Page 1

16 HALAMAN

NOMOR 337 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Tekad Capres Prabowo

Tak Boleh Ada Orang Miskin di Indonesia

PARTAI KOALISI PENDUKUNG JOKOWI - MA’RUF AMIN

’’…kesenjangan harus diatasi agar warga di perbatasan merasakan buah dari kemerdekaan. Warga dari Sabang hingga Merauke agar merasa bangga menjadi bangsa Indonesia. Kita ingin mewujudkan keadilan sosial di seluruh Indonesia, meratakan pembangunan yang berkeadilan.’’

Jakarta (Bali Post) – Calon presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kejadian unik saat ia dan pasangannya, Sandiaga Salahuddin Uno, mendaftarkan diri ke KPU. ‘’Ada suatu kejadian unik PARTAI KOALISI PENDUKUNG padaPRABOWO hari ini, di hari ini ada putri presiden pertama RI - SANDIAGA UNO putri proklamator kita, ada juga putri presiden RI kedua, ada juga dua putra presiden RI yang ke-6 saudara-saudara,’’ kata Prabowo di gedung KPU Jakarta, Jumat (10/8) kemarin. Putri proklamator yang ia maksud adalah Rachmawati Soekarnoputri yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra. Sedangkan putri Presiden kedua RI adalah Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Siti Hediati Haryadi alias Titiek Soeharto yang juga mantan istri Prabowo. Dua putra Presiden ke-6 RI adalah Komandan Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). Keempatnya mendampingi Prabowo dan Sandiaga untuk mendaftar ke KPU. ‘’Ini kehormatan besar bagi

saya, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada KPU yang sudah bekerja keras. Kami titip masa depan seluruh rakyat Indonesia di pundak KPU, demokrasi adalah satu-satunya sistem pemerintahan yang terbaik dari yang ada,’’ tutur Prabowo. Prabowo mengaku hanya ingin berkuasa dengan izin rakyat Indonesia. ‘’Kami ingin berkuasa untuk mengabdi kepada rakyat Indonesia, kami ingin agar tidak ada orang lagi yang lapar di Indonesia, tidak boleh ada orang miskin di Indonesia, tidak boleh keadilan tidak sampai ke seluruh rakyat Indonesia. Saya kira itu tekad kami, hasrat kami,’’ tambah Prabowo.(ant)

PARTAI KOALISI PENDUKUNG JOKOWI - MA’RUF AMIN

Ma’ruf Amin Dipuji Jokowi

Bali Post/ade

Jokowi

Bali Post/ant

PEGANGAN TANGAN - Pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno saling berpegangan tangan seusai mendaftarkan dirinya di gedung KPU, Jakarta, Jumat (10/8) kemarin.

GANDENG TANGAN - Joko Widodo bergandengan tangan dengan calon wakil presiden Ma’ruf Amin usai menyampaikan pidato politik di Gedung Joang 45, Jakarta, Jumat (10/8) kemarin.

Jakarta (Bali Post) – Jokowi-Ma’ruf Amin mendaftar ke KPU, Jumat (10/8) kemarin. Sebelum ke KPU, Jokowi dan Ma’ruf Amin bertemu dengan pendukung dan partai koalisi di Gedung Joang 45, Jakarta. Ketika itu, Jokowi menilai pendampingnya calon wakil presiden Ma’ruf Amin merupakan sosok yang memiliki pengetahuan luas di bidang ekonomi. Ia menyebutkan, pada saat KH Ma’ruf Amin dikukuhkan sebagai profesor, pidato pengukuhannya berkaitan dengan arus ekonomi baru Indonesia. ‘’Artinya beliau sangat mengetahui mengenai ekonomi,’’ kata Jokowi dalam sambutannya. Jokowi menyebutkan, bersama dengan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini, ia ingin tetap istiqomah dalam upaya menuju Indonesia yang maju, berdaulat, mandiri, dan berkepribadian. ‘’Beliau memiliki pandangan yang sama dengan kita, dengan saya bahwa sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, kita harus mengatasi masalah kemiskinan dan kesenjangan dengan memperkuat ekonomi umat,’’ katanya. Menurutnya, kesenjangan harus diatasi agar warga di perbatasan merasakan buah dari kemerdekaan. Warga dari Sabang hingga Merauke agar merasa bangga menjadi bangsa Indonesia. ‘’Kita ingin mewujudkan keadilan sosial di seluruh Indonesia, meratakan pembangunan yang berkeadilan,’’ kata Jokowi. Menurutnya, pihaknya akan terus menjaga kedaulatan atas kekayaan sumber daya alam Indonesia. Pengelolaan blok Rokan Mahakam dan mayoritas saham Freeport merupakan bukti kedaulatan dan pemanfaatan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia. (ant)

Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi gempa Lombok. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000. Rp 5.205.000 Rp 1.350.000 Rp 1.000.000 Rp 500.000 Rp 500.000 Rp 500.000 Rp 500.000 Rp 500.000 Rp 500.000 Rp 500.000

Hal. 15 Rp 24.389.867

’’Kami ingin berkuasa untuk mengabdi kepada rakyat Indonesia, kami ingin agar tidak ada orang lagi yang lapar di Indonesia, tidak boleh ada orang miskin di Indonesia, tidak boleh keadilan tidak sampai ke seluruh rakyat Indonesia. Saya kira itu tekad kami, hasrat kami.’’ Prabowo

Korban Gempa Lombok 321 Orang

PEDULI PENGUNGSI GEMPA LOMBOK

SMK Negeri 4 Denpasar KSP Citra Buana Raya Apotek Sahabat Hayam Wuruk K Herman Gunardi Putu Puspawat Suarma Yasa I Gede I Kadek Budha Marc Aiscom d/a Jl. P Solor 5 Dps Yayasan Widya Wrddhi Sabha, Dps AA Gede Putra Mangku, Gianyar

PARTAI KOALISI PENDUKUNG PRABOWO - SANDIAGA UNO

Bali Post/wan

BANTUAN UNTUK LOMBOK - Gde Wiratha, pengusaha pariwisata, sedang menata bantuan di Bounty Cruises yang akan diberangkatkan ke Lombok. Bantuan dari krama Bali, pengusaha pariwisata dan pembaca Bali Post itu, Jumat (10/8) kemarin diangkut ke Lombok untuk meringankan beban pengungsi. Bantuan juga diangkut kapal Patagonia dari Pelabuhan Benoa.

Mataram (Bali Post) – Jumlah korban meninggal gempa Lombok hingga kini mencapai 321 jiwa. Bahkan jumlah ini diyakini akan bertambah. Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, jumlah korban akibat gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat bertambah menjadi 321 jiwa. ‘’Jumlah korban akibat gempa terus bergerak naik. Korban yang sebelumnya belum dilaporkan dan korban yang berhasil dievakuasi menambah jumlah korban,’’ kata Sutopo, Jumat (10/8) kemarin.

Sutopo mengatakan, 321 korban meninggal dunia tersebut sudah diverifikasi. Laporan-laporan tambahan mengenai jumlah korban meninggal masih terus diverifikasi. ‘’Artinya, jumlah korban meninggal dunia lebih dari 321 orang, tetapi masih perlu diverifikasi,’’ jelasnya. Sutopo mengatakan jumlah korban terbanyak berasal dari Kabupaten Lombok Utara yaitu mencapai 273 orang, kemudian Kabupaten Lombok Barat (26), Kabupaten Lombok Timur (11), Kota Mataram (7), Kabupaten Lombok Tengah (2) dan Kota Denpasar (2). Hal. 15 Terus Bertambah

Bupati Juga Mengungsi Bali Post

SEJAK 1948

Menuju Kehidupan Marhardika BALI di bulan Agustus ini memiliki hari istimewa. Tepatnya setiap 14 Agustus, Pemerintah Daerah Bali merayakan hari kelahirannya. Berdasarkan Keputusan Pemerintah RI dengan Undang-undang Nomor 64 Tahun 1958, Bali ditetapkan sebagai salah satu provinsi masuk dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ibu kotanya di Singaraja saat itu. Baru pada tahun 1960 ibu kota Provinsi Bali pindah ke Denpasar. Pada saat itu Gubernur Bali I Gusti Bagus Oka. Hal. 15 Tonggak Baru

RIBUAN warga Lombok Utara kini menempati ratusan tenda. Termasuk Bupati Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Najmul Akhyar. Ia bersama keluarga ikut tinggal di tenda pengungsian bersama warga di posko pengungsian Dusun Menggala Desa Persiapan Menggala Kecamatan Pemenang. Tidak ada yang membedakan tenda yang digunakan Bupati dengan warga lainnya. Tenda mandiri menggunakan terpal didirikan dan menjadi tempat tinggal bersama istri dan anaknya. ‘’Saya selalu memantau kondisi masyarakat yang mengungsi di semua titik pengungsian. Saya hanya ingin memastikan mereka baik-baik saja,’’ ujar Bupati Najmul Akhyar, Jumat (10/8) kemarin. Menurut Bupati, pemer-

intah baik pusat dan daerah tidak diam. Pemerintah selalu ada untuk masyarakat meski sama-sama berstatus sebagai pengungsi. Ini ujian untuk Lombok Utara, dan tidak patah semangat semua pejabat ikut bergerak bahkan tidak tidur sekarang ini, ujarnya. ‘’Saya hampir setiap hari tidak tidur. Di pengungsian saya dan keluarga juga bersama warga pengungsi yang lainnya,’’ ujar Najmul Akhyar. Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Utara Syarifudin juga ikut jadi pengungsi karena rumahnya juga roboh. Selain itu, puluhan pejabat Lombok Utara juga mengalami hal serupa harus tinggal di tenda-tenda pengungsian akibat gempa 7 SR yang terjadi pada Minggu (5/8) malam. (ant)

Bali Post/ant

TENDA DARURAT - Pengungsi beristirahat dalam tenda darurat yang dibangun di sekitar permukiman tempat tinggal mereka di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Senin (6/8). Para pengungsi berharap mendapatkan bantuan berupa makanan, air dan selimut.


DENPASAR

2

Sabtu Pon, 11 Agustus 2018

Separuh Peminjam Dana Koperasi Berstatus PNS Denpasar (Bali Post) Sidang dugaan pemalsuan SK PNS untuk meminjam uang di Koperasi Asta Sedana (KAS) berlanjut, Kamis (9/8) lalu. Sebagai saksi yang dihadirkan adalah Manajer Koperasi Asta Sedana, Ni Gusti Ayu Apriliani. Dari sana terkuak bahwa hampir separuh yang dijadikan peminjam adalah resmi berstatus PNS dan ada beberapa yang SK-nya dipalsukan. Duduk sebagai terdakwa adalah Ni Wayan Arini dan Ni Wayan Rusi, ada PNS dan ada pegawai kontrak di lingkungan Pemkot Denpasar. Salah satu yang menjadi topik dalam pemeriksaan terdakwa adalah menyangkut pengembalian dana yang dipinjamkan kepada kedua terdakwa. Nilainya mencapai Rp 1,175 miliar. Meskipun separo dari 47 peminjam benar-benar berstatus sebagai PNS. “Hampir setengah dari peminjamnya memang benar berstatus PNS. Sisanya bukan PNS, tapi dibuatkan SK PNS yang palsu dengan tanda tangan Wali Kota dan kop surat Pemkot Denpasar,” sebut Ni Gusti Ayu Apriliani, usai memberikan keterangan sebagai saksi di Pengadilan Negeri Denpasar. Meski separo dari identitas peminjam yang diajukan ke pihaknya benar-benar PNS, bukan berarti persoalan beres. Sebab, para peminjam yang berstatus PNS tidak bersedia melakukan pembayaran. Alasannya, yang menggunakan uang itu Arini (terdakwa pertama). “Tapi di sidang, Bu Arini menyanggahnya. Kami ingin keterangan itu dikonfrontir. Pimpinan mereka di tempat kerjanya juga harus mengetahui persoalan ini agar tidak terulang lagi,” ujar Apriliani. (kmb37)

Bus dan Motor Adu Jangkrik

Ibu dan Anak Tewas Denpasar (Bali Post) Tabrakan adu jangkrik terjadi di Jalan Diponegoro, depan Optikal Sejahtra, Denpasar Selatan (Densel), Jumat (10/8) kemarin. Pengendara sepeda motor Ahmad Fauzi (18) yang membonceng ibunya, Umrobiati (46), tewas di TKP setelah ditabrak bus. Kasus ini ditangani Satlantas Polresta Denpasar. Kasatlantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawaty Ismail mengatakan, pihaknya sudah memeriksa saksi-saksi terkait kasus lakalantas tersebut. Selain itu, barang bukti juga telah diamankan di Mapolresta Denpasar. Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, kata Kompol Rahmawaty, kasus lakalantas yang menewaskan dua orang ini terjadi pukul 05.45 Wita. Sebelum kejadian, bus yang dikemudikan I Made Parguna (46) yang beralamat di Jalan Cokroaminoto, Denpasar, melaju dari arah utara. Sementara Fauzi yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dan membonceng ibunya melaju dari

arah berlawanan. Setibanya di TKP, Fauzi yang beralamat di Jalan Pulau Saelus II, Densel ini menyalip motor dan mengambil haluan terlalu ke kanan. Alhasil, tabrakan adu jangkrik antara motor korban dan bus yang dikemudikan Parguna tidak terelakkan. Akibat kejadian tersebut, dari hidung dan mulut Fauzi mengeluarkan darah, serta mengalami cedera kepala berat (CKB). Kondisi serupa dialami ibunya. “Kedua korban meninggal dunia di TKP,” ujarnya. Setelah menerima laporan kasus tersebut, anggota Unit Laka Satlantas langsung ke TKP. Setibanya di sana, petugas melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti dan mengecek kedua korban di RSUP Sanglah. “Pengendara sepeda motor mendahului kendaraan dan tidak memperhitungkan bus yang lagi malaju di jalurnya. Kami mengimbau kepada pengguna jalan raya supaya tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan,” kata mantan Kapolsek Kota Tabanan ini. (kmb36)

Bali Post/kmb12

Ribuan Siswa Bersihkan Sampah Pantai Denpasar (Bali Post) – Ribuan siswa SD, SMP dan SMA/SMK se-Kota Denpasar melakukan kegiatan bersih-bersih sampah di Pantai Matahari Terbit dan Pantai Mertasari, Jumat (10/8) kemarin. Kegiatan gotong-royong ini merupakan rangkaian menyambut HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Meskipun sempat diguyur hujan, namun hal itu tidak menyurutkan semangat sekitar 5.000 orang siswa untuk membersihkan lingkungan. Didampingi guru-gurunya, para siswa langsung menye-

bar dan memunguti sampah yang berserakan di sepanjang bibir pantai. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar Wayan Gunawan mengatakan, tujuan utama kegiatan bersih-bersih ini untuk mendidik pelajar mencintai lingkungan sehingga dapat lestari. Kegiatan yang bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar ini sekaligus untuk menyosialisasikan larangan membuang sampah sembarangan dan mengajak masyarakat untuk men-

jaga kebersihan serta sadar bahwa mereka punya tugas secara bersama-sama berpartisipasi menjaga kebersihan tidak hanya di lingkungan mereka, namun juga di pesisir pantai. “Mudah-mudahan masyarakat lebih sadar lagi untuk membuang sampah di tempat sampah yang sudah disediakan, bukan malah membuangnya secara sembarangan. Terlebih, saat ini sudah ada perdanya dan dalam hal ini perlu pengawasan dari semua elemen masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Kasubag Pengumpulan Informasi dan

Publikasi Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar I Wayan Hendaryana mengatakan, kesadaran masyarakat serta mengubah mindset masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dirasa sangat dibutuhkan dalam upaya menjaga lingkungan tetap bersih dan terbebas dari penyakit. Berbagai upaya dilakukan Pemkot Denpasar dalam mewujudkan Denpasar bersih dan hijau, mulai dari meningkatkan sarana dan prasarana DLHK, membentuk bank sampah di banjar-banjar, ATM sampah, pengenaan

denda yang tinggi bagi pembuang sampah sembarangan hingga mewajibkan semua OPD menjadi bapak angkat kebersihan di masing-masing desa/kelurahan. “Kegiatan ini merupakan program Pemkot Denpasar dalam upaya mengatasi permasalahan sampah di Kota Denpasar serta memberi kesan kepada masyarakat serta anak-anak betapa pentingnya menjaga lingkungan. Oleh karena itu, masyarakat dan anak-anak diharapkan senantiasa ikut berperan aktif dalam menyukseskan program pemerintah,” ujarnya. (kmb12)

Ubah Sampah Jadi Energi Listrik

Pemprov Rancang MoU dengan Pemerintah Sarbagita Denpasar (Bali Post) -

Sampai saat ini memang belum ada kepastian mengenai investor yang akan menggarap proyek waste to energy di TPA Regional Sarbagita atau TPA Suwung. Kendati demikian, Pemprov Bali sudah mulai merancang MoU dengan pemerintah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan). MoU ini terkait kepastian pasokan sampah untuk mengubahnya menjadi energi listrik.

Bali Post/ist

BANTUAN - Anggota Kodim 1611/Badung menyerahkan bantuan ke Korem 163/Wira Satya untuk korban gempa di Lombok, NTB.

Kodim 1611/Badung Kumpulkan Bantuan untuk Korban Gempa Denpasar (Bali Post) Sebagai wujud kepedulian terhadap korban gempa di Lombok, NTB, Kodim 1611/Badung mengirim satu truk bantuan ke Korem 163/Wira Satya. Nantinya bantuan itu akan dikirim ke lokasi bencana. “Bantuan ini terkumpul atas dasar kepedulian dan empati anggota kami di Kodim 1611/Badung dan jajaran,” kata Dandim 1611/ Badung Letkol Inf. Handoko Yudho Wibowo didampingi Pasiter Letnan Satu (Lettu) Inf. I Wayan Sudana, Jumat (10/8) kemarin. Bantuan yang terkumpul berupa beras, mi instan, roti, gula pasir, minyak goreng,

kopi, pakaian layak pakai, air mineral dan makanan ringan. Setelah bantuan tersebut terkumpul, langsung diserahkan ke Korem. “Semoga bantuan kami ini bisa bermanfaat dan meringankan beban korban gempa. Selain itu, kami terus berkoordinasi dengan pimpinan terkait apa yang bisa kami bantu selanjutnya,” katanya. Bantuan tersebut, oleh Korem akan dikirim ke Lombok. “Tadi pagi bantuan tersebut sudah kami serahkan ke Korem. Kami juga sudah mendata jumlah kerusakan bangunan di wilayah kami akibat gempa,” tegas Letkol Handoko. (kmb36)

(0361) 7400391, 812987 FM 96,5

Topik : Baru 128 Seniman Ter-“cover” BPJS Ketenagakerjaan Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

“Jadi siapapun nanti investornya, siapapun nanti mengelola di sana, Pemprov Bali menjadi leading-nya untuk bekerja sama dengan pihak itu. Terus, Pemprov Bali harus bekerja sama dengan pemasok sampahnya (Sarbagita-red). Maka, kami harus bangun kerja sama tertulis, nanti sampah dari Denpasar berapa, sampah dari Badung berapa setiap hari dan seterusnya,” ujar Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali I Wayan Wiasthana Ika Putra, Jumat (10/8) kemarin. Menurut Wiasthana Ika Putra, ada kebutuhan sampah minimal untuk disuplai ke Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Sampah yang dimanfaatkan juga tidak sembarangan karena harus melalui proses pemilahan. Minimal dibutuhkan pasokan sampah 900 ton per hari. Saat ini sampah yang masuk ke TPA Suwung per harinya memang sudah mencapai 1.200 hingga 1.500 ton. “Aman sebetulnya dari segi pasokan. Namun, itu perlu perjanjian dengan kabupaten/ kota. Minimalnya harus tetap sampah itu segitu. Janganjangan nanti 600 ton masuk, besoknya 1.000 ton, kan tidak boleh begitu. Harus ada stabilitas volumenya. Kalau

tidak, nanti listriknya tidak jalan,” jelasnya. Wiasthana Ika Putra menambahkan, saat ini sudah ada lebih dari 40 investor yang ingin menggarap proyek waste to energy. Selanjut nya akan kembali diadakan lelang, lantaran waste to energy sudah menjadi proyek strategis nasional. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Kementerian ESDM yang menjadi leading sector, sampai saat ini belum memberikan speks terkait hal itu. “PLN nanti yang tahu teknisnya, otomatis kan gugur itu. Nanti lelang lagi. Sekarang kan dikira Pemprov yang mengelola, akhirnya mereka (investor) mengajukan ke sini. Nanti kan PLN yang mengelola itu, maka lelangnya kita dan PLN nanti panitianya,” terangnya. Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Bali I Nengah Tamba mendorong realisasi waste to energy paling lambat di akhir 2020. Sampah-sampah di TPA Suwung, khususnya yang masuk ke sanitary landfill sudah langsung bisa dikelola ketika proyek itu rampung. Dengan demikian, sampah-sampah yang dibuang tidak lagi menumpuk seperti sebelumnya. “Apabila tidak segera dibangun, maka penutupan sampah yang seka-

Bali Post/dok

TPA SUWUNG – Tumpukan sampah di TPA Suwung rencananya diubah menjadi energi listrik. Saat ini Pemprov Bali mulai merancang MoU dengan pemerintah Sarbagita untuk kepentingan tersebut. rang dilakukan Kementerian PUPR seluas 22,46 hektar akan mubazir,” ujar politisi Partai Demokrat ini. Tamba mengaku sudah merencanakan pertemuan dengan PLN terkait proyek waste to energy. Apakah PLN akan mengerjakan sendiri atau menggandeng investor lain. “Saya belum tahu progress-nya sampai di mana. Nanti kita akan panggil PLN setelah peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus,” te-

gasnya. Tamba menambahkan, luas TPA Suwung mencapai 32,46 hektar. Dari total luas lahan itu, 22,46 hektar dimanfaatkan untuk penghijauan yang menelan anggaran APBN sebesar Rp 250 miliar. Sedangkan 10 hektar sisa lahan, masing-masing lima hektar dimanfaatkan untuk sanitary landfill dan lima hektar untuk waste to energy. Mengenai penghijauan, pihaknya berharap ada perhatian lebih

pada saluran gas dari sampah yang ditimbun dengan tanah. “Jangan sampai ada ledakan yang terjadi, mengingat lokasi TPA dekat dengan pemukiman penduduk dan Depo Pertamina,” katanya mengingatkan. (kmb32) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Gelapkan Iuran BPJS, Manajer HRD Diperiksa Denpasar (Bali Post) Mantan Manajer Human Resources Development. (HRD) perusahaan konstruksi PT Tatamulia Nusantara Indah Cabang Bali, Gde Adi Pradana Putra, didudukkan di kursi terdakwa untuk menjalani persidangan dengan agenda pemeriksaan terdakwa. Ia diadili atas dugaan kasus penggelapan iuran BPJS senilai Rp 1,3 miliar. Dalam sidang yang dipimpin

hakim Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi, Jumat (10/8) kemarin, terdakwa dicerca berbagai pertanyaan. Khususnya soal dugaan penggelapan dana iuran BPJS. Dana itu seharusnya dipakai untuk membayarkan iuran BPJS para karyawan PT Tatamulia Nusantara Indah Cabang Bali yang jumlahnya sekitar dua ratus orang lebih dari Juli 2016 sampai Agustus 2017. “Saudara gunakan untuk apa uang Rp 1,3 miliar itu?

Foya-foya?” tanya majelis hakim. Atas pertanyaan itu, Gde Adi tak banyak memberikan keterangan yang lugas perihal penggunaan uang senilai Rp 1,3 miliar itu. Hakim kembali bertanya soal tanggung jawab yang sudah dilakukan Gde Adi terhadap perbuatannya kepada perusahaan tempatnya bekerja. Pengakuannya, Gde Adi mengaku dirinya sudah sempat bertemu dengan pihak manajemen untuk mempertanggung-

jawabkan perbuatannya tersebut. Intinya bersedia mengembalikan. “Saya sudah coba cari pinjaman. Sebagai jaminannya, saya serahkan sertifikat tanah mertua saya ke pihak perusahaan,” ujar terdakwa. Hakim kemudian mengejar soal keberadaan tanah dan disebut di daerah Payangan yang luasnya kurang lebih 39 are. Terdakwa yakin dengan tanah seluas itu bisa menutupi. (kmb37)


BADUNG

Sabtu Pon, 11 Agustus 2018

DLHK Pangkas Ratusan Pohon

Mangupura (Bali Post) Jelang event internasional IMF-World Bank, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung terus melakukan penataan kawasan. Seperti melakukan pemangkasan 250 pohon di sepanjang Jalan Siligita, kawasan Lagoon Nusa Dua, Jumat (10/8) kemarin. Menurut Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan, kegiatan itu dilakukan karena IMF Anual Meeting yang diselenggarakan di ITDC Nusa Dua sudah tinggal hitungan hari, yaitu 12-14 Oktober mendatang. Dalam perompesan ini pihaknya mengerahkan tiga mobil tangga, dua truk dan satu wheel loader. ‘’Kami menurunkan sebanyak 50 orang personel dengan tugas pokoknya merapikan pohon yang berisiko dan merompes pohon yang menutupi lampu penerangan jalan dan menghalangi pandangan pengendara,’’ ujarnya. Pihaknya berharap dari langkah tersebut wajah kawasan yang dulu tidak tertata, sekarang bisa menjadi bersih dan wisatawan pun nyaman untuk menikmati keindahan hutan mangrove. Selain itu, pagi kemarin pihaknya juga melakukan aksi pembersihan kawasan hutan mangrove di Jalan Lagoon Nusa Dua. Sebelumnya, DLHK Badung juga sempat melakukan penutupan salah satu usaha laundry di sebelah barat SLBB Jimbaran karena dinilai melanggar ketentuan dengan membuang limbah ke media lingkungan tanpa izin. (kmb23)

3

Bali Post/ist

PEMANGKASAN - Petugas DLHK Badung melakukan pemangkasan pohon di kawasan Lagoon, Nusa Dua.

Dewan Harapkan Seluruh Desa Sandang Predikat Sadar Hukum

Mangupura (Bali Post) -

Wakil rakyat di DPRD Badung berharap predikat sadar hukum (darkum) disandang seluruh desa/kelurahan di Badung. Saat ini, baru terdapat 10 desa/kelurahan yang ditetapkan sebagai desa/ kelurahan darkum dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) RI. Padahal, terdapat 46 desa dengan 16 kelurahan di Gumi Keris ini. Ketua Komisi I DPRD Badung I Wayan Suyasa, Jumat (10/8) kemarin mengatakan, upaya membuat seluruh desa/kelurahan menyandang predikat darkum menjadi tanggung jawab Pemkab Badung. Pemkab Badung, kata politisi asal Desa Penarungan ini, diharapkannya terus memberikan pendampingan. ‘’Penetapan 14 desa/kelurahan sadar hukum di Bali, di mana 10 dari Badung, tentu saja sangat positif. Sebaiknya desa lainnya juga mengikuti,’’

ujarnya. Menurutnya, sebagai komisi yang membidangi masalah hukum, perundang-undangan dan HAM, pihaknya akan mendorong pemerintah menetapkan seluruh desa di Kabupaten Badung menyadang predikat darkum. ‘’Ini pekerjaan rumah bagi eksekutif untuk memberikan pendampingan kepada desa/kelurahan di Badung agar bisa juga diresmikan menjadi sadar hukum. Kami akan mendukung segala program pemerintah,’’ tegasnya.

Politisi Golkar itu menyatakan, penetapan 10 desa/kelurahan darkum di Badung menjadi cambuk bagi 52 desa/kelurahan lainnya untuk lebih baik lagi. ‘’Ke depan mudah-mudahan yang lainnya juga bisa diresmikan juga menjadi sadar hukum,’’ ucapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Badung I Putu Gede Sridana juga memberikan apresiasi serupa. Menurutnya, penetapan ini dilakukan oleh Bagian Hukum. Pihaknya selama ini hanya memberikan pendampingan kepada desa. Terdapat 10 desa/kelurahan yang mendapatkan predikat darkum, yakni Desa Bongkasa Pertiwi, Desa Kutuh, Desa Ungasan, Kelurahan Tanjung Benoa, Kelurahan Kuta, Kelurahan

Kedonganan, Kelurahan Seminyak, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kelurahan Tuban dan Kelurahan Kerobokan Kelod. Sementara untuk Kabupaten Tabanan adalah Desa Kesiut, Desa Tangguntiti, Desa Belimbing, serta Desa Jati Luwih. Desa darkum harus memenuhi beberapa criteria, seperti desa yang ditunjuk mesti melunasi kewajiban membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mencapai 90 persen atau lebih, tidak terdapat perkawinan di bawah usia berdasarkan ketentuan Undang Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, angka kriminal rendah, rendahnya kasus narkoba, tingginya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan serta kriteria lainnya yang ditetapkan daerah. (kmb27)

Wayan Suyasa

Bali Post/par

Bupati Giri Prasta Buka Seminar BKS LPD Kabupaten Badung Gencarkan Program Budi Daya Ikan Air Tawar Membangun Karakter Pemimpin dalam Perubahan Mangupura (Bali Post) Pemkab Badung melalui Dinas Perikanan tengah gencar menggalakkan program budi daya ikan air tawar. Guna memberikan stimulus ke masyarakat, benih ikan air tawar pun siap disebarkan secara gratis. Menurut Kepala Dinas Perikanan Badung Putu Oka Swadiana, budi daya ikan air tawar merupakan salah satu strategi dalam meningkatkan produksi perikanan. Program ini dimulai dengan teknik minapadi, yaitu benih ikan ditebar di sela-sela tanaman padi. Setelah itu direncanakan pula dikembangkan di sungai dan kolam.

Dipilihnya budidaya ikan air tawar, karena kewenangan pengelolaan pesisir oleh Pemkab semakin terbatas. Maka dari itu, budidaya air tawarlah yang dinilai tepat untuk tetap mempertahankan bahkan meningkatkan sektor perikanan di Badung. ‘’Tahun ini mulai dirintis. Nanti ke depan tiap sungai akan ditebar ikan,’’ ujarnya. Saat ini, untuk budi daya lele di Badung telah menghasilkan sebanyak 5 ton per hari. Jumlah itu dikatakannya masih kurang. ‘’Lele masih sangat potensial dikembangkan, karena permintaan masih sangat banyak,’’ ucapnya. (kmb23)

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta membuka seminar “Motivational Training Membangun Karakter Pemimpin dalam Perubahan”, Jumat (10/8) kemarin, bertempat di ruang Kriya Gosana Puspem Badung. Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Bagian Perekonomian A.A. Sagung Rosyawati beserta OPD terkait di lingkungan Pemkab Badung. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya memberikan apresiasi atas terselenggaranya seminar Motivational Training Membangun Karakter Pemimpin dalam Perubahan yang diselenggarakan oleh BKS LPD Kabupaten Badung. LPD diharapkan betul-betul berfungsi untuk memperbaiki ekonomi masyarakat. Kabupaten Badung akan menggerakkan dua kekuatan, yaitu kekuatan dari Kepala Desa yang undang-undangnya jelas yaitu UU No. 6 Tahun 2015 tentang Desa dengan wadah ekonominya adalah BUMDes. Gerakan ekonomi juga melalui desa adat dan Bendesa melalui konsep Tri Hita karana sehingga implementasinya di bidang adat, agama, tradisi, seni dan budaya. Wadah ekonominya

adalah BUMDA yang digerakkan melalui LPD. Ditegaskannya, yang diperlukan saat ini adalah penguatan sinergi demi kesejahteraan masyarakat. LPD diharapkan menggunakan tiga konsep dan tiga pilar, yaitu orang, manajemen dan spiritual. ‘’Ini harus

jalan, serta karyawannya juga harus menggunakan tiga pilar yaitu jujur, disiplin dan bekerja. Di mana LPD ini adalah penyokong ekonomi masyarakat yang ada di wilayah desa adat. Dengan manajemen yang bagus, SDM yang baik dan programnya jelas, wajib di-back up dan dimotivasi agar LPD

SEMINAR - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta membuka seminar Motivational Training Membangun Karakter Pemimpin dalam Perubahan, Jumat (10/8) kemarin.

Dinas Pertanian dan Pangan Buru Kera Liar di Gulingan

Oka Swadiana

Bali Post/edi

Mangupura (Bali Post) – Kera liar yang belakangan meresahkan warga Desa Gulingan Kecamatan Mengwi, akhirnya diburu tim Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung. Dengan berbekal sumpit, tim yang terdiri dari lima orang ini, Jumat (10/8) kemarin memburu kera liar yang membuat warga waswas. Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Gede Asrama mengatakan, penyisiran yang dilakukan oleh tim dimulai sejak pagi. Kegiatan berlanjut hingga siang harinya. Sayangnya tim tak berhasil menangkap kera liar dimaksud. ‘’Kami berharap tim yang diterjunkan dapat menangkap kera liar itu untuk kemudian dikembalikan ke tempat asalnya. Memang

sudah berhasil ditulup dengan menggunakan obat bius. Tapi begitu kena, monyet lari ke dalam jurang,’’ jelasnya. Pihaknya akan terus melakukan penyisiran hingga hewan mamalia itu ditemukan. Tujuannya, demi kenyamanan warga. Namun, bila ternyata monyet ini berasal dari alam liar, pihaknya juga mengajak masyarakat turut menjaga keseimbangan alam sekitar. ‘’Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat supaya lebih hati-hati bila saat ini tengah memelihara kera,’’ ucapnya serayanya mengatakan, penting untuk tetap melestarikan hutan agar tetap asri, sehingga hewan penghuninya tidak masuk ke perkampungan jika kekurangan bahan makanan. Seperti diberitakan se-

belumnya, masyarakat di Desa Gulingan dibuat resah oleh kehadiran kera liar. Warga khawatir hewan ini merusak lahan pertanian dan tempat ibadah. Berdasarkan informasi di lapangan, kera liar ter deteksi di wilayah Banjar Tengah Kaler dan Tengah Kelod. Warga setempat berharap pihak terkait segera melakukan langkah antisipasi sebelum banyak kera liar masuk perkampungan. Perbekel Gulingan I Made Sudarsana mengaku sudah ada warga melaporkan munculnya kera liar di Gulingan, terutama di Banjar Tengah Kaler dan Tengah Kelod. Pihaknya telah menyampaikan keresahan warga kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung dan berharap bisa segera ditangani. (kmb27)

berlomba meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, Ketua BKS Kabupaten Badung I Wayan Gede Budha Artha melaporkan, kegiatan ini dilaksanakan oleh dan untuk pengurus dan karyawan LPD Kabupaten Badung. Pelajaran-pelajaran formil dikemas dalam seminar motivasi semangat kinerja dengan maksud adanya perubahan dalam pengelolaan LPD. Dengan adanya seminar ini, para peserta akan mendapatkan bayangan apa yang harus dilakukan LPD, khususnya dalam mengembangkan investasinya. ‘’Maksud dan tujuan adalah untuk menyatukan antara karyawan LPD se-Badung dan untuk mengetahui konsep-konsep pembangunan karakter pemimpin dalam perubahan. Peserta seluruh karyawan LPD se-Kabupaten Badung yang berjumlah 1.200 orang dari 122 LPD yang ada di seluruh kecamatan di Badung. Sebelum dilaksanakan seminar, dilaksanakan pula kegiatan jalan santai menyambut hari ulang tahun RI yang ke-73,’’ jelasnya. (ad525)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Pertama di Indonesia, Victoria’s Secret Hadir di Beachwalk

VICTORIA’S Secret Full Assortment membuka gerai pertama mereka dengan koleksi terlengkap di Beachwalk Shopping Center yang menjadikannya sebagai destinasi pertama bagi para pengunjung untuk berbelanja fashion. Acara pembukaan gerai pertama itu dilakukan Jumat (10/8) kemarin di Beachwalk Shopping Center dengan simbolis pemotongan pita. Victoria’s Secret melayani pelanggan di lebih dari 1.600 gerai dan membuka gerai pertama dengan koleksi terlengkap di Indonesia. Desain Victoria’s Secret Full Assortment membawa nuansa glamor dan kemewahan ke level yang baru dan lebih menarik. Pada bagian depan gerai menggunakan pendekatan modern dengan etalase berwarna pink. Sementara itu interiornya menggunakan desain khusus yang menarik. Gerai ini juga menawarkan fitting room yang intim dan glamor termasuk area tempat duduk dengan pilihan desain furniture yang unik. Toko Victoria’s Secret menghadirkan berbagai macam pakaian dalam, celana dalam, dan pakaian tidur. Selain itu, Victoria’s Secret Full Assortment juga menjual koleksi Pink yang cocok untuk semua usia. Beand Mentor Victoria’s Secret Ceren Taylan mengatakan, Bali memiliki pasar global yang besar. Maka dari itu gerai pertama di Indonesia dibuka di Bali. Di Victoria’s Secret customer dilayani dengan teliti karena customer dibantu menemukan bra dan underwear lain yang sesuai dengan ukuran dan fit di tubuh, sehingga nyaman digunakan. Bahan yang digunakan juga berkualitas tinggi serta menggunakan teknologi modern untuk menciptakan bra yang terbaik. Setiap customer akan diukur langsung di tempat itu untuk menemukan ukuran yang pas. Setelah itu, customer akan diarahkan menuju fitting room dan mencoba sampel bra

Pembukaan gerai Victoria’s Secret di Beachwalk. yang sesuai dengan ukuran. Marcom Beachwalk Bali Syama Sara Jini Devi Dasi mengatakan, Beachwalk dengan tagline-nya Bali Starts Here dan tema bulan Agustus 2018 ‘’I am Fashion’’ juga mengadakan kegiatan reguler yang dapat dinikmati oleh pengunjung. Setiap hari Selasa dan Rabu, pengunjung dari mancanegara dan domestik dapat menikmati berbagai macam kesenian tradisional Bali seperti Bali Cultural Experience. Sebagai tambahan hiburan, pengunjung dapat berfoto dengan Customer Play yang tersebar di beberapa area lokasi tempat berfoto di Beachwalk Shopping Center. Beacwalk mengadakan tambahan acara reguler yakni Acoustic Eve setiap Kamis-Senin pukul 17.30 untuk menambah suasana saat berbelanja. Acara ini berlangsung di area Fountain Stage Beachwalk lantai 1. Untuk mengapresiasi customers, Beachwalk Shopping Center meluncurkan karty Corner’s Card sebagai program kepada para pelanggan setia Beachwalk. Melalui program loyalitas ini, customers dapat mengumpulkan dan menukarkan poin dengan berbagai macam hadiah serta voucher menarik. Cara mendapatkan Corner’s Card sangat mudah,

hanya dengan melakukan minimum transaksi di seluruh tenant Beachwalk Shopping Center senilai Rp 50.000 dalam satu struk. Di hari yang sama customer dapat menukarkannya di Customer Service lantai 1. Kelebihan lainnya dengan memiliki Corner’s Card ini adalah customer dapat menggunakannya tidak hanya di Beachwalk Shopping Center. Namun di semua mall Management Cornerstone lainnya yakni FX Sudirman Jakarta dan 23 Paskal Bandung. Selain itu, bagi customer yang telah memiliki Corner’s Card dapat berkesempatan untuk memenangkan lucky draw yaitu menginap semalam di Natya Hotel dan Resort. Spesial di bulan Fashion Starts Here Juli, Agustus dan September 2017, Beachwalk Shopping Center mengadakan program spesial khusus bagi para member Corner’s Card seperti Weekdays Specials Fashion Double Point. Dalam program weekdays specials Fashion Double Point, pemegang kartu Corner’s Card yang berbelanja minimal Rp 1 juta dalam satu struk di fashion brand yang ada di Beachwalk Shopping Center dengan meng-collect poin dan otomatis mendapatkan double point di hari Senin-Kamis pukul 11.00 - 14.00 Wita. (ad522)

LSU Pariwisata Bali Mandiri Silaturahmi dengan Para Auditee

Sertifikasi Usaha Penting untuk Menuju Pariwisata Milenial SEBAGAI wujud terima kasih dan penghargaan atas peran aktif usaha pariwisata dalam meningkatkan quality tourism, Lembaga Sertifikasi Usaha (LSU) Pariwisata Bali Mandiri menggelar ‘’Thank You Party’’ di Kecak Restaurant di Kampus STPBI, Kamis (9/8) malam. Acara ini diadakan sebagai upaya komunikasi dan menjalin silaturahmi antara LSU Pariwisata Bali Mandiri dengan para auditee dan calon auditee yang bergerak pada bidang usaha pariwisata di Bali. Direktur Utama Lembaga Sertifikasi Usaha Pariwisata Bali Mandiri I Made Sudjana, S.E., M.M., CHT., CHA. mengatakan, di era globalisasi seperti saat ini, persaingan di segala lini sangat ketat. Oleh karena itu, penting bagi usaha pariwisata memiliki sertifikasi. Apalagi, berdasarkan Undang-undang Nomor 10 Tahun 2009 mewajibkan usaha pariwisata wajib tersertifikasi. Bahkan tidak hanya usahanya, tetapi juga tenaga kerjanya. ‘’Sementara ini di Bali kita baru melaksanakan sertifikasi untuk usaha perhotelan. Sebetulnya, menurut Undang-undang Nomor 10 Tahun 2009 itu seluruh usaha pariwisata itu mestinya tersertifikasi. Tetapi kita belum sampai ke sana. Dan ke depan akan melakukannya,’’ tandas Made Sudjana. Kendati demikian, pihaknya mengaku bangga terhadap sertifikasi yang telah dilakukan di beberapa

Direktur Utama LSU Pariwisata Bali Mandiri I Made Sudjana, S.E., M.M., CHT., CHA. saat menyosialisasikan Lembaga Sertifikasi Usaha kepada para auditee dan calon auditee yang bergerak di bidang usaha pariwisata di Bali, Kamis (9/8) malam. hotel di Bali. Pasalnya, dari beberapa hotel yang telah disertifikasi telah terpilih menjadi hotel terbaik di dunia, yaitu The Sayan Resort, Ubud-Gianyar dan beberapa hotel lainnya di Bali. Pihaknya berharap melalui lembaga sertifikasi usaha pariwisata yang dilakukan ini, para pelaku usaha pariwisata segera mensertifikasi usahanya. Sebab, dalam dunia persaingan global, sertifikasi menjadi andalan dalam berkompetisi. Apalagi, di luar negeri sertifikasi usaha di semua bidang telah digaungkan untuk menghadapi persaingan global. ‘’Syukur pemerintah masih memberikan tenggang waktu ke-

pada usaha pariwisata yang belum memiliki sertifikasi, padahal berdasarkan undang-undang itu ada sanksinya. Saya berharap ke depannya semua usaha pariwisata di Bali harus tersertifikasi,’’ tukas Ketua STPBI ini. Sampai saat ini, dikatakan usaha pariwisata di Bali sudah hampir 60 persen tersertifikasi. ‘’Kami sebagai lembaga sertifikasi usaha pariwisata sudah mendapatkan sertifikasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), sehingga kami mempunyai wewenang untuk melakukan sertifikasi terhadap usaha pariwisata,’’ pungkas Made Sudjana. (ad526)

Stikes Wira Medika Bali Tanggap Bencana Lombok GEMPA bumi kembali mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (5/8) malam, dengan magnitudo 7, sebelumnya pekan lalu 29 Juli 2018, Lombok juga diguncang gempa dengan magnitudo 6,4. Gempa magnitudo 7 adalah gempa utama (mainshock) dari rangkaian gempa sebelumnya. Gempa ini menyebabkan beberapa dampak seperti rumah roboh, banyak yang luka-luka dan ribuan orang mengungsi, sehingga sanggat dibutuhkan bantuan baik tenaga medis, sembako, pakaian, air bersih dan kebutuhan lainnya. Mendengar berita tersebut Stikes Wira Medika Bali bekerja sama dengan PMI Provinsi Bali membentuk tim untuk berangkat menjadi relawan ke lokasi bencana. Di samping itu, BEM Stikes Wira Medika juga berinisiatif untuk menggalang dana bantuan di lingkungan kampus. Dan pada saat itu juga empat orang dosen Stikes Wira Medika yaitu Ns. I Nyoman Asdiwinata, S.Kep., M.Kep., Ns. Ni Komang Sukraandini, S.Kep., M.Ns., Ns. Dewa Gd. Chandra Darma, Ns. dan Ni Luh Putu Devi, S.KM., M.Kes. serta beberapa tim PMI

Provinsi Bali, Rabu (8/8) berangkat ke lokasi bencana, satu tim akan diberangkatkan dalam satu minggu dan akan di-rolling dengan tim berikutnya. Stikes Wira Medika Bali selalu tanggap bencana untuk menjadi relawan di setiap misi kemanusiaan, setiap ada musibah kemanusiaan Stikes Wira Medika selalu ada untuk menjadi relawan yang bekerja sama dengan PMI Provinsi Bali. Misalnya saat erupsi Gunung Agung, dosen dan mahasiswa Stikes Wira Medika Bali turun ke lapangan untuk membantu pengungsi baik dari

segi kesehatan fisik maupun mental korban bencana sampai Gunung Agung dikatakan aman. Ketua Stikes Wira Medika Drs. I Dewa Agung Ketut Sudarsana, M.M. sangat mendukung dan mengapresiasi tanggap bencana yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Stikes Wira Medika Bali, karena itu bentuk kepedulian kita untuk sesama. ‘’Tangap bencana wajib dilakukan untuk misi kemanusiaan karena kita tidak tahu apa yang terjadi nanti. Jadi semasih kita bisa melakukan maka lakukanlah,’’ tambah Dewa Agung Ketut Sudarsana. (ad524)

Sabtu Pon, 11 Agustus 2018

Sekda Dewa Indra Pimpin Ziarah Peringati Hari Jadi Ke-60 Pemprov Bali

GUBERNUR Bali yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra memimpin ziarah dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-60 Pemprov Bali di Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta, Tabanan, Jumat (10/8) kemarin. Dalam sesi wawancaranya seusai melaksanakan ziarah, Sekda Dewa Indra menyampaikan bahwasannya kegiatan ziarah merupakan kegiatan yang rutin dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan atas jasanya yang telah membangun bangsa. Menurut Sekda Dewa Indra, apa pun kenikmatan yang kita nikmati saat ini tidak terlepas dari jasa serta pengorbanan para pahlawan, sehingga kita wajib untuk menghormati jasa para pahlawan. Terkait peringatan Hari Jadi Pemprov Bali yang ke-60, Sekda Dewa Indra menyampaikan bahwa usia 60 jika diukur dari usia manusia adalah usia yang sudah matang. Untuk itu ke depannya, seluruh kabupaten/kota se-Bali diharapkan semakin maju, semakin matang dan semakin meningkat, baik dari segi pendidikan, kesehatan serta kesejahteraannya. ‘’Saat ini sudah tidak lagi membangun fondasi, waktunya kita bergerak ke depan, bergerak maju untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,’’ imbuhnya. Sebelum melakukan ziarah, Sekda Dewa Indra memimpin apel yang diikuti oleh Sekda

Kabupaten Tabanan, Wakapolda Bali, para Kepala OPD Pemprov Bali, Kepala OPD dan PNS di Lingkungan Kabupaten Tabanan, unsur TNI, Polri serta Pramuka. Pelaksanaan apel diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan

cipta bersama untuk mengenang kembali jasa-jasa para pahlawan. Usai pelaksanaan apel, Sekda Made Indra meletakkan karangan bunga dan selanjutnya bersama para peserta apel melakukan tabur bunga di atas makam para pahlawan di areal Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta. (ad529)

BIFA Bantu Korban Gempa di Alasangker dan Pakisan

GEMPA yang berpusat di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (5/8) malam lalu, menimbulkan kerusakan rumah, fasilitas umum (fasum), dan bangunan pura. Di Buleleng dampak gempa terjadi di Desa Tejakula Kecamatan Tejakula, Desa Pakisan Kecamatan Kubutambahan, Desa Alasangker Kecamatan Buleleng, dan di beberapa desa lain. Sampai sekarang, warga yang rumahnya rusak atau bahkan roboh dan rata dengan tanah masih tinggal di tanah lapang dengan membuat tenda darurat dari terpal plastik. Prihatin dengan situasi ini, Bali International Flight Academy (BIFA) yang bermarkas di Desa Sumberkima Kecamatan Gerokgak melakukan aksi sosial. BIFA yang dikenal sebagai pencetak pilot tersebut, Jumat (10/8) kemarin menyumbang ratusan paket sembako untuk warga yang terdampak bencana gempa di Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng dan Desa Pakisan, Kecamatan Kubutambahan. Bantuan sembako tersebut diserahkan secara simbolis oleh Instruktur Flight BIFA Kapten Ratu. Dia didampingi jajaran manajemen dan beberapa siswa penerbang yang sedang studi di BIFA Sumberkima. Selain menyerahkan bantuan, rombongan juga mengunjungi beberapa rumah warga yang rusak akibat getaran gempa dahsyat tersebut. Dalam kunjungan itu, siswa maupun manajemen BIFA turut prihatin dengan situasi yang dialami para korban. Kapten Ratu mengatakan, bantuan paket sembako ini kalau dihitung nilai mungkin tidak seberapa. Akan tetapi, bantuan tersebut diyakini dapat meringankan beban pen-

Bali Post/kmb38

SEMBAKO – BIFA membantu paket sembako untuk korban bencana gempa di Desa Alasangker Kecamatan Buleleng, Jumat (10/8) kemarin. deritaan korban bencana gempa. Di sisi lain dirinya juga mengajak kepada warga untuk tidak seterusnya berada dalam keprihatinan, namun sebaliknya segera bangkit untuk keluar dari situasi sulit seperti sekarang ini. ‘’Kami atas nama BIFA dan sebagai warga di Tanah Air prihatin dengan kejadian gempa dan situasi warga yang terdampak bencana ini juga sesama kita. Kami serahkan bantuan sembako ini dan mudahmudahan dapat meringankan kebutuhan sesama kita di sini,’’ katanya. Sementara itu, Perbekel Desa Alasangker Kecamatan Buleleng Wayan Sitama menyambut positif bantuan paket sembako yang disalurkan oleh BIFA kepada warganya. Dia mengatakan bantuan sembako

akan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan warganya yang sekarang tertimpa bencana alam. Pihaknya pun masih mengharapkan bantuan serupa karena bantuan masih kurang. Apalagi di desanya tercatat 102 kepala keluarga (KK) warganya menjadi korban gempa. Puluhan KK di antaranya sekarang trauma dan tidak berani tinggal di rumah mereka. Rumah warganya rusak ringan dan berat, sehingga memerlukan uluran bantuan dari pemerintah. Selain itu, sejumlah pura dan merajan dadia di desanya juga banyak yang rusak akibat getaran gempa. ‘’Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami dan mudah-mudahan kepedulian BIFA bisa diikuti pihak lain, sebab kami masih membutuhkan bantuan,’’ jelasnya. (ad531)

AHM Raih 19 Penghargaan ”The Best Contact Center Indonesia 2018’’ PT ASTRA Honda Motor (AHM) berhasil meraih 19 penghargaan di ajang bergengsi The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 2018. Dengan raihan ini, AHM dinobatkan sebagai empat besar perusahaan terbaik dalam memberikan layanan bagi konsumen di seluruh Indonesia melalui Contact Center Honda. Penghargaan bagi performa terbaik Contact Center Honda diserahkan di Jakarta, Jumat (3/8). Sebanyak 19 penghargaan yang berhasil didapatkan yaitu 10 medali Platinum, 2 medali Gold, 3 medali Silver dan 4 medali Brozen. Pada Kategori Korporat, AHM menyabet empat penghargaan tertinggi untuk bidang The Best Operation, The Best Business Contribution, The Best People Develoment, dan The Best Employee Engagament. Pada kategori ini, medali Silver diberikan untuk bidang The Best Technology Innovation dan medali Bronze di bidang The Best Social Media. Di kategori Individual, penghargaan tertinggi dengan medali Platinum diperoleh pada lima bidang, yakni Best of The Best Team Leader, The Best Customer Service, Best of The Best Team Leader Customer Service, The Best Supervisor dan The Best Manager Customer Service. Medali Gold diraih di bidang The Best Agent dan The Best Social Media Agent, serta medali Bronze untuk bi-

dang Best of The Best Support atau Trainer dan Best of The Best Supervisor. Pada kategori Teamwork, AHM meraih medali Platinum di bidang The Best Telesales, medali Silver pada bidang The Best Reporting dan medali Bronze untuk bidang The Best Scheduling. Sedangkan untuk kategori Talent, AHM berhasil meraih medali Silver di bidang The Best Video. General Manager Honda Customer Care Center AHM Istiyani Susriyati mengatakan kepuasan konsumen merupakan tujuan utama dalam setiap pelayanan, mulai dari pembelian sampai layanan purnajual sepeda motor Honda. ‘’AHM bersama seluruh jaringan sepeda motor Honda di Indonesia menempatkan kepuasan konsumen menjadi priori-

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

tas utama dengan memberikan pelayanan terbaik. Kami pun terus-menerus melakukan pengembangan sistem serta sumber daya manusia yang berkualitas seiring dengan semakin berkembangnya keinginan konsumen saat ini,’’ ujar Istiyani. Penghargaan yang diselenggarakan oleh Indonesian Contact Center Association (ICCA) ini merupakan upaya mendukung peningkatan kompetensi praktisi Contact Center dan perusahaan dalam memberikan pelayanan bagi konsumen. Dewan juri pada ajang ini berasal dari kalangan akademisi, praktisi, pengurus ICCA, profesional hingga juri internasional yang tergabung di dalam APCCAL (Asia Pacific Contact Centre Association Leaders). (bns1)


Sabtu Pon, 11 Agustus 2018

info seremonial

5

Jaga Lingkungan Tetap Asri

Finns Bali Lakukan Bersih-bersih di Pantai Berawa

HANDAYANI - Ketua Yayasan Pendidikan HANDAYANI Denpasar Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H. (tujuh dari kiri) didampingi organ yayasan, pimpinan dan dosen STIMI HANDAYANI Denpasar pada acara yudisium, Kamis (9/8).

Yudisium STIMI HANDAYANI Dipenuhi Keceriaan

Para Lulusan Diharapkan Terus Jaga Reputasi Almamater

SEKOLAH Tinggi Ilmu Managemen Indonesia (STIMI) HANDAYANI Denpasar yang dahulu dikenal dengan nama ASMI HANDAYANI Denpasar melaksanakan Yudisium Sarjana Ekonomi (SE) dan Ahli Madya Kesekretariatan di Aula Kampus STIMI HANDAYANI, Kamis (9/8). Suasana riang gembira dan keceriaan wajah-wajah para lulusan Sarjana dan Ahli Madya memenuhi Aula Kampus STIMI HANDAYANI Denpasar yang terletak di Jalan Tukad Banyusari No. 17 Denpasar ini. Ketua Yayasan Pendidikan HANDAYANI selaku Badan Penyelenggara STIMI HANDAYANI Denpasar Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H. mengatakan bahwa

yudisium menjadi momen sangat penting karena dalam yudisium pihak pimpinan perguruan tinggi mengumumkan dan menyatakan secara resmi kelulusan peserta didik di perguruan tinggi tersebut. Radendra mengaku bangga melihat aura keceriaan para lulusannya yang sangat terasa memenuhi aula tempat berlangsungnya yudisium. Bahkan, senyuman selalu terpancar dan menghiasi wajah-wajah para mahasiswa-mahasiswi HANDAYANI yang dahulu terkenal juga dengan julukan Kampus Melati tersebut. Pihaknya berharap dengan landasan semboyan Satyam Vidyam Jayate, para alumni HANDAYANI ini bisa semakin mengharumkan nama HANDAYANI di masyarakat.

Ketua STIMI HANDAYANI Denpasar Dr. I.B. Gde Udiyana, M.Si.Ak. dalam sambutannya mengatakan, alumni STIMI HANDAYANI harus terus menjaga reputasi HANDAYANI di mana pun tempatnya bekerja nanti. Apalagi, sejauh ini alumni HANDAYANI sudah terbukti andal dan terpercaya, sehingga citra tersebut harus tetap dijaga. ‘’Saya berharap para lulusan HANDAYANI Denpasar, di mana pun dia mengabdikan ilmunya nanti agar bisa menjaga nama baik almamater dan bisa mengaplikasikan keilmuannya di tengah masyarakat. Sehingga mereka bisa berkontribusi banyak terhadap kemajuan bangsa dan negara,’’ harap Udiyana. (ad527)

MEMPERINGATI HUT ke-2 Finns Beach Club dan HUT ke-73 RI, Finns Bali yang menaungi Finns Beach Club dan Finns Recreation Club melakukan bersih-bersih sampah plastik sepanjang Pantai Berawa, Jumat (10/8) kemarin. Owner Finns Bali I Ketut Subina didampingi CEO Finns Bali I Dewa Deny, Direktur Finance Finns Bali A.A. Putra Wigena, Direktur Operasional I Wayan Wirawan, Area Operation Manager Wayan Asrama dan Community Manager Arik Parini mengatakan, pihaknya sangat concern terhadap kebersihan lingkungan khususnya di Pantai Berawa. Terutama sampah plastik yang sering menjadi momok kebersihan lingkungan. ‘’Kami mengajak karyawan Finns Bali dan masyarakat untuk betul-betul mencintai lingkungan. Hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama yang akan diwariskan kepada generasi penerus jangan sampai gara-gara sampah yang tidak ditangani dengan baik dapat mengganggu lingkungan,’’ ujar Subina. Mengingat dunia pariwisata internasional menyoroti isu-isu masalah sampah khususnya sampah plastik yang ada di Bali, Subina mengajak masyarakat luas bersama-sama bergandengan tangan membersihkan lingkungan dari serbuan sampah plastik. ‘’Finns Bali sebagai leader Keep Bali Clean untuk melakukan bersihbersih secara berkesinambungan yang kami lakukan di Pantai Berawa terutama sampah pastik yang berserakan di musim hujan ini,’’ katanya. Selain melakukan bersih-bersih di Pantai Berawa, kata Subina, Finns Bali juga menyumbangkan keutungannya sedikit ke Yayasan Solemen yang digunakan membantu anakanak telantar di Bali, orangtua tidak memiliki rumah dan masyarakat kurang mampu berobat ke rumah sakit. ‘’Kami berkomitmen untuk

Baca Puisi ”Perjalanan”

FOTO BERSAMA – Owner Finnsi Bali I Ketut Subina (paling kiri) foto bersama dengan CEO Finns Bali I Dewa Deny, Manager Community Arik Pariani, Direktur Finance Finnsi Bali A.A. Putra Wigena, Direktur Operasional I Wayan Wirawan dan Manajer Operasional Area I Wayan Asrama usai bersih-bersih sampah plastik di Pantai Berawa, Jumat (10/8) kemarin. menyalurkan dana sosial kepada Yayasan Solemen untuk diteruskan kepada masyarakat yang kurang mampu,’’ ucap Subina. Ditambahkan Subina, pihaknya menyerahkan sumbangan dana Rp 1 miliar per tahun kepada Yayasan Solemen yang diserahkan secara bertahap setiap bulan. Bantuan ini juga dipergunakan membantu pengungsi erupsi Gunung Agung sehingga dapat meringankan beban masyarakat di posko pengungsian. ‘’Kita bukan hanya menyerahkan bantuan ke Yayasan Solemen saja, tapi memberikan bantuan ke yayasan lain untuk membantu anak-anak yang kena Bom Bali satu. Finns Bali juga memiliki yayasan Keep Bali Clean Foundation khusus untuk menangani kebersihan sampah plastik.

Sementara itu, CEO Finns Bali I Dewa Deny mengungkapkan, Finns Beach Club memiliki program setiap hari membersihkan Pantai Berawa dan setiap Jumat dengan mengundang masyarakat Desa Tibubeneng dan memberikan edukasi untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak memakai plastik. ‘’Kami harapkan masyarakat ikut menjaga kebersihan Pantai Berawa, karena pariwisata selama ini bergantung pada kebersihan lingkungan,’’ kata Dewa Deny. Dewa Deny menuturkan, pihaknya tak henti-hentinya mengajak masyarakat dan komponen pariwisata yang ada di Pantai Berawa untuk melaksanakan bersih-bersih sampah di pantai maupun lingkungan. (ad528)

”ASEAN Student Exchange 2018’’

Libatkan STD Bali, Universiti Kebangsaan Gubernur Pastika Ajak Masyarakat Bali Cintai Sastra Malaysia dan Universitas Budi Luhur GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika dan Ny. Ayu Pastika menghadiri Malam Apresiasi Sastra Dalam Rangka Perayaan HUT Provinsi Bali yang ke-60 di Taman Budaya, Art Center, Denpasar, Kamis (9/8). Gubernur Pastika membuka acara dengan membaca puisi ciptaannya yang berjudul ‘’Perjalanan’’. ‘’Aku Bukan Penyair, Juga Bukan Penyihir, Tapi Aku Hanyut Oleh Syair,” kata Pastika mengawali pembacaan puisinya. Dalam puisi berjudul ‘’Perjalanan’’, Gubernur Pastika merefleksikan perasaan seseorang yang telah melewati perjalanan panjang yang berliku demi menggapai cita-cita Bali yang Maju, Aman Damai dan Sejahtera. Menurut Pastika, puisi ini dibuatnya spontan sebelum acara. Seusai acara, Gubernur Pastika mengajak masyarakat Bali untuk kembali mencintai sastra. ‘’Karena dengan memahami sastra kita memahami hidup,’’ kata Pastika. Menurutnya, dalam puisi semua kata memiliki makna, roh dan semangat, sehingga melalui media tersebut kita bisa memahami jatidiri mengapa kita menjalani kehidupan. Selain Gubernur Pastika, tampil pula beberapa seniman sastra. Salah satunya Ny. Putri Suastini Koster yang

membacakan puisi karya Yudhistira Massardi yang berjudul ‘’Agustus’’. Selain itu beberapa karya puisi istri Gubernur Bali terpilih 20182023 ini juga dibacakan oleh beberapa tokoh seperti Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha, termasuk sang suami, Wayan Koster. Tampil pula beberapa seniman Bali seperti Abu Bakar, Umbu Landu Paranggi, Bawa Samargantang, Mas Ruscitadewi, Warih Wisatsana, Made Adnyana Ole, Wayan Jengki

dan mantan Kepala SMK Bali Mandara I.B. Pawanasuta. Selain itu tampil beberapa seniman muda seperti Sukma Uma, Gek Ocha, Pande Jati, Putu Ira Karisma dan beberapa seniman lainnya. Ny. Putri Suastini Koster memberi apresiasi panggung seni modern yang dibuat Gubernur Bali Made Mangku Pastika melalui event Bali Mandara Mahalango. Ia berharap ke depan wahana Bali Mandara Mahalango ini bisa dimanfaatkan untuk menghidupkan seni sastra, salah satunya melalui pembacaan puisi. (ad530)

PROGRAM pertukaran mahasiswa menjadi agenda internasional Sekolah Tinggi Desain Bali (STD Bali) di bulan Juli – Agustus 2018 ini. Bekerja sama dengan Universitas Budi Luhur (UBL) Jakarta dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), agenda internasional ini akhirnya dilaksanakan dengan dikirimnya enam perwakilan terpilih dari STD Bali pada 8 Juli 2018 lalu untuk berangkat ke Malaysia. Sebagai balasannya, delegasi terpilih yaitu 10 mahasiswa UKM bersama 4 mahasiswa UBL akhirnya tiba di STD Bali pada 22 Juli 2018. Para delegasi dari UBL dan UKM ini sebelumnya telah menempuh pembelajaran selama dua minggu di Jakarta, dan dua minggu berikutnya akan dihabiskan di STD Bali. Bertemakan ‘’Balinese Art & Culture’’ berbagai mata kuliah dan kegiatan aktif kreatif telah disiapkan oleh tim dosen STD Bali untuk mengisi waktu belajar mereka selama dua minggu di STD Bali. Mulai dari mempelajari tentang berbagai upacara, arsitektural, ilustrasi, produk dan tekstil khas Bali hingga mempelajari teknik Sigar Mangsi yang hanya didapatkan dari senimanseniman Bali. Selain belajar di kelas, para mahasiswa juga diajak mengenal langsung seni, budaya hingga arsitektur khas Bali dan Indonesia dengan mengunjungi Taman Nusa

dalam penyiapan komponen cadangan dan pendukung demi kepentingan pertahanan NKRI. Narasumber yang diundang dalam kegiatan itu, Kasubbag Umum BNNK Denpasar Wiryawan Pritenaya menyampaikan, Indonesia saat ini berada dalam posisi darurat narkoba.

Oleh karena itu generasi muda Indonesia diharapkan memahami betapa berbahayanya barang terlarang ini. Apalagi dihadapkan dengan semakin maraknya perkembangan dan peredaran narkoba. ‘’Saat ini beredar sekitar 65 jenis narkoba. Akibat dari penyalahgunaan

barang haram ini dapat mengganggu kesehatan secara fisik maupun psikologis, kerusakan pada sistem saraf pusat atau SSP dan organ-organ tubuh seperti jantung, paru-paru, hati dan ginjal yang sangat fatal dan tidak jarang berakhir dengan kematian,’’ ujarnya. (kmb36)

dan Desa Penglipuran, serta merasakan menjadi masyarakat Bali dengan mempelajari berbagai aktivitas tradisional seperti membuat penjor, gebogan hingga menari Bali. Dengan diadakannya berbagai aktivitas tersebut, tuntaslah dua minggu perjalanan mereka mengenal Bali yang dikemas apik oleh Kampus STD Bali pada 6 Agustus 2018. Pada acara penutupan yang berlangsung di tanggal yang sama, STD Bali pun menandatangani kesepakatan resmi berupa Letter of Intent (LoI) dengan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) yang diwakili oleh Ibu Made Arini Hanindharputri, S.Sn., M.Sn. selaku Ketua STD Bali & Bapak Assoc. Prof. Dr. Nurhizam Safie Mohd Satar selaku perwakilan dari Fakulti Teknologi dan Sains Maklumat, Universiti Kebangsaan Malaysia. Sebelumnya juga telah disepakati perjanjian resmi antara Sekolah Tinggi Desain Bali bersama dengan Universitas Budi Luhur Jakarta, sehingga dengan resminya dua kesepakatan ini program student exchange kembali dapat berlanjut di tahun-tahun mendatang, dan mahasiswa dapat merasakan berada di lingkungan yang lebih luas dengan ruang lingkup global yang mendunia, baik mahasiswa dari UKM & UBL juga mahasiswa STD Bali sendiri. (ad521)

Bahaya Narkoba dan Isu Global Ancam Kelangsungan Hidup Bangsa Denpasar (Bali Post) Isu global berkembang cepat dan pengaruhnya sangat luas merupakan ancaman proxy war, narkoba, seks bebas, teror, dan dapat mengikis rasa kebangsaan dan cinta tanah air. Semua itu sangat berbahaya bagi kelangsungan bangsa dan negara Indonesia. Menyadari kondisi ini, Kodam IX/Udayana mengumpulkan ratusan Keluarga Besar TNI (KBT) di Makodam, Denpasar untuk di-briefing mengantisipasi bahaya narkoba dan seks bebas, Jumat (10/8) kemarin. Di hadapan anggota Pemuda Panca Marga, FKPPI dan Hipakad yang terhimpun dalam KBT, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto dalam amanat tertulisnya dibacakan Kasdam Brigjen TNI Kasuri menyadari KBT terutama generasi mudanya merupakan generasi penerus bangsa. ‘’Oleh karenanya, KBT harus mampu menumbuhkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air dalam geostrategi bela negara,’’ ujarnya. Dengan demikian diharapkan tercipta kesamaan pemahaman dan wujud kerja sama yang nyata antara Kodam IX/Udayana dengan KBT, bersama-sama meningkatkan kepekaan dan kepedulian terhadap perkembangan lingkungan, khususnya


OPINI

6

Sabtu Pon, 11 Agustus 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Kuncinya di Tangan Rakyat RAKYAT Indonesia sudah lepas dari rasa penasaran yang mengungkungnya berlama-lama tentang siapa yang akan menjadi calon wakil presiden dari masing-masing calon presiden yang sudah mengemuka sebelumnya. Joko Widodo ternyata memilih Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto memilih Sandiaga Uno. Kamis lalu, rasa penasaran itu telah tuntas. Ini pun baru malam hari diputuskan oleh calon presiden maupun partai politik pengusungnya. Banyak yang terkejut, ada juga yang tertawa dan bahkan ada juga biasa-biasa saja. Yang terakhir ini adalah pihak yang tidak terlalu terpikat dengan dinamika politik yang kelihatannya di Indonesia dibuat demikian dramatis. Dikatakan demikian karena di samping berbelok dari dugaan semula, ada juga partai yang sampai detik terakhir masih belum menentukan sikap ke mana arah koalisinya. Indonesia memang kaya ragam gaya politik yang dapat dilihat mulai dari polah pendukung partai, rakyatnya, sampai dengan partai politiknya sendiri. Apa yang menjadi pelajaran menarik dari fenomena penasaran yang sudah berlangsung hampir empat bulan tersebut? Kita sepakat bahwa dinamika politik, terutama menjelang pendaftaran pasangan calon presiden 2019-2024 ini bersifat elitis. Semuanya seolah-olah ditentukan dari kacamata elite. Tentu ini tidak bagus bagi demokrasi kita yang sedang berkembang di Indonesia. Mengapa? Elitisme dalam politik memberikan ruang gerak yang tidak leluasa kepada masyarakat. Padahal, pada iklim demokrasi, soko guru itu adalah masyarakat. Memang dalam pemilihan presiden, yang lebih tahu sosok presiden itu adalah elite. Akan tetapi, masyarakat juga harus disapa mengenai persoalan ini. Pada tingkat masyarakat, yang dilihat bukan kedekatan antarpresiden dengan elite politik, apalagi kedekatan pasangan dengan golongan tertentu, tetapi sejauh mana pasangan calon itu dinilai mampu memberikan kontribusinya kepada kebijakan publik. Cara yang dinilai oleh masyarakat adalah dengan melihat track record-nya ke belakang. Dalam hal pejabat yang masih memegang jabatan, adalah bagaimana ia mampu mendistribusikan kebijakan itu kepada masyarakat umum. Karena itulah, sebaiknya kebijakan yang bersifat elitis ini harus dihindari. Di Indonesia politik yang bersifat elitis ini juga mempunyai risiko. Apabila dilihat ke belakang, hampir setengah abad Indonesia selalu dipegang oleh politisi yang memang cenderung elite. Demokrasi terpimpin pada zaman Soekarno, Orde Baru dengan kekuasaannya selama 32 tahun itu, merupakan contoh politik yang bersifat sangat elite. Setiap kebijakan selalu ditentukan dari pusat atau dari tokoh. Itulah yang membuat munculnya kor “…setuju…!!!” dari anggota legislatif pada masa lalu. Sikap elitis perpolitikan di Indonesia sekarang, bisa-bisa menggelincirkan gaya yang sama dengan apa yang terjadi pada masa lalu itu. Lantas jika demikian kejadiannya, untuk apa kemudian dilakukan reformasi dan untuk apa berbagai korban material, psikologis sampai jiwa yang terjadi pada masa pergolakan reformasi pada masa lalu. Hemat kita, untuk menghindari ini tetap ada pada dua pihak yaitu rakyat dan elite itu sendiri. Tidak ada lain bagi rakyat bahwa mereka harus memilih sesuai dengan hati nuraninya sendiri. Tidak boleh terpengaruh oleh pihak lain. Hati nurani ini akan membuat apa pun move politik di tingkat atas akan tidak berhasil. Rakyat harus pintar dalam memilih dan tidak terprovokasi oleh berbagai sogokan atau rayuan dari pihak mana pun. Bagi para elite, haruslah sadar. Bahwa mereka masuk jajaran politik adalah atas dasar kehendak rakyat, bukan oleh pihak lain. Belajarlah dari pengalaman bahwa kursi politik itu hanya sementara dan tidak usah membuat ulah yang merugikan masyarakat.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Harapan pada Pilpres Setelah lama menunggu, akhirnya kita sudah tahu paket masing-masing calon presiden. Koalisi pendukungnya pun makin jelas. Ini tentu akan menjadi awal baru menuju kepemimpinan Indonesia lima tahun ke depan. Sebagai warga negara, saya mengapresiasi paket calon yang muncul yakni Jokowi dan Ma’ruf Amin serta Prabowo dan Sandiaga Uno. Mungkin semua nama memiliki kepopuleran masing-masing termasuk pendukung fanatik. Yang saya harapkan, jangan lagi mengelola pendekatan politik dengan mengedepankan isu-isu SARA terlebih mengabaikan peran kelompok lainnya dalam membangun bangsa ini. Pihak-pihak yang akan bersaing merebut kursi presiden agar mengedepankan perdamaian dan menjadikan Pemilu 2019 benar-benar menjadi perayaan demokrasi. Sebagai rakyat, kita mestinya mengelola pesta demokrasi ini secara bijak. Mari kita gunakan hak pilih secara baik untuk memilih presiden dan wakilnya. Hak pilih ini tentu akan sangat mendukung kualitas demokrasi ini. Mengingat pilpres bersamaan dengan pemilu legislatif ada baiknya elite parpol tetap mengelola masa kampanye secara bijak. Jangan ada ajakan-ajakan provokatif. Biarkan rakyat mengelola demokrasi ini secara baik, sehingga hasil yang kita dapatkan juga bermanfaat bagi keutuhan bangsa ini. Semoga negeri ini bisa mengelola potensi dan kekayaan alamnya untuk rakyat Indonesia dengan lahirnya pemimpin melalui proses yang damai. I Ketut Sunarta Gianyar, Bali

Bersifat Elitis dan Mengancam Hak Prerogatif Para calon presiden Indonesia periode 2019-2024 sudah selesai melaksanakan tugasnya dengan memilih calon wakil presiden, satu hari sebelum pendaftaran pasangan ini ke KPU tutup. Joko Widodo akhirnya memilih Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presiden dan Prabowo Subianto menjatuhkan pilihan kepada Sandiaga Uno sebagai pendampingnya untuk berkompetisi tahun depan. Pilihan ini, baik dari pihak Joko Widodo maupun Prabowo mengejutkan semua pihak karena tidak sesuai dengan dugaan masyarakat. Menit-menit terakhir keputusan ini baru dibuat, dan kentara sekali apabila proses pencarian pendamping ini memerlukan waktu negosiasi yang alot. Sangat ditentukan oleh kesepakatan dari partai pengusung dan mungkin juga biaya.

Oleh GPB Suka Arjawa

P

ada pihak Joko Widodo, desasdesus yang muncul sebelumnya adalah Mahfud M.D. yang akan menjadi pendamping. Tetapi kemudian disebutkan di antara partai koalisi pendukung, ada ketidakcocokan. Di seberangnya, keinginan untuk mengusung Agus Harimurti Yudhoyono juga kandas karena Sandiaga yang terpilih menjadi pendamping. Inilah yang memunculkan kata-kata ‘‘Jenderal Kardus’’ dari tokoh Partai Demokrat dan muncul juga kecurigaan adanya kucuran uang ratusan miliar untuk mengegolkan pendamping Prabowo. Apakah itu benar atau tidak, masyarakat tidak ada yang tahu secara pasti. Cara memilih calon wakil presiden seperti ini terasa cukup menegangkan, mengingatkan pada dunia sepak bola Indonesia dekade tujuh puluhan. Saat itu, ada dua sosok yang sangat berpengaruh pada pemain Indonesia, yaitu Iswadi Idris dann Ronny Patinasarani. Pelatih Indonesia saat itu, Wiel Coerver, tidak mau ada “dua matahari” di dalam satu tim. Para penggemar bola Indonesia penasaran menunggu siapa yang terpilih.

Akhirnya, Iswadi Idris yang terpilih dan menjadi kapten terlama tim Indonesia. Itulah kiranya yang mirip terjadi pada pemilihan wakil presiden Indonesia saat ini. Masyarakat berdebar menunggu siapa yang akan dipilih oleh “pelatih” untuk menjadi “pemainnya”. Wakil presiden dipandang sebagai playmaker yang menentukan keberhasilan meraup banyaknya suara di masyarakat dalam pemilu nanti. Entah karena karismanya atau mungkin juga dengan bantuan uangnya. Harus dipahami, uang masih memegang peran penting dalam pemilihan umum di Indonesia. Hanya, ada hal lain yang mesti dilihat dari fenom ena “menit terakhir” pilihan calon wakil presiden di Indonesia ini. Yang pertama, harus dilihat adalah bahwa sifat pemilihan calon wakil presiden ini memang kelihatan jelas warna elitenya. Di sini diartikan bahwa komunikasi yang paling menentukan pilihan wakil presiden itu, ditentukan oleh para pimpinan partai yang tergabung dalam koalisi. Dengan adanya dugaan (pernyataan?) bahwa gagalnya Mahfud M.D. menjadi calon wakil presiden dari Joko Widodo

disebabkan oleh tidak adanya kesepakatan di antara partai pendukung, ini menandakan bahwa kuasa elite sangat terlihat di sini. Bisa jadi yang tidak setuju adalah salah satu pimpinan partai atau dua pimpinan partai. Bisa jadi juga partainya tidak setuju. Dalam konteks ini, baik pimpinan, tokoh, maupun partainya itu sendiri dapat dikatakan sebagai elite-lah yang menentukan keputusan tersebut. Dari sisi struktural partai, hal ini juga kelihatan sangat elite. Kecenderungan yang terlihat pada pembuatan keputusan pemilihan calon wakil presiden, diputuskan di Jakarta, pada struktur yang paling tinggi dari jajaran partai politik tersebut. Padahal, partai itu memiliki cabang di seluruh Indonesia dan menjadi persyaratan mutlak bagi keberdirian sebuah partai. Fenomena ini nada-nadanya ada di kedua pasangan calon presiden. Cara pandang seperti ini cukup berisiko bagi masa depan politik di Indonesia. Kebijakan yang berorientasi elite bertentangan dengan tujuan utama dari pendirian partai politik dan bertentangan pula dengan peran seorang pimpinan dan tokoh partai.

Elitisme dalam kebijakan politik akan menjauhkan posisi partai bersangkutan dari masyarakat. Pada sisi seperti ini, partai sekadar “pinjaman” dan “alat” bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi rakyat kepada pemerintah. Filosofinya, tidak mungkin rakyat kebanyakan akan mampu menyampaikan segala problemanya kepada negara, baik karena kuantitas maupun kualitasnya sebagai masyarakat. Ratusan ribu ke parlemen adalah tidak mungkin dilakukan hanya untuk menyampaikan keluhan dan tidak semua masyarakat mempunyai intelektualitas dan keberanian untuk menyampaikan segala problema tersebut. Di sinilah tugas dari partai yang harus kritis dan mampu memahami kondisi sosial yang ada pada konstituensnya. Maka, ketika segala keputusan tersebut hanya dilakukan oleh elite partai, ini tidak melihat bagaimana realitas yang sesungguhnya ada di masyarakat. Elite atau tokoh partai pun, seandainya ngotot untuk menjatuhkan pilihan kepada sosok tertentu untuk menjadi wakil, bukan merupakan pertimbangan yang positif. Ia menjadi elite justru karena dipandang mampu mengakomodir kepentingan sosial dan mempunyai kemampuan untuk melakukan penyerapan aspirasi dari masyarakat. Jadi, kalau hanya diputuskan dalam beberapa hari, tanpa melakukan konsultasi dengan masyarakat yang ada di daerah, hal ini akan menjauhkan sikap tokoh tersebut sebagai seorang elite di partai politik. Hal kedua yang harus dilihat adalah bagaimana kemandirian presiden dalam menentukan pilihannya kepada wakil presiden. Sebab, bagaimanapun pihak yang

Gempa dan Urgensi Audit Bangunan

Gempa bumi tektonik berkuatan 7,0 pada skala Richter mengguncang Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, beberapa waktu lalu. Korban jiwa dan luka berjatuhan. Tiga wilayah di Nusa Tenggara Barat menjadi daerah terparah terdampak gempa. Ketiga wilayah itu adalah Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Timur, dan Kota Mataram. Sebagian besar korban yang meninggal dunia adalah karena tertimpa bangunan yang roboh saat gempa berlangsung. Secara teoretis, episodeepisode gempa bumi di negeri ini masih akan terus berlanjut. Namun, sebagian warga negeri ini tampaknya masih tak paham soal bencana gempa bumi serta senantiasa kurang siap dalam menghadapi kemungkinan terjadinya gempa bumi. Salah satu penyebabnya adalah minimnya pendidikan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam yang diperuntukkan untuk anak-anak sekolah maupun yang diperuntukkan untuk

Oleh Djoko Subinarto masyarakat umum secara luas. Dalam konteks pendidikan di sekolah, secara pribadi, saya sangat setuju dengan pendapat Hamid Hasan, salah seorang anggota tim inti pengembangan Kurikulum 2013, yang menyatakan bahwa kurikulum pendidikan kita minim berorientasi kepada kehidupan. Padahal, justru kurikulum pendidikan yang berorientasi kepada kehidupanlah yang sebaiknya lebih banyak diajarkan di sekolah-sekolah kita. Dengan melihat fakta bahwa negeri ini sebagian besar wilayahnya berada dalam kawasan rawan gempa bumi, maka sudah selayaknya pendidikan gempa bumi menjadi salah satu pelajaran yang perlu lebih banyak diajarkan sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Diharapkan dengan

adanya pendidikan gempa bumi kepada para siswa dan masyarakat umum lainnya ini semakin banyak warga yang kian paham bagaimana belajar hidup dan bertahan hidup di kawasan yang rawan gempa bumi, mampu bertindak rasional dan efisien sebelum dan ketika terjadi gempa bumi, mampu mencegah bencana/petaka lebih jauh tatkala gempa bumi berlangsung dan mampu bekerja sama serta mengambil langkah tepat bagi proses pemulihan setelah gempa bumi terjadi. Selain pendidikan gempa bumi, yang tidak kalah krusial adalah tindakan audit terhadap bangunan, khususnya bangunan bertingkat, seperti gedung-gedung perkantoran dan bangunan-bangunan publik lainnya. Tindakan audit untuk bangunan ini sangat penting dilakukan untuk memastikan kelayakan gedung,

terutama dikaitkan dengan antisipasi apabila terjadi guncangan akibat gempa bumi. Audit perlu dilakukan secara berkala. Selain itu, audit juga perlu dilakukan pascagempa berlangsung. Problemnya di negeri ini adalah, hingga saat ini, belum ada aturan yang mengikat bahwa pascagempa belangsung, gedung-gedung harus segera diaudit. Setiap gedung besar mestinya memiliki konsultan yang salah satu tugasnya yaitu melakukan pengauditan pascagempa. Mengingat bahwa sebagian besar wilayah negeri ini rawan gempa, tampaknya pemerintah kita perlu segera menerbitkan aturan yang mewajibkan para pemilik atau pengelola gedung untuk segera melakukan audit pascagempa. Hal ini untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan buruk yang dapat terjadi selama dan setelah gempa berlangsung.

paling “merasakan’ pasangannya nanti saat bertugas adalah presiden yang bersangkutan. Dengan adanya pilihan pada “menit-menit” terakhir, dan bergesernya pilihan “sang calon” wakil, ini menandakan bahwa partai politik “menguasai” kehendak presiden. Calon presiden boleh dikatakan terlalu permisif terhadap kehendak partai. Memang ini menjadi dilema karena presiden harus diusung oleh partai politik dalam pencalonannya. Ketentuan undang-undang menyatakan demikian. Akan tetapi, ketika kemudian pencalonan itu dilakukan berkoalisi dengan partaipartai politik, maka segera terlihat kelemahannya di sini. Partai-partai yang berkoalisi itu kelihatan terlalu berkuasa. Bisa jadi berkuasanya itu dilakukan secara bersamasama atau mungkin satu partai politik besar yang membangkang. Bagi presiden yang memegang jabatan sebagai pemimpin tinggi negara dan akan membuat kebijakan bagi masyarakat luas, ketergantungan dan “kepermisifan” kepada partai politik ini cukup berbahaya. Presiden tidak akan mampu membuat keputusan sesuai dengan idealismenya sendiri yang mungkin saja sesungguhnya lebih baik dibanding dengan kepentingan partai-partai pendukung. Kemudian, dalam melakukan pilihan kepada anggota kabinet nanti, kompromis pasti terjadi. Ini tentu saja akan menggerogoti hak prerogatif presiden untuk memilih menteri. Lama-kelamaan dalam jangka panjang, hak prerogatif presiden akan terancam keberadaannya. Penulis adalah staf pengajar Sosiologi FISIP Universitas Udayana

POJOK

Kata Jokowi, warga perbatasan agar merasakan buah dari kemerdekaan. - Wong cilik dari ujung ke ujung NKRI. *** Ekspor produk Bali ke Tiongkok dan Amerika Serikat alami pertumbuhan. - Syukuri dan perbanyak. *** Capres Prabowo tegaskan akan membangun Indonesia yang lebih baik lagi. - Indonesia tetap NKRI dan Pancasila.

Penulis adalah kolumnis dan esais

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Sabtu Pon, 11 Agustus 2018

Bali Post/san

ANTIK - Wisatawan menaiki mobil antik sebagai pilihan berwisata di Tabanan.

Berwisata dengan Mobil Antik Makin Diminati Wisman Tabanan (Bali Post) Berkeliling Tabanan sambil menikmati pemandangan sawah dengan menggunakan mobil antik, menjadi salah satu pilihan baru saat berwisata ke lumbung padinya Bali. Wisata alternatif ini cukup banyak diminati wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara (wisman).

Mobil yang digunakan biasanya VW Safari klasik. Para penghobi VW tergabung dalam satu komunitas yang bernama Awiwah Tabanan. Salah satu anggotanya Nyoman Muliana, menyatakan mobil VW klasik sebagai moda transportasi bagi wisman sebenarnya sudah ada sejak tahun 1999. Mulanya mobil VW ini dimiliki

oleh salah satu warga negara Jerman yang sudah menetap di Tabanan. Setiap kali tamu atau keluarga yang bersangkutan berkunjung ke Tabanan, selalu diajak berkeliling Tabanan dengan menggunakan mobil VW. Melihat peluang ini, warga lokal yang dulunya bekerja di perhotelan tertarik untuk terjun

ke usaha yang sama. ‘’Kebetulan juga kami memiliki mobil VW,’’ ujar Muliawan, belum lama ini. Dituturkan pria 35 tahun asal Banjar Puseh ini, sesuai dengan namanya Eksplore Tabanan, wisatawan akan diajak berkeliling mulai dari menikmati suasana pasar tradisional Tabanan terlebih dahulu. Kemudian mereka

”Tanah Lot Art and Food Festival II”

Tonjolkan Budaya dan Kuliner Khas Tabanan Tabanan (Bali Post) Badan Pengelola DTW Tanah Lot terus mematangkan event Tanah Lot Art and Food Festival II yang akan digelar 18 - 20 Agustus. Selama tiga hari festival tersebut, beragam event dan hiburan menarik akan disuguhkan, salah satunya peluncuran tari Rejang Sandat Ratu Segara kolosal oleh 1.800 penari, sesuai dengan tema yang diusung yakni ‘’Bhakti Pujaning Segara’’ yang mengandung arti persembahan tulus kepada laut. Di hari ketiga festival atau saat penutupan, rencananya akan dihadiri tokoh nasional yang juga Presiden ke-5 RI Megawati Soekarno Putri. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Jumat (10/8) kemarin menjelaskan, festival kali ini tidak jauh beda dengan sebelumnya, yakni mengarah pada pelestarian seni budaya dan pengenalan potensi daerah terutama kuliner. Kuliner berbahan kuwir, tetap menjadi identitas Tabanan yang ditonjolkan. Akan ditampilkan masing-masing 10 stan UKM dan kuliner tradisional Tabanan. Tiap harinya ditawarkan menu spesial. Tak hanya itu, akan tampil 10 barista terbaik Tabanan yang akan menyajikan produk kopi Tabanan yang mulai memiliki nama besar di komunitas pencinta kopi. ‘’Selain menyuguhkan potensi

Bali Post/bit

FESTIVAL - Bupati Tabanan Eka Wiryastuti menjelaskan persiapan Tanah Lot Art and Food Festival II. budaya Tabanan, kami juga ingin memberikan kesempatan pada UMKM di Tabanan yang belum dapat kesempatan untuk memamerkan produk mereka,’’ ucap Eka. Menurutnya, festival semacam ini akan terus dilakukan sebagai program promosi dalam meningkatkan kunjungan wisatawan, khususnya ke DTW Tanah Lot sekaligus membantu pemerintah dan masyarakat di bidang pengembangan UMKM. ‘’Meski sudah cukup dikenal, namun promosi tidak boleh berhenti. Terbukti saat festival pertama sebelumnya, berhasil menarik kunjungan wisatawan 48 ribu selama tiga hari, dari yang sebelum-

nya hanya lima ribu per hari. Kami harapkan dalam festival kedua kali ini juga akan sama,’’ ucapnya. Selain artis lokal, festival juga akan dimeriahkan sejumlah artis nasional serta didukung 11 desa adat untuk terlibat menampilkan potensi budaya andalannya setiap hari selama festival berlangsung. Disinggung tentang kesiapan tari kolosal Rejang Sandat Ratu Segara yang merupakan ikon dalam festival tahun ini, Bupati Eka menyatakan semua sudah berjalan baik. Gladi akan dilangsungkan 15 Agustus mendatang, sekaligus mengecek kesiapan posisi para penari. Kesiapan pengamanan

juga menjadi atensi khusus. Unsur kepolisian, life guard, pecalang dan dinas terkait dilibatkan. Mengingat tarian ini tari sakral, larangan untuk melintas selama 11 menit durasi tarian juga telah mendapatkan perhatian panitia penyelenggara. ‘’Jadi memang secara niskala nantinya akan kita sengker dan areal para penari disucikan, selain juga pengamanan dari unsur terkait untuk mengantisipasi tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan. Tapi kami berharap dengan doa positif, kegiatan ini akan berjalan lancar, karena tujuannya memang baik yakni persembahan penuh ketulusan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa utamanya kepada laut dan pengiasannya yang telah memberikan energi dan kehidupan kepada umat manusia,’’ tegasnya. Mengingat tarian ini bersifat sakral dan harus ditarikan 1.800 penari remaja SMP dan SMA, panitia juga telah menyiapkan 100 penari cadangan untuk menggantikan para penari yang saat itu tengah berhalangan. Serta sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap musibah yang tengah terjadi di Lombok, dalam festival tersebut juga diselipkan charity event atau penggalangan dana untuk meringankan beban warga yang terkena musibah. (kmb28)

diajak mengunjungi kawasan Tamba Waras, Pura Luhur Batukaru di Desa Wongaya Gede, hingga Jatiluwih. Setelah itu baru menyusuri pantai selatan Tabanan yakni Pantai Soka di daerah Selemadeg Barat. Keunikan tour dengan mobil VW adalah wisatawan bisa dengan bebas melihat pemandangan.

Hal ini karena mobil VW tidak terdapat penutup atap. Muliana menambahkan, rata-rata wisatawan yang menggunakan mobil VW berasal dari negara Jerman, Prancis, Italia dan Belanda. Dalam sehari pihaknya hanya bisa melayani satu kali rute. Order biasanya ramai Juli hingga September. (kmb24)

Keran Ekspor Manggis Kembali Dibuka

Petani Diimbau Ikuti Sertifikasi Kebun

Tabanan (Bali Post) -

Pemasaran produk manggis dari Tabanan ke beberapa negara tujuan sempat terhambat beberapa tahun lalu. Akibat persoalan tersebut, petani manggis di Tabanan tidak melakukan perpanjangan sertifikasi kebunnya sehingga kedaluwarsa. Namun semenjak keran eksport manggis kembali dibuka, petani kembali mengajukan sertifikasi kebun. Hingga saat ini baru lima kelompok yang mengajukan dan sedang menjalani proses sertifikasi. Kepala Bidang Pengembangan Produksi dan Hortikultura Dinas Pertanian Tabanan I Wayan Suandra, Jumat (10/8) kemarin, mengatakan tim sertifikasi telah turun pada Kamis (9/8) lalu, untuk mengecek persyaratan yang belum bisa dipenuhi kelompok petani di tahap pertama. ‘’Saat pengajuan ada beberapa persyaratan yang belum bisa dipenuhi petani. Jadi tim turun lagi untuk melihat apakah syarat tersebut sudah dipenuhi atau tidak,’’ ujarnya. Sertifikasi kebun merupakan salah satu syarat utama agar produksi perkebunan bisa diekspor. Sayangnya

karena keran ekspor manggis sempat tertutup beberapa waktu lalu, banyak petani manggis yang kebunnya sudah tersertifikasi tidak kembali mengurus perpanjangan. Lantaran kedaluwarsa, petani harus mengurus sertifikasi dari awal. ‘’Kalau sebelum masa aktifnya diurus, alurnya perpanjangan. Tetapi karena sudah lewat harus mulai dari awal lagi,’’ ujar Suandra. Ia melanjutkan, masa berlaku sertifikat kebun adalah dua tahun. Jadi sebelum masa berakhir, petani sudah harus mengurus perpanjangan. Namun saat ini semua sertifikat kebun petani di Ta-

banan sudah melewati masa aktifnya dan perlu memulai lagi dari awal. Daerah potensi manggis di Tabanan, lanjut Suandra, yakni Pupuan, Selemadeg Barat dan Penebel. Namun yang saat ini yang mengurus kembali sertifikat kebun baru lima kelompok dari Selemadeg Barat. Dengan terbukanya ekspor manggis, diharapkan kelompok tani lain menjalani proses sertifikasi dan Dinas Pertanian siap membantu dan melakukan pembinaan. Kelebihan kebun manggis yang bersertifikat adalah produknya bernilai lebih mahal dibandingkan dengan manggis yang dipetik dari kebun tidak bersertifikasi. Hal ini karena kebun yang bersertifikat artinya mulai dari penanaman, pemeliharaan sampai panen mengikuti SOP sehingga hasilnya terjamin berkualitas. ‘’Harga menjadi lebih mahal karena kualitasnya ekspor dan untuk diekspor,’’ ujarnya. (kmb24)

Mengaku Polisi, Bawa Kabur Enam Ponsel Siswa

Bali Post/bit

BAKSOS - Baksos serangkaian HUT ke-70 Polwan.

Polwan Turut Bersihkan Puing-puing Bangunan Tabanan (Bali Post) Gempa Lombok telah menimbulkan kerusakan bangunan di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Tabanan. Terkait hal tersebut, jajaran Polwan Polres Tabanan, Jumat (10/8) kemarin melaksanakan bakti sosial (baksos) membersihkan puing-puing bangunan, bersama instansi terkait dari Pemkab Tabanan. Kegiatan yang dilangsungkan di sejumlah titik itu, juga serangkaian HUT ke-70

Polwan. Atas perintah Kapolres Tabanan AKBP I Made Sinar Subawa, S.I.K., Polwan Polres Tabanan dibantu anggota ASN Polres Tabanan dan Sat Sabhara melakukan baksos dengan diawali apel bersama di kantor Camat Baturiti. Apel dipimpin Kabag Sumda Polres Tabanan Kompol Luh Ketut Amy Ramayanthi Prakasa, S.IP., M.M. Lokasi baksos antara lain Pasar Baturiti, bale Banjar

Baturiti Kelod, Pura Arak Api yang berlokasi di Banjar Bangah dan beberapa rumah warga. Kegiatan diakhiri sembahyang bersama di Pura Arak api, sekaligus penyerahan bantuan dana oleh Polwan Polres Tabanan. ‘’Mari kita bersama-sama membantu warga kita yang terkena musibah bencana alam gempa bumi ini baik dari segi tenaga, moril maupun materiil,’’ kata Amy Ramayanthi. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) Ada saja modus yang digunakan para pelaku kriminal dalam melancarkan aksinya. Seperti yang terjadi Kamis (9/8), di SMPN 2 Tabanan. Seorang pria yang sampai kini belum diketahui identitasnya, melarikan enam ponsel siswa dengan modus mengaku sebagai anggota kepolisian yang mengadakan sidak mencegah terorisme. Kasus ini sedang ditangani polisi. Dari informasi yang dihimpun, pelaku datang ke sekolah sekitar pukul 06.15 Wita. Saat kejadian, sekolah masih sepi karena belum banyak siswa maupun guru dan pegawai yang datang. Pelaku datang ke SMPN 2 Tabanan menggunakan sepeda motor Honda Vario berwarna hitam. Setelah melihat siswa mulai banyak yang datang, pelaku melancarkan aksinya dan masuk ke kelas 8A. Di sana pelaku menyatakan diri seorang polisi yang tengah melakukan sidak antisipasi teror melalui HP. Siswa kemudian diminta mengumpulkan ponsel. Tidak semua siswa menuruti kemauan pelaku. Pelaku mengambil enam ponsel merk Samsung dan OPPO dengan dalih mengamankannya. Tak hanya itu, pelaku menyuruh salah satu siswa untuk mengikutinya ke Polres Tabanan. Sesampainya di Polres Tabanan, yakni di ruang tunggu pembuatan SIM, pelaku

berpura-pura akan membuat surat dan menyuruh siswa dimaksud menunggu. Sekian lama menunggu, barulah siswa itu sadar bahwa pelaku sudah kabur. Kepala SMPN 2 Tabanan I Gede Darmika membenarkan hal itu. Dikatakannya, saat kejadian memang siswa dan guru banyak yang belum datang. Hanya saja memang ada waker yang sudah di sekolah. Pelaku tidak dicurigai lantaran dikira orangtua mu-

rid. ‘’Bahkan saat pelaku ini mengajak ke luar siswa juga dilihat waker, tetapi tidak ditegur karena dikira orangtua dan anak,’’ kata Darmika, Jumat (10/8) kemarin. Hingga akhirnya peristiwa ini baru diketahui setelah salah seorang siswa bernama Yohanes menceritakan kepada guru BK yang selanjutnya melaporkan ke Darmika yang sedang mengikuti workshop di SMPN 5 Baturiti. ‘’Kalau gelar razia, pasti menyam-

SMPN 2 Tabanan

paikan dulu ke kami, tapi ini tidak,’’ tegasnya. Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Decky Hendra Wijaya mengatakan, kasus ini masih dalam penyelidikan. Pihaknya tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Ia pun mengimbau warga sekolah lainnya agar lebih waspada sehingga kasus serupa tidak terjadi. ‘’Selalu tanyakan identitas dan surat tugas,’’ tegasnya. (kmb28)

Bali Post/bit


BULELENG

8

Sabtu Pon, 11 Agustus 2018

GJKK Hibur Warga Kota Singaraja Singaraja (Bali Post) – Suasana perayaan HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2018 di Buleleng mulai terasa gaungnya. Hal itu dibuktikan dengan sejumlah kegiatan bernuansa “Merah Putih” mulai hadir di mana-mana. Salah satunya penampilan Gerak Jalan Kocak dan Kreatif (GJKK - red). Penampilan 22 regu GJKK itu merupakan yang pertama kalinya. Aksi itu mampu menyedot segenap warga Kota Singaraja. Peserta yang terlibat bukan hanya berasal dari masyarakat umum. Tetapi ada juga regu yang datang dari kalangan siswa penderita disabilitas hingga Komunitas Waria dan Gay Singaraja (Wargas). Mereka yang tampil unik justru diapresiasi karena itu mampu menghibur penonton. GJKK itu yang muncul dari gagasan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Buleleng itu menempuh rute sepanjang dua kilometer. Titik start GJKK itu dimulai dari depan lapangan Taman Kota Singaraja Jalan Ngurah Rai. Selanjutnya, peserta berkeliling kota hingga berakhir di depan GOR Bhuana Patra Singaraja. Sepanjang rute tersebut, setiap regu wajib menampilkan garapan

seni masing-masing. Untuk menentukan pemenang, KONI pun menggandeng beberapa seniman Buleleng. Kriteria penilaiannya diprioritaskan pada penampilan, tema, dan busana yang dipergunakan itu tidak boleh terkesan pornografi. Selain itu, juga tidak diperbolehkan menyinggung organisasi atau perorangan. Ketua Umum KONI Buleleng Nyoman Arta Widnyana mengatakan, event GJKK ini untuk menghibur masyarakat Buleleng serangkaian perayaan HUT ke-73 RI. Lewat media seperti itu dirinya ingin membuka ruang kreatif bagi komponen masyarakat untuk mempertontonkan daya kreativitas mereka, sehingga diyakini dapat menambah kesan perayaan HUT Kemerdekaan RI 2018 ini. Pemenang pertama mendapatkan hadiah Rp 15 juta, piala, dan piagam penghargaan. Pemenang kedua Rp 12 juta, dan ketiga Rp 10 juta. Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. mengatakan, GJKK ini merupakan hal pertama digelar jajaran KONI Buleleng. Kegiatan ini dinilai memberi ruang bagi setiap komponen masyarakat menunjukkan tontonan hiburan kreatif di tengah suasana HUT Kemerdekaan RI. (kmb38)

Oknum Ortu Nekat Aniaya Siswa SD Singaraja (Bali Post) – Seorang oknum orangtua (ortu) murid nekat melakukan aksi penganiayaan terhadap seorang siswa di salah satu SD di Buleleng. Diduga, kejadian ini dipicu oknum orangtua yang tidak terima anaknya sendiri diperlakukan tidak baik oleh sesama siswa SD di sekolah setempat. Kasus ini sempat dilaporkan ke polisi, Kamis (9/8) lalu. Peristiwa itu terjadi Kamis (9/8) lalu. Kejadiannya, ketika jam istirahat, ada seorang siswa pria sedang bermain dengan siswa perempuan. Dua siswa itu bercanda sedikit kelewatan, sehingga salah satu siswa itu menangis. Siswa itu lantas melaporkan kejadian itu kepada orangtuanya yang berinisial A (35). Untuk memastikan kejadian itu, oknum orangtua itu kemudian mencari siswa yang membuat anaknya menangis. Saat berhasil menemui siswa tersebut, oknum orangtua siswa ini nekat memukul sebanyak tiga kali anak SD itu. Pukulannya mengenai kepala siswa bersangkutan. Perlakuan nekat itu, kemudian dilaporkan kepada guru di sekolah setempat. Guru meminta agar permasalahan itu diselesaikan dengan cara kekeluargaan. Siswa yang dipukul itu menolak masuk sekolah karena merasa pusing. Khawatir terjadi sesuatu, kejadian ini dilaporkan ke polisi. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng Gede Suyasa mengatakan, sebenarnya kedua belah pihak sudah sepakat berdamai. Bahkan, kedua orangtua siswa telah menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan serupa. Akan tetapi kemarin, salah satu pihak itu masih tidak puas, sehingga siswa itu diantar oleh anggota polisi ke sekolah untuk proses lebih lanjut. Saat kejadian itu, memang tidak ada yang melihat langsung. Pasalnya, guru dan kepala sekolah tengah berada di ruang guru. Atas kejadian itu, dirinya mengingatkan kepala sekolah dan guru di sekolah itu agar meningkatkan pengawasan, utamanya kepada anak-anak pada jam-jam sekolah. “Kami menunggu proses lanjutan. Kami minta kepala sekolah dan guru agar lebih meningkatkan pengawasan kepada anak-anak selama di sekolah. Agar hal-hal kecil seperti itu tidak memicu masalah sehingga menjadi besar apalagi melibatkan orangtua siswa. Kami berharap hal seperti itu tidak boleh terulang lagi,” tegasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

GERAK JALAN KREATIF – Puluhan regu mengikuti lomba Gerak Jalan Kocak dan Kreatif (GJKK) di depan Lapangan Taman Kota Singaraja, Jumat (10/8) kemarin.

Lima Unit Sepeda Motor Diamankan

Terduga Pelaku Curanmor Didor Singaraja (Bali Post) –

Unit Buru Sergap (Buser) Polsek Kota Singaraja menangkap seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan di wilayah hukum (wilkum) Kota Singaraja. Tersangkanya adalah Putu WD (41) yang beralamat di Lingkungan Banyuning Tengah, Singaraja. Dari kasus itu, polisi mengamankan lima unit sepeda motor hasil curian dan sepeda motor milik terduga pelaku yang digunakan saat beraksi. Kelima sepeda motor itu ditemukan di beberapa tempat di Buleleng. Bahkan, ada juga di Tianyar, Karangasem. Kapolsek Kota Singaraja Kompol A.A. Wiranata Kusuma seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Jumat (10/8) kemarin, mengatakan terduga pelaku itu ditangkap di Jalan Pulau Komodo Singaraja Selasa (7/8) lalu. Penangkapan ini diawali hasil penyelidikan unit Buser Polsek Kota Singaraja yang mempelajari rekaman kamera CCTV yang terpasang di areal parkir SMAN 4 Singaraja. Sebelumnya di lokasi ini, polisi menerima laporan sepeda motor siswa hilang dicuri. Dari rekaman itu diketahui, ciri-ciri pelaku dan barang bukti sepeda motor ada kecocokan. Kemudian dilakukan penyelidikan dan akhirnya terduga pelaku ditangkap saat masih mengendarai sepeda motor. Ketika diperiksa, terduga sempat berusaha mengelak, bahkan berusaha kabur. Tidak ingin pelaku itu kabur, polisi melumpuhkan pelaku dengan cara menembak kakinya. Tembakan itu pun membuat terduga pelaku tidak berkutik. Selanjutnya, langsung dijeblos-

kan ke sel tahanan. Dari kasus ini, lima unit sepeda motor diamankan baik dari pembeli atau penggadai di beberapa desa di Buleleng hingga Tianyar, Karangasem. “Kasus pencurian sepeda motor itu, memang meresahkan warga. Kerja keras jajaran kami berhasil menangkap terduga pelakunya. Saat ditangkap, terduga pelaku ini mengelak. Bahkan, menunjukkan keterangan yang tidak benar. Malah ingin kabur, sehingga kami lumpuhkan dengan cara didor pada bagian kakinya,’’ katanya. Dari keterangan terduga pelaku, kata Kapolsek, ia beraksi dengan menyasar parkirparkir kendaraan beberapa sekolah di Kota Singaraja dan juga di tempat-tempat umum seperti Taman Kota Singaraja. Sebelum beraksi, terduga pelaku itu lebih dulu mengintai sepeda motor incarannya. Saat ada sepeda motor yang kuncinya masih nyantol, dengan santai terduga pelaku itu mengambil kunci sepeda motor tersebut.

Sembari menaruh kendaraannya sendiri, pelaku kembali ke lokasi kejadian mengambil sepeda motor yang sudah diincar sebelumnya. Untuk menghilangkan jejak, terduga pelaku itu lalu mengganti pelat nomor kendaraan curiannya itu dengan pelat nomor palsu. “Pelaku mencari pengendara yang lalai ketika parkir. Kalau menemukan motor dengan kunci masih nyantol, terduga pelaku ini mengambil kunci tersebut dan kembali ke lokasi. Kemudian dengan santai mengambil motor milik korban,” katanya. Apakah terduga pelaku beraksi dengan jaringannya? Kompol Wiratana Kusuma mengatakan, anggotanya sekarang ditugaskan agar terus melakukan pengembangan. Sebab, ia sudah mencuri sepeda motor sejak 2017 lalu, sehingga ada kecurigaan masih banyak sepeda motor hasil curiannya itu beredar di masyarakat. “Saya yakin ini masih ada barang bukti yang belum kita temukan. Anggota masih bek-

Bali Post/kmb38

HASIL CURANMOR DIAMANKAN – Lima unit sepeda motor hasil pencurian berhasil diamankan unit Buser Polsek Kota Singaraja. Lima sepeda motor ini dicuri oleh terduga pelaku Putu WD (41) alamat Lingkungan Banyuning Tengah, Singaraja. erja. Anggota terus mengejar barang bukti lain, termasuk mengungkap apakah dalam kasus ini terduga pelaku beraksi dengan jaringan curanmor,” jelasnya. Terduga pelaku itu mengaku mencuri sepeda motor untuk mengisi waktu, manakala tidak dapat pekerjaan sebagai buruh serabutan. nSepeda motor hasil curiannya itu dijual dan juga digadaikan. Rata-rata harganya antara Rp 2 sampai Rp 4 juta per satu unit sepeda motor. Uang hasil kejahatannya itu kemudian digunakan berfoya-foya. Sep-

erti membeli minuman keras (miras). “Sambil juga jalan-jalan. Kalau pas ada sepeda motor kuncinya nyantol maka saya ambil. Kalau ada yang beli saya kasi dan terkadang ada juga saya gadaikan,” tuturnya. Setelah kasus itu terungkap, pemilik motor Wayan Agus Mahardika, mendatangi Mapolsek Kota Singaraja. Dia mengaku dihubungi polisi karena sepeda motornya yang hilang sepuluh bulan lalu sudah ditemukan. Korban pun langsung membawakan BPKB sepeda motornya miliknya. (kmb38)

Dewan Dorong Pemkab Pungut Retribusi Usaha Kantin di Sekolah Keberadaan usaha kantin sekolah-sekolah di Buleleng belakangan ini mulai dilirik sebagai sektor potensial mendongrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Betapa tidak, di Buleleng ada sekitar 500 kantin sekolah. Dari jumlah itu kalau pemerintah bisa memungut retribusi, diperkirakan mendatangkan penerimaan sekitar Rp 1 miliar per tahun. Atas kondisi ini, lembaga dewan di Buleleng itu mulai mendorong agar Badan Keuangan Daerah (BKD) menggarap sektor penerimaan ini. Bagaimanakah keberadaan kantin sekolah itu, apakah semua aset kantin itu milik Pemkab Buleleng? USAHA kantin sekolah itu ada rencana dipungut retribusi. Hal itu terungkap pada dapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi III DPRD Buleleng dengan BKD Buleleng Jumat (10/8) kemarin. RDP ini dipimpin Ketua Komisi III Made Putri Nareni bersama anggotanya. Sementara eksekutif dihadiri Kepala BKD

Buleleng Bimantara. Ketua Komisi III Made Putri Nareni mengatakan, semua sekolah di daerahnya itu memang mengelola kantin untuk siswa, guru, dan pegawai. Hanya, dari pengamatannya pemerintah sendiri belum melirik usaha kantin di sekolah sebagai objek pungutan retribusi. Dia memperkirakan kalau sekolah yang ada di Buleleng itu ada potensi menghasilkan pemasukan untuk daerah dalam jumlah fantastis. Politisi asal Desa Les, Tejakula itu menyarankan agar BKD menindaklanjuti situasi ini. Caranya, pemerintah daerah menyiapkan regulasi yang mendasari pungutan retribusi kantin sekolah itu. Kalau regulasi itu sudah disusun, maka dirinya mendorong segera ada “eksekusi”, sehingga pemerintah bisa

mendapatkan pemasukan guna menambah pundi-undi PAD. “Tidak ada sekolah yang tidak punya kantin, sehingga potensi ini sejatinya besar untuk menambah pemasukan PAD. Kalau memang memungkinkan dan ada regulasinya, maka pungutan retribusi kantin di sekolah itu kami dukung segera dieksekusi, sehingga hal itu dapat memberi hasil riil untuk PAD kita,” katanya. Kepala BKD Buleleng Bimantara mengatakan, pemerintah daerah saat ini sudah memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) No. 6 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Barang Daerah. Regulasi ini mengatur tentang pungutan sewa terhadap setiap barang milik daerah termasuk areal sekolah yang difungsikan untuk kantin sekolah. Selama ini, pihaknya sudah melakukan pemantauan lapangan. Bahkan, sudah berkoordinasi lisan dengan Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Buleleng. Hasilnya, ada sekitar 500 sekolah yang mengelola kantin. Kalau semua kantin itu bisa membayar sewa tempat, diperkirakan dalam setahun BKD akan mampu menambah pendapatannya

sekitar Rp 1 miliar. Bahkan, selain usaha kantin, puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilengkapi areal kantin. Dengan fakta seperti itu, maka pungutan sewa tersebut dipastikan dapat menambah penerimaan PAD Buleleng. “Kalau dari segi regulasi, sangat memungkinkan. Saat ini kami sudah mulai menghitung. Tentu ada hitung-hitungannya. Yang pasti, kantin sekolah ini berpotensi sebagai sumber pemasukan PAD kita,” katanya. Kepala Disdikpora Buleleng Gede Suyasa mengata-

kan, usaha kantin sekolah itu, sekarang ini berkembang pesat. Ini dibuktikan di jenjang SD ada 485 kantin dan SMP 55 kantin. Hanya, dari jumlah kantin sebanyak itu, tidak seluruhnya merupakan aset Disdikpora. Hanya beberapa sekolah memiliki kantin, dengan status di atas aset pemkab. Untuk itu, pihaknya menyerahkan kepada BKD untuk mengkaji hal ini baik dari segi regulasi termasuk objek yang akan dijadikan sumber penerimaan retribusi kantin sekolah itu sendiri. “Saya sudah pernah koordinasikan, apakah kantin

sekolah yang punya siswa puluhan orang itu juga dikenakan sewa. Sekolah yang areal kantinnya di atas aset pemkab keberadaannya hanya beberapa saja,” jelasnya. (mud)


GIANYAR

Sabtu Pon, 11 Agustus 2018

9

Gerak Jalan Seni Kreatif Pancing Gelak Tawa

Dalam rangka memeriahkan peringatan HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Tegallalang menggelar gerak jalan seni kreatif, Jumat (10/8) kemarin. Kegiatan ini memancing gelak tawa masyarakat setempat dan wisatawan juga sangat antusias menyaksikan kegiatan tersebut. Gerak jalan yang mengambil start di depan Kantor Camat Tegallalang ini diikuti belasan regu. Sebelum kegiatan dimulai, para peserta yang berpenampilan unik ini sudah menarik perhatian warga. Khususnya riasan wajah dan busana yang kocak, menambah decak tawa para peserta. Bahkan ada pula peserta laki-laki mengenakan kebaya perempuan sebagai wujud emansipasi wanita. Wisatawan yang hendak menuju ke objek wisata Ceking memilih untuk berhenti dan menyaksikan parade seni kreatif ini. Lomba yang berlangsung Jumat siang sekitar pukul 14.00 Wita ini dilepas oleh Camat Tegallalang I Komang Darmawan, S. Sos. Selanjutnya, setiap peserta mengawali gerak jalan ini dengan berbagai guyonan. Tak pelak hal ini menambah riuh gelak tawa masyarakat yang menonton kegiatan tersebut di sepanjang jalan menuju Lapangan Tegallalang. Camat Tegallalang I Nyoman Darmawan, S.Sos. yang juga

sebagai ketua panitia kegiatan ini mengatakan, gerak jalan seni kreatif ini diikuti 13 regu. Terdiri dari kalangan Muspika, yakni Kapolsek Tegallalang, Danramil Tegallalang, hingga kalangan perbekel, klian dinas, jajaran pengurus Lembaga Perkreditan Desa (LPD) dan lembaga terkait. “Para pucuk pimpinan diminta langsung sebagai danton pasukan. Misalnya di lingkup desa, perbekel langsung sebagai danton dan pesertanya adalah para klian dinas,” ujarnya. Darmawan menambahkan, tujuan melibatkan pucuk pimpinan ini adalah untuk mempererat keakraban antara masyarakat dengan pimpinan serta mendekatkan para stakeholder ini dengan masyarakat. “Pimpinan selain menjadi teladan, juga wajib memberikan contoh yang baik dan benar kepada masyarakat,” tegasnya. Selain unsur TNI/Polri, lomba ini juga melibatkan UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Tegallalang, Radio Amatir Penduduk Indonesia (RAPI) dan Paskibra Kecamatan Tegallalang. Namanya lomba, panitia menyiapkan juri di beberapa titik. Namun bukan semata-mata juara yang menjadi tujuan utama, melainkan kebersamaan dalam memaknai HUT Proklamasi Kemerdekaan RI. “Rute yang kami tentukan dari Kantor Camat menuju Lapangan Umum Kecamatan Tegallalang.

Jaraknya sekitar dua kilometer,” kata Darmawan. Sementara itu, tim dari Camat Tegallalang memilih meng e na ka n s e ra g a m b e b o nd r esan. Lengkap dengan berbagai pernak-pernik hingga topeng. “Kalau dari Kecamatan Tegallalang sendiri, baru seminggu ini melakukan persiapan,” katanya seraya tertawa. Klian Banjar Gagah I Made Sentrayana mengatakan, pihaknya mewakili Desa Tegallalang memilih mengenakan kostum kebaya wanita. Alasan mengenakan pakaian ini untuk tampil beda dan lucu, sehingga lebih menghibur. Sebanyak 22 personel pasukan tampak kompak mengenakan kebaya lengkap dengan longtorsonya. Ketika ditanya, sebagian besar dari mereka meminjam kebaya istri maupun mertua. “Kalau saya minjam baju mertua, karena baju istri kekecilan,” ujar Sentrayana sembari tertawa. Perwakilan 43 LPD se-Kecamatan Tegallalang memilih konsep bebondresan. Berbagai rupa topeng ditampilkan hingga tapel celuluk. Mereka juga melengkapi diri dengan riasan wajah. Menurut Ketua BKS LPD Tegallalang I Wayan Gunada, pasukannya sudah berhias sejak pukul 12.00 Wita. “Ini semua spontanitas. Memanfaatkan segala potensi yang ada. Topeng memang ada yang punya sendiri, ada yang minjam,” terangnya. (nik)

Baru 128 Seniman Ter-”cover” BPJS Ketenagakerjaan

Warga Saba Digigit Anjing Rabies Gianyar (Bali Post) Temuan kasus gigitan anjing positif rabies terus bergulir di wilayah Gianyar. Kamis (9/8) lalu, seorang warga Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh digigit anjing peliharaannya. Setelah dieliminasi dan sampelnya dicek di laboratorium, anjing tersebut dipastikan positif rabies. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar Ngakan Readi membenarkan adanya temuan kasus gigitan rabies di Desa Saba. Dikatakan, jajarannya sudah terjun ke lokasi tersebut untuk pengecekan dan sosialisasi. “Setelah gigitan, kami langsung turun ke lokasi dan anjing itu memang positif rabies. Kami juga sudah melakukan sosialisasi rabies,” ujar Readi, Jumat (10/8) kemarin. Selain mengintensifkan sosialisasi, kata Readi, pihaknya juga berencana melakukan eliminasi selektif terhadap anjing liar di kawasan Desa Saba. Apalagi populasi anjing liar yang berkeliaran di kawasan tersebut cukup tinggi sehingga dinilai sangat urgent dilakukan eliminasi selektif sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Terlebih ada dugaan kasus ini merembet dari wilayah Gianyar barat menuju timur. “Sebelumnya banyak di wilayah barat (Ketewel - red). Anjing itu kontak dengan anjing-anjing liar lainnya,” katanya.

Informasi yang dihimpun di Desa Saba, anjing tersebut awalnya tidak menunjukkan gejala rabies. Tiba-tiba saja anjing itu menggigit anak dari tuan rumah di bagian kakinya. Usai menggigit, kasus gigitan itu dilaporkan ke petugas terkait. Pascadigigit anjing, korban gigitan awalnya tidak mau disuntik Vaksin Anti Rabies (VAR). Namun, ketika petugas tiba di rumahnya untuk mengambil sampel dan menguji di laboratorium, anjing dinyatakan rabies. Setelah anjing dinyatakan rabies, baru anak tersebut mau disuntik VAR. Menurut Readi, pihaknya sudah berulangkali mengimbau masyarakat untuk mengikat atau mengandangkan anjing peliharaannya. Pasalnya, anjing liar sangat potensial menjadi pemicu kasus rabies. Dengan masih adanya anjing liar atau diliarkan, maka kasus rabies tidak akan habis. “Untuk anjing yang sudah dikandangkan, harap divaksin secara rutin,” katanya mengingatkan. Di Gianyar, kata Readi, program vaksinasi anjing hingga awal Agustus ini sudah menyasar 40 ribu ekor. Sementara target yang harus dicapai adalah 70 ribu ekor anjing. Ditegaskan, pihaknya akan terus bergerak melakukan vaksinasi. “Targetnya, 70 ribu ekor anjing divaksinasi sepanjang tahun ini,” tegasnya. (kmb35)

Bali Post/kmb35

KREATIF - Para peserta gerak jalan seni kreatif di Kecamatan Tegallalang mengenakan berbagai pakaian unik.

Gianyar (Bali Post) Di Kabupaten Gianyar hampir seluruh masyarakatnya bergelut dalam bidang seni. Memperhatikan nasib para seniman, pemerintah menyiapkan BPJS Ketenagakerjaan untuk para pelaku seni. Namun dari awal program ini dicetuskan, baru 128 seniman di kawasan ini yang ter-cover. Kepala Dinas kebudayaan (Disbud) Gianyar IGN Wijana mengakui saat ini memang masih banyak seniman di kawasan seni ini yang belum ter-cover program tersebut. Melihat kondisi ini, pihaknya berharap para camat dan aparat desa proaktif memberikan data

seniman yang ada di wilayahnya. “Mohon bantuan untuk mengajukan nama seniman yang dirasa belum memiliki jaminan sosial tersebut,” ujar Wijana, Jumat (10/8) kemarin. Wijana menegaskan, dalam program ini terlebih dahulu yang diprioritaskan adalah seniman yang mempunyai catatan prestasi di bidang seni. Terutama yang telah meraih dan menerima penghargaan semacam Wija Kusuma, Parama Satya Budaya,

Parama Satya Citra Kara, Darma Kusuma maupun Pengabdi Seni. Dikatakan, terakhir ia menyerahkan klaim (santunan) BPJS kepada seniman atas nama I Wayan Kumpul (alm) dari Banjar Pinda, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh yang diterima oleh ahli waris I Nyoman Kariasa. Klaim juga diberikan kepada seniman atas nama Ni Gusti Nyoman Latri (alm) asal Banjar Tengah, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh Gianyar dan diterima oleh ahli waris I Gusti Ngurah Widiana. Masingmasing mendapat klaim santunan sebesar Rp 24 juta dengan rincian santunan berkala Rp 4,8 juta, biaya pemakaman Rp 3 juta serta santunan kematian Rp 16,2 juta. (kmb35)

Hingga Juli 2018

700 Ribu Lebih Wisatawan Kunjungi Gianyar

Gianyar (Bali Post) Kunjungan wisata ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Gianyar tergolong masih tinggi. Hingga pertengahan tahun ini, tercatat 700 ribu lebih wisatawan mengunjungi objek wisata yang dikelola Pemkab Gianyar. Kunjungan paling tinggi masih dipegang objek wisata Pura Tirta Empul, Kecamatan Tampasiring. Berdasarkan data di Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Kabupaten Gianyar, hingga Juli lalu, jumlah

kunjungan wisatawan ke tujuh objek yang dikelola Pemkab Gianyar tercatat 778.025 jiwa. Jumlah itu terdiri 85.189 kunjungan wisatawan domestik dan 692.836 wisatawan asing. “Itu jumlah kunjungan yang terdata di tujuh objek wisata yang dikelola Pemkab saja,” ujar Kepala Disparda Gianyar A.A. Bagus Ari Brahmanta, Jumat (10/8) kemarin. Sesuai data, kata Ari Brahmanta, kunjungan paling banyak masih terdata dari objek wisata Pura Tirta Empul. Total kunjungan mencapai

416.267 jiwa, terdiri dari 345.667 wisatawan asing dan 70.600 wisatawan domestik. Sebelum akhir tahun ini, tingkat kunjungan diperkirakan akan terus mengalami peningkatan. Sementara tahun lalu, total kunjungan ke objek wisata mata air ini sebanyak 642.669 jiwa, 524.647 jiwa pada 2016 dan 450.120 jiwa pada 2015. “Kami berharap tahun ini bisa melampaui tahun sebelumnya,” katanya. Selain Pura Tirta Empul, angka kunjungan yang cukup tinggi juga

terjadi di objek wisata Goa Gajah. Hingga Juli lalu, objek wisata ini sudah dikunjungi 218.560 wisatawan, terdiri dari 205.232 wisatawan asing dan 13.328 wisatawan domestik. Kunjungan ke objek wisata yang ada di Desa Bedulu, Blahbatuh ini terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. “Tahun lalu total kunjungan ke Goa Gajah mencapai 370.222 jiwa, terdiri dari 345.455 wisatawan asing dan 24.767 wisatawan domestik,” paparnya. (kmb35)

Pemkab Evaluasi Lomba Gerak Jalan

Bali Post/ist

LOMBA - Salah satu peserta lomba gerak jalan indah saat menunjukkan kepiawaiannya di Lapangan Astina, Gianyar.

Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar mengambil langkah sigap untuk menyikapi banyaknya peserta yang tumbang saat mengikuti kegiatan lomba gerak jalan. Tumbangnya para peserta dominan karena kelelahan, sesak napas, dan keram otot. Plh. Bupati Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya memerintahkan Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dispora) Gianyar dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gianyar untuk melakukan tes kesehatan di lapangan sebelum lomba dimulai. Selain itu, rute gerak jalan yang ditempuh peserta agar dievaluasi lagi. Kepala Dinkes Gianyar dr. Ida Ayu Cahyani Widyawati, M.Kes. mengatakan, indikasi kurang sehat atau kurang fit didasarkan pada hasil pemeriksaan tanda-tanda vital atau vital signs. Ada em pat tanda vital utama yang dipantau oleh paramedis yaitu suhu tubuh, denyut nadi, laju pernapasan dan tekanan darah. ‘’Apabila vital signs dalam kondisi bagus, maka peserta dinyatakan bisa mengikuti kegiatan gerak

jalan. Namun, tentu saja hal itu jika mereka tidak memiliki riwayat penyakit berat seperti jantung, asma, infeksi berat, dan sebagainya,’’ ujar Cahyani Widyawati, Jumat (10/8) kemarin. Sebelumnya, kata Cahyani Widyawati, Dinkes mengirimkan tujuh unit mobil ambulans dan 45 tenaga medis/ paramedis yang bertugas dalam kegiatan gerak jalan. Kini dengan adanya pemeriksaan kesehatan di lapangan, mobil ambulans akan ditambah menjadi 10 unit dengan 60 tenaga medis/paramedis. ‘’Guna mengoptimalkan kinerja, Dinkes menambah jumlah mobil ambulans dan tenaga medis/paramedis yang bertugas dalam kegiatan gerak jalan,’’ katanya. Cahyani Widyawati berharap para peserta gerak jalan sudah cukup makan, cukup tidur, dan cukup istirahat sebelum mengikuti kegiatan ini. Dikatakan, Dinkes Gianyar memiliki pusat layanan yang menjamin kebutuhan masyarakat dalam hal kegawatdaruratan yang disebut Public Safety Center (PSC) 119. ‘’PSC 119 ini merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk mendapatkan respons cepat, terutama pelayanan pra rumah sakit,’’ katanya. Menurut Cahyani Widyawati, PSC 119 Gianyar di-

launching pada 17 November 2017 bertepatan Hari Kesehatan Nasional oleh Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata. Gianyar memiliki 21 tim dengan ambulan yang akan melayani jemput bola pada masyarakat yang meminta pertolongan kasus gawat darurat, melalui call center 119. Dalam satu tim terdiri dari satu dokter, perawat dan supir yang sudah terlatih penanganan gawat darurat. ‘’Juga dalam kegiatan lomba gerak jalan ini, PSC 119 siap apabila ada kegawatdaruratan di jalan, masyarakat yang menonton atau para supporter bisa menghubungi call center 119,’’ tegasnya. Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Dispora Gianyar Wayan Sadra mengatakan, pihaknya sebenarnya sudah mengimbau kepala sekolah dan juga melalui UPT Pendidikan masingmasing kecamatan agar pihak sekolah melakukan cek kesehatan terhadap calon peserta gerak jalan. ‘’Kami mengimbau kepala sekolah agar mengevaluasi hasil cek kesehatan tersebut. Kalau tidak memenuhi syarat agar tidak dipaksakan ikut,’’ ujarnya. Kepala Dispora Gianyar Anak Agung Gde Agung mengatakan, rute yang akan ditempuh oleh peserta sudah dikurangi jaraknya mulai Jumat kemarin. ‘’Kami juga mengambil kebijakan jika ada peserta yang terindikasi

kurang sehat sesuai rekomendasi dari tenaga medis diimbau agar tidak mengikuti gerak jalan,’’ tegasnya. Terkait pengamanan rute gerak jalan, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Gianyar Nur Widyaswanto mengatakan, rute selatan yakni yang di Jalan Astina Selatan (Abianbase) tidak bisa dilakukan penutupan total apalagi dalam jangka waktu yang cukup lama, karena memang tidak ada jalan alternatif lain. Dikatakan, masyarakat di sekitar Tedung dan pengendara yang masuk dari By-pass Prof. Mantra melalui Tedung tidak bisa dialihkan sehingga pihaknya melakukan penutupan arus secara selektif dengan sistem buka-tutup. ‘’Selanjutnya, kami bersama Satlantas Polres Gianyar akan lebih selektif lagi mengatur arus lalu lintas,’’ katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, tumbangnya sejumlah peserta seusai mengikuti lomba gerak jalan mendapat sorotan Komisioner Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Bali Made Ariasa. Panitia lomba didesak mengkaji kembali kegiatan tersebut. Terlebih, beberapa hari lalu juga ada kejadian tragis di mana satu orang siswi SMK Kesehatan Maharsi meninggal dunia seusai mengikuti latihan gerak jalan. (kmb35)


JEMBRANA

10

Sabtu Pon, 11 Agustus 2018

Bali Post/olo

VERIFIKASI – Penyerahan hasil verifikasi kelengkapan dan keabsahan perbaikan syarat bacaleg di KPU Jembrana, Jumat (10/8) kemarin.

KPU Coret Sepuluh Bacaleg TMS Negara (Bali Post) -

Hasil verifikasi kelengkapan dan keabsahan perbaikan syarat bakal calon legislatif (bacaleg) diserahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jembrana ke partai politik (parpol), Jumat (10/8) kemarin. Dari 344 bacaleg yang mendaftar melalui 13 parpol, 10 di antaranya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Hasil verifikasi ini sudah final sebelum nantinya ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS). Untuk itu, bacaleg yang berkas persyaratannya TMS dipastikan tidak masuk DPS. Komisioner KPU Jembrana

Divisi Teknis Penyelenggara, Ketut Gede Tangkas Sudiantara mengatakan ada 10 orang bacaleg yang TMS lantaran ada beberapa persyaratan yang tidak bisa dilengkapi. Dari 10 bacaleg yang TMS

itu, berasal dari dua parpol, yakni Partai Hanura dan Partai Berkarya. Lima bacaleg dari Partai Hanura, rinciannya 2 orang di Dapil 1 (Kecamatan Negara), 2 orang di Dapil 2 (Kecamatan Melaya) dan Dapil 3 (Kecamatan

Pekutatan) 1 orang. Sisanya, lima bacaleg dari Partai Berkarya, 4 orang ada di Dapil 1 (Kecamatan Negara) dan 1 orang di Dapil 5 (Kecamatan Jembrana). Ada bermacam persyaratan yang TMS. Di antaranya tidak lengkapnya surat keterangan sehat rohani dan Kartu Tanda Anggota (KTA). Meskipun ada yang TMS, bahkan di antaranya terkumpul dalam satu dapil, menurutnya bacaleg lainnya masih

bisa mengikuti pencalonan dan masuk DPS. Sebab, kendati ada bacaleg yang berkurang, kuota keterwakilan perempuan dalam setiap dapil dari kedua parpol itu masih di atas 30 persen. “Memang di antara yang TMS itu ada perempuan, tetapi tak memengaruhi (bacaleg) yang lain,” tandas Tangkas. Selain ke-10 bacaleg TMS itu, menurutnya ada dua bacaleg dari PNS yang kurang menyertakan surat keterangan

Beasiswa Berprestasi

SOSOK Manfaatkan Pekarangan SERINGNYA muncul fluktuasi harga kebutuhan rumah tangga, memacu Dinas Pertanian Pangan untuk mencarikan solusi. Salah satunya dengan program “Gerbang Si Intan” atau Gerakan Membangun Sistem Intensifikasi Pekarangan. Dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah akan bisa menunjang kehidupan di rumah tangga. Pekarangan tersebut bisa ditanami sayur-sayuran (tomat, terong, cabai), obat-obatan dan buah-buahan. Sejatinya ada beberapa program serupa dari berbagai sumber anggaran yang diterapkan, namun selama ini sifatnya masih parsial. Seperti Pprovinsi, program diluncurkan yakni Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Kemudian pemkab lewat Kelompok Wanita Tani (KWT) hingga Bank Indonesia (BI) melalui program urban farming. “Sekarang lewat ‘Gerbang Si Intan’ ini kami jadikan satu. Satu sama lain bersinergi, yang intinya memanfaatkan lahan pekarangan warga,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana, I Wayan Sutama. Walaupun lahan pekarangan terbatas, juga bisa menggunakan pot atau bahan-bahan bekas untuk tabulapot. Harapannya masyarakat secara mandiri akan memenuhi kebutuhannya dan membantu mengatasi fluktuasi harga komoditi. “Sayang kalau pekarangan malah ditutup dengan batu sikat. Ini yang menjadi pemikiran kami memanfaatkan pekarangan menjadi hijau dan bermanfaat,” tambahnya. Saat ini program Gerbang Si Intan ini sudah berjalan di empat lokasi. Di antaranya di Ekasari, Tegalbadeng Barat, Pendem dan Tegalcangkring. Ke depan, program yang menyentuh langsung ke masyarakat ini bisa menyebar ke desa-desa lain. Bahkan bila perlu, desa juga mengikuti program ini. Diharapkan program ini memberikan manfaat serta berdaya guna dengan prinsip tri sukses yakni, sukses penyaluran, pemanfaatan dan sukses dalam berproduksi serta berkelanjutan. (olo)

Rp 2 Miliar Lebih Diberikan kepada 834 Mahasiswa SEBANYAK 834 mahasiswa berprestasi asal Jembrana mendapatkan beasiswa yang diserahkan langsung Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi Wakil Bupati Made Kembang Hartawan, Forkominda dan jajaran OPD Kabupaten Jembrana di Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK), Jumat (10/8). Penyerahan beasiswa semacam ini dilakukan dua kali dalam setahun. Penyerahan beasiswa ini merupakan yang pertama untuk periode Januari-Juni 2018 dengan anggaran mencapai Rp 2.502.000.000. Program beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa ber-KTP Jembrana yang kuliah di Universitas/ Perguruan Tinggi Negeri maupun swasta yang berakreditasi A. Dengan syarat memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,3 untuk Fakultas Umum dan 3,0 untuk Fakultas Kedokteran dan Teknik. Jumlah beasiswa sebesar Rp 500 ribu per bulan atau Rp 3 juta per semester. Bupati Artha menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada mahasiswa Jembrana yang sudah menunjukkan prestasinya.

Dengan demikian, Pemkab Jembrana dan orangtua tidak sia-sia mengeluarkan dana untuk biaya kuliah. Dia berharap beasiswa yang diperoleh dimanfaatkan secara tepat dan bijak untuk memenuhi kebutuhan kuliah. Selain itu, dia berpesan kepada para mahasiswa untuk membantu pengembangan pariwisata Jembrana melalui promosi di lingkungan pendidikannya. ”Manfaatkan dengan baik beasiswa yang diperoleh. Jangan sampai dipakai hal-hal negatif. Jagalah nama baik Jembrana semasa mengenyam pendidikan. Selain itu harapan saya agar adik-adik bisa membantu mempromosikan pariwisata dan budaya Jembrana kepada temanteman kampusnya,” ucap Bupati Artha. Dalam kesempatan itu, Wabup Kembang Hartawan juga berpesan agar para mahasiswa memiliki rasa nasionalisme yang tinggi serta bangga menjadi warga Jembrana. “Kita harus bangga dengan Jembrana. Adik-adik juga harus ikut membela apabila ada berita hoax atau tidak benar di luar tentang Jembrana,“ terang Kembang.

Bali Post/ist

BEASISWA – Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi Wabup Made Kembang Hartawan dan Forkopinda saat menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi asal Jembrana. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jembrana Eka Suarnama menjelaskan 834 mahasiswa ini berasal dari

hasil seleksi dari 1.132 orang. Dari seleksi tersebut 943 orang dinyatakan memenuhi syarat, namun 109 lainnya tidak bisa menerima beasiswa karena

keterbatasan anggaran. “Dari 943 itu kami rangking. Anggaran hanya mampu memberikan beasiswa kepada 834 orang saja,” ujar Suarnama. (ad523)

rimbawa, ada penambahan fungsi dari terminal itu. Selain terminal mobil penumpang, lahan yang tersedia di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk ini diharapkan juga bisa untuk mobil barang seperti yang diterapkan saat ini. Sekadar diketahui, lahan terminal baru ini berada di Desa Baluk yang berada di perbatasan Kota Negara. Setelah pembebasan lahan, tahap pembangunan pertama yang sudah dilakukan, yakni pengurukan dan pemadatan. Sementara ini, lahan kosong yang sudah diuruk itu digunakan parkir truk-truk. Diharapkan dengan adanya Terminal Negara yang baru dan berada di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk ini, lokasinya lebih strategis. Saat ini, lokasi Terminal Negara yang masih beroperasi berada di Jalan Pahlawan dengan satu arah jalan dari Denpasar. Nantinya, pemindahan akan dilakukan bila terminal baru tersebut su dah bisa dioperasikan. Selanjutnya pemindahan diikuti dengan penataan areal parkir Pasar Umum Negara. (kmb26)

Negara (Bali Post) – Kasus peredaran uang palsu (upal) dengan tiga pelaku yakni Muhammad Halili, Faroib dan Sumadi, kini sudah memasuki persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Negara. Sidang yang digelar, Kamis (9/8) lalu, para pelaku dituntut pidana penjara berbedabeda. Terdakwa Faroib yang mengikuti sidang pertama dinyatakan terbukti melanggar pasal 84 ayat 2 KUHP oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Helmi Wahyu Utama. Pembuktian itu disebutkan berdasarkan bukti-bukti yang ada. Faroib yang berperan menyerahkan upal kepada Muhamad Halili dituntut pidana penjara 1 tahun 2 bulan penjara. Selanjutnya, terdakwa Sumadi juga disebutkan terbukti bersalah dengan melanggar pasal 84 ayat 2 KUHP atau Pasal 84 Ayat (2) KUHAP. Oleh JPU, Sumadi dituntut 10 bulan penjara denda Rp 500 ribu subsider 2 bulan penjara.

Peran Sumadi dalam komplotan upal ini diduga sebagai pemasok. Sementara terdakwa Halili disebutkan terbukti melanggar pasal 26 ayat 2 oleh JPU Ni Made Ayu Olin. Halili yang ditangkap di pintu masuk Bali, Pelabuhan Gilimanuk dituntut 10 bulan pidana penjara denda Rp 500 ribu subsider 2 bulan penjara. Seperti berita sebelumnya, tiga pelaku ini sebelumnya diamankan petugas kepolisian karena mengedarkan upal. Awalnya polisi menangkap Halili saat masuk Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk dengan membawa uang pecahan Rp 50 ribu sebanyak 46 lembar atau senilai Rp 2,3 juta. Penangkapan pelaku dilakukan Pos II. Begitu kasusnya dikembangkan polisi akhirnya kembali membekuk pemasok upal, yakni Faroib dan Sumadi. Dari tangan kedua pelaku ini, polisi juga menyita barang bukti upal dengan nilai jutaan rupiah. (kmb26)

Pembangunan Terminal Umum Negara Dilanjutkan Negara (Bali Post) – Pembangunan Terminal Umum Negara di Baluk yang telah dianggarkan dari APBD Induk tahun 2018 baru akan terealisasi pada semester kedua tahun ini. Pasalnya, di awal

(SK) pemberhentian. Namun, keduanya sedang mengajukan dan masih dalam proses. KPU menunggu SK itu sampai sehari sebelum Daftar Calon Tetap (DCT), yakni 20 September mendatang. Bila SK tersebut tidak dipenuhi, maka bacaleg tersebut akan dicoret. Dalam penyerahan di Kantor KPU kemarin, dari 13 parpol yang diundang dua parpol tidak datang. (kmb26)

tahun lalu, tender sempat tersendat lantaran terbentur aturan baru terkait lelang yang berlaku per 1 Juli 2018. Ditargetkan, pembangunan tahap kedua dengan bangunan utama terminal ini bisa rampung

pada akhir tahun ini. Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Perhubungan Jembrana I Made Dwi Maharimbawa, Jumat (10/8) kemarin mengungkapkan, kelanjutan pembangunan Terminal Negara ini me-

Bali Post/olo

TERMINAL - Areal Terminal Umum Negara yang baru dan pembangunan tahap dua akan dilanjutkan tahun ini.

mang masih dalam tahap lelang. Hal itu dikarenakan adanya penyesuaian aturan baru yang berlaku per 1 Juli lalu, yakni Peraturan Presiden (perpres) nomor 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah. “Karena aturan baru itu, sekarang masih tahap lelang. Tapi pasti dilakukan tahun ini,” ujar Maharimbawa. Salah satu yang membuat tender tersendat adalah terkait Detail Engineering Design (DED) jalan nasional. Di mana DED itu harus seizin pusat. “Itu kan masuk jalan nasional. Kalau izin lingkungan (IPAL) sudah dari dulu,” tambah dia. Dengan sudah adanya DED itu, tender sudah bisa dilakukan dan ditargetkan pembangunan tahap dua ini rampung akhir tahun 2018. Pada tahap kedua dengan anggaran sekitar Rp 7 miliar ini belum mencakup semua. Beberapa bangunan pendukung dan pagar keliling terminal kemungkinan baru akan bisa dikerjakan tahun selanjutnya. Tetapi secara umum, terminal sudah bisa digunakan. Di samping itu, tambah Maha-

Tiga Pelaku Pengedar Upal Disidang


Karangasem

Sabtu Pon, 11 Agustus 2018

11

Rumah Warga Hancur Diguncang Gempa

Warga Ban Tidur di Kandang Sapi dan Tenda Terpal Amlapura (Bali Post) Gempa yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak hanya meluluhlantakkan bangunan di Lombok. Gempa itu juga merusak infrastruktur bangunan di Bali, khususnya di Kabupaten Karangasem. Derita itu dialami warga di Dusun Bunga, Desa Ban, Kubu I Kadek Sueca. Rumah yang ditempati Sueca hancur akibat diguncang gempa. Kondisi itu memaksa dirinya bersama keluarga lainnya harus tidur di kandang sapi. Alasannya, tidak ada lagi rumah yang bisa ditempati. Tak hanya dia, warga lainnya, Mangku Seken, juga mengalami hal serupa. Bahkan lebih parah lagi, dahsyatnya guncangan itu membuat rumah yang ditempati saat ini rata dengan tanah. Hal itu menyebabkan dirinya beserta keluarga mendirikan tenda terpal seadanya, agar bisa tidur pada malam harinya.

Bali Post/kmb41

TIDUR DI KANDANG SAPI - Warga di Banjar Bunga, Desa Ban, Kubu, Karangasem yang terpaksa tidur di kandang sapi akibat rumah mereka hancur diguncang gempa.

Kerap Diguncang Gempa

Perlu Mitigasi Bencana untuk Wisatawan

Amlapura (Bali Post) Bencana gempa bumi kini cukup membuat resah masyarakat. Tak terkecuali para wisatawan yang sedang berlibur ke Karangasem. Para pelaku pariwisata kerap melihat wisatawan kebingungan saat terjadi gempa. PHRI Karangasem, melihat ini sebuah persoalan, yang harus disikapi. Caranya, dengan memberikan sosialisasi mitigasi bencana kepada wisatawan. Sekretaris PHRI Karangasem Wayan Kariasa, Jumat (10/8) kemarin, mengatakan wisatawan yang datang ke Karangasem dominan dari Eropa, seperti Inggris, Belanda, Prancis, dan Jerman. Di negara-negara Eropa jarang terjadi bencana alam. Seperti gempa gumi maupun tsunami. Jadi, ketika berwisata ke Bali, khususnya ke Karangasem, saat terjadi gempa bumi cukup kuat, mereka bingung harus melakukan apa. “Saya lihat sendiri seperti waktu gempa 7,0 SR itu, kita sudah lari ke luar gedung. Mereka malah tetap diam duduk di meja

I Kadek Sueca, Jumat (10/8) kemarin menuturkan, guncangan gempa dahsyat Minggu malam itu, membuat dua bangunan rumah di pekarangannya rusak berat. Atap atau genting semuanya berjatuhan. Tembok rumahnya bukan sebatas retak malah roboh. Begitu juga sanggah (tempat ibadah pribadi) hancur diguncang gempa. “Rumah saya sama sekali juga tidak bisa ditempati. Semunya rusak berat,” ucapnya. Mengingat kedua rumah yang dimiliki sama sekali tidak bisa ditempati lagi, kata Sueca, terpaksa dirinya bersama anak, istri, dan ibunya tidur di kandang sapi. Kandang sapi itu berada di sebelah selatan rumahnya. Sedangkan ternak miliknya itu diikat di samping kandang sapi yang kini menjadi tempat tidur dirinya bersama keluarganya. “Terpaksa saya dengan keluarga tidur di kandang sapi. Mau tidur di mana lagi? Tidak ada lagi rumah yang bisa kami tempati. Kami juga tidur berdesakdesakan, karena keluarga kami banyak. Mau gimana lagi, kami hanya bisa pasrah. Mau tidak mau kami harus terima kondisi seperti ini,” tuturnya sembari mengatakan jika dirinya juga

Berharap Bantuan Sampai detik ini, memang belum ada dinas terkait yang meninjau langsung keadaan dirinya pascarumah rusak berat akibat gempa tersebut. Atas kondisi itu, pihaknya mengharapkan bantuan dari pemerintah kabupaten termasuk provinsi agar segera bisa disalurkan. “Apalagi dibantu. Ditengok saja sampai saat ini belum pernah dari pemerintah kabupaten. Justru kemarin, saya dapat bantuan dari Komunitas Tril. Kalau bisa saya berharap ada bantuan tenda atau terpal agar bisa tinggal di tempat yang sedikit lebih layak huni,” harap Sueca. Warga lain, I Gede Warta, mengungkapkan jika rumah miliknya pascadiguncang gempa itu rata dengan tanah. Kendati masih ada tersisa satu bangunan, akan tetapi dirinya tidak berani tidur di bangunan itu karena rusak parah. “Saya tinggal di sini dengan dua kepala keluarga (KK) jumlahnya 7 orang. Memang ada satu banguan yang masih berdiri, tetapi kondisi bangunan kami rusak berat. Karena itu, kami tidak berani tidur di

dalam,” katanya. Agar bisa tidur, pihaknya membangun tenda darurat memakai terpal seadanya. Bahkan, tenda yang dibangun itu tidak berdinding apa-apa. Sehingga ketika malam hari sangat dingin. Untuk memasak dilakukan di samping selatan tenda. “Karena tempatnya kecil, tidurnya terpaksa berdesak-desakan. Apa boleh buat, karena tidak ada tempat, hanya dengan tenda ini. Untuk memasak, saya meminjam peralatan dapur seperti panic, penggorengan, dan yang lainnya dari tetangga. Hampir semua peralatan dapur tertimbun reruntuhan bangunan,” paparnya. Dirinya hanya bisa berharap, supaya pemerintah kabupaten bisa memerhatikan. Seperti memberikan bantuan tenda dan lainnya. “Saya mewakili keluarga hanya berharap pemerintah

”Terpaksa saya dengan keluarga tidur di kandang sapi. Mau tidur di mana lagi? Tidak ada lagi rumah yang bisa kami tempati. Kami juga tidur berdesakdesakan, karena keluarga kami banyak. Mau gimana lagi, kami hanya bisa pasrah. Mau tidak mau kami harus terima kondisi seperti ini.” Warga Ban, Kubu, Kadek Sueca

Hancur, Pura Puseh di Dusun Bunga Bali Post/kmb31

WISATAWAN - Wisatawan saat tiba di Hotel Ashyana Candidasa, Karangasem. makan. Mereka bingung harus bagaimana dan berbuat apa,” kata Kariasa. Dia mengaku ingin menyampaikan ini kepada PHRI Pusat, agar bisa ditindaklanjuti ke setiap pelaku pariwisata. Sehingga, setiap pelaku pariwisata setidaknya bisa memberikan pembekalan singkat kepada wisatawan, agar tidak panik dan lebih siap melakukan

upaya penyelamatan diri. Kariasa menambahkan, bencana alam yang terjadi di Lombok, sementara membuat wisatawan memilih berada lebih lama di Karangasem. Ini mengakibatkan tingkat hunian hotel pun saat ini mencapai 70 persen. Kebetulan, pada periode Juli-Agustus, merupakan puncak kunjungan wisatawan ke Karangasem. (kmb31)

Jauhkan Pelayanan dari Praktik KKN

Amlapura (Bali Post) Gempa Lombok yang terjadi beberapa hari lalu tidak hanya membuat bangunan rumah warga dan fasilitas umum lainnya hancur. Gempa berkeluatan 7,0 SR ini juga memorak-porandakan Pura Puseh di Dusun Bunga, Desa Ban Kubu, Karangasem. Atas kondisi itu, kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Klian Dinas Banjar Bunga, Desa Ban, Kubu, Karangasem, I Nengah Kartawa, Jumat (10/8) kemarin, mengungkapkan hampir semua bangunan di areal pura itu hancur. Mulai dari bale gong, bale pesandekan, tujuh palinggih, bale pesantian juga

Polres Rombak Pelayanan Publik Amlapura (Bali Post) Polres Karangasem punya cara sendiri mengemas pelayanan publik terkait strategi mendekatkan diri pada era digital ini. Polres mengemas pelayanan publik itu dengan program Sistem Pelayanan Unggulan Terpadu (SI PUTU). Kelebihan program itu selain terintegrasi, juga petugas dengan aneka programnya wajib turun langsung ke banjarbanjar. Kapolres Karangasem, AKBP I Gusti Ngurah Agung Ade Panji Anom, Jumat (10/8) kemarin, mengatakan program SIPUTU itu, direalisasikan dengan membentuk Command Centre yang meliputi Pelayanan 110, Aplikasi Help Bencana, dan Manajemen Media Humas (Fb, IG, Twitter dan Patroli Cyber). Ada pula Program Pondok Terpadu yaitu me-

memasak di samping kandang sapi itu.

bisa menyalurkan bantuannya ke sini,” harapnya. Perbekel Desa Ban Wayan Potag menjelaskan, berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan, total jumlah kerusakan di Desa Ban 256 unit bangunan. Kerusakan mulai dari rumah warga, palinggih dan fasilitas umum lainnya. “Dari jumlah itu, sebanyak 27 unit bangunan ambruk atau rusak berat. Dan yang lainnya mengalami kerusakan ringan dan sedang,” paparnya. Pihaknya sudah menyerahkan data rumah warga yang rusak akibat gempa tersebut. Juga sudah dilaporkan kepada ajudan bupati agar kondisi yang sebenarnya bisa disampaikan kepada Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri. Entahlah, sampai sekarang, belum juga ada respons apa-apa. “Sampai detik ini, belum ada respons dari pemerintah. Bantuan juga belum ada. Malah sekarang ini banyak warga tidur di tenda tanpa berdinding apa-apa. Bahkan, ada warga tidur di kandang sapi. Kami berharap, rumah warga yang rusak berat, hingga tak bisa ditempati lagi, untuk sementara perlu diberikan bantuan tenda. Sehingga mereka bisa menempati tenda yang lebih layak,” harap Potag. (kmb41)

nempatkan tempat pelayanan SIM, SKCK, Sidik Jari dalam satu gedung yang dilengkapi fasilitas pojok baca, yang berisi informasi tentang Polri. “Kita juga ada Program Tedun Banjar. Program ini memberikan pelayanan perpanjangan SIM, samsat, sidik jari yang turun langsung ke masyarakat pukul 15.00 s.d. 18.00 wita,” katanya. K a p o lres Karangasem menyatakan kehadiran SIPUTU itu diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, guna menciptakan pelayanan secara profesional, modern dan terpercaya (promoter). Ini juga untuk mencegah dan menjauhkan kesan pelayanan Polres Karangasem dari praktik-praktik KKN. Selain program SIPUTU, juga ada Program Peduli

Polres Karangasem, terdiri dari program Police Goes to School dan Polisi Sahabat Anak, Program Door to door System (DDS) Bhabinkamtibmas, program memakmurkan tempat ibadah, program pesantian dan pengajian bersama hingga program pembentukan dan pelatihan kader penyuluh anti-narkoba. Ada juga program melaksanakan kegiatan membantu anak-anak kurang mampu agar terus dapat bersekolah hingga tamat SMA/SMK. Ini bekerja sama dengan Yayasan Sosial, program persembahyangan bersama secara berkesinambungan, pembagian sembako kepada warga kurang mampu bekerja sama dengan aktivis sosial, program gotong royong bersama dan terakhir program jumat bersih di sekitar Mako. (kmb31)

ikut roboh akibat guncangan hebat dari gempa tersebut. “Hampir semua bangunan rusak. Tembok panyengker pura juga sebagian besar roboh. Candi bentar juga tumbang. Bahkan, gong juga ikut tertimbun belum bisa diambil karena masih tertimbun reruntuhan,” ungkapnya. Dia mengatakan, kejadian ini mengakibatkan kerugian yang dialami sangat besar. Sebab, sebagain besar bangunan ambruk. “Kalau dilihat kerusakan, kerugiannya mencapai lima miliar,” paparnya sembari menyatakan, selain gempa merusak Pura Pusah, gempa juga merusak Pura Dalem. (kmb41)

Bali Post/kmb41

HANCUR - Kondisi Pura Puseh di Banjar Bunga, Desa Ban Kubu, Karangasem yang hancur.

Persyaratan Tak Lengkap, Enam Bacaleg Gugur Amlapura (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karangasem sudah menyampaikan hasil verifikasi perbaikan dokumen bakal calon legislatif (bacaleg), Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, Jumat (10/8) kemarin. Dari hasil verifikasi itu, tercatat enam orang bacaleg dinyatakan gugur. Salah satunya karena tidak melengkapi syarat tindak pidana ringan (tipiring). Ketua KPU Karangasem, Putu Deasy Natalia, mengungkapkan bacaleg yang tak melengkapi syarat tipiring itu dari Partai

Demokrat daerah pemilihan VI (Kecamatan Abang). Menurutnya, bacaleg itu pernah tersangkut kasus hukum. Ada juga surat keterangan dari pengadilan yang tidak dilengkapi, makanya gugur,” terang Deasy. Deasy menambahkan, selain ada bacaleg tersangkut kasus hukum, KPU Karangasem juga mencoret seorang bacaleg Partai Demokrat lainnya, dari dapil V (Kecamatan Kubu). Pencoretan itu dilakukan lantaran yang bersangkutan tidak melakukan perbaikan beberapa berkas. Sedangkan empat bacaleg yang gagal lainnya, berasal dari Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda). Bacaleg itu gagal turun dari partai pendatang baru itu karena tidak melengkapi persyaratan seperti surat kesehatan dari dokter. Tiga orang dari dapil

IV (Kecamatan Selat, Rendang, Sidemen), dan seorang dari dapil VI (Kecamatan Abang). “Ada enam bacaleg tidak bisa diumumkan masuk DCS (Daftar Calon Sementara). Dua orang dari Partai Demokrat. Empat dari Partai Garuda,” jelasnya. Setelah menyerahkan hasil verifikasi perbaikan itu, Deasy menjelaskan, KPU bakal langsung menyusun DCS yang akan diumumkan 12-14 Agustus 2018. Saat ini, sudah tidak ada lagi kesempatan partai politik itu melakukan perbaikan terhadap bacaleg yang tidak memenuhi syarat. Jumlah bacaleg sudah diputuskan saat rapat pleno sebanyak 351 orang dari 12 partai politik. Mereka akan merebut 45 kursi di DPRD Karangasem. (kmb41)

Produksi Perikanan Capai 24,9 Ribu Ton Karangasem memiliki bentang panjang pantai 87 kilometer. Total produksi perikanan Karangasem tahun 2017 mencapai 24,9 ribu ton. Dengan nilai lebih dari Rp 323 miliar. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri ingin membangun kesadaran gizi individu maupun kolektif masyarakat untuk gemar mengonsumsi ikan. Bagaimanakah upaya upaya efektif untuk meningkatkan gemar konsumsi ikan itu?

Bali Post/gik

GEMARIKAN - Bupati saat bertemu anak-anak SD dalam acara Gemarikan di Desa Duda Timur, Kecamatan Selat.

BUPATI Mas Sumatri mencanangkan Gemarikan (Gerakan Makan Ikan). Harapan itu disampaikan Kepala Daerah Karangasem itu ketika berada di Wantilan Banjar Wates Kangin, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Kamis (9/8) lalu. Menurutnya, saat ini termasuk sedikit masyarakat Karangasem yang mengonsumsi ikan. Dari catatan statistik, baru mencapai 32 kg per kapita per tahun. Sedangkan target nasional konsumsi ikan

mencapai 47 kg per kapita per tahun. Karena itu, diperlukan berbagai upaya optimal untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarakat melalui kegiatan gemar makan ikan ini. Untuk itu, Bupati terus mengupayakan agar masyarakat Karangasem semakin gemar mengonsumsi ikan air tawar. Apa pun jenis ikan tersebut sangat baik jika dikonsumsi. Dikatakan, ikan sangat bermanfaat untuk anak-anak. Karena itu, masyarakat perlu didorong

utamanya di kabupaten paling timur di Bali ini agar mereka gemar makan ikan. “Ikan merupakan bahan pangan sehat yang bergizi tinggi. Komposisi kandungan ikan terdiri dari omega 3. Kandungan omega 3 ini cukup baik untuk kecerdasan anak-anak. Sangat efektif mengisi kebutuhan gizi anak selama periode emas atau 1.000 hari pertama kehidupan,” kata Bupati Mas Sumatri. Kepala Dinas Perikanan Karangasem I Ketut Artama menyampaikan, berdasarkan data potensi perikanan budi daya di Karangasem mencapai 225 hektar untuk kategori kolam. Sedangkan, ikan dari tambak 90 ha dan mina padi 7.300 ha. Melalui gerakan, perbaikan gizi kolektif dan individu itu dengan semangat mengonsumsi ikan, dipercaya akan terbangun kesadaran masyarakat gemar

makan ikan. Program itu sejalan dengan program presiden, yang telah mencanangkan Indonesia menjadi Poros Maritim. Untuk itu, diperlukan kerja keras dalam hal memacu tingkat konsumsi ikan masyarakat. Dalam agenda Gemarikan itu juga diisi pemberian makanan tambahan untuk anak sekolah (PMTAS) antara lain untuk 201 siswa-siswi SDN 1 Duda Timur, SDN 2 Duda Timur, dan SDN 4 Duda Timur. Pada kesempatan itu, secara spontanitas dipanggil tiga orang siswa SD untuk diberikan hadiah. Salah satunya adalah anak yatim, Komang Novidiantari, dari Putung. Siswa kelas VI SD, SDN 4 Duda Timur itu sekarang tinggal dengan neneknya, karena ibunya sudah menikah lagi. Sementara bapaknya meninggal sejak Novidiantari berusia 2 bulan. (gik)


KLUNGKUNG

12

Sabtu Pon, 11 Agustus 2018

Penerapan E-Kinerja Mulai 2019

Honor ASN Dipangkas

Bali Post/sos

NUSA PENIDA - Kondisi geografis Nusa Penida. Ketika memasuki musim kemarau, tumbuhan yang menjadi pakan ternak semakin sulit didapatkan.

Kondisi Peternakan Sapi Bali di Nusa Penida

Menipis, Ketersediaan Pakan Jadi Masalah

Semarapura (Bali Post) Kepulauan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung telah ditetapkan sebagai sentra pengembangan sapi Bali. Akan tetapi, peternak masih dihadapkan dengan berbagai masalah yang kerap membuatnya gigit jari. Ketua Kelompok Ternak Gelagah Mandiri di Desa Bungamekar Nengah Darmawan mengatakan, memasuki musim kemarau ini, ketersediaan pakan segar semakin menipis. Bahkan sejak dua bulan lalu sudah semakin sulit mendapatkannya. ‘’Sudah mulai sulit mencari pakan,’’ katanya. Sejatinya pakan bisa dicampur dengan dedak. Hanya saja, harganya meroket, dari 90 ribu per sak menjadi 250 ribu. Ini hanya cukup selama satu bulan untuk per ekor. Bagi peternak yang sifatnya kelompok, tentu sangat memberatkan. ‘’Kalau di kelompok saya, ada sekitar 25 ekor. Dengan beli pakan, biayanya cukup

besar,’’ katanya. Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Klungkung, katanya, sudah mencarikan solusi untuk itu. Salah satunya dengan menggelontorkan lumbung pakan. Tetapi setelah diuji coba, belum mendapat hasil memuaskan. ‘’Sapinya sudah tidak diberikan pakan alami dua hari. Ternyata tidak mau juga makan itu,’’ jelasnya. Kesulitan air juga turut menjerat sektor ini. Guna memenuhi kebutuhan, peternak terpaksa membeli air ke PDAM dengan harga 300 ribu per tanki. Itu hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan kurang dari satu bulan. ‘’Untuk peternakan di kelompok, dapat bantuan 15 cubang untuk

menampung air. Sekarang itu sudah kering. Bertambah lagi bebannya,’’ ungkapnya. Di tengah melonjaknya biaya pemeliharaan, harga jual sapi justru melesu. Sejumlah peternak juga gigit jari lantaran harus menelan kerugian. ‘’Ada yang beli Rp 6,5 juta. Dipelihara enam bulan, jualnya Rp 4,2 juta. Rugi jadinya. Tidak dapat apa,’’ keluhnya. Persoalan itu sangat sulit untuk diatasi. Pemerintah diharapkan bisa memberikan solusi supaya semangat masyarakat untuk menekuni sektor peternakan semakin menggelit. ‘’Kepulauan Nusa Penida ditetapkan sebagai sentra pengembangan sapi Bali. Dari sisi harga, perlu

mendapat perhatian. Kalau itu tidak bagus, bagaimana bisa menumbuhkan semangat untuk beternak,’’ imbuhnya. Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Klungkung I Nyoman Ladra mengatakan, pemerintah tidak memungkinkan untuk ikut campur dalam penentu harga jual sapi. Yang bisa dilakukan hanya melakukan pendampingan kepada peternak untuk meningkatkan kualitas. ‘’Untuk harga jual, tergantung juga dengan kualitas. Ini yang harus ditingkatkan peternak,’’ katanya. Sementara itu, untuk pemenuhan pakan, sambungnya sudah ada penanaman sejumlah pohon yang mampu bertahan hidup ketika musim kemarau. ‘’Di Nusa Penida bagian atas sudah banyak ditanam pohon gamal. Itu bisa untuk pakan,’’ terangnya. (kmb45)

Wacana Pembentukan ”Holding Company”

Dewan Sebut Perlu Dipersiapkan Matang Semarapura (Bali Post) Wacana Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta untuk membentuk holding company sebagai salah satu cara menekan inflasi mendapat respons positif dari anggota komisi III DPRD Klungkung I Ketut Sukma Sucita. Hanya saja program bidang perekonomian itu perlu dipersiapkan matang. ‘’Terobosan ini pada dasarnya baik. Tetapi harus dipersiapkan matang,’’ sebutnya, Jumat (10/8) kemarin. Wakil rakyat asal Desa Kamasan, Klungkung ini mengatakan, g e brakan bupati i n i diharapkan bisa mendatangkan bukti. Tidak seperti konBali Post/sos d i s i PeI Ketut Sukma Sucita rusahaan

Daerah Nusa Kertha Kosala (PDNKK) yang karut-marut. Perusahaan yang salah satunya menggeluti percetakan ini, pendapatannya lesu. Bahkan bisa dikatakan terancam kolaps. ‘’Jangan sampai seperti perusahaan daerah. Itu bukti dari sebuah kegagalan pengelolaan,’’ katanya. Pembentukan holding company nantinya tidak hanya melibatkan satu atau dua pihak saja. Tetap bisa lebih dari itu, bahkan juga bersentuhan dengan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Supaya segala proses berjalan mulus, perlu duduk bersama, membahas tujuan riil sejauh mana pengaruh program tersebut. ‘’Kebutuhan pokok penyumbang inflasi perlu diinventarisasi. Bisa dilakukan secara perlahan,’’ katanya. Seperti berita sebelumnya, Bupati Suwirta menjelaskan dalam holding com-

pany, nantinya ada perusahaan induk yang bisa membentuk anak perusahaan yang bergerak dari hulu, hilir, ataupun jasa penunjang. Sistem ini akan memotong pendistribusian suatu barang dari pabrik hingga sampai ke konsumen. Dengan demikian, biaya dapat ditekan dan harga barang menjadi lebih murah, termasuk untuk di Kepulauan Nusa Penida. ‘’Penanganan inflasi harus terkonsep dengan baik. Pemerintah harus berinovasi dan menciptakan suatu sistem yang bisa mengendalikan,’’ ucapnya. Strategi ini juga dinilai sebagai bentuk perlindungan terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) karena persaingan harga bisa semakin sedikit. ‘’Ini efeknya banyak. Masyarakat juga menikmati keterjangkauan harga kebutuhan,’’ imbuhnya. (kmb45)

Semarapura (Bali Post) Penerapan kinerja berbasis elektronik (e-kinerja) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Klungkung berjalan efektif mulai Januari 2019. Simulasinya mulai berlangsung pada September 2018. Terobosan bidang pemerintahan ini akan menjadi acuan dalam pemberian tunjangan kinerja. Sekretaris Daerah Klungkung I Gede Putu Winastra mengungkapkan, perangkat untuk mendukung e-kinerja sudah dipersiapkan. Demikian juga dengan aktivitas yang menjadi rutinitas ASN sudah diidentifikasi dan nilainya sudah ditentukan. ‘’Yang diinput ke aplikasi sekitar 120 aktivitas. Masing-masing memiliki poin. Ini masuk kategori dinamis sebesar 60 persen. Ada juga yang statis menggunakan kelas dan nilai jabatan. Besarnya 40 persen,’’ jelasnya, Jumat (10/8) ke-

marin. Kembali ditegaskan, sistem kerja ini akan menjadi penentu besaran tunjangan kinerja yang didapatkan. Tidak seperti saat ini yang dipukul rata. Sekda, misalnya, Rp 15 juta dan Kepala Dinas Rp 11 juta per bulan. ‘’Secara otomatis dari ini kinerja ASN bisa terlihat,’’ sebut birokrat asal Tabanan ini. Disampaikan lebih lanjut, jika sudah diterapkan, honor ASN juga akan dipangkas. Demikian juga dengan uang bensin rutin, tidak akan lagi dinikmati. ‘’Belanja yang tidak berbasis kinerja akan hilang. Anggarannya akan dibawa ke tunjangan kinerja,’’ katanya. Meski belum berjalan, diperkirakan sistem kerja ini nantinya akan terkendala kemampuan sumber daya manusia (SDM). Sejauh ini cukup banyak yang berusia tua dan kurang melek teknologi. ‘’Dengan elektronik

ini, setiap aktivitas harus diinput ke aplikasi. Memang SDM menjadi tantangan. Kemarin sudah beberapa kali diberikan pelatihan. Nanti juga ada simulasi. Untuk kekurangan nantinya akan dievaluasi. Yang penting sudah ada langkah untuk memulai. Mau tidak mau harus bisa menerapkan. Ini akan menjadi tuntutan ke depan,’’ jelasnya. Kinerja birokrasi dengan sentuhan teknologi ini, imbuh Winastra, juga untuk menghindari subjektivitas dan lebih efektif dalam pengawasan. ‘’Tahun depan akan langsung diterapkan untuk semua ASN,’’ imbuhnya. Ketua Komisi I DPRD Klungkung I Nengah Mudiana sempat menyatakan mendukung penerapan e-kinerja. Hanya, pemkab didorong untuk benar-benar memperhatikan kesiapan SDM maupun juga perangkat. (kmb45)

Bali Post/sos

APEL - ASN di Lingkungan Pemkab Klungkung mengikuti apel beberapa waktu lalu. Pada 2019 mereka akan menerapkan e-kinerja.

Peringati Hari Kemerdekaan RI

Pemkab Kucurkan Anggaran Rp 1,8 Miliar Semarapura (Bali Post) Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sudah masuk sebagai agenda tahunan Pemkab Klungkung. Khusus untuk tahun ini anggaran yang dikucurkan tak tanggung-tanggung, mencapai Rp 1,8 miliar. Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta yang juga Ketua Panitia Tetap, Jumat (10/8) kemarin, mengungkapkan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, besaran anggaran kali ini nyaris tak ada perubahan. Itu digunakan untuk mendanani berbagai kegiatan, mulai dari gerak jalan, sepeda hias, karnaval, santunan kepada veteran dan hiburan rakyat. ‘’Untuk anggaran hampir

sama dengan sebelumnya,’’ ungkapnya didampingi Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra. Pada peringatan ke-73 ini, ada pemandangan berbeda yang nantinya terlihat di bumi serombotan. Saat Detik-detik Proklamasi pada 17 Agustus, seluruh banjar diimbau untuk nepak kulkul (memukul kentongan) secara bersamaan dengan irama banban (lambat). Hal ini sudah dikoordinasikan dengan Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) untuk bisa disosialisasikan. ‘’Ini bedanya dengan tahun sebelumnya. Kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa 17 Agustus menjadi peringatakan Hari Kemerdekaan. Kalau untuk kegiatan lain masih sama dengan sebelumnya,’’ ucapnya,

Mantan Perbekel Desa Akah Kecamatan Klungkung ini mengharapkan momentum tahunan ini bisa membangkitkan semangat perjuangan, yang nantinya bisa berimbas pada percepatan pembangunan daerah. ‘’Kami ingin sikap nasonalisme masyarakat semakin meningkat,’’ sebutnya. Ditambahkan, kegiatan yang dilaksanakan akan dievaluasi. Ke depan akan dipermanis dengan hal-hal lain yang sifatnya inovatif. ‘’Tahun selanjutnya semoga bisa ada kegiatan lain, seperti napak tilas,’’ imbuhnya. Sementara itu, khusus untuk pelaksanaan lomba, sudah mulai sejak 7 Agustus. Ini pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat. (kmb45)

Ketika Laut Mulai Bersahabat

Nelayan Sumringah, Tangkapan Ikan Menjanjikan OMBAK besar dan gelombang tinggi tak lagi melanda kawasan pesisir Kabupaten Klungkung, salah satunya di Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan. Hal tersebut mengembalikan senyuman para nelayan yang sempat tersingkap. Mereka bisa melaut, menangkap ikan untuk menyambung hidup. Sejumlah jukung berjejer di Pantai Pesinggahan, Jumat (10/8) pagi kemarin. Warnanya dominan putih. Terdapat warna biru di pinggir sebagai pemanis. Kantihnya panjang, nampak kuat ketika melawan hempasan air laut. Itu baru saja digunakan nelayan untuk melaut. Pandangan tertuju ke arah Kepulauan Nusa Penida. Terlihat satu jukung tengah melaju kencang menuju daratan. Menggunakan mesin tak terlalu besar, seakan membelah laut yang berwarna biru dengan ombak tipis. Semakin mendekat, sejumlah orang pun menunggu. Yang perempuan, di kepalanya terisi handuk kecil. Menenteng satu wadah. Ada tanpa mengenakan alas kaki. Pasir hitam pun menyelimuti. Mereka menunggu ikan yang berhasil di tangkap nelayan. Ketika jukung telah sampai di tepian, langsung diserbu. Tangannya berebut mengambil ikan tongkol yang masih segar. Satu per satu dihitung. Ketika wadahnya telah penuh, lang-

sung bergegas menuju pinggir jalan raya Klungkung-Karangasem untuk dijual. Nelayan I Nengah Merta pun nampak senang dengan rezeki itu. Terpancar dari wajahnya yang berhiaskan rekahan senyuman. Hasil tangkapannya cukup banyak. Ada sekitar 30 ekor. Ukurannya juga cukup besar. “Ya lumayan dapatnya hari ini,” katanya. Sembari bersandar di jukungnya, ia menceritakan aktivitasnya baru normal sejak tiga hari lalu. Sebelumnya, sekitar dua pekan tidak bisa melaut lantaran cuaca tak bersahabat. Padahal, ketika itu sedang musim ikan banyak. Ia pun hanya bisa diam di rumah bersama keluarga. Sama sekali tidak mendapatkan penghasilan. “Pekerjaan hanya ini saja. Kalau cuaca buruk, ya…diam saja di rumah,” sebutnya. Ikan yang ditangkap seorang diri dengan jaring itu dijual per ekor kisaran Rp 5 sampai 7 ribu. Itu tergolong baik. Biaya yang dikeluarkan sebelumnya bisa

Bali Post/sos

LOMBA - Lomba gerak jalan meramaikan peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-73 di Kabupaten Klungkung. Pemkab mengalokasikan anggaran untuk seluruh kegiatan mencapai Rp 1,8 miliar.

Bali Post/sos

IKAN - Sejumlah perempuan mengambl ikan hasil tangkapan nelayan Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Jumat (10/8) kemarin. tertutupi. Bahkan masih ada sisa untuk membuat dapur ngebul. “Mudah-mudahan cuaca terus baik. Supaya bisa melaut,” imbuhnya. Senyuman sumringah juga muncul dari nelayan, I Nengah Merta Yasa. Pria tiga anak ini mendapatkan sekitar 50 ekor ikan tongkol. Itu ditangkap dari pukul 04.00 hingga 08.00 Wita. Sebagian besar dijual. Disisakan sedikit, dimasak untuk teman nasi. “Sekarang tangkapannya bagus. Sedang musimnya. Untung cuaca sudah baik.

Kalau masih seperti kemarin, tidak dapat apa,” tuturnya. Selain berangkat pagi, nelayan juga mencoba peruntungan di sore hari. Berangkat ke tengah laut, menangkap ikan dengan pancing. Jika dapat, bisa dipakai menambah penghasilan. Jika nihil, dianggap sebagai penghibur. Hal demikian sudah biasa. Tidak disesali, tidak membuatnya berhenti sebagai nelayan. “Soal dapat atau tidak, sudah biasa. Keberadaan ikan sulit ditebak,” imbuhnya. (sos)


BANGLI

14

Sabtu Pon, 11 Agustus 2018

Disdikpora Masih Mendata Sekolah Rusak Akibat Gempa

RUSAK - Bangunan di SMP 4 Bangli yang rusak parah akibat gempa.

Tak Penuhi Syarat, 19 Bacaleg Dicoret KPU Bangli (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencoret 19 orang bakal calon anggota legislatif (bacaleg). Mereka dicoret dalam penyusunan Daftar Calon Sementara (DCS) lantaran tak memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan. Komisioner KPU Bangli Gde P. Roy Suparman, Jumat (10/8) kemarin, mengatakan bacaleg yang dicoret berasal dari Partai Gerindra, PSI, Berkarya, Garuda dan Perindo. Dari total 19 bacaleg yang dicoret, 7 di antaranya merupakan bacaleg perempuan dan sisanya laki-laki. Bacaleg yang dicoret paling banyak dari Perindo, yakni 10 orang. Ke-19 bacaleg yang dicoret tersebut nyalon di beberapa daerah pemilihan (dapil). Di dapil Bangli 1 Kecamatan Bangli, bacaleg yang dicoret sebanyak 4 orang, dapil Bangli 5 Tembuku dicoret 8 orang, dapil Bangli 4 Kintamani Timur yang dicoret 4 orang dan dapil Bangli 3 Kintamani Barat sebanyak 3 orang. ‘’Yang dicoret semuanya pendatang baru,’’ kata Roy. Dijelaskannya lebih lanjut, pencoretan dilakukan lantaran bacaleg tersebut tidak memenuhi persyaratan, yakni tidak melampirkan surat keterangan tidak pernah dipidana dari pengadilan, SKCK dan ijazah yang tidak dilegalisir. Sebelum dilakukan pencoretan, pihaknya sudah memberikan masa waktu melengkapi berkas pada 22-31 Juli. Roy menegaskan, pengumuman DCS akan dilakukan 12-14 Agustus. Pada masa itu, KPU akan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan masukan terhadap DCS. Jika dalam pengumuman ada masukan masyarakat bahwa ada mantan terpidana korupsi, pelecehan seksual, bandar narkoba dalam DCS, masih bisa dilakukan penggantian. KPU nantinya akan kembali melakukan verifikasi terhadap calon pengganti sebelum akhirnya ditetapkan menjadi Daftar Calon Tetap (DCT). Calon yang mengundurkan diri juga boleh diganti. Hanya saja boleh dilakukan terhadap calon perempuan, dan itupun jika sampai mengurangi kuota 30 persen. ‘’Kalau yang mundur calon laki-laki, sama sekali tidak boleh diBali Post/ina ganti,’’ imbuhRoy Suparman nya. (kmb40)

Pemerintah Diimbau Tak Anggarkan Program Ngaben Bangli (Bali Post) Ketua PHDI Kabupaten Bangli Nyoman Sukra sangat mengapresiasi adanya perhatian dan keinginan pemerintah untuk meringankan beban umat dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan. Hanya pemerintah diharapkan tak membuat program di bidang keagamaan yang menimbulkan multitafsir. Misalnya, program ngaben massal. Jika program semacam itu dianggarkan, dikhawatirkan akan merusak tatanan keagamaan. Menurut Sukra, jika pemerintah berkeinginan untuk membantu umat meringankan beban dalam pelaksanaan yad-

Nyoman Sukra

Bali Post/ina

nya misalnya ngaben, pemerintah diharapkan tidak membuat program ngaben dalam APBD. Untuk meringankan beban umat, pemerintah bisa membantu dalam bentuk pemberian punia. Dijelaskan Sukra, ngaben pada hakikatnya adalah upacara yang wajib dilaksanakan setiap umat Hindu untuk membayar utang kepada leluhur. Dengan demikian, sangatlah tidak tepat jika sampai upacara ini diprogramkan oleh pemerintah. ‘’Kalau sampai diprogramkan, berarti yang membayar utang adalah pemerintah, bukan umat kepada leluhurnya,’’ ujarnya.Tak hanya ngaben, matatah juga jangan sampai jadi program pemerintah. Mantan Kadisdukcapil Bangli ini mengakui, program ngaben massal sempat dirancang oleh beberapa desa di Bangli melalui APBDes. Namun pihaknya telah menyarankan untuk tidak melaksanakannya. Pihaknya tidak ingin pelaksanaan upacara yang dibiayai pemerintah membuat masyarakat lupa dengan kewajibannya beryadnya. ‘’Kalau pemerintah mapunia atau matempung, tentu sangat baik. Berapapun, bisa untuk meringankan beban umat,’’ imbuhnya. (kmb40)

Bali Post/ina

Bangli (Bali Post) – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli masih melakukan pendataan terhadap sekolah yang terdampak gempa yang terjadi pada Minggu (5/8) lalu. Berdasarkan data sementara, sebanyak sebelas SD dan SMP yang dilaporkan rusak. Kepala Disdikpora Kabupaten Bangli Nyoman Suteja, Jumat (10/8) kemarin, menyebutkan sekolah yang dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa, yakni SD 5 Susut, SD 6 Kintamani, SD Subaya dan SDN 2 Pengotan. Sementara pada jenjang SMP yaitu SMPN 4 Bangli, SMPN 1 Susut, SMPN 3 Susut, SMPN 1 Tembuku, Satap Tembuku, SMPN 6 Kintamani dan SMP Madya Widya Darma Suter. ‘’Itu laporan sementara per Senin, 6 Agustus,’’ katanya. Pihaknya sampai saat ini masih terus melakukan pendataan dan menunggu adanya laporan dari sekolah-sekolah lainnya. Pihaknya mengaku belum bisa menyampaikan berapa total kerugian sementara, karena masih menunggu hasil penghitungan dari masing-masing sekolah. ‘’Kami masih menunggu

laporan tertulis dari masing-masing sekolah, lengkap dengan rincian kerugiannya,’’ jelasnya. Terkait perbaikan terhadap sekolah yang terdampak bencana, Suteja menyampaikan, pihaknya sejauh ini sudah melaporkannya ke BPBD Bangli. Pihaknya mengusulkan agar perbaikan dapat dilakukan dengan menggunakan dana kebencanaan. Untuk penanganan jangka panjang, pihaknya akan mengupayakan perbaikan dengan menggunakan dana APBD. ‘’Untuk perbaikan yang sifatnya ringan atau kecil-kecilan, bisa dilakukan menggunakan dana BOS,’’ terangnya. Tak hanya Disdikpora, BPBD Bangli sampai saat ini juga masih terus melakukan pendataan terhadap dampak gempa bumi di Bangli. Kepala Pelaksana BPBD Bangli Wayan Karmawan didampingi Kasi Kedaruratan dan Logistik Ketut Agus Sutapa mengungkapkan, kerusakan akibat gempa banyak terjadi pada fasilitas pribadi milik warga seperti rumah, merajan, fasilitas umum masyarakat seperti pura subak, bale banjar dan fasilitas umum pemerin-

tah seperti sekolah. Total nilai kerugian akibat gempa mencapai Rp 2,9 miliar lebih. Dari empat kecamatan di Bangli, kerusakan paling banyak terjadi di Kecamatan Tembuku dengan total kerugian yang ditimbulkan Rp 2,1 miliar lebih, disusul Kecamatan Bangli mencapai Rp 316 juta, Kecamatan Susut Rp 307 juta dan nilai kerugian di Kecamatan Kintamani Rp 210 juta. Dia merinci, kerugian akibat rusakan rumah mencapai Rp 611 juta. Sementara dari sektor sosial seperti pendidikan, kerugiannya mencapai Rp 191 juta lebih dan kerusakan fasilitas agama Rp 2 miliar lebih. Kerugian lintas sektor juga cukup tinggi mencapai Rp 105 juta. ‘’Kerusakan infrastruktur seperti jalan, nihil,’’ jelasnya. Dikatakan juga oleh Karmawan, gempa bumi juga menyebabkan tanah longsor di sejumlah titik. Namun semuanya telah ditangani. Terkait upaya penanganan dan perbaikan bangunan, Karmawan meminta warga yang tertimpa musibah melaporkannya dan membuat proposal untuk selanjutnya disampaikan oleh Pemkab Bangli ke Pemprov Bali. (kmb40)

Delapan Bulan, Kaling Belum Terima Siltap

Bangli (Bali Post) – Sudah delapan bulan terakhir, kepala lingkungan (kaling) di empat kelurahan di Kabupaten Bangli belum menerima penghasilan tetap (siltap) dari pemerintah. Tak jelas penyebab ngadatnya pembayaran siltap tersebut. Salah seorang kaling di Kelurahan Bebalang mengungkapkan, ngadatnya pencairan siltap sebenarnya rutin terjadi setiap tahun. Biasanya, ngadatnya pencairan siltap terjadi di awal tahun. Pada tahun-tahun sebelumnya, ngadatnya siltap terjadi selama dua hingga tiga bulan. Namun untuk tahun ini, justru sampai bulan kedelapan. ‘’Dari Januari sampai sekarang kita belum dapat siltap dan sampai detik ini belum ada kabar,’’ ungkap Kaling enggan namanya dikorankan itu, Jumat (10/8) kemarin. Dia menyebutkan, besaran siltap para Kaling sekitar Rp 2 jutaan. Dia mengaku tidak mengetahui pasti penyebab ngadatnya pencairan siltap. Yang jelas, akibat belum dibayarkannya siltap, dia kewalahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga terpaksa harus meminjam

uang. Menurutnya, jelang hari raya Galungan beberapa bulan lalu, sempat ada kabar menggembirakan bahwa siltap akan dicairkan. Dia juga mengaku sudah sempat diminta menyetorkan rekening. Akan tetapi, sampai memasuki pertengahan Agustus,

yang diharapkan tak kunjung cair. ‘’Saya tidak munafik, siapa yang tidak mengharapkan nafkah,’’ ujarnya. Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangli Dewa Agung Riana Putra belum bisa memberikan penjelasan. Dia

berdalih, masih dalam perjalanan sehingga belum bisa memberikan keterangan. Sementara itu, Camat Bangli Wayan Wardana menjelaskan, belum cairnya siltap untuk 27 kaling di Bangli disebabkan perubahan mekanisme anggaran. Sebelumnya, siltap dianggarkan dari bantuan keuangan ke desa/ kelurahan melalui Bagian Pemerintahan. Sedangkan sekarang, sesuai ketentuan pemkab tidak diperbolehkan lagi memberikan bantuan keuangan ke kelurahan yang membawahi lingkungan sehingga pembayaran penghasilan kaling dilakukan melalui kecamatan. Untuk itu, dana yang sebelumnya

ada di PPKD/BKPAD digeser ke kecamatan. ‘’Dan proses ini sudah dilakukan melalui perubahan mendahului. Sekarang kami masih menunggu postingan dana dimaksud ke anggaran atau Simda kecamatan, baru bisa kami amprah,’’ jelasnya. Ditambahkannya, Perbup dan SK Bupati untuk pencairan siltap kaling sudah disiapkannya. ‘’Saat ini kami masih menunggu hal postingan dana ke Simda kami yang akan disampaikan oleh BKPAD pada kami. Sementara rancangan RKA sudah kami sampaikan ke BKPAD. Hari Senin ini akan kami lakukan koordinasi amprah ke BKPAD,’’ terangnya. (kmb40)

Tronton Tak Kuat Nanjak, Alat Berat Terguling Bangli (Bali Post) Sebuah alat berat terguling dan melintang di tengah Jalan Raya Kintamani - Catur, tepatnya di Banjar/Desa Daup, Jumat (10/8) kemarin. Akibatnya, jalur tersebut sempat lumpuh selama beberapa jam. Informasi dihimpun, tergulingnya alat berat terjadi sekitar pukul 16.00 Wita. Awalnya, truk tronton bernopol DK 9447 GP yang memuat satu unit alat berat datang dari arah barat menuju timur. Sesampainya

di lokasi yang merupakan tanjakan, truk tak bisa naik. Sopir tronton, Made Suma Suka Wijaya, berinisiatif menurunkan alat beratnya di lokasi. Namun belum sampai turun, alat berat tersebut terguling dari atas tronton dan melintang di tengah jalan. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan, akibat kejadian itu, arus lalin terganggu. Jalur tersebut tak bisa dilalui kendaraan roda empat. (kmb40)

Terkait Penegakan Perda Toko Modern

Dewan Pertanyakan Keseriusan Pemerintah

Bangli (Bali Post) Anggota Komisi I DPRD Bangli Nengah Darsana mempertanyakan proses pemberian izin pembangunan toko modern berjaringan di lingkungan Gunaksa, Kelurahan Cempaga, Bangli. Masalahnya, toko modern yang segera beroperasi tersebut jaraknya berdekatan dengan pasar tradisional di kelurahan setempat. Padahal sesuai perda tentang perlindungan dan penataan toko modern, telah diatur secara tegas bahwa jarak antara toko modern dan pasar tradisional minimal 500 meter. Diwawancarai, Jumat (10/8) kemarin, Darsana mengaku sangat kecewa dengan penerapan perda tentang perlindungan dan penataan toko modern di Kabupaten Bangli. Dia menilai perda yang disusun dengan menguras tenaga, waktu dan memakan cukup banyak anggaran daerah, seakan sia-sia lantaran tak diterapkan secara serius oleh eksekutif. ‘’Saya sangat kecewa, marah, sedih dan menangis dengan penerapan perda toko modern selama ini. Perda yang kita susun dulu dengan semangat luar biasa sekarang bak macan ompong,’’ ungkapnya. Darsana juga bertanya-tanya dengan sikap dinas terkait yang selama ini dinilainya cuek terhadap fenomena menjamurnya toko modern di Bangli. Dia mengatakan meski sudah beberapa kali pihaknya menyoroti toko modern tak berizin saat sidak beberapa waktu lalu, sampai sekarang tidak ada tindak lanjut yang jelas dari pemerintah. Ditegaskannya, aturan dalam perda harus ditegakkan. Dalam perda sudah jelas diatur bahwa jarak antara toko modern satu dengan lainnya dan jarak antara toko modern dengan pasar tradisional minimal 500 meter. Aturan ini dibuat bukan untuk melarang investasi di Bangli, namun untuk mengatur dan menata toko modern agar tak mematikan pasar tradisional. ‘’Jadi kalau mengacu Perda, jarak antara toko modern tersebut (di Lingkungan Gunaksa - red) dengan pasar, sudah jelas melanggar. Kita mempertanyakan kenapa seperti ini. Bagaimana dengan keberadaan perda ini, kenapa tidak ditegakkan dan cenderung ada pembiaran? Apakah memang ada kongkalikong dengan pengusaha?’’ kritiknya. (kmb40)

TERGULING - Alat berat terguling di Jalan Raya Kintamani - Catur.

Bali Post/ina


15

Sabtu Pon, 11 Agustus 2018

Tumbuh, Ekspor Bali ke Tiongkok dan AS Denpasar (Bali Post) Semester I 2018, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali telah merilis pertumbuhan ekonomi Bali yaitu 5,86 persen ctc (triwulan I ditambah triwulan II 2018 dibandingkan triwulan I ditambah triwulan II 2017). Namun secara yoy (semester I 2018 dibanding semester I 2017), ekonomi Bali tumbuh 6,09 persen. Oleh karena itu, Bank Indonesia optimis ekonomi Bali tahun 2018 tumbuh pada range 5,9 6,3 persen. Analis Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Provinsi Bali Umran Usman mengatakan, pertumbuhan ini juga tergantung kondisi Gunung Agung. Gempa bumi yang berpusat di Lombok belum lama ini dikatakan tidak terlalu berdampak pada ekonomi Bali. Wisatawan mancanegara tetap datang ke Bali. Menurutnya, adanya bencana alam tidak akan menjadi masalah bagi wisatawan asal wisman bisa pulang. ‘’Waktu triwulan IV 2017 itu masalahnya dia datang ke sini tapi enggak bisa pulang,’’ ungkapnya. Semester I 2018 yang diprediksi tumbuh 5,8 - 6,2 persen,

ternyata pertumbuhannya mencapai 6,09 persen. Sehingga mendekati range batas atas. Alasan ini pula yang menguatkan proyeksi BI, ekonomi Bali bisa tumbuh 5,9 - 6,3 persen. Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan, S.E., M.Si. membeberkan, tujuan ekspor utama Indonesia ke Tiongkok mengalami perbaikan kinerja karena tumbuh 15,22 persen. Namun ekonomi Tiongkok diperkirakan sedikit turun nantinya. Selain Tiongkok, mitra dagang Indonesia juga Amerika. Tujuan ekspor kedua Indonesia adalah Amerika, tumbuh 10,57 persen. Ekonomi Amerika juga diperkirakan menguat karena pada triwulan II 2018 tumbuh 2,8 persen, sebelumnya 2,6 persen. Ekonomi Singapura juga menguat 3,8 persen. Dengan menguatnya negara mitra dagang Indonesia juga akan memengaruhi ekspor Indonesia. Secara yoy, ekspor Indonesia naik 11,37 persen pada triwulan I 2018. Khusus di Bali, semester II 2018 ekonomi Bali memiliki

beberapa sumber pertumbuhan. Salah satunya IMFWB. Apalagi semester I 2018 kunjungan wisatawan naik 22 persen qtq. Kunjungan wisman tumbuh tinggi, maka dari itu ekonomi Bali yang bertumpu pada pariwisata juga tumbuh. Selain akomodasi, hampir semua lapangan usaha menunjukkan perbaikan yang besar. ‘’Kalau bicara besaran pertumbuhannya, tiga lapangan usaha dari sisi pengeluaran yang dominan memengaruhi adalah belanja pemerintah, pendidikan, kesehatan,’’ ujarnya. Investasi dari sisi pengeluaran, kinerjanya juga lebih baik dari konsumsi rumah tangga. ‘’Itu sebenarnya kabar bagus bagi ekonomi karena konsumsi menurun digantikan dengan investasi yang tumbuh. Itu artinya masyarakat cukup sejahtera untuk bisa melakukan investasi,’’ jelasnya. Meski kinerja lembaga jasa keuangan mengalami kontraksi dengan pertumbuhan - 0,31, namun Bank Danamon sebagai penggerak ekonomi melaporkan pertumbuhan yang lebih baik.

Regional Head Bank Danamon untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara I Gusti Agus Indrawan mengatakan, pada semester I 2018, portofolio kredit Bank Danamon terus bergeser menuju segmen non mass market. Total portofolio kredit dan trade finance Bank Danamon secara nasional tumbuh 4 persen menjadi Rp 133,9 triliun, sebelumnya Rp 128,3 triliun. Kredit pada segmen perbankan UKM Bank Danamon tumbuh 14 persen menjadi Rp 30,4 triliun. Sementara kredit konsumer mortgage atau KPR tumbuh 40 persen menjadi Rp 6,9 triliun. Dalam hal pembiayaan kendaraan bermotor, total pembiayaan Adira Finance yang merupakan anak perusahaan Bank Danamon adalah sebesar Rp 48,1 triliun atau tumbuh 8 persen, dibandingkan setahun sebelumnya. Pembiayaan baru Adira tumbuh 14 persen untuk roda dua dan 26 persen untuk roda empat selama setahun. ‘’Kondisi Bank Danamon secara nasional hampir sama dengan kondisi regional,’’ pungkasnya. (kmb42)

Tonggak Baru Memang era pemerintahan Bali saat kemerdekaan inilah yang resmi menjadi tonggak baru. Sebelum masa kemerdekaan tercatat Bali menjadi bagian dari wilayah pemerintahan Kerajaan Majapahit. Mahapatih Gajahmada tahun 1343 dengan kebesaran sikap Mahapatih Kebo Iwo dengan sikap kesatria memberikan kesempatan era Kerajaan Majapahit mewujudkan cita-cita besar Mahapatih Gajahmada, Sumpah Palapa, persatuan Nusantara. Kebo Iwo tidak kalah bertempur dengan Mahapatih Gajahmada atau tidak ditipu atau dibunuh. Dia berjiwa Nusantara. Dia memberikan era baru Majapahit mengambil peran. Era pemerintahan kerajaan di Bali yang terpecah-pecah saat sebelum era Majapahit berakhir. Gajahmada mengirim Sri Kresna Kepakisan untuk mengajegkan Bali. Pemerintahan Bali pascamenjadi bagian Negara Kesatuan Republik Indonesia sudah memasuki tahun ke60. Semakin maju dan masih bertahan untuk menjaga bu-

daya Indonesia, menjaga kebinekaan Indonesia. Budaya Bali, manusia dan alam Bali masih ajeg, bisa dipertahankan di tengah situasi bermacam tantangan yang ada. Di bidang pers, Bali Post dilahirkan 16 Agustus 1948 pertama terbit dengan format majalah bernama Suara Indonesia (1948-1965). Adalah wartawan muda Ketut Nadha, ketika itu berusia 17 tahun menerbitkan media pergerakan yang didukung kawan-kawannya seperti I Gusti Putu Arka. Pak Nadha kala itu bekerja sebagai wartawan di Bali Shimbun yang dibentuk tentara pendudukan Jepang. Bali Shimbun walau dibentuk oleh Jepang juga disusupi pejuang pers anak Taman Siswa. Di semua wilayah pendudukan Jepang, semua koran pergerakan diambil alih Jepang. Setelah dua tahun Jepang kalah melawan Sekutu, cita-cita Pak Nadha mendirikan koran pergerakan terwujud. Beberapa kali koran ini berganti nama sesuai dengan situasi politik, Suluh Indonesia edisi Bali (1965–1966), Suluh Marhen edisi Bali (19661971), terakhir bernama Bali Post dari tahun 1971 sampai

sekarang. Nama boleh berganti, namun tetap sebagai media perjuangan mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan RI. Sebagai media pers, independen nasionalis dan satusatunya koran di Indonesia yang mencantumkan di bawah nama koran Bali Post, Pengemban dan Pengamal Pancasila dan Sang Saka Merah Putih. Lima hari lagi, 16 Agustus Bali Post berusia tujuh puluh tahun. Selama 70 tahun menjalankan fungsi pers perjuangan berbakti berkarya untuk Bali untuk Indonesia. Pak Nadha telah melewati masa pergerakan dan rezim pemerintahan sampai wafat pada Jumat 5 Januari 2001, tetap sebagai wartawan pejuang. Wartawan generasi penurus Bali Post tetap memegang teguh swadharma perjuangan pers, Pengemban dan Pengamal Pancasila. Pemerintah Provinsi Bali juga merayakan enam puluh tahun pengabdiannya melewati paling tidak sembilan gubernur. Gubernur Bali Mangku Pastika, Gubernur kesembilan Bali dengan dua periode (2008-2018). Dengan inovasi dan program kerja Bali Mandara akan mengakh-

iri jabatan Selasa 28 Agustus 2018. Digantikan Gubernur terpilih Wayan Koster untuk masa lima tahun mendatang. Apa benang merah sejarah perjuangan dan rentang panjang swadharma antara tujuh puluh tahun Bali Post dengan enam puluh tahun usia Provinsi Bali? Benang merahnya, kesamaan visimisi dan perjuangan mewujudkan cita-cita Proklamasi Republik Indonesia. Membawa Bali, rakyat Bali, alam Bali menuju kehidupan Mahardika. Dua lembaga ini, Bali Post dan Pemda Bali, memiliki swadharma yang belum selesai terus berkelanjutan. Perjalanan masih panjang. Melanjutkan perjuangan pers, perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan harta dan nyawa. Melanjutkan estafet kepemimpinan Gubernur Bali. Berada tanpa keterikatan pamrih suku golongan dan pribadi untuk sebuah keajegan Bali. Saling asah asih asuh wangi, kemerdekaan mewujudkan manusia dan alam yang rahayu Mahardika. Dirgahayu Bali Post. Dirgahayu Pemda Provinsi Bali. Merdeka! Merdeka! Merderka! * Gde Palgunadi

WARUNG GLOBAL

Tinjau, Pajak Progresif Kendaraan DALAM rangka HUT ke-60 Provinsi Bali, Badan Pendapatan (Bapenda) Provinsi Bali kembali memberlakukan kebijakan pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) bagi masyarakat. Pemprov memberikan insentif kepada para wajib pajak, terutama yang masih menunggak. Namun, hal ini membuat sebagian besar pengopini kurang setuju, sebab akan menimbulkan efek buruk yakni kebiasaan tidak membayar pajak tepat waktu. Adanya pemutihan denda pajak kendaraan bukan berarti pemilik kendaraan terbebas dari kewajibannya membayar pajak kendaraan. Tetapi pemutihan ini hanya meringankan pemilik kendaraan terbebas dari denda yang disebabkan oleh telat membayar atau tunggakan pajak. Artinya, pemilik hanya perlu membayar pajaknya saja. Selain itu beberapa pengopini juga berharap agar sistem pembayaran pajak ini dibuat simpel, bisa dibayar di mana saja. Demikian opini para pendengar dalam acara Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Jumat (10/8) kemarin, yang dipandu Sikha Purnama. Febri di Denpasar kurang setuju dengan kebijakan pemutihan PKB ini. Alasannya akan membiasakan masyarakat tidak tepat waktu bayar pajak. Ini akan menimbulkan korelasi negatif terhadap tersendatnya pembangunan. Karena sumber dananya salah satunya dari pajak. Sebagai masyarakat, Fera di Tabanan dan Winaja di Ubung sangat menyadari bahwa pajak sangat penting dan masyarakat harus sadar melakukan kewajiban membayar pajak tepat waktu. Namun apa daya, karena sesuatu hal selain tidak ada biaya, akhirnya pajak tidak dibayar dalam waktu yang ditentukan. Mereka berharap mulai dari sistem pembayaran, nominal pembayaran pajak untuk masyarakat yang kurang mampu harus diberikan keringanan. Selain itu jemput bola ke masyarakat agar pembayaran PKB yang begitu ribetnya tidak menimbulkan keengganan masyarakat untuk mengurus dan membayar pajak tersebut.

Suardana di Tabanan sangat gembira mendengar berita ini yang sudah ditunggu-tunggu. Karena menunggak, pemutihan ini sangat membantu meringankan pembayaran, hanya bayar pajak saja tidak disertai dengan denda. Sebagai masyarakat, Lilis di Tabanan berharap agar tepat waktu membayar pajak, kenapa? Pajak dari rakyat digunakan untuk membiayayi pembangunan. Jika ada jalan rusak, atau fasilitas umum yang butuh perbaikan tentu akan tersendat jadinya. Cukup bijaksana pemutihan PKB ini. Demikian Ayu di Petang. Angin segar bagi yang suka telat bayar pajak. Alasan tidak bayar pajak tentu beragam. Untuk itu loket/gerai pembayaran pajak harus diperbanyak agar bisa dijangkau oleh masyarakat. Di samping syaratnya juga dipermudah. Menurut Arya di Denpasar, pemutihan PKB bukan meringankan, justru pajak progresiflah yang harus dihapuskan.

Pajak merupakan kewajiban rakyat, yang harus dibayar jadi janganlah dipersulit dengan syarat ini itu, menyertakan fotokopi ini dan itu. Selain itu gerai atau loket pembayaran harus diperbanyak seperti membayar rekening listrik atau air. Zaman sudah canggih, brikorasi seperti ini masih ribet. Ardana di Tabanan juga mengeluhkan bahwa keengganan pengurusan pajak terutama saat pengurusan BPKB, ganti pelat dan sebagainya ribet, diharapkan sistemnya dipermudah. Werdha di Gianyar berpendapat bahwa tujuan dari pemutihan ini sangat bagus, namun dalam hal pembayaran pajak mestinya dipikirkan juga bagi mereka yang tepat waktu bayar pajak dengan memberikan reward. Jika sekarang ada pemutihan kesannya memberikan reward kepada penunggak pajak. Ini juga berdampak tak baik, yakni kebiasaan tak bayar pajak menunggu agar diberikan pemutihan. (sikha)

Sabtu, 11 Agustus 2018 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Ngaben Ngerit dan Manusa Yadnya (1) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Wita Sehat & Bugar 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:30 Wita Belajar Menggambar Dua Ekor Tupai 10:05 Wita Galeri Musik Indonesia 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 12:05 Wita Dharma Wacana

Ngaben Ngerit dan Manusa Yadnya (2) 12:300 Wita Lipsus Diklat Calon Pinandita 13:00 Wita Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe 14:00 Wita Klip Bali 14:30 Wita Yowana Magz Kadek Oktasviana Wirayani 15:00 Wita Parameter 16:00 Wita Taman Sari Tk . Alit Kirana (1) 16:30 Wita Taman Sari TK Brasika Wijaya 17:00 Wita Nangun Yadnya Karya Pawintenan

Munggah Bhawati Mangku I Made Darma lan Ni Wayan Sulastri, Penatih Dangin Puri, Dps. 17:30 Wita Taman Sari TK Kuncup Mekar Subagan 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali Malam 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Satu Jam 21:00 Wita Classic Bali TV 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Lila Cita Bondres Gabeng Gapul (1) 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:30 Wita Folk Song

Terus Bertambah

Rp 24.389.867

I Gede Nyoman Budi

Rp

300.000

Made Gargita

Rp

300.000

Ida Bagus Gede Wira Nanda, Dps

Rp

300.000

Ida Bagus Made Pur

Rp

200.000

Ronggo Bagus Mulya

Rp

200.000

I Ketut Tiaga, Buruan Sanur

Rp

200.000

I Putu Eka Suka Arsa

Rp

100.000

I Komang Novi Swas

Rp

100.000

I Wayan Yudana

Rp

100.000

Ahi Setiawan

Rp

100.000

Sang Ayu Agni d/a Denpasar

Rp

100.000

I Gede Parmadi& Family, Dps

Rp

100.000

Merdah Upadana, Denpasar

Rp

25.000

Binanjaya Printing

34 dus air mineral

Jumlah penerimaan hari ini

Rp

13.180.000

Jumlah penerimaan sebelumnya

Rp

11.209.867

Jumlah penerimaan seluruhnya

Rp

24.389.867

Jumlah pengungsi akibat gempa mencapai 270.168 orang yang tersebar di ribuan titik. Jumlah pengungsi juga diperkirakan terus bertambah karena belum semua terdata dengan baik. ‘’Di beberapa tempat dilaporkan masih terdapat pengungsi yang belum menerima bantuan terutama Kecamatan Gangga, Kayangan dan Pemenang yang berada di bukit-bukit dan desa terpencil,’’ katanya. Untuk memberikan ban-

tuan kepada pengungsi di wilayah tersebut, sejak Kamis (9/8) penyaluran bantuan sudah menggunakan tiga helikopter dari BNPB dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). ‘’Bantuan dari darat terus disalurkan. Bahkan melibatkan banyak relawan dari komunitas pecinta mobil dan masyarakat yang memiliki kendaraan untuk membantu distribusi bantuan. Dapur umum dan pos kesehatan juga banyak yang didirikan untuk melayani pengungsi,’’ jelasnya. (ant)

G.0001438-RPA-01


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Sabtu Pon, 11 Agustus 2018

Komang Ariningsih

Lempar Lembing dan Kabaddi ATLET Bali tidak hanya mendominasi tim nasional kabaddi Indonesia di ajang Asian Games 2018. Pemain Pulau Dewata juga dipercaya menyandang ban kapten pada diri Komang Ariningsih. Padahal, atlet ini sesungguhnya berlatar belakang atlet atletik nomor lempar lembing. Sejak duduk di bangku SMA di Mataram, NTB, Komang adalah siswa Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP). Ia menjadi juara I pada kejurnas antarsiswa PPLP di Jakarta. ‘’Setamat SMA, saya disuruh orangtua kuliah ke Bali dan disarankan mengambl jurusan kebidanan,’’ kenang wanita kelahiran Sumbawa, NTB, 13 November 1989 ini. Komang pun melanjutkan kuliah di Pulau Dewata, tetapi mengambil jurusan olahraga di FPOK IKIP PGRI Bali. ‘’Saya memang hobi olahraga,’’ tuturnya. Di ajang Porprov Bali, Komang yang membela Badung tercatat empat kali mendulang emas lempar lembing masingmasing pada Porprov Bali X/2011 di Jembrana, Porprpv Bali XI/2013 di Denpasar, Porprov Bali XII/2015 di Buleleng dan Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar. Untuk kabaddi, Komang mulai turun pada Asian Beach Games (ABG) I/2008 di Bali membela timnas Indonesia dengan hasil perunggu. Medali yang sama kembali direbutnya pada ABG II/2010 di Oman. ‘’Sejak itu saya terus menekuni kabaddi,’’ ujar istri Komang Widnyana, anggota TNI-AD ini. Sebagai pemegang ban kapten timnas kabaddi, Komang berobsesi membawa tim Indonesia berjumpa India di final. Wanita yang pernah membela Indonesia pada Kejuaraan Dunia Putri ini sudah pernah bertemu India pada laga pamungkas suatu turnamen. Usai Asian Games 2018, Komang ingin kembali mengusung Badung pada lempar lembing. Pasalnya, pada Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan, pemain kabaddi di-

batasi maksimal berusia 25 tahun. Ibu dari I Putu Netar Awidiya Dirgantara (18 bulan) ini mempunyai keinginan yang mendalam. Selama ini sang suami berdinas di Yonif 614 Raja Pandhita Kodam VI/Mulawarman, Kalimantan Utara, sedangkan putra semata wayangnya tinggal di Sumbawa. ‘’Kami minta tolong supaya suami saya bisa dimutasi dan berdinas ke Bali, sehingga kami bisa berkumpul bersama keluarga lagi,’’ pintanya. (nel)

Bali Post/ist

POIN PENUH – Para pemain Bali United merayakan keberhasilan merebut poin penuh di kandang Perseru dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia, Jumat (10/8) kemarin.

Liga 1 Indonesia

Pelatih Timnas U-23 Pertahankan Lilipaly Jakarta (Bali Post) – Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) merilis nama 20 pemain tim nasional sepak bola Indonesia U-23 yang akan bertanding di Grup A Asian Games XVIII 2018. Data yang diterima di Jakarta, Jumat (10/8) pagi kemarin, pelatih Timnas Indonesia U-23 Luis Milla tetap mempertahankan tiga pemain senior yang ikut pemusatan latihan (TC) terakhir menjelang Asian Games di Bali yakni Andritany Ardhiyasa (Persija) serta dua pemain naturalisasi, Alberto Goncalves (Sriwijaya FC) dan Stefano Lilipaly (Bali United). Adapun ke-20 pemain Timnas Indonesia U-23 untuk Asian Games 2018 yaitu Andritany Ardhiyasa, Awan Setho Raharjo (penjaga gawang), Gavin Kwan Adsit, I Putu Gede Juni Antara, Muhammad Rezaldi Hehanusa, Andy Setyo Nugroho, Bagas Adi Nugroho, Hansamu Yama Pranata, Ricky Fajrin Saputra (bek), Evan Dimas Darmono, Muhammad Hargianto, Febri Hariyadi, Stefano Janjte Lilipaly, Septian David Maulana, Saddil Ramdani, Hanif Abdurrauf Sjahbandi, Zulfiandi, Irfan Jaya, Ilham Udin Armaiyn (gelandang) dan Alberto Goncalves da Costa (penyerang). Luis Milla yang kerap menggunakan formasi 4-2-3-1 dalam pertandingan, kemungkinan menyiapkan Ilham Udin yang berposisi asli sebagai pemain sayap, sebagai penyerang tunggal melapis

Alberto Goncalves. Hal ini sempat diungkapkan asisten pelatih Bima Sakti di Jakarta, Kamis (9/8). Nama lain yang pernah diplot sebagai striker adalah Febri Hariyadi saat laga uji coba kontra Timnas Korsel U-23 (23/6). Timnas Indonesia turun perdana menghadapi Taiwan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jabar, Minggu (12/8) besok pukul 20.00 Wita. Indonesia dan Taiwan bergabung dengan Palestina, Hongkong dan Laos di Grup A. Hongkong Sementara itu, Timnas Hongkong memetik tiga poin setelah menang 3-1 atas Laos dalam pertandingan penyisihan Grup A di hadapan sekitar 10.000 penonton di Stadion Patriot Chandrabaga. Hongkong memetik gol pertamanya pada menit ke-19 saat penyerang Cheng Hin Lung menyambar bola liar hasil sepakan kencang Tan Chun Lok yang lepas dari tangkapan kiper Laos. Tan Chun Lok mempertegas keunggulan Hongkong lewat sepakan kerasnya yang gagal diantisipasi kiper Pasuth pada menit ke-40. Laos lepas dari kebuntuan saat terjadi kemelut di gawang Hongkong yang dimanfaatkan Kongmathilath Phitack menjadi gol pada menit ke-61. Hongkong menambah gol saat Tan Chun Lok lepas dari kawalan bek belakang Laos dan menyarangkan bola pada menit ke-85. (ant)

Bali United Tempel Persib Gianyar (Bali Post) Penampilan Bali United (BU) makin meningkat, baik di kandang maupun tandang pada awal putaran kedua kompetisi Liga 1 Indonesia. Klub berjuluk Tim Serdadu Tridatu ini sukses mempermalukan tuan rumah Perseru Serui dengan skor 2-1 (1-1) pada laga ke-20 di Stadion Marora, Serui, Papua, Jumat (10/8) sore kemarin. Raihan tiga poin ini memantapkan posisi Bali United di posisi kedua klasemen sementara dengan nilai 32 hasil 20 kali bertanding (9 menang, 5 seri dan 6 kalah). Pasukan Widodo Cahyono Putro ini menempel Persib Bandung yang memimpin klasemen dengan raihan 35 poin. Ranking ketiga ditempati PSM Makassar yang mengumpulkan poin 31, disusul Madura United dengan nilai 30 di tempat keempat. Meski bertindak sebagai tamu, Bali United berani tampil menyerang. Tim Serdadu Tridatu menggebrak pertahanan Perseru sejak menit awal. Beberapa kali duet bomber Ilija Spasojevic dan tandemnya Antonius Yohanes Melvin Platje merepotkan lini belakang tim tuan rumah yang berjuluk Cenderawasih Jingga. Bombardir yang dilakukan Bali United merepotkan barisan terakhir Perseru yang ditempati Donny Harold Monim,

Kelvin Wopi, Tony Rooy Ayomi dan Yamashita Kunihiro. Menyerang habis-habisan, Bali United akhirnya mendapatkan hasilnya. Spaso mencetak gol pembuka kemenangan ketika pertandingan yang dipimpin wasit Tabrani dari Jatim baru bergulir 19 menit. Gocekan Spaso berhasil mengoyak gawang Perseru yang dikawal Annas Fitranto. Tertinggal 0-1, Perseru berupaya mengejar ketinggalan. Namun, usaha tuan rumah tidak mudah begitu saja karena Bali United yang dipimpin kapten tim Muhamad Taufiq tidak mengendurkan serangan. Saling serang pun mewarnai laga yang berlangsung di lapangan licin akibat hujan ini. Akan tetapi motivasi tinggi pemain Perseru di hadapan publiknya sendiri akhirnya membuahkan gol. Sepakan gelandang Alberto Antonio de Paula pada menit ke-

40 berhasil memperdaya penjaga gawang Bali United Wawan Hendrawan. Pada paruh kedua, Bali United meningkatkan tempo serangan. Perjuangan keras dan berat Taufiq dan kawankawan selama 20 menit tidak sia-sia. Gol penentu kemenangan tim tamu lahir berkat bidikan Melvin Platje pada menit ke-65. Keunggulan 2-1 Bali United terjaga sampai pertandingan berakhir. Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro bersyukur asuhannya bisa memetik poin penuh di kandang Perseru. Menurutnya, kemenangan ini dicapai berkat kerja keras seluruh pemain sepanjang laga. Sementara pelatih Perseru Putu Gede salut kepada tim tamu yang mampu menerapkan taktik dan strategi jitu. Dalam pertandingan lainnya, kapten tim Bayu Pradana membawa Mitra Kukar meraih kemenangan 1-0 atas Persib Bandung di Stadion Aji Imbut, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Bayu Pradana berhasil memecahkan kebuntuan tim tuan rumah pada menit ke-87. Sementara Persela Lamongan ditahan tamunya PSM Makassar 1-1 di Stadion Surajaya, Lamongan, Jatim. (022)

Tim Bulu Tangkis Maksimalkan Sisa Waktu Persiapan

Jakarta (Bali Post) – Asian Games ke-18 akan dihelat di Jakarta dan Palembang mulai 18 Agustus hingga 2 September 2018. Sebagai salah satu cabang andalan Merah Putih, bulu tangkis ditarget menyumbang satu medali emas. PP PBSI berharap emas itu datang dari sektor ganda campuran dan ganda putra, dua nomor terkuat Indonesia saat ini. Namun, bukan tak mungkin sektor ganda putri membuat kejutan seperti di Asian Games Incheon 2014 saat pasangan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari meraih emas.

Ganda campuran pada Asian Games 2018 menjadi sasaran terakhir bagi Liliyana Natsir yang telah mengumumkan pensiun tahun depan. Liliyana yang berpasangan dengan Tontowi Ahmad berpeluang besar meraih emas di kandang sendiri, setelah empat tahun lalu takluk di final. Pasangan ganda putra ranking satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Marcus Fernaldi Gideon, juga punya kans besar untuk kembali berjaya di publik sendiri, setelah tahun ini dua kali juara di Istrora pada ajang Daihatsu Indonesia Masters dan Blibli

Indonesia Open 2018. Asian Games 2018 merupakan salah satu target utama PBSI tahun ini. Para atlet telah menjalani program khusus yang disiapkan PBSI. Semua tim pendukung mulai pelatih teknik, pelatih fisik, fisioterapis, ahli gizi, psikolog hingga tim medis, telah menyiapkan para atlet agar bisa tampil sebaik mungkin. ‘’Di sisa waktu ini yang paling penting menjaga kondisi, stamina dan menyusun strategi. Kami juga menganalisis lawan yang akan dihadapi, baik kelebihan maupun kelemahan-

nya. Di samping itu akan ada sesi meningkatkan kematangan pukulan dan adaptasi penguasaan lapangan di Istora,’’ sebut Susy Susanti, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Jumat (10/8) kemarin. Cabang bulu tangkis dimainkan di Istora Senayan. Nomor beregu putra dan beregu putri dipertandingkan 19-22 Agustus, sedangkan nomor perorangan digelar 2328 Agustus. Proses pengundian nomor beregu diadakan 16 Agustus, sedangkan nomor perorangan dilangsungkan 22 Agustus. (kmb)

Pemain Spanyol Yakinkan Kepa Gabung Chelsea

Bali Post/ant

TIMNAS - Gelandang serang Bali United Stefano Lilipaly (kanan) memperkuat Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018.

Mutasi Meidiani

Utusan Jatim Datangi KONI Bali

Denpasar (Bali Post) Terkait mutasi pejudo Bali Luh Eka Meidiani Pujahasita ke Jatim, Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (BAORI) dalam agenda mediasi di Jakarta, Kamis (9/8) lalu, mengabulkan permohonan KONI Bali yang meminta kejelasan kuliah atlet Pratama Bali tersebut. Untuk itu, utusan KONI Jatim bakal mendatangi KONI Bali pada Senin (13/8) lusa. Menurut Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, delegasi KONI Jatim akan membawa surat pernyataan bahwa Meidiani benar-benar kuliah di Fakultas Teknik Kimia UPN Veteran, Surabaya. ‘’Kami ingin ketegasan bahwa Meidiani benar-benar melanjutkan studi di Surabaya, mengingat dia masuk sebagai atlet Pratama dan menerima kucuran dana dari KONI Bali,’’

ujarnya di Denpasar, Jumat (10/8) kemarin. Ditegaskannya, surat pernyataan sangat diperlukan guna menguatkan status Meidiani supaya karier judo dan kuliahnya tidak terbengkalai. Selain itu, dalam peraturan perpindahan atlet dikalkulasi biaya pembinaan sebagai kompensasi mutasi atlet. Pihaknya juga berniat mengajukan dana kompensasi pejudo Bali lainnya yakni Ricardo Mantolas yang juga hengkang ke Jatim. ‘’Kami minta dana kompensasi bagi kedua pejudo Bali yang memilih hijrah ke Jatim,’’ terang Suwandi. Dalam mediasi di Jakarta, pihak Bali diwakili Sekum KONI IGN Oka Darmawan dan Wakil Ketua Umum Pengprov PJSI Bali Nengah Sudiartha. Meidiani meraih medali emas kelas 45 kg pada PON Remaja di Jatim. (022)

London – Lima pemain Spanyol di Chelsea memainkan peran besar untuk meyakinkan kiper Kepa Arrizabalaga untuk bergabung ke klub tersebut. Pemain 23 tahun ini yakin mereka dapat membantu dirinya menyesuaikan diri dengan Liga Inggris. Kepa memecahkan rekor transfer dunia untuk kiper dengan transfer senilai 80 juta euro dari Athletic Bilbao sebagai pengganti Thibaut Courtois yang bergabung dengan Real Madrid pekan ini. ‘’Saya mengenal beberapa pemain di tim saat ini dari timnas Spanyol. Semuanya mengatakan kepada saya bagaimana rasanya bermain di sini dan saya memiliki referensi-referensi yang bagus dari mereka semua mengenai permainan di sini,’’ kata Kepa kepada laman resmi klub, Jumat (10/8) kemarin. Kepa memiliki lima rekan senegara di skuad Chelsea, yakni Cesar Azpilicueta, Alvaro Morata, Marcos Alonso, Pedro dan Cesc Fabregas. ‘’Mereka semua bahagia, nyaman di klub dan menyemangati saya untuk pindah. Memiliki pengalaman internasional merupakan sesuatu yang saya suka untuk melakukannya,’’ tambahnya. Sementara itu, Thibaut Courtois mengatakan dirinya memenuhi impian masa kecilnya dengan bergabung dengan Madrid. Untuk itu, ia menolak tawaran-tawaran besar dari klub-klub lain. ‘’Semua orang yang mengenal saya tahu betapa kerasnya saya bekerja untuk dapat berada di sini. Saya bangga berada di klub terbaik di dunia. Saya telah memberikan yang terbaik

Kepa Arrizabalaga sepanjang karier saya untuk bisa berada di sini. Ini merupakan impian masa kecil saya, untuk melangkah di lapangan ini dengan seragam Madrid,’’ ujar kiper timnas Belgia ini pada konferensi pers. Courtois mengaku menerima tawarantawaran pembayaran yang lebih baik, namun ingin berada di klub terbaik di dunia dan dekat dengan anak-anaknya. ‘’Saat ketertarikan Madrid telah jelas, saya tidak ragu bahwa saya ingin berada di sini,’’ tegasnya.

Bali Post/afp

Courtois (26) direkrut Madrid dari Chelsea dengan nilai transfer yang dilaporkan sebesar 35 juta euro. Ia berterima kasih kepada para penggemar Chelsea yang telah mendukungnya dalam beberapa tahun terakhir. ‘’Saya selalu ingin menjuarai Liga Inggris dan saya melakukannya dua kali. Sekarang saya memiliki peluang baru yang harus saya ambil. Saya juga memiliki dua anak di sana dan hal itu memengaruhi keputusan saya,’’ tambahnya. (ant/rtr)

Edisi Sabtu 11 Agustus 2018 | balipost.com  

Headline : Tekad Capres Parabowo Tak Boleh Ada Orang Miskin Di Indonesia

Edisi Sabtu 11 Agustus 2018 | balipost.com  

Headline : Tekad Capres Parabowo Tak Boleh Ada Orang Miskin Di Indonesia

Advertisement