Skip to main content

Edisi 06 Oktober 2016 | Balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

kamis wage, 6 oktober 2016

Pramono Pastikan Istana Tak Ada Kaitan dengan Dimas Kanjeng ADA selentingan Dimas Kanjeng pernah diundang ke Istana. Namun, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung langsung membantah. Bahkan, Pramono memastikan Dimas Kanjeng Taat Pribadi bukan bagian dari pendukung Joko Widodo (Jokowi) saat pelaksanaan pemilihan presiden (pilpres). ‘’Kalau ditelusuri yang jelas pada saat pilpres yang lalu, Dimas Kanjeng bukan bagian dari pendukung Pak Jokowi sehingga enggak ada urusan dengan itu,’’ kata Pramono Anung di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/10) kemarin. Ia membantah isu yang beredar bahwa Dimas Kanjeng pernah datang ke Istana dan menggandakan uang. Menurutnya, klaim itu tidak benar dan Istana tidak ada

20 HALAMAN

NOMOR 47 TAHUN KE 69

kaitan dengan urusan penggandaan uang. ‘’Yang jelas itu klaim enggak benar. Enggak ada urusan Istana dengan yang begitu-begitu. Apalagi menggandakan uang, wong kita enggak percaya dengan apa yang dilakukan sehingga dengan demikian enggak benar,’’ katanya. Namun, ia tidak membantah jika Dimas Kanjeng mungkin saja pernah datang ke Istana dan bersalaman dengan Presiden Jokowi. Pramono menambahkan, selama ini banyak masyarakat yang datang ke Istana dan bersalaman dengan Presiden karena Presiden menerima siapa pun yang datang ke Istana. ‘’Jika kemudian masyarakat yang datang ke Istana salaman dengan Presiden-Wapres itu pasti banyak, karena namanya Presiden menerima siapa saja,’’ katanya. (ant)

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Pendidikan di Indonesia

Jokowi Perintahkan Rombak Besar-besaran Jakarta (Bali Post) –

Presiden Joko Widodo memerintahkan perombakan besar-besaran pada sistem pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. ‘’Saya minta dilakukan perombakan besar-besaran untuk peningkatan kualitas pendidikan,’’ kata Presiden Jokowi dalam rapat terbatas dengan topik ‘’Efektivitas Belanja Pendidikan dan Kesehatan pada APBN’’ di Kantor Presiden Jakarta, Rabu (5/10) kemarin. Presiden mengatakan, anggaran pendidikan dan kesehatan dari tahun ke tahun meningkat dan membesar, sehingga harus dibuat semakin fokus agar tepat sasaran. ‘’Mestinya kita harus fokus pada upaya membuat belanja pendidikan dan kesehatan betul-betul bisa tepat sasaran, jangan sampai anggaran yang semakin meningkat tetapi hasilnya tidak maksimal atau belum maksimal,’’ kata Jokowi. Ia juga menggarisbawahi pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang produktif dan berkarakter. ‘’Pada era kompetisi

Joko Widodo

antarnegara saat ini, kita memerlukan sumber daya manusia yang bukan hanya sehat tetapi juga SDM yang cerdas yang produktif dan memiliki karakter,’’ tandas Jokowi. Jokowi meminta agar alokasi dana pendidikan betul-betul digunakan efektif untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, serta menekankan akses siswa terutama siswa dari keluarga miskin betul-betul memperoleh pendidikan dan diprioritaskan. Hal. 19 Siswa Miskin

KPK Mesti Usut Dugaan Korupsi Proyek Reklamasi

Bali Post/dok

DIPROTES - Hasil reklamasi di Teluk Jakarta dinilai merugikan nelayan setempat. Kini proyek tersebut masih mendapat protes bahkan dugaan korupsi yang mengemuka dalam proyek tersebut diminta untuk diusut.

Denpasar (Bali Post) Dalam PP No.16 Tahun 2004 tentang Penatagunaan Tanah jelas menyebutkan tanah timbul maupun hasil reklamasi adalah milik negara. Namun, PP yang dikeluarkan di era Presiden Megawati Soekarnoputri itu juga mencantumkan, pelaksanaan reklamasi tetap tidak boleh menyinggung nilai-nilai adat, agama dan masyarakat sekitar sebagai bagian utama pembangunan yang berpihak kepada masyarakat. ‘’Contoh reklamasi yang berpihak adalah reklamasi sarana-prasarana vital untuk kepentingan masyarakat seperti pelabuhan, bandara, jalan, perumahan rakyat ataupun sarana yang memang dibutuhkan sebagai penggerak ekonomi. Namun sekali lagi tidak boleh bersinggungan dengan adat, agama

dan masyarakat pendamping,’’ ujar anggota DPRD Bali dari Fraksi PDI Perjuangan A.A. Ngurah Adhi Ardhana di Denpasar, Rabu (5/10) kemarin. Adhi Ardhana mengaku setuju dengan pernyataan KPK yang menegaskan bahwa reklamasi seharusnya digerakkan oleh pemerintah dan bukan swasta. Hal ini agar reklamasi sebesar-besarnya dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat. Di samping tetap memperhatikan adat, agama, dan masyarakat pendamping. ‘’Apabila dihubungkan dengan Teluk Benoa, Presiden harus memperhatikan hal tersebut sebagai pengejawantahan penghargaan hak-hak adat dan agama,’’ jelasnya. Hal. 19 Merugikan Negara

Kadin Harapkan Unud Jadi Pelopor KEBANGKITAN pertanian Bali perlu langkah nyata dan terobosan. Dalam konteks membangun pertanian Bali, maka kehadiran akademisi dan institusi terkait yang menggeluti bidang pertanian mutlak diperlukan. Untuk itu, Kadin Bali berharap akademisi Universitas Udayana (Unud) bisa menjadi pelopor membangun kembangkitan pertanian Bali. ‘’Selaku Ketua Umum Kadin Bali saya berharap akademisi Universitas Udayana menjadi pioner. Setidaknya Fakultas Pertanian Unud bisa menjadi bapak asuh dan membina kelompok tani di Bali sebagai percontohan. Unud hendaknya memiliki satu demplot dan percontohan pengelolaan pertanian di Bali,’’ ujar Ketua Umum Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra, Rabu (5/10) kemarin. Ia mengatakan langkah itu akan menjadi motivasi bahwa Udayana yang selama ini banyak melahirkan insinyur pertanian benar-benar aplikatif dalam membangun pertanian Bali. Ia mengatakan Kadin Bali sebagai mitra kerja Universitas Udayana sangat mendorong adanya upaya-upaya yang terukur dan nyata dalam menuju kebangkitan pertanian Bali. ‘’Jika memungkinkan semua universitas yang memiliki fakultas pertanian di Bali memiliki satu subak binaan sebagai laboratorium untuk melahirkan generasi petani Bali yang paham teori, teknologi dan cerdas dalam membangun jaringan pasar. Petani Bali memerlukan pendampingan untuk bangkit,’’ ujarnya. Hal. 19 Sarjana Pertanian

A.A. Ngurah Alit Wiraputra

AAN Bagus Kamandalu

Bali Post/san

AGRO - Tumpukan sayur di Pasar Induk Baturiti siap dikirim ke pasar tradisional lainnya di Bali. Kini sejumlah pasar di Bali siap direvitalisasi untuk dijadikan pasar agro untuk mendukung kebangkitan pertanian Bali.

Kembalikan Kejayaan Pasar Agro 2

Kontes Agro Bisa Jadi Strategi Pemasaran Kebangkitan pasar agro di Bali memang bisa menjadi salah satu tolok ukur bangkitnya pertanian Bali. Namun, sebelum merintis pasar agro, Bali perlu melakukan pemetaan dan terobosan nyata dalam pengelolaan pertanian. Pemetaan potensi dan daya dukung lahan, regenerasi petani dan pasar harus dilakukan. Tak hanya itu, manajemen pengelolaan pertanian harus dibenahi.

PANDANGAN ini dilontarkan Ketua Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali Ir. AAN Bagus Kamandalu, M.Si. saat dialog dengan Bali Post, Rabu (5/10) kemarin. Bagi Agung Kamandalu, membangkitkan pertanian Bali perlu komitemen dan kesabaran. ‘’Membangun pertanian Bali perlu waktu. Ini perlu langkah sinergi dan pendampingan,’’ ujarnya. Ia mengatakan sinergi lintas komponen baik Dinas Pertanian, Balai Pengkajian Teknologi Per-

Puspayoga: Batik sebagai Pemersatu Bangsa MENTERI Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menyebut batik terbukti mampu menjadi alat pemersatu bangsa dan mempererat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). ‘’Batik di nusantara telah menjadi pemersatu bangsa,’’ kata Menteri Puspayoga di Pekalongan, Selasa (4/10), dalam acara rangkaian Hari Batik Nasional ke-7. Ia mengatakan, batik yang meskipun berakar dari budaya Jawa telah meluas menjadi budaya bangsa Indonesia. Faktanya, batik telah membudaya dari Sabang sampai Merauke, diproduksi di setiap provinsi, dan digunakan dalam

kehidupan sehari-hari. ‘’Masyarakat kita dari Sabang sampai Merauke semua pakai batik,’’ katanya. Menurutnya, batik telah menjadi sesuatu yang luar biasa yang memperkokoh dan mempererat NKRI. ‘’Ini bukan berlebihan, diplomasi batik luar biasa untuk memperkokoh NKRI. Siapa cinta NKRI dia pakai batik, meski batik ini berakar dari budaya Jawa tetapi sekarang semangat nasionalisme dalam batik luar biasa,’’ katanya. Untuk mendongkrak kesejahteraan produsen batik, Puspayoga mendorong semua pihak agar membuat lebih ban-

yak event dan pameran bertema batik di berbagai tempat meliputi Sabang sampai Merauke. Pameran produk yang berlatar batik, menurutnya, perlu digalakkan sebagai upaya meningkatkan nilai tambah dan pemasaran KUKM produsen batik. ‘’Dengan begitu perajin batik kita semakin baik kesejahteraannya,’’ katanya. (kmb) BATIK - Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga meninjau sentra batik tulis melati di Desa Pakandangan Barat, Bluto, Sumenep, Madura.

tanian (BPTP) serta kalangan kampus wajib dilakukan. Dengan sinergi inilah akan terbangun satu model dan manajemen yang jelas dalam mengelola pertanian Bali. ‘’Jangan hanya bicara, mari lakukan langkah nyata. Kampus yang memiliki banyak peneliti pertanian harus turun ke lapangan. Dinas Pertanian kabupaten/ kota juga harus bergerak. Jangan melakukan pendekatan wacana dalam mengelola pertanian,’’ sarannya.

Agung Kamandalu yang didampingi pengusaha Jeffry Budiman mengatakan, dalam konteks pasar agro di Bali, ada banyak terobosan yang bisa dilakukan. Namun hal utama yang harus dilakukan adalah pembenahan manajemen pertanian. Langkah yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pemetaan, adaptasi teknologi dan pemilihan bibit yang tepat. Hal. 19 Dikelola Kadin


DENPASAR

2

Kamis Wage, 6 Oktober 2016

Bali Post/wan

PUNIA – Ketua Umum Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra didampingi Made Hartawan, Komang Arjawa, Wayan B.B. Sumerta meyerahkan dana punia untuk mendukung pembangunan Pura Kertajaya, Tangerang, Banten, Rabu (5/10) kemarin.

Pembangunan Pura Kertajaya Tangerang

Kadin Bali Serahkan Dana Punia SEBAGAI wujud bakti dan mendukung pembangunan Pura Kertajaya, Tangerang, Banten, Kadin Bali menyerahkan dana punia, Rabu (5/10) kemarin. Punia diserahkan Ketua Umum Kadin Bali A.A. Alit Wiraputra didampingi Made Hartawan, Komang Arjawa, Wayan B.B. Sumerta. Punia ini diharapkan bisa mendukung rencana pembuatan jalan dan pintu gerbang pura di lahan 10 are. Alit Wiraputra mengatakan, punia ini merupakan hasil dari digelarnya turnamen Golf Bali Post–Kadin Bali, akhir Agustus lalu. ‘’Punia ini jangan dilihat dari nominalnya, melainkan semangat kebersamaannya untuk mendukung umat kita di Tangerang dalam membangun pura. Dengan punia ini, kami jajaran Kadin Bali dan masyarakat Bali juga mendoakan semua komponen bisa mewujudkan seradha bhakti-nya dengan tulus ikhlas,’’ ujarnya. Sebelumnya, Ketua Banjar Tangerang Gusti Made Arta menyampaikan terima kasih atas dukungan semua komponen di Bali kepada umat Hindu di Tangerang. Pura Kertajaya Tangerang merupakan kahyangan jagat milik umat Hindu di Indonesia. Keberadaannya sangat strategis di Jalan K.S. Tubun No. 108 Pasar Baru, Tangerang, sangat dekat dengan Bandara Soekarno-Hatta. Pura ini dibangun tahun 1982 dan ngenteg linggih pada Oktober 1989. Demikian strategisnya keberadaan Pura Kertajaya Tangerang, maka fasilitas pendukungnya perlu dilengkapi. Sebab, pura tersebut belum memiliki akses jalan masuk. Selama ini, umat masih meminjam gang. ‘’Tinggal selangkah lagi kita akan bisa memiliki pamedal (gerbang) utama sebagai pintu masuk ke areal pura dengan membeli lahan 1.000 m2 (10 are) di depannya. Tetapi, saat ini baru terbayar Rp 5 miliar dari Rp 10 miliar harga yang dilepas pemilik lahan. Jadi, masih kekurangan Rp 5 miliar. Karena itu, partisipasi umat dalam bentuk dana punia sangat diharapkan karena pelunasannya dijadwalkan akhir Desember 2016 ini,’’ ujarnya. Umat yang ingin madana punia bisa lewat rekening Bank BNI No. rekening 0297130144 atas nama Dharma Dana Pura Kertajaya Tangerang. (dir)

FM 96,5

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

Hubungi telepon 0361-7400391.

Bali Post/eka

Protes Permen KP No. 57 Tahun 2014

Ratusan Kapal Tangkap Tuna di Benoa Berhenti Beroperasi Denpasar (Bali Post) -

Sekitar 401 kapal tangkap ikan tuna di Bali berhenti beroperasi sementara dan ditambatkan di Pelabuhan Benoa. Kondisi tersebut sebagai bentuk protes dampak dari diberlakukannnya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 57 Tahun 2014. Peraturan tersebut membuat keterpurukan usaha penangkapan ikan tuna, khususnya terhadap kapal-kapal tuna yang berpangkalan di Pelabuahan Benoa milik anggota Asosiasi Tuna Long Line Indonesia (ATLI). Sekjen ATLI Bali Dwi Agus Siswa Putra, Rabu (5/10) kemarin di Benoa menjelaskan, dengan adanya Permen KP 57, penangkap ikan tuna kesulitan bekerja. Kapal penangkap ikan tuna dengan alat tangkap rawai tuna (long line) tanpa adanya alih muatan (transhifment) di tengah laut yang membantu operasionalnya, maka long line tidak dapat bekerja. Kar-

Denpasar (Bali Post) Dugaan korupsi dana nasabah bank di BPD Bali Cabang BPD Tabanan dengan terdakwa mantan karyawan I Wayan Sukarja Satrawan, Rabu (5/10) kemarin mulai mendengarkan keterangan ahli. Ahli yang diajukan di muka persidangan adalah ahli pidana dari Fakultas Hukum Universitas Udayana Dr. I Gusti Ketut Aryawan. Dalam sidang yang dipimpin majelis hakim Sutrisno itu, sempat terjadi ketegangan antara jaksa penuntut umum (JPU) Ida Ayu Sulasmi, dkk. dengan ahli. Jaksa dari Kejari Tabanan itu berupaya mendapatkan jawaban sesuai dengan pembuktian unsur-unsur pada dakwaannya. Seperti unsur tentang kerugian negara, menyangkut dana nasabah yang diduga diselewengan terdakwa. Salah satu pertanyaan yang dilayangkan jaksa adalah, apakah uang yang diselewengkan itu menyebabkan kerugian negara? Ahli hukum pidana Gusti Aryawan tidak menjawab ya atau tidak, namun menjelaskan mengenai kedudukan keuangan yang dapat disebut tindak pidana korupsi atau tidak. Jaksa tidak puas dan terus mengejar, karena ahli tidak menjawab ya atau tidak. Hal itulah membuat sidang jadi blunder, karena saat ahli beberapa kali mau menjelaskan pendapatnya selalu dipotong. Akhirnya, beberapa kali ditengahi majelis hakim yang kemudian meminta ahli menjawab dengan tegas. Kata hakim, ahli dapat membuat kesimpulan jika diminta menjawab ya atau tidak. ‘’Jawab itu saja. Jika diminta menjelaskan baru menjelaskan,’’ tandas hakim. Mengenai extraordinary crime, jaksa ingin mendapat jawaban dari ahli apakah kasus korupsi termasuk extraordinary crime. Ahli tidak mau menjawab dengan ya dan tidak. Alasannya, karena ada penjelasan ilmiah dan beberapa kajian yang harus dijelaskan. Jaksa pun tidak menginginkan penjelasan, akhirnya ahli pun menjawab bahwa ilmiahnya kasus korupsi memang masuk extraordinary crime. Penasihat hukum terdakwa, Agus Gunawan Putra, Gede Darmawan, Tessy, dkk. juga melayangkan pertanyaan cukup menohok. Karena kasus BPD ini sebelumnya pada putusan sela, terdakwa pernah dibebaskan dari dakwaan. Terungkap bahwa dana penyertaan yang diserahkan kepada BPD adalah sebagai modal. Sedangkan dana yang digunakan terdakwa dan akhirnya telah dikembalikan adalah dana nasabah yang didapat dari operasional. ‘’Karena BPD Bali tunduk dengan Undang-undang PT, urusan tindak pidana yang dilakukan bukan termasuk ranah tindak pidana korupsi,’’ ucap penasihat hukum terdakwa. Gede Darmawan pun menuding jaksa sengaja menggiring ahli seperti itu agar segala unsur tindak pidana korupsi dipenuhi. (kmb37)

(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5

Topik : jokowi perintahkan rombak pendidikan besar-besaran Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

ena long line targetnya freshtise, bukan ikan beku. ‘’Jadi nangkap ikan di laut, dengan waktu 15 hari minimal hasil tangkapan harus sudah di darat, maksimal hasil tangkapan harus di pasaran maupun di negara pengimpor. Hal tersebut untuk menjaga ikan tidak busuk,’’ tegasnya. Penghentian sementara operasi ratusan kapal long line

ini telah dilakukan mulai 30 September lalu. Dengan kondisi tersebut, berdampak pada berhentinya ribuan anak buah kapal (ABK). Selain itu, dampak sosial lainnya juga terjadi, seperti terhentinya suplai bahan makanan dari pedagang di daratan ke dalam kapal dan berhentinya pula berbagai suplai perlengkapan menangkap ikan di laut. Proses

berhentinya ratusan kapal ini akan bertambah, mengingat anggota ATLI memiliki kapal sekitar 625. ‘’Coba dibayangkan, semua kapal long line akan ditambatkan di Pelabuhan Benoa. Nanti kondisi pelabuhan akan menjadi padat sekali. Belum lagi jumlah ABK yang berhenti beroperasi juga bertambah,’’ papar Dwi. Selain itu, dampaknya juga akan merembet pada unit pengolahan ikan (UPI) yang ada di daratan. Di mana, unit ini memiliki pekerja sekitar ratusan orang tiap perusahaan ikan yang ada di Bali. Ini otomatis terjadi, mengingat tidak ada suplai ikan dari nelayan. Penambatan kapal long

line di Pelabuhan Benoa akan terus berlangsung. Mereka baru akan kembali melaut hingga ada peraturan yang memperbolehkan kapal transhifment ikan dapat beroperasi kembali. Dalam kesempatan tersebut, ATLI Bali menyampaikan tuntutannya pada pemerintah untuk mencabut Permen KP Nomor 57 Tahun 2014 dan diberikan lagi satu aturan yang meringankan untuk bekerjanya kapal angkut. Sebab, kapal tangkap tuna long line sangat membutuhkan kapal angkut. ‘’Di dunia tidak ada yang melarang transhifment. Jangan khawatir, kita tidak akan melarikan ikan,’’ tegas Sekjen ATLI Bali. (eka)

Pasar Badung Segera Dibongkar

Sidang Kasus Korupsi di BPD Bali

Ahli dan JPU Bersitegang

KAPAL IKAN Deretan kapal penangkap ikan ditambatkan di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Rabu (5/10) kemarin. Sekitar 401 kapal penangkap ikan tuna yang tergabung dalam Asosiasi Tuna Long Line Indonesia (ATLI) Bali berhenti beroperasi sementara sebagai bentuk protes atas Permen KP Nomor 57 Tahun 2014.

Pembangunan Fisik Digarap 2017 Denpasar (Bali Post) – Pascaterbakarnya Pasar Badung, Februari lalu, geliat pedagang sementara dialihkan ke lokasi eks Tiara Grosir. Kini, areal Pasar Badung sudah terbebas dari segala aktivitas. Bahkan, dalam waktu dekat ini gedung tersebut akan diratakan dengan tanah. Karena targetnya, Pemkot Denpasar akan kembali membangun

gedung baru pada awal tahun 2017. Hal ini ditegaskan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat rapat bersama pimpinan SKPD di lingkungan Pemkot Denpasar, beberapa waktu lalu. Rai Mantra memastikan pembangunan fisik Pasar Badung bisa digarap mulai awal tahun 2017. ‘’Saya tidak ingin kondisi

Pasar Badung berlarut-larut. Kasihan pedagang berdesakan berjualan di eks Tiara Grosir. Saya minta awal tahun 2017 pembangunan fisik Pasar Badung bisa segera dilaksanakan,’’ kata Rai Mantra. Untuk memperlancar proses pelelangan, Wali Kota juga meminta untuk melibatkan Dinas Perhubungan Kota Denpasar dan Satpol PP Kota Den-

Bali Post/eka

PASAR BADUNG - Kondisi bangunan Pasar Badung pascakebakaran yang menghanguskan ratusan kios pedagang di setiap lantainya. Pemerintah Kota Denpasar mengagendakan mulai pembangunan fisik pasar tersebut awal 2017 mendatang.

pasar. Wali Kota Rai Mantra juga meminta seluruh SKPD mengoordinasikan proses pembongkaran tersebut agar cepat selesai. Tidak hanya itu, Rai Mantra meminta untuk terus mengikuti perkembangan agar bisa mengetahui hal-hal yang menjadi permasalahan. Jika masih ada permasalahan yang masih meragukan, agar segera dibahas secara detail. Rai Mantra juga memerintahkan SKPD terkait agar segera melakukan langkah-langkah strategis, sehingga pembangunan pasar terbesar di Kota Denpasar ini bisa berjalan dengan lancar. Sementara itu, Dirut PD Pasar Badung Made Westra memaparkan, saat ini pihaknya sudah mulai tahap tender pembongkaran Pasar Badung. ‘’Saat ini sudah memasuki pengumuman lelang pembongkaran Pasar Badung. Kami berharap tanggal 10 Oktober sudah ditetapkan pemenangnya sehingga pada tanggal 15 Oktober Pasar Badung yang terbakar sudah bisa segera dibongkar. Jika tidak ada halangan, pada 15 Desember mendatang bangunan Pasar Badung dipastikan telah rata dengan tanah,’’ kata Westra didampingi Panitia Lelang A.A. Yuliarta.

Sebelum pembongkaran dilakukan, Westra mengatakan, untuk proses penghapusan gedung sesuai dengan prosedur melalui Kantor Pelayanan Kekayaan dan Lelang Negara (KPKLN) Denpasar. Untuk harga limit yang didapatkan untuk proses pembongkaran itu, sesuai dengan feasibility study adalah Rp 88 juta. ‘’Intinya kita tidak mengeluarkan uang untuk pembongkaran, namun mendapatkan harga pembongkaran minimal sejumlah itu,’’ ujarnya. Andaikata perusahaan yang nantinya memenangkan pelelangan itu tidak membersihkan hasil pembongkaran, pihaknya akan menerapkan uang jaminan sebesar Rp 75 juta. Kadis Tata Ruang dan Perumahan Pemkot Denpasar Kadek Kusuma Diputra mengatakan, pengerjaan Detail Engineering Design (DED) akan dilakukan pada anggaran perubahan tahun 2016 ini, termasuk sayembara pembuatan desain Pasar Badung. ‘’Kami sudah mengumumkan sayembara gambar Pasar Badung. Hasil dari sayembara ini akan kami jadikan acuan dalam rancangan gambar pembangunan Pasar Badung,’’ kata Kusuma Diputra. (kmb12)

Angkat Kearifan Lokal

HUT TNI Tampilkan Sosiodrama Perjuangan I Gusti Ngurah Rai PANGDAM IX/Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko menjadi pembina dalam peringatan HUT ke-71 TNI di Lapangan Puputan Nitimandala Renon, Rabu (5/10) kemarin. Serangkaian HUT TNI yang bertema ‘’Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat, Profesional, Siap Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian’’ ini, juga ditampilan sosiodrama perjuangan Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai. Di mana, Kolonel I Gusti Ngurah Rai yang memimpin pasukan bertempur melawan Belanda hingga dia harus gugur di tangan Kompeni. Hakikat intinya, Ngurah Rai dalam berjuang tak pernah menyerah hingga titik darah penghabisan. Di akhir sosiodrama yang dimainkan oleh anggota dan staf di lingkungan Kodam IX/Udayana itu, dilakukan pengabenan terhadap Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai, hingga tabur bunga yang dilakukan dari udara dengan menggunakan helikopter milik BPBD Bali. ‘’Kami berkeyakinan bahwa sejarah bangsa merupakan

bagian dari kekuatan karakter bangsa yang tidak boleh hilang. Ada persatuan kesatuan, ada gotong royong, semangat pantang menyerah. Perjuangan Bapak I Gusti Ngurah Rai menampilkan semua itu. Kami semua ingin, dan komponen masyarakat tidak boleh melupakan sejarah. Orang bisa hancur karena melupakan sejarah, karena karakter,’’ kata Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko sembari mengatakan bangga akan sosok I Gusti Ngurah Rai. Terkait HUT ke-71 TNI, Pangdam Kustanto mengatakan, TNI akan menjadi bagian konstruktif bersama komponen lainnya untuk memajukan bangsa ini. Pun soal pengamanan dan dinamika di lapangan, TNI selalu siap dengan pasukannya, seperti satuan tempur, komando teritorial dikedepankan untuk memastikan bahwa setiap tantangan bisa diatasi dan disikapi secara tepat. Soal pengembangan kesatuan baru, Kodam terus berkembang. Misalnya ada Bataliyon 741 dalam proses pembentukan kesatuan baru di wilayah Kodam. Pun soal alutsista sedang dipenuhi untuk

satuan tempur seperti Rider, Denzipur, Bataliyon 742, dan lainnya. Apakah cukup untuk mengamankan Bali-Nusra? ‘’Kalau bicara masalah cukup gak cukup, itu relatif. Prinsipnya kami selalu siap mengantisipasi ancaman dalam bentuk apa pun,’’ jelas Pangdam. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dalam sambutannya yang dibacakan Pangdam IX/ Udayana mengatakan, serangkaian HUT TNI ini dilaksanakan upacara yang dipadukan dengan pertunjukan seni dengan mengangkat kearifan lokal, baca puisi, cipta lagu, tarian daerah. Di samping itu, juga mengadakan kegiatan sosial seperti bedah rumah, operasi katarak dan pengobatan massal. ‘’Ini merupakan wujud kepedulian TNI pada rakyat,’’ jelasnya. Soal tema yang diambil, Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, makna yang terkandung dalam tema ini adalah TNI tumbuh dan berkembang serta berjuang bersama rakyat, yang tidak boleh pudar di tengah arus globalisasi yang berkembang secara dinamis. ‘’Kesejatian itu harus terus ditumbuhkembangkan

dan diselaras-serasikan dengan pola pikir kehidupan masyarakat yang semakin modern. Sehingga kecintaan akan tetap terbangun sebagai modal pokok, karena bersama rakyat TNI kuat dalam menjaga NKRI,’’ tegasnya. Selama ini, sambung Jenderal Gatot Nurmantyo, TNI terus memberikan sumbangsih

kepada negara, baik melalui Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Misalnya, ikut dalam penanggulangan kebakaran hutan, memberikan bantuan pada korban tanah longsor dan banjir, juga berhasil menangkap dan menembak teroris dalam Operasi Tinombala. (asa)

Bali Post/wan

SOSIODRAMA - Pertempuran sengit antara pasukan I Gusti Ngurah Rai melawan penjajah Belanda dalam perang Puputan Margarana ditampilkan dalam sosiodrama Perang Puputan Margarana yang digelar dalam peringatan HUT ke-71 TNI di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Rabu (5/10) kemarin.


Kamis Wage, 6 Oktober 2016

Badung

3

Soal Sambungan Ilegal PDAM

Dirut Mengaku Baru Tahu, Bupati Sebut Masalah Darurat

Mangupura (Bali Post) – Temuan puluhan sambungan PDAM ilegal di kawasan Ungasan, Kuta Selatan dalam sidak yang dilakukan DPRD Badung, ternyata belum masuk ke meja direksi. Bahkan, Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Mangutama I Made Subargayasa mengaku baru mengetahui adanya kecurangan tersebut. ‘’Saya juga baru tahu (sambungan illegal - red). Kemarin (Selasa, 4/10 - red) kan dewan pengawas kami yang ikut turun. Sekarang saya lagi rapat sama dewan pengawas,’’ ujar Made Subargayasa, Rabu (5/10) kemarin. Dia juga meragukan adanya sambungan PDAM ilegal tersebut. Karena itu, pihaknya akan melakukan pengecekan kembali tudingan kalangan DPRD Badung, karena pihaknya juga memiliki Standard Operational Procedure (SOP) dalam pemasangan sambungan pipa PDAM. ‘’Saya masih cek dulu kebenarannya, dalami dulu, cermati, apa penyebabnya dan bagaimana kronologinya. Intinya, kami juga masih menelusuri siapa yang bermain. Kalau ada karyawan kami bermain, tentu kami harus menindak tegas, karena saya tidak mau begitu,’’ jelasnya. Temuan puluhan sambungan pipa ilegal milik PDAM mendapat perhatian serius dari Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Sebab, masalah ini adalah masalah darurat yang harus segera diselesaikan. ‘’Ini kita sudah darurat,’’ ucap Bupati Giri Prasta sembari meminta jajaran PDAM Tirta Mangutama Badung segera berbenah agar kebutuhan air bagi masyarakat Badung bisa terpenuhi. Terkait usulan Komisi III DPRD Badung yang minta agar Direksi PDAM dicopot, Bupati Giri Prasta mengatakan akan dilakukan pembenahan pelayanan dasar perusahaan agar seluruh krama Badung dapat layanan air bersih. ‘’Kami belum bicara copot-mencopot, karena urusan copot dan tidak itu masuk pada tatanan mekanisme,’’ tegasnya. Pemkab Badung, katanya, akan mendahulukan perbaikan pelayanan PDAM Tirta Mangutama. Sebab, masih banyak warga Badung yang belum terjamah oleh pelayanan air bersih ini. Padahal, katanya, air adalah kebutuhan dasar yang paling pokok nomor dua setelah udara. ‘’Saya berpikir regulasi dan kebutuhan dasarnya dulu. Yang terpenting, air jangan sampai terjadi kebocoran lagi,’’ pungkasnya. (kmb27)

Tingkatkan Pengamanan dan Kurangi Krodit

Akses Masuk ke Pura Uluwatu akan Diperlebar Mangupura (Bali Post) Kawasan objek wisata Uluwatu yang dikenal memiliki panorama alam tebing serta Pura Luhur Uluwatu yang sangat memesona, tentunya selalu ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Hal ini pastinya akan membuat kekroditan di pintu masuk saat kunjungan meningkat. Sementara pada saat dilaksanakan upacara piodalan, krama yang tangkil juga sangat ramai sehingga membuat pengunjung membeludak. Untuk mengantisipasi halhal yang tidak diinginkan, pihak Desa Adat Pecatu bersama manajemen pengelola kawasan akan meningkatkan sektor pengamanan, terutama di pintu masuk. Termasuk, memperlebar akses masuk ke areal pura. Menurut Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta saat ditemui, Rabu (5/10) kemarin, peningkatan pengamanan ini juga harus dibarengi dengan pengadaan sarana dan prasarana seperti metal

detector dan CCTV serta pendukung lainnya. Peningkatan pengamanan ini utamanya terkait kunjungan wisatawan dari berbagai belahan dunia. Karena dikhawatirkan, di tenggah ramainya kunjungan dan pamedek yang tangkil ke pura, bisa saja dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab atau pelaku teror dengan menyamar dengan menggunakan pakaian layaknya seorang pamedek. ‘’Ini kan bisa saja, pihak yang tidak bertanggung jawab

masuk dengan menyamar sebagai wisatawan atau menyusup sebagai pamedek. Ini Harus diantisipasi sedini mungkin,’’ katanya. Dalam hal pengamanan, tentunya petugas akan melakukan pengecekan terhadap para pengunjung maupun pamedek. Untuk itu, Sumerta mengimbau kepada para pengunjung agar tidak risi apabila dilakukan pemeriksaan saat akan masuk ke kawasan Pura Uluwatu. Sebab, kenyamanan dan keamanan itu adalah mutlak dan harus bagi wisatawan dan pengunjung kawasan wisata Uluwatu. ‘’Kami mohon kepada siapa pun agar hal itu menjadi suatu yang tidak menjadikan risi atau terganggu tatkala diperiksa saat memasuki kawasan Uluwatu. Ini demi keamanan bersama,’’ harapnya. Terkait peningkatan penga-

Kasus Korupsi Jembatan Lemukih

Giliran Pengawas Diadili Bali Post/ist

JEBOL - Akses jalan menuju Banjar Puwitan Batu Lantang, Petang, jebol sepanjang 18 meter.

Jalan di Petang Jebol

Pipa PDAM Putus, Saluran Irigasi Tertimbun Mangupura (Bali Post) – Hujan yang mengguyur Kabupaten Badung dan sekitarnya sepekan terakhir, membuat akses jalan menuju Banjar Puwitan Batu Lantang, Petang, jebol sepanjang 18 meter dengan lebar 2 meter dan kedalaman 18 meter. Mesti tidak ada korban jiwa, namun bencana alam itu membuat pipa induk PDAM terputus dan saluran irigasi tertimbun tanah. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung I Nyoman Wijaya mengatakan, kejadian itu diketahui sekitar pukul 03.00 Wita, berawal informasi dari Kepala Dusun (Kadus) Banjar Wanesari, Sulangai, Petang. ‘’Jalan jebol menuju Banjar Puwitan Batu Lantang ini karena curah hujan yang tinggi. Kejadian ini menimbulkan kerusakan pada pipa induk PDAM dan saluran irigasi tertimbun tanah,’’ kata Nyoman Wijaya, Rabu (5/10) kemarin. Wijaya didampingi Kabid KL A.A. Rai Adnyana, Kasi Logistik Gede Suarjaya dan Kasi Kedaruratan Nyoman Sudita mengatakan langsung menurunkan tim BPBD Badung, rescue, petugas PDAM, Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Badung, Satpol PP, kepala lingkungan, dan masyarakat setempat ke lokasi kejadian. ‘’Semua tim turun dan bekerja sama dengan instansi terkait untuk evakuasi di lokasi kejadian. Dampaknya, masyarakat tidak bisa menggunakan air minum dan lalu lintas agak terganggu,’’ katanya. Menurutnya, Kecamatan Petang merupakan zona yang rawan longsor karena berada pada perbukitan. ‘’Kami sudah menerima imbauan dari BMKG Wilayah III Denpasar mengenai waspada sejak dini pada saat musim hujan,’’ ucapnya. Imbauan tersebut, katanya, telah disosialisasikan ke desa, banjar-banjar, camat, lurah, perbekel untuk antisipasi bersama mengenai cuaca ekstrem. Bahkan, pada puncak musim hujan nanti pada bulan Desember 2016 - Februari 2017, alat berat dari Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Badung akan disiagakan di lokasi rawan bencana. ‘’Kalau sudah puncak, pasti kita standby alat beratnya dan sudah siap pakai,’’ sebutnya. Disebutkannya, total kerugian pada awal musim hujan diperkirakan mencapai Rp 1,3 miliar, terdiri dari kerugian bencana yang terjadi dari 25 -26 september 2016 di Badung sekitar Rp 650 juta di 9 titik bencana ditambah kerugian di Jalan Siligita tiga rumah terendam luapan air 2,5 meter dan 1 unit mobil Swift, 1 Avanza kerugian sekitar Rp 300 juta. Ditambah kerugian 3 mobil hanyut di Banjar Menesa Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, kerugian sekitar Rp 350 juta. (kmb27)

Bali Post/edi

ANTREAN - Kondisi antrean di pintu masuk menuju Pura Uluwatu.

Mangupura (Bali Post) Dugaan korupsi atas proyek pembangunan jembatan Pangkung Lebong dan Pangkung Api, Desa Lemukih, Sawan, Buleleng, terus bergulir. Setelah memvonis kontraktor, mantan Kadis Pekerjaan Umum (PU), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan sejumlah terdakwa lainnya, Rabu (5/10) kemarin gilirian tim pengawas yang didudukkan di kursi pesakitan Pengadilan Tipikor Denpasar. Dia adalah Dewa Made Putra (51). Jaksa penuntut umum (JPU) Wayan Suardi di hadapan majelis hakim pimpinan Wayan Sukanila didampingi hakim anggota Dewa Gede Suarditha dan Nurbaya Gaol menjelaskan bahwa dalam perkara ini terdakwa dijerat dua pasal, yakni subsider dan primer. Terdakwa dituding menyebabkan kerugian keuangan negara hingga Rp 699.999.871. Dalam dakwaan primer, terdakwa Dewa Made Putra selaku leader pengawas bersama Ketut Yasa, I Made Suitra dan I Wayan Wenten (terpidana dalam berkas terpisah) telah melakukan perbuatan melawan hukum memperkaya diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara dalam penandatanganan dokumen terkait pembayaran angsuran pertama 40 persen dalam kasus pembangunan jembatan di Lemukih. Atas kasus ini, terdakwa dijerat Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Tipikor, sebagaimana yang telah diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sedangkan untuk subsider, Oasal 3 UU yang sama. Pembangunan jembatan Pangkung Lebong dan Pangkung Api, Desa Lemukih, Sawan, Buleleng, tertuang dalam Daftar Program Anggaran (DPA) Dinas PU Buleleng dengan nilai pagu Rp

2.630.000.000. Dalam proses lelang yang dilakukan Pokja III ULP Kab. Buleleng, dimenangkan oleh PT Arisya Prima Ayu dengan nilai kontrak Rp 2.549.797.000. Selanjutnya, dibuatkan surat perjanjian antara PPK dan PT Arisya Prima Ayu dengan waktu penyelesaian selama 135 hari, terhitung mulai tanggal 13 Agustus 2013 sampai dengan 25 Desember 2013. Menurut jaksa, pengawasan kegiatan pembangunan jembatan tersebut dilakukan oleh konsultan pengawas CV Ayu Desain yang selanjutnya menunjuk terdakwa Dewa Made Putra sebagai tim leader. Namun dalam perjalanannya, PT Arisya Prima Ayu tidak melaksanakan pembangunan jembatan tersebut. Melainkan, menyerahkan kepada pihak ketiga yang tidak tercantum dalam kontrak, yakni subkontrak atas nama I Made Sudiawan dari CV Karya Putra Utama Dalung dengan nilai kontrak Rp 1,7 miliar. Sesuai dengan kontrak waktu pengerjaan yang berakhir tanggal 25 Desember 2013, ternyata pembangunan jembatan baru mencapai 18,30 persen yang termuat dalam laporan evaluasi ditandatangi oleh terdakwa. Dia menandatangani berita acara pemeriksaan akhir pekerjaan fiktif, yang menyatakan pekerjaan sudah mencapai 45,13 persen. ‘’Terdakwa Dewa Made Putra mau menandatangi karena sudah persetujuan dari Kepala Dinas PU Buleleng (terpidana I Ketut Yasa),’’ terang Jaksa Suardi. Telah ditandatanganinya berita acara pemeriksaan akhir pekerjaan fiktif oleh terdakwa, akhirnya digunakan oleh PT Arisya untuk mengajukan pembayaran termin pertama Rp 815.935.040. ‘’Sesuai ketentuan, semestinya PT Aristya Prima Ayu selaku kontraktor mengajukan permohonan pembayaran angsuran I sebelum tanggal 25 Desember 2013. (kmb37)

manan tersebut, Manager Pengelolaan Objek Wisata Kawasan Luar Pura Uluwatu Wayan Wijana sangat sependapat dan mendukung langkalangkah yang disampaikan Sumerta. Menurutnya, sejauh ini beberapa langkah sudah dilakukan terkait pengamanan kawasan Uluwatu ini. Seperti yang sudah dilakukan untuk pengamanan, pihaknya sudah menyiapkan metal detector dan sarana pendukung lainnya. Pada hari hari biasa, setiap pengunjung yang masuk sudah diatensi oleh petugas security. Selain itu, juga sudah di-backup oleh Brimob Polda Bali serta pemasangan CCTV di beberapa titik. ‘’Dengan adanya CCTV tersebut, kami mengharapkan ada pengawasan terhadap halhal yang tidak diinginkan,’’ katanya. Selain sarana ini, untuk

pengamanan pihaknya juga melibatkan aparat kepolisian, linmas dan pacalang secara bergantian selama 24 jam penuh. Di bagian lain, dia mengakui ketika ada kegiatan upacara dan kunjungan wisatawan membeludak, terkadang terjadi antrean yang panjang. Hal ini dikarenakan pintu masuk yang cukup sempit, sehingga sangat terkendala saat jumlah pengunjung membeludak atau saat piodalan dan berdampak terjadinya kemacetan yang cukup panjang. Sebagai solusi, pihaknya ke depan bersama dengan desa adat sebagai leading sector dan Pemerintah Kabupaten Badung berencana akan memperlebar akses masuk ke kawasan ini. Dengan begitu, diharapkan pemeriksaan yang dilakukan bisa berjalan dengan baik tanpa terjadi antrean yang panjang. (kmb23)

Kasus Korupsi Stitna/Stikes Jembrana

Winasa Tolak Semua Tuntutan JPU

SEMPAT tertunda sepekan, Rabu (5/10) kemarin tim kuasa hukum Prof. Gede Winasa akhirnya menyampaikan pembelaan atau pledoi atas tuntutan 4,5 tahun dan denda Rp 2,3 miliar oleh JPU Gede Artana, dkk. Melalui kuasa hukumnya, Winasa dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar menolak semua tuntutan jaksa. Bahkan di depan majelis hakim pimpinan Wayan Sukanila, kuasa hukum Winasa meminta supaya mantan Bupati Jembrana dua periode itu dibebaskan dari segala tuntutan atas perkara dugaan korupsi beasiswa untuk Stitna/ Stikes Jembrana. Alasannya, menurut persi kuasa hukum terdakwa, Prof. I Gede Winasa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tidak pidana korupai sebagaimana dimaksud dalam dakwaan subsider JPU. ‘’Membebaskan terdakwa dari semua dakwaan dan tuntutan hukum. Memerintahkan JPU untuk melepas terdakwa atas dakwaan/tuntutan dari dalam tahanan rutan,’’ tandas kuasa hukum Winasa. Namun apabila majelis hakim berkeyakinan lain,

pihaknya mohon keringanan hukuman atau putusan yang seadil-adilnya. Dalilnya, perbuatan terdakwa Winasa tidak memenuhi unsur pidana dalam tuntutan jaksa. Menurutnya, berbicara soal hukum versi jaksa mengatakan ada kerugian negara dan ada penyalahgunaan kewenangan. Namun menurut versi Winasa, ada hal yang harus diperhatikan, yaitu beberapa pasal dan yurisprudensi. Misalnya pasal 18 tahun 1988 KUHPerdata yang mengatakan hanya bukti surat asli yang menjadi bukti autentik yang bisa dihadirkan di persidangan. Soal peraturan bupati (perbup) yang dijadikan barang bukti oleh JPU, jika melihat dalam konteks hirarki peraturan perundang-undangan sebagaimana diatur dalam Pasal 7 ayat 1 UU No. 12 Tahun 2011 tentang pembentukan aturan perundang-undangan, katanya perbup itu tidak ada masuk dalam hirarki perundangundangan. ‘’Bagaimana bisa dipakai untuk memproses sebuah kasus, sementara dia tidak masuk dalam norma hukum. Itu yang kami tidak terima,’’ ujarnya. (asa)

Bahas Penggunaan Dana Desa

Bupati Rapat Koordinasi dengan Perbekel Se-Badung SEBANYAK 46 perbekel se-Kabupaten Badung, Rabu (5/10) kemarin melakukan tatap muka dengan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Kegiatan ini dilakukan untuk menyelaraskan programprogram pemerintah sekaligus melakukan koordinasi mengenai penggunaan dana desa tahun 2016. Dalam kegiatan tersebut, juga dihadiri Wakil Bupati I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Sekda Kompyang R. Swandika, Kepala Inspektur Luh Suryaniti, Kepala BPMDPD Putu Gede Sridana, camat se-Kabupaten Badung. Kepala BPMD-PD Badung Putu Sridana dalam laporannya menyampaikan, rapat koordnasi para perbekel dan sekretaris desa se-Kabupaten

Badung ini untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada para perbekel terkait kebijakan yang ditempuh oleh Pemkab Badung, khususnya penyelenggaraan pemerintahan desa di Kabupaten Badung. ‘’Seiring dengan diterbitkanya Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Desa serta pengelolaan dana desa yang semakin ketat, maka kami melaksanakan penyusunan peraturan bupati tentang pengelolaan keuangan desa sebagai tindak lanjut atas ditetapkannya Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2015 tentang Keuangan Desa. Selain itu, kita juga melakukan sosialisasi penerapan aplikasi sistem keuangan desa (Sikudes) yang dikembangkan oleh BPKP RI di Kabupaten

Badung,’’ tegasnya. Sementara itu, Bupati Nyoman Giri Prasta saat memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut mengatakan, pihaknya telah mengetahui sejumlah permasalahan para perbekel di Kabupaten Badung terkait dana desa ini. Dengan program desa mandiri, diharapkan seluruh desa di Kabupaten Badung dapat membangkitkan gairah perekonomian di masing-masing desa itu sendiri. ‘’Pertemuan penting untuk mensinkronkan apa yang menjadi kewenangan aparat desa untuk membangun desanya. Dengan pertemuan ini, kami harapkan bisa menjadi titik terang untuk membangun wilayah desa demi pembangunan Badung yang santi dan jagatdita,’’ katanya. (ad184)

TATAP MUKA - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat tatap muka dengan Perbekel se-Kabupaten Badung, Rabu (5/10) kemarin di Puspem Badung.


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

SMPN 10 Denpasar Boyong Perak di LPSN

Teliti Maskot Kota Denpasar sebagai Obat Sariawan

PERAK - Kepala SMPN 10 Denpasar Ketut Sukartha didiampingi guru pembina berfoto bersama siswa peraih perak di LPSN. SMPN 10 Denpasar pantas me- atas bonus Rp 4 juta plus medali. nyandang sekolah berkualitas. Siswa, Luar biasanya, siswa berprestasi guru dan kaseknya berprestasi. Ta- ini dari klub KIR (Kelompok Ilmhun ini, siswa SMPN 10 Denpasar iah Remaja). Mereka dibina oleh sukses meraih medali perak Lomba Dra. Ni Wayan Purnasih. Pande adalah anak ketiga pasanPenelitian Siswa Nasional (LPSN) 2016 di Jakarta. Dari dua tim yang gan Ir. Pande Ketut Sudiarta, M.Erg. dikirim, satu tim meraih medali - Ni Nyoman Ayu Sri Utami, S.E., perak yang dipersembahkan Pande juga meraih juara II LKTI tingkat Nyoman Dimas Pratistha (IX-c), Kota Denpasar dan bersama Metta Metta Deviani Putri Wardana (IX-c) meraih juara II lomba LKTI bidang Kimia tingkat Nasional di FMIPA dan Kadek Diva Juliantara (VIII-e). Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dhar- Unud. Sementara Metta adalah mawijaya Mantra pasti tersenyum anak kedua I Ketut Wardana - A.A. membaca berita ini karena maskot Putri Karniasih juga juara III LKTI Kota Denpasar Bunga Jempiring di Trisma bersama Pande. Semenditeliti dan menghasilkan karya tara Diva adalah anak kedua pasanilmiah bermanfat bagi masyarakat. gan I Nyoman Setena – Ni Nyoman Ini semua berkat karya intelek- Sriningsih merupakan prestasi tual anak-anak SMPN 10 Denpasar pertamanya di penelitian. Semen(Spanda). Ketiganya memaparkan tara tim lainnya diperkuat oleh I hasil penelitian berjudul ‘’Uji Efek- Gusti Ayu Made Lisya Pradnya Dewi tivitas Salep Denatadibica dari Ek- (IX-c), I Gusti Agung Bulan Mutiara strak Daun Kaca Piring (Jempiring) Dewi (VII-i) dan Putu Mirah Wahyu Dalam Menghambat Pertumbuhan Subagia Putri (VII-d). Kepala SMPN 10 Denpasar I Jamur Kandida Albicans’’. Jamur ini Ketut Sukartha, M.Si. mengaku penyebab penyakit sariawan. Atas prestasi tersebut, anak- bangga dan bersyukur untuk kali anak SMPN 10 Denpasar berhak pertama siswanya meraih perak

di LPSN tingkat Nasional. Ke depan, mereka yang masih duduk di kelas VII dan VIII ini diharapkan bisa mempersembahkan emas. Ini sebagai buah kerja keras, siswa, guru pembina dan orangtua siswa yang ikut membantu biaya menuju ajang bergengsi tersebut. Bahkan, dia bangga anak didiknya mampu menerjemahkan maskot Kota Denpasar menjadi obat sariawan. Untuk itu, dia terus mengampanyekan motto ‘’Belajar, Belajar dan Belajar dan Mencoba, Mencoba dan Terus Mencoba’’. Prestasi ini juga diacungi jempol oleh Ketua Komite SMPN 10 Denpasar Ir. Juniada Pageh Giri, S.T., M.T. di mana SMPN 10 yang dikenal sekolah gratis SPP mampu menelurkan prestasi nasional. Makanya, dia setuju sekolah ini ke depan dijadikan pusat peneliti muda di Kota Denpasar. Dia mengungkapkan sukses tersebut didukung banyak faktor. Salah satu faktor penting adalah sekolah memberi ruang bagi siswa berkreativitas dalam meneliti. Ini diawali dengan program penggalian minat, kemudian dilanjutkan dengan pengembangan potensi siswa. Makanya, di SMPN 10 Denpasar dikenal dengan kelas bilingual, kelas pintar dan lain-lain. Namun, dia mengingatkan sekolah tak boleh hanya mengejar angka-angka kuantitatif saja, melainkan mengembangkan semua potensi siswa. Proses penggalian dengan mencoba dan mencoba, katanya, jauh lebih penting daripada meraih nilai 10. Dengan cara demikian, dia yakin prestasi anak-anak SMPN 10 Denpasar akan terus berkibar. (ad369)

Wisuda Ke-28 Politeknik Negeri Bali

Wisudawan Diharapkan Bisa Berkontribusi bagi Negara SEBAGAI bagian dari kegiatan akademik pada setiap perguruan tinggi, Politeknik Negeri Bali (PNB) melaksanakan Wisuda ke-28, Selasa (4/10) dan Rabu (5/10) kemarin. Wisuda dengan total wisudawan 904 orang, kali ini digelar sebanyak dua kali yaitu untuk hari Selasa (4/10) sebanyak 454 wisudawan dan Rabu (5/10) sebanyak 450 wisudawan. Dengan mengambil lokasi di Bali International Convention Centre, Nusa Dua, wisuda ini juga serangkaian dengan Dies Natalis ke-29 PNB. Direktur Politeknik Negeri Bali Ir. Made Mudhina, M.T. mengharapkan kepada para wisudawan nantinya bisa menyumbangkan buah pikiran dalam ikut berpartisipasi membangun Bali dan memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara. Menurutnya, saat ini penyelenggara pendidikan selain berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan keterampilan dan ilmu pengetahuan, juga harus mengembangkan watak luhur dan menumbuhkan solidaritas kebangsaan. ‘’Dalam hal ini, PNB yang merupakan penyelenggara pendidikan vokasi terus berupaya mengarahkan peserta didik dalam penguasaan pengetahuan terapan dan keterampilan sesuai bidang keilmuan untuk bisa diterapkan di dunia kerja dan juga berkontribusi untuk bangsa dan negara,’’ katanya. Dikatakannya, untuk mewujudkan tujuan pendidikan di PNB yaitu membentuk insan cerdas intelektual yang memiliki keahlian dan keterampilan sesuai bidang dan profesi, PNB telah mengembangkan model pembelajaran pendidikan vokasi dengan keunggulan yang spesifik. Selain itu, PNB juga terus melaksanakan rencana strategis pengembangan

WISUDA - Direktur Politeknik Negeri Bali Ir. Made Mudhina, M.T. melantik wisudawan saat upacara Wisuda ke-28 PNB di Bali International Convention Centre, Nusa Dua. lembaga. Untuk tahun ini, PNB bangan pendidikan bagi dosen. sudah menginjak pada rencana stratDari 904 wisudawan, wisudawan egis pengembangan lembaga tahap yang memperoleh IPK tertinggi yaitu kedua yaitu Renstra Tahun 2015- Luh Gde Candra Rahayu dengan 2019. ‘’Seperti yang dituangkan pada IPK 3,81 dari Prodi D-3 Teknik Sipil. Renstra Tahun 2009-2014, tahun ini Anak Agung Agus Risma Putra (IPK masih berpatokan pada peningkatan 3.90) dari Prodi D-4 Manajemen akses mutu, relevansi dan tata kelola Proyek Konstruksi. I Gusti Putu Allembaga,’’ katanya. fan Wijaya (IPK 3.85) dari D-3 Teknik Untuk periode renstra tahap Mesin. I Wayan Juliartha (IPK 3.92) kedua ini, PNB terus membangun dari D-3 Teknik Pendingin dan Tata dan meningkatkan kerja sama in- Udara. Kadek Agus Mahayana (IPK ternasional terutama di kawasan 3.83) dari D-3 Teknik Listrik. Ni Asia Pasifik. Tahun ini, PNB sudah Putu Mutiari (IPK 3.87) dari D-4 menerima 12 mahasiswa asing dari Akuntansi Manajemen. Ni Ketut berbagai negara melalui kegiatan Sutariasih (IPK 3.96) dari D-3 Perhopendidikan bahasa dan budaya telan. Gusti Ayu Suryani Wulandari selama satu tahun. Selain itu, PNB (IPK 3.95) dari D-3 Manajemen Inforjuga menerima 21 mahasiswa dari matika. Gusti Ayu Putu Dewi Antari Fukuyama University Jepang, dalam (IPK 3.87) dari D-3 Akuntansi. Ni summer program selama dua min- Wayan Nina Yantini (IPK 3.94) dari ggu untuk pengenalan bahasa dan D-3 Administrasi Niaga. Ni Made budaya Bali. Untuk tingkat dosen, Ayu Brahmiyani (IPK 3.96) dari D-4 PNB juga menerima dosen magang Manajemen Bisnis Internasional. Ni dari Prancis, Thailand dan Belanda. Putu Febi Kartika Dewi (IPK 3.95) Sebaliknya, PNB juga mengirimkan dari D-3 Usaha Perjalanan Wisata. mahasiswa dan staf dosen serta Titis Roehatun Nurowiyah dengan pegawai ke luar negeri untuk pertu- IPK 3.98 dari D-4 Manajemen Bisnis karan mahasiswa dan juga pengem- Pariwisata. (ad190)

’’Workshop’’ Pengelolaan Keuangan dan Kuliah Umum ISI Denpasar

WORKSHOP - Inspektur Jenderal Kemenristekdikti Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum. didampingi Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.S.Kar., M.Hum. saat membuka Workshop Pengelolaan Keuangan dan Kuliah Umum, Selasa (4/10). INSTITUT Seni Indonesia (ISI) Denpasar menggelar Workshop Pengelolaan Keuangan dan Kuliah Umum yang menghadirkan Inspektur Jenderal Kemenristekdikti Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum. di Gedung Citta Kelangen Kampus ISI Denpasar, Selasa (4/10). Kegiatan yang dihadiri Rektor ISI Denpasar, mahasiswa dan seluruh civitas akademika ISI Denpasar ini bertujuan memberikan arahan dan pemahaman kepada pengelola lembaga, khususnya di bidang pengelolaan keuangan agar tidak salah dalam mengalokasikan dana lembaga. Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.S.Kar., M.Hum. sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Dikatakan, ISI Denpasar yang merupakan lembaga yang bergerak di bidang seni tidak begitu pasif dalam bidang pengelolaan keuangan. Sehingga workshop pengelolaan keuangan sangat diharapkan untuk memberikan pemahaman dan penyegaran kepada pegawai dan seluruh struktural kepengurusan ISI Denpasar, sehingga ISI Denpasar menjadi lebih baik dari segi pengelolaan keuangan. Kendati demikian, dalam pengelolaan keuan-

gan, pihaknya mengakui selama ini ISI Denpasar sudah mengikuti dan mencermati aturan-aturan yang ada. ‘’Selain workshop, kami juga mengadakan kuliah umum yang berkaitan dengan persiapan ISI Denpasar menghadapi MEA kepada mahasiswa, sehingga mereka mempunyai wawasan untuk menghadapi persaingan MEA tersebut,’’ tegas Arya Sugiartha. Dengan workshop dan kuliah umum ini, pihaknya berharap ISI Denpasar bisa memenuhi harapan untuk mengelola keuangan dengan baik. Sebab, organisasi-organisasi pemerintahan baru mengalami perubahan paradigma tentang pengelolaan keuangan. Dikatakan, pada tahun 2003 sistem pengegelolaan keuangan di Indonesia disebut dengan ICW yang merupakan warisan zaman Belanda. Sehingga pada saat mengalami perubahan pada tahun 2003, membawa konsekuensi yang sangat besar dan harus ada perubahan mindset dalam pengelolaan keuangan. ‘’Saya berharap ISI Denpasar ini bisa lebih baik, yang kita mulai dari pengelolaan keuangan,’’ harapnya. Sementara itu, Inspektur Jenderal Kemenristekdikti Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum. mengatakan, ada tiga hal dalam sistem pengelolaan manajemen, yaitu manajemen keuangan, manajemen aset dan manajemen kepegawaian. Namun, yang paling banyak menjadi sorotan saat ini adalah manajemen keuangan, yang dulunya berorientasi pada proses, tetapi sekarang berorientasi pada hasil. Sehingga segala bentuk kegiatan di lembaga tertentu tidak hanya pada proses dan selesai sampai saat itu, tetapi harus menghasilkan output dan outcome. ‘’Jadi, workshop semacam ini sangat penting dilakukan, sebab cukup banyak perguruan tinggi yang sering mengalami masalah cukup serius dalam pengelolaan keuangan, di samping permasalahan aset (barang dan jasa) dan kepegawaian yang pada akhirnya berurusan dengan hukum dan mencederai marwah dunia pendidikan,’’ ujar Jamal Wiwoho. Oleh karena itu, melalui workshop ini pihaknya berharap para pengelola keuangan di lembaga mana pun agar tidak salah dalam tata kelola keuangan kelembagaan. Sebab, salah dalam tata kelola keuangan akan menghancurkan sistem kelembagaan yang sudah tertata rapi. (win)

Kamis Wage, 6 Oktober 2016

Akhir Oktober, Perda Ditargetkan Rampung

Pansus Menara Telekomunikasi Terpadu DPRD Badung Bergerak Cepat

SETELAH diagendakan pada Oktober 2016 ini, Pansus Penataan Pembangunan dan Pengoperasian Menara Telekomunikasi Terpadu bentukan DPRD Badung bergerak cepat. Rabu (5/10) kemarin, pansus yang dikomando Wayan Suyasa, S.H. tersebut langsung bergerak cepat dengan menggelar rapat perdana. Pada rapat perdana tersebut, pansus yang beranggotakan seluruh anggota DPRD Badung dengan leading sector Komisi I tersebut menyepakati agenda kerja dan jadwal kegiatan. Usai rapat perdana, Wayan Suyasa yang didampingi anggotanya Made Duama, Nyoman Ardana dan Made Subawa serta Kadishub Kominfo Badung Wayan Weda Darmaja menyatakan pansus ini ditargetkan mampu merampungkan proses pembahasan ranperda hingga akhir Oktober ini. ‘’Untuk tahap pertama, kami membahas kalender atau jadwal kerja. Selanjutnya, rapat juga menyepakati dan menyetujui objek kunjungan kerja,’’ katanya. Kunjungan kerja, ujar Suyasa yang juga Ketua Komisi I ini, disepakati ke Kementerian Kominfo dan Pemprov DKI Jakarta. ‘’Pemilihan DKI Jakarta karena provinsi pimpinan Ahok tersebut telah memiliki dan menerapkan Perda Penataan Pembangunan dan Pengoperasian Menara Telekomunikasi Terpadu tersebut. Dari kunker ini, kami berharap ada pedoman dan pembanding pembahasan di Badung,’’ tegasnya. Selanjutnya mengenai jadwal, politisi Partai Golkar tersebut me-

nyatakan kegiatan akan dilanjutkan dengan menggelar kunjungan kerja pansus ke dua objek di atas. Kunker akan digelar pada 12 hingga 15 Oktober mendatang. Selanjutnya, katanya, pansus akan menggelar rapat kerja (raker) pada 17, 24 dan final 25 Oktober 2016. Materi pansus akan diparipurnakan pada 31 Oktober 2016. Ditanya mengenai substansi ranperda, Suyasa yang juga Ketua Federasi Serikat Pekerja (FSP) Bali Kabupaten Badung tersebut menyatakan ada surat Mendagri lewat Gubernur untuk melakukan perubahan penataan tower sesuai Perda 6 Tahun 2008. ‘’Karena mengubah, tentu saja harus ada perda yang baru,’’ katanya. Perda ini, salah satunya agar

SEKOLAH Tinggi Kesehatan (Stikes) Bina Usada Bali menggelar wisuda ke-7 untuk Jurusan Ahli Madya, Sarjana Keperawatan dan angkat sumpah Profesi Ners di Hotel Puri Saron, Seminyak, Rabu (5/10) kemarin. Acara yang dipimpin langsung Ketua Stikes Bina Usada Bali Dr. Ir. I Putu Santika, M.M. ini, dihadiri oleh perwakikan Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali-Nusra, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, Kepala Rumah Sakit mitra kerja Stikes Bina Usada Bali dan seluruh civitas akademika Stikes Bina Usada Bali serta 138 mahasiswa wisuda dan angkat sumpah Ners. Berdiri sejak 1 Agustus 2007, Stikes Bina Usada Bali telah meluluskan 430 tenaga kesehatan dan sebanyak 90 persen sudah bekerja, baik di Bali maupun di luar Bali,

bahkan di luar negeri. Ketua Stikes Bina Usada Bali Dr. Ir. I Putu Santika, M.M. mengatakan, 138 mahasiswa yang mengikuti prosesi wisuda dan angkat sumpah ners ini telah dipersiapkan untuk menghadapi persaingan global. Bahkan, lulusan Stikes Bina Usada Bali telah dipersiapkan untuk bekerja di Jepang yang saat ini kekurangan satu juta perawat untuk mengasuh lansia. ‘’Dalam menghadapi persaingan global, mahasiswa dan para lulusan Stikes Bina Usada Bali sudah kami bekali dengan penguatan bahasa asing seperti bahasa Inggris, bahasa Jepang, dan bahasa Mandarin. Sehingga lulusan kami sudah siap bekerja di mana pun. Bahkan, hampir 90 persen lulusan kami sudah bekerja,’’ ujar Santika. Selain dibekali ilmu kesehatan dan penguatan bahasa asing, lanjut

mengadopsi keputusan bersama empat menteri seperti Menkominfo, Mendagri, Menteri ESDM dan Menteri Perhubungan. ‘’Perda yang dibentuk ini tentu saja harus menyesuaikan dengan peraturan-peraturan lain yang lebih tinggi,’’ katanya. Salah satunya yang diatur, ujarnya, berupa lokasi pembangunan tower, bentuk dan desain yang wajib disesuaikan dengan kearifan lokal. ‘’Ini beberapa hal yang akan diatur dalam ranperda,’’ ujarnya. Terkait dengan pengelola tower, Suyasa menegaskan, pengelolaan tetap terbuka bagi pihak swasta. Pemerintah sifatnya hanya membuat regulasi. ‘’Swasta tetap punya peluang membangun dan mengelola tower, cuma perda akan mencegah adanya monopoli,’’ tegasnya. (ad189)

RAPAT PERDANA - Pansus Penataan Pembangunan dan Pengoperasian Menara Telekomunikasi Terpadu menggelar rapat perdana, Rabu (5/10) kemarin.

Stikes Bina Usada Bali Gelar Wisuda Ke-7 dan Angkat Sumpah Ners

WISUDA - Seluruh civitas akademika Stikes Bina Usada Bali berfoto bersama pada acara Wisuda ke-7 dan Angkat Sumpah Ners di Hotel Puri Saron, Seminyak, Rabu (5/10) kemarin.

Santika, para lulusan juga dibekali ilmu entrepreneur, sehingga para lulusan bisa membuka usaha sesuai dengan keinginannya. ‘’Peristiwa wisuda ini merupakan langkah awal bagi para lulusan untuk beramal dari pundi-pundi ilmu pengetahuan kesehatan dan keterampilan tambahan yang didapat dan dikumpulkan selama ini. Karena itu, pergilah, jadikanlah dirimu sebagai pelayan semua bangsa dan ajarkanlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah diperintahkan kepadamu untuk melayani sesama dengan penuh kasih dan janganlah pantang menyerah,’’ pesannya seraya mengatakan, Stikes Bina Usada Bali saat ini telah terakreditasi B. Santika menekankan, ke mana pun lulusan bekerja nanti, harus tetap menunjukkan knowladge, skill dan attitude yang baik serta selalu memegang teguh nama almamater Stikes Bina Usada Bali, tidak saja dikenang tetapi tetap membahana dan harum oleh warta kebaikan dan kebenaran yang terpancar dari kehidupan para lulusan (alumni). ‘’Kami berharap bekal yang diberikan seperti knowladge yang telah didapat harus diimplementasikan dengan baik, kemudian skill lulusan dalam merawat pasien nantinya juga harus baik dan yang terakhir attitude atau sikap dan perilaku juga harus baik, karena lulusan nantinya sebagai perawat sekaligus pelayan publik,’’ tegasnya. (ad368)

Wedakarna Dukung Penghapusan Jam Mengajar bagi Kepala Sekolah

Mendikbud Respons Aspirasi Dana BOS Disalurkan Langsung ke Siswa

MUNCULNYA dugaan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah wilayah telah lama menjadi temuan DPD-RI. Di sejumlah tempat, dana BOS yang seharusnya untuk meningkatkan kualitas belajar-mengajar banyak diselewengkan untuk kepentingan kepala sekolah dan jajarannya. Atas hal itu, DPD-RI berteriak lantang agar mekanisme penyaluran dana BOS segera disalurkan ke siswa dan tidak melalui sekolah. Dukungan bersih-bersih atas program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI ini disampaikan oleh Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III di Raker Komite III Bidang Pendidikan dan Kebudayaan dengan menteri kabinet yang baru saja dilantik Prof. Muhadjir Effendy di kompleks Parlemen Senayan. ‘’Saya memuji cara penyampaian program dari Menteri Muhadjir jauh lebih baik dari menteri sebelumnya. Ini bagus. Satu yang penting, DPD-RI mendukung rencana Kemendikbud untuk mengembalikan sistem penyaluran dana BOS ke siswa dan tidak melalui sekolah lagi. Saya tidak mau sekolah menjadi ajang korupsi, selain itu peran Komite Sekolah harus diperkuat. Komite Sekolah bukan sub dari sekolah, tetapi Komite bertujuan mengawasi sekolah (counter part). Saya dukung jika ada unsur aparat hukum masuk ke dalam pengurusan Komite Sekolah. Ini sedang digodok. Saya minta segera realisasikan,’’ ungkap Senator Wedakarna. Terkait dengan wacana full day school, ia menyatakan banyak rakyat yang salah kaprah, lagi pula dari pernyataan Menteri bahwa hal itu dipelintir oleh oknum. ‘’Saya sudah dapat penjelasan bahwa full day school tidak seperti yang dibayangkan. Intinya pendidikan karakter. Jika Bali ditunjuk menjadi percontohan, saya sampaikan Bali siap saja. Tetapi dengan catatan ada solusi infrastruktur, SDM dan juga memperhatikan aspek budaya dan adat. Semua kan masih dikaji. Termasuk terkait Kurikulum 2013 yang saya minta disinergikan. Lainnya nama nomenklatur Kurikulum 2013 ini saya usulkan diganti jadi Kurikulum Trisakti dengan tujuan agar dikenang sejarah. Saya kawal benar K13 ini,’’ ungkap Senator Gusti Wedakarna. Sejumlah apsirasi Bali pun dibahas bersama Menteri yakni, 1) Persetujuan agar kepala sekolah dibebaskan dari kewajiban mengajar agar fokus sebagai manajer sekolah. 2) Terkait target 24 jam tatap muka oleh guru agar dipermudah dan diganti dengan sejumlah mekanisme yakni tutor, fasilitator, gate keeper, linkers creator. Sistem 24 jam selama ini berefek buruk menciptakan persaingan tidak sehat di sekolah. 3) Meminta Mendikbud mengutamakan guru honorer untuk diangkat menjadi CPNS pada 2019 saat moratorium berakhir, termasuk perhatian pada

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

tenaga tata usaha. 4) Meminta dibuatkan aturan untuk tidak mempersulit guru PNS yang mengabdi di TK swasta agar para guru TK ini mendapatkan karier yang sama sebagai abdi negara sesuai usulan IGTKI. 5) Dukungan munculnya regulasi terkait dengan mutasi guru yang meresahkan khususnya pasca-pilkada. DPD-RI menolak ada politik dalam mutasi yang biasa dilakukan oleh oknum bupati atau oknum wali kota di sejumlah wilayah RI. 6) Sejumlah isu di Bali tentang korupsi studi tour, pungli saat penerimaan siswa baru, bisnis dalam MOS/ MPLS dan kegiatan Prom Night yang tidak berbudaya. 7) Dukungan agar Mendikbud memperhatikan penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa melalui pembinaan dan kenaikan anggaran. 8) Merekomendasikan Museum Subak di Masceti Gianyar dan Museum Bambu di Penglipuran Bangli mendapatkan bantuan dari Mendikbud. 9) Merekomendasikan pendirian Balai Cagar Budaya di tiap provinsi dalam perlindungan situs Hindu Buddha termasuk mengirimkan tim Cagar Budaya ke Candi Bahal (Medan), Amuntai dan Candi Agung (Kalsel), Muaro Takus (Riau), Wadu Paa (Bima NTB) dan di sejumlah tempat lainnya. Dalam kesempatan itu, DPD-RI menyampaikan kesiapan Bali menjadi tuan rumah untuk acara World Culture Forum yang akan berlangsung di Nusa Dua pada 10 – 14 Oktober 2016. (ad188)

SATYAGRAHA – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Prof. Muhadjir Effendy (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI) di Senayan, Jakarta.


DAERAH

Kamis Wage, 6 Oktober 2016

Semarak Panen Hadiah Simpedes BRI Cabang Gianyar

SERAHKAN HADIAH - Penyerahan hadiah utama mobil Xenia secara simbolik kepada pemenang diwakili Kepala Unit Batubulan I Made Darma Susila. UNTUK lebih mewujudkan rasa diselenggarakan di halaman parkir terima kasih dan apresiasi yang belakang BRI kantor Cabang Giantinggi kepada nasabah BRI yang yar ada yang terasa berbeda pada telah menyimpan dananya di Bank acara PHS kali ini. Pgs. Kabag BRI Cabang Gianyar, Rabu (5/10) Mikro Kanwil BRI Denpasar Elison kemarin dilakukan Panen Hadiah F. Sianturi yang hadir dalam acara Simpedes (PHS) Periode I tahun tersebut ikut menyumbangkan su2016. Hadiah utama berupa mobil ara emasnya untuk menghibur para Xenia kali ini jatuh kepada nasa- undangan sekaligus mengucapkan bah atas nama I Nyoman Sutirta terima kasih atas kepercayaannya pada Bank BRI. dari BRI Unit Batubulan. Sementara dalam melayani Pemimpin Cabang BRI Gianyar Made Maherni didampingi I Nyo- nasabah dan mendekatkan diri man Hartana dan I Nyoman Gu- dengan masyarakat Gianyar, BRI nadiasa (AMBM) dan Kepala Unit Kantor Cabang Gianyar saat ini Batubulan I Made Darma Susila memiliki wilayah kerja binaan di mengajak masyarakat untuk me- antaranya satu KCP Celuk Sukanabung di BRI dan meningkatkan wati dan sembilan Unit Kerja yaitu terus saldo tabungannya, sehingga BRI Unit Gianyar, Unit Bitera, meraih kesempatan hadiah. BRI Unit Kesatrian, Unit Lebih, Unit akan selalu memberikan yang Blahbatuh, Unit Keramas, Unit terbaik kepada nasabahnya dan Sukawati, Unit Batubulan dan Unit Guwang. Di samping itu, juga melayani dengan setulus hati. Panen Hadiah Simpedes yang ada beberapa Teras BRI yang ber-

lokasi di Pasar Gianyar, Tulikup, Goa Gajah, Pasar Seni Sukawati, Pasar Seni Guwang, Pasar Negari, Batuyang dan satu unit Teras Mobil Keliling. Selain itu, untuk layanan echannel hingga saat ini di daerah Gianyar terdapat 65 mesin ATM tarik tunai (ATM) yang tersebar dan selalu dijaga availibitasnya, agar mesin ATM dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Untuk mesin setor otomatis (CDM) terdapat 5 mesin CRM (Cash Recycling Machine) yang ditempatkan di Galeri Kantor Cabang Gianyar, Galeri KCP Celuk Sukawati, Kantor Unit Blahbatuh, Kantor Unit Sukawati dan Kantor Unit Batubulan agar memungkinkan para nasabah setia BRI untuk melakukan transaksi tunai di luar jam layanan operasional perbankan. Bahkan, untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat melalui Agen BRILINK yang merupakan perwakilan Bank BRI atau bisa dikatakan sebagai perpanjangan tangan BRI untuk dapat memberikan layanan perbankan yang sama baiknya kepada nasabah. Jadi BRILINK sama dengan ATM BRI yang ditempatkan pada Agen BRILINK dan sampai saat ini BRI Kanca Gianyar sudah memilki 185 agen. Bank BRI pada bulan Juni 2016 telah meluncurkan satelit yang dinamakan BRISAT dan akan menjadi satu-satunya bank di dunia yang memiliki satelit sendiri, sehingga proses transaksi dan pelayanan semakin cepat dan semoga dalam waktu dekat dapat difungsikan secara maksimal. (ad191)

ATRO Bali Gelar Wisud a VI

Lulusan Terserap Bekerja di Rumah Sakit AKADEMI Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi (ATRO) Bali menggelar Wisuda VI Program Diploma 3 Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi Bali di Inna Grand Bali Beach, Sanur, Rabu (5/10) kemarin. Wisuda diikuti 64 orang mahasiswa angkatan keenam dan dua mahasiswa angkatan kelima. Selain itu juga terdapat satu mahasiswa dari Timor Leste, mengingat kampus ATRO Bali telah menjalin kerja sama dengan pemerintah negara tersebut di bidang pendidikan radiografer. Sebanyak 43 mahasiswa Timor Leste kini sedang menekuni ilmu radiologi yang diperkirakan diwisuda pada tahun 2017. ‘’Lulusan mahasiswa ATRO Bali angkatan pertama, kedua dan ketiga semua terserap bekerja di rumah sakit yang ada di Bali, baik RS negeri maupun RS swasta. Lulusan ATRO Bali ada yang bekerja di RS Husada Jakarta, RS Paru Negeri Jember, Jawa Timur, RS Waluya Mojokerto, Jawa Timur, RS Siloam Manado, Sulawesi Utara,’’ ujar Direktur ATRO Bali dr. I Bagus Gede Dharmawan, Sp.Rad. Dharmawan meminta para orangtua mahasiswa agar lebih berani melepas anak-anak mereka untuk meniti masa depan. Pasalnya, peluang lowongan bekerja di RS di luar Bali sangatlah besar.

Seperti misalnya di daerah Jawa, ada banyak lowongan bekerja di RS negeri maupun swasta. ‘’Janganlah Bapak atau Ibu merasa kehilangan anak-anak bila bekerja di luar Bali, tetapi bekali dengan doa dan dorongan semangat. Karena hal tersebut, kami dari ATRO Bali membekali anak sekalian untuk mengikuti praktik di luar Bali,’’ imbuhnya. Menurut Dharmawan, mahasiswa semester I dan II melaksanakan praktik di Laboratorium Kampus dengan pesawat X-ray Mobil Unit. Kemudian praktik kerja lapangan I dan II pada semester III dan IV selama tiga bulan dengan sistem rotasi dilaksanakan di RSUP Sanglah dan RSUD yang ada di Bali. Pada semester V, dilakukan praktik kerja lapangan III selama dua bulan, serta Praktik Kerja Nyata (PKN) semester VI selama satu bulan tersebar di delapan RS yang ada di Bali, NTB, dan Jawa Timur. ‘’Ke depannya kami berusaha untuk mencarikan lahan praktik di luar Bali, sehingga anak-anak mendapatkan pengalaman serta ilmu yang lebih. Bila ada lowongan kerja, anak-anak didik lebih berani menangkap peluang kerja tersebut,’’ jelasnya. Ketua Yayasan Pendidikan Usadha Teknik Bali Ir. I Wayan

Adnyana, S.H., M.Kn. mengatakan Wisuda VI ATRO Bali juga sekaligus menunjukkan usia kampus ini yang menginjak sewindu atau 8 tahun. Sesuai dengan perankingan dari Kementrian Riset dan Teknologi tahun lalu, ATRO Bali telah menjadi pelaksana program radiodiagnostik dan radioterapi terbaik kedua se-Indonesia. Sementara tahun ini dicanangkan ada zona berbahasa Inggris dan English Day setiap hari Jumat di kampus ATRO Bali. Selain itu, ATRO Bali juga akan menggelar workshop atau seminar radiologi internasional yang pertama di Indonesia. ‘’Radiografer lulusan ATRO Bali, di samping radiografer juga sekaligus menjadi profesi yang lain yaitu petugas proteksi radiasi. Ini pun satu-satunya dan yang pertama di Indonesia, instansi swasta yang diberikan kepercayaan oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional, bahkan Badan Pengawas Tenaga Nuklir,’’ imbuhnya. Wisuda juga diisi dengan orasi ilmiah ‘’Proteksi Radiasi dalam CT-Scan’’ oleh staf di Instalasi RDI RSUP Sanglah Putu Adi Susanta. Sementara lulusan terbaik pertama, kedua dan ketiga masing-masing diraih Luh Gede Mia Ardianthi, Ni Made Candra Dewi, dan I Komang Parama Siddhi. (ad367)

5

Warga Temukan Sejumlah Tengkorak Manusia di Pantai Yehembang Diduga Korban Gestapu

Negara (Bali Post) –

Ratusan warga memadati Pantai Yehembang, tepatnya di Banjar Pasar dekat setra (kuburan) setempat, Rabu (5/10) sore kemarin. Pasalnya, di lokasi tersebut ditemukan sejumlah tengkorak manusia. Kuat dugaan, tengkorak dan tulangbelulang manusia itu diduga merupakan korban Gestapu tahun 1965. Pantauan di lokasi kemarin lebih dari tiga tengkorak manusia ditemukan dalam satu areal tersebut. Pihak kepolisian dari Polsek Mendoyo dan Reskrim Polres Jembrana juga tampak berjaga di lokasi dipimpin Kapolsek Mendoyo Kompol Gusti Agung Sukasana. Dari informasi, tulang-belulang manusia ini dilihat pertama kali oleh I Ketut Seka (70), warga setempat. Sekitar pukul 15.30 Wita, Seka jalan-jalan di pinggir Pantai Yehembang. Secara tidak sengaja, Seka melihat tulang-belulang menyumbul dari sisi tebing tanah pantai yang sempat terkena abrasi beberapa waktu lalu. Selain itu, di pasir pantai juga berserakan tulang dan tengkorak manusia bercampur dengan puing tanggul pantai yang jebol. Seka lantas menyampaikan apa yang dilihatnya itu ke pedagang di warung dekat TKP. Temuan itu selanjutnya dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Mendoyo. Tak lama kemudian sejumlah anggota kepolisian tiba di TKP. Ratusan warga juga berduyun-duyun datang ke lokasi karena penasaran ingin melihat temuan tengkorak lokasi abrasi tersebut. Lokasi penemuan itu berjarak sekitar 55 meter dari Setra Yehembang. Tim Identifikasi dari Polres Jembrana yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra langsung memasang police line di sekitar lokasi. Dari identifikasi

awal, ditemukan sekitar empat tengkorak dan tulang-belulang. Proses penyelidikan juga disaksikan Perbekel Yehembang I Made Semadi dan Bendesa Pakraman Yehembang Ngurah Gede Aryana. Satu tengkorak diketahui memiliki gigi emas. Kapolsek Mendoyo mengatakan untuk pengamanan tulang-belulang manusia itu akan diserahkan ke Desa Pakraman Yehembang. Sejumlah warga meyakini bahwa lokasi tersebut merupakan tempat

penguburan massal saat zaman Gestapu. Salah satu warga, Guru Kendya (80), mengatakan seingatnya ada sekitar tujuh warga yang dikubur di lokasi tersebut saat Gestapu. Ia pun masih ingat nama-nama warga tersebut. Mereka merupakan warga Yehembang dan warga Tegalcangkring. Bendesa Desa Pekraman Yehembang Ngurah Gede Aryana membenarkan tulang-belulang ini merupakan warga yang dikubur massal saat Gestapu. Sejatinya jasad mereka sudah diaben oleh keluarganya, namun tulang-belulang mereka muncul kembali karena abrasi. Terkait penemuan ini, desa pakraman akan melakukan pacaruan dan tulang-belulang ini akan dikubur di Setra Yehembang. (kmb26)

Bali Post/olo

TULANG-BELULANG – Sejumlah tulang-belulang manusia yang ditemukan di lokasi abrasi Pantai Yehembang, Rabu (5/10) kemarin.

Dewan Godok Perda Pengawasan Pupuk yang ada berkurang. Pemicu lainnya, imbuh Kusnan, ada oknum yang menjual pupuk bersubsidi ke perkebunan. ‘’Ini sebenarnya tugas pengawas di kabupaten dan tim verifikasi di setiap kecamatan. Jika pupuk yang disalurkan sesuai RDKK, pasti tak ada kelangkaan pupuk,’’ tegas Kusnan. Nantinya, raperda ini akan mengatur pengawasan pupuk bersubsidi dari hulu hingga hilir, termasuk sanksi yang diterapkan. Sebab, selama ini, pengawasan terkesan kurang menyeluruh dalam proses distribusi pupuk bersubsidi. Ditambah lagi, alasan dari dinas terkait selalu klise jika terjadi

kelangkaan pupuk. ‘’Katanya, ada penambahan lain atau lainnya. Karena itu, kita buatkan perda yang akan mengatur dengan ketat,’’ jelasnya. Ranperda pengawasan pupuk ini, imbuh Kusnan, sudah selesai tahap pembahasan. Lalu, menunggu persetujuan fraksi dan dibawa ke paripurna internal. Targetnya, sebelum akhir tahun akan disahkan. ‘’Intinya, ranperda ini akan menjadi payung hukum pemberian sanksi bagi petugas pengawas dan distributor jika melakukan penyelewenangan pupuk bersubsidi,’’ pungkas Kusnan. (kmb30)

Banyuwangi (Bali Post) Pasokan pupuk bersubsidi yang kerap langka di Banyuwangi membuat DPRD setempat ikut turun tangan. Salah satunya membuat Rancangan Perda (Ranperda) Pengawasan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi. Ranperda ini akan mengatur sanksi bagi penyelewengan pupuk bersubsidi. Tak tanggung-tanggung, ancaman sanksinya bisa tiga bulan kurungan dan denda Rp 5 juta. ‘’Ranperda ini didasari seringnya terjadi kelangkaan pupuk bersubsidi bagi petani. Padahal, secara kuota selalu cukup,’’ kata Ketua Badan Pembentuk Peraturan Daerah (BPPD) DPRD Banyuwangi Kusnan Abadi, Rabu (5/10) kemarin. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menambahkan, ranperda ini adalah inisiatif dari DPRD. Pihaknya, kata Kusnan, merasa prihatin dengan nasib petani yang kerap kekurangan pupuk. Padahal, pemerintah pusat selalu peduli memberikan pasokan pupuk dengan baik. Harapannya, dengan raperda pupuk ini, proses pengawasan distribusi pupuk bisa berjalan dengan baik, termasuk proses verifikasi penyaluran pupuk. Kusnan menambahkan, sesuai aturan, pupuk yang digelontorkan ke petani berdasarkan rencana dasar kebutuhan kelompok (RDKK). Namun, kenyataannya, banyak ditemukan penyalahgunaan pupuk bersubsidi. Dia mencontohkan, pupuk yang seharusnya dipakai untuk tanaman padi atau jagung, justru dipakai tanaman hortikultura. Dengan demikian, kebutuhan pupuk bertambah. Dampaknya, pasokan

MEMUPUK - Petani di Rogojampi, Banyuwangi sedang memupuk lahan padi, belum lama ini.

Banyuwangi (Bali Post) Kerajinan batik makin berkembang di Banyuwangi. Perkembangan ini makin terasa sejak digelarnya Batik Festival beberapa tahun belakangan. Yang menarik, tak hanya perajin yang tergerak mengembangkan, para desainer juga ikut mendongkrak kreativitas batik di bumi Blambangan tersebut. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pertambangan (Disperindagtam) Banyuwangi Hary Cahyo mengatakan, Batik Festival menjadi ajang ampuh

mengenalkan kerajinan batik Banyuwangi. ‘’Sejak kita gelar event tentang batik, keragaman motif batik kita makin berkembang. Dari 20 motif klasik yang diproduksi perajin, kini telah berkembang hingga lebih dari 50 motif,’’ ujarnya, Rabu (5/10) kemarin. Ditambahkan, selain ingin melibatkan masyarakat secara langsung dalam promosi batik, ajang Batik Festival ingin menumbuhkan kecintaan pada fashion batik lokal. Yang istimewa, dalam Batik Festival, ajang fashion digelar

Bali Post/udi

Batik Festival Dongkrak Kreativitas Perajin Batik

SIDANG SENAT - Suasana Sidang Senat Terbuka Akademik Wisuda VI Program Pendidikan Ahli Madya Radiologi (A.Md.Rad.) ATRO Bali di Agung Room Inna Grand Bali Beach Sanur, Denpasar.

Disayangkan, Bangunan Tempat ’’Melasti’’ Dijadikan Kandang Bebek

Negara (Bali Post) – Pihak PHDI Kabupaten Jembrana sangat menyayangkan bahwa bangunan yang difungsikan sebagai tempat melasti atau makiis di Pantai Delodberawah, Kecamatan Mendoyo, dijadikan kandang bebek dan sapi. Belum diketahui siapa yang memfungsikan tempat yang disakralkan itu sebagai kandang peternakan. Adanya hal itu, pihak PHDI Kabupaten Jembrana akan berkoordinasi dengan PHDI Kecamatan Mendoyo.

Kandang yang berisi puluhan bebek itu tepat berada di antara bangunan yang digunakan untuk mempersembahkan banten. Lokasi tempat melasti untuk tujuh desa pakraman di Kecamatan Mendoyo ini memang berada di ujung timur pantai dan berdampingan dengan kolam renang Delodberawah. Lantaran jarang dikunjungi, tiba-tiba bangunan itu diketahui dijadikan kandang bebek sapi. Kondisi bangunan untuk tempat banten juga sangat mempri-

Bali Post/olo

TEMPAT MELASTI - Bangunan tempat melasti di Pantai Delodbrawah yang digunakan untuk kandang bebek.

hatinkan. Pasalnya, bangunan ini terkena dampak abrasi. Begitu juga kondisi di sekitar bangunan tampak banyak kotoran sapi. Dari informasi yang dihimpun, kandang sapi itu berada di lahan warga yang berdampingan dengan tempat melasti. Bendesa Adat Delod Berawah I Ketut Narya ketika dimintai konfirmasinya mengaku belum mengetahui adanya kandang bebek di lokasi melasti itu. Ia menduga, kandang tersebut merupakan milik warga setempat. Terkait adanya hal tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan PHDI Kecamatan Mendoyo guna menindaklanjuti. Sedangkan kandang sapi memang merupakan milik warga sekitar karena sebagian tanah itu juga miliknya. Sementara itu, Ketua PHDI Kabupaten Jembrana I Komang Arsana mengaku sangat menyayangkan adanya hal tersebut. Mestinya tempat melasti disakralkan, bukan malah digunakan kandang bebek. Arsana mengaku akan berkoordinasi dengan PHDI Kecamatan Mendoyo terkait hal tersebut. (kmb26)

Bali Post/udi

BATIK - Sejumlah model memperagakan busana batik lokal Banyuwangi di ajang Batik Festival 2015.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

di atas trotoar. ‘’Event ini untuk menunjukkan kalau trotoar bisa menjadi tempat pertunjukkan istimewa,’’ tegas Hary. Trotoar, katanya, difungsikan untuk para pejalan kaki. Apalagi Banyuwangi secara bertahap telah membangun trotoar yang didesain dengan aman, ramah dan nyaman bagi penggunanya. Khusus peragaan batik di atas trotoar ini, imbuhnya, diikuti para model profesional. Ada juga model dadakan dari kalangan pelajar dan karyawan swasta. ‘’Para model amatir itu akan berlenggak-lenggok di sepanjang 140 meter trotoar Taman Blambangan, 7 Oktober besok,’’ imbuhnya. Kategori busana yang dibawakan antara lain busana casual untuk peserta anak-anak, busana pesta untuk peserta remaja, dan busana kerja bagi peserta dewasa dari kalangan karyawan. Model busana yang dipakai diberikan kebebasan bagi peserta. Dari ajang ini, lantas dipilih 30 model terbaik untuk tampil di puncak Banyuwangi Batik Festival 2016 bersama model-model nasional. Rangkaian acara BBF lainnya adalah lomba mencanting batik, Kamis (6/9) di Taman Blambangan. Puncak peragaan busana Banyuwangi Batik Festival digelar Minggu (9/10) malam di Taman Blambangan. (kmb30)


OPINI

6

Kamis Wage, 6 Oktober 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Konsistensi, Kepekaan dan Keberpihakan terhadap Aspirasi DALAM konteks apa pun saat ini, terutama di Indonesia dan bahkan di seluruh dunia, faktor konsistensi merupakan hal yang sangat penting. Sangat sulit menjaga bagaimana terminologi tetap pada jalurnya. Ketika kemudian ada kepentingan pragmatis yang muncul dan seringkali dominan, maka keberadaan konsep konsistensi ini mulai goyah. Jalannya mulai oleng dan tidak lurus lagi. Untuk menopang kondisi ini maka pemangku kebijakan dan siapa pun yang berkaitan atau berkepentingan dengan pragmatisme ini mulai merancang dan memasang kuda-kuda untuk mencari, membuat serta menjalankan alasan pembenar mengapa kondisi ini bisa terjadi. Mengapa konsisteni ini mulai tidak inkonsistensi lagi. Dalam konteks lokal, di Bali misalnya, soal seperti ini sangatlah jamak terjadi. Walaupun semuanya mengacu pada kepentingan Bali, kesejahteraan masyarakat Bali, sustainable development, pariwisata budaya dan bla bla bla. Oke, tetapi, apakah itu benar-benar konsisten? Lagi-lagi kita melihat banyak kepentingan, pragmatisme sehingga menimbulkan conflict of interest di banyak sisi. Sisi yang satu mengatakan B, namun secara simultan di sisi lain yang dilakukan adalah B, malah C atau D dan sebagainya. Penerapan standar ganda mulai menjadi suatu hal yang biasa. Dunia pariwisata secara luas yang ada di dalamnya budaya, pertanian, perdagangan dan sebagainya mulai dirasuki roh politis. Sehingga sesuatu yang seharusnya rigid, solid menjadi sangat lentur. Multitafsir pun menjadi sesuatu yang sudah biasa. Siapa yang bisa menjamin seratus persen bahwa saat ini kita benar-benar mengembangkan serta menjalankan pariwisata budaya? Hati kecil mengatakan seharusnya begitu, bagaimana dengan ‘’hati besar’’? Double standard policy merupakan sesuatu yang umum dilakukan di mana saja, di mana saja di kolong jagat ini. Tetapi, sekali lagi ada sesuatu semestinya kita harus kekeh, rigid, solid serta pengkung bahwa pariwisata budaya itu adalah harga mati. Konsep filosofi Tri Hita Karana itu bukan pemanis bibir. Bukan basa-basi. Penjabarannya dalam setiap peraturan daerah ataupun keputusan daerah sampai ke tingkat paling rendah di institusi lembaga adat mestinya dan harus tidak bisa keluar dari filosofi itu. Tetapi nyatanya mana? Sejatinya kita terlalu banyak mimpi tentang kejayaan masa lalu nenek moyang serta leluhur. Sayangnya kejayaan itu tidak kita pelihara dengan baik. Kita sejatinya cuma pura-pura atau seakan-akan care atau peduli dengan budaya adiluhung yang kita miliki. Lewat slogan, lewat peraturan, lewat pararem dan sebagainya. Tetapi inti sarinya sudah luntur atau bahkan di beberapa tempat nyaris sudah tidak ada lagi. Kita sepertinya sudah seperti politisi yang pandai main retorika tanpa logika. Marilah keajegan Bali menjadi tujuan semua masyarakat Bali. Ajeg Bali yang dinamis, tidak monoton dan bukan pula suatu gerakan yang antikemajuan zaman. Ini sulit, sangat sulit. Kalau kita berusaha sekuat tenaga, semoga ada peluang dari segala arah dan kita menang.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Dirgahayu buat TNI TNI kini makin dekat dengan rakyat. Setidaknya itu yang saya resakan sebagai warga negara. Tak saja dalam hal menjaga keamanan dan stabilitas, peran TNI juga saya rasakan dalam hal lain. Misalnya dalam bertani dan melakukan penyiapan infrastruktur lewat gerakan TNI manunggal dengan rakyat. Belakangan gerakan bertani melibatkan TNI secara langsung telah membantu meningkatkan produksi beras dan bahan pangan lainnya. Gerakan TNI menyatu dan dengan rakyat ini tentunya tidak mengabaikan peran TNI sebagai pengawalan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk itu, di hari jadinya 5 Oktober, saya mengucapkan Dirgahayu TN ke-71. Harapan saya agar TNI benar-benar menjadi bagian dari rakyat. TNI jangan lagi menjadi institusi yang angker, sehingga rakyat takut untuk mengeluh dan mengadu jika ada masalah. Wayan Arsana Gianyar, Bali

Tindak Investasi Bodong Masih terjadinya penipuan berkedok investasi membuat saya prihatin. Kondisi ini juga merupakan bentuk dari lemahnya pengawasan dan masih adanya warga yang ingin mendapat untung banyak tanpa bekerja susah. Untuk itu, saya berharap semua bentuk investasi yang dilakukan dengan menjanjikan keuntungan di luar logika agar segera ditelusuri dan ditindak pemerintah. Intelijen mestinya berperan dalam hal ini. Ribuan warga yang kini menjadi korban investasi membuktikan negeri ini belum mampu melakukan pengawasan dan penyadaran kepada warganya untuk lebih rasional dalam mengelola tawaran investasi. Selaian itu, tindakan hukum kepada pelaku investasi bodong hendaknya juga diperberat. Ini penting agar penipuan berkedok investasi tidak terusmenerus memakan korban. Jiwa Artayana Denpasar, Bali

Reklamasi dan Pariwisata sebagai ’’Core Business’’ Negara Sangat menarik pernyataan Presiden Joko Widodo yang dikutif oleh Deputi Menteri Bidang Pemasaran Mancanegara Kementerian Pariwisata Republik Indonesia saat menyampaikan orasi ilmiah pada perayaan Dies Natalis Universitas Udayana ke-54 baru-baru ini di kampus Bukit Jimbaran. Menurut Presiden, core business negara ini adalah pariwisata. Pada kesempatan itu, dijelaskan juga bahwa ketetapan untuk menjadikan pariwisata sebagai core business didasarkan pada beberapa sifat positif dari industri pariwisata. Satu di antara tujuh sifat positif yang diuraikan adalah bahwa dari aspek keberlanjutan atau sustainability, pariwisata merupakan salah satu sektor yang ramah dengan lingkungan, jauh lebih ramah dibandingkan sektor-sektor lainnya yang mengeksploitasi alam. Dalam pariwisata, berlaku aksioma ‘’Semakin dilestarikan, semakin menyejahterakan’’.

Oleh I Wayan Ramantha alau bisa dipertahankan, memang pariwisata merupakan industri yang growing, yang bisa dilihat dari senantiasa meningkatnya jumlah wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara yang berkunjung ke Bali. Artinya, peluang pasar, apalagi pasar pariwisata Bali memang selalu bertumbuh, tidak terkecuali saat terjadi krisis ekonomi, baik yang bersifat global maupun nasional. Dibandingkan dengan sektor lainnya, pariwisata yang merupakan kelompok sektor tersier, memang merupakan sektor yang paling cepat dan mudah menciptakan lapangan kerja, mengentaskan kemiskinan, maupun dalam mendatangkan devisa. World Economic Forum (WBF) dalam menilai indeks pariwisata Indonesia, selalu memberikan nilai tinggi karena Indonesia memiliki Bali dengan aneka ragam budaya yang telah memperoleh pengakuan United Nation Education Science and Culture Organization (UNESCO) seperti tari Bali tahun 2015 dan sistem Subak yang merupakan manifestasi dari filosofi Tri Hita Karana yang bahkan telah diperoleh sejak tahun 2012. Dalam beberapa kali pertemuan para pemimpin negara tingkat dunia yang diadakan di Bali, Presiden RI selalu menyampaikan bahwa Tri Hita Karana merupakan filosofi yang sangat implemented di Pulau Dewata ini. Di tingkat lokal, Tri Hita Karana sebagai sistem kebudayaan masyarakat Bali telah dikukuhkan sebagai landasan filosofi dari

K

Rencana Strategik (Renstra) Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 1991, Nomor 4 Tahun 1996, Nomor 16 Tahun 2002 dan terus dipakai dalam renstra-renstra berikutnya hingga renstra yang berlaku saat ini. Tri Hita Karana juga digunakan sebagai landasan filosofis dalam banyak rencana pengembangan sektor-sektor ekonomi, seperti pengembangan pariwisata, baik oleh pemerintah maupun suwasta. Implementasi konsep keselarasan hidup yang dituangkan dalam Tri Hita Karana yang menekankan konsep orientasi hidup masyarakat, saat ini sedang mendapat ujian, terutama dalam menjaga hubungan antarmanusia dan kelestarian lingkuangan alam. Paradoks penerapan nilai-nilai kearifan lokal yang diformulasikan melalui berbagai pendekatan kreatif berbasis budaya unggul ini, belum diterjemahkan secara gamblang, sehingga implementasinya oleh heterogenitas masyarakat luas, terutama yang tertarik akan sexy-nya Bali, sangat tidak nampak. Bahkan untuk banyak hal cenderung berlawanan, seperti proyek reklamasi Teluk Benoa yang kini menuai kontroversi. Proyek dengan landasan hukum Perpres No. 51 Tahun 2014 yang mengubah status kawasan dari wilayah konservasi menjadi wilayah ‘’revitalisasi’’ itu ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebelum meninggalkan jabatannya. Padahal, SBY juga yang paling rajin mejelaskan filosofi Tri Hita Karana kepada ratusan pemimpin dunia saat pertemuan-pertemuan internasional yang diadakan di Nusa Dua

yang sangat mepet dengan Teluk Benoa. Logika merevitalisasi Teluk Benoa dengan menghilangkan fungsi dan peruntukannya sebagai kawasan konservasi, lalu mereklamasi guna pembuatan pulau-pulau baru, dikatakan oleh para ahli lingkungan sebagai logika sesat. Jika revitalisasi mengandung arti menghidupkan fungsi konservasi Teluk Benoa, maka mereklamasi guna kepentingan nonkonservasi sama dengan mendegradasi kawasan perairan Teluk Benoa. Dan, itu juga sama dengan mengganggu hubungan manusia dengan alam dan lingkungannya yang berarti sangat menyimpang dari filosofi Tri Hita Karana. Pariwisata Budaya Bali sejak dulu telah terkenal di mancanegara, bahkan mendahului Indonesia berkat keunikan dan kekayaan budayanya. Kebudayaan yang hidup dan berkembang di Bali, menjadi pemicu minat orang-orang berkunjung ke daerah ini yang juga dijuluki sebagai pulau seribu pura. Kecenderungan ini merupakan konsekuensi logis dari pemanfaatan aspek-aspek kebudayaan, baik yang bersifat fisik (tangible) maupun nonfisik (intangible) sebagai modal dasar pariwisata. Peranan pariwisata Bali dalam pembangunan pariwisata nasional pun sangatlah jelas. Dalam master plan pembangunan ekonomi Indonesia yang dikenal dengan MP3EI rancangan pemerintah rezim sebelumnya, Bali ditetapkan sebagai pintu gerbang pariwisata nasional. Bahkan belakan-

gan ini, pemerintah pusat ingin membangun sepuluh ‘’Bali’’ lagi di daerah lain senusantara. Semua itu dirancang, karena Presiden Jokowi telah menetapkan pariwisata sebagai core business negara. Dalam strategi induk pembangunan pariwisata nasional, sudah ditetapkan bahwa strategi arahan yang dianut adalah Sustainable Competitive Growth (Pitana, 2016). Sustainable atau keberlanjutan merupakan suatu keharusan, baik keberlanjutan alam, budaya maupun lingkungan. Dalam era persaingan pariwisata global yang semakin ketat, kita harus perkuat alam, budaya, dan lingkungan yang merupakan keunggulan komparatif untuk mempertahankan daya saing atau competitiveness. Dengan tetap mempertahankan kelestarian alam, budaya dan lingkungan, sebetulnya kita telah melakukan sebagian besar dari langkah penting untuk mencapai growth atau pertumbuhan. Keunggulan komparatif pariwisata Bali adalah pariwisata budaya yang dilandasi nilai-nilai filosofis Tri Hita Karana yang terdiri atas hubungan manusia dengan Tuhannya, hubungan manusia dengan sesama manusia, dan hubungan manusia dengan alam lingkungannya. Kalau Presiden Jokowi memang konsisten ingin menjadikan pariwisata sebagai core business negara, seharusnya tidak ada halangan baginya untuk mencabut Perpres No.51 Tahun 2014. Karena sesungguhnya, perpres tersebut sangat menyimpang dengan filosofi Tri Hita Karana yang melandasi pariwisata Bali. Konsep pariwisata Bali tidak bisa menjiplak pariwisata Singapura yang keunggulan komparatifnya memang pariwisata belanja. Juga tidak bisa meniru pariwisata Las Vegas yang keunggulan komparatifnya pariwisata judi. Kalau Singapura dan Las Vegas sampai melakukan reklamasi pantai untuk membangun mall tempat belanja dan hotel-hotel mewah tempat berjudi, tentu sangat relevan dengan konsep growth mereka. Dan, menjadi sangat tidak pantas bila hal yang persis sama dilakukan di daerah Bali yang memiliki keunggulan komparatif yang berbeda. Penulis, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unud

Optimalisasi Intelijen Kontraterorisme KOMJENBudiGunawan(BG)kinimenduduki jabatan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) baru menggantikan Sutiyoso. BG dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Kepala BIN Jumat (10/9) lalu. Visi BG adalah optimalisasi peran dan kemampuan menuju Badan Intelijen Negara yang semakin profesional, objektif dan berintegritas guna mendukung sistem keamanan nasional dalam rangka mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian. BG juga berjanji melakukan optimalisasi BIN yang semakin profesional, objektif, dan berintegritas (PROBIN). Tantangan berat segera menanti BG sebagai Kepala BIN baru. Salah satunya adalah dalam upaya penanggulangan tidak pidana terorisme dan radikalisme. BIN penting secara cermat dan akurat memberikan informasi valid terhadap instansi terkait guna mencegah agar rencana teror tidak terjadi, investigasi jaringan kelompok radikal, hingga penyelidikan pascakejadian terorisme. Segala aksi teror mesti dikecam dan ditangani serius. Internalisasi dan revitalisasi nasionalisme penting digerakkan sebagai salah satu upaya memerdekakan Indonesia dari terorisme dan radikalisme. Peran BIN cukup penting dalam optimalisasi revitalisasi terhadap kelompok sasaran yang rentan menjadi calon pelaku teror. Dewasa ini salah satu permasalahan besar adalah munculnya kasus radikalisme dan terorisme. Keduanya dapat dikatakan sebagai bentuk penjajahan kontemporer. Kasus ini sesungguhnya merupakan kasus global dan Indonesia terkena imbas penyebaran serta praktiknya. Indeks Perdamaian Global 2016 telah diluncurkan oleh Institute for Economics and Peace (IEP). Indeks ini menganalisis kondisi di 163 negara. Hanya 10 yang dianggap bebas konflik: Islandia, Denmark, Austria, Selandia Baru, Portugal, Republik Ceko, Swiss, Kanada, Jepang, dan Slovenia. Indonesia menempati peringkat ke-42 dengan total skor 1.799. Posisi masih di bawah Malaysia (peringkat ke-30) dan Singapura (20). Ongkos kekerasan yang mesti ditanggung secara nasional

Oleh Ribut Lupiyanto

sebesar USD 84,2 miliar. Indonesia mencatatkan skor di atas rata-rata untuk lima indikator, yaitu persepsi atas kejahatan (3), demonstrasi berujung kekerasan (3), kejahatan dengan kekerasan (3), teror politik (3), dan dampak terorisme (2,8). Salah satu aspek yang penting mendapatkan perhatian serius dalam penanggulangan terorisme dan radikalisme adalah pencegahan. Spirit nasionalisme yang terefleksikan dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI layak diterapkan dalam mencegah radikalisme dan terorisme. Akar masalah timbulnya terorisme antara lain ketidakadilan, dendam, ketidakpuasan, kesenjangan sosial, kemiskinan dan ideologi atau faham radikalisme. Banyak faktor penyebab terjadinya aksi terorisme seperti perubahan ideologi, fanatisme agama yang sempit, solidaritas sosial yang keliru dan berujung pada lemahnya rasa nasionalisme sebagai bangsa Indonesia (Hartini, 2016). Nasionalisme menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah kesadaran keanggotaan dalam suatu bangsa yang secara potensial atau aktual bersamasama mencapai, mempertahankan, dan mengabadikanidentitas,integritas,kemakmuran,dankekuatan bangsaitu,yaknisemangatkebangsaan.Jalanutama dalammenguatkannasionalismebagiwargakhususnyagenerasimudamelaluisoliditaskebangsaan.Nilai kebangsaan Indonesia terwarnai dalam kebinekaan agama, ras, budaya, bahasa, dan lainnya. Payung tertingginya adalah ‘’NKRI harga mati’’. Beberapa hal pentingdiupayakandalamrangkamenguatkan nasionalisme bagi anak bangsa. Pertama adalah revitalisasi pendidikan kewarganegaraan. Identitas dan nilai kebangsaan mestinya bukan untuk dihafalkan. Melainkan tertanam kuat dan terimplementasikan setelahnya dalam kehidupan.Sektorpendidikanmestidapatberperan sebagai media ideologisasi nasionalisme. Metode praktikdanstudilapanganpentingditonjolkanguna

memberikan realitas kepada peserta didik. Implementasi bela negara penting segera dimasifkan. Pemahaman terhadap Pancasila, UUD 1945, konsep Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI mesti kembali digiatkan melalui banyak media. Sasaran utamanya adalah generasi muda. Peran pemuda pentingdalampencegahanaksiteror,karenapelaku teror didominasi oleh golongan usia muda. Peran pemuda dalam mencegah radikalisme dan terorisme yaitu dengan menanamkan rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap NKRI, perkaya wawasan keagamaan dan kebangsaan, waspada terhadap provokasi, hasutan dan pola perekrutan teroris, baik secara langsung maupun lewat media. Selain itu pemahaman dan penanaman rasa nasionalisme melalui sejarah perjuangan (Alfin, 2016). Kedua adalah penguatan komunikasi dan sinergi lintas komponen kebinekaan. Event bersama antaranak bangsa dengan latar beragam dari agama, budaya, ras, dan lainnya penting diperbanyak dan dioptimalkan. Masing-masing penting memetakan celah potensi masuknya paham terorisme dan radikalisme. Selain itu memetakan potensi yang dimiliki guna mencegah dan menanggulanginya. Dalam berbagai kasus, terorisme dan radikalisme sifatnya sudah kompleks dan melibatkan lintas elemen. Untuk itu sinergi lintas komponen dibutuhkan. Segala upaya penting dilakukan untuk memunculkan spirit nasionalisme mengisi kemerdekaan. Salah satunya berpartisipasi mencegah radikalisme dan terorisme. Nasionalisme merupakan benteng yang kuat guna menghadang sepak terjang radikalisme dan terorisme. BIN dapat berperan memberikan informasi siapa-siapa yang mesti diprioritaskan mendapatkan asupan revitalisasi nasionalisme atau membahayakan nasionalisme. Kerja sama dan keterpaduan kerja BIN dengan instansi lain seperti BNPT, Densus 88, Kepolisian, dan lainnya menjadi kunci penanggulangan terorisme yang efektif dan profesional. Penulis, Deputi Direktur C-PubliCA (Center for Public Capacity Acceleration)

POJOK Jokowi perintahkan pendidikan harus dirombak besar-besaran. - Mental pendidik juga harus dirombak. *** Penegak hukum mesti mengusut dugaan korupsi proyek reklamasi. - Jangan hanya obok-obok penolak reklamasi. *** Majukan pertanian Bali, birokrasi dan akademisi harus beri contoh. - Bukan hanya berwacana.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

MEMANCING Sejumlah warga mengisi waktu senggang dengan memancing ikan di Tukad Badung, di Jalan Taman Pancing, Denpasar Selatan, Rabu (5/10) kemarin.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Kamis Wage, 6 Oktober 2016

I Wayan Serinah

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Bali Post/ist

Alih Kewenangan SMA/SMK

Data Tenaga Non-PNS Diverifikasi

Denpasar (Bali Post) Kepala SMA/SMK se-Bali menyerahkan data tenaga non-PNS di sekolah masingmasing kepada Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bali, Rabu (5/10) kemarin. Ini terkait verifikasi data untuk tenaga non-PNS pascaserah terima personel, sarana/prasarana dan dokumen SMA/SMK dari kabupaten/kota ke provinsi. Dari verifikasi awal, ada 4.668 tenaga kontrak dengan berbagai status dan sumber pembayaran. “Ada yang statusnya tenaga kontrak, tenaga abdi, dan tenaga honor. Begitu juga dengan Surat Keputusan (SK) pengangkatannya, ada SK Bupati/Wali Kota, Kepala Dinas, Kepala Sekolah, Komite. Sekarang dari jenis SK-SK itu, kita cek dan verifikasi kebenarannya,” ujar Sekretaris Disdikpora Bali, I Wayan Serinah. Serinah menambahkan, pihaknya juga meminta bukti pembayaran gaji tenaga non- PNS baik yang digaji dari APBD, komite, maupun sumber lainnya. Verifikasi ini dilakukan karena Disdikpora Bali belum memiliki data yang valid mengenai kebutuhan tenaga kerja di SMA/SMK. Proses verifikasi ditargetkan rampung 2017 mendatang untuk menentukan tenaga non-PNS yang akan ditarik ke provinsi. Sementara ini, skema pembayaran gaji tenaga nonPNS akan disamakan dengan tahun-tahun sebelumnya. “Jadi yang dari APBD akan diambil dari APBD, yang dari komite tetap dari komite,” jelasnya. Menurut Serinah, tenaga non-PNS yang kompeten dan memang dibutuhkan pasti akan direkrut oleh provinsi. Namun, pihaknya tidak dapat memastikan jika tenaga non-PNS khususnya yang ber-SK bupati/wali kota akan lolos. Berbeda dengan tenaga non-PNS yang selama ini sudah masuk data base dan tercatat sebagai Kategori II (K2), akan menjadi prioritas untuk direkrut. (kmb32)

Bali Post/wan

PELANG REBAH - Sebuah pelang dan tiang lampu penerangan jalan rebah ke trotoar dekat papan nama Kantor Pelayanan Masyarakat Kota Denpasar Graha Sewaka Dharma di Lumintang, Rabu (5/10) kemarin. Pelang dan tiang lampu penerangan jalan tersebut terjatuh, karena terkena badan truk yang tergelincir.

Evaluasi PKB Ke-38

Masih Ada Kesan Itu-itu Saja Denpasar (Bali Post) -

Kesan monoton dan yang tampil itu-itu saja menjadi salah satu evaluasi pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-38, 11 Juni-9 Juli lalu. Kendati, beberapa kabupaten/kota sudah mengupayakan adanya pemerataan duta kesenian yang tampil di ajang PKB. Namun, tetap diharapkan adanya tim kurator yang secara ketat melakukan seleksi dan pemetaan kesenian yang sudah ditampilkan.

Widartha

Bali Post/kmb

Kinerja Perlu Ditingkatkan PENERAPAN prinsip kehati-hatian perlu dimantapkan dalam menghadapi situasi perekonomian yang mengalami kelesuan. Sebab, lesunya perekonomian dan rendahnya daya beli masyarakat akan berdampak luas, termasuk pada kinerja Koperasi Simpan Pinjam (KSP). ‘’Lesunya ekonomi menyebabkan debitur mengalami kendala dalam membayar cicilan atau kredit. Akibatnya, non performing loan (NPL) cenderung naik. Karena itu pengurus KSP mesti tetap melaksanakan prinsip kehatihatian, sehingga terhindar dari masalah kredit. Kinerja perlu ditingkatkan agar KSP tetap eksis,’’ kata praktisi koperasi, I Ketut Widartha, S.E., belum lama ini. Dikatakan, lesunya perekonomian akan berdampak langsung pada kinerja KSP. Pasalnya, para debitur yang notabene anggota koperasi tentu juga kena dampaknya, terutama para debitur yang non-usaha yang hanya mengandalkan pendapatan bulanan atau gaji. Dikatakannya, dalam situasi ekonomi yang demikian biasanya pendapatan masyarakat juga akan menurun, di sisi lain pengeluaran akan terus bertambah. Ditambah harga barang terus naik, maka pengeluaran akan semakin tinggi. ‘’Di sinilah terjadi masalah ketika kewajiban membayar cicilan di KSP tiba waktunya,’’ ujar Widartha yang Ketua Pusat Koperasi Bali ini. Dalam kondisi demikian, kata Ketua KSP Wikan, mengelola atau pengurus KSP hendaknya selalu menjalankan prinsip kehati-hatian dengan menerapkan 5 C -yaitu character (bersifat yang baik), capacity (kemampuan bayar bersumber dari penghasilan), càpital (modal usaha), colàterall (jaminan atau agunan) dan condition of economic (prospek usaha). Dengan menjalankan hal tersebut diharapkan NPL tidak akan mengalami peningkatan. (kmb)

“Kami di provinsi sudah punya tim kurator. Di kabupaten juga kita harapkan ada tim yang menyeleksi kesenian-kesenian yang akan ditampilkan,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan Bali Dewa Putu Beratha usai menggelar Rapat Evaluasi PKB ke-38 di Gedung Ksirarnawa, Art Center, Denpasar, Rabu (5/10) kemarin. Menurut Beratha, selama ini ada kabupaten/kota yang sudah melakukan seleksi, ada pula yang menunjuk langsung. Na-

mun, ada juga sekaa atau sanggar yang mengajukan diri untuk tampil menjadi perwakilan kabupaten/kota di ajang PKB. Dalam hal ini agar ada prioritas bagi yang belum pernah tampil, sehingga yang tampil di PKB tidak itu-itu saja. “Tetapi dengan persyaratan mereka memang layak tampil. Jadi, tidak sekadar mereka baru terbentuk atau baru latihan beberapa minggu. Sebab, di PKB itu kan puncak-puncak yang

kita tampilkan,” imbuhnya. Untuk menghindari kesan monoton, lanjut Beratha, akan diupayakan melalui penyusunan roadmap PKB hingga 2020. Draf dari roadmap tersebut kini masih dibahas di kabupaten/kota, untuk selanjutnya difinalkan di provinsi. Dalam roadmap itu akan terlihat inovasi setiap tahunnya, baik pada materi pawai, pergelaran, parade, maupun sarasehan. “Dengan roadmap ini pula,

nanti tidak ada alasan kabupaten/kota tidak siap. Baik dari segi materi, maupun penganggaran karena dari roadmap sampai 2020 sudah jelas apa saja materi wajib oleh kabupaten sehingga mereka sudah bisa merancang penganggaran,” jelasnya. Beratha menambahkan, kalau sampai penganggaran untuk PKB tidak terakomodasi di kabupaten/kota maka komitmen kepala daerah perlu dipertanyakan. Pasalnya, Bali hanya memiliki kekuatan seni dan budaya. Itu sebabnya, seni dan budaya ini harus dijaga dan dilestarikan untuk menjaga identitas dan karakter orang Bali, serta meningkatkan kes-

ejahteraan masyarakat Bali. “Kalau tidak ada investasi, bagaimana mendapatkan hasil itu,” tegasnya. Evaluasi pelaksanaan PKB ke-38 juga terkait masalah penempatan undangan khususnya bupati/ wali kota yang cukup jauh dari presiden dan gubernur, panggung yang becek karena hujan, hingga soal juri yang pergi sebelum kegiatan lomba selesai. Ke depan akan dipikirkan pula mengenai asuransi di samping sewa stan untuk mengantisipasi musibah kebakaran yang baru pertama kali terjadi pada PKB tahun ini. Termasuk pemberian asuransi bagi para seniman yang tampil di PKB. (kmb32)

Dana Pemberdayaan 5 Persen Satpol PP Segel Usaha Dibahas dalam Revisi Perda LPD Penyulingan Daun Denpasar (Bali Post) Dana pemberdayaan 5% dari keuntungan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) menjadi salah satu yang akan dibahas dalam rencana revisi Perda No.4 Tahun 2012 tentang LPD. Pasalnya, dana ini menyangkut pembinaan dan pelatihan 1.433 LPD di Bali. Revisi Perda LPD rencananya disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Bali pada 17 Oktober mendatang dan menjadi rancangan perda inisiatif dewan. “Dana 5% ini penting karena pertama menjadi ruang lingkup mereka untuk bertemu, saling belajar tentang LPD. Terus yang kedua untuk membiayai pelatihan mereka, jumlahnya kan ribuan ini. Kalau APBD memberikan pelatihan untuk ribuan LPD, rutin seperti itu kan tidak mungkin,” ujar Ketua Komisi IV Nyoman Parta usai Rapat Umum Dengar Pendapat (RUDP) terkait rencana revisi Perda LPD di Wantilan DPRD Bali, Selasa (4/10). Namun, lanjut Parta, tidak tertutup kemungkinan adanya opsi untuk melakukan sharing. Dalam hal ini, sharing dana dari APBD Bali dan keuntungan LPD untuk keperluan pemberdayaan LPD. Termasuk akan dicari formula mengenai besaran persentase, apakah akan tetap 5% atau berubah. “Nanti juga akan dibuatkan apakah ada sanksi dan bagaimana pengelolaannya,” imbuhnya. Selain masalah dana pemberdayaan, lanjut Parta, LPD ke depan

juga harus diaudit. Mengingat, audit saat ini bukanlah “hantu” melainkan kebutuhan. Apalagi untuk LPD yang merupakan lembaga keuangan. Selain itu sertifikasi calon Kepala LPD dan batas umur Kepala LPD juga akan menjadi bahan revisi ke depannya. Pihaknya juga mengharapkan ada bunga yang rendah dari LPD karena sudah terbebas dari kewajiban perpajakan. “Ini kan sudah tidak berada di bawah Undang-undang LKM, tidak bayar pajak. Kalau tidak bayar pajak kan bunganya juga harusnya kecil. Kalau kecil kan harusnya bunga ke masyarakat kecil. Tetapi sekarang pajak tidak bayar, bunga tetap gede,” jelas politisi PDI-P ini. Terkait dana 5%, Ketua LP LPD I Nyoman Arnaya mengatakan akan sangat bagus bila turut dianggarkan di APBD. Tapi kebutuhan LPD sangat besar, sehingga kemungkinan untuk itu sangat tergantung dari hasil pembahasan revisi Perda LPD. Saat ini saja, dana pemberdayaan dari 5% keuntungan LPD itu mencapai kurang lebih Rp 20 miliar. “Pertama untuk dana perlindungan, dana penjaminan, untuk pelatihan, operasional kita di BKS dan LP LPD. Kalau ada LPD yang kurang sehat kita perkuat dengan dana perlindungan, pemberian modal. Tapi jumlahnya sedikit sekali, dari 1.433 hanya sekitar 50-an LPD,” ujarnya. Arnaya mengakui, ada beberapa LPD yang tidak menyetor dana itu. Umumnya merupakan LPD-LPD

kecil, walaupun ada pula LPD yang sudah besar. Namun, baik LPD yang menyetor maupun tidak tetap mendapatkan pembinaan dan pelatihan. “Memang beberapa yang tidak menyetor, LPD yang sudah besar di antaranya itu perlu dipertimbangkan juga, apa terlalu banyak karena 5% dari keuntungan LPD. Tetapi walaupun begitu tetap dibina oleh LP LPD, kita bukan mempermasalahkan dari dana itu. Mungkin bisa diatur kembali ada kewajiban (menyetor) nanti disana,” jelasnya. Wakil Ketua DPRD Bali, Nyoman Sugawa Korry mengatakan bahwa LPD akan seperti pisau bermata dua di desa pakraman. Kalau LPD kuat maka desa pakraman akan kuat, kalau tidak maka hanya akan menjadi beban. “Ancaman LPD ke depan semakin banyak LPD yang bermasalah. Maka dari itu harus ada lembaga audit independen. Dalam revisi harus ada pasal dia harus ada sistem audit, laporan terkait LPD berdasarkan tim independen,” jelas politisi senior Partai Golkar ini. Sugawa menambahkan, LPD nantinya juga harus memiliki ciri khas sebagai lembaga kearifan lokal Bali. Misalnya mengganti istilah perbankan menjadi istilah dalam bahasa Bali. Pada intinya, revisi perda ditujukan pada tiga hal yakni dalam rangka penguatan pemberdayaan ekonomi rakyat di desa pakraman, sebagai salah satu sumber pendanaan desa pakraman, serta penguatan adat dan budaya di desa pakraman. (kmb32)

Cengkeh di Lemukih

Singaraja (Bali Post) – Sebuah usaha penyulingan daun cengkeh kering di Desa Lemukih Kecamatan Sawan disegel petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Buleleng, Selasa (4/10) lalu. Selain melanggar Surat Keputusan (SK) Bupati No. 61 Tahun 2012 tentang Pelarangan Pengambilan Daun Cengkeh Kering, usaha ini dikeluhkan oleh warga karena limbahnya diduga mencemari sungai yang mengalir hingga ke Desa Sekumpul Kecamatan Sawan. Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, warga Desa Sekumpul keberatan dengan dugaan sumber mata air yang selama ini dimanfaatkan tercemar akibat limbah penyulingan daun cengkeh. Diduga karena limbah penyulingan tidak dikelola dengan baik, hingga terbuang ke saluran irigasi yang menuju ke Desa Sekumpul. Kepala Satpol PP Ida Bagus Suadnyana di sela-sela menghadiri kunjungan kerja (kunker) Bupati Buleleng di Kecamatan Tejakula, Rabu (5/10) kemarin, membenarkan kalau pihaknya menutup paksa tempat penyulingan daun cengkeh tersebut. Dikatakan, pemiliknya meminta izin agar diberikan beroperasi untuk menghabiskan stok daun cengkeh yang belum disuling. Namun, karena sudah melanggar dan menimbulkan gangguan, pihaknya tidak mengizinkan. “Waktu itu, pemiliknya mau menghabiskan daun yang belum disuling, tapi karena melanggar kita tidak izinkan dan anggota sudah menutup paksa usaha itu,” katanya. Menurut Suadnyana, selama usaha disegel jika pemiliknya tetap beroperasi, pihaknya akan memproses pelanggaran itu secara hukum dengan ancaman tindak pidana ringan (tipiring -red). Prosesnya, tetap mengacu pada perda. Pihaknya akan memberikan surat teguran sebelum diproses tipiring. “Kalau memang segelnya dibuka dan usaha beroperasi, kita akan proses hukum melalui tipiring,” jelasnya. (kmb38)


BANGLI

8

Kamis Wage, 6 Oktober 2016

SOSOK

Bali Post/ina

Macet di SKPD

WAKIL Ketua DPRD Bangli Komang Carles menilai ide-ide yang selama ini dilontarkan Bupati Bangli I Made Gianyar untuk kemajuan dan pembangunan Kabupaten Bangli tergolong luar biasa. Namun, tak banyak dari ide atau gagasan tersebut yang berhasil direalisasikan. Menurut Carles, hal tersebut disebabkan karena banyak ide bupati yang macet di tingkatan SKPD. ‘’Saya menilai selama ini ide-ide Bapak Bupati sangat luar biasa. Tapi yang saya sayangkan konsepnya banyak tidak berhasil diterjemahkan oleh SKPD sehingga banyak dari ide bupati yang tidak jalan,’’ kata Carles, Rabu (5/10) kemarin. Carles mencontohkan ide Bupati yang dinilainya cukup bagus untuk dijalankan yakni penataan bangunan di Kintamani. Sesuai pernyataan Bupati Made Gianyar, bangunan yang selama ini berdiri di sisi timur Kintamani akan semuanya diberikan izin. Namun, untuk penambahan bangunan tidak diizinkan vertikal ke atas melainkan harus ke bawah. ‘’Ini menurut saya ide yang bagus untuk penataan Kintamani yang sampai sekarang tidak kunjung kelar,’’ terangnya. Menurutnya, selama ini banyak ide bupati yang tidak jalan karena terkendala kemampuan SDM di SKPD. Oleh karenanya, dalam pengisian jabatan yang direncanakan pascaditetapkannya Ranperda tentang Susunan Perangkat Daerah, Carles pun berharap agar bupati lebih memperhatikan kualitas pejabat yang akan diberi mandat untuk menduduki suatu jabatan. Dengan hal tersebut diharapkan nantinya semua ide maupun program bupati yang dinilai cukup bagus bisa dijalankan serta dirasakan masyarakat. (ina)

TERBAKAR - Kondisi bangunan SDN 2 Kawan yang hangus terbakar.

Bali Post/ina

Tahun Depan, Gedung SDN 2 Kawan Dibangun Ulang Bangli (Bali Post) Gedung SDN 2 Kawan yang porak-poranda akibat kebakaran Juni lalu, rencananya dibangun ulang tahun depan. Pemkab Bangli akan mengalokasikan dana pembangunannya di APBD 2017 sebesar Rp 3 miliar. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli Nyoman Suteja didampingi Kabid Dikdas Nengah Danta Haryana, Rabu (5/10) kemarin mengatakan, pascaterbakar sejatinya sekolah tersebut telah

direncanakan untuk diperbaiki dengan menggunakan dana tak terduga. Akan tetapi, karena ada keinginan bupati agar gedung SD tersebut dibangun baru, maka rencana perbaikan pun dibatalkan. Pihaknya kemudian membuatkan site plan pembangunan gedung baru dan menganggarkannya di APBD Perubahan 2016. Namun, karena terbatasnya waktu yang tersisa tahun ini, maka rencana pembangunan gedung baru itu pun kembali ditunda dan akan dianggarkan di APBD induk

2017. ‘’Karena penetapan anggaran perubahan baru di tanggal 27 September lalu, kami secara teori akan kekurangan waktu. Oleh karena itu kami membawa site plan baru ini di APBD induk 2017,’’ terangnya. Dijelaskan, sesuai site plan yang telah dibuat, beberapa bangunan SD yang rusak karena hangus terbakar asetnya akan dihapuskan dan akan ditata ulang. Gedung SDN 2 Kawan dirancang akan dibangun dengan desain huruf U. Akan ada gedung pada

bagian selatan, barat dan utara. Pada bagian selatan rencananya akan dibangun ruangan kelas bertingkat. Demikian juga dengan ruang guru sekarang akan dibangun ulang. Di pojok barat daya akan dibangun kantin, dan toilet. Sementara bangunan perpustakaan yang sudah ada selama ini juga akan diperbaiki dan di-finishing. ‘’Jadi rencana nanti di sekolah tersebut akan ada 12 ruang kelas,’’ terangnya. Suteja mengaku bahwa untuk

rencana pembangunan gedung baru SDN 2 Kawan tersebut pihaknya sudah sempat mengajukan ke pemerintah pusat. Hanya saja, pihaknya berupaya menganggarkannya di APBD induk karena butuh waktu yang lebih lama jika menunggu bantuan pusat. ‘’Untuk sementara ini kita masih gunakan beberapa bangunan gedung yang masih bisa digunakan untuk belajar, dan beberapa anak-anak ada yang kita titip belajarnya di bangunan sekolah TK Pembina Bangli,’’ imbuhnya. (kmb40)

Triwulan III

Serapan APBD Hanya 46,87 Persen Bangli (Bali Post) -

Serapan APBD Bangli 2016 pada triwulan III gagal mencapai target. Penundaan pelaksanaan sejumlah kegiatan menjadi salah satu pemicu rendahnya serapan anggaran. Hal ini pun menjadi sorotan kalangan legislatif.

dr. Wayan Sudiana

Bali Post/ina

RSU Bangli Beli Peralatan Senilai Rp 2,5 Miliar Bangli (Bali Post) Rumah Sakit Umum (RSU) Bangli membeli peralatan medis untuk mendukung operasional Poli Jantung yang dibuka sejak April lalu. Peralatan medis yang dibeli dengan menggunakan dana APBD Perubahan 2016 sebesar Rp 2,5 miliar itu berupa treadmill dan eko-kardiologi. Ditemui Rabu (5/10) kemarin, Direktur RSU Bangli dr. Wayan Sudiana mengungkapkan bahwa jumlah pasien penyakit jantung yang berobat ke RSU Bangli selama ini cukup banyak. Dalam sehari jumlahnya bisa mencapai 50 orang. Untuk menangani pasien tersebut, pihaknya memandang keberadaan Poli Jantung perlu didukung sejumlah peralatan memadai untuk mendiagnose penyakit sehingga pasien tidak lagi dirujuk ke rumah sakit lain. ‘’Selama ini pasien banyak yang kita rujuk ke Denpasar,’’ terangnya. Dengan dana yang bersumber dari APBD Perubahan 2016, pihaknya kini mengaku tengah melakukan pengadaan alat untuk mendiagnosa penyakit jantung berupa treadmill dan eko kardiologi. Di samping kedua peralatan tersebut, pihaknya juga membeli sejumlah peralatan untuk ruang operasi emergency kebidanan dan untuk sterilisasi alat-alat kesehatan di RSU Bangli. Disinggung mengenai keberadaan dokter spesialis jantung di RSU Bangli, mantan Kadiskes ini mengakui masih kurang. Saat ini RSU Bangli hanya memiliki satu orang dokter spesialis jantung. Padahal dengan klasifikasi rumah sakit kelas B, RSU Bangli idealnya memiliki dua dokter spesialis jantung. ‘’Selain dokter spesialis jantung, kita juga masih kekurangan dokter spesialis urologi,’’ imbuhnya. (kmb40)

Telepon Penting Bangli RSU Bangli Polsek Bangli Polsek Susut Polsek Tembuku Polsek Kintamani Damkar PDAM PLN Telkom BPBD Kodim Kantor Bupati

: 0366-91521/91002 : 0366-91062 : 0366-51004 : 0366-5595484 : 0366- 51122 : 0366-92869 : 0366-91094 : 0366-91268 : 0366-91108 : 0366-91448 : 0366-91024 : 0366-91032

Kabag Keuangan Setda Bangli I Ketut Nurjana, Rabu (5/10) kemarin menyebutkan, APBD tahun ini mencapai 1,135 triliun. Sesuai rancangan, target serapan keuangan hingga triwulan III mencapai 70 persen. Namun, realitanya hanya 46,87 persen. ‘’Untuk serapan masih di bawah target,’’ ujarnya. Hal itu, kata dia disebabkan karena adanya penundaan pelaksanaan sejumlah program mulai dari pembelian mobil dinas hingga perbaikan gedung sejumlah SKPD. Serapan anggaran diharapkan bisa meningkat signifikan pada anggaran perubahan yang telah ditetapkan beberapa waktu lalu. ‘’Kalau tidak ada penundaan

kegiatan, serapan pasti akan lebih besar. Mudah-mudahan di perubahan ini bisa lebih besar lagi,’’ katanya. Wakil Ketua DPRD Bangli I Nyoman Basma menilai belum tercapainya target serapan APBD itu menunjukkan kinerja SKPD kurang maksimal. Penyelesaian persoalan yang ada salah satunya kejelasan status aset yang menjadi penghambat utama dalam pelaksanaan program masih terkesan adem ayem. Untuk itu dia menegaskan, pada anggaran perubahan, mekanisme pelaksanaan program harus lebih baik. SKPD agar tidak lagi stagnan pada tataran perencanaan tetapi harus sudah mengarah ke pelak-

sanaan. ‘’Serapan itu harus lebih dimaksimalkan pada perubahan ini. Beberapa persoalan aset sudah tuntas. Jangan lagi hanya jalan pada perencanaan. Tapi action yang penting,’’ tegasnya. Hal senada juga disampaikan anggota DPRD Bangli I Made Sudiasa. Guna menggenjot serapan anggaran, Bupati sebagai nakhoda pemerintahan perlu lebih intensif melakukan evaluasi terhadap kinerja SKPD. Penuntasan persoalan harus diberikan target. Demikian juga terkait progres pelaksanaan kegiatan. Terkait persoalan ini, Bupati Bangli I Made Gianyar belum lama ini menyatakan, kinerja seluruh SKPD akan terus digenjot

guna memaksimalkan serapan anggaran. Program yang telah disusun menjadi hal yang wajib direalisasikan. Jika dalam perjalanannya ditemukan kinerja pejabat yang kurang maksimal, maka pihaknya segan-segan akan mencopot pejabat bersangkutan. ‘’Sudah diberikan kesempatan jadi kepala dinas, laksanakan pekerjaan dengan baik. Jangan lihat jabatannya saja. Kalau loyo, tidak bisa menjalankan keinginan kepala daerah, ya maboreh kayu, pecat,’’ ungkapnya. Sementara itu, target PAD APBD 2016 sebesar Rp 92 miliar pada triwulan III telah terealisasi 82,11 persen atau Rp 75.538.152.675. Jumlah ini telah melampaui target triwulan III yang sebesar 75 persen. Khusus pajak daerah yang ditarget sebesar Rp 12.333.000.000, sudah

terealisasi 87 persen atau Rp 10.798.868.568,53. Jumlah ini berasal dari pajak hotel, restoran, reklame, penerangan jalan, air tanah, PBB-P2, BPHTB dan hiburan. Kepala Dinas Pendapatan dan Pasedahan Agung Bangli I Gede Suryawan mengatakan, guna mempercepat pembayaran pajak dari masyarakat, pihaknya bekerja sama dengan Lembaga Perkreditan Desa (LPD), koperasi dan BPD. Pada tahun ini, cara lain yang juga diterapkan yakni menggandeng sejumlah toko di lingkungan Kota Bangli dan jemput bola. Cara ini dinilai cukup efektif untuk merangsang wajib pajak melakukan pembayaran. ‘’Cara ini juga mampu mengurangi antrean di kantor dinas. Masyarakat juga lebih mudah menjangkau,’’ tandasnya. (kmb45)

Ekspor Anjlok, Perajin Bambu Kelimpungan

Bali Post/sos

VAKSINASI - Vaksinasi anjing di Dusun Antugan Desa Jehem, Tembuku, Rabu (5/10) kemarin.

Anjing Diliarkan, Kendala Utama Pemberantasan Rabies Bangli (Bali Post) Dinas Peternakan dan Perikanan Darat (P2) Bangli bersama Tim Pemberantas Rabies dari WHO kembali menggulirkan program vaksinasi anjing. Salah satunya di Dusun Antugan Desa Jehem Kecamatan Tembuku, Rabu (5/10) kemarin. Dalam pelaksanaannya, petugas masih dihadapkan dengan banyaknya anjing yang diliarkan. Kondisi ini menunjukkan kesadaran masyarakat masih rendah dalam antisipasi rabies. Mentor Tim Pemberantasan Rabies dari WHO, drh. I Kadek Citra menyebutkan, pember-

antasan rabies belum sepenuhnya mendapat dukungan dari masyarakat. Hal itu ditunjukkan dengan adanya anjing yang masih diliarkan. Kondisi ini mengakibatkan petugas kesulitan dalam melakukan vaksinasi. Demikian juga dengan tingkat keberhasilan program yang sulit mencapai 100 persen. ‘’Anjing diliarkan masih menjadi kendala utama dalam program ini,’’ ujarnya. Hal senada juga disampaikan Kabid Keswan Dinas P2 Bangli drh. Ni Nyoman Sri Rahayu. Anjing diliarkan masih menjadi pemandangan klasik yang ser-

ing ditemui petugas. Padahal masyarakat sudah sering diberikan imbauan untuk melakukan penangkaran maupun mengikat hewan peliharaannya. ‘’Imbauan sudah sering diberikan. Sebelum vaksinasi, desa juga sudah disurati,’’ katanya. Program vaksinasi yang menyasar 64 desa di Kabupaten Bangli ini merupakan lanjutan dari vaksinasi massal yang digelar sebelumnya. Berdasarkan data yang dihimpun, sejak Januari sampai kemarin, tercatat 26 anjing dinyatakan positif rabies. (kmb45)

Bangli (Bali Post) Ekspor kerajinan bambu belakangan ini cukup lesu. Penyebabnya berupa melemahnya daya beli konsumen luar negeri. Kondisi ini mengakibatkan perajin kelimpungan. Kini, pemasaran produk kerajinan bambu hanya berkutat di pasar lokal. Salah seorang perajin di Banjar Tanggahan Peken, Desa Sulahan, Susut, Wayan Suardana menuturkan, lesunya pasar ekspor ini sudah berlangsung sejak setahun lalu. Order produk tidak lagi seperti sebelumnya yang terbilang cukup banyak. ‘’Sejak setahun lalu tidak ada order dari pasar luar. Sebelumnya ada dari Prancis,’’ tuturnya, Rabu (5/10) kemarin. Lesunya pasar ekspor itu mengakibatkan hanya fokus melakukan penjualan di pasar lokal. Hal senada juga disampaikan perajin, Nyoman Purna. Lesunya pasar ekspor men-

gakibatkan sejumlah perajin di wilayahnya terpaksa hanya menekuni produksi kerajinan lokal, seperti keben dan besek. ‘’Kalau soal penyebab ekspor lesu, saya kurang tahu. Mungkin karena memang daya beli yang menurun,’’ katanya. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bangli I Nengah Sudibia membenarkan kondisi yang dialami perajin tersebut. Ditegaskan, pasar ekspor yang lesu tak hanya di Bangli, tetapi hampir di seluruh Indonesia. Supaya sektor industri tak ditinggalkan, pejabat asal Penglipuran ini mengaku tetap memberikan pembinaan kepada perajin. Produksi kerajinan yang sempat menjadi incaran konsumen luar negeri diminta tetap untuk dipertahankan. ‘’Untuk bisa menarik minat pasar ekspor, perajin juga sudah kami sarankan membuat kemasan yang menarik,’’ pungkasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

KERAJINAN BAMBU - Salah satu sentra kerajinan bambu di Bangli.


GIANYAR

Kamis Wage, 6 Oktober 2016

9

Disdikpora Dipecah Jadi Dua Dinas

Bali Post/nik

KUNJUNGAN SOSIAL - Team Sequis Life MI 06 saat mengadakan kunjungan sosial di Yayasan Cahaya Mutiara Ubud yang ada di Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Minggu (2/10).

Sequis Life MI 06 Berbagi Kasih dengan Yayasan Cahaya Mutiara Ubud

Gianyar (Bali Post) Team Sequis Life Cabang Maestro Interrity (MI) 06 mengadakan kunjungan sosial ke Yayasan Cahaya Mutiara Ubud yang ada di Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Minggu (2/10) lalu. Kunjungan sosial ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Associate Vice President (AVP) Ni Wayan Ani Sugiani menjelaskan, pada kunjungan sosial tersebut, Team MI 06 Sequis Life merasa tersentuh dengan keterbatasan para penyandang disabilitas di Yayasan Cahaya Mutiara Ubud. ‘’Kami juga merasa bangga kepada mereka karena walaupun dengan keterbatasan fisik, mereka tetap bisa berkarya,’’ ucapnya. Executive Manager Ni Ketut Suari Diesta menambahkan, sebagian dari penyandang cacat di Yayasan Cahaya Mutiara Ubud sudah memiliki talenta seperti menari dan melukis, termasuk juga ada yang sudah bertanding di PON serta bertanding hingga ke luar negeri. ‘’Yang paling saya kagumi rata-rata mereka bisa bercocok tanam dan beternak,’’ katanya. Lebih lanjut pihaknya berharap ada bantuan dan rasa simpati dari pemerintah terhadap penyadang cacat di Yayasan Cahaya Mutiara Ubud ini. (kmb35/k100)

Alokasi Anggaran Pendidikan Tetap 30,03 Persen Gianyar (Bali Post) -

Dengan ditetapkannya Ranperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Gianyar menjadi Perda, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) akan dipecah menjadi dua dinas. Itu berarti Dinas Pendidikan akan berdiri sendiri. Meski dipisah menjadi dua dinas, namun persentase anggaran pendidikan dalam APBD nantinya akan tetap 30,05 persen. Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra, Rabu (5/10) kemarin. Mahayastra mengatakan, pemisahan urusan pendidikan dengan kepemudaan dan olahraga tersebut merupakan salah satu bentuk keseriusan Pemkab Gianyar dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Apalagi alokasi anggaran 30,05 persen khusus untuk pendidikan. ‘’Langkah ini menjadi bukti

keseriusan menata pendidikan. Di mana dinas yang terbentuk ini menjadi Dinas Pendidikan serta Dinas Kepemudaan dan Olahraga. Untuk di Bali mungkin baru Gianyar yang mengambil langkah ini. Kalau kabupaten lain sampai saat ini sepertinya belum,’’ katanya. Wabup Mahayastra men-

egaskan, meski Dinas Pendidikan nanti berdiri sendiri dan kewenangan pengelolaan sekolah tingkat SMA/SMK sudah dialihkan dari kabupaten ke provinsi, anggaran pendidikan tidak akan berkurang. Anggaran pendidikan, kata dia, akan tetap dengan 30,05 persen dari APBD atau saat ini sekitar Rp

601 miliar lebih. ‘’Saya jamin anggaran pendidikan tetap segitu dan kepemudaan olahraga akan mendapat porsi anggaran lain nantinya,’’ tambahnya. Dengan perombakan Disdikpora itu, nantinya diharapkan Dinas Pendidikan benar-benar fokus melaksanakan tugas mengelola pendidikan dari tingkat dasar sampai tingkat menengah. Sementara bidang kepemudaan dan olahraga setelah menjadi dinas maka akan memiliki tugas seperti menata sekaa teruna, kepemudaan dan pembinaan olahraga di Gianyar.

Pria yang akrab disapa Agus ini menambahkan, dengan disahkannya Ranperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, maka akan ada 22 dinas di Pemkab Gianyar dari sebelumnya 21 dinas. Konsekuensi hal ini akan terjadi pergeseran pegawai. Sekitar 500 pejabat akan mengalami pergeseran posisi. ‘’Walau digeser, mereka semua masih tetap menjabat. Sedangkan terkait gedung kantor, tidak akan mengalami kekurangan. Sebab, jumlah SKPD tidak mengalami pembengkakan,’’ tandasnya. (kmb35)

Soal Sanksi PNS Terlibat Kasus SPPD Fiktif

Bupati Tunggu Salinan Putusan Pengadilan

Gianyar (Bali Post) Pemerintah pusat memang sudah mengisyaratkan penerapan sanksi berupa pemecatan secara tidak hormat kepada PNS Pemkab Gianyar yang terlibat dalam kasus SPPD fiktif. Namun, Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata mengaku belum bisa melakukan eksekusi. Pasal-

nya hingga Rabu (5/10) kemarin, pemkab belum menerima surat keputusan pengadilan. Bupati Gianyar Agung Bharata menjelaskan, sampai saat ini, pihaknya memang belum bisa memberikan sanksi kepada para PNS yang tersangkut kasus SPPD fiktif. ‘’Salinannya sampai sekarang belum kami terima. Jadi,

harus berdasarkan itu baru saya bisa menindaklanjuti,’’ jelasnya. Agung Bharata juga menegaskan akan melaksanakan hasil koordinasi BKD dengan pemerintah pusat yang menyatakan seluruh PNS yang menjadi tersangka korupsi wajib diberhentikan secara tidak hormat. ‘’Saya

sesuai aturan saja. Hanya sampai sekarang, saya masih menunggu surat salinan resmi,’’ katanya. Sebelumnya, Kepala BKD Gianyar Ketut Artawa mengungkapkan bahwa hasil koordinasi ke pemerintah pusat khususnya ASN dan Depdagri menyatakan bahwa seluruh oknum PNS Pemkab

Gianyar yang terlibat kasus korupsi wajib dipecat secara tidak hormat. Untuk diketahui, delapan orang PNS dalam kasus ini sudah menuntaskan masa hukuman di Rutan kelas IIB Gianyar. Kini tinggal sembilan PNS lagi yang harus menyelesaikan hukuman kasus SPPD fiktif bagian II. (kmb35)

DPRD Gianyar Setujui Empat Ranperda Jadi Perda

Bali Post/nik

OLAH TKP - Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP.

Tertimpa Pohon Tumbang, Petani di Kedisan Tewas

Gianyar (Bali Post) Gusti Ngurah Rena (63) meregang nyawa akibat tertimpa pohon tumbang. Petani tersebut ditemukan terhimpit batang pohon albesia di areal tegalan di Banjar Bayad Desa Kedisan Kecamatan Tegallalang, Rabu (5/10) kemarin. Informasi yang dihimpun menyebutkan, siang kemarin, terjadi hujan lebat di seputaran Desa Kedisan. Kala itu diduga Gusti Ngurah Rena berteduh di salah satu gubuk di tegalan tersebut. Namun, tanpa diduga sebatang pohon albesia di dekat lokasi itu tumbang. Pohon tumbang mengarah tepat gubuk tempat korban berteduh. Akibatnya, korban pun tertimpa batang pohon hingga tewas. Indisen ini pertama kali diketahui warga setempat, I Nyoman Triawan. Kala itu pria 40 tahun ini datang ke tegalan tersebut untuk mengecek suara pohon tumbang yang berasal dari tegalan miliknya. Setiba di lokasi ia sudah mendapati gubuk miliknya hancur tertimpa pohon. Alangkah terkejutnya dia ketika melihat kaki manusia dari sela-sela puing gubuk tersebut. Ia panik dan langsung menginformasikan hal ini kepada warga lainnya. Setelah dicek bersama, ternyata itu jasad Gusti Ngurah Rena. Proses evakuasi pun selanjutnya dilakukan hingga pukul 15.00 wita. Korban yang sudah tidak bernyawa langsung dibawa ke rumah duka. Kapolsek Tegallalang AKP Putu Gede Ardana yang dikonfirmasi membenarkan adanya insiden tersebut. Dikatakannya, polisi bersama sejumlah perawat sudah mendatangi rumah korban. ‘’Dari hasil pemeriksaan ditemukan sejumlah bekas luka pada jasad korban ini dan kuat dugaan itu memang terjadi akibat pohon tumbang,’’ katanya. Ditambahkannya, dari keterangan keluarga korban, diketahui Gusti Ngurah Rena memang rutin ke tegalan untuk bertani. ‘’Diduga karena hujan lebat korban berteduh di gubuk itu. Namun, siapa yang menduga malah tertimpa pohon tumbang,’’ tandasnya. (kmb35)

LEGISLATIF Kabupaten Gianyar menyetujui empat ranperda menjadi perda. Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPRD Gianyar I Ketut Jata saat pembacaan Pendapat Akhir DPRD Gianyar pada rapat paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD Gianyar, Rabu (5/10) kemarin. Keempat ranperda tersebut yakni Ranperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Gianyar, Ranperda tentang Penyelenggaraan Kearsipan, Ranperda tentang Analisis Dampak Lalu Lintas, dan Ranperda tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah. Rapat paripuna dibuka Ketua DPRD Gianyar I Wayan Tagel Winarta. Di antaranya hadir pada acara tersebut, Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata, Wakil Bupati Made Mahayastra, serta para pejabat di lingkungan Pemkab Gianyar. Diungkapkan Ketut Jata, dengan persetujuan ditetapkannya ranperda menjadi Perda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah diharapkan dapat meningkatkan dan memperluas jangkauan pelayanan ke masyarakat. Perda tentang Penyelenggaraan Kearsipan disepakati bahwa Kabupaten Gianyar harus memiliki perangkat dasar hukum dalam penyelenggaraan kearsipan guna mewujudkan tertib arsip dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan yang terpenting pemerintah dapat menyediakan sarana dan prasarana kearsipan

yang meliputi gedung, ruangan, dan peralatan yang memadai untuk penyelenggaraan kearsipan. Selanjutnya, untuk Perda tentang Analisis Dampak Lalu Lintas disepakati dan dipertimbangkan bahwa yang menjadi dasar setiap rencana pembangunan pusat kegiatan, permukiman dan infrastruktur yang menimbulkan gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan wajib dilakukan analisis dampak lalu lintas untuk jangkauan pelayanan yang lebih luas terhadap masyarakat. ‘’Sedangkan untuk Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah disepakati menjadi Perda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah, disepakati dan dipertimbangkan untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang efektif dan efisien sehingga dapat dilaksanakan secara maksimal,’’ ucap Ketut Jata. Sementara itu, Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata menyampaikan terima kasihnya atas kerja sama yang baik antara eksekutif dan legislatif sehingga keempat ranperda tersebut dapat ditetapkan menjadi perda. ‘’Tentunya dengan perda yang telah disetujui bersama ini dapat dijadikan payung hukum dalam melaksanakan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik kepada seluruh masyarakat Gianyar,’’ ujar Agung Bharata. (ad186)

RAPAT PARIPURNA - Suasana rapat paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD Gianyar, Rabu (5/10) kemarin.

BUKU - Kepala KPAD Gianyar Hery Nurhancoko menunjukkan buku berjudul ‘’Citra Kabupaten Gianyar Dalam Arsip’’.

KPAD Perbanyak Buku ’’Citra Kabupaten Gianyar Dalam Arsip’’ Tampilkan Dokumentasi Tempo Dulu

KANTOR Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (KPAD) Kabupaten Gianyar berinisiatif menggandakan atau memperbanyak buku berjudul ‘’Citra Kabupaten Gianyar Dalam Arsip’’ yang berisi foto dan arsip Gianyar tempo dulu khususnya semasa perjuangan kemerdekaan. Bukti foto dan arsip ini diperoleh dari hasil penelusuran di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). ‘’Penggandaan ini penting sebagai informasi bahwa buku setebal 116 halaman ini berisi fakta berupa dokumentasi sejarah Gianyar dalam perjalanannya sebagai bagian NKRI,’’ ujar Kepala KPAD Gianyar Hery Nurhancoko, Rabu (5/10) kemarin. Dia menjelaskan, fakta penting dalam buku itu di antaranya arsip pidato tokoh Puri Gianyar berbahasa Bali dalam upaya mempertahankan kemerdekaan RI, silsilah Raja Gianyar, wajah Gianyar tempo dulu, tokoh-tokoh seni, putra-putra Gianyar yang berperan dalam kancah nasional, arsip-arsip statis seperti surat perjanjian, wajah Pasar Gianyar, Pasar Ubud serta aktivitas raja-raja dan masyarakat tempo dulu. Selain itu, terdapat pula kearsipan berupa surat perjanjian batas wilayah Gianyar dan foto-

foto tokoh nasional seperti Presiden pertama RI Soekarno. Menurut Hery Nurhancoko, KPAD tahun 2016 ini baru memperbanyak 110 buku. Untuk sementara hanya pimpinan SKPD dan DPRD yang menerima buku yang juga berisi profil Bupati dan Ketua DPRD Gianyar dari masa ke masa. ‘’Ke depan kalau ada anggaran akan digandakan untuk menyasar tokoh-tokoh lainnya seperti veteran, kepala desa dan masyarakat yang membutuhkan,’’ katanya. Penerbitan buku ini hanya menampilkan fakta-fakta sejarah berupa bukti foto dan arsip Gianyar tempo dulu. Bukti sejarah ini diserahkan Kepala ANRI Mustari Irawan kepada Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata pada hari jadi Kota Gianyar tahun 2015 lalu. ‘’Masyarakat yang ingin membaca dan melihat buku ini tidak perlu khawatir. Masyarakat bisa berkunjung ke perpustakaan atau kantor KPAD,’’ imbuh Hery Nurhancoko. Lebih lanjut dia berharap rekam sejarah ini menjadi kekayaan Gianyar. Sebab, dengan mengetahui masa lalu, diyakini Gianyar memiliki kekuatan atau spirit untuk menatap masa depan yang lebih baik. (ad187)


KLUNGKUNG

10 November, Pelabuhan Gunaksa Kembali Diuji Coba Semarapura (Bali Post) – Pemkab Klungkung akan kembali melakukan uji coba sandar Kapal Roro Nusa Jaya Abadi di Pelabuhan Gunaksa. Uji coba ini rencananya dilaksanakan November mendatang melibatkan dinas terkait dari Dishub Provinsi Bali, syahbandar dan lainnya. Kepastian uji coba sandar tahap kedua itu dipastikan Kadishub dan Infokom Klungkung Nengah Sukasta. “Positif November nanti, tapi kami lihat juga kondisi cuacanya,” katanya, Rabu (5/10) kemarin. Uji coba pertama pada Juni lalu belum berjalan lancer. Dijelaskannya, uji coba sandar Kapal Roro secara teknis sudah ada tidak masalah. Kini tinggal menunggu kondisi kapal apa bisa melaksanakan uji coba bulan depan. Namun, diakuinya Pelabuhan Gunaksa masih kekurangan bolder (tempat untuk mengikat kapal) satu lagi di bagian tengah yang akan dipasang sebelum uji coba. Yang jelas akan ada evaluasi terhadap uji coba sandar Kapal Roro yang kedua. Setelah itu baru diberikan rekomendasi. Yang jelas kondisi gelombang sangat menentukan. ‘’Semoga kondisi cuaca bersahabat, sehingga uji coba berjalan lancar,” tegasnya. Sejauh ini yang menjadi persoalan di Pelabuhan Gunaksa adalah kondisi jalan eksisting yang telah putus. Jalan sementara menuju pelabuhan ini putus beberapa meter akibat diterjang aliran deras Tukad Unda. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta turun tangan langsung dan meminta pihak Balai Jalan menggunakan sejumlah beton berbentuk U yang sudah ada di kawasan eks galian C. “Ada 24 unit beton dengan harapan pelabuhan bisa diuji coba lagi,” terang Suwirta. Uji coba sandar Kapal Roro tahap pertama dilaksanakan 1 Juni lalu. Saat itu uji coba berjalan lancar. Kapal Roro Nusa Jaya Abadi yang datang dari Pelabuhan Mentigi, Nusa Penida, masuk olam labuh dengan mulus. Hanya setelah masuk, kapal sempat terombang-ambing digoyang gelombang selama 30 menit. Situasi ini menyebabkan kapal tidak bisa membuka ramp door. Proses bersandarnya Kapal Roro saat itu juga berjalan cukup alot. Benturan keras sempat terjadi antara lambung kapal dan fender (bumper yang dipakai untuk meredam) akibat gelombang yang cukup besar. Sebuah alat berat sempat diturunkan untuk menahan tali kapal agar tidak lepas. Kondisi ini memaksa kapal balik lagi ke Pelabuhan Sampalan. (kmb)

Kamis Wage, 6 Oktober 2016

Sejumlah Proyek Molor

Bupati Ancam Kontraktor Nakal Semarapura (Bali Post) –

Menjelang tutup tahun, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dipusingkan oleh tindakan rekanan yang melenceng dari kesepakatan alias tidak beres. Hal ini diketahuinya setelah melakukan monitoring sejumlah proyek tahun 2016 beberapa hari lalu. Sejumlah rekanan dinilainya memiliki kinerja kurang baik karena persentase pekerjaannya belum tercapai dan kualitas proyeknya sangat mengecewakan. Sorotan pertama bupati asal Nusa Ceningan itu mengarah kepada rekanan yang menggarap peningkatan jalan kabupaten di jalan Besan Bukit Abah. Proyek yang dimenangkan CV Natia Karya dengan nilai Rp 2,46 miliar ini belum dikerjakan hingga Oktober. Padahal penandatanganan kontrak telah dilakukan awal Agustus. Suwirta mengaku telah menanyakan masalah itu ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Klungkung. Ia tidak ingin akibat tidak kunjung dikerjakan ditambah medan yang sulit membuat proyek pengaspalan tersebut menjadi molor. Apalagi sekarang sering turun hujan sehingga kurang mendukung pengerjaan proyek fisik. “Pemenang tender akan agak lama di sana karena medan memang jelek sekali. Segeralah kerjakan apalagi musim hujan,” tuturnya, Rabu (5/10) kemarin. Pihaknya juga menyoroti proyek Puskesmas Dawan I yang dikerjakan PT Tri Mandala dengan anggaran Rp 4,8 miliar. Pengerjaan proyek dinilainya amat lambat dan di awal-awal mengalami keterlambatan hingga 30 persen. “Luar biasa lambatnya. Dari

laporan saat saya ke sana, keterlambatan masih 10 persen,” sebutnya seraya meminta pihak rekanan benar-benar mematuhi batas waktu penyelesaian. Proyek gedung dan panyengker Puskeswan Dawan di Desa Pesinggahan dengan nilai Rp 1,2 miliar yang dikerjakan CV Krisna Yudha juga mengalami keterlambatan atau molor. Pengawas proyek beralasan terjadi pergantian pekerja sehingga kualitas pengerjaan tidak maksimal. Menurut Bupati Klungkung, tender terbuka yang diberlakukan saat ini menyebabkan pemenang tender berasal dari daerah yang jauh sehingga rekam jejak dan kualitas pengerjaannya tidak diketahui. “Pemenangnya dari jauh-jauh, jadi saya baru kenal sekarang,” kilahnya. Pemkab Klungkung sudah menyiapkan sanksi kepada pihak rekanan yang belum menyelesaikan pengerjaan hingga batas waktu yang ditentukan. Selain sanksi denda, Bupati Suwirta akan menindak tegas dengan melakukan blacklist bila hasil pekerjaannya tidak benar. Pengenaan sanksi diawali dengan memberikan surat teguran. (dwa)

Bali Post/dwa

CEK PROYEK - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengecek sejumlah proyek bermasalah di wilayahnya beberapa hari lalu.

Rapat Paripurna DPRD Klungkung

Tujuh Ranperda Disahkan Jadi Perda Bali Post/kmb

GUNAKSA - Pelabuhan Gunaksa di eks galian C, Klungkung.

Wakapolres Cek Senpi Anggota Semarapura (Bali Post) – Belasan senjata api (senpi) dinas yang dibawa anggota Polres Klungkung diperiksa, Rabu (5/10) kemarin. Pemeriksaan senpi dilakukan Wakapolres Kompol Sadiarta di halaman depan Mapolres. Senpi yang diperiksa tidak hanya senpi pendek jenis revolver, namun juga senjata api laras panjang yang dibawa personel Sabhara Polres Klungkung. Pemeriksaan senpi anggota oleh Wakapolres dilakukan sekitar pukul 08.00 Wita. Didampingi Kabag Ops Kompol Nyoman Suarsika dan Kabag Sumda Kompol Ketut Sutaman, Wakapolres mengecek satu per satu senpi yang dipajang anggota dalam satu meja. Dari hasil pengecekan, secara umum senpi yang dibawa anggota kondisinya masih baik. Wakapolres mengimbau anggotanya agar tetap mengikuti prosedur menggunakan senpi yang dibawa. “Kami harapkan anggota ikut merawat senpi yang dibawa sehingga bisa dipakai bertugas di lapangan,” kata Sadiarta. Kompol Sadiarta selanjutnya mengecek kendaraan operasional baik roda dua maupun roda empat yang ada di Polres dan Mapolsek. Kendaraan roda dua dan roda empat yang dibawa bertugas anggota kondisinya masih baik dan layak pakai. Untuk memastikan senpi dan kendaraan dinas siap digunakan dalam rangka pelayanan keamanan dan ketertiban masyarakat, pemeriksaan akan tetap dilakukan sebulan sekali pada minggu pertama. “Kami rutin melakukan pemeriksaan senpi dan kendaraan dinas agar bisa dipakai bertugas di lapangan,” ungkapnya. Pengecekan juga menyangkut sikap tampang, kerapian dan kelengkapan administrasi anggota Polres dan Polsek jajaran. Dalam pengecekan kali ini tidak ditemukan adanya pelanggaran yang berarti oleh seluruh personel Polres Klungkung dan jajaran. “Pemeriksaan dan pengecekan personel termasuk senpi dan kendaraan dinas ini dilakukan terkait dengan program promoter Kapolri, agar seluruh personel Polres Klungkung dalam memberikan pelayan, pelindung dan pengayom kepada masyarakat dapat bekerja dengan profesional, modern dan terpercaya,” tegas Sadiarta. (kmb)

Bali Post/kmb

SENPI - Wakapolres Klungkung Kompol Nengah Sadiarta mengecek kondisi senpi yang dibawa anggotanya.

KETUA DPRD Klungkung I Wayan Baru dan Bupati I Nyoman Suwirta sepakat mengesahkan tujuh rancangan peraturan daerah (ranperda) menjadi perda melalui sidang paripurna di Gedung DPRD, Rabu (5/10) kemarin.

Ketujuh ranperda itu meliputi ranperda tentang retribusi tempat pelelangan, retribusi pengendalian menara telekomunikasi, penyertaan modal, pembangunan dan penataan menara telekomunikasi bersama, urusan pemerintah

SEPAKAT - Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru dan Bupati I Nyoman Suwirta sepakat mengesahkan tujuh ranperda menjadi perda pada sidang paripurna, Rabu (5/10) kemarin.

ketujuh ranperda dimaksud. Ranperda retribusi tempat pelelangan merupakan perubahan atas Perda Kabupaten Klungkung Nomor 9 Tahun 2013. Perubahan perda ini didasari pertimbangan perkembangan perekonomian masyarakat, yaitu pengelolaan tempat pelelangan ikan di Desa Kusamba semakin berkembang dan banyak nelayan yang membawa ikan dilelangkan dalam jumlah besar. Sebelumnya nelayan hanya dikenai tarif retribusi Rp 50.000 untuk berat ikan di atas 500 kilogram. “Untuk mengakomodir pelelangan ikan berat di atas 500 kilogram dan guna meningkatkan pendapatan daerah, maka Perda Nomor 9 Tahun 2013 dipandang perlu dilakukan perubahan,” kata Suwirta. Ranperda tentang perubahan atas Perda Kabupaten Klungkung Nomor 22 Tahun 2012 tentang retribusi pengendalian menara telekomunikasi memuat perubahan tentang cara mengukur tingkat penggunaan jasa, prinsip dan sasaran penetapan tarif retribusi. Diubahnya ketentuan ini memberikan kepastian hukum dalam pemungutan retribusi pengendalian menara teleko-

munikasi. Menyangkut penyertaan modal, Pemkab Klungkung menyerahkan aset tetap kepada PDAM berupa jaringan instalasi trasmisi senilai Rp 5,3 miliar lebih serta penyertaan modal dalam bentuk kerja sama dengan PT Jamkrida Bali. Sementara dalam ranperda tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah, pemkab mengajukan sekretariat daerah, sekretariat DPRD, inspektorat, 18 dinas, tiga badan dan empat kecamatan. Wayan Baru menyambut baik terkait penetapan tujuh ranperda menjadi perda. Akan tetapi, bagi politisi Partai Gerindra asal Nusa Penida ini, yang terpenting setelah penetapan adalah bagaimana organ-organ di eksekutif bisa mengimplementasikan ketentuan yang sudah disepakati. “Kami di Dewan fungsinya mengawasi jalannya pelaksanaan perda. Yang jelas penetapan tujuh ranperda ini untuk kepentingan masyarakat dalam rangka efisiensi anggaran. Jangan sampai ada tudingan di masyarakat bahwa tujuh perda ini hanya formalitas. Karena itulah pentingnya implementasi dari dinas terkait,” ujar Wayan Baru. (ad185)

akan dipromosikan. Saat ini kami masih kekurangan pejabat setingkat kepala dinas (kadis),’’ tuturnya. Setelah ranperda pembentukan dan susunan perangkat daerah disahkan, paling lambat awal 2017 akan dilakukan seleksi orang-orang yang bakal menduduki 18 dinas tersebut. Suwirta berencana

wirta akan memberdayakan staf ahli agar tidak menjadi tempat parkir pejabat yang tidak kebagian kursi. “Asisten ditambah karena membawahi urusan-urusan. Staf ahli akan diberdayakan biar benar-benar bekerja,” imbuh Suwirta. Terkait ranperda pembentukan dan susunan perang-

kat daerah, Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru berkeinginan mengefisiensikan anggaran semaksimal mungkin. ‘’Keputusan 18 dinas sudah sesuai aturan dengan mengkolerasikan rumpun dan bobotnya. Untuk memutuskannya melalui pembahasan amat panjang,’’ jelasnya. (dwa)

daerah, pembentukan dan susunan perangkat daerah dan bangunan gedung. Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Wayan Baru berlangsung maraton hingga malam hari. Paripurna diawali penjelasan bupati soal

Sejumlah Pejabat Berpeluang Promosi

Semarapura (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten Klungkung akhirnya setuju mengurangi jumlah dinas dari 20 menjadi 18. Kesepakatan 18 dinas ini menjadi titik temu antara eksekutif dan legislatif yang akan disahkan dalam rapat paripurna pengesahan tujuh ranperda di DPRD Klungkung. Pada penyampaian tujuh ranperda pada rapat paripurna di Gedung DPRD Klungkung, Rabu (5/10) kemarin, Bupati I Nyoman Suwirta mengatakan angka 18 diambil setelah sebelumnya terjadi komunikasi antara legislatif dan eksekutif dalam sejumlah rapat. Pihaknya menerima jumlah itu meski sebelumnya mengusulkan 20 dinas, mengingat ada sejumlah dinas yang memiliki bobot terlalu kecil. “Seperti Dinas Koperasi dan UKM sudah mengacu di pusat. Sekarang ditambahkan satu lagi perdagangan,” ujar Suwirta. Penggabungan juga berlaku untuk Dinas Perdagangan dan Perindustrian dengan Dinas Tenaga Kerja. Penyusutan jumlah dinas ini membuat beberapa pejabat tidak dapat jabatan. Hal ini tidak menjadi persoalan mengingat ada beberapa pejabat yang akan segera pensiun. ‘’Dengan adanya 18 dinas maka sejumlah pejabat

menerapkan fit and proper test di segala jenjang. ‘’Dari sekarang teman-teman mesti siap belajar,” katanya. Selain perubahan jumlah dinas, pada ranperda tersebut juga disepakati jumlah staf ahli menjadi tiga, sedangkan jabatan asisten yang sebelumnya dua ditambah menjadi tiga. Bupati Su-

Bali Post/dwa

KADIS - Sejumlah PNS di Kabupaten Klungkung mempunyai kesempatan menjadi kadis karena beberapa rekan seniornya pensiun.


Kamis Wage, 6 Oktober 2016

BULELENG

11 Delapan Ribu Warga Bugbug Merantau ke Buleleng

SOSOK Hindari Miras

MASYARAKAT diimbau selalu menjaga ketertiban dan keamanan menjelang Pilkada Buleleng. Imbauan itu disampaikan Kapolres Buleleng, AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., Rabu (5/10) kemarin. Ia berharap masyarakat atau pendukung pasangan calon tidak mengonsumsi minuman keras (miras) dan bertindak anarkis di bawah pengaruh alkohol. Dikatakannya, polisi senantiasa melakukan inspeksi mendadak mencegah peredaran miras tanpa izin. “Miras tanpa izin dikhawatirkan memicu keributan di tengah tensi politik mulai meningkat,” ujarnya Rabu (5/10) kemarin. Ia menambahkan, aparat akan menindak penjual miras tanpa izin. Polisi di lapangan akan melakukan penertiban atau pemeriksaan pada waktu-waktu tertentu. (dgk)

Lapas Singaraja Perlu Tambahan CCTV Singaraja (Bali Post) Perlu ada tambahan CCTV di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Singaraja. Pemasangan CCTV di beberapa titik diperlukan lagi guna meningkatkan keamanan. ‘’Idealnya ada penambahan CCTV guna mencegah tindak kriminal. Kami sudah mengajukan pengadaan tambahan CCTV di Lapas Kelas II B Singaraja ke Dirjen Pemasyarakatan. Kami rencananya akan didrop CCTV dari pusat. Semua kebutuhan di sini dikoneksikan ke pusat,” ucap Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Singaraja, Sutarno, Bc.IP., S.H., M.H., belum lama ini. Pihaknya menilai, dengan pemasangan CCTV tambahan di beberapa titik akan makin meningkatkan pengawasan di lapangan. Pengalamannya bertugas di Rutan Salemba yang warga binaan pernah mencapai 5.000 orang, CCTV dinilai sangat membantu. “Kami perlu delapan buah CCTV untuk delapan titik di Lapas Kelas II B Singaraja. Hal ini sangat penting untuk pengawasan,” tambah pria asal Solo ini. Pihaknya tidak mau kecolongan, misalnya warga binaan kabur atau terjadi kasus penyelundupan narkotika ke lapas. “Ya kalau ada CCTV lebih kan lebih bagus jadinya. Terutama di jalan depan lapas dan depan gerbang untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. CCTV dapat membantu kinerja kami di lapangan,” ujar mantan Kepala Rutan Boyolali, Jawa Tengah ini. (kmb34)

Bali Post/kmb38

JASA HIBURAN - Puluhan pengusaha jasa hiburan mengikuti rapat dengan dewan membahas rencana kenaikan pajak jasa hiburan sebesar 10 persen, Rabu (5/10) kemarin.

Pajak Dinaikkan 10 Persen

Pengusaha Jasa Hiburan Keberatan

Singaraja (Bali Post) – Pelaku usaha di Kabupaten Buleleng keberatan dengan rencana pemerintah menaikkan pajak jasa hiburan sebesar 10 persen dari sebelumnya. Kenaikan tersebut dianggap kurang tepat karena tingkat kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara saat ini mengalami penurunan. Apabila kenaikan tarif ini tetap dilakukan, pemerintah dituntut meningkatkan upaya promosi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bali Utara. Demikian terungkap ketika Pansus Penyesuaian Rancangan Perda No. 10 tahun 2011 tentang Pajak Hiburan menggelar rapat bersama puluhan pelaku usaha jasa hiburan di ruang Komisi II DPRD Buleleng, Rabu (5/10) kemarin. Rapat ini dipimpin Ketua Pansus Putu Mangku Budiasa. Dari pihak eksekutif dihadiri utusan dari Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Wayan Pasek Suwastika. Salah seorang pengusaha Spa asal Lovina, Putu Juli, mengatakan, saat ini daya beli masyarakat menurun. Hal ini tentu berpengaruh pada pendapatan usaha. Dalam kondisi demikian, Juli menilai kenaikan pajak hiburan kurang pas. Namun, pemerintah memiliki kewenangan untuk melaksanakan kebijakan. “Sepertinya situasi kurang pas karena daya beli masih turun. Kalau toh

tetap dijalankan, kami tidak bisa berbuat banyak kecuali harus mengikuti kebijakan tersebut,” katanya. Hal senada diungkapkan Nyoman Redita, pekerja salah satu hotel di Lovina. Dia mengaku kunjungan wisatawan belakangan ini menurun dibandingkan sebelumnya. Selain itu, transaksi jasa akomodasi pariwisata berdasarkan nilai rupiah menambah berat perkembangan bisnis pariwisata khususnya di Buleleng. Berbeda dengan sebelumnya yang mengikuti rate dolar Amerika, sehingga masih bisa memberikan keuntungan. “Peningatkan tarif ini untuk meningkatkan PAD di daerah, kita setuju dengan kebijakan itu. Namun, saat ini menaikkan pajak kurang tepat. Tamu sepi dan transaksi sekarang memakai rupiah sehingga otomatis jasa kami ini semakin murah dan ditambah pajak naik, saya kira sangat memberatkan,” jelasnya. Menanggapi hal itu, Ketua Pansus Putu Mangku Budiasa mengatakan, setiap pembahasan kenaikan pajak, reaksi dari pengusaha yang merasa

keberatan menjadi hal yang wajar. Namun, pertimbangan penyesuaian tarif pajak ini sudah berdasarkan kajian. Kajian menaikkan 10 persen ini karena perkembangan pengguna jasa hiburan semakin bertambah. Guna menyerap aspirasi pengusaha yang lebih banyak, dewan menjadwalkan akan melakukan pertemuan lanjutan dengan datang langsung ke sentra-sentra daerah wisata di Buleleng Barat, Buleleng Tengah, dan Buleleng Timur. Dari masukan atau pendapat, lembaga dewan akan mengambil kesimpulan untuk disampaikan dalam penyempurnaan pembahasan rancangan perda penyesuaian tarif pajak hiburan. Selain menyesuaikan tarif pajak hiburan, dewan juga membahas pencabutan salah satu pasal pada rancangan perda ini karena penerapannya tidak relevan dengan kondisi di lapangan. Pasal itu menyangkut pengenaan pajak hiburan untuk jasa lapangan golf di Desa Pancasari Kecamatan Sukasada. Lapangan golf tidak cocok dianggap jasa hiburan. Lebih cocok sebagai sarana olahraga. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Tidak saja penduduk pendatang (duktang -red) asal luar Bali, warga asal Desa Bugbug, Karangasem sejak bertahun-tahun merantau di Kabupaten Buleleng. Dari data yang ada total warga Bugbug yang tersebar di sejumlah tempat di Buleleng ini mencapai sekitar delapan ribu jiwa. Setiap dua tahun, warga ini pulang ke kampung halamannya di Desa Bugbug. Warga ini pulang kampung karena di desa kelahirannya menggelar ritual suci Ngusaba Gumang, seperti yang berlangsung pada 13 Oktober 2016 mendatang. Pulang kampung ini pun mirip kebiasaan warga umat lain yang melakukan mudik. Ketua Ikatan Warga Bugbug (IWB) Gede Wisnaya Wisna di Singaraja Rabu (5/10) kemarin, mengatakan, secara pasti tidak diketahui sejak kapan warga Bugbug merantau ke Buleleng. Setelah berjalan bertahun-tahun, jumlah warga Bugbug semakin bertambah. Umumnya, warga bekerja di sektor swasta hingga menjadi pegawai pemerintah. Awalnya, warga Bugbug banyak tinggal di Kelurahan Kampung Anyar dan Kelurahan Kampung Baru. Seiring dengan perkembangannya, warga Bugbug juga banyak bertempat tinggal di Kecamatan Gerokgak, Sukasada, dan di Kecamatan Sawan. “Kalau secara keseluruhan warga kami sekitar delapan ribuan. Paling banyak tinggal di Kampung Anyar dan sudah menyebar ke kecamatan lain,” katanya. Menurut Wisnaya, ide membentuk IWB untuk menjaga persatuan dan kekompakan sesama perantauan. Salah satu program dari organisasi yang dipimpinnya adalah menyediakan angkutan khusus bagi warga Bugbug untuk pulang kampung gratis menjelang digelarnya Ngusaba Gumang setiap dua tahun sekali. Penyedian angkutan ini dibiayai dari kas organisasi dan donatur dari beberapa pihak termasuk sumbangan warga sendiri dengan pola subsidi silang. Bukan hanya angkutan umum, namun IWB juga menyiapkan truk. Angkutan ini disediakan karena setiap Ngusaba Gumang warga Bugbug akan melaksanakan ritual Mepinton dengan mempersembahkan guling babi. Biasanya, warga yang baru memiliki putra atau putri wajib menghaturkan babi guling dengan jenis kelamin babi sesuai dengan jenis kelamin anak yang di-pinton. “Selain angkutan penumpang, kami juga siapkan truk karena setiap ngusaba banyak warga yang membawa babi untuk persembahan saat upacara nanti di kampung,” imbuh anggota DPRD Buleleng ini. Sementara itu, salah satu warga Desa Bugbug Made Suarta menuturkan, keberadaan organisasi IWB sangat positif untuk merekatkan dan menjaga kekompakan sesama warga perantauan. Program pulang kampung secara gratis ini dirasakan sangat membantu agar semua warga bisa pulang ke kampung halaman untuk mengikuti prosesi upacara yang langka dan unik setiap dua tahun sekali tersebut. (kmb38)

PILKADA

Dikeluhkan, Jalan Bergelombang di Jalan Pramuka

Singaraja (Bali Post) Mapolres Buleleng menetapkan Jalan Pramuka sebagai Kawasan Tertib Hukum (KTH). Keluhan masyarakat terhadap jalan bergelombang di jalur ini direspons Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. Dia bersurat kepada pemkab meminta jalan bergelombang di kawasan ini diperbaiki. “Kawasan tertib lalu lintas akan diperbaiki pemerintah daerah dan kami sudah ajukan

Bali Post/kmb34

Sutarno, Bc.IP., S.H., M.H.

Suara Buleleng Belum Diaspal JALAN dari Kantor Desa Bubunan ke barat menuju Desa Patemon, Seririt yang sampai saat ini belum juga diaspal kondisinya semakin memprihatinkan. Padahal, jalan tersebut bisa menjadi jalan alternatif jika terjadi kemacetan di ruas jalan utama. Darmayasa, Bubunan

Tanggung Jawab Bersama MARAKNYA kasus kriminal yang melibatkan anak di bawah umur di Buleleng membuat kita semua prihatin yang harus mendapat perhatian semua pihak terkait. Masalah ini menjadi tanggung jawab kita bersama mulai dari orang tua, pendidik, pihak keamanan, aparat desa dinas maupun pakraman serta lingkungan masyarakat setempat, karena mereka adalah anak-anak kita. Proses hukum terhadap anak di bawah umur ini juga harus mendapat perlakuan khusus termasuk ketika mereka berada di dalam tahanan. De Gredeg, Cempaga Darmayasa, Bubunan Nang Beod, Mayong

Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt Polsek Busungbiu Polsek Gerokgak

3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450 92126 92999

surat. Di jalur khusus sepeda motor, bergelombang. Kalau malam rawan terjadi kecelakaan,” ujarnya Rabu (5/10) kemarin. Sukawijaya menyampaikan, beberapa waktu silam, pihaknya bertemu Sekda Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. menyoal ‘’benjolan’’ atau jalan bergelombang di jalan itu yang tidak kunjung diperbaiki pemerintah. Informasi yang diperoleh, perbaikan jalan itu menjadi kewenan-

gan pemerintah provinsi. “Sempat bertemu Pak Sekda dan itu katanya jalan kewenangan provinsi. Pemkab tidak punya kewenangan untuk itu,” tuturnya. Perbaikan jalan itu diharapkan segera dilakukan untuk meminimalisasi kecelakaan akibat ketidaktahuan masyarakat yang melintas. “Pemerintah kami harap segera memperbaiki jalan bergelombang tersebut,” ucapnya. (kmb34)

DPRD Desak Pemerintah Rampingkan Jumlah Lembaga

Singaraja (Bali Post) – DPRD tidak menganggap enteng pembahasan rancangan perda (ranperda) tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah (PSPD). Usulan membentuk 30 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) tidak bisa diterima karena dianggap terlalu gemuk. Untuk itu, wakil rakyat di Kabupaten Buleleng mendesak agar pemerintah merampingkan jumlah lembaga di daerah. Demikian terungkap saat Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Perda PSPD menggelar rapat bersama gabungan komisi-komisi di ruang gabungan komisi DPRD Kabupaten Buleleng Rabu (5/10) kemarin. Rapat dipimpin Luh Hesti Ranitasari didampingi Tim Pakar DPRD Wayan Rideng. Anggota Komisi II Nyoman Gede Wandira Adi mengatakan, pengembangan kelembagaan menjadi 30 SKPD tersebut terlalu gemuk dan dipastikan akan membebani anggaran. Dia mencontohkan, dari hasil studi banding ke Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Daerah ini dengan APBD yang lebih besar dibandingkan APBD Buleleng membentuk 19 lembaga. Kondisi ini terbalik dengan yang dilakukan Buleleng membentuk 30 instansi. Sementara APBD masih lebih kecil dibandingkan Kabupaten Bantul. Jika jumlah kelembagaan tetap dipaksakan 30, pihaknya khawatir akan membebani APBD. Pasalnya, penambahan lembaga ini otomatis akan memerlukan anggaran, sehingga untuk menutupi kebutuhan anggaran itu akan terjadi pengurangan anggaran SKPD lain. Ini kemudian akan memunculkan SKPD yang tidak efektif dalam melaksanakan program sesuai kebijakan pimpinan daerah. Dampak lain dengan penambahan SKPD ini adalah target perbandingan porsi belanja langsung sebesar 40 persen dengan belanja tidak langsung 60 persen dalam APBD tahun berikutnya tidak akan tercapai. Ini karena penambahan lembaga baru itu akan memerlukan tambahan biaya salah satunya gaji

pegawai. Kalau porsi belanja pegawai membengkak, serapan anggaran untuk pembangunan akan turun. Atas kondisi ini, politisi Partai Golkar ini meminta agar susunan kelembagaan pada draf rancangan Perda PSPD ini dirampingkan kembali. Hal ini bisa saja dilakukan dengan menggabungkan lembaga yang cakupan beban tugasnya tergolong rendah. Perampingan ini dianggap memungkinkan karena jumlah lembaga yang dibentuk ini menjadi keputusan di daerah dengan mengacu hasil penilaian dan kategori tipologi yang diberikan oleh Kementerian Menteri Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Terkait berapa jumlah yang dipandang ideal, Sekretaris DPD Partai Golkar Buleleng ini menginstruksikan agar tim pakar membantu dewan untuk memberikan kajian yang akan dijadikan dasar untuk mengusulkan jumlah ideal tersebut. “Yang paling penting bagaimana nilai atau kategori sesuai PP No. 18 tahun 2016 tidak dilanggar, bisa saja jumlah ideal itu 21 atau 22 instansi. Kami minta tim pakar membantu untuk mengkaji berapa yang dianggap pas untuk kita sampaikan kepada pemerintah,” jelasnya. Hal senada diungkapkan oleh ang-

Putu Agus Suradnyana.

Bali Post/kmb38

Ingin Kejelasan Izin Cuti

gota dewan lainnya Ketut Janayasa. Dia mengatakan, PP No. 18 tahun 2016 sebagai pijakan menyusun kelembagaan di daerah dengan pertimbangan aspek efisien dan efektif, namun dari draf yang diajukan dengan membentuk 30 SKPD itu justru dianggap pemborosan. Bahkan, dirinya khawatir kalau pembentukan kelembagaan baru sarat dengan politisasi untuk memberikan jabatan kepada pegawai tertentu. Di sisi lain, tim pakar DPRD Wayan Rideng mengatakan, ada enam SKPD yang memungkinkan digabung mengacu dari hasil penilaian dan kategori tipologi yang sudah ditetapkan dengan dasar hukum PP No. 18 tahun 2016. SKPD yang bisa digabung itu seperti Dinas Pertanian dengan Dinas Perikanan Kelautan. Dinas Tata Ruang dan Perumahan dapat digabungkan dengan Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kebudayaan digabungkan ke Dinas Pariwisata dan Budaya, dan rencana membentuk Dinas Kebakaran bisa digabungkan dengan dinas yang relevan. Meski dari kajian memiliki peluang untuk digabungkan dalam rangka merampingkan susunan kelembagaan, Rideng mengaku keputusan tetap ada pada lembaga dewan dan pemerintah. (kmb38)

Bali Post/kmb38

PSPD - Rapat antara Pansus Rancangan Perda PSPD dengan gabungan komisi Rabu (5/10) kemarin, di gedung DPRD Kabupaten Buleleng.

Bupati PAS Utus Asisten I ke Kemendagri

Singaraja (Bali Post) – Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) yang kembali mencalonkan diri dalam pilkada mendatang memastikan akan mengajukan permohonan izin cuti. Hanya, permohonan surat cuti tersebut belum diajukan karena regulasi yang mengatur hal itu masih ada penafsiran. Terkait dengan itu Bupati menugaskan Asisten I Sekkab Buleleng Made Arya Sukerta berkoordinasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI di Jakarta. Bupati di ruang kerjanya Selasa (4/10) lalu, menjelaskan, dari undang-undang dan draf Permendagri hal-hal yang belum dijelaskan secara detail terkait cuti di luar tanggungan negara tanggung jawab kepemimpinan daerah. Jika dari masa jabatannya sebelumnya, maka dirinya masih memiliki tanggung jawab jabatan dan karena cuti meninggalkan tugas, maka tanggung jawab jabatan itu masih melekat pada pejabat terdahulu. “Dari UU dan draf Permendagri yang belum ditandatangani pengertian cuti di luar tanggungan negara itu secara kepemimpinan masih saya pegang sampai masa jabatan saya berakhir,” katanya. Selain tanggung jawab jabatan, Bupati juga mempertanyakan masalah aturan yang dilarang bagi pejabat yang mengajukan cuti karena ikut pilkada. Dari UU dan draf Permendagri ada poin yang dilarang seperti pemakaian rumah dinas, mobil dinas, dan fasilitas milik pemerintah lainnya. Namun di sisi lain, hak-hak seorang bupati atau wakil bupati masih diperkenankan seperti gaji, tunjangan jabatan, tunjangan kematian, dan hak lain. Pertentangan seperti ini, perlu dipertanyakan, sehingga ada kepastian hukum dan dikuatkan oleh regulasi yang mendasarinya. “Ini yang belum jelas dan biar jelas semua sesuai regulasi yang ada, saya tugaskan Asisten I untuk koordinasi ke Kemendagri-RI, sehingga ada hasil yang kita pakai pedoman,” katanya. Di sisi lain, Bupati menjamin, apa pun nantinya keputusan pimpinan yang lebih tinggi terkait keputusan izin cuti tersebut akan diikuti sesuai mekanisme yang berlaku. Bahkan, Bupati menjamin kalau pilkada yang diikutinya nanti akan berjalan senetral mungkin dan bebas dari tekanan atau cara-cara yang tidak halal lainnya. (kmb38)


JEMBRANA

12 Implementasikan Program PSB

Terkait Pengurukan Lahan Bakau di Budeng

Wabup Kembang Berdayakan Pembuat Jegog

PERKEMBANGAN jumlah Sekaa Jegog sebagai kesenian khas Jembrana belakangan ini mengalami peningkatan. Dari sisi penabuh diyakini jumlahnya semakin meningkat. Pasalnya, penabuh gambelan Jegog sudah bisa dilakukan mulai dari anak-anak, remaja termasuk dewasa. Dengan demikian, dari penabuh itu menjadi salah faktor tetap lestarinya kesenian Jegog di Jembrana. Akan tetapi, yang nyaris terlupakan adalah pembuat gambelan Jegog itu sendiri. Meskipun penabuh Jegog sudah cukup banyak, namun jika pembuatnya tidak ada, kelestarian kesenian ini dikhawatirkan akan cepat punah. Tidak ingin hal itu terjadi Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan melakukan langkah progresif untuk memberdayakan pembuat gambelan Jegog. Upaya ini sebagai bentuk implementasi dari Program Pembangunan Semesta Berencana (PSB), khususnya dalam bidang pengembangan dan pelestarian seni budaya. Rabu (5/10) pagi, Wabup Kembang mengunjungi rumah I Ketut Darma di Banjar Pangkung Liplip Desa Kaliakah Kecamatan Negara. Dalam kunjungan tersebut terungkap, Ketut Darma yang akrab disapa Damok mengungkapkan perjalanannya sebagai pembuat Jegog. Pada awalnya ia diajak ayahnya yang

juga pembuat Jegog untuk membantu membuatnya di Petapan Pesidi Desa Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo sekitar tahun 1970-an. Dari membantu ayahnya itu, Damok diberi kesempatan untuk membuat bilah-bilah gambelan Jegog yang terbuat dari bambu. Lamalama ia pun bisa membuat gambelan Jegog hingga sekarang. Pria kelahiran 1945 ini mengungkapkan saat ini ada empat sanggar Jegog yang ia tangani, salah satunya Sanggar Sukarya di Kelurahan Tegalcangkring, Mendoyo yang kini membuka cabang di Jakarta. Bahkan, Damok mengaku juga menangani Jegog yang ada di Ubud Gianyar. Ketika jegog-jegog tersebut mengalami kerusakan. Dialah yang dipanggil untuk memperbaikinya. Selain itu keahliannya membuat Jegog memicu sejumlah sekaa maupun desa memesan Jegog buatan Damok. Dalam pembuatan Jegog selain membuat di rumah, Damok justru lebih sering datang ke lokasi pemesan dan ia mengajak anaknya Ketut Madiasa (40) untuk membantunya. Ketika ditanya soal harga, Damok enggan menyebutkan nominal lantaran pembuatan jegog yang ia lakukan murni karena kesukaan dan hobi. “Saya tidak bisa menghargai, karena menjalankan

Kamis Wage, 6 Oktober 2016

Dewan akan Panggil Dinas Terkait

PEMBUAT JEGOG - Wabup Kembang bercengkerama dengan pembuat gamelan Jegog. Para pembuat Jegog juga harus diperhatikan dan diberdayakan. hobi dan tidak enak sama pemesan,“ terang Damok. Meski begitu dari pemesannya sendiri disebutkan harga per satu unit jegog sekitar Rp 300 ribu. Sedangkan, satu setnya yang sudah jadi mencapai Rp 50 juta. Selain menemui Ketut Darma, Wabup Kembang juga menemui I Wayan Dendra di Banjar Berawantangi Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya. Pria yang kini berusia 70 tahun ini merupakan tukang laras (seting nada) jegog. Menurut penuturannya, ia mengetahui jenis dan kekuatan nada jegog-jegog yang ada di seputar wilayah Kecamatan Melaya. Ketika ada pementasan jegog yang biasanya diadu untuk mabarung (adu kekerasan suara). Dendra dapat melaras gambelan supaya lebih kuat dan keras dari lawannya. Namun disayangkan, ia sendiri tidak memiliki generasi penerus sebagai tukang laras Jegog.

Wabup Kembang menyebutkan, dari sisi penabuh tidak perlu dikhawatirkan, tetapi untuk pembuatnya inilah yang perlu dipikirkan dan diberdayakan. Kehadiran Wabup Kembang di rumah pembuat jegog selain untuk memberikan semangat untuk terus berkarya, pihaknya juga ingin melihat langsung kondisi para pembuat jegog. “Ini merupakan langkah untuk mensukseskan program pembangunan semesta berencana dalam bidang seni budaya di Jembrana, dan memastikan pembuat jegog masih ada sekaligus melakukan pendataan jumlah pengerajin jegog, sehingga ke depan kita akan susun program yang tepat untuk mereka,” jelasnya. Kembang juga menyayangkan harga yang diberikan untuk pembuat jegog tergolong sangat murah. Padahal seni itu menurutnya sangat mahal (ad192)

Negara (Bali Post) Adanya pengurukan lahan bakau tanpa izin di Budeng mengundang reaksi sejumlah pihak, salah satunya anggota DPRD Jembrana. Pihak Dewan berencana akan memanggil Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. Termasuk juga Seacorm yang lokasinya tidak jauh dari akses jalan tersebut. Ketua DPRD Jembrana, I Ketut Sugiasa, Selasa (4/10) mengaku akan mengorek lebih dalam permasalahan tersebut dengan memanggil SKPD terkait. Sugiasa yang belum lama ini melakukan penghijauan di sekitar areal hutan mangrove itu merasa tersinggung. Apapun alasannya pengurukan dengan mengorbankan lahan mangrove sangat bertentangan dengan penghijauan. “Kenapa bisa begitu? Dari mana izinnya? Kami akan panggil SKPD terkait termasuk Seacorm,” kata Sugiasa. Menurutnya, penting untuk menjaga alam, bukan malah merusaknya. Konsep Tri Hita Karana, seimbang hubungan manusia dengan alam, manusia dengan manusia dan manusia dengan Tuhan. Sementara itu, terkait pengurukan ini, petugas Satpol PP Jembrana pernah melakukan pengecekan. Namun, tujuan awal disebutkan untuk akses jalan menuju Pura Kembar dan permohonan dilakukan desa sehingga dimaklumi. Kepala Kantor Satpol PP Jembrana, I Gusti Ngurah Rai Budhi, mengakui hal tersebut. Namun, belakangan diketahui jalan itu untuk membuka akses ke sejumlah tanah pribadi yang sebelumnya terisolir. Bahkan, menurut informasi akan digunakan untuk rumah makan. Seperti berita sebelumnya, pengurukan lahan bakau untuk akses jalan itu dihentikan Polisi. Sejumlah pihak terkait dimintai keterangan seperti Perbekel Budeng dan pihak pengelola tambak. Akses jalan baru dengan menguruk tersebut terlihat jelas dari pinggir jalan menuju Perancak dan tidak jauh dari kantor Seacorm di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). (kmb26)


Kamis Wage, 6 Oktober 2016

Kesulitan Alat Berat HUJAN belakangan kerap menimbulkan bencana. Paling sering terjadi adalah tanah longsor. Bencana jenis ini tak bisa ditangani secara manual, tetapi butuh alat berat untuk menyingkirkan material longsor. Sayangnya, ketersediaan alat berat ini kerap menjadi kendala, sehingga proses penanganan tanah longsor ini kerap kali tertunda. Kepala BPBD Provinsi Bali, Dewa Made Indra, usai pertemuan dengan Bupati Karangasem Selasa (4/10) lalu, mengatakan ketika terjadi bencana longsor, harus dilihat dulu status jalannya. Kalau longsor menutup jalan kabupaten, maka peralatan kabupaten dipergunakan untuk menangani tanah longsor itu. Permasalahannya, ketersediaan alat berat di kabupaten, khususnya di Dinas Pekerjaan Umum (PU) sangat terbatas. Jika saat bersamaan alat berat Dinas PU juga sedang dipakai keperluan lain, maka penanganan bencananya dipastikan terhambat. “Memang alur penanganannya seperti itu. Misalnya, masak masalah kamu ditangani orang lain. Hal itu tak logis dan tidak baik,” kelakar Dewa Indra. Situasi seperti ini sering dialami BPBD Karangasem. Terakhir saat penanganan bencana tanah longsor yang menutup akses jalan Pesangkan-Ketug di Banjar Batu Gede Desa Duda Timur, Selat jadi terhambat lantaran tidak ada alat berat di kabupaten. Sebab, harus menunggu armada alat berat. Minimnya alat berat milik pemerintah daerah, membuat BPBD Karangasem, harus menyewa alat berat dari pihak ketiga. Tujuannya, agar penanganan longsor bisa dilakukan lebih cepat. Selain alat berat, BPBD Karangasem juga harus menggunakan truk, untuk mengangkut material tanah longsor itu dari lokasi yang menutup badan jalan. Agar penanganan tak terhambat, hemat Dewa Indra, BPBD di kabupaten/kota di Bali, bisa segera meminta bantuan ke BPBD Provinsi Bali. Kembali lagi ke BPBD di kabupaten/kota di Bali. Sebab, ada juga BPBD-nya yang sudah menyiapkan anggaran sewa alat berat itu. “Kalau seandainya longsor menutup akses jalan provinsi atau nasional, maka kami di BPBD Provinsi bisa segera terjun ke lokasi. Karena ini memang tanggung jawab kami,” tegasnya. (gik)

Edarkan SS

Dek Mul Dituntut 12 Tahun Penjara Amlapura (Bali Post) – Setelah pengedar sabu-sabu (SS) asal wilayah tandus dan terpencil Pedahan, dituntut empat tahun penjara, Rabu (5/10) kemarin, di Pengadilan Negeri Amlapura, giliran Kadek Muliasa alias Dek Mul (42) dituntut pidana penjara 12 tahun. Pria asal Denpasar itu juga diwajibkan membayar denda Rp 2 miliar subsider enam bulan kurungan. JPU dari Kejari Amlapura Putu Gede Juliarsana, S.H. pada sidang dengan agenda pembacaan repliknya, menyatakan tetap pada tuntutan sebelumnya. Dia menegaskan, menolak seluruh pledoi para penasihat hukum terdakwa. JPU memohon kepada majelis hakim yang diketuai Dzulkarnain, M.H. menyidangkan perkara itu, untuk menolak segala pembelaan terdakwa, apalagi hanya minta direhabilitasi. Soalnya, dari keterangan para saksi dan dihubungkan dengan barang bukti, dia terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah menyalahgunakan narkotika jenis SS. ‘’Dek Mul itu menguasai barang bukti SS berat bersih total 40 gram atau berat kotor 48 gram lebih,’’ ujar Juliarsana saat ditemui usai sidang, kemarin. Pada sidang Selasa (4/10) lalu, rekannya Nengah Mangku Kedus alias Mangku, lebih dahulu diputus pidana penjara empat tahun. Mangku Kedus yang berasal dari Pedahan, Kubu itu, lebih dulu dibekuk tim Buser Satresnarkoba Polres Karangasem, empat bulan lalu di rumah tinggalnya, di Pedahan Kaja. Dari keterangan Kedus, dia mengaku mendapatkan atau membeli paket SS dari Dek Mul itu. Polisi lantas mengajak Kedus menemui Dek Mul di Denpasar. Strateginya, dengan berpura-pura membeli paket SS itu lagi. Kedus dan Dek Mul akhirnya janjian bertemu di Jl. Gunung Agung di depan bekas Pasar Loak. Ditunggu sekitar 30 menit, kemudian Dek Mul datang naik sepeda motor sembari membawa sejumlah paket SS. Bekas karyawan kafe di Kuta itu lantas dibekuk polisi. Selain menyita paket SS yang dibawanya, dalam penggeledahan di rumahnya juga ditemukan barang bukti lainnya. (013)

Ribuan Krama Desa Duda ’’Ngiring’’ Ida Batara Melasti ke Buitan Amlapura (Bali Post) – Sekitar 30 ribu krama pangiring dari Desa Pakraman Duda, Kecamatan Selat, Karangasem dan penyatur desa, ngiring pratima Ida Batara melasti atau masucian ke Pantai Buitan, Manggis, Karangasem, Rabu (5/10) kemarin. Prosesi melasti itu terkait ngusaba kapat di Pura Puseh Desa Pakraman Duda yang puncaknya Rabu (11/10). Salah seorang prajuru yakni Kubayan I Putu Joni, kemarin menyampaikan, salah satu tari wali yang dikenal rutin ditarikan saat ngusaba kapat di pura puseh setempat, yakni Abuang. Sementara prosesi dan bebantenan upakara lainnya, sesuai dresta setempat dan sudah bersifat umum. Ida Batara di Pura Puseh Duda melasti kairing Ida Batara dari penyatur desa dan dari 27 banjar pakraman. Pratiman Ida Batara yang ikut kairing melasti yakni dari penyatur kaler yakni Geriana Kangin, dari penyatur kauh Bambang Biaung, penyatur Kelod Abian Canang dan penyatur kangin Juuk Legi. ‘’Tak kurang 30 ribu krama dari 27 banjar pakraman ikut ngiring, mundut pratima dan perlengkapannya,’’ ujar Putu Joni. Usai puncak karya ngusaba, Ida Batara katuran dan baru katuran mantuk serta nyineb (penutupan) ngusaba pada Selasa (18/10). Iring-iringan melasti, karena jauhnya dengan naik kendaraan saat berangkat melintasi Sidemen, ke Manggis dan sampai ke Pantai Buitan Kecamatan Manggis. Sementara saat mantuk (pulang) dari Buitan melewati Subagan. (013)

MELASTI - Ribuan krama Desa Pakraman Duda dan penyatur desa melasti ke Pantai Buitan, Manggis.

KARANGASEM

13

Penertiban Galian C Bodong

Tim Yustisi Merasa Dilecehkan

Amlapura (Bali Post) -

Jurus pemungkas Pemkab Karangasem menuntaskan polemik galian C bodong masih belum membuahkan hasil. Tim Yustisi yang diberi mandat melakukan penertiban nyatanya juga gagal. Tim dari berbagai unsur instansi pemeritahan di kabupaten yang melambangkan kehadiran negara dalam menengahi masalah ini, kalah cerdik dengan “maling” material galian C di Kecamatan Selat, Bebandem, dan Rendang. Tim Yustisi merasa dilecehkan, karena para pengusaha galian C tetap menolak ditertibkan dan memilih kucing-kucingan dengan pemerintah daerah. Ungkapan itu mengemuka pada rapat Tim Yustisi Karangasem menindaklanjuti hasil rapat Bupati Karangasem dengan Jajaran Polda Bali, Rabu (5/10) kemarin. Asisten I Ketut Wage Saputra mengatakan hasil rapat sebelumnya, sudah ditindaklanjuti, dengan meminta pengusaha galian C menarik alat beratnya melalui surat dari Tim Yustisi. Akan tetapi, 21 pengusaha galian C di lokasi itu menolak mentahmentah permintaan Tim Yustisi. Alasannya, alat berat itu milik diri sendiri dan ada di lahan sendiri. Penolakan itu disampaikan melalui surat yang ditandatangani langsung 21 pengusaha galian C kepada Bupati Karangasem, 19 September lalu. Hasil pertemuan dengan jajaran Polda Bali, Selasa (4/10) lalu, Polda Bali dikatakan siap mem-back-up penegakan hukum. Jika tidak segera ditindak tegas, masalah ini dikhawatirkan akan tambah runyam. Sebab, usaha galian C yang sudah berizin justru tak akan membayar pajak, bila usaha yang bodong tidak segera ditertibkan. Sementara wilayah Selat, Bebandem, dan Rendang sudah jelas-jelas melanggar ketentuan Perda

Nomor 17 Tahun 2012, karena melebihi batas galian 500 meter. Terkait perizinan, Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa, mengatakan hal itu sudah diambil alih provinsi. Pemkab Karangasem hanya akan terkait penerbitan izin lingkungan. Kerusakan lingkungan ini, kata Artha Dipa, lebih penting daripada masyarakat kehilangan pekerjaan. “Bendesa-bendesa adatnya juga setuju ini harus ditutup. Yang mana yang harus kita dengar? Hasil pendengaran kami, membantah ada 9.000 ribu warga kehilangan pekerjaan,” katanya. Lakukan Dua Opsi Kalau tidak ada izin, pemkab tak bisa membiarkan tetap melakukan galian. Kalau terjadi pembiaran, justru pemkab sendiri yang melanggar undang-undang. Sehingga dia menegaskan, agar Tim Yustisi benar-benar bersikap tegas. Penanganan diminta tak lagi ke lokasi. Tetapi bisa dilakukan dua opsi. Pertama, menjaga 24 jam seluruh pintu masuk menuju lokasi galian C di empat titik, antara lain di Selat, Babakan, Duda, dan Muncan. Kedua, penjagaan

Bali Post/kmb31

KUCING-KUCINGAN - Usaha ilegal galian C di Selat, Bebandem dan Rendang memilih kucing-kucingan. Pada siang hari, lokasi galian C ilegal rata-rata sepi. Mereka disinyalir beraktivitas pada malam hari. juga harus dilalukan hingga ke lapangan, diperkuat dari unsur polisi dan TNI. “Ini masih kucing-kucingan. Sidak sering gagal. Jadi sekarang harus dihambat di pintu masuk,” terangnya. Menyimak solusi itu, Ketut Ardita anggota Tim Yustisi dari unsur PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) mengaku kurang sependapat. Kalau dijaga di pintu masuk, tidak akan efektif, karena yang menggali juga banyak dari warga setempat. Pihaknya menyarankan sebaiknya dijaga saat keluar pintu masuk saja. Kalau ada truk tepergok, agar langsung ditangkap, isinya diturunkan di tempat yang lapang. Sedangkan

Selamatkan Lingkungan

sopir truknya diproses hukum. “Saya lihat upaya Tim Yustisi masih keliru. Kalau sampai Tim Yustisi sudah turun, itu negara yang turun. Unsurunsurnya lengkap. Harusnya tidak ada lagi kompromi, teguran maupun peringatan. Gara-gara Tim Yustisi tak tegas, ini masih ada membandel. Penegakan hukum Tim Yustisi jadi dilecehkan,” tegas mantan Kasat Pol. PP ini. Kalau masih ada kompromi, berupa surat, teguran, peringatan, upaya persuasif, itu seharusnya bukan tugas Tim Yustisi. Hal itu wewenang Tim Trantibmum. Melihat capaian Tim Yustisi saat ini, dia menyebut Tim Yustisi, khususnya Satpol PP

tak lebih dari sekadar macan ompong. Plt. Kasi Trantib Satpol PP Putu Ayu Sulastri, mengatakan penjagaan pada pintu masuk sebenarnya sudah dilakukan. Tetapi, diakui jadi tidak maksimal, karena tidak dijaga 24 jam. Sebagaimana solusi Wabup Artha Dipa, Satpol PP akan menganggarkan dalam APBD Perubahan untuk penjagaan oleh Tim Yustisi di seluruh pintu masuk lokasi galian C selama 24 jam. Penjagaan pintu masuk akan dirancang menjadi tiga shift, paling tidak sampai Desember nanti. Selain itu, setiap jalan pintu masuk, juga akan dipasangi papan tanda larangan menggali oleh Satpol PP. (kmb31)

LPJ Padam di Desa Labasari

Kakek Gelgel Buat Tas dari Sampah Plastik Warga Pasang Spanduk Kritik Perbekel

Amlapura (Bali Post) – Kakek Mangku Gelgel (80) tetap bersemangat meski usianya kian renta. Kakek asal Desa Pesedahan, Manggis, Karangasem ini memberi contoh, bagaimana menyelamatkan lingkungan dengan baik. Solusinya, Kakek ini memanfaatkan sampah plastik menjadi bernilai ekonomis lebih. Salah satu produksinya adalah keranjang belanja yang cukup cantik. Ditemui di desanya, Rabu (5/10) kemarin, Mangku Gelgel mengatakan tas belanja yang dibuatnya ini, sesungguhnya dalam upaya menularkan ‘’virus’’ kreativitas mengisi waktu luangnya. Karena itu, terkait harga dia tak mematok nilai berapa dari produksinya itu. Siapa pun berminat maka akan diberikan kakek ini, dengan hanya menerima upah seiklasnya saja. Upah itu dia pakai membeli daun sirih dan perlengkapan lainnya untuk mengunyah sirih. ‘’Bagi saya yang penting berbuat dan memberi contoh. Hal ini agar anak-anak muda mau kreatif dan memberi sentuhan inovatif, kerajinan apa saja untuk keperluan rumah tangga,’’ ujar Kakek Mangku Gelgel ini. Hemat Mangku Gelgel, lebih bagus memproduksi barang kerajinan dari benda atau barang tak berguna. Misalnya, dari sampah-sampah yang sudah tidak berguna, kemudian dijadikan barang kerajinan yang layak pakai. ‘’Di desa kami sekarang ini mulai sulit mencari sampah

Bali Post/031

TAS SAMPAH PLASTIK - Kakek Mangku Gelgel membuat kerajinan tas dari sampah plastik. plastik. Misalnya bekas gelas minuman mineral atau botol plastik. Sudah kian banyak yang mau memanfaatkan sampah plastik itu menjadi uang,’’ ujar Mangku Gelgel didampingi anaknya Nengah. Kreativitas yang dibuat Mangku Gelgel ini ditiru cucunya Ketut Pangping. Cucunya itu menjadi perajin minia-

tur padmasana dari potongan kayu bekas. Saat lelah dan jenuh membuat kerajinan dari sampah plastik, Mangku Gelgel masih rajin menggenjot sepeda ontel berolahraga. Bahkan, kata Sardana, ayahnya seorang diri menggenjot sepeda kesayangannya sampai ke Desa Ngis, Manggis, jaraknya sekitar delapan kilometer dari Pesedahan. (013)

Amlapura (Bali Post) – Gara-gara lampu penerangan jalan di simpang empat Desa Labasari Kecamatan Abang, Karangasem, padam cukup lama, ada warga memasang spanduk yang nadanya mengkritik Perbekel I Made Gentiana. Atas hal itu, Gentiana yang dihubungi Rabu (5/10) kemarin, membenarkan ada oknum warganya yang memasang spanduk itu. Spanduk mengatasnamakan masyarakat Labasari itu intinya berbunyi, ‘’LPJ di perempatan jalan padam kok tak dilaporkan. Sejauh mana Anda melayani masyarakat, ciri-ciri perbekel jarang di rumah.’’ Menurutnya, spanduk itu sudah diturunkan, pihaknya malah memanggil Klian Banjar Dinas Penggak Sajeng yang mewilayahi tempat spanduk itu dipasang di poskamling di sebelah perempatan. ‘’Klian banjarnya mengatakan tak tahu siapa yang memasang spanduk itu. Saya akan telusuri dan saya sudah minta masukan Kapolsek Abang,’’ kata Gentiana. Dari informasi klian banjar, juga tak ada warganya yang pernah melapor ke klian banjar terkait LPJ itu padam. Seharusnya, kalau keberatan ada LPJ padam, warga itu melapor dulu ke klian. Kemudian klian yang melapor kepadanya selaku perbekel. ‘’Setelah ada laporan, saya akan teruskan ke pemerintah atasan apakah ke Camat Abang. Itu mekanismenya. LPJ itu milik pemkab. Kalau saya langsung perbaiki, tentu salah,’’ katanya. Gentiana mengaku pihaknya berang di simpang empat dekat kantor perbekel itu, terkait ada warganya dinilai tak bertanggung jawab, main pasang spanduk saja. Dia menilai pelaku yang memasang spanduk dan kemudian mengunggah di media sosial itu, tak tahu mekanisme, dan juga beratnya tugas perbekel. ‘’Saya kemarin berangkat pukul 12.00 dan baru pulang tiba di rumah pukul 21.00 karena mengantar seorang warga dari Banjar Bebayu yang sakit hernia. Apa ada yang tahu kinerja saya? Banyak warga sakit, saya bantu dan saya antar langsung ke rumah sakit. Dan saat ada minta bantuan surat seperti KTP kami sudah bantu,’’ ujarnya. Soal dia dinilai jarang di rumah atau di desanya, Gentiana mengatakan dia memiliki dua rumah. Pagi sampai siang dia berada di desanya, Labasari melayani masyarakat. Kemudian pulang kantor ia pulang ke rumahnya di luar desa. ‘’Camat saja sudah punya rumah dinas, ada yang tak tinggal di rumah dinasnya. Saya perbekel tak memiliki rumah dinas, lantas tinggal di mana kalau tak diam di rumah sendiri,’’ kilahnya. (013)

60 Persen Pengguna JKBM Tak Masuk JKN Integrasi layanan jaminan kesehatan JKBM -Jaminan Kesehatan Bali Mandara -- dengan JKN -- Jaminan Kesehatan Nasional --, rupanya masih menyisakan masalah serius. Integrasi program jaminan kesehatan dari Provinsi Bali dengan pemerintah pusat tersebut, mengakibatkan 215 ribu warga miskin pengguna JKBM tak bisa masuk JKN. Dimanakah benang kusut soal itu sehingga integrasi JKBM itu bermasalah?

Karangasem yang masuk PBI. Selain itu, yang masuk program BPJS Mandiri sebanyak 34 ribu jiwa. Ini akan menambah cakupan layanan JKN di Karangasem yang baru mencapai 169 jiwa, untuk mendekati cakupan layanan jaminan kesehatan JKBM sebelumnya yang mencapai 323.625 jiwa.

TOTAL jumlah JKBM tak masuk JKN mencapai 60 persen. Angka itu setara dengan 215 ribu dari 323.625 jiwa yang belum ter-cover selama ini. Fakta ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Karangasem, I Gusti Made Tirtayana, saat ditemui usai sosialisasi integrasi JKBM dengan JKN di Wantilan Pemkab Karangasem, Selasa (4/10) lalu. Selama ini, JKBM membuat masyarakat Bali lebih mudah mendapatkan layanan kesehatan. Mudahnya karena dengan hanya menunjukkan KTP sudah beres. Namun regulasi

Validasi Data Sambil sosialisasi integrasi, kata Tirtayana, saat ini sedang dilakukan proses validasi data. Sebab, dari data pemerintah pusat, sebanyak 215 ribu belum tercover JKN, datanya dinyatakan masih abu-abu, apakah memang termasuk warga miskin atau tidak? Proses validasi penting dilakukan. Hal itu untuk memastikan keakuratan data tersebut. Proses validasi akan dilakukan mengacu data BPS. Meski data BPS belakangan kerap bermasalah, khususnya di Karangasem, pihaknya mengaku tak ada pilihan lain

baru dari pemerintah pusat mewajibkan kedua layanan jaminan kesehatan ini, harus melebur jadi satu. Tujuannya, agar tidak ada tumpang tindih dalam penanganannya. Sisa waktu tahun 2016 ini, terus dimanfaatkan untuk sosialisasi. Sebab, mulai Januari tahun 2017, proses integrasi sudah harus dilakukan. Artinya, JKBM hanya akan bisa dinikmati masyarakat Bali sampai Desember nanti. Meski ada 215 ribu warga Karangasem tercatat belum ter-cover, Tirtayana menegaskan, tentang masalah itu, saat ini pemerintah pusat dan

Bali Post/gik

I Gusti Made Tirtayana

pemerintah daerah sedang memikirkan solusinya. Salah satu opsi yang muncul adalah sisa warga yang belum terdaftar pada JKN, akan ter-cover dari program pemerintah pusat, melalui program PBI (Penerima Bantuan Iuran). Melalui program ini, Tirtayana menegaskan akan ada 135 ribu warga

karena hanya BPS lembaga yang berwenang terkait masalah data. “Hasil validasi ini, nantinya diupayakan secara otomatis ter-cover melalui PBI. Selain itu, dari 215 ribu itu, masih ada 84.324 jiwa yang bisa diupayakan ter-cover juga oleh JKN,” tegasnya. Lantas, bagaimana program Pemkab Karangasem yang juga mencetuskan program Kartu Karangasem Sehat (KKS)? Tirtayana menegaskan ruang penanganan KKS jelas di luar dari JKN. Artinya, bila ada ditemukan warga di lapangan yang belum ter-cover JKN, misalnya warga penyandang disabilitas, anak yatim piatu yang butuh perhatian pemerintah dan lainnya, baru akan ditangani melalui program KKS. Program KKS ini dipercaya dapat memperbaiki implementasi program JKN di lapangan, dalam memberikan layanan jaminan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat. (gik)


TABANAN

14

Kamis Wage, 6 Oktober 2016

Anjing Positif Rabies di Desa Dauh Peken Tabanan (Bali Post) – Anjing positif rabies kembali ditemukan di wilayah Kabupaten Tabanan tepatnya di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan. Anjing milik Nyoman Winata (40) itu menggigit tetangganya, I Made Wicana (40), pada 14 September lalu. Oleh karena tidak langsung dieliminasi untuk diambil sampel otaknya, anjing peliharaan tersebut mati mendadak pada 30 September. Saat sampelnya diambil, anjing jenis lokal ini dinyatakan positif rabies. Winata mengaku sudah memvaksin anjingnya saat masih kecil, namun tidak rutin setahun sekali. Anjing berusia dua tahun itu hanya sekali mendapatkan vaksin saat menginjak enam bulan. Setelahnya Winata tidak memvaksin anjingnya lagi karena alasan tidak sempat. Anjingnya tidak dikandangkan melainkan dilepas. ‘’Sebelum mati diam saja kemudian kejang-kejang. Saya yang memegangnya tidak digigit,’’ tuturnya, Rabu (5/10) kemarin. Masih adanya kasus positif rabies pada anjing sangat disayangkan Kepala Dinas Peternakan Tabanan Wayan Kotio. Sebab, pihaknya sudah melakukan vaksinasi massal dan membuka stan khusus di Lapangan Dangin Carik setiap Minggu untuk warga yang tidak sempat membawa anjingnya saat vaksinasi massal. ‘’Minggu lalu tidak ada yang membawa anjingnya untuk divaksin di Lapangan Dangin Carik. Ternyata sekarang ada lagi yang positif,’’ jelasnya. Ia menekankan bahwa vaksinasi anjing tidak bisa dilakukan satu kali karena kekebalan vaksin hanya bertahan setahun. Untuk itu perlu dilakukan vaksinasi ulangan setiap tahun sekali. Masih ada masyarakat yang tidak tahu dan merasa divaksin sekali sudah cukup. Kotio berharap masyarakat yang memelihara anjing tidak melepas anjingnya dan rutin memberikan vaksinasi. Jika tidak sempat datang ke vaksinasi massal yang dilakukan ke banjarbanjar, bisa membawa anjing peliharannya ke UPTD Dinas Peternakan atau langsung ke Dinas Peternakan Tabanan. ‘’Vaksinasi diberikan gratis,’’ ujarnya. (kmb24)

Diskes Kehabisan Stok VAR

Tabanan (Bali Post) Perhitungan Pemerintah Kabupaten Tabanan soal anggaran pembelian vaksin anti-rabies (VAR) meleset dari perkiraan. Harga VAR yang jauh lebih murah lewat pembelian e-katalog membuat pemkab menurunkan alokasi anggaran dari Rp 800 juta tahun 2015 menjadi Rp 300 juta pada 2016 ini. Akan tetapi, VAR di e-katalog justru kosong sehingga pemkab membeli VAR dengan harga normal yang jumlahnya dua kali lipat dari e-katalog. Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Rabu (5/10) kemarin, memaparkan karena harga yang jauh lebih mahal membuat stok VAR yang diadakan hanya bisa dibeli setengah dari kebutuhan. Akibatnya, VAR dari pengadaan habis dan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pihak Diskes meminta bantuan Provinsi Bali. Anggaran tahun 2016 sebesar Rp 300 juta dihitung berdasarkan harga e-katalog, yaitu VAR per vial Rp 78 ribu rupiah. Artinya Diskes bisa mendapatkan 4.000 vial lebih sesuai kebutuhan VAR di Kabupaten Tabanan. Namun, dalam pelaksanaannya stok VAR di e-katalog justru kosong sehingga untuk memenuhi kebutuhan VAR mau tidak mau pihak Dinkes membeli dengan harga normal. Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2MPL) Wayan Triana menambahkan, jenis VAR yang dijual di e-katalog dan di pasaran farmasi berbeda. Di e-katalog buatan India dan jauh lebih murah, sedangkan di pasaran farmasi harganya lebih mahal bisa mencapai Rp 195 ribu per vial. Dalam harga normal, VAR yang didapatkan hanya sekitar 1.500 vial. Untuk memenuhi kebutuhan VAR, Dinkes Tabanan kemudian meminta bantuan ke provinsi. ‘’Setiap bulan diberikan 500 vial,’’ ujarnya. (kmb24)

Telepon Penting tabanan

Polres Tabanan Polsek Kediri Polsek Marga Polsek Kerambitan Polsek Selemadeg Polsek Pupuan Polsek Penebel Polsek Baturiti

0361-812519 0361-812280 0361-8946155 0361-8943991 0361-8943669 0362-71110 0361-819194 0368-21110

Bali Post/kmb28

POTONG POHON – Petugas dari Polsek Baturiti dan warga memotong pohon perindang yang tumbang dan melintang di jalan Denpasar-Singaraja.

Pohon Perindang Tumbang di Baturiti

Jalur Denpasar-Singaraja Macet Satu Jam

Tabanan (Bali Post) Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Perean, Baturiti, Rabu (5/10) kemarin. Akibatnya, sebuah pohon perindang di pinggir jalan jurusan DenpasarSingaraja tepatnya di Banjar Tuka, Perean Tengah, Baturiti, tumbang dan melintang di jalan. Beruntung tidak sampai menimbulkan korban

jiwa, namun jalur tersebut sempat macet sekitar satu jam sepanjang lima kilometer lebih. Kapolsek Baturiti Kompol I Gede Made Surya Atmaja seizin Kapolres ketika diminta konfirmasinya mengatakan, pohon tumbang sekitar pukul 16.00 Wita. Saat itu wilayah tersebut diguyur hujan deras disertai angin. ‘’Tumbangnya

lokasi dan bersama masyarakat kemudian menyingkirkan batang kayu yang melintang di jalan. “Selama satu jam anggota kami bersama masyarakat menyingkirkan batang kayu dan dahan-dahannya. Setelah itu lalu lintas kendaraan kembali lancar,” sebutnya. Surya Atmaja mengimbau peng-

Sidak Tujuh Lokasi di Selemadeg

Tim KTR Tak Temukan Pelanggar

Tabanan (Bali Post) -

Meski belum menerapkan sanksi, penegakan Perda Nomor 10 Tahun 2014 tentang KTR (Kawasan Tanpa Rokok) terus dilakukan. Rabu (5/10) kemarin, tim KTR menyasar tujuh lokasi di Kecamatan Selemadeg. Akan tetapi, dalam sidak di tempat layanan publik dan satu sekolah negeri ini, petugas tidak menemukan pelanggaran. Tim KTR Pemkab Tabanan yang dipimpin Plt. Kabid Sumber Daya Alam (SDA) Satpol PP Made Jana mengawali sidak di Kantor Perbekel Desa Selemadeg. Di lokasi ini, petugas tidak menemukan pelanggaran dan sudah terdapat stiker KTR. Tim selanjutnya menyisir Kantor Camat Selemadeg dan Kantor UPTD Gabungan (Dinas Badan Perikanan, Peternakan dan Pertanian). Lagi-lagi tim tidak menemukan adanya pelanggaran, namun stiker KTR masih minim. “Kantor yang berisi stiker KTR artinya tidak boleh ada yang merokok di sembarangan,’’ ujarnya di sela-sela sidak. Di lokasi selanjutnya, yakni Kantor UPTD Pendidikan dan Arsip Kecamatan Selemadeg, Kantor Perbekel Desa Bajera dan Kantor Puskesmas I Selemadeg juga tidak ditemukan pelanggar. “Ini membuktikan bahwa Perda KTR sudah mulai dipahami dan dilaksanakan baik oleh masyarakat di Kecamatan Selemadeg. Kami berharap

masyarakat mengerti tentang bahaya merokok bagi diri sendiri dan orang lain,” katanya. Di SMAN 1 Selemadeg, tim disambut Ni Luh Putu Suastini, S.Pd., Wakil Kepala Bagian Kesiswaan. Di sekolah ternama ini, tim berinisiatif mengumpulkan guru guna memberikan wawasan dan bimbin-

Warung Global

Presiden Mesti Dengarkan Suara Rakyat Bali

DALAM surat yang dikirim harus ada penekanan dan pengertian yang memperkuat agar reklamasi di Teluk Benoa dibatalkan. Selanjutnya pemerintah mesti mendengarkan suara rakyat. Harapan ini disampaikan Agung Jaya Negara di Denpasar dalam acara Warung Global mengupas topik ‘’DPRD Bali Bersurat ke Presiden’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Rabu (5/10) kemarin. Menurut Jaya Negara, rakyat telah membela Bali dengan menolak rencana reklamasi Teluk Benoa. Pemerintah harusnya membela rakyat dan berdamai dengan rakyat yang tengah berjuang untuk Bali. Werda di Tegalalang mengapresiasi tindakan DPRD yang sudah memfasilitasi masyarakat yang selama ini dibiarkan sendiri berjuang menolak reklamasi. Surat yang dikirim harus dipastikan isinya penolakan terhadap reklamasi dan sampai ke presiden. Perjuangan rakyat Bali menolak reklamasi sudah beberapa kali mendapat sandungan, na-

pohon perindang menyebabkan kabel telepon putus. Beruntung saat kejadian tidak ada yang kena, padahal jalur lalu lintas sedang padat,” ungkapnya. Akibat kejadian tersebut, jalur Denpasar-Singaraja macet total sepanjang lima kilometer selama satu jam. Begitu mendapat laporan, personel Polsek langsung turun ke

mun tidak pernah berhenti. Ini bukti bahwa mereka semakin kuat. Selama ini pemerintah bekerja untuk siapa? Masyarakat Bali tidak menghendaki reklamasi. Jadi, kata Made Bimasena di Gianyar, jangan paksakan reklamasi itu berjalan apalagi menuruti kehendak investor. Dewan dan pemerintah harus mendukung aspirasi rakyat. Yang jelas perjuangan tidak akan berhenti jika reklamasi belum dihentikan. Winaja, Sugi dan Ayu di Denpasar menyatakan masyarakat Bali masih trauma dengan kejadian-

kejadian akibat tidak bertanggungjawabnya investor yang merugikan warga. Begitu juga dengan reklamasi menimbulkan keresahan warga. Perpres 51/2014 harus segera dicabut atau dibatalkan. Wakil rakyat dan gubernur, lanjut Arya di Denpasar, mesti tegas dan kompak. Reklamasi tidak layak dilakukan di Bali. Ke depannya wakil rakyat harus sering turun ke bawah menyerap aspirasi masyarakat. Kalau dewan tidak acuh terhadap rakyat, Made Torek di Ubung yakin r a k y a t juga akan bersikap demikian nantinya. Bila dewan tidak mau mendengar suara rakyat, saat pileg dan pilkada nanti rakyat juga tidak akan mau memberikan suaranya. Pemerintah dan penguasa agar mendengar suara hati rakyat Bali. Rencana reklamasi sebaiknya dihentikan sebelum bencana alam menimpa Bali. (dika)

gan kepada siswa tentang apa itu KTR dan bahaya merokok bagi diri sendiri dan orang lain. Jana menjelaskan, merokok bisa menyebabkan penyakit jantung, kanker getah bening, paru-paru, impoten dan mandul. Perokok tidak boleh merokok di area sekolah atau tempat menuntut ilmu, area rumah sakit dan di area ibadah atau tempat persembahyangan. “Merokok juga sangat tidak baik bagi orang lain atau perokok pasif karena asap rokok sangat berbahaya bagi yang menghirupnya,” ungkapnya. (kmb28)

Bali Post/ist

PENYULUHAN - Petugas memberikan penyuluhan terkait pemahaman Perda KTR dan bahaya merokok kepada guru SMAN 1 Selemadeg di sela-sela sidak, Rabu (5/10) kemarin.

guna jalan selalu waspada karena di wilayah tersebut kerap terjadi hujan disertai angin kencang. Apalagi sepanjang pinggir jalan tumbuh pohon-pohon besar yang rawan tumbang. “Kami juga berharap pihak berwenang memangkas pohon perindang di pinggir jalan yang rawan tumbang,” katanya. (kmb28)

Soal Dana Pinjaman RS Nyitdah

Bappeda Siapkan Rencana Alternatif

Tabanan (Bali Post) – Rekomendasi permohonan peminjaman dana Rp 300 miliar ke PT SMI (Sarana Multi Infrastruktur) untuk pembangunan RS Nyitdah di Kediri belum dikeluarkan DPRD Tabanan dengan alasan surat permohonan belum diterima. Untuk itu, Bappeda Tabanan menyiapkan rencana alternatif apabila besaran dana pinjaman tidak diloloskan oleh Dewan. Rencana alternatif tersebut, menurut Kepala Bappeda Tabanan Ida Bagus Wiratmaja, Rabu (5/10) kemarin, dengan cara mengurangi pinjaman menjadi Rp 100 miliar. Pengurangan dana ini diambil apabila DPRD menganggap pinjaman Rp 300 miliar terlalu besar. Menurut Wiratmaja, dana Rp 300 miliar dapat membangun tujuh gedung di RS Nyitdah sesuai perencanaan. Saat ini sudah dibangun dua gedung dan satu gedung lagi sedang dikerjakan menggunakan dana APBD Tabanan. Dengan pengurangan pinjaman maka pembangunan juga dikurangi. ‘’Dana Rp 100 miliar dari hitung-hitungan bisa membangun dua gedung. Jadi, total bangunan nanti hanya lima, bukan tujuh sesuai yang direncanakan,’’ jelasnya. Setiap gedung ditaksir menghabiskan anggaran Rp 40 hingga Rp 60 miliar. Sementara dana yang ada sekarang untuk membiayai satu gedung Rp 17 miliar lebih. Untuk melengkapi kekurangannya, Bappeda akan mengajukan permohonan bantuan dana ke Provinsi Bali melalui Bantuan Khusus Kabupaten (BKK) sekitar Rp 40 miliar. Pemkab Tabanan menargetkan merampungkan pembangunan RS Nyitdah tahun 2018. Saat itu rumah sakit yang digagas mantan Bupati Adi Wiryatama ini akan memiliki 500 tempat tidur. “Saat ini BRSUD Tabanan juga memiliki 500 tempat tidur. Dengan memiliki 500 tempat tidur maka pelayanan kesehatan akan sepenuhnya bisa dipindahkan ke RS Nyitdah,” terang Wiratmaja. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika menyebutkan, jika dana pinjaman ke PT SMI tidak sampai Rp 300 miliar, kekurangannya bisa ditalangi dari bantuan Pemerintah Pusat berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) dan BKK Provinsi Bali. Hanya, untuk mendapatkan dana tersebut, RS Nyitdah harus memiliki izin operasional sendiri. ’’Saat ini izinnya sedang diproses,’’ ujarnya. Untuk mendapatkan izin, RS Nyitdah harus memenuhi beberapa syarat seperti gedung, SDM, alat kesehatan, mampu melayani masyarakat dan memiliki strukutur manajemen. Menurut Suratmika, hal yang masih disusun adalah struktur manajemen yang keputusannya masih menunggu SK Bupati. ‘’Masalah gedung dan layanan sudah berjalan, tinggal struktur manajemennya,’’ imbuh Suratmika. (kmb24)


15

Kamis Wage, 6 Oktober 2016

Fury Akui Alami Depresi

Jadwal Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Amerika Selatan Jumat (7/10) Ekuador Uruguay Paraguay Brazil Peru 1. Uruguay 2. Brazil 3. Argentina 4. Kolombia 5. Ekuador 6. Paraguay 7. Chile 8. Bolivia 9. Peru 10. Venezuela

vs Chile vs Venezuela vs Kolombia ve Bolivia vs Argentina 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8

5 4 4 4 4 3 3 2 2 0

1 3 3 1 1 3 2 1 1 2

2 1 1 3 3 2 3 5 5 6

16-5 16 16-9 15 9-6 15 12-10 13 13-12 13 9-11 12 13-12 11 9-13 7 8-15 7 9-21 2

Zona Eropa Jumat (7/10) dini hari Grup D Moldova vs Serbia Irlandia vs Georgia Austria vs Wales 1. Wales 2. Austria 3. Irlandia 4. Serbia 5. Georgia 6. Moldova Grup G Makedonia Italia Liechtenstein 1. Spanyol 2. Italia 3. Albania 4. Makedonia 5. Israel 6. Liechtenstein Grup I Kosovo Islandia Turki 1. Kroasia 2. Finlandia 3. Islandia 4. Turki 5. Ukraina 6. Kosovo

1 1 1 1 1 1

1 1 0 0 0 0

0 0 1 1 0 0

0 0 0 0 1 1

4-0 2-1 2-2 2-2 1-2 0-4

3 3 1 1 0 0

8-0 3-1 2-1 1-2 1-3 0-8

3 3 3 0 0 0

1-1 1-1 1-1 1-1 1-1 1-1

1 1 1 1 1 1

vs Israel vs Spanyol vs Albania 1 1 1 1 1 1

1 1 1 0 0 0

0 0 0 0 0 0

0 0 0 1 1 1

vs Kroasia vs Finladia vs Ukraina 1 1 1 1 1 1

0 0 0 0 0 0

1 1 1 1 1 1

0 0 0 0 0 0

Bale Pimpin Serangan di Wina Wina Gareth Bale masih dipercaya pelatih Chris Coleman untuk memimpin serangan Wales menghadapi tuan rumah Austria pada pertandingan Grup D kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa, Jumat (7/10) dini hari. Pada laga di Ernst Happel Stadion, Wina ini Coleman tidak akan membiarkan tuan rumah meraih kemenangan. Usai mengumumkan skuadnya untuk pertandingan melawan Austria pada Jumat besok dan Georgia pekan depan, Coleman menyebut bahwa timnya memandang laga tersebut seperti pertandingan-pertandingan lainnya seperti Piala Eropa. ‘’Sekali kami telah mengenakan seragam timnas, yang lainnya tak penting,’’ katanya sambil menyebutkan bahwa Bale dkk. akan tampil habis-habisan. Dukungan empat ribu penggemar yang berjanji akan menuju Wina dan memberikan suport maksimal di Stadion Ernst Happel, memberi motivasi tambahan anak asuhnya. ‘’Jika saya menyatakan semua itu berarti diri saya sendiri, staf, pemain, negara dan juga pendukung kami yang memberi suport baik laga tandang maupun kandang. Mereka sangat fantastis,’’ tegas Coleman seperti dikutip website www.faw.cymru. Wales memimpin klasemen sementara Grup D ini dengan 3 poin setelah menghajar Modova 4-0 di Cardiff. Austria menguntit di posisi kedua usai menang 2-1 atas tuan rumah Georgia. Pada laga Jumat nanti, Austria tidak diperkuat pemain sayap Martin Harnik. Bahkan pemain yang membela klub Liga Jerman Hannover itu juga absen pada pertandingan melawan Serbia pekan depan akibat cedera kaki. Federasi sepak bola Austria melaporkan Harnik akan digantikan penyerang Sturm Graz Deni Alar. Ini menjadi penampilan perdana Alar di skuad pimpinan Marcel Koller. Selama ini Harnik menjadi andalan Austria di pentas internasional. Ia telah 61 kali tampil dan mencetak 14 gol. (kmb39/rtr/net)

Bali Post/rtr

Gelandang Chile Arturo Vidal.

Lawatan Sulit ke Quito

London Juara dunia tinju kelas berat asal Inggris Tyson Fury mengatakan dirinya mengonsumsi minuman beralkohol dan menggunakan kokain untuk membantu dirinya mengatasi depresi. Pernyataan itu akan memicu penyelidikan atas dirinya dan keterkaitannya dengan pertandingan-pertandingan yang telah dijalani. ‘’Saya keluar untuk minum-minum, Senin sampai Jumat sampai Minggu, dan menggunakan kokain. Saya tidak dapat mengatasinya (depresi) dan satu-satunya hal yang membantu saya adalah ketika saya teler berat,’’ kata Fury dalam wawancara yang dipublikasikan majalah Rolling Stone. ‘’Saya tidak pernah menggunakan obat-obatan lain, sama sekali, dalam hidup saya. Saya baru mulai menggunakan kokain dalam beberapa bulan terakhir,’’ tambah juara versi WBA dan WBO itu, yang mengatakan ia berhenti mengonsumsi obat-obatan pada 1 Oktober. Dewan Kontrol Tinju Inggris (BBBofC), Rabu (5/10) kemarin mengeluarkan pernyataan bahwa dengan mempertimbangkan pernyataan Fury tersebut, dewan akan mempertimbangkan kasus itu. Kemungkinan izin bertarung Fury yang terjadwal pada 12 Oktober juga akan dibatalkan. Para perwakilan Fury belum dapat dimintai komentarnya ketika dihubungi oleh Reuters. ESPN melaporkan pada pekan lalu bahwa Fury (28) mendapatkan hasil positif kokain saat menjalani uji obat-obatan, mengutip bocoran surat yang dikirimkan oleh Badan Anti Doping Sukarela (VADA). VADA menolak untuk berkomentar dan Reuters tidak dapat memverifikasi detail-detail laporan. Saat ditanyai oleh Reuters, apakah dirinya bersih saat bertanding, Fury berkata, ‘’Tidak ada obat-obatan sama sekali, tidak ada obat-obatan sama sekali. Saya tidak akan pernah menggunakan obat-obatan untuk membantu bertinju dalam hidup saya. (Saya) sama sekali tidak pernah menggunakan obat pendongkrak performa.’’ Pada awal tahun ini, Fury didakwa dengan penggunaan doping oleh Badan Anti Doping Inggris setelah sampel urinnya dari Februari 2015, sembilan bulan setelah ia mengalahkan Vladimir Klitschko untuk memenangi gelar dunia versi WBO dan WBA, memperlihatkan jejak-jejak penggunaan zat stimulan nandrolone yang terlarang. ‘’Jika (hasil uji obat-obatan) saya dinyatakan positif pada Februari 2015 mengapa membiarkan saya bertarung melawan juara bertahan dan membiarkan saya merebut semua sabuknya pada November? Mengapa tidak mencoret saya pada Februari?’’ kata Fury kepada Rolling Stone. Kemenangan Fury itu merupakan kekalahan pertama Klitschko (40) sejak 2004. Fury, yang selalu menyatakan dirinya tidak bersalah, menuntut Badan Anti Doping dan otoritasotoritas tinju Inggris. Rencananya ia akan mempertahankan gelar-gelarnya dengan menghadapi bekas juara asal Ukraina Klitschko pada Juli, namun pertandingan itu dibatalkan karena ia mengalami cedera pergelangan kaki. Pertarungan itu dijadwalkan ulang untuk bulan ini namun harus kembali ditunda karena kondisi medis yang tidak dijelaskan. Paman sekaligus pelatih Fury, Peter Fury, mengatakan belakangan ini sang petinju ‘’nyaris berada di titik nadir’’ dan menerima bantuan profesional. Saat ditanyai apakah dia menunda pertarungan-pertarungan melawan Klitschko karena dia tidak berlatih karena depresi, Fury berkata, ‘’Sejujurnya iya. Saya tidak memasuki pusat kebugaran selama berbulan-bulan. Saya absen tanpa izin resmi.’’ ‘’Saya keluar untuk minum-minum, apa pun untuk menenangkan pikiran yang menimpa saya. Anda tidak akan memahaminya jika saya mengatakan kepada Anda.’’ ‘’Mereka mengatakan saya menderita suatu versi bipolar. Saya manic depressive,’’ tambahnya. Fury mengatakan dirinya membatalkan pemusatan latihannya di Belanda pada Mei dan sejak itu belum berlatih lagi. (rtr/ant)

Quito -

Chile menuju Estadio Olimpico Atahualpa di Quito untuk menghadapi tuan rumah Ekuador pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan, Jumat (7/10). Chile memerlukan kemenangan untuk mengembalikan peluangnya meski lawatan ini dinilai sulit untuk menghasilkan nilai penuh. Setelah delapan pertandingan, juara dua kali Copa America, Chile, terdampar di peringkat ke-7 klasemen sementara dengan perolehan 11 poin. Tim asuhan Juan Antonio Pizzi itu terpaut dua poin dari peringkat ke-5 Ekuador yang menempati zona playoff. Bila sampai Chile gagal masuk lima besar, tim penuh bintang itu dipastikan menimbulkan kejutan besar di fase awal ini. Apalagi dalam dua tahun terakhir, Chile merupakan juara Copa America dan diperhitungkan kekuatannya di Amerika Selatan. Meski diperkuat pemain sekelas penyerang Alexis Sanchez, gelandang Arturo Vidal dan kiper Claudio Bravo, Chile belum mampu memperlihatkan permainan terbaiknya sepanjang kualifikasi ini. Bulan lalu tim berjuluk La Roja ini menyerah 1-2

di Asuncion dan hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan tim lemah Bolivia di kandangnya sendiri. Pizzi memanggil playmaker Jorge Valdivia setelah dikucilkan selama 10 bulan dari timnas. Untuk meraih kemenangan di Quito yang berada di ketinggian 2.850m dari permukaan laut, Chile mengandalkan trio punggawa utamanya Bravo, Sanchez dan Vidal. Tak hanya Chile, tim-tim tamu lainnya kesulitan untuk meraih kemenangan di stadion yang terletak di dataran tinggi itu. Dengan udara yang tipis, pemain akan cepat kelelahan menghadapi tuan rumah yang telah terbiasa dengan kondisi wilayah itu. Ekuador sendiri menjalani fase kualifikasi ini dengan memenangkan empat pertandingan awal. Ironinya, pasukan Gustavo

Quinteros malah hanya menghasilkan 1 poin dalam empat pertandingan berikutnya. Akibatnya tim Tricolor itu terlempar ke peringkat ke-5 dengan 13 poin. ‘’Untuk mengembalikan kepercayaan diri, kami memerlukan kemenangan kandang,’’ kata bek Ekuador Luis Caicedo. ‘’Kami tahu kami akan memenangkan pertandingan ini. Karena kami bermain di sini seperti kami memainkan laga final.’’ Sayangnya pada laga nanti Quinteros tak diperkuat sejumlah pemain kunci termasuk kapten tim Walter Ayovi, Pedro Quinonez dan Jefferson Montero. Namun bertindak sebagai tuan rumah, akan dimanfaatkan secara maksimal, apalagi publik di Estadio Olimpico Atahualpa, juga mendukung dengan penuh. Ini akan menjadi teror tersendiri bagi Vidal dkk. (kmb39/afp)

Bali Post/rtr

SABUK JUARA - Juara dunia tinju kelas berat Tyson Fury dengan sabuk WBA, IBF dan WBO.

Correa Siap Gantikan Messi

Bali Post/ap

LATIHAN - Pemain timnas Argentina Gabriel Mercado (depan), Facundo Roncaglia (kiri) dan Angel Correa (kanan) menjalani sesi latihan di Lima, Rabu (5/10) kemarin jelang laga kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Peru.

Lima Penyerang Argentina Angel Correa menyatakan siap mengemban tugas mengisi posisi lowong yang ditinggalkan oleh Lionel Messi untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan tuan rumah Peru, Jumat (7/10). Peraih penghargaan Pemain Terbaik Dunia lima kali Messi akan absen pada pertandingan itu karena cedera pada pahanya saat membela Barcelona pada pertandingan Liga Spanyol. Absennya Mesi, memberi peluang pada penyerang Atletico Madrid berusia 21 tahun Correa yang telah lima kali tampil bersama timnas. ‘’Hanya ada satu Messi,’’ kata Correa. ‘’Saya gembira untuk berada di sini dan jika saya menggantikan dia maka saya akan berusaha untuk

melakukan yang terbaik dan membantu tim.’’ Messi menyatakan pensiun saat gagal di Copa America Centenario, Juni lalu di AS. Namun tekanan publik, memaksa penyerang Barca itu kembali membela timnas dan membantu meraih kemenangan tipis 1-0 atas Uruguay bulan lalu. Pelatih Argentina Edgardo Bauza mengaku memiliki opsi antara menurunkan Correa atau Paulo Dybala (Juventus) untuk mengisi posisi Messi itu. ‘’Saya akan melihat mereka dalam latihan pekan ini dan memutuskan siapa yang akan bermain kemudian,’’ ujar Bauza. Bek Argentina Ramiro Funes Mori yang bermain di klub Everton, mewaspadai penyerang veteran Peru Paolo Guerrero yang telah

menghasilkan 27 gol dalam 73 pertandingan. Pemain berusia 32 tahun itu menjadi andalan klub Brazil Flamengo. ‘’Dia pemain yang cerdik,’’ kata Funes Mori. Argentina berada di peringkat ketiga klasemen zona Amerika Selatan dengan perolehan 15 poin, sama seperti peringkat kedua Brazil yang unggul selisih gol. Uruguay untuk sementara memimpin dengan 16 poin pada kualifikasi yang diikuti 10 tim itu. Peru berada di posisi kesembilan setelah menelan lima kekalahan dan dua kali meraih kemenangan. Penampilan terakhir Peru yang dilatih Ricardo Gareca adalah mengalahkan Ekuador 2-1 di Estadio Nacional di Lima. Pada pertandingan lain, Uruguay berusaha memper-

tahankan posisi dengan menjamu Venezuela di Montevideo. Dua penyerang andalan tuan rumah Edinson Cavani dan Luis Suarez dipastikan bisa dimainkan. Venezuela menempati peringkat terbawah dan tak pernah menang dalam delapan pertandingan. Kendati demikian pasukan Noel Sanvicente cukup menakutkan penampilannya dengan mampu memimpin 2-0 melawan Argentina sebelum menyelesaikan pertandingan dengan skor 2-2 pada pertandingan 6 September lalu. Laga lainnya mempertemukan Brazil dan Bolivia di Natal. Brazil berusaha mempertahankan trend positif setelah memenangkan dua laga sebelumnya melawan Ekuador dan Kolombia. (kmb39/afp/ant)


OLAHRAGA

16

Kamis Wage, 6 Oktober 2016

Lifter Widana ’’Dikerjain’’ Wasit di PON

Denpasar (Bali Post) Lifter angkat berat Bali Ketut Widana gagal meraih medali emas pada PON XIX/2016 di Jabar, September lalu. Penyebabnya, saat mengangkat barbel dia ‘’dikerjain’ wasit. Itu dilontarkan Ketua Umum Pengprov PABBSI Bali Eka Wiradarma di Denpasar, Rabu (5/10) kemarin. Diceritakan, saat mengangkat bench-press, Widana terlalu lama menahan barbel, barulah wasit memberikan kode atau aba-aba press. ‘’Tenggang waktu persiapan Widana akan mengangkat barbel, dan bakal dihitung secara resmi cukup lama. Akibatnya, Widana kehabisan tenaga dan barulah mengangkat barbel hingga tidak maksimal,’’ papar Eka Wiradarma. Diakuinya, Widana termasuk diperhitungkan mendulang emas. Bahkan, angkatan jenis deadlift sudah mencapai rekor dunia mencapai 335 kg. ‘’Saya sendiri kesal dan berkali-kali berteriak memprotes wasit tetapi tak digubris. Sebab, jika melayangkan protes resmi harus membayar Rp 5 juta,’’ jelasnya. Eka Wiradarma mengakui di ajang PON beberapa cabor juga tak berkutik meladeni atlet tuan rumah. ‘’Binaragawan DKI yang andal, juga kalah meladeni atlet binaraga tuan rumah Jabar,’’ katanya. Upaya memperkuat tim binaraga Bali, pihaknya bakal memanggil pulang Putu Sembah (DKI), Ketut Gede Arnawa (Bengkulu) serta Gede Dwija (Kupang NTT). Untuk itu, dirinya memohon maaf kepada KONI Bali, sebab target 3 emas dari Widana, Sinta, dan Ketut Banat Ariana meleset, dan hanya satu emas dari angkat besi Ni Luh Sinta Darmariani, serta Ketut Banat Ariana yang meraih perak. ‘’Angkatan Banat hanya terpaut 1 kg dibandingkan peraih emas,’’ ujarnya. Dijelaskannya, perolehan medali di PON XVIII Riau 1 emas, dan 1 perunggu. Lifter lain Kadek Ernawati selama TC angkatannya naik 10 kg, namun belum mampu menyumbang medali. (022)

Osias Juara ’’Half Marathon’’ di Palu

Denpasar (Bali Post) Pelari gaek Bali Osias Kamlasi menjuarai lomba lari half marathon (21 km) untuk kategori master (mantan atlet 45 tahun ke atas) di Palu, Sulteng, Minggu 25 September lalu. Osias mencatat waktu 1 jam 29 menit. Ditemui di Denpasar, Rabu (5/10) kemarin, Osias menerangkan, rute yang dilintsi pelari di Palu cukup berat, sebab peserta harus naik-turun pegunungan. Selain itu, pelari dilepas pukul 07.00 wita. ‘’Padahal, semestinya kalau maraton pelari dilepas pukul 05.00, sehingga tidak merasakan terik mentari yang menyengat,’’ ucapnya. Osias sendiri sedang menyiapkan diri mengikuti lomba lari Banyuwangi 10-K kategori master (40 tahun ke atas) di Banyuwangi pada Minggu (9/10) nanti. ‘’Saya tetap siap bersaing meladeni atlet usia 40 tahun, walaupun usia saya memasuki 48 tahun,’’ tutur pelari kelahiran SoE, NTT, 11 Agustus 1968 ini. Bahkan, dirinya mendapat undangan dari PB Persatuan Atletik Master Indonesia (PAMI) guna mengikuti kejuaraan dunia di Australia, akhir Oktober nanti. ‘’Saya diminta PB PAMI secepatnya mengirimkan data, sebab khawatir pendaftaran ditutup,’’ katanya. Hanya, dirinya memikirkan biaya mengikuti lomba lari di Negeri Kanguru. ‘’Saya disuruh meminta biaya dari Pengprov PAMI, padahal di Bali belum terbentuk PAMI,’’ kilahnya. Di sisi lain, dirinya ingin sekali terjun pada Kejuaraan Dunia Master. ‘’Saya siap merogoh kocek fifty-fifty, atau menunggu hasil di Banyuwangi, kalau dapat hadiah uang saya akan ikut lomba di Australia,’’ terangnya. Sebagai persiapan, Osias rutin berlari di Stadion Ngurah Rai. (022)

Bali Post/ist

Osias Kamlasi (kanan) bersama Wakil Wali Kota Palu Pasha Ungu.

Mitra Devata Tundukkan Celuk All Star

Gianyar (Bali Post) Kesebelasan Legend Mitra Devata sukses menekuk lawannya Celuk All Star dengan skor 5-0 dalam uji coba di Lapangan Laba Bhuana Desa Adat Celuk, Rabu (5/10) kemarin. Kelima gol diborong Nyoman Rafik Armawan empat gol (quattrick), serta sebiji gol lewat sontekan Mutram. Koordinator Purwanto Iman Santoso menyatakan sejak menit pertama Legend Mitra Devata menguasai pertandingan, dan hingga turun minum timnya unggul 2-0. ‘’Persentase penguasaan bola anak-anak 65 persen, sedangkan lawan 35 persen,’’ ucap Purwanto. Selain itu, pemain Celuk banyak melakukan kesalahan dalam mengoper bola, serta koordinasinya kurang padu. Tim Legend Mitra Devata kembali melakoni latih-tanding, meladeni Abianbase FC di Lapangan Banjar Buduk, Kamis (6/10) ini. (022)

I Gusti Made Oka Sulaksana

Usulkan Kaderisasi Atlet Lewat Ekstrakurikuler

Bali Post/ant

TUAN RUMAH - Sejumlah partisipan memainkan balap terompah (kiri) dan egrang (kanan) pada acara pra-event The Association for International Sport for All (TAFISA) Games 2016 di Jakarta. Jakarta akan menjadi tuan rumah TAFISA Games 2016 pada 6 - 12 Oktober mendatang.

Indonesia Siap Gelar Tafisa World Games 2016 Jakarta (Bali Post) -

The Association For International Sport for All (TAFISA) World Games atau Olimpiade Olahraga Masyarakat 2016 siap dilaksanakan di Jakarta. Ketua Panitia Pelaksana TAFISA World Games 2016 Hayono Isman di Jakarta, Rabu (5/10) mengatakan sampai hari ini persiapan sudah memenuhi target dan siap untuk dibuka Presiden Joko Widodo pada Sabtu (8/10). Ketua Umum Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Formi) itu mengatakan semua lokasi penyelenggaraan kegiatan (venue) disiapkan sesuai dengan standar internasional. Seluruh kegiatan pun dijamin terselenggara dengan standar keamanan dunia yang sama dengan olahraga prestasi. “Misalnya di lokasi penyelenggaraan kegiatan yang cukup berisiko, seperti olahraga ekstrim, kami akan buat pusat medis agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu kami juga mengatur jarak antara peserta dan penonton. Kami menggunakan jasa konsultan untuk pengamanan tersebut,” kata Hayono.

Tafisa World Games 2016 di Jakarta sendiri cukup menarik minat masyarakat Indonesia maupun internasional. Menurut Hayono, sampai hari ini, sudah 87 negara dan 29 provinsi di Indonesia yang mengonfirmasi keikutsertaannya. Jumlah itu diyakini masih terus bertambah karena peserta bisa saja datang langsung ke lokasi dan mendaftar untuk mengikuti pertandingan. “Puncak pendaftaran peserta itu besok, Kamis (6/10), dan jumlahnya masih terus bertambah. Kami juga masih menunggu kepastian dari lima provinsi lain,” kata Hayono. Ia mengatakan peserta berasal dari Malaysia, Tiongkok dan Denmark sudah ada yang tiba di Indonesia. Pada TAFISA 2016 akan dipertandingkan cabang olahraga yang tidak dipertandingkan di Olimpiade seperti olahraga elektronik (e-sport), BMX, “skate board”

dan panco. Selain itu, ada pula pertunjukan permainan tradisional dari beberapa wilayah Indonesia. Untuk memeriahkan kejuaraan ini, tuan rumah Indonesia sudah menyiapkan beberapa kegiatan unggulan yang merupakan cabang olahraga asli Indonesia. Salah satu cabang olahraga yang akan dicanangkan pada TAFISA 2016 adalah poco-poco. Senam yang berasal dari Kabupaten Sangihe Talaud, Sulawesi Utara ini merupakan tradisi masyarakat yang dilakukan selepas mereka pulang dari ladang/ sawah atau melaut sebagai ucapan terima kasih kepada Tuhan dan kepada masyarat yang selalu bergotong royong. Senam poco-poco ini oleh pemerintah dalam hal ini Kemenpora bahkan dijadikan ikon TAFISA 2016 dengan harapan senam asli Indonesia ini bisa mendunia sama dengan cabang olahraga lainnya. (ant)

Denpasar (Bali Post) Kabupaten Gianyar yang sebelumnya sempat diragukan untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XIII/2017 mendatang, akhirnya memastikan diri tetap menjadi tuan rumah hajatan multi-event dua tahunan antardaerah itu. Hal itu ditegaskan Ketua Harian KONI Gianyar Pande Purwata didampingi Sekum Made Sari Sudarma Putra dan Made Purwita (Wakil Wasekum) saat menghadap jajaran pengurus KONI Bali, Rabu (5/10) kemarin. ‘Hasil dari koordinasi yang kami lakukan dengan KONI Bali, kami menyampaikan tentang persiapan yang sudah dilakukan menjadi tuan rumah Porprov 2017 mendatang. Dan pada intinya kami siap dan tetap bakal menjadi tuan rumah Porprov mendatang,’’ tegas Pande Made Purwata. Pande Parwata menjelaskan, untuk menjadi tuan rumah Porprov nanti pihaknya hanya mengalami beberapa kendala. Salah satunya venue pertandingan untuk cabor renang. ‘’Di Gianyar memang banyak ada kolam renang. Hanya, kolam renang tersebut tidak standar untuk menggelar pertandingan Porprov. Untuk itulah pihaknya meminta kepada KONI Bali supaya mengomunikasikan itu dengan Klungkung,’’ jelasnya. Dikatakannya, pada bulan September memang akan dilaksanakan Kota Pusaka Internasional yang akan dilaksanakan di Gianyar. Akan tetapi, itu tidak menjadi permasalahan, karena Porprov dilaksanakan setelah usai pelaksanaan kegiatan itu.

Untuk GOR sendiri Gianyar hanya mempunyai di Jalan Kebo Iwa. Meski begitu, pihaknya telah mencari alternatif dengan cara menjajaki aula-aula yang ada di sekolah-sekolah SMA/ SMK di Gianyar. ‘’Ternyata, banyak ada aula besar di SMA/SMK di Gianyar. Dan itu akan kami manfaatkan untuk menjadi venue pertandingan nanti. Sementara untuk lapangan tembak yang terletak di Samuan Tiga, Bedulu, Pejang, Gianyar sudah ada. Jika memang lapangan itu tidak representatif dan tidak disetujui Pengprov, tinggal melakukan koordinasi dengan lapangan tembak di Klungkung,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya,

untuk anggaran penyelenggaraan Porprov sendiri KONI Gianyar sudah mengajukan anggaran ke dana induk sebesar Rp 14,5 miliar. Sedangkan untuk kontingen perkiraan diajukan lagi sekitar 7-8 miliar rupiah. Sementara untuk jumlah cabor yang dipertandingkan, sama seperti saat pagelaran Porprov di Buleleng 2015 yakni 30 cabor dan 4 cabor ekshibisi. ‘’Jadi jumlah cabor yang dipertandingkan di Porprov nanti akan bertambah. Karena cabor ekshibisi yang dipertandingkan di Singaraja akan dipertandingkan resmi di Gianyar. Dan ada usulan menambah 1 cabor yakni voli pantai,’’ pungkasnya. (kmb41)

Gianyar Pastikan Diri Jadi Tuan Rumah Porprov 2017

CABANG olahraga (cabor) layar telah membuktikan kualitasnya di level nasional dengan mampu menyumbang 5 medali emas dari total 20 emas yang diraih kontingen Bali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat lalu. Kelima emas itu masing-masing dipersembahkan oleh I Gusti Made Oka Sulaksana sebanyak 2 emas di nomor RS One Marathon dan RSX, I Gede Subagiasa 2 emas (nomor RSX Marathon dan Mistral One Design) sertan 1 emas lagi disumbangkan I Nyoman Suartana (RS One). Dengan raihan prestasi itu, di PON Papua 2020 mendatang menjadi tantangan berat bagi Porlasi Bali untuk tetap bisa mempertahankan raihan 5 medali emas. Pasalnya, ke depan persaingan di cabor ini dipastikan bakal lebih berat lagi. Guna bisa mempertahankan prestasi tersebut, Porlasi Bali telah melakukan terobosan untuk pembinaan atlet. Sebab, Oka Sulaksana yang usianya kini 45 tahun, tidak mungkin akan terus bisa turun di PON, jelas harus ada kaderisasi atau regenerasi atlet. Mereka akan menjadi pelapis para seniornya untuk menjaga prestasi tersebut di masa yang akan datang. Oka Sulaksana saat diwawancarai di kediamannya di Sanur, Denpasar, Rabu (5/10) kemarin, mengatakan untuk jangka pendek yakni PON 2020 Papua mendatang pihak Porlasi Bali telah menyiapkan atlet pelapis kedua dan ketiga. ‘’Nantinya atlet pelapis kedua dan ketiga bakal digabung. Setelah itu nantinya kami akan memilih atlet terbaik untuk lebih lanjut akan diadakan semacam pelatda,’’ ungkap Oka Sulaksana. Atlet yang menekuni olahraga layar sejak 1986 itu menjelaskan, memang ada banyak kelas yang dipertandingkan. Untuk itu, ke depan pihaknya ingin meningkatkan kelas yang akan diikuti, agar di Bali tidak ikut di selancar saja. ‘’Sampai saat ini, kita mempunyai banyak atlet usia di bawah 15. Bahkan untuk terus mengembangkan olahraga ini, kami akan menggandeng Disdikpora Bali. Supaya olahraga layar nantinya bisa dimasukkan ke ekstrakurikuler di sekolahsekolah yang ada di Denpasar,’’ katanya. ‘’Mengingat olahraga layar merupakan olahraga terukur, sehingga bisa dinilai. Olahraga layar bisa menjadi bagian dari pelajaran. Dengan begitu mereka diwajibkan untuk mengikuti olahraga itu. Dengan begitu, anak-anak yang serius ingin mengembangkan olahraga ini dan yang tidak akan kelihatann di sana,’’ pintanya. Pelayar legendaris itu menjelaskan, sudah ada beberapa atlet yang sempat berkumpul untuk menjalani latihan, sehingga persiapan untuk Prakualifikasi PON Remaja pihaknya akan mengirimkan 11-12 atlet. ‘’Mereka tinggal diberikan kesempatan untuk bermain saja. Mengingat, dari segi pengalaman dan jam terbang masih minim. Karena untuk mencetak atlet yang berkualitas, mereka harus diberikan kesempatan untuk terus mengasah kemampuan mereka di pertandingan level nasional,’’ jelasnya. Dikatakannya, dulunya pihaknya sempat membina banyak atlet. Hanya, seiring waktu berjalan jumlah tersebut mulai berkurang. Itu dikarenakan banyak dari mereka yang beralasan karena sekolah. Untuk mempertahankan disiplin antara olahraga dan sekolah itu sangat sulit. ‘’Dulu lebih dari 40 atlet muda yang sudah dibina. Namun sekarang yang masih kelihatan aktif 7-8 anak. Itu pun mereka menjalani latihan 1-2 x dalam satu pekan. Kebetulan mereka yang masih aktif dari daerah jauh yakni dari Ubud dan Bongkasa. Kebetulan mereka bersekolah di Denpasar, sehingga tidak jadi masalah,’’ katanya. Dikatakannya, kalau di Bali anak kurang didukung oleh orangtuanya jika menggeluti olahraga air ini, sehingga anakanak yang ikut itu sebagian besar yang orangtuanya bule. ‘’Jadi mereka tahu olahraga ini cukup elite di luar,’’ tambahnya. Dia berharap tidak ada lagi atlet yang hanya iseng-iseng untuk menggeluti olahraga ini. Kalau memang untuk berprestasi harus bisa disiplin. Kalau hanya untuk enak-enak saja tidak akan berprestasi. ‘’Kalau mau menjadi alet harus kuat teknik dulu,’’ ujarnya (nan)

I Gusti Made Oka Sulaksana.

Bali Post/ant


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Wage, 6 Oktober 2016

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Sardine Restaurant Looking for CDP,Cook,Waitress, Bartendres,Must Speak English Jl.Petitenget 21 Telp.733617 Mail:sardine@sardinebali.com

Cr Sales Hlper,Staf Gudang,Supir, 081558096445/235062 Gj Tggi

A.BP.001.10.16.0000159

Cr sgr tkg jahit gaji bagus Tlp.0361-9002629,081805503545

B.BP.141.10.16.0000169

Salesman/Girl Gaji 3Jt Hub.082147591197(tdk SMS)

A.BP.001.10.16.0000025

Dcr Waiter/ss u/ Tubles Restaurant Hub:760063

B.BP.145.10.16.0000088

Dicari Waitress Hub.087861425000

A.BP.001.10.16.0000323

B.BP.004.10.16.0000166

Dbthkan Sopir utk Pengiriman Pria,SIM A,Umur Max 45Thn Hub”081933012164/08123844836

Dicari Guru Komputer untuk SD dan Sopir Freelance Hub:087737155000

A.BP.001.10.16.0000327

Dicari Pegawai Salon daerah Sanur,Hub. 081236893994

A.BP.001.10.16.0000121

Dcr Acct S1/D3 Acct u/ Textile di Dps max30th bisa Excel.Lam ke silkyjaya1@yahoo.com

Dcr PRT tidur dalam,KTP Bali Hub.08123928624

A.BP.001.10.16.0000354

Dcr PRT,Tidur Dlm,bisa masak max40thn Gj 1,5jt 085815122487

B.BP.004.10.16.0000155

Dcr Adm,Gr Mat,Fis,Kim,B.Bali, IPS,B.Ing Hub.08174761592

Dcr Pelaksana/Pengawas Proyek Villa,Rmh Tinggal 085205299666

A.BP.001.10.16.0000295

A.BP.001.10.16.0000343

Dcr Adm,Stock Take bs.computer Good English Hp:085100050706 E:hrd@buddhawear.com

Dcr Pemb.Srbtn Wnt Tdr Dlm Gj s/d 2Jt T.082236165561

A.BP.001.10.16.0000210

A.BP.001.10.16.0000358

A.BP.001.10.16.0000307

Dcr Krywati utk Fotocopy di Gianyar Gj1Jt Hub.081558741914

A.BP.001.10.16.0000294

A.BP.001.10.16.0000309

A.BP.001.10.16.0000329

Dcr Kasir/Pramuniaga Hub.Tk Krisna Jl.Gn.Catur,Gatsu Barat Dps T.082145521880/4714445

Dcr Admin. Kirim lamaran ke : bali.lessy@yahoo.com

Dcr Penjahit Dalam,Tk.Sample, Tk.Cek/QualityChecking,Tk.Ove rdek,Akunting,Pengepul Jahit. di Jl.P.Ambon No.25 S,Dps. Hub.081298337776

Dcr staf Acct S1/D3 Acct IPK=3 bisa Excel rss290900@gmail.com

A.BP.001.10.16.0000310

Dcr tkg.cuci piring.Ari Putri Htl, Jl.Cemara Snur,08976778714

Dicari Staff Artshop & Terapis Spa Sbnyknya Hub.0361726708 Email: choisbali462@gmail.com A.BP.001.10.16.0000174

B.BP.004.10.16.0000135

B.BP.004.10.16.0000156

A.BP.001.10.16.0000005

A.BP.004.10.16.0000255

Dcr:utk Driver Pariwisata pglm sim A/B & Reception pglmn, bs bhs Inggris utk di tmptkan di Saba-Gianyar.Krm:True Bali Experience Jl.Diponogoro 150 B-12 ph.0361-239440 E:hrd@atruebali neseexperience.com

B.BP.004.10.16.0000162

A.BP.001.09.16.0001477

Dicari Karyawati Laundry Gaji UMR Umur 18-30Th H.08179733700

A.BP.001.10.16.0000305

Dicari Karyawati Pengalaman Hub: 081337820930

A.BP.001.10.16.0000350

Dcri Kary.L/P U/Catering Hub: Surya Jaya Catering Jl.Tkd Irawadi No.20 Pjr Denpasar

A.BP.001.10.16.0000317

Dicari Karyawati Salon Merien GatsuBarat 081999016690/416116

A.BP.001.10.16.0000319

A.BP.001.10.16.0000211

Dibutuhkan Waitres Wnt Lulus SMK/D1,Tng Akuntansi Wnt Hub: Maya Sayang Villas&Resto Smyk T.732230 E:toridbali@gmail.com

A.BP.001.10.16.0000308

Dibutuhkan Sgr telemarketing sales consultant & call center agent, Part time/full time, Jimbaran area,walk-in interview call 0816570164 whatsapp 081237884750

Dicari Karyawan/ti Restoran Hub:081237872961/081237872962

Dicari Sopir untuk diKuta Hub.0811395490

!!!Urgent!Butuh 10 Terapis A.BP.001.10.16.0000296 A.BP.001.10.16.0000313 Reflexi Pria/Wanita di Renon Dibutuhkan Chef,Accounting.CV Dcr Cashier utk Restaurant TPA A.BP.001.10.16.0000237 Gj Menarik+Bonus+Lembur+THR Krm ke novi_fanco@yahoo.com Dcr SPG Toko Kulit Exclusive Telp.9002588/081239621123 Krm CV ke:manager@theplumbersa Hub.410383/384 di Htl*5 Bs Inggris,H:245145 A.BP.001.09.16.0001105 rms.com cc accounting@theplumb A.BP.001.10.16.0000212 A.BP.001.10.16.0000144 ersarms.com. Bali Zem Villa Membutuhkan Dibutuhkan Marketing Handal Dcr Sgr Terapist/FrontOffice-F A.BP.001.10.16.0000299 House Keeping(Laki2)yg berpengaWnt Brpmpln Mnarik,08113867250 Hub:PT.QRG Jimbaran 8480379/82 Dcr Gr SMK Akuntansi,A.Perkanlaman min.2th di Villa atau A.BP.001.10.16.0000029 A.BP.001.10.16.0000336 toran Hub:03613157227 Hub: Dany H. 081338540666 Dibutuhkan Segera Tk Sablon Dcr Sopir pglmn,tdr dlm.Bw lam A.BP.001.10.16.0000311 A.BP.001.10.16.0000289 srt kelakuan baik.081936030034 Mahir bsDsign Juga,08113867250 Dcr Junior Secretary Wanita Bth Btl/Gls Plastik & Kresek A.BP.001.10.16.0000027 A.BP.001.10.16.0000328 Min SMK Max 25Th,081999231246 Bks Sebnyk2nya H.082145384288 Dicari Tk Potong Berpengalaman Dicr IT staff FT,hardware/soft A.BP.001.10.16.0000363 Dcr Staff Wnt Administrasi utk A.BP.001.10.16.0000326 ware,photoshop,sosmed,Kirim CV: Email CV ke:hrd@buddhawear.com Penny Furniture Sanur Bhs IngBth Llsn SMU Max.23Th u/Kru Ban- Dcr Supir Pribadi,Tenaga OB & Hub.085100050706 personnelwwx@gmail.com gris&Komputer Hub.08123872326 Serabutan Tel 081238472890 dara Ada Diklat 081933063868 A.BP.001.09.16.0001499

La’vina & V2P Dcr SPG Min.SMA Lam Ry.Puputan Renon Depan Kantor Pos

A.BP.001.10.16.0000276

B.BP.154.10.16.0000171

Dicari Staf IT,syarat lulusan Informatika Hub.8956438

B.BP.135.10.16.0000180

Dicari karyawan laundry segera Hub.081353484555 lokasi Panjer

A.BP.001.10.16.0000349

Dicari Sgr Guru yg Senang Anak utk Training Lsng Penempatan Hub:082236929633 A.BP.001.10.16.0000306

Looking for Driver GoodEnglish Max.29yo Hub.081916548369

A.BP.001.10.16.0000290

Foreign Company in Celuk looking for Digital Marketing for online store/e-commerce Have knowledge in online marketing, good English both oral and written.Send CV to robert@starborncreations.com or 081239645115

B.BP.004.10.16.0000161

Looking for Senior,Waitress, Ginger Moon Rest Jl.Kayu Aya 5 Seminyak 734533

A.BP.001.10.16.0000357

Looking for bartender&waitress for Brazilian Aussie BBQ Resto call 082144450099 for appoitm ent derrick@kutatownhouses.com B.BP.004.10.16.0000158

Looking for Office Assistant part time (4 hours/day/5day) Speak/write English, familiar with Excel, Word HP.081317804133

Distrbtor Stavolt&Ups Cr Teknisi Elektro/Listrik,Bs Kerja Sa ma Dlm Team,Jujur,Rajin.Krm CV ke Prima Utama Jl.Imam Bonjol 250Dps.0361485862/085337467878

Urgent!Dbthkn Marketing untk Prsh.Konslt Konstruksi Gj.2,5 Jt-5Jt+Insentif Minat Hub.081999195647

Prsh.Garmen Bth Tkg Pola Hub.Tk.Balian Renon No.148 Tlp.081999642107

Yamaha Bisma Dicr:1.Mekanik,2. SMA/D1/S1 Ek/IT H:T.Umar142Dps

B.BP.801.10.16.0000152

B.BP.004.10.16.0000157

A.BP.001.10.16.0000322

A.BP.001.10.16.0000148

A.BP.001.10.16.0000320

Matahari Beach Resort&Spa Pemuteran North West Bali membthkn 1 org Receptiont&1 org Spa Therapist.Lmrn email ke: gm@matahari-beach-resort.com / krm ke Matahari Beach Resort& Spa.Jl.RySeririt-Gilimanuk Ds.Pemuteran Kec.Gerokgak Buleleng-Bali

A.BP.001.10.16.0000126

Open!!PT.Indo Grosir Pst BaliSby Bth Kry:SPG,Csir,MD,Adm, Acct,Gdg,OB,Spv.Max.35th Gj/Bl UMR-3,5Jt SMS:087895164479

A.BP.001.10.16.0000337

Restaurant / Cafe di Sanur mencari Tenaga: Cafe Mgr,Barista, Cook,Waitress.Peminat kirim CV ke sanur.hidden@gmail.com

A.BP.001.10.16.0000345

SPG&SPM Elektronik u/Denpasar, Jimbaran&Gianyar 08113851483

A.BP.001.10.16.0000301

Satria Piling Mncri Supervisor Sipil,Drafter/Arsitek,Mekanik, Supir B1/2. Hub.4712553/463451 Kirim CV:infoscak96@gmail.com

A.BP.001.10.16.0000325

Segera.Dicari Sopir berpengalaman(Pria),Kirim CV Ke Australi Independent School,Jl.Raya Kerobokan No. 44 Badung, Telp.(0361)734936 Fax.732209

A.BP.001.10.16.0000318

Dcr sopir Serabutan di daerah Gianyar SriusKrja 089676687506

A.BP.001.10.16.0000366

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Susuki Ertiga GL’15,Ertiga GX 14 PickUp’15AsBal,089619874461

A.BP.001.10.16.0000297

TOYOTA

AllNew Avanza G’13 AirBag Asli Bali KM55Rb 158Jt,087860002341

B.BP.141.10.16.0000177

Alphard G’12 Hitam AsDK Tgn 1 Brg Simp.085107985999 Pribadi

B.BP.164.10.16.0000170

Avanza09 bln 12 asDK slv ,istw 115jt bs krdt, 081338417222

B.BP.154.10.16.0000172

BUC Avanza th’2010 Asli Bali Hitam original Hp.81238202227

A.BP.001.10.16.0000346

CHEVROLET

DICARI MOBIL Dcr Mbil Over Kredit utk Prbadi Serius Hub: 081999394000

HONDA

Captiva’13 Putih Turbo Diesel VR20 Sgt Trwt BUC,0818597888 A.BP.001.10.16.0000006 DAIHATSU

Taruna CSX’2000 Merah sprt baru 081999925143 Pribadi A.BP.001.10.16.0000359

AN Xenia R Sprt12Slv asDK134Jt P.Saelus2Kamboja7/085101850689 A.BP.001.10.16.0000360

Freed PSD 13 Putih AsDK Mulus 225Jt bs Ovr Krdt 081239011111

B.BP.141.10.16.0000168

MITSUBISHI

Outlander’2013 AT AsBali 228Jt Brg Prbd Bs Tukar,085100856999

B.BP.141.10.16.0000167

DIJUAL RUMAH BUC Rmh Sidakarya&Gatsu Barat Hub.081237661276/085100091243

A.BP.001.10.16.0000132

Cash Bck 50jt Rmh Siap Huni di Tbn harga 375jt H.081239011111

A.BP.001.10.16.0000340

SUZUKI

Xenia Li’2011 Hitam AsBali SX4’10 Slvr AsDK Mnual 127,5Ng KM22Rb Hrg.90Jt,087860002341 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 B.BP.141.10.16.0000176

A.BP.005.10.16.0000331

A.BP.001.10.16.0000341

Jazz MMC’12 Putih AT AsBali KM60rb Brng Prbd,087860856999

Dj Rmh baru Lt2 Gelogor Carik Dps.Jl.Aspal 5mtr,085102180922 A.BP.001.10.16.0000353

A.BP.001.10.16.0000361

TOUR

RUPA-RUPA

INTERIOR

RUPA-RUPA

KURSUS

Djl Rmh di Dalung Type 45/100 Hub.081237661276/085100091243

!!!Tnh Kavling Goa Gong Bukit Jimbaran 2A,5A,7A 087770077777

Jl 2unit Rmh di Wisma Nusa Permai,Nusa Dua Blok A/27/28 LT150/LB100/Unit Hrg 1,250Jt/Unit SHM T.08179777260

1,5A Lok Nusa2 cck u/Rmh,Kost Fas Lkp Harga Ng,085792224346

A.BP.001.10.16.0000131

A.BP.001.09.16.0001566

A.BP.001.10.16.0000200

A.BP.001.10.16.0000082

1,97A 250Jt/A Nego Bona-Belega 50M dr JlUtm,jl6M 085858619241

A.BP.001.10.16.0000011

Dj Tanah 1-2are Jln.AsPal 5Mtr Gelogor Carik Dps,085102180922

Jual Rumah SHM Dalung Permai C/71 LT150 LB300 Tanpa Perantara Hub.0818358370-082144645573

A.BP.001.10.16.0000312

A.BP.001.10.16.0000352

Murah,Rumah Semi Villa 3 Kamar Nusa Dua,Samatha Citrakuta, 08113846158,081338282678

A.BP.001.10.16.0000219

DISEWAKAN RUMAH Dikont Rmh Jln.Neptunus No.12 Dpn RS Kasih Ibu

A.BP.001.10.16.0000161

Dikont.Rmh Jl.Tk.Badung 8 Dps cocok u/Usaha Hub.085238311111

A.BP.001.10.16.0000146

KOST Blnan&Thnan Fas:Lstrik Mandiri Air Panas,Garase,08113851483 Jl.Himalaya I/Buluh Indah

A.BP.001.10.16.0000302

Kost Lengkap Lok.Kerobokan Hub:08124697390

A.BP.001.10.16.0000335

DISEWAKAN RUKO !!Over kontrak Ruko,Lok Dalung Hub.081238909681 B.BP.166.10.16.0000175

Djl Tnh 4Are Jln Tkd Badung XXI/B GPS:-8.6947181,115.23960 73 diBarat Jalan,SMS Saja ke 0821.4703.2548 Tanpa Pengantar A.BP.001.09.16.0001619

T.Kav 1A siapBgn Celuk Gianyar 350jt bs nego 087862858258 A.BP.001.10.16.0000355

BU dijl 2 are dkt GWK jimbaran.081237214815 B.BP.004.10.16.0000182

DISEWAKAN TANAH Swkan Tanah lok Uluwatu,u/ Hotel,Villa 08563734043 A.BP.001.10.16.0000165

DISEWAKAN TOKO Disewakan Toko 1Lt di Jl.Teuku Umar L:15x20m,parkir 15x10m, listrik 18300Wt,PDAM sudah interior cocok u/RM,Fashion dll, serius Hub:081246069888 B.BP.135.10.16.0000178

DIJUAL RUKO !!Djl Ruko Lt2 Jln UtamaDalung Permai 1,8 Nego,081238227133

B.BP.166.10.16.0000174 Tnh 2A Dalung Permai Blok GG2 DIJUAL TANAH Ruko Murah,Pusat Kota Denpasar Tnh 3A,1,5A Smando Mendoyo, Jl.Paving 6m Pmlk,085100857626 Mahendradata,081338282678, A.BP.001.10.16.0000145 Jl.5meter Hub.087761293888 BUC 081337388558 Tnh kav elite Jl.Badak Agung A.BP.809.10.16.0000284 A.BP.001.10.16.0000220 Tnh+Bangunan 80%,2are Jl.P. Renon bs 1A,081246394777,Jl 8M A.BP.001.10.16.0000351 Yoni 104 Pemogan T.0811398817 DIJUAL KIOS Tnh Kav Klungkung Gunaksa A.BP.001.10.16.0000362 Jl/Dkont Kios No.35 PsrTunjung Jl.Paving + Got 7Mtr Tnh 1Are Pnggr Jl Raya Sibang Umadui Pds Klod 087862858258 dkt Jembatan 081237070478 BUC Hrg.75jt/are H.087761014221 A.BP.001.10.16.0000348

SPA

A.BP.001.10.16.0000365

A.BP.001.10.16.0000356

SERVICE

KONTRAKTOR BIRO JASA FOTOCOPY

SALON SERVICE

RUPA-RUPA ALUMINIUM SERVICE

RUPA-RUPA

RUPA-RUPA 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088

B.BP.164.10.16.0000064

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

A.BP.001.10.16.0000086

Peluanasan/Gastun kartu kredit promo 2,3% Hub.082340004545

A.BP.001.10.16.0000127

KEHILANGAN Hilang BPKB No.K-06582750 AN.I Gst Agung Ayu Sinta Dewi

A.BP.001.10.16.0000324

Hlg Buku KIR Truck Daihatsu AN Nengah Sujana BPKB:A2287453-O

A.BP.001.10.16.0000303

ACCOUNTING Jual Accounting Program,Train, Maint Mulai 3Jt 081337465456

A.BP.001.10.16.0000364

PELUANG USAHA Djl Francise Spesial jok mobil merk terkenal,081338567092 B.BP.154.10.16.0000173

BIRO JASA Ready Stok PRT/B.Sitter pnglmn Mengurus Smua Bidang Perijinan & Masalah Legal Hub:0817404242 siap krj,081237903622 B.BP.135.10.16.0000179

A.BP.001.10.16.0000332


EKONOMI

18 Kelola Muara Baru dengan Benar Jakarta (Bali Post) Sekarang saatnya mengelola kawasan Muara Baru, Jakarta Utara, dengan benar dan sesuai kepentingan berbagai pihak, termasuk nelayan tradisional. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan hal itu di Jakarta, Rabu (5/10) kemarin. ‘’Pemerintah ingin membangun untuk kebaikan semua,’’ kata Susi Pudjiastuti. Dahulu selama bertahun-tahun, kata Susi, pemerintah nyaris tidak mendapatkan apa pun dan tidak bisa mengelola kawasan tersebut dengan tepat. Menteri Kelautan dan Perikanan mencontohkan, banyak pemilik bakul ikan yang membayar sewa kepada para pengusaha yang mengelola di sana. ‘’Sudah saatnya kita tata dan kelola dengan benar. Tanah ini milik Perindo (BUMN Perikanan Indonesia). Yang punya tanah ingin membangun ya… harus dikembalikan,’’ katanya. Sebagaimana diketahui, ada kapal nelayan anggota sejumlah asosiasi perikanan yang memilih berhenti beroperasi dikarenakan aturan moratorium kapal buatan luar negeri dan larangan transshipment (alih muatan di tengah laut), serta dinaikkannya sewa lahan secara sepihak di Muara Baru. Selain itu, ditengarai pula adanya rencana sejumlah industri dan UMKM pengolah ikan di Muara Baru yang tergabung dalam Paguyuban Pengusaha Perikanan Muara Baru juga akan menghentikan berbelanja ikan dari nelayan hingga aturan-aturan dan biaya sewa lahan yang memberatkan dicabut. (ant)

Kamis Wage, 6 Oktober 2016

Musim Hujan Produksi Garam Turun

Singaraja (Bali Post) Musim penghujan kuantitas hasil petani garam mengalami penurunan produksi secara signifikan di bawah 50 persen. Hal itu dialami petani garam di wilayah Desa Pejarakan Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng. Hujan hampir turun merata di seluruh wilayah di Bali, sehingga proses olahan, dari penjemuran air laut menjadi garam di bawah terik matahari mengalami hambatan produksi. Mengolah air laut menjadi butiran garam halus umumnya membutuhkan waktu dua sampai tiga hari. Petani garam terpaksa mengakali anomali cuaca dengan mengurangi produksi garam. Selain itu, kadar asin air laut saat dijemur berkurang, karena terkena cucuran hujan deras. Petani akhirnya tidak maksimal mengolah air laut itu. Solusinya, terpaksa menunda panen garam tersebut. ‘’Memang masalah harus kami hadapi saat musim hujan seperti ini. Kami sebagai petani garam harus pandai melihat iklim. Untuk memproduksi garam ini cuaca memegang peranan penting. Menghadapi cuaca

yang tidak menentu seperti saat ini memang sulit,’’ keluh Iksan, Ketua Petani Garam Bumi Putih itu, Senin (3/10) lalu. Dikatakan, kalau hujan turun maka air laut yang dijemur menjadi bercampur air tawar. Akibatnya, air laut itu tidak bisa kering menjadi garam. Karena itu, ia selalu berharap matahari muncul menyinari, sehingga air laut yang dijemur petani itu kelak jadi garam. Menghadapi musim hujan ini, petani dituntut bersabar. ‘’Untuk proses garam, minimal menunggu satu pekan pembuatan ulang garam,’’ jelasnya. Dikatakan, harga garam di pasar saat normal Rp 600 per kg.

PRODUKSI GARAM TURUN – Musim hujan membuat tempat pembuatan garam di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng mengalami penurunan produksi, belum lama ini. Dan pada musim kemarau naik Rp 700 per kg. Saat musin hujan inilah, kata Iksan, kekhawatiran petani gagal panen garam membayangi. Sudah pasti pendapatan petani akan menurun drastis. Beberapa berusaha mencari usaha jenis lainnya, semata agar dapur

tetap mengepul. ‘’Kami merangkul sedikitnya 152 anggota petani garam. Kelompok yang berada di Dusun Marga Garuda Desa Pejarakan ini mengelola lahan tambak seluas 150 hektar. Pengalaman saya di musim kemarau mampu

menghasilkan 100 ton garam pada lahan tambak seluas dua hektar. Nah… sekarang kebetulan musim hujan, produksi di bawah 50 persen atau hanya 40 ton saja. Masalahnya, cuaca benar-benar tidak bersahabat,’’ tuturnya. (kmb34)


19

Kamis Wage, 6 Oktober 2016

Irman Diberhentikan Jadi Ketua DPD Jakarta (Bali Post) DPD-RI secara resmi memutuskan memberhentikan Irman Gusman sebagai Ketua DPD-RI. Selanjutnya Panitia Musyawarah (Panmus) DPD-RI akan menggelar rapat untuk menentukan mekanisme penggantian Ketua DPD-RI. Demikian keputusan yang diambil dalam sidang paripurna luar biasa ke-3 masa sidang I tahun 2016-2017 dengan agenda Penetapan Pimpinan Alat Kelengkapan, Penetapan Keanggotaan Panmus Tahun 2016-2017 serta Penetapan Keputusan Badan Kehormatan (BK) DPD tentang Pemberhentian Irman Gusman sebagai Ketua DPD-RI. ‘’Panmus DPD-RI bisa segera menjadwal rapat untuk menentukan mekanisme pergantian Ketua DPD-RI Irman Gusman sesuai tata tertib yang berlaku pada minggu depan,’’ tegas Wakil Ketua DPD-RI Farouk Muhammad saat memimpin sidang paripurna DPD di Gedung DPD, Jakarta, Rabu (5/10) kemarin. Selain memutuskan memberhentikan Irman Gusman sebagai Ketua DPD-RI, sidang paripurna DPD juga menetapkan pimpinan alat kelengkapan untuk tahun 2016-2017. Berdasarkan rapat pleno di masing-masing alat kelengkapan DPD maka diputuskan sejumlah alat kelengkapan yang tidak men-

Sarjana Pertanian Dari Hal. 1

galami perubahan komposisi pimpinan adalah Komite I, Komite III, Komite IV, Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT), Badan Kehormatan (BK), Panitia Perancang Undangundang (PPUU), Badan Akuntabilitas Publik (BAP) dan Badan Pengembangan Kapasitas Kelembagaan (BPKK). Untuk Komite II DPD-RI terjadi perubahan pimpinan dari Ahmad Nawardi kepada Aji Muhammad Mirza Wardana. Perubahan juga terjadi di Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) yang sebelumnya diketuai oleh AM Iqbal Parewangi berganti kepada Bahar Ngitung. ‘’Sesuai dengan hasil rapat Panmus tanggal 30 September 2016, pelaksanaan pemilihan pimpinan alat kelengkapan hanya dilakukan untuk BK dan BKSP mengingat terdapat perpindahan anggota yang menjadi pimpinan di dua alat kelengkapan tersebut. Sedangkan untuk alat kelengkapan lain hanya dimintakan persetujuan,’’ imbuh Farouk Muhammad. Seperti diberitakan, Irman Gusman saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka setelah ditangkap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan dalam kasus suap pengadaan gula untuk daerah pemilihannya Sumatera Barat. (kmb4)

Alit Wiraputra juga mengusulkan agar program-program lapangan di fakultas pertanian diperbanyak durasinya. Reorientasi pengajaran dan pembentukan karakter lulusan sarjana pertanian harus dilakukan. ‘’Sarjana pertanian jangan berebut menjadi PNS. Jika memungkinkan sarjana pertanian bisa menjadi wirausaha di sektor pertanian,’’ sarannya. Wiraputra juga mengingatkan agar birokrat di Bali ke depan rajin turun ke lapangan dan melakukan pendampingan kepada petani Bali. Perencanaan sektor pertanian yang dirancang kepala dinas hendaknya bermuara pada upaya-upaya yang bisa membuat Bali memiliki kemandirian pangan. Hal-hal strategis lain yang perlu dilirik adalah Bali agar segera memiliki

Siswa Miskin

Merugikan Negara Dari Hal. 1

Sementara itu, Direktur Eksekutif Nasional Walhi Nur Hidayati dalam keterangan persnya mengatakan, pihaknya menemukan berbagai fakta kejahatan yang merugikan negara dan merugikan perekonomian negara di berbagai daerah. Mulai dari maladministrasi seperti reklamasi Teluk Palu, melanggar hukum seperti reklamasi Teluk Jakarta, dugaan korupsi seperti reklamasi Makassar, dan penuh dengan praktik kekerasan dan kriminalisasi terhadap masyarakat yang memperjuangkan hak atas lingkungannya seperti yang terjadi dalam reklamasi Teluk Benoa. ‘’Dari berbagai fakta ini, mestinya Komisioner KPK mengambil tindakan yang berani untuk mengusut tindak kejahatan korupsi yang di-

lakukan oleh kekuasaan dan pemodal untuk melanggengkan proyek-proyek reklamasi di berbagai wilayah di Indonesia,’’ ujarnya. Selain berani, lanjut Nur Hidayati, KPK juga dituntut untuk memiliki keberpihakan terhadap penyelamatan lingkungan dan kemampuan dalam mengungkap unsurunsur yang memenuhi tindak kejahatan korupsi di proyek reklamasi. Namun sampai hari ini, KPK belum banyak menyentuh berbagai kasus yang diduga terdapat tindak kejahatan korupsi di proyek-proyek reklamasi. Antara lain, PT TWBI misalnya sudah menyatakan secara terbuka bahwa mereka telah mengeluarkan uang mencapai Rp 1 triliun. Mestinya KPK menjadikan pernyataan dari PT TWBI sebagai bukti awal dan mengusutnya secara serius.

Demikian juga atas dugaan korupsi yang dilakukan oleh PT YBA dalam reklamasi proyek CPI di Makassar, yang telah dilaporkan ke KPK, dan hingga hari ini laporan tersebut belum ditindaklanjuti. Bahkan yang terakhir, publik dikecewakan oleh KPK dengan tidak memperpanjang cekal terhadap Aguan dalam kasus proyek reklamasi Teluk Jakarta. Menurut Nur Hidayati, berbagai proyek reklamasi bukan sekadar merugikan negara. Tetapi juga merugikan perekonomian negara yang bersumber dari hilangnya sumber-sumber kehidupan masyarakat nelayan, hilangnya fungsi-fungsi ekologis kawasan pesisir dan pulaupulau kecil, serta kerugian bencana ekologis akibat pembangunan yang berisiko tinggi terhadap lingkungan hidup dan rakyat. (kmb32/r)

Dikelola Kadin Dari Hal. 1

Demikian pula komitmen pemimpin atau akademisi dalam mendampingi petani juga harus jelas. Selaian itu, antara pembeli dan pelaku pasar harus teritegrasi. Dalam hal ini, kehadiran Dinas Perdagangan dan Kadin Bali mutlak diperlukan. Sementara dari sisi terobosan pasar, katanya, salah satunya bisa dilakukan dengan membuat kontes agro dengan menampilkan produk buah lokal. Kontes ini bisa menjadi event rutin yang bisa dikelola oleh Kadin Bali selaku organisator yang nantinya bisa membuat standardisasi. ‘’Dengan menggelar kontes agro

secara bergilir di kabupaten, maka Bali bisa melakukan seleksi terhadap kualitas produk agro atau pertanian. Ini bersentuhan dengan kualitas produk dan mutu. Dengan langkah ini pula Bali bisa melakukan standardisasi kualitas produk,’’ ujarnya. Dalam konteks membangun pasar agro, ia juga mengingatkan agar birokrat memikirkan dulu produk yang akan dipasarkan. Tak bisa hanya menyediakan pasar, namun kualitas dan kesinambungan produk tak terjamin. Selain itu, kepastian kerja sama dengan pihak pembeli dalam hal ini kalangan hotel dan industri harus terbangun. ‘’Intinya,

Bali selain memberdayakan petani lokal juga harus bergerak mendatangkan investor pertanian dalam arti luas,’’ sarannya. Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd. dari Undhiksa juga mengingatkan agar gerakan bangkitnya pertanian ini dilakukan secara sinergis. Pelaku usaha dan birokrat di Bali termasuk akademisi harus turun ke desa-desa untuk membuat denplot percontohan. Pertanian itu perlu aplikasi dan contoh. Jika memungkinkan, katanya, Bali harus merumuskan rencana yang jelas dalam membangun pertaniannya. ‘’Ini perlu sinergi dan daya inovasi,’’ sarannya. (dir)

sentra pembibitan dan membangun subak mandiri benih. Edukasi ke arah itu harus dilakukan secara berkelanjutan. ‘’Kadin Bali siap menjadi fasilitator untuk menuju kebangkitan pertanian Bali. Untuk itu sinergi antara akademisi, Dinas Pertanian dan Badan Pengkajian Tekonologi Pertanian (BPTP) harus diwujudkan.’’ Kadin selaku organisasi yang bisa melakukan koordinasi vertikal dan horizontal berjanji melakukan pendampingan dan merintis pasar produk pertanian Bali. Langkah ke arah itu akan berjalan optimal jika ada kesamaan persepsi dalam membangun pertanian Bali. Untuk itu, ia berharap agar bupati/kepala daerah meminta jajarannya yakni Kepala Dinas Pertanian melakukan pemetaan potensi dan pendataan lahanlahan pertanian yang ditelantarkan. (dir)

Dari Hal. 1

‘’Itu saya minta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menuntaskan distribusi Kartu Indonesia Pintar dan pastikan bahwa kartu itu betul-betul menjangkau siswa-siswa miskin dan tepat sasaran,’’ tegas Jokowi. Bali Post/ade

DIPERIKSA - Mantan Ketua DPD Irman Gusman sesaat sebelum diperiksa di Gedung KPK, Rabu (5/10) kemain. Ia bersaksi dalam kasus suap terkait gula impor.

Infrastruktur pendidikan juga, kata Presiden, harus diperbaiki. Terlebih ia telah mendapat informasi bahwa ada 1,8 juta ruang kelas di Indonesia dan hanya 466 ribu dalam kondisi yang baik. ‘’Dari 212.000 sekolah, ada 100 ribu sekolah yang belum memiliki perawatan pendidikan,’’ katanya. (ant)


16 Pages

187 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.inte

, October Thursday

October 6,

harder Pence takes Trump on ous line than contenti Russia at VP debate Page 6

2016

Grumpy Cat wax, ed in immortaliz ay debut adw makes Bro Thursday,

6, 2016

by the cast she cheered on She was the audience as ing and on stage

most famous commemorat internet’s herself this received a placard Cat, the of debut. real name a waxwork musical “Cats” her Broadway TON - Grumpy Cat, whose viral in 2012 Grumpy WASHING not only unveiledof Broadway cast Sauce, went scowl, which feline, “meow.” is Tardar scowling but also joined the Tabatha some added her permanentcaused by feline was y weekend, the show with her owner“She was after owner said was feeling, to close out became meme-worth told Reuters, she’s still her next to a

Bundesen you can see, dwarfism, Cat, 4, posed As in Lifetime Grumpy of herself at Madame fodder. in thrilled. appeared nation’s She has Cat’s Worst wax replicawaxwork museum thrilled.” visit to thenext stop also before After her 2014 and toys Tussauds D.C. last week, movie “Grumpy Cat’s Ever” in the museum’s capital, GrumpyBroadway, where Washington Christmas books and plush photos with including was New York’s honor at (rtr) snapping guest of Andrew has picture inhabitants, after her. was the for other famous presidents Abraham modeled and she curtain call “Cats.” Kennedy former U.S. Friday’s r musical John F. Lincoln, Cat Lloyd-Webbe Ronald Reagan. how Grumpy When asked

AF says CONCAC to well placed handle 48-team Cup 2026 World Page 8

s Turkey suspend 13,000 police shuts officers, station down TV Page 13

sale Bedugul whole esia’s market, Indon of choice brand vegetable

heavy blanket of 4), the Despite the (Oct. of vegetaTABANAN clouds on Tuesday talkof the spirits an ex- When the vivacity who entered ing aboutg o f bles sellers wholesale vegetable Deftly, Baturiti brandin in ited a steady flow. vegetables the market in of porters arranged a number on pickup trucks. Indonesia, of Bavegetables are considered sub-district certainly Once the trucks the merBedugul capacity, day to turiti, in mind. Every to be at full their journey comes to from Baturiti chants continue in Denpasar 04:00 to hotels, traditional markets fresh vegetables Starting at a brought Kaja are ts or resold in and elsewhere. , this 161 vendor supermarketraditional markets every morning unitl it closes crowded the renumber of Such is center market is as a around Bali. Baturiti vegetables at 17:00. nown of vegetable...2 that Kintaon page for vergetables here form Continued are supplied Java and evern mani Banlgi, Casares Martinez overseas. REUTERS/Andres in Les Matthew Hurricane ahead of

Florida closes schools, orders evacuations as Matthew nears

ers ools, ord ars ne closes sch Florida ns as Matthew evacuatio

umbrella with an from rain herself protects 3, 2016. A woman October Cayes, Haiti,

on its website

that offidue

are canceled. school activities and universities have canMost colleges areas also

winds while maximum hours, added that slightly in recent was exdecreased in intensity strengthenthe fluctuation some slight days. pected and in coming

a repeat Wednesday ing is forecast in the warning altered hours its announced hope to avoid Govern- celed classes starting and Katrina, Officials cials “anticipate classes along Matthew.” 3 storm of Hurricanes Wilma damage to canceled eye as Hur- to Hurricane are worried about Category major South evening. Hurria watchful ALE — Florida A dangerouswinds of 115 mph, Coast. ment officials, especially in major which caused in 2005, and parks kept the East on the storm, a FORT LAUDERD with sustainedbearing down South Florida a Category 5 and themespeed heading to hasn’t seen of complacency was coastline Andrew, fled ahead city of Homeearly WednesFlorida, which Atlantic picked up in 11 years.County, the Matthew Bahamas be very near cane much of the 26 as people was hard to ricane Matthew

IBP/net

Grumpy

Cat hangs

out with

wax replica,

You can

totally not

impressed.

ional Bali

find Internat

Post at:

Jl. D.Tamblingan Sanur

Jl. D.Tamblingan

Cafee Sanur 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar Goanna 16 17 Batu Jimbar

terstate to leveled offi- southern hour, hurricane 6 Florida’s the storm. Gasoline In Miami-Dade to page day and expected coast by Thurs- stead in 1992. morning rush school district, in central resiContinued the storm Florida’s Atlantic Officials the hurricane come by during a dozen stations state’s largest are ordering and in with at least half out of fuel and cials said they’ll monitor before day evening. Already winds, heavy also be heard Brevard County morning high News can to at Global barrier islands evacuate in Mount Pleasant state’s attorney on Wednesday storm surge on whether dents on was spreading in “Bali Image” from 9.30 The areas to powdecision 96.5 the Bahaand Friday. rain and a dangerous Radio FM am. Listen to flood-pronein advance of the live lines at others. stations against making a warned a tropi- ahead of it as it neared who classes Thursday until 10.00 FM at http:// Wednesday Residents homes general remains under Walt cancel Center Global Radio ten2myerful hurricane. price gouging. a message on The county the mas. National Hurricane — reat and manufactured globalfmbali.lis leave. streaming In Florida, website Wednes- cal storm warning. County to The in mobile ordered to at said Matthew or live video Nikki and http:// World’s theme parks and hurricane From Broward radio.com 4 storm and also are beingCarolina, Gov. lfmbali.com li. — where officials in Miami to Disney unof its a Category Category http://radiogloba nel/global-fm-ba In South operating d whether to day says all Space Coast effect — for centlybrief point a fierce storm are “currently as officials warnings are in ustream.tv/chan people Haley contemplate powerful one closed schools 1 million re- resorts conditions” They remain a school night. It planned to order some der normal monitor the storm. already have week. Some home 5 — willthrough Thursday coast and rest of the least leave the of her plan Wednesday continue to who plan on visiting for the sending students after at lease details advised those districts areWednesday, and news outlets is scheduled Disney to monitor information. morning. early on but traffic the latest weather in Orlando The evacuation at 3 p.m., SeaWorld Officials at to take effect bumper-to-b umper Inon already was rush hour during morning

KAMIS WAGE, 6 OKTOBER 2016

balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

’’Sunya’’, Film Thriller Berlatar Kultur Jawa

ORANG-ORANG di negeri ini seperti dua sisi mata uang. Ketika mereka sudah fasih berteknologi canggih dan melakukan banyak hal modern, di saat yang sama juga mereka masih percaya untuk menjalani hidup dengan hal-hal perklenikan dalam berbagai tujuan. Peristiwa keseharian yang unik ini yang akhirnya menginspirasi Harry Dagoe dalam menciptakan skenario film ‘’Sunya’’. Bergenre thriller dengan setting budaya Jawa, film ini bercerita tentang sebuah perjalanan hidup spiritual yang sureal dan enigmatic seorang tokoh utama bernama Bejo. Harry selaku sutradara, penulis dan produser dalam film ini ingin mengangkat budaya Jawa, karena dalam budaya tersebut unsur rasional dan klenik berjalan beriringan.

A.A. Ngurah Gede Widiada

Kader NasDem Tak Ikut Kunjungan ke LN USULAN kader NasDem di DPRD Denpasar agar melakukan rasionalisasi terhadap dana perjalanan dinas ke luar negeri (LN), tidak terealisasi. Karena dalam rapat pimpinan dewan disepakati tetap memposting agenda perjalanan ke luar negeri. NasDem mengusulkan untuk dirasionalisasi karena masih banyak kekurangan dana untuk memenuhi pembangunan demi kepentingan masyarakat Kota Denpasar. Hal ini ditegaskan anggota DPRD Denpasar dari Partai NasDem A.A. Ngurah Gede Widiada di kantornya, Rabu (5/10) kemarin. Pihaknya menyadari perjalanan dinas ke luar negeri sangat penting untuk meningkatkan wawasan dan memahami perkembangan penataan kota serta peradaban masyarakat internasional. Hanya, NasDem melihat kondisi objektif anggaran yang terdampak rasionalisasi, yakni penundaan pencairan DAU, mesti ada skala prioritas. ‘’Kita boleh saja posting di tahun berikutnya kalau APBD kita sudah kembali normal, karena ini memang diatur regulasi dan sepanjang mendapat izin pemerintahan atasan dan memang ada agenda yang menjadi urgensi kunjungan atau undangan dari negara yang dituju. Untuk itu, anggaran tahun ini kami usulkan dikoreksi,’’ katanya. Meski rapim memutuskan tetap melakukan posting anggaran untuk perjalanan dinas ke luar negeri, pihaknya tetap tidak akan ikut kegiatan dimaksud. ‘’Ini bukan maksud melawan keputusan rapim, tapi kami harus tunduk pada komitmen partai, sehingga kami tidak ikut dalam kunjungan mendatang,’’ ujar politisi yang sudah beberapa periode di lembaga legislatif ini. Widiada menegaskan, NasDem sejak awal telah mengusulkan agar melakukan rasionalisasi perjalanan dinas ke luar negeri. Menyusul adanya penundaan pencairan dana dari pusat yang memengaruhi keuangan daerah secara signifikan. ‘’Jadi, kami tidak mungkin menelan ludah sendiri, mengusulkan dipangkas, tapi kalau ada perjalanan ke luar negeri, tetap ikut. Kami tidak seperti itu,’’ ujar pangelingsir Puri Pegauyangan ini. Dikatakan, sebagai kader partai, pihaknya harus mengawal kebijakan partai yang diminta semua kader harus lebih memahami perubahan demi kepentingan masyarakat yang lebih luas. ‘’Jadi, ketika kami diminta untuk mempersiapkan dokumen perjalanan dinas ke luar negeri oleh sekretariat, kami menyatakan tidak ikut,’’ tegasnya. (kmb12/k100)

FOTO BERSAMA - Desainer Nengsih W Gumala (tengah) bersama jajaran manajemen Jimbaran Bay Beach Resort & Spa berfoto bersama.

Fashion Network 2016

Pertemukan Pelaku Bisnis Lewat ’’Fashion Show’’

JIMBARAN Bay Beach Resort & Spa yang relatif baru di kawasan Jimbaran akan membuat event besar bertemakan ‘’Fashion Network 2016’’. Event ini bertempat di Baruna Skylounge, Jimbaran Bay Beach Resort & Spa, Jumat (7/10) besok. Ditemui Rabu (5/10) kemarin, General Manager Jimbaran Bay Beach Resort & Spa Christian Gumala mengatakan, Fashion Network 2016 ini digagas oleh Jimbaran Bay Resort & Spa yang berkolaborasi dengan Manajemen Ukon Mas MAS Collection dan Ocanaci Collection. Event yang bertujuan mempertemukan para pelaku busnis ini akan dikemas dalam suasana santai dibarengi dengan fashion show sambil menikmati cocktail party. Dikatakannya, gathering dan fashion show ini juga didukungan penuh oleh organisasi profesi IHGMA (Indonesian Hotel General Manager Association). Event ini juga akan dihadiri oleh President DPP IHGMA Reza Sunardi. Acara bertajuk Fashion Network 2016 ini merupakan acara tetap yang akan diadakan secara rutin setiap tahunnya oleh PT Ukon Mas. Fashion show dari PT Ukon Mas yang sudah berjalan sejak tahun 2008 akan menghadirkan tren busana terbaru untuk season tahun berikutnya. Hasil busana trendy yang terbaru ini merupakan hasil karya Desainer Nengsih W. Gumala sekaligus sebagai Directress PT Ukon Mas. Untuk event ini, Nengsih akan menampilkan 24 desain dari Ukon Mas dan 12 dari Ocanaci berupa gaun malam untuk wanita. Untuk diketahui, Baruna Skylounge Jimbaran Bay Beach Resort & Spa adalah salah satu fasilitas terbaru di rooftop hotel. Para tamu bisa menikmati minuman dengan diiringi musik dari DJ kenamaan sambil menikmati keindahan Pantai Jimbaran. ‘’Baruna SKY Lounge sebagai tempat yang bisa digunakan untuk berbagai macam acara seperti seminar, ulang tahun, pernikahan serta acara santai lainnya yang disediakan oleh Jimbaran Bay & Resort,’’ katanya. Untuk memperkenalkan Baruna SkyLounge ini kepada khalayak umum, pihak Management Jimbaran Bay Beach Resort & Spa di bawah pengelolaan Prabu Management setiap bulan rutin mengadakan acara dengan tema yang berganti-ganti. Seperti Fashion Network, acara networking tahunan bagi pimpinan-pimpinan tertinggi di perusahaan bank, corporate, hotel restoran, travel agent, media dan para pelaku bisnis lain yang ada di Bali. (kmb23/k150)

‘’Kadang buat memahami orang Jawa, enggak cukup dengan memandangi mata orang Jawa dengan seksama. Tapi, harus mencongkel matanya dan membelah dadanya untuk melihat langsung ke pikiran dan perasaan mereka. Selain itu, kadang perspektif tersendiri dari kebanyakan film yang cukup keliru bagi saya menggambarkan budaya Jawa,’’ kata Harry Dagoe. Menurut Harry Dagoe, film ini sebenarnya sudah direncanakan sejak 3 tahun lalu. ‘’Butuh proses panjang dan enggak boleh asal-asalan buat memindahkan budaya Jawa dalam bentuk sinematografi film,’’ ujarnya. Melalui official twitter Film Indonesia diketahui bahwa film ‘’Sunya’’ akan tayang di bioskopbioskop Indonesia mulai tanggal 6 Oktober 2016. (pik)

Reinkarnasi Tetap Semangat Berkarya

Bali Post/gik

USABA - Ribuan warga naik ke Pura Bukit Gumang dengan berjalan kaki sekitar lima kilometer dengan membawa berbagai persembahan pada pelaksanaan Usaba Gumang sebelumnya.

Usaba Gumang di Desa Adat Bugbug

Ada Persembahan Babi Guling Tiap Kelahiran

PURA Gumang di Desa Adat Bugbug, Karangasem, sepekan lagi dipastikan akan dipenuhi ribuan umat Hindu dari seluruh Bali. Di antara ribuan pamedek, mayoritas naik ke puncak bukit menuju Pura Gumang dengan menyertakan persembahan babi guling. Rupanya, tiap kelahiran warga, khususnya di Desa Adat Bugbug, memang harus menyertakan persembahan babi guling. Persembahan babi guling ini tidak harus dilakukan saat sang anak baru lahir, tetapi bisa juga dipenuhi setelah sang anak dewasa. Untuk mencapai lokasi Pura Gumang memang tidak mudah. Harus berjalan kaki sejauh sekitar tiga kilometer dengan medan jalan menanjak. Apalagi tidak hanya membawa diri, tetapi juga harus membawa persembahan banten maupun babi guling. Pemandangan unik ini bisa dilihat saat siang hari, Kamis (13/10) nanti, setelah pralingga Ida Batara dari Desa Adat Bebandem, Ngis, Jasri dan Bugbug malinggih di Pura Gumang. Menurut Klian Desa Adat Bugbug Jero Wayan Mas Suyasa, persembahan babi guling ini mengandung makna persembahan yang tulus ikhlas dari warga setempat kepada Ida Batara. ‘’Persembahan babi guling sebagai wujud bakti. Selain maturan setiap kelahiran, banyak juga ngaturang babi guling karena saud sosot, setelah keberhasilan secara ekonomi maupun kesembuhan dari penyakit,’’ katanya. Melihat banyaknya persembahan guling, total jumlahnya bisa mencapai ribuan. Sebab, persembahan babi guling tak hanya dari warga Desa Adat Bugbug,

tetapi juga dari warga desadesa lain di Bali. Demikian juga krama perantauan asal Bugbug yang mayoritas tinggal di Buleleng. Warga Bugbug yang sudah menikah ke luar desa juga sering ikut ngaturang guling. Karena batin mereka masih ingat dengan Ida Sesuhunan di tempat kelahirannya. ‘’Bagi persembahan guling setiap kelahiran, tak harus dilakukan saat bayi baru lahir. Agar persembahan tak menjadi beban, persembahan ini bisa dilakukan kapan pun saat warga itu siap. Bahkan, hingga sang anak sudah dewasa,’’ kata Mas Suyasa, belum lama ini. Tradisi ini berlangsung turun-temurun. Tiap kali pelaksanaan Usaba Gumang, diyakini oleh semua krama Bugbug sebagai kesempatan memperoleh berkah keselamatan dan kerahayuan terhadap pratisentana. Krama Bugbug yakin terhadap keselamatan anaknya yang sudah mapinton. Jika anak laki, maka aturan gulingnya juga dari babi jantan. Sedangkan jika anaknya perempuan persembahan gulingnya dari babi betina. Mapinton tidak hanya melibatkan krama di Desa Bugbug, tetapi diyakini krama Bugbug yang sudah kawin keluar tidak berani tidak melakukan mapinton terhadap semua anaknya yang ditaati hingga kini. Dalam prosesi upacara Usaba Gumang sejak sekitar pukul 13.00 Wita, ribuan krama yang akan mapinton ke Pura Gumang sudah mulai memenuhi jalanan menuju pura di Puncak Bukit Gumang sambil membawa guling, tumpeng dan banten lainnya. Usaba Gumang bagi warga Bugbug dan desa lainnya selalu disambut antusias

oleh warga di desa terpadat di Karangasem, dengan jumlah kepala keluarga sekitar 3.000 kepala keluarga. Ini tidak terlepas dari kesadaran ngayah dan beryadnya dari masyarakat setempat yang cukup tinggi, karena sudah ditanamkan sejak dini oleh para tetua mereka. (gik)

SETAHUN silam, grup Band Reinkarnasi sudah berancang-ancang merilis album kedua. Bahkan, materi lagu sudah siap untuk direkam. Namun, hingga menjelang akhir 2016 ini, album yang direncanakan berjudul ‘’Kaliyuga’’ itu belum muncul juga. Kendala teknis di studio rekaman yang menyebabkan grup ini harus bersabar dan rela menunda proyek baru mereka. Terutama lantaran Hendra, penata rekaman yang menangani album ini tengah sibuk bersama Band Lolot. Alhasil, rencananya bulan depan baru lanjut mastering, sehingga akhir tahun bisa rilis. ‘’Ya, molor setahun lebih. Tapi kami tetap semangat dan target akhir tahun ini sudah bisa dibereskan,’’ jelas Gunkya, gitaris Reinkarnasi, beberapa waktu lalu. Kebersamaan di grup yang sudah memasuki tahun ke-6, membuat personel Reinkarnasi tetap semangat berkarya. Bahkan, bersemangat lagi untuk mencoba memberikan sesuatu yang berbeda di blantika musik

Bali. ‘’Dari segi lirik dan musik, mungkin bisa dibilang lebih dewasa daripada album pertama,’’ tambah Gunkya. Sebelum ‘’Kaliyuga’’ yang akan berisi 10 lagu selesai digarap, Reinkarnasi justru sudah mulai ‘’membocorkan’’ empat materi lagu baru ke radio-radio di Bali dan dipromosikan melalui program nada sambung pribadi yang disponsori salah satu provider seluler. Empat lagu tersebut, ‘’Nunas Ampura’’, ‘’Pejalan Idup’’, ‘’Satya Matimpal’’ dan ‘’Karangasem Bersatu’’ yang dipersiapkan sebagai materi andalan. ‘’Kenapa kami memilih lagu-lagu tersebut untuk dijadikan sebagai NSP, karena lagu-lagu tersebut memiliki karakter yang kental akan musik dari Reinkarnasi. Di samping itu, lagu ‘Pejalan Idup’ yang mudah-mudahan bisa memberikan warna berbeda di blantika musik Bali. Kami berharap, album kedua kami nanti bisa mendapatkan respons positif dari penggemar musik rock di Bali,’’ lanjut Gunkya. (win)

Bali Post/ist


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 06 Oktober 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu