20 HALAMAN
NOMOR 44 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
Senin Kliwon, 2 Oktober 2017
Rp 820.000 Rp 500.000 60 pcs margarine 200 gr 36 pcs sabun mandi
Jumlah diterima kemarin Rp 1.320.000 Jumlah sebelumnya Rp 192.059.500 Jumlah seluruhnya Rp 193.379.500
Bali Post/nik
SIAP MINUM - Bupati Gianyar Anak Agung Bharata dan anggota DPR Supadma Rudana langsung meminum air dari tandon sumbangan pembaca Bali Post, pemirsa Bali TV dan alumni SLUA 1 Saraswati Denpasar angkatan 1981. Tandon air yang ditempatkan di sejumlah posko pengungsian di Gianyar, Karangasem dan Klungkung ini diisi air minum berstandar air kemasan.
Jajak Pendapat
Jangan Bangkitkan Dendam Sejarah GERAKAN Tiga Puluh September (G-30-S/PKI) kini menjadi isu politik lagi. Tudingan ini disuarakan sejumlah kalangan. Ada yang menyerang figur dan organisasi politik. Kuat dugaan tudingan ini berbau politis pragmatis yang arahnya untuk mendegradasi pemerintah. Bahkan, kini di tengah menguatnya isu nasionalisme dan penguatan NKRI, pemutaran film G-30-S/PKI kembali dilakukan. Hal ini pun memancing polemik, antara pro dan kontra. Tudingan film ini sarat kekerasan dan mengandung penyimpangan sejarah juga terdengar. Selain itu, film ini juga dituding bisa membangkitkan dendam sejarah. Pandangan lainnya, film ini bisa menumbuhkan dan membangkitkan kewaspadaan untuk mengawal bangsa dari ancaman para pihak yang ingin mengubah ideologi bangsa. Hal. 19 Bangkit Kembali
Yakinkah Anda, gerakan G-30-S/PKI bangkit kembali di era teknologi informasi ini? 78, 45% Tidak Yakin
19,23% Yakin
2,32% Tidak Tahu Responden : 640 grafis: tomik cahya
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Pengungsi di Luar KRB Dipulangkan
Pengungsi akan Dijatah Uang Lauk-pauk
Ginyar (Bali Post) -
JUMLAH desa terdampak erupsi Gunung Agung kini telah ditetapkan menjadi 28 desa. Artinya, hanya warga di 28 desa itu yang diharuskan mengungsi. Sementara warga desa di luar KRB tersebut diharapkan pulang ke rumah masing-masing. Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat rapat di Pos Komando Siaga Darurat Erupsi Gunung Agung di Pelabuhan Tanah Ampo, Kecamatan Manggis, Minggu (1/10) siang kemarin, mengatakan warga zona awas di 28 desa ini hanya sekitar 70 ribu. Ini jelas jauh lebih rendah dari total pengungsi saat ini yang mencapai 144 ribu orang. Daftar desa terdampak ini, ditegaskannya, bukan dibuat Pemerintah Provinsi Bali. Tetapi dibuat Badan Vulkanologi yang dihitung secara ilmiah yang ahli di bidang itu. ‘’Tidak ada yang ngarang-ngarang. Jangan bilang ini perintah gubernur, warga harus pulang, jangan. Saya tidak pernah bilang harus, tapi di televisi warga bilang mengungsi atas perintah gubernur. Tidak benar itu,’’ katanya. Bila ada 28 desa yang terdampak, berarti ada 50 desa di zona aman. Ia meminta aparat desa di 50 desa ini bisa menampung warga yang mengungsi dari 28 desa itu. Gubernur ingin masyarakat di zona aman menunjukkan sikap manyama braya, yang sudah menjadi indentitas masyarakat Bali sejak dulu. Tetapi pemerintah daerah, dikatakan, tidak akan tinggal diam. Ia ingin seluruh pengungsi bisa tertampung semua di Karangasem. Sehingga tidak ada lagi pengungsi yang tinggal di kabupaten/kota lainnya di Bali. ‘’Malu kita jauh-jauh mengungsi. Padahal, di Karangasem banyak daerah aman,’’ ujar Gubernur Pastika. Ia kembali memastikan, kalau warga pengungsi di luar dari 28 desa itu, kalau ikut mengungsi, tidak akan mendapat kartu pengungsi. Artinya, dia juga tak berhak mendapatkan bantuan logistik dari pemerintah. Di lokasi pengungsian nantinya akan dikoordinir oleh masing-masing klian banjar dinas bersama para perbekel setempat. Hal. 19 Sudah Tertib
Dihantui Rasa Takut Eriawan & Herman Dra. Ni Made Sumerthi,A Komang Agus Sugiantara
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
Sejumlah pengungsi di Posko Lapangan Sutasoma, Sukawati kembali ke kampung mereka di Karangasem. Ada 36 pengungsi yang berasal dari luar desa Kawasan Rawan Bencana (KRB). Mereka dipulangkan oleh petugas BPBD Gianyar, Minggu (1/10) kemarin. Namun, sebagian dari mereka yang dikembalikan mengaku masih resah karena gempa yang tak kunjung berhenti. Seperti disampaikan pengungsi Komang Arga. Ia bersama 19 pengungsi lainnya harus dikembalikan ke rumah mereka di Banjar Telaga, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Karangasem. ‘’Katanya instruksi pemerintah kami harus kembali, ya… kami tidak bisa menolak,’’ ucapnya. Komang Arga mengaku awalnya berinisiatif mengungsi sekitar seminggu lalu, karena resah dengan guncangan gempa yang terasa di kampungnya. Kini saat diminta kembali, ia pun mengaku masih khawatir, namun tak bisa berbuat banyak lantaran sudah diinstruksikan pemerintah. ‘’Kami masih takut juga karena kemarin gempanya masih terasa. Sekarang saya sekeluarga dan barang-barang harus diangkut untuk pulang,’’ katanya. Sementara warga lainnya, Hairu Saleh, beserta 11 anggota keluarganya juga dikembalikan ke kampung mereka di Desa Kecicang Islam, Kecamatan Bebandem. ‘’Kemarin kami mengungsi karena panik, setelah statusnya naik menjadi awas. Ya… mudah-mudahan bencana ini tidak sampai terjadi,’’ harapnya. Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya mengaku sudah mengerahkan armada untuk mengantar para pengungsi yang berasal dari desa di luar KRB. Pemulangan ini dilakukan sesuai instruksi Pemprov Bali, agar pengungsi yang berasal dari daerah di luar KRB kembali ke daerah asal dan mulai beraktivitas seperti biasa. ‘’Total ada 36 pengungsi yang kami kembalikan, mereka dominan dari Banjar Telaga,’’ ucapnya. Berdasarkan data BPBD Gianyar per Minggu 1 Oktober kemarin, total pengungsi di Kabupaten Gianyar sudah mencapai 13.102 jiwa. Pengungsi masih memilih tinggal di Kecamatan Sukawati dengan jumlah 2.093, diikuti Kota Gianyar dengan jumlah 1.922 jiwa, Blahbatuh 1.803 jiwa, Ubud 1.055 jiwa, Tegallalang 604 jiwa, Payangan 461 jiwa dan Kecaamtan Tampaksiring 413 jiwa. Ditambah pengungsi yang tinggal di posko Lapangan Sutasoma sebanyak 751 jiwa. Hal. 19 Posko Kesehatan
Bali Post/nik
KE KAMPUNG - Sejumlah pengungsi bersiap kembali ke kampung halamannya di Karangasem, Minggu (1/10) kemarin. Mereka yang tak masuk KRB diharapkan pulang ke rumah.
Data Pemprov, BPBD dan BNPB Berbeda Data desa rawan bencana yang dijadikan rujukan Pemprov Bali, masih ada perbedaan dengan data BPBD maupun BNPB. Salah satu yang menjadi catatan adalah dimasukkannya daerah di Kecamatan Karangasem (Kelurahan Subagan, Padangkerta dan Karangasem) sebagai daerah rawan bencana oleh Pemprov Bali. Data yang diperoleh dari Pos Komando Siaga Darurat Bencana Erupsi Gunung Agung, Minggu (1/10) sore, memperlihatkan data desa rawan bencana yang dimasukkan oleh Pemprov Bali adalah Kecamatan Kubu: Desa Tulamben, Kubu, Dukuh, Baturinggit, Sukadana, Ban dan Tianyar. Kecamatan Abang: Desa Pidpid, Nawakerti, Kesimpar, Datah dan Ababi. Kecamatan Karangasem: Kelurahan Padangkerta, Subagan dan Karangasem. Kecamatan Bebandem: Desa Buana Giri, Budakeling, Bebandem, Jungutan dan Bungaya Kangin. Kecamatan Selat: Desa Duda Utara, Amerta Bhuana, Sebudi dan Muncan. Kecamatan Rendang: Desa Besakih, Menanga dan Pempatan. Total semuanya berjumlah 28 desa. Namun dari data Pemprov
Bali ini, Desa Selat Kecamatan Selat tidak masuk sebagai desa rawan bencana. Padahal, desa ini kalau merujuk pada peta, masuk zona awas, karena berwarna merah muda. Sementara data BPBD juga ada beberapa hal yang berbeda. Data BPBD tak mencantumkan Desa Tianyar Kecamatan Kubu, Kelurahan Padangkerta, Subagan dan Karangasem serta Desa Bungaya Kangin sebagai desa rawan bencana erupsi Gunung Agung. Tetapi, BPBD mencantumkan Desa Sibetan Kecamatan Bebandem dan Desa Duda, Selat dan Duda Timur Kecamatan Selat sebagai desa rawan bencana. Sehingga total data desa rawan bencana versi BPBD berjumlah 27 desa. Sementara data desa rawan bencana versi BNPB hampir sama dengan BPBD.
Perbedaannya dengan BPBD, hanya BNPB mencatumkan Desa Tianyar Kecamatan Kubu dan Desa Macang Kecamatan Bebandem sebagai desa rawan bencana, sehingga total desa rawan bencana versi BNPB berjumlah 28 desa. Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho saat dimintai konfirmasi perihal desa rawan bencana ini, mengakui adanya perbedaan itu. Tetapi, dia enggan menjelaskan lebih jauh. ‘’Memang ada perbedaan jumlah desa dan nama desa di daerah berbahaya. BNPB akan membicarakan ini lebih lanjut dengan Gubernur Bali,’’ jawab Sutopo saat ditanya melalui pesan Whatsapp. Sementara itu, Komandan Satgas Siaga Bencana Erupsi Gunung Agung Letkol Inf. Fierman Sjafirial Agustus saat disinggung soal data desa rawan bencana hanya menegaskan, untuk memperoleh gambaran detail KRB (Kawasan Rawan Bencana) yang lebih akurat, pihaknya sedang mencocokkan gambar KRB yang ada saat ini dengan citra satelit. Hal. 19 Citra Satelit
Desa 27 DESAYANG YANG DITETAPKAN DITETAPKAN SEBAGAI DAERAH SEBAGAI DAERAHTERDAMPAK TERDAMPAK Kecamatan Kubu Desa Tulamben Kubu Dukuh Baturinggit Sukadana Ban Tianyar (kecuali Desa Tianyar Tengah dan Barat)
Kecamatan Bebandem Desa Bhuana Giri Budakeling (dekat sungai Embah Api) Desa Bebandem bagian atas (Tihing Sekaa, Tihingan) Desa Jungutan dan Bunaya Kangin Desa Bungaya Timur
Kecamatan Abang Desa Pidpid bagian atas Desa Nawa Kerti Kesimpar bagian atas (perbatasan dengan Wates Datah) Desa Datah bagian atas (Kedampal) Desa Ababi bagian atas (Umanyar, Besang dan sekitarnya)
Kecamatan Selat Desa Duda Utara Amertha Bhuana Sebudi Muncan bagian atas (Pejeng dan sekitarnya) Kecamatan Rendang Desa Besakih Menanga bagian atas (Batusesa, Tegenan dan sekitarnya) Desa Pempatan bagian atas (Pemuteran, Gunung Lebah, Keladian dan Puragae). Kecamatan Karangasem Kelurahan Padangkerta (kecuali Desa Adat Peladung dan Temega), Kelurahan Subagan (kecuali Desa Adat Jasri) Kelurahan Karangasem yang dekat dengan Tukad Janga
Sumber : Provinsi Bali
Jangan Beri Ruang Ideologi PKI
Bali Post/ant
KERABAT JENDERAL - Presiden Joko Widodo (kiri) bersalaman dengan kerabat para jenderal korban peristiwa G-30-S/PKI seusai upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, Minggu (1/10) kemarin. Presiden Joko Widodo berharap sejarah kelam pemberontakan Gerakan 30 September tidak terulang, serta tetap setia berpegang teguh kepada Pancasila.
Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo menegaskan, jangan sampai sejarah kelam kekejaman PKI terulang kembali di Indonesia. Hal ini diungkapkan Presiden usai memimpin upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kompleks Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, Minggu (1/10) kemarin. Untuk itu, kata Jokowi, semua elemen bangsa harus memegang teguh Pancasila dan menjaga kesatuan serta tidak memberi ruang ideologi-ideologi yang bertentangan dengan dasar negara Indonesia. ‘’Jangan beri ruang ideologi-ideologi lain yang bertentangan dengan Pancasila. Apalagi memberi ruang terhadap PKI,’’ tegas Presiden. Jokowi juga menegaskan bahwa posisi pemerintah sangat jelas, yakni memegang
teguh Tap MPRS Nomor 25 Tahun 1966. ‘’Artinya komitmen kita, menurut saya, jelas karena di Tap MPRS Nomor 25 Tahun 1966 bahwa PKI itu dilarang. Jelas sekali. Tidak perlu diulang-ulang,’’ katanya. Dalam kesempatan itu, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa dan memerintahkan TNI-Polri serta seluruh lembaga pemerintah untuk bersama-sama bersinergi membangun bangsa, membuat rakyat tenang dan tenteram serta bersatu padu menghadapi persaingan global. Dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Presiden Jokowi menjadi inspektur upacara yang dilaksanakan di Kompleks Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta. Upacara peringatkan Hari Kebangkitan Pancasila ini dimulai pada pukul 08.00 WIB.
Selain Wakil Presiden Jusuf Kalla yang mendampingi Jokowi, hadir sejumlah pejabat negara di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Pandjaitan, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki. Sementara jajaran TNIPolri lengkap hadir Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kasad Jenderal TNI Muljono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, Kasau Marsekal TNI Hadi Tjakjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul
Ulama M Kholid Syeirazi menegaskan, isu kebangkitan PKI hanyalah dagangan politik. Pasalnya, jika mau jujur, ideologi komunisme sudah tidak laku, tidak ada peminatnya, apalagi generasi milenial. Dalam tulisannya yang berjudul ‘’Tentang Isu Kebangkitan PKI’’, menyatakan tidak percaya PKI akan bangkit. Ia bertanya, apakah gampang jadi komunis. Prinsip komunisme, katanya, from each according to his ability, to each according to his needs atau aslinya dalam bahasa Jerman, jeder nach seinen Fehigkeiten, jedem nach seinen Bederfnissen. Dalam bahasa Indonesia, ‘’setiap orang memberi sesuai kemampuannya, setiap orang mendapat sesuai dengan kebutuhannya’’. Hal. 19 Pamer Ijazah
denpasar
2
Senin Kliwon, 2 Oktober 2017
figur Bali Post/wan
MEROMPES Sejumlah petugas merompes dahan pohon perindang di perempatan Jalan Kenyeri-Jalan Gatot Subroto Timur-Jalan Seroja, Minggu (1/10) kemarin.
Bali Post/rah
Waspadai ”Cyber Narcoterorism”
BELAKANGAN ini banyak terjadi peristiwa yang menyita perhatian publik, di antaranya aksi teror terhadap aparat keamanan dan tindak pidana lain yang menimpa masyarakat maupun prajurit TNI. Kejadian tersebut tentu saja berdampak pada timbulnya kecemasan dan kegelisahan di kalangan masyarakat, termasuk keluarga besar TNI. Seiring pesatnya perkembangan teknologi komunikasi dan informasi, juga melahirkan kelompok baru dikenal dengan cyber narcoterorism. Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin S. dalam siaran persnya, Minggu (1/10) kemarin, mengatakan kelompok tersebut menggunakan dunia maya sebagai ruang untuk menyebarkan informasi yang menyesatkan, dengan memanfaatkan media sosial (medsos). Medsos tersebut dimanfaatkan untuk merebut pangsa pasar dalam penyebaran pemikiran dan mendorong seseorang atau kelompok untuk mengikuti ajaran sesat. “Cyber narcoterorism itu merupakan upaya, pekerjaan, kegiatan dan tindakan yang dilakukan oleh pihak atau kelompok tertentu, baik aktor negara maupun nonnegara dalam mengedarkan narkotika untuk kepentingan pendanaan aktivitas terorisme melalui penggunaan media cyber,” ujarnya. Ini merupakan kejahatan jenis baru di dunia maya yang memiliki dampak luas bagi keamanan dan kedaulatan nasional, termasuk keamanan dalam negeri dan kedaulatan Indonesia. Jenis kejahatan ini perlu mendapat perhatian serius dan perlu diwaspadai, khususnya oleh otoritas keamanan dan rakyat Indonesia. “Indoktrinasi melalui cyber ini sangat efektif dalam mempengaruhi dan merubah paradigma banyak orang untuk mau melakukan jihad. Teknik propaganda yang dihembuskan mampu menimbulkan rasa takut dengan penerapan teknik fundrising secara ilegal untuk mendapatkan dana bagi kepentingan kejahatan atau teror. Oleh karena itu, cyber narcoterorism ini merupakan salah satu bentuk kejahatan potensial yang mampu mengancam stabilitas sebuah Negara,” kata mantan Dandim 1611/Badung ini. Untuk mengantisipasinya, Pangdam mengimbau perlu kesadaran yang tinggi dalam penggunaan medsos. Jangan mudah percaya terhadap berita bohong (hoax) dan aparat maupun masyarakat harus cerdas, cermat serta pandai memilah berita yang positif dan bermanfaat. Pastikan sumber berita adalah dari media profesional yang betul-betul terliterasi dan sudah lolos verifikasi dari Dewan Pers. (rah)
Jaga Kebersihan Sungai
Lurah Siagakan Petugas
Denpasar (Bali Post) Kebersihan bantaran sungai menjadi perhatian seluruh jajaran Pemkot Denpasar. Selain petugas di Dinas PUPR, masingmasing perbekel dan lurah juga harus ikut serta menjaga kebersihan bantaran sungai. Seperti yang dilakukan di Pedungan, bantaran sungai yang ada di Subak Kerdung dijaga petugas khusus agar warga tidak lagi membuang sampah ke sungai. Ditemui Minggu (1/10) kemarin, Lurah Pedungan A.A. Gde Oka mengakui penataan ini pada awalnya sangat sulit dilakukan. Tapi kini masyarakat dapat merasakan langsung dampak dari penataan subak tersebut sebagai tempat rekreasi baru. Ia mengakui semua ini merupakan komitmen Wali Kota Denpasar yang ingin mewujudkan kebersihan di semua wilayah, termasuk di sungai yang ada di wilayah subak. “Untuk menjaga keberadaan sungai yang telah ditata ini, kami sudah ada petugas kebersihan sungai yang rutin tiap hari melakukan pembersihan. Selain itu, warga juga rutin melakukan kebersihan bantaran sungai tersebut,” ujar Gde Oka di sela-sela menerima kunjungan para kader PKK Kota Denpasar. Ia mengajak masyarakat, khususnya yang berada di bantaran sungai untuk ikut menjaga kebersihan dan keasrian sungai. “Keberadaan subak merupakan aset yang bisa ditata untuk tempat rekreasi baru di tengah kota,” katanya. Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Selly Dharmawijaya Mantra mengatakan keberadaan jogging track Subak Kerdung, Kecamatan Denpasar Selatan yang bersih dan tertata rapi menjadi tempat menarik melakukan berbagai kegiatan masyarakat, salah satunya tempat rekreasi. “Kami sengaja melakukan pertemuan rutin sekaligus rekreasi di Balai Subak Kerdung, di mana telah terdapat jogging track dan sungai yang telah tertata rapi. Hal ini untuk memotivasi para kader menjaga kebersihan sungai dan lingkungan di wilayah mereka masing-masing,” ujarnya. Ketua TP PKK Kecamatan Denpasar Selatan Ny. Risnawan menambahkan, Subak Kerdung yang berada di wilayah Kelurahan Pedungan terpilih untuk mewakili Kota Denpasar dalam lomba PKK KB-Kes tingkat Provinsi. Ia berharap, keberadaan Subak Kerdung yang telah tertata rapi tersebut dapat memotivasi daerah lain untuk melakukan hal serupa. (kmb12)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : JAGA KEBERSIHAN SUNGAI, LURAH SIAGAKAN PETUGAS Sampaikan opini Anda hari iniW di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Penyidikan OTT Pungli di Tanjung Benoa
Penyidik akan Periksa Saksi Ahli
Denpasar (Bali Post) -
Bendesa Adat Tanjung Benoa Made Wijaya alias Yonda sepertinya lebih lama lagi ditahan di Rutan Bali. Rencana pelimpahan kasusnya Rabu (27/9) lalu, ditunda karena anggota DPRD Badung ini dibutuhkan penyidik Direktorat Reskrimum Polda Bali terkait kasus pungli. Penyidik mempercepat penyidikan kasus itu dan dalam waktu dekat akan memeriksa saksi ahli adat. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja didampingi Kasubdit I Direktorat Reskrimum Polda Bali AKBP Tri Kuncoro mengatakan, terkait kasus pungli tersebut penyidik baru sekali memeriksa tersangka
Yonda yakni Selasa (26/9) lalu. Pihaknya akan mempercepat penyidikan kasus tersebut sehingga bisa sesegera mungkin dilimpahkan ke Kejati Bali. “Baru sekali kami periksa dan statusnya masih saksi. Setelah saksi ahli ada
diperiksa, tahap selanjutnya dilakukan gelar perkara,” kata Tri Kuncoro, Minggu (1/10) kemarin. Disinggung kondisi Yonda, menurut Tri Kuncoro, baikbaik saja. Selain itu, selama menjalani pemeriksaan, Yonda didampingi pengacaranya. Sebelumnya Direktur Reskrimsus Polda Bali Kombes Pol. Kenedy mengatakan penundaan pelimpahan kasus penimbunan dan pemotongan pohon mangrove di Tahura itu karena Yonda sedang diperiksa terkait OTT pungli di Tanjung Benoa. “Dia masih ter-
sangkut pidana lain, yaitu kasus OTT di Tanjung Benoa. Pemeriksaan masih berlangsung di sana,” ungkapnya. Selain itu, penundaan pelimpahan tersebut dilakukan untuk mempermudah penyidik Reskrimum memeriksa Yonda. Selain itu, Kenedy mengungkapkan masih ada lima tersangka lain yang sudah ditahan terkait kasus yang sama dengan Yonda. “Kami juga masih menunggu kesiapan Kejati untuk menerima pelimpahan berkas Yonda dan lima tersangka lainnya,” tegas Kenedy.
Seperti diberitakan sebelumnya, penyidik Subdit I Direktorat Reskrimum Polda Bali mengembangkan kasus pungli perusahaan water sport di Desa Tanjung Benoa, Kuta Selatan dengan tersangka berinisial KR. Setelah 74 saksi, penyidik memeriksa Bendesa Adat Tanjung Benoa Made Wijaya alias Yonda. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Dangin Puri Kangin Data Penduduk Nonpermanen Juga Lakukan Tes Urine
Denpasar (Bali Post) – Tim gabungan Desa Dangin Puri (Dangri) Kangin, Kecamatan Denpasar Utara bersama prajuru banjar, kepala dusun, pecalang, Babinsa dan Bhabinkamtibmas mengadakan pendataan penduduk nonpermanen yang dilakukan bertahap di tujuh banjar. Dalam pendataan penduduk nonpermanen terakhir yang dilakukan di Bajar Merta Rauh Kaja, Sabtu (30/9) malam, penduduk yang terjaring juga mengikuti tes urine bagi penduduk tersebut yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Denpasar.
Perbekel Desa Dangin Puri Kangin IGN Putrawan mengatakan pendataan penduduk nonpermanen di Desa Dangin Puri Kangin menyasar tujuh banjar atau lingkungan. Dari hasil evaluasi yang dilaksanakan selama ini, terbanyak dari penduduk yang bekerja di swasta dan pelajar di wilayah Desa Dangri Kangin. ‘’Selain pendataan penduduk nonpermanen, kami juga menggandeng BNNK Denpasar untuk melakukan tes urine terhadap penduduk tersebut. Hal ini kami lakukan karena adanya jenis narkoba PCC yang merambah Indonesia. Makanya
kami adakan tes urine bagi penduduk di akhir pendataan penduduk nonpermanen di Banjar Merta Rauh Kaja,’’ katanya. Dari hasil tes urine sepuluh sampel penduduk nonpermanen, kata Putrawan, hasilnya negatif. ‘’Kami atas nama Pemerintahan Desa Dangin Puri Kangin bersama BPD serta seluruh perangkat desa mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat di Desa Dangin Puri Kangin untuk berperan aktif menjaga situasi, keamanan lingkungan, ketertiban dan kebersihan lingkungan, sehingga Desa Dangin Puri Kangin menjadi kondusif,’’ ujarnya. (kmb12)
Bali Post/ist
TES URINE - Salah satu penduduk yang terjaring pendataan penduduk nonpermanen saat melakukan tes urine di Banjar Merta Rauh Kaja, Desa Dangin Puri Kangin, Sabtu (30/9) malam.
”Palebon” I Bagus Alit Dira
Ribuan Anggota Bakti Negara Se-Bali Iringi Jenazah Menuju Setra
MENUNJUKKAN rasa bakti dan terima kasih kepada pendiri PSPS Bakti Negara Bali yang telah berjasa membesarkan seni beladiri asli Bali hingga ke kancah internasional, ribuan anggota PSPS Bakti Negara se-Bali mengiringi palebon almarhum I Bagus Alit Dira di Setra Desa Adat PohgadBali Post/ist
MENGIRINGI - Ribuan anggota PSPS Bakti Negara se-Bali mengiringi palebon almarhum I Bagus Alit Dira di Setra Desa Adat Pohgading, Sabtu (30/9) lalu.
ing, Sabtu (30/9). Tidak hanya para anggota serta dewan pengurus PSPS Bakti Negara se-Bali yang hadir, namun sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Badung juga tampak hadir, seperti Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa dan Sekda Badung Wayan Adi Arnawa. Anak almarhum, I Bagus Alit Sucipta atau yang sering disapa Gus Bota, mengatakan pihaknya mengucapkan terima kasih pada semua pihak baik keluarga maupun temanteman ayahnya yang sudah membantu lancarnya palebon orangtuanya tersebut. “Almarhum meninggalkan
tiga orang istri, lima anak putra yaitu I Bagus Nyoman Wiranata, I Bagus Made Wirajaya, I Bagus Alit Sucipta, I Bagus Jagra Winata, I Bagus Jagra Wibawa dan tiga anak putri. Almarhum memberikan dedikasi dan seluruh hidupnya untuk Bakti Negara, dari awal beliau menjadi Ketua Lembaga Dewan Pendekar tahun 1977, beliau juga mulai turun membuat ranting di seluruh Bali,” ujarnya. Lebih lanjut ia mengisahkan, pembentukan rantingranting di seluruh kecamatan ini bertujuan untuk bisa mencetak atlet-atlet supaya berprestasi baik di tingkat
daerah nasional dan internasional. “Dari pembentukan ranting tersebut, sangat signifikan dalam mencetak atlet pencak silat di Bali. Bahkan sempat menjadi ‘raja’ baik di tingkat nasional dan internasional,” ungkapnya. Gus Bota mengungkapkan, dengan banyaknya atlet silat yang dicetak samasa ayahnya hidup, hal ini juga sangat mendongkrak reputasi pencak silat asli Bali ini di kancah regional dan internasional. ”Pencak Silat Bakti Negara adalah pencak silat asli Bali, jadi wajib hukumnya kami meneruskan cita-cita luhur para pendiri PSPS Bakti Negara,” terangnya. (kmb27)
Boyong Empat Penghargaan Sekaligus
Denpasar Kembali Raih Kota Terbaik ”Attractiveness Award”
PENGHARGAAN kota terbaik dalam riset yang digelar PT Tempo bersama Frontier Consulting Group melakukan riset Indonesia Attractiveness Index untuk ketiga kalinya menobatkan Denpasar sebagai Kota Terbaik. Empat penghargaan diboyong sekaligus oleh Kota Denpasar tahun ini, yang meliputi Kota Terbaik dengan indeks 83.42, Kota Terbaik Kategori Pariwisata indeks 87.65, Kota Terbaik Layanan Publik indeks 86.24, Kota Terbaik per Region Bali Nusra indeks 83.42. Penghargaan ini diterima Wakil Wali kota IGN Jaya Negara, yang diserahkan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri RI Zudan Arif Fakrulloh, didampingi CEO Frontier Group Andi Irawan D. di Jakarta, Jumat (29/8) malam. Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara didampingi Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar I.B. Rahoela mengatakan penghargaan ini menjadi cambuk bagi Pemkot Denpasar untuk terus berinovasi di seluruh bidang pembangunan. Hal ini juga tak terlepas dari dukungan masyarakat di setiap program pembangunan di Kota
Denpasar, sehingga penghargaan ini tidak menjadi rasa puas diri, namun menjadi evaluasi dalam perbaikan program ke depan yang mengacu pada tingkat kebahagian masyarakat Kota Denpasar. Di samping itu, indikator pembangunan sebuah kota tak terlepas dari indeks kebahagiaan masyarakatnya yang berpengaruh pada langkah mengambil kebijakan oleh pemerintah daerah. Kota Denpasar yang saat ini telah masuk dalam satu kawasan kota besar di Indonesia, dengan indeks kebahagian masyarakat Denpasar mencapai 74,63. Angka ini menjadi angka kebahagian tertinggi untuk kabupaten/kota di Indonesia yang di-release Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Tahun 2017. Sehingga diharapkan dari hasil ini Pemkot Denpasar dapat terus mengevaluasi berbagai program yang telah dilakukan. Tidak hanya semata-mata untuk meningkatkan pertumbuhan, tapi juga harus mampu meningkatkan kebahagiaan masyarakat. Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri RI Zudan Arif Fakrulloh yang mewakili Menteri Dalam Negeri mengharap-
kan kepada wali kota dan bupati terus menumbuhkan inovasi baru yang saat ini memasuki pemerintahan sharing ekonomi dengan peran teknologi yang harus terus dioptimalkan menuju pemerintahan yang transparan dan terbuka. “Apa yang dilakukan Tempo yang mengundang 90 kepala daerah, kami memberikan apresiasi dan memaknai acara ini sebagai upaya untuk membangun ekosistem pemerintahan yang lebih sehat,” ujarnya. Toriq Hadad. Direktur Utama PT Tempo Inti Media. mengatakan beberapa daerah dari tahun ke tahun berhasil mempertahankan predikat juara. Ini menandakan pimpinan daerah berkinerja yang baik. Seperti Bandung, Denpasar, Makassar telah menjadi langganan yang menandakan leadership di daerah sangat penting dalam menggali potensi daerah. Sementara itu, CEO Frontier Group Andi Irawan D. menjelaskan, selama tiga tahun menggunakan metode sama dan parameter yang sama, dapat dilihat indeks kenaikan atau penurunan. Sehingga dapat melihat hasil Indoneaia Attractiveness Award pada tahun 2017 seluruh indeks
PENGHARGAAN - Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara menerima penghargaan yang diserahkan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri RI Zudan Arif Fakrulloh didampingi CEO Frontier Group Andi Irawan D. di Jakarta, Jumat (29/9) malam. yang dikumpulkan dengan hasil yang sangat baik. Ini menunjukkan kepala daerah telah terus berinovasi yang baik menunjukkan perkembangan yang baik. Tujuan dari riset ini untuk memberikan keadaan kepada kepala daerah untuk memajukan daerahnya masing-masing. “Kita ber-
harap setiap daerah mengevaluasi program-program yang telah dijalankan, sehingga memiliki strategi baru dalam memajukan daerahnya masing-masing,” ujarnya sembari mengatakan, penghargaan ini berdasarkan hasil survei bukan dengan penghargaan titipan. (ad025)
Senin Kliwon, 2 Oktober 2017
BADUNG
3
”Sales Mission” ke Italia, Upaya Tingkatkan Kunjungan Wisatawan Eropa
Bupati Tegaskan Kondisi Gunung Agung Tak Pengaruhi Pariwisata WAKIL Wali Kota Brescia Laura memberikan apreasiasi atas pelaksanaan sales mission yang dilakukan Pemkab Badung ke Brescia, Italia. Sebagai bentuk ucapan terima kasih, ia menyerahkan buku Ensiklopedia Pariwisata Brescia kepada Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pariwisata (Disparda) Badung I Made Badra, Minggu (1/10) kemarin. Kegiatan sales mission Pemkab Badung ke Brescia, Italia, telah berlangsung sejak Kamis (28/9) lalu dan berakhir Minggu kemarin. Rombongan langsung dipimpin Bupati Giri Prasta didampingi Kadisparda Badung I Made Badra, Ketua Badan
Promosi Pariwisata Daerah (BPBD) Badung I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya yang juga Ketua PHRI Badung. Rombongan diterima di Kantor Wali Kota Brescia. Selama di Brescia, serangkaian kegiatan promosi pariwisata sengaja digelar dengan mengundang stakeholder terkait di sana. Acara bertajuk Time to Love Bali-Italy, serta Innaguration Brand Ambasador Tourism of Badung-Bali di Luxury La Sosta Restorant di Brescia, Italia, diikuti 60 undangan VIP. Acara yang dihelat Kamis (28/9) lalu tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Brescia Laura. “Di dalam VIP Dinner Business Meeting itu, Wakil Wali Kota Brescia Laura dalam
sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya, khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Badung-Bali atas kerja sama yang baik ini,” ujar Kadisparda Badung I Made Badra. Setelah sambutan Wakil Wali Kota Brescia Laura, acara kemudian dilanjutkan dengan dialog tentang perkembangan pariwisata di Bali, khususnya di Badung. Termasuk kata pejabat asal Kuta ini, situasi terkini Gunung Agung juga sempat jadi perbincangan. “Pada kunjungan itu, Bupati Giri Prasta menegaskan bahwa kondisi Gunung Agung secara umum tidak memengaruhi pariwisata,
penerbangan normal seperti biasa dan objek-objek wisata tetap aman untuk wisatawan, karena wilayah yang kena dampak hanya radius 9-12 kilometer,” kata Badra. Masih di acara yang sama, dilakukan juga pengangkatan Giacomo Maiolini sebagai Brand Ambassador Pariwisata. “Dia seorang pengusaha di bidang PH, juga bergerak di bidang seni dan budaya dan punya pengaruh yang luas di Brescia, Milan. Jadi, kita optimis bisa memberikan dampak yang positif dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan Italia ke Bali,” harap Badra yang juga mantan Kadisnakanlut Badung ini.
Kegiatan berikutnya yang dilakukan rombongan sales mission adalah Charity Dinner. Kegiatan ini dihadiri 1.000 tamu undangan. Bahkan turut hadir pada kesempatan tersebut KBRI Roma Charles F. Hutapea. “Di acara itu ditayangkan video explore Badung, promosi pariwisata Badung. Ternyata mendapatkan applause yang sangat meriah. Ini merupakan promosi yang luar biasa. Mudahmudahan dengan ini mampu mendatangkan lebih banyak lagi wisatawan asal Italia ke Bali, karena saat ini wisatawan dari Italia masih ranking lima dari Benua Eropa yang berkunjung ke Bali, ke Badung khususnya,” tandasnya. (ad027)
SALES MISSION - Bupati Giri Prasta didampingi Kadisparda Badung I Made Badra, Ketua BPBD Badung I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya pada kegiatan sales mission Pemkab Badung ke Italia di Kantor Wali Kota Brescia, Minggu (1/10) kemarin.
SOSOK Ekonomi Bisa Terganggu
SETELAH sepekan lebih status Gunung Agung ditetapkan pada level 4 (awas), Bali harus memiliki informasi yang bagus untuk wisatawan. Karena, jika informasi terkait kondisi Gunung Agung terlalu bombastis, bisa saja banyak wisatawan membatalkan liburannya ke Bali. Sehingga ekonomi Bali secara keseluruhan juga bisa terganggu. Hal itu ditegaskan Direktur Operasional Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) A.A. Ngurah Wirawan di sela-sela kegiatan Bali Run 2017 di Nusa Dua, Minggu (1/10) kemarin. Dikatakan, saat ini kejelasan informasi dan sebuah gerakan diperlukan untuk memberikan pemahaman kepada wisatawan. Hal itu untuk membuktikan bahwa melakukan kegiatan atau aktivitas wisata di Pulau Bali masih aman. “Dengan melakukan aktivitas wisata, salah satunya Bali Run yang merupakan bagian dari wisata olahraga (sport tourism), pelaku industri pariwisata di Nusa Dua menunjukkan kepada dunia bahwa Bali masih aman dikunjungi. Meskipun adanya isu peningkatan aktivitas Gunung Agung, namun kegiatan wisata di kawasan tersebut masih berjalan normal,” ujarnya. Menurutnya, event ini menarik bagi peserta yang datang dari seluruh Indonesia bahkan mancanegara. Apalagi kegiatan ini tidak hanya dilakukan di area Nusa Dua, namun juga di jalan raya dan Jalan Tol Bali Mandara. “Karena tahun lalu kami hanya lari di dalam Nusa Dua. Tahun ini dengan izin Menteri Pekerjaan Umum, diizinkan untuk menggunakan Jalan Tol Bali Mandara sebagai arena berlari,” ujarnya. Sebagai aktivitas wisata olahraga, katanya, akhir-akhir ini berlari sudah menjadi gaya hidup masyarakat di perkotaan di seluruh dunia. Kehadiran sejumlah wisatawan asing dalam kegiatan Bali Run tersebut membuktikan bahwa para wisatawan menganggap beraktivitas wisata di Bali itu aman. “Kegiatan ini juga merupakan bagian atraksi wisata di kawasan ITDC,” tegasnya. Ditanya terkait pembatalan wisatawan, Wirawan mengaku belum menerima laporan tersebut dari hotel-hotel di kawasan ITDC. Ditegaskan saat ini okupansi (tingkat hunian) di ITDC masih cukup baik, selama periode semester I 2017 rata-rata okupansi di atas 78 persen. Namun pihaknya belum memastikan berapa okupansi di kawasan ITDC pascamerebaknya isu peningkatan aktivitas Gunung Agung. “Saya harap pemerintah bisa mengambil inisiatif yang lebih tegas bahwa tidak ada masalah dengan Pulau Bali. Bahwa kita waspada terhadap potensi erupsi Gunung Agung itu benar, tapi jangan sampai kemudian menakut-nakuti wisatawan sehingga menyebabkan jumlah kunjungan berkurang dan tentunya pertumbuhan ekonominya Bali menurun,” katanya. (edi)
Kasus Tewasnya Tentara
PT Perkuat Putusan PN, DKDA Nyatakan Kasasi UPAYA DKDA (16) untuk memperingan hukuman atas putusan empat tahun penjara yang diperkuat putusan banding di PT (Pengadilan Tinggi) terus dilakukan. Meskipun pihak kejaksaan tidak melakukan kasasi atas putusan PT, namun pihak terdakwa menempuh jalur hukum yang lebih tinggi. Yakni DKDA melakukan upaya hukum kasasi. Dikonfirmasi Minggu (1/10) kemarin, Kasipidum Kejari Denpasar Ketut Maha Agung membenarkan jika terdakwa DKDA melakukan kasasi. Dengan adanya kasasi tersebut, kasus yang mendudukkan putra oknum anggota dewan itu sebagai terdakwa otomatis belum mempunyai kekuatan hukum tetap. “Ya, terdakwa melakukan kasasi. Kami dari Kejaksaan tidak kasasi,” ujarnya. Sebelumnya, dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan tewasnya anggota TNI Prada Yanuar Setiawan, pihak PT Denpasar menolak banding yang diajukan DKDA. Sebaliknya, PT Denpasar menguatkan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar yang sebelumnya menjatuhkan vonis empat tahun penjara pada terdakwa DKDA. Vonis itu lebih rendah dari tuntutan jaksa. Yakni JPU menuntut supaya terdakwa dihukum 5,5 tahun penjara. Hukuman yang paling berat memang dialamatkan kepada putra Dewa Rai tersebut. DKDA dinyatakan bersalah oleh majelis hakim dan divonis dengan pidana penjara selama empat tahun. Menurut majelis hakim, terdakwa DKDA terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah sebagaimana ketentuan dan melanggar pasal 170 ayat 2 ke-3 KUHP. Yakni melakukan penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain. Terdakwa lainnya di vonis juga menurun. Misalnya, yang diterima Im alias terdakwa CI. Dia yang dituntut hukuman tiga tahun dan dua tahun penjara, oleh majelis hakin divonis pidana dua tahun dan 1,5 tahun. Im atau IC dalam perkara ini dijerat dua kasus dan dua TKP. Korban lainnya adalah Jauhari. Im dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 170 ayat 2 ke 2 KUHP. Tindakan secara bersama-sama melakukan perbuatan melanggar hukum yaitu penganiayaan dan pengeroyokan. Dua terdakwa lainnya KTS dan KCA, sama-sama divonis hukuman pidana penjara selama sembilan bulan. Kedua anak ini terbukti melanggar Pasal 170 ayat 2 ke-2 KUHP. Hukuman ini diberikan lantaran kedua terdakwa turut terlibat melakukan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap korban Jauhari bersama terdakwa CI. Vonis yang mereka terima juga turun dari tuntutan jaksa yang sebelumnya meminta terdakwa dihukum masing-masing satu tahun penjara. (asa)
JALAN-JALAN - Sejumlah wisatawan berjalan-jalan di kawasan tepi Pantai Double Six Seminyak, Kuta.
Bali Post/wan
Dukung Perhelatan IMF World Bank
”Underpass” Tugu Ngurah Rai Mulai Dikerjakan Mangupura (Bali Post) -
Pembangunan proyek underpass tugu Ngurah Rai di Tuban, Badung Selatan kini sudah memasuki tahap pengerjaan. Proyek yang sebelumnya melalui proses yang cukup panjang ini ditargetkan selesai pada September 2018, sebelum perhelatan IMF World Bank 2018. Saat dikonfirmasi Minggu (1/10) kemarin, Pejabat Pembuat Komitmen (PKK) Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII Nyoman Yasmara mengatakan kontrak untuk proyek ini sudah disepakati per tanggal 26 September. Sedangkan untuk pemenang tender yaitu perusahaan BUMN, PT Adhi Karya dan GO Mulia dengan konsultan perencana PT Guna Wira Tani. Sebagai tahap awal, kata Yasmara, pihaknya terus melakukan sosialisasi dengan pemilik utilitas yang terdampak. Bahkan untuk kelancaran lalu lintas, juga dilakukan koordinasi dengan pihak kepolisian
dan Dinas Perhubungan. “Sehingga nanti pada saat pelaksanaannya tak terjadi kemacetan yang parah yang disebabkan oleh pengerjaan proyek itu,” ujarnya. Yasmara menambahkan, tahap pengerjaannya akan dimulai dari dalam bundaran, sambil menanti pembebasan lahan oleh Pemkab Badung pada sisi utara bundaran. Setelah dari dalam bundaran akan digarap pada sisi selatan. Terakhir baru digarap di sisi utara di lahan penduduk yang terkena pembangunan underpass. Yasmara menambahkan, saat ini di lokasi proyek sudah mulai dilakukan pema-
sangan pagar sekaligus mobilisasi peralatan proyek. “Kami masih menyiapkan rambu-rambu pelaksanaan dan rambu arus lalu lintas. Setelah semuanya sudah siap, baru konstruksinya,”
tambahnya. Untuk memperlancar proses pengerjaan, kata Yasmara pihaknya akan terus melakukan sosialisasi sampai proyek ini selesai dikerjakan. Dari beberapa
kali sosialisasi yang dilakukan, masyarakat setempat mendukung pembangunan ini. Sejumlah bendesa sudah kami temui dan menyatakan dukung pembangunan ini. (kmb23)
INFO SEREMONIAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Bali Happy Movement
Berbagi Kebahagiaan di Posko Pengungsian
BALI Happy Movement (BHM) adalah gerakan kemanusiaan menuju masyarakat Bali yang sehat, bahagia dan sejahtera yang didirikan oleh Kadek Siwa Ambara pada 9 September 2008. Guna meraih tujuan tersebut, BHM telah berbagi kesehatan, kebahagiaan dan kesejahteraan lewat yoga tertawa dan penyadaran diri ke lembaga sosial seperti panti asuhan, panti jompo, lembaga pemasyarakatan, banjar-banjar dan instansi, baik pemerintahan maupun swasta. Saat ini BHM baru memiliki 46 cabang di Bali dengan 112 instruktur. Sudah ribuan masyarakat baik lokal, nasional maupun mancanegara mengikuti dan mendapatkan manfaat dari program yang disuguhkan oleh BHM. Dalam seminggu terakhir ini BHM memfokuskan pengabdian di posko-posko pengungsian Gunung Agung. Kegiatan BHM di posko pengungsian memberikan bantuan berupa alas tidur, bantal, selimut, sembako dan yang terpenting mengajak para pengungsi untuk berbahagia lewat yoga tertawa. Selasa (26/9) lalu, BHM berbagi kebahagiaan di Desa Sukehat dan Desa Sidemen. Rabu (27/9) di Posko Lapangan Tembak Pasekbali, Klungkung. Kamis (28/9) di Posko
KE POSKO - Kadek Siwa Ambara terjun langsung bersama para instruktur yoga tertawa ke posko-posko pengungsian. Batuan Sukawati. Jumat (29/9) di Posko Pesaban dan Posko Puri Boga, Bukit Jambul. Sabtu (30/9) malam mulai pukul 18.30 sampai 21.00 Wita menghibur pengungsi di Posko Batuan, Sukawati, bersama artis papan atas Bali seperti Gus Teja, Agung Wiradana, Rare Bali Bagus Ossiana, Mang Eli dan beberapa penari joged bumbung. Minggu (1/10) siang kemarin, BHM mengumpulkan 70 orang pengungsi yang ada di Banjar Nyuh Kuning di Ambara Ashram guna diajak merasakan yoga tertawa, diberi alas tidur, bantal, selimut, sembako dan
diajak menikmati enaknya babi guling Ubud. Minggu sore, BHM berbagi di Posko Desa Les, Singaraja. ‘’Lewat media ini saya Kadek Siwa Ambara mengucapkan terima kasih kepada para instruktur dan semua peserta Yoga Tertawa yang ada di semua cabang karena atas kerja sama yang baik inilah pengabdian kita ini bisa berjalan lancar. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua krama Bali dan krama tamiu yang sudah turut meringankan beban saudara-saudara kita di posko pengungsian,’’ kata pelaku spiritual Bali Modern ini. (ad019)
Senin Kliwon, 2 Oktober 2017
Pengembangan Kota Hijau
DEWASA ini permasalahan lingkungan menjadi topik utama dan harus diperhatikan. Adanya degradasi kualitas lingkungan dan terjadinya bencana lingkungan, harusnya mampu menumbuhkembangkan serta membangkitkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga keberlanjutan air bersih, udara sehat di kota, serta pengolahan limbah. Hal itu dikatakan I Nyoman Sutresna, S.T., Kepala Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan Provinsi Bali, Ditjen Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Menurutnya, salah satu solusi ke depan untuk menjaga keberlangsungan kualitas lingkungan adalah melalui program pengembangan kota hijau. Pengembangan kota hijau ini adalah program yang dikembangkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bekerja sama dengan pemerintah provinsi/kabupaten/kota. Sejalan dengan ‘’Road Map Of Bali Clean and Green’’, Bali diharapkan mampu sebagai ‘’Provinsi Hijau’’. Salah satu komponennya menjadikan lingkungan Bali yang bersih dan hijau terbebas dari pencemaran dan kerusakan sumber daya alam. Tercatat saat ini di Bali, tiga kota/ kabupaten sudah bergabung dalam anggota program pengembangan kota hijau di tingkat pusat, yaitu Kabupaten Jembrana, Kabupaten Tabanan dan Kota Denpasar. Nyoman Sutresna menyatakan latar belakang munculnya program ini adalah kota sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial yang terus berkembang berdampak terhadap aktivitas pembangunan
fisik, sehingga tak jarang timbul banyak masalah seperti kepadatan bangunan, bencana banjir, kemacetan lalu lintas, pencemaran udara, meningkatnya suhu udara di perkotaan dan masih banyak lagi. Perwujudan kota hijau perlu ditunjang oleh pemerintah provinsi beserta pemerintah kabupaten/kota melalui kebijakan dan program pembangunan, dan tentunya keterlibatan masyarakat dan swasta. Beberapa ciri kota hijau antara lain memanfaatkan secara efektif dan efisien sumber daya air dan energi, mengurangi limbah, menerapkan sistem transportasi terpadu, menjamin terciptanya kesehatan lingkungan, perencanaan dan perancangan kota yang berpihak pada keberlanjutan. Dijelaskannya, tahapan awal perwujudan kota hijau ini berfokus pada beberapa atribut seperti perencanaan dan perancangan kota yang memperhatikan kondisi lingkungan (air, udara, situasi lahan/tanah, dan
lain-lain), meningkatkan kuantitas dan kualitas ruang terbuka hijau dan meningkatkan peran aktif masyarakat, menumbuhkembangkan kepekaan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan melalui pemanfaatan transportasi massal, meningkatkan minat untuk berjalan kaki dan bersepeda, efisiensi pemanfaatan air bersih dan energi seperti penggunaan daur ulang air, pemanfaatan air hujan melalui pembuatan kolam penampungan, pengolahan limbah yang baik melalui penerapan 3R (reduce, reuse dan recycle). ‘’Program pengembangan kota hijau ini merupakan wujud peningkatan komitmen pemerintah daerah untuk menyediakan lebih banyak ruang terbuka bagi publik, serta mendorong kelembagaan pengelolaan ruang terbuka hijau yang aktif dan mandiri melalui fasilitasi dan pendampingan peningkatan ruang terbuka publik dengan dana APBN untuk tahap awal,’’ tutur Nyoman Sutresna. (ad018)
OPEN SPACE - Dokumentasi foto open space di Kabupaten Jembrana.
Ulang Tahun Ke-22 PT Indonesia Power UP Bali
Dimeriahkan Jalan Santai Bersama Masyarakat Sekitar dan ’’Stakeholder’’
DAMAI – Senator Arya Wedakarna, Ketua KONI Bali, Kadis Pemuda dan Olahraga, Ketua TI Bali dan atlet yang terkena skorsing usai acara RDP DPD-RI di Denpasar.
Komite III Bidang Olahraga Selesaikan Kasus Skorsing Atlet TI
Arya Wedakarna Dukung Rekomendasi DPRD Bali Terkait Pencabutan Skorsing
TERKAIT aspirasi sejumlah atlet taekwondo kepada Komite III DPDRI Bidang Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III akhirnya turun tangan memberi solusi penyelesaian masalah skorsing terhadap tujuh atlet taekwondo yang dilakukan oleh organisasi Taekwondo Indonesia (TI) Bali. Didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali Drs. Ketut Ngurah Boy Jayawibawa dan Ketua KONI Bali Ketut Suwandi, acara rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar di Kantor Disdikpora Bali menghadirkan pengurus TI Bali dan kabupaten/kota, KONI kabupaten/kota, Koordinator Sorak Anak Indonesia I Made Somya Putra, S.H., M.H. serta perwakilan atlet yang merasa keberatan atas skorsing. Pihak DPD-RI memberikan kesempatan kepada kedua belah pihak menyampaikan pandangannya terhadap masalah yang sudah lama terjadi, namun tanpa ada penyelesaian yang konkret. ‘’Jujur saya kecewa terhadap semua pihak yang berkaitan dengan masalah ini. Seharusnya selesai di tingkat daerah, tapi sampai masuk ke meja saya di
Senayan, Jakarta. Mau tidak mau saya harus menyelesaikan karena sudah menyangkut nama baik Bali. Saya sudah paham masalahnya, yang perlu diperbaiki adalah komunikasi. Kedaulatan TI sebagai induk organisasi resmi taekwondo harus dihormati, dan hak-hak atlet yang sebagian besar anak muda (pelajar dan mahasiswa) juga harus dihormati,’’ ujar Gusti Wedakarna. Ia melihat ada banyak kejanggalan dalam proses pengeluaran skorsing. Di satu sisi, usaha atlet untuk menuntut haknya juga perlu dihargai, termasuk hasil audiensi mereka di DPRD Provinsi Bali. ‘’Saya mendukung rekomendasi DPRD Bali Nomor:426/1875/DPRD Tanggal 2 Agustus 2017 yang meminta pengurus TI Bali mencabut skorsing dimaksud, sekali lagi dengan tujuan memberikan kesempatan bagi siapa pun untuk memperbaiki diri. Saya perlu segera menyelesaikan hal ini karena sudah masuk ke ranah politik. Saya tidak ingin masalah skorsing ini dipolitisasi, olahraga harus netral dan fokus pada prestasi atlet,’’ paparnya. Gusti Wedakarna tidak ingin kasus atlet ini sampai ke ranah hu-
kum apalagi mencederai kedaulatan organisasi olahraga. ‘’Saya sudah mendengar bahwa masalah ini sudah merembet ke SARA dan hal-hal bersifat hukum. Saya minta hari ini selesai dan tuntas. Bali sedang banyak masalah, jangan lagi ada masalah domestik seperti ini. Semua harus ikhlas. Ini semua hanya masalah komunikasi,’’ tegasnya. Sejumlah keputusan diambil dalam rapat itu. (1) Mendukung pencabutan skorsing empat atlet (pelajar) dan tiga atlet dewasa dengan mekanisme administrasi yang baik kepada pengurus TI Bali hingga batas waktu 10 Oktober 2017 (sesuai masukan Ketua KONI Bali). (2) Meminta organisasi cabor apa pun di Bali menjadikan kasus taekwondo ini sebagai pelajaran dalam manajemen konflik sehingga ke depan tidak ada masalah yang sama di Bali. (3) DPD-RI mendukung rekomendasi DPRD Bali dan Disdikpora Bali. (4) Memperhatikan pendapat KONI Denpasar terkait absennya atlet TI Denpasar dalam Porprov 2017 di Gianyar. (5) DPD-RI mendukung kenaikan anggaran KONI Bali dan seluruh cabor di Bali atas prestasi enam besar di PON 2016. (ad022)
DIHADIRKAN langsung dari Singapura, dengan resep dan rasa khas sejak 1976. Hadirnya SING Bak Kut Teh sangat cocok sebagai tempat untuk menikmati momen spesial bersama-sama dengan keluarga. Di Singapura, Bak Kut Teh dengan mudah menjadi kuliner favorit dan wajib bagi para turis. Kuliner ini juga merupakan makanan favorit orang Singapura dikarenakan kelezatan daging rusuk/iga babi dan rasa sup-nya yang khas. SING Bak Kut Teh, restoran otentik khas Singapura, hadir di Mal Bali Galeria Lantai 1, No.VIa, tepat bersebelahan dengan gerai
Starbucks. Ini menambah lengkap pilihan kuliner di Mal Bali Galeria. Tahun 1976, Rong Cheng Group (SING Bak Kut Teh, nama di Indonesia) yang pertama kali di Singapura memperkenalkan Bak Kut Teh dengan kuah yang bening tetapi memiliki rasa kaldu dan rempah yang kental. Keistimewaan restoran mereka terletak pada penggunaan bahan-bahannya. Untuk daging rusuk/iga, mereka menggunakan daging impor kualitas grade A yang tidak ada atau sangat jarang kita temui kualitas sekelas ini. Dagingnya manis dan tekstur
yang sangat menggoda. Kemudian untuk semangkok sup bak kut teh, mereka menggunakan 90% bahan-bahan impor dengan kualitas terbaik. Bahkan, kecap dark soya sauce yang ada di meja pun didatangkan langsung dari Singapura. Di samping bak kut teh yang tersohor, juga tersedia minuman serta dessert khas Singapura. Sebut saja otentik teh Tarik, Barley, Soya Bean, Cheng Tng dan lainlain. Namun, Bak Kut Teh tanpa teh yang spesial belum lengkap. Restoran ini memiliki SING BKT Fragrant Tea, teh impor yang sangat spesial, rasanya seperti Chinese tea biasa, namun begitu diminum dalam 30 detik di dalam mulut kita akan terasa aroma manis. Jika dikombinasikan dengan mengunyah daging iga SING Bak Kut Teh, kelezatannya luar biasa. Untuk makanan dengan kelas, rasa dan kualitas seperti ini, harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Mulai Rp 65 ribu untuk satu mangkok Bak Kut Teh. Bagi Anda pencinta menu berbahan babi, tentu akan sulit untuk tidak mencoba sajian khas Singapura ini. Segera datang ke SING Bak Kut Teh di Mal Bali Galeria Lantai 1 No.VIa (sebelah Starbucks). Informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi 0823-3150-5609. (bns1)
LEPAS – General Manager PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali I GAN Subawa Putra mengibaskan bendera pada pelepasan peserta jalan santai. PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali merayakan ulang tahun ke-22 tahun 2017 dengan tema ‘’The Power Of Diversity’’, Minggu (1/10) kemarin, dimeriahkan jalan santai bersama masyarakat lingkungan sekitar perusahaan dan stakeholder. Hadir Lurah Pedungan, Kepala Lingkungan Banjar Pesanggaran, Kepala Lingkungan Banjar Ambengan, PT PLN (Persero APP Bali), PT Cogindo Daya Bersama, PT JOWM, Bank BNI 46 Renon Denpasar, Unit Jasa Pembangkitan Area Timur dan stakeholder lainnya. Tepat pukul 07.00 Wita bendera start dikibaskan oleh General Manager I GAN Subawa Putra bersama Lurah Pedungan Anak Agung Gede Oka, Kaling Banjar Pesanggaran I Putu Sucipta, Kaling Banjar Ambengan I Made Mariarta dan undangan lainnya. Peserta menempuh jarak sekitar 4 kilometer dari Kantor Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali di Jalan By-pass I Gusti Ngurah Rai
Pesanggaran menuju perempatan Pesanggaran, pertigaan menuju arah Pulau Serangan, di belokan pertama jalan ke Pulau Serangan kembali ke Jalan By-pass I Gusti Ngurah Rai kemudian ke perempatan Pesanggaran selanjutnya menuju Kantor UP Bali. General Manager I GAN Subawa Putra dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir meluangkan waktunya untuk ikut memeriahkan jalan santai menyambut HUT ke-22 IP. Tanpa dukungan semua pihak, baik Pemerintah Kota Denpasar maupun masyarakat sekitar perusahaan khususnya masyarakat Banjar Pesanggaran dan Ambengan serta stakeholder, Indonesia Power UP Bali tidak akan berjalan seperti sekarang ini. ‘’Perusahaan kami sangat mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Bali menuju Bali Green Propincy. Dalam Ultah ke-22 ini Unit Pembangkitan Bali melalui program CSR menanam 4.000 pohon kelapa
mulung, gading dan kelapa bulan di lingkungan PLTD/G Pesanggaran, lingkungan PLTG Gilimanuk dan lingkungan PLTG Pemaron, Buleleng,’’ ujarnya. Subawa Putra juga mengajak semua peserta jalan santai bersamasama memanjatkan doa semoga saudara-saudara kita yang berada di pengungsian akibat Gunung Agung diberlakukan level awas, selalu diberikan perlindungan oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Mahakuasa, kesehatan, ketabahan dan kesabaran. Acara hiburan diiringi oleh grup band UP Bali serta elekton. Beberapa permainan fungame yang dilaksanakan karyawan/wati UP Bali bersinergi dengan tamu undangan dan masyarakat sekitar, lomba anakanak seperti mewarnai, lomba baby shark dancer dan pecahkan balon. Setiap lomba/permainan diselingi pengundian doorprize. Perayaan ulang tahun PT Indonesia Power UP Bali kali ini sangat berbeda dibandingkan sebelumnya. Tahun ini disiapkan 15 stan untuk berjualan bagi masyarakat dan karyawan/wati perusahaan. Ada stan karyawan UP Bali mengumpulkan baju baru atau bekas layak pakai disumbangkan ke masyarakat pengungsi Gunung Agung. Sementara kacamata baca diberikan cuma-cuma ke pengunjung sebagai bagian dari CSR perusahaan. Kegiatan lainnya berupa donor darah, pertandingan bulu tangkis, futsal, bola voli, tenis meja, tenis lapangan, catur dan lomba karaoke. Puncak HUT ke-22 Indonesia Power UP Bali pada 3 Oktober akan diisi pemotongan tumpeng di Gedung B Ruang Rapat Jempiring, diikuti semua pegawai. (ad020)
Unmas Denpasar Perkuat Peran Ikamaha Gusti Palguna Gantikan Agung Bagiada
SING Bak Kut Teh Hadir di Bali
SELAMAT - Rektor Unmas Made Sukamerta memberi selamat kepada Ketua Ikamaha demisioner Gusti Agung Bagiada saat Musyawarah Ikamaha. TIDAK terasa pengurus Ikatan Alumni Universitas Mahasaraswati Denpasar (Ikamaha) sudah menjalankan tugasnya selama dua periode atau 10 tahun. Ikamaha di bawah pimpinan I Gusti Agung Ketut Bagiada, S.E. kini demisioner. Untuk itu, Ikamaha menggelar musyawarah anggota, Sabtu (30/9) lalu dengan agenda pemilihan pengurus dan program anyar. Ketua Panitia Musyawarah Ikamaha 2017 Ir. I Gusti Made Palguna mengungkapkan, musyawarah diikuti 80 anggota dengan sistem perwakilan fakuktas, PPS dan pengurus serta peserta peninjau. Musyawarah ini kegiatan konstitusional organisasi menyusun berakhirnya masa pengurus 2012-2017. Ketua Ikamaha demisioner I Gusti Agung Ketut Bagiada mengatakan selama dua periode memimpin dirinya banyak berperan memberikan
sumbangan pemikiran dan bantuan lain untuk kemajuan Unmas. Sejumlah kendala dihadapi untuk konsolidasi karena para alumni disibukkan pekerjaan. Salah satunya dalam mendata alumni, dari 26 ribu lebih baru 2.800 yang memiliki KTA. Dengan kemajuan TI dewasa ini, ia berharap pengurus baru memberi prioritas untuk konsolidasi anggota. Menurutnya, peran Ikamaha sangat penting dalam akreditasi program studi dan institusi. Makanya ia sepakat Ikamaha harus kuat mulai dari prodi dan fakultas. Ikamaha sukses menjadi jembatan bagi alumni yang sudah bekerja untuk merekrut lulusan sebagai tenaga kerja dan lokasi magang. Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. ketika membuka musyawarah bertekad memperkuat peran serta Ikamaha untuk kemajuan institusi. Ikamaha harus
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
memiliki jejaring mulai dari prodi, fakultas hingga universitas. Selain itu, menjadi jubir di masyarakat dan mediator kerja sama Unmas dengan PT asing guna meningkatkan mutu pendidikan Unmas. Rektor menyadari Ikamaha selama ini berperan penting membawa Unmas pada posisi 100 PT terbaik nasional. Unmas pernah meraih ranking 44 kemudian turun ke posisi 67 dan tahun ini di peringkat 91. Ini berarti posisi Unmas sejajar dengan kluster 100 PT terbaik seperti UGM dan UI. Di Indonesia tercatat 4.000 lebih PTS dan TN. Turunnya ranking ini karena Unmas banyak mengangkat dosen baru dan belum memiliki jabatan fungsional. Untuk itu, Ikamaha diminta bukan saja papan, namun lebih banyak membuat aksi. Karenanya, Rektor Unmas berjanji menyiapkan ruangan khusus untuk alumni. ‘’Alumni yang sukses di PT luar negeri tak hanya memberi sumbangan pemikiran, namun juga sumbangan dana segar untuk beasiswa dan fasilitas kampus,’’ tegas Sukamerta seraya berterima kasih kepada Ikamaha di bawah pimpinan Gusti Agung Bagiada sudah banyak mengabdi untuk lembaga dan minta para alumni Unmas tidak lupa dengan kawitan. Sementara itu, Musyawarah Ikamaha berjalan demokratis. Secara aklamasi tim formatur dan peserta musyawarah memilih I Gusti Palguna sebagai Ketua Ikamaha menggantikan Gusti Agung Bagiada. Gusti Palguna juga diserahkan tugas menyusun pengurus lengkap sebelum pelantikan. (ad021)
SEREMONIAL
Senin Kliwon, 2 Oktober 2017
Favorite Villa dan Resort
Toya Devasya Raih Penghargaan Ketiga Kalinya TOYA Devasya kembali meraih penghargaan di Jakarta, Jumat (29/9) lalu. Penghargaan itu merupakan ketiga kalinya didapat sejak tahun 2016. Dua penghargaan sekaligus direbut tahun lalu, yaitu kategori The Best Hospitality in Servive Excelent dan Favorite Villa & Resort. Tahun 2017, Toya Devasya memperoleh penghargaan kategori Favorite Villa dan Resort in Bali dari Pusat Rekor Indonesia. General Manager Toya Devasya Dr. I Ketut Mardjana mengatakan, penghargaan ini lebih dari suatu apresiasi publik terhadap keberadaan Toya Devasya yang notabene telah memberikan layanan yang semakin baik. ‘’Ini suatu hal yang impresif bagi para pengunjung. Penghargan ini diambil dari kondisi nyata atas perkembangan yang terjadi dan persepsi masyarakat atau pengunjung yang telah datang ke Toya Devasya,’’ ujarnya, Sabtu (30/9) lalu. Penghargaan ini merupakan kebanggaan baginya dan wujud capaian bersama seluruh tim Toya Devasya yang telah bekerja keras hari demi hari memperbaiki kondisi perusahaan, baik dari sisi pelayanan maupun fasilitas. Toya Devasya kini memiliki tujuh kolam renang air panas alami besar dan simbolsimbol yang mencerminkan filosofi manajemen. Seperti simbol gajah berwarna ungu merupakan warna tingkatan spiritual tinggi, karena Toya Devasya menganut konsep spiritual dalam pengelolaannya. Gajah berwarna ungu tidak ada, hanya ada di Toya Devasya. Toya Devasya mengembangkan budaya kerja perusahaan yang disebut cinta kasih dengan membina hubungan saling menghargai, saling mengasihi dan saling menyayangi dilandasi kegiatan ritual sehari-hari. Pihaknya sangat menghargai Tri Hita Karana, yaitu hubungan harmonis antara manajemen dan karyawan, tamu, guide dengan menjaga alam dan melaksanakan kegiatan ritual hari demi hari. Toya Devasya baru saja melaksanakan acara ritual
PENGHARGAAN - Toya Devasya mendapat penghargaan Favorite Villa dan Resort dari Pusat Rekor Indonesia. yang relatif besar, yakni balik sumpah agung sebagai wujud ungkapan terima kasih atas karunia yang telah dianugerahkan kepada alam semesta dan terus memohon keharmonisan alam. ‘’Ini pula yang menjadi faktor kenapa Toya Devasya mendapat apresiasi ini,’’ tandasnya. Meski demikian, pencapaian ini tidak membuatnya cepat puas. Pihaknya terus berinovasi melakukan pengembangan, selalu memperbaiki lingkungan yang ada. Toya Devasya memiliki beberapa lini bisnis, antara lain vila dengan private hot spring dan penataan alami, camping resort. Camping resort dua jenis, yaitu regular tent dan executive tent. ‘’Executive tent menggunakan spring bed, bed cover dan lain-lain,’’ ujarnya. Ke depan juga akan dikembangkan glamping (glamor camping). ‘’Lebih eksklusif lagi karena layaknya rumah mewah
dalam tenda. Ada lounge-nya, tempat tidur dan kamar mandi sendiri,’’ bebernya. Toya Devasya juga dilengkapi spa yang merupakan salah satu ikon, yaitu Ayurvedic spa, yang menerapkan sistem terapi berlandaskan Ayurveda. ‘’Sangat menarik karena spa ini basisnya air panas alami yang merupakan pengobatan turuntemurun. Juga ada yoga dan meditasi,’’ ungkapnya. Keindahan alam Kintamani juga menarik pihaknya membuat paket adventure, yaitu wisata air, hiking, trekking, cycling, downhill yang dikombinasikan dengan sunrise dibarengi breakfast di puncak gunung. ‘’Ini akan terus dikelola dengan baik. Kami juga akan memiliki coffee house. Kintamani terkenal dengan kopinya. Makanya kami akan mengangkat kopi menjadi ikon Toya Devasya,’’ beber Mardjana. (ad023)
Kado Terindah
SMF Anestesi RSUP Sanglah Dapat Akreditasi Lam-PTKes
BAGIAN/SMF Anestesiologi dan Terapi Intensif RSUP Sanglah Denpasar lulus akreditasi Lam-PTKes dengan nilai A (sangat baik) pada 26 Agustus 2017 lalu. Capaian ini sekaligus kado terindah bagi SMF Anestesi karena pada 28 September genap berusia 11 tahun dalam penyenggaraan pendidikan mandiri PPDS I. Hal itu dirayakan di Bagian/SMF Anestesi dan Terapi Intensif RSUP Sanglah, Jumat (29/9). Pada perayaan tersebut juga diluncurkan buku berjudul ‘’Dasar Manajemen Nyeri dan Tatalaksana Multi Teknik Patient Controlled Analgesia’’. Buku ini ditulis oleh orang-orang terbaik dalam bidang nyeri, yaitu dr. I G.N. Mahaalit Aribawa, Sp.An., KAR., FIPM., Prof. dr. Andi Husni Tantra, Ph.D., Sp.An., KMN., Prof. Dr. dr. Made Wiryana, Sp.An., KIC., KAO., Prof. dr. Darto Satoto, Sp.An., KAR. dan Dr. dr. Tjokorda Gde Agung Senapathi, Sp.An., KAR. Chief editor buku tersebut, Dr. I G.N. Mahaalit Aribawa, Sp.An., KAR., FIPM., mengatakan SMF Anestesi dan Terapi Intensif RSUP Sanglah merupakan Program Studi
PENULIS - Para dokter penulis buku ‘’Dasar Manajemen Nyeri dan Tatalaksana Multi Teknik Patient Controlled Analgesia’’. Anestesi pertama di Indonesia yang lulus akreditasi LamPTKes dengan nilai A (sangat baik). Perjuangan SMF Anestesi dan Terapi Intensif Bali tidak hanya sampai di situ. Pengembangan dan peningkatan mutu instalasi beserta pendidiknya terus dilakukan secara berkesinambungan. Terbukti diadakannya acara Roadshow Pain Management Pelayanan Bebas Nyeri di RSUP Sanglah pada 28 September 2017 yang
diselenggarakan dalam lingkup acara ARVI (Asosiasi Rumah Sakit Vertikal Indonesia). Pada hari yang sama juga diluncurkan buku manajemen nyeri. Aribawa berharap buku ini menjadi bahan masukan dan acuan dalam penanganan nyeri yang bersifat holistik namun optimal. Dapat dipergunakan oleh segenap kalangan yang berkecimpung dalam penanganan nyeri dari Sabang hingga Merauke. (kmb42/k250)
5
Hari Ini, UBS VIII Unhi Dibuka di Peninsula Island Nusa Dua Enam Desa Dinas Dilibatkan Dalam Parade Budaya
UNIVERSITAS Hindu Indonesia (Unhi) kembali menggelar Utsawa Bali Sani (UBS). UBS VIII 2017 diselenggarakan 2-8 Oktober 2017. Bupati Badung dijadwalkan membuka pawai pembukaan UBS VIII, Senin (2/10) ini pukul 14.00 Wita di Peninsula Island, kawasan ITDC Nusa Dua, Kecamatan Kuta Selatan, yang juga lokasi KKN Unhi tahun 2017. Rektor Unhi Dr. I.B. Dharmika, M.A. didampingi Ketua Panitia UBS VIII 2017 Dr. I Wayan Muka, Minggu (1/10) kemarin, menyampaikan tema yang diangkat dalam UBS kali ini adalah ‘’Bhaskara Pramananing Bhuwana: Matahari sebagai Sumber Kehidupan’’. Dikatakannya, konsep UBS mengangkat potensi lokal daerah tempat acara pembukaan dilaksanakan. Tiap tahun pembukaan UBS digelar di tempat berbeda. Tahun ini diadakan di wilayah Kecamatan Kutsel. Enam desa dinas di kecamatan ini turut dilibatkan dalam parade budaya pembukaan UBS VIII. Masing-masing desa telah ditentukan subtema untuk garapan seninya. Subtema ‘’Surya’’ digarap Desa Jimbaran, ‘’Raditya’’ (Ungasan), ‘’Arka’’ (Pecatu), ‘’Aditya’’ (Kutuh), ‘’Maha Jyotir’’ (Ben-
Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A.
Dr. I Wayan Muka
oa) dan ‘’Mahapadma’’ (Tanjung Benoa). Dengan konsep ini diharapkan mahasiswa KKN Unhi mampu bersinergi dengan sekaa teruna sebagai potensi lokal untuk menghasilkan garapan seni yang bisa merepresentasikan keunggulan daerah masing-masing. Dharmika menegaskan, perguruan tinggi dalam hal ini Unhi juga memiliki tugas melestarikan budaya lokal dan tradisional di daerahnya. Unhi yang Pola Ilmiah Pokok (PIP)-nya berbasis agama dan budaya, berupaya melestarikan budaya dengan menggelar apresiasi budaya dan seni daerah Bali secara rutin. Sejak tahun 2010, Unhi melaksanakan fiesta budaya Bali atau Ut-
sawa Bali Sani (UBS) sebagai ajang ekspresi seniman kampus dan wahana kompetisi seniman muda melalui berbagai lomba cabang seni. Mengadopsi konsep Pesta Kesenian Bali, UBS dilaksanakan selama satu minggu di Kampus Unhi diisi berbagai jenis kegiatan seni seperti pergelaran, lomba, pameran dan diskusi ilmiah. Wayan Muka menambahkan, setelah acara pembukaan, kegiatan UBS dilanjutkan di Kampus Unhi. Senin (2/10) ini digelar parade musik oleh UKM Musi di aula Widya Sabha pukul 19.00 Wita. Selasa (3/10) diadakan lomba Jegeg Bagus Unhi di aula Widya Sabha (09.00) dan lomba kreasi sehari penjor antarfakultas
Jubelium Perak
BPR Adiartha Udiana Gelar ’’Customer Gathering’’ BANK Perkreditan Rakyat (BPR) Adiartha Udiana menggelar cutomer gathering bertepatan dengan Jubelium Perak (Anniversary ke-25) di Hongkong Garden, Denpasar, Jumat (29/9) malam. Acara ini dirancang khusus untuk mengajak seluruh customer berbagi kepercayaan dan membagikan kembali kepercayaan tersebut melalui silaturami dalam bentuk cutomer gathering. Kegiatan dihadiri sekitar 425 orang termasuk Ketua Perbarindo Bali, perwakilan OJK Bali Nusra, Komisaris Utama sekaligus pemegang saham pengendali BPR Adiartha Udiana I Wayan Sumiantara, S.E., M.M. dan undangan lain. Pada puncak acara dilakukan pemotongan tumpeng oleh komisaris utama diikuti penyerahan penghargaan kepada beberapa karyawan terbaik, hiburan dan bagi-bagi doorprize. Menurut Dirut BPR Adiartha Udiana, I Gusti Ngurah Gede Budiawan, kegiatan ini dirangkai dengan berbagai kegiatan, diawali edukasi dan literasi di beberapa wilayah di Kabupaten Badung dan Kota Denpasar berupa pengobatan kesehatan kepada kaum pelajar dan sektor UMKM khusunya di pasar-pasar tradisional. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang perbankan dan memilih berinvestasi pada lembaga keuangan yang legal. BPR Adiartha Udiana memiliki beberapa program unggulan seperti tabungan masa depan berhadiah langsung, layanan SS banking dan layanan jemput bola berbasis ebs-colect, seper-
ti melakukan transaksi di mercen-mercen Alfamart dan Indomaret. Nasabah BPR Adiartha Udiana yang tersebar di wilayah Badung, Denpasar, Gianyar dan Tabanan. Pada acara tersebut, BPR Adiartha Udiana memberikan undian langsung sebuah sepeda motor bagi yang melakukan deposito Rp 50 juta selama setahun dan mendapatkan kesempatan memenangkan puluhan hadiah doorprize lainnya. ‘’Kami mengajak masyarakat untuk memilih lembaga keuangan tidak bodong, sehingga uangnya dapat dijamin oleh LPS,’’ tegasnya. Ketua Persatuan BPR Indonesia (Perbarindo) Bali I Ketut Wiratjana menyampaikan, industri BPR kali ini mengalami tantangan lebih besar, namun harus mampu mengubah tantangan menjadi peluang agar tetap surfight. BPR Adiartha Udiana adalah salah satu BPR yang memiliki kemampuan dan kinerja baik. Dalam usianya ke-25 masih eksis dan mampu memberikan kontribusi untuk perekonomian khususnya di Bali. Hal ini merupakan komitmen pemegang saham untuk selalu meningkatkan fasilitas dan didukung SDM memadai. Perwakilan OJK Regional 8 Bali Nusra Robert H.P. Sianipar menerangkan, perayaan ulang tahun merupakan momen yang baik untuk melakukan refleksi atas pelayanan BPR selama ini. Banyak tantangan dan prestasi yang diraih dalam perjalanan mencapai usia 25 tahun. BPR kuat adalah yang mampu bertahan dan berkembang dalam kon -
AHM Peroleh Tiga Penghargaan IPRA 2017 PT Astra Honda Motor (AHM) berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus pada ajang Indonesia Corporate Public Relations Award (IPRA) 2017, yaitu sebagai The Most Popular Company, The Best PR Company dan The Best Head PR Company. Penghargaan diserahkan Presiden Komisaris Warta Ekonomi Fadel Muhammad didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiago Uno dan CEO & Chief Editor Warta Ekonomi Muhamad Ihsan, serta disaksikan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tjahjo Kumolo di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (29/9) lalu. AHM merupakan satusatunya perusahaan otomotif roda dua pada ajang ini yang mampu bersanding dengan lebih 80 perusahaan
dan lembaga di Indonesia yang masuk dalam kategori The Most Popular Company. Di bidang Public Relations, tim dan pimpinan Public Relations AHM pun menjadi satu-satunya perusahaan otomotif di Tanah Air yang menyabet penghargaan di bidang Public Relations melalui kategori The Best PR Company dan The Best Head PR Company. Public Relations menjadi fungsi penting AHM dalam menjalankan fungsi komunikasi dan membangun citra perusahaan yang positif kepada masyarakat. Deputy Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan, penghargaan ini akan semakin menguatkan komitmen perusahaan untuk dapat terus memberi-
PENGHARGAAN - Deputi Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin (dua dari kanan) menerima penghargaan dari Presiden Komisaris Warta Ekonomi Fadel Muhammad. kan beragam informasi positif yang bermanfaat untuk masyarakat. ‘’Terima
(09.30). Sore harinya (18.30) dilangsungkan lomba tari Jauk Manis dan kendang pengiring tingkat SMA/SMK di aula Widya Sabha. Rabu (4/10) lomba gebogan di Pura Maha Widya Mandira Unhi (09.30). Pukul 10.00 digelar lomba lagu pop Bali di aula Widya Sabha dan lomba bapang barong dan kendang pengiring tingkat SMA/SMK (18.30). Kamis (5/1), puncak piodalan di Pura Maha Widya Mandira diiringi tari Wali Rejang, tari Baris, tari Topeng dan Wayang Lemah. Selanjutnya pukul 19.30 digelar Parade Gong Kebyar Anak-anak di aula Widya Sabha. Jumat (6/10) lomba Tari Topeng Arsawijaya tingkat SMA/SMK (10.00) dan acara ‘’Perang Bintang UBS’’, lomba bapang barong kendang pengiring (19.30). Sabtu (7/10) lomba sloka tingkat SMA/SMK (09.00) serta Malam Hiburan Komunitas Alumnus FPAS Kesenian Joged Gora Yowana Budaya dan Bondres Dadong Rerod Cs. (19.00). Penutupan UBS VIII pada Minggu (8/10) pukul 19.00 diawali panyineban piodalan di Pura Maha Widya Mandira pukul 08.00 dan diakhiri pementasan Calonarang pukul 20.00 di jaba pura. (ad038)
kasih atas penghargaan ini. Ini sebuah kepercayaan sekaligus tantangan bagi
kami agar selalu dapat menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan terus berkontribusi positif pada bangsa. Komunikasi perusahaan memegang peranan penting dalam memperkuat ikatan emosional kami dengan masyarakat,’’ ujarnya sesaat setelah menerima penghargaan sebagai The Best Head PR Company. Penghargaan IPRA 2017 dirilis berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan media content analysis perusahaan yang terfokus pada media online selama tujuh bulan terakhir, dimulai periode Januari-Juli 2017. Penilaian ini melibatkan 40 media online yang tersebar secara nasional dan 12 media online di seluruh Asia. (bns2)
ANNIVERSERY - Komisaris Utama BPR Adiartha Udiana memotong tumpeng pada perayaan jubelium perak sekaligus customer gathering BPR Adiartha Udiana di Denpasar. disi ekonomi saat ini dan bisa bersaing dengan bank umum. Selain itu, berkontribusi dalam perekonomian daerah, khususnya UMKM. Hal ini juga dapat dilihat
dari komposisi perkreditannya. BPR Adiartha Udiana mampu menunjukkan perkembangan yang positif dan melakukan pengembangan jaringan kantor. (k250)
OPINI
6
Senin Kliwon, 2 Oktober 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Memupuk Sikap Nasionalisme
BERAGAM cobaan mendera negeri ini. Dulu tahun 1965, bangsa ini dicoba dengan peristiwa G-30-S/ PKI. Kini cobaan itu datang silih berganti. Terorisme telah menjadi ancaman serius bangsa ini. Bom Bali I dan Bom Bali II adalah tonggaknya. Setelah itu bom mengguncang di banyak kota di Indonesia. Belum reda soal terorisme, kerusuhan berlatar belakang SARA juga muncul. Kasus Tanjungbalai. Demikian pula banyaknya ujaran kebencian di media sosial juga menjadi ancaman. Sebab, tidak jarang menjadi pemicu kerawanan sosial. Sungguh tindakan yang menyesakkan dada, di tengah gaung menjaga kebinekaan dan menghormati keberagaman. Pertanyaannya, sampai kapan tragedi-tragedi seperti itu berlangsung? Memang tak ada yang bisa menjawab dengan tepat. Bahkan banyak yang fesimis, kekerasan akan hilang dari tanah air Indonesia. Mengapa? Sebab, masih banyak individu yang merasa lebih tinggi dari yang lainnya. Ada juga yang merasa bahwa agamanya lebih baik dari agama lainnya. Sikap dan cara pikir seperti inilah yang akan menghancurkan persatuan dan kesatuan negeri ini. Sikap yang merasa diri ‘’lebih’’ dari warga lain juga akan memporak-porandakan komitmen awal pendiri bangsa untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Menumbuhkan kembali sikap nasionalis merupakan satu-satunya jalan untuk menggapai harapan menjadikan bangsa ini aman dan sentosa. Sebab, sikap nasionalis akan meletakkan kesetiaan tertinggi terhadap bangsa dan tanah airnya. Selain itu nasionalisme mengandung prinsip-prinsip: kebersamaan; persatuan dan kesatuan; dan demokrasi. Selain rasa nasionalisme, yang penting juga untuk melawan terorisme atau perilaku SARA adalah patriotisme. Jiwa kepahlawanan ini tidak hanya diperlukan saat berperang atau musuh dari luar. Ketika ada gangguan yang muncul dari dalam, sikap ini juga sangat dibutuhkan. Salah satunya adalah rela berkorban untuk bangsa dan negara. Apabila keduanya; nasionalisme dan patriotisme digabungkan maka disebut semangat kebangsaan. Semangat kebangsaan ini di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat sekitar dengan cara melalui keteladanan dan pewarisan nilai-nilai budaya Indonesia. Dengan demikian akan tumbuh perasaan satu keturunan, senasib, sejiwa dengan bangsa dan tanah airnya. Bukan sebaliknya, nasionalisme yang menjadi landasan kekerasan. Sebab, hal tersebut akan menimbulkan konflik yang berkepanjangan. Bahkan tidak menutup kemungkinan akan terjadi perpecahan di antara anak bangsa. Tentu hal itu tidak diinginkan. Oleh karenanya dibutuhkan gerakan bersama untuk menata kembali kebersamaan dan menumbuhkan etos ke-Indonesia-an untuk menentukan positioning, bargaining, arah dasar penataan, pengembangan, pembangunan serta kepribadian bangsa. Selain itu empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara; Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945 harus diwujudnyatakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara dapat menjadi panduan yang efektif dan nyata, apabila segenap elemen bangsa dan para penyelenggara negara, baik di pusat maupun di daerah konsisten mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Adapun urgensi pemahaman empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara itu akan mampu menekan konflik yang selama ini terjadi di masyarakat. Sebab, berbagai persoalan kebangsaan dan kenegaraan yang terjadi di Indonesia saat ini disebabkan banyak pihak abai dan lalai dalam pengimplementasian empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara di kehidupan sehari-hari. Empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara ini harus terus disosialisasikan dengan harapan tidak ada lagi yang meributkan dan mempersoalkan keragaman suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Akan tetapi menganggapnya sebagai karunia yang harus disyukuri dan dijaga kesatuan dan persatuannya.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Membangun PLT Gelombang Laut Hampir 30 tahun lalu, sekitar tahun 90-an diperkirakan minyak bumi akan ludes dalam waktu 20 tahun. Maka ahli ramai-ramai mencari alternatif bahan bakar yang bisa diulang dan tenaga alami yang dapat menghasilkan power. Salah satunya yang dilirik kekuatan gelombang laut dan angin. Saya sebagai pekerja teknik ikutikutan mencari ide. Timbulah ide seperti subjek tersebut. Setelah dibicarakan dengan ahli-ahli teknik di Puspitek dan beberapa perguruan tinggi, ide itu boleh juga, hanya saja harus membangun tanki besar untuk menampung air yang akan dikucurkan untuk menggerakkan turbo generator. Gelombang kuat berada di pantai Selatan Jawa dan pantai Selatan Sumatera, tapi sayang di sana sering terjadi gempa dan tangki-tangki besar itu tidak tahan gempa, jadi ide itu tidak realistik. Saya sekarang baru pindah tinggal di Semaja, Selemadeg Barat, Tabanan. Penduduk setempat mengatakan lahan di sini terdiri dari lempengan batu granit, kokoh, kuat dan tidak gampang diguncang gempa, maka banyak bangunan di sini tiangnya hanya numpang saja tanpa dikasih angkur. Dari sini saya teringat kembali ide tersebut, maka saya tawarkan ide tersebut pada Indonesia Power, tapi tidak tahu apa masalahnya hingga kini belum ada respons. Mungkin Bali Post bisa mengenalkan insinyur-insiyur yang bersedia membantu saya menghitung berapa besar alat-alat yang harus dibikin dan membikin blueprint-nya. Jika ada yang bersedia membantu supaya rakyat Indonesia menikmati listrik murah, tolong hubungi saya. Zainal Bachri (Liang) Selemadeg Barat, Tabanan
Indonesia Bukan Negara Pendendam Sekitar satu bulan terakhir, ramai diputar kembali film G-30-S/PKI. Film ini kurang lebih pernah diputar pada zaman Orde Baru. Akan tetapi, entah kenapa akhir-akhir ini kembali diputar dan di sekitar pemutaran itu ada terlihat banyak tentara yang ikut hadir. Mungkin memberikan pengawalan atas pemutaran film tersebut, atau mungkin ada tugas-tugas lain yang memang diberikan kepada satuan tersebut.
Oleh I Nyoman Purnaya ika di masa Orde Baru pemutaran itu dilakukan di gedung bioskop dan banyak diberikan porsi untuk anak-anak sekolah menengah, kali ini pemutarannya di lapangan terbuka alias misbar alias gerimis bubar, melibatkan masyarakat umum, mulai dari bapak-ibu sampai anak-anak. Dilibatkanya bapak/ibu ikut mendampingi anak-anak menonton film ini, karena di dalam adegan film ada kekerasan. Meskipun konon dalam film ini adegan-adegan kekerasan tersebut dihilangkan, akan tetapi khusus dalam konteks kekerasan ini memang harus dipertimbangkan dengan lebih dalam lagi, apakah anak-anak pantas atau tidak untuk menonton film tersebut. Kekerasan tidak hanya dapat dilihat dari kekerasan fisik seperti memukul atau menembak, tetapi juga dari ujaran kata-kata serta gestur tubuh. Memaki, membentak dan mengepalkan tangan merupakan kekerasan juga yang dapat mempenagruhi anak-anak. Mudah-mudahan orangtua sebagai pendamping mampu memberikan nasihat mengenai hal ini. Ada apa dengan kembali munculnya pemutaran film seperti ini lagi? Ketika zaman Orde Baru
J
masih memegang kekuasaan dengan kuat, pemutaran film berlatar tahun 1965 tersebut dipandang dari dua sudut, yakni sosialisasi dari sisi pemerintahan dan politik dari sisi kritikus. Dikatakan sosialisasi, karena dekade delapanpuluhan hanya berjarak 15 sampai 20 tahun dari peristiwa tahun 1965. Jarak ini masih dipandang terlalu pendek, masih kurang dari satu generasi bagi penyebaran ideologiideologi komunis yang dipandang membahayakan pada saat itu oleh rezim Orde Baru. Pengaruh ajaran ideologi atau nilai yang demikian kental diajarkan dan disebar pada sebelum meletusnya peristiwa 1965, masih tertanam dan dipandang mampu memengaruhi masyarakat, terutama generasi muda. Faktor kedua yang memengaruhi Orde Baru memutar film tersebut adalah kondisi politik global. Dekade delapan puluhan, pertempuran antara ideologi komunis (Uni Soviet) dengan kapitalis (Amerika Serikat) masih sangat ketat dan dinilai mampu berpengaruh di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Apalagi pada waktu itu Vietnam yang kemunis mampu mempengaruhi Kamboja dan Vietnam Utara komunis mampu mengalahkan Vietnam Selatan yang didukung oleh Amerika
Serikat. Kondisi ini merupakan faktor eksternal yang paling dekat pengaruhnya pada Indonesia. Hal ketiga yang mempengaruhi adalah soal kebijakan pemerintah yang melepaskan tahanan Pulau Buru pada akhir dekade tujuhpuluhan. Tahanan Pulau Buru adalah mereka-mereka yang dicurigai terkena pengaruh komunis oleh Orde Baru, yang ditahan di pulau tersebut setelah berakhirnya peristiwa 1965. Mereka inilah yang kemudian dibebaskan pada sekitar tahun 1977 untuk selanjutnya diberikan wajib lapor, sebelum kemudian bebas murni. Tiga faktor itulah yang kemudian dipandang sebagai legistimasi bagi Orde Baru untuk membuat dan memutar film tersebut kepada generasi muda agar merekamereka itu mampu memahami sejarah, paling tidak versi Orde Baru. Tujuannya adalah mensosialisasikan bagaimana ancaman dari ideologi itu terhadap negara dan khususnya generasi muda. Kebetulan remaja pada waktu itu masih sering mendapat ceritacerita tentang pengkhianatan G-30-S/PKI tersebut. Film lah kemudian dipilih oleh Orde Baru untuk mensosialisasikan ancaman tersebut kepada generasi muda. Cara mensosialisasikan diri melalui film seperti ini, mir-
ip dengan apa yang dilakukan Amerika Serikat. Ketika Amerika Serikat kalah pada perang Vietnam, cara untuk menarik simpati pemerintah kepada rakyat adalah menciptakan hero Amerika Serikat melalui film. Akan tetapi, bagi para kritisi yang pada dekade delapanpuluhan mendapat tekanan politis, pemutaran film pengkhianatan G-30-S/PKI ini dipandang sebagai upaya politis untuk melegitimasi kekuasaan Orde Baru atas kejadian-kejadian politik tahun 1965 tersebut. Para kritisi mencoba menilai bahwa Orde Baru sudah merasa mulai goyah kekuasaannya karena telah mulai ada kasuskasus korupsi yang menggerogoti pemerintahannya, termasuk juga oleh kerabat-kerabat istana yang banyak merugikan negara. Masyarakat juga mulai kritis dengan proyek pembangunan pada waktu itu, terutama bantuan asing yang didapatkan oleh Indonesia. Inilah kemudian yang membuat rejim tersebut seolah kelabakan, sehingga dengan pemutaran film tersebut akan semakin mampu mendapatkan legistimasi lagi di mata masyarakat. Diharapkan masyarakat percaya kalau memang seperti itulah (seperti yang tergambarkan di film) ancaman yang didapatkan negara. Tujuan akhirnya adalah bahwa masyarakat benar-benar percaya kepada kepemimpinan Orde Baru. Harus juga diingat, bahwa dengan adanya pemutaran film yang antikomunis tersebut, dukungan eksternal kepada Indonesia terutama dari negara-negara Barat dan Jepang tetap dapat dipertahankan. Lantas bagaimana jika pemutaran film seperti itu kembali
Jalan Panjang Menyejahterakan Petani PETANI dan kesejahteraan. Dua kata yang hingga saat ini seolah sulit untuk bersatu. Kondisi terakhir berdasarkan survei sosial ekonomi nasional yang dikeluarkan BPS, hampir separuh penduduk miskin di Indonesia bekerja pada sektor pertanian. Padahal di pundak merekalah harapan untuk mencapai swasembada pangan disematkan. Apalagi ada sebanyak 39,68 juta orang tenaga kerja di Indonesia yang menggantungkan hidupnya pada sektor ini, baik itu sebagai petani maupun buruh tani. Hal ini berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Bulan Februari 2017. Pertumbuhan sektor pertanian sebesar 3,33 persen dalam setahun terakhir, ternyata tak cukup mampu mengangkat kesejahteraan petani. Angka kemiskinan yang tinggi di wilayah perdesaan yang mencapai 17,10 juta orang pada kondisi Maret 2017, menjadi fakta semakin jauhnya petani kita dari kata sejahtera. Kondisi ini menjadikan sektor pertanian semakin tidak menarik bagi generasi muda. Ancaman hilangnya generasi selanjutnya yang menggeluti bidang pertanian pun semakin nyata. Berdasarkan sensus pertanian 2013, telah terjadi penurunan jumlah petani dalam kurun waktu sepuluh tahun sebanyak 16,26 persen. Artinya, telah terjadi pergeseran mata pencaharian dari sektor pertanian kesektor ekonomi lainnya. Anggapan bahwa sektor pertanian kurang menguntungkan, inilah yang semakin menyurutkan keinginan generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian. Selama ini, kesejahteraan petani umumnya diukur dengan indikator Nilai Tukar Petani (NTP). NTP ialah perbandingan indeks perubahan harga barang yang diterima oleh petani dengan indeks perubahan harga yang dibayar oleh petani. Selama ini nilai NTP memang selalu di atas 100, yang mengindikasikan terjadinya surplus pada petani. Akan tetapi, sebenarnya NTP yang setiap bulan dirilis oleh BPS belum cukup menggambarkan kesejahteraan petani.
Oleh Tasmilah Hal ini karena kesejahteraan tidak sekadar membandingkan harga saja, namun lebih menyangkut jumlah pendapatan dan pengeluaran rumah tangga petani. Pendapatan petani berkaitan erat dengan produksi pertanian dan harga jual produk pertanian. Keberhasilan pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pertanian patut kita apresiasi. Akan tetapi, hal tersebut belum cukup untuk meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia. Karena, bisa jadi produksi melimpah akan tetapi harga komoditas menjadi rendah dan bahkan kesulitan untuk menjualnya. Akibatnya, lagi-lagi petani yang dirugikan. Seperti yang terjadi pada petani tebu dan petani garam yang baru-baru ini kesulitan dalam menjual hasil panennya, bahkan dengan harga rendah sekalipun. Ada dua hal yang mutlak dilakukan agar jumlah pendapatan petani menjadi layak, ialah penetapan harga pokok pembelian (HPP) yang menguntungkan petani dan perencanaan jadwal impor. Penetapan HPP mencegah terjualnya komoditas dengan harga rendah sedangkan perencanaan impor yang cermat memungkinkan masuknya produk impor tidak bersamaan dengan masa panen petani. Diharapkan dengan dua kebijakan ini, hasil panen dari petani masih terserap di pasar dengan harga yang menguntungkan petani. Sedangkan dari sisi pengeluaran terdiri dari biaya/ongkos usaha pertanian dan pengeluaran konsumsi rumah tangga. Jika untuk biaya bercocok tanam pemerintah banyak memberikan subsidi, maka untuk pengeluaran konsumsi rumah tangga seperti pangan, sandang, perumahan, pendidikan dan kesehatan juga harus mendapat perhatian. Karena kenaikan harga barang konsumsi rumah tangga ini
berpengaruh paling besar dalam menurunkan kesejahteraan petani. Selain itu, harga barang konsumsi lebih elastis dibanding harga komoditas pertanian. Menurut survei sosial ekonomi nasional, jenis barang konsumsi masyarakat perdesaan tidak jauh berbeda dengan konsumsi masyarakat perkotaan. Sehingga diperlukan pemotongan rantai distribusi yang panjang untuk menekan harga di perdesaan. Selain pembangunan infrastruktur yang masif, juga perlu diperbanyak warung Rumah Pangan Kita (RPK) yang digagas oleh Perum Bulog untuk mendekatkan ke konsumen. Usaha menyejahterakan petani ini membutuhkan waktu yang panjang dan berliku. Hal ini karena sebagian besar petani Indonesia merupakan petani pengguna lahan yang jumlahnya mencapai 98,53 persen atau 25,75 juta rumah tangga tani. Dari jumlah tersebut, 14,25 juta di antaranya merupakan petani gurem dengan lahan yang diolah kurang dari setengah hektar. Skala usaha yang kecil ini memungkinkan petani tidak mampu mencukupi kebutuhan hidupnya meski kegiatan usaha pertanian tersebut menguntungkan. Terlebih lagi ketika petani harus berbagi hasil dengan pemilik lahan/modal. Oleh karena itu, perlu didorong untuk menciptakan usaha informal di perdesaan, guna meningkatkan daya beli petani. Pelatihan keterampilan pada anggota rumah tangga potensial untuk menciptakan nilai tambah dengan memanfaatkan sumber daya lokal. Pendampingan dan pelatihan dalam pemasaran dengan memanfaatkan teknologi digital juga perlu dilakukan. Hal ini berguna untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga tani, disamping dari hasil pengolahan lahan. Pembentukan koperasi bersama untuk menjamin pemenuhan kebutuhan petani bisa menjadi salah satu solusi. Penulis: Statistisi Pada Badan Pusat Statistik
diputar akhir-akhir ini? Dari sisi politik ideologi, pemutaran film ini ada unsur kontroversialnya, karena ideologi komunis sudah tidak populer lagi di Indonesia dan dunia. Sudah dibuktikan bahwa komunis itu telah gagal memberikan kesejahteraan kepada masyarakat dunia secara umum. Indonesia sudah jelas dan gamblang mendukung demokrasi sejak zaman Reformasi. Inilah yang menjadi kontrovesi pemutaran film-film tersebut, sehingga memicu beberapa pertanyaan. Maka, jawaban yang kemudian muncul adalah kemungkinan adanya persaingan antarlembaga di dalam negara Indonesia atau antarkelompok di Indonesia. Karena sebelumnya ada upaya-upaya untuk melakukan rekonsiliasi yang berpusat pada tragedi 1965. Jika itu memang benar adanya, maka Indonesia boleh dikatakan gagal sampai saat ini menghilangkan luka sejarah tahun 1965. Yang membahayakan adalah kegagalan Indonesia untuk menghilangkan luka tersebut. Negara-negara yang pecah belah dari Yugoslavia saja sudah mulai mampu menghilangkan luka sejarah mereka yang terjadi tahun 1990. Tetapi Indonesia sampai sekarang masih belum mampu menghilangkan luka yang terjadi tahun 1965. Hati-hati dengan kondisi ini, karena Indonesia dapat dipandang sebagai bangsa pendendam kepada sesamanya. Bangsa yang mendendam kepada sesamanya tidak akan mungkin dapat maju, apalagi mengejar negara-negara Barat. Hati-hati juga, karena mempersoalkan dendam lama bisa didomplengi oleh ideologi-ideologi baru yang dapat saja radikal sebagai kendaraan keuntungan mereka.
POJOK Kata Presiden Jokowi, jangan beri ruang ideologi PKI. - NKRI harga mati. *** Data desa kawasan rawan bencana masih simpang-siur. - Yang bingung, rakyat. *** Dipulangkan, sejumlah pengungsi mengaku masih takut. - Lebih nyaman di tenda.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
WISATAWAN Sambil berjemur, turis mengabadikan suasana Pantai Double Six Seminyak, Kuta. Sementara di pantai tersebut berlangsung ritual Hindu, Jumat (29/9) lalu.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
SeNIN KLIWON, 2 OKTOBER 2017
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Menyikapi Kondisi Gunung Agung
7
Kodam Siap Kerahkan Pasukan dari NTB dan NTT
Denpasar (Bali Post) -
Bali Post/wan
PAYUNG - Sejumlah payung berwarna-warni untuk wisatawan berderet rapi di tepi Pantai Seminyak. Foto diambil Jumat (29/9) lalu.
FIGUR
Kecelakaan Meningkat
MENINGKATNYA kualitas pengguna jalan bisa terwujud bila terus digelorakan budaya tertib lalu lintas. Selain itu, harus diimbangi dengan kesadaran akan keselamatan, keamanan dan ketertiban dalam berkendaraan di jalan raya. Dengan demikian diharapkan bisa mengurangi angka kecelakaan di jalan raya yang akhir-akhir ini meningkat. “Ini yang harus kita sadari dan lakukan bersama-sama. Bali Post/rah Ada beberapa faktor jadi penyebab, yaitu kualitas pengguna jalan masih jauh dari harapan kita, di mana masih banyak pelanggaran kecepatan maksimal, melanggar marka jalan, pengendara banyak tidak pakai helm, mengemudi zig-zag. Selain itu, membangun ruko atau swalayan yang tidak menyediakan areal parkir menambah semrautnya kondisi lalu lintas saat ini,” tegas Kasubdit Dikyasa Direktorat Lantas Polda Bali AKBP Drs. I Nyoman Sukasena saat jadi narasumber seminar ‘’Budaya Tertib Lalu Lintas’’ di aula Kampus Undiknas, Denpasar, Sabtu (30/9) lalu. Direktorat Lantas Polda Bali beserta jajaran, kata Sukasena, telah melakukan upaya preemtif, preventif dan represif. Upaya tersebut hasilnya bisa optimal apabila semua elemen masyarakat turut andil menyukseskannya, termasuk mahasiswa. Mahasiswa sebagai unsur masyarakat intelektual bisa mengambil bagian, agar problem lantas bisa teratasi. “Tips-tips bagi pengendara atau pengemudi perlu dipedomani, di antaranya berdoa sebelum dan sesudah bepergian, badan keadaan sehat, periksa kendaraan seperti sepion, lampu dan tekanan angin ban, periksa surat-surat kendaraan dan patuhi aturan lalu lintas,” ujar mantan Kasat Resnarkoba Poltabes (sekarang Polresta) Denpasar ini. (rah)
Kodam IX/Udayana telah melakukan berbagai upaya menyikapi status awas Gunung Agung. Selain menyiagakan sepertiga kekuatan guna mendukung kegiatan dalam penanggulangan bencana, Kodam siap mengerahkan pasukan di NTB dan NTT. Bahkan prajurit dari pusat akan diminta bantuan kalau memang situasinya membutuhkan. Hal itu disampaikan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin S., Sabtu (30/9) lalu. “Di lapangan personel kami melaksanakan patroli, mengamankan barang-barang maupun hewan piaraan pengungsi agar tetap aman, memberikan sosialisasi, bantuan kesehatan, termasuk juga penyipan tenda-tenda lapangan dan dapur umum,” ujar Pangdam usai menggelar acara doa bersama di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur dengan tema “Doa Bersama Lintas Agama TNI Bersama
Komponen Masyarakat untuk Keselamatan Bencana Gunung Agung”. Kodam melakukan berbagai cara untuk meminimalisasi dampak buruk jika Gunung Agung meletus. Acara doa bersama tersebut diikuti ribuan peserta dari unsur TNI, Polri, Pemda, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas, organisasi kepemudaan dan pelajar serta masyarakat yang datang dari seluruh kabuparten/kota di Bali. Acara
tersebut dipandu pemuka masing-masing agama, tujuannya agar Bali terhindar dari marabahaya, khususnya dari bencana Gunung Agung. Pangdam menyampaikan acara tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap eksistensi berbangsa dan bernegara. Selain itu, guna menciptakan kerukunan antarumat beragama di Bali, sehingga masyarakat semakin damai dan sejahtera. Paling utama
Bali Post/ist
DOA BERSAMA - Kodam IX/Udayana menggelar doa bersama menyikapi kondisi Gunung Agung. adalah mendoakan Pulau Bali beserta seluruh isinya agar tetap memperoleh keda-
maian, ketenteraman dan keselamatan dari bencana alam Gunung Agung.(kmb36)
Dosen ISI Pemenang Hibah Pamerkan Karya Denpasar (Bali Post)Sebanyak 15 dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar yang memenangkan hibah
penciptaan karya seni 2017, menggelar dan memamerkan hasil karyanya di Gedung Kriya Hasta Mandala dan Gedung
Bali Post/kmb23
SENI - Rektor Arya Sugiartha saat melihat pameran hasil hibah penciptaan seni tahun 2017.
Candra Metu, kampus setempat, Jumat (29/9) lalu. Semua dosen tersebut adalah I Wayan Sujana, S.Sn., M.Sn., Drs. I Made Bendi Yudha, M.Sn., I Made Jodog, MFA., Dr. Drs. I Wayan Mudra, M.Sn., Anis Raharjo, S.Sn., M.Sn., Drs. I Made Radiawan, M.Erg., Dr. Drs. I Dewa Made Darmawan, M.Si., Dr. Ni Wayan Ardini, S.Sn., M.Si., Tjokorda Istri Putra Padmini, S.ST., M.Sn., I Nyoman Windha, S.SKar., M.A., I Wayan Budiarsa, S.Sn., M.Si., I Ketut Partha, S.SKar., M.Si., Ni Komang Sekar Marhaeni, S.SP., M.Si., I Nyoman Kariasa, S.Sn., M.Sn. dan Dr. Ni Ketut Yulianti, S.S., M.Hum. Mereka berasal dari Fakultas Seni Rupa dan Desain sebanyak tujuh orang, serta delapan orang dari Fakultas Seni Pertunjukan.
Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha mengatakan kampus seni tidak cukup dengan penelitian saja, namun harus pula dibarengi dengan karya-karya nyata yang dihasilkan oleh para dosen. “Ini sebagai penyemangat. Meskipun sebenarnya mereka sudah berkarya di mana-mana, tetapi secara lembaga kita perlu berikan kesempatan juga,” kata Prof. Arya. Dikatakan, hibah penciptaan ini untuk mengimbangi hibah penelitian dari Kemenristek Dikti. Bahkan kegiatan ini dirancang setiap tahun. “Karena tidak ada hibah penciptaan, jadi kita lakukan ini seca swadaya yang dibayar lewat dana PNBP. Dananya kita sesuaikan dengan kemampuan. Saat ini kita baru bisa beri Rp 20 juta per orang,”
ungkapnya. Dilihat dari tema kegiatan pameran dan pagelaran, pemberian hibah penciptaan karya seni ISI Denpasar tahun 2017 merupakan karya yang terpilih dan berkualitas. Para dosen pemenang ini tentunya sudah diseleksi secara objektif dan ketat. Sementara salah satu pemenang hibah penciptaan, I Made Bendi Yudha menyampaikan adanya hibah penciptaan seni bagi dosen ini memberikan gairah besar kepada kalangan dosen. Dalam hal penciptaan, dosen dapat kesempatan mengembangkan kreativitas, serta kolaborasi dengan teman-teman, sehingga karya-karya yang diciptakan selalu berkembang. Selain itu, mahasiswa juga bisa melihat karya-karya dosen. (kmb23)
BANGLI
8 Mengidap Penyakit Paru Kronis
Dua Pengungsi Meninggal di RSU Bangli
Bangli (Bali Post) Dua pengungsi Gunung Agung meninggal dunia di RSU Bangli. Kedua pengungsi yang masing-masing bernama Wayan Sadra (57) asal Banjar Keladian Desa Pempatan, Rendang dan Gusti Ayu Made Dudun (78) Banjar Palak, Desa Besakih, Karangasem itu meninggal dunia akibat menderita penyakit paru kronis. Wakil Direktur Pelayanan RSU Bangli Ketut Darmaja, Minggu (1/10) kemarin, menjelaskan Wayan Sadra yang tercatat mengungsi di pos pengungsian Banjar Pande, Kelurahan Cempaga, Bangli masuk ke UGD RSU Bangli pada Kamis (28/9) sekitar pukul 19.25 Wita. Dia masuk ke UGD dengan keluhan gangguan pernapasan. Setelah mendapatkan penanganan di UGD, pasien tersebut kemudian dirawat di ruang perawatan ICU. Pada hari kedua, yakni Sabtu (30/9), kondisi kesadaran Sadra semakin menurun hingga akhirnya meninggal dunia. ‘’Sekitar pukul 04.30 Wita, pasien yang bersangkutan meninggal dunia,’’ terangnya. Setelah sempat disemayamkan di ruang jenazah RSU Bangli, jenazah Sadra pukul 10.10 Wita kemarin dipulangkan menggunakan kendaraan jenazah RSU Bangli ke desa asalnya di Banjar Keladian Desa Pempatan, Karangasem. Sementara Gusti Ayu Made Dudun (78) asal Banjar Palak, Desa Besakih, Karangasem, masuk ke UGD RSU Bangli pada Kamis (28/9) sore. Dikatakan Darmaja, sama seperti Wayan Sadra, Dudun yang tercatat mengungsi di Nongan, Karangasem masuk UGD karena keluhan sesak berat. Sempat mendapat penanganan di UGD, beberapa jam kemudian pasien tersebut meninggal dunia. Oleh pihak RSU, jenazah Gusti Ayu Made Dudun dipulangkan menggunakan ambulans pada Jumat (29/9). Mengenai biaya perawatan kedua pasien tersebut, Darmaja mengatakan semuanya telah dijamin pemerintah. Mengingat keduanya berasal dari 27 desa yang warganya wajib diungsikan. (kmb40)
Cekcok Gara-gara HP, Pemuda Gantung Diri Bangli (Bali Post) Hanya gara-gara dilarang memperbaiki HP, seorang pemuda asal Banjar Taksu Desa Batur Selatan, Kintamani nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Made Sugiarta alias Giarta (25) yang kesehariannya bekerja sebagai pemandu wisata itu ditemukan tewas gantung diri di pohon nangka di ladang milik warga yang lokasinya tak jauh dari Pura Tampurhyang. Informasi yang dihimpun Minggu (1/10) kemarin menyebutkan sepekan sebelum ditemukan tewas, korban sempat bertemu dengan kakak perempuannya, Ni Wayan Ariastini (26). Saat itu, kakaknya yang kesehariannya tinggal di Celukan Bawang, Singaraja itu sempat memberikan korban sebuah HP. Kemudian pada Sabtu (30/9), korban menelepon Ariastini dan memberitahukan bahwa HP itu sudah rusak dan akan diperbaiki. Namun, korban dilarang hingga terjadi salah paham dan cekcok. Korban yang ketika itu kesal, lantas memutus pembicaraan di telepon. Namun, 20 menit kemudian, korban kembali menghubungi Ariastini dan menyampaikan niatnya untuk bunuh diri. Ariastini yang menerima ancaman korban tersebut langsung menghubungi keluarganya yang tinggal di Toya Bungkah, Desa Batur untuk mengecek kondisi korban. Sekitar pukul 18.30 Wita, saksi I Komang Budiasa (28) menemukan korban sudah dalam kondisi tewas tergantung di pohon nangka dengan seutas tali rapia. Saksi yang terkejut dengan penemuan itu langsung menghubungi teman-temannya untuk membantu menurunkan tubuh korban dari pohon nangka. Kanit Reskrim Polsek Kintamani AKP Dewa Gde Oka seizin Kapolsek Kompol Putu Gunawan mengatakan, setelah mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Dibantu petugas kesehatan Puskesmas IV Kintamani, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban. ‘’Dari hasil olah TKP, identifikasi, pemeriksaan medis dan keterangan para saksi, disimpulkan bahwa korban meninggal dunia murni akibat bunuh diri dengan cara gantung diri karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,’’ terangnya. Sementara mengenai motif korban nekat bunuh diri, AKP Dewa Oka menduga karena kecewa atau sakit hati setelah sempat terlibat cekcok dengan kakak kandungnya. ‘’Pihak keluarga menerima kematian korban sebagai musibah dan meyakini bahwa korban meninggal akibat bunuh diri. Pihak keluarga juga menolak dilakukan otopsi mayat,’’ imbuhnya. (kmb40)
Bali Post/ina
MAJEJAITAN - Para pengungsi melakukan beragam aktivitas untuk mengisi waktu selama berada di posko pengungsian. Seperti di gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kayuamba, kaum perempuan majejaitan, membuat berbagai macam perlengkapan upacara keagamaan khususnya yang akan digunakan saat Galungan. Jejaitan yang mereka hasilkan selanjutnya dijual ke pegawai SKB dan warga sekitar.
Telepon Penting Bangli RSU Bangli
: 0366-91521/91002
Polsek Bangli
: 0366-91062
Polsek Susut
: 0366-51004
Polsek Tembuku
: 0366-5595484
Polsek Kintamani
: 0366- 51122
Damkar
: 0366-92869
PDAM
: 0366-91094
PLN
: 0366-91268
Telkom
: 0366-91108
BPBD
: 0366-91448
Kodim
: 0366-91024
Kantor Bupati
: 0366-91032
Senin Kliwon, 2 Oktober 2017
Truk Galian C Padati Jalur Culali Ganggu Kenyamanan Warga, Pemkab Diminta Segera Bertindak Bangli (Bali Post) -
Kemacetan panjang terus terjadi selama beberapa hari belakangan di jalur Culali, Desa Batur, Kintamani. Hal ini sebagai imbas meningkatnya jumlah truk galian C ke lokasi galian C di wilayah Desa Songan. Kemacetan di jalur tersebut sangat mengganggu aktivitas warga setempat. Warga berharap instansi terkait segera turun tangan mengatasi kondisi itu.
Bali Post/ist
MACET - Truk pengangkut material galian C berjejer di sepanjang jalur Kintamani.
Warga di Toya Mampeh, Batur, Wayan Badan, Minggu (1/10) kemarin, mengungkapkan kemacetan panjang di jalur Culali sudah terjadi sejak hampir sepekan tepatnya sejak aktivitas galian C di Karangasem ditutup akibat meningkatnya status awas Gunung Agung. ‘’Macetnya bisa sampai 3 km. Per harinya ada ribuan truk yang berlalu-lalang di sana,’’ ungkapnya. Badan mengatakan, kemacetan panjang sangat mengganggu aktivitas warga. Warga yang tinggal di sekitar Toya Mampeh termasuk dirinya terpaksa melalui jalur Penelokan untuk menuju Pasar Kintamani. ‘’Anak-anak juga jadinya tidak bisa sekolah karena macet,’’ terangnya. Untuk mengatasi kemacetan di jalur itu, Badan mengaku sudah sempat menghubungi pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Bangli. Hanya laporan yang disampaikannya itu tidak mendapat tindak lanjut. ‘’Saya harapkan petugas tidak hanya melakukan pengaturan lalu lintas di depan Pasar
Kintamani yang notabene jalurnya aman-aman saja. Tapi saya harapkan juga bisa melakukan pengaturan di jalur Culali,’’ ujarnya sembari berharap kondisi jalan di jalur Culali yang selama ini rusak parah dan berdebu bisa segera diperbaiki. Selain Badan, warga lainnya, Wayan Karta, juga mengungkapkan hal yang sama. Karta menuturkan, kemacetan panjang akibat banyaknya aktivitas truk galian C benar-benar sangat mengganggu kenyamanan warga. ‘’Masyarakat sekarang susah ngapa-ngapain. Mau sekolah susah, mau sembahyang juga jadi terhambat karena jalannya macet seperti ular,’’ jelasnya. Karta mengaku sudah sempat menghubungi pihak yang berwenang agar persoalan ini segera ditindaklanjuti. Hanya saja, tidak mendapatkan tanggapan. ‘’Kami bukan menentang mereka yang berprofesi di galian C. Tapi kami selaku masyarakat merasa keberatan dengan kemacetan di jalur Culali,’’ imbuhnya. (kmb40)
Bupati Made Gianyar Ingatkan Perajin Pentingnya Berinovasi BUPATI Bangli I Made Gianyar, S.H., M.Hum., M.Kn. didampingi Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bangli Ny. Erik Gianyar mengunjungi Pameran Kerajinan Kriyanusa 2017 yang diselenggarakan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (28/9). Dalam kunjungannya tersebut, Bupati Made Gianyar mengingatkan perajin tentang pentingnya berinovasi dan meningkatkan standar kualitas untuk menjaga eksistensi produk kerajinan di pasaran. Dalam kunjungannya tersebut, Bupati Made Gianyar yang juga didampingi Kabag Ekonomi Setda Bangli Ni Ketut Wardani dan Kabag Protokol Setda Bangli Cok Bagus Gede Gaya Dirga mengatakan, Kabupaten Bangli memiliki potensi yang luar biasa di bidang kerajinan. Hampir semua jenis kerajinan bisa ditemukan di Bangli, mulai dari kerajinan anyaman bambu, perak, ukiran dan patung. Tak hanya itu, saat ini Bangli memiliki kerajinan tenun ikat endek prada tulis yang cukup banyak diminati
dan diburu masyarakat. Tenun endek prada tulis ini juga menjadi salah satu ikon produk kerajinan khas Bangli yang saat ini sudah didaftarkan hak ciptanya. ‘’Meningat endek prada tulis ini cukup unik, kita sudah upayakan agar hak paten dari produk ini segera didapatkan sehingga hak atas kekayaan intelektual perajin bisa terjamin,’’ jelasnya. Pada kesempatan itu, Bupati Made Gianyar juga menyampaikan keinginannya untuk menjadikan endek prada tulis ini sebagai endek resmi yang digunakan untuk pakaian kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bangli. Hanya saja motifnya nanti biasa disesuaikan apakah menggunakan motif buah jeruk, ikan mujair, anjing Kintamani ataupun motif lainnya yang mencirikan Bangli. ‘’Untuk eksis tentu kualitas dan inovasi sangatlah penting. Untuk itu kita minta perajin di Bangli selalu menjaga dan meningkatkan kualitas serta terus berinovasi namun tidak meninggalkan ciri khas Bangli,’’ harapnya. Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Bangli Ny. Erik Gianyar menyampaikan, Dekranas-
da Bangli memiliki tugas utama, yakni mendorong dan memfasilitasi para perajin agar terus bisa eksis. Oleh karenanya, pelatihan kepada para perajin dan promosi produk hasil kerajian terus dilakukan, salah satunya dengan memfasilitasi perajin di Bangli untuk mengikuti pameran kerajinan Kriyanusa ini serta event-event bergengsi lain seperti Inacraft yang rutin dilaksanakan setiap tahun. ‘’Kita melihat selama ini selain modal, promosi merupakan masalah utama yang sering dihadapi para perajin. Melalui pameran ini, kita ingin produk kerajinan Bangli bisa dikenal secara nasional,’’ jelas Erik Gianyar. Lebih lanjut dia menegaskan, saat ini Bangli punya produk unggulan baru, yakni tenun ikat endek prada tulis. Bahkan menurutnya, kain ini sempat dipesan langsung oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Ibu Wapres Mufidah Jusuf Kalla. Bahkan pada pembukaan pameran Kriyanusa, endek tulis prada juga ditampilkan pada acara fashion show. ‘’Ini tentu sangat membanggakan bagi kita. Mudah-mudahan ini bisa menjadi motivasi bagi perajin untuk bisa terus berinovasi,
PAMERAN - Bupati Bangli I Made Gianyar didampingi Ketua Dekranasda Bangli Ny. Erik Gianyar mengunjungi Pameran Kerajinan Kriyanusa 2017 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (28/9). karena endek prada tulis ini juga merupakan inovasi perajin,’’ jelasnya. Dia berharap, dengan munculnya inovasi endek prada ini, kerajinan endek di Bangli kembali mengeliat. Apalagi, endek prada memiliki harga jual yang cukup menjanjikan di pasaran. Selain itu, memiliki keunggulan karena tidak mudah luntur. Bahkan dengan pemakaian normal, endek jenis ini bisa tahan sampai lima tahun. Disampaikan juga, saat
ini Dekranasda Bangli juga sedang mendorong perajin untuk membuat suvenir dari batu lahar yang ada di kawasan Gunung Batur. Sasaran dari program ini adalah masyarakat Bangli yang memiliki minat, ketrampilan dan serius menekuni kerajinan ini. ‘’Bagi masyarakat yang berminat, kita rencanakan pelatihan kerajinan batu lahar ini akan diadakan pada bulan Oktober 2017 mendatang,’’ kata Erik Gianyar. (ad028)
Kembangkan Kreativitas dan Jiwa Entrepreneur Siswa
SMKN 1 Kintamani Dirikan Unit Produksi Bangli (Bali Post) Setelah menunggu 12 tahun, SMKN 1 Kintamani kini memiliki Unit Produksi (UP) sebagai wadah bagi guru dan peserta didik SMKN 1 Kintamani untuk melatih jiwa entrepreneur dan kompetensinya dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi sesuai bidang keahlian. UP SMKN 1 Kintamani diresmikan Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Kabupaten Bangli I Wayan Andra Septawan, S.SKar., M.Si. di sekolah setempat, Sabtu (30/9). Peresmian UP SMKN 1 Kintamani dihadiri Ketua MKPS dan pengawas Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Bangli, seluruh perbekel di Kintamani Barat, Kepala SD, SMP, SMK di Kecamatan Kintamani, serta unsur Komite SMKN 1 Kintamani. Acara berlangsung cukup meriah dengan suguhan pementasan monolog karya pujangga besar Putu Wijaya yang dibawakan oleh guru dan peserta didik SMKN 1 Kintamani hasil garapan Guru Bahasa Indonesia SMKN 1 Kintamani I Wayan Sandika Adi, S.Pd. Kepala SMKN 1 Kintamani I Wayan Suparta, S.Pd., M.Pd. dalam sambutannya mengatakan, tamatan SMK wajib memiliki kompetensi dan jiwa entrepreneur sebagai bekal menghadapi tantangan dan persaingan bebas. Beroperasinya UP SMKN 1 Kintamani diharapkan dapat menjadi wadah bagi guru dan peserta didik SMKN 1 Kintamani untuk melatih jiwa entrepreneur dan kompetensinya dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi sesuai dengan bidang keahliannya. Dalam kesempatan itu, Suparta juga mempromosikan salah satu layanan yang dibuka UP SMKN 1 Kintamani berupa paket layanan upacara adat
dan keagamaan. Dengan melibatkan peserta didik pada tiga paket keahlian, dia mencontohkan layanan untuk upacara pernikahan. Di mana kebutuhan akan berbagai jenis jajanan lokal dan modern siap dilayani UP Bidang Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian, daging segar dan olahannya oleh UP Bidang Ternak, serta UP Bidang Multi Media siap dengan layanan jasa dokumentasi berupa foto dan video. Suparta pun berharap masukan dan dukungan semua pihak untuk kemajuan UP SMKN 1 Kintamani. Sementara itu, Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Kabupaten Bangli I Wayan Andra Septawan mengapresiasi berdirinya UP SMKN 1 Kintamani. Andra berharap UP ini khususnya bidang pen-
golahan hasil pertanian bisa menjadi penyedia kebutuhan akan makanan dan minuman bagi instansi dan sekolah di Kabupaten Bangli bahkan Provinsi Bali. Dia pun berharap apa yang dilakukan SMKN 1 Kintamani hari ini bisa diikuti sekolah lain utamanya SMK yang belum memiliki unit produksi. Dalam kesempatan tersebut, Andra didampingi Ketua MKPS Disdik Provinsi Bali di Bangli dan seluruh undangan melakukan kunjungan ke dapur produksi UP SMKN 1 Kintamani untuk melihat aktivitas produksi oleh peserta didik SMKN 1 Kintamani. Kegiatan berakhir dengan melihat pameran hasil produksi UP SMKN 1 Kintamani yang menyajikan produk hasil UP yang berupa pupuk kompos, produk minu-
Bali Post/ina
PRODUK UP - Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Kabupaten Bangli I Wayan Andra Septawan, S.SKar, M.Si. bersama rombongan saat mengunjungi pameran produk UP SMKN 1 Kintamani. man seperti susu kedelai dan jamu kunyit asem serta produk olahan kue dan daging yang berupa roselles, donat, dodol
jeruk, dodol terung belanda, ayam presto, brownis, ayam betutu, dan ayam panggang. (kmb40/k200)
9 GIANYAR ’’Indonesia’s Attractiveness Award’’ Wabup Mahayastra Serahkan Gianyar Raih Penghargaan Kabupaten Potensial Bantuan Truk Sampah di Batubulan Kangin Senin Kliwon, 2 Oktober 2017
PENGHARGAAN - Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata saat menerima penghargaan sebagai Kabupaten Potensial dalam ajang Indonesia’s Attractiveness Award 2017 yang digelar di Hotel The Westin, Jakarta, Jumat (29/9) malam. KABUPATEN Gianyar meraih penghargaan sebagai Kabupaten Potensial dalam ajang Indonesia’s Attractiveness Award (IAA) 2017 yang digelar di Hotel The Westin, Jakarta, Jumat (29/9) malam. Penghargaan diterima langsung oleh Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata. IAA merupakan ajang penghargaan untuk pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi terbaik yang diselenggarakan oleh PT Tempo Inti Media Tbk. bekerja sama dengan Frontier Consulting Group. Penerima penghargaan ditentukan melalui pemeringkatan Indonesia Attractiveness Index (IAI) dengan titik berat pada bagaimana pemerintah menjaga daya tarik dan distribusi pembangunan ekonominya. Untuk menghasilkan pemeringkatan IAI, digunakan metodologi penelitian kuantitatif. Tim peneliti menyisir data sekunder dan primer dari 508 kabupaten/kota. Penilaian IAI dilakukan terhadap kabupaten/kota yang lolos nominasi. Penentuan nominasi dilakukan dengan tiga indikator yaitu pertama, kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (P DR B ) t erha d a p PDR B provinsi di atas 20 persen atau PDRB di atas rata-rata PDRB koridor. Indikator kedua yaitu pertumbuhan PDRB lebih besar dari ratarata pertumbuhan per koridor atau PDRB per kapita lebih besar dari rata-rata PDRB per kapita koridor. Indikator ketiga yaitu kabupaten/kota yang tidak lolos indikator pertama dan kedua tetapi mendapatkan penghargaan
IAA pada tahun 2016 lalu. Dari ketiga kriteria tersebut, terdapat 136 kabupaten/ kota yang lolos menjadi nominator. Provinsi yang lolos nominasi sebanyak 32 provinsi yaitu provinsi dari kabupaten/ kota yang menjadi nominasi IAI level kabupaten/kota. Pengukuran IAI 2017 menggunakan empat dimensi yaitu investasi, infrastruktur, pariwisata, dan pelayanan publik. Berdasarkan indikator dan dimensi tersebut, setelah melakukan survei, pengolahan data, dan verifikasi selama setahun, Kabupaten Gianyar dinilai sebagai Kabupaten Potensial berkriteria gold dengan indeks potensial total 66,97. Kabupaten/Kota Potensial yaitu kabupaten/ kota dengan indeks potensial sama atau melebihi rata-rata. Penilaian ini berarti Kabupaten Gianyar memiliki potensi yang menarik investor untuk menanamkan investasinya. Banyaknya investor yang menanamkan investasinya ke berbagai sektor berimplikasi pada terciptanya lapangan pekerjaan, peningkatan pendapatan daerah dan sekaligus menaikkan tingkat konsumsi masyarakat. Untuk menarik investor yang berarti menunjang pertumbuhan ekonomi, diperlukan infrastruktur seperti jalan, listrik dan komunikasi sehingga memudahkan proses distribusi dan akses terhadap suatu pelayanan. Direktur utama PT Tempo Inti Media Toriq Hadad menjelaskan, IAA 2017 merupakan penyelenggaraan yang ketiga kalinya yang bertujuan memberikan gambaran daya tarik di setiap kabupaten/
kota dan provinsi. Diharapkan kegiatan ini memberikan inspirasi bagi daerah dalam menyusun strategi secara lebih terarah dan jelas di masa depan serta terwujudnya peningkatan pembangunan daerah. ‘’Ini akan menjadi acuan informasi bagi para investor terhadap kesempatan bisnis di daerah-daerah yang potensial di Indonesia,’’ ujarnya. Pada kesempatan yang sama, CEO Frontier Consulting Handi Irawan mengatakan, selama tiga tahun digunakan metode yang sama, komponen dan parameter yang sama dalam melakukan penilaian. ‘’Dengan cara seperti ini kita bisa melihat dari tahun ke tahun apakah indeks di suatu daerah mengalami kenaikan atau penurunan,’’ jelasnya. Sementara itu, Bupati Agung Bharata usai menerima penghargaan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas diraihnya penilaian positif dari lembaga independen seperti PT Tempo dan Frontier. ‘’Penilaian ini bukan dari kita sendiri, tapi dari publik, dari masyarakat, tentang bagaimana pelayanan yang kita berikan, bagaimana infrastruktur kita, bagaimana iklim investasi, yang semua itu akan menunjang pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan,’’ tegas Bupati Agung Bharata. (ad029)
WARGA Desa Batubulan Kangin antusias dengan rampungnya pengerjaan jalan di wilayah desanya. Dengan telah selesainya pengerjaan jalan di wilayah setempat, akan memudahkan warga dalam melakukan kegiatan. Tak hanya itu, kegembiraan warga bertambah dengan adanya bantuan dari Pemkab Gianyar melalui Dinas Lingkungan Hidup berupa satu unit truk sampah. Pembukaan jalan serta bantuan satu unit truk sampah diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Gianyar I Made Mahayastra di depan Kantor Desa Batubulan Kangin, Sabtu (30/9) lalu. Wabup Mahayastra mengatakan, selama ini banyak sampah yang dibuang di ujung-ujung gang di wilayah Batubulan Kangin. Bahkan hal ini banyak pula diunggah di media sosial. Untuk itu, Pemkab Gianyar mengambil inisiatif untuk memberikan bantuan truk sampah kepada Desa Batubulan Kangin guna memaksimalkan penangangan sampah di wilayah tersebut. Tambahan armada satu unit truk sampah ini diharapkan dapat dikelola dengan baik dalam hal penanganan sampah sehingga sampah tidak sampai menumpuk dan menimbulkan
kesan kumuh. ‘’Sebelumnya memang ada satu unit truk sampah swadaya masyarakat. Namun, saya rasa dengan wilayah yang cukup luas, satu itu kurang maksimal. Jadi, kami bantu satu unit truk sampah,’’ terang Mahayastra. Mahayastra menambahkan, sebelum dihibahkan ke desa, akan diuji dulu selama dua tahun pengelolaan truk sampah ini baik dari segi perawatan maupun biaya operasionalnya termasuk gaji sopir. Jika dalam kurun waktu dua tahun pengujian tersebut dan terbukti mampu mengelola, selanjutnya truk sampah tersebut akan dihibahkan ke Desa Batubulan Kangin. Kepala Desa Batubulan Kangin I Wayan Swarjaya, S.E. sangat mengapresiasi perhatian yang diberikan Pemkab Gianyar. Pengaspalan terhadap 4,5 km ruas jalan desa yang ada di wilayah Batubulan Kangin dapat memudahkan warga dalam beraktivitas. Terlebih, di wilayah Batubulan Kangin terdapat beberapa sekolah sehingga mobilisasi warga sangat padat untuk antar jemput anak. Bantuan satu unit truk sampah yang diberikan Pemkab Gianyar juga akan lebih membantu dalam penanganan masalah
TRUK SAMPAH - Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra saat menyerahkan bantuan satu unit truk sampah kepada Desa Batubulan Kangin. sampah di Desa Batubulan Kangin. Diakuinya, volume sampah di Desa Batubulan Kangin terus mengalami peningkatan. Hal ini tak terlepas dari adanya penduduk pendatang di Desa Batubulan Kangin. Sementara, penanganan sampah yang selama ini hanya mengandalkan satu unit truk sampah dari swadaya warga dirasa kurang maksimal. ‘’Dengan adanya bantuan ini, kami rasa akan bisa meminimalisir permasalahan sampah di desa kami. Seti-
daknya, tidak ada lagi penumpukan sampah,’’ terang Swarjaya. Swarjaya menjelaskan, selama ini untuk menunjang operasional pengelolaan sampah, setiap bulannya tiap Kepala Keluarga (KK) di Desa Batubulan Kangin yang berjumlah kurang lebih 1.500 KK diwajibkan membayar iuran sebesar Rp 5.000. Iuran inilah nantinya dikelola untuk biaya operasional truk sampah, mulai dari biaya perawatan armada hingga pengangkutan sampah. (ad024)
JUAL RUMAH Jl. Bongan Jawa-Pejaten Bongan Jawa Kangin- Tabanan
Type 36/70 Finishing
Fas. : SHM, Lokasi Strategis Jalan Paving, Listrik 1300 Watt, Sumur Bor, 2 Kamar Tidur, 1 Km/WC, R.Tamu, Dapur, Carport.
Hub:
087 861 608 999 085 100 873 530 081 338 291 818 L.0000186-bls
KLUNGKUNG
10 SOSOK
Senin Kliwon, 2 Oktober 2017
Verifikasi Angkutan PROGRAM angkutan siswa di Kecamatan Klungkung dipastikan terealisasi bulan ini. Guna mendukung program tersebut, angkutan desa yang akan dipergunakan untuk sistem transportasi itu, kini tengah diverifikasi. Jumlahnya mencapai 83 unit. ‘’Prosesnya masih berjalan. Sekarang masih verifikasi kendaraan,’’ ujar Kepala Dinas Perhubungan Klungkung I Nyoman Sucitra, Minggu (1/10) kemarin. Secara umum, katanya, kondisi angkutan masih cukup baik dan masih memenuhi standar untuk layak jalan. Meski demikian, verifikasi tetap dipandang penting untuk dilakukan sebagai Bali Post/sos bahan evaluasi. ‘’Rata-rata kendaraan masih bagus. Masih layak jalan,’’ katanya. Program angkutan gratis ini akan melayani siswa SMPN 1 Semarapura, SMPN 2 Semarapura, SMPN 3 Semarapura dan SMP PGRI Klungkung. Tujuannya, untuk meminimalisasi kekroditan lalu lintas maupun kecelakaan. Pemkab Klungkung pun telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 1,2 miliar untuk subsidi. ‘’Angkutan ini akan memiliki rute. Menyesuaikan dengan lokasi sekolah. Realisasinya bulan ini,’’ ucap mantan Kepala Satpol PP Klungkung ini. (sos)
Dihantui Kesulitan Material
Proyek Pasar Semarapura Dikhawatirkan Tak Tuntas Tepat Waktu Semarapura (Bali Post) Pengerjaan proyek pembangunan Pasar Semarapura dikhawatirkan tak tuntas sesuai target. Hal tersebut dikarenakan terjadinya kesulitan material menyusul situasi Gunung Agung tak kondusif. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung I Wayan Ardiasa menyampaikan hal itu, Minggu (1/10) kemarin. Birokrat asal Jembrana ini menyebutkan sesuai kontrak, pembangunan pasar tersebut mulai 7 Agustus dan harus tuntas paling lambat 120 hari atau 7 Desember. Namun, sejak minggu ketiga pada September, pengerjaannya terkendala sulitnya mendapatkan material seperti pasir dan batu. “Sejak situasi Gunung Agung seperti ini, pembangunan terganggu. Untuk hari ini (kemarin - red) sudah ada pasokan pasir. Itu dapat dari Benoa (wilayah Denpasar - red). Tapi tidak tahu besok. Saya dengar galian di Karangasem akan ditutup total,” ujarnya. Sesuai hasil pantauannya, pengerjaan proyek bernilai Rp 5,5 miliar lebih itu baru memasuki tahap pemasangan besi cor. Beberapa waktu lalu, pelaksana sempat mengajukan usulan untuk amandemen kontrak supaya pembayaran bisa sesuai dengan tingkat pengerjaan. Akan tetapi, hal ini tidak langsung disetujui. Melainkan harus dikaji dan mendapat persetujuan dari bupati. “Memang ada beberapa ketentuan pada kontrak yang bisa disesuaikan dengan situasi. Tetapi itu tetap perlu kajian,” jelasnya. Anggaran pembangunan pasar yang nantinya diperuntukkan pada pedagang kuliber dan hasil bumi ini bersumber dari tugas pembantuan (TP) pemerintah pusat. Jika itu tak tuntas tahun ini, maka untuk pengerjaan pada tahun selanjutnya akan sulit mendapatkan anggaran serupa. “Dana ini harus dipakai sampai pembangunan tuntas tahun ini,” sebutnya. Atas dasar itu, Ardiasi tetap mendorong pelaksana proyek untuk bisa mengupayakan ketersediaan material. “Kami berharap ini bisa tuntas,” imbuhnya. Sebelumnya, kesulitan mendapatkan material disampaikan pelaksana proyek Nengah Sudiartana. Jika pun ada, harganya melambung tajam. Pasir yang sebelumnya hanya kisaran Rp 1 juta per truk menjadi Rp 2,5 juta. Demikian juga dengan batu dari Rp 1,8 juta menjadi kisaran Rp 3 juta. (kmb45)
Bali Post/sos
PROYEK - Pembangunan Pasar Semarapura tengah berlangsung. Kesulitan material dikhawatirkan menyebabkan proyek ini tak tuntas tepat waktu.
Gasak Mesin Pompa, Tiga Warga Anjingan Diringkus Semarapura (Bali Post) Tiga warga Dusun Anjingan, Desa Getakan, Banjarangkan, yakni masing-masing berinisial MW alias Begug (25), DNKT (19) dan OBS (18) diringkus jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Klungkung, Jumat (29/9). Mereka dibekuk setelah diketahui menggasak mesin pompa air milik Kelompok Tani di wilayah setempat. Ironisnya, hasil penjualannnya digunakan untuk sewa game online. Berdasarkan informasi yang terhimpun, Minggu (1/10) kemarin, aksi pencurian mesin pompa yang merupakan bantuan pemerintah itu telah berlangsung sejak beberapa bulan lalu. Namun, laporan dari subak baru beberapa hari lalu. Hal tersebut langsung ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Hasilnya, pelaku mengarah pada MW. Sesuai hasil pengembangan, ternyata dalam melancarkan aksinya melibatkan DNKT dan OBS yang tak lain merupakan temannya. “Awalnya MW kita amankan. Setelah itu berlanjut kepada dua lainnya. Mereka ditangkap di rumah masingmasing,” ungkap Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP I Made Agus Dwi Wirawan. Pencurian itu, sambung perwira asal Buleleng ini diduga menggunakan kunci pas. Mesin yang nilai awalnya sampai jutaan rupiah langsung dijual ke Kintamani, Bangli seharga Rp 800 ribu. “Selain mesin, kami juga mengamankan dua motor, tang, dan kunci pas,” jelasnya. Uang hasil penjualan, sesuai hasil pemeriksaan dipakai untuk nenyewa game online. Atas perbuatannya, mereka dijerat 3636 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara. “Ini masih dikembangkan lagi,” tandasnya. (kmb45)
Bali Post/sos
KERJA - Halaman Kantor Bupati Klungkung tengah ditata. Belum lama ini terlihat buruh yang sedang mengerjakan kolam, dihiasi dengan berbagai ornamen yang memberikan nuansa indah. Pengerjaannya sudah berlangsung sebulan lebih.
PENGUNGSIAN - Seto Mulyadi bertemu anak-anak di pengungsian GOR Swecapura, Minggu (1/10) kemarin.
Bali Post/sos
Mengungsi, Psikologi Anak-anak Harus Diperhatikan
Semarapura (Bali Post) -
Jumlah pengungsi Gunung Agung di Kabupaten Klungkung telah mencapai puluhan ribu. Dari jumlah itu, tercatat ribuan orang masih berusia balita dan anak-anak. Dihadapkan kehidupan yang sulit, psikologi generasi penerus bangsa ini harus benar-benar diperhatikan. Demikian ditegaskan Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi saat berkunjung ke GOR Swecapura, Minggu (1/10) kemarin. Pria yang akrab dipanggil Kak Seto ini menyatakan lingkungan hidup anak-anak di pengungsian memiliki perbedaan dengan tempat kelahirannya. Hal tersebut berpotensi
berdampak pada psikologi. Anak-anak bisa melawan atau berontak maupun diam. Mengantisipasi itu, perlu ada langkah-langkah yang membuatnya tenang, senang dan
gembira. Mereka juga harus tetap melakukan kesibukan. “Tunjukkan anak sebagai pribadi yang tangguh dan kuat,” ujarnya. Mewujudkan itu, peran
orangtua sangat diperlukan. Saat menghadapi anak harus tenang dan menunjukkan kedamaian. Orangtua harus jadi ujung tombak dan mampu menjadi psikologi pengganti. “Selain anak-anak, peran orangtua juga kami optimalkan. Orangtua harus bisa sejajar dengan anak-anak,” ucapnya. Selain itu, dalam lingkungan pengungsian, juga diperlukan ada sikap saling mengingatkan dan memberi-
kan perhatian antarsesama. Seluruhnya harus mampu memunculkan suasana positif. “Kalau di banjar-banjar, bisa bentuk satgas. Ini bisa mengingatkan. Masyarakat lain juga demikian,” imbuhnya. Sesuai data per pukul 15.00 Wita, jumlah anak-anak Karangasem yang ikut mengungsi ke bumi serombotan mencapai 4.812 jiwa. Rinciannya, balita 1.666 jiwa, SD 2.046 dan SMP 1.100 jiwa. (kmb45)
Kehadiran Pengungsi Utusan Pemurnian ”Manyama Braya” PERINGATAN Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Klungkung, Minggu (1/10) kemarin nampak berbeda. Biasanya upacara berlangsung di Lapangan Puputan Klungkung. Namun kini di GOR Swecapura, Desa Gelgel. Pesertanya pun tak hanya Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri. Namun juga warga Karangasem yang beberapa hari mengungsi. Kehadiran mereka sekaligus sebagai media pemurnian manyama braya. Sekitar pukul 07.30 Wita, suasana GOR Swecapura nampak berbeda. Lapangan di utara bangunan separuh nampak lengang. Satu pun tak ada kendaraan terparkir. Tak berselang lama, ratusan ASN langsung berbaris. Begitu juga dengan jajaran TNI dan Polri. Di sisi barat, juga nampak grup marching band. Membawa berbagai peralatan musik, berdiri tegak. Namun, berbeda dengan barisan sisi timur. Yang berbaris, tak hanya ratusan siswa dari sejumlah sekolah. Tetapi juga ratusan pengungsi yang berusia muda dan tua. Mereka seluruhnya mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Hal menarik tertuju pada pengungsi. Ada yang memakai celana pendek, ada pula panjang. Mereka hanya mengenakan sandal, layaknya hari biasa. Dari wajahnya juga muncul kelu-
guan. Saat ada instruksi dari pemimpin upacara untuk hormat, beberapa ada yang terlihat kebingungan. Meski demikian, pelaksanaannya diikuti secara khusyuk. Tak nampak wajah lelah berdiri. Seluruhnya mengikuti sampai barisan dibubarkan. Salah satu pengungsi, I Nengah Jata (60), menuturkan selama hidupnya, upacara ini baru pertama kali diikuti. “Tumben ikut seperti ini,” tuturnya. Melalui momentum ini, ia yang berasal dari Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem berharap dan berdoa situasi Gunung Agung segera kondusif. Dengan itu, ia bisa segera kembali ke kampung halaman untuk melakoni pekerjaan yang telah seminggu lebih ditinggalkan. “Ingin bisa pulang,” rindunya. Pertama kali mengikuti upacara juga dialami Nyoman Kisid (80), warga Desa Sebudi, Kecamatan Selat. Hal itu menjadi hal sangat berkesan baginya. “Untungnya tidak bingung,” katanya. Hal serupa juga diungkapkan I Gusti Nyoman Rai, warga Desa Peringsari, Selat. Melalui upacara ini, ia dapat bertatap muka dengan pejabat. “Saya juga sangat ingin pulang,” imbuhnya. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan upacara ini sebagai salah satu cara menyadarkan
Bali Post/sos
UPACARA - Pengungsi di GOR Swecapura mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Minggu (1/10) kemarin. masyarakat untuk lebih serius mengamalkan Pancasila. “Sila dari Pancasila adalah pedoman dan pegangan dalam melaksanakan kehidupan kita sehari-hari. Merupakan ideologi bangsa Indonesia yang tidak akan tergantikan dan tidak dapat ditawar-
tawar lagi,” tegasnya. Terkait kehadiran puluhan ribu warga Karangasem di bumi serombotan seiring dengan Gunung Agung tak kondusif, Bupati asal Nusa Ceningan ini menganggap mereka bukanlah pengungsi, melainkan utusan untuk
pemurnian manyama braya yang saat ini telah memudar. Kehadiran mereka akan memberikan pelajaran bagaimana berbagi antarsesama. “Kami tidak menganggap bapak-ibu sebagai pengungsi, tetapi sebagai saudara,” tandasnya. (sos)
Senin Kliwon, 2 Oktober 2017
BULELENG
Antar-Jemput Siswa Pengungsi
BPBD Harapkan Bantuan Kendaraan
Singaraja (Bali Post) – Layanan antar-jemput siswa pengungsi Gunung Agung sejauh ini masih mengalami kendala. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng kekurangan kendaraan untuk mengangkut siswa dari jenjang SD dan SMP ke beberapa sekolah di Kecamatan Tejakula. Tambahan armada angkutan ini diperlukan agar siswa bisa tiba di sekolah tepat waktu. Sementara tiga unit kendaraan yang dioperasionalkan sekarang tidak saja melayani antar-jemput siswa, juga difungsikan untuk mendistribusikan logistik ke posko pengungsi. Kepala Pelaksana BPBD Made Subur diampingi Kabid Kedaruratan Ketut Sensus, Minggu (1/10) kemarin, mengatakan layanan antarjemput siswa dari posko pengungsi ke sekolah masih terganjal minimnya kendaraan. Sejak pekan lalu, pihaknya telah melayani antar-jempur siswa menggunakan satu bantuan mobil pikc-up dari PT Angkasa Pura, mobil Resque BPBD Buleleng dan truk milik Badan SAR Nasional (Basarnas). Tiga kendaraan itu diakuinya masih kurang, karena siswa yang harus diantarjemput sebanyak 298 orang. Ratusan anak ini tidak saja sekolah pagi hari, namun sebagian dari mereka ada yang sekolah siang hari. Selain banyaknya anak yang harus diantar-jemput, penyebab BPBD kurang optimal melayani anak sekolah itu karena mobil yang dioperasikan juga setiap hari mengangkut logistik bagi pengungsi ke posko, baik yang terorganisir dan pengungsi mandiri di fasilitas umum milik desa dan di rumah penduduk. Terhadap hal itu, Subur mengaku telah berkoordi-
nasi dengan Basarnas. Rencananya truk milik Basarnas yang berada di pengungsian dioperasikan untuk mengangkut siswa, sehingga bisa mengatasi kekurangan armada angkut. Selain itu, pihaknya juga menghimbau instansi pemerintah atau perusahaan diharapkan agar memberikan bantuan dalam bentuk pinjaman kendaraan untuk mengantar anak-anak pengungsi ke sekolah. Air Tangki Guna melayani kebutuhan air bersih di posko pengungsian, sejauh ini BPBD masih mengandalkan armada mobil tangki yang ada. Air bersih sekarang ini dipasok dengan mengoperasikan mobil tangki BPBD, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Bali. Sementara untuk penyiraman areal posko pengungsian yang gersang dan berdebu, menggunakan mobil pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perumahan, Pemukiman, Pertanahan Buleleng dan mobil tangki milik Dinas PU Provinsi Bali. Rencananya tambahan
Bali Post/kmb38
SUMUR BOR - BPBD Buleleng dan BWS Bali-Penida membuat sumur bor untuk menambah pasokan air bersih bagi pengungsi di posko Desa Les, Kecamatan Tejakula. pasokan air bersih itu ditanggulangi setelah beroperasinya sumur bor yang dibuat BPBD Buleleng bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida. Namun pengeboran sumur terganjal karena lokasi pengeboran terhalang batu, sehingga
sulit untuk ditembus. Untuk itu, BPBD dan BWS akan menurunkan alat berat, sehingga pembuatan sumur bor secepatnya dapat dituntaskan untuk menambah pasokan air bersih untuk ribuan pengungsi di Desa Les. (kmb38)
Warga Desa Panji Gelar Doa Bersama Singaraja (Bali Post) – Warga Desa Panji, Kecamatan Sukasada menggelar doa bersama di lapangan desa setempat, Sabtu (30/9) malam lalu terkait dengan situasi Gunung Agung yang saat ini masih berstatus awas. Jika Gunung Agung mengalami erupsi, warga berdoa agar bencana tersebut tidak sampai menimbulkan banyak korban. Acara doa bersama itu dipimpin Perbekel Desa Panji Nyoman Sutama, dihadiri warga perangkat desa dan sekaa teruna. Saat memanjatkan doa, anak-anak, pemuda dan orang dewasa yang berpakaian adat madya menyalakan lilin. Areal lapangan menjadi penuh nyala lilin dan mengundang perhatian warga. Perbekel Desa Panji Nyoman Sutama mengatakan, doa bersama ini digagas oleh perangkat desa bersama pemuda sejak warga Karangasem mengungsi ke Buleleng, termasuk ke Desa Panji. Tercatat 18 kepala keluarga (KK) atau sekitar 50 jiwa warga asal Karangasem sekarang mengungsi di rumah penduduk yang tersebar di semua dusun di Desa Panji. Sejak
Bali Post/kmb38
DOA BERSAMA – Warga Desa Panji, Kecamatan Sukasada menggelar doa bersama untuk keselamatan pengungsi atas situasi awas Gunung Agung, Sabtu (30/9) malam lalu. menerima pengungsi, pemerintah desa dan pihaknya sudah menyumbangkan beras untuk meringankan beban pengungsi. “Setelah kami diskusikan dengan perangkat desa dan sekaa teruna, kami membentuk tim penanganan pengungsi di desa, diputuskan untuk menggelar doa bersama ini sebagai wujud
prihatin dan sujud kepada Tuhan agar situasi Gunung Agung tidak sampai membahayakan warga di Karangasem,” katanya. Sementara itu, Klian Dusun Kelod Kauh, Desa Panji, Marsa Jaya mengatakan doa bersama ini bagian dari gerakan tim penanganan pengungsi yang sudah diben-
tuk di desa. Sebelum doa bersama, pihaknya melakukan aksi penggalangan dana dan bantuan uang yang sudah terkumpul disalurkan kepada pengungsi. Selain itu, bantuan dalam bentuk lain juga sudah didistribusikan untuk membantu meringankan kebutuhan pengungsi di desanya. (kmb38)
TMMD Ke-100 di Pangkung Paruk
TNI Percepat Pembangunan MCK Umum
Singaraja (Bali Post) – Setelah program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-100 di Dusun Yeh Selem, Desa Pangkung Paruk, dibuka Rabu (27/9) lalu jajaran Kodim 1609 terus menggenjot realisasi pelaksanaan kegiatan. Selain menuntaskan betonisasi jalan di Dusun Yeh Selam, membangun senderan dan gorong-gorong, TNI dibantu warga mulai membangun sejumlah tempat Mandi Cuci dan Kakus (MCK). Dandim 1609 Buleleng Lekol Inf. Slamet Winarto,
S.E., Minggu (1/10) kemarin mengatakan, pembangunan MCK memang menjadi program utama dalam TMMD tahun ini. Pembangunannya memang tidak sama dengan betonisasi jalan maupun senderan dan gorong-grong yang direalisasikan sebelumnya. Delapan lokasi MCK permanen itu baru dibangun setelah pembukaan, dan ditargetkan tuntas sebelum masa TMMD berakhir pada 27 Oktober 2017 ini. “Anggota dan warga sejak TMMD dibuka mulai membangun MCK. Pembangunannya sekarang
Bali Post/kmb38
MCK – TNI dan warga menggenjot pembangunan MCK dan melanjutkan betonisasi jalan di Dusun Yeh Selam, Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt.
sudah pada pembuatan tembok dan tinggal memasang atap. Pada sisa waktu yang ada, kami optimis pembangunannya tuntas sebelum TMMD ditutup,” katanya. Menurut Damdim Winarto, MCK itu tidak kalah pentingnya dibandingkan dengan fasilitas lain yang dibangun selama TMMD. Apalagi hasil pengamatan di lapangan menyebut bahwa sebagian besar warga belum memiliki tempat MCK yang memadai dan mengutamakan kebersihan lingkungan. Selama ini warga kebanyakan datang ke sungai atau tempat lain ketika akan buang air, mandi dan mencuci pakaian. Situasi ini jika tidak ditangani dengan baik, pihaknya khawatir akan menganggu kebersihan lingkungan hingga memicu penyebaran penyakit yang mengancam keselamatan warga itu sendiri. “MCK ini juga sangat penting, sehingga warga sekarang bisa memiliki MCK yang memadai dan kami yakin dengan cara ini dapat menjaga kebersihan lingkungan, sehingga ancaman penyebaran penyakit bisa dicegah,” tegasnya. Pelaksanaan TMMD tidak saja diukur dari target program fisik dan nonfisik.
Tetapi program ini sebagai momentum bagaimana membangun kerja sama antara TNI dengan masyarakat dalam mengisi pembangunan di wilayahnya. Tak itu saja, kehadiran TNI di tengah masyarakat sendiri akan menepis anggapan jika selama ini cenderung menganggap TNI paling ditakuti. Menurut Damdim Winarto, kesan kedekatan TNI dengan masyarakat setiap hari nampak di lokasi TMMD di Dusun Yeh Selem, Desa Pangkung Paruk. Mulai dari pra dampai TMMD dibuka, anggota TNI bersama warga saban hari aktif untuk gotong royong melaksanakan kegiatan yang sudah direncanakan sebelumnya. Seperti pada Minggu (1/10) kemarin, TNI dan warga melanjutkan betonisasi jalan lingkungan di Dusun Yeh Selam. Dengan betonisasi ini warga sekarang bisa melintas dengan nyaman dan mudah mengangkut hasil perkebunan, seperti jambu mete dan tanaman lain. Selain itu, akses jalan ini akan mendukung pengembangan pariwisata, karena di dusun ini terdapat air terjun yang masih asri dan layak dikunjungi wisatawan. (kmb38)
11
Pemkab Buleleng Raih ”Indonesia Attractiveness Award 2017”
PEMKAB Buleleng di bawah duet Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) dan Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. tahun ini berhasil merebut penghargaan Indonesia Attractiveness Award 2017. Tidak tangung-tangung, penghargaan berskala nasional ini menobatkan Buleleng sebagai salah satu kabupaten terbaik di Indonesia. Buleleng yang berjuluk Den Bukit tersebut menerima penghargaan kategori Diamond dengan raihan indeks di atas rata-rata 77,54 persen. Penghargaan bergengsi itu diserahkan Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Pengelolaan Sistem Informasi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Dr. Drs. Muhammad Imanuddin, S.H., M.Si. kepada Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Jumat (29/9) malam di Jakarta. Indonesia Attractiveness merupakan survei yang dilakukan dengan cara pengukuran level daya tarik suatu daerah. Metode yang digunakan adalah kontribusi Produk Domestik Broto (PDRB) dan sejumlah sektor sebagai kategori penilaian meliputi investasi, infrastruktur, pariwisata dan pelayanan publik. Penghargaan Indonesia Attractiveness Award 2017 ini digulirkan Majalah Tempo atau Tempo Media Group. Pada pembacaan nominasi Pemkab Buleleng menjadi kabupaten yang menempati ranking ke-17 terbaik di Indonesia. Bukan hanya Buleleng yang mampu meraih penghargaan ini, Pemkot Denpasar, Pemkab Badung, Pemkab Jembrana dan Pemkab Tabanan juga merebut
PENGHARGAAN – Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. saat menerima penghargaan Attractiveness Award 2017 di Jakarta pada Jumat (29/9) lalu. penghargaan yang sama. Wakil Bupati Sutjidra didampingi Kabag Humas dan Protokol Sekkab Buleleng Made Supartawan mengatakan, pemkab terus berupaya meningkatkan masuknya investor untuk berinvestasi ke Buleleng. Upaya ini dilakukan dengan memaksimalkan infrastruktur dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Seiring hal itu, aspek pembangunan pariwisata dan bidang kesehatan juga akan menjadi penopang. Keberhasilan merebut penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat dan swasta kepada Buleleng. Penghargaan tersebut merupakan bentuk sinergitas dan kerja sama semua pihak, terutama dukungan yang diberikan oleh masyarakat. Penghargaan
tersebut sebagai motivasi dalam meningkatkan kinerja dan semangat untuk membangun Buleleng agar semakin lebih baik. “Penghargaan tersebut merupakan bentuk sinergitas dan kerja sama semua pihak, terutama dukungan yang diberikan oleh masyarakat. Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang turut mendukung dalam pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng hingga sekarang,” katanya. Wakil Bupati Sutjidra menambahkan, dengan penghargaan ini ke depan pemerintah daerah harus bisa meningkatkan empat sektor yang dinilai dari penghargaan ini. “Ke depan kita harus bisa mempertahankannya, kalau bisa kategorinya ditingkatkan,” tegasnya. (ad030)
LPPM Unud dan DRPM UI Peduli Pengungsi Singaraja (Bali Post) – Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unud bersama Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Universitas Indonesia (UI) menggelar bakti sosial di posko pengungsian Gunung Agung di Desa Tembok, Kecamatan Tejakula. Selain membagikan bantuan sembako dan perlengkapan sehari-hari, mereka juga memberikan motivasi terutama kepada anakanak dan pengungsi lanjut usia (lansia). Ketua Panitia Bakti Sosial Ricky Septiawan mengatakan, aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan rasa prihatin terhadap kejadian yang dialami pengungsi Gunung Agung. Untuk itu pihaknya menyalurkan bantuan makanan, pakaian, perlengkapan bayi dan balita, selimut dan barang lainnya. Yang tidak kalah pentingnya, sejak Sabtu (30/9) dan Minggu (1/10) kemarin peserta bakti sosial berbaur dengan anakanak di pengungsian. Selain pengungsi di Desa Tembok, hal yang sama juga dilakukan di penampungan pengungsi di Banjar Dinas Nyuhaya, Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung. “Selama dua hari kami tinggal di pengungsian, sebagai bentuk kepedulian dan kita bergabung dengan mereka. Memang kondisi di pengungsian tidak senyaman
Bali Post/kmb38
PEDULI PENGUNGSI – LPPM Unud dan DRPM UI membantu pengungsi dan memberikan layanan pemulihan psikis anak-anak pengungsi Gunung Agung, Minggu (1/10) kemarin. tinggal di rumah sendiri. Dengan bantuan ini kita berharap bisa meringankan beban penderitaan pengungsi,” katanya. Menurut Septiawan, alasan menyasar anak-anak sekolah karena dari pengamatannya sejak tinggal di penungsian, mereka hanya bisa duduk tanpa ada aktivitas. Kondisi mental seperti ini jika dibiarkan dikhawatirkan mengganggu psikis anak-anak itu sendiri. Selain itu, pengungsi yang masuk kategori lansia dilibatkan dalam talk therapy
dan pendidikan terkait kesehatan ketika Gunung Agung mengalami erupsi. Di sisi lain Setiawan mengatakan, selama bakti sosial pihaknya menilai penanganan pengungsi oleh pemerintah bersama instansi terkait sudah maksimal. Terbukti,fasilitas di pengungsian sudah tersedia cukup, sehingga tidak ada pengungsi yang tidak terlayani. Dia mencontohkan, pelayanan antar jemput siswa dari posko pengungsi ke sekolah terdekat ini satu pelayanan yang sangat baik. (kmb38)
JEMBRANA
12
Rencana Penertiban Terkesan Ngambang
Satpol PP Berdalih Menunggu Turunnya Surat Peringatan
Negara (Bali Post) – Hampir dua pekan deadline rencana penertiban kafe remang-remang di Delodberawah berjalan. Akan tetapi, hingga kini belum ada tanda-tanda upaya akan melakukan penutupan kafe tersebut. Atas kondisi itu, pihak berwenang pun terkesan ada keraguraguan untuk melakukan penertiban. Padahal, dalam rapat Tim Yustisi yang dipimpin Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Jembrana I Made Wisarjita sebelumnya, disepakati akan memanggil seluruh pengelola kafe untuk membuat perjanjian operasional kafe selama 15 hari. Kepala Satpol Jembrana I Gusti Ngurah Rai Budi saat dikonfirmasi akhir pekan lalu mengatakan untuk melakukan penertiban pihaknya masih menunggu surat peringatan yang ditandatangani Sekda. Setelah surat itu turun, baru dilakukan langkah untuk penertiban kafe. Upaya yang dilakukan selama ini, katanya, baru sebatas penertiban penduduk pendatang (duktang) sesuai Perda tentang Kependudukan. Hasilnya, memang banyak dari pekerja yang berasal dari luar Bali tidak memiliki SKTS (Surat Keterangan Tinggal Sementara). Operasi yustisi tersebut bukan hanya menyasar Delodberawah, tetapi juga di
tempat kos-kosan, rumah kontrakan dan lainnya. ‘’Kita masih menunggu surat itu (peringatan - red). Setelah itu baru kita bergerak,’’ katanya. Dalam rapat Tim Yustisi yang melibatkan Satpol PP, Polres Jembrana, Kodim 1617/Jembrana dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana pada Senin (11/9) lalu disepakati untuk penertiban kafe-kafe yang berada di kawasan wisata Delodberawah. Rapat itu juga melibatkan desa setempat, baik desa pakraman maupun desa dinas. Pihak desa berharap kafekafe ini ditertibkan karena dinilai menimbulkan citra dan dampak negatif. Sejumlah peraturan desa
Bali Post/olo
BERJEJER - Sejumlah kafe remang-remang terlihat berjejer di Delodberawah. Kafe-kafe tersebut rencananya akan ditutup dalam waktu dekat ini. setempat dilanggar. Padahal sebelumnya di awal berdiri, para pengelola kafe sejalan dengan pemerintah desa maupun desa adat. Asisten I Setda Jembrana I Made Wisarjita sebelumnya mengatakan penertiban ini bukan pembongkaran atau menggusur, melainkan agar kafe ditutup dan ditertibkan.
Ada sekitar 20 kafe yang beroperasi. Sebagian besar berada di lahan kontrak di atas tanah pelaba Pura Perancak. Pengelola kafe diberikan waktu 15 hari untuk menghentikan operasional dan mengosongkan kafe. Pemerintah selanjutnya akan melakukan penataan. (kmb26)
Senin Kliwon, 2 Oktober 2017
Data Pengungsi Belum Sinkron, Warga Diminta Aktif Lapor Diri Negara (Bali Post) Sejumlah warga Karangasem yang mengungsi secara mandiri ke rumah warga di Jembrana diharapkan untuk aktif melaporkan diri. Selain memudahkan distribusi bantuan dari pemerintah kabupaten, juga memastikan jumlah warga yang mengungsi mandiri di Jembrana. Sebab, hingga saat ini jumlah data pengungsi di Jembrana belum pasti atau sinkron. Termasuk pendataan warga dari Kawasan Rawan Bencana (KRB) II dan KRB III Gunung Agung sesuai instruksi Gubernur Bali, dalam waktu dekat ditindaklanjuti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana. Rencananya pada Selasa (3/10) para Camat se-Kabupaten Jembrana akan dikumpulkan, termasuk terkait pendataan secara rinci di masing-masing wilayahnya. Penanganan jangka panjang juga harus dirancang mulai saat ini, karena belum adanya kepastian masa darurat erupsi Gunung Agung ini. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Jembrana I Ketut Eko Susilo Artha Permana, Minggu (1/10) kemarin, mengatakan warga yang mengungsi merupakan warga Karangasem yang tinggal di wilayah KRB II dan KRB III (radius 9 kilometer dan 12 kilometer area sek-
Bali Post/olo
TEMUI - Bupati Jembrana I Putu Artha bersama Kepala OPD terkait menemui warga Karangasem yang mengungsi di rumah-rumah warga di Penyaringan, Mendoyo. toral). Di luar wilayah tersebut, diimbau untuk kembali. Terkait dengan instruksi tersebut, telah dikeluarkan surat edaran kepada para camat se-Jembrana terkait pendataan secara terperinci data pengungsi. Data terperinci terkait nama, umur, asal, serta keluarga penampungnya. Selain itu juga warga yang masih sekolah, termasuk lansia, ibu hamil dan berkebutuhan khusus. Selain validasi data pengungsi juga terkait penyaluran bantuan yang sudah terkumpul di Posko Siaga Bencana BPBD Jembrana. Pencarian bantuan dirancang satu pintu, dan dis-
ertai permohonan dari masingmasing desa/kelurahan. Sementara itu, Bupati Jembrana I Putu Artha saat mengunjungi sejumlah rumah warga di Desa Penyaringan Kecamatan Mendoyo juga meminta warga untuk aktif melaporkan diri. ‘’Dengan laporan ke aparat desa akan memudahkan kita mendistribusikan bantuan atau mengirim petugas kesehatan jika ada pengungsi yang sakit,’’ tandas Bupati Artha. Sementara itu, Kepala Desa Penyaringan Made Dresta mengatakan, untuk di desanya terdapat 42 orang pengungsi yang semuanya ditampung oleh kerabatnya. (kmb26)
Senin Kliwon, 2 Oktober 2017
SOSOK Berupaya Total ”Surrender” Jero Mangku Made Sueca wajahnya memang sangat familiar. Bukan saja karena kepribadiannya yang kalem, suka bercanda dan pancaran jiwanya teduh, tetapi juga dilengkapi semangat totalitas. Pemangku lingsir berusia 75 tahun ini setiap hari ngayah di Pura Penataran Agung Besakih. ‘’Titiang (saya) ngayah di Pura Besakih ini sejak Gunung Agung meletus 54 tahun silam -- 1963 lalu. Walau waktu itu belum sepenuhnya karena ayah titiang Mangku Tamped masih hidup. Saat itu titiang masih sebagai pembantu beliaulah,’’ kenang ayah empat anak ini. Dua perempuan dan dua putranya yang lain, yakni Jero Mangku Artawan juga jadi pemangku di Pura Pengubengan dan Jero Mangku Ketut Merta ikut ngayah di Pura Padma Tiga Besakih. Walau Gunung Agung statusnya ditetapkan awas, bagi Mangku Sueca tidak berpengaruh sama sekali. ‘’Tiap hari tiang tetap ngayah di pura. Bahkan makemit,’’ ujar pemangku kelahiran 1942 ini. Apa alasannya? Sempat ia terdiam. Mangku Sueca kemudian menegaskan kalau dirinya senantiasa pasrah kepada Hyang Widhi Wasa. Karena itu ia selalu berusaha melakukan swadharma-nya secara tulus dan ikhlas. ‘’Semuanya tiang serahkan kepada kehendak Shiva. Karena itu kenapa meski takut. Semua adalah milik-Nya. Kapan kita diambil atau mati, itu semua kehendak-Nya. Kita lahir telanjang, pulang pun hanya dibungkus kapan. Mati tidak membawa apa-apa. Hanya perbuatan yang baiklah bekal kita kelak. Selagi diberikan napas kehidupan ini kita harus berusaha ngayah secara ikhlas atau total surrender. Semua hasilnya kita serahkan kepada Shiva,’’ ujar Mangku Sueca. Saat Eka Dasa Rudra, Mangku Sueca yang berusia 20 tahun sudah mendapat tugas nunas tirta ke Gunung Semeru, Jawa Timur. ‘’Waktu itu ke Semeru rombongan diantar ke Jawa menggunakan mobil Gess. Dua mobil itu bantuan Kepala PU Bali. Saya bisa ikut pada momen itu menggantikan Mangku Srinaja, karena Mangku Pura Kiduling Kreteg saat itu tidak bisa nyeberang ke desa akibat banjir besar saat Gunung Agung meletus,’’ ujar Mangku Sueca. Banyak hal aneh dikatakan terjadi saat prosesi Eka Dasa Rudra yang juga bertepatan Gunung Agung meletus itu. Dikatakan, siapa yang menggunakan payung pasti terkena jatuhan batu. ‘’Sama sekali tidak ada terkena batu, bagi pamedek atau pangayah yang tanpa payung atau penahan kepala lainnya. Bahkan ada yang melindungi kepalanya dengan bedeg – anyaman bambu – apa yang terjadi kemudian yang bersangkutan terkena batu hingga tangannya patah,’’ tambah Sueca. Dikatakan, ketika melasti ke Pantai Kelotok, lanjut ke Tebola Sidemen, ada kejadian aneh saat menyeberang di Sungai Telaga Waja, Muncan. ‘’Mestinya Ida Batara kairing ke Toya Sah. Namun, saat itu tidak jadi ke sana karena situasi itu. Akhirnya semua pangiring melewati jembatan. Setelah semua pangiring Ida Batara melewati jembatan, jembatan itu terputus dibawa air bah sangat besar. Demikian sayangnya Ida Batara Sesuhunan,’’ tambah Mangku Sueca. Hal lainnya, setiap Meru di Penataran Agung itu penuh berisi pasir dan debu vulkanik, setelah itu pasti hujan turun sehingga atap Meru bersih. Kumpulan pasir selama Gunung Agung meletus nyaris setinggi dua meter. Dan pasir itulah kemudian dipergunakan memperbaiki tembok-tembok yang terkena dampak dan juga lantainya. Pasir itu dijadikan semacam batako oleh tokoh waktu itu, yakni Jero Mangku Kanten, Gede Mawa, Gusti Aji Arjawa dan Nengah Centi. Pembangunan bisa lancar berkat bantuan semeton Cina, Kim, yang mengambil istri Ibu Wati dari Ubud. ‘’Demikianlah halhal yang tidak masuk akal mewarnai Pura Besakih saat Eka Dasa Rudra, yang bertepatan dengan Gunung Agung meletus 1963 itu,’’ pungkas Mangku Sueca. (ram)
Pastikan Lokasi Desa Selat
Wabup Tantang Perbekel Ukur dari Puncak Gunung Agung Amlapura (Bali Post) Rapat koordinasi Gubernur Bali dengan para perbekel di Karangasem, di Pos Komando Siaga Bencana Erupsi Gunung Agung, belum menjawab problem di lapangan. Pertemuan itu justru membuat masyarakat tetap bingung. Salah satu yang menjadi perdebatan cukup lama adalah wilayah Desa Selat, Kecamatan Selat. Dalam peta yang dirilis BNPB wilayah Desa Selat masuk zona awas, atau persisnya di KRB II (warna merah muda). Tetapi, desa yang bertetangga dengan Desa Amerta Bhuana dan Desa Sebudi itu justru tak masuk daftar 28 desa terdampak erupsi Gunung Agung yang dirilis Badan Vulkanologi. Sesuai hasil rapat, Minggu (1/10) siang kemarin, penambahan desa terdampak hanya Desa Bungaya Kangin, Bebandem. Soal masuk-tidaknya Desa Selat ini dalam zona awas sempat menimbulkan perdebatan panjang, bahkan berujung panas. Pihak Desa Selat ngotot ingin memperjelas masuk zona awas atau aman. Ini penting agar memudahkan menyampaikan kepada warga, apakah warga harus mengungsi atau tidak? Ini juga penting terkait pendistribusian logistik kepada para pengungsi. “Dilihat dari peta, desa kami termasuk zona awas. Tetapi dari daftar 27 desa terdampak, desa kami tidak masuk. Kami minta ada surat resmi dari pemerintah daerah, yang benar itu bagaimana? Apakah masuk zona awas atau aman. Agar kami bisa jelaskan kepada masyarakat kami,” kata Perbekel Selat I Gusti Lanang Adiartha. Menanggapi pertanyaan itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan pemerintah daerah tak akan mengeluarkan surat resmi apa pun. Menurutnya, yang berhak menyatakan suatu daerah itu masuk zona awas atau aman hanya Badan Vulkanologi. Jadi, semua pihak harus patuh terhadap isinya. Akhirnya Gubernur Pastika memberi jalan tengah, tetapi jalan tengah itu terkesan pasrah. “Begini saja, kalau merasa wilayahnya rawan atau zona awas ya... silakan mengungsi. Kalau merasa tidak rawan silakan bertahan. Tidak ada yang memaksa. Tak mungkin mengeluarkan surat resmi begituan. Jangan merasa Gubernur memaksa pengungsi pulang. Cuma memberi tahu, mana zona bahaya dan zona aman,” tegas Gubernur Pastika. Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa ikut menimpali perdebatan panas itu. Menurutnya, Desa Selat harus berpegang pada radius 9 km, sebab radius 12 km menurutnya sebagai perluasan sektoral. Sementara dari Desa Selat ke Pasar Agung, dia menghitung jaraknya sekitar 11 km, dari Pasar Agung ke puncak Gunung Agung sekitar 4 km. Sehingga, Wabup Artha Dipa memberi penegasan sekaligus kesimpulan, kalau Desa Selat tak masuk zona awas. Jawaban itu pula tak membuat Perbekel Selat puas. Sebab, berpatokan pada peta, Desa Selat kena warna merah. “Kalau tidak percaya, ayo sama-sama kita lakukan pengukuran dari puncak Gunung Agung,” tantang Wabup Artha Dipa di dalam pertemuan tersebut. Perbekel lainnya, I Gede Partadana, juga mengungkapkan hal serupa. Menurut Perbekel Desa Bebandem itu, para perbekel hanya butuh sikap resmi pemerintah daerah. Mana-mana suatu desa itu yang termasuk zona awas dan juga zona aman. Bila perlu dibuat lebih rinci hingga ke wilayah banjar dinasnya. Ini menjadi baik, agar antara daftar dengan realita di lapangan jelas. Surat resmi dari pemerintah daerah itu juga sebagai rujukan menyampaikan informasi kepada masing-masing masyarakat di setiap banjar dinas. Sebab, daftar yang beredar sekarang ini tidak jelas sumbernya. Seperti Desa Bebandem, di sana keseluruhan ada 12 banjar dinas, tetapi yang disebut berbahaya sesuai daftar desa terdampak yang beredar hanya Desa Bebandem bagian atas saja. Padahal di sana ada lima banjar dinas, yang muncul dan viral, cuma Banjar Dinas Tihing Sekaa dan Tihingan. Hingga pertemuan berakhir, belum ada kesimpulan, apakah Desa Selat masuk zona awas atau zona aman. Perbekel Selat I Gusti Lanang Adiartha sendiri dengan tanggapan seperti itu akan menyampaikan apa yang menjadi jawaban Gubernur Bali itu sambil menunggu perkembangan lebih lanjut. (kmb31)
KARANGASEM
13
Antisipasi Letusan, PDAM Usul Penambahan Sumur Bor Amlapura (Bali Post) – Ancaman erupsi Gunung Agung dapat berdampak terhadap semua sendi kehidupan. Tidak tertutup distribusi air bersih ke daerah zona aman pun bisa ikut terganggu. Mengantisipasi dampak terjadinya letusan itu PDAM Karangasem sudah membuat pemetaan. Selain itu mengusulkan pembuatan tiga sumur bor di masing-masing wilayah, yakni Kecamatan Rendang, Sidemen dan Manggis. Direktur PDAM Karangasem Gusti Made Singarsi mengatakan usulan sumur bor tersebut sudah diajukan ke Balai Wilayah Sungai Bali Penida melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karangasem dan Bali. Usulan sudah diajukan tiga hari lalu atau setelah diterbitkannya status awas Gunung Agung. Usulan pembangunan sumur bor, menurutnya, karena hampir semua sumber air yang dimanfaatkan PDAM berpotensi terdampak
erupsi. Untuk distribusi air di Rendang, memanfaatkan mata air Gerubug di daerah Arca, Besakih. Untuk wilayah Kota, Bebandem dan sebagian Manggis, memanfaatkan mata air embukan di Tirtagangga. Mata air embukan sendiri relatif aman, tapi pipa distribusinya di wilayah Kota Amlapura rawan banjir lahar dingin. Jika itu terjadi, akan memutus pasokan air di sebagian wilayah Kota, Bebandem dan Manggis. Padahal, Manggis merupakan zona penampungan pengungsi. Sumber air Telaga Waja yang mendistribusikan air untuk sebagian Rendang, Selat dan Bebandem juga berpotensi terdampak erupsi. Kalaupun resevoar dan pipa distribusinya bisa aman, Singarsi mengkhawatirkan erupsi Gunung Agung akan mengganggu pasokan listrik. Akibat masih kurangnya debit air di Manggis, untuk membantu penyediaan air di posko-posko pengungsian seperti Posko Pasar Seni Mang-
SAMBUNG PIPA - PDAM berupaya menyambungkan pipa distribusi air embukan di Buitan dengan pipa distribusi sumur bor di Desa Ngis, Manggis. gis, Posko Lapangan Ulakan termasuk Posko Induk Tanah Ampo, PDAM sedang berupaya menyambungkan pipa distribusi air embukan
dengan pipa distribusi sumur bor di Desa Ngis sepanjang satu kilometer. ‘’Hadirnya posko pengungsian di Manggis membuat kebutuhan air
bersih meningkat. Padahal dalam kondisi normal saja, Manggis masih kekurangan debit 20 liter per detik,’’ pungkasnya. (kmb)
dalam kawah. Karena magma bergerak masif jadi untuk bisa menerobos ke atas magma itu harus menemukan tempat labil. Melalui celah labih itulah magma bisa keluar. Berdasarkan estimasi di bawah gunung, katanya, sudah ada sekitar 15 juta meter kubik magma. Magma itu terus bergerak dan menghasilkan gempa-gempa yang terjadi selama ini. ‘’Bukan keseluruhan magma menghasilkan gempa itu. Kalau semua magma, maka frekuensi gempanya bisa jauh di atas 500 kali,’’ tegasnya. Lebih lanjut dikatakannya, setelah selama ini lempengan yang ada di dalam terus dibombardir energi magma, diperkirakan akan menimbulkan terjadinya rekahan-rekahan di dasar kawah. Akibatnya munculah asap atau solfatara dari
kawah. Bukan berarti tidak adanya gempa yang terasa dan tak ada lagi asap yang muncul menandakan Gunung Agung itu sudah aman. Malah justru kita harus waspada. Sebab, energi yang dihasilkan tidak keluar dan mengumpul di dalam, sehingga energi yang dikumpulkan itu bisa semakin besar. ‘’Kalau lempengan yang mau dihancurkan sudah tidak ada. Lalu apa lagi yang mau dihancurkan. Nah... hal itu membuat tidak lagi muncul dan gempa-gempa itu dirasakan. Tetapi gempa vulkanik di dalam tetap saja terjadi. Bahkan jumlahnya masih tinggi. Ini yang membuat lempengan di dalam sudah semakin tipis. Ini yang mengindikasi terjadinya letusan semakin besar,’’ tegas Devy Syahbana. (kmb41)
Terjadi Zona-zona Kehancuran
Amlapura (Bali Post) -
Di dalam tubuh Gunung Agung sudah terjadi zona-zona kehancuran. Gempagempa yang terjadi selama inilah penyebabnya. Ini mengindikasi terjadinya letusan kian tinggi dibandingkan indikasi tidak terjadinya letusan. Alasannya, lempengan yang ada di dalam perut gunung itu sudah kian menipis. Kepala Subbidang Mitigasi Gunung Devy Kamil Syahbana mengungkapkan hal itu, Minggu (1/10) kemarin. Tekanan energi yang ada di dalam kawah, kata Devy Syahbana, masih cukup tinggi. Jika energinya kecil maka tidak mungkin terjadi gempa-gempa itu. Ratusan kali terjadinya gempa itu lantaran adanya tekanan energi kuat dari bawah. ‘’Kalau energinya kecil tidak mungkin menghasilkan berulangkali gempa. Ini menandakan energi di bawah masih tinggi. Gempa-gempa itu terjadi akibat kelebihan tekanan energi,’’ terang Devy Syahbana. Devy Syahbana menam-
bahkan, gempa-gempa yang terjadi selama ini mengakibatkan di dalam tubuh Gunung Agung sudah terjadi zonazona kehancuran. Karena lempengan yang sebelumnya berada di bawah mulai naik ke atas, akibat lempengan mulai pecah-pecah. Penyebabnya, magma yang ada di dalam perut gunung itu terus ingin menerobos ke atas. Namun tidak bisa karena lempengan yang menghalagi masih cukup kuat. ‘’Sejauh ini zona kehancuran lempeng tubuh Gunung
Agung itu sudah cukup banyak. Itu dibuktikan dari pengukuran kecepatan rambat gelombang di bawah menurun. Ini menandakan kalau di bawah gunung itu memang sudah terjadi kehancuran,’’ tegasnya. Dia menjelaskan, meskipun sudah ada gas yang keluar melalui rekahan-rekahan bersama asap atau solfatara, akan tetapi hal itu tidak menjamin energi yang ada di dalam semakin berkurang. Sebab, tergantung gas yang dikelurkan selain gas yang diproduksi di
Gunung Agung Dipantau dari Udara Amlapura (Bali Post) Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Minggu (1/10) kemarin melakukan pemantauan dari udara menggunakan helikopter. Pemantauan itu diupayakan guna memastikan kondisi Gunung Agung saat ini. Kepala
Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG/BG KSDM I Gede Suartika mengatakan memang pihaknya memantau dari udara bersama Kodim Karangasem. Kalau cuaca bagus akan berusaha naik sampai ketinggian 2.000 meter. ‘’Ketinggian Gunung Agung
sesungguhnya 3.142 meter dari permukaan laut (dpl). Kita bisa pantau sampai ketinggian 2.000 meter dpl saja. Kita tidak bisa naik lebih dari itu. Minimal bisa ambil foto-foto Gunung Agung dari jarak dekat,’’ ungkap Suartika sambil bergegas pergi.
Kepala Pos Pemantauan Gunung Agung Dewa Mertayasa menambahkan, pihak PVMBG rencananya naik helikopter dari Amankila Hotel di Manggis. Pemantauan dari udara dilakukan untuk melihat kondisi terkini di kawah Gunung Agung. Termasuk
melihat titik asap yang ada di kawah itu akibat rekahanrekahan yang terjadi di kawah. ‘’Semoga saja helikopter itu berani naik sampai di atas kawah gunung. Sehingga kita bisa memantau kondisi di dalam kawah itu,’’ jelas Mertayasa. (kmb41)
Bungaya Kangin
Digolongkan Desa Terdampak Erupsi Gunung Agung Jumlah desa terdampak erupsi Gunung Agung terus bertambah. Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem, bergabung dengan 27 desa terdampak lainnya yang sudah dirilis lebih dulu. Ini semakin menambah kebingungan masyarakat. Padahal, aparat desa setempat baru saja mengimbau warganya di pengungsian agar segera kembali ke desa, karena sebelumnya masuk dalam zona aman. Kenapa kok bisa terjadi perubahan seperti itu? BERTAMBAHNYA Desa Bungaya Kangin menjadi desa terdampak erupsi itu disampaikan langsung Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat rapat koordinasi dengan pimpinan lembaga terkait dan para perbekel di Karangasem. Pemimpin Bali-1 menegaskan hal itu di Ruang Rapat Pos Komando Siaga Darurat Erupsi Gunung Agung di Pelabuhan Tanah Ampo, Manggis, Minggu (1/10) siang kemarin. ‘’Jumlah desa yang terdampak sekarang menjadi 28 desa. Data ini dikeluarkan Badan Vulkanologi berdasarkan gambar di peta itu,’’ kata Gubernur Pastika. Dia menegaskan, warga zona awas pada 28 desa dari 78 desa yang ada di Karangasem ini jumlah penduduknya hanya sekitar 70 ribu. Ini jelas jauh lebih rendah dari total pengungsi saat ini yang mencapai 144 ribu orang. Daftar desa terdampak ini ditegaskan bukan dibuat Pemerintah Provinsi Bali, tetapi dibuat Badan Vulkanologi yang dihitung secara ilmiah, yang ahli di bidang itu. ‘’Tidak ada yang ngarang-ngarang. Jangan bilang ini perintah gubernur warga harus pulang, jangan. Saya tak pernah bilang harus, tetapi di televisi warga bilang mengungsi atas perintah gubernur. Tidak benar itu,’’ katanya. Bila ada 28 desa yang terdampak itu berarti ada 50 di zona aman. Dia meminta aparat desa di 50 desa ini bisa menampung warga yang mengungsi dari 28 desa itu. Gubernur ingin masyarakat berada di zona aman. Di sana bisa
menunjukkan sikap manyama braya. Rasa itu sesungguhnya sudah menjadi indentitas masyarakat Bali sejak dulu. Tetapi pemerintah daerah, kata Gubernur Bali, tidak akan tinggal diam. Dia ingin seluruh pengungsi bisa tertampung semua di Karangasem, sehingga tak ada lagi pengungsi yang tinggal di kabupaten/kota lainnya di Bali. ‘’Malu kita jauh-jauh mengungsi. Padahal di Karangasem banyak daerah aman,’’ ujar Gubernur Pastika. Dia kembali memastikan kalau warga di luar dari 28 desa itu jika ikut mengungsi mereka tidak dapat kartu pengungsi. Artinya, dia juga tak berhak mendapatkan bantuan logistik dari pemerintah. Di lokasi pengungsian nantinya akan dikoordinir oleh masingmasing klian banjar dinas bersama para perbekel setempat. Kalau semua pengungsi sudah tertib dan mendapat tempat di setiap balai banjar, baru nanti dikasi ULP (Uang Lauk Pauk) oleh pemerintah. Nanti ULP ini penyalurannya dikoordinir oleh klian banjar. Selain uang lauk, salah satu keperluan lainnya juga untuk membeli gas. Untuk kompor, setiap banjar diasumsikan sudah punya. Sedangkan keperluan alas tidur, air, gas, tenda dan kebutuhan MCK, jumlah dan rincian kebutuhannya tinggal diajukan ke Pos Komando. Kalau balai banjar masih kurang, bisa manfaatkan balai subak, wantilan desa, wantilan pura dan rumahrumah penduduk. Di desa yang aman itu, kata Gubernur Pastika, juga sudah dipastikan listrik tidak akan
GUBERNUR Bali - Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat menjelaskan hasil pertemuan dengan para perbekel dan lembaga pemerintahan terkait lainnya. mati. PLN, kata Gubernur Pastika, sudah memastikan listrik tidak akan mati, sepanjang gardu induk di Kecicang tetap aman meski terjadi erupsi Gunung Agung. Dia juga mengaku sudah memastikan seluruh provider tidak akan ada mati. Ini untuk memudahkan komunikasi, bila kemungkinan terjadi hal terburuk di lapangan. Masuknya tambahan Desa Bungaya Kangin sebagai desa terdampak, kembali membuat warga bingung, khususnya warga setempat. Perbekel setempat, Ida Bagus Nyoman Sudira, mengaku bingung karena sebelumnya pihaknya sudah menginformasikan kepada warganya yang mengungsi agar segera pulang. Alasannya, Desa Bungaya Kangin itu sebelumnya ada di zona aman. Di saat warga setempat sudah mulai
pulang, sekarang wilayah Desa Bungaya Kangin itu masuk lagi zona awas. Warga berarti harus mengungsi lagi. ‘’Kalau sudah begini, bagaimana sekarang menjelaskan kepada masyarakat,’’ keluhnya. Sebelumnya, ada 27 desa yang ditetapkan sebagai daerah terdampak, antara lain di Kecamatan Kubu, Desa Tulamben, Kubu, Dukuh, Baturinggit, Sukadana, Ban dan Tianyar (kecuali Desa Tianyar Tengah dan Barat). Kecamatan Abang, antara lain Desa Pidpid bagian atas, Desa Nawa Kerti, Kesimpar bagian atas (perbatasan dengan Wates Datah), Desa Datah bagian atas (Kedampal, Karangsari, Wates) dan Desa Ababi bagian atas (Umanyar, Besang dan sekitarnya). Sementara di Kecamatan Bebandem yakni Desa Bhuana
Giri, Budakeling (dekat Sungai Embah Api), Desa Bebandem bagian atas (Tihing Sekaa, Tihingan) dan Desa Jungutan. Kecamatan Selat, antara lain Desa Duda Utara, Amertha Buana, Sebudi, Peringsari bagian atas (Lusuh, Padangaji), Muncan bagian atas (Pejeng dan sekitarnya). Kecamatan Rendang, di antaranya Desa Besakih, Menanga bagian atas (Batusesa, Tegenan dan sekitarnya), Desa Pempatan bagian atas (Pemuteran, Gunung Lebah, Keladian dan Puragae). Terakhir, Kecamatan Karangasem, antara lain di wilayah Kelurahan Padangkerta (kecuali Desa Adat Peladung dan Temega), Kelurahan Subagan (kecuali Desa Adat Jasri), dan Kelurahan Karangasem yang dekat Tukad Janga. (gik)
TABANAN
14
Senin Kliwon, 2 Oktober 2017
Revitalisasi Pasar Bajera Digelontor Dana Rp 3 Miliar
Tabanan (Bali Post) -
Pemerintah pusat melalui dana alokasi khusus APBN 2017 ini menggelontorkan dana Rp 3 miliar untuk program revitalisasi Pasar Bajera. Konstruksi bangunan sejauh ini baru rampung 79 persen. “Bantuan ini kita peroleh secara bertahap. Sebelumnya sejumlah pasar juga telah menerima kucuran revitalisasi seperti Pasar Baturiti, Pasar Marga, Pasar Penebel dan Pasar Pupuan. Anggaran revitalisasi pasar tradisional dari pusat itu nantinya kami arahkan ke seluruh kecamatan di Kabupaten Tabanan, sehingga pasar tradisional itu masih tetap bisa eksis,” beber Kepala Disperindag I Gusti Nyoman Arya Wardana, belum lama ini.
Bali Post/kmb28
REUNI - Acara reuni pertama kalinya digelar PSBN Mahatmiya.
Reuni Panti Sosial Bina Netra Mahatmiya
Tabanan (Bali Post) Setelah 32 tahun meluluskan anak didiknya, Panti Sosial Bina Netra Mahatmiya, Tabanan menggelar reuni untuk pertama kali. Sabtu (30/9), alumni itu melangsungkan reuni alias temu kangen di gedung panti sosial setempat. Temu alumni yang digagas Forum Alumni Mahatmiya itu dihadiri ratusan penyandang disabilitas lulusan Mahatmiya. Bukan saja dari Bali, juga dari luar Bali, seperti Jawa Timur, NTB, NTT hingga Sulteng. Ketua Forum Alumni Mahatmiya I Made Adi Purnawan menyampaikan, temu alumni kali ini merupakan salah satu program yang digagas Forum Alumni sejak dibentuk 22 Oktober 2015 lalu. Dibentuknya Forum Alumni itu tujuannya menyiapkan wadah kreativitas dan menjaga silaturahmi antaralumni. Apalagi tiap tahun para alumni itu melakukan pertemuan olahraga pada Hari Disabilitas Nasional. “Kami ada kegiatan olahraga bersama setiap dua minggu sekali,” jelasnya. Dikatakannya, meski memiliki keterbatasan, alumni Panti Sosial Bina Netra Mahatmiya itu memiliki kemampuan dan bakat yang tidak kalah hebat dari manusia normal umumnya. Ini dikarenakan selama di panti mereka dibekali sejumlah keterampilan untuk mengasah bakatnya. Keterampilan itu diharapkan bisa menjadikan mereka lebih mandiri di kehidupan bermasyarakat. “Kami harap bimbingan lanjutan terus diadakan. Kurikulum selama ini sudah luar biasa. Dari segi mental dikuatkan dalam pelatihan character building, utamanya penerimaan diri yang baik,” ucapnya. Kepala Panti Sosial Bina Netra Mahatmiya I Ketut Supena mengatakan, temu alumni ini merupakan terobosan luar biasa. Tentunya hal itu sangat tidak mudah. Ia pun berharap kegiatan semacam ini bisa berlanjut, karena selain bermanfaat untuk ajang silaturahmi juga bisa memberikan motivasi bagi para lulusan, mandiri secara perilaku dan mandiri secara ekonomi. (kmb28)
Selama ini pihaknya terus mendata yang mana saja pasar yang perlu diperbaiki. Ada persaingan ketat, terutama dengan hadirnya pasar swalayan. Karena itu, pasar tradisional dituntut harus ikut berbenah lebih baik. “Revitalisasi ini juga bertujuan menghilangkan kesan pasar tradisional kumuh dan bau. Paling tidak revitalisasi ini dapat menciptakan suasana pasar bersih dan sehat. Dengan demikian, masyarakat tidak akan beralih ke pasar modern,” ujarnya.
Terkait jumlah anggaran yang digelontorkan pemerintah pusat yang nilainya berbeda, kata Gusti Arya Wardana, disebabkan adanya sejumlah indikator. Salah satunya tingkat kerusakan pasar tersebut. “Program pemerintah ini juga sejalan dengan upaya Pemkab Tabanan menumbuhkan kembali ekonomi kerakyatan. Mungkin dengan adanya perbaikan pasar itu, otomatis pasar akan lebih ramai. Dengan demikian taraf kesejahtraan pedagang itu
itu ada sesuatu yang khas, yakni interaksi sosial lebih guyub antara pedagang dan pembeli. (kmb28)
”Indonesia’s Attractives Index (IAI) Award 2017”
terima penghargaan - Bupati Eka Wiryastuti menerima penghargaan Indonesia’s Attractives Index (IAI) Award 2017, Jumat (29/9) malam di Java Ballroom Hotel Westin, Jakarta Pusat. KEBERHASILAN Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengembangkan potensi daerah di wilayah yang dipimpinnya terus mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Terakhir apresiasi datang dalam bentuk Indonesia’s Attractives Index (IAI) Award 2017. Hal itu merupakan se-
buah penghargaan yang digulirkan Tempo Media Group bekerja sama dengan Frointer Consulting Group. Penghargaan itu diterima langsung Bupati Eka, Jumat (29/9) malam di Java Ballroom Hotel Westin, Jakarta Pusat. IAI Award itu diberikan berdasarkan penilaian
Dewan Jangan Terkesan Eksklusif dan Bermewah-mewahan KEBIJAKAN brilian anggota dewan mau mengembalikan mobil dinasnya. Apakah anggota dewan juga mau naik bus Sarbagita. Agar bus yang sepi penumpang itu terisi penumpang. Di bagian lain, anggota dewan tetap saja menggunakan mobil dinas. Namun kinerjanya harus lebih berdaya guna dan maksimal. Bagus kalau anggota dewan itu tidak terkesan eksklusif dan bermewah-mewahan. Demikian opini yang berkembang pada acara warung Global yang membedah topik “Anggota Dewan Kembalikan Mobdin’’. Acara ini disiarkan di Radio Global FM 96,5 Bali, Sabtu (30/9) lalu. Program ini dipancarluaskan Genta Bali FM, Singaraja FM dan Swara Negara FM. memberikan efek anggota dewan memiliki kinerja lebih maksimal. Bisa saja anggota dewan menggunakan mobil pribadinya dan sopir tetap bisa dipekerjakan. Arik di Karangasem menambahkan, ketika peraturan itu jalan, apakah nantinya anggota dewan mau menggunakan bus Sarbagita? Hitunghitung agar bus ini ramai penumpangnya. Sebab, selama ini sepi penumpang. Berbeda dengan Mastera di Tabanan. Usulnya tetap saja anggota dewan itu memakai mobil dinas, tetapi mobil itu harus ada tulisannya. Sehingga bisa menandakan mo-
Bali Post/kmb28
I Gusti Arya Wardana
Bupati Eka Terima Penghargaan
Warung Global
Bratayasa di Sangeh mengatakan, sebagai masyarakat dirinya menginginkan agar peraturan itu mengikat. Artinya, bukan sekadar peraturan tanpa kekuatan apaapa. Jangan sampai terjadi uang transport diterima mobil juga diterima. Kemudian mobil eks anggota dewan itu nantinya mau dikemanakan berikut sopirnya! Dewa Rindi di Singapadu mengatakan langkah itu sebagai kebijakan brilian dalam upaya mengurangi kemacetan lalu lintas. Solusi seperti itu sekaligus sebagai upaya penghematan. Dirinya berharap nantinya peraturan ini akan
dapat ditingkatkan,” jelasnya. Setelah Pasar Bajera, Selemadeg direvitalisasi rencananya diusulkan renovasi Pasar Kediri. Strategi ini dilakukan untuk lebih memaksimalkan pendapatan dari pasar tradisional terkait peningkatan PAD. Dari data Disperindag Tabanan, pendapatan Pasar Kediri sampai Agustus tercatat Rp 800 juta. Capain itu sudah mencapai 94 persen dari target yang ditetapkan. Selanjutnya, Pasar Tabanan Rp 735 juta hingga bulan Agustus. Capainnya baru menyentuh target 76 persen. “Dengan situasi pasar dikemas lebih tertata dan bersih, kita harapkan ke depan PAD Tabanan ini bisa meningkat,” pungkasnya. Sekadar mengingatkan, pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus mendorong upaya revitalisasi pasar tradisional. Revitalisasi pasar ini bertujuan agar pasar itu mampu lebih banyak bisa menarik konsumen yang datang berbelanja. Sebab, di dalam pasar tradisional
bil itu milik anggota DPRD Badung dari fraksi tertentu. Strategi seperti itu membuat masyarakat menjadi tahu. Karena mobil milik negara itu sudah ada penandanya. Ini juga untuk menghindari mobil itu disalahgunakan. Sebagian besar pasti punya mobil pribadi. Ketut Dawi di Abiansemal memberi masukan berbeda. Terpenting pengawasan yang dilakukan melekat. Anggota dewan tetap saja boleh menggunakan mobil dinas. Namun kinerjanya
harus lebih berdaya guna dan maksimal. Jangan sampai anggota dewan itu terkesan eksklusif dan bermewahmewahan. Jero Wijaya di Kintamani menyampaikan, pengalaman pribadinya ketika menjadi anggota dewan di masa lalu. Dirinya menjadi dewan pada saat transisi antara parlemen perwakilan sesuai UUD 1945 ke UU baru. Di zaman itu dewan adalah sebagai perwakilan. Terutama setelah Orde Baru menjadi anggota dewan, itu tidak memiliki fasilitas mentereng. Inilah kebobrokannya, ia dengar anggota dewan bisa dapat uang puluhan juta perbulan. Wijaya mengenang saat itu gaji enam bulah pertama Rp 750.000, enam bulan kedua Rp 1.000.000, ketiga 1.500.000. keempat Rp 2.500.000 dan terakhir menjelang purnabakti Rp 7.500.000 perbulan. (bram)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memiliki potensi besar dalam hal menarik minat investor di bidang industri dan pelaku bisnis berbagai sektor. Potensi itu sangat berarti sekali memajukan perekonomian daerah. “Di bidang investasi, kita terus mendukung nilai kearifan lokal. Kita mengangkat desa-desa wisata serta terus mengembangkannya melalui BUMDes (Badan Usaha Milik Desa). Itu kami lakukan untuk mengurangi pengangguran. Tidak perlu ekspor, kita jual saja produk-produk BUMDes kepada wisatawan atau turis, perbanyak pasar oleh-oleh, kerajinan dan kuliner. Jadikan masyarakat sebagai penikmat langsung,” pinta Bupati Eka usai menerima penghargaan tersebut. Pengembangan ekonomi seperti itu, sambung Eka, sebagai salah satu celah menggerakkan ekonomi masyarakat. Dan implikasi akhirnya berimbas positif pada pembangunan daerah. Demikian halnya pengembangan infrastruktur melalui semangat gotong royong dalam bentuk Program Partisipatif. Program ini merupakan strategi pembangunan Kabupaten Tabanan yang telah diterapkan sejak beberapa tahun terakhir untuk menjawab keterbatasan APBD
dalam membiayai langsung pembangunan infrastruktur. Dengan pola pembangunan itu masyarakat terlibat langsung dalam proses pembangunan. Masyarakat secara langsung mengerjakan infrastruktur apa yang dikehendaki. Pemerintah sendiri mendukungnya dengan menyediakan material. “Program partisipatif itu merupakan salah satu kiat sukses kami menuntaskan persoalan infrastruktur di Tabanan. Karena, jika hanya mengandalkan APBD kami tidak bisa berbuat banyak. Saat ini kita bangun terus infrastruktur. Mudah-mudahan pada 2018 nanti bisa selesai semuanya,” katanya. Pada bidang pelayanan publik, Pemkab Tabanan terus meningkatkan pelayanan berbasis IT. “Kita manfaatkan teknologi, buat semua jadi mudah dan cepat. Semua dinas diwajibkan memanfaatkan teknologi untuk mempermudah pelayanan. Salah satunya server kita gabung jadi satu,” ungkapnya. Pada sektor pariwisata, Kabupaten Tabanan terus berusaha meningkatkan jumlah wisatawan yang datang, baik lokal maupun mancanegara. “Pariwisata seperti Jatiluwih, Ulun Danu Beratan, Tanah Lot memang sudah menjadi
warisan dari dulu. Setiap tahunnya mendatangkan wisatawan lebih dari 15.000 orang. Ke depannya kita terus kembangkan, khususnya wisata alam,” ujarnya. Bupati Eka juga mengungkapkan, kunci keberhasilan Tabanan selama ini yaitu dengan adanya gotong royong. Ciri khas orang Bali yakni saling bantu bekerja sama dari mulai camat, lurah, kepala desa dan OPD terkait harus ikut aktif mewujudkan pembangunan. “Yang saya lakukan berbuat, berdoa, bersyukur dan berbagi. Jadi kalau pintar jangan pintar sendiri. Kalau kaya jangan kaya sendiri dan kalau bahagia jangan bahagia sendiri,” imbuhnya. CEO Frontier Consulting Group Handi Irawan mengatakan metode penilaian pada penghargaan ini menggunakan data primer dan sekunder. “Data primer diperoleh melalui survei yang dilakukan dengan metode wawancara, kuesioner dan data sekunder diperoleh melalui dokumen-dokumen yang dapat dilihat oleh publik. Seperti jumlah investasi, pertumbuhan Penerimaan Domestik Regional Bruto (PDRB), jumlah pelayanan publik seperti rumah sakit dan jumlah wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut,” pungkasnya. (ad039)
15
Senin Kliwon, 2 Oktober 2017 Hasil Pertandingan --------------- Liga Spanyol ---------------------------------------Deportivo la Coruna Sevilla Levante Leganes Celta Vigo
vs vs vs vs vs
Getafe Malaga Alaves Atletico Madrid Girona
2-1 2-0 0-2 0-0 3-3
--------------- Liga Inggris -----------------------------------------Chelsea Huddersfield Manchester United Bournemouth Stoke West Brom West Ham
vs vs vs vs vs vs vs
Manchester City Tottenham Crystal Palace Leicester Southampton Watford Swansea
0-1 0-4 4-0 0-0 2-1 2-2 1-0
--------------- Liga Italia ---------------------------------------------Udinese Genoa
vs Sampdoria vs Bologna
4-0 0-1
--------------- Liga Jerman -----------------------------------------Moenchengladbach Eintracht Frankfurt Augsburg VfL Wolfsburg Hamburg Schalke
vs vs vs vs vs vs
Hanover 2-1 VfB Stuttgart 2-1 Borussia Dortmund 1-2 Mainz 1-1 Werder Bremen 0-0 Bayer Leverkusen 1-1
Hamsik Dekati Rekor Maradona Naples -
Hamsik mencetak gol saat pertandingan baru berjalan empat menit. Gol pertamanya musim ini menjadikannya menghasilkan total 114 gol sepanjang membela klub dari selatan. Ia hanya perlu satu gol lagi untuk menyamai rekor Maradona dengan 114 gol. Dries Mertens yang berkontribusi terhadap gol Hamsik, menggandakan keunggulan tuan rumah melalui gol pada menit ke-39 dari titik p e n alti.
Marek Hamsik menyumbang satu gol saat Napoli menggulung Cagliari 3-0 pada pertandingan Serie A Liga Italia, Minggu (1/10) kemarin. Gol di Stadion San Paolo itu mendekatkan rekor gol gelandang asal Slovakia itu pada pencapaian legenda Napoli Diego Maradona.
--------------- Liga Prancis ------------------------------------------Paris SG Dijon Guingamp Nantes Rennes Amiens
vs vs vs vs vs vs
Bordeaux 6-2 Strasbourg 1-1 Toulouse 1-1 Metz 1-0 Caen 0-1 Lille ditunda
Kagawa Tentukan Sukses Dortmund
Berlin Gelandang Jepang Shinji Kagawa membukukan gol penentu kemenangan saat Borussia Dortmund menekuk tuan rumah Augsburg 2-1 pada Liga Jerman, Minggu (1/10) kemarin. Dortmund, yang menyia-nyiakan penalti pada babak kedua, bangkit dari kekalahan dari Real Madrid di tengah pekan di ajang Liga Champions untuk unggul lima poin di puncak klasemen Liga Jerman dengan koleksi 19 poin dari tujuh pertandingan. Kagawa (28) mencetak gol ke-38-nya di liga untuk melewati rekor Shinji Okazaki di Liga Jerman, dengan sepakan cungkil yang menaklukan kiper Marwin Hitz. Sebelumnya, pemain Augsburg Caiuby menyamakan gol pembuka keunggulan Dortmund di menit keempat yang dibukukan Andriy Yarmolenko. Tim tamu semestinya menambahi beberapa gol lagi pada babak pertama yang berjalan berat sebelah, di mana pencetak gol terbanyak Liga Jerman PierreEmerick Aubameyang gagal pada duel satu lawan satu dengan Hitz, dan Kagawa melepaskan tembakan melambung di atas gawang dari jarak dekat. ‘’Ini merupakan permainan terburuk kami sejak saya menjadi pelatih,’’ kata arsitek tim Dortmund Peter Bosz, yang mengambil alih tim pada musim ini. Hanover 96 menelan kekalahan pertama musim ini setelah pemain Borussia Moenchengladbach Thorgan Hazard mencetak gol melalui penalti pada fase akhir pertandingan. Gol tersebut mengamankan kemenangan 2-1 Gladbach yang mendongkrak timnya naik ke peringkat ke-11. Sebastian Haller juga mencetak gol penentu kemenangan di fase akhir pertandingan untuk membawa Eintracht Frankfurt memenangi pertandingan kandang untuk pertama kalinya 2-1 melawan VfB Stuttgart. Hamburg SV dan Werder Bremen berbagi poin pada derby Jerman utara yang berakhir imbang tanpa gol. Kedua tim berjuang untuk meninggalkan zona degradasi. (afp/ant)
Hasil Liga Italia SPAL Torino Chievo Verona Benevento Lazio Napoli
vs vs vs vs vs vs
Kalidou Koulibaly mencetak gol ketiga di menit setelah babak kedua dimulai. ‘’Saya mendekati rekor Maradona, tapi apa pun kemenangan ini merupakan penampilan tim. Tujuh kali menang dari tujuh pertandingan, itu banyak. Oktober menjadi masa yang menentukan,’’ jelas Hamsik. Tambahan tiga poin di San Paolo memantapkan posisi Napoli di puncak klasemen Serie A dengan 21 poin. Kemenangan kema-
Gelandang Napoli Marek Hamsik.
Crotone Vernona Fiorentina Inter Milan Sassuolo Cagliari
1-1 2-2 2-1 1-2 6-1 3-0
rin itu juga melengkapi awal musim yang impresif bagi Napoli yang meraih kemenangan di kompetisi Liga Champions saat membekuk juara Liga Belanda Feyenoord 3-0 pertengahan pekan lalu. Sebaliknya Cagliari menelan kekalahan kelima dalam tujuh pertandingan. Klub Sardinia itu baru mengemas enam poin dan berada di peringkat ke-14. Dua gol cepat yang dicetak Marcelo Brozovic pada menit ke-19 dan 22 mengantarkan Inter Milan menang 2-1 di markas Benevento. Sementara Lazio panen gol saat menghancurkan tamunya Sassuolo 6-1. Luis Alberto dan Marco Parolo masing-masing mengemas dua gol sementara dua gol sisanya dihasilkan Stefan de Vrij dan Ciro Immobile. (kmb39/rtr)
Kemenangan Layak di Stamford Bridge London Manchester City mencatat kemenangan penting saat menumbangkan tuan rumah Chelsea 1-0 pada pertandingan kompetisi Liga Inggris, Minggu (1/10) kemarin. Kemenangan di Stamford Bridge oleh pelatih City Pep Guardiola dinilai sebagai hal yang layak selain pesan penting untuk perburuan gelar musim ini. City menelan dua kekalahan atas Chelsea pada musim lalu dan menyelesaikan kompetisi terpaut 15 poin dari sang juara itu. Pada laga kemarin, Citizens mencuri tiga poin saat tembakan Kevin De Bruyne di babak kedua mengoyak gawang Thiboit Courtois. De Bruyne yang mengomandoi serangan City sepanjang pertandingan, lepas dari pengawalan pemain belakang dan memasuki daerah pertahanan Chelsea. Dengan kaki kirinya, ia melepaskan tembakan keras yang membuahkan gol pada menit ke-67. Tambahan tiga poin itu
memantapkan posisi City di puncak klasemen dengan 19 poin, sama seperti Manchester United. Tetapi City unggul produktivitas gol atas MU yang mencukur Crystal Palace 4-0 sebelum memasuki jeda internasional. ‘’Tak ada kata yang bisa menggambarkan bagaimana Chelsea dan apa yang mereka lakukan musim lalu. Tapi penting memenangkan pertandingan ini dan khusus dengan cara kami bermain,’’ ucap Guardiola yang mengakui timnya berada gaya bermain tepat pada babak pertama sebelum tampil memikat di babak kedua. ‘’Kami mengendalikan permainan dan di babak kedua memperbaiki posisi kami serta cara menyerang. Chelsea tak bisa merespons dan hanya mengandalkan bola-bola jauh,’’ lanjutnya setelah City memimpin hingga 62 persen penguasaan bola dibandingkan Chelsea yang hanya 38 persen. Ini menjadi gol pertama De Bruyn musim ini. Ironinya gol tersebut bersarang di klub
yang pernah menjualnya ke Wolsfburg pada 2014. Guardiola pun memuji penampilan gelandang Belgia yang berperan besar pada kemenangan di bekas klubnya itu. Manager the Blues Antonio Conte berkilah kekalahan timnya terjadi setelah melewati pekan berat setelah Chelsea harus memainkan tiga pertandingan dalam sepekan. Pertengahan pekan lalu Chelsea melawat ke Madrid untuk menundukkan Atletico 2-1 di Liga Champions. ‘’Ini logis ketika anda memainkan tiga pertandingan dalam sepekan. Anda menghadapi risiko,’’ jelas pria Italia itu. Melengkapi malam sial itu, Chelsea kehilangan penyerang utamanya Alvaro Morata. Pemain Spanyol itu cedera hamstring dan terpaksa digantikan di babak pertama. ‘’Kami belum tahu seberapa berat cedera yang dideritanya,’’ jelas Conte. Kemenangan besar juga dibukukan MU saat menjamu Crystal Palace di Old Trafford. Pasukan Jose Mourinho
Paris Neymar mengemas dua gol ketika Paris St Germain (PSG) kembali memperlihatkan dominasinya untuk mencatatkan kemenangan 6-2 atas Girondins de Bordeaux di kompetisi Liga Prancis, Minggu (1/10) kemarin. Klub ibu kota itu memperbesar keunggulan mereka menjadi tiga poin di puncak klasemen sementara dengan Neymar dan Edinson Cavani melupakan perselisihannya seputar penedang penalti. Edinson Cavani, Thomas Meunier, dan Julian Draxler juga menyumbang gol sebelum turun minum. Penyerang muda Kylian Mbappe menambahi gol pada babak kedua, sedangkan Bordeaux sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol
Younousse Sankhare dan Malcom. PSG, yang menghancurkan Bayern Munich dengan skor 3-0 di Liga Champions tiga hari sebelumnya, mengoleksi 22 poin dari delapan pertandingan berbanding 19 poin milik Monaco. Klub kerajaan itu ditahan imbang 1-1 oleh Montpellier sehari sebelumnya. Bordeaux, yang sebelumnya merupakan satusatunya tim yang belum terkalahkan musim ini, menduduki peringkat ketiga, tertinggal tujuh poin dari puncak klasemen. ‘’Tidak banyak yang dapat dikatakan. Kami memulai pertandingan dengan pola pikir yang bagus, namun ketika Anda kemasukan gol sejak awal melawan tim seperti ini, itu benar-benar
sulit,’’ kata kapten Bordeaux Jeremy Toulalan. Neymar membuka gol pada menit kelima ketika ia melepaskan tendangan bebas melengkung dari jarak 30 meter. Tujuh menit berselang, umpan terobosan sempurna pemain Brazil ini berhasil mencapai Cavani, yang kemudian menaklukkan kiper Benoit Costil ketika PSG menggandakan keunggulan mereka. PSG unggul segalanya atas Bordeaux dan pada menit ke-21, Meunier mengubah skor menjadi 3-0, melesakkan bola ke sudut jauh dari umpan silang Yuri Berchiche. Tim tamu mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-31 ketika Sankhare mencetak gol balasan dari jarak dekat setelah Bordeaux mendapat keuntungan dari sapuan buruk gelandang Marco Verratti. Dua pekan setelah Cavani dan Neymar berselisih mengenai siapa yang akan mengeksekusi penalti, tidak ada diskusi serupa ketika PSG mendapat hadiah penalti pada menit ke-40 menyusul handball Otavio. Neymar-lah yang mengambil penalti, mengonversinya dengan mengecoh Costil. Untuk pertama kali sepanjang sejarah mereka, PSG mencetak lima gol pada babak pertama ketika Draxler melepaskan sepakan voli kaki kiri dari umpan silang yang dikirim-
Bali Post/afp
JEBOL GAWANG - Gelandang Manchester City Kevin De Bruyne dikerubuti rekan-rekannya usai menjebol gawang Chelsea pada pertandingan Liga Inggris. menang 4-0 melalui gol Juan Mata menit ke-3, Marouane Fellaini (35 dan 48) serta Romelu Lukaku (86). Kemenangan besar juga dibukukan Tottenham Hotspur yang menggulung tuan rumah Huddersfield Town 0-4. Penyerang Harry Kane memborong dua gol (9 dan 24) disusul Ben Davies (16)
dan juga Moussa Sissoko (90+1). Tuan rumah West Brom ditahan imbang Watsford 2-2. Bournemouth juga dipaksa bermain tanpa gol melawan tamunya Leicester dan Stoke memerlukan gol Peter Crouch untuk meraih kemenangan 2-1 atas Southampton. (kmb39/afp)
kan Mbappe. Pada babak kedua, ganti Draxler yang menjadi pengumpan Mbappe, menyodorkannya bola di area pertahanan lawan, dan penyerang Prancis itu mencetak gol dengan tembakan menyilang sebelum menit ke-60. Malcolm memberikan gol kedua bagi Bordeaux melalui penalti pada menit ke-90, yang diberikan akibat pelanggaran yang dilakukan terhadap Jonathan Cafu. Juara bertahan Monaco
gagal mengamankan keunggulan saat ditahan tamunya Montpellier 1-1. Gol Radamel Falcao pada menit ke-38 disamakan Souleymane Camara menjelang bubaran. Hail liannya Dijon bermain imbang 1-1 melawan Strasbourgh. Hasil serupa juga didapat Guingamp saat menjamu Toulouse. Sementara Nantes dan Caen memetik kemenangan tipis 1-0 atas Mets dan Stade Rennes. (kmb39/afp/ant)
PSG Perlihatkan Dominasinya
Bali Post/rtr
KELUAR - Manager Arsenal Arsene Wenger (kanan) menarik keluar penyerang Alexandre Lacazette pada pertandingan melawan Brighton & Hove Albion di kompetisi Liga Inggris, Minggu (1/10) kemarin.
Kado untuk Wenger di Musim Ke-21
London Arsene Wenger mendapat kado kemenangan di kompetisi Liga Inggris, tepat 21 tahun sejak kedatangannya di Arsenal, Minggu (1/10) kemarin. The Gunners merontokkan klub promosi Brighton 2-1. Terlalu dini untuk memprediksi Arsenal bakalan menjuarai Liga musim ini atau mengakhiri 13 tahun masa penantian para pendukungnya. Namun pada laga di Stadion Emirates itu, fans tuan rumah bisa menyaksikan perjuangan pelatih asal Prancis itu dalam mengembalikan reputasinya setelah menjalani tahuntahun tanpa gelar. Ironinya gol kemenangan Asenal bukan datang dari pemain-pemain terbaiknya seperti Alexandre Lacazette. Nacho Monreal membuka gol pada menit ke-16 dan Alex Iwobi menambahi gol menit ke-56 menuntaskan assist dari Alexis Sanchez. Tambahan tiga poin ini menempatkan Arsenal di peringkat ke-5 dengan raihan 13 poin atau terpaut enam poin dari duet Manchester City serta United yang berada di puncak. Kemenangan ini juga melengkapi rekor fantastis Wenger di Liga melewati pencapaian mantan pelatih Mu Sir Alex Ferguson. Brighton menjadi klub ke-45 Inggris yang ditundukkan Arsenal sejak kepemimpinannya pada 1996. (kmb39/afp)
Bali Post/afp
PENALTI - Penyerang PSG Neymar bersiap melakukan tendangan penalti melawan Girondins de Bordeaux.
olah raga
16 Hasil GP F1 Malaysia 1. Max Verstappen 2. Lewis Hamilton 3. Daniel Ricciardo 4. Sebastian Vettel 5. Valtteri Bottas 6. Sergio Perez 7. Stoffel Vandoorne 8. Lance Stroll 9. Felipe Massa 10. Esteban Ocon
(Red Bull) 1:30:01,290 (Mercedes) +00:12,770 (Red Bull) 00:22,519 (Ferrari) 00:37,362 (Mercedes) 00:56,021 (Force India) 01:18,630 (McLaren) 1 lap (Williams) 1 lap (Williams) 1 lap (Force India) 1 lap
Klasemen 1. Lewis Hamilton (Inggris) 2. Sebastian Vettel (Jerman) 3. Valtteri Bottas (Finlandia) 4. Daniel Ricciardo (Australia) 5. Kimi Raikkonen (Finlandia)
poin 281 247 222 177 138
Konstruktor 1. Mercedes 2. Ferrari 3. Red Bull - TAG Heuer 4. Force India - Mercedes 5. Williams-Mercedes
poin 503 385 270 133 65
Bali Post/rtr
TENAGA LISTRIK - Para inovator, kompetitor dan perancang di dunia teknologi E-Mobility bertemu di Sirkuit Red Bull, Spielberg, Minggu (1/10). Mereka ambil bagian dalam E-Mobility Play Days yang mempertemukan mereka dalam ajang adu kecepatan non-emisi alias lebih menonjolkan penggunaan kendaraan bertenaga listrik seperti lomba drone dan Formula-E. Tampak Daniel Abt dan Jean Pierre Kraemer berpose di depan mobil Formula E.
Ferrari Sial di Sepang
Sepang -
Pembalap Red Bull Max Verstappen melengkapi perayaan ulang tahun ke-20 dengan menjuarai Grand Prix Formula 1 Malaysia, Minggu (1/10) kemarin. Balapan pamungkas di Sirkuit Sepang ini juga diwarnai petaka yang menimpa tim Ferrari. Verstappen yang merayakan ulang tahun Sabtu lalu, memimpin balapan sejak putaran ke-4 dan sejak itu tak pernah terkejar oleh lawan-lawannya. Pembalap Mercedes Lewis Hamilton yang menempati pole position saat start, menduduki posisi kedua disusul Daniel Ricciardo (Red Bull) yang melengkapi susunan di podium. ‘’Mobil ini luar biasa. Jika saya ingin meningkatkan kecepatan, saya pasti bisa. Balapan ini sangat kompetitif dan kemenangan ini luar biasa,’’ jelas pembalap muda Belanda itu. Kemenangan di Sepang ini menjadi yang kedua bagi putra pembalap F1 Jos Verstappen itu sepanjang kariernya. Namun untuk musim ini dia tercatat baru dua kali naik podium. Sukses kemarin menutup tujuh lomba tanpa hasil dalam 15 balapan musim ini. Max menduduki posisi ketiga pada seri di Tiongkok, April lalu. Tapi setelah itu, dia gagal mencapai podium karena kerusakan mesin atau kecelakaan. Bagi Red Bull, ini kemenangan kedua musim ini. Ricciardo sebelumnya memenangkan balapan di Azerbaijan.
Petaka Ferrari Meski hanya menduduki posisi kedua, Hamilton mulai menjauhkan diri dari kejaran Vettel di klasemen pembalap. Pembalap Inggris itu kini memimpin dengan selisih 34 poin dari rivalnya asal Jerman itu. Dengan sisa lima balapan, Ferrari mendapat tantangan besar untuk mengejar ketertinggalan. Namun faktanya tim Italia itu malah kehilangan harapannya setelah mobil yang dinaiki Kimi Raikkonen meledak mesin turbonya sebelum start dimulai. Mobilnya didorong kembali masuk pit dan tak pernah lagi bisa keluar berlomba. Raikkonen yang pertama kali meraih kemenangan di Sepang 2013, mengaku mobilnya baik-baik saja sebelum kerusakan mesin itu terjadi. Sementara itu, Vettel yang memimpin klasemen bulan lalu, masih memiliki peluang mendongkel dominasi Hamilton mulai dari GP Jepang akhir pekan ini. Pada balapan kemarin, Vettel sempat mencatatkan waktu tercepat pada 10 putaran jelang finis. Ia mendekati Ricciardo pada perebutan posisi ketiga. Namun pembalap Australia itu menutup jalurnya hingga mobilnya keluar lintasan. Di sisa tujuh putaran Vet-
Bali Kirim Tiga Cabor ke Fornas
Denpasar (Bali Post) Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Bali mempercayakan kepada FORMI Kota Denpasar dalam pengiriman atletnya pada Fornas di Banjarmasin, Kalsel, 20-24 Oktober mendatang. Tiga cabor yang diterjunkan yakni hadang putri, tajog putra, serta terompah putra dan putri. Ketua Kontingen Fornas Bali Ketut Sudana di sela-sela evaluasi persiapan tim di Lapangan Puputan Badung, Minggu (1/10) kemarin menjelaskan, para atlet yang dikirim merupakan juara Porkot 2016 lalu. ‘’Atlet yang kami berangkatkan ini mengatasnamakan FORMI Bali, sebab FORMI Denpasar yang ditunjuk mewakili atletnya ke Fornas,’’ jelas Sudana yang juga Sekum FORMI Kota Denpasar ini. Dikemukakan, sebelum berlaga ke ajang resmi Fornas, pihaknya mengevaluasi atlet ketiga cabor tiap Minggu, persisnya pada 1, 8, dan 15 Oktober. ‘’Cabor hadang dan terompah pernah tampil pada Fornas di Bangka Belitung (Babel) 2011 silam. Bahkan, hadang putri Bali juara I pada ajang Fornas di Semarang,’’ terang Sudana. (022)
Bali Post/022
FORNAS — Cabor terompah bakal berlaga pada hajatan multievent Fornas di Banjarmasin, Kalsel, 20-24 Oktober nanti.
Fitria Hartani Rebut Emas di Nomor ”Women Boulder”
Jakarta (Bali Post) Pemanjat tebing nasional Fitria Hartani meraih medali emas untuk kategori women boulder dalam kejuaraan Bangkok Series ASEAN Climbing Circuit di Thailand. Atlet asal Jawa Timur itu berhasil menggeser tuan rumah Puntarika Tunyavanic yang menempati posisi kedua dan wakil Singapura Vanessa Teng yang berada di posisi ketiga. Kepala Biro Pembinaan Usia Dini Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) Kuntono Halim mengaku puas dengan perolehan medali emas dari Fitria. ‘’Kalau untuk perolehan medali sudah sesuai target, karena dari dua emas yang diperebutkan kita berhasil bawa satu,’’ ujar Kuntono dalam siaran pers, Minggu (1/10) kemarin. Selain Fitria, PP FPTI mengirim tiga atlet lain untuk bertanding dalam ajang ASEAN Climbing Circuit yakni juara POPNAS 2017 Karisma Ragil Rakasiwi, Kiromal Katibin, dan Jasmico Pamumade. Bagi para atlet muda juara Popnas yang belum berhasil meraih medali, kompetisi yang hanya mempertandingkan dua kategori yaitu women boulder dan men boulder ini menjadi pengalaman penting. Sejak awal, target yang dipasang Kuntono kepada para atlet junior ini adalah untuk melatih mental tanding karena ketiga pemenang Popnas 2017 tersebut baru pertama kalinya mengikuti ASEAN Climbing Circuit. ‘’Para atlet junior yang kita bawa juga dapat pengalaman berharga,’’ ujar Kuntono. Sementara itu, medali emas pada nomor men boulder diraih oleh Asher Gavin dari Singapura. Posisi kedua hingga keenam pada nomor ini berturut-turut dimenangi oleh Dennis Chua dari Singapura, Winai Ruangrit dari Thailand, Tatthana Raksachat dari Thailand, Teeraphon Boondech dari Thailand, dan Mark Chan dari Singapura. (ant)
Senin Kliwon, 2 Oktober 2017
Bali Post/afp
RUNTUH - Pendukung Lille berjatuhan dari tribun setelah pagar pembatas dengan lapangan runtuh akibat desak-desakan merayakan gol yang dicetak Fode BalloToure pada pertandingan Liga Prancis melawan tuan rumah Amiens.
Pagar Pembatas Rubuh, Laga Amiens Vs Lille Ditunda
Paris Setidaknya 29 orang lukaluka, termasuk lima orang yang luka serius, ketika pagar pembatas rubuh pada pertandingan Liga Prancis antara Amiens melawan Lille, Minggu (1/10) kemarin. Pertandingan dihentikan dan penyelidikan dilakukan atas insiden tersebut. Gambar-gambar di televisi memperlihatkan puluhan penggemar Lille terjatuh dan saling bertumpukan setelah pagar pembatas penonton di pinggir lapangan Stade de la Licorne rubuh. Insiden itu terjadi beberapa detik setelah Lille mencetak gol pada menit ke-15, pada derby lokal Prancis utara ini. Sumber-sumber kepolisian mengatakan jumlah total orangorang yang cedera masih terus dihitung. Angka sementara pada pernyataan yang dikeluarkan rumah sakit lokal menyebutkan 29 orang, termasuk lima orang yang luka serius. Tingkat keselamatan di stadion-stadion sepak bola Prancis berkembang drastis sejak 1992 ketika 18 orang meninggal dunia setelah adanya tribun
yang rubuh di Stadion Armand Cesari sebelum pertandingan Piala Prancis antara tuan rumah Bastia dan Olympique de Marseille. Presiden klub Amiens Bernard Joannin, yang stadionnya dibuka pada 1999, mengatakan pada konferensi pers bahwa tidak ada tanda-tanda masalah apa pun pada stadion yang diresmikan pada 1999 itu. ‘’Kepolisian memperingatkan kami mengenai 200 ultras (kelompok garis keras) yang sangat mengganggu di area yang diperuntukkan bagi para penggemar Lille. Mereka lebih dari 500 orang memanjat dengan cepat ke pagar pembatas ini,’’ kata Joannin. Media lokal Prancis melaporkan bahwa sedang dilakukan renovasi di stadion itu, namun terbatas pada pekerjaan atap di sisi lain stadion ketika insiden itu terjadi. Ketua eksekutif Lille, Marc Ingla, mengunggah pesan melalui Twitter bahwa komentarkomentar Joannin tidak bertanggung jawab. Penyelidik lokal mengatakan ia telah membuka investigasi terhadap insiden ini. (afp/ant)
Bali Post/rtr
MENUMPANG - Pembalap Ferrari Sebastian Vettel (kiri) terpaksa menumpang mobil Sauber milik Pascal Wehrlein pada Grand Prix Formula 1 Malaysia, Minggu (1/10) kemarin. Pembalap Red Bull Max Verstappen menjuarai balapan di Sirkuit Sepang ini. tel terpaksa mengamankan posisi ke-4 demi meraih poin. Selain itu ban mobilnya juga mulai aus yang membahayakan dirinya. Drama itu berakhir buruk bagi Vettel. Saat memperlam-
bat kendaraan usai finis, mobilnya bertabrakan dengan Lance Stroll (Williams) dan berakhir dengan ban belakang di atas mesin. Vettel menuju garis akhir dengan menumpang mobil Pascal Wehrlein (Sauber).
Balapan ini menjadi event pamungkas F1 di Sepang. Pemerintah Malaysia tak lagi bisa mendukung balapan seharga 67 juta dolar AS setelah berulang kali merugi. (kmb39/rtr)
Perseden Kecewa terhadap Putusan Banding Asprov Denpasar (Bali Post) Tim Perseden Denpasar kecewa berat terhadap putusan banding yang dikeluarkan Asprov PSSI Bali. Pasalnya, jika berbicara masalah hukum, tim Persekaba Bali yang terbukti secara sah dan meyakinkan menggunakan pemain profesional Noldi Saputra tetap saja juara dan berhak mewakili Bali ke putaran nasional Kompetisi Liga 3. Padahal, menurut Humas Askot PSSI Kota Denpasar Dewa Gede Rai, di Denpasar, Minggu (1/10) kemarin, tim Persekaba juara Kompetisi Liga 3 Rayon Bali terbukti memakai pemain pro, artinya kan tidak menjunjung tinggi sportivitas dan fair-play. ‘’Masak tim juara dengan segala cara, bahkan terbukti memakai tenaga pemain pro, berhak mewakili Bali ke pentas nasional, kan lucu ya,’’ tutur Dewa Rai. Dewa Rai bukannya ambisi supaya Perseden yang mewakili Bali ke putaran nasional, walaupun Tim Laskar Catur Muka juara Liga Nusantara 2016 lalu, tetapi dirinya lebih mengacu pada regulasi. ‘’Bagaimana bunyi regulasinya harus dibeberkan, jika tim terbukti secara sah dan meyakinkan memakai tenaga pemain pro, apakah gelarnya dicopot, atau diberikan kepada tim runner-up atau di bawahnya, atau kalau perlu kompetisi diputar ulang, Perseden selalu siap. Ini yang perlu dibahas waktunya
kan cukup, dan berapa tim kontestan yang siap mengulangi kompetisi,’’ paparnya. Dewa Rai yakin, jika dipaksakan tim juara yang terbukti memakai pemain tidak sah, mewakili Bali ke putaran nasional, maka ke depan dipastikan menjadi preseden buruk bagi pembinaan sepak bola di Pulau Dewata. ‘’Untuk apa lagi mendengungkan sportivitas dan fair play, yang penting bertanding dulu ikut kompetisi, meskipun nanti terbukti memakai pemain ilegal, toh juga gelar juara tetap di tangan dan berhak mewakili Bali ke pentas nasional,’’ tegasnya. Ia yakin hukuman tidak akan memberi efek jera terhadap klub kontestan pelanggar Kompetisi Liga 3. ‘’Saya khawatir ke depan, tim akan coba-coba melanggar, sebab tidak ada efek, dampak, maupun penganuliran dari gelar juara yang direngkuhnya,’’ sebutnya. Ia memaklumi protes tidak bisa seketika pascalaga, sebab perlu mengecek keabsahan data pemain yang dicurigai ke PSSI Pusat. Pada bagian lain, Ketua Umum Askab PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana menyatakan pihaknya juga belum memahami batasan tim ofisial yang terkena hukuman dua tahun tidak boleh aktif, apakah menyangkut manajer, pelatih, pembantu umum, sampai tukang pijat. ‘’kami akan membahas bersama pengurus lain Senin (2/10) ini,’’ jelas Graha. (022)
Bali Post/wan
KECEWA — Perseden merasa kecewa berat terhadap putusan banding Asprov PSSI Bali, sebab tim yang terbukti secara sah dan meyakinkan memakai pemain pro tetap saja merebut gelar juara, dan berhak mewakili Bali ke putaran nasional kompetisi.
Goffin Dinaungi Keberuntungan Shenzhen Keberuntung menaungi David Goffin saat menjuarai turnamen tenis Shenzhen Terbuka, Minggu (1/10) kemarin. Di final petenis Belgia itu mengalahkan Alexandr Dolgopolov dalam tiga set. Goffin mencatat enam kekalahan beruntun di final musim ini. Kekalahan terburuk sejak 2014 itu dia akhiri dengan menundukkan Dolgopolov 6-4, 6-7 (5/7), 6-3. Lawannya dari Ukraina itu takluk dalam laga selama dua jam. Goffin yang menempati peringkat 12 dunia, mengoleksi trofi ketiga ATP setelah kesuksesannya di Metz (Prancis) dan Kitzbuehel (Austria). ‘’Ini akan menjadi kesuksesan yang amat istimewa karena seperti yang anda tahu, sulit untuk kembali setelah mengalami cedera,’’ kata Goffin yang mundur di Prancis Terbuka dan absen di Wimbledon akibat cedera engkel.
Bali Post/afp
TENIS - Petenis Belgia David Goffin menjuarai turnamen Shenzhen Terbuka, Minggu (1/10) kemarin di Shenzhen, Tiongkok.
Putaran Pertama Sementara itu, petenis unggulan Johanna Konta dan Svetlana Kuznetsova tersingkir di putaran pertama turnamen Tiongkok Terbuka. Unggulan ke-6 Konta dari Inggris gagal mengulangi permainan terbaiknya yang membawanya hingga final musim lalu. Monica Niculescu dari Rumania mengalahkannya 6-1, 6-2. Kuznetsova yang menempati peringkat ke-7 juga bernasip serupa. Lawannya Lara Arruabarrena dari Spanyol meng-
hentikan langkahnya 6-7 (2/7), 7-5, 6-1. Nasib baik masih berpihak pada Caroline Wozniacki yang lolos dari hadangan andalan tuan rumah Wang Qiang 6-1, 6-7 (4/7), 6-1. Padalah di Wuhan pekan lalu, petenis peringkat ke-6 dunia itu tersingkir dini. (kmb39/afp) Hasil Tiongkok Terbuka Putaran I Julia Goerges vs Madison Brengle Caroline Wozniacki vs Wang Qiang
6-4, 6-3. 6-1, 6-7 (4/7), 6-1.
Elina Svitolina vs Zhu Lin
6-3, 6-2.
Alize Cornet vs Wang Yafan
6-3, 7-5.
Monica Niculescu vs Johanna Konta
6-1, 6-2.
Samantha Stosur vs Katerina Siniakova
6-3, 6-2.
Andrea Petkovic vs Kiki Bertens
6-4, 6-0.
Karolina Pliskova vs Carla Suarez
6-3, 6-4.
Lara Arruabarrena vs Svetlana Kuznetsova 6-7 (2/7), 7-5, 6-1. Zhang Shuai vs Yulia Putintseva
6-4, 6-4.
Agnieszka Radwanska vs Carina Witthoeft
7-5, 6-3.
Ekaterina Makarova vs Jennifer Brady
6-3, 6-3.
Magdalena Rybarikova vs Eugenie Bouchard
6-4, 6-3.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Senin Kliwon, 2 Oktober 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Dcr Staff Wnt/PRT Kerja Serabutan.081337129183
LOWONGAN Cook for Hotel at Lembongan Island,Experience Phn.728088 Email:putu@bali-activities.com
B.BP.001.10.17.0000001
Dcr OB u/ Kantor dan Pengawas Lapangan.Lamaran lsg dibawa ke Jl.Tangkuban Perahu Gang SD 11 -13 No.17 Br.Teges Pdgsambian Denpasar 087861816907
B.BP.001.09.17.0001824
Dcr Lulusan S1 Teknik Mesin Max 27Th.CV ke Perama Trans Jl.Legian 39 Kuta 0811595050
B.BP.004.10.17.0000040
B.BP.001.10.17.0000005
Dcr Sgr Tk Sablon + Tk Jahit Sebanyaknya u/Garment,8466632
B.BP.001.09.17.0001962
Engineer for Hotel at Lembongan Island, Experience Ph.728088 Email:putu@bali-activities.com
B.BP.001.09.17.0001826
!!Dcr Marketing Penglmn,Gaji Min 2jt Pas:Uang saku,Mess dll H:082341290777,087861775090 B.BP.166.10.17.0000036
!Db Cook Helper / Waiter-es 1.8Jta+Mes/Makan/Tips.Top Busy Cafe Jimb, 081237574747
B.BP.004.10.17.0000012
Aplikator PengendaliHama Gj2,3 +Mkn,03614733218,081337553373 B.BP.166.10.17.0000037
Bth Admin,Guru/MhsJur,B.Ing & Math/Mipa u/Bimbel.08179791223 B.BP.001.09.17.0001957
Dcr Sales Toyota Tbn min SMA Krm CV Agung Toyota Tbn 810888
Dicari SPB/G&Marketing Min.SMU gaji:UMK+Bonus+Komisi:ratusan Ribu-Puluhan Juta Rp. Peminat serius krm Lamaran ke PT.PBSS Jl.Seruni No.18 Dps interview dibuka tgl 2-7 Okt 2017
B.BP.001.09.17.0001954
B.BP.001.09.17.0001802
Security for Hotel at Lembongan Island, Experience Ph.728088 Email:putu@bali-activities.com
B.BP.001.09.17.0001796
B.BP.001.10.17.0000032
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DIJUAL RUMAH DIJUAL TANAH Rmh strategis lnt 2, LT80/140 Jual Murah-SHGB Jl.Trengguli Prum Gn.sari II Ceningan Sari Penatih LT 41,9A H.08113899108 B.BP.001.09.17.0001767 Sesetan 840Jt WA 085237211071 Sawah datar 162A 8jt/A dekat B.BP.001.09.17.0001948 SDN Batungsel TBN 081337172225 DIJUAL TOKO B.BP.001.09.17.0001764 Jual Murah-SHGB Jl.By Pass I.B Tanah 1a Jl.Utma Sulatri Masuk Mantra-Ktwl LT.29A/LB.8000M2 200M Gatsu Timur 081237148880 B.BP.001.09.17.0001743 4Lt Hub:081-138-99108
Dicari pengepul jahit Rayon Jl.Gunung Agung 82 Denpasar Hb:0361-427506/HP.081 23806044
B.BP.167.09.17.0001816
Informasi pasang iklan Telepon
LELANG
B.BP.001.09.17.0001765
BIRO JASA DIJUAL TANAH BUC 1Are Disamping Kiri&Kanan Jasa Perawatn Kolam Renang(Rmh B.BP.001.09.17.0001849 B.BP.001.09.17.0001825 sdh ada Bgnan Rmh Alamat:Batu &Villa) Bayu Pool 081339471750 B.BP.001.10.17.0000035 Dcr Teknisi, Sales,Spv Mrktg bulan/Guwang Hub.081338762683 Gaji+Bonus+Komisi+BPJS,Lam KARTU KREDIT B.BP.001.10.17.0000010 DIJUAL MOBIL BPR butuh sgr 3 staff IT/EDP Dcari Tenaga Adm Wnt Max 25th *087860120877 WA 085100410850* The Banyumas Villa Jln Tukad BUC Djl Tnh Kav 100m Lok SuraKomputer Hub:0366-21859 /0366- single bs komp/Exel/pglm kerja Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput Buat Kartu Krdt/KPR SIUP BI HONDA Banyumas No.1 Denpasar B.BP.001.10.17.0000015 dipa 1 Peguyangan,081338792660 22103 Hari Senin s/d Jumat Hub.087761421965/081239954672 cheking Rek dbntu 087822321027 B.BP.821.09.17.0001403 Honda CRV th 2009 Manual PEMBERITAHUAN B.BP.001.09.17.0001955 B.BP.165.09.17.0001821 B.BP.001.09.17.0001885 B.BP.001.09.17.0001911 Dcr Tk cek,Tk ukur, penjahit DIJUAL MOTOR H.150jt Hp.082340377111 bs TT Dgn diketahui o/konsulat AusBth sales kanvas SIMA/C Lam.ke Dcr 2 Wnt Tkg Jarit yg Pnglmn Batubulan 325Jt ng JlMobil Viw B.BP.001.10.17.0000016 dlm,penjahit sample, pengepul tralia menyatakan permohonan SUZUKI RUPA-RUPA PT.IND.Jamu Borobudur Telp: u/Tailor Gj Blnn 081999958825 jarit, akunting Jl.P.Ambon No.255 Ketwl 200ng+230ng 087761245398 TOYOTA B.BP.001.09.17.0001611 Szk Satria FU 2010 Merah Hitam maaf Kpd PT.Arta Sedana Retail B.BP.001.09.17.0000991 B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat 087861540706/08123686454 Inova’07 H.120jt + Rush S’13 Dps Hub:081298337776 6Jt Nego 081238233029 BUC -indo atas perbuatan pencurian B.BP.001.09.17.0001872 Dcr Bag Gudang,Gatsu Timur 266 Dijual Tanah 17 A Jl.Sandat T.08123985172 / 412815 B.BP.001.09.17.0001762 175jt Bs Krd Dp15/085100856999 B.BP.154.10.17.0000033 Telp.413068 sy lakukan tgl 28/9/17 di Angantaka Badung 081237894102 Dbthkn Sgr Operator & Mekanik B.BP.001.09.17.0001909 Dicari Sopir Matic, Unmar, B.BP.141.10.17.0000017 B.BP.154.10.17.0000034 B.BP.001.09.17.0001798 Hardys Sanur shg merugikan PT. Alat Berat 081237779300 Jl.Ken Arok 12, UMR KEHILANGAN DICARI MOTOR DIJUAL RUMAH Tnh di Oberoi dpn Red Carpet Dcr:Pembantu Masak,Waiter/ss, B.BP.001.09.17.0001903 Arta Sedana Ratailindo (Hardys B.BP.001.10.17.0000009 Hlg E-KTP,BPKB,STNK Spm Yamaha Sanur.Demikian Permohonan maaf Dc Admin & Akunting(wnt) u/gar5 are tnh di Batubelig Lok sbh 081338294465 Lancar Inggris, ada Gaji, Tip, Rmh Kos 2Are Rp950Jt Muding InDicari Sales Mktg Gj UMR+bonus DK 4770 MO AN I Made Budiasa dah 8 No10 GatsuBrt 083117297578 Rest Hug Wild 3,2A 0811838038 men di Canggu Hp.082237777767 u/RM Legian Hub.081236109808 Hub.Radio AR Tlp.0361-228760 Beli Motor Bekas Segala Merk dr Saya Ken Linsmore.
SERVICE
Dcr Sopir&Sales Counter bs Bhs Inggris.MerrysTour.0361-238041
B.BP.001.09.17.0001935
B.BP.001.09.17.0001959
TOUR
B.BP.001.10.17.0000007
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
ATASI:
AHLI SUMBAT Atasi WC Mampet,
WC
GARANSI
SaluranAir, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar Melayani Nguras
081337666135 082359392760 C.0001457-BRJ
FOTOCOPY
BENGKEL LAS
Free
n
Desig
RUPA-RUPA BLI NYOMAN AHLI WC MAMPET KURAS - CLOSET
TANPA BONGKAR
WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR DLL HLI MAMPET A
WC
-
GARANSI BL I NY O M A N
081 238 554 653 087 861 626 582 C.0001211-brj
AC
SURYA JAYA
motor
QUALITY IS FIRST
Cash & Credit
JUAL BELI MOBIL SECOND BERKUALITAS Hubungi Sales GUNG SURYA HP. 085 100 80 80 90 WA. 081 338 191 333 Jl. P. Bungin 57 Pedungan Dps Ready Stock : AVANZA | INOVA | JAZZ | YARIS dll Bisa tukar tambah/ kredit C.0001088-rpa
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
B.BP.001.09.17.0001808
BIRO JASA
B.BP.165.09.17.0001953
BIRO JASA
B.BP.001.09.17.0001820
BIRO JASA SULASTRI - BIRO JASA GUNUNG WAYANG RESIDENCE Jl. Gunung Wayang 24, Denpasar
� 08124651138-085103005620 Melayani : IJIN PRINSIP, IMB, UKL/UPL, SITU/HO, NPWP, SIUP, TDP, IJIN APOTIK, API, PATEN,PAJAK,PASPOR, SIM, SAMSAT, NPPBKC, AKAD NIKAH C.0001569-BRJ
EKONOMI
18
Senin Kliwon, 2 Oktober 2017
’’Sanur Goes Organic’’
Berbagai Produk Pertanian Organik Digelar
PRODUK ORGANIK - Chef Chris Salans menunjukkan salah satu makanan hasil olahan produk organik saat Sanur Goes Organic di Spice by Crhis Salans, Sanur, Sabtu (30/9).
BAHAN dan produk pangan organik memiliki rasa yang lebih enak dan gurih apabila dinikmati. Selain itu tentunya makanan yang dibuat dari bahan organik jauh lebih sehat dibandingkan dengan makanan berbahan nonorganik. Hal itu diungkapkan Chef Chris Salans, pemilik Mozaic dan Spice by Chris Salans di Sanur, pada Sanur Goes Organic, Sabtu (30/9). Sanur Goes Organic digelar bertujuan untuk memberikan edukasi tentang produk organik serta membangun koneksi antara petani dengan tamu dan masyarakat. Ia mengakui kalau produk organik sedikit lebih mahal dibandingkan
dengan produk biasa. Untuk itu dilakukan edukasi, karena banyak yang belum mengerti akan bahan organik dan kelebihannya. Kegiatan yang dilangsungkan tiap Sabtu dari pukul 10.00 pagi sampai 16.00 sore ini tidak sekadar menjual produk organik, namun juga ditampilkan beberapa contoh masakan oleh beberapa chef. Sehingga selain menambah wawasan dan membeli produk langsung dari para petaninya, para pengunjung yang datang juga dapat mencicipi olahan produk organik yang dimasak chef pada acara tersebut. Produk pertanian yang digelar pada acara tersebut didatangkan
dari petani organik Bali sekitar 70 persen dan sisanya dari Jawa. Chris menambahkan bahwa sebelum dibuka, ia melakukan pencarian petani organik Indonesia di internet. Hal itu dikarenakan jarang petani organik yang mempunyai sertifikat di Indonesia. Jadi peserta Sanur Goes Organic sebagian besar telah memiliki sertifikat, dan beberapa petani lokal yang telah ditinjau dan disetujui produk organiknya oleh pihak restoran. Setelah menggelar acara ini di Sanur, ia berencana akan menggelar acara serupa di wilayah Seminyak dan Ubud. Selain Chef Crhis Salans yang
menampilkan Organic Grilled Veggies in Turmeric Dressing, pada Sanur Goes Organic kali ini juga mendatangkan Chef Massimo Sacco dengan masakan Ricotta Spinach Ravioli, Tomato Basil Sauce. Bahan untuk membuat masakan ini merupakan produk pertanian organik. Mengenai penggunaan bahan organik yang lebih mahal dibandingkan nonorganik pada makanan yang dijualnya di restoran, Massimo mengakali dengan mengurangi profit untuk mejaga kualitas. Ia menerangkan bahwa konsumen banyak yang belum siap dengan kesehatan, sehingga mereka berpikir-pikir
untuk membeli produk makanan organik yang sedikit lebih mahal. Beberapa daerah di Bali produk organik telah banyak diproduksi. Seperti daerah Tabanan, Gianyar untuk produksi sayuran, padi dan lainnya. Sedangkan daging diproduksi di beberapa kawasan Karangasem dan Jembrana. Hal itu diungkapkan Ruben Rosenberg dari Bali Jiwa Organic. Untuk petani organik yang belum memiliki sertifikat, ia bersama lembaga yang telah bersertifikat melakukan inspeksi langsung ke petani tersebut. Sebuah produk pertanian dianggap benarbenar organik apabila mulai dari bibit, pengairan, pemupukan hingga panen serta proses distribusinya tanpa menggunakan dan terkontaminasi bahan kimia. Sedangkan produk peternakan organik apabila ternaknya tanpa hormon, vaksin ekstra, pakannya organik. (bns3)
19
Senin Kliwon, 2 Oktober 2017
DPD Diminta Lebih Produktif
Jakarta (Bali Post) Ada sejumlah pekerjaan rumah DPD-RI ke depan yang belum dapat dilaksanakan lembaga perwakilan hasil reformasi dari sistem ketatanegaraan itu. Salah satunya, belum aktifnya DPD mewarnai kebijakan daerah. ‘’Saya mengharapkan apa yang telah dilakukan oleh DPD selama periode ini benar-benar bisa menyerap aspirasi daerah, dan melaksanakan tugas-tugas yang menjadi komitmen kepada negara,’’ kata Ketua DPD-RI Oesman Sapta Odang pada upacara peringatan HUT DPD-RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu (1/10) kemarin. Saat ini, menurut OSO, sudah ada 10 UU yang berasal dari usul inisiatif sudah dilakukan pembahasannya dan disahkan sebagai UU, dan ke depan ada sejumlah rancangan undangundang (RUU) usu inisiatif DPD yang akan
dibahas lagi dalam pertemuan-pertemuan rapat kedewanan selanjutnya. OSO menjelaskan bahwa kinerja DPD tidak akan pernah bagus jika tidak mendapat dukungan masyarakat. Untuk itu, ia memohon dukungan masyarakat untuk memberikan semangat kepada DPD-RI dalam melaksanakan tugas. ‘’Tanpa daerah, tidak ada nasional ini,’’ katanya. Ia juga berharap DPD lebih dalam menata hubungan kelembagaannya dengan baik. Terutama dengan DPR-RI sebagai lembaga yang diistilah sebagai ‘’kakak kandung’’ DPD. Dari pengamatannya, OSO mengatakan hubungan DPR dengan DPD lebih baik. Hal itu tersirat dari pelibatan DPD-RI dalam sejumlah kegiatan reses DPR di daerah. ‘’DPD dapat berkomunikasi dengan baik bahkan DPR melibatkan kita dalam halhal tertentu seperti reses,’’ ungkapnya. (kmb4)
Bangkit Kembali
Dari Hal. 1
Menyikapi hal ini, Pusat Data Bali Post melakukan jajak pendapat terkait dengan persepsi publik terkait dengan gerakan politik G-30-S/PKI. Jajak dilakukan dengan wawancara via telepon di seluruh Bali dalam sepekan terakhir secara acak. Ketika responden disodori pertanyaan, apakah anda yakin jika Gerakan 30-S/PKI ini berpotensi bangkit kembali di tengah era teknologi dan informasi ini? Merespons jawaban ini hanya sebagian kecil yang mengaku ada potensi PKI bisa bangkit kembali. Ini dimungkinkan karena gerakan politis bisa saja terbangun akibat adanya dendam sejarah. Ada sekitar 19,23 persen responden yang mengatakan bahwa sebagai sebuah paham dan ideologi, komunisme bisa saja tumbuh kembali. Itu tergantung ruang dan waktu. Ini terbukti masih ada negara yang berhaluan komunis di tengah peradaban
baru. Di Indonesia, peluang itu tetap ada jika para pengelola bangsa memberi ruang secara regulasi dan pemerintah tidak tegas mengawal ideologi bangsa yakni Pancasila. Sementara 78,45 persen responden mengaku sangat tidak yakin paham komunis bangkit kembali. Ruang untuk itu sangat kecil, baik dari segi regulasi dan dinamika politik di masyarakat. Selain tidak ada lagi batasan dan dikotomi bagi para pihak yang dicap komunis dan nonkomunis, peradaban bangsa ini sudah berkembang. Negeri dengan paham kebinekaan ini bahkan telah menegaskan paham komunis dilarang. Itu artinya ruang untuk tumbuhnya paham itu sangat kecil. Responden beranggapan paham komunis hanya dijadikan isu politik untuk menyerang lawan-lawan politik para pihak. Selain itu, responden juga mengatakan kini penganut paham komunis sudah alih generasi. Generasi muda yang orangtua
dan kakeknya dulu dianggap komunis kini justru banyak yang menjadi abdi negara. Mereka bahkan jadi pengawal ideologi Pancasila. Responden yakin kini generasi bangsa ini tidak memiliki dendam sejarah untuk melakukan perlawanan politis terhadap ideologi bangsanya. Responden justru berharap pihak-pihak yang ingin mengacaukan stabilitas bangsa dan negara dengan menyebar isu komunis bangkit lagi mestinya ditindak. Sementara 2,32 persen responden tak memberikan respons terkait hal ini. Mereka hanya mengaku menegaskan ketika negeri ini mematok harga mati untuk mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), maka paham komunis termasuk pahampaham radikal tak memiliki ruang. Pemerintah harus menindak pihak–pihak yang mengembuskan isu komunis bangkit untuk tujuan politik pragmatis. (dir)
Agung Bharata. Seusai meninjau Posko Pengungsian di Lapangan Sutasoma, Bupati Agung
Bharata juga meninjau beberapa kantong pengungsian lain yang ada di Kabupaten Gianyar. (kmb35)
Posko Kesehatan
Dari Hal. 1
Sementara itu, Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata juga nampak turun ke lapangan untuk meninjau posko pengungsian di Lapangan Sutasoma, Sukawati. Di posko itu Bupari mengecek pelayanan yang ada, terutama posko kesehatan termasuk mengecek ketersedian logistik. Terkait pengembalian pengungsi, Bupati sendiri mengaku turut khawatir, namun karena beberapa daerah tersebut sudah dinyatakan aman, mereka pun disarankan kembali. ‘’Kita khawatir juga. Tapi karena daerahnya sudah dinyatakan aman dan mereka juga harus merawat tanaman serta ternak mereka. Hari ini kita antarkan pulang,’’ tambah
Pamer Ijazah Dari Hal. 1
Contoh mudahnya, jika Anda doktor, lulus S-3 luar negeri, tidak usah pamer ijazah. Jika anak Anda cuma satu, Anda tidak berhak dapat bayaran lebih tinggi daripada tukang parkir lulusan SMP yang anaknya lima. Itu adil dalam perspektif komunisme. Atas dasar prinsip komunisme yang ‘’sama rata, sama rasa’’ itu, Kholid yakin ideologi komunisme usang sudah tidak laku lagi. Komunisme punya mimpi, kaya bersama atau miskin bersama. Padahal, dalam kehidupan ini tidak ada masyarakat bisa tumbuh dan berkembang kalau tidak ada kompetisi. Tanpa kompetisi, tidak ada inovasi, tidak ada kreativitas, tidak ada kemajuan. Kompetisi adalah kodrat manusia. Islam juga mengajarkan orang untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Akan tetapi, kompetisi juga harus tandem dengan koperasi. Ini merupakan ajaran tawassuth dalam Islam yang tercermin dalam Pasal 33 UUD 1945. (ant)
Sudah Tertib Dari Hal. 1
Kalau semua pengungsi sudah tertib dan mendapat tempat di setiap balai banjar, baru nanti dikasi ULP (Uang Lauk-pauk) oleh pemerintah. Nanti ULP ini penyalurannya dikoordinir oleh klian banjar. Selain uang lauk, salah satunya keperluan lainnya juga untuk membeli gas. Sementara kalau kompor, setiap banjar diasumsikan sudah punya. Sedangkan untuk kebutuhan alas tidur, kebutuhan air, gas, tenda dan kebutuhan MCK, jumlah dan rincian kebutuhannya tinggal diajukan ke Pos Komando. Se-
mentara kalau balai banjar masih kurang, bisa manfaatkan balai subak, wantilan desa, wantilan pura dan rumah-rumah penduduk. Di tempat desa yang aman, Gubernur Pastika juga sudah memastikan listrik tidak akan mati. PLN, kata Gubernur Pastika, sudah memastikan listrik tidak akan mati, sepanjang gardu induk di Kecicang tetap aman meski terjadi erupsi Gunung Agung. Ia juga mengaku sudah memastikan seluruh provider tidak akan ada yang mati. Ini untuk memudahkan komunikasi, bila kemungkinan terjadi hal terburuk di lapangan. (gik)
Citra Satelit
Dari Hal. 1
‘’Kami sedang mencocokkan gambar KRB dengan citra satelit untuk mendapatkan batas desa yang jelas, sehingga data rawan bencana itu nantinya menjadi lebih akurat,’’ kata Fierman, yang juga Dandim 1623/Karangasem ini.
Seperti diketahui, data desa rawan bencana ini sebenarnya cukup vital, karena dipakai acuan untuk pendistribusian logistik. Gubernur Pastika pun sudah menegaskan, kalau desa yang tak masuk daftar desa rawan bencana atau zona aman, bila warganya mengungsi tak akan memperoleh logistik. (gik)
Senin, 2 Oktober 2017 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:30 Wita Bali Channel Tourist TV 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana 06:35 Wita Seputar Bali Pagi
07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Sabha Parwa (3) 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:30 WitaDunia Kita 10:05 Wita Lejel Home Shopping 10:30 Wita Bali Channel Tourist TV
11:30 Wita Parameter 12:05 Wita Dharma Wacana 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Lejel Homeshopping 14:05 Wita Klip Bali 14:30 Wita Yowana Live
15:30 Wita Education On Bali TV 16:05 Wita Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 17:05 Wita Prita 17:30 Wita Lipsus Pemprov Bali 18:00 Wita Puja Trisandya
18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 21:00 Wita Lipsus : Pemprov Bali 21:30 Wita Ista Dewata
Pura Kancing Gumi 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Serangan (3) 23:00 Wita Lila Cita Calonarang waturenggong Klungkung (1)
16 Pages
st.com.
3.000,-
Eruption occurred when Eka Dasa Rudra was going on at Besakih
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip http://epaper.in
rnationalbalipo online: http://www.inte
Monday,
October
182 Number 9th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
L O N A A T I E R N I N T
October
2, 2017
its which had a volcano highest level the Mount Agung, raised to farmer tends her as a alert status is seen on the resort island last week, 29, 2017. Amed, September crops, near Indonesia of Bali,
2, 2017
on son freed g O.J. Simp AP, citin ial parole n offic Nevada priso Monday,
destination unpaid. ultimate parole “Trial of Simpson’s He told move - Onetime NEVADA defendant O.J. Simp- remains unclear.he hopes to and Sunday board members he has friends the Century” early on he released be approved Florida, where son was Nevada prison where for a to plan that must there. from the held since 2008 a Las family, a authorities at by probationcorrections officials had been armed robbery Associated Florida not received a parole botched and hotel, the had Simpson say they Vegas casino prison request for by their Press reported. cited a Nevada Simp- transfer been contacted The AP had not Nevada. having confirmed on Simp- counterparts in native of Califorofficial as No details and is a Simpson San Francisco, pro or destination son’s release. could as a born in son’s whereabouts and authoritiesreport. nia, final yearscity’s team, that played his were reported, to verify the player for in Los Angeles not be reached70, won his freedom lived July football Simpson, parole board in at a the 49ers. He murders. the ofof time bars, from a Nevada ac- at the California corrections years behind filed papers But after nine did not take into he has not for the murder ficials say either. hearing that 1990s trial Brown Simp- to live in that state Simpson, count his hearing, Nicole At his parole his football career Goldman. of his ex-wife ready friend, Ronprison shortly known during said he was son and a left his children He reportedlylocal time. as the “Juice”, time with prison and after midnighta former pro football to spend attention friends outside Simpson, TV pitchman, fol- and handle the public actor and could star turned not guilty in 1995 get. he would reasons the commissionwas found sensational, 13-month was was that his which Among lowing Angeles, for their decision prison trial in Loslive daily, transfixing ers gave had complied with , had Simpson televised country. incarceration the during his convictions and much of court jury subsequently and rules to the A civil the deaths in no prior criminal safety risk liable for posed a minimal found him to pay $33.5 million families, public. (rtr) ordered him to the victims’ largely damages that remains a judgment
IBP/ent
ixes Latin Beyonce rem ’ to aid nte hit ‘Mi Ge ef efforts disaster reli Beyonce
viewed 893 and has been and nations, times on YouTube. featurmillion by Beyonce, a new single The remix of ordinary people has released recent natural sales videos - Beyonce following the ing home expected to push is had already relief effortsMexico. LOS ANGELES of dancing,and by Friday 1.8 million and help with higher to a number video to in the Caribbean more than support . followers been viewed also lent her a directed relief organizations disasters most pow- times.Beyonce in her home town disaster (My People),” in Maria, the a taped efforts Hurricaneto hit Puerto Rico “Mi Gente to relief hit by J. Balvin Texas, sending earlier R&B at least the Latin telethon than remix of William, marks the giv- erful stormyears, has killed more of Houston, to a charity more since nearly 90 on the island and and Willy that raised In message new music of hurin Septemberfor the victims 16 people singer’s firsttwins in June. the Caribbean. to 30 across Irma. of the island’s $44 million ing birth donating my proceeds relief than Rico, most Harvey and don’t dishave been “I am Puerto disasters if you’re residents and resi- ricanes song to hurricane “Natural Rico, Mexico 3.4 million power don’t see from this for Puerto about the criminate. They black or white, Caribbean 10 days without charities affected complained MusInsJewish or all dents haveof official U.S. recovery an immigrant, said on her and the other Asian, or Beyonce we’re islands,” or poor ...said at the on Thursday. uage Hispanic hur- slowness she tagram pageheartbroken by the have efforts. Spanish-lang has lim, wealthy in June, The original “We’re earthquakes that the in this together,” released South time. (rtr) ricanes and families around to “Mi Gente,”1 hit in much of ways European a No. devastated in many are many on been and There message a world. she America Photo added in Bean/Pool/File help,” she website, where No. 106 Dps REUTERS/Jason Jl. Raya PuputanRenon No 148 at Lovelock her official Mandala 20, 2017. parole hearing 148 Renon Jl. Raya Niti 28 Kopi Made for his Sanur U.S. July Mandala No. Manan Jl. Raya Niti Nevada, Yamin No.18 Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum (C) arrives Jl. Mohamad in Lovelock, Cafee D.Tamblingan 30 Furama No.88 Renon O.J. Simpson Jl. Smirnof Renon Centre 19 Sanur al Jl. Merdeka Subah No 68 Denpasar Hotel Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Gilimanuk Correction Jl. D.Poso 20 Legwa Wuruk 184 Betutu khas
You can
Scret 10 Malaika Sari Kuta Shack Jl. Bakung 11 Snack Kuta Lokal Jl. Pantai 12 Warung Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 13 Cokro Jl. Camplung Kuta Kuta Sari Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali Legian Kuta 3 Seminyak 15 J & N Kebab Jl. Padma 23 Resort&Spa Bar 4 Ramayana 16 Goanna Jl. Doble Six/Werkudara Legian Resort&Spa No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.TamblinganA Sanur Live Sport Cafee No.126 6 66 Corner 18 Ramayana 140 Grill Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
ional Bali
find Internat
Cafee No. 50D Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Daiving Jl. D.Poso 23 All For Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
Post at:
Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam 33 Bali Bakery Jl. D.Tamblingan 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod Jl.Petitenget
Jl. Hayam
REUTERS/Darren
Whiteside
in 1963 eruption a Dasa Mount Agung when Ek ih occurred sak Eruption s going on at Be Rudra wa
History of
were still
working. Mangku Sueca, Jro
be closed, to ritual would “When the residents flocked then Besakih to evacuating, residents works Prior evacuate. devotional
to the to pay According was hit by remained ngayah) and said prayers,” the impacts Customexperienced the villages at that time Besakih and stones. saying (ngaturangJro Mangku Sueca. 6 many people situation and Agung rain of ash, sand explained to page pilgrims the Mount At that time, with similar Continued the ary clothes of the were showered in 1963. becoming heard afflictat that time erupted they are faced again However, currently also be Besakih prayers rain. The black ashes cleaned the residents News can at Global Agung last Now, be Besides, I have evacuated. by ash 9.30 At that time, MOUNT could not in “Bali Image” the 96.5 from III, II and for eruption. hundreds of people. Agung eruption. washed. In will ing their clothes Radio FM am. Listen to one areas of Mount reached is waiting the Eka though having been is hit, it until 10.00 FM at http:// in 1963, status and mountain in Bali centennial ritual. on ashes if the skin within disaster-pr .com Global Radio still going in warning meantime, itching because the Agung erupted at Rudra or isten2myradio ritual was where remains victims of the highest at http:// Eka Dasa be hot and Then, meru shrines the occurrence Dasa Rudra Agung Temple globalfmbali.l streaming http:// people at Penataran eruption anticipate still organizing or live video bali.com and -bali. early morning. are still hot. entirely covered order to that time, Agung of casualties. “At as they are now the eruption occurred residents were the temple were were not visible. Temple was radioglobalfm nnel/global-fm the Mount of Besakih works temples Suepanicky ashes so they Live witness Jro Mangku At that time, no sophisticated are not as it did not cause the with paying devotional there were they did in 1963, Nevertheless, to be damaged. eruption that at that time Besakih because used today, so would still busy Agung. Although the com- or meru shrines at Penataran doing activities devices as if Mount Agung ca, 75, said already erupted, were still erupted. know that of Besakih, mountain residents the mountain was no not said. Agung munity, especially as usual whenat that time there today. erupt,” he of Penataran This priest that when Mount He said that device as we seepeople added sophisticated to the eruption, in Temple Today, priorinstructed to evacuate have been
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
ustream.tv/cha
SeNIN KLIWON, 2 OKTOBER 2017
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
BAKTI GUNUNG AGUNG
SUMBANGAN pembaca Bali Post dan pemirsa Bali TV untuk para pengungsi Gunung Agung yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Bali pada Sabtu (30/9) dan Minggu (1/10) diserahkan langsung kepada pengungsi. Selain sumbangan berupa obatobatan, sembako, buku-buku Pustaka Bali Post, selimut, serta kebutuhan lainnya, diserahkan pula air siap minum dengan standar air kemasan dengan tandon stainless steel untuk memenuhi kebutuhan air minum yang sehat untuk pengungsi . Tandon air ini diletakkan di beberapa posko yang menjadi lokasi utama pengungsian, seperti di GOR Swecapura, Lapangan Sutasoma, Gianyar, dan Lapangan Manggis. Total terdapat 10 tandon yang merupakan sumbangan pembaca Bali Post, pemirsa Bali TV dan Alumni SLUA 1 Saraswati Denpasar angkatan 1981. Tandon berkapasitas 1.000 liter ini akan diisi ulang apabila airnya sudah habis. RENDANG Penyerahan sumbangan Bali
Bali Post/kmb
MINUM AIR - Salah seorang warga pengungsi di Banjar Belong Manggis minum air dari tandon Bakti Gunung Agung.
Post kepada pengungsi di Rendang, KaBali Post/ara
rangasem.
DISALURKAN - Perbekel Desa Dangin Puri Kangin saat menyalurkan sumbangan kepada perwakilan pengungsi.
Bali Post/sug
SESETAN - Penyerahan sumbangan di Banjar Pegok, Desa Adat Sesetan, Denpasar.
Bali Post/ara
DISERAHKAN - Bendesa Desa Pakraman Tonja Made Sudarsana menyerahkan secara simbolis sumbangan kepada pengungsi, Minggu (1/10) kemarin.
Bali Post/ist
BESAKIH - Pengungsi dari Besakih Kawan mengungsi di Dusun Segah, Rendang. Jumlah pengungsi sekitar 300 KK.
Bali Post/sos
SWECAPURA - Tandon air Bakti Gunung Agung ditempatkan di GOR Swecapura. Tandon ini berisi air siap minum yang bisa dikonsumsi pengungsi.
Bali Post/kmb
GIANYAR - Bantuan dari pembaca Bali Post diserahkan pada pengungsi di Banjar Dinas Pujung Kaja, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Bali Post/kmb
SIDEMEN - Penyerahan sumbangan pembaca Bali Post kepada pengungsi di Banjar Wangsian, Sidemen.
Bali Post/san
PENGUNGSI - Bantuan pembaca Bali Post dan Bali TV disalurkan kepada pengungsi di Desa Kukuh, Marga, Tabanan. Penyerahan bantuan langsung disaksikan Kepala Desa Kukuh, Marga, Sabtu lalu.
Bali Post/tri
SUMBANGAN BUKU - Pustaka Bali Post menyumbang buku bacaan ke sejumlah pos pengungsian di Klungkung, Karangasem dan Buleleng.
Bali Post/kmb
MANGGIS - Pengisian air siap minum di tandon yang diletakkan di Banjar Belong, Manggis.
Bali Post/kmb
DESA AAN - Sumbangan pembaca Bali Post diserahkan ke Desa Aan, diterima Perbekel AA Gede Rai Ardika.
Bali Post/kmb
BERANGKAT - Tandon air Bakti Gunung Agung siap diberangkatkan ke sejumlah posko pengungsian yang ada di Gianyar, Klungkung, dan Karangasem, Minggu (1/10) kemarin.