Skip to main content

Edisi 31 Januari 2018 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 160 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

rabu umanis, 31 januari 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Di Afghanistan

Jokowi Tolak Pakai Rompi Antipeluru Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo menolak menggunakan perlengkapan antipeluru, termasuk rompi, selama kunjungan kenegaraannya di Afghanistan. Staf Khusus Presiden Johan Budi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (30/1) kemarin, mengatakan saat kunjungan kenegaraan Presiden Jokowi ke Afghanistan sebenarnya pihak Afghanistan telah mempersiapkan dan memperketat seluruh pengamanan. ‘’Ketika kunjungan itu sebenarnya sudah disiapkan ada mobil antipeluru, misalnya. Kemudian rompi antipeluru sudah disediakan, namun teman-teman kan tahu Pak Presiden kita,’’ kata Johan Budi. Ia mencontohkan tabiat Presiden Jokowi yang justru tak pernah merasa gentar sedikit pun dengan hal-hal yang berbau teror. Maka, meskipun sudah disiapkan berbagai peralatan untuk pengamanan tersebut, namun Presiden Jokowi menolak memakainya. ‘’Itu tadi disiapkan pengamanan-pengamanan itu tapi Presiden, rompi juga enggak mau pakai,’’ katanya. Johan mencontohkan dalam beberapa acara di Afghanistan, termasuk kunjungan ke sejumlah

tempat, tampak Presiden Jokowi tidak mengenakan rompi antipeluru, termasuk saat kunjungan ke sebuah pasar di Kabul. ‘’Pas kunjungan itu (Presiden) enggak pakai, ke pasar juga enggak,’’ katanya. Sebelumnya, para pembantunya termasuk Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono bahkan Menlu Retno LP Marsudi sempat menyarankan kepada Presiden untuk membatalkan kunjungannya ke Afghanistan demi alasan keamanan. Namun, tekad dan komitmen kuat Presiden Jokowi untuk turut serta menciptakan perdamaian di Afghanistan membuatnya untuk tetap berkunjung ke negara yang dipimpin Presiden Ashraf Ghani tersebut. Jokowi juga mempunyai alasan

khusus tersendiri untuk tetap ke Afghanistan meskipun terjadi insiden ledakan bom yang menewaskan lebih dari 100 orang sebelumnya di Kabul, Afghanistan. ‘’Pak Presiden ingin menunjukkan pada dunia, juga pada Afghanistan mengenai komitmen pemerintah Indonesia untuk ikut mengambil bagian dalam kaitan dengan perdamaian di Afghanistan,’’ katanya. Hal. 19 Alasan Keamanan BERJALAN - Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dan Presiden Joko Widodo berjalan di istana kepresidenan di Kabul, Afghanistan, Selasa (30/1) kemarin. Bali Post/rtr

Soal Kampus Asing Beroperasi di Indonesia

KESEHATAN

Ketua DPR Minta Dikaji Kembali

Bayi Terserang Virus Langka Surabaya (Bali Post) – Bayi berusia 8 bulan di Surabaya, Rayyanza Hamizan Meyfiddanca, terserang virus langka Kawasaki dan belum diketahui asal atau penyebab virus itu berada dalam tubuhnya. Dokter spesialis anak dr. Agus Harianto, Sp.A.(K) di Surabaya, Selasa (30/1) kemarin, mengatakan bayi tersebut saat ini tengah dirawat di rumah sakit. ‘’Hingga kini belum diketahui penyebab virus ini. Virus Kawasaki ini biasanya menyerang anak-anak usia di atas lima bulan. Namun, orang dewasa juga bisa terkena virus ini,’’ kata pria spesialis dari RSUD dr. Soetomo itu. Hal. 19 Badan Panas

Perguruan tinggi asing diberi peluang beroperasi di Indonesia. Demikian kebijakan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir. Syaratnya harus bekerja sama dengan perguruan tinggi swasta (PTS). Selain untuk menghasilkan SDM berwawasan global, juga sebagai upaya menggiring mahasiswa Indonesia tak lagi berburu sekolah di luar negeri. Lalu apa tanggapan wakil rakyat dan akademisi terkait program tersebut? Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo mengaku terkejut dengan kebijakan tersebut. Bahkan, ia meminta agar dikaji ulang. ‘’Ini kabar atau informasi yang cukup mengejutkan,’’ katanya, Selasa (30/1) kemarin. Ia mengaku khawatir rencana ini bisa mengancam keberadaan perguruan tinggi dalam negeri, khususnya perguruan tinggi swasta yang telah sejak lama beroperasi di Indonesia. ‘’Ini akan mengancam keberadaan perguruan tinggi nasional kita, terutama yang swasta ini,’’ ujarnya. Oleh karena itu, ia meminta agar Menristekdikti Mohammad Nasir mengkaji kembali sebelum menetapkan kebijakan tersebut. ‘’Sekali lagi kita minta pada Pak Menteri untuk meninjau kembali dan

Bambang Soesatyo

mengkaji kembali kebijakan tersebut,’’ tegasnya. Sementara itu, Komisi X DPR-RI juga menggelar rapat dengar pendapat dengan kalangan pendidikan. Universitas Udayana salah satu perguruan tinggi (PT) yang diundang dalam pertemuan itu. Wakil Rektor IV Unud Prof. Dr. Ida Bagus Wyasa Putra, S.H., M.Hum. mengatakan, Unud menilai kebijakan tersebut dirasakan terlalu berat. Sebab, tidak didukung sumber daya manusia dan sumber keuangan yang memadai dari negara. Kondisi tersebut diibaratkan dipaksa berlari mengejar lawan yang kemampuan larinya sudah lebih cepat. ‘’Lembaga pendidikan tinggi di Indonesia, tidak bisa berlari secepat perguruan tinggi asing,

karena satu sisi kita harus berperilaku sebagai sebuah perusahaan, menyelenggarakan usaha pendidikan tapi di sisi lain kita juga harus memperhatikan keadilan, keterjangkauan masyarakat dan kemampuan masyarakat, kemudian harus memperhatikan aspek demografi dan geografi serta harus memperhatikan kesejahteraan masyarakat,’’ kata Wyasa. Bagi Unud, ada dua hambatan hal yang harus dibenahi untuk mampu bersaing di tingkat global. Yaitu mengatasi keterbatasan sumber daya manusia (SDM). ‘’Dari etos kerja, kita belum masuk dalam etos kerja masyarakat global. Jadi masih seperti dulu,’’ ujarnya. Hal. 19 Bukan Pajak

Buat Zonasi Rumah Vertikal

Bali Post/ant

EVAKUASI - Petugas Basarnas Kendari mengevakuasi penumpang Kapal Motor Fajar Fadila di Perairan Pulau Saponda, Kabupaten Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara, Selasa (30/1) kemarin. Sebanyak 144 penumpang KM Fajar Fadila yang bertolak dari Pelabuhan Langgara menuju Pelabuhan Kendari berhasil diselamatkan setelah mesin mengalami masalah dan kapal terombang-ambing hampir dua jam.

SALAH satu solusi dari minimnya lahan untuk perumahan adalah dengan membangun rumah vertikal. Rumah vertikal juga diharapkan dapat menekan alih fungsi lahan. Di Bali, desain rumah vertikal terbentur dengan perda di mana bangunan tidak boleh lebih dari 15 meter. Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Bali Kadek Pranajaya mengatakan, rumah susun dengan apartemen sedikit abu-abu dari sisi perizinan. Berbicara desain rumah susun, di Bali terbentur dengan perda ketinggian bangunan yang tidak boleh lebih dari 15 meter. ‘’Dengan 15 meter ini apakah REI bisa berinvestasi untuk hal itu atau memang diubah aturannya? Idealnya untuk 10-20 tahun seperti apa? Apakah itu kita harus ubah perda atau memang ada kajian-kajian lain mengenai kebutuhan rumah saat

ini,’’ bebernya. Ia juga mengemukakan tentang konsep rumah tumbuh. Karena 1020 tahun mendatang, kebutuhan rumah akan berkembang seiring jumlah anak dan usia anak. Maka dari itu, perlu dipikirkan konsep rumah yang bisa direnovasi, tapi tidak mengganggu aktivitas lain. ‘’Ini perlu dikaji. Saya kira itu diatasi secara bersama seperti apa rumah tumbuh,’’ ujarnya. Desain perumahan juga harus memperhatikan tata ruang. Sehingga harus ada fasilitas lain di lingkungan rumah itu seperti tempat peribadatan, tempat pendidikan, ruang terbuka hijau perlu diadopsi dalam rumah susun. Desain rumah dan perumahan juga harus menerjemahkan fungsifungsi dari rumah. Rumah tidak hanya untuk tempat berlindung

tetapi juga sebagai tempat berinteraksi sosial. Tidak hanya sebagai tempat tinggal saja tetapi tercakup semuanya. Jadi mereka bisa berinteraksi, berkomunikasi, bergaul dengan tetangga. Ketua Umum Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputa, S.H., M.H. mengatakan, membangun rumah harus memikirkan untuk membuat desain dan kebijakan mengurangi alih fungsi lahan. Jika konsep rumah susun menjadi solusi, Kadin meminta agar dibuatkan zonasi untuk hunian vertikal. ‘’Kalau boleh dalam zonasi itu, tidak hanya tinggi 15 meter tapi sudah lantai 10. Ini penting kita lakukan sehingga harga bisa lebih murah,’’ tandasnya. Selain itu juga harus diperhitungkan terkait transportasi. Hal. 19 Kurang Efektif

Kadek Pranajaya

Bali Post/wan

Diresmikan Kapolda Bali

Bupati Giri Prasta Serahkan Hibah Gedung Serbaguna Polresta Denpasar

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri peresmian gedung serbaguna sekaligus penyerahan gedung yang ditandai penyerahan kunci secara simbolis di Polresta Denpasar, Selasa (30/1) kemarin. Peresmian dilaksanakan Kapolda Bali Irjen Pol. Drs. Petrus R. Golose ditandai dengan penandatanganan prasasti, didampingi Bupati Giri Prasta dan Kapolresta Kombes Pol. Hadi Purnomo. Turut hadir, jajaran pejabat utama Polda Bali, Kapolres Badung serta jajaran Polresta Denpasar. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam kesempatan tersebut menyampaikan, terkait dengan peresmian gedung serbaguna di Polresta Denpasar ini sebagai salah satu wujud sinergitas

antara Pemkab Badung dan Polresta dalam melaksanakan salah satu tugas konstitusi bagaimana negara melindungi segenap masyarakatnya. ‘’Ini merupakan salah satu konsep yang kita lakukan, karena kita butuh aman dan nyaman. Sebagai alat negara kita siap fasilitasi berkenaan dengan fasilitas maupun sarana dan prasarana yang dibutuhkan jajaran pengamanan, baik TNI maupun Polri. Salah satu contohnya pembangunan gedung serbaguna Polresta ini, ke depan Pemkab Badung akan siap untuk melakukan hal ini, karena masyarakat Bali butuh aman dan nyaman,’’ jelasnya. Kapolda Bali Irjen Pol. Drs. Petrus R. Golose menyampaikan, pekerjaan

konstruksi Gedung Serbaguna Polresta Denpasar dari bulan Mei 2017 sampai dengan Desember 2017 dengan nilai kontrak Rp 7 miliar. Gedung serbaguna ini diberi nama ‘’Pesat Gatra’’. Kapolda Bali memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati Badung, yang telah memberikan fasilitas pendukung untuk operasional kepada Polri untuk dapat bertugas dengan baik dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. ‘’Dengan adanya fasilitas gedung serbaguna ini diharapkan Polresta beserta jajaran dapat menjaga dan merawat dengan baik serta mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,’’ tambahnya. (ad1480)

GEDUNG SERBAGUNA - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Kapolda Bali Irjen Pol. Drs. Petrus R. Golose dan Kapolresta Kombes Pol. Hadi Purnomo saat menghadiri peresmian Gedung Serbaguna Polresta Denpasar, Selasa (30/1) kemarin.


denpasar

2

Rabu Umanis, 31 Januari 2018

figur

Bali Post/dok

Wajib Miliki BUMDes GUNA mengembangkan ekonomi pedesaan, saat ini dilakukan pendekatan baru sehingga mampu menstimulus dan menggerakkan ekonomi desa. Hal ini sesuai dengan yang diamanatkan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, di mana desa dapat mengembangkan potensinya melalui pembentukan kelembagaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Namun, saat ini baru 11 desa dari 27 desa di Denpasar yang memiliki BUMDes. Oleh karena itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar mendorong agar tahun ini semua desa sudah memiliki BUMDes. “Kami berharap tahun ini seluruh desa di Kota Denpasar sudah memiliki BUMDes,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana. Wiradana mengatakan hal itu saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (30/1) kemarin. Menurut pejabat asal Sanur ini, saat ini sebagian besar BUMDes bergerak di bidang jasa. Ditegaskan, keberadaan BUMDes sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masing-masing desa. Pasalnya, BUMDes yang dibangun dapat menggali dan mengembangkan potensi desa, di samping juga dapat membuka lapangan kerja. “Membangun BUMDes merupakan kesepakatan musyawarah desa, bukan berdasarkan instruksi. Sehingga dalam mengembangkan BUMDes, potensi desa yang ada benar-benar dapat dikembangkan,” ujarnya. Mantan Kepala Satpol PP Kota Denpasar ini menambahkan, pendirian BUMDes merupakan salah satu upaya untuk mewadahi pelaku, aset dan kegiatan di bidang ekonomi. Dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian desa dan mengoptimalkan aset desa agar bermanfaat untuk kesejahteraan desa. Pendirian BUMDes juga sebagai strategi pengembangan ekonomi desa bersifat kolektif, dengan harapan dapat mengembangkan ekonomi desa sehingga menjadi desa mandiri munuju Denpasar yang Smart City. (ara)

Bali Post/wan

BERMAIN - Sejumlah orangtua menemani anak-anaknya bermain di kawasan Taman Janggon, Jalan Raya Puputan, Renon. Di tempat ini disediakan berbagai jenis fasilitas permainan yang sangat digemari oleh anak-anak.

Pencuri Pistol Polisi

Bandar Narkoba dan Residivis Bobol Brankas

Denpasar (Bali Post) -

Penyidik Ditreskrimum Polda Bali kesulitan memeriksa tersangka Donal Firmansyah alias Riyan (37). Pasalnya, pencuri pistol milik polisi ini masih sakaw, sehingga bicaranya tidak fokus. Hasil pengembangan kasus ini, ternyata Donal residivis kasus bobol brankas dan bandar narkoba. Dia sering membeli narkoba ke Jawa Timur (Jatim) dan diedarkan di Bali. “Saat merampok di rumah korban atas nama Dapet di Banjar Telunwayah Betenan, Desa Trika Eka Buana, Sideman, Karangasem, pelaku mengaku anggota Polri sambil menunjukkan senpi tersebut,” kata Wadir Reskrimum Polda Bali AKBP Sugeng Sudarso, Selasa (30/1) kemarin. Sugeng Sudarso menambahkan, kasus perampokan itu terjadi pada Minggu (28/1) pukul 01.00 Wita. Saat itu tersangka Donal beraksi bersama Kadek Agus Yuda Arta (20)

asal Sideman, Karangasem. Donal langsung mengancam korban menggunakan pistol tersebut sambil mengaku polisi. Sedangkan tersangka Agus mengambil perhiasan dan barang berharga milik korban. Saat korban menelepon seseorang, Donal menembakkan senpi itu ke udara lalu langsung kabur. “Pelaku meletuskan satu peluru ke atas di depan rumah korban. Hasil olah TKP anggota Polres Karangasem dan Polsek Sidemen, senpi yang dipakai pelaku menyerupai senjata dinas milik Polri. Suara letusannya meyakinkan lagi,” ujarnya. Setelah melakukan penyelidikan, tim Polres Karangasem menangkap tersangka Agus. Ter-

sangka Agus merupakan residivis kasus bobol brankas dan baru enam bulan lalu bebas dari LP Karangasem. Hasil interogasi, Agus mengaku beraksi bersama Donal. Selanjutnya tim gabungan Polres Karangasem dan Unit Jatanras Ditreskrimum Polda Bali memburu Donal. “Saat malam Minggu lalu, pelaku dibuntuti menuju hotel di Jalan Bedugul, Sidakarya, Denpasar Selatan,” ujarnya. Saat masuk ke halaman tengah hotel tersebut, pelaku sadar dibuntuti polisi. Ia langsung mengambil pistol dari dalam tas pinggangnya. Selanjutnya pelaku mengarahkan tembakan ke petugas tapi meleset. Pelaku lalu lari dan melompat pagar hotel tapi malah jatuh. Dia langsung bangun dan kembali mengarahkan pistol ke polisi. Tapi petugas begerak cepat menembak tangan kanan dan mengenai ibu jari pelaku hingga pistolnya lepas. Selanjutnya polisi memberondong pelaku dengan

tembakan hingga empat peluru bersarang di kedua kaki pelaku. Akhirnya pelaku tersungkur di tanah. Hasil penggeledahan di kamar hotel pelaku ditemukan sabu-sabu seberat 0,05 gram dan empat butir ekstasi. Barang itu merupakan sisanya. “Juga diamankan satu selongsong peluru dan delapan peluru aktif, tiga di antaranya ditemukan di kamar kos pelaku di Jalan Bantas Dukuh Sari, Sesetan, Denpasar Selatan. Satu peluru masih bersarang di kaki tersangka. Peluru itu belum bisa diangkat karena kakinya masih bengkak,” kata mantan Kapolres Karangasem ini. Terkait pemilik pistol tersebut, Sugeng membenarkan milik anggota Ditreskrimum, Aipda KJ. Pistol Revolver kaliber 38 tersebut dicuri saat KJ menginap di rumah orangtua angkatnya di Jalan Tukad Balian, Denpasar Selatan. “Saat menginap di sana senpinya hilang.

Hasil rekaman CCTV di TKP, ada orang mencuri. Ciri-cirinya mirip pelaku (Donal-red). Tapi masih kami dalami. Untuk anggota yang kehilangan senpi tersebut sudah kami tarik jadi staf dan akan disidang terkait kasus ini,” ungkapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, tim gabungan Unit 2 Jatanras Subdit 3 Ditreskrimum Polda Bali dan Buser Polres Karangasem, Minggu (28/1) lalu menggerebek hotel di Jalan Bedugul, Sidakarya, Denpasar Selatan. Saat penggerebekan tersebut, polisi mendapat perlawanan dari Donal Firmansyah alias Riyan menggunakan pistol revolver curian milik polisi. Akibatnya, pelaku dilumpuhkan dengan menembak kaki kirinya. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Kasus Korupsi Pengadaan Kapal

Konsultan Pengawas Pembangunan Tujuh Kapal Diadili

TERIMA DANA - Kadek Raditya yang ditemani kedua orangtuanya saat menerima dana yang terkumpul dari pembaca Bali Post, Selasa (30/1) kemarin.

Dompet Simpati Anda untuk Kadek Raditya Diserahkan

KADEK Raditya Saputra (3), putra pasangan Ketut Sudana dan Putu Yuni Astuti asal Banjar Sadimara, Desa Ababi, Abang, Karangasem adalah balita penderita hisprung. Penyakit atau kelainan yang terjadi pada usus besar, sehingga penderitanya akan mengalami kesulitan buang air besar karena tinja tertahan dalam usus besar. Menurut Sudana, kondisi ini dialami putranya sejak lahir, sehingga Raditya harus keluar-masuk rumah sakit untuk menjalani pengobatan. Kehidupan keluarganya yang memperihatinkan menyebabkan pengobatan belum dilakukan secara maksimal. Operasi pertama pernah dilakukan saat Raditya berusia enam bulan berkat bantuan satu yayasan. Selanjutnya, setiap minggu sekali orangtuanya mengantar Raditya kontrol ke RSUP Sanglah. Sudana berharap ada dermawan yang membantu anaknya agar bisa segera dioperasi untuk menyambungkan usus anaknya secara permanen. Saat ini, setiap hari orangtuanya melakukan penanganan sementara dengan memasukkan sebuah selang sepanjang 40 sentimeter ke dubur Raditya untuk menyedot fesesnya. Selasa (30/1) kemarin Bali Post menyerahkan Dompet Simpati Anda untuk Raditya. Dana yang terkumpul dari pembaca Bali Post Rp 1.500.000, diserahkan langsung ke Kadek Raditya yang ditemani kedua orangtuanya setelah berobat ke RS Sanglah. (kmb)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : BUMDES JANGAN HANYA BERKUTAT DI SEKTOR SIMPAN PINJAM Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Denpasar (Bali Post) Terdakwa Bambang Andito Santoso (48) yang merupakan konsultan pengawas dalam pekerjaan pembangunan tujuh unit kapal untuk nelayan, Selasa (30/1) kemarin diadili di Pengadilan Tipikor Denpasar. JPU Rika Eka Yanti bersama I Made Subawa saat membacakan dakwaan di hadapan majelis hakim pimpinam Estar Oktavi menyampaikan, terdakwa merupakan konsultan pengawas untuk pengadaan kapal inkamina diduga melakukan tindak pidana korupsi. Dia tidak sendirian, namun bersama Fuad Bachtir Bau Agiel, Minhadi Noer Sjamsu dan Ngadimin (dalam penuntutan terpisah). Terdakwa sendiri dituding tidak melakukan tugas dan kewajiban sebagaimana ketentuan penyedia barang dan jasa, sehingga bertentangan dengan

Pasal 118 ayat 1 Perpres 54 Tahun 2010 dan perubahan Perpres 70 Tahun 2012 tentang Pengadaan Barang dan Jasa. Diuraikan pula, terdakwa sebagai konsultan pengawas mempunyai hak meminta fasilitas berupa sarana dan prasarana dari PPK untuk kelancaran pelaksaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. Namum terdakwa diduga melakukan hal bertentangan dengan kewajiban, yaitu melakukan pengawasan pembangunan kapal sesuai spesifik yang ada. Terdakwa diduga tidak melaksanakan pekerjaan secara cermat, akurat dan bertanggung jawab. Namun perbuatan terdakwa, kata jaksa malah bertentangan dengan tugasnya. Perbuatan terdakwa Bambang memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuan-

gan atau perekonomian negara sebesar Rp 3.438.174.873,00, sebagaimana hasil penghitungan audit kerugian keuangan negara dari ahli BPKP Perwakilan Bali terhadap pekerjaan lanjutan pembangunan tujuh unit kapal penangkap ikan dan alat penangkap ikan ukuran 30 GT. Dalam perkara ini, Bambang yang juga menjabat Direktur PT Swastika Perdana Konsultan dinyatakan sebagai pemenang lelang Rp 124.000.000. Masih dalam surat dakwaan jaksa, disebutkan kasus ini berawal dari tahun 2014, di mana Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali mendapatkan dana sebesar Rp 10.500.000.000 dari Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan mekanisme tugas pembantuan yang dananya bersumber dari APBN. Tujuh unit kapal itu dikerjakan Suyadi (terdakwa

terpisah) selaku Direktur PT F1 Perkasa. Namun, hingga akhir kontrak tidak diselesaikan sehingga diputus kontrak. Tahun 2015, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali kembali bersurat ke Dirjen Perikanan Tangkap KKP perihal kelanjutan pembuatan kapal mengingat itu dibutuhkan masyarakat. Kementerian KKP kemudian menyediakan dana Rp 4.002.133.000. Kuasa hukum Bambang I Gede Bina dan kawan-kawan, tidak mengajukan eksepsi dalam perkara ini. Sehingga jaksa tinggal melakukan pembuktian untuk sidang berikutnya. Selain Bambang, I Gusti Ngurah Made Sumantri (PPK), Minhadi Noer Sjamsu dan Ngadimin (penerima hasil pekerjaan) juga disidang dengan agenda yang sama di Pengadilan Tipikor Denpasar. (kmb37)

”Road to 60th Jubileum Diamond Year Mahendradatta University 2023”

Resmikan Kampus B Magister Unmar Tepat di 55 Tahun Turunnya SK Oleh Presiden Soekarno

UNIVERSITAS Mahendradatta (Unmar) tahun 2018 ini genap berusia 55 tahun. Didirikan pada 17 Januari 1963 atas perintah Presiden Dr. Ir. Soekarno, Unmar yang kala itu bernama Universitas Marhaen menjadi simbol intelektual Indonesia di kawasan Bali, NTB, NTT sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) tertua di Nusa Tenggara. Uniknya, Presiden Soekarno pun mendukung pendirian Unmar dengan menurunkan surat keputusan (SK). Semangat jengah lan ngayah yang dicetuskan oleh (Swargi) Shri Wedastera Suyasa untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, kini dilanjutkan oleh para generasi penerusnya, salah satunya dengan mengembangkan Unmar menjadi salah satu PTS terbesar di Bali, baik secara Tri Dharma maupun infrastruktur. Salah satunya adalah peringatan tahun ke-55 turunnya SK Presiden Soekarno untuk Unmar pada 31 Januari 2018 ini, tepat pada Purnama Kaulu Tahun Çaka Iwarsa 1939, keluarga besar Unmar meresmikan Kampus B Unmar di Jalan Pegangsaan Timur Niti Mandala Renon (sebelah Kantor BPJS Kesehatan) yang merupakan kerja sama dengan Yayasan Kepustakaan Bung Karno dalam mendiri-

PAMELASPASAN – Gedung Marhaen Pancasila (Kampus B) Unversitas Mahendradatta tampak megah di kawasan Niti Mandala Renon yang diresmikan hari ini. kan Pusat Kajian Hukum Ilmu Pemerintahan. Demikian diungkapkan oleh Shri I Gusti Ngurah Wira Wedawitry Wedasteraputra Suyasa, S.Sos., S.H., M.H. (Ketua Umum Yayasan Mahendradatta). “Unmar konsisten dengan Renstra Kampus bahwa Unmar akan menargetkan tinggal landas sebagai PTS terbaik di Bali pada tahun 2023 atau tepat pada 60 Tahun Jubileum Berlian. Setelah seluruh program terakreditasi dan bertambahnya

program studi, kini Unmar telah memiliki gedung baru yang kita namakan Gedung Marhaen Pancasila. Ini akan menjadi pusat studi dan kajian ilmu hukum untuk Bali dan Indonesia. Kita resmikan tepat 31 Januari 2018 serangkaian Jublieum ke-55,” ungkap Turah Wira yang juga Pendiri Museum Agung Perpustakaan Bung Karno Renon. Pihak Yayasan saat ini juga sedang menyiapkan pendirian Kampus C dan Kampus D Un-

mar yang akan segera diresmikan dalam waktu dekat. “Setelah Kampus B ini diresmikan, astungkara pertengahan tahun ini kami akan resmikan Kampus C Unmar di Renon juga. Selain itu, Kampus D akan mulai peletakan batu pertama di kawasan By-pass Ida Bagus Mantra, Denpasar. Kita kejar target infrastruktur untuk Unmar. Ini peran yayasan untuk menyediakan fasilitas,” ungkap Turah Wira Wedawirty yang juga Sekretaris DPD KNPI Provinsi Bali. Hal senada diungkapkan oleh Dr. Putri Anggreni, S.E., M.Pd. (Rektor Unmar) yang menyatakan bahwa sinergi antara lembaga dan yayasan sangat terjalin dengan baik dan menyambut baik pengadaan Gedung Kampus B Unmar. “Mewakili para pejabat Rektorat dan Dekanat di lingkungan Unmar, kami menyambut baik atas peresmian Kampus B Unmar di kawasan strategis Renon Denpasar. Ini tentu akan menambah kepercayaan masyarakat terhadap Unmar sebagai lembaga pendidikan tinggi yang berkualitas. Nantinya, seluruh Program Magister yang dimiliki Unmar akan pindah ke Kampus B mulai awal Februari 2018 ini,” ungkap Dr. Putri Anggreni. Dari pengamatan, Gedung

Marhaen Pancasila yang dijadikan Kampus B Unmar tampak berdiri megah dengan ornamen model Eropa, serta dilengkapi dengan fasilitas high technology serta fasilitas modern. “Saya kira untuk ukuran di Bali, ruangan kelas Kampus B Unmar ini adalah yang terbaik dan termodern. Desainnya mengadopsi ruang belajar di Eropa dan Amerika. Fasilitas lounge, perpustakaan dan conference room juga sangat mendukung situasi belajar bagi mahasiswa master. Kita akui bahwa mahasiswa master Unmar ini kan banyak dari kalangan profesional dan orang penting di Bali, sehingga standarnya harus bintang 5. Kita akan adakan open house dari tanggal 1-28 Februari 2018, karena kelas Magister Hukum (S-2) angkatan XXII dimulai pada Februari 2018 ini,” ungkap Rektor Unmar. Upacara melaspas hari ini akan di-puput oleh Ida Shri Bhagawan Dalem Nabe Wira Kerti (Geria Tegeh Kori Buleleng) dan diresmikan oleh I Gusti Ayu Suwitry Wedastera Suyasa (Pendiri) dan di-upasaksi oleh Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (Senator DPD-RI/Pembina Unmar) dan Gus Marhaen (Yayasan Kepustakaan Bung Karno) serta jajaran Rektorat dan Dekanat Unmar. (ad1481)


BADUNG

Rabu Umanis, 31 Januari 2018

3

Tim Provinsi Sosialisasi BKK di Badung

Total BKK Rp 38 Miliar, Desa Adat Rp 225 Juta dan Subak Rp 50 Juta

Bali Post/wan

TAMAN AYUN - Sejumlah wisatawan mancanegara mengunjungi objek wisata Taman Ayun. Objek wisata yang berlokasi di Mengwi ini merupakan salah satu objek wisata andalan Kabupaten Badung dalam menjaring wisatawan mancanegara maupun domestik.

Kejar Penunggak Pajak

Bapenda Layangkan Surat Peringatan Terakhir Mangupura (Bali Post) –

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)/Pasedahan Agung Kabupaten Badung terus mengejar para penunggak Pajak Hotel dan Restoran (PHR) di wilayahnya. Setidaknya enam surat peringatan terakhir telah dilayangkan kepada para pengusaha yang belum memenuhi kewajibannya. Keenam penunggak pajak itu meliputi Sarinande Beach Inn, Awarta Luxury Villas and Spa, The Kuta Playa Hotel and Villas, Ramada Resort Camakila Bali, Bali Deli Fine Food dan PT Bali Blue Ocean. Kepala Bapenda Badung I Made Sutama menegaskan, pihaknya telah melayangkan surat peringatan terakhir kepada enam perusahaan tersebut. Selain itu, pihaknya juga telah melayangkan dua surat upaya paksa kepada Ramada Resort Benoa dan Sekala Restaurant. “Kami akan kejar terus mereka (penunggak pajak– red) agar segera menindaklanjuti tunggakannya sesuai surat yang kami berikan,” ujar Sutama, Selasa (30/1) kemarin. Berdasarkan catatan Bapenda, kata Sutama terdapat delapan akomodasi pariwisata yang menunggak setoran PHR. Di antaranya, Ramada Resort Benoa Rp 17 miliar, Sekala Restorant Rp 31 miliar, Sarinande Beach Inn Rp 581.606.727,26, Awarta Luxury Villas and Spa Rp 2.229.745.438,99, The Kuta Playa Hotel and Villas Rp 2.744.992.985,4, Ramada Resort Camakila Bali Rp 12.720.225.710,4, Bali Deli Fine

Food Rp 1.364.857.271,8, dan PT Bali Blue Ocean Rp 871.399.020,17. “Untuk Ramada Resort Benoa sudah membayar Rp 7 miliar dan awal Januari lalu sudah menyetorkan lagi Rp 3 miliar. Sisanya akan disetorkan kembali secepatnya,” ungkapnya. Lantas, bagaimana dengan Sekala Restaurant? Birokrat asal Desa Pecatu, Kuta Selatan itu mengaku belum ada tindak lanjut. Namun pihaknya mengaku memberikan toleransi lantaran kedua usaha tersebut dimiliki oleh satu pengusaha. “Ramada Resort Benoa dan Sekala Restaurant merupakan satu pemilik. Pemilik mengaku akan melunasi secara bertahap Ramada dulu baru Sekala. Kami berikan toleransi dulu. Kalau tidak ada tindak lanjut, baru ditindak,” tegasnya. Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Badung Putu Alit Yandinata mendesak pemerintah setempat

harus mengusut tuntas para penunggak pajak. “Yang dilakukan itu (pengusaha–red) termasuk penggelapan, karena yang tidak disetorkan adalah uang rakyat yang dititipkan ke manajemen. Jadi, itu jangan dianggap sebagai pendapatan. Pajak ini bukan milik pengusaha,” katanya mengingatkan. Politisi asal Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani ini juga meminta eksekutif mengusut tuntas manajemen yang menunggak pajak. Sebab, pajak PHR adalah milik masyarakat yang dititipkan kepada pengusaha untuk dibayarkan ke pemerintah. Sehingga tidak ada alasan bagi pengusaha tidak menyetorkan pajak hingga bertahuntahun. “Jika surat penagihan paksa ini juga tidak digubris, kami mendorong pemerintah untuk mengambil langkah tegas. Yakni dengan menyeret pengusaha tersebut ke jalur hukum,” tegasnya. (kmb27)

SEBELUM mencairkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada desa pakraman dan subak, Tim Provinsi Bali melaksanakan Sosialisasi BKK di Kabupaten Badung, Selasa (30/1) kemarin. Sosialisasi yang dilangsungkan di Puspem Badung ini dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, didampingi Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Bali diwakili Kabid Pemerintahan Made Redy Yuliarmawan dan Kadis PMD Kabupaten Badung Putu Gede Sridana, diikuti para camat, perbekel/lurah, bendesa adat dan pekaseh/kelian subak se-Kabupaten Badung. Dalam sosialisasi tersebut, terungkap total BKK tahun 2018 untuk Badung sebesar Rp 38 miliar lebih. Di mana desa adat mendapat masing-masing Rp 225 juta dan subak mendapat Rp 50 juta. Wabup Suiasa menyambut baik sosialisasi BKK dari Tim Provinsi. Menurutnya, sesuai UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Pemerintah Provinsi Bali berkewajiban menginformasikan rencana bantuan keuangan yang bersumber dari APBD Provinsi Bali. Melalui sosialisasi ini, Suiasa mengharapkan Tim Provinsi di samping menginformasikan dana yang diberikan, juga menyampaikan petunjuk teknis terkait penggunaan dan mekanisme pencairan, sehingga para bendesa dan pakaseh menjadi lebih memahami dan tidak salah dalam penggunaannya. Mengingat BKK masuk dalam APBDes, Suiasa berharap para perbekel, bendesa dan kelian subak betul-betul memahami proses penggunaan BKK, sehingga dapat digunakan secara proporsional untuk mendukung dan bersinergi dengan program Pemkab

BKK - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri sosialisasi BKK di Kabupaten Badung, Selasa (30/1) kemarin. Badung dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Dalam proses pencairan BKK ini, bendesa dan kelian subak wajib membuat serta melengkapi administrasi melalui proposal. Setelah dana digunakan, juga wajib membuat laporan pertanggung jawaban,” tegasnya. Wabup Suiasa menambahkan, BKK yang diberikan dalam upaya menjaga pelestarian adat, seni dan budaya. Dengan kucuran dana BKK, desa adat maupun subak diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakatnya, dengan terus mendorong masyarakat untuk menjaga serta melestarikan adat, seni dan budaya di era globalisasi ini. Kabid Pemerintahan Dinas PMD Provinsi Bali Made Redy Yuliarmawan bersama salah satu tim, I Nyoman Edy Subagiartha menjelaskan pemberian BKK ini bertujuan untuk memberikan stimulan kepada desa adat dan

subak dalam rangka pelaksanaan pembangunan, meningkatkan peran serta dan swadaya masyarakat. Selain itu, memberdayakan desa adat dan subak dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan pelaksanaan unsur Tri Hita Karana. Disampaikan, mulai tahun 2018 untuk desa adat yang ada di wilayah kelurahan ada perubahan pola yang disamakan dengan BKK dan penyaluran anggarannya melalui APBD kabupaten/kota. “Untuk kegiatan di kelurahan, pemerintah daerah akan menunjuk SKPD leading dalam pelaksanaan BKK ini, karena betul-betul dalam bentuk program dan kegiatan,” jelasnya. Untuk di Badung total anggaran yang dialokasikan di tahun 2018 sebesar Rp 38 miliar lebih kepada 122 desa adat, 119 subak dan 93 subak abian. Masing-masing desa adat mendapat Rp 225 juta dan serta subak abian tetap Rp 50 juta. (ad1478)

Badung Gelar Sosialisasi TJSP TANGGUNG Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) merupakan salah satu bentuk tanggung jawab dan peran serta aktif swasta dalam ikut mewujudkan pembangunan daerah. “Keberhasilan pembangunan suatu daerah dapat terwujud jika adanya dukungan dan partisipasi aktif tiga unsur pembangunan yakni unsur pemerintah, unsur perusahaan dan unsur masyarakat. Jadi bukan hanya peran pemerintah saja,” ungkap Sekretaris Daerah Badung Wayan Adi Arnawa saat membuka Sosialisasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) di Ruang Pertemuan Kriya Gosana Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Selasa (30/1) kemarin. Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan rakyat I.B. A. Yoga Segara, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dewa Made Apramana, perangkat daerah terkait,

serta stakeholder pariwisata dan perusahaan-perusahaan swasta serta BUMN yang berlokasi di Kabupaten Badung. Lebih lanjut dikatakan, sangat penting untuknya Forum TJSP, karena forum ini selain akan mengorganisasi apa yang menjadi usulan pemerintah, juga menerima sumbangan dan donasi dari pihak perusahaan sehingga ke depannya dapat menjadi lebih transparan dalam pertanggung jawaban sumbangan tersebut. “Untuk itulah pemerintah mempunyai kepentingan yang sangat besar atas terbentuknya Forum TJSP. Forum ini akan menjadi mitra kerja dari pihak pemerintah, baik dalam hal pemberdayaan masyarakat, kemitraan dan bina lingkungan, sumbangan dan donasi maupun promosi,” papar Adi Arnawa. Adi Arnawa menambahkan,

selama ini bantuan perusahaan kepada masyarakat Badung dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) masih bersifat parsial, sehingga bantuan ini tidak terlihat secara luas. “Dengan terbentuknya Forum TJSP ini, diharapkan bantuan tidak lagi parsial melainkan secara simultan atau menyeluruh sehingga dapat dirasakan oleh masyarakat luas,” tambah Adi Arnawa. Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dewa Made Apramana mengatakan, sosialisasi TJSP bertujuan untuk menyamakan persepsi stakeholder pariwisata serta perusahaan swasta dan BUMN yang ada di Badung untuk ikut meningkatkan kualitas hidup dalam rangka peningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah pada umumnya dan masyarakat sekitar perusahaan beroperasi. (ad1479)

Konsumsi Ganja

Otong Dituntut 2,5 Tahun Penjara

TERDAKWA Ferdian Rahmat alias Otong dituntut hukuman penjara selama dua tahun enam bulan (2,5 tahun) dalam sidang di PN Denpasar, Selasa (30/1) kemarin. Dia diadili atas kasus mengkonsumsi narkotika golongan 1 dalam bentuk bukan tanaman. Jaksa penuntut umum (JPU)

Kadek Wahyudi Ardika di depan majelis hakim pimpinan Wayan Kawisada menyatakan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana narkotika. Yakni, tanpa hak atau melawan hukum menggunakan narkotika golongan 1 bukan tanaman. Terdakwa dalam

perkara ini mengkonsumsi ganja, sehingga dia dijerat Pasal 27 ayat 1 huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sesuai dakwaan kedua. Dalam perkara ini, terdakwa ditangkap polisi dan diadili atas barang bukti yang ditemukan yakni berupa dua linting ganja. (asa)

Berdalih Bayar Cicilan Motor

Perampok Sandera Pemilik ”Laundry”

Mangupura (Bali Post) Kasus perampokan terjadi di Laundry On Us di Jalan Kunyit Tawah I, tepatnya di depan Srikandi Residence Kwanji, Desa Dalung, Badung, Sabtu (27/1) lalu. Pemilik laundry Ni Luh Putu Leni Ariati (35) disandera perampok menggunakan parang. Pelakunya Diminggus Moriate (28) asal NTT dan ditangkap pada Minggu (28/1) lalu. Pelaku mencuri uang untuk biaya hidup dan

membayar cicilan sepeda motor. “Pelaku masuk lewat pintu garasi samping. Selanjutnya pelaku membuka pintu belakang yang terkunci dengan menggunakan anak kunci laundry yang diambil dari tas istrinya. Istri pelaku bekerja di TKP,” kata Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Putu Ika Prabawa seizin Kapolsek AKP Johannes, Selasa (30/1) kemarin. Menurut Ika Prabawa, pada Sabtu pukul 22.00 Wita korban

Bali Post/ist

DITAHAN - Diminggus Moriate ditahan di Polsek Kuta Utara terkait kasus perampokan.

sedang tidur di laundry miliknya. Tiba-tiba dia mendengar suara gaduh. Korban langsung bangun dan melihat ada bayangan orang. Meskipun takut, korban mendekati bayangan tersebut. Saat itulah pelaku langsung mengepit leher korban sambil menghunus parang. “Korban melakukan perlawanan dan lolos dari penyanderaan tersebut. Korban langsung keluar dari laundry dan berteriak minta tolong. Warga dan security yang mendengar teriakan korban langsung ke TKP. Melihat hal itu, pelaku membuka paksa rolling door dan berhasil kabur. Korban lalu melapor kejadian ini ke Polsek Kuta Utara,” ujarnya. Mendapat laporan seperti itu, polisi langsung memburu pelaku dan berhasil ditangkap di tempat kosnya di Jalan Padang Luwih kamar nomor 5, Dalung, Kuta Utara, Minggu (28/1) pukul 10.30 Wita. Saat diinterogasi, pelaku mengaku Sabtu (27/1) pukul 21.30 Wita ke TKP untuk mencuri uang korban. Dia diam-diam mengambil kunci laundry di dalam tas istrinya. Saat itu istrinya sedang mandi. Pelaku juga mengambil parang di bawah lemarinya. “Selanjutnya pelaku langsung ke TKP dan melakukan aksinya,” kata Ika Prabawa. Saat korban berteriak minta tolong, pelaku melemparkan parangnya ke lantai dan kabur melalui rolling door depan yang dibuka paksa. Selanjutnya dia melarikan diri ke arah sawah. (kmb36)

SOSIALISASI - Sekda Badung Wayan Adi Arnawa membuka Sosialisasi TJSP di Ruang Pertemuan Kriya Gosana Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Selasa (30/1) kemarin.

Majukan Ekonomi Desa

Dewan Minta 30 Persen ADD untuk Pemberdayaan Masyarakat Mangupura (Bali Post) – Permasalahan utama dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Badung saat ini adalah pertumbuhan ekonomi yang tidak tersebar secara merata. Ini dibuktikan dengan tingginya disparitas pendapatan antarwilayah. Untuk itu, wakil rakyat di DPRD Badung meminta program bantuan langsung masyarakat berbasis Alokasi Dana Desa (ADD) yang dikucurkan ke 46 desa di Kabupaten Badung untuk pemberdayaan masyarakat melalui pengutan ekonomi kerakyatan. “Selain untuk perbaikan lingkungan, kami berharap dana desa 30 persen dikelola untuk pemberdayaan masyarakat. Ini sejalan dengan program pemerintah pusat yang membangun kesejahteraan melalui desa,” ujar Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Selasa (30/1) kemarin. Parwata menambahkan, pihaknya juga meminta pengelolaan dana tersebut benar-benar

dilakukan secara transparan. Untuk tahun 2018, pencairannya akan dilakukan bertahap yakni selama tiga tahap ke 46 desa yang ada di Kabupaten Badung. “Kami menyetujui postur pemberian alokasi dana desa ini dilihat dari ketersebaran masyarakat miskin di desa tersebut. Sudah sepantasnya seperti itu,” tegasnya. Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta. Menurut politisi Demokrat ini, pengelolaan dana desa selain harus transparan, juga harus akuntabel. Hal ini penting agar pengelolaan dana dapat dipertanggungjawabkan. “Kami tentu tidak ingin hal itu jadi temuan dan menimbulkan permasalahan hukum bagi seorang kepala desa. Untuk pendampingan hendaknya dilakukan mulai dari perencanaan. Akan dialokasikan untuk program apa saja harus jelas. Untuk itu, pemerintah diharapkan memberikan pelatihan, pengawasan dan pen-

dampingan karena dana yang harus dikelola cukup besar,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, dana desa yang digelontor dari APBN dan APBD Badung tersebut paling kecil desa menerima Rp 9 miliar lebih dan paling besar mencapai Rp 16 miliar lebih. Tahapan pencairan dana desa pertama Januari-Maret cair 20 persen, tahap kedua Maret-Juni pencairan 40 persen dan sisanya pada tahap ketiga cair per Juli sebanyak 40 persen. Desa yang dominan memperoleh dana tersebut adalah Desa Pelaga yang mencapai Rp 16,9 miliar lebih, disusul Desa Dalung mencapai Rp 16,6 miliar lebih. Sementara yang terendah adalah Desa Selat yang mencapai Rp 9 Miliar, disusul Desa Kuwum sebesar Rp 9,7 miliar lebih dan Desa Getasan Rp 9,9 miliar lebih. Acuan dari pembagian dana ini adalah jumlah masyarakat miskin di desa tersebut, geografisnya serta luas wilayahnya dan jumlah warga miskinnya. (kmb27)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L

Penawaran Menarik di Awal Tahun STP Bali Gelar ’’International Conference dari EF English First on Business Management and Tourism’’ Jalin Kerja Sama dengan Business School of Pukyong National University

SEKOLAH Tinggi Pariwisata (STP) Bali menggelar Joint Conference dengan Business School of Pukyong National University Busan, Korea Selatan, di Gedung Widyatula MICE STP Bali, Selasa (30/1) kemarin. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (30-31 Januari) ini mengambil tema ‘’International Conference on Business Management and Tourism: Unique Knowledge Shaping in Our Hands’’. Konferensi ini menyertakan beragam sesi presentasi yang relevan dengan topik bisnis manajemen dan pariwisata lintas dunia. Peserta sebanyak 80 orang dengan presenter dari Business School of Pukyong National University berjumlah 22 orang dan STP Bali tercatat 7 orang. Kegiatan Joint Conference diawali pembukaan dan pengenalan STP Bali oleh Ketua STP Bali Drs. Dewa Gede Ngurah Byomantara, dilanjutkan dengan sambutan Dekan Business School of Pukyong National University Tae-Yeong Choi. Acara berikutnya berupa presentasi dari presenter yang dibagi menjadi dua sesi. Masing-masing presenter mempresentasikan hasil riset dan kajian yang telah dilakukan. Diharapkan hasil riset dan kajian dari kedua belah pihak dikritisi bersama, sehingga menghasilkan kesepakatan kerja sama yang lebih intens. Dewa Gede Ngurah Byomantara mengatakan, selain untuk meningkatkan hubungan antara STP Bali dan Fukyong National University, kegiatan joint conference ini sekaligus untuk memberikan kesempatan kepada para dosen STP Bali untuk berkiprah di skala

CENDERAMATA - Ketua STP Bali Drs. Dewa Gede Ngurah Byomantara (kiri) memberikan cenderamata kepada Dekan Business School of Pukyong National University Tae-Yeong Choi, Selasa (30/1) kemarin. internasional melalui hasil riset dan kajian yang dilakukannya. Sebab, STP Bali saat ini sedang menuju global standing untuk berkibar di tingkat dunia. ‘’Oleh karena itu, kami akan selalu memberikan pengalaman kepada dosen-dosen agar bisa dan berani mempresentasikan hasil-hasil riset dan kajiannya di tingkat internasional,’’ tandasnya. Selain itu, saat ini STP Bali sedang membuka diri untuk menjalin kerja sama yang lebih luas lagi dengan lembaga pendidikan internasional. Hal ini telah dibuktikan dengan adanya mahasiswa dari universitas luar negeri, seperti dari Thailand yang mahasiswanya menempuh pendidikan di STP Bali

selama enam bulan. ‘’Hal ini kami lakukan sebagai ajang melihat posisi STP Bali sebagai lembaga pendidikan di level internasional. Lewat kolaborasi ini kami berharap nantinya bisa mengukur dan menuju tingkat internasional,’’ pungkas Ngurah Byomantara. Sementara itu, Tae-Yeong Choi mengharapkan adanya kerja sama di bidang manajemen bisnis dan pariwisata dengan STP Bali membuat keterikatan antara budaya Bali dan budaya Korea Selatan semakin erat. Kedua budaya bisa saling mengisi untuk meningkatkan hubungan internasional dan menaikkan kualitas pendidikan pariwisata masingmasing lembaga. (ad1482)

Polda Bali Gandeng Stikom Bali

P Recruitmen’’ Calon Anggota Polri Bintara Khusus R ’’Proactive GUNA memperoleh calon anggota Polri yang berkualitas dan O memiliki kompetensi di bidang TI/komputer, Polda Bali bekerja dengan Stikom Bali melakF sama sanakan proactive recruitmen kompetensi di Kampus I penilaian Stikom Bali, Selasa (30/1) kemarin. Proactive Recruitmen Calon L Anggota Polri Bintara Khusus ini diikuti 144 peserta yang berasal SMK (Sekolah Menengah E dari Kejuruan) kelas XII jurusan MulC E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Rabu Umanis, 31 Januari 2018

timedia (MM), Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) yang datang dari seluruh Bali. Rinciannya, Multimedia 34 orang, TKJ 80 orang dan RPL 30 orang. Kegiatan ini dibuka Oleh Kabag Dalpers Biro SDM Polda Bali AKBP I Gede Adhi Mulyawarman, S.IK., M.H. Dalam sambutannya, Gede Adhi Mulyawarman menyampaikan maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk memberikan penilaian dan bimbingan terhadap calon anggota Polri bintara khusus yang memiliki kompetensi di bidang TI/komputer serta agar memperoleh calon anggota Polri yang unggul dan berkualitas sesuai kompetensi di bidangnya masing-masing. ‘’Saya ucapkan terima kasih kepada Stikom Bali atas kerja

UJI KEMAMPUAN - Suasana di ruang uji kemampuan bidang IT dalam rangka proactive recruitment yang digelar Polda Bali di Lab Data Base Stikom Bali, Selasa (30/1) kemarin. samanya, sehingga Giat Probin- aan yang besar Polda Bali terhalat bisa berjalan dengan baik. dap Stikom Bali. Sesuai program As SDM Kapolri, ‘’Ini kali kedua kami bekerja melalui proactive recruitmen ini sama dengan Polda Bali. Tahun diharapkan para peserta dapat 2017 lalu Stikom Bali diperdipersiapkan menghadapi seleksi cayakan sebagai tempat tes kepenerimaan guna menjaring calon mampuan bidang IT dan dosen anggota Polri yang unggul dan Stikom Bali sebagai tenaga penberkualitas,’’ tegas AKBP Gede guji (pewawancara) kemamAdhy Mulyawarman. puan bidang IT terhadap peserta Ketua Stikom Bali Dr. Dadang tes calon anggota Polri khusus. Hermawan menambahkan, Polda Sekarang, kami dipercayakan Bali yang memilih Stikom Bali sebagai tempat pelaksana proacsebagai tempat pelaksanaan pro- tive recruitment untuk persiapan active recruitment calon bintara penerimaan calon anggota Polri khusus Polri di bidang IT. Ini bintara khusus,’’ kata Dadang menunjukkan adanya kepercay- Hermawan. (ad1484)

XL Axiata Luncurkan Paket ’’Xtra Kuota’’ Pelanggan Makin Mudah Dapatkan Kuota Data Besar

MASYARAKAT dan pelanggan semakin mudah mendapatkan manfaat dari semakin baiknya layanan data yang disediakan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata). Kebutuhan pelanggan atas kuota data juga terus meningkat seiring semakin banyaknya aktivitas produktif yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan layanan data untuk mengakses internet. Untuk memudahkan pelanggan mendapatkan tambahan kuota data secara lebih efisien, XL Axiata meluncurkan paket ‘’Xtra Kuota’’ yaitu tambahan kuota 30GB hanya dengan harga Rp 10 ribu yang bisa dinikmati selama satu bulan. Direktur Komersial XL Axiata, Allan Bonke, mengatakan paket Xtra Kuota diluncurkan sebagai solusi terbaik yang ditawarkan atas tingginya permintaan kuota data oleh pelanggan. ‘’Dengan paket ini, pelanggan menjadi lebih simpel, fleksibel dan hemat dalam mendapatkan tambahan kuota data di seluruh jaringan (2G/3G & 4G). Kami menyadari dengan semakin luasnya jangkauan layanan data berkualitas, termasuk 4G LTE dan 4.5G, maka akan semakin meningkat pemanfaatan layanan data oleh masyarakat. Hal inilah yang mendorong permintaan atas kuota data terus meningkat,’’ ujarnya. Untuk mendapatkan manfaat paket Xtra Kuota, pelanggan harus mengaktifkan paket data XL Xtra Combo. Paket Xtra Combo telah diperbarui dengan meniadakan pembagian kuota di jaringan 2G, 3G dan 4G, sehingga kini pelanggan dapat menikmati seluruh kuota di semua jaringan. Paket Xtra Combo bisa didapatkan mulai dari harga Rp 59 ribu. Setelah aktivasi paket data Xtra Combo, pelanggan dapat menambahkan kuota data dengan

LUNCURKAN – XL Axiata meluncurkan paket Xtra Kuota di Jakarta pada 22 Januari lalu. mengaktifkan paket Xtra Kuota yang memberikan 30GB dengan harga Rp 10 ribu selama 30 hari. Detail informasi termasuk syarat dan ketentuan mengenai program ini bisa didapatkan di website www.xl.co.id. Allan Bonke tidak memungkiri saat ini kuota data menjadi salah satu bagian dari kebutuhan seharihari masyarakat di era digital. Gaya hidup masyarakat saat ini semakin mobile dan mengarah pada digital. Hampir semua orang melakukan aktivitasnya lewat digital dan smartphone, sehingga kebutuhan masyarakat akan layanan data termasuk kuota data makin meningkat. Program-program yang menawarkan kemudahan untuk akses ke layanan data dan internet menjadi bagian dari upaya XL Axiata dalam meningkatkan kualitas kepada pelanggan. Hal ini seiring terus dilaksanakannya peningkatan dan perluasan jaringan data berkualitas baik 3G, 4G LTE maupun 4,5G LTE

merata di seluruh Indonesia. XL Axiata juga terus meluncurkan program-program yang mempermudah masyarakat dan pelanggan beralih ke smartphone. Hingga akhir Oktober 2017, pelanggan layanan Data XL Axiata terus meningkat seiring bertambahnya pelanggan yang menggunakan smartphone yang mencapai 70%. Pelanggan layanan XL 4G LTE juga terus tumbuh dan telah mencapai lebih dari 24 juta dari total pelanggan. XL Axiata telah memiliki lebih dari 100 ribu BTS, sekitar 65% merupakan BTS 3G & 4G untuk mendukung layanan data. Pembangunan infrastruktur BTS 3G & 4G akan terus dilakukan selaras dengan fokus XL Axiata untuk menjadi perusahaan penyedia layanan koneksi data pilihan di Indonesia. Hingga akhir 2017, sebanyak 360 kota/kabupaten telah terjangkau layanan internet cepat 4G LTE. (bns1)

MEMASUKI semester baru di awal tahun 2018, EF English First memberikan penawaran spesial bagi seluruh siswa baru yakni diskon kursus 20%, merchandise menarik dan Gratis Tes English atau Penempatan Level selama periode EF Open House mulai 29 Januari hingga 4 Februari. ‘’Kami senang bisa memberikan penawaran spesial untuk mengawali tahun 2018 dan membuka semester baru ini. Kami percaya orangtua di Indonesia setuju bahwa membekali anak dengan bahasa Inggris tidak hanya berguna untuk akademis, tetapi juga memperluas pengetahuan mereka di era digital ini. EF sudah dipercaya oleh banyak orangtua selama lebih dari 30 tahun, dan kami akan tetap mendampingi anak-anak Indonesia untuk mencapai kesuksesan,’’ ujar Joris Satyadharma, Marketing Director EF English First. Bagi siswa baru yang mendaftar selain mendapatkan diskon kursus, juga memperoleh kesempatan membawa pulang hadiah merchandise resmi EF lainnya. ‘’Siswa yang sudah mendaftar juga bisa merekomendasikan temannya melalui program Recommend A Friend dan berkesempatan memenangkan gadget keren setiap bulannya serta hadiah utama paket wisata ke luar negeri,’’ jelasnya. EF English First merupakan tempat kursus bahasa Inggris terbesar di Indonesia dengan pengalaman global lebih dari 50 tahun dan telah berdiri di Indonesia lebih dari 30 tahun. EF English First menawarkan program kursus bahasa Inggris melibatkan guru yang kompeten dengan standar internasional dan sistem belajar yang inovatif. ‘’Siswa EF dapat belajar di mana dan kapan pun melalui aplikasi yang dapat diakses dari laptop

atau smartphone,’’ tambah Joris. Jadi tunggu apa lagi? Datang dan bergabung segera dengan EF English First di EF Hayam Wuruk dan EF Sunset Road sekarang juga! Bisa langsung konsultasi kemampuan bahasa Inggris bersama guru berpengalaman dan konsultasi menariknya belajar di EF dalam dan luar negeri. Hubungi EF Hayam Wuruk (244 449) atau EF Sunset Road (756 700). Untuk Anda yang akrab dengan sosial media, gabung langsung dengan Fan Page: EF English First Bali & Lombok dan instagram: @ef_balilombok. (ad1485)

HUT Emas SMP PGRI 6 Denpasar

Unggul Bahasa Asing, Prestasi ’’Go International’’

SISWA SMP PGRI 6 Denpasar membuktikan diri sebagai SDM dari sekolah plus bahasa asing. Pada puncak peringatan HUT ke-50 atau HUT Emas SMP PGRI 6 Denpasar, Selasa (30/1) kemarin, semua acara dipandu dalam bahasa Inggris. Puncak HUT ditandai pemotongan kue oleh Kepala SMP PGRI 6 Denpasar Drs. I Ketut Antara, M.Ag. dan pelepasan balon bersama Perbekel Dangri Kelod Made Sada, Ketua PGRI Denpasar Drs. I Nyoman Winata, M.Hum., Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. dan komite. Ketut Antara menjelaskan, SMP PGRI 6 Denpasar didirikan pada 1968. Awalnya bernama SMP PGRI Badung, kemudian berubah menjadi SMP PGRI 1 Badung, dan kini menjadi SMP PGRI 6 Denpasar. HUT Emas ini bertemakan ‘’Kita Tingkatkan Pengabdian terhadap Nusa dan Bangsa untuk Membentuk Generasi Muda Berkarakter’’. Konsepnya menjunjung kebersamaan dan persaudaraan. Makanya semua komponen sekolah PGRI di Denpasar terlibat dalam HUT. Serangkaian HUT, OSIS SMP PGRI 6 Denpasar menggelar lomba menyanyi tunggal, keterampilan, pengabdian masyarakat berupa aksi kebersihan di sejumlah pura, masjid dan gereja. OSIS juga mengadakan jalan sehat diikuti ribuan warga sekolah, keluarga dan alumni. Ketut Antara didampingi Wakasek Ni Nyoman Erawati, S.Pd., Kaur Kurikulum I Made Sudiarta, S.Pd., Kaur Humas Cok. Tismayanti, S.H., Kaur Kesiswaan Gede Ari Parwata, S.Pd., Kaur Sarana Luh Sudiasih, S.Pd. dan Katas Ni Nyoman Pula-

HUT EMAS - Kepala SMP PGRI 6 Denpasar Drs. I Ketut Antara (kiri) menyerahkan kue HUT Emas kepada Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana. sari, S.Pd. menambahkan, sejumlah prestasi nasional dan internasional diraih siswanya. Di antaranya juara I lomba mengarang lingkungan hidup internasional oleh WHO serta menjadi pemain sepak bola dan bola voli nasional. Tahun ini siswa penyandang disabilitas, Ketut Widyadana, meraih dua medali emas dan satu perak di Kejurnas Renang 2018. Yang bersangkutan kini dilatih untuk ajang di Dubai. Pada kesempatan itu, Kepala Sekolah Ketut Antara juga menyerahkan beasiswa Gerakan Nasional Orangtua Asuh (GNOTA) kepada 23 siswa yang berprestasi di akademis dan nonakademis. Nengah Madiadnyana memberikan apresiasi positif karena pada HUT Emas SMP PGRI 6 Denpasar tampil makin dewasa, berkualitas dan maju. Semangat untuk terus maju mesti terus digelorakan sebagai ciri sekolah berkualitas, bermutu dan berkarakter, sehingga dilirik oleh masyarakat. Hal ini sudah

dilakukan SMP PGRI 6 Denpasar di bawah kepemimpinan Ketut Antara yang sukses menerapkan manajemen persekolahan berkualitas didukung SDM guru dan tenaga kependidikan profesional. Di usia yang 50 tahun ini, komponen sekolah harus introspeksi diri untuk memberi pelayanan terbaik. I Nyoman Winata juga memuji kemampuan bahasa asing anakanak SMP PGRI 6 Denpasar. Ini yang membuat pada HUT Emas SMP PGRI 6 Denpasar tampil makin hebat. Alumninya banyak berkiprah di tingkat nasional dan internasional. Fasilitas sekolahnya sangat lengkap, sehingga warga Denpasar menjatuhkan pilihannya ke SMP PGRI 6 Denpasar. Apalagi, sekolah ini banyak berperan dalam menyediakan pendidikan inklusi bagi anaka-anak disabilitas. ‘’Semua ini berkat kepemimpinan Kasek Ketut Antara dan manajemen YPLP Nengah Madiadnyana,’’ ujarnya. (ad1483)

’’Petilasan’’ Soeharto di Banyuwangi

Disakralkan, Rutin Disuguhi Sesaji MANTAN Presiden Soeharto ternyata meninggalkan jejak di Banyuwangi. Penguasa orde baru ini pernah berkunjung dan menginap di Desa Tapanrejo, Kecamatan Muncar tahun 1972, beberapa saat setelah menjabat presiden. Kamar bekas tempatnya menginap di balai desa setempat kini disakralkan warga. Tak satu pun warga berani bermalam. Meski sudah puluhan tahun, kamar bekas peristirahatan Soeharto tetap terawat rapi. Seluruhnya utuh seperti dahulu, mulai ranjang kayu, alas kasur dari bambu hingga bantal yang digunakan dan kursi kayu. Bahkan, penerangan tetap menggunakan lampu templek berbahan bakar minyak tanah. Lokasi kamar persis di belakang pendopo kantor desa. Ukuran kamarnya sangat mungil, sekitar 2 x 2,5 meter. Dindingnya tembok berisi dua jendela dilengkapi teralis besi. ‘’Kondisinya terlihat sudah kuno. Dulunya rumah yang dijadikan tempat beristirahat ini adalah rumah dinas kepala desa. Kondisi kamar tetap dibiarkan asli. Tidak ada yang diganti. Memang sengaja dijadikan mirip petilasan,’’ kata Buang, petugas jaga, Selasa (30/1) kemarin. Oleh karena pernah disinggahi tokoh nasional, kamar ini cukup disakralkan. Sejak ditempati Soeharto selama dua hari, kamar tersebut tidak pernah digunakan tidur lagi oleh siapa pun, termasuk para kades yang menjabat hingga sekarang. ‘’Mungkin takut kuwalat, kan bekas tempat tidur tokoh besar. Jadi dibiarkan, hanya dirawat,’’ jelasnya. Warga rutin memberikan ses-

Bali Post/udi

DI PETILASAN - Tommy Soeharto di petilasan kamar Soeharto di Desa Tapanrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Selasa (30/1) kemarin. ajen setiap tahun bertepatan upacara selamatan desa. Meski disakralkan, warga tidak ada yang melakukan ritual atau ngalap berkah di kamar tersebut. Kamar ini juga banyak menyimpan kisah mistis. Terkadang terdengar bunyi ranjang yang goyang dari arah kamar. ‘’Yang sering dilihat warga adalah sosok wanita tua berbaju mirip dayang keraton, pakai sanggul dan berkain hingga ke dada,’’ ujar Buang. Mantan Kades Tapanrejo Jafar Soeharto mengisahkan, Soeharto berkunjung ke desa setempat tanpa direncanakan. Sedianya presiden ingin ke Desa Kedungrejo, sekitar 10 kilometer dari desa setempat. Entah kenapa,

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Soeharto yang kala itu blusukan justru memilih Desa Tapanrejo. ‘’Pertimbangan kala itu, warga di sini mayoritas berasal dari Yogyakarta, jadi Jawa asli,’’ kenang pria 80 tahun tersebut. Saat Soeharto datang, Jafar bertugas sebagai Komandan Hansip, sehingga ikut mendampingi kades melayani Soeharto. Maklum, kedatangan Soeharto memang rahasia, tak banyak pejabat daerah yang tahu. Selama menginap, Soeharto dilayani sangat sederhana. Selama blusukan, Soeharto banyak mendengar keluh kesah warga. ‘’Setelah Pak Harto datang, pembangunan desa mulai baik. Warga juga semangat bertani,’’ pungkasnya. (udi)


daerah

Rabu Umanis, 31 Januari 2018

5

Mayat Orok di Sungai Denpasar (Bali Post) Warga Jalan Batas Dukuh Sari Gang Beo, Sesetan, menemukan mayat orok di bantaran sungai di sebelah timur Sekolah Dasar (SD) No.18 Sesetan, Denpasar Selatan (Densel), Selasa (30/1) kemarin. Ada pun ciri-ciri orok tersebut yaitu berusia diperkirakan 9 bulan, perempuan, tanpa busana, dibungkus tas plastik dan ditemukan handuk warna merah diduga dipakai saat melahirkan serta ari-arinya. ‘’Ada lima saksi dimintai keterangan, salah satunya staf Kelurahan Sesetan bernama Nyoman Budiasa,’’ kata sumber. Menurut saksi-saksi, sekitar pukul 10.00 Wita ada seorang laki-laki mengatakan melihat bayi dibuang di sungai. Selanjutnya warga mendatangi TKP dan benar melihat mayat orok tersangkut di bantaran sungai. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Densel. Kapolsek Densel Kompol Putu Indrajaya saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan orok tersebut. Pihaknya akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap pembuangnya. ‘’Kami akan cek sekitar TKP apakah awalnya ada orang hamil dan tiba-tiba perutnya kempes. Kemungkinan dibuang malam hari dengan cara dilempar,’’ tegasnya. (kmb36)

Dipecat, Residivis Curi Motor Majikan Denpasar (Bali Post) Residivis kasus penusukan, Muhamad Hidayat (27), ditangkap anggota Polsek Denpasar Barat (Denbar) di Jalan Tunjung Sari, Denpasar, Sabtu (27/1) lalu. Ia terlibat kasus pencurian sepeda motor milik mantan majikannya. Pelaku berdalih melakukan tindak pidana itu karena dendam setelah dipecat sebagai karyawan rumah makan Padang. Ia beraksi bersama temannya, Saifullah alias Ipung (19). ‘’Pelaku ini asal Situbondo, Jawa Timur. Sepeda motor tersebut diambil dengan mudah karena sebelum dipecat, dia mengambil kunci,’’ kata Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena, Selasa (30/1) kemarin. Pelaku mencuri motor itu di rumah makan Padang di Jalan Waturenggong, Denpasar Selatan, seminggu setelah dipecat. Saifullah berperan mengantarkan Hidayat ke tempat pencurian. ‘’Pelaku ingin balas dendam saja. Hidayat sebagai pemetik, Ipung hanya mengantarkan ke TKP,’’ jelasnya. Setelah itu, tersangka Hidayat hendak menjual motor tersebut. Karena tanpa STNK dan BPKB, sepeda motor dijual seharga Rp 2 juta. ‘’Tersangka kerja di rumah makan Padang selama tiga bulan. Setelah itu dia dipecat. Saat itu timbul niatnya melakukan pencurian,’’ ujar Aan Saputra. (kmb36)

Bali Post/ant

SULIT BERSANDAR - Kapal feri KMP Mitra Nusantara yang datang dari Lampung bersandar di Dermaga II Pelabuhan Merak, Banten, Senin (29/1). Arus penyeberangan Jawa-Sumatera terganggu sejak Sabtu (27/1) lalu karena cuaca buruk yang ditandai hujan deras, terpaan angin kencang dan gelombang mencapai 3 meter sehingga kapal sulit bersandar serta waktu tempuh melambat dua jam.

Cuaca Ekstrem hingga 3 Februari

Kemenhub Keluarkan Maklumat Pelayaran Jakarta (Bali Post) – Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan mengeluarkan maklumat pelayaran untuk petugas lapangan, operator kapal dan masyarakat pengguna jasa transportasi laut untuk mewaspadai cuaca ekstrem di perairan Indonesia khususnya tujuh hari ke depan. Maklumat Pelayaran Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor 12/I/DN-18 tanggal 29 Januari 2018 tersebut ditandatangani Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Kapten Jhonny R. Silalahi.

Bali Post/ist

DITANGKAP – Dua pelaku pencurian motor ditangkap anggota Polsek Denbar.

Bedah Rumah di Mataram Sasar 50 Warga Miskin Mataram (Bali Post) – Program bedah rumah di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun ini menyasar 50 unit rumah warga miskin dengan anggaran satu unit rumah Rp 30 juta. Anggaran program bedah rumah relatif lebih besar dibandingkan program pugar rumah tidak layak huni (RTLH). Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Mataram H.M. Kemal Islam di Mataram, Selasa (30/1) kemarin, mengatakan besarnya anggaran bantuan per satu unit sasaran karena untuk bedah rumah dilakukan pembongkaran secara total, sedangkan RTLH diberikan dana stimulan sesuai kebutuhan. Sebanyak 50 unit rumah warga yang menjadi sasaran program bedah rumah tahun ini terbesar di enam kecamatan. Sumber anggaran 32 unit bantuan dari Pemerintah Provinsi NTB dan 18 unit bersumber dari APBD Kota Mataram, namun nilai bantuan per unit tetap sama yakni Rp 30 juta. Berbeda dengan program RTLH, bedah rumah ini dihajatkan kepada warga miskin yang tidak memiliki rumah sangat tidak layak dan tidak punya dana untuk memperbaiki rumahnya, tapi lahan tempat pembangunan rumah harus milik pribadi. “Jadi, dengan anggaran Rp 30 juta, sasaran tinggal menerima kunci rumah baru, sebab berbagai biaya dan pengerjaan rumahnya ditanggung pemerintah,” kata Kemal. Program bedah rumah tahun ini merupakan tahun kedua. Pada tahun pertama dilaksanakan program serupa dengan menyasar 52 unit rumah dari total 151 unit data rumah sangat tidak layak huni. Sisanya akan dituntaskan tahun depan sekaligus menjadi tahun terakhir pelaksanaan program ini, seiring dengan target tuntasnya RTLH. Program rehabilitasi RTLH tahun ini sasaran pemugaran RTLH sekitar 800 unit dengan total anggaran Rp 10 miliar lebih. (ant)

‘’Maklumat Pelayaran tersebut memerintahkan kepada seluruh jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terutama para Kepala Syahbandar Utama, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP), Kepala Kantor Pelabuhan Batam, para Kepala Pangkalan PLP dan Kepada Distrik Navigasi di seluruh Indonesia agar tetap mewaspadai cuaca ekstrem dan gelombang tinggi yang masih terjadi di sebagian wilayah perairan Indonesia, khususnya dalam waktu tujuh hari ke depan,’’ ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima di

Jakarta, Selasa (30/1) kemarin. Berdasarkan hasil pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika BMKG), mulai 28 Januari sampai 3 Februari 2018 akan terjadi cuaca ekstrem dan hujan lebat di beberapa perairan di Indonesia dengan tinggi gelombang 4,0 meter sampai 7,0 meter. Cuaca ekstrem dengan tinggi gelombang 4,0 sampai 6,0 meter dan hujan lebat akan terjadi peraiaran selatan Jawa Tengah dan Jawa Timur, Samudera Hindia selatan Jawa Tengah, Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, perairan Selat Sumbawa, Samudera Hindia selatan NTT, perairan selatan Kupang-P. Rote, Laut

Timor Selatan NTT, peraiaran Babar, perairan Sermata dan Laut Arafuru. ‘’Tinggi gelombang antara 6,0 sampai 7,0 meter akan terjadi di Samudera Hindia selatan Jawa Timur, Samudera Hindia selatan Bali dan NTB,’’ jelas Jhonny. Untuk itu, Direktur Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktur KPLP menginstruksikan seluruh syahbandar untuk terus melakukan pemantauan ulang kondisi cuaca setiap hari melalui laman www. bmkg.go.id serta menyebarluaskan hasil pemantauan dengan cara membagikan kepada para pengguna jasa serta memampangkannya di terminalterminal atau tempat embarkasi dan debarkasi penumpang kapal. Apabila kondisi cuaca membahayakan keselamatan kapal, syahbandar harus menunda pemberian Surat Persetujuan Berlayar (SPB) sampai kondisi cuaca di sepanjang perairan yang akan dilayari benar-benar aman. Selain itu, seluruh operator kapal khususnya para nakhoda agar melakukan pemantauan kondisi cuaca

Pemkot Denpasar Sambut Positif Revisi Perda No.3 Tahun 1992 Denpasar (Bali Post) – Pemkot Denpasar konsisten dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan Bali yang adiluhung lewat pelestarian bahasa, aksara dan sastra Bali. DPRD Bali tengah melaksanakan revisi terhadap Perda No.3 Tahun 1992 yang mengatur tentang Bahasa, Aksara dan Sastra Bali. Upaya ini merupakan gayung bersambut antara Pemkot Denpasar dan Pemprov Bali dalam hal pelestarian dan pengembangan warisan kebudayaan Bali. Hal itu diungkapkan Sekda Kota Denpasa AAN Rai Iswara di Denpasar, Selasa (30/1) kemarin. Dijelaskannya, Pemkot Denpasar dalam pengembangan pembangunan salah satunya bersandar pada kebudayaan. Unsur kebudayaan itu di antaranya kesenian dan bahasa. Bahasa Bali merupakan bahasa ibu, sehingga untuk melestarikannya diperlukan pijakan hukum yang jelas. ‘’Bahasa Bali itu bahasa ibu atau bahasa pergaulan yang digunakan oleh masyarakat Bali, sehingga wajib dilestarikan,’’ ujarnya. Lebih lanjut dikatakannya, Pemkot Denpasar sesuai amanat Perda No.3 Tahun 1992 tentang Bahasa, Aksara dan Sastra Bali telah melaksanakan upaya pelestarian bahasa Bali seperti dengan

mewajibkan pemasangan pelang nama jalan, nama instansi pemerintahan dan fasilitas umum dalam bahasa Latin dan aksara Bali. ‘’Pemkot Denpasar sudah melaksanakan beberapa kebijakan tentang pelestarian bahasa Bali seperti pelang nama jalan, nama instansi pemerintahan dan fasilitas umum lainnya,’’ jelas Rai Iswara. Keseriusan Pemkot Denpasar dalam rangka melestarikan bahasa Bali terus digencarkan. Terbukti tahun 2016 lalu Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengeluarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Denpasar Nomor 434/1419/BKPP/2016 tentang imbauan bagi instansi, kantor lembaga baik pemerintah maupun swasta untuk menggunakan bahasa Bali saat hari Rabu, rerahinan Purnama dan rerahinan Tilem. ‘’Bahkan, saat sidang paripurna pada hari Rabu, penggunaan bahasa Bali tetap diterapkan,’’ paparnya. Rai Iswara menambahkan, Pemkot Denpasar mendukung upaya Pemprov Bali dan DPRD Bali untuk memaksimalkan pelestarian bahasa Bali melalui revisi Perda No.3 Tahun 1992. ‘’Jadi, ini seperti gayung bersambut. Pemkot Denpasar telah melaksanakan lebih dulu, nantinya kalau sudah selesai tinggal disesuaikan dengan aturan yang berlaku,’’ tuturnya. (kmb12)

Polisi Selidiki Lomba ’’Lombok Marathon’’ Mataram (Bali Post) – Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Brigjen Pol. Firli memerintahkan anggota kriminal khusus menyelidiki penyelenggaraan lomba lari Lombok Marathon yang berlangsung di Kota Mataram, Minggu (28/1) lalu, apakah ada peristiwa pidana atau tidak. Perintah pertama yang diminta Kapolda NTB kepada anggota krimsus yakni menyelidiki legalitas dari pihak penyelenggara Lombok Marathon asal Jakarta, Dunia Lari. “EO (Event Organizer) yang katanya dari Jakarta akan kami panggil, termasuk mencari tahu

kantornya di mana, kegiatannya apa saja. Kami baru tahu Dunia Lari itu dari cerita-cerita orang yang marahmarah di sana (garis finis),” ujarnya, Selasa (30/1) kemarin. Sebelumnya anggota krimum telah meminta klarifikasi kepada sejumlah pihak panitia penyelenggara, di antaranya dari Koni NTB dan penanggung jawab kegiatan dari Dunia Lari. Permintaan klarifikasi tersebut berkaitan dengan penyebab munculnya aksi protes para peserta kepada panitia yang tidak langsung memberikan medali sesampainya di garis finis di Lapangan

Bumi Gora Kantor Gubernur NTB. Dari klarifikasi yang disampaikan panitia kepada anggota krimum, munculnya aksi protes para peserta berawal dari medali yang dipesan pihak penyelenggara terlambat datang. Medali yang dipesan panitia dari Singapura datang Minggu (28/1) pagi. Alasan keterlambatan itu karena pelunasan biaya pembuatan medali diselesaikan pada 27 Januari 2018. Meskipun terlambat datang dan panitia kembali membagikannya kepada para peserta, faktanya di lapangan masih ada peserta yang belum mendapat-

kan medali dan itu pun menimbulkan rasa ketidakpuasan. Panitia dari Dunia Lari dalam keterangannya yang disampaikan ke anggota krimum, mengaku telah menyiapkan 2.000 keping medali, melebihi kapasitas pendaftaran secara online yang berjumlah 1.324 peserta. Untuk lebih memeriahkan kegiatan berskala internasional tersebut, panitia lokal dari KONI NTB turut mengundang TNI, Polri, PNS dan siswa sekolah, sehingga kapasitas peserta melebihi stok medali yang disiapkan panitia. (ant)

sekurang-kurangnya enam jam sebelum kapal berlayar dan melaporkan hasilnya kepada dyahbandar saat mengajukan permohonan SPB. Pihaknya menginstruksikan kepada seluruh Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) dan Kepala Distrik Navigasi untuk tetap menyiagakan kapal-kapal negara (Patroli/ Perambuan) dan segera memberikan pertolongan jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan kapal. Apabila terjadi kecelakaan di laut, Kepala SROP dan nakhoda kapal harus segera berkoordinasi dengan Pangkalan PLP dan melaporkan kejadian tersebut kepada Pos Komando Pengendalian dan Operasional Poskodalops serta Kantor Pusat Ditjen Hubla. Dengan dikeluarkannya Maklumat Pelayaran ini diharapkan seluruh jajaran Ditjen Hubla khususnya para petugas di lapangan dapat lebih meningkatkan pengawasan terhadap keselamatan pelayaran serta mengantisipasi kecelakaan akibat cuaca ekstrem. (ant)

Sidang Kasus Narkotika

Turis Australia Ajukan Bukti Gangguan Jiwa Denpasar (Bali Post) Pascadidakwa atas kasus narkotika jenis ganja, turis asal Australia terdakwa Baker Joshua James (32), Selasa (30/1) kemarin melalui kuasa hukumnya Pande Putu Maya Arsanti dkk. mengajukan eksepsi. Maya yang didampingi Agung Dwi dalam eksepsinya menyatakan ada beberapa dakwaan jaksa yang mesti ditanggapi karena janggal dan surat dakwaan jaksa tidak dapat diterima karena tidak memenuhi syarat formil. Masih dalam eksepsinya, Maya juga menyampaikan pendukung berupa surat soal pengakuan terdakwa yang menyebut bahwa Joshua mengalami gangguan jiwa. Surat tersebut dikeluarkan dr. Denny Thong dan dr. Lely Setyawati, Sp.KJ.(K). Sebagaimana dibacakan di depan persidangan, dr. Lely dari RS Sanglah menyatakan Joshua James menderita gangguan afektif bipolar yang kini episode depresi dengan gejala psikotik yakni gangguan jiwa berat yang kronis dan menetap yang perlu pengobatan seumur hidup. Gangguan ini dapat membuat Beker Joshua James tidak mampu bertanggung jawab baik terhadap dirinya sendiri maupun orang lain. Terdakwa membutuhkan pengobatan dan perawatan yang lebih intensif di rumah sakit jiwa dan pendamping pihak keluarga dalam waktu tertentu untuk proses mempercepat kesembuhannya. Sementara itu, dr. Denny Thong mengatakan terdakwa mengalami gangguan kecemasan menahun karena menghadapi banyak masalah dalam hidupnya, sehingga harus diberikan obat penenang seperti diazepam. Joshua juga mengalami gangguan bipolar tipe maniakal. Atas eksepsi ini, JPU akan menjawabnya pekan depan. Sebelumnya, JPU Paulus Agung memaparkan bahwa terdakwa ditangkap petugas Bea dan Cukai Bandara Ngurah Rai pada 8 Oktober 2017 sekitar pukul 11.30, setelah pesawat Thai Lion Air SL 258 rute Bangkok-Denpasar mendarat di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai. Petugas Bea dan Cukai melakukan pemeriksaan dengan X-ray. Di dalam tas terdakwa ditemukan tembakau double cherry yang berisi ganja seberat 36,42 gram brutto atau 28,02 gram netto, tiga strip dan 10 tablet diazepam yang disembunyikan dalam slop rokok dan 7 tablet diazepam disembunyikan dalam sepatu. (kmb37)


OPINI

6

Rabu Umanis, 31 Januari 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Kaya Dulu Baru Politik

FENOMENA dunia perpolitikan di Indonesia banyak mengandung keunikan. Sangat jauh berbeda dengan kondisi di negara yang mapan. Para politikus kita cenderung menjadikan pilkada, pemilu legislatif, dan pemilu presiden sebagai ajang untuk keperluan ekonomi jangka panjang. Lihat saja para elite politik yang memiliki akar di daerah tak mau beranjak bersaing di tingkat provinsi atau pusat. Alasannya adalah guna mempertahankan posisi atau paling tidak upaya penyelamatan diri. Mereka ini hanya berbekalkan sejumlah massa riil yang terkonsentrasi di daerah pemilihannya. Sedangkan jika diajak bersaing di tingkat yang lebih tinggi belum tentu mereka mengantongi suara minimal yang disyaratkan. Bahkan, masih banyak mereka meraup suara lantaran bukan dipilih langsung tanda gambar dirinya melainkan karena gambar parpol. Hal ini menurut pendapat politikus wajar-wajar saja terjadi karena di dunia politik berlaku hukum dua ditambah dua bukan pasti empat melainkan kira-kira empat. Jadi, masih ada kata gantung kira-kira karena di dunia ini berlaku segala jenis kemungkinan dan negosiasi. Dalam pilkada juga demikian. Semuanya mengejar yang namanya kekuasaan, bukan sebaga wahana bagi mereka untuk mengabdi demi rakyat. Mestinya, mereka yang bersaing bukan lagi mengejar ekonomi dan kekuasaan, melainkan menjadikan diri sebagai abdi negara dan abdi rakyat. Jika di tengah kewajiban itu ada yang namanya gaji dan tunjangan hal itu normatif. Bila perlu mereka berani menyumbangkan gajinya secara bergiliran untuk warga desa tertentu. Yang begini jarang terjadi di republik ini. Untuk bisa demikian, para elite politik atau figur yang bersaing menjadi anggota DPR, DPRD, gubernur dan bupati harus kaya dulu, sehingga terhindar dari praktik korupsi. Dengan demikian pada masa jabatannya, dia hanya menjalankan teori Maslow soal kebutuhan manusia yang terakhir dan termulia adalah aktualisasi diri. Jika ingin Indonesia maju, mestinya kita mengedepankan figur yang begini. Namun pada era sekarang, kaya saja belumlah cukup. Dia juga harus cerdas dan berpendidikan tinggi. Makanya syarat minimal elite parpol kita saat ini tak lagi hanya lulus SMP namun minimal tamat S-1 atau sarjana bahkan S-2. Bila perlu cari yang bekualifikasi doktor. Sudah dapat dipastikan mereka cerdas dan harus kaya. Kedua, jika hanya mensyaratkan minimal lulusan SMP dan SMA, kuat dugaan sering diselewengkan dengan ijazah palsu. Yang kedua yang perlu dikritisi yakni budaya politik para pemilih atau yang memegang hak pilih. Sepertinya, mereka sudah dicekoki budaya feodalisme kalau sudah panglingsir di griya, atau di puri dan jero memilih parpol tertentu mereka menuruti sosok di griya, di puri dan seterusnya. Hak pilih independensinya seolah- olah diperkosa oleh oknum tertentu, jika tidak mau sepaham dengan mereka, bisa jadi dijauhkan dari pergaulan. Sikap ini masih melekat di dunia perpolitikan di Bali. Akhirnya, jadilah mereka pemilih yang konvensional dan tetap. Dikatakan demikian karena mereka memilih parpol tertentu dari dulu, sekarang, dan sepanjang hidupnya. Kemudian menurun kepada anak dan cucunya. Mereka bangga disebut tokoh parpol hebat karena dikatakan sesepuh dan pendukung setia parpol tertentu. Nah ini dimanfaatkan oleh elite parpol tertentu.

S URAT PEMBACA

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Mohon Perhatian PU Denpasar Saya punya tanah terletak di pinggir sungai, dalam hal ini tanah saya sudah saya pasang bis setinggi 2 m2. Adapun kendalanya, untuk menghindari erosi, tapi di sebelah timur sungai ada yang membangun setinggi 25 meter. Tapi orang tersebut mengambil sempadan sungai. Untuk itu, bis yang saya pasang jebol sepanjang 20 m. Mohon dari pihak PU, pengairan sampai ke lapangan. Supaya orang yang membangun nantinya menaati aturan yang berlaku. Lokasi tersebut ada di daerah Banjar Pulugambang, Desa Peguyangan. I Made Niasa Lingk. Pulugambang, Desa Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara

Tagihan di Adira Finance Teman saya sebagai debitur di salah satu finance yakni PT Adira Finance yang berlokasi di Jalan Gatsu Barat, Denpasar dengan nomor kontak: 051314201231 dengan sisa tagihan kurang lebih Rp 46.000.000. Oleh karena ada keterlambatan dikenakan denda Rp 13.901.000 dan bahkan juga penalti Rp 2.302.399. Sehubungan dengan tagihan tersebut di atas, saya yang ikut membantu membayar, pada tanggal 23 Januari 2018 datang untuk membicarakan kebijaksanaan untuk penghapusan dendanya. Petugas Adira Finance menyatakan akan membicarakannya. Tanggal 27 Januari 2018 datang kembali untuk mendapatkan jawaban dari pihak PT Adira Finance. Saya diterima petugas sekuriti dan mempersilakan menunggu di ruang dealing room. Selanjutnya, petugas sekuriti menyampaikan kedatangan saya kepada petugas finance. Sampai 20 menit saya menunggu tidak ada petugas dari finance yang datang melayani saya. Pada kesempatan ini saya mohon PT Adira Finance bersedia memberikan solusi yang terbaik. I Nyoman Arya Wiranata Lingk. Semate, Desa Abianbase, Kec. Mengwi, Badung

Parpol Sana In Demokrasi Sano Ungkapan ini sesungguhnya adalah sebuah mahakarya sastra dari seorang pujangga Romawi, Decimus Iunius Juvenalis, dalam sebuah mahakarya sastranya Satire X, sekitar abad II Masehi mengungkapkan sindiran kekonyolan-kekonyolan masyarakat Romawi. Menurut Juvenalis, dalam mencari kebahagiaan, manusia haruslah memiliki pikiran yang sehat dan kemauan yang kuat. Di dunia olahraga kemudian diartikan, dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat (Men Sana In Corpore Sano).

Oleh Ray Misno eperti halnya event olahraga nasional yang dilakukan secara berkala setiap empat tahun sekali, yang disebut dengan PON (Pekan Olahraga Nasional), yang mempertemukan atlet dari setiap provinsi untuk merebut medali sebanyak mungkin. Event olah politik nasional pun diselenggarakan secara berkala setiap lima tahun sekali, yang disebut dengan pemilu (pemilihan umum). Pesta politik ini mempertemukan para calon legislatif (caleg) dari setiap partai politik (parpol), untuk merebut kursi legislatif sebanyak mungkin. Saat ini, bangsa Indonesia sedang dalam tahapan persiapan menyambut olah politik nasional (baca: Pemilu). Ironisnya, menurut survei yang dilakukan suatu lembaga secara nasional, banyak masyarakat yang acuh terhadap Pemilu yang diselenggarakan pada 2019 yang akan datang bersamaan dengan pilpres. Padahal, KPU Nasional beserta jajarannya sampai Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang ada di tingkat desa, telah melakukan sosialisasi sejak jauh-jauh hari sebelumnya. Bahkan, KPU juga telah membentuk tim relawan demokrasi yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat.

Dalam dialog interaktif tentang kepemiluan yang diadakan oleh berbagai televisi nasional pun terungkap pesimisme dalam menghadapi pemilu yang sudah di depan mata ini. Dari bayangan yang menghantui tingginya angka golongan putih (golput) sampai ekspektasi masyarakat agar pekan olah politik nasional yang menjadi ajang transformasi kekuasaan untuk mendatangkan kesejahteraan tidak akan terwujud pada pemilu nanti. Padahal, anggaran yang telah disiapkan untuk suksesi event ini sebesar Rp 17 triliun. Belum lagi anggaran yang dikeluarkan oleh para kontestan, baik caleg maupun parpol. Hal ini memunculkan pertanyaan mengapa pemilu tidak disambut gembira oleh masyarakat, bahkan malah memunculkan apatisme? Pemilu yang dianalogikan dengan pekan olah politik nasioanal yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali, tidak mempersiapkan atlet-atlet (baca: caleg) secara matang oleh parpol. Perekrutan atlet tidak dilakukan secara berkala dan berkelanjutan, apalagi pembinaan atlet tidak pernah dilakukan. Parpol baru melakukan perekrutan atlet menjelang pemilu. Bahkan, atlet yang direkrut pun tidak paham untuk apa mereka direkrut oleh parpol. Mereka hanya men-

coba ikut dalam pertandingan untuk mendapatkan medali (baca: kursi/kekuasaan). Setelah mendapat medali, mereka tidak tahu untuk apa medali tersebut. Kemudian banyak atlet yang menjual medalinya setelah gebyar Pekan Olah Politik Nasional berlalu. Analogi di atas menggambarkan kondisi parpol kita dalam mengahadapi setiap pemilu yang menyebabkan masyarakat tidak gembira menyambutnya, seperti syair Mars Pemilu tersebut. Bahkan, mahasiswa pada zaman reformasi telah mengolok-olok lagu ini dan memplesetkannya sebagai hak demokrasi purapura. Dan ini masih akan terjadi pada pemilu yang akan diselenggarakan untuk keempat kalinya sejak reformasi. Parpol hanya mengejar kemenangan pragmatis untuk memperoleh kekuasaan. Tetapi setelah berkuasa tidak paham, mau diapakan kekuasaan tersebut. Kekuasaan legislatif yang seharusnya dijalankan dengan membuat undang-undang atau peraturan daerah (perda) yang melindungi rakyat malah menyengsarakan rakyat. Kekuasaan untuk membuat anggaran (budgeting), hanya untuk keuntungan pribadi atau golongannya, dan berselingkuh dengan eksekutif saat menjalankan tugas pengawasan (controlling).

Selama parpol tidak menjalankan fungsi partai dengan baik dan terukur, sampai kapan pun demokrasi tidak akan pernah menghasilkan kesejahteraan untuk rakyat. Dengan sistem demokrasi atau sistem pemilu apa pun -- entah sistem proporsional tertutup atau proporsional terbuka murni seperti yang diterapkan saat ini -- selama partai politik menganggap pemilu hanya hajatan 5 (lima) tahunan, perekrutan politik hanya dilakukan menjelang pemilu, dan rakyat hanya dianggap sebagai komoditas, maka ini bukanlah pola-pola demokrasi substantif. Ke depan perlu dipikirkan dan dirancang Undang-undang Pemilu yang mensyaratkan kompetensi bagi peserta pemilu. Kalau guru harus memiliki kompetensi, pelaku pariwisata harus memilki kompetensi, satpam juga harus memiliki kompetensi, dan profesi lainnya harus memiliki kompetensi, maka penyelenggara negara dengan kewenangan yang sangat luar biasa seperti legislator pun harusnya sememiliki kompetensi sesuai dengan tingkatannya. Pasal 51 Undang-undang No. 8 Tahun 2012 tentang Pemilu DPR, DPD, DPRD, harus dirombak total. Syarat setia kepada Pancasila, UUD 1945, dan setia kepada NKRI tidak cukup hanya dengan surat pernyataan. Harusnya ada sertifikasi Lemhanas yang ada dari tingkat nasional sampai tingkat kabupaten/kota. Bahkan yang paling parah lagi adalah syarat calon anggota legislatif yang hanya cakap, membaca, dan menulis dalam bahasa Indonesia (huruf d pasal 51 UU No. 8 Tahun 2012) Seharusnya, ada sekolah calon pemimpin bagi caleg yang dipersiapkan oleh parpol dalam waktu lima tahun sebelum pemilu,

dari tingkat nasional, provinsi, sampai tingkat kabupaten/kota. Kementerian Dalam Negeri sebagai pembina partai politik, mengeluarkan kurikulum untuk penyetaraannya, sehingga sertifikasinya jelas dan terukur. Sebagai contoh, untuk caleg DPRD kabupaten/kota harus memiliki sertifikasi setara dengan jabatan kepala bagian (kabag), untuk caleg DPRD provinsi harus memiliki sertifikasi setara kepala biro (karo) atau kepala badan (kaban), dan calon DPR-RI harus memiliki sertifikasi setara direktur jenderal (dirjen). Karena pada level-level tersebutlah mereka bekerja dan berkoordinasi. Sedangkan masalah doktrin dan propaganda adalah urusan parpol. Jadi, ke depan syarat parpol peserta pemilu, tidak perlu lagi syarat-syarat administratif seperti yang tercantum dalam pasal 8 UU No. 8 Tahun 2012, yaitu, memiliki kesekretariatan, dukungan, dan seterusnya. Tetapi parpol peserta pemilu harus memiliki caleg yang memiliki kompetensi sesuai dengan tingkatannya seperti yang disebutkan di atas. Sehingga mau tidak mau, parpol harus melaksanakan fungsi partai, di mana parpol harus melakukan perekrutan politik, memberikan pendidikan politik, barulah merebut jabatan politik dengan kader yang telah dipersiapkan kompetensi dan kualifikasinya. Dengan demikian, akan terbentuk partai yang modern dan sehat dengan demokrasi yang kuat (Parpol Sana In Demokrasi Sano). Sehingga terbentuk demokrasi substantif dan rakyat pasti menyambut pemilu dengan gembira dan tidak apatis lagi. Penulis, mantan Ketua KPU Kota Denpasar

Trias Politika Bertani di Dalam Beras POJOK

Beras dan bahan karbohidrat lainnya merupakan kinerja bertani untuk memenuhi kebutuhan pokok hidup bagi manusia semua wangsa (sudra wangsa dan tri wangsa), tanpa kinerja bertani hidup manusia tak terlanjutkan. Kebutuhan beras makin meningkat seiring perkembangan jumlah penduduk, dan harus diimbangi oleh petani sebagai produsen beras melalui peningkatan produksi padi atau GKG (gabah kering giling). Kinerja dalam bertani ditentukan oleh tiga unsur pokok, yakni petani, lahan, dan air. Meminjam istilah Trias Politika dalam penyelenggaraan negara untuk kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara mewujudkan tujuan nasional (TP bernegara), tiga unsur pokok kinerja bertani tersebut dapat juga disebut Trias Politika bertani (TP bertani). Kinerja TP bertani itulah yang menentukan kalangsungan hidup manusia sekaligus memperkuat kinerja TP Bernegara. Perbedaan mendasarnya adalah TP bernegara bisa diatur dengan uang, terlebih zaman now keuangan menjadi mahakuasa. Sedang TP bertani, uang tidak menjamin kehidupan manusia berlangsung jika hasil kerja bertani tidak ada. Bahkan di Bali khususnya penganut religi Bali, kinerja TP bertani tidak hanya untuk kelang-

Oleh I Wayan Sariasa sungan hidup manusia, tapi juga untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok untuk sarana sembah bakti kepada Tuhan, yakni; puspam phalam patram toyam (Sloka IX.26 BG). Bahkan kapas/ benang yang juga merupakan hasil kinerja TP bertani; selain sebagai bahan baku sandang/pakaian, juga menjadi bahan pelengkap/ penyempurna sarana ritual religi Bali. Dengan demikian, kinerja TP Bertani dimaksud secara sosbud memang dikehendaki dan harus bisa diadakan, karena agroklimat mendukung, secara teknis dapat dilaksanakan dan secara sosek bisa dipertanggungjawabkan untuk kelangsungan hidup manusia yang terus berkembang biak (Sloka III.10 BG). Manusia bisa saja punya uang segudang, tapi uang tidak ada artinya jika hasil kerja bertani sulit didapat. Dewasa ini kinerja TP bertani semakin terganggu seiring perkembangan hidup manusia dalam kuantitas dan kualitasnya, proses marginalisasi kerja bertani tak terhindarkan demi berbagai kepentingan nonbertani baik oleh internal maupun eksternal; seperti : (i) lahan untuk kerja bertani semakin menyempit tergerus oleh kepentingan di luar kerja

bertani; (ii) air irigasi yang tidak cukup hanya mengandalkan air hujan, tapi harus melibatkan pengelolaan air alam lainnya yang semakin terbatas seperti air sungai, danau maupun air tanah. Serta (iii) generasi penerus petani semakin tidak berminat melakoni kerja bertani, terlebih kid zaman now, baginya petani itu wong jaba, sudara wangsa, ndeso, udik, kotor dan miskin karena tidak menghasilkan uang. Arus gerak kerja mereka ke bidang nonbertani yang berimbal uang untuk hidup, sekalipun mereka itu alumni di bidang ilmu bertani. Selain itu, teknolgi pertanian baik di hulu, intermediate maupun di hilir belum mampu mengimbangi melemahnya TP bertani, lalu di negeri agraris menjadi gaduh ketika ada kebijakan impor beras. Bagaimana bisa mengatasi kebutuhan beras jika yang diributin hanya berasnya tanpa memerhatikan TP betaninya? Bali yang terus membumikan pariwisata tentu akan terasakan semakin melemahnya kinerja TP bertani. Lahan petani semakin dibiarkan tidak berfungsi sebagai tempat kerja bertani dengan kecenderungan dialihfungsikan untuk kepentingan nonbertani, mendukung

pengembangan industri pariwisata, dan atau beralih hak kepemilikan karena dijual oleh ahli waris petani, penikmat warisan. Walau pemerintah memfasilitasi AUTP (Asuransi Usaha Tani Padi) plus subsidi saprodi (benih, pupuk, obat-obatan, dll) untuk merangsang peningkatan produksi padi, tapi apa artinya semua itu jika harga GKG yang diterima wong sudra tidak menyemangatinya untuk meningkatkan kinerja TP bertani. Fungsi kerja TP bernegara memiliki kapasitas membuat kebijakan untuk mengalihkan subsidi saprodi tersebut, juga subsidi BBM dan subsidi listrik; dialihkan menjadi subsidi harga hasil kerja bertani, khususnya harga GKG hingga menjadi relatif sama dengan harga beras konsumsi, yang dikonsumsi oleh semua wangsa tersebut di atas. Adalah tidak adil, jika wong sudra sebagai produsen beras untuk semua wangsa, tapi ketika sebagai konsumen beras harus membelinya hampir tiga kali lipat harga GKG yang diterimanya, dan menjadi lucu ketika negeri yang agraris harus impor beras. Orang pragmatis tentu akan mengatakan; enakan jadi non-petani (tri wangsa) tidak kerja bertani tapi bisa punya beras, yang penting punya uang.

150 ton bahan baku narkotika gagal masuk Indonesia. - Upaya merusak generasi. *** Rumah vertikal terbentur perda, Kadin minta ada zonasi. - Jangan sampai rugikan Bali. *** Dipaksakan, kebijakan PT asing boleh beroperasi di Indonesia. - Kebijakan asing rupanya.

Penulis, pemerhati budaya Bali tinggal di Jakarta

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta.Ombudsman:Jimmy Silalahi Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


OGOH-OGOH - Sebuah ogoh-ogoh setengah jadi diletakkan di pinggir Jalan Plawa Denpasar, Minggu (28/1) lalu.

www.iklanbalipost.com balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Rabu Umanis, 31 Januari 2018

Penggunaan Bahasa dan Aksara Bali di Ruang Publik

Figur

Bali Harus Bisa Seperti Korea atau Jepang Denpasar (Bali Post) -

Pelestarian bahasa Bali selama ini banyak diupayakan lewat kesenian tradisional seperti drama gong, arja, atau wayang. Untuk aksara Bali, baru sebatas diatur dalam surat edaran gubernur agar digunakan pada papan nama kantor dan nama jalan. Sementara penerapan dalam keseharian sifatnya belum diharuskan, karena memang perda yang ada belum mengikat hal tersebut.

Waspadai Tensi Politik

7

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Bali Post/rah

POLDA Bali melaksanakan Operasi Mantap Praja Agung dalam rangka pengamanan pilkada serentak 2018. Kerawanan yang terjadi adalah memanasnya tensi politik yang akan berdampak pada gangguan kamtibmas. “Di sinilah peran Bhabinkamtibmas untuk menjadi cooling system. Saya minta kepada Bhabinkamtibmas selalu menyosialisasikan pilkada damai dan memberi imbauan serta mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh berita hoax,” tegas Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose di sela-sela membagikan 140 unit sepeda motor kepada Bhabinkamtibmas seluruh Bali, Selasa (30/1) kemarin. Kapolda Golose memerintahkan Bhabinkamtibmas melakukan pemetaan wilayah sehingga potensi konflik tidak berkembang dan segera bisa diatasi. Bhabinkamtibmas agar menjadi agen intelijen untuk memberi early warning and early detection bagi pimpinan. Sepeda motor tersebut diserahkan ke Bhabinkamtibmas Polres Buleleng sebanyak 18 unit, Polres Bangli dan Karangasem masingmasing mendapat 17 unit serta Polres Badung mendapat 13 unit. Sedangkan Polresta Denpasar, Polres Tabanan, Polres Gianyar, Polres Klungkung dan Polres Jembrana masing-masing mendapat 15 unit. Selain itu, Bhabinkamtibmas juga dibekali perlengkapan berupa helm, tas ransel, borgol, tongkat T, megaphone, senter, dan jaket parasut. Acara tersebut disaksikan langsung Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana dan pejabat utama Polda Bali. (rah)

“Perda yang ada kan sudah lama sekali. Sudah 26 tahun. Memang perkembangan kekinian perlu direvisi sesuai dengan kebutuhan masa kini karena yang diinginkan bagaimana melestarikan bahasa, aksara, dan sastra Bali pada masyarakat umum, pada krama, dan di sekolah-sekolah,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha saat dikonfirmasi mengenai revisi Perda No. 3 Tahun 1992 tentang Bahasa, Sastra, dan Aksara Bali, Selasa (30/1) kemarin. Menurut Beratha, regulasi yang sifatnya mengikat memang diperlukan dalam upaya pelestarian bahasa, aksara, dan sastra Bali. Dalam hal ini, mengatur penggunaannya dalam keseharian masyarakat

ataupun ruang publik. Misalnya dengan membuat hari khusus mabasa Bali, menggunakan bahasa Bali dalam rapat-rapat di pemerintahan, serta mewajibkan penulisan aksara Bali di gedung-gedung, fasilitas umum, perkantoran hingga hotel-hotel. Mengingat, bahasa Bali khususnya merupakan salah satu penopang lestarinya budaya Bali yang menjadi roh pariwisata. “Jepang, Korea, atau Cina saja bisa. Kenapa kita tidak, yang penting ada satu aturan yang mengharuskan penerapannya dalam keseharian. Di dalam perda itu kan ada sanksi kalau tidak dilakukan, sehingga lebih bersifat memaksa,” jelasnya. Beratha menambahkan, beberapa daerah seperti Denpasar dan Badung memang sudah

mulai menerapkan hari khusus mabasa Bali. Namun, perlu dievaluasi kembali apakah sudah efektif dan berkelanjutan. Penggunaan aksara Bali dalam papan nama kantor dan nama jalan juga telah diatur dalam surat edaran gubernur. Dinas Kebudayaan bahkan sudah memiliki buku pedoman untuk penulisannya. “Cuma kan bentuknya masih surat edaran. Kalau ini nanti ditingkatkan lagi dalam bentuk perda, penggunaannya tentu bisa lebih luas lagi. Waktu saya masih menjadi Kepala Biro Kesra, kita sudah berhasil di bandara. Di kedatangan itu sudah ada Om Swastiastu dengan aksara Bali. Waktu itu kita mengirim surat kepada pengelola bandara,” paparnya.

Perangi Jambret di Kuta

Polisi Buru Komplotan dari Luar Bali Mangupura (Bali Post) Selain komplotan asal Karangasem, ternyata ada sindikat jambret dari luar Bali yang beraksi di wilayah Kuta. Saat ini, komplotan tersebut masih diburu tim Opsnal Polsek Kuta. Namun, aksi mereka tidak sesadis komplotan dipimpin tersangka Komang Devayana alias Mang Pong (19) dan Gede Arya alias Junior (23). “Komplotan Mang Pong dan Junior tergolong sangat sadis. Saat beraksi di Jalan Sunset Road, mereka menjam-

bret turis wanita asal Spanyol hingga jatuh dari motor. Selanjutnya, korban diseret hingga luka parah,” kata Kapolsek Kuta Kompol I Nyoman Wirajaya didampingi Panit Buser Iptu Putu Budi Artama, Selasa (30/1) kemarin. Kata dia, komplotan ini beranggotan lima orang. Saat beraksi tersangka Mang Pong, dan Junior gonta-ganti pasangan. Saat ini, polisi masih memburu tiga pelaku lainnya. “Kami masih dalami pengakun pelaku, terutama temannya tersebut. Secepatnya, kami

Timbulkan Dualisme Hukum

Perda No.8 Tahun 2000 Segera Dicabut Denpasar (Bali Post) Perda No.8 Tahun 2000 tentang Pembatasan Memasukkan Kendaraan Bermotor Bekas, segera dicabut. Pasalnya, perda ini memiliki kesamaan materi dengan Perda No.4 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), khususnya mengenai usia kendaraan. “Agar tidak terdapat dualisme hukum serta untuk kepastian hukum, perlu mencabut Perda No.8 Tahun 2000 tersebut,” ujar Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat mengajukan pencabutan perda dalam Rapat Paripurna DPRD Bali, Selasa (29/1) lalu. Pastika menambahkan, Perda No.4 Tahun 2016 tidak mencabut Perda No.8 Tahun 2000. Oleh karena itu, pencabutan perda dilakukan dengan peraturan pencabutan tersendiri. Yakni membentuk ranperda tentang pencabutan Perda No.8 Tahun 2000. “Untuk memantapkan substansinya, secara internal telah dilakukan pembahasan oleh tim dengan melibatkan instansi dan para pemangku kepentingan,” jelasnya. Pastika mengharapkan anggota dewan di DPRD Bali turut memberikan masukan dan saran demi penyempurnaan ranperda. Baik secara substansial maupun secara teknis yuridis penormaannya. Dalam Perda LLAJ, salah satunya memang mengatur tentang batas usia kendaraan. Batas usia kendaraan angkutan umum dalam trayek seperti angkutan perkotaan (angkot), angkutan perdesaan (angdes), dan angkutan antar-kota dalam provinsi (AKDP) diatur paling lama 25 tahun. Namun, ketentuan dalam pasal 19 ayat (2) huruf b ini dikecualikan untuk angkutan pedesaan (angdes). Termasuk angkutan kota atau angkot yang beroperasi di kawasan pedesaan dalam kota. Untuk angkutan umum tidak dalam trayek seperti taksi dan angkutan sewa diatur sepuluh tahun. Sementara batas usia angkutan barang, diatur dalam perda paling lama 20 tahun. (kmb32)

Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta mengatakan, revisi perda nantinya mengatur keterlibatan pihak swasta untuk ikut melestarikan dan mengembangkan bahasa, aksara, dan sastra Bali. Baik itu perusahaan, hotel, maupun kegiatan usaha lainnya yang bergerak di Pulau Dewata. Selain itu, mengatur pula penggunaan bahasa dan aksara Bali pada produk-produk budaya yang digunakan oleh lembaga formal maupun swasta. “Contoh gedung kami (DPRD Bali) kan belum ada menggunakan aksara Bali, jalan-jalan kita juga. Di samping ada huruf latinnya, nanti ada menggunakan aksara Bali. Jadi, wajib dan pasti diikuti karena tertuang dalam perda,” ujarnya. Di bidang pendidikan khususnya, lanjut Parta, akan diatur pula mengenai peningkatan kualitas dan kuantitas pembelajaran bahasa Bali di semua jenjang. Antara lain mencakup kurikulum bahasa Bali, pengadaan buku bahasa Bali, pengadaan

Bali Post/ist

RILIS JAMBRET - Polsek Kuta merilis pengungkapan kasus jambret di Ground Zero di Jalan Legian, Kuta.

akan melakukan penangkapan,” tegas Iptu Budi. Untuk menghilangkan jejak, pelaku membuang barang selain barang elektronik dan uang. Barang hasil jambret seperti tas, paspor, KTP dan surat penting lainnya dibuang di Sungai Tanah Kilap. “Sasaran utamanya kan uang dan uang. Selain itu langsung dibuang agar tidak terlacak,” ungkapnya. Mereka memanfaatkan korban usai dugem atau bepergian malam hari. Ketika melihat turis dalam keadaan setengah mabuk, langsung disasar pelaku. “Komitmen kami meminimalisir kasus jambret dan copet di Kuta. Anggota kami menyebar di lapangan untuk melacak para lelaku. Kami juga berhadap informasi masyarakat. Kalau ada kejadian langsung laporkan ke kami, jangan didiamkan. Kalau dibiarkan efeknya berimbas pada citra pariwisata Bali,” pinta Kompol Wirajaya. Seperti diberitakan, Kapolsek Kuta Kompol I Nyoman Wirajaya mulai menunjukkan taring dalam memberantas jambret yang selama ini meresahkan masyarakat dan WNA. Setelah menangkap belasan jambret dan copet, kini giliran komplotan jambret dibekuk di Jalan Juwet Sari Gang Mawar Blok F, Denpasar Selatan (Densel), Senin (22/1) lalu. Pelakunya, Komang Devayana alias Mang Pong (19) dan Gede Arya alias Junior (23). Kedua pelaku melakukan perlawanan dan mencoba kabur, polisi terpaksa menembak kaki kirinya. Sedangkan tersangka Arya alias Junior residivis kasus jambret. Dia baru bebas November 2017. Komplotan ini beraksi di 13 TKP dengan hasil jambret senilai ratusan juta rupiah. (kmb36)

guru bahasa Bali, pengembangan pengajaran bahasa Bali dan lainnya. Kemudian, keberadaan penyuluh bahasa Bali sebagai ujung tombak pengembangan dan pelestarian bahasa Bali juga akan dibuatkan dasar hukum yang jelas. “Ketika mereka bekerja 1,5 tahun ini, ada progres yang bagus yang mereka hasilkan. Pertama, mereka menemukan lebih dari 8.000 jenis lontar dengan berbagai konten. Kedua, mereka menemukan ternyata di Bali ini ada banyak cerita rakyat, di hampir setiap desa,” jelas politisi PDI-P ini. Parta menambahkan, Perda No.3 Tahun 1992 sejatinya memuat tentang Balai Bahasa dan Aksara Daerah. Sayangnya, lembaga tersebut tidak beroperasi. Dengan adanya revisi perda, Balai Bahasa dan Aksara Daerah diharapkan bisa beroperasi sebagai lembaga pengembangan dan penelitian terkait usaha pelestarian bahasa, aksara, dan sastra Bali. (kmb32)

Penataan Tukad Badung Rampung Denpasar (Bali Post) Pemkot Denpasar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar terus memaksimalkan penataan Daerah Aliran Sungai (DAS). Setelah sebelumnya berhasil menata Tukad Bindu dan Tukad Loloan, kini salah satu inovasi Pemkot Denpasar yakni menata bantaran Tukad Badung. Setelah digarap beberapa bulan oleh rekanan, kini telah rampung. Rabu (31/1) ini rencananya dilaksanakan upacara pamelaspasan dan peresmian penataan Tukad Badung oleh Wali Kota Denpasar. Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan, saat ini Pemkot Denpasar secara berkesinambungan terus memaksimalkan penataan bantaran sungai. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk membangkitkan kepedulian masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai. “Kalau sungainya sudah bagus, masyarakat akan berpikir dua kali untuk membuang sampah,” ujar Rai Iswara, Selasa (30/1) kemarin. Dikatakannya, penataan Tukad Badung akan diupacarai sehingga dalam pelaksanaannya nanti selalu mendapat lindungan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Setelah itu, akan dilaksanakan peresmian oleh Wali Kota Denpasar. Ia berharap penataan Tukad Badung dapat memberikan manfaat bagi perkembangan masyarakat Kota Denpasar. Selain itu, keberadaan bantaran Tukad Badung yang telah tertata ini diharapkan dapat menjadi sebuah destinasi wisata baru di pusat Kota Denpasar yang tentunya dapat menunjang peran Pasar Badung sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. “Dengan diresmikanya penataan bantaran Tukad Badung ini, nantinya diharapkan dapat menjadi destinasi wisata baru untuk meningkatkan kebahagian masyarakat Kota Denpasar dan tentunya menambah keinginan masyarakat untuk berbelanja di Pasar Badung dengan fasilitas penunjang yang dapat digunakan untuk berekreasi,” jelas Rai Iswara. (kmb12)

Target Raih Remunerasi

Polresta Ditunjuk sebagai ‘’Pilot Project’’ WBK

Denpasar (Bali Post) Pemerintah belum mampu membayar remunerasi untuk anggota Polri. Oleh karena itu, ditunjuk satu Polres tiap Polda menjadi zona integritas dan kawasan bebas korupsi. Terkait hal itu, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose menunjuk Polresta Denpasar sebagai proyek percontohan (pilot project). Jika program tersebut direalisasikan dengan baik maka remunerasi anggota Polresta dibayar hingga 70 persen. “Atas saran pejabat utama Polda Bali, saya menunjuk Polresta Denpasar (pilot project). Bagaimana kita menggarap zona integrasi dan wilayah bebas korupsi tersebut. Dengan terealisasikan program ini, diharapkan bisa meningkatkan tunjangan kinerja berupa remunerasi dibayarkan sampai 70 persen dengan catatan betul-betul tercapai WBK,” tegas Kapolda Golose saat peresmian Gedung Serbaguna Polresta Denpasar yang dihadiri Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, Selasa (30/1) kemarin. Gedung lantai tiga tersebut dibangun Pemkab Badung senilai Rp 7,2 miliar. Kata dia, hal ini merupakan

tantangan. Menurutnya kalau dilaksanakan dengan baik dan benar bisa dicapai oleh jajaran Polresta Denpasar. Tujuannya adalah bagaimana bisa meningkatkan kesejahteraan anggota Polri karena anggaran negara tidak kuat membayar seluruh remunerasi. Dengan dibayar remunerasi tersebut, bisa menaikkan taraf hidup anggota sehingga alasan melakukan halhal yang tidak diinginkan bisa dihilangkan. Terkait bantuan pembangunan gedung tersebut, di hadapan Bupati Giri Prasta dan pejabat utama Polda serta Polresta Denpasar, Kapolda menyampaikan bahwa Bupati Badung tidak banyak janji tapi lebih banyak aksi. “Kalau sama Bupati Badung ini beliau tidak hanya kasi janji, kalau yang lain kasi janji saja. Yang lain belum pernah janji. Kalau Bupati Badung sepertinya kurang banyak beri janji, tapi banyak aksi,” tegas Irjen Golose disambut tepuk tangan para undangan. Sebagai pimpinan Polda Bali, ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya untuk Bupati Badung atas baktinya kepada Polri.

Mantan petinggi BNPT ini mengharapkan Polresta Denpasar menjaga fasilitas yang sudah diberikan oleh Bupati Badung. Selain itu, dengan adanya fasilitas ini, personel Polresta bisa lebih baik dalam melayani masyarakat. Sedangkan Bupati Giri Prasta dalam sambutannya menyampaikan banyak terima kasih kepada Kapolda Bali, terutama karena mampu menyatukan masyarakat Bali. “Terima kasih kepada Bapak Kapolda Bali, Kapolresta Denpasar, dan Kapolres Badung yang selama ini telah menjaga Bali,” kata Giri Prasta. Menurutnya, selama ini antara Pemkab Badung, Polresta, dan Polres Badung telah menjalan sinergitas dan komunikasi dengan baik bertalian dengan kebutuhan masyarakat, terutama masalah keamanan dan kenyamanan. “Kami sampaikan bahwa pembangunan Polsek Petang hari ini sudah selesai. Kami berjanji tahun 2018 Polsek Kutsel dibangun senilai Rp 8,7 miliar lantai 3. Kami betul-betul menghormati Bapak Kapolda. Tidak ada alasan, masalah sarana

prasarana kami dukung sepenuhnya,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, secara simbolis Bupati Giri Prasta menyerahkan kunci Gedung Serbaguna kepada Kapolda Golose. Dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Ka-

polda. Acara dilanjutkan dengan penyerahkan cenderamata dari Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo kepada Bupati Badung. Sedangkan peresmian gedung tersebut ditandai dengan pemotongan pita di pintu masuk gedung oleh Kapolda. (kmb36)

Bali Post/rah

PERESMIAN GEDUNG - Peresmian Gedung Serbaguna Polresta Denpasar ditandai penyerahan kunci secara simbolis oleh Bupati Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta, kepada Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose.


BANGLI

8

Rabu Umanis, 31 Januari 2018

Empat Kasat Dimutasi Bangli (Bali Post) Empat kepala satuan (kasat) di lingkungan Polres Bangli dimutasi. Upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung Kapolres AKBP I G.N. Agung Ade Panji Anom dilaksanakan di lapangan Mapolres, Selasa (30/1) kemarin. Pada mutasi kali ini, Kasat Intelkam yang sebelumnya dijabat AKP Ketut Jeksi kini digantikan oleh AKP Made Dayuh, Kasat Lantas AKP Gusti Agung Ayu Udayani Addi digantikan AKP Dewa Gede Ariana, Kasat Reskrim AKP Deni Septiawan digantikan AKP Fajar Nuur Akbar dan Kasat Narkoba AKP Putu Gede Ardana diganti oleh AKP Putu Sunarcaya. Kapolres Bangli AKBP Agung Ade Panji Anom meminta pejabat baru agar secepatnya menyesuaikan diri dan berkomunikasi dengan semua jajaran. Hal ini mengingat tugas ke depan sangat padat dan memerlukan kesiapan personel untuk turun ke lapangan seperti kegiatan rutin dan pengamanan pilgub. Perwira asal Buleleng ini menginstruksikan Kasat Intelkam agar menerjunkan personelnya untuk mendeteksi dini potensi rawan gesekan di masyarakat. Apalagi saat ini sudah memasuki tahapan pilgub. Kepada Kasat Reskrim dimintanya menuntaskan tunggakan kasus yang ditinggalkan pejabat sebelumnya, termasuk meminimalisir penyakit masyarakat. ‘’Kasatnarkoba juga kami minta untuk meningkatkan penyelidikan di tempat rawan peredaran narkoba seperti penginapan maupun lapas maupun tempat yang lain. Ini penting untuk mengantisipasi peredaran narkoba di masyarakat mengingat peredaran narkoba kini sudah menjalar ke semua komponen,’’ tegasnya. (kmb41) Bali Post/nan

BUMDES - BUMDes di Desa Demulih, Susut. Pengelola BUMDes di Kabupaten Bangli diminta lebih kreatif dalam mengelola BUMDes.

BUMDes Jangan Hanya Berkutat di Sektor Simpan-Pinjam

Bali Post/nan

SERTIJAB - Upacara sertijab yang dilaksanakan di lapangan Mapolres Bangli, Selasa (30/1) kemarin.

KPU Verifikasi 13 Parpol

Bangli (Bali Post) – Verifikasi faktual terhadap 13 partai politik (parpol) di Kabupaten Bangli mulai dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli, Selasa (30/1) kemarin. Pada kegiatan ini, KPU fokus melakukan pengecekan terhadap kepengurusan, keterwakilan perempuan, kantor serta keanggotaan partai. Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan mengatakan, untuk bisa mengikuti Pemilu 2019 mendatang, parpol harus memenuhi sejumlah persyaratan yang diamanatkan dalam PKPU No. 6 Tahun 2018. Syarat dimaksud yakni menyangkut struktur kepengurusan, keterwakilan perempuan minimal 30 persen, kantor dan keanggotaan sesuai Sipol. Apabila dalam proses verifikasi ditemukan parpol yang tidak memenuhi persyaratan, parpol bersangkutan akan diberikan waktu untuk melakukan perbaikan hingga 6 Februari mendatang. Dikatakan Lidartawan, PDI-P menjadi partai yang paling awal diverifikasi. Hasilnya, PDI-P lolos verifikasi karena telah memenuhi syarat yang diamanatkan PKPU. ‘’Keterwakilan perempuan dalam struktur pengurus PDI-P sudah 30 persen lebih,’’ terangnya. Anggota Panwaslu Bangli Nengah Mudana menambahkan, pihaknya hadir dalam verifikasi untuk memastikan proses verifikasi yang dilakukan sudah sesuai persyaratan. Sementara itu, Ketua DPC PDI-P Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengungkapkan, dalam verifikasi yang berlangsung di kantor DPC PDI-P Bangli kemarin, struktur kepengurusan yang hadir lengkap. Dalam struktur kepengurusan PDI-P, keterwakilan perempuan sudah mencapai 37 persen. Di mana dari 19 orang pengurus partai, 7 di antaranya perempuan. ‘’Untuk keanggotaan juga telah disesuaikan dengan peraturan yang dibuktikan dengan administrasi seperti KTA,’’ ujarnya. (kmb40)

Bali Post/ina

VERIFIKASI - Proses verifikasi faktual yang dilakukan KPU di kantor DPC PDI-P Bangli.

Pemuda di Bunutin Tewas Gantung Diri

Bangli (Bali Post) Seorang pemuda asal Desa Bunutin, Kintamani, I Ketut Tirtayasa (18), ditemukan tewas gantung diri, Senin (29/1) lalu. Belum diketahui penyebab korban mengakhiri hidupnya. Berdasarkan informasi, di hari tersebut, korban tidak kunjung pulang hingga malam hari sehingga membuat keluarga khawatir. Pihak keluarga akhirnya memutuskan untuk mencari korban serta menanyakan keberadaan korban kepada teman-temannya. Sekitar pukul 22.30 Wita, korban ditemukan tewas dalam keadaan tergantung di plafon pondoknya. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi, Selasa (30/1) kemarin, menyampaikan pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini. ‘’Kita belum tahu apa motifnya korban gantung diri karena pihak keluarga belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam kondisi shock,’’ ungkapnya. (kmb41)

Bangli (Bali Post) -

Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan salah satu upaya mempercepat pembangunan Bangli dari desa, di samping melalui program unggulan lainnya. Untuk itu, pengelola BUMDes harus lebih kreatif dalam mengelola potensi desa. Jangan sampai BUMDes di Bangli hanya berkutat pada sektor simpan-pinjam. Hal itu diungkapkan Bupati Bangli Made Gianyar, Selasa (30/1) kemarin. Menurut Made Gianyar, Alokasi Dana Desa (ADD) yang digelontorkan pemerintah daerah bisa dipergunakan untuk menunjang pengembangan BUMDes. ADD dapat digunakan untuk penyertaan modal

BUMDes mengingat jumlahnya yang cukup besar. Dalam pengembangan BUMDes, pihaknya tidak ingin hanya berkutat pada unit simpan pinjam. BUMDes harus mampu mengembangkan unit-

unit lain yang disesuaikan dengan potensi-potensi yang ada di desa masing-masing, sehingga bisa lebih cepat berkembang serta mendorong pemerataan pembangunan desa di Bangli. ‘’Kalau di desa ada po-

tensi pertanian, pertaniannya harus didorong. Kalau ada pasar, pasarnya dikembangkan. Lebih bagus lagi BUMDes bisa menstabilkan harga komoditi potensi desa seperti harga cabai dan harga bawang. Pada intinya BUMDes jangan hanya menjangkau satu unit usaha saja, melainkan bisa mendorong dan mengembangkan semua potensi yang ada di desa untuk kesejahteraan bersama,’’ tegasnya. Kepala Dinas Pember-

Tiga Ranperda Ditetapkan

Eksekutif Diminta Segera Sosialisasikan ke Masyarakat Bangli (Bali Post) Tiga dari empat rancangan peraturan daerah (ranperda) yang selama ini dibahas Pansus DPRD Bangli bersama eksekutif akhirnya ditetapkan menjadi perda. Penetapan ketiga ranperda tersebut dilakukan melalui rapat paripurna yang digelar di DPRD Bangli, Selasa (30/1) kemarin. Dengan telah ditetapkannya ketiga ranperda tersebut, legislatif meminta eksekutif untuk segera melakukan sosialisasi ke masyarakat. Rapat paripurna penetapan tiga ranperda dipimpin Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata didampingi dua Wakil Ketua, Nyoman Basma dan Komang Carles. Sementara dari eksekutif, hadir Bupati Bangli I Made Gianyar beserta sejumlah pimpinan OPD. Anggota dewan Ni Luh Putu Sri Agustini yang membacakan laporan gabungan komisi menyampaikan, setelah ditelaah secara seksama, tiga dari empat ranperda yang disampaikan Bupati

yakni Ranperda tentang Rancangan Induk Pembangunan Kepariwisataaan Daerah (Ripda) Tahun 2019-2025, Ranperda tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dan Ranperda tentang Kabupaten Layak Anak sangat penting ditetapkan menjadi perda untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menunjang sistem kepariwisataan di Bangli serta untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Bangli. Disampaikannya, dari dinamika pembahasan serta pandangan Pansus dan Komisi, ada beberapa masukan yang diharapkan segera ditindaklanjuti eksekutif yakni mengenai perlunya merevisi Perda tentang RTRW dan mempercepat penyusunan Perda tentang RDTR. Dengan telah ditetapkannya perda ini, legislatif juga mengharapkan eksekutif melakukan sosialisasi terkait perda tersebut. ‘’Setelah perda ini diundangkan agar disosialisasikan sehingga masyarakat tahu

dan paham akan keberadaan perda tersebut,’’ katanya. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar dalam pendapat akhirnya menyampaikan, pihaknya mengapresiasi kerja keras bersama terutama DPRD yang telah membahas dan menyetujui tiga dari empat ranperda. Menurutnya, ini adalah hasil kesamaan dan kebersamaan dalam melaksanakan dan memahami tugas dan fungsi pemerintahan sebagaimana diamanatkan Pasal 236 UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pembentukan Perda dalam penyelenggaraan urusan pemerintah daerah yang menuntut untuk menyelesaikan tugas secara cepat, tuntas dan ikhlas. Mengenai Ranperda tentang Subak yang belum bisa ditetapkan karena masih memerlukan koordinasi dan pembahasan baik dengan stakeholder maupun antara legislatif dan eksekutif, Gianyar berharap dapat dibahas dalam masa persidangan berikutnya. ‘’Setelah ranperda

Bali Post/ina

RAPAT PARIPURNA - Rapat paripurna penetapan tiga ranperda di DPRD Bangli, Selasa (30/1) kemarin. ini disetujui bersama, kami akan tindak lanjuti dengan menyampaikan Ranperda ini kepada Pemerintah Provinsi sebagai wakil Pemerintah Pusat di daerah, sesuai dengan Pasal 250, UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, untuk dimohonkan nomor register dan selanjutnya agar ranperda ini dapat kita undangkan,’’ terangnya. Demikian juga untuk peraturan pelaksanaannya baik yang berupa Perbup mau-

Bali Post/nan

pun Keputusan Bupati dapat segera disusun sehingga perda yang telah diundangkan dapat dilaksanakan dengan baik. ‘’Semoga dengan telah ditetapkannya tiga ranperda ini menjadi perda akan memberi landasan yang kuat dan dapat dijadikan pedoman bagi kita semua dalam melaksanakan tugas, fungsi dan kewajiban agar tata kelola pemerintahan menjadi lebih baik lagi di masa mendatang,’’ ungkapnya. (kmb40)

Terkait Perubahan Format Soal USBN

Disdikpora Tunggu Petunjuk Pusat Bangli (Bali Post) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengubah format soal Ujian Sekolah Berstandar N a si o na l ( US B N ) unt uk jenjang SD. Tahun ini Kemendikbud menerapkan 10 persen soal esai dari keseluruhan soal dan 90 persen pilihan ganda. Selain format, pembuat soal juga berubah. Jika tahun lalu komposisinya 20 persen disiapkan pusat dan 75 oleh guru, tahun ini 20-25 persen disiapkan pusat dan 75-80 persen dibuat guru. Kabid Pembinaan Pendidi-

kan Dasar (Dikdas) I Nengah Danta Haryana didampingi Kasi Kurikulum dan Penilaian Disdikpora Bangli Putu Karyawan, Selasa (30/1) kemarin, mengungkapkan pihaknya telah mendengar informasi tentang perubahan itu. Hanya saja, hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi resmi dari pusat. Jika benar ada perubahan, akan ada surat resmi yang disampaikan Kemendikbud melalui Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). ‘’Kita masih menunggu juklak-juknis terkait pe-

rubahan itu. Karena sampai sekarang ini kita belum menerima surat resmi dari Kemendikbud. Kita juga sudah berkoordinasi dengan sejumlah dinas di kabupaten lainnya dan mereka juga bilang belum menerima surat resmi dari pusat terkait itu,’’ ungkapnya. Menurut Danta Haryana, jika ada perubahan, maka pihaknya bakal melakukan sosialisasi kepada semua kepala sekolah, kepala UPT di masing-masing kecamatan dan copy pos USBN. Dijelaskannya, jika mengacu pada hasil rapat koor-

dinasi dan sinkronisasi program kegiatan di Disdik Provinsi Bali, maka semua mata pelajaran kecuali muatan lokal akan diujikan. Sedangkan untuk USBN, ada tiga mata pelajaran diujikan yakni Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. ‘’Intinya, kalau memang benar berubah, kita siap akan mengikuti ketentuan itu,’’ tegasnya sembari menyatakan, mengacu tahun lalu pelaksanaan ujian dilangsungkan pada Mei. Dikatakannya lebih lanjut, sejauh ini juga belum ada pemanggilan terhadap

ODGJ Tebas Leher Ibunya

TKP - TKP gantung diri di Bunutin.

dayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangli I Dewa Agung Bagus Riana Putra juga meminta semua BUMDes menggarap potensi desa masing-masing. BUMDes jangan mengembangkan potensi yang tidak ada di desa. ‘’Kita minta apa yang bisa digarap dan berpotensi di masing-masing desa supaya itu digerakkan untuk memajukan BUMDes. Jika tidak, BUMDes akan sulit maju,’’ kata Riana Putra. (kmb41)

Bangli (Bali Post) – Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) menebas leher ibunya sendiri dengan sebilah belakas. Kasus penganiayaan itu terjadi di rumah korban di Banjar/ Desa Belancan, Kintamani. Pascamenganiaya ibunya, Ni Nyoman Pastini (33), langsung diamankan dan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ). Sementara korban, Ni Nyoman Tutur (67), dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatan penanganan medis. Informasi dihimpun, Selasa (30/1) kemarin, menyebutkan kasus penganiayaan

yang dilakukan anak terhadap ibunya itu terjadi di dapur rumah korban pada Senin (29/1) sekitar pukul 17.30 Wita. Peristiwa itu pertama kali diketahui anak korban yang juga saudara pelaku, Ketut Kartana, yang ketika itu melihat ibunya menangis meminta tolong di halaman rumahnya sambil memegang lehernya yang sudah berlumuran darah. Saksi yang panik langsung memanggil pamannya, I Ketut Ruwat, yang pada saat itu sedang berada di rumahnya yang berjarak kurang lebih 10 meter. Mendengar teriakan kor-

ban, Kartana dan Ruwat kembali mendatangi korban yang pada saat itu sudah dalam kondisi lemas. Sementara Pastini sedang duduk di dapur sambil membawa belakas. Oleh Kartana, belakas yang dibawa pelaku berhasil diamankan. Dibantu sejumlah warga lainnya, korban langsung dilarikan ke RS BMC di Bangli, sedangkan pelaku diamankan dan dibawa ke RSJ. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi seizin Kapolres AKBP I G.N. Agung Panji Anom mengatakan, akibat tebasan pelaku, korban mengalami luka menganga

pada leher dengan panjang 11 cm, lebar 4 cm dan kedalaman 1 cm. Kapolsek Kintamani Kompol Putu Gunawan menambahkan, penyebab pelaku melukai ibunya belum diketahui. Karena saat dimintai keterangan, jawaban pelaku tak jelas lantaran gangguan kejiwaannya kumat. Sementara itu, Kasi Pelayanan Medis RS BMC I Nyoman Gede Semarajana seizin Direktur dr. Wayan Rinartha menjelaskan, korban tiba di RS BMC sekitar pukul 19.30 Wita. Pasien mengalami luka pendarahan pada leher bagian kanan karena benda

para guru penyusun soal untuk mengikuti pelatihan penyusunan soal ujian dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Bali. Pelatihan bisa dilaksanakan di provinsi ataupun pusat. Berdasarkan laporan yang diterimanya dari masingmasing UPT, ada sebanyak 3.756 siswa yang bakal mengikuti USBN dari 164 SD yang tersebar di empat kecamatan. Rinciannya, Kecamatan Bangli sebanyak 804 siswa, Tembuku 559 siswa, Susut 602 siswa dan Kintamani sebanyak 1.791 siswa. (kmb41)

tajam. Setelah menjalani operasi, korban menjalani rawat inap. Direktur RSJP Bali dr. Bagus Darmayasa menyampaikan, Pastini yang dibawa ke RSJ sekitar pukul 19.30 Wita kini masih dirawat di ruang IPCU. Pastini didiagnosis mengalami gangguan jiwa berat. Dia terakhir kali berobat di RSJ tahun 2002. ‘’Setelah itu tidak pernah berobat,’’ terangnya. Menurut Bagus, seseorang yang menderita gangguan jiwa harus teratur berobat agar kondisinya stabil. Jika tidak, maka gangguan jiwa bisa kambuh. (kmb40)


Rabu Umanis, 31 Januari 2018

GIANYAR

9

Dilarang, Penggunaan ”Styrofoam” pada Ogoh-ogoh

Gianyar (Bali Post) -

Pemkab Gianyar kembali mengimbau sekaa teruna untuk membuat ogoh-ogoh berbahan ramah lingkungan. Saat ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar tengah menyiapkan surat edaran untuk melarang penggunaan bahan tak ramah lingkungan, khususnya styrofoam. Hal ini dipandang penting mengingat besarnya bahaya styrofoam terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

AKP Ketut Alit Sudarsana

Bali Post/nik

Penyakit dan Masalah Ekonomi, Pemicu Utama Bunuh Diri

Gianyar (Bali Post) Bunuh diri masih menjadi kasus yang cukup menonjol di kabupaten Gianyar. Sepanjang tahun 2017 lalu, tercatat ada 14 kasus bunuh diri. Depresi akibat penyakit menahun dan masalah ekonomi menjadi pemicu utama kasus tersebut. Kasubag Humas Polres Gianyar AKP Ketut Alit Sudarsana, Selasa (30/1) kemarin, menyampaikan kasus bunuh diri tahun 2017 lebih tinggi dibandingkan 2016 yang tercatat sebanyak 11 kasus. Selain kasus itu, ada juga klasifikasi gantung diri yang sepanjang 2017 tercatat empat kasus. ‘’Kalau gantung diri ini bisa bunuh diri, bisa juga tidak. Jadi, masih penyelidikan lebih dalam untuk memastikan,’’ kata Alit Sudarsana seizin Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo. Dia menyebutkan, ada banyak penyebab seseorang memutuskan mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Dari sekian kasus di Gianyar, alasan yang mendominasi adalah depresi akibat sakit menahun dan masalah ekonomi. Ditambahkannya, berdasarkan data, tahun 2017 polisi juga mendata ada empat korban meninggal dunia tersetrum listrik. Jumlah ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang tercatat tiga kasus. Sementara untuk kasus tewas tenggelam tahun lalu mengalami penurunan menjadi dua kasus, dibandingkan 2016 yang sebanyak empat korban tewas tenggelam. (kmb35)

Kepala DLH Gianyar I Wayan Kujus Pawitra, Selasa (30/1) kemarin, mengatakan pelarangan terhadap penggunaan styrofom untuk ogoh-ogoh ini juga merupakan permintaan dari sejumlah aktivis lingkungan. Aktivis lingkungan berharap pemerintah mengeluarkan kebijakan ini, karena bahan plastik khususnya styrofoam sangat berbahaya. Imbauan menghentikan penggunaan styrofoam untuk ogoh-ogoh sesungguhnya sudah dilakukan DLH Gianyar sejak setahun lalu. Salah satunya dengan memberikan penghargaan terhadap 16 sekaa teruna yang membuat ogoh-ogoh berbahan ramah lingkungan, seperti sekaa teruna di Desa Sidan, Serongga, Lebih dan desa lainnya. ‘’Tahun lalu 16 sekaa teruna ini membuktikan bahwa pembuatan ogohogoh menggunakan kayu, somi dan bahan ramah lingkungan lainnya san-

gat memungkinkan untuk membuat ogoh-ogoh. Dan hasilnya bahkan lebih memiliki nilai seni,’’ ujar Kujus. Sementara untuk persiapan perayaan ogoh-ogoh tahun ini, DLH Gianyar sudah berkoordinasi dengan Badan Kesbanglinmas Gianyar untuk membuat surat edaran yang isinya melarang penggunaan styrofoam dalam pembuatan ogoh-ogoh. ‘’Surat ini nanti dikirim ke desa se-Kabupaten Gianyar,’’ ucapnya. Kujus pun mengimbau kepada seluruh Bendesa Adat dan Perbekel se-Kabupaten Gianyar untuk turut mengarahkan para sekaa teruna masing-masing agar membuat ogoh-ogoh berbahan ramah lingkungan. ‘’Dibutuhkan peran semua pihak untuk menjaga lingkungan. Jadi, Camat hingga desa dan Klian Banjar wajib ikut berperan serta mengarahkan para sekaa teruna dalam menggunakan bahan ogoh-ogoh

yang ramah lingkungan,’’ katanya. Kujus mengaku yakin, para pemuda di Kabupaten Gianyar mampu membuat ogoh-ogoh berbahan ramah lingkungan. Tahun ini DLH Gianyar pun akan kembali memberikan penghargaan dan piagam kepada sekaa teruna yang 100 persen menggunakan bahan ramah lingkungan. ‘’Para pemuda di Gianyar itu terkenal kreatif dalam bidang seni, jadi pasti bisa. Kami juga akan menurunkan tim verifikasi mengecek sekaa teruna yang membuat ogoh-ogoh berbahan ramah lingkungan, sehingga nanti bisa diberikan piagam penghargaan,’’ katanya. Kujus menambahkan, bahan plastik khususnya styrofoam sangat berbahaya untuk lingkungan. Bila dibakar akan menghasilkan zat senyawa kimia berhaya yang bersifat karsinogenik, yaitu dioksin. Bila ini dihirup oleh manusia, bisa menyebabkan kanker,

Kujus Pawitra gangguan paru dan sangat berbahaya bagi ibu hamil. ‘’Jadi ancaman ini bukan

Bali Post/nik

Bali Post/nik

47 Guru PAUD Diangkat Jadi GTT

Gianyar (Bali Post) Tahun ini Pemkab Gianyar mengangkat 47 guru PAUD sebagai Guru Tidak Tetap (GTT) di bawah Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar. Kepala Dinas Pendidikan Gianyar I Made Suradnya, Selasa (30/1) kemarin menyampaikan, pengangkatan GTT itu hanya untuk guru yang sudah lama mengabdi di sekolah masingmasing. Dia pun menegaskan, tidak ada pengangkatan untuk guru baru. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar I Wayan Sadra menambahkan, tahun ini Pemkab memprioritaskan pengangkatan guru PAUD sebagai GTT. Pengangkatan GTT kali ini untuk para guru di sembilan PAUD. PAUD dimaksud yakni enam PAUD negeri yang tersebar di sejumlah kecamatan dan PAUD berbasis Hindu yakni di Desa Bona, Batuan dan Desa Bukian. ‘’Jadi, guru yang selama ini memang mengabdi di sembilan PAUD itu langsung diangkat sebagai GTT,’’ tegasnya. Dikatakannya 47 guru PAUD ini selanjutnya menerima gaji sebesar Rp 1.480.000 perbulan. Diakuinya, nilainya memang lebih kecil dari GTT tingkat SD yang gaji per bulannya Rp 1.760.000. ‘’Nominalnya memang lebih kecil, karena guru PAUD kan jam mengajarnya juga lebih kecil dari guru SD. Guru PAUD hanya sekitar dua sampai tiga jam per hari,’’ jelasnya. SK sebagai GTT sudah diserahkan langsung kepada guru PAUD bersangkutan, sehingga mereka sudah bisa langsung menerima upah sebagai GTT. Disinggung terkait PAUD swasta, Sadra menjelaskan, pemerintah juga berkewajiban memberikan bantuan kepada PAUD bentukan masyarakat. ‘’Nah kalau guru swasta di PAUD ini diberi bantuan berupa dana insentif Rp 500 ribu untuk setiap guru per bulannya. Program ini pun juga sudah berjalan sejak lama,’’ katanya. Sementara untuk pengangkatan GTT tingkat SD dan SMP, Sadra mengaku memang ada rencana tersebut tahun ini. Namun berdasarkan keputusan akhir, kebijakan rencananya dilaksanakan tahun depan, lantaran tahun ini diselenggarakan pilkada. ‘’Kalau pengangkatan GTT untuk SD dan SMP ini kan harus ada tesnya. Jadi agar proses ini tidak terganggu oleh pilkada, kebijakan pimpinan, terpaksa diundur. Dan 2019 itu pasti ada pengangkatan,’’ katanya. (kmb35)

isapan jempol. Ini merupakan hasil dari berbagai penelitian,’’ tegasnya. (kmb35)

Polres Siap ”Back-up” Pendataan Penduduk

RAPAT - Suasana rapat koordinasi yang dipimpin Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo terkait persiapan pilkada.

I Made Suradnya

Bali Post/nik

Gianyar (Bali Post) Sampai saat ini masih terdapat puluhan ribu warga Kabupaten Gianyar yang belum melakukan p ereka m a n d a t a e-KT P. Dina s Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Gianyar pun diminta mempercepat proses perekaman warga. Dalam hal ini jajaran Polres Gianyar menyatakan kesiapannya membantu Disdukcapil Gianyar untuk melakukan pendataan penduduk. ‘’Apabila diperlukan, ketika ada

rencana melakukan pendataan ulang, kita di kepolisian siap membantu,’’ kata Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo usai rapat koordinasi di ruang Rupatama Mapolres Gianyar, Selasa (30/1) kemarin. AKBP Djoni Widodo mengungkapkan, warga yang belum terekam data e-KTP ini harus segera tuntas. Tujuannya tak lain untuk mengantisipasi potensi konflik pada pilkada nanti. ‘’Kalau jumlah warganya tidak terdata, kan kita kesulitan juga mendata potensi kerawanan,’’ katanya.

Dijelaskannya, dalam rapat yang dihadiri KPU Gianyar, Panwaslu, Kodim 1616/Gianyar, Kejari, Disdukcapil, Badan Kesbanglinmas itu disimpulkan, hasil pencoklitan yang dilakukan oleh KPU akan diserahkan kepada Disdukcapil untuk direkam datanya. ‘’Intinnya kami siap membantu manakala Disdukcapil minta pendampingan bila dilakukan data ulang mengingat jumlah yang belum terekam cukup banyak,’’ jelasnya. Sementara itu, Ketua KPU

Gianyar A.A. Gede Putra yang hadir pada kesempatan itu menerangkan, untuk memastikan data pemilih di Kabupaten Gianyar, pihaknya telah mengerahkan sebanyak 1.264 petugas Panitia Pemutahiran Data Pemilih (PPDP). Setiap sepuluh hari PPDP diminta melaporkan hasil pencoklitan ke KPU. Sejauh ini, petugas banyak menemukan persoalan-persoalan seputar e-KTP. ‘’Coklit yang dilakukan PPDP ke rumah-rumah penduduk ketemu banyak persoalan. Ada warga yang sudah 17 tahun tapi tidak punya e-KTP. Ada yang sudah pindah, ada pula yang meninggal dan masih banyak lagi,’’ ucap pria yang akrab disapa Gung Putra itu. Setelah dirangkum, hasil pencoklitan ini akan langsung diserahkan kepada Disdukcapil untuk ditindaklanjuti. Sehingga terkait masih adanya 26 ribu warga belum terekam e-KTP bisa diperkecil. ‘’Bahkan bisa sampai habis dalam jangka waktu sampai Juni nanti. Maka itu mari bersama-sama, bagaimana terkait soal ini bisa dipecahkan bersama,’’ katanya. Sementara itu, Kepala Disdukcapil Gianyar I Putu Gede Bhayangkara mengungkapkan, angka 26 ribu warga yang belum terekam e-KTP itu bersumber dari data pihaknya. Dari jumlah penduduk sebanyak 492.002 jiwa, ada sebanyak 379.094 jiwa yang wajib KTP. Namun baru terekam sebanyak 352.666 jiwa. Sisanya yang belum terekam adalah 26.428 jiwa. Bhayangkara mengaku akan lembur untuk mendata hasil coklit dari KPU Gianyar. Namun diakuinya, kemampuan Disducapil untuk bekerja sangat terbatas. Terutama terbatas SDM, peralatan dan jaringan. ‘’Ini agak menghambat kerja. Tapi karena ini tugas negara, kami harus selesaikan nanti yang 26 ribu ini,’’ katanya. (kmb35)

Gudang Grafis di Batubulan Terbakar

Gianyar (Bali Post) Warga Desa Batubulan Kecamatan Sukawati digegerkan dengan insiden kebakaran, Selasa (30/1) kemarin. Kebakaran terjadi di gudang grafis milik Nyoman Ratayasa (50) di Jalan Pasekan Desa Batubulan. Api menghanguskan 12 kamar tidur karyawan gudang tersebut. Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini, sementara kerugian diperkirakan mencapai Rp 50 juta. Informasi dihimpun, awalnya salah satu karyawan gudang melihat api dari kamar di pojok kanan yang ditempati I Nengah Kartika. Kamar itu kebetulan ditinggal pulang kampung oleh penghuninya. Karyawan tersebut langsung ke luar dan memberitahukan kepada teman-temannya. Karyawan setempat pun sempat mendatangi kamar itu lalu berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun api terus membesar. Para karyawan lantas memberitahukan pemilik gudang melalui telepon. Dari laporan kepada bos gudang, diteruskan ke pemadam kebakaran. Menerima informasi kebakaran ini, empat unit mobil pemadam kebakaran Gianyar bergegas menuju gudang

tersebut. Setiba di lokasi kejadian, petugas berusaha untuk menjinakkan si jago merah. Petugas pemadam kebakaran tidak bisa berbuat banyak. Bahan bangunan yang terbuat dari kayu dan triplek membuat api cepat merembet membakar seisi bangunan hingga gosong. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.00 Wita. Walau api sudah dipadamkan, tidak banyak barang yang bisa diselamatkan. Kebakaran itu menyebabkan alat-alat dekorasi yang terbuat dari kayu, gabus dan triplek, serta 12 kamar kayawan ludes terbakar beserta isinya. Menurut Kanit Reskrim Polsek Sukawati AKP Ida Bagus Mas Kencana, dari hasil pemeriksaan sementara, kebakaran bermula dari salah satu kamar karyawan setempat. ‘’Kalau penyebab pasti perlu lidik lebih lanjut, harus diteliti. Tapi dugaan sementara karena korsleting,’’ ujarnya. Dia menjelaskan, di dalam kamar tersebut memang terdapat rangkaian kabel. Dugaan sementara ada cuk yang masih menempel saat ditinggal oleh penghuninya. (kmb35)

Bali Post/ist

TANGANI KEBAKARAN - Sejumlah petugas pemadam kebakaran saat melakukan penanganan kebakaran gudang grafis di Batubulan.


JEMBRANA

10

Rabu Umanis, 31 Januari 2018

Kasus Korupsi Parkir Manuver Gilimanuk

Pengembalian Uang Capai Rp 200 Juta

Negara (Bali Post) Sejak adanya penetapan tersangka dalam kasus korupsi Terminal Manuver Gilimanuk, satu per satu pihak yang merasa menikmati uang tersebut menyerahkannya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana. Dari total Rp 429 juta kerugian negara, baru Rp 200 juta yang dikembalikan hingga Selasa (30/1) kemarin. Kasus dugaan korupsi yang masuk ke Kejari Jembrana sejak pertengahan 2017 ini, masih proses Bali Post/olo penyidikan dengan satu I Made Pasek Budiawan tersangka yakni ND. Uang pengembalian itu disetorkan dari sejumlah pihak yang merasa sempat menggunakan. Kasi Pidsus Kejari Jembrana I Made Pasek Budiawan, Selasa (30/1) kemarin, mengatakan pihaknya masih menelusuri separuh dari jumlah kerugian negara yang belum dikembalikan. Uang yang telah dikembalikan hingga kini mencapai Rp 200 juta. Uang itu merupakan pengembalian dari pihak-pihak yang merasa mendapatkan. Awalnya, baru terkumpul Rp 42 juta, berasal dari tersangka ND. Berlanjut kemudian puluhan petugas pungut yang turut mengembalikan. Mantan Kasi Pidsus Kejari Klungkung ini juga menerangkan kasusnya masih dalam proses pemberkasan dengan melengkapi dasar formil agar lebih berkualitas. Tidak asal cepat, tetapi kualitasnya kurang baik. Jaksa berupaya memaksimalkan penanganan kasus ini dan bisa segera dilimpahkan. Seperti berita sebelumnya, kasus dugaan korupsi Terminal Manuver Gilimanuk ini berguilir ketika adanya dugaan penyimpangan. Dari retribusi kendaraan yang keluar Bali tahun 2016, disinyalir ada yang tidak disetorkan ke kas daerah. Hal tersebut terlihat dari tiket dan uang yang disetorkan terdapat selisih. Untuk itu, dalam setahun itu diperkirakan ada kerugian negara hingga Rp 429 juta. Dari hasil penyelidikan, Mantan Koordinator Terminal ditetapkan sebagai tersangka. (kmb26)

Dugaan Pungli Penambangan Liar

Inspektorat Serahkan ke Desa Pakraman

Negara (Bali Post) – Inspektorat Jembrana memutuskan menyerahkan penanganan kasus dugaan pungutan liar (pungli) penambangan di sungai di Biluk Poh, Kelurahan Tegalcangkring ke Desa Pakraman setempat. Dari pemeriksaan, pungutan yang ditarik sebesar Rp 15 ribu per truk itu digunakan untuk kepentingan adat. Uang yang terkumpul sebanyak Rp 610 ribu selama beberapa hari disetorkan untuk kas daerah. Inspektur pada Inspektorat Jembrana Ni Wayan Koriani, Selasa (30/1) kemarin, mengatakan kesimpulan itu berdasarkan berbagai pertimbangan, salah satunya tidak adanya niat jelek dari pungutan yang dilakukan. Tindakan tersebut bisa dipertanggungjawabkan untuk kepentingan banjar adat. Sebelumnya, Inspektorat juga telah duduk bersama dengan institusi terkait dan diputuskan untuk menyerahkan kasusnya ke desa pakraman. “Tindakan ini berdasarkan dari ketidaktahuan mereka, untuk kepentingan adat tetapi menyalahi aturan. Kami sudah stop (penambangan liar). Untuk sanksi kami serahkan ke desa pakraman di sana,” katanya didampingi Inspektur Pembantu (Irban) Ida Bagus Alus. Selain menghentikan penambangan liar di sungai Biluk Poh, para pelaku juga telah membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya itu. Sedangkan untuk uang yang telah dikumpulkan dari pungutan itu dimasukkan ke kas daerah. Kejadian ini juga menjadi pembelajaran ke desa adat yang lain agar tidak bertindak sembarangan. Walaupun sejatinya tujuannya baik. Karena itu perlu dilakukan sosialisasi terkait pungli ini hingga ke tingkat desa pakraman. Apa yang boleh dan tidak boleh harus dipahami hingga di struktur bawah. Inspektorat dan Tim Saber juga terbuka untuk jasa konsultasi selain dari OPD (organisasi perangkat daerah) juga dari desa adat, BUMDesa. Sementara itu, kasus penambangan liar masih diproses pidana di Unit IV/Tipiter Satreskrim Polres Jembrana. Sebelumnya, sejumlah pelaku diamankan, berikut enam truk yang digunakan untuk mengangkut material dari sungai di Biluk Poh. Mereka dijerat Pasal 158 UURI Nomor 4 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara. Perlu diketahui, NSW (52) yang juga oknum klian pecalang diamankan bersama sejumlah sopir dan truk. Saat dilakukan pemeriksaan dan dimintai keterangannya, pelaku mengaku memungut retribusi kepada truk pengangkut material galian berdasarkan perintah setelah rapat pemucuk banjar setempat pada, Jumat (5/1) lalu. Disepakati pungutan itu senilai Rp 15 ribu. Disepakati, 25 persen dari hasil pungutan untuk pemungut dan sisanya untuk kegiatan di banjar adat setempat. (kmb26)

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana (0365) 3944 Kejari Negara (0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN (0365) 41135

Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110

JALAN BERLUBANG - Jalan di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Sumbersari yang berlubang dan rusak parah.

Bali Post/olo

Warga Protes Jalan Berlubang di Melaya

Negara (Bali Post) – Kerusakan jalan nasional di jalur Denpasar-Gilimanuk, terutama di wilayah Melaya dan Sumbersari kembali menuai protes dari warga. Bahkan, protes warga ini pun dituangkan dengan memasang plang kayu pada Senin (29/1) lalu. Aksi ini pun membuat jalur di sana tersendat lantaran kendaraan yang melintas harus bergantian lewat.

Informasinya, warga sudah sering mengeluhkan jalan berlubang tersebut. Mereka pun meminta pihak terkait supaya segera memperbaikinya. Sebab, di jalur itu sering terjadi kecelakaan yang dipicu jalan berlubang dan rusak. Insiden kecelakaan terbaru terjadi pada Senin lalu. Seorang pengendara sepeda motor jatuh terperosok akibat lubang jalan tersebut.

Untungnya si pengendara tersebut tidak mengalami luka serius. “Lubangnya semakin meluas. Di jalur sebelum SPBU sampai ke tikungan Sumbersari banyak lubang.” kata Kus, salah seorang warga Melaya. Ia menjelaskan, jalan berlubang di sejumlah titik itu, mulai dari SMP 1 Melaya hingga tikungan Sumbersari. Menurutnya, jalan di lokasi ini memang rawan berlubang.

Kendati sudah sering diperbaiki, namun masih sering muncul lubang. Dan hal itu sangat membahayakan pengendara, terutama sepeda motor. Awalnya, diameter lubang jalan itu kecil, tetapi semakin hari makin melebar. Karena belum ada perbaikan, maka warga sekitar memasang plang kayu sebagai aksi protes dan peringatan kepada pengguna jalan agar

berhati-hati. Sementara itu, PPK 03 Cekik-Batas Kota Tabanan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah VIII Gede Agus Punarta saat dikonfirmasi, Selasa (30/1) kemarin, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti jalan berlubang itu dengan melakukan penambalan. “Tadi siang (kemarinred) sudah ditutup. Ada tiga titik lubang,”. (kmb26)

Uang Talangan untuk UKK SMK

Dewan Minta Pencairan Anggaran Operasional Dievaluasi Negara (Bali Post) -

Sejumlah sekolah negeri, khususnya SMK di Jembrana menjelang Ujian Kompetensi Kejuruan (UKK) memungut uang talangan untuk biaya ujian. Sekolah terpaksa menerapkan itu karena belum cairnya Dana Operasional untuk SMA/SMK. Hal tersebut mendapat sorotan dari DPRD Jembrana. Semestinya tidak perlu ada pungutan apabila anggaran sudah cair menjelang bulan kedua tahun 2018 ini. Anggota DPRD Jembrana I Nyoman Sutengsu Kusumayasa yang sempat melakukan sidak ke SMKN 5 Negara, Selasa (30/1) kemarin, mengaku sengaja mengecek kebenaran itu setelah menerima keluhan dari sejumlah orangtua siswa. Mereka harus mengeluarkan biaya antara Rp 400.000 hingga Rp 500.000 per siswa untuk biaya UKK pada bulan Februari. Memang uang tersebut merupakan uang talangan yang nantinya akan dikembalikan lagi, tetapi hal tersebut dirasa membebani masyarakat, khususnya orangtua siswa. Lambatnya pencairan dana operasional yang salah satunya digunakan untuk ujian itu menjadi penyebab. Bahkan hal ini terus berulang hampir setiap tahun. Sementara UKK yang harus diikuti siswa guna

mendapat sertifikat kejuruan biasanya dilaksanakan pada Februari atau awal tahun. Untuk itu, hampir seluruh sekolah yang mengadakan UKK, terpaksa meminta kepada siswa. Padahal Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) sudah diajukan, namun anggaran itu belum bisa diamprah. Semestinya, menurut Kusumayasa bisa digunakan sejak Januari. Anggota Dewan lainnya, Ketut Sadwi Darmawan, mengatakan adanya keterlambatan pencairan dana itu akan dipertanyakan ke Dinas Pendidikan Pemprov Bali. Apalagi kondisi ini terjadi hampir setiap tahun. Harus ada evaluasi, apalagi masyarakat Jembrana sudah terbiasa dengan pendidikan gratis tanpa pungutan, apalagi uang talangan ini.

Sementara Plt. Kepala SMKN 5 Negara I Ketut Ngurah Suka Darmasada saat dikonfirmasi terpisah membenarkan sekolah terpaksa memungut untuk biaya UKK. Tetapi uang itu nantinya akan dikembalikan lagi atau sebagai talangan lantaran anggaran belum cair. Uang ini menurutnya sebagai pinjaman sementara. Sekolah tidak mungkin meminjam apabila dana sudah turun. Di SMK 5 khusus kelas XI yang akan mengikuti UKK Ada 211 siswa. UKK itu diperlukan untuk mendapatkan sertifikat. Kebijakan ini juga diawali dengan rapat bersama komite. Tetapi, walaupun hanya uang pinjaman pasti akan ada keluhan. Hal ini juga hampir diterapkan di seluruh SMK karena belum ada dana. (kmb26)

Negara (Bali Post) – Petugas Dinas Koperasi Industri dan Perdagangan (Diskoperindag) Jembrana, menggelar sidak di sejumlah toko dan warung, Selasa (30/1)

kemarin. Sidak ini dilakukan lantaran ada informasi masih banyak beredar kosmetik kedaluwarsa dan mengandung bahan kimia berbahaya di Jembrana. Sejumlah toko dan

warung yang ada di pasar Kecamatan Melaya disasar dan dicek barang dagangannya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, petugas menyasar kosmetik yang

I Nyoman Sutengsu Kusumayasa

Bali Post/olo

Sidak, Diskoperindag Temukan Kosmetik Berbahaya

Bali Post/olo

SIDAK – Petugas dari Tim Pengawasan Diskoperindag Jembrana saat melakukan sidak terkait peredaran kosmetik yang dilarang di sejumlah pasar tradisional di Jembrana, Selasa (30/1) kemarin.

mengandung bahan kimia berbahaya. Misalnya, sabun hijau pemutih dan bedak kecantikan. Setelah dilakukan sidak, petugas masih menemukan penjualan kosmetik berbahaya di toko dan warung yang disasar. Sabun hijau pemutih ditemukan dijual di toko Anugerah Pasar Melaya. Sedikitnya ada 18 buah. Sabun itu diketahui tanpa izin edar dan tidak terdaftar di BPOM. Selain itu, petugas juga mendapati empat kotak bedak jenis blus on Marina yang sudah kedaluwarsa. Kepada petugas, para pedagang mengaku tidak mengetahui bahwa kosmetik yang mereka jual itu dilarang beredar. “Kita tidak tahu kalau (kosmetik) ini dilarang. Kita kembalikan saja, daripada risiko nanti,” kata Didik, salah seorang pedagang. Didik mengakui awalnya ia hanya mencoba-coba menjual setelah ditawari dan ada beberapa pembeli. Ia membelinya dari sales. Sementara itu, Kepala Diskoperindag Made Gede

Budhiarta saat dimintai konfirmasinya mengatakan, pengawasan ini dilakukan menindaklanjuti temuan dari BBPOM Denpasar ke Jembrana beberapa waktu lalu. Setelah ditindaklanjuti ternyata masih ditemukan kosmetik yang dilarang beredar. Selain itu juga ada kosmetik kedaluwarsa. Atas temuan ini, pihaknya memberikan pembinaan kepada para pedagang. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati membeli kosmetik dan lebih teliti. “Kami juga mengimbau kepada penjual harus perhatikan barang yang dijual. Pertama dari sisi masa berlakunnya (kedaluwarsa) dan kemudian izin edarnya,” terangnya. Lebih lanjut dijelaskan kosmetik yang dilarang beredar ini mengandung bahan kimia yang berlebihan dan bisa merusak tubuh. Rencananya, pihak dinas akan melakukan sosialisasi tentang UU Perlindungan Konsumen dengan para Kepala Pasar di Jembrana. (kmb26)


Rabu Umanis, 31 Januari 2018

BULELENG

11

Kerugian Akibat Bencana Capai Rp 8 Miliar Singaraja (Bali Post) –

Setelah melakukan pendataan ke lokasi yang terdampak bencana tanah longsor dan banjir bandang, Pemkab Buleleng mencatat total kerugian material mencapai Rp 8 miliar. Kerugian ini hanya untuk kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum (fasum). Untuk menangani kerusakan itu, pemkab segera melakukan perbaikan dengan menggunakan cadangan dana tidak terduga termasuk mengalokasikan dana kebencanaan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR). Demikian diungkapkan Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. usai menggelar rapat koordinasi pascabencana, Selasa (30/1) kemarin, di lobi kantor bupati. Lebih jauh, Wakil Bupati Sutjidra mengatakan, kerugian infrastruktur dan fasum itu kebanyakan badan jalan yang tergerus tanah longsor. Ini seperti di Dusun Ingsakan, Desa Pedawa, Desa Gobleg, dan di Desa Munduk (Kecamatan Banjar). Selain itu, ada jembatan vital juga di Desa Pedawa rusak berat setelah dilalui banjir akibat hujan deras. Sementara kerusakan berskala sedang dan ringan kebanyakan terjadi akibat banjir bandang di sejumlah wilayah di kota Singaraja dan sekitarnya. “Jadi, untuk kerusakan infrastruktur dan fasum sudah kita hitung di mana nilai kerugiannya mencapai Rp 8 miliar. Paling berat kerusakannya, jalan dan jembatan di Pedawa dan Desa Gobleg, Kecamatan Banjar,” katanya.

Menurut pejabat asal Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan ini, kerusakan infrastruktur itu sebagian akan menggunakan dana tidak terduga yang sudah diplot dalam APBD Induk 2018 sebesar Rp 2,4 miliar. Selain itu, perbaikannya juga menggunakan dana yang sudah dianggarkan di BPBD dan di Dinas PUPR Buleleng. Menunggu pelaksanaan perbaikannya, untuk sementara BPBD bersama PUPR sudah melakukan penanganan darurat dengan menambal aspal jalan yang tergerus dan membantu pembuatan jembatan darurat. “Pola penangananya PUPR dan BPBD dengan dana tidak terduga maupun anggaran di kedua instansi itu. Penanganan awal sudah dilakukan dan tidak menunggu lama jalan ambles itu disender dan dibangun jembatan,” tegasnya. Disinggung status darurat bencana, Waki Bupati Sutjidra mengatakan, setelah melakukan kajian dan fakta di lapan-

Buleleng Dapat Jatah 60.250 Sertifikat Gratis

Singaraja (Bali Post) – Pemerintah pusat menjatah 60.250 sertifikat gratis kepada pemilik tanah di Kabupaten Buleleng. Sertifikat gratis ini digulirkan dalam Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dulu dikenal dengan sebutan Program Nasional Agraria (Prona -red). Ribuan sertifikat itu diberikan kepada pemilik tanah di delapan kecamatan yakni Buleleng, Sukasada, Kubutambahan, Tejakula, Banjar, Seririt, Busungbiu, dan Kecamatan Gerokgak. Sementara, Kecamatan Sawan tidak mendapat jatah ini karena sudah di-cover pada Prona tahun 2017 lalu. Mengawali PTSL 2018 di Buleleng, Badan Pertanahan Nasional Provinsi (BPN) Bali bersama BPN Singaraja dan Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) menggelar sosialisasi di Gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja, Selasa (30/1) kemarin. Sosialisasi ini dibuka Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS). Kepala Dinas Perkimta Komang Surattini mengatakan, PTSL ini merupakan program pemerintah pusat untuk menuntaskan seluruh pendaftaran tanah milik warga di Buleleng hingga 2025 mendatang. Pemerintah daerah hanya memfasilitasi warga dari delapan kecamatan dalam melengkapi syarat hingga penerbitan sertifikat. Terkait biaya, sebagian ditanggung oleh APBN. Namun, pemerintah pusat melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agraria dan Tata Ruang, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, menginstruksikan bagi pemerintah daerah yang memiliki kemampuan keuangan untuk mengalokasikan subsidi dana PTSL Rp 150.000 setiap pemohon sertifikat. Dana untuk penggandaan surat-surat, pembelian meterai, dan pembelian patok (pal -red). SKB itu juga mengecualikan bagi pemerintah daerah yang tidak mampu, dana subsidi itu dibebankan kepada warga pemohon sertifikat itu sendiri. Menurut Surattini, lantaran kebijakan untuk menganggarkan dana subsidi PTSL di akhir tahun lalu, pemkab tidak menganggarkan dana subsidi tersebut. Itu artinya, pemkab tidak mampu menyiapkan dana subsidi, sehingga dibebankan kepada pemohon sertifikat itu sendiri. Pengenaan dana tersebut sudah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) No. 70 Tahun 2017. Dengan Perbup ini, setiap pemohon wajib membayar Rp 150.000 dan kalau memerlukan dana lebih, maka pemohon pun tetap wajib untuk memenuhi kekurangannya. Ini karena dalam perjalananya, dana yang wajib itu bisa saja kurang karena tergantung kondisi di lapangan. “Bisa saja dana wajib itu kurang karena situasi di lapangan tidak sama, sehingga sesuai Perbup yang ada itu tetap dibebankan kepada pemohon sertifikat,” katanya. Sementara itu, Kepala BPN Buleleng Ketut Suyartha mengatakan, sosialisasi ini memberikan gambaran awal terkait teknis pelaksanaan PTSL. Dengan tahapan awal ini diharapkan informasi menyangkut PTSL bisa dipahami oleh warga, sehingga mempercepat realisasi PTSL di wilayah kerjanya. Sementara terkait sasaran PTSL, Suyartha menyebut, selain memberi bukti hukum atas hak milik tanah, PTSL dapat memberi dampak positif bagi pengembangan investasi di daerah. Ini karena setiap investasi yang membutuhkan lahan bisa terhindar dari konflik kepemilikan tanah itu sendiri. “Dengan program ini diharapkan masyarakat memiliki sertifikat untuk menghindari konflik pertanahan,” tegasnya. (kmb38)

Komang Surattini

Bali Post/kmb38

gan bencana tanah longsor dan banjir bandang belum mengakibatkan lumpuhnya pelayanan publik di daerahnya. Sementara, daerah yang bisa menetapkan status darurat bencana, apabila terjadi kelumpuhan aktivitas publik. Wakil Bupati mencontohkan, tanah longsor yang menggerus sebagian badan jalan di Desa Pedawa, Gobleg, dan daerah lain itu masih bisa dilalui walaupun kendaraan yang melintas dengan cara giliran. “Status darurat itu kalau terjadi kelumpuhan pelayanan publik di daerah, dan kalau dari bencana kemarin itu memang ada kerusakan jalan atau jembatan, namun itu masih bisa dilalui, sehingga kita belum menetapkan status darurat bencana itu,” jelasnya. Gotog Royong Setelah gotong royong membantu pemulihan kerusakan di SDN 1 Baktiseraga, kemarin jajaran TNI di Buleleng kembali melakukan aksi sosialnya

membantu korban bencana banjir di Kelurahan Banyuasri, Singaraja. Aksi sosial ini diikuti anggota Kodim 1609 Buleleng, Batalyon Yonif Raider 900/ SBW, polisi, BPBD Buleleng, dan warga. Kepala Staf Kodim 1609 Buleleng Mayor Kav. Nyoman Arya Jayantara mengatakan, gotong royong ini membantu warga membersihkan lumpur di lingkungan rumah penduduk yang terdampak banjir. Selain itu, jalan ke perumahan turut dibersihkan agar lumpur tidak lagi menyulitkan warga yang melintas. Selain berpartisiapsi mempercepat pemulihan pascabencana, TNI mengajak warga untuk tetap waspada saat musim cuaca ekstrem seperti sekarang ini. Warga diimbau menumbuhkan kepedulian menjaga kebersihan lingkungan terutama tidak membuang sampah ke saluran air, karena pengalaman banjir ini kebanyakan salurannya tersumbat sampah atau potongan kayu. (kmb38) BERPARTISIPASI – Anggota TNI kembali berpartisipasi melakukan pembersihan pascabanjir bandang di Kelurahan Banyuasri, Singaraja, Selasa (30/1) kemarin.

Bupati PAS Serahkan 326 Sertifikat Tanah

Singaraja (Bali Post) – Warga Desa Banyuatis, Desa Gobleg, dan Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Selasa (30/1) kemarin menerima sertifikat hak milik (SHM) atas tanah mereka. Tercatat 326 sertifikat diserahkan setelah warga dari tiga desa ini mengikuti pro-

gram Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) yang merupakan kebijakan Presiden RI Joko Widodo. Di Desa Banyuatis diserahkan 125 bidang sertifikat, Gobleg 90 bidang sertifikat, dan Desa Munduk Sebanyak 111 bidang sertifikat. Sertifikat itu diserahkan

secara simbolis oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) didampingi Kepala Agraria Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/ BPN) Buleleng Ketut Suyarta. Bupati mengatakan, program PTLS merupakan kebijakan pemerintah pusat melegalisasi tanah milik warga

secara gratis. Warga memiliki hak yang sah secara hukum terhadap tanah. Legalitas ini juga akan menghindari munculnya sengketa tanah di tengah masyarakat. ‘’Ini sangat membantu masyarakat kami untuk memperoleh bukti kepemilikan sah atas tanahnya,’’ tegasnya.

Kepala Agraria Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Buleleng Ketut Suyarta mengatakan, di Kecamatan Banjar sertifikat yang diserahkan 326 bidang tanah. ‘’Sertifikat ini agar dijaga dengan baik dan digunakan dengan baik juga,’’ jelasnya. (kmb38)

Galang Dana untuk Korban Bencana

Bali Post/kmb38

TERHENTI – Pelayaran kapal pengangkut barang dari Pulau Sapaken – Sangsit terhenti sejak Jumat (26/1) lalu. Ini menyusul cuaca buruk mulai melanda perairan Bali Utara beberapa hari terakhir.

Cuaca Ekstrem

Pelayaran dari Sapeken ke PPI Sangsit Terhenti Singaraja (Bali Post) – Pada cuaca normal, ada saja kapal pengangkut barang berayar dari Pulau Sapeken, Madura Jawa Timur (Jatim) ke Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sangsit, Kecamatan Sawan. Namun, menyusul cuaca ekstrem beberapa hari terakhir ini, kapal layar motor (KLM) tidak berani berlayar. Terhentinya aktivitas pelayaran Sapeken–Sangsit ini bukan karena PPI ditutup. Namun, karena para pengusaha ikan di Madura menghentikan pengiriman ikan ke Buleleng karena gelombang tinggi disertai angin kencang melanda perairan Bali Utara. Pantauan di PPI Sangsit, Selasa (30/1) kemarin, menyebutkan tidak terlihat aktivitas menonjol di kawasan ini. Hanya beberapa warga yang tinggal di sekitar PPI yang terlihat lalu lalang. Sementara di ujung dermaga tidak ditemukan adanya kapal yang sandar. Jika pada cuaca normal, kapal dari Sapeken sehabis membongkar muatan ikan segar atau ikan awetan, pada sore atau malam hari akan kembali berlayar ke Sapeken. Saat kembali ke Sapeken,

kapal ini mengangkut barang kebutuhan pokok hingga bahan-bahan bangunan yang dibeli di Singaraja. Selain itu, kapal ini sering mengangkut beberapa penumpang yang masih ada hubungan keluarga atau kerabat dari para anak buah kapal (ABK) itu sendiri. Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Buleleng Ni Luh Putu Eka Suyasmin saat ditemui di kantornya kemarin mengatakan, pelayaran kapal ikan dari Pulau Sapeken terhenti mulai Jumat (26/1) lalu dan hingga sekarang tidak ada informasi kapal yang berlayar menuju PPI Sangsit. Penundaan pelayaran ini terjadi karena gelombang tinggi dan angin kencang beberapa hari terakhir ini. Kendati aktivitas pelayaran terhenti, pihaknya tidak memiliki kewenangan menutup aktivitas di PPI. Hal ini karena PPI hanya sebagai penerima kapal yang masuk dan memberangkatkan kembali kapal ke Pulau Sapeken. Namun, dalam cuaca ekstrem seperti sekarang ini, pihaknya tetap memantau

aktivitas di PPI termasuk menggali informasi dengan pihak pelabuhan di Pulau Sapeken. Kalau tetap ada kapal yang berlayar dalam cuaca buruk ini, pihaknya membantu dengan menyebarkan informasi perkiraan cuaca yang diterbitkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Informasi dari BMKG tersebut diharapkan bisa dipatuhi, sehingga bisa mencegah terjadinya kecelakaan di laut. “Kami tidak bisa mempredikasi sampai kapan. Acuannya perkiraan cuaca BMKG yang kami sebarkan ke pelabuhan di Sapeken. Memang kalau cuaca seperti ini rawan terjadi kecelakaan pelayaran, sehingga kami mengimbau untuk memperhatikan cuaca dulu sebelum berlayar,” katanya. Selain aktivitas pelayaran terhenti, perahu milik nelayan tradisional di sekitar PPI telah dipindahkan ke tempat yang lebih aman untuk menghindari terjangan gelombang pasang. Tak ayal, PPI yang biasanya ramai oleh aktivitas bongkar muat barang, sekarang berubah sepi. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Bencana tanah longsor dan banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Buleleng mengundang keprihatinan sejumlah kalangan di daerah ini. Untuk membantu meringankan beban para korban yang terkena bencana, Selasa (30/1) kemarin pelajar bersama Komunitas Jurnalis Buleleng (KJB) melakukan penggalangan dana. Tidak sampai satu jam, berhasil terkumpul sumbangan sukarela sebesar Rp 4,1 juta. Aksi penggalangan dana ini dilakukan dengan menyasar pengendara yang melintas di simpang empat Jalan Pahlawan – Jalan Ngurah Rai tepatnya depan Kantor Bupati Buleleng. Pengendara baik masyarakat umum, PNS, hingga pejabat penting yang kebetulan melintas nampak antusias menyumbangkan sedikit dana mereka. Seperti dilakukan Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. dan Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Buleleng Made Supartawan. Ketiganya langsung hadir ke lokasi untuk menyumbang. Pejabat ini tidak kebetulan melintas, tetapi setelah mendengar ada aksi penggalangan dana untuk korban bencana alam, keduanya langsung meluncur ke lokasi. Setidaknya, kepedulian ini membangkitkan kepedulian pengendara yang melintas untuk turut menyisihkan sedikit dana untuk membantu korban bencana atau untuk perbai-

kan kerusakan yang terjadi akibat banjir bandang dan tanah longsor. Wakil Bupati Sutjidra menyambut positif penggalangan dana oleh pelajar bersama KJB. Aksi ini tidak sekadar turun ke jalan untuk mencari perhatian atau kepentingan tertentu, namun menunjukkan bagaimana partisipasi membantu percepatan pemulihan akibat bencana yang melanda daerahnya. ‘’Salut dengan partisipasi KJB dan siswa pramuka sudah turut meringakan beban warga kita yang terdampak bencana. Mudah-mudahan ini diikuti oleh pihak lain yang bersama-sama untuk gotong royong membantu korban bencana alam,’’ katanya. Sementara itu, Koordinator Penggalangan Dana I Made Suartha mengatakan, aksi ini merupakan spontanitas untuk turun ke jalan mengumpulkan sumbangan untuk korban bencana. Dana yang terkumpul sebesar Rp 4,1 juta lebih itu selanjutnya diserahkan kepada Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng untuk didistribusikan kepada korban bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah di Buleleng. ‘’Dengan spontanitas siswa Pramuka SMKN 3 Singaraja dan SMAN Bali Mandara dan juga kawan-kawan jurnalis yang tergabung dalam KJB untuk menggalang dana. Kita langsung serahkan untuk kepentingan korban atau kepentingan lain dalam pemulihan pascabencana alam,’’ tegasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

GALANG DANA – Sejumlah siswa pramuka bersama kalangan jurnalis di Buleleng melakukan penggalangan dana untuk korban bencana alam, Selasa (30/1) kemarin di simpang empat Jalan Pahlawan - Jalan Ngurah Rai, Singaraja.


KLUNGKUNG

12

Rabu Umanis, 31 Januari 2018

Sering Tertimpa Buah Kelapa

Atap Bocor, Plafon RKB SDN 2 Ped Jebol

Bali Post/sos

SIDAK - Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung Putu Suarta dan jajaran saat sidak pengolahan limbah pada usaha pemindangan di Desa Kusamba Kecamatan Dawan, Selasa (30/1) kemarin.

Mesin Pengolahan Mati

Warga Keluhkan Limbah Pemindangan Dibuang Sembarangan

Semarapura (Bali Post) Usaha pemindangan milik warga Desa Kusamba Kecamatan Dawan, Komang Suidep, kembali disidak, Selasa (30/1) kemarin. Menyusul adanya laporan dari masyarakat yang mengeluhkan pembuangan limbahnya sembarangan. Hal tersebut memicu munculnya bau tak sedap. Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung Putu Suarta mengungkapkan pembuangan limbah itu diketahui berdasarkan keluhan masyarakat yang disampaikan lewat media sosial. Dikatakan, hal itu memunculkan bau menyengat sehingga sangat mengganggu kenyamanan. ‘’Setelah dicek, ternyata benar,’’ ungkapnya. Namun, pembuangan limbah ke saluran irigasi itu dilakukan pemilik usaha karena mesin instalasi pengolahan air limbahnya rusak sejak empat hari lalu. ‘’Pemilik sudah diberikan pembinaan. Katanya segera mendatangkan teknisi dari Bandung,’’ sebutnya. Pejabat asal Lingkungan Pegending Kelurahan Semarapura Kauh ini menambahkan, guna mengantisipasi munculnya persoalan serupa, masyarakat dan pemerintah desa diminta untuk turut melakukan pengawasan. ‘’Kan lebih tahu kondisi lingkungan masyarakat dan pemerintah desa. Kami berharap partisipasinya untuk turut mengawasi,’’ tandasnya. Pemilik usaha pemindangan Komang Suidep mengakui mesin pengolah limbahnya macet. ‘’Kalau keluhan secara langsung tidak ada disampaikan. Itu memang karena mesin rusak,’’ katanya. Sebelumnya, usahanya ini sempat beberapa kali menuai protes dari warga Desa Pesinggahan karena diduga membuang limbah ke irigasi subak setempat. Persoalan ini sudah bergulir sejak 2014. (kmb45)

Pemerataan, Investasi ”Digiring” ke Kawasan Timur

Semarapura (Bali Post) Pertumbuhan pariwisata di Kepulauan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung beberapa tahun belakangan semakin pesat. Hal ini menyebabkan ketertarikan investor untuk menanam modal semakin meningkat. Hanya, selama ini lebih dominan menyasar wilayah bagian barat, seperti Nusa Lembongan. Sebagai bentuk pemerataan, pemkab “menggiring” investasi bisa mengarah ke kawasan timur yang lebih sepi. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PM-PPTSP) Made Sudiarkajaya, Selasa (30/1) kemarin menjelaskan, investasi di kepulauan yang dikenal dengan sebutan the blue paradise island itu masih lebih banyak berada di Nusa Lembongan, Jungutbatu, Nusa Ceningan, Desa Sakti dan Desa Bunga Mekar. “Investasi memang lebih banyak di sebelah barat. Orang bisnis pasti melihat potensi,” ungkapnya. Jika kondisi tersebut berlangsung dalam waktu lama, akan berpeluang memunculkan overload, layaknya kawasan Badung Selatan. Secara otomatis berdampak pada kenyamanan maupun dampak negatif lainnya. Oleh sebab itu, investasi ke depan lebih diarahkan ke wilayah timur yang potensi pariwisatanya tidak kalah, seperti spiritual dan kerajinan kreatif, di samping juga wisata pantai, menyelam dan wisata bahari. “Ini juga untuk pemerataan,” jelasnya. Menggenjot investasi, sambung pejabat asal Nusa Lembongan ini, akan menggelar promosi melalui pameran dan pembuatan katalog tentang daerah-daerah yang potensial untuk “dijual”. “Tahun ini ada tiga event yang kita ikuti. Untuk katalog, di dalamnya berisi infrormasi daerah yang cocok investasi, termasuk identitas pemilik lahan,” katanya. Di tengah tahun politik ini, ia optimis investasi tidak terpengaruh. Itu karena para investor lebih melihat pada peluang bisnis. Terlebih dengan kondisi infrastruktur ke objek-objek wisata yang kian memadai, serta jaringan listrik dan air yang semakin luas. “Memang pariwisata cukup sensitif terhadap isu, baik politik dan segala macam. Tapi untuk kami di Klungkung relatif lebih stabil,” bebernya. Terkait asal investasi, sambungnya, lebih banyak dari dalam negeri, termasuk masyarakat lokal. Penanam modal asing belum mendominasi. Hanya lebih cenderung ke skala besar berupa hotel bintang lima. “Tapi jangan salah, investor lokal juga punya yang bintang lima,” sebutnya. Pada tahun ini, ditargetkan realisasi investasi mencapai Rp 650 miliar. (kmb45)

Bali Post/sos

WISATA BAHARI - Salah satu wisata bahari di kepulauan Nusa Penida. Pesatnya perkembangan pariwisata belakangan ini membuat banyak investor ingin menanam modal di Nusa Penida.

Semarapura (Bali Post) -

Plafon Ruang Kelas Belajar (RKB) SDN 2 Ped, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung jebol. Kondisi yang sudah berlangsung sejak lama ini belum tersentuh penanganan dari pemerintah. Tak hanya itu, atapnya juga mengalami kebocoran di beberapa titik. Penyebabnya bukan termakan usia. Melainkan tertimpa dahan dan buah kelapa yang tumbuh di sekitarnya. Kondisi itu terungkap saat Komisi II DPRD Klungkung melaksanakan peninjauan, Selasa (30/1) kemarin. Kepala UPT Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Nusa Penida Komang Sumendra mengungkapkan, kerusakan atap pada sekolah yang berlokasi di Banjar Bodong itu sudah sering terjadi. Menyikapi hal itu, pihaknya bersama kepala sekolah sudah sempat memohon adanya penebangan pohon kelapa yang menjulang tinggi kepada pemiliknya. Namun, tak kunjung mendapatkan tanggapan. ‘’Dulu kerusakannya sudah sempat diperbaiki. Tetapi tertimpa lagi,’’ jelasnya. Atap yang bocor, sambungnya, menyebabkan saat hujan, air merembes. Aktivitas belajar-mengajar pun dipindahkan sementara ke perpustakaan. Sementara itu, terkait plafon yang jebol di ruang kelas V dan VI, sekolah sudah diminta untuk mengusulkan permohonan perbaikan ke daerah. ‘’Untuk aktivitas belajar-mengajar berjalan seperti biasa,’’ katanya. Perbekel Ped Ketut Karya juga tak menampik kondisi sekolah tersebut. Terkait penebangan pohon kelapa yang tumbuh sangat dekat dengan bangunan kelas, pihaknya sudah berkali-kali menyampaikan ke pemilik. ‘’Tiang lihat sudah ada perbaikan tambal sulam. Banyak

juga genteng yang pecah. Yang di pinggir juga ada beberapa yang jatuh. Tiang segera sampaikan ini lagi ke pemilik kelapa supaya ada penebangan. Itu akan dilengkapi surat,’’ sebutnya. Sekretaris Komisi II DPRD Klungkung I Wayan Buda Parwata menyebutkan, sesuai informasi yang diterima dari guru, sekolah tersebut sudah mendapatkan rehab pada 2011 dengan anggaran dari pemkab. ‘’Tetapi karena ada pepohonan di sekitarnya, sering tertimpa, jadi atapnya rusak lagi. Itu tersebar dari ruang kelas I sampai IV,’’ ungkapnya. Terkait plafon ruang kelas V dan VI, politisi Hanura asal Desa Timuhun, Banjarangkan ini melihat jebol hingga separuh. Hal tersebut menyebabkan rangka baja terlihat secara jelas. Penyebabnya diduga karena pengerjaan yang asal-asalan. ‘’Katanya 2012 sempat direhab. Tapi setelah itu jebol. Kami berharap kerusakan ini mendapat penanganan. Kan cukup memunculkan kekhawatiran dan menimbulkan ketidaknyaman,’’ tandasnya. Peninjauan tersebut juga dilakukan Wakil Ketua Komisi, Gede Gita Gunawan, anggota Anak Agung Sayang Suparta dan Wayan Widiana. (kmb45)

PLAFON JEBOL - Kondisi RKB SDN 2 Ped, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Terlihat plafon yang sudah jebol sejak lama, namun hingga kini belum mendapat perbaikan.

Pelantikan Masa Bakti 2018-2024

BPD Harus Berkontribusi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Bali Post/ist

LANTIK - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika melantik pengurus BPD Kecamatan Klungkung, Banjarangkan dan Dawan masa bakti 2018-2024 di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Selasa (30/1) kemarin. BADAN Permusyawaratan Desa (BPD) di Kecamatan Klungkung, Banjarangkan dan Dawan

masa bakti 2018-2024 dilantik di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Selasa (30/1) kemarin. Pada

kesempatan itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menegaskan pemerintah desa ini harus mampu menjadi pengawas desa, seperti pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, bukan auditor. Bupati asal Nusa Ceningan ini menyatakan ditunjuk sebagai anggota BPD, bukan hal biasa. Namun, memiliki fungsi strategis untuk menyerap dan menyampaikan aspirasi serta menjalin koordinasi dengan pemerintah. Jika di pemerintahan daerah, badan ini memiliki tugas yang hampir sama dengan DPRD. ‘’Badan ini tugas sebagai pengawas desa, tetapi bukan sebagai auditor,’’ ungkapnya. Keberadaan BPD, sambungnya juga harus mampu berkontribusi dalam menggenjot peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Demikian juga pembangkitan potensi di masing-masing desa. Dalam hal ini, juga diharapkan ada koordinasi dengan pemerintah daerah maupun stakeholder terkait, seperti Yowana Gema Santi, Penyuluh Bahasa Bali, dan pendamping desa. ‘’Per bekel, BPD, dan seluruh jajarannya dapat bekerja sama memiliki komitmen yang sama dalam mensejahterakan masyarakat di desa,’’ tegasnya. Pelantikan anggota BPD ini ditetapkan dengan Keputusan Bupati Klungkung Nomor 79/08/HK/2018. Yang tergabung di dalamnya merupakan penduduk desa bersangkutan berdasarkan keterwakilan wilayah yang ditetapkan dengan cara musyawarah dan mufakat. Anggotanya juga terdiri dari ketua rukun warga, pemangku adat, golongan profesi,

pemuka agama dan tokoh atau pemuka masyarakat lainnya. Masa jabatan 6 tahun dan dapat diangkat/diusulkan kembali untuk 1 kali masa jabatan berikutnya. Pimpinan dan anggotanya pun tidak diperbolehkan merangkap jabatan sebagai kepala dan perangkat desa. Pelantikan itu disaksikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Klungkung I Wayan Suteja, Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah, Ketut Suayadnya dan perbekel. Sementara itu, untuk pelantikan BPD untuk di Kecamatan Nusa Penida direncanakan pada, 6 Februari mendatang. (ad1476)

Saluran Irigasi Tertimbun Longsor

Wabup Kasta Ikut Turun Lakukan Penanganan HUJAN lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Klungkung, Minggu (28/1) memicu longsor hingga menutupi saluran irigasi Tempek Tegeh, Subak Dlod Banjarangkan, Desa/Kecamatan Banjarangkan. Material yang cukup banyak menyebabkan aliran air tersendat. Mengatasi hal tersebut, Selasa (30/1) kemarin, petani langsung melakukan penanganan. Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta juga turut terjun ke lokasi. Penanganan tersebut dilakukan dengan cara manual. Wabup Kasta menyatakan material harus segera dibersihkan lantaran menyebabkan aliran air terhambat yang memicu petani kesulitan mengolah tanah. ‘’Kami turun langsung bersama petani untuk mempercepat penanganan,’’ ungkapnya. Material longsor tak hanya berupa tanah. Namun,

juga bebatuan dan pepohonan. Hal tersebut cukup menghambat penanganan. Bahkan, itu harus memerlukan peralatan khusus. ‘’Penanganan dilakukan semaksimal mungkin,’’ sebutnya. Wabup asal Desa Akah, Kecamatan Klungkung ini menyampaikan di tengah tingginya intensitas hujan, potensi terjadinya longsor dan pohon tumbang cukup besar. Oleh sebab itu, masyarakat diminta untuk waspada. ‘’Kalau ada pohon tinggi, bisa lakukan pemangkasan,’’ imbuhnya. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung Putu Widiada menjelaskan ada 4 titik longsor yang terjadi di sepanjang irigasi tersebut. Selain petani, penanganan juga dibantu Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman, TNI dan Polri. ‘’Banyak yang turun melakukan pen-

anganan. Di saluran itu juga terjadi pendangkalan. Perlu normalisasi dengan alat berat. Tetapi kendalanya akses,’’ sebutnya. Peja ba t a sa l Peneb el, Kabupaten Tabanan ini menyatakan sesuai hasil pemetaan, untuk di Kecamatan Klungkung, longsor berpotensi terjadi di Desa Selisihan, Manduang, Selat, Akah, Tangkas, Kelurahan Semarapura Kangin, dan Kelurahan Semarapura Kelod Kangin. Kecamatan Banjarangkan, berpotensi di Desa Tohpati, Bungbungan, Nyalian, Tusan, Getakan, Aan, dan Nyanggekan. Sementara untuk Kecamatan Dawan, berpotensi di Desa Paksebali, Gunaksa, Besan, dan Pikat. Kecamatan Nusa Penida, ada di Desa Kutampi, Batu Kandik, Bungamekar, Suana dan Pejukutan. Selain itu, bumi serombotan juga berpotensi terkepung angin kencang,

Bali Post/ist

BERSIHKAN - Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta bersama para petani sedang membersihkan material longsoran yang menimbun saluran irigasi Tempek Tegeh, Subak Dlod Banjarangkan, Desa/Kecamatan Banjarangkan, Selasa (30/1) kemarin. terutama pada desa yang berada di kawasan pesisir. Demikian juga dengan tsunami. Bencana banjir juga berpotensi melanda. Hanya itu lebih banyak dii kawasan perkotaan. ‘’Seluruh keca-

matan di Kabupaten Klungkung mempunyai wilayah yang rawan longsor dengan kondisi alam yang tidak menentu, masyarakat diharapkan agar lebih berhati-hati,’’ pungkasnya. (ad1477)


Rabu Umanis, 31 Januari 2018

KARANGASEM

13

SOSOK Revisi Perda RTRW SEKTOR pajak mineral bukan logam atau galian golongan C, sejak dulu menjadi andalan Pemkab Karangasem mendulang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tetapi, belakangan pendapatan dari sektor ini justru sangat mengecewakan. Meski tahun ini target PAD dari sektor ini sudah diturunkan dari Rp 84 miliar menjadi Rp 55 miliar, Pemkab Karangasem nampaknya masih merasa berat mencapainya. Ini terlihat dari capaian bulan pertama tahun ini yang seharusnya Rp 4 miliar, hanya tercapai Rp 1,9 miliar. Jika ini terus terjadi tanpa solusi memadai, capaian PAD hingga akhir tahun nanti dikhawatirkan sangat anjlok. Hanya akan sampai Rp 30 miliar dari target Rp 55 miliar. Menurut legislator PDI-P di DPRD Karangasem Wayan Sumatra, persoalan ini harus segera diatasi dengan mendorong revisi Perda Nomor 17 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Karangasem Tahun 20122032. ‘’Bagaimana mau merevisi, masuk Program Legislasi Daerah (Proledga) saja belum. Padahal ini sudah sangat genting. ‘’Action riil eksekutif terutaam revisi perda itu sesungguhnya sudah sangat terlambat,’’ kata Sumatra saat ditemui, Selasa (30/1) kemarin. Dia mengaku sejak dulu sudah berulang kali menyuarakan perda ini agar segera direvisi dan dibahas bersama eksekutif-legislatif. Tetapi, menurutnya, usulan merevisi perda itu tidak pernah ditanggapi serius eksekutif. Provinsi Bali saja sudah merevisi perdanya, di mana acuannya sekarang bukan lagi ketinggian, tetapi pada kawasan. Pemkab Karangasem dalam perdanya masih mengantur dengan mengacu pada ketinggian maksimal usaha galian 500 meter. ‘’Sekarang Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) harus fokus memberikan jalan keluar terhadap persoalan ini. Kami di DPRD sudah mengalah menurunkan target PAD galian C. Target sekarang itu mau tidak mau harus bisa tercapai,’’ tegas anggota Komisi I DPRD Karangasem ini. (gik)

Pemkab Diminta Jaga Eksistensi Sektor Riil

Amlapura (Bali Post) Aktivitas vulkanik Gunung Agung telah melumpuhkan sendi-sendi perekonomian Karangasem. Bukan pendapatan daerah saja yang anjlok, perputaran uang di tengah masyarakat juga melambat. Agar Karangasem tidak terlalu terpuruk, dalam kondisi sekarang ini Pemkab Karangasem diharapkan memaksimalkan program. Program-program kreatif dan inovatif harus diupayakan untuk menjaga eksistensi sektor riil. ‘’Semua sektor terpuruk hingga properti. Sebelum erupsi Gunung Agung sudah kendur, sekarang malah berada di titik nol,’’ ungkap I.B. Adnyana, Wakil Ketua DPRD Karangasem, yang memiliki latar bekalang di bidang properti itu Selasa (30/1) kemarin. Pihaknya meminta pemkab tidak meninggalkan sektor riil. Alasannya, fakta di lapangan, hanya sektor itu yang saat ini masih mampu bertahan. Sektor pertanian dan pertambangan bisa sedikit dikesampingkan, karena faktanya erupsi Gunung Agung memberi dampak serius terhadap sektor tersebut. Yang perlu digarap serius kata I.B. Adnyana, adalah sektor industri, utamanya industri rumah tangga. Politisi sekaligus pengusaha properti ini mengatakan Karangasem punya beragam produk yang berasal dari sektor industri kecil. Kerajinan anyaman misalnya. Produkproduk anyaman Karangasem sangat mewarnai pasar kerajinan di Bali. Seperti anyaman ate dan tikar pandan dari Seraya. Selain anyaman, kerajinan seperti tenun dan endek juga tidak terpengaruh mengingat pangsa pasarnya bukan hanya di Karangasem. Dengan pangsa pasar seperti itu dipastikan produk-produk kerajinan serupa, bisa menjadi penopang perekonomian masyarakat. Upaya menjaga eksistensi sektor riil itu terutama produk kerajinan, I.B. Adnyana memandang perlunya pemerintah melaksanakan program pendampingan. Stimulus hendaknya tidak hanya ditujukan kepada mereka yang sudah bergerak di sektor tersebut, tetapi juga kepada kelompok masyarakat yang kini kehilangan penghasilan, karena pada sektor yang mereka geluti sebelumnya lumpuh, oleh gonjang-ganjing Gunung Agung. ‘’Pengungsi misalnya, dilatih menghasilkan sesuatu. Kemudian pemerintah memfasilitasi pemasarannya,’’ ungkapnya. Pria asal Selat ini mengakui upaya itu sudah ditempuh Pemkab Karangasem, namun terus terang masih belum optimal. Masih perlu ditingkatkan baik sisi kuantitas pelaku usaha itu maupun kapasitas produksinya. ‘’Intinya, saat ini masyarakat Karangasem perlu program-program pemberdayaan,’’ ujarnya. (kmb)

Bali Post/kmb31

PATROLI TENGAH LAUT - Kasat Polair Polres Karangasem (kanan) saat memimpin patroli di tengah laut dan melakukan pemeriksaan terhadap dokumen kapal dan nakhoda, Selasa (30/1) kemarin.

Cuaca Buruk

Terganggu, Penyeberangan Padangbai-Gili Trawangan Saat pagi, gelombang cukup tenang. Tetapi menjelang siang hingga sore, gelombang semakin tinggi. Situasi ini sudah terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Sehingga hal itu membuat boat-boat kecil yang biasa melayani penyeberangan Padangbai-Gili Trawangan, memilih tidak beraktivitas. “Kalau dari kapal besar, rute penyeberangan Pelabuhan Padangbai-Lembar, cukup banyak kapal beraktivitas. Tetapi, kalau dari Pelabuhan Rakyat, cuma ada satu kapal fast boat saja,” katanya. Satu fast boat itu adalah Boat Eka Jaya. Setiap harinya biasanya ada sekitar 15 boat beroperasi di Pelabuhan

Rakyat Padangbai. Kapasitasnya bermacam-macam. Ada yang hanya 35 orang seperti Boat Gili Cat II, ada 60 orang, 175 orang dan Boat Eka Jaya 23 tertinggi kapasitasnya menampung 230 penumpang. Kapasitas Boat Eka Jaya 23 ini melebihi Kapal Roro Nusa Jaya Abadi (Jalur PadangbaiNusa Penida). Boat-boat ini melayani penyeberangan antarpulau dalam provinsi, seperti ke Nusa Penida (Klungkung) maupun antarprovinsi menuju Gili Trawangan, Lombok. Naik boat menjadi pilihan penyeberangan antarpulau, karena dinilai lebih praktis dan cepat sampai di tujuan. Tetapi,

dengan situasi seperti ini, boat-boat yang kecil berisiko melakukan penyeberangan antarpulau. “Boat yang kecilkecil, belum berani nyeberang,” tegasnya. Meski cuaca buruk di tengah laut, Sat Polair Polres Karangasem memilih tetap melakukan patroli rutin. Patroli laut dilaksanakan guna mengantisipasi gangguan keamanan di perairan laut Karangasem. Di tengah laut, Sat Polair melakukan pemeriksaan terhadap Kapal TB Samudra Agung 189 yang menggandeng Kapal Tongkang BG Samudra Agung 168 dengan muatan Batu Bolder. Kapal dengan Nakhoda bernama Chiang

Nohar itu dicegat di perairan Labuhan Desa Antiga Kecamatan Manggis. Pemeriksaan dilakukan terkait dokumen kapal dan barang bawaan. Hasil pemeriksaan, dokumen kapal lengkap dan juga barang bawaan nihil temukan barang berbahaya. Selain melakukan pemeriksaan dokumen kapal dan barang bawaan, Kasat Polair AKP I Made Wartama juga mengimbau kepada nakhoda dan kru kapal agar tetap memerhatikan keselamatan berlayar, karena kondisi laut sekarang sangat ekstrem. Cuaca kurang bersahabat, dengan gelombang laut yang tinggi. (kmb31)

Berdalih menjalankan saran pemerintah kabupaten, pihak pengusaha galian C Kubu yang telah bersepakat mendirikan depo pasir bertekad mempertahankan deponya. Seandainya pun Pemkab Karangasem ingin melakukan evaluasi terhadap sistem tata niaga pasir di Kubu itu, mereka tetap ogah untuk membubarkan diri. Alasannya, depo itu masih diperlukan untuk menciptakan kelancaran lalu lintas di jalur evakuasi sebagai antisipasi potensi erupsi Gunung Agung.

Depo di Tujuh Titik Ketika radius Awas Gunung Agung 10-12 km, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri bahkan mengatakan depo idealnya dibangun di tujuh titik masing-masing untuk jalur pendistribusian Bangli, Klungkung, Yeh Malet, Kubu dan dua depo untuk pengiriman lewat laut. Rapat Forkompinda Karangasem itu kemudian merekomendasikan pembangunan depo harus mengacu ketentuan perundangan yang berlaku. Hal itu pula yang ditegaskan Ketua DPRD I Nengah Sumardi saat menerima massa demo dua hari lalu. Polemik menyangkut aktivitas depo bukan hanya bersifat eksternal. Seiring berjalannya waktu, di internal depo juga ada pro-kontra. Puncaknya ditandai pengunduran diri Bendahara Depo I Made Sudarsana. Dalam pertemuan tripartit di Kantor Bupati Karangasem, 9 November 2017, pihaknya mengatakan mekanisme dan teknis depo memang perlu dikaji ulang. Sama dengan pernyataannya dalam demo dua hari lalu, pihaknya mengakui hadirnya depo itu juga berakibat turunnya penjualan. Omzet depo maksimal 200 truk per hari dari potensi

500 truk per hari, sisanya kabur ke lokasi galian di luar Karangasem. Subrata menuding tuduhan pihak kontra hanya akalakalan. Sebab, menurutnya, tetap beroperasinya depo sampai saat ini karena asosiasi sopir truk mendukung, termasuk asosiasi sopir truk Buleleng. Sayangnya pihak kontra yang demo dua hari lalu itu menyatakan dukungan asosiasi sopir itu abal-abal. Hanya mewakili aspirasi segelintir. Kapolres Karangasem AKBP Wayan Gede Ardana mengaku sudah mengatensi situasi terkini di Kubu. Menurutnya, Polsek Kubu sudah menerjunkan anggota untuk memediasi dialog antara pihak pro dan kontra. Dengan pendekatan seperti itu diharapkan Kubu tetap kondusif terlebih saat ini nuansa Pilgub Bali. ‘’Kita harapkan ada jalan yang terbaik,’’ tegasnya. Sejalan itu, Subrata mengatakan pengusaha yang tergabung dalam depo itu siap membuka ruang dialog. Pihaknya bahkan mengaku menunggu undangan pemerintah. ‘’Kami siap berembuk, saya lebih baik diajak bertemu. Di sana akan kita jelaskan semua,’’ ujarnya. (kmb)

Amlapura (Bali Post) Cuaca buruk disertai hujan lebat dan angin masih terjadi di Karangasem. Angin kencang kerap memicu gelombang tinggi, sehingga membuat aktivitas penyeberangan terganggu. Seperti yang terjadi di Pelabuhan Rakyat Padangbai. Jika dalam situasi normal, ada belasan kapal yang melakukan penyeberangan. Namun seminggu terakhir, ini cuma satu kapal yang melakukan penyeberangan. Hal itu disampaikan Kasat Polair Polres Karangasem AKP I Made Wartama usai melakukan patroli laut di kawasan Padangbai hingga Seraya, Selasa (30/1) kemarin.

Ogah Bubar, Pro-Depo Siap Berembuk

Amlapura (Bali Post) -

Penegasan itu dilontarkan pentolan depo, I Nengah Subrata, sebagai jawaban atas aksi demo massa ke DPRD Karangasem, dua hari lalu. Massa yang demo itu berasal dari pihak kontradepo. Mereka adalah perwakilan pengusaha galian, perwakilan sopir truk, dan perwakilan buruh galian. ‘’Tuduhan soal adanya pemaksaan dan lain-lainnya sama sekali tidak benar. Praktik seperti itu tidak ada,’’ ungkap Subrata, Selasa (30/1) kemarin. Ketua Peguyuban Pengusaha Galian Pertiwi Agung, Kubu ini mengatakan depo pasir yang sekarang berada di wilayah Desa Tianyar Barat itu didirikan guna membantu pemerintah memastikan ketersediaan material galian itu di tengah ancaman erupsi. Depo tetap akan beroperasi terlebih saat ini pemerintah belum menerbitkan surat resmi yang menyatakan kondisi sudah aman. Pihaknya bahkan menyebut depo mengakomodir semua kepent-

ingan, truk lokal tetap bisa beraktivitas dan truk luar daerah tetap punya akses mendapatkan material. ‘’Truk lokal mengantarkan dari galian ke depo, sedangkan truk luar mengambil di depo. Untuk kepentingan jalur evakuasi, aktivitas truk lokal juga kita batasi. Setiap hari yang bisa masuk galian hanya 50 persen dari total truk yang ada,’’ bebernya. Soal harga jual material di depo, menurutnya, sejatinya bukan mahal. Depo tetap berpatokan pada harga dasar yang ditetapkan pemerintah yakni Rp 70 ribu per meter kubik. Adanya perbedaan harga depo dengan harga lokasi galian, karena pengusaha harus mengeluarkan biaya tambahan pengiriman ke depo. ‘’Tetap Rp 70 ribu per kubik, kemudian ditambah ongkos naik Rp 200 ribu dan ongkos angkut ke depo Rp 250 ribu,’’ jelasnya. Menyangkut aksi pencegatan dan pungutan terhadap truk yang tak mengambil pasir di depo, Subrata juga

membantah. Pihaknya hanya mengatakan, pengusaha yang tergabung dalam depo hanya akan menjual pasir kepada truk yang mau masuk depo. Soal protes pihak yang kontra, dia menuding itu karena mereka merasa tidak bebas. ‘‘Mereka yang tidak gabung ke depo itu tidak kita ganggu. Saya justru minta pemerintah menelusuri, siapa sebenarnya yang bikin ribut,’’ serangnya. Depo pasir berdiri berselang tiga minggu setelah terbitnya status Awas pertama 22 September 2017. Mulanya depo yang sekarang digawangi 21 pengusaha dari 41 pengusaha galian C di Kubu itu dibangun di Sambirenteng, Buleleng. Sejak awal beroperasi, kehadiran depo pasir memang menjadi polemik. Pelarangan truk luar Karangasem masuk langsung ke galian bahkan sempat disikapi kontraproduktif Bupati Buleleng. Melalui surat resmi, Pemkab Buleleng minta pelarangan itu dihentikan.

Warga Badeg Kelodan Pertanyakan Penggunaan ADD dan BKK Puluhan warga Desa Pakraman Badeg Kelodan, Desa Sebudi, Karangasem, mendatangi Perbekel Sebudi Nyoman Tinggal, Selasa (30/1) kemarin. Warga mempertanyakan penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Sebab, di dalam perencanaan penggunaan ADD itu tercantum untuk pembangunan senderan got dan perbaikan jalan. Tetapi, faktanya di lapangan tidak ada realisasinya. Untuk apakah sebenarnya penggunaan dana ADD dan BKK itu? PULUHAN warga Badeg Kelodan sudah tiba sejak pagi di rumah Perbekal Sebudi, Nyoman Tinggal. Dipimpin langsung Bendesa Badeg Kelodan I Gusti Made Budiarta bersama tokoh masyarakat setempat, I Komang Kempen, mereka diterima di Balai Masyarakat setempat. Tokoh ini mempertanyakan banyak hal. Akan tetapi, yang paling serius perihal rencana pembangunan senderan dan perbaikan jalan tahun 2017 yang juga belum tuntas hingga tahun ini. Menurutnya, penyenderan seharusnya sudah dikerjakan sejak 12 September 2017 lalu. Namun, hingga saat ini batu untuk senderan pun belum terlihat di lokasi. “Kenapa proyek serupa di Banjar Dinas Pura

sudah selesai. Sedangkan di Banjar Dinas Badeg Kelodan belum sama sekali? Apakah dananya tidak turun bersamaan?” tanya Kempen. Tokoh ini juga mempertanyakan proses tahapan pencairan ADD, hingga proses penunjukan kepala wilayah atau klian banjar dinas di Desa Sebudi. Bendesa Adat Badeg Kelodan menambahkan, kenapa dana tersebut yang sudah turun Mei 2017, tetapi harus dilaksanakan bulan September. Dia menangkap kesan ada kesengajaan menunda, padahal proyek itu semestinya bisa dilaksanakan Juni, Juli, atau Agustus. Padahal, jika alasannya tidak mendapat tenaga, warga Badeg Kelodan siap bergotong royong

mengerjakannya. “Kami mohon kepastian, di tahun ini dananya turun kapan?” ujarnya. Perbekel Sebudi Nyoman Tinggal menjelaskan, ADD pencairannya diakui memang terlambat yaitu Mei tahun lalu. Sementara pembangunan di desa tidak boleh hanya bersumber dari ADD termasuk penyenderan di Banjar Dinas Badeg Kelodan. Sedangkan tahap perencanaan pembangunan penyenderan saat itu baru mulai dirapatkan di tingkat kecamatan 14 September 2017. Namun belum selesai perencanaan telah terjadi peningkatan status Gunung Agung menjadi Awas. “Mengingat pembangunan senderan belum terlaksana, maka anggaran masih tersimpan di rekening kas desa,” tegasnya. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Karangasem mengatakan pada prinsipnya kegiatan yang berlangsung di desa maupun di kabupaten itu sama. Menurutnya, kegiatan penyenderan yang tak bisa terlaksana tahun lalu, masih bisa dikerjakan tahun ini. Karena anggarannya masih ada. Dia

menegaskan, setiap usulan yang sudah masuk APBDes tidak bisa diotak-atik lagi. Seperti permasalahan ini, dia memastikan tentu bisa dilanjutkan dalam APBDes di tahun berikutnya. “Dalam situasi Awas Gunung Agung, jika penyenderan tetap dipaksakan dan ternyata tidak dapat diselesaikan pada batas waktu yang ditetapkan, maka justru akan menjadi pertanyaan di tingkat atas. Walaupun karena kondisi Gunung Agung,” tegas Komang Agus Sukasena. Masyarakat lainnya, I Ketut Ardana, meminta penjelasan soal nasib BKK Provinsi tahun lalu bagi setiap desa adat. Perbekel Nyoman Tinggal menegaskan, tak bisa melanggar aturan yang ada. Persoalan BKK Provinsi tidak hanya terjadi di Desa Pakraman Badeg Kelodan. Tetapi, di seluruh desa adat se-Desa Sebudi. Penyebabnya sama, karena terjadi status Awas Gunung Agung. Kondisi seperti itulah yang memaksa seluruh kegiatan di Desa Sebudi itu terhenti lantaran masuk radius rawan bencana. Sehingga dana BKK untuk sebelas desa pakraman, termasuk subak abian senilai Rp

Bali Post/gik

DENGARKAN PENJELASAN - Puluhan warga Desa Pakraman Badeg Kelodan saat mendengarkan penjelasan Perbekel Sebudi, Selasa (30/1) kemarin. 2,6 miliar itu tidak bisa cair. “Kalau mengikuti mekanisme yang ada, sesuai penjelasan Pak Kadis PMD Provinsi, tentu tidak bisa lagi agar dicairkan tahun ini. Tetapi, kami akan tetap mengupayakan,”

tegasnya. Selain Perbekel, Kadis PMD Karangasem dan Bendesa Pakraman Badeg Kelodan, pada pertemuan itu hadir dari Forkopimcam Selat, Ketua Majelis Alit

Desa Pakraman Selat I Komang Sujana, Ketua BPD Sebudi I Gusti Putu Arsa, Bhabinkamtibmas, Babinsa Sebudi, puluhan masyarakat Desa Pakraman Badeg Kelodan. (gik)


TABANAN

14

Rabu Umanis, 31 Januari 2018

Swasembada Bawang Putih Tahun 2019

Program Hortikultura Seluas 200 Hektar Bali Post/kmb28

COKLIT - Petugas saat melakukan coklit pada salah seorang seniman Tabanan untuk menyajikan data yang valid dan akurat.

Sepekan Pelaksanaan Coklit, 87 Ribu KK Sudah Terdaftar

Tabanan (Bali Post) Sepekan sudah KPU Tabanan melakukan pencocokan, penelitian dan pemutakhiran data (coklit) secara serentak. Coklit dilakukan KPU sejak tanggal 20 Januari untuk memastikan jumlah pemilih yang akan melaksanakan hak nya pada pemilihan kepala daerah serentak tahun 2018. Komisioner Bidang Data KPU Tabanan I Wayan Sutama menyampaikan jumlah KK yang berhasil dicoklit di wilayah Tabanan hingga hari ketujuh sebanyak 87.245 KK, dengan jumlah 79.781 rumah. Total pemilih yang tercoklit sebanyak 165.912 pemilih, dengan rincian laki-laki 82.345 dan perempuan 83.567. Dengan menerjunkan 1.281 PPDB ke 10 kecamatan, 133 Desa dan 780 TPS, pelaksanaan coklit, kata Sutama, ditarget tuntas hingga batas penentuan akhir tanggal 18 Februari 2018 mendatang. Di mana untuk DP4 Kabupaten Tabanan berjumlah 368.461 pemilih, dengan rincian 180.372 laki-laki dan 188.090 perempuan. “Laporan dari PPK minggu kedua saja sudah selesai, bahkan sudah ada PPDP selesai mencoklit,” ucapnya. Gerakan coklit serentak merupakan terobosan KPU-RI untuk pemuktahiran data pemilih pada pilkada, mengingat tahun 2018 dan tahun 2019 merupakan tahun politik. “Sukses Pemilu 2019, salah satunya ditentukan sukses pilkada ini,” ujarnya. Untuk itu KPU sebagai penyelenggara pemilu menegaskan yang punya hak pilih harus terdaftar dalam daftar pemilih. “Kegiatan coklit ini punya manfaat dan dampak besar terhadap daftar pemilih,” ujar Sutama Pria asal Beraban, Kediri ini menilai pelaksanaan coklit serentak di Kabupaten Tabanan berjalan sukses dan lancar. “Semua PPDP sudah memahami dan melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka dengan baik,” katanya. Ia pun mengaku selama pelaksanaan coklit petugas tidak menemukan hambatan ataupun kendala. “Sebelumnya sudah di sosialisasikan bahwa akan ada PPDP mencoklit. Petugas juga sudah tahu wilayah kerjanya, yang penting ada salah satu kepala keluarganya di rumah, jadi tidak harus menunggu anaknya datang dari sekolah yang penting KK dan e-KTP,’’ terangnya. Sebelumnya Ketua KPU Tabanan Ni Luh Gede Darayoni mengatakan, dengan gerakan coklit serentak ini dapat meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pelaksanaan pilkada. Di samping itu, dengan gerakan coklit serentak ini penyelenggara pemilu dapat menyajikan kepada masyarakat data pemilih yang lebih akurat dan valid. “Apa yang kita lakukan saat ini manfaatnya cukup besar dalam mensukseskan perhelatan pemilu,” terangnya. (kmb28)

Dukung Gerakan Penghijauan

Dikembangkan Budi Daya Matoa

Tabanan (Bali Post) Petani Tabanan sangat memerlukan air untuk kelangsungan pertanian agar bisa berjalan dengan baik. Karenanya menjaga sumber air itu sangat penting sekali. Untuk itu, petani di Tabanan pun turut serta mendukung gerakan penghijauan. Salah satu caranya coba dikembangkan tanaman matoa. Selain mendukung gerakan penghijauan, pengembangan tanaman matoa yang merupakan salah satu tanaman asli Papua itu juga untuk menopang ekonomi pedesaan. Pengelola P4S Batur Sari, Desa Munduk Temu di Kecamatan Pupuan, Ketut Suardika, S.E., mengatakan beberapa waktu lalu, bibit matoa merupakan bantuan dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Hutan Lindung Bali. Tahun ini diperoleh bantuan sebanyak 1.890 bibit matoa, dalam rangka pemanfaatan hutan serbaguna di kawasan agrowisata di Desa Wisata Munduk Temu. Nantinya bantuan bibit tanaman matoa akan ditanam pada lahan seluas 16 hektar di wilayah kelompok P4S Batur Sari, dan 10 hektar tersebar di wilayah Desa Munduk Temu yang didistribusikan melalui lembaga ekonomi masyarakat Munduk Temu. Dipilihnya tanaman matoa oleh masyarakat Desa Munduk Temu, karena selain merupakan program penghijauan, juga tanaman itu dianggap sesuai kondisi cuaca maupun alam di sana dinilai sangat cocok untuk pengembangan tanaman tersebut. ‘’Action itu juga dalam rangka mendukung program Desa Munduk Temu yang dikembangkan menjadi desa wisata,’’ ujarnya. Dengan menanam pohon matoa, dipercaya akan mampu menarik minat wisatawan datang ke Munduk Temu. Wisatawan yang datang nantinya bisa mendapatkan hal berbeda yang tentunya tidak ditawarkan di desa wisata lainnya. ‘’Tanaman matoa kami harapkan bisa menjadi daya tarik wisata tambahan, selain komoditi salak gula pasir, kopi yang menjadi produk unggulan Desa Munduk Temu,” ujar Suardika. Nilai ekonomi buah matoa itu sangat menjanjikan. Dikatakan, buah ini sangat diminati di Bali. Karena itu laku dengan harga cukup mahal yaitu antara Rp 35.000-Rp 45.000 per kg pada musim panen. Dan mencapai ratusan ribu rupiah bila tidak musim panen. Mahalnya harga buah matoa itu karena produksinya di Bali masih sangat terbatas, sedangkan permintaan pasarnya cukup besar. (kmb24)

Tabanan (Bali Post) Setelah mencapai swasembada bawang merah, Pemkab Tabanan melalui Dinas Pertanian terus meningkatkan usahanya guna mewujudkan swasembada bawang putih di tahun 2019. Untuk mencapai hal ini, pemerintah pusat memberikan bantuan program hortikultura di tahun 2018 yang dijatah 200 hektar. Kepala Bidang Pengembangan Produksi dan Hortikultura Dinas Pertanian Tabanan I Wayan Suandra, Selasa (30/1) kemarin, mengatakan bantuan 200 hektar itu untuk program hortikultura bawang putih yang akan ditanam di wilayah Baturiti dan Penebel. Penanaman tahap pertama akan dilakukan April, Mei dan Juni. ‘’Penanaman dilakukan secara bertahap selama tahun 2018 ini,’’ ujarnya. Dengan menanam bawang putih, diharapkan secara bertahap pula bawang putih bisa tersedia di masyarakat sepanjang tahun. Sehingga tidak akan ada lagi kelangkaan stok dan kenaikan harga secara signifikan. Selain bawang putih, Tabanan juga mendapatkan bantuan hortikultura bawang merah seluas 40 hektar, cabai seluas 50 hektar dan manggis seluas 75 hektar. Program hortikultura yang diterima Tabanan itu kata Suandra, berlangsung selama tiga tahun. Diharapkan bantuan itu dapat memberikan hasil efektif terutama, dalam hal menekan harga keperluan pokok perkebunan. Seperti cabai dan bawang. Petani pada program tersebut tidak mendapatkan uang tunai, tetapi lebih kepada bantuan fisik, mulai bibit, pupuk hingga peralatanan pendukung lainnya.

Bali Post/kmb24

PETANI - Petani bawang di Baturiti tampak serius memelihara komoditas andalannya. Harapanya, tercapai swasembada bawang putih tahun 2019. Tabanan sendiri mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat, program hortikultura bawang putih seluas 200 hekttar. Berdasarkan data terakhir, harga bawang putih saat ini di Tabanan yang kualitas 1 Rp 20.000 per kilogram, sedangkan bawang

putih KW 2 Rp 16.000 per kilogram. Harga sama juga berlaku untuk bawang merah yaitu Rp 20.000 perkilogram, KW 1 dan Rp 16.000

Marak, Perusakan Baliho

Panwaslu Sarankan Lapor Polisi Tabanan (Bali Post) -

Maraknya perusakan baliho calon gubernur dan calon wakil gubernur di Tabanan mendapat atensi langsung Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Tabanan. Bahkan, Ketua Panwaslu I Made Rumada menyarankan kepada kader partai politik yang balihonya dirusak agar melaporkan hal itu kepada pihak kepolisian. Ini dilakukan agar pemilu di Tabanan tahun 2019 mendatang tidak berdampak buruk. “Bukan ranah kami melakukan tindakan jika terjadi perusakan baliho. karena belum ada penetapan dari pusat,” ucap Rumada, Selasa (30/1) kemarin. Karena itu, dirinya mengharapkan agar kasus seperti ini dilaporkan ke polisi. Hal itu penting, agar Pemilu

2019 berlangsung lancar dan sukses. Dan polisi pun diharapkan bisa melakukan penyelidikan. “Siapa pelaku perusakan baliho itu? Tujuanya apa? Jadi ini harus tuntas,” tegas Rumada. Diterangkannya, Panwaslu baru boleh melakukan penindakan ketika masa

kampanye itu sudah ditentukan. Saat itu pun akan ada peraturan KPU di titik mana saja boleh memasang baliho. “Jadi sudah masa kampanye, kemudian ada perusakan baliho, di sana baru kami bisa tindak tegas sesuai peraturan yang sudah ditentukan,” tegas Rumada.

Sekadar mengingatkan, dua baliho cagub dan cawagub milik I Made Asta Dharma, Ketua Fraksi Golkar Tabanan, dan milik Wakil Ketua DPRD Tabanan Ni Made Meliani dirusak. Perusakan terjadi di bagian wajah dari Made Asta Dharma dan Ni Made Meliani. Hal serupa juga terjadi pada baliho cagub-cawagub KBSAce dari PDI-P yang di pasang oleh anggota DPRD Tabanan Anak Agung Nyoman Dharma Putra dan I Gede Purnawan asal Pupuan, juga dirusak pada bagian wajah anggota DPRD tersebut. (kmb28)

Operasi Pasar akan Digelar Tabanan (Bali Post) Setelah satu minggu menunggu jawaban dari Bulog Bali, akhirnya operasi pasar di Tabanan mulai dilak-

sanakan Rabu (31/1) hari ini. Lokasi yang pertama disasar adalah Kecamatan Tabanan dan dimulai pukul 07.00 Wita. Kepala

Bali Post/kmb24

RAPAT - Rapat pelaksanaan operasi pasar, Selasa (30/1) kemarin.

Pelaksana Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID) Tabanan I Gusti Putu Ekayana mengatakan, sesuai rapat operasi pasar yang digelar Selasa (30/1) kemarin, operasi pasar pertama-tama akan digelar pada Rabu (31/1) hari ini. Operasi pasar akan menyasar Kecamatan Tabanan. ‘’Untuk di Kecamatan Tabanan akan digelar tiga hari, Rabu (31/1) hingga Jumat (2/2) mendatang. Lokasinya di sebelah selatan Gedung Ketut Maria. Setelah Kecamatan Tabanan, operasi pasar akan dilanjutkan ke Kecamatan Kediri, dimulai Sabtu (3/2) hingga Senin (5/2) di tempat parkir depan Toko Nyoman dan di Kecamatan Selemadeg pada Selasa (6/2) hingga Kamis (8/2) di tempat parkir pasar Bajra. Operasi pasar, kata Ekayana, digelar atas kerja sama TPID Tabanan, Bulog Bali, Perpadi, Disperindag Tabanan dan PDDS. Adapun keperluan pokok yang disediakan adalah beras medium CPB ukuran lima kilogram seharga Rp 46.750 atau Rp 9.350 per

Sebulan, Disdukcapil Terima Belasan Pengaduan Efektifkan Layanan Klik Sadu Segala bentuk layanan publik tentunya tidak pernah lepas dari beragam keluhan masyarakat. Begitupun yang terjadi pada layanan administrasi kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemkab Tabanan. Jumlah pengaduan masuk selama sebulan ini rata-rata mencapai angka dua belas kasus. Bagaimanakah solusi efektif yang diupayakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Tabanan itu? “Kami ada inovasi ‘Klik Sadu’ atau Klinik Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Dengan layanan itu, segala bentuk pengaduan yang masuk akan bisa segera ditangani oleh empat petugas yang kami siapkan,” ucap Kepala Disdukcapil I GA Rai Dwipayana didampingi Sekretaris Dinas I Made Kristiadi, Selasa (30/1) kemarin. Jenis pengaduan yang masuk pada pos layanan ‘‘Klik Sadu’’ itu dikatakan didominasi pengaduan tentang pelayanan pencatatan sipil, khususnya terkait pelayanan akta perkawinan, lantaran pada kasus pernikahan kedua dan pemberian identitas NIK

perkilogram untuk KW 2. Sementara cabai rawit merah KW 1 Rp 45.000 per kilogram dan KW 2 Rp 40.000 perkilogram. (kmb24)

dan KTP kepada anak yang tidak diketahui asal-usulnya (besar di panti asuhan). “Apa pun permasalahannya sepanjang terkait dokumen kependudukan bisa disampaikan di Klik Sadu, guna dicarikan solusi secara holistik dan paripurna, termasuk permasalahan akta,” terangnya. Bagi masyarakat yang memiliki pengaduan bisa langsung mengisi blangko sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap masalah yang diadukan serta untuk koordinasi terkait pemecahan masalah yang dihadapi. “Sekarang masyarakat memiliki media untuk mendapatkan pemecahan masalah. Kalau dulu

pengaduan itu dikelola tanpa ada penyelesaian paripurna. Sekarang digunakan solusi ‘Klik Sadu’, maka kami jamin warga akan memperoleh penyelesaian yang relatif lebih cepat,” pungkasnya. Disinggung tentang capaian perekaman e-KTP untuk pelajar yang memasuki usia 17 tahun, saat digelarnya perhelatan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Juni 2018 mendatang. Dari 6.000 pelajar yang tercatat, hingga Selasa kemarin sudah terekam 1.000 pelajar. “Rata-rata tiap hari 100 orang pelajar. Sejauh ini sudah 1.000 orang yang sudah kami rekam sebagai upaya jemput bola ke sekolah-sekolah. Bulan Februari

nanti akan kita teruskan lagi. Bahkan petugas pun tidak mengenal istilah libur. Mereka tetap bekerja memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat,” terangnya. Selain perekaman ke sekolah, sore harinya petugas turun ke desa-desa melakukan hal serupa. Ini dilakukan agar sekitar 3.000 warga yang wajib e-KTP dapat segera melakukan perekaman. Pihaknya menargetkan Februari ini semuanya sudah tuntas. “Kami tidak ingin ada warga yang tertinggal dan tidak terekam, makanya kami turun ke desadesa,” katanya. Program yang dibuat Disdukcapil ini mendapat dukungan KPU Tabanan. Setiap petugas Disdukcapil Tabanan melakukan perekaman ke sekolah-sekolah. Dikatakan, selalu ada petugas KPU yang melakukan monitoring. Salah satu komisioner KPU Tabanan Gede Putu Weda Subawa mengapresiasi program ini

menjaring semua pemilih, bisa menggunakan hak pilih pada Pilgub 27 Juni mendatang. “Ternyata hanya Disdukcapil Tabanan yang melakukan hal ini. Hal itu patut kami apresiasi,” Kata Weda Subawa. (bit) PENGADUAN Klik Sadu, ruang bagi masyarakat yang memiliki pengaduan tentang layanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil.

kilogram, serta minyak goreng ukuran satu liter seharga Rp 12.000 dan gula ukuran satu kilogram Ro 11.900. Semua harga kebutuhan pokok ini sesuai harga HET. Prosedur penjualannya, kata Ekayana, menggunakan sistem kupon. Caranya, satu orang hanya bisa membeli maksimal dua beras ukuran lima kilogram. Untuk minyak goreng dan gula bisa lebih dari dua. Dipilihnya tiga kecamatanan itu, lanjut Ekayana, karena penduduk di kecamatan itu relatif banyak, terpusat di Tabanan dan Kediri. Sementara Selemadeg rencananya dilaksanakan di Pasar Bajra. Tempat ini sangat luas, bahkan bisa menyasar kecamatan terdekatnya. Jika dengan jadwal, masih banyak permintaan dari masyarakat serta harga beras medium belum normal, maka operasi pasar akan dilanjutkan oleh Perpadi Tabanan. ’’Dan tidak menutup kemungkinan jadwal operasi pasar akan dilaksanakan Perpadi di kecamatan lainnya,’’ ujar Ekayana. (kmb24)


15

Rabu Umanis, 31 Januari 2018 Jadwal Pertandingan

City Perkuat Barisan Pertahanan

Liga Inggris Kamis (1/2) dini hari Chelsea vs AFC Bournemouth Everton vs Leicester City Newcastle United vs Burnley Southampton vs Brighton & Hove Albion Manchester City vs West Bromwich Albion Stoke City vs Watford Tottenham Hotspur vs Manchester United Copa del Rey Kamis (1/2) dini hari Leganes vs Sevilla Jumat (2/2) dini hari Barcelona vs Valencia

London Jelang laga melawan West Bromwich Albion di Liga Utama Inggris, Kamis (1/2) dini hari, Manchester City memperkuat lini belakangnya dengan mendatangkan Aymeric Laporte, Selasa (30/1) kemarin. Ini bagian dari strategi City dalam menghadapi empat turnamen musim ini.

Coppa Italia Kamis (1/2) dini hari AC Milan vs Lazio Piala Liga Kamis (1/2) dini hari Monaco vs Montpellier

Pique Perpanjang Kontrak hingga 2022

Barcelona Bek Barcelona Gerard Pique menandatangani perpanjangan kontrak hingga 2022. Pemain timnas Spanyol itu juga ingin mengakhiri karier di klub tempat ia mengawali karier. ‘’Saya sungguh senang bisa merayakan perpanjangan kontrak saya karena ini rumah saya dan sejak saya kembali, hasrat saya bisa mengakhiri karier saya di sini,’’ kata Pique yang mencatat dirinya telah 14 tahun mengabdi sebagai seorang profesional hingga datang akhir kontrak. Pique pernah menjadi pemain remaja Barca sebelum dia bergabung dengan Manchester United pada 2004. Empat tahun kemudian dia kembali lagi ke Nou Camp dan sejak itu dia bermain lebih dari 250 pertandingan liga. ‘’Ini hari istimewa, Gerard Pique seorang pemain berpengalaman, seorang penggemar Barca sejak lama dan kami berharap bisa terus menjaga trofi kemenangan, kontrak adalah sesuatu yang mudah,’’ kata presiden Barca Josep Maria Bartomeu. Pique juga mengatakan dalam laman (www.fcbarcelona.com) bahwa dirinya tidak pernah mengatakan akan bermain di tempat lain. ‘’Saya bisa melihat diri saya sendiri di sebuah kaos Barca, jika saya tidak memperpanjang kontrak saya maka saya akan berhenti bermain karena saya hanya bermain sepak bola untuk Barca,’’ katanya. Pique ikut memenangi tiga Liga Champion dan enam liga Spanyol serta lima Piala Raja, lima Piala Super Spanyol, dua Piala Super Eropa dan tiga trofi Piala Dunia Antar-Klub FIFA bersama Barca. (rtr/ant)

Bek Athletic Bilbao Aymeric Laporte.

Bali Post/rtr

BERSAMA - Bek FC Barcelona Gerard Pique (kanan) dan Presiden klub Josep Maria Bartomeu berfoto bersama setelah penandatanganan perpanjangan kontrak.

Golovkin Duel Ulang Lawan Alvarez pada 5 Mei

London Pertandingan ulang antara juara kelas menengah Gennady Golovkin melawan Saul ‘’Canelo’’ Alvarez akan dilangsungkan pada 5 Mei. Namun lokasi duel ini belum bisa ditentukan. Pertandingan sebelumnya terjadi pada 16 September di Las Vegas yang berakhir kontroversial dengan hasil seri ketika petinju Kazakhstan Golovkin dan petinju Meksiko Alvarez masing-masing mendapat dukungan dari satu juri, ketika ketiga juri itu menyatakan seri. ‘’Golovkin, saat ini anda tidak butuh juri, saya ingin KO anda,’’ kata Alvarez. Golovkin, yang memegang sabuk juara WBA, WBC, IBF dan IBO, tak terkalahkan dengan rekor 37-0-1. Sedangkan Alvarez memiliki rekor 49-1-2 dan hanya kalah melawan Floyd Mayweather pada 2013. ‘’Saat ini kami pun tidak perlu juri,’’ kata Golovkin, yang punya julukan ‘’Triple G’’. (rtr/ant)

Buffon Belum Putuskan Masa Depannya Milan Kiper Juventus Gianluigi Buffon yang pernah berencana mundur pada musim panas ini, belum memutuskan tentang masa depannya. Pemain senior itu akan bertemu dulu dengan presiden klub Andrea Agnelli untuk membicarakan sesuatu. Kontrak Buffon akan habis pada akhir musim ini. Dia pernah menyatakan akan mundur menyusul kegagalan Italia lolos ke putaran final Piala Dunia tahun ini di Rusia. ‘’Masa depan tidak begitu menjadi masalah bagi saya. Saya segera akan bertemu Andrea Agnelli dan saya ingin mengatasinya dan membuat pilihan yang tepat,’’ kata Buffon yang merayakan ulang tahun ke-40, Selasa (30/1) kemarin. ‘’Presiden adalah seseorang yang paling peduli tentang saya

dan saya yakin lewat bantuan dia keputusan tepat untuk seseorang yang seusia saya, dan untuk kemungkinan saya mengubah masa depan,’’ tambahnya. Buffon mengatakan dirinya tidak berpikir untuk mengalahkan rekor tampil 647 kali di liga Italia seperti yang dibuat Maldini. ‘’Saya tidak berpikir anda akan memaksakan sesuatu, anda akan senang dengan apa yang telah anda dapatkan,’’ katanya. ‘’Saya punya rekor melimpah, dan tetap Paolo nomor satu,’’ tambahnya memuji pemain yang telah pensiun itu. Buffon yang sempat absen bermain selama bulan lalu, telah tampil sebanyak 629 pertandingan liga Italia. Dia akan melampaui rekor Maldini jika dia bermain di setiap pertandingan liga Italia hingga akhir musim. (afp/ant)

Kiper Juventus Gianluigi Buffon.

Bali Post/rtr

Alonso Bersama Toyota di Balapan Le Mans

Bali Post/rtr

IZIN - David Beckham bisa bernapas lega setelah mendapat izin mendirikan klub untuk berkompetisi Liga AS (MLS). MLS berniat memperluas wilayahnya hingga Miami dan Beckham berharap klubnya bisa ambil bagian di kompetisi itu pada 2020.

Bali Post/ant

Laporte didatangkan dari Athletic Bilbao dengan harga 57 juta pound (80 juta dolar AS). Pemain asal Prancis ini nantinya juga akan dilibatkan City di kompetisi Liga Champions mengingat Bilbao tak ambil bagian di turnamen itu. Laporte disebut-sebut sebagai pemain belakang penuh prospek di Eropa. Nantinya dia akan ditempatkan di posisi kiri, di mana oleh City posisi ini dinilai paling rawan. Kedatangan Laporte, Rabu ini merupakan batas akhir transfer pemain untuk pertengahan musim yakni Januari. Kehadirannya cukup melegakan pelatih Pep Guardiola yang dipusingkan dengan cedera pemain dan jadwal padat. Di Liga Inggris, Guardiola lebih tenang karena memimpin klasemen dengan selisih 12 poin. Bila keunggulan itu bisa dipertahankan maka akan melewati rekor Manchester United yang pada 2000-2001 juara dengan menyisakan lima pertandingan akhir. Di tiga turnamen lainnya, City juga diunggulkan. Di Piala Liga, City akan menghadapi Arsenal di final akhir bulan depan. Sementara di Liga Champions, pasukan Guardiola akan menghadapi Basel di babak 16 besar. City juga mendapat tiket ke putaran lima Piala FA. Penampilan terbaik City terjadi dua tahun lalu. Memasuki bulan Februari, mereka memimpin klasemen dan ambil bagian di empat turnamen. Namun City saat itu tertinggal 6 poin dari pemimpin klasemen. Namun, Guardiola menyaksikan timnya tak lagi bugar dan cenderung lemah. Karena itu pula ia mengistirahatkan Sergio Aguero pada pertandingan melawan Cardiff dan serangan City dipimpin oleh Kevin De Bruyne dan Raheem Sterling. Guardiola terpaksa memainkan Aguero sebagai pemain pengganti setelah Leroy Sane cedera. Cedera itu pula menyebabkan pemain timnas Jerman bakalan absen selama beberapa pekan ke depan. Kondisi itu yang membuat Guardiola sedikit khawatir dengan stok pemainnya quadruple talk. ‘’Saya tidak memunyai banyak pemain,’’ jelas Guardiola yang meraih sejumlah gelar bersama tim Barcelona. Dari sejumlah tim Inggris Raya hanya Celtic yang mapu merebut quadruple (empat gelar) pada 1967. Sementara Liverpool mampu eraih tiga gelar yakni Piala Liga, Piala Eropa dan Piala Liga, serta Liga Utama pada 1984. Manchester United lebih mengesankan dengan memborong Liga Champions, Piala Eropa dan Piala Liga A 1999. (kmb39/rtr)

Pembalap Spanyol Fernando Alonso.

Bali Post/afp

London Pembalap Spanyol Fernando Alonso akan membela tim Toyota pada balapan ketahanan 24 jam Le Mans dan FIA World Endurance Championship (WEC) pada tahun ini. Seperti keterangan yang dikeluarkan oleh timnya dari Formula 1 McLaren, Selasa (30/1) kemarin, Alonso memutuskan untuk ambil bagian pada event ketahanan. Juara dunia dua kali Formula 1 itu ingin menyamai rekor Graham Hill, pembalap Inggris yang menjuarai F1, Indianapolis 500 dan Le Mans pada tahun 1960-an. ‘’Saya tidak pernah malu untuk mengungkapkan target saya menjuarai ‘Tiga Mahkota’ juara balapan, GP Monaco, Indy 500 dan ketahanan 24 Jam Le Mans. Kami telah mencoba tahun lalu untuk Indy, hampir berhasil,’’

kata Alonso dalam pernyataannya. Tahun ini, McLaren memberi izin untuk mengikuti balapan di Le Mans. Balapan tersebut akan menghadirkan tantangan besar. ‘’Saya siap dan tak sabar untuk segera membalap,’’ lanjutnya Menyusul balapan ketahanan 24 jam Daytona pekan lalu, Alonso menjalin kerja sama dengan Toyota. Dengan demikian pembalap berusia 36 tahun itu bisa mengikuti sejumlah seri di WEC. McLaren dan Alonso sebelumny telah mencapai kata sepakat bahwa balapan Formula 1 menempati posisi utama dalam kepentingan kedua belah pihak. Karena itu Alonso tetap tampil di GP F1 AS pada 21 Oktober yang bertepatan dengan seri WECV Jepang. (kmb39/rtr)


OLAHRAGA

16

Rabu Umanis, 31 Januari 2018

Didukung, Pemangkasan Atlet PON 2020 Gianar (Bali Post) Asprov PSSI Bali mendukung keputusan KONI Bali yang bakal memangkas jatah atlet Bali yang berlaga ke PON XX di Papau pada 2020 mendatang. Apalagi, Asprov PSSI Bali membawahi dua cabor permainan beregu, yakni sepak bola dan futsal. Ketua Umum Asprov PSSI Bali Ketut Suardana, di Ubud, Gianyar, Selasa (30/1) kemarin menerangkan, pihaknya sejalan dengan keputusan KONI Bali, yang bertekad memberangkatkan tim ramping ke PON Papua, bahkan hanya menerjunkan atlet yang menduduki peringkat III nasional di nomornya, sehingga berpeluang pulang menggondol medali. ‘’Pada prinsipnya, kami setuju dengan keputusan KONI Bali, apalagi Asprov PSSI Bali juga di bawah naungan KONI,’’ jelasnya. Hanya, keputusan secara organisatoris, pihaknya bakal membahasnya pada Kongres Tahunan Asprov PSSI Bali 2018 di Denpasar pada 18 Februari mendatang. ‘’Kami akan mengagendakan pembahasan pada Kongres PSSI Bali nanti apakah perlu membentuk tim Pra PON sepak bola dan futsal. Saya juga kembalikan kepada pada executive committee (exco) bersama peserta kongres lainnya,’’ tutur Suardana. Dikemukakan, selain menyinggung soal perlu tidaknya rencana pembentukan tim Pra-PON, Kongres PSSI Bali juga mengagendakan kompetisi Liga 3 rayon Bali, Pala Soeratin U-15 dan U-17, serta galanita. Sebelumnya, pada pelaksanaan Porprov Bali XIII/2017, di Gianyar, Asprov PSSI Bali telah menerjunkan tim pemandu bakat baik sepak bola maupun futsal, guna pembentukan tim Pra-PON. Sementara KONI Bali cenderung mengirimkan atlet perorangan yang berpeluang mendulang medali di PON, serta mengurangi cabor permainan beregu, yang tipis kansnya merebut medali. (022)

PSSI Badung Ajukan Anggaran Rp 3 Miliar Mangupura (Bali Post) Askab PSSI Badung bakal mengajukan proposal anggaran ke KONI Badung berkisar Rp 3 miliar. Dana sebesar itu dialokasikan untuk PS Badung melakoni Kompetisi Liga 3 langsung ke putaran nasional, Persekaba Bali merangkak dari Kompetisi Liga 3 Rayon Bali, Piala Soeratin U-15 dan U-17, serta menggelar turnamen dan kompetisi internal. Ketua Askab PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana, di Kuta, Badung, Selasa (30/1) kemarin menjelaskan, pihaknya bakal mengajukan anggaran berkisar Rp 3 miliar, dan seandainya kurang bakal menganggarkan lagi pada anggaran perubahan. ‘’Ya… untuk sementara keperluan kami pada 2018 ini, sekitar Rp 3 miliar,’’ kata pria yang akrab disapa Koming ini. Dijelaskannya, pasca-Kongres Asprov PSSI Bali, pihaknya bakal menggelar acara serupa. Tujuannya, untuk membahas agenda event selama 2018 ini. Karena itu, sejauh ini Koming belum tahu persiapan Badung yang memilik dua tim Liga 3 yakni PS Badung dan Persekaba Bali, mengingat Asprov PSSI Bali juga belum menggelar kompetisi. ‘’Jadwal kompetisi yang dihelat Asprov PSSI Bali juga belum turun, sehingga kami pun belum menyiapkan tim,’’ kilahnya. Hanya, Koming memprediksikan PS Badung yang otomatis lolos ke putaran nasional, tanpa melalui Kompetisi Liga 3 Rayon Bali, karena baru saja terdegradsi dari Liga 2. Materi pemainnya harus lebih berkualitas dibandingkan Persekaba Bali. ‘’Ya, mungkin skuad Persekaba Bali, materinya kami ambilkan pemain junior dan muda-muda,’’ ucapnya. (022)

Bali Post/wan

PUTARAN NASIONAL - Tim sepak bola PS Badung bakal langsung ke putaran nasional Kompetisi Liga 3, tanpa harus melalui Kompetisi Liga 3 Rayon Bali, sebab baru saja terdegradasi dari Liga 2. Sedangkan Persekaba Bali yang juga didanai Askab PSSI Badung merangkak melalui Kompetis Liag 3 Payon Bali.

Timnas Basket Targetkan Kemenangan di Laga ’’Test Event’’ Jakarta (Bali Post) Tim nasional bola basket putra Indonesia mengincar kemenangan di setiap laga turnamen uji coba atau test event Asian Games 2018 yang akan digelar pada 8-12 Februari 2018 di Hall Basket Senayan, Jakarta. ‘’Kalau bertanding pasti mau menang,’’ ujar pelatih timnas bola basket putra Indonesia Fictor Roring, Selasa (30/1) kemarin. Meski ingin hasil terbaik, pelatih yang akrab disapa Ito itu mengingatkan bahwa tujuan utama test event adalah untuk menguji sistem permainan timnas dan kesiapan para pemain terutama mereka yang berstatus debutan skuat Garuda. Ito sendiri memanggil 12 nama pemain yang akan dibawa ke test event yang selain Indonesia juga diikuti India, Timor Leste dan Thailand. Mereka adalah Andakara Prastawa, Arki Dikania Wisnu, Christian Ronaldo Sitepu, Adhi Pratama, Kevin Yonas Sitorus, Daniel Wenas, Avan Seputra, Xaverius Prawiro, Respati Ragil Pamungkas, Valentino Wuwungan, Kaleb Ramot Gemilang dan pemain naturalisasi Jamarr Andre Johnson. Dari daftar tersebut, beberapa nama yang baru akan memulai debutnya di timnas yakni Kaleb Ramot, Valentino Wuwungan, Respati Ragil dan Avan Seputra. ‘’Semua pemain yang saya panggil menunjukkan performa yang baik di liga. Namun, test event ini masih tahap seleksi untuk Asian Games 2018 nanti,’’ kata Ito. Ito sendiri mengaku sebelum mengerucutkan menjadi 12 nama, dia memiliki 24 pemain yang disiapkan untuk test event. ‘’Rencananya saya mau mengikutkan dua tim di test event, tetapi ternyata tidak bisa. Jadi saya putuskan bawa 12 nama yang saya mau lihat performanya di test event nanti,’’ tutur Ito. Adapun latihan tim nasional bola basket putra untuk test event Asian Games 2018 dimulai pada Selasa 6 Februari 2018 di Hall Basket, Senayan, Jakarta. (ant)

Bali Post/net

Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir absen di turnamen India Terbuka.

Tontowi/Liliyana Absen di India Terbuka Jakarta (Bali Post) Salah satu andalan bulu tangkis Indonesia pada nomor ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dipastikan mundur dari turnamen level 4 (Super 500) India Terbuka 2018. ‘’Semalam Tontowi sendiri yang telepon saya dan sampaikan keraguan untuk tanding dengan kondisi dia yang kurang maksimal. Jadi saya putuskan untuk cancel saja di India Open. Keadaan seperti ini memang tidak bisa dihindari, harus dijalani. Lebih baik mereka persiapkan diri jelang All England,’’ kata Kepala Pelatih Ganda Campuran PBSI Richard Mainaky dalam keterangan PBSI, di Jakarta, Selasa (30/1) kemarin. Saat dikonfirmasi, Richard menyebutkan kondisi Tontowi kurang siap untuk turun di India. Kemungkinan itu dikarenakan sebelum Indonesia Masters pekan sebelumnya, persiapan dan konsentrasi Owi (sapaan akrab Tontowi) sedikit terganggu

jelang kelahiran anak keduanya. ‘’Jadi kelihatan di final Indonesia Masters kemarin tidak tahan fokus dalam menghadapi tekanan-tekanan dari pasangan Cina Zheng Siwei/ Huang Yaqiong, sehingga tidak bisa menjalankan pola dan strategi untuk

meredam serangan Zheng/Huang,’’ ujarnya lagi. Ganda campuran merupakan salah satu nomor tumpuan Indonesia saat ini, selain ganda putra. Mundurnya Tontowi/Liliyana ini membuat target tim ganda campuran pada India Terbuka 2018 lantas bergeser. ‘’Targetnya tetap semaksimal mungkin, minimal lolos ke semifinal dulu,’’ ujarnya pula. Tanpa Tontowi/Liliyana, nomor ganda campuran menyisakan tiga wakil yang akan bertanding di India Terbuka 2018. Mereka adalah Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, dan Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja.

Pada putaran pertama, Praveen/ Melati akan bertemu dengan peraih medali perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia). Jika lolos, Praveen/ Melati kemungkinan bertemu dengan Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto. Namun dengan catatan Ricky/ Debby harus melewati laga pertama melawan Mak Hee Chun/Ting Yeung Nga (Hongkong). Sedangkan Hafiz/Gloria sudah ditunggu wakil tuan rumah yang juga unggulan kedelapan Pranaav Jerry Chopra/Sikki Reddy N. Para pemain Indonesia akan bertanding pada putaran utama India Terbuka 2018 yang dimainkan pada Rabu (31/1) ini. (ant)

Arema dan Bhayangkara FC Lolos Pemerintah Siapkan Inpres Percepatan Pembangunan Infrastruktur AG

Malang (Bali Post) Arema FC akhirnya lolos babak delapan besar Piala Presiden 2018 setelah bermain imbang 0-0 saat menghadapi Bhayangkara FC pada laga pamungkas babak penyisihan Grup E di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (30/1) kemarin. Bermain tanpa gol dan harus berbagi angka dengan Bhayangkara FC, Arema mengemas lima poin dan tetap bertahta di puncak klasemen akhir Grup E. Dengan raihan itu ‘’Singo Edan’’ dipastikan lolos babak perempat’ final Piala Presiden 2018. Dengan hasil imbang 0-0 itu, kedua tim sama-sama mengoleksi lima poin dari tiga kali bertanding. Namun, Arema lebih banyak mengoleksi gol dibanding Bhayangkara FC, sehingga puncak klasemen tetap menjadi milik Singo Edan. Sejak kick off babak pertama, kedua tim langsung saling menyerang, namun beberapa menit kemudian, anak asuh Joko Susilo itu mampu mengendalikan permainan. Tekanan demi tekanan dan gempuran terus dilancarkan anak-anak Singo Edan. Peluang demi peluang pun banyak tercipta dan pertahanan Bhayangkara FC juga mulai terbuka, namun penjaga gawang Bhayangkara Panggih Priyo Sembodo cukup cemerlang dalam mengamankan bola-bola yang disarangkan ke gawangnya. Bahkan, hingga akhir babak pertama skor masih tetap 0-0. Memasuki 45 menit babak kedua, kedua

tim juga langsung melancarkan gempuran, saling serang dan mengoyak lini pertahanan masing-masing lawan. Tensi permainan pun semakin memanas dan keras. Bhayangkara FC mendapatkan peluang emas melalui Hargianto pada menit ke-61. Sayang kaki gelandang Timnas Indonesia U-23 itu tak cukup menjangkau bola umpan David Apacerido da Silva yang melewati depan gawang Arema. Thiago Furtuoso hampir saja membawa Arema unggul pada menit ke-68. Sebuah tandukan kepala yang keras dilakukan oleh pemain asal Brazil itu. Namun, penjaga gawang Bhayangkara FC mampu mengantisipasi bola dengan menepis bola keluar. Mantan penyerang Bhayangkara FC itu kembali mendapatkan peluang emas pada menit ke-72. Mendapatkan umpan terobosan dan lolos dari jebakan offside, Thiago hanya tinggal berhadapan dengan Panggih Prio Sembodho. Namun, tembakan lob yang dilepaskannya gagal menemui sasaran. Bahkan, hingga pertandingan usai kedudukan tetap imbang tanpa gol. Arema berhak lolos ke babak delapan besar Piala Presiden 2018. Sementara itu, pada pertandingan sebelumnya yang mempertemukan Persela Lamongan dengan PSIS Semarang berakhir dengan skor 0-1. Gol tunggal PSIS Semarang yang dicetak Bayu Nugroho mengantarkan tim tersebut meraih tiga poin perdana selama babak penyisihan grup E di Stadion Kanjuruhan Kepanjen. (ant)

Bali Post/ant

TABRAKAN - Pesepakbola Arema FC Hendro Siswanto (kanan) melompat untuk menghindari tabrakan dengan tubuh penjaga gawang Bhayangkara FC Panggih Prio Sembodo (kiri) dalam pertandingan Piala Presiden Grup E di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Selasa (30/1) kemarin. Pertandingan berakhir imbang 0-0.

Jakarta (Bali Post) Pemerintah pusat menyiapkan instruksi presiden tentang percepatan pembangunan atau rehabilitasi infrastruktur Asian Games dan Asian Para Games 2018 terkait sejumlah arena pertandingan dan fasilitas yang belum selesai pada 2017. ‘’Meskipun inpres itu belum ditandatangani, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebagai penanggung jawab infrastruktur Asian Games sudah mulai melakukan pekerjaan seperti renovasi Padepokan Pencak Silat di kawasan Taman Mini Indonesia Indah,’’ kata Sekretaris Kementeria Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto di Jakarta, Selasa (30/1) kemarin. Gatot yang juga menjabat sebagai penanggung jawab keuangan Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) mengatakan, inpres terbaru terkait infrastruktur Asian Games itu menjadi landasan hukum bagi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk merenovasi dan membangun sejumlah arena pertandingan yang belum selesai seperti arena pertandingan cabang squash di kawasan Gelora Bung Karno, cabang jetski dan perahu layar di Jakarta Utara, dan padepokan pencak silat. Pemerintah, lanjut Gatot, telah menerbitkan Instruksi Presiden tentang Asian Games termasuk untuk pekerjaan renovasi arena pertandingan yaitu Inpres Nomor 2 Tahun 2016 tentang Dukungan Penyelenggaraan Asian Games XVIII/2018. ‘’Pekerjaan renovasi atau pembangunan arena yang belum terakomodir dalam inpres sebelumnya masuk dalam inpres pada tahun ini. Rencana pembangunan infrastruktur itu muncul pada pertengahan 2017 dan berlanjut dalam sidang kabinet di Bogor pada November 2017,’’ ujar Gatot. Selain empat arena pertandingan itu, Gatot menyebut pekerjaan renovasi infrastruktur Asian Games yang juga terdapat dalam inpres terbaru adalah renovasi sejumlah stadion sepak bola di Jawa Barat yang akan digunakan dalam pertandingan sepak bola Asian Games. Sebelumnya pada Rabu (24/1), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) menargetkan empat arena Asian Games akan selesai direnovasi pada Juni 2018 menyusul sebagian besar arena di Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta dan Jakabaring Palembang yang sudah selesai pada 2017. ‘’Arena pertandingan yang belum selesai antara lain arena squash di kawasan GBK karena kami baru mendapatkan penugasan pada November-Desember 2017. Kami akan mulai renovasi pada Februari dan akan selesai pada Juni,’’ kata Direktur Jenderal Cipta Karya Kemen-PUPR Sri Hartoyo di sela-sela kunjungan Komisi X DPR-RI di GBK Senayan, Jakarta. Selain arena pertandingan cabang squash, Hartoyo mengatakan arena pertandingan cabang jetski dan layar di kawasan Ancol, Jakarta Utara juga akan selesai pada Juni menyusul penyerahan lokasi dari Pemerintah DKI Jakarta kepada Kemen-PUPR pada Oktober 2017. Sementara itu, Direktur Bina Penataan Bangunan Kemen PUPR Iwan Suprijanto mengatakan kementeriannya telah mendapatkan tugas renovasi Padepokan Pencak Silat di TMII melalui instruksi presiden. ‘’Renovasi padepokan sedang dalam proses lelang karena itu penugasan baru. Kami akan memenuhi standar dan persyaratan untuk pertandingan pencak silat,’’ ujar Iwan. Kemen-PUPR, lanjut Iwan, hanya bertugas untuk merenovasi gedung utama padepokan tanpa pekerjaan penataan lingkungan. ‘’Kami akan mulai mengerjakan renovasi pada Februari. Kemungkinan penggunaan padepokan untuk kejuaraan uji coba masih ada sebelum kontrak pekerjaan. Tapi secara prinsip, kami mengharapkan padepokan tidak dipakai karena sudah diserahkan kepada kami untuk renovasi,’’ kata Iwan. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Umanis, 31 Januari 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

!Job Australia ResmiPerkebunan Dcari Engineering Lls min STM LOWONGAN Hub.Whatsapp 08563925015 CV lengkap Hotel Puri Cendana Dcr Sgr Maintenance & B.BP.166.01.18.0001474 Seminyak 0812886674/732947 Tukang Service AC. Adm D3/S1 ak.mak27th Wnt CV ke B.BP.001.01.18.0001407 CV:08123905571/087861539705 KPN”Pradnya Kerthi”Trengguli I Dcr 2org Gr SD tmtn PGSD MenguB.BP.004.01.18.0001470 Tembau.Telpon:085101870900 asai Bhs Ing.Pglm tdk Diutmkn Cr Sopir Srbt bs Matik bs bw B.BP.001.01.18.0001436 &1 org Gr agama Islam.Krm Lam Mersi Alpad Hub.085238127777 Aerotravel Membutuhkan 1 Staff ke SD Prshanti Nilayam,Jl Kubu B.BP.004.01.18.0001466 Operation Untuk Div.Jepang Anyar 21 Kuta.Tel:087862508222 Dcr Peg.Butik(SMA)Indi Butik Lamaran Kirim ke Jl.By Pass B.BP.001.01.18.0001440 & Jewelery Jl.D.Buyan 33 Sanur Ngurah Rai No.11 A Kuta, B.BP.001.01.18.0001475 Dcr Admin Garment+English Tlp. 756769,Email: Dcr Staf untuk Money Changer Hub:081338278481 tourdps@aerowisatatravel.com, B.BP.001.01.18.0001382 Jujur,Utama Laki2 KTP NTT palguna@aerowisatatravel.com Dcr Gr Semua Pelajaran Utk Bimbel Hub:085100007205 B.BP.001.01.18.0001444 B.BP.001.01.18.0001471 H:085237866176&0816667972 Arsitektur (Drafter),D3 Pajak, Perush yg sdg Brkembang Pesat B.BP.167.01.18.0001455 Supir. Jl Gadung No.81 Kreneng Dcr Sales Executive u/Printing Membthkn Tng Mrktng Ulet,Siap B.BP.001.01.18.0001447 -Ling Hotel,Home Industri,dll. Bljr&Bkrja Keras,Penghasilan Cari Cook Pengalaman Min 1 Thn Jl.Diponogoro 51 Dps/T.228872 bs Mencapai Rp.5Jt Keatas. u/Warung Pizza,tdk Merokok&tdk B.BP.001.01.18.0001439 Krm Lmrn:PT.Gramitra Bali, Byk Ijin/Lbr.Hub:0812 463 0812 Dcr Teknisi,Sales,Spv,Adm Gdg, Jl.Bung Tomo No.45A Dps. B.BP.001.01.18.0001394 Hb:0361-9074597/08123982740 Cr Karyawati Min.SMKmultimedia Gj+Bns+Komisi+BPJS.Lam PT.PMA Bedahulu XVII/7,Dps B.BP.001.01.18.0001463 Usia Max.23Th H.081338251999 B.BP.821.01.18.0001232 Dbthkan Karywan/i SPBU Lamaran B.BP.001.01.18.0001047 Dcr karyawan Koperasi bagian kirim ke kntor SPBU 5480147/CV Cr:PRT perempuan,tdr dlm,Gj2jt Kredit & Tabungan,SIM C Bumi Santosa Hub:082177439576 sgr T.0361-488315,487706,Djmpt Hub.085337643965 B.BP.001.01.18.0001406

B.BP.001.01.18.0001390

BIRO JASA

ATASI :

RAJA BUNTU

WC Garansi 1 bulan

OKA TEKNIK

DIJUAL RUMAH

C.0000972-BRJ

C.0000983-SRV C.0001383-SRV

SERVICE PANGGILAN

BIRO JASA

BALI WANGI

WC

JASA KURAS

LIMBAH MELAYANI MAMPET BERGARANSI

KLOSET, WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR SALURAN DAPUR JASA KURAS

BALI WANGI

RAJA SUMBAT

WC

GARANSI

C.0000620-brj

B.BP.001.01.18.0001446

HONDA

B.BP.001.01.18.0001265

BMW

BMW 323i’98 Body,Mesin ok, Pribadi,Murah Hub.081337866811

B.BP.001.01.18.0001465

DIJUAL RUMAH Djl Rmh TP45/72F Jl.Pura Demak Hub:0811398086,0361-245460

B.BP.001.01.18.0000460

HUB. GARUDA SERVICE Jl. WR. Supratman No. 9, Denpasar

C.0001172-BRJ

TOUR

DP RINGAN

ATASI:

B.BP.001.01.18.0001408

KAR BISA TUBAH TAM

0,3% Mobilio

READYK STOC

HUB. SALES

INTERIOR

PUTU AGUS DHARMA

All new CRV

HR-V *Syarat & ketentuan berlaku

081 337 098 405 081 9999 818 63 C.0001237-MBL

Kitchen Set Bed Set, Sofa Partisi Butik, S p a Wallpaper Interior Villa Meubelair Kantor & Sekolah

CUCI

50rb

FOTOCOPY

Anak Sekolah

KULKAS ansi FRIZER Bergar CHILLER

Bali Now

DEWATA JAYA TEKNIK

l o o h c S o t Goes

Menerima Service Panggilan dan Bergaransi Service, Repair, Bongkar pasang pengadaan AC baru/bekas

AHLI SUMBAT Atasi WC Mampet,

AC

Saluran Air, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar Melayani Nguras

FREEZER SHOW CASE KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER COOL ROOM

Jl. Raya Pemogan No. 172 � 0812 8791 3487 / 0821 4794 7321 C.0001052-SRV

RUPA-RUPA

C.0001228-BRJ

DIJUAL MOBIL

Daftarkan

HONDA PROMO MOBILIO DP JAZZ RS DP HR-V DP new CR-V DP New

BRIO DP. 28JT

30JT 33JT 50JT 67JT

UNIT READY

Sekolah kamu � Prestasi kamu � Prestasi Guru kamu � Prestasi kawanmu

- Kost/kontrak Bisa Dibantu, Pasti OK..!! - Bisa Tukar Tambah Semua Merk

Hub : INDRA

�

087861965007 081337281539 C.0001380-MBL

Bali Post

FESTIVAL MUSIKAL PUISI BALI 2018 Gratis

TERBUKA UMUM � MAHASISWA � ANAK SEKOLAH � SEKEHA TERUNA Pendaftaran SMS/WA

B.BP.001.01.18.0001347

PRO TEKNIK

C.00001124-BRJ

�

BIRO JASA Pjak SPT Tahunan/Bln Byarkan & Laporkn Pjk Mrh H.082146447060

Atasi WC Mampet, Telp. 085100493221 Saluran Air, Wastavel C.0000680-SRV 081999940833, 081999940819 Dll. Tanpa Bongkar C.0000736-INT GARANSI Melayani Nguras

081 239 534 731

081337666135 082359392760

B.BP.001.01.18.0001419

RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

HONDA PROMO IMLEK

C.0001033-SRV

WC

RUPA-RUPA Dijual Cepat Peralatan Lengkap bekas Pabrik Kopi di Jl. ByPass Ngurah Rai 37,Denpasar. SMS/WA: +62 815-1034-9047

CRV 2.4’10 Putih AT Pajak Baru DIJUAL TANAH B.BP.031.01.18.0001464 Dicari Security u/Villa Canggu Harga 210jt Nego,081999675175 Dijl Tnh+Rmh,200m2,SHM,IMB,PAM Tukang Aspal Parkiran Gudang, Bw Lamaran/CV Langsg Tgl 5 Feb B.BP.141.01.18.0001472 Hotel&Jl.Kapling,081336571919 Gn.Salak Sltn,Gg Lantang Sari ’18 Jam 2 Siang.Hb:08121023775 MITSUBISHI B.BP.001.01.18.0001449 B.BP.001.01.18.0001453 8,Pmlik,2,2M Nego/081338628439 Dijual Kuda Diamon 2003 + Colt Dicari:1)Project cordinator:S1 B.BP.001.01.18.0001445 KEHILANGAN 120 Ss 2004.Hub:081237030822 Sipil/Arsitek,Pengalamn 2Th. Dijual Tanah 1are&2are,Pribadi B.BP.001.01.18.0001456 BPKB No:R285822X2014GR, 2)Drafter:Min SMK Mahir AutoCad& Hub:0361-298286/082147421100 DK-1622KV,an N Nyoman Sugita. SUZUKI SketcUp.3)Admin:MahirMs.Exel, B.BP.001.01.18.0001459 G.Vitara,Th12/13,Putih,Ors, B.BP.001.01.18.0001458 MYOB.4)SPG:Good looking.Kirim Tnh 1,25A Jl.Ry Batu Bulan Br Pribadi.Hub:081338970990 Hlg BPKB Mtr Honda DK 6631 LP, CV ke:Jl Mertasari 68F Sidakarya B.BP.001.01.18.0001460 Telabah Gianyar H.081338372618 Denpasar.HP:085238821612 I W Aget Artha,Br Biya B.BP.001.01.18.0001352 TOYOTA Email:hrd.dintara@gmail.com Keramas,082247339791 B.BP.001.01.18.0001442 Alphard’07 Hitam Plat DK LowKM B.BP.820.01.18.0001441 DISEWAKAN TANAH Tukang Las Listrik Punya SIM A Harga 225jt Nego,081999675175 Diswkn Tnh Bs Ambil 2-20are,Jl Telah Hilang sertifikat Tanah B.BP.141.01.18.0001473 Sales Marketing.H:085103167222 Hak Milik No. 13 a.n I Wyn Ram B.BP.001.01.18.0001457 Fortuner 2012/13,Rp.294Jt Nego Gunung Salak,Hub:081336571919 B.BP.001.01.18.0001448 Wrn Silver,Diesel/088219054703 pug Kelan Tuban hlg sktr Tuban

0821 4689 3375 0819 9907 4576

GARANSI

KOST Kos Sanur fasilitas lengkap parkir luas,H.081337567272

POMPA AIR JAYA KULKAS RADITYA Interior & Furniture MESIN CUCI Melayani : WATER HEATER, KOMPOR GAS

C.0001167-BRJ KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

0877 6129 5235 081 238 450 210

B.BP.154.01.18.0001468

DIJUAL MOBIL

B.BP.004.01.18.0001462

BUNGA RINGAN

KERJA DITEMPAT BERGARANSI

081 338 633 936 AC WC ANTI MAMPET LIMBAH 0877 6129 5235 MELAYANI MAMPET 081 238 450 210 BERGARANSI

Xenia Li’2006 hitam,V16 asDK, pribadi 78jt Nego,081338283782

B.BP.001.01.18.0001379

PULUHAN JUTA

CEPAT BERGARANSI

TEL.085100404827

Dicari Tkng Masak Chinese Food Hub:089614484520/081238110896

DISCOUNT SANGAT BESAR

Kulkas Dispenser Freezer Water Heater

081 338 013 066

Dicari: Koki Wanita untuk rumah di Imam Bonjol,Dps. Berpengalaman pintar masak. Gaji 4jt. SMS/WA:0816571027

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

DAIHATSU

B.BP.001.01.18.0001435

B.BP.001.01.18.0000916

B.BP.154.01.18.0001469

SERVICE AC

- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS

BIRO JASA

Dicari Staff Reservasi max 27 thn utk Travel Agent Wendys Bali Tour Lmrn CV Email: lee-fusen@hotmail.com

Dibthkn Driver untuk Villa Hub: 082144361012

Dist Prodk Nestle/KAO Cr:Sales TO/SPV/TF,Sopir SIM A/B1,Adm, MD,Tng Srbt/Gdg u/Dps,Ngr,Klk, K.Asem.Krm Jl.Ry Sempidi 2 Dps

B.BP.001.01.18.0001450

B.BP.001.01.18.0001327

SERVICE

BIRO JASA

Dibthkn llsn STM/S1 Sipil Bs. Cad Lamaran Kirim Ke CV Agung Kayana Jl Wijaya Kusuma IIIB/2 DPS.HP: 0811399476/0811386977

Informasi pasang iklan Telepon

Semua Peserta tayang di Bali TV 10 Peserta terpavorit mendapat hadiah menarik dan setiap peserta mendapat piagam dan member card

Discount Ajeg Bali

081802411818 08113976363

SMS / WA Redaksi Program Bali TV

0817 361 717


EKONOMI

18

Rabu Umanis, 31 Januari 2018

Garuda Resmikan Dua Penerbangan Langsung ke Tiongkok Mangupura (Bali Post) Garuda Indonesia meresmikan penerbangan langsung Denpasar–Xian pada Selasa (30/1) kemarin. Penerbangan perdana ini merupakan bagian dari pengembangan yang dilaksanakan Garuda dalam memperluas jaringan penerbangan pada sektor regional Tiongkok. Selain rute penerbangan Denpasar-Xian, Garuda juga meresmikan rute DenpasarZhengzhou, Rabu (31/1) ini. Peresmian rute penerbangan DenpasarXian dan Denpasar-Zhengzhou PP tersebut diresmikan secara simbolis oleh Direktur Kargo Garuda Indonesia Sigit Muhartono yang juga membawahi pengembangan rute internasional Garuda Indonesia. Pada kesempatan tersebut turut hadir pemangku kepentingan lain dari layanan kebandarudaraan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Sigit mengungkapkan, peresmian rute penerbangan Denpasar Xian dan Zhengzhou PP merupakan pengembangan dari strategi Garuda Indonesia untuk terus memperluas pasarnya di Tiongkok. ‘’Pasar Tiongkok memegang peranan penting dalam market internasional Garuda Indonesia, dengan tingkat kunjungan wisatawan internasional Tiongkok yang mencapai 120 juta per tahunnya di seluruh dunia, kami sangat optimis dapat memaksimalkan potensi pasar tersebut, khususnya melalui pembukaan rute Xian dan Zhengzhou ini,’’ ujarnya. Pembukaan dua rute internasional pada awal tahun ini sekaligus menggambarkan optimisme perusahaan dalam meningkatkan pertumbuhan market share-nya. Saat ini

market share Garuda Indonesia pada rute Indonesia - Tiongkok berada pada dikisaran 35 persen. Lebih lanjut Sigit mengungkapkan, Tiongkok saat ini merupakan pasar utama pariwisata Indonesia. Pemerintah telah menargetkan tingkat kunjungan wisatawan Tiongkok ke Indonesia dapat menyentuh angka 20 juta wisatawan pada tahun 2019. ‘’Komitmen tersebut tentunya menjadi potensi market yang akan terus kami kembangkan,’’ imbuhnya. Penerbangan Denpasar-Xian akan dilayani dua kali dalam setiap minggunya, yaitu pada hari Senin dan Jumat. Jadwal keberangkatan dari Denpasar akan dilayani pada pukul 16.55 Wita, dan akan tiba di Xian pada pukul 00.25 LT (local time). Sementara penerbangan XianDenpasar juga akan dilayani dua kali dalam setiap minggunya, yaitu pada hari Selasa dan Sabtu. Jadwal keberangkatan dari Xian akan dilayani pada pukul 01.55 LT dan akan tiba di Denpasar pada pukul 08.25 Wita. Penerbangan Denpasar-Zhengzhou akan dilayani tiga kali dalam seminggu. Yaitu pada hari Selasa, Kamis, dan Minggu. Jadwal keberangkatan dari Denpasar akan dilayani pada pukul 11.35 Wita, dan akan tiba di Zhengzhou

pada pukul 18.15 LT (local time). Sementara penerbangan Zhengzhou- Denpasar juga akan dilayani tiga kali dalam setiap minggunya, yaitu pada hari Senin, Rabu, dan Jumat. Jadwal keberangkatan dari Zhengzhou akan dilayani pada pukul 00.25 LT dan akan tiba di Denpasar pada pukul 07.30 Wita. Kedua rute baru tersebut akan dilayani dengan menggunakan pesawat Airbus A330300 all economy yang berkapasitas 360 penumpang ekonomi. Melalui rute Denpasar-Xian dan Zhengzhou PP pihaknya berharap dapat mengakomodir permintaan pasar domestik yang ingin bepergian dari Denpasar menuju Xian dan Zhengzhou. Selain itu, dengan semakin meningkatnya jumlah wisatawan Tiongkok ke Denpasar, dengan adanya rute baru ini diharapkan akan semakin mempermudah wisatawan Tiongkok untuk menuju Denpasar. Hingga saat ini, Garuda Indonesa telah melayani sejumlah penerbangan langsung ke Tiongkok. Di antaranya adalah JakartaGuangzhou PP, Jakarta-Beijing PP, JakartaShanghai PP, Denpasar–Beijing PP, Denpasar–Guangzhou PP, Denpasar–Shanghai PP, dan Denpasar–Chengdu PP. (kmb42)

PERDANA - Garuda Indonesia meresmikan penerbangan perdana Denpasar-Xian.

BRI Targetkan 50% Kredit Produktif Denpasar (Bali Post) Tahun 2018, BRI menargetkan penyaluran kredit ke sektor produktif sebesar 50 persen dari total kredit yang disalurkan. Seperti pertanian, perikanan, industri pengolahan, jasa produksi. Pemimpin BRI Kanwil Denpasar Dedi Sunardi mengatakan, tahun 2017 penyaluran kredit lebih banyak ke sektor perdagangan. ‘’Challenge-nya sekarang membiayai sektor produksi,’’ ungkapnya, Selasa (30/1) kemarin. Dengan memfokuskan penyaluran ke sektor produktif, pemerintah menginginkan agar perekonomian lebih berputar. Karena sektor produksi, menghasilkan produk. Sedangkan perdagangan berada di tengah-tengah dalam rantai ekonomi. Diharapkan dengan menggenjot sektor produksi, perdagangan akan meningkat. ‘’Karena kalau kita menggenjot perdagangan, petani belum tentu hidup. Sedangkan kalau kita

genjot petani, perdagangan pasti hidup,’’ tandasnya. Selama ini kendala yang dihadapi adalah penyaluran kredit ke sektor produksi misalnya petani sistemnya musiman. Untuk dapat mencapai target tersebut, BRI melakukan pembinaan ke sektor-sektor produktif. Apalagi dengan adanya digitalisasi BRI yang mulai dilakukan 5 Februari mendatang. Mantri dan marketing BRI dapat turun langsung ke lapangan melakukan pembinaan sekaligus survei pemberian kredit. Tahun 2017, kredit BRI tumbuh 13,19 persen atau Rp 3,9 triliun dari tahun 2016 sebesar 29,6 triliun. Sementara tahun 2018, BRI menargetkan pinjaman (kredit) tumbuh sebesar 17,22 persen atau mencapai Rp 39,3 triliun dari realisasi tahun 2017. Sedangkan target penyaluran KUR tahun 2018 sebesar Rp 5,021 triliun. Target penyaluran KUR mikro Rp 4,2 triliun dan KUR

kecil (dulu KUR ritel) Rp 800 miliar. Ia menginginkan UKM dapat tumbuh bagus. Maka dari itu dari sisi suku bunga, BRI akan menyalurkan kredit dengan bunga di bawah 10 persen (single digit). Suku bunga KUR juga telah turun dari 9 persen menjadi 7 persen. ‘’Semua pinjaman kita kasih single digit. Cuma untuk size tertentu ada term and condition. Misalnya pedagang yang memohon kredit ke BRI. Asalkan transaksinya melalui BRI,’’ bebernya. Dari sisi pasar, pihaknya akan meningkatkan kerja sama dengan antar-BUMN. Selain tetap meningkatkan UKM yang ada, BRI juga masuk ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). ‘’Yang bisa kita lakukan ada mencoba BUMDes agar bisa menjadi agen BRIlink,’’ ujarnya. Dari 585 BUMDes yang menjadi nasabah BRI, 105 BUMDes telah menjadi agen BRIlink. (kmb42)

Dedi Sunardi

Rupiah Melemah 2017, Ekspor Sawit 23 Miliar Dolar AS Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (30/1) sore, bergerak melemah senilai 33 poin menjadi 13.399 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.366 per dolar Amerika Serikat (AS). Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, di Jakarta, Selasa kemarin, mengatakan bahwa mata uang dolar AS cenderung mengalami penguatan menyusul antisipasi pelaku pasar terhadap hasil kebijakan moneter dalam Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada pekan ini. ‘’Pertemuan itu kemungkinan memberikan ekspektasi pasar mengenai pandangan ekonomi Amerika Serikat dan global ke depannya,’’ katanya. Ia mengatakan salah satu kebijakan yang dinanti pasar dalam FOMC itu mengenai potensi kenaikan suku bunga AS. Di tengah keyakinan pencapaian inflasi di AS, menurutnya, bank sentral Negeri Paman Sam itu (The Federal Reserve/The Fed) kemungkinan akan menaikkan suku bunganya pada Maret 2018. ‘’Pasar berekspektasi The Fed akan menaikkan suku bunganya tiga sampai empat kali sepanjang tahun 2018 yang diawali pada Maret mendatang,’’ katanya. Pertemuan itu, dikemukakannya, juga menjadi penting karena Janet Yellen selaku pucuk pimpinan The Fed akan digantikan oleh Jerome Powell. Yellen dinilai telah merancang normalisasi ekonomi yang cukup bagus dengan sikap hati-hatinya dengan tidak terlalu mengintervensi pasar. Selanjutnya, pasar akan mencermati sikap Jerome Powell. ‘’Kebijakan apa pun yang akan ditetapkan oleh The Fed dapat mempengaruhi pasar global, termasuk Indonesia,’’ katanya menambahkan. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menilai bahwa penguatan dolar AS juga dipicu oleh naiknya imbal hasil obligasi AS seiring perkiraan akan agresifnya kenaikan suku bunga negeri itu ‘’Kenaikan suku bunga AS juga seiring dengan ekspektasi kenaikan inflasi di tengah optimisnya pertumbuhan ekonomi AS,’’ katanya. (ant)

Jakarta (Bali Post) – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mengungkapkan selama 2017 ekspor minyak sawit Indonesia menembus angka 23 miliar dolar AS, naik 26 persen dibandingkan perolehan 2016. Sekretaris Jenderal GAPKI Togar Sitanggang dalam paparan Refleksi Industri Kelapa Sawit 2017 dan Prospek 2018 di Jakarta, Selasa (30/1) kemarin mengatakan, pada 2016 ekspor minyak sawit Indonesia (CPO dan turunannya) mencapai 18,22 miliar dolar AS, sedangkan 2017 menjadi 22,97 miliar dolar AS. ‘’Nilai ekspor minyak sawit tahun 2017 ini merupakan nilai tertinggi yang pernah dicapai sepanjang sejarah ekspor minyak sawit Indonesia,’’ katanya. Berdasarkan GAPKI ekspor minyak sawit Indonesia (CPO dan turunannya) tidak termasuk biodiesel dan oleochemical pada 2017 mencapai 31,05 juta ton atau meningkat 23 persen dari 2016

yang sebanyak 25,11 juta ton. Menurut Togar, pada 2017, hampir semua negara tujuan utama ekspor minyak sawit Indonesia mencatatkan kenaikan permintaan minyak sawitnya. India mencatatkan kenaikan permintaan yang signifikan baik secara volume maupun persentase, yang mana sepanjang 2017 India menembus 7,63 juta ton atau naik 1,84 juta ton atau naik 32 persen dibandingkan dengan tahun 2016 di mana total permintaan sebesar 5,78 juta ton. Ekspor ke negara-negara Afrika juga mencatatkan peningkatan 50 persen dari 1,52 juta ton menjadi 2,29 juta ton. Kenaikan terus diikuti oleh Cina sebesar 16 persen dari 3,23 juta ton menjadi 3,73 juta ton. Negara-negara Uni Eropa naik 15 persen dari 4,37 ton pada 2016 menjadi 5,03 juta ton pada 2017, Pakistan naik 7 dari 2,07 juta ton menjadi 2,21 juta ton, Amerika Serikat naik 9 persen dari 1,08 juta

ton menjadi 1,18 juta ton. Kemudian, Bangladesh naik 36 persen dari 922,85 ribu ton menjadi 1,26 juta ton dan negara-negara Timur Tengah naik 7 persen dari 1,98 juta ton menjadi 2,12 juta ton. (ant)

UE Siap Perang Dagang dengan AS PERANG dagang Uni Eropa (UE) dengan Donald Trump mencetak titik paling mendidih setelah Uni Eropa bersumpah untuk menjawab dengan cepat dan sepantasnya atas ancaman Presiden Amerika Serikat itu akan membatasi impor dari Eropa. Juru Bicara Komisi Eropa Margaritas Schinas mengatakan, blok Eropa ini siap membalas jika Trump menyerang Uni Eropa atas ‘’kebijakan perdagangan yang tidak sangat tidak adil’’ kepada Amerika Serikat. Dalam wawancara dengan Piers Morgan dari ITV, Trump memperingatkan bahwa perlakuan tidak adil Uni Eropa terhadap para eksportir AS akan ‘’berbalik menjadi sesuatu yang amat besar dan berbalik menjadi kerugian sangat besar bagi Uni Eropa.’’ Menjawab tantangan Trump itu, Schinas berkata, ‘’Bagi kami kebijakan perdagangan adalah bukan zero sum game (sama-sama kalah). Ini bukan soal menang dan kalah. Kami di sini di Uni Eropa yakin perdagangan itu bisa dan seharusnya sama-sama menang. Kami juga percaya bahwa selain harus terbuka dan adil, perdagangan juga harus didasarkan kepada aturan.’’ Dalam laman The Express, akhirnya dia berkata, ‘’Uni Eropa siap sedia menjawab dengan cepat dan sepantasnya jika ekspor kami terpengaruh oleh aturan-aturan perdagangan yang membatasi dari Amerika Serikat.’’ Dalam wawancara dengan Morgan, Donald Trump mengkritik keras Uni Eropa yang disebutnya tidak adil terhadap Amerika Serikat. ‘’Kami tidak bisa memasukkan produk kami. Sulit, sulit sekali. Tapi sebaliknya mereka mengirimkan produk mereka ke kita, tanpa pajak, pajak yang rendah sekali. Sangat tidak adil.’’ (ant)

Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 087860701455 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081916268341 | Sub. Jembrana 081936083440 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 C.0000171-RPA-12


19

Rabu Umanis, 31 Januari 2018

150 Ton Bahan Baku Narkotika Gagal Diselundupkan ke Indonesia Kupang (Bali Post) – Sebanyak 150 ton bahan baku narkoba asal Cina yang masuk melalui Dili gagal diselundupkan ke Indonesia setelah ditangkap aparat keamanan di negara Timor Leste. ‘’Kami mendapat informasi dari Timor Leste bahwa bahan baku pembuatan narkoba sebanyak 150 ton itu hendak dikirim ke Indonesia. Semua barang bukti itu sudah diamankan di negara itu,’’ kata Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN) Nusa Tenggara Timur Muhammad Nur dalam kegiatan sosialisasi penangulangan narkoba bagi camat dan lurah di Kupang, Senin (29/1). Bahan baku pembuatan narkoba seberat 150 ton itu, menurut jenderal bintang satu

ini, telah dikemas secara rapi dalam sembilan kontainer yang diselundupkan dari Cina. Ia mengatakan, sebelum tiba di Dili, ibu kota negara Timor Leste, sebanyak 150 ton bahan baku narkoba asal Cina itu sempat menyingahi negara Singapura sebelum menuju Dili. ‘’Sembilan kontainer bahan baku narkoba itu sempat menyinggahi Singapura sebelum ditangkap di Dili,’’ kata Nur. Ia menambahkan, Dili hanya sebagai tempat transit bagi sembilan kontainer bahan narkoba itu sebelum masuk ke wilayah Indonesia. ‘’Semuanya bahan baku itu akan diedarkan di Indonesia, namun berhasil digagalkan pihak Timor Leste,’’ kata Nur di hadapan Wakil Wali Kota Kupang Hermanus. (ant)

Jakarta (Bali Post) Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dinilai belum maksimal mengawasi konten penyiaran yang dilakukan lembaga penyiaran berbasis online dan streaming di dunia maya. ‘’Peran KPI ke depan perlu diperluas. Sekarang ini hanya menangani siaran terestrial. Kencederungan masyarakat pada tayangan terestrial akan turun. Mereka beralih ke online dan streaming. Kalau ini tidak menjadi domain KPI, maka lima tahun ke depan tugas KPI selesai,’’ kata anggota Komisi I DPRRI Biem Triani Benjamin dalam rapat dengar pendapat Komisi I dengan KPI di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (30/1) kemarin. Putra dari legenda komedian Benyamin Sueb itu menjelaskan, siaran terestrial merupakan tayangan TV berbasis tramsmisi satelit yang menggunakan gelombang radio dan ditangkap melalui pemancar. Namun, sejalan dengan perkembangan teknologi, siaran melalui pemancar akan bergeser melalui internet. Sehingga masyarakat akan diberi kemudahan mengakses berita maupun konten siaran lainnya tanpa terkendala oleh terbatasnya dimensi ruang. Masyarakat dengan mudah mengakses siaran di mana pun berada hanya dengan berbekal telepon seluler di genggamannya. Oleh karenanya, tren peralihan perilaku masyarakat dalam siara harus dicermati dan diantisipasi oleh KPI. Apalagi, tayangan online

kian mudah diakses tanpa pengawasan. ‘’Kita harus bantu KPI dengan mendudukkan dan memberikan wewenang kepada KPI dalam melakukan pemantauan online dan streaming. Masyarakat mau mengadu ke mana bila ada tayangan online yang menyimpang. Kalau bisa RUU Penyiaran juga memasukkan tugas pemantauan KPI ini,’’ tegas Biem. Rapat mengagendakan pembahasan soal anggaran KPI Pusat tahun 2018. Dalam rapat tersebut, KPI Pusat meminta agar anggarannya dinaikkan. Menyikapi keinginan KPI Pusat itu, Wakil Ketua Komisi I DPR-RI Asri Tanjung selaku pimpinan rapat mengatakan pihaknya dapat memahami keinginan KPI Pusat tersebut. ‘’Pada tahun anggaran 2017, anggaran untuk KPI Pusat ini berkisar sekitar Rp 49 miliar. Maka ajukan saran untuk 2018 menjadi Rp 51,3 miliar. Ini kelihatan wajar-wajar saja karena juga beban tugas ikut bertambah kemudian gedung juga baru, pemeliharaannya lebih tinggi,’’ kata Asril. Asril menjelaskan, permintaan tersebut diajukan KPI Pusat untuk difokuskan ke siaran-siaran perbatasan agar bisa equal dengan negara-negara tetangga. ‘’Kita begitu dekat dengan negara maju seperti Singapura dan Malaysia, kita kelihatannya ketinggalan jauh gitu lho. Nah ini harus ada dana, kalau bersaing dengan negara-negara kecil ya… gak apa-apa,’’ katanya. (kmb4)

KPI Diminta Sasar Tayangan ’’Online’’

Kurang Efektif Dari Hal. 1

Karena kerugian yang diakibatkan dari transportasi jika karyawan hotel atau perusahaan jauh dari tempat bekerja jauh lebih banyak kerusakan yang dit-

imbulkan daripada tinggal di sekitar tempat bekerja. Dalam beberapa penelitian, aktivitas dan kinerja kerja mereka yang tinggal jauh menurun drastis. Daya kerja mereka sangat lamban dan kurang

efektif. Kecelakaan yang ditimbulkan akibat tempat kerja yang jauh juga cukup tinggi. Mereka yang berusia 45 tahun ke atas, mulai mengkhawatirkan tempat bekerja yang jauh di atas 10 km. (kmb42)

Badan Panas

Dari Hal. 1

Dia menjelaskan, gejala serangan virus ini antara lain pasien mengalami demam yang berkepanjangan dengan suhu badan panas yang tidak stabil seperti gejala penyakit demam berdarah. ‘’Jika dokter yang tidak mengetahui penyakit ini, pasti akan mendiagnosis sebagai penyakit demam berdarah atau campak. Namun, virus ini tidak menular,’’ katanya. Setelah demam berkepanjangan, lanjutnya, tiba-tiba mata memerah, serta mulut dan bibir kering dan kemudian juga memerah. Meskipun tes darah, tes urine, dan foto thorax hasilnya semuanya normal. ‘’Jika terlambat dideteksi atau panasnya melebihi hari ke-7, dikhawatirkan virus Kawasaki ini bisa menyerang pembuluh darah dan jantung,’’ katanya. Dia menambahkan, jika penderita yang sudah terserang, selain mata, bibir dan mulut memerah, telapak tangan, telapak kaki, dan bagian leher juga akan memerah. Untuk menangkal virus itu, diperlukan obat yakni imunoglobulin yang diberikan dengan dosis dua gram per kilogram berat badan dan diberikan dalam 12

jam seharga Rp 9,5 juta per 50 mililiter. Selain itu, juga diberikan obat aspilet sebagai pengencer darah untuk mencegah terjadinya serangan jantung. Orangtua Rayyanza Hamizan Meyfiddanca, Fidhiza Erika Diastika, tidak menyangka penyakit langka akan menyerang anaknya yang masih berusia 8 bulan itu. Dia mengatakan, awalnya menganggap anaknya sedang mengalami demam biasa. Namun setelah hari ke-2 anaknya terdeteksi terserang virus Kawasaki setelah dibawa ke spesialis anak. ‘’Anak saya harus diberi imunoglobulin 150ml sebanyak tiga botol dalam waktu 12 jam. Jadi ya… kami sekeluarga harus mengusahakan dana yang besar,’’ ujarnya. Kondisi anak Fidhiza saat ini terus membaik. Dia bersyukur virus tersebut tidak sampai menyebar ke pembuluh darah dan jantung. ‘’Hasil pemeriksaan echo jantung hasilnya juga normal,’’ katanya. Ia mengungkapkan, sesuai petunjuk dokter, pascapemberian obat ini, masa pemulihan anak berlangsung selama 1-2 bulan. Sedangkan untuk pemberian vaksinasi campak akan dijadwalkan mundur, atau hingga 11 bulan ke depan. (ant)

DOMPET PUNIA PURA BALI POST DOMPET PUNIA PURA BALI POST BCA CABANG DPS NO:040-3966000 BRI KANTOR CABANG DPS GAJAH MADA NO: 0017-01-001274-30-8 (Bukti transfer mohon difax ke 0361-227418)

Punia Pura Kerta Jaya Tangerang Agus Darmendra Rp 500.000 Gung De Darma Rp 500.000 Gung De, Denpasar Rp 500.000 Gung De, Denpasar Rp 500.000 ADM Rp 500.000 NN Rp 200.000 PRISA Rp 150.000 Agus Darmendra Rp 120.000 Putu Agus Darmendra Rp 100.000 DP Rp 50.000 DP Rp 50.000 Made Anindia KayanaRp 50.000 AA Gde Oka Putra Rp 50.000 Ketut Sandiyasa Rp 50.000 PDD IS MD Rp 50.000

DP PDD IS MD Is Pdd MD Ketut Sandiyasa DP Ketut Sandiyasa

Rp Rp Rp Rp Rp Rp

50.000 50.000 50.000 50.000 50.000 15.000

Jumlah penerimaan hari ini Rp 3.635.000 Jumlah penerimaan sebelumnya Rp 4.290.000 Jumlah penerimaan seluruhnya Rp 7.925.000

Pembetulan Pada rubrik dompet punia pura (BP, 30/1) kemarin terdapat kekeliruan dalam penulisan nama pura. Tertulis: Pura Pasar Agung Ulundanu Batur Songan. Seharusnya; Pura Pasar Agung Desa Pakraman Batur, Kintamani. Redaksi

Bukan Pajak Dari Hal. 1

Juga dari segi finansial. Saat ini, menurut Wyasa, Unud dan juga perguruan tinggi lain di Indonesia masih mengandalkan dana Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), namun anggarannya minim. Sehingga banyak kampus menerapkan kebijakan usaha mandiri untuk menutup kekurangan anggaran dari negara. Wakil Ketua Komisi X DPR Ferdiansyah selaku pimpinan rapat mengatakan, Kemenristekdikti telah mengubah prioritas sasa-

ran strategis, yakni dengan lebih mengedepankan mutu dan relevansi ketimbang akses pada Prioritas Sasaran Strategis Pendidikan Tinggi 2015-2019. Saat ini, Prioritas Sasaran Strategis 2015-2019 itu adalah mutu, relevansi, akses, daya saing dan tata kelola. Namun, untuk mencapai prioritas sasaran strategis itu, masih perlu dibenahi. Misalnya, permasalahan terkait dengan mutu dapat dilihat dari beban belajar dan masa studi serta sistem SKS. Persoalan yang paling menonjol terkait mutu adalah

kualitas dan kuantitas dosen. Seharusnya tidak ada lagi dosen yang berpendidikan sarjana atau minimal pascasarjana. Kenyataannya saat ini, dosen yang berpendidikan S-1 masih berjumlah 34.393 orang, sementara dosen yang berpendidikan doktor (S-3) minimal seharusnya berjumlah 30 ribu, tetapi yang ada hanya 25 ribu. ‘’Begitu pula dengan jumlah guru besar juga masih sedikit yakni hanya 6 ribu orang dari kuantitas idealnya 22 ribu orang guru besar,’’ ungkapnya. (kmb4)

Alasan Keamanan Dari Hal. 1

Johan menambahkan, alasan lain Presiden Jokowi untuk tidak membatalkan kunjungan kenegaraannya ke Afghanistan demi alasan keamanan yakni untuk membalas kunjungan Presiden Afghanistan yang sebelumnya sudah ke Indonesia. Karena itu dalam kunjungannya ke Afghanistan, Senin (29/1), Presiden Jokowi bertemu dengan para ulama di sana. ‘’Kemudian mereka mengusulkan Indonesia agar menjadi

tempat berkumpulnya ulama internasional. Nah komitmen ini tidak menghalangi keinginan Presiden berkunjung ke Afghanistan,’’ katanya. Presiden, kata Johan, ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia tidak takut dengan teror. ‘’Keinginan kuat pemerintah Indonesia di bawah Presiden Jokowi untuk ikut secara aktif dalam kaitan membantu perdamaian di wilayah di antaranya di Afghanistan, itu tidak menghalangi niat dan suasana yang tidak aman itu oleh Pak

Presiden di-ignore,’’ katanya. Presiden Jokowi juga menghadiahkan peci hitam simbol bangsa Indonesia kepada Presiden Afghanistan Ashraf Ghani. Sementara Presiden Ghani juga menghadiahkan turban atau kopiah khas Afghanistan yang kemudian dikenakan Jokowi untuk mengimami sholat. ‘’Peci hitam itulah simbol bangsa kita. Indonesia kan di luar itu (dikenal dengan) peci hitam, itu menjadi simbol. Diplomasi peci,’’ kata Johan. (ant)

Karna Kata-katai Sangat Buruk Prabu Shalya

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Delapan Puluh Enam)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

KRISHNA dan Arjuna itu merupakan dua saudara sepupu yang memiliki kemampuan sangat hebat. Arjuna adalah putra dari bibi Kunti dan Krishna sendiri putra dari paman pihak ibu. Kedua ksatria utama itu tak pernah terkalahkan. Oh Prabu Shalya, nanti engkau melihat keduanya, kata Karna, akan terbantai olehku. Bahkan hanya dengan satu panah. Mereka selanjutnya akan kelihatan seperti buah-buah mutiara yang terangkai dengan hanya satu tali. Gandivanya Arjuna dan panji-panji bergambar kera Hanoman itu, Cakra-nya Krishna beserta panji-panjinya yang menahan Garuda itu bisa saja mengilhami ketakutan semua pahlawan. Namun hal itu hanya kepada mereka yang takut-takut saja. Tetapi, bagiku, oh Shalya, mereka itu adalah penyebab kesenanganku, oh Shalya yang tolol, berperilaku buruk, dan tidak terampil cara-cara dengan pertempuran besar itu. Engkau yang dikuasai ketakutan malah mengeluarkan ocehan-ocehan. Engkau memujimuji mereka untuk alasan yang tidak diketahui olehku. Setelah pertama-tama membantai mereka, kemudian aku akan membantai engkau sendiri hari ini bersama semua sanak saudaramu. Shalya, engkau sendiri lahir di sebuah

negeri yang penuh dosa. Engkau berjiwa jahat, benar-benar seorang bajingan di antara para ksatria. Sebagai seorang teman, kenapa engkau lagaknya seperti seorang musuh, menakut-nakuti aku menggunakan pujian-pujian ini kepada pihak lawan kedua Krishna itu? Apakah mereka berdua itu akan membantai aku hari ini? Malah aku yang akan membantai mereka berdua. Dengan memperlihatkan kekuatanku sendiri, aku tidak merasakan ketakutan apa pun terhadap kedua Krishna itu. Seribu orang Vasudeva dan ratusan orang Phalguna, hanya aku hadapi dengan sebelah tangan membantai mereka. Kendalikan lidahmu, oh engkau yang lahir di sebuah negeri Madra, yang penuh dosa. Dengarkan aku, oh Prabu Shalya, ungkapan-ungkapan yang telah menjadi sebuah pepatah, manusia, muda, tua, wanita-wanita, orang-orang yang tiba di jalan pengembaraan, mereka yang tanpa gairah, seolah-olah mengatakan bagian terdahulu dari pengetahuan mereka, tentang orang-orang Mandraka yang jahat itu. Para Brahmana, sungguh-sungguh menceritakan hal-hal yang sama dahulu di istana raja-raja. Setelah mendengarkan ungkapan-ungkapan itu dengan penuh perhatian, oh tolol, engkau

boleh memaafkan atau membalas. Orang-orang Madra itu selalu membenci teman-temannya. Dia yang membenci kami adalah seorang Madraka. Tidak ada persahabatan pada orang-orang Madraka, yang mengeluarkan kata-kata jahat. Mereka sangat rendah rasa kemanusiaannya. Orang-orang Madraka itu selalu berjiwa jahat, ia selalu tidak jujur karena itu adalah bajingan. Itu telah terdengar oleh kami hingga saat matinya orang-orang Mandraka itu tetap jahat. Di antara orang-orang Madraka, ayah, anak, ibu, ibu mertua, saudara lai-laki, cucu, dan sanak saudara lainnya, teman-teman, orang-orang asing, budak-budak laki-laki dan perempuan bercampur bersama-sama. Wanita Mandraka itu bercampur baur atas keinginan mereka sendiri, dengan orang-orang yang dikenal dan tidak dikenal. Perilaku tidak baik itu karena mereka hidup dari jagung yang digoreng, bubuk, ikan, di rumah-rumah mereka. Mereka tertawa dan berteriak setelah minum minuman keras dan makan daging. Mereka menyanyikan nyanyian-nyanyian membingungkan, bercampur baur penuh nafsu, antara satu dengan lainnya. Mereka larut dalam pembicaraan bebas beberapa saat. Bagaimana saat itu ke-

bajikan memiliki sebuah tempat di antara orang-orang Madraka yang sombong dan terkenal buruk itu. Tak seorang pun, membuat persahabatan baik dengan seorang Madraka. Di tanah orang Madraka tidak ada persahabatan. Orang Madraka kemanusiaannya selalu kotor. Di antara orang-orang Madraka semua perbuatan persahabatan itu hilang, seperti kemurnian di antara para Gandharaka dan persembahan dituangkan di sebuah upacara kurban, sang raja itu sendiri menjadi pelaksana dan pendeta upacaranya. Sungguh-sungguh terlihat orang-orang bijaksana itu mem-

perlakukan seseorang sedikit seperti seekor kalajengking. Mereka menunjukkan kasih sayang dengan racun-racunnya. Dengan kata-kata ‘’seperti seorang brahmana, membantu pada upacara keagamaan dari seorang shudra, yang mengalami keburukan. Seperti seseorang yang membenci para brahmana, mereka akan selalu menderita dengan keburukan. Bahkan seseorang yang membuat persekutuan dengan orang Madraka, menjadi terjatuh. Karena orang Madraka itu tidak mengenal persahabatan. Begitulah, oh kalajengking, recunmu itu menjadi sia-sia.’’ (bersambung)

Sloka 18.5 Yajna-dana-tapah-karma na tyajyam karyam eva tat yajno danam tapas caiva pavanani manisinam Perbuatan korban suci, kedermawanan dan pertapaan tidak boleh ditinggalkan; kegiatan itu harus dilakukan. Roh-roh yang mulia sekalipun disucikan oleh korban suci, kedermawanan dan pertapaan.


16 Pages

41 Number 10th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.intern

y, January

, January 31, Wednesday

2018

REUTERS/Andrew

Cyrus

Kelly

red carpet, On Grammysare the motif, white roses y the message womenâ&#x20AC;&#x2122;s equalit Singer Miley

tocurrency girl Japanâ&#x20AC;&#x2122;s cryp l to virtual band stays loya cyber heist money after

Wednesda

ationalbalipost.c

Indonesian accused in Kim Jong Nam killing was hired for prank show, lawyer says

31, 2018

on Girls, said nCurrency the Virtual loyal to cryptocurre girl pop group, paid. would stay in yen and chances of getting of a Japanese to be paid their - Members in TOKYO had refused an offerheist jeopardising speculation the rampant markets could Monday theya $530 million cyber at their concerts. fear both part of the Regulators ies and risk that theterrorist groups. cies despite that pays result

and as a only y account Co- cryptocurrenc those frozen funding criminal Agency (FSA) A cryptocurrenc was among be used forFinancial Services register from April at Tokyo-based to bandâ&#x20AC;&#x2122;s salary of trading following the theft Japanâ&#x20AC;&#x2122;s exchanges are still awaiting of the suspension on Friday popular digital began requiringthe 32 operators of worldâ&#x20AC;&#x2122;s most incheck exchange handled 2017. Half one of the which once OHG IRU yen, but approval. of NEM, Mt. Gox, pay us in LQV WFRLQ WUDGHV Âż who is the currencies. offered to In 2014, Japanâ&#x20AC;&#x2122;s I IHDWKHUV VHTX WKH ZRUOGÂśV EL half a billion dollars Shirahama, â&#x20AC;&#x153;Our manager JHRXV RXWÂżWV RAwards showâ&#x20AC;&#x2122;s red around said Hinano for WKH PRVW RXWUD after losing wres- SHUFHQW RI Grammy we declined,â&#x20AC;? character. Youbit bankruptcy rose at the showed support and wearing exchange EHLQJ NEW YORK (YHQ ears and of bitcoins. bandâ&#x20AC;&#x2122;s bitcoin a simple white of the music world maid costumes DIWHU South Korean New fuzzy pom-pomCurrency worth harassment. Dressed in or lace included as the glitterati Last month, ÂżOHG IRU EDQNUXSWF\ Virtual digital from sexualon the red carpet outsideTimeâ&#x20AC;&#x2122;s adorned with DQG carpet on Sunday and freedom for tling masks y symbols the eight of the with the VKXW GRZQ Coincheck foil by both sexes of solidarity manifestation womenâ&#x20AC;&#x2122;s equality and other hacked twice. criticized cryptocurrenc to - worn or held - were a sign on Friday a pop music has swept Japan music industry. precautions The roses Girls are Square Garden Hollywood to the for â&#x20AC;&#x153;Joanneâ&#x20AC;? showed Japanâ&#x20AC;&#x2122;s FSAadequate security begin inspections frenzy that album take Victorian Yorkâ&#x20AC;&#x2122;s Madisonspreading from said they currency world. pop vocal with a high shoulder members setback. failing toattacks and said it would Up movement, nominated for best in midnight black parts of the and other group , but the of the hacking high on her Lady Gaga, Shirahama regardless Armani gown the band at other exchanges. some responsibility train. Perched Kamikawa together promoter has chatted up in a Goth-inspired would stay an entertainment yet to garner a siglace and a voluminous cryptoâ&#x20AC;&#x153;Coincheckthe hacker,â&#x20AC;? said Koharu rose buds. hand as sheincluded the NEM collar, sparklingnosegay of white rose in her Formed by month and have culprit is mask with gown which fur-eared (rtr) songs real was a demure held a long-stemmed debuted this LQJ with her black performs wearing her on her forehead. and which are Kelly Clarkson contrasting logo Girls, QLÂżFDQW IROORZ its white ies and Meâ&#x20AC;? and sympathy currency Virtual Currency on the carpet, embroidered sleeves. hope and peace human being to and merchandise Moon, Cryptocurrenc any things for elaborate goldClarkson said, â&#x20AC;&#x153;represents y for tickets such as â&#x20AC;&#x153;The are very lovely The rose, launches a paid in cryptocurrenc of I thought those Lauper, who host Ryan Members peace, and singer Cyndi idol network Japanâ&#x20AC;&#x2122;s encompass.â&#x20AC;? Want to Have Funâ&#x20AC;? told E television â&#x20AC;&#x153;Girls Just Stewart this summer, Lauper, the workforce. group â&#x20AC;&#x153;Virtual percent of Girlsâ&#x20AC;? tour with Rodwomen make up 51equally,â&#x20AC;? said the pantsuit-clad Currency crypsalary disparities. white Seacrest that time weâ&#x20AC;&#x2122;re paid wearing on gender-based the striking â&#x20AC;&#x153;Itâ&#x20AC;&#x2122;s about movementâ&#x20AC;&#x2122;s focus Wilson told Reuters B, Sza and Lana tocurrencythe Eric Cardi masks highlighting news directoras Hailee Steinfeld, roses. themed their ubiquitous such same InStyle fashion in the the in perform stage on musicians punch than in effect dresses seen debut a more effective is underwhelming been underwhelmTokyo, del Rey packedrose as a visual cue this crisis has event in reaction to â&#x20AC;&#x153;The white carpet is music industryâ&#x20AC;&#x2122;s Japan, January means its red said. way that the 12, 2018. of the Grammyshaving fun,â&#x20AC;? Wilson for a ing,â&#x20AC;? said Wilson. fashion spirit itâ&#x20AC;&#x2122;s about found room But the freestyle dressed person, Pink, who with singer EOXH DQG MHW EODFN PDUDERX being the best â&#x20AC;&#x153;not about certainly the case REUTERS/Kim Kyung-Hoon That was G WKH Ă&#x20AC;XUU\ RI IXFKVLD HOHFWULF appeared La Perla gown ZKLWH URVH DPL up her dress. W KHU URVH RQ Bebe Rexhaâ&#x20AC;&#x2122;s HG LQVWHDG WR SX worthy of g bodice of feathers making ZHU 5H[KD RSW wore glovesacross each The bosom-exposin meanwhile, RPPRGDWH D Ă&#x20AC;RWarren, Khalid Diane â&#x20AC;&#x153;Powerâ&#x20AC;? scrawled WRR VFDQW WR DFF Songwriter the words â&#x20AC;&#x153;Girlâ&#x20AC;? and the women. Nominee No. 106 Dps her clutch. with not just for over a turtleneck in chartreuse, Jl. Raya Puputan No 148 VW DW Wonder Woman,The roses were VXLW (rtr) worn Mandala Renon Renon Made Jl. Raya Niti white jacket 148 HPHUDOG JUHHQ set of knuckles. UQDWLRQDO %DOL 3R Jl. D.Tamblingan Sanur 2829Kopi Mandala No. rose on a cool Dimsum Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 wore a white WKÂśV Ă&#x20AC;RZHU FRQWUDVWHG ZLWK KLV Sanur Jl. Mohamad Cafee Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama <RX FDQ ÂżQG ,QWHNo 68 19 SmirnofHotel No.88 Renon ZKLOH 6DP 6PL Subah Renon Jl. Merdeka Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr

Jl. D.Poso 20 Legwa No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

REUTERS/Lai

of North

Koreaâ&#x20AC;&#x2122;s

leader, is

escorted

as she arrives

Seng Sin

at the

ed in Kim ed an accus Indonesi killing was hir s Jong Namshow, lawyer say for prank

estranged Nam, the 22, 2018. Kim Jong killing of Malaysia January trial for the Lumpur, who is on of Kuala Siti Aisyah, the outskirts Indonesian High Court on Shah Alam

half-brother

estranged leaderâ&#x20AC;&#x2122;s North Korean by the Malaysian killing thea suspect wanted Siti Aisyah accused of by Indonesian Nam - A woman television show Tuesday. killing Kim Jong Feb. a court on LUMPUR of airport on KUALA was hired for a prank Vietnam, lawyer told earlier, her Thi Huong from at Kuala Lumpur half-brother Doan poison over a month chemical and police just with another woman, a banned the mall entrance by is accused his face with VX, tain outside ringgit ($102.70) paid 400 Gooi said. by smearing Wan Aziz. taxi was the end of the day, Nizam Che morning the 13 last year. Ri at The following say the women Masiod, also Siti pranks Defence lawyers driver, Kamaruddin introduced were playing Korean thought theyshow and did not know known as John, Ji U, a North named for a reality poisoning Kim. They Aisyah to Ri man convicted. posing as a Japanesemall in Kuala they were penalty if was at a shopping Gooi added. face the death year, Siti Aisyah centre, Ma- James, last to the On Jan. 5 at a nightclub by a if Lumpurâ&#x20AC;&#x2122;s city Aisyah agreed being approached driver, who asked her pranks After Siti PDQ laysian taxiparticipate in a Japanese offer, she watched QLGHQWLÂżHG ZR she would show, her lawyer, Gooi SOD\HG E\ DQ X in. She played video prank told the court during before joiningpeople near a founpolice three Soon Seng, of the lead Azirul pranks on Wan his questioning in the case, investigator

also be heard News can at Global in â&#x20AC;&#x153;Bali Imageâ&#x20AC;? from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// m Global Radio ten2myradio.co at http:// globalfmbali.lis streaming http:// or live video li.com and li. radioglobalfmbanel/global-fm-ba ustream.tv/chan

balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

9 Elkomedor

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Rabu Umanis, 31 Januari 2018

Dewi Pradewi

Tekuni Lagu Spiritual Nama Dewi Pradewi sudah tidak asing lagi di belantika musik pop Bali. Wanita kelahiran Denpasar, 12 Januari 1987 ini sempat booming dengan single â&#x20AC;&#x153;Muani Buayaâ&#x20AC;? pada 2005 lalu yang dinyanyikan dengan suara khasnya yang bernuansa rock. Bahkan, selama kariernya beberapa album telah ditelorkannya menghiasi jagat hiburan musik di Bali. Kendati demikian, beberapa tahun belakangan ini, pemilik nama lengkap Putu Dewi Ariantini vakum dari musik pop Bali. Namun, tidak serta merta ia vakum dari dunia tarik suara. Pasalnya, sejak 2013 lalu, Dewi Pradewi menekuni lagu spiritual â&#x20AC;&#x153;Bhagawadgitaâ&#x20AC;? dan yoga spiritual. â&#x20AC;&#x153;Aku nyanyi lagu Bali Post/wan â&#x20AC;&#x153;Bhagawagitaâ&#x20AC;? karena daDewi Pradewi pat ditawarin sama Bapak Komang Arjawa, suami dari Ayu Setiati (alm) pada tahun 2013. Ini merupakan awal aku bisa bergabung dengan Ashram Paramada â&#x20AC;&#x153;Prabu Dharmayasaâ&#x20AC;?. Di sini aku juga mendalami yoga spiritual,â&#x20AC;? ungkap Dewi Pradewi, beberapa waktu lalu. Selain ikut serta dalam menyanyikan lagu Sansekerta serta terjemahannya, ia juga belajar menyanyikan Bhagawadgita yang terdiri dari 18 bab lengkap dengan bahasa Sanskritnya. Tidak hanya itu, di Ashram Paramada â&#x20AC;&#x153;Prabu Dharmayasaâ&#x20AC;? ia juga belajar dan mendalami yoga dan akhirnya menjadi guru yoga. â&#x20AC;&#x153;Awalnya aku memang sudah belajar yoga sebelumnya, namun di sini aku lebih sangat mendalaminya. Aku banyak belajar di ashram ini serta meditasi angkanya. Dan di tempat ini pula aku diberi jalan untuk menjadi instruktur yoga sampai akhirnya dapat sertifikat guru yoga di sini. Say thanks a lot for my Guru Prabu Darmayasa,â&#x20AC;? tuturnya. Sampai saat ini, Dewi Pradewi masih tidak percaya bisa ikut menyanyikan lagu â&#x20AC;&#x153;Bhagawadgitaâ&#x20AC;? sampai mengeluarkan album â&#x20AC;&#x153;Puja Bhagawadgitaâ&#x20AC;?. Atas kepercayaan yang diberikan kepadanya, pihaknya akan membagi apa yang didapat di ashram dengan program yang sedang dijalankannya, yaitu yoga ke desa-desa secara gratis. Pada program ini, pihaknya mengatakan semata-mata tidak mencari murid sebagai peserta yoga, tetapi lebih mencari leader yang nantinya bisa meneruskan ilmunya agar tidak berhenti sampai di desa tersebut. â&#x20AC;&#x153;Dalam pelajaran yoga aku isi dengan pengisian materi juga, yaitu belajar membaca Bhagawadgita sampai dengan menyanyikannya dan meditasi. Tapi sebelumnya pasti aku minta persetujuan dari desa setempat terlebih dahulu,â&#x20AC;? pungkasnya. (win)

Bali Post/rtr

PERDANA - Aktor Chadwick Boseman menghadiri pemutaran perdana â&#x20AC;&#x153;Black Pantherâ&#x20AC;? di Los Angeles, Senin (29/1).

â&#x20AC;?Black Pantherâ&#x20AC;? Dapat Tanggapan Positif Los Angeles Tanggapan positif diberikan sejumlah media terhadap film terbaru Marvel â&#x20AC;&#x153;Black Pantherâ&#x20AC;?. Film disutradarai Ryan Coogler ini melakukan penayangan pertama di Los Angeles, Senin (29/1) malam waktu setempat. Review resmi terhadap film ini tidak akan keluar hingga 6 Februari. Namun, penonton yang terpilih dalam pemutaran pertama ini menunjukkan kepuasan Mereka terhadap film ini di media sosial. Penulis dari Los Angeles Times, Jen Yamato, mencuit bahwa film itu sangat luar biasa dan merupakan film Marvel pertama yang menayangkan sesuatu yang sesungguhnya. Film tersebut menampilkan sejumlah pemain berkulit hitam, termasuk Chadwick Boseman, Michael B. Jordan dan Lupita Nyongâ&#x20AC;&#x2122;o. Sementara itu, redaktur Vulture, Kyle Buchanan mengatakan aktris Letitia Wright sangat lucu. Sementara Adam Vary dari Buzzfeed menyebut film ini menakjubkan. â&#x20AC;&#x153;Black Pantherâ&#x20AC;? akan ditayangkan di sejumlah bioskop mulai 16 Februari. (iah/ap)

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Pemerintah AS Rilis â&#x20AC;?Daftar Putinâ&#x20AC;? Washington -

Pemerintah administrasi Trump pada Senin (29/1) malam waktu setempat merilis daftar panjang yang ditunggu-tunggu dari 114 politisi Rusia dan 96 â&#x20AC;&#x153;oligarkiâ&#x20AC;? yang telah berkembang selama masa pemerintahan Presiden Vladimir Putin. Daftar yang dikenal dengan sebutan â&#x20AC;&#x153;Daftar Putinâ&#x20AC;? ini untuk memenuhi permintaan Kongres bahwa AS menghukum Moskow karena mencampuri pemilihan AS pada 2016. Namun, pengumuman Daftar Putin ini disertai dengan pernyataan bahwa pemerintah AS tidak berniat menghukum siapa pun, untuk saat ini, di bawah sanksi baru yang membalas campur tangan Russia dalam pemilihan Presiden AS. Beberapa anggota parlemen AS menuduh Presiden Donald Trump memberi umpan bebas kepada Rusia, memicu pertanyaan lebih lanjut tentang apakah presiden tidak mau menghadapi musuh Perang Dingin Amerika tersebut. Daftar Putin merupakan dokumen tujuh halaman yang tidak diklasifikasikan itu adalah nama orang-orang yang secara politis terhubung dengan Rusia di kelas elite negara tersebut. Gagasan tersebut, yang dibayangkan oleh Kongres, adalah untuk memberi nama dan rasa malu

bahwa mereka diyakini memperoleh manfaat dari masa jabatan Putin sama seperti Amerika Serikat bekerja untuk mengisolasi pemerintahannya secara diplomatis dan ekonomis. Berada dalam daftar tidak memicu sanksi AS terhadap individu, meski lebih dari selusin sudah ditarget berdasarkan sanksi sebelumnya. Perdana Menteri Dmitry Medvedev termasuk di antara 114 tokoh politik senior di pemerintahan Rusia yang masuk dalam daftar tersebut, bersama dengan 42 pembantu Putin, menteri Kabinet seperti Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov, dan pejabat tinggi di badan mata-mata terkemuka Rusia, FSB dan GRU. CEO perusahaan milik negara, termasuk raksasa energi Rosneft dan Sberbank, juga ada dalam daftar. Begitu juga 96 orang kaya

Rusia dianggap â&#x20AC;&#x153;oligarkiâ&#x20AC;? oleh Departemen Keuangan, yang mengatakan masing-masing diyakini memiliki aset senilai 1 miliar dolar AS atau lebih. Beberapa adalah yang paling terkenal dari orang kaya Rusia, di antaranya adalah orang terkaya Roman Abramovich dan Mikhail Prokhorov, yang menantang Putin dalam pemilihan 2012. Administrasi Trump sampai Senin mengeluarkan daftar berdasarkan undang-undang yang disahkan tahun lalu. Setelah menolak untuk menjawab pertanyaan tentang hal itu sepanjang Senin, Departemen Keuangan merilisnya dengan sedikit keriuhan 12 menit sebelum tengah malam. Bahkan lebih banyak nama, termasuk politisi senior atau pebisnis senior yang bernilai kurang dari 1 miliar dolar AS, masuk dalam daftar versi yang diberikan ke

Kongres, kata beberapa pejabat. Dengan memanfaatkan intelijen AS, Kemenkeu AS juga menyelesaikan daftar setidaknya sebagian perusahaan milik negara di Rusia, namun daftar itu juga diklasifikasikan dan dikirim hanya ke Kongres. Tidak ada komentar dari Kremlin atau Kedutaan Besar Rusia di Washington atas daftar ini. Dalam beberapa bulan ini, daftar tersebut telah menimbulkan ketakutan di antara orang-orang kaya Rusia yang khawatir bahwa hal itu dapat menyebabkan sanksi AS atau dimasukkan ke dalam daftar hitam informal sistem keuangan global. Ini memicu sebuah kampanye lobi yang sengit. Berdasarkan undang-undang yang sama dengan yang mengesahkan daftar â&#x20AC;&#x153;Putin,â&#x20AC;? pemerintah diminta untuk memberi sanksi kepada siapapun yang melakukan bisnis â&#x20AC;&#x153;signifikanâ&#x20AC;? dengan orangorang yang terkait dengan badan pertahanan dan intelijen Rusia. Namun, pemerintah AS memutuskan bahwa mereka tidak perlu menghukum siapapun, meskipun

beberapa negara memiliki kesepakatan senjata bernilai miliaran dolar dengan Rusia dalam pekerjaannya. Pejabat Departemen Luar Negeri mengatakan ancaman sanksi telah cukup mencegah, dan bahwa â&#x20AC;&#x153;sanksi terhadap entitas atau individu tertentu tidak perlu dipaksakan.â&#x20AC;? â&#x20AC;&#x153;Kami memperkirakan bahwa pemerintah asing telah meninggalkan pembelian yang direncanakan atau diumumkan beberapa miliar dolar untuk akuisisi pertahanan Rusia,â&#x20AC;? kata juru bicara Departemen Luar Negeri, Heather Nauert. Perusahaan atau pemerintah asing yang telah berbisnis dengan entitas Rusia yang masuk daftar hitam telah diberi tenggang waktu tiga bulan untuk melepaskan diri dari transaksi, dimulai pada Oktober saat daftar hitam diterbitkan dan berakhir pada Senin lalu. Tapi hanya mereka yang terlibat dalam â&#x20AC;&#x153;transaksi signifikanâ&#x20AC;? yang harus dihukum, dan Amerika Serikat tidak pernah mendefinisikan istilah itu atau memberikan angka terhadap sanksi tersebut. (iah/ap)

Tampil dengan balutan gaun berwarna putih diiringi 5 penyanyi, Kesha menyita perhatian saat tampil di Penghargaan Grammy yang berlangsung Minggu (28/1) di New York, AS. Ia menyampaikan perasaannya lewat lagu baladanya â&#x20AC;&#x153;Prayingâ&#x20AC;? sebagai bagian dari gerakan Timeâ&#x20AC;&#x2122;s Up yang berkeinginan menghentikan perlakuan tidak adil di dunia kerja. Kesha (30) berjuang melawan mantan produser rekamannya, Dr. Luke, selama bertahun-tahun di pengadilan karena tuduhan pelecehan seksual dan emosional. Ia membawakan lagu â&#x20AC;&#x153;Prayingâ&#x20AC;? ditemani penyanyi Cyndi Lauper, Andra Day, Camila Cabello, Bebe Rexha dan Julia Michaels serta paduan suara perempuan. Dr. Luke berulangkali membantah tuduhan Kesha. Aktris dan musisi Janelle Monae memperkenalkan Kesha dengan meminta industri musik untuk menciptakan sebuah dunia kerja yang aman, setara dalam hal pembayaran, dan akses untuk perempuan. â&#x20AC;&#x153;Kami datang dengan damai, tapi kami datang untuk berbisnis. Bagi mereka yang mencoba untuk membuat kami diam, kami punya dua kata : Timeâ&#x20AC;&#x2122;s Up (waktunya habis red),â&#x20AC;? katanya disambut tepuk tangan penonton. Gerakan Timeâ&#x20AC;&#x2122;s Up diluncurkan oleh 300 tokoh Hollywood pada awal tahun ini untuk merespons tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan sejumlah laki-laki yang memegang jabatan tertinggi di dunia industri, politik, dan bidang lainnya. â&#x20AC;&#x153;Prayingâ&#x20AC;? merupakan lagu single dari album â&#x20AC;&#x153;Rainbowâ&#x20AC;?, album pertama Kesha setelah 5 tahun berjuang di pengadilan untuk kasus kontrak rekamannya. Penyanyi pop itu menangis saat tiba di akhir penampilannya dan memeluk artis-artis yang menemaninya di panggung. Industri musik memperlihatkan dukungannya untuk kesetaraan perempuan dan bebas dari pelecehan seksual lewat sekuntum mawar putih yang disematkan di pakaian mereka. Simbol ini merupakan dukungan terhadap gerakan Timeâ&#x20AC;&#x2122;s Up. (iah/rtr)

KESHA - Kesha saat tampil di Penghargaan Grammy yang berlangsung Minggu (28/1) malam.

Rabu, Bulan Hadirkan Tiga Peristiwa Langka

Bali Post/rtr

SUPERMOON - Supermoon pada 1 Januari 2018 terlihat di langit Dalian, Tiongkok. Pada Rabu (31/1) ini bulan akan menghadirkan tiga peristiwa langka.

Bulan akan menghadirkan tiga peristiwa langka pada Rabu (31/1) ini. Blue supermoon bergabung dengan gerhana bulan total yang akan terlihat dari bagian barat Amerika Utara sampai Asia Timur, menurut para astronom Amerika Serikat. Bluemoon terjadi ketika dua bulan penuh terjadi dalam satu bulan kalender, gerhana bulan terjadi ketika bulan melewati bayangan Bumi, dan supermoon terjadi ketika titik dalam orbit bulan yang terdekat dengan bumi terjadi saat bulan penuh. Dalam hal ini, supermoon juga terjadi pada hari gerhana bulan menurut laman Space. com. Tumpang-tindih bluemoon -- bulan penuh kedua dalam satu bulan kalender -- dengan gerhana bulan saat pendeka-

tan terdekat ke Bumi ini merupakan peristiwa astronomis pertama sejak 1982 menurut Noah Petro, ilmuwan riset di Goddard Space Flight Center NASA di luar Washington. â&#x20AC;&#x153;Tiga hal ini terjadi serentak saja merupakan hal yang luar biasa,â&#x20AC;? kata Petro dalam wawancara lewat telepon dengan Reuters. â&#x20AC;&#x153;Bluemoon tidak ekstrem langka, tapi adalah kebetulan yang bagus bahwa kejadiannya bersamaan dengan dua lainnya.â&#x20AC;? Bulan akan penuh pada Rabu, 13.27 GMT. Bluemoon normalnya terjadi sekitar sekali setiap dua sampai dua setengah tahun. Bulan ini bulan penuh pertama terjadi pada 1 Januari. Bluemoon juga akan menjadi supermoon, yang terjadi ketika berada atau dekat den-

gan titik paling dekat dengan Bumi atau perigee. Supermoon sekitar 14 persen lebih terang dari biasanya menurut Badan Aeronautika dan Antariksa Amerika Serikat (National Aeronautics and Space Administration/NASA). Bulan Rabu akan menjadi yang terdekat kedua dengan Bumi pada 2018 setelah satu pada 1 Januari. Menurut NASA, gerhana bulan, yang terjadi ketika bulan melewati bayangan Bumi, akan berlangsung hampir tiga sampai tiga setengah jam, bermula pukul 1148 GMT dan memuncak pada 1329 GMT, atau pukul 19.52 sampai 22.11 WIB. Gerhana total akan bisa dilihat dari bagian barat Amerika Serikat dan Kanada sepanjang Samudra pasifik sampai sebagian besar Aus-

tralia dan Cina, serta daerah kutub. Gerhana akan memberi bulan warna kemerahan sehingga disebut bloodmoon (bulan darah). â&#x20AC;&#x153;Saya menyebutnya gerhana merah lembayung karena itu menggabungkan bluemoon dan gerhana merah,â&#x20AC;? kata Rich Talcott, editor senior di majalah Astronomy, lewat telepon kepada Reuters. Petro mengatakan gerhana juga merupakan kesempatan ilmiah bagi para peneliti di Hawaii, yang akan mempelajari apa yang terjadi di permukaan bulan ketika suhunya turun drastis dari 100 derajat Celsius menjadi minus 153 derajat Celsius dalam kegelapan. Kecepatan pendinginan bisa menunjukkan apa yang membentuk permukaannya, seperti batu atau debu, katanya. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 31 Januari 2018 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu