Skip to main content

Edisi 05 Oktober 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 46 TAHUN KE 69 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost

rabu pon, 5 oktober 2016

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Presiden Setuju Pemerintah Ambil Kendali Reklamasi Jakarta (Bali Post) – KPK menegaskan bahwa reklamasi seharusnya digerakkan oleh pemerintah dan bukan swasta, agar sebesar-besarnya dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat. ‘’Reklamasi harus di-drive pemerintah, bukan swasta. Jadi kalau swasta melakukan sesuatu, pemerintah yang jadi pemimpin terkait pemenuhan hal-hal yang berhubungan dengan lingkungan, regulasi dan kebutuhan sosial. Hal ini mencontoh apa yang terjadi di Rotterdam yang 70 persen dikuasai pemerintah dan 30 persen swasta. Bandingkan dengan yang di Jakarta, berapa pemerintah berapa swasta? Ini arahan Presiden,’’ kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam diskusi ‘’Kebijakan Reklamasi: Menilik Tujuan, Manfaat, dan Efeknya’’ di gedung KPK Jakarta, Selasa (4/10) kemarin. Sejumlah pembicara yang hadir dalam diskusi itu adalah Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Dewan Pertimbangan Presiden 20072014 Emil Salim, Wakil Ketua KPK Laode M Syarief dan mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto selaku moderator. Menurut Laode, KPK sudah bertemu

dengan Presiden pada 27 April 2016 dan dalam pertemuan itu Presiden Joko Widodo juga menyetujui usulan KPK mengenai pemerintah yang mengambil kendali reklamasi. Saran kedua adalah untuk mengubah Keputusan Presiden (Keppres) No. 52 Tahun 1995 tentang Pantai Utara Jakarta. Hal. 19 Banyak Kontradiksi

Bali Post/ade

REKLAMASI - Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (kiri) bersama Menteri Susi Pudjiastuti dan Menteri Siti Nurbaya saat diskusi di gedung KPK Jakarta, Selasa (4/10) kemarin.

DPRD Bali Bersurat ke Presiden

Bali Post/ade

UNJUK RASA - Sejumlah aktivis demo tolak reklamasi di depan gedung KPK di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (4/10) kemarin.

Dibuka, Gudang Harta Pengikut Dimas Kanjeng Makassar (Bali Post) – Aparat Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan membuka gudang harta pengikut pemilik Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Jalan Sunu Blok K/10, Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan. Polisi membuka gudang milik Hj. Najmiah Muin itu bersama anak Najmiah dan kerabatnya. ‘’Setelah laporan dari anak korban ke Polda Jawa Timur, kita yang mem-backup kasus ini datang ke sini bersama anak dan kerabatnya yang lain untuk membuka gudang penyimpanan dan mendatanya semua,’’ kata Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan Irjen Pol. Anton Charliyan di Makassar, Selasa (4/10) kemarin. Didampingi Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Makassar Kombes Pol. Rusdi Hartono dan Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol. Frans Barung Mangera, Anton menyaksikan empat koper besar berisi mata uang asing dan satu peti kepingan emas dari gudang itu. Menurut keterangan anak Najmiah, Muh Nur Najmul Muin (40), Najmiah Muin mendapatkan secara keseluruhan sembilan koper uang dan satu peti emas. Selain mendapat uang dan emas batangan yang diduga palsu itu, Najmiah juga mendapat beberapa benda antik seperti keris dengan panjang sekitar satu meter dan keris lain sepanjang setengah meter dari Taat Pribadi. Katanya menurut Taat keris itu milik Sultan Malaysia dan salah satu sunan dalam Wali Songo. Hal. 19 Sembilan Koper

Salurkan Aspirasi, Bukan Menolak Reklamasi

Denpasar (Bali Post) DPRD Bali memenuhi janjinya untuk bersurat ke Presiden RI terkait penyampaian aspirasi Pasubayan Desa Adat/ Pakraman Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa. Namun, isi surat yang dikirim Selasa (4/10) kemarin hanya menyampaikan pernyataan sikap Pasubayan. Sementara dewan tetap bertahan pada keputusan sebelumnya, tanpa menyertakan rekomendasi pembatalan Perpres No.51 Tahun 2014 dan mengembalikan Teluk Benoa sebagai kawasan konservasi. Surat dengan Nomor : 270/2142/DPRD

yang ditandatangani Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama itu juga ditembuskan kepada Gubernur Bali. Dalam pengantarnya, dewan melampirkan empat hal sebagai bahan pertimbangan Presiden dalam pengambilan keputusan lebih lanjut. Yakni, pernyataan sikap Pasubayan, sikap pimpinan dan anggota DPRD Bali terkait pernyataan sikap Pasubayan, daftar hadir pimpinan dan anggota DPRD Bali yang menerima penyampaian aspirasi, serta daftar hadir Pasubayan. Hal. 19 Tak Berubah

Kenaikan Dana Bantuan Parpol

Tunggu Perekonomian Membaik Jakarta (Bali Post) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan pemerintah dengan DPR sepakat menaikkan dana bantuan partai politik (parpol), namun kenaikannya akan menyesuaikan dengan kondisi perekonomian negara. ‘’Kenaikan iya. Tapi kapan, kami belum bisa menjamin waktunya, karena kondisi ekonomi kita. Kami tak bisa janji kapan naiknya. Ketua Komisi

II kan juga bilang tidak menuntut. Kalau misal 2019 naik, ya... syukur, kalau lebih (lama) ya... tidak masalah,’’ kata Tjahjo Kumolo, Selasa (4/10) kemarin. Tjahjo mengakui dana bantuan untuk partai politik terbilang kecil. Saat ini, partai mendapatkan bantuan dari negara sebesar Rp 108 per suara. Namun, prioritas anggaran pemerintah saat ini difokuskan pembangunan infrastruktur dan penanggulangan kemiskinnan,

serta kesejahterkan rakyat. ‘’Sekarang memang kecil, per suara 108 rupiah. Soal kapan (waktunya), apakah tahun depannya lagi? Sepanjang ekonomi kita stabil (tidak masalah). Untuk sekarang, kesejahteraan, infrastruktur harus tercukupi. Kalau itu sudah (terpenuhi), saya yakin bisa dipenuhi (penambahan dana bantuan parpol),’’ kata Tjahjo. Hal. 19 Dana Parpol

Tjahjo Kumolo

Kasus Impor Gula

KPK Periksa Dirjen dan Sekjen Kemendag

Bali Post/ant

RUANG TUNGGU - Sekjen Kementerian Perdagangan Srie Agustina (kanan) dan Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan Syahrul Mamma (kiri) menunggu di ruang tunggu sebelum diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (4/10) kemarin.

Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan (Sekjen Kemendag) Srie Agustina dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengurusan kuota gula impor yang diberikan oleh Bulog kepada CV Semesta Berjaya tahun 2016 untuk Provinsi Sumatera Barat. ‘’Srie Agustina diperiksa sebagai saksi untuk tersangka XS (Xaveriandy Sutanto),’’ kata Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati, di Jakarta, Selasa (4/10) kemarin. Selain Srie, KPK juga memeriksa

Direktur Jenderal (Dirjen) Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan Syahrul Mamma. Selain keduanya, KPK juga memeriksa sopir Kepala Bulog Sumbar Benhur Ngkaime dan mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman. Kasus ini diawali dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang terjadi pada Sabtu, 16 September 2016 dini hari terhadap empat orang yaitu Direktur Utama CV Semesta Berjaya Xaveriandy Sutanto, istrinya Memi, adik Xaveriandy dan Ketua DPD Irman Gusman di rumah Irman di Jakarta. (ant)

Kembalikan Kejayaan Pasar Agro 1

Badung Benahi Pasar Latu, Bangli Bedah Pasar Yangapi Bali tanpa pertanian akan mati. Demikian juga pariwisata. Sektor penyumbang terbesar PDRB Bali itu, masih menjadikan pertanian (alam) sebagai daya tarik bagi wisatawan. Jadi pertanian bagi Bali adalah harga mati. Pemerintah daerah pun mulai sadar akan hal itu. Mereka mulai merancang meningkatkan anggaran pertanian dalam APBD-nya. Tujuannya, pertanian Bali bangkit dan petaninya sejahtera. Kebangkitan pertanian Bali tentu harus diantisipasi dengan penyediaan pasar agro yang representatif. Demikian pula tempat pengolahannya, termasuk sistem penyimpanannya harus pula dibangun secara terkoordinatif. Tayang di Bali TV

Bali Post/par

AGRO - Pasar Kertha Sari di Latu, Abiansemal, Badung. Pasar agro ini sudah tak efektif lagi karena sebagian besar pedagang tutup.

Talk Show ‘’Menggugat Ketimpangan Pembangunan Bali Utara dan Mengelola Potensi Agro’’ yang diselengarakan 30 September 2016 lalu, akan ditayangkan tiga kali di Bali TV mulai Kamis (6/10) besok pukul 17.30 Wita. Tayangan berikutnya tanggal 13 dan 20 September 2016.

BADUNG, pemda terkaya di Bali, telah berancangancang menghidupkan kembali Pasar Kertha Sari. Pasar yang pernah berjaya sebagai pasar agro di Abiansemal. Sebab, Pasar Kertha Sari yang lebih dikenal dengan Pasar Latu itu, kalah saing dengan pasar agro di Kabupaten Tabanan. Bahkan kalah jauh dibandingkan dengan Pasar Mambal, yang jaraknya satu kilometer dari Pasar Latu. Hal. 19 Mati Suri

Bali Post/sos

YANGAPI - Pasar Yangapi, Bangli kini telah tutup. Tahun 2017 pasar ini akan disulap menjadi pasar agro.


DENPASAR

2

Rabu Pon, 5 Oktober 2016 TERGENANG

FIGUR

– Hujan yang mengguyur wilayah

Sekda Merangkap ’’Pangemong’’ SOSOK satu ini memang dikenal sebagai birokrat paling senior di Pemkot Denpasar. Kesehariannya senantiasa disibukkan dengan urusanurusan birokrasi dan mengatur lalu lintas administrasi di Kota Denpasar. Hampir semua surat yang masuk ke Pemkot Denpasar dan Wali Kota Denpasar harus melalui mejanya. Pria yang dikenal Bali Post/ist akrab dengan kalangan pers dan penuh humor ini, selalu tampil rapi dan menarik. Ia adalah Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara. Belakangan ini, mantan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Denpasar tersebut tampak sibuk wara-wiri antara Kantor Wali Kota Denpasar dan Pura Uluwatu. Hampir setiap hari di sela-sela menjalankan tugas sebagai Sekda Kota Denpasar, Rai Iswara juga tampak di antara pamedek yang tangkil ke Pura Uluwatu. Seperti diketahui, di Pura Uluwatu dilaksanakan Karya Padudusan Agung yang puncaknya dilaksanakan pada tanggal 27 September 2016 dan Nyejer selama 7 hari dan upacara panyineban dilaksanakan Selasa (4/10) kemarin. Selama karya berlangsung bahkan sejak mulai persiapan karya, Rai Iswara terlihat senantiasa hadir ngayah di Pura Uluwatu. Termasuk saat upacara panyineban, Rai Iswara juga tampak hadir di Pura Uluwatu mendampingi Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara yang hadir bersama rombongan Pemkot Denpasar menghaturkan upakara Bhakti Panyineban. Kehadiran Rai Iswara yang hampir tiap hari di Pura Uluwatu, memancing penasaran sebagian pamedek yang sembahyang ke Pura Dang Khayangan ini. Selidik punya selidik, ternyata Rai Iswara juga termasuk pangempon dan pangemong Pura Uluwatu, karena ia adalah anggota keluarga Puri Jambe Celagigendong, Denpasar. Seperti diketahui, Pura Luhur Uluwatu di-empon dan di-emong oleh Puri Agung Jro Kuta, Puri Jambe Celagigendong dan Desa Pakraman Pecatu. ‘’Selaku anggota keluarga Puri Jambe Celagigendong, kami setiap hari wajib ngaturang ayah di Pura Uluwatu. Jadi, pada saat karya, hampir setiap hari saya pasti tangkil ke Pura Uluwatu. Pada saat panyineban hari ini (kemarin - red), saya merangkap sebagai Sekda Kota Denpasar mendampingi Wali Kota Denpasar sekaligus sebagai pangempon Pura Uluwatu,’’ kata Rai Iswara. (ara)

DENPASAR

& SEKITARNYA

Pintu Kejari Menuju PN Digembok SEJAK Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Denpasar dijabat Erna Normawati Widodo Putri, banyak perubahan yang terjadi di lingkungan korps Adhyaksa yang beralamat di Jalan P.B. Sudirman, Denpasar tersebut. Selain tangga menuju lantai dua dilapisi karpet sehingga kantor terkesan bersih dan hampir menyerupai hotel, setiap pintu menuju ruangan jaksa juga dipagar kaca gelap (riben). Tidak sembarangan orang boleh masuk ke sana, karena untuk masuk harus menggunakan sidik jari orang kejaksaan. Masyarakat umum kini tidak bisa sembarangan masuk ke kantor Kejaksaan Negeri. Teranyar, Selasa (4/10) kemarin, akses pintu masuk Kejari-Pengadilan Negeri (PN) Denpasar juga digembok. Digemboknya pintu menuju pengadilan ini tak pelak banyak dikeluhkan pengunjung, pengacara. Bahkan, jaksa sendiri mengeluh karena mereka harus mutar ke Jalan Sudirman jika hendak sidang di pengadilan. Kasi Intel Kejari Denpasar IGA Kusumayasa Diputra yang dimintai konfirmasi atas ketatnya masuk kejaksaan dan digemboknya pintu menuju pengadilan tersebut menjelaskan, tidak ada maksud Kejari Denpasar menutup diri dengan masyarakat. Apa yang dilakukan bukan hal baru, dengan dalih keamanan. ‘’Semua ini demi keamanan. Banyak pihak tak berkepentingan ikut parkir di kejaksaan. Padahal, banyak barang bukti di sana,’’ jelas Kusumayasa. Pihak kejaksaan mengaku sudah menyediakan parkir khusus tamu di halaman depan. (asa)

Suara Denpasar & Badung Tekan Pemborosan Anggaran PP No. 18 Tahun 2016 mengenai perangkat daerah, saya rasa sudah tepat. Yang tujuannya efisiensi penggunaan anggaran, karena kalau perangkat gemuk artinya satu masalah diselesaikan dengan banyak lembaga. Maka secara otomatis, banyak anggaran yang dikeluarkan. Akan sangat jelas pemborosan bisa ditekan dan anggaran bisa dialihkan ke hal-hal yang lebih prioritas, tentu menguntungkan masyarakat banyak. Yande, Mengwi.

Banjir di Pangsan Petang Mohon kepada pihak terkait dan jajarannya mencarikan solusi terkait masalah banjir di Desa Pangsan, Petang. Ayuk, Petang Badung.

Cek Proyek di Uluwatu Mohon kepada Bupati dan Wakil Bupati Badung untuk mengecek proyek-proyek, karena bebarapa proyek seperti di Uluwatu, sangat mengganggu pengguna jalan. Sebaiknya tempatkan orang-orang yang mengerti pariwisata dan lalu lintas. Selain itu, penempatan material sangat sembarangan sehingga jalurnya tambah krodit dan macet. Apalagi sekarang ini ada pujawali di Pura Uluwatu. Mahayadi, Kuta Selatan

Pelayanan E-KTP Kurang Dengan anggaran yang besar, akan tetapi kenapa pelayanan e-KTP masih begitu kurang. Begitu antusiasnya masyarakat sampai mau mengantre berjamjam. Selain itu, saya heran kenapa masih ada oknum pejabat yang melakukan korupsi. Tidak tahu malu, uang rakyat sebanyak itu malah dikorupsi. Wilson, Canggu

Denpasar dan Badung, Selasa (4/10) kemarin, membuat sejumlah kawasan tergenang air. Tampak sejumlah pengendara harus hati-hati melewati genangan air di sebelah selatan Patung Bali Post/wan

Dewa Ruci, Kuta.

Bawa Narkoba, Kru Pesawat Ditangkap Denpasar (Bali Post) -

Petugas Bea dan Cukai Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Jumat (30/9) menangkap kru kabin salah satu maskapai penerbangan internasional terkenal, Goh Thiam Ann Desmond (42), warga negara Singapura. Goh ditangkap di Terminal Kedatangan Internasional karena membawa sabu-sabu (SS) dan ekstasi. Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Ngurah Rai Ngurah Rai, Budi Harjanto, menyampaikan hal itu saat mendampingi Kabid Penindakan dan Penyidikan Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Bali, NTB dan NTT, Husni Syaiful, Selasa (4/10) kemarin. Tersangka yang berprofesi sebagai cabin crew airline internasional terkemuka ini, tegas Budi, tiba di Bandara Ngurah Rai sekitar pukul 21.30 Wita dengan pesawat Singapore Airline SQ-948 rute Singapura - Denpasar. Seperti biasa dan sesuai SOP, barang bawaan tersangka diperiksa oleh petugas

Bea Cukai Ngurah Rai di ruang pemeriksaan. Saat itu, petugas curiga ada barang aneh dan selanjutnya pemeriksaan menggunakan mesin X-ray dan ion scan. Alhasil, petugas mengamankan SS seberat 1,47 gram bruto di dalam plastik klip. Selain itu, diamankan dua esktasi warna hijau-merah muda dan dua butir warna hijau-kuning. Ineks tersebut dibungkus dan disembunyikan di dalam dompet hitam merek Louis Voitton. ‘’Atas perbuatannya itu, tersangka diduga melanggar Undang-undang Narkotika. Tersangka berikut barang bukti diserahkan kepada

kepolisian guna proses penyidikan lebih lanjut,’’ ujarnya. Menurut Budi, sejak 2014 hingga sekarang, pihaknya mengungkap 37 kasus penyelundupan narkotika dengan total barang bukti sebesar 18,817 kilogram narkotika. ‘’Penindakan tersebut sebagai wujud komitmen kami dalam melindungi masyarakat Bali dari bahaya narkotika dan psikotropika,’’ tegas Budi. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Bali Post/eka

NARKOBA - Petugas Bea dan Cukai Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menunjukkan barang bukti narkoba dan pelakunya di Kantor Bea dan Cukai Ngurah Rai, Selasa (4/10) kemarin. Petugas berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba dari Goh Thiam Ann Desmond yang berkebangsaan Singapura.

Kos-kosan Di-’’sweeping’’

Sidang Kasus Paedofilia

Delapan Orang Positif Narkoba

Jaksa Ngotot Tuntut 16 Tahun

Denpasar (Bali Post) Menjelang akhir tahun 2016, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali gencar menggelar sweeping untuk mengantisipasi tingginya pasokan narkoba di Bali. Selasa (4/10) kemarin, petugas menyisir koskosan di Jalan Pulau Kawe Gang I dan Jalan Pulau Adi, Denpasar. Alhasil, diamankan delapan orang karena positif mengonsumsi narkoba. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa mengatakan, operasi kos-kosan tersebut dipimpin Kabid Berantas AKBP Ketut Arta dan dimulai pukul 10.00 hingga 13.00 Wita. Disasarnya wilayah itu karena hasil penyelidikan dan informasi masyarakat, rawan peredaran narkoba. Selain menggeledah kamar kos di Jalan Pulau Kawe Gang I, petugas juga melakukan tes urine terhadap penghuni kos. Di sana, 12 penghuni rumah kos dites urine dan 5 orang positif memakai ekstasi dan sabu-sabu (SS). Kelima orang itu terdiri dari tiga wanita pemandu lagu di tempat hiburan malam, dua waria yang biasa mangkal di Renon dan satu laki-laki. Di kamar mereka juga ditemukan plastik klip, pipet dan pipet kaca di di tempat tidurnya. Sedangkan hasil penggele-

dahan di rumah kos di Jalan Pulau Adi, petugas melakukan tes urine terhadap 6 orang dan hasilnya 3 wanita positif pakai ineks dan SS. Selain itu, pemeriksaan di kamar tidur mereka, ditemukan bong. ‘’Yang positif narkoba dibawa ke Kantor BNNP Bali untuk dilakukan asesmen. Setelah itu, dilakukan rehabilitasi dan penyelidikan lanjutan atau pengembangan,’’ ujar Suastawa.

Sweeping disertai tes urine tersebut dilakukan dalam rangka pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN). Selain itu, untuk mengetahui sejauh mana terjadi penyalahgunaan narkotika di masyarakat. ‘’Kegiatan semacam ini akan terus kami laksanakan secara berkesinambungan untuk menekan penyalahgunaan narkoba,’’ tambah AKBP Arta. (kmb36)

Bali Post/eka

SWEEPING - Petugas BNNP Bali memeriksa penghuni dan kamar kos-kosan di seputaran Jalan Pulau Kawe dan Pulau Adi, Denpasar, Selasa (4/10) kemarin. Dalam sweeping tersebut, 8 orang positif pemakai narkoba dan ditemukan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan narkoba.

Denpasar (Bali Post) Sidang kasus dugaan paedofilia dengan terdakwa Robert Andrew Fiddes Ellis asal Australia, Selasa (4/10) kemarin kembali dilanjutkan. Agendanya adalah jawaban jaksa atas pledoi terdakwa yang minta dibebaskan. Tim jaksa penuntut umum (JPU) di depan majelis hakim pimpinan Wayan Sukanila pada pokoknya meminta supaya hakim menolak pledoi terdakwa. Jaksa tetap ngotot tetap pada tuntutan, yakni supaya terdakwa dihukum selama 16 tahun penjara. Jawaban atas pembelaan, jaksa berdalih tentang potensi hukum anak internasional sebagaimana putusan Mahkaman Konsitusi. Yakni, tuntutan atau putusan perkara anak bisa lebih tinggi, apalagi anak dalam pengawasan. Sehingga pada kesimpulannya, JPU dari Kejati Bali tetap pada tuntutan. Atas jawaban itu, kuasa hukum terdakwa, Beny Hariyanto, tetep menolak argumen yang disampaikan jaksa. ‘’Argumen yang disampaikan JPU adalah hukum anak internasional, yakni soal dalam anak dalam pengasuhan. Sementara Robet sendiri bukan pengasuh anak-anak itu (korban),’’ jelas Benny.

Oleh karenanya, pihak Robert menolak argumentasi hukum yang disampaikan penuntut umum. ‘’Sehingga kami tetap minta supaya terdakwa dibebaskan,’’ jelas Benny dalam jawaban secara lisan. Seperti diketahui, JPU Suasti Ariani, Purwanti Murtiasih dan Alit Suastika menuntut terdakwa selama 16 tahun penjara. Selain itu, terdakwa Robert Andrew Fiddes Ellis juga dituntut hukuman denda Rp 2 miliar subsider 8 bulan kurungan. Jaksa dalam surat tuntutan menyatakan, terdakwa Robert terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak yang dilakukan berulang kali, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 76 E jo Pasal 82 ayat (1) Undang-undang RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat (1) KUHP. Atas tuntutan itu, terdakwa minta dibebaskan karena terdakwa tidak ada melakukan sebagaimana yang dituduhkan jaksa. Setelah jawab-menjawab, hakim akan membacakan putusan dalam sidang pekan depan. (kmb37)

15 Oktober, Puncak Pujawali di Pura Tuluk Biyu Kintamani Denpasar (Bali Post) Rangkaian karya pujawali ngusaba di Pura Tuluk Biyu, Batur Parahyangan Agung Pucak Gunung Abang, Kintamani, dimulai pada Minggu (2/10) lalu. Upacara diawali dengan makarya rompok serta rangkaian acara lainnya hingga 28 Oktober mendatang. Sedangkan puncak karya dilangsungkan pada Purnamaning Sasih Kapat, Saniscara Pon Pahang atau pada Sabtu (15/10) mendatang. Hal itu disampaikan Pamucuk Pura Tuluk Biyu Dane Jero Kelodan didampingi Dane Jero Kajanan beserta panitia ketika masimakrama di Gedung Pers Bali K. Nadha, Selasa (4/10) kemarin. Jero Kelodan mengatakan, Pura Tuluk Biyu sudah merupakan Sad Khayangan yang di-sungsung masyarakat Bali. Sudah banyak pula anggota subak yang tangkil demi keberhasilan pertanian mereka. Mengenai pujawali ngusaba ini, menurut Jero Kelodan, bertujuan agar jagat raya ini aman, damai dan sejahtera. Pun upacara dewa sraya bertujuan mohon kepada Dewa Siwa agar menganugerahkan keselamatan bagi dunia. Salah seorang pemangku

setempat menambahkan, total dana yang dihabiskan untuk pelaksanaan ngusaba tersebut diperkirakan mencapai Rp 500 juta. ‘’Saat ini masuk upacara besar, oleh sebab itu dana yang dihabiskan ditaksir mencapai Rp 500 juta,’’ terangnya. Terkait dengan wewalungan yang digunakan dalam upacara ini, meliputi dua ekor kerbau, delapan babi, tiga kambing, seekor angsa serta puluhan ekor ayam. ‘’Untuk mengatasi kemungkinan kekurangan dana, kami mengimbau krama untuk ikut ngaturang punia demi suksesnya karya ngusaba tahun ini,’’ harapnya. Dia juga mengharapkan umat Hindu pedek tangkil memohon kerahayuan jagat ke Pura Tuluk Biyu. Sejarah Pura Letusan Gunung Batur tahun 1926 menyebabkan Desa Sinarata tertimbun lahar. Penduduk Desa Sinarata (Desa Batur saat ini) mengungsi ke areal yang lebih aman yakni ke Desa Bayunggede. Saat letusan tersebut, krama Desa Air Hawang (Desa Abang sekarang) ikut mengungsi ke Bayunggede. Selain menyelamatkan harta benda, warga Air Hawang menyelamatkan druwe-druwe

karas Pura Tuluk Biyu, seperti 21 lembar tamra prasasti, arca emas Ardhanareswari, Batarabatari Tuluk Biyu Batur dan arca singa. Sejalan dengan perjalanan waktu, kini Pura Tuluk Biyu Batur berdiri dengan megah, bersebelahan dengan Pura Ulun Danu, Desa Adat Batur, Kintamani. Bagi warga Desa Adat Batur, Pura Tuluk Biyu lebih sering disebut Pura Batur Kanginan, sedangkan Pura Ulun Danu Batur sering disebut Pura Batur Kawan. Pemberian nama tersebut kemungkinan mengusung konsep rwabhineda. Pangemong Pura Tuluk Biyu juga pangemong Pura Ulun Danu Batur, yakni warga Desa Adat Batur, meskipun tidak secara keseluruhan. Pamucuk Pura Tuluk Biyu adalah Jero Kaleran dan Jero Kelodan, sedangkan pamucuk Pura Ulun Danu Batur adalah Jero Gede Batur Mekalihan. Pelaksanaan piodalan di Pura Tuluk Biyu Batur berlangsung beberapa kali sesuai dengan sasih, yakni pada Sasih Kasa, Sasih Kapat, Sasih Kapitu, Sasih Kawulu, serta Sasih Kadasa. Selain itu, dilaksanakan aci berdasarkan Patemoning Saptawara, Pancawara dan Pawukon. (kmb)

Bali Post/kmb

SIMAKRAMA - Panitia Karya Pujawali Ngusaba di Pura Tuluk Biyu, Batur Parahyangan Agung Pucak Gunung Abang, Kintamani ‘’masimakrama’’ di Gedung Pers Bali K. Nadha, Selasa (4/10) kemarin.

(0361) 819446, 081 337 032 965 FM 96,5

Topik : dprd bali bersurat ke presiden Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com


Rabu Pon, 5 Oktober 2016

Badung

Peluncuran Simpeg ’’Online’’ dan Penyerahan SK PNS K2

PNS Diminta Berbenah dengan Kerja Keras dan Berkualitas PEGAWAI negeri sipil (PNS) merupakan garda terdepan terwujudnya fungsi pemerintahan di daerah, terutama dalam mewujudkan pelayanan publik berkualitas, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan daya saing daerah. Karena itu, segenap pegawai diminta mampu menunjukkan kinerja yang baik. Seluruh pegawai di Badung mesti berbenah diri dengan berkerja keras, kerja berkualitas, bekerja ikhlas dan tuntas. Jadi, etos kerja pegawai di Kabupaten Badung mesti berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat secara maksimal melaui terbangunnya sinergitas dan konektivitas antar-SKPD di Badung. Demikian ditegaskan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS) Daerah dari tenaga honorer kategori 2 (K2) Tahun Anggaran 2013 dan 2014. Acara dirangkaikan peluncuran Simpeg online di ruangan Kertha Gosana Puspem Badung, Selasa (4/10) kemarin. Turut hadir pada penyerahan SK PNS pegawai honorer K2 169 orang ini, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, Sekda Badung serta segenap pimpinan SKPD di Badung. Bupati Giri Prasta selaku pembina kepegawaian menegaskan, seiring konsep Badung smart city, maka Simpeg online sebagai bagian dari sistem informasi manajemen pegawai, mesti terus disempurnakan. Sebab, ending dari Simpeg online ini, bahwa ke depan yang bertugas di bidang kepegawaian mesti melakukan

Lagi, Dewan Temukan Puluhan Sambungan PDAM Ilegal Direksi PDAM Diusulkan Diganti

SERAHKAN SK - Bupati Giri Prasta saat penyerahan SK PNS Daerah dari tenaga honorer kategori 2 (K2) Tahun Anggaran 2013 dan 2014. Acara dirangkaikan peluncuran Simpeg online di ruangan Kertha Gosana Puspem Badung, Selasa kemarin. fungsi pelayanan dengan inovasi pelayanan melalui jemput bola. Ke depan konsep ini terus dilakukan penyempurnaan dengan pemanfaatan teknologi informasi. Bupati Giri Prasta juga kembali menegaskan komitmennya untuk memberikan reward dan punishment kepada segenap ASN di Kabupaten Badung. Bila pegawai telah melaksanakan tugasnya dengan baik dengan etos kerja yang tinggi penuh disiplin dan loyalitas, maka pihaknya akan memberikan reward baik dalam bentuk peningkatan tunjangan kinerja maupun promosi pada jenjang yang lebih tinggi. ‘’Namun sebaliknya bila masih ada pegawai tidak mampu menunjukkan kinerja dan prestasi, tentu juga akan menjadi bahan pertimbangan untuk mendapatkan sanksi dan punishment,’’ pungkasnya. Hal senada disampaikan Wakil Bupati Ketut Suiasa, yang juga menyampaikan apre-

siasi atas langkah inovasi peningkatan pelayanan kepegawaian secara online. Penekanannya, bagaimana asas manfaat yang diperoleh pegawai ketika hak dan reward pegawai terutama terkait kenaikan pangkat, baik saat berkala maupun reguler. Bila database sudah baik maka nanti dalam Simpeg online diharapkan BKD sudah mengetahui pegawai yang akan naik pangkat setiap bulan. Kepala BKD dan Diklat I Gede Wijaya melaporkan, SK PNS yang diserahkan kepada 169 PNS dari keseluruhan 171 PNS, berkurang 2 orang karena meninggal karena sakit yakni Ni Putu Rai Mariati dari Bagian Umum dan Ni Nyoman Wahyuni dari SMAN 1 Kuta Utara. Dari jumlah tersebut, golongan I 35 orang, golongan II 108 orang dan golongan III 26 orang. Melalui Simpeg ini, diharapkan data dari masingmasing PNS bisa lebih sempurna dan lebih update. (ad 144)

Bali Post/rah

BARANG BUKTI - Kapolres Badung AKBP Ruddy Setiawan didampingi Kasat Resnarkoba AKP Djoko Hariadi menunjukkan barang bukti milik Andreas Megiano.

Pemilik Senpi Ternyata Anggota Ormas

Mangupura (Bali Post) Hingga saat ini, penyidik Polres Badung terus mendalami penemuan senjata api (senpi) FN di rumah tersangka Andreas Megiano C.P. (28). Hasil penggeledahan di tempat tinggal tersangka di Perumahan Garuda Kencana di Jalan Pulau Indah, Kuta Utara, juga ditemukan satu samurai, satu pedang dan kartu anggota salah satu ormas di Bali. ‘’Tersangka kami kenakan dua pasal yaitu Pasal 1 dan 2 Undang-undang Darurat serta Pasal 127 Undang-undang Narkotika. Masih kami kembangkan kasus ini, terutama kepemilikan senpi tersebut,’’ tegas Kapolres Badung AKBP Ruddy Setiawan didampingi Kasat Resnarkoba AKP Djoko Hariadi, Selasa (4/10) kemarin. Hasil penyelidikan awal, lanjut Kapolres, tersangka berdalih senpi itu bukan miliknya. Senpi mirip FN itu milik Dwi dari luar Bali dan dikirim kepadanya lewat jasa ekspedisi di Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Selain itu, senpi tersebut dibilang rusak dan tersangka disuruh memberbaiki. ‘’Kalau disuruh memperbaiki kok senpi itu dikirim lengkap dengan pelurunya. Dua peluru tajam kaliber 9 milimeter dan 20 peluru hampa kami amankan di TKP. Untuk memastikannya, kami akan bawa senpi itu ke Labfor Denpasar,’’ tambah AKP Djoko. Sementara itu, Wakapolres Badung Kompol Erwin Pratomo menyebutkan senpi FN itu diduga bukan organik. ‘’Untuk pastinya, harus dibawa ke labfor,’’ tegas Erwin saat mendampingi Kapolres. Pengakuan janggal tersangka juga terkait dua samurai tersebut. Tersangka asal Madiun, Jawa Timur ini mengaku hanya dipakai koleksi. Namun kepada Djoko, pengakuannya berubah, bahwa senjata tajam (sajam) itu sering dibawa untuk bela diri. ‘’Mungkin karena tersangka kerja jadi debt collector dan anggota ormas sehingga

3

menyimpan barang tersebut. Apakah senpi dan sajam pernah dipakai, harus dicek labfor,’’ ungkap Djoko yang mantan Kanit I Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar ini. Terkait kepemilikan satu paket sabu-sabu (SS), tersangka mengaku membeli dari temannya, Dn, seharga Rp 500.000. SS seberat 1,44 gram itu rencananya dipakai sendiri. Tersangka mengaku berhenti jadi pengedar narkoba sejak akhir 2015.

Seperti diberitakan, peredaran senpi ilegal terus terungkap. Kali ini pengedar narkoba Andreas Megiano ditangkap di tempat tinggalnya di Perumahan Garuda Kencana, Dalung, Kuta Utara, Rabu (28/9) lalu. Hasil penggeledahan di rumahnya, tim Resnarkoba Polres Badung mengamanan sabu-sabu (SS), satu pucuk senpi FN, dua butir peluru tajam dan 20 butir peluru hampa, pedang serta samurai. (kmb36)

Mangupura (Bali Post) – Wakil rakyat di DPRD Badung menemukan puluhan sambungan PDAM ilegal di kawasan Ungasan, Kuta Selatan. Berdasarkan penelusuran di lapangan, ditemukan jaringan pipa pencabangan langsung pada pipa induk PDAM Tirta Mangutama. Aksi pencurian air bersih itu, terungkap ketika jajaran Komisi III dan Komisi IV DPRD Badung dan Dewan Pengawas PDAM Tirta Mangutama melakukan sidak pelayanan PDAM Tirta Mangutama ke masyarakat, Selasa (4/10) kemarin. Terungkapnya pencurian air PDAM tersebut merupakan kali kedua setelah Jimbaran, yakni ditemukan 28 sambungan ilegal. Kondisi ini kontan membuat jajaran dewan berang dan meminta Direksi PDAM Tirta Mangutama bertanggung jawab. ‘’Ada sekitar 28 sambungan yang kami temukan lagi. Ini yang kedua setelah Jimbaran. Jadi, tidak menutup kemungkinan ada sambungan-sambungan yang kami duga ilegal lagi di tempat lain,’’ ungkap Ketua Komisi III DPRD Badung I Nyoman Satria. Menurutnya, Kuta Selatan merupakan zona merah yang belum teraliri air dari PDAM. Karena itu, pihaknya meminta agar pihak Direksi PDAM Tirta Mangutama bertanggung jawab atas temuan sambungan yang diduga ilegal tersebut. ‘’Kami kira ada permainan oknum pejabat PDAM sendiri. Temuan ini akan ditindaklanjuti serius. Bahkan, akan menjadi bahan laporan kepada Bapak Bupati Badung,’’ tegasnya. Di pihak lain, masyarakat juga mengeluhkan tiba-tiba harus membayar rekening PDAM yang tidak masuk akal. Salah seorang pelanggan mengeluhkan, Juni hanya membayar Rp 57.000, lalu

naik menjadi Rp 134.000 pada Juli dan tiba-tiba diharuskan membayar Rp 2,2 juta untuk Agustus. Padahal, pemakaian biasa dan tidk ada sambungan bocor. Yang tidak masuk akal, September kembali normal. Setelah protes dan dilakukan berbagai pengecekan dan pengetesan, petugas PDAM menyebutkan terjadi maju pada meteran 17% dan untuk itu pelanggan dapat potongan 17% sehingga hanya membayar sekitar Rp 1,8 juta. Petugas juga mengganti meteran yang ada dengan yang baru. ‘’Masak saya harus membayar sesuatu yang gak pernah saya pakai, dari meteran yang tidak akurat, ini merampok namanya,’’ keluh pelanggan yang tidak mau disebutkan namanya tersebut. Terkait hal itu, Satria asal Mengwi ini juga berencana membentuk satgas yang mengawasi kinerja PDAM di masyarakat, sehingga tidak terjadi kecurangan. Satgas ini dibentuk setelah mendapat restu dari Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. ‘’Ini merupakan bukti kinerja buruk Direksi PDAM Tirta Mangutama. Kalau memang tidak becus menjalakan tugas, sebaiknya diganti saja. Ini sudah parah sekali karena jelas-jelas ditemukan penyim-

Bali Post/ist

SIDAK - Komisi III dan Komisi IV DPRD Badung bersama jajaran Dewan Pengawas PDAM Tirta Mangutama, Selasa (4/10) kemarin mengelar sidak di kawasan Ungasan. Alhasil, tim menemukan indikasi pencurian air bersih PDAM dengan memasang sambungan pada pipa induk. pangan,’’ ungkapnya. Selain ditemukanya adanya sambungan ilegal, Komisi III DPRD Badung juga mensinyalir terjadi mark-up dalam penyediaan barangbarang kebutuhan PDAM, seperti meteran. ‘’Kami juga mensinyalir ada mark-up harga barang. Sebab, harga meteran yang dijual di PDAM Badung terpaut jauh dengan di PDAM Denpasar. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami,’’ terangnya. Ketua Dewan Pengawas PDAM Tirta Mangutama Wayan Suyasa membenar-

kan temuan sambungan ilegal tersebut. Pihaknya sudah mengambil langkah-langkah untuk menyikapi hal tersebut, bahkan sudah membuat pakta integritas untuk para karyawan agar tidak memberikan jalan untuk melakukan pencurian air PDAM. Sementara itu, Dirut PDAM Tirta Mangutama I Made Subargayasa belum bisa dimintai konfirmasi terkait hasil sidak Komisi III dan Komisi IV DPRD Kabupaten Badung bersama jajaran Dewan Pengawas PDAM Tirta Mangutama tersebut. (kmb27)


4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

info seremoniAL

Rabu Pon, 5 Oktober 2016

SLUB Saraswati 1 Denpasar Lima Kali Anggaran Besar, Komisi II DPRD Badung Raih Emas di LPSN Tingkat Nasional Tinjau Proyek di Desa Taman

BONUS - Bagus Ketut Lodji bersama pengurus, Kasek IGA A. Adnyani dan guru pembina menyerahkan bonus kepada siswa SLUB Saraswati 1 Denpasar yang meraih emas di LPIR Nasional. SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar tampil luar biasa di Lomba Penelitian Siswa Nasional (LPSN) 2016. Dengan demikian, SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar menjadi satu-satunya sekolah yang secara berturut-turut lima kali meraih medali emas di ajang bergengsi ini. Dulu event ini disebut Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) tingkat Nasional, namun mulai 2016 diubah menjadi LPSN. Bahkan satu-satunya duta Bali yang meraih medali emas. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra pasti gembira membaca berita ini, karena anak-anak Denpasar mampu mengharumkan nama Kota Denpasar di ajang nasional. Dari dua tim yang dikirim, satu tim meraih medali emas, satu tim lagi peneliti harapan. Siswa SLUB Saraswati 1 Denpasar meraih medali emas di kategori IPA dan lingkungan. Tim ini diperkuat oleh I Gusti Agung Ayu Desinta Linggarcani (kelas IX-bilingual) dan Anak Agung Istri Dina Wahyuni (kelas IX-bilingual).

Di ajang yang digelar Kemendikbub di Jakarta tersebut, kedua anak ini memaparkan hasil penelitiannya berjudul ‘’Karakter Morfologi dan Anatomi Bunga serta Daun Beberapa Varietas Kamboja (Plumeria acuminata) sebagai Sumber Keanekaragaman Hayati Spesies’’. Keduanya memaparkan orang Bali suka bunga kamboja, sementara orang luar Bali sangat takut karena hidup di kuburan. Mereka memperkenalkan jenis-jenis kamboja di Bali yang sebenarnya banyak memiliki varietas. SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar dikenal banyak melahirkan siswa berprestasi tingkat nasional. Selain meraih emas, anak binaan Pande Putu Sekar Ariwidiantari, S.Si. ini juga meraih penghargaan peneliti harapan. Mereka adalah Ni Nyoman Adinda Trisna Dewi (IX-bilingual) dan Komang Tia Trismayadevi (IX-F). Sementara itu, Putu Wira Widiantara (IX-bilingual) juga sukses membela Bali dan meraih juara umum di Jumbara Nasional. Atas prestasi tersebut, siswa SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar didampingi Kepala SMP (SLUB) Saraswati 1 Dra. IGA A. Adnyani, M.M., Selasa (4/10) kemarin diterima oleh Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. didampingi Ketua Badan Pembina Yayasan IGB Yudhara, MBA., Sekretaris Dewa Sukanada, B.A. dan Bendahara dr. IGN Susila, M.Kes. Saat itu Bagus Ketut Lodji langsung menyerahkan bonus Rp 7 juta bagi peraih medali emas. Bagus Ketut Lodji memberi apresiasi positif atas sukses yang diraih anak-anak SLUB Saraswati 1 Denpasar, di mana dari sekolah swasta mampu lima kali berturut-turut meraih medali emas di ajang bergengsi di LPSN nasional. Yayasan mengucapkan selamat mampu mengangkat nama Saraswati di tingkat nasional. Dia berharap tradisi emas di LPSN berlanjut setiap tahun dan di Jumbara. Dia bangga SLUB Saraswati unggul di bidang penelitian. Kasek IGA A. Adnyani mengaku kemenangan Tim SLUB Saraswati ini sangat mengharukan. Dia juga terharu melihat penampilan anak didiknya yang semua dari kelas bilingual ini penuh percaya diri. Apalagi pesaingnya juga tampil berkualitas. Tahun lalu siswa SLUB Saraswati 1 Denpasar meraih medali emas di IPS, 2014 di LPIR di Tangerang meraih emas di bidang IPS dan perunggu di IPA. Tahun 2013 meraih emas di Teknologi dan Rekayasa dan perunggu di IPA. Sedangkan pada LPIR 2012 meraih emas di IPA. (ad287)

ANGGARAN yang besar yang dikucurkan untuk menata Desa Taman, Kecamatan Abiansemal dikawal ketat oleh jajaran Komisi II DPRD Badung. Bahkan untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana, Selasa (4/10) kemarin komisi yang membidangi pembangunan ini langsung meninjau lokasi. Dipimpin Ketua Komis II Nyoman Dirga Yusa, rombongan langsung meninjau sejumlah proyek dengan anggaran APBD Badung Rp 46 miliar lebih itu. Di antaranya pembangunan jalan, trotoarisasi dan penataan wajah kota di Desa Taman. ‘’Kami menjalankan fungsi dewan sebagai fungsi pengawasan. Terlebih penataan dengan total anggaran Rp 46 miliar ini menggunakan APBD Badung tahun 2016. Kami harus pastikan semua berjalan dengan baik,’’ kata Dirga Yusa. Saat mengunjungi proyek tersebut, Dirga Yusa didampingi para anggota yakni I Nyoman Suka, I Made Wijaya, I Wayan Luwir Wiana, I Nyoman Oka Widianta dan I Wayan Mendra. Juga turut mendampingi Kadis Bina Marga dan Pengairan IB Surya Suamba dan Kadis Cipta Karya serta sejumlah staf Setwan Badung.

MENINJAU - Jajaran Komisi II DPRD Badung meninjau proyek di Desa Taman untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana. Sejumlah proyek yang ditin- jumlah proyek di Badung yang jau Dirga Yusa dan jajaran di menggunakan APBD Badung. antaranya proyek pembangu- ‘’Kami awali di Desa Taman, nan jembatan di jalan Pegongan Abiansemal. Pada agenda selanJempeng, penataan wajah desa jutnya kami akan menijau proyek meliputi trotoar dan saluran air yang di Kuta Utara,’’ kata Bendakiri-kanan. Kemudian pembuatan hara DPC PDI-P Badung itu. jalan baru dengan badan jalan Yang jelas, kata Dirga, yang sudah tersedia di Banjar pihaknya tak ingin ada proyek Tebe Jero Raketan menuju Batu yang tidak berjalan sesuai renBayan dan melingkar kembali ke cana. Apalagi anggaran mengguBincingah Taman, juga meninjau nakan APBD Badung yang notapenataan jalan lingkungan den- bene adalah uang rakyat. ‘’Yang gan sistem papingisasi. di Taman sudah berjalan baik Dirga Yusa menambahkan, bahkan sudah sampai 75 persen. pihaknya tidak hanya memantau Pada intinya kami tak ingin ada pembangunan proyek di Taman, proyek yang tidak sesuai spek,’’ namun juga akan meninjau se- pungkas Dirga Yusa. (ad142)

STIKI Wisuda 171 Wisudawan Dita dan Muliawan Jadi yang Terbaik

Made Urip Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kota Tabanan Ajak Pacalang Jadi Benteng Adat dan Budaya Bali

SALAH satu kader senior PDI-P yang menjabat anggota Komisi IV DPR-RI Drs. I Made Urip yang juga selaku anggota MPR-RI secara konsisten dan berkelanjutan menggalakkan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. Senin (3/10) lalu mendatangkan para pacalang bersama bendesa adat dan pengurus desa adat seKota Tabanan. Kehadiran wakil rakyat itu juga disambut anggota Fraksi PDI-P DPRD Tabanan, Perbekel Dauh Peken, panglingsir dan kepala dusun dan pacalang se-Desa Adat Tabanan yang baru mengikuti pendidikan pelatihan pacalang dan klian adat se-Kota Tabanan dengan nasumber dari kader PDI-P I Wayan Gunadi dan I Wayan Dika Sumantra. Sosialisasi itu juga diisi penyerapan aspirasi masyarakat oleh Made Urip bersama Badan Pengkajian dengan tema ”Penguatan Lembaga MPR-RI” bekerja sama dengan masyarakat Kota Tabanan. Selaku Bendesa Pakraman Kota Tabanan, I Gede Wayan Samba sangat mengapresiasi sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang dilakukan Made Urip. Melalui sosialisasi ini, masyarakat

khususnya para pecalang dapat membuka wawasan dan pengetahuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. ”Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang digelar Pak Urip selalu menyentuh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelosok pedesaan hingga perkotaan,” ujarnya. Panitia Pelaksana Pelatihan Pacalang I Wayan Wiguna Negara menambahkan, pendidikan dan pelatihan pacalang Desa Pakraman Tabanan yang diikuti sekitar 300 pacalang sangat didukung oleh Made Urip. Pihaknya sangat berterima kasih atas dukungan yang telah diberikan, salah satunya dengan dilaksanakannya sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. “Dengan adanya sosialisasi seperti ini, para pacalang Desa Pakraman Kota Tabanan diharapkan memiliki sikap profesionalisme menuju pacalang yang celang, eling dan macaling,” imbuhnya. Melihat astusias masyarakat, Made Urip menegaskan semua elemen bangsa, termasuk TNI/ Polri, mahasiswa, LSM dan seluruh lapisan masyarakat harus diberikan sosialisasi tentang 4 Pilar Kebangsaan, termasuk

SOSIALISASI - Anggota DPR-RI dari Fraksi PDI-P Drs. I Made Urip, M.Si. saat Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kota Tabanan, Senin (3/10).

para pacalang. ”Setelah mengikuti diklat, para pacalang perlu dibekali pengetahuan dan wawasan tentang 4 Pilar Kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Made Urip. Ditegaskan lagi, Pancasila tidak hanya menjadi jargon, namun harus diimplementasikan dan dilaksanakan di tengah degradasi bangsa yang makin dalam dengan banyaknya terjadi kasus kenakalan remaja akibat narkoba dan radikalisme. Hal ini disebabkan karena kurangnya pemahaman tentang Pancasila sebagai salah satu pilar kebangsaan. “Guna menangkal hal tersebut, perlu dilakukan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ke seluruh lapisan masyarakat, mulai dari tingkat desa hingga kota dan pacalang merupakan salah satu ujung tombak untuk menanggulangi terjadinya degradasi bangsa,” tegasnya. Untuk di Bali, kata Urip, sudah terjalin hubungan harmonis antarumat yang harus terus dijaga dan dilakukan secara terus menerus. Terutama bagi pacalang, di mana desa adat merupakan benteng terakhir agar terus menjaga adat budaya dan keajegan Bali. Dalam konteks NKRI, pemerintahan Presiden Jokowi dengan program Nawacita-nya juga telah melakukan berbagai langkah nyata. Salah satunya dengan pembangunan infrastruktur di daerah perbatasan sehingga tanah di daerah perbatasan tidak diambil oleh negara lain. “Termasuk di bidang kelautan dan kehutanan, permasalahan ilegal loging harus dihentikan untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya seraya menyerahkan bantuan sebesar Rp 25 juta. (ad143)

H-28, Raisa dan Ari Lasso Siap Menghentak Bali SEBENTAR lagi pencinta konser romantis di Bali akan dimanjakan lewat penampilan Raisa dan Ari Lasso. Megabintang dari dua generasi ini memiliki jutaan fans di Indonesia, tidak terkecuali Bali. Konser Bali I’m in Love sengaja menampilkan line up dua generasi untuk memfasilitasi tingginya minat pasar. Konser yang akan dilaksanakan tanggal 2 November di Grand Ballroom Aston Denpasar ini diyakini akan penuh pengunjung, terbukti dari suksesnya penjualan tiket presale yang telah dilaksanakan Kecak Production selama September. Adi, Manager Tiket Kecak Production, mengungkapkan rasa gembiranya atas suksesnya penjualan tiket presale konser Bali I’m in Love. ‘’Luar biasa. Publik Bali tidak hanya cerdas dalam mengapresiasi seni, tapi juga memiliki daya beli yang tinggi. Secara umum omzet penjualan tiket presale selama September lalu laku keras, melebihi target awal yang kami ditetapkan,’’ ujarnya. Bagi yang belum sempat membeli tiket presale, dapat langsung membeli tiket dengan harga normal. Kecak Production telah membuka penjualan normal sejak tanggal 1 Oktober s.d. hari H, selama kuota masih tersedia. ‘’Mengingat kapasitas venue Ballroom Aston Denpasar, kami memproduksi tiket dengan jumlah terbatas. Saya sarankan untuk segera membeli tiketnya selagi tanggal muda. Jangan sampai kehabisan,’’ tambah Adi sambil tersenyum. Konser Bali I’m in Love adalah konser dua generasi yang menawarkan eksklusivitas dan kenyamanan dengan harga terjangkau. Untuk harga yang ditawarkan, terdapat lima pilihan kelas dengan deskripsi sebagai berikut, Diamond Pp 1.000.000 (duduk, fasilitas nomor kursi dan foto bareng artis), Platinum Rp 500.000 (duduk 2nd class), Gold Rp

300.000 (duduk 3rd class) dan Festival Rp 150.000 (standing). Saat ini Kecak Production telah membuka penjualan tiket di Arena Resto Sanur, Warung Pepe Dewi Sri, Monjali Bali Kafe Mahendradata, BC Street Coffe Teuku Umar Barat, Radio Cassanova, Radio Duta, Mie Kober Renon dan Mie Kober Batubulan. Untuk info lebih lanjut, bisa hubungi hotline di 081 238 980 220. (r)

Raisa

WISUDA - Prosesi Wisuda ke-8 STMIK Stikom Indonesia, Rabu (4/10) kemarin. DALAM rangka pengukuhan kerja, berkarya dan menunjukkelulusan mahasiswa yang telah kan kemampuan. Jangan hanya menempuh masa belajar pada berkeluh kesah, karena kesukProgram Strata Satu (S-1) di ST- sesan itu tidak mudah maka MIK Stikom Indonesia (STIKI), teruslah berusaha jangan pernah diselenggarakan kegiatan Wisuda berhenti agar tidak menjadi penke-8 di Agung Room Grand Inna gangguran intelek. Muku juga Bali Beach, Sanur, Selasa (4/10) mengucapkan selamat kepada kemarin. Jumlah wisudawan seluruh wisudawan dan orangtua tercatat 171 orang, yang ter- wisudawan yang hadir atas segala diri dari 153 orang dari Program perjuangan yang telah dilakukan Studi Teknik Informatika dan sehingga saat ini para wisudawan 18 orang Program Studi Sistem ada di titik akhir dalam masa Komputer. belajar di STIKI. I Dewa Made Krishna Muku, Koordinator Kopertis Wilayah M.T. selaku Ketua STIKI dalam VIII dalam sambutannya yang sambutannya berpesan kepada dibacakan Kasubag Tata Usaha seluruh wisudawan agar setelah Dra. Putu Anggraeni Sri Adnyani ijazah dan gelar sarjana kom- menyampaikan bahwa wisuda puter diterima dan melekat pada adalah tanda atau tonggak awal wisudawan, maka segeralah dari setiap wisudawan untuk meuntuk berwirausaha, mencari mulai menjalani suatu proses ke-

hidupan baru dengan tantangan yang lebih dinamis dan kompleks. Oleh sebab itu, wajib untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya terutama menyiapkan mental, berbagai kecakapan atau skill sehingga bisa tetap eksis dalam menghadapi persaingan global. ‘’Jadilah insan yang unggul, tangguh, pekerja keras, pekerja cerdas dan pekerja yang ikhlas berbasis iptek dan budaya,’’ ujarnya. Pada Wisuda ke-8 STIKI kali ini, Dita Pradnaswari Putu dari Program Studi Teknik Informatika dan I Nengah Muliawan dari Program Studi Sistem Komputer berhasil menjadi wisudawan terbaik. Dita dalam sambutannya mewakili para wisudawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada STIKI karena telah memberikan pelayanan termasuk bimbingan yang baik kepada mahasiswa, sehingga para mahasiswa bisa lulus tepat pada waktunya. I Nyoman Widhi Adnyana selaku Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA-STIKI) melaporkan bahwa hingga wisuda ke-8 tersebut dilaksanakan, organisasi yang mewadahi seluruh alumni STIKI ini telah mencatat sebanyak 984 orang alumni. Dia mengharapkan kepada seluruh wisudawan yang kini telah berstatus sebagai alumni untuk secara aktif ikut berkontribusi pada STIKI, sehingga ke depan STIKI semakin baik dan sebagai bentuk rasa hormat kepada almamater tercinta. (ad286)

Singhasari Literasi Festival

Menelusuri Kembali Jejak Negara Singha SEJARAH selalu meninggalkan jejak. Jejak-jejak itu makin lama makin pudar seiring dengan perjalanan waktu. ‘’Inilah yang mau kita ‘baca’ kembali. Kita mempunyai sejarah yang agung di masa lampau dan itu harus diselematkan,’’ ujar Ngurah Paramartha, penggiat pariwisata, budaya dan sejarah. Di tengah kesibukannya mempersiapkan hajatan besar ‘’Singhasari Literasi Festival’’ di Malang, 29 September – 1 Oktober 2016, Paramartha selaku penggagas ‘’Singhasari Literasi Festival’’ tersebut mengungkapkan keagungan sejarah Singasari dan pertaliannya dengan Singaraja di Bali. ‘’Kita mencoba membuka wacana historik ini berdasarkan sejumlah sumber yang ada, kajian-kajian ilmiah sebelumnya dan sumber informasi lain yang menguatkan bukti sejarah kebesaran Negara Singha,’’ kata Ngurah Paramartha. Pembukaan Singhasari Literasi Festival ini diselenggarakan pada 29 September 2016 di Pendopo Agung, Malang dan dibuka Bupati Malang Dr. Rendra Kresna, S.H., M.M. Hadir dalam pembukaan itu adalah Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng mewakili Bupati Buleleng, jajaran pegawai Pemkab Malang, mahasiswa dan wartawan. Pada kesempatan itu diketengahkan berbagai pertunjukan seni dari Malang dan Bali serta orasi budaya ‘’Kebudayaan sebagai Ruang Hidup’’ oleh budayawan Mudji Sutrisno, SJ. Selain itu, pada acara pembukaan dilakukan prosesi penyerahan patung singa dari Bupati Malang kepada Bupati Buleleng yang diwakili Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Buleleng. Pada hari pertama Singhasari Literasi Festival, Bupati Malang Rendra Kresna sebagai pembicara kunci mengungkapkan, wacana sejarah ini sesungguhnya hendak membuka kembali jalan ke masa lalu tentang Negara Singha dan

MITREKA BUDDHAYA – Bupati Malang Dr. Rendra Kresna, S.H., M.M. (berdiri di podium) tengah menyampaikan gagasan Mitreka Buddhaya di hari pertama penyelenggaraan ‘’Singhasari Literasi Festval’’. mencari benang merah yang lebih adalah Ngurah Paramartha. Ia mensahih tentang pertalian antara coba menawarkan penelusuran jejak Kerajaan Singasari dan kota Sin- sejarah Negara Singha berdasarkan garaja. ‘’Dalam kaitan itu, kita saat fakta-fakta yang ada di Bali, Malang ini memulai suatu kerja sama kebu- dan Vietnam. Selama 24 tahun dayaan antara Kabupaten Malang lebih ia mencoba mengkaji, mencari dan Kabupaten Buleleng dan Fes- relasi dan pertalian jejak-jejak itu tival Literasi Singhasari sungguh- berdasarkan fakta-fakta berupa sungguh menjadi momentum yang peninggalan yang ada di Bali dan baik untuk memulai ke arah itu,’’ Malang, serta informasi sahih di museum nasional Vietnam. ‘’Ini logika ujar Rendra Kresna. Dia menambahkan, kerja sama dan investasi saya pribadi terhadap ini bukan saja di bidang penelu- tafsir saya tentang negara Singha. suran jejak sejarah Negara Singha, Sangat mungkin dan terbuka pelumelainkan juga kerja sama di bidang ang untuk mendalami berdasarkan ekonomi, sosial budaya, pariwisata informasi lain yang sekiranya bisa dan pendidikan. Namun, Rendra memperkuat narasi argumentatif Kresna menekankan, memang yang saya,’’ ungkapnya. Narasumber lain yang dihadpaling utama dalam event festival ini tentu saja aspek kesejarahan- irkan pada Singhasari Literasi nya. ‘’Agar kita percaya diri di mata Festival adalah Ketua Komisi X dunia bahwa kita juga memiliki DPR-RI Ir. H.M. Ridwan Hisjam, sejarah besar di masa lalu,’’ tandas Ketua DPRD Kabupaten Malang Rendra Kresna dan menambahkan, Drs. Hari Sasongko, staf pengajar kerja sama ini dinamai ‘’Mitreka Pendidikan Sejarah FHIS Undiksha Buddhaya’ yang terdiri dari kata Dr. I Made Pageh, M.Hum. dan bemitra-eka-buddhaya. Secara umum berapa narasumber lainnya. Acara ‘’mitreka buddhaya’’ berarti bersatu ini ditutup Ketua DPRD Kabupaten dalam keberbedaan. Malang Hari Saongko di Candi Jago, Pembicara kedua di hari pertama Malang. (ad288)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


info seremoniAL

Rabu Pon, 5 Oktober 2016

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I

5

ISI Denpasar Gelar ’’Workshop’’ Senator Wedakarna Setujui Desain Pengelolaan Keuangan dan Kuliah Umum Patung Baruna di Pelabuhan Benoa INSTITUT Seni Indonesia (ISI) Denpasar menggelar Workshop Pengelolaan Keuangan dan Kuliah Umum yang menghadirkan Inspektur Jenderal Kemenristekdikti Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum., Selasa (4/10) kemarin di Gedung Citta Kelangen Kampus ISI Denpasar. Workshop dan kuliah umum yang dihadiri Rektor ISI Denpasar, mahasiswa dan seluruh civitas akademika ISI Denpasar ini bertujuan untuk memberikan arahan dan pemahaman kepada pengelola lembaga, khususnya di bidang pengelolaan keuangan agar tidak salah dalam mengalokasikan dana lembaga. Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.S.Kar., M.Hum. sangat mengapresiasi workshop tersebut. Dikatakan, ISI Denpasar yang merupakan lembaga yang bergerak di bidang seni tidak begitu pasif dalam bidang pengelolaan keuangan. Untuk itu, workshop semacam ini (pengelolaan keuangan - red) sangat diharapkan untuk memberikan pemahaman dan penyegaran kepada pegawai dan seluruh struktural kepengurusan ISI Denpasar. Dengan demikian, ISI Denpasar menjadi lebih baik lagi dari segi pengelolaan keuangan. Dalam pengelolaan keuangan pihaknya mengakui selama ini ISI Denpasar sudah mengikuti dan mencermati aturanaturan yang ada. ‘’Selain workshop, kami juga mengadakan kuliah umum yang berkaitan dengan persiapan ISI Denpasar dalam menghadapi MEA, sehingga mereka mempunyai wawasan lebih,’’ kata Prof. Arya Sugiartha, kemarin. Pihaknya berharap dengan workshop dan kuliah umum ini ISI Denpasar bisa memenuhi harapan untuk mengelola keuangan dengan baik. Sebab, organisasi-organisasi pemerintahan baru mengalami perubahan paradigma tentang pengelolaan keuangan. Dijelaskan, pada tahun 2003 sistem pengelolaan keuangan di Indonesia disebut dengan ICW yang merupakan warisan zaman Belanda. Pada saat mengalami perubahan pada tahun 2003 membawa

Terkait Izin, DPD-RI Minta Pelindo dan Pemkot Duduk Bersama

WORKSHOP - Inspektur Jenderal Kemenristekdikti Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum. (kiri) didampingi Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.S.Kar., M.Hum. (kanan) saat membuka Workshop Pengelolaan Keuangan dan Kuliah Umum di Gedung Citta Kelangen Kampus ISI Denpasar, Selasa (4/10) kemarin. konsekuensi yang sangat besar dan harus ada perubahan mindset dalam pengelolaan keuangan. ‘’Dulu siapa saja yang diberikan untuk mengelola keuangan ingin mencari ‘lebih’, tetapi sekarang tidak demikian. Siapa yang berhasil mengelola uang dengan baik akan memiliki kontribusi dan prestasi yang tinggi terhadap pengembangan lembaga itu sendiri. Sebab banyak sekali kasus-kasus di lembaga anjloknya terletak pada tidak cermatnya dalam pengelolaan keuangan. Apalagi sekarang pengelolaan keuangan itu ketat yang diatur oleh pemerintah. Saya berharap ISI Denpasar ini bisa lebih baik, yang kita mulai dari pengelolaan keuangan,’’ harapnya. Sementara itu, Inspektur Jenderal Kemenristekdikti Prof. Jamal Wiwoho mengatakan ada tiga hal dalam sistem pengelolaan manajemen. Di antaranya manajemen keuangan, aset dan kepegawaian. Namun yang paling banyak menjadi soroton saat ini adalah manajemen keuangan yang dulunya berorientasi pada proses, tetapi sekarang pada hasil. Untuk itu, segala bentuk kegiatan di

lembaga tertentu tidak hanya pada proses dan selesai sampai saat itu, tetapi harus menghasilkan output dan outcome. ‘’Jadi workshop semacam ini sangat penting dilakukan. Sebab, banyak perguruan tinggi yang sering mengalami masalah cukup serius dalam pengelolaan keuangan. Di samping permasalahan aset (barang dan jasa) dan kepegawaian yang pada akhirnya berurusan dengan hukum dan mencederai marwah dunia pendidikan,’’ terangnya. Oleh karena itu, melalui workshop ini pihaknya berharap para pengelola keuangan di lembaga manapun agar tidak salah dalam tata kelola keuangan kelembagaan. Sebab, salah dalam tata kelola keuangan akan menghancurkan sistem kelembagaan yang sudah tertata rapi. ‘’Kami berharap sistem tata cara pengelolaan keuangan di suatu lembaga di seluruh Indonesia bisa lebih baik. Dengan demikian, lembaga atau institusi yang ada di Indonesia tidak tersendat perkembangannya karena sistem tata kelola keuangan yang tidak baik,’’ katanya. (ad145)

TERKAIT dengan revitalisasi Pelabuhan Benoa menjadi pelabuhan dengan standar internasional sebagai bagian dari implementasi Tri Sakti Bung Karno, yakni berdikari di bidang ekonomi terus dikawal anggota DPD-RI Bidang Ekonomi Kreatif dan Kesra Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Dalam acara Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kantor Pelindo III Benoa, DPD-RI meminta siapa pun tidak boleh menghalangi pengembangan Pelabuhan Benoa demi menyukseskan program Indonesia sebagai pusat maritim dunia sebagaimana yang dicanangkan pemerintahan Presiden Joko Widodo. Maka dari itu, ia memberi dukungan kepada Pelindo III untuk segera mematangkan dan menjalankan program revitalisasi Benoa agar sebelum tahun 2019 sudah terlihat hasil nyata. “Tahun 2016 ini Bali berhasil menjadikan Benoa sebagai pelabuhan ekspor langsung. Saya minta diikuti oleh prestasi lain. Saya dukung penataan pelabuhan dengan baik, termasuk ide pembangunan patung Dewa Baruna yang akan

dibangun di kawasan Pelabuhan Benoa. Desain sudah saya setujui, dan saya harap tahun 2017 sudah tuntas. Jika bisa Presiden RI yang meresmikan. Saya dari DPD-RI akan membantu dan mem-backup penuh jika Pelindo III serius ingin mengembangkan Benoa. Ini milestone bagi manajemen Pelindo III ke level nasional. Bisa menata Bali, maka bisa menata Indonesia,” kata Senator Arya Wedakarna (AWK). Ia pun mendapatkan informasi dari RDP bahwa saat ini masih ada kendala terkait salah satu izin yang telah diajukan ke Wali Kota Denpasar. “Saya minta Pemkot segera merespons izin yang diajukan. Jangan semua dibuat mangkrak. Jika ada kendala agar ada tim teknis dari Pemkot, Pelindo dan Kepala Syahbandar yang duduk bersama. Cari solusi dan proaktif. Begitu juga Pelindo III agar bisa mengikuti aturan. Jika memang dipersulit, nanti DPD-RI akan turun tangan. Saya sendiri sudah komunikasi dengan Sekretaris Kota Denpasar untuk segera dibantu keluarnya izin, dan seluruh rakyat mengawasi

SATYAGRAHA – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Ali Sodikin (General Manager Pelindo III Benoa), Supriyono (Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Benoa) dan unsur Pemerintah Kota Denpasar serta seniman di Benoa.

proses ini. Ada UU Keterbukaan Informasi Publik. Saya kawal dan intinya revitalisasi Pelabuhan Benoa agar segera terwujud. Bali harus jadi bagian dari skenario poros maritim dunia,” jelas Senator Wedakarna. Dalam pertemuan itu juga disosialisasikan sketsa patung Dewa Baruna oleh manajemen dan desainer di hadapan DPD-RI, Kelurahan Kecamatan Densel dan seniman. “Kita harus tiru keberhasilan Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana sudah meresmikan patung Siwa Mahadewa. Kini Pelabuhan Benoa akan menjadi ikon Bali selanjutnya. Cita-cita saya seluruh pelabuhan laut di Bali harus ada ikon yang bercirikan budaya Hindu Bali. Silakan jalankan. RDP ini juga sekaligus sosialisasi. Saya bantu amankan di pusat,” terang Senator Wedakarna. Hal-hal lain yang dibahas adalah dukungan merapikan kawasan perdagangan/pasar di kawasan Benoa dengan catatan mengakomodir pedagang asli Bali. Advokasi salah seorang tenaga kerja asal Bali di PT Perikanan terkait mutasi demosi yang dinilai merugikan. Juga klarifikasi tentang reklamasi kecil yang dilakukan di kompleks pelabuhan, klarifikasi adanya pipa baru yang melewati Benoa, dan dukungan agar ke depan Pelabuhan Benoa mampu disandari oleh kapal pesiar berukuran di atas 200 m dengan solusi pendalaman laut dan pembangunan infrastruktur. “Kawasan Benoa akan kita perbaiki. Kita beri kesempatan agar Benoa berbenah. Urusan rekomendasi teknis administrasi baik pengawalan di Kota Denpasar dan di pusat sudah jadi urusan saya. Fokus agar Bali punya pelabuhan hebat agar rakyat sejahtera. Sudah lama Denpasar tidak punya ikon sentra ekonomi. Inilah Satya Graha,” imbuh Senator peraih suara terbanyak di Kota Denpasar di pemilu lalu. (ad147)

Kembali Salurkan Modal Tahap III

Honda Raih Penghargaan Layanan Bandara I Gusti Ngurah Rai Dukung UMKM Terbaik Kategori Dealer Sepeda Motor

DALAM mendukung Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), PT Angkasa Pura I (AP I) Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai kembali memberikan bantuan modal usaha kepada pelaku UMKM, Selasa (4/10) kemarin. Bantuan modal ini merupakan penyaluran tahap III tahun 2016. Penyaluran secara simbolis diserahkan langsung General Manager Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi. Total dana yang disalurkan pada tahap III ini sebesar Rp 1,1 miliar, dengan jumlah pinjaman yang diberikan sebesar Rp 20 juta sampai dengan Rp 75 juta. Dana ini diserahkan kepada 28 Mitra Binaan (MB) yang terdiri dari 8 lanjutan dan 20 mitra binaan baru. Yang menerima pinjaman modal usaha kali ini antara lain bergerak di sektor perdagangan dengan alokasi bantuan sebesar Rp 580 juta (52,73%), industri sebesar Rp 455 juta (41,36%) dan jasa sebesar Rp 65 juta (5,91%). Lokasi usaha tersebar di satu kota dan 4 kabupaten di Provinsi Bali. Antara lain Kota Denpasar (3 MB), Kabupaten Badung (21 MB),

Gianyar (1 MB), Tabanan (1 MB) dan Klungkung (2 MB). Yanus Suprayogi mengungkapkan, kegiatan penyaluran ketiga kalinya di tahun 2016 ini telah merealisasikan anggaran program kemitraan sebesar Rp 2,5 miliar kepada 59 MB. ‘’Penyaluran dana program kemitraan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dari Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai dalam mengentaskan kemiskinan melalui program pemberdayaan pengusaha kecil dan koperasi,’’ ujar Yanus. Ditambahkannya, melalui program kemitraan ini para pelaku usaha menerima modal segar yang digunakan untuk mengembangkan usahanya. Sejak digulirkannya program kemitraan pada tahun 1992 sampai dengan triwulan III tahun 2016, Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai telah menyalurkan dana kemitraan sebesar Rp 39,9 miliar. ‘’Sampai saat ini jumlah MB kami mencapai 1.539 dan kami berharap angka ini akan terus bertambah,’’ harapnya. Kepala seksi sarana perindus-

trian Diskopperindag Kabupaten Badung Ni Luh Putu Dwipayanti, S.E. pada kesempatan itu mengatakan selama kegiatan pendampingan sejak tahun 2015 pihaknya sudah lakukan kemitraan dengan AP I. Dikatakannya, manfaat yang didapat sangat bagus. Selain dana pinjaman yang diperoleh, pihaknya juga mengharapkan bantuan berupa promosi maupun pemasaran. Ke depan pihaknya berharap pangsa pasar yang selama ini belum terjamah bisa sasar bersama. Dua orang perwakilan penerima dana yaitu dari CV Gaya Warna Rai Sariani didampingi I Gede Budiyoga, pemilik handicraft di Sedang, Abiansemal, Badung menyampaikan terima kasih kepada pihak AP I atas bantuan yang disalurkan ini. Mereka berharap kegiatan seperti ini agar terus diadakan. ‘’Dengan adanya bantuan ini kami selaku perajin merasa sangat terbantu dalam hal permodalan. Kami berharap ke depannya kegiatan seperti ini terus berlanjut untuk menopang dan memperkuat usaha kami,’’ pungkasnya. (ad146)

FOTO BERSAMA - Jajaran Manajemen PT Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai berfoto bersama dengan para penerima modal usaha, Selasa (4/10) kemarin.

HONDA sebagai salah satu produsen sepeda motor di Indonesia, tidak saja unggul dari segi produk, tetapi juga mengedepankan pelayanan prima kepada konsumen. Selain itu, berbagai prestasi selalu diraihnya, baik penghargaan secara nasional maupun lokal (Bali). Baru-baru ini Honda sukses meraih penghargaan The Best Champion of Bali WOW Service Excellence Award kategori dealer sepeda motor. Acara yang digelar di Denpasar, Kamis (29/9) lalu muncul dua merek sebagai nominasi di kategori dealer sepeda motor yakni Yamaha dan Honda. Pada kesempatan ini, Yamaha tampil sebagai champion, sedangkan Honda meraih prestasi tertinggi the best champion khusus untuk wilayah Bali. MarkPlus WOW Service Excellence adalah penelitian yang dilaksanakan MarkPlus Insight untuk mengukur kualitas pelayanan dari berbagai produk dan jasa yang ditawarkan. Penelitian dan penghargaan WOW Service Excellence diselenggarakan setiap tahun sejak 2009, dengan nama Service Excellence Award (SEA). Penelitian yang dilaksanakan MarkPlus Insight dilakukan melalui survei terhadap kurang lebih 1.000 responden di masing-masing kota. Mulai April hingga Agustus 2016. Metodologi penelitian disempurnakan untuk mengikuti konsep WOW Marketing dengan lima dimensi customer path yaitu aware, appeal, ask, act dan advocate. Menurut Lanang Oka Cahyadi selaku People & Cannel Development Astra Motor Main Dealer Bali yang mewakili dealer Honda wilayah Bali, dalam ajang penganugerahan ini tidak hanya di layanan di bidang dealer sepeda motor. Namun juga ada bidang layanan sektor industri lainnya, seperti dealer mo-

bil, operator seluler, rumah sakit, leasing, perbankan, dan lainnya. ‘’Dengan diraihnya penghargaan ini, tidak menjadikan kami merasa sudah menjadi

RAIH PENGHARGAAN - Baru-baru ini Honda sukses meraih penghargaan The Best Champion of Bali WOW Service Excellence Award kategori dealer sepeda motor.

Pasukan Kopaska Sergap ”Teroris” di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi (Bali Post) Kawanan teroris beraksi di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Selasa (4/10) kemarin. Mereka menduduki pelabuhan dan menyandera sebuah kapal feri. Beruntung aksi ini berhasil digagalkan dengan cepat oleh satuan Komando Pasukan Katak (Kopaska). Seluruh teroris dilumpuhkan hanya dalam waktu satu jam. Drama penyergapan ini adalah latihan penanggulangan teroris dari Kopaska. Penyergapan diawali dari laporan didudukinya Depo Pertamina di Pelabuhan Tanjungwangi. Pasukan Kopaska gabungan dari Armada Wilayah Barat (Armabar) dan Armada Wilayah Timur (Armatim) langsung bergerak. Dengan sigap pasukan elite TNI-AL ini menyerbu Depo Pertamina. Seluruh teroris dilumpuhkan. Rupanya kawanan teroris makin nekat. Mereka bergeser menyandera kapal yang hendak sandar di Dermaga ASDP Ketapang. Tak ingin aktivitas penyeberangan terganggu, pasukan Kopaska bersenjata lengkap mengepung pelabuhan. Sejumlah personel diterjunkan menggunakan helikopter. Aksi sigap Kopaska tak

mampu dibendung teroris. Mereka dilumpuhkan dengan cepat. Berhasil membebaskan kapal yang disandera, tugas personel Kopaska belum berakhir. Sebuah bom ditemukan di dekat dermaga. Bom rakitan ini akhirnya diledakkan oleh personel jihandak.

Selain drama pembebasan sandera, jajaran TNI-AL juga menghalau aksi demo anarkis di Pelabuhan Ketapang. Aksi ini bagian dari latihan penanganan huru-hara dari Pangkalan TNI-AL (Lanal) Banyuwangi. Dalam simulasi massa terlihat mengamuk, namun berhasil

Bali Post/udi

SIMULASI - Personel Kopaska melumpuhkan teroris di atas kapal dalam simulasi penyergapan teroris di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Selasa (4/10) kemarin.

terbaik. Namun sebagai tolak ukur atas apa yang sudah kami lakukan sehingga ke depan bisa untuk ditingkatkan demi pelayanan prima,’’ terangnya. (bns1)

dihalau pasukan Lanal. “Simulasi penyergapan teroris adalah tahap akhir latihan Kopaska terpadu selama empat hari di Banyuwangi. Ini latihan rutin tahunan,” kata Danlanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Wahyu Endriawan usai latihan. Menurutnya, Pelabuhan Ketapang sengaja dipilih untuk latihan karena berbagai pertimbangan. Salah satunya, pelabuhan ini menjadi objek vital dan pintu masuk ke Bali. “Letak Ketapang juga strategis, sehingga sangat tepat dibuat latihan,” jelasnya. Latihan kali ini, kata Danlanal, diikuti 70 personel Kopaska, termasuk personel Lanal Banyuwangi. Total 120 personel. “Banyuwangi tetap menjadi atensi pengamanan karena berdekatan dengan Bali sebagai etalase pariwisata dunia,” pungkasnya. Manager Usaha PT Indonesia Ferry Ketapang Ardhi Ekapaty menyambut latihan penanggulangan teroris tersebut. Sebab, Pelabuhan Ketapang masuk salah satu objek vital nasional. “Latihan ini diharapkan bisa sering-sering digelar, sehingga tak ada gangguan di penyeberangan,” tegasnya. (kmb30)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Rabu Pon, 5 Oktober 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Membela Kedaulatan Negara HARI ulang tahun angkatan besenjata suatu negara selalu menjadi perhatian menarik bagi negara lain, terutama di negara-negara yang berbatasan. Apalagi dua negara bersangkutan selalu terlibat dalam ketegangan. Ini disebabkan karena pada saat ulang tahun ini negara memberi pesan simbolik, baik untuk kepentingan internal maupun eksternal. Pada saat ulang tahun inilah biasanya dilakukan pamer kekuatan negara. Berbagai persenjataan akan dipamerkan dalam sebuah parade militer, juga keterampilan dari masing-masing prajurit yang dimiliki. Pameran itu tentunya memberikan pesan kepada rakyat negara bersangkutan bahwa militernya kuat dan siap mempertahankan kedaulatan negara. Bagi negara lain akan menjadi peringatan agar tidak macam-macam dengan negara tersebut. Di dunia ini, parade militer yang dilakukan oleh Korea Utara pasti akan mendapat perhatian dunia. Negara ini sering dikatakan misterius dan melalui parade militerlah akan diketahui kekuatan sebenarnya. Pakistan dan India sering juga melakukan pameran kekuatan senjata. Kita tahu, dua negara ini bermusuhan sejak deklarasi kemerdekaannya. Iran juga melakukan hal yang sama karena negara ini mempunyai kepentingan nasional yang berbeda di kawasan. Iran adalah negara yang paling berani bersuara lantang menghadapi negara-negara Barat. Pameran kekuatan militer sering berguna sebagai pesan kepada negara yang dianggap lawannya. Hemat kita, pembangunan militer yang terlihat melalui pameran kekuatan itu merupakan hal yang wajar saja. Negara itu hampir sama dengan individu manusia, masing-masing mempunyai ambisi untuk menaklukkan. Sebagai akibatnya juga masing-masing negara wajar merasa terancam. Untuk itulah kemudian pembaruan militer itu menjadi pemegang peran utama ketahanan nasional dan eksistensi negara bersangkutan. Kini militer mempunyai kebijakan untuk melakukan penelitian dan pengembangan bekerja dengan pihak mana saja agar strategis, perkembangan teknologi dan berbagai perkembangan lainnya dapat ditangkap dengan baik. Perkembangan itu kemudian akan menjadi barometer kesiapan militer itu untuk menghadapi ancaman. Kita di Indonesia harus juga menempatkan posisi militer seperti itu. Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia adalah negara dengan luas wilayah dan jumlah penduduk yang paling besar. Ditambah lagi dengan sumber daya yang luar biasa ini mesti mendapat perlindungan maksimal. Bukan bermaksud mengatakan negara-negara lain mencoba menguasai sumber daya yang kita miliki, akan tetapi semakin tahun semakin langka kekayaan yang dimiliki oleh negara. Itulah yang membuat kita mesti melindungi segenap sumber daya yang dimiliki itu, dan sudah tentu kedaulatan negara. Untuk itu, modernisasi angkatan bersenjata Indonesia harus benar-benar diperhatikan. Di masa lalu kita pernah mendengar, apabila pesawat tempur Indonesia itu banyak yang saling tukar alat karena sudah ketinggalan zaman. Orang mengatakannya dengan kanibal. Ini harus diperhatikan karena pesawat tempur merupakan alat yang paling cepat untuk mengejar pihak-pihak yang ingin mengganggu kedaulatan di udara. Sekali lagi hal seperti ini harus diperhatikan. Di zaman sekarang, di tengah-tengah demikian banyaknya cara untuk mengganggu perlengkapan militer, perlengkapan yang berbasis komputer harus benar-benar diperhatikan. Gangguan yang sering dikenal dengan peretasan alat dari luar negeri sering terjadi. Dengan konteks itu, kita juga harus memperhatikan teknologi komputer ini di bidang militer. Gangguan jenis ini dapat dilakukan dari negara lain yang jauh tersembunyi di negara lain. Kita berharap militer Indonesia mampu melakukan pembaruan itu dan tentu juga pembaruan lain di bidang sosial untuk ikut menjaga stabilitas negara.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Lampu Merah di Kengetan Sudah lebih dari dua bulan lampu merah di perempatan Kengetan, Ubud mati atau tak berfungsi optimal. Hanya lampu kuning tanda hati-hati yang menyala. Kondisi ini sangat rawan, mengingat di jalur ini sering melintas galian C dan di jalur dari arah Mambal sering ramai, terlebih di sekitarnya ada pedagang. Mohon lampu pengatur lalu lintas ini diperbaiki agar lalu lintas di jalur ini aman dan nyaman bagi pengendara. Sebagai pemandu wisata yang sering melintas di jalur ini, saya juga sangat berharap agar Dinas Perhubungan Gianyar dan Dinas Pariwisata menambah rambu atau petunjuk jalan yang menuju objek–objek wisata. Gede Sudiarta Batubulan, Gianyar

Objek Wisata Agro Kabupaten/kota di Bali kini bicara pertanian. Ini saya lihat bagus dari sisi kebangkitan pertanian. Namun hal ini harus dibuktikan. Setidaknya pada tahap awal kabupaten/kota di Bali harus merancang dan membuat objek wisata agro di wilayahnya masing-masing. Dengan cara ini generasi muda akan lebih dekat dengan dunia pertanian. Ini penting dilakukan, mengingat sebesar apa pun anggaran pertanian tanpa adanya generasi petani hal ini akan mubazir. Untuk itu gerakan membangkitkan pertanian harus dilakukan secara terpadu. Saya juga sependapat jika gerakan pertanian ini dilakukan dengan membudayakan gerakan menanam. Jika memungkinkan setiap siswa diwajibkan menanam satu pohon kelapa di rumahnya. Ini akan mempercepat gerakan budaya menanam. Dewa Made Sudika Denpasar, Bali

Tentara Kebangsaan dan Penanggulangan Terorisme Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, MDA. pernah mengatakan bahwa keberagaman, kesenjangan dan isu-isu primordial, dapat dengan mudah dijadikan alat oleh pihakpihak yang ingin menghancurkan Indonesia. Oleh karena itu, bangsa Indonesia harus sungguh-sungguh menjaga persatuan serta menjunjung prinsip-prinsip pluralisme dan nilai-nilai toleransi.

Oleh Kumar Abhishek & Hendri Supriyatmono enderal alumni Akmil 1987 itu menyampaikan hal tersebut ketika menerima Dewan Pimpinan Nasional Organisasi Saya Indonesia beberapa waktu yang lalu. S u b - stansi pernyataan itu masih lekat dengan konteks di mana organisasi Saya Indonesia baru saja bersinergi bersama Kodam IX/Udayana khususnya Korem 163/Wirasatya, menggelar Kirab Bali Merah Putih dan ‘’Deklarasi Indonesia Damai dan Penuh Toleransi’’, di mana Pangdam IX/Udayana Mayjen Kustanto Widiatmoko menjadi saksi penandatanganan deklarasi dan Danrem 163/Wirasatya Kolonel I Nyoman Cantiasa menjadi salah satu penandatangan. Saat ini apa yang disampaikan Mayjen Kustanto menarik jika dikaitkan dengan momen HUT Tentara Nasional Indonesia dan berbagai tantangan TNI ke depan. Dilontarkan oleh perwira tinggi yang setidaknya bisa disebut menempati lapis ketiga dalam konfigurasi elite militer, namun statemen itu mencerminkan sebuah pemikiran cerdas dari generasi yang saat ini tengah memegang posisi-posisi penting di tubuh TNI. Pemikiran itu begitu signifikan mengingat saat ini isu-isu primordial dan sektarian kerap menjadi komoditas politik yang dijadikan amunisi dalam pertarungan politik. Di samping itu, ada kecenderungan kuat pengingkaran terhadap keberagaman makin meningkatkan intoleransi, yang selanjutnya berkembang menjadi aksi-aksi radikalisme termasuk terorisme. Menjadi krusial jika dikaitkan dengan positioning TNI yang terus berproses untuk menemukan bentuk terbaiknya.

J

Tentara Kebangsaan Karl von Clausewitz, seorang maha guru strategi perang modern yang terkenal dengan karya monumentalnya ‘’On War’’, menyebutkan bahwa dalam sebuah perang, faktor moral militer merupakan salah satu penentu utama kemenangan. Moral komandan, moral prajurit dan moral rakyat sebagai komponen kekuatan. Berbicara soal kekuatan moral militer, Indonesia memiliki pengalaman luar biasa pada saat revolusi kemerdekaan. Sepanjang perang kemerdekaan, tidak berlebihan jika dikatakan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) sesungguhnya lebih mengandalkan kekuatan moral dibanding kekuatan teknis militer dalam hampir seluruh babak pertempuran melawan pasukan kolonial. Kekuatan moral yang dimiliki TNI merupakan gumpalan rasa nasionalisme yang tinggi dan wawasan kebangsaan yang kuat. Guy Pauker (1967) menyebutkan bahwa pada masa revolusi kemerdekaan, TNI tampak memiliki rasa nasionalisme dan fighting spirit yang begitu kuat, yang mengalahkan soal alat-alat teknis kemiliteran maupun

latihan teknis militer. Kecuali doktrin TNI seperti yang terkandung dalam Sumpah Prajurit dan Sapta Marga yang bersumber pada ideologi negara Pancasila, proses sejarah telah ikut membentuk kekuatan moral TNI. Perang kemerdekaan yang panjang dan heroik telah ikut membentuk rasa nasionalisme dan wawasan kebangsaan TNI. Sebagai negara multikultural yang memiliki keberagaman dalam suku, ras, agama, budaya, adat istiadat, maka bangunan wawasan kebangsaan menjadi sangat penting. Sehingga tepat seperti apa yang pernah disampaikan Menteri Pertahanan Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu bahwa rasa nasionalisme dan wawasan kebangsaan jauh lebih penting dibandingkan alutsista TNI. Undang-undang No. 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia menyebutkan bahwa salah satu jati diri TNI di antaranya adalah Tentara Nasional, yaitu tentara kebangsaan Indonesia yang bertugas demi kepentingan negara di atas kepentingan daerah, suku, ras, dan golongan agama (Bab II Pasal 2 C). Penanggulangan Terorisme Sebagai tentara kebangsaan, TNI memiliki tugas besar untuk membumikan di dalam dirinya nilia-nilai keberagaman, pluralisme, dan toleransi, untuk selanjutnya memberikan kontribusi terbaiknya kepada bangsa guna menjaga serta menguatkan nilainilai tersebut. Dalam konteks itu penting pula adalah bagaimana TNI dapat mengambil peran ketika terjadi pengingkaran terhadap nilai-nilai tersebut yang menyebabkan terjadinya intoleransi, munculnya radikalisme, tumbuhnya konflik-konflik horizontal, dan juga berkembangnya aksi terorisme. Akan tetapi, tuntutan peningkatan peran semacam itu tampaknya akan sulit terpenuhi selama TNI tidak memiliki otoritas yang memadai dalam penanganan terorisme, dan hanya sekadar kewenangan perbantuan pada institusi lain. Perdebatan tentang pelibatan TNI dalam penanggulangan terorisme telah mengemuka dalam penyusunan RUU Antiterorisme, sebagai revisi UU No.15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Pemikiran kritis atas pelibatan TNI dalam penanggulangan terorisme lebih berkisar pada dua hal. Pertama, terkait dengan doktrin militer. Organisasi militer mana pun memiliki prinsip kill or to be killed. Lantas bagaimana dengan mekanisme standar operasional TNI ketika menangani aksi teror, termasuk di dalamnya jaminan penegakan HAM? Kedua, terkait dengan trauma masa lalu saat TNI pada era Orde Baru menjadi alat kekuasaan dan kerap melakukan tindakan penggunaan kekuatan secara excessive. Apakah cukup jaminan

ketika terjadi peningkatan peran TNI tidak akan membuatnya tergoda untuk lebih jauh memasuki ruang-ruang politik praktis? Rencana pelibatan TNI dalam penanggulangan terorisme tidak perlu menimbulkan kegaduhan jika terdapat pemahaman yang sama di mana poin utama yang harus disepakati dulu adalah bahwa terorisme bukan sekadar kejahatan kriminal biasa, namun merupakan extra ordinary crime, serta kejahatan luar biasa terhadap negara (sebagaimana tersirat dalam Resolusi 1566 Dewan Keamanan PBB). Kecuali itu, aksi teror saat ini menggunakan pola dan modus yang semakin canggih serta jaringan yang luas. Latihan-latihan yang dilakukan, peralatan yang digunakan serta taktik penyerangan adalah seperti militer. Kejadian terorisme juga bukan saja berlangsung di wilayah perkotaan, namun juga –- terutama untuk manuver gerakan dan lokasi persembunyian –- di wilayah-wilayah pegunungan dan hutan belantara, sehingga merupakan medan yang memang menjadi bidang penguasaan militer. Terorisme saat ini juga bukan saja berkaitan dalam konteks tindak kriminal biasa di dalam negeri, namun bersinggungan dengan jaringan-jaringan internasional, dan oleh karena itu memasuki masalah pertahanan dan kedaulatan negara, di mana militer memiliki tanggung jawab. Saat ini TNI memiliki Satuan 81 Gultor (Penanggulangan Teror) yang merupakan satuan di Kopassus, yang dikenal sebagai salah satu organisasi bersenjata paling progresif di dunia. Satuan yang ada di bawah kendali Sat 81 Gultor adalah Batalyon Aksi Khusus/Wega Yogya Gabhira dan Batalyon Bantuan/Wira Drdha Ghabira. Satuan 81 dalam kondisi selalu well prepared (siap siaga) dan sudah banyak pengalaman dalam penanganan aksi teror, sebelum terbentuk Densus 88 Polri. Sat 81 Gultor bahkan diyakini memiliki kesetaraan dengan SAS (pasukan khusus antiteror Inggris) dan Delta (pasukan khusus Amerika Serikat). Pada akhirnya memang dibutuhkan keputusan politik presiden. Meskipun pintu masuk TNI sebenarnya dijamin dalam UU No. 34/2004 Pasal 7 ayat 2 b (3) yang menyebutkan bahwa tugas TNI dalam operasi selain perang di antaranya adalah mengatasi aksi terorisme, namun posisinya perlu dipertegas dan diperjelas dalam UU Antiterorisme. Legitimasi dalam undang-undang mutlak diperlukan sebagai payung hukum, dan sekaligus sebagai rambu-rambu atau batasan kewenangan. Ketika TNI nantinya terlibat langsung dalam penanggulangan terorisme, maka penting untuk disepakati bagaimana SOP militer yang perlu dimodifikasi sedemikian rupa, sehingga tidak secara absolut menerapkan doktrin-doktrin operasi perang guna

meminimalisasi penggunaan kekuatan secara excessive dan kemungkinan pelanggaran HAM. Kecuali itu, masih terbuka untuk didiskusikan bahwa penindakan oleh TNI sebaiknya bersifat situasional dengan melihat kasus dan area tempat terjadinya terorisme. Terutama yang berkaitan dengan keamanan negara dan simbol-simbol negara seperti presiden, wakil presiden, kemudian kejadian di kantor-kantor kedutaan, pesawat udara, kapal, serta wilayahwilayah medan berat seperti di hutan dan pegunungan. Pada akhirnya kunci keberhasilan penanggulangan terorisme adalah terjalinnya koordinasi dan sinergi yang baik (baca: tidak ada superioritas) antara TNI, Polri dan seluruh stakeholder. TNI harus profesional dan mampu menjaga kepercayaan publik ketika memperoleh kewenangan luas dalam penanggulangan terorisme. Jangan sampai kewenangan ini merangsang untuk memasuki ruang-ruang di luar yang telah disepakati. Sebab, tingkat kepercayaan publik terhadap TNI saat ini sudah begitu baik. Sebagaimana hasil survei Indikator Politik Indonesia yang baru saja dirilis (14 Agustus 2016), TNI salah satu lembaga negara yang memperoleh kepercayaan publik tertinggi kedua yaitu 88%, setelah lembaga kepresidenan (89%) dan di atas KPK (82%). Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia! Penulis, Ketua Umum & Sekjen Saya Indonesia

POJOK Salurkan aspirasi Pasubayan, DPRD Bali bersurat ke Presiden Jokowi. - Jangan hanya formalitas . *** Kata Wakil Ketua KPK, Presiden setuju reklamasi dikelola pemerintah. - Jangan swasta di-rajakan. *** Kenaikan dana bantuan parpol, tunggu perekonomian membaik. - Tunggu rakyat sejahtera.

DIRGAHAYU HUT KE-71 TNI

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

PERBAIKAN LPJ Petugas tampak sibuk melakukan perbaikan lampu penerangan jalan (LPJ) di Jalan Raya Puputan, Selasa (4/10) kemarin. www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget Bali Post/wan

Rabu Pon, 5 Oktober 2016

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Labrak Undang-undang Perbankan

Figur

LPD Beroperasi di Luar Desa Pakraman

Denpasar (Bali Post) -

Pererat Sinergitas KODAM IX/Udayana beserta jajarannya menyayangkan aksi kekerasan terhadap jurnalis oleh oknum anggota TNI di Madiun, Jawa Timur. Oleh karena itu, Kodam akan terus mempererat sinergitas dengan masyarakat, termasuk insan pers di Bali dan Nusra. “Sudah ditekankan oleh Bapak Pangdam Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko kepada seluruh jajaran Kodam agar tidak melanjutkan aksi konyol seperti itu. Selama ini kan sudah terbukti kondusif. Ke depan akan terus ditekankan kepada prajurit Kodam untuk menjaga kondusivitas tersebut, terutama dengan kawan jurnalis,” ujar Dandim 1611/Badung, Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa, saat menemui puluhan wartawan yang menggelar aksi solidaritas di Lapangan Puputan Badung, Selasa (4/10) kemarin. Menurut Dandim, Panglima TNI dengan tegas memerintahkan agar pelakunya diproses hukum. Selain itu, siapa pun yang salah harus dihukum. Saat ini kasusnya diproses Denpom Madiun. “Jadi, tidak usah khawatir aspirasi rekanrekan akan kami sampaikan kepada Bapak Pangdam,” ujar Leo. Lebih lanjut Dandim menyatakan, beberapa hari lalu Pangdam saat temu wirasa dengan insan pers menyatakan akan terus mengingatkan jajarannya agar menjalin komunikasi dengan baik kepada semua pihak, termasuk media massa. Jika ada pemberitaan kurang tepat, pihaknya berupaya mengikuti Undangundang Pers. (rah)

Lembaga Perkreditan Desa (LPD) memang tidak tunduk pada Undang-undang No.1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro (LKM). Begitu juga tidak secara langsung berada dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun bila ada LPD yang wilayah operasionalnya di luar desa pakraman tempatnya berada, maka OJK akan memberi perhatian serius. “LPD yang ke luar dari desa pakraman tersebut, tentunya melanggar ketentuan Perda tentang LPD karena perda mengatur ada batasan wilayah. LPD yang melanggar ketentuan, ini akan melabrak Undang-undang Perbankan,” ujar Kepala Regional VIII OJK Bali dan Nusa Tenggara Zulmi dalam Rapat Umum Dengar Pendapat terkait rencana revisi Perda No.4 Tahun 2012 tentang LPD di Wantilan DPRD Bali, Selasa (4/10) kemarin. Zulmi menegaskan, LPD yang

beroperasi tidak berdasarkan perda dan undang-undang bisa dikatakan sebagai bank gelap. Itu artinya, LPD harus dikenakan sanksi hukum. Paling tidak LPD harus ditutup dan dikenakan sanksi sesuai Undang-undang Perbankan. “Saat ini, ada LPD yang memiliki aset besar dan beroperasi di luar wilayah operasionalnya,” imbuhnya. Oleh karena itu, Zulmi berharap revisi Perda LPD nantinya diatur lebih lanjut terkait sanksi LPD yang beroperasi di

luar wilayah operasionalnya. Di sisi lain, bagi LPD yang memiliki aset besar dan mau berkembang sejatinya bisa dikonversi menjadi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) atau LKM. Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta mengakui masalah batas wilayah memang menjadi persoalan serius. Di satu sisi, LPD memiliki dana yang begitu besar karena kepercayaan masyarakat. Namun karena batas wilayah, dana yang dimiliki LPD tidak dibenarkan bila dipinjam oleh

Curi Mobil di Denpasar, Tommy Ditangkap di Jatim Denpasar (Bali Post) Perburuan pencuri mobil oleh tim Resmob Sat. Reskrim Polresta Denpasar membuahkan hasil. Tersangka Tommy Supriyono alias Tommy (28), pencuri mobil Suzuki pick-up di Jalan Gunung Andakasa, Denpasar, ditangkap di Lumajang, Jawa Timur (Jatim),

Jumat (30/9) lalu. Kasatreskrim Polresta Denpasar, Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan, Selasa (4/10) kemarin, mengatakan pencurian mobil tersebut terjadi Minggu (25/9) sekitar pukul 24.00 wita. Mobil tersebut hilang saat diparkir di garasi rumah Ni Ketut Suciari (46)

Sosiodrama Perang Puputan Margarana Warnai Puncak Peringatan HUT Ke-71 TNI Denpasar (Bali Post) Puncak peringatan HUT ke-71 TNI di wilayah Bali dilaksanakan di Lapangan Bajra Sandi, Renon, Denpasar, Rabu (5/10) ini. Peringatan tahun ini dimeriahkan pementasan sosiodrama kolosal Puputan Margarana I Gusti Ngurah Rai. Perang puputan bukan bunuh diri, tetapi perang sampai titik darah penghabisan untuk mempertahankan kehormatan harga diri dan jiwa pantang menyerah untuk menjaga kedaulatan Negara Republik Indonesia, khususnya tanah Bali. Selain itu, juga menghadiran artis ibu kota di antaranya Nabila Gomes, Karlo Kahitna, Choki Sitohang, dan Tukul Arnawa. Masyarakat juga bisa menikmati makanan tentara dan makan gratis. Hal itu diungkapkan Danrem 163/Wira Satya (WSA), Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, S.E., Selasa (4/10) kemarin. Menurutnya, umur 71 tahun merupakan usia matang untuk merefleksikan diri, sekaligus introspeksi dan kontemplasi atas segala hal yang telah dilalui selama ini. Selanjutnya dalam menyikapi perkembangan lingkungan strategis, akan terus melakukan pembenahan melalui reformasi internal menuju jati diri TNI sesungguhnya yaitu sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional. Lebih lanjut, lulusan terbaik Akmil 90 ini menyatakan, keberhasilan TNI dalam pencapaian tugas tidak dapat lepas dari peran serta dan dukungan seluruh rakyat Indonesia. Sejarah telah membuktikan bahwa kemanunggalan TNI-rakyat merupakan senjata yang sangat ampuh untuk menghadapi berbagai ancaman disintegrasi bangsa. Dukungan rakyat terhadap TNI dalam masa perjuangan kemerdekaan hingga saat ini dan sampai kapan pun akan menjadi kekuatan yang tak tertandingi dalam rangka mempertahankan keutuhan wilayah dan menegakkan kedaulatan bangsa. Keampuhan dukungan rakyat pada TNI tercermin dalam sosiodrama kolosal Puputan Margarana I Gusti Ngurah Rai yang ditampilkan pada peringatan HUT kali ini. Peristiwa Puputan Margarana ini merupakan salah satu sejarah penting dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indo-

7

Bali Post/ist

KENANG-KENANGAN - Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Stephanus Tri Mulyono menyerahkan kenang-kenangan kepada mantan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, usai jadi narasumber. nesia dan mengenang kembali serta mengambil hikmah perjuangan, kepemimpinan dan kepahlawanan seorang putra bangsa Letkol I Gusti Ngurah Rai bersama-sama dengan masyarakat Bali. Sosiodrama tersebut mengilustrasikan bagaimana perjuangan I Gusti Ngurah Rai bersama pasukan Ciung Wanara untuk mengusir NICA. Seperti diketahui, TNI sebagai alat pertahanan negara, tidak mungkin bisa melaksanakan tugas pertahanan negara seorang diri. Oleh karena itu, diperlukan persatuan dan kesatuan dari seluruh komponen bangsa untuk melaksanakan tugas tersebut bersama-sama dengan seluruh rakyat. Danrem 163/WSA mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat di Bali yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan bagi terselenggaranya pelaksanaan tugas-tugas TNI selama ini. Seminar Sementara itu, Kodam IX/ Udayana, Selasa (4/10) kemarin, menggelar dua acara penting yaitu ziarah ke Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta Tabanan dipimpin Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko. Selain itu digelar seminar tentang sejarah Kodam dengan narasumber mantan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI (purn) Wisnu Bawa Tenaya dan dari akademisi, Prof. Dr. Phil I Ketut Ardana di Aula Makodam, Denpasar.

Menurut Kapendam Kolonel Inf. J. Hotman Hutahaean, seminar sehari itu bertemakan Sejarah Kodam IX/ Udayana dan pesertanya dari kalangan TNI, perwakilan DPRD Provinsi Bali, organisasi masyarakat, organisasi pemuda dan mahasiswa, berjumlah 200 orang. Pada kesempatan tersebut, lanjut Kapendam, Kasdam Brigjen TNI Stephanus Tri Mulyono yang membancakan sambutan Pangdam mengapresiasi panitia yang telah menyelenggarakan seminar tersebut. Diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan peserta seminar tentang sejarah Kodam IX/ Udayana. Perlu diketahui Udayana adalah nama salah seorang raja di Bali yang mempunyai sifat yang sangat mulia dan selalu tampil di depan untuk membela kebenaran. Sebagai seorang raja, Udayana membuktikan dirinya sebagai tokoh yang teguh dan selalu berusaha mengokohkan harkat kebenaran dalam menegakkan kewajibannya demi kesejahteraan rakyat dan kemakmuran negara. Oleh karena itu, Raja Udayana sangat termasyur dan sebagai tokoh karismatik, menjadi simbol kejayaan dan keagungan dari masa lampau. Karena kebesaran dan keagungannya itu, Udayana dipilih sebagai nama yang tepat untuk Kodam IX dan sudah disesuaikan dengan berbagai tinjauan baik dari segi kewilayahan, adat istiadat, sosial budaya dan sejarah perjuangan rakyat Bali serta Nusa Tenggara. (kmb36)

di Jalan Gunung Andakasa Gang Kamboja I, Denpasar. Mobil tersebut dibawa kabur dengan menggunakan kunci palsu. Setelah menerima laporan kasus itu, lanjut Reinhard, tim Resmob dipimpin Kanit 1 Iptu Sulhadi, langsung menyelidikinya. Setelah me-

masyarakat di luar desa pakraman tempat LPD berada. Tak jarang bila kemudian dana besar yang dimiliki LPD akhirnya menjadi dana idle. “Nah ada solusi tadi ditransformasi menjadi lembaga keuangan lain atau membuat lembaga keuangan lain. Sebenarnya membuat lembaga keuangan lain menjadi sangat bagus. Contoh desa A, dia punya LPD yang sangat kuat. Uang yang idle itu dia buatkan BPR, BPR-nya kena pajak tetapi wilayahnya Bali. Ada keuntungannya, wilayahnya yang untung,” ujarnya. Namun, lanjut Parta, hal ini masih akan didiskusikan kembali. Apakah memungkinkan bila diatur pula dalam rancangan revisi Perda LPD. Kendati LPD tidak

meriksa saksi-saksi dan olah TKP, mengarah ke tersangka. Selanjutnya, petugas memburunya dan ditangkap di Lumajang, Jatim Jumat pukul 10.00 WIB. Selanjutnya tersangka digiring ke Polresta Denpasar untuk menjalani pemeriksaan. Dari keterangan tersangka, dia mencuri mobil itu bersama temannya berinisial Bm. Selanjutnya, mobil warna hitam tersebut langsung dibawa ke Lumajang, Jatim. Kompol Reinhard menyatakan, mobil tersebut sudah dijual seharga Rp 9 juta dan

boleh meminjamkan dana kepada masyarakat di luar desa pakramannya, namun satu LPD tidak masalah meminjamkan dana untuk LPD lain dalam bentuk kerja sama. (kmb32)

”LPD yang ke luar dari desa pakraman tersebut, tentunya melanggar ketentuan Perda tentang LPD karena Perda mengatur ada batasan wilayah. LPD yang melanggar ketentuan, ini akan melabrak Undang-undang Perbankan.” Kepala Regional VIII OJK Bali dan Nusa Tenggara Zulmi baru dibayar Rp 7 juta, Selasa (27/9) lalu. Uang hasil penjualan mobil itu dibagi dua. Keesokan harinya, pembeli membatalkan membeli mobil itu karena tidak ada STNK-nya. Mobil curian itu kembali akan dijual ke Pasar Sapi Klakah, Lumajang. “Saat melintas di Desa Tempeh, Lumajang, tepatnya di depn SPBU, Tommy kami tangkap. Sedangkan Bm kabur. Saat ini barang bukti sudah kami amankan di Mapolresta Denpasar,” tegas mantan Kapolsek Kuta Utara ini. (kmb36)


BANGLI

8

Rabu Pon, 5 Oktober 2016

Cuaca Buruk, Peternak Diminta Waspadai Wabah ND Bangli (Bali Post) Cuaca buruk yang terjadi belakangan ini sangat berpotensi mengundang penyakit Newcastle Disease (ND) atau tetelo yang menyerang ternak. Guna mengantisipasinya, peternak diminta menjaga kebersihan kandang. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Darat (P2) Bangli, I Wayan Sukartana, Selasa (4/10) kemarin menjelaskan, ND sering muncul saat cuaca ekstrem. Pada umumnya penyakit ini lebih banyak menyerang ayam kampung yang cara pemeliharaannya sering diliarkan. Untuk mencegah serangan ND, peternak perlu melakukan vaksinasi secara rutin dan selalu menjaga kebersihan kandang. ‘’Peternak perlu melakukan vaksinasi secara rutin. Sebagai salah satu bentuk pencegahan,’’ kata Sukartana. Mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup Bangli ini juga menyampaikan, serangan ND dengan flu burung sangat sulit untuk dibedakan. Untuk mengetahuinya, perlu melakukan rapid test. ‘’Untuk mengetahui penyakit ini perlu melakukan uji lab,’’ jelasnya. Ditambahkan juga, jika ada ternak yang mati dalam jumlah yang besar, peternak harus melapor secepatnya agar pihaknya segera turun untuk melakukan penanggulangan. ‘’Sampai sekarang memang belum ada laporan soal penyakit itu. Tapi peternak harus tetap waspada,’’ imbuhnya. (kmb45)

Bali Post/sos

PETERNAKAN - Salah satu peternakan ayam di wilayah Susut, Bangli. Cuaca buruk belakangan ini berpotensi mengundang virus ND.

PARKIR - Areal parkir di kawasan wisata Kintamani.

Dishubkominfo Diminta Garap Potensi Parkir di Kintamani Bangli (Bali Post) Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Bangli diminta melakukan kajian terhadap potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir. Pasalnya masih banyak potensi parkir yang belum dikelola oleh Dishubkominfo terutama di wilayah Kintamani. Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles, Selasa (4/10) kemarin mengatakan, selama ini Dishubkominfo baru menggarap potensi parkir di beberapa titik

yakni pasar-pasar tradisional, salah satunya Pasar Kidul. Padahal masih banyak titik lainnya yang bisa digali untuk meningkatkan pendapatan dari sektor parkir. Carles mencontohkan areal di depan Pasar Seni Geopark, Kintamani yang selama ini banyak dipakai tempat parkir kendaraan roda dua dan roda empat, harusnya bisa dikelola dengan baik untuk kepentingan daerah. ‘’Dishub seharusnya bisa mengelola itu. Kalaupun selama ini

sudah ada petugas parkir yang bukan dari Pemkab entah dari desa atau dari mana, paling tidak Dishub bisa melakukan kerja sama,’’ terangnya. Selain di areal depan pasar Seni Geopark, potensi parkir lainnya yang juga bisa digarap yakni di restoran-restoran di Kintamani. ‘’Polanya seperti apa, apakah kerja sama atau bagaimana, ini perlu dilakukan kajian sehingga potensi PAD bisa dioptimalkan,’’ ujarnya. Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kepala Dishubkom-

info Bangli Gede Arta mengaku bahwa pihaknya selama ini tidak melakukan pungutan parkir terhadap pengunjung di kawasan pariwisata di Kintamani dikarenakan retribusi parkir sudah include dengan tiket masuk pariwisata yang dipungut pihak Disbudpar di beberapa pos pintu masuk Kintamani. Oleh karena itu pihaknya hanya bisa melakukan pungutan parkir di pasar-pasar tradisional seperti Pasar Kidul, Pasar Kayuambua dan Pasar Kintamani. ‘’Kita hanya mengambil parkir

di pasar tradisional. Karena parkir untuk di objek wisata di Kintamani selama ini sudah include dengan tiket masuk yang dipungut Dinas Pariwisata,’’ terangnya. Sementara itu disinggung mengenai berapa target pendapatan dari sektor parkir di tahun 2016 ini, Gede Arta menyebutkan sebanyak Rp 275 juta. Dari tiga pasar yang menjadi titik parkir yakni Pasar Kidul, Kayuambua dan Kintamani, pendapatan paling banyak diperoleh dari Pasar Kidul. (kmb40)

Nihil, Anggaran Rehabilitasi dan Rekonstruksi Kebencanaan

Pemkab Sulit Kembangkan Bibit Tanaman

Bangli (Bali Post) Keinginan Pemkab Bangli untuk mengembangkan bibit khususnya tanaman hortikultura secara mandiri guna memenuhi kebutuhan petani belum bisa terealisasi. Penyebabnya karena terbentur ketersediaan lahan. Pemenuhan bibit hanya mengandalkan produksi sejumlah penangkar yang tersebar di beberapa daerah. ‘’Keinginan untuk bisa mengembangkan bibit secara mandiri tetap ada. Tetapi itu belum bisa direalisasikan. Lahan tidak ada,’’ ungkap Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan Bangli Ni Wayan Manik didampingi Kabid Pangan dan Hortikultura I Wayan Tagel Sujana, Selasa (4/10) kemarin. Dikatakan Manik, pembibitan tanaman harus dikelola secara khusus layaknya balai benih ikan. Lahan yang diperlukan cukup luas dan kondisi lingkungannya yang mendukung. Pihaknya menyadari kebutuhan bibit belakangan ini cenderung meningkat. Jenis tanaman yang dilirik petani juga semakin bervariasi, mulai dari bawang, bambu, kelapa hingga jeruk. Guna memenuhi kebutuhan akan bibit, pihaknya hanya bisa mengandalkan produksi dari sejumlah penangkar. Misalnya bambu, lebih banyak didatangkan dari Desa Landih, Bangli dan Bayunggede, Kintamani. Demikian juga dengan jeruk. Sementara untuk kelapa dikembangkan petani di Banjar Lumbuan, Desa Sulahan, Susut serta Padi di Subak denan, Desa Apuan, Susut dan Subak Teba, Desa Bunutin, Bangli. ‘’Penangkar itu juga kami berikan pembinaan. Tidak lepas begitu saja,’’ tegasnya. Lebih lanjut mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bangli ini mengatakan, tanaman bawang juga menjadi andalan sektor pertanian Bangli. Guna menggenjot produksinya, bantuan benih sudah digelontorkan. Demikian juga dengan pembinaan pengadaan benih secara mandiri terus digulirkan. ‘’Bawang juga terus dikembangkan. Ini potensinya sangat bagus. Petani juga sudah bisa membuat bibit sendiri,’’ katanya. Kualitas bibit yang dihasilkan petani cukup unggul. Berkat hal itu, permintaan tak hanya datang dari kawasan Bangli, tetapi sudah merambah ke sejumlah daerah di Bali dan luar Bali. Belakangan ini pengembangan benih sudah bisa menjadi penopang penghasilan petani bersangkutan. ‘’Tak hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan di Bangli. Bibit sudah merambah ke berbagai daerah di Bali. Bambu ada sampai ke Kalimantan,’’ pungkasnya. (kmb45)

Bali Post/ina

Pembentukan regulasi tersebut tidak bisa dilakukan begitu saja. Itu harus didukung dengan fasilitas salah satunya gudang penyimpanan barang bantuan. Hal ini yang masih menjadi kendala utama yang dihadapi pihaknya. ‘’Kami belum punya gudang. Kalau regulasinya tidak ada, nanti barang bantuannya, salah satunya genteng ditaruh di mana? Kalau dititipkan di toko bangunan, nanti dibilang penimbunan,’’ katanya. Pejabat asal Dusun Manuk, Desa Susut ini menyebutkan supaya tetap mendapatkan bantuan, permohonan korban terpaksa dialihkan ke bansos yang tidak direncanakan. Itu telah diatur dengan Permendagri 39 tahun 2012 tentang Alokasi Bantuan Sosial yang Tidak Direncanakan. Bantuan ini ada di pemkab dan juga Pemprov Bali. Khusus dari Pemprov, sesuai SK Gubernur, besar bantuan untuk fasilitas milik pribadi Rp 5 juta sampai Rp 10 juta dan fasilitas umum Rp 10 juta sampai Rp 50 juta. Berdasarkan data, usulan permohonan bantuan baru ada dari empat bencana yakni kebakaran di Banjar Bias Desa Abang Songan, Banjar Beluhu Desa Abang Batudinding, Banjar Binyan Desa Buahan dan Puting Beliung yang merusak Pura Puseh Desa Pakraman Adat Selat, Susut. ‘’Itu kerusakannya cukup parah,’’ tegasnya. (kmb45)

Ranperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah ditetapkan menjadi perda dalam rapat paripurna DPRD Bangli, Selasa (4/10) kemarin. Saat itu terungkap 37 jabatan dipangkas yang berasal dari berbagai golongan.

Bangli (Bali Post) Sejak awal tahun, sejumlah bencana telah terjadi di Kabupaten Bangli. Kerusakan tak hanya pada fasilitas pemerintah tetapi juga milik masyarakat. Kerugian yang ditimbulkan mencapai miliaran rupiah. Di balik kondisi itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli belum bisa memberikan bantuan berupa rehabilitasi dan rekonstruksi. Penyebabnya karena regulasi yang mengatur hal itu belum ada. Sekretaris BPBD Bangli I Wayan Teja menjelaskan, sejak Januari hingga September telah terjadi 40 bencana. Beberapa di antaranya berupa kebakaran, pohon tumbang hingga puting beliung. Bencana itu juga ada yang menelan korban jiwa. Berdasarkan hasil pendataannya, kerugian yang ditimbulkan telah mendekati angka Rp 2 miliar. Sejatinya, guna meringankan beban sejumlah korban, pihaknya berkeinginan memberikan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi. Akan tetapi, belum bisa terwujud lantaran regulasi yang berkaitan dengan itu belum ada. ‘’Regulasi khusus bantuan rehab dan rekonstruksi belum ada. Jadinya kami tidak bisa menganggarkannya,’’ terangnya didampingi Kasi Kedaruratan dan Logistik I Ketut Agus Sutapa dan Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Dedy Upariawan, Selasa (4/10) kemarin.

Kabag Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Setda Bangli I Made Kirmanjaya mengatakan, jumlah perangkat daerah yang disetujui DPRD sebanyak 27 yang terdiri dari dinas, badan, setda, setwan, inspektorat dan kecamatan. Jumlah ini lebih sedikit dari sebelumnya yang mencapai 32 perangkat daerah. Penurunan itu mengakibatkan 37 jabatan hilang, yang terdiri dari eselon IIIa, IVa dan IVb. ‘’Sesuai pemetaan, segitu jabatan yang hilang. Ini bukan berarti pejabatnya langsung nonjob. Nanti ada beberapa pejabat yang pensiun, nanti pejabat itu bisa jadi pengganti,’’ tegasnya saat dikonfirmasi usai sidang. Susunan perangkat daerah tersebut, kata pejabat asal Batur

RUSAK - Bangunan Pura Puseh Desa Pakraman Adat Selat yang rusak diterjang angin puting beliung beberapa waktu lalu. Pemberian bantuan oleh pemerintah hanya mengandalkan bansos yang tak direncanakan.

Bali Post/sos

RAPAT PARIPURNA - Suasana rapat paripurna penetapan Ranperda tentang Susunan Perangkat Daerah dan tiga ranperda lainnya, Selasa (4/10) kemarin.

Ranperda Perangkat Daerah Ditetapkan Jadi Perda

37 Jabatan Dipangkas Bangli (Bali Post)-

Selatan ini, berdasarkan kemampuan keuangan daerah dan efisiensi. Pascaditetapkan menjadi perda, pihaknya akan menindaklanjutinya dengan menyusun Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK). Hal ini pun akan dikonsultasikan dengan pemerintah provinsi dan juga pusat. ‘’Ini harus rampung sebelum Desember. Kami tetap berupaya secepatnya,’’ katanya. Sementara itu, pembicara gabungan Komisi DPRD Bangli, I Ketut Suastika, menggungkapkan dalam pengisian jabatan nanti Bupati harus cermat dalam pemilihan. Pejabat yang ditunjuk harus memiliki inovasi serta semangat untuk menjalankan visi misi untuk kemajuan pembangunan. ‘’Meski ada penurunan tipel-

ogi di beberapa SKPD, pegawai harus tetap mempertahankan intensitas kerja. Kemampuan SDM yang berbasis IT harus ditingkatkan. Demikian juga dalam pembentukan perangkat daerah, aspek psikologis harus diperhatikan,’’ tegasnya. Pada sidang yang dipimpin Ketua DPRD Bangli Ngakan Made Kutha Parwata dengan dihadiri Bupati Made Gianyar dan pimpinan SKPD juga menyepakati tiga ranperda lainnya, yakni tentang Urusan Pemerintahan, Ranperda tentang Perubahan atas Perda No. 23/2011 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah dan Ranperda tentang Perubahan Atas Perda No. 9/2014 tentang KTR. (kmb45)

Bali Post/sos

Sewa 56 Mobdin untuk Dua Bulan

Pemkab Anggarkan Rp 700 Juta

Bali Post/sos

BIBIT BAMBU - Pembibitan bambu di Desa Landih, Bangli. Cara ini menjadi salah satu upaya untuk mengurangi ketergantungan bibit dengan daerah lain.

Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli di anggaran perubahan mulai menggunakan jasa sewa mobil untuk mendukung operasional pejabat eselon II dan III. Jumlah mobil yang akan disewa sebanyak 56 unit. Untuk keperluan sewa mobil dinas (mobdin) selama dua bulan ke depan, Pemkab Bangli telah menganggarkan Rp 700 juta. Kepala Bagian Umum, Per-

lengkapan dan Aset Daerah Bangli, I Made Mahindra Putra, Selasa (4/10) kemarin mengatakan, mobil yang bakal disewa dengan sistem e-katalog tersebut berjenis Innova dan Avanza. Sesuai rencana, mobil berjenis Innova diperuntukkan bagi pejabat eselon II. Sementara Avanza untuk pejabat eselon III. Dipaparkan Mahindra Putra, dari total anggaran sewa mobil

Rp 700 juta, senilai Rp 500 juta di antaranya digunakan untuk biaya sewa kendaraan untuk pejabat eksekutif. Sedangkan sisanya Rp 200 juta untuk pejabat di lingkungan Sekretariat DPRD Bangli. ‘’Kita sewa mobil tersebut untuk dua bulan yakni November dan Desember,” terangnya. Dengan menggunakan sistem sewa pihaknya mengklaim bisa

melakukan penghematan anggaran yang cukup besar. Sebab dengan menyewa kendaraan, Pemkab tidak perlu lagi menganggarkan biaya pemeliharaan dalam APBD Bangli. Jika sewaktu-waktu mobil sewaan tersebut rusak, maka Pemkab Bangli tidak perlu memperbaikinya melainkan tinggal memberitahukan kepada pihak ketiga untuk diganti dengan mobil lainnya.

‘’Kita tinggal pakai saja. Kalau rusak kita tinggal telepon pihak ketiga untuk diganti,’’ jelasnya. Sebelumnya, dalam APBD induk 2016 Pemkab Bangli sempat berencana melakukan pengadaan mobdin dengan sistem pembelian. Namun, sesuai hasil kajian dan instruksi bupati, rencana pembelian mobil dinas tersebut dibatalkan karena alasan penghematan. (kmb40)


GIANYAR

Rabu Pon, 5 Oktober 2016

Ranperda OPD Rampung, Dewan Sepakati 22 Dinas Gianyar (Bali Post) Perbedaan pendapat antara eksekutif dan legislatif terkait Ranperda Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akhirnya menemui titik temu. Melalui sidang paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD Gianyar, Selasa (4/10) kemarin, dewan menyetujui usulan 22 dinas yang diajukan eksekutif. Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra membeberkan, mengenai rancangan eksekutif terkait 22 dinas dalam Ranperda OTD. Dikatakan, rancangan itu sudah berdasarkan aturan pusat. Dalam perjalanannya, sejumlah anggota dewan sempat menginginkan adanya pengurangan jumlah dari 21 dinas yang ada saat ini menjadi 19 dinas. Dari hasil kajian, sejumlah dinas harus digabung. Dinasdinas seperti Pemuda dan Olahraga, Infokom dan Ketahanan Pangan tidak perlu berdiri sendiri melainkan tetap digabung seperti yang sudah ada sekarang. Mahayastra juga memberikan jaminan bahwa dalam dua hingga tiga tahun mendatang persentase anggaran akan stabil dan tidak ada kesenjangan. Bahkan, pihak eksekutif menjamin persentase 60:40 atau bila memungkinkan 50:50 untuk anggaran belanja langsung dan tidak langsung. Sementara itu, Ketua Pansus Ranperda OTD Kadek Era Sukadana mengatakan, setelah mendapat penjelasan eksekutif di rapat kerja, pihaknya pun melakukan pembahasan kembali di pansus. Hingga akhirnya, pansus sepakat untuk menerima usulan eksekutif. Namun, pihaknya menegaskan, jaminan yang disampaikan Wabup terutama menyangkut anggaran akan dijadikan dasar dalam melakukan kontrol dewan nanti. ‘’Yang jelas, kami sudah menerima usulan sebanyak 22 dinas itu. Namun untuk selanjutnya kami akan terus melakukan kontrol,’’ tegasnya. (kmb35)

9

Tak Ada Sosialisasi

Warga Keluhkan Tower di Areal Polsek Tampaksiring Gianyar (Bali Post) -

Sebuah tower pemancar yang berdiri di areal Polsek Tampaksiring mendapat banyak keluhan warga. Pasalnya, warga yang ada di sekitar tower setinggi 40 meter lebih tersebut belum mendapatkan sosialisasi ataupun dimintai permohonan izin penyanding. Informasi yang dihimpun menyebutkan, tower yang berada di areal Polsek Tampaksiring itu sudah hampir sebulan berdiri. Warga Banjar Saraseda Desa Tampaksiring pun terkejut dan resah dengan keberadaan tower tersebut. Sebab selama ini belum pernah dilakukan sosialisasi pembangunan tower baik kepada prajuru

desa ataupun warga yang ada di sekitar areal tersebut. Bendesa Pakraman Saraseda Nyoman Weda yang dikonfirmasi, Selasa (4/10) kemarin, mengatakan secara pribadi belum ada warga yang datang langsung kepadanya mengeluhkan keberadaan tower setinggi lebih dari 40 meter tersebut. Namun, warga justru

mengutarakan keluhan di media sosial karena menara tersebut dibangun tanpa ada sosialisasi. ‘’Mungkin karena warga belum tahu mekanismenya makanya di-upload di media sosial dan ramai menjadi perbincangan di sana,’’ ucapnya. Dibeberkan, setelah ramai dibicarakan di media sosial, pihaknya sempat didatangi

seorang perwira polisi dari Polsek Tampaksiring meminta agar menenangkan warga dan mengundang untuk sosialisasi pada 6 Oktober. Pihaknya pun mempertanyakan langkah pihak bersangkutan tersebut, sebab upaya sosialisasi justru dilakukan setelah banyak mendapat keluhan warga. ‘’Ya kalau warga saya diam mungkin didiamkan juga. Lalu kalau itu (tower - red) jatuh dan menimpa rumah warga saya, siapa yang bertanggung jawab karena sampai sekarang

belum ada permohonan penyanding atau kesepakatan dengan pemilik tower,’’ tegasnya. Plt. Kepala BPPT Gianyar Wayan Sudamia yang dikonfirmasi hal ini mengatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan ke lapangan terkait keberadaan tower tersebut. Dia juga mengaku akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memperoleh penjelasan. ‘’Besok petugas akan saya terjunkan tim untuk melakukan pengecekan,’’ katanya. (kmb35)

Tampilkan 73 Karya Alumni

ISI Denpasar Diharapkan Gelar Pameran Tingkat Internasional

Bali Post/ist

KUNJUNGI KARMA - Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gianyar Made Watha saat mengunjungi keluarga Made Karma, Selasa (4/10) kemarin.

Pemkab Upayakan KIS dan KIP untuk Keluarga Karma Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar akan mengupayakan bantuan berupa Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi keluarga Made Karma, warga Banjar Pisang Kaja Desa Taro Kecamatan Tegallalang. Bantuan tersebut nantinya diharapkan dapat meringankan beban hidup keluarga tersebut. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gianyar Made Watha saat mengunjungi keluarga Made Karma, Selasa (4/10) kemarin. Menurut Made Watha, keluarga Karma sampai saat ini belum menerima bantuan PKH, KIS, dan KIP. Namun, dengan upaya perbekel dan klian banjar setempat serta pemerintah, Made Karma akan diusahakan dapat mengakses bantuan-bantuan tersebut. ‘’Untuk sementara kami bersama perangkat Desa Taro dan utusan dari Pemprov baru bisa memberikan bantuan bahan makanan. Bantuan itu berupa beras, telur, susu dan lain-lain,’’ ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Made Karma yang dulunya bekerja sebagai buruh tebang pohon dan panjat pohon kelapa tinggal bersama istrinya, Nyoman Bukti (45) dan anaknya, Made Sandiawan yang berumur empat tahun sekarang tidak bisa menghidupi keluarganya lantaran mengalami kelumpuhan. Lumpuh yang dideritanya sebagai akibat kecelakaan kerja dua tahun silam. Karma hanya bisa berbaring di tempat tidur. Sementara istrinya tidak bekerja lantaran harus merawat Karma. Untuk memenuhi kebutuhan hidup terutama makanan, Nyoman Bukti hanya bisa meminjam dari tetangga. (kmb25)

Suara Gianyar ’’Tax Amnesty’’ Saya sudah mendapatkan penjelasan apa itu tax amesty, karena saya datang langsung ke kantor pajak. Jadi yang kena tax amnesty itu adalah yang memiliki usaha, memiliki uang yang parkir di luar negeri. Jadi pajak tanah, gaji di bawah Rp 4,8 juta, pajak sepeda motor tidak kena karena sudah langsung ke Dinas Pendapatan. Terima kasih kepada kantor pajak yang sudah memberikan informasi. Agung Purnawijaya, Blahbatuh

Dirgahayu TNI Mengucapkan dirgahayu ke-71 TNI. Semoga TNI kita tetap menjadi pemersatu NKRI. Gusti Guatama, Tampaksiring

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianya r - 947261 BNN Kabupaten Gianyar - 946122 PLN - 947166

Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314 Koramil Payangan - 974793 Siaga Lantas/TMC Gianyar - 945820 Polsek Gianyar - 944510 Polsek Blahbatuh - 941165

INSTITUT Seni Indonesia (ISI) Denpasar menyelenggarakan pembukaan pameran di objek wisata Mandala Suci Wanara Wana, Ubud, Selasa (4/10) kemarin. Pameran bertema ‘’Retrospektif Koleksi Karya Tugas Akhir Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar’’ ini dibuka Inspektur Jenderal Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof. Dr. Jamal Wiwoho. Ketua Panitia Drs. A.A. Gde Ngurah Tirta Yasa, M.Si. menjelaskan, pameran ini akan dibuka selama tujuh hari dari 4 hingga 11 Oktober. Dengan menampilkan karya terbaik alumnus Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar dari tahun ajaran 2013 hingga 2015, yang terdiri dari Prodi Seni Murni (lukis dan patung), Seni Kriya (kayu dan keramik), Desain (DKV dan Interior) Seni Fotografi dan Prodi Desain mode. ‘’Dari Prodi tersebut menampilkan 73 karya terbaik dari alumnus ISI Denpasar,’’

ungkapnya. Sementara itu, Dekan Fakultas Seni Rupa dan Disain ISI Denpasar Dra. Ni Made Rinu, M.Si. mengatakan, tujuan pameran ini untuk mengedukasi masyarakat mengenai koleksi karya seni rupa hasil studi dari para alumni ISI Denpasar. Di samping itu juga untuk mengimplementasikan dan meninjau kembali bentuk penciptaan karya tugas akhir Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar yang berbasis research. Tujuan terakhir untuk mendapat saran dan kritik dari pengamat seni rupa dan masyarakat luas dalam rangka meningkatkan mutu. ‘’Pameran ini agenda rutin, menampilkan hasil karya tugas akhir mahasiswa, dalam hal ini para alumnus. Di sana saya selaku dekan hanya menyiapkan karya terbaik,’’ jelasnya. Melalui kegiatan ini, ia berharap mahasiswa lebih fleksibel dalam bergaul serta

BUKA PAMERAN - Prof. Dr. Jamal Wiwoho saat membuka pameran ISI Denpasar di objek wisata Mandala Suci Wanara Wana, Selasa (4/10) kemarin. menggali ilmu di masyarakat. ‘’Secara akademik semua karya ini harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dengan menerima masukan para seniman sehingga bisa meningkatkan diri. Apalagi ini karya dari tugas akhir dan sekarang mereka sudah tamat, tapi di masyarakat mereka harus meningkatkan diri,’’ jelasnya. Rektor ISI Denpasar Prof.

Dr. Gede Arya Sugiarta, S.S.Kar., M.Hum. mengapresiasi terselenggaranya pameran yang menampilkan puluhan karya alumni ISI Denpasar ini. Ia pun berharap melalui kegiatan ini karya para alumni bisa lebih dikenal hingga ke luar negeri. ‘’Harapan kita agar ISI Denpasar tidak hanya dikenal di sini tapi juga di luar, dengan menunjukkan inilah hasil

karya kita,’’ katanya. Sementara itu, Prof. Dr. Jamal Wiwoho berharap hasil karya mahasiswa ISI Denpasar bisa bermanfaat bagi masyarakat luas. ‘’Bukan hanya seni untuk seni, tapi seni untuk masyarakat. Dan ke depan koleksi dari ISI Denpasar harus dipamerkan dalam lingkup yang lebih besar, dalam tingkat internasional,’’ katanya. (ad148)

Menurun, Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Monkey Forest Gianyar (Bali Post) Objek Wisata Mandala Suci Wanara Wana atau Monkey Forest, Ubud merupakan salah satu destinasi wisata Gianyar yang ramai dikunjungi wisatawan. Bahkan pada musim liburan, jumlah pengunjung mencapai 5.000 lebih per hari. Namun, memasuki bulan ini tingkat kunjungan mulai menurun. Manajer Mandala Suci Wanara Wana, I Nyoman Buana, Selasa (4/10) kemarin, mengatakan memasuki Oktober ini tingkat kunjungan wisatawan yakni di kisaran 1.000 pengunjung per hari. Dibandingkan sebelumnya, pada hari normal mencapai kisaran 1.500 hingga 2.000 pengunjung. Sementara pada musim libur khususnya Lebaran tingkat kunjungan bisa mencapai 5.000 per hari. ‘’Ya kurang lebih segitu. Terakhir paling tinggi musim libur Lebaran lalu, yang dalam satu hari jumlah pengunjung mencapai 4.900 lebih,’’ ungkapnya. Nyoman Buana menjelaskan siklus kunjungan wisatawan ke objek wisata Monkey Forest. Puncak kunjungan terpadat paling terlihat bila sudah memasuki Desember hingga Januari. Sementara dari Februari hingga Juni jumlah kunjungan melandai. Memasuki Juli hingga Agustus tingkat kunjungan kembali meningkat. ‘’Cuma sekarang sejak pertengahan September hingga memasuki Oktober ini jumlah kunjungan sebenarnya menurun. Biasanya kondisi ini akan berlangsung hingga November. Bila memasuki Desember kunjungan diprediksi kembali meningkat,’’ paparnya. Lebih lanjut dijelaskannya, di balik tingginya tingkat kunjungan ada pula kekhawatiran mengenai kesehatan monyet di areal setempat. Saat ini terdapat sekitar 659 ekor monyet

yang dilindungi di objek wisata tersebut. Melihat kondisi ini, pihaknya mengaku sudah bekerja sama dengan Pusat Studi Primata Unud. ‘’Kita sudah koordinasi dengan Unud melakukan kajian. Nanti, para akademisi akan melakukan kajian terlebih dahulu perlu atau tidaknya dilakukan pembatasan pada musim kunjungan,’’ terangnya. Ia juga membeberkan, sejumlah hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi rutin dengan manusia sangat berpengaruh terhadap perilaku monyet. Misalnya monyet yang terdapat di Monkey Forest Ubud lebih jinak dan pemalas. ‘’Beberapa hasil penelitian sebelumnya memang menunjukkan bahwa monyet di sini yang setiap hari berinteraksi menjadi lebih jinak. Sebab, mereka sudah mendapat makanan rutin tiga kali sehari, juga ada wisatawan yang selalu memberikan pisang,’’ tandasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

WISATAWAN - Wisatawan saat bermain dengan sejumlah monyet yang ada di objek wisata Mandala Suci Wanara Wana, Selasa (4/10) kemarin.


KLUNGKUNG

10

Rabu Pon, 5 Oktober 2016

Polres Terima Empat Unit Motor Semarapura (Bali Post) – Pemeritah Kabupaten Klungkung memberikan hibah kepada Polres berupa empat unit sepeda motor Kawasaki KXL 150 G, dua unit computer HP All in One PC dan dua unit printer HP Laser Jet di halaman Kantor Bupati, Selasa (4/10) kemarin. Hibah diserahkan Bupati Klungkung Nyoman Suwirta kepada Kapolres AKBP F.X. Arendra Wahyudi disaksikan Ketua DPRD Wayan Baru, Sekda Putu Winastra dan Wakapolres Kompol Nengah Sadiarta. Menurut Kapolres, empat unit sepeda motor dan peralatan komputer tersebut akan digunakan personel Polsubsektor Lembongan untuk memperkuat dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya empat motor, ia berharap personelnya mampu menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini belum bisa ditembus dalam kegiatan patroli. Bupati Suwirta mengatakan, pemberian hibah ini untuk meningkatkan sinergitas antara Pemkab Klungkung dan Polres dalam menjaga keamanan wilayah. Barang-barang yang dihibahkan diharapkan dapat dipergunakan untuk memperlancar penyelenggaraan kegiatan keamanan dan ketertiban masyarakat Lembongan. “Masalah keamanan merupakan urusan bersama antara Pemkab dan Polres Klungkung,” jelasnya. (dwa)

Jelang ’’Ngenteg Linggih’’, Pura Terbakar Semarapura (Bali Post) – Pura Paibon Merik Sumirik Semeton Tangkas Kori Agung yang berlokasi di Banjar Dukuh, Desa Gelgel, Klungkung, terbakar, Selasa (4/10) kemarin. Saat kejadian, warga pangempon pura sedang ngayah membuat banten di depan pura serangkaian upacara ngenteg linggih yang akan dilaksanakan 30 November mendatang. Kebakaran diketahui sekitar pukul 11.00 Wita. Kejadiannya pertama kali diketahui salah satu warga pangempon pura bernama Ketut Sudiarta. Pria 58 tahun yang mengecek pemasangan kerangka kanopi di dalam pura ini kaget melihat ada kepulauan asap dari atap bale pelik yang terbuat dari ijuk. Dia kemudian melaporkannya kepada warga lain yang tengah membuat banten di depan pura. Upaya warga memadamkan api dengan alat seadanya tidak membuahkan hasil mengingat atap bale pelik tersebut terbuat dari ijuk yang tebal. Api baru dapat dimatikan setelah datangnya petugas Pemadam Kebakaran Klungkung. Membawa tiga unit mobil pemadam, petugas menyemprot atap bale pelik sehingga api tidak menjalar sampai ke palinggih yang lain yang atapnya juga berbahan ijuk. “Api baru dapat dipadamkan setengah jam kemudian,’’ kata Klian Pura Wayan Murtika Runa. Ia memperkirakan kebakaran terjadi akibat ijuk terkena percikan api las. Sebelum kejadian, di areal pura ada proyek pemasangan kerangka besi kanopi oleh tukang las Eko Susanto sekitar pukul 09.00. Eko Susanto tidak habis pikir percikan api bisa jatuh di atap bale pelik, sebab saat bekerja dirinya sudah menutup sebagian atap palinggih. Menurut Murtika, pangempon pura mengalami kerugian sekitar Rp 25 juta. Pihak pangempon akan memperbaiki dan bertanya kepada orang pintar karena kasus kebakaran terjadi menjelang upacara ngenteg linggih. ‘’Kami tidak ada firasat apa pun. Apalagi pura ini selesai direnovasi empat tahun lalu,’’ jelasnya. (kmb)

Bali Post/kmb

CEK PROYEK - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta (kiri) bersama dinas terkait mengecek proyek di tempat pemindangan ikan di Kusamba, Dawan, Selasa (4/10) kemarin.

Sejumlah Proyek di Dawan Terancam Molor Semarapura (Bali Post) – Pengerjaan proyek tahun 2016 di Kabupaten Klungkung belum berjalan maksimal. Di Kecamatan Dawan misalnya, beberapa proyek belum mendekati rampung, padahal masa waktu pengerjaannya hanya tersisa sekitar 30 hari. Di antaranya proyek pembangunan Puskeswan Pesinggahan, proyek Pasar Kusamba dan pemindangan di Kusamba. Kondisi ketiga proyek

itu sangat disayangkan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika turun melakukan pengecekan, Selasa (4/10) kemarin. Sejumlah pengawas proyek yang ditemuinya memiliki banyak alasan terkait dengan kondisi proyeknya yang molor. Ada yang mengatakan aktivitas para pemindang sangat padat pada siang hari sehingga sejumlah pekerjaan seperti pengecoran jalan dan pengiriman bahan-bahan

tidak bisa dilakukan sampai sore. Pengawas lainnya mengaku sering mengganti pekerja sehingga kualitas pengerjaan tidak maksimal dan terbentur libur hari raya yang membuat pekerjaan sempat ditinggal libur mudik. Alasan tersebut tidak diterima oleh Bupati Suwirta. Untuk mengantisipasi keterlambatan proyek, bupati yang didampingi Kasubbag Perencanaan dan Pembangunan Tjokorda Gede Romy dan

Eksekutif akan habis-habisan dalam rapat pembahasan ranperda pembentukan dan susunan perangkat daerah bersama DPRD Klungkung, Rabu (5/10) ini. Pasalnya, apa pun hasilnya ranperda harus selesai secepatnya mengingat perangkat daerah mesti disahkan sebelum penganggaran APBD Induk 2017 dibahas.

Bali Post/kmb

Dua Siswa Jadi Duta Incakap Nasional Semarapura (Bali Post) – Siswa di Kabupaten Klungkung kembali menorehkan prestasi di bidang akademik dan nonakademik. Hal ini terungkap saat Bupati I Nyoman Suwirta menerima dua pelajar SMAN 2 Semarapura yang akan mengikuti pemilihan Finalis Duta Incakap (Internet Cerdas, Kreatif dan Produktif) 2016, Selasa (4/10) kemarin. Kedua siswa yang akan berjuang membawa nama Klungkung itu adalah Pande Komang Novia AW dan Ni Nengah Era Sudiartini. Mereka bakal mewakili Bali dalam pemilihan Finalis Duta Incakap Nasional 2016 yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika di Jakarta, 10-13 Oktober mendatang. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Klungkung I Nyoman Mudartha mengatakan, kedua siswa tersebut terpilih lewat artikel buatannya yang masing-masing berjudul ‘’Optimalisasi Pelajar Cerdas Melalui API (Agen Perubahan Informatika)’’ dan ‘’API (Agen Perubahan Informatika) Sebarkan Virus Desa Melek IT’’. Dijelaskannya, Incakap dirancang sebagai media bimbingan untuk pengguna internet di Indonesia agar dapat memberikan dampak positif dan nilai tambah bagi kemajuan bangsa, yakni cerdas memanfaatkan internet, kreatif menciptakan karya baru serta produktif memberikan manfaat penggunaan teknologi dan internet. Bupati Suwirta mengucapkan selamat kepada siswa yang telah menambah prestasi untuk Klungkung. Selama ini pelajar Klungkung telah banyak menorehkan prestasi baik di bidang akademik maupun nonakademik. “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh siswa yang telah membawa nama Klungkung,” ujarnya. Orang nomor satu di Klungkung itu berharap setelah menjadi duta Incakap kedua siswa bisa menularkan prestasinya kepada generasi muda lainnya. Dengan demikian, pengguna internet dapat lebih cerdas memilih konten yang berguna dan sesuai etika serta dapat menanamkan semangat Gema Santi. (dwa)

Bali Post/dwa

WAKILI Bali - Dua siswa Klungkung (kiri) mewakili Bali dalam pemilihan Finalis Duta Incakap Nasional 2016.

proyek asal-asalan. Beberapa bagian bangunan terlihat tidak rapi, seperti tembok dan atap beton yang tidak rata alias bergelombang serta kualitas kayu kusen yang masih diragukan. ‘’SKPD terkait dan stakeholder supaya lebih sering bersama-sama melakukan pengawasan di lapangan. Proyek harus dipantau terus sehingga pengerjaannya sesuai dengan perencanaan,” tegasnya. (kmb)

yang dapat digabung dengan yang lainnya, sehingga turun menjadi 19 dinas. Menurut bupati, Pemkab Klungkung tidak memiliki kepentingan dalam membentuk 20 dinas. Keputusan ini diambil untuk memaksimalkan tugas pokok dan fungsi dinas. Efisiensi dari pembentukan dinas hanya bisa dibuktikan dengan kinerja yang dapat dilihat langsung oleh masyarakat. “Kami tidak mau kelihatan bodoh dengan mengusulkan 25 dinas agar disetujui 20. Pemkab menilai 20 dinas sudah efisien dan produktif maka diusulkan 20 dinas,”

tegasnya. Ditambahkannya, pembentukan 20 dinas juga tidak akan melambungkan anggaran belanja pegawai mengingat kabid dan jajaran di bawahnya telah ada sebelumnya, sehingga hanya terjadi pemindahan. Selain itu saat ini anggaran belanja pegawai masih berada di angka 42 persen dari jumlah APBD. Terkait persiapan kantor dinas, Bupati Suwirta mengaku telah memikirkannya. Nantinya semua kantor dinas tidak lagi menggunakan rumah dinas milik unsur pimpinan DPRD Klungkung. (dwa)

Bupati Minta Kebut Ranperda Pembentukan Perangkat Daerah

Semarapura (Bali Post) –

PADAMKAN API - Petugas Pemadam Kebakaran Klungkung memadamkan api yang membakar atap bale pelik di Pura Paibon Merik Sumirik Semeton Tangkas Kori Agung.

Kasubag PU Kebudayaan dan Pariwisata Agus Subawa menginstrusikan para pengawas segera menambah tenaga kerja sehingga target pelaksanaan pengerjaan tercapai. “Melihat keadaan di lapangan seperti ini, saya ragu pengerjaan bisa selesai tepat waktu,’’ kata Suwirta kepada sejumlah pengawas proyek. Bupati asal Nusa Penida itu juga mendapati proses penyelesaian sejumlah

Menurut informasi terakhir, belum ada kesepakatan antara eksekutif dan legislatif terkait jumlah dinas dalam ranperda tersebut. Untuk itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta berharap adanya kesepahaman antara eksekutif dan legislatif. Pihaknya tidak mau terjadi aksi tarik tambang dalam rapat saat membahas ranperda, melainkan harus dikebut.

Meski begitu, bupati sangat mendukung upaya DPRD melakukan efisiensi dalam tubuh perangkat daerah dan itu telah dilakukan dengan mengusulkan susunan perangkat daerah yang efisien. “Ketentuan sudah ada menggunakan standar. Bukannya kami bertahan seperti tarik tambang, tapi mencari solusi terbaik,” tutur Suwirta dihubungi, Selasa

(4/10) kemarin. Pihaknya tetap menerima bila nantinya terjadi penyusutan terkait usulan dinas dalam ranperda pembentukan dan susunan perangkat daerah. Namun, terkait pertimbangan Dewan yang hanya menyetujui 15 dinas, perlu ada pembahasan kembali. Sebab, di antara 20 dinas yang ada saat ini hanya Dinas Tenaga Kerja

Punya Tiga Potensi

Paksebali Dikembangkan Jadi Desa Wisata MESKI tidak terpilih sebagai desa wisata di Kabupaten Klungkung, Desa Paksebali tetap mengembangkan daerahnya agar dikunjungi wisatawan. Pasalnya, Desa Paksebali memiliki tiga potensi yang dapat menunjang pengembangan pariwisata, yaitu alam, kerajinan dan budaya. Perbekel Desa Paksebali, I Putu Ariadi, mengaku sempat kecewa karena desanya tidak terpilih di antara 14 desa wisata yang ada di Kabupaten Klungkung. Kekecewaan ini digunakannya sebagai pelecut untuk memajukan desa agar dikunjungi wisatawan. ‘’Tiga potensi yang dimiliki Desa Paksebali seharusnya menjadi modal sebagai desa wisata,’’ katanya, Selasa (4/10) kemarin. Potensi alam Desa Paksebali adalah Tukad Unda yang sudah dikenal sebagai objek untuk melaksanakan foto prawedding. Desa Paksebali juga memiliki kerajinan pembuatan tedung dan prada. Sementara dari segi budaya mempunyai tradisi melaksanakan Dewa Masraman atau Dewa Mapalu di Pura Panti. “Kami memiliki gagasan untuk menjadikan Desa Paksebali sebagai desa wisata,’’ tuturnya. Di kawasan Tukad Unda akan dibuat tempat untuk memperlihatkan proses pembuatan tedung dan disediakan berbagai hasil kerajinan di Paksebali yang dapat dibeli pengunjung sebagai kenangkenangan. Pengelolaan diserahkan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hasil penataan selama ini sudah terlihat dari perubahan kondisi di Tukad Unda. Kawasan yang sebelumnya kumuh ini, kini ditata apik sehingga ramai dikunjungi wisatawan. Pada hari libur

pelancong mencapai ratusan orang. Tukad Unda akan terus ditata agar menarik dikunjungi pada siang hingga malam hari. Kedatangan wisatawan jelas mendatangkan pendapatan untuk Desa Paksebali. Setiap harinya Tukad Unda dikunjungi satu hingga dua wisatawan yang melakukan foto prawedding, sedangkan pada saat hari libur bisa mencapai lima rombongan. Wisatawan asing yang membuat foto prawedding dikenai retribusi Rp 250 ribu sudah termasuk karcis kendaraan dan pemandu wisata, sedangkan yang mengambil foto dipungut Rp 10 ribu. Sementara wisatawan lokal hanya dikenai karcis parkir sepeda motor Rp 2 ribu dan mobil Rp 5 ribu. Retribusi ini ditetapkan sesuai Peraturan Desa (Perdes) Nomor

04 Tahun 2014 dan Peraturan Perbekel Nomor 1 Tahun 2014 tentang retribusi. Kawasan Tukad Unda yang luasnya 15 are ditata sejak 2015 lalu. Sekarang kesan kumuh tidak terlihat lagi. Bangunan kafe yang terbengkalai diratakan dan dibangun fasilitas toilet dan tempat ganti baju. Setiap hari kawasan ini dibersihkan sehingga tidak ada sampah yang menumpuk. Hanya sampah plastik dari hulu yang masih mengotori aliran air. Tahun 2016 ini rencananya dibuat restoran, kolam renang dan shower untuk berbilas setelah berenang. Tukad Unda juga diisi permainan air seperti bebek dayung. Lampu penerangan jalan dipasang di delapan titik dan masih dipersiapkan lampu LED yang membuat air terjun Tukad Unda bersinar. (dwa)

Bali Post/dwa

DITATA – Kawasan Tukad Unda terus ditata untuk mendukung Desa Paksebali sebagai desa wisata.


Rabu Pon, 5 Oktober 2016

BULELENG

Pemkab Sosialisasikan BKK

SOSOK Bela Petani SEMUA pihak mesti membela petani, sehingga mereka mampu bertahan dalam mengembangkan usaha taninya. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna, belum lama ini. Pria murah senyum ini mengatakan, upaya membela petani tidak bisa diserahkan kepada pemerintah saja. Perlu langkah bersama untuk memberikan dukungan agar petani mampu mengelola pertanian dan perkebunan dengan maksimal dan memberikan keuntungan yang maksimal pula. Pria yang juga menjabat Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng ini menambahkan, persoalan yang sering membuat kerugian bagi petani adalah ketika memasuki masa panen. Petani sebagai penghasil komoditas pertanian justru posisi tawarnya selalu rendah. Bahkan, petani tidak bisa berbuat banyak dengan menjual hasil pertaniannya dengan harga yang sangat murah, sehingga usaha tani yang digeluti menelan kerugian besar. Bahkan, banyak ditemukan komoditas dibiarkan membusuk di pohon ketika memasuki masa panen raya. “Satu persoalan pelik yang merugikan petani kita adalah komoditas yang tidak terserap dengan baik oleh pasar. Jangankan musim panen raya, saat panen biasa saja harga komoditas pertanian kita masih rendah,” katanya. Untuk menuntaskan persoalan ini, pemerintah bisa saja mengeluarkan kebijakannya agar Perusahaan Daerah (PD) yang ada turun tangan mengatasi persoalan ini. Langkah ini diakuinya sangat memungkinkan karena Buleleng sendiri memiliki PD Swatantra yang khusus mengelola sektor pertanian dan perkebunan. Untuk menampung komoditas pertanian, perusahaan perlu menempatkan storage di tempat tertentu, sehingga ketika produksi lebih, komoditasnya lebih tahan dan bisa memenuhi permintaan pasar yang lebih banyak lagi. (mud)

Pilkada Paket Surya Siap Hadapi Verifikasi Faktual Kolektif

Singaraja (Bali Post) Pendukung paket Surya (Dewa Nyoman Sukrawan Gede Dharma Wijaya) merapatkan barisan di 148 desa di Buleleng, menghadapi verifikasi faktual kolektif di tingkat desa/kelurahan pada 12-17 Oktober 2016. Tiga parpol mendukung paket Surya yaitu Golkar, Demokrat, dan PKS. Masing-masing kader parpol mengamankan dukungan di setiap basisnya. Dewa Sukrawan, Selasa (4/10) kemarin, menilai KPU dan Panwaslih Buleleng telah bekerja maksimal hingga ikut menjaga suasana kondusif. “Kami ingin fair play. Minimal etika moral dan kebenaran dalam berdemokrasi menjadi payung sebagai pemimpin. Saya berdiri mengawal pendukung paket Surya. Semua disiapkan mendekati verifikasi faktual kedua,” paparnya. Ia juga menilai Panwaslih mampu bekerja dan menjadi

wasit yang netral. Selama tahapan pilkada, kepercayaan masyarakat patut dijaga. “Saya mendukung Panwaslih menegakkan aturan. Siapa saja melanggar wajib ditindak tegas. Nah kalau kami melakukan pelanggaran tolong ditindak tegas termasuk pula pihak lain,” ucapnya. KPU akan melakukan verifikasi faktual kolektif kembali terhadap KTP yang dikirim paket Surya. Jumlah dukungan perbaikan terdapat dalam softcopy dan hardcopy formulir model B.1 KWK Perseorangan Perbaikan sebanyak 49.892 orang. Selain itu, jumlah fotokopi identitas kependudukan atau surat keterangan dari Disdukcapil, yang menjadi lampiran formulir model B.1 KWK perseorangan perbaikan sebanyak 49.383 pendukung, serta dinyatakan memenuhi syarat jumlah minimal dukungan perbaikan. (kmb34)

Jelang Masa Kampanye

KPU dan Tim Paslon Sepakati Jumlah APK

Singaraja (Bali Post) – Menjelang masa kampanye, KPU Buleleng dan tim pemenangan kandidat menyepakati jumlah alat peraga kampanye (APK) dan bahan kampanye. Dari kesepakatan Selasa (4/10) kemarin, APK yang disiapkan oleh KPU sebanyak 20 buah berupa baliho, umbul-umbul, dan spanduk. Sedangkan, masing-masing kandidat diberikan membuat APK tambahan sebanyak 30 buah. Kesepakatan itu diambil melalui rapat yang diwakili tim dari bakal calon Putu Agus Suradnyana – dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. dan tim bakal calon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan – I Gede Dharma Wijaya. Ketua KPU Gede Suardana mengatakan, selain jumlah APK, juga disepakati ukuran jenis APK. Jenis baliho, ukuran yang disepakati empat meter kali enam meter. Spanduk satu meter kali empat meter. Umbul-umbul 0,6 meter kali enam meter. Sementara untuk bahan kampanye yang berupa pamflet, poster, dan jenis lain, KPU menyiapkan sebanyak jumlah kepala keluarga (KK) pemilih dan dari pasangan calon diberikan membuat tambahan jenis yang sama maksimal sebanyak 100 dari jumlah KK pemilih. Sedangkan untuk desain, KPU mengacu Peraturan KPU No. 12 tahun 2016 tentang Kampanye. Pasangan calon dari partai politik pada desain APK-nya diizinkan memuat foto pengurus partai pengusung pasangan calon bersangkutan. Sedangkan penambahan foto presiden atau pejabat negara lain tidak diizinkan. Sementara APK untuk pasangan calon perseorangan hanya diiznkan untuk memuat foto pasangan calon bersangkutan. Lambang partai politik atau tokoh partai yang menyatakan mendukung tidak diizinkan dimuat dalam

desain APK tersebut. Di sisi lain, Suardana mengatakan, KPU juga sudah menetapkan sebaran APK yang akan dipasang pada masa kampanye mulai 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017 mendatang. Di tingkat kabupaten KPU memasang 12 buah baliho, 50 buah umbul-umbul di kecamatan, dan spanduk dipasang di lima desa. Sementara itu untuk zona pemasangan, KPU menunggu hasil koordinasi dengan pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini. “Kami akan koordinasikan di mana saja zona yang diperbolehkan mulai di kabupaten, kecamatan, dan desa. Kalau nanti dalam pelaksanaannya ada pelanggaran, tentu itu sudah menjadi ranah Panwaslih yang memiliki kewenangan untuk menindak,” tegasnya. (kmb38)

11

Bali Post/kmb34

BKK - Pemkab melaksanakan kegiatan sosialisasi BKK di Gedung Laksmi Graha, Singaraja, Selasa (4/10) kemarin.

Singaraja (Bali Post) Pemkab Buleleng mensosialisasikan Bantuan Keungan Khusus (BKK) Selasa (4/10) kemarin. Kegiatan itu dihadiri perwakilan desa pakraman, subak, dan subak abian. Sosialisasi tersebut dipimpin Sekda Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M,P., mewakili Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Dalam acara tersebut, masyarakat secara tidak langsung mendapat pemahaman tentang manfaat BKK dan dalam pengelolaannya tidak mengalami kekeliruan.

Sekda Dewa Puspaka mengatakan, RPJM dan RKP Desa adalah dasar menyusun APBDes. Seluruh pendapatan desa dan penggunaannya ditetapkan di APB-Des. Pemerintah tingkat bawah diharapkan bisa mengelola keuangan secara cermat dan baik. “Kita berikan pemahaman kepada desa pakraman. Ini karena kita ingin dari regulasi yang ada tetap menimbulkan harmonisasi kepala desa dan desa pakraman jangan sampai ada salah persepsi dalam pengelolaan keuangan,” ucapnya. Kepala Badan Pember-

dayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Buleleng, I Gede Sandhiyasa, S.Sos., M.Si., menyampaikan tujuan sosialisasi untuk menyamakan persepsi tata cara pelaksanaan BKK. Dimulai dari proses perencanaan, pengamprahan, pencairan, dan pertanggungjawaban. “Sosialisasi juga untuk menambah wawasan tentang pengelolaan keuangan di desa dan mendorong pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan,” ujar Sandhiyasa. (kmb34)

Ranperda PSPD

Banyak Lembaga, Dewan Khawatir Kesulitan Atur Anggaran Singaraja (Bali Post) – Pembahasan Ranperda tentang Pedoman dan Susunan Perangkat Daerah (PSPD) belum menghasilkan titik temu terkait komposisi pengembangan lembaga baru. Sebelumnya, dewan mempertanyakan penentuan nilai yang menentukan pengembangan lembaga, kini muncul kekhawatiran justru lembaga yang dikembangkan menjadi 33 SKPD ini tidak mendapat sokongan anggaran yang realistis. Hal itu membuat pembahasan rancangan perda ini sepertinya masih jauh dari harapan untuk bisa disahkan dalam bulan ini. Demikian terungkap ketika pansus kembali menggelar rapat bersama eksekutif Selasa (4/10) kemarin, di ruang gabungan komisi DPRD Kabupaten Buleleng. Rapat dipimpin Ketua Pansus Putu Mangku Mertayasa. Sedangkan, eksekutif dipimpin Kabag Organisasi Ir. Made Budi Setiawan, dan Kepala Bappeda Buleleng Gede Daharmaja, M.Si. Dalam rapat itu anggota pansus Nyoman Gede Wandira Adi mengatakan, pengembangan lembaga mengacu hasil penilaian dan penentuan tipologi oleh Kementerian

Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Buleleng diizinkan membentuk 33 SKPD. Setelah dikaji dan koreksi pimpinan jumlahnya diciutkan menjadi 30 SKPD. Mempelajari SKPD sebanyak itu, dia khawatir ada SKPD menerima jatah anggaran yang minim. Jika ini terjadi, Wandira menilai pengembangan kelembagaan ini bukan menjawab kebutuhan di daerah, tetapi menimbulkan persoalan pelik. Anggota pansus lainnya, Putu Tirta Adnyana, mengatakan, pengembangan kelembagaan ini harus dikaji dengan

matang dan hasil studi banding yang sudah dilakukan itu mestinya dijadikan pedoman untuk menyempurnakan susunan SKPD yang akan dibentuk. Terkait penentuan nilai dan penentuan tipologi, Tirta Adnyana menganggap hal itu sudah tidak perlu dipersoalkan kembali. Tinggal dalam pembahasan oleh pansus dan gabungan komisi dan eksekutif untuk mencari jalan tengah dalam menetapkan jumlah SKPD mengikuti regulasi di atasnya dan dari segi pembiayaannya daerah memiliki kemampuan yang

memadai. Sementara itu, Kabag Organisasi Pemkab Buleleng Ir. Made Budi Setiawan mengatakan, masalah pembagian jatah anggaran untuk masing-masing SKPD yang baru menjadi kewenangan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Dari susunan yang sudah dibahas sebanyak 30 SKPD itu, Setiawan optimis pembagian jatah anggaran dalam APBD nanti akan dilakukan dengan adil dan fair. “Dengan susunan yang kita ajukan dan berdasarkan koreksi dari pimpinan SKPD saya yakin dalam pembagian anggaran akan dilakukan dengan fair berdasarkan kebutuhan dan cakupan beban kerja SKPD bersangkutan,” jelasnya. Di sisi lain, Setiawan mengatakan, masalah penentuan

nilai dan tipologi sepenuhnya dilakukan oleh Kemendagri berdasarkan dokumen yang diajukan oleh SKPD bersangkutan. Hasil awal, Buleleng mendapatkan 33 SKPD. Setelah dikaji ada tiga lembaga yang digabungkan karena dari kategori tipologinya tergolong rendah, sehingga menjadi 30 SKPD terdiri atas 24 dinas, tiga badan, Sekretariat Daerah (Sekda), Sekretariat Dewan (Sekwan), dan Inspektorat. Sementara tiga SKPD yang digabungkan itu yaitu Dinas KB dan Pemberdayaan Perempuan. Awalnya, dibentuk lembaga tersendiri, tetapi karena tipologinya rendah digabungkan menjadi KB dan PP. Demikian juga pembentukan Litbang terpaksa digabungkan pada Bappeda, dan Perpustakaan dan Arsip Daerah yang semula dua instansi juga digabungkan menjadi satu SKPD. (kmb38)

PT Indonesia Power Serahkan Bantuan Comdev Rp 80 Juta SEBAGAI bentuk komitmen dan dukungan kepada lingkungan di sekitar pembangkit, PT Indonesia Power (IP) Unit Pembangkitan dan Jasa Pembangkitan (UPJP) Bali menyerahkan bantuan Community Development (comdev) tahun 2016 kepada Desa Pemaron Kecamatan Buleleng. Desa yang menjadi lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) ini, Selasa (4/10) kemarin, menerima bantuan comdev sebesar Rp 80 juta. Bantuan diserahkan Manajer Unit PLTGU Pemaron, Nyoman Sukma Ariawan. Penyerahan bantuan juga disaksikan oleh Staf Ahli Pemkab Putu Tastra Wijaya mewakili Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Perbekel Desa Pemaron Putu Mertayasa, Ketua LPM Y.A. Pantarto, Klian Desa Adat Pemaron Dewa Made Suarsana, unsur BPD Drs. Wayan Gunarsa, dan ratusan warga desa setempat. Manajer Unit PLTGU Pemaron Sukma Ariawan didampingi Humas PT Indonesia Power UPJP Bali Made Sumanta mengatakan, Desa Pemaron mulai menerima bantuan comdev sejak tahun 2004. Hingga tahun ini, total bantuan yang dikucurkan di desa ini tercatat sekitar Rp 1,6 miliar. Comdev tahun ini direalisasikan setelah sebelumnya perusahaan melakukan evaluasi dan koordinasi dengan aparat Desa Pemaron. Dari koordinasi itu, disepakati bantuan comdev tahun ini untuk mendukung program yang dijalankan pemerintah desa. Program itu seperti pengembangan masyarakat berupa perbaikan sarana tempat peribadatan, kesehatan masyarakat, dan

pemberian paket sembako untuk warga miskin. Program lain yang dibiayai dari comdev tahun ini adalah bakti pemberdayaan masyarakat dalam bentuk kelompok pengolahan sampah di lingkungan desa. Program ini sasarannya bagaimana kelompok pengolah sampah dapat berfungsi dalam menjaga kebersihan lingkungan di internal desa. Mencegah jangan sampai bantuan yang diberikan tidak tepat sasaran, pihaknya setiap tiga bulan akan melakukan monitoring, sehingga pemanfaatan bantuan jelas dan bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat luas. Selain itu, hasil monitoring dijadikan bahan menentukan sasaran comdev tahun berikutnya. “Sesuai hasil eveluasi dan koordinasi dengan desa, comdev kita arahkan untuk pemberdayaan dan bakti masyarakat dan program strategis lain dengan jumlah total yang kita serahkan Rp 80 juta,” katanya. Menurut Sukma Ariawan, selain bantuan comdev yang rutin diserahkan setiap tahun, perusahaan juga membantu upaya pelestarian populasi penyu di Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga Kecamatan Buleleng. Selain itu, konservasi terumbu karang di pantai ini juga dijaga dengan mengucurkan bantuan untuk kelompok nelayan. Kepedulian dalam lingkungan pantai ini dilakukan karena pantai di wilayah Desa Pemaron dan sekitarnya memiliki potensi dalam bidang pariwisata bahari. Sementara itu, Staf Ahli Pemkab Buleleng Putu Tastra Wjaya didampingi Perbekel Desa Pemaron Putu Mertayasa menyambut positif bantuan yang dikucurkan oleh PT In-

donesia Power. Dia mengatakan, dari sasaran perusahaan merealisasikan bantuan sesuai dengan program pemerintah kabupaten yang ditindaklanjuti oleh pemerintah desa. Dia mencontohkan, sasaran bantuan comdev untuk pengelolaan sampah sejalan dengan program pemerintah daerah dalam menangani persoalan sampah plastik. Selain itu, program dalam menjaga kelestarian terumbu karang dan menjaga populasi penyu sangat tepat, sehingga masyarakat, pemerintah, dan swasta bersama-sama menjaga keletarian pantai dengan optimal dan sasaran akhir adalah potensi perairan bisa dikelola untuk kesejahteraan masyarakat itu sendiri. (ad141)

BANTUAN - Manajer Unit PLTGU Pemaron Nyoman Sukma Ariawan (kiri) saat menyerahkan bantuan community development sebesar Rp 80 juta untuk Desa Pemaron Kecamatan Buleleng, Selasa (4/10) kemarin.


JEMBRANA

12

Abrasi di Pantai Delodberawah

Pantai Perancak Dipenuhi Sampah Kiriman Negara (Bali Post) – Pantai Perancak yang merupakan salah satu tujuan wisata desa pesisir di Jembrana, belakangan ini terlihat kotor. Sebab, kawasan ini dipenuhi dengan sampah kiriman. Akibat sampah kiriman itu, pasir pantai pun diselimuti sampah. Kendati sudah berulangkali dilakukan pembersihan, namun sampah kembali datang usai air pasang. Sejumlah warga di sekitar pantai mengaku kewalahan membersihkan sampah tersebut. Sampah itu bukan sampah yang dibuang oleh warga sekitar, melainkan sampah kiriman saat air laut pasang. Hampir setiap hari pantai tersebut mendapat sampah kiriman. “Tidak tahu juga dari mana sampahnya. Tapi setiap air pasang, sampah di sini penuh,” kata salah seorang warga. Upaya bersih-bersih pantai hanya bertahan paling lama dua hari. Setelah bersih, pantai kembali kotor karena adanya sampah kiriman tersebut. Sampah itu diperkirakan merupakan kiriman dari utara melalui sungai. Sampahsampah yang dibuang ke sungai terkumpul di muara sungai Perancak. Dengan demikian, ketika air pasang, sampah itu memenuhi pantai dan setiap hari terus bertambah. Karena penuh sampah, pantai ini jarang dikunjungi walau-

Rabu Pon, 5 Oktober 2016

Tembok ”Panyengker” Pura dan Satu ”Palinggih” Ambrol Negara (Bali Post) Abrasi terus terjadi di pesisir pantai di Jembrana. Kali ini, terjadi di Pantai Delodberawah. Salah satu bangunan pura yang berdiri di pinggir pantai itu terkena dampak. Bahkan, tembok panyengker dan satu palinggih di pura tersebut ambrol karena tergerus ombak.

Bali Post/olo

SAMPAH KIRIMAN – Sampah kiriman yang menyelimuti pasir Pantai Perancak. Pengembangan pantai ini tersendat karena aset tanah dan kiriman sampah. pun memiliki pemandangan yang indah. Kalaupun ada wisatawan yang datang, mereka memilih duduk-duduk di warung atau pinggir jalan. Belum lagi ketika kondisi pasang, air menggenang hingga ke jalan dan warung-warung yang berdiri di tanah desa. Di sepanjang pantai dari ujung muara dipenuhi sampah yang didominasi sampah plastik. Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Dikporaparbud Jembrana, I Nyoman Partika, mengatakan Perancak merupakan salah satu kawasan pariwisata di

Harga Lebih Tinggi

sisi timur Jembrana. Kawasan ini mencakup Perancak, Delodberawah, Medewi dan lainnya. Namun, untuk daya tarik memang tidak selalu pada pantai. Karena itu, pihaknya tidak melirik pengembangan Pantai Perancak. Salah satu alasan karena sampah kiriman. Di samping itu, juga terkait aset tanah yang merupakan milik pribadi. Menurutnya, banyak daya tarik lainnya di Perancak, seperti wisata spiritual di Pura Dangkhayangan Perancak dan Pura Kembar, kawasan konservasi penyu dan lain-lainnya. (kmb26)

Setiap pasang, areal pura (merajan) tersebut tergenangi air laut. Tidak hanya di pura tersebut, genangan air juga hingga ke jalan dan setra (kuburan) yang berada di sisi utara. Kondisi ini membuat warga sekitar was-was karena gempuran ombak terus terjadi. Dari pantauan, Selasa (4/10) kemarin, kondisi bangunan pura tersebut terlihat hancur berantakan. Tembok panyengker yang mengelilingi pura hanya tersisa separuh. Bahkan, sebuah palinggih juga hancur karena gempuran ombak. Puing-puing bangunan tampak berserakan di pantai. Menurut warga, gempuran ombak terjadi sejak beberapa

minggu belakangan. Sebelum luluh lantah, kondisi bangunan pura sempat terlihat menggantung. Karena bagian bawahnya terus tergerus ombak. Akhirnya, sejak seminggu ini bangunan sudah ambrol akibat gelombang pasang. Ketut Budi, salah seorang warga mengatakan ketika gelombang pasang, air laut tumpah hingga ke jalan. Ia menjelaskan bila hal ini tidak segera ditangani, maka tanah milik desa itu terancam ikut terus tergerus. Bahkan, bisa berdampak hingga ke setra yang berada di utara jalan. Sementara itu, Bendesa Delod Berawah, I Nyoman Narya, menerangkan pura yang ambrol itu bukan milik

desa pakraman setempat. Beberapa puluh tahun yang lalu, pura itu dibangun secara swadaya. Sepengetahuannya, pura itu belakangan ini terkena dampak abrasi hingga menyebabkan tembok panyengker dan satu palinggih ambruk. Menurutnya, dampak abrasi yang paling parah terjadi di sisi timur pantai. Di sana terdapat kolam renang dan tempat melasti. Sebelumnya, abrasi juga terjadi di pesisir Pantai Ketapang Lampu, Desa Pengambengan, Negara. Sejumlah nelayan merasa was-was dengan cuaca belakangan ini. Pasalnya, akibat diterjang ombak besar, abrasi mengancam pemukiman mereka. Sejumlah

nelayan pun sudah mengungsi dan membongkar rumahnya yang kena abrasi. Salah satu keluarga yang menjadi korban abrasi, yaitu Ahmad Dewasa (63). Nelayan yang sudah puluhan tahun tinggal di sana ini terpaksa mengungsi karena rumahnya tergerus abrasi. “Posisi rumah saya memang paling dekat dengan air laut. Saya mengungsi paling awal. Tapi tidak lama lagi, warga yang lainnya juga pindah,” kata Ahmad saat itu. Ahmad mengaku sudah dua kali menjadi korban abrasi dalam tiga tahun belakangan. Pertama, rumahnya juga tergerus abrasi. Saat itu, Pemkab Jembrana memberikan tanah, namun ia lebih memilih menyewa di tempat sekarang karena jaraknya lebih dekat. Ia tidak menyangka abrasi akan sampai rumahnya. (kmb26)

Petani Pilih Panen Kelapa Muda Dibandingkan Kelapa Kering Negara (Bali Post) – Para petani kelapa di Jembrana belakangan ini enggan untuk memanen kelapa yang kering. Selain menunggu waktu yang cukup lama, juga karena harganya anjlok. Untuk itu, para petani pun memilih panen kelapa muda karena harganya lebih tinggi dan efesien. Begitu juga dari segi pemasaran, lebih mudah dipasarkan. Ni Nyoman Suami (50), warga Tegal Babah, Desa Pulukan, Selasa (4/10) kemarin, mengaku penghasilan sehariharinya dari memanen kelapa. Sejumlah pohon kelapa miliknya ditanamnya di sekitar Tukad Medewi. Tanaman kelapa sangat cocok dan lebih bertahan dibandingkan komoditas tanaman produksi lainnya.

Permintaan kelapa juga terus menyambung, bahkan harga bisa naik ketika kondisi tertentu. Menurutnya, belakangan ini harga kelapa kering butiran di tingkat petani anjlok. Harganya Rp 1.000 hingga Rp 1.500 per butir. Sedangkan, harga kelapa muda lebih tinggi yakni rata-rata Rp 2.500 per butir. Karena itu, ia dan petani lainnya lebih memilih panen kelapa muda. Waktu panen untuk pohon yang produktif juga tidak terlalu lama, hanya 35 hari. Selain itu, petani juga tidak perlu memikirkan lagi ongkos petik serta biaya angkut. Sementara, sejumlah pengepul kelapa kering, belakangan juga beralih ke kelapa muda.

Bali Post/olo

KELAPA MUDA - Kelapa muda yang dipanen dari kebun milik warga di Pulukan, Pekutatan. Para petani memilih panen kelapa muda karena secara ekonomis lebih menguntungkan dibandingkan kelapa kering.

Seperti halnya dilakukan Suharto (45) asal Banjar Pulukan, Pekutatan. Pengepul kelapa ini mengikuti selera pasar. Sebelumnya, selama menjadi pengepul kelapa kering, harga cenderung fluktuatif dan terbilang murah. Itupun pemasarannya kadang harus ke Jawa. Supaya tidak terlalu rugi, dirinya memproduksi kopra kendati dengan tambahan biaya sewa untuk tukang sumbat dan tukang seluh. Pemasaran kelapa muda juga cukup di wilayah Bali, khususnya Denpasar. Suharto juga tidak perlu menyetok kelapa karena langsung kirim. Kendati kelapa muda yang kini menjadi andalan, kelapa butiran kering tetap laku di pasaran. “Kelapa muda lebih laku, untuk kebutuhan konsumsi maupun banten (kelungah),” terangnya. Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Perternakan Kabupaten Jembrana, I Ketut Wiratma mengakui sebagian besar petani memilih menjual kelapa muda. Hal itu dikarenakan nilai ekonomi yang lebih tinggi. Di samping itu, harganya juga lebih tinggi dibandingkan kelapa kering. Kabupaten Jembrana, menurutnya, merupakan pemasok tertinggi hasil komoditas kelapa ke Denpasar dan Badung setelah Banyuwangi. Selain kelapa muda, juga janur. (kmb26)

Angkut Motor Curian

Truk Jasa Pengiriman Barang Diamankan Negara (Bali Post) Tim Resmob Polresta Denpasar mengamankan truk boks jasa pengiriman barang di Pelabuhan Gilimanuk, Selasa (4/10) kemarin. Pasalnya, mobil khusus untuk mengangkut paket tersebut, ada motor curian. Hal tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard. Menurutnya, pada Senin (3/10) pukul 17.00 Wita, anggota Resmob mendapat informasi ada truk jasa pengiriman barang mengangkut sepeda motor. Atas informasi itu, tim dipimpin Kasubnit 1 Ipda Ketut Rayun melakukan penyelidikan dan mengintai di Pelabuhan Gilimanuk. “Selasa tadi (kemarin-red) pukul 01.00 Wita, anggota kami mengamankan truk itu. Setelah dicek ternyata di dalam ada sepeda motor Honda Supra 125 DK 6760 EN,” tegasnya. Saat diinterogasi, sopir truk, Suwarji dan kernet, Butoyo mengaku motor tersebut dibeli oleh Nur Diama (istri siri Suwarji). Atas kejadian tersebut, mereka dibawa ke Mapolresta. Selanjutnya dilakukan pengecekan, ternyata motor tersebut merupakan curian dengan LP Nomor : LP/111/IX/2016/SEK DENBAR tanggal 29 September 2016. Pelapornya, Gusiri beralamat di Jalan Subur Gang Mirah Delima, Denpasar. Selanjutnya, polisi

menginterogasi Nur Diama terkait asal-usul motor itu. Dia mengaku membeli dari Aan Handoko seharga Rp 2 juta. Polisi mengembangkan kasus itu dan mengamankan Aan. Aan mengaku sebelumnya juga sudah pernah menjual dua sepeda motor kepada Nur Diama, Jumat (30/9) dengan rincian satu Honda Vario dan

Honda Beat. “Motor Vario diamankan di rumah Nur di Jawa. Sedangkan Honda Beat di rumah Yanto, teman sekampung Nur. Sampai saat ini masih dilakukan pendalaman terkait keterangan Aan karena tiga motor juga dijual kepada Nur berasal temannya berinisial An dan Jo,” ujar Reinhard. (kmb36)

HANCUR - Salah satu pura di Pantai Delodberawah hancur terkena dampak abrasi.

Bali Post/olo

Antisipasi Banjir

Wabup Cek Saluran Air dan Irigasi Perkotaan Negara (Bali Post) Menghadapi musim penghujan yang segera tiba, Wakil Bupati (Wabup) Jembrana I Made Kembang Hartawan melakukan pengecekan saluran air dan jalur irigasi perkotaan di beberapa titik, Selasa (4/10) kemarin. Saluran air yang dinilai rawan dan menimbulkan genangan air yakni di Menega dan Sri Mandala LC Dauh Waru, Kecamatan Jembrana. Saat pengecekan, Wabup Kembang didampingi Kadis PU Jembrana I Gusti Putu Merthadana, Kepala Kantor LHKP I Wayan Darwin, Camat Jembrana I GN Sumber Wijaya serta Kepala Kantor Pol PP IGN Rai Budhi. Ia ingin memastikan ketika intensitas hujan makin tinggi, seluruh lingkungan di wilayahnya bebas dari banjir. “Saya ingin melihat secara langsung beberapa perbaikan pada saluran air sekunder agar sesegera mungkin dikerjakan,” kata Kembang. Di samping itu Kembang juga menilai peran masyarakat sangat dibutuhkan. Artinya, mereka harus aktif untuk jaga lingkungan serta gotong royong mem-

bersihkan selokan sangat diperlukan. Ia mengimbau seluruh masyarakat untuk membersihkan saluran drainase agar kebersihan lingkungan terjaga dan terbebas dari genangan sekaligus mengantisipasi banjir pada saat musim hujan. Ia khawatir, di saat musim hujan selokan yang tersumbat oleh kotoran bisa menyebabkan banjir dan mengotori lingkungan. Mengantisipasi hal itu warga diminta membersi hkan selokan dari sampah agar air mengalir dengan lancar. Warga juga diminta agar tidak membuang sampah sembarangan. Lebih lanjut dikatakan, pihaknya menyiagakan penjaga bendungan ketika musim hujan. Mereka harus senantiasa waspada dan fokus pada pekerjaannya. “Kalau hujan deras, penjaga bendungan harus siaga mengatur keluarnya air sehingga kiriman air ke wilayah hilir tidak membludak yang dapat memicu terjadinya banjir,“ imbuh Kembang seraya mengatakan Jembrana bukanlah daerah rawan banjir. Sementara itu, Kadis PU Jembrana, I Gusti

Putu Merthadana, mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan program pengerukan saluran air dan irigasi. Hal ini untuk menghindari penyempitan saluran air dari endapan ta-

nah maupun sampah. Selain itu, pihaknya juga tengah melakukan perbaikan fisik terhadap saluran drainase yang difokuskan di permukiman padat penduduk. (kmb26)

Bali Post/olo

CEK SALURAN – Wabup Kembang Hartawan saat mengecek saluran air di Dauhwaru yang rawan banjir.


Rabu Pon, 5 Oktober 2016

KARANGASEM

13

114 Staf Dimutasi

Pimpinan SKPD Resah Amlapura (Bali Post) Setelah mutasi PNS eselon III, IV, dan V, giliran 114 staf di seluruh SKPD jadi korban mutasi susulan Pemkab Karangasem. Keputusan mutasi staf itu sudah beredar di kalangan PNS Selasa (4/10) kemarin. Keputusan mutasi yang kedua ini membuat sejumlah pimpinan SKPD resah. Sebab, mutasi yang ketiga nanti akan menyasar mereka, setelah Ranperda OPD (Organisasi Perangkat Daerah) disahkan. Kepala BKD Karangasem I Nyoman Tari, Selasa (4/10) kemarin, mengatakan mutasi staf kali ini dilakukan merata di seluruh SKPD. Menurutnya, mutasi sudah menjadi kebijakan yang biasa. Pertimbangannya pemerataan dan penyegaran. Tujuannya, agar terjadi perbaikan kinerja. “Tidak ada titip-titipan, maupun lobi-lobi. Keputusan ini sudah berdasarkan kajian Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan). Ini biasa saja,” kata Tari. Tari tak bisa menjelaskan lebih rinci, di SKPD mana yang stafnya di mutasi paling banyak. Jelasnya, mutasi di setiap SKPD dilakukan merata, sesuai kebutuhan dan tuntutan target kinerja. Menurutnya, mutasi tak perlu dipersoalkan. Mutasi juga di sisi lain penting untuk peningkatan kinerja pemerintah daerah lima tahun ke depan. Pihaknya meminta staf yang menjadi korban mutasi bisa segera menyesuaikan diri di tempat baru. “Mutasi staf ini juga termasuk para guru. Tapi untuk kalangan guru diatur Disdikpora,” tegasnya. Bagaimana dengan mutasi yang ketiga? Nyoman Tari enggan menyampaikan. Mutasi yang ketiga untuk eselon II (pimpinan SKPD) baru akan dilakukan setelah Ranperda OPD disahkan menjadi perda Desember nanti. Kebijakan mutasi yang ketiga ini, diakui Tari, sudah membuat sejumlah rekannya di pimpinan SKPD mulai resah dan bertanya-tanya. Apakah nama-nama mereka masuk draf mutasi eselon II yang sedang disusun atau tidak. Soalnya, mutasi ini juga menyangkut perjalanan nasib karier mereka sebagai abdi negara ke depan. Sebagai ASN, kata Tari, siapa pun orangnya harus siap ditempatkan di mana saja. Lagi pula menjabat di satu tempat sampai bertahun-tahun juga tidak baik, sehingga diakui butuh penyegaran. Tetapi, Tari menolak membeberkan isi draf mutasi eselon II. Agar mutasi eselon II ini efektif, Tari menegaskan sudah melakukan uji kompetensi terhadap semua pimpinan SKPD di Kantor BKN Denpasar, sejak awal Agustus lalu. Hasil uji kompetensi itu, akan menjadi dasarnya, sebagaimana aturan UU Nomor 5 Tahun 2015 tentang ASN (Aparatur Sipil Negara), agar duduk pada jabatan barunya nanti, bisa sesuai kompetensi dan tuntutan kinerjanya. Sejumlah pimpinan SKPD, Selasa kemarin, tampak tenang menyikapi isu mutasi itu. Mereka membantah gara-gara mutasi itu membuat resah. Seperti yang diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Karangasem, I Gusti Made Tirtayana, dia menegaskan saat ini yang penting kerja, kerja, dan kerja. Kita tunjukkan bukti nyata kepada pimpinan dan masyarakat. Di mana pun ditugaskan, dirinya mengaku siap. “Kalau masalah mutasi, saya serahkan pada Baperjakat dan sudah pasti ibu bupati. Di mana pun ditugaskan, saya siap,” tegasnya. (kmb31)

Bali Post/013

MENERIMA - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri saat menerima Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Ir. Harmensyah, dan Direktur Pemulihan dan Peningkatan Fisik BNPB, Tetty Saragih, di kantor bupati, Selasa (4/10) kemarin.

Sempat Ditarik, Dana Hibah Rp 8 Miliar BNPB Amlapura (Bali Post) – Gara-gara sibuk hajatan pilbup tahun 2015, anggaran hibah Rp 8 miliar dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat, tak terserap atau gagal dilaksanakan. Anggaran itu sempat ditarik BNPB pusat dan setelah itu Karangaem pun terancam tak mendapat bantuan lagi. Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri mengakui hal itu saat menerima Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Ir. Harmensyah, dan Direktur Pemulihan dan Peningkatan Fisik BNPB Tetty Saragih di kantor bupati, Selasa (4/10) kemarin. Harmensyah mengatakan, dalam beberapa kali rapat koordinasi di BNPB sempat diputuskan bantuan hibah untuk Karangasem Rp 8 miliar. Bantuan itu memang sempat ditarik. Alasannya, karena pelaksanaannya lambat dan diperkirakan dana itu sudah tak bisa digulirkan pada tahun anggaran 2015. Saat itu, kata Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem Ida Ketut Arimbawa, anggaran itu, sempat hendak dipakai Rp 2 miliar untuk penanggulangan banjir Tukad Bambang. Sedangkan, sisanya Rp 6 miliar untuk peningkatan ruas jalan BunutanCekik. Tetapi, lantaran sibuk hajatan pilbup dan tim anggaran belum paham bagaimana sistem penganggaran dan pertanggungjawabannya, maka dana itu urung dipergunakan. Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, kata Hermensyah, lantas datang ke BNPB. Anggaran Rp 8 miliar itu pun diminta kembali, karena kabupaten di ujung Timur Pulau Bali itu, benar-benar sangat memerlukan dana hibah tersebut. Tetty Saragih, menambahkan memang ada keragu-raguan pihak Pemkab dalam menggunakan dana hibah itu. Sebenarnya, penggunaan dana itu tak ada batas waktunya. Namun, paling lambat setahun setelah dana itu ditransfer ke Kasda, pekerjaan harus dilaksanakan dan tak boleh ada sisa lebih tahun anggaran (silpa) di APBD. ‘’Anggaran itu juga tak usah masuk APBD Kabupaten dan disetujui dewan. Soalnya, untuk dana hibah itu sudah ada payung hukum khusus di pusat. Malah dana itu sudah ada persetujuan DPRRI,’’ kata Tetty. (013)

Suara Karangasem Jangan Setengah-setengah Saya mengucapkan terima kasih kepada instansi terkait atas penambalan jalan disebelah Barat Jembatan gantung di Sidemen menuju Desa Dukuh, akan tetapi sebelah timur jembatan kenapa masih rusak? Mohon dilanjutkan, jangan setengah-setengah. Selain itu juga penambalan jalan dari SMK Sibetan menuju Pasar Kalang Anyar, tepatnya di Desa Kuta Bali, kenapa juga tidak merata? Mohon instansi terkait memberikan atensinya. Pak Gusti, Karangasem. (eka)

Bali Post/kmb31

PENGUSAHA BOAT - Wakapolres saat bertemu pengusaha boat di Mapolsektif Padangbai.

Pasca-Boat Gili Cat II Meledak

Pengusaha Diminta Tingkatkan Keamanan Boat Amlapura (Bali Post) -

Setelah tragedi meledaknya Boat Gili Cat II di Padangbai, pihak kepolisian berinisiatif mengumpulkan para pengusaha boat di Pelabuhan Rakyat (Pelra) Padangbai, Karangasem, Selasa (4/10) kemarin. Dalam pertemuan tersebut, pengusaha boat, diperingatkan tak mengulang keteledoran Boat Gili Cat II. Belum lama ini, boat itu meledak dan merenggut korban nyawa turis asing. Polisi meminta pengusaha boat bisa meningkatkan keamanan boat-nya sebelum berlayar menyeberangkan penumpang ke tempat lain. Seluruh pihak bersepakat peristiwa Boat Gili Cat II tak boleh terulang. Sebab, kejadian itu sangat mencoreng citra penyeberangan pelabuhan setempat, keamanan hingga citra pariwisata Karangasem. Karena itu, sangat diperlukan peningkatan keamanan penyeberangan. ‘’Sebelum beroperasi harus dipastikan semua komponen dalam keadaan aman. Boat benarbenar layak layar. Pengecekan kesiapan itu penting. Soal pengecekan itu tak boleh main-main,” pinta Wakapolres Karangasem, Kompol A.A. Gede Mudita. Selain proses pengecekan

sebelum berlayar, saat boat sedang docking, pemeriksaan juga harus dilakukan sangat teliti. Jangan pernah proses dok dilakukan sekadarnya. Semua harus mengikuti prosedur. Perhatikan juga kata Wakapolres, alat-alat keselamatan bagi penumpang di dalam boat, seperti life jacket dan lainnya. Termasuk harus diperjelas, lokasi penyimpanan alat-alat penyelamatan diri tersebut, kepada penumpang yang ada di dalam fast boat. Sehingga saat terjadi situasi darurat, penumpang bisa lebih cepat menyelamatkan diri. Hal ini perlu ditekankan, belajar dari peristiwa

meledaknya Boat Gili Cat II, yang terkesan mengabaikan standar keamanan boat dan keselamatan boat, hingga mengundang protes dari para turis asing waktu itu. Persoalan Administrasi Kasat Polair AKP I Made Wartama menambahkan, selain memerhatikan standar keamanan itu, persoalan administrasi para penumpang juga harus diperhatikan. Data penumpang harus tercatat dengan baik identitasnya, baik nama, asal negara, tujuan penyeberangan, hingga di hotel mana akan menginap. Dengan demikian, identitasnya dapat

diketahui dengan jelas, bila mana terjadi masalah penyeberangan. Sehingga, informasi yang bisa disampaikan kepada pihak keluarganya bisa lebih jelas dan lebih cepat mendapat kepastian. “Kami sampaikan seperti itu, sebagai bahan evaluasi agar kejadian ini tak terulang, mereka menyanggupinya,” kata Wartama. Wartama menambahkan, pihak pengusaha boat juga diminta mengasuransikan para penumpangnya. Dan, yang lebih penting lagi, pengusaha boat diperingatkan agar tidak mengangkut penumpang dan barang-barang melebihi kapasitas. Ini sering terjadi dan sangat berbahaya. Setiap hari, ada 15 boat yang beroperasi di Pelra Padangbai. Kapasitasnya bermacam-macam. Ada yang hanya 35 orang seperti Boat Gili Cat II, ada 60 orang, 175 orang, dan tertinggi kapasitasnya Boat Eka Jaya 23 dengan kapasitas 230 penumpang.

Kapasitas Boat Eka Jaya 23 ini melebihi Kapal Roro Nusa Jaya Abadi (Jalur Padangbai - Nusa Penida). Boat ini melayani penyeberangan antarpulau dalam provinsi, seperti ke Nusa Penida (Klungkung) maupun antarprovinsi menuju Gili Trawangan, Lombok. Naik boat menjadi pilihan penyeberangan antarpulau, karena dinilai lebih praktis dan cepat sampai di tujuan. Sehingga, ini membuat Pelra Padangbai, menjadi pelra tersibuk di Karangasem. Pertemuan itu dipimpin Wakapolres Karangasem, Kompol A.A. Gede Mudita, di Mapolsektif Padangbai. Dihadiri seluruh pengusaha boat yang beroperasi di Pelabuhan Rakyat Padangbai, Kasat Polair Polres Karangasem AKP Made Wartama, Kapolsek Padangbai Kompol I Gede Wali, Danramil Manggis, KSOP Padangbai, Perbekel Padangbai, Prajuru Desa Adat Padangbai. (kmb31)

Plafon Gedung Wijaya Kusuma Banyak Berlubang

Edarkan SS, Divonis Empat Tahun

tangannya, Ni Wayan Biket, asal Desa Nawakerti. Jebolnya plafon itu karena terkena tetesan air secara terus-menerus dari pipa saluran kamar mandi yang pecah. Plafon itu terbuat dari gipsum. ‘’Itulah kelemahan bahan plafon dari gipsum. Kalau kena air akan cepat rusak. Sebaiknya cepat diperbaiki, karena selain kelihatannya tak bagus, juga cukup mengganggu. Ada banyak ember penampung air di lantai,’’ keluh Ketua DPRD Nengah Sumardi. Ditemui di tempat terpisah Minggu (2/10), anggota Komisi IV DPRD Karangasem Gede Dana menyampaikan hal serupa. Kata anggota de-

Amlapura (Bali Post) – Terdakwa pengedar sabu-sabu (SS), I Nengah Kedus alias Nengah Banjar alias Mangku (42), akhirnya dijatuhi pidana penjara empat tahun, dalam sidang di Pengadilan Negeri Amlapura, Selasa (4/10) kemarin. Selain itu, pria asal desa terpencil Pedahan, Kubu, Karangasem itu juga diwajibkan membayar denda Rp 1 miliar. Namun, jika pria buta huruf itu tak bisa membayar denda, dia mesti menjalani tambahan hukuman kurungan selama empat bulan, di Lapas Karangasem. Atas putusan itu, Mangku Kedus menyatakan menerima. Putusan majelis hakim yang diketuai Putu Ayu Sudariasih, S.H. Putusan hakim itu lebih ringan dibandingkan tuntutan JPU Made Eddy Setiawan, S.H. yang sebelumnya menuntut enam tahun penjara, serta membayar denda Rp 1 miliar subsider empat bulan kurungan. Pertimbangan memberatkan majelis hakim menvonis empat tahun penjara, karena terdakwa tidak mendukung upaya pemerintah memberantas penyalahgunaan narkoba. Dia justru menjadi pengedar narkoba. Sementara yang meringannya, dia sopan di persidangan, belum pernah dihukum dan terus terang mengakui perbuatannya. Dia juga, menyatakan menyesal serta berjanji tak akan mengulangi perbuatan melawan hukum itu. Sebelum dibekuk tim buser Satresnarkoba Polres Karangasem, Mangku Kedus sudah sekitar tiga bulan diselidiki polisi. Polisi mendapatkan informasi di wilayah tandus dan terpencil di Pedahan itu ada pengedar SS. Sekitar, empat bulan lalu, diketahui ada pelanggan menunggunya. Sedangkan, persediaan paket SS Kedus diduga sudah habis. Dia diketahui polisi pergi ke Denpasar mencari barang haram SS itu. Setelah pulang ke rumahnya di Pedahan dan juga diyakini sedang membagi paket murah SS, saat itulah tim buser menggerebeknya. Namun, naluri Mangku Kedus lebih tajam. Dia mengendus kedatangan polisi ke rumahnya. Dia pun lari dengan langkah seribu, bahkan terjun ke jurang di belakang rumahnya. Dua hari dia tak berhasil ditangkap. Pada akhirnya, dia menyerahkan diri ke Mapolsek Kubu. Tim buser lantas membawa tersangka dimana dia mendapatkan dan siapa yang memberikan SS itu. Dia menelepon Kadek Muliasa alias Dek Mul —terdakwa dalam berkas terpisah. Keduanya janjian bertemu di Jl. Gunung Agung, Denpasar, di depan bekas Pasar Loak. Beberapa saat ditunggu, Dek Mul datang mengendarai sepeda motor. Keduanya lantas dibekuk polisi kemudian digelandang ke Mapolres Karangasem, guna menjalani penyidikan. (013)

Amlapura (Bali Post) – Beberapa bagian plafon gedung Wijaya Kusuma RSUD Karangasem tampak banyak lubangnya. Plafon tampak jebol paling parah di ruang basement, serta di lantai satu. Jebolnya plafon itu memang tak elok dipandang mata, karena cukup mengganggu. Seperti plafon yang jebol di bagian teras lantai satu. Jadi agar air dari pipa saluran kamar mandi itu tak menggenang, karyawan setempat terpaksa memasang enam ember besar. Itu dilakukan untuk menampung air kotor yang terus menetes. Plafon jebol juga tampak di ruang perawatan pasien gadis yang cacat kedua

wan komisi yang membidangi kesehatan itu, pihaknya sering menjenguk orang sakit di RSUD Karangasem. Plafon jebol itu cukup merusak pemandangan apalagi pada gedung megah itu. Selain ada plafon jebol di sejumlah bagian, tempelan pasangan di sejumlah bagian juga sudah rusak terkelupas. Padahal, tambah Gede Dana, gedung itu baru tuntas dua tahun lalu dengan anggaran lebih dari Rp 15 miliar. Dana itu berasal dari pinjaman pusat investasi pemerintah (PIP) yang kini menjadi PT Multi Sarana Infrastruktur (BUMN di Kemen Keu). (013) BANYAK LUBANG Salah satu bagian plafon gedung Wijaya Kusuma RSUD Karangasem yang berlubang. Bali Post/013

Agar Harga Tak Jeblok

Batasi Pembibitan Salak Gula Pasir Petani salak di Karangasem rupanya trauma dengan harga salak yang senantiasa jeblok saat panen raya tiba. Karena itu, petani minta pihak Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) membatasi pembibitan salak gula pasir khususnya. Kenapa salak gula pasir itu begitu istimewa, sehingga pembibitan komoditas ini begitu gencar dilakukan dan juga harus dibatasi? KADIS PTPH Karangasem, Nyoman Mertha Tanaya, mengatakan Selasa (4/10) kemarin, pada tahun anggaran ini memang melakukan pembibitan sekitar 3.000 batang salak gula pasir. Soal kenapa jenis salak yang masih muda tetapi rasanya manis itu diutamakan pembibitannya? Alasannya, harga komoditas ini jauh lebih tinggi dibandingkan harga salak biasa. Karena harganya tetap tinggi, petani pun banyak mencari bibit salak gula pasir itu. Namun, ada juga petani yang minta pembibitan salak

gula pasir ini dibatasi. Soalnya, mereka juga berhitung secara ekonomi. Jika nantinya populasi salak gula pasir sudah banyak dan produksi buah saat musim panen melimpah, maka harga pasti akan murah. Jika populasi salak jenis ini sudah banyak, juga dikhawatirkan ketika petani panen raya, harga salak gula pasir pasti ini jeblok dan tidak ada bedanya dengan harga salak biasa. Selama ini, kata Mertha Tanaya, jenis komoditas salak gula pasir ini memang relatif sedikit dibandingkan salak

biasa. Karena itu, tidak bisa tersedia dalam jumlah produksi tinggi sepanjang tahun. Ketika tidak waktunya panen raya, harga salak gula pasir ini memang bisa menyentuh nilai di atas Rp 60 ribu per kg. Sudah pasti dengan kualitas dan ukuran buah yang lebih baik dan besar. Sementara, pada saat panen raya, harganya tak pernah lebih rendah dari Rp 15 ribu per kg. Jadi, dari segi harga memang sangat menjanjikan. Soalnya, populasi tanaman ini masih belum banyak. Bisa dibandingkan salak biasa pada musim panen raya, harganya jeblok sampai Rp 600 per kg. Karena harga salak gula pasir itu masih bagus, petani juga masih suka mengembangkan salak jenis ini. ‘’Staf kami di UPTD Dinas PTPH di Rendang, saat ini sedang melakukan pembibitan sekitar 3.000 batang. Saat ini tinggi

bibit sudah 10 sampai 15 cm. Kita memang belum mampu merekayasa agar salak gula pasir khususnya, bisa berbuah secara bergantian, Artinya, sepanjang tahun stok buah istimewa itu kita bisa sediakan,’’ papar Mertha Tanaya yang berasal dari Muncan itu. Dengan adanya UU 23 Tahun 2014, membuat dinas yang dipimpinnya mengacu pada regulasi, tidak bisa membantu bibit secara gratis alias memberikan hibah kepada petani. Sistemnya tetap jual beli, tetapi harganya relatif murah. ‘’Saat ini, kami tengah merancang ranperda mengenai subsidi di sektor pertanian ini,’’ tambahnya. Terkait memajukan sektor pertanian, pihaknya berupaya memperluas jangkauan pemasaran. Selama ini, sistem pemasaran yang baik kerap menjadi kendala utama sektor pertanian ini. Soal

pemasaran hasil pertanian termasuk salak, pihaknya tengah menjajaki kerja sama dengan Pemkab Lombok Utara. Menindaklanjuti pertemuan pembangunan pertanian di Jungutan dan acara pertanian yang membahas topik ‘’kemajuan pertanian Bali’’, di Wantilan Bali TV belum lama ini, pihaknya kini bekerja sama dengan JCI Bali yang dipimpin Ida Bagus Gunartawa, yaitu mematangkan perluasan pemasaran hingga ke luar Bali, seperti ke Surabaya, Yogyakarta, dan Jakarta. ‘’Pak Gunartawa sepakat membantu pertanian Karangasem. Dia dan organisasinya JCI memiliki banyak teman di luar daerah yakni di Surabaya, Yogyakarta, dan DKI Jakarta. Idealnya di sana dibuka outlet, sehingga ada langkah konkret dalam kaitan memperluas pasar,’’ kata Mertha Tanaya. (bud)


TABANAN

14

Rabu Pon, 5 Oktober 2016

Diskes Cegah Kematian Ibu Melahirkan Tabanan (Bali Post) Sepanjang 2016 terjadi empat kasus kematian ibu melahirkan di Kabupaten Tabanan. Semua kasus ini dikarenakan gagal jantung usai melahirkan dengan cara operasi caesar. Agar tidak terjadi kasus serupa, Dinas Kesehatan (Diskes) mewajibkan seluruh layanan kesehatan (yankes) melaporkan kasus ibu melahirkan dengan cara operasi caesar dan memantaunya. Kepala Seksi Kesehatan Ibu, Anak, Keluarga dan Pelayanan KB Dinas Kesehatan Tabanan dr. I Gusti Ayu Seputri Widhiyani, M.Kes., mengatakan Dinkes telah melakukan pembelajaran massal mengenai kasus kematian ibu dan perinatal. Pembelajaran diikuti seluruh tenaga medis di yankes baik puskesmas, RS pemerintah maupun RS swasta. Pembelajaran yang diberikan sesuai hasil pengkajian kasus yang dilakukan tim ahli baik dari internal maupun eksternal seperti RS Sanglah dan Dinas Kesehatan Provinsi Bali. ‘’Hasil kajian ini kami sebarkan ke seluruh puskesmas yang diwakili kepala puskesmas dan bidan koordinator, seluruh RS di Tabanan, klinik dan bidan praktik sebagai pembelajaran agar kasus yang sama tidak terulang kembali,’’ ujarnya. Menurut Seputri, seluruh yankes harus melakukan langkah intervensi dengan segera merujuk ibu melahirkan lewat cara operasi atau post sectio dengan keluhan sesak meski hanya ringan. RS wajib menangani secara multidisiplin dan memeriksa secara lengkap melalui laboratorium dan rontgen. ‘’Tidak boleh cepat memutuskan tidak ada masalah,’’ katanya. Lewat langkah intervensi dan penanganan multidisiplin, yankes mampu menyelamatkan tiga orang ibu karena mau rawat inap dan diperiksa secara lengkap. Oleh sebab itu, sekarang diterapkan protap, yaitu semua RS wajib melaporkan pasien ibu melahirkan yang dipulangkan setelah menjalani operasi caesar. Para ibu diawasi ketat oleh petugas puskesmas. Hingga Agustus 2016, ibu melahirkan di Tabanan berjumlah 3.344 orang. Sebanyak 962 menjalani operasi caesar, empat di antaranya meninggal. (kmb24)

Lintas Tabanan Cemburu, Aniaya Pacar

GARA-GARA dibakar api cemburu, Jefri Pani (27), pemuda asal Kampung Kodi, Desa/Kecamatan Mataloko, Kabupaten Sumba Barat, NTT, tega menganiaya pacarnya, DL (26), dari daerah yang sama, di salah satu tempat kos di Banjar Jadi Babakan, Desa Banjar Anyar, Kediri, Sabtu (1/10) lalu. Sang pacar mengalami luka terbuka di bagian kepala dan pendarahan dari hidung. Tidak terima dengan perlakuan yang diterimanya, DL melaporkan kasus penganiayaan ini ke Polres Tabanan. Kasubag Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa seizin Kapolres AKBP Marsdianto membenarkan kasus penganiayaan tersebut ketika diminta konfirmasinya, Senin (3/10). Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP I Nyoman Sukanada menambahkan, akibat perbuatannya Jefri ditetapkan sebagai tersangka. Pemuda yang tinggal di Jalan Bingin Ambe, Kediri ini dijerat dengan pasal 351 ayat 1 KUHP tentang menganiayaan dengan ancaman dua tahun delapan bulan penjara. Penganiayaan merupakan pasal pengecualian sehingga tersangka tetap ditahan. (kmb28)

Bali Post/ist

CEGAH LAKA - Pos mobile cegah laka didirikan di Selabih, Selbar, guna menurunkan angka lakalantas yang kerap terjadi di wilayah Tabanan bagian barat.

Kerap Terjadi Lakalantas

Polres Dirikan Pos Mobile di Selabih

Tabanan (Bali Post) -

Baru beberapa hari menjabat, Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto, S.H., S.IK. langsung memberikan atensi khusus terhadap jalur lalu lintas (lalin) di wilayah bagian barat. Pasalnya, di jalur tersebut kerap terjadi kecelakaan lalu lintas yang memakan korban jiwa. Salah satu terobosan kreatif yang coba dilakukannya bekerja sama dengan jajaran Satuan Lantas Polres Tabanan adalah dengan mendirikan pos mobile cegah laka di daerah Selabih, Selemadeg Barat. Upaya dan langkah preventif ini dalam bentuk pergelaran personel di sepanjang jalur barat selama 24 Jam. Polres memper-

banyak keberadaan anggotanya di sepanjang jalur barat meliputi wilayah Kerambitan, Selemadeg Timur, Selemadeg dan Sele-

madeg Barat. Personel yang dilibatkan meliputi gabungan personel Polres, Lalu Lintas dan Polsek Terkait. “Upaya ini diharapkan dapat mencegah berbagai bentuk pelanggaran terutama yang berpotensi laka lantas,” ujar Marsdianto, Selasa (4/10) kemarin. Kasat Lantas Polres Tabanan AKP I Gede Astawa, S.H., S.IK. seizin Kapolres menambahkan, Pos Mobile Cegah Laka dibuat sebagai langkah antisipasi laka yang terjadi beberapa waktu

Hukum Dipalsukan

Transportasi ”Online”

Pihak terkait mohon memperhatikan transportasi online supaya tidak merugikan pemerintah dan masyarakat. Buatkan aturan yang jelas, sehingga permasalahan ini tidak berlarut-larut. Nang Kenceng, Tabanan

Hukum Seberatnya

Terkait kasus melipatgandakan uang, hukum pelaku seberat-beratnya, apalagi sampai ada pembunuhan. Hukum harus ditegakkan, jangan hanya membela yang membayar. Vera, Tabanan.

Revolusi Mental Pejabat

Revolusi mental lebih tepat karena lingkaran setan masih kuat. Revolusi mental dimulai dari pejabatnya. Jika pemimpin bersih otomatis kesejahteraan rakyat tercapai. Seperti yang kita ketahui, banyak oknum pejabat yang mengkorupsi uang rakyat. Sulu, Tanah Lot

Pentingkan Rakyat

Pantas magarang mendirikan parpol, karena dana parpol sangat besar. Saya meminta kepada para pemegang kebijakan agar lebih mementingkan rakyat daripada parpol. Dengkek, Tabanan

an. Langkah ini sejalan dengan perwujudan Polres Tabanan yang promoter (profesional, modern dan terpercaya). Dari data Satuan Lantas Polres Tabanan, sejak awal 2016 sampai September terjadi 95 kasus laka. Dari jumlah ini 47 korbannya meninggal dunia, 12 luka berat dan 131 luka ringan. “Banyak faktor yang menyebabkan laka, seperti akibat kelalaian pengendara, jalan dan pelanggaran lalu lintas,” ungkap Astawa. (kmb28)

Dewan Belum Rekomendasikan Dana Pinjaman untuk RS Nyitdah

Suara Tabanan

Sedih dan miris melihat berbagai kepalsuan yang terjadi di Indonesia. Vaksin palsu, BPJS palsu dan kepalsuan lainnya. Mungkin ini semua akibat janji–janji palsu pejabat saat mencari dukungan. Kepada siapa rakyat mengadu? Indonesia negara hukum, namun hukum pun bisa dipalsukan. Dengkek, Tabanan

lalu di daerah Selemadeg Barat yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Pos ini digunakan sebagai tempat konsolidasi personel yang ditugaskan patroli dan pam di rute jalur barat. Keberadaan pos akan dievaluasi setiap minggu berdasarkan laka yang terjadi. Dikatakannya, pos itu juga merupakan wujud kerja sama Polres Tabanan dengan pihak Jasa Raharja dalam rangka mewujudkan Kamseltibcar Lantas di wilayah Kabupaten Taban-

Bali Post/kmb24

DIKERJAKAN – Proyek RS Nyitdah di Kediri dikerjakan sejak pertengahan tahun ini, meski dana pembangunannya dari pinjaman belum direkomendasikan DPRD Tabanan.

Tabanan (Bali Post) – Pembangunan RS Nyitdah rupanya mengalami hambatan sehingga kemungkinan tidak bisa direalisasikan sesuai waktu yang ditetapkan. Untuk membangun RS Nyitdah sehingga menjadi layanan kesehatan yang lengkap, Pemkab Tabanan meminjam dana yang memerlukan rekomendasi dari DPRD. Namun, hingga saat ini surat permintaan permohonan rekomendasi tersebut belum diterima Dewan, padahal eksekutif sudah mengirim surat ke setwan 1 Juni 2016 lalu. ‘’Kami belum menerima surat permohonan rekomendasi dari eksekutif sebagai persyaratan peminjaman dana untuk pembangunan Rumah Sakit Nyitdah sampai sekarang,’’ ujar Ketua DPRD Tabanan I Ketut ‘’Boping’’ Suryadi, Selasa (4/10) kemarin.

Dihubungi terpisah, Asisten Bidang Administrasi dan Keuangan Setda Tabanan I Made Sukada dikonfirmasi mengatakan telah mengirim surat ke DPRD untuk permohonan rekomendasi tersebut. Surat dikirim dan diterima di setwan 1 Juni 2016 lalu. Pihaknya menunggu rekomendasi dari Dewan karena menjadi salah satu persyaratan dalam peminjaman dana untuk pembangunan RS Nyitdah ke PT SMI (Sarana Multi Infrastruktur) Rp 300 miliar. ‘’Proses peminjaman sudah jalan dan masuk, tinggal dilengkapi rekomendasi Dewan. Kami berharap rekomendasi segera turun sehingga proses peminjaman berjalan lancar dan segera terealisasi,’’ katanya seraya berencana melakukan cek dan ricek kembali ke Dewan perihal surat permohonan rekomendasi tersebut. (kmb24)

BPMPD Genjot Standar Mutu Produk BUMDes Tabanan (Bali Post) – Persaingan saat ini bukan lagi masalah harga melainkan mutu produk. Hal inilah yang mendorong konsumen mau membeli produk dengan harga tinggi. Atas dasar itu Pemkab Tabanan melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) terus berupaya memperhatikan standar mutu produk yang dikembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sesuai dengan kebutuhan pasar. BPMPD mengadakan pelatihan peningkatan standar mutu produkproduk unggulan berupa pengolahan abon dari lele dan babi di Desa Tista, Kerambitan, Selasa (4/10)

kemarin. Pelatihan diikuti 106 orang peserta yang berasal dari 53 kelompok yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kerambitan, Penebel, dan Kediri. Sebanyak 50 orang fokus pada pembuatan abon lele, sedangkan 56 lainnya dilatih membuat abon babi. “Ini pelatihan yang ketiga kalinya. Awalnya digelar di Jember dengan produk olahan kopi gelondongan menjadi kopi bubuk. Selanjutnya di Desa Gadung Sari, Kecamatan Selemadeg Timur, dengan produk minyak klentik dan VCO,” jelas I Ketut Sujana, Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat dan Pengembangan Partisipasi Masyarakat.

Standar mutu difokuskan pada hal rasa, pengemasan dan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) yang menjadi wewenang Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan. “Tujuan utama kegiatan ini adalah peserta nantinya bisa memproduksi produk olahan yang memenuhi standar mutu sesuai kebutuhan pasar,” tandasnya. Perbekel Tista, I Made Suardana Putra, menyampaikan terima kasih dengan adanya pelatihan ini. Dia berharap pelatihan diikuti dengan serius, sehingga nantinya peserta mampu menghasilkan produk-produk olahan yang sesuai dengan kebutuhan pasar. (kmb28)

Bali Post/kmb28

PELATIHAN - Peserta antusias mengikuti pelatihan peningkatan standar mutu yang digelar BPMPD Tabanan di Desa Tista, Kerambitan.


15

Rabu Pon, 5 Oktober 2016 Jadwal Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa Jumat (7/10) dini hari Grup D Austria vs Moldova vs Irlandia vs

Wales Serbia Georgia

Grup G Macedonia Italia Liechtenstein

vs vs vs

Israel Spanyol Albania

Group I Iclandia Kosovo Turki

vs vs vs

Finlandia Kroasia Ukraina

Sabtu (8/10) dini hari Grup A Prancis vs Luksemburg vs Belanda vs

Bulgaria Swedia Belarus

Grup B Hungaria Latvia Portugal

vs vs vs

Swiss Kep. Faroe Andorra

vs vs vs

Bosnia Gibraltar Siprus

Minggu (8/10) dini hari Grup C Azerbaijan vs Jerman vs Irlandia Utr. vs

Norwegia Re. Ceko San Marino

Grup E Armenia Montenegro Polandia

vs vs vs

Romania Kazakhstan Denmark

vs vs vs

Malta Lithuania Slovakia

Grup H Belgia Estonia Yunani

Grup F Inggris Skotlandia Slovenia

Keane Wujudkan Mimpi Masuk Timnas Inggris London Pemain belakang Burnley Michael Kane mendapatkan kesempatan pertama kalinya membela tim nasional Inggris setelah dirinya, Selasa (4/10) kemarin ditunjuk untuk menggantikan bek Glen Johnson yang cedera. Ini mimpi yang menjadi kenyataan bagi pemain Keane yang merindukan berseragam the Three Lions. Dengan demikian, Keane akan terlibat dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Malta dan Slovenia pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa. ‘’Michael Keane mendapat panggilan untuk pertama kalinya dari tim nasional setelah Glen Johnson harus keluar dari tim karena cedera,’’ kata Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), dalam pernyataannya di website www.thefa.com. Di musim ini, Michael Keane selalu tampil di tujuh pertandingan awal Liga Utama Inggris. Mantan pemain Manchester United ini juga telah mencatatkan 16 penampilan bersama tim nasional Inggris U-21 yang dilatih Gareth Southgate. Sementara timnas senior juga ditangani Southgate menyusul pemecatan Sam Allardyce beberapa waktu lalu. Pada pekan lalu, Keane sendiri sempat menyatakan bahwa pemanggilan ke tim nasional merupakan puncak kariernya. ‘’Saat ini saya bermain di Liga Utama dan saya pikir tim nasional Inggris harus menjadi tujuan saya. Saya ingin bermain di level tinggi dan bertanding untuk Inggris adalah puncak dari semuanya,’’ kata bek 23 tahun itu kepada majalah Burnley. Adapun selain Johnson, tim nasional Inggris juga harus kehilangan pemain sayap Manchester City Raheem Sterling karena cedera. Untuk menggantikannya, Southgate yang menjabat pelatih sementara memanggil gelandang Crystal Palace Andros Townsend. Inggris akan menghadapi Malta di Stadion Wembley pada Sabtu mendatang sebelum bertandang ke Slovenia tiga hari kemudian. Inggris mengalahkan Slovakia 1-0 dalam pertandingan perdana pada akhir September lalu. Grup F juga dihuni Skotlandia dan Lithuania. (kmb39/afp/ant)

Bali Post/rtr

Bek klub Burnley Michael Keane.

Ventura Puji Penampilan Baru Spanyol London -

Pelatih tim nasional Italia Giampiero Ventura, Selasa (4/10) kemarin memuji penampilan baru Spanyol yang kini di bawah kepemimpinan pelatih Julen Lopetegui. Menghadapi La Roja, Jumat mendatang, Italia belum menyertakan penyerang kontroversial Mario Balotelli meski pintu buat dia tetap terbuka. ‘’Pelatih ini (Lopetegui), yang tentunya saya hormati, telah memberikan timnya ‘adrenalin’, keyakinan dan membuat mereka menjadi tim Spanyol yang sepenuhnya berbeda dari yang sebelumnya,’’ ujar Ventura yang menggantikan Antonio Conte usai Piala Eropa, Juli lalu. Italia dan Spanyol akan bertemu dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018 pada Jumat dini hari. Kedua tim nasional ini dapat dikatakan ‘’baru’’ karena adanya pergantian pelatih. ‘’Itu merupakan pertandingan penting. Mereka adalah tim yang telah mengubah pendekatan dan cara mereka melakukan berbagai hal di lapangan,’’ kata Ventura memprediksi penampilan calon lawannya. Hanya juara grup yang mendapatkan tiket langsung ke putaran final di Rusia pada 2018. Sedangkan delapan runner-up terbaik dari sembilan grup Eropa akan bertemu pada pertandingan-pertandingan playoff untuk memperebutkan empat posisi lagi. Italia meraih kemenangan dengan skor 3-1 ketika melawan Israel pada pertandingan perdana Grup G kualifikasi Piala Dunia 2018 lalu. Ini menjadi pertandingan kompetitif perdana Ventura memimpin skuad Gli Azzurri. Namun dalam pertandingan tersebut mereka harus kehilangan pilar di lini belakang Giorgio Chiellini yang diusir wasit. Hal itu membuat Chiellini harus absen di pertandingan besar melawan Spanyol, tim yang pernah juara dunia dan juara Eropa, sama seperti Italia. Saat skuad Italia berkumpul di Florence untuk menjalani latihan, Ventura juga menegaskan bahwa timnya tetap terbuka untuk semua pemain tak terkecuali terhadap Mario Balotelli.

Penyerang klub Nice itu tetap mempunyai peluang masuk timnas asalkan bisa mempertahankan performanya di kompetisi Liga Prancis. ‘’Seperti yang saya ucapkan sejak awal bahwa saya tidak akan menutup pintu timnas terhadap seseorang,’’ katanya. ‘’Dia (Balotelli) mulai bermain dan mencetak gol lagi. Tak ada yang perlu diragukan dari kualitasnya. Tapi dia perlu melanjutkan performanya seperti ini.’’ Balotelli tidak dimasukkan dalam skuad Italia untuk pertandingan melawan Spanyol dan Makedonia bulan ini. Dia juga dicoret dari timnas sepanjang dua tahun terakhir di bawah kepemimpinan Conte. Balotelli yang penampilan terakhirnya adalah di putaran final Piala Dunia 2014, sedang menikmati kebangkitan permainannya. Sejak bergabung dengan Nice lewat transfer tanpa biaya dari Liverpool awal musim ini, ia mencetak lima gol dalam lima pertandingan. Nice pun dibawa menunju puncak klasemen sementara Liga Prancis (L1). Balotelli yang telah 47 kali membela timnas, mencetak 19 gol untuk Italia. Terakhir kali tampil adalah saat Italia kalah 0-1 dari Uruguay pada Piala Dunia 2014. (kmb39/ afp/ant)

Penyerang Nice Mario Balotelli.

Bali Post/ap

ARAHAN - Pelatih timnas Italia Giampiero Ventura memberi arahan pada pemain-pemainnya saat latihan di Florence, Selasa (4/10) kemarin.

Bangun Sirkuit MotoGP, Sumsel Datangkan Herman Tilke Palembang (Bali Post) Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengatakan provinsinya mendatangkan konsultan ternama asal Jerman Hermann Tilke untuk membangun sirkuit MotoGP di Kompleks Olahraga Jakabaring, Palembang. ‘’Sumsel sangat serius dengan MotoGP, Hermann Tilke ini membangun 16 sirkuit dari total 19 sirkut

Formula 1 yang ada,’’ kata Alex di Palembang, Selasa (4/10) kemarin. Ia mengatakan konsultan berpengalaman ini sudah mengunjungi Palembang beberapa kali untuk kebutuhan pembuatan desain sirkuit. ‘’Hermann Tilke ke Palembang sudah survei lokasi yang telah ditetapkan, yakni di dekat danau ski air dengan luas lahan

yang disediakan seluas 120 hektar. Ia minta empat akses transportasi dan itu sudah terpenuhi semua karena ada pembangunan Light Rail Transit,’’ katanya. Ia mengemukakan sementara ini terdapat dua calon investor yang berkeinginan membangun sirkuit tersebut. ‘’Jika terjalin kesepakatan dengan salah satu investor ini, diharap-

kan dapat langsung dikerjakan mengingat proses diperkirakan memakan waktu hingga 16 bulan, sementara MotoGP Indonesia akan berlangsung pada satu bulan setelah Asian Games 2018,’’ katanya. Pemprov Sumsel sudah membuat perencanaan terkait pembangunan sirkuit ini yakni mengerjakan pekerjaan fisik pada 2017. Herman Tilke merupakan desainer sirkuit berpengalaman yang sudah dipercaya oleh Dorna Sport. Tilke telah merancang 18 dari 21 sirkuit MotoGP serta 16 dari 19 sirkuit Formula 1 yang ada di seluruh dunia. Sebelumnya, Kementerian

Pemuda dan Olahraga memutuskan Kota Palembang menjadi tuan rumah balapan MotoGP. Namun penyelenggaraannya mundur dari 2017 ke 2018. Kota Palembang dipilih karena Sirkuit Sentul Jakarta yang menjadi pilihan pertama tidak siap secara anggaran. Menurut Alex, Sumsel bersedia membangun sirkuit ini karena nantinya seri Formula 1 akan diselenggarakan secara rutin di Palembang, begitu pula dengan pertandingan untuk level di bawahnya sehingga daerah ini akan mendapatkan manfaat lebih dari berbagai sektor, pariwisata, ekonomi kreatif, dan lainnya. (ant)

Infantino Usulkan Piala Dunia Diikuti 48 Tim

Bogota Presiden FIFA Gianni Infantino, Selasa (4/10) kemarin mengusulkan putaran final Piala Dunia 2026 diikuti 48 tim dengan format pertandingan yang berbeda. Usulan itu akan diajukan ke Dewan FIFA sebelum diputuskan pertengahan tahun depan. Nantinya 16 tim yang berlaga itu akan pulang kandang setelah satu pertandingan pada babak sistem gugur. Selanjutnya 32 tim akan memainkan babak penyisihan grup dan diikuti oleh fase sistem gugur. Infantino mengatakan, keputusan akhir akan ditentukan oleh dewan FIFA pada Januari, seperti dilaporkan media Kolombia, dan seorang juru bicara FIFA memastikan bahwa laporan itu akurat. ‘’Ide ini akan merupakan solusi terbaik, kami akan membicarakannya itu bulan ini dan kami akan memutuskan semuanya pada 2017,’’ kata Infantino yang saat kampanye pemilihan presiden mengusulkan hanya 40 tim berlaga di Piala Dunia. Infitino mengatakan bahwa usu-

lannya adalah membuat babak sistem gugur awal yang melibatkan 32 tim di mana pertandingannya dimainkan di negara tuan rumah. 16 tim pemenang dari babak awal itu melangkah ke tahap grup. 16 tim unggulan yakni juara grup di babak kualifikasi, akan mendapatkan bye untuk masuk ke tahap grup. ‘’Ideal adalah 16 tim kualifikasi langsung menuju tahap penyisihan grup. 32 tim lainnya bertanding di tahap awal, di negara dimana Piala Dunia sedang dimainkan. Mereka akan bertanding untuk sisa 16 tempat,’’ katanya. ‘’Ini berarti kami tetap seperti Piala Dunia secara normal dengan 32 tim, namun 48 tim hanya untuk menyemarakkan saja,’’ tambahnya. Usulan ini langsung ditanggapi sejumlah negara Eropa yang menolak bila peserta Piala Dunia ditambah. Bahkan pelatih timnas Jerman Joechim Loew menyebut penambahan jumlah peserta membuat turnamen ini menjadi tidak berbobot. (kmb39/afp/ant)

Bali Post/rtr

DIKEBUT - Stadion Krestovsky atau Zenit Arena di St. Petersburg, Rusia dikebut pembangunannya karena akan digunakan untuk turnamen Piala Konfederasi 2017 dan Piala Dunia 2018.


OLAHRAGA

16

Bali Post/wan

GIRING BOLA - Pemain PS Badung berusaha menerobos pertahanan Perst Tabanan dalam pertandingan kejuaraan Piala Soeratin yang berlangsung, Selasa (4/10) kemarin.

Piala Soeratin

PS Badung Melaju ke Semifinal Mangupura (Bali Post) Tim tuan rumah PS Badung akhirnya melenggang ke babak semifinal, pascamenang tipis 2-1 (0-0) atas Perst Tabanan dalam penyisihan akhir Grup B Piala Soeratin U-17 Provinsi Bali, di Lapangan Samudra, Kuta, Selasa (4/10) kemarin. Dengan demikian, Tim Keris lolos mendampingi Putra Tresna dari Grup B, sedangkan Perst Tabanan tersisih. Hasil lainnya, Bali United bermain imbang tanpa gol melawan Persibu Buleleng, pada Grup A, di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran. Atas hasil ini, Bali United dan Persibu melaju ke babak empat besar, sedangkan Perseden Denpasar tersingkir. Perst Tabanan unggul lebih dulu lewat sontekan Gede Andika Prasetya di menit ke-53. Berawal dari umpan tarik kapten Putu Surya Mahayana dari sektor kiri dan dituntaskan Gede Andika ‘’Depo’’ Prasetya hingga memperdaya kiper PS Badung Ngurah Yogi. Depo sendiri baru masuk menit ke-49 menggantikan Gusti Wiantara. Keunggulan Perst tak berlangsung lama. Selang enam menit, bomber PS Badung Yoga mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol Yoga diawali tembakan Saka ke gawang dan berusaha ditangkap kiper Perst Gusti Putu Adi Suryawan. Akan tetapi, dekapannya kurang lengket, hingga bola muntah dan disambar Yoga. Di menit ke-63, gocekan Depo ke gawang yang melompong nyaris membawa keunggulan Perst. Kenyataannya, laju bola terhenti di genangan air depan mistar, hingga gagal membawa kemenangan Perst. Sebaliknya, di menit ke-77, sepak pojok Alvin, disongsong tandukan Ery Pratama dan kembali menggetarkan jala Adi Suryawan. Sampai wasit meniup peluit panjang, skor akhir Tim Keris unggul 2-1. (022) Klasemen Akhir Grup A 1. Bali United 2. Persibu 3. Perseden 4. Persada 5. PS Gianyar

4 4 4 4 4

2 2 2 1 0

2 2 1 1 0

0 0 1 2 4

3 3 2 1 0

1 0 1 0 0

0 1 1 3 4

8-1 8-5 11-3 7-5 3-23

8 8 7 4 0

Grup B 4 1. P. Tresna 2. PS Badung 4 3. Perst 4 4. Pro Kundalini 4 5. Tunas Muda 4

24-3 9-4 19-4 3-10 0-34

10 9 7 3 0

Jadwal Semifinal Jumat (7/10) Bali United vs PS Badung (Dipta Pukul 16.00) P. Tresna vs Persibu (Dipta Pukul 18.00)

Persiapan Porprov 2017 Dibahas Rabu Ini Denpasar (Bali Post) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gianyar bakal menghadap KONI Ketua Umum KONI Bali I Ketut Suwandi untuk membahas terkait tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII/2017 mendatang. ‘’Ya, KONI Gianyar besok (Rabu ini) bakal menghadap KONI Bali terkait persiapaan tuan rumah Porprov XIII/2017 mendatang,’’ jelas Ketua Bidang Hukum dan Etika KONI Bali Fredrick Billy di Denpasar, Selasa (4/10) kemarin. Sementara Ketua Umum KONI Gianyar I Nyoman Arjawa menjelaskan, pihaknya kemarin sempat dihubungi oleh Ketum KONI Bali. ‘’Pak Ketum KONI Bali sempat menelepon saya. Tapi beliau minta nomor HP Pak Pande Parwata. Masalah ada pertemuan KONI Gianyar ke KONI Bali tiang belum tahu,’’ jelas Nyoman Arjawa. ‘’Mungkin Pak Pande yang diajak berkomunikasi terkait pertemuan itu. Jadi beliau yang lebih jelas tahu itu. Mungkin beliau (Pande Parwata) nanti dengan pengurus KONI Gianyar lainnya menghadap ke KONI Bali,’’ tambahnya. Dikonfirmasi terpisah, Ketum KONI Bali I Ketut Suwandi membenarkan jika KONI Gianyar bakal menghadap KONI Bali untuk membahas persiapan tuan rumah Porprov 2017. ‘’Ya benar pengurus KONI Kabupaten Gianyar bakal menghadap KONI Bali besok (hari ini - red). Kedatangan mereka ingin membahas lebih lanjut terkait tuan rumah Porprov 2017 mendatang,’’ jelas Suwandi. (kmb41)

Rabu Pon, 5 Oktober 2016

Gita Wirjawan Akui Kesulitan Regenerasi Tunggal Putri Jakarta (Bali Post) -

Ketua Umum PP Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Gita Wirjawan mengakui kesulitan meregenerasi sektor tunggal putri pelatnas selama masa kepemimpinannya. ‘’Kami kesulitan untuk mencari talenta-talenta baru terutama pada sektor tunggal putri. Tunggal putri itu sistemik dan itu mencerminkan kesulitan di seluruh daerah,’’ katanya selepas rapat pleno menjelang Munas 2016 di Jakarta, Senin (3/10) malam. Selain regenerasi sektor tunggal putri, Gita mengakui ada dua tantangan selama kepemimpinannya mengurus organisasi olahraga andalan Indonesia itu yaitu persoalan biaya demi kesejahteraan atlet dan pelatih serta target prestasi pada kejuaraan beregu. ‘’Biaya bukan hal kecil dan itu menjadi kendala kami. Tetapi, saya bersyukur dengan dukungan dari pengurus-pengurus daerah. Dalam kejuaraan-kejuaraan beregu, kami juga harus meraih medali seperti pada Piala Sudirman dan Piala Thomas-Uber,’’ ujar Gita. Gita menyatakan siap melanjutkan kepemimpinannya sebagai Ketua Umum PBSI periode 2016-2020 setelah meraih dukungan dari 21 pengurus PBSI provinsi. ‘’Saya cukup optimistis kami dapat meraih prestasi pada SEA Games 2017 dan Asian Games 2018. Saya yakin dengan fondasi pembinaan yang telah kami bangun selama ini,’’ kata mantan Menteri Perdagangan itu. PBSI akan menentukan ketua umum untuk periode 2016-2020 dalam musyawarah nasional di Surabaya pada 30 Oktober - 1 November. ‘’Saya terbuka, siapa pun silakan maju demi PBSI agar lebih baik. Apa pun yang dilakukan oleh siapa pun yang maju sebagai ketua umum agar terus sejalan dengan prestasi atlet di lapangan,’’ kata Gita. Sekretaris Jenderal PP PBSI Anton Subowo akan menjadi Ketua Panitia Pelaksana Munas PBSI 2016. Sedangkan Achmad Budiharto sebagai Ketua Panitia Penyelenggara Munas. Kemudian Wakil Ketua I PP PBSI Fuad Basya akan menjadi Ketua Panitia Penjaringan Calon Ketua Umum. Setiap calon ketua umum harus mengantongi dukungan minimal dari 10 pengurus

PBSI provinsi dari total 34 pengurus provinsi serta satu dukungan suara dari pengurus pusat. Panitia penjaringan calon ketua umum akan menyusun syarat pendaftaran dan tata cara pemilihan pada 5 Oktober. Sedangkan pada 15 Oktober, panitia penjaringan akan mengirimkan surat dukungan kepada setiap pengurus PBSI provinsi. Achmad Budiharto mengatakan setiap pengurus PBSI provinsi punya waktu 12 hari hingga 27 Oktober untuk menentukan calon ketua umum yang akan mereka dukung. Pelatnas Bulu Tangkis Provinsi Sumatera Selatan mengharapkan PB PBSI dapat membuka Pemusatan Latihan Nasional Bulu Tangkis Regional Sumatera di Palembang karena telah memiliki fasilitas olahraga berskala internasional di kompleks olahraga Jakabaring. Ketua Pengurus Provinsi PBSI Sumatra Selatan Apriyadi di Palembang mengatakan selama ini PBSI hanya memiliki dua pemusatan latihan nasional yakni di Cipayung dan di Kudus, sementara Sumsel sudah memiliki fasilitas tak kalah baik dari dua tempat tersebut. ‘’Sudah saatnya, pelatnas tidak lagi terpusat di satu tempat, tapi dibagi berdasarkan regional, semisal Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Dengan begitu akan muncul bibit-bibit lokal, bukankah yang menjadi juara dunia juga berasal dari daerah?’’ katanya. Menurutnya, Pengurus Besar PBSI berencana membuat pemusatan latihan di beberapa daerah, seperti regional Sumatera, regional Kalimantan, dan regional Indonesia Timur, jadi atlet tidak lagi terkonsentrasi di Jawa. Namun, rencana ini

belum terealisasi hingga kini. ‘’Seperti Muhammad Aksan dan Debby Susanto yang berasal dari Sumsel yang sengaja datang ke Jawa untuk menebus pelatnas. Jika nanti model pembinaan secara regional diterapkan maka atlet tidak mesti harus meninggalkan kampung halamannya, malahan bisa lebih banyak lagi atlet yang bisa direkrut, artinya atlet yang terpilih akan semakin berkualitas,’’ katanya. Ia mengemukakan dengan digelarnya pelatnas di Palembang juga diharapkan dapat mendongkrak prestasi atlet putra daerah. Mengenai biaya pelaksanaan pelatnas, Sumsel siap memberikan dukungan berupa penyediaan arena bertanding dan tempat atlet menginap. ‘’Ini merupakan cita-cita awal dibangunnya Kompleks Olahraga Jakabaring. Sumsel ingin menjadi kiblat olahraga Tanah Air, jika bisa melebarkan sayap hingga ke tingkat Asia karena arena yang ada di Jakabaring sudah berskala internasional,’’ ujarnya. Sebelumnya, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin telah menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah pelatnas bulu tangkis saat pelantikan kepengurusan baru Pengprov PBSI Sumsel yang dihadiri ketua umumnya Gita Wirjawan. ‘’Sumsel memiliki gedung yang sangat berstandar yakni GOR Dempo Jakabaring yang memiliki empat lapangan bulu tangkis. Jika mau akan direnovasi dengan ditambah dua lapangan lagi untuk pemanasan dengan kapasitas 4.000 tempat duduk, bisa mengalahkan Istora Senayan,’’ kata Alex. Sumsel berharap PBSI dapat mempertimbangkan hal ini agar fasilitas olahraga yang dibangun di satu kompleks olahraga Jakabaring Sport City dapat termanfaat secara maksimal. (ant)

Bali Post/ant

EMAS - Pebulu tangkis tunggal putri DKI Jakarta Fitriani mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis Jabar Hanna Ramadini saat laga final perorangan PON XIX di Gelanggang Olahraga Bima, Cirebon, Jawa Barat. Fitriani berhasil meraih emas setelah mengalahkan Hanna Ramadini dengan dua skor 2-0 (24-22, dan 21-12).

Hadapi SEASA, Tiga Petembak Bali Masuk Pelatnas

Bali Post/ant

FOTO BERSAMA - Pesepak bola, pelatih dan ofisial timnas Indonesia berfoto bersama sebelum mengikuti sesi terakhir pemusatan latihan di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Selasa pekan lalu.

Riedl Panggil 26 Pemain Jakarta (Bali Post) Pelatih timnas Indonesia Alfred Riedl memanggil 26 pemain guna memperkuat Timnas Indonesia untuk menghadapi Vietnam pada pertandingan uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Minggu (9/10). Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh PSSI di Jakarta, Selasa kemarin, pemain timnas yang dipanggil dijadwalkan tiba di Yogjakarta, Kamis (6/10), dan akan langsung menjalani latihan di Stadion Maguwoharjo. Mereka akan menginap di Hotel The Sahid Rich. Untuk calon lawan yaitu Timnas Vietnam dijadwalkan tiba di Yogyakarta, Jumat (7/10). Pertandingan uji coba ini dijadwalkan akan disiarkan langsung oleh salah satu televisi nasional, Minggu sore. (ant)

Denpasar (Bali Post) Sebanyak tiga atlet tembak Bali dan satu pelatih dipanggil PB Perbakin Pusat untuk mengikuti pelatnas sebagai persiapan untuk mengikuti ajang kejuaraan yang bertajuk South East Asia Shooting Championship (SEASA) di Vietnam 1-10 November mendatang. Pelatih Perbakin Bali Made Sugiantara di KONI Bali, Selasa (4/10) kemarin mengatakan, tiga petembak yang dipanggil tersebut yakni Kadek Diana Putra, Luh Gede Rismayanti dan Kadek Rico Vergian Dinatha (atlet). ‘’Total atlet yang dipanggil dari seluruh Indonesia sebanyak 35 atlet. Selain Bali ada beberapa atlet dari perwakilan provinsi lainnya seperti DKI Jakarta (9 atlet) disusul Jabar (7), Jatim (7), Kalsel (4), Bali (3), Kaltim (2), Papua (2) dan Jateng (1),’’ ungkap Sugiantara yang juga dipanggil selaku pelatih. Sugiantara menjelaskan, untuk pelatih sendiri ada sebanyak tujuh orang pelatih termasuk dirinya yakni dari Papua (2), Kalsel (1), PB Perbakin (1), Jatim (1) dan DKI

Jakarta (1). ‘’Jelas ini suatu kehormatan bagi Perbakin Bali,’’ ujar Sugiantara. Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya beserta atlet yang dipanggil tersebut harus segera memberikan konfirmasi untuk bersedia memenuhi panggilan paling lambat 7 Oktober mendatang. Jika sudah siap, maka pelatihan untuk para atlet akan dilaksanakan mulai 22 Oktober nanti.‘’Kesempatan ini harus dimanfaatkan oleh

atlet Bali untuk menunjukkan yang terbaik untuk Indonesia. Karena ini kesempatan emas, yang tidak datang dua kali,’’ jelas Sugiantara. Rico Vergian Dinata saat SEASA 2015 sukses mempersembahkan medali emas bagi tim Merah Putih. ‘’Semoga tahun ini bisa kembali meraih medali emas. Sehingga bisa mempertahankan medali emas sebelumnya,’’ harap Rico Vergian. (kmb41)

Bali Post/kmb41

PELATNAS - Made Sugiantara (kiri) dan Kadek Rico Vergian Dinata dipanggil masuk pelatnas untuk dipersiapkan menghadapi kejuaraan SEASA di Vietnam 1-10 November mendatang.

Kadek Adi Wirawan

BP/nel

Kadek Adi Wirawan

Dambakan Pekerjaan PEJUDO Kadek Adi Wirawan sudah membuktikan kedigjayaannya dengan merebut medali emas di PON XIX Jabar. Turun di kelas -73 kg, Kadek Adi harus meladeni rekannya, Komang Adiarta, hingga terjadi all Bali final. ‘’Saya bersyukur bisa memenangkannya. Selama pemusatan latihan, saya sengaja jarang sparring melawan Adiarta, supaya gaya berjudo saya tidak mudah dibaca,’’ ungkap pejudo kelahiran Denpasar, 2 Juni 1990 ini. Kadek Adi juga merasa tak sia-sia berguru judo sampai ke Kota Fukuoka, Jepang selama dua pekan, walaupun harus merogoh kocek pribadi. ‘’Ayah saya yang membiayai saya berlatih ke Negeri Sakura. Saya bangga punya ayah yang mengerti kondisi atlet, sebab ayah saya dulunya juga mendalami bela diri silat,’’ terang putra kedua pasangan Made Satnaya dan Ni Wayan Wiratini ini. Peraih perunggu pada PON XVIII di Riau (2012) ini ingin mendapatkan perhatian pemerintah, utamanya dalam hal pekerjaan yang tetap. ‘’Saya ingin mendapatkan pekerjaan misalnya PNS,’’ tutur pejudo yang membela Karangasem di ajang Porprov Bali ini. Maklum Kadek Adi pernah menjadi tenaga kontrak di Disdikpora Karangasem, tetapi kontraknya sekarang diputus. ‘’Jadi, status saya saat ini pengangguran,’’ ujar sarjana Akuntansi alumnus Unwar ini. Kadek Adi sendiri mulai mendalami judo di Badung sejak 2005 dilatih AA Sujendra (alm), kemudian hengkang mengusung bendera Karangasem. Ia pernah menyabet emas di ajang Kapolri Cup. (nel)

Papua Diminta Tata Arena Pertandingan PON 2020 Jayapura (Bali Post) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat meminta Papua untuk melakukan penataan arena pertandingan sebagai awal dari proses persiapan menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Bumi Cenderawasih. Wakil Ketua Umum I KONI Pusat Suwarno, di Jayapura, Selasa (4/10) kemarin, mengatakan untuk menyikapi kendala yang terjadi pada PON di Jawa Barat, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Papua sebagai tuan rumah untuk menata arena pertandingan yang sudah ada namun belum memenuhi standar agar direnovasi. ‘’Sedangkan bagi venue yang belum ada, kami akan ambil dari yang sederhana dulu misalnya venue panahan, di mana tidak terlalu besar pekerjaannya, lalu venue menembak sehingga nanti dari waktu ke waktu proses atau presentase besaran kesiapan venue bisa terlihat,’’ katanya. Menurut Suwarno, seberapa banyak arena pertandingan, nanti tergantung bagaimana mempersiapkannya, jika sudah ada sekitar 30-35 cabang olahraga maka sudah pantas PON dilaksanakan di Papua. ‘’Lalu selain venue, kesiapan atlet, di mana Gubernur Papua sudah menyatakan keinginan untuk meningkatkan prestasi dari hasil yang dicapai di PON XIX Jawa Barat,’’ ujarnya. Dia menjelaskan oleh sebab itu, KONI beserta jajarannya yang ada di Papua harus mulai fokus untuk melakukan pembinaan, apakah ada kemungkinan atlet Papua yang ada di provinsi lain akan memperkuat kampung halamannya. ‘’Atau atlet yang sekarang sudah mulai dikader untuk dimanfaatkan prestasinya selama tiga tahun ke depan sehingga akan mewakili Papua dalam memperoleh medali lebih banyak dibandingkan Jawa Barat,’’ katanya lagi. Dia menambahkan, langkah koordinasi lainnya yang akan diambil dari waktu ke waktu, pihaknya siap membantu, mendampingi, mengawasi dan mengarahkan untuk persiapan PON 2020 tersebut. ‘’Pada prinsipnya, tidak punya pilihan lain untuk PON 2020 di Papua harus sukses dan berhasil dalam penyelenggaraan serta prestasinya,’’ ujarnya lagi. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Pon, 5 Oktober 2016

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) z Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

DbthknKrywanSerabutan&Admin Counter(Laki2)CV:PT.IndoCandle Jl.Tk Batanghari XIV/10,8955977

Dbthkan Sales & Sopir SIM A Min.SMA Umur Mak.35Th Krm Lam ke PT Gunung Slamat Tlp.410188

Dcr Cook/Waitress MinSMU Lam: IndiHotel Jl.DanauBuyan33Sanur

Dbthkn Staff u/Kopikiosk Sanur Bhs Ing Aktif Hub.0361-270046

Tenaga Pria Serius utk Warung Makan Bka Mlm+Mes,081999418841

Dcr Gr.Mat,Fis,Kim,IPS,B.Bali PGSD, Hub.08174761592

!!!All Jobs Available.Send CV mail@concordservices-bali.com Call 769073 Mon-Fri 9am-5pm

Dcr Karyawati Bs Computer&Adm, Gaji Bagus Hub:08123633399

A.BP.001.10.16.0000279

A.BP.001.10.16.0000280

B.BP.141.10.16.0000124

B.BP.001.10.16.0000102

A.BP.153.10.16.0000270

A.BP.001.10.16.0000269

A.BP.001.10.16.0000228

B.BP.004.09.16.0000913

Dcr Kasir,Staf Dapur,Waiter/ss u/Resto di Renon 085738186501

!!!Urgent! Butuh 10 terapis A.BP.001.10.16.0000164 wanita di Renon&Canggu,Gj MenaDcr Marketing Gj+Kms+Bns+BPJS rik+Bonus+Lembur+THR Telp: !!!Job Resmi Aussie Lam.PT.PMA,Bedahulu XVII/7 Dps 9002588, 081239621123 B.BP.804.10.16.0000034 Farm,Chef,Restaurant,Au Pair A.BP.001.10.16.0000157 Dcr PRT Wnt,Lgs Krj,Serius,Tdr Hub.081238229661/082247523856 Adm wanita Compt.WBF Mertanadi A.BP.001.10.16.0000274 Dlm,Gj 1-1,3Jt 081353193575 II Sunset Road, 08124614777 A.BP.001.10.16.0000113 Dibutuhkan Akuntan S1, A.BP.001.10.16.0000268 Dcr Pemb.Srbtn Wnt Tdr Dlm Wanita,Pengalaman,Max.27Th Bkry Bth SPG U/Outlet T.Dewata Gj s/d 2Jt T.082236165561 CV:info@balikiddy.com Admin Wnt SMA 085101979497 A.BP.001.10.16.0000210 B.BP.164.10.16.0000111 A.BP.001.10.16.0000137 Dcr Penjaga Kos Elit Jl.Akasia Dcr SPG u/Nusa Dua, Max 22Th Bth:Acct(Min.D1,Single,Max Hub.081999021252,081338437216 Usia 28Th)Courier Mtr, Operation Tggl Dlm Hb.SMS/WA:08123641782 B.BP.804.10.16.0000100 A.BP.001.10.16.0000258 & Office Boy Krm Lam ke Jl.Gn. Dcr SPG Toko Kulit Exclusive Dibutuhkan Mandor Pelaksana Soputan I/107 Dps, 0361-8466317 di Htl*5 Bs Inggris, H:245145 A.BP.001.09.16.0001654 Pnglmn Basement Sgr 08113809949 A.BP.001.10.16.0000144 Distributor Tisu Cr Staf Admin A.BP.001.10.16.0000273 Dcr Waitres,Bartender Lam ke SMK Akutansi,Helper L/P -25Thn STM-Bgnan bisa Hitg.Rab-bisa Puri Bali Indah Jl.Melasti Cmp-unt Toko Kaca Tlp:900 6000 tidak Pengalaman 08175235999 Tlp.751644-08123802169 A.BP.001.09.16.0000954

A.BP.001.09.16.0001769

A.BP.004.10.16.0000251

Dcr Sgr Office Manager,bs bhs.Ing wnta, max.40thn,S1 pnglmn 1th utk travel.T.081237922875 krm cv ke:indohavens@gmail.com

Dibutuhkan Segera Cook Helper Dicari Tk Potong Berpengalaman !!Bth Receptionist, Driver, Laundry, !Dcr PRT Wnt Single Tnggl luar Dcr Teknisi&mekanik u/Bengkel Manik Organik Cafe Jl.Drupadi Email CV ke:hrd@buddhawear.com Kirim CV ke The Amasya Jl.Kayu Aya Gj.1,5jt Kwanji Dlg,081246382696 ganti Oli Hub 081236406940 A.BP.166.09.16.0000140 B.BP.001.10.16.0000119 88X Seminyak 731601 No.50 Seminyak T.082144168228 Hub.085100050706 Dicari PRT Hub.Tukad Balian Fotografer/Kameramen Berpnglmn A.BP.166.09.16.0000139 A.BP.001.10.16.0000250 A.BP.001.10.16.0000276 Renon No.148 Tlp.081999642107 HP.081338251999,Jam Kerja Saja A.BP.001.10.16.0000242 Dcr Villa Butler Seminyak A.BP.001.10.16.0000147 A.BP.001.09.16.0001503 Dcr Sopir & staff Kantor Hukum Area,Good English, Butler Dibutuhkan Chef,Accounting.CV Cr Tng Wnt Tk.Bangunan&Adm Hub.233415 Experience&bisa Computer Krm ke novi_fanco@yahoo.com Gudang Gaji+Bns 082237286968 B.BP.001.10.16.0000120 SMS Only:081999761322 A.BP.001.10.16.0000252 Hub.410383/384 Dcr Sopir Pribadi,Tk.Kebun, A.BP.001.10.16.0000262 A.BP.001.10.16.0000212 Low Spv Wnt utk Butik diPark23 Pembantu Hub:087761184915/ Dcr Waitress,R.Boy Br Tmt/Pglm Dicari Segera, Sopir.SMS Jln Kediri Max35Th 081232779391 087761184914 ut.Htel Snr 08123806399/287174 B.BP.004.10.16.0000133 atau Hub.081238187699 A.BP.001.10.16.0000246 A.BP.001.10.16.0000239 A.BP.001.10.16.0000261 Matahari Beach Resort&Spa Dcr Sopir, Pekerja Serabutan & Dcr bbrp karywn SMK/SLTA & D3 Dicari Staff Artshop & Terapis Pemuteran North West Bali memAdmin Hub:087862163222 utk berbagai jabatan utk: SPG/ Spa Sbnyknya Hub.0361726708 bthkn 1 org Receptiont&1 org A.BP.001.10.16.0000249 Desain/Administrasi (Komputer) Email: choisbali462@gmail.com Spa Therapist.Lmrn email ke: Dcr Staf Wr Beguling, Kitchen, dll.Lamaran krm via email ke : A.BP.001.10.16.0000174 gm@matahari-beach-resort.com / Wtrss, Serabutan 081238473242 garuda_bali@dps.centrin.net.id Dicari Tenaga Serabutan Segera B.BP.004.10.16.0000128 krm ke Matahari Beach Resort & Plg lambat Tgl.10 Oktober 2016 Hub.08123807054 Dcr Staff Wnt Administrasi utk Spa.Jl.RySeririt-Gilimanuk A.BP.004.09.16.0001741 A.BP.001.10.16.0000203 Penny Furniture Sanur Bhs IngDs.Pemuteran Kec.Gerokgak Dcr tkg.cuci piring.Ari Putri Htl, Dicari Tenaga Serabutan Wanita gris&Komputer Hub.08123872326 Buleleng-Bali Jl.Cemara Snur, 08976778714 untuk Garment di Jl.Tangkuban B.BP.004.10.16.0000135 A.BP.001.10.16.0000126 A.BP.004.10.16.0000255 Perahu No.107 T.085738838639 Dcr Stylist Penglm,bs Make Up Need FO for Hotel Dcr waitress&CS u.Restauran di A.BP.001.10.16.0000277 @Mall Sln Rdy Park 23 Kuta luhkartinies@gmail.com Sanur Gj.1,7jt,H.081338291806 Dicr Sgr Asisten Rumah Tangga Hub/SMS 081326232323 B.BP.154.10.16.0000138 A.BP.001.10.16.0000259 di Dps H.081808661656 B.BP.004.10.16.0000127 PembantuRTUrusJompoBsMasak Dibthkan Satpam Dom.Gianyar Hb A.BP.001.10.16.0000202 Dcr Tenaga Wanita utk Bersih2 Kerja Santai Hb.081246267171 297837 BPR Suadana Jl.Ry Celuk Ditraining Jadi Guru TK/RG Min Apartement&Sopir,085100883990 A.BP.001.10.16.0000235 A.BP.001.09.16.0001200 A.BP.001.10.16.0000272 Travel needs exp.reservations Dicari FO bisa Nyupir.CV ke Villa SMU-S1 Lsg Kerja,082341640903 A.BP.001.10.16.0000240 Front Office Staff,Good English good English,S1,T.081237922875 Mandi Ubud Hp.081338346460 A.BP.001.10.16.0000243 Need Sales Marketing Hotel & Communication skill Please A.BP.001.10.16.0000160 Dcr staff Adm&Storekeeper u/di Dcr Wanita Staff Admin Lawfirm Warung Lalapan.Pelayan & Tk. Min 2 years Experience.CV send CV to:dutchconsulate@kcbt P.Brawa,SMS 085100775566 Email Lam Dibawa ke Jl.Tukad Yeh Aya Dicari Karyawan/ti Restoran Masak Sanur 08562939836 ours.com before:9 October 2016 to hrd@jocshotel.com CV:lowongankerja@hotmail.com 98G Panjer-Dps H:081353365599 Hub:081237872961/081237872962 B.BP.001.10.16.0000129

A.BP.001.10.16.0000275

A.BP.001.10.16.0000236

A.BP.001.09.16.0001477

B.BP.004.10.16.0000125

A.BP.001.10.16.0000124

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU

Terios TX Adventure’2013 Hitam Cokroaminoto 377, 085100462764

B.BP.164.10.16.0000117

Xenia’12AT+Xenia X’14+Yaris’10 E AT+Wagon GS’15 H087860856999

B.BP.141.10.16.0000122

HONDA

Escudo’94 Hijau Original 56Jt Nego Hub.082146321008 BU Cepat B.BP.164.10.16.0000110

APV GX’13 Hitam DK,Ijin Par 5Thn Hrg130Jt Ng,087862495167 A.BP.001.10.16.0000208

Carry Pick Up Th’1985 Jl.Batu Intan V No.30

A.BP.001.10.16.0000248 JazzRS09Mnl,SlvrSton DK VIP VR 17,TV,Spoilr,Flamp081238231117 Estilo’07CokMet VR15 Mlus 65Jt B.BP.164.10.16.0000116 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 Honda Freed’10+N.Juke RX’12 A.BP.001.10.16.0000281 Putih AsBali Hub:081999456633 Splash GL’12 Htm Manual AsBali A.BP.001.10.16.0000213

MITSUBISHI

Mulus Smst Pnjg H.081239600959 A.BP.001.10.16.0000010

Truk Canter’14 Jarang Pakai Swift Th’2010 Warna Merah Matic Lok.Pekutatan Ngr,081999682845 A.BP.001.10.16.0000204 125Jt di Dalung,082147454248

B.BP.164.10.16.0000113

NISSAN

BUC Grand Livina Th’13 Pmk HWS Htm AsDK Tg1 Istw,081805330222 B.BP.164.10.16.0000118

A.BP.001.10.16.0000282

ALUMINIUM

Avanza G’09 Silver AsBali Mls Prbd,081933610070/082341251453

DIJUAL MOTOR

B.BP.164.10.16.0000107

B.BP.141.10.16.0000130

Avanza G’11 Hitam,Original,Cat AsDK,Smst Baru Hub.08123890466

B.BP.164.10.16.0000132

Avanza G’2008 Silver+2009 Hitam Mls asliDK,081999572823

B.BP.141.10.16.0000134

B.BP.164.10.16.0000115

Agya TRD S Manual Th 2014 Tgn1 Hitam,Hub:087862270180 BUC A.BP.001.10.16.0000207

ALUMINIUM

DICARI MOBIL *Dcr Mbl Sgl Merk,Trma OverKrd Anda Telp Km Dtng,082146321008

Kjg LSX’98Hijau Botol,Smst+Ban Baru,61Pmk Jt Hub.085100024424

TOYOTA

Agya S TRD’2014 Pmk Matic Putih 107Jt H.087861230199 B.BP.141.10.16.0000123

SUZUKI

APV X’2006Silver AsliBali+ Ijin,Samsat Baru,087761552867

*****OTO 89///0811398989****** *Alphard G atpm Aless’13 Putih *Alphard GPremium Sounds’10Htm *Vellfire ZG Prems 18Spk’14Pth *LandcruiserCignus Japan’06Htm *Landcruiser Prado TXL’07Hitam *Wrangler Renegade 4Pntu’12Pth *Wrangler YJ Mnl’95BiruDongker *****Cash/Tradein/Kredit*****

SUBARU

Jl Subaru Impreza WRX 2500cc Turbo MT LowKM’11,081999512439 A.BP.001.10.16.0000232

RUPA-RUPA

B.BP.164.10.16.0000108

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk A.BP.001.10.16.0000278

HONDA

CBR250R Repsol 2012 Gres Spt Baru KM4800 Hg28Jt,0811399697

A.BP.001.10.16.0000267

KAWASAKI

Jl ER6N 2012 Variasi Kuning 081999512439 Low KM A.BP.001.10.16.0000233

DIJUAL RUMAH **Rumah Murah 2 Kamar,Harga 255Juta,Candidasa,DP 5Jt 081337388558,081338282678 A.BP.001.10.16.0000217

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

TOUR

SALON

Rumah 2,5Are Penamparan bs TT Mobil 3 Unit,085100856999 Prbd B.BP.141.10.16.0000121

Cepat Rmh Siap Huni Hrg.515 Jt Nego Tabanan H.085737676826 A.BP.001.10.16.0000209

Rmh 2Lt 2unt 3KT,2KM Perum Nuansa Sandat T.082144857060 A.BP.001.10.16.0000034

**Dijual Rumah 3 Kamar di Kota Gianyar Bypass Darma Giri 081337388558,081338282678

A.BP.001.10.16.0000216

Rmh 2Lt,2 Kmr,Hrg.400Jtan Pandawa 08113846158,081338282678

A.BP.001.10.16.0000218

Rmh Baru BTN Pegending Dalung+ Tnh 2A,3A Canggu,082147454248

B.BP.164.10.16.0000114

Rmh/Toko Strtg SHM Murah dlm Kota Dps 081999567715 TP

A.BP.001.10.16.0000283

DISEWAKAN RUMAH Dikont rmh/kantor/Gdng,Gatsu I Murah BUC H.082144477432 A.BP.001.10.16.0000257

SERVICE

Dikont.Rmh Jl.Tk.Badung 8 Dps cocok u/Usaha Hub.085238311111

Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 95 Jt/A Bs Kredit 087862450004

Dikont.Rmh Lngkp dgn Grse.Jl. Tk.Barito Renon H:087860100329

!!!Tnh Kavling Goa Gong Bukit Jimbaran 2A,5A,7A 087770077777

A.BP.001.10.16.0000146

A.BP.001.10.16.0000206

A.BP.001.10.16.0000215

A.BP.001.09.16.0001566

Dikont.Rmh di Jl.Waturenggong Panjer,Dps.Hub.082237084954

A.BP.001.09.16.0001754

2,15A Lok.Wisata Jimbaran Siap Bangun Fas Lkp H:085792224346

Dikontrakkan Rumah Lt2 Batanghari Residence Hub.085100806579

A.BP.001.10.16.0000256

Bay Pas Nusa Dua L24Are 466840 081337283254 081338791301

KONTRAKTOR Arsitek+Kontraktor+IMB Hp/WA 087761130180 Pak Made

A.BP.001.09.16.0001476

DIJUAL TANAH Tnh 3A, 1,5A Smando Mendoyo, jl. 5 meter Hub.087761293888 BUC A.BP.809.10.16.0000284

Jual Rugi 1-2A Sempidi Tegeha Jl5m Pav 350JtNgo,081337332121

A.BP.001.10.16.0000199

A.BP.001.09.16.0001150

Dijamin Murah Kav Canggu, Sempidi,Sading,Juwet Sary,1Are T.Pancing Dps 081337327078

Tnh Batubulan 195Ng Bisa Bayar Setengah Sisa Krd,081287289284

A.BP.001.10.16.0000205

B.BP.164.10.16.0000131

DIJUAL GUDANG Jual Gudang 7&5,5 Are di Bay Pass Munggu Hp.081916395220

A.BP.001.10.16.0000125

RUPA-RUPA Atasi Rmh Bocor Grnsi & Rnovasi.Pak:Sefri 085100774702

A.BP.001.10.16.0000230

B.BP.164.10.16.0000109

Tanah 20Are Aspek Perumahan By Pass IB Mantra 081337327078

Jual prabotan RT, murah mau pindahan Hub.08133-400-5758

SERVICE

SERVICE

BIRO JASA

SERVICE

SERVICE

BIRO JASA

SERVICE

SERVICE

SERVICE

A.BP.001.09.16.0001742

A.BP.001.10.16.0000245

A.BP.001.10.16.0000254

A.BP.001.10.16.0000285

BENGKEL LAS

BENGKEL LAS

FOTOCOPY

KURSUS

BAHAN BANGUNAN

KONTRAKTOR

BAHAN BANGUNAN

A.BP.001.10.16.0000234

A.BP.001.10.16.0000271

Atasi Rmh Bcr Dak Dinding Grns Talang,dll(Daris) 085102796346

A.BP.001.09.16.0001601

MEBEL Terima Psanan KitchenSet,Counter Almari Dll H.081916666939

Tlah Hilang Bk KIR Mbl Panther DK9309BF di Jl.T.Umar & Renon

Ahli Rmh bocor,Dak,Dinding,Tlg dll Grs.P.Joni 085237991833

A.BP.001.10.16.0000264

Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809

A.BP.001.10.16.0000253

A.BP.001.10.16.0000241

A.BP.001.09.16.0001637

Kav 90m2 Aspek Prmhn SHM Abianbase,dr 1A Sading,087860432230

A.BP.001.09.16.0001043

Simpanan 100Juta Gratis Scoopy Bunga 11%/Thn H.081239011111

KEHILANGAN BPKB Spm Honda,DK2895VX,Noka: MH1JFN11XEK154924, 08155708801

Ahli Rmh Bcr,Dak,Tlang,Dndng Atap & Renov”Opi” 085103093823

Jual Cpt! LT14A LD50mtr Lok:Jl Utama Ketewel H:082147026666

A.BP.001.10.16.0000085

Tnh DalungCempaka 2,5Are Bonus SIUP Pajak Tax Amnesti SPT Th Bangunan Ex Rest H.08123890466 NPWP PasportHP.081.338.344.155

A.BP.001.10.16.0000244

Djl Tnh Kav Cash/Krd Lok.Juwet Sari Pemogan Hub:081239891555

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

A.BP.001.10.16.0000265

A.BP.001.10.16.0000263

BIRO JASA Mau Urus Pajak Thn/Bln?Sy Siap Bantu H.081237913093 Brevet A.BP.001.09.16.0001730


EKONOMI

18

Rabu Pon, 5 Oktober 2016

OJK: Pegadaian Swasta Perlu Pengaturan

Luhut Sebut Arcandra Memiliki Kualitas Menangani Energi Jakarta (Bali Post) Arcandra Tahar sebagai mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral disebut sebut memiliki kualitas dalam menangani soal energi. Pelaksana tugas (Plt) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Luhut Binsar Panjaitan menyebutkan hal itu di Jakarta, Selasa (4/10) kemarin. “Penyelesaian Blok Masela ada peran Arcandra, saya terlibat langsung, saya juga melihat begaimana anak-anak muda Indonesia bagus melakukan diskusi terbuka dan perbincangan akademik, kemudian juga memiliki pengalaman di lapangan menurut hemat saya hasilnya sudah baik,” kata Luhut usai memimpin upacara peringatan HUT ke-71 Kementerian ESDM. Ketika ditanya wartawan, apakah ada kemungkinan Arcandra akan kembali menjabat lagi sebagai Menteri ESDM, Luhut mengatakan bahwa tidak boleh ada perasaan dendam. Selanjutnya ia juga mengatakan, jika mempunyai kualifikasi dan berkualitas, maka akan ada pertimbangan-pertimbangan. Namun, Luhut tidak menjelaskan lebih rinci yang dimaksud pertimbangan tersebut. Dalam acara HUT ke-71 Kementerian ESDM tersebut, Arcandra Tahar dan mantan Menteri ESDM Sudirman Said nampak hadir dalam barisan di antara

Luhut Panjaitann dan pejabat Kementerian ESDM lainnya. Sebelumnya beredar informasi ada kemungkinan Arcandra akan diangkat kembali menjadi Menteri ESDM. Sementara itu, Presiden Joko Widodo menjelaskan dirinya masih melakukan pertimbangan mengenai Arcandra Tahar untuk kembali menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). “Sampai saat ini saya akan melihat dulu masalah yang berkaitan dengan kewarganegaraan, prosesnya,” kata Jokowi. Jokowi mengatakan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly telah melaporkan dalam bentuk surat mengenai status kewarganegaraan Arcandra. Kepala Negara juga menjelaskan pihaknya belum memanggil Arcandra kembali. “Saya belum melihat secara detail prosesnya seperti apa. Pak Arcandra pun belum saya panggil sampai saat ini,” ujar Presiden. Presiden telah memberhentikan Arcandra dari jabatannya sebagai Menteri ESDM pada 14 Agustus 2016, karena diketahui berkewarganegaraan Amerika Serikat. Kemudian 1 September 2016, Menkumham mengeluarkan surat yang mengukuhkan kembali status kewarganegaraan Indonesia bagi Arcandra. (ant)

Luhut Binsar Panjaitan

Bali Post/ant

Bos Go-Jek Bantah Sistem Performa Persulit Pengemudi Jakarta (Bali Post) CEO Go-Jek Nadiem Makarim membantah pemberlakuan sistem performa menyulitkan pengemudi mendapatkan penghasilan sehari-hari. “Bukan. Ada suatu kondisi, misalnya cancel enggak boleh kebanyakan,” ujarnya seusai melakukan audiensi dengan perwakilan pengemudi GoJek di Biro Operasi Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (4/10) kemarin. Nadiem mengatakan, sistem ini dirancang agar pengemudi tak terlalu memilih konsumen. “Performa memastikan driver tidak pilah-pilih orderan. Kalau mereka lagi on, mereka selalu siap menerima pesanan dari konsumen,” katanya. Kendati begitu, dia mengaku sistem ini tak terlalu membebaskan pengemudi mendapatkan bonus, seperti sebelumnya, karena ada ketentuan tertentu yang harus dipenuhi. “Untuk driver yang ingin mendapatkan bonus tidak terlalu banyak fleksibilitas. Ada angka tertentu yang harus dicapai untuk mendap a t ka n b onus. H a ny a bonus, bukan pendapatan sehari-hari,” tutur Nadiem. Dia mengklaim kebijakan yang diambilnya menguntungkan dua belah pihak, yakni pengemudi dan konsumen. “Itulah makanya kebijakan sekarang jarang yang main cancel, mudah sekali dapat driver, dekat dengan lokasi

(penjemputan penumpang). Itu semua datang dari komplain karena kebutuhan pengguna,” pungkas dia. Sebelumnya pemberlakuan sistem performa mendapatkan tentangan dari pengemudi karena dianggap menurunkan penghasilan mereka. Sistem ini mensyaratk a n p e n gem ud i wajib mencapai minimal performal 50 persen untuk pendapatkan poin yang bisa berbuah bonus. Bonus pertama (Rp 20 ribu) didapatkan setelah pengemudi mencapai 10 poin. Satu poin didapatkan setelah pengemudi mengantarkan penumpang di bawah jarak 6 km. Sementara untuk jarak tempuh di bawah 10 km, pengemudi berhak mendapatkan 1,5 poin. Namun, bila di atas 10 km maka poin bisa bertambah menjadi dua. Bonus kedua (setelah mendapatkan 12 poin) ialah uang tunai sebesar Rp 60 ribu. Hingga bonus harian total mencapai Rp 140 ribu. Hal ini berbeda di masa lalu, di mana pengemudi bisa mendapatkan bonus tanpa batasan angka. Selain itu, upaya mendapatkan bonus juga terganjal kebijakan “mengharamkan” pengemudi membatalkan atau mengabaikan pesanan konsumen. Pemotongan Rp 3 ribu menjadi sanksinya, diikuti pengurangan poin. (ant)

Bali Post/Kmb

PROGRAM STRATEGIS - Menteri Puspayoga menyerahkan bantuan program strategis Nomor Induk Koperasi (NIK), Sertifikasi Hak Cipta dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) didampingi Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Wali Kota Pekalongan Achmad Alf Arslan Djunaed pada pembukaan Pekan Batik Nusantara 2016 di Pekalongan Provinsi Jawa Tengah.

Pembiayaan Properti Mekanisme Inden

Lindungi Konsumen KPR Jakarta (Bali Post) Kredit atau pembiayaan properti dengan mekanisme inden dapat melindungi konsumen. Kredit/pembiayaan properti secara inden diperkenankan sampai dengan fasilitas kredit kedua dengan mekanisme pencairan bertahap. Hal itu disampaikan Ita Rulina, Deputi Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial, Divisi Asesment Korporasi dan Rumah Tangga, Bank Indonesia (BI), Selasa (4/10) kemarin. Menurutnya, isu-isu di sektor ekonomi tidak bisa sendirian. Dalam menyusun kajian kelonggaran LTV, pihaknya mengaku belajar dari semua pihak tentang kondisi di pasar properti. Namun yang menjadi salah satu guiding principal dalam mengeluarkan kebijakan kelonggaran LTV adalah pihaknya melakukan kelonggaran LTV yang terukur, dengan prinsip kehati-hatian dan yang kedua perlindungan konsumen yang lebih diutamakan. “Isu perlindungan konsumen yang muncul, pertama rumahnya enggak jadi. Kedua, rumahnya jadi tapi suratnya bodong,” bebernya. Setelah dilihat, ternyata yang paling krusial adalah rumah tidak jadi dan kadangkadang baru jadi setelah lima tahun. Itu bisa terjadi, disebabkan kemungkinan besar developernya mengalami kesulitan likuiditas. Namun developernya sudah menerima uang dulu. Nah.. uang yang diterimanya itu bukan dipergunakan membangun rumahnya, tetapi digunakan menutupi likuiditas. “Praktek seperti itu yang kita tidak inginkan,” tandasnya. Karena itu pihaknya me-

nyadari semua bisnis mempunyai kompleksitas dan kesulitan masing-masing. Maka dari itu BI mengatur pada saat bank mencairkan pinjaman pembiayaan ke developer. Dengan ketentuan, jika developer ingin meminjam uang dari bank maksimal pencairan 40 persen dari plafon, maka developernya harus menyelesaikan fondasi. Jika ingin dicairkan hingga maksimal 80 persen, maka tutup atap harus sudah selesai. “Kalau dulu enggak begitu. Dengan aturan itu, artinya bank memastikan bahwa masyarakat yang telah membeli indent dari developer itu dipastikan uangnya itu membangun sesuai progres yang dijanjikan,” jelasnya. Dalam transaksi jual beli properti ada tiga pihak yang terlibat yaitu bank, masyarakat, dan developer. “Kita (masyarakat) akan beruntung kalau dapat bank yang prudent. Artinya dia tidak mau berbanking dengan developer yang abal-abal. Memang semua bisnis tidak bisa begitu, semua bank ada perkembangannya,” jelasnya. Setiap bank memiliki

manajemen risiko yang baik, sehingga bank tahu mana developer yang baik dan kurang baik. Mengatasi hal itu, dibuatlah rating developernya. Jika ratingnya bagus, maka setiap masyarakat yang membeli rumah di developer tersebut, maka terkadang diberikan suku bunga yang murah. Bukan tidak mungkin developernya diberikan pencairan pinjaman hingga 40 persen. “Tapi kalau masyarakat membeli rumah pada developer yang ratingnya kurang bagus. Bank sering minta ditambahin sedikit perjanjian. Surat itu sasaranya untuk masyarakat yang sebenarnya. Bank melindungi kita juga dan juga meminta kita lebih ketat perjanjiannya dengan developer,” terangnya. Maka dari itu, ketika developer ingin berbanking dengan suatu bank, maka harus ada surat perjanjian kerja sama (PKS). Artinya, jika masyarakat ingin berbelanja di developer dan memakai kredit suatu bank, maka bank tersebut harus tahu tentang track record developer tersebut, sehingga bisa membuat perjanjian yang melindungi masyarakat. (kmb42)

Rupiah Mendatar 12.970 Per Dolar AS Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (4/10) pagi bergerak mendatar atau stagnan di posisi 12.970 per dolar AS. Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Selasa kemarin mengatakan mata uang rupiah bergerak mendatar menyusul sentimen mengenai data manufaktur Amerika Serikat yang positif. Indeks pembelian manajer di sektor manufaktur Amerika Serikat untuk September

tercatat 51,5 persen, meningkat 2,1 persentase poin dari angka Agustus 49,4 persen, menurut lembaga riset Institute for Supply Management (ISM) yang berbasis di AS. “Data Amerika Serikat itu menahan laju mata uang rupiah terhadap dolar AS untuk kembali terapresiasi di tengah sentimen domestik mengenai inflasi yang relatif stabil dan program amnesti pajak yang masih optimis,” katanya. Kendati demikian, ia memproyeksikan potensi bagi mata uang rupiah melanjutkan penguatan masih ter-

buka. Faktor domestik masih akan menjaga fluktuasi mata uang domestik untuk bergerak menguat meski terbatas. “Mata uang rupiah berpeluang melanjutkan penguatannya ke level Rp 12.942 per dolar AS,” katanya. Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta menambahkan uang tebusan amnesti pajak di masa transisi ke periode II masih menjadi fokus utama investor, jika bisa mempertahankan laju pertambahannya akan membuka potensi rupiah kembali terdongkrak. (ant)

Jakarta (Bali Post) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan peraturan untuk mendorong pertumbuhan industri gadai swasta, sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat. “Banyak masyarakat merasakan nikmatnya usaha gadai swasta. Sekarang ini perlu pengaturan. Bukan mematikan usaha gadai yang ada, tetapi justru mendorong mereka lebih tertib menyesuaikan dengan ketentuan yang ada,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Firdaus Djaelani dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (4/10) kemarin. POJK Nomor 31/ POJK.05/2016 tentang Usaha Pergadaian yang diterbitkan 29 Juli 2016, mengatur antara lain tentang kepemilikan dan permodalan. Perusahaan pegadaian dilarang dimiliki baik secara langsung maupun tidak langsung oleh warga negara asing, dan/atau badan usaha yang sebagian atau seluruhnya dimiliki oleh warga negara asing atau badan usaha asing, kecuali kepemilikan langsung maupun tidak langsung tersebut dilakukan melalui bursa efek. Dimaksudkan untuk menunjang para pelaku usaha kecil, OJK menetapkan jumlah modal minimal yang disetor pegadaian swasta Rp

500 juta untuk usaha lingkup kabupaten dan Rp 2,5 miliar untuk usaha lingkup provinsi. “Tujuan awal peraturan pegadaian ini untuk membantu likuiditas masyarakat jadi bisa dilakukan oleh pelaku usaha berskala kecil, tidak perlu konglomerat ikut bermain di sini. Jadi ini dari masyarakat untuk masyarakat,” kata Firdaus. OJK sendiri memberikan waktu dua tahun bagi pelaku jasa gadai swasta m e ng a juka n i zin usa ha , sejak peraturan ini diundangkan. Beberapa syarat yang harus dipenuhi usaha gadai swasta untuk mendapat izin dari OJK diantaranya memiliki ahli gadai, ahli taksir bersertifikat, serta tempat penyimpanan yang memadai. Setelah mendapat izin, usaha gadai swasta akan memperoleh nomor registrasi dari OJK. “Kami mengimbau masyarakat hendaknya menggunakan jasa gadai yang sudah teregistrasi atau mendapat izin dari OJK supaya kami bisa memberikan perlindungan,” tutur Firdaus. Saat ini satu-satunya usaha jasa gadai yang telah berizin yakni PT Pegadaian (Persero), sementara OJK mencatat sekitar 2.000 usaha gadai swasta, terutama di tingkat kabupaten belum memperoleh izin. (ant)

Transaksi Nontunai Praktis dan Menguntungkan Jakarta (Bali Post) Deputi Departemen Kebijakan dan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Riky Satria mengatakan transaksi nontunai lebih praktis dan menguntungkan bila dibandingkan transaksi tunai. “Transaksi nontunai lebih praktis dan menguntungkan karena pengguna jasa tersebut saat bertransaksi tidak perlu membuang waktu datang antre di bank. Transaksi nontunai dapat dilakukan melalui sms banking atau mesin ATM,” katanya saat berbicara pada Temu Wartawan Daerah Bank Indonesia di Jakarta, Senin (3/10). Selain lebih menguntungkan, kata Riky Satria, transaksi nontunai juga dapat membuat pengguna jasa transaksi tersebut lebih irit, dalam membelanjakan uang bila dibandingkan memegang uang tunai. Saat berbelanja, katanya, pengguna jasa pembayaran nontunai dapat membayar sesuai nilai nominal barang atau jasa yang hendak dibayar. “Kalau melakukan transaksi dengan uang tunai kerap kali barang yang dibayar tidak sesuai nilai barang atau jasa yang dibayar. Sering kali masyarakat membayar lebih karena penjual barang atau jasa tidak memiliki uang receh untuk kembalian,” katanya. Karena itu, transaksi nontunai lebih praktis dan

menguntungkan. Maka, lanjut Riky Satria, BI saat ini terus mendorong masyarakat agar menyukseskan program Gerakan Nasional Nontunai sebagai alat pembayaran seharihari. “Saat ini BI tengah mendorong pemerintah agar berbagai bantuan sosial yang disalurkan kepada masyarakat seperti dana KUBE, Program Keluarga Harapan atau beasiswa bagi siswa miskin dapat menggunakan sistem pembayarannya nontunai atau secara elektronik,” katanya. Riky Satria menambahkan, transaksi secara elektronik atau nontunai juga bertujuan agar realisasi pembayaran berlangsung secara transparan. “Tidak ada lagi pemotongan-pemotongan dana bantuan sosial yang tidak jelas peruntukanya karena Pembayaran secara elektronik, langsung ke rekening penerima bantuan,” katanya. Sementara melalui pembayaran tunai, katanya, penerima bantuan kerap kali menerima uang tidak sesuai nilai bantuan sesungguhnya karena mengalami pemotongan-pemotongan. “Kalau bantuannya Rp 500 ribu, kerap kali yang diterima penerima bantuan tinggal Rp 300 ribu atau Rp 250 ribu karena dipotong pengelola bantuan,” katanya. (ant)


19

Rabu Pon, 5 Oktober 2016

Mati Suri Dari Hal. 1 Lama mati suri akibat ditinggalkan pembeli dan pedagang, Perusahaan Daerah (PD) Pasar Badung pun berencana mengembalikan kejayaan Pasar Kertha Sari. Program ini akan melibatkan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) dan Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan (Diskoperindag) dan UMKM Kabupaten Badung, serta pelaku pariwisata di sektor perhotelan. ‘’Pedagang yang masih hidup di Pasar Latu adalah pedagang buah dan sayur. Dulu kalau masyarakat Mengwi merayakan hari raya keagamaan atau piodalan mereka membeli buah di pasar ini, karena lebih murah dari pasar lainnya,’’ ungkap Dirut PD Pasar Badung Made Sutarma, Selasa (4/10) kemarin. Menurutnya, jajaran direksi telah sepakat akan mengembalikan masa keemasan Pasar Latu dengan menjadikan pasar ini sebagai pasar agro. Pihaknya akan melakukan revitalisasi agar tata letak bangunan lebih representatif sebelum mengubah segmentasi menjadi pasar khusus. ‘’Revitalisasi dan perubahan segmen dikarenkan sekarang Pasar Latu sepi, kalah saing dengan Pasar Mambal, kalah ramai, kalah letak, dan kalah strategis. Existing pasar yang sekarang membelakangi jalan, tidak menghadap ke jalan,’’ ujarnya. Berdasarkan pertimbangan tersebut, pria asal Gulingan, Mengwi ini memandang perlu menata kembali keberadaan Pasar Latu dengan mengemas menjadi pasar agro. ‘’Kami juga sudah konsultasi dengan Distanbunhut Badung sepakat merancang pemberdayaan hasil pertanian di Badung Utara,’’ ucapnya. Selama ini hasil pertanian di Badung Utara, kata Made Sutarma, dijual ke Pasar Baturiti, Tabanan. Dengan diubahnya Pasar Latu menjadi Pasar Agro, Distanbunhut sepakat untuk menggiring para petani di Badung Utara menjual hasil ladangnya di pasar tersebut.

Demikian pula konsumen yang selama ini memenuhi kebutuhannya akan buah-buahan lokal dan sayur-mayur ke Pasar Baturiti akan dialihkan ke Pasar Kertha Sari, bekerja sama dengan Diskoperindag dan UMKM Badung. ‘’Kami sudah memiliki pedagang, tinggal mengarahkan pembeli dan pengelola hotel untuk mencari kebutuhannya di Pasar Kertha Sari,’’ paparnya. Tak hanya Badung, Bangli pun berancang-ancang mengelola pasar agro. Sebab, selama ini komoditas pertanian dan perkebunan di Bangli dijual ke kabupaten lain seperti Tabanan dan Pasar Badung. Bupati Bangli I Made Gianyar tak menampik kondisi tersebut. Diakui Bupati, hasil pertanian di Bangli banyak dijual keluar kabupaten seperti ke Denpasar, Baturiti Tabanan dan Klungkung. Hal ini disebabkan karena di Kabupaten Bangli belum terdapat pasar khusus yang menampung hasil pertanian dan perkebunan masyarakatnya. Atas kondisi itu, Made Gianyar berkeinginan untuk membangun sebuah pasar agro di Bangli. ‘’Kalau Bangli punya pasar agro tentunya kita tidak perlu membawa hasil pertanian ke luar kabupaten. Dengan adanya pasar agro justru nantinya pembeli dari luar yang akan ke Bangli untuk berbelanja,’’ terangnya. Untuk mewujudkan pasar agro tersebut, Bupati asal Desa Bunutin Kintamani ini mengaku tidak akan membangun pasar yang baru, melainkan akan mengoptimalkan Pasar Yangapi di Tembuku. Made Gianyar berencana akan mengalihstatuskan Pasar Yangapi yang selama ini mati suri menjadi pasar agro sehingga lebih bermanfaat. Selain dijadikan sebagai tempat transaksi produk hasil pertanian, di dalam pasar agro tersebut nantinya Bupati juga berencana akan membuatkan cold storage untuk menyimpan sisa hasil pertanian yang tidak habis terjual/overproduksi. Direncanakannya pasar agro tersebut akan direalisasikan tahun 2017. (kmb27/kmb40)

Dana Parpol Dari Hal. 1 Rencana penambahan dana bantuan parpol disepakati Komisi II DPR dan pemerintah yang mengusulkan perlunya revisi Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2009 tentang Bantuan Keuangan kepada Partai Politik, besaran kenaikannya mencapai 50 kali lipat. Kesimpulan itu dsampaikan sejumlah anggota Komisi II DPR dalam rapat dengan Kemendagri membahas pagu anggaran untuk Kemendagri di RAPBN

Tahun 2017. Kendati sudah diperoleh kesepakatan, Tjahjo mengapresiasi anggota Komisi II DPR yang tidak ngotot agar rencana tersebut segera direalisasikan. ‘’Kami memahami, tapi DPR juga tidak ngotot dana parpol itu naiknya kapan, apakah tahun depan? Sampai kapan? Sampai anggaran negara stabil. Jadi infrastruktur, kesejahteraan sosial (dulu diproritaskan), nanti (dana bantuan parpol) baru bisa naik,’’ kata Tjahjo. (kmb4)

Bali Post/ant

BANJIR - Sejumlah kendaraan melintasi banjir yang menggenangi kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (4/10) kemarin. Curah hujan yang tinggi serta meluapnya Kali Krukut menyebabkan kawasan tersebut dilanda banjir.

Soal Rekomendasi BPK

Pejabat yang Tak Patuh akan Dikenakan Sanksi

Jakarta (Bali Post) Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar Azis menegaskan akan terus memantau semua tindak lanjut rekomendasi yang telah dikeluarkan BPK atas hasil pemeriksaan atas laporan keuangaan entitas, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Apabila tidak ditindaklanjuti BPK tidak segan-segan akan mengenakan sanksi kepada pejabat bersangkutan. Penegasan itu disampaikan Ketua BPK Harry Azhar Azis di Gedung DPR Jakarta, Selasa (4/10) kemarin. Dalam Laporan BPK di rapat paripurna DPR menyatakan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan (IHPS) I tahun 2016 memuat hasil pemeriksaan terhadap 29 objek pemeriksaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Harry menyebutkan berdasarkan ketentuan dalam Pasal 20 UU Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, pejabat pada entitas yang bersangkutan wajib menindaklanjuti rekomendasi BPK. Apabila pejabat bersangkutan melanggar ketentuan tersebut, BPK dapat mengenakan sanksi kepada pejabat tersebut. Sanksi yang diberkan BPK sesuai ketentuan Pasal 26 ayat 2 UU tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, yaitu pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan dan/atau pidana denda paling banyak Rp 500 juta. ‘’Semua rekomendasi yang terkait pemeriksaan, kita akan mulai angkat Pasal 20 (UU Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara),’’ kata Harry. Sejak tahun 2010 hingga semester I 2016, BPK telah menyampaikan 283.294 rekomendasi hasil pemeriksaan BPK kepada entitas yang diperiksa. Seluruh jumlah rekomendasi itu senilai Rp 247,87 triliun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 34.507 rekomendasi atau 12,2 persen belum ditindaklanjuti. 172.909 rekomendasi atau 61 rekomendasi sudah ditindaklanjuti sesuai dengan rekomendasi BPK. Sementara itu, sebanyak 75.123 rekomendasi atau 26,5 persen masih dalam

proses atau tindak lanjutnya belum sesuai dengan rekomendasi BPK. Sedangkan sisanya sebanyak 755 rekomendasti atau 0,3 persen tidak dapat ditindaklanjuti. ‘’Kami ingin menegaskan bahwa keterbukaan dan tanggung jawab keuangan negara telah mengalami perbaikan. Meskipun begitu, pemerintah harus terus-menerus meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan keuangan negara,’’ kata Harry. Ketidakpatuhan Dalam laporan IHPS semester I 2016, yang memuat hasil pemeriksaan terhadap 29 objek pemeriksaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). BPK mengungkap sebanyak 10.198 temuan dari 15.568 permasalahan. Sebanyak 49 persen permasalahan terkait kelemahan sistem pengendalian intern. Sedangkan 51 persen permasalahan akibat ketidakpatuhan tehadap ketentuan peraturan perundangan yang jumlah kerugiannya mencapai Rp 44,68 triliun. ‘’Dari permasalahan ketidakpatuhan tersebut, sebanyak 60 persen permasalahan berdampak finansial senilai Rp 30,62 triliun,’’ ujar Ketua BPK Harry Azhar Aziz dalam laporannya di rapat paripurna DPR, kemarin. Harry merinci, 66 persen permasalahan mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 1,92 triliun. Sedangkan 9 persen permasalahan mengakibatkan potensi kerugian negara sebesar Rp 1,67 triliun. 25 persen permasalahan mengakibatkan kekurangan penerimaan negara senilai Rp 27,03 triliun. Sepanjang pemeriksaan, entitas telah menindaklanjuti dengan menyerahkan aset dan menyetor ke kas negara sebesar Rp 442,24 miliar. Pemeriksaan meliputi 7 objek pemeriksaan keuangan. Sedangkan 2 objek pemeriksaan lainnya terkait kinerja, serta 20 objek Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDDT). Berdasarkan hasil pemeriksaan atas 1 laporan keuangan BUMN dan 6 laporan keuangan badan lainnya di periode 2015, BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap 4 laporan keuangan (LK). (kmb4)

Banyak Kontradiksi Dari Hal. 1 ‘’Presiden sependapat bahwa Keppres No. 52 Tahun 1995 tentang Pantai Utara Jakarta banyak kontradiksi dengan UU yang berlaku misalnya UU No. 27 Tahun 2007 sebagaimana diperbarui UU No. 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil. Jadi harus diubah sesuai dengan perundangan-undangan yang berlaku. Jadi semua penyelesaian yang berhubungan dengan reklamasi Jakarta harus sesuai dengan hal ini tidak lagi di luar itu,’’ tegas Laode. Selain itu, KPK juga meng-

ingatkan agar reklamasi memenuhi aspek lingkungan, hukum, sosial. ‘’Dan disepakati Bappenas, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan akan melakukan kajian dalam waktu enam bulan berikutnya,’’ tegas Laode. Mengenai reklamasi di Pantura Jakarta yang juga sudah terbukti adanya pemberian suap, KPK menegaskan, reklamasi itu sudah terjadi. ‘’Kalau di Jakarta karena sudah terjadi maka perlu mendapatkan kajian. Reklamasi kita tidak mendukung tetapi kalau sudah terjadi harus memenuhi tiga krite-

ria itu, dia harus memenuhi undang-undang, memperhatikan dampak sosial dan pertimbangan lingkungan harus jalan,’’ ungkap Laode. Apalagi reklamasi yang menciptakan pantai publik yang baru seharusnya tidak dipungut biaya untuk masuk. ‘’Ini untuk kebijakan publik karena jangan hanya proyek pembangunan hanya mengakomodasi kepentingan orang kaya tetapi juga kepentingan umum. Di seluruh dunia, beach itu public domain, tidak boleh ditutup-tutup kalau pergi ke Australia, Amerika, Eropa tidak ada yang tutup pantai jadi kalau pinggir pantai mau dijadikan private

housing,’’ tembah Laode. Saat ini setidaknya ada 37 lokasi reklamasi, 17 sudah dan sedang dilakukan reklamasi dan 20 akan reklamasi di seluruh Indonesia. Khusus reklamasi pantura Jakarta ada 17 pulau dengan luas sekitar 5.000 hektar yang menjadi objek reklamasi. Izin Pelaksanaan Reklamasi sudah dikeluarkan sejak zaman Gubernur Fauzi Bowo pada 2010. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya mengatakan, saat ini pemerintah sedang menyusun Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang akan menjadi acuan pelaksanaan reklamasi di Teluk Jakarta.

‘’Kami targetkan KLHS ini akan selesai bersamaan dengan kajian Bappenas,’’ katanya. Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti menegaskan, berdasarkan arahan Presiden Jokowi, reklamasi harus sesuai aturan, tidak merugikan pemangku kepentingan dan tidak merusak lingkungan. Namun, ia sepakat bahwa Jakarta sebagai ibu kota negara punya fungsi sangat strategis. ‘’Reklamasi di Teluk Jakarta bisa dilakukan dengan tidak menimbulkan kerugian bagi ekosistem, stakeholder lain dan nelayan,’’ katanya. (ant)

Tak Berubah Dari Hal. 1 Sikap pimpinan dan anggota DPRD Bali tidak ada yang berubah. Pada intinya dewan menerima aspirasi Pasubayan, lalu siap menampung, menyampaikan dan mengawal aspirasi itu ke Presiden karena kewenangan untuk menghentikan rencana reklamasi Teluk Benoa ada di tangan Presiden, serta meminta untuk menjaga Bali tetap aman dan kondusif. ‘’Bahwa itu adalah keputusan DPRD, bukan keputusan pimpinan DPRD. Jadi keputusan DPRD artinya sudah melalui proses rapim, itu pun dua tahap. Dirumuskan kemudian diminta masing-masing ketua fraksi berkoordinasi dengan pimpinan partai. Pimpinan partai sudah OK, itulah yang dibuat menjadi tiga hal itu,’’ ujar Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry, Selasa kemarin. Sugawa menegaskan, posisi DPRD Bali adalah menyalurkan aspirasi masyarakat. Dewan baru akan bersikap setelah Presiden mengambil keputusan soal Teluk Benoa. Oleh karena itu, pihaknya tidak lagi menunggu 10 hari untuk bersurat ke Presiden. Menurutnya, apa yang menjadi keputusan DPRD Bali sudah jelas dan tegas. ‘’Itu kan sudah dijawab. Tegas, jelas aspirasi semuanya itu akan disampaikan ke Presiden. Sudah. Tidak posisi

itu DPRD (mendukung atau menolak reklamasi). Posisi DPRD itu adalah menyalurkan aspirasi, yang menolak, mendukung itu kan kajian Presiden. Kalau sudah Presiden mengambil keputusan, baru kami pada posisi (mendukung atau menolak),’’ tandasnya. Koordinator Pasubayan I Wayan Swarsa mengatakan, pihaknya memang menginginkan adanya rekomendasi tertulis dari DPRD Bali kepada Presiden dan Gubernur terkait pembatalan Perpres 51 dan mengembalikan Teluk Benoa sebagai kawasan konservasi. Namun tidak ada pemaksaan kepada dewan mengenai apa yang menjadi aspirasi rakyat Bali penolak reklamasi itu. Ketika dewan tetap kekeh dengan keputusannya kemarin, tentu Pasubayan tidak bisa berbicara banyak karena itu adalah hak mereka. Swarsa menambahkan, DPRD Bali sebetulnya mempunyai kewenangan untuk membuat rekomendasi seperti yang tertuang dalam pernyataan sikap Pasubayan. Bukan sekadar meneruskan aspirasi Pasubayan kepada Presiden. Apalagi aspirasi itu adalah penolakan reklamasi Teluk Benoa atas nama adat. ‘’Orang nyata-nyata rakyat yang menghadap mereka kan menolak. Kan tidak ada yang menyatakan mendukung atas nama adat,’’ tandasnya. (kmb32)

Sembilan Koper Dari Hal. 1 Dari sembilan koper uang yang diterima Najmiah, lima di antaranya sudah dikembalikan ke Padepokan Dimas Kanjeng di Probolinggo karena sudah dipastikan uang palsu. ‘’Uang itu katanya sejak tahun 2013 hingga awal 2016 dikirim melalui kontainer karena memang jumlahnya sangat banyak. Jadi semua barang ini hanya dalam kurun waktu tiga tahun,’’ kata

Anton. Polisi menduga semua uang, mustika berupa berlian, emas batangan, keris dan lainnya palsu dan akan memeriksanya di laboratorium untuk memastikannya. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur menerima laporan anak Najmiah, Muh Nur Najmul Muin, yang menuduh Taat melakukan penipuan hingga Rp 202 miliar dengan modus penggandaan uang. (ant)

Takdir Itu Berkuasa atas Semuanya

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Tiga Ratus Lima Puluh Enam) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

KARNA berkata, ‘’Jangan menyalahkan guru kita, brahmana itu bertarung sesuai ukuran kekuatannya, keberanian dan mengabaikan benar-benar hidupnya. Jika Arjuna, yang kudakudanya putih itu melewatinya, menerobos ke dalam susunan barisan kita, tidak ada kesalahan yang paling kecil pun melekat pada sang guru. Phalguna sangat sempurna dalam memainkan senjata-senjata. Gerakanya sangat cepat, karena dia masih berusia muda. Dia benar-benar seorang pahlawan yang telah menguasai semua senjata. Dia terkenal dengan kekuatan gerakan-gerakannya. Selain itu, Arjuna bersenjatakan senjata-senjata surgawi. Dia menaiki kereta berbendera gambar kera Hanoman. Tali-tali kekang kuda-kudanya dikendalikan tangan-tangan Krishna. Dia dibungkus baju zirah yang sulit ditembus. Setelah mengambil busur Gandiva yang kekuatannya tidak pernah pudar, Arjuna yang gagah berani itu menebarkan anak-anak panahnya yang tajam. Dhananjaya itu bangga dengan kekuatan lengan-lengannya, apalagi setelah melewati hadangan Guru Drona.

Tidak ada yang mengherankan atas hal ini. Sang Guru, di satu pihak, oh raja, sudah usia sepuh. Putra Baradwaja itu tidak dapat bergerak cepat lagi. Dia, oh raja, tidak dapat memakai lengan-lengannya dalam waktu lama. Untuk itulah Phalguna yang menaiki kuda-kuda putih dan memiliki Krishna sebagai sais keretanya, berhasil melewati sang Guru. Untuk alasan ini juga, aku tidak melihat kesalahan apa pun dalam diri Guru Drona. Ketika Arjuna, yang kuda-kudanya putih, menerobos ke dalam susunan barisan kita, setelah melewati sang Guru. Hal itu mengindikasikan yang belakangan itu sangat terampilnya dalam senjata-senjata. Karena itu memang sangat sulit mengalahkan para Pandava dalam pertempuran. Aku pikir hal itu ditahbiskan sang Takdir sendiri. Karena itu tidak pernah akan terjadi sebaliknya. Oh Suyodhana, sebagai gantinya diri kita sendiri harus bertarung mengeluarkan yang terbaik kekuatan kita. Penguasa Sindhu telah dibantai dalam pertempuran. Hal itu menunjukkan sang Takdir sang berkuasa. Dengan diriku sendiri, kita se-

muanya telah berusaha memberikan yang terbaik dari kekuatan kita dalam medan pertempuran dharma itu. Tetapi, Takdir lebih kuat, akhirnya menggagalkan usaha-usaha dan kerja keras kita. Kita sejak dulu selalu berusaha melukai para Pandava. Kita mengandalkan keduanya, baik dengan tipu muslihat maupun keberanian. Apa pun tindakan kita, oh raja, seseorang yang dibuat sengsara oleh Takdir akan digagalkan Takdir itu sendir berkuasa atas semuanya. Banyak orang yang dirinya sendiri berusaha mencapai itu. Apa pun, sungguh, seorang yang dilengkapi kekerasan hati, itu harus melakukan tanpa takut-takut. Keberhasilan tergantung kepada Takdir itu. Dengan tipu muslihat, putra Prtitha itu diperdaya sebagaimana juga pemberian racun, oh Bharata! Pernah mereka dibakar di istana lilin, lalu mengalahkan mereka dalam pertandingan permainan dadu yang dirancang Sakuni. Sesuai ketentuan kenegarawanan. Mereka diasingkan ke dalam hutan selama 14 tahun. Semuanya ini, walaupun dilakukan oleh kita dengan hati-hati, akhirnya

telah digagalkan sang Takdir itu. Bertarung dengan tekad, oh raja, menempatkan Takdir pada titik nol. Antara engkau dan mereka, keduanya berusaha dengan yang terbaik dari keberanianmu. Bahkan sang Takdir dapat membuktikan hal yang baik kepada pihak itu yang melampaui lainnya. Langkah bijaksana dipakai para Pandava dengan bantuan kecerdasannya yang unggul. Oh pahlawan, kita melihat keturunan Kuru itu telah melakukan sesuatu yang tidak bijaksana. Hal itu merupakan kekuarangan

kecerdasan spiritual! Itu adalah Takdir, yang menentukan hasil perbuatan-perbuatan, bijaksana atau tidak bijaksana; Takdir selalu asyik dengan tujuannya sendiri. Takdir itu terjaga ketika orang lainnya lagi tidur. Saat awal-awal memang sangat besar kelompokmu, dengan prajuritprajuritmu banyak. Tetapi saat ini kekuatanmu jauh berkurang, juga para pemanah jitu juga berkurang. Aku takut, hal itu adalah pekerjaan sang Takdir, yang telah menggagalkan usaha-usaha kita.’’ (bersambung)

Sloka 10.9

Mac-citta mad-gata-prana bodhayantah parasparam kathayantas ca mam nityam tusyanti ca ramanti ca Pikiran mereka terpusat kepada-Ku, hidup mereka meresap dalam diri-Ku, sambil saling menolong di antara mereka, mereka ini selalu memperbincangkan aku, mereka ini selalu merasa cukup dengan apa adanya dan penuh dengan rasa kesentosaan.


16 Pages

186 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.inte

ay, October

Wednesd

5, 2016

itself at war withkilled, has been been your country people have - Imagine 220,000 raped, children BOGOTA 50 years. Some of women than for more displaced, thousands reservations six million soldiers. the deal. But deeper than proval of ran turned into and its it clearly Only 40%

says — Ben Affleck film Batman be LOS ANGELES stand-alone in will the upcoming and starring is leaving Affleck he’s directing Batman.” changing the title, of called “The what possibility Pres “that’s open the Associated but tells The with now.” debut we’re going critics of his

v. Superman” also dismissing Affleck is Knight in “Batman WTTGcareer” as The Darkyear. He tells Washington’s hit of my earlier this film is the “biggest TV that the loves the movie. negative critical File he Sykes/Invision/AP, and says to the mostly says most critCharles Photo by Responding movie, Affleck Affleck says Ben Affleck to the tone. file photo, Dawn response 20 2016, with its dark Frank Miller’s v Superman: ics took issue parallel with theKnight Returns,” FILE - In this March, of “Batman in New York. next the premiere City Music Hall the tone was “The Dark based. Affleck next attends at Radio comic miniseries, it was partly of Justice” which opens on which Accountant,” stars in “The week.(ap)

s still assailant an West ce heist Kardashi after Fran at large

week to attend fashion French capital the U.S. Monday into the shows, returned to on Tuesday their way in the apartment whether After forcing Paris prosecutors on celebrity’s the robbers to answer help from declined French police district, five American had received entourage. and locked PARIS — hunting for Kim the chic eighth TV star’s also in the at gunpoint escaping robbers was Tuesday continuedof assaulting Paris held her up the reality before hours of Kardashian’s stylist and alerted in a bathroom private people suspected box West in a her of more her bicycles in the early at the time, a jewelry Kardashian on residence Kardashian’s bodyguard to the They stole worth 6 milbefore robbingof jewelry. residence police, but according worth were Monday. valuables as well as was not present, than $10 million said they containing office.(ap) surveil- lion euros ($6.7 million) euros. Paris police 4 million the footage from in the prosecutor’s analyzing a ring worth West, who was to try to identify fake police Kardashian lance cameras who wore assailants, their jackets. on Jl. D.Tamblingan emblems Sanur

You can

ional Bali

find Internat

s U.S. suspend Syria ceasefire Russia, talks with blames Moscow Page 6

wins scientist for Japanese prize Nobel medicine ng” “self-eati work on m cell mechanis Page 13

ction ce deal reje shock at pea Colombia’s anguish seem trivial xit makes Bre

reveals Ben Affleckcoming title of up Batman film y, October Wednesda

5, 2016

dentist Iceland’s to the coach off pub as usual qualifier before key Page 8

Post at:

Jl. D.Tamblingan

Cafee Sanur 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

about detect. government Then your out a deal, offering pollsters could turned out to vote It’s by a waslaughter. it of Colombians enemies thrash was rejectedto 49.8%. end to the peace, an public vote and then, and the deal 50.2% majority: had problems. put to the in fer thin far too lenient is rejected. what just happenedsup- The agreement say it was deal’s That is are Critics The peace Colombia. in shock. What they of on FARC. jail terms for atrocities anguish Lengthy if its members porters are makes the be Brexit refer- would be avoidedsome would in going through And in Britain’s nRemainers trivial in comparison. representatio their be- confessed. endum look have killed given political peace deal words they’ll The proposed office. and the Colombian other from tween FARC had been welcomed way to political ago mutated st FARC long governmentworld. militant Marxist/Maoi seems around the when conflict an agrarian narco terrorist network. “At a timerise across the globe, uprising to a have remained with the to be on has just provided us Many Colombiansit would simply guns. Colombia of hope,” wrote Antoniol deeply sceptical give up its 6 to page a glimmer with the Internationain give in and .. Continued Sampaio of Strategic Studies Colombia’s. Institute also be heard London. release of IISS’s Annual News can at Global last week, At the in “Bali Image” from 9.30 96.5 World Affairs could be Radio FM am. Listen to Review of global summary going until 10.00 FM at http:// analysts’ as “the world is the Global Radio ten2myon up Russia summed handcart”. at globalfmbali.lis the streaming to hell in a Ukraine and Syria, in or live video and http:// in radio.com lfmbali.com li. rampage on fire, uncertainty http://radiogloba nel/global-fm-ba was a welcome Middle East ustream.tv/chan Colombia more. Saldarriaga America. any REUTERS/Jaime between exception. Not majority apdeal predicted on a peace in Silvia, CoPolls had rebels a referendum (FARC) votes in woman of Colombia indigenousArmed Forces ary Guambiano A Colombian t and Revolution governmen 2016. 2, the October lombia, funded by test program of the the approval and get a competency Agung t of 85 regional budget with A.A. Gede the achievemen owned the Regent of Badung said. Admittedly,members having in Prasta,” he was funded the Workers...2 percent of of competency test of Badung Giri people originating revealed to 50,000 on page This was Chair- certificatethe regional budgetcertification amounts Continued companies. - Approxi- 5,000 private professionalLSP Parindo or Marhaendra, Union through the “We DENPASAR the members by Putu Satyawira Tourism Labor some and tourism (LSP) either Mediterranean. are become (FBadung the institute there people Bali of federation “Moreover, their certificate,” LSP Pariwisata mately 9,000 labor union in 41 tourism man of the tourism originating of them have Federation. having extended percent test. In the members SPSI) of Badung About 85 he added. companies. of competency in Badung worker owned certificate the tourism meantime,

Colombia’s shock at peace deal rejection makes Brexit anguish seem trivial

workers, of tourism dule ncy test sche Compete ed by working constrain

RABU PON, 5 OKTOBER 2016

balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

IFDF Bali 2016

Indonesia jadi Poros Budaya Dunia DIREKTUR Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia bekerja sama dengan Federation of International Dance Festivals (FIDAF) menyelenggarakan International Folk Dance Festival (IFDF) di Bali, Selasa (4/10) hingga Selasa (18/10) mendatang. Kegiatan ini merupakan kegiatan pendukung dari program World Culture Forum yang juga diselenggarakan oleh Kemendikbud. IFDF 2016 bersifat kompetisi dan akan diikuti oleh 13 negara yakni Argentina, Bulgaria, Republik Ceko, Yunani, Italia, Kazakhstan, Latvia, Polandia, Rusia, Slovakia, Uzbekistan, Thailand dan Taiwan. ‘’Kegiatan IFDF 2016 ini merupakan kegiatan kedua setelah pada tahun 2013 diselenggarakan di Jakarta. Kali ini, kegiatan festival ini memiliki konsep festival yang berbeda dari kegiaan yang lalu, yaitu peserta dari berbagai negara akan menampilkan sebuah garapan tari kolaborasi dengan para penari dan koreografer Indonesia. Tari kolaborasi ini akan ditampilkan pada acara Gala IFDF – Mulai Selasa (4/10) hingga Selasa (18/10) mendatang, Bali dipercaya menjadi tempat penyelenggaraan International Folk Dance Festival (IFDF).

Selamatkan Muka Parfi

Rano Karno Menangis Saat ’’Launching’’ Buku Autobiografi

Marcella Zalianty Resmi Jadi Ketua Umum GATOT Brajamusti tertangkap mengonsumsi obatobatan terlarang tak lama usai pelantikan dirinya menjadi Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) di Lombok, akhir Agustus lalu. Sejak itu, organisasi ini berada dalam kondisi demisioner alias keadaan tanpa kekuasaan. Tak mau masa depan Parfi terancam, kubu yang berseberangan dengan otoritas Gatot mengambil alih. Mereka membentuk Parfi 1956, sebuah gerakan penyelamatan yang ingin mengembalikan wadah para artis film ini ke rohnya semula saat pertama kali terbentuk. Setelah dilakukan musyawarah secara kekeluargaan, terpilihlah nama Marcella Zalianty sebagai ketua umum. Meski tentu menanggung beban berat, ia yakin mampu memegang teguh amanat yang dipercayakan kepadanya. ‘’Mungkin ini jadi tanggung jawab terberat saya. Tapi dengan dukungan senior, saya insya Allah optimis. Saya menghormati nilai historis, makanya mau berada di sini. Tidak mau jadi generasi yang hanya bisa protes, komplain untuk lakukan sebuah perubahan,’’ kata Marcella usai musyawarah di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, baru-baru ini. Terpilihnya Marcella sebagai ketua umum mendapat dukungan dari sang ibunda dan tentu saja suami, Ananda Mikola. Ia yakin dengan doa dan kerja sama banyak pihak, apa yang ingin dicapai ke depan bisa terlaksana. ‘’Keputusan ini (jadi Ketua Umum PARFI - red) diambil secara musyawarah. Jadi, tinggal menjalankan tugas aja dan mudah-mudahan saya bisa dapatkan tim yang sama-sama mau berikan manfaat dan tujuan yang jelas,’’ pungkasnya. (pik)

Dinner World Culture Forum,’’ jelas Kasubbid Kesenian Kemendikbud RI Dra. Yusma Wati saat jumpa pers di Hotel Prama, Sanur, Selasa (4/10) kemarin. Rangkaian kegiatan IFDF 2016 terdiri dari acara pembukaan di Taman Budaya Art Centre Denpasar pada 8 Oktober, Kongres Deklarasi tanggal 9 Oktober, Cultural Visit pada 10 Oktober di Rumah Topeng dan Wayang ‘’Setiadarma’’, parade di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar pada 11 Oktober, pertunjukan dan workshop di ISI Denpasar dan SMKN 3 Sukawati tanggal 14 Oktober. Acara terakhir adalah penutupan sekaligus pengumuman pemenang di Museum Lukisan Ubud pada 16 Oktober 2016 mendatang. ‘’Festival ini adalah ruang pertemuan antara kelompok sanggar, grup tari rakyat dari berbagai negara dengan publik, sekaligus sebagai pertemuan antara pelaku seni tari untuk

berbagi dan bertukar pengalaman dan kerja sama yang lebih intensif. Sehingga akan muncul pemahaman yang lebih mendalam dan apresiasi terhadap budaya yang tercermin dari tari rakyat yang ditampilkan,’’ tegas Direktur Kesenian Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud RI Prof. Dr. Endang Catur Wati, M.S. Menurut Endang Catur Wati, Bali dipilih sebagai tempat pergelaran IFDF 2016 karena Bali merupakan salah pulau di Indonesia yang mempunyai berbagai macam tradisi yang melekat pada kehidupan masyarakatnya dan masih bertahan sampai saat ini, sehingga Bali memiliki tempat tersendiri di hati para wisatawan mancanegara. Hal ini menjadikan Bali sebagai daya tarik destinasi pariwisata di dunia. ‘’Telah puluhan tahun Indonesia mempromosikan diri dengan mengikuti berbagai ajang festival folklore di mancanegara. Kini saatnya Indonesia menjadi tuan rumah dan menunjukkan kepada dunia keunggulan sebagai negara yang berdiri kokoh di atas ratusan budaya yang tetap lestari hingga saat ini. Menunjukkan kepada dunia, bahwa Indonesia mampu menjadi poros budaya dunia,’’ tegasnya. (win)

GUBERNUR Banten Rano Karno tidak bisa menyembunyikan kesedihannya saat menceritakan kisah-kisah kebersamaannya dengan sang ayah Soekarno M. Noer. Tetesan air mata keluar dari pemeran Si Doel dalam sinema ‘’Si Doel Anak Sekolahan’’ itu saat peluncuran buku autobiografinya di Jakarta Convention Center, Jakarta, baru baru ini. ‘’Enggak apa-apa kan seorang gubernur menangis?’’ tanya Rano kepada audien yang hadir di acara Indonesia International Book Fair 2016. Pertanyaan itu terlontar saat Rano diminta moderator

Maman Suherman menceritakan sosok sang ayah yang mengajarkan banyak hal kepadanya. Meskipun kekesalannya muncul dengan keputusannya berpisah dengan keluarga. Namun tidak bercerai dengan sang ibu Lily Istiarti. ‘’Papa yang bertanggung jawab kepada keluarganya, hebat. Meskipun saya lebih dekat dengan mama,’’ ujarnya. Rano mengaku tidak percaya menulis sebuah buku. Meskipun dengan kesibukannya sebagai orang nomor satu di Tanah Jawara, Rano akhirnya dapat menyelesaikan

buku autobiografinya setebal 202 halaman itu dalam waktu enam bulan. ‘’Memang butuh keberanian luar biasa untuk berani menulis. Di buku ini saya berani jujur,’’ ucapnya. Di dalam buku tersebut, Rano menceritakan masamasa kecil hingga menjadi gubernur seperti omongan Bang Sabeni (Benyamin Sueb) di sinetron ‘’Si Doel Anak Sekolahan’’ yang tayang di salah satu stasiun TV nasional. ‘’Eh Doel, makanya gue sekolahin lo supaya pinter, jangan bodoh kayak gue. Jangan cuma jadi sopir oplet aja lo. Jadi dong gubernur, gitu!’’ (pik)

’’Padudusan Agung’’ di Pura Uluwatu Berakhir

Pemkot Denpasar ’’Ngaturang Panganyar’’ Hari Terakhir SETELAH dilaksanakan selama satu bulan, Karya Padudusan Agung di Pura Luhur Uluwatu, Selasa (4/10) kemarin berakhir. Sebelum dilakukan panyineban, sejak pagi hari dilakukan upacara panganyar terakhir yang dilakukan oleh Pemkot Denpasar. Hadir langsung dalam upacara panganyar ini Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Wawali Denpasar IGN Jaya Negara serta jajaran SKPD di Pemkot Denpasar. Kehadiran para pejabat di Kota Denpasar ini disambut oleh Ketua Umum Karya Padudusan Agung I Gusti Ngurah Mandala Putra dan Pangrajeg Karya I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya serta Bendesa Adat Pecatu Made Sumerta beserta para prajuru. K e t u a Umum Panitia Karya Padudusan Agung Pura Luhur Uluwatu I Gusti Ngurah Mandala Putra ditemui

UPACARA - Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar serta Sekda dan pimpinan SKPD saat hadir dalam upacara panganyar terakhir sekaligus panyineban di Pura Luhur Uluwatu, Selasa (4/10) kemarin.

di sela-sela upacara kemarin memaparkan, setelah berlangsung selama satu bulan, upacara panganyar kemarin merupakan yang terakhir yang dilaksanakan oleh Pemkot Denpasar. Sebelumnya, upacara panganyar sudah dilaksanakan oleh Pemkab Badung karena Pura Uluwatu berada di kawasan Kabupaten Badung. Selaku Ketua Umum Karya yang juga selaku pangempon Pura Uluwatu, Mandala Putra meyampaikan terima kasih kepada Pemkab Badung dan Pemkot Denpasar karena upacara panganyar ini sudah berjalan dengan lancar. Selain itu, pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada para pamedek karena pelaksanaan karya maupun panganyar ini sudah berjalan dengan baik. Ke depan, diharapkan kepada pamedek yang berasal dari seluruh Bali, tentunya bisa memanfaatkan upacara panganyar untuk tangkil ngaturang sembah sehingga pelaksanaan persembahyangan bisa berjalan dengan lancar. Seusai upacara panganyar terakhir, pihaknya sebagai pangempon juga sekaligus melaksanakan ilen-ilen terkait dengan panyineban. Upacara panyineban tersebut di-puput oleh Ida Pedanda Gde Geria Telaga Sanur yang sekaligus sebagai Yajamana Karya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta. Bendesa yang juga anggota Dewan Badung ini menyampaikan terima kasih kepada Yajamana Karya, para sulinggih dan yang paling utama adalah kepada umat yang sudah berduyunduyun datang ngaturang bhakti dan persembahyangan dengan tertib. Selain itu, kesadaran dari umat dalam menjaga kebersihan saat usai persembahyangan sangat diapresiasi. Karena dengan demikian, para umat tersebut ikut menjaga kebersihan dan juga kesucian pura. ‘’Ini perlu dijaga dan ditumbuhkembangkan serta ditularkan, sehingga pura yang kita sucikan menjadi asri dan bersih. Itu yang perlu kami apresiasi atas kegiatan yang ada di Pura Uluwatu dan Prasanak Pura Uluwatu,’’ paparnya. Melalui kesempatan tersebut, pihaknya mewakili seluruh pihak yang terlibat dan juga krama, menyampaikan terima kasih kepada tim medis yang turut ngaturang ayah selama pelaksanaan karya di Pura Uluwatu. Di antaranya kepada pihak RS Bakti Rahayu Denpasar, RS Surya Husada, RS Kasih Ibu, RS Bali Jimbaran dan juga puskesmas yang sudah secara bergantian mengadakan pengobatan gratis. (kmb23/k100)

Si Komo Kembali Bersama Generasi90an SI KOMO, salah satu ikon populer pada era 90-an, kembali menyapa anak-anak Indonesia. Kararakter yang dikenal lewat serial boneka anak-anak di tahun 1991 silam ciptaan Kak Seto ini, kembali dengan format baru untuk menutup rasa rindu mereka para penggemar yang lama terpisah dari suguhan sarat edukasi nan menghibur. Diprakarsai oleh Minuk Seto dan Thomas Kurniadi juga Generasi90an, Si Komo akhirnya resmi ‘’lahir’’ kembali dan diperkenalkan dalam ajang Indonesia Comic Con 2016 di Jakarta Convention Center, Sabtu (1/10) lalu. Kehadiran Si Komo kali ini juga menggandeng Generasi90an, platform mesin waktu yang menyajikan konten bernostalgia era 90-an dan juga media kreatif yang memberikan karya-karya untuk zaman sekarang juga di masa depan. Kerja sama ini diawali dengan buku Generasi90an karya Marchella FP yang menampilkan sosok Si Komo. Dari situ terjalin komunikasi antara sang kreator dan empunya Si Komo, Kak Seto. ‘’Kolaborasi yang terjalin adalah kami ingin Si Komo dapat kembali dengan format yang fresh, up to date. Dan Generasi90an yang dikenal dengan konten nostalgia 90-annya kami rasa sangat cocok dengan audiennya yang dulu sudah tidak asing dan menikmati Si Komo di masa kecil. Sehingga, alangkah baiknya bila ini menjadi sebuah kolaborasi untuk mengembalikan si Komo jadi salah satu ikon lokal yang menyebarkan nilai-nilai budaya Indonesia,’’ ujar Marchella FP

dalam siaran pers. Kerja sama ini diharapkan menjadi sebuah jembatan baru bagi Generasi90an dan Si Komo yang sebelumnya berjalan sendirian. Kolaborasi ini akan berjalan di mana keduanya akan kerap kali terlihat bersama dalam acara-acara yang mereka akan isi. Generasi90an dengan konten nostalgianya akan diperkuat oleh Si Komo dengan tajuk ‘’Si Komo Show’’ yang juga menghadirkan rekan-rekannya seperti Belu (Bebek Lucu), Dompu (Domba Putih), Piko (Sapi Kokoh) dan Ulil (Si Ulat Kecil) dengan visual yang dibuat lebih segar oleh Sesotya Jodie, character development dari Generasi90an. Konten ‘’Si Komo Show’’ nantinya juga akan hadir dalam format digital yang kini masih dalam proses produksi. Sejak kehadirannya dulu, Si Komo dikenal sebagai cerminan dan contoh positif bagi audien anak Indonesia melalui nilai-nilai yang dibawa setiap penampilannya. Baik dalam dunia bermain, belajar dan juga petualangan. Hal ini terus dipertahankan hingga hari ini termasuk dengan konten ‘’Si Komo Show’’ yang terus dikembangkan. Selain jadi bagian memori masa kecil dari Generasi90an yang hidup di zaman sekarang, kolaborasi Generasi90an dan Minuk Seto serta Thomas Kurniadi lewat ‘’Si Komo Show’’ diharapkan anak-anak dapat mengenal lebih dekat dengan budaya, adat istiadat dan halhal yang asli Indonesia dan terus melestarikannya, sampai mereka besar nanti. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 05 Oktober 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu