Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 170 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

sabtu umanis, 10 februari 2018

Presiden Tukar ’’Pekerjaan’’ dengan Wartawan

Oleh Ach. Fawaidi

PERS Mahasiswa lahir dari rahim perjuangan. Dia besar dengan darah kebebasan yang mendidih. Napasnya menggebu dengan semangat perubahan. Anak pertama yang lahir pada tahun 1908 diberi nama Hindia Putra. Si sulung yang merangsang adik-adiknya cepat lahir. Beberapa tahun setelahnya hadirlah Jong Java (1914), Oesaha Pemoeda (1923) dan Soeara Indonesia Moeda (1938). Mereka lahir dengan tujuan yang sama: Merdeka. Pun mereka besar dengan musuh yang sama: Belanda. Perjuangan mereka kerap kali ditangkis para imperialis. Tak jarang idealisme mereka digoda oleh menir-menir Belanda. Namun bukan pemuda harapan namanya jika tak militan. Mereka tetap gigih demi Sang Merah Putih. Merekalah para pejuang Pers Mahasiswa dan Indonesia. Pers Mahasiswa terus menggeliat di masa awal kemerdekaan. Hal. 19 Demokrasi Liberal

Pertemuan IMF-WB

Fasilitas Bali Memadai

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Hari Pers

Nestapa Pers Mahasiswa

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

Bali Post/ ist

GENDANG - Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Ketua PWI Pusat Margiono, Ketua Dewan Pers Yoseph Adhi Prasetyo, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, dan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno memukul gendang tradisional sebagai tanda peresmian puncak Hari Pers Nasional 2018 di Padang, Sumatera Barat, Jumat (9/2) kemarin. Dalam sambutannya, Presiden mengatakan pers semakin diperlukan di tengah kemajuan teknologi digital dan banyaknya potensi informasi yang keliru di masyarakat.

YUSRI, satu dari ratusan wartawan yang bernasib baik pada peringatan Hari Pers Nasional di Padang, Sumatera Barat, Jumat (9/2) kemarin. Di tengah-tengah pidatonya, Presiden Jokowi mempersilakan satu wartawan untuk naik ke panggung. Banyak wartawan yang angkat tangan. Akhirnya satu yang terpilih. Dia adalah Yusri, wartawan dari Jawa Timur. Dalam kesempatan itu, Presiden memosisikan diri sebagai wartawan. Yusri presidennya. Ada dua pertanyaan yang diajukan Jokowi. Petama, soal menteri yang dianggap paling penting di jajaran kabinet. Kedua, surat kabar apa yang menurut ‘’bapak presiden’’ paling menyebalkan. Awalnya ‘’presiden’’ Yusri menjawab normatif. Rupanya jawaban Yusri tak memuaskannya. Kembali Jokowi nanya: ‘’Pak presiden jangan mutar-mutar harus

jelas dan tegas. Koran apa yang menurut bapak paling nyebelin?’’ katanya mengulangi. Ketika Yusri menjawab nama sebuah media, Jokowi langsung menimpali. ‘’Rupanya apa yang pak rasakan juga sama yang saya rasakan,’’ jawab Jokowi dibarengi tepuk tangan hadirin. Pada awal sambutannya, Jokowi menyatakan bahwa lima tahun terakhir ada sorotan di tengah berkembangnya media online. Ada anggapan media mainstream akan dikalahkan media online. Namun, Presiden yakin hal itu tak terjadi dengan kemajuan teknologi. Media mainstream masih diperlukan untuk menyebarkan informasi. Media arus utama masih diperlukan membangun kebudayaan bangsa. Pada acara itu, Presiden juga mencanangkan 1.000 rumah Gadang untuk direvitalisasi di Kabupaten Solok Selatan. (019)

Bali Cenderung Gagal Urai Kemacetan ’’Pembangunan jalan baru yang sedikit tinggi dari badan jalan juga lebih bagus dampaknya terhadap lingkungan, karena tidak mengurangi tutupan lahan. Ini membuat absobsi air untuk masuk ke dalam tanah lebih tinggi dan banjir tidak akan terjadi.’’

Jakarta (Bali Post) Bank Dunia menilai Bali telah memiliki fasilitas yang memadai untuk menyelenggarakan Pertemuan Tahunan International Monetary Fund-World Bank (IMF-WB) yang akan berlangsung di kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung, Oktober 2018. ‘’Indonesia beruntung karena sudah memiliki gedung konferensi dan fasilitas infrastruktur yang bagus,’’ kata Press Secretary External and Corporate Relations Bank Dunia David M. Theis dalam pemaparan, di Jakarta, Jumat (9/2) kemarin. Theis membandingkan fasilitas yang dimiliki Bali dengan persiapan Lima, Peru sewaktu negara tersebut menjadi tuan rumah Pertemuan Tahunan IMF-WB pada 2015. ‘’Di Lima, konstruksi gedung pertemuan belum sepenuhnya selesai, karena pembangunannya ada delay. Semuanya baru siap seminggu sebelum acara dimulai,’’ ujarnya. Persoalan kesiapan fasilitas juga terjadi ketika Istanbul, Turki menjadi tuan rumah penyelenggaraan IMF-WB pada 2009. Hal. 19 Berskala Internasional

Dr. Made Sudarma

Kemacetan di Bali telah lama menjadi isu strategis. Pembuatan jalan baru pun dijadikan solusi instan dan cenderung gagal mengatasi kemacetan. Armada publik pun tak kunjung efektif. Pembukaan jalan baru justru menambah beban baru bagi Bali. Selain aliran urban, solusi ini membuat Bali mengalami beban lingkungan yang parah. Makin menyusutnya daerah tangkapan air membuat Bali kebanjiran. Tata kelola pemetaan masalah perkotaan juga dinilai masih jauh dari perencanaan ideal. Ketua PPLH Unud Dr. I Made Sudarma, M.S. mengatakan, Bali patut melakukan evaluasi total dalam menata sistem transportasinya jika ingin tetap menjaga keseimbangan lingkungan. Kini, semakin banyak jalan yang dibangun, kecenderungan permukiman-permukiman baru akan muncul. Ini adalah beban baru baik dari penyediaan pangan, sandang, termasuk fasilitas umum. Permukiman-permukiman baru ini mucul disebabkan adanya kebutuhan rumah akibat terjadinya migrasi yang besar-besaran datang ke Bali. Oleh karena itu, untuk meminimalisir agar tidak terjadi pertumbuhan permukiman baru, pemerintah harus bisa membuat regulasi yang tegas, bah-

wasanya tidak boleh ada permukiman baru di areal pembangunan jalan baru tersebut. ‘’Pembangunan jalan baru sebaiknya tanpa menyentuh tanah. Sebab, apabila pembangunan jalan baru bersentuhan dengan tanah secara langsung, otomatis akan memunculkan permukiman baru,’’ sarannya. Menurutnya, pembangunan jalan baru yang sedikit tinggi dari badan jalan juga lebih bagus dampaknya terhadap lingkungan, karena tidak mengurangi tutupan lahan. Ini membuat absobsi air untuk masuk ke dalam tanah lebih tinggi dan banjir tidak akan terjadi. Hal. 19 Resapan Air

PENDIDIKAN

Siswa Boleh Cetak Sendiri Hasil UN

Jakarta (Bali Post) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan mulai tahun ini siswa bisa mencetak sendiri hasil Ujian Nasional (UN). ‘’Mulai tahun ini, siswa bisa mencetak hasil UN mereka secara mandiri. Kami akan siapkan laman dan login khusus. Hanya siswa yang bersangkutan yang bisa mengaksesnya,’’ kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Totok Suprayitno, Jumat (9/2) kemarin. Menurutnya, semua peserta UN, baik Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) maupun Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP dan SMA bisa mencetak sendiri hasil UN. ‘’Nanti tidak ada lagi tanda tangan basah. Asal tahu login-nya, bisa mencetak hasil UN secara mandiri,’’ sambung Totok. UN SMK akan diselenggarakan pada 2 April hingga 5 April, sedangkan SMA/MA pada 9 hingga 12 April dan UN susulan SMK/SMA/MA pada 17 April hingga 18 April. Untuk SMP/MTs, UN akan diselenggarakan pada 23 hingga 26 April dan susulannya pada 8 hingga 9 Mei. Hal. 19 Tahun Lalu

Buruk, Sistem Transportasi Bali

Made Rai Ridartha

POLEMIK Terminal Ubung yang ingin dikembalikan melayani bus Antar-Kota AntarProvinsi (AKAP) oleh PO-PO bus, merupakan cerminan buruknya sistem transportasi di Bali, terutama di kawasan Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan (Sarbagita). Rendahnya komitmen pemerintah dalam penyediaan transportasi umum seperti Trans Sarbagita, menjadi salah satu penyebab utama. Buktinya, dari 17 koridor bus Trans Sarbagita yang

harus disediakan ternyata setelah enam tahun berjalan baru tersedia hanya tiga koridor. Padahal seharusnya minimal ada tambahan satu koridor baru setiap tahunnya. Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Bali I Made Rai Ridartha, ATD., Dipl. UG., Meng.Sc. menilai belum ada komitmen serius dari pemerintah dalam menuntaskan masalah transportasi di Bali. Hal. 19 Transportasi Umum

Bali Post/eka

PELEBARAN - Beberapa orang mengawasi pengerjaan proyek pelebaran Jalan Imam Bonjol, Denpasar. Pelebaran jalan ini dilakukan di atas alur Tukad Teba sebagai upaya mengatasi kemacetan di jalur ini.

Sembahyang ’’Guru Piduka’’ di Pura Segara Rupek

Bhisama Diabaikan, PHDI Se-Bali Segera Temui Presiden Singaraja (Bali Post) Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) bersama Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) dan Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) se-Bali menggelar sembahyang Guru Piduka di Pura Segara Rupek, Desa Pakraman Sumberkelampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Jumat (9/2) kemarin. Persembahyangan juga diikuti 14 desa adat se-Kabupaten Buleleng dan satu Desa Adat Gilimanuk, beserta ratusan umat pangempon Pura Segara Rupek. Dalam persembahyangan Guru Piduka ini, lembaga tinggi umat Hindu memohon kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar alam dan kesucian pura di Bali, utamanya Pura Segara Rupek yang

merupakan pura dang kahyangan tetap lestari dan tidak diusik oleh pembangunan proyek yang dapat mencemari kesucian pura. Persembahyangan Guru Piduka dilakukan mengingat kawasan suci Pura Segara Rupek rencananya akan dibangun jaringan listrik Jawa-Bali (Bali Crossing) dengan tower setinggi 376 meter melalui Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) oleh PLN. Padahal, berdasarkan bhisama yang telah dikeluarkan oleh PHDI Bali bertentangan dengan Bhisama PHDI Bali mengenai radius kesucian pura. Dalam bhisama radius kesucian Pura Kahyangan Jagat, seperti Pura Segara Rupek ditetapkan apeneleng alit, yaitu sejauh dua kilometer

tidak boleh ada pembangunan proyek apa pun. PHDI, MUDP, dan MMDP se-Bali akan segera melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi, agar keputusan lembaga umat Hindu diperhatikan demi keajegan Bali. Ketua PHDI Bali Prof. Dr. IGN Sudiana, M.Si. mengatakan bhisama merupakan suatu keputusan tinggi umat Hindu yang harus diperhatikan oleh suatu perusahaan maupun pemerintah jika ingin membangun proyek di Bali. Sebab, Bali mempunyai budaya dan adat yang merupakan rohnya Bali yang harus dilestarikan. Terlebih, pura merupakan taksu-nya Bali. Hal. 19 Pembangunan Sutet

Bali Post/win

LEMBAGA UMAT - Ketua PHDI Bali Prof. Dr. IGN Sudiana, M.Si. bersama MUDP, MMDP dan lembaga umat Hindu lainnya se-Bali melakukan foto bersama seusai persembahyangan ‘’Guru Piduka’’ di Pura Segara Rupek, Jumat (9/2) kemarin.


denpasar

2

Sabtu Umanis, 10 Februari 2018

figur

Bali Post/asa

Promosi Jabatan

TUGAS sebagai jaksa fungsional di Pidum Kejari Denpasar berhasil diemban dengan baik oleh I Gede Wiraguna Wiradarma. Banyak perkara yang berhasil dituntaskan, termasuk perkara narkoba maupun kasus ormas yang sempat menghebohkan jagat Bali tersebut. Hal itu berhasil dilakukan, tentunya tak lepas dari bimbingan pimpinan dan kerja sama antarjaksa. Kini, jaksa fungsional tersebut mendapatkan promosi jabatan. Kini Wiraguna Wiradarma dipercaya lembaganya menduduki jabatan baru sebagai Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Jembrana. ‘’Ya, saya pindah ke Jembrana,’’ ujarnya saat ditemui, Jumat (9/2) kemarin. Alumni Universitas Udayana ini membenarkan dirinya dipercaya sebagai Kasi Pidum Kejari Jembrana. Namun ketika ditanya rencana soal program kerja nanti, apalagi menjabat di tahun politik, jaksa kelahiran Tabanan itu hanya tersenyum kecil. Kendati demikian, di raut wajah pria yang sempat menuntut pelaku narkoba dengan pidana 18 tahun itu memang mempunyai track record positif dalam penegakan hukum. (asa)

Coklit Tahap I

Belum Ada Perubahan Signifikan

Denpasar (Bali Post) Kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) serangkaian Pilgub Bali, telah dilakukan jajaran Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) masing-masing kabupaten/ kota sejak 20 Januari 2018 lalu. Coklit merupakan langkah progresif KPU dalam rangka menyajikan daftar pemilih yang komprehensif, akurat dan mutakhir. Ketua KPU Denpasar I Gede John Darmawan mengatakan, hasil coklit tahap I yang berakhir pada 29 Januari lalu belum menunjukkan perubahan pemilih yang signifikan. Meski diakui ada 900 penambahan pemilih, namun yang dicoret juga banyak. “Jadi, melihat hasil coklit tahap I, belum signifikan terjadi perubahan pemilih,” kata John Darmawan, Jumat (9/2) kemarin. Menurut John Darmawan, pihaknya masih menunggu proses rekap hasil coklit II dan pelaksanaan coklit III yang akan berakhir pada 18 Februari mendatang. Setelah itu, baru bisa dilihat seberapa besar terjadi perubahan pada DP 4. Sesuai Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) tercatat 479.311 orang. Jumlah ini akan dicoklit oleh 1.343 orang Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang tersebar di Denpasar. John Darmawan mengingatkan, bila ada warga yang belum didatangi petugas coklit, bisa melapor kepada masing-masing kepala dusun atau kaling setempat. Pihaknya berharap semua warga dicoklit untuk mendapatkan data yang akurat. “Kalau ada yang belum didata petugas coklit, bisa melapor ke klian,” ujarnya.(kmb12)

RSUP Sanglah Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Wartawan

Denpasar (Bali Post) Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN), RSUP Sanglah memberikan pemeriksaan kesehatan gratis bagi wartawan yang ada di Bali, Jumat (9/2) kemarin. Pemeriksaan kesehatan yang diberikan merupakan pemeriksaan lengkap, meliputi pemeriksaan fisik, darah lengkap, SGOT, SGPT dan thorax foto. Kasubbag Humas RSUP Sanglah Dewa Ketut Kresna mengatakan, pemeriksaan kesehatan ini dikhususkan bagi wartawan. Dikatakan, selama ini peran wartawan sangat penting dalam memerangi berita hoax di sosial media. Apalagi RSUP Sanglah yang merupakan rumah sakit pemerintah sangat perlu pemberitaan media yang kredibel. Dalam upaya menjaga informasi yang kredibel, kata Kresna, tentunya kesehatan wartawan menjadi faktor penting. Selain fisik yang kuat, juga dibutuhkan mental yang kuat dalam menjalankan tugas. ‘’Kami tahu, awak media itu kegiatannya sangat berat. Bekerja sampai malam dan tak mengenal waktu. Apalagi wartawan yang bertugas di rumah sakit, rentan terkena penyakit. Melalui kegiatan ini, RSUP Sanglah juga ingin mengucapkan Hari Pers Nasional kepada segenap insan pers di Bali dan di seluruh Indonesia,’’ tegasnya. (kmb42)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Dewan Segera Bahas Regulasi SWRO Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/eka

KERAJINAN - Beberapa pengunjung tengah memilih barang kerajinan di salah satu toko di Pasar Kumbasari, Denpasar. Berbagai kerajinan, produk tekstil dan cenderamata dari sejumlah daerah di Bali dijual di pasar ini.

Kasus BPD Bali

Pidsus Tipikor Dalami Keterangan Saksi

Denpasar (Bali Post) -

Penyidik Pidsus Tipikor Kejati Bali tampaknya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk merampungkan kasus dugaan penyimpangan pencairan kredit investasi hingga Rp 200 miliar di BPD Bali. Setelah memeriksa para saksi dan melakukan pengecekan agunan yang digunakan debitur, penyidik dari Kejati Bali saat ini sedang mendalami keterangan saksi. Hal itu dibenarkan Kasipenkum Humas Kejati Bali Edwin Beslar saat dikonfirmasi terkait perkembangan penyidikan kasus BPD Bali, Jumat (9/2) kemarin. Di samping mendalami keterangan saksi yang sudah tertuang dalam berita acara pemeriksaan, kata Edwin Beslar, penyidik pimpinan Otto S. juga sedang menguatkan alat bukti yang sudah dikumpulkan. ‘’Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman terhadap keterangan para saksi dan menguatkan alat-alat bukti,’’ jelas pejabat asal Manado itu. Informasi yang diperoleh

Bali Post, dari pendalaman keterangan saksi dan didukung penguatan alat bukti inilah celah penyidik untuk menentukan pihak-pihak yang mesti bertanggung jawab untuk selanjutnya dijadikan sebagai tersangka. Hal itu diperkuat dengan belum adanya ekspos sebagai langkah menentukan tersangka dalam perkara ini. Edwin Beslar yang dikonfirmasi terkait ekspos tersebut

membenarkan bahwa ekspos perkara belum dilakukan. Itu artinya, penetapan calon lima tersangka sebagaimana disampaikan Otto S. beberapa waktu lalu juga belum ditentukan. Sebelumnya dijelaskan, selain menunggu saksi dari luar Bali, pihaknya juga sudah merampungkan pemeriksaan sejumlah saksi. Selain memeriksa OJK, penyidik pimpinan Otto S. sudah selesai memeriksa saksi dari

pihak Bank Danamon. Korelasinya dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bahwa debitur yang diduga bermasalah ini sebelumnya ada urusan kredit dengan pihak Bank Danamon. Terkait kasus BPD Bali, Otto S. sudah memeriksa puluhan orang saksi dan ahli dalam indikasi adanya dugaan penyimpangan pencairan kredit investasi hingga Rp 200 miliar. Bahkan dalam perkara yang sudah dinaikkan statusnya ke tingkat penyidikan itu, Otto sudah mengantongi lima orang calon tersangka. Soal kemungkinan bertambahnya calon tersangka, Otto mengatakan masih berproses dan sedang dalam proses penyi-

dikan karena pihak penyidik masih mengembangkan atau menyidik mata rantai yang disebut terputus-putus. Otto menjelaskan, pihaknya tidak mau menyebut kasus BPD Bali ini adalah kasus kredit fiktif. Namun, kata dia fisik (kredit) itu ada, namun penuntasan atas kewajiban atas fisik yang mereka pinjam tidak tuntas. ‘’Jadi, tidak tuntas dalam pengembalian kredit,’’ tegasnya bersama Edwin Beslar kala itu. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Galakkan KUR dan Dukung UMKM

Rai Mantra Ajak Masyarakat Peka Peluang Usaha

DUKUNGAN Pemerintah Kota Denpasar terhadap pelaku UMKM terbukti dengan dilaksanakannya acara penyerahan KUR (Kredit Usaha Rakyat) secara simbolis oleh Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra di Taman Kumbasari Tukad Badung, Jumat (9/2) kemarin. Pemberian KUR ini bekerja sama dengan Bank BPD Bali yang dihadiri oleh jajaran OPD di lingkungan Kota Denpasar, pihak BPD Bali Cabang Denpasar dan tentunya undangan para pelaku UMKM yang menerima KUR. KUR pada dasarnya merupakan program berbasis pemberdayaan untuk usaha mikro, kecil dan menengah. Skema kredit ini diperuntukkan untuk usaha yang layak dan produktif dengan pinjaman maksimal Rp 500 juta dalam waktu lima tahun. Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan bahwa hal ini sangat meringankan masyarakat

KUR - Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra saat menyerahkan KUR secara simbolis kepada UMKM Kota Denpasar di Taman Kumbasari Tukad Badung, Jumat (9/2) kemarin. dalam dunia usaha. “Saya kira ini bunganya sangat rendah, tujuh persen ini per tahun

apalagi menurun. Ini sangat membantu. Tidak ada alasan tidak ada lapangan pekerjaan,

masyarakat harus peka terhadap peluang usaha apalagi akses permodalan gampang, perizinan juga sangat gampang dilengkapi,” ujarnya. Ke depan, katanya, tidak akan ada lagi permasalahan permodalan, jadi harus diinformasikan ke segala lini. Hal ini akan meningkatkan produktivitas perekonomian. Wali Kota Rai Mantra juga mengucapkan selamat kepada para penerima KUR seraya berpesan agar segala bentuk kewajiban dapat dilaksanakan. “Ini kesempatan untuk berkembang, maka manfaatkan dengan baik,” ungkapnya. Kep a la Dinas Koop erasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Made Erwin Suryadarma Sena mengatakan, kebijakan ini adalah upaya untuk lebih memperhatikan pelaku UMKM. “KUR adalah skema kredit pembiayaan yang diperlukan bagi pelaku UMKM. Selain bunganya yang kecil, persyaratannya juga tergolong

mudah asal memang benar memiliki usaha yang sudah berjalan baik selama minimal enam bulan. Bunga sebelumnya sembilan persen dan kini turun menjadi tujuh persen per tahunnya atau 0,58 persen per bulan menurun,” katanya. Erwin Suryadarma Sena menambahkan, hal ini juga menjadi upaya untuk mempercepat pengembangan sektor riil dan pemerdayaan UMKM serta usaha untuk penanggulangan kemiskinan dan memperluas kesempatan kerja. Ni Wayan Ria Mariani, salah satu pengusaha di bidang fashion UMKM Kota, mengatakan hal ini adalah terobosan yang patut diapresiasi. “Sebagai penggelut usaha, kami merasa sangat diperhatikan. Apa lagi perizinan sekarang sudah sangat mudah diurus, apalagi bunganya sangat ringan. Terlebih setelah dapat KUR, kami menjadi binaan BUMN. Jadi akan diberikan masukan terus,” katanya. (ad562)

Jepang Jadikan Denpasar Percontohan Olah Sampah Jadi Kompos, Terapkan Mesin MFD

PENERAPAN pengelolaan sampah tidak bisa lagi dilakukan secara manual, namun harus mampu memadukan teknologi pengolahan dalam pengelolaan sampah. Begitu juga di Kota Denpasar sebagai kota besar pusat pendidikan, perekonomian dan pemerintahan dengan permasalahan sampah yang masih terus dilakukan upaya penerapan teknologi oleh Pemkot Denpasar. Tempat sampah tanam atau TPS underground telah dirancang Pemkot Denpasar dan kini terus melakukan upaya langkahlangkah penanganan sampah yang juga melibatkan berbagai pihak. Kali ini penerapan pengelolaan dengan teknologi datang dari usulan LSM Jepang yang bekerja sama dengan pemerintah Jepang. Denpasar saat ini dijadikan percontohan yang tentunya melihat komitmen Pemkot Denpasar dan sinergitas masyarakat dalam semangat pengelolaan sampah lewat penerapan teknologi. Hal tersebut terungkap saat peresmian mesin Midori Fermentation Decompression (MFD) yang dilakukan Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara di Desa Kesiman Kertalan-

gu, Kecamatan Denpasar Timur, Jumat (9/2) kemarin. ‘’Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi pihak Recotech Jepang karena sudah men-support Pemerintah Kota Denpasar. Jika percontohan ini berjalan dengan baik, tentu hal ini bisa kita terapkan nantinya di semua depo yang kita miliki di Kota Denpasar. Terlebih lagi mesin ini tidak bising serta tidak mengeluarkan bau yang menyengat,’’ kata Jaya Negara. Jaya Negara yang didampingi Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar Ketut Wisada berkeyakinan penerapan penggunaan mesin ini di setiap desa/kelurahan mampu melakukan pengelolaan sampah secara baik. Meski saat ini telah dilakukan secara swakelola, lewat penerapan mesin ini diharapkan dapat lebih mempercepat sistem pengelolaan sampah dan mengurangi luberan sampah pada saat musim hujan. ‘’Denpasar sendiri sebagai kawasan pariwisata dan pola seperti inilah yang dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan sampah,’’ ujarnya. Owner Recotech Jepang, Nosaki Ei, mengatakan sebelum

menerapkan mesin MFD ini di wilayah Denpasar, terlebih dahulu pihaknya mengadakan sebuah penelitian dan kunjungan ke TPA Suwung. Berdasarkan penelitian tersebut, pihaknya memberikan solusi dengan menerapkan mesin tanpa pilah bernama MFD. Disinggung mengenai cara kerja mesin MFD ini, Nosaki Ei menjelaskan, mesin ini bekerja sangat simpel, yakni dengan memasukkan semua sampah yang ada melalui sebuah fermentasi di dalam mesin dengan suhu yang rendah dan untuk menjalankan mesin boiler ini digerakkan dengan panas kayu bakar. Setelah sampah diproses menjadi kering, diolah kembali oleh mesin yang nantinya menghasilkan kompos. Sementara untuk sampah plastik yang juga masuk ke dalam mesin secara langsung akan dipilah dan diolah oleh mesin dan dapat dijadikan bahan bakar. ‘’Yang terpenting dari semua proses pengolahan sampah ini, hasil akhirnya tidak mengeluarkan bau sedikit pun dan ini sangat ramah lingkungan. Juga tidak akan membebani biaya yang

MENINJAU - Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara bersama Owner Recotech Jepang Nosaki Ei (kanan) saat meninjau operasi mesin MFD yang sudah diresmikan di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, Jumat (9/2) kemarin. begitu mahal,’’ kata Nosaki Ei sembari mengharapkan langkah ini dapat membantu Denpasar dalam penerapan pengelolaan sampah secara baik. Dalam kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Jaya Negara juga berkesempatan meresmikan

Program Pelayanan Sampah Besar Gratis (Pesan Gadis) di Denpasar. Jika membuang lemari, kasur, sofa yang sudah tidak terpakai lagi bisa menghubungi DLHK Kota Denpasar di nomor (0361) 413930 dengan tidak dipungut biaya alias gratis. (ad553)


BADUNG

Sabtu Umanis, 10 Februari 2018

3

Bupati Giri Prasta Lantik Pengurus MGPSSR Abiansemal

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta melantik dan mengukuhkan pengurus Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Kecamatan Abiansemal dan pengurus MGPSSR desa se-Kecamatan Abiansemal masa bakti tahun 20182023 di Wantilan Pura Pasek Gelgel, Banjar Piakan, Desa Sibang Kaja, Jumat (9/2) kemarin. Acara pelantikan dihadiri para sulinggih, anggota DPRD Badung I Nyoman Wiradana, Ketua MGPSSR Provinsi Bali Wisnu Bawa Temaja, Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniarta, Sekcam Abiansemal, Perbekel dan Bendesa Adat Sibang Kaja. Bupati Giri Prasta yang juga Ketua Maha Gotra

Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Kabupaten Badung menyampaikan, apresiasi atas terselenggaranya pelantikan pengurus Keca matan dan Desa MGPSSR se-Kecamatan Abiansemal. Diharapkan melalui pelantikan ini dapat meningkatkan pasemetonan Pasek di Kecamatan Abiansemal maupun di Kabupaten Badung. “Melalui kepengurusan ini, agar dapat bekerja untuk ngayah dan memastikan berapa banyak semeton Pasek di Badung,” jelasnya. Untuk kinerja, pada pengurus dadia akan diberikan laptop. Giri Prasta juga mengharapkan, sameton MGPSSR dapat meningkat-

kan dan melestarikan seni, adat, agama dan budaya. Selain itu, semeton dapat melaksanakan konsep Tri Hita Karana, bagaimana meningkatkan hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia dan manusia dengan lingkungan. Khusus kepada Dadia Pasek diharapkan agar mendaftar ke Dinas Kebudayaan Badung untuk mendapatkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT). Dengan terdaftar di pemerintah daerah ini, Pura Dadia dapat dibantu oleh Pemkab Badung. Ketua MGPSSR Provinsi Bali Wisnu Bawa Temaja juga menyampaikan dukun-

gannya atas pelantikan pengurus MGPSSR Kecamatan dan Desa se-Abiansemal. Diharapkan, semeton Pasek tetap raket antara pasemetonan serta raket dengan pasemetonan yang lain untuk membangun Bali ke depan dengan baik. Selain itu, pasemetonan Pasek agar dapat memahami ajaran Pasek, yakni bhakti ring kawitan, heling ring bhisama dan guyub ring semeton. Ketua Panitia I Made Suparta melaporkan, pelantikan ini diikuti 18 desa dengan 54 dadia di Kecamatan A b ia nse m a l. T e m a y a ng diangkat dalam acara pengukuhan dan pelantikan ini yakni “Bakti Ring Kawitan,

Heling Ring Bisama, Guyub Ring Sameton”. “Suksesnya pelantikan ini berkat bantuan dan partisipasi semeton Pasek sehingga pelantikan ini dapat terselenggara dengan baik dan lancar,” tambahnya. (ad552) MELANTIK - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta melantik dan mengukuhkan pengurus MGPSSR Kecamatan Abinsemal dan pengurus MGPSSR Desa se-Kecamatan Abiansemal masa bakti tahun 2018-2023 di Wantilan Pura Pasek Gelgel, Banjar Piakan, Desa Sibang Kaja, Jumat (9/2) kemarin.

Dewan Segera Bahas Regulasi SWRO

Mangupura (Bali Post) –

Temuan adanya belasan hotel yang memanfaatkan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di Kabupaten Badung, menjadi perhatian serius wakil rakyat di DPRD Badung. Pihak Dewan akan segera melakukan rapat kerja dengan jajaran Badan Pendapatan (Bapenda) dan Pasedehan Agung, guna membahas regulasi SWRO. Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengakui, pengolahan air laut menjadi tren baru di kalangan pengusaha dalam memenuhi kebutuhan akan air bersih. Untuk itu, perlu adanya regulasi yang menaungi, termasuk dari sisi pajak. “Kami bersama eksekutif akan melakukan langkah-lankang dengan merevisi Peraturan Daerah Pajak Air Tanah. Termasuk nantinya pembuatan Perda Pengelolaan Air Laut yang digunakan secara komersial,” ujar Parwata, Jumat (9/2) kemarin. Sesuai Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kata Parwata, pemeritah wajib selalu melakukan inovasi pelayanan publik dan daya saing daerah. Oleh karena itu, politisi asal Dalung, Kuta

Bali Post/kmb23

PENATAAN - Sejumlah pekerja melakukan penataan pada taman median jalan di Jalan Raya Kampus Unud, Jimbaran, Jumat (9/2)kemarin.

Taman Median Jalan di Kampus Unud Kembali Ditata

Mangupura (Bali Post)Setelah sempat dibiarkan selama beberapa tahun, taman median jalan di kawasan Universitas Udayana (Unud) kembali dilanjutkan. Jumat (9/2) kemarin tampak sejumlah pekerja mulai melakukan pengerjaan di sekitar taman median jalan. Saat dikonfirmasi, Kepala DLHK Badung I Putu Eka Merthawan mengatakan, penataan taman pada median jalan di Jalan Raya Kampus Unud ini merupakan lanjutan dari penataan yang sebelumnya dilaksanakan Dinas Bina Marga. Penataan sebelumnya dilakukan sekitar empat tahun yang lalu. Namun untuk tahun ini pihak Bina

Marga menyerahkan penataan kepada DLHK Badung. “Sebelumnya memang dikerjakan Bina Marga. Tahun ini DLHK yang diserahkan untuk melakukan penataan ulang,” ujarnya. Dalam penataan ini, kata Eka Merthawan, pihaknya akan mempercantik taman dengan menyediakan tanaman dan mengganti tanahnya dengan tanah yang subur, karena ini merupakan tanggung jawab dari pemerintah Kabupaten Badung. “Saat ini kami menata ulang median jalan dengan mengecat ulang dan mengeruk tanahnya dengan tanah subur dan dilengkapi dengan tanamannya,” katanya. Menurut Eka Mertha-

wan, panjang pengerjaannya 100 meter. Penataan ini menjadi satu paket antara taman yang di utara, tengah dan selatan, dengan lama pengerjaan ditargetkan bisa selesai dalam waktu dua bulan. “Penataan difokuskan pada titik ini. Selain untuk memperindah kawasan, juga untuk persiapan menyambut event IMF,” tambahnya. Selain penataan median jalan yang berada di Jalan Raya Kampus Unud, kata Eka Merthawan pihaknya juga akan melakukan penataan taman median jalan yang ada di Nusa Dua. Tepatnya median jalan di by-pass yang ada di pintu keluar tol. (kmb23)

Gepeng Meningkat

Mendesak, Pembangunan Rumah Singgah

Mangupura (Bali Post) – Keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) di wilayah Kabupaten Badung beberapa bulan terakhir cenderung meningkat. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung mencatat, jumlah gepeng di Badung yang berhasil ditertibkan dan diberikan pembinan mencapai 50 orang di tahun 2016, dengan rincian 15 orang terlantar dan 35 pengemis. Sementara untuk tahun 2017, jumlah gepeng yang dilakukan pembinaan berjumlah 55 orang dengan rincian terlantar berjumlah 30 orang dan 25 orang pengemis. Usia gepeng itu berkisar dari tiga bulan hingga 60 tahun. Kepala Satpol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengakui kawasan yang menjadi tujuan utama para gepeng ini adalah daerah Kuta. Daerah pariwisata ini sudah menjadi langganan para gepeng untuk melakukan aksinya. “Saat ini para gepeng tidak lagi berkeliaran

di jalan utama. Namun mereka memilih menggepeng di gang-gang kecil agar tidak mudah terpantau dan tertangkap petugas. Seperti kawasan Kuta memang sudah menjadi langganan untuk pengemis beraksi. Sementara untuk orang terlantar, kami temukan di wilayah Kuta utara dan Kuta Selatan,” ujar Suryanegara, Jumat (9/2) kemarin. Menurut Suryanegara, penertiban yang kerap dilakukan sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Namun kendala yang paling utama dalam memberantasan gepeng di Badung adalah saat setelah penanganan atau pascapenertiban. “Badung belum memiliki atau membangun rumah singgah yang diperuntukkan untuk para gepeng ini. Jadi, ada kendala pascatertangkap atau penertiban, terutama di luar jam kerja atau hari libur,” katanya. Guna mengantisipasi hal

tersebut, Suryanegara mengaku setelah melakukan penertiban para gepeng cenderung dititipkan di instansi terdekat. Seperti Kantor Camat atau sebagainya yang bisa dimanfaatkan sebelum diserahkan ke Dinas Sosial. Keberadaan gepeng di Gumi Keris menjadi perhatian anggota Komisi IV DPRD Badung I Nyoman Sentana. Ia mendesak pemerintah agar secepatnya memperhatikan fasilitas untuk memfasilitasi para gepeng yang terjaring oleh aparat. Dikatakan, jajaran legislator Badung pernah menyapaikan perlunya rumah singgah, namun hingga kini belum ada realisasinya. Padahal pembangunan rumah singgah sangat urgen. “Jika sudah bisa merealisasikan rumah singgah untuk tempat para gepeng, praktis para gepeng yang terjaring akan diberikan semacam pembinaan atau melatih mereka agar bisa bekerja,” tegasnya. (kmb27)

Utara ini mendorong Pemkab Badung berinovasi dalam meningkatkan pelayanan guna meningkatkan pendapatan daerah. “Ini (SWRO - red) akan kami buatkan peraturan daerahnya sebagai taat asas dan hukum. Termasuk pajak parkir gedung. Nanti kita lakukan rapat kerja dengan Bapenda untuk melakukan langkah konkrit karena kami lihat bocorbocor (potensi pendapatan - red),” tegasnya. Pemanfaatan air laut untuk memenuhi kebutuhan air bersih di kalangan industri pariwisata sempat disoroti anggota DPRD Badung I Nyoman Mesir. Politisi asal Desa Kutuh, Kuta Selatan ini mensinyalir pengolahan air laut banyak dilakukan lantaran suplai air bersih dari PDAM

belum mampu memenuhi kebutuhan air bersih para pelanggannya. “Perusahaan utamanya hotel memilih menyuling sendiri air laut lantaran pihak PDAM tidak mampu memenuhi kebutuhan mereka,” ungkapnya. Menurut Mesir, informasi adanya banyak hotel menggunakan air laut sebagai sumber air bersih harus disikapi Pemerintah Daerah Badung. “Kami minta instansi terkait menelusuri penggunaan air laut ini. Kalau benar itu tanpa izin, tentu ini kerugian bagi pendapatan,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, Bapenda dan Pasedahan Agung berhasil menemukan 14 wajib pajak yang menggunakan SWRO dan sampai saat ini belum kena pajak. Alat SWRO

dipergunakan untuk mengolah air laut menjadi air yang layak untuk dikonsumsi. Namun, kenyataanya mereka melakukan pengeboran, sama halnya dengan menggunakan air tanah. Sejumlah hotel yang menggunakan jasa SWRO di ITDC, di antaranya Hotel ST Regis Bali, Melia Hotel Bali, The Laguna Resort Spa, Bulgary Hotel, Blue Point Hotel, Indigo Hotel, Westin Hotel, Nusa Dua Hotel, Condraad Hotel, PT Consolidate Water Bali, Ritz Carlton Bali Hotel, Vlub Med Hotel, Sofitel Hotel, Grand Hyatt Hotel. Sementara penyedia jasa pengolahan air melalui sistem SWRO yakni Gapura Liqua Mandiri (GLM) yang kantor pusatnya di Bandung dan PT Tiara Cipta Mandiri yang kantor pusatnya di LC Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Semua wajib pajak yang memanfaatkan SWRO rencananya akan dipanggil untuk menyamakan persepsi terkait dengan penggunaan SWRO. (kmb27)


daerah

4

Sabtu Umanis, 10 Februari 2018

Polresta Kerahkan ’’Cyber Troop’’ Awasi Akun Provokatif Selama Pilkada

Denpasar (Bali Post) -

Situasi menjelang pilkada serentak 2018 tensinya mulai naik, terutama di dunia maya (media sosial). Untuk mengantisipasi agar situasi tersebut tidak makin memanas, Polresta Denpasar mengerahkan tim Cyber Troop (Pasukan Dunia Maya). Tugasnya melakukan cyber patrol (patroli dunia maya), memonitor akun provokatif dan black campaign. Hal tersebut disampaikan Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana, Jumat (9/2) kemarin. Untuk mengantisipasi merebaknya akun-akun provokatif menjelang pilkada, Polresta menggelar tatap muka dan diskusi dengan awak media dan warganet di Mapolresta. Maksud kegiatan ini guna mengantisipasi potensi kerawanan berita hoax dan konten negatif di media sosial (medsos) dalam rangka menghadapi pilkada serentak 2018. Selain itu, meminimalisir

isu-isu provokatif terkait SARA agar tidak berkembang menjadi konflik sosial di medsos menyangkut pilkada. ‘’Oleh karena itu kami mengajak netizen (warganet) dan media online di Bali supaya menyampaikan opini atau berita positif di medsos terkait pilkada ini. Kami juga berharap bersama-sama mencegah dan mengantisipasi berita hoax dan konten negatif. Selain

itu, kami mengimbau tidak menyebarkan informasi yang tidak benar karena melanggar hukum serta undang-undang,’’ ujarnya. Saat ini Polresta memiliki tim beranggotakan enam orang untuk memonitor dan mengawasi medsos. Jika ditemukan akun atau informasi berbau provokatif, akan diambil tindakan sesuai aturan. ‘’Misalnya jika sudah

diberikan teguran tapi tidak diindahkan, kami akan ambil tindakan tegas,’’ ucap perwira asal Tabanan itu. Untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, Artana mengimbau masyarakat terutama netizen supaya bijak menyikapi informasi-informasi di medsos. Pasalnya, jika hal itu tidak dilakukan dan cepat terpancing emosi sehingga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Bali akan rugi besar. Oleh karena itu, ia berharap semua pihak mempunyai komitmen dan tindakan nyata dalam menjaga Pulau Dewata tetap aman dan kondusif, terutama selama pelaksanaan pilkada serentak 2018. (kmb36)

Bali Post/kmb36

TATAP MUKA - Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana saat acara tatap muka dengan awak media, netizen dan para Kapolsek, Jumat (9/2) kemarin.

POHON - Ketua Kopertis VIII Nengah Dasi Astawa (tiga dari kanan) didampingi Ketua Yayasan STIMI Handayani Ida Bagus Radendra Suastama (tengah) bersama pimpinan universitas di Bali usai penanaman pohon serangkaian peringatan HUT Kopertis VIII.

Persaingan Makin Ketat

PTS Harus Siap Hadapi PT Asing Masuk Indonesia

KOMPETISI antara perguruan tinggi (PT) ke depan dipastikan semakin ketat. Kualitas lulusan akan menjadi tolok ukur masyarakat dalam memilih tempat melanjutkan pendidikan. Karena itu, peningkatan kualitas harus menjadi komitmen bersama perguruan tinggi di Bali. Terlebih nanti akan masuk perguruan tinggi asing yang ikut berebut mahasiswa dengan perguruan tinggi lokal. Hal tersebut disampaikan Ketua Yayasan STIMI Handayani Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H. di sela-sela kegiatan bakti sosial serangkaian peringatan HUT ke-36 Kopertis Wilayah VIII di Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar, Jumat (9/2) kemarin. Kegiatan bakti sosial ini diisi sembahyang bersama dan penanaman pohon di kawasan Pantai Mertasari, Denpasar Selatan. Radendra mengatakan, ke depan persaingan antaruniversitas atau perguruan tinggi akan semakin ketat. Terlebih, masuknya perguruan tinggi asing ke Indonesia. Keberadaan perguruan tinggi asing di Ta-

Komplotan Curanmor Diburu ke Jatim Denpasar Selatan (Densel) dan Kuta Utara. Salah satu korbannya, I Wayan Budiasa, kehilangan sepeda motor Honda Scoopy di pos jaga satpam kantor properti di Jalan Nakula, Denbar, Kamis (25/5) tahun lalu. Pelaku mencuri motor tersebut saat korban tidur di pos satpam pukul 02.00 Wita. Satu jam kemudian dia bangun dan mendapati motornya tidak ada lagi. ‘’Sebenarnya pengungkapan kasus ini murni penyelidikan kami terhadap pelaku curanmor yang beraksi di Bali. Setelah pelaku ditangkap, baru dikembangkan dan terungkap TKP di Jalan Nakula tersebut,’’ ujar Aan Saputra. Pelaku ditangkap saat sedang duduk di ruang tamu rumahnya. Setelah di-

Dugaan Asusila, Anggota Dewan Lapor ke Polres

Banyuwangi (Bali Post) Kasus laporan dugaan etik dan asusila oknum anggota DPRD Banyuwangi, Jatim, Ahmad Taufik, ke Badan Kehormatan (BK) DPRD setempat, berbuntut. Merasa dicemarkan, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini memilih melapor ke Polres Banyuwangi, Kamis (8/2). Didampingi kuasa hukum, Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi ini melaporkan Didik Anan Pratama, pihak yang menggulirkan dugaan asusila. Menurut Taufik, pihaknya merasa dicemarkan dengan berbagai pemberitaan miring terkait dirinya. Apalagi, ia dituding membawa lari istri orang lain dan terlibat asusila. ‘’Saya dilaporkan ke BK dengan tuduhan asusila. Lalu, muncul di banyak pemberitaan di media. Ini sebuah pelecehan serta mengganggu citra dan martabat kami. Ini fitnah, sehingga saya melapor ke Polres,’’ jelasnya kepada wartawan. Pria asal Wongsorejo, Banyuwangi ini berkilah tuduhan yang dialamatkan kepadanya seluruhnya tidak benar. Pihaknya tidak pernah membawa lari istri orang lain, apalagi melakukan asusila. Terkait tudingan

sempat satu mobil dengan istri Didik Anan Pratama, Ayu Rina Evayanti, ia juga membantah. ‘’Tidak ada hubungan perselingkuhan, apalagi membawa lari ke rumah warga. Itu tidak benar,’’ tegas Taufik didampingi istrinya, Izzun Nahdloh. Terkait pertemuan di rumah Buyung di Kelurahan Karangrejo, menurutnya, Ayu Rina Evayanti memang meminta petunjuk persoalan rumah tangga. ‘’Saya tidak ada kedekatan apa pun, apalagi hubungan percintaan,’’ ujarnya seraya mengaku sudah memberikan klarifikasi ke BK DPRD Banyuwangi terkait hal itu. Diberitakan sebelumnya, Didik Anan Pratama melalui pengacaranya, Zaenuri Ghasali, melaporkan Ahmad Taufik ke BK DPRD. Pria asal Desa Bangsring Kecamatan Wongsorejo tersebut mengaku memiliki bukti terkait dugaan asusila yang dilakukan Ahmad Taufik bersama istrinya. Dugaan hubungan terlarang itu dipergoki 3 Desember 2017. Oknum anggota DPRD itu ditemukan satu mobil dengan istrinya. Ia juga mengklaim memiliki bukti rekaman percakapan yang mengarah ke indikasi asusila. (kmb30)

interogasi, pelaku mengakui perbuatannya mencuri di wilayah Denpasar. Setelah kasus ini dikembangkan, pelaku juga beraksi di Jalan Raya Pandu Dukuh, Dalung, Kuta Utara, Badung. Uddin bersama TO mencuri motor Honda Supra milik Waris. Sementara di Densel, Uddin dan SM membobol toko Angel Cell di Jalan Sesetan, Densel. Di Jalan Tukad Yeh Aya, Densel, komplotan ini membobol toko HP lewat plafon. Barang curian dijual kepada penadah, Ma. ‘’Kami masih mendalami pengungkapan kasus ini. Selain menyasar sepeda motor, komplotan ini membobol toko HP,’’ ungkap mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi, Badung ini. (kmb36)

Dongkrak Wisatawan dengan Tempe Raksasa

Bali Post/ist

HASIL CURIAN - Barang bukti sepeda motor hasil curian Uddin bersama komplotannya.

Sediakan Layanan Esek-esek, Pemilik Spa Ditangkap

Denpasar (Bali Post) Tim Opsnal Satreskrim Polresta Denpasar menggerebek Bali Exotique Spa di Jalan Tukad Badung, Denpasar Selatan, Selasa (30/1) lalu. Pasalnya, spa tersebut diduga menyediakan layanan esek-esek. Polisi menangkap I Made Suwena alias Pak Tejo (52) selaku pemilik spa. ‘’Pelaku ini termasuk muncikari dan menyediakan tempat untuk perbuatan asusila,’’ kata Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana didampingi Wakasat Reskrim AKP Gusti Made Sudarma Putra, Jumat (9/2) kemarin. Ditambahkannya, berawal

dari adanya informasi bila di spa tersebut ada esek-eseknya, Kasatreskrim Polresta Kompol Wayan Arta Ariawan memerintahkan anggotanya menindaklanjuti informasi tersebut. Alhasil, ternyata benar di sana menyediakan paket esek-esek. Selanjutnya, pada Selasa (30/1) pukul 18.30 Wita dilakukan penggerebekan dan menangkap muncikarinya yakni Suwena alias Tejo. ‘’Pelaku MS (Made Suwena - red) diduga melakukan tindak pidana menyediakan tempat untuk perbuatan cabul dan atau muncikari dengan cara membuka lay-

Bali Post/rah

RILIS KASUS - Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana merilis kasus penggerebekan spa plus-plus.

Untuk mewujudkan hal itu, Kopertis yang sebentar lagi akan berubah menjadi LL Dikti bisa menjembatani kepentingan semua pihak. Karena perannya nanti, tidak saja melayani PTS, namun juga PTN. Diharapkan dengan lembaga baru itu, dikotomi PTS dan PTN bisa semakin tipis. Tidak ada lagi anak emas dan anak tiri. Termasuk dalam politik anggaran memberikan PTS porsi yang setara dengan PTN. ‘’Selama ini swasta mencari dan menggunakan dana sendiri,’’ ungkapnya. Radendra mengharapkan lembaga baru itu nanti bisa memfasilitasi kepentingan PTS dengan menteri. PTS dengan PTN pun bisa menjadi patner, sehingga tidak kalah dengan negara lain. Sementara itu, Ketua Kopertis Wilayah VIII Prof. Nengah Dasi Astawa mengatakan, sejumlah kegiatan digelar serangkaian peringatan HUT ke-36 Kopertis VIII. Kegiatan diawali bakti sosial yang dilakukan dengan menanam pohon dan sembahyang bersama. (ad549)

Festival Tahu Tempe

Satu Pelaku Ditangkap, Empat Buron

Denpasar (Bali Post) Maraknya kasus curanmor membuat kepolisian melakukan berbagai upaya mengungkapnya. Polsek Denpasar Barat (Denbar) memburu komplotan curanmor hingga ke Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur (Jatim). Alhasil, polisi menangkap Uddin (27), Selasa (6/2) lalu, sedangkan empat rekannya berinisial SM, TO, RS dan Ka masih buron. ‘’Pengakuan tersangka Uddin, temannya yaitu RS dan Ka sama-sama asal Bondowoso, SM dari Probolinggo serta TO asal Jember,’’ tegas Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena, Jumat (9/2) kemarin. Pelaku beraksi di banyak TKP di wilayah Denbar,

nah Air di satu sisi merupakan kompetitor, namun di sisi lain bisa memandu dalam meningkatkan standar pendidikan yang ada. Karena dari segi kualitas dan kemampuan manajemen pendidikan, tentu mereka jauh lebih unggul. Di satu sisi, peran perguruan tinggi swasta (PTS) sangat signifikan dalam memajukan dunia pendidikan dan mencerdaskan kehidupan berbangsa. Dari segi jumlah, PTS jauh lebih banyak dibandingkan negeri. Menurutnya, STIMI Handayani komit dalam hal peningkatan mutu. Pihaknya juga berharap PTS lain memiliki pandangan yang sama untuk masalah ini. Komitmen untuk maju bersama dan bisa berkompetisi secara sehat akan memberikan manfaat yang besar dalam meningkatkan kualitas universitas atau lembaga. ‘’Ini wajar karena masing-masing universitas memiliki keunggulan tersendiri. Fokus bidang masing-masing yang digarap juga berbeda. Namun, untuk mutu bisa sama dengan PT asing,’’ kata Radendra.

anan spa plus-plus. Di spa tersebut melayani massage sampai berhubungan badan antara tamu dan terapisnya,’’ ujarnya. Hasil penyidikan, spa tersebut menyediakan paket butterplay yaitu massage dan handjob dengan tarif Rp 350 ribu. Selanjutnya dari hasil tersebut, terapis mendapat imbalan Rp 100 ribu dan pemilik spa Rp 250 ribu. Ada juga paket glamore yaitu massege, lulur, dan handjob dengan tarif Rp 500 ribu. Uang ini dibagi dua, terapis mendapat bagian Rp 200 ribu, sedangkan pemilik spa Rp 300 ribu. Paket terakhir yaitu full service meliputi massage tradisional, body massage dan dilanjutkan berhubungan badan dengan tarif Rp 700 ribu. Dari paket ini, terapis menerima uang Rp 350 ribu dan pemilik spa Rp 350 ribu. ‘’Saya mulai buka spa ini tahun 2012. Jumlah terapis delapan orang,’’ terang tersangka Suwena saat ditanya Wakapolresta. Terkait kasus ini, petugas mengamankan barang bukti 1 seprai ungu, 1 sarung bantal ungu, 1 kondom sudah dipakai dan 10 kondom belum dipakai. Selain itu disita satu kalkulator dan uang tunai Rp 1,4 juta. (kmb36)

BERAGAM potensi di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terus digali untuk menggaet wisatawan. Terbaru, festival tahu tempe digelar di Kelurahan Pengantigan, Kecamatan Banyuwangi, Jumat (9/2) kemarin. Festival ini menyuguhkan potret perajin tahu dan tempe sekaligus aneka makanan olahan berbahan tempe. Yang unik, festival tak hanya memamerkan makanan berbahan tempe. Warga juga membuat tempe raksasa sepanjang 5 meter dan berdiameter 15 sentimeter. Tempe raksasa ini diarak, lalu digoreng bersama. ‘’Sejak puluhan tahun lalu, warga di sini dikenal sebagai sentra perajin tempe dan tahu. Kini jumlahnya 28 orang,’’ kata Fauzi, salah satu tokoh warga setempat. Seiring perkembangan teknologi, perajin tak hanya membuat tahu dan tempe mentah, tetapi juga berkreasi membuat makanan olahan berbahan tempe mulai keripik hingga serabi. Ada juga aneka camilan berbahan tempe. ‘’Beragam makanan olahan tahu dan tempe ini kami tawarkan ke publik dengan harapan bisa menarik wisatawan,’’ ungkapnya. Menurutnya, kerajinan tahu dan tempe juga memiliki semangat gotong royong. Se-

bab, dalam proses pembuatan melibatkan banyak orang. Ada petani yang menanam kedelai, kuli panggul hingga perajin tempe. Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menjelaskan, festival tahu dan tempe bisa menjadi paket wisata menarik. Wisatawan bisa diajak menjelajahi proses pembuatan tempe, mulai dari menyiapkan bahan, hingga mengolahnya menjadi aneka makanan. ‘’Ini tentunya menjadi paket wisata yang bisa ditawarkan. Turis asing banyak yang suka dengan wisata experience,’’ jelasnya. Tak sekadar menjelajah proses pembuatan tempe, wisatawan juga dikenalkan metode pengolahan tempe yang higienis, sehingga bisa menikmati aneka olahan dengan kebersihan yang terjamin. ‘’Jadi, kita bisa tawarkan wisatawan melihat langsung proses pembuatan tahu dan tempe yang bersih, lalu pengolahan makanan berbahan tempe,’’ tutur Anas. Tahun ini pihaknya sengaja memasukkan festival tahu tempe di antara 77 festival yang digelar setiap 12 bulan. Festival ini muncul dari keinginan masyarakat untuk ikut mengangkat potensi lokal, sehingga menumbuhkan potensi ekonomi kreatif. (udi)

Bali Post/udi

MASSAL - Aksi menggoreng tempe massal dalam festival tahu tempe di Kelurahan Pengantigan, Banyuwangi, Jumat (9/2) kemarin.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


daerah

Sabtu Umanis, 10 Februari 2018

5

Pilgub Bali 2018

Dana Kampanye Maksimal Rp 46,538 Miliar Denpasar (Bali Post) – Dana kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali 2018 dibatasi maksimal Rp 46,538 miliar untuk masing-masing pasangan calon. Jika pengeluaran untuk kampanye melebihi ketentuan maksimal itu, pasangan calon bisa dikenakan sanksi diskualifikasi. ‘’Masing-masing tim pasangan calon sudah menyampaikan usulannya. Disepakati angkanya Rp 46.538.867.500. Tinggal nanti KPU meng-SK-kan dan itulah nanti yang dijadikan acuan,’’ ujar Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa

Kade Wiarsa Raka Sandi di selasela Rapat Petunjuk Teknis Dana Kampanye di Kantor KPU setempat, Jumat (9/2) kemarin. Ia berharap ketentuan maksimal dana kampanye ini ditaati dan dihormati oleh semua pihak.

Dana kampanye bisa berbentuk uang, barang dan atau jasa. Antara lain bersumber dari pasangan calon, partai politik atau gabungan partai politik pengusul, serta sumbangan yang sah menurut hukum dari pihak lain. ‘’Sumbangan perseorangan diatur paling banyak Rp 75 juta. Sumbangan dari kelompok atau badan hukum swasta paling banyak Rp 750 juta,’’ paparnya. Raka Sandi menambahkan, sumber dana kampanye dari

keuangan partai politik atau gabungan partai politik yang mengusulkan pasangan calon juga dibatasi yakni maksimal Rp 750 juta setiap partai politik selama masa kampanye. Partai politik atau gabungan partai politik juga wajib membuka rekening khusus dana kampanye pada bank umum paling lambat 12 Februari 2018. ‘’Dana kampanye dari pasangan calon tidak dibatasi berapa mereka memberikan sumbangan untuk kepentingan kampanye,’’ jelasnya.

Komisioner KPU Bali Ni Putu Ayu Winariati mengatakan, sumbangan yang melebihi ketentuan maksimal dana kampanye tidak boleh dipergunakan. Kelebihan sumbangan itu wajib dilaporkan ke KPU Provinsi Bali dan diserahkan ke kas negara paling lambat 14 hari setelah masa kampanye berakhir. ‘’KPU Provinsi akan memfasilitasi penyerahan kelebihan sumbangan ke kas negara. Kalau tidak, akan dikenai sanksi berupa pembatalan sebagai pasan-

gan calon,’’ tandasnya. Menurutnya, Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) diserahkan 14 Februari mendatang, Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) diserahkan 20 April 2018 dan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) diserahkan 24 Juni 2018. LPDDK selanjutnya dibawa ke Kantor Akuntan Publik untuk diaudit. Hasil audit diumumkan pada 11-13 Juli 2018. (kmb32)

Pencalonan Anggota DPD

Minimal 2.000 Dukungan di Lima Kabupaten/Kota Denpasar (Bali Post) – KPU Provinsi Bali menyosialisasikan pencalonan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Pemilu Tahun 2019 di kantor setempat, Jumat (9/2) kemarin. Pengumuman penyerahan syarat calon dijadwalkan mulai 26 Maret hingga 8 April 2018 mendatang. Sementara penyerahan dokumen syarat dukungan diagendakan mulai 22 April hingga 26 April 2018. ‘’Pencalonan untuk anggota DPD ini, yang Bali Post/kmb32 pertama syaratnya haNi Putu Ayu Winariati rus memiliki dukungan minimal 2.000, kemudian tersebar di minimal lima kabupaten/kota,’’ ujar Komisioner KPU Provinsi Bali Ni Putu Ayu Winariati usai menggelar sosialisasi. Menurutnya, Peraturan KPU (PKPU) terkait pencalonan anggota DPD sejatinya belum turun. Jadi, pihaknya hanya berpatokan pada undang-undang. Namun, untuk persyaratan sejauh ini tidak ada yang berubah terlalu signifikan bila dibandingkan Pemilu 2014. ‘’Mungkin yang berubah itu hanya KTP elektronik. Kalau dulu kan tidak ada KTP elektronik,’’ imbuhnya. Pada Pemilu 2014 sebanyak 43 calon anggota DPD yang mendaftar ke KPU Bali. Dua calon tidak lolos karena tidak bisa memenuhi audit dana kampanye. Ada dua tahapan yang mesti dilalui calon terkait pemenuhan syarat yakni verifikasi administrasi dan audit dana kampanye. ‘’Prediksi 2019, kami tentunya berpatokan pada pemilu sebelumnya sampai 40-an calon yang mendaftar,’’ tandas Winariati. Sementara itu, materi lain yang disosialisasikan di antaranya peserta pemilu anggota DPD adalah perseorangan. Calon tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap dan bersedia bekerja penuh waktu. Ada pula ketentuan mengundurkan diri bila menjadi pejabat negara atau digaji dari keuangan negara. Selanjutnya bersedia tidak berpraktik dalam pekerjaan lain yang dapat menimbulkan konflik kepentingan dengan tugas, wewenang dan hak sebagai anggota DPD. (kmb32)

PUPR Denpasar Diminta Optimalkan Perbaikan Jalan Denpasar (Bali Post) – Peningkatan infrastruktur terutama perbaikan jalan masih menjadi harapan warga Kota Denpasar. Hal ini terlihat dari hasil reses yang dilakukan para wakil rakyat ke masing-masing wilayah atau daerah pemilihannya. Dari sejumlah masukan yang mengemuka, usulan untuk peningkatan kualitas jalan tetap mendominasi. Anggota Fraksi PDI-P DPRD Denpasar I Putu Tjawi, S.H. mengatakan, usulan di bidang pembangunan infrastruktur yang meliputi trotoar, pemavingan jalan/gang, peningkatan jalan lingkungan dan penggelontoran drainase cukup banyak. Usulan ini terlihat merata di semua kecamatan. ‘’Hasil reses yang kami sampaikan belum lama ini cukup banyak usulan mengenai infrastruktur,’’ ujarnya, Jumat (9/2) kemarin. Dari daftar yang ada, usulan peningkatan jalan mengemuka di Denpasar Timur yang mengusulkan agar dilakukan perbaikan Jalan Kaswari (hotmix), Jalan Nagasari dan Jalan Siulan. Di Denbar meliputi Jalan Pulai Misol, jalan lingkungan di Padangsambian, Jalan Buana Raya, jalan lingkungan di Kerta Pura dan Banjar Pekandelan. Di Denpasar Utara muncul usulan perbaikan Jalan Dam Peraupan (SMPN 12 dan SMAN 8). Sementara di Denpasar Selatan usulan perbaikan meliputi pelebaran Jalan Tukad Barito, Jalan Sidakarya, Jalan Pemelisan, Jalan Pamogan, Jalan Pulau Bungin dan Jalan Kawe. Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar Made Widiasa didampingi Kabid Jasa Konstruksi dan Bina Program I Gede Made Bhaju Pravita mengatakan, peningkatan infrastruktur yang dilakukan PUPR akan berlanjut tahun 2018. Langkah ini untuk menunjang konektivitas dan mempercepat perkembangan ekonomi di Denpasar. Pada 2017 lalu, DPUPR telah mampu melaksanakan peningkatan jalan sepanjang 28,6 kilometer yang terdiri atas 42 ruas. Pemkot Denpasar melalui DPUPR Kota Denpasar terus mengupayakan perbaikan terhadap jalan kota yang kiranya belum maksimal seperti adanya keretakan dan berlubang. ‘’Adanya peningkatan jalan ini tentunya dapat memberikan jaminan keselamatan dan kenyamanan masyarakat dalam berkendara,’’ jelasnya. Berdasarkan Data DPUPR Denpasar, peningkatan jalan tersebar di empat kecamatan mengedepankan asas pemerataan pembangunan. Di Denpasar Selatan jalan yang ditingkatkan dengan hotmix yakni Jalan Pulau Bungin, Jalan Gelogor Indah, Jalan Taman Pancing Timur, Jalan Kawasan Citarum, Jalan Pulau Belitung, Jalan Tukad Yeh Aya IX dan Jalan Tukad Oos. Di Kecamatan Denpasar Barat meliputi Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Jalan Gunung Athena, Jalan Demak Barat, Jalan Padang Mekar, Jalan Gunung Merbuk, Jalan Gunung Bromo, Jalan Gunung Mangu, Jalan Gunung Indrakila dan Jalan Gunung Reimuka. Di wilayan Denpasar Utara terdiri atas jalan kawasan LC Pemecutan Kaja, Jalan Bedahulu, Jalan Jayakarta, Jalan Patih Nambi dan Jalan Gatot Subroto VI. Sementara di Denpasar Timur yang mendapat peningkatan dengan hotmix yakni Jalan Nagasari dan Jalan Kawasan Merdeka. ‘’PUPR Kota Denpasar melakukan peningkatan secara bertahap sesuai kemampuan kas daerah. Intinya, keseluruhan jalan yang menjadi kewenangan Pemkot Denpasar akan terus ditingkatkan,’’ tandas Widiasa. (kmb12)

Bali Post/kmb38

BIDIK ANJING – Petugas dari Dinas Pertanian (Distan) Buleleng membidik anjing liar yang menjadi target eliminasi di Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula, Jumat (9/2) kemarin.

Cegah Kasus Rabies

Distan Buleleng Lakukan Eliminasi Tertarget

Singaraja (Bali Post) – Jajaran Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Buleleng kembali menggenjot pencegahan kasus gigitan anjing rabies. Salah satu upaya yang dilakukan melalui aksi eliminasi anjing liar tertarget. Jumat (9/2) kemarin, disasar 10 banjar dinas di lingkungan Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula. Puluhan ekor anjing liar berhasil dieliminasi. Anjing-anjing itu tidak mengenakan kalung berwarna ungu (kalung tanda anjing sudah divaksin rabies). Petugas Distan juga memvaksin anjing-anjing warga yang

tidak divaksin hingga Mei 2017 lalu. Anjing-anjing yang luput dari vaksinasi itu umurnya bervariasi antara tiga hingga lima bulan. Sekretaris Desa (Sekdes) Tejakula Ketut Ardika Yasa mengatakan, kasus penularan rabies di wilayahnya sangat meresahkan setelah sempat hilang setelah gencarnya langkah vaksinasi. Ini akibat keberadaan anjing-anjing liar sulit dipantau, sehingga sangat berpotensi menularkan rabies. ‘’Sebelumnya sudah berkurang karena kami beberapa kali melakukan vaksinasi,’’ katanya. Menurutnya, Desa Tejakula telah

memberlakukan peraturan desa (perdes) untuk mengatur pedoman pemeliharaan anjing. Hanya, regulasi ini belum mengatur sanksi bagi warga yang melanggar pedoman pemeliharaan anjing tersebut. Akibatnya, keberadaan anjing liar sulit dipantau. Bahkan, banyak ditemukan anjing yang tidak jelas siapa pemiliknya. Inilah menjadi ancaman menularnya rabies di desanya. Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Buleleng drh. Wayan Susila mengungkapkan, pemerintah akan memperketat pengawasan dan pemantauan kasus rabies

Mendoyo dan Melaya Rawan Pohon Tumbang

Negara (Bali Post) Pohon tumbang makin marak akibat hujan dengan intensitas cukup tinggi belakangan ini. Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana kembali mendata pohon-pohon yang harus ditebang atau dipangkas, termasuk di kawasan hutan di wilayah barat yakni Gilimanuk. Khusus di wilayah Gilimanuk, pendataan melibatkan unsur Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kehutanan dan Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Pasalnya, sepanjang jalan dari Klatakan hingga Cekik, Gilimanuk merupakan bagian dari berbagai instansi. Dari survei itu, BPBD Jembrana memetakan dua kecamatan yang masuk zona rawan pohon tumbang yakni Mendoyo dan Melaya. Salah satu titik rawan di Kecamatan Melaya adalah di sekitar hutan dari Klatakan menuju Cekik. ‘’Kami minta masyarakat ikut memantau kondisi pohon-pohon perindang yang berada di sekitar rumah. Apabila mendapati pohon yang sudah rapuh agar segera

dilaporkan ke pihak BPBD,’’ kata Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Ketut Eko Susila A.P. saat diminta konfirmasinya beberapa hari lalu. Selain mendata, BPBD Jembrana melakukan pemangkasan pohon perindang di sejumlah kecamatan, seperti di Kecamatan Mendoyo, tepatnya di Desa Pohsanten dan Penyaringan belum lama ini. Pemangkasan dilakukan untuk mengantisipasi pohon tumbang di sepanjang jalan Denpasar-Gilimanuk. Dijelaskannya, selama tahun 2018 ini terjadi enam kejadian pohon tumbang di sepanjang jalan wilayah Jembrana. Empat di Kecamatan Melaya, satu di Kecamatan Negara dan satu lagi di Kecamatan Mendoyo. Beruntungnya kejadian itu tidak sampai menelan korban jiwa. Menurut pejabat asal Pekutatan ini, pohon perindang yang dipangkas dan ditumbangkan kebanyakan jenis terembesi dan flamboyan. Pohon-pohon ini sebelumnya sudah disurvei kondisi batangnya berkoordinasi dengan instansi terkait yang memiliki kewenangan. (kmb26)

Bali Post/kmb26

DATA POHON - Sejumlah petugas dari BPBD Jembrana, Kehutanan dan TNBB mendata kondisi pohon di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk yang rawan tumbang.

di Kecamatan Tejakula. Ia mengajak warga berpartisipasi aktif dengan melaporkan setiap menemukan kasus gigitan anjing agar mendapat penanganan medis. Untuk penanganan lanjutan, Distan akan melakukan vaksinasi darurat di Kecamatan Tejakula dengan daerah sasaran meliputi Desa Tejakula, Tembok, Sambirenteng, Les dan Desa Penuktukan. ‘’Lima desa itu kami atensi dengan vaksinasi rabies. Tiga desa masuk zona merah, jadi dua desa lainnya harus diproteksi agar penyebaran virus rabies tidak meluas,’’ tegas Susila. (kmb38)


OPINI

6

Sabtu Umanis, 10 Februari 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Meningkatkan Peran Perdamaian Kawasan INDONESIA merupakan negara yang secara jelas mencantumkan kecintaan pada perdamaian dunia dalam konstitusinya. Tidak itu saja, pernyataan perdamaian ini ditekankan di dalam pembukaan undang-undang dasar dari negara Indonesia. Itu artinya bahwa negara kita benarbenar mempunai keinginan itu dan berupaya mewujudkannya. Sejarah berdirinya Indonesia memang dihiasi dengan berbagai perjuangan yang menguras penderitaan masyarakat. Di samping itu, lahirnya negara kita juga berhimpitan dengan berakhirnya Perang Dunia II. Perang ini memakan korban besar yang menyisakan banyak penderitaan bagi masyarakat banyak. Hingga sekarang, berbagai monumen dan patung, memperlihatkan kisah perang besar tersebut. Jadi, sangat logis apabila para pendiri bangsa Indonesia mencantumkan kecintaan damai itu di dalam mukadimah dari konstitusi. Pengiriman pasukan Garuda ke berbagai tempat di dunia, mulai dari Libanon sampai dengan Bosnia, merupakan wujud dari upaya perdamaian dunia yang dilakukan oleh Indonesia. Pengiriman pasukan itu menandakan bahwa negara kita ikut bertanggung jawab atas pemulihan perdamaian di negara-negara yang terlibat konflik. Sesungguhnya kalau kita gali lebih dalam lagi, cinta akan perdamaian itu juga tercermin di dalam kultur bangsa Indonesia. Mulai dari cara berkumpul masyarakat seperti saling menolong atau gotong royong, sampai dengan ekspresi seni, seperti tarian Pendet, adalah upaya untuk menekan konflik, yang artinya mencoba menciptakan suasana baik agar tercipta perdamaian. Dari konteks itulah kemudian kita melihat perkembangan politik yang ada di wilayah jazirah Korea. Kita tahu bahwa konflik yang terjadi di wilayah ini telah berlangsung lebih dari setengah abad. Perang Korea meletus tahun 1950, kemudian tercapai gencatan senjata tahun 1953, yang membuat bangsa itu terpecah menjadi dua bagian. Pada bagian utara berhaluan komunis dan selatan berhaluan demokrasi. Tidak ada pernyataan perdamaian dari kedua belah pihak sampai sekarang. Karena itulah dikatakan bahwa secara teoretis, kedua negara ini masih dalam keadaan perang. Dan itu memang kenyataannya karena ketegangan selalu terjadi di kedua negara tersebut. Adanya isyarat perdamaian yang diperlihatkan oleh Korea Utara yang mengirim Kim Yo Jong, adik perempuan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un dalam rangka memimpin salah satu rombongan yang ikut dalam Olimpiade Musim Dingin, merupakan kesempatan baik bagi negara-negara kawasan untuk menciptakan perdamaian. Akhir-akhir ini, Indonesia telah memperlihatkan diplomasi yang sangat intens pada politik luar negeri. Misalnya ikut menyuarakan kepentingan perdamaian untuk Palestina, juga terhadap kasus pengungsi Rohingya di Myanmar dan Bangladesh. Semua tujuannya adalah untuk mencoba mewujudkan perdamaian di dunia. Perkembangan baru di Semenanjung Korea seharusnya juga dilirik oleh Indonesia untuk meningkatkan peran diplomasi perdamaiannya. Peran ini dapat saja dilakukan dengan melakukan kunjungan pejabat ke negara itu, meningkatkan volume perdagangan, pertandingan olahraga, dan akhirnya kelak pada pejabat tinggi. Diplomasi ini penting dilakukan oleh Indonesia. Secara internal akan memberikan pesan bahwa Indonesia tidak hanya melakukan diplomasi itu kepada negara-negara yang berpenduduk Muslim, tetapi pada seluruh komponen sosial yang mendambakan perdamaian. Ke luar, akan meningkatkan peran dan citra Indonesia sebagai negara pecinta damai. Seperti yang telah diutarakan di depan bahwa baik secara konstitusional maupun budaya, Indonesia merupakan negara yang mencintai perdamaian. Bagi Presiden Indonesia, hal ini pasti juga akan menciptakan citra positifnya di masyarakat. Kita berharap dunia akan bertambah damai dengan kehadiran peran Indonesia.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Penjelasan tentang Karyawan PT Sanjiwahana Persada

Sehubungan dengan adanya pemberitaan mengenai Komplotan Pencurian Spesialis Modul Telkomsel di Bali dan telah ditangkap oleh pihak yang berwajib yang kemudian dikaitkan dengan PT Sanjiwahana Persada, maka kami Pihak PT Sanjiwahana Persada menyatakan dan menginformasikan sebagai berikut: Berdasarkan pemberitaan Harian Bali Post tertanggal 8 Februari 2018 mengenai kasus pencurian mesin modul FXEB dan FBBC milik Telkomsel. Bahwa Saudara Iwan Suseno sudah tidak lagi bekerja sebagai karyawan kontrak di PT Sanjiwahana Persada terhitung sejak tanggal 6 Maret 2017, berdasarkan kontrak kerja No. 26/SWP/HRD/I/2017. Bahwa Saudara Iwan Suseno hanya dipekerjakan sebagai harian lepas hingga tanggal 7 November 2017 tanpa kontrak. Demikian Surat Pernyataan ini kami buat dengan sebenar-benarnya, semoga semua pihak dapat memaklumi. Iwan Nurwahdan, S.T., M.M. QHSE Manager HSE & HRD Division

Celah Indonesia dalam Isyarat Perdamaian Korea Utara Situasi di Semenanjung Korea semakin membaik sejalan dengan dekatnya Olimpiade Musim Dingin yang berlangsung di Pyeongchang, Korea Selatan. Menyambut pesta olahraga dunia musim dingin ini, Korea Utara kelihatan melunak. Pemimpin negeri itu, Kim Jong-Un, yang selama ini memperlihatkan sikap keras, terlihat melunak dengan memberikan kesempatan pada beberapa cabang olahraga untuk melakukan latihan dan bahkan bergabung dengan tim Korea Selatan. Yang paling baru, adik sang pemimpin, Kim Yo-Jong, diizinkan ke Korea Selatan untuk mengikuti pembukaan Olimpiade Musim Dingin, Jumat (9/2) kemarin. Tetapi ada juga yang menyebutkan bahwa adik perempuan pemimpin Korea Utara tersebut memimpin tim pemandu sorak. Yang paling jelas, kedatangan Kim Yo-Jong ke Korea Selatan merupakan yang pertama kali keluarga pemimpin Korea Utara yang datang ke selatan setelah Perang Korea pecah tahun 1950-1953.

Oleh GPB Suka Arjawa alam khazanah politik-ekonomi, jazirah Korea mempunyai keterkaitan erat dengan wilayahwilayah yang ada di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia tentunya. Sebagai sebuah negara yang bersekutu dengan Amerika Serikat, konflik yang terjadi di wilayah ini dapat memicu kontroversial di wilayah lain. Di Indonesia misalnya soal pelayaran Selat Malaka yang bisa jadi akan dilayari oleh kapal nuklir. Pelayaran seperti ini akan memicu kontroversial. Atau bisa jadi Selat Lombok yang dalam dilewati oleh kapal selam tenaga nuklir, yang dapat mengganggu perairan Indonesia. Dalam bidang ekonomi, segala produk barang elektronik dan ekspor Indonesia bisa macet bila pertempuran pecah. Bukan tidak mungkin pesawat-pesawat tempur Amerika Serikat meminta lewat udara Indonesia. Perang yang melibatkan negara besar selalu membuat ancaman secara tidak

D

terduga. Untuk itulah, perkembangan yang ada dari semenanjung Korea ini perlu mendapat perhatian dari Indonesia dan dunia internasional. Dalam hitung-hitungan strategi politik, langkah yang dilakukan oleh Korea Utara ini dapat dikatakan sebagai kejutan. Hanya dalam beberapa bulan yang lalu, Korea Utara demikian mengecam Korea Selatan dan Amerika Serikat dengan melakukan percobaan rudal yang mampu memuat hulu ledak nuklir, melewati negara Jepang. Juga hendak mengancam sasaran di Kepulauan Hawaii milik Amerika Serikat. Maka, ketika muncul upaya pendekatan yang dilakukan secara mendadak ini, pasti ada sesuatu di dalam negeri Kim Jong-Un. Sesuatu itulah yang harus ditafsirkan. Yang pertama, dan paling sering ditafsirkan oleh negaranegara luar, adalah kemiskinan yang ada di negara tersebut. Korea Utara dikenal sebagai negara miskin yang menekan rakyatnya untuk melakukan kerja massal pada bidang apa pun. Tingkat kemiskinan

masyarakat di negara itu, secara tidak terduga diperlihatkan oleh seorang tentara Korea Utara yang membelot ke selatan dua bulan yang lewat. Setelah diperiksa karena tertembak, pada lambung tentara ini ditemukan cacing gelang yang menjadi ciri dari kemiskinan. Bisa jadi tumbuhnya cacing di lambung seorang tentara elite, disebabkan oleh asupan gizi tentara yang sangat minim sehingga harus menambah makanan yang tidak sehat. Tentara yang membelot adalah pasukan elite yang menjaga perbatasan dengan Korea Selatan. Kedua, kemungkinan biaya yang dipakai untuk berbagai percobaan nuklir Korea Utara sudah semakin menipis, yang membuat distribusi untuk kesejahteraan rakyat juga semakin menipis. Sejak setahun terakhir, perang saraf Korea Utara dengan tripartit Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Jepang sangat intens. Cara yang dipakai oleh Korea Utara untuk menghadapi adalah dengan menggelar dan melakukan percobaan tembakan peluru kendali. Jenis senjata yang dipakai untuk itu

peluru kendali antarbenua yang berbiaya tinggi. Maka, bukan tidak mungkin hal ini menyedot dana besar sehingga menguras anggaran belanja. Apalagi kemudian, Korea Utara seolaholah hidup sendirian karena tidak ada lagi yang menjadi sekutu politiknya. Tiongkok yang sebelumnyaa menjadi sekutu, sudah semakin renggang karena tekanan Amerika Serikat. Ketiga, langkah mengirim adik perempuan (satu ibu) ke Korea Selatan ini adalah diplomasi menarik simpati kepada dunia internasional. Berbagai percobaan peluru kendali yang melintas negara lain ini, banyak mengkhawatirkan dunia internasional karena dapat saja memicu perang besar di kawasan Pasifik bagian barat dan mengganggu prekonomian dunia. Pembunuhan tersembunyi yang dilakukan rezim Korea Utara terhadap adik tiri sang pemimpin di Malaysia, juga mendapat respons negatif dari dunia internasional. Semuanya itu semakin meruntuhkan reputasi Korea Utara sebagai negara pada zaman globalisasi ini. Untuk itulah kemudian Korea Utara mengirim utusan Kim YoJong ke Korea Selatan sebagai upaya memperlihatkan niat baik mereka. Korea Selatan adalah negara lain, negara musuh dari Korea Utara, tetapi sesungguhnya merupakan satu bangsa karena penduduknya mempunyai ras yang sama. Utusan yang dikirim merupakan saudara kandung dari Kim Jong-Un, dan yang pertama kali dalam sejarah konflik kedua negara itu ada pengiriman saudara dari sang pemimpin. Ini merupakan sinyal kuat untuk mau memulihkan hubungan baik antara dua negara ini. Mengirim utusan seorang perempuan juga mengisyarat-

Anak Muda Milenial Perlu Suguhan Politik Mendidik Di era milineal saat ini, kalangan anak muda terkesan apatis terhadap politik. Hal tersebut tampaknya tidak perlu diperdebatkan lagi dan memang merupakan realita yang terjadi di lapangan. Coba saja dilihat berbagai komentar di sejumlah media sosial. Utamanya grup diskusi yang memiliki pengikut atau follower dengan jumlah ribuan. Kebanyakan anak muda terkesan acuh tak acuh dan maboya dalam istilah Bali. Kata maboya lebih kepada sikap apatis dan mengarah pada guyonan tanpa substansi. Jika ditelisik lebih jauh, keapatisan tersebut ternyata terjadi bukan tanpa dasar. Survei Polling Centre bekerja sama dengan Indonesia Corruption Watch (ICW) di 34 provinsi di Indonesia terkait antikorupsi menunjukkan fakta dan data cukup mencengangkan. Partai politik menempati urutan paling buncit dari aspek kepercayaan publik terhadap lembaga/ institusi negara. Partai politik dipercayai publik hanya sekitar 35 persen. Persentase tersebut jauh dari kepercayaan publik terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Presiden yakni sama-sama di angka sekitar 86 persen. Bukan hanya pada tataran data, tetapi juga fakta. Hampir di setiap hari, anak muda disuguhi berbagai kasus korupsi dan juga hal-hal yang mengarah pada tindakan atau sikap kurang bijak. Kadang saling hujat dan menjelekkan pihak lain tanpa dasar. Bahkan kadangkala mengarah pada perilaku berbau SARA. Semua itu tertampilkan dengan sangat indah dan rapi di televisi maupun di linimasa berbagai media sosial. Kemudian, bagaimana nasib perpolitikan tanah air di masa depan jika anak-anak muda yang punya kemampuan dan pewaris pembangunan menjadi terus apatis? Apakah masih berlaku ungkapan generasi muda agen perubahan?      Jika ada permasalahan maka harus ada jalan. Salah satu jalan adalah pendidikan politik yang baik dan santun untuk politikus. Mengenai konteks tersebut, tampaknya para

Oleh I Made Bagus Andi Purnomo, S.Pd., M.Pd. politikus perlu membaca (jnana) dan kemudian menginsafi dan menerapkan (wijnana) apa yang dikenal dengan konsep pendidikan karakter yang merupakan produk pemerintah. Terdapat 18 nilai karakter versi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI yang sangat aplikatif seperti religius, jujur, disiplin, toleransi, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan atau nasionalisme, cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan bertanggung jawab. Ada pun nilai-nilai pendidikan karakter itu sangatlah relevan dengan apa yang harus mereka (politikus) tunjukkan sebagai seorang yang memiliki tanggung jawab moral yang tindaktanduknya diikuti dan ditiru oleh khayalak ramai. Jika 18 nilai tersebut diaplikasikan oleh para politikus, mereka akan menjadi sosok yang begitu disegani, dielu-elukan, dipuji dan tentu paling penting akan menjadi panutan anak muda karena telah menyuguhkan sikap mendidik dan mencerdaskan serta mencerahkan. Teks Hindu, yakni Ramayana dan Mahabarata yang merupakan itihasa atau sejarah yang memang benar-benar terjadi tampaknya perlu menjadi landasan dalam mengambil teori dan mencoba menunjukkan implementasi perpolitikan di bumi nusantara. Dalam kisah Ramayana, bagaimana Sri Rama dan Laksmana begitu dipuja oleh rakyatnya karena mampu menunjukkan sikap ideal seorang pemimpin. Nilai-nilai kepemimpinannya begitu termasyur di dunia ketika itu yang kemudian dikenal dengan Asta Brata. Dalam epos Mahabarata, bagaimana para Pandawa menjadi sosok-sosok yang begitu dikagumi. Kebijaksaan Raja Yudistira satu hal dapat dijadikan contoh.

Bahkan musuhkan dianggapnya teman terbaik ketika sedang dalam suasana peperangan. Jika ditelusuri kembali, hal itu dikenal dengan karakter. Para tokoh dalam kedua epos tersebut seakan menyuguhkan hal begitu luar biasa dan mendidik sehingga sering dipakai acuan sastra dalam pelaksanaan kepemimpinan era saat ini. Selanjutnya, jika ditarik benang merah dan dibandingkan dengan para polikus saat ini. Dapat diperkirakan akan muncul kata-kata bahwa saya adalah manusia biasa. Tidak luput dari kesalahan. Saya tidaklah seperti para tokoh dalam epos-epos tersebut yang merupakan reinkarnasi Tuhan dan Dewata. Hal tersebut sangat benar. Tetapi yang perlu dipahami adalah saat ini mereka (politikus) merupakan para tokoh (orang besar). Langkah orang besar akan ditiru oleh orang kecil. Jika berbuat kebenaran maka hal itu akan ditiru semua pihak, begitu sebalikya, sedikit saja salah maka akan timbul cibiran dan cacian serta menimbulkan ketindakpercayaan. Maka, sangatlah diperlukan suguhan perpolitikan yang mendidik dan bernilai karakter agar para anak muda sebagai manusia pewaris pembangunan (humans development) di masa mendatang tidak terus acuh dan apatis, namun mampu menjadi agen perubahan (agent of change). Jangan salahkan penonton yang mencemooh dan melempari seorang yang hanya mengaku penari (gadungan) karena menarikan sesuatu yang tidak sopan dan senonoh di atas panggung. Tetapi salahkanlah penari bersangkutan karena seenaknya saja berlenggak-lenggok menampilkan tarian aneh karena memang sebenarnya dia tidak memiliki kualifikasi sebagai seorang penari profesional.

kan adanya simbolik keinginan upaya perdamaian. Pesta olahraga mempunyai makna simbolis mengeratkan persahabatan antarnegara. Olimpiade musim dingin yang diselenggarakan di Korea Selatan itu adalah upaya merapatkan kesadaran seluruh negara di dunia, terutama yang mempunyai empat musim. Di sini ada negara-negara Eropa dan Amerika yang terlibat. Sudah jelas pesta dunia seperti ini mendapat liputan besar dari media massa internasional dan diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat sampai tingkat paling bawah. Karena itulah, pesta olahraga ini menjadi media sangat ampuh untuk melakukan diplomasi antarnegara, terutama untuk memperlihatkan sikap dari negara-negara tertentu. Korea Utara memanfaatkan suasana ini untuk memperbaiki citra diri mereka di mata internasional. Korea Utara mempunyai atlit yang berkualitas dunia. Mereka juga menginginkan dapat simpati di ajang olahraga internasional seperti ini. Indonesia yang kini sedang gencar meningkatkan perannya pada dunia internasional, seharusnya juga dapat memainkan peran penting untuk perbaikan hubungan politik di kawasan semenanjung Korea ini. Tidak salah misalnya apabila Indonesia mulai melakukan kontak untuk ikut menyumbang pemikiran dalam kerangka stabilitas kawasann tersebut, sebagai wujud politk luar negeri bebas dan aktif. Ini mrupakan celah positif untuk meningkatkan reputasi politik luar negeri Indonesia. Penulis adalah staf pengajar FISIP Universitas Udayana

POJOK Presiden tukar ‘’pekerjaan’’ dengan wartawan. - Ini ‘’kado’’ Hari Pers Nasional. *** AKAP ingin kembali ke Ubung bertentangan dengan regulasi. - Hormati hukum, jangan paksakan kehendak. *** Bali cenderung gagal urai kemacetan. - Makin macet, pajak makin banyak.

Penulis, akademisi Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Mpu Kuturan Singaraja dan Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Perhimpunan Anak Muda Hindu (Peradah) Buleleng

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

MENYEBERANG JALAN Wisatawan menyeberang jalan di underpass dekat Patung Dewa Ruci Kuta, belum lama ini. Jalan di jalur ini selalu ramai dilintasi kendaraan.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

sabtu umanis, 10 februari 2018

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Relawan Mantra-Kerta Gelar Persembahyangan di Nusa Penida

I Nengah Tamba

Bali Post/ist

Soal Bus AKAP Ingin Kembali ke Ubung

Kemenhub Sebut Bertentangan dengan Regulasi Denpasar (Bali Post) Aspirasi Paguyuban AKAP Bali yang ingin kembali ke Terminal Ubung tampaknya sulit terealisasi. Pasalnya, Kementerian Perhubungan RI menyatakan hal itu bertentangan dengan regulasi yang ada. Kendati pihak Kementerian juga berjanji untuk segera menindaklanjuti masalah ini sesuai hasil Konsultasi Komisi III DPRD Bali di Jakarta, Jumat (9/2) kemarin. Ketua Komisi III DPRD Bali I Nengah Tamba mengaku telah menyampaikan aspirasi Paguyuban AKAP Bali yang untuk sementara waktu ingin kembali ke Terminal Ubung. Sementara pemerintah menyiapkan jaringan trayek di Terminal Mengwi. Namun, Kepala Subdirektorat Angkutan Orang, Direktorat Angkutan dan Multimoda, Kemenhub, Syafrin Liputo, menyebut hal itu bertentangan dengan regulasi. Mengingat, bus AKAP sesuai undang-undang dilayani di terminal tipe A yang kini disandang Terminal Mengwi. “Bila dibiarkan, menurut pihak Kementerian nanti akan berlarut dan susah ditertibkan. Namun, hal ini sesegera mungkin akan ditindaklanjuti oleh Kementerian bersama Dishub Bali,” ujarnya saat dikonfirmasi via telepon. Tamba menambahkan, pihak Kementerian juga sudah memiliki rencana untuk menata Terminal Mengwi yang menjadi kewenangan pemerintah pusat itu. Penataan nantinya dilakukan secara komprehensif agar Terminal Mengwi bisa menjadi etalase Bali seperti halnya Bandara Internasional Ngurah Rai. Untuk saat ini, operasional Terminal Mengwi memang masih dalam masa transisi. “Dari Kementerian nanti akan menyiapkan feeder-nya bekerja sama dengan Dishub Bali, sesuai program subsidi angkutan perkotaan,” jelas politisi Partai Demokrat ini. Selain persoalan Terminal Ubung dan Mengwi, Tamba mengatakan, Komisi III juga menyampaikan pengaduan Organda Bali terkait pengurusan izin AKAP yang dinilai berbelit dan memerlukan biaya tinggi. Dari hasil konsultasi, pengurusan izin angkutan dibagi menjadi 3 skala sesuai peraturan perundang-undangan. Yakni, lintas nasional yang diatur oleh Kementerian Perhubungan, lintas provinsi yang diatur gubernur, dan lintas kabupaten yang diatur bupati/wali kota. Apabila kewenangan pusat diberikan ke pemerintah daerah, maka akan melanggar peraturan perundang-undangan. “Masak ngurus izin saja ke Jakarta dan belum tentu jadi hari itu. Bayangkan tiket pesawat, penginapan, dan ongkos yang harus dikeluarkan,” sebutnya. Tamba menambahkan, Kementerian Perhubungan sudah membuat sistem berbasis online untuk mengatasi persoalan tersebut. Sistem yang diberi nama Spionam (Sistem Penerbitan Izin Online Angkutan dan Multimoda) ini diklaim akan memudahkan pengurusan izin dan membuatnya lebih murah. Selain itu, bisa dilakukan di mana pun dan kapan pun karena berbasis online. Spionam rencananya akan dilaunching pada 25 Februari 2018. Setelah di-launching, ada masa transisi selama 6 bulan. Sesuai keputusan Menteri Perhubungan, semua pengurusan izin sudah berbasis online per November 2018. “Tahun 2010, pengurusan izin pernah menggunakan sistem online, namun untuk masuk ke website-nya saja susah. Saya sudah tanyakan apakah nantinya sistem yang di-launching ini tidak bernasib sama, dan dijawab kalau sistem yang sekarang bisa diakses lewat website dan android. Jadi, pengurusan izin bisa dilakukan menggunakan gadget,” paparnya. Dengan catatan, lanjut Tamba, persyaratan yang diminta bisa dipenuhi sesuai isi Permenhub No.35 Tahun 2003 untuk angkutan dalam trayek dan Permenhub No.108 Tahun 2017 untuk angkutan tidak dalam trayek. Lebih lanjut dikatakan, pihak Kementerian juga mengaku sudah mensosialisasikan kebijakan ini ke Organda Pusat. Dari Organda Pusat diharapkan meneruskan ke Organda daerah. Selain itu, akan menyurati pula Gubernur dan Dinas Perhubungan se-Indonesia, serta mengeluarkan Permenhub sebagai dasar pelaksanaannya. “Perangkat IT harus dipastikan sudah siap. Janji Kementerian, tiga hari data masuk sudah ada respons. Setelah tanggal 25, kami akan monitoring server Kementerian,” ujarnya. (kmb32)

P U L U H AN r e l a w a n pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra - Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) menggelar persembahyangan di Pura Penataran Ped, Nusa Penida, Klungkung, Jumat (9/2) kemarin. Tim relawan dipimpin Ida Bagus Gede Tarmiana. Seluruh relawan mengenakan busana adat serbaputih sebagaimana yang lazim dikenakan masyarakat Hindu untuk bersembahyang. Tarmiana mengatakan persembahyangan ini digelar dengan tujuan untuk meminta restu Ida Batara agar segala pekerjaan dan rencana perjuangan memenangkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang mereka usung berjalan lancar, baik dan bermartabat. “Segala pekerjaan dengan tujuan baik pasti akan

mendapat restu bila diawali dengan persembahyangan,” kata Tarmiana. Relawan Mantra-Kerta menyadari benar bahwa restu alam akan menjadi kekekuatan lebih dalam perjuangan sebagai manivestasi dari Tri Hita Karana. Jika hanya bergantung pada kekuatan sendiri, hambatan kecil pun bisa menjadi persoalan besar. “Apa yang sedang diperjuangkan ini kan untuk gumi Bali, bukan sematamata mengejar jabatan,” kata Tarmiana. Karena itu dalam mengemban amanat memenangkan pasangan Mantra-Kerta, tim relawan selalu berpegang pada nilai-nilai luhur budaya Bali. Seperti mendoakan agar Mantra-Kerta menjadi pemimpin yang vibrasinya mampu menarik perhatian positif masyarakat, mampu memperbaiki hal-hal yang

kurang baik, serta mampu memimpin secara bijaksana. “Kita berdoa baik relawan maupun pasangan MantraKerta melihat perjuangan ini sebagai jalan yadnya, berjuang bagi rakyat sebagai jalan hidup,” kata Tarmiana. Dalam suasana persaingan saat ini, kecenderungan yang sangat mudah menguat adalah suasana pertentangan dan permusuhan. Padahal pilkada sejatinya adalah sebuah pesta demokrasi mencari pemimpin terbaik yang harus dilakukan dalam suasana yang riang gembira. Karena itu, sebagai salah satu penggerak mesin pemenangan Mantra-Kerta, tim relawan harus selalu mawas diri. Paslon pesaing dan seluruh pengikutnya bukan musuh, melainkan saudara yang berbeda pandangan. “Musuh sesunggunya ada-

lah yang bergolak dalam diri seperti bersikap angkuh, berprasangka buruk, bersikap

7

curang, dan tidak mau mengakui kelebihan orang lain,” kata Tarmiana. (kmb)

PERSEMBAHYANGAN - Relawan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra - Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) menggelar persembahyangan di Pura Penataran Ped, Nusa Penida, Klungkung, Jumat (9/2) kemarin.

Hendak Dikirim ke Belanda

Puluhan Tengkorak Manusia Diamankan

Denpasar (Bali Post) -

Empat dus berisi 24 tengkorak manusia yang akan dikirim ke Belanda berhasil diamankan petugas Bea Cukai Ngurah Rai bekerja sama dengan Kantor Pos Renon, Denpasar Timur, Januari lalu. Pengirim tengkorak diduga cagar budaya tersebut dikirim pria bernisial R beralamat di Kuta. Namun, kasus ini masih didalami dan keberadaan R terus diawasi.

“Kami mengamankan paket ini dua kali, masingmasing tanggal 11 dan 18 Januari 2018. Empat dus tersebut berisi 24 tengkorak manusia,” kata Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Bali, NTB dan NTT, M. Syarif Hidayat, Jumat (9/2) kemarin. Kata Syarif didampingi Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai Himawan Indarjono, keempat dus berisi t engk or ak t er s ebut r encananya dikirim ke Belanda lewat Kantor Pos. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan oleh petugas Bea Cukai yang mencurigai hasil pencitraan mesin X-Ray barang. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan bekerja sama dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Bali. Hasil pemeriksaan yang tertuang dalam surat Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Bali nomor: 24/E 21/TU/2018, ternyata tengkorak manusia. Untuk penanganan lebih lanjut, Himawan mengatakan akan dilimpahkan kepada pihak BPCB Bali. Modusnya, tengkoran tersebut dibungkus koran. Selanjutnya dimasukkan ke panci lalu ditutup dan diplester supaya tidak rusak. Puluhan paket panci berisi tengkorak tersebut dimasukkan ke dalam dus. “Tengkorak ini sangat rentan rusak. Makanya kami tidak berani gegabah,” tegas Syarif. Sementara itu, Kepala Regional VIII Bali Nusra

PT Pos Indonesia Helly Siti Halimah mengatakan, kecurigaan berawal dari keterangan pengirim dengan isi paket tidak sama. Selanjutnya dilakukan koordinasi dengan Bea Cukai Bandara Ngurah Rai. “Identitas pengirim lengkap kami punya. Kalau dilihat dari namanya, pengirim paket tersebut bukan warga negara asing,” ujarnya. Sementara Dra. Ni Km. Aniek P, M.Si., Kepala Seksi Perlindungan, Pengembangan dan Pemanfaatan, BPCB Bali NTB, NTT mengungkapkan, pihaknya diserahkan 12 tengkorak untuk diteliti. Pihaknya lalu bekerja sama dengan Balai Arkeologi Bali. Selanjutnya dilakukan penelitian dan hasil analisis dari gigi dan umur kematian bahwa tengkorak tersebut ternyata menusia biasa. Selain itu, tengkorak tersebut dipakai media seni pahat. “Kemungkinan terkait ritual dan sebagai barang seni. Hasil penelitian bahwa tengkorak tersebut kemungkinan dari Suku Dayak, Kalimantan atau salah satu suku di Papua. Kami masih mendalami kasus ini, tentunya berkoordinasi dengan instansi terkait,” ungkapnya. Syarif juga menjelaskan pada 15 Januari lalu, Bea Cukai Ngurah Rai menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan oleh seorang penumpang asal Rusia berinisial AT (29), berprofesi sebagai desainer. Tersangka datang dari Kath-

Bali Post/rah

BARANG BUKTI - Petugas Bea Cukai Ngurah Rai menggelar barang bukti tengkorak. mandu ke Bali lewat Kuala Lumpur dengan menumpang pesawat Malindo Airlines. AT merupakan target analis penumpang sehingga diperiksa secara mendalam oleh petugas Bea Cukai di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai. Pemeriksaan dilanjutkan dengan melakukan rontgen pada bagian perut yang bersangkutan. Pada hasil rontgen terlihat ada penampakan benda tidak wajar berbentuk kapsul. Se-

lanjutnya, petugas memberikan obat pencahar kepada AT dan keluar 63 kapsul hashish terbungkus plastik dari perut pelaku. Hasil narcotest positif hashish dengan berat bruto 389,14 gram. Jumlah tersebut diperkirakan dapat dikonsumsi 1.946 orang dengan asumsi satu gram dikonsumsi lima orang. “Barang bukti dan tersangka sudah diserahkan kepada Polda Bali. Ke depannya, kami akan terus

meningkatkan pengawasan terhadap masuk maupun keluarnya barang larangan dan pembatasan dari dan ke Indonesia,” ungkapnya. Kasubdit II, Direktorat Narkoba, Polda Bali, Kompol Ranefli Dian Candra menyampaikan, hasil tes urine tersangka AT positif mengonsumsi hashish. “Mohon maaf karena pelaku tidak bisa dihadirkan karena harus didampingi kuasa hukumnya,” kata Kompol Ranefli. (kmb36)

Polda-Kodam Tunjukkan Soliditas Mengamankan Pilkada

Bali Post/rah

PENGAMANAN - Kapolda Bali Irjan Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose dan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto saat memberikan keterangan terkait pengamanan pilkada.

Denpasar (Bali Post) Kekompakan dan soliditas antara Polda Bali dengan Kodam IX/Udayana tidak perlu disangsikan lagi. Berbagai kegiatan dan kerja sama dari personel di lapangan hingga tingkat pimpinan tampak kompak. Dalam rangka menunjukkan soliditas tersebut menjelang pilkada, digelar olahraga bersama di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur, Jumat (9/2) kemarin. Kegiatan tersebut diikuti ratusan personel Polri dan TNI, termasuk pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali serta stakeholder terkait.

Kapolda Bali Irjan Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka membangun dan memperkuat soliditas. “Jadi, semua peserta pilkada harus merasa bahwa apa yang dilakukan ini adalah bersama-sama untuk kepentingan rakyat. TNI-Polri netral dan kita menjaga kenetralan tersebut dibantu oleh stakeholder yang ada,” tegasnya. Sebelumnya, kata Kapolda Golose, pihaknya sudah melakukan rapat awal diinisiasi Polda dibantu Kodam, dihadiri Ombudsman, Ketua Bawaslu Bali, Ketua KPU Bali, dan Kajati Bali.

“Hari ini, kita wujudkan (soliditas), sebelum nantinya penetapan pasangan calon dan nomor urut tanggal 12 dan 13 Februari. Mari berama-sama menentukan nasib Pulau Bali dengan kebersamaan,” ujar Irjen Golose. Terkait kesiapan personel, mantan petinggi BNPT ini mengatakan, totalitas. Jumlah personel Polda yang dikerahkan sekitar 13 ribuan orang dan semua disiapkan. Prioritas pertama Polda dan kodam adalah mengamankan pilkada. “Itu commender wish kita berdua, bersama-sama. Jadi, semua dipastikan kita kerahkan. Situasi sampai

saat ini kondusif. Justru itu yang kita ciptakan, situasi aman. Kita lihat keterbukaan masing-masing pasangan calon,” ungkapnya. Sementara itu, Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Benny Susianto mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka mencoba menunjukkan kepada masyarakat Bali bahwa TNI-Polri memegang teguh komitmen netralitas. Selain itu menunjukkan soliditas. “Karena dari soliditas akan lahir sinergitas. Ini bentuk bakti kita kepada masyarakat Bali. Pilkada yang aman dan sehat,” tegasnya. (kmb36)


BANGLI

8

Sabtu Umanis, 10 Februari 2018

Sembilan Proyek Irigasi Dianggarkan Rp 8,3 Miliar Bangli (Bali Post) Tercatat sembilan proyek fisik peningkatan jaringan irigasi tahun ini yang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUTRKP) Kabupaten Bangli. Pembiayaan proyek-proyek ini bersumber dari DAK dan PKB-BBNKB. Hal itu diungkapkan Sekretaris Dinas PUTRKP Bangli I Made Soma, Jumat (9/2) kemarin. Soma menyatakan, Bali Post/nan kegiatan yang dianggarI Made Soma kan dari DAK sebesar Rp 3.634.304.000 untuk melaksanakan enam kegiatan fisik yakni peningkatan jaringan irigasi di Yangapi, Tembuku, peningkatan jaringan irigasi Puluh, Susut, peningkatan jaringan di Uma Desa 1, Susut, peningkatan irigasi Uma Desa 2, Susut, peningkatan jaringan irigasi di Bunutin, Kintamani dan peningkatan jaringan irigasi Aye Kelurahan Kawan. Sementara untuk anggaran dari PKB-BBNKB sebesar Rp 4.712.868.000 ada tiga proyek yakni peningkatan jaringan irigasi di Manuk, Susut, peningkatan jaringan di Banjar Kikian, Susut dan peningkatkan jaringan irigasi di Sidembunut kiri. ‘’Jadi, total sembilan proyek peningkatan jaringan irigasi tahun ini anggaran Rp 8.347.172.000,’’ ungkapnya. Dijelasakannya, pengerjaan proyek tersebut sampai saat ini memang belum berjalan. Pasalnya, saat ini masih dalam proses perencanaan dan survei lokasi proyek oleh konsultan. ‘’Beberapa hari lalu telah dilakukan pengecekan lokasi oleh konsultan. Kita targetkan Maret, proyek ini sudah bisa berjalan,’’ harapnya. Lebih lanjut dikatakannya, sebelum proyek tersebut dijalankan, pihaknya lebih dulu melakukan koordinasi dengan subak setempat terkait kapan akan diberikan waktu untuk melaksanakan proyek. Pihaknya tidak ingin perbaikan jaringan irigasi mengganggu pola tanam subak. ‘’Kita tidak ingin saat masa tanam kita justru menutup saluran air ke subak. Kalau sudah mencapai kesepakatan bersama, baru perbaikan jaringan akan dilakukan,’’ tegas Soma. (kmb41)

Mobil Dapur Umum di Posko Kubu Ditarik

Bangli (Bali Post) Mobil dapur umum milik Dinas Sosial Bangli yang selama ini dipergunakan untuk memasak oleh relawan maupun petugas di posko pengungsian TK/SD Internasional di Kelurahan Kubu, Bangli, Jumat (9/2) kemari, ditarik. Dengan ditariknya mobil dapur umum tersebut, kini petugas posko atau relawan yang hendak memasak terpaksa menggunakan kompor kecil yang disediakan Dinas Sosial. Petugas Posko Pengungsi di Kubu A.A. Gede Rai Sutresna mengatakan, mobil dapur umum ini berada di posko sejak beberapa bulan lalu. Selama ini, mobil dapur umum dipergunakan para relawan maupun petugas posko untuk memasak bagi pengungsi. Karena warga sudah memasak sendiri, fasilitas mobil dapur umum tersebut akhirnya dipakai untuk memasak kebutuhan relawan maupun petugas posko saja. Pria yang akrab disapa Gung Ruwet itu menjelaskan, mobil dapur umum itu akhirnya ditarik untuk dibersihkan setelah cukup lama dipergunakan di posko. Mobil itu perlu dirawat agar tidak sampai berkarat dan rusak. ‘’Dengan ditariknya mobil dapur umum itu, kini petugas maupun relawan jika ingin memasak menggunakan kompor gas kecil,’’ katanya Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Sosial Bangli I Nengah Sukarta membenarkan jika pihaknya telah menarik mobil dapur umum dari posko induk di Kubu. Kata dia, pihaknya menarik mobil tersebut mengingat sekarang ini memasak tidak terlalu banyak. Di samping itu, tugas piket juga diatur sehingga memasak sudah dapat diatasi dengan kompor kecil saja dan tidak lagi membutuhkan mobil dapur umum. ‘’Mobil kita tarik untuk kita bersihkan agar tidak sampai mengkarat dan rusak. Kita sudah taruh satu kompor di sana (posko -red). Karena sudah sedikit, kita rasa satu kompor sudah cukup untuk memasak,’’ jelasnya. Disinggung stok logistik di posko, Sukarta menegaskan, saat ini yang mulai menipis adalah sayur-sayuran dan bumbu dapur. ‘’Kalau untuk beras dan kebutuhan yang lain, masih cukup untuk satu bulan ke depan,’’ tegas Sukarta. (kmb41)

Bali Post/ina

RAPAT - Bupati Bangli I Made Gianyar memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) di Taman Puraja, Desa Peninjoan, Tembuku, Jumat (9/2) kemarin.

Tertibkan Bangunan Restoran di Penelokan

Pemkab akan Terbitkan Izin Bersyarat Bangli (Bali Post) –

Pada rapat yang dihadiri pimpinan DPRD, Dandim, Kajari, Wakapolres Bangli serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Bupati Made Gianyar mengakui bahwa selama ini ada banyak restoran di sepanjang jalur Penelokan yang tidak mengantongi izin. Menurut Gianyar, untuk menertibkannya, langkah pembongkaran paksa bangunan tak berizin sulit dilakukan. Jika pembongkaran dilakukan, diyakini akan terjadi perlawanan dari pemilik bangunan yang notabene adalah

masyarakat lokal. Untuk itu, pihaknya kini sedang mengupayakan langkah-langkah legal untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Terkait hal tersebut, Made Gianyar berencana merevisi Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur pendirian bangunan di Penelokan. Dalam revisi Perbup itu, nantinya ditegaskan larangan pendirian bangunan baru di sepanjang jalur tersebut. Sementara terhadap bangunan yang sudah ada khususnya restoran, Bupati akan menerbitkan izin bersyarat. Dalam izin bersyarat

akan ditentukan batasan waktu pemanfaatan bangunan restoran. ‘’Misalkan kalau nilai bangunannya sampai Rp 1 miliar akan diberikan batasan waktu pemanfaatan sampai 15 tahun. Jika sudah memasuki tahun ke-15, bangunan tersebut akan disesuaikan, apakah dibongkar atau ditata ulang. Itu yang masih kita kaji,’’ jelasnya. Dengan upaya ini nantinya Pemkab Bangli akan bisa melakukan pungutan kepada restoran yang telah mengantongi izin sehingga mampu meningkatkan Pendapatan

Asli Daerah (PAD) Bangli. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bangli Nyoman Basma menyampaikan, keberadaan bangunan restoran kawasan Penelokan khususnya di jalur kanan dari Kota Bangli sangat mengganggu view Gunung Batur dan Danau Batur. Padahal di satu sisi, yang dijual dari Kintamani adalah view Danau Batur dan Gunung Batur. Kalau kondisi itu dibiarkan begitu saja, tentu akan memengaruhi kunjungan wisatawan ke objek wisata tersebut. Untuk itu, politisi asal Desa Suter ini mengaku mendukung sepenuhnya rencana Bupati Made Gianyar untuk mengeluarkan izin bersyarat bagi pemilik restoran di kawasan ini. ‘’Kita sangat mendukung rencana Bupati Bangli mengeluarkan izin

Bangli (Bali Post) – Pelayanan perizinan satu pintu selama ini belum mampu diterapkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangli. Hingga saat ini, masyarakat yang akan mengurus izin, masih direpotkan datang ke beberapa OPD untuk mendapat rekomendasi dan memenuhi sejumlah persyaratan. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi I DPRD Bangli Ida Bagus Mudarma usai mengikuti rapat kerja bersama Dinas DPMPTSP Bangli di kantor DPRD, Jumat (9/2) kemarin. Mudarma mengatakan, sesuai namanya, DPMPTSP seharusnya menerapkan pelayanan perizinan satu pintu dan terpadu. Namun

kenyataannya, hal itu belum bisa direalisasikan. Mudarma mencontohkan, untuk mengurus izin rumah makan saja, masyarakat harus mendatangi sedikitnya empat kantor selain DPMPTSP, mulai dari kantor Lurah, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan dan kantor Camat untuk mengurus rekomendasi. Akibat berbelitnya layanan, proses pengurusan izin tidak bisa diselesaikan dalam waktu cepat. ‘’Pengertian satu pintu dan terpadu itu kan harusnya semua jenis perizinan dilayani di sana (kantor DPMPTSP -red) dan selesai di sana. Percuma kalau nama dinasnya saja yang satu pintu,’’ terangnya. Politisi PDI-P ini pun mendorong DPMPTSP untuk segera bisa menerapkan pe-

layanan satu pintu sesuai namanya sehingga masyarakat yang ingin mengurus izin bisa dengan mudah dan cepat mengurusnya di satu tempat. Mudarma mengatakan, jika memang sarana dan prasarana yang menjadi kendala, pihaknya siap memperjuangkan untuk untuk itu. ‘’Dari jawaban yang disampaikan DPMPTSP, kendala menerapkan pelayanan perizinan satu pintu karena belum didukung sarana dan prasarana di samping juga SDM yang belum memadai,’’ jelasnya. Lebih lanjut Mudarma berencana mengundang Bupati untuk membicarakan hal tersebut. ‘’Kalau ingin perekonomian di Bangli menggeliat, harus didorong agar pelayanan perizinan bisa

segera diterapkan satu pintu,’’ imbuhnya. Di tempat terpisah, Komisi II DPRD Bangli juga menggelar rapat kerja bersama Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli. Ketua Komisi II Ketut Mastrem usai rapat kerja mengungkapkan, tahun 2017, Dinas PKP gagal memenuhi target pendapatan yang dibebankan dalam APBD 2017. Dari target PAD Rp 486 juta, yang berhasil direalisasikan hanya 60 persennya. Gagalnya Dinas PKP memenuhi target PAD disebabkan menurunnya transaksi di Pasar Kayuambua sebagai dampak bencana alam. ‘’Di samping itu, populasi sapi juga dikatakan turun hingga 10 ribu ekor,’’ ungkapnya.

Pemkab Bangli akan menertibkan keberadaan bangunan restoran tak berizin di sepanjang jalur Penelokan, Kintamani. Terkait rencana itu, Bupati Bangli I Made Gianyar berencana menerbitkan izin bersyarat bagi pemilik restoran. Hal itu terungkap saat rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) di Taman Puraja, Desa Peninjoan, Tembuku, Jumat (9/2) kemarin.

bersyarat untuk penataan kawasan objek wisata Kintamani,’’ katanya. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles menyoroti kebocoran retribusi dari objek wisata Kintamani. Menurutnya, selama ini banyak travel agent yang menggunakan jalur tikus untuk menghindari petugas tiket. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dia menyarankan agar Pemkab Bangli memasang rambu larangan di sejumlah jalur tikus yang biasa digunakan wisatawan untuk menghindari petugas tiket. ‘’Kita minta OPD terkait bisa segera menindaklanjuti permasalahan ini. Dengan begitu, kita yakin bisa mengurangi kebocoran retribusi di kawasan tersebut,’’ tegasnya. (kmb40)

Agar populasi sapi tak sampai menurun, Komisi II meminta Dinas PKP agar memfasilitasi badan hukum bagi kelompok ternak di Bangli. Dengan demikian, DPRD bisa memperjuangkan anggaran agar kelompok ternak mendapat bantuan. Anggota Komisi II Nyoman Gelgel Wisnawa menambahkan, sejatinya ada banyak program pusat yang bisa diakses Dinas PKP. Hanya saja dia menilai, Dinas PKP Bangli selama ini kurang inovasi dan kurang pendekatan ke kementerian terkait. ‘’Selama ini pengajuan E-proposal dikatakan sangat sedikit, padahal Bangli sangat ditunggu oleh Dirjen terkait untuk mendapatkan bantuan,’’ ujarnya. (kmb40)

Dewan Desak DPMPTSP Terapkan Perizinan Satu Pintu

Belanja Pegawai Tinggi

Kelebihan Beban, Truk Pakan Ternak Mogok

Bangli Sulit Dapatkan Formasi CPNS Arus Lalu Lintas Terganggu Bali Post/nan

MOBIL - Mobil dapur umum ditarik ke kantor Dinas Sosial.

Telepon Penting Bangli RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-5501596

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

Bangli (Bali Post) Kabupaten Bangli masih kekurangan ribuan pegawai berstatus ASN atau PNS. Untuk memenuhi kekurangan pegawai, Pemkab Bangli melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) rutin mengajukan usulan perekrutan CPNS setiap tahunnya ke pusat. Hanya, Bangli masih sulit mendapatkan formasi CPNS karena angka belanja pegawai Kabupaten Bangli masih cukup tinggi. Bedasarkan data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bangli, total jumlah pegawai di Pemkab Bangli saat ini mencapai 6.917 orang. Terdiri dari 5.156 orang berstatus ASN, 1.075 Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan 686 Guru Tidak Tetap (GTT). Dari jumlah tersebut, Kabupaten Bangli saat ini masih kekurangan 1.440 pegawai berstatus ASN yang terdiri dari 320 orang tenaga kesehatan, 879 guru dan 241

tenaga teknis lainnya. Kepala BKD Bangli Putu Koesalireni didampingi Kabid Formasi Ketut Mega Ada, Jumat (9/2) kemarin, mengatakan pihaknya sudah rutin membuat pemetaan kebutuhan pegawai termasuk profil pegawai di Bangli untuk disampaikan ke Kemenpan-RB. Namun, sejauh ini Bangli belum bisa melakukan seleksi CPNS karena terbentur moratorium pusat. Bangli juga belum bisa mendapat formasi CPNS, karena angka belanja pegawai di Bangli yang masih cukup tinggi. Koesalireni menyebutkan, angka belanja pegawai di Bangli saat ini 60,6 persen. Sementara sesuai syarat KemenpanRB, harus di bawah angka 50 persen. ‘’Belanja pegawai masih menjadi syarat mendapatkan formasi,’’ terangnya. Karena kebutuhan pegawai khususnya guru sangat mendesak, Pemkab Bangli

telah mengangkat GTT. Keberadaan GTT sangat membantu penyelenggaraan pendidikan di Bangli. Selain guru, untuk memenuhi tenaga kesehatan, Pemkab telah mengangkat tenaga honorer menjadi PNS. Pengangkatan dilakukan oleh Kemenkes yang kemudian diserahkan ke daerah. ‘’Setiap ada formasi kita cepat meresponsnya,’’ ujarnya. Ditambahkannya, pihaknya sejak Januari lalu telah mengentry data kepegawaian secara online melalui E-Formasi sesuai arahan pusat. Sejauh ini, jumlah pegawai yang sudah berhasil di-entry sebanyak 4.200 orang. Entry data kepegawaian tidak bisa dilakukan sekaligus dan cepat karena terkendala akses jaringan di pusat. Melalui E-Formasi ini, pelaporan data kepegawaian oleh Pemkab Bangli bisa dilakukan lebih efektif dan efisien. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Truk dengan nopol B 9481 HE pengangkut pakan ternak yang dikemudikan Agung Bangbang (38) asal Mendoyo, Negara, melintang di tengah jalan penghubung Bangli-Susut, tepatnya di sebelah timur Jembatan Tukad Sangsang. Truk tersebut tak bisa bergerak akibat as panjang mobil patah karena kelebihan muatan. Kejadian itu membuat arus lalu lintas (lalin) setempat terganggu hingga 1,5 jam. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi seizin Kapolres AKBP I G.N. Agung Panji Anom mengatakan, truk tersebut terhenti di tengah jalan sekitar pukul 07.00 Wita. Truk melintang menutupi sepertiga jalan. Pihak

kepolisian pun terpaksa menerapkan sistem buka tutup arus lalu lintas agar tidak sampai menimbulkan kemacetan panjang. ‘’Untuk sepeda motor dan mobil kecil, bisa lewat. Sementara untuk truk tidak bisa melintas akibat sepertiga jalan dihalangi truk. Truk baru bisa dievakuasi pukul 09.30 Wita. Evakuasi dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Bangli,’’ ucap Sulhadi. Menurutnya, mobil tersebut kelebihan muatan. Muatan yang dibawa merupakan pakan ternak dengan beban 38 ton. ‘’Karena mobil kelebihan beban, petugas dari Sat. Lantas Polres Bangli mengenakan sanksi tilang kepada sopir truk,’’ paparnya. (kmb41)


GIANYAR Sepi Orderan, Perajin Patung Kepala Jerapah Banting Setir

9

Sabtu Umanis, 10 Februari 2018

Gianyar (Bali Post) Kerajinan kayu patung jerapah sempat jaya di tahun 2000-an. Namun, kejayaan ini mulai surut dan akhirnya sepi peminat. Minimnya permintaan menyebabkan perajin patung jerapah banting setir membuat kerajinan mozaik dan kerajinan kreasi kayu jati. Salah seorang perajin asal Banjar Gentong, Payangan, Kadek Wati (35), mengaku sudah lama berkecimpung di usaha kerajinan. Bahkan sudah kerap kali merasakan pasang surut permintaan kerajinan. Meski demikian, ia tidak patah semangat dan tetap menekuni usahanya dengan melihat celah barang kerajinan apa yang sedang digemari oleh wisatawan baik mancanegara maupun domestik. ‘’Jadi harus benar-benar bisa melihat situasi, apa sekiranya yang lagi ngetren, itu

kita ikuti. Seperti mozaik dan kerajinan kreasi kayu jati semacam talenan sekarang lagi banyak peminatnya,’’ ucapnya. Ibu dua anak ini menambahkan, di era kejayaan patung kepala jerapah, permintaan per harinya bisa mencapai 200-300 buah, baik itu untuk dikirim ke pelanggan maupun perusahaan besar yang datang langsung. Sayangnya kondisi itu tidak bertahan lama hingga akhirnya setelah tahun 2010, permintaan akan kerajinan patung kayu ini mulai menurun. Saat ini terkadang masih ada pemesanan langsung dari konsumen. Namun jumlah pesanannya sedikit. ‘’Masih ada permintaan, tapi tidak seberapa. Paling cuma 10 buah dan satu patung dipasarkan Rp 60 ribu,’’ ucapnya. Tidak hanya perajin,

Tahun 2017

17 Ibu Hamil Jalani Program PMTCT

Gianyar (Bali Post) Kasus penularan HIV saat ini didominasi faktor risiko hubungan heteroseksual. Salah satu imbas dari peningkatan HIV melalui hubungan seksual ini adalah penularan HIV dari ibu hamil yang positif ke bayi dalam kandungnya. Karenanya, pemerintah berusaha mencegah penularan tersebut melalui program PMTCT atau pencegahan infeksi HIV dari ibu ke bayi. Untuk di Kabupaten Gianyar, selama tahun 2017 tercatat 17 ibu hamil yang menjalani program ini. Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Gianyar I Nyoman Mustika, Jumat (9/2) kemarin, mengatakan selama tahun 2017 dari 6.279 ibu hamil yang menjalani pemeriksaan HIV, didapati 17 orang positif. Ibu hamil yang pemeriksaan positif ini kemudian menjalani program PMTCT. Dalam program ini, ibu hamil menjalani terapi ARV untuk menekan jumlah virus dan meningkatkan CD4 atau sel pertahanan tubuh. Dengan menekan jumlah virus ini diharapkan tidak menularkan virus kepada janinnya. Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Gianyar Tri Rusmini menyebutkan, setelah menjalani terapi ARV, saat hendak melahirkan, penanganan ibu dengan operasi caesar. Tujuannya agar bayi tidak lahir melalui jalur lahir normal. Sebab, virus HIV diindikasikan mengalami peningkatan di organ intim ibu saat melahirkan. Setelah bayi lahir akan diberikan dosis proksilasis atau terapi pencegahan. Lamanya prosilaksis tergantung dokter yang merawatnya, melihat kondisi bayi. ‘’Biasanya selama sebulan diberikan pengobatan prosiklasis. Bisa juga lebih lama, tergantung dokter yang merawat dengan melihat kondisi bayinya,’’ ujar Tri Rusmini. Saat ini, dari 17 ibu yang menjalani program PMTCT di tahun 2017, semuanya sudah melahirkan bayi yang sehat. Dari 17 bayi yang dilahirkan, 15 bayi sudah dipastikan negatif HIV sementara dua bayi lainnya sedang menunggu usia 18 bulan. ‘’Bayi harus berusia 18 bulan dulu baru bisa diperiksa dan dipastikan negatif atau tidak,’’ imbuh Rusmini. Ia melanjutkan, meski sudah melahirkan, ibu ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) harus tetap menjalani terapi ARV untuk menjaga kesehatannya. Keberhasilan PMTCT dipastikan 100 persen jika sang ibu menjalani program PMTCT sejak kehamilan usia dini dan taat kepada prosedur pengobatan yang diberikan. Persentase keberhasilan 100 persen ini bisa dilihat dari kasus ibu hamil positif HIV yang mengikuti PMTCT di tahun 2016. Dari 32 ibu hamil, dilahirkan 32 anak dan semuanya dinyatakan negatif HIV. Guna mendukung program PMTCT, lanjut Rusmini, saat ini di setiap Puskesmas di Gianyar sudah bisa melakukan pemeriksaan HIV. Setiap ibu hamil disarankan melakukan pemeriksaan HIV saat memeriksakan kandungannya ke Puskesmas. Dengan langkah ini, penanganan ibu hamil positif HIV bisa dilakukan sejak dini. Sebab semakin muda usia kandungan maka keberhasilan program PMTCT akan semakin besar. (kmb24)

sepinya peminat akan kerajinan kayu patung kepala jerapah ini juga membuat para suppliyer kayu mentahan beralih fungsi jadi tukang bangunan. ‘’Sekarang hanya jual kerajinan mozaik saja. Tapi kalau pas musim hujan, susah nempel karena pakai cat kaca,’’ ucapnya. Untuk kerajinan mozaik, prospeknya cukup menjanjikan. Hal ini mengingat banyaknya pesanan dari luar negeri seperti Australia, Tiongkok dan Jepang. (kmb28)

KERAJINAN - Perajin patung kepala jerapah menunjukkan hasil karyanya. Karena sepi orderan, perajin banyak yang beralih membuat kerajinan mozaik atau yang sedang tren saat ini.

Bali Post/bit

Bantuan Pangan Non-Tunai Ditargetkan Dimulai Juli

Gianyar (Bali Post) -

Pelaksanaan program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) di masing-masing kabupaten/kota di Bali tidak dilakukan secara serentak. Untuk Kabupaten Gianyar, penerapan BPNT akan ditargetkan bisa dimulai Juli mendatang. Mengenai persiapan pelaksanaan BPNT, Kepala Dinas Sosial Gianyar I Made Watha, Jumat (9/2) kemarin, mengatakan Pemkab telah membentuk tim koordinasi tingkat kabupaten yang diketuai Sekda. ‘’Dalam tim koordinasi ini, Dinas Sosial sebagai sekretaris dan OPD terkait sebagai anggota. Koordinasi dengan Camat

serta desa juga telah dilakukan,’’ ujarnya. Persiapan lainnya adalah dengan menyiapkan e-Warong (warung gotong royong elektronik) sebanyak 10 unit yang berlokasi di Desa Sukawati, Desa Kemenuh, Desa Tegallinggah, Desa Keramas, Desa Mas, Desa Gianyar, Desa Babakan, Desa Siyut, Desa Puhu

dan Desa Tegallalang. Pada program BPNT, setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima kartu. Kartu seperti ATM ini nantinya bisa digunakan KPM untuk bertransaksi di e-Warong. Nilai uang yang ditransfer oleh pusat ke masing-masing KPM sebesar Rp 110.000 per bulan. Di Gianyar terdapat 17.346

10 kg beras per bulan. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang setiap KPM menebus beras dengan harga Rp 1.600 per kg, maka tahun ini tidak ada biaya tebus. Untuk penyaluran bansos pangan berupa beras, diakui Watha, belum didistribusikan baik untuk Januari maupun Februari. Dinas Sosial Gianyar telah melakukan koordinasi dengan Bulog Bali dan diharapkan distribusi beras Bansos pangan ini bisa direalisasikan secepatnya. (kmb24)

Operasi Pasar Tahap I

Pemkap Siapkan 3,5 Ton Beras Medium

Bali Post/bit

PANGKAS POHON - Guna mengantisipasi pohon tumbang, Pemkab Gianyar rutin melakukan kegiatan pemangkasan pohon perindang yang dianggap membahayakan. Tampak sejumlah petugas saat melakukan pemangkasan pohon perindang di kawasan Pasar Seni Sukawati.

Dinas Perhubungan Pelajari Sistem E-Parking Kota Batam PEMKAB Gianyar terus berupaya berinovasi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satunya mengoptimalkan retribusi parkir. Pendapatan dari retribusi parkir diyakini bisa optimal jika parkir elektronik atau E-Parking bisa diterapkan di Gianyar. Terkait hal tersebut, Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar melakukan studi penerapan E-Parking dari Dinas Perhubungan Kota Batam, Kepulauan Riau, Kamis (8/2). Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Yusfa Hendri yang menyambut rombongan Pemkab Gianyar men-

KPM yang menerima BPNT. Dijelaskannya, KPM bisa membeli beras ataupun telur. Transaksi tidak boleh dilakukan secara tunai dan harus menggunakan kartu yang telah diberikan. Di setiap e-Warong telah disiapkan sarana seperti software maupun alat gesek kartu. Mengingat BPNT diterapkan Juli mendatang, bantuan sosial berupa pangan sebelum bulan tersebut akan direalisasikan dalam bentuk beras. Setiap KPM akan menerima

gatakan, retribusi parkir di Kota Batam menjadi persoalan serius. Sebab, dalam dua tahun terakhir target dari sektor parkir tidak pernah menembus angka di atas Rp 3 miliar. ‘’Terus terang Dinas Perhubungan dianggap gagal karena tidak mencapai target. Tahun 2016 tidak sampai melewati Rp 3 miliar. Begitu juga di tahun 2017, dari target Rp 6 miliar hanya tercapai Rp 5,1 miliar,’’ ujarnya. Ia menjelaskan, potensi pendapatan parkir di Kota Batam memang besar, tapi pengelolaannya tidak mudah. Terkait hal itu, pihaknya pun menyiapkan sistem penarikan parkir

Bali Post/nik

KUNJUNGAN KERJA - Suasana kunjungan kerja Dinas Perhubungan Gianyar dan Dinas Perhubungan Kota Batam di kantor Dinas Perhubungan Kota Batam.

melalui e-Parking dengan sistem pembayaran e-Walet atau dompet elektronik. ‘’Masyarakat nantinya bisa mengunduh aplikasi e-Parking di Android. Apabila masyarakat ingin ke suatu tempat, maka melalui aplikasi ini sudah mengetahui tempat parkir yang tersedia. Dan apabila sudah booking, maka juru parkir menerima notifikasi. Jadi ini merupakan sistem booking parkir,’’ jelasnya. Sistem e-Parking rencananya mulai diterapkan enam bulan mendatang. Sebelum memberlakukan sistem ini, pihaknya terlebih dahulu melakukan survei potensi parkir dengan menggandeng kejaksaan, BPKP serta BPS agar hasilnya bisa dipertanggungjawabkan. ‘’Hasil survei ada 534 titik parkir yang nantinya diberlakukan dari pukul 06.00 Wita sampai pukul 20.00 Wita. Dan dari hasil survei, potensi pendapatan sekitar Rp 26 miliar dari perkantoran, pasar dan kawasan wisata. Sedangkan juru parkir yang dibutuhkan sebanyak seribu orang,’’ katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar Wayan Artana mengungkapkan, Pemkab terus berupaya melakukan inovasi dalam penataan parkir, terutama

untuk daerah-daerah pariwisata dan pasar tradisional yang kerap menjadi biang kemacetan lalu lintas. Selain itu, pihaknya juga ingin tahu cara meningkatkan PAD melalui parkir. Dikatakannya, Gianyar dengan luas 380 meter persegi dengan tujuh kecamatan dan 76 desa/kelurahan mendapatkan PAD sebesar Rp 600 miliar. Sebanyak Rp 3,9 miliar di antaranya bersumber dari retribusi parkir umum maupun parkir pariwisata. Dinas Perhubungan kini berupaya mengoptimalkan target capaian retribusi parkir. Salah satunya dengan melakukan pendataan potensi parkir, seperti yang dilakukan Dinas Perhubungan Kota Batam. ‘’Kita akan lakukan kajian daya tampung setiap ruas parkir di Gianyar, sehingga potensi parkir bisa digarap maksimal,’’ ucapnya Menurut Artana, sistem e-Parking yang dirancang Dinas Perhubungan Kota Batam cocok diterapkan di kawasan Ubud. Sistem ini dapat memudahkan wisatawan mencari perkir kendaraan saat berkunjung ke kampung turis itu. ‘’Hanya di sentral parkir di Ubud, kan dikelola oleh adat, sehingga kalau ini diterapkan di Ubud nanti bukan masuk retribusi lagi tetapi akan masuk pajak parkir,’’ katanya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Guna membantu masyarakat mendapatkan beras medium sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), sekaligus mengendalikan harga beras medium yang mengalami kenaikan, Pemkab Gianyar dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bekerja sama dengan Bulog Bali menggelar operasi pasar yang dimulai sejak Jumat (9/2) kemarin. Jumlah beras yang disiapkan untuk operasi pasar tahap I ini sebanyak 3,5 ton jenis beras medium. Kepala Disperindag Gianyar I Wayan Suamba mengatakan, karena saat ini Bulog tidak boleh lagi sebagai pelaksana operasi pasar, maka harus ditunjuk pihak ketiga. Untuk di Gianyar, yang siap menjadi pihak ketiga adalah KPN Pemkab Gianyar yang berlokasi di Jalan Manik. ‘’Jadi untuk masyarakat Gianyar yang ingin membeli beras medium dengan harga sesuai ketentuan pemerintah, bisa datang langsung ke KPN,’’ ujarnya. Mengingat operasi pasar hanya boleh digelar oleh pihak ketiga, saat ini pelaksanaan operasi pasar di Gianyar hanya berlangsung di satu titik. Namun ke depan, jika

harga beras medium belum turun, Disperindag akan menambah titik pelaksanaan operasi pasar di masing-masing kecamatan. ‘’Kita cari pihak ketiganya yang siap dulu. Jika sudah ada dan harga beras medium belum turun, maka akan dilaksanakan operasi pasar di masing-masing kecamatan,’’ papar Suamba. Agar tepat sasaran, pembelian beras medium di operasi pasar dibatasi. Maksimal satu orang membeli dua kemasan beras baik itu ukuran 5 kg maupun 25 kg. Harga beras dipatok sesuai HET yaitu Rp 9.350 per kg. Sementara itu, Ketua KPN Pemkab Gianyar Wayan Sudarma mengatakan, beras didrop dari Bulog sejak Kamis (8/2). Beras yang disediakan untuk masyarakat ada dua ukuran kemasan, yakni kemasan ukuran 5 kg dengan harga Rp 47.000 dan ukuran 25 kg seharga Rp 234.000. Satu orang maksimal membeli dua untuk masing-masing item. Menurut Sudarma, operasi pasar akan terus dilakukan hingga harga beras medium stabil di pasaran. Saat ini harga beras medium di Gianyar dari informasi yang didapatkannya berada di harga Rp 12.000 per kg. Sementara beras premium Rp 15.000 per kg. (kmb24)

Bali Post/san

OPERASI PASAR - Salah seorang warga Gianyar membeli beras medium di Operasi Pasar yang diadakan di KPN Pemkab Gianyar, Jumat (9/2) kemarin.


JEMBRANA

10 SOSOK

Sabtu Umanis, 10 Februari 2018

Pemersatu Bangsa

PERS sebagai pilar keempat demokrasi, memiliki peran yang sama pentingnya dengan tiga pilar lainnya, eksekutif, legislatef dan yudikatif. Kualitas pers yang baik akan menentukan maju tidaknya suatu daerah. ‘’Saat ini kami sedang mengembangkan pariwisata di Bali Barat. Untuk itu, harapannya Jembrana tidak sekadar daerah lintasan. Kami mohon dukungan seluruh insan pers untuk turut Bali Post/olo serta dalam membangun Jembrana ini,’’ ujar Bupati Jembrana I Putu Artha di sela-sela peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Jembrana, Jumat (9/2) kemarin. Selain mengucapkan selamat Hari Pers, Bupati Artha juga menyampaikan peran penting pers khususnya dalam pembangunan daerah, termasuk Jembrana. Selain menginformasikan, pers juga memiliki peran sebagai pemersatu bangsa. Bupati Artha juga memaparkan sejumlah upaya yang saat ini sedang dilakukan, di antaranya pembangunan Kebun Raya Jagatnata, Anjungan Cerdas Jalan Nasional di Yehembang serta Anjungan Cerdas Konservasi di Gilimanuk. Jalur Denpasar-Gilimanuk yang melewati Kabupaten Jembrana ini nantinya diharapkan bukan hanya lintasan saja, tetapi juga memiliki daya tarik wisatawan. Jalur yang melalui Jembrana ini juga paling cocok untuk diinvestasikan untuk pengembangan pembangunan transportasi seperti jalan tol, sehingga akses pariwisata dan ekonomi ke depannya lebih lancar. (olo)

Dandim Tegaskan Siap Jaga Keutuhan NKRI

Negara (Bali Post) Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok menggelar acara syukuran dalam rangka memperingati hari jadi Kavaleri ke-68 dengan tema, “Dengan Semangat Tri Daya Cakti Kita Wujudkan Prajurit Kavaleri yang Modern Militan dan di Cintai Rakyat”. Dalam kesempatan tersebut, suka cita korps yang ada di Kodim 1617/ Jembrana terasa sangat menggelora. Walaupun saat ini sudah berada di Satuan Teritorial, namun semboyan Bali Post/kmb Tri Daya Cakti tetap terukir Letkol Kav. Djefri jelas di dalam sanubari praMarsono Hanok jurit korps baret hitam ini. Dandim Djefri Marsono Hanok menegaskan, dirinya yang lahir dari korps baret hitam ini merasa bangga dan bersuka cita dengan Korps Kavaleri yang usianya 68 tahun. Apalagi sampai saat masih solid dan terus mengabdikan diri demi bangsa dan negara, serta siap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). ‘’Kami tegaskan, TNI yang lahir dari korps Kavaleri siap menjaga keutuhan NKRI, bangsa dan negara. Bersama rakyat bahu membahu dalam melakukan pembangunan,’’ jelasnya. (kmb)

Bali Post/olo

KEBUN RAYA – Halaman depan Kebun Raya Jagatnata yang sudah rampung. Ditargetkan kebun raya ini bisa rampung akhir tahun ini.

Akhir Tahun, Kebun Raya Jagatnatha Ditarget Rampung Negara (Bali Post) Pengerjaan Kebun Raya Jagatnatha di pusat kota Negara ditargetkan rampung pada akhir tahun ini. Untuk itu, pada Desember 2018 mendatang, salah satu kebun raya yang memiliki tanaman usada ini sudah bisa dibuka. Kepastian itu terungkap saat pertemuan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dengan pemerintah daerah, Jumat (9/2) kemarin. Dari informasi, proyek Kebun Raya Jagatnatha kini memasuki tahapan ketiga dengan anggaran senilai Rp 30 miliar. Pembangunan fisik yang sudah rampung dibangun yakni pagar alas, kantor pengelolaan, restoran dan parkir. Berbeda dengan kebun raya pada umumnya yang terdapat di dataran menengah, Kebun Raya Jagatnatha berada di tengah kota. Nantinya Kebun Raya Jagatnatha Jembrana ini akan ditanami tanaman tematik, usada dan upakara. Kepala Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya LIPI Didik Widyatmoko mengatakan, Kebun Raya Jagatnatha Jembrana ini sangatlah unik jika dibandingkan kebun raya lainnya. ‘’Saya melihat dari ornamen, bangunan yang dibuat memiliki detail-detail seni yang apik. Ini sangat berbeda dengan kebun raya yang lainnya. Selain itu, kami bangga dengan progresnya yang sangat cepat,’’ ujarnya. Didik menjelaskan, Kebun Raya Jagatnatha ini mirip dengan Kebun Raya Bogor yang ada di tengah kota, sehingga pengelolaannya hampir sama. Selain itu, sebuah kebun raya tidak boleh dikonversi dan harus tetap menjadi kebun raya selamanya. “LIPI akan selalu mengawal pembangunan kebun raya ini hingga tuntas,” pungkasnya. Sementara itu, Bupati Jembrana I Putu Artha yang hadir dalam pertemuan itu menyebutkan tahun 2018, ini akan ada tiga proyek besar yang rampung dan akan dilucurkan, termasuk Kebun Raya Jagatnatha ini. Selain itu, juga objek wisata ekologi Teluk Gilimanuk dan Anjungan Cerdas Jalan Nasional (ACJN) di Rambut Siwi. Bupati Artha berharap, dengan diluncurkannya ketiga objek tersebut, bisa menambah jumlah wisatawan yang berkunjung ke Jembrana. ‘’Selama ini wisatawan domestik hanya lewat. Kali ini bisa berkunjung dan berwisata ke Jembrana. Terlebih lagi jika ada wisatawan asing juga yang datang, maka akan lebih baik,’’ ungkapnya. Setelah dibuka nanti, pihaknya mengharapkan pendampingan dari LIPI dalam pengelolaan kebun raya ini. Pemkab juga akan menyiapkan SDM yang bisa diikutkan pelatihan atau dididik dalam mengelola kebun raya. Dengan demikian, fungsi kebun raya yakni sebagai konservasi, penelitian, pendidikan, rekreasi dan ekonomi, tetap terjaga. (kmb26)

Bali Post/olo

BERSIH-BERSIH - Sejumlah petugas TNBB, mahasiswa dan kelompok masyarakat melakukan aksi bersih-bersih sampah di Pantai Karangsewu, Jumat (9/2) kemarin.

Kurangnya Kesadaran Pengunjung

Sampah Plastik Kotori Pantai Karangsewu Negara (Bali Post) Pantai Karangsewu di Gilimanuk merupakan salah satu destinasi wisata di Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Belakangan ini pantai tersebut ramai dikunjungi wisatawan. Akan tetapi, di balik ramainya kunjungan itu ada hal yang terlihat tidak enak dipandang mata. Sebab, banyak sampah berserakan terlihat di sekitar pantai tersebut. Keberadaan sampah ini juga akibat dampak dari ramainya kunjungan wisatawan. Nah,

hal inilah yang perlu diingatkan kepada pengunjung supaya membuang sampah pada tempatnya. Banyaknya sampah itu membuat petugas Balai Taman Nasional Bali Barat (TNBB) sebagai pihak pengelola, melalui Seksi Pengelolaan TN Wilayah I Jembrana, Jumat (9/2) kemarin melakukan kegiatan aksi bersih (clean-up) dengan merangkul kelompok masyarakat dan mahasiswa. Sedikitnya ada 20 mahasiswa dilibatkan dalam aksi bersih di kawasan wisata terse-

but. Selain itu, para nelayan Karangsewu dan Segara Merta juga terlibat memunguti sampah yang berada di lahan yang cukup luas tersebut. Sampah yang dipunguti sebagian besar merupakan sampah plastik. Sampah plastik ini sangat berbahaya bagi ekosistem, termasuk di kawasan TNBB. Kasubag TU TNBB Wiryawan mengatakan, dalam aksi bersih pantai ini, sedikitnya 190 kilogram sampah anorganik

berhasil dikumpulkan. Dari pencatatan sementara, sampah tersebut antara lain berupa botol kaca, botol plastik, pampers, pembalut dan bungkus mi instan. Dari data yang dihimpun, selama Januari-Februari 2018 hasil clean-up khusus di daerah Karangsewu sebanyak 435 kilogram. Sampah tersebut selanjutnya dipilah dan sisanya dibawa ke TPA. Menurutnya, cara baru mengelola kawasan yang diinstruksikan oleh Dirjen KSDAE diterapkan dengan melibatkan

semua stakeholder. “Kami (TN Bali Barat) bersinergi dan bersama-sama membangun. Cara ini diharapkan memberikan perubahan yang baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” terang Wiryawan. Pantai Karangsewu memiliki daya tarik keindahan alam berupa hamparan hijau padang rumput berpadu dengan pantai, ombak yang tenang. Kawasan yang masuk melalui Gilimanuk ini selalu ramai dikunjungi wisatawan, khususnya setiap akhir pekan. (kmb26)

Kasus Pencabulan Tiga Siswi SD

JPU Siapkan Replik, Tetap Tuntut Terdakwa 10 Tahun Penjara Negara (Bali Post) –

Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana tengah menyiapkan replik menjawab pembelaan terdakwa kasus dugaan pencabulan tiga siswi SD, IBPS. JPU menilai pembelaan yang disampaikan mengaburkan perkara pokok yang dihadapi. Untuk itu, JPU tetap menekankan tuntutan 10 tahun penjara dan denda Rp 80 juta subsider 6 bulan kepada terdakwa oknum Kepala Sekolah (Kasek) SD ini. Dalam sidang sebelumnya, penasihat hukum terdakwa menyebutkan bahwa kliennya gangguan mental. Hal tersebut berdasarkan kesaksian ahli kejiwaan yang dihadirkan saat persidangan. Di samping itu, pencabulan sebagaimana Pasal 82 ayat 1 dan 2 Undang-undang tentang Perlindungan Anak seperti yang disebutkan JPU unsurnya tidak terpenuhi. Kasipidum Kejari Jembrana I Putu Agus Eka Sabana Putra belum lama ini mengatakan pembelaannya dengan menyebut terdakwa mengalami gangguan jiwa hanya untuk berdalih. Menurut Eka, itu merupakan bagian dari pembelaan terdakwa saja. Pembalaan ini tidak masuk akal. Pasalnya, tidak mungkin orang yang mengalami gangguan jiwa bisa

menduduki kepala sekolah. Selain itu, pembelaan dengan menyebut gangguan jiwa itu juga tidak bisa membuat terdakwa lepas dari jeratan hukum. Jaksa juga meyakini psikiater yang dihadirkan penasihat hukum terdakwa posisinya lemah untuk pembelaan. Pasalnya, psikiater tersebut tidak pernah melakukan pemeriksaan kejiwaan terdakwa. Menurutnya, hal-hal ini nantinya akan disampaikan JPU pada saat replik untuk menjawab pembelaan terdakwa. Sebelumnya terdakwa yang merupakan oknum kepala SD Negeri ini dituntut cukup berat. Yakni pidana penjara 10 tahun, denda Rp 80 juta dengan subsider 6 bulan. Jaksa menuntut berat terdakwa karena berdasarkan fakta persidangan dinyatakan

terbukti bersalah melanggar Pasal 82 Undang-undang (UU) Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang UU RI Nomor 35 Tahun 2014 perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara. Tuntutan ini juga termasuk tambahan sepertiga dari ancaman pokok karena terdakwa sebagai seorang tenaga pendidik. Hal memberatkan juga karena terdakwa berbelit-belit dalam persidangan. Kasus dugaan pencabulan dilakukan terdakwa pada tiga orang siswinya di areal sekolah. Di antaranya di ruang kepala sekolah, ruang kelas, ruang guru dan kamar mandi. (kmb26)

Putu Eka Sabana Putra

Bali Post/olo

Pemasaran Jajan Bendu

Hanya Mengandalkan Berdasarkan Pemesanan JAJAN Bendu menjadi salah satu makanan khas dari Kabupaten Jembrana. Para pembuat jajanan berbahan dasar kelapa ini pun tersebar di sejumlah desa di Jembrana. Seperti di Batuagung, Baler Bale Agung, Penyaringan

dan Kaliakah. Meskipun banyak yang membuat jajanan tradisional itu, namun ada beberapa yang tidak bertahan lama. Hal tersebut dipicu kurangnya permodalan dan pemasaran. Para pembuat jajan ini

rata-rata merupakan usaha rumahan. Mereka mengandalkan pemasaran berdasarkan pemesanan. Ketika tidak ada pesanan, maka mereka tidak memproduksinya. Salah satu pembuat jajan Bendu di Jembrana yakni Ni Ketut

Bali Post/olo

JAJAN BENDU – Salah satu jajan tradisional khas Jembrana yakni Bendu, yang mudah ditemui di Kabupaten Jembrana.

Semioni. Istri dari Gusti Komang Sueca ini bersama Kelompok Kembang Sari di Banjar Munduk, Kaliakah merintis usaha rumahan sejak beberapa tahun lalu. Selain melibatkan kelompok perempuan untuk meracik dan membuat jajan bendu, juga sering dibantu oleh suaminya. Saat pesanan sedikit, Semioni bisa mengerjakannya dengan kelompok kecil. Tetapi ketika pesanan cukup banyak, pihaknya terkadang kewalahan sehingga juga melibatkan warga di sekitar rumahnya. Sebelum membentuk kelompok pembuat jajan bendu, ia bersama sejumlah warga mendapatkan pelatihan dengan membuat jajan tradisional. Pembuatan jajan tradisional ini mulai dilakukan sejak 2006. Selama lebih dari 10 tahun, usahanya ini masih berjalan mengandalkan pesanan. Meskipun peningatkatan tidak terlalu signifikan, namun cukup untuk menambah pendapatan keluarga. Lantaran berdasarkan pesanan yang tak menentu, para pembuat jajan ini sering ter-

ganjal permodalan. Selain itu, kendala lainnya yakni masalah pemasaran. Saat ini memang ada pesanan yang rutin, tetapi untuk lebih luasnya, masih sulit dilakukan. Salah satu pemicunya adalah terbatasnya promosi. Kendati jajan bendu sudah banyak dikenal masyarakat, namun untuk memperluas masih sulit. Salah satu permasalahan adalah kondisi jajanan yang hanya bertahan beberapa hari saja. Saat ini pemasaran bukan hanya sebatas di Desa Kaliakah saja, namun juga di luar. Dalam produksi, tak lagi menaruh di warung maupun di toko, tetapi hanya meladeni pesanan saja. Permasalahan serupa juga dialami para pembuat jajan bendu di Batuagung. Untuk pemasaran yang lebih luas tersendat karena jajanan ini tak bisa bertahan lama, sehingga sulit untuk berkembang. Jajan ini dibalut bungkus daun kelapa dan berbahan baku dari ketan, kelapa dan gula merah. Jajan ini selalu menjadi menu sajian dalam kegiatan masyarakat. (olo)


BULELENG

Sabtu Umanis, 10 Februari 2018

11 Tangkal Banjir di Jalan Singaraja-Gilimanuk

Warga dan TNI Gotong Royong Bersihkan Gorong-gorong

Bali Post/kmb38

LAKALANTAS – Dua korban tewas dan satu korban luka berat dalam lakalantas di wilayah Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Jumat (9/2) dini hari kemarin.

Lakalantas di Gerokgak

’’Pick-up’’ Tabrak Truk, Dua Tewas, Satu Luka Berat

Singaraja (Bali Post) – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di jalan nasional Singaraja–Gilimanuk, tepatnya di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Jumat (9/2) dini hari kemarin. Akibat kejadian ini, dua korban tewas di lokasi kejadian dan satu korban luka berat dan masih dirawat di rumah sakit. Lakalantas maut ini melibatkan mobil pick-up DK 9814 UV dan truk tronton DR 8977 AB. Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, dua korban yang tewas di lokasi kejadian yakni pengemudi pickup DK 9814 UV Nasruhan (25), warga Dusun Batu Agung, Desa Gerokgak, dan Rohman (43), warga Desa Penyabangan Kecamatan Gerokgak. Sementara satu korban lagi, Luh Tirta (35), warga Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak mengalami luka berat dirawat di RSUD Buleleng. Sebelum kejadian, pengemudi Nasruhan bersama dua rekannya, Rohman dan Luh Tirta, datang dari Jawa mengirim ikan hias dibawa ke Desa Penyabangan. Nahas, saat melintas di lokasi kejadian, pick-up mengalami kecelakaan hebat sekitar pukul 03.30 Wita.

Bagian depan pick-up ringsek nyaris tidak berbentuk akibat benturan keras. Evakuasi berlangsung lama, karena tubuh korban sulit dikeluarkan karena terjepit di dalam mobil. Polisi mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Tadinya, kendaraan yang ditabrak oleh pick-up tidak terlacak. Namun berkat kerja keras, polisi berhasil menemukan kendaraan tersebut. Truk yang mengangkut 50 batang tiang listrik itu berhasil diamankan di wilayah Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu. Pengemudi truk I Made Sadia asal Mengwi, Badung diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Gerokgak Kompol Ketut Relo Kusada seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., kemarin, mengatakan kasus lakalantas maut ini ditangani Satuan Lantas (Satlantas) Polres Buleleng. Kompol Kusada mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, lakalantas ini bermula dari mobil pick-up melintas dari arah barat menuju timur. Di lokasi kejadian, mobil pick-up tiba-tiba menabrak truk yang melanju di depannya. Saat kejadian itu, pengemudi truk tetap melanjutkan perjalanannya menuju Pupuan (Tabanan) hingga akhirnya diamankan di wilayah Desa Busungbiu. Polisi sempat kesulitan mengevakuasi korban yang terjepit di dalam mobil pick-up. Akhirnya,

dua korban tewas dan satu korban luka berat itu berhasil dievakuasi berkat bantuan Tim SAR yang dipimpin Kepala Pos SAR Buleleng Made Neksen. “Saat kami datangi TKP, korban terjepit di dalam mobil dan evakuasinya kami minta bantuan SAR Pos Buleleng hingga dua korban tewas dan luka berat itu berhasil dievakuasi,” jelasnya. Sementara itu, Kasubag Humas AKP Nyoman Suartika mengatakan, dari pemeriksaan sementara, lakalantas tersebut diduga karena kurang hati-hatinya pengemudi pick-up saat akan mendahului truk di depannya. Bagian depan pickup menabrak truk yang melaju pelan di depannya. “Pemeriksaan masih dilakukan baik oleh Satuan Lalu Lintas Polres bersama Unit Lantas Polsek Gerokgak. Barang bukti pick-up dan truk bersama pengemudi sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya. (kmb38)

Menjelang Imlek 2569

Warga Tionghoa Sucikan Patung Dewa

KEBERADAAN warga Tionghoa di Kabupaten Buleleng sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Klenteng Ling Gwan Kiong yang berdiri kokoh di kawasan eks Pelabuhan Buleleng, Kelurahan Kampung Tinggi, Singaraja, merupakan bukti historis keberadaan etnis ini. Setiap datangnya hari raya Imlek (Tahun Baru Cina), aktivitas warga Tionghoa sangat terasa. Demikian halnya menjelang hari raya Imlek 2569 yang jatuh pada Jumat (16/2) mendatang, berbagai persiapan persembahyangan dan penyambutan tahun baru Cina itu mulai tampak. Salah satunya adalah ritual awal, di mana perwujudan dewa dan dewi yang dipercaya berstana di klenteng mulai disucikan. Selain penyucian wujud perwujudan dewa dan dewi itu, pengurus dan warga di Klenteng Ling Gwan Kiong menghias setiap sudut klenteng terbesar di Buleleng tersebut. Penyucian patung dewa dan dewi yang diyakini berstana di klenteng ini dilakukan setelah umat menggelar persembahyangan Dewa Naik. Usai persembahyangan Dewa Naik, umat mempercayai bahwa para dewa dan dewi sedang pergi ke langit menghadap Sang Pencipta. Karena itulah, ini kesempatan yang baik bagi umat untuk membersihkan patung sebagai perwujudkan dewa dan dewi. Setelah ritual ini, api lilin berwarna merah berukuran cukup besar sudah berjejer rapi di dalam klenteng. Gunadi, salah satu tokoh warga Tionghoa yang juga Wakil Ketua TITD Buleleng, di Singaraja, Jumat (9/2) kemarin menuturkan, pembersihan tempat ibadah dan penyucian patung dewa dan dewi ini diyakini sebagai simbol penyucian diri bagi umat Konghucu yang akan merayakan Imlek 2569. Selain di Klenteng Ling Gwan Kiong, umat tri dharma juga membersihkan patung dewadewi di Klenteng Seng Hong Bio yang terletak di sebelah timur Klenteng Ling Gwan Kiong. ‘’Ritual menyucikan patung dewa dan dewi dan bersihbersih sebagai ritual pembersihan diri menjelang pergantian tahun baru Cina nanti. Karena

hari ini dipercayai para dewa sedang ke langit, jadi nanti ini dibersihkan supaya stananya bersih dan suasana barulah saat pergantian tahun baru,’’ katanya. Menurut Gunadi, penyucian ini dilakukan saat dewa yang berstana sedang naik ke surga. Dari ritual ini, dirinya mempercayai kalau dewa dan dewi nantinya memberi keberuntungan. Dari referensi dan penuturan para pendahulunya, menyebut bahwa dewa utama yang dipuja di Klenteng Ling Gwan Kiong adalah YM Kongco Chen Fu Zhen Ren. Biasanya, setiap perayaan Imlek di klenteng tidak hanya diisi dengan persembahyangan para umat di Buleleng, tetapi hingga dari luar daerah. Prosesi persembahyangan pun sering diiringi dengan alunan tabuh gong Bali. Tak pelak, perayaannya pun selalu men-

Bali Post/mud

IMLEK – Umat Tionghoa di Buleleng mulai melakukan persiapan menyambut dan merayakan hari raya Imlek 2569. jadi tontonan warga semua umat di Bali Utara. Apalagi, setiap perayaannya juga ditampilkan seni Barong Sai. Klenteng Ling Gwan Kiong adalah salah satu klenteng yang terkait dengan sejarah pemerintahan di Bali. Bukti sejarah itu, di dalam klenteng juga ada sebuah bel besi yang konon pemberian seorang pejabat dari negara Inggris ketika datang ke Bali. Selain itu, Klenteng Ling Gwan Kiong juga men-

jadi saksi peristiwa bendera 27 Oktober 1945 silam. Peristiwa bendera merupakan catatan heroik dari para pejuang di Buleleng mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Kala itu, Belanda ingin kembali merebut Indonesia. Di mana pada tahun itu, Bali merupakan bagian dari Sunda Kecil akan dikuasai. Penguasaan itu dilakukan dengan masuk ke Bali lewat Pelabuhan Buleleng. (mud)

Singaraja (Bali Post) – Warga Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak bersama aparat desa, TNI, dan Polri bergotong royong membersihkan gorong-gorong di pinggir jalan Singaraja-Gilimanuk yang menjadi pemicu banjir di wilayah ini, Jumat (9/2) kemarin. Gorong-gorong yang dangkal ditambah tersumbat sampah ini membuat air hujan yang dialirkan anak sungai dari daerah bukit tidak mengalir. Air itu merendam jalan dan lahan perkebunan warga yang tingginya mencapai satu meter. Perbekel Desa Pejarakan Nyoman Astawa mengatakan, sejak lama gorong-gorong mulai dari Dusun Banyuedang ke barat sekitar 200 meter permukaannya dangkal karena endapan sedimentasi. Kondisi ini diperparah lagi sumbatan sampah atau dahan pohon hingga aliran air hujan dengan cepat meluap dan memicu banjir. Mendangkalnya gorong-gorong itu karena pemeliharaan oleh instansi terkait jarang dilakukan. Konon, karena statusnya jalan nasional, sehingga pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk menangani kerusakan gorong-gorong yang telah lama mendangkal dan memicu banjir setiap musim hujan. Tidak ingin daerahnya menjadi langganan banjir

dalam waktu lama, Astawa mencoba melakukan antisipasi dengan mengajak warganya dan memohon bantuan TNI untuk membersihkan goronggorong tersebut. Langkah ini diyakini tidak akan menyelesaikan persoalan banjir, tetapi dirinya ingin banjir bisa dikendalikan dengan menjaga gorong-gorong agar tetap berfungsi. “Di awal tahun ini, dua kali jalan dan perkebunan warga kami terendam banjir karena gorong-gorongnya dangkal. Kami bersama warga dibantu TNI membersihkan gorong-gorong dengan tujuan bisa meminimalisir genangan air kalau nanti akan kembali hujan,” katanya. Menurut Astawa, untuk menyelesaikan masalah banjir dengan permanen, pihaknya kembali akan mengusulkan permohonan pembangunan sodetan untuk mengalirkan air dari beberapa sungai di selatan ke arah utara. Rencana ini berkali-kali sudah diusulkan secara berjenjang mulai tingkat kabupaten, provinsi, dan pemerintah pusat. Akan tetapi, keinginan warga tidak mendapat tanggapan sesuai harapan. Untuk membangun sodetan itu diperkirakan memerlukan lahan sekitar 20 are. Untuk membebaskan lahan milik warganya dan biaya pembangunan sodetan itu diusulkan secara

berjenjang. Untuk itu, setelah melakukan pemeliharaan gorong-gorong dengan swadaya masyarakat, pihaknya kembali akan mengusulkan penanganan banjir di desanya. “Harapan kami tidak dibiarkan gorong-gorongnya dangkal seperti ini, dan setelah ini kami kembali akan mengusulkan penanganan permanen lewat pembuatan sodetan, sehingga air dari selatan itu bisa dialirkan ke utara,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, banjir merendam jalan nasional Singaraja-Gilimanuk tepatnya di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak pada Rabu (7/2) lalu sekitar pukul 16.30 Wita. Jalan yang dikenal dengan sebutan Jalur Pantai Utara (Pantura - red) ini terendam sekitar 200 meter. Jalan mulai dari Dusun Banyuedang ke arah barat tergenang banjir setinggi satu meter. Banjir ini disebabkan gorong-gorong di pinggir jalan nasional itu tidak berfungsi karena sidementasi tidak pernah dikeruk. Selain itu, permukaan saluran tersumbat, sehingga aliran air dari sungai di perbukitan di selatan desa meluap dan menggenangi jalan. Selain jalan, perkebunan warga di pinggir jalan ini juga terendam, namun ketinggian airnya bervariasi antara sekitar 20 sentimeter hingga 50 sentimeter. (kmb38)

Bali Post/kmb38

GOTONG ROYONG – Aparat desa bersama TNI dan warga bergotong royong membersihan gorong–gorong di pinggir jalan nasional Singaraja–Gilimanuk. Aksi ini dilakukan setelah berkali–kali banjir merendam jalan dan perkebunan warga.

Pusat Tambah Jatah Elpiji Bersubsidi

Singaraja (Bali Post) – Tingginya kebutuhan masyarakat akan elpiji kemasan tiga kilogram di Tanah Air termasuk di Buleleng, membuat pemerintah pusat harus menambah jatah elpiji bersubsidi itu mulai Januari 2018 lalu. Tambahan kuota ini berlaku secara nasional. Kenaikannya mencapai tiga persen atau sekitar 151 metrik ton (MT -red) dibandingkan jatah 2017 lalu. Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian (Disdagprin) Buleleng Ketut Suparto dihubungi Jumat (9/2) kemarin, mengatakan keputusan tambahan kuota elpiji bersubsidi setelah sebelumnya pemerintah kabupaten dan kota di Indonesia mengusulkan tambahan kuota kepada Pertamina. Usulan itu kemudian dikaji dan Pertamina memutuskan untuk mengakomodir tambahan itu, sehingga untuk Pertamina Wilayah V meliputi Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapat tambahan kuota elpiji bersubsidi tiga persen atau setara dengan 151 MT. “Jadi, benar tambahan elpiji secara nasional ditambah dan untuk Bali yang tergabung

Bali Post/kmb38

Ketut Suparto

dalam wilayah Pertamina V bersama Jatim dan NTB dikasi tambahan tiga persen dan mulai Januari 2018 lalu, kita sudah distribusikan sesuai mekanisme yang ada,” katanya. Menurut Suparto, dengan tambahan kuota jatah elpiji bersubsidi sebanyak 50.334 tabung, sehingga Buleleng mendapat jatah elpiji bersubsidi setiap bulan sebanyak 602.889 tabung. Sementara dibandingkan setahun lalu jatahnya tercatat 598.694 tabung per bulan. Menyusul kenaikan jatah tersebut, Pertamina Wilayah V pun sudah mendistribusikan secara rutin kepada agen elpiji bersubsidi yang resmi. Dari jenjang ini,

kemudian didistribusikan kembali kepada pangkalan, dan titik terakhir baru didistribusikan ke konsumen. Terkait harga, mantan Kabag Ekonomi dan Pembangunan Setda Buleleng ini mengaku, pemerintah dan Pertamina sudah menetapkan harga eceran tertinggi (HET -red). Dari ketetentuan itu Pertamina sampai di tingkat agen harga elpiji bersubsidi ditetapkan Rp 11.600. Kemudian dari agen sampai di pangkalan harganya ditetapkan Rp 13.300. Sedangkan, dari pengkalan ke konsumen harga elpiji bersubsidi dipatok Rp 14.500. Kendati harga sudah diatur dengan berjenjang, namun Suparto tidak menampik kalau harga epiji bersubsidi di lapangan bervariasi dan bahkan jauh di atas harga yang sudah ditetapkan. Kondisi ini tidak dihindari. Biasanya kenaikan harga itu karena pangkalan yang mendistribusikan kepada pengecer memperhitungkan biaya angkut, sehingga sampai di tangan konsumen harga elpiji bersubsdi rata-rata Rp 20.000 hingga Rp 21.000 per tabung. (kmb38)


KLUNGKUNG

12

Sabtu Umanis, 10 Februari 2018

Polisi Bidik Dugaan Dana Hibah Digunakan Bayar Utang Semarapura (Bali Post) Informasi adanya dugaan penggunaan bantuan hibah penunjang urusan kebudayaan untuk pembayaran utang di Lembaga Perkreditan Desa, memantik perhatian Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klungkung. Menindaklanjuti hal tersebut, Unit Tipikor segera diturunkan untuk mengumpulkan data. Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP I Made Agus Dwi Wirawan mengungkapkan hal tersebut akan dikoordinasikan dengan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) sebagai leading sector yang menangani hibah tersebut. “Tentu kami akan melihat aturannya dulu. Usulannya seperti apa, hasil laporannya seperti apa. Unit Tipikor segera saya minta untuk turun,” ungkapnya, Jumat (9/2) kemarin. Mantan Kasat Narkoba Polres Buleleng ini menyatakan belum ada laporan terkait informasi penyelewengan. Namun yang namanya hibah, memang rentan terjadi hal tersebut. “Kalau potensi penyelewengan, pasti ada,” imbuhnya. Sementara itu, Sekretaris Daerah Klungkung Gede Putu Winastra menyatakan penggunaan dana tersebut sudah ditegaskan harus mengacu pada aturan. Namun, ia belum bisa berkomentar terkait pelaksanaan evaluasi. Seperti berita sebelumnya, dugaan penggunaan dana hibah untuk bayar utang terungkap saat tim Disbudpora di Kecamatan Klungkung saat melaksanakan monitoring dan evaluasi. Tak hanya itu, beberapa penerima juga terungkap mengibuli dengan terlebih dahulu membangun, baru mengusulkan permohonan hibah ke pemkab maupun ada dua usulan untuk pembangunan satu pura di wilayah Kecamatan Banjarangkan dengan nominal masing-masing Rp 30 juta dan Rp 20 juta. Satu usulan difasilitasi DPRD Klungkung. Sejalan dengan temuan itu, pemohon langsung mengembalikan dana Rp 20 juta ke daerah. Kadisbudpora Klungkung I Nyoman Mudarta menyatakan, mengantisipasi munculnya persoalan serupa untuk penggelontoran hibah tahun selanjutnya akan dilakukan verifikasi sebelum penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). “Benar apa tidak belum dibangun atau diperbaiki. Karena di proposal bahasanya kan akan (diperbaiki/dibangun - red),” sebutnya. (kmb45)

Bali Post/sos

RSUD KLUNGKUNG - Suasana di RSUD Klungkung. Tahun ini direncanakan ada pembangunan Instalasi Bedah Sentral (IBS) dengan anggaran Rp 20 miliar.

Percepat Tangani Pasien Operasi

RSUD Bangun IBS, Dianggarkan Rp 20 Miliar

Semarapura (Bali Post)Pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung yang hendak menjalani operasi masih harus menunggu dalam waktu cukup lama. Mengatasi hal tersebut, tahun ini dibangun gedung Instalasi Bedah Sentral (IBS). Anggarannya mencapai Rp 20 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

AKP I Made Agus Dwi Wirawan

Bali Post/sos

Kompetensi Penyelenggaraan Layanan Rendah

Dewan Minta Pemkab Intensifkan Bimtek ASN

Semarapura (Bali Post) Kompetensi penyelenggaraan layanan Pemkab Klungkung 2017 sesuai penilaan ombudsman masuk kategori rendah dengan nilai 25,00. Angka ini berada di bawah Kabupaten Jembrana, Bangli dan Buleleng yang juga masuk kategori serupa. Capaian yang tergolong buruk itu mendapat sorotan dari kalangan legeslatif. Ketua Komisi I DPRD Klungkung I Nengah Mudiana menilai perlu ada langkah-langkah perbaikan. Salah satunya dengan meningkatkan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui intensifikasi Bimtek. “Bimtek perlu dilakukan secara rutin. Terutama untuk OPD yang strategis,” tegasnya, Jumat (9/2) kemarin. Politisi Partai Gerindra ini menyatakan, peningkatan kualitas ASN juga tak terlepas dari pimpinan OPD. Seluruhnya perlu melakukan penilaian secara rutin di internal dengan mengacu pada kriteria yang diterapkan Ombudsman. “Meskipun tidak disebutkan OPD mana yang kompetensi penyelengara layanannya rendah, tetapi ini harus diperbaiki secara menyeluruh. Kepala OPD harus rapatkan barisan,” ungkapnya. Tak hanya itu, berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi, dalam penempatan pegawai pemkab juga harus lebih memperhitungkan. Antara disiplin ilmu dan OPD harus nyambung. “Misalnya lulusan hukum, harus di bagian hukum. Ini perlu dijadikan catatan,” ucapnya. Terlepas dari hal itu, Ombudsman juga diharapkan bisa memberikan penilaian secara menyeluruh. Dalam artian tak hanya dalam proses penyelenggara layanan, namun juga hasilnya. Pasalnya, Kabupaten Klungkung di bawah kepemimpinan Bupati I Nyoman Suwirta dan Wabup I Made Kasta (Suwasta) dengan jargonnya Gema Santi telah banyak melahirkan program inovatif. “Misalnya penerbitan akta kematian dan perkawinan. Masyarakat bisa dapat secara cepat. Bahkan langsung didapatkan. Juga di bidang kesehatan, kelas RSUD sudah naik. Perlu dilihat hasilnya,” katanya. Sebelumnya, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan pencapaian kategori rendah bukan karena implementasi layanan. Tetapi pada saat sampling di salah satu dinas, pegawai yang bertugas di sana tidak paham tentang apa yang dilakukan. “Sesungguhnya pelayanan kita sudah banyak yang berjalan cepat. Tetapi saat sampling petugas tidak paham,” katanya. Hal tersebut terus dievaluasi dan diimbangi sosialisasi secara berkelanjutan terkait Standar Oprasional Prosedur (SOP) kepada seluruh pegawai. “Seluruhnya harus mampu memperbaiki ini. Tingkatkan pelayanan publik,” katanya. Mengantisipasi hal tersebut, sebelumnya pemkab sudah gencar melakukan Bimtek. Memaksimalkan itu, akan dibuatkan Badan Kreatif. Ini akan bertugas sebagai sarana promosi untuk program dan inovasi Pemkab Klungkung. “Kalau membentuk tim di masing-masng OPD, terlalu banyak. Kalau bentuk badan kreatif akan bisa lebih efektif,” pungkasnya. (kmb45)

I Nengah Mudiana

Bali Post/sos

Kasubag Humas RSUD Klungkung Gusti Putu Widiyasa mengatakan, memang antrean pasien untuk menjalani operasi masih tergolong lama. Namun demikian, ditegaskan rumah sakit tetap mengedepankan skala prioritas, dalam artian mengutamakan pasien yang sakitnya lebih parah. “Untuk operasi kan tergantung hasil pe-

meriksaan. Kalau dokter menyatakan segera untuk operasi, pasti ditangani duluan,” terangnya, Jumat (9/2) kemarin. Sementara itu, Direktur RSUD I Nyoman Kesuma menyampaikan, pembanguan IBS dipastikan berjalan tahun ini. Ditargetkan 12 Februai sudah masuk Unit Lelang Pengadaan (ULP). Sesuai

perencanaan, akan dibangun lima unit ruang operasi serta ruang sebelum maupun sesudah penanganan. Sementara untuk peralatannya, diberikan pemerintah pusat. “Dana hanya untuk pembangunan gedung saja,” sebutnya. Disampaikan pula, saat rapat pemantapan perencanaan ada penyesuaian harga material. Pasalnya, yang

tercantum sebelumnya masih mengacu pada 2017. “Tahun ini material pasir dan batu harganya meningkat. Ini sudah disesuaikan,” terangnya. Sebelumnya, Sekretaris Komisi II DPRD Klungkung I Wayan Buda Parwata menyatakan, pembagunan yang dianggarkan cukup besar ini harus segera masuk ULP untuk mempercepat mendapatkan pemenang. Hal ini untuk menghindari pengerjaan molor. Secara otomatis berimbas pada menundaan pemanfaatan oleh masyarakat. “Perlu secepatnya masuk ULP untuk

pelelangan,” ungkapnya. Selain rumah sakit, proyek lain juga harus demikian. Menurut politisi Hanura ini, langkah percepatan pembangunan sudah terus dikampanyekan bupati. Namun hal tersebut dinilai belum mendapatkan aksi gayung bersambut dari OPD secara maksimal. Hal seperti ini menurutnya juga perlu dievaluasi. “Masa bupati sendiri yang berjalan cepat. Sedangkan bawahannya masih loyo kinerjanya. Malu dong. Ini harus jadi pertimbangan bupati dalam menilai kinerjanya,” tandasnya. (kmb45)

Pengentasan Kemiskinan dan Pengangguran

Program Padat Karya Strategis PROGRAM padat karya kembali digulirkan Pemkab Klungkung di Dusun Pemenang, Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Jumat (9/2) kemarin. Di samping sebagai upaya percepatan pembangunan, keterlibatan masyarakat banyak ini juga sangat strategis untuk pengentasan kemiskinan dan pengangguran. “Proyek padat karya ini salah satu langkah strategis untuk memberdayakan masyarakat, terutama yang pengangguran dengan mempekerjakan yang bersangkutan dan dibayar dengan upah yang layak,” ungkap Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta usai peletakan batu pertama. Proyek padat karya itu berupa pembangunan badan jalan sepanjang 300 meter dengan lebar lima meter dengan melibatkan ratusan masyarakat lokal. Mereka ada yang menyandang status sebagai pengangguran dan kemiskinan. Tahun ini pemerintah pusat menggelontorkan dana desa dengan jumlah ratusan juta, bahkan miliaran rupiah. Sesua arahan Kementerian Keuangan, dana tersebut bisa lebih banyak dipergunakan untuk melaksanakan program padat karya. Oleh

Bali Post/ist

HADIRI - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menghadiri kegiatan padat karya di Dusun Pemenang, Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Jumat (9/2) kemarin. Didampingi Sekda I Gede Putu Winastra dan Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja I Gede Kusumajaya. Bupati Suwirta, hal tersebut dharapkan bisa ditindaklanjuti. “Ke depan pembangunan fisik di desa baik infratuktur maupun pembuatan senderan dikerjakan dengan pola padat

karya. Hasilnya akan langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya. Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja I Gede Kusumajaya menyatakan,

pembangunan jalan tersebut tidak hanya untuk memperlancar mobilitas masayarakat. Namum juga akan mempermudah menuju permukiman, Subak Gombeng Kelod, Subak

Giri dan tempat Pesucian Ida Betara Dalem Suladri. “Ini sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat pengangguran, setengah menganggur dan masyarakat miskin dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal,” ungkapnya. Tenaga kerja yang dikerahkan dalam pengerjaannya mencapai ratusan orang. Upah yang diberikan pun bervariasi. Untuk pangayah Rp 80 ribu per hari, tukang Rp 85 ribu per hari. “Ini berlangsung selama 20 hari,” bebernya. Sementara itu, Perbekel Desa Nyalian IB Alit Negara sangat mengapresiasi pelaksanaan program ini. Bahkan itu diharapkan bisa bergulir secara berkelanjutan. Khusus untuk pembangunan jalan, itu dinilai sangat membantu akses masyarakat menuju sejumlah lokasi. “Program padat karya ini sangat diperlukan masyarakat untuk memperlancar akses masyarakat, baik menuju pemukiman maupun ke tempat pesucian,” katanya. Program serupa sebelumnya juga sudah berlangsung di Dusun Pasekan, Desa Dawan Kaler, Kecamatan Dawan berupa pembangunan jalan sepanjang 700 meter. Ini untuk mempermudah menuju Pura Bukit Lingga. (ad551)

Penyampaian LPJ Keuangan

Polres Kembali Raih Penghargaan

Semarapura (Bali Post) Polres Klungkung kembali meraih penghargaan satker terbaik kedua dalam hal penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Keuangan tahun 2017. Penyerahannya oleh Kakanwil Dirjen Pembendaharaan Negara Provinsi Bali Dedy Supandi kepada Kapolres AKBP Bambang Tertianto berlangsung di Inna Sindhu Beach Hotel, Sanur, Kamis (8/2). Penghargaan ini merupakan kali kelima yang berhasil diraih. Pertama tahun 2013 sebagai peringkat terbaik pertama di bidang penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Keuangan. Pada 2015 keluar sebagai terbaik kedua. Pada 2016 sebagai peringkat terbaik pertama, 2017 peringkat terbaik pertama dan tetakhir tahun ini. “ Ini

penghargaan kelima,” jelas Kasi Keu Polres Klungkung Aiptu Wayan Murtika. Kapolres Klungkung AKBP Bambang Tertianto menyatakan, penghargaan ini diharapkan mampu memberikan motivasi peningkatan kinerja Polres Klungkung dalam hal penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Keuangan di tahun yang akan datang. “Tentu dengan penghargaan ini, kinerja harus semakin baik,” ungkapnya. Menurutnya, prestasi ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh personel bagian keuangan. Sebagai pengguna anggaran Polres Klungkung berusaha mewujudkan transparansi dan akuntabel dalam hal pertanggungjawaban keuangan. (kmb45)

Bali Post/sos

PENGHARGAAN - Kapolres Klungkung AKBP Bambang Tertianto (tengah) menerima penghargaan dalam hal penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Keuangan tahun 2017, Kamis (8/2).


Sabtu Umanis, 10 Februari 2018

KPU Karangasem Loloskan 15 Parpol Amlapura (Bali Post) Dari 16 parpol yang mendaftar menjadi peserta pemilu di Karangasem, 15 parpol dinyatakan memenuhi syarat untuk bisa bertarung dalam Pileg 2019 mendatang. Kepastian itu terungkap dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil verifikasi faktual parpol yang diselenggarakan KPU Karangasem di Vila Ujung, Karangasem, Jumat (9/2) kemarin. Sedangkan untuk Partai Rakyat yang juga sempat melakukan pendaftaran, didiskualifikasi karena sejak awal tidak memenuhi persyaratan yang diwajibkan undang-undang. ‘’Ada 16 parpol yang mendaftar termasuk Partai Rakyat. Tapi karena sejak awal memang sudah tidak memenuhi persyaratan, Partai Rakyat tidak kita lakukan verifikasi faktual,’’ ujar anggota KPU Karangasem I Gede Krisna Adi Widana. Rapat pleno terbuka itu berjalan lancar karena hanya bersifat mengumumkan hasil pleno intern yang sebelumnya telah dilaksanakan kelima komisioner KPU Karangasem. Hanya, rapat sedikit ternoda oleh ketidakhadiran Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) sehingga berkas hasil verifikasi faktual partai tersebut untuk sementara masih disimpan KPU Karangasem. Meski absen mengikuti rapat pleno tak berpengaruh apa-apa, setidaknya ketidakhadiran pengurus PKPI mengundang pertanyaan menyangkut keseriusan partai tersebut ikut pemilu. ‘’Tidak ada pengaruh, tidak ada sanksi. Hasil verifikasi bisa diserahkan belakangan,’’ ujar anggota KPU Karangasem lainnya, Gede Ngurah Majarjana. Lima belas arpol yang lolos verifikasi faktual di Karangasem yaitu PAN, PDI-P, Demokrat, Gerindra, Golkar, Hanura, PKS, NasDem, PPP, PBB, Berkarya, PKPI, Perindo, PSI, dan Garuda. Menurut Ketua KPU Karangasem I Made Arnawa, semua parpol tersebut sudah memenuhi persyaratan baik dari sisi kepengurusan, keterwakilan perempuan, domisili kantor tetap dan pemenuhan keanggotaan. ‘’Tapi kepastian parpol untuk bisa ikut pemilu baru akan diketahui setelah rapat pleno nasional 17 Februari mendatang,’’ jelasnya. (kmb)

KARANGASEM

13

Longsor Ancam Embung Temukus Amlapura (Bali Post) -

Meskipun cuaca buruk berupa hujan lebat disertai angin kencang beberapa hari belakangan sudah tak terjadi lagi, tetapi dampak lanjutan seperti tanah longsor masih terjadi di sejumlah tempat. Seperti longsor yang terjadi di dekat embung Temukus di Banjar Dinas Temukus, Desa Besakih, Kecamatan Rendang. Tanah longsor ini mengancam keberadaan embung, sebab titik longsor cukup dekat dengan embung tersebut. Longsor lainnya juga mengakibatkan salah satu desa di Desa Sebudi terisolasi.

Bali Post/kmb31

LONGSOR - Titik longsor yang terjadi di Banjar Temukus, Besakih, mengancam keberadaan embung setempat.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa, Jumat (9/2) kemarin, mengatakan laporan terhadap peristiwa itu sudah diterima BPBD Karangasem. Lokasi titik longsor memang cukup dekat. Hanya beberapa meter dari lokasi embung. “Rencananya, kami akan turun bersamaan dengan Dina s PUPR (Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat) Karangasem. Biar sekalian, kami turun sekaligus merencanakan perbaikannya,” kata Ida Bagus Ketut Arimbawa, Jumat kemarin. Menurut Ida Bagus Ketut, rencana perbaikan ini sesuai petunjuk Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, yang telah menerima laporan dari Pasebaya Lingkar Gunung

Agung. Bupati meminta BPBD dan Dinas PUPR dan lembaga pemerintahan terkait lainnya, untuk melaporkan secara riil dan rinci dampak bencana ini. Kemudian, menyampaikannya kepada BNPB, untuk dimohonkan bantuan. Selain longsor di Temukus, hujan lebat juga mengakibatkan akses jalan terputus di Desa Adat Bukit Galah, Banjar Dinas Sogra, Desa Sebudi, Kecamatan Selat. Akibatnya, desa adat setempat menjadi terisolasi. Karena akses jalan dari timur desa maupun dari barat desa juga sudah terputus. Petugas dari BPBD Karangasem, bersama Camat Selat, Polsek Selat, dan Perbekel Sebudi, langsung menuju akses jalan tersebut, Kamis (8/2) lalu, agar

selanjutnya bisa direncanakan perbaikannya. “Semoga kerusakan jalan ini segera ditangani, agar warga kami di Bukit Galah bisa menengok rumahnya,” kata Perbekel Sebudi I Nyoman Tinggal. Cuaca ekstrem, hujan lebat disertai angin kencang, telah menimbulkan kerusakan infrastruktur cukup banyak di Karangasem. Kerusakan paling parah terjadi di ruas jalan. Dinas PUPR Karangasem mencatat ada puluhan titik kerusakan. Akan tetapi terparah ada sembilan titik kerusakan jalan di Karangasem. Untuk memperbaikinya, sesuai perencanaan Dinas PUPR, kerusakan jalan ini menyedot anggaran Rp 1,9 miliar. (kmb31)

Bupati Mas Sumatri Teken BAST Hibah PLTS Karangasem Miliki PLTS Berkekuatan 1 MW

Bali Post/kmb

LOLOS VERIFIKASI – Rapat pleno terbuka KPU Karangasem menetapkan 15 parpol lolos verifikasi faktual di Karangasem.

Kelola Mata Air, Desa Dukuh Penaban Didukung Pengusaha Amlapura (Bali Post) – Semangat gotong royong warga Desa Pakraman Dukuh Penaban, Kecamatan Karangasem, dalam mengelola sumber mata airnya mendapat respons positif dari kalangan pengusaha yang terhimpun dalam wadah “The Shadown”. Para pengusaha tersebut datang ke lokasi untuk melihat langsung bagaimana upaya warga setempat mengangkat sumber mata air ini, untuk memenuhi kebutuhan air minum warga setempat. Salah satu jaringan pengusaha tersebut sudah menyatakan siap dukungan permodalan, dan mendorong sumber mata air ini dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa Pakraman. Bendesa Desa Dukuh Penaban Nengah Suarya, Jumat (9/2) kemarin, mengatakan desanya memiliki sumber mata air Kayoan Biu. Sebelumnya, sumber mata air tersebut belum dikelola. Padahal, wilayah ini belum mendapat layanan air bersih dari PDAM. Melihat situasi ini, prajuru setempat melalui Bendesa Nengah Suarya dan Penyarikan Nengah Sudana, berupaya menggerakkan warga sekitar, untuk bergotong royong memanfaatkan sumber mata air ini. Sehingga, masyarakat setempat bisa memenuhi kebutuhan air bersih, tanpa aliran air PDAM. Rupanya, aktivitas masyarakat setempat bergotong royong mempersiapkan mata air dengan teknologi hidrant of water ini diamati secara khusus oleh pengusaha melalui media sosial. Sehingga mereka akhirnya datang ke desa setempat untuk melihat langsung proses pemanfaatan sumber mata air ini. ‘’Mereka menawarkan permodalan, bila kami ingin mengelola sumber mata air melalui BUMDes PAM,’’ kata Suarya. Kini sumber mata air ini sudah berhasil terangkat. Proses uji coba terakhir menunjukkan hasil yang menggembirakan. Rupanya, hasil uji coba dan kedatangan pengusaha ini, tak terjadi begitu saja. Bendesa Suarya menegaskan, pihaknya sempat datang langsung ke Jakarta menemui kalangan pengusaha yang tergabung dalam wadah The Shadown itu, untuk meyakinkan mereka. Pertemuan itu terjadi setelah Bendesa Suarya menerima bantuan dari Presiden RI untuk pembangunan Pura Bale Agung, belum lama ini. Lewat komunikasi yang alot, dia akhirnya sepakat akan mengelola sumber mata air ini melalui BUMDes PAM. ‘’Semangat gotong royong warga di sini sangat tinggi. Desa mampu memberdayakan warga. Ini membuat kami tertarik membantu permodalan,’’ kata Ketua Tim The Shadown Deny Woraow seraya menegaskan timnya sepakat untuk menjalin kerja sama. Kalangan pengusaha di dalam tim ini, kata Deny Woraow, memang tidak bertujuan mencari keuntungan. Tim ini memiliki misi khusus dalam aspek pemberdayaan dan kemanusiaan. Misi ini sudah berjalan di sejumlah daerah. Dia berharap, Desa Pakraman Dukuh Penaban, mengelola serius BUMDes PAMnya nanti dengan segera membentuk kepengurusan. Dengan pengelolaan yang baik, dia yakin sumber mata air itu nantinya sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti air bersih. (kmb31)

Bali Post/kmb31

BERGOTONG ROYONG - Masyarakat Desa Pakraman Dukuh Penaban saat bergotong royong mempersiapkan sumber mata airnya dan sarana pendukung lainnya di sekitar lokasi sumber mata air Kayoan Biu, belum lama ini.

BUPATI Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menandatangani Berita Acara Serah Terima (BAST) hibah Barang Milik Negara (BMN) berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) c.q. Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) Rida Mulyana di lingkungan Ditjen EBTKE Makasar, Kamis (8/2) lalu. Selain Kabupaten Karangasem, 9 Pimpinan Kabupaten/Kota se-Indonesia yakni Kabupaten Kepulauan Selayar, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Kudus, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Kabupaten Magetan, Kabupaten Jepara, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Majene, serta Kabupaten Berau juga mengikuti acara serupa. Bupati Mas Sumatri mengatakan, pemerintah Kabupaten Karangasem menerima hibah PLTS yang sebelumnya telah dibangun di Desa Kubu, Kecamatan Kubu, Karangasem, senilai Rp 24.478.879.174. PLTS induk yang sudah diserahkan pada bulan Desember tahun

2017 lalu, sempat mengalami kerusakan. Selanjutnya diperbaiki oleh Kementerian ESDM, kemudian baru diserahterimakan hasil revitalisasi dimaksud dengan daya energinya sebanyak 1 MW. Dengan penandatanganan berita acara serah terima ini, maka selanjutnya rencananya PLTS dikelola oleh pemerintah daerah melalui Perusahaan Daerah yakni PT Karangasem Sejahtera. PLTS ini sudah dikerjakan dari tahun 2012 oleh Kementerian ESDM. Sebelumnya pada tahun 2015, Pemkab Karangasem juga telah menerima hibah yang sama sebanyak tiga unit PLTS. Masing-masing PLTS dibangun di Dusun Taman Sari, Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, kemudian di Banjar Dinas Cegi Desa Ban, Kecamatan Kubu, dan di Dusun Bukit Lambuh, Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu. Kondisinya kini dalam keadaan bagus, dan sudah bisa dipergunakan atau dimanfaatkan oleh warga di Desa Kubu. Bupati Mas Sumatri menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pemerintah pusat atas hibah PLTS tersebut. ‘’Saya

berharap dengan adanya PLTS ini, nantinya akan lebih memudahkan aktivitas masyarakat sehingga berdampak kepada kesejahteraan,’’ kata Bupati Mas Sumatri. Pada kesempatan tersebut, Ditjen EBTKE Rida Mulyana menyebutkan tujuan dari kegiatan ini adalah memaksimumkan pelayanan dalam bentuk listrik di daerah yang terisolir. Ini dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju energi yang berkeadilan sesuai program Nawa Cita Presiden RI. Energi yang berkeadilan merupakan tagline Kementerian ESDM. Tujuan kegiatan ini adalah pengelolaan aset negara yang efektif dan efisien serta implementasi akuntabilitas Kementerian yang pemanfaatannya diserahkan kepada daerah. Sementara itu, Irjen Kementerian ESDM Mukhtar Hussein menyebutkan bahwa program ini adalah untuk menyesuaikan listrik di daerah yang belum tersentuh listrik. Pada akhir acara, Bupati Mas Sumatri menyerahkan kenang-kenangan kepada Irjen Kementerian ESDM

SERAHKAN KENANG-KENANGAN - Bupati Mas Sumatri saat menyerahkan kenang-kenangan kepada Irjen Kementerian ESDM Mukhtar Hussein. Mukhtar Hussein yang beberapa hari lagi akan memasuki masa pensiun. Hadir mendampingi Bupati Karangasem, Sekda Kabupaten Karangasem I Gede Ad-

nya Mulyadi, Kepala Bapelitbangda, Kepala Bagian Ekonomi dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Karangasem. (ad554)

DPRD Karangasem Sahkan Dua Perda SIDANG paripurna DPRD Karangasem, Jumat (9/2) kemarin, sepakat mengesahkan dua ranperda untuk ditetapkan menjadi perda. Kedua perda terse-

but yakni Perda PDAM dan Perda Pengelolaan Limbah Cair Domestik. Perda PDAM merupakan revisi dari perda sebelumnya, bertujuan untuk men-

PENGESAHAN PERDA - Sidang paripurna pengesahan Perda PDAM dan Perda Pengelolaan Limbah Cair Domestik di DPRD Karangasem, Jumat (9/2) kemarin.

jawab perkembangan di bidang penyaluran air bersih kepada masyarakat. Selain itu, revisi juga menyesuaikan dengan perkembangan peraturan perundang-undangan. Urgensinya adalah dalam hal peningkatan kinerja dan pelayanan air minum bagi masyarakat. Revisi ataupun penyempuraan Perda PDAM untuk memantapkan kinerja direksi, mencegah timbulnya praktik kolusi dan nepotisme serta kemudahan untuk program investasi. Penetapan perda diawali penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi yang pada intinya semua fraksi sepakat perda hasil revisi diundangkan. ‘’Setelah Perda PDAM ini disahkan agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Karangasem,’’ ujar I Kadek Sujanayasa selaku juru bicara Pansus I DPRD Karangasem. Pembahasan Ranperda

PDAM hingga menjadi perda berjalan cukup alot. Seluruh fraksi baru menyepakati materi revisi setelah mengadakan konsultasi dengan Biro Hukum Pemprov Bali, dua hari lalu. Kealotan terjadi karena ketika ranperda ini dibahas, Permendagri sebagai turunan peraturan pemerintah belum terbit. Atas dasar itu, Fraksi PDI-P menekankan agar dalam penyusunan Perbup yang mengatur teknis pengelolaan PDAM, eksekutif agar berkoordinasi dengan lembaga dewan. Untuk Perda Pengelolaan Air Limbah Domestik, semua fraksi juga menyetujui hasil koreksi dan penyempurnaan draf rancangan yang dilakukan Pansus II bersama eksekutif. Seperti diketahui, rapat kerja Pansus II yang diketuai I Nyoman Musna Antara dengan dinas terkait, melakukan revisi terhadap beberapa poin terutama menyangkut larangan-larangan dan

sanksi bagi pelanggar. Salah satunya yang menjadi pembahasan sengit yaitu menyangkut perilaku buang air besar (BAB) di sembarang tempat. Pansus dan eksekutif sepakat poin itu dihilangkan karena saat ini 30 persen penduduk Karangasem belum memiliki jamban keluarga. ‘’Perda akan memberi kewenangan kepada pemerintah daerah mengatur urusan bidang air limbah khususnya terkait pengelolaan dan pengembangan sistem air limbah domestik,’’ kata jubir Pansus II Putu Deni Suryawan Giri. Ketua Dewan I Nengah Sumardi menegaskan, penetapan kedua perda tersebut melalui pembahasan panjang. Menurut dia, perda bukan sekadar untuk menjawab dinamika pembangunan tapi untuk melindungi hak-hak masyarakat dalam hal memperoleh pelayanan prima dari pemerintah. (ad547)


TABANAN

14

Sabtu Umanis, 10 Februari 2018

Jaga Kamtibmas dan Dukung Petani

KTNA dan Polres Tabanan Teken MoU

Tabanan (Bali Post) Polres Tabanan bersama Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Tabanan berkomitmen untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif dan menciptakan lapangan kerja, menjadikan petani dan nelayan sebagai profesi yang bergengsi. Komitmen tersebut ditandai penandatanganan kesepakatan bersama di Kantor Perbekel Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, Jumat (9/2) kemarin. Dalam kegiatan yang dihadiri pengurus KTNA se-Kabupaten Tabanan tersebut, Wakapolres Tabanan Kompol Wimboko didampingi Kasat Intelkam Polres Tabanan AKP Luh Komang Sri Subakti, Camat Tabanan Putu Arya Suta dan Ketua KTNA Tabanan. Kompol Widodo menyampaikan bahwa MoU sebagai salah satu upayanya jajaran kepolisian mempertahankan Tabanan sebagai lumbung beras. ‘’Tabanan merupakan daerah lumbung beras, jadi bagaimana kita mempertahankan ini, sehingga kesejahteraan petani terjamin,’’ tegasnya. Lebih lanjut Kompol Wimboko menjelaskan, setidaknya ada enam poin yang mengandung sinergitas antara kepolisian dengan KTNA. Keenam poin tersebut yakni pertama, memberikan pelatihan kepada petani dan nelayan dengan mengoptimalkan pengurus yang ada di kecamatan sehingga mampu menjaga ketahanan pangan dan lingkungan di Kabupaten Tabanan. Kedua, menumbuhkan penggenerasian petani dan nelayan dengan cara menciptakan lapangan kerja. Ketiga, menjadikan petani dan nelayan profesi yang bergengsi. Keempat, tetap menjalin komunikasi dengan Pemkab Tabanan untuk menjaga kestabilan harga gabah dan ikan di Kabupaten Tabanan demi kepentingan masyarakat. Kelima, melakukan pengawasan terhadap orang-orang yang mencurigakan keluar-masuk melalui perairan/pantai dan melaporkan segera kepada aparat kepolisian. Keenam, siap membantu aparat kepolisian untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif yang berkaitan dengan pertanian dan nelayan. Terkait kesepakatan komitmen tersebut, Ketua KTNA Tabanan I Nengah Mawan sangat mengapresiasi. Terlebih dalam MoU tersebut terdapat komitmen menumbuhkan penggenerasian petani dan nelayan dengan cara menciptakan lapangan kerja serta menjadikan petani dan nelayan bergengsi. ‘’Tentu saya apresiasi MoU ini sebagai bentuk sinergitas,’’ ujarnya. (kmb28)

Bali Post/kmb28

Dilanjutkan, Pencarian Warga Pesagi di Telaga Tunjung PENCARIAN KORBAN - Proses pencarian korban dilakukan menyisir Bendungan Telaga Tunjung hingga sungai di lokasi korban hilang.

Turunkan Tiga Perahu Karet

Tabanan (Bali Post) -

Proses pencarian I Gede Adi Merta Yasa (21), warga Banjar Pegubugan, Pesagi, Penebel, yang hilang dan diduga tenggelam di Tukad Yeh Mawa, Kamis (8/2) pagi, terus dilanjutkan hingga Jumat (9/2) kemarin. Puluhan anggota tim penyelamat dari Basarnas, Rescue Sabhara Polda Bali, Pol Air Polda Bali dan Polres Tabanan serta BPBD Tabanan menyisir areal bendungan Telaga Tunjung di Desa Timpag, kecamatan Kerambitan, di mana air Tukad Yeh Mawa bermuara. Penyisiran dilakukan sejak pukul 07.00 Wita, dengan menggunakan tiga perahu karet. Anggota menyisir 16,5 hektar luas bendungan, mulai dari lokasi diduga korban tenggelam atau tempat ditemukannya sandal dan senter milik korban. Kasi Ops Basarnas Gede Darmada mengatakan, proses pencarian dilakukan menyisir seputaran bendungan, termasuk di sun-

gai lokasi korban menghilang. ‘’Agak kesulitan karena kita tidak tahu titik jatuh korban, karena tidak ada saksi,’’ ucapnya. Pihaknya juga telah menyiapkan tim penyelam untuk mengetahui keberadaan korban. Hanya belum diturunkan, karena pencarian masih fokus pada penyisiran. ‘’Agar usaha tidak sia-sia, kalau sudah diperlukan kami siap,’’ terangnya.

Selain melakukan pencarian dengan bantuan tim SAR, upaya menemukan korban oleh pihak keluarga dan masyarakat juga dilakukan dengan menggunakan beragam cara lainnya yang bersifat niskala, mulai dari menggunakam gong dan menghaturkan guru piduka dengan sarana cengceng kebes. Selain itu, pihak keluarga juga sudah menanyakan kepada

‘’orang pintar’’. Sementara di rumah korban suasana duka masih tampak terasa. Bahkan ibu korban masih belum bisa menerima kepergian korban. Air mata terus tampak di wajah tuanya. Sesekali ia memanggil anaknya untuk segera pulang. ‘’Enggalin mulih De,’’ lirihnya. Sementara itu, ayah korban sudah mulai mengikhlaskan kepergian anaknya dan berharap tubuh anaknya bisa segera ditemukan. Di kalangan masyarakat setempat, santer terdengar kabar kalau korban Gede Adi Merta Yasa yang diduga hilang setelah mencari buah durian dicurigai sengaja melakukan

bunuh diri dengan meminum racun dan membuang diri ke sungai. Desas-desus ini didasarkan dugaan kalau saat dinyatakan hilang, ternyata I Gede Adi Merta Yasa sedang mengalami depresi pascaputus cinta dengan sang kekasih, tiga hari sebelum kejadian. ‘’Setelah kami koordinasi dengan orangtuanya, ada kecurigaan korban sengaja bunuh diri, karena sebelumnya sedang depresi karena putus cinta. Namun hal ini belum juga bisa dipastikan menjadi sebab hilangnya anak muda berumur 21 tahun ini,’’ beber seorang kerabatnya yang enggan di sebutkan namanya. (kmb28)

HUT Ke-40 SMPN 1 Kediri

Momentum Tingkatkan Kualitas Seluruh Warga Sekolah

Bali Post/kmb28

MOU - Penandatanganan MoU komitmen menjaga situasi kamtibmas.

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan

0361-812519

Polsek Kediri

0361-812280

Polsek Marga

0361-8946155

Polsek Kerambitan

0361-8943991

Polsek Selemadeg

0361-8943669

Polsek Pupuan

0362-71110

Polsek Penebel

0361-819194

Polsek Baturiti

Polsek SelTim

0368-21110

0361-8509985

Damkar

0361-812113

BPBD

0361-811171

BRSU Tabanan

0361-811027

UGD RSU Tabanan RS Kasih Ibu

0361-819810 0361-3005757

Puskesmas Tabanan I

0361-814102

Puskesmas Tabanan II

0361-810650

Tabanan (Bali Post) Ada yang berbeda pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) SMP Negeri 1 Kediri Kabupaten Tabanan tahun ini. Memasuki usia ke-40 tahun, sekolah unggulan di Kecamatan Kediri ini menggelar perayaan HUT secara istimewa, Jumat (9/2) kemarin. Diharapkan, di usia yang dewasa ini sekolah yang hingga tahun ajaran 2016 telah menamatkan 10.332 alumni dapat terus meningkatkan kualitas dan integritas lulusan. Sesuai tema HUT kali ini ‘’Trought the 40 Anniversary of SMP Negeri 1 Kediri We Realize The Intelligent Creative and Characteristic For All School Members’’. Selain pemotongan tumpeng, puncak HUT juga diisi penyerahan piala dan hadiah bagi para peserta lomba yang telah digelar sebelumnya. Kepala SMPN 1 Kediri Sagung Raka Suartini mengatakan usia 40 tahun paling tidak bisa menjadi momentum lebih meningkatkan kemampuan, kreativitas dan karakter seluruh warga sekolah. Termasuk peningkatan SDM guru dan tata usaha. ‘’Tahun depan kami juga sudah bisa melaksanakan UNBK. Ini karena dukungan penuh komite

sekolah,’’ ucapnya. Bahkan sebelum puncak HUT, lanjut Sagung Suartini, SMPN 1 Kediri juga melaksanakan sejumlah kegiatan lomba yakni sejak tanggal 1-5 Februari yang juga melibatkan SD se-Kecamatan Kediri. Lomba-lomba tersebut seperti lomba cros country, lomba melukis, lomba akademik untuk tiga mata pelajaran (Matematika, IPA dan IPS) untuk persiapan lomba sains. Sementara untuk intern antarkelas digelar sejumlah lomba, seperti lomba menyanyikan lagu ‘‘Indonesia Raya’’, dan lomba kebersihan antarkelas dengan tujuan mewujudkan sekolah yang indah, bersih, hijau, nyaman dan asri. ‘’Sekolah kami juga mendapat penghargaan sebagai sekolah yang baik dalam upaya mengolah sampah, apalagi kami juga memiliki bank sampah,’’ terangnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan I Gede Susila sangat mengapresiasi sejumlah prestasi dan terobosan-terobosan yang telah dilakukan SMPN 1 Kediri. Apalagi tahun depan SMPN 1 Kediri sudah menyatakan siap melaksanakan UNBK. ‘’Dari data kami, baru tujuh dari 37

POTONG TUMPENG - Kadisdik Tabanan didampingi Kepala SMPN 1 Kediri dan sejumlah alumni saat pemotongan tumpeng di puncak HUT sekolah. SMP yang ada di Tabanan, siap melaksanakan UNBK dan saya apresiasi langkah SMPN 1 yang siap tahun depan,’’ ucapnya. Kemajuan pendidikan tentunya juga tidak terlepas dari dukungan para alumninya. Di SMPN 1 Kediri, sejak tahun 2017 terbentuk ikatan alumni. Koordinator Ikatan Alumni SPENSI

I Nyoman Subagia mengatakan, alumni menerapkan pendidikan eksklusif untuk memajukan dunia pendidikan, khususnya di SMP Negeri 1 Kediri. Dalam pendidikan eksklusif tersebut, para alumni akan memberikan kuliah umum tentang disiplin ilmu yang ditekuni kepada para siswa SMP Negeri 1 Kediri dengan

memanfaatkan jam kosong melalui pemberian materi yang tidak didapat dari sekolah. ‘’Ini telah dilaksanakan sejak ikatan alumni terbentuk,’’ ucapnya. Lewat pendidikan eksklusif ini, diharapkan siswa memiliki gambaran tentang kondisi dunia kerja dan bekal pengalaman untuk memilih jenjang pendidikan selanjutnya. (ad555)

Bupati Eka Hadiri ’’Pamelaspasan’’ Tapakan Banjar Pakraman Satusan Kaja Tabanan (Bali Post) – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi Jero Mangku Made Subagia menghadiri upacara Dewa Yadnya (Pamelaspasan) dan Ngerehan Tapakan Ratu Gede lan Ratu Ayu, Banjar Pakraman Satusan Kaja, Selemadeg, Jumat (9/2) kemarin di balai banjar setempat. Bupati Eka bahkan turut serta memberikan sumbangsihnya dalam upacara pamelaspasan tersebut. Bersama dengan Jero Mangku Made Subagia, Bupati Eka terlihat ngerastiti (mendoakan) Tapakan Ratu Gede lan Ratu Ayu. Hadirnya Bupati Eka membuat upacara Dewa Yadnya (Pamelaspasan) lan Ngerehan Ratu

Bali Post/kmb28

NGERASTITI - Bupati Tabanan saat ngerastiti (mendoakan) Tapakan Ratu Gede lan Ratu Ayu.

Gede lan Ratu Ayu Banjar Pakraman Satusan Kaja terasa istimewa, karena merupakan pertama kalinya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Eka mengungkapkan rasa bangganya karena masyarakat mau bahu-membahu membangun. ‘’Terus terang saya bangga sekali. Karena bisa hadir langsung mecikin tapakan puniki. Ini sangat luar biasa sekali dan sakralnya pun sangat luar biasa,’’ ungkapnya. Ia menambahkan, upacara ritual seperti ini merupakan bentuk dari pengabdian untuk pemerintah, masyarakat dan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Dengan tujuan agar selalu diberikan keharmonisan serta kedamaian. ‘’Niki merupakan suatu pengabdian, ngayah ring Ida Batara mecikin Ida Batara mangda ida dane, tiang deriki sami harmonis nggih! Dan tidak ada perselisihan, damai. Karena semua ini adalah bentuk dari harapan kita semua,

bagaimana masyarakat deriki selalu rukun ke depannya,’’ jelasnya. Ia juga mengajak masyarakat Satusan Kaja agar selalu ikut bergotongroyong membangun dan ngajegin jagat Bali. Karena upaya meng-ajegkan Bali tidak bisa pemerintah saja, namun masyarakat dan semua pihak yang ada di dalamnya juga harus ikut bergotong-royong. Saat itu Bupati Eka juga berpesan agar masyarakat meningkatkan persatuan. Jangan pernah jauh dari pemerintah, tetap jaga koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah, sehingga apa yang menjadi kendala di masyarakat bisa segera teratasi. Pamelaspasan lan Ngerehan yang dilaksanakan masyarakan Satusan Kaja tersebut di-puput oleh dua sulinggih, yakni Ida Pedanda Gede Wanasara Manuaba, Geria Lenganan Tengah dan Ida Pandita Empu Agni Saraswati, Geria Saraswati Bajera. (kmb28)


15

Sabtu Umanis, 10 Februari 2018 Jadwal Pertandingan --------------- Piala Presiden -----------------------------------Semifinal Sabtu (10/2) PSMS Medan vs Persija Jakarta Minggu (11/2) Sriwijaya FC vs Bali United Senin (12/2) malam Persija Jakarta vs PSMS Medan Rabu (14/2) malam Bali United vs Sriwijaya FC --------------- Liga Spanyol -------------------------------------Sabtu (10/2) malam Villarreal vs Deportivo Alaves Minggu (11/2) dini hari Malaga vs Atletico Madrid Leganes vs Eibar Real Madrid vs Real Sociedad Minggu (11/2) malam Sevilla vs Girona Senin (12/2) dini hari Barcelona vs Getafe Celta de Vigo vs Espanyol Valencia vs Levante Selasa (13/2) dini hari Deportivo La Coruna vs Real Betis --------------- Liga Inggris --------------------------------------Sabtu (10/2) malam Tottenham Hotspur vs Arsenal Everton vs Crystal Palace Stoke City vs Brighton & Hove Albion Swansea City vs Burnley West Ham United vs Watford Minggu (11/2) dini hari Manchester City vs Leicester City Minggu (11/2) malam Huddersfield Town vs AFC Bournemouth Newcastle United vs Manchester United Senin (12/2) dini hari Southampton vs Liverpool Selasa (13/2) dini hari Chelsea vs West Bromwich Albion --------------- Liga Italia -----------------------------------------Sabtu (10/2) malam SPAL vs Milan Minggu (11/2) dini hari Crotone vs Atalanta Napoli vs Lazio Minggu (11/2) malam Sassuolo vs Cagliari Internazionale vs Bologna Chievo vs Genoa Sampdoria vs Hellas Verona Torino vs Udinese Senin (12/2) dini hari Roma vs Benevento

PSMS Bakal Imbangi Permainan Efektif Persija

Solo (Bali Post) -

Menghadapi Persija Jakarta yang bermain efektif, tim tuan rumah PSMS Medan akan berupaya mengimbanginya pada pertandingan pertama babak semifinal Piala Presiden 2018 di Stadion Manahan Solo Jawa Tengah, Sabtu (10/2) ini, pukul 19.30 WIB. ‘’Persija Jakarta telah memainkan sepak bola efektif, hal ini terbukti saat mengalahkan Mitra Kukar 3-1 pada babak 8 besar Piala Presiden beberapa waktu lalu,’’ kata Pelatih PSMS Medan Djadjang Nurdjaman saat jumpa pers pra-pertandingan di Balai Persis Solo, Jumat (9/2) kemarin. Menurut Djadjang Nurdjaman, pada pertandingan babak 8 besar Persija berhasil memasukkan tiga gol, dan PSMS pada babak semifinal ini sama akan bermain efektif menghadapi tim asal Jakarta itu. ‘’Kami di babak semifinal pertandingan pertama sebagai tim tuan rumah melawan Persija. Dan semua tahu, Persija kesebelasan yang kualitasnya masih di atas PSMS Medan,’’ kata Djadjang. Menurutnya, Persija soal materi pemain tidak jauh dibanding saat kompetisi musim tahun lalu, dan ditambah beberapa pemain baru yang dapat diandalkan oleh tim Kemayoran itu. Pemain baru posisi sebagai striker Persija yakni Marko Simic, gerakannya cukup berbahaya dan memiliki tendangan baik kaki kiri mau-

pun kanan yang bagus. ‘’Kami sebagai tim yang bukan unggulan akan berhadapan dengan tim yang kuat, tetapi kami akan mencoba untuk memberikan perlawanan dan mudahmudahan hasilnya baik seperti pada pertandingan sebelumnya,’’ kata Djadjang. PSMS tidak gentar menghadapi tekanan suporter pendukung Persija yakni Jakmania akan memadati Stadion Manahan Solo, tetapi timnya sudah terbiasa dengan kondisi itu. Tekanan dari suporter lawan itu, seperti saat PSMS menghadapi tuan rumah Persib Bandung, dan pada 8 besar melawan Persebaya Surabaya, di mana ribuan orang suporter Bonek memadati stadion di Solo, dan hasilnya timnya bisa menang. ‘’Kami mudah-mudahan pemain PSMS tidak terpengaruh dengan suporter tim lawan saat menghadapi Persija,’’ katanya. Pemain PSMS Medan, Legimin Raharjo, juga sebagai kapten tim mengatakan timnya sudah siap menghadapi lawan. Jika ingin menang melawan tim besar seperti Persija harus bekerja keras dan fokus pada

--------------- Liga Jerman --------------------------------------Sabtu (10/2) malam Borussia Dortmund vs Hamburger SV Hoffenheim vs Mainz 05 Eintracht Frankfurt vs Köln Bayer Leverkusen vs Hertha BSC Hannover 96 vs Freiburg Minggu (11/2) dini hari Bayern Munich vs Schalke 04 Minggu (11/2) Stuttgart vs Borussia M’gladbach Senin (12/2) dini hari Werder Bremen vs Wolfsburg --------------- Liga Prancis --------------------------------------Minggu (11/2) dini hari Toulouse vs PSG Angers SCO vs Monaco Bordeaux vs Amiens SC Dijon vs Nice Guingamp vs Caen Metz vs Montpellier Minggu (12/2) malam Strasbourg vs Troyes Senin (13/20 dini hari Nantes vs Lille Olympique Lyonnais vs Rennes --------------- Liga Champions --------------------------------Rabu (14/2) dini hari Babak 16 besar Juventus vs Tottenham Hotspur Basel vs Manchester City --------------- Liga Europa --------------------------------------Rabu (14/2) dini hari Crvena Zvezda vs CSKA Moskva

Bali Post/rtr

Penyerang Paris Saint Germain Kylian Mbappe.

Hadapi Marseille, PSG Diperkuat Mbappe

Paris Penyerang Paris St Germain (PSG) Kylian Mbappe bisa dimainkan saat menghadapi pesaing dalam perebutan gelar Liga Prancis Olympique de Marseille pada akhir bulan ini. Ia telah menyelesaikan skorsing dua pertandingan, laporan komisi disiplin Liga 1, Jumat (9/2) kemarin. Pemain internasional Prancis Mbappe (19) diusir keluar lapangan karena pelanggaran beratnya terhadap Ismaila Sarr saat PSG menang 3-2 atas Stade Rennes di semifinal Piala Liga pekan lalu. Ia otomatis diskors dari

pertandingan akhir pekan silam di markas Lille dan juga harus absen pada pertandingan bulan ini melawan Strasbourg. Namun dengan adanya keputusan komisi disiplin Jumat kemarin yang dampaknya akan dijatuhkan sejak Senin, berarti ia baru dapat bermain melawan Toulouse Minggu (11/2) nanti dan Marseille pada 25 Februari. PSG masih memimpin klasemen sementara dengan unggul 11 poin atas tim peringkat kedua Marseille. Pertemuan kedua tim seperti laga penentuan gelar juara kompetisi. (kmb69/rtr/ant)

Mourinho Perangi Kutukan St James’ Park

Bali Post/rtr

Manajer Manchester United Jose Mourinho.

Newcastle Jose Mourinho tidak pernah meraih kemenangan setiap kali membawa pasukannya berlaga melawan Necastle United di St James’ Park. Saat Manchester United (MU) bertandang ke markas the Magpies itu, Minggu (11/2) malam, Mourinho berusaha memerangi kutukan agar dewi keberuntungan berpihak padanya. Pelatih asal Portugal itu tidak pernah sekalipun meraih kemenangan dalam enam kali lawatan ke kandang Newcastle. Saat itu ia menjabat sebagai manajer Chelsea dan membukan rekor 3 seri dan 3 kali kalah. ‘’Saya kalah dan seri beberapa kali. Saya berharap hasilnya bisa berbeda nanti. Tapi saya tahu karakteristik pertandingan tidak akan sulit,’’ jelas Mourinho pada konferesi pers jelang pertandingan, Jumat (9/2) kemarin. Ia memuji permainan tim yang dikembangkan Newcastle dalam beberapa pertandingan terakhir. Tim ini juga menjalani bursa transfer Januari kemarin dengan mendatangkan dua pe-

main baru, Kenedy dan Islam Slimani. ‘’Saya tahu betul karakter kedua pemain itu. Keduanya pintar dalam memperbaiki performa tim,’’ lanjut Mourinho. Selain itu, katanya, pelatih Newcastle Rafa Benitez tahu caranya meraih poin. Ini yang membuat pertandingan nanti menjadi sulit bagi pemain-pemain MU. Menghadapi laga sulit itu, Mourinho rencananya akan menurunkan Paul Pogba. Gelandang Prancis itu tak diikutkan saat MU menghadapi Huddersfield Town karena ada urusan lain. Meski sering tak disiplin dan melanggar aturan, Pogba tetap dibela Mourinho dari kritik yang mengalir dari berbagai penjuru. ‘’Bagi saya, Pogba adalah seorang gelandang. Dia bukan bek kiri atau penyerang. Itu semua tergantung sistem taktik, tapi dia akan selalu sebagai gelandang,’’ tegas Mourinho yang membawa MU menduduki peringkat kedua klasemen terpaut 13 poin dari sang pemuncak, Manchester City. (kmb39/rtr)

pertandingan. Target Menang Pelatih Persija Jakarta Stefano Cugurra mengatakan timnya setelah lolos babak 8 besar kemudian pulang ke Jakarta untuk berlatih fisik, teknik, dan taktik untuk persiapan melawan PSMS Medan. Dalam latihan sering turun hujan, sehingga Persija siap masalah dengan kondisi cuaca di Solo. ‘’Saya melawan PSMS mempunyai target menang, karena kami ingin lolos ke final Piala Presiden,’’ kata Stefano. Menurut Stefano, soal strategi melawan PSMS timnya akan fokus pada pertandingan babak pertama terlebih dahulu, dan memasuki babak kedua akan dievaluasi untuk memperbaiki permainan untuk bisa mencetak gol ke gawang lawan. Pemain Persija Jakarta Ismed Sofyan mengatakan dirinya bersama pemain Persija lainnya sudah siap bermain melawan PSMS. Kedua tim memiliki peluang yang sama, tetapi tim yang lebih fokus akan memenangkan pertandingan. ‘’Kami sudah terbiasa bermain di Solo, sehingga tidak ada masalah dengan lapangan. Kami hampir setiap tahun bertanding di Solo jika di Jakarta ada masalah venuenya,’’ kata Ismed juga sebagai kapten tim Persija. (ant)

Bali Post/ant

PERHATIAN KHUSUS - Pemain anadalan Persija Marco Simic (kedua kanan) beraksi saat menghadapi Borneo FC dalam pertandingan babak penyisihan Grup D Piala Presiden 2018 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. PSMS Medan memberi perhatian khusus pada Simic pada pertandingan babak semifinal, Sabtu (10/2) malam ini.

Spaso Akui BU Tahu Kelemahan Sriwijaya FC

Palembang (Bali Post) Pemain Bali United (BU) Ilija Spasojevic mengatakan dirinya telah mengetahui kelemahan Sriwijaya FC melalui pelatihnya, Widodo Cahyono Putri. ‘’Widodo merupakan mantan pelatih Sriwijaya FC. Tentunya dia sudah beri tahu kami kelemahan Sriwijaya, tapi tidak bisa saya sebutkan apa,’’ kata Spaso setelah tiba di Palembang, Sumsel, Jumat (9/2) kemarin. Sriwijaya FC dijadwalkan akan menjamu Bali United di laga 1 babak semifinal Piala Presiden 2018 pada Minggu (11/2) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang. Spaso mengatakan dalam masa persiapan melawan Laskar Wong Kito, para analis video Bali United juga telah menganalisis permainan Sriwijaya FC. Rekaman video itu telah dan akan ditonton pada H-1 untuk mematangkan taktik dan strategi yang akan digunakan. Lantaran itu, ia sangat optimistis untuk meraih kemenangan pada laga nanti meski pertandingan tersebut akan digelar di kandang Sriwijaya FC. ‘’Imbang saja

sebenarnya sudah bagus di sini, tapi coach inginkan yang terbaik dan kami harus optimis menang telak,’’ katanya. Sementara itu, Kapten Sriwijaya FC Alberto Goncalves mengatakan bahwa laga kandang ini harus benar-benar dimaksimalkan demi memudahkan laga di kandang Bali United. ‘’Targetnya jangan sampai mereka cetak gol di tempat kita. Jika ada gol

maka akan menyulitkan kita saat di Bali,’’ ujar Beto. Sriwijaya FC menunjukkan permainan yang terus meningkat sejak babak penyisihan. Meski diunggulkan menjadi juara pada open turnamen ini, tetapi manajemen Sriwijaya FC menyatakan tidak memiliki target apa-apa karena target utama di Liga 1 dan Piala Indonesia. (ant)

Bali Post/ant

REBUT BOLA - Penyerang Bali United Ilija Spasojevic (tengah) berebut bola dengan pemain Tampines Rovers Singapura Irwan Shah (kiri) dan Mohammad Afiq Yunos (kanan).


olah raga

16 Lifter Banat Optimis Masuk Timnas AG

Denpasar (Bali Post) Satu-satunya lifter Bali yang menghuni pelatnas yakni Ketut Banat Ariana yang turun di nomor angkat besi kelas 77 kg. Banat merasa optimis masuk skuad Timnas MerahPutih Asian Games (AG) pada test event yang akan digelar pada Februari ini. Pelatih angkat besi Bali Nyoman Ari Suryawan, di Denpasar, Jumat (9/2) kemarin menyebutkan, pihaknya optimis atlet asuhannya bisa masuk skuad timnas AG. ‘’Saya menerima kabar test event Februari ini, dan minimal Bali Post/dok melibatkan lifter dari 10 Ketut Banat Ariana negara,’’ ujar Suryawan. ‘’Apalagi, persaingan lifter di kelas 77 kg, hanya Edi Kurniawan yang tidak masuk pelatnas,’’ tambah Suryawan. Dikemukakan, selain Banat sederet nama beken yang berprestasi di Olimpiade seperti lifter Eko Yuli (62 kg), dan Sri Wahyuni (48 kg), dipastikan masuk skuad timnas. Disinggung tentang pembinaan angkat besi dan angkat berat di Bali, Ari Suryawan mengakui tetap berjalan normal, hanya event kejurnas angkat besi memang jarang. ‘’Dalam setahun agenda kejurnas hanya dua kali, yakni Kejurnas Angkat Besi Remaja di Bali, Juni nanti, serta Kejurnas Senior, Oktober mendatang, namun sejauh ini tuan rumahnya belum diputuskan,’’ paparnya. Sementara sampai sekarang, angkat besi belum dipertandingkan pada Porprov Bali. Oleh sebab itu, lanjutnya, bagi atlet lebih lama berlatih, dan jarang tampil pada kejuaraan. Kendati demikian, Ari tetap getol menyiapkan lifter asuhannya, utamanya untuk 2019 mendatang guna menghadapi Pra-PON. ‘’Hampir tiap pelatih saling merahasiakan angkatan lifter asuhannya, sebab jangan sampai dipantau atlet provinsi lain,’’ tukasnya. Diakuinya, angkatan sesungguhnya lifter baru diketahui, ketika terjun pada event resmi. ‘’Pada kejuaraan itulah baru bisa diketahui perkembangan peningkatan angkatan atlet selama berlatih,’’ jelasnya. (022)

Tim Basket Indonesia Harus Akui Keunggulan India

Jakarta (Bali Post) Indonesia takluk dari India dengan skor 55-66 pada hari kedua turnamen uji coba bola basket jelang Asian Games 2018 di Hall Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (9/2) kemarin. Hasil ini membuat Indonesia mencatatkan satu kali kemenangan dari dua laga di turnamen test event ini. Sebelumnya, Kamis (8/2), Indonesia menaklukkan Timor Leste dengan skor 135-30. Sementara bagi India, ini juga kemenangan pertama dalam kompetisi ini karena hari Kamis (8/2), mereka kalah dari Thailand 72-79. Dalam pertandingan tersebut, Indonesia langsung unggul 4-2 dalam dua menit awal kuarter satu setelah Xaverius Prawiro melesakkan bola dua angka. Namun, setelah itu India berbalik menekan dan unggul 7-4 melalui tembakan dua angka Yadwinder Singh. Kedudukan sempat imbang 13-13 sebelum India menutup kuarter pertama dengan keunggulan 17-13. Tiga menit kuarter kedua berjalan, lemparan dua angka Avan Seputra membawa Indonesia mempersempit jarak menjadi 20-19. Akan tetapi, sampai buzzer tanda babak pertama selesai, pasukan Fictor Roring tak bisa melewati India dan kembali tertinggal 28-34. Di kuarter ketiga, Indonesia mulai bangkit melalui tembakan-tembakan tiga angka seperti dari center Valentino Wuwungan yang membuat Indonesia mendekati India 37-38 dan tembakan tiga angka Andakara Prastawa yang membuat kedudukan imbang 40-40. Small forward andalan tim Merah Putih Arki Dikania Wisnu sempat membuat timnya memimpin 45-44 melalui lay up memanfaatkan kesalahan pemain lawan. Akan tetapi India balik memimpin 46-45 di akhir kuarter setelah dua kali tembakan bebas center bertinggi badan 2,18 meter Satnam Singh Bhamara masuk. Di kuarter pamungkas, Adhi Pratama membawa Indonesia memimpin laga 47-46. Namun India terus melaju, menambah poin demi poin sampai akhirnya menang dengan skor 66-55. Avan Seputra memimpin perolehan poin untuk tim Indonesia dengan membuat 19 poin, 11 rebound dan tujuh assist. Di kubu India, Joginder Singh menjadi yang terbaik dengan 19 poin, 11 rebound dan tujuh assist. Dengan hasil ini, Indonesia harus menang dari Thailand untuk membuka peluang juara. Pertandingan di hari ketiga turnamen uji coba bola basket jelang Asian Games 2018, Sabtu (10/2) ini akan dimulai pukul 19.30 WIB. Sementara India berjumpa Timor Leste mulai pukul 16.30 WIB. (ant)

Tim Uber Indonesia Penuhi Target

Jakarta (Bali Post) -

Tim putri Indonesia akhirnya memenuhi target dengan mengamankan satu tiket babak utama Piala Uber 2018 yang akan dilangsungkan Mei mendatang di Bangkok, Thailand. Kepastian tersebut didapatkan setelah tim putri menembus putaran semifinal Kejuaraan Beregu Asia 2018, selepas mengalahkan India dengan skor 3-1 di fase delapan besar. Dalam pertarungan delapan besar Kejuaraan Beregu Asia 2018 yang dihelat di Stadion Sultan Abdul Halim, Alor Setar, Kedah, Malaysia, Jumat (9/2) kemarin, Indonesia harus rela kehilangan poin pertama, usai pemain tunggal putri Indonesia Fitriani harus menyerah dari wakil India Pusarla V. Sindhu 1321, 22-24. Indonesia baru bisa mendulang angka ketika pertandingan kedua dilaksanakan. Pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu mampu menundukkan Ashwini Ponnappa/ Sikki N Reddy 21-5, 21-16. Hanna Ramadini mampu menjadi penyumbang angka selanjutya bagi Indonesia, usai dirinya berhasil menundukkan Sri Krishna Priya Kudaravalli 21-8 21-15. Di pertandingan keempat yang menentukan, ganda putri Indonesia Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani memastikan kemenangan Indonesia dengan menumbangkan Sanyogita Ghorpade/Pusarla V Sindhu 21-9, 21-18. ‘’Kami patut bersyukur tim putri bisa melalui tantangan melawan India. Ke-

menangan atas Cina di penyisihan, cukup memberi rasa percaya diri kepada tim putri,’’ kata Kepala Kontingen Indonesia Achmad Budiharto dalam keterangan resmi PP PBSI. Dituturkan Budiharto, ia dan tim ofisial sudah memprediksikan hasil pertandingan akan berakhir dengan skor 3-1 dengan dua poin dari ganda dan satu poin lainnya dari nomor tunggal. ‘’Dari perhitungan yang dilakukan tim manajer dan pelatih, kami sudah memperkirakan bahwa peluang di tunggal pertama itu 40-60, karena secara ranking dan pola main, Fitriani masih di bawah Sindhu. Tetapi kita lihat di permainan di

game kedua, Fitri sudah bisa menemukan pola yang tepat untuk menghadapi Sindhu,’’ ujar Budiharto. Menurut Budiharto, dua poin di nomor ganda memang semestinya didapatkan Indonesia, justru yang sempat menjadi pertimbangan tim adalah tunggal kedua, di antara akan menurunkan Hanna Ramadini atau Gregoria Mariska Tunjung. ‘’Tetapi Hanna unggul dalam head to head dengan lawan, sehingga kami sangat percaya diri dapat poin di tunggal kedua. Kalaupun meleset, kami sudah jaga di tunggal ketiga karena kami yakin Gregoria bisa mengatasi,’’ ujar Budiharto. (kmb39/net)

Pertandingan perempat final beregu putri Indonesia VS India 3-1 1. Fitriani vs Pusarla V Sindhu 13-21, 22-24 2. Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Ashwini Ponnappa/Sikki N Reddy 21-5, 21-16 3. Hanna Ramadini vs Sri Krishna Priya Kudaravalli 21-8 21-15 4. Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani vs Sanyogita Ghorpade/Pusarla V Sindhu 21-9, 21-18 5. Gregoria Mariska Tunjung vs Rutaparna Panda (tidak dimainkan)

Bali Post/ant

Bali Post/net

Tunggal putri Indonesia Hanna Ramadini.

Tim Putra Juga Menyusul ke Semifinal

Bali Post/net

BARU - Ganda baru Indonesia Mohammad Ahsan/Kevin Sanjaya Sukamuljo di luar dugaan mampu meraih kemenangan atas Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang) dengan skor 21-17, 21-15. Alor Setar Tim putra Indonesia memastikan tiket semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2018 usai menaklukkan Jepang dengan skor 3-0, Jumat (9/2) kemarin. Sebelumnya tim putri sudah lebih dulu lolos ke babak empat besar dengan mengalahkan India dengan skor 3-1. Kemenangan tim putra ditentukan oleh Anthony

Sinisuka Ginting yang menaklukkan Kazumasa Sakai dengan skor 21-23, 21-14, 21-17. ‘’Puji Tuhan saya senang bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik dan menyumbangkan angka untuk tim Indonesia. Sebetulnya dari game pertama saya dan lawan sudah sama-sama memegang permainan, tapi saya kecolongan di poin kritis. Mungkin

ada rasa buru-buru mau dapat poin,’’ kata Anthony seperti tercantum di website Badmintonindonesia.org. Ini adalah kemenangan ketiga Anthony atas Sakai dari tiga pertemuan. Dalam pertemuan terakhir di Indonesia Masters 2018, Anthony menang mudah dengan skor 21-13, 21-12. ‘’Tadi pelatih bukan instruksikan soal teknik, katanya coba saya main saja seperti di Indonesia Masters, anggap saja saya main di Istora, jadi tadi saya bayangkan saja tanding di Istora,’’ kata Anthony. Dalam dua pertandingan terakhir di Badminton Asia Team Championships 2018, penampilan Anthony memang belum maksimal. Kemenangan di Indonesia Masters 2018 membuat para pencinta bulu tangkis berharap banyak padanya. ‘’Dari kemarin memang mainnya kurang enak, karena saya kurang bisa adaptasi dengan shuttlecock yang lambat. Kalau di Indonesia Masters, shuttlecock naik, 80 persen bisa saya matikan,’’ ujar Anthony. ‘’Dalam kondisi seperti ini,

maka cara mainnya harus diganti lagi. Kalau shuttlecock kencang kan tidak mungkin reli, kalau shuttlecock lambat tidak mungkin bisa langsung menyerang, jadi harus lebih sabar dulu mengolah bola,’’ kata Anthony. Dituturkan Anthony, dirinya tak terlalu merasakan beban di pertandingan beregu. Dalam laga melawan Jepang, meskipun ia diharapkan menjadi penentu, namun kemenangan di dua partai pertama cukup membuatnya tenang dan justru lawanlah yang harusnya terbebani karena sedang tertinggal. Indonesia memimpin 2-0 lewat kemenangan di nomor tunggal dan ganda. Pasangan dadakan, Mohammad Ahsan/ Kevin Sanjaya Sukamuljo,

sukses meraih kemenangan pertamanya di turnamen ini. Pembuktian Ahsan/Kevin bahwa mereka masih dapat diandalkan untuk mendulang angka bagi tim putra Indonesia, dilakukan dengan menaklukkan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dengan skor 21-17, 21-15. Tunggal putra Jonatan Christie membuka jalan menuju kemenangan dengan menyumbangkan poin pertama bagi Merah Putih. Dalam pertarungan perempatfinal di Stadion Sultan Abdul Halim, Alor Setar, Kedah, Malaysia, Jonatan berhasil mencuri kemenangan dari Kenta Nishimoto dengan skor 21-11, 20-22, 21-13, dan membuat Indonesia unggul 1-0 dari Jepang. (kmb39/ant/net)

Hasil perempatfinal putra Indonesia vs Jepang 3-0 1. Jonatan Christie vs Kenta Nishimoto 21-11, 20-22, 21-13 2. Mohammad Ahsan/Kevin Sanjaya Sukamuljo vs Takeshi Kamura/Keigo Sonoda 21-17, 21-15 3. Anthony Sinisuka Ginting vs Kazumasa Sakai 21-23, 21-14, 21-17 4. Hendra Setiawan/Rian Agung Saputro vs Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (tidak dimainkan) 5. Ihsan Maulana Mustofa vs Kento Momota (tidak dimainkan)

Fadli dan Kadek Persembahkan Emas di Asia Paracycling Jakarta (Bali Post) Muhammad Fadli Imammuddin dan Ni Kadek Karyadewi merebut medali emas pada kejuaraan Asia Paracycling di Nay Pyi Taw, Myanmar, Jumat (9/2) kemarin setelah keduanya membukukan catatan waktu tercepat pada kejuaraan tahunan itu. Total tiga emas dan satu perunggu dibukukan Indonesia di hari pertama kejuaraan ini. Manajer timnas Budi Saputra di Jakarta menjelaskan, Muhammad Fadli yang turun di nomor Individual Time Trial (ITT) kategori C1-C5 merebut emas setelah membukukan waktu 33 menit 17,965 detik untuk menempuh jarak 22 km. Medali perak direbut Divij Shah (India) dengan catatan waktu 35 menit 03,353 detik dan perunggu direbut Harinder Singh (India) dengan waktu 36 menit 53,997 detik. Ni Kadek Karyadewi merebut medali emas dari nomor ITT kelas women handycycle H1-H5 dengan catatan waktu 26 menit 53,776 detik untuk

menempuh jarak 11 km. Untuk medali perak direbut oleh Hui Ying Amanda Mok (Singapura) dengan waktu 32 menit 50,682 detik. ‘’Alhamdulillah atlet paracycling kita mampu mempersembahkan dua medali emas. Ini adalah prestasi bagi balap sepeda Indonesia. Selamat kepada Fadli dan Kadek,’’ kata manajer timnas Budi Saputra saat dikonfimasi dari Jakarta. Dengan tambahan dua emas dari Paracycling, Indonesia sudah mengumpulkan tiga emas dan satu perunggu. Emas lainnya dipersembahkan oleh Roy Aldrie Wijhianto dari ITT kelas master 35-39 tahun dan perunggu oleh Frederick Martanu di kelas yang sama. Roy Aldrie yang baru pertama kali turun di kejuaraan Asia dan turun di nomor Individual Time Trial (ITT) ini membukukan catatan waktu 46 menit 36,382 detik untuk menempuh jarak 34 km. Sedangkan Frederick Martanu berada diposisi tiga dengan waktu 49 menit 33,155 detik.

Yang cukup istimewa dari prestasi Roy Aldrie dan Frederick ini adalah keduanya berasal dari pembalap komunitas, bukan seperti pembalap profesional yang juga dikirim oleh PB ISSI. Selain kelas master dan paracyling, Indonesia juga menurunkan pembalap yang turun di ITT U-23 atas nama Jamal Hibatulloh. Pembalap muda ini berada di posisi delapan dari 15 peserta dengan catatan waktu 44 menit 20,958 detik untuk menempuh jarak 34 km. Untuk ITT U-23, medali emas direbut pembalap asal Tiongkok Hang Shi dengan catatan waktu 40 menit 46,654 detik, perak direbut pembalap Hongkong Ka Hoo Fung dengan waktu 41 menit 06,863 detik dan perunggu direbut Shoi Matsuda (Jepang) dengan waktu 42 menit 13,865 detik. Pembalap Indonesia juga turun di ITT senior atas nama Robin Manullang dan satu lagi turun di Individual Road Race (IRR) atas nama Aiman Cahyadi. (ant)

Jakarta (Bali Post) Tim nasional sepak bola U-19 dan U-23 Indonesia dijadwalkan menjalani pemusatan latihan bersama pada 18-25 Februari 2018 di Lapangan ABC Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Dikutip dari website PSSI di Jakarta, Jumat (9/2) kemarin, pada hari terakhir pemusatan latihan akan digelar pertandingan uji coba antara kedua tim. Bagi timnas U-19 ini merupakan TC perdana pascapenunjukan Bima Sakti sebagai pelatih menggantikan Indra Sjafri. Bima sendiri menegaskan bahwa dir-

inya tidak banyak melakukan perubahan komposisi timnas U-19 di TC tersebut. ‘’Sebagian pemain yang kami panggil masih dari tahun 2017 dan ada beberapa dari Liga U-19 2017,’’ ujar Bima. Sebelumnya di TC pertama timnas U-23 pada 2018, pelatih timnas Luis Milla turut memanggil lima nama punggawa timnas U-19 yaitu Egy Maulana Vikri, Feby Eka Putra, Muhammad Iqbal, Rachmat Irianto dan Saddil Ramdani. Penampilan mereka di TC bersama U-23 dipuji oleh jajaran pelatih timnas U-23 di mana Bima Sakti berperan

sebagai asisten pelatih. ‘’Mereka menunjukkan performa yang luar biasa,’’ kata Bima. Adapun timnas U-19 tengah dipersiapkan untuk mengikuti dua turnamen pada 2018 yakni Piala AFF U-18 pada Juli dan Piala Asia U-19 pada Oktober. Sementara timnas U-23 direncanakan menjalani TC setiap bulan sebagai persiapan menuju Asian Games 2018 yang berlangsung mulai Agustus 2018, di mana anak-anak asuh Luis Milla ditargetkan bisa menembus semifinal. (ant)

Timnas U-19 dan U-23 Dijadwalkan Jalani Pemusatan Latihan Bersama

KALAH - Pebasket putra Indonesia Adhi Pratama Prasetyo Putra (kiri) dan Aravind Annadurai melakukan jump ball saat pertandingan babak kualifikasi bola basket 18th Asian Games Invitation Tournament melawan India di Hall Basket Senayan, Jakarta, Jumat (9/2) kemarin. Indonesia menelan kekalahan 55-66 atas India.

Sabtu Umanis, 10 Februari 2018

Bali Post/dok

MEDALI - Dua pembalap road-race Bali Gede Ucil Arya Kurniawan (kiri) bersama Marizal Rusjianto menyabet medali perak dan perunggu pada PON XVII/2008 di Kaltim.

KONI Diminta Gelar Sarasehan Otomotif

Denpasar (Bali Post) Prestasi balap motor Bali terus terpuruk, mulai tak bisa menggelar event road-race selama 2017 lalu, dan tahun ini tak bisa menyelenggarakan dragbike, bahkan batal menjadi tuan rumah Kejurnas Grasstrack dan Motocross Region 3 (Bali, NTB, NTT), pekan lalu. Untuk itu, KONI Bali diminta mencarikan solusinya dengan menggelar Sarasehan Otomotif, melibatkan insan balap motor dan pihakpihak yang berkompeten. Mantan Ketua Umum Pengprov IMI Bali Andi Akong Susanto, di Denpasar, Jumat (9/2) kemarin menerangkan, pihaknya prihatin terhadap perkembangan otomotif di Pulau Dewata, sebab pembinaan balap motor seakan terputus, sehingga regenerasi pembalap mandek. Padahal, Bali pernah merebut medali perak di nomor beregu 125 cc, dan perunggu di nomor beregu 110 cc, yang dipersembahkan racer Gede Ucil Arya Kurniawan dan Marizal Rusjianto pada PON XVII/2008 di Kaltim. ‘’Saat ini, prestasi pembalap Bali disalip atlet NTB, yang memiliki Sirkuit Selagalas,’’ tegas Akong. Dia menegaskan, cabor balap

motor road-race, drag-bike serta grasstrack dan motocross merupakan yang paling bergengsi di dunia otomotif, bukan event fun. ‘’Jika pembalap Bali sukses mengukir prestasi pada roadrace, drag-bike, serta grasstrack dan motocross, otomatis pamor Bali terangkat di kancah nasional, bahkan disegani provinsi lain,’’ tandasnya. Sementara itu, Ketua Harian Pengprov IMI Bali Tony Susiartono mengomentari, pembinaan road-race tetap berjalan, dan pihaknya masih berupaya mencarikan lokasi berlatih, alternatifnya di Badung, namun untuk menggelar kejuaraan, lebih tepat di Negara. Tony memastikan Bali menjadi tuan rumah Kejurnas Road-Race Region 3, Seri II, pada 4-5 Agustus mendatang. Sementara event drag-bike, Bali memiliki satu calendar event kejurnas, ditambah kejurprov. ‘’Jadi, kami pastikan pembinaan road-race dan dragbike masih menggeliat di Bali,’’ katanya. Hanya, jadwal lomba drag-bike sekitar Maret sampai dengan Mei, sehingga dikhawatirkan berbenturan dengan kegiatan Pilkada Bali. (022)


Sabtu Umanis, 10 Februari 2018

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Dcr Pembantu Rumah Tangga sudah Berpengalaman, Tinggal dalam,Jujur,Rajin,Usia Min.30-45Thn,Gaji 2Jt-2,5Jt Tlp.081239191207 bukan Yayasan

B.BP.153.02.18.0000544

Dcr ME untuk Hotel di Kuta Hub.0811395490 B.BP.154.02.18.0000527

Dicari Waitress untuk Restaurant Hub.08197205553 B.BP.001.02.18.0000543

Dcr Bar Manager,Bar Staff,Host /Hostess,Cashier,Cooks,Waiter/ ess,Stewards,Jl.Arjuna Legian Krm CV:info@hoipolloibali.com B.BP.001.01.18.0001035

Cr Guru Prvt utk karakter anak S1 Psikolog,Tegas&dsiplin,Pglm 2th, CV: hrdbali2018@gmail.com

Dcr Tenaga Penilai,Min SMA,Lam ke:Jl.Tukad Yeh Aya No.70 A KJPPYanuarBey/HP:08122894449

Dcr 2 Staff Web Design,2 Staff Admin,1 Office Girl/CS,1 Kurir (Pny Mtr Sndri).Syrt:Wnt 18-30 Th,Ulet,Rajin,Jujur.Krm CV ke: worldofbatik@indo.net.id/ Jl.Ida Bagus Mantra No.99 Dps

Dcr sgr Tanaga Mekanik/Teknisi MesinJahit besar&Paham listrik Hub.081337337998-08113867601

Dcr Bag.Gudang,Tk.Kirim/Kernet SMU,Maks.28Th,Lgs Bw lam Jl. Tegal Dukuh 1/17 081237811808

Dicari Cleaning Service & Guru PAUD Full Day Waribang Kesiman Dps.081239356357/081999604219

Dcr Marketing/CV.Smart Technic Jl.Muding Mundeh No.28/ Hub:087862320009

Karyawan Packing&Driver Kargo. Serius,Rajin,Jujur.Hub:03618476527/hr.indocorp@gmail.com

B.BP.001.02.18.0000540

B.BP.001.02.18.0000353

B.BP.001.02.18.0000164

B.BP.004.02.18.0000509

B.BP.001.02.18.0000505

B.BP.001.02.18.0000536

Dibutuhkan Guru Bhs.Jepang utk Kursus.Hub:081999076063

B.BP.004.02.18.0000507

B.BP.001.02.18.0000416

B.BP.004.02.18.0000482

Dicari Kasir (Max 30Th),Min D3 Bs.Komp,Lam:Tk.Gayathri Dupa Wangi,Jl.Gatsu Timur 85XX Kav IV,(Depan KFC Nangka),Dps T.0361-239980/085716151818

Dicari Staff utk proyek Tanah Lot:Supervisor Gardener pengalaman membuat kebun, landscaping & Lap.Golf kirim ke:hrd.bb16@gmail.com

B.BP.004.02.18.0000559

Dist.Philips Bth Salesman/Girl Income s/d 10Jt,Bedahulu IV/12

B.BP.001.02.18.0000516

Distrbtr semen bth marketing, D3/sdrjt,fasilitas bonus komisi krim cv&lmrn ke Gatot Subroto barat 208/email pratamascaf foldingbali@yahoo.com

B.BP.031.02.18.0000514

Salesman Executive,Max 35Th Lam ke:Jl.Tunjung Danu No.3,PT Taruna Kusuma.Telp:0361-464286

B.BP.001.02.18.0000496

B.BP.004.02.18.0000560

B.BP.101.02.18.0000534

Dcr Tkg Masak Berpengalaman Waiter&Waitress H.082247191953

Dcr Sgr Satpam BersertIfikat u/ BUMD di Gianyar.siap kerja.Lgs Interview Hub.081236014257

B.BP.004.02.18.0000548

B.BP.001.02.18.0000545

Dicari Kry Butik Kebaya, KTP Bali,Umr Max.40Th,081236966746

B.BP.001.02.18.0000530

Villa Ziba looking for Butler CV:putu@villaziba.com

B.BP.001.02.18.0000449

Dcr SPG/SPB,Groomer,Driver BaliPetShop Jl.Setiabudi 23 Dps

B.BP.001.02.18.0000145

B.BP.004.02.18.0000515

Dcr Sales!!!,Gaji,Bonus, Jenjang Karir, Hub: widyaningsihgak@gmail.com

B.BP.004.02.18.0000511

B.BP.001.02.18.0000520

Dcr Spv,Surveyor,Sopir,Adm,Lam ke Jl.By Pass Ngr Rai 38 Tohpati. Email:admin@nrcbali.com B.BP.001.02.18.0000380

Dcr Tenaga Apoteker untuk di tempatkan Padangbai/Klungkung Hub.081337337998-08113867601

B.BP.001.02.18.0000537

B.BP.004.02.18.0000556

Dicari Staff utk proyek Tanah Lot : Quantity Surveyor pengalaman di Kontraktor Jalan/Jembatan dan Sipil kirim ke:hrd.bb16@gmail.com B.BP.004.02.18.0000557

Dicari Staff utk proyek Tanah Lot:Supervisor Proyek pengalaman sebagai pengawas proyek,menguasai landscaping&Gardening kirim ke:hrd.bb16@gmail.com B.BP.004.02.18.0000558

B.BP.004.02.18.0000489

Prsh Farmasi Caladine Group Mbthkn bbrp Adm Accounting Bs Pajak Hub:081337751420, Jln Kembang Kertas 99X No.10 Dps

HONDA

Dijual Honda Vario Injeksi 125 cc W.Hitam Hub.085792252412

B.BP.001.02.18.0000532

YAMAHA

Ymh Byson th’2013 tgn pertama spt Baru,081999925143 H.12jtNg

B.BP.001.02.18.0000539

DIJUAL RUMAH Djl Rumah Perum.Beranda Bukit LT106m,LB36m.Hub:0818494667 B.BP.001.02.18.0000448

Jual Rmah SHM Tanah 60m2 Perum Gedong Becik,Tista-Tabanan Hub:085792867830

B.BP.001.02.18.0000492

DIJUAL TANAH Dijual Tnh Kav di Br .Anyar Tbn DP 10% Bunga Krd 1% Perbln Hub:081338183031/081805374433

B.BP.004.02.18.0000084

Djl Tanah Lok.Jembrana Kota,15 Jt/are,L:84are,H:087860543343/ 082339929757 (Pak Agung) B.BP.001.02.18.0000440

DISEWAKAN TOKO Disewakan Toko di Jl.Tukad Banyusari Denpasar 085792252412 B.BP.001.02.18.0000533

DISEWAKAN KANTIN Over Kontrak Kantin Strategis &RamaiPengunjung,082247191953 B.BP.001.02.18.0000546

B.BP.031.02.18.0000517

Dicari Sopir Mobil Mercy / Velfire Penatih H:085338570088

Dicari Staff utk proyek Tanah Lot Teknik Sipil Pengalaman Perencanaan&PembangunanJalan/ Jembatan menguasai CAD&Design Grafis, membuat gambar kerja kirim ke:hrd.bb16@gmail.com

B.BP.001.02.18.0000522

PT.Kura Kura membutuhkan Bus Driver,SIM B1 Umum,Gaji Menarik+Incentive.Lamaran+CV: eka_e@kura2bali.com,Jl.Danau Batur Raya No.2 Taman Griya Jimbaran Ph.0361-772969

DIJUAL MOTOR

B.BP.001.02.18.0000481

B.BP.004.02.18.0000415

Dcr Rsv,Op,Op Mdr,Acc,Komp, Bhs Ing Lisan/Tlsn.CV Kirim ke hrd.bst@gmail.com

B.BP.001.02.18.0000523

Driver Parwisata Dom.Dps,Jujur Besic English. WA.08123841130

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Villa in Bukit Uluwatu looking for:Villa Mgr&Head Butler: M/F,2y exp as same position, strong leadership, service oriented,team work, good English.Send CV:hrd@psu.co.id

Dicari Pengawas Lap.,Drafter, Staf Opr,Tenaga OB,Krm Lamaran langsung Jl.Tangkuban Perahu Gang SD 11-13 No.17 Banjar Teges Padang Sambian Denpasar 087861816907

A Fast Growing Culinary Company in Ubud Seeking for Qualify HRM and Sales Manager for new our Corporate Office, Please Send Your CV to wayanrebawa@gmail.com or wayanwmardika@gmail.com

New Funky Coffee Shop need Barista. Good English,Senior Cook Salads,Healthy Food Presentation Vegetarian,Helper Waiter, English speaking. Send CV to juwitaariana@gmail.com

Informasi pasang iklan Telepon

Needed Urgent:English Speaking Customer Service and Sparepart Staff with Good Computer Skills.Send Your CV to: iput@camtec.com.au

B.BP.004.02.18.0000238

Sekolah di Jimbaran cari: Kep.Sek.TK,Guru Bhs.Inggris, Komputer,Biologi,Matematika, Olah Raga,French,Bhs.Indonesia Driver,Receptionist,Dokter, Maintenance AC, Sent:schoolhrdbali@hotmail.com

B.BP.004.02.18.0000005

Rijasa Agung Hotel Payangan Cari Engineering,Reservasi Kirim CV,Lamaran ke: rijasaagung_hrd@yahoo.co.id B.BP.004.02.18.0000455

Walk In Interview di PT. Finansia Multi Finance.u/Pss. Marketing Officer,Pd tgl.22-1 s/d 22-2-2018,Jam 09:00 s/d 14.00 di Jl.PB.Sudirman,No.10X Kav.1, Dauh Puri, Denpasar (sebelah Masjid Alfurqon).Fas: GP(UMK),Insentif & Karir, Ket:Min.SMA/SMK,Max.35 Th

B.BP.004.01.18.0000852

DIJUAL MOBIL SUZUKI

Djl Ertiga GL th12 akhir warna Abu 125jt.Hub 081246199952

B.BP.004.02.18.0000490

TOYOTA

Inova Diesel’04+’10,Silver,DK, Manual/Matic,081236009045/Krdt B.BP.001.02.18.0000502 MINI COOPER

MiniCooper STurbo’10 Blckonred 425Jt Ng KM45Rb/081912386818 B.BP.001.02.18.0000531

Rmh L520x157 LT4 H.Rp.4,7M,Ngo DewiSri IV Legian,088219054703

B.BP.001.02.18.0000493

DICARI TANAH Cr.Tnh disewakan 1-2A.Umalas/ Cggu/Brawa/Krbkn.08113922102

B.BP.004.02.18.0000235

Dicari Tanah/Rumah Strategis Denpasar utk di Develop/Dijual Kembali. Budget Rp.5-10 Milyar Hub Purnama:085881515449

B.BP.820.02.18.0000541

DIJUAL TANAH

DISEWAKAN RUMAH Dikont,Rmh Lt2 Graha Pengilian No.29 Dalung.Hub:081703337566 B.BP.001.02.18.0000486

BIRO JASA Pajak Spt Tahunan/Bulanan dan SIUP082144112400,087761427004 B.BP.001.01.18.0001412

Pjak SPT Tahunan/Bln Byarkan & Laporkn Pjk Mrh H.082146447060 B.BP.001.01.18.0001408

195Jt/A-Pgr Jl.Hotmix 8mtr @Ry Pering-Ktwel.TrmSHM-0817340222

KEHILANGAN

Dijual Cepat Tanah di Pusat Kota Gianyar.Hub:0818985608

Hilang BPKB No.R/002299/VI/14 DK 511 ZZ an.Francisca Sagita

B.BP.001.02.18.0000276

B.BP.001.02.18.0000354

B.BP.001.02.18.0000488

SERVICE

BIRO JASA

C.0000241-BRJ

RUPA-RUPA

BALI WANGI

WC WC

JASA KURAS

LIMBAH MELAYANI MAMPET

BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

DIJUAL MOBIL

BALI WANGI

JASA6129 KURAS 5235 0877 LIMBAH 081 238 450 210 MELAYANI MAMPET BERGARANSIC.0000620-brj KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0000620-brj

SALON

BALI LESTARI JASA KURAS

WC

PROMO MURAH DAIHATSU BALI

HUB : 085101540362 XL 087860189607 AS 085253103978

Mengatasi Mampet, Saluran air, Wastapel, Closet, Tanpa Bongkar

DP 20 Jt-an DP 40 Jt-an DP 20 Jt-an

C.0001501-BRJ

DIJUAL RUMAH DP 4 Jt-an DP 20 Jt-an DP 20 Jt-an TERIMA TUKAR TAMBAH PROSES CEPAT SYARAT RINGAN

HUB : 0817356452/ 085101456084 C.0000899-ELK

C.0000246-MBL


EKONOMI

18

Sabtu Umanis, 10 Februari 2018

Menyusuri Wisata Lava Merapi

Bali Post/may

LOGISTIK - Bunker Kaliadem yang merupakan tempat menyimpan logistik dan bersembunyi.

PASCAMELETUSNYA Gunung Merapi di Yogyakarta, berkah berlimpah dirasakan warga sekitar. Selain tanah yang subur, truk-truk galian lalu-lalang mencari material, juga warga sekitar kebanjiran kunjungan wisatawan. Wisatawan yang berkunjung ke lokasi bekas letusan Gunung Merapi diantar menggunakan jeep. Jeep didesain dengan atap terbuka serta stir bisa di-setting di kanan atau di kiri. Satu jeep bisa berisi 4-5 orang penumpang. Dengan jeep, wisatawan dibawa ke beberapa titik wisata. Ada sekitar 800 jeep yang beredar di wilayah tersebut. Satu orang bisa memiliki 6-8 jeep. Pemilik jeep mempekerjakan warga sekitar menjadi sopir untuk mengantar tamu. Salah satu sopir jeep, Cahyo, memaparkan paket wisata lava Merapi

terbagi menjadi beberapa paket. Yaitu paket I mengunjungi rumah Museum Sisa Hartaku dan batu alien. Paket II, jeep akan membawa ke rumah Museum Sisa Hartaku, batu alien dan Bunker Kaliadem. Paket III mengunjungi rumah Museum Sisa Hartaku, batu alien, Bunker Kaliadem ditambah mengunjungi rumah Mbah Marijan. Rombongan BI memilih paket II dengan mengunjungi tiga tempat. Untuk menuju tempat tersebut, wisatawan akan melewati jalan berbatu dengan medan yang cukup sulit. Itulah sebabnya, mobil jeep dengan ban besar digunakan untuk mengitari wilayah tersebut. Di Museum Sisa Hartaku merupakan rumah bekas terkena lahar Gunung Merapi. Di dalamnya ada kerangka hewan ternak, perabotan rumah tangga yang dilahap

lahar dan foto-foto korban letusan Gunung Merapi. Di kawasan batu alien merupakan kawasan dengan ikon batu menyerupai wajah manusia. Kata orang setempat, batu tersebut merupakan lontaran saat Gunung Merapi meletus. Pengelola juga membuat spotspot untuk berfoto di daerah itu. Di Bunker Kaliadem yang merupakan tempat menyimpan logistik dan tempat bersembunyi. Tempat ini merupakan peninggalan Belanda yang digunakan untuk berlindung dari letusan gunung. Di tempat ini dua wartawan meninggal karena terjebak awan letusan gunung. Dari Bunker Kaliadem dan batu alien, pengunjung dapat melihat Gunung Merapi. Bahkan jika beruntung tidak tertutup awan, puncak gunungnya akan terlihat. Cahyo baru empat bulan menjadi

sopir jeep. Sebelumnya sopir truk. Kepiawaiannya mengemudi, membawa kami dalam suasana petualangan ekstrem. Upahnya sebagai sopir jeep dibayar setiap sore. Dalam satu hari ia bisa mengantar 2-3 kali rombongan tamu. Pengelolaan tempat tersebut dilakukan warga sekitar dengan seizin pemerintah. Pengelolaan tempat wisata menjadi saling menguntungkan. Para pemilik jeep dapat menyewa jeepnya untuk membawa wisatawan ke area Merapi. Sementara penduduk sekitar juga dapat terserap tenaganya dengan menjadi sopir. Selain itu pengelola tempat wisata Merapi juga kebagian untung dari tiket masuk yang dikenakan. Di area itu juga, banyak penduduk menjajakan barang dagangannya seperti topi, kacamata, makanan kecil, kerajinan tangan, dll. (maya)

2017, Pertumbuhan Ekonomi Bali Capai 5,59 Persen

Mangupura (Bali Post) Sepanjang tahu 2017, perekonomian Provinsi Bali bertumbuh sejalan dengan pertumbuhan kondisi perekonomian nasional. Bahkan pertumbuhan ekonomi Bali sebesar 5,59 persen lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yaitu sebesar 5,07 persen. Yang mana, sektor jasa keuangan yang terdiri dari industri perbankan dan BPR, industri keuangan non-bank dan pasar modal turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Bali. Menurut Kepala OJK Regional 8 Bali Nusa Tenggara Hizbullah, di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, sektor perbankan masih memiliki peran terbesar dalam sektor jasa keuangan selama tahun 2017. Sektor ini tumbuh signifikan, dengan total nilai aset meningkat sebesar Rp 17,82 triliun atau tumbuh 9,89% (yoy) menjadi Rp 197,97 triliun di bulan Desember 2017. Peningkatan aset perbankan tersebut ditopang oleh peningkatan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 146,18 triliun. ‘’Jumlah ini tumbuh sebesar 10,51% (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan DPK nasional yaitu 9,35% (yoy),’’ kata Hizbullah di sela pertemuan tahunan industri jasa keuangan 2018, Jumat (9/2) kemarin di Nusa Dua. Sementara, kata Hizbullah, penyaluran kredit perbankan di wilayah Bali dan Nusra tahun 2017 sebesar Rp 145,7 triliun

atau tumbuh sebesar 9,66 persen. Jumlah ini juga lebih tinggi daripada pertumbuhan kredit perbankan nasional yang hanya 8,35 persen. Pertumbuhan di tahun 2017 tidak hanya berasal dari sektor perbankan, namun juga pada sektor pasar modal dan IKNB. ‘’Perkembangan tersebut meliputi peningkatan jumlah investor di pasar modal dan jumlah piutang pembiayaan oleh perusahaan pembiayaan,’’ ujarnya. Meski tahun 2017 sempat mengalami tantangan dengan adanya erupsi Gunung Agung, yang berdampak pada penurunan pariwisata, sehingga berimbas kepada penyaluran kredit menjadi ditunda. Namun saat ini kondisi itu sudah mulai membaik. Dengan adanya kebijakan restrukturisasi, diharapkan ekonomi di Karangasem akan kembali pulih. Untuk tahun 2018 ini, pihaknya optimis ekonomi Bali bisa meningkat. ‘’2018 ekonomi diharapkan

bisa tumbuh lebih baik lagi dibandingkan tahun 2017,’’ harapnya. Anggota Dewan Komisioner OJK Heru Kristiyana mengatakan, kuatnya tingkat pemodalan, ketersediaan likuiditas yang memadai, serta terkendalinya tingkat risiko, memberikan landasan yang kuat bagi sektor jasa keuangan untuk lebih proaktif dalam menyediakan sumber pendanaan untuk mendorong percepatan pertumbuhan perekonomian domestik. Kristiyana mengimbau kepada seluruh pelaku industri jasa keuangan untuk lebih aktif. ‘’Dengan perkembangan ekonomi dan sektor jasa keuangan yang positif, kami mengajak seluruh pelaku di industri jasa keuangan untuk membangun optimisme bersama dan tidak hanya menunggu atau bersikap pasif, namun lebih proaktif dan siap untuk berupaya mamacu pertumbuhan,’’ pungkasnya. (kmb23)

Calon Gubernur BI

Jangan Disusupi Kepentingan Politis Jakarta (Bali Post) Calon gubernur Bank Indonesia (BI) yang akan diajukan Presiden Joko Widodo ke DPR harus profesional dan berintegritas untuk menjaga kredibilitas bank sentral, tanpa terpengaruh kepentingan politik praktis pihak mana pun menjelang pemilihan presiden 2019. Anggota Komisi XI DPR Johnny G. Plate saat dihubungi di Jakarta, Jumat (9/2) kemarin, mengatakan akan sangat berisiko bagi perekonomian jika calon gubernur bank sentral disusupi kepentingan politik praktis. Hal itu karena sosok gubernur BI memegang peran sentral untuk menentukan kebijakan moneter, makroprudensial, stabilitas dan juga sistem pembayaran. Jika kredibilitas pemimpin bank sentral diragukan, maka kepercayaan investor, dunia usaha, dan lembaga pemeringkat bisa menurun. ‘’Jelang 2019, kepentingan politik praktis jangan sampai ada, apalagi melebihi kebutuhan teknis sosok pemimpin Bank Indonesia yang bertanggung jawab terhadap moneter, makroprudensial, stabilitas dan juga sistem pembayaran,’’ katanya. Johnny mengaku sudah mendengar terdapat empat nama calon gubernur BI yang santer akan diusulkan kepada Presiden Joko Widodo. Empat nama itu adalah calon petahana Agus Martowardojo, Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro dan mantan Menteri Keuangan Chatib Basri. Pada Jumat siang kemarin, Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi membenarkan empat nama tersebut akan disodorkan kepada Presiden Joko Widodo. Johnny mengatakan DPR hanya akan menerima tiga nama calon gubernur BI. Faktor lainnya selain

kapasitas di bidang ekonomi bagi calon gubernur BI adalah kemampuan menjaga koordinasi antara anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Presiden, dan juga DPR. ‘’Dari keempat nama itu, Perry Warjiyo, Agus Marto dan Bambang Brodjonegoro sudah sering rapat bersamasamam dengan DPR. Jadi kami sudah tahu kemampuan tiga orang itu. Sedang-

kan Chatib Basri kami baru tahu dari cerita-cerita saja, kita akan lihat nanti,’’ ujar Johnny. Anggota Komisi XI DPR Hendrawan Supratikno mengatakan keempat nama calon yang akan disodorkan ke Jokowi memiliki rekam jejak dan kapasitas yang baik di bidang ekonomi dan moneter. Namun, Hendrawan enggan berkomentar banyak, karena

menunggu surat resmi dari Presiden ke DPR soal calon gubernur BI. Masa kepimpinan Gubernur BI 2013-2018 yang saat dipimpin Agus Martowardojo akan berakhir pada 15 Mei 2018. Presiden dijadwalkan akan mengirim nama calon gubernur BI untuk diuji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada pekan ketiga Februari 2018. (ant)

Bali Post/kmb23

PERTEMUAN - Anggota Dewan Komisioner OJK Heru Kristiyana (tengah) bersama Kepala OJK Regional 8 Bali Nusa Tenggara Hizbullah (kiri) di sela pertemuan tahunan industri jasa keuangan 2018, Jumat (9/2) kemarin, di Nusa Dua.


19

Sabtu Umanis, 10 Februari 2018

Tahun Lalu

Peduli Pengungsi Gunung Agung

Dari Hal. 1

‘’Secara umum, tidak ada perbedaan dibandingkan tahun lalu, mata pelajarannya juga tetap,’’ kata Totok. Namun, katanya, ada perbedaan antara tahun lalu

Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi Gunung Agung. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000.

Management Diwangkara Hotel Raka, Denpasar Adnyana, Denpasar Putu Adi , Denpasar Candra Bapak Munggah, Denpasar Jumlah diterima hari ini Jumlah sebelumnya Jumlah seluruhnya

Rp Rp Rp Rp Rp Rp

Dari Hal. 1

Bali, kata Theis, memiliki nilai tambah karena kawasan Nusa Dua sudah memiliki pengalaman untuk menyelenggarakan kegiatan berskala internasional. ‘’Pemerintah jadi tidak perlu mengeluarkan uang yang banyak, karena Indonesia sudah cukup maju. Jadi dalam sepuluh bulan ini tinggal menyiapkan sistemnya,’’ ujarnya. Meski tidak ada kendala dari segi fasilitas, pemerintah tetap menganggarkan biaya Rp 810 miliar untuk penyediaan sistem teknologi informasi maupun akomodasi lainnya. Biaya tersebut ditanggung pemerintah sebesar Rp 672 miliar melalui APBN 2018, sisanya didukung oleh anggaran Bank Indonesia sebanyak Rp 137 miliar. Sebagian besar dari anggaran Rp 672 miliar tersebut akan dimanfaatkan untuk pengadaan barang dan jasa yang dibutuhkan bagi tugastugas kesekretariatan, sistem teknologi informasi maupun branding media. Selama ini, pertemuan IMFWB secara rutin berlangsung tiap tahun di Washington DC,

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada pemerintah pusat untuk membatalkan rencana megaproyek pembangunan SUTET berkapasitas 500 KV tersebut di Bali. ‘’Ini (bhisama kesucian pura) sudah keputusan Parisada, majelis utama, majelis adat, yang tidak main-main. Kalau bhisama tidak diikuti oleh orang yang datang ke Bali, maka tokohtokoh Bali dan masyarakat Bali tidak ada gunanya nanti. Bahkan keputusannya tidak diperhitungkan lagi ke depannya. Oleh karena itu, bhisama ini harus wajib dijaga oleh masyarakat Bali dan pemerintah pusat jangan paksakan untuk membangun SUTET di Bali, karena jelas-jelas bertentangan dengan bhisama,’’ tegas Prof. Sudiana seusai sembahyang Guru Piduka, Jumat kemarin. Apalagi, dikatakan, Bali sudah mempunyai program Bali Mandiri Energi, sehingga itu harus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh PLN untuk memasok kebutuhan listrik di Bali. Apalagi, Bali saat ini masih surplus energi listrik. Selain itu, penolakan terhadap pembangunan megaproyek SUTET ini juga didasarkan untuk menjaga keseimbangan alam Bali. Rektor IHDN Denpasar ini tidak ingin terjadi

Dari Hal. 1

Rp 3.100.000 Rp 629.439.721 Rp 632.539.721

Amerika Serikat. Namun, setiap tiga tahun sekali, agenda tahunan ini berlangsung di negara lain. Sebelumnya, Lima menjadi tuan rumah pada 2015, Tokyo menjadi tuan rumah pada 2012, Istanbul menjadi tuan rumah pada 2009 dan Singapura menjadi tuan rumah pada 2006. Keuntungan Bali menjadi tuan rumah pada 2018 adalah Indonesia memperoleh momentum bagus untuk memaparkan sejumlah keberhasilan dalam bidang ekonomi dalam beberapa tahun terakhir. Menurut rencana, sebanyak 13.000 peserta dari 189 negara akan menghadiri pertemuan tahunan yang berlangsung pada 8-14 Oktober 2018 ini. Ribuan peserta itu terdiri dari delegasi, staf dari berbagai lembaga nasional dan internasional, instansi swasta, institusi pemerintah, akademisi dan instansi terkait lainnya termasuk organisasi kepemudaan. Sebanyak 600 pertemuan diperkirakan akan berlangsung pada salah satu acara terbesar di Indonesia yang juga diadakan untuk mendorong kegiatan di sektor pariwisata ini. (ant)

Pembangunan Sutet Dari Hal. 1

Demokrasi Liberal

1.000.000 1.000.000 500.000 350.000 200.000 50.000

Berskala Internasional

sesuatu terhadap alam Bali ke depannya akibat dampak dari rencana pembangunan tersebut. ‘’Kita tidak ingin Bali atas apa yang tidak dikehendaki orang Bali membuat Bali tidak baik ke depannya. Sehingga, siapa pun orang Bali wajib menyelamatkan Bali, wajib menjaga kesucian pura, dan wajib menghormati keputusan lembaga,’’ tandasnya. Hal senada juga dikatakan Ketua Ikatan Pangempon Pura Bali Barat (Ikapurba) Putu Suastika dan Ketua MMDP Kabupaten Buleleng Dewa Putu Budarsa. Dikatakan, selain dikhawatirkan mengganggu kesucian pura, rencana pembangunan SUTET tersebut juga akan mencemari kelestarian lingkungan. Apalagi, kabel-kabel proyek tersebut akan melintasi beberapa desa pakraman. ‘’Bhisama kesucian pura ini juga sudah sesuai dengan RTRW Provinsi Bali tahun 2009-2029. Oleh karenanya, kami sangat mendukung bhisama ini dan tetap menolak rencana pembangunan Bali Crossing itu. Mohon pemerintah memperhatikan apa yang telah menjadi kesepatakan kami,’’ tegasnya. Pada kesempatan tersebut, PHDI Bali menyerahkan 50 buku Bhagawad-Gita dan baju adat kepada para pemangku, bendesa adat dan prajuru adat se-Kabupaten Buleleng. (win)

dan tahun ini, yakni 10 persen soal UN Matematika berbentuk isian. Totok menjelaskan, isian berbeda dengan esai. Isian hanya berisi jawaban, sementara esai berisi penjabaran beserta jawaban. (ant)

Bali Post/ist

SEPEDA - Presiden Joko Widodo (kanan) menyaksikan wartawan senior Yusri Nur Raja Agam menuntun sepeda pada peringatan puncak Hari Pers Nasional 2018 di Padang, Sumatera Barat, Jumat (9/2) kemarin.

Transportasi Umum Dari Hal. 1

‘’Sistem transportasi umum di Bali tidak bisa dipikirkan secara terkotak-kotak,’’ kata Rai. Ia melihat ada gejala masing-masing pemerintah kabupaten dan kota di Bali termasuk provinsi masih bersifat egois, sehingga masalah penyediaan transportasi umum menjadi terbengkalai. Contohnya adalah apa yang terjadi pada Terminal Mengwi dan Terminal Ubung. Tidak efektifnya Terminal Mengwi dipicu tidak tersedianya angkutan kota yang dapat membawa penumpang masuk ke Kota Denpasar. ‘’Seharusnya Pemerintah Kabupaten Badung dan Kota Denpasar bekerja sama dengan difasilitasi Pemerintah Provinsi Bali bisa menyediakan trayek angkutan dari Mengwi ke Denpasar dan Denpasar ke Mengwi,’’ katanya. Jika tersedia angkutan dengan harga terjangkau, tidak akan ada masalah seperti sekarang di mana penumpang bus AKAP enggan ke Terminal Mengwi. Akibatnya penumpang sepi dan PO merugi. Saat ini memang telah disediakan bus Trans Sarbagita yang melayani penumpang dari Terminal Mengwi ke Denpasar, namun operasionalnya masih sangat terbatas. ‘’Penumpang bus dari arah Jawa tiba di Terminal Mengwi pukul 05.00 WIB atau 06.00 WIB, tetapi bus Trans-nya baru sampai pukul 07.00 WIB bahkan pukul 08.00 WIB. Penumpang enggan menggunakan Trans Sarbagita karena harus menunggu sangat lama,’’ katanya. Sementara angkutan lain yang tersedia ongkosnya sangat tinggi yakni berkisar antara Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu.

Dari Hal. 1

‘’Apabila setiap jengkal lahan ini dibangun dengan jalan-jalan yang dipaving, di-hotmix dan seterusnya, tentu resapan air akan semakin terbatas dan banjir pun akan terjadi, seperti halnya di pertigaan Kampus Unud, Jimbaran dan di Jalan Pantai Pandawa. Siapa sangka daerah itu mengalami banjir, padahal daerah itu langka air. Jawabannya sederhana, karena air tidak bisa masuk ke bawah tanah, akibat terhalang oleh jalan dan permukiman,’’ ujarnya. Sudarma mengatakan bahwa upaya pemerintah membangun

Apa yang terjadi pada Terminal Mengwi adalah cerminan bobroknya sistem transportasi umum di Bali. Kebobrokan yang berujung pada makin sering dan banyaknya titik-titik jalan terutama di Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan yang terjebak kemacetan parah. Ketiadaan angkutan umum mendorong masyarakat menggunakan kendaraan pribadi untuk mobilitasnya. Jalan pun dipenuhi oleh kendaraan pribadi. Ibarat aliran air, ketika pipa yang dipergunakan mengalirkan air tidak bertambah lebar, sementara air yang dialirkan makin besar, jelas akan mengakibatkan luberan. Kerugian akibat kemacetan sangatlah besar, seperti pemborosan ekonomi dan meningkatnya gejala stres. Rai mengatakan secara umum kondisi tranportasi di Bali akan jauh lebih baik dalam artian tidak terlilit masalah kemacetan, jika sistem angkutan umum seperti Trans Sarbagita dikelola dengan serius. Sayangnya kalangan pemerintah, baik eksekutif maupun legislatif, tidak menempatkan pengadaan dan operasional bus Trans Sarbagita sebagai prioritas. ‘’Bahkan kalangan legislatif justru memutuskan mengurangi anggaran bus Trans Sarbagita dengan dalih merugi,’’ kata Rai. Statemen kalangan legislatif yang melihat operasional bus Trans Sarbagita dari untung dan rugi, menunjukkan ketidakpahaman tentang sistem transportasi publik. Di mana pun, angkutan umum yang dibiayai dari pemerintah dengan sistem subsidi akan mengalami kerugian. Artinya, biaya operasional pasti akan lebih besar

jalan baru merupakan kebijakan yang terlalu memanjakan demand (permintaan). Pihaknya menyarankan agar pemerintah tidak selalu memenuhi apa yang diinginkan oleh demand. Sebab, hal tersebut akan memunculkan permasalahan baru ke depannya. Sebab, daya dukung Bali tidak akan mampu memenuhi kebutuhan yang begitu banyak diinginkan oleh peminta. ‘’Jangan setiap ada penambahan kendaraan di Bali dibuatkan jalan baru. Hal itu tidak akan pernah bisa menutupi banyaknya jumlah kendaraan di Bali,’’ ujarnya. Ia menyarankan untuk men-

daripada pendapatan. Namun kerugian itu akan terbayarkan dengan hal-hal yang bersifat tidak ekonomis langsung. Kemacetan menimbulkan dampak ekonomi dan sosial yang sangat besar. Kemacetan dapat membuat roda ekonomi sulit berputar, karena distribusi barang dan manusia menjadi lambat. Macet juga membuat penggunaan bahan bakar kendaraan di jalan menjadi makin besar. ‘’Jika lalu lintas lancar, maka biaya bahan bakar akan lebih sedikit. Masyarakat tidak akan stres karena macet, sehingga bisa lebih bahagia,’’ kata Rai menyebutkan keuntungan lain yang didapat dari tersedianya transportasi publik yang baik. Kalau saja dari 17 koridor bus Trans Sarbagita yang telah direncanakan dengan serius dipenuhi secara bertahap, besar kemungkinan masalah kemacetan akan berkurang atau minimal tidak bertambah parah. Ironisnya dalam kurun waktu enam tahun setelah pertama kali diluncurkan, perkembangan bus Trans Sarbagita hanya tiga koridor saja. Idealnya, menurut Rai, setiap tahun ada penambahan satu koridor baru. Pengadaan koridor bus Trans Sarbagita bisa saja dibagi ke masing-masing pemerintah daerah. Misalnya tiap kabupaten dan kota membangun masing-masing tiga koridor, sisanya disediakan oleh pemerintah provinsi. Jika ada empat kabupaten/kota yakni Badung, Gianyar, Tabanan dan Denpasar berkomitmen membangun dan mengoperasionalkan tiga koridor, maka sudah ada 12 koridor. Sebanyak lima sisanya bisa dioperasionalkan oleh pemprov. (kmb14)

Resapan Air

gendalikan jumlah kendaraan di Bali, sehingga suplay yang kita berikan kepada demand sesuai dengan daya dukung Bali. Sebab, Bali tidak sama dengan daerah lainnya di Indonesia. Bali mempunyai sosial budaya yang menjadi ciri khas Bali dan kekuatan Bali itu sendiri,’’ tegasnya. Di sisi lain, mengenai kemacetan yang terjadi di Kota Denpasar, Dosen Fakultas Teknik Universitas Warmadewa Nyoman Gede Maha Putra, S.T, M.Sc., Ph.D. menilai tidak lepas dari kurangnya perencanaan kota. Denpasar adalah desa besar, artinya struktur fisik Denpasar tidak berbeda

Masa di mana banyak orang menyebutnya sebagai masa demokrasi liberal (1945-1959), kondisi pers mahasiswa kala itu, menurut telaah Siregar  (1983) ditandai dengan visi untuk pembangunan karakter bangsa atau kita kenal dengan sebutan nation building. Sedangkan pada masa demokrasi terpimpin (1959‑1965/66) keberadaan Pers Mahasiswa sarat dengan pergolakan ideologi politik di antara para pelakunya. Masa Orde Baru pers mahasiswa menyimpan cerita yang sedikit berbeda. Kehidupan pers mahasiswa di awal Orde Baru sangat dinamis mereka menikmati kebebasan pers sepenuhnya. Sampai dengan tahun 1974 pers mahasiswa hidup di luar lingkungan kampus. Kehidupan mereka benar‑benar tergantung pada kemampuan mereka untuk dibeli oleh masyarakat di luar kampus. Periode 1980‑an pers mahasiswa berada di kampus kembali. Hal itu tidak bisa dilepaskan dari keadaan sistem politik waktu itu yang mulai melakukan kontrol ketat atas pers mahasiswa. Pers mahasiswa yang terbit di luar kampus menjadi pers umum, sedangkan pers mahasiswa yang berada di kampus diberi bantuan secara finansial oleh universitas untuk mendukung kehidupannya. Pers mahasiswa pun mulai tergantung pada pihak universitas seiring dengan ketergantungan itu visi mereka pun mulai mengalami perubahan. Kehidupan pers mahasiswa dewasa ini memang tidak jauh dari visi jurnalistik. Para pengelola pers mahasiswa sekarang ini lebih concern dengan hal‑hal yang berhubungan aspek jurnalistik dibanding aspek idealistik. Hal ini sangat bisa dimaklumi mengingat semangat profesionalisme merupakan satu nilai dominan di masa depan. Aktif di lembaga semacam pers mahasiswa merupakan satu peluang penting untuk mempelajari satu profesi tertentu yaitu dunia kewartawanan pada khususnya dan dunia tulis‑menulis pada umumnya. Apa pun latar belakang pendidikan para pengelola pers mahasiswa, setelah mereka lulus nanti, mereka telah mempunyai satu profesi tertentu untuk digeluti lebih lanjut. Terlebih sekarang ini telah terjadi booming media massa, baik cetak ataupun elektronika. Profesi sebagai jurnalis terbuka lebar bagi mereka yang berkiprah di lembaga pers mahasiswa.

dengan desa, jadi bukan layaknya sebuah kota. Denpasar pada awalnya adalah desa-desa yang berdiri secara otonom dan tumbuh tanpa perencanaan. Setiap wilayah mengembangkan kawasan permukiman tanpa memikirkan dengan baik bagaimana akses jalan dan transportasinya. Jalan-jalan utama kota yang telah ada lalu menjadi satu-satunya akses ketika keluar dari jalan-jalan yang menghubungkan permukiman. Akibatnya, jalan utama dengan ukuran yang kecil dipergunakan untuk menampung jumlah kendaraan yang setiap tahun terus saja meningkat

Sekarang tinggal bagaimana kita bisa memanfaatkan pers dengan baik dan benar. Tetapi terkadang pers hanya untuk orang-orang pemuka atau tokoh dan posisi mahasiswa tidak begitu dihiraukan. Apakah mahasiswa dipandang kurang begitu menguasai permasalahan dan belum bisa memberi solusi, sehingga peran mahasiswa dalam pers kurang begitu dilirik oleh media massa. Padahal, pers mahasiswa adalah sarana bagi mahasiswa untuk menyalurkan ide kreatif dalam bentuk tulisan dan melahirkan pikiran guna mengaktualisasikan diri dalam merespons permasalahan. Keberadaan pers kampus dalam realita empiris sangat signifikan untuk menyosialisasi alternatif pemikiran-pemikiran terhadap permasalahan-permasalahan yang tengah berlangsung di mahasiswa maupun masyarakat. Pada dasarnya fungsi pers mahasiswa sama seperti fungsi pers umum, yaitu sebagai sarana pendidikan, hiburan, informasi dan kontrol sosial. Posisi mahasiswa sebagai artikulator antara pemerintah dan masyarakat, menjadikan ia sebagai sumber informasi yang sangat berpengaruh dalam negara yang berkembang. Sayangnya, meski kini sudah ada di era reformasi, industri pers umum Indonesia belum bisa membangun suatu kultur jurnalisme yang baik dan kode etik yang benar. Dibandingkan dengan pers umum, pers kampus akan lebih mudah dalam mengakomodasi nilainilai idealis yang sebagian di antaranya tertuang dalam kode etik wartawan Indonesia. Namun demikian, bukan berati bahwa pers kampus bebas dari intervensi. Ada kalanya, pers kampus mendapat intervensi dari pihak rektorat atau pun pihak lainnya. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi kalangan mahasiswa untuk bisa lagi mendobrak dan bersuara di media massa. Buktikanlah wahai mahasiswa bahwa kalian itu bisa lebih baik dari para pakar dan tokoh-tokoh intelektual. Pers mahasiswa harus mampu mengembangkan kreativitas dan menyajikan berita-berita yang fresh, sehingga dapat menarik minat para pembaca. Dan jangan sampai mematikan pers mahasiswa, karena matinya pers mahasiswa berarti matinya demokrasi di kampus pada umumnya. Penulis, pemimpin Umum Pers Mahasiswa Akademika Universitas Udayana

seiring berkembangnya kawasan permukiman. Semuanya tumplek di jalan-jalan utama yang kapasitasnya tidak dapat lagi ditingkatkan dengan pelebaran. Terjadilah kemacetan yang nyaris harus ditemui setiap hari, terutama di jam-jam sibuk. Maha Putra menegaskan, tidak ada solusi lain dalam mengatasi masalah transportasi, kecuali dengan jalan penyediaan angkutan umum yang aman, nyaman dan memiliki akses luas. Selama sistem transportasi umum ini tidak dipenuhi, maka masalah kemacetan akan terus terjadi, bahkan akan makin bertambah parah. (win/kmb14)

Sabtu, 10 Februari 2018 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Makna Upacara

Ngenteg Linggih (4) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Wita Sehat & Bugar 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:30 Wita Belajar Menggambar Menggampar Tupai

10:05 Wita Galeri Musik Indonesia 11:05 Wita DW TV 11:30 Wita Dunia Kita 12:05 Wita Dharma Wacana Makna Upacara Ngenteg Linggih (5) 12:30 Wita Folk Song

13:00 Wita Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe 14:05 Wita Lejel Homeshopping 14:30 Wita Yowana Magz Ni Nyoman Sri Pradnyani & Ni Luh Jelita Damawati 15:05 Wita Parameter

15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 16:05 Wita Solusi Alternatif Soman 17:05 Wita Nangun Yadnya Karya Mamukur, Mapandes Lan

Mapetik Sinarengan, Desa Adat Mengwi 17:30 Wita Gita Santhi Sekaa Santhi Werdi Suara (1) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Satu Jam

21:00 Wita Lila Cita Calonarang Desa Adat Darmasaba (2) 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Classic Bali TV 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Folk Song


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Sabtu Umanis, 10 Februari 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Kembali, Pemerintahan AS Ditutup

Washington (Bali Post) Pemerintahan Amerika Serikat (AS) kembali ditutup mulai Kamis (8/2) larut malam waktu setempat. Penutupan ini merupakan yang kedua kalinya terjadi dalam pimpinan Presiden AS, Donald Trump.Tutupnya pemerintahan AS ini tetap berlangsung meski pada Jumat (9/2) pagi, Senat AS sudah menyetujui anggaran pemerintahan. Kantor Manajemen Personel AS mengirim surat elektronik kepada para pegawai pemerintahan federal pada 12.06 waktu setempat, menyebutkan anggaran sudah kedaluwarsa dan mengimbau mereka berkonsultasi dengan kantornya untuk petunjuk bertugas. Persetujuan Senat terhadap anggaran pemerintahan AS ini akan dibawa ke DPR AS, di mana para anggota dewan terbagi menjadi dua partai dan kelanjutannya masih belum jelas.

Pimpinan Fraksi Republik pada Kamis telah memberikan kepastian bahwa paket anggaran akan disetujui, namun begitu juga pimpinan Senat dan sayangnya tenggat waktu larut malam terlampaui dan otoritas pendanaan pemerintahan yang saat ini sudah tidak berlaku. Alasan tertundanya persetujuan Senat itu adalah pidato sembilan jam, Senator Partai Republik asal Kentucky, Rand Paul, yang menolak pembelanjaan defisit dalam undang-undang terse-

but. Pidato tak terduga itu menyeret proses Senat hingga larut malam dan menggarisbawahi ketidakmampuan Kongres dan Trump yang terus-menerus untuk menangani secara efisien kewajiban fiskal paling mendasar di Washington untuk menjaga agar pemerintah tetap beroperasi. Penutupan operasional pemerintahan bisa singkat. Jika DPR bertindak sebelum fajar menyerahkan paket dari Senat, tidak akan ada gangguan dalam bisnis pemerin-

tah federal. Jika tidak, hasilnya akan menjadi penutupan yang sebenarnya, yang kedua pada 2018, setelah penutupan operasional pemerintahan AS selama tiga hari pada Januari lalu. Paul mengatakan dalam pidato maratonnya, yang menyinggung kesabaran para senator bahwa kesepakatan anggaran dua tahun itu akan “menjarah Departemen Keuangan”. RUU tersebut akan meningkatkan pengeluaran militer dan domestik hampir 300 miliar selama dua tahun ke depan. Dengan tidak adanya offset dalam bentuk pemotongan belanja lainnya atau penerimaan pajak baru, pengeluaran tambahan itu akan dibiayai dengan uang pinjaman. (iah/rtr)

Bali Post/rtr

Frances McDormand

Frances McDormand

Lelah Memperoleh Penghargaan

FRANCES McDormand mengakui dirinya mulai lelah memperoleh sejumlah penghargaan untuk “Three Billboards Outside Ebbing, Missouri”. Tetapi, ia menerima penghargaan sekali lagi dari sebuah grup yang dekat dengan hatinya. Peraih nominasi Oscar untuk film “Three Billboards Outside Ebbing, Missouri” ini menerima penghargaan kategori artis terbaik dari African American Film Crit-

ics Association Awards. Ia mengatakan dalam pidatonya bahwa acara penghargaan itu merupakan acara yang ingin ia hadiri. Bahkan, ia tidak menghadiri acara makan siang para nominator Oscar belum lama ini. Ia juga mengatakan lelah menyelamati dirinya sendiri dan seremoni ucapan selamat yang mengiringi musim penghargaan. Selain McDormand, peng-

hargaan juga diberikan pada Jordan Peele yang meraih penghargaan Sutradara Terbaik dan Film untuk “Get Out” dan Daniel Kaluuya yang memenangkan penghargaan “Aktor Terbaik’’. Sutradara dan aktivis liberal Rob Reiner menerima penghargaan keadilan sosial sedangkan Ava DuVernay dan pemain dalam film “Queen Sugar” memenangkan penghargaan Drama Terbaik. (iah/ap)

PADA 2015, mereka diberi penghargaan sebagai pahlawan oleh Presiden Barack Obama dan diberi penghargaan tertinggi di Prancis. Pekan ini, tiga teman masa kecil berkebangsaan AS yang berhasil mengalahkan seorang pria yang memegang senapan dan pisau di kereta penumpang tujuan Paris membintangi film Clint Eastwood yang berkisah tentang serangan itu. Spencer Stone, Anthony Sadler, dan Alek Skarlatos dari Sacramento, California memerankan diri mereka sendiri dalam film “The 15:17 to Paris” yang dibuka di bioskop AS pada Jumat. Setelah bertemu dengan tiga pria itu ketika mereka berusia 20-an di sebuah acara penghargaan, Eastwood memutuskan untuk membuat film, tapi ketimbang memakai aktor, sutradara peraih Oscar itu meminta mereka sendiri untuk memerankannya. “Tiga pekan sebelum pengambilan gambar, dia

bilang ‘Kalian mau mengerjakannya sendiri?’ dan kami jawab ‘Apa? Filmnya dimulai dalam tiga pekan dan kami tidak pernah ikut kelas akting’,” kata Sadler seperti dilansir Reuters. “(Eastwood) bilang, ‘Jangan khawatir. Kita lakukan saja.’ Jadi, dia membuatnya sederhana dan bilang ‘Jadilah diri sendiri dan kami akan merekamnya’,” imbuh dia. Tiro itu berada di kereta dari Amsterdam ke Paris saat berlibur ke Eropa pada 21 Agustus 2015 saat seorang militan menembak penumpang. Mereka membantu melumpuhkan si penyerang, dan Stone menyumbat luka seorang penumpang dengan jari-jarinya setelah dia juga ikut diserang. Dua penumpang lain terluka dan si penyerang ditangkap saat kereta berhenti. Stone senang film ini juga menghormati orang lain yang ikut beraksi. Dalam film, banyak penumpang yang me-

naiki kereta itu saat kejadian juga yang ikut berakting. “Sering kali sebuah cerita memperlihatkan bahwa hanya kita yang berbuat sesuatu,” kata dia. “Sungguh bagus ketika mereka juga dihargai atas apa yang mereka lakukan karena itulah yang kita semua ingin lakukan tapi kita hanya tidak tahu bagaimana caranya. “Kita hanya ingin melakukan hal yang benar dan saya pikir kami berhasil,” tambah Stone. Skarlatos mengatakan, ‘’ Pengambilan gambar untuk film membantu kami menutup sebuah bab dalam hidup dan kembali melangkah ke depan.” Namun, trio itu juga berharap ada pintu lain yang terbuka. “Semoga ini jadi jalan untuk karier akting bagi kami bertiga,” kata Sadler. “Kami semua berusaha untuk masuk dunia akting. Kami ingin menjadi aktor dan dia (Eastwood) memberi kami kepercayaan diri untuk melakukannya.” (ant)

Pahlawan Bintangi Film Clint Eastwood

Bali Post/rtr

PEMUTARAN PERDANA - Spencer Stone, Anthony Sadler, dan Alek Skarlatos saat pemutaran perdana film “The 15:17 to Paris” yang dibuka di bioskop AS pada Jumat (9/2).

Bali Post/rtr

MOSAIK - Sebuah mosaik bergambar seorang pria berpakaian toga dari era Romawi ditemukan di Israel.

Ditemukan, Mosaik Usia 1.800 Tahun di Israel

Caesarea (Bali Post) Para arkeolog mengungkap penemuan mosaik berusia 1.800 tahun yang bergambar seorang pria berpakaian toga dari era Romawi ditemukan di Israel pada Kamis (8/2) lalu. Mosaik itu ditemukan selama penggalian sebuah bangunan dari periode Bizantium, sekitar 300 tahun lebih muda dari mosaik pada lantai di dalamnya, di kota pesisir Caesarea. “Kejutan sebenarnya ada-

lah bahwa kami menemukan dua monumen indah dari hari-hari kejayaan Caesarea,” kata Peter Gendelman, salah satu direktur penggalian di Israel Antiquities Authority kepada Reuters tentang bangunan dan mosaik tersebut. Caesarea adalah sebuah kota metropolis Romawi yang dibangun untuk menghormati Kaisar Augustus Caesar oleh Raja Herodes, yang memerintah Yudea dari tahun 37 SM sampai kematiannya tahun

4 SM. Porsi mosaik yang digali, yang menurut otoritas 3,5 meter dari ukuran utuh delapan meter, melukiskan tiga pria berpakaian toga, serta polapola geometris dan tulisan Yunani yang sudah rusak. Jika mosaik itu berasal dari rumah besar, sosok dalam mosaik bisa jadi adalah pemiliknya, atau kalau itu bangunan umum, mereka mungkin adalah donatur mosaik atau anggota dewan kota,

kata Gendelman. Mosaik itu memiliki standar artistik tinggi, dengan sekitar 12.000 batu per meter persegi menurut otoritas kepurbakalaan. Israel sedang menjalankan proyek konservasi dan rekonstruksi terbesar di negara tersebut di Taman Nasional Caesarea menurut tim kepurbakalaan. Proyek ini ditujukan untuk merekonstruksi jembatan era Tentara Salib. (ant)

Elina Dewi

Rilis ”Nganten” Saat Pernikahan MEMBINA sebuah rumah tangga menjadi impian semua orang, tak terkecuali bagi Elina Dewi. Penyanyi pop Bali yang namanya kian melambung sejak mengikuti ajang pencarian bakat Harta Pro Idol itu, kini resmi menjadi istri dari Made Eridana asal Desa Pancasari, Buleleng. Pernikahannya pun sudah berlangsung pada 13 Januari 2018 lalu yang juga dihadiri puluhan penyanyi pop Bali. Terlepas dari hal itu, Elina mengatakan bahwa ada yang spesial dalam momen pernikahannya beberapa waktu lalu itu. Ia merilis single terbarunya yang berjudul “Nganten”. Single tersebut sejatinya sudah diciptakan sejak lama tepatnya sekitar tahun 2014. Dalam menciptakan lagu tersebut, Elina dibantu oleh Deddy Cahyadi yang merupakan gitaris saat Elina masih aktif ngeband. “Single ini sudah diciptakan tahun 2014 lalu. Kala itu, saya masih aktif bersama band saya. Awalnya single ini, saya mau kasih ke teman yang saat itu akan menikah. Tetapi saat itu lagunya masih belum diaransemen seperti sekarang. Nah beberapa waktu lalu pada saat saya memutuskan untuk menikah, saya kembali merombak lagu ini terutama di liriknya dan juga didukung dengan aransemen baru, yang saya persembahkan untuk kado pernikahan saya bersama

suami,” ujar Elina Dewi. Ditambahkan Elina Dewi, dalam aransemen barunya, single “Nganten” digarap oleh Dek Artha Hartapro. Selain itu, penggarapan video klipnya juga terbilang spesial yaitu mulai dari prewedding hingga hari saat upacara pernikahan

berlangsung yang digarap oleh Taksu North Bali. “Jadi, single ini saya langsung jadikan backsong saat saya prewed, jadi gak perlu memakai lagu orang lain. Dalam video klipnya juga semua ada, mulai dari prewed hingga hari pernikahan. Sehingga ini menjadi momen

Elina Dewi

yang begitu spesial bagi saya,” ungkapnya. Ke depan, Elina pun berharap bisa terus berkarya. Meskipun saat ini dirinya sudah menikah, namun sang suami tetap mendukungnya dalam berkarya di industri musik pop Bali. (win)

Bali Post/ist

Edisi 10 Februari 2018 | Balipost.com  

Headline : Bali Cenderung Gagal Urai Kemacetan

Edisi 10 Februari 2018 | Balipost.com  

Headline : Bali Cenderung Gagal Urai Kemacetan

Advertisement