Bali Post
balipost http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Bulan Bung Karno untuk Tularkan Semangat ’’Founding Father’’ kepada Generasi Milenial Besok, Pagelaran Oratorium Gerakan Kekuatan Pancasila di Taman Budaya Peringatan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Bali dengan tema ‘’Gerakan Kekuatan Pancasila (The Movement of Pancasila Power)’’. Tema tersebut diterjemahkan ke dalam oratorium kolosal dan teatrikalisasi puisi ‘’Aku Melihat Indonesia’’ yang merupakan sajak karya Bung Karno, yang akan digelar di Ardha Chandra Taman Budaya, Sabtu (1/6) petang besok. Pagelaran oratorium ini akan disaksikan masyarakat lintas agama, bendesa adat, kepala desa/lurah, pelajar/ mahasiswa, seniman, tokoh masyarakat, pejabat pemerintah provinsi/kabupaten/ kota, dan wakil rakyat. Bulan Bung Karno yang berlangsung sebulan penuh mulai 1 Juni ini merupakan perayaan Bulan Bung Karno berskala besar pertama di Bali. Selain diisi dengan berbagai lomba yang melibatkan pelajar dan anak muda, Bulan Bung Karno juga menampilkan sejumlah pementasan kesenian, termasuk
Menhan Ryacudu Mengaku Sedih
pemanggungan naskah drama yang ditulis oleh Bung Karno. Gubernur Bali Wayan Koster mengungkapkan, pelaksanaan Bulan Bung Karno memiliki lima tujuan utama. Pertama, mengarusutamakan Pancasila dalam kehidupan masyarakat Bali dalam berbangsa dan bernegara. Kedua, meningkatkan pemahaman masyarakat Bali tentang sejarah, filosofi dan nilainilai Pancasila. Ketiga, memperkokoh inklusi sosial di tengah kontestasi nilai (ideologi) dan kepentingan yang mengarah kepada menguatnya kecenderungan politisasi identitas. Keempat, membangkitkan dan memelihara memori kolektif masyarakat Bali tentang ketokohan dan keteladanan Ir. Soekarno sebagai penggali Pancasila dan Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia. Kelima, memperkuat institusionalisasi nilai-nilai Pancasila sesuai dengan kearifan lokal masyarakat Bali. ‘’Pada bulan Juni ada tiga peristiwa historis yang sangat penting bagi bangsa Indonesia dan semuanya berhubungan
Jakarta (Bali Post) – Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis TNI-AD Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen langsung ditahan setelah menjadi tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal. ‘’Dalam hal ini kebijakan dari kepolisian untuk menahan 20 hari ke depan di Rumah Tahanan Guntur, Jakarta Selatan,’’ kata Sutha Widhya, kuasa hukum Kivlan, Kamis (30/5) kemarin. Ia mengatakan, polisi meyakini mempunyai alat bukti cukup terkait kepemilikan senjata api ilegal oleh Kivlan. Walau sempat menolak, dia memastikan Kivlan akan mengikuti proses hukum yang berlaku. ‘’Sebetulnya tidak a d a ala-
Tidak Terbit Terkait peringatan Hari Lahirnya Pancasila yang juga merupakan hari libur nasional, Bali Post pada Sabtu, 1 Juni 2019 tidak terbit. Bali Post terbit kembali seperti biasa mulai Minggu, 2 Juni 2019. Untuk itu kepada para pembaca dan relasi iklan mohon maklum. Penerbit
Kerusuhan 22 Mei Makar yang Gagal
Bali Post/ant
Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Juni 1945. Dalam sidang yang berlangsung sejak 29 Mei itu, para tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia memperbincangkan sejumlah hal penting, termasuk rumusan dasar negara. Hal. 15 Rumusan Pancasila
Kivlan Zen Ditahan
MENTERI Pertahanan (Menhan) Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu sedih dengan sikap sejumlah purnawirawan TNI yang diduga maker, karena para purnawirawan itu telah mengabdi kepada bangsa dan negara sejak lama. Ada beberapa purnawirawan jenderal TNI-AD yang belakangan ini tengah berurusan dengan hukum berlatar hasil Pemilu 2019. ‘’Terus terang saja, di sana yang diperiksa-periksa itu kan banyak purnawirawan. Itu senior saya. Ada adik-adik angkatan saya. Sebagai samasama purnawirawan, sebetulnya saya, apa tidak baik. Ini tidak boleh terjadi begitu. Kenapa bisa begitu. Jadi jangan menghilangkan image,’’ kata pensiunan jenderal bintang empat itu, di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (30/5) kemarin. Ia mengatakan, seharusnya mereka jangan menghilangkan citra yang selama ini dimiliki dengan terlibat aksi-aksi tak sepantasnya. Menurutnya, pengabdian kepada bangsa dan negara selama berpuluh-puluh tahun tak sepatutnya dicoreng. ‘’Teman-teman kita gugur baik di Aceh, Papua, terutama di Timtim. Nah ini sisa-sisa yang belum gugur ini kenapa jadi begitu? Nah, ini saya kalau dikatakan sedih, sedih saya,’’ kata tentara karier TNI-AD yang menghabiskan lebih separuh usia kariernya di lapangan penugasan. (ant)
GERBANG TOL - Kendaraan pemudik memadati pintu gerbang Tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (30/5) kemarin. Arus mudik di gerbang Tol Cipali pada H -6 terpantau padat.
dengan Bung Karno. Pada 1 Juni kita akan memperingati Hari Lahir Pancasila, pada 6 Juni memperingati Hari Lahir Bung Karno, dan pada 21 Juni memperingati Hari Wafat Bung Karno,’’ katanya. Hari Lahir Pancasila merujuk kepada pidato Bung Karno dalam sidang Badan Penyelidik
Jakarta (Bali Post) – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendukung upaya kepolisian mengungkap dalang kerusuhan 22 Mei 2019 di Jakarta agar penegakan demokrasi di Indonesia tidak menjadi buruk. ‘’Kami dari PSI mendorong kepolisian dan aparat penegak hukum lainnya untuk betul-betul membongkar untuk saat ini dan selamanya, siapa yang menjadi dalangnya,’’ kata Juru Bicara PSI Dini S. Purwono pada diskusi ‘’Menguak Dalang Makar 22 Mei’’ di kantor DPP PSI, Tanah Abang, Jakarta, Rabu (29/5). Menurut Dini Purwono, jika kepolisian tidak mengungkap hingga tuntas siapa dalang kerusuhan 22 Mei 2019 di Jakarta maka akan memberikan dampak buruk atau negatif terhadap penegakan demokrasi di Indonesia. Menurut Dini, dalam dalang kerusuhan adalah perbuatan makar dan sanksi hukumnya, mulai dari hukuman penjara 5 tahun, 10 tahun, atau bahkan 20 ta-
hun hingga hukuman seumur hidup. Pembicara lainnya, Direktur Imparsial Al Araf menyebut kerusuhan 22 Mei adalah upaya makar yang gagal. ‘’Kerusuhan 22 Mei bisa jadi sudah dirancang secara matang. Tetapi ada hal yang terlupa, yakni tidak terpenuhinya syarat adanya krisis ekonomi,’’ katanya. Menurut Al Araf, kondisi perekonomian nasional saat ini stabil dan daya beli masyarakat juga tidak mengalami krisis. ‘’Dengan kondisi ini, kalaupun dibuat kerusuhan yang berupaya memancing kemarahan masyarakat, tetapi masyarakat tidak terpancing,’’ katanya. Pada kesempatan tersebut, Dini Purwono juga menyinggung soal narasi krisis moneter dan harga-harga serba mahal yang diupayakan dibangun oleh kubu Prabowo-Sandiaga, tetapi tidak sesuai fakta, sehingga tidak menjadi perhatian masyarakat. ‘’Kondisi saat ini berbeda jauh dengan kondisi tahun 1998 yang terjadi krisis ekonomi,’’ katanya. (ant)
san untuk menahan, tetapi kita ikuti prosedur dulu. Kivlan seorang patriot ya, seorang patriot tidak akan mundur,’’ lanjutnya. Sebelumnya, koordinator kuasa hukum Kivlan Zen, Djudju Purwantoro, mengatakan Kivlan Zen ditangkap pada Kamis dini hari. Lanjut Djudju, setelah Kivlan diperiksa di Bareskrim Polri pada saat yang bersamaan, beliau dinyatakan ditangkap dengan sangkaan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 oleh Polda Metro Jaya dengan status laporan tipe A. Djudju mengatakan, satu dari enam orang yang dijadikan tersangka dalam kasus kepemilikan senjata api yang bernama Armi yang baru saja bekerja paruh waktu bersama dengan Kivlan Zen sebagai sopir pribadi dan pemilik sekaligus koordinator perusahaan outsourcing petugas keamanan (satpam) bagi Kivlan. Djudju mengatakan, Armi satu dari enam tersangka yang diduga berencana membunuh empat tokoh nasional, disebut pernah bekerja sebagai sopir pribadi Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen. ‘’Part time saja dia membantu dalam hal sebagai driver-nya Pak Kivlan. Membantu sekali-sekali, tidak full, karena Pak Kivlan pada prinsipnya lebih nyaman mengendarai kendaraan seorang diri,’’ katanya. Djudju menjelaskan, Armi telah bekerja dengan Kivlan tiga bulan terakhir dan saat periode tersebutlah mereka baru saling kenal meski sama-sama pernah menjadi anggota TNI. Dan karena
hubungan tersebutlah pihak kepolisian menetapkan Kivlan sebagai tersangka kasus kepemilikan senjata ilegal. Djudju menyebut status Kivlan sebagai tersangka tidak tepat karena tidak relevan antara Undang-undang Darurat Nomor 1 Tahun 1951 tentang senjata api yang dijerat pada Kivlan, dengan fakta yang terjadi. Sebab, kliennya tidak memiliki, menguasai atau menyimpan senjata yang terkait dengan Armi meski mengetahui bahwa Armi memiliki senjata. Kivlan juga tidak mengetahui bahwa Armi termasuk dalam enam tersangka yang berencana membunuh empat tokoh nasional, karena Kivlan berpikir senjata itu dimiliki Armi untuk keperluan kerja, karena Armi memiliki sekaligus menjadi koordinator perusahaan penyedia jasa keamanan. ‘’Waktu itu pernah menginformasikan tapi Pak Kivlan beri saran kalau memiliki senjata api apalagi koordinator satpam itu harus sesuai aturan, harus memiliki izin,’’ ujar Djudju. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo sebelumnya menyebut Kivlan bakal diperiksa terkait kasus kepemilikan senjata ilegal yang ditangani Polda Metro. Sementara laporan ikhwal kasus makar yang juga menyeret Kivlan ditangani Bareskrim Polri. ‘’LP pertama yang ditangani oleh Bareskrim terkait masalah tindak pidana makar. Kemudian ada satu LP lagi yang saat ini sedang ditangani oleh Polda Metro Jaya terkait masalah kepemilikan senjata api ilegal,’’ ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/5). (ant)
Kivlan Kenal karena Sesama Mantan TNI Jakarta (Bali Post) – Kivlan Zen diperiksa terkait dengan para tersangka yang diduga ‘’bertugas’’ membunuh tokoh nasional. Dari enam orang yang dijadikan tersangka, tiga di antaranya dikenali Kivlan. Kenal bukan karena terkait relawan Prabowo-Sandi, tetapi kenal karena sama-sama mantan anggota TNI. Penegasan itu disampaikan Burhanuddin, kuasa hukum Kivlan Zen, Rabu (29/5) malam. Ia mengatakan kliennya diperiksa terkait hubungannya dengan enam orang yang diduga menjadi pembunuh bayaran berdasarkan pengakuan para tersangka. Dalam pemeriksaan yang dilakukan di Mapolda Metro Jaya tersebut, Burhanuddin mengatakan, Kivlan menyatakan bahwa dia mengenal ketiga orang di antara enam tersangka. ‘’Tadi hanya dipertanyakan sejauh mana Kivlan mengenal mereka. Ya, dikenal karena ada hubungan kegiatan, diskusi,’’ kata Burhanuddin. Saat ditanyakan siapa orang-orang tersebut, Burhanuddin mengatakan beberapa nama. ‘’Tajudin, Iwan, Heri. Itu saja kok. Tadi baru beberapa orang saja (yang ditanyakan),’’ ujar Burhanuddin. Dari ketiga nama yang disebutkan oleh Burhanuddin, dua nama memang
diketahui terdaftar menjadi pelaku yakni HK alias Iwan dan kedua adalah Tajudin atau TJ, sedangkan Heri belum diketahui. Selain nama yang disebutkan, Burhanuddin mengaku bahwa ada mantan ajudan Kivlan di antara enam orang yang ditangkap tersebut. Namun, Burhanudin tidak mengungkap namanya. ‘Ada, iya mantan ajudannya. Tapi bukan keterkaitan itu sebetulnya. Mereka (penyidik) sedang pendalaman pengakuan saja kok,’’ katanya. Namun, Burhanuddin kemudian sedikit meralat ucapannya. Ketika dikonfirmasi lagi, dia menyatakan bahwa tidak ada ajudan atau mantan ajudannya di antara enam orang tersebut. ‘’Enggak. Enggak ada ajudan atau bekas ajudan,’’ katanya meralat ucapannya. Saat ditanyakan di mana Kivlan mengenal ketiga orang tersebut, Burhanuddin menegaskan kliennya tidak mengenal ketiga orang tersebut di acara relawan 02 Prabowo SubiantoSandiaga Uno, namun karena pernah sama-sama menjadi anggota TNI. ‘’Tidak ada keterkaitan sama sekali dengan relawan. Belum lama. Tapi mereka kenal cuma kemungkinan karena sesama mantan anggota,’’ ucapnya. (ant)
DENPASAR
2
Jumat Umanis, 31 Mei 2019
Menjaga Lingkungan dari Sampah dan Polusi Udara
Bali Post/kmb
TALKSHOW - Suasana Talkshow Merah Putih yang mengangkat tema ‘’Menjaga Keseimbangan Alam Bali Melalui Wirausaha Inovatif’’, Selasa (28/5) lalu. PERSOALAN sampah dan pencemaran lingkungan di Bali kini makin memperoleh penanganan serius. Tak hanya wacana, Gubernur Bali Wayan Koster mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Gubernur Bali Wayan Koster menjelaskan. pergub itu bertujuan untuk menjaga keharmonisan dan keseimbangan lingkungan hidup yang sesuai dengan visi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’.
Partisipasi dari masyarakat Bali untuk menjaga keseimbangan lingkungan hidup memiliki peran yang penting. Masyarakat dianjurkan untuk mengurangi penggunaan produk yang membahayakan lingkungan dan beralih ke produk yang ramah lingkungan, seperti penggunaan tas kain pengganti kantong plastik sekali pakai, tempat minum pengganti botol minuman plastik, dan sedotan bambu pengganti sedotan plastik. Tak hanya sampah plastik, polusi udara juga menggangu keseimbangan lingkungan. Hal
itu seringkali diakibatkan oleh banyaknya proses pembakaran di kehidupan sehari-sehari, seperti pembakaran sampah, emisi gas buang kendaraan bermotor atau asap knalpot, hingga asap rokok. Terdapat beragam solusi yang bisa dilakukan untuk mengurangi polusi udara di Bali. Penggunaan sarana transportasi umum dapat menjadi kunci untuk mengurangi asap knalpot. Pengelolaan sampah menjadi kompos adalah salah satu solusi untuk mengurangi kebiasaan membakar sampah. Selain itu, penggunaan produk
SMPN 3 Denpasar Jadi Sekolah Model Karakter
Bali Post/025
PELEPASAN – Kepala SMPN 3 Denpasar Wayan Murdana bersama Ketua Komite Nyoman Badra saat acara pelepasan siswa kelas IX. Denpasar (Bali Post) Komite I Nyoman Badra, S.H. Pengumuman kelulusan Saat itu Nyoman Badra mesiswa kelas IX SMP di Bali di- nyerahkan penghargaan bagi lakukan serentak, Rabu (29/5) siswa peraih nilai UN terbaik lalu. Guna menghindari siswa di Bali yakni Adrian Yehuda melakukan aksi corat-coret se- Aribowo yang meraih ranking ragam sekolah, sejumlah seko- pertama dengan nilai 396,00. lah mengadakan pelepasan I Dewa Gede Oka Baswara saat pengumuman kelulusan. dan Ni Made Adriani Saputri Di SMPN 3 Denpasar, acara meraih ranking III dengan pelepasan dan pengumuman nilai 393,50. diisi dengan persembahyanKetua Komite I Nyoman gan bersama. Namun acara Badra mengungkapkan rasa pelepasan penuh makna, kare- bangganya karena output dan na tahun ini SMPN 3 Denpasar outcomes SMPN 3 Denpasar meraih ranking II rata-rata sudah teruji di pendidikan nilai UN 2019 se-Bali dan tiga tinggi dan dunia kerja. Tiap siswanya meraih NUN ter- tahun 100 persen diterima di tinggi di Bali. Acara pelepasan SMA dan SMK negeri, bahkan ditandai dengan penyerahan ada yang melanjutkan ke luar siswa oleh Kepala SMPN 3 negeri. Semua prestasi ini Denpasar I Wayan Murdana, mendukung sekolah ini sebagai S.Pd., M.Psi. kepada Ketua sekolah favorit di Denpasar.
Topik :
Badra mengungkapkan, Permendikbud 51/2019 memang menghapus predikat sekolah favorit. Namun, Badra mengatakan tidak akan bisa secepat membalikkan telapak tangan secara instan. Sistem PPDB zonasi ini positif untuk mencegah kemacetan lalu lintas dan pemerataan mutu pendidikan. Namun yang menentukan kualitas adalah SDM dan manajemen proses berkualitas di sekolah tersebut. Makanya ia mengatakan predikat sekolah favorit bagi SMPN 3 Denpasar sulit dihilangkan dalam waktu singkat. Kasek Wayan Murdana membenarkan untuk mengubah image sekolah favorit memerlukan waktu lama, karena masyarakatlah yang menilai sekolah tersebut. Namun jika predikat ini dihapus, ia sudah menyiapkan strategi baru. Ia akan menjadikan SMPN 3 Denpasar sebagai sekolah model pendidikan karakter. Pendidikan karakter yang mengedepankan kejujuran dan menjadi insan yang bertanggung jawab. ‘’Dua hal ini sangat diperlukan oleh bangsa ke depan,’’ tegasnya. Hal ini didukung oleh Ketua Komite Nyoman Badra. Komite dan sekolah, katanya, akan mengundang berbagai komponen dan stakeholder guna membicarakan profil lulusan yang diinginkan khususnya dalam pendidikan karakter. Selanjutnya, guna memberikan problem solving atas masalah pendidikan dewasa ini. Ini yang dia sebut predikat sekolah favorit bentuk lain. Ia juga mengapresiasi sikap Wali Kota Denpasar yang merespons dengan baik sistem PPDB online yang menampung siswa berprestasi. Kemudian perlu dipikirkan agar biaya pendidikan dasar dan menengah sekolah swasta tidak menjadi makin mahal, pemerintah perlu meninjau jumlah siswa tiap rombongan belajar lebih fleksibel. (025)
tembakau alternatif yang tidak melalui proses pembakaran adalah solusi untuk mengurangi asap rokok yang menganggu bagi perokok dan orang-orang di sekitarnya. Saat ini solusi tersebut mulai banyak diterapkan oleh masyarakat Bali yang kemudian digeluti menjadi suatu gerakan sosial ataupun dikemas melalui industri kreatif. Sebut saja gerakan sosial yang menolak konsumsi plastik dan berinovasi menggunakan sumber daya alam lain yang ramah lingkungan. Selain itu, komunitas yang peduli dengan sampah atau limbah yang diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Lalu, UMKM yang berfokus pada produk tembakau alternatif yang tidak hanya memiliki risiko kesehatan yang lebih rendah daripada rokok, namun juga lebih ramah bagi lingkungan karena tidak menghasilkan asap yang mengganggu. Dalam Talkshow Merah Putih, Selasa (28/5) lalu, Dewa Gede Surahardi dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Provinsi Bali mengatakan, masalah sampah merupakan masalah besar. Dalam rangka menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali, Gubernur Bali Wayan Koster telah meluncurkan program dan pelatihan pada masyarakat terutama yang bergelut di bidang pengolahan
sampah dan memanfaatkan barang bekas untuk menjadi barang yang bernilai ekonomis. Sosialisasi pada desa sadar lingkungan juga sudah dilakukan, termasuk sosialisasi untuk tidak membakar sampah karena toksin dari pembakaran sampah tinggi. Pemerintah Daerah (Pemda) Bali juga memiliki program ‘’Bali Resik’’” sampah plastik yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dalam hal menjaga alam Bali dari sampah. Ketua Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) Universitas Udayana Dr. I Made Sudarma mengatakan, sampah memiliki nilai ekonomi yang bisa dimanfaatkan. Berbagai program dari pemerintah telah dilakukan untuk mengurangi polusi terutama polusi sampah. Salah satu indikator keberhasilan penanggulangan sampah dapat dilihat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Jika sampah di TPA meningkat, berarti pengelolaan sampah di sumbernya belum maksimal. Pengelolaan sampah yang belum maksimal di masyarakat diakibatkan karena sedikitnya pasar yang membutuhkannya. Padahal banyak produk kreatif yang bisa dihasilkan dari sampah. ‘’Kalau terserap oleh pasar, tidak perlu susah payah, masyarakat akan berbondongbondong memanfaatkan sampah,’’ selorohnya.
Maka dari itu, menurut Sudarma kebijakan yang perlu disiapkan adalah menyiapkan pasar, karena jika diserahkan pada mekanisme pasar, ia meyakini tidak akan menemukan titik temu antara biaya produksi dengan harga produknya. Salah satu cara yang bisa dilakukan dalam memproduksi hasil recycle sampah adalah memberi insentif dan subsidi pada produsen yang mau mengolah sampah. Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali I Gde W. Suamba mengatakan, produk hasil pengolahan sampah dapat dipasarkan melalui pameran. Pemasaran melalui online juga dilakukan melalui marketplace yang telah diajak bekerja sama. Dengan adanya Pergub Pengurangan Penggunaan Sampah Plastik, potensi usaha dari produksi produk alternatif kantong plastik atau kemasan plastik semakin besar, karena semakin banyak orang yang menggunakan tas nonplastik. Tidak hanya sampah, pencemaran lingkungan juga diakibatkan oleh asap rokok. Ketua Asosiasi Vaporizer Bali (AVB) I Gde Agus Mahartika (Gede Maha) mengatakan, produk tembakau alternatif seperti rokok elektrik dan produk tembakau yang dipanaskan, dapat menjadi
solusi mengurangi masalah rokok dan polusi udara di Bali. Sejumlah hasil penelitian di luar negeri memaparkan bahwa produk tembakau alternatif menghasilkan uap bukan asap, karena tidak melalui proses pembakaran, sehingga produk tersebut dinilai memiliki risiko kesehatan yang lebih rendah daripada rokok. Produk tembakau alternatif pun diharapkan menjadi solusi untuk berhenti merokok secara bertahap. Hasil riset Public Health England, divisi dalam Departemen Kesehatan dan Pelayanan Sosial di Inggris, pada 2018 lalu yang berjudul ‘’Evidence Review of E-Cigarettes and Heated Tobacco Products 2018’’ memaparkan bahwa penggunaan produk tembakau alternatif memiliki risiko kesehatan 95 persen lebih rendah dibandingkan dengan rokok. Dengan demikian, Gede Maha berharap Pemerintah Provinsi Bali mulai menyiapkan regulasi khusus untuk produk tembakau alternatif dengan melibatkan instansiinstansi terkait dalam pembahasannya. Ia menambahkan, bahwa regulasi tersebut diharapkan dibuat terpisah dan tidak seketat aturan rokok karena mengacu pada profil risiko yang dimiliki produk tembakau alternatif. (kmb)
Tarif PDAM Naik Rata-rata 15 Persen
Denpasar (Bali Post) Upaya Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Denpasar untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada para pelanggannya belum bisa dilakukan secara maksimal. Selain kendala utama yang dihadapi terkait ketersediaan bahan baku, besaran tarif juga dinilai belum memadai. Terlebih sesuai dengan Permendagri 71 Tahun 2016 tentang Perhitungan dan Penetapan Tarif Air Minum, mengharuskan PDAM Denpasar untuk menyesuaikan kembali tarif air minum yang berlaku. Mengacu pada Permendagri tersebut, PDAM Denpasar juga sempat melakukan konsultasi publik per 25 September 2018 untuk melakukan penyesuaian tarif. Direksi PDAM akhirnya memutuskan kenaikan tarif mulai berlaku per 1 Juni 2019. ‘’Artinya, pemakaian air pada Mei ini sudah akan terkena tarif baru,’’ ujar Dirut PDAM Denpasar I.B. Gede Arsana didampingi Direktur Umum Ni Luh Putu Sri Utami, Kamis (30/5) kemarin. Arsana mengatakan, penyesuaian tarif PDAM ini berdasarkan SK Wali Kota Nomor 188.45/1109/HK/2019 yang akan berlaku 1 Juni 2019. Hal ini dilakukan akibat adanya beberapa perubahan pada Permendagri Nomor 23 Tahun 2006 yang menjadi dasar pemberlakuan tarif sebelumnya. Kini, Permendagri yang baru mengamanatkan adanya penyesuaian tarif. Dalam penetapan tarif ini harus memiliki
asas keterjangkauan, keadilan, mutu pelayanan, pemulihan biaya, efisiensi pemakaian air, perlindungan air serta transparansi dan akuntabilitas. Besaran tarif PDAM tergantung dari golongan pelanggan. Ada beberapa golongan pelanggan, di antaranya sosial, rumah tangga, niaga, industri dan tarif khusus. Penentuan golongan ini juga terkait dengan ruas jalan, daya listrik pelanggan, serta luasan persil. ‘’Secara umum penggunaan air minum per keluarga di Denpasar rata-rata 23 meter kubik,’’ ujar Sri Utami. Sebelumnya, tarif PDAM juga banyak disubsidi, terutama untuk rumah tangga. Penggunaan air di bawah 10 meter kubik mendapat subsidi 70 persen, 10-20 meter kubik per bulan dikenakan tarif dasar, sedangkan penggunaan di atas 20 meter kubik baru dikenakan tarif penuh. ‘’Meski saat ini akan dinaikkan tarifnya, namun bila dibandingkan tarif
Denpasar (Bali Post) Anggota Satreskrim Polresta Denpasar mengamankan oknum pejabat Pasar Kumbasari berinisial AN (51), Selasa (28/5) lalu. AN diamankan lantaran diduga terlibat kasus korupsi uang pungutan parkir Rp 6 juta. Informasi yang diperoleh Kamis (30/5) kemarin, pen-
gungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat ke kepolisian. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polresta melakukan penyelidikan. “Setelah beberapa hari melakukan pengintaian, ternyata informasi itu benar,” kata sumber. Selanjutnya, pada Selasa lalu pukul 11.00 Wita poli-
Bali Post/kmb12
IPAL - Salah satu IPAL PDAM yang ada di Jalan Waribang, Denpasar. PDAM di beberapa daerah, seperti Badung dan Gianyar, masih lebih rendah di Denpasar,’’ ujar Sri Utami. Saat ini tarif yang diberlakukan PDAM mengacu pada Perwali Nomor 31 Tahun 2013 tentang Tarif Air Minum PDAM. Penyesuaian tarif ini dilakukan secara bertahap. Terakhir, penyesuaian dilakukan pada November 2017. Secara umum, besaran tarif yang berlaku saat ini tergantung golongan pelanggan. PDAM menggolongkan ke beberapa jenis pelanggan, yakni sosial, non-niaga, niaga, industri dan khusus. Dari lima kelompok itu akan kembali
dibagi ke beberapa bagian yang lebih detail. Contohnya, untuk sosial golongan A dan G sebesar Rp 680 per meter kubik. Untuk sosial dengan golongan B sebesar Rp 700 per meter kubik. Sedangkan untuk tarif non-niaga dibagi ke beberapa golongan. Mulai dari golongan D1-1 sebesar Rp 1.130 per meter kubik hingga D6-4 sebesar Rp 4.000 per meter kubik. (kmb12)
si mengamankan AN di Pos Sekuriti Pasar Kumbasari. AN yang beralamat di Jalan Waribang, Denpasar Timur ini memerintahkan juru parkir menyisihkan hasil pungutan. Uang parkir tersebut lalu diserahkan ke AN. Setelah itu AN dibawa ke Mapolresta Denpasar guna diproses lebih lanjut. “Korbannya Pemkot
Denpasar Rp 6 juta. Kasus ini masih didalami penyidik,” ucap sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan membenarkan pihaknya menangani kasus tersebut. “Besok kami gelar perkara kasus tersebut,” ujarnya. (kmb36)
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
Diduga Korupsi, Oknum Pejabat Pasar Diamankan
Rai Mantra Lantik 35 Pejabat Eselon II, III dan IV di Lingkungan Pemkot Denpasar Tekankan Peningkatan Prestasi Kerja, Profesionalitas dan Integritas, Pahami Motto Sewaka Dharma WALI Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra melantik sedikitnya 35 pejabat struktural dan fungsional yang terdiri atas 8 pejabat eselon II (pimpinan tinggi pratama), 4 pejabat eselon III (administrator), 19 pejabat eselon IV (pengawas), serta 4 dokter ahli utama di Ruang Sewaka Mahotama, Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Rabu (29/5). Kegiatan yang dihadiri Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, serta Forkompinda Kota Denpasar ini dilaksanakan sebagai upaya pengisian pejabat yang lowong serta penyegaran terhadap ASN di lingkungan Pemkot Denpasar. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan, pelaksanaan mutasi, promosi serta pengisian pejabat eselon II ini telah sesuai dengan aturan yang
berlaku. Di mana penentuan jabatan baik pada jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas ini tak lepas dari adanya evaluasi kinerja kepegawaian yang secara berkelanjutan dilaksanakakan oleh BKPSDM Kota Denpasar. Selain itu, adanya aplikasi Amatya yaitu sebuah aplikasi tentang database kepegawaian juga memberikan kemudahan pimpinan dalam melakukan penyegaran guna memaksimalkan capaian kerja sesuai dengan visi-misi Kota Denpasar. ‘’Pelantikan pejabat eselon II, promosi dan mutasi ini dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku dan berdasarkan hasil evaluasi kinerja kepegawaian di lingkungan Pemkot Denpasar,’’ jelasnya. Pada kesempatan tersebut, Rai Mantra juga menekankan bahwa mutasi adalah hal yang biasa di tubuh pemerintahan. Dengan adanya mutasi ini tentu diharapkan mampu memaksimalkan kinerja ASN
di Kota Denpasar. ‘’Peningkatan kinerja yang luar biasa itu yang kita harapkan, sehingga mampu memaksimalkan program kerja menuju kesejahteraan, kebahagiaan serta peningkatan profesionalitas dan integritas ASN,’’ paparnya. Rai Mantra menambahkan, dengan adanya mutasi ini ASN akan dihadapkan dengan situasi yang baru yang tentunya mewajibkan mereka untuk menciptakan strategi baru. Selain itu, hal penting yang juga ditekankan yakni ASN di mana pun berada hendaknya senantiasa memiliki integritas yang tinggi serta memahami motto Sewaka Dharma yang digaungkan Pemkot Denpasar sebagai landasan berpikir bahwa melayani adalah kewajiban. ‘’Semangat tidak boleh kendur, di tempat yang baru harus ada strategi baru dalam meningkatkan capaian kinerja menuju peningkatan prestasi kerja,’’ pungkasnya. Kepala BKPDDM Kota Denpasar I Wayan Sudiana menambahkan, seluruh tahapan
telah dilaksanakan. Seperti halnya pengisian pejabat eselon II yang dilaksanakan melalui proses lelang terbuka. ‘’Saya kira semua sudah sesuai dengan prosedur. Ke depan kami harapkan bagi seluruh ASN dapat bekerja dengan maksimal dan senantiasa meningkatkan disiplin ASN,’’ jelasnya. Adapun dari 35 pejabat yang dilantik yakni I Gusti Ayu Bintang Darmawati dilantik sebagai Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar, Dewa Gde Juli Artabrata sebagai Kadisdukcapil, Ketut Sriawan sebagai Kadishub, Putu Naning Djayaningsih sebagai Kepala Balitbang, Ni Nyoman Sri Utari sebagai Kadis Perindag, Putu Wisnu Wijaya Kusuma sebagai Kepala Bappeda, I.B. Beny Pidada Rurus sebagai Kadis DPMPTSP, serta I Wayan Sudiana sebagai Kepala BKPSDM. Selain itu juga turut dilantik 4 pejabat eselon III, 19 pejabat eselon IV dan 4 dokter ahli utama di lingkungan Pemkot Denpasar. (ad1070)
MELANTIK - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat melantik pejabat di lingkungan Pemkot Denpasar di Ruang Sewaka Mahotama, Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Rabu (29/5).
BADUNG 3 Bupati Giri Prasta Meletakkan Batu Pertama Pembangunan RS Bhayangkara Jumat Umanis, 31 Mei 2019
BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta, Rabu (29/5), melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar. Peletakan batu pertama juga dilakukan oleh Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus R. Golose dan Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar dr. A.A. Diah Yamini. Acara juga dihadiri para pejabat di kesatuan Polda Bali, pejabat Pemprov Bali, Dekan Fakulatas Kedokteran Universitas Udayana dr. I Ketut Suyasa, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, Kepala Dinas PUPR Badung I.B. Surya Suamba, Kabag Humas Setda Badung Putu Ngurah Thomas Yuniarta, dinas terkait di lingkungan Pemkab Badung, Asisten Administrasi Pemerintahan Kota Denpasar I Made Toya, Kepala Dinas PUPR Kota Denpasar I Nyoman Ngurah
Jimmy Sidarta W. serta tokoh dan masyarakat di lingkungan Banjar Trijata dan Seruni Denpasar Usai melaksanakan peletakan batu pertama, Kapolda Bali, Bupati Badung dan undangan lainnya melihat masterplan gedung RS Bhayangkara dan mendengar penjelasan terkait bangunan tersebut oleh Ketua Panitia Pembangunan yang juga Kepala Dinas PUPR Badung I.B. Surya Suamba. Kegiatan dilanjutkan dengan penekanan tombol bersamasama sebagai tanda dimulainya pembangunan Paviliun Prasanti Raditya Grihasta RS Bhayangkara Denpasar. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Badung sangat berterima kasih kepada Polda Bali. Sebab, dengan kepemimpinan Kapolda Petrus R. Golose, masyarakat Bali merasa nyaman dan
aman. Pemkab Badung juga sangat mengapresiasi pembangunan RS ini, mengingat pembangunan tersebut bertujuan mulia untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat yang sakit. ‘’Tentunya di dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Dengan pembangunan paviliun yang diberi nama Prasanti Raditya Grihasta Rumah Sakit Bhayangkara yang representatif, aman dan nyaman, tentu pelayanan kepada masyarakat bisa jauh lebih baik,’’ ucàpnya. Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus R. Golose dalam sambutannya mengatakan Polda Bali mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Badung yang telah memberikan dana hibah untuk pembangunan Paviliun Prasanti Raditya Grihasta RS Bhayangkara. Dia juga berterima kasih kami kepada seluruh hadirin yang ikut terlibat dalam acara
SOSOK Unit Pelayanan Air PADA libur panjang Lebaran, pelayanan PDAM Tirta Mangutama Badung tetap buka. Bahkan PDAM juga membuka Unit Pelayanan Air (UPA) di Jalan Darmawangsa, Kuta Selatan. Menurut Dirut PDAM Tirta Mangutama Ketut Golak, S.H., unit ini berfungsi mendekatkan layanan kepada pelanggan. UPA mulai dibuka per 10 Juni. Saat ini pihaknya tengah melengkapi segala sesuatunya, termasuk fasilitas pendukung. ‘’Pelanggan di Kuta Selatan tak harus ke kantor pusat atau unit-unit pelayanan lainnya,’’ katanya, Kamis (30/5) kemarin. Selain layanan pembayaran rekening, pihaknya juga memberikan layanan sambungan baru serta keluhan-keluhan dari pelanggan. ‘’Semua layanan ini tetap diberikan selama libur Lebaran ini,’’ tegasnya. Soal jadwal pelayanan selama libur Lebaran, katanya, tetap seperti biasa. Waktu pelayanan mulai 08.00 Wita hingga 15.00 Wita. Mantan Dirut PD Pasar Badung itu menegaskan, pelayanan publik khususnya air bersih tak boleh terhenti. (edi)
peletakan batu pertama ini. ‘’Dengan pembangunan rumah sakit ini, para dokter, bidan, perawat dan petugas lainnya bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Kami berharàp kepada pelaksana pembangunan, kontraktor, untuk bisa lebih cepat dalam pengerjaannya. Kami ingin per September 2019 sudah selesai, agar dapat segera dipergunakan,’’ ujarnya. Di acara tersebut juga dilakukan pemaparan oleh Kepala Rumah Sakit Bhayangkara dr. Diah Yamini terkait desain bangunan dan fasilitas ruangan yang akan dibangun. Menurutnya, RS tersebut akan dilengkapi lift serta sarana dan prasarana lainnya untuk operasional RS yang layak. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti RS Bhayangkara oleh Kapolda Bali Petrus R. Golose, doa bersama dan buka puasa bersama. (ad1073)
Penumpang di Terminal Mengwi Naik Signifikan
Mangupura (Bali Post) -
Arus penumpang di Terminal Mengwi, Kabupaten Badung, Kamis (30/5) kemarin melonjak. Hal ini lantaran banyak masyarakat yang memilih mudik Lebaran melalui terminal tipe A ini. Koordinator Terminal Tipe A Mengwi Cok Agung Suarmaya mengatakan, pemudik terus berdatangan ke Terminal Mengwi menjelang hari raya Idul Fitri 1440 H. ‘’Biasanya per hari rata-rata tak lebih dari 1.000 penumpang yang berangkat dengan sekitar 50 bus. Namun sekarang penumpang melonjak lebih dari 2.000 penumpang per hari, dengan total bus yang berangkat sekitar 70 bus’’ ungkapnya. Menurutnya, lonjakan penumpang diperkirakan mengal-
Tangga Taman Rama Shinta Belum Diperbaiki Mangupura (Bali Post) Tangga menuju Taman Rama Shinta, Mengwi, hingga sekarang belum diperbaiki. Selain tangga taman, beton kastin pembatas jalan yang jebol juga mengurangi keindahan taman. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung I Putu Eka Merthawan, Kamis (30/5) kemarin mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan
Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung. ‘’Perbaikan beton kastin pembatas jalan serta tangga akan dilakukan oleh PUPR. Kami juga sudah berkoordinasi dengan PUPR selaku tim teknis. Satu paket PUPR yang mengerjakan, kami sifatnya membantu mengawasi,’’ ungkapnya. Birokrat asal Sempidi, Mengwi ini berharap perbaikan segera dilakukan, sehingga kemegahan Taman
Rama Shinta kembali seperti semula. ‘’Kami tidak tahu kapan pengerjaan akan dilakukan, sebab pengerjaan goronggorong belum lama selesai. Barangkali butuh waktu, tapi kami berharap bisa cepat perbaikannya,’’ ujarnya. Di tempat terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga PUPR Badung Sang Nyoman Oka Parmana memastikan perbaikan beton kastin pembatas jalan serta tangga menuju
Taman Rama Shinta segera diperbaiki dalam waktu dekat. ‘’Kami akan segera perbaiki,’’ sebutnya. Seperti diketahui, satu unit truk bermuatan beras dengan nomor polisi P 8358 UW terperosok di Jalan Raya Terminal Mengwi, Desa Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Selasa (23/4) pagi. Akibat kejadian ini truk yang nyaris terjungkal juga merusak sebagian Taman Rama Shinta. (kmb27)
Bali Post/par
Taman Rama Shinta
Kunjungan Wisatawan Jepang Rendah
BPPD Berencana Lobi JAL Mangupura (Bali Post) Tingkat hunian hotel di Bali masih rendah, rata-rata sekitar 62 persen hingga Mei ini. Kondisi ini memacu Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung melirik semua pasar wisatawan, termasuk Jepang. Ketua Bali Rasa Sayang (BRS) Makiko Iskandar dalam business meeting dengan anggotanya Rabu (29/6) di Tuban, mengungkapkan pasar wisatawan Jepang pernah booming sebelum Japan Airline (JAL) menghentikan penerbangannya ke Bali di tahun 2010. Jika dibandingkan dengan jumlah wisatawan Jepang sebelum tahun 2010 yang mencapai 350 ribu, maka saat ini kondisinya jauh lebih sedikit. Pada 2017
PEMBANGUNAN RS - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta bersama Wabup Suiasa dan Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus R. Golose menekan tombol sebagai tanda dimulainya pembangunan RS Bhayangkara Denpasar, Rabu (29/5).
dan 2018 jumlahnya sekitar 250 ribu wisatawan. Agung Ode, salah satu pengurus BRS, mengatakan dari sekitar 18 juta outbound traveler Jepang, Bali hanya kebagian 1,34 persen sampai 1,4 persen saja. ‘’Yang menarik adalah share 1,4 persen tersebut berbanding lurus dengan dinamika jumlah outbound Jepang yang menandakan bahwa promosi Bali pada khususnya, termasuk Indonesia, masih kalah dengan negara pesaing kita,’’ ujarnya. Salah satu hal yang mengemuka dalam pertemuan ini berupa tantangan Bali dan Indonesia terkait kurangnya intensitas penerbangan sejak JAL tidak lagi terbang ke Bali. Diperkirakan salah satu penye-
babnya adalah mahalnya biaya parkir di bandara. Sementara itu, Ketua BPPD Badung Agung Rai Suryawijaya berjanji akan meneruskan hasil pertemuan ini kepada instansi terkait. Ia juga akan melakukan pendekatan kepada JAL. Ia berharap pertemuan ini dalam waktu dekat bisa dilanjutkan dengan diskusi marketing strategy yang cocok untuk mengembalikan minimal 350 ribu wisatawan Jepang. Diharapkannya pula, ada pembuktian angka yang lebih valid dari pihak terkait. Misalnya dari airlines khususnya JAL hingga Angkasa Pura dan beberapa wholeseller Jepang. Rai Suryawijaya menambahkan, mendatangkan lebih
banyak wisatawan sekaligus menaikkan tingkat hunian hotel dan kunjungan ke objek wisata di daerah merupakan tugas dan fungsi BPPD Badung. Eksekutif Direktur BPPD Badung Mangku Made Sulasa Jaya menyebutkan, pelaku pariwisata dan pemerintah diharapkan bisa saling bergandengan tangan menangani pasar Jepang, khususnya dan negara lainnya. ‘’Bukan hanya menyangkut promosi, namun juga dalam pembangunan kepariwisataan Bali secara menyeluruh, di mana satu dengan yang lain harus saling menguatkan. Ini adalah tuntutan zaman global, pekerjaan apapun harus dilakukan bersama-sama,’’ ujarnya. (kmb42)
ami peningkatan pada akhir pekan ini. Sebab bersamaan dengan libur panjang cuti bersama. ‘’Mungkin mulai tanggal 1 Juni 2019 sampai tiga hari sebelum hari-H, puncak arus mudik di Terminal Mengwi,’’ katanya. Terkait kesiapan kendaraan, Cok Agung mengakui telah melakukan pengecekan kelayakan kendaraan beberapa hari lalu. Pemeriksaan laik jalan ini akan dilakukan kembali. ‘’Nanti kembali kami laksanakan pengecekan. Kami dibantu dari induk, karena
kami tidak punya Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yang mengecek kendaraan. Jadi, langsung dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) XII wilayah Bali dan NTB yang melakukan ramp check,’’ jelasnya. Disebutkan, terdapat 33 PO bus yang selama ini siap melayani para penumpang. Bila terjadi lonjakan jumlah penumpang, beberapa PO bus akan mengantisipasi dengan mengerahkan puluhan armada yang telah disiapkan. ‘’Kami yakin tidak ada masalah, jadi siap
melayani para pemudik pada arus mudik tahun ini,’’ ucapnya. Dinas Perhubungan (Dishub) Badung juga mensiagakan ratusan personel untuk guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran. Setidaknya 157 personel dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Kepala Dishub Badung AAN Rai Yuda Dharma menyebutkan, pihaknya menyiapkan personel untuk memback-up aparat kepolisian dalam mengatur kelancaran arus mudik. Petugas akan ditempatkan di sejumlah titik seperti di pos pengamanan dan pos pelayanan di depan Puspem Badung serta pos pelayanan di Terminal Mengwi. (kmb27)
Dewan Inisiasi Upah Minimum Sektoral di Bali DPRD Bali mengusulkan Ranperda Inisiatif tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Bali, Rabu (29/5) lalu. Ada banyak aspek yang diatur menyangkut perlindungan bagi pekerja lokal Bali. Mengingat, pekerja Bali juga sekaligus pelaku adat budaya yang dalam kesehariannya menjaga dan melestarikan kearifan lokal di Pulau Dewata. Salah satu yang akan diatur dalam ranperda adalah terkait upah minimum sektoral. ‘’Penting sekali membuat jenis upah baru, upah minimum sektoral yaitu upah yang diberikan untuk pekerjaan mayoritas dan menonjol di Bali seperti sektor pariwisata dan industri kreatif,’’ ujar Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta. Menurut Parta, perlu ada kriteria pengupahan dengan memasukkan beban sosial budaya menjadi komponen upah kebutuhan hidup layak. Jenis upah yang selama ini berlaku di Bali hanya ada dua yakni upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kabupaten/kota (UMK). Aturannya, UMP adalah patokan terendah kabupaten di dalam membuat UMK. ‘’Namun, faktanya ada tujuh kabupaten yang membuat UMK di bawah UMP. Padahal, UMP dibuat oleh gubernur atas dasar
kajian Dewan Pengupahan Daerah,’’ imbuh politisi PDIP asal Guwang, Gianyar ini. Parta menambahkan, kondisi upah di Bali yang kalau dibandingkan dengan beberapa kota besar di Indonesia masih tertinggal jauh. Di samping alasan upah, pemerintah juga masih dianggap tidak mampu dalam memberikan jaminan akan masa depan pekerja lokal. Ini terlihat dari semakin masifnya sistem kerja kontrak, daily worker (DW) atau pekerja harian lepas, dan outsourcing. Ironisnya, kondisi ini berlangsung hingga bertahun-tahun. Pekerja lokal tidak diangkat menjadi tenaga tetap sekaligus tidak ditanggung BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaannya. ‘’Penting memberikan perlindungan terhadap mereka. Termasuk mengenai persentase tertentu menampung orang Bali,’’ jelasnya. Parta menambahkan, perusahaan di Bali wajib menyiapkan orang Bali menjadi pimpinan perusahaan. Mengingat selama ini, posisi strategis seperti general manager (GM) hingga chief security banyak dipegang orang asing. Di sisi lain, perlu diatur mengenai kewajiban bagi perusahaan untuk mempekerjakan pekerja disabilitas. Kemudian, memberikan hak bagi pekerja untuk mendirikan unit
atau organisasi pekerja agar mereka lebih berdaya dan tidak tercerai berai. ‘’Paradigma baru penting dibangun bahwa pekerja adalah aset perusahaan. Semakin baik perlakuan terhadap tenaga kerja akan semakin produktif perusahaan. Semakin tinggi produktivitas dan tanggung jawab pekerja, maka semakin berkembanglah perusahaan tersebut dan sejahtera pula pekerjanya,’’ tegasnya. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan, UMP merupakan hasil kesepakatan bersama. Di industri jasa, juga ada yang disebut service. Pertimbangannya, karena Bali memang bukan daerah industri manufaktur. ‘’Tadi juga disinggung masalah upah sektoral, itu baru satu saja. Mungkin di Indonesia, baru Kabupaten Badung saja,’’ ujarnya. Terkait tenaga kerja asing menduduki posisi strategis, pria yang akrab disapa Cok Ace ini menyebut kini sudah mulai bergeser. Misalnya di Bali Hotel Asosiasi, dalam empat tahun terakhir sudah dipimpin oleh orang Bali. Demikian juga untuk jabatan GM di hotel berbintang. Dari 160 hotel bintang 4 dan 5, 40 di antaranya diisi oleh orang Bali. ‘’Mereka berhasil dan mereka mampu,’’ jelasnya. (kmb32)
info seremonial
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L
SMP PGRI 3 Denpasar Jadi ’’Green School’’ Bersih dari Sampah Plastik Tahun Ini Hanya Terima 400 Siswa Baru
PELEPASAN - Kepala SMP PGRI 3 Denpasar Dr. I Made Suada bersama waka saat melepas siswa kelas IX di puncak HUT ke-34 dan Festival Budaya Spiga. SMP PGRI 3 Denpasar (Spiga) dikenal sekolah yang secara konsisten memperkuat karakter budaya Bali. Tahun ini SMP PGRI 3 Denpasar menjadi green school (sekolah hijau) mendukung Denpasar sebagai kota bersih dari sampah plastik serta kuat karakter budayanya. Hal itu diungkapkan Kepala SMP PGRI 3 Denpasar (Spiga) Dr. I Made Suada, M.M., M.Si. saat pembukaan Festival Budaya Spiga, Rabu (29/5). Festival budaya diawali dengan pelepasan siswa kelas IX juga dirangkaikan dengan puncak HUT ke-34 Spiga. Saat itu, Kasek Dr. I Made Suada, M.M., M.Si. didampingi Waka Kurikukum I Nyoman Budastra, S.Pd., Waka Kesiswaan I Made Wendi Karnata, S.E., Sarpras Ni Wayan Sudiasih, S.Pd. dan Humas Cok. Istri Putri, S.Pd. melepas 317 siswa kelas IX. Pelepasan ditandai dengan penyerahan siswa kepada Ketua Komite I Ketut Sarjana, S.H. Yang menarik, semua guru dan pegawai SMP PGRI 3 Den-
pasar mengenakan busana serba hijau muda. Hal ini, diakui Kasek Made Suada, sesuai dengan tema Festival Budaya Spiga 2019 yang menekankan pada budaya hidup bersih dan mendukung Denpasar sebagai kota bersih dari sampah plastik. Festival budaya dibuka Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M., disaksikan Camat Denbar. Madiadnyana menekankan festival budaya ini sangat penting nilainya untuk memperhalus budi serta membentuk karakter siswa yang baik. SMP PGRI 3 Denpasar kini menjadi sekolah yang unggul, bersih, dan berbudaya karena dikelola secara profesional. Makanya sekolah ini menghasilkan lulusan yang cerdas dan berkarakter. Festival menampilkan berbagai jenis potensi seni siswa sekolah. Diawali dengan tari kebesaran SMP PGRI 3 Denpasarl ‘’Aswalalita’’, dilanjutkan dengan Bondres, Cak, Joged, tari Saman, tari Mapadendang, Giring-giring dan Jaipongan. Juga ditampilkan
silat, tari Kewer-kewer dan lagu pop Bali. Saat melepas siswa kelas IX, Kasek I Made Suada meminta lulusan SMP PGRI 3 Denpasar tidak cepat berpuas diri setelah tamat SMP. Ingatlah dengan Catur Guru dan tetap menjaga nama baik almamater. Temukan identitas diri di masa emas ini. Sekolah sudah memberikan nilai-nilai pendidikan karakter agar diteruskan di tempat studi yang baru. Dia juga berbangga hampir tiap tahun 70 persen lulusannya diterima di SMA-SMK negeri, sisanya di sekolah PGRI. Ini menunjukkan bahwa mereka diproses secara berkualitas, digembleng dalam disiplin, jujur dan bertanggung jawab serta ilmu meditasi yang memadai. Made Suada yang juga Ketua YPLP Provinsi PGRI Bali ini mengungkapkan rasa terima kasihnya anak-anak yang dicetak sebagai SDM pemilik masa depan banyak didukung oleh orangtua siswa melalui komite sekolah. Untuk itu, dia mengajak masyarakat yang ingin anaknya memiliki disiplin tinggi dan budaya berprestasi serta berkarakter bisa bergabung dengan SMP PGRI 3 Denpasar di Jalan Gunung Agung Gang V Denpasar. Pada PPDB 2019-2020, SMP PGRI 3 Denpasar menerima maksimal 11 kelas siswa baru. Ini kabar baik bagi lulusan SD di Denbar yang tamat tahun ini. Bagi warga sekitar Jalan Gunung Agung Gang V juga diberi berbagai kemudahan. Yang istimewa juga, semua siswa di sekolah ini masuk pagi karena sekolah ini kini dilengkapi dengan 25 ruang belajar. Sore hari khusus dipakai untuk pengembangan diri dan ekstra. (ad1080)
P R O Unhi Denpasar Gelar Wisuda Sarjana Ke-55 dan Program Doktor Ke-14 F Kembangkan Prodi Sesuai I Kebutuhan Masyarakat Bali L UNIVERSITAS Hindu In- hasilkan lulusan terbaik, Unhi untuk berubah. Bahkan, univerdonesia (Unhi) Denpasar meng- Denpasar terus berupaya mem- sitas dituntut untuk melakukan Wisuda Sarjana (S-1) ke-55 berikan layanan pendidikan perubahan program dan layanan E gelar dan Program Doktor (S-3) di Inna tinggi sesuai dengan perkem- yang lebih banyak menggunakan C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Grand Bali Beach Hotel, Sanur, Rabu (29/5). Sebanyak 386 orang wisudawan dilepas Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. Jumlah tersebut terdiri dari 373 orang sarjana dan 13 orang doktor. Wisudawan lulusan terbaik untuk program sarjana diraih Ni Putu Dewi Pradnyan, S.Fil. dengan IPK 3,91 (cumlaude) dari Program Studi Filsafat Agama Hindu Fakultas Ilmu Agama, Seni dan Budaya. Sedangkan wisudawan terbaik untuk program doktor diraih Dr. Ida Made Pidada Manuaba, S.Ag., M.Si. dengan IPK 3,79 (cumlaude) dari Program Doktor Ilmu Agama dan Kebudayaan. Saat ini Unhi Denpasar memiliki mahasiswa aktif sebanyak 3.421 orang, terdiri dari 2.714 orang S-1, 576 orang S-2 (Magister), dan sebanyak 131 orang S-3. Prof. Damriyasa mengatakan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan guna meng-
bangan teknologi dan kebutuhan pemangku kepentingan, tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan budaya Hindu. Untuk itu, pihaknya terus mengembangkan program studi (prodi) yang dibutuhkan masyarakat. Tahun ini, Unhi telah memiliki Prodi Ilmu Hukum Adat, yang merupakan prodi mempersiapkan SDM kompeten dalam mengelola desa adat. Apalagi saat ini Pemerintah Provinsi Bali tengah memperkuat eksistensi desa adat di Bali melalui Perda Nomor 5 Tahun 2019. ‘’Salah satu program studi yang juga sudah disetujui Kemenristekdikti adalah Sistem Informasi,’’ ujar Prof. Damriyasa. Prodi Sistem Informasi ini merupakan salah satu upaya untuk menghadapi tantangan globalisasi di era revolusi industri 4.0 yang dikenal dengan fenomena disruptive innovation, sehingga perguruan tinggi dituntut
WISUDA - Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. (kiri) bersama Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A. (kanan) berfoto bersama wisudawan lulusan terbaik pada upacara Wisuda Sarjana ke-55 dan Doktor ke-14 di Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur, Rabu (29/5).
teknologi digital atau online. ‘’Menghadapi hal tersebut, kami di Unhi sudah mengembangkan manajemen data digital yang terintegrasi dalam layanan akademik maupun tata kelola universitas,’’ imbuhnya. Selain memperkuat tata kelola, lanjut Damriyasa, Unhi Denpasar secara aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak di tingkat nasional maupun internasional. Di samping juga tetap berkomitmen membantu mewujudkan harapan pemerintah untuk meningkatkan mutu SDM melalui pemenuhan kebutuhan layanan pendidikan tinggi yang terjangkau oleh masyarakat. Ke depan, Unhi Denpasar akan merancang program pendidikan sarjana dan pascasarjana bagi para pengelola pemerintah daerah provinsi, kabupaten/kota, termasuk pemerintahan desa dalam kerangka program open extended campuss, serta menerapkan pembelajaran daring. ‘’Kami menaruh harapan besar kepada para alumni untuk mampu berperan positif dalam kehidupan di masyarakat. Karena itu, para alumni harus mendarmabaktikan segala pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk memecahkan permasalahan di masyarakat guna memajukan pembangunan bangsa,’’ tegasnya. Wisuda ini dihadiri Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI Prof. Drs. Ketut Widnya, M.A., M.Phil., Ph.D., Ketua Harian Umum PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya, Kepala LLDikti Wilayah VIII BaliNusra Prof. Dasi Astawa, Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A. beserta Sekretaris, Pimpinan PTN dan PTS se-Bali, Panglingsir Puri Kesiman Denpasar, dan stakeholder terkait. (ad1077)
Jumat Umanis, 31 Mei 2019
Senator RI Inspeksi Lokasi Helipad Kontroversi di Jatiluwih
Rekomendasikan Jokowi Ganti Menteri dan Dirjen karena Tak Serius Tangani WBD
UTUSAN rakyat Bali di Senayan, Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III akhirnya bersikap terkait dengan kontroversi isu pembangunan landasan helikopter (helipad) di kawasan Warisan Budaya Dunia (WBD) Jatiluwih, Tabanan. Dengan hadir dan inspeksi secara langsung, Senator Arya Wedakarna (AWK) disambut Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan, Perbekel Desa Jatiluwih, Ketua Badan Pengelola serta sejumlah pihak terkait. Dalam kunjungan singkat di Jatiluwih, Senator AWK telah mendapatkan penjelasan bahwa helipad dimaksud bukan sebagaimana yang telah viral di media massa, tetapi tidak lebih dari gundukan tanah tidak produktif yang memiliki diameter hanya 10 meter persegi. Jikalau disebut helipad sudah pasti tidak memenuhi syarat internasional karena masih sangat sederhana. ‘’Saya kira para tokoh di Bali yang selama ini kurang paham agar berkunjung ke Jatiluwih. Isu helipad ini sudah sangat merepotkan semua pihak sampai kementerian pun memonitor dan juga masuk ke DPD-RI di Senayan. Setelah saya hadir langsung, saya sama sekali tidak melihat apa yang dituduhkan. Justru gundukan tanah ini ditata dan menjadi center point dari objek wisata Jatiluwih. Ini setitik dari luas 17.000 hektar lahan sebagaimana ditetapkan UNESCO terkait WBD Subak. Tidak hanya itu, saya melihat penataan yang ada dengan jalan setapak, gardening dan pemasangan sejumlah sign board justru membuat kawasan semakin rapi. Saya setuju WBD harus memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat sekitar walau pelestarian lahan produktif adalah mutlak sebagaimana harapan UNESCO,’’ ungkap Senator AWK. Ia merasa tidak setuju dengan pendapat sejumlah kalangan bahwa status UNESCO di Jatiluwih dicabut lembaga dunia itu dengan alasan pemerintah dianggap tidak becus menangani Jatiluwih. ‘’Saya kira pemerintah pusat dan juga dae-
SATYAGRAHA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat di WBD Jatiluwih Penebel, Tabanan. rah sama-sama tidak responsif ya. Pemerintah Tabanan agak kurang cepat mendesak, mendorong terbitnya payung hukum akan tata kelola WBD yang menjadi domain dari Kemendikbud. Harusnya Pemkab dengan cepat melobi agar aturan WBD Jatiluwih teralisasi. Katanya pemerintahan satu jalur, tapi kok lambat ya? Ini status UNESCO didapat sejak 2012, tapi periode Jokowi dari 2014-2019 Kemendikbud dan Dirjen Kebudayaan kok tidak juga mengeluarkan kebijakan itu ya? Padahal dari pandangan DPD, payung hukum yang ada tidak sampai mengubah UU, cukup dengan peraturan pemerintah, keputusan presiden atau malah peraturan setingkat menteri karena bersifat teknis. Kasian kan nama Presiden Jokowi yang dianggap lamban menangani WBD Jatiluwih. Secara politik, ya… saya rekomendasi Presiden RI ganti menteri dan dirjen terkait karena tidak serius urus Bali. Ya… minimal jangan pilih mereka di periode berikutnya. Enough!’’ ungkap Senator AWK. Ia juga meminta kepada Pemkab Tabanan untuk serius menangani hal ini, jangan sampai menjadi nama buruk bagi pemerintahan satu jalur di hadapan masyarakat. ‘’Saya harus mendorong agar status Jatiluwih menjadi Kawasan Strategis Nasional (KSN) adalah pekerjaan yang tidak perlu sulit. Ini harus ada inisiatif dari Pemkab Tabanan yang proaktif. Jika sam-
pai di tingkatan birokrasi masih mandek di Kemendikbud, kan bisa pakai jalur partai politik. Apalagi sesama jalur akan lebih mudah. Ini kebangetan saja, sudah lima tahun periode Jokowi dan masa jabatan Bupati Tabanan akan habis di tahun 2020, tapi belum tuntas. Semoga gubernur bisa mempercepat hal ini. Kami di DPD-RI tentu akan mengawal terus di raker dengan kabinet di Senayan. Intinya sinergi,’’ terang Gusti Wedakarna. Terkait hal ini, sejumlah rekomendasi Senator AWK yakni kasus helipad sudah dianggap selesai karena dinilai tidak ada pelanggaran dan hanya miskomunikasi. Dalam keadaan darurat dan bencana, center point dimaksud bisa digunakan sebagai pusat evakuasi medik udara. DPD meminta agar kawasan produktif di seluruh kawasan dilarang untuk dialihfungsikan. DPD mendukung keberadaan badan pengelola dengan catatan transparansi kinerja dan keuangan agar terhindar dari kasus hukum. Tiket online bisa menjadi solusi untuk menghindari kebocoran. DPD mendukung pembangunan kantor badan pengelola di atas lahan pemkab segera di tahun 2019. Perlu ada solusi lahan parkir dengan kapasitas besar. Terakhir, DPD meminta pusat segera memasukkan status Jatiluwih ke KSN dan membuatkan payung hukum terkait penyerahan kelola ke Pemkab Tabanan. (ad1082)
Bandara Ngurah Rai Salurkan Rp 1,3 Miliar Dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Tahun 2019
MELALUI program Corporate Social Responsibility (CSR), Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai kembali menyalurkan bantuan dana Program Kemitraan Tahap I dan Dana Bina Lingkungan (PKBL) Tahun 2019. Bertempat di Ruang Rapat Jempiring, Gedung Wisti Sabha, Kompleks Bandara Ngurah Rai, Rabu (29/5) lalu, penyerahan bantuan dana bina lingkungan kepada 16 calon mitra binaan dan 23 calon penerima dana bina lingkungan dilakukan secara simbolis oleh Co. General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Ngurah Rai, Sigit Herdiyanto. Untuk tahap I tahun 2019 ini, total nominal yang disalurkan sejumlah Rp 1.364.500.000. Dengan rincian Rp 910 juta disalurkan kepada 16 calon mitra binaan, dan Rp 454.500.000 kepada 23 calon penerima dana bantuan bina lingkungan. Sigit Herdiyanto menyatakan program ini ditujukan untuk mendorong peningkatan dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui program ini, pihak AP I berperan aktif, rutin, dan berkesinambungan menyalurkan dana bantuan kemitraan berupa pinjaman lunak kepada pengusaha bidang UMKM. ‘’Dengan berkembangnya usaha, maka bapak/ibu sekalian telah membantu pemerintah dalam sektor ekonomi, dan secara langsung dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Bali secara khusus, yang akhirnya dapat meningkatkan taraf perekonomian dan kehidupan masyarakat Bali,’’ kata Sigit. Dengan penyaluran bantuan dana PKBL tahun 2019 ini, PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai
BANTUAN - Co. General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Ngurah Rai Sigit Herdiyanto (kanan) berfoto bersama dengan penerima dana bina lingkungan usai penyerahan secara simbolis, Rabu (29/5) lalu. secara total sejak program ini berjalan telah berkontribusi kepada masyarakat Bali sebesar Rp 48.730.750.000 kepada 1.697 mitra binaan, dan Rp 13.405.324.682 untuk program bina lingkungan. Sementara itu, Kepala TK Widya Kumara Desa Kelan Kecamatan Kuta Ni Made Nuadi selaku penerima dana bina lingkungan menyampaikan terima kasih kepada pihak AP I. Karena dengan bantuan yang diberikan yaitu berupa unit laptop, tentunya akan sangat membantu dalam rangka pembelajaran nanti. Ia berharap semoga di tahun berikutnya, pihaknya bisa mendapat lagi berupa bantuan lain. Terutama mungkin di bidang bangunan atau bantuan lain yang bermanfaat untuk pengembangan pembelajaran. ‘’Menang laptop itu kami perlukan untuk pembelajaran anak-anak, pengenalan secara dini tentang media elektronik,’’ pungkasnya. Hal senada disampaikan Bendesa Adat Kedonganan Dr. Wayan Mertha, S.E., M.Si. selaku pe-
nerima bantuan bina lingkungan. Pihaknya menyampaikan terima kasih, karena sudah merealisasikan CSR-nya. Terutama untuk di Desa Kedonganan sudah direalisasikan terkait pemasangan CCTV untuk wilayah di pantai utara Kedonganan. Hal ini, menurutnya, penting karena di Kedonganan aktivitas masyarakatnya begitu kompleks, sehingga pihaknya sangat perlu dilakukan prmantauan seluruh aktivitas itu. ‘’Untuk itu, kami tahu apa saja kegiatan itu. Kemudian memantau juga dari sisi keamanan dan kenyamanan, baik masyarakat sekitar maupun pengunjung,’’ pungkasnya. Salah seorang calon mitra binaan, Ida Ayu Harmata Wijayanti, pemilik Hanacaraka Butik, menyatakan bantuan dana program kemitraan ini bermanfaat terhadap pemasaran produk. ‘’Dengan adanya bantuan CSR, budget bisa dibagi ke pemasaran yang awalnya online, sekarang kami mencoba untuk offline dengan membuat store,’’ ujarnya. (ad1078)
Beasiswa Generasi Lestari X Gandeng Peraih NEM Tertinggi Se-Bali
MEMASUKI tahun ke-10, Generasi Lestari kembali hadir untuk mencari calon penerima beasiswa yang akan bergabung di Universitas Udayana (Unud). Di Mei ini, BPR Lestari telah menyelesaikan tahap final try out untuk menyaring calon penerima beasiswa yang telah mendaftar. Sejak awal tahun, proses seleksi untuk Generasi Lestari X jalur try out telah berlangsung. Pada tahap awal dilakukan sosialisasi di seluruh SMA se-Bali hingga mendapatkan hampir 7.000 peserta untuk diseleksi kembali. Proses seleksi akhirnya mendapatkan 30 peserta yang telah bersaing di
tahap final try out. Menariknya, ada nama Jennifer Louisa sebagai juara I final try out Generasi Lestari X yang ternyata juga merupakan peraih NEM tertinggi jurusan IPA seBali. ‘’Hingga saat ini, kami telah memiliki 106 mahasiswa yang bergabung di Generasi Lestari. Bahkan sudah ada yang lulus kurang lebih sebanyak 45 mahasiswa. Kami bangga melihat adik-adik kami bisa lulus dan mengejar cita-citanya,’’ ujar Ayu Silviananda, Corporate Secretary Manager BPR Lestari Bali. Generasi Lestari merupakan program beasiswa yang menjadi
salah satu bentuk pelaksanaan misi sosial BPR Lestari #MakeanImpact, membantu mahasiswa dari sisi biaya untuk melanjutkan kuliah di jenjang universitas. ‘’Generasi Lestari menjadi salah satu bentuk kepedulian BPR Lestari terhadap kecerdasan anak bangsa. Dengan menggapai pendidikan yang lebih tinggi, pastinya peluang kerja dan karier mereka lebih luas dan nantinya bisa memutus rantai kemiskinan,’’ tandas Luh Ketut Citarasmini, Direktur Kepatuhan BPR Lestari Bali. Rangkaian penerimaan beasiswa Generasi Lestari X ma-
sih akan berlanjut. Selain melalui jalur try out yang sudah mendapatkan juaranya, akan ada jalur reguler melalui tahap tes. ‘’Jadi masih ada jalur reguler yang bisa diikuti nanti, selain try out. Target kami ada 20 penerima beasiswa tahun ini,’’ imbuh Ayu Silviananda. Bagi calon peserta yang membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan mengunjungi website www.bprlestari.com atau hubungi Rina (082144735232). Persyaratan dikumpul selambatlambatnya 31 Juli 2019 ke kantor BPR Lestari, Jalan Teuku Umar 110 Denpasar. (ad1081)
BEASISWA - Foto (kiri ke kanan) Risya, Raka dan Putri (Fakultas Kedokteran), Ayu Silviananda (Corporate Secretary Manager BPR Lestari Bali), Ananda, Jennifer dan Eka (Fakultas Kedokteran), Bernika (Fakultas Ekonomi), Remdani (Fakultas Ilmu Budaya), Novita (Fakultas Teknik) dan Ayu (Fakultas Hukum).
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Jumat Umanis, 31 Mei 2019
info seremonial
5
SMA PGRI 2 Denpasar Turunkan Biaya Pendidikan
250 Pendaftar Pertama Siswa Baru Hanya Dikenakan Rp 2.950.000
LOMBA - Pemenang lomba pidato bahasa Bali yang diselenggarakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali dalam rangka menyambut Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca Tahun 2019.
Lomba Pidato Bahasa Bali SMP Tingkat Provinsi Bali
SEBANYAK 24 siswa-siswi SMP se-Bali, Rabu (29/5) pagi, bertempat di Gedung Wanita Nari Graha, Renon, Denpasar, mengikuti lomba pidarta (pidato) berbahasa Bali. Para remaja ini dengan fasih melantunkan bahasa Bali dengan mimik dan gaya khas masing-masing. Dengan berbusana Bali, peserta yang terdiri dari putra dan putri ini tampil sangat menguasai bahan pidato dengan tema ‘’Ngardi Bali Sutrepti’’. Kepiawaian mereka berpidato dinilai tiga dewan juri. Di antaranya Drs. Ida Bagus Rai Putra, M.Hum. dari Dosen Sastra Unud, Drs. Wayan Tunjung, Pustakawan Utama, dan I Gusti Ayu Komang
Suryati. Adapun kriteria penilaian dalam lomba pidato bahasa Bali, di antaranya keahlian atau skill, penguasaan materi, berkaitan dengan vokal, penguasaan panggung, gerak-gerik dan semangat. ‘’Semua kriteria penilaian itu, selanjutnya nilai diakumulasi untuk mencari peserta yang terbaik,’’ papar Drs. Wayan Tunjung. Dari penilaian yang dilakukan, berdasarkan pedoman dan kriteria yang ditetapkan dewan juri, maka untuk juara I diraih Putu Ayu Candra Dewi, dari SMPN 1 Kuta Utara. juara II Putu Widia Putri dari SMPN 1 Denpasar, dan juara III I Nyoman Teja Sentosa dari SMPN 1 Semarapura. Untuk juara harapan I diraih Wayan
Laksana Dharmawangsa dari SMPN 1 Kuta, dan juara harapan II Ni Putu Satya Pradewi dari SMPN 3 Bangli. Lomba pidato bahasa Bali ini diselenggarakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali dalam rangka menyambut Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca Tahun 2019. Selain lomba pidato berbahasa Bali, juga diselenggarakan kegiatan lomba minat baca, antara lain lomba bercerita bagi siswa SD/MI se-Bali. Acara berlangsung sejak Senin (27/5) lalu, dibuka Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali Luh Putu Haryani. S.E, M.M. (ad1076)
SMA PGRI 2 Denpasar yang dikenal dengan sebutan Regrisma kini menjadi sekolah yang dikejar masyarakat karena mutu dan kualitasnya. Hebatnya lagi, pada PPDB 2019-2020 ini SMA PGRI 2 Denpasar berani menurunkan biaya pendidikan yakni Rp 2.950.000 bagi 250 siswa baru. Angka ini termasuk yang paling murah dibandingkan pesaingnya. Kepala SMA PGRI 2 Denpasar I Komang Arta Saputra, S.Pd., M.Pd., Rabu (29/5) lalu menegaskan, pelayanan luar biasa itu diperuntukkan bagi 250 calon siswa baru yang mendaftar dan mengisi blangko jika tidak diterima di sekolah negeri akan memilih SMA PGRI 2 Denpasar. Sekalipun calon siswa baru itu belum membayar saat mengisi blangko, namun asal sudah meneken blangko siap memilih SMA PGRI 2 Denpasar jika tak diterima di sekolah negeri sudah mendapat pelayanan khusus tersebut. Biaya pendidikan siswa baru Rp 2.950.000 itu, kata Arta Saputra, sudah termasuk uang gedung, uang pakaian, MPLS dan lainnya. Sementara siswa lain yang t a k t e rm a suk p e nd a f t a r 2 5 0 pertama dikenakan biaya pendidikan Rp 5.200.000. Kebijakan ini dilakukan Arta Saputra guna membantu masyarakat memberi pelayanan pendidikan berkualitas dan terjangkau di tengah krisis ekonomi global. SMA PGRI 2 Denpasar juga memberikan perhatian dan keringanan khusus bagi warga Monang Maning dan lulusan tiga SMP tetangganya yakni SMP PGRI 1 Denpasar, SMPN 7 dan SMP Sapta Andika. Sebab, sekolah ini tiap tahun terbanyak berminat masuk di SMA PGRI 2 Denpasar. Kasek Komang Arta Sapu-
SMA PGRI 2 - Kepala SMA PGRI 2 Denpasar Komang Arta Saputra bersama para guru siap memberi pelayanan terbaik. tra yang juga Sekretaris YPLP Kota PGRI Denpasar masih memiliki jurus pelayanan terbaik ketiga. Dia ingin memberi kursi lebih banyak kepada calon siswa berprestasi, baik akademis dan non-akademis. Para duta sekolah yang pernah mewakili sekolahnya di berbagai event walaupun tak meraih juara, para juara di tingkat sekolah dan daerah diberikan keringanan biaya pendidikan. ‘’Jika mereka berprestasi setelah menjadi siswa SMA PGRI 2 Denpasar, kami juga rutin memberikan bonus Rp 500 ribu/siswa,’’ tegasnya. Langkah ini diambil Arta Saputra untuk menjadikan sekolah ini unggul di akdemis dan nonakademis. Apalagi sekolah ini dikenal memiliki program unggulan yakni Pentas dan Kreativitas Seni yang dilakukan tiap Januari di Lapangan Puputan Badung dan Festival Seni dan Bukan Bahasa tiap bulan Oktober. ‘’Yang penting ada surat keterangan dari kasek, kami siapkan keringanan khusus jika masuk Regrisma,’’ tegasnya.
Kepala SMA PGRI 2 Denpasar I Komang Artha Saputra , S.Pd., M.Pd. didampingi Wakasek Drs. I Made Suwecana, Nyoman Suarta, S.Pd., M.Pd., Dra. Agustin Setiawati Subandini, dan I Made Purwa menambahkan, pada PPDB 2019 ini SMA PGRI 2 Denpasar yang terakreditasi A menerima 9 kelas siswa baru dan mulai tahun ini membentuk kelas unggulan. Pendaftaran dibuka di dua gedung sekolah yakni di Jalan Gunung Karang III Denpasar dan Jalan Gunung Rinjani Gang Patuha V Perumnas. Sekolah ini selain memiliki 34 jenis ekstra, juga memiliki program plus PBKL (Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal) di bidang pariwisata. Ini artinya lulusannya juga disiapkan untuk bekerja dan melanjutkan. Bahkan program PBKL-nya terus ditambah. Selain front office dan bahasa Jepang, kini juga dibuka program pilihan bahasa Korea dan Mandarin. Ini yang dia katakan SMA PGRI 2 Denpasar tidak mau mencetak pengangguran. (ad1079)
BPLE Tiara Course Raih Juara I BEM Unmas Jadi Garda Terdepan Lomba Apresiasi Pengelola LKP Berprestasi Tegakkan Empat Pilar Kebangsaan
SELAMAT - Rektor Made Sukamerta memberi ucapan selamat kepada Ketua BEM Unmas Putu Ruddy Hanza. REKTOR Unmas Denpasar Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd., Rabu (29/5) melantik dan mengambil sumpah pengurus BEM dan DPM Unmas 2019-2020 serta pengurus BEM dan BPM tingkat fakultas. Ketua BEM Unmas yang baru kini dijabat I Putu Ruddy Hanza menggantikan Ni Nyoman Nuryanti Bella. Dia dibantu Wakil Ketua Putu Dhea Nurasih, Sekjen I Kadek Kris Adi Giri Putra dan Bendahara Ni Nyoman Sarminingsih. Ketua DPM Unmas dijabat Eka Febriyan menggantikan Nadia Rizky Yuliasanti. Sebagai Wakil Ketua Moh. Warid, Sekjen Ni Wayan Darmayanti dan Bendahara Eufrasia Sulastri Sanusi. Saat itu juga dilantik pengurus BEM dan BPM Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Pertanian, FKG, FKIP, FT, Fakultas Bahasa Asing dan Fakultas Farmasi Unmas. Rektor Sukamerta didampingi WR I Dr. I Wayan Gde Wiryawan, S.H., M.H., WR II Dr. I Nengah
Landra, S.E., M.M. dan WR III Ir. I Made Sastra Wibawa, M.Erg. mengatakan pelantikan pengurus BEM, DPM dan BPM ini untuk kali pertama dilakukan serentak bersama Fakultas Bahasa Asing dan Fakultas Farmasi. Dia menekankan BEM DPM dan BPM adalah mahasiswa pilihan. Dia harus menjadi panutan dalam penegakan disiplin diri, sekaligus panutan dalam akademik dan nonakademik. Makanya dia merasa bangga pimpinan kemahasiswaan di Unmas selama ini mampu mengantarkan Unmas ke arah yang lebih baik lagi. Rektor ingin pengurus BEM, DPM dan BPM menjadi panutan dalam menyelesaikan studi. Tidak boleh menjadikan kesibukan berorganisasi sebagai kambing hitam dari sebuah kegagalan. Dengan aturan Kemenristek Dikti yang baru, jika selama tujuh tahun mahasiswa tidak menamatkan studi sudah dianggap DO. Untuk itu, dia meminta pengurus
BEM dan DPM menjadi contoh yang baik. Yang terpenting lagi, pengurus BEM dan DPM Unmas juga harus menjadi garda terdepan dalam menegakkan empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, NKRI, UU 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika. BEM diharapkan juga menjaga image dan predikat Unmas sebagai kampus bebas narkoba, bebas asap rokok dan bebas dari paham radikal. Khusus untuk yang terakhir ini, Rektor Made Sukamerta kembali wanti-wanti untuk diselidiki lebih intensif agar Unmas bebas dari paham radikal. Faham ini bukan dari agama tertentu, melainkan lebih banyak menjerumuskan generasi muda bangsa. Dia menilai peran mahasiswa dalam perguruan tinggi sangat penting artinya. Untuk itu, dia siap menampung semua aspirasi mahasiswa melalui BEM asalkan demi kemajuan lembaga. ‘’Saya jamin tak ada demo di Unmas,’’ ujarnya. Dia juga berterima kasih pengurus BEM, DPM dan BPM sebelumnya banyak berperan mendukung Unmas Denpasar sebagai PTS bermutu dan berbudaya. Ketua BEM Unmas yang baru dilantik, I Putu Ruddy Hanza, mengungkapkan BEM Unmas siap menjaga komitmen menjadi garda terdepan dalam menegakkan empat pilar kebangsaan. ‘’NKRI harga mati, paham radikalisme tak boleh tumbuh dan berkembang paham lain di Unmas,’’ tegasnya. Ditambahkannya, BEM Unmas tak akan melakukan demo, sebab selama ini semua aspirasi diberi apresiasi positif oleh pimpinan lembaga. Apalagi Rektor Made Sukamerta dikenal menerapkan manajemen terbuka dan terbuka juga untuk saran dan kritik. Dia akan mensinergiskan semua potensi mahasiswa untuk Unmas yang berprestasi. (k250)
BALAI Pendidikan dan Latihan Engineering (BPLE) Tiara Course kembali meraih prestasi yang membanggakan. Kali ini BPLE Tiara Course menyabet juara I dalam lomba Apresiasi Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Berprestasi. Juga meraih juara I dan II dalam lomba Apresiasi Instruktur Khusus Otomotif Teknik Sepeda Motor, masing-masing atas nama I Wayan Edik Juliartana dan Ketut Susila Putra Merta. Lomba tersebut diselenggaraka Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar. Wali Kota Denpasar I.B. Dharmawijaya Mantra menyerahkan langsung penghargaan tersebut yang diterima Direktur BPLE Tiara Course Made Ernita Kurniawati, BBA., MBA. di Lapangan Puputan Badung, Selasa (28/5). Direktur BPLE Tiara Course Made Ernita Kurniawati mengatakan, selain itu mahasiswa BPLE Tiara Course juga meraih juara II dalam seleksi daerah (selekda) ASEAN Skill Competitions (ASC) Kejuruan Refrigeration pada 24 Mei lalu. Juaranya atas nama Gede Merta Sila Yasa. Dia akan mewakili Bali dalam seleksi nasional (seleknas) pada Juli 2019 mendatang. Dikatakanya, ASC ini diselenggarakan Kementerian Tenaga Kerja RI, tetapi untuk selekda dibantu oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali. Jurinya bukan hanya dari Dinas Tenaga Kerja, tetapi juga expert dan dari Kementerian Tenaga Kerja. ‘’Peraih juara I dan II akan maju ke seleknas. Nantinya pemenang seleknas akan mewakili Indonesia ke tingkat ASEAN,’’ ujar Made Ernita Kurniawati, Kamis (30/5) kemarin. Made Ernita Kurniawati menyatakan syukur atas prestasi yang diraih ini. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar BPLE Tiara Course karena prestasi terus diukir bukan hanya di tingkat peserta didik, tetapi juga di tingkat instruktur maupun pengelola. ‘’Semua ini bisa tercapai berkat asung kerta wara
PENGHARGAAN - Direktur BPLE Tiara Course Ernita Kurniawati (kiri) foto bersama dengan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat menerima penghargaan sebagai juara I pemenang Lomba Apresiasi Pengelola LKP Berprestasi, Selasa (28/5). nugraha Ida Hyang Widhi Wasa dan upaya kerja keras seluruh tim di BPLE Tiara Course yang senantiasa berjuang untuk meningkatkan kualitas dan prestasi. Setiap prestasi yang diraih akan menjadi motivasi untuk ke depannya menjadi lebih baik lagi. Prestasi ini adalah hasil kerja keras tim BPLE Tiara Course yang senantiasa berupaya meningkatkan kualitas lembaga, sehingga dapat menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter dan berdaya saing,’’ ujar Ernita Kurniawati yang Wakil Ketua 1 DPD HILLSI Bali. Tak hanya prestasi tersebut diraih BPLE Tiara Course. Sebelumnya, BPLE Tiara Course juga meraih juara
I sebagai LKP berprestasi tingkat Nasional kategori Rumpun Teknik. BPLE Tiara Course juga ditetapkan sebagai lembaga pendidikan teknik terbaik di Denpasar yang diberikan Wali Kota Denpasar. BPLE Tiara Course yang terakreditasi A ini juga menerima penghargaan sebagai LPK berprestasi di bidang pelatihan dan produktivitas dari Kementerian Tenaga Kerja RI. BPLE juga mendapat penghargaan Business Challenges Award 2015 kategori The Best Training Education & Service Excellent Of The Year dari Achievement Center yang bekerja sama dengan Tre Uno Event Management. (ad1083)
AHC 2019 Hadirkan Layanan Terbaik
Libatkan 600 Teknisi Mobil dan 6.420 Sepeda Motor
ASTRA - Astra Group, Rabu (29/5) lalu melepas armada pos jaga Astra Holiday Campaign (AHC) 2019, dipusatkan di kantor Astra Motor Bali, Jalan Cokroaminoto Denpasar.
ASTRA Group, Rabu (29/5) lalu melepas armada pos jaga Astra Holiday Campaign (AHC) 2019, dipusatkan di kantor Astra Motor Bali, Jalan Cokroaminoto Denpasar. Pelepasan ini ditandai dengan pengibaran bendera secara bersamaan oleh Kawil Astra Motor Bali Wahyudi Saputra, Ketua Korwil Group Astra Bali Haris Prasetya, Koordinasi Posko Auto 2000 Nurfausan, Koordinator Posko Daihatsu Ismail. Menurut Haris Prasety, AHC ini sebagai komitmen Grup Astra untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi para pelanggannya mulai 31 Mei - 7 Juni 2019. Pihaknya berharap seluruh pelanggan merasa aman dan nyaman dengan kehadiran layanan mudik Astra. Dijelaskan, program AHC
2019 melibatkan 600 teknisi mobil dan 6.420 teknisi sepeda motor yang melayani pemudik di pos dan bengkel siaga, bale santai Honda, pos rehat, serta membantu di lokasi pemudik melalui layanan ERA AstraWorld, Garda Siaga, dan 281 Honda Care. Di pos siaga Astra, para pemudik dapat singgah untuk melakukan pemeriksaan kendaraan berupa servis ringan. Sambil menunggu kendaraan diperiksa dan diperbaiki oleh mekanik Astra, para pemudik dipersilakan beristirahat sejenak sambil menikmati fasilitas-fasilitas yang tersedia di pos rehat Astra. Program yang menjadi agenda tahunan Grup Astra ini menyiapkan 9 pos siaga, 97 bengkel siaga, 27 garda siaga ERA serta 58 emergency
roadside assistance dengan menyiapkan 600 teknisi yang tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan hingga Sulawesi. ‘’Sudah menjadi komitmen Astra untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, termasuk saat mereka melakukan perjalanan mudik Lebaran. Kami berharap pelanggan kami merasa aman dan nyaman dengan kehadiran layanan mudik Astra,’’ pungkasnya. Makin nyaman tahun ini, Astra juga menghadirkan aplikasi sejalan. Aplikasi berbasis ride sharing atau berbagi tumpangan yang memungkinkan para penggunanya untuk mempertemukan pengemudi/ pemilik kendaraan dan penumpang yang memiliki rute perjalanan searah. Layanan ride sharing tersebut
dapat dimanfaatkan para pemudik yang akan melakukan perjalanan ke kampung halaman. Untuk mempermudah pemudik yang membutuhan bantuan darurat atau sekadar memperoleh informasi mengenai kegiatan AHC 2019, Astra menyediakan nomor contact center yang beroperasi 24 jam, 7 hari seminggu. Nomor-nomor tersebut adalah Call AstraWorld 1500-898, Seva Call 1500-607, Call Garda Akses 1500-112, atau Honda Customer Care Center 1500-989. Selain nomor-nomor contact center, pengguna juga bisa menggunakan aplikasi ANAVIGO dan memanfaatkan fitur Car Emergency untuk meminta layanan emergency Astra. (bns1)
OPINI
6
Jumat Umanis, 31 Mei 2019
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Politikus Terdidik yang Mendidik DUNIA politik memang jauh dari nilai-nilai pendidikan. Dunia politik sarat dengan kebohongan demi kepentingan, sementara dunia pendidikan penuh dengan nilai-nilai normatif. Membentuk SDM yang utuh atau memanusiakan manusia. Makanya ketika kita di era kasus korupsi, apakah ini salahnya guru dan dosen yang mengajarkan budi pekerti? Jawabnya tidak. Guru dan dosen belum pernah mengajarkan siswa dan mahasiswanya setelah dewasa untuk korupsi dan menjadi musuh negara. Di tengah poses pendewasaan diri, kita banyak dipengaruhi oleh ranah pendidikan di keluarga dan di masyarakat. Demikian juga dalam sebuah partai politik adalah organisasi politik yang menjalani ideologi tertentu atau dibentuk dengan tujuan khusus. Definisi lainnya adalah kelompok yang terorganisir yang anggota-anggotanya mempunyai orientasi, nilai-nilai, dan cita-cita yang sama. Tujuan kelompok ini ialah untuk memperoleh kekuasaan politik dan merebut kedudukan politik (biasanya) dengan cara konstitusional untuk melaksanakan kebijakankebijakan mereka. Secara teori, seharusnya partai politik di Indonesia mendapat persepsi yang positif dari masyarakat, apabila partai politik mengemban peran dan fungsinya akan membawa perubahan pada peningkatan kesadaran politik masyarakat. Fungsi-fungsi parpol di Indonesia diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 2002 tentang Partai Politik. Undang-undang itu mengatakan bahwa parpol memiliki fungsi sebagai sarana pendidikan politik bagi masyarakat, perekat persatuan dan kesatuan bangsa, penyerap, penghimpun, dan penyalur aspirasi masyarakat, partisipasi politik warga negara, dan perekrutan politik dalam proses pengisian jabatan publik. Tetapi realita di lapangan tidaklah seperti apa yang di harapkan undang-undang. Fungsi-fungsi utama dari partai politik menjadi semakin hilang dan terlupakan. Partai politik dapat dirasakan kehadirannya oleh masyarakat, apabila sudah mendekati masa-masa pemilu. Datang dengan membawa janji-janji manis yang seolah-olah menjadi solusi permasalahan publik, tetapi pada akhirnya hanya berbicara kepentingan internal partai untuk mendapatkan kursi pemerintahan. Inilah yang membedakan politik dan pendidikan. Namun kita perlu cermati bahwa panggung politik bisa dikondisikan atau bahasa kerennya di-conditioning guna menghasilkan politikus yang terdidik sekaligus mendidik. Caranya, parpol harus diisi oleh orang-orang yang memiliki nilai akademik yang bagus dan pendidikan karakter yang bagus juga. Parpol harus diisi oleh orang-orang yang menaati etika dan aturan serta orang-orang yang bermartabat. Dua kunci ini akan bisa mengubah paradigma politik kita yang tadinya bisa berbohong demi tujuan tertentu, kemudian kita ubah menjadi politik yang beretika. Hanya orangorang cerdas yang bisa melakukan tugas ini.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Mengantisipasi Letusan Gunung Agung Baru-baru ini Gunung Agung erupsi dengan sebaran abu sampai ke sejumlah kabupaten di Bali. Bandara juga sempat mengalihkan sejumlh penerbangan. Saya berharap Pemerintah Provinsi Bali dan kabuapaten/kota memberikan edukasi yang rutin terhadap dampak erupsi ini. Masalahnya, hujan abu sering kali tak disadari oleh pengendara sepeda motor. Padahal abu erupsi ini, katanya sangat halus dan bisa terhirup. Ini tentu membahayakan kesehatan. Mohon hal ini diantisipasi dengan mengingatkan warga tetap siaga masker, mengingat erupsi katanya belum akan berakhir. Ada rentang waktu tertentu Gunung Agung erupsi. Hal lainnya adalah soal yang mana terpapar debu vulkanik. Apakah tanaman padi bisa mati kena abu vulkanik? Apakah tanaman cabai bisa mati kena abu vulkanik? Jika ini berpotensi menimbulkan dampak pada pertanian, maka tentu perlu diantisipasi tingkat produksi gabah ke depan. Cadangan bahan pangan untuk Bali hendaknya tetap diantisipasi jika sewaktuwaktu Gunung Agung erupsi. Yang penting kita tetap waspada dan terus diingatkan tentang potensi letusan Gunung Agung ini. Saya tetap berharap dan berdoa semoga kita tetap aman dan nyaman menjalani kehidupan di Bali. Mudah-mudahan erupsi Gunung Agung tak terlalu berdampak terhadap pariwisata Bali, sehingga ekonomi Bali tetap berjalan dan semua tetap memiliki lapangan pekerjaan yang layak. Ni Ketut Purnami Gianyar, Bali
Narasi Politik Kaum Terdidik Polarisasi politik terus menguat meskipun Pemilu 2019 sudah antiklimaks. Fenomena ini terutama terkait proses rekapitulasi suara hasil pilpres. Penetapan KPU sudah diselesaikan pada 21 Mei dini hari. Pascapenetapan masih tidak ada jaminan meredanya ketegangan politik ini.
Oleh Ribut Lupiyanto olitik konvensional memberikan pengalaman bahwa polarisasi hingga konflik politik hanya menyentuh akar rumput yang notabene berpendidikan rendah. Namun politik kontemporer mematahkan tradisi tersebut. Memanasnya suhu politik juga terjadi di kaum terdidik. Kondisi di atas mulai memangkas kekhawatiran terjadinya buta politik secara umum di kalangan terdidik. Schneider (1976) mengungkapkan “Ilmuwan tidak boleh lagi bersikap naif terhadap dampak politik pendapat ilmiah yang dituangkan di ruang publik.” Dampak politik dari produk akademik bisa positif atau negatif. Untuk itu kuncinya ada pada objektivitas dan integritas kaum terdidik di negeri ini, termasuk di Bali. Rekaman sejarah bangsa menunjukkan bahwa gerakan politik di Indonesia dipelopori oleh kaum terdidik. Boedi Oetomo dan Pergerakan Indonesia adalah contoh wadah politik yang digawangi para pelajar dan menjadi titik pangkal kebangkitan perjuangan menuju kemerdekaan. Jelang dan sesaat setelah kemerdekaan tokoh
terdidik juga mendominasi pemikiran kebangsaan. Sebut misalnya Dr. KRT Radjiman Wedyodiningrat, Prof. Mohammad Yamin, S.H., Prof. Mr. Dr. Soepomo, Dr. Soekiman Wirjosandjojo, Ki Hadjar Dewantara, dan lainnya. Hampir semua tokoh pejuang kemerdekaan memiliki kemampuan politis sekaligus terdidik yang sama kuatnya. Pascakemerdekaan kaum terdidik dari dunia akademik selalu ambil bagian, baik di ranah legislatif, yudikatif maupun eksekutif. Banyak pula terlibat dalam proses-proses politis yang membutuhkan pandangan akademik. Autokritiknya adalah kualitas yang tidak semakin baik dibanding era pendahulu. Kaum terdidik cenderung tidak berdaya di hadapan rezim penguasa. Produk akademik kadang dimanfaatkan sebagai justifikasi kebijakan semata. Godaan finansial, popularitas, dan jabatan kadang meruntuhkan nalar dan moral terdidik hingga rela melakukan malapraktik akademik. Produk dunia akademik tidak jarang dimanfaatkan pihak lain untuk kepentingan politik. Tidak sedikit terjadi simbio-
sis mutualisme antara kaum terdidik dan pihak lain untuk mempolitisasi produknya. Ada pula kaum terdidik yang berinisiatif melakukan rekayasa sosial politik atas produk ilmiahnya. Apa pun itu, dunia akademik memiliki tanggung jawab politik atas setiap produknya. Dunia akademik kini seakan luntur kesakralannya. Kalangan terdidik ketika masuk ke lingkaran kekuasaan tidak sedikit yang terbelit jeratan korupsi. Lebih menyedihkan, praktik korupsi mulai masuk ke jantung dunia akademik. Melek Politik Politisasi produk akademik dibutuhkan sebagai upaya aplikasi dan transformasi produk ilmiah ke ranah kebijakan. Produk akademik dengan demikian tidak akan teronggok sebagai etalase perpustakaan atau penghias jurnal saja. Hampir setiap kebijakan politik butuh kajian akademik. Di sini kaum terdidik diuji dalam objektivitas ilmiah dan moralitas diuji dalam netralitas kepentingannya. Pro-kontra dengan debat ilmiah adalah wajar, dibutuhkan, dan justru menyehatkan.
Jangan sampai agungnya terdidikitas tergadaikan hanya dengan godaan rupiah yang murah. Tidak sedikit kalangan akademik saat ini menduduki jabatan strategis kekuasaan. Banyak yang tetap menjunjung komitmen terdidikitasnya. Konsistensi mereka pun umumnya berbuahkan prestasi. Ada yang sebelumnya lantang dan tegak berubah surut menjadi penunduk dan menjauh dari kesan terdidik yang melekat pada dirinya. Beberapa terkesan produktif, tetapi tidak kuasa lepas dari belenggu atasan. Ada pula yang tergoda dengan citra dan tidak mempedulikan lagi logika serta etika. Yang paling menyedihkan adalah ada yang tertipu oleh rayuan kekayaan dan jabatan. Potret kecil kegagalan berdinamika dalam sosial politik bukan berarti politiknya yang kotor. Bukan pula memberikan justivikasi bahwa kalangan akademik harus kembali total ke habitat awal. Dinamika politik adalah kebutuhan bagi kalangan akademik. Bukti integrasi akademik politik yang belum memuaskan bisa jadi dikarenakan sistemnya belum mendukung atau oknumnya tidak kuat. Di sinilah tantangan pentingnya kaum terdidik harus melek politik. Partisipasi kaum terdidik di area politik praktis masih tergolong minim. Kebanyakan terlibat secara insidental, berupa kerja sama atau komunikasi dengan politisi saja. Kadang mereka tidak sadar sedang berdinamika dalam politik.
THR sebagai Stimulus Pertumbuhan Ekonomi PEMBERIAN Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pegawai/pekerja boleh jadi momentum untuk mendongkrak konsumsi masyarakat terutama jelang hari raya Lebaran. Peningkatan konsumsi masyarakat ini akan menjadi stimulus bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi mengingat peran konsumsi rumah tangga terhadap total pembentukan nilai tambah perekonomian di Bali mencapai 48,15 persen (data Badan Pusat Statistik tahun 2019). THR merupakan hak setiap pekerja berdasarkan Permenaker Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan, di mana pekerja yang memiliki masa kerja 12 bulan atau lebih memperoleh THR sebesar satu bulan gaji. Sementara bagi pekerja yang memiliki masa kerja kurang dari 12 bulan besaran THR diberikan secara proporsional. THR sendiri wajib dibayarkan paling lambat H-7 hari raya keagamaan. Sementara bagi perusahaan/pengusaha yang tidak atau telat membayar THR sesuai Permenaker Nomor 20 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pemberian Sanksi Administratif dan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan dapat dikenakan sanksi mulai dari sanksi administratif, teguran tertulis, pembatasan kegiatan usaha, penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi, hingga pembekuan kegiatan usaha. Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, secara tahunan (year on year) pertumbuhan ekonomi Provinsi Bali pada triwu-
Oleh Ni Made Inna Dariwardani lan I tahun 2019 tercatat sebesar 5,94 persen di atas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,07 persen. Namun jika dibandingkan antartriwulan atau q-t-q maka pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan I 2019 ini tercatat tumbuh negatif sebesar -1,51 persen. Salah satu komponen yang kinerjanya dirasa belum maksimal mendorong pertumbuhan ekonomi tersebut adalah konsumsi rumah tangga. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga di Bali pada triwulan I tahun 2019 hanya tumbuh 0,02 persen (q-t-q). Angka ini tercatat lebih rendah dari tahun lalu, dimana laju pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada triwulan I 2018 tercatat 0,63 persen (q-t-q). Momentum beberapa hari raya pada bulan Januari sampai Maret seperti hari raya Kuningan, Imlek, dan Nyepi tidak cukup kuat mendorong kenaikan konsumsi rumah tangga. Momentum peningkatan konsumsi rumah tangga yang lebih signifikan diharapkan terjadi pada triwulan II sampai triwulan IV tahun 2019. Pada triwulan II 2019 yang bertepatan dengan bulan Ramadhan dan hari raya Lebaran umumnya terjadi peningkatan konsumsi rumah tangga, apalagi pada akhir bulan Mei ini para pegawai swasta maupun PNS/TNI/Polri akan menerima THR. Pemberian THR tentunya akan mendorong masyarakat untuk meningkatkan konsumsinya,
terutama guna memenuhi kebutuhan hari raya seperti makanan, pakaian, perhiasan, transportasi, dan sebagainya. Berkaca dari tahun sebelumnya, pada triwulan II 2018 terjadi peningkatan pertumbuhan konsumsi rumah tangga di Bali yaitu sebesar 2,92 persen (q-t-q). Hal ini salah satunya didorong oleh peningkatan konsumsi rumah tangga jelang hari raya Lebaran yang pada tahun 2018 juga jatuh pada bulan Juni dengan pembagian THR dilakukan pada awal bulan tersebut. Kondisi yang sama diharapkan terjadi tahun ini sehingga target pertumbuhan ekonomi Bali sebesar 6 - 7 persen dapat terwujud. Berdasarkan data terkini dari Badan Pusat Statistik jumlah pekerja di Bali per Februari 2019 sebanyak 2.509.316 orang, baik pekerja formal maupun informal. Jika secara kasar dianggap setiap pekerja menerima THR sebesar nilai Upah Minimum Regional Provinsi Bali tahun 2019 yaitu Rp 2.297.968 (Peraturan Gubernur Bali Nomor 87 Tahun 2018) maka akan ada tambahan Rp 5,8 triliun uang beredar di masyarakat sebagai stimulus dalam peningkatan konsumsi masyarakat. Sementara itu hal yang patut diwaspadai adalah kenaikan harga (inflasi) jelang hari raya yang berpotensi mengurangi daya beli masyarakat di tengah euforia pembagian THR. Berdasarkan catatan
Badan Pusat Statistik, dalam tiga tahun terakhir saat bulan puasa dan hari raya Lebaran komoditas yang mengalami kenaikan harga antara lain angkutan udara, angkutan antarkota, daging ayam ras, dan bumbu-bumbuan (seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai merah). Namun demikian, secara umum pergerakan harga barang/jasa di Provinsi Bali pada saat bulan puasa dan Idul Fitri pada tingkat yang terkendali. Dalam tiga tahun terakhir misalnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik di Kota Denpasar saat perayaan Idul Fitri laju inflasi tercatat sebesar 0,51 persen pada Juli 2016, 0,38 persen pada Juni 2018, bahkan deflasi (-0,01 persen) pada Juni 2017. Ritelritel modern yang memanfaatkan momen pembagian THR untuk justru memberikan diskon besarbesaran pada jelang hari raya menjadi salah satu pendorong turunnya harga, khususnya komoditas sandang. Meskipun THR ditujukan bagi upaya pemenuhan konsumsi masyarakat saat hari raya keagamaan, lebih dari itu pemanfaatannya juga diharapkan sebagai momen masyarakat untuk melakukan investasi. Masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam mengelola THR mereka sehingga dampaknya bagi perekonomian tidak bersifat sementara saja. Berbagai investasi apalagi yang sifatnya produktif akan mampu memperkuat perekonomian Bali di masa yang akan datang.
Keterlibatan sebagai ahli, narasumber, kritikus, atau lainnya sebenarnya adalah bagian partisipasi politik. Kemampuan politik kaum terdidik mesti diasah dan diakselerasi. Kaum terdidik sudah saatnya tidak hanya jago kandang di kampus atau lembaga saja. Kaum akademik harus menjadi garda terdepan pencerdas masyarakat dalam berdinamika secara sosial politik. Schneider (1976) berpesan bahwa rel politisasi kaum terdidik adalah kejujuran. Sepanjang moralitas dan objektivitas dijadikan panglima, maka kemaslahatan akan tercapai. Tidak salah jalan jika akademisi ada yang masuk ke dunia politik. Mulia juga akademisi tetap setia mendedikasikan diri di ruang-ruang akademik. Melek politik penting demi kebijakan pro-rakyat, bukan mempolitisasi produk akademik untuk kepentingan segelintir pihak saja. Gelar akademik jangan sampai dijual dan diobral demi kepentingan politik pragmatis. Julien Benda pernah menyindir ketika kaum terdidik mulai melacurkan dirinya pada dunia (politik) praktis dan melupakan loyalitasnya terhadap kebenaran “populis,” maka yang akan mengemuka adalah perhelatan (sosial) demokrasi yang sarat pragmatisme. Semoga kesucian dunia terdidik dapat pulih dan terjaga seterusnya pasca-Pemilu 2019. Penulis, Deputi Direktur CPubliCA (Center for Public Capacity Acceleration)
POJOK H -7 Idul Fitri, puluhan ribu pemudik tinggalkan Bali. - Tetap jaga Bali dan Indonesia. *** Perajin tempat lilin, dulu pengacung kini rambah pasar ekspor. - Hidupkan lilin kehidupan. *** Tarif PDAM di Denpasar naik 15 persen mulai Juni 2019. - Air semakin mahal.
Penulis, bekerja pada Badan Pusat Statistik Provinsi Bali
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
7
TABANAN
Jumat Umanis, 31 Mei 2019
Tiga Toko Modern Diduga Tak Kantongi Izin Buka 24 Jam Tabanan (Bali Post) -
Setelah memantau harga bahan pokok di pasar tradisional jelang Idul Fitri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabanan menggelar sidak toko modern, Rabu (29/5) lalu. Saat sidak petugas tidak menemukan produk kedaluwarsa. Petugas justru menemukan sejumlah toko modern yang diduga belum melengkapi administrasi, khususnya izin buka 24 jam.
Bali Post/ist
SIDAK - Petugas gabungan dari Disperindag Tabanan dan Satuan Intelkam Polres Tabanan saat sidak sejumlah toko modern.
Pengawasan dan pemeriksaan yang dilakukan Disperindag Tabanan bekerja sama dengan Satuan Intelkam Polres Tabanan tersebut menyasar lima toko modern di seputaran Kediri dan Jalan By-pass Ir. Soekarno. Dimulai dari pusat perbelanjaan Hardy’s di Jalan By-pass Soekarno. Di lokasi ini, petugas tidak menemukan pelanggaran. Selanjutnya petugas bergeser ke tiga toko modern berjaringan terdekat. Hasilnya, dari ketiga toko modern tersebut ditemukan beberapa produk
dengan kemasan kaleng yang penyok. Tidak hanya itu, dua di antaranya juga tidak lengkap administrasinya yakni belum mengantongi izin untuk buka 24 jam. Temuan lainnya, masih ada yang menjual minuman beralkohol dengan kadar alkohol di atas 5 persen. Terakhir, petugas menyasar Clandys. Namun di tempat itu petugas tak menemukan indikasi pelanggaran. ‘’Mereka (toko modern red) yang belum melengkapi administrasi akan kita konfirmasi dulu dengan direksinya,
karena di toko kemarin pegawainya tidak bisa menunjukkan izin operasional 24 jam,’’ ucap Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Tabanan Ni Wayan Primayani, Kamis (30/5) kemarin. Terkait izin 24 jam, Prima menyatakan wajib dikantongi toko modern yang beroperasi 24 jam. Aturannya, pusat perbelanjaan atau swalayan dibatasi buka hingga pukul 22.00 Wita, kecuali Sabtu dan Minggu bisa beroperasi hingga 23.00 Wita. Jadi, untuk buka melampaui itu harus memiliki izin khusus.
Sementara itu, Kasatintelkam Polres Tabanan AKP Ni Luh Komang Sri Subakti, S.H., M.H. menyampaikan, sasaran sidak memastikan keamanan produk makanan khususnya pada parcel, pengawasan terhadap penjualan minuman beralkohol hingga ketersediaan produk-produk UMKM dan BUMDes. Selain itu, dilakukan pengecekan terhadap petugas keamanan dan CCTV di toko modern. ‘’Yang belum memiliki izin buka 24 jam diimbau untuk segera mengurus izin. Untuk yang kedapatan masih menjual mikol dengan kadar alkohol di atas 5 persen, tentunya sudah diberikan surat peringatan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tabanan,’’ terangnya. (kmb28)
Jelang Idul Fitri Pemerintah Desa Selabih Alokasikan Dana Kesehatan Tim Yustisi Sidak Mikol di Dua Kecamatan
Tabanan (Bali Post) Dalam rangka menjadi desa siaga di bidang kesehatan, Desa Selabih Kecamatan Selemadeg Barat mengalokasikan anggaran kesehatan di APBDes. Selain anggaran untuk membeli makanan tambahan, membiayai program untuk posyandu dan lansia, tahun ini Desa Selabih menganggarkan pengadaan laptop bagi bidan desa yang bertugas di pos kesehatan desa (poskesdes). Perbekel Selabih Wayan Suyadnya, Kamis (30/5) kemarin mengatakan, Pemerintah Desa memiliki kewajiban untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakatnya. Selain melakukan pendataan masyarakat yang berhak mendapatkan JKN-KBS maupun JKN dari pemerintah pusat, Pemerintah Desa juga membantu layanan kesehatan yang menjadi tanggung jawab desa yaitu poskesdes. ‘’Poskesdes ini berada di bawah tanggung jawab desa. Tenaga kesehatan sudah dibandu oleh Dinas Kesehatan dan desa menyiapkan sarana dan prasarananya,’’ ujar Suyadnya. Pihaknya memberikan bantuan laptop dan printer dengan tujuan memperlancar pelaporan bidan desa mengenai situasi kesehatan di Desa Selabih. ‘’Selama ini bidan desa banyak sekali tugas dan salah satunya melakukan pelaporan. Setiap mau print datang ke
kantor desa. Karenanya, untuk efisiensi waktu, kami berikan laptop dan printer,’’ papar Suyadnya. Pihaknya juga berencana membentuk pos layanan dan menyiapkan kader stunting. Pos layanan stunting nantinya berfungsi memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai stunting dan penanganannya. Pos layanan stunting sekaligus sebagai salah satu persyaratan untuk menjadi desa siaga. Di sisi lain, program kesehatan di Desa Selabih yang dibiayai desa dan sudah berjalan baik adalah posyandu, pemberian makan tambahan dan pos lansia yang rutin melakukan kegiatan untuk memantau dan menjaga kesehatan masyarakat desa. Sementara itu, Kepala Puskesmas Selemadeg Barat dr. Wayan Arya Putra Manuaba menambahkan, bantuan Desa Selabih untuk poskesdes memang diperbolehkan karena masuk dalam fasilitas Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) sehingga merupakan milik desa. Secara manajemen, pemenuhan kebutuhan sumber daya dan kegiatannya diambil dari anggaran desa. “Hanya tenaganya memang di bawah UPTD Puskesmas,’’ ujar Arya. Ia melanjutkan, Selemadeg Barat terdiri atas 11 desa dengan tujuh puskesmas pembantu dan lima poskedes. Poskesdes berada
di Desa Selabih, Desa Tiying Gading, Desa Antosari, Desa Lumbung dan Desa Bengkel Sari. Masing-masing desa di Selemadeg Barat sudah mengalokasikan anggaran maupun memperjuangkan dana PIK baik untuk kegiatan kesehatan dengan alokasi dan besaran yang berbeda-beda. Anggaran untuk kesehatan dari APBDes terus mengalami peningkatan. Dari data, dukungan anggaran desa untuk kegiatan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Selemadeg Barat di tahun 2017 mencapai Rp 388.837.338 dan meningkat 478 persen di tahun 2018 menjadi Rp 1.723.058.835. Setiap desa, kata Arya memiliki prioritas yang disesuaikan dengan kebutuhan desa. Tetapi secara umum, anggaran diarahkan untuk insentif kader kesehatan, honorarium narasumber, pemberian makanan tambahan pada lansia dan balita, seragam kader, operasional posyandu dan pos lansia, pengobatan, penyegaran kader, stik pemeriksaan gula darah, kolesterol dan asam urat, serta operasional poskesdes. ‘’Untuk pemberian laptop bagi bidan Poskesdes di Desa Selabih baru pertamakali ini dilakukan,’’ ujar Arya. Ia berharap Pemerintah Desa terus mengalokasikan anggaran kesehatan sehingga layanan kesehatan untuk masyarakat semakin meningkat kualitasnya. (kmb24)
Bali Post/kmb
PERAYAAN HUT - Suasana perayaan HUT ke-20 Radio Global FM 96,5 Bali.
Peringatan HUT Ke-20
Radio Global Diharapkan Terdepan Menjaring Aspirasi ”Krama” Bali Tabanan (Bali Post) Peringatan HUT ke-20 Radio Global FM 96,5 Bali yang jatuh pada Kamis (30/5) kemarin, digelar di aula stasiun radio berita tersebut. Peringatan ditandai pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun. Di usianya yang ke-20, Radio Global diharapkan mampu menjadi media terdepan dalam menjaring aspirasi masyarakat serta tetap mengedepankan budaya Bali dalam program siarannya. Ketua Panitia HUT Ngurah Dibia menyampaikan, berbagai kegiatan telah dan akan digelar dalam mengisi perayaan HUT. Kegiatan diawali pada 23 Mei melalui dialog interaktif ‘’PPDB 2019, Polemik dan Solusinya’’ bers-
ama institusi dan stakeholder terkait dunia pendidikan. Selanjutnya kemarin dilangsungkan bakti sosial diselingi jalan sehat dan fun bike, yoga massal bersama pendengar dan SOS Desa Taruna di Banjar Bunut Puwun Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur. Terkait peringatan HUT tersebut, Dirut PT Radio Swara Kinijani Dewa Jana Yudi Wijaya berharap ke depannya Radio Global semakin dicintai pendengarnya dan meningkatkan kualitas siarannya melalui programprogram yang menarik, mendidik dan informatif. Pendengar setia Radio Global juga menyampaikan harapannya. Seperti Wayan
Berata Yasa. Pendengar setia dari Kapal ini berharap Radio Global tetap menjadi media terdepan untuk menjaring aspirasi, kritik, saran dan menampung keluhan masyarakat untuk segera diteruskan dan ditindaklanjuti oleh instansi terkait. Bu Lilis, pendengar dari Tabanan, berharap Radio Global semakin berperan dalam mengawal demokrasi dan menumbuhkembangkan budaya diskusi yang terbuka dan positif untuk mencari solusi atas permasalahan yang sedang aktual di masyarakat. Dia juga memberikan apresiasi yang sebesarbesarnya karena budaya Bali seperti mageguritan dihadirkan di Radio Global. (kmb)
Bali Post/ist
AMANKAN ARAK - Petugas mengamankan puluhan botol arak saat sidak yang menyasar dua kecamatan pada Rabu (29/5) malam.
Tabanan (Bali Post) Tim Yustisi Pemkab Tabanan berhasil menyita empat jeriken dan puluhan botol yang berisikan minuman beralkohol (mikol) jenis arak dalam sidak yang dilakukan, Rabu (29/5) malam. Kegiatan ini dalam upaya menjaga ketentraman dan ketertiban umum jelang hari raya Idul Fitri tahun 2019. Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba mengatakan, sidak menyasar dua kecamatan yakni Marga dan Kediri. Di Banjar Panti Desa Kediri, petugas menyita 67 botol tanggung berisi arak. Di Banjar Kuwum Desa Marga, disita 4 jerigen dan 5 botol arak ukuran 1,5 liter dan sepuluh botol tanggung. ‘’Semua arak ini selanjutnya kami bawa ke kantor untuk nantinya dimusnahkan,’’ ucap Sarba, Kamis (30/5) kemarin. Selain mengamankan arak, petugas juga mendata para pemilik untuk selanjutnya diberikan pembinaan. ‘’Pelaku kita bina agar tidak
lagi menjual arak. Mereka diminta untuk tandatangan surat pernyataan, dan kegiatan ini akan rutin kita lakukan tidak hanya menyasar dua kecamatan itu saja,’’ terangnya. Selain melakukan sidak mikol, terkait pengamanan arus mudik jelang Lebaran, Satpol PP juga ikut menyiagakan regu pemadam kebakaran untuk bergabung di posko kepolisian bersama dengan unsur TNI, Dishub dan BPBD. ‘’Kami juga mengintensifkan patroli wilayah setiap hari sebanyak 3 kali. Patroli pantau kota dan jalur mudik dari Selabih sampai Dadakan, Kediri, dan tempat-tempat wisata serta Mesjid,’’ jelasnya. Terkait potensi gangguan keamanan dan ketertiban, Sarba berharap masyarakat juga ikut andil mengawasi dengan melaporkan bila ada hal mencurigakan baik ke Satpol PP maupun instansi terkait lainnya. ‘’Kami harap masyarakat ikut mengawasi di lingkungannya masing-masing,’’ ujarnya. (kmb28)
BULELENG
8
Jumat Umanis, 31 Mei 2019
RSUD Buleleng Diusulkan Jadi RS Rujukan Regional Nasional Singaraja (Bali Post) – Pemkab Buleleng mengusulkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng sebagai rumah sakit (RS) rujukan regional nasional ke Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (KemenkesRI). Ini karen rumah sakit plat merah itu belakangan melayani pasien dari luar Buleleng. Seperti bukan saja pasien dari Kabupaten Karangasem termasuk Tabanan. Bahkan menerima kiriman pasien asal Madura Jawa Timur. Selain karena cakupan pelayanannya relatif luas, alasan lainnya dengan menjadi rumah sakit regional nasional, maka akan memudahkan RSUD Buleleng mengakses program bantuan pengembangan rumah sakit dari pemerintah pusat. Direktur Utama (Dirut) RSUD Buleleng dr. Gede Wiartana, M.Kes. belum lama ini mengatakan, persiapan usulan sebagai rumah sakit rujukan regional nasional itu sudah dilengkapi persyaratannya. Dokumen tersebut sudah diserahkan Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. ke Direktorat Jendral (Dirjen) Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes RI belum lama ini. Pemenuhan sarana prasarana (sarpras) dan kebutuhan Sumberdaya Manusia (SDM) medis dan paramedis rumah sakit yang dipimpinnya itu sejauh i n i terus
melakukan peningkatan pelayanan secara berarti. Sebab kenyataannya RSUD ini sekarang tidak saja melayani pasien di Bali Utara saja, tetapi juga pasien dari daerah lainnya. Seperti Tabanan, Karangasem bahkan warga Madura juga ada berobat ke RSUD Buleleng. “Karena rumah sakit ini perlu dukungan sarana prasarana termasuk SDM yang memadai. Sebab pasien luar Buleleng sudah banyak yang berobat ke rumah sakit kita. Fakta ini mengindikasikan ada tren yang baik. Karena itu kami mengusulkan rumah sakit RSUD Buleleng ini agar mendapat izin sebagai rumah sakit rujukan regional nasional,” katanya. Dengan status rumah sakit sebagai rujukan regional nasional, kata Wiartana, maka akan ada peningkatan kelas rumah sakit itu sendiri. Dengan “modal” itu pihaknya optimis bisa mendapatkan program bantuan dari pemerintah pusat terkait penguatan manejemen rumah sakit. Bahkan, kalau sudah menjadi rumah sakit rujukan regional nasional, maka program bantuan yang bisa diakses nilainya akan jauh lebih tinggi dibandingkan bantuan yang sudah pernah diterima tahun sebelumnya. “Ini alasan kita kenapa penting RSUD Buleleng ini mendapatkan izin tersebut. Sebab kalau sudah diberikan izin, otomatis akan bisa mengakses program bantuan ke pusat. Bahkan nilai bantuannya bisa dapat 10 kali lipat dari yang sudah pernah kita terima,” jelasnya. (kmb38)
Tak Kuat Nanjak, Truk Terbalik
TAK LULUS – Enam siswa di Buleleng tidak lulus UN jenjang SMP dan MTs tahun ajaran 2018/2019.
Enam Siswa SMP Tidak Lulus UN
Singaraja (Bali Post) Enam siswa jenjang SMP di Buleleng ditetapkan sebagai peserta yang tidak lulus Ujian Nasional (UN) Tahun Ajaran 2018/2019. Enam siswa ini terpaksa harus mengulang satu tahun di sekolah asalnya. Namun ada juga solusi lainnya. Mereka itu bersedia mengikuti UN dalam Program Kesetaraan (Kejar Paket-B). Enam anak yang tidak lulus itu berasal dari SMPN 1 Banjar dua orang. Demikian juga dua siswa dari SMP Maulana Pegayaman. Sedangkan sisanya masing-masing seorang siswa dari SMPN 2 Gerokgak dan SMP Negeri Satu Atap 2 Gerokgak.
Dari data di Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora), di Buleleng, UN diikuti oleh 11.514 siswa. Ribuan siswa ini tersebar di sekolah negeri dan MTs di Bali Utara. Sesuai Daftar Kolektif Hasil UN ditetapkan sebanyak 11.508 anak lulus. Mereka itu bisa melanjutkan ke jenjang SMA atau SMK. Sedangkan enam anak dinyataan tidak lulus UN dan memaksa harus mengu-
Dari penilaian kehadirannya di sekolah lebih banyak alpa alias tanpa keterangan. Akibatnya, nilai ujian sekolahnya tidak memenuhi KKM. “Secara persentase tingkat kelulusan tahun ini berada pada level 99,95 persen. Ini disebabkan jumlah peserta ujian begitu banyak, sehingga persentase ketidaklulusan anak kita hanya 0,05 persen,” katanya. (kmb38)
Sosialisasi Bahaya Narkoba Lewat Bondres
Lalu Lintas Terganggu Beberapa Jam
Singaraja (Bali Post) Diduga tidak kuat melewati jalan tanjakan, sebuah truk pengangkut material bangunan DK 8576 UH terguling, Rabu (29/5) sekitar pukul 04.00 dini hari. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun lantaran truk itu terbalik di tengah jalan, sehingga arus lalu lintas mengalami gangguan dalam beberapa waktu. Kapolsek Sukasada Kompol Nyoman Landung seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. membenarkan telah terjadi kecelakaan lalu lintas lakalantas) out of control (OC). Sebelum kejadian itu truk yang dikemudikan Gusti Putu Sudita (40) warga Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, kata Kapolsek Landung datang dari arah Singaraja menuju Bedugul. Tiba di lokasi kejadian di Jalan Singaraja - Bedugul kilometer (km) 9-10, tepatnya di Banjar Dinas Pumahan, Desa Gitgit, truk yang sudah biasa dikemudikannya itu tiba-tiba saja tidak kuat menanjak. Mengetahui truk tidak kuat menanjak, Sudita kemudian berusaha menghentikan kendaraannya. Sayang cara itu gagal membuat truk itu berhanti. Justru truk itu akhirnya berjalan mundur. Saat bersamaan, tiba-tiba AS Pendek truk itu patah. Truk akhirnya terbalik dan menghalangi badan jalan. Akibat benturan itu, bodi truk mengalami kerusakan. Beruntung pengemudinya selamat dari kejadian ini. “Benar kita menerima laporan lakalantas. Laka itu murni karena OC. Beruntung tidak ada korban jiwa,” katanya. Setelah lakalantas, arus lalu lintas dari kedua arah mengalami gangguan. Namun demikian, situasi ini tidak berlangsung lama, setelah Unit Lalu lintas Polsek Sukasada diterjunkan guna mengurai kemacetan. Hingga siang tadi truk yang tadinya menghalangi badan jalan telah dievakuasi menggunakan bantuan jasa derek. (kmb38)
lang di sekolah asal atau lewat UN Program Kesetaraan. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikora) Gede Dharmaja didampingi Kepala Sub Bagian (KSB) Perencanaan Made Kawiarsa, S.Pd. mengatakan, enam anak yang tidak lulus itu penyebabnya karena mereka tidak memenuhi kriteria kelulusan. Penyebab lain ada anak itu tidak mengikuti UASBN.
Bali Post/kmb38
GANDENG BONDRES – BNNK Buleleng menggandeng sekaa bondres melakukan sosialisasi P4GN dengan melibatkan pelajar dan mahasiswa dari perguruan tinggi di Buleleng.
Singaraja (Bali Post)– Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buleleng menggandeng Sekaa Bondres untuk mensosialisasikan program P4GN di masyarakat. Cara ini dipilih agar materi sosialisasi tentang pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba dapat dipahami dengan baik. Agar peserta tidak bosan ketika sosialisasi dijalankan, maka dilakukan model ceramah di ruangan. Sosialisasi Rabu (29/5) lalu, BNNK menampilkan Sekaa Bondres dari Sanggar Girang. Sementara peserta yang mengikuti adalah pelajar dan mahasiswa dari perguruan tinggi di Bali Utara. Pada pentas itu, seniman memaparkan keberadaan BNNK dan mengkampanyekan P4GN secara massif. Kepala BNNK Buleleng AKBP Gede Astawa mengatakan, Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoban telah menjadi masalah serius dan situasi ini sudah dinyatakan darurat. Untuk itu, kampanye P4GN untuk membangkitkan kepedulian dan kesadaran semua komponen masyarakat untuk melakukan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoban itu harus
dilakukan. Salah satu partisipasi yang bisa dilakukan jika di lingkungan terdekat ditemukan ada indikasi penyalahgunaan narkoba. Maka diharapkan menginformasikan kepada BNNK atau aparat terdekat. Selain itu, partisipasinya membantu siapapun pengguna (pecandu) narkoba untuk melapor ke BNNK, juga bisa dilakukan, sehingga yang bersangkutan bisa direhabilitasi dan bisa “putus hubungan” dengan kejahatan narkoba itu sendiri. Bahkan, kalau ada pecandu yang dengan sadar melakukan rehabilitasi agar sembuh dari pengaruh narkoba itu, maka BNNK menjamin kasusnya tidak akan dilanjutkan secara hukum. Terkait penangkapan penyalahgunaan narkoba, Gede Astawa mengatakan saat ini penegakan hukum kepada pelaku kejahatan ini masih dilakukan Polres Buleleng bersama jajarannya. Namun ke depan BNNK yang sudah memiliki seksi pemberantasan juga akan melakukan penegakan hukum itu sendiri. “Melalui seksi pemberantasan BNNK membantu polres menindak penyalahguna narkoba itu sendiri,” katanya. (kmb38)
Masalah ”Blank Spot” Siaran Televisi di Bali Utara Pemkab-Pemprov Satu Komitmen Wujudkan Ekspektasi Warga Kabupaten Buleleng ini merupakan salah satu wilayah di Bali yang selama ini masih blank spot. Siaran televisi relatif sulit diakses di sana. Masalah itu disebabkan topografi wilayah Buleleng ada di balik bukit, sehingga siaran televisi sulit ditangkap. Hanya warga yang menggunakan parabola yang bisa menikmati siaran televisi dengan nyaman. Itu juga tak sempurna, ada siaran televisi tertentu walau dengan antena parabola, juga tidak bisa menikmati siarannya dengan bagus. Sebab, diacak berkaitan komersialisasi siaran. Lalu bagaimanakah solusi mengatasi blank sport siaran televisi di wilayah Den Bukit agar nantinya warga bisa nyaman nonton televisi tanpa menggunakan antena parabola?
DALAM upaya menemukan solusi pemecahan persoalan itu secara efektif, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali melakukan kajian bersama Pemkab Buleleng dan lembaga penyiaran. Pembahasan ini dilakukan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar belum lama ini. FGD itu dihadiri Ketua KPID Bali Made Sunarsa, Asisten Administrasi Umum Setda Buleleng Gede Suyasa, perwakilan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfos) Bali, dan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Kominfosandi) Buleleng Ketut Suweca. Made Sunarsa mengatakan, secara teknis kajian Balai Monitoring (Balmon) Kelas I Den-
pasar mengatakan, persoalan blank spot siaran di Buleleng itu karena belum ada pemancar bersama di daerah itu. Atas kajian itu, masalah ini dipastikan teratasi kalau titik koordinat pemancar bersama ditetapkan. Untuk itu, FGD ini penting membahas secara teknis terkait penetapan dan usulan pembangunan infrastruktur penyiaran di Bali Utara. “Kita lakukan pembahasan awal melalui FGD ini. Kesimpulannya akan diteruskan kepada pemerintah agar nantinya bisa diproses lebih lanjut,” ujarnya memberi solusi. Gede Suyasa menambahkan, blank spot siaran televisi di daerahnya ini sejatinya merupakan persoalan lama. Masalah itu ti-
Bali Post/mud
BLANK SPOT – Pemkab Buleleng dan KPID menggelar FGD terkait penanganan blank spot siaran televisi di Bali Utara.
dak kunjung mendapat penanganan melalui kebijakan pemerintah. Untuk itu, pemkab berkomitmen dengan dukungan Pemprov Bali agar persoalan itu bisa dituntaskan lebih cepat. Pembahasan melalui FGD ini memang tepat dilakukan. Ini karena menyangkut kebijakan teknis dan topografi Buleleng. Fakta ini perlu dikoordinasikan lebih lanjut antara Pemprov Bali dan Pemkab Buleleng. “Pemkab dan Pemprov agar satu komitmen mewujudkan ekspektasi masyarakat Buleleng yang telah lama menunggu adanya akses siaran televisi dengan hanya menggunakan antena biasa saja, bukan parabola,” jelasnya. FGD ini menghasilkan beberapa rekomen-
dasi. Dibuat kajian teknis tentang penetapan pemancar bersama. Hal itu akan diusulkan Pemkab Buleleng dengan difasilitasi Balmon Kelas I Denpasar ke Ditjen SDPPI Kementerian Kominfo RI. Setelah itu dilanjutkan usulan proposal oleh Pemkab kepada Gubernur Bali terkait kebutuhan anggaran dengan target waktu bulan September 2019. Dengan usaha tersebut, pertemuan secara teknis akan dilaksanakan awal September 2019. Sedangkan pemenuhan hak masyarakat terkait siaran televisi di Bali Utara itu didukung Lembaga Penyiaran dengan memperhatikan aspek manajemen, aspek program siaran dan aspek teknis. (mud)
Jumat Umanis, 31 Mei 2019
GIANYAR
9 Tak Bawa Paspor
Warga India Didenda Rp 15 Juta Gianyar (Bali Post) Pengadilan Negeri (PN) Gianyar menjatuhkan sanksi denda Rp 15 juta atau subsider kurungan satu bulan penjara terhadap warga negara asing (WNA), Chetan Joshi. Putusan ini dibacakan dalam sidang tindak pidana ringan (tipiring) di PN Gianyar, Rabu (29/5). WNA asal India ini sebelumnya diamankan oleh petugas Kantor Imigrasi Denpasar lantaran tidak membawa paspor saat melancong di seputaran Ubud. Mengenakan kemeja putih dengan PERSIDANGAN - Warga Negara India, Chetan Joshi, saat mengikuti proses persidangan di Pengadilan Negeri Gianyar, Rabu (29/5).
SOSOK Tingkatkan Kualitas Perempuan DINAS Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Gianyar terus berupaya meningkatkan kualitas perempuan. Peningkatan kualitas ini difokuskan dalam hal tata rias dan pembuatan banten. “Di era modern saat ini, perempuan Bali dituntut memiliki kemampuan yang lebih dalam membuat banten dan merias diri atau berbusana yang baik,” jelas Kepala DP3AP2KB Kabupaten Gianyar Cokorda Bagus Lesmana Trisnu, belum lama ini. Ia mengakatakan, Pemkab Gianyar berupaya meningkatkan kualitas perempuan melalui kegiatan pemberdayaan perempuan. Kegiatan berupa pelatihan juga digelar untuk menyamakan persepsi, memberikan pembekalan kepada ibu-ibu yang selalu bergelut dengan kegiatan upakara dan upacara, serta berbusana dan tata rias. “Dengan upaya ini, kami berharap dapat meningkatkan pemahaman perempuan tentang makna upacara hingga keahlian dalam tata rias,” katanya. Pejabat yang akrab disapa Cok Trisnu ini menambahkan, dengan kemandirian kaum perempuan diharapkan pula dapat meminimalisasi aksi kekerasan terhadap kaum perempuan. Di Kabupaten Gianyar per Desember 2018 tercatat sebanyak 57 kasus kekerasan, di mana 24 kasus terjadi pada perempuan. Sementara itu beberapa tahun sebelumnya, seperti pada 2015 tercatat ada dua perempuan yang mengalami kasus KDRT. Pada 2016 meningkat signifikan menjadi 12 perempuan, 2017 tercatat ada 15 perempuan dan hingga Agustus 2018 ini tercatat ada 17 kasus KRDT yang melibatkan perempuan. “Saya harap kita semua ikut terlibat secara aktif mendukung setiap program dari pemerintah dalam upaya mengakhiri budaya kekerasan terhadap perempuan,” tegasnya. (nik)
Amankan Idul Fitri
Polres Kerahkan Ratusan Personel
Gianyar (Bali Post)Polres Gianyar kini sedang menyiapkan operasi Ketupat Agung 2019, serangkaian perayaan Idul Fitri 1440 Hijriah. Ratusan personel pun sudah disiapkan untuk pengamanan operasi ini. Selain itu, Polres Gianyar juga akan menerjunkan pengamanan ekstra untuk Kecamatan Sukawati dan Ubud. Hal ini diungkapkan Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo, belum lama ini. Dalam rangka mengamankan hari raya Idul Fitri 1440 H, kata Priyanto Priyo Hutomo pihaknya menyiagakan 248 personel untuk mengamankan wilayah hukum Polres Gianyar. Jumlah tersebut hasil dari gabungan jajaran Kepolisian Resort Gianyar sebanyak 98 personel ditambah penebalan dari Polda Bali sebanyak 150 personel. Priyanto Priyo Hutomo menjelaskan, Kecamatan Sukawati dan Ubud akan menjadi titik fokus pengamanan. Hal ini mengingat kunjungan wisatawan domestik pada Lebaran tahun lalu meningkat signifikan pada objek wisata di dua kecamatan tersebut. “Kita lebih ke pengurangan kepadatan, khususnya kepada wisatawan karena anev tahun kemarin pada saat Lebaran kunjungan wisata khususnya domestik meningkat. Nanti kita akan gelar personel yang terlibat operasi sama penebalan dari kegiatan rutin. Itu nanti kita bagi dua, Sukawati dan Ubud yang paling menjadi atensi,” tegasnya. Selain Kecamatan Sukawati dan Ubud, terdapat 23 titik lagi yang menjadi fokus dari pengamanan. Di titik-titik ini dilakukan pengamanan dari gabungan antara lalu lintas dan patroli Sabhara dari Polres dan Polsek setempat. Pengamanan di 23 titik ini dilakukan selama 16 jam, mulai dari jam 07.00 hingga 23.00 Wita, tergantung kepada tingkat kepadatan pengendara. “Guna memudahkan proses pemantauan, Polres Gianyar memanfaatkan sarana IT seperti TV, laptop, dan dipasangi jaringan Wifi. Semua itu untuk melakukan proses monitoring kepadatan kendaraan,” kata Priyanto Priyo Hutomo. (kmb35)
AKBP Priyanto Priyo Hutomo
Bali Post/kmb35
celana kain hitam, Chetan Joshi datang ke PN Gianyar dengan didampingi petugas Kantor Imigrasi Denpasar. WNA asal India ini nampak pasrah dengan persidangan tipiring yang dijalaninya di PN Gianyar. Sesekali Joshi nampak menyapa petugas di gedung pengadilan itu dengan mencakupkan tangan di dada. Di dalam ruang sidang, I.B Ari Suamba S.H. selaku hakim tunggal persidangan tersebut menyatakan terdakwa telah melanggar Pasal 71 huruf b UU RI Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, hakim memutuskan terdakwa didenda Rp 15 juta subsider kurungan satu bulan. Dikonfirmasi terpisah, Humas PN
Gianyar Wawan Edi Prasetyo menerangkan, terdakwa diamankan petugas Kantor Imigrasi Denpasar,karena tidak mampu menunjukkan dokumen perjalanan. “Terdakwa tidak mampu menyerahkan dokumen perjalanan berupa paspor atau izin tinggal yang dimilikinya,” katanya saat ditemui usai persidangan. Pemeriksaan tersebut dilakukan di seputaran Ubud. Karena tidak mampu menunjukkan dokumen tersebut, terdakwa diamankan oleh petugas Kantor Imigrasi Denpasar, hingga dilanjutkan pada proses persidangan tipiring. “Dia tidak mampu menunjukkan dokumen perjalanan pada saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas Imigrasi di kawasan Ubud,” tegasnya. (kmb35)
SMA Negeri Siap Bantu Peserta PPDB Gaptek Gianyar (Bali Post) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk SMA negeri yang dimulai akhir Juni 2019 akan menggunakan sistem online. Pendaftaran perdana dengan sistem ini tentunya membuat calon siswa baru dan orangtuanya yang gagap teknologi (gaptek) cemas. Mengatasi kekhawatiran itu, SMA negeri se-Kabupaten Gianyar memastikan akan membantu proses tersebut di sekolah masing-masing. Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Gianyar I Wayan Gabra mengatakan hal itu, Kamis (30/5) kemarin. Gabra menambahkan, pihaknya sudah menerima surat keputusan Dinas Pendidikan Provinsi Bali Nomor 422.1/26443/BPTEKDIK/DISDIK tentang PPDB 2019, yang merupakan turunan dari Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tentang PPDB. Dalam aturan tersebut dijabarkan tiga jalur PPDB, yakni zonasi, prestasi dan perpindahan tugas orangtua. “Pada jalur zonasi ini, peserta didik diwajibkan melakukan pendaftaran secara online, dengan mengakses pada laman PPDB Online Provinsi Bali,” jelas Kepala SMAN 1 Ubud ini. Pendaftaran secara online ini, kata Gabra tetap dengan menyertakan sejumlah persyaratan seperti tahun sebelumnya. Dikatakan, dalam
proses ini siswa dapat melakukan pendaftaran secara mandiri. Untuk siswa yang kesulitan dalam pendaftaran secara online, pihaknya sudah menyiapkan fasilitas untuk membantu. “Bila tidak mampu mandiri, kami di sekolah sudah menyiapkan operator yang akan membantu proses pendaftaran,” katanya. Kendati demikian, Gabra mengharapkan siswa dapat mendaftar secara mandiri, guna mengantisipasi membeludaknya siswa yang membutuhkan bantuan untuk pendaftaran di masing-masing sekolah. Dikatakan, proses pendaftaran dan verifikasi untuk jalur zonasi akan dimulai tanggal 28 dan 29 Juni, dilanjutkan lagi pada tanggal 1
hingga 3 Juli. Sementara pendaftaran jalur prestasi dan perpindahan tugas orangtua akan dibuka lebih awal, yakni tanggal 26 dan 27 Juni. Kemudian untuk tiga jalur ini akan dilakukan proses perankingan pada tanggal 4 Juli, dilanjutkan dengan pengumuman pada tanggal 5 Juli, hingga pendaftaran kembali dari tanggal 8 hingga 11 Juli 2019. Gabra menambahkan, seleksi jalur zonasi akan dilakukan dengan memprioritaskan jarak dan tempat tinggal siswa terdekat ke sekolah, yang ditetapkan berdasarkan jarak udara atau google maps. Jika tempat tinggal calon peserta didik sama di ranking terakhir berdasarkan daya tampung sekolah, maka sesuai SK Dinas Pendidikan Provinsi Bali akan diprioritaskan peserta didik yang mendaftar lebih awal. “Jadi adu cepat ini hanya digunakan di akhir daya tampung sekolah. Sebelum itu yang diprioritaskan adalah jarak tempat tinggal peserta didik,” tegasnya. Gabra mengatakan, untuk jalur zonasi ini juga dibuka sub untuk peserta yang berasal dari keluarga
kurang mampu. Namun persyaratan ini dikhususkan untuk siswa yang memegang sejumlah kartu, seperti Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Perlindungan Sosial (KPS), Kartu Keluarga Harapan (KKH), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan lainnya. “Tidak tercantum berapa persentase untuk jalur zonasi sub keluarga kurang mampu ini. Hanya mereka yang memegang kartu tersebut wajib diprioritaskan dalam PPDB jalur zonasi,” jelasnya. Berdasarkan SK Dinas Pendidikan Provinsi Bali, pada tujuh sekolah negeri di kawasan seni ini akan dibuka 60 kelas untuk 2.160 siswa. Rinciannya, SMAN 1 Gianyar membuka 8 kelas untuk 288 siswa, SMAN 1 Ubud membuka 9 kelas untuk 324 siswa, SMAN 1 Sukawati membuka 11 kelas untuk 396 siswa, SMAN 1 Payangan membuka 7 kelas untuk 252 siswa, SMAN 1 Tampaksiring membuka 8 kelas untuk 288 siswa, SMAN 1 Blahbatuh membuka 9 kelas untuk 324 siswa, dan SMAN 1 Tegallalang membuka 8 kelas untuk 288 siswa. (kmb35)
Desa Melinggih Dinilai Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Bali DESA Melinggih, Kecamatan Payangan mewakili Kabupaten Gianyar dalam ajang Lomba Desa Tingkat Provinsi Bali Tahun 2019. Desa Melinggih salah satu desa dari sembilan desa di Kecamatan Payangan serta 64 desa yang ada di Kabupaten Gianyar. Desa Melinggih merupakan pusat pemerintahan di Kecamatan Payangan dengan luas wilayah kurang lebih 487 hektar serta jumlah penduduk 6.533 jiwa terbagi menjadi 1.584 KK. Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa Melinggih I Nyoman Surata, S.H. dalam laporannya saat penilaian Lomba Desa oleh Tim Penilai Provinsi Bali, Rabu (29/5). Surata menambahkan, karakteristik masyarakat Desa Melinggih merupakan masyarakat agraris. Tetapi jika dilihat dari perkembangan pembangunan di bidang ekonomi, lebih condong ke kamajuan tingkat perekonomian. Ini didukung oleh keberadaan pasar Kecamatan Payangan yang ada di wilayah Desa Melinggih yang mampu meng-cover kepentingan perhotelan dan restoran di Kecamatan Ubud. “Itulah penyebab pertumbuhan di bidang ekonomi bisa melampaui pertumbuhan di bidang pertanian. Hal ini yang memicu munculnya home industri di masing-masing banjar yang beberapa sudah kita patenkan menjadi produk unggulan desa,” terang I Nyoman Surata. Surata menambahkan, salah satu menjadi produk unggulan Desa Melinggih di bidang kuliner yakni babi guling. Produk babi guling Desa Melinggih sudah teruji dengan tampil sebagai juara satu pada lomba babi guling yang diselenggarakan Pemkab Gianyar beberapa waktu lalu. Begitu pula perkembangan dunia pendidikan di Desa Melinggih mengal-
ami kemajuan yang sangat pesat. Hal ini dapat dilihat semakin banyaknya siswa-siswa berprestasi di semua jenjang pendidikan terlahir di desa kelahiran Bupati Gianyar tersebut. Menyikapi hal tersebut, pihak desa menyambut dengan program inovasi di bidang pendidikan sejak 2014 yakni dengan memberikan penghargaan kepada anak-anak berprestasi setiap tahunnya. “Kita melihat potensi daripada anak-anak sampai saat ini sudah mampu mengharumkan nama baik Desa Melinggih. Ini adalah kiat kita untuk memotivasi daripada anak-anak ke depannya,” imbuh Surata. Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengatakan, keberhasilan Desa Melinggih dalam meningkatkan seluruh aspek kehidupan bermasyarakat dan pembangunan desa sehingga dipandang layak mewakili Kabupaten Gianyar dalam Penilaian Lomba Desa Tingkat Provinsi Bali Tahun 2019. Beberapa hal penting dari Desa Melinggih sehingga mendapat predikat terbaik dalam Lomba Desa Tingkat Kabupaten Gianyar, yakni mempunyai inovasi dalam teknologi informasi berupa website desa, aplikasi kependudukan serta pengembangan aplikasi online SIDILAN AMAN. Selain itu, berhasil mengembangkan potensi unggulan seperti media tanaman dari sampah organik yang mampu mengurangi penggunaan plastik sesuai program Provinsi Bali. “Pemerintah Kabupaten Gianyar juga melakukan evaluasi tingkat perkembangan desa/ kelurahan secara berkelanjutan. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menentukan status tertentu dari capaian perkembangan desa dan kelurahan,” imbuh Mahayastra. Sementara itu, Ketua Tim Penilai
LOMBA DESA - Bupati Gianyar I Made Mahayastra mendampingi Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Bali yang terjun ke Desa Melinggih. yang diwakili Kepala Bidang Pembanguan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Bali I Made Wiryata mengatakan, untuk menilai keberhasilan pembangunan desa perlu dilakukan evaluasi secara terarah, terpadu, terkoordinasi dan berkelanjutan yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/ kota, provinsi dan di tingkat regional. Tujuan Lomba Desa sesungguhnya untuk mengevaluasi tingkat perkembangan masyarakat, mendorong penguatan peran lembaga pemerintah dan kemasyarakatan, memberi pengharaan dan apresiasi kepada masyarakat desa atas
pretasi yang telah diraih dalam proses pemerintahan dan partisipasi dalam pembangunan serta inovasi-inovasi sebagai langkah dalam mewujudkan Bali Smart Island. “Lomba desa ini tidak semata-mata mengejar target juara. Namun yang paling penting adalah sebagai evaluasi perkembangan desa dalam rangka mewujudkan kemandirian desa sesuai indikator pembangunan,” terang Wiryata. Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Gianyar A.A. Gde Mayun, Sekda Kabupaten Gianyar I Made Gede Wismu Wijaya, pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. (ad1074)
JEMBRANA
10
Jumat Umanis, 31 Mei 2019
Angin Kencang, Puluhan Perahu Nelayan Batal Melaut Negara (Bali Post) – Cuaca buruk di pesisir Jembrana sejak Rabu (29/5) hingga Kamis (30/5) sore kemarin membuat nelayan batal melaut. Puluhan pasang perahu selerek (purse seine) yang pada Rabu malam sudah bersiap melaut mengurungkan melaut begitu mendapati kondisi angin kencang di pesisir Selatan Bali itu. Beberapa perahu yang sudah terlanjut melaut, juga terpaksa kembali ke darat. ‘’Kalaupun dipaksakan ke tengah juga sulit mencari ikan, risiko juga lebih besar karena situasi seperti itu,’’ terang Ilham, salah seorang nelayan di perahu selerek, Kamis (30/5) kemarin. Hal serupa juga dialami nelayan perahu tradisional (jukung) yang juga sudah terbiasa melaut meskipun radiusnya tidak sampai ke laut dalam. Para nelayan memutuskan menunggu sampai cuaca kembali normal untuk melaut. ‘’Anginnya kencang, dari arah selatan dan barat. Kalau terus dilanjutkan khawatirnya perahu tidak kuat menahan arus ombak,’’ aku Komang Aryana, nelayan dari salah satu desa pesisir di Negara. Sejatinya dalam dua bulan terakhir, hasil tangkapan sudah mulai banyak khususnya lemuru dan tongkol. Kondisi ini juga berdampak pada suasana di TPI Pelabuhan
Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan sepi. Aktivitas penimbangan hasil tangkapan ikan di TPI terbesar di Jembrana itu lengang. Sementara itu dari informasi di Stasiun Klimatologi Jembrana, kecepatan angin antara 8-40 kilometer/jam. Selain itu tinggi ombak di perairan selatan Bali antara 0,50-3,5 meter. Dengan kondisi ini BMKG Bali melansir peringatan dini untuk waspada potensi angin kencang dan tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter lebih di Laut Bali, Selat Bali, Selat Badung, Selat Lombok dan Samudera Hindia selatan Bali. Diprakirakan hal ini terjadi hingga Jumat (31/5) hari ini.
Kepala Bidang Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Jembrana Imam Fatchurochman mengatakan, secara umum, apabila beda tekanan antara selatan dan utara equator tinggi, maka akan berdampak pada peningkatan kecepatan angin. Begitu halnya dengan suhu dingin yang dirasakan belakangan ini. Menurutnya, hal ini terjadi diakibatkan lebih sedikitnya radiasi yang diterima daratan, sehingga panas yang dilepaskan juga lebih cepat. Konsekuensinya, udara akan lebih cepat untuk menjadi dingin. Terutama jika di malam hari tidak ada awan, maka radiasi akan terlepas tanpa hambatan sehingga suhu udara akan cepat menjadi dingin. (kmb26)
ANTREAN MOBIL – Antrean di Pelabuhan Gilimanuk pada Rabu (29/5) malam. Dalam sehari sudah puluhan ribu pemudik keluar Bali, selama lima hari ke depan diperkirakan jumlah kendaraan maupun orang yang keluar Bali terus bertambah.
Arus Mudik di Gilimanuk
BATAL MELAUT - Puluhan perahu selerek dan tradisional bersandar di dalam kolam dermaga PPN Pengambengan. Angin kencang yang terjadi belakangan ini mengharuskan para nelayan batal melaut.
BPJS Kesehatan Buka Posko Mudik di Pelabuhan Gilimanuk
GUNA memastikan pelayanan kesehatan pada peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dan masyarakat saat menjalani mudik Lebaran, BPJS Kesehatan kembali menyediakan Posko Mudik BPJS Kesehatan di Pelabuhan Gilimanuk. Secara keseluruhan, ada delapan titik di lokasi padat pemudik di antaranya Terminal Pulo Gebang Jakarta, Terminal Bungurasih Surabaya, Rest Area Tol Cikampek Km 57 Karawang, Rest Area Tol Purwakarta Km 88 Purwakarta, Rest Area Tol Ungaran Km 429 Semarang, Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Pelabuhan Merak Banten dan Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana. Posko ini akan melayani pemudik mulai Rabu (29/5) hingga Selasa (4/6). Pembukaan posko di Gilimanuk ditandai dengan pemotongan pita posko oleh Bupati Jembrana I Putu Artha bersama Direktur Hukum, Kepatuhan dan Hubungan Antar-Lembaga BPJS Kesehatan Bayu Wahyudi, Rabu (29/5). Di sela-sela pembukaan juga diserahkan piagam Universal Health Coverage (UHC) 2019 kepada Kabupaten Jembrana. Hadir pula dalam peresmian tersebut Dandim 1617 Letkol Kav. Jefri Marsono Hanok, Sekda Jembrana I Made Sudiada, pimpinan OPD dan perwakilan
Forkopimda di Jembrana. ‘’Dari evaluasi penyelenggaraan posko mudik tahun sebelumnya, kami melihat antusiasme pemudik yang berkunjung dan menikmati layanan yang kami sediakan. Oleh karenanya kami membuka kembali Posko Mudik Lebaran 1440 H. Seluruh pelayanan dan fasilitas di Posko Mudik BPJS Kesehatan ini bisa dinikmati secara gratis, sehingga pemudik tak perlu sungkan memanfaatkannya,’’ kata Direktur Hukum, Kepatuhan dan Hubungan AntarLembaga BPJS Kesehatan Bayu Wahyudi. Di Posko ini pemudik bisa mendapatkan layanan yang disiapkan oleh BPJS Kesehatan seperti konsultasi kesehatan, relaksasi, pemeriksaan kesehatan, obat-obatan, tindakan sederhana yang bersifat emergency dan pemberian rujukan bila diperlukan. Tersedia juga ambulans, apabila peserta diharuskan mendapatkan tindakan urgensi dan harus dengan cepat dibawa ke rumah sakit. Ditambahkan Bayu Wahyudi, selama berpergian mudik Lebaran, para peserta JKN-KIS tidak perlu khawatir karena tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) daerah setempat yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. ‘’Kami tetap memberi pelayanan kesehatan
dimulai dari H-7 hingga H+7 lebaran 1440 H ini. Tujuan kebijakan ini adalah untuk mendukung peserta JKN-KIS saat mudik Lebaran. Selama peserta mengikuti prosedur yang sesuai dengan ketentuan, maka peserta akan tetap dijamin dan dilayani dan fasilitas kesehatan dilarang memberlakukan iuran biaya,’’ ujar Bayu Wahyudi. Oleh karena itu, peserta yang akan mudik Lebaran diimbau untuk selalu membawa kartu JKN-KIS dengan status aktif. Sementara itu, Bupati Jembrana I Putu Artha mengatakan, dengan adanya tambahan posko mudik BPJS Kesehatan di Pelabuhan Gilimanuk yang dibentuk dan dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terutama bagi para pemudik, tentunya diharapkan akan terjadi sinergi dalam pembangunan kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. ‘’Kami sampaikan apresiasi serta terima kasih kepada BPJS dan semua pihak terkait yang sudah berpartisipasi dan berkontribusi dalam upaya-upaya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan mudik tahun ini. Semoga Posko Mudik BPJS Kesehatan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat terutama oleh para pemudik,’’ ujar Artha. (ad1071)
POSKO MUDIK – Posko Mudik BPJS Kesehatan di Pelabuhan Gilimanuk mulai dibuka pada Rabu (29/5) hingga Selasa (4/6).
H -7, Puluhan Ribu Pemudik Keluar Bali
Negara (Bali Post) – Lonjakan arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk sudah mulai terjadi Kamis (30/5) kemarin. Meskipun masih terbilang lancar, namun arus kendaraan yang datang bersamaan pada Kamis pagi sempat menyebabkan antrean kendaraan membeludak khususnya di jalur sepeda motor (R2). Guna memperlancar penyeberangan, akan dioperasikan satu unit kapal laut yang berkapasitas lebih besar mulai Jumat (31/5) hari ini. Bertambahnya jumlah kendaraan sudah mulai terasa sejak Rabu (29/5) malam. Ribuan pemudik yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa berdatangan baik dengan mobil pribadi maupun sepeda motor. Namun menjelang siang, kondisi antrean yang sempat padat berangsur menyusut. Antrean kembali berlanjut pada sore hingga malam hari. Dari pengamatan, pemudik yang berdatangan didominasi bersepeda motor. Bahkan pada Rabu pagi, antrean ribuan motor mengular hingga keluar dari tenda yang terpasang di luar loket tiket.
Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Nyoman Subawa, Kamis (30/5) kemarin, mengatakan lonjakan pemudik terjadi pada sore hari hingga pagi hari, namun antrean tidak terlalu panjang. Rabu malam juga terlihat lonjakan pemudik dan didominasi kendaraan roda dua. Sedangkan untuk pagi hingga siang hari, suasana di Pelabuhan Gilimanuk tergolong lengang. Sementara itu dari data yang dihimpun di ASDP Cabang Ketapang, pada H -7 atau Rabu (29/5) hingga Kamis (30/5) pagi, jumlah pemudik yang keluar Bali sudah men-
capai puluhan ribu orang. Untuk penumpang jumlahnya 46.967 orang, kendaraan roda dua 7.829 unit. Sedangkan R4 (mobil, bus) mencapai 6.504 unit. Bila dibandingkan pada tahun sebelumnya (2018) pada hari yang sama (H -7), ada peningkatan untuk jumlah penumpang dan R4. Jumlah penumpang tahun 2018, 43.263 orang, sementara R4 sebanyak 5.800 unit. GM ASDP Cabang Ketapang-Gilimanuk Fahmi Alweni mengatakan untuk melayani arus mudik disiagakan 56 kapal, namun yang dioperasikan maksimal 32 KMP. Khusus
armada ini, ASDP rencananya juga akan mendatangkan KMP Drajat Paciran milik PT ASDP Indonesia Ferry berbobot 2.940 GT. Dari sisi muatan, kapal ini memiliki lebih banyak menampung kendaraan dibandingkan kapal-kapal yang beroperasi di Ketapang-Gilimanuk. ‘’Rencananya besok (Jumat - red) didatangkan. Kapal ini regulernya beroperasi LamonganKalimantan,’’ tandas Fahmi. Sementara terkait pola pembelian tiket, untuk R2 tahun ini menerapkan sistem pembelian tiket cashless dengan e-money. Hal serupa juga diberlakukan untuk penumpang kapal. Sedangkan untuk R4 dan bus bisa menggunakan uang tunai atau uang elektronik. Sejumlah gerai pembelian tiket juga ditempatkan di sejumlah titik sebelum loket tiket khususnya lajur antrean penumpang dan R2. (kmb26)
Negara (Bali Post) – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali mengaku telah menyiapkan sejumlah upaya antisipasi apabila pada angkutan Lebaran tahun ini terjadi kendala. Terutama penundaan angkutan udara berkaitan dengan erupsi Gunung Agung. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali I Gde Wayan Samsi Gunarta mengatakan hal itu seusai meninjau kesiapan di Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (30/5) kemarin. Samsi mengungkapkan sejak awal antisipasi dilakukan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali. Ketika terjadi kendala pada angkutan udara karena adanya erupsi, misalnya, maka Dishub akan berkoordinasi dengan Organda Bali guna penyediaan transportasi alternatif melalui jalur darat. ‘’Kita sudah antisipasi itu, berkoordinasi dengan BPBD Provinsi,’’ ujar Wayan Samsi. Sementara itu dari hasil pe-
mantauan terkait arus mudik (angkutan Lebaran) yang dilakukan Dishub Provinsi Bali, kemarin, khususnya di jalur Denpasar-Gilimanuk menuju Pelabuhan Gilimanuk sudah siap. Dari segi prasarana khususnya jalan layak dilalui dengan adanya beberapa pemeliharaan dan perbaikan jalan. Diakuinya, ada beberapa rambu di jalan yang tidak terlihat, terutama di lajur jalan usai perbaikan. ‘’Itu memang karena jalan habis diperbaiki, tetapi secara umum sudah siap untuk angkutan Lebaran,’’ tambahnya. Sementara itu, selain pengamanan di jalur darat, pengamanan di laut juga dilakukan. Petugas gabungan dari Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana dan Polair Polres Jembrana siaga selama arus mudik dan arus balik di Selat Bali. Patroli lintas laut di Selat Bali dilakukan setiap hari guna mengantisipasi adanya laka laut dan kejadian lainnya. Seperti yang dilakukan Kamis (30/5) kemarin. Dua
perahu milik SAR dan Polair Polres Jembrana serta satu buah jetsky Basarnas melakukan patroli di perairan Gilimanuk. Selain menyiagakan personel dan kapal penyelamat lengkap dengan peralatan SAR di laut, petugas juga bersiaga di darat. Koordinator Pos Pencairan dan Pertolongan Jembran Komang Sudiarsa mengatakan, untuk mengantisipasi kejadian
di laut, sejumlah personel gabungan disiagakan berikut peralatan laut. ‘’Seluruh potensi yang terlibat sudah siap memberikan jasa SAR bagi seluruh pengguna jasa pelabuhan dan di darat,’’ terang Komang Sudiarsa. Faktor cuaca di Selat Bali yang tidak menentu serta arus yang cukup kuat menjadi salah satu faktor kerawanan yang perlu diantisipasi. (kmb26)
Selama Arus Mudik, Dishub Bali Antisipasi Penutupan Bandara
PATROLI – Patroli petugas gabungan dari SAR dan Polair di perairan Gilimanuk guna antisipasi saat arus mudik Lebaran tahun ini.
Ayah Lumpuh, Gusti Rizki Jadi Buruh Biayai Sekolah dan Keluarga Di zaman milenial seperti sekarang ini banyak anak kerap meminta berbagai fasilitas untuk dapat menunjukkan gengsinya dalam pergaulan. Namun hal itu tidak dapat dilakukan I Gusti Putu Rizki Pastika Jaya (14). Setelah ayahnya mengalami kelumpuhan dan ibunya pergi, ekonomi keluarga pun ikut lumpuh. I Gusti Rizki harus bekerja menjadi buruh setelah jam sekolah.
LUMPUH - Gusti Putu Rizki Pastika Jaya bersama ayahnya yang lumpuh, Gusti Ketut Merta.
Sehari-hari Gusti Rizki tinggal hanya berdua bersama ayahnya, Gusti Ketut Merta, di Banjar Brawantangi Taman, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Jembrana. Mereka hidup menumpang di rumah setengah jadi milik adik ayahnya. Ayahnya seorang duda mengalami lumpuh dan tak berdaya sejak akhir 2011 lalu akibat kecelakaan. Ke-
tika ditemui Kamis (30/5) kemarin, Gusti Ketut Merta dan Gusti Rizki dulu mereka tinggal di Singaraja di perumahan di Desa Panji. Saat itu Gusti Ketut Merta menjadi guru honor. Pada 31 Desember 2011 musibah menimpa Gusti Ketut Merta saat pulang mengajar. Kecelakaan dengan sepeda motor membuatnya mengalami benturan hingga
berakibat kelumpuhan. Penyakit diabetes memperparah deritanya karena mengakibatkan lukanya lama sembuh. Penderitaan Gusti Ketut Merta semakin bertambah karena kondisinya yang lumpuh sehingga membuat ekonomi keluarga sulit, ia harus berpisah dengan istri yang telah memberinya lima anak. Ia pun bersama anakanaknya kembali pulang ke Brawantangi Taman. ‘’Karena tidak punya rumah kini kami menumpang di rumah adik,’’ jelasnya. Kakak-kakak Rizki tidak bisa melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi. Namun Rizki bertekad ingin melanjutkan ke SMA setelah tamat SMP. Untuk melanjutkan sekolah, Rizki harus punya uang untuk membayar se-
ragam dan lainnya di tahun ajaran baru ini. Demikian juga harus ada kendaraan ke sekolah karena dari rumah ke sekolah cukup jauh dan tidak ada tumpangan. Mereka mengaku ada yang memberikan sepeda motor bekas tetapi rusak berat dan harus ganti mesin dan lainnya. Perbaikan tidak mungkin dilakukan karena tidak memiliki uang. Untuk bisa masak dan makan saja mereka harus meminta belas kasihan kerabat. Kadang Gusti Rizki harus menjadi buruh serabutan seperti menjadi pemetik cokelat dan lainnya untuk bisa makan dan bekal sekolah serta membeli keperluan ayahnya. Dia juga memelihara ayam untuk dijual. ‘’Kemarin saat perpisahan sekolah syukur
ada orangtua teman anak saya yang bantu bayarin Rp 55 ribu,’’ jelas Gusti Ketut Merta. Gusti Rizki tiap hari harus masak sebelum sekolah dan merawat ayahnya yang hanya bisa terbaring di tempat tidur. Bahkan Rizki harus membuang kotoran ayahnya setiap saat. ‘’Saya ingin sekolah sambil merawat bapak. Saya juga memelihara ayam untuk dijual. Kadang jadi buruh serabutan,’’ jelas Gusti Rizki. Gusti Rizki berharap bisa melanjutkan sekolah meski perekonomian keluarganya kini sudah tidak memiliki apa-apa. ‘’Kalau kursi roda sudah ada yang bantu. Kami berharap ada bantuan sembako dan kebutuhan lainnya saja tiap bulan,’’ kata Gusti Ketut Merta. (wit)
Jumat Umanis, 31 Mei 2019
11
Jalan Penghubung Sukaluwih-Sebun Rusak Berat
SOSOK Perangi ”Hoax”
PENYEBARAN informasi yang tidak pasti kebenarannya alias hoax belakangan ini semakin marak saja. Pastinya hal itu sangat memperihatinkan semua pihak. Karena itu, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri meminta seluruh OPD turut serta memerangi hoax dengan elegan. Dikatakan, penting setiap kegiatan, imbauan, petunjuk maupun hal-hal yang berkaitan dengan pemerintahan perlu diketahui masyarakat. Dengan adanya keterbukaan seperti itu maka masyarakat tidak akan tertinggal informasi terkait aneka kegiatan pemerintah maupun program-program penting yang disampaikan pemerintah. “Banyak dan beragam informasi yang berdampak baik bagi masyarakat harus disebarkan. Namun, tidak jarang pula ditemukan berita hoax atau berita yang mengandung ujaran kebencian. Munculnya berita seperti ini tentu saja dapat memicu keresahan warga. Bahkan tidak mungkin mengakibatkan terjadi pertikaian di masyarakat,” ujarnya khawatir. Untuk memerangi hoax, kata IGA Mas Sumatri, Pemkab Karangasem membuat terobosan baru. Caranya, wawasan teknis pengelolaan informasi dan dokumentasi di masing-masing OPD ditingkatkan. ‘’Kami telah menggelar pelatihan sumber daya manusia dengan memberikan pengetahuan jurnalistik,’’ tambah IGA Mas Sumatri. Ketika para peserta sudah dibekali dari segi teori jurnalistik, nantinya mereka diharapkan menyosialisasikan sebaran informasi itu dengan baik. “Pemerintah Kabupaten Karangasem telah membuat situs web. Selain itu juga menggunakan media sosial untuk mendistribusikan informasi, materi penting. Seperti kegiatan pelayanan pemerintah kepada masyarakat,’’ tambah Bupati perempuan pertama di Karangasem itu. Hemat Bupati, ruang ini tentu harus digarap maksimal dengan SDM yang mumpuni guna menangkal informasi-informasi yang keliru itu. (nan)
Soal Klaim RS Pengungsi Gunung Agung
Pemkab Karangasem Tanggung Selisih Rp 3,3 Miliar
Denpasar (Bali Post) Persoalan klaim biaya pelayanan kesehatan bagi korban bencana erupsi Gunung Agung yang diajukan 14 rumah sakit akhirnya mendapat titik terang. Selisih klaim sebesar Rp 3.324.054.602 akan dibayarkan Pemkab Karangasem lewat BPBD setempat. Mengingat, sesuai hasil review BPKP hanya Rp 883.022.800 yang bisa dibayar memakai Dana Siap Pakai (DSP) BNPB dari total klaim keseluruhan Rp 4.207.077.402. ‘’Empat belas rumah sakit yang mengajukan klaim selanjutnya dapat berkoordinasi dengan Pemkab Karangasem melalui BPBD Kabupaten Karangasem terkait sisa pembayaran klaim tersebut,’’ ujar Kepala BPBD Provinsi Bali I Made Rentin dikonfirmasi, Kamis (30/5) kemarin. Apabila sisa klaim tidak dapat dibayarkan kepada RS, lanjut Rentin, maka dapat diterbitkan surat keterangan piutang dari Pemkab Karangasem. Dengan demikian, RS dapat mencatat dalam neraca keuangannya yang nanti da-
Karangasem
pat digunakan dalam audit. Di sisi lain, Karo Keuangan BNPB juga menyatakan pemerintah daerah dapat mengajukan DSP tahap III dan IV ke BNPB jika memang tidak mampu menanggung sepenuhnya. ‘’Dana sumbangan peduli Gunung Agung dari masyarakat sejumlah Rp 3,1 miliar dapat menjadi alternatif sumber pembayaran klaim selain DSP,’’ imbuhnya. Dana sumbangan tersebut, kata Rentin, menjadi alternatif yang akan dipakai karena minimnya APBD. Dari segi aturan juga membolehkan pemerintah di-support masyarakat dan dunia usaha dalam menangani kebencanaan. Kemudian terkait masalah NIK dapat diatasi dengan surat pernyataan dari Pemkab Karangasem, bahwa benar yang ditangani tersebut adalah warga Karangasem yang terdampak bencana. Sementara desa terdampak sejumlah 28 desa sesuai data yang dikeluarkan oleh PVMBG selaku instansi berwenang dan berkompeten. (kmb32)
Warga Waswas jika Erupsi dan Harus Dievakuasi
Amlapura (Bali Post) Infrastruktur jalan penghubung Desa Sukaluwih menuju Desa Sebun kondisinya mengalami kerusakan relatif parah. Realitas itu membuat warga waswas ketika Gunung Agung mengalami erupsi. Warga berharap jalan itu segera dapat prioritas perbaikan, sehingga aktivitas masyarakat tidak terhambat manakala erupsi dan harus dilakukan evakuasi. Salah seorang warga Ni Wayan Sitiar, mengungkapkan, Kamis (30/8) kemarin, akses jalan merupakan jalan penghubung Sukaluwih menuju Sebun. Kata dia, jalan itu sebetulnya sudah mulai mengalami kerusakan sekitar 10 tahun. Jalan yang rusak itu panjangnya mencapai dua kilometer. Namun sejauh ini belum juga mendapat perhatian dari pihak berwenang pemerintah. “Sempat ada informasi jalan itu akan diperbaiki tahun 2019. Namun sampai sekarang ini belum ada tandatanda jalan akan direhabilitasi,” ujarnya prihatin. Sitiari menambahkan, masyarakat sering waswas ketika melintasi jalan tersebut, karena kerusakan yang terjadi relatif berat. Terlebih lagi kondisi Gunung Agung belakangan ini lebih sering
mengalami erupsi melontarkan lava pijar. Sebab, jalan ini merupakan jalur evakuasi. Kalau jalan itu rusak, jadi risikonya sangat tinggi bagi warga jika harus dengan cepat dievakuasi. Bendesa Adat Sebun Made Sorga menjelaskan, kerusakan jalan itu sudah lama terjadi. Atas kondisi itu pihaknya meminta agar Pemkab Karangasem segera turun tangan memperbaiki. Dirinya mengaku sudah beberapa kali mengusulkan. Malah sempat dijanjikan akan dilakukan perbaikan. “Semoga secetapnya agenda perbaikan jalan itu dilakukan oleh pihak pemerintah. Dengan begitu aktivitas warga termasuk ketika harus menjual hasil pertanian bisa lancar alias tidak terhambat,” harapnya. (kmb41)
RUSAK - Infrastruktur jalan penghubung Sukaluwih menuju Sebun kondisinya mengalami kerusakan yang cukup parah.
B U P A T I Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menghadiri pemantauan penerapan aplikasi Simda perencanaan dan juga diskusi tentang potensi dan kendala yang dihadapi program itu. Pada kesempatan itu juga dibahas mekanisme pokir DPRD dalam sistem, bertempat di Ruang Rapat Sabha Niti Kantor Bappelitbangda Kabupaten Karangasem. Kehadiran Bupati Mas Sumatri saat itu juga didampingi Sek-
retaris DPRD, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karangasem, Inspektur Daerah Kabupaten Karangasem, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Karangasem, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Karangasem, Kepala Organisasi Setda Kabupaten Karangasem dan BKSDM Kabupaten Karngasem. Penerapan aplikasi Simda
di Kabupaten Karangasem saat ini, kata Bupati IGA Sumatri, sudah pada tahap input data tahunan yang diaplikasikan dalam Rencana Kerja (Renja) tahun 2020. Menurut Bupati, pihaknya bangga dengan kerja keras para admin Simda perencanaan di bawah koordinasi Bappelitbangda Karangasem. Divisi ini telah bekerja keras dan tidak kenal lelah demi mewujudkan visi Karangasem yang cerdas, bersih, dan
Bali Post/kmb41
Bupati Karangasem Hadiri Pemantauan Penerapan Aplikasi Simda Perencanaan
APLIKASI SIMDA - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menghadiri pemantauan penerapan aplikasi Simda perencanaan dan diskusi tentang potensi dan kendala yang dihadapi sekaligus membahas mekanisme pokir DPRD dalam sistem, bertempat di Ruang Rapat Sabha Niti Kantor Bappelitbangda Kabupaten Karangasem.
bermartabat berlandaskan Tri Hita Karana. Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen Pemkab Karangasem melaksanakan perencanaan pembangunan daerah yang dirumuskan secara transparan, akuntabel, partisipatif, terukur dan berkelanjutan. ‘’Saya mengimbau sekaligus mengingatkan kepada bapak/ibu semuanya agar selalu bisa bekerja sama dengan baik. Saling melengkapi kekurangan dan kelebihan masing-masing sebagai satukesatuan sebuah tim yang solid,’’ pintanya. Mas Sumatri juga menyampaikan ucapan terima kasih atas pendampingan yang telah diberikan BPKP. Kehadiran pendamping pusat sangat membantu Pemkab Karangasem dalam pencapaian target penerapan Simda perencanaan di tahun 2019 guna penyusunan dokumen perencanaan tahun 2020. Ke depannya Simda perencanaan mampu berperan sebagai bentuk e-government terintegrasi. Riilnya berupa pengintegrasikan fungsi perencanaan, fungsi penganggaran hingga
fungsi evaluasi, monitoring dan pelaporan pertanggungjawaban pemerintah daerah. Sehingga Pemkab Karangasem bersama BPKP dapat mewujudkan suatu kondisi pemerintahan daerah yang menetapkan kebijakan secara transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,’’ jelasnya. Kepala Bappelitbangda Sujana Erawan menyampaikan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Bupati Karangasem dengan BPKP yang merupakan amanah UU No. 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Permendagri 86/2017 tentang tata cara perencanaan pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah untuk mengimplementasikan Simda perencanaan. Dan tahun 2017 sudah dilakukan sosialisasi awal dan penandatanganan komitmen, tahun 2018 pembangunan sistem dan pendampingan input rencana pembangunan jangka menengah daerah lima tahunan dan renstra perangkat daerah. (ad1075)
Minimalisir Kasus Rabies
Warga Diminta Aktif Vaksinasi Anjing Peliharaannya KASUS gigitan anjing rabies di Karangasem sampai saat ini mencapai sekitar 22 kasus gigitan. Melihat kondisi itu, Dinas Pertanian dan Kesehatan Hewan Karangasem terus gencar melakukan upayaupaya efektif terutama meminimalisir kasus gigitan anjing rabies di Kabupaten Karangasem. Solusinya, bukan saja dilakukan vaksinasi antirabies bahkan juga eliminasi anjing liar. Lalu kapankah agenda turun ke lapangan direncanakan Dinas Pertanian dan Kesehatan Hewan Karangasem itu? Dengan terjadinya 22 kasus gigitan anjing, hal itu membuat Dinas Pertanian dan Kesehatan Hewan proaktif mencegah terjadinya kasus kasus susulan gigitan anjing itu. Selain dilakukan vaksinasi antirabies bahkan juga eliminasi, pihaknya juga meminta masyarakat agar ikut berperan aktif memvaksinasi anjing peliharaan mereka agar di Karangasem terbebas dari rabies. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan I Made Ari Susanta, Jumat (30/5) kemarin mengatakan, untuk kasus gigitan anjing rabies di Kabupaten Karangasem hingga Mei ini mencapai 22 kasus. Pihaknya terus meminimalisir kasus gigitan anjing rabies itu. Selama ini telah rutin dilakukan vaksinasi antirabies. Bahkan melakukan eliminasi terhadap anjing-anjing yang berkeliaran di masyarakat. ‘’Kita sudah melakukan vaksinasi anjing sesuai jadwal yang telah ditentukan. Kita juga telah bekerja sama dengan Bhabinkabtibmas yang ada di desa-desa untuk ikut melakukan pengawasan terkait kegiatan yang kita lakukan. Kita
harap jadwal yang ditentukan itu dapat berjalan dengan baik di lapangan,’’ harapnya. Dalam pelaksanaan vaksi-
nasi antirabies di lapangan, kata Susanta, petugas banyak menemukan kendala-kendala. Salah satunya masyarakat belum bisa menyiapkan hewan peliharaannya untuk dilakukan vaksinasi. Kondisi itu membuat anjing peliharaan warga itu belum mendapatkan vaksin antirabies. Otomatis vaksinasi itu jadi terlewatkan. Karena itu, pihaknya meminta warga yang anjingnya terlewatkan belum mendapatkan vaksin antirabies itu, supaya bisa melaporkan ke petugas sehingga nantinya bisa dijadwalkan kembali untuk divak-
sin. ‘’Jika anjing peliharaan masyarakat itu dilaporkan, maka pasti kami turun secepatnya agar anjing warga itu divaksin antirabies, sehingga warga aman dan bebas dari rabies,’’ katanya. Namun, kesadaran warga sepertinya perlu lebih ditingkatkan. Hal itu penting guna menekan kasus gigitan anjing rabies di Karangasem. Sejauh ini pihaknya telah merencanakan membuat surat rembug di tingkat kecamatan. Salah satunya di Kecamatan Abang. Sebab, kasus gigitan anjing di Abang itu lumayan banyak
dari kecamatan lainnya. Dalam rembug itu, nantinya akan dibahas tentang bagaimana cara-cara efektif penanggulan rabies itu. ‘’Kita bersama-sama akan menggerakkan dan mengajak masyarakat serta stakeholder terkait melakukan vaksin antirabies pada anjing peliharaan itu. Kita telah berkoordinasi dengan tim penanggulangan rabies Provinsi Bali untuk melakukan kegiatan itu,’’ tambah Susanta. Kalau tidak ada halangan, kata Susanta, rencananya akan digelar 12 Juni mendatang. (nan)
Bali Post/kmb41
VAKSIN ANJING - Petugas saat melakukan vaksinasi anjing milik warga.
KLUNGKUNG
12
Jumat Umanis, 31 Mei 2019
Dana Desa Adat dari Pemprov Bali Diusulkan Proporsional Disesuaikan Luas Wilayah dan Jumlah Penduduk
Semarapura (Bali Post) Setiap tahun desa adat menerima BKK (Bantuan Keuangan Khusus). Tidak hanya dari Provinsi Bali sebesar Rp 250 juta per desa adat, ada juga BKK dari Kabupaten Klungkung. Melihat begitu pentingnya dana BKK itu untuk kelestarian desa adat, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta mengaku mengusulkan kepada Gubernur Bali Wayan Koster agar besaran BKK proporsional atau tidak seragam untuk seluruh desa adat. Menurut Bupati Suwirta, Kamis (30/5) kemarin, besaran nilai bantuan haruslah disesuaikan dengan kondisi luas wilayah desa dan jumlah penduduknya, sehingga bantuan tersalurkan ke setiap desa adat secara proporsional. Sebab, realitas di lapangan, desa adat satu dengan yang lainnya sangat berbeda. Ada desa adat dengan warga hanya puluhan KK saja. Ada pula desa adat yang wilayahnya mencangkup tiga desa dinas, misalnya Desa Adat Gelgel yang mewilayahi Desa Dinas Gelgel, Kamasan, dan Tojan. ‘’Bagi desa adat kecil tentu BKK ini dinilai cukup besar. Sampai bingung harus perbaiki yang mana lagi. Tetapi, bagi desa dengan luas wilayah dan jumlah penduduknya lebih besar, ini terkesan tidak adil,’’ katanya. Dia mengaku sudah menyampaikan langsung kepada Gubernur Bali Wayan Koster saat bertemu langsung di Kantor Gubernur Bali agar ke depan metode demikian bisa diterapkan. ‘’Mungkin
bisa diatur, ada standar tetapnya, ada standar tambahannya. Standar tambahan inilah dimasukkan pertimbangan luas wilayah dan jumlah penduduknya,’’ kata Bupati Suwirta. Sementara untuk BKK Kabupaten, Suwirta mengaku sedang merancang dengan OPD terkait agar besarannya bisa mencapai Rp 200 juta per tahun setiap desa adat, dari sebelumnya dana BKK kabupaten hanya Rp 15 juta per tahun. Tentu pula memperhatikan luas wilayah dan jumlah penduduk, sebagai pertimbangan dasarnya. Ini untuk menjawab kebutuhan setiap desa adat dalam menjaga kelestarian adat dan budayanya. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Klungkung I Wayan Suteja menambahkan, selain untuk desa adat, BKK Kabupaten juga diperuntukkan untuk insentif bendesa Rp 1 juta, THR klian banjar adat Rp 500 ribu dua kali dalam setahun, THR pemangku Rp 500 ribu dua kali dalam setahun. Sementara untuk subak sawah Rp 10 juta, THR klian subak sawah Rp 500 ribu dua kali dalam setahun. Untuk subak abian Rp 7 juta dan THR sebesar Rp 500 ribu dua kali dalam setahun. BKK dianggap mampu berdampak positif, apabila sudah dipergunakan untuk pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, pelestarian dan pengembangan nilai-nilai adat istiadat, seni dan budaya. Mengenai rencana peningkatan BKK Kabupaten keseluruhan mencapai Rp 200 juta ke desa adat per tahun, dikatakan, masih akan dirancang lebih lanjut sesuai dengan capaian PAD. (kmb31)
HANYA TIGA - Para petani di Kecamatan Banjarangkan saat memulai bercocok tanam. Tahun ini sejumlah saluran irigasi yang kondisinya rusak belum dapat direhabilitasi. Keterbatasan dana membuat hanya tiga saluran irigasi yang dapat direhabilitasi.
Anggaran Minim
Dinas PU-PRKP Hanya Tuntaskan Tiga Usulan Rehabilitasi Irigasi Semarapura (Bali Post) Keterbatasan anggaran membuat Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman (PU-PRKP) Klungkung belum bisa menuntaskan usulan rehabilitasi daerah irigasi. Tahun ini Dinas PU-PRKP hanya bisa menuntaskan tiga usulan, dari kewenangan terhadap 21 daerah irigasi dengan panjang 94 kilometer. Padahal, puluhan daerah irigasi ini mengaliri sekitar 2.306 hektar lahan pertanian. Kepala Dinas PU-PRKP Klungkung A.A. Gde Lesmana, belum lama ini, mengatakan puluhan daerah irigasi ini mengalami kerusakan ringan sedang. Untuk rencana perbaikannya, Dinas PUPRKP Klungkung hanya bisa mengandalkan Dana Alokasi Khusus (DAK). Tahun ini, Dinas PU-PRKP mengusulkan sebanyak enam daerah irigasi. Total usulan itu menyedot anggaran sebesar Rp 5,6 miliar. Keenam daerah irigasi yang diusulkan itu, antara lain ada di Timuhun, Seng-
Bupati Suwirta
kiding, Tegehan, Aan Dangin Desa, Jero Kuta Kawan dan Aan Dauh Desa. Namun, dari usulan tersebut, hanya disetujui anggaran sebesar Rp 3,6 miliar. ‘’Ini mengakibatkan beberapa usulan lainnya tidak bisa dituntaskan tahun ini, sehingga kami harus menggunakan skala prioritas. Dengan adanya pemangkasan anggaran menjadi Rp 3,6 miliar itu, usulan rehabilitasi di Timuhun, Sengkiding dan Tegehan yang akan direalisasikan tahun ini,’’ tegasnya.
Dipilihnya tiga daerah irigasi itu untuk dilakukan rehabilitasi tahun ini lantaran kondisinya banyak yang sudah rusak. Bahkan air mulai keluar dari saluran irigasi tersebut, sehingga kondisi itu mulai memengaruhi volume air. Situasi demikian membuat para petani kesulitan mendapatkan air untuk sawahnya. Khususnya pada enam daerah irigasi yang diusulkan tahun ini. Tidak jarang mereka harus begadang dari malam hingga pagi demi sawahnya bisa teraliri air, sehingga
dapat bercocok tanam dengan baik. ‘’Seluruhnya sudah proses tender. Selanjutnya tinggal pengumuman pemenangnya,’’ tegasnya. Lesmana menegaskan, untuk daerah irigasi Timuhun, rencananya akan dilakukan rehabilitasi sepanjang 616 meter dengan pagu anggaran sebesar Rp 1,5 miliar, mengairi 97 hektar sawah. Kemudian untuk daerah irigasi Sengkiding rencananya akan dilakukan rehabilitasi sepanjang 547 meter dengan pagu anggaran sebesar Rp 1,04 miliar, mengairi 39 hektar. Sedangkan di daerah irigasi Tegehan rencananya akan dilakukan rehabilitasi sepanjang 729 meter dengan pagu anggaran sebesar Rp 1,034 miliar, mengaliri 55 hektar. (kmb31)
Diduga Sertifikatkan Tanah Orang Lain Motivasi Calon Pekerja ke Luar Negeri Warga Kutampi Kaler Bupati Suwirta Ingatkan ’’Matilesang Dewek’’ Dilaporkan ke Polisi
BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta memberikan motivasi dan pembekalan kepada para calon pekerja ke luar negeri dari keluarga miskin di Ruang Rapat Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Rabu (29/5) lalu. Para calon pekerja yang berjumlah 20 orang ini diberikan motivasi sebelum diberangkatkan menuju Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) di Nusa Dua, Badung, guna mengikuti pendidikan dan pelatihan selama sebulan serta dilanjutkan dengan program magang atau job training di hotel selama tiga bulan. Dalam amanatnya, Bupati Suwirta menyatakan sempat terkesima dengan penampilan para peserta yang sudah tampil bersih dan rapi dengan seragam putih bertuliskan ‘’Berikan Aku Kail, Bukan Ikan’’. ‘’Saya benar-benar terkesima dengan penampilan semua yang sudah tampil rapi bersih. Berbeda sekali seperti saat pertama kali dikumpulkan. Tetaplah seperti ini sehingga akan memberikan kesan baik terhadap orang lain,’’ ujar Bupati Suwirta. Selain menjaga penampilan untuk tetap bersih dan rapi, Bupati Suwirta juga mengingatkan seluruh peserta didik untuk semangat, jengah namun tetap matilesang dewek atau rendah hati. Para peserta diharapkan belajar bertutur kata dan berperilaku yang baik dan sopan serta belajar dengan tekun sebagai bekal untuk bekerja di negeri orang. Sebagai pionir dalam program ini, Bupati asal Nusa Ceningan ini juga meminta para peserta untuk bersungguh-sungguh menjalani semua pelatihan, dengan begitu akan menjadi produktif dan dihargai. Sehingga bisa menunjukkan keberhasilan dan bangkit dari kemiskinan. ‘’Saya ingin sekali melihat kalian cepat-cepat berangkat ke luar negeri, dan kembali pulang dengan membawa kisah keberhasilan. Sehingga bisa menjadi contoh dan teladan bagi anak-anak muda utamanya dari keluaga miskin,’’ ujar Bupati Suwirta. Ditambahkan, pada tahap selanjutnya diharapkan akan lebih banyak lagi peserta yang ikut program ini. Sehingga bisa mengangkat derajat ekonomi keluarga dan dapat mengurangi kemiskinan di Kabupaten Klungkung. Sementara itu, Kepala
Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Drs. Gede Kusuma Jaya mengatakan, program Kerja Keluar Negeri Bagi Keluarga Miskin ini merupakan ide Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Program ini digagas berkat temuannya saat melakukan program Bedah Desa, di mana banyak ditemukan KK miskin yang memiliki anggota keluarga dengan tubuh yang sehat dan memiliki potensi untuk untuk mengangkat derajat ekonomi keluarga. Pada tahap perdana ini, peserta yang lolos berjumlah 20 orang terdiri dari dua orang wanita dan 18 lakilaki. Saat ini seluruh peserta tengah mengikuti pelatihan bahasa Inggris selama sebulan di Klungkung. Selanjutnya akan diberangkatkan menuju STP Nusa Dua untuk mengikuti pendidikan selama sebulan dilanjutkan dengan program magang atau job
training di hotel selama tiga bulan. Di akhir tahun 2019 seluruh peserta diharapkan sudah diberangkatkan untuk bekerja ke luar negeri baik di
kapal pesiar maupun hotel di darat. Seluruh pembiayaan dari program ini ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Klungkung.
Turut hadir dalam pembekalan tersebut Perwakilan Ketua STP Bali Wayan Sunarsa dan Dosen Bahasa Inggris Ibu Juli. (ad1072)
BERFOTO - Bupati Suwirta saat berfoto bersama para calon pekerja ke luar negeri dari keluarga miskin di Ruang Rapat Kantor Dinas Ketahanan Pangan. Seragam itu dibuatkan langsung oleh Bupati Suwirta dengan dana pribadinya.
Semarapura (Bali Post) Seorang warga Dusun Lemo, Desa Kutampi Kaler, Nusa Penida, I Ketut Suarta, dilaporkan ke Polsek Nusa Penida, Kamis (30/5) kemarin. Dia terpaksa dilaporkan ke polisi lantaran diduga melakukan penyerobotan tanah milik warga lain. Bahkan diduga terlapor sedang melakukan proses pensertifikatan tanah seluas 80.800 meter persegi. Kapolsek Nusa Penida Kompol Komang Reka Sanjaya mengakui telah menerima laporan dari pemilik tanah Eka Sulistiowati. Warga Lingkungan Pemedilan, Desa Pamecutan, Kota Denpasar ini saat melaporkan persoalan itu, menyampaikan telah membeli sebidang tanah itu sejak tahun 2004. Dia membeli tanah tersebut dari pemilik sebelumnya I Made Magel seharga Rp 121 juta. Jual-beli tanah tersebut dilakukan di Kantor Notaris I Putu Puspajana di Jalan Pu-
putan Semarapura. Saat itu dia mengaku melakukan pembayaran secara bertahap. Kemudian pada 30 Oktober 2005 pihaknya mengaku sudah melunasi pembayaran tanah tersebut. Transaksi juga dilakukan di kantor notaris itu. Setelah beberapa tahun sejak melakukan pelunasan, dia mengaku mendapat informasi dari rekannya, Vasudevan Rasiah, bahwa tanahnya di Nusa Penida yang berlokasi di Desa Kutampi Kaler telah diserobot oleh terlapor. Dia mengaku sempat mengecek langsung ke BPN Klungkung. Dia mengaku kaget setelah mengetahui bahwa terlapor mencoba melakukan pensertifikatan tanahnya, sehingga atas kejadian itu pihaknya segera melaporkannya ke Polsek Nusa Penida dan Polres Klungkung. ‘’Sekarang laporannya sudah ditangani Polres Klungkung,’’ kata Kapolsek Nusa Penida. (kmb31)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Jumat Umanis, 31 Mei 2019
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
JOB VACANCY LOWONGAN KERJA
Dcr HK Staf bs Driving max25th u/OvillasSeminyak081337727338
Dcr Photografer,Desain Grafis &Office Boy utk Kampus Harmoni CV:kampusharmoni2018@gmail.com
Dcr Karyawan / Karyawati u.Rumah MakanPadang Hub.081236810608 Jl.Teuku Umar No.239 Denpasar
B.BP.001.05.19.0001068
B.BP.001.05.19.0001061
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan resto Pasti Brangkat Line WA 081375409869 & 087754689692
B.BP.004.05.19.0000941
Dbthkn staff/Sekretaris Kantor Notaris Jl.Plawa No.50 Dps B.BP.001.05.19.0001055
Dcr Guru/Pendamping TK/bs Krja Team,082145707300/089621759346 B.BP.001.05.19.0000707
RUPA-RUPA
B.BP.166.05.19.0001069
Dcr Sales Marketing&Oprational Staf U/Japan Rest Krobokan dina@bushi-gbs.com 081338761392 B.BP.001.05.19.0001052
Dcr:FO,HK,Serabutan.Hotel Puri Asih.Jl.Pantai Kuta No.40 Kuta B.BP.001.05.19.0001056
Dibutuhkan4HK,1Satpamuntuk Villa di Pererenan.Kirim CV ke WA.087860848057 / 085337744491 B.BP.001.05.19.0001047
Dicari Sgr 2 Org Admin,1 Org Sopir.Hub WA:087862383760 B.BP.001.05.19.0000975
Dicari Sopir untuk Kantor PT.Korea Travel Hub.0361756899 B.BP.154.05.19.0001060
Marketing 085101421578 / 0361485 849 / cvasri@dps.centrin.net.id
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
BENGKEL LAS
BENGKEL LAS Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
B.BP.001.05.19.0000939
Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818 G.01
B.BP.001.05.19.0001051
Travel bth Sopir umur max 30Th single Ph:4771576/08123803997 B.BP.004.05.19.0000982
Ubud Rest.Waiter/ress,cook dekco@dekco.com WA 0811399375 B.BP.004.05.19.0001024
SERVICE
DIJUAL MOBIL TOYOTA
BUC Avanza G 2014 Silver 137Jt Nego,081999927739/085101777478
B.BP.001.05.19.0001064
PROPERTY DIJUAL TANAH
B.BP.001.05.19.0000962
Rest Disanur Cari:Cook,Cook Helper,Cuci Piring,Waitress Hub:08123614559 Md.Darsana
DIJUAL RUMAH BIRO JASA
Dicari Segera PRT tidur dalam Hub.081238226287
DIJUAL MOBIL NISSAN
Djl Nissan Teana 250 XV’2010 Htm,087860846839/081805531078 B.BP.164.05.19.0001067 TOYOTA
Avanza G’10 Kond Sgt Bgs,Prbdi Ban Baru Hub.08179749375 - BU B.BP.001.05.19.0001062
Tanah 1Ha di Kristal Bay View Nusa Penida,SHM,H.081236296636 B.BP.001.05.19.0001063
Dijual Tanah : 1,5 are Jl.Batuyang Gg.Jepun Batu Bulan Hub.081338669752 B.BP.004.05.19.0001025
Jual Tnh + Bangunan 9A,Tk.Badung VI/12 Renon,Hub.087860048886 B.BP.001.05.19.0000617
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DIJUAL RUKO
Dijual Ruko Jl.Diponogoro No.2 1 Klungkung.Jual Gudang rangka baja Jl.Hasanudin Br.Pegending Jual Rumah dan Gudang Jl.Raya BesakihGangSosroHub.0819330 30383/036622954 Klungkung B.BP.165.05.19.0001053
PROPERTY DIJUAL VILLA
3700m2 Tanah&Villa di Bedugul Open House Minggu 2 Juni 2019. Terletak di tepi Danau Buyan. Pemandangan indah ke danau. Villa bentuk Pagoda 4 lantai. Taman yg luas & 2 Green House. Lihat bedugulgardenvilla.com Kontak Dan Johnson 0811198422 B.BP.031.05.19.0001022
RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.412815 / 08123985172 B.BP.001.05.19.0000700
BIRO JASA Bntu Lpor/Byar Pajak SPT Thnan Bulanan,SIUP,NPWP,087887729409 B.BP.001.05.19.0001019
KEHILANGAN HilangBPKBNO.K09121565-ODK 5406 FU AN.Windi Septiasari W B.BP.001.05.19.0001050
HlgSTNK&BPKBNo.O-04535503 DK 2590 FAS An.Unik Novianti B.BP.004.05.19.0001059
BANGLI
14
Jumat Umanis, 31 Mei 2019
Truk Bermuatan Jagung Terguling
TERGULING - Truk terguling di Jalan Raya Kintamani-Singaraja, tepatnya di kawasan Nyerebeh Desa Sukawana, Kamis (30/5) kemarin.
Istri Pahlawan Kapten Mudita Tutup Usia Bangli (Bali Post) Keluarga pahlawan Bangli Kapten Anak Agung Anom Mudita berduka. Istri Kapten Mudita, Jero Pasek Jempiring, berpulang pada Selasa (28/5). Almarhumah mengembuskan napas terakhirnya saat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit swasta di Denpasar. Ditemui di Puri Kiliyan-Puri Agung Bangli, Kamis (30/5) kemarin, putra semata wayang almarhumah, Anak Agung Anom Suarcana, menuturkan ibunya dirawat di rumah sakit selama tiga mingguan. Ibunya harus menjalani perawatan lantaran mengalami pendarahan di kepala setelah tiba-tiba jatuh di puri. ‘’Saat jatuh, kepala ibu saya sempat terbentur hingga benjol,’’ kata Anom Suarcana didampingi pamannya, Anak Agung Bagus Ardana. Ketika itu ibunya sempat pingsan sebentar. Namun beberapa saat kemudian kondisinya membaik, bahkan bisa berjalan sendiri saat diantar ke rumah sakit. Selama menjalani perawatan di rumah sakit, kondisi kesehatan almarhumah menurun. Pada Selasa (28/5) sekitar pukul 14.45, almarhum mengembuskan napas terakhirnya. Diungkapkan Anom Suarcana, semasa hidupnya almarhumah tidak pernah mengalami sakit parah hingga mengharuskannya menjalani perawatan di rumah sakit. Meski usianya sudah senja, semasa hidupnya almarhumah masih tetap bugar dan bisa melakukan sejumlah aktivitas seperti me-
nyapu, memasak, hingga menyiapkan sesajen untuk upacara agama. Almarhum juga sering menceritakan masa-masa perjuangan kepada anak dan cucunya. ‘’Jadi yang kemarin ini beliau untuk pertamakali sekaligus terakhir kalinya dirawat di rumah sakit,’’ ungkapnya. Saat ini jenazah almarhum masih dititipkan di RSU Bangli. Sesuai hasil paruman keluarga besar Puri Agung Bangli, rencananya jenazah almarhum akan dipulangkan pada 20 Juni mendatang usai upacara pujawali di Pura Penataran Agung Bangli. Selanjutnya upacara palebon almarhum akan dilaksanakan dua hari kemudian yakni pada tanggal 22 Juni. Jero Pasek Jempiring yang berasal dari Desa Nyanglan, Klungkung, meninggal dunia pada usia 92 tahun. Kepergian almarhum meninggalkan satu orang putra, tiga cucu dan enam cicit. Di mata keluarga besar, Jero Pasek Jempiring merupakan sosok wanita keibuan dan setia. Jero Pasek Jempiring menikah dengan Kapten Anom Mudita pada tahun 1942. Selama menjadi istri pejuang, almarhumah ikut berjasa dalam membantu menyiapkan logistik bagi para Tantara Keamanan Rakyat (TKR). Saat masa perjuangan, almarhumah sempat mengungsi karena Puri Kiliyan hendak dibakar penjajah. Jero Pasek Jempiring ditinggalkan selama-lamanya oleh suami tercintanya, Kapten Anom Mudita, yang gugur pada tahun 1947. (kmb40)
Jero Pasek Jempiring (alm)
Bali Post/ist
PGRI Tuntut Pemkab Beri Keadilan Tambahan Penghasilan Bangli (Bali Post) – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bangli kembali menyampaikan aspirasi para guru ke Pemkab Bangli terkait pemberian tambahan penghasilan pegawai negeri sipil berbasis kinerja (TPPNSBK). Dalam aspirasi yang disampaikan secara tertulis tersebut, PGRI Bangli pada intinya menuntut pemkab memberikan keadilan dan perlakuan yang sama terhadap guru, sebagaimana PNS lainnya dalam hal pemberian tambahan penghasilan.
Aspirasi itu disampaikan pengurus PGRI secara tertulis kepada Bupati Bangli melalui Sekda Ida Bagus Giri Putra dalam acara dialog pendidikan di Gurukula Bangli, Kamis (30/5) kemarin. Ada beberapa poin dalam surat tersebut. Pertama, PGRI menjelaskan maksud dan tujuan pemberian tambahan penghasilan. Disampaikan bahwa sesuai Permen No. 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Perbup No. 1 Tahun 2018, pemberian tambahan penghasilan adalah untuk menjamin kesejahteraan pegawai dan bentuk aspresiasi terhadap kinerja dan disiplin yang tinggi serta penuh rasa tanggung jawab telah mengabdikan diri terhadap pemerintah daerah serta meningkatkan motivasi dan produktivitas kinerja pegawai. Poin kedua, PGRI menyampaikan bahwa para guru juga adalah PNS daerah Kabupaten Bangli yang mengabdikan diri pada Pemerintah Kabupaten Bangli, sehingga menuntut keadilan dan kesamaan kedudukan di dalam hukum untuk mendapat perlakuan yang sama sebagaimana PNS lainnya di Pemkab Bangli yakni diberikan tambahan penghasilan. Pada poin ketiga, PGRI menyampaikan usulan besaran TPPNSBK untuk guru tahun 2019. Diusulkan besaran TPPBK untuk guru nonsertifikasi sebesar 100 persen dari ASN lainnya di Disdikpora Kabupaten Bangli. Untuk guru sertifikasi, besaran TPPBK diusulkan 75 persen dari ASN lainnya. Untuk guru yang bertugas di daerah sulit, diusulkan mendapat tambahan 50 persen dari ASN lainnya, dan untuk kepala sekolah serta pegawai, diusulkan mendapat tambahan lagi 50 persen dari ASN lainnya di Disdikpora Bangli. PGRI juga menyampaikan, apabila kebijakan tersebut tidak bisa dilakukan pada tahun 2019 ini maka dimohon untuk bisa dilaksanakan pada tahun 2020. Ketua PGRI Kabupaten Bangli I Nengah Wikrama
Sekolah Swasta Harapkan Pemprov Tak Buka PPDB Gelombang II Bangli (Bali Post) – Pemerintah Provinsi Bali diharapkan tak lagi mengeluarkan kebijakan yang memberikan kelonggaran kepada sekolah negeri untuk membuka gelombang II penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini. Itu dimaksudkan agar sekolah swasta punya peluang lebih besar dalam mendapatkan siswa baru. Harapan itu disampaikan Kepala SMK PGRI Tembuku Sang Made Bungklek Arjana. Diwawancara belum lama ini, Arjana mengungkapkan sebagaimana informasi yang diterimanya, PPDB tingkat SMA/ SMK tahun ini menggunakan sistem zonasi. Jumlah siswa dalam satu rombel diatur maksimal 32 orang. Sekolah tidak dibolehkan menerapkan double shift. Jika ada sekolah yang melanggar ketentuan itu, maka akan menerima sanksi berupa penundaan sertifikasi guru dan dana BOS. ‘’Tapi apakah sanksi itu benar-benar
bisa jalan atau tidak, kami masih ragu,’’ ungkapnya. Menurut Arjana, jika Pemprov mau konsisten menerapkan aturan tersebut, maka diyakini sekolah swasta akan kecipratan siswa baru. Dijelaskannya, pada PPDB sebelumnya, sekolah swasta sulit mendapatkan siswa baru lantaran adanya kebijakan pemerintah tentang pendaftaran gelombang kedua bagi sekolah negeri. Seperti yang dialami sekolahnya. Pada PPDB 2017 dan 2018, awalnya jumlah siswa baru yang mendaftar di sekolahnya sebanyak 65 orang. Namun ketika pemerintah memberikan kebijakan sekolah negeri bisa membuka gelombang kedua, jumlah siswa baru yang didapatnya menyusut menjadi 11 orang. Minimnya siswa yang didapat membuat sekolahnya sulit berkembang. Minimnya siswa juga membuat pihaknya tak bisa memberikan insentif untuk guru-gurunya. ‘’Harapan
Bangli (Bali Post) – Nasib apes dialami Seno, sopir asal Banyuwangi, Jawa Timur. Maksud hati menyalip truk mogok, truk bermuatan jagung yang dikemudikannya justru terguling di Jalan Raya Kintamani-Singaraja, tepatnya di kawasan Nyerebeh Desa Sukawana, Kintamani, Kamis (30/5) kemarin. Informasi yang dihimpun menyebutkan kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 06.00 Wita, berawal saat truk bernopol DK 8764 UL itu datang dari arah utara menuju selatan. Sesampainya di TKP yang jalannya menanjak dan tikungan tajam, Seno berupaya mengambil haluan ke kanan untuk menyalip sebuah truk yang mogok di depannya. Namun karena kondisi jalan yang miring, truk berwarna kuning-hijau itu tak bisa dikendalikan. Hingga akhirnya terguling ke kanan. Kejadian itu menyebabkan puluhan karung jagung tumpah. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian material Rp 500 ribu. Pascakecelakaan itu, petugas kepolisian telah mendatangi TKP untuk mengatur lalu lintas dan membantu evakuasi. (kmb40)
sekarang kalau konsisten mempertahankan Permendiknas tentang PPDB agar tetap rombel 32. Jangan lagi ditambah. Kemudian kalau bisa double shift. Pagi saja atau sore saja, sehingga sekolah swasta bisa kecipratan siswa baru,’’ harapnya. Tak hanya meminta konsisten, pihaknya juga mengharapkan pemprov melibatkan sekolah swasta dalam kegiatan sosialisasi PPDB. Sebab, menurutnya, keberadaan sekolah swasta memiliki tujuan sama dengan sekolah negeri yakni untuk mencerdaskan anak bangsa. Sementara itu disinggung mengenai upaya dalam menggaet siswa baru, Arjana mengatakan telah melakukan kerja sama dengan relawan. Jika ada calon siswa yang tidak mampu maka akan dibantu oleh relawan untuk disekolahkan di SMK PGRI Tembuku. Selain itu, pihaknya juga melakukan kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri. (kmb40)
mengatakan, selain menyampaikan surat permohonan, pihaknya juga menyampaikan rangkaian pergerakan dan perjuangan PGRI Kabupaten Bangli tentang TPPNSBK untuk guru. Adapun bentuk perjuangan yang telah dilakukan dari tahun 2018 lalu yakni audiensi dengan Bupati, membuat kajian-kajian hingga memohon surat di kementerian terkait. Men-
”Jawaban Sekda tadi, usulan kami akan diusahakan untuk dipenuhi tahun 2020.’’ genai aspirasi yang disampaikannya kemarin, Sekda Giri Putra telah memberikan tanggapan. ‘’Jawaban Sekda tadi, usulan kami akan diusahakan untuk dipenuhi tahun 2020,’’ ujarnya. Dikatakan Wikrama, sesuai SK Bupati yang terbit Juli 2018, TPPNSBK yang diterima para guru saat ini nilainya sangat jauh dari harapan. Untuk guru sertifikasi golongan IV besaran TPPNSBK yang diterima Rp 500 ribu per bulan, sementara
golongan III sekitar Rp 490 ribu per bulan. Untuk guru nonsertifikasi Rp 250 ribu per bulan. Diungkapkan juga bahwa TPPNSBK untuk bulan Januari-Juni 2018 sampai saat ini tidak bisa dinikmati para guru. Sebab, SK perubahan yang mengatur terkait hal itu baru diterbitkan pemerintah bulan Juli. Pemerintah tidak bisa mencairkan TPPNSBK untuk guru tahun JanuariJuni 2018, karena SK tidak berlaku surut. (kmb40)
Jumat Umanis, 31 Mei 2019
OLAHRAGA
Dianugerahi Nikkei Asia Prize
Nadiem Makarim Tokoh Teknologi Termuda Peraih Penghargaan Inovasi Ekonomi dan Bisnis Se-Asia NADIEM Makarim, pendiri dan CEO Gojek, dianugerahi penghargaan ‘’Nikkei Asia Prize ke-24 untuk Inovasi Ekonomi dan Bisnis’’ di Tokyo, Kamis (30/5) kemarin. Nikkei Asia Prize diberikan oleh Nikkei Inc. sejak 1996 untuk para individu maupun organisasi yang dinilai telah memberikan kontribusi luar biasa bagi pengembangan kawasan dan membantu menciptakan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Asia. Nadiem menjadi tokoh teknologi penerima penghargaan termuda se-Asia di sepanjang sejarah Nikkei Asia Prize, sekaligus menjadi anak bangsa pertama yang berhasil meraih penghargaan bergengsi pada kategori ini. Penghargaan Nikkei Asia Prize hadir dalam tiga kategori yakni Inovasi Ekonomi dan Bisnis, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, serta Budaya dan Masyarakat. Menurut Nikkei, penghargaan yang diraih Nadiem Makarim dalam kategori Inovasi Ekonomi dan Bisnis berkaitan dengan kontribusi Gojek dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memudahkan keseharian pengguna, hingga meningkatkan pendapatan mitranya. Bermula dari sebuah aplikasi transportasi yang menyediakan layanan ‘’ojek online’’, Gojek kini telah berkembang menjadi superapp, platform mobile on-demand terbesar pilihan masyarakat Indonesia. Dalam kurun waktu satu tahun, Gojek yang berkantor pusat di Indonesia kini telah berekspansi ke Vietnam, Thailand, Singapura dan Filipina. Nadiem mengatakan merupakan suatu kehormatan baginya menerima penghargaan dari Nikkei, salah satu institusi paling berpengaruh di Jepang yang telah diakui banyak pemimpin dari Asia. ‘’Sejak awal mendirikan Gojek, kami selalu berusaha untuk mempermudah hidup masyarakat dengan menggunakan teknologi. Saya bersyukur menjadi bagian dari tim inovatif yang mampu mewujudkan berbagai hal menjadi mungkin setiap harinya,’’ katanya. Kontribusi Gojek divalidasi oleh hasil riset Lembaga Demog, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia
Bali United Vs Persija
Misi Perpanjang Rekor Kemenangan Gianyar (Bali Post) – Bali United menjalani laga pekan ketiga kompetisi Shopee Liga 1 2019 menghadapi Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (31/5) malam ini mulai pukul 21.30 Wita. Tim Serdadu Tridatu mengusung misi meneruskan kemenangan yang diraih atas Persebaya dan Bhayangkara FC pada dua pertandingan terdahulu.
PENGHARGAAN - Pendiri dan CEO Gojek Nadiem Makarim menerima penghargaan bergengsi yang diserahkan Presiden & CEO Nikkei Inc. Naotoshi Okada dalam acara penganugerahan di Tokyo, Kamis (30/5) kemarin. (LD FEB UI) yang dirilis pada Maret 2019. Hasil riset tersebut menunjukkan pada tahun 2018, kontribusi Gojek terhadap perekonomian Indonesia mencapai Rp 44,2 triliun yang didapat dari pendapatan mitra driver, mitra UMKM, serta penyedia layanan, setelah bergabung dalam ekosistem Gojek. Riset yang sama juga mengungkap bagaimana para mitra Gojek merasa percaya diri dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya melalui kemitraan. Hal ini berkaitan dengan temuan riset lainnya yang menunjukkan peningkatan penghasilan rata-rata para mitra (45% untuk mitra Go-Ride dan 42% untuk mitra Go-Car) hingga berada di atas UMK. Sementara itu, 93% mitra UMKM Go-Food mengalami peningkatan volume transaksi setelah bermitra dengan Go-Food. Empat manfaat utama yang dirasakan adalah usaha menjadi lebih populer (95%), adanya peningkatan frekuensi penjualan (97%), peningkatan omzet (97%), dan mendapatkan pelanggan baru (96%). Ini menambah daftar dampak positif kemitraan dengan Gojek antara lain membuat 95% penyedia layanan Go-Life dalam riset LD FEB UI tersebut merasa percaya diri akan kemampuan mereka untuk memenuhi semua kebutuhan hidup tanpa bergantung pada orang lain.
‘’Seluruh pencapaian Gojek merupakan hasil kerja keras para mitra driver, mitra merchant, serta penyedia layanan kami yang telah memberikan manfaat luar biasa bagi jutaan masyarakat pengguna layanan aplikasi kami. Kami berharap untuk terus bertumbuh dan berkontribusi lebih banyak lagi di negara-negara tempat kami beroperasi, dengan memanfaatkan teknologi untuk halhal positif dan menciptakan dampak sosial ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat,’’ terangnya. Nikkei Asia Prize meliputi penghargaan senilai USD 30.000 (sekitar Rp 430 juta) yang akan disumbangkan Nadiem Makarim untuk membantu biaya pendidikan anak dari para mitra driver Gojek di Indonesia. Gojek akan menggandakan donasi tersebut sehingga terdapat total dana sebesar USD 60.000 (sekitar Rp 860 juta) yang akan disalurkan untuk bantuan biaya pendidikan anak para mitra driver. Beberapa tokoh Indonesia yang sebelumnya telah mendapatkan penghargaan Nikkei Asia Prize antara lain Prof. Dr. Widjojo Nitisastro (1996, kategori pertumbuhan regional), Christine Hakim (2002, kategori kebudayaan), Dr. Laretna T. Adishakti (2009, kategori kebudayaan) serta Ki Manteb Soedarsono (2010, kategori kebudayaan). (bns2)
Berikan Fasilitas Beristirahat Pemudik
Bale Santai Honda Hadir Sepekan di Selabih DALAM menemani perjalanan pemudik, untuk konsumen yang melakukan perjalanan mudik sendiri, Astra Motor Bali kembali menyediakan fasilitas posko peristirahatan Bale Santai Honda (BSH) untuk para pemudik yang menggunakan sepeda motor. Dibuka selama seminggu mulai 31 Mei - 7 Juni 2019 dan beroperasi selama 24 jam, posko Honda berdiri masih di jalur Jalan Raya Denpasar - Gilimanuk, Banjar Selabih–Selemadeg, Tabanan (depan SPBU Pantai Selabih) tepatnya berlokasi di Warung Pantai. Beragam fasilitas menarik telah disediakan untuk para pemudik, seperti ruang istirahat ber-AC, Wi-Fi, mushola, alat pijat elektrik, televisi, Play Station, makanan dan minuman ringan gratis, servis motor, penjualan motor Honda dan suku cadang. Suvenir menarik pun dibagikan di BSH dengan menunjukkan Semeton Honda Bali Card bagi 50 pengunjung pertama, fasilitas ini diberikan dengan cuma-cuma untuk konsumen sepeda motor Honda. Selain itu, Bale Santai Honda juga dapat diakses di aplikasi We Love Honda, sehingga pemudik dapat lebih mudah untuk menemukan lokasi BSH. Dalam aplikasi ini pemudik bisa mendapatkan informasi tentang titik posko Bale Santai Honda lainnya, fasilitas, tips mudik, informasi waktu sholat dan nomor darurat yang bisa dihubungi. Informasi ini tidak hanya berguna untuk di BSH tapi juga untuk para pemudik lainnya yang sedang melakukan perjalanan menggunakan sepeda motor. Benefit lainnya untuk memberikan peace of mind kepada pelanggan dan masyarakat, Asuransi Astra berpartisipasi dalam program Bale Santai Honda 2019 dengan memberikan asuransi mikro kepada 20.000 pengunjung BSH selama periode 31 Mei - 7 Juni 2019 dengan mengunduh aplikasi ‘’Garda Mobile Otocare’’. Asuransi Astra memberikan manfaat polis asuransi HappyMe Micro bagi pemudik sebesar Rp 11.000.000 (Rp 10.000.000 santunan kepada ahli waris, Rp 500.000 biaya kedukaan
15
dan Rp 500.000 biaya pemakaman) jika pengunjung meninggal karena kecelakaan selama satu tahun. Mekanik Honda turut siaga untuk menyapa, membantu mengecek, serta memperbaiki sepeda motor konsumen Honda di sepanjang jalur mudik. Konsumen dapat memanfaatkan layanan servis ringan maupun perbaikan darurat secara gratis. Jika diperlukan penggantian part, tersedia Honda Genuine Part (HGP) dengan harga spesial untuk para pemudik Honda, yaitu diskon parts dan oli sebesar 10%, aksesoris dan apparel sebesar 10%, helm sebesar 5% dan ban sebesar 20%. Kesiapan mekanik Honda juga diwujudkan melalui layanan Honda CARE (Customer Assistance Road Emergency) yang siaga melayani konsumen 24 jam jika mengalami kendala kerusakan kendaraan yang darurat. Apabila konsumen mengalami emergency di jalan saat perjalanan mudik team HONDA CARE siap membantu konsumen cukup menghubungi call center 0361438008. Manager Honda Customer Care Center (HC3) Astra Motor Bali Gede Partayasa mengatakan turut menyambut hari raya Idul Fitri 1440 H dan sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen setia Honda, dengan menyediakan sarana mudik yang nyaman dan aman bagi para pemudik yang menggunakan sepeda motor. ‘’Melalui BSH, kami memberikan salah satu bentuk kenyamanan dan sudah menjadi komitmen Honda selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi konsumennya. Beragam
layanan dan fasilitas untuk para pemudik kami sediakan, harapan kami dengan rangkaian kegiatan mudik ini agar para pemudik dapat sampai di tempat tujuan dengan aman dan nyaman,’’ ungkap Gede Partayasa. Bagi pengemudi yang akan pulang kampung, silakan mampir ke Balai Santai Honda, dan jangan lupa tetap perhatikan keselamatan berkendara diperkuat pesan keselamatan yang digaungkan melalui kampanye #Cari_Aman, mengajak para pemudik memperhatikan kelengkapan berkendara sebelum memulai perjalanan, seperti helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, pengaman siku, dan pengaman lutut turut pula dilakukan pemeriksaan safety part kendaraan seperti sistem pengereman, ban serta lampu kendaraan, pergantian part jika diperlukan. Pemudik perlu juga mempersiapkan jas hujan dan obat-obatan ringan selama perjalanan. Selain itu, pemudik dianjurkan tidak membawa barang bawaan terlalu banyak dan berkendara tidak lebih dari dua orang. (bns3)
Pelatih Kepala Bali United Stefano ‘’Teco’’ Cugurra menyebut pemainnya bekerja sangat keras dalam masa persiapan. Modal inilah yang dipakai menjamu Persija. ‘’Semua pemain memiliki konsentrasi dan semangat yang sangat baik. Apa yang menjadi kekurangan kami di dua laga sebelumnya sudah kami perbaiki,’’ ujarnya dalam konferensi pers di Stadion Dipta, Kamis (30/5) kemarin. Fadil Sausu dan kawankawan juga dalam kepercayaan diri yang tinggi setelah merebut enam poin di dua laga awal. Oleh karenanya, tim Serdadu Tridatu mengincar hattrick kemenangan di kandang. ‘’Kami tahu Persija merupakan tim bagus, apalagi Marko Simic sudah turun kembali. Simic merupakan
pemain berbahaya dan harus diwaspadai. Tapi setiap tim punya kelemahan dan saya tahu kelemahan Persija yang bakal kami manfaatkan. Lihat saja nanti,’’ tegas Teco. Di sisi lain, pelatih asal Brazil itu minta dukungan dari seluruh suporter untuk para pemain Bali United sepanjang pertandingan. ‘’Kami berharap suporter datang dan memenuhi stadion. Dukungan dari mereka sangat kami butuhkan untuk menambah semangat pemain,’’ tambahnya. Bek kanan Bali United I Made Andhika Wijaya mengaku sudah siap menghentikan penyerang Persija Rico Simanjuntak dan Novri Setiawan. ‘’Saya sudah sering bertemu kedua pemain itu. Keduanya memang memiliki kecepatan, tetapi saya siap
Rumusan Pancasila Diskusi tentang dasar negara itu tidak menemukan titik terang sampai kemudian tiba giliran Bung Karno untuk berpidato. Bung Karno, yang saat itu baru berusia 44 tahun, berpidato tanpa menggunakan teks. Dalam pidatonya itulah Bung Karno mengajukan rumusan dasar negara yang disebutnya sebagai Pancasila. Seluruh peser-
ta sidang menerima rumusan itu secara aklamasi. Pidato itu kemudian dibukukan oleh BPUPKI dan diberi judul ‘’Lahirnya Pancasila’’ oleh mantan Ketua BPUPKI KRT Radjiman Wedyodiningrat. Pancasila sendiri ditetapkan oleh BPUPKI sebagai Dasar Negara Republik Indonesia sehari setelah Proklamasi Kemerdekaan. ‘’Perjalanan hidup Bung Karno bisa menjadi teladan bagi anak-anak muda untuk
Jumat, 31 Mei 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Darma Santi Desa Talas Air (3) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Sundara Kanda (1) 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 08:30 Wita Ocydia Home Shopping 09:00 Wita Seputar Bali Terkini 09:05 Wita Talk Show Merah putih Menjaga Keseimbangan Lingkungan Hidup di Bali Melalui Wirausaha Inovatif 11:00 Wita Seputar Bali Terkini 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 11:30 Wita Ocydia Home Shopping 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Darma Santi Desa Talas Air (4) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Dunia Kita
14:00 Wita 14:30 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 16:05 Wita 16:30 Wita 17:00 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:05 Wita
Klip Bali Tembang Bali Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Taman Sari TK Widya Kusuma Sari Taman Sari TK Brasika Wijaya I Dialog Putra SBA Puja Trisandya Seputar Bali Malam Giliran Anda Orti Bali Bali Now Ngurah Komang Adi Nata Ocydia Home Shopping Ajeg Bali Pertajam Pola Pikir Melalui Upacara Tumpek Landep Berita dan Bincang Terkini Lila Cita Calonarang Desa Adat Darmasabha (3) Berita dan Bincang Terkini Ocydia Home Shopping Bali Channel
KETIGA – I Made Andhika Wijaya (kiri) dituntut membantu Bali United merebut kemenangan ketiga. bersaing,’’ kata satu-satunya pemain lokal Bali yang mampu menembus tim inti ini. Mengeluh Di kubu Persija, pelatih Ivan Kolev mengeluhkan padatnya jadwal yang dijalani timnya sejak awal kompetisi. ‘’Kami bertanding tiap empat hari. Jadi, kami tidak memiliki waktu untuk memulihkan konsisi pemain kami. Kenapa
Persija selalu mengalami ini,’’ sebutnya. Jadwal pertandingan yang mepet menyebabkan pemainnya tidak dalam kondisi terbaik di Pulau Dewata. Meski demikian, klubnya bertekad memenangkan laga ini. ‘’Motivasi saja tidak cukup jika recovery pemain kurang, namun kami tetap berupaya menang di kandang Bali United,’’ ungkap Kolev. (kmb)
berani menginisiasi perubahan sosial yang positif dan progresif. Bung Karno itu berani luar biasa, dalam usia muda sudah berani melawan penjajahan sampai kemudian ditangkap, dipenjara, dan diasingkan. Tapi semua itu tidak pernah menyurutkan niatnya untuk melihat bangsanya merdeka,’’ papar Ketua DPD PDI Perjuangan Bali. ‘’Kalau generasi milenial kita bisa meneladani keberanian, kecerdasan dan semangat kebangsaan Bung Karno maka yakinlah bahwa Indonesia akan menjadi bangsa dan negara yang besar,’’ pungkas Koster. Bulan Bung Karno yang dilangsungkan di Taman Budaya Denpasar dan kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar akan diawali dengan Peringatan 74 Tahun Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni di panggung terbuka Ardha Chandra. Peringatan tersebut akan ditandai dengan Pameran Foto Bung Karno dan Keberagaman Indonesia, dan dua pagelaran penting: teatrikalisasi puisi ‘’Aku Melihat Indonesia’’ oleh Ibu Putri Suastini Koster serta pementasan oratorium kolosal bertajuk ‘’Gerakan Kekuatan Pancasila’’. Oratorium ini disutradarai dosen ISI Denpasar Made Sidia. Bulan Bung Karno juga akan diisi dengan ramahtamah lintas agama pada 6 Juni 2019 untuk memper-
ingati 118 tahun Hari Lahir Bung Karno. Pemutaran film dokumenter, lomba cerdas cermat, dan pidato Bung Karno pada 21 Juni 2019 untuk mengenang 49 tahun Hari Wafat Bung Karno. Sebagai penutup rangkaian acara Bulan Bung Karno, pada 30 Juni 2019 akan dipentaskan teater kontemporer berdasarkan naskah drama yang ditulis Bung Karno. Bung Karno memang sempat menulis sejumlah naskah drama dan bahkan mendirikan sebuah grup teater selama masa pengasingannya di Ende, NTT pada awal 1930-an. ‘’Yang akan kami pentaskan adalah naskah karya Bung Karno yang berjudul ‘’Koetkoetbi’’. Di permukaan, Koetkoetbi tampak sebagai cerita dendamasmara, tapi substansinya adalah tentang betapa hidup akan menjadi indah saat kita berani melupakan dendam,’’ ujar Putu Satria, tokoh teater Bali Utara yang menyutradarai pementasan tersebut. Koetkoetbi akan dipentaskan dengan menggunakan teknik-teknik pemanggungan drama gong gaya Buleleng. ‘’Drama gong gaya Buleleng memiliki kedekatan dengan seni drama modern karena akting dan pemanggungannya yang cenderung realis. Drama gong gaya Buleleng lahir dari interaksi dengan teater zaman kolonial, yaitu stambul dan tonil, sedangkan drama gong Bali Selatan berkembang dari sendratari. (kmb)
KESEHATAN KULINER
TOP IN 31 VASI jumat Umanis, Mei 2019 WONDERFUL BALI SEBAGAI salah satu perusahaan dengan nama besar di industri lifestyle, kini Ismaya Group membawa destinasi gaya hidup baru ke panggung sosial Bali melalui beach club pertama di Nusa Dua yakni Manarai Beach House. Sesuai dengan slogannya yang bertajuk ‘’Creating the Good Life’’, Manarai Beach House menawarkan indahnya suasana Pantai Nusa Dua sepanjang hari yang penuh kegembiraan. Manarai Beach House merupakan destinasi yang sempurna untuk beralih dari keramaian dan hiruk-pikuk kota ke tepi pantai dengan panorama indah serta akses
balipost http://facebook.com/balipost
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Manarai Beach House Tawarkan Konsep Baru
ke laut yang jernih. Menyajikan perpaduan antara elemen tradisional Bali dan gaya kontemporer modern. Breach Club ini memiliki pemandangan yang indah mulai dari dalam restoran, lounge outdoor, kolam renang, sampai dengan area pantai. Dilengkapi dengan dua kolam renang yang dikelilingi daybed dan pantai dengan pasir terputih di Bali, Manarai menawarkan tempat yang sempurna untuk menikmati musim panas. Manarai Beach House juga menyajikan beragam hidangan internasional dan lokal dengan cita rasa klasik yang lezat.
BUDAYA
PENDIDIKAN
Executive Chef dari Ismaya Group Philip Mimbimi dan Executive Chef Stefan Poyet menyampaikan, Manarai juga menyajikan beragam pilihan healthy food bagi pengunjung yang gemar menyantap makanan sehat. Kuliner di Manarai dilengkapi dengan pilihan koktail yang unik, dengan menggunakan bahan-bahan khas Bali, kemudian disajikan dengan gaya glamor dan modern. Beberapa koktail yang disajikan terinspirasi dari interior desain dari Manarai Beach House. Selain memadukan pengalaman gastronomi, pilihan minuman yang unik, serta meriahnya pertunjuk-
kan musik, Manarai sudah menghadirkan nama-nama besar seperti Elrow, Jonas Blue, Galantis dan lainnya yang berhasil menarik ribuan penonton. Bertekad untuk selalu menyediakan hiburan kelas dunia ciri khas Ismaya Group, Manarai Beach House juga telah menyiapkan beberapa sesi musik untuk dinikmati sepanjang minggu. Sebagai destinasi gaya hidup utama di Bali, Manarai Beach House menyambut para tamu untuk menikmati suasana musim panas dalam pemandangan Nusa Dua yang tenang, dengan suasana yang meriah. (gie)
SENIMAN
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
KESEHATAN TOP IN VASI DODOL, penganan yang sudah tak asing lagi bagi pencinta kuliner. Rasanya khas dan gurih. Jika di Jawa terkenal dengan dodol Garut. Bali terkenal dengan dodol Buleleng. Bahkan, dodol sudah sejak lama diproduksi warga di Desa Penglatan, Buleleng. Kini, usaha pembuatan dodol Penglatan makin menggeliat. Produksinya tidak saja untuk memenuhi kebutuhan upakara Hindu, tetapi penganan yang dibungkus dengan kulit jagung kering ini diminati wisatawan untuk buah tangan. Ketut Some Rika, warga Penglatan, sudah sejak beberapa tahun menggeluti usaha ini. Awalnya, dia hanya membuat dodol ketika mendekati hari raya keagamaan Hindu seperti Galungan, Kuningan dan hari raya lain. Saat musim hari raya, permintaan dodol selalu meningkat. Sejalan dengan perkembangannya, sekarang hampir setiap hari dodol dipesan konsumen. Rata-rata dalam satu minggu dirinya mendistribusikan 30 kilogram hingga 150
Dodol Penglatan Makin Menggeliat
WONDERFUL BALI
BUDAYA
Bali Post/mud
DODOL - Dodol produksi warga Desa Penglatan, Buleleng makin diminati konsumen.
PENDIDIKAN
SENIMAN
kg dodol ke pasar oleh-oleh khas Bali. Selain untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal, Some Rika juga mengerjakan pesanan dodol dari wisatawan sebagai oleholeh yang akan dibawa ke negaranya. Begitu juga masyarakat yang bekerja ke luar negeri selalu membawa dodol. Secara tidak langsung ini membantu promosi produk home industry asli dari Buleleng. ‘’Saya menjaga kualitas dodol dari bahan baku seperti ketan hitam, gula dan bahan lain. Kualitas perlu dijaga, se-
hingga tidak mengecewakan konsumen,’’ katanya, Kamis (30/5) kemarin. Perbekel Desa Penglatan Kecamatan Buleleng Nyoman Budiasa mengatakan, di wilayahnya saat ini ada 39 pengusaha dodol. Beberapa di antaranya sudah mampu memasarkan dodol ke pasar oleh-oleh Bali di Kota Denpasar, Gianyar dan Kabupaten Tabanan. Menggeliatnya usaha ini, membuat pemerintahan desa melaksanakan pembinaan dan pelatihan dalam menjaga kualitas dan perluasan pasar. (mud)
Bermula dari ’’Ngacung’’ Kini Tembus Pasar Ekspor
TAK pantang menyerah. Itulah prinsip I Made Agus Semadi dan I Putu Agus Sutapa, saudara kembar asal Banjar Jambe Baleran, Desa Dajan Peken, Tabanan dalam menekuni usaha inacraf. Usahanya berupa kerajinan besi untuk tempat lilin dengan model beragam binatang. Pasang-surut biasa dialami. Bermula dari ngacung di Kuta, kini produknya bisa merambah pasar ekspor. Made Agus Semadi mendirikan usaha di bawah PT Warna Warni sejak 1997. Awalnya ia bersama kakaknya, I Putu Agus Sutapa, sempat bekerja pada salah satu perusahaan yang membuat kerajinan besi. Empat tahun bekerja di sana, mereka memilih mandiri. Bermodal Rp 2 juta, mereka membuka bengkel kerajinan lilin di Banjar Dauh Pala, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan. Beranggotakan empat orang, mereka mulai mengumpulkan pelat-pelat besi kemudian dibuat kerajinan tempat lilin berbentuk ma-
KULINER KESEHATAN TOP IN VASI WONDERFUL BALI
BUDAYA PENDIDIKAN SUASANA - Manarai Beach House menawarkan indahnya suasana Pantai Nusa Dua.
Bali Post/gie
SENIMAN DUO musisi belia bersaudara asal Nusa Penida, Klungkung, Aya Maranda (19) dan Laras Maranda (17), kembali merilis video musik ‘’No Trust, No Pain’’ di Kampus Elizabeth International Denpasar, Rabu (29/5). Ini terangkum dalam album ‘’Taksu Trilogy’’. Single terbarunya ini dihadirkan dengan nuansa berbeda dibandingkan sebelumnya yang bertemakan kepedulian lingkungan dan kehidupan sosial. Kali ini singlenya bertemakan tentang cinta. ‘’Lagu ini bercerita tentang seseorang yang sudah terlalu banyak disakiti orang yang dicintai. Bahkan orang yang paling dekat dengannya bisa menjadi orang yang paling menyakitinya. It’s better not to trust anyone in order to feel no pain,’’ ujar Laras Maranda, penulis lirik lagu, Rabu (29/5). Album ‘’Taksu Trilogy’’ ini terdiri atas tiga buah lagu yang berkaitan satu sama lain, di antaranya ‘’Taksu’’, ‘’No Trust, No Pain’’ dan ‘’Breathe’’. Lagu-lagu ini merupakan ungkapan perasaan Alien Child sebagai remaja yang sedang berhadapan dengan realita kehidupan, setelah takeoff (album pertama Alien Chid). ‘’Di sini kami berupaya menyuarakan kesadaran tentang self-love kepada teman-teman muda. Juga bagaimana kita menjaga hubungan yang baik dengan sesama. Kalau bisa jangan sampai ada toxic relationship, baik itu dengan keluarga, sahabat,
kekasih, ataupun lingkungan sekitar,’’ imbuh Aya Maranda sebagai music arranger Alien Child. Video musik ‘’No Trust, No Pain’’ dipersembahkan
oleh Elizabeth International dan Matakarsa Visula. Sebagai sutradara Yudi Pranatha dan Laras Maranda, penulis skenario Laras Maranda, eksekutif produser I Nyoman Sukadana, A.Md.Par., S.E., produser Ketut Suarma, penata kamera dan editor Adi Artama & Alit Surya, BTS David & Ivan. Video musik ini didukung oleh Rumah Luwih Beach Resort Bali, Arinda, Silanada Foundation, Mercedes Benz Classic Club Bali. Lagu ‘’No Trust, No Pain’’ diciptakan oleh Alien Child, aransemen Aya Maranda, mixing & mastering oleh Deny Surya. ‘’Elizabeth International dalam project video klip ‘No Trust, No Pain’ ini menunjukkan komitmen yang jelas dalam sebuah rangkaian philanthropy project yang ke sekian kalinya untuk mendukung talenta-talenta muda hebat Indonesia seperti Aya & Laras Maranda dalam mengembangkan potensi terbaik di dalam diri. Genre musik dengan diferensiasi yang kuat ala Alien Child, selaras dengan apa yang selama ini menjadi spirit diterimanya Elizabeth International Hotel Management School di tengah-tengah masyarakat Indonesia,’’ ungkap I Nyoman Sukadana. A.Md Par., S.E. atau yang akrab disapa Coach Nyoman selaku Founder & CEO Elizabeth International Hotel Management School. (win) Alien Child, Aya (kanan) dan Laras Maranda.
Bali Post/bit
FINISHING - Made Agus Semadi saat melakukan finishing pada salah satu kerajinan besi buatannya. nusia dan hewan. Karena belum memiliki toko dan belum punya modal banyak, sistem pemasaran pun dilakukan dengan cara door to door atau ngacung ke wilayah Kuta, Badung. ‘’Saat itu masih muda, jadi masih semangat ngacung, masuk toko orang dan menjajaki ke wisatawan yang seliweran di jalan,’’ ucapnya, Kamis (30/5) kemarin. Dari ngacung itu mulai
banyak peminat, dominan tamu luar negeri. Semangat mereka pun bertambah untuk membuat kerajinan dengan berbagai bentuk. Hingga akhirnya mereka menyewa toko di Ubud, Gianyar. Dari situlah usahanya mulai berbuah manis. Berkat produknya sering dipajang, Semadi mulai mendapat pelanggan dari Yunani, kemudian Malaysia, Australia, Spanyol dan sebagainya. (bit)