Selasa Paing, 11 Juli 2017
I Gusti Ayu Agung Trisna Dewi
9
Bali Post/nik
Dibuka, PPDB SMA/SMK Gelombang II
Gianyar (Bali Post) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) gelombang II akan kembali dibuka. Namun gelombang II ini hanya diselenggarakan oleh beberapa SMA/SMK di Gianyar. Kepala UPT Dinas Pendidikan Gianyar I Gusti Ayu Agung Trisna Dewi mengaku sempat menghadapi persoalan zonasi pada PPDB beberapa waktu lalu. ‘’Zonasi ini sudah jadi masalah umum. Karena banyak calon siswa yang dulu SD dan SMP di Denpasar, karena KK di Gianyar jadi pulang kampung sekolah di sini. Ini yang banyak dikeluhkan orangtua,’’ ujarnya. Namun keluhan tersebut sudah diakomodir melalui Pergub No. 40 Tahun 2017 yang mengabaikan zonasi. Dijelaskannya, Pergub ini mengakomodir siswa miskin dan berprestasi yang masih tercecer. ‘’Tujuannya, memastikan seluruh anak usia 15-20 tahun bisa mengenyam pendidikan SMA,’’ jelasnya. Atas dasar Pergub inilah, PPDB gelombang II dilaksanakan. Pihaknya pun sudah memanggil para kepala SMA/SMK se-Gianyar terkait hal ini. ‘’Saya sampaikan, kalau masih bisa, rombel supaya ditambah. Bisa double shift, dengan catatan sarana prasarana sekolah memadai,’’ terangnya. Trisna menjelaskan, untuk di Gianyar pendaftaran gelombang II dibuka hanya di beberapa sekolah seperti SMAN 1 Blahbatuh, SMAN 1 Payangan, SMAN 1 Tampaksiring, SMKN 2 Tegallalang, SMKN 1 Gianyar dan SMKN 3 Gianyar. ‘’Awalnya kuota dibatasi. Tapi setelah adanya Pergub ini, ada beberapa sekolah ini buka gelombang II,’’ katanya. Disinggung terkait sejumlah pungutan yang tahun sebelumnya menghantui orangtua siswa, seperti uang pembangunan, Trisna menegaskan iuran tersebut seharusnya tidak muncul tahun ajaran baru ini. Sementara untuk SPP masih bisa dikenakan sepanjang telah disepakati oleh para orangtua siswa. Besaran SPP menjadi kesepakatan antara orangtua siswa dengan komite. ‘’Masing-masing sekolah punya komitmen sendiri. Ada mungkin pukul rata semua sama. Ada juga yang berpatokan pada penghasilan orangtua,’’ kata pejabat bertubuh mungil asal Klungkung ini. Namun, menurut Trisna, SPP jenjang SMA/SMK bisa saja dibebaskan alias gratis. Dengan catatan sumber dana dari APBD dan dana Bos memenuhi segala unsur operasional sekolah. ‘’Tetapi kenyataannya, dua sumber dana tersebut sering tak cukup. Terutama jika sekolah memiliki guru honor yang bukan tenaga honorer pemda,’’ katanya. Menurutnya, dibenarkan ada sumber dana dari komite, namun sifatnya terbatas serta tidak mengikat. Sehingga dalam hal ini peran serta orangtua diperbolehkan sepanjang tidak memaksa. ‘’Dalam kesepakatan komite dan orangtua siswa juga harus disertakan berita acara dan laporan pertanggungjawaban sehingga semua jelas dan terukur,’’ tegasnya. (kmb35)
Aniaya Pacar, Pria Asal Karangasem Disel
Gianyar (Bali Post) Putu Tedun asal Karangasem mendekam di sel tahanan Mapolres Gianyar mulai Senin (10/7) kemarin. Hal ini lantaran pria 40 tahun ini telah menganiaya pacarnya sendiri, I Komang Sukarini (35). Motif penganiayaan ini didasari cemburu lantaran korban menemani pria lain saat pesta minuman beralkohol (mikol). Kasat Reskrim Bali Post/nik INTEROGASI - Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Polres Gianyar AKP Marzel Doni Marzel Doni menerangkan, pengasaat menginterogasi pelaku. niayaan ini berawal ketika pelaku cemburu melihat pacarnya melayani tamu sambil minum bersama. ‘’Saat korban melayani tamu ini, pelaku juga berada di tempat yang sama yakni sebuah warung milik I Wayan Gili Suastika. Lokasinya bersebelahan dengan Kafe 88,’’ jelasnya. Berdasarkan pemeriksaan, pelaku mengaku sempat menahan emosi hingga warung tersebut tutup. Namun saat korban hendak pulang berboncengan dengan rekannya, Heniati, pelaku langsung mengejar dan menghadang korban di jalan By-pass I.B. Mantra, tepatnya di depan Kafe 88, Banjar Siyut, Desa Tulikup pada Kamis (6/7) sekitar pukul 00.03 Wita. Kala itu pelaku yang setengah mabuk menyuruh korban turun dari motor. Saat itu korban menolak dan bersikukuh akan pulang ke rumah bersama temannya. Akibatnya, cekcok mulut pun tidak terhindarkan. Diduga tak kuat menahan amarah, pelaku lantas memukul korban. Korban juga didorong sampai terjatuh dari atas sepeda motor. Bahkan korban sempat ditendang yang mengakibatkan korban mengalami luka di tangan, bibir dan mata memar. Mendapat laporan tersebut, polisi langsung memburu pelaku. Berdasarkan informasi dari korban dan saksi, pelaku yang kabur setelah melakukan penganiayaan terdeteksi berada di Karangasem. Polisi dikomandoi Kanit 1 Iptu Reza Pranata melakukan pengejaran ke Desa Selat Duda, Karangasem. AKP Marzel Doni menambahkan, mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 351 KUHP. ‘’Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, pelaku langsung kami tahan,’’ katanya. (kmb35)
Bali Post/wan
MEMANGKAS POHON - Sejumlah kendaraan melintas di dekat sejumlah petugas kebersihan yang sedang memangkas pohon perindang di kawasan Jalan Ciung Wanara, Gianyar. Kegiatan ini mengantisipasi bencana pohon tumbang.
Jelang ’’Soft Opening’’
Infrastruktur Kebun Raya Belum Rampung Gianyar (Bali Post) -
Soft opening Kebun Raya Gianyar yang berlokasi di Pilan, Payangan akan diselenggarakan 17 Juli mendatang. Undangan pun sudah disebarkan ke sejumlah kementerian. Namun hingga Senin (10/7) kemarin, sejumlah infrastruktur objek wisata tersebut belum rampung dikerjakan. Kepala Bappeda Gianyar Gde Widarma Suharta menyatakan, sebagai persiapan soft opening, di dalam kebun raya ada sejumlah pengerjaan yang sudah rampung seperti pembangunan taman tematik, pemberian KTP pohon hingga penanaman tanaman upakara. ‘’Tahap pertama penanaman sudah rampung, tetapi nanti akan ada lagi penataan tanaman ini,’’ katanya. Sementara untuk logo kebun raya, pihaknya sudah menyiapkan logo yang menggunakan gambar
palinggih Bali Mula yang terdapat di Banjar Pilan. ‘’Logonya mengambil bentuk palinggih seperti model gedong. Di dalamnya ada simbol daun pohon nyabah,’’ jelasnya. Namun, Widarma mengakui sejumlah infrastruktur menuju Kebun Raya Gianyar belum tuntas dikerjakan, padahal soft opening diagendakan pekan depan. Pembangunan yang belum rampung seperti pembuatan jalan dan pintu gerbang. Jalan baru 80 persen rampung. Sementara pintu ger-
bang baru 50 persen. ‘’Soft opening, memang belum sepenuhnya selesai. Ini baru pembukaan awal, nanti akan dilanjutkan lagi dan terus ditingkatkan di tahun berikutnya,’’ jelasnya. Meski sejumlah infrastruktur penting menuju kebun raya belum tuntas, Widarma menegaskan, pihaknya sudah mengirim undangan ke sejumlah kementerian untuk menghadiri soft opening. Megawati Soekarno Putri selaku Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia juga diundang dengan agenda meresmikan Kebun Raya Gianyar. ‘’Ya, sesuai rencana memang ini diresmikan Ibu Megawati,’’ ungkapnya. Dikatakannya lebih lanjut, setelah soft opening, pengerjaan Kebun Raya Gianyar akan dilanjutkan
Sejumlah Taman akan Direnovasi Gianyar (Bali Post) Sejumlah taman di Kabupaten Gianyar kondisinya sudah memprihatinkan. Untuk itu Pemkab Gianyar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan melakukan renovasi taman di sejumlah titik. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas PUPR Gianyar Nyoman Nuadi, Senin
(10/7) kemarin. Nuadi mengungkapkan, taman yang akan mendapat perbaikan yakni di Jalan Ciung Wanara, Bitera dan Pejeng. Kondisi taman-taman tersebut saat ini memang sudah mengalami kerusakan. Ada beberapa hal yang perlu ditata kembali. ‘’Misalnya yang di Ciung Wanara itu besinya sudah
hancur. Itu kita akan ganti. Kemudian yang di Bitera nanti akan kita buat pembatasnya supaya lahannya tidak diserobot,’’ katanya. Menurutnya, kegiatan pertamanan tahun ini hanya menyangkut penataan dan pemeliharaan. Itu pun hanya untuk taman dengan skala kecil. Sedangkan untuk pembangunan taman
Bali Post/nik
MENDEM PADAGINGAN - Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata saat mengikuti upacara mendem padagingan di pintu gerbang Kebun Raya Gianyar yang baru 50 persen rampung. hingga grand opening yang diagendakan dilaksanakan tahun 2018. ‘’Mungkin nanti di
grand opening akan dilanjutkan oleh Bapak Bupati yang baru,’’ katanya. (kmb35)
besar, pihaknya mengakui bahwa sebelumnya sempat ada rencana untuk itu. ‘’Tahun ini ada sebenarnya rencana pembangunan taman besar. Lanjutan rencana yang dulu, yang di depan Balai Budaya itu. Tapi tidak jadi, karena anggaran terbatas. Nanti kalau sudah memungkinkan baru akan kita anggarkan lagi. Intinya kita inginkan Gianyar bisa tetap asri,’’ tegasnya. Lebih lanjut Nuadi men-
jelaskan, selain melanjutkan program yang sudah ada, pihaknya akan menggarap penataan taman perbatasan kabupaten. Penataan taman perbatasan dinilai penting mengingat masih ada beberapa yang perlu penataan lebih lanjut dan disesuaikan kondisi saat ini. Misalnya terkait pelang nama kabupaten di mana saat ini masih ada yang menggunakan istilah Dati (Daerah Tingkat) II Gianyar. (kmb25)
Pasutri Miskin di Banjar Antugan
Tak Punya Biaya Pengobatan Kanker Kulit PASANGAN suami-istri (pasutri) di Banjar Antugan Desa Blahbatuh, Gusti Made Pering (64) dan Ni Gusti Made Raka (62), hidup di bawah garis kemiskinan. Pasutri ini tidak memiliki keturunan. Ironisnya, Pering menderita sakit kulit berupa kutil di sekujur tubuh. Tinggal hanya berdua dengan beban menggarap sawah di usia renta membuat pasutri ini tak mampu mengurus rumahnya. Bahkan sejumlah bangunan rumah tampak rusak dimakan usia. ‘’Terakhir rumah ini kami perbaiki sekitar tahun 1972, tetapi setelah itu tak bisa diperbaiki lagi. Atap bocor saja tak bisa saya perbaiki karena sudah tua,’’ ujarnya. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, pasutri ini hanya mengandalkan penghasilan dari menjual jejahitan. Hasil panen padi diakui tak pernah memuaskan, malahan lebih sering gagal panen. Kepiluan semakin mewarnai kehidupan pasutri ini, sebab sejak beberapa tahun belakangan sang kepala keluarga menderita penyakit kulit yang aneh. Secara medis Pering disebut mengalami kanker kulit. Hanya keterbatasan biaya dan informasi menyebabkan ia tak bisa berobat. Benjolan semacam kutil tumbuh di seluruh tubuh Pering. Mulai dari
wajah, tangan, badan, hingga kaki tampak ditumbuhi kutil. Dikatakannya, kutil mulai tumbuh di wajah sekitar tahun 1990-an. Hingga 2012 saat buat KTP, wajahnya sudah ada benjol-benjol kecil. Setelah itu mulai banyak sampai sekarang. Pering tidak mengetahui pasti penyebab sakitnya itu. Ia pun sempat melakukan pengobatan medis dan non-medis, hingga kini pihaknya tak mendapatkan jawaban. Yang ia ketahui, penyakit kulitnya ini tak menular. ‘’Saya lahir normal, setelah menikah juga masih normal. Hanya sekarang baru begini,’’ ujarnya. Ia mengaku pasrah karena sakitnya tak kunjung sembuh. Meski demikian, rasa syukur masih bisa ia rasakan sebab benjolan di tubuhnya ini tidak menyebabkan gatal. Hanya saja Pering mengaku malu jika bertemu orang lain. ‘’Kalau rasanya biasa saja. Tidak gatal. Tapi orang lain yang melihat mungkin jijik,’’ Bali Post/nik ungkapnya. (nik) PASUTRI - Pasutri Gusti Made Pering (64) dan Ni Gusti Made Raka (62).
KLUNGKUNG
10 SOSOK
Selasa Paing, 11 Juli 2017
Sigap Bertugas MENJABAT sebagai Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Klungkung dituntut tak hanya mampu memahami kondisi intern pemerintahan. Tetapi juga pada isuisu yang berkembang di masyarakat. Hal itu dinilai tak terlalu merasa beban bagi I Ketut Suadnyana. Ia menyatakan tetap sigap bertugas. ‘’Sudah biasa dengan kontrak kerja. Ada atau tidak pekerjaan, saya harus hadir tepat waktu. Sigap bertugas,’’ ujarnya, Senin (11/7) kemarin. Dunia kehumasan dan protokol memang menjadi hal baru baginya. Namun, untuk bisa Bali Post/sos meningkatkan kualitas diri, komunikasi dengan bawahannya terus diintensifkan. Hal itu sangat dinikmati dan dijalani dengan kesan santai tapi serius. ‘’Intinya komunikasi. Baik dengan teman-teman di Humas maupun di luar itu,’’ ucapnya. Jika dibandingkan dengan jabatan sebelumnya, yakni Kabid Pendidikan Dasar Disdikpora Klungkung, tidak ada perbedaan yang mencolok dengan jabatan saat ini. Seluruhnya dipandang memiliki kesulitan dan mampu memberikan pengalaman. ‘’Kalau di Dikdas, lebih banyak berkaitan dengan data. Kalau di sini, lebih banyak action. Tapi semuanya pasti memberikan kesan tersendiri,’’ tandasnya. (sos)
Bali Post/sos
MENYEBERANG - Kapal pengangkut barang akan menyeberang ke Nusa Penida dari Kusamba.
Cuaca Buruk
Penyeberangan Kusamba-Nusa Penida Buka-Tutup Semarapura (Bali Post) Aktivitas penyeberangan dari pelabuhan rakyat di Kusamba, Kecamatan Dawan-Nusa Penida sejak beberapa hari belakangan diterapkan sistem buka-tutup. Hal tersebut menyusul cuaca buruk yang kerap melanda wilayah Klungkung
dan sekitarnya. Kepala Subseksi Keselamatan Berlayar, Patroli dan Penyidikan KSOP Kelas IV Padangbai Muhammad Djumari menjelaskan, sistem buka-tutup sudah dilakukan sejak 7 Juli lalu. Hal tersebut diperkirakan berlangsung hingga 13 Juli
mendatang. ‘’Untuk bukatutup ini tergantung situasi. Kalau cuaca membaik, bisa dibuka sebelum itu (13 Juli - red). Kalau masih tidak memungkinkan, bisa diperpanjang,’’ jelasnya, Senin (10/7) kemarin. Aktivitas penyeberangan, sambungnya, dibuka pagi
mulai pukul 06. 00 W ita sampai 11.00 Wita. Jadwal ini juga sudah disampaikan ke seluruh pelabuhan. ‘’Ini sudah disampaikan ke seluruh pelabuhan. Kondisi seperti ini sudah dipahami. Syukurnya sampai sekarang tidak terjadi sesuatu,’’ katanya.
Kepala Dinas Perhubungan Klungkung Nyoman Sucitra mengatakan aktivitas penyeberangan ini sudah terus di koordinasikan dengan KSOP. ‘’Sampai sekarang masih tergolong aman. Tetapi kami imbau untuk tetap waspada,’ ungkapnya. (kmb45)
Kasus Dugaan Korupsi Bansos
Bali Post/ist
SIDANG - Sidang paripurna DPRD Klungkung, penyerahan rekomendasi kepada Bupati Klungkung terhadap laporan hasil pemeriksaan BPK atas laporan keuangan tahun anggaran 2016.
Raih WTP, Dewan Minta Bupati Tetap Tindak Lanjuti Catatan BPK
BADAN Pemeriksa Keuangan (BPK) RI telah memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Klungkung tahun anggaran 2016. Meski demikian, DPRD Klungkung tetap memberikan rekomendasi kepada bupati untuk menindaklanjuti hal-hal yang menjadi catatan. Hal tersebut disampaikan dalam sidang paripurna, Senin (10/7) kemarin. Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru yang memimpin sidang menjelaskan keberhasilan pemkab dalam meraih opini WTP menjadi hal yang sangat positif dan itu patut diapresiasi. Hal tersebut mengindikasikan pengelolaan roda pemerintahan sudah mampu berjalan baik. Meski demikian, opini tersebut masih disertai beberapa catatan. Oleh karenanya, pihaknya tetap memberikan rekomendasi yang segera ditindaklanjuti. ‘’Kami sangat mengapresiasi pemkab karena sudah berhasil raih WTP berturut-turut. Tapi kami tetap merekomendasikan untuk menindaklanjuti sejumlah catatan,’’ jelasnya. Rekomendasi itu, kata politisi Gerindra ini, yakni pemkab berkewajiban melaporkan hasil pelaksanaan tindak lanjut BPK atas laporan keuangan kepada BPK dan DPRD Klungkung. Pihaknya juga mengusulkan kepada bupati untuk menegur, memberikan saran dan/atau arahan yang sifatnya memotivasi SKPD sesuai dengan tingkat, berat ringan dan sifat temuan atas laporan hasil pemeriksaan BPK. Selain itu, pemkab perlu mendorong BPK untuk memutakhiran data status temuan dan tindak lanjut hasil pemeriksaan yang tercantum dalam situs BPK. ‘’Kami berharap rekomendasi ini bisa mengurangi catatan dari BPK,’’ ungkapnya. Sementara itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengungkapkan sesuai hasil pemeriksaan, BPK memberikan 6 catatan atas laporan keuangan pemkab tahun anggaran 2016. Itu ditegaskan turun signifikan dari tahun sebelumnya yang mencapai 22 catatan. ‘’Temuan BPK itu sudah dibahas dan sudah bisa diterima. Tetapi catatan itu tidak mengurangi tingkat kewajaran dari pelaporan,’’ tegasnya. Meski demikian, Bupati yang dikenal merakyat ini sepakat terhadap rekomendasi dewan karena sifatnya yang sangat membangun. Melalui hal itu, ke depannya juga diharapkan opini WTP diraih tanpa catatan. ‘’Saya sepakat terhadap rekomendasi agar ke depan bisa dituntaskan. Bila perlu WTP itu tanpa catatan,’’ tandasnya. (ad803)
Jadi Terdakwa, Tunjangan Kicen Dipangkas Semarapura (Bali Post) -
Pascalima hari ditahan, anggota DPRD Klungkung Wayan Kicen Adnyana yang terjerat kasus dugaan korupsi hibah bansos Rp 200 juta, Senin (10/7) kemarin dikunjungi Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Klungkung Komang Gede Ludra dan anggota BK Made Jana. Kunjungan yang berlangsung singkat itu tak hanya memastikan kondisi kesehatan Kicen, tetapi juga menyampaikan hak-hak yang masih didapatkan sebagai wakil rakyat. Berdasarkan pantauan, kunjungan tersebut berlangsung sekitar pukul 11.15 Wita dan diterima Wakapolres Klungkung Kompol Nengah Sadiarta bersama Kasat Reskrim AKP Made Agus Dwi Wirawan. Setelah berkomunikasi singkat, Ludra diperkenankan untuk bertemu Kicen. Saat itu, Kicen yang mengenakan baju kaos putih dan celana pendek keluar dari ruang tahanan terlihat pucat. Meski demikian, ia mengaku kondisinya dalam keadaan sehat, sebelum berbincang secara tertutup di ruang Kasat Reskrim. Usai pertemuan, Ludra mengatakan kunjungannya tak hanya untuk memastikan politisi Gerindra itu ditahan di Mapolres, tetapi juga mengetahui kondisi kesehatannya. Tak hanya itu, kedatangannya juga dimak-
sudkan untuk menyampaikan hak-haknya yang masih didapatkan selama menjadi wakil rakyat. ‘’Kondisinya sangat sehat. Teman-teman juga menyampaikan salam. Meski ditahan, haknya masih didapatkan, kecuali perjalanan dinas,’’ bebernya. Pemangkasan hak yang lain, sambung politisi Hanura ini akan kembali terjadi jika yang bersangkutan berstatus sebagai terdakwa. Tunjangan perumahan dan komunikasi tidak dibayarkan. Bahkan juga diberhentikan sementara hingga kasusnya berkekuatan hukum tetap. Itu mengacu pada Tata Tertib (Tatib) Dewan Pasal 102 Nomor 1/2014 tentang Pemberhentian Sementara. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Klungkung
Bali Post/sos
KUNJUNGI - Wayan Kicen Adnyana, anggota DPRD Klungkung yang tersangkut dalam kasus dugaan korupsi bansos, saat dikunjungi Ketua BK DPRD Klungkung, Senin (10/7) kemarin. AKP Agus Adi Wirawan mengatakan pascaditahan, belum ada yang menjenguk Kicen. Begitu juga dengan usulan penangguhan penahanan. ‘’Belum ada yang menjenguk. Usulan penangguhan penahanan juga belum,’’ jelasnya. Seiring dengan penahanan Ki-
Dahan Pohon Beringin Patah, Timpa Warung Warga
kLUNGKUNG (0366)
21115
Polsek Klungkung
(0366)
21090
Polsek Dawan
(0366)
23181
Polsek Banjarangkan
(0366)
23180
Polsek Nusa Penida
(0366) 5382838
RSUD Klungkung
(0366)
21172
RSU Bintang
(0366)
25241
PMI Klungkung
(0366)
21442
Damkar Klungkung
(0366)
22655
PDAM Klungkung
(0366)
21336
PLN Klungkung
(0366)
25599
gusulan PAW akan dilakukan jika surat dari DPP yang memerintahkan KTA-nya dicabut, keluar. ‘’Dengan dia (Kicen - red) ditahan, secara otomatis anggota fraksi di Dewan berkurang. Saya yakin DPP mengerti hal ini,’’ katanya. (kmb45)
Dampak Hujan Lebat
Telepon Penting Polres Klungkung
cen, Ketua DPRD Klungkung Wayan Baru yang juga sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Klungkung mengaku sudah bersurat ke DPD. ‘’Surat penahanan yang disampaikan polres, sudah kami kirim tadi (kemarin - red),’’ ucapnya. Proses pen-
Bali Post/ist
POTONG DAHAN - TRC BPBD Klungkung dibantu warga memotong dahan pohon beringin yang patah, Senin (10/7) kemarin.
Semarapura (Bali Post) Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Klungkung sejak Minggu (9/7) sore hingga Senin (10/7) pagi kemarin, menimbulkan dampak. Salah satunya adalah dahan pohon beringin di Pura Panti Pande, Dusun Gunung Rata, Desa Getakan, Kecamatan Banjarangkan, patah dan menimpa kabel listrik serta warung. Akibat tertimpa itu, warung milik Made Mudana (48) ini rusak parah. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung, Putu Widiada, menjelaskan kejadian itu berlangsung sekitar pukul 05.00 Wita. Patahan dahan pohon yang berdiameter 50 cm itu menimpa kabel listrik dan warung warga. Pascakejadian itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD dan warga langsung melakukan penanganan. Sementara itu, khusus untuk langkah antisipasi kejadian serupa, pemangkasan pohon telah digencarkan. Hal itu diharapkan mendapat dukungan dari masyarakat. ‘’Pemangkasan sudah kami lakukan. Kami harapkan masyarakat bisa waspada,’’ ucapnya. Khusus untuk longsor, kata dia, belum ada laporan. Meski demikian, itu perlu tetap diwaspadai, terutama pada wilayah yang kondisi geografisnya berbukit. ‘’Kalau longsor terjadi pada hujan sebelumnya. Kalau sekarang (kemarin - red) tidak ada,’’ katanya. Lebih lanjut dikatakan untuk prediksi hujan, sesuai informasi Badan Meteorologi, Klimatoligi dan Geofisika Wilayah III Denpasar masih berlangsung hingga tiga hari ke depan. Selain itu, gelombang laut juga berpotensi hingga dua meter. ‘’Gelombang laut juga perlu diwaspadai,’’ pungkasnya. (kmb45)
Selasa Paing, 11 Juli 2017
BULELENG
11
Peringatan Hari Bhayangkara Dijaga Ketat Singaraja (Bali Post) – Belasan polisi bersenjata lengkap mengamankan Mako Polres Buleleng yang menggelar apel peringatan Hari Bhayangkara ke-71, Senin (10/7) kemarin. Personel dari Sat Sabhara berjaga-jaga mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Suasana berbeda terlihat dalam perayaan Hari Bhayangkara pada tahun ini. Perayaan sederhana melalui apel dipusatkan di halaman utama Mapolres Buleleng. Jika tahun-tahun sebelumnya mengundang instansi terkait, tetapi kali ini peringatan secara intern dengan melibatkan seluruh personel Polres Buleleng. Wakapolres Buleleng Kompol Michael R. Risakotta mengatakan, pengamanan ketat yang dilakukan di sekitar Mapolres Buleleng sebagai upaya antisipasi dini terhadap ancaman dan serangan teror yang akhir-
akhir ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian. Sementara itu, amanat Presiden RI Joko Widodo memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel Polri dalam setiap pelaksanaan tugas. Di bidang pemeliharaan kamtibmas, Jokowi meminta polri mampu mengedepankan tindakan penangkalan dan pencegahan, pemetaan, deteksi dan antisipasi setiap potensi kerawanan yang ada. Selain itu, melakukan langkah penanganan yang tepat, agar tidak terjadi gangguan kamtibmas yang meresahkan. Presiden Jokowi juga memberikan dukungan terhadap kinerja yang telah dilakukan kepolisian selama ini sehingga mampu sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat untuk menjaga stabilitas kamtibmas, menegakkan hukum dapat dilaksanaan secara optimal. (kmb38)
Bali Post/kmb38
DIJAGA KETAT – Polisi bersenjata mengamankan apel peringatan Hari Bhayangkara tahun 2017 di halaman Mapolres Buleleng, Senin (10/7) kemarin.
Disdikpora Ingatkan agar MPLS Membahagiakan Siswa Baru
Singaraja (Bali Post) – Sekolah di Buleleng dituntut melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2017/2018 dalam suasana menggembirakan. Ini tidak lepas setiap tahun ajaran baru MPLS cenderung dijadikan ajang perpeloncoan yang mengakibatkan beban psikologis siswa baru. Sekolah diminta melaksanakan MPLS sesuai Permendikbud No. 18 Tahun 2016, sehingga apa pun materi MPLS dilakukan dalam suasana gembira. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) mengatakan hal itu ketika membuka MPLS SD dan SMP yang dipusatkan di lapangan SMPN 2 Singaraja Senin (10/7) kemarin. Pembukaan MPLS ini diikuti perwakilan siswa baru dari masing-masing SD dan SMP. Diawali dengan upacara bendera dengan inspektur upacara Kadisdikpora Gede Suyasa mewakili Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. MPLS akan berlangsung selama sepekan ini ditandai dengan pelepasan balon ke udara dan melepas burung merpati. Kadisdikpora Suyasa di sela-sela pembukaan MPLS menegaskan, seluruh kegiatan MPLS yang sudah dituangkan dalam regulasi harus dijalankan oleh sekolah. Dalam pelaksanaannya, sekolah menugaskan guru untuk mengatur pelaksanaan kegiatan selama MPLS sesuai dengan kreativitas di sekolah bersangkutan. Beberapa kegiatan yang wajib seperti pengenalan etika, pengenalan guru, dan kegiatan lain. Sementara tujuh kegia-
Diprediksi 300 Siswa DO
UPP Di-’’deadline’’ Dua Hari Lakukan Pendataan
Singaraja (Bali Post) – Tahun ajaran baru 2017/2018 mulai berlangsung. SD dan SMP negeri dan swasta telah merekrut siswa baru sesuai dengan kuota yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 17 Tahun 2017. Pada awal tahun ajaran baru ini, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng mempredikasi 300 siswa yang drop out (DO). Atas kondisi ini, Disdikpora memberikan batas waktu dua hari bagi Unit Pelaksana Pendidikan (UPP) untuk mendata dan mengarahkan agar ratusan siswa itu mau melanjutkan ke SMP, baik negeri maupun swasta.
Bali post/kmb38
MPLS – Siswa baru di jenjang SD dan SMP mengikuti pembukaan MPLS yang dipusatkan di SMPN 2 Singaraja, Senin (10/7) kemarin. tan lagi diserahkan kepada sekolah. Guru dilarang menugaskan OSIS melaksanakan kegiatan. Sikap tegas ini karena pemerintah daerah tidak menghendaki adanya siswa yang mengalami kekerasan selama mengikuti MPLS. “Silakan lakukan kegiatan MPLS seperti yang sudah digariskan oleh regulasi. Guru tidak boleh memerintahkan OSIS dalam mengemas kegiatan. Buat kegiatan yang menyenangkan dan saya tidak ingin sampai ada siswa yang pingsan atau mendapat tindakan kekerasan lain,” katanya. Di sisi lain, Suyasa mengatakan, dalam tahun ajaran 2017/2018 ini ada penurunan siswa yang diterima di kelas 1 SD sekitar 900 siswa. Atas kondisi ini, dia mempredikasi terjadi karena penerapan regulasi yang mengikuti standar pelayanan minimal (SPM).
Dari ketentuan itu, yang diterima masuk di kelas 1 SD adalah anak berumur enam tahun dan anak dengan umur tujuh tahun wajib diterima. Anak yang berumur di bawah enam tahun bisa diterima, jika mendapat surat rekomendasi dari psikolog dan kesepakatan rapat dewan guru. Ketatnya penerimaan siswa kelas I SD ini membuat anak yang berusia lima setengah tahun atau anak yang baru berumur lima tahun dua bulan tidak bisa diterima sebagai siswa kelas 1 SD. “Ini masih dipelajari, akan tetapi penyebab pastinya karena SPM ini, seingga anak yang belum cukup umur itu tanpa mendapat rekomendasi tadi tidak bisa diterima. Dan secara kualitas memang anak umur enam tahun paling layak memulai pendidikan di kelas I SD,” tegasnya. (kmb38)
Demikian diungkapkan Kadisdikpora Buleleng Gede Suyasa ketika membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 2 Singaraja, Senin (10/7) kemarin. Lebih jauh, Suyasa mengatakan, berdasarkan data yang ada, total siswa baru yang diterima di sekolah negeri 10.261 orang. Sementara sekolah swasta diperkirakan menerima siswa baru 680 orang dan madrasah telah mendapat siswa baru sebanyak 621 orang. Dari jumlah keseluruhan, pihaknya mempredikasi siswa yang DO 300 orang. “PPDB kita sudah berjalan walau diwarnai riak-riak kecil dan itu sudah diatasi. Sekarang dari jumlah siswa yang sudah diterima, tugas kita sekarang melacak ke mana 300 anak ini, apakah tidak melanjutkan karena bekerja atau pindah sekolah ke luar kabupaten,”
katanya. Menurut Suyasa, untuk menelusuri keberadaan ratusan siswa yang drop out itu, Disdikpora membentuk posko DO di masing-masing UPP. Untuk mendapatkan data pasti, Kepala UPP ini diberikan batas waktu harus sudah memiliki data pasti siswa yang DO. Setelah data masuk, Disdikpora akan mengarahkan anak-anak tersebut untuk bisa melanjutkan sekolah ke jenjang SMP sesuai dengan amanat undang-undang penuntasan wajib belajar sembilan tahun. Hanya, anak-anak yang bisa diarahkan melanjutkan sekolah yang masih berada di wilayah kabupaten. Sementara jika ada siswa yang sudah pindah ke kabupaten lain, maka Disdikpora tidak akan mengambil langkah lanjutan. “Kami punya keterbatasan dan khusus untuk
yang masih ada di Buleleng tim posko DO termasuk saya sendiri akan turun langsung untuk membujuk agar mau sekolah. Kalau membuat angka DO nol persen mungkin sulit, tetapi kami optimis memperkecil jumlah DO akan bisa dilakukan melalui pembentukan posko DO,” jelasnya. Tidak hanya mengajak siswa melanjutkan sekolah, Disdikpora telah menyiapkan program untuk membantu meringankan beban siswa yang DO karena alasan biaya transportasi atau perlengkapan sekolah. Khusus bantuan transportasi sudah dilakukan pada tahun ajaran terdahulu dan masih berlangsung sampai sekarang. Anggaran ini ditanggung murni melalui APBD Buleleng. Sementara bantuan perlengkapan sekolah, Disdikpora juga meng-
Bali Post/kmb38
Gede Suyasa
gandeng pihak ketiga yang bersedia menjadi donatur untuk membantu siswa, sehingga tidak ada alasan anakanak tidak sekolah. “Ini sebagai implementasi visi Bupati kita untuk mendekatkan aksibilitas pendidikan dan kualitas pendidikan di daerah kita. Anak-anak tadinya DO karena alasan tidak ada biaya transportasi kita akan siapkan dan perlengkapan sekolah kita bantu bekerja sama dengan para donatur,” tegasnya. (kmb38)
Pengadaan Buku Perpustakaan Dinilai Tak Rasional Jembatan Banjar-Kalianget Diperlebar
Singaraja (Bali Post) – Proyek pembangunan jembatan di Desa Banjar Kecamatan Banjar mengakibatkan sejumlah rumah warga kena dampak. Jembatan ini dibangun ulang karena sempit. Selain itu, konstruksi jembatan di atas Sungai Mendaum ini sudah tua, sehingga dikhawatirkan jembatan penghubung Desa Banjar dan Desa Kalianget, Kecamatan Seririt ini putus. Dulu jembatan ini menjadi akses utama warga Desa Banjar menuju Desa Kalianget, Joanyar, hingga ke wilayah Busungbiu. Kemudian belakangan jembatan ini mulai rusak. Dikhawatirkan putus, kendaraan berbobot berat jarang melintas di jembatan ini. Bahkan, sepeda motor pun jarang melintas. Alasannya jembatan sudah goyang dan berlubang
di banyak bagian. Pemuda setempat pun sudah berulang kali melakukan penambalan, namun tak membuahkan hasil. Pemerintah akhirnya membangun ulang jembatan melalui APBD tahun 2017. Jembatan yang semula memiliki lebar tiga meter, akhirnya dilebarkan menjadi enam meter. Menyusul proyek itu, ada sejumlah rumah warga terdampak. Total ada lima rumah warga di wilayah Banjar Dinas Ambengan dan Banjar Dinas Melanting, Desa Banjar, yang terdampak proyek. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Ketut Suparta Wijaya, Senin (10/7) kemarin, membenarkan kalau ada beberapa rumah warga yang terdampak proyek pembangunan jembatan di Desa Banjar. Dampak ini
karena konstruksi jembatan diperlebar dari semula tiga meter menjadi enam meter. Dari sisi konstruksi, pelebaran itu juga berdampak pada overage jembatan atau jalur keluarmasuk jembatan. Apabila jalur keluar-masuk dibiarkan sempit, hal itu akan berpengaruh pada konstruksi jembatan. Kondisi itu juga akan berpengarauh pada arus lalu lintas kendaraan. Suparta mengklaim sudah melakukan pembicaraan dengan warga, dan warga rela melepas beberapa meter lahan mereka untuk pelebaran jalur keluar-masuk jembatan. ‘’Tadinya lebarnya tiga meter, sekarang jadi enam meter, kalau jembatannya enam meter, lalu jalur overage lebarnya hanya tiga meter, ini kan membahayakan jembatan ke depannya,’’ katanya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
JEMBATAN – Pembangunan jembatan di Sungai Mendaum Desa Banjar, Kecamatan Banjar.
Singaraja (Bali Post) – Program pengadaan buku perpustakaan melalui APBD 2017 menjadi perhatian publik. Pengadaan buku ini dinilai menelan anggaran besar dan terkesan kurang rasional. Sorotan publik itu beredar luas melalui surat kaleng. Dalam surat yang diketik rapi tersebut memuat beberapa poin terkait pengadaan buku perpustakaan yang dianggarkan dalam APBD Buleleng 2017. Poin tersebut seperti pengadaan buku perpustakaan dialoaksikan di 14 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan di sembilan pemerintah kecamatan di Buleleng. Masing-masing OPD mengalokasikan anggaran pengadaan buku perpustakaan antara Rp 150 juta sampai Rp 175 juta. Sedangkan kecamatan dialokasikan anggaran Rp 100 juta. Selanjutnya, pengadaan buku dengan alokasi anggaran sebesar itu diduga diarahkan kepada rekanan yang sudah ditentukan. Selain itu, poin lainnya menyebutkan bahwa pengadaan buku perpustakaan dengan anggaran sebesar itu dinilai kurang rasional. Apalagi, perkembangan teknologi informasi, harusnya dapat dilakukan dengan mencari buku dengan men-dwonload melalui situs internet. Jika hanya membangun fasilitas perpustakaan saja diperkirakan biaya yang diperlukan sekitar Rp 10 juta ke atas. Sekretaris Kabupaten Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka ketika dimintai konfirmari di kantornya kemarin menyesalkan oknum yang tidak bertanggung jawab menyebarkan surat kaleng yang justru mencoreng citra
lembaga pemerintahan. Dia mengatakan, pengadaan buku perpustakaan pada sejumlah OPD sudah dianggarkan pada APBD tahun 2017. Hingga pertengahan tahun, pengadaan buku perpustakaan yang menyerap anggaran lebih dari Rp 3 miliar belum bisa dilaksanakan. Rinciannya, masing-masing OPD mangalokasikan anggaran Rp 150 juta hingga Rp 175 juta. Sedangkan sembilan kecamatan dialokasikan anggaran sebesar Rp 100 juta. Dalam perjalanannya, hasil pemeriksaan BPKP Perwakilan Bali di Denpasar APBD Buleleng menunjukkan defisit Rp 7 miliar. Atas kondisi ini, pengadaan buku perpustakaan tersebut kemungkinan akan dipangkas. Meski demikian, Puspaka mengaku belum berani memastikan berapa besarnya pemangkasan tersebut. ‘’Pemerintah selalu mengacu pada aturan. Apalagi Pemkab Buleleng baru saja menerima penilaian WTP, kita tidak ingin masalah ini justru menjatuhkan nama pemerintah daerah, sehingga pengadaan buku itu sudah dibahas dan anggarannya melalui APBD,’’ tegasnya. Menurutnya, penyusunan APBD mengikuti Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 31 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyusunan APBD. Dalam perjalanan itu ada petunjuk teknis penggunaan dana desa, sehingga pemerintah tidak ingin program pengadaan buku tersebut tidak menimbulkan persoalan. Sesuai Peraturan Bupati (Perbup) tertuang jenis buku yang bisa dialokasikan. Selain itu, pemkab menyerahkan pemanfaatan dana desa
sesuai kemampuan keuangan yang dimiliki masing-masing desa. Menghindari munculnya persoalan di kemudian hari, pemkab memohon bantuan pendampingan hukum, sehingga dilakukan rapat koordinasi untuk membahas pengadaan buku perpustakaan tersebut. Di tempat terpisah, Kajari Singaraja Fahrul Rosy me-
negaskan bahwa pihaknya hadir dalam rapat koordinasi memenuhi undangan itu karena pemkab dan Kejari telah menjalin MoU dalam hal pendampingan hukum. Salah satu saran yang disampaikan saat pertemuan di Inspektorat sekitar bulan Juni lalu adalah mekanisme lelang untuk pengadaan di atas Rp 200 juta. (kmb38)
Bali Post/kmb38
SURAT KALENG – Program pengadaan buku perpustakaan diwarnai beredarnya surat kaleng.
JEMBRANA
12
Selasa Paing, 11 Juli 2017
Mati, Penyu Lekang Terdampar di Pantai Perancak
Bali Post/olo
PENYU MATI – Penyu yang ditemukan mati terdampar di pantai Perancak dan selanjutnya dikubur warga. Negara (Bali Post) – Seekor penyu terdampar di Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, Minggu (9/7) petang. Penyu dalam kondisi mati dan diperkirakan berumur belasan tahun ini pertama kali ditemukan nelayan. Penyu jenis lekang yang memiliki panjang cangkang belakang 51 cm ini diduga mati karena terjerat
jaringan. Warga bersama Kelompok Pelestari Penyu (KPP) di Perancak, Senin (10/7) kemarin pun mengubur bangkai penyu lekang tersebut. Menurut Ketua KPP Kurma Asih Perancak I Wayan Anom Astika mengatakan kejadian seperti ini terjadi hampir setiap tahun. Sebelumnya juga ada penyu hijau yang mati. Di tahun
2013, penyu belimbing mati dan terdampar di Perancak. Bahkan, panjang penyu itu sudah satu meter lebih. Temuan penyu mati ini dilaporkan ke BKSDA Jembrana. Terkait penyebabnya, ia mengaku tidak tahu persis. Saat ini tidak ada dokter yang berkompeten di bidang ini. Namun banyak faktor, bisa karena keracunan atau terjerat jaring nelayan. Untuk berkembang biak, seekor penyu membutuhkan waktu yang lama. Butuh waktu hingga 20 sampai 30 tahun sampai penyu-penyu itu siap bertelur. Di perairan Jembrana terdapat tiga jenis penyu yakni lekang, belimbing dan sisik. Akan tetapi, yang paling sering ditemui adalah penyu jenis lekang. Hampir setiap bulan, kelompok pelestari melepasliarkan anak-anak penyu (tukik) hasil penetasan dari sarang penyu yang ditemukan di pesisir Jembrana. Tidak semua tukik yang dilepasliarkan ini bisa bertahan hidup di habitatnya. (kmb26)
Tertutup Spanduk, Taman Patung Pahlawan Tak Terlihat
Negara (Bali Post) – Taman Patung Dwinda di bekas kantor Perusda di Baler Bale Agung belakangan tidak terlihat. Pasalnya, di sekililing taman tersebut banyak spanduk yang terpasang. Selain itu, dahan pohon juga ikut andil menutupi sehingga patung tersebut semakin tidak terlihat. Beberapa warga yang ditemui di sekitar patung itu mengaku heran apa sebenarnya fungsi taman tersebut. Begitu juga mereka sangat menyayangkan bahwa patung yang mestinya harus ditonjolkan, justru tidak terlihat. Apalagi di malam hari, taman di perempatan Taman Sari ini juga gelap lantaran minimnya lampu penerangan. ‘’Kadang miris
melihat taman itu. Siang saja patungnya tidak terlihat, apalagi malam,’’ ujar Yudi, salah seorang warga sekitar lokasi. Yang paling kentara adalah saat malam hari, kendati di perempatan yang padat kendaraan, lampu penerangan jalan sering padam. Begitu juga di areal taman tersebut. Pihaknya mempertanyakan apakah tidak ada perawatan untuk taman-taman yang berfungsi sebagai ruang terbuka hijau tersebut. Mirisnya lagi, belakangan di sekitar taman tersebut juga banyak terpasang spanduk. Minimnya lampu penerangan di sepanjang jalan nasional dekat taman itu juga dikeluhkan
sejumlah warga. Apalagi di lokasi tersebut padat dengan kendaraan yang melintas dari Jawa. Tak heran sering terjadi kecelakaan bahkan hingga beberapa waktu lalu menabrak Tugu Balang Tamak atau tugu nol kilometer. Ariawan, warga pengguna jalan, berharap agar di lokasi tersebut diperhatikan, mengingat sering dilintasi kendaraan antarpulau. Lampu-lampu penerangan lebih banyak dipasang untuk penerangan. Sebelumnya, kondisi ini juga menjadi sorotan anggota DPRD Jembrana I Putu Kamawijaya. Anggota dewan ini menyoroti penataan taman yang terdapat patung pejuang tersebut. (kmb26)
MELAPOR - Salah satu nasabah LPD Mendoyo Dauh Tukad ketika melapor ke Polsek Mendoyo.
Bali Post/kmb
Uang Tabungan Digelapkan
Nasabah LPD Mendoyo Dauh Tukad Lapor Polisi
Negara (Bali Post) Sejumlah nasabah LPD Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, mendatangi Polsek Mendoyo. Mereka datang untuk melaporkan oknum pegawai LPD yang diduga menggelapkan uang tabungan mereka. Sejauh ini baru ada dua nasabah yang melapor yakni I Gusti Ngurah Ketut Abdiada (51) dan Komang Ertika Yanti (35). Kapolsek Mendoyo Kompol A.A. Sukasana saat dikonfirmasi, Senin (10/7) kemarin, membenarkan adanya laporan para nasabah itu. Ia mengatakan pelapor Abdiada, warga Banjar Tengah, Desa Mendoyo Dauh Tukad, mengaku uangnya digelapkan oknum pegawai sebesar Rp 4 juta. Sedangkan pelapor Ertika Yanti (35) sebesar Rp 15 juta lebih. Kepada penyidik, Ertika Yanti menjelaskan bahwa uang tabungannya itu tidak
tercatat dalam pembukuan LPD. Belakangan diketahui, hanya tercatat dalam buku tabungan yang dipegangnya. Secara otomatis, tabungan itu tidak bisa ditarik. Dalam laporan para nasabah ini, oknum yang dilaporkan yakni Ketua LPD Mendoyo Dauh Tukad. Atas laporan itu, kata Kompol Sukasana, pihaknya sudah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksisaksi yang berkaitan dengan kasus tersebut. Saksi yang te-
lah diperiksa di antaranya sejumlah pegawai LPD dan juga Bendesa Pakraman Mendoyo Dauh Tukad. ‘’Kami imbau kepada nasabah yang merasa menjadi korban agar segera melapor untuk memudahkan penanganan kasusnya,’’ kata Kompol Sukasana. Perlu diketahui, kasus ini mencuat setelah sejumlah nasabah LPD Mendoyo Dauh Tukad merasa resah setelah tabungan mereka di LPD tersebut tidak bisa ditarik. Sejumlah nasabah mengecek ke
kantor LPD, ternyata tabungan mereka tidak tercatat di buku LPD dan hanya tercatat di buku tabungan yang dipegang nasabah. Diduga, uang tabungan nasabah itu digelapkan oknum petugas punggut LPD. Sempat dilakukan mediasi oleh Bendesa Pakraman Mendoyo Dauh Tukad, namun hingga sekarang belum ada penyelesaian. Bendesa sempat menjamin kalau tabungan nasabah yang digelapkan akan dikembalikan. Sebab, oknum yang menggelapkan uang nasabah sudah bersedia bertanggung jawab. Namun setelah ditunggu tidak ada realisasinya, sehingga kasusnya dilaporkan ke Polsek Mendoyo. (kmb)
Pencarian Korban Tenggelam
Bali Post/olo
TAMAN – Taman Patung Dwinda di perempatan Taman Sari tertutupi spanduk dan dahan pohon.
Berawal dari Hobi Bercocok Tanam
Seorang Anggota Polri Nyambi Jadi Petani SELAIN pengabdiannya sebagai pelayan, pengayom dan pelindung masyarakat, kebiasaan salah satu anggota di Polsek Mendoyo ini terbilang jarang ditemui. Di waktu luangnya, Bripka Gusti Ngurah Rai Antanegara meluangkan waktu menanggalkan pakaian dinasnya untuk bertani. Bripka Antanegara yang menjabat Baur Tahti di Polsek Mendoyo, Jembrana tak malu bertani layaknya petani lainnya. Bintara lulusan tahun 2001 ini bercocok tanam lombok dan tomat di lahan yang disewanya. Keseharian Bripka Antanegara memiliki dua seragam. Satu seragam polisi dan satu lagi seragam petani. Jarang ditemui anggota seumurannya yang mau bertani. Berawal dari hobinya menanam, anggota yang berdinas di Polres Jembrana sejak 2004 ini mulai merasakan hasilnya. Terutama ketika saat harga
tanaman yang ditanamnya melambung tinggi. “Sudah sejak 2009 lalu, sampai sekarang tetap menanam lombok dan tomat. Lahannya saya sewa,” ujar anggota asal Banjar Tangi, Desa Tegalbadeng Timur ini. Ia menanam lombok seluas 40 are dan untuk tomat 20 are. Sebagian besar lahan yang digunakan merupakan sewaan. Antanegara pun sering turun sendiri ke kebun bersama istrinya dan empat buruh tani. Sejumlah tahapan dari mu-
Bali Post/olo
JADI PETANI – Salah satu anggota Polsek Mendoyo Bripka Gusti Ngurah Rai Antanegara yang nyambi menjadi petani.
lai memupuk lahan hingga menyemprot dilakoninya sendiri di saat waktu luang. Ketika panen, ia juga turun langsung memanen bersama istrinya. Untuk pemasaran, Bripka Antanegara memilih menjual ke pasar-pasar tradisional. Tetapi terkadang ada pengepul yang menghampiri saat akan panen di lokasi tempat ia menanam. Menurutnya, dari hasil pertanian ini, bisa menambah penghasilannya. Dengan waktu panen lombok 90 hari dan tomat 65 hari, hasilnya cukup lumayan. Hasil bersih dari panen lombok tiap tiga bulan hingga Rp 20 juta dan untuk tomat dua bulan hingga Rp 7 juta. Bahkan lebih besar dari gaji yang diperolehnya. Waktu yang digunakan saat dirinya lepas dinas setelah bertugas. “Sebagai anggota, tentu ketika ada panggilan dan tugas dari atasan, saya harus meninggalkan untuk melaksanakan tugas,” tandasnya. Ia merasa terpanggil dan senang begitu menjalaninya hingga sekarang ini. Semua ini bermula dari hobinya bercocok tanam. Sejak dulu, leluhurnya memang hidup dari bercocok tanam. Ternyata hobinya itu kini menghasilkan, bahkan sudah bisa membangun rumah sendiri. Bripka Antanegara mengaku tetap bangga menjadi anggota polisi dan menomersatukan tugasnya. Menjadi polisi merupakan cita-citanya sejak kecil. Ia berharap bisa mengabdikan diri terus kepada negara dan bangsa. (kmb26)
Tim Gabungan Sisir Pantai Muara Tuwed
Negara (Bali Post) – Tim gabungan dari Polair Polres Jembrana, SAR, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Senin (10/7) kemarin melakukan pencarian terhadap korban tenggelam di Pantai Muara Tuwed, Melaya, Putu Agus Sinta Wirama (18). Pencarian korban ini dilakukan dengan menyisiri pantai Muara Tuwed dengan melibatkan puluhan personel. Korban diketahui hilang tenggelam terseret arus pada Minggu (9/7) sore. Dari informasi korban yang diketahui berada di pantai diduga sedang mandi. Sejatinya korban sempat ditolong oleh kakak sepupu yang sedang menjaring
ikan. Namun, karena derasnya arus, tubuh korban terseret dan akhirnya tenggelam. Pencarian yang dilakukan sejak Minggu belum membuahkan hasil sehingga dilanjutkan keesokan harinya dan dipimpin langusng Plt. Kasat Polair Polres Jembrana Iptu Eddy Waluyo. Pencarian dilakukan mulai pukul 06.00 Wita dengan melibatkan 22 personel dari SAR, BPBD dan Polair. Sejumlah kapal patroli dikerahkan untuk menyisir sekitar TKP. Salah satunya kapal tipe C. nomor lambung XI-1024 Polda Bali. Selain itu juga dikerahkan sejumlah rubber
boat. Pencarian dilakukan di radius 4 kilometer dari lokasi kejadian. Wakapolres Jembrana Kompol Wimboko dan Kapolsek Melaya Kompol I Ketut Narma juga sempat turun meninjau pencarian. Selain tim gabungan, pencarian juga melibatkan para nelayan tradisional di sekitar lokasi. Keluarga korban nampak menunggu hasil pencarian di tepi pantai. Bahkan oleh keluarga membuat tenda untuk menunggu. Korban yang bekerja di salah satu tambak udang di Tuwed ini merupakan anak tunggal pasangan Putu Astika dan Made Ayu Ardiani. (kmb26)
Selasa Paing, 11 Juli 2017
KARANGASEM Pasca-HUT Kota Amlapura
Kisruh Eksekutif-Legislatif Memuncak
Dewan Miris Lihat Perkembangan Karangasem
Amlapura (Bali Post) Rapat Gabungan Komisi DPRD Karangasem dengan beberapa OPD terkait di gedung dewan, Senin (10/7) kemarin, menjadi puncak kisruh hubungan dua lembaga ini. Lembaga wakil rakyat sejak awal menilai eksekutif tak punya niat baik untuk bekerja sama dalam membangun Karangasem. Kini, sejumlah legislator pada lembaga dewan pun mengaku miris melihat perkembangan Karangasem. PAD merosot, mutasi tambah runyam, HUT Kota Amlapura amburadul, bentuk badan pengelola isinya tim sukses, hingga upaya merebut dana pemerintah pusat ke daerah yang tidak segencar dulu. Ini membuat progres pembangunan tak segencar dulu, sewaktu Karangasem dipimpin Bupati Karangasem dua periode (20052010, 2010-2015), Wayan Geredeg. Seluruh legislator yang berbicara pada forum ini, memberikan kritik pedas terhadap eksekutif. Rombongan eksekutif dipimpin Sekdakab I Gede Adnya Muliyadi, dibuat malu dan jadi bahan tertawaan, setelah masalah-masalah serius yang terjadi di Karangasem tak pernah selesai tuntas. Wibawa pemerintah daerah jatuh di ruangan itu. Tidak puas yang hadir hanya Sekda, dewan menuntut selanjutnya yang hadir di ruangan itu Bupati sekaligus Wakil Bupati. Bupati dinilai paling bertanggung jawab dalam persoalan-persoalan yang tak kunjung tuntas sampai sekarang. Rapat gabungan komisi langsung dibuka dengan persoalan mutasi. Anggota dewan Komang Sartika mengatakan sejak awal pemerintahan, mutasi selalu menyisakan masalah. Terakhir, mutasi dilakukan bulan lalu. Hal itu membuat puluhan guru dari Kecamatan Kubu mengadu ke dewan karena guru-guru dimutasi sangat jauh dari tempat tinggalnya. Ada 89 guru yang dimutasi dengan nota dinas. Karena mutasi itu dinilai ‘‘nyeleneh’’, para guru ini berharap dewan bisa memfasilitasi dengan eksekutif, karena kebijakan mutasi oleh Disdikpora ini sulit diterima dengan akal sehat. “Tolonglah buat mutasi itu dikaji dulu. Belasan kali ada mutasi tak pernah beres. Jangan dong mempermainkan nasib orang seperti ini,” tegas politisi Golkar asal Kubu ini. Masalah mutasi ini juga diungkapkan legislator lainnya, I Ketut Badra. Politisi asal Seraya ini, bahkan menuding mutasi eksekutif yang tidak pernah beres. Sebagai mantan PNS, dia mengaku memahami bagaimana perasaan PNS dibuat seperti seperti sekarang. Tetapi, mutasi beberapa kali ini sudah tidak manusiawi. Bahkan, mutasi amburadul seperti ini sudah memakan korban jiwa. Seorang guru yang tinggal di Kota Amlapura dipaksa ditugaskan di Seraya, terpaksa harus meregang nyawa terseret arus sungai karena sudah tua. Yang lebih parah lagi, di Puskesmas Karangasem II di Seraya, sedang menghadapi akreditasi, tiba-tiba dipindahkan habis staf semua yang kerja di sana. Setelah ditelusuri, yang memindahkan ternyata tim sukses. “Tim yang mana? Infonya tim dari tajen bisa memindah-mindahkan PNS. Tolong dicatat, kalau mutasi sesuai kajian, tidak mungkin ada nota dinas lagi. Kasihan saya lihat pemerintahan ini,” sorotnya. Anggota DPRD Karangasem lainnya dari PDI-P Gede Dana, mengaku miris melihat perkembangan Karangasem saat ini. Tidak ada progres apa pun di mana pemerintahan akan berusia dua tahun. Yang terjadi, justru masalah yang ada tambah runyam. Soal mutasi guru, Sekdakab Adnya Muliyadi, mengatakan mutasi yang terakhir akan dikaji kembali. Soal keluhan guru dari Kecamatan Kubu, nanti nota dinas yang memutasi mereka ke tempat jauh, akan ditindaklanjuti dengan SK baru yang akan mengembalikan mereka ke tempat asal, sesuai SK lama. Pihaknya memohon maaf, tidak ada maksud ingin tertutup dengan dewan, yang menjadi pemicu hubungan kedua lembaga menjadi semakin renggang. “Setelah rapat ini (dengan legislatif), kami segera rapat dengan seluruh OPD terkait, baik mengenai mutasi, badan pengelola Pelabuhan Padangbai dan lainnya. Kalau kami sudah siap, kami akan sampaikan tanggapan kami atas beberapa pertanyaan tadi kepada dewan,” kata Adnya Muliyadi. Setelah pertemuan itu rencananya legislatif akan kembali melakukan rapat kerja khusus membahas pembentukan Badan Pengelola Kawasan Padangbai, Selasa (11/7) ini, yang dikatakan dibentuk tanpa komunikasi apa pun dengan dewan. (kmb31)
Lapangan Stadion Rusak dan Ditutup Amlapura (Bali Post) -
Usai euforia HUT ke-377 Kota Amlapura belum lama ini, kondisi lapangan yang hendak dimanfaatkan sebagai Stadion Amlapura, rusak berat. Permukaan lapangan dipenuhi kerikil. Bahkan, tembok hingga pagar lapangan juga jebol. Sementara, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem menutup sementara pemanfaatan lapangan sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Dalam beberapa hari terakhir, beberapa pekerja tampak mulai melakukan perbaikan pada bagian pagar di sebelah barat lapangan. Disdikpora Karangasem memasang tanda larangan pemanfaatan lapangan dari pintu masuk sisi barat. Sebuah spanduk membentang di pagar lapangan, agar lapangan itu saat diperbaiki disterilkan. Lapangan itu penuh dengan kerikil. Pasalnya, saat pelaksanaan pameran sebelumnya terjadi hujan lebat hingga membuat lapangan becek. Pihak panitia kemudian menaruh kerikil di permukaan lapangan, agar lapangan tidak becek dan pengunjung bisa datang dan melihat pameran dengan nyaman. Pemanfaatan lapangan untuk stadion ini sebagai lokasi pameran saat itu memang sejak awal jadi pertanyaan banyak pihak. Sebab, bidang lapangan ini memang tidak pernah digunakan untuk kegiatan-kegiatan seperti itu. Pemanfaatannya sebatas tempat berolahraga masyarakat, atau kegiatan olahraga pe-
merintahan yang melibatkan banyak warga. Tujuannya, permukaan lapangan yang sudah rata dan siap ditata sebagai lapangan stadion, agar tidak cepat rusak, sebelum bangunan stadion benarbenar berdiri di tempat itu. Jadi Lokasi Pameran Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi, usai pelaksanaan pameran, belum lama ini, menyayangkan bidang lapangan itu dijadikan lokasi pameran. Sejak dulu, kegiatan pameran pembangunan oleh pemerintah daerah tidak pernah memanfaatkan bidang lapangan tersebut. Kegiatan pameran tiap tahun biasanya menggunakan lapangan lain yang ada di sebelah timur lapangan untuk stadion itu. “Kalau di bidang lapangan untuk stadion itu, dulu biasanya digunakan kegiatan olahraga, bukan lokasi pameran. Kalau jadi lokasi pameran pembangunan jelas jadi rusak,” katanya. Dalam waktu dekat ini, pihaknya akan turun bersama anggota dewan lainnya meli-
Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya Besakih (SWIB) 0363 21791 PMI 0363 21789 PDAM 0363 21363 PLN 0363 21711 BPBD/ESR 0363 22173 Badan SAR 0363 21135 Pemadam Kebakaran 0363 21113 URD RSUD 0363 21011
hat langsung kondisi lapangan saat ini pascakegiatan HUT Kota Amlapura tersebut. Kemudian, akan diambil langkah-langkah meminta pemerintah daerah mengembalikan kondisi lapangan seperti semula. “Nanti kita turun ke sana dengan temanteman. Sayang sekali, kalau lapangan fasilitas pemeritah itu rusak,” tegasnya. Anggota DPRD Karangasem lainnya, Komang Rena, Senin (10/7) kemarin, juga menyayangkan rusaknya lapangan ini. Dia meminta
Pemkab Karangasem segera memulihkan kondisi lapangan seperti semula. Stadion Padangkerta, Amlapura ini, dibangun era pemeritahan Bupati Karangasem Wayan Geredeg tahun 2013. Bangunannya baru rampung sekitar 40 persen. Warga Karangasem berharap stadion segera dilanjutkan pembangunannya, sehingga tempat ini bisa dimanfaatkan untuk membangkitkan dunia olahraga, khususnya sepak bola di Karangasem. Sehingga, stadion yang telah
menghabiskan dana Rp 5 miliar tahun 2013 ini, bisa cepat beroperasi. Sebelum lapangan stadion ini ditutup, dulu tempat ini hanya digunakan untuk kegiatan olahraga lari, nongkrong, dan tempat kencan ABG. Untuk menyempurnakan bangunannya, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem sebagai penanggung jawab tempat itu memperkirakan membutuhkan dana pemerintah pusat sekitar Rp 54 miliar. (kmb31)
Duta Anak Bali Sorot Penanganan Gizi Buruk Amlapura (Bali Post) Persoalan gizi buruk semakin menjadi sorotan di Karangasem. Sebab, masalah ini sejak dulu hingga sekarang belum bisa tertangani dengan baik. Banyak ditemukan warga hingga balita menderita gizi buruk akibat persoalan lingkungan hingga
ekonomi keluarganya. Ini menjadi perbincangan serius duta Anak Bangsa dalam program Anak Bangsa Radio SWiB 106,8 FM (Kelompok Media Bali Post), Minggu (9/7) lalu. Program Anak Bangsa pekan lalu khusus mengundang dua siswa berprestasi dan
kARANGASEM 0363 21220 0363 23222 0363 21167 0363 41768 0363 23082 0363 24187 0363 23330 0363 22988 0363 21709 0363 22110
Bali Post/kmb31
LAPANGAN RUSAK - Disdikpora Karangasem memasang spanduk tanda larangan pemanfaatan lapangan di Desa Padangkerta itu. Spanduk tersebut dipasang karena kondisi lapangan lagi rusak.
Program ”Anak Bangsa” Radio SWiB
Telepon Penting Polres Karangasem Penjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang Polsek Selat Polsek Abang Polsek Kubu Polsek Sidemen Polsek Bebandem
13
Bali Post/kmb31
TAMPIL - Ratih dan Sinta saat tampil di Radio SWiB 106,8 FM, Minggu (9/7) lalu.
aktif di organisasi kesehatan. Mereka adalah alumni SMPN 2 Amlapura, Putu Ratih Padmarini Gantari Sari dan dari Ni Made Santi Rahayu Adiari. Selain meraih berbagai prestasi, Ratih juga aktif sebagai Duta Anak Bali, dalam lembaga Forum Anak Daerah (FAD) Bali bidang kesehatan. Disinggung kesehatan apa yang menjadi kekhawatiran masalah kesehatan anak di Kabupaten Karangasem?. Ratih menyebutkan, ada dua hal yang menjadi fokus FAD bidang kesehatan yakni soal gizi buruk dan mengurangi perokok usia dini, baik itu rokok tembakau atau pun rokok elektrik. Kebiasaan merokok yang dilakukan oleh anak-anak seusianya, bukan saja rokok biasa, tapi juga rokok vape. Jenis rokok terakhir itu juga sangat membahayakan kesehatan si perokok atau pun orang di sekitar perokok. “Kebetulan ibu saya seorang dokter. Dari info yang diberikan, di Karangasem ada masalah serius soal gizi buruk. Gizi buruk sering ditemukan di daerah Kecamatan Abang. Ini perlu jadi perhatian,” katanya. Ratih menyadari, bergerak pada misi sosial seperti pen-
anganan gizi buruk, ini tidak mudah. Maka, untuk bisa mengurangi adanya penderita gizi buruk, dia merasa perlu mengampanyekan bagaimana pola hidup sehat kepada anakanak seluruh Bali. Saat ini, dia lebih banyak memanfaatkan media sosial mengedukasi masyarakat. “Kita juga punya akun instagram yang bisa di-follow, seperti @fadbali dan @sehatanakbali. Sementara melalui medsos, kita kampanyekan tips dan info terkait kesehatan yang bisa dilakukan sedini mungkin,” imbuhnya. Selain fokus dengan pendidikan kesehatan kepada masyarakat, saat ini Ratih mengaku juga sedang sibuk mempersiapkan diri memulai tahun ajaran baru pada jenjang SMA. Ia juga sedang mempersiapkan program kesehatan yang akan disosialisasikan bersama tim Forum Anak Daerah bidang Kesehatan di kabupaten lainnya. “Jadi, kami ingin memberikan informasi tetang kesehatan kepada anak-anak, khusus di Karangasem. Dalam waktu dekat ini, saya dibantu pemerintah dan instansi terkait mesosialisasikan cara cuci tangan dan gosok gigi yang baik dan benar,” tegas Ratih,
yang juga aktif di berbagai lomba dan menjadi juara, seperti menjuarai lomba busana ke pura kategori putri tahun 2015, lomba busana ke pura kategori berpasangan tahun 2016 dan juara I lomba pidato memperingati hari Sumpah Pemuda tahun 2017 yang digelar KNPI Karangasem. Siswa lainnya, Santi juga termasuk siswa berprestasi yang sempat dikirim mewakili Bali ke tingkat nasional (Manado) setelah sukses menjadi juara I Debat Bahasa Indonesia FLS2N (Festival Lomba Seni Siswa Nasional) tingkat Provinsi Bali tahun 2017. Dalam interaktif itu, Santi bercerita dia dihadapkan pada jawaban netral untuk tema debat “Beragam Fitur Aplikasi Handphone yang Bisa Merusak Karaktek Remaja Zaman Sekarang” itu. Saat juri memintanya menyampaikan pendapat netral, ia menegaskan baik ataupun buruk dari dampak beragam fitur pada aplikasi handphone terhadap karakter remaja zaman ini, tergantung dari kapasitas penggunanya. Jika digunakan seperlunya dan sesuai kebutuhan maka efek positif yang diperoleh. Demikian juga sebaliknya. (kmb31)
Hari Jadi Taman Soekasada Ujung Berkaitan dengan Puri Manikan Melalui seminar khusus yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Karangasem, hari jadi objek wisata Taman Soekasada Ujung akhirnya ditetapkan 17 September. Tanggal itu ditetapkan dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya ada keterkaitan taman air peninggalan Kerajaan Karangasem itu dengan Pura Manikan. Saat itu, pada 17 September 1921 bertepatan purnama katiga dan persis menjadi hari pujawali di Pura Manikan itu. Bagaimanakah ekspektasi pemkab pada Taman Soekasada Ujung dalam kaitan mendongkrak kunjungan pariwisata ke Karangasem? MANAJER Badan Pengelola Taman Soekasada Ujung, Ida Made Alit, mengatakan hal itu Minggu (9/7) lalu. Dikatakan, Pura Manikan ini ada keterkaitan dengan Taman Soekasada Ujung. Sampai sekarang, setiap purnama katiga ada pujawali di sana. “Pura Manikan ini menjadi hulu-nya Taman Soekasada Ujung. Pura ini menjadi satu kesatuan dengan Taman Ujung. Pura Manikan ini persis berada di sebelah Bale Warak,” tegasnya. Selain penetapan hari jadi, pada seminar itu juga ditetapkan logo resmi Taman Soekasada Ujung. Selain apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di taman ini. Tetapi, untuk hasil terakhir itu, masih menunggu kajian yang dilakukan Balai Pelestarian Cagar Budaya. Sebab, hal itu masih membutuhkan penelitian lebih lanjut di lokasi Taman Soekasada Ujung. Selama ini, Taman Soeka-
sada Ujung itu merupakan salah satu destinasi wisata Karangasem. Taman Ujung ini merupakan warisan budaya dengan nilai spiritual, ekologi, sosial budaya, ekonomi pariwisata berkelanjutan. Ini sudah seharusnya menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama antara pemerintah, pihak puri, pelaku pariwisata dan seluruh masyarakat. “Memang kita tahu Taman Ujung ini sebagai cagar budaya. Tapi pemahaman kita masih minim. Padahal masih banyak hal penting lainnya,” ungkapnya. Astika menyebutkan dengan dibentuknya badan pengelola, maka telah disiapkan agenda upaya meningkatkan kunjungan wisdom dan wisman ke Karangasem, khususnya ke Taman Soekasada Ujung. Upaya itu dilakukan melalui event kepariwisataan yang ada. Contohnya bulan September akan digelar Karangasem Travel Mart,
Karangasem Fun Bike, dan Lari Maraton yang dipusatkan di Taman Ujung. “Selama delapan bulan terbentuknya Badan Pengelola telah terjadi peningkatan yang sangat signifikan, bahkan hingga 5.0007.000 kunjungan,” tegasnya. Selain unsur pemerintah, seminar ini juga mengundang tokoh Puri Karangasem, tokoh adat dan budayawan, tokoh sejarah dan pelaku pariwisata. Bupati Karangasem Gusti Ayu Mas Sumatri mengatakan pelestarian monumen dan situs seperti Taman Soekasada Ujung tidak bisa dilaksanakan
tanpa ada sistem informasi yang baik. Keterbatasan data dan informasi berkaitan dengan sejarah Taman Soekasada Ujung menjadi kendala objek wisata ini sulit berkembang. Karena itu, hari jadi taman ini perlu disepakati agar selanjutnya dapat dikembangkan dengan baik. Ia berharap, eksistensi Taman Soekasada Ujung melalui pelestarian budayanya serta aktivitas wisata spiritual yang dikembangkan nanti bisa menjadi landasan, agar objek andalan Karangasem ini bisa terus berkembang. (gik)
Bali Post/gik
INDAH - Taman Soekasada Ujung sangat indah, tidak pelak taman didekat laut ini menarik banyak wisdom maupun wisman.
TABANAN
14 Yudisium XXXII IKIP Saraswati Tabanan
Persaingan Ketat, Masih Menjadi Pilihan Masyarakat
YUDISIUM - Acara Yudisium XXXII IKIP Saraswati Tabanan, Senin (10/7) kemarin. IKIP Saraswati Tabanan, Senin (10/7) kemarin menggelar acara Yudisium ke XXXII. Acara Yudisium itu dilaksanakan secara terintegrasi dengan tiga fakultas sekaligus. Sebanyak 98 mahasiswa lulus, terdiri dari Fakultas Pendidikan Bahasa (41), Fakultas MIPA (32 orang) dan Fakultas IPS (17 orang). Ketua Panitia Ketut Surata mengatakan, agar lulusan bisa bersaing di dunia kerja, IKIP Saraswati Tabanan senantiasa meningkatan kualitas pendidikan dan proses pembelajarannya. Tidak hanya menerapkan proses pembelajaran sesuai visi IKIP Saraswati, tetapi juga memberikan mahasiswanya standar tambahan di samping standar nasional pendidikan
yang ditetapkan Dikti. Dengan adanya standar tambahan seperti standar pendidikan berkarakter, standar bahasa asing dan standar entrepreneurship– kewirausahaan, pihaknya yakin lulusan IKIP Saraswati mampu bersaing di lapangan kerja, meski lulusan tenaga pendidik saat ini relatif banyak. Karena berupaya menjaga kualitas lulusannya, diakui ada penurunan jumlah mahasiswa baru. Tetapi pihaknya tetap optimis, IKIP Saraswati masih menjadi pilihan menimba ilmu. ‘’Diakui penerimaan mahasiswa baru memang menurun. Sebab SDM jumlahnya tetap dan lembaga pendidikan semakin banyak. Dari banyaknya lembaga pendidikan saat ini,
IKIP Saraswati masih mejadi pilihan tamatan SMA/SMK menimba ilmu karena keunggulan kualitas pendidikannya,’’ ujar Surata. Megenai persaingan ketat di dunia kerja, katanya sebagai lulusan tenaga pendidik tidak harus bekerja di dunia pendidikan sekolah atau mengajar dalam kelas. Lapangan kerja untuk jebolan fakultas pendidikan itu, kata Surata sangat luas. Lulusan bisa membuka bimbingan belajar ataupun menjadi tenaga PR. Semuanya itu tidak jauh dari pendidikan. ‘’Karena itu kita berikan mereka standar tambahan, sehingga mereka bisa bersaing didunia kerja. Saat ini setidaknya sudah 90 pesen lulusan IKIP Saraswati terserap di dunia kerja,’’ ujarnya. Rektor IKIP Sarasawati Tabanan Dr. Drs. Dewa Nyoman Oka, M.Pd. mengatakan, selain peningkatan kualitas pendidikan, resmi sebagai institusi IKIP Saraswati Tabanan saat ini telah terakreditasi B. Lulusan Diakui sah jika pada ijazah tercantum akreditasi lembaga pendidikan secara institusi. ‘’Era sekarang tidak akreditas prodi lagi. Tahun 2020 nanti harus sudah mengantongi akreditasi institusi. Karena itu, IKIP Saraswati Tabanan sendiri merupakan salah satu lembaga pendidikan tinggi yang telah terakreditasi secara institusi dengan nilai B bahkan sudah sejak tahun 2015 lalu,’’ jelasnya. (ad794)
Rehab Kantor Bupati Ditunda
Rp 1,9 Miliar Dialihkan Program Prioritas
Tabanan (Bali Post)Meski tampak terlihat berdiri megah, sejatinya kondisi gedung kantor Bupati Tabanan telah banyak lapuk karena ‘dimakan’ usia. Dinas PU Kabupaten Tabanan pada tahun anggaran 2016 pun telah mengajukan usulan rehab gedung Bupati tersebut. Namun, karena adanya sejumlah program yang menjadi skala prioritas dan mesti didahulukan, akhirnya rencana rehabilitasi tersebut ditunda. “Dipending dulu, karena ada program skala prioritas pembangunan yang dianggap lebih mendesak memerlukan anggaran. Surat
dari Bapelitbang sudah kita terima,” beber Plt. Kadis PU Tabanan I Made Yudiana, Minggu (9/7) lalu, ditemui di sela-sela penutupan Festival Tanah Lot. Dijelaskannya, melihat kondisi sejumlah bangunan di gedung kantor Bupati Tabanan yang telah dimakan usia, serta sejumlah plafon yang tampak sudah usang dan lapuk, pihaknya memang sudah merancang kegiatan rehab gedung. Bahkan pengajuan sudah masuk ke LPSE selaku pengadaan lelang barang/jasa pemerintah secara elektronik dengan nilai pagu paket yang dipasang Rp 1,9 miliar. “Kalau
tidak salah sudah ada pemenang lelang, tapi sementara memang dipending, bisa jadi 2018 terealisasi,” ucapnya. Bagi Made Yudiana, perawatan atau proses rehab gedung kantor Bupati Tabanan (gedung sekretariat) ini dilakukan mengingat usianya yang sudah cukup lama. Rehabilitasi itu bertujuan agar fungsinya bisa lebih optimal dalam memberi pelayanan kepada masyarakat. Selain rehab gedung kantor Bupati Tabanan, di tahun 2017 ini juga direncanakan rehab kantor Badan Keuangan Daerah (Bakuda) yang diajukan Rp 1 miliar. (kmb28)
Selasa Paing, 11 Juli 2017
Belasan Duktang Terjaring Razia
Pemilik Kos Cenderung Tak Kenal Penghuninya Tabanan (Bali Post) -
Dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Tabanan, petugas tim yustisi Pemkab Tabanan melakukan upaya ekstra kerja keras. Mereka tidak mau kecolongan melakukan pengawasan terhadap para penduduk pendatang yang tidak memenuhi aturan. Terbukti, Minggu (9/7) malam puluhan petugas menggelar razia penertiban penduduk. Razia dilakukan di rumah-rumah kos dan kontrakan yang banyak tersebar di wilayah Kota Tabanan. Operasi yang dipimpin langsung Kepala Satpol PP Tabanan Wayan Sarba itu menyasar Kecamatan Kediri. Di wilayah yang tekenal dengan kantong penduduk terpadat di di Tabanan itu, petugas menemukan 13 pelanggar. “Para pelanggar yang terjaring kita panggil ke kantor Selasa (hari ini - red) untuk sidang tipiring,” bebernya. Dikatakannya, kesalahan para pelanggar dominan tidak melengkapi kartu identitas dirinya. Tidak sedikit yang membawa identitas kedaluwarsa atau KTP lama. “Ini baru sebagian pelanggar yang terjaring. Kemungkinan masih banyak lagi di tempat lain. Kita belum melakukan pergeseran sasaran operasi,” ucapnya. Mantan Kabag Humas Pemkab Tabanan itu juga menyayangkan sikap pemilik rumah kos ataupun kontrakan yang tidak pernah melakukan
pencatatan terhadap penghuni. Dan ini hampir terjadi di seluruh tempat kos yang kerap menjadi lokasi para penduduk pendatang. “Ini perlu mendapatkan pembinaan agar penghuni yang kos di sana dicatat. Ini penting dalam mengefektifkan pengawasan,” katanya. Dikatakannya, dengan rutin dilakukan pencatatan terkait identitas penghuni rumah kos ataupun rumah kontrakan, tentu saja akan memudahkan petugas melakukan pengawasan. Apalagi keterbatasan petugas dalam hal melakukan pengawasan ke seluruh wilayah kantong penduduk. “Data perlu disinkronkan dengan pemilik kos. Dengan cara itu, maka kami ataupun petugas kepolisian lebih mudah melakukan pengawasan. Kalau saat ini susah. Misalnya penghuninya tidak ada di tempat kosnya karena sedang keluar. Tidak sedikit yang berdiam diri di dalam kamarnya,” pungkasnya. Sarba menegaskan, ra-
Bali Post/kmb28
SISIR RUMAH KOS - Petugas saat menyisir rumah koskosan di wilayah Kediri untuk melakukan pengawasan tertib admisnistrasi kependudukan. zia yang dilakukan ini hendaknya menjadi peringatan, baik bagi penghuni rumah kos maupun pemilik agar senantiasa disiplin terhadap aturan. Penghuni rumah kos, baik yang berasal dari Bali apalagi dari luar Bali, wajib melaporkan keberadaan mereka pada aparat setempat. Para pemilik rumah kos pun diminta lebih ketat dan berhati-hati. Jangan sampai rumah kos kemudian
dijadikan tempat tidak baik oleh penghuninya. “Kalau terjadi apa-apa, pemilik kos juga yang akan bertanggung jawab. Jadi kami himbau ikut bersama-sama melakukan pengawasan,” tegas nya. Untuk ketertiban administrasi kependudukan, Sarba meminta agar setiap warga menempuh lewat prosedur yang benar. “Jangan sampai ada indikasi memalsukan identitas,” tegasnya. (kmb28)
Festival Tanah Lot
Sempat Tembus 15 Ribu Pengunjung
Tabanan (Bali Post) Festival Tanah Lot yang digelar 7–9 Juli lalu, ternyata menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Ini bisa dilihat dari kenaikan kunjungan wisatawan yang rata-rata 9.000-an hingga 10.000 per hari. Bahkan pernah angka kunjungannya menembus 15.000 per hari. Berdasarkan data kunjungan selama festival berlangsung, Jumat (7/7) tercatat total kunjungan 11.246.
Kunjungan terdiri dari wisatawan domestik (wisdom) 5.097 dan wisatawan mancanegara (wisman) 6.149. Sabtu (8/7) total kunjungan 14.178 yang terdiri dari wisdom 8.358 dan wisman 5.820 serta, Minggu (9/7) total kunjungan 15.487 yang terdiri dari wisdom 9.025 dan wisman 6.464. Manajer DTW Tanah Lot Ketut Toya Adnyana, Senin (10/7) kemarin, berharap peningkatan ini bisa terus berlangsung dan tidak hanya saat festival saja. ‘’Se-
moga adanya festival ini kunjungan bisa meningkat seperti ini,’’ ujarnya. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dalam upacara penutupan, Minggu (9/7), mengatakan festival Tanah Lot ini adalah sebagai salah satu media promosi DTW Tanah Lot sekaligus juga mempromosikan UKM yang ada di Tabanan. Menurutnya Tabanan memiliki potensi UKM yang unik, namun masih kekurangan tempat melakukan promosi. (kmb24)
Ritig dan Wirawan Gantung Diri
Tabanan (Bali Post) Hanya berselang dua hari di Kediri, ada dua kasus gantung diri yang dilakukan Nengah Ritig (70) dan Putu Roni Ade Wirawan (21). Diduga akibat depresi tidak bisa melihat pascajalani operasi katarak, I Nengah Ritig (70) kemudian putus asa. Akhirya petani dari Banjar Kedungu, Desa Belalang, Kediri itu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Senin (10/7) kemarin. Tubuh korban ditemukan tergantung di pintu kamar tidur rumah milik Ketut Yudiwiarsa yang merupakan menantu korban, sekitar pukul 11.00 Wita. Dari informasi yang dihimpun, tetangga korban Ni Ketut Suani (60) melihat korban sempat memberikan makan babi. Bahkan kor-
ban pun sempat dipanggil oleh saksi, namun tidak menyahut. Selang beberapa saat kemudian, saksi justru kaget melihat korban sudah tergantung pada pintu kamar tidur. Ia pun kemudian memanggil I Wayan Loger (65), suami saksi dan berusaha menurunkan sendiri dengan cara melepas gantungan dari kain udeng motif batik yang tergantung di daun pintu kamar. Setelah diturunkan, korban kemudian di baringkan di dalam kamar tidur. Kompol I Nyoman Sumarajaya saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus gantung diri itu. Jajarannya kemudian melakukan olah TKP di rumah korban. Ia pun sangat menyayangkan relatif banyak warga memilih jalan pintas akibat permasalahan pribadi. Di
Setwilkum Polsek Kediri sebelumnya terjadi kasus gantung diri, Sabtu (8/7). I Putu Roni Ade Wirawan (21) asal Banjar Nyambu, Kediri itu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar mandi belakang rumahnya. Sekitar pukul 13.00 Wita, adik korban Ni Kadek Ayu Putri melihat korban hendak mandi menggunakan handuk. Karena itu adiknya mengira korban akan mandi ke sungai. Namun pukul 17.00 Wita ibu korban, Ni Wayan Sukarniati, saat hendak ke kamar mandi kaget melihat leher korban tergantung di sebuah kayu dengan selendang. “Kalau yang di Banjar Nyambu, korban memang dikenal pendiam dan jarang bergaul. Korban juga memiliki riwayat keterbelakangan mental,” ucapnya. (kmb28)
Bali Post/kmb24
KUNJUNGAN MENINGKAT - Kunjungan ke DTW Tanah Lot mengalami peningkatan saat festival berlangsung yang digelar selama tiga hari 7-9 Juli 2017.
15
Selasa Paing, 11 Juli 2017
Froome Bantah Tabrak Aru Bergerac -
Pimpinan klasemen umum Tour de France Chris Froome, Senin (10/7) kemarin menyebut gila bila dirinya sengaja menabrak rival sekaligus pemenang etape ke-9 Fabian Aru saat hendak menuju finis, Minggu lalu.
Raphael Guerreiro
Bali Post/rtr
Guerreiro Absen Empat Bulan Dortmund Borussia Dortmund kehilangan pemain kuncinya jauh sebelum kompetisi Liga Jerman dimulai. Gelandang Raphael Guerreiro, Senin (10/7) kemarin dipastikan absen selama tiga hingga empat bulan ke depan. Pemain berusia 23 tahun itu mengalami patah pada tulang kakinya setelah menjalani pemeriksaan, Senin kemarin. Cedera itu didapat saat ia memperkuat Portugal pada pertandingan Piala Konfederasi di Rusia. Semula pemain itu mengeluhkan sakit pada kakinya yang mengalami pembengkakan. Namun hasil pemeriksaan kemarin membuat dia harus menjalani operasi dan harus istirahat hingga Oktober atau November mendatang. Guerreiro tampil dalam 35 pertandingan musim lalu saat Dortmund berjuang mengatasi dominasi Bayern Munich. Mundurnya pemain tengah itu melengkapi krisis tim itu setelah penyerang Marco Reus, dan duet gelandang Julian Weigl dan Shinji Kagawa juga dibelit cedera. Pindah ke Real Dani Ceballos akan meninggalkan Real Betis dan siap bergabung dengan Real Madrid, kata presiden Betis Angel Haro, Senin kemarin. Gelandang Spanyol Ceballos merupakan subjek persaingan perekrutan antara dua raksasa Spanyol Real dan Barcelona. Namun pemain berusia 20 tahun itu lebih memilih untuk bergabung dengan pasukan Zinedine Zidane. ‘’Dani telah menolak tawaran perpanjangan (kontrak) Betis, dari apa yang kami ketahui dia memiliki kesepakatan dengan Real Madrid,’’ kata Haro pada konferensi pers. Media Spanyol melaporkan bahwa Real akan membayar sekitar 15 juta euro untuk Ceballos, yang tampil gemilang pada Piala Eropa U-21 di Polandia beberapa waktu lalu di mana Spanyol finis di peringkat kedua. Betis berusaha untuk memperbarui kesepakatannya, namun Ceballos, yang melakukan debutnya dengan klub itu pada 2014 dan telah 108 kali memperkuat mereka, telah memutuskan inilah saatnya untuk pindah. (kmb39/rtr/ant)
Froome memimpin dengan keunggulan 18 detik atas Aru di klasemen umum, saat lomba ini menjalani istirahat setelah sembilan hari nonstop. Ia menyatakan bahwa ia bisa saja membuat kesalahan. Sejumlah pengamat menyebut pembalap Inggris dari Team Sky itu mungkin telah menabrak Aru karena ingin membalas setelah Aru menyalipnya saat Froome tengah mengalami masalah mekanik dengan sepedanya di tanjakan Mont du Chat. ‘’Jelas, saya harus mengganti sepeda dan terlihat Fabio Aru langsung memacu sepedanya saat itu,’’ jelas Froome seperti tertulis dalam pernyataan tertulis Team Sky. ‘’Saya kira ada aturan tak tertulis di rombongan pembalap itu bahwa jika pimpinan lomba mendapat masalah yang menahan dia memacu sepedanya, maka kelompok itu tidak mengambil keuntungan dari situasi seperti itu.’’ Belakangan Froome mampu mengejar rombongan Aru dan dikatakan bahwa
benturan dengan pembalap Astana itu tidak sengaja. Itu dikarenakan dirinya kehilangan keseimbangan saat menikung ke kanan dan Aru ada di sebelahnya. ‘’Itu benar-benar kesalahaan murni dan saya kira Fabio menyadari hal itu. Saya langsung meminta maaf setelah peristiwa itu,’’ lanjut Froome. Etape sembilan menuju Chamberry diwarnai banyak kecelakaan. Tercatat 12 pembalap mengalami kecelakaan setelah melewati jalan menurun dan mereka melaju dalam kecepatan hingga 70km per jam. Di antara mereka yang gagal finis dan menghentikan lomba adalag rekan setim Froome, Geraint Thomas, yang menderita patah tulang dan gegar otak. ‘’Ini benarbenar pukulan telak pada tim,’’ tegas Froome. Balapan selama tiga pekan dengan menempuh total jarak 3.540km ini akan memasuki etape ke-10, Selasa ini. Rute sejauh 178 km akan ditempuh pembalap dari Perigueux menuju Bergerac. (kmb39/rtr/ap)
Piala Emas CONCACAF
El Tri Gulung El Salvador
Pembalap Ferrari Sebastian Vettel.
Bali Post/ap
Soal Kontrak Baru, Ferrari Egy Maulana Tak Masuk Serahkan pada Vettel Skuad Timnas U-22
Jakarta (Bali Post) Tim nasional U-22 Indonesia tidak membawa serta pemain timnas U-19 Egy Maulana Vikri ke kualifikasi Piala Asia U-23 2018 yang digelar 19-23 Juli 2017 di Bangkok, Thailand. Dalam keterangan tertulis Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Senin (10/7) kemarin, nama Egy tidak ada di daftar 24 pemain yang dipanggil oleh pelatih timnas U-22 Luis Milla. Berdasarkan informasi, Egy yang mengikuti pemusatan latihan (TC) timnas U-22 di Bali pada 30 Juni - 10 Juli 2017 akan langsung kembali bergabung dengan rekan-rekannya di timnas U-19 malam ini, Senin (10/7). Sebelumnya, penyerang naturalisasi Ezra Walian juga dipastikan tidak tampil di Thailand karena masih berkutat dengan serangan bakteri Salmonella. Adapun 24 nama pemain timnas U-22 yang dibawa oleh Luis Milla ke kualifikasi Piala Asia U-23 2018 adalah Kurniawan Kartika Ajie, Moch Diky Indriyana dan Satria Tama di posisi penjaga gawang. Di lini bertahan ada Gavin Kwan, Bagas Adi, Andy Setyo Nugroho, Hansamu Yama Pranata, Putu Gede Juni Antara, Osvaldo Haay, Ryuji Utomo, Rezaldi Hehanusa dan Ricky Fajrin Saputra. Kemudian, sektor gelandang akan diisi oleh Miftahul Hamdi, Evan Dimas Darmono, Hanif Abdurrauf Sjahbandi, Muhammad Hargianto, Gian Zola Nasrulloh, Febri Hariyadi (Persib), Septian David Maulana, Asnawi Mangkualam Bahar dan Saddil Ramdani. Terakhir, Marinus Mariyanto Wanewar, Yabes Roni Malaifani dan Ahmad Nur Hardianto akan berjibaku sebagai penyerang. Namun, meski ada 24 pemain yang dipanggil, Luis Milla menyebut ada kemungkinan mengurangi satu nama lagi jelang kualifikasi dimulai pada 19 Juli 2017. ‘’Akan kami lihat sampai 19 Juli, jadi nantinya timnas bisa memulai laga dengan 23 pemain,’’ tutur Milla. Di Kualifikasi Piala Asia U-23 2018, Indonesia berada di Grup H bersama tuan rumah Thailand, Malaysia dan Mongolia. Skuad timnas U-22 akan bertolak ke Bangkok pada Selasa (11/7) langsung dari Bali. Berikut jadwal timnas U-22 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2018, Bangkok, Thailand: 19 Juli 2017, Indonesia v Malaysia 21 Juli 2017, Mongolia v Indonesia 23 Juli 2017, Thailand v Indonesia.
Naturalisasi PSSI menegaskan bahwa pesepak bola asal Montenegro Ilija Spasojevic belum mengajukan permohonan naturalisasi. Hal ini disampaikan PSSI dalam pernyataan resminya di Jakarta, Senin (10/7) kemarin, setelah ada media daring yang menyebut Spasojevic dalam proses menyelesaikan naturalisasinya dengan bantuan PSSI. ‘’Tidak ada permintaan tersebut. Sampai sejauh ini, pemain yang naturalisasinya diusahakan PSSI adalah Ezra Walian,’’ ujar Wakil Ketua Departemen Tim Nasional PSSI Fanny Riawan. Spasojevic juga disebutnya belum pernah melakukan pertemuan resmi dengan pihak PSSI terkait persoalan tersebut. Fanny melanjutkan, tidak mudah memutuskan untuk menjadikan seorang pesepak bola asing menjadi warga negara Indonesia. ‘’Kebijakan itu membutuhkan analisa yang komprehensif, terutama mempertimbangkan kebutuhan tim nasional Indonesia,’’ katanya. Sebelumnya, ada media daring nasional yang menurunkan berita terkait klaim Ilija Spasojevic yang mengungkapkan bahwa dirinya dibantu oleh PSSI untuk menjadi WNI. Dalam berita tersebut dituliskan bahwa Spasojevic berharap semua proses naturalisasinya segera selesai. (ant)
Bali Post/rtr
JEDA - Pembalap Inggris Chris Froome (depan) memimpin rombongan diikuti Richie Porte (ketiga dari kanan), Nairo Quintana (kedua dari kanan) dan Fabio Aru (kanan) menyelesaikan etape ke-9 Tour de France, Minggu lalu. Setelah jeda satu hari, balapan akan dilanjutkan Selasa ini.
Spielberg Keberhasilan Sebastian Vettel mengatrol penampilan Ferrari musim ini membuat tim Italia itu menyerahkan soal perpanjangan kontrak musim depan kepada pembalap Jerman itu sendiri. Vettel yang kini memimpin klasemen sementara akan habis kontraknya di tim Italia itu musim depan. Pemimpin Ferrari Sergio Marchionne menjelaskan pihaknya menyerahkan masalah itu pada Vettel pada Grand Prix Austria lalu. ‘’Saya sudah menjelaskan bahwa jika dia ingin bertahan (di Ferrari) kami akan memperbarui kontrak itu. Jadi, terserah pada dia,’’ kata Marchionne jelang lomba yang dimenangi Valtteri Bottas dari tim Mercedes, Minggu lalu. Vettel menunda membahas perpanjangan kontrak dan menyatakan dirinya lebih fokus pada perburuan gelar juara. Dikatakan bahwa masih cukup banyak waktu
hingga musim panas ini, terutama untuk urusan tawarmenawar nilai kontrak dan jumlah tahun. Pembalap Jerman yang juara dunia empat kali, memimpin klasemen dengan keunggulan 20 poin dari Lewis Hamilton (Mercedes) setelah berhasil menduduki posisi runner-up di GP Austria lalu. Jelang GP Inggris di Sirkuit Silverstone, maka balapan akan memasuki paruh kedua. Persaingan antarpembalap semakin meningkat terlebih Vettel dan Hamilton samasama telah memenangkan tiga seri. Tentang hasil balapan di Austria, Marchionne menyatakan pihaknya cukup gembira dengan penampilan Ferrari, mengingat Vettel hanya terpauit 0,6 detik dari Bottas yang menjadi pemenangan. ‘’Sangat tipis dan kawan Jerman kita mengetahui hal itu,’’ ujar Marchionne merujuk rivalnya yang juga juara konstruktor tim Mercedes itu. (kmb39/rtr)
San Diego Meksiko dan Jamaika memimpin klasemen sementara Grup C turnamen Piala Emas konfederasi sepak bola Amerika Utara, Tengah dan Karibia (CONCACAF). Meksiko menggulung El Salvador 3-1 dan Jamaika menang 2-0 atas Curacao, Senin (10/7) kemarin. Meksiko menurunkan tim muda dan memburu trofi ke delapan turnamen ini. Sementara skuad seniornya diistirahatkan usai melakoni Piala Konfederasi di Rusia bulan lalu. El Tri memastikan kemenangan melalui gol Hedgardo Marin, Elias Hernandez dan Orbelin Pineda. El Salvador sempat menyamakan skor 1-1 melalui Nelson Bonilla, namun selanjutnya tak mampu menghentikan tim tangguh dari Amerika Tengah itu. Pelatih Meksiko Juan Carlos Osorio hanya bisa
menyaksikan pertandingan dari tribun penonton Stadion Qualcomm, San Diego. Ia menerima hukuman tak boleh mendampingi pemainnya berlaga untuk enam pertandingan. Hukuman itu dijatuhkan FIFA akibat ucapannya yang emosional pada Piala Konfederasi lalu. Sebaliknya pelatih El Salvador Luis Pompilio Paez sibuk memberikan instruksi pada anak buahnya setelah kebobolan saat pertandingan baru berjalan delapan menit. Tembakan bebas Jesus Gallardo disambut sundulan Marin. Gol itu hanya berumur dua menit saat El Slavador merespons melalui Bonilla. Meksiko kembali memimpin menit ke-29 setelah Gallardo melambungkan bola dari sisi kanan dan disambut Hernandez dengan sepakan keras. Benji Villalobos berusaha menahan bola dari terlalu kencang dan menembus sarangnya.
Pembain pengganti Orbelin Pineda memperbesar keunggulan Meksiko menjadi 3-1 menit ke-55. Hernandez berperan pada gol ini saat umpan lambungnya gagal dikuasai Villalobos dan Pineda membelokkan bola ke gawang yang telah kosong. Kemenangan ini membuat Meksiko tak terkalahkan dalam tujuh pertandingan melawan El Salvador sejak 2009. Selanjutnya Meksiko akan menghadapi Jamaika yang menyingkirkan Curacao 2-0. Kedua gol the Reggae Boyz lahir di babak kedua melalui sundulan Romario Williams menit ke-58 dan Darren Mattocks (73). Jamaika menempati peringkat kedua klasemen Grup C dengan 3 poin karena kalah produktivitas gol dengan Meksiko yang di posisi teratas dengan angka serupa. Curacao dan El Salvador di posisi ketiga dan empat dengan 0 poin. (kmb39/rtr)
Bali Post/ap
EMAS - Pemain timnas Meksiko Elias Hernandez merayakan gol yang diciptakan ke gawang El Salvador pada pertandingan Piala Emas COCANCAF, Senin (10/7) kemarin.
Ostapenko Melangkah ke Perempatfinal London Juara Prancis Terbuka Jelena Ostapenko melangkahkan kakinya ke babak perempatfinal grand slam Wimbledon, Senin (10/7) kemarin. Petenis Latvia itu menumbangkan unggulan keempat Elina Svitolina 6-3, 7-6 (6). Untuk pertama kalinya Ostapenko mampu melaju hingga babak delapan besar turnamen lapangan rumput ini. Petenis berusia 20 tahun meraih gelar pertam grand slam bulan lalu di Roland Garros. Pada pertandingan kemarin, Os-
tapenko memimpin 5-3 di set kedua. Namun lawannya yang asal Ukraina memberi perlawanan hingga memaksa pertandingan harus diakhiri dengan tie break. Ostapenko memenangkan fase ini setelah mendapatkan delapan kali match point. Sebelum juara Prancis Terbuka, Ostapenko tak pernah mencapai putaran ketiga turnamen besar. Dia menjadi perempuan pertama sejak 1979 yang mampu gelar utama di debutnya. Di Wimbledon, dia pernah merebut gelar pada 2014 saat tampil di level junior.
Hasil Pertandingan Putaran 4 Putri Venus Williams vs Garbine Muguruza vs Magdalena Rybarikova vs Jelena Ostapenko vs Svetlana Kuznetsova vs
Ana Konjuh Angelique Kerber Petra Martic Elina Svitolina Agnieszka Radwanska
6-3, 6-2. 4-6, 6-4, 6-4. 6-4, 2-6, 6-3. 6-3, 7-6(6). 6-2, 6-4.
Juara dua grand slam Svetlana Kuznetsova dan Magdalena Rybarikova mengikuti jejak Ostapenko ke perempatfinal. Kuznetsova sebagai petenis pertama yang menuju perempatfinal dengan mengalahakan Agnieszka Radwanska 6-2, 6-4. Di pertempatfinal. Kuznetsova pernah tiga kali dan seluruhnya berakhir dengan kekalahan. Sementara Rybarikova yang menyingkirkan Karolina Pliskova di putaran kedua, menghentikan langkah Petra Martic (Kroasia) 6-4, 2-6, 6-3 dan untuk pertama kali meraih tiket ke perempatfinal Wimbledon. Petenis senior Venus Williams juga lolos ke perempatfinal. Unggulan ke-10 itu menundukan Ana Konjuh (Kroasia) 6-3, 6-2. Sementara unggulan ke-14 Garbine Muguruza Blanco membuat kejutan dengan menjungkalkan unggulan pertama Angelique Kerber (Jerman) 4-6, 6-4, 6-4. (ant)
Bali Post/ap
POIN - Petenis Latvia Jelena Ostapenko berteriak setelah berhasil meraih poin dari lawannya Elina Svitolina pada pertandingan putaran ke-4 grand slam Wimbledon, Senin (10/7) kemarin.
OLAH RAGA
16
Selasa Paing, 11 Juli 2017
Bali Post/ist
PERSIAPAN KEJURNAS - Petembak Denpasar IG Ayu Bintang Puspita menyiapkan diri guna berlaga pada Kejurnas Awang Farouk Cup, di Lapangan Tembak Manggar, Sepinggan, Balikpapan Kaltim, 4 Agustus mendatang.
Petembak Porprov Denpasar Ikuti Kejurnas Awang Farouk
Denpasar (Bali Post) Para petembak Kota Denpasar yang disiapkan turun pada Porprov Bali XIII di Gianyar, September mendatang, bakal menjalani try-out dengan berlaga pada Kejurnas Piala Awang Farouk, di Lapangan Tembak Manggar, Sepinggan, Balikpapan Kaltim, 4 Agustus mendatang. Sekum Pengkot Perbakin Kota Denpasar Made Sugiantara, di Denpasar, Senin (10/7) kemarin menjelaskan, petembak yang disiapkan, dominan dari kelompok junior. Apalagi medali yang diperebutkan pada hajatan multi-event dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali, nanti cukup banyak. Sugiantara menyebutkan, sederet petembak yang diterjunkan seperti Bintang, Agus, Rico, Rivan, Romadoni, serta Putra. ‘’Sedangkan untuk senior petembak Denpasar yang turun Ketut Sudiana dan Kadek Diana,’’ jelas Sugiantara. Menurutnya, ajang Kejurnas Awang Farouk Cup sekaligus Prakualifikasi PON Remaja, yang akan dihelat di Kaltim, tahun depan. Untuk itu, para petembak remaja diharapkan mampu mengumpulkan poin demi meraih tiket ke PON Remaja. Bahkan, Pengprov Perbakin Bali telah menggelar scoring bagi petembak yang disiapkan turun di PON Remaja II/2018. ‘’Kami mengadakan scoring di Lapangan Tembak Bhayangkara Tohpati, Minggu (9/7) lalu,’’ jelasnya. (022)
Bali Post/ant
SELEBRASI - Pesepak bola Bali United Irfan Bachdim melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang PS TNI dalam laga lanjutan Liga Gojek Traveloka 1 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin (10/7) kemarin. Tim tuan rumah PS TNI ditumbangkan Bali United dengan skor akhir 3-4.
Bogor -
Hujan Gol di Pakansari
Tujuh gol tercipta di Stadion Pakansari, Bogor saat Bali United (BU) menumbangkan tuan rumah PS TNI 4-3 pada pertandingan Liga 1 Indonesia, Senin (10/7) kemarin. Irfan Bachdim memborong dua gol yang mengatrol timnya ke peringkat keempat klasemen sementara.
Bali Post/rtr
Presiden Komite Olimpiade Internasional Thomas Bach memimpin pertemuan Dewan Ekskutif di Lausanne, Swiss, Senin (10/7) kemarin.
Kontingen Pengungsi di Olimpiade Tokyo 2020
Lausanne, Swiss Atlet korban perang atau konflik bisa berkompetisi di Olimpiade Tokyo meski tak mewakili negaranya. Komite Olimpiade Internasional (IOC) merencanakan akan memberlakukan kebijakan serupa seperti pada tahun 2016 di Rio de Janeiro. IOC tahun lalu untuk pertama kali memperkenalkan kontingen pengungsi pada Olimpiade Rio 2016, sebagai upaya untuk menggugah perhatian terhadap masalah tersebut. Kehadiran mereka juga memberi kesan yang bagus di Rio de Janeiro. Sebanyak 10 atlet dari Suriah, Kongo, Ethiopa dan Sudan Selatan menjadi pusat perhatian ketika berbaris di urutan kedua terakhir sebelum tuan rumah Brazil pada acara pembukaan Olimpiade 2016. Kontingen pengungsi tampil pada cabang olahraga atletik, renang dan judo. ‘’Kami sudah membahas mengenai kemungkinan besar ada kontingen pengungsi di Tokyo 2020. Kami ingin memperkuat upaya kita bersama Perserikatan Bangsa-Bangsa,’’ kata juru bicara IOC Mark Adams jelang digelarnya pertemuan Dewan Eksekutif IOC di Lausanne, Senin (10/7) kemarin. Ia mengatakan, terlalu awal untuk berbicara soal jumlah atlet pengungsi yang bisa ikut seleksi. Pada Olimpiade Rio 2016, para atlet berasal dari berbagai tempat pengungsian di seluruh dunia. Pada 2016 di Eropa saja ada lebih dari satu juta pengungsi, sebagian besar dari kawasan Timur Tengah. Jutaan pengungsi lainnya tersebar di seluruh dunia. Mereka umumnya mengungsi untuk menghindari perang atau konflik bersenjata di negara asalnya. (ant)
Skuad Timnas Basket Putri Diumumkan Sepulang dari Korsel
Jakarta (Bali Post) Nama 12 pemain tim nasional bola basket putri untuk SEA Games 2017, Malaysia, akan diumumkan setelah melakoni pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan pada 15-31 Juli 2017, kata manajer timnas putri Njo Lie Wen. ‘’Kami akan mengumumkannya usai dari Korsel. Yang penting para pemain selalu semangat membela Merah Putih. Itu modal kami untuk melakukan yang terbaik di SEA Games,’’ ujar Njo, Senin (10/7) kemarin. Saat ini timnas bola basket putri yang masih diperkuat 15 pemain sedang menjalani TC di Cirebon, Jawa Barat. Semua pemain itu nantinya ikut berangkat ke Korea Selatan. Sebelumnya, sampai 10 Juni 2017, timnas bola basket putri masih beranggotakan 19 orang. Adapun pebola basket putri yang diberangkatkan ke Korsel adalah Agustin Elya Retong, Kadek Pratita Dewi, Nathasa Christaline, Yuni Anggraeni, Mariam Ulfah, Henny Sutjiono, Mega Nanda Putri, Sumiati, Yuliana Anggita, Gabriel Sophia, Lea Kahol, Adelaide Callista, Regita Pramesti, Dewa Ayu Kusuma dan Clarita Antonio. Salah satu pemain timnas putri, Lea Kahol, merupakan salah satu pemain yang membawa Indonesia juara bola basket tiga lawan tiga atau 3x3 Asia U-18. Lea sendiri dinobatkan sebagai pemain terbaik (MVP) putri di kejuaraan yang digelar akhir Mei 2017 itu. Dalam perjalanannya di kompetisi tersebut, Lea dan rekan menaklukkan beberapa tim kuat dunia seperti Tiongkok. (ant)
BU membuka golnya melalui Bachdim menit ke19 sebelum digandakan Sylvano Comvalius empat menit kemudian. Bachdim kemudian menambah gol kedua menit ke-36 sebelum gol bunuh diri pemain PS TNI Abduh Lestaluhu menit ke-87 memastikan kemenangan Serdadu Tridatu. Gol tuan rumah dihasilkan Elio Martins (33), Erwin Ramdani (48), dan Facundo
Talin (59). Kemenangan ini membawa BU bertengger di peringkat keempat klasemen sementara dengan raihan 22 poin. Sementara PS TNI di urutan 12 dengan 19 poin. PSM Makassar masih memimpin dengan 26 poin, disusul Madura United (25) dan Persipura Jayapura (23). Pertandingan di Stadion Pakansari tergang-
gu dengan genangan air setelah hujan lebat mengguyur wilayah itu. Kendati demikian, tim Serdadu Tridatu mampu mencuri gol lebih dahulu pada menit 19 lewat tendangan Bachdim setelah kiper PS TNI Ravi Murdianto salah mengantisipasi bola. Tiga menit kemudian Comvalius menjebol sarang Murdianto setelah dia lolos dari pengawasan pemain-
Timnas U-22 Tekuk PS Badung
Gianyar (Bali Post) Timnas U-22 sukses menekuk lawannya PS Badung Liga 2 dengan skor 6-1 (2-0) dalam latih tanding di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, Senin (10/7) pagi kemarin. Empat gol di antaranya dicetak di 20 menit akhir. Selama babak pertama, gawang Tim Keris yang dikawal kiper seleksi Komang Ngurah Adnyana kebobolan dua butir gol. Sementara babak kedua, pemain PS Badung Gede Rio Andreawan mampu mencetak gol ke gawang Timnas U-22, mempertipis kekalahan sehingga skor 1-2. Skor 1-2 masih bertahan hingga menit ke-70, dan kiper Komang Ngurah Adnyana ditarik digantikan Putu Febri Andika. Dalam 20 menit terakhir, gawang PS Badung kebobolan empat butir gol lagi, hingga skor akhir 6-1. Asisten Manajer Ketut Muska Adi mengemukakan, dalam laga yang dipimpin wasit Wayan Artana tersebut, pihaknya sama sekali tak mematok target menang atau kalah. Apalagi, pemain yang diturunkam sebagian besar yang selama ini duduk di bangku cadangan. ‘’Pemain inti yang diturunkan seperti Gede Warih Sentanu,
Wayan Gede Bayu Yusa, dan Ria Andreawan,’’ kata Muska Adi. Selain itu, pihaknya juga mencoba pemain seleksi seperti Nengah Repot Sulendra, Johanes, Danu, serta Komang Ngurah Adnyana. ‘‘Kami msih memburu beberapa pemain seleksi, dan latihan dimulai Rabu (12/7) besok,’’ katanya. Dijelaskannya, manajemen mengagendakan menggelar rapat internal pada Selasa (11/7) ini. Bertujuan mengevaluasi kinerja pemain di tim selama melakoni putaran pertama. ‘’Bahkan, tak menutup kemungkinan, manajemen bakal mendepak pemain yang tak memberi kontribusi kepada tim,’’ sebutnya. Alasannya, manajemen bertekad mempertahankan PS Badung supaya tetap eksis berkiprah di kancah Liga 2, musim kompetisi tahun depan, dan posisi putaran pertama ini, Tim Keris bercokol di urutan kelima klasemen Grup VII, dari total 7 kontestan. Untuk itu, PS Badung dituntut harus menambah amunisi pemain yang mampu mendongkrak prestasi tim. ‘’Posisi kami kritis, jika perlu kami harus bisa menang di kandang lawan pada putaran kedua nanti,’’ terang Muska Adi. (022)
pemain belakang PS TNI. Skor tidak bertahan lama saat gocekan Martin yang menerima umpan dari kiri mengoyak gawang BU. Gol menit ke-33 meningkatkan tensi permainan. Terbukti tiga menit kemudian Bachdim memperbesar keunggulan BU lewat gol keduanya. Setelah melewati barisan belakang tuan rumah tanpa terkena kibaran bendera offside, Bachdim menceploskan bola ke gawang Murdianto. Memasuki babak kedua, kedua tim tak menurunkan tekanan. PS TNI jadi kubu yang lebih agresif meski pasukan Widodo C. Pu-
tro tak mengendurkan kewaspadaan. Pasukan Ivan Kolev menambah dua gol beruntun lewat Erwin Ramdani hanya tiga menit setelah babak kedua dimulai dan bek Facundo Talin menit ke-59. Dengan skor imbang 3-3, makin meningkatkan hasrat PS TNI meraih kemenangan kandang. Namun bencana datang menit ke-87 setelah tembakan pojok Fadil Sausu, bola mengenai Abduh Lestaluhu sebelum bergulir ke gawang tuan rumah. Meski ada peran Bachdim dalam proses gol ini, namun gol dinyatakan sebagai bunuh diri. (kmb39/net)
Atlet Porprov Harus Miliki KTP Bali
Denpasar (Bali Post) Atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Bali jika ingin berlaga di ajang Porprov syaratnya harus mengantongi KTP Bali. Namun atlet pemegang KTP yang dikeluarkan kabupaten A, boleh memperkuat kabupaten B, yang terpenting mempunyai Kartu Tanda Atlet (KTA) diurus terlebih dulu mutasi atletnya, sebelum 31 Desember 2016 lalu. Itu ditegaskan Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, di Denpasar, Senin 10/7) kemarin, menanggapi rancunya pemahaman persyaratan atlet yang turun di Porprov. Dikemukakan, bagi atlet luar Bali yang mutasi ke Bali, harus ada surat pelepasan dari klub asal, pengkab atau pengkot induk organisasi cabor, kemudian pengprov cabor, sampai KONI asal, yang kemudian ditembuskan kepada KONI Bali. ‘’Jadwal mutasi paling lambat 31 Desember tahun lalu,’’ tuturnya. Sementara bagi pemegang KTA kabupaten A, jika ingin pindah membela kabupaten B, pada Porprov Bali XIII di Gianyar, harus mengurus KTA baru, berikut surat keluar dari klub binaannya, pengkab dan pengkot cabor, berikut KONI asalnya. Selanjutnya atlet
bersangkutan di bawah naungan binaan klub baru, termasuk pangkab dan pengkot daerah baru. ‘’Akan tetapi, pengurusan mutasi atlet pindah dari kabupaten A ke kabupaten B, sudah berakhir 31 Desember tahun lalu. Oleh karena itu, jika pengurusan mutasi baru dilakukan 2017 ini, jelas tidak bisa turun di Porprov,’’ katanya. Suwandi mengingatkan, bagi atlet luar Bali harus memenuhi persyaratan mutasi, jangan sampai syarat administrasi belum lengkap, spontan turun di Porprov. ‘’Dulu ada kejadian atlet pindah dari luar Bali, hanya pelepasan dari klub dan induk cabor di kabupaten, tanpa persetujuan KONI asal. Akibatnya, Pengprov cabor maupun KONI asal yang merasa membesarkan atlet bersangkutan merasa kehilangan,’’ ucapnya. Untuk itu, Suwandi menegaskan, kalau ada daerah yang masih ragu dan kurang memahami seputar perpindahan atlet, pihaknya melalui Binpres KONI Bali berniat menggelar sosialisasi kepada KONI kabupaten dan kota. ‘’Padahal, persyaratan ini sudah diterapkan sejak Porprov Bali XII di Buleleng 2015 lalu, namun banyak yang belum paham,’’ ungkapnya. (022)
Susy Susanti:
Mau Menang, Harus Bisa Kalahkan Semua
Jakarta (Bali Post) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di Jakarta, Senin (10/7) kemarin, menyatakan kesiapannya siapa pun lawan yang dihadapi setelah memperoleh hasil undian pesta olahraga se-Asia Tenggara SEA Games 2017, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Agustus mendatang. ‘’Buat kami, kami siap ketemu siapa saja. Kalau memang mau menang, harus bisa mengalahkan semuanya. Kami harus kerja keras, fokus,’’ ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti dalam pernyataan resminya. Berdasarkan hasil undian, tim putra Indonesia yang merupakan juara ber-
tahan, berada di urutan teratas daftar unggulan dan akan menantang Kamboja di perempatfinal. Jika lolos, pemenang antara Thailand versus Vietnam akan menjadi calon lawan tim Indonesia. Sementara di pool bawah, Malaysia yang merupakan unggulan kedua, dihadapkan dengan tim Laos. Langkah Malaysia ke final tampaknya cukup terbuka, jika lolos ke semifinal mereka tinggal menanti pemenang duel antara Singapura dan Myanmar. Di bagian beregu putri, tim Indonesia yang merupakan unggulan kedua, bakal berhadapan dengan tim Laos. Di semifinal, pu-
tri-putri Indonesia kemungkinan akan menantang tim tuan rumah Malaysia. Sementara tim Thailand yang merupakan juara bertahan sekaligus unggulan pertama, mendapat bye di babak perempatfinal. Pada laga semifinal, Thailand akan bertemu dengan pemenang antara Singapura dan Vietnam. ‘’Kans kami cukup besar di beregu putra, memang kami membidik emas di nomor ini. Sedangkan tim putri Indonesia kemungkinan bertemu Malaysia di semifinal dan Thailand di final. Peluang bertemu Malaysia memang lebih besar ketimbang ketemu Thailand. Jika bertemu Thailand di fi-
nal, peluangnya 51-49 untuk keunggulan Thailand, tetapi tidak menutup kemungkinan kita bisa,’’ kata Susy. Di sektor putri, Susy melanjutkan, dirinya berharap pada nomor ganda di mana di SEA Games 2017 nanti juga memboyong pasangan Greysia Polii/ Apriani Rahayu yang baru menjuarai Thailand Grand Prix Gold 2017. ‘’Ganda putri kita juga mengalahkan beberapa ganda putri Thailand dan ini tentunya menambah kepercayaan diri mereka, semoga kali ini bisa menang lagi dan tinggal mencari satu nomor dari tunggal,’’ tutur Susy. Tim bulu tangkis Indonesia menargetkan tiga medali
emas di SEA Games 2017. Seperti yang diungkapkan Susy, nomor-nomor yang menjadi andalan adalah beregu putra, ganda putra, ganda campuran dan ganda putri. Penyelenggaraan SEA Games 2017 yang bersamaan dengan World Championships 2017 membuat tim bulu tangkis Indonesia harus membelah kekuatan. Pemain-pemain top seperti Marcus Fernaldi Gideon/ Kevin Sanjaya Sukamuljo yang dua tahun lalu meraih perak di SEA Games Singapura 2015, kali ini absen dan berlaga di World Championships 2017 yang berlangsung di Glasgow, Skotlandia. (ant)
Selasa Paing, 11 Juli 2017
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!
Informasi pasang iklan Telepon
� Tarif iklan Mini/Baris
!! 1Jt Gj+U.Mkn+Mess+Bonus Warung Kue Cewek,085100801168
B.BP.001.07.17.0000788
Dcr Adm,Sopir,Gdg CV.Tri Star Jl.Cargo No.24/413324,419869
B.BP.001.07.17.0000776
Dbthkn 6 Org Tng Krj Wnt Unt Hotel***Needed Quick:IT & Spv Bag.Adm&Acounting Tnp Pglman, Engineering SkillAC,Electrical Syarat:S1 Kmptr,Gj Slm Training &Audio Video.CV Send to:hrdray smp Mandiri 2,2Jt,Kalau Sudah akuta@gmail.com H.085102738775 B.BP.001.07.17.0000768 bisa Kerja bisa smp 5Jt Bth Acct & Admin Min.D1 Single PT.IHS Jl.Tkd Badung No.335 Sopir,OB,Cust.Service,Kurir Renon-Dps Telp.085205787323 B.BP.001.07.17.0000789 Motor,Max Usia 28Th.Krm Lam Ke Jl.Gn.Soputan1/107 Dps 8466317 “Dcr Staff Pria UMax 25Th,Min B.BP.001.07.17.0000011 SD,Gaji UMP Hub.081802777997" Cari Pengasuh Balita 2,5Th B.BP.004.07.17.0000765 Kerja Pagi-Sore 087862244442 ***Dcr Cook u/Villa di Canggu B.BP.001.07.17.0000775 Hub:081338410019 Cr 2 Peg salon Wnt,T.Umar Brt B.BP.001.07.17.0000770 *Urg Need Ecommerce Staff for Marlboro,Pglm Hub:081977414141 B.BP.001.07.17.0000777 Hotel@Petitenget Ph03614739411 Cr Kary Kantor Notaris/Min.SMU E:tamanrosanihotel@gmail.com B.BP.166.07.17.0000787 Jl.WR.Supratman No.148/T:241720 Dcr 3 PRT KTP Bali/Masak,3 Tk B.BP.001.07.17.0000720 Kebun,Cook.Villa Ayu Br.Kuwum Dcr Sopir Villa Pribadi Good Kauh II/21X Krbkn4731979/336358 English Hp.081336248288(Adi) B.BP.154.07.17.0000778
B.BP.001.07.17.0000723
Cr.Sales Aksesoris Gadget laki 2 Berpengalaman Hub. PT.Vivan bali HP:.081237763718
B.BP.001.07.17.0000338
Dbthkn Segera Sopir Status Single Hub:(0361)221635
B.BP.001.07.17.0000552
Dcr 14Karyawan/ti,Llsn SMP/SMA 5 Admin,7 Sopir H:081999251555
B.BP.001.07.17.0000721
Dcr HK,FO,Hotel Nanda Jl.Mahendradatta No.99X Dps T:483150
B.BP.001.07.17.0000717
Dcr Kolektor(L)Fas:Gaji,Transp T.kes,Kms,Bns,karier Hub:Indo Home Jl.Cokroaminoto 165 Ubung (Samp.BANK Mandiri Taspen Post
Dcr Sopir/Krywn utk Toko Mebel Hub.(0361)262782/081238961963
B.BP.001.07.17.0000718
Dcr Supir,Min.SMA,pglm 2thn Gj.UMR,Tel.081238225461
Dicari Kurir PT.Sportisi Pend. min SMA,umur max.25thn Hub.0817564896 / 082339544018
B.BP.001.07.17.0000751
B.BP.004.07.17.0000783
Dcr Tenaga texting,mengarang, D3 Sastra,hrd@melali-mice.com
B.BP.004.07.17.0000784
Dcr Therapist wnt pengalaman / tdk u/Legian Hb.081236006460
B.BP.001.07.17.0000691
Dcr Tkg Masak/Goreng,Taho,Tkg Potong,Cleaner,Waiter utk Kuta,Lmrn Bawa ke Rest renon Jl.Cok Agung Tresna 85 Dps
B.BP.001.07.17.0000726
Dcri Guru TK&Cleaning Service Dcr SPG Adm/Supir/Satpm/Gudang Hp.085105155991/03618950198 B.BP.001.07.17.0000736 Kasir/pramu:Dps-Jimbran-Tabann Dibthkan Guru English Lulusan Info:087860965662-081246200344 UNDHIKSA Lmrn ke SMP PGRI 5Dps B.BP.001.07.17.0000746
B.BP.001.07.17.0000118
Dcr Sgr Mekanik Mobil/Truck Penglmn 08123662764/087855681012 B.BP.001.07.17.0000733
B.BP.001.07.17.0000719
Dibthkan Sgr Cleaning Service utk Penginapan Hb.085238311111
B.BP.001.07.17.0000755
Ymh Bisma Dicr:1.Supir SIM B1 2.Mekanik,3.SMA/S1 Ek/SMK Hub:T.Umar 142 Dps
B.BP.001.07.17.0000401
: : : :
Rp 200.000,- (10 x tayang) Rp 50.000,- (5 x tayang) Rp 165.000,- (10 x muat) Rp 82.500,- (10 x muat)
Jakarta Mataram Denpasar Surabaya
� � � �
: : : :
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456
re’FREZZ Spa Bth Terapis Cewek Dibthkan:Therapist Salon utk Dicari karyawan wanita & sopir Looking for Experienced and 18-27Th,Pnghasilan Min 6-10Jt/ Daerah seminyak H.085107020386 u/Toko Bangunan H:081999253131 Qualified local English B.BP.004.07.17.0000764 B.BP.004.07.17.0000747 Bl H:081805360099/085829036897 Teacher’s for Primary and Dicari:Penjahit Kby dan tenaga B.BP.001.07.17.0000239 Dibutuhkan Banyak Tenaga kerja BNI Life,Hub:081337320901 Serabutan,Gaji Borongan/Blnan Secondary Contact 081999101808 B.BP.001.07.17.0000732 H:082340866394 line Susikebaya B.BP.001.07.17.0000744 Dibutuhkan Pengajar Wanita Max ,pengalaman tdk diutamakan Mercy Spa:membutuhkan Therapis 25th,SMU/SMK,S1,Spd TK(Semua B.BP.001.07.17.0000750 Sebanyak-banyaknya Untuk Area Jurusan).Hb:085205576571/Email HK/RoomBoy max27th Shita Hotel Dps dan badung. Kriteria: :bimba.sarigading@yahoo.com Jimbaran Brt McD, 081916361108 B.BP.001.07.17.0000737 Penampilan menarik,Umur 20-30 B.BP.001.07.17.0000474 Dicari Karyawati tidur dlm.Jl. Thn max,Niat Kerja,gaji Pokok Jari Menari Nusa Dua MembutuhWR.Supratman 66 H.081237651088 + Komisi. Hub:081338297888 kan Manager yang mempunyai B.BP.001.07.17.0000774 Pengalaman Dibidang Marketing Alamat:Jln.Sedap Malam No.108X Dicari Sopir Untk Laundry bisa Berbahasa Inggris dan B.BP.001.07.17.0000743 Hub:085100616229/082144992463 B.BP.001.07.17.0000758 Mempunyai Jiwa Kepemimpinan. Tk.Masakan Jawa Wnita 40Thn-an Dicari Supir Pribadi, bs Matic Kirim CV ke:Jalan Pratama 88X, Tinggal Dlm Vila 082145714435 Hub:08123803738 Tanjung Benoa.Hp 081 338 991 B.BP.001.07.17.0000748 B.BP.001.07.17.0000749 999 Email ke:jarimenarinusadua Urgently Echo Beach Club need Looking Cust.Service Female @jarimenari.com Sauce Chef,Cook, Bartender, English Oral&written Min.D3 B.BP.004.07.17.0000169 Dicari Drafter,Sopir,Teknik Min.1Year Exp Computer Skill. Karyawati min SMA 081338251999 Waiter/s, HK.CP:085100803436 Sipil Hub.8463609/082146750949 Send to kidbali06@gmail.com Penampilan menarik,max 25Tahun E:manager@echobeachhouse.com nuansabali1@yahoo.com B.BP.001.07.17.0000739
B.BP.001.07.17.0000740
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Dijual Rumah Elit,LT 5,4A,2Lt, DAIHATSU Dijual PickUp Grand Max Putih Swimming pool(4,5x10m)+Garden Jl.Sekar Tunjung,di Kawasan Th 2013 70Jt Nego,08123867475 B.BP.001.07.17.0000741 Elit,Gatsu Tmr HP.08123830201 HONDA
Djl Tnh 8Are+Bangunan Hrg.2,8M Hilang STNK NoPol:AE2241SS AN: Nego.Br.Guming Ds.Penarungan, Kartini No BPKB:I-03666214 B.BP.001.07.17.0000731 Mengwi Hp.087861832130 Hlg BPKB:065126/X/13/Bali,DK: B.BP.001.07.17.0000725 4985 FO,an:I Ketut Suarmada/ DISEWAKAN TOKO BPKB:C1884995-0,DK 6618 GW,a.n Toko+Gudng Jl.Mahendradata Tnh Ni Nyoman Sriasih/BPKB:B083525 11A Stgs 350Jt/Th.081338708444 7-0,DK 3949 GT,an:Ni Made B.BP.001.07.17.0000730 Pariyani H.085935485090 DIJUAL RUKO B.BP.001.07.17.0000738 Ruko 3+Rumah Lantai 2 Luas PELUANG USAHA 1,5Are Penamparan,085100856999 Buka Outlet Melia Laundry. B.BP.141.07.17.0000772 Sistembagihasil.Email:melia KONTRAKTOR laundry@dps.centrin.net.id B.BP.001.07.17.0000769 Sdh 20Th Kami Siap melayani Jasa Peborong bangunan,Arsitek RUPA-RUPA Interior Furniture 1Hr Cair,KTA/BPKB/Stfkt 0,5% Hub.085237056128 B.BP.001.07.17.0000761 H.087862223922 / 082237457658
B.BP.001.07.17.0000727
Perum Permata Hijau Jln.raya All New Jazz’2014AT Putih AsDK Dalung Abian Base,081337283254 Mulus 215Jt Nego 081338708444 081338791301,081237449024 B.BP.001.07.17.0000729
CRV AT Pth’2015 Pmk AsDK KM6rb SptBaru 082144162727 365JtNego B.BP.001.07.17.0000728 SUZUKI
Splash’2015 H.129Jt+Swift GT 2007 AT bs TT H.085100856999 B.BP.141.07.17.0000773
Splash’2014 Manual Putih Istmw KM9Rb 127Jt bsKrd,085100514558 B.BP.001.07.17.0000763
Suzuki Carry Pick Up’15(4unit) Nissan All New March’16,Mazda 2 GT’15,Daihatsu Ayla’15 Asbal Hub.089619874461 B.BP.001.07.17.0000724 TOYOTA
B.BP.001.06.17.0001995
DISEWAKAN RUKO Ruko 2Lt Lokasi Strategis Jln G.Agung 175 C Dps.081933000057
B.BP.001.07.17.0000236
DISEWAKAN KANTOR Disewakan 4Ruang Kantor 7x12m Petitenget,Strategis, Parkir Luas Hub.087862060005
B.BP.166.07.17.0000786
DIJUAL TANAH !!!Tnh 10A view laut,Airport Nusa Dua Kampial 085733777777
DISEWAKAN GUDANG Gudang Uk 84x20 Jln Cokroamino to Ubung Dps,081337283254 081338791301 081237449024
B.BP.001.07.17.0000469
!!Tnh Kav 3,5A Murah Penijoan Pegygn Kangin Dps,081999437776
B.BP.001.07.17.0000455
B.BP.141.07.17.0000781
Dijual Tanah 1+2A Blk Pasar Djl Grand Avanza 1.3 G MT’2015 Kulibul Canggu Hp.081999270475 Hitam Mulus Hub:081239600959 B.BP.001.07.17.0000722 B.BP.001.07.17.0000540 Djl Tnh 5A Jln.Pidada 13 Ubung Hrg 650Jt/Are Hub:085739192807 DIJUAL RUMAH B.BP.001.07.17.0000414 Tnh 1A,2A Keboiwa,Prum Gn.Sari !Inden Rumah Murah Perum Green Jual Tanah 2Are Pinggir Jalan Lot Sambandha Hub.085100931195 Batu Bulan,SHM,Hb.087862275114 Babakan Canggu 1A,081337141817 B.BP.141.07.17.0000780
B.BP.001.07.17.0000486
B.BP.001.07.17.0000345
KONTAK JODOH Lelaki Want Girls fun & FUN WA:089514116920 D1FA8A0C
B.BP.001.07.17.0000785
KEHILANGAN Hilang BPKB Spd Motor No.Pol DK 4941QX An.Juli Martono
B.BP.001.07.17.0000745
BIRO JASA
SERVICE FOTOCOPY
Service Bergaransi Kerja ditempat
FRESEER
B.BP.164.07.17.0000756
W.HEATER CHILLER
AC
082339189900
B.BP.001.07.17.0000771
C.0000662-srv
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815
SERVICE
B.BP.001.07.17.0000677
Bantu murah Pajak SPT Tahunan bulanan SIUP NPWP 081338344155 B.BP.001.06.17.0001935
Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006 B.BP.001.07.17.0000782
B.BP.154.07.17.0000779
CENTRAL JAYA
M.CUCI KULKAS
Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Rnovasi,Dll(Daris)085102796346
Jual Stock Baju Kaos,Patung & AC.Tlp.081239655350 Seminyak
VISA
� Email: pembacabalipost@gmail.com
AC
B.BP.001.07.17.0000435
B.BP.001.07.17.0000752
EKONOMI
18
Selasa Paing, 11 Juli 2017
Pencemaran Danau Toba Makin Parah Pengembangan Kawasan Diserahkan ke Swasta MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan investasi yang dilakukan di wilayah Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Danau Toba tidak akan ditanggung oleh pemerintah, melainkan melalui kerja sama antarinstitusi swasta atau dengan BUMN. ‘’Untuk para investor, bentuknya harus B2B (businees to business),’’ katanya dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (9/7). Luhut menjadi pembicara di hadapan para pengusaha, BUMN, institusi pemerintah dan para pimpinan wilayah sekitar Danau Toba dalam Rapat Koordinasi Badan Otoritas Badan Pengelola Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Danau Toba (BPOPDT) di Parapat, Sumatera Utara, Sabtu (8/7). Sebagai Ketua Dewan Pengarah BPOPDT, Luhut dalam rapat itu membahas berbagai permasalahan dan solusi di sekitar pembangunan kawasan wisata Danau Toba. Terkait akomodasi penginapan, ia mendorong BUMN yang memiliki usaha perhotelan di wilayah itu, seperti Inna dan Patrajasa, serta swasta untuk bisa menambah jumlah kamar. Pasalnya, jumlah kamar saat ini
sekitar 710 kamar masih dinilai belum cukup untuk menampung wisatawan yang akan datang seiring pengembangan kawasan. Masalah lain yang disorot adalah mengenai pencemaran danau yang semakin parah. Pencemaran disinyalir berasal dari sampah rumah tangga, hotel, keramba dan kotoran ternak. ‘’Perubahan harus segera dilakukan. Dari kajian yang kami lakukan bersama Bank Dunia, yang akan kami umumkan dalam waktu dekat, memperlihatkan terjadi pengotoran yang makin parah. Jika memang betul ada perusahaan yang terlibat dalam pencemaran ini, kita perlu melakukan evaluasi,’’ ucapnya, menegaskan. Direktur Utama BPOPDT Ari Prasetyo juga melaporkan perkembangan pembangunan Bandara Silangit yang rencananya akan menerima penerbangan rute internasional. ‘’Penerbangan internasional ini perlu dibuka karena jumlah wisatawan yang meningkat. Kemarin saya dapat laporan turis yang datang ke Pulau Samosir mencapai lebih dari 260 ribu orang padahal infrastruktur belum semua terbangun,’’ ujar Luhut.
Dalam rapat itu juga diungkapkan rencana perpanjangan landasan pacu Bandara Silangit, koordinasi dengan pihak bea cukai dan kementerian penyelenggara karantina bandara (Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan juga Kementerian Kesehatan) serta kontraktor untuk menyesuaikan finalisasi desain bandara. Pembangunan transportasi terpadu juga menjadi topik dalam rakor tersebut. Sejumlah rencana operasional seperti pengoperasian bus Damri rute Bandara Silangit-Siantar, serta membuka rute baru Lubuk Pakam-Siantar untuk menambah rute kereta api Medan-Siantar yang sudah ada. Maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan beberapa penerbangan swasta juga mengungkapkan akan membuka rute internasional. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan kesiapan pemerintah daerah dan para bupati dibutuhkan untuk menerima kunjungan wisatawan. ‘’Pada tahun 2019 kami berharap bisa mendatangkan 20 juta wisatawan. Dari jumlah ini pasti ada yang berkunjung ke Danau Toba,’’ tukasnya. (ant)
Bali Post/ist
DANAU TOBA - Kawasan hunian untuk wisatawan yang berada di tepi Danau Toba, Pulau Samosir, Sumatera Utara. Sejak 2016 Danau Toba dicanangkan sebagai salah satu dari 10 kawasan strategis pariwisata nasional yang menjadi prioritas Kementerian Pariwisata untuk dikembangkan.
Perppu No. 1/2017 Berpotensi Tekan Likuiditas Perbankan Denpasar (Bali Post) Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2017 berpotensi akan mengancam likuiditas perbankan. Dengan diketahuinya data nasabah, membuat mereka akan menarik uangnya secara masif dan kembali menyimpannya ke luar negeri. Jika itu terjadi maka likuiditas bank akan tertekan. Bank akan kehabisan likuiditas. Maka bank akan mencari nasabah baru dengan bunga yang lebih tinggi, sehingga suku bunga terdorong naik. Demikian diungkapkan pengamat ekonomi Viraguna Bagoes Oka, Senin (10/7) kemarin. Bank pun akan melakukan pencairan dana cadangan untuk menopang likuiditasnya, karena likuiditas adalah untuk menyalurkan kredit. ‘’Kalau itu tertekan, kredit akan menjadi naik, likuiditas di pasar sedikit, pelaku usaha tidak bisa membayar utang, NPL naik,’’ bebernya. NPL yang naik berarti akan terjadi ancaman kredit macet. Jika kredit macet, maka perlu modal tambahan atau restrukturisasi kredit. Dengan begitu, sistem perbankan akan terganggu dan dikhawatirkan terjadinya krisis. Maka dari itu, ia berharap perppu tersebut ditinjau kembali. Ia menjelaskan, Perppu Nomor 1 Tahun 2017 dibuat untuk mengatur dan membantu transparansi informasi perbankan terhadap wajib pajak. Namun bank memiliki aturan kerahasiaan bank yang diatur dalam UU Nomor 7
Tahun 1992. ‘’Rahasia bank itu dijaga betul. Kalau tidak dijaga, ada potensi risiko. Kalau nasabah uangnya dibuka kepada publik, orang akan menjadi tahu, kemudian akan ditarik secara besar-besaran,’’ tandasnya. Perppu tersebut menghilangkan aturan kerahasiaan tersebut dan wajib mengidentifikasi dan melaporkan ke pihak-pihak yang memerlukan seperti perpajakan. Sedangkan pada aturan lama kerahasiaan bank, informasi nasabah tidak serta merta diberikan. ‘’Kalau ada kasus pidana, atau terkait dengan hukum yang perlu disidik baru boleh dibuka. Kalau sekarang dengan perppu itu boleh. Ini menjadi kontroversi,’’ jelasnya. Dari sisi pajak memang menguntungkan karena perpajakan dapat meningkatkan pendapatan pajaknya,
karena aksesnya lebih mudah. Namun kelemahannya adalah, ketika data nasabah itu dibuka secara bebas, bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menyalahgunakan, baik untuk fraud, kejahatan dan seterusnya. Permasalahan yang lain adalah perppu ini juga dikeluarkan untuk mengakomodir kesepakatan dengan negara G-20. Bahwa transparansi mengenai perpajakan untuk warga negara asing (WNA) wajib diketahui oleh masyarakat. ‘’Terutama pemerintah Amerika ini sedang concern pada pajak warga negaranya yang ada di luar negaranya. Cuma aturan penduduk dalam negeri ‘diboncengkan’ di sini. Padahal sosialisasinya belum jelas, publik tidak paham, dan hukum juga belum jelas aturannya,’’ pungkasnya. (kmb42)
Pemerintah Genjot Ekspor Mamin Jakarta (Bali Post) – Kementerian Perindustrian meminta industri makanan dan minuman (mamin) dalam negeri untuk menggenjot ekspor guna mengantisipasi turunnya pertumbuhan industri tersebut pada semester II 2017. ‘’Kita dorong ekspor, saya lihat porsi ekspor di beberapa perusahaan sudah semakin meningkat,’’ kata Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian Panggah Susanto, di Jakarta, Senin (10/7) kemarin. Panggah menyampaikan, proyeksi pertumbuhan industri makanan dan minuman pada semester II tahun 2017 akan lebih rendah dibandingkan pada semester I. Hal ini disebabkan momen Ramadan dan Lebaran sudah terjadi di semester I. ‘’Di semester I akan lebih tinggi dan semester II akan turun. Data yang ada, triwulan I itu pertumbuhan 8,6 persen, tapi belum masuk Lebaran. Triwulan II akan naik, triwulan III turun dan triwulan IV akan naik sedikit,’’ ungkap Panggah. Menurut Panggah, beberapa industri akan melakukan ekspansi usaha sepanjang 2017, seperti Mayora, Garuda Food dan Coca-Cola,
namun dampaknya baru akan terasa pada 2018. Dengan kondisi demikian, Panggah menyampaikan bahwa pertumbuhan industri makanan dan minuman hingga akhir 2017 diprediksi mencapai 7 persen. ‘’Kesempatan mengejar pertumbuhan di Natal. Pertumbuhan antara 7-8 persen, karena lebarannya sudah di semester I,’’ pungkasnya. Diketahui, sektor industri makanan dan minuman menjadi motor pertumbuhan industri pengolahan nonmigas pada 2017 yang ditargetkan tumbuh 5,3-5,6 persen, lebih tinggi dari proyeksi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,1-5,4 persen. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah optimis kondisi perekonomian nasional akan lebih stabil dan membaik, sehingga menumbuhkan iklim investasi yang kondusif bagi sektor industri. Airlangga menyampaikan, sektor makanan dan minuman diproyeksikan tumbuh 7,5-7,8 persen pada 2017, lebih rendah dibandingkan 2016 yang angkanya mencapai 8,2-8,5 persen dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian yang ada. (ant)
Viraguna Bagoes Oka
Rupiah Menguat Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta, Senin (10/7) sore, menguat enam poin menjadi 13.392 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.398 per dolar Amerika Serikat (AS). ‘’Kurs rupiah terapresiasi terhadap dolar AS meski tipis. Belum adanya sinyal positif yang signifikan membuat pergerakan rupiah menjadi terbatas,’’ kata analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada, di Jkarta, Senin kemarin. Kekhawatiran pelaku pasar uang terhadap melebarnya defisit anggaran, menurutnya, menjadi salah satu faktor yang menahan apresiasi rupiah lebih tinggi. Dalam nota keuangan yang disampaikan Pemerintah RI kepada DPR, pemerintah mematok defisit anggaran dalam RAPBN-P mencapai Rp 397,2 triliun atau 2,92 persen dari produk domestik bruto (PDB). ‘’Kondisi itu memunculkan persepsi negatif pada pelaku pasar uang dan berimbas pada fluktuasi rupiah di pasar valas,’’ katanya. Ia mengharapkan bahwa cadangan devisa Indonesia yang masih berada di atas standar kecukupan internasional sekira tiga bulan impor dapat menjaga kepercayaan pelaku pasar uang untuk tetap berinvestasi di dalam negeri. Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih menambahkan bahwa posisi cadangan devisa Indonesia pada Juni 2017 tercatat turun 1,86 miliar dolar AS menjadi 123,09 miliar dolar AS karena kebutuhan likuiditas valas perbankan dalam menghadapi libur panjang Lebaran dan bersifat berjaga-jaga. ‘’Kendati terjadi penurunan, tetapi posisi itu masih sangat aman, mencapai 8,9 bulan impor dan 8,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Nilai tukar rupiah juga relatif stabil,’’ katanya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Senin ini (10/7) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi 13.408 dibandingkan hari sebelumnya (Jumat, 7/7) 13.397 per dolar AS. (ant)
IKM Mamin akan Dilatih Buat Kemasan Jakarta (Bali Post) – Kementerian Perindustrian akan melatih perajin industri kecil dan menengah (IKM) bidang makanan dan minuman (mamin) untuk membuat kemasan yang menarik untuk meningkatkan nilai jual produk yang mereka pasarkan. ‘’Kalau IKM makanan kita untuk keluar itu tidak bisa. Untuk packaging kita kalah. Bahan baku juga kita banyak yang impor. Tapi, soal rasa kita nomor satu,’’ kata Dirjen IKM Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih, di Jakarta, Senin (10/7) kemarin. Gati menyampaikan, kemasan saat ini belum menjadi perhatian serius perajin IKM maupun pemerintah di daerah. Menurutnya, baru Jawa Timur yang memandang kemasan makanan menjadi hal penting untuk meningkatkan nilai tambah dari produk makanan dan minuman yang dipasarkan. ‘’Di daerah, banyak yang tidak ngopeni, baru di Jawa Timur. Di sana rumah kemasannya bagus,’’ tukasnya.
Untuk itu, Kemenperin berencana membangun sebuah fasilitas pelatihan dan konsultasi khusus pengemasan makanan dan minuman bernama Rumah Kemasan, yang akan fokus dikembangkan pada 2018. ‘’Programnya kita mau bikin Rumah Kemasan yang terintegrasi, mulai dari hulu sampai hilir.’’ Melalui Rumah Kemasan, para perajin IKM akan dilatih secara intensif untuk membuat kemasan yang menarik, mulai dari menentukan bahan baku pembuat kemasan, hingga cara mengemasnya. Ia menyampaikan, kemasan makanan yang menarik akan meningkatkan nilai tambah produk IKM dalam negeri, sehingga mampu berkompetisi di pasar internasional. (ant)
Gati Wibawaningsih
19
Selasa Paing, 11 Juli 2017
PPDB Gelombang Kedua Berakhir
Masih Ada Siswa yang Tercecer
Bali Post/ade
DIPERIKSA KPK - Ketua Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Teguh Juwarno usai menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (10/7) kemarin. Teguh Juwarno diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi e-KTP untuk tersangka Andi Agustinus (AA) alias Andi Narogong.
Lembaga Eksekutif Dari Hal. 1
‘’KPK dibentuk dengan UU maka untuk mengawasi pelaksanaan UU tersebut maka DPR dapat melakukan hak angket terhadap KPK,’’ kata Yusril. Dia menjelaskan posisi KPK dalam sistem ketatanegaraan Indonesia adalah sebagai lembaga eksekutif, karena institusi tersebut melaksanakan tugas penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan. Karena itu, ia menjelaskan, pada awal pembahasan Rancangan Undang-undang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dalam pandangan umum fraksi-fraksi maupun pembahasan di tingkat Panitia Khusus terjadi kekhawatiran tumpang tindih dengan lembaga lain seperti Kepolisian dan Kejaksaan. ‘’Di mana kedudukan KPK? Kalau masuk yudikatif jelas tidak, dia bukan badan pengadilan yang bisa mengadili dan memutus perkara. Badan legislatif juga bukan karena tidak menghasilkan produk peraturan perundang-undangan,’’ ujarnya. Yusril mengatakan bahwa saat itu dia menjelaskan tumpang tindih dalam pelaksanaan tugas KPK di bidang penyelidikan dan penuntutan tidak akan terjadi dengan syarat-syarat tertentu, seperti penyelidikan dan penyidikan pada penyelenggara negara, dampaknya merugikan negara di atas Rp 1 miliar, dan perkaranya menarik perhatian masyarakat.
‘’Jadi dengan tiga pembatasan itu maka overlaping tidak terjadi. Lalu bagaimana pelaksanaannya? Itu tugas di Pansus Angket untuk penyelidikan, saya tidak bahas itu,’’ ujarnya. Yusril menjelaskan pula bahwa penggunaan hak angket bukan hal baru, sudah dilakukan dalam sistem parlementer dan melekat pada DPR. Pada 1950, ia menjelaskan, Hak Angket kembali diberlakukan di DPRS yang merupakan gabungan dari KNIP dan anggota RIS dan kemudian lahir Undang-undang Nomor 7 Tahun 1954 tentang angket. UUD 1945, menurutnya, juga menyebutkan bahwa tugas DPR adalah membuat undangundang, membahas anggaran dan melakukan pengawasan, dan dalam menjalankan tugas pengawasannya DPR dibekali hak untuk melakukan penyelidikan. Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Pansus Hak Angket dengan ahli hukum tata negara, Pansus mengajukan empat poin pertanyaan kepada Yusril dan pakar hukum tata negara Zain Badjeber. Ketua Pansus Hak Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa menyatakan pertanyaan yang diajukan berkenaan dengan keberadaan hak angket dalam sistem ketatanegaraan, posisi DPR menjalankan tugas penyelidikan, kelembagaan KPK dalam sistem ketatanegaraan dan latar belakang sejarah lahirnya KPK. (kmb4/ant)
Rp 120 Juta
Dari Hal. 1
Ia menambahkan, penjual senjata ilegal itu juga memodifikasi senjata jenis airsoft gun sehingga bisa menggunakan peluru tajam. Barang-barang ilegal itu dijual dengan harga bervariasi. ‘’Untuk jenis pen gun dijual Rp 1,5 juta per unit, untuk yang rakitan bisa sampai Rp 20 juta per unit,’’ katanya.
Sementara untuk senjata organik jenis Glock bisa dijual dengan harga Rp 70 juta per unit dan Makarov harganya bisa mencapai Rp 120 juta per unit. Saat ini polisi masih menelusuri asal-usul senjatasenjata ilegal itu. ‘’Termasuk penelusuran apakah senjatasenjata ini juga digunakan untuk tindak kejahatan,’’ kata Condro. (ant)
Denpasar (Bali Post) – Hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) gelombang kedua diumumkan, Senin (10/7) kemarin. Namun, nyatanya masih ada siswa yang tercecer atau belum juga mendapatkan sekolah. Di sisi lain, ada pula siswa yang sudah diterima di sekolah swasta mengikuti PPDB gelombang kedua. Atau siswa yang kembali mengikuti PPDB meski sudah diterima di sekolah negeri pada PPDB gelombang pertama. ‘’Ternyata setelah pengumuman, masih juga ada siswa yang tercecer. Masih banyak yang datang ke Disdik mengatakan belum diterima di sekolah mana pun. Mereka tidak ikut tahap kedua karena tidak tahu ada PPDB gelombang kedua,’’ ungkap Kepala UPT Balai Pengembangan Teknologi Pendidikan dan Tugas Pembantuan Ni Made Metti Utami di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Bali. Metti menambahkan, ada pula masyarakat yang mengaku miskin setelah tahu siswa miskin sudah pasti diterima. Kemudian ada pengaduan mengenai siswa yang tidak diterima pada PPDB gelombang pertama dan kedua lantaran NEM-nya rendah. ‘’Mereka ikut reguler yang tetap bersaing dengan NEM. Kami pakai online, nilainya input di komputer. Komputerlah yang menyaring, yang meranking, mereka terpental karena NEM-nya rendah sehingga mereka tidak diterima,’’ jelasnya. Metti mengaku telah menerima 23 masyara-
kat yang mengadu bila anaknya tidak diterima di SMA/SMK. Dari beberapa pengaduan yang masuk, ada pula masyarakat yang tetap ngotot ingin menyekolahkan anaknya di sekolah tertentu. Termasuk siswa yang mengaku sudah diterima di sekolah swasta lalu mengikuti PPDB gelombang kedua dan akhirnya diterima. ‘’Risikonya kalau melanjutkan di sekolah negeri itu, nanti pasti akan dikeluarkan karena mereka sudah membuat surat pernyataan. Sekolah swasta juga bisa menuntut. Kalau sebelumnya sudah diterima di negeri, lalu ikut mendaftar lagi, sistem pasti akan menolak,’’ tegasnya. Dari segi daya tampung, lanjut Metti, sebetulnya masih bisa menampung siswa yang tercecer pada PPDB gelombang pertama. Di daerah seperti Blahbatuh (Gianyar), Banjarangkan (Klungkung), Bangli, dan beberapa sekolah di Buleleng bahkan masih kekurangan siswa. Pihaknya mengakui bila minimnya informasi atau sosialisasi PPDB gelombang II yang menjadi penyebabnya. Namun terkait siswa yang tercecer lantaran tidak mengetahui informasi, diakui belum ada regulasi untuk menampung mereka. ‘’Sekolah di daerah pendaftarnya kecil karena kemungkinan tidak dapat info tentang itu, terutama yang jalur reguler. Kalau di daerah memang masih banyak daya tampungnya, cuma kan sekarang yang di Denpasar krodit,’’ tandasnya. (kmb32)
Pengajuan Diri Dari Hal. 1
Sementara Rai Mantra, lanjut Sutena, mengajukan diri dengan proses pendaftaran melalui DPC PDI-P Kota Denpasar. Untuk bakal cawagub, ada tiga nama yaitu Dr. Ir. Tjokorda Oka Ardana Sukawati, M.Si. (Cok Ace), I Putu Agus Suradnyana, S.T. dan I Gusti Agung Rai Wirajaya, S.E., M.M. Untuk Cok Ace didaftarkan 7 DPC PDI-P. Ia menyampaikan pengajuan diri sebagai bakal calon wakil gubernur Bali melalui proses pengambilan formulir di DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar. Sementara Agus Suradnyana didaftarkan DPC PDI-P Buleleng, dan Rai Wirajaya mengajukan diri dengan proses pendaftaran melalui DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar. Menurut Sutena, Tim Penjaringan selanjutnya melakukan proses verifikasi dan melaporkan kepada DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali. DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali lalu melaksanakan rapat yang diperluas dengan DPC PDI Perjuangan Kabupaten/Kota se-Bali pada akhir minggu ini, paling lambat 16 Juli 2017. ‘’Keputusan rapat DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali akan dilaporkan secara tertulis ke-
pada DPP PDI Perjuangan untuk diproses lebih lanjut sesuai kewenangan DPP partai dan kewenangan Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan,’’ jelasnya. Sutena menambahkan, penjaringan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Provinsi Bali dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan No.04 Tahun 2015 tentang Rekrutmen dan Seleksi Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Selain itu juga dilaksanakan sesuai dengan Instruksi DPP PDI Perjuangan No.2706/IV/DPP/ IV/2017 tertanggal 1 April 2017 perihal Instruksi Melakukan Pemetaan Daerah dan Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah Pilkada Serentak Tahun 2018. DPD PDI-P Bali sebetulnya bisa mengusung kadernya sendiri sebagai bakal cagub dan cawagub. Bahkan tidak perlu melakukan penjaringan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah melalui mekanisme pendaftaran. Hal ini juga diperkuat dengan Keputusan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Bali yang dilaksanakan tanggal 20 – 21 Mei 2017, bahwa daerah yang memiliki perolehan suara partai di atas 25% dan perolehan
Harga Pangan Dari Hal. 1
Oleh karena ditentukan pusat, maka tidak mengindahkan kepentingan-kepentingan lokal yang didambakan oleh masyarakat. ‘’Nilai-nilai lokal, lingkungan, konsep Tri Hita Karana, Catur Purusa Artha, masalah urbanisasi dan kependudukan, partai tidak peduli. Partai tidak concern terhadap persoalan inflasi dan harga pangan. Apalagi infrastruktur, macet dan sampah. Mereka hanya mengutamakan bagaimana memenangkan pemilihan,’’ bebernya. Karena itu, calon yang muncul tidak ada track record tentang kepeduliannya terhadap masalah-masalah Bali. Hal itu
akibat dari partai hanya ingin memenangkan pemilihan, bukan melakukan yang terbaik buat Bali. Dengan pola partai seperti itu, masyarakat menjadi salah persepsi terhadap kekuasaan karena lebih mendambakan partai. ‘’Partai harus berubah, partai ini harapan semua orang. Mindset, pola pikir, dan cara kepemimpinan yang lebih mengutamakan kepentingan rakyat dan kepentingan publik,’’ tegasnya. Partai di Bali harus memiliki nilai tawar terhadap kepemimpinannya di pusat untuk bisa menentukan calon sendiri sesuai kebutuhan. Jika partai mau berubah, tidak menutup kemungkinan akan muncul figur yang kredibel, terpercaya
Selasa, 11 Juli 2017 05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Wariga (1) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Sundara Kanda (2)
08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Halo Kamtibmas 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Yowana Magz I Gst. Agung Ayu Vira Ristiyana 11.05 Bali Channel Tourist TV 12.05 Dharma Wecana Wariga (2) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Homeshopping
kursi di atas 20% pada Pemilu Legislatif 2014, maka penjaringan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dilakukan secara tertutup, artinya penjaringan tidak perlu melalui pendaftaran secara terbuka. Namun mengingat ada instruksi DPP untuk melakukan pemetaan daerah dan penjaringan bakal calon kepala daerah pilkada serentak tahun 2018, maka DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali menyikapi hal tersebut dengan melaksanakan rapat DPD partai yang diperluas dengan DPC partai se-Bali pada tanggal 30 Juni 2017. Rapat tersebut baru bisa dilaksanakan pada akhir bulan Juni 2017 karena DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali sedang melaksanakan kegiatan Bulan Bung Karno yang dimulai tanggal 1 Juni 2017 sampai 23 Juni 2017. ‘’Dalam rapat tersebut diputuskan untuk melakukan penjaringan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Provinsi Bali, Kabupaten Gianyar, dan Kabupaten Klungkung pada pilkada serentak tahun 2018 secara terbuka sesuai dengan Peraturan Partai No.4 Tahun 2015, yang merekrut dari kader partai dan nonkader,’’ tandasnya. (kmb32)
14.00 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Tari Rajapala (1) 15.30 Education On Bali TV 16.00 Upakara 17.00 Lila Cita Sekaa Buta Bongol 17.30 Taman Sari TK Negeri Pembina (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Kuis KBS
19.30 Orti Bali 20.00 Solusi Alternatif : Soman 20.30 Lipsus Tanah Lot Creative Food 21.00 Serial Budha 21.35 Taksu I Gst. Agung Ayu Sukanamai 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Drama Gong Sing Taen Enduk (2) 23.00 Lila Cita Calonarang Menanga (1)
di masyarakat untuk dijaring oleh partai. Pola pikir partai di Bali harus berubah. Mengedepankan sistem kaderisasi, rekrutmen, pencalonan yang kredibel, kompeten, dan mempunyai track record yang baik. Tidak hanya dari internal partai, dari luar partai pun harus direkrut. Bali memang sudah telanjur dengan pola lama. ‘’Lebih mengedepankan mana yang dipilih orang banyak. Akhirnya mereka malas berpikir,’’ tandasnya. Masyarakat inilah yang menjadi silent majority (masyarakat diam), dan akhirnya dikuasai oleh partai. (kmb42)
Tunjangan Kerja Dari Hal. 1
Kapolri juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas keputusan untuk menaikkan remunerasi personel Polri. Tito mencatat kenaikan remunerasi personel Polri pada 2015 hanya 33 persen, padahal instansi lainnya sudah mencapai 100 persen. Sementara itu, pada 2016 kenaikan remunerasi Polri sudah mencapai 53,4 persen. ‘’Alhamdulillah tahun 2016 lalu, Bapak sudah menaikkan tunjangan kinerja anggota 53,4 persen,’’ kata Tito.
Dalam peringatan HUT Bhayangkara tersebut, Kapolri menegaskan komitmen Polri untuk terus membenahi internal Polri, meningkatkan kinerja secara profesional serta melakukan manajemen media. Dalam acara puncak Hari Bhayangkara ke-71 itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertindak sebagai inspektur upacara. Acara tersebut juga diwarnai atraksi terjun payung, drumband Akademi Kepolisian, dan tari kolosal yang mencerminkan Bhinneka Tunggal Ika. (ant)
Banyak Kader Dari Hal. 1
Wiryatama menambahkan, semakin banyak kader yang didaftarkan sama artinya dengan PDI-P masih banyak mempunyai kader yang mumpuni. Di sisi lain, mantan Bupati Tabanan ini menilai proses penjaringan bakal cagub dan cawagub di PDI-P sudah berjalan baik. ‘’Sudah mulai kelihatan berjalan dengan baik. Keran terbuka, sistem sudah berjalan,’’ jelasnya. Terkait peluang Eka yang
kini menjabat Bupati Tabanan, Wiryatama menyerahkan kepada DPP PDI-P. Utamanya lagi kepada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. ‘’Kita tidak melihat peluang, semua orang memiliki peluang yang sama, yang ngasi peluang itu nanti Bu Mega, bukan kita di sini. Dari pusat nanti, bukan kita di sini, biarkan itu mengalir seperti air. Jadi kita kasih, kalau memang dia punya aspirasi silakan. Tapi yang menentukan nanti DPP,’’ tandasnya. (kmb32)
Warga Sipil Dari Hal. 1
‘’Namun, beberapa operasi berada di tahap akhir, dan tampaknya (pertempuran) akan berakhir hari ini,’’ ujarnya. Dorongan tersebut menimbulkan bahaya besar bagi warga sipil di area itu, yang mungkin dapat digunakan oleh ekstremis sebagai tameng manusia. Aridhi mengatakan pasukannya memiliki informasi bahwa ada sekitar 3.000 hingga
4.000 warga sipil di wilayah kecil yang masih berada dalam kontrol jihad, namun tidak dapat dikonfirmasi secara independen. Pengambilan kembali Mosul bagaimanapun tidak menandai berakhirnya ancaman yang ditimbulkan oleh ISIS, yang mengendalikan wilayah lain di Irak dan mampu melakukan pengeboman di wilayah yang dikuasai pemerintah, demikian AFP. (ant)
16 Pages
127 Number 9th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos
om. http://epaper.inte
L O N A A T I E R N I N T
ationalbalipost.c
to ming’ Slings g nin n: Homeco ‘Spider-Ma Million Domestic Ope 7 Massive $11 Tuesday, July
Germans angry over ‘orgy of violence’ at Merkel’s pre-election G20
online: http://www.intern
Tuesday,
July 11, 2017
11, 2017
overa box office depiction is officially - Spider-Man the latest cinematic is looking morning, n: Homecoming,” LOS ANGELES $10.6 milliona As of Sunday , “Spider-Ma4,348 locations. achiever. That’s from Imax screens. Studios of the webbed-hero million opening from 392 and Marvel The at a $117 total came Pictures, Columbia $175 million to produce. of the domestic for Sony, industry estimates, huge win which cost roughly while the is higher than for the film,opening weekend to $110 million range, anticipated in the $90 million $80 million. at narrative for which were pegged it redemption 2014 serves as a studio cautiously the infamous
Marvel After from the latter. was ousted at Sony and “Everyone said Josh Greenstein, Sony hack, Pascal of the studio, and top safe are thrilled,” chief. “It’s for her post at the on producing. This return Sony’s marketing began to focusmajor release follow-” a triumphant to say it’s her second on the is last summer’s “Ghostbusters hand in Spider-Man.” ” banked ing also has a projects “Homecoming box office was reboot, but she summer movie, superhero a long list of upcoming idea that the a high Sony’s “Barbie” craving a family-friendly via AP including A-list-studded Holland plays Pictures-Sony Spielberg’s “Spider: movie -- Tom of Peter Parker who, he StevenPapers,” and future Chuck Zlotnick/Columbia “Spider-Man incredible prove that school version from “The “We have old, has to in a scene at 15 years being called an Aveng- Man” movies. Greenstein, who said Holland said shows Tom bet is paying helped the is worthy of even with Pictures seems that figure is the partners,” about dead those relationships a big way. er. And it by Columbia million “Beauty and his- that to be “embraced in year overall this released off. The $117 in Sony Pictures Knight” 2016 after movies like “Get Out” film strength for This image g.” : The Last shows the “Logan,” with laid second largest“Spider-Man 3.” “Transformersout the top five Homecomin paid It really character.” the Beast,” of the Furious” tory, behind has been round beloved the reliability of superheand audience “The Fate for the summer marketing “Home- the approval of critics the the DC should Much attention Big and Despite foundation successful featured box office, $6.3 million.Nanjiani’s “The the calendar the at flick’s seen as a members -- something as it a strongthe early part of not claim to the Kumail which heavily Jr.), who ro moviescould have been the top ten during For Universe could “Wonder campaign, ‘Spiderwith Sick” is enteringwide release, start- year. parties involved. (Robert Downymentor in coming” of the Extended strength of another bet for all toward North this summer Iron Man been there “Despite the ’ yet Spider-Man’s plays the big it’s the third iteration From 326 -- be- until But Marvel’s“Homecom- expands serves as Keaton one, next Friday. this weekend the Man: Homecoming, us dead even Woman.” past 15 years puts Rotten ing theaters $3.7 million. as the film. Michael Jon Favreau plays character in theAndrew Garfield and since the beginning. a 93% on American ‘down’ weekend box office pace make big bad, Vulture, Happy Hogan, fore Holland, donned the Spidey ing” currently hasA CinemaScore. movie should “The Beguiled” with last year’s 8% for the suman Jones that n, Spidey’s guardian, Tobey Maguire had to trust the Tomatoes and ” is the only major Sofia Coppola’s top ten as it, too, we remain down stars as Michelle Dergarabedia makers of see in the and Zendaya “Homecoming brainy classmate. suit. The said Paul so the rest it’s expected be ready to of that, ComScore. should stay dominated audiences would this weekend, familiar expands. This weekend from 941 mer,” media analyst at expected top (“MJ”), Parker’s consistently again. On not been release five are made up to senior is the million Me The movie in the weeks leading character yet has top A24’s “A “The silver lining of Spidey, plus make $2.1 box office and the Starting with “Despicable mil- to Meanwhile, social media the summer kind to the sequels for a $34 faces. Rooney Mara continued strength The Apes,’ locations. Jon of release. headed g,” indusits starring is drop Planet up to particularly have become the For The 3,” which or a 53% Blonde’ all should spook Ghost Story” lowerthat Before “Homecomin and ‘Atomic could fuel As audience lion second frame, “Baby Driver” and Casey Afflecklocations during ‘War two much hor- reboots signature. ‘Dunkirk,’ that reliweekend. Watts directedfilms -- the 2014 in third, as $105,000 from four try’s summer previously from last in rapid succession summer renais2015’s “Cop fatigue has impacted“Transformers” should sit comfortable is steering budget feature ) box office a much-needed late opening frame. like “Clown” and He also 8% word of a mouth weekend, its Overall, the summer ror movie Me,” the one able franchises at the multiplex.”(rtr Kevin Bacon. billion, or is positive million second Woman” stands at about $2.3 That leaves the sance Car” starring of writing and produc- and even “Despicable has proved to a $12.8 is not yet or a 38% drop. “Wonder that this summer has a handfuland is one of six writers with $10.1 lower than last year. g” thing domestic audience to hold on and ing credits, the “Homecomin that the on its sixth weekend, movie continues Amy Pas- burnt out on superheroes. credited million in Feige and No. 106 Dps another Marvel credit. While This is yet managed to capture script. Kevin Jl. Raya Puputan No 148 production Mandala Renon Renon cal share has proven essentially” release that has Kopi Made Jl. Raya Niti No. 148 Sanur 28 Manan former Mandala Niti the Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Yamin No.18 the biz, “Homecoming Jl. Mohamad Cafee infallible in Jl. D.Tamblingan 30 Furama 19 Smirnof No.88 Renon
You can
Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
onal Bali
find Internati
No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
Post at:
Sanur Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
Bimmer
in e district
REUTERS/Fabian
G20 summit ons at the
in the Sternschanz
ce’ y of violen ry over ‘org Germans ang l’s pre-election G20 at Merke
Flora building the Rote front of street in clean the 2017. Residents Germany July 9, Hamburg,
“Clean-up” during a
after demonstrati
Merkel of over the years. her choice the world
Chananger because breathe with and Hamburg mayor cellor Merkel trivialise the brutala Scholz wrote
to defend like (Olaf)as ‘not acceptable’,”Sonntag. world leaders’ was forced saying other cities, in Bild am (SPD), meet- riots three Hamburg, hit a G20 hosted similar is commentator violence that Merkel less than by anti-capi- London, had a seaport whichhas The Social Democrats Angela Sunday over conservatives anger on during ings. Hamburg, biggest city, It trailing Merkel’s points in polls, for Chancellor several hundred expressed second questions to contain cocktails and stones - Germans Germany’s leftist tradition.cell 12-15 percentageMerkel. police struggled raising awkward BERLIN Molotov peacefully. blamed 6 al Qaeda a strong radical Hamburg, to page d and hurled About 20,000 focused was also home to an9/11 attacks on squarely summit in Continued demonstrate an election. cars, looted shops media have the International President Donald that carried out months before who torched thousands more people also be heard of News can at Global targets in 2001. s description. more on U.S. to demonwith his Rustalist militants summit. Tens in “Bali Image” from 9.30 first meeting Putin at the U.S.Merkel had wanted including was Tagesspiegel’ 96.5 helpless police the July 7-8 Vladimir Radio FM order Trump’s suffered Listen to pictures of G20 partners, Tayyip diverging strate to “The officers sian counterpart secure state Overall, 476 from cuts and fire- who could not of property are a summit, as well as Trump’s and trade Turkish President to freePutin and change from laser and protection the her commitment columnist views on climate injuries ranging leaders. to eye damage they and rejected the of the other Emnid poll Erdogan, out of work burns wrote in political catastrophe,” said on Sunday from those dom of speech , an cities were and took 225 Gerd Nowakowski pointers. Police that some Nevertheless of Germans, Bild am Sonntag 186 people a majority riots dam- notion as summit venues. anarTop-selling said had arrested German newspapers the showed that bounds of paper. pictures of masked has backfired, to pictures on its front 59 percent, believed into custody. splashed The strategy country - even . “I can barely more space image of theiraffected a num- some commentators devoted far water cannon onto hood- chists and politicians headline “Criminals age the has police firing and other protestors page with the Inside, a political though violence meetings around as an Losers”. ed anarchiststo Merkel’s diplomatic the scenes ber of international of and than they did with fellow leaders scientist described act balancing economies. ‘orgy of violence’. major world nt for Germany” “Embarrassme
am. until 10.00 FM at http:// m Global Radio ten2myradio.co at http:// globalfmbali.lis streaming http:// or live video li.com and li. radioglobalfmbanel/global-fm-ba ustream.tv/chan
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Selasa Paing, 11 Juli 2017
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Bom Meledak di Pakistan, Pimpinan Polisi Tewas Chaman (Bali Post) -
Bali Post/ap
ADEGAN - Salah satu adegan Spider-Man di “Homecoming” yang tayang perdana pada pekan lalu.
Pemutaran Perdana, ”Spider-Man” Kantongi 117 Juta Dolar AS
“Spider-Man: Homecoming” melampaui harapan masa lalu. Dalam pemutaran perdananya, film ini diperkirakan mengantongi 117 juta dolar AS di Amerika Utara. “Homecoming” adalah salah satu ujian terbesar untuk gagasan bahwa penonton bioskop domestik mulai lelah dengan sekuel dan menderita apa yang disebut “fatwa waralaba”. “Homecoming” memulai pertarungan Spider-Man dalam 15 tahun terakhir dan daur ulang kedua sejak 2014 melalui “The Amazing Spider-Man” yang dibintangi Andrew Garfield. Tapi Sony telah membuat Spider-Man kembali. Untuk “Homecoming”, Sony Pictures kembali ke akar remaja Spider-
Man dengan memilih Tom Holland untuk memerankan pahlawan komik ini. Sony juga, untuk pertama kalinya, bermitra dengan Kevin Feige dan Marvel Studios untuk memproduksi film. Robert Downey Jr. Tony Stark/Iron Man muncul sebagai mentor Spider-Man, dan Michael Keaton berperan sebagai penjahat Vulture. Bahan-bahan tersebut, bersamaan dengan upaya pemasaran yang menarik perhatian para penonton bioskop muda, mendorong “Homecoming” ke debut “Spider-Man” terbaik sejak 2007 “Spider-Man 3”. Film yang dibuat dengan harga sekitar 175 juta dolar AS itu juga meraup 140 juta dolar AS
secara internasional selama akhir pekan. “Ini adalah kemenangan penuh kemenangan bagi Spider-Man,” kata Josh Greenstein, Presiden Pemasaran dan Distribusi Sony Pictures. “Kemenangan luar biasa bagi Sony, bagi rekan kami di Marvel dan Kevin Feige dan Amy Pascal, yang memproduksinya.” “Meskipun ada film SpiderMan lainnya, film ini terasa segar dan baru dan berbeda dan spesial, dan saya pikir itulah yang benar-benar beresonansi dengan penonton saat ini,” tambah Greenstein. Film peringkat satu minggu lalu, “Despicable Me 3” turun ke posisi kedua dengan pencapaian 34 juta dolar AS. (iah/ap)
Tatjana Saphira
Asah Kemampuan Bahasa Turki Demi sebuah totalitas dalam memerankan sebuah karakter film, aktor dan aktris seringkali harus memperkaya kemampuan dalam dirinya, salah satunya dari sisi bahasa seperti yang dialami aktris Tatjana Saphira. Demi perannya di “AyatAyat Cinta 2”, Tatjana harus mempelajari bahasa baru, yakni Turki. Di samping itu, Tatjana juga ditantang melafalkan kalimat-kalimat dalam bahasa Jerman. “Jadi di dalam script film ini beberapa dialog dalam bahasa Turki dan Jerman. Bahasa Turki-nya yang baru banget untuk aku. Kemarin baru saja bertemu sama coach untuk melatih kemampuan berbahasa Turki,” ujar pemeran Hulya itu di Jakarta, Jumat. Sekalipun mempelajari bahasa baru tak mudah baginya, namun Tatjana meyakini asal dilakoni secara disiplin akan berbuah hasil. “Ya sedikit susah tetapi namanya belajar kita harus
mulai dari nol dulu, jadi ya buatku yang penting untuk film ini harus rajin dan disiplin,” kata dia. Dia mengaku bertemu pengajar bahasa Turki setiap seminggu sekali. Sementara dia berusaha berlatih menggunakan bahasa itu setiap hari.
“Sejauh ini satu minggu sekali tetapi untuk satu pertemuannya itu cukup intensif. Jadi sebenarnya sih buatku sendiri latihannya itu setiap hari enggak hanya saat bertemu acting coach-nya,” pungkas Tatjana yang mengaku belum berencana terjun ke dunia sinetron itu. (ant)
Calon Gubernur Bali Nama : Kirim ke Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau bisa dititipkan di kantor Biro Bali Post di seluruh Bali.
Calon wakil Gubernur Bali Nama : Kirim ke Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau bisa dititipkan di kantor Biro Bali Post di seluruh Bali.
Seorang juru bicara Kepolisian Pakistan Shazada Farhat, mengatakan sebuah bom meledak di jalan raya dan menghancurkan kendaraan yang membawa pimpinan kepolisian di Chaman, kota yang berdekatan dengan perbatasan Afghanistan. Selain kepala polisi tersebut, dua orang lainnya, yakni ajudannya dan seorang sipil. Selain tiga orang tewas, bom tersebut juga melukai 11 orang. Peristiwa serangan terhadap Kepala Polisi, Khan Mohmand pada Senin (10/7) kemarin terjadi di jalan utama. Farhat mengatakan petugas kepolisian menemukan kendaraan yang rusak berat di lokasi
kejadian dan berupaya mencari tahu apakah bom tersebut ditanam di kendaraan itu. Lebih lanjut, Farhat menjelaskan bahwa korban luka-luka merupakan aparat kepolisian dan pengguna jalan. Belum ada yang meng-
klaim bertanggung jawab terhadap peristiwa ini. Namun sebelumnya, Taliban dan grup militan lainnya mengaku bertanggung jawab dalam sejumlah serangan di Chaman. (iah/ap)
Sutradara ”Dunkirk” Tak Sadar Ketenaran Harry Styles Sutradara Christopher Nolan dan aktor Mark Rylance tidak menyadari ketenaran Harry Styles sebelum berperan dalam film “Dunkirk”. Ia mengakui ketidaktahuannya itu dalam sebuah pernyataan. “Aku tidak mengetahui ketenarannya, sebelum mengaudisi bintang pop itu di film yang menceritakan tentang Perang Dunia II,” katanya. Dikatakannya, anak perempuannya pernah membicarakan tentang Harry Styles tapi dirinya tidak menyadari bahwa yang dibicarakan adalah orang yang sama. Ia hanya melihat bahwa Harry sesuai dengan karakter yang diperankan sehingga ia diberikan peran dalam film itu. Harry (23), mencapai popularitasnya lewat grup band
One Direction. Belum lama ini ia memutuskan bersolo karier dan bermain sebagai seorang tentara Inggris di film yang disutradarai Nolan, “Dunkirk”. Sementara Rylance yang juga berperan dalam film itu, mengatakan bahwa dia mengetahui ketenaran Harry lewat keponakan perempuannya yang berusia 11 tahun. “Ia sangat bersemangat karena aku akan beradu akting dengan Harry Styles,” kata Rylance yang pernah menyabet Piala Oscar dan tiga Tony Awards ini. Harry mendeskripsikan debutnya dalam akting ini sebagai hal yang luar biasa. Ia mengaku para anggota One Direction lainnya sangat mendukung dan merupakan penggemar Christopher Nolan. (iah/ap)
Harry Styles
Bali Post/ap