Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
kamis paing, 10 agustus 2017
Ketut Adi Wiguna
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
Bisnis Sampingan dari Sampah
Denpasar Bebas Sampah Plastik 2019 KEPALA Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kota Denpasar Ketut Adi Wiguna mengatakan, jumlah sampah di Kota Denpasar kurang lebih 3.000 meter kubik atau setara dengan 800 ton per hari yang masuk ke TPA. ‘’Intinya pemerintah, swasta dan semua komponen masyarakat harus saling mendukung untuk mendapatkan hasil maksimal,’’ katanya dalam Diskusi Penanganan Sampah di Bali dan Penanganannya. Diskusi ini merupakan kerja sama Bali Post dan Fakultas Pertanian Universitas Udayana. Hal. 19 Rumah Tangga
@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Diskusi Lingkungan ’’Denpasar, bersih, bersih, bersih. Pilah sampah pasti bisa. Kebersihan tanggung jawab kita bersama’’. Inilah yel-yel yang selalu dikumandangkan Pemerintah Kota Denpasar dalam penanganan masalah sampah di perkotaan. Yel-yel ‘’Denpasar bersih’’ perlu terus digaungkan dan diterapkan. Mengingat, masih banyak yang belum membudayakan pemilahan sampah dari rumah tangga. Kota Denpasar bahkan menjadi penyumbang sampah terbesar di TPA Regional Sarbagita (TPA Suwung).
20 HALAMAN
NOMOR 339 TAHUN KE 69
Bali Post/dok
MELUBER - Sampah rumah tangga meluber ke jalan.
SAMPAH bisa jadi uang. Itu kenyataan. Buktinya, banyak pemulung yang bisa beli sepeda motor, bahkan mobil. Sejumlah kabupaten di Bali kini mendorong warganya untuk melakukan bisnis sampingan dari sampah. Keberadaan bank sampah, salah satu cara untuk membuat masyarakat ngeh akan hal itu. Terlebih, peran serta masyarakat kini menjadi poin penting dalam penanganan masalah sampah di Bali khususnya Denpasar. ‘’Dalam Peraturan Wali Kota Denpasar No.11 Tahun 2016, diharuskan masyarakat itu memilah sampah organik dan anorganik. Dari sanalah akhirnya timbul ide untuk membuat bank sampah yang kita kerjasamakan dengan CSR Unilever. Di sini,
Ni Wayan Sri Sutari masyarakat mempunyai tabungan khusus sampah,’’ ujar Manajer Bank Sampah Dana Lestari PKK Banjar Dangin Peken, Desa Sanur Kauh, Ni Wayan Sri Sutari, S.P., M.P. Hal. 19 Tabungan Sampah
Rasa Memiliki Negara Perlu Ditumbuhkan Yogyakarta (Bali Post) – Rasa memiliki negara perlu terus-menerus ditumbuhkan sebelum mengajak masyarakat Indonesia ikut membela negara dari berbagai ancaman global. ‘’Yang penting seluruh masyarakat perlu kita ajak memiliki rasa handarbeni (memiliki) negaranya ini dulu,’’ kata Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Rabu (9/8) kemarin.
Bali Post/kmb23
DATANGI LOKASI - Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose, Rabu (9/8) kemarin mendatangi lokasi kejadian di Hotel Ayana, Jimbaran.
Menurut Wiranto, dengan memiliki rasa memiliki negaranya maka sudah semestinya mereka membela negaranya dari berbagai ancaman yang datang dari luar, baik dalam bentuk penjajahan ideologi, ekonomi, politik, keamanan dan lainnya. ‘’Kita lahir, besar, makan nasi, bahkan hingga mungkin mati juga di Indonesia, kok kemudian tidak merasa memiliki negeri, ini kan salah besar,’’
Pascaperampasan Senjata Brimob
Diperketat, Penjagaan Pintu Keluar Bali
Mangupura (Bali Post) Pascakasus penganiayaan dan perampasan senjata milik anggota Brimob, Selasa lalu, Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose, Rabu (9/8) kemarin mendatangi lokasi kejadian di Hotel Ayana, Jimbaran. Di lokasi kejadian, garis polisi masih terlihat terpasang. Penjagaan di pintu masuk hotel masih dilakukan. Sebelumnya di lokasi kejadian, personel Kedokteran Kepolisian (Dokpol) mendatangi TKP. Pihak Dokpol melakukan identifikasi dan pengumpulan sampel di lapangan. Menurut Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, hasil analisis evaluasi sementara memutuskan akan dibentuk Tim Lidik dan Sidik dari beberapa Satker. Selain itu, pihaknya juga masih menunggu hasil labfor tentang muntahan korban. Bahkan untuk bisa mengungkap kasus ini, saat ini sedang dilakukan pencocokan keterangan korban dengan fakta-fakta di lapangan. ‘’Untuk mempersempit ruang gerak pelaku, pintu keluar Bali mulai diperketat,’’ katanya. Hal. 19 Tak Dikenal
kata Wiranto. Saat itu, katanya, ancaman dari luar negeri bukan lagi berupa invasi militer. Cara-cara itu sudah ditinggalkan negara penjajah karena untuk konteks saat ini dinilai tidak lagi menguntungkan, baik dari sisi ekonomi maupun posisi mereka di ranah geopolitik internasional. Hal. 19 Biaya Mahal
’’Kita lahir, besar, makan nasi, bahkan hingga mungkin mati juga di Indonesia, kok kemudian tidak merasa memiliki negeri, ini kan salah besar.’’ Wiranto
KPK Usut Korupsi di Daerah
Geledah Ruang Wali Kota Malang, Segel Kamar Sekda Dumai
WHP Gelar Dharma Tula
Bangun Kesadaran terhadap Ancaman Radikalisme Global
Denpasar (Bali Post) – Dalam upaya menumbuhkan kembali rasa kepedulian terhadap persatuan dan kesatuan serta memberikan pemahaman kepada generasi muda Hindu terhadap adanya ancaman radikalisme global, World Hindu Parisad (WHP) menggelar Dharma Tula dengan tema ‘’Building Awareness on Global Radicalism’’ di Gedung PHDI Bali, Rabu (9/8) kemarin. Kegiatan dharma tula ini menghadirkan narasumber tokoh dunia asal India yang juga sebagai salah satu penggagas dan pendiri WHP yakni Swami Vigyananad yang dimoderatori Putu Jayni Kalyana Suaryasa Dewi Kanca. Swami Vigyananad juga merupakan pendiri World Hindu Democratic Forum (WHDF), Ketua Koordinasi Internasional Vishva Hindu Parishad, serta pendiri World Hindu Congress yakni pertemuan tingkat tinggi tokoh Hindu seluruh dunia. Ketua Panitia I Made Dwija Suastana, S.H. mengatakan, kedatangan Swami Vigyananad ke Indonesia adalah untuk menggali dan mendapatkan masukan-masukan terhadap demokratisasi yang ada di Bali, untuk dijadikan bahan dalam agenda WHDF yang akan dilaksanakan pada 7-9 September 2018 mendatang di Chicago, USA. Hal. 19 Ketahanan Masyarakat
Bali Post/ant
GELEDAH - Petugas KPK menggeledah ruang kerja Wali Kota Malang di Balai Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (9/8) kemarin. Penggeledahan tersebut diduga terkait kasus korupsi yang melibatkan DPRD Kota Malang dan Kepala Dinas PU.
TIM Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (9/8) kemarin berada di dua daerah. Selain di Malang, Jawa Timur, tim KPK juga berada di Dumai, Riau. Di Dumai, KPK menyegel meja kerja dan kamar di rumah dinas Sekretaris Daerah Kota Dumai, Riau dihuni Muhammad Nasir di kompleks Perumahan Pemkot Dumai Jalan Putri Tujuh, Rabu sore kemarin. Kedatangan tim KPK ke rumah dinas Sekda Nasir dengan mengendarai dua unit mobil ini mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian berseragam, diduga terkait dengan perkara pelaksanaan proyek jalan di Kabupaten Bengkalis. Kapolres Dumai AKBP Donald Happy Ginting membenarkan tim KPK dan Polres sudah berkoordinasi sejak sepekan lalu untuk keperluan sejumlah kegiatan penindakan di Dumai. ‘’Sejak satu minggu lalu kita koordinasi terkait kasus yang sedang dialami sekretaris daerah dumai, dan hanya diminta untuk mengawal kegiatan KPK,’’ kata Kapolres Donald. Muhammad Nasir sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait dugaan korupsi proyek tahun jamak saat bersangkutan menjabat Kepala Dinas PU Kabupaten Bengkalis dikabarkan senilai Rp 500 miliar. ‘’Perkara Bengkalis, tersangka HS dan MN. Sudah digeledah,’’ kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. Selain ke Dumai, KPK juga menurunkan tim ke malang, Jawa Timur. KPK menggeledah sejumlah ruangan dan kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Balai Kota Malang, termasuk ruangan Wali Kota Malang Moch Anton dan ruangan asisten Sekkota Malang, Rabu kemarin. Hal. 19 Ikuti Proses
Reformasi Total Koperasi Mendapat Apresiasi dari Gerakan Koperasi Negara Lain LANGKAH Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga dalam menggulirkan program reformasi total koperasi mendapatkan apresiasi dari negara lain. Program tersebut sangat tepat untuk mengembalikan citra koperasi pada posisi sebenarnya. ‘’Gebrakan Menteri Puspayoga dalam melakukan reformasi total koperasi ini mendapat apresiasi dari gerakan koperasi di negara lain, serta menjadi inspirasi bagi Timor Leste untuk melakukan hal sama di negara tetangga tersebut,’’ kata Pengamat Koperasi Suroto, di Jakarta, Rabu (9/8) kemarin. Salah satu parameter keberhasilan program reformasi total koperasi ini yakni meningkatkan sumbangan koperasi terhadap produk domestik
bruto (PDB). Sampai tahun 2013 sebesar 1,71 persen, dua tahun kemudian meningkat menjadi 4 persen. Pembubaran koperasi yang selama ini hanya ‘’papan nama’’ merupakan salah satu dari tiga program reformasi total koperasi dimaksud, yakni rehabilitasi, reorientasi dan pengembangan koperasi. Berdasarkan database Kemenkop dan UKM, jumlah koperasi yang telah dibubarkan sejak Puspayoga menjadi menteri sebanyak 43 ribu. Sedangkan dari 152 ribu koperasi yang masih aktif, 76 ribu di antaranya masih ‘’sakit’’, 76 ribu lagi sehat. Yang sakit dibina supaya menjadi sehat, sehingga ke depan semua koperasi sehat. Suroto yang juga Ketua Asosia-
si Kader Sosio-Ekonomi Stategis (AKSES) itu mengatakan, Puspayoga merupakan menteri pertama yang berani mengeluarkan kebijakan pembubaran koperasi. Selama ini, yang ada hanya menargetkan proyek supaya menteri dapat populis di mata masyarakat dengan cara menggelontorkan banyak uang, tetapi sekarang ini Menteri Puspayoga tidak seperti itu. Keseriusan Menteri Puspayoga dalam membenahi koperasi salah satunya dengan membentuk Deputi Pengawasan. ‘’Walaupun belum efektif berjalan, akan tetapi dengan dibentuknya deputi ini diharapkan pengawasan rentenir berbaju koperasi dapat ditingkatkan,’’ kata Suroto. (kmb)
Puspayoga
denpasar
2
Kamis Paing, 10 Agustus 2017
figur
Bali Post/dok
Tingkatkan Minat Baca
GERAKAN Literasi Sekolah (GLS) mulai meredup, namun di sekolah di lingkungan Yayasan Dwijendra Denpasar justru makin menggebu. GSL tak hanya diisi dengan membaca buku, namun juga lewat cerita berbahasa Bali oleh guru dan siswa lima menit menjelang pelajaran dimulai. Kedua, semua siswa SMP, SMA dan SMK Dwijendra mendapat tabloid Wiyata Mandala sebagai sumber belajar yang baru. Ketua Yayasan Dwijendra Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum., Rabu (9/8) kemarin, mengaku memberi apresiasi positif kepada gurunya yang mampu menerjemahkan program yayasan dengan memberi penguatan dalam meningkatkan minat baca dan pendidikan budi pekerti. Dua hal ini menjadi penting di era serba digital yang membuat siswa malas membaca. Ia melihat disiplin anak didik dan gurunya makin menguat yang dibuktikan ketika Tri Sandya tiap pagi dan siang dilakukan dengan sikap asanah secara sempurna. Semua warga sekolah saat ini menghentikan aktivitasnya sehingga puja Tri Sandya makin khusyuk. Ditegaskan, anak muda zaman sekarang harus lebih banyak diajak terlibat hal-hal baik ketimbang memaparkan secara teoretis. Perkecil peluang mereka untuk bermain handphone, perbanyak kegiatan dan proses pembelajaran yang sifatnya menemukan jawaban sendiri alias problem solving. ‘’Itulah yang kami perkuat di Dwijendra, sehingga semua iptek lama bertahan dan mudah diingat,’’ ujarnya. (sue)
Dispar Antisipasi Serbuan ”Guide” Luar
Denpasar (Bali Post) – Keberadaan pemandu wisata (guide) luar yang mengantarkan wisatawan ke Denpasar, kini semakin banyak. Di satu sisi, pemerintah tidak bisa melarang aktivitas yang dilakukan para pemandu wisata dari luar wilayah, termasuk yang langsung dibawa oleh wisatawan dari negaranya sendiri. Oleh karena itu, Dinas Pariwisata (Dispar) Denpasar mulai melakukan langkah antisipasi dengan memperbanyak jumlah pemandu wisata dari daerah sendiri. Plt. Kepala Dispar Denpasar A.A. Bagus Sudharsana ditemui di Sanur, Rabu (9/8) kemarin, mengatakan pihaknya tidak mungkin melarang aktivitas guide luar. Pihaknya takut bila itu dilakukan justru akan merugikan sektor pariwisata di Bali. “Kami khawatir bila itu dilakukan, para wisatawan juga akan protes. Karena banyak wisatawan yang menggunakan guide mereka sendiri. Itu tidak bisa dilarang,” katanya. Upaya yang dilakukan Dispar Denpasar, kata dia yakni dengan memberikan pelatihan kepada para guide yang ada di Denpasar. Bahkan dalam waktu dekat ini pihaknya melakukan pelatihan kepada tiga orang yang ada di wilayah desa wisata di Denpasar. Mereka ini akan diterjunkan langsung setelah dilakukan pelatihan yang melibatkan sekitar 18 orang untuk tahap awal dari enam desa wisata yang ada di Denpasar. “Dengan pola seperti ini, dipastikan akan lebih banyak guide lokal yang bisa memberikan pelayanan kepada wisatawan,” ujar mantan Kepala BLH Denpasar ini. Sudharsana menambahkan, Denpasar juga mengembangkan objek baru, yakni ekowisata di wilayah Peguyangan dengan memanfaatkan kelompok subak yang ada. Sehingga ke depan bukan hanya pariwisata pantai yang disuguhkan kepada wisatawan, namun juga berbasis perekonomian dengan terjun langsung merasakan di lapangan. “Ke depan, untuk di Peguyangan itu sudah dikembangkan sektor ekowisata, seperti waktu ini sudah ada 400 orang yang berkunjung ke sana dan sudah bisa menikmati langsung terjun ke subak, seperti membajak sawah dan sebagainya,” ujarnya. (kmb12)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : DISPAR ANTISIPASI SERBUAN ‘‘GUIDE’’ LUAR Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/eka
MENGANTARKAN WISATAWAN - Seorang nelayan mengantarkan warga menyusuri sela-sela jukung yang parkir di Serangan, Denpasar. Saat beristirahat melaut, warga setempat kerap memanfaatkan jukungnya untuk mengantarkan wisatawan maupun pemancing.
Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Ikan
Kejaksaan Sita Tujuh Kapal
Denpasar (Bali Post) -
Pascamelakukan penyitaan tanah yang di atasnya terdapat gedung Bank Sinarmas di Jalan By-pass Ngurah Rai, Suwung Batankendal, Denpasar, tim penyidik Pidsus Kejati Bali melakukan penyitaan terhadap tujuh kapal di Sumberkima, Buleleng. Kapal tersebut disita atas kasus dugaan korupsi pengadaan kapal ikan untuk sejumlah nelayan di Buleleng. Penyitaan tersebut dibenarkan ketua tim penyidik dugaan korupsi pengadaan kapal yang sudah menetapkan 11 tersangka, Dr. Akmal Kodrat. “Ya, kami sudah menyita tujuh kapal yang ada di Buleleng,” jelas Akmal
Kodrat, Rabu (9/8) kemarin. Selain tujuh kapal, rencananya juga akan disita empat kapal yang masih ada di Banyuwangi. Dalam kasus ini, memang kejaksaan menempatkan pengadaan sebelas kapal itu menjadi objek
sengketa. Lantas, bagaimana dengan sembilan tersangka lainnya? Akmal menegaskan, pihaknya akan segera melimpahkan tahap II untuk dua tersangka yang sudah ditahan. Jika sudah dilakukan tahap II, maka tersangka lainnya bakalan dikebut untuk diajukan ke Pengadilan Tipikor Denpasar. Dua tersangka pengadaan kapal yang ditahan itu adalah FB dan S. Informasi yang didapat Bali Post, FB itu adalah Fuad Bachtiar Baua Giel dan S itu adalah Suyadi yang tak lain
adalah rekanan yang mengerjakan kapal. Terkait dengan pengadaan kapal ikan tersebut, kata Akmal pihaknya terus mengejar pelaku lain karena menurut kejaksaan bahwa kasus korupsi ini tidak mungkin berdiri sendiri. Sementara itu, Aspidsus Polin O Sitanggang menambahkan, untuk kapal ikan sejatinya sudah ada sebelas tersangka. “Namun baru dua orang yang ditahan dari dua perusahaan yang berbeda,” jelas Polin. Prinsipnya, katanya, siapapun yang berbuat mereka harus
bertanggung jawab. Awalnya, katanya, kasus pengadaan kapal dikerjakan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali. Namun tidak selesai bahkan kapal tersebut tidak dapat digunakan oleh masyarakat nelayan. Yang tujuh kapal dibangun dinas. Namun tidak selesai dan putus kontrak dan diambil oleh Kementerian KKP. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Atasi Banjir di Pemogan
Pemkot Rancang Sodetan ke Laut
Bali Post/ara
MENINJAU - Wali Kota Denpasar saat meninjau kawasan yang rawan banjir di Pemogan. Kini upaya antisipasi dilakukan dengan membuat sodetan.
Denpasar (Bali Post) Bencana banjir yang melanda sejumlah titik di Pemogan beberapa waktu lalu, kini mulai ditangani Pemkot Denpasar. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) setempat diminta untuk segera melakukan pendataan dan penanganan secara khusus. Salah stau alternatif, yakni membuat sodetan yang akan tembus ke laut. Namun, persoalannya sodetan yang akan dibuat harus melewati jalan nasional, yakni Jalan By-pass Ngurah Rai. Hal ini mengemuka saat Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra meninjau kawasan tersebut, Rabu (9/8) kemarin, didampingi pejabat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Denpasar serta Kepala Desa Pemogan I Nyoman Gede Wiry-
anata. Dalam kesempatan tersebut, Rai Mantra meminta Dinas PUPR Denpasar segera melakukan pendataan dan penanganan awal. Sehingga nantinya dapat mempercepat tindak lanjut dalam penanganan genangan di kawasan Pemogan. ‘’Langkah awal kita lakukan dengan penggelontoran serta pembuatan sodetan untuk memperlancar jalannya air ketika musim hujan tiba,’’ ujar Rai Mantra. Langkah ini diharapkan dapat memberikan solusi, sehingga mengurangi genangan air saat curah hujan yang cukup tinggi. Di samping itu, Rai Mantra mengharapkan kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke selokan. Langkah pembuatan sodetan telah ditindaklanjuti
langsung Dinas PUPR Kota Denpasar serta melakukan penggelontoran dari kawasan hulu Desa Pemogan hingga ke kawasan hilir. Kepala Desa Pemogan I Nyoman Gede Wiryanata mengatakan, langkah awal telah diambil Pemkot Denpasar bersama instansi terkait dalam menanggulangi titik genangan air melalui pembuatan sodetan serta penggelontoran yang menjadi harapan warga. Diharapkan, langkah ini mampu mengurangi genangan air pada saat musim hujan. Di samping itu, pantauan petugas desa di lapangan yang mengharapkan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Langkah ini juga diharapkan masyarakat tidak menutup saluran-saluran drainase yang ada. (kmb12)
Kasus Korupsi Dana Hibah
Pembuat Stempel, Pengetik Proposal dan Anggota Fiktif Bersaksi di Tipikor
Denpasar (Bali Post) Pembuat proposal termasuk pembuat stempel hendaknya hati-hati jika tidak ingin berurusan di Pengadilan Tipikor Denpasar. Jika apa yang mereka buat ujung-ujungnya dijadikan sebagai kedok, maka mereka harus berurusan dengan pengadilan. Demikian yang terjadi di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (9/8) kemarin. Dalam sidang dugaan korupsi bantuan dana hibah pembangunan Merajan Sri Kresna Arya Kepakisan di Dusun Anjingan, Desa Getakan, Klungkung, dengan terdakwa anggota DPRD Klungkung Wayan Kicen Adnyana bersama dua orang anaknya, I Ketut Krisnia Adi Putra dan Kadek Endang Astiti, jaksa menghadirkan empat orang saksi. Mereka adalah Dewa Putu Mayun Adnyana yang bekerja sebagai tukang sablon, Nengah Suta Wastika yang namanya dicatut, Wayan Nyariasa yang juga namanya dicatut dan Wayan Pramayasa yang mengetik proposal. Di hadapan majelis hakim
pimpinan Wayan Sukanila dengan hakim anggota Made Sukereni dan Sumali, Dewa Mayun mengatakan bahwa dia diminta terdakwa Kicen untuk membuat stempel. Majelis hakim kemudian menanyakan kaitan stempel dengan terdakwa Kicen di sidang. Saksi awalnya mengatakan tidak tahu. Namun saat didesak bahwa kasus ini sudah menyebar karena sudah dipublikasikan, saksi akhirnya mengatakan bahwa dia mendengar bahwa ada bansos fiktif di Anjingan, Getakan. Hanya saksi tidak mengetahui bahwa stempel yang dia buat digunakan terdakwa untuk mengajukan proposal fiktif. Hakim mencoba menanyakan apakah bansos dipergunakan sebagaimana mestinya? Saksi mengatakan tidak mengetahui. Namun tidak ada pembangunan di sana, karena di wilayah atau desa itu juga tidak ada trah Sri Kresna Arya Kepakisan. Sementara itu, saksi Suta Wastika di depan persidangan mengatakan bahwa namanya dicatut dan masuk dalam pro-
posal. Saksi tercantum sebagai anggota. Saksi mengetahui namanya masuk setelah kasus ini masuk polisi. Dia menjadi anggota dalam proposal itu, padahal dia sendiri tidak termasuk atau trah dadia Sri Arya Kresna Kepakisan. Lantas, apakah bansos digunakan untuk dadia Arya Kepakisan? Saksi mengatakan tidak tahu. Namun, dia mendapat informasi bahwa dana itu tidak digunakan untuk membangun. Hal senada juga disampaikan saksi Nyariasa. Dia mengaku pernah diperiksa polisi berkaitan dengan bansos. Padahal saksi tidak tahu soal bansos. Dia hanya mendengar adanya bantuan fiktif. Dana itu tidak digunakan. Kaitan sebagai saksi, namanya juga masuk dalam proposal dan dia sendiri tidak mengetahui namanya masuk. Apalagi dia juga bukan masuk trah Arya Kepakisan. Saksi terakhir adalah Pramayasa. Di muka persidangan, dia mengatakan bahwa sempat mendengar bahwa terdakwa Kicen diajukan ke persidan-
gan atas bantuan hibah fiktif. Dia tahu dari medsos bahwa bantuan itu fiktif. Peranan saksi dalam perkara ini adalah orang yang mengetik proposal. “Nilai proposal berapa?” tanya hakim. Saksi mengaku tidak in-
gat. Alasannya, Kicen banyak mengajukan proposal. Hakim mencoba mengejar banyak ke mana? Saksi mengatakan ada ke provinsi dan ada pula ke Kabupaten Klungkung. Atas keterangan saksi, terdakwa Kicen membenarkannya. (kmb37)
Bali Post/kmb37
SAKSI - Pemeriksaan empat saksi terkait kasus dugaan korupsi bantuan dana hibah pembangunan Merajan Sri Kresna Arya Kepakisan di Dusun Anjingan, Desa Getakan, Klungkung, dengan terdakwa anggota DPRD Klungkung Wayan Kicen.
BADUNG
Kamis Paing, 10 Agustus 2017
3
Direvitalisasi, Pasar Kapal Masih Sepi Mangupura (Bali Post) –
Pasar Tradisional Kapal merupakan satu dari sembilan unit pasar yang direvitalisasi. Program revitalisasi di bawah komando PD Pasar Badung menelan anggaran Rp 1,6 miliar dari APBD Badung tahun 2016. Tampilan pasar pun kini lebih rapi dan jauh dari kesan semrawut. Sayangnya dampak dari revitalisasi belum membuahkan hasil. Tak sedikit pedagang yang mengeluh akibat sepinya pembeli. Seperti diakui Biang Ari, pedagang kelontong di pasar setempat, Rabu (9/8) kemarin. Wanita paruh baya ini mengaku sepi pembeli, bahkan penghasilannya kadangkadang tidak mencapai Rp 100 ribu per hari. ‘’Ya, pembeli masih sepi. Tiang uling semengan madagang (saya dari pagi berjualan - red) bisa dapat Rp 20 ribu saja,’’ keluhnya. Padahal setiap los atau kios telah dikelompokkan sesuai jenis barang dagangan. Upaya ini untuk memudahkan para pembeli. Sepeti halnya pedagang buah khusus pada blok pedagang buah, sayur khusus sayur dan alat kelengkapan upakara juga khusus dan se-
terusnya. Dirut PD Pasar Badung I Made Sutarma mengatakan, sebelum terbakar dan direvitalisasi, pasar yang merupakan unit Pasar Kapal memiliki 90 pedagang, namun kini hanya 70 pedagang. Padahal, ditinjau dari tata letak sangat strategis. Terlebih pascarevitalisasi kondisi pasar jauh lebih bersih, lahan parkir juga luas, retribusi juga murah. Namun yang menjadi kendala, pasar yang di-pelaspas pada 12 Januari 2017 itu masih sepi pengunjung. ‘’Kami tengah melakukan pemasaran. Sekarang baru 70 pedagang dari 90 pedagang yang ditargetkan. Sisa 20 itu masih terus dipasarkan. Setiap calon pedagang yang berencana menyewa tempat itu mengeluhkan sepi pengunjung, itu saja kendalanya,’’ ujarnya.
Anehnya, dengan jumlah kunjungan yang menurun, pejabat asal Gulingan ini malah mengaku pendapatan pasar setiap bulan meningkat sebesar 50 persen dari sebelum direvitalisasi. Dari sebelumnya ditargetkan Rp 17 juta per bulan, kini ditingkatkan menjadi Rp 23 juta sampai Rp 24 juta per bulan. ‘’Kadang-kadang tercapai, kadang-kadang tidak. Kan tergantung fluktuasi pedagang dan pengunjung pasar. Tapi kondisi pasar sudah jauh lebih baik,’’ kata Sutarma. Selain unit Pasar Kapal, kata Sutarma, pasar lainnya yang di bawah kendali PD Pasar yakni Pasar Sembung, Pasar Umum Beringkit, Pasar Kerthasari-Latu, Pasar Petang, Pasar Kuta I, Pasar Kuta II, Pasar Nusa Dua dan Pasar Hewan Beringkit. (kmb27)
Bali Post/eka
MENUNGGU PEMBELI – Sejumlah pedagang menunggu pembeli di Pasar Kapal, Badung, Rabu (9/8) kemarin. Pascadirenovasi, aktivitas transaksi di pasar ini tiap harinya masih sepi pembeli. Pasar ini mengalami peningkatan pembeli, terutama menjelang hari suci dan hari raya.
Bupati Giri Prasta Hadiri ”Nyekah” Massal di Desa Getasan dan Samuan
Getasan Digelontor Rp 933 Juta untuk ”Nyekah” dan Pembangunan
Bali Post/kmb23
SAMPAH - Kondisi hutan mangrove di kawasan Pata Sari, Kuta yang sering dijadikan tempat pembuangan sampah.
Masyarakat Diminta Ikut Jaga Kebersihan Kawasan Mangrove
Mangupura (Bali Post) Adanya informasi lahan Tahura di kawasan Pata Sari, Kuta yang dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk membuang dan membakar sampah, direspons serius oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai. Sejumlah aparat dari UPT Tahura Ngurah Rai langsung mendatangi lokasi untuk melihat kondisi tersebut, Rabu (9/8) kemarin. Saat ditemui di kawasan hutan mangrove Pata Sari, Kepala UPT Tahura Ngurah Rai I Nyoman Serakat mengatakan, dalam upaya pengawasan di kawasan hutan mangrove, pihaknya mengalami kesulitan karena tidak setiap saat ada petugas yang berjaga. Dengan begitu, para pelanggar
bisa datang kapan saja untuk membuang sampah secara sembunyi-sembunyi. Dengan keterbatasan itu, masyarakat setempat diharapkan berpartisipasi untuk melaporkan setiap kejadian dan memberikan teguran kepada para pelanggar. Selain itu, masyarakat juga diminta ikut berpartisipasi menjaga kebersihan. ‘’Kalau masyarakat tertib dan ikut menjaga kebersihan, tentu tak perlu dilakukan penjagaan ketat. Tak perlu takut dan ragu untuk menegur pelanggar. Jumlah Polhut yang mengawasi wilayah hutan ini hanya delapan orang,’’ ujar Serakat. Untuk sanksi bagi pelanggar, kata Serakat, pihaknya menyerahkan kepada penegak hukum. Dalam pros-
esnya nanti, pasti akan mengacu kepada Undang-undang Kehutanan. Bila dilihat dari UU Kehutanan, ancaman kurungan bagi pelanggar minimun satu tahun penjara. Namun untuk sementara para pelanggar diberikan pembinaan. ‘’Jika selanjutnya terus melanggar, maka akan diproses secara hukum,’’ tegasnya. Untuk mengatasi masalah ini, Serakat mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkab Badung karena di areal lahan hutan mangrove itu terdapat jalan inspeksi yang dbangun oleh Pemkab Badung. ‘’Apakah solusinya nanti dilakukan pemagaran atau tidak, nanti kami akan berkoordinasi dengan Pemkab Badung,’’ tegasnya. (kmb23)
DPRKP Bangun Ratusan Rumah untuk RTS
Mangupura (Bali Post) – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Badung segera merealisasikan program bantuan sosial rumah swadaya bagi raturan Rumah Tangga Sasaran (RTS). Setidaknya pihaknya akan membangun rumah baru sebanyak 625 unit dengan anggaran Rp 55 juta per unit. Kepala DPRKP Badung A.A. Ngurah Bayu Kumara mengatakan hal itu, Rabu (9/8) kemarin. Menurut Bayu Kumara, pihaknya telah usai melakukan verifikasi terhadap RTS di Gumi Keris. Berdasarkan data terakhir, jumlah RTS di Gumi Keris mencapai 8.034 RTS. ‘’Ada tiga ribu RTS yang diusulkan, namun semuanya itu belum tentu memenuhi kriteria,’’ ujarnya. Bayu Kumara menambahkan, kriteria RTS yang memperoleh program seribu rumah tersebut adalah tidak memiliki rumah atau kondisi rumah rusak berat, penghasilan di bawah UMR dan yang bersangkutan merupakan penduduk Badung. ‘’Jadi, tidak semua yang diusulkan oleh kecamatan lolos verifikasi,’’ tegasnya. Bayu Kumara mengatakan, pihaknya akan mengumpul-
kan seluruh kepala desa terkait kriteria penerima, termasuk bentuk bantuan yang akan diberikan. Sebab terdapat perubahan teknis pemberian hibah yang awalnya diberikan dalam bentuk rumah kini ditetapkan dalam bentuk dana. ‘’Rencananya besok (hari ini – red) kami mengumpulkan para kepala desa untuk sosialisasi program tersebut. Kami akan memberikan dalam bentuk uang yang akan ditransfer kepada penerima, karena kalau diberikan rumah kok ruwet jadinya,’’ jelasnya. Kendati demikian, Bayu Kumara menegaskan akan memberikan rambu-rambu dalam merealisasikan program tersebut. Bentuk bangunan akan didesain sesuai dengan program pemerintah, sehingga bentuknya sama. ‘’Nanti format rumahnya akan diseragamkan dan tetap akan kami awasi pembangunannya. Nanti kami akan memberikan pemahaman kepada kepala desa mengenai hal itu. Mengenai dana akan ditransfer 100 persen ke rekening penerima,’’ paparnya. Disebutkan, satu unit rumah dalam program tersebut dianggarkan Rp 55 juta. Total dana yang akan dihabiskan un-
tuk merealisasikan 625 rumah ini mencapai Rp 34,375 miliar yang telah dialokasikan pada anggaran induk APBD Badung 2017. ‘’Kami harapkan program tersebut bisa terealisasi mulai bulan depan. Ini untuk di instansi kami saja. Untuk program serupa yang ditangani Dinas Sosial, beda lagi. Kalau tidak salah per unit Rp 30 juta,’’ kata Bayu Kumara. Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Badung tahun 2017 akan membangun 1.675 unit rumah dalam tiga kategori, yaitu rusak berat (dibangun rumah baru), rusak sedang dan rusak ringan. Total anggaran yang disediakan untuk progam ini mendekati Rp 60 miliar. Ada dua organisasi perangkat daerah yang bertanggung jawab atas kegiatan yang dulunya dikenal dengan bedah rumah ini, yaitu Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan Dinas Sosial. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman mengambil dua kegiatan yaitu bantuan sosial rumah swadaya untuk rusak berat dan rusak ringan. Sedangkan untuk kerusakan sedang menjadi tanggung jawab Dinas Sosial. (kmb27)
BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri rangkaian upacara Nyekah massal di Desa Getasan, Kecamatan Petang, Badung, Rabu (9/8) kemarin. Turut hadir pada kesempatan itu, Sekcam Petang I Gede Sudarwita, Perbekel Getasan, Bendesa dan seluruh masyarakat Desa Getasan. Bupati Giri Prasta dalam dharma wacananya menyambut dan memberikan apresiasi karena masyarakat Desa Getasan sudah mampu melaksanakan rangkaian upacara Nyekah massal. Dikatakan, Pemkab Badung akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk meringankan beban masyarakat. Pihaknya bahkan berharap masyarakat tidak ada lagi mengeluarkan urunan dalam kegiatan adat dan yadnya. ‘’Seperti kita ketahui, waktu masyarakat Hindu di Bali banyak habis di adat, uang juga banyak habis di yadnya. Oleh karena itu, kami dari pemerintah hadir untuk meringankan beban masyarakat itu. Kami bahkan ingin segala kegiatan adat dan
agama di Badung masyarakat tidak sampai mengeluarkan urunan,’’ ujarnya. Hanya pihaknya mengimbau agar dalam kegiatan adat dan agama masyarakat selalu kompak bersatu. Upacara yadnya harus dilaksanakan berdasarkan sastra yang ada. ‘’Harapan saya, masyarakat di Desa Getasan bersatu dalam melaksanakan yadnya,’’ kata Giri Prasta. Sementara itu, Bendesa Adat Getasan I Ketut Umum Irjaya melaporkan, upacara Nyekah massal di Desa Getasan ini sudah dimulai pada 16 Juli 2016 dengan rangkaian mareresik, kemudian dilanjutkan kegiatan ngaben pada 17 Juli yang diikuti empat sawa. Pada 18 Juli dilanjutkan dengan matur piuning nyukat genah nanceb salon, 8 Agustus ngangget don bingin dan Rabu (9/8) merupakan puncak upacara. Upacara nyekah sendiri diikuti 40 sekah dan 48 orang matatah. Mengenai biaya yang digunakan untuk upacara nyekah ini adalah bantuan hibah Bupati Badung
NYEKAH MASSAL - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan bantuan saat menghadiri Nyekah massal. yang nilainya sebesar Rp 288 juta dan dari dana APBDes Rp 180 juta. Total dana yang terkumpul mencapai RP 468 juta. Selain hibah untuk nyekah, Desa Getasan juga mendapat dana hibah untuk perbaikan Pura Desa Getasan berupa tembok panyengker dan bale kulkul sebesar Rp 645 juta. ‘’Jadi, total dana hibah Bupati Badung yang digunakan upacara nyekah dan pembangunan untuk di Desa Getasan adalah sebesar Rp 933 juta,’’ kata Umum Irjaya.
Sebelumnya, di tempat terpisah Bupati Giri Prasta didampingi anggota DPRD Badung I Nyoman Suka juga menghadiri Nyekah Kurung di Desa Adat Samuan, Desa Carangsari, Petang. Rangkaian upacara nyekah ini sendiri diikuti 35 sekah dengan 67 orang matatah (potong gigi) dan 64 orang mapetik. Pada kesempatan itu, Bupati Giri Prasta menyerahkan bantuan upakara sebesar Rp 400 juta dan bantuan pembangunan sebesar Rp 600 juta. (ad663)
Komang Suardita, Ketua Ganti Badung Nyoman Bagiana, Perbekel Punggul Kadek Sukarma, Bendesa Adat Punggul Nyoman Murjana dan anggota DPRD Badung I Gede Suardika. Drs. Made Urip, M.Si. pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa di tahun 2017 ini Kabupaten Badung mendapatkan bantuan beberapa alat mesin pertanian, seperti traktor roda dua sebanyak 24 unit, comabin dua unit, power thresser sembilan unit, pompa air 20 unit dan tanaman produksi sebanyak 4.760 pohon. Total bantuan alsintan tersebut berjumlah Rp 1,1 miliar lebih dan diserahkan secara simbolis kepada subak dan poktan yang ada di Badung. Selanjutnya akan diserahkan oleh Ketua Ganti (Gerakan Nelayan dan Tani) Badung Nyoman Bagiana. ‘’Dengan adanya bantuan ini, dapat meningkatkan mutu dan produksi pertanian di Badung,’’ ujar Made Urip. Selain alsintan tersebut, kata Made Urip, pihaknya juga
memberikan bantuan berupa tanaman produksi atau bibit buah sebanyak 4.760 pohon kepada tiga desa, yakni Desa Punggul 1.623 pohon, Desa Darmasaba sebanyak 1.063 pohon dan Banjar Nyeklati, Desa Kuum sebanyak 2.074 pohon. Nyonya Seniasih Giri Prasta pun melontarkan hal senada yakni mengharapkan bantuan ini nantinya akan dapat meningkatkan mutu dan produksi petani di Badung. Pada acara tersebut, Nyonya Seniasih juga memberikan bantuan berupa bingkisan dan uang tunai Rp 500 ribu kepada anak yatimpiatu di Desa Punggul secara simbolis. Sementara itu, Perbekel Desa Punggul Kadek Sukarma mengatakan, bantuan semacam ini sangat diperlukan oleh masyarakat Desa Punggul, mengingat sebagian besar masyarakatnya masih berkecimpung di bidang pertanian. ‘’Penduduk asli Punggul masih petani. Kami berharap bantuan semacam ini lebih ditingkatkan,’’ harap Sukarma. (ad665)
Nyonya Seniasih Giri Prasta Hadiri Penyerahan Alsintan
SERAHKAN ALSINTAN - Anggota DPR-RI Komisi IV Drs. I Made Urip didampingi Ketua TP PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta dan anggota DPR-RI Komisi X I Wayan Koster saat menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) di Wantilan Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, Rabu (9/8) kemarin. KETUA TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta menghadiri acara tatap muka serta penyerahan alat mesin pertanian (alsintan) oleh Drs. I Made Urip, M.Si. yang juga anggota DPR-RI Komisi IV dari Fraksi PDI-P bertem-
pat di Wantilan Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, Badung, Rabu (9/8) kemarin. Pada kesempatan tersebut juga turut hadir anggota DPR-RI Komisi X I Wayan Koster, Camat Abiansemal I Gusti Ngurah Suryajaya, Ketua Ganti Bali
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Yudisium FISIP UNR
Tiga Lulusan Terbaik Seluruhnya Perempuan
TERTINGGI - Dekan FISIP UNR Gede Wirata (paling kanan) bersama tiga mahasiswa berprestasi peraih IPK tertinggi, Dewa Ayu Trisnawati, Yuliana Nirum dan Ni Kadek Ulandari. ADA yang menarik dalam Yudisium Sarjana Strata 1 Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ngurah Rai (FISIP UNR) di aula kampus setempat, Rabu (9/8) kemarin. Tiga orang lulusan terbaik dari 54 calon wisudawan yang mengikuti yudisium, seluruhnya perempuan. Mereka adalah Dewa Ayu Trisnawati (IPK 3,92), Yuliana Nirum (IPK 3,89) dan Ni Kadek Ulandari (IPK 3,81). Ketiganya memiliki kisah dan latar belakang berbeda, namun s a m a - s a m a s u k s e s m e n j a di yang terbaik. Yuliana Nirum jauh-jauh datang dari Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Awalnya ia bekerja sebagai asisten rumah tangga pada seorang dosen di Universitas Udayana. Dosen inilah yang kemudian mengantarkannya kuliah di FISIP UNR. ‘’Saya merasa bangga kuliah di Ngurah Rai karena bisa mengajarkan saya untuk bekerja sama sekaligus mengarahkan masyarakat
pada hal-hal yang bersifat positif,’’ ujarnya. Peraih IPK terbaik pertama, Dewa Ayu Trisnawati, merupakan seorang karyawan swasta yang sempat kesulitan membagi waktu antara kuliah dan bekerja. Namun, pilihan perempuan asal Ubud ini ternyata tidak salah. Sebab, FISIP UNR tidak hanya menambah ilmu tetapi juga membentuk pribadinya menjadi lebih baik lagi. ‘’Pengalaman paling berkesan saat mengikuti kuliah umum dan kuliah internasional karena bisa menambah ilmu. Kebetulan waktu itu dari India,’’ imbuhnya. Sementara Ni Kadek Ulandari mengaku langsung kuliah di UNR setelah lulus SMA. Gadis kelahiran 21 Februari 1995 ini melihat UNR telah banyak mencetak lulusan terbaik. Belum lagi atmosfer perkuliahan yang kental dengan rasa kekeluargaan. ‘’Bagus-bagus lulusannya di pemerintahan. Saya direkomendasikan sekali untuk kuliah di sini. Lulusannya terbaik, dosen-dosennya juga terbaik, hampir semua S-3,’’
jelasnya. Dekan FISIP UNR Dr. Gede Wirata, S.Sos., S.H., M.AP. mengatakan, kaum perempuan yang dulunya termarginalkan kini sudah bangkit. Secara umum seluruh lulusan yang akan diwisuda 11 September nanti tidak ada yang menganggur. ‘’54 calon wisudawan yang diyudisium, 98 persen adalah PNS dan 2 persen terjun sebagai wirausaha atau pegawai swasta. Ini artinya kami tidak meluluskan calon pengangguran atau menambah deretan pengangguran,’’ katanya. Selama mengikuti perkuliahan, lanjut Wirata, pengetahuan dan wawasan mahasiswa diupayakan bertambah melalui kegiatan kuliah umum setiap tahunnya, seminar baik regional, nasional maupun internasional dan pengabdian pada masyarakat untuk mengaplikasikan teori-teori yang didapat di bangku kuliah. ‘’Kami juga minta mahasiswa mengumpulkan masalah-masalah yang ada di masyarakat, kemudian dipecahkan secara bersama-sama dengan dosen pembimbing,’’ imbuhnya. Wirata berharap mahasiswa yang sudah menyelesaikan studinya ini bisa menjadi sarjana yang sujana. Terlebih mereka juga menyandang nama besar pahlawan I Gusti Ngurah Rai. Di tengah persaingan yang begitu ketat di luar kampus, mereka diminta tidak lekas berpuas diri atas apa yang sudah dicapai, melainkan terus meningkatkan pengetahuan, baik formal maupun informal. Menurut Wirata, FISIP UNR saat ini didukung tujuh dosen berkualifikasi S-3 atau doktor, empat dosen sedang mengikuti tugas belajar program S-3 serta lima dosen berkualifikasi S-2 sesuai UU Guru dan Dosen. Kurikulum yang dipakai sudah berbasis KKNI, serta terus melakukan pembenahan ruang kuliah dan penambahan jumlah literatur di ruang baca. (ad667)
Semarakkan Kemerdekaan Dapat Double Benefit Untuk Kebebasan Belanja di Level 21 Mall
MENGIRINGI musim panas dan bulan Agustus yang bergelora, Level 21 Mall akan menggugah gairah pengunjung dengan memberikan promosi spesial dari para tenant yang berpartisipasi dengan potongan harga 70% ditambah 17%. Program yang menarik! Bukan hanya itu, selain bekerja sama dengan berbagai public transportation untuk memudahkan pengunjung menuju atau selepas berbelanja di Level 21 Mall, kesulitan parkir tidak akan menjadi kendala lagi karena fasilitas tambahan istimewa ‘’Free Valet Service’’. Melihat minat belanja yang
terus meningkat dan eksistensi Level 21 Mall yang meraup banyak perhatian pengunjung bahkan dari luar Denpasar, Level 21 Mall menghadirkan berbagai tenant terbaru seperti Fossil, yang merupakan brand premium internasional untuk berbagai kebutuhan fashion seperti jam tangan, Topstar dan Tammia. Untuk menyemarakkan waktu berbelanja dan berkunjung Anda, akan digelar acara dan pameran menarik sepanjang Agustus 2017 ini seperti Automotive Product Launching pada 3–6 Agustus, Red & White Summer Festival (9–18 Agustus) dan
Gebyar Pariwisata dan Industri (21–26 Agustus 2017). Sementara Gelar Budaya Indonesia pada 27 Agustus – 6 September yang mengajak para penggiat seni dan komunitas kreatif di Denpasar serta sekitarnya untuk menampilkan berbagai keterampilan dan keindahan seni kontemporer. Jangan lewatkan pula berbagai kejutan menarik dan unik di Bulan Kemerdekaan Indonesia ini. Informasi lebih lanjut terkait promosi dapat diakses melalui sosial media Level 21 Mall di Instagram @LV21Mall dan Facebook Page Level 21 Mall Denpasar. (ad669)
Donor Darah Bersama H Sovereign Bali dan PMI
PESERTA – Salah satu peserta mendonorkan darahnya dalam kegiatan yang digelar H Sovereign dan PMI. DALAM rangka menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia ke72, H Sovereign Bali bekerja sama dengan PMI mengadakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Donor Darah, Rabu (9/8) kemarin. Acara yang dimulai pukul 09.00 Wita ini diperuntukkan untuk internal dan dibuka buat umum. Sebanyak 50 orang pendonor yang datang juga dapat melakukan pengecekan tekanan darah dan haemoglobin.
Kegiatan yang juga didukung oleh PMI ini dilaksanakan guna menyadarkan diri kita terhadap lingkungan sekitar, juga untuk membangkitkan rasa kebersamaan serta kepedulian kita terhadap sesame yang membutuhkan. Darah yang berhasil dikumpulkan sebanyak 37 kantong selanjutnya akan dicek oleh tim laboratorium di RSUP Sanglah, Denpasar. H Sovereign Bali merupakan hotel bintang 4 dengan keunikan
konsep Contemporary Balinese Elegance. Dapat dicapai dalam beberapa menit dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di daerah Tuban, dekat dengan akses jalan utama termasuk By-pass dan Tol Bali Mandara, dengan berjalan kaki ke kompleks Krisna Bali untuk pengalaman kuliner atau untuk berbelanja kerajinan dan suvenir. Dengan total 198 kamar dan suites, dilengkapi high end amenities serta fasilitas modern dan pelayanan bertaraf international, H Sovereign Bali sangat strategis untuk bisnis dan liburan. Para tamu dapat menikmati semua fasilitas di antaranya Kitchen Meliwis Restaurant, Owl Stone Café & Bakery, 28 Lounge Bar, Avalon Spa, Fitness Centre serta 7th Clover Sky Bar yang merupakan selling point dengan pemandangan langsung ke arah Bandara Ngurah Rai, Tol Bali Mandara serta matahari terbit dan terbenam. Di lantai dasar dekat lobi terdapat 6 unit meeting room lengkap dengan audio visual. Meeting room dapat diatur dalam konfigurasi yang berbeda untuk mengakomodasi presentasi, pelatihan, seminar dan diskusi lainnya. Untuki nformasi lebih lanjut mohon kunjungi www.hsovereignhotels.com atau email kemarcomm@ hsovereignhotels.com. Kontak Ayu Puspasari, Marcomm Coordinator, M: +62 896 695 27021. (bns1)
Kamis Paing, 10 Agustus 2017
Made Urip Serahkan Alsintan Rp 1,161 M di Badung
Perkuat Kelembagaan Petani dan Krama Subak KETUA DPP PDI Perjuangan selaku anggota Komisi IV DPRRI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. bersama Ketua DPD PDI-P Bali Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. yang akrab disapa KBS (Koster Bali Satu) yang juga anggota Komisi X DPR-RI di sela-sela masa reses kembali turun ke bawah untuk memperkuat kelembagaan serta memperjuangkan nasib petani atau subak di Bali. Kali ini duet KBS-Urip atau KORI (Koster-Urip) bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung Seni Asih Giri Prasta menyerahkan secara simbolis bantuan alsintan (alat mesin pertanian) Rp 1,161 miliar serta bantuan 4.760 bibit buah untuk Desa Punggul, Desa Darmasaba, dan Desa Kuum. Bantuan yang diserahkan oleh Made Urip dan KBS berupa 24 unit hand tractor (Rp 600 juta), 20 unit pompa air (Rp 300 juta), 2 unit combine harvester (Rp 180 juta) dan 9 unit power thresher atau alat perontok padi (Rp 81 juta). Acara diisi tatap muka dan penyerapan aspirasi Kelompok Tani se-Kabupaten Badung yang dihadiri anggota Fraksi DPRD Badung, Camat Abiansemal, Perbekel Desa Punggul, jajaran Ganti Bali dan Ganti Badung, ratusan petani dan krama subak serta ibu PKK se-Desa Punggul di Wantilan Desa Punggul, Abiansemal, Badung, Rabu (9/8) kemarin. Pada kesempatan itu, Ketua Ganti Bali I Komang Suardita mengakui Made Urip dan KBS sangat memperhatikan petani di Bali. ‘’Kami sudah banyak mendapatkan bantuan dari Pak Urip. Bantuan yang diajukan berupa alsintan dan bibit
BANTUAN - Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan I Made Urip bersama KBS dan Seni Asih Giri Prasta menyerahkan bantuan alsintan dan bibit buah di Badung. seperti yang diusulkan Ganti seluruhnya dapat direalisasikan untuk para petani di Bali,’’ ungkapnya. Bendahara Poktan Gumanti Asih, I Gusti Ketut Rai Suarta, sebagai salah satu penerima bantuan langsung mengucapkan terima kasih kepada Made urip yang telah membantu memberi alat pengolahan tanah. ‘’Ketua Ganti dan Pak KBS yang telah bersusah payah memberikan bantuan yang diperjuangkan Pak Made Urip. Selain itu, selama ini sangat perhatian terhadap masyarakat dengan sangat antusias membantu petani dan terbukti bantuannya sangat menyentuh para petani dan krama subak,’’ sebutnya. Ketua Poktan Uma Poh Sari, I Made Arka, juga mengucapkan terima kasih kepada Made Urip yang telah banyak membantu petani. ‘’Kami harap Pak Urip bisa meneruskan program-
program bantuan yang akan datang,’’ imbuhnya. I Gusti Putu Sutama, Ketua Pokta Eka Sari, menyatakan bantuan yang difasilitasi Made Urip sangat besar manfaatnya bagi petani khususnya di Badung. Selama ini belum pernah ada anggota DPR yang turun memberi bantuan seperti yang dilakukan oleh Made Urip beserta KBS. Di hadapan petani dan krama subak, Made Urip menegaskan, selaku anggota DPR-RI empat periode yang membidangi pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan dan Bulog, dirinya selalu mengabdikan diri untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat petani di seluruh Bali. Misalnya untuk Kabupaten Badung dari ABPN tahun 2017 telah dialokasikan bantuan berupa alsintan, seperti traktor, pompa air, power thresher dan combine harverter, serta bantuan bibit pohon misalnya bibit durian kane. (ad664)
Untab Masih Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang III
TES seleksi penerimaan mahasiswa baru (Sipenmaru) gelombang II Universitas Tabanan (Untab) diadakan 6 Agustus lalu diikuti 184 orang. Menurut Rektor Universitas Tabanan I Gede Made Rusdianta didampingi Ketua Panitia Sipenmaru I Gusti Ketut Adnya Wibawa yang juga Pembantu Rektor (PR) III, mahasiswa baru termasuk gelombang I berjumlah 325 orang dari tiga fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi (FE) 205 orang, Fakultas Hukum (FH) 113 orang dan FP 7 orang. Menurut Adnya Wibawa, penerimaan mahasiswa baru sesuai dengan daya tampung kelas. Target mahasiswa baru tahun ini 550 orang sesuai peserta opspek tahun lalu. Untuk itu, Untab masih membuka penerimaan mahasiswa gelombang III mulai 7 Agustus hingga 2 September 2017. Testing digelar 3 September 2017. Rektor Made Rusdianta mengatakan, Untab ke depan melaju dengan paradigma baru, yaitu mengedepankan kualitas. Oleh karena itu, seleksi mahasiswa baru dilaksanakan secara ketat. ‘’Mutu harus nomor satu kalau mau menjadi PTS yang unggul dan mempunyai daya saing. Oleh karena itu, sarana-prasarana, gedung dan SDM dosen pengajar harus terus ditingkatkan,’’ ujarnya. Tahun 2017 ini dua dosen Untab lulus doktor baru dan tujuh lagi sedang melanjutkan ke S-3. ‘’Ke depan target kami setiap tahun minimal tiga orang dosen melanjutkan program S-3 dengan bantuan dana dari Yayasan Untab. Dengan demikian Untab dapat turut berperan aktif menciptakan generasi emas Indonesia 2045,’’ ungkap Made Rusdianta. (ad668)
I Gede Made Rusdianta
Pencegahan Narkoba Bisa Dituangkan Dalam ’’Pararem’’
PARA pecandu narkoba dapat menjalani proses rehabilitasi tanpa harus menjalani proses hukum atas kesalahannya menggunakan narkoba. Syaratnya, mereka menjalani rehabilitasi atas kesadaran dan kemauan diri sendiri. Pecandu narkoba dan korban penyalah guna menurut UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pada Pasal 54 diharuskan direhabilitasi melalui medis dan rehabilitasi sosial. Rehabilitasi medis dapat dilakukan di rumah sakit yang ditunjuk oleh menteri, sedangkan rehabilitasi sosial diadakan oleh instansi pemerintah atau masyarakat. Jika pecandu narkoba terjerat hukum, hakim berhak memutuskan atau mengharuskan menjalani rehabilitasi baik itu terbukti bersalah atau tidak dalam tindak pidana narkotika. Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. didampingi Kepala Bidang Rehabilitasi AKBP I Nyoman Artana dan Kepala BNNK Gianyar AKBP I Made Pastika menjadi narasumber dalam kegiatan ‘’Perlindungan Hukum bagi Pecandu dan Korban Penyalahgunaan Narkotika di Kabupaten Gianyar serta Pembentukan Tim Assesmen Terpadu’’ di Padi & Buffet Cafe, Pantai Saba, Gianyar, Rabu (9/8) kemarin. Kegiatan dimulai pukul 09.00 Wita dihadiri peserta yang terdiri atas pejabat Polres,
NARASUMBER - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa (tengah) didampingi Kepala Bidang Rehabilitasi AKBP I Nyoman Artana dan Kepala BNNK Gianyar AKBP I Made Pastika menjadi narasumber kegiatan pencegahan narkoba. Polsek, Pengadilan, Kejaksaan serta Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar. Pada kesempatan itu, Kepala BNNP Bali mengharapkan peran serta aktif Polres dan Babinsa daerah mendorong para bendesa adat di desa pakraman se-Gianyar agar pencegahan dan pemberantasan narkoba dapat dituangkan dalam pararem. Pararem untuk memerangi narkoba di masingmasing desa pakraman dapat dituangkan dalam pararem ngele atau bersifat khusus di seluruh desa. ‘’Libatkan pecalang untuk membantu aparat daerah di Gianyar dengan menjadi relawan narkoba di daerah masingmasing. Setiap aparat daerah harus aktif mengawasi bahaya
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
narkoba di daerah masingmasing,’’ ungkap Suastawa. Menurutnya, pararem tersebut untuk mendorong warga yang sudah terkena narkoba untuk melakukan tes urine dan rehabilitasi. Sebab, di APBD Desa terdapat anggaran untuk melakukan penyuluhan narkoba. Hal tersebut sebagai bentuk perlindungan hukum bagi pecandu dan korban penyalah guna di lingkungan mereka sekitar. Harus dipahami bahwa pecandu dan korban penyalah guna adalah orang yang harus diobati dan jangan dikenakan sanksi kasepekang. Pecalang perlu dilibatkan apabila ada kafe atau tempat karaoke dengan sengaja dijadikan ajang pesta narkoba. (bns2)
seremonial
Kamis Paing, 10 Agustus 2017
Buka BritAma SVF XII, Arief Yahya Hunus Keris MENTERI Pariwisata Republik Indonesia Arief Yahya memuji pertumbuhan pariwisata Bali yang mencapai 23 persen dan menyebut Sanur sebagai model terbaik pariwisata berbasis komunitas. Arief Yahya mengatakan hal tersebut saat membuka BritAma Sanur Village Festival (BSVF) XII/2017, Rabu (9/8) malam kemarin. Pembukaan festival ditandai dengan menghunus keris yang dilakukan Arief Yahya bersama Direktur Konsumer PT BRI (Persero) Tbk. Randi Anto, Wakil Wali Kota Denpasar I G.N. Jaya Negara dan Ketua Umum BSVF XII/2017 Ida Bagus Gde Sidharta Putra. Pada kesempatan tersebut, Arief Yahya mengaku kerap mengirim para pemangku kepentingan dari daerah lain untuk belajar ke Sanur tentang membangun pariwisata berbasis komunitas. Sebab, Sanur menjadi inspirasi dan percontohan bagi destinasi wisata daerah lain. Arief Yahya juga mengapresiasi prestasi Bali yang oleh Trip Advisor dinobatkan sebagai destinasi wisata terbaik di dunia, mengalahkan London yang berada di urutan kedua. Yang lebih membanggakan pertumbuhan pariwisata di Bali mencapai 23 persen. Ini tertinggi di Indonesia bahkan di kawasan ASEAN, yang hanya dikalahkan Vietnam yang mencapai 24 persen. ‘’Tahun ini Bali ditarget menghadirkan kunjungan 6 juta wisman, sehingga event festival seperti ini harus terus digalakkan,’’ ujarnya. Wawali Kota Denpasar sangat mengapresiasi BritAma SVF 2017. Dikatakannya, BritAma SVF 2017 merupakan suatu pemberdayaan dan kesadaran masyarakat Sanur untuk meningkatkan dan mengembangkan kepariwisataan di Bali. BritAma SVF merupakan festival komunitas pertama di Bali.
PEMBUKAAN - Menteri Pariwisata Arief Yahya (dua dari kanan) menghunus keris saat membuka BritAma SVF XII/2017. Ia didampingi Direktur Konsumer PT BRI (Persero) Tbk. Randi Anto (dua dari kiri), Wawali Kota Denpasar I G.N. Jaya Negara (paling kiri) dan Ketua Umum BritAma SVF XII/2017 I.B. Gde Sidharta Putra. Di samping itu, Sanur yang penuh semangat membangun pariwisata berbasis kemasyarakatan melalui BritAma SVF membuktikan adanya komitmen dan kosistensi secara berkelanjutan mempromosikan pariwisata. Apalagi dengan mengangkat tema ‘’Bhinneka Tunggal Ika’’, festival tahunan ini telah memberdayakan masyarakat untuk saling menghargai dalam keberagaman. ‘’Semboyan yang diambil dari Kekawin Sutasoma mahakarya Mpu Tantular pada tema Sanur Village Festival ini mengajarkan empati yang sangat tinggi bagi setiap warga dalam suatu tataran kehidupan berbangsa dan bernegara yang tetap relevan hingga kini,’’ ujar Jaya Negara. Randi Anto mengatakan, Bank BRI telah tujuh kali berpartisipasi di SVF. Sebab, SVF mengangkat budaya lokal dan pengusaha UMKM yang merupakan core business BRI. Dalam festival ini terdapat 30 UKM binaan BRI yang ikut pameran. ‘’Kami mencoba memfasilitasi program pemerintah yang men-
canangkan gerakan transaksi nontunai. BRI ikut memasyarakatkan uang elektronik BRI, yaitu BRIZZI,’’ katanya. Randi menambahkan, sesuai Instruksi Presiden per 1 Oktober pembayaran tol menggunakan transaksi nontunai, BRI juga ikut ambil bagian di dalamnya. ‘’Kebanggaan BRI bisa berpartisipasi di BSVF. Kami berharap pengunjung dapat menikmati BSVF dengan baik dan selamat bertransaksi nontunai,’’ ungkapnya. Sementara itu, Ida Bagus Gde Sidharta Putra menyatakan 140 tenan ikut meramaikan festival. ‘’Selama 12 kali festival kami tidak hanya mempromosikan kepariwisataan Sanur, tetapi juga mendorong ekonomi kreatif untuk tumbuh bersama,’’ ungkapnya. Pada pembukaan BSVF XII/2017 ini hadir Staf Ahli Kementerian UKM dan Koperasi RI Herman Kartajaya, Nyonya Bintang Puspayoga, Kapolda Bali, Ketua Umum PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya, Ketua PHRI Bali dan panglingsir puri seluruh Bali. (ad674)
Wedakarna Cicipi ’’Lau” di Festival Menanga
Tiap Desa Bisa Gelar Festival Seni dan Ekonomi SENATOR RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III yang juga anggota Komite III Bidang Budaya, Pendidikan, Ekonomi Kreatif dan Kesra memuji acara Festival Menanga yang digagas oleh pemerintah desa di Karangasem. Festival yang baru diadakan tahun 2017 ini, diisi sejumlah atraksi seni budaya, pawai dan tentu pameran ekonomi kreatif, baik kuliner, kerajinan tangan, kreasi anak muda maupun produk desa. Dalam kesempatan hadir di Festival Menanga, Senator Arya Wedakarna (AWK) menilai bahwa di Bali setiap desa dapat saja menyelenggarakan festival walau tidak memiliki objek wisata. Terpenting melalui kegiatan festival yang berkelanjutan, potensi desa dapat diperlihatkan dalam acara publik. Hal ini akan mendorong ketahanan desa di Bali yang terdiri atas unsur dinas dan adat yang dijiwai oleh nilai agama Hindu. ‘’Festival Menanga ini salah satu contoh baik bahwa pimpinan desa, anak mudanya dan tokohnya bersatu untuk membuat acara dengan gotong royong. Ini menunjukkan tingkat kepercayaan diri orang Bali khususnya di Karangasem sudah sangat baik. Jika tidak pede mana bisa membuat acara sebesar ini dengan dana swadaya dan gotong royong. Satu hal yang revolusioner, ada persepsi baru muncul di kalangan masyarakat bahwa desa tidak melulu mengurusi upacara adat, tidak hanya fokus pada ritual Hindu tetapi juga bisa bicara tentang ekonomi kreatif. Ini cara yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan di desa. Apalagi saat ini banyak pembeli dan calon konsumen yang lang-
5
STIMI Handayani Denpasar ’’Tirtayatra’’ ke Lombok
SEBAGAI wujud rasa syukur dan angayubagia kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang dirasakan berkenaan dengan berbagai kemajuan dalam berbagai bidang yang diraih dan dicapai beberapa waktu terakhir ini, maka Keluarga Besar Yayasan Handayani dan STIMI Handayani (Sekolah Tinggi Manajemen yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Handayani) memutuskan melaksanakan tirtayatra ke beberapa pura di Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Peserta tirtayatra STIMI Handayani terdiri atas pengurus yayasan, pembina yayasan, pimpinan STIMI, dosen STIMI, tenaga kependidikan, seluruh pegawai dan staf pendukung administrasi dan nonadministrasi yang seluruhnya berjumlah 43 orang. Rombongan STIMI bertolak dari Denpasar pada 4 Agustus. Dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menuju Bandara Inter-
TAMAN MAYURA - Rombongan tirtayatra Keluarga Besar STIMI Handayani Denpasar ke Pulau Lombok dipimpin Ketua Yayasan Handayani Denpasar Ida Bagus Radendra Susatama berfoto bersama di Pura Taman Mayura. nasional Lombok, Praya dan langsung menginap di salah satu hotel terbaik di tepi Pantai Senggigi. Rombongan Yayasan/STIMI Handayani tangkil di Pura Batubolong, Pura Mayura, Pura Lingsar, Pura Suranadi dan Pura Narmada. Ketua Yayasan Handayani Dr. Ida Bagus Radendra, S.H., M.H. menyampaikan,
tirtayatra ini adalah sebagai wujud rasa syukur kepada Hyang Widhi Wasa dan Batara-Batari atas restu-Nya kepada segala upaya yang telah dilakukan STIMI Handayani dalam melaksanakan swadharma, sehingga dapat mencapai berbagai kemajuan yang cukup signifikan. Kegiatan tirtayatra ini juga semacam refreshing bagi se-
luruh keluarga besar STIMI Handayani sehingga memiliki kinerja yang lebih baik dan optimal lagi ke depannya. ‘’Rombongan menyempatkan diri mengunjungi Gili Trawangan dari pagi sampai sore hari sebelum ke bandara dan kembali ke Denpasar,’’ ungkap Dr. Ida Bagus Radendra, Rabu (9/8) kemarin. (ad670)
BRI Manjakan Pengunjung BritAma SVF XII/2017 dengan Transaksi Nontunai
SEBAGAI bentuk dukungan terhadap perkembangan pariwisata Sanur yang mengangkat keanekaragaman kegiatan dan kearifan lokal warga setempat, Bank BRI untuk ketujuh kalinya berpartisipasi dan tahun ini mendukung penuh event BritAma Sanur Village Festival (BSVF) XII Tahun 2017. Sebagai bentuk dukungan tahun ini, Bank BRI mengoptimalkan kerja sama dengan BSVF dengan memberikan berbagai penawaran menarik bagi pengunjung BSVF. Salah satunya adalah memfasilitasi pengunjung BSVF 2017 melakukan transaksi nontunai. ‘’Sanur Village Festival merupakan rangkaian kegiatan yang unik dan peluang yang baik bagi masyarakat setempat untuk menampilkan kebudayaan Pulau Dewata dan industri kreatif kebanggaan kepada masyarakat dunia yang berkunjung ke Bali. Melalui partisipasi Bank BRI pada acara ini, kami ingin menunjukkan komitmen untuk turut mambantu pelestarian budaya lokal sekaligus mengembangkan industri ekonomi kreatif. Pada acara Sanur Village ta-
BERKUNJUNG - Direktur Konsumer PT BRI (Persero) Tbk. Randi Anto (tengah) mengunjungi Stan Bank BRI di BritAma Sanur Village Festival XII/2017, Maissonette Area Inna Grand Bali Beach Sanur, Rabu (9/8) malam. hun ini, kami mengikutsertakan lebih dari 30 nasabah UMKM unggulan dari berbagai penjuru Bali yang mayoritas sudah berorientasi ekspor,’’ ujar Randi Anto, Direktur Konsumer PT BRI (Persero) Tbk., dalam sambutannya pada acara pembukaan BSVF XII/2017, Rabu (9/8) kemarin. Selain dimudahkan dengan transaksi nontunai, pengunjung BSVF 2017 juga berkes-
empatan memperoleh voucher belanja gratis, pulsa gratis dan direct gift. Penawaranpenawaran menarik ini berlaku bagi semua pengunjung BSVF yang melakukan pembukaan tabungan BRI BritAma, registrasi e-Banking BRI, apply Kartu Krefit BRI dan pembelian Kartu BRIZZI (uang isi ulang BRI). ‘’Para pengunjung Sanur Village Festival dapat menik-
mati berbagai macam produk unggulan yang unik dan khas. Semua transaksi di SVF ini kami dukung penuh dengan transaksi nontunai. Kami berharap dalam BSVF 2017 ini semua aktivitas transaksi keuangan yang terjadi selama event ini bersifat transaksi nontunai,’’ tandasnya. Bank BRI berpartisipasi dalam BSVF XII/2017 dalam rangka mendukung local heritage dan perkembangan UMKM nasional, khususnya di daerah Bali dan sekitarnya. BSVF XII/2017 diharapkan dapat meningkatkan fee-bases income dan menggali potensipotensi bisnis lainnya yang berkaitan dengan UMKM di Bali dan sekitarnya. ‘’Semangat kebersamaan dan rasa memiliki telah mengantar BSVF menjadi kegiatan komunal yang memberikan kemanfaatan nyata bagi warga dan sejumlah komunitas desa pesisir ini dan sekitarnya. Spirit kreativitas, motivasi dan inovasi ala Sanur ini bakal terus dikembangkan untuk mewujudkan tatanan sosial dan budaya yang berkesejahteraan dan berkedamaian,’’ ungkap Randi Anto. (ad673)
Raimuna, Wadah Bentuk Karakter Generasi Muda
PENGUSAHA - Senator RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS (tengah) mendorong anak muda Bali jadi pengusaha Hindu. sung datang ke desa untuk membeli produk. Semakin ke desa maka kualitas produk akan semakin baik,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia minta seluruh kepala desa dan bendesa adat di Bali agar bisa menyelenggarakan acara-acara semacam ini di wilayah masing–masing, karena bermanfaat. ‘’Siapa sangka Desa Menanga yang selama ini dianggap bukan destinasi utama di kawasan Besakih bisa membuktikan dirinya hebat. Pengunjung bahkan ada dari luar kecamatan dan luar kabupaten. Di mana– mana rakyat suka hiburan, suka makan, suka mengejar produk desa berkualitas tapi terjangkau dan ini semuaya di festival. Bali tanpa pameran, tanpa marketing bukanlah Bali. Lihat saja tadi anak–anak muda Karangasem belajar menjadi wirausaha dengan berani mengadakan pameran produk anak muda. Ibu–ibu percaya diri membuka stan kuliner ajengan Bali, yang sukla
(suci). Ada pula pengusaha produk wewangian yang saya periksa kualitasnya tidak kalah dengan produk dari luar Bali, serta pengusaha muda yang membuat kerajinan dengan kualitas lebih dari impor. Saya kaget melihat kualitasnya. Ini hebat dan harus diadakan terus. Bali hanya bisa bertahan jika ekonomi umat Hindu kuat. Dharma, artha dan kama harus seimbang,’’ jelasnya. Gusti Wedakarna minta seluruh desa di Bali berani mengadakan acara serupa. ‘’Saya minta pengurus desa, perbekel, bendesa adat, sekaa teruna, ibu PKK buat festival di desa masing–masing. Tunjukkan kebanggaan sebagai wangsa Bali dan ke seluruh dunia bahwa orang Bali berkualitas. Kita punya sesana dan kualitas dalam menjaga produk dan bangga akan budaya adat Hindu. Jika sebuah desa mengadakan festival, banyak hal bisa dicapai,’’ papar Gusti Wedakarna. (ad671)
Kasus Tahura Tanjung Benoa
Polisi Tetapkan Lima Tersangka Denpasar (Bali Post) Kasus pengurukan dan penebangan hutan mangrove di pantai barat Tanjung Benoa terus didalami penyidik Dit. Reskrimsus Polda Bali dan kembali menetapkan lima orang sebagai tersangka. Sebelumnya penyidik menetapkan Bendesa Tanjung Benoa yang juga anggota DPRD Kabupaten Badung I Made Wijaya alias Yonda sebagai tersangka. ‘’Sudah ada enam orang yang ditetapkan tersangka, namun mereka tidak ditahan,’’ tegas Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja, Rabu (9/8) kemarin. Lima tersangka itu berinisial I Made Ma, I Made Me, I Ketut Su, I Made Sa dan I Made Wid.
Mereka diduga melakukan pembabatan pohon mangrove dan menimbun pasir di pantai tersebut. Ditingkatkannya status kelima orang tersebut setelah penyidik memeriksa saksi dan ahli di antaranya ahli BKSDA, ahli peta, ahli pidana, ahli kehutanan Provinsi Bali dan ahli kehutanan di Kementerian Lingkungan Hidup. Dari hasil pemeriksaan itu kemudian dilakukan gelar perkara dan dinyatakan memenuhi unsur pidana. Sementara itu, Selasa (8/8) lalu, tim penyidik turun ke TKP dan memasang garis polisi di TKP. Pemasangan police line ini diakui Kombes Hengky Widjaja. (kmb36)
Tabanan (Bali Post) Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya melepas peserta kontingen Raimuna Nasional Tahun 2017, Gerakan Pramuka Kwarcab Tabanan, Rabu (9/8) kemarin. Kontingen ini akan mengikuti Raimuna Nasional Tahun 2017 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, 13-21 Agustus 2017. Sanjaya mengatakan, Pramuka sebagai salah satu pilar pendidikan bagi kaum muda diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan berbangsa dan nernegara. Melalui pendidikan kepramukaan diharapkan mampu membangun manusia yang berkarakter, membangun anak bangsa yang memiliki watak yang kuat, tangguh kepribadiannya, luhur budi pekertinya serta selalu menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan. ‘’Saya harap adik-adik Pramuka Penegak, Pendega Kwarcab Tabanan menjadikan momen Raimuna
LEPAS - Wabup Sanjaya saat melepas kontingen Raimuna Nasional 2017, Rabu (9/8) kemarin. Nasional ini sebagai ajang menempa diri untuk kelak menjadi generasi muda yang berkarakter, mampu membangun diri dan ikut bertanggung jawab terhadap pembangunan bangsa,” ujarnya. Kakwarcab Tabanan I Putu Santika menyatakan, Raimuna Nasional Tahun 2017 merupakan wadah kegiatan
bagi Pramuka Penegak dan Pendega untuk menggalang
rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Di samping itu, untuk mengembangkan kemampuan diri di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, scouting skill, penampilan budaya daerah, karnaval Bhinneka Tunggal Ika serta pameran budaya daerah. Semuanya dikemas dalam bentuk kegiatan menarik dan menantang yang mengandung pendidikan. Kontingen Raimuna Nasional Tahun 2017 daerah Bali berjumlah 235 orang. Dari Kwarcab Tabanan berjumlah 28 orang putra dan putri, dengan pembina pendamping dua orang. ‘’Peserta diseleksi sangat ketat di tingkat cabang dan daerah, sehingga terpilih 28 orang,’’ ujar Santika. (kmb24)
OPINI
6
Kamis Paing, 10 Agustus 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Memahami Karakteristik Perdesaan MEMBANGUN dari desa. Begitulah jargon pemerintah yang dikenalkan pada awal pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla. Banyak harapan ditumpukan kepada kedua pemimpin ini agar kalimat itu tidak menjadi pemanis bibir semata tetapi merupakan sebuah produk kebijakan politik nyata yang bisa dirasakan semua pihak. Bisa dimaklumi kalau rasa skeptis muncul duluan ketimbang asa bahwa program itu akan berwujud nyata. Faktanya memang begitu. Desa tetaplah menjadi desa. Dengan pemimpin yang datang silih berganti. Wajah desa, memang tidak semuanya, tetaplah menjadi kawasan dengan berbagai kekurangan serta ketertinggalan di berbagai bidang. Desa yang tersebar di pelosok negeri, belum yang tertinggal, belum juga yang terdepan dan berbatas langsung dengan negara lain. Sungguh, tidak enak hati kalau melihatnya di telivisi. Suasananya, kondisinya, keadaan masyarakatnya, fasilitas umumnya dan sebagainya. Sungguh, seperti bumi dengan langit apabila kita bandingkan dengan kondisi desadesa yang secara geografis dekat dengan pusat-pusat kekuasaan. Miris. Sungguh miris. Apalagi kemudian kita lihat perbedaan antara desa kita dengan desa negeri tetangga. Kebetulan secara geografi mereka berdekatan. Apakah kita sebatas miris, mengelus dada kemudian meminta agar pemerintah turun tangan? Semuanya memang harus dilakukan. Kalau kemudian pemeritah mendengar bahkan mempunyai rencana untuk membangun desa-desa itu, tentu kita akan mengacungi jempol. Dan akan lebih bangga lagi kalau pemerintah benarbenar melakukan itu. Tidak hanya sebuah komoditas politik serta basa-basi. Membangun dari desa dengan digulirkannya dana desa kepada masing-masing desa. Jumlahnya tidak sedikit. Pertanyaannya adalah, sudah siapkah masyarakat dengan kondisi ini? Sudah mampukan mereka secara administratif dan manajemen mengelola semua yang diberikan pemerintah? Menjawab pertanyaan ini tentu agak sulit karena potensi serta kualitas sumber daya manusia setiap desa tidaklah sama. Tentu mesti ada pendampingan serta pelatihan agar dana itu benar-benar tepat guna dan tepat sasaran. Jangan menjadi ajang kesempatan untuk melakukan hal-hal yang melanggar hukum. Pemerintah, kalangan akademisi, asosiasi atau siapa pun namanya mesti membantu melakukan pengukuhan. Memberitan pelatihan manajerial, advokasi hukum tentang konskuensi diterimanya dana desa ini sekaligus pertanggungjawabvannya serta kalangan wirausahawan bagaimana memupuk serta menciptakan usaha baru yang mampu menggerakkan roda ekonomi pedesaan. Semuanya mesti secara sinergis bekerja sama. Membantu memberikan solusi agar masyarakat desa tidak terlalu tertinggal. Desa yang membangun dirinya sendiri. Swasembada desa dalam segala hal. Ini sebuah upaya pencapaian ideal. Tentu akan ditemui kendala di sana sini. Itu sebuah hal yang sangat jamak terjadi. kendala itu hendaknya juga disikapi secara proporsional dan profesional. Ada tim yang memberikan pelatihan, penyuluhan dan tentu saja monitoring sejauh mana bantuan itu berjalan dan sudah tepat sasaran. Ada pelaporan berkala yang mesti dilakukan. Ini untuk menghindarkan malfungsi dari penggunaan anggaran dana itu sendiri. Berbenturan hukum karena tidak tahu bukan karena hal hal lain. Ini juga masalah yang perlu ditelaah dan dicarikan jalan keluar. Masing-masing desa mempunyai potensi beragam. Ada yang menonjol dan ada yang sebaliknya. Ada kondisinya bagus secara geografis dan demografis dan ada juga tidak. Ada beberapa karateristik yang menyertainya. Hal ini penting untuk pengenalan identitas diri dari desa itu sendiri. Apakah desa ini cocok dikembangkan sebagai apa dan bagaimana seterusnya proyek itu. Bagaimana peran serta masyarakat serta sejauh mana kontribusi para tetua adat setempat.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Hak Jawab atas Pemberitaan Bank Sinarmas
Dengan hormat, sehubungan dengan pemberitaan Bank Sinarmas di Bali Post (4/8) perihal ‘’Kejati Sita Tanah dan Bangunan Bank Sinarmas di Lahan Tahura’’, bersama ini kami sampaikan hak jawab sebagai berikut. Bank Sinarmas selalu mengedepankan hukum dan akan membantu pihak berwenang sesuai ketentuan hukum yang berlaku pada bidang perbaikan dan lainnya. Bank Sinarmas Kantor Cabang Syahriah Denpasar yang beralamat di Jl. By-pass Ngurah Rai Banjar Suwung Batan Kendal, Kelurahan Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, Denpasar. Menempati bangunan dengan status sewa. Demi menjaga kenyamanan nasabah untuk bertransaksi, Kantor Cabang Syariah Bank Sinarmas Denpasar tetap beroperasi. Demikian kami sampaikan dan terima kasih atas perhatiannya. Shanty K. Purwaningrum PT Bank Sinarmas Tbk. KCS Denpasar
Pelatihan Masyarakat Mengelola Desa Menjadikan Indonesia maju tampaknya cukup sulit untuk saat ini. Bagaimanapun upaya pemerintah untuk menggenjot pembangunan nasional agar mampu mengangkat Indonesia menuju pentas dunia, akan sulit apabila ada pihak-pihak yang mengganggu upaya tersebut. Munculnya bantuan dana desa, yang telah ditegakkan melalui UndangUndang No. 6 tahun 2014 tentang Desa, merupakan upaya pemerintah untuk menggenjot pembangunan tersebut dimulai dari segmen yang paling dasar.
Oleh I Nyoman Sudiksa ikatakan menjadi segmen paling dasar karena Indonesia merupakan negara agraris. Sebagai negara agraris, pertanian merupakan pokok dari penghasilan rakyat Indonesia. Sebagian besar pedesaan Indonesia yang jumlahnya mendekati 75.000 tersebut, merupakan desa tani. Dengan demikian, pemikiran untuk memberikan bantuan kepada desa, sebenarnya merupakan kebijakan pemerintah yang tepat. Dalam sepuluh tahun mendatang, dengan sumber daya yang ada, maka bantuan dana tersebut akan mampu mengaktifkan sumber daya desa yang ada. Kondisi demikian akan dapat dilakukan, apabila dana desa mampu terserap dan digunakan secara baik. Akan tetapi, seperti yang telah diungkapkan secara masif di media massa, dana desa ini telah dikorupsi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Bupati Pamekasan, Madura bersama oknum jaksa, kepala inspektorat dan kepala desa di daerah itu, telah ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena telah tertang-
D
kap tangan menyelewengkan dana desa Rp 100 juta. Laporan dari berbagai media massa juga menyebutkan bahwa masalah penyelewengan dari dana desa itu juga terjadi di Papua serta Sumatera Utara. Mungkin juga jumlah itu jauh meningkat karena masih belum terungkap penyimpangan-penyimpangan di tempat lain. Pemerintah Indonesia baru melaksanakan kebijakan pembangunan desa ini selama dua tahun. Tahun 2017 ini, jumlah anggaran tersebut mencapai 60 triliun rupiah. Dalam konteks umum, boleh dikatakan bahwa sebuah kebijakan pemerintah, apalagi yang berjangka panjang, merupakan sebuah kewajaran apabila pelaksanaan awalnya masih belum lancar. Pemerintah memang baru melaksanakan kebijakan ini dua tahun. Tahun 2015, kebijakan tersebut baru terserap dananya 82 persen, sedangkan tahun berikutnya meningkat menjadi 97 persen. Akan tetapi, belum lancar ini bukan berarti akibat dari tindakan koruptif. Belum lancarnya itu bisa jadi disebabkan oleh faktor lain, misalnya kegagapan petugas dalam melaksanakan bantuan ini dan
merealisasikannya ke dalam pembangunan. Dengan demikian, tindakan koruptif adalah sikap melawan hukum, tidak etis, dan memanfaatkan kesempatan kegagapan organisasi. Walaupun termasuk sebagai penghambat tetapi ini penghambat yang sengaja dilakukan untuk memperkaya diri sendiri. Pelaku koruptif yang terjadi itu dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai pengetahuan, mereka yang sesungguhnya mengerti tentang jalan birokrasi. Karena pengetahuannya seperti itu, maka sangat wajar kalau orang seperti ini dihadapkan ke pengadilan dan kemudian jika terbukti bersalah, dihukum berat agar menjadi pembelajaran bagi masyarakat. Di samping kelebihan-kelebihan dari kebijakan dari dana desa ini, terdapat kelemahan cukup signifikan yang harus segera diperbaiki oleh pemerintah. Yang pertama adalah soal pelatihan terhadap penggunaan dana tersebut. Pada zaman seperti sekarang, penggunaan dana harus dilakukan secara transparan dengan alat-alat bukti yang kuat dan sah. Pelatihan ini sangat diperlukan, di samping untuk mengetahui birokrasi perjalanan uang, juga
untuk melakukan pemilahan proyek-proyek yang penting untuk pemnbangunan desa. Pemerintah memang telah menunjuk pendamping untuk pelaksanaan proyek pembangunan desa ini. Akan tetapi, jumlah pendamping dan kesempatan untuk memberikan penjelasan kepada aparat desa atas berbagai teknik pembiayaan dan pembangunan, juga harus mendapatkan perhatian utama. Apabila jumlah pendamping tidak mencukupi, maka bisa dipastikan proyek akan tidak berjalan dengan baik. Masyarakat desa kebanyakan tidak berpengalaman untuk melakukan pembangunan dengan jumlah uang sedemikian banyak. Di Papua, desa-desa mendapatkan bantuan sampai 500 juta rupiah. Jumlah uang sebanyak itu harus dimanfaatkan secara baik untuk membuat perencanaan pembangunan. Dari sisi ini, kebijakan pembangunan desa terlihat terlalu dipaksanakan sehingga membuat banyak yang tidak tahu bagaimana cara melakukannya. Kedua, adalah masalah kekhawatiran. Sebagai akibat dari kurang pelatihan tersebut, ada kekosongan pengetahuan terhadap pembangunan desa dan pembiayaan dari pembangunan tersebut. Fenomena lanjutan yang muncul adalah sebuah kekhawatiran. Aparat desa takut untuk menggunakan uang karena tidak mempunyai keterampilan untuk membuat proposal dan anggaran. Demikian juga tidak memahami sektor apa yang harus ditangani terlebih dahulu. Kebijakan proyek akhirnya tidak jalan. Ketiga, berkaitan dengan sumber daya desa. Pembangunan
Manusia Terciptakan dalam Kesadaran Beribadah
Sejak pertama kali Tuhan menciptakan manusia hingga pada abad ke-21 ini, entah berapa puluh juta kali telah terjadi regenerasi. Juga tak terhitung entah berapa ribu miliar jumlah manusia ciptaan-Nya yang pernah berkesempatan ada di muka bumi. Namun, kita bisa memperkirakan jumlah manusia (“kita”) yang sedang ada saat ini, yang menurut data di taman bacaan Google sudah mencapai sekitar 7,5 miliar orang. Hanya, kita tidak tahu apakah kita pernah ada sebelum keberadaan kita saat ini, dan akankah kita ada lagi setelah kita tidak ada. Tapi, dari pemahaman Sloka III.10 Bhagavad Gita; bahwa Tuhan menciptakan manusia untuk berkembang biak beserta sumber daya yakni isi alam berupa pancamahabhuta (akasa, teja, bayu, apah, pertiwi) untuk kelangsungan hidup manusia ciptaan-Nya. Keberadaan kita saat ini, adalah; kesempatan yang hanya sekali dan itu pun dalam ruang dan waktu yang sangat-sangat terbatas, hanya setitik dan sekejap jika dibandingkan dengan ruang dan waktu alam semesta yang tak berbatas. Tak termungkiri, kita yang berkesempatan ada di muka bumi, itu karena menunggalnya dua simbol pribadi yang berbeda yakni; simbol pribadi sang Bapa Akasa dan simbol pribadi sang Ibu Pertiwi. Beliaulah leluhur kita, yang tiada lain adalah orang tua kita (Bapa-Ibu), kakeknenek kita dan level-level di atasnya hingga di atas Hyang Trah Tumerah. Beliaulah yang menurunkan/menuntun kita hingga menjadi ada di sini dari yang tidak ada di sana; dari keheningan di ruang dan waktu
Oleh
I Wayan Sariasa yang tak berbatas, yang oleh penglingsir disebut Sang Hyang Embang atau Sang Hyang Acintya. Di dalam ada, kita tidak selamanya ada, suatu saat nanti kita pasti akan meninggalkan yang ada untuk kembali tidak ada, setelah itu kita tidak akan pernah ada lagi, keculai pengganti-pengganti kita yang menjadi generasi penerus kita dalam kodrat dan iradat-Nya untuk berkembang biak. Dalam religi Bali, ketidakadaan kita setelah ada dipasti-yakinkan melalui prosesi “ngaben”, suatu ritual pengembalian jasad ke asal yakni pancamahabhuta, sedang roh/atma kita Amor Ring Acintya. Dengan prosesi itu, secara fisik kita sudah tidak ada dan tidak akan pernah ada lagi, tapi secara metafisik transcendental kita ada nan abadi di dalam tidak ada itu. Menjadi rasional untuk dikatakan kalau kita yang ada pada hakikatnya tidak ada, dan justru ketika kita sudah tidak ada, itu yang sesungguhnya ada, kekal abadi. Walau demikian, ada yang ditinggalkan di bumi ketika kita sudah tidak ada yakni sejarah solah (perilaku) kita selama kita ada. Entahlah; apakah solah kita saleh seperti: Sri Rama dalam epos Ramayana atau Sri Krisna dalam Epos Mahabarata; atau seperti: Sidarta Gautama, Yesus Kristus, Nabi Muhamad, Kong Fu Tsu yang diyakini oleh para penganutnya, atau seperti : Panca Pandita dan Sapta Rsi yang
disucimuliakan oleh penganut Hindu Bali (!?) Dan, ataukah solah yang serbasalah yang kita tinggalkan seperti Rahwana dalam epos Ramayana dan Kurawa dalam epos Mahabarata (!?) Semua solah itu adalah suluh bagi generasi berikutnya. Solah yang saleh akan menjadi anutan mereka yang daiwisampad, solah yang salah akan menguatkan mereka yang asurisampad. Tri Kaya Parisuda yang bersarungkan tatwa, etika, dan upacara dapat memperkokoh solah kita yang saleh di mana Satwam tak tergerus oleh Rajas dan Tamas. Solah kita yang saleh akan menggunakan sebaik-baiknya Pancabudi Indria dan Pancakarma Indria yang ada pada kita. Dengan begitu, arta dan kama yang diinginkan dan diperoleh serta dinikmati adalah berdasarkan dharma, dan itulah yang akan mengantarkan kita kepada mokasrtham jagadhita ya ca iti dharma, sebagai kesempurnaan Catur Purusa Arta (CPA). Kesempurnaan CPA ini paripurna dalam ibadah kita kepada semua sebab yang menyebabkan adanya sebab keberadaan kita di muka bumi; yaitu : (i) Kepada Tuhan dengan segala saktinya; (ii) Kepada para Rsi, termasuk para penemu iptek; (iii) Kepada para Pitra atau para leluhur kita; (iv) Kepada sesama kita baik yang dekat dan terdekat di sekitar kita maupun yang jauh sebagai teman sejawat kita; dan (v) Kepada segala yang tak terlihat tapi terasakan oleh kita (segala bhuta) yang membuat kita bisa berlangsung hidup di bumi.
desa memerlukan ketajaman dan sistematika pemikiran untuk membuat prioritas pembangunan. Hal ini sangat berkait dengan sumber daya yang dimiliki oleh desa bersangkutan. Untuk melaksanakan dan menggerakkan pembangunan di desa, maka diperlukan pengetahuan tentang sumber daya alam yang dimiliki dan sumber daya manusia dari desa bersangkutan. Lalu dari situ kemudian membuat perberdayaan berkelanjutan dan dipilih sebagai prioritas pertama. Di sinilah biasanya aparat dan masyarakat desa kurang memahami sumber daya yang dimiliki, apalagi memilihnya sebagai prioritas pembangunan, lalu mengembangkannya ke dalam proyek. Tidak semua desa misalnya memiliki potensi tanah yang subur. Desa yang kering sering dianggap sebagai desa miskin, padahal mempunyai pemandangan yang bagus dan indah. Pemandangan bagus dan indah ini “tidak diketahui” oleh masyarakatnya karena telah terbiasa dan turun-temurun. Pemandangan alam seperti itu dianggapnya biasa. Kondisi inilah sesungguhnya memerlukan pendamping dan penasihat untuk pembangunan desa. Secara jujur harus dikatakan bahwa di daerah Karangasem bagian timur laut, Bali, tanahnya tandus dan keras. Akan tetapi, pemandangan alamnya luar biasa bagus. Ini yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Dengan demikian, pelatihan-pelatihan untuk pembangunan dan mengenal potensi desa itu sangat penting dilakukan. Desa merupakan sumber daya Indonesia untuk maju di masa depan.
POJOK KPK gencar lakukan penggeledahan ke daerah. - Rakyat Bali juga menunggu. ***
Rakyat Turki bentengi diri dari paham radikal. - Indonesia beda. ***
Kota Denpasar targetkan bebas sampah plastik pada tahun 2019. - Jangan sampai terget tinggal target.
Penulis, pemerhati budaya Bali
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
ABADIKAN MOMEN Sejumlah wisatawan mengabadikan momen kebersamaan mereka saat berkunjung ke objek wisata Tanah Lot, Tabanan, belum lama ini. www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
Kamis Paing, 10 Agustus 2017
Pemprov Siapkan Pembebasan Lahan SPAM Titab
Denpasar (Bali Post) Pemprov Bali saat ini tengah mempersiapkan pembebasan lahan untuk pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Titab dengan kapasitas 350 liter per detik. Perkiraan luas tanah yang dibutuhkan 24.500 meter persegi. Kebutuhan ini akan dirasionalisasi sesuai dengan kondisi ketersediaan tanah yang ada. Saat ini, Bendungan Titab memang belum dioperasikan lantaran menunggu SPAM ini dibangun. “DED-nya kan belum, kita siapkan lahan dulu. Jadi, lahan sekarang sedang appraisal, penetapan harga. Kita baru sampaikan lagi ke masyarakat bahwa sekian harganya,” ujar Kepala Dinas PUPR Provinsi Bali I Nyoman Astawa Riadi saat dikonfirmasi, Rabu (9/8) kemarin. Menurut Astawa, kebutuhan lahan itu tersebar di 17 titik dengan luasan bervariasi. Satu di antaranya berada di Kabupaten Jembrana, tepatnya di Desa Gilimanuk untuk pembangunan RD Gilimanuk seluas 400 meter persegi. Sedangkan sisanya berada di Kabupaten Buleleng, yakni Desa Ularan, Desa Rendikit, Desa Subuk, Desa Busungbiu, Desa Tanggu Wisia, Desa Loka Paksa, Desa Pangkung Paruk, Desa Celukan Bawang, Desa Gerokgak, dan Desa Pejarakan. Terluas di Desa Ularan untuk Instalasi Pengolahan Air (IPA) bawah seluas 8.900 meter persegi dan prasedimentasi seluas 5.300 meter persegi, serta di Desa Rendikit seluas 5.100 meter persegi untuk IPA atas. “IPA atas dan IPA bawah itu tugas Kementerian PU untuk pembangunannya. Kemudian untuk distribusinya, baru provinsi nanti yang menyiapkan pipa distribusi dan beberapa titik reservoir,” jelasnya. (kmb32)
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Terkendala Dana, Dewan Pendidikan Terkesan Mati Suri Denpasar (Bali Post) -
Sejak beberapa tahun terakhir, Dewan Pendidikan Kota Denpasar terkesan mati suri, karena terkendala anggaran. Padahal, Dewan Pendidikan diikhtiarkan sebagai mitra pemerintah untuk mendorong dan mewadahi peran serta masyarakat dalam rangka meningkatkan mutu, pemerataan, efisiensi dan relevansi pendidikan di Kota Denpasar. Ketua Dewan Pendidikan Kota Denpasar Putu Rumawan Salain, Rabu (9/8) kemarin, mengatakan secara organisasi dan struktur organisasi, Dewan Pendidikan Kota Denpasar masih ada dan masih berjalan. Pihaknya tetap melaksanakan kegiatan-kegiatan meskipun sebatas rutinitas. “Contohnya menghadiri undangan sebagai narasumber, juga rapat rutin. Memang tidak bisa bergerak banyak dan tidak bisa semaksimal dulu,’’ ujar Rumawan Salain kemarin. Menurut Rumawan Salain, dulu Dewan Pendidikan Kota Denpasar memang mendapatkan anggaran kegiatan dari Pemkot Denpasar. Namun sejak beberapa tahun terakhir, tidak lagi mendapatkan kucuran finansial dari Pemkot Denpasar. Di samping itu, kata Rumawan Salain, pengelolaan dana yang dikucurkan oleh
Pemkot Denpasar itu diperlukan tenaga administrasi yang memiliki kompetensi di bidang itu. SDM keuangan itulah yang tidak dimiliki, sehingga tak berani gegabah menggunakan anggaran pemerintah. ‘’Walau tanpa ada sokongan dana dari pemerintah, kami tetap berkegiatan, seperti menjadi narasumber atau menghadiri pertemuan yang mewajibkan kehadiran Dewan Pendidikan. Bahkan, setiap kegiatan yang dilaksanakan Dewan Pendidikan Kota Denpasar, kami administrasi dengan baik, dan kami upload dalam website Dewan Pendidikan Kota Denpasar,’’ kata Rumawan Salain. Sementara itu, anggota DPRD Kota Denpasar A.A. Ngurah Gede Widiada diminta komentarnya, meminta Dewan Pendidikan Kota Denpasar aktif lagi. Pengurus Dewan Pendidikan Kota Denpasar
harus segera bangkit, segera melakukan konsolidasi dan menempatkan posisinya seperti yang telah diamanatkan undang-undang atau payung hukum yang ada. Dalam melaksanakan tupoksinya, pemerintah daerah wajib menganggarkan dana untuk Dewan Pendidikan, sehingga tidak terkendala dana. Peraturan juga mengisyaratkan memberi peluang kepada Dewan Pendidikan bekerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri, khususnya dari sumber dana yang dikenal dengan CSR (corporate social responsibility). ‘’Dalam hal ini, perusahaan memiliki kewajiban untuk menyisihkan sedikit keuntungannya untuk kepentingan masyarakat, termasuk kepentingan pendidikan,’’ ujar panglingsir Puri Peguyangan ini. Menurut Widiada, Dewan Pendidikan memiliki peran
Bali Post/kmb
Bali Post/kmb
A.A. Ngurah Gede Widiada
Rumawan Salain
penting untuk memajukan pendidikan, karena merekalah yang harus memberi rekomendasi pada pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Selain itu, Dewan Pendidikan berfungsi untuk memberikan pertimbangan, arahan dan dukungan tenaga,
sarana dan prasarana, serta pengawasan pendidikan untuk meningkatkan mutu pelayanan pendidikan. Sekaligus sebagai mediator antara pemerintah (eksekutif) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (legislatif) dengan masyarakat. (kmb)
Dermaga Tanah Ampo Dirancang untuk Sekoci
Dewan Kecewa Tak Sesuai Perencanaan Awal
TINJAU - Bupati Tabanan Eka Wiryastuti saat meninjau Kantor Layanan Disdukcapil Tabanan, usai melaunching KIA.
Pemegang KIA Dapat Potongan Harga Tabanan (Bali Post) Kabar gembira bagi anakanak usia di bawah 17 tahun di Tabanan. Anak-anak yang memiliki Kartu Identitas Anak (KIA) mendapatkan fasilitas potongan harga pada sektor pendidikan, kesehatan, olahraga atau pariwisata, yang telah bekerja sama dengan Dinas Pencatatan Sipil. Namun, untuk layanan KIA di Kabupaten Tabanan saat ini masih dalam tahap sosialisasi, baru akan mulai dimaksimalkan pencetakannya di akhir tahun 2017. “Bulan ini masih tahap sosialisasi, akhir tahun baru akan kita mulai lakukan perekaman dan cetak, tapi itu baru untuk 8.000 keping,” ucap Kadisdukcapil Tabanan IGA Rai Dwipayana di selasela peluncuran KIA dan pelayanan paket serasi dalam bidang administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, Rabu (9/8) kemarin. KIA di-launching langsung Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, dihadiri seluruh jajaran pimpinan perangkat daerah, serta para perbekel. Bahkan turut hadir perwakilan Ombusdman RI di Bali. Kadisdukcapil Rai Dwipayana menjelaskan, program penerbitan KIA sudah digaungkan pemerintah sejak tahun lalu, ketentuan dan kebijakan tersebut mengacu pada Permendagri Nomor 2 Tahun 2016, Tentang Kartu Identitas Anak. KIA merupakan perwujudan kesungguhan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya bagi anak-anak. KIA ini selain sebagai pengenal juga dapat menjadikan anak dapat mengakses pelayanan publik secara mandiri. “Saat ini kami baru kerja sama dengan tiga perusahaan dalam bentuk pemberian potongan harga bagi anak pemegang KIA, tapi
akan terus kami jajaki kerja sama dengan perusahaan lainnya,” tuturnya. Khusus untuk KIA, Rai menambahkan tahun ini baru dianggarkan Rp 300 juta, baik itu untuk sosialisasi, perekaman dan p e n y e d iaan blangko untuk pencetakan. Pasalnya, blanko KIA disediakan oleh pemerintah daerah, bukan layaknya blangko e-KTP yang disediakan oleh pemerintah pusat. Dipaparkannya, syarat untuk mendapatkan KIA cukup mudah, pemohon hanya diminta melampirkan foto kopi akta kelahiran anak, akta pernikahan orangtua, KK dan KTP orangtua. Namun bisa juga langsung, ketika bayi lahir bisa diurus dalam satu paket yakni akta kelahiran, KIA dan KK baru tanpa dipungut biaya. Terkait paket layanan administrasi kependudukan, Rai mengatakan ini merupakan terobosan baru yang dikemasnya untuk mempermudah dan mempersingkat pemohon dalam mengurus kelengkapan administrasi kependudukan. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyampaikan apresiasinya terhadap terobosan yang digagas Disdukcapil Tabanan. Ia juga mendorong perangkat daerah lainnya untuk membuat inovasi sejalan dengan perkembangan teknologi yang ada. “Jangan terpaku dengan gaya lama, karena sekarang zamannya IT, semua harus bisa membuat lebih fleksibel, menarik, kreatif, efektif dan efisien,” tegasnya. Dia mendukung gagasan Disdukcapil untuk menambah mesin pencetak di tiap-tiap kecamatan. “Kami dari eksekutif akan siap mendukung dengan bantuan sepuluh mesin cetak, agar layanan lebih maksimal,” pungkasnya. (kmb28)
Denpasar (Bali Post) Komisi III DPRD Bali kecewa berat lantaran Dermaga Tanah Ampo di Karangasem benar-benar tidak bisa dipakai untuk bersandarnya cruise atau kapal pesiar. Perkembangan terakhir, Kementerian Perhubungan merencanakan dermaga sepanjang 150 meter itu hanya sebatas sebagai tempat bersandar sekoci. Anggaran sebesar Rp 50 miliar bahkan sudah disiapkan untuk pembangunan break water (pemecah gelombang) agar sekoci dapat bersandar dengan aman. ‘’Artinya, cruise yang besar diparkir di tengah laut, kemudian penumpangnya keluar (menuju daratan) lewat sekoci. Jadi kalau sekoci misalnya dia bersandar di dermaga yang ada kan agak goyang makanya
sekarang dibuatkan break water,’’ ujar anggota Komisi III DPRD Bali I Wayan Adnyana dikonfirmasi, Rabu (9/8) kemarin. Padahal, lanjut Adnyana, pihaknya menginginkan Dermaga Tanah Ampo bisa berfungsi sesuai dengan rencana awal. Yakni, untuk tempat bersandar cruise atau kapal pesiar. Tetapi ternyata panjang dermaga yang hanya 150 meter tidak cukup untuk bersandarnya kapal pesiar dengan panjang minimal 300 meter. Sementara memperpanjang dermaga tidak mungkin dilakukan karena topografi laut sudah langsung dalam. ‘’Kalau memang niatnya membuat dermaga kapal pesiar, kenapa kok sekarang akhirnya menjadi dermaga untuk sekoci. Kemudian ke-
Dermaga Tanah Ampo
marin Kemenhub bilang kalau tidak ada kapal pesiar (yang mau bersandar), kita buat untuk cruise lokal. Artinya penyeberangan ke Labuan Bajo, ke Lombok. Memang sih bisa saja dimanfaatkan, cuma kita kecewa perencanaan awalnya tidak benar,’’ cecar politisi Partai Demokrat ini. Kendati demikian, Adnyana mengaku tetap mengingatkan pihak kementerian agar tidak sia-sia mengeluarkan anggaran Rp 50 miliar untuk break water di tahun 2018. Dalam hal ini, Kemenhub diminta berkomunikasi dengan Kementerian Pariwisata. Rencana itu bisa dilanjutkan kalau Kementerian Pariwisata menyatakan mampu mempromosikan Bali lewat dermaga kapal pesiar. Terutama soal kapal pesiar yang
Bali Post/dok
nantinya harus parkir di tengah laut, dan penumpangnya diangkut lagi dengan sekoci ke daratan. Saran ini pun sudah disampaikan saat melakukan konsultasi ke Kemenhub beberapa hari lalu di Jakarta. ‘’Kalau tidak layak kan nanti mubazir, kita buangbuang duit banyak sementara kapal pesiar tidak mau parkir di situ. Kita mengingatkan jangan sampai istilahnya kita mendanai proyek tetapi tidak berfungsi,’’ pungkasnya. Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Bali I Ketut Suwandhi secara terangterangan menyebut Dermaga Tanah Ampo sebagai proyek gagal. Lokasi pelabuhan dinilai tidak cocok karena berada di perairan dengan arus keras, ombak besar, dan panjang dermaga yang pendek. Bali
akan kesulitan untuk menarik wisatawan yang dibawa kapal pesiar. Apalagi, mereka harus menaiki sekoci dari tengah laut. ‘’Dipakai sekoci begitu, kita saja yang transit sini, transit sana sudah enggak seneng. Belum risiko dan ini yang namanya Pelabuhan Tanah Ampo kan sudah bertahuntahun proyek itu. Kalau dibilang itu proyek gagal, boleh dikatakan proyek gagal tetapi dipaksakan untuk tetap dipergunakan,’’ ujar politisi gaek Partai Golkar ini. Di sisi lain, lanjut Suwandhi, sebagian besar operator cruise lebih memilih Pelabuhan Benoa sebagai tempat bersandar. Kendati, Pelabuhan Benoa sebetulnya dikondisikan untuk penyeberangan publik. (kmb32)
BANGLI
8
Kamis Paing, 10 Agustus 2017
1.470 Warga Belum Dapatkan JKN KIS Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli melalui Dinas Sosial berupaya mengejar target KK miskin yang mendapat Jaminan Kesehatan Nasinal (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS). Dari jatah kuota yang diberikan sebanyak 38.465 jiwa, sampai saat ini 36.995 warga sudah ter-cover jaminan kesehatan tersebut. Kasi Pendataan Kelembagaan Sosial dan Kemitraan Dinas Sosial Bangli Neneng Setiawati, Rabu (9/8) kemarin, menjelaskan Bali Post/nan ada 1.470 jiwa lagi yang belum mendapatNeneng Setiawati kan JKN KIS. Mereka belum menerima kartu JKN-KIS lantaran di BPJS ada gangguan teknis. ‘’Untuk Bali Timur, BPJS mewilayahi empat kabupaten yakni Karangasem, Bangli, Klungkung, Gianyar. Mungkin karena kewalahan, makanya ada kerusakan di alat pencetakan. Atas kondisi itu, pihak BPJS telah mencari solusi dengan cara mengeluarkan NIK untuk warga yang sampai saat ini belum menerima kartu JKN KIS. Warga yang belum menerima kartu itu merupakan usulan sejak bulan Mei sampai Juli,’’ katanya. Dia menjelaskan, sesuai usulan yang sudah diajukan, sebenarnya ada 8.759 jiwa yang belum mendapatkan kartu JKN-KIS. Hanya pihaknya tidak berani memastikan apakah usulan yang diajukan tersebut semuanya disetujui karena tidak menutup kemungkinan usulan itu bakal dipending. ‘’Namun jika ada penambahan kuota, maka tinggal data itu saja yang dimasukkan,’’ jelasnya. (kmb41)
GERABAH - Kerajinan gerabah di Desa Tamanbali. Hanya beberapa warga yang masih menggeluti kerajinan tersebut.
Perajin Gerabah di Tamanbali Terus Berkurang
Bangli (Bali Post) Banyak jenis kerajinan yang digeluti masyarakat Bangli untuk mendongkrak perekonomian keluarga, salah satunya kerajinan gerabah di Desa Tamanbali, Bangli. Hanya saja, seiring berjalannya waktu, perajin gerabah di desa ini kian berkurang. Sekarang hanya tinggal beberapa perajin yang masih
tetap bertahan. Salah seorang perajin gerabah di Desa Tamanbali Me Sayang didampingi suaminya, I Nengah Merta, mengatakan kerajinan berbahan tanah liat ini digelutinya sudah cukup lama. Gerabah yang dibuat biasanya difungsikan sebagai sarana upacara keagamaan. ‘’Kalau ada pesanan, baru saya buat gerabah,’’ ungkapnya.
Sayang menjelaskan, untuk saat ini pihaknya tidak membuat kerajinan gerabah. Selain belum ada pesanan yang datang, cuaca yang tidak menentu juga menjadi kendala. ‘’Saya akan kembali membuat gerabah kalau sudah cuaca panas dan sudah ada pesanan,’’ terangnya. Dia mengungkapkan, belakangan ini warga yang
Kenaikan tunjangan yang akan diterima diharapkan dapat memacu kinerja anggota DPRD Bangli. Masyarakat berharap anggota dewan lebih peka serta serius dalam meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Tokoh masyarakat yang juga anggota DPRD Bangli periode 2004-2009, Kadek Ardhi Negara, menilai kinerja anggota dewan di Bangli selama ini masih belum maksimal. Peran dan fungsi yang dijalankan dewan masih sangat lemah. ‘’Saya objektif saja menilai. Bukan saja saat ini, sedari dulu saat saya masih di dewan juga saya akui fungsi dan peran dewan sangat lemah dalam mensejahterakan rakyat,’’ ungkapnya, Rabu (9/8) kemarin. Bali Post/ina
Kodim Gelar Kegiatan Peningkatan Kemampuan Apkowil Bangli (Bali Post) – Komando Distrik Militer (Kodim) 1626/Bangli terus berupaya meningkatkan pengetahuan dan kemampuan personelnya dalam pelaksanaan pembinaan teritorial (binter). Salah satunya dengan menggelar kegiatan peningkatan kemampuan Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil). Dalam kegiatan peningkatan kemampuan Apkowil kali ini, para personel TNI dilatih budi daya pertanian dan peternakan organik serta budi daya tanaman dengan metode hidroponik dengan tujuan membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat. Pasiter Kodim 1626/Bangli Kapten Inf. Ida Bagus Nyoman Mahendra seizin Dandim Letkol Susanto Lastua Manurung, Rabu (9/8) kemarin, mengatakan kegiatan peningkaan kemampuan Apkowil yang diikuti puluhan anggota Babinsa dan staf di Kodim dilaksanakan selama empat hari mulai Senin (7/8) hingga Kamis (10/8). Kegiatan mendatangkan narasumber baik dari Kodim maupun dari Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Bangli. Dijelaskan Kapten Mahendra, materi pelatihan yang diberikan kepada para peserta disesuaikan dengan tipologi wilayah Bangli. Di bidang pertanian, peserta dilatih mengenai cara budi daya tanaman jeruk yang baik. Selain itu, peserta juga dilatih mengenai teknik budi daya tanaman dengan metode hidroponik/aquaponic baik secara teori maupun praktik. ‘’Kenapa mengangkat hidroponik/ aquaponic, karena mengingat lahan pertanian kita semakin menyempit. Dengan metode itu, tidak membutuhkan lahan yang luas. Media utamanya hanya air,’’ terangnya. Selain di bidang pertanian, lanjut Kapten Mahendra, para peserta juga diberi materi pelatihan mengenai pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dibawakan narasumber dari Dinas PMD. Dikatakannya, dalam pengelolaan BUMDes, harus ada keterlibatan TNI melalui Babinsa di desa-desa sebagaimana MoU yang sudah ada. ‘’Jadi tujuan kegiatan ini adalah untuk membekali serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan personel Apkowil dalam pelaksanaan binter sehingga diperoleh kesamaan persepsi, pola pikir dan kemampuan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat guna mewujudkan kekuatan wilayah pertahanan aspek darat yang tangguh,’’ jelasnya. (kmb40)
menggeluti kerajinan gerabah ini semakin berkurang. Hal ini disebabkan sedikitnya permintaan. Hanya beberapa orang yang masih berkecimpung menggeluti kerajinan gerabah ini. Itu pun dominan orang tua. ‘’Kalau dulu memang banyak warga yang menggeluti kerajinan gerabah ini. Tapi sekarang hanya tersisa beberapa orang saja,’’
katanya. Untuk membuat kerajinan ini, dia mencari tanah di lahan miliknya. Tanah yang dipakai merupakan tanah pilihan. Sebab kalau kualitas tanah tidak bagus, hasilnya tidak berkualitas. ‘’Tanah liat harus halus dan lembut sehingga gerabah yang dihasilkan bagus,’’ jelas Merta. (kmb41)
canaan (musren) baik di kecamatan maupun kabupaten. ‘’Dalam musren selama ini 80 persen planning peningkatan kesejahteraan masyarakat dibuat pihak eksekutif. Sementara legislatif hanya disertakan lima persen. Harusnya dari musrencam legislatif aktif. Di sana ajang memperjuangkan perencanaan,’’ jelasnya. Dengan adanya peningkatan tunjangan yang akan segera diterima kalangan legislatif, diharapkan terjadi peningkatan kinerja. Dewan diharapkan dapat lebih serius dalam membangun kesejahteraan masyarakat di daerah dan tidak sekadar bekerja di atas meja. ‘’Saya akui
dewan rajin rapat ngomongin pembangunan pasar, jalan, pariwisata dan lainnya. Tapi ada implikasinya gak? Yang rakyat inginkan ada implikasi, bukan ngomong di meja,’’ kata Ardhi. Sebagaimana diketahui, tunjangan pendapatan yang akan diterima anggota DPRD Bangli setiap bulannya akan segera mengalami kenaikan dalam waktu dekat. Hal itu menyusul telah disahkannya Perda tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Bangli. Hanya saja mengenai berapa besaran kenaikan tunjangan yang akan diterima dewan, masih menunggu kajian appraisal. (kmb40)
Tunjangan Naik, Kinerja Dewan Harus Meningkat
Bangli (Bali Post) -
PENINGKATAN KEMAMPUAN - Puluhan anggota Kodim 1626/Bangli mengikuti kegiatan peningkatan kemampuan Apkowil di aula Makodim setempat.
Bali Post/nan
Dewan yang memiliki tugas dan fungsi pengawasan, menurut Ardhi, semestinya dapat mengawasi sekaligus mengevaluasi dana ke desa. Sejauh mana efektivitas dan efek yang dirasakan masyarakat terhadap penggelontoran dana ke desa-desa harus diawasi dan dievaluasi sehingga memiliki bahan untuk kajian ke depannya. ‘’Seberapa jauh dana itu memberikan kesejahteraan di masyarakat, itu yang perlu dievaluasi. Kalau memang dewan malas turun ke lapan-
gan, buat saja kuisioner. Atau dewan bisa kerja sama dengan LSI (Lembaga Survei Indonesia-red) misalnya, daripada jalan-jalan terus,’’ ujarnya. Selain itu, Ardhi juga menilai keterlibatan dewan dalam perencanaan kesejahteraaan masyarakat selama ini masih sangat minim dan lebih didominasi eksekutif. Dalam perencanaan peningkatan kesejahteraan masyarakat, dewan harusnya lebih banyak mengambil peran dalam kegiatan musyawarah peren-
Mengudara Lebih Lama
RPKB FM Tawarkan Program Siaran Variatif MENYUSUL telah keluarnya Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) Radio Publik Kabupaten Bangli oleh Menteri Komunikasi dan Informatika RI per Mei lalu, Radio Pemerintah Kabupaten Bangli (RPKB) FM kini mengudara dengan durasi waktu lebih lama. Tak hanya itu, program acara yang disiarkan RPKB FM pun dirancang lebih variatif. Kabag Protokol, Kerja Sama dan Komunikasi Publik Setda Bangli Cok Bagus Gaya Dirga, Rabu (9/8) kemarin, mengatakan seiring telah diterimanya IPP No. 1133 tahun 2017, RPKB FM yang mengudara pada frekuensi 102,4 FM terus melakukan pembenahan baik dalam jam siaran maupun program-program siaran yang ditawarkan. RPKB FM yang sebelumnya mengudara dari pukul 07.30 Wita hingga 18.00 Wita, kini mengudara lebih awal dari pukul 06.30 Wita hingga pukul 22.00 Wita. ‘’Seiring bertambahnya waktu siaran, maka program acara radio pun kami tambah dan kami buat lebih variatif,’’ terangnya. Dijelaskan Cok Gaya Dirga,
program acara yang saat ini mengudara di RPKB FM yakni Program Nonstop Musik Dangdut dari pukul 06.30-07.00 Wita, Program Musisi, Musik dan Informasi Seputar Kabupaten Bangli dari pukul 07.00-09.00 Wita, Program Subali, Suaraning Bali, Deretan Lagu-lagu Bali dari pukul 09.00-12.00 Wita, PIS, Deretan Lagu Indonesia dari pukul 12.00-14.00 Wita. Dilanjutkan dengan program Dendang Ria RPKB Deretan Lagu Dangdut dari pukul 14.00-16.00 Wita, Program Pesona Tembang Bali, Deretan Lagu Bali dari pukul 16.00-19.00 Wita dan program Gita Nunsa Malam dari pukul 19.00-22.00 Wita. Selain acara rutin harian tersebut, ada juga acara tambahan berupa acara mingguan, di antaranya Program Halo Apa Kabar Bangli setiap Kamis 09.00-10.00 Wita, yang merupakan program talkshow dengan para pimpinan OPD atau narasumber dari masyarakat yang berprestasi. Program Gita Nuansa Malam Akhir Pekan setiap Sabtu 19.00-22.00 Wita, yang menghadirkan tembang
Indonesia dan Barat disiarkan dengan duet oleh penyiar sambil membahas topik yang di-share melalui SMS dan FB, Program Pengantar Istirahat Siang atau PIS dari 12.00-14.00 Wita setiap Sabtu yang menghadirkan tembang Indonesia lawas yang diselingi informasi ringan seputar kesehatan, lifestyle dan karier, Program PIS dari 12.00-14.00 Wita setiap Minggu yang menghadirkan Ramalan Bintang dan lagu pop Indonesia. Program Gita Nuansa Malam Kenangan setiap Minggu pukul 19.00-22.00 Wita yang menghadirkan program tembang lama Indonesia era 80-an hingga 90-an dan Program Geguntangan yang hadir setiap Sabtu, minggu ke-4 pada program pesona tembang Bali pada 16.30-17.30 Wita. ‘’Dari sekian program yang ada, yang paling utama dari semua program tersebut adalah penyampaian informasi tentang Kabupaten Bangli. Program tersebut diambil dari kutipan media cetak dan juga liputan langsung oleh Bagian Protokol Kerja Sama dan Komunikasi Publik yang selama ini men-
PENYIAR - Cok Bagus Gaya Dirga berfoto bersama beberapa penyiar RPKB FM di Studio Siar RPKB FM. gelola RPKB FM,’’ terangnya. Dengan program acara yang variatif tersebut para pendengar setia RPKB FM dipastikan tidak akan bosan terlebih seluruh program acara tersebut dibawakan oleh penyiarpenyiar yang berpengalaman dan berprestasi di bidangnya. ‘’Kehadiran RPKB FM sebagai lembaga penyiaran publik lokal milik Pemkab Bangli dapat bersinergi dengan seluruh pro-
gram Pemerintah Kabupaten Bangli di bawah kepemimpinan Bupati Bangli I Made Gianyar, Wakil Bupati Sang Nyoman Sedana Arta, Sekda Ida Bagus Giri Putra khususnya sebagai media lokal yang bisa berbagi informasi dan hiburan kepada seluruh masyarakat Bangli, utamanya informasi tentang pembangunan di berbagai bidang di Kabupaten Bangli,’’ imbuhnya. (ad660)
HONDA
PROMO SPESIAL BULAN INI * Discount Besar Mobilio HR-V * DP Ringan * Bisa Nego sampai Deal
DP
20Jt
DP
47Jt
READY STOCK : BRIO / JAZZ / BRV / CRV DP. 18 Jt / 50 Jt / 28 Jt / 50 Jt
* Bonus Kaca Film Vkoll &Huper Optik * KTP Luar Bisa * Proses Kredit Mudah * Terima Tukar Tambah
081 337 565 872| 081 805 536 640
Anda sibuk untuk datang ke dealer, kami siap datang ke tempat anda, Telpon, Ketemu, Deal
C.0000332-mbl
GIANYAR
Kamis Paing, 10 Agustus 2017
Ibu Negara Diagendakan Kunjungi Pusat Kerajinan Tenun Ikat
Gianyar (Bali Post) Jajaran Polres Gianyar mempersiapkan pengamanan ekstra untuk kunjungan kerja istri Presiden RI, Iriana Joko Widodo, ke Bali yang diagendakan Kamis (10/8) hari ini. Dalam agenda tersebut, Ibu Negara berkunjung khusus ke Kabupaten Gianyar bersama istri Wakil Presiden, Mufidah Jusuf Kalla. Mereka dikabarkan akan mengunjungi Pusat Kerajinan Tenun Ikat Putri Ayu di Jalan Astina Gianyar. Wakapolres Gianyar Kompol Tonny Sugadri menyatakan pihaknya sudah menginstruksikan supaya pengamanan Ibu Negara menjadi prioritas utama. Hal ini disampaikan melalui apel gelar pasukan, Rabu (9/8) kemarin. ‘’Diutamakan Ibu Negara dulu. Karena jika perjalanan beliau ada hambatan di Gianyar, bisa jadi berita nasional nanti. Karena kita yang paling bertanggung jawab di wilayah kita ini,’’ tegasnya. Mengenai jadwal Ibu Negara selama di Bali, khususnya di Gianyar, sewaktu-waktu bisa berubah. ‘’Bisa saja beda tempat. Disesuaikan apabila ada perubahan jadwal segera. Jadi dimonitor terus perkembangan situasi. Kebanyakan wilayahnya di Gianyar,’’ tegasnya. Untuk diketahui, Ibu Negara Iriana Joko Widodo akan terbang dengan pesawat khusus dari Jakarta sekitar pukul 09.00 Wita. Selanjutnya diperkirakan sudah mendarat di Bandara Ngurah Rai pada pukul 10.40 Wita. Agenda pertama, dia akan menyambangi Dekranasda Provinsi Bali. Lokasi kedua yang akan ditinjau yakni Pusat Kerajinan Tenun Ikat Putri Ayu di Jalan Astina Gianyar. Sesuai jadwal, Ibu Negara hanya beberapa menit melakukan peninjauan. Setelahnya akan bertolak ke Bali Safari and Marine Park untuk makan siang dan menyaksikan sendratari Sri Jayapangus. Barulah sekitar pukul 15.30 Wita, Ibu Negara menuju ke Istana Kepresidenan di Tampaksiring. Ny. Iriana Joko Widodo beserta rombongan akan bermalam di Istana Tampaksiring dan melakukan kegiatan internal. Jadwal kunjungan kali ini cukup padat. Keesokan harinya sekitar pukul 06.00 Wita, Ny. Iriana Joko Widodo akan melakukan senam osteoporosis dengan para lansia di Tampaksiring. Kemudian dijadwalkan pula mengunjungi Pura Tirta Empul dan Pasar Ubud. Kompol Tonny meminta anggotanya agar selama pengamanan Ibu Negara tetap meningkatkan kewaspadaan diri. Hal ini berkaca pada kasus perampasan senjata anggota Brimob. Pihaknya mewanti-wanti supaya anggota yang bertugas di lapangan agar juga memperhatikan keselamatan masing-masing. ‘’Jangan ada yang sendiri. Minimal dua orang. Karena tidak menutup kemungkinan kejadian hilangnya senjata bisa terjadi kembali. Harus lebih waspada,’’ tegasnya. (kmb35)
Puluhan Ribu Warga Belum Terekam E-KTP
Disdukcapil Kerja Ekstra
Gianyar (Bali Post) Sepanjang Agustus ini, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gianyar dipastikan akan bekerja ekstra. Hal ini lantaran Disdukcapil harus mengejar target 73.485 warga yang belum melakukan perekaman data e-KTP. Selain kerja lembur, jajaran Disdukcapil juga meningkatkan intensitas perekaman di masing-masing kecamatan. Berdasarkan data Disdukcapil Gianyar, per Juni 2017, dari total 538.866 penduduk Gianyar, tercatat sebanyak 73.485 penduduk belum terekam e-KTP. Kecamatan yang penduduknya paling banyak belum terekam e-KTP yakni Kecamatan Gianyar mencapai 15.627 orang. Disusul kemudian Kecamatan Sukawati mencapai 15.284 orang, Blahbatuh 13.759 orang, Ubud 9.136 orang, Tampaksiring 7.933 orang, Payangan 6.698 orang dan Tegallalang mencapai 5.048 orang. Kepala Disdukcapil Gianyar I Putu Gede Bhayangkara mengakui sampai saat ini masih ada ribuan warga yang belum terekam e-KTP. Padahal Disdukcapil sudah terus melakukan sosialisasi baik di tingkat kecamatan, kelurahan hingga dusun. Guna mempercepat perekaman data penduduk, Disdukcapil melakukan koordinasi dengan para Camat, Perbekel, Kaling dan Kadus agar menginformasikan ke warganya yang belum, agar segera melakukan perekaman data e-KTP. Diungkapkannya, untuk pelayanan di kantor Camat mulai Senin hingga Jumat dari pukul 08.00 Wita, hingga pukul 15.00 Wita. Kemudian akan diberlakukan jam lembur dari pukul 15.00 Wita hingga pukul 22.00 Wita. Selain itu, pelayanan juga akan diberikan pada Sabtu dan Minggu dengan jam yang sama, mulai pukul 08.00 Wita hingga pukul 22.00 malam. (kmb35)
9
Rangkaian HUT Ke-72 Kemerdekaan RI
Bupati Gianyar Buka Lomba Gerak Jalan dan Pawai Kebangsaan
BUPATI Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata membuka lomba gerak jalan putri tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Gianyar dan pawai kebangsaan anak TK Kabupaten Gianyar, serangkaian peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI, Rabu (9/8) kemarin. Pada kesempatan itu, Bupati Agung Bharata mengajak seluruh peserta untuk berlomba dengan menjunjung tinggi semangat persatuan dan kesatuan, sportivitas yang tinggi dan memaknai arti nasionalisme. ‘’Berlomba harus jujur. Maknai arti perjuangan dengan berlomba yang jujur, sportif, gigih dalam memeriahkan kegiatan 17 Agustusan ini,’’ terang Bupati Agung Bharata. Lebih lanjut Bupati Agung
Bharata memberikan apresiasi tinggi kepada 33 peserta gerak jalan putri yang ikut berlaga. Lomba diawali oleh peserta nomor urut 1 dari SMA PGRI Pariwisata Blahbatuh. Bupati Agung Bharata juga mengapresiasi keceriaan anak-anak dalam pawai kebangsaan anak TK Kabupaten Gianyar. Menurutnya, ini membuktikan bahwa mereka sangat sehat, senang dan bahagia. Pawai kebangsaan ini juga sangat penting untuk mengajarkan rasa cinta tanah air pada anak-anak sejak dini. ‘’Jika rasa itu ditanamkan sejak kecil, kelak jika mereka dewasa mereka akan berusaha memberikan yang terbaik bagi bangsa dan daerahnya,’’ tegas Bupati Agung Bharata. Apalagi saat ini Kabupaten
Gianyar telah meraih predikat Nindya sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA), di mana segala kebutuhan anak baik itu fisik, kesehatan, keamanan, pendidikan, kebebasan berkreasi dan beraktivitas telah diupayakan untuk dipenuhi. Bupati Agung Bharata juga mengajak segenap masyarakat untuk selalu memperhatikan dan memenuhi kebutuhan anak-anak. Ketua Panitia Penyelenggara Gerak Jalan Erawan, S.Pd., M.AP. mengatakan peserta yang ikut berlomba dalam lomba gerak jalan tingkat SMA/SMK yakni sebanyak 33 peserta dari seluruh Kabupaten Gianyar. Semua peserta antusias mengikuti lomba. Yang menarik, saat berlaga peserta juga menampilkan
MEMBUKA - Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata saat membuka pawai kebangsaan anak TK Kabupaten Gianyar, Rabu (9/8) kemarin. tari dan menyanyi. Penonton berjubel menyaksikan lomba gerak jalan putri ini karena tak biasanya lomba gerak jalan tingkat SMA/SMK diser-
tai tarian dan nyanyian atau disebut dengan gerak jalan indah. ‘’Gerak jalan indah biasanya hanya untuk tingkat SD,’’ ujarnya. (ad661)
Legalkan Pemungutan Retribusi Parkir
Sejumlah Desa Ajukan Kerja Sama ke Pemkab
Gianyar (Bali Post) -
Gencarnya gerakan Satgas Saber Pungli ternyata berdampak pada pengelolaan parkir di tingkatdesa. Pengelola parkir tingkat desa kini berbondongbondong menjalin kerja sama dengan Dinas Perhubungan Gianyar demi melegalkan pemungutan parkir. Terkait hal ini, Dinas Perhubungan Gianyar menargetkan peningkatan target retribusi parkir menjadi Rp 3,9 miliar. Sekretaris Dinas Perhubungan Gianyar Gede Rai Ridarta mengungkapkan, yang berwenang melakukan pemungutan retribusi parkir di ruas jalan utama adalah pemerintah. Kalau pun ada dari pihak desa yang melakukan pungutan, harus bekerja sama dengan pemkab. ‘’Jadi kerja sama inilah yang dijadikan dasar dalam pemungutan retribusi parkir. Kalau tanpa dasar, ini kan bisa dikategorikan pungutan liar,’’ ucapnya seizin Kepala Dinas Perhubungan Gianyar Wayan Artana, Rabu (9/8) kemarin. Dikatakannya, sampai saat ini Pemkab Gianyar memiliki 12 kerja sama terkait retribusi parkir dengan desa dan pecalang. Tahun ini ada sejumlah desa yang kembali mengajukan kerja sama seperti Lebih, Siyut, Masceti, Cucukan dan Buruan. ‘’Yang baru mengajukan ini sedang kita proses,’’ katanya. Manfaat kerja sama ini mulai dilirik oleh desa pakraman, terutama semen-
jak dibentuknya Tim Saber Pungli. Rata-rata desa pakraman khawatir melakukan pungutan karena tidak ingin disebut melakukan pungli. ‘’Ada desa yang awalnya merasa gak perlu kerja sama pengelolaan parkir dengan pemerintah, tapi belakangan mulai khawatir ketika apa yang dipungut tak ada dasarnya. Karena retribusi dan pajak yang berwenang memungut adalah pemerintah,’’ paparnya. Dikatakannya, pembagian hasil kerja sama retribusi parkir ini menggunakan persentase. Tetapi ada pula yang mendapat pengecualian, seperti untuk lahan pribadi yang dijadikan areal parkir. ‘’Kalau lahan pribadi yang digunakan parkir itu kena pa-
Bali Post/nik
PARKIR - Polisi saat menertibkan parkir liar di seputaran Jalan Ngurah Rai. Terkait pemungutan retribusi parkir, sejumlah desa kini mengajukan kerja sama dengan Pemkab Gianyar. jak usaha parkir. Tapi kalau sifatnya insidentil, misalnya ada karya atau semacamnya, itu tidak kena,’’ ucapnya. Dari penambahan kerja sama ini pihaknya kini men-
argetkan peningkatan target retribusi parkir 2017 menjadi Rp 3,9 miliar atau meningkat Rp 500 juta dari target tahun sebelumnya senilai Rp 3,4 miliar. ‘’Kalau sampai
Agustus ini target retribusi parkir kita sudah mencapai kisaran Rp 2 miliar lebih. Jadi kami optimis target Rp 3,9 miliar itu tercapai,’’ katanya. (kmb35)
KLUNGKUNG
10 SOSOK
Kamis Paing, 10 Agustus 2017
Bentuk Klinik Koperasi KOPERASI di Kabupaten Klungkung sesuai data terakhir mencapai 136 unit. Dari angka itu, 21 masuk kategori sakit. Sedangkan 14 unit di antaranya telah diusulkan ke Kementerian Koperasi dan UKM enam bulan lalu, untuk pencabutan badan hukumnya. Realisasinya tinggal menunggu surat keputusan (SK). “Infonya nanti SK keluar bersamaan dengan daerah lain. Ini yang sedang kami tunggu,” ujar Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung I Wayan Ardiasa, Bali Post/ist Rabu (9/8) kemarin. Menurutnya, proses pencabutan badan hukum itu tidak akan mendapatkan persoalan berarti karena koperasi tersebut tidak lagi beroperasi dan tidak memiliki aset. Sementara untuk tujuh koperasi lainnya masih diberikan pembinaan lantaran masih ada persoalan keuangan dengan pihak ketiga. “Kami sedang galakkan pembinaan, baik dari sisi SDM maupun manajemen pengelolaannya,” ungkapnya. Mengantisipasi koperasi yang demikian, pemberian izin pembentukkannya dilakukan secara selektif. Seluruh persyarakan harus terpenuhi dan sesuai dengan visi misi perkoperasian. “Proses pembubaran koperasi tidak aktif juga memerlukan waktu cukup lama. Itu sebabnya pemberian izin harus selektif,” katanya. Selain itu, sebagai langkah antisipasi tahun ini dinas juga menerapkan sebuah inovasi dengan membentuk klinik koperasi. Ini dikemas layaknya klinik di Rumah Sakit yang didalamnya terdapat sejumlah bagian yang menangani persoalan berbeda. “Klinik ini akan menangani permasalahan koperasi,” tandasnya. (sos)
Bali Post/sos
ROBOH - Panyengker kolam renang Lila Arsana di Jalan Gunung Rinjani, Kelurahan Semarapura Kangin yang dikelola Pemkab Klungkung roboh, Rabu (9/8) dini hari kemarin.
Termakan Usia
Terlibat Kasus Curanmor
Buronan Polres Bangkalan Diringkus di Banjarangkan Semarapura (Bali Post) Dua orang pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO) Polres Bangkalan, Jawa Timur, Mohamad Safri alias Mat Sehri alias Matrik (42) dan Sahal alias Ajip (16), diringkus jajaran Satuan Reskrim Polres Klungkung di Jalan Raya Banjarangkan, Rabu (9/8) siang kemarin. Penangkapan kedua pelaku berlangsung pukul 12.00 Wita dan sempat diwarnai aksi kejar-kejaran. Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP I Made Agus Dwi Wirawan menjelaskan, pasca-adanya informasi masuknya dua DPO ini ke bumi serombotan, jajarannya langsung melakukan penyelidikan. Lima hari berjalan, tempat tinggal kedua pelaku akhirnya ditemukan. Ternyata, kedua pelaku kos di Banjar Nesa, Desa/Kecamatan Banjarangkan. Tanpa berpikir panjang, langkah penggerebekan pun dilakukan. Namun, hal itu tak langsung berjalan mulus. Kedua pelaku tersebut sempat lari menuju jalan raya. Aksi kejar-kejaran pun tak terelakkan. “Setelah dikejar, keduanya berhasil ditangkap di Jalan Raya Banjarangkan. Selanjutnya mereka dibawa ke Polres untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya. Penangkapan tersebut, sambung perwira asal Buleleng ini, akan dikoordinasikan dengan Polres Bangkalan. “Ini DPO Polres Bangkalan. Penangkapan akan dikoordinasikan,” terangnya. Sesuai hasil penyelidikan, kedua pelaku mengaku mencuri motor jenis Honda Supra dan Beat di wilayah Bangkalan. Motor curian itu telah dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara mereka mengaku sudah tinggal sejak Februari lalu. “Mereka kabur dari Madura. Di sini (Banjarangkan-red) kerja jadi tukang cukur,” tandas mantan Kasat Narkoba Polres Buleleng ini. (kmb45)
”Panyengker” Kolam Renang Lila Harsana Roboh Semarapura (Bali Post) Panyengker Kolam Renang Lila Harsana di Jalan Gunung Rinjani, Kelurahan Semarapura Kangin yang dikelola Pemkab Klungkung roboh, Rabu (9/8) dini hari. Hal tersebut diduga akibat usianya yang sudah tua. Atas kondisi itu, kolam yang dijadikan tempat latihan para atlet ini ditutup sementara.
Berdasarkan pantauan, panyengker yang roboh berada di sisi utara, dengan panjang sekitar 30 meter dan tinggi 2 meter. Seluruh materialnya mengarah ke dalam dan menimpa dua palinggih berupa Padmasana yang berlokasi di pojok timur laut hingga mengalami kerusakan. Sementara untuk Panyawangan Puri Agung Klungkung tetap nampak utuh. Padahal, usianya
disebut-sebut sudah cukup tua. Atas kejadian itu, petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Klungkung langsung memindahkan material yang berserakan. Penjaga kolam, Komang Sumadana, menuturkan kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 00.30 Wita, saat dirinya berada di kamar. Itu diawali dengan suara gemuruh. “Tadinya ada suara
gemuruh, setelah saya lihat ternyata temboknya sudah roboh,” ujarnya. Selain usianya yang sudah tua, robohnya tembok berbahan batako dan bata itu diduga akibat tekanan akar pohon yang ada di telajakan. “Katanya usia tembok ini sudah tua. Mungkin itu jadi penyebab, ditambah tekanan akar pohon,” terangnya. Kolam tersebut, sambung
Tiga WNA Terseret Arus di Pantai Atuh Semarapura (Bali Post) Tiga orang warga negara asing (WNA) yakni Sean Sutton (22) dan Devin Grey (39) asal Afrika Selatan serta Daniel Anderson (21) asal Denmark mengalami kecelakaan laut, Selasa (8/8) sore. Mereka terseret arus di Pantai Atuh, Dusun Pelilit, Desa Pejukutan, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung saat memanah ikan. Dari tiga korban itu, satu di antaranya (Sutton red) saat itu langsung bisa menyelamatkan diri. Sementara dua korban lainnya diketahui selamat dan terdampar di dasar tebing. Korban Daniel mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya, sedangkan Devin dalam kondisi sehat. “Kedua korban ini (Devin dan Daniel -red) ditemukan keesokan harinya, Rabu (9/8) sekitar pukul 08.40 Wita. Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Nusa Penida dan selan-
jutnya dirujuk ke RS BMC Denpasar,” kata salah satu petugas kepolisian. Berdasarkan informasi yang dihimpun, para korban ini terseret arus sekitar pukul 16.00 Wita, satu jam setelah memanah ikan. Entah apa yang terjadi, mereka tibatiba terseret arus. Dengan penuh perjuangan, Sean Sutton berhasil menyelamatkan diri dengan berenang menuju pantai. Sedangkan dua korban lainnya tidak diketahui keberadaannya. Sean Sutton pun melaporkan kejadian ini ke kantor polisi. Kejadian dramatis ini pun diketahui warga sekitar pantai, I Wayan Gunung dan I Nengah Dama. Dini hari kemarin, sekitar pukul 02.00 Wita, mereka bersama Sean Sutton berniat menjemput korban dengan berenang. Namun, suasana yang gelap-gulita menyebabkan niat mereka diurungkan. Selanjutnya, pukul 06.00 Wita,
kembali dilakukan hal serupa oleh tim gabungan yang terdiri Kepolisian, TNI, Basarnas dan BPBD. Akhirnya korban berhasil diselamatkan pukul 08.40 Wita dan langsung dibawa ke Pantai Atuh. Korban Daniel diketahui mengalami luka cedera pada pinggang dan luka lecet pada kedua tangannya. Kondisi itu menyebabkan ia tak bisa berjalan dan harus digotong dengan tandu darurat menuju parkir dengan melalui jalan menanjak sekitar 200 meter. Guna memastikan kondisi kesehatannya, sekitar pukul 11.30 Wita korban dibawa ke Puskesmas Nusa Penida dan selanjutnya dirujuk ke RS BMC Denpasar sekitar pukul 13.00 Wita. Kejadian ini dibenarkan Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Suastika. “Memang benar kejadian itu. Yang terseret tiga orang. Seluruhnya selamat,” tandasnya. (kmb45)
Bali Post/sos
Telepon Penting kLUNGKUNG (0366)
21115
Polsek Klungkung
(0366)
21090
Polsek Dawan
(0366)
23181
Polsek Banjarangkan
(0366)
23180
Polsek Nusa Penida
(0366)
5382838
RSUD Klungkung
(0366)
21172
RSU Bintang
(0366)
25241
PMI Klungkung
(0366)
21442
Damkar Klungkung
(0366)
22655
PDAM Klungkung
(0366)
21336
PLN Klungkung
(0366)
25599
dengan panjang 20 meter ini pernah menjadi tempat pemandian raja-raja Klungkung. Sementara untuk gapuranya yang masih berdiri kokoh telah dibangun pada 1930 silam. “Dari itu, kami ingin mengembalikan lagi layaknya semula. Kami akan komunikasikan dengan puri. Apakah ada foto-fotonya zaman dulu,” ungkapnya. Jika itu terealisasi, akan bisa dijadikan pendukung objek wisata Kerta Gosa yang masuk sebagai tujuan city tour. “Kalau ini sudah ditata seperti dulu, bisa dijadikan bagian city tour,” tandas bupati Suwirta. (kmb45)
Saat Memanah Ikan
DITANGKAP - Dua pelaku curanmor yang merupakan DPO Polres Bangkalan ditangkap pasukan Reskrim Polres Klungkung, Rabu (9/8) kemarin.
Polres Klungkung
nya, selama ini dikelola pemkab. Tempat itu sering dijadikan tempat renang oleh siswa sekolah di lingkungan Kota Semarapura maupun atlet. Sementara itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengungkapkan penanganan panyengker itu sudah dikoordinasikan dengan Dinas PU. Itu tak hanya berupa pembersihan puing, tetapi juga jangka panjang. “Ini harus segera dibuatkan perencanaan,” ujarnya saat meninjau langsung didampingi Wabup I Made Kasta dan Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra. Sesuai historis, lokasi kolam
Bali Post/ist
TERSERET - Salah satu korban warga asing yang terseret arus di Pantai Atuh, Nusa Penida, Selasa (8/8) sore sedang dimasukan ke mobil ambulans.
Bali Post/ist
MELEPAS - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Wabup I Made Kasta melepas peserta lomba gerak jalan putri di depan Pendopo Puri Agung Klungkung, Jalan Untung Surapati, Rabu (9/8) kemarin.
Peringati Hari Kemerdekaan RI
Gerak Jalan Putri, Bupati Suwirta Pompa Semangat Peserta PULUHAN regu lomba gerak jalan kembali meramaikan perayaan Hari Kemerdekaan RI ke-72 di Kabupaten Klungkung, Rabu (9/8) kemarin. Ini khusus dikuti kategori putri organisasi wanita/ desa, Organsasi Perangkat Daerah (OPD) dan umum. Acara yang sangat semarak tersebut dilepas langsung Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Wabup I Made Kasta di depan Pendopo Puri Agung Klungkung, Jalan Untung Surapati. Sebagai peserta kehormatan PKK Kabupaten Klungkung dipimpin Ketua TP PKK Ny. Ayu Suwirta dan Wakilnya, Ny. Sri Kasta. Sambil menyaksikan jalannya lomba, Bupati asal Ceningan, Nusa Penida ini memompa semangat para peserta. Dengan gaya khasnya, ia memberi semangat peserta gerak jalan seraya bergurau. “Ayo ibu-ibu senyum, siapa senyum dapat nilai sepuluh,” ujar Suwirta berseloroh. Para peserta yang sudah bersiap di depan garis start dengan mimik serius pun dibuat tertawa. “Saya lepas dengan hitungan seratus mundur ya,” tambah Suwirta dibalas tawa peserta. Menempuh rute 3,2 kilometer, lomba ini diikuti 70 regu.
Setiap regunya terdiri dari 11 sampai 16 orang. Rute yang ditempuh, yakni start di depan Pendopo Puri Agung Klungkung ke barat menuju Jalan Flamboyan, simpang tiga SMAN 1 Semarapura ke timur, simpang empat Galiran ke utara menuju Catus Pata Semarapura dan kembali ke garis finis di depan Pendopo Puri Agung Klungkung. Sepanjang rute peserta diwajibkan menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Hal ini pun mampu menjadi tontonan masyarakat Kota Semarapura. Pada lomba ini, ada beberapa aspek yang menjadi penilaian, meliputi ketepatan waktu, kedisiplinan dan keutuhan barisan. Keluar sebagai juara pertama untuk kategori OPD yakni Guru dan Pegawai SMAN 1 Semarapura dan kategori umum PKK Kampung Gelgel. Sehari sebelumnya, peringatan ini juga diramaikan lomba yang sama, kategori putra yang terdiri siswa setingkat SMA/SMK sebanyak 31 regu, ormas dan karang taruna 10 regu dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) 40 regu. Tidak mau kalah, anggota DPRD Klungkung dan para Kepala Perangkat Daerah (KPD) juga turut meramaikan. (ad666)
Kamis Paing, 10 Agustus 2017
BULELENG
11
SOSOK RTRW Tidak Optimal
PENERAPAN Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) hingga sekarang tampaknya belum optimal. Ini dibuktikan pengembangan di suatu wilayah terkesan tidak sesuai RTRW. Parahnya lagi, kendati tidak sesuai dengan amanat perda, pemerintah daerah justru tidak berani mengeksekusi dan justru persoalannya menjadi polemik. Atas kondisi ini, Ketua Komisi II DPRD Buleleng, Putu Mangku Budiasa, telah mengingatkan eksekutif baik melalui lisan atau melalui forum resmi agar Perda RTRW diterapkan sebagai panglima dalam mengambil kebijakan pengembangan pembangunan di segala sektor. Akan tetapi, masukannya itu belum ditanggapi, sehingga persoalan pengembangan wilayah pun kerap muncul persoalan. Mantan Perbekel Desa Selat, Kecamatan Sukasada ini mencontohkan, penerapan aturan sempadan pantai yang mengatur jarak bangunan dari garis pantai sejauh 100 meter harus dipatuhi. Akan tetapi, politikus bertubuh subur ini menilai bahwa aturan tersebut belum diterapkan. Justru, sebaliknya pembangunan di dekat pantai terus bertambah dan terkesan melanggar aturan sempadan pantai itu sendiri. “RTRW kita di daerah belum maksimal diterapkan. Saya sudah pernah mengingatkan agar perda dijadikan “panglima” dalam mengambil kebijakan pengembangan wilayah. Faktanya justru terbalik dan pembangunan di dekat pantai kian menjamur dan itu sebagian bertentangan dengan aturan sempadan pantai,” katanya. Selain belum maksimal, pemerintah juga terkesan lambat dalam menetapkan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Penetapan ini diakuinya begitu penting karena setiap wilayah akan ditetapkan sebagai zona tertentu seperti pertanian, pariwisata, industri, dan zona lainnya. Khusus di bidang pertanian, jika serius mau menetapkan dalam waktu dekat, maka pemerintah daerah akan memiliki senjata ampuh dalam mengendalikan alih fungsi lahan pertanian menjadi bangunan. “RDTR ini sangat penting dan sudah kita dorong agar pemerintah segera menetapkan. Kabar terbaru baru empat kecamatan yang menyusun dan lima kecamatan belum. Ini masalah urgen dan lebih cepat dirampungkan, maka pengembangan daerah kita akan lebih tertata dan regulasi yang kita buat tidak sekadar macan kertas saja,” imbuh Budiasa. (mud)
Bali Post/kmb38
RAIMUNA NASIONAL – Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. melepas kontingen Raimuna Nasional XI, Rabu (9/8) kemarin, di aula Kantor Bupati Buleleng.
Kontingen Raimuna Diminta Promosikan Potensi Daerah
Singaraja (Bali Post) – Kabupaten Buleleng mengirim kontingen pada arena Raimuna Nasional XI tahun 2017, 13-21 Agustus 2017 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta. Kontingen dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Buleleng ini dilepas Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. di lobi kantor Bupati Rabu (9/8) kemarin. Turut mendampingi Ketua Kwarcab Pramuka Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. Selama Raimuna, kontingen Kwarcab Pramuka Buleleng mengikuti sejumlah kegiatan umum, petualangan, kecakapan hidup, wawasan, kewirausahaan, global development village, seni budaya, wisata dan kegiatan pilihan dan kegiatan khusus. Wakil Bupati Sutjidra mengatakan, Raimuna merupakan salah satu hajatan akbar bagi gerakan pramuka di tanah air yang tujuannya membimbing, membentuk sikap dan perilaku generasi muda pada hal positif. Apalagi di era globalisasi dan ancaman degradasi berbangsa mulai menurun, kegiatan seperti ini menjadi momentum untuk membentengi generasi muda agar terhindar dari ancaman degradasi berbangsa dan bernegara. Selain tujuan utama itu, Sutjidra mengingatkan kepada gerakan pramuka yang tergabung dalam kontingen Raimuna Kwarcab Pramuka Buleleng menjadikan momen ini untuk menyebarluaskan potensi di daerah. Dengan cara ini pihaknya meyakini akan semakin banyak yang mengenal Buleleng dan mau berkunjung, sehingga berdampak pada pengembangan pembangunan terutamanya di sektor pariwisata. “Jadikan Raimuna nasional ini sebagai tempat media menimba ilmu untuk modal melangkah ke depan yang penuh tantangan. Dan jangan lupa kenalkan potensi di daerah kita, sehingga semakin banyak yang mengenal, sehingga bisa meningkatkan pengelolaan potensi terutama pariwisata dan sektor lain,” katanya. (kmb38)
Suara Buleleng Pembangunan ’’Shortcut’’
Dalam pembangunan shortcut yang akan dilaksanakan 2018 mendatang, tim peneliti sudah menguji tingkat kelabilan tanah. Diharapkan semoga tidak ada kendala yang berarti. Warga yang tanahnya kena jalur shortcut agar memberikan lahannya, mengingat pembangunan itu untuk kepentingan umum. Gung De, Ngurah Rai
Bulfest Sudah Berjalan Baik
Pelaksanaan Bulfest sudah berjalan baik dan mampu memberikan sebuah tontonan kepada warga Buleleng. Bulfest juga sebagai upaya menunjukkan berbagai seni yang dimiliki Buleleng kepada dunia luar dan warga yang belum mengetahui kesenian tersebut. Soal stan kuliner, agar pihak panitia memberikan kesempatan kepada peserta dari luar Kecamatan Buleleng untuk terlibat dalam Bulfest dan berharap pada setiap kegiatan peserta kuliner mendapatkan tempat sehingga memberikan peluang bagi UKM di Buleleng. Gung De, Ngurah Rai
Menyambut HUT Proklamasi
Menyambut HUT Proklamasi Kemerdekaan RI tahun ini diharapkan seluruh warga agar peduli dengan memasang bendera baik di rumah maupun di kendaraannya sehingga terlihat semarak. Tidak seperti saat ini, banyak pemilik kendaraan yang tidak memasang bendera sehingga perlu dipertanyakan rasa nasionalismenya, dan apakah perlu pemerintah mensubsidi warga dalam bentuk pemberian bendera ukuran kecil untuk dipasang di kendaraannya. Gede Balbo, Penimbangan
Bali Post/kmb38
TES URINE – Sebanyak 28 orang anggota DPRD Buleleng menjalani tes urine Rabu (9/8) kemarin, untuk mencegah kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan anggota DPRD.
Anggota DPRD Jalani Tes Urine
Singaraja (Bali Post) – Badan Narkotika Nasional Provisi (BNNP) Bali tak henti-hentinya melakukan upaya pencegahan penggunaan dan peredaran narkotika. Salah satunya melalui tes urine, menyasar semua kalangan masyarakat, termasuk anggota DPRD Buleleng. Pada Rabu (9/8) kemarin, 28 orang pimpinan dan anggota DPRD Buleleng menjalani tes urine. Sejumlah petugas BNNP Bali mengambil sempel urine wakil rakyat di Bali Utara sehabis sidang paripurna membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Tera Ulang dan Pengelolaan Barang Milik Daerah. Dari 45 pimpinan dan anggota DPRD Buleleng, masih ada 17 anggota dewan yang belum diambil sampel urinenya karena saat tes urine, mereka tidak masuk kantor dengan berbagai alasan. Selain anggota dewan, Sekretaris Dewan (Sekwan) Gede Wisnawa juga mengikuti tes urine yang pertama kali digelar di gedung dewan. Usai sidang, Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna langsung mengumumkan kepada anggota dewan untuk tetap bertahan di ruang sidang karena ada tes urine dari BNNP Bali. Mendengar pengumuman itu, berbagai ekspresi ditunjukkan hingga celetukan yang diucapkan anggota dewan di ruang sidang. Ada yang menanggapi serius dan ada yang biasa-biasa saja. Bahkan, anggota dewan di Bali Utara ini benyak yang berkonsultasi lang-
sung dengan petugas BNNP karena pernah meminum obat karena sakit atau gangguan kesehatan lainnya. Kepala Seksi (Kasi) PascaRehabilitasi BNNP Bali Nyoman Sukerni mengatakan, tes urine ini merupakan program BNNP dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran obat-obatan terlarang. Meski demikian, pihaknya membantah kalau tes urine menyasar DPRD ini terkait terungkapnya kasus penyalahgunaan
narkoba oleh oknum anggota DPRD Tabanan belum lama ini. “Ini program rutin dan memang ada permintaan untuk mengambil sempel urine di DPRD. Jadi, jangan dikaitkan dengan kasus penyalahgunaan narkoba di DPRD Tabanan,” katanya. Hasil tes urine ini belum bisa diumumkan. Hasilnya akan diumumkan melalui surat resmi dari BNNP kepada Sekretariat DPRD Buleleng paling lambat tiga hari ke
depan. Terkait banyak anggota dewan yang mengaku meminum obat karena pernah sakit, Sukerni menyatakan kandungan obat apa yang pernah diminum itu bisa diketahui setelah sempel urine diuji secara laboratorium. Sementara kemungkinan adanya tes urine yang positif mengandung obat-obatan terlarang, BNNP akan melakukan pendekatan dengan sekretariat dewan untuk mendapatkan izin merehabilitasi mereka yang positif mengonsumsi obat-obatan terlarang. “Kami belum bisa umumkan hasilnya sekarang mungkin tiga hari ke depan dan itu secara resmi atasan kami akan mengirimkan hasilnya ke sekretariat dewan. Masalah itu pernah meminum obat karena sakit nanti akan kelihatan dari penelitian sempel urine dan seandainya ada, kita akan lakukan rehabilitasi,” jelasnya. Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna mengatakan, secara
Singaraja (Bali Post) – Kepedulian terhadap kelestarian penyu di perairan Buleleng semakin meluas. Jika sebelumnya nelayan di Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng berkali-kali melepaskan tukik hasil penangkaran secara swadaya. Kini, giliran nelayan di Pantai Celuk Agung Banjar Dinas Munduk, Desa Anturan, Kecamatan Buleleng, melakukan hal yang sama. Sebanyak 74 ekor tukik hasil penangkaran telur penyu dilepas ke habitat aslinya, Rabu (9/8) kemarin. Selain nelayan, pelepasan tukik ini juga diikuti klian dusun di Desa Anturan, Bhabimkamtibmas dan anggota Polisi Perairan (Polair) Polres Buleleng. Perbekel Desa Anturan Made Budi Arsana mengatakan, puluhan tukik yang dilepas itu merupakan hasil penangkaran 84 butir telur yang berhasil diselamatkan
dari sangkar aslinya. Dari jumlah itu, 74 telur menetas menjadi tukik dan telah dilepasliarkan. Sementara ada sepuluh telur yang gagal menetas. Sebelum dilepaskan, tukik itu ditangkarkan dengan peralatan seadanya. Meski sarana tak memadai, nelayan di desanya berhasil menangkarkan telur hingga menjadi tukik yang dapat menambah populasi penyu di perairan Desa Anturan dan sekitarnya. “Ini baru pertama kali kami melakukan penangkaran. Walau terbatas alat dan pengetahuan, hasilnya maksimal untuk menjaga kelestarian populasi penyu yang memang dulu sering bertelur di sekitar perairan Celuk Agung,” katanya. Di sisi lain, Budi mengatakan, mulai tahun 2018 mendatang, pemerintah desa akan membentuk kelompok nelayan penangkar penyu. Untuk mewujudkan hal ini, pihaknya telah menyusun
program dan mengalokasikan anggaran melalui alokasi dana desa (ADD). Pihaknya tergerak melakukan ini karena beberapa tahun sebelumnya penyu yang bertelur kurang mendapat perhatian. Bahkan, aksi pencurian telur penyu begitu marak, namun tidak ada yang peduli melakukan penyelamatan. Karena itu, kelompok nelayan penangkar penyu dibentuk, yang nantinya diharapkan aktivitas penangkaran ini bisa dijadikan sebagai atraksi pariwisata baru di Desa Anturan. “Dulu tidak banyak yang peduli. Penangkaran ini mengawali kami bersama warga untuk melestarikan penyu dengan membentuk kelompok nelayan penangkar. Sekaligus nanti kita jadikan atraksi wisata karena daerah kami juga berada dalam kawasan wisata Lovina sehingga ini akan sangat potensial jika serius dikembangkan,” tegasnya. (kmb38)
TUKIK – Nelayan bersama arapat desa dan Polair melepaskan puluhan ekor tukik hasil penangkaran di Pantai Celuk Agung, Rabu (9/8) kemarin.
pribadi dan kelembagaan pihaknya mendukung upaya pemerintah mencegah aksi penyalahgunaan narkotika di kalangan DPRD Buleleng melalui pengambilan sempel urine. Sikap ini diambil karena dirinya meyakini kalau anggotanya bersih dari penyalahgunaan narkotika. Terkait belasan anggotanya yang tidak hadir, politisi PDI Perjuangan asal Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula ini membantah kalau tes urine diketahui lebih awal oleh anggotanya. Dia menyebut ketidakhadiran anggotanya itu karena kesibukan dengan tugas-tugas dan alasan penting lainnya. Khusus untuk anggota dewan yang tidak hadir saat tes berlangsung, pihak sekretariat diperintahkan untuk berkoordinasi kembali dengan jajaran BNNP Bali apakah perlu menggelar tes urine susulan agar semua anggota dewan bisa dites urine. (kmb38)
Giliran Nelayan Anturan Lepas Tukik
Bali Post/ist
Sidang Gugatan Mantan Kadus Sambangan
Majelis Perintahkan Para Pihak Susun Resume Singaraja (Bali Post) – Pengadilan Negeri (PN) Singaraja menyidangkan kasus gugatan pemberhentian Klian Dusun (Kadus) Sambangan Desa Sambangan Kecamatan Sukasada, Nyoman Sudarma, Rabu (9/8) kemarin. Dalam sidang perdana itu, para pihak diperintahkan menyusun resume dan pertimbangannya, sehingga surat keputusan (SK) pemberhentian Kadus Sambangan Sudarma diterbitkan. Keputusan ini diambil karena para pihak dalam kasus ini sama-sama bertahan dengan pendapatnya masing-masing. Setelah majelis hakim Luh Suantini bersama anggotanya I Made Dewi Sukrani dan Anak Agung Ngurah Budi Darmawan membuka sidang,
hakim mediasi Dipa Adirama mempersilakan para pihak menjelaskan kronologi dan landasan hukum yang mendasari terbitnya SK pemberhentian Kadus Sambangan. Para pihak ini menyampaikan pendapatnya dengan detail hingga sidang berlangsung hampir satu setengah jam. Penggugat melalui pengacaranya menyatakan bahwa keputusan perbekel memberhentikan jabatannya bersama para pihak turut tergugat, cacat hukum. Sebaliknya, pihak tergugat meyakini keputusan yang diambil itu mengacu UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, PP No. 43 Tahun 2014, Permendagri No. 8 Tahun 2015 dan Perda No. 8 Tahun 2016. Karena dalam mediasi para pihak bertahan dengan
pendapatnya masing-masing, hakim mediasi memerintahkan kepada penggugat menyusun resume tentang kronologi sampai dirinya diberhentikan sebagai Kadus Sambangan. Selain itu, penggugat juga diminta menuliskan harapan yang diinginkan dalam perkara tersebut. Resume serupa juga dimintakan kepada para tergugat di antaranya Perbekel Desa Sambangan Nyoman Slamet Arya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Gede Sandhiasa, Camat Sukasada Made Dwi Adnyana, Ketua Persatuan Perangkat Desa (PPDI) Putu Romel dan Ketua Komisi I DPRD Buleleng Putu Mangku Mertayasa. Perbekel Desa Sambangan Nyoman Slamet Arya menya-
takan bersedia mengikuti prosedur hukum di PN Singaraja. Sikap ini karena dirinya yakin bahwa keputusan yang diambil mengacu aturan yang berlaku. ‘’Saya selalu siap ke mana arah mediasinya. Kalau memang bisa ketemu alangkah baiknya, tapi kalau tidak kita tidak bisa ngomong apa kecuali mengikuti prosedur hukum yang berlaku di PN Singaraja,’’ katanya. Sementara itu, kuasa hukum penggugat Ketut Wetan Sastrawan menyatakan kliennya tidak akan kaku selama ada solusi terbaik dari kedua belah pihak untuk menyelesaikan persoalan. Pihaknya berjanji akan menyiapkan resume yang harus sudah disetor pada 30 Agustus 2017 ini. ‘’Klien kami menempuh upaya hukum ini
untuk mencari solusi terbaik, dan dalam resume nanti kami sampaikan secara terinci terkait alasan pendapat kami atas keputusan pemberhentian jabatan klien kami cacat hukum,’’ jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, gugatan ini didaftarkan ke PN Singaraja setelah terbitnya SK Pemberhentian Kadus Sambangan Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Nyoman Sudarma, Februari 2017. Pergantian dilakukan dengan merekrut kadus baru. Sesuai aturan, Sudarma memungkinkan melanjutkan masa jabatan hingga usia 60 tahun. Akan tetapi menyusul terbitnya UU No. 6 Tahun 2014 dia diberhentikan dan digantikan oleh kadus baru I Gede Budi. (kmb38)
JEMBRANA
12 Diduga Frustrasi, Pemuda Nekat Gantung Diri
Negara (Bali Post) Diduga karena frustrasi, seorang pemuda Gusti Ngurah Widiantara (20), warga Banjar Munduk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Rabu (9/8) kemarin. Korban gantung diri di rumahnya. Saksi pertama yang menemukan korban gantung diri adalah ibu kandungnya, Ni Made Nastri (53). Sehari sebelum kejadian, korban sempat menulis status di media sosial dengan nada galau. Bahkan, kata-katanya meminta maaf kepada kawan, keluarga dan lainnya. Dengan kata-katanya itu, kuat dugaan korban gantung diri karena patah hati. Akan tetapi, untuk memastikan motifnya, pihak kepolisian Polsek Mendoyo masih mendalami kasusnya. Peristiwa ini tentu saja mengagetkan sejumlah tetangganya. Mendengar adanya kejadian itu, mereka berbondong-bondong ke TKP. Begitu juga petugas Polsek Mendoyo yang menerima laporan tersebut langsung turun ke TKP untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban bersama tim medis. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban ditemukan tergantung di rumahnya dengan menggunakan tali plastik warna hijau. Kapolsek Mendoyo melalui Kanit Reskrim Polsek Mendoyo Iptu M Andi Yaqin mengatakan setelah diketahui anaknya gantung diri, sang ibu langsung berteriak dan memanggil suaminya. Kemudian korban diturunkan oleh bapaknya. Dikatakan, sebelum ditemukan tergantung, sang ibu melihat korban tidur di kamarnya sekitar pukul 21.00. (kmb) PERIKSA - Petugas Polsek Mendoyo dan tim medis ketika melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban yang nekat gantung diri.
Kamis Paing, 10 Agustus 2017
Sidak, Satpol PP Temukan Tiga Tower Bodong Negara (Bali Post) – Tiga tower baru yang dibangun di Kabupaten Jembrana diketahui belum memiliki izin alias bodong. Padahal bangunan tower itu sudah hampir rampung. Hal tersebut terungkap saat Satpol PP menggelar sidak ke sejumlah tempat di Kecamatan Jembrana dan Mendoyo, Selasa (9/8) kemarin. Sayangnya, pihak desa maupun kelurahan, termasuk pemilik tanah tidak mengetahuinya. Dari tiga lokasi yang disasar yakni di LC Kelurahan Dauhwaru Kecamatan Jembrana, Kelurahan Lelateng Kecamatan Negara dan Banjar Dangin Pangkung Jangu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, petugas tidak mendapati aktivitas pengerjaan tower. Namun, ketiga bangunan tower untuk pemancar seluler itu sudah hampir rampung. Lantaran tak diketahui pemilik dan pengelola tower tersebut, Satpol PP berkoordinasi dengan desa maupun kelurahan untuk memberikan peringatan. Kepala Satpol PP Jembrana I Gusti Ngurah Rai Budhi melalui Kepala Bidang Penegakan Perundangundangan Daerah Satpol PP Jembrana I Made Tarma mengatakan petugas sempat kesulitan mendapatkan informasi pemilik maupun pengelola ketiga tower tersebut. “Termasuk pemilik tanah yang disewa, mereka tidak mengetahui,” terangnya. Karena itu Satpol PP lantas berkoordinasi dengan sesa/kelurahan setempat yang mewilayahi memberitahukan agar mengu-
rus izin. Semestinya, kata dia, izin sudah dikantongi sebelum mulai membangun. Tetapi fakta di lapangan banyak yang membangun dulu dan mengabaikan perizinan. “Setelah kami berkoordinasi dengan pihak perizinan, memang diketahui belum berizin,” terangnya. Selanjutnya, sesuai aturan, para pengelola atau pemilik tower akan diberikan surat peringatan dan teguran hingga sebanyak tiga kali. Bila tetap diabaikan, maka petugas akan melakukan penyegelan. Menurutnya, hal ini merupakan pelanggaran, di mana penggarapan hampir selesai dan siap beroperasi, namun pihak pengelola belum memiliki ataupun mengurus izin. Pembangunan tower atau menara diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Menara. Sebelumnya, Satpol PP juga melakukan pengecekan pembangunan tower di Banjar Tengah dan Pendem, Kecamatan Jembrana. Menurut Tarma, dua tower itu sedang proses pengurusan perizinan. (kmb26)
Bali Post/olo
TOWER – Salah satu tower yang diberikan peringatan oleh Satpol PP Jembrana karena pihak pengelola belum mengantongi izin.
Kamis Paing, 10 Agustus 2017
KARANGASEM
13
SOSOK Akses Jalan Terancam PEMBAHASAN draf rancangan perubahan Perda Nomor 17 Tahun 2012 tentang RTRW Kabupaten Karangasem 2012-2032 dalam sebuah konsultasi publik, Selasa (8/8) lalu di Gedung UKM Center Amlapura, mendapat banyak tanggapan tokoh masyarakat. Tidak hanya dari para tokoh masyarakat, tetapi juga para pimpinan OPD terkait lainnya. Salah satu yang paling menjadi sorotan adalah masalah galian C. Tidak hanya mengenai lokasi galian C, tetapi juga akses jalannya. “Jarak jalan dengan lokasi penambangan selama ini hanya sekitar 15 meter. Ini sangat mengkhawatirkan. Kalau ini tidak diubah, akan makin banyak jalan rusak di sekitar lokasi pertambangan,” kata Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Karangasem, I Komang Suwatra, dalam kesempatan memberi masukan konsultasi publik itu. Menurutnya, ini perlu dibuat kesepakatan jelas, berapa jarak yang ideal antara akses jalan dengan lokasi galian, agar akses jalan tidak cepat rusak. Terlebih, lokasi pertambangan pasir di pinggir jalan, kedalaman penggalian juga kerap menyalahi aturan. Ini tentu sering berdampak terhadap akses jalan. “Persoalan jalan ini juga perlu diatur dalam RTRW ini, agar jalan tidak cepat rusak,” tegasnya. Penentuan jarak akses jalan dengan lokasi pertambangan galian C, juga harus ada dasarnya, agar mudah dijelaskan kepada masyarakat, khususnya para pengusaha galian C, seperti halnya mengatur jarak ideal dan logis antara lokasi pertambangan dengan Pura Sad Kahyangan, Dang Kahyangan maupun hutan lindung dan kawasan permukiman. (gik)
Terlibat Narkoba, Mantan Anggota DPRD Diciduk Amlapura (Bali Post) Tim khusus antinarkoba Polres Karangasem menciduk salah seorang mantan anggota DPRD Karangasem di sebuah rumah di Banjar/Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu. Oknum mantan Dewan berinisial IGS (46) itu ditangkap bersama sepasang suami-istri yang sekaligus pemilik rumah berinisial IKO (25) dan NKE (23). Dari lokasi penangkapan, polisi juga mengamankan 18 klip plastik yang berisi serbuk kristal diduga sabu-sabu. Informasi yang dihimpun Rabu (9/8) kemarin, penggerebekan sekaligus penangkapan ketiga orang tersebut berlangsung Selasa (8/8) sekitar pukul 06.00 Wita. Saat disergap, IKO sempat mencoba melarikan diri dan melempar sesuatu ke atas genteng rumah tetangganya. Setelah dicek, benda yang dilemparkan itu ternyata berupa 16 paket serbuk bening yang diduga sabu-sabu. Satu paket kecil yang juga diduga sabu-sabu ditemukan di lemari dalam rumah IKO, dan satu paket lainnya yang berupa paket besar ditemukan di pekarangan rumah. Pengungkapan kasus narkoba itu bermula dari aksi jambret yang menimpa turis asal Kanada, Dominique Gadne (46), di jalan Banjar Babakan, Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, Karangasem, Minggu (6/8) petang lalu. Dari pendalaman terhadap pelaku Muhamad Amin Saini alias Agus yang ditangkap keesokan harinya oleh Tim Busar Sat Reskrim Polres Karangasem, Timsus Narkoba kemudian mengarahkan bidikan kepada IKO. Pasalnya, Amin Saini yang ditangkap dalam kondisi fly mengaku sempat mengonsumsi sabu-sabu yang didapat dari pria tersebut. IKO memang menjadi target, namun tidak dengan IGS. Pria yang juga asal Baturinggit itu sepertinya berada di tempat dan waktu yang tidak tepat. Buktinya, meski polisi belum menemukan indikasi barang bukti yang diduga sabu-sabu itu adalah miliknya, mantan politisi itu tetap ikut digelandang ke Mapolres Karangasem. Kasat Reskoba Polres Karangasem AKP Agus Trisnadi membenarkan penangkapan tersebut. Pihaknya juga mengakui penangkapan bermula dari pengungkapan kasus jamret yang menimpa turis asing di kawasan Pantai Amed. Namun, perwira pertama itu belum merinci lebih jauh hasil tangkapannya termasuk hasil penyidikan yang telah dilakukan. Pihaknya juga belum mau berkomentar soal kemungkinan IKO adalah pengedar. ‘’Yang jelas tes urine NKE negatif, tapi suaminya dan IGS positif,’’ katanya. (kmb)
Empat Desa Terima HPHD Amlapura (Bali Post) Empat desa di Karangasem akhirnya menerima Hak Pengelolaan Hutan Desa (HPHD) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rabu (9/8) kemarin. HPHD ini untuk membuka peluang bagi masyarakat sekitar hutan untuk ikut berperan mengelola kawasan hutan. Penyerahan dilakukan Wakil Bupati Artha Dipa bersama Kadis Pertanian Kabupaten Karangasem I Wayan Supandi, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bali Ir. I GN Wiranatha di Gedung Sekretariat PKK Karangasem. Empat desa yang mendapat HPHD di antaranya Desa Jungutan seluas 116 hektar, Desa Sebudi seluas 174 hektar, Desa Besakih seluas 187 hektar dan Desa Pempatan seluas 234 hektar. Kadis Pertanian I Wayan Supandi mengatakan, HPHD ini menjadi hasil jeri payah dari masyarakat desa sekitar kawasan hutan bersama pemerintah daerah, KPH Bali Timur dan Dinas Kehutanan Provinsi Bali. Dengan terbitnya HPHD ini, membuka peluang bagi masyarakat untuk mengelola sumber daya hutan. Tetapi perlu ditekankan bahwa HPHD ini bukan hak kepemilikan, namun hak pengelolaan. ‘’Manfaatkanlah secara maksimal hutan desa yang ada dengan tetap mempertimbangkan asas manfaat dan lestari dalam pengelolaannya,’’ kata Supandi. Wakil Bupati Artha Dipa mengatakan realisasi perhutanan sosial dengan skema Hutan Desa (HD) di Kabupaten Karangasem sampai dengan saat ini sudah seluas kurang lebih 666 hektar. Dengan terbitnya hak pengelolaan hutan desa ini, maka desa tersebut harus bersyukur karena pemerintah telah menjadikan masyarakat sebagai pengelola hutan di daerah sendiri. Dia menegaskan, perlu diingat bahwa hak pengelolaan ini menjadi bentuk kepercayaan pemerintah kepada masyarakat untuk ikut bersama mengelola hutan. ‘’Kami berharap masyarakat menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam mengelola hutan desa,’’ tegasnya. Dia berharap hak pengelolaan hutan desa ini dapat dimanfaatkan secara maksimal. Namun, untuk mewujudkan itu, masyarakat dan pengelola hutan desa harus terus berkoordinasi baik dengan Pemerintah Kabupaten Karangasem, KPH Bali Timur maupun Dinas Kehutanan Provinsi Bali. Demikian juga dengan para penyuluh kehutanan yang tersebar di setiap kecamatan yang selama ini telah banyak mendampingi desa. Hadir saat penyerahan itu pejabat dari Balai Pengelola DAS dan Hutan Lindung Unda Anyar, Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Jawa Bali Nusra, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH Bali Timur), tim ahli Pemkab Karangasem, camat Rendang, Selat dan Bebandem, Perbekel Desa Besakih, Jungutan, Selat, dan Pempatan serta kepala RPH se-Kabupaten Karangasem. (kmb31)
KERING - Kondisi Embung Juntal Kaja, Desa Kubu saat ini kering kerontang, karena bocor.
Bali Post/kmb31
Tiga Tahun, Embung Juntal Kaja Tak Berfungsi
Amlapura (Bali Post) -
Embung menjadi program unggulan Pemkab Karangasem, dalam mengatasi krisis air. Sebab, dengan kondisi geografis berupa perbukitan dan wilayah tandus, embung menjadi salah satu opsi untuk memenuhi kebutuhan air warga, seperti yang banyak dilakukan di Kecamatan Kubu. Salah satu embung di Kecamatan Kubu, yakni Embung Juntal Kaja, Desa Kubu, justru sudah tidak berfungsi sejak tiga tahun terakhir karena bocor. Untuk mengatasi persoalan ini, legislator dari dapil setempat berupaya mengomunikasikan dengan pemerintah pusat, agar kerusakannya cepat diperbaiki. Salah satu legislator Dapil Kecamatan Kubu, Nyoman Musna Antara, Rabu (9/8) kemarin, mengatakan kerusakan Embung Juntal Kaja ini langsung dicek oleh anggota DPR-RI A.A Adhi Mahendra Putra bersama Dirjen PSP (Prasarana dan Sarana) Kementerian Pertanian, Pending Dadih Permana, didampingi Pengurus DPD II Golkar Karangasem. Ini sebagai tindak lanjut
dari hasil reses yang dilakukan Musna Antara bersama Adhi Mahendra Februari lalu, di mana aspirasi warga sangat mengharapkan agar Embung Juntal Kaja ini bisa segera diperbaiki agar bisa berfungsi. “Dari hasil kunjungan tadi, Pak Dirjen sudah berjanji minggu depan akan turun tim teknis dari kementerian, agar tahun ini sudah bisa diperbaiki,” kata politisi Partai Golkar ini. Embung ini dibangun sejak tahun 2014 melalui program PNPM agar bisa menampung air hujan. Air yang tertampung bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan ternak warga maupun pertanian di desa setempat khususnya di empat dusun dari total enam dusun di Desa Kubu. Adhi Mahendra melihat embung
ini memiliki prospek bagus dalam membangun dunia pertanian berkelanjutan. Oleh karena itu, setelah reses beberapa bulan lalu, pihaknya langsung menyempatkan diri untuk datang langsung lagi ke lokasi dengan mengajak langsung Dirjen PSP Kementerian Pertanian. “Selama ini, warga di sini terkendala air. Oleh karena itu, kami serius memperjuangkan ini, agar embung segera diperbaiki, sehingga air yang tertampung bisa dimanfaatkan,” kata anggota Komisi IV DPR-RI Adhi Mahendra. Salah satu petani di desa setempat, Wayan Landung menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dan anggota DPR-RI serta DPRD Karangasem. Perbaikan embung ini sudah ditunggu-
tunggu oleh masyarakat Desa Kubu. Sebab, sudah bertahuntahun tidak bisa berfungsi menampung air hujan. “Kami berharap embung ini benarbenar bisa diperbaiki tahun ini, agar bisa dimanfaatkan untuk pertanian dan ternak kami,” katanya. Karangasem memang cukup akrab dengan embung. Ada sekitar 21 embung lainnya yang sudah dibangun lebih dulu sejak tahun 1997. Dari 21 embung itu, di antaranya, Embung Seraya di Desa Seraya Tengah, Embung Pasar Agung di Desa Sebudi, Embung Nangka di Desa Bhuana Giri, Embung Yeh Kori di Desa Jungutan, Embung Ban di Desa Ban, Embung Puragae di Desa Pempatan, Embung Datah di Desa Datah, Embung Baturinggit di Desa Baturinggit, Embung Batudawa di Desa Tulamben, Embung Tukad Mantri di Desa Bukit, Embung di Desa Besakih, Embung Tukad Buah di Desa
Seraya Timur, Embung Muntig di Desa Tulamben, Embung Badeg Dukuh, Embung Telun Buana di Desa Sebudi, Embung Datah II di Desa Datah, Embung Tanah Aron di Desa Buana Giri, Embung Bukit di Desa Bukit, Embung Dukuh I di Desa Dukuh, Embung Untalan Desa Jungutan dan Embung Batudawa II di Desa Tulamben. Pejabat Dinas PUPR pernah menyampaikan bahwa masih ada enam embung yang akan diusulkan lagi, sebagaimana usulan yang sudah masuk dan sudah ditindaklanjuti dengan membuat kajian dan DED (Detail Engineering Design). Enam usulan embung itu, di antaranya Embung Yeh Kori II di Desa Jungutan, Eembung Sukadana di Desa Sukadana, Embung Dukuh II di Desa Dukuh, Embung Lebih di Desa Sebudi, Embung Kecag Balung di Desa Seraya Tengah dan Embung Bejug di Desa Tulamben. (kmb31)
Polsek Padangbai Gagalkan Pengiriman 296 Sonokeling Amlapura (Bali Post) Polsek Kawasan Laut Padangbai menyita 296 balok kayu sonokeling dari sebuah truk yang baru sandar di Pelabuhan Padangbai. Balok kayu berbagai ukuran itu diamankan karena termasuk jenis kayu langka dan dilindungi. Penggagalan pengiriman kayu kualitas nomor satu itu berlangsung Selasa (8/8) sore. Truk dengan nopol DR 8527 AE terjaring dalam pemeriksaan di pintu keluar pelabuhan. Menurut sang sopir, Bagus Prasetya (26),
balok kayu tersebut akan dikirim ke Trioreje, Gresik, Jawa Timur. Sopir asal Situbondo itu mengaku tidak mengetahui asal muasal kayu yang diangkutnya. Yang pasti kayu tersebut milik bosnya dan pengiriman sudah dilengkapi dokumen ataupun surat-surat pendukung. Namun bagi polisi maupun Balai Konsrvasi Sumber Daya Alam (BKSDA), dokumen yang mengiringi pengiriman kayu sonokeling itu belum lengkap. Bagus Prasetya juga mengaku bahwa awalnya dia ragu
mengangkut kayu tersebut. Pasalnya ada rekannya sesama sopir truk pernah ditangkap gara-gara mengangkut muatan sejenis. Makanya sebelum berangkat dia sudah mengingatkan sang bos melengkapi dokumennya. ‘’Katanya sudah lengkap, aman. Waktu di Lembar juga lolos,’’ ungkapnya. Kapolres Karangasem AKBP I Wayan Ardana dikonfirmasi,Rabu (9/8) kemarin, membenarkan penangkapan tersebut. Menurut dia, kayu sitaan itu kini dalam penyelidikan lebih
lanjut. ‘’Kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,’’ jelasnya. Sementara itu, Koordinator (BKSDA) Bali Resort Padangbai, Ida Made Suryawan didampingi Polhut I Gede Setiadi Putra menyatakan sonokeling termasuk jenis kayu apendik yang banyak tumbuh di Sumbawa, Lombok, dan Bima. Namun pada vegetasi aslinya, kayu sonokeling sudah semakin sedikit dan semakin langka sehingga kemudian dikelompokkan menjadi jenis kayu yang dilindungi. Pihaknya menegaskan
saat ini eksploitasi kayu sonokeling sudah dilarang, pengangkutannya juga sudah tidak boleh. Kalaupun ada pengecualian, pengangkutannya harus menggunakan dokumen khusus berupa surat angkut tumbuhan dan satwa negri atau Sats-dN yang di antaranya menjelaskan asal muasal dari kayu kayu tersebut. ‘’Sonokeling memang belum punah, tapi jika terusmenerus diambil tentunya akan habis. Makanya kayu ini termasuk yang dilindungi,’’ jelasnya. (kmb)
Semarak HUT Ke-72 RI
Gerak Jalan, Memupuk Kecintaan terhadap NKRI Setelah kemeriahan gerak jalan tingkat SD berlalu, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa melepas secara langsung peserta gerak jalan indah tingkat SMP di halaman GOR Gunung Agung, Amlapura, Rabu (9/8) kemarin. Artha Dipa melihat antuasias sekolah menyiapkan peserta gerak jalan setiap tahun cukup membanggakan. Menurutnya, gerak jalan mampu memupuk kebersamaan dan kecintaan terhadap NKRI, di hari bersejarah HUT ke-72 Kemendekaan RI.
Gerak jalan berjenjang dari tingkat SD sampai umum ini digelar Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karangasem. Sebelum melepas peserta gerak jalan indah, Wabup Artha Dipa menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan ini, terlebih dilaksanakan secara berkesinambungan setiap tahunnya dalam memperingati dan memeriahkan perayaan HUT RI kali ini. ‘’Semoga dengan kegiatan ini akan lebih menambah kecintaan kita kepada bangsa dan negara serta semakin memupuk rasa kebersamaan kita,’’ kata Artha Dipa. Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Karangasem I Made Subawa selaku panitia menjelaskan gerak jalan indah tahun ini diikuti 89 tim. Dari jumlah itu, terdiri dari 43 tim peserta putra dan 46 tim peserta putri yang berasal dari SMP/Madrasah se-Kabupaten Karangasem. ‘’Saya senang melihat antusias dari peserta dan juga masyarakat
Bali Post/gik
LEPAS - Peserta gerak jalan SMP saat dilepas Wabup Artha Dipa di halaman GOR gunung Agung, Amlapura, Rabu (9/8) kemarin. terhadap kegiatan ini. Hal ini terbukti dari meningkatnya jumlah peserta yang ikut untuk tahun ini. Masyarakat juga antusias, terlihat memenuhi setiap jalan di sepanjang jalan yang dilalui para peserta gerak jalan indah ini,’’ kata Subawa. Pelepasan gerak jalan indah ini juga dihadiri Damdim 1623/Karangasem Letkol Inf.
Fierman Sjafrial Agustus, unsur Forkopimda Karangasem, para asisten dan staf ahli, Kadis Dikpora Kabupaten Karangasem I Gusti Ngurah Kartika serta sejumlah pejabat lain Pemkab Karangasem. Berbeda dengan tingkat SD, gerak jalan tingkat SMP ini mengambil rute dari GOR Gunung Agung menuju Jalan Untung Surapati, ke-
mudian berbelok ke arah Jalan Sudirman, Jalan Gatot Subroto, Jalan Teuku Umar, Jalan Patih Jelantik ke kiri menuju ke Jalan Ngurah Rai, Jalan Kartini, Sultan Agung, Jalan Gajah Mada, Jalan Kesatrian. Kemudian belok ke kiri ke Jalan Diponegoro, kembali ke Jalan Sudirman menuju garis finis di GOR Gunung Agung. (gik)
TABANAN
14 Hasil Inspirasi Bupati Eka
Pertama di Indonesia, Tabanan Miliki Kampung Investasi Hati
Bali Post/kmb28
DIRESMIKAN - Bupati Tabanan Eka Wiryastuti meresmikan Panti Sosial Werdha Shanti dan Kampung Investasi Hati. Tabanan (Bali Post)Investasi hati yang selalu digaungkan oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti rupanya menjadi inspirasi bagi banyak pihak. Kabupaten Tabanan kini memiliki Panti Sosial Werdha Shanti, yang merupakan satu dari sembilan program inovatif dari Dinas Sosial Kabupaten Tabanan. Tidak hanya itu, peresmian Panthi Werdha Shanti ini diikuti dengan peluncuran program Kampung Investasi Hati. Panti Sosial Werdha Shanti yang berlokasi di Rumah Dinas Pemkab Tabanan, Wanasara, Desa Bongan ini diresmikan secara langsung oleh Bupati Eka, Rabu (9/8) kemarin. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPRD Tabanan Ni Made Meliani, anggota DPRD Tabanan I Made Dirga, OPD Tabanan, camat, perbekel dan tokoh masyarakat setempat. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tabanan I Gede Gunawan mengatakan, sosok Bupati Eka tidak hanya memberi contoh mengenai investasi hati, tetapi juga memiliki program yang digulirkan Dinas Sosial. Gunawan menjelaskan, Dinas Sosial telah mengeluarkan sembilan inovasi, yakni Warung Cerdas Kube, Kopi Kental, Tagana Smart, Bedah Rumah, Bedah Kamar, OPD Peduli, Panti Jompo, Kota Layak Anak dan yang
terakhir adalah Kata Hati yang merupakan kepanjangan dari Kampung Investasi Hati. Dinas Sosial, kata Gunawan, ikut memotivasi staf untuk terus bisa berinovasi seperti apa yang dilakukan Bupati Eka. “Saat ini kami meresmikan Panti Werdha Shanthi untuk lansia, yang terakhir adalah Kampung Investasi Hati (Kata Hati). Ini hasil inspirasi Bupati Eka, mudah-mudahan ini menginspirasi kita semua,” ujar Gunawan. Ia melanjutkan, Kata Hati ini adalah yang pertama ada di Indonesia. Ke depan Dinsos Tabanan akan membuat panti anak dan panti laras yang berlokasi di tempat yang sama. “Jadi Wanasara ini akan kita jadikan sebuah Kampung Investasi Hati,” ungkapnya. Dijelaskannya, saat ini terdapat tujuh orang lansia di Panti Sosial Werdha Shanti. Diharapkan keberadaan panti ini dapat mengatasi permasalahan sosial yang ada di masyarakat. Bupati Eka dalam sambutannya mengatakan program-program ini sangat humanis, sebagai bentuk kepedulian kepada sesama. Dikatakannya, saat ini banyak rakyat, baik lansia, anak yatim piatu, tempat berteduh saja tidak punya. Bahkan untuk lansia, mereka tidak memiliki siapasiapa. “Panti Werdha Shanti
dan Kampung Investasi Hati ini salah satu inovasi dari Dinas Sosial untuk bisa menerjemahkan investasi hati yang selalu saya gaungkan untuk dinikmati kepada mereka yang membutuhkan. Sesuai dengan ajaran Tat Twam Asi. Aku adalah kamu, kamu adalah aku. Jadi jangan pernah kita hanya melihat ke atas saja, namun lihatlah ke sekeliling kita, karena masih banyak saudara kita yang membutuhkan perhatian,” ungkapnya. Dikatakannya, di kampung investasi hati ini akan terintegrasi satu sama lain yang sifatnya adalah kepedulian sosial kepada umat, baik kepada anak terlantar, lansia yang tidak memiliki keluarga, mereka yang terkena narkoba dan yang merasa tersisihkan di masyarakat. Semuanya akan ditampung menjadi one stop service, one stop investasi hati dan akan dibina menjadi manusia yang produktif. Dalam acara tersebut, Bupati Eka juga mengatakan agar program-program yang ada terus dijalankan dengan baik. Salah satunya program anak asuh para OPD yang terus berjalan. “Saya mewajibkan setiap OPD mengasuh satu anak asuh. Kalau bisa ke depannya tidak hanya OPD tapi juga camat dan kepala bagian. Program ini diharapkan dapat diberikan kepada anak asuh hingga mereka memiliki masa depan. Karena dalam melakukan investasi hati kita tidak boleh setengah-setengah. Jika kita sudah berbuat baik, alam akan memudahkan kita,” ucapnya. Dalam acara tersebut juga terdapat sesi testimoni para lansia dan juga anak asuh OPD Tabanan. I Ketut Lodra (79), seorang lansia, tak kuasa menahan tangisnya saat bertemu dengan Bupati Eka. Kakek tersebut dengan haru menyampaikan bahwa dirinya sangat berterima kasih atas kepedulian yang diberikan kepada dirinya. “Saya sangat berterima kasih kepada Pemkab Tabanan, kini saya bisa makan tiga kali sehari dan hidup saya menjadi lebih baik,” ungkapnya. (ad662)
Kamis Paing, 10 Agustus 2017
Gebog Satakan dan Manajemen Ulun Danu Beratan ”Gerudug” Polres Tabanan Buntut Aksi Penutupan 26 Juli
Tabanan (Bali Post) -
Puluhan warga yang tergabung dalam Gebog Satakan dan Manajemen Operasional DTW Ulun Danu Beratan, Rabu (9/8) kemarin meng-gerudug Polres Tabanan. Didampingi tujuh kuasa hukum, Sumiati dan rekan manajemen dan Gebog Satakan mengajukan dua laporan secara berbeda. Pihak Manajemen Operasional Ulun Danu Beratan melaporkan empat oknum pesatakan yang sudah diberhentikan sejak Januari 2017 yakni I Made SP, I Made KS, I Nyoman KY, I Nyoman SB dan Jro GS terkait aksi pemasangan spanduk penutupan objek DTW 26 Juli lalu. Sementara Gebog Satakan dan Panguger Pura Ulun Danu Beratan melaporkan terkait pembuatan surat palsu mengatasnamakan pengurus Pura Luhur Ulun Danu. Surat ini dikirimkan ke Bupati Tabanan dan ditembuskan ke instansi terkait termasuk travel agent serta laporan dugaan penggelapan dana senilai Rp 37,5 miliar dengan oknum yang sama. Disampaikan oleh Sumiati, pihaknya diberi kuasa penuh oleh panguger (Panglingsir) Pura Ulun Danu Beratan yakni Puri Mengwi dan Puri Marga untuk mengawal kasus ini ke proses hukum. Disampaikannya, dari pihak panguger poin laporan tentang kewenangan dan pemalsuan
surat dan tentang penggelapan pengelolaan dana dari tahun 2009 sampai 2016, yang belum bisa dipertanggungjawabkan. “Dari hasil audit ditemukan ada sepuluh item laporan yang belum bisa dipertanggungjawabkan, dengan total nilai Rp 34 miliar lebih,” ucapnya. Manajemen Operasional DTW Ulun Danu Beratan I Wayan Mustika di sela-sela pemeriksaan berharap kasus ini bisa diproses secara transparan. “Sepenuhnya kita serahkan pada tim kuasa hukum,” ucapnya. Diakuinya, pasca-aksi tersebut memang sempat ada sejumlah travel yang membatalkan kunjungan, namun tidak signifikan karena pihak manajemen sudah langsung memberikan jaminan kepastian keamanan bagi para pengunjung. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Yana Djayawidya mengatakan pihaknya menerima laporan tersebut dan akan ditindaklanjuti.
Tabanan (Bali Post) Sekaa Okokan Brahma Diva Kencana merayakan HUT pertamanya, Selasa (8/8) malam di Balai Banjar Delod Puri, Kediri, Tabanan. Puncak HUT dirayakan dengan mempertunjukkan kesenian dari berbagai sanggar baik dari Tabanan maupun kabupaten lainya. Salah satunya tarian Bhineka Tunggal Ika yang dibawakan Sanggar Pancer Langit Kapal, Badung. Juga ada persembahan koreografer asal Jepang Yasmin Yakuba. Acara HUT ke-1 tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya dan Ketua DPRD Tabanan Ketut Suryadi. Ketua Panitia HUT
Pastika dalam laporannya mengatakan Sekaa Okokan Brahma Diva Kencana juga menggelar dharmayatra di tiga kabupaten yaitu Tabanan, Jembrana dan Buleleng. Adapun tarian yang dilombakan adalah tari Condong, tari Baris Tunggal, tari Barong Bangkung, tari Jauk Manis dan tari Mekendang Tunggal. Ketua Sekaa Okokan Brahma Diva Kencana Ngurah Adnyana mengatakan, selama setahun berkiprah, sekaa yang saat ini beranggotakan 70 orang ini sudah dikenal tidak hanya di Bali tetapi juga di luar Bali. Ciri khas dari Sekaa Okokan Brahma Diva Kencana adalah adanya inovasi dari pertunjukan yang diberikan. Tidak hanya seni
Bali Post/kmb28
MELAPOR - Manajemen Operasional DTW Ulun Danu Beratan dan Gebog Pesatakan Ulun Danu Beratan bersama tim kuasa hukum saat melaporkan empat oknum pesatakan yang sudah diberhentikan ke Polres Tabanan. Seperti diberitakan sebelumnya, salah satu objek wisata di Kecamatan Baturiti, Tabanan ini sempat terjadi ketegangan akhir bulan Juli kemarin. Pasalnya, ada sejumlah warga berbaju adat mengatasnamakan Pesatakan Ulun Danu Beratan melakukan aksi pemasangan spanduk penutupan Pura Ulun Danu Beratan. Namun, setelah ditelisik, permasalahan ini muncul karena adanya masalah intern antara Gebok Pesatakan yang terdiri dari 15 desa adat dan tiga klian
dengan pesatakan lama. Aksi pemasangan spanduk sendiri hanya dihadiri pesatakan lama dan bukan dari Gebok Pesatakan. Manajer Operasional DTW Ulun Danu Beratan Mustika menjelaskan adanya Gebok Pesatak artinya tidak lagi memakai pengurus atau pesatak tetapi langsung ditangani oleh 15 desa adat yang mangempon Pura Ulun Danu Beratan dan tiga klian desa. Hal ini berdasarkan keputusan rapat yang digelar beberapa waktu lalu. (kmb28)
dari bentuk Okokan yang dimainkan berbentuk Barong, juga dirangkaikan dengan fragmentari serta cerita. ‘’Kami tidak sekadar memain-
kan alat musik Okokan, tetapi juga melibatkan tarian serta cerita yang disesuaikan dengan tema acara,’’ jelas Adnyana. (kmb24)
HUT Perdana Sekaa Okokan Brahma Diva Kencana
BP/kmb24
Potong Tumpeng - Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya didampingi Ketua DPRD Tabanan Ketut Suryadi saat pemotongan tumpeng dalam rangka HUT Sekaa Okokan Brahma Diva Kencana.
15
Kamis Paing, 10 Agustus 2017
Bali Post/afp
Striker Arsenal Alexis Sanchez.
Sanchez Cedera Otot Perut
London Penyerang Arsenal Alexis Sanchez akan absen pada dua pertandingan pertama klubnya di Liga Inggris musim ini setelah mendapat cedera otot perut saat latihan. Manajer Arsene Wenger, Rabu (9/8) kemarin, mengatakan pemain internasional Chile itu akan absen pada pertandingan kandang melawan Leicester City pada Jumat, serta pertandingan di markas Stoke City pada 19 Agustus. Sanchez, yang merupakan pencetak gol terbanyak Arsenal musim lalu di Liga Inggris dengan 24 gol, dikait-kaitkan dengan kepindahan ke Paris St Germain oleh media Prancis. Wenger bersikukuh bahwa asuhannya akan bertahan di Stadion Emirates. ‘’Dia mengalami sedikit cedera otot perut yang didapatnya pada Minggu pagi saat berlatih dan dia telah dipindai dua hari yang lalu,’’ kata Wenger pada konferensi pers. ‘’Dia akan absen untuk sementara waktu, mungkin dua pecan, namun dia tidak akan dapat dimainkan untuk pertandingan melawan Stoke.’’ Sanchez, yang kontraknya saat ini akan habis pada 2018, tidak bermain saat Arsenal menang atas Chelsea di Community Shield pada Minggu. Kiper Burnley Kiper Adam Legzdins tidak dapat mengabaikan ketertarikan dari klub Burnley dan tidak sabar untuk tampil di klub Liga Utama Inggris itu, setelah ia direkrut dari klub Championship Birmingham City. Pemain 30 tahun itu tiba di Turf Moor dengan ikatan kontrak tiga tahun tanpa ada informasi mengenai besaran nilai transfernya. Ia mengakhiri masa kerja keduanya di Birmingham, di mana ia mengawali kariernya. Legzdins juga pernah bermain di Crewe, Burton Albion, Derby County, dan Leyton Orient. ‘’Ketertarikan dari seseorang seperti Burnley adalah sesuatu yang tidak dapat Anda abaikan dan setelah berbicara dengan orangorang di sini, menurut saya ini akan menjadi benar-benar bagus untuk diri saya sendiri,’’ kata Legzdins. Legzdins akan bersaing untuk memperebutkan posisi kiper inti dengan Tom Heaton dan Nick Pope dalam skuad manajer Sean Dyche. Burnley akan mengunjungi markas juara bertahan Chelsea untuk memulai musim baru Liga Inggris mereka pada Sabtu. (rtr/ant)
Van Niekerk Pertahankan Gelar Lari 400 Meter
London Pelari Afrika Selatan Wayde van Niekerk berhasil mempertahankan gelar dunia 400 meter setelah menjuarai nomor itu pada putaran final Kejuaraan Dunia Atletik IAAF, Rabu (9/8) kemarin. Van Niekerk tampil dominan dan mencatat waktu 43,98 detik. Van Niekerk merupakan pemegang medali emas Olimpiade dan pemegang rekor dunia 400m dengan waktu 43,03 detik. Kemenangannya kemarin, melicinkan langkah untuk menghadapi final nomor 200m yang juga menjadi fokusnya. Sementara itu pelari Bahamas Steven Gardiner menempati posisi kedua dengan 44,41 detik dan pelari muda berusia 20 tahun asal Qatar harus puas dengan perunggu dengan waktu 44,48 detik. Sementara Isaac Makwala gagal mengikuti nomor ini meski kondisinya telah bugar. Makwala sejauh ini digadang-gadang sebagai pesaing utama van Niekerk, namun ia tidak diizinkan masuk stadion, apalagi ikut berlomba setelah menunjukkan gejala sakit perut. IAAF menyatakan atlet Botswana itu menyatakan telah mengundurkan diri. Sam Kendricks menjuarai nomor lompat galah putra setelah membuat frustrasi pemegang rekor dunia yang juga mantan juara Olimpiade Renaud Lavillenie (Prancis). Kendricks yang berpangkat letnan pada dinas militer AS, memastikan medali emas dengan lompatan setinggi 5,96 meter. Atlet Polandia Piotr Lisek meraih perak, sedangkan Lavillenie harus puas dengan perunggu. Piotr dan peraih medali perunggu dua tahun lalu di Beijing, Lavillenie, keduanya sama-sama mencatat lompatan 5,89 meter, namun atlet Polandia itu berhak memperoleh perak atas dasar perhitungan ulang. Sementara itu, juara Olimpiade Fabio Braz dua bulan lalu menarik diri dari lomba karena masalah penampilan dan kesehatan. Kendricks menjadi atlet tak terkalahkan sepanjang 2017 dengan menjuarai 10 kompetisi outdoors dan satu kompetisi indoors. Atlet berusia 24 tahun itu gagal pada dua penampilan pertamanya pada lompatan setinggi 5,95 meter sebelum membereskannya pada lompatan ketiga. ‘’Ini semua merupakan bagian dari misi saya, saya memiliki target dan berhasil, dan akhirnya mendapatkan gelar dunia dan saya tidak bisa menjadi lebih senang,’’ kata Kendricks. ‘’Hari ini menjadi kompetisi yang fantastis dan saya harus melompat tinggi untuk meraih medali emas,’’ tambahnya. (kmb39/rtr/ant)
TEMBAKAN - Penyerang Real Madrid Gareth Bale (kanan) melepaskan tembakan yang dihadang bek Manchester United Chris Smalling (kiri) pada pertandingan Piala Super UEFA, Rabu (9/8) kemarin di Skopje, Macedonia. Real menang 2-1 pada laga yang mempertemukan juara Liga Champions melawan Liga Eropa itu. Bali Post/rtr
Rebut Piala Super, Real Madrid Hadapi Dilema Skopje -
Usai sukses merebut trofi Piala Super UEFA, Manajer Real Madrid Zinedine Zidane malah menghadapi dilema. Kembalinya Gareth Bale dari cedera menjadikan Real mempunyai opsi ganda yang sama-sama baiknya. Real yang mempertahankan gelar juara Liga Champions dengan mengalahkan Juventus, Juni lalu, menundukkan Manchester United, juara Liga Eropa, 2-1 pada pertandingan yang digelar di Skopje, Rabu (9/8) kemarin. Dua gol Real dihasilkan Casemiro dan Isco sebelum dibalas oleh pemain termahal MU striker Romelu Lukaku. Zidane beralih dari pola 4-4-2 dari 4-4-3 setelah Bale mendapat cedera pertengah musim lalu. Terbukti pola itu efektif hingga mengantarkan Real merebut trofi
La Liga di akhir musim. Persoalannya kini Bale telah pulih dari cedera dan Zidane dibingungkan dengan opsi apakah menggunakan pola 4-4-2 atau 4-43 menghadapi musim baru Liga Spanyol. Pada pola 4-4-2, gelandang Isco ditempatkan di posisi tengah. Ia menjadi penyuplai bola pada Cristiano Ronaldo yang bergeser dari posisi sayap kiri menjadi ujung tombak utama. Pola itu juga dipakai saat pasukan Zidane menghadapi armada Manchester United. Pada kesem-
patan ini, Ronaldo dimasukkan sebagai pemain pengganti setelah ia menjalani istirahat musim panas yang lebih lama dibandingkan rekan-rekannya. Pada pertandingan kemarin, Bale di posisi terdepan dengan dukungan Karim Benzema dan Isco. Bale membuat peluang emas saat tembakannya membentur tiang. Pemain asal Wales itu membuat kontribusi untuk gol kemenangan Real. Assist-nya kepada Isco diselesaikan pengatur serangan Spanyol itu dengan sebuah tembakan melengkung yang tak bisa dijangkau
kiper David de Gea. Ronaldo memasuki lapangan di babak kedua. Zidane yakin Ronaldo telah mencapai kebugarannya dan siap untuk diturunkan untuk pertandingan Piala Super Spanyol melawan musuh bebuyutannya, Barcelona, akhir pekan ini. ‘’Dia baru berlatih tiga hari, namun fokusnya adalah pertandingan Minggu nanti,’’ jelas Zidane merujuk betapa pentingnya laga melawan klub Katalan itu bagi Ronaldo. Dengan bersinarnya permainan Isco, maka trio ujung tombak yakni Bale, Benzema dan Cristiano yang selama ini digadang-gadang sebagai formasi terbaik Real tidak berlaku lagi. Tak bisa dibantahkan lagi, Isco menghasilkan permainan
yang memikat dan kini menjadi pujaan fans Real. ‘’Dia menciptakan seni bermain bola,’’ puji Zidane pada asuhannya itu. Namun, Isco memiliki kelemahan yakni tidak cukup popular, sehingga menjadi opsi paling mudah bagi Zidane bila akan mengambil keputusan. Bale dan Ronaldo merupakan salah satu rekrutan termahal Real dan bagi Zidane dan Presiden klub Real Florentino Perez, mereka merupakan paduan lengkap dengan Benzema. Dengan kembali ke pola 4-43, maka Zidane akan membuat bahagia para pemain bintangnya. Pada saat bersamaan itu bisa menimbulkan konsekuensi negatif bagi tim dan harus diputuskan Zidane. (kmb39/rtr)
Soal Transfer Pemain, Bayern Munich Punya Filosofi Berbeda
Bali Post/rtr
Penyerang baru Paris St Germain Neymar Jr.
Berlin CEO Bayern Munich KarlHeinz Rummenigge mengatakan klubnya tidak akan pernah menghabiskan 222 juta euro seperti yang dikeluarkan Paris St Germain untuk mendatangkan bintang Brazil Neymar. Dengan dana sebesar itu, Bayern bisa membangun stadion yang lebih baik. Rummenigge, yang juga mengepalai Asosiasi Klub-klub Eropa (ECA), mengatakan ‘’peraturan-peraturan yang lebih rasional’’ diperlukan saat biaya transfer sudah semakin tidak terkendali. ‘’Sepanjang transfer Neymar saya menanyakan pertanyaan kepada diri sendiri, mana yang
akan menjadi lebih penting: Neymar atau (stadion) Allianz Arena,’’ kata Rummenigge kepada majalah olahraga Bild, Rabu (9/8) kemarin. ‘’Saya harus berkata dengan jelas bahwa saya akan lebih memilih Allianz Arena yang juga lebih penting. Kami sebagai Bayern Munich harus memiliki filosofi yang berbeda,’’ kata Rummenigge. ‘’Secara keseluruhan transfer Neymar dapat berharga lebih daripada arena itu.’’ Bayern berhutang 346 juta euro pada 2005 untuk membangun stadion baru di luar kota, dan telah menyelesaikan cicilan dengan 16 tahun lebih cepat daripada yang direncanakan
pada awal 2014. Rekor transfer Bayern sendiri tercipta pada Juni ketika klub Bavaria itu membayar 41,5 juta euro untuk mendapatkan pemain internasional Prancis Corentino Tolisso. ‘’Kami tidak mau melakukan hal ini dan kami tidak dapat melakukan hal ini (menghabiskan uang seperti PSG). Dan itu baik-baik saja. Itu juga terlihat sebagai cara yang tepat oleh publik dan para penggemar kami.’’ Klub Prancis itu membuat rekor transfer dunia pada awal bulan ini untuk mendatangkan Neymar (25) dari Barcelona. Jumlah transfer ini dua kali lipat dari rekor transfer sebelumnya
Leicester Belum Lepas Mahrez Roma AS Roma tidak membuang harapan untuk dapat merekrut pemain sayap Leicester City Riyad Mahrez. Namun, Direktur Olahraga Roma, Monchi, menyatakan klubnya juga mempertimbangkan target-target transfer lainnya. Menurut laporan-laporan media Inggris, Leicester telah menolak tiga tawaran untuk Mahrez dari klub Italia itu pada bursa transfer kali ini. ‘’Saya senang dengan usaha yang dilakukan klub untuk mendapatkan dia. Saya tidak berpikir klub sering melakukan penawaran sebesar 30 juta euro,’’ kata Monchi, Rabu (9/8) kemarin. ‘’Sang pemain telah mengekspresikan niatnya ke depan publik, namun dia bersikap benar untuk menghormati klubnya. Pada akhirnya semua akan dipecahkan tergantung apakah Leicester akan menerimanya atau tidak.’’ Mahrez merupakan sosok penting saat klubnya menjuarai Liga Inggris pada 2016. Tetapi dia kesulitan untuk mengulangi penampilan terbaiknya pada mayoritas musim lalu. Pemain 26 tahun itu mencetak 35 gol dari 100 penampilannya ‘’the Foxes’’ sejak ia didatangkan dari klub
Prancis Le Havre pada 2014. Sementara itu, Southampton memecahkan rekor transfer klub untuk mendapatkan gelandang Gabon Mario Lemina dari Juventus dengan ikat a n kontrak lima tahun. Juventus mengonfirmasinya dalam pernyataan di situs resmi mereka bahwa kesepakatan ini bernilai awal 17 juta euro, yang dapat meningkat sebesar tiga juta euro lagi. Lemina (23) memenangi gelar Liga Italia dan Piala Italia dua kali bersama klub Turin itu, dan ia tampil pada final Liga Champions musim lalu saat timnya dikalahkan Real Madrid. Rekor transfer The Saints sebelumnya adalah gelandang Maroko Sofiane Boufal, yang didatangkan klub Prancis Lille pada Agustus 2016. Kedatangan Lemina merupakan suntikan moral bagi para penggemar Southampton setelah bek tengah Belanda Virgil van Dijk mengatakan pada Senin bahwa ia telah mengajukan permintaan untuk dijual dan mengekspresikan kekecewaan pada penolakan klub pesisir selatan itu untuk mendengarkan tawaran-tawaran untuk dirinya. Lemina merupakan rekrutan kedua klub di bursa transfer setelah pemain Polandia Jan Bednarek dari Lech Poznan. (afp/ant)
Gelandang Leicester City Riyad Mahrez.
yang dibayarkan Manchester United ke Juventus pada Agustus, yakni 105 juta euro saat klub Inggris itu mendapatkan Paul Pogba. ‘’FIFA, UEFA, ECA, ligaliga, dan persatuan pemain FIFPro semestinya mendiskusikan hal ini,’’ kata Rummenigge. ‘’Menurut saya kami semua sebaiknya duduk bersama, yang akan ada dalam proposal saya. Kami semestinya menemukan peraturan-peraturan yang lebih rasional untuk sepak bola secara keseluruhan. Jika tidak, publik tidak akan paham lagi, para penggemar akan kehilangan hubungan mereka.’’ (kmb39/rtr/ant)
OLAHRAGA
16
Kamis Paing, 10 Agustus 2017
Bouchard Terus Merosot Penampilannya Toronto -
Penampilan petenis Kanada Eugenie Bouchard terus merosot hingga pertengahan musim. Meski mendapat dukungan penuh dari penonton, Bouchard harus mengakui keunggulan petenis kualifikasi asal Kroasia Donna Vekic di pertandingan putaran pertama di Piala Rogers, Rabu (9/8) kemarin. Dengan hanya satu kemenangan sejak tersingkir di putaran kedua Prancis Terbuka, Bouchard berharap dukungan publik tuan rumah akan membuat dirinya mampu kembali mendulang kemenangan. Namun, ia akhirnya harus takluk 3-6, 4-6 dengan melakukan 32 unforced error dan tujuh doube fault. Tercatat enam kali servisnya dipatahkan oleh petenis 21 tahun yang melakukan penampilan pertamanya di undian utama. Vekic pada putaran kedua akan bertemu unggulan ketiga asal Jerman dan mantan petenis peringkat satu dunia Angelique Kerber. ‘’Saya harap saya akan mendapat dukungan (pada) pertandingan berikutnya dan saya harap kami akan kembali bermain di lapangan ini,’’ tambah Vekic. Bouchard pernah menghuni peringkat lima dunia dan digadang-gadang sebagai calon bintang besar ketika ia mencapai final Wimbledon dan semifinal Australia Terbuka dan Roland Garros pada 2014. Kini posisinya merosot ke peringkat 70 dunia dan memerlukan wildcard untuk dapat bertanding di turnamen di negaranya. Piala Rogers dimainkan bergantian antara kota Toronto dan Montreal di mana Bouchard lahir dan dibesarkan.
Tapi turnamen ini tidak pernah menjadi kandang yang menyenangkan bagi petenis Kanada ini. Pada tujuh kali penampilannya di undian utama, ia empat kali tersingkir pada putaran pertama dan hanya mampu melaju paling jauh melewati putaran kedua. Meski peringkatnya merosot, popularitas Bouchard tetap terjaga. Petenis berumur 23 tahun ini tersenyum saat memasuki lapangan dan disambut tepuk tangan meriah sebelum keluar, 94 menit kemudian dengan tatapan kosong. Pada pertandingan lain mantan petenis peringkat satu dunia Caroline Wozniacki membuka perjalanannya dengan kemenangan 6-3, 6-0 di putaran kedua atas Ekaterina Alexandrova. Unggulan kesepuluh asal Polandia Agnieszka Radwanska, pemenang Piala Rogers pada 2014, memulai penampilannya di lapangan keras Amerika Utara dengan kemenangan 6-3, 6-3 atas petenis AS Coco Vandeweghe, yang kalah di final di Stanford dari kompatriotnya Madison Keys. Unggulan ke-16 asal Rusia Elena Vesnina juga menang muda, menaklukkan petenis AS lain Alison Riske dengan skor 6-3, 6-3. Catherine Bellis melengkapi kejayaan wakil AS ketika
petenis 18 tahun itu bangkit dari tertinggal satu set untuk mengalahkan petenis Jerman Julia Gerogers dengan skor 4-6, 6-3, 6-2. Putra Petenis Argentina Diego Schwartzman menorehkan kejutan terbesar di Piala Rogers ketika ia menyingkirkan unggulan ketiga Dominic Thiem melalui pertarungan tiga set. Schwartzman bangkit dari defisit 2-5 di set penentuan, berulang kali lolos dari masalah, untuk memenangi lima game secara beruntun dan mengamankan kemenangan 6-4, 6-7(7), 7-5. Schwartzman pernah mengalahkan petenis peringkat 16 dunia Roberto Agut pada awal tahun ini dan memaksa Novak Djokovic bermain lima set pada Prancis Terbuka, namun kesuksesannya menaklukkan Thiem merupakan kemenangan terbesarnya musim ini. Pada pertandingan yang dimainkan lebih awal, petenis AS Sam Querrey mengatasi start buruk untuk menang 4-6, 7-6(4), 7-5 atas petenis Prancis Vincent Millot. Petenis Kanada Denis Shapovalov menaklukkan Rogerio Dutra da Silva dari Brazil dengan skor 4-6, 7-6(8), 6-4. (afp/ant)
Bali Post/rtr
KALAH - Petenis Kanada Eugenie Bouchard mendapat sambutan meriah dari penonton meski menelan kekalahan di putaran pertama turnamen Piala Rogers di Ontario, Rabu (9/8) kemarin.
Timnas U-16 Gelar Uji Coba Plus Seleksi Pemain Jakarta (Bali Post) Tim nasional U-16 berencana melakoni dua kali uji coba untuk memantau penampilan seluruh punggawa termasuk 15 pemain yang baru bergabung usai timnas mengikuti Piala AFF U-15 akhir Juli 2017. ‘’Pemusatan latihan kali ini merupakan ajang bagi kami menyeleksi kembali para pemain guna mempersiapkan tim untuk bertarung di kualifikasi Piala Asia U-16 pada September 2017,’’ ujar pelatih timnas U-16 Fakhri Bal Post/ist
BAYANG - Pemain futsal Bali (kanan) sedang menggiring bola dibayangi lawannya dari Maluku dalam Federasi Futsal Indonesia (FFI) Championship, Grup , di Meazza Futsal, Rabu (9/8) kemarin.
Tim Futsal Bali Kalah Dua Kali
Denpasar (Bali Post) Tim tuan rumah futsal Bali menelan kekalahan dua kali pada turnamen Federasi Futsal Indonesia (FFI) Championship, Grup D, di Meazza Futsal. Tim futsal Bali dikalahkan Maluku dengan skor 4-10 pada hari kedua, Rabu (9/8) kemarin. Sedangkan sehari sebelumnya, tim futsal Bali dicukur NTT dengan skor 0-7. Pada pertandingan kemarin, kesepuluh gol kemenangan Maluku yang menjebol gawang Bali dilesakkan Moreno Joseph (3 gol), kemudian Jony Nanlohy (2 gol), Efron Frets Pakaila (2 gol), Erolfa M. Lessy (2 gol), serta Marselyan N Karelau (1 gol). Tim futsal Bali mampu mempertipis kekalahan dengan menceploskan empat butir gol ke gawang Maluku, hasil bidikan Lucius Reynaldi Febrian, Made Pande Rama, Richardo Febrianto Bate, dan Disna Angga Permana. Sebelumnya, Bali dicukur NTT 0-7, dan ketujuh gol kemenangan NTT diciptakan Abraham Mbeo (2 gol), serta masing-masing satu gol melalui kaki Leonardo Rudianto, Randy M Mistuni, Ferdi D Amheka, Arial Muharram Ambri, serta Dwi Chandra PW. Manajer Tim futsal Bali Gede Made Anom Prenatha mengakui tim Bali diwakili Porprov Denpasar. Alasannya, futsal Bali telah menawarkan kepada daerah lain, namun tidak ada yang siap, dan terbentur biaya. ‘’Tim Porprov futsal Badung sedang try-out ke Jakarta,’’ tambahnya. Diakunya, tim futsal Bali tanpa target, mengingat lawan-lawan yang dihadapi lebih tangguh, bahkan banyak pemain timnas. ‘’FFI Championship ini kami anggap sebagai try-in tim Porprov Denpasar,’’ ungkapya. Hasil lainnya, kemarin, Sulbar menang atas Sulut 10-5, Kaltim menekuk NTT 3-2. Sedangkan hasil Selasa (8/8) lalu, Kaltim mengalahkan Sulbar 5-3, dan Sulut bermain imbang lawan Maluku 3-3. Dengan demikian, Kaltim merupakan tim yang memetik dua kali kemenangan. General Coordinator Nasser Atthamimy menjelaskan, FFI Championship Grup D ini diikuti enam tim yakni Bali, NTT, Sulut, Sulbar, Maluku, dan Kaltim. ‘’Yang absen dua daerah yakni Papua Barat dan Sulteng,’’ jelas Nasser. Selanjutnya, juara dan runner-up Grup D bakal melaju ke babak delapan besar nasional yang digelar di Bandung, Jabar, September mendatang. (022)
Husaini di website resmi PSSI, Jakarta, Rabu (9/8) kemarin. ‘’Saya memiliki 20 orang pemain dan 15 pemain tambahan, jadi uji coba ini saya harapkan mereka bisa menunjukkan hasil dari latihannya selama ini,’’ tambahnya. Uji coba pertama digelar dengan format trofeo atau mempertandingkan tiga tim, dan digelar Kamis (10/8) di Stadion Atang Sutresna, Cijantung, Jakarta Timur. Dalam pertandingan terse-
but, timnas U-16 nantinya berhadapan dengan tim pelajar Indonesia pada pukul 14.00 WIB, berlanjut pukul 15.00 WIB kontra tim Top Skor Indonesia dan ditutup tim Pelajar Indonesia versus tim Top Skor Indonesia di pukul 16.00 WIB. Sementara pertandingan persahabatan kedua akan dilakukan di hari Sabtu (12/8) melawan tim Trisakti FC Suratin, juga di Stadion Atang Sutresna, Cijantung, Jakarta Timur, pukul 16.00 WIB.
Seperti dikatakan sebelumnya, tim pelatih timnas U-16 di bawah kepemimpinan Fakhri Husaini mengadakan pemusatan latihan untuk kembali menyeleksi para pemain yang disiapkan untuk kualifikasi piala Asia U-16 2018 pada 16-24 September 2017, Thailand. Di turnamen itu, timnas U-16 Indonesia bergabung di Grup G bersama dengan tuan rumah Thailand, Laos, Timor Leste dan Kepulauan Mariana Utara. Ga-
ruda Asia, julukan timnas Indonesia U-16, akan menghadapi Kepulauan Mariana Utara di laga perdana Grup pada Sabtu (16/9). Berikutnya, tim ini menghadapi Timor Leste pada Senin (18/9), Thailand pada Rabu (20/9) dan Laos pada Jumat (22/9). Tim yang berhak lolos ke putaran final Piala Asia U-16 2018 adalah sepuluh juara grup, lima runner-up terbaik berhak lolos ke putaran final bersama tuan rumah penyelenggara. (ant)
Rugby Ingin Gunakan Lapangan di Kompleks GBK Jakarta (Bali Post) Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI) menunggu persetujuan Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Dewan Olimpiade Asia (OCA) terkait penggunaan Lapangan D Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta sebagai arena pertandingan rugby Asian Games 2018. ‘’Kami berharap persetujuan IOC dan OCA, serta informasi dari Panitia Penyelenggara Asian Games
(INASGOC) 2018. Arena yang sampai sekarang disetujui untuk pertandingan rugby adalah GOR Soemantri Brodjonegoro Jakarta,’’ kata Manajer Tim Rugby Indonesia Tito Vau selepas pelantikan pengurus PRUI di Jakarta, Rabu (9/8) kemarin. Lapangan D Kompleks Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, menurut Tito, merupakan lapangan multifungsi. ‘’Ada ruang khusus untuk cabang rugby di
sana. Kami ingin IOC menyetujui penggunaan lapangan itu sehingga kami dapat menggelar kejuaraan internasional di sana,’’ ujar Tito. Tito mengatakan kejuaraan uji coba cabang rugby Asian Games 2018 akan menggunakan GOR Soemantri Brodjonegoro di kawasan Kuningan, Jakarta pada Oktober 2017. Ketua Umum Persatuan Rugby Union Indonesia Didik Mukrianto mengatakan penyelenggaraan
Jakarta (Bali Post) Pelatih ganda putra PP PBSI Herry Iman Pierngadi menyatakan cabang olahraga bulu tangkis dalam ajang SEA Games 2017 akan berlangsung ketat antara tiga negara. Tuan rumah Malaysia dan Thailand akan menurunkan skuad terbaiknya demi memburu emas, bersaing dengan Indonesia. ‘’Menurut saya, dalam SEA Games nanti akan terjadi pertandingan ketat di dua sektor putra dan putri antara tiga negara yaitu Indonesia, Thailand dan Malaysia dan ini harus diwaspadai Indonesia,’’ kata Herry, Rabu (9/8) kemarin. Hal tersebut, lanjut Herry, karena kedua negara tersebut menurunkan skuad yang hampir lengkap dalam pesta olahraga multicabang negara-negara Asia Tenggara tahun 2017 ini. ‘’Malaysia kita ketahui sebagai tuan rumah dan Thailand terlihat memfokuskan kekuatan utamanya di SEA Games 2017 ini, terlebih Thailand yang sangat kuat di sektor putri,’’ ujar Herry. Hal tersebut sepertinya bukanlah hanya isapan jempol semata, jika melihat skuad yang diboyong, Thailand sepertinya tidak mau melepaskan kesempatan memperoleh medali dari cabang ini, terutama untuk kategori putri. Di tunggal putri, walau hanya menurunkan Pornpawee Chochuwong yang berada di peringkat 20 dunia sebagai pemain utamanya, hal itu tidak bisa dianggap sebelah mata jika melihat fakta dari sisi peringkat pemain utama
Indonesia Fitriani (22) dan Malaysia Soniia Cheah (23). Kekuatan utama putri Thailand tentu ada di ganda mereka, di mana Negeri Gajah Putih tersebut mengirimkan pasangan Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai (10) dan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (13). Dari segi peringkat, pasangan tersebut bisa disaingi oleh wakil Malaysia Vivian Hoo/Woon Khe Wei yang ada di peringkat 14 dunia. Sementara Indonesia yang menurunkan pasangan yang terbilang baru, Greysia Polii/Apriani Rahayu dan Rosyita Eka Putri Sari/Ni Ketut Mahadewi Istarani, meskipun berpeluang bisa memenangkan pertarungan harus diakui pasangan Thailand dan Malaysia tersebut akan menjadi tantangan terberat mereka. Di sektor putra, kans Indonesia untuk mendapatkan medali emas sepertinya sangat besar. Jonatan Christie (23) yang kemungkinan akan menjadi pemain utama Tanah Air berada di atas angin dan hanya bisa ditandingi oleh pemain Thailand Khosit Phetpradab (40). Selain itu Indonesia juga memiliki Ihsan Maulana Mustofa yang berada di peringkat 45, namun dia masih berada di atas pemain utama Malaysia di SEA Games, Iskandar Zulkarnain, yang berada di peringkat 50. Sementara di nomor ganda, Indonesia yang menurunkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Berry Angriawan/ Hardianto, kemungkinan besar
akan mendapati partai ketat kalau harus menghadapi pasangan Thailand dan Malaysia. Thailand yang menurunkan Bodin Isara/Niphitpon Phuangphuaphet dan Dechapol Puavaranukroh /Kittinupong Kedren dipastikan menjadi lawan sulit bagi skuad tanah air, pasalnya dari segi peringkat, Bodin/Niphitpon berada di nomor 16 dunia, satu level di atas Fajar/Rian. Sementara Dechapol/Kittinupong bercokol dua peringkat di atas Berry/Hardianto yang ada di posisi 24. Peringkat wakil Indonesia ini masih di bawah pasangan Malaysia Ong Yew Sin/Teo Ee Yi. Walau di ganda putra Thailand bisa disebut pesaing utama Indonesia, ada kemungkinan fokus mereka akan terbagi karena mereka bermain rangkap di ganda campuran yang akan menjadi incaran para pemain Negeri Gajah Putih. Diketahui, Dechapol akan berpasangan dengan Sapsiree Taerattanachai dan kini berada di peringkat kedelapan dunia ganda campuran. Sementara Bodin bersama Savitree Amitrapai dan bertengger di nomor 21. ‘’Saya rasa fokus Thailand di ganda putra akan terbagi dengan ganda campuran. Jika melihat skuad yang ada kans besar Indonesia memang di putra, baik itu beregu atau perorangan, karena skuad kita merata di sektor tersebut. Namun dalam pertandingan semua bisa terjadi dan kans untuk hasil terbaik itu tetap terbuka di semua sektor dan nomor,’’ ucap Herry menambahkan. (ant)
Malaysia dan Thailand Pesaing Utama Tim Bulu Tangkis Indonesia
kejuaraan uji coba Asian Games 2018 selain kejuaraan nasional sebagai ajang seleksi atlet menjadi salah satu program kerja pengurus cabang olahraga itu pada 2017. ‘’Kami akan menggelar kejuaraan nasional sebagai ajang seleksi dan perekrutan atlet yang berpedoman pada aspek profesional, proporsional, transparan, dan berkeadilan,’’ ujar Didik. Persiapan PRUI untuk meningkatkan prestasi dalam Asian
Games 2018, lanjut Didik, termasuk pelatihan tim rugby nasional ke Fiji. ‘’Kami berikhtiar untuk menjadi tim tiga besar dalam SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia,’’ kata Didik. Didik menambahkan, cabang olahraga ruby berusaha membuktikan diri dengan prestasi pada kejuaraan-kejuaraan internasional serta berharap dapat meraih medali dalam SEA Games di Malaysia. (ant)
Bali Post/022
PERIKSA - Suasana pemeriksaan kelengkapan administrasi atlet Porprov oleh Tim keabsahan di Sekretariat KONI Bali, Rabu (9/8) kemarin.
Tim Keabsahan Belum Periksa Administrasi Kontingen Bangli
Denpasar (Bali Post) Tim Keabsahan Porprov Bali XIII/2017 sampai Rabu (9/8) kemarin belum memeriksa kelengkapan persyaratan administrasi kontingen Bangli. Karena itu, tim masih tetap menunggu administrasi para atlet Porprov Bangli. Ketua Tim Keabsahan AA Gede Ardana mengakui pihaknya telah menerima berkas persyaratan administrasi para atlet Porprov, namun belum lengkap, dan dikembalikan. ‘’Kami masih menunggu berkas administrasinya,’’ ucap Agung Ardana. Dikemukakan, sebagaimana jadwal awal, pihaknya diberi batas waktu bekerja sampai dengan Kamis (10/8) ini. ‘’Kenyataannya, jadwal bekerja kami diperpanjang, dan tak tahu sampai kapan,’’ jelasnya. Menurutnya, kinerja Tim Keabsahan cukup sederhana, yakni menyangkut Kartu Tanda Atlet
(KTA), entry by number serta entry by name. ‘’Seorang atlet bisa turun pada beberapa nomor. Karena itu, tak mungkin jumlah entry by name, melebihi entry by number,’’ terangnya. Hasil pemantauan Bali Post menyebutkan, tim sepak bola tuan rumah Gianyar menyertakan 26 pemain, dan sama sekali tak diisi kolom KTA, berikut nomor KTA. Terhadap temuan ini, Agung Ardana menyebutkan, semestinya atlet yang turun di Porprov wajib mengantongi KTA. Ditegaskannya, bagi pemegang KTA harus sesuai dengan daerah yang dibelanya saat Porprov. Dicontohkan, seorang atlet membela Denpasar pada Porprov Bali XII/2015 lalu di Buleleng, kemudian dia pindah dan membela Tabanan pada Porprov Bali XIII di Gianyar, maka wajib mengurus KTA baru, berikut surat keterangan pelepasan dari Denpasar. (022)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Kamis Paing, 10 Agustus 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!
Informasi pasang iklan Telepon
� Tarif iklan Mini/Baris
Receptionist Dcr Cewek u/Fitness Penampilan Menarik Hub.0361-289700/081802987999
B.BP.153.08.17.0000586
Bth 15 lls SMU-S1 utk guru PG/TK. Ada training.Langsung krj Hub:085857153581/ 0811380028
B.BP.821.08.17.0000088
Dibutuhkan Pengawas/Mandor Bth Kryw Apotek,krm Lmr:Apotek Bangunan Villa brpglmn min.5th Rerama Jl.Mertasari 108 Sdkrya B.BP.001.08.17.0000632 dibidangya hub:08113809949 Bth Sgr marketing Bali/Lombok B.BP.001.08.17.0000650 P/W min SMA,Siap krj dg target Dcr Staff pria 17-23th, gaji Pny kend Sndr.lam Lkp:Ruko UMP-2,5Jt H.081802777997 B.BP.004.08.17.0000640 Sudirman Agung Blok C-18 Dps Dicari:FO,Bellboy,HK,Driver, Telp.0361-241169. Engeneering,Laundry,Scurity u/Htl bali@libratama.com B.BP.001.08.17.0000439 E:newarenahotelkutabali@gm Bth Sopir pribadi bsMatic, ail.com/H.PO Box 2005 KutaBali usia min 40th,jujur,rajin Hub, B.BP.164.08.17.0000377 Jl.Buluh Indah 789 Dps HK Dcr Cewek/Cowok u/Fitness B.BP.005.08.17.0000605 Hub:0361-289700/081802987999 Cr Krywti u/Brsh2 dipenginapan B.BP.153.08.17.0000587 35-40th Tdr Dlm,085100402075 Dcr Kryawn/ti Gj1,5jt+Mkn+bns B.BP.001.08.17.0000610 u/Laklak,085103851168 lsng krj Dibutuhkan Vila Manager untuk B.BP.001.08.17.0000654 Penempatan Lepirate Nusa Ceni*****Dcr Sopir utk Catering & ngan(Aqua Nusa)Pengalaman PRT tggl dlm,blh Suami Istri Min 1 Tahun.Kirim CV & Job Letter Hub:08123807672 / 08123843853 ke Email hrd@lepirate.com B.BP.166.08.17.0000658
B.BP.004.08.17.0000550
Cr.Sales Acc Gadget u/Bali & Lombok laki2 pengalaman. Hub. PT.Vivan Bali,081237763718
B.BP.001.08.17.0000549
Dbthkan utk Catering area Kedonganan:penjaga Catering & bagian dapur(bantu masak) 087734900008
B.BP.001.08.17.0000652
Dcr 1 Krywti min SMA Diutmkan Bujang Hub:UD.Kabik Tlp.417052
B.BP.001.08.17.0000518
Dcr Accounting, Cleaning Service Hub.0361-8464377
B.BP.001.08.17.0000636
Dcr Karywn Tk Msk,C.Food,Tk Cuci prg yg berpengalaman dgn Gj yg cukup,081558611071
B.BP.154.08.17.0000655
Dcr Reservation,SPV,FO,HK, Sopir Hub:085337259786
Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �
Dcr Waker Merangkap Tk.Kebun tinggal dalam T:0811398825
Dcri Kolektor Pngalaman,krm CV ke:elsombrero_bali@hotmail.com
Dcr kary bisa Bhs Inggris utk Artshop Lukisan Hb:08123667044
Dicari STM/D3 Elektro Hub:0361-221932
B.BP.001.08.17.0000659
B.BP.001.08.17.0000525
B.BP.001.08.17.0000527
B.BP.001.08.17.0000321
B.BP.001.08.17.0000431
Developer besar di Jimbaran membutuhkan Administrasi dan Akunting min.D3,jujur & loyal Kirim Lamaran ke email junimaryatiss@yahoo.com
B.BP.004.08.17.0000643
Dibutuhkan Karyawan Toko di Jl.Mahendradata Dps H.8466688
B.BP.001.08.17.0000618
B.BP.155.08.17.0000624
DibutuhkanKryawan/wati Bimbel & PRT,08123983309,(0361)487350
Dcr Sopir dan OB 4 Orang Hub:PT.BPR Pedungan Jalan P.Moyo No.1 Pesanggaran.
B.BP.001.08.17.0000648
Dibutuhkan Segera Front Office /Reception di Hotel Pengalaman Min.1 Tahun,bisa Bicara Bahasa Inggris.Bawa CV dan Surat Lamaran Kerja Interview Hub.(0361)738-944 (Koko)
B.BP.001.08.17.0000260
B.BP.001.08.17.0000649
Jakarta Mataram Denpasar Surabaya
B.BP.004.08.17.0000564
Dcr sopir Pariwisata bisa berbhs Inggris,Hub.081916311676
B.BP.001.08.17.0000637
Dcr:Receptionist/FO,HK,Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta40 Kuta
B.BP.001.08.17.0000638
: : : :
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456
VISA
� Email: pembacabalipost@gmail.com
Dcr Sopir bs Bhs Inggris dan pengalaman tour Hb.08123941209
Dcr Gdng,Admin,Accounting&Staf Dcr Staff P/W usia20-40th,gaji Min.SMU/K u/Pers.Distributor 3-5Jt/bln,info Hub081999746335 B.BP.004.08.17.0000642 Alkes wil.Dps Hub.087861126669 Dcr Supir Pribadi Max 45th,SIM jam kerja Senin-Jumat 08-16.00 B.BP.001.08.17.0000609 A&C Pengalaman H.08128888867 B.BP.031.08.17.0000538 Dcr Karyawan/ti utk Toko kain, Dcr Therapist Spa dan Salon minSMA Hub 237723/08123840272 Kuta Hub.08124692094 B.BP.001.08.17.0000389 B.BP.154.08.17.0000656 Dicari karyawati tamatan SMK / Dibthkan tng Bagian Finishing sederajat utk penjualan online Bangunan,ACI,Plester,Benangan, yg mengerti Komputer. dll. hub:08113809949 Hub.087761883998 / 08123949758 B.BP.001.08.17.0000651
: : : :
Dicr Sales L/P berpengalaman mau krj keras (Prdk Mkn)Hub: 085858784745 Email: kominghoo02@gmail.com B.BP.001.08.17.0000630
Dibutuhkan Wanita Single Pengalaman u/Marketing,Paham Sosmed,Komputer.Fas:Gaji+Bonus dll.CV Email ke: kusuma@dps.centrin.net.id
Dicari Segera Waitress,Receptionist (Female)&Cook Hub:PTBenoa Tirta harum Telp:0361-775575 B.BP.101.08.17.0000578
Dicari Sopir Pariwisata max.30th Hub.081999040400
B.BP.154.08.17.0000493
Dicari Supir Shuttle Mobil ELF Hub: 08113999707
B.BP.001.08.17.0000509
Dicari Waitress utk Hotel Hub: 0361752270-085741680007 B.BP.001.08.17.0000613
Dicari pegawai RT yang serius kerja Hub.081338661656 B.BP.001.08.17.0000644
Dicari shop manager berpengalaman qual: Pria,FBservice management, bertempat di Ubud kirim CV ke hr@gelatosecrets.com B.BP.004.08.17.0000569
Elizabeth Int.Gianyar Cari OB 945887/082236362562 B.BP.004.08.17.0000555
B.BP.001.08.17.0000547
Karywati minSMA,SIM C,gaji Tinggi Hub Jl.Buluh Indah 789Dps B.BP.005.08.17.0000606
Lowongan 1.GM,2.Staff Konter, 3.Mekanik,4.Supir SIM B1,Hub: Yamaha Bisma T.Umar 142 Dps (0361-4722637 B.BP.001.08.17.0000430
Need:Accounting Officer Female,Experienced Capable English and Computer Domicile at Tabanan. Apply to versaindustries4@gmail.com
B.BP.001.08.17.0000535
Sgr!Tenaga Srbutan u/ Catering Makan/TidurDalam 081339216142
B.BP.001.08.17.0000635
kristal bali(Supplier Hotel) Memerlukan Sales Executive, berpengalaman,Punya Motor, Antusias,Bs Bhs Inggris,Networ king Luas.Gaji mnarik+Insentif lamaran Dikirim ke:director@kr istalbali.com/fax 752335 B.BP.001.08.17.0000628
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post !BUC Jual/Sewa 170/230 3KT,2KM Jl.Pratama Benoa H.08123526920
HONDA
Jl CRV Prestige 2013 Tgn 1 Dr Baru,Putih Hub.0811395073
B.BP.001.08.17.0000397
RUPA-RUPA 1Hr Cair,KTA/BPKB/Stfkt 0,5% H.087862223922 / 082237457658
DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 130Jt/A Bs Kredit 087862450004
Bantu murah Pajak SPT Tahunan bulananSIUP NPWP 081338344155
B.BP.004.08.17.0000657
Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815
B.BP.001.08.17.0000392
!Tanah Sawah 18Are 600M Pantai Antap-Tbn 22jt/A 085257539923
B.BP.164.08.17.0000376
Dijual Tanah 2Are Lok Sanur Hub: 08164706634
KEHILANGAN Hlg STNK Spm Th2002 DK5635QY BPKB No:C-2073049-O AN.Ir.Buha Julu Simaremare
B.BP.001.08.17.0000631
Dijual Tnh 5.8Are SHM Jl.Dewi Madri1Hub.081338727367Nego
B.BP.004.08.17.0000558
TOYOTA
AlphardTranspormer,LowKM’2015 BrgSimpanan,sptbr,081353333328
B.BP.001.08.17.0000175
Avanza E 2013 slv metalik istw mulus, Bambang,081916127750
B.BP.001.07.17.0002008
Djl Camry 2.4V Hitam Th’2010 Hub.0811510588-(0361)499289
B.BP.167.08.17.0000541
Innova Diesel G’13(Pmk)As DK Putih KM60rb, 081236009045Krdt
B.BP.001.08.17.0000617
DICARI MOBIL Cr Mbl:Avanza,Xenia,Rush,Yaris Jaz,dll,Cas/O.Krd,085100880349
B.BP.001.08.17.0000553
SHM 1,90A Bgs Skl Jl.8M bs pch SwamandalaKb.Iwa,085100221148
B.BP.164.08.17.0000647
B.BP.164.08.17.0000646
Tnh 0,5A Pnggr Jln P.Batanta Sdh Sertifikat,H.082147537351
DICARI MOTOR Dcr Motor Bekas Segala Merk Jmpt 082340857099/087860002630
BIRO JASA
B.BP.001.08.17.0000615
KURSUS Kelas Baru Bln Agust-Sept17Fas hion DesignCourse-085337020917
B.BP.001.08.17.0000436
SERVICE
B.BP.001.08.17.0000325
SERVICE
TUNGGAL JAYA K U L K A S GA M . C U C I RA CHEELER N S W.HEATER I Kerja Ditempat
AC
BIRO JASA
BIRO JASA
ALUMINIUM
AC
RUPA-RUPA
SERVICE
GEBYAR DAIHATSU JULI READY SIGRA X CK DP 11 Jt Angs 3 Jtan STO NEW AYLA DP 6 Jt / Angs 2 Jtan BUNGA PICK UPMEN URUN DP 5 Jt / Angs 2 Jtan * 0,9 XENIA DP 11 Jt Angs 4 Jtan
C.0002125-mbl
SERVICE
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL
TRESNA : 083 114762592 081999920686, 085100648598
Tnh kav 3A Sngt Strtgs Tepi Jl Utama Mambal-Ubud,081236358272
BIRO JASA
BENGKEL LAS
B.BP.001.08.17.0000386
B.BP.001.08.17.0000641
B.BP.001.08.17.0000653
SPA
B.BP.001.07.17.0002124
B.BP.001.08.17.0000629
DIJUAL RUMAH *Rmh One Gate system 2lt, 3KT,3KM,Hp082247191953 BUcepat
ALUMINIUM
B.BP.164.08.17.0000645
Tnh di Teuku Umar 446m2 global 4,5M cck kos elit 081353669409
B.BP.001.08.17.0000399
DIJUAL MOBIL
081999111542 082144420026 C.0000360-SRV
EKONOMI
18
Kamis Paing, 10 Agustus 2017
Bali Raih Dua Kategori pada Final Honda Best Student 2017
MAIN Dealer Astra Motor Bali berhasil membawa dua prestasi pada Final AHM Best Student (AHMBS) 2017 melalui I Putu Gede Krisna yang merupakan perwakilan siswa dari SMAN 4 Denpasar. Dengan memaparkan ide dan kreativitasnya yaitu bisnis pembersih kain tradisional yang berjudul ‘’Dinar Lerak’’, Gede -- sapaan akrabnya -- berhasil terpilih meraih prestasi sebagai juara favorit pilihan peserta dan perwakilan main dealer dalam ajang AHMBS. Ia menyisihkan 26 peserta dari siswa-siswi terbaik tingkat SMA yang tersebar di Indonesia. Selain itu, Gede Krisna juga meraih juara Business Group Challenge yang merupakan kategori pemenang baru di ajang AHMBS tahun ini. Untuk kategori ini pemenang ditentukan dari
keberhasilannya menjawab tantangan bisnis yang diajukan selama penjurian final di Jakarta awal Agustus yang lalu secara team work. ‘’Keberhasilan yang saya raih ini berkat usaha dan semangat dari hati serta kepercayaan sekolah serta orangtua yang selalu mendukung aktivitasnya selama ini,’’ ungkap Gede. AHMBS 2017 merupakan program tahunan yang telah memasuki tahun ke-15 yang mengokohkan tema ‘’The Young Smart Enterpreneur’’ sebagai identitasnya. Program ini memberikan apresiasi kepada siswa yang tidak hanya kreatif dalam menjalankan ide bisnisnya, juga cerdas dalam mengembangkannya. Rangkaian final AHMBS 2017 yang dilaksanakan di Jakarta, memberikan
pembekalan lengkap bagi para peserta. Tidak hanya melakukan proses penjurian final, peserta juga diberikan pengayaan ilmu entrepreneurship dari para ahli, benchmark langsung ke lokasi bisnis, hingga fun sport, city tour dan berwisata ke theme park. Dalam proses penjurian final di Jakarta ini, karya 26 siswa diverifikasi kembali oleh tim PPM School of Management untuk direkomendasikan urutan siswa terbaiknya. Kemudian, penjurian ditambah dengan Business Challenge Group untuk menguji mental, kreativitas, sekaligus kemampuan teamwork peserta. Delapan besar peserta dengan nilai terbaik mendapatkan kesempatan untuk melakukan presentasi final di
hadapan dewan juri yang menguji dari segala aspek, baik perencanaan bisnis, visi bisnis ke depannya, manajemen operasional, keuangan, dan sumber daya dalam pengelolaan bisnis, serta dampak bisnisnya terhadap masyarakat. Region Head Astra Motor Bali Ronaldo Widjaja mengatakan kegiatan ini mengapresiasi siswa setingkat SMA yang telah menjalankan bisnisnya melalui ajang kompetisi nasional. Tidak hanya dituntut pembuatan business plan, siswa pun diuji kemampuannya dalam menjalankan bisnisnya tersebut. Dengan program yang cukup berbeda ini, diharapkan mampu memacu semangat generasi muda untuk tertarik mempelajari dan memulai usaha sedini mungkin tanpa mengabaikan unsur pendidikan formal mereka. (bns)
Para juara AHM Best Student 2017.
19
Kamis Paing, 10 Agustus 2017
Perayaan HUT RI di KBRI Colombo
Colombo Duta Besar RI Colombo I Gusti Ngurah Ardiyasa, Sabtu (5/8) membuka perlombaan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan RI bertempat di KBRI Colombo. Kegiatan dilakasanakan hinga 6 Agustus 2017. Perlombaan dibagi dua kategori untuk anak-anak dan perlombaan bagi orang dewasa. Kegiatan lomba di antaranya tarik tambang, balap karung, mewarnai, bulu tangkis, memasukkan paku dalam botol, bola voli, dan futsal. Perlombaan tersebut diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta warga negara Sri Lanka yang menikah dengan warga negara Indonesia. Kegiatan tahunan KBRI Colombo ini menjadi salah satu yang dinanti-nantikan oleh
masyarakat Indonesia di Sri Lanka. Masyarakat Indonesia yang hadir dalam kegiatan peringatan HUT RI ini terlihat sangat menikmati seluruh rangkaian kegiatan. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi pelepas rindu masakan Indonesia. Selain kegiatan serangkaian HUT RI, di tempat yang sama, Selasa (8/8) diselenggarakan upacara pengibaran bendera ASEAN dalam rangka memperingati ulang tahunnya ke-50. Upacara peringatan HUT ke-50 ASEAN ini dilaksanakan oleh KBRI Colombo bekerja sama dengan perwakilan diplomatik negara anggota ASEAN di Colombo, yaitu Kedubes Malaysia, Kedubes Myanmar, Kedubes Thailand, Kedubes Vietnam. Hadir sebagai undangan per-
Ikuti Proses
Dari Hal. 1
Pantauan di lapangan, beberapa penyidik KPK memeriksa sejumlah ruangan di lantai 1 dan 2 Balai Kota Malang. Wakil Wali kota Malang Sutiaji mengatakan, mengikuti proses yang sedang berlangsung saja. ‘’Kami ikuti prosesnya saja,’’ kata Sutiaji.
Menyinggung latar belakang atau terkait masalah apa, sehingga terjadi penggeledahan, Sutiaji tidak memberikan jawaban apa pun. ‘’Pada saat penggeledahan saya sedang tidak berada di tempat, namun saya sempat datang ke balai kota,’’ ucapnya. Ada beberapa ruangan yang digeledah KPK, yakni ruangan
wakilan dari negara anggota dialog partner ASEAN, Dubes Jepang, Dubes Korea, Kedubes Rusia, Kedubes Cina, Kedubes India dan Asisten Chief Protocol Kemenlu Sri Lanka serta warga masyarakat ASEAN di Colombo. Selaku tuan rumah, Dubes I Gusti Ngurah Ardiyasa menyampaikan sambutan selamat datang kepada tamu undangan dan menyampaikan terima kasih serta apresiasi atas kehadirannya dalam peringatan HUT ASEAN di Colombo, Sri Lanka Sebelumnya pada tanggal 2 Januari 2012, pernah diselenggarakan upacara pengibaran bendera ASEAN untuk pertama kali di Sri Lanka. Upacara pengibaran bendera ASEAN kali ini merupakan keduakalinya dilaksanakan dalam lingkungan KBRI Colombo. (r)
wali kota, wakil wali kota, dan sekretaris daerah. Selain sejumlah ruangan di lingkungan Balai Kota Malang, Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang berlokasi di Jalan Bingkil juga digeledah. Karena masih dalam proses penggeledahan, beberapa ruangan dan kantor itu disegel petugas KPK. (ant)
Tabungan Sampah Dari Hal. 1
Menurut Sri, bank sampah yang ada di Kota Denpasar sebagian besar dikelola oleh PKK banjar. Setiap kali ada arisan, anggota PKK akan datang langsung ke banjar membawa sampah yang sudah dipilah. Mereka memiliki tabungan sampah. Artinya, sampah yang ditabung tidak langsung dibayarkan secara tunai. ‘’Tetapi banyak yang rontok karena alasan gengsi. Malas kalau bawa sampah ke banjar karena berat. Memang akhirnya kita maju dengan sistem door to door, menjemput dengan moci (motor cikar),’’ imbuhnya. Di Desa Sanur Kauh, lanjut Sri, sampah yang sudah dipilah juga dijemput dengan moci. Anggota PKK diiming-imingi
harga terkait daftar sampah anorganik yang bisa dijual di bank sampah. Kemudian untuk sampah organik yang paling banyak adalah sisa upacara, dikerjasamakan dengan Depo Palasari di desa setempat. ‘’Di situ kita mempekerjakan beberapa orang untuk membantu proses pengomposan,’’ jelas Staf Laboratorium Biologi Tanah Fakultas Pertanian Unud ini. Sebagai seorang akademisi, Sri lantas melakukan riset terkait dengan mikroba yang membantu proses pengomposan. Sampai akhirnya bisa memproduksi kompos dari limbah sisa upacara yang diberi nama Kompos Jegeg. ‘’Untuk kompos cairnya, saya mengelola mikroba lokal dari limbah sayuran dan limbah rumah tangga untuk meng-
hasilkan mol. Ada berbagai jenis mol yang kita produksi dan semuanya sudah melalui proses laboratorium. Namanya Mol Jegeg,’’ tambahnya. Menurut Sri, kualitas mol dan kompos langsung diuji coba melalui kerja sama dengan petani di Sanur. Jadi sekarang PKK setempat juga mulai berbisnis pertanian dengan membuat mol dari olahan sampah dapur. ‘’Kalau misalnya kita memang mau berbisnis sampah, mau mengelola sampah dari hulu ke hilir memang harus mengerjakan sendiri. Sementara ini saya mencoba bekerja sama dengan PKK desa untuk di setiap banjar, ada 12 banjar di Sanur agar semua ada bank sampah PKK-nya,’’ paparnya. (kmb32)
Rumah Tangga Dari Hal. 1
Menurut Adi Wiguna, Pemkot Denpasar sudah mengeluarkan regulasi tentang penanganan sampah berbasis masyarakat. ‘’Kuncinya ada di tingkat rumah tangga, ini yang terpenting dalam memilah sampah organik dan anorganik. Ini yang mahal karena belum membudaya. Sudah dilaksanakan tapi belum maksimal,’’ jelasnya. Adi Wiguna menambahkan, Kota Denpasar sebetulnya sudah memiliki 73 bank sampah ber-SK Wali Kota untuk memilah sampah anorganik. Selain itu, ada pembentukan kelompok-kelompok swakelola dalam pengelolaan sampah organik. Semuanya tersebar di seluruh kecamatan, desa, bahkan banjar yang ada di ibu kota Provinsi Bali ini. ‘’Pemilahan sampah anorganik di bank sampah, bagaimana mengajak masyarakat mengubah perilakunya, mindset-nya bahwa sampah bisa menjadi uang sehingga bernilai ekonomis. Kami di Denpasar menargetkan bebas sampah plastik tahun 2019,’’ imbuhnya.
Di sisi lain, lanjut Adi Wiguna, sanksi tidak segan-segan diberikan bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan sesuai isi Perwali No.11 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Sampah di Denpasar. Tak sedikit masyarakat yang sudah kena tipiring (tindak pidana ringan) dan menjadi pesakitan di pengadilan. ‘’Gara-gara membuang sampah sembarangan hanya satu kresek itu dikenakan denda Rp 1 juta. Bukan kita mencari-cari kesalahan, karena regulasi ini untuk memberi efek jera bagi masyarakat, sehingga tidak mengulangi,’’ terangnya. Adi Wiguna melanjutkan, komitmen pemerintah dengan mengedepankan regulasi harus diikuti dengan kesadaran masyarakat. Itu sebabnya, masyarakat adat juga dilibatkan, sehingga di masing-masing banjar telah dibuat pararem agar membuang sampah pada tempatnya. ‘’Kalau di Denpasar yang ditakuti itu pararemnya, yang melanggar bukan warga kita sebetulnya. Tapi kebanyakan warga pendatang sesuai dengan data yang masuk sampai saat ini,’’ pungkasnya. (kmb32)
Tak Dikenal
Dari Hal. 1
Seperti diberitakan sebelumnya, senjata laras panjang jenis AK 101 milik anggota Brimob Brigadir Ida Bagus Suda Suwarna dirampas orang tak dikenal. Penganiayaan dan juga perampasan senjata tersebut terjadi di halaman
parkir Hotel Ayana Jimbaran, Kuta Selatan, Selasa (8/8). Brigadir Ida Bagus Suda Suwarna diserang dan ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di TKP. Kejadiannya setelah korban selesai makan siang. Kondisinya luka pada wajah, mata merah dan muntah darah. (kmb23)
Ketahanan Masyarakat Dari Hal. 1
‘’Kami secara lokal di Bali mencoba untuk mengangkat isu global, di mana radikalisme menjadi isu global kita kaitannya dengan ketahanan masyarakat kita, khususnya generasi muda di Bali,’’ ujar Dwija, Rabu kemarin. Lebih lanjut dikatakan, tujuan dari kegiatan dharma tula ini adalah untuk menginisiasi generasi muda untuk berkolaborasi dan bekerja sama untuk menghasilkan sesuatu yang implementatif yang bisa mengubah mindset yang negatif yang ada dalam diri setiap generasi muda, sehingga bisa lebih banyak berjaringan dan ber-networking. ‘’Dengan berjaringan generasi muda nantinya bisa berbuat sesuatu yang lebih konkret untuk Bali,’’ tandasnya. Sementara itu, Sekretar-
is WHP Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD.(KHOM) berharap dengan kegiatan dharma tula ini generasi Hindu muda Bali bisa lebih bijaksana dalam menanggapi isu-isu yang sedang berkembang di Indonesia, terutama masalah radikalisme dan berita-berita bohong (hoax). Dalam dialog ini diharapkan terbangun kesadaran terhadap ancaman radikalisme global. Sebab, paham dan berita hoax tersebut ingin memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI. Oleh karena itu, sebagai generasi Hindu yang terpelajar harus bisa menumbuhkembangkan kesadaran dalam diri terhadap isu-isu bohong dan mampu memberikan vibrasi kepada teman-teman sebaya, keluarga, dan orang-orang di sekitar untuk bisa menangkal paham radikalisme yang tengah mengusik keutuhan NKRI. (win)
Biaya Mahal Dari Hal. 1
‘’Invasi dengan pendudukan pasukan di negara lain kan biayanya mahal sekali. Belum lagi akan menghadapi hujatan dari berbagai negara, tentu itu tidak menguntungkan mereka,’’ katanya. Karena itu, kini bentuk penjajahan tersebut bertransformasi melalui penyerangan ideologi berupa penyusupan paham radikal dan terorisme, perusakan lingkungan seperti illegal logging, perusakan alam pikir masyarakat melalui media sosial, serta pemasokan narkoba untuk memutus perkembangan generasi muda Indonesia. Ancaman itu, menurutnya, justru lebih efektif dan membahayakan dibandingkan ancaman militer karena lebih banyak memanfaatkan ‘’tangan’’ masyarakat Indonesia sendiri. ‘’Masalahnya rakyat kita rata-rata belum paham bahwa itu ancaman. Mereka merasa
itu semua adalah bagian dari kehidupan kita yang dinamis,’’ katanya. Oleh karena itu, menurut Wiranto, semangat bela negara perlu dimunculkan dengan didahului rasa memiliki negaranya sendiri disertai penguatan nilai Pancasila sebagai ideologi negara. ‘’Karena untuk menghalau ancaman itu tidak mungkin hanya diserahkan pada tentara dan polisi,’’ katanya. Untuk menanamkan rasa memiliki negara atau nasionalisme, Wiranto ingin mencontoh strategi yang dilakukan pemerintah Turki. Pasalnya, meski wilayah Turki berbatasan langsung dengan Suriah yang notabene menjadi basis ISIS, namun kenyataannya rasio masyarakat yang menjadi teroris sangat kecil. ‘’Turki tidak membangun tembok penghadang di perbatasan, tetapi yang ditembok adalah hati masyarakatnya,’’ katanya. (ant)
Kamis, 10 Agustus 2017 05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana
Upacara Pitra Yadnya (4) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Bali Channel Tourist TV 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Dialog Interaktif
Pajak 10.05 Lejel Homeshopping 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Folk Song 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Waacana Upacara Pitra Yadnya (5)
12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Folk Song 14.05 Klip Bali 14.30 Kidung Interaktif 15.30 Bali Channel Tourist TV 16.05 Dialog Interaktif
Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 17.00 Nangun Yadnya 17.30 Taman Sari TK Mekar Harapan 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali
19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 21.00 Bondres Ngakak 21.35 Berita dan Bincang Terkini
21.35 Mahadewi 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Marga Tabanan (1) 23.00 Lila Cita Calonarang Griya Budha Tanggahan Bangli (3)
16 Pages
149 Number 9th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos om. http://epaper.inte
L O N A A T I E R N I N T
, August 10, Thursday
2017
rris tops Calvin Ha of Forbes list ning ear highest- h year DJs for fift Thursday,
August 10,
Man held after BMW ‘deliberately’ ploughs into French soldiers in Paris
ationalbalipost.c
online: http://www.intern
2017
vetalso includes and Guetta The list, which
DJ David highlights ruled Forbes’ eran French Zedd, Calvin Harris named the German producer in the DJ field, musician as he was DJ a lack of diversity were male - Scottish on Tuesday outpacing Dutch highest earners United cash kings year, LOS ANGELES whose 10 white, from the of electronic consecutive rs. mostly annual list DJ for the fifth list in and annual Europe. topped the came States or said it compiles its highest-paidnewcomers The Chainsmoke and gathered Tiesto, who Forbes $39 million from data milTiesto and
REUTERS/Benoit
$48.5 2012, earnedwhile The Chainsmok- earnings list and touring trackers brought in Nielsen Harris, 33, June 2016 and June in at No. 2, million, bolstered and Bandsintown, of from residencies ers earned $38 as Pollstar g success insiders lion between earnings from perfor- by the chart-toppin Halsey and suchwell as industry 2017, with with as and festival pop This” with and artists. (rtr) in Las Vegas as from producingtrack, pop hits “Closer” Just Like well mances as his latest summer “Something as and Pharrell Coldplay. hits such Katy Perry “Feels” with Williams.
or Swift ing Tayl mony testi denies grop Denver DJin first day of trial
herself a deposition. to take the witness stand intently to insisted that Expected Swift listened chin in her about Swift’s accusations, in the trial, Swift was resting her beside her, of FM overhe brought against livelihood and later DJ accused case Mueller’s testimony, of his Andrea, seated the alleged - A Colorado Swift during the than just the loss hand. Her mother, mention of DENVER star Taylor testified on more he said. “It’s teared up at an early ago money. Muof groping recording clear my name,” four years physical from his lawyer, groping incident. “I want to experience to be accused a photo shoothe innocently made singer made contact Under questioning a humiliating despicable.” he may have or brushed her Tuesday that the weighing so gether something District Court jury is against eller recounted contact with toof Swift’s body for pictures, a n y n claim with the side The U.S. they posed as they posed false-accusatio alleging assault arm and hand while had grabbed her backpriate if he but denied Taking Mueller’scross complaint were merged but when asked flatly, “No, I did not.”anySwift’s inappro said The two cases witness side, Muellertestified he had no inkling and battery. behavior. that eveslipped his the first for trial. Mueller approached stand on t h e bare at to Swift, Mueller amiss until Swift’s security team According dress and grabbed herMuel- thing was of day of testimony of her with by a member to him, threatened court trial hand under two posed, along ses- ning related her allegation told Mueller he the federal then who lawsuits, Denver buttocks as the during a meet-and-greet Denver. to call the police and future Swift concerts. their dueling David Mueller concert in all ler’s girlfriend, which he sion before a June 2013 it was completely was banned from radio personality allegations, so sure an accident, said Swift’s denied, “cost me my “It was not I have never been said in (rtr) and 27, emphatically my income.” his intentional, in my life,” Swift, passion, fired from of anything career, my who was Mueller, 55,r job at radio station KYGONo. 106 Dps Jl. Raya Puputan at: No 148 $150,000-a-yea Renon Post
You can Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr
onal Bali
find Internati
Cafee 19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
Mandala Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Renon Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
of Levallois-Pe Paris suburb
Tessier
rret, France,
ly’ ‘deliberate is after BMW Par Man held French soldiers in ploughs into
soliders where French the scene area near secure the Soldiers 2017. August 9,
in the western by a vehicle and injured were hit
around three - situated
the Louvre troops near attacked Hebdo attack Museum. minister Florthe Charlie French defence Wednesday’s sites after 2015. t described adding that it in January Corresponden ence Parly
Sky’s Europe “It is a subject of attack as “cowardly”, soldiers’ dethe scene centre landmarks BMW into miles from city Tower - as fo- Mark Stone said: France whether “does nothing to dent the security in for rammed his on the Eiffel to work for - soldiers intense debate driver who Paris, before speeding such asteams combed the area termination hunting a Investigators Operation Sentinelleout the police of the French people”.under a state rensic western and clues. been helping PARIS - Police soldiers in evidence through CCTV the streets, the situation France has since the November French around 8am were also scouringsuburb, as police force - exacerbatesbecome targets suspect. a group of emergency in the French capital on patrol at the as heard arrested a every- of racks to go LeProhon out of footage from off, have in the region and they themselves dead.(rtr) 2015 attacks are literally stopped
motorists they was attack 130 people local time.Nadia running which left for the attacker.The northern the smash and cametwo soldiers on stopped it was becausenot only in Paris.”The The 37-year-old they searched towards the it office said where, also be heard after a teenager to find News can while driving but officials said he her building other troops running Paris prosecutor’s at Global on charges comes four days his way into in “Bali Image” from 9.30 security with a knife forced post of Calais, to say whether for. the ground and shouting: “After “pursuing perpetrators 96.5 murder of shouting “Allahu Radio FM am. Listen to looking was too early after a vehicle with a terrorist the Eiffel Tower phrase for “God of the attempted they were that car!” until 10.00 FM at http:// et, PatArabic was the man reported the suspecta him! Follow m forces in connection Global Radio akbar” - the Levallois-Perr police he wanted arrest in ten2myradio.co Mayor of condemned the attack enterprise”. French media believe the is great” - and told at http:// during the globalfmbali.lis streaming Balkany, act of aggression”, was shot http:// It means authoritiesand planned to attack a soldier.time soldiers inpolice. or live video were rick li.com and it was intentional li. shootout with security or so troops - in as “an odious motive. any doubt, It is the sixth attack was radioglobalfmbanel/global-fm-ba “Without In Six of a dozen the nationwide happened with a terror-related were taken to ustream.tv/chan of them seriously et adding: volved in who act.” “It all been targeted. not injured - three The soldiers, a deliberate The vehicle did were on duty crackdown have with a machete in the Levallois-Perr quickly. it acceler- a military hospital, the attack the city, which is being Sentinelle, February, a man ism very It hurtled at them... Operation French suburb of stop. told broadcaster as part of by counter-terror guard prominent rapidly,” he investigated attacker was waitcreated to an ated The officials. dark-coloured car in BFMTV. soldiers secured Officers and ing in the drove at speed before he left their baralleyway as they troops at the
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
9 Elkomedor
Kamis Paing, 10 Agustus 2017
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Gempa 7,0 SR Landa Sichuan, 13 Orang Tewas Beijing (Bali Post) -
Tiga belas orang, termasuk enam wisatawan tewas dan 175 lagi terluka akibat gempa berkekuatan 7,0 pada skala Richter mengguncang daerah terpencil di Sichuan, Cina barat daya, kata pemerintah provinsi dan media resmi pada Rabu (9/8) kemarin. Gempa tersebut melanda wilayah berjarak 200 kilometer barat laut Kota Guangyuan pada Selasa, dengan kedalaman 10 kilometer, kata Peninjau Geologi AS. Tempat itu juga dekat d e n g a n c a g a r a l a m J i uzhaigou, yang menjadi tujuan wisata. Secara terpisah, gempa juga terjadi di wilayah Xinjiang, Cina
Bali Post/rtr
Barat Laut, dengan kekuatan 6,6 pada skala Richter pada Rabu, kata badan kegempaan Cina. Tidak ada laporan tentang korban gempa itu.
RETAK - Retakan terlihat di sebuah jalan yang terletak di Jiuzhaigou, Provinsi Sichuan, Rabu (9/8). Tiga belas orang, termasuk enam wisatawan, tewas dan 175 lagi terluka akibat gempa berkekuatan 7,0 pada skala Richter mengguncang daerah terpencil di Sichuan, Cina Barat Daya.
Pemerintah Sichuan mengatakan bahwa 100 wisatawan terjebak tanah longsor menyusul gempa itu. Enam wisatawan termasuk di antara yang tewas, kata Layanan Berita Cina. Kantor berita Xinhua mengatakan bahwa secara keseluruhan, 13 orang tewas, mengutip pernyataan pemerintah provinsi. Sementara itu, sebanyak 31.500 wisatawan diung-
170 Jukung Ramaikan BSVF 2017 Jukung Competition serangkaian BritAma Sanur Vilage Festival (BSVF) XII 2017 diikuti ratusan perahu layar tradisional. Pada babak final yang digelar, Rabu (9/8) kemarin, sebanyak 25 jukung berlaga dari lokasi pemberangkatan di Pantai Segara Ayu, Sanur. Para finalis berlayar menempuh jarak sekitar 30 kilometer. Ketua Panitia Jukung Competition I Wayan Jelantik Yana mengatakan, kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun pada perhelatan Sanur Village Festival. Tahun ini panitia mengubah sistem kompetisi, 170 jukung peserta dibagi dalam lima kelompok seleksi dengan sistem babak penyisihan. Hasilnya, 5 jukung terbaik di setiap kelompok masuk final. Kegiatan yang melibatkan Sekaa Jukung Dewi Satayo Jana Gandhi, Sanur ini dimak-
sudkan untuk melestarikan aktivitas perahu tradisional. “Kami ingin jukung yang ada di Pantai Sanur turut terlibat dalam kepariwisataan yang menjadi denyut nadi perekonomian Desa Sanur,” ujarnya, Rabu kemarin. Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar Anak Agung Bayu Brahmasta mengungkapkan, kompetisi jukung merupakan salah satu bentuk kegiatan kebersamaan masyarakat nelayan Sanur yang bersinergi dengan program promosi pariwisata. Kompetisi ini juga mendorong upaya pelestarian agar jukung yang merupakan bagian dari tradisi budaya nelayan Bali tidak punah. “Jika jukung lestari, maka generasi mendatang akan tetap melihat dan menikmati keberadaannya,” ucapnya saat melepas keberangkatan para finalis. Terkait aktivitas nelayan,
Bali Post/ist
PERAHU - Jukung Competition serangkaian BritAma Sanur Vilage Festival (BSVF) XII 2017 diikuti ratusan perahu layar tradisional. Bayu mengingatkan agar pelestarian terumbu karang yang merupakan upaya untuk pelestarian sumber daya alam juga menjadi bagian perhatian para nelayan. Kelestarian terumbu karang diharapkan dapat meningkatkan dan membantu kelangsungan hidup nelayan menikmati hasil sumber daya
laut yang berlimpah. Sementara itu, Ketua Umum BSVF XII 2017 IB Gede Sidharta Putra mengatakan BSVF selalu memberikan ruang bagi segala bentuk kreativitas warga, termasuk nelayan. Para nelayan diajak merayakan kebersamaan dalam festival
sekaligus menjadikan daya tarik bagi wisatawan yang menikmati keindahan Pantai Sanur. “Kami sangat mengapresiasi Sekaa Jukung Dewi Satayo Jana Gandhi yang setiap tahunnya terus terlibat dalam perhelatan SVF,” ungkap Gusde, sapaan akrabnya. (win)
sikan dari daerah gempa. Seorang pria Prancis dan seorang wanita Kanada menderita luka ringan, lapor Xinhua. Sebuah area penerima tamu di sebuah hotel, runtuh, menyebabkan beberapa orang terperangkap. Namun 2.800 orang telah berhasil diungsikan dari gedung tersebut dengan selamat, kata petugas pemadam kebakaran Sichuan. Badan kegempaan Sichuan mengatakan bahwa pusat gempa tersebut berada di prefektur Ngawa, yang sebagian besar dihuni oleh etnis Tibet. Banyak di antara mereka merupakan penggembala nomaden.
Daerah itu diguncang oleh sejumlah gempa susulan pada Rabu. Sejumlah gambar pada laman media sosial resmi pemerintah menunjukkan beberapa kerusakan di Jiuzhaigou, dengan bagian lantai gedung yang jatuh dari bangunan dan sejumlah orang berkumpul di luar bangunan. Pemerintah Sichuan mengatakan pada salah satu sosial media resminya bahwa saat ini lebih dari 38.000 wisatawan mengunjungi Jiuzhaigou. Sichuan sering dilanda gempa. Pada Mei 2008, gempa menewaskan hampir 70.000 orang. (ant)