Skip to main content

Edisi 30 Desember 2015 | Balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (99rb Like) http://facebook.com/balipost

rabu pon, 30 desember 2015

20 HALAMAN

NOMOR 132 TAHUN KE 68

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Denpasar dan Kuta Masuk Zona Merah

KEBERADAAN transportasi di Denpasar kian krodit. Bahkan, pemerintah pusat juga khawatir dengan kondisi arus lalu lintas di Denpasar dan Badung Selatan. Dua wilayah tersebut diidentifikasi oleh Departemen Perhubungan (Dephub) sebagai zona merah. Bukan hanya itu, Denpasar sudah masuk enam besar kota yang mengalami kemacetan parah. Ironisnya, upaya penanggulangan kemacetan ini nyaris tidak ada. Terlebih, pengembangan jaring jalan sangat sulit. Rasio volume per kapasitasnya yang tidak berimbang. Pertumbuhan kendaraan yang mencapai 10 persen per tahun dan pertumbuhan jalan 2 persen menjadi sumber kemacetan di jalanan.

Sumber/Pusdat BP

Atas kondisi itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar mengaku telah melakukan sejumlah langkah penanggulangan kemacetan di Denpasar. Aksi tersebut akan terus berlanjut pada 2016. Mematangkan program tersebut, Dishub dalam waktu dekat melakukan rapat gabungan dengan instansi terkait, seperti kepolisian, PU, Organda, serta stakeholder lainnya. “Kami akan mengadakan rapat gabungan untuk membahas program yang akan dilakukan pada 2016,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Denpasar I Gede Astika, Selasa (29/12) kemarin. Ada sejumlah agenda besar yang akan dilakukan untuk menanggulangi kemacetan di sejumlah ruas jalan di Denpasar. Langkah utama yang bisa dilakukan

yakni rekayasa arus lalu lintas. Rekayasa ini sudah dilakukan kajian dan tinggal melaksanakan saja di tahun mendatang. “Salah satunya, seperti rekayasa arus lalin di Jalan Hayam Wuruk-Jalan Akasia,” katanya. Bukan hanya itu, pihaknya juga sudah melakukan kajian terhadap optimalisasi peran jalan. Artinya, selama ini masih ada kendaraan parkir di tepi jalan, untuk ke depan akan mulai dikurangi. Upaya lainnya, yakni evaluasi dan rekayasa di persimpangan jalan. Karena dari hasil evaluasi yang dilakukan Dishub, adanya pemotongan jalan utama sangat besar andilnya dalam menciptakan kemacetan arus lalin. Seperti yang terjadi di Jalan Gatsu I, karena adanya pemotongan jalur, rawan terjadi kemacetan. (ara)

Penduduk Empat Juta, Kendaraan Tiga Juta

Sopir Angkot Berharap Bantuan Pemerintah

KENDARAAN yang ada di Bali kini sudah hampir menyamai jumlah penduduk Pulau Dewata. Ada sekitar 3 juta kendaraan yang berlalu-lalang di seluruh Bali. Belum lagi kendaraan dari luar Bali, baik yang menetap di Bali maupun kendaraan yang keluar– masuk Bali. Sehingga diprediski jumlah kendaraan menyamai jumlah penduduk Bali yang mencapai 4 juta orang. Dari jumlah itu, 60 persen di antaranya adalah sepeda motor. “Jadi paling tidak satu keluarga punya lebih dari dua kendaraan bermotor,” ujar Kepala Dinas Perhubungan dan Infokom Bali Ketut Artika, Selasa (29/12) kemarin. Artika menambahkan, pertumbuhan kendaraan kini sudah mencapai 13 persen per tahun. Berbanding terbalik dengan pertumbuhan jalan yang hanya satu persen. Padahal, transportasi ideal khususnya di kota-kota besar paling tidak 15 sampai 20 persen dari total kawasan diperuntukkan untuk jalan. “Di Denpasar itu tidak lebih dari 6 persen dari total luasnya untuk jalan,” jelasnya. Dari aspek rasio volume per capacity (VC Ratio), di Bali sudah berada pada angka 0,8. Sementara VC Ratio tidak boleh melebihi angka 1. Itu artinya, volume kendaraan di Bali sudah hampir melebihi kapasitas jalan sehingga perlu dilakukan pengaturan, pelebaran jalan, bahkan membangun jaringan prasarana baru. “Saya kira untuk kawasan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan - red) kayaknya tipis harapan untuk menambah jalan karena biayanya mahal,” lanjutnya. Meski demikian, kata Artika, ada juga upaya lain dengan menciptakan peraturan untuk membatasi ruang gerak pengguna jalan. Hal. 19 Pajak Progresif

I WAYAN Gede Sudiarta (54) tampak tak bersemangat. Satu dari puluhan sopir angkot jurusan Kreneng-Batubulan itu mengaku pasrah dengan kondisi yang dialaminya sekarang. Penumpang sepi, sudah menjadi pemandanagan sehari-jhari di Terminal Kreneng. Bahkan sebagian dari terminal di tengah Kota Denpasar itu sudah dijadikan lahan untuk pedagang kaki lima. Ia mengatakan, dari tahun ke tahun, penumpang mengalami penurunan. Ini juga berpengaruh terhadap turunnya jumlah armada. Pada tahun 80-an jumlah angkot jurusan Kreneng-Batubulan sebanyak 269 unit. Kini jumlahnya hanya 48 unit dan itu pun tidak semua bisa beroperasi. ‘’Kami yang menggantungkan hidup dari angkot benarbenar sudah dalam keadaan ‘koma’,’’ ucapnya prihatin. Melihat kondisi seperti itu, katanya, peran dan kebijakan pemerintah sangat dibutuhkan. Ia berharap pemerintah mencarikan solusi agar angkot bisa hidup. “Penghasilan kami tidak sesuai dengan kubutuhan sehari-hari kami. Seperti saat ini, dari jam 5 pagi sampai jam 10, belum dapat narik penumpang,” ujarnya. Meskipun demikian, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberlakukan program uji kendaraan berkala pada armada angkot mereka. Namun ke depannya peran pemerintah juga sangat dibutuhkan demi keberlangsungan angkutan umum, agar tidak mati suri. (win)

Bali Post/win

MEMPRIHATINKAN - Kondisi angkot jurusan Kreneng-Batubulan yang memprihatinkan.

Transportasi Publik Mati Suri

Kebijakan Pemerintah Setengah Hati Bali diserbu sepeda motor. Pertumbuhannya mencapai 10 persen setiap tahun. Tertinggi di Denpasar. Jumlah kendaraan bermotornya, dua kali lipat jumlah penduduk. Berdasarkan data catatan sipil Denpasar, jumlah penduduk di wilayah ini mencapai 632.460 orang. Sementara jumlah sepeda motor mencapai 1.377.835 buah (data Pemkot Denpasar). Sehingga tak heran, Kota Denpasar menjadi langganan macet setiap harinya. Bahkan Kementerian Perhubungan telah menetapkan Kota Denpasar masuk dalam enam kota besar termacet di Indonesia. Selain kepemilikan kendaraan sangat tinggi, kemacetan juga dipicu kehadiran para pekerja, buruh, pedagang dan wisatawan. Bahkan diprediksi, jumlah warga yang lalu-lalang di Denpasar pada siang harinya, dua kali lipat jumlah penduduknya. Sekretaris Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Bali Putu Alit Suthanaya mengakui pertumbuhan kendaraan bermotor di Bali di atas 10 persen per tahun. Sedangkan pertumbuhan jalan baru hanya

2 persen per tahun. Akibatnya macet di mana-mana. “Untuk itu, masterplan transportasi Bali harus disusun untuk menaungi masterplan transportasi di tingkat kabupaten/kota, sehingga ada satu-kesatuan perencanaan,” ucapnya. Menurutnya, pembangunan jalan tol untuk mengurai kemacetan di Bali hanya solusi sementara. Pasalnya, jika tidak dibarengi dengan kebijakan yang mendorong transportasi publik, keberadaan jalan tol hanya bertahan 5-10 tahun ke depan. “Buktinya di Jakarta, di mana masyarakat menuntut pengelola jalan tol karena macet. Jadi satu-satunya solusi yang harus dilakukan pemerintah adalah meningkatkan transportasi publik,” tegasnya. Selain meningkatkan jumlah angkutan umum, Alit Suthanaya juga menyarankan pemerintah mengerem laju pertumbuhan kendaraan bermotor, meski pendapatan Bali dominan bersumber dari pajak kendaraan. “Ini yang membuat pemerintah terkesan setengah hati. Sebab, akan ada pendapatan yang hilang, tetapi pemerintah

harus berpikir dampak dari berkurangnya jumlah kendaraan, terutama terhadap lingkungan,” terangya. Ketua Organda Bali Ketut Edy Dharma Putra mengatakan, jumlah angkutan umum akan terus menurun, karena masyarakat lebih memilih naik kendaraan pribadi. “Dengan banyakan kendaraan pribadi otomatis kemacetan di Bali akan semakin menjadi-jadi. Untuk itu saya berharap pemerintah menghidupkan kembali angkutan publik sebagai salah-satu upaya mengatasi kemacetan,” katanya. Dia mengakui jumlah angkutan umum sekarang terjadi penurunan yang sangat drastis. Bahkan sudah tergolong mati suri. Ini dikarenakan tarifnya tinggi, tidak ada connecting trayek, tidak ada ketepatan waktu yang jelas. Ditambah kemudahan membeli kendaraan bermotor. Kondisi tersebut, kata Edy, harus menjadi perhatian pemerintah, karena dalam UU 22 Tahun 2009 menyatakan ada keberpihakan pemerintah, baik pusat maupun daerah untuk angkutan umum. (kmb27)

Bali Post/dok

DENPASAR - Kemacetan yang terjadi di salah satu ruas jalan di Denpasar.


2 Malam Ini, 9 Tari WBD Dipentaskan di Art Center SEMBILAN tari tradisi Bali yang ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO dipentaskan di Gedung Ksirarnawa Art Center, Denpasar, Rabu (30/12) malam ini. Pementasan yang diagendakan pukul 19.00 Wita tersebut, merupakan bagian dari acara perayaan dan syukuran atas penetapan sembilan tari oleh UNESCO. Sebelumnya, Dinas Kebudayaan Bali sudah melakukan pembinaan ke sekolah dan sanggar yang ditunjuk mementaskan sembilan tari tersebut. Antara lain, SMKN 3 Sukawati yang diminta membawakan tari Sanghyang Dedari dan Legong Keraton, SMKN 4 Bangli menampilkan Dramatari Wayang Wong dan Barong Ket, SMKN 5 Denpasar membawakan tari Joged Bumbung, Sanggar Kertajaya dari Pedungan, Denpasar mementaskan Dramatari Gambuh serta Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar membawakan tari Rejang, tari Baris Upacara dan tari Topeng Sidakarya. Seperti diberitakan, sidang ke-10 Komite Warisan Budaya Tak Benda UNESCO di Windhoek, Namibia, Afrika pada 2 Desember 2015, telah menetapkan untuk memasukkan tiga golongan atau genre tari tradisi Bali yang terdiri dari sembilan tari ke dalam daftar Warisan Budaya Tak Benda UNESCO. Kesembilan tari tersebut adalah tari Rejang, Sanghyang Dedari, dan Baris Upacara yang digolongkan sebagai tarian sakral (tari wali), tari Topeng Sidakarya, Dramatari Wayang Wong, Dramatari Gambuh yang digolongkan sebagai tarian semisakral (tari bebali) dan tari Legong Keraton, Joged Bumbung dan Barong Ket “Kuntisraya” yang digolongkan sebagai tarian hiburan (tari balih-balihan). (rin)

BBPOM Uji Mamin di Denfest Denpasar (Bali Post) – Hajatan Denpasar Festival (Denfest) ke-8 yang kini sedang berlangsung, menyajikan beragam kuliner. Menghindari penggunaan bahan-bahan dan zat berbahaya, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Denpasar melakukan uji sampel makanan dan minuman (mamin) yang dijual pada kegiatan tersebut. Hal ini untuk mengetahui kualitas produk makanan yang dijual pada masyarakat. Berdasarkan komitmen itu, BBPOM langsung melakukan pengujian terhadap sejumlah makanan yang dijual pedagang, Selasa (29/12) kemarin. ‘’Kami melakukan pengawasan pangan dan mengambil semua sampel yang dijual di Denpasar Festival dan langsung melakukan uji laboratorium,’’ ujar Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Kosumen (Serlik) BBPOM Denpasar Dra. Desak Ketut Andika Andayani, Apt. Sedikitnya 74 jenis makanan diambil untuk diuji laboratorium. Ke-74 produk makanan yang diuji itu, terdiri atas sate, sosis, cendol, bumbu rujak dan lain sebagainya. Dari hasil uji laboratorium, semua produk makanan yang dijual di Denpasar Festival tidak ada yang mengandung pewarna dan pengawet maupun bahan yang berbahaya lainnnya. Namun setelah ditelusuri lebih jauh, pihaknya menemukan ada pedagang yang menggunakan produk yang tidak teregistrasi BPOM maupun Dinas Kesehatan kabupaten/ kota, berupa sirup minuman dan sosis. Untuk itu, pihaknya langsung melakukan pembinaan di tempat. “Kita bina di tempat agar selanjutnya menggunakan bahan baku yang sudah terdaftar,” ujar Andika Andayani. Meskipun tidak ada yang mengandung pewarna maupun pengawet makanan, pihaknya tetap mengimbau kepada pedagang agar selalu menjaga kualitas dan hegienis produk makanan yang dijualnya. Ini membuktikan Pemerintah Kota Denpasar telah melakukan pengawasan. Selain itu, para pedagang juga sudah mengetahui bahan pewarna maupun pengawet makanan. Pihaknya berharap agar kualitas makanan selalu dijaga para pedagang. Sekretaris Panitia Denpasar Festival Made Saryawan mengatakan, sebelum kegiatan ini dibuka pihaknya telah mengimbau para pedagang untuk menjaga kualitas produk makanan yang dijual. Mengingat, keamanan para pengunjung harus diperhatikan. Sebelum Denpasar Festival dibuka, Pemkot Denpasar juga telah melakukan seleksi dengan menggandeng Indonesian Chef Association (ICA) Bali. Mereka melakukan seleksi segi kualitas, higienis, kesehatan, kebersihan serta kemasan makanan. (kmb12/kmb42)

Tiga Pria Bakar Rombong Penjual Bubur

Mangupura (Bali Post) Tiga pria masing-masing I Wayan GEP alias Eka Longor (43) tinggal di Perumahan Wahana Graha Gang VI No. 5 Dalung, Kuta Utara, AFK (26) tinggal di Banjar Dinas Lebah Desa Marga, Tabanan dan I Wayan AP (42) tinggal di Banjar Dinas Punduk Dawa Desa Pesinggahan, Klungkung, kini meringkuk di sel tahanan Polres Badung. Mereka ditahan setelah menyerahkan diri setelah merusak dan membakar rombong penjual bubur Afandi (20) dan Veri Muksin di depan Toko Maduma, Banjar Kaja, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung, Senin (28/12) malam. Ketiga pelaku tersebut mengaku melakukan perusakan dan pembakaran saat mabuk karena dipengaruhi minuman beralkohol. Namun, pihak penyidik belum percaya begitu saja. Sebab, ada dugaan mereka melakukan hal tersebut dengan motif lain. “Motifnya masih kami dalami. Ketiga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di ruangan penyidik,” kata Kapolres Badung AKBP Tony Binsar Marpaung, Selasa (29/12) kemarin. Ia menjelaskan, sehari setelah kejadian, ketiga pelaku menyerahkan diri. Pascakejadian, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi korban dan olah TKP. Dari keterangan korban, ternyata mengenal pelaku sehingga dilakukan pengejaran. Pengejaran polisi tidak membuahkan hasil, namun beberapa jam kemudian para pelaku menyerahkan diri. Kapolres Tony Binsar menerangkan, kejadian itu bermula ketika ketiga pelaku datang ke warung korban. Mereka memesan bubur. Namun belum selesai disediakan bubur, ketiga pelaku langsung mengamuk. Mereka memecahkan kaca rombong, bahkan membakarnya. Puas melakukan hal itu, mereka langsung kabur. Atas kejadian ini, korban mengaku mengalami kerugian Rp 22 juta. (kmb21)

DENPASAR

Rabu Pon, 30 Desember 2015

Rekrutmen Belasan Tenaga Kontrak Tanpa Sepengetahuan Pj. Bupati Yudha Saka Segera Panggil Kasatpol PP Badung Mangupura (Bali Post) –

Perekrutan belasan tenaga kerja kontrak di pengujung tahun 2015 di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung, ternyata benar-benar dilakukan secara diam-diam. Pasalnya, selain di luar kesepakatan eksekutif dan legislatif, rekrutmen tersebut ternyata juga tanpa sepengetahuan Penjabat (Pj.) Bupati Badung. Bahkan, Pj. Bupati Badung I Nyoman Harry Yudha Saka justru balik bertanya kepada awak media perihal 14 tanaga kerja tak tetap dengan SK yang berlaku hanya sebulan, yakni per 1 Desember hingga 31 Desember 2015. Menyikapi permasalahan tersebut, pejabat asal Buleleng ini akan segera memanggil Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Badung I Ketut Marta guna meminta klarifikasi atas permasalahan tersebut. “Saya belum mendapat informasi seperti itu (rekrutmen tenaga kontrak – red), namun coba kami lakukan klarifikasi dengan melakukan pemanggilan Kasatpol PP,” ungkap Yudha Saka yang

ditemui usai sidang paripurna DPRD Badung, Selasa (29/12) kemarin. Dia mengaku belum yakin dengan adanya rekrutmen diam-diam di salah satu satuan kerja yang dipimpinnya. “Indikasi rekrutmen diam-diam itu rasanya tidak ada, tetapi nanti kami bahas lagi masalah rekrutmen itu, kayaknya itu bukan,” katanya. Kepala Satpol PP Badung I

Ketut Martha menegaskan jika rekrutmen tersebut wajib dilaksanakan lantaran telah dianggarkan dalam APBD Perubahan 2015. “Perekrutan tenaga kontrak sudah dianggarkan dalam APBD sehingga wajib dijalankan,” tegasnya. Pejabat asal Karangasem ini mengaku tidak mau tersandung masalah lantaran tidak menjalankan tugas dengan baik. Dia

membantah jika perekrutan dilakukan tidak transparan dan berdalih perekrutan sudah sesuai prosedur yang ada. “Jika tidak menjalankan (rekrutmen – red) maka kami yang akan bermasalah. APBD kan baru saja diputuskan, makanya awal Desember baru ada perekrutan. Kami juga perlu tenaga, tenaga yang dibutuhkan ada. Semua sudah sesuai aturan,” pungkasnya. Seperti diberitakan, Satpol PP Badung telah mengangkat 14 orang pegawai kontrak pada minggu kedua bulan Desember 2015. Kendati aggaran pengangkatan pegawai tidak tetap memang masuk dalam APBD Perubahan tahun 2015, namun atas kesepakatan dewan dengan eksekutif,

diputuskan tidak ada pengangkatan pegawai tidak tetap alias pegawai kontrak pada perubahan dan dialihkan pada anggaran induk 2016. Anehnya, mereka dibuatkan SK per 1 Desember 2015 hingga 31 Desember 2015. Karenanya, Dewan Badung menduga kuat pegawai-pegawai ini adalah titipan pejabat dan orangorang penting di Badung. Sebab, perekrutan dilakukan secara tertutup, tanpa pengumuman terbuka dan tanpa tes. (kmb27) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Soal Penurunan Baliho Ormas

Kesbangpol Berharap Dilakukan Pemiliknya Denpasar (Bali Post) – Surat Edaran (SE) Gubernur terkait penurunan baliho ormas, disikapi Pemkot Denpasar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Dalam waktu dekat ini, Kesbangpol akan bersurat kepada semua ormas yang ada di Denpasar. Kesbangpol berharap agar penurunan baliho tersebut dilakukan oleh masing-masing pemiliknya. Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara yang dimintai konfirmasi hal ini, melimpahkan masalah ini kepada Kesbangpol karena masalah ini menjadi kewenangan Kesbangpol. “Kami sudah minta Kesbangpol untuk menindaklanjutinya. Silakan langsung pada Kesbangpol,” ujarnya sambil menunjuk Sekretaris Kesbangpol yang duduk di sampingnya, Selasa (29/12) kemarin.

Sekretaris Badan Kesbangpol Denpasar Drs. Gusti Agung Putra Dhyana, M.Si. menyebutkan, pihaknya akan memberikan waktu selama seminggu untuk menurunkan baliho yang ada. Bila dalam waktu itu belum dilakukan, maka kemungkinan akan dilakukan bersama tim. “Ini akan kita koordinasikan dulu,” katanya. Kepala Satpol PP Denpasar I.B. Alit Wiradana belum bisa mengomentari SE Gubernur tersebut, karena pihaknya hanya sebatas melaksanakan penindakan ketika ada yang melanggar. “Soal ini kami belum bisa memberikan komentar dulu,” ujar Alit Wiradana. Seperti diketahui, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengeluarkan SE kepada bupati/wali kota se-Bali untuk menertibkan baliho milik ormas. (kmb12)

Bali Post/kmb19

BALIHO - Sejumlah pengendara melintas di perempatan Jalan Gatot Subroto - Jalan Nangka, Denpasar, Selasa (29/12) kemarin, yang dihiasi jejeran baliho ormas. Pemasangan baliho ucapan selamat tahun baru oleh sejumlah ormas marak di Denpasar, terutama di titik-titik strategis kota.

Denfest Ke-8

PD Pasar Juara I Lomba Fashion Endek

JUARA I - Ketua PKK Kota Denpasar Ny. Purnawati Geriya (kiri) menyerahkan piala kepada PD Pasar Kota Denpasar selaku juara I Lomba Pakaian Seragam Endek bagi Pengelola Pasar Rakyat Indonesia se-Kota Denpasar, Selasa (29/12) kemarin, di areal Patung Catur Muka Denpasar. Kegiatan ini juga serangkaian acara Denpasar Festival yang ke-8.

SEBANYAK 16 Pasar Rakyat Indonesia se-Kota Denpasar mengikuti Lomba Pakaian Seragam Berbahan Endek yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan serangkaian Denpasar Festival (Denfest) ke-8, Selasa (29/12) kemarin di areal Patung Catur Muka. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan pemenang Lomba Cipta Karya Kreatif 2015. Ketua PKK Kota Denpasar Ny. Purnawati Geriya dalam kesempatan tersebut sangat mengapresiasi keikutsertaan para pengelola pasar rakyat se-Kota Denpasar dalam kegiatan ini dan secara tidak langsung ikut mempromosikan endek sebagai ikon Kota Denpasar serta ekonomi kerakyatan. “Kami sangat berbangga dengan keikutsertaan para pengelola pasar rakyat dalam fashion show endek ini. Walaupun

untuk yang pertama kalinya mereka mengikuti acara seperti ini, ke depannya diharapkan hal ini dapat terus dilanjutkan sehingga betul-betul dapat menjadi ekonomi kerakyatan,” jelasnya. Kepala Disperindag Kota Denpasar I Wayan Gatra yang ditemui usai kegiatan mengatakan maksud dan tujuan kegiatan fashion ini untuk memasyarakatkan endek dengan terus melaksanakan program promosi secara berkesinambungan sejak enam tahun lalu. Pada fashion kali ini, menyasar para pengelola pasar yang juga tak terlepas dari program pasar rakyat yang meliputi program revitalisasi untuk pembenahan. Oleh karenanya, para kepala pasar ataupun para pengelola pasar diikutkan dalam acara fashion endek ini. “Sehingga nantinya endek itu bisa kita pakai, kita gunakan, serta kita banggakan. Jadi, kalau dulu yang memakainya hanya orang tua, akan tetapi seiring perkembangan zaman, anak-anak, remaja, hingga dewasa mempergunakannya. Bahkan tidak hanya di Bali, akan

tetapi di tingkat nasional maupun internasional sudah memakai endek,” ujar Gatra. Keikutsertaan kepala pasar dan pengelola pasar dalam acara fashion endek itu, dikarenakan sekarang telah digalakkan pasar-pasar rakyat dan ini juga merupakan sebuah momen untuk ikut mempublikasikan pasar rakyat. Salah satu juri fashion endek Veronika Kaori mengatakan, ada beberapa kriteria dalam lomba ini. Yakni yang pertama keserasian, karena ini merupakan fashion berpasangan. Yang kedua, komposisi warna serta coraknya harus pas dengan busana endek itu sendiri. Yang terakhir, penampilan di atas panggung. Dalam lomba fashion endek tersebut, PD Pasar Kota Denpasar meraih juara I dengan total nilai 255, diikuti juara II Pasar Gunung Sari Penatih dengan nilai 240 dan juara III Pasar Agung Peninjoan dengan nilai 225. Selain Veronika Kaori, ada dua juri lainnya yakni Tude Togog dan Agung Sambara dari Duta Endek Kota Denpasar Tahun 2014. (ad1399)

Refleksi Akhir Tahun Pemkot Denpasar

Komit Bangun Komunikasi dengan Pers Demi Kemanfaatan Masyarakat KEBERHASILAN pembangunan Kota Denpasar tak terlepas dari partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk pers. Peran pengusaha, LSM, masyarakat dan pemerintah, menjadi modal penting dalam membawa arah pembangunan Kota Denpasar ke depan. Hal ini juga tak terlepas dari peran insan pers sebagai media dalam menginformasikan berbagai pelaksanaan pembangunan yang tentunya dengan harapan secara bersama-sama dapat memberikan kemanfaatan kepada masyarakat. Demikian disampaikan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mewakili Penjabat (Pj) Wali Kota A.A. Gede Geriya saat melakukan ramah tamah yang dikemas dalam acara Refleksi Akhir Tahun dengan insan pers dan kelompok ahli Kota Denpasar di Hotel Ina Bali Denpasar, Selasa (29/12) kemarin. Pertemuan yang jauh dari kesan formal tersebut dan tampak santai dihadiri puluhan insan pers serta pimpinan SKPD terkait. Rai Iswara mengatakan, refleksi akhir tahun Kota Denpasar dengan pertemuan kali ini merupakan

salah satu momentum yang tepat, baik pemerintah, masyarakat dan insan pers untuk bersama-sama meningkatkan komunikasi dan koordinasi dalam upaya mempercepat pembangunan di Kota Denpasar. Dengan terciptanya koordinasi dan komunikasi yang baik, diharapkan dapat memberikan arah pembangunan untuk kemanfaatan masyarakat. “Insan pers sebagai penyaring dan menginformasikan berbagai program pembangunan memiliki peran penting dalam pembangunan di Kota Denpasar,” ujar Sekda Rai Iswara. Menurut Rai Iswara, Denpasar yang saat ini telah masuk dalam jajaran kota besar di seluruh Indonesia, peran kelompok ahli Kota Denpasar yang terdiri dari akademisi, juga memberikan kontribusi pemikiran dalam pelaksanaan roda pembangunan di Kota Denpasar. Tentu dari sinergitas berbagai program dan pemikiran lewat komunikasi dan koordinasi ini, Denpasar telah mampu berprestasi dan dilirik pemerintah pusat lewat pemberian penghargaan-penghargaan, baik di bidang lingkungan, kesehatan, kebersi-

han, pelayanan publik, pendidikan maupun penataan pembangunan Kota Denpasar. Di samping itu, pelaksanaan pilkada di Kota Denpasar telah berjalan suksas dan lancar. Karenanya, Pemkot Denpasar menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan koordinasi antarmasyarakat, KPU, dan Panwaslih. Ke depannya, sinergitas ini agar dapat terus dilakukan sehingga nantinya dapat memiliki kemanfaatan bagi masyarakat. Salah satu kelompok ahli Kota Denpasar Putu Rumawan Salain menyampaikan peran kelompok ahli dalam menopang programprogram pembangunan. Yakni, melalui koordinasi bersama sembilan orang kelompok ahli dengan peran masing-masing sesuai keahlian, dari budaya, lingkungan maupun tata kota. “Kami ikut serta berperan memberi warna dalam pembangunan Kota Denpasar,” ujar Rumawan Salain sembari mengatakan, selama 15 tahun kelompok ahli telah memberikan advace planing, pendampingan pemerintah dalam mempercepat pembangunan. (ad1398)

RAMAH TAMAH - Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mewakili Penjabat Wali Kota A.A. Gede Geriya melakukan ramah tamah yang dikemas dalam acara Refleksi Akhir Tahun dengan insan pers dan kelompok ahli Kota Denpasar di Hotel Ina Bali Denpasar, Selasa (29/12) kemarin.

(0361) 7400391, 812987 FM 96,5

Topik : denpasar dan kuta zona merah Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com


20 HALAMAN

NOMOR 132 TAHUN KE 68

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (99rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

rabu pon, 30 desember 2015

@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Bangli Komitmen Kembangkan Destinasi Wisata Baru

Bali Post/ant

SERAHKAN SENJATA - Anggota kelompok sipil bersenjata di bawah pimpinan Nurdin alias Din Minimi setelah penyerahan senjata di Desa Ladang Baro, Kecamatan Julok, Aceh Timur, Aceh, Selasa (29/12) kemarin. Kelompok bersenjata sepakat berdamai dan menyerahkan 15 pucuk senjata api laras panjang beserta amunisi kepada pihak keamanan.

Kelompok Bersenjata Aceh Serahkan Diri dan Senjata

Lhokseumawe (Bali Post) –

Kelompok bersenjata Aceh pimpinan Nurdin bin Ismail alias Din Minimi, Selasa (29/12) kemarin menyerahkan diri. Mereka juga menyerahkan 15 puncuk senjata yang dimilikinya. Mereka langsung dijemput Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso di pegunungan. Kepada wartawan di Lhokseumawe, Sutiyoso mengatakan dia membawa Din Minimi dan anggotanya ke rumah orangtuanya di Desa Ladang Baro, Kecamatan Julok, Aceh Timur. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan kelompok Din Minimi juga menyerahkan 15 pucuk senjata api beserta amunisinya ke BIN. Ia menuturkan, proses

penjemputan Din Minimi bersama anggota kelompoknya berlangsung mulus dan dalam suasana kekeluargaan. Din Minimi menyampaikan beberapa tuntutan kepadanya, di antaranya pemberian amnesti kepada anggotanya, dan pemberian santunan kepada yatim piatu dan janda korban konflik. Din Minimi, menurutnya, juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi turun ke daerah-daerah tingkat dua di Aceh, dan meminta pengerahan tim pengawas independen dalam pemilihan kepala daerah. “Kita rasa tuntutannya itu sangat jelas dan ini merupakan sebuah sikap kritis yang ditunjukkan oleh Din Minimi,” katanya. Kata Sutiyoso, kelompok ini bukan ingin memisahkan diri dari Negara K e sa t ua n R I sert a bukan pula kelompok perampok. Hal. 19 Karena Kecewa Din Minimi

Menag Minta Pembuat Terompet Sampul Alquran Diusut Tuntas Semarang (Bali Post) – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah mengamankan 2,3 ton kertas sampul Alquran yang diduga akan dipakai sebagai bahan baku untuk membuat terompet yang sempat beredar di Kabupaten Kendal. “Disita dari produsen di Klaten,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Liliek Darmanto di Semarang, Selasa (29/12) kemarin. Selain itu, katanya, polisi juga telah memeriksa tiga orang yang terkait dengan

pembuatan terompet tersebut. Selain di Kendal, lanjutnya, terompet bermasalah tersebut diduga telah dijual di wilayah Blora, Klaten, Demak, Pekalongan, Batang dan Wonogiri. Ia menegaskan kepolisian telah mengambil langkah tegas dengan menarik seluruh terompet yang bahan bakunya berasal dari sampul Alquran tersebut. Dari tampilannya, pada bahan baku terompet tersebut tertera tulisan Kementerian Agama tahun 2013 serta kaligrafi bertulisan Arab. Hal. 19 Tahun Baru

Bali Post/ant

BAHAN DASAR - Kasi Intel Korem 162/Wira Bhakti Mayor CHB Dayat Dwi Arianto menunjukkan kertas bahan terompet sampul Alquran bertuliskan Kementerian Agama RI Tahun 2013 saat diamankan di Kantor Intel Korem 162/ Wira Bhakti Mataram, NTB, Selasa (29/12) kemarin.

K ABUPA T EN B a n g l i tidak hanya terkenal dengan potensi pertaniannya, juga kekakayaan alam lainnya yang mampu menjadi daya tarik wisata juga sangat banyak ditemui. Atas kondisi itu, Penjabat Bupati Bangli I Dewa Gede Mahendra Putra berkomitmen untuk mengembangkan potensi itu dalam rangka meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan setiap tahunnya. Keberadaan destinasi wisata tidak hanya mampu mengangkat nama daerah ke ranah yang lebih luas, juga tak kalah penting, pariwisata sebagai bisnis terbesar di dunia juga akan bisa dijadikan salah satu cara untuk mendorong perkembangan per-

ekonomian masyarakat. “Destinasi pariwisata tidak hanya menjadi ikon daerah, tetapi bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Mahendra Putra, Selasa (29/12) kemarin.

Destinasi wisata di Bangli yang sudah mendunia, yakni kawasan Penelokan, Kintamani. Keberadaan Gunung dan Danau Batur yang indah menjadi incaran wisatawan domestik maupun asing yang jumlah kunjungannya ratusan orang per hari. Akan tetapi, jika dilihat kondisi objek yang belum sepenuhnya maksimal, tentu itu menjadi pekerjaan besar pemerintah daerah. “Kami berkomitmen membangun pariwisata Bangli agar ke depannya semakin baik. Baik dalam artian secara fisik maupun dalam memberi manfaat kepada masyarakat dan pemerintah daerah,” ungkapnya. Hal. 19 Bentuk Keseriusan


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Senator Wedakarna Minta Umat Hindu Bedugul Bangkit Sosialisasi Piagam Tantular dan Dukung Waspada ISIS

BILATERAL – Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III di hadapan ratusan umat Hindu dan Muslim di kawasan Pura Ulun Danu Beratan, Desa Candi Kuning, Bedugul, Tabanan. LANGKAH cepat Senator Parahyangan, Pawongan dan DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Palemahan. Berbicara ParahyanArya Wedakarna MWS III, yang gan pasti berbicara tentang juga inisiator dari Piagam Tantu- dresta dan budaya Hindu. Maka lar yang telah ditandatangani di dari itu perlu toleransi dua arah Kantor OJK dan BI di Denpasar terhadap hal ini. pada 26 November 2015 lalu, “Majelis Utama Desa Pakraterkait penolakan resmi Provinsi man (MUDP) Bali dan elemen Bali atas wacana Desa Syariah Hindu Bali telah menolak yang dan Wisata Syariah di Bali terus namanya Desa Syariah dengan disosialisasikan oleh DPD-RI Piagam Tantular. Ini berarti ke sebagai wakil daerah di pusat. depan tidak ada wilayah di Bali Sasaran yang pertama adalah yang tidak tunduk pada adatDesa Candikuning Bedugul. Di istiadat Bali yang dijiwai oleh desa yang terdapat peninggalan agama Hindu. Dan saya akan leluhur Hindu yakni Candi Kun- terus menyosialisasikan hal ini ing dan Pura Ulun Danu Bera- kepada seluruh komponen adat tan, Senator RI Dr. Wedakarna di Bali. Termasuk eksistensi mengadakan sosialisasi di hada- Desa Candi Kuning yang dikenal pan tokoh Hindu dan Islam. sebagai wilayah sakral umat Dalam pidatonya, Gusti Weda- Hindu dan juga penyangga dari karna mengingatkan filosofi desa Ibu Dewi Gangga Danau Bratan. adat peninggalan Empu Ku- Dan ini akan terus didukung,” turan yang telah membagi tiga ungkap Shri Gusti Wedakarna. bagian wewidangan adat, yakni Ia pun berpandangan bahwa

hubungan kerukunan umat beragama di Bali harus dipelihara dan meminta kepada umat non-Hindu untuk bisa menjaga eksistensi desa adat. “Di Bali, desa adat itu adalah desa adat Hindu. Dan walau dalam sejarah Bali ada kawasan atau desa yang diserahkan oleh raja-raja di masa lalu sebagai wujud toleransi, tapi tetap saja pakem Bali ini harus dihargai. Jadi, jangan mengubah desa adat Bali menjadi desa syariah, karena tidak ada sejengkal tanah pun di Bali tidak ada yang bukan wewidangan desa adat. Saya minta agar kawasan Candi Kuning dan Bedugul agar tetap menjadi kawasan beridentitas Bali. Jangan kearab-araban dan jangan kikis budaya Bali, hargai budaya Nusantara. Saya akan kawal pembangunan pariwisata berbasis budaya Hindu di Bedugul,” ungkap Shri Gusti Wedakarna. Terkait dengan ancama ISIS, Gusti Wedakarna meminta Polri dan TNI untuk bisa mengawasi desa-desa yang bercorak heterogen di seluruh Bali. “Jangan lupa, saat kejadian Bom Bali dulu, oknum teroris fundamentalis agama itu ada yang berasal dari local boy (tamiu non-Hindu asal Bali). Pakai saja itu patokan bahwa tidak semua krama Bali itu berpikir baik terhadap Bali. Sehingga saya minta agar gerakan ISIS dan termasuk paham Wahabiyah yang dinilai tidak sesuai dengan Pancasila ini, tidak lagi mengganggu Bali. Desa adat harus kuat dan syukurlah semua elemen Hindu Bali kini bersatu padu sejak adanya isu desa syariah,” ujar Gusti Wedakarna. (ad1397)

Kementerian Perindustrian RI Hadiri ”Bali Best Brand Award”

Peraih ”Bali Best Brand 2015” Potensial Menangi Persaingan ASEAN Community

BEST BRAND – Direktur The ASEAN Bali Entrepreneur Institute I Gusti Ayu Sita Wedastiti WS, S.E. (Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Bidang Ekonomi Kreatif) bersama Ketua Kadin, Ketua Dewan LPD dan Kementerian Perindustrian RI bersama artis Teuku Zacky di Harris Hotel. I N D O N E S I A d i b a w a h merasa siap bersaing di ASEAN, kepemimpinan Presiden Joko terutama dengan situasi global Widodo makin menasbihkan yang mendukung pergerakan sebagai salah satu kekuatan ekonomi Indonesia. ekonomi tidak saja di kawasan Demikian diungkapkan I ASEAN, tetapi juga di kawasan Gusti Ayu Sita Wedastiti WS, dunia. Hal ini dibuktikan dengan S.E. (Direktur The ASEAN Bali mengucur deras potensi investasi Entrepreneur Institute) saat asing ke Indonesia, di samping memberi sambutan di ajang kepercayaan dunia terhadap pem- Bali Best Brand (BBB) dan bangunan infrastruktur yang di- Bali International Costumers genjot sampai 2019. Apalagi paket Satisfaction Awards (BICSA) kebijakan pemerintahan Jokowi di Harris Hotel Sunset Road, telah membuktikan bermanfaat Kuta. Tampak hadir A.A. Ngurah untuk usaha dan industri. Hal Alit Wira Putra (Ketua Ksdin inilah yang membuat sebagian Bali), Dr. I Gede Made Sadguna, brand atau produk Indonesia S.E., M.Sc. (Ketua Dewan LPD

Bali) dan Drs. Paryono, M.M. (Kementerian Perindustrian RI). “Bali Best Brand ini akan banyak membantu perusahaan dan lembaga yang telah masuk nominasi untuk memperkuat brand mereka. Dunia global itu kan urusannya citra, image dan branding yang kuat. Ini sebanding dengan program pemerintah RI saat ini, di mana memperkuat basik perdagangan dan industri. Saya senang penyelenggaraan acara di tahun keempat ini, Kementerian Perindustrian RI hadir untuk memberi dukungan pada usaha UMKM dan lembagalembaga yang merebut gelar BBB dan BICSA ini,” ungkap Gek Sita yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Bidang Ekonomi Kreatif. Tampaknya memang ada gengsi tersendiri ketika perusahaan dan lembaga mendapatkan Sertifikat BBB–BICSA. Beragam testimoni pun disampaikan oleh para pengusaha dan CEO, yakni dengan adanya penghargaan ini tingkat penjualan dan citra produk mereka semakin dilirik oleh pangsa bebas, terlebih BBB–MEA ini juga didukung oleh konsultan ekonomi dari Jerman dan Prancis (Uni Eropa) yang sudah terlibat sejak awal. Acara semakin semarak karena dihibur oleh Teuku Zacky (artis nasional) yang menjadi host acara. (ad1396)

Pengelola Pasar Rakyat Ikuti Lomba Seragam Endek

PD Pasar Kota Denpasar Raih Juara I

AJANG Denpasar Festival (Denfest), salah satunya diisi dengan lomba pakaian seragam berbahan endek bagi pengelola pasar rakyat Indonesia se-Kota Denpasar, Selasa (29/12) kemarin. Lomba ini diikuti 16 pasangan perwakilan dari pasar rakyat di Kota Denpasar, dengan tim juri Tude Togog, Veronica Corry dan Agung Sambhara. Pasar rakyat yang terlibat masing-masing Pasar Yadnya Kesiman, Pasar Renon I, Pasar Renon II, Pasar Tamba, PD Pasar Kota Denpasar, Pasar Sudha Merta, Pasar Desa Nyanggelan, Pasar Penatih, Pasar Desa Pakraman Poh Gading, Pasar Kerta Waringin Sari, Pasar Gunung Sari, Kepala Pasar Agung, Pasar Kaja Sesetan, Pasar Desa Pakraman

Padangsambian, Pasar Yadnya II dan Pasar Pedungan. Juri memutuskan perwakilan PD Pasar Kota Denpasar yakni Putu Yudi Pranata dan Komang Ade Yunita Sari sebagai juara I. Juara II diraih Wayan Mantra dan Ni Wayan Karmeni, perwakilan dari Pasar Gunung Sari. Sementara posisi juara III ditempati Budiarta dan Desak Made Diah Artasari, perwakilan dari Pasar Agung. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar Drs. I Wayan Gatra, M.Si. berharap para pemenang dapat menggunakan busana endek dalam kesehariannya di pasar rakyat. Mengingat para peserta lomba merupakan kepala pasar, pengelola pasar serta pedagang.

Selain itu, acara ini juga menjadi ajang untuk mempromosikan pasar rakyat kepada masyarakat, khususnya di Denpasar. “Bukan hanya semata-mata lomba, tapi juga mempublikasikan kepada masyarakat tentang pasar rakyat agar kita kembali ke pasar rakyat, karena kita kan sekarang sedang melakukan revitalisasi pasar rakyat,” ujarnya. Gatra menambahkan, pasar rakyat yang dimaksud tidak lain adalah pasar tradisional, seperti tertuang dalam Undang-undang Perdagangan No.7 Tahun 2014. Hampir semua pasar tradisional di Kota Denpasar sudah direvitalisisasi. Total ada 33 pasar yang dikelola masyarakat adat dan 9 pasar yang dikelola PD Pasar. (ad1298)

FASHION ENDEK - Sejumlah pejabat yakni Ketua Dekrenasda Kota Denpasar, Kapala Disperindag Kota Denpasar, serta peserta lomba dan para juara berfoto bersama dengan para pemenang lomba fashion busana endek antarpegawai PD Pasar se-Kota Denpasar, di Denfest VIII di Jalan Veteran, Selasa (29/12) kemarin.

Rabu Pon, 30 Desember 2015

Setumpuk Prestasi Stikes Bali 2015

Dari Kampus Terfavorit hingga Raih Dana Hibah TAHUN 2015 adalah tahun prestasi bagi Stikes Bali. Segudang prestasi diraih, baik di akademis maupun non-akademis. Momentum utamanya semua program studi Stikes Bali (S-1 Keperawatan, D-3 Kebidanan dan D-3 Keperawatan) meraih akreditasi B, untuk Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT). Seiring dengan akreditasi B, diikuti dengan penghargaan dari berbagai pihak. Prestasi pemuncak sebagai The Best Favorite School of the Year 2015 dari Triuno Jakarta yang diteken Mendikbud Anies Baswedan. Kemudian Aptisi Pusat menetapkan sebagai Kampus Tanpa Rokok. Masih di tingkat nasional, Stikes Bali meraih The Best Academy in Education Health Program of the Year 2015 dari Indonesia Inovatif Quality Award. Di tingkat Bali, Stikes Bali meriah gold medal THK Tourism Award, meraih The Top 10 Best Academy of Nursing and Midwifery dari Bali Best Brand Word, serta The Best Academy of nursing and Midwifery in Bali. Ini diikuti prestasi dosennya Putu Darma, Ph.D. sebagai presentasi terbaik pada seminar internsional Keperawatan di Universitas Hassanudin. Stikes Bali juga melahirkan dosen yang lulus S-2 Jurusan Kebidanan, dengan predikat cumlaude di Universitas Brawijaya. Di bidang penelitian, tahun 2015 dosen Stikes Bali meraih hibah terbanyak, enam proposal meraih dana Dikti. Ketua Stikes Bali Drs. I Ketut Widia, BN.Stud., M.M. didampingi Sekretaris Drs. Wayan Sandiyasa mengungkapkan prestasi ini merupakan bentuk keberhasilan Stikes Bali dalam inovasi pembelajaran, serta meningkatkan kualitas dosen. Dia berharap tahun 2016 harus lebih

unggul dari tahun 2015. Untuk itu Ketut Widia mengucapkan terima kasih kepada semua mitra kerja sama Stikes Bali. Termasuk eksis menghadapi persaingan di MEA. Ketua YP3LPK Bali Drs. Ida Bagus Arka mengaku puas dengan prestasi Stikes Bali di 2015. Ditambah dengan tiga alumninya diterima bekerja sebagai perawat di Jepang, serta tujuh lainnya dinyatakan lulus mengikuti training dalam rangka sekolah sambil magang di Jepang. Mereka sekolah dua tahun tanpa perlu biaya. Setelah tamat, mereka berpeluang bakerja di Jepang selamanya, dan dijamin direkrut rumah sakit internasional di Bali karena menguasai bahasa Jepang. Sementara kerja sama internasional Stikes Bali, kini mencapai sembilan Perguruan Tinggi asing. Ida Bagus Arka memuji kerja sama tim Stikes Bali sangat solid. Untuk itu yayasan memacu dosen Stikes Bali melakukan inovasi dan kreatif, untuk bisa bersaing di kancah

nasional dan internasional. “Sejumlah award ini menunjukkan pengakuan dari pihak luar,” tegasnya. Dia mengatakan, setiap dosen dan mahasiswa berprestasi diberikan reward. Untuk itu, menutup tahun 2015 dan membuka lembaran 2016, yayasan memberikan bonus satu kali gaji kepada dosen dan karyawan senilai Rp 400 juta. Sementara seluruh mahasiswanya yang mencapai 2.000 orang diberikan makan gratis selama tiga hari di kantin kampus, serta bonus uang dan bebas SPP bagi mahasiswa yang berprestasi. Bonus diserahkan saat warga kampus melepas 2015, 26 Desember lalu. Saat itu digeber motto 2016 yakni “Stikes Bali for All”. Untuk mengimplementasikan THK, Yayasan juga menyerahkan sumbangan sembako kepada anak Panti SOS Desa Taruna, Bunut Puun, Tabanan. Yayasan juga mapunia kepada para sulinggih yang diniali berjasa terhadap Stikes Bali. (ad2625)

BONUS - Ketua YP3LPK Bali Ida Bagus Arka menyerahkan bonus akhir tahun 2015, diterima Ketua Stikes Bali Ketut Widia.

Wagub Serahkan Hadiah Lomba Gudep Tergiat Gerakan Pramuka Kwarda Tahun 2015

KEGIATAN lomba Gugus Depan (Gudep) Tergiat di Daerah Bali telah dilaksanakan lima tahun yang lalu dengan mengacu pada petunjuk pelaksanaan Akreditasi Gugus Depan dari Kwartir Nasional. Kwartir Daerah (Kwarda) Bali satu-satunya Kwarda yang telah melaksanakan kegiatan lomba Gudep Tergiat ini. Ketua Gerakan Pramuka Kwarda Daerah Bali I Ketut Wija dalam sambutannya mengatakan lomba Gudep Tergiat tahun 2015 merupakan salah satu program nasional berupa Akreditasi Gugus Depan, yang akan dilaksanakan mulai tahun 2016. Lomba Gudep Tergiat ini diawali dengan pembinaan kepada para Pembina Gudep yang bertujuan menyempurnakan penataan administrasi Gudep, melengkapi peralatan perkemahan, peningkatan mutu dan jumlah pembina Pramuka, penyempurnaan tata upacara latihan rutin, peningkatan pencapaian SKK/SKU untuk mencapai Pramuka Garuda. “Kita akan terus menyempurnakan pelaksanaan lomba ini,” ujarnya. Wija menambahkan, Kwarda Bali telah melatih dan membentuk kepengurusan Pramuka Peduli yang nantinya dapat membantu masyarakat bila ada bencana alam. Salah satu program yang telah dicetuskan adalah Tunas Kemanusiaan, di mana hasil pengumpulan dana dari Tunas Kemanusiaan ini akan diserahkan pada Hari Pramuka pada tanggal 14 Agustus 2016, dan selanjutnya akan dimanfaatkan untuk bantuan bedah rumah dan bantuan kemanusian lainya. Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta selaku Wakil Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali berterima kasih atas terlaksananya seluruh kegiatan Kepramukaan di Bali sepanjang

2015, khususnya pelaksanaan Lomba Gudep Tergiat dan beberapa kegiatan tingkat nasional lainnya, seperti Kemah Budaya Nasional di Riau, Jambore SMK Nasional di Cibubur, Pelantara Saka Bahari di Palu, Peran Saka Nasional di Kendari dan Kegiatan Perkemahan Wirakarya di Mataram. “Gerakan Pramuka semakin berkiprah dalam meningkatkan pendidikan karakter anak bangsa. Kita patut bersyukur atas disahkannya UU Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka sebagai payung hukum dalam pelaksanaan kegiatan Kepramukaan. Kebijakan Pemerintah dengan dikeluarkan Permen Nomor 63 Tahun 2014, memberikan kepercayaan kepada Gerakan Pramuka dalam pendidikan karakter generasi muda kita,” katanya. Dengan adanya kebijakan pemerintah yang mewajibkan Pendidikan Kepramukaan sebagai materi ekstra wajib di jenjang pendidikan SD, SMP dan SMA/SMK, Sudikerta berharap mengurangi permasalahan pada generasi muda. Pasalnya, Pendidikan Kepramukaan dengan Prinsip Dasar Kepramukaan adalah pem-

binaan terhadap iman dan takwa kepada Tuhan, peduli terhadap bangsa dan negara, peduli terhadap diri sendiri dan sesama hidup, cinta alam dan kasih sayang sesama, serta menaati Kode Kehormatan Pramuka yaitu Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. “Saya berkeyakinan apabila sebagian besar anak-anak kita mengikuti kegiatan kepramukaan, maka generasi muda kita akan tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang tangguh, cerdas, mandiri, disiplin, sederhana dan memiliki jiwa ksatria dan kesetiakawanan sosial yang tinggi,” tegasnya. Adapun pemenang lomba Gudep Tergiat Kwarda Bali tahun 2015 untuk Siaga adalah juara I SD Saraswati 3 Denpasar, juara II SD Negeri 1 Kamasan, Klungkung dan juara III SD Negeri 11 Jimbaran, Badung. Untuk Penggalang, juara I SMPN 4 Kuta Selatan, Badung, juara II SMPN 7 Denpasar dan juara III SMPN 1 Semarapura, Klungkung. Untuk Penegak, juara I SMA Bali Mandara, Buleleng, juara II SMAN 1 Gianyar dan juara III SMKN 4 Negara, Jembrana. (ad2626)

lomba gudep - Wagub serahkan hadiah lomba gudep tergiat gerakan pramuka kwarda tahun 2015.

Meraih Sukses dan Bahagia di Tahun 2016 ADA lima hal yang menjadi impian setiap orang yaitu sehat, sukses, harmonis dalam keluarga, bahagia dan hidup damai di masa depan. Tidak banyak yang tahu rahasia untuk mewujudkan impian tersebut. Guna meraih harapan tersebut, AmbarAshram menawarkan satu program khusus kepada Anda yang ingin meraih kelima impian di atas. Program ini hanya diselenggarakan sekali dalam setahun yaitu setiap awal tahun. Selama satu hari penuh, Made Suambara akan menuntun anda baik secara sekala maupun niskala, sehingga anda mampu meraih apa yang menjadi impian anda di Tahun Baru 2016 ini. Secara sekala, Made akan memberikan tiga kunci sukses dan secara niskala Made akan menstanakan Dewa Hanoman dalam diri anda. Dewa Hanoman adalah perwujudan Tuhan sebagai pemberi semangat dalam berusaha, sehingga anda akan dengan mudah meraih impian anda. Ada beberapa manfaat yang akan anda dapatkan setelah mengikuti acara ini. Antara lain, anda akan terbebas dari emosi-emosi negatif seperti ketakutan tanpa sebab, kekhawatiran yang berlebihan, kecemasan, kegelisahan, depresi berat atau ringan, keraguan dan ketidakpercayaan diri. Anda akan terbebaskan dari kebiasaan buruk yang menjadi penghalang kesuksesan anda. Anda akan tersembuhkan dari berbagai penyakit seperti maag, jantung,

ashma, kencing manis, ginjal, asam urat rematik, migrain, susah tidur, stroke dan tekanan darah. Anda akan menjadi lebih tenang, lebih damai dan lebih sabar dalam menghadapi permasalahan hidup. Anda akan meraih sukses dalam karier, serta rezeki akan mengalir berkecukupan. Aura kebijaksanaan anda akan muncul, sehingga anda akan sangat dikagumi, disegani serta akan dijadikan panutan dalam keluarga dan lingkungan anda. Apakah Anda ingin mendapat semua manfaat di atas, dan meraih sukses di tahun 2016? Ikuti “Acara Meraih Sukses dan Bahagia di Tahun 2016, Bersama Made Suambara”. Minggu 3 Januari 2016,

pukul 09.00 pagi sudah mulai di AmbarAshram, Banjar Nyuh Kuning, Mas, Ubud, Gianyar. Program ini ditujukan khusus kepada para pemegang keputusan, seperti kepala keluarga, ketua organisasi dan pimpinan kelompok baik pemerintahan maupun swasta. Bagi yang akan ikut silakan SMS nama-sukses ke 081 338 243 824. Rasakan juga pengalaman berjalan di atas api dan bermeditasi di atas Air. Peta lokasi AmbarAshram: dari Patung Barong Batubulan lurus ke utara 9 km. Kalau sudah ketemu Pertamina di Desa Tebongkang, belok kanan 1,5 km sehabis jembatan menikung belok ke kiri 700 meter, depan Pura Ulun Carik. (ad2627)

PEMIMPIN - Presiden Barack Obama, salah satu pemimpin dunia yang memuja Dewa Hanoman.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Rabu Pon, 30 Desember 2015

5 Pascasarjana Unhi Menggelar Seminar Hasil Penelitian Dosen

Bali Post/wan

FASHION ENDEK - Sejumlah anak tampil dengan berbagai gaya di atas panggung saat mengikuti lomba fashion busana endek memeriahkan Denpasar Festival VIII 2015 di depan Museum Bali, Selasa (29/12) kemarin.

Cegah Bentrok Susulan

Puluhan Napi Lapas Kerobokan Dipindahkan ke Jawa Amlapura (Bali Post) -

Narapidana (napi) Lapas Kerobokan yang sebelumnya dipidahkan ke Lapas Tabanan, Bangli, Klungkung dan Karangasem, akhirnya dipindahkan lagi ke lapas di Madiun dan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (29/12) kemarin. Pemindahan ini untuk menghindari adanya bentrok susulan, pascarusuh di Lapas Kerobokan dan Jalan Teuku Umar Denpasar, Kamis (17/12) lalu. Dari 112 napi dan tahanan itu, ada 40 napiyang dipindahkan ke Madiun dan Porong.

NAPI - Para narapidana diperiksa ketat sebelum diangkut dari rutan. Pemeriksaan dilakukan di Rutan Klungkung, di mana para narapidana dari Lapas Karangasem mendapat pemeriksaan di sana sebelum diangkut ke Madiun dan Porong. K a l a p a s K a r a n g a s e m , guna mempermudah proses Arimin, Selasa (29/12) ke- hukum lebih lanjut. Tujuh marin, mengatakan khusus narapidana itu dijemput ke wilayah Karangasem, dari Lapas Karangasem sekitar 14 narapidana dan tahanan, pukul 05.00 Wita menggunahanya tujuh narapidana yang kan mobil tahanan Kejaksaan ikut dipindahkan. Sedangkan Negeri Denpasar. “Sesuai tujuh tahanan masih men- petunjuk Kanwil Kemenkum ghuni Lapas Karangasem, HAM Bali, tujuh tahanan

lain tetap kami amankan di salah satu wisma dengan pengawalan ketat,” kata Arimin, yang baru seminggu menjadi Kalapas Karangasem. Kalapas asal Lombok, NTB ini mengaku tidak tahu kenapa narapidana ini dipidahkan lagi. Apakah karena Lapas Karangasem sudah overload, atau ada kekhawatiran terjadi bentrok susulan. Proses ini mendapat pengawalan ketat dari Brimob Polda Bali bersenjata lengkap. Sebelum digeser ke lapas di Kota Madiun dan Porong, napi kiriman Lapas Karangasem sempat dikumpulkan lagi di Rutan Klungkung. Mereka kembali mendapat pemeriksaan ketat bersama para napi Lapas Kerobokan lainnya yang sebelumnya dititip di Rutan Klungkung. Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Bali Nyoman Putra Surya mengatakan dari 40 narapidana itu, satu diangkut dari

Tabanan, tujuh dari Karangasem, 22 dari Lapas Narkoba dan Rutan Bangli, serta 10 orang dari Rutan Klungkung. Ia mengakui para napi ini dipindahkan lebih jauh lagi dari Lapas Kerobokan, guna mencegah terjadinya bentrok susulan. Selain itu, alasan lainnya lembaga permasyarakatan dan rumah tahanan yang ada di Bali rata-rata sudah overload. Sehingga sangat riskan bila menambah jumlah napi dan tahanan lagi. Contohnya, seperti Lapas Karangasem, kapasitasnya hanya 149 orang, namun penghuninya sudah mencapai 195 orang. Kanwil Kemenkum HAM Bali menilai sangat penting untuk menjaga stabilitas lapas dan rutan di Bali. Terlebih para napi yang sebelumnya dipindahkan ke daerah, punya jejak hidup dengan banyak permasalahan. Sehingga sangat penting diambil langkah cepat untuk mengantisipasi adanya masalah lebih serius lagi. Seluruh napi yang akan dipindahkan tetap akan mendapat pengawalan ketat dari petugas kepolisian, hingga sampai di Lapas Madiun dan Porong. (kmb31/kmb37)

PROGRAM Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menggelar Seminar Hasil Penelitian Dosen Pascasarjana Unhi, Senin (28/12), di aula Gedung Pascasarjana Unhi. Seminar yang diikuti para dosen dan mahasiswa Pascasarjana Unhi itu mengambil tema “Melalui Seminar Hasil Penelitian Kita Tingkatkan Standar Nasional Penelitian Program Pascasarjana Unhi”. Kegiatan tersebut dibuka Rektor Unhi Dr. IB Dharmika, M.A. Rektor Unhi IB Dharmika menyampaikan pola ilmiah pokok Unhi adalah agama dan kebudayaan. Karena itu penelitian terhadap masalah agama dan kebudayaan menjadi sangat penting. “Seminar laporan hasil penelitian ini sangat berharga bagi si peneliti dan juga peserta untuk memperdalam hasil penelitian mereka. Karenanya kami sangat menyambut baik seminar ini,” ujarnya. Direktur Program Pascasarjana Unhi Prof. Dr. Putu Gelgel, S.H., M.Hum. didampingi Asdir I Dr. Wayan Budi Utama menyampaikan ada dua hasil penelitian yang diseminarkan yaitu pertama, profesionalisme dosen di Program Studi Pendidikan Agama Hindu pada Perguruan Tinggi Agama Hindu Swasta di Bali. Kedua, eksistensi agama lokal di tengah dominasi agama negara. “Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan standar nasional penelitian yang antara lain meningkatkan kualitas isi, kualitas proses dan kualitas peneliti,” ujar Prof. Gelgel. Dikatakannya, paradigma ke depan kemajuan sebuah perguruan tinggi dinilai dari hasil penelitian yang dilaku-

SEMINAR - Rektor Unhi IB Dharmika (kiri) dan Direktur Program Pascasarjana Unhi Prof. Putu Gelgel saat membuka seminar hasil penelitian dosen, Senin (28/12) lalu. kan, kemudian dipublikasi- luar. kan ke dalam jurnal nasional Simpulan makalah kedua dan internasional. “Melalui antara lain, perlu peningkaseminar seperti ini, kami tan kompetensi pedagogik, harapkan ke depan Pascasar- kepribadian, profesional dan jana Unhi bisa menghasilkan sosial pada dosen pengampu penelitian-penelitian yang mata kuliah Hindu. berkualitas dan bermanfaat, Seperti diberitakan sebebaik bagi pemerintah maupun lumnya, Program Pascasamasyarakat,” ujarnya. rjana Unhi menggelar tiga Sejumlah pembicara tampil kali workshop yaitu Workhsop dalam seminar itu, yaitu “Peningkatan Kompetensi Prof. Dr. Putu Gelgel, S.H., Jurnal Terakreditasi”, WorkM.Hum., Prof. Wayan Suka shop “Peningkatan KomYasa, Dr. Wayan Budi Utama, petensi Metodologi PeneliDr. I.B. Dharmika, dan Dr. I tian Agama dan Budaya”, Nyoman Raka (tim pertama). dan Workshop .”Peningkatan Tim kedua meliputi Prof. Dr. Kompetensi Penyiapan DokuIda Ayu Yadnyawati, Prof. men Akreditasi”. yang pendaDr. Ketut Suda, Dr. Wayan naan bersumber dari bantuan Paramartha dan Dr. I Gusti Kemenag RI, termasuk semiAyu Wimba. nar kali ini. Pembahas makalah kelSeperti diketahui, Pascasaompok pertama yaitu Prof. rjana Unhi memiliki Program Dr. IBG Yudha Triguna, dan S-2 dan S-3. Semua Prodi yang pembahas kelompok kedua dimiliki sudah terakreditasi B Dr. Putu Suwardani, M.Pd. dari BAN-PT. Bahkan Prodi Simpulan makalah per- Magister Pendidikan Agama tama antara lain, agama lokal Hindu terakreditasi A. Jummemiliki kekenyalan ketika lah mahasiwa magister Pasca bergaul dengan pengaruh Unhi yang aktif saat ini teryang datang menghampir- catat 512 orang. Telah meinya. Aktor dan budaya lokal namatkan pendidikan 1.670 bersifat aktif, manakala ter- orang. Mahasiswa S-3 yang jadi proses perluluhan antara aktif tercatat 120 orang dan agama lokal dengan agama sudah menamatkan doktor seyang datang belakangan dari banyak 25 orang. (ad2628)

Denpasar (Bali Post) Persiapan RSUP Sanglah untuk melakukan operasi pertama cangkok ginjal telah 100 persen, karena penyusunan organisasi telah lengkap. Rapat tim pertama untuk menentukan tim yang melakukan operasi, rapat tim kedua untuk melakukan studi banding, rapat tim ketiga untuk menentukan semiloka dengan mengundang pakar dari RSCM. Rapat tim untuk menentukan tugas pokok tim dari RSUP Sanglah sudah dilakukan. “Sampai menentukan donor pun sudah,” ujar Direktur Medik RSUP Sanglah dr. I Nengah Kuning Atmadjaya, Sp.B.(K) Trauma, KKL., FINACS., Senin (28/12). Rencananya, Selasa (29/12) kemarin dilakukan operasi. Namun tim dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) berhalangan hadir, sehingga op-

erasi ditunda hingga tanggal 11 Januari 2016. Tim medis yang melakukan operasi dari RSUP Sanglah 23 orang, terdiri dari dokter urologi, dokter nefrologi, dan perawat. Sedangkan tim dari RSCM terdiri dari 3 orang perawat dan 2 orang dokter. Tim medis RSCM berperan sebagai pengampu operasi cangkok ginjal sampai RSUP Sanglah dinyatakan mandiri untuk melakukan operasi sendiri. Setelah dinyatakan mampu, barulah Kementerian Kesehatan mengeluarkan SK. “Setelah itu baru bisa melakukan operasi sendiri. Tetapi dari sisi SDM, kita sudah mampu dan mahir melakukan,” imbuh Kuning. Mengingat operasi cangkok ginjal menggunakan prosedur yang ketat, termasuk memenuhi syarat legalitas, maka pasien yang datang ke bagian

nefrologi akan dilakukan investigasi hukum yang melibatkan bagian psikiatri. “Dilakukan wawancara dengan pasien dan pendonor,” imbuhnya. Setelah itu, ke notaris untuk memenuhi persyaratan legalitas, kemudian ke tim cangkok ginjal untuk diperiksa persyaratan medisnya. Jika telah sesuai, barulah dilakukan operasi. “Kesulitannya pada saat pasien dan pendonor mengurus legalitas di notaris agar tidak terjadi masalah di kemudian hari,” imbuhnya. Maka dari itu, perlu investigasi dan diusahakan pendonor dari pihak keluarga sendiri, meskipun pendonor bisa saja dari orang lain atau orang yang telah meninggal. “Tetapi UU kita di Indonesia belum memungkinkan hal itu,” ujarnya. (kmb42)

Banyuwangi (Bali Post) Posisi Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), yang berdekatan dengan Bali menjadi lahan empuk peredaran narkoba. Buktinya, kasus narkoba yang ditangani Polres Banyuwangi, Jatim, meroket atau meningkat tajam. Sepanjang tahun 2015, jumlah kasus narkoba yang ditangani Polres mencapai 138 kasus dengan 171 pelaku. Jumlah ini naik tajam dibandingkan tahun 2014 yang hanya 99 kasus. “Kasus narkoba naik 39 persen. Banyuwangi menjadi sasaran empuk narkoba, karena posisinya strategis yang dekat dengan Bali,” kata Kapolres Banyuwangi AKBP Bastoni Purnama, di sela paparan kinerja Polres Banyuwangi tahun 2015, Selasa (29/12) kemarin. Dijelaskan, dari sekian kasus narkoba, barang bukti terbanyak yang diamankan

adalah ganja dengan berat 33,5 kilogram. Barang haram ini dipasok dari Aceh dan akan dikirim ke Bali. Kemudian disusul sabu sekitar 1,5 ons dan pil koplo yang mencapai 600.000 butir lebih. “Jika kita lihat tingginya kasus, Banyuwangi masuk darurat narkoba. Jadi, penanganan kasus dan antisipasinya harus serius,” jelas Kapolres. Sesuai analisa, kata dia, dari satu kasus narkoba yang terungkap, sejatinya ada 10 kasus lagi yang belum tersentuh. Pihaknya berharap Pemkab Banyuwangi segera mengaktifkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK). Sebab, BNK akan efektif ikut memberantas narkoba, termasuk penanganannya. Selain narkoba, peredaran minuman keras (miras) di Banyuwangi juga mengkhawatirkan. Sepanjang tahun 2015, kasus miras yang ber-

hasil diungkap mencapai 104 kasus dengan 164 pelaku. Yang menarik, dari sekian kasus, didominasi peredaran arak Bali dengan barang bukti 138 jeriken. Setelah narkotika, kasus lain yang menonjol adalah pencurian dengan pemberatan (curat) dengan 153 laporan. Sayangnya dari jumlah ini baru 67 kasus yang berhasil diungkap. Sementara kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dari 86 laporan, baru 19 kasus yang terungkap. Tingginya ungkap kasus kriminal umum, tak diimbangi ungkap kriminal khusus, salah satunya korupsi. Sepanjang tahun 2015, Unit Tipikor Polres hanya mengungkap dua kasus korupsi. Kapolres berdalih minimnya ungkap korupsi ini lantaran prosesnya rumit dan membutuhkan hasil audit kerugian negara. (kmb30)

Operasi Cangkok Ginjal di RSUP Sanglah Ditunda

Per 1.000 Kelahiran, Satu Anak Alami Gangguan Pendengaran Kasus Narkoba di Banyuwangi Meningkat Denpasar (Bali Post) Data nasional menunjukkan, dari 1.000 kelahiran satu atau dua anak mengalami gangguan pendengaran. Tahun 2030, pemerintah mencanangkan Indonesia bebas ketulian. Maka dari itu diperlukan program rutin untuk mendeteksi secara dini gangguan pendengaran yaitu berupa skrining. “Bayi baru lahir yang melakukan persalinan normal, 1x24 jam sebelum meninggalkan tempat persalinan dilakukan tes OAE untuk mengetahui kondisi saraf pendengaran yang ada di rumah siput,” kata dokter spesialis telinga hidung tenggorok RSUP Sanglah dr. Made Lely Rahayu, Sp.THT., Sabtu (26/12) lalu. “Beberapa tahun terakhir melalui Program Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (PGPKT) sempat dilakukan program deteksi dini gangguan dengar pada bayi baru lahir di seluruh RS kabupaten di Bali melalui bantuan pemberian alat skrining OAE dan pelatihan pemakaian alat OAE. Namun, karena kondisi alat saat ini rusak sehingga program itu terhenti sampai

sekarang,” ujar dokter asal Bangli ini. Penyebab anak mengalami gangguan pendengaran adalah multifaktorial. Bisa ditelusuri mulai dari riwayat lingkungan, seperti adanya faktor keturunan, adanya keluarga dengan ketulian, perkawinan antarkeluarga, riwayat medis saat prenatal, perinatal dan post-natal. Prenatal misalnya pernah mengalami infeksi rubella atau torch saat hamil trimester I, mengalami trauma fisik intrauterin. Perinatal, misalnya proses persalinan yang sulit sehingga mengakibatkan trauma kepala, hiperbilirubin/kuning saat lahir, mengalami infeksi meningitis. Post-natal misalnya anak mengalami trauma kepala atau benturan. Adanya mutasi genetik pada gen juga bisa sebagai penyebab ketulian kongenital pada anak. Ia menyarankan orangtua, jika memiliki anak dengan perkembangan bicara dan bahasa tidak seperti layaknya anak normal, sebaiknya ke dokter THT terlebih dahulu untuk memeriksa kondisi anatomi dan fungsi telinganya. Karena proses berbicara diawali oleh proses mendengar yang baik terlebih dahulu.

Jika anak sudah mendengar dengan baik, tentunya dia akan mampu mengulang pengucapan dengan baik apa yang didengar. Jika anatomi telinga luar dan tengah baik, dokter THT akan melakukan test fungsi pendengaran dimulai dari rumah siput serta saraf pendengaran sampai ke otak melalui test OAE, BERA dan ASSR. “Jika semua test hasilnya baik, tidak ada gangguan pendengaran, berarti masalah keterlambatan perkembangan bicara disebabkan faktor di luar pendengaran, seperti faktor tumbuh kembang anak atau yang lainnya sehingga akan dirujuk ke divisi terkait,” ujarnya. Namun, jika hasil test pendengaran adalah gangguan pendengaran, sebaiknya dilakukan intervensi sedini mungkin sebelum melewati fase plastisitas otak yaitu sebelum usia 2 tahun berupa pemakaian alat bantu mendengar konvensional, untuk gangguan pendengaran derajat ringan sampai sedang berat maupun canggih seperti implan koklea untuk gangguan pendengaran berat sampai sangat berat. (kmb42)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Rabu Pon, 30 Desember 2015

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Memadukan Kecerdasan Tradisi dan Modernisasi TANTANGAN yang dihadapi masyarakat kota di tengah perubahan zaman ini, sesungguhnya tidak gampang. Tetapi selalu ada cara untuk memberikan sentuhan agar kota dapat ditempati dengan nyaman. Titik sentral adaptasi terhadap perubahan itu adalah kemampuan warga kota untuk mengembangkan pemikirannya berdasarkan inspirasi yang ada di kota tersebut. Dinamika pemikiran itu selanjutnya menjadi roh dalam kerangka mengadaptasi perubahan. Dari dasar pemikiran inilah kemudian memunculkan berbagai kreativitas yang mencerminkan warga yang ada di kota itu cerdas dan dapat beradaptasi dengan perkembangan yang ada. Dengan konsepsi berpikir demikian, kita paham bahwa di kota selalu diperlukan ruangruang kosong yang digunakan publik untuk berinteraksi. Juga dijumpai adanya taman-taman yang sengaja dibangun untuk meningkatkan interaksi tersebut. Bagi negara maju, rancangan kota memang sejak semula dikonsepkan untuk menghadapi perubahan sosial. Paris, misalnya, mampu menghadapi gerak dunia hanya dengan ‘’memanfaatkan’’ Menara Eifel. Manakala terjadi situasi genting beberapa waktu lalu, menara itu menjadi tempat rujukan, bukan saja menjadi simbol tetapi juga memberikan semangat untuk tetap tegar menghadapi tantangan. Adanya ruang publik dan taman kota yang tertata, jelas memberikan kesempatan bagi warga untuk berdiskusi, di mana dari diskusi inilah melahirkaan pemikiran baru. Tidak itu saja, kota wajib memberikan hiburan dengan berbagai nuansa. Artinya, tidak hanya memberikan hiburan modern tetapi juga memberi ruang pada hiburan tradisi. Hiburan tradisi ini sangat penting karena justru akan mampu memperlihatkan kecerdasan warga. Melalui hiburan tradisi, di tengah modernisasi yang kuat, akan menghasilkan pemikiran-pemikiran maju yang mempertautkan antara tradisi dengan modernisasi. Kota memerlukan taman budaya. Yang patut kita sayangkan, sentuhan hiburan tradisi inilah yang kurang mendapatkan perhatian di kota-kota modern Indonesia sekarang. Padahal, justru penggalian kecerdasan dan ilmu itu dapat dilakukan melalui sentuhan tradisi. Dari sini akan muncul berbagai kecerdasan yang berlandaskan pada kearifan lokal. Kita tahu, kearifan demikian sangat berguna di zaman sekarang dan mampu digunakan untuk kepentingan global. Intinya bahwa kota cerdas itu adalah kota yang lebih mandiri, di mana masyarakat yang mendiaminya kreatif, mampu menghadapi persoalan tanpa menunggu komando atau tindakan pemerintah. Harus dipahami bahwa pemerintah itu sifatnya formal dan birokratis. Sedangkan fenomena sosial yang dihadapi masyarakat kota, sering bersifat mendadak dan berdimensi besar. Banjir, kebakaran, bentrokan dan sejenisnya sering kali sifatnya mendadak. Tiga peristiwa itu merupakan khas ciri dari peristiwa kota. Bentrokan antar-ormas yang membawa korban jiwa di Denpasar beberapa waktu lalu, merupakan fakta paling mutakhir bagaimana mendadaknya peristiwa tersebut dan terjadi pada sore hari, menjelang liburan. Dalam konteks mencegah kejadian seperti itu, kearifan lokal yang paling mampu menjawabnya. Di Bali ada konsepsi manyama-braya dan Tat Twan Asi. Konsepsi itu dipakai untuk menolong dan menyadarkan mereka yang konflik. Dan semangat seperti ini, tidak bisa tidak, mesti disadarkan melalui interaksi sosial yang intens. Interaksi itu terjadi di ruang publik, persahabatan yang membangun kerja sama itu dapat dilakukan di ruang publik. Sementara kesadaran dengan manfaat kerja sama (manyama-braya) serta makna Tat Twan Asi, tidak lain dari budaya tradisional. Jika saja perpaduan itu dapat dilakukan dengan baik, maka warga dapat bersikap lebih mandiri, sigap dan tidak menunggu pemerintah untuk bertindak. Inilah yang disebut dengan masyarakat madani, yang memadukan antara modernisasi dengan tradisi.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Tanggapan PDAM Denpasar Menanggapi pertanyaan yang disampaikan oleh Saudara Bagus Alit dengan alamat Denpasar tentang ‘’Tarif PDAM Kota Denpasar’’ yang disampaikan melalui media Harian Umum Bali Post pada Surat Pembaca hari Selasa tanggal 29 Desember 2015 dapat kami sampaikan sebagai berikut: 1. Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasinya yang disampaikan tentang pelayanan PDAM Kota Denpasar. 2. Mengenai informasi tarif perlu kami sampaikan bahwa sesuai Peraturan Wali Kota Denpasar Nomor: 31 Tahun 2013 tanggal 8 Oktober 2013 tentang Tarif Air Minum Kota Denpasar yang penyesuaiannya secara bertahap setiap tahun yang ditindaklanjuti dengan Pengumuman Direksi PDAM Kota Denpasar Nomor: PDAM.80/AM/2/2015 tertanggal 16 November 2015 tentang Penetapan Tarif Air Minum yang memberlakukan penyesuaian tarif terhitung mulai rekening bulan Desember 2015 yang ditagih pada bulan Desember 2015. Untuk sosialisasi penyesuaian sudah disampaikan melalui media Website PDAM Kota Denpasar. Demikian untuk maklum. Direksi PDAM Kota Denpasar Pejabat Sementara Direktur Utama I Putu Yasa, S.T.

Kota Kreatif, Solusi Kota Masa Depan

Denpasar Memilih Kota Kreatif Berbasis Budaya Unggul Tantangan perkembangan kota mendatang adalah soal lahan dan penduduk. Penduduk perlu fasilitas dan kemudahan untuk mempertahankan hidupnya secara murah, aman, lancar, nyaman dan sebagainya. Di tengah derasnya pengaruh globalisasi dan perubahan iklim para teknokrat dan teknolog berupaya membuat terobosan untuk keberlanjutan suatu kota melalui kota kreatif. Denpasar boleh bangga atas modal kreativitas warganya yang majemuk dan multikultur. “Kota bukanlah masalah – Kota adalah solusi”, demikain ujar mantan Wali Kota CuritibaBrazil Jamie Lerner (2012) dalam pendekatan Symbiocity.

Oleh Putu Rumawan Salain

D

inamika perkembangan sekaligus pertumbuhan suatu kota sangat ditentukan oleh penduduk yang tinggal di wilayah kota tersebut. Potensi dan daya kreativitas penduduknya didukung oleh lahan dan infrastruktur yang memadai akan mengantarkan tingkat kesejahteraan dan kenyamanan kotanya. Intinya berada pada keberlangsungan perubahan demi perubahan apakah itu menyangkut kepemilikan, fungsi, maupun wajah perkotaannya. Intensitas, kualitas, kuantitas maupun pola perubahan yang berlangsung di suatu kota sering tidak diikuti oleh perubahan fungsi bangunan. Dampaknya ada kegiatan yang memusat dan mengakibatkan macet, panas, kotor, debu dan lainnya. Budihardjo (1996) dalam tulisannya tentang Penataan Pusat Kota yang dipetik dari kajiannya Le Grange dan Rochford tentang “Ranking of Science and Technology Related Global Problem 1996” mengungkapkan tujuh masalah perkotaan yang akan dihadapi adalah: 1) Pengadaan rumah massal, 2) Tata guna lahan yang jelek, 3) Penggunaan dan penyalahgunaan teknologi, 4) Pertumbuhan penduduk, 5) Pasokan air bersih, 6) Pencemaran udara, dan 7) Keterbatasan energi. Ketujuh permasalahan tersebut di atas kini tentu harus dicermati dengan situasi dan kondisi setempat seperti yang dialami oleh Bali, khususnya di Kota Denpasar seperti misalnya macet, banjir, sampah, permukiman kumuh, dan penyakit sosial maupun menular, dan lainnya. Beragam problematik yang dihadapi kota menjadikannya persaingan individu semakin ketat dan melunturkan aset kebersamaan yang merupakan pusaka para leluhur. Bagi masyarakat lokal yang tidak siap menghadapi persaingan akan terdesak ke pinggiran atas jargon pluralisme dan multikultur atau atas nama metropolis. Dari berbagai penjelasan singkat di atas oleh para ahli disepakati ada lima pengubah kota yang sangat siginifikan yaitu strategi pembangunan nasional, tekanan penduduk, perilaku warga atau gaya hidup, pemanasan global dan manajemen perkotaan. Kelima faktor utama pengubah tersebut secara holistik dan resiprokal pengaruhmemengaruhi yang dapat memperkuat, melemahkan, bercampur, bahkan mungkin menjadi unik. Dari kelima faktor tersebut yang disikapi dan harus berperan utama adalah Manajemen Perkotaan. Denpasar harus dan wajib membangun Manajemen Perkotaan yang solid, sahih dan membela kepentingan masyarakat dan kotanya. Penolakan Reklamasi ataupun Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (Besakih, Taman Nasional Bali Barat, dan Pulau Menjangan) adalah sebuah contoh yang sangat tepat sebagai pengendalian pemanfaatan ruang yang membela nilai budaya dan agama Hindu yang dipeluk mayoritas penduduk di Bali. Strategi pembangunan nasional yang dipergunakan sebagai wacana pengembangan atau pembangunan pariwisata bisa saja menjadi tameng atau tempat berlindungnya para pengusaha.

Kota Kreatif Kota Masa Depan Kota Kreatif bukanlah kota yang wujud fisiknya dipenuhi oleh karya kreatif seperti billboard, baliho, digital advertisement, air mancur, arsitektur suka-suka, mobil penuh dengan warna-warni, dan lainnya. Kota Kreatif lebih mengacu pada suatu situasi di mana masyarakatnya hidup dan berpenghidupan melalui cara-cara mereka memecahkan masalah yang berlandaskan perkembangan ekonomi kreatif. Tiga alasan penting ekonomi kreatif berkembang adalah: hemat energi, hemat sumber daya alam, menjanjikan keuntungan lebih tinggi. Gambaran kota-kota di dunia sangat beragam dan kota adalah citra bagaimana masyarakatnya tinggal dan beraktivitas. Paris, London, Tokyo, New York, Dubai, Singapura, Jakarta dan lainnya adalah contoh keragaman wajah kota yang sangat dilatarbelakangi oleh tematik kotanya. Budihardjo menyebutkan beberapa tipologi kota sesuai dengan siapa di belakang kendali pemerintahan kotanya, antara lain seperti Kota Marxopolis, bila suatu kota terlalu didikte struktur dan bentuknya oleh pimpinan daerah. Kota Profitopolis jika yang dominan adalah struktur swasta. Kota Technopolis terjadi jika yang memegang peranan kunci dalam pembangunan kota adalah para teknolog dan rekayasawan, akan terjadi Technopolis (misanya dalam wujud The Walking City, One Dimentional City, Floating City, Under Water City, dan semacamnya). Sebutan Kota Kreatif awalnya diperkenalkan di Inggris oleh Charles Landry sekitar akhir tahun 1980 yang lalu, melalui bukunya ‘’The Creative City: A Toolkit for Urban Innovators’’. Landry berpendapat bahwa Kota Kreatif merupakan kota yang menciptakan lingkungan yang mendukung orang untuk memikirkan, merencanakan, dan bertindak dengan imajinasi dalam memanfaatkan kesempatan dan masalah kota, mengubah kesempatan menjadi pemecahan. Pendapat lainnya tentang kota kreatif didekati dari sudut pandang ekonomi mengatakan bahwa saat ini masyarakat dunia memasuki transformasi besar dalam ekonomi, yaitu ekonomi kreatif. Karena itu, kota, kabupaten, atau provinsi tidak cukup hanya mengandalkan insentif ekonomi bila ingin menarik investasi di wilayah mereka. Demikian pendapat Richard Florida, yang menyampaikan untuk pertama kalinya tentang ekonomi-kreatif. Kota di Indonesia yang sudah dapat dikatakan berhasil menerapkan kota kreatif adalah Bandung. Keberhasilannya sangat didukung oleh adanya industri kreatif yang sejak satu dekade lalu telah dimulai dan kemudian dilanjutkan pada proyek percontohan Bandung Creative City sejak bulan Agustus tahun 2008 yang lalu. Bahkan setahun sebelumnya yaitu tahun 2007 Bandung memperoleh penghargaan sekaligus tantangan karena dipilih sebagai proyek rintisan Kota Kreatif se-Asia Timur.

Keberhasilan Bandung menerapkan konsep kota kreatif tampaknya mengedepankan faktor ekonomi sebagai tujuan sehingga dampaknya sekarang perekonomian dikuasai oleh para pemodal besar, komunitas kreatif ada di bawah belenggu pemodal besar yang akhirnya bermuara pada persoalan kemacetan, kekumuhan, persaingan harga, dan juga penurunan kualitas.

Denpasar Kota Kreatif Berbasis Budaya Unggul Tulisan kota kreatif ini merupakan episode kelima atau terakhir dari empat tulisan sebelumnya. Tulisan pertama tentang Kota Pusaka, kemudian Kota Hijau, Kota Cerdas, dan Ruang Publik Kota. Tema-tema tersebut saling memiliki keterkaitan dan saling pengaruh-memengaruhi dalam kaitan ketersesakan kota, perubahan iklim, dan penurunan kualitas lingkungan, ekonomi, serta terdegradasinya interaksi sosial yang mengarah individualistik. Di tulisan kelima diharapkan para pembaca untuk dapat mensinergikan dan memanfaatkan sebagai amunisi untuk kepentingan kota kreatif. Misalnya adakah manfaat menulis kota pusaka bagi Kota Denpasar untuk kota kreatif? Jawabannya tentu sangat relevan. Kenapa? Karena dengan mencatat jenis, jumlah pusaka dan cerita yang melatarbelakanginya sudah dapat diekspos untuk kepentingan pariwisata. Ketika kunjungan meningkat ke situs-situs pusaka berarti ada tambahan perpanjangan tinggal wisatawan yang salah satu ujungnya adalah ada peningkatan pemasukan fulus. Atau berkembang pertanyaan apa relevansi penulisan ruang publik bagi kota kreatif? Jawabannya adalah bahwa ruang publik yang memadai jumlah dan kualitas serta estetikanya menjadi titik pertemuan masyarakat kota “komunitas kreatif” guna berdiskusi tentang inovasi, kreasi, dan ideide lainnya yang dibutuhkan oleh mayarakat dan yang dapat dibuat olehnya. Hubungan saling pengaruh-memengaruhi ini bisa saja berlangsung antar dan inter topik tulisan tentang kota dimaksud. Dari cerita singkat tersebut setidaknya ada tiga hal penting yaitu kreativitas masyarakat untuk menggali peluang pendapatan dan sekaligus informasi tentang aset pusaka. Yang kedua adalah bahwa ada nilai ekonomi yang berlangsung. Dan yang ketiga adalah adanya dukungan sekaligus potensi lingkungan kreatif dengan spirit one product one village. Oleh karenanya harus ada cetak biru yang jelas tentang kota kreatif yang dimaksud, karena pemahaman kreatif sangat luas dan tanpa batas tanpa parameter dan ataupun praktis yang jelas dan konkret. Sama sekali tidak diinginkan untuk berhenti sampai di branding saja atau tema dan atau konsep kota hanya berganti baju atau kulit dengan tidak memperbaiki substansinya untuk kepentingan sesaat. Dalam situasi contoh tersebut di atas, pemerintah berperan sebagai bridging (menjembatani) berbagai kreativitas masyarakatnya melalui road map yang jelas dan saling berhubungan dengan satu tujuan hidup sejahtera, aman, nyaman, dan berkelanjutan. Kota Kreatif mengantarkan masyarakatnya mencapai tujuan tersebut bukan sematamata untuk kepentingan ekonomi, namun di balik itu adalah mengutamakan interaksi sosial di antara warga kota khususnya komunitas kreatif. Denpasar Kota Kreatif wajib mengedepankan komunitasnya sebagai panglima dan bukan ekonomi semata. Kota harus berkonsentrasi pada penyediaan kesempatan kerja yang berkualitas dan setara daripada sekadar menjadi kota

yang keren dari branding dan kulitnya saja. Keinginan tersebut dapat dilakukan melalui dukungan pendidikan kewirausahaan dan kepemimpinan dan pengembangan kemampuan khususnya permodalan dan teknologi. Meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, keterhubungan dan akses ke pasar dan lapangan kerja dengan lebih merata. Memastikan warga dapat mengakses kesempatan-kesempatan baru. Meningkatkan pelayanan publik utama, seperti transportasi, tempat tinggal, air bersih, sanitasi, dan listrik. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Keterbatasan sumber daya alam di Kota Denpasar menjadikan pemikiran kreatif dijabarkan dengan memanfaatkan aset modal sosial dan budaya unggul untuk membangun kota kreatif sebagai salah satu sumber utama perekonomiannya, tanpa merusak kearifan lokalnya. Menyadari hal tersebut Pemerintah Kota Denpasar menetapkan konsep pembangunan kotanya beberapa tahun yang lalu sebagai kota kreatif berbasis budaya unggulan; yaitu suatu sikap dan keyakinan dasar bahwa setiap orang memiliki dan melakukan hasrat untuk menjadi yang terbaik (Yudhoyono, 2008:1-8). Selanjutnya pada sumber yang sama dikatakan bahwa hal tersebut menjadi penting sebagai identitas dan budaya nasional dan kerinduan untuk berprestasi. Kota Denpasar dengan beragam fungsi dan beban tematik kota yang beraneka dengan cerdas mengambil terobosan mengadakan workshop dengan mengundang para pakar dan praktisi pada tahun 2014 yang lalu. Langkahnya lebih konkret yaitu mensinergikan Kota Kreatif Berbasis Budaya Unggulan dengan Kota Pusaka. Perjalanan masih panjang, banyak kegiatan kreatif sudah dilakukan, banyak prestasi sudah diraih, namun satu hal harus diingat bahwa pembangunan tidak pernah dan boleh berhenti, dan yang penting adalah “mengubah kesempatan menjadi pemecahan”. Kerja sama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN Direktorat Jenderal Tata Ruang Satker Dekon Penataan Ruang DPUP Bali

POJOK Terkait kemacetan, Denpasar dan Kuta masuk zona merah. - Ada reklamasi, makin parah. *** Angkot di Denpasar mati suri, sopir harap bantuan pemerintah. -Sopir juga manusia. *** Sambut tahun baru, beredar terompet sampul Alquran. - Harus ditindak tegas.

Menyadari hal tersebut Pemerintah Kota Denpasar menetapkan konsep pembangunan kotanya beberapa tahun yang lalu sebagai kota kreatif berbasis budaya unggulan; yaitu suatu sikap dan keyakinan dasar bahwa setiap orang memiliki dan melakukan hasrat untuk menjadi yang terbaik.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha  Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata  Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab: Alit Purnata Sekretaris Redaksi: Sugiartha  Redaksi: Alit Susrini, Alit Sumertha, Daniel Fajry,Dira Arsana,Mawa, Suana, Sueca, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi  Anggota Redaksi Denpasar: Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra,Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, Dedy Sumartana. Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani, . Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto  Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Mahadita, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta,  Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI

http://facebook.com/balipost

Balipostcom Balipostcomwww.iklanbalipost.com

balipost (99rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Balipost Baliposton onGadget Gadget

www.iklanbalipost.com

Rabu Pon, 30 Desember 2015

KARIKATUR Sejumlah warga mengunjungi salah satu stan pameran karikatur Denpasar Festival ke-8 di Jalan Veteran, Denpasar, Selasa (29/12) kemarin. Bali Post/wan

7

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Di Buleleng

Sensus Ekonomi Perlu 690 Petugas Singaraja (Bali Post) – Sensus Ekonomi bakal digulirkan mulai Mei 2016 mendatang. Untuk melaksanakan program rutin ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Buleleng memerlukan sedikitnya 690 petugas sensus. Sensus ini merupakan pencatatan yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali sesuai amanat undangundang. Hal itu ditegaskan Kepala BPS Buleleng, Amirudin, dalam sosialisasi Sensus Ekonomi 2016 di Lovina Selasa (29/12) kemarin. Lebih jauh, Amirudin mengatakan, petugas sensus yang dibutuhkan itu rencananya ditempatkan di seluruh desa/kelurahan di Buleleng. Mereka akan mengumpulkan data yang terkait perekonomian masyarakat di Bali Utara. Sebelum bertugas mulai 1 Mei 2016, BPS akan melakukan perekrutan petugas sensus yang diperlukan. “Dari Gerokgak hingga ke Tejakula, kami memerlukan 690 orang dan kemungkinan bisa mencapai 700 mengingat wilayah yang luas dan data yang dihimpun cukup banyak,” katanya. Sementara itu, Asisten III Sekkab Buleleng Ketut Asta Semadi mengatakan, sensus ekonomi merupakan kegiatan dasar untuk memperoleh data sebagai bahan perencanaan pembangunan ke depan. Sensus ini begitu penting. Karena itu, warga diharapkan memberikan penjelasan dengan sebaik-baiknya ketika akan didatangi petugas sensus. “Ini penting sekali dan kami harapkan warga bisa memberikan penjelasan sesuai data yang benar, sehingga data riil ini akan dijadikan dalam program pembangunan ke depan,” tegasnya. Wayan Lasmawan, salah satu narasumber, dalam sosialisasi kemarin, menjelaskan, selama ini masih adanya kecenderungan masyarakat menyembunyikan data yang sesungguhnya. Dia mencontohkan, antara data yang disampaikan kepada petugas dengan pembebanan pajak. Padahal sensus ekonomi sama sekali tidak terkait dengan pajak. (kmb38)

Bali Post/ina

Wayan Gede Yuliawan Askara

Tutupi Kerugian

PDAM Bangli Sesuaikan Tarif Bangli (Bali Post) PDAM Bangli pada 2016 mendatang berencana melakukan penyesuaian tarif. Hal ini dilakukan agar perusahaan air minum berpelat merah tersebut tidak terus merugi akibat tingginya biaya operasional. Direktur PDAM Bangli, Wayan Gede Yuliawan Askara, Selasa (29/12) kemarin, mengatakan, sejauh ini rancangan kenaikan tarif tersebut masih dalam penggodokan. Setelah selesai akan diajukan ke Pemkab Bangli untuk selanjutnya diminta persetujuan ke DPRD Bangli. Dia mengaku penyesuaian tarif ini menjadi jalan satu-satunya yang harus ditempuh untuk menutupi kerugian yang derita PDAM Bangli setiap tahunnya. Yuliawan Askara menyampaikan, tarif PDAM Bangli saat ini Rp 1.650 per meter kubik untuk di tiga wilayah yakni Bangli, Tembuku, dan Susut. Sedangkan untuk wilayah Kintamani pihaknya mengenakan tarif Rp 9.000. Hingga saat ini, jumlah pelanggan yang dimiliki PDAM Bangli mencapai 14.000 pelanggan. Diungkapkannya, dengan penerapan tarif selama ini, pendapatan yang dihasilkan PDAM Bangli baru mencapai Rp 800 juta. Sementara untuk biaya operasional mencapai Rp 1 miliar lebih. Dengan kondisi tersebut, pihaknya mengaku mengalami kerugian. Karena itu, pihaknya berencana menaikkan tarif. Sesuai rencana, tarif yang selama ini Rp 1.650 akan dinaikan ke angka Rp 3.000 per meter kubik. Kenaikan tarif ini akan diberlakukan untuk wilayah Susut, Bangli, dan Tembuku. Yuliawan Askara mengatakan PDAM sudah cukup lama tidak melakukan penyesuaian tarif. Terakhir, penyesuaian tarif dilakukan tahun 2009. Dia menilai kenaikan tarif mencapai Rp 3 ribu masih cukup terjangkau oleh konsumen. “Kenaikan ini juga akan kita gunakan untuk peningkatan pelayanan,” ujarnya. Ditambahkan selama ini, pihaknya telah melakukan sejumlah perbaikan setiap tahunnya. Untuk wilayah Kintamani jam layanannya kini telah mencapai 12 jam. Sementara untuk di Desa Peninjoan Tembuku, kini sudah menjadi 24 jam dari sebelumnya 12 jam. Ke depan, jam layanan di Kintamani akan dinaikkan menjadi 15 jam. (kmb40)

Bali Post/kmb23

NELAYAN - Dua orang nelayan memilah ikan hasil tangkapannya di kawasan perairan Teluk Benoa saat air laut surut, Selasa (29/12) kemarin. Warga di sekitar perairan Teluk Benoa sebagian besar beraktivitas mencari ikan dan kerang di kawasan tersebut.

Pelabuhan Padangbai Sering Krodit

Mendesak Dibangun Dermaga III Amlapura (Bali Post) -

Aktivitas Pelabuhan Padangbai, Karangasem, belakangan makin meningkat. Bongkar muat yang semakin ramai kerap membuat pelabuhan ini krodit. Apalagi saat cuaca buruk, praktis hanya Dermaga I yang bisa digunakan dari dua dermaga di Pelabuhan Padangbai. Kondisi demikian membuat rencana pembangunan Dermaga III mendesak dilakukan. Kepala ASDP Padangbai, Wayan Rusta, kepada wartawan Senin (28/12) lalu, sebelum kedatangan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, menyampaikan cuaca buruk menghambat operasional Dermaga II, karena posisinya berada jauh di tengah laut. Akibatnya, antrean terus mengular dari areal pelabuhan hingga beberapa kilometer ke jalan raya. Terlebih menjelang tahun baru, aktivitas bongkar muat semakin meningkat. Rusta mengaku rencana pembangunan Dermaga III sedang diupayakan. Pembangunan Dermaga III yang sudah direncanakan sejak tahun 2009 ini sudah disiapkan feasibility study (FS). Hasilnya, sesuai perencanakan pembangunannya, dinyatakan layak dan selanjutnya sedang diajukan agar segera dapat direalisasikan. Jika Dermaga III terwujud, ia yakin tidak akan ada lagi antrean panjang. Selain itu untuk memaksimalkan operasional pelabuhan, pihaknya berencana membongkar bangunan gedung dekat Dermaga

II. Termasuk jembatan penumpang pejalan kaki di sekitarnya. “Upaya itu akan dilakukan untuk mengatasi terbatasnya lahan parkir kendaraan penyeberang. Sebab, pada saat tertentu, antrean sangat padat hingga mengular sampai ke luar pelabuhan,” katanya. Menteri Perhubungan Ignasius Jonan saat kunjungan kerja ke Pelabuhan Padangbai melihat banyak hal yang harus diperbaiki. Selain Dermaga III dan lahan parkir kendaraan, juga termasuk penyediaan fasilitas bagi kendaraan dan penumpang kapal. Disinggung terkait rencana pembangunan Dermaga III, mantan Dirut PT KAI ini, menegaskan itu merupakan kewenangan pihak ASDP, bukan Kementerian Perhubungan. Rencana pembangunan Dermaga III di Pelabuhan Padangbai belum bisa direalisasikan. Masalahnya, pihak ASDP (Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan) Padangbai masih kesulitan lahan. Lahan

yang ada saat ini masih terjadi sengketa antara pihak pelabuhan dengan warga Desa Adat Padangbai. Rencana ini menghadapi masalah penyertifikatan aset tanah pelabuhan. Saat ini, aset pelabuhan yang menjadi hak pakai di Pelabuhan Padangbai ada dua sertifikat. Di antaranya aset lahan dengan luas 380 meter persegi dan 3.360 meter persegi. Sedangkan aset lahan lainnya, mulai dari tolgate ke utara sampai selatan hingga melingkar ke timur seluas sekitar 3 hektar belum bisa disertifikatkan. Sebenarnya, rencana penyertifikatan itu, kata dia, sudah diinisiasi sejak tahun 2009. Namun, rencana itu kemudian mentok saat Pemkab Karangasem memfasilitasi negosiasi antara pihak pelabuhan dengan desa adat setempat. Rencananya sejak dulu dari pihak pelabuhan, ingin mengembangkan Pelabuhan Padangbai menjadi tiga dermaga dari dua dermaga saat ini, ketika lahannya sudah bisa disertifikatkan. Namun, akhirnya rencana

Rugikan Negara Rp 3,7 M

Dua Terdakwa ’’Mark-Up’’ Lahan Undiksha Diadili

Denpasar (Bali Post) Dari lima orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan mark-up pengadaan tanah Gedung Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK), Gelanggang Olahraga (GOR) dan asrama mahasiswa, dua orang tersangka mulai diadili Selasa (29/12) kemarin. Mereka adalah Nyoman Mustiara (diduga makelar) dan I Wayan Suarsa (Pejabat Pembuat Komitmen). Dalam dakwaan JPU Wayan Suardi dkk. yang dibacakan di depan majelis hakim pimpinan Dewa Suardhita dengan hakim anggota Sumali dan Wayan Sukanila, atas perbuatan terdakwa, negara dirugikan hingga Rp 3,7 miliar. Diuraikan dalam dakwaan jaksa dari Kejati Bali, disebutkan bahwa Mistiara bersama Wayan Suarsa, serta saksi Dewa Komang Indra, saksi Nengah Rawa, saksi I Gusti Putu Sugiwinatha (terdakwa dalam berkas terpisah) diduga telah melakukan atau turut serta melakukan perbuatan melawan hukum, memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keungan negara dalam pengadaan tanah untuk pembangunan kampus Fakultas Olahraga dan Keguruan (FOK) Undiksha tahun 2010, dengan lokasi di Desa Jineng Dalem, Buleleng. Perbuatan terdakwa dilakukan berawal dari rencana induk pengembangan Undiksha tahun 2006 sampai 2011 yang draf proposalnya disusun oleh Bagian Perencanaan yaitu I Gusti Putu Sugiwinata (berkas terpisah). Selanjutnya dilakukan rapat untuk mengajukan DIPA 2010 yang akhirnya memutuskan lokasi pembangunan kampus di Desa Jineng Dalem.

Dari rapat itu, saksi Prof. Sudiana membentuk tim pengadaan dengan penanggung jawab Prof. Sudiana, wakil Nyoman Jampel dan Prof. Seken, Ketua I Wayan Suarsa, dengan anggota Ketut Suma, Wayan Rai, I.B. Emartha, Ketut Suanjaya, IGB Semadi Putra, dan Made Arnawa. Wayan Suarsa selanjutnya diutus melakukan pengecekan lokasi dan menemui tersangka Nengah Nawa yang kemudian Nengah Nawa selaku Perbekel Jineng Dalem mengeluarkan surat yang menyatakan bahwa tanah kaplingan di Dusun Tingkih, Jineng Dalem dengan harga Rp 20 juta per are. Nengah Nawa kembali membuat surat keterangan yang isinya menerangkan bahwa sertifikat hak milik nomor 01, 122, 162,165,215,216, 276, 277, 278, 420 tidak sedang bermasalah dan harga di lokasi tersebut per arenya Rp 20 juta. Atas keterangan itu, dibuatkan surat usulan dengan melampirkan surat Perbekel Jineng Dalem. Kemudian surat usulan itu ditujukkan ke Dirjen Dikti Kemendikbud untuk pengadaan lahan Rp 20 juta per are. Turunlah surat dari Sekjen Kemendiknas yang ditandatangani oleh Prof. Dr. Dodi Nandika untuk menjelaskan permohonan usul revisi DIPA penambahan pagu PNBP Undiksha tahun 2010 sebesar Rp 7,2 miliar dari dana semula Rp 41 miliar lebih, sehingga total Rp 48 miliar lebih. Dengan perincian, Rp 186 juta akan digunakan untuk pelayanan publik, Rp 7,7 miliar lebih untuk pengadaan tanah dengan luas tanah keseluruhan 34.210 meter persegi. Masih dalam dakwaan jaksa, selanjutnya Prof. Sudiana menyurati Bupati Buleleng untuk

permohonan penetapan lokasi lahan. Tanah tersebut dimiliki oleh Prof. Dr. I Nyoman Sutawan tiga lokasi, Ketut Sulatri dua lokasi, Made Arianta satu lokasi, Nengah Nawa dua lokasi, Ketut Widiasa, Kadek Yoni, Nyoman Sangka masing-masing satu lokasi. Total keseluruan 52,840 meter persegi. Bahwa terdakwa Suarsa dalam pengadaan tanah tidak mengadakan pendekatan kepada pemilik langsung, melainkan ke terdakwa Mustiara dan saksi Dewa Komang Indra dan tidak juga membentuk tim survei lokasi dan tim teknis pelaksanaan negosiasi. Namun langsung dinyatakan sudah terlaksana pengadaan lahan sebagaimana laporan dari PPK, I Made Wirnata. Pengadaan lahan ini ratarata baru dibeli oleh pemilik dan bahkan salah satu pembeli Kadek Yoni sedang melakukan proses balik nama tertanggal 16 Desember 2010, yang kemudian tanah tersebut dijual ke kampus Undiksha termasuk terdakwa Mustiara sebagai pemilik empat bidang lahan seluas 23.310 meter persegi yang dibeli dari saksi Budiarsana dan baru dibalik nama tanggal 15 Desember 2010. Atas perbuatan itulah Mustiara dan Suarsa dituding telah merugikan keuangan negara Rp 3,7 miliar. Mereka dijerat pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan UU No.31 Tahun 1999, jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 64 KUHP sebagaimana dakwaan primer dan pasal 3 UU yang sama sebagai dakwaan subsider. (kmb37)

Bali Post/gik

DERMAGA - Pelabuhan rakyat di sebelah timur areal Pelabuhan Padangbai selalu ramai dengan penyeberangan fas boat menuju Gili Trawangan. Rencananya Dermaga III akan dibangun dekat tempat ini. itu macet karena masalah mentoknya rencana penyertifikatan lahan itu sejak dulu sampai sekarang. Mengatasi masalah itu, Wayan Rusta mengaku sempat berbicara dengan Badan Pertanahan Karangasem untuk memecahkan masalah ini. Namun, Kepala Badan Pertanahan Karangasem, Sugeng Mujosantoso, kata dia, melempar persoalan ini kembali kepada pihak pelabuhan, karena

di antara pihak pelabuhan dan desa adat belum ada kesepakatan. Jika sisa lahan sekitar 3 hektar itu akhirnya bisa disertifikatkan, maka selanjutnya bisa dibangun dermaga ketiga. Dermaga ketiga ini rencananya dibangun di sebelah sisi timur, bersebelahan dengan pelabuhan rakyat fast boat saat ini. Jika dermaga ketiga bisa dibangun, dipastikan sampai sepuluh tahun ke depan masalah kekroditan bisa diatasi. (kmb31)

Turun, Kasus Lakalantas di Bali

Polda Maksimalkan Rekayasa Lalu Lintas

UPAYA pencegahan terjadinya kecelakaan lalu lintas di Bali terus dilakukan Dit. Lantas Polda Bali. Berbagai cara dilakukan, salah satunya sosialisasi ke sekolah-sekolah, kampus maupun ke masyarakat. Hasilnya, angka kecelakaan di Bali berhasil ditekan setiap tahunnya. Hal ini dibuktikan dari data yang tercatat di Polda, angka kecelakan pada 2015 (periode Januari-Oktober, red) 1.227 kasus. Dari jumlah itu, 414 orang meninggal dunia (MD), 205 orang luka berat (LB), 1.557 orang luka ringan (LR) dan kerugian material mencapai Rp 3.229.385.000. Dibandingkan dengan tahuntahun sebelumnya, kasus kecelakaan lalu lintas terlihat menurun. Pada 2014, terjadi kecelakaan sebanyak 1.227 kasus. Korban MD sebanyak 598 orang, korban LB 382 orang, korban LR 2.150 orang, dan kerugian material mencapai Rp 4.002.410.000. Begitu juga pada 2013. Penurunan kasus dari tahun sebelumnya terlihat sangat drastis. Tercatat, angka kecelakaan pada tahun ini 2.166 kasus. Sebanyak 578 orang MD, 651 orang mengalami LB, 2.726 mengalami LR, dan kerugian materialnya Rp 4.039.845.000. Sementara, dari segi anatomi pelanggaran, khusus pada 2015, tercatat masih banyak masyarakat yang rupanya masih belum sadar diri akan pentingnya aturan lalu lintas. Hal ini juga terlihat pada data yang ada di Polda Bali. Pelanggaran yang tercatat, baik tilang maupun teguran 88.405. Masyarakat yang melakukan pelanggaran itu kebanyakan dari kalangan swasta. Selanjutnya, dari segi pelanggaran, utamanya yang tidak membawa Surat Izin Mengemudi (SIM), polisi mencacatnya bervariasi. Untuk SIM A sebanyak 3.647, SIM A Umum sebanyak 96, SIM B 1 sebanyak 912, SIM B1 Umum sebanyak 1.203 dan SIM BII sebanyak 151. Terkait adanya penurunan kasus angka kecelakaan itu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Herry Wiyanto mengaku pihaknya tetap akan melakukan terobosan-terobosan. Selama ini, pihaknya telah melakukan rekayasa lalu lintas dan terus akan dimaksimalkan ke depannya. Salah satu rekayasa yang dilakukan seperti di Jalan Teuku Umar, Denpasar. Kini, jalan yang kerap padat kendaraan itu dipasangi median jalan. Selain itu, lanjut Kombes Hery, pihaknya juga masih perlu melakukan evaluasi-evaluasi, sebab ada beberapa traffic light (TL) dikeluhkan masyarakat. Misalnya yang ada di jalur Kuta Utara menuju Tanah Lot. Tak hanya itu, rambu-rambu lalu lintas masih banyak yang dirasa kurang. Seperti di jalur tikungan tajam misalnya. Ke depan, pihaknya perlu memasang cermin yang bisa dilihat masyarakat dari arah berlawanan, sehingga mereka bisa berhati-hati. Yang lainnya, terang mantan Kabid Humas Polda Bengkulu, pihaknya juga fokus dari segi penerbitan SIM. Penerbitan SIM tersebut harus betul-betul diawasi agar si pemohon layak untuk mendapatkan SIM. “Seperti ada terobosan bagus yang dilakukan Polres Gianyar. Mereka membuat program penerbitan SIM dengan melibatkan Desa Pakraman setempat. Si pemohon SIM harus melakukan ujian praktik di lapangan Gianyar,” ucapnya. (jay)


8

BANGLI Dikeluhkan, Pungutan Liar di Kawasan Kaldera Batur

Rabu Pon, 30 Desember 2015

Tanpa Kuitansi, Syuting Dikenakan Rp 700 Ribu

KALDERA - Kawasan Kaldera Batur, Kintamani.

Jaga Stabilitas Rutan

Puluhan Napi Dipindah ke Porong dan Madiun Bangli (Bali Post) Puluhan narapidana (napi) penghuni Lapas Narkotika dan Rutan Bangli dipindah ke Rutan Madiun dan Porong, Jawa Timur, Selasa (29/12) kemarin. Proses pemindahan dilakukan dengan menggunakan kendaraan tahanan Kejaksaan Denpasar. Pemindahan napi sekitar pukul 06.20 wita tersebut dikawal ketat aparat Brimob Polda Bali. Informasi yang dihimpun siang kemarin menyebutkan, total napi yang dipindah ke Rutan Madiun dan Porong tersebut berjumlah 22 orang. Dari jumlah tersebut, 20 orang diantaranya merupakan napi dari Lapas Narkotika dan 2 orang lainnya dari Rutan Bangli. Rata-rata napi yang dipindahkan tersebut sebelumnya merupakan pindahan dari Lapas Kerobokan, pasca bentrok berdarah antardua ormas yang terjadi belum lama ini. Ke 22 napi yang kini dipindah ke luar Bali tersebut rata-rata memiliki masa tahanan di atas lima tahun. Kepala Keamanan Rutan Bangli Ida Bagus Pustika saat dikonfirmasi kemarin membenarkan adanya pemindahan napi tersebut. Dia mengatakan, 2 orang napi yang kini dipindah ke Lapas Kelas I Madiun tersebut sebelumnya merupakan napi pindahan dari Lapas Kerobokan. Selama berada di Rutan Bangli mereka sempat menghuni blok A dan kemudian dipindah ke blok B. ‘’Mereka dihukum karena kasus pembunuhan,’’ terangnya. Dia menambahkan pemindahan kedua napi tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas Rutan Bangli. Sementara itu Kepala Lapas Narkotika Bangli Bambang Maryanto saat dihubungi kemarin tidak mau berkomentar terkait pemindahan 20 orang napinya tersebut. “Untuk hal ini saya belum bisa komentar dulu ya. Besok-besok komentarnya,” tandasnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pascabentrok berdarah antar dua ormas di Denpasar belum lama ini, Lapas Narkotika dan Rutan Bangli mendapat tambahan napi dari Lapas Kerobokan. Dari total 59 orang napi Lapas Kerobokan yang dipindahkan, 48 orang diantaranya dipindah ke Lapas Narkotika yang berlokasi di Desa Tiga, Susut, sementara 11 orang sisanya dibawa ke Rutan Bangli. Pemindahan napi dilakukan sekitar pukul 01.00 wita tengah malam dengan menggunakan sejumlah kendaraan Kejaksaan Denpasar. (kmb40)

BPBD Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Bawah Tebing

Bangli (Bali Post) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli mengimbau seluruh warga untuk mengurangi aktivitas di bawah tebing yang rawan longsor. Tak hanya itu, warga juga diingatkan memangkas pohon tinggi yang ada di dekat bangunan. Semua imbauan itu dimaksudkan untuk mengantisipasi adanya dampak buruk yang diakibatkan dari musim hujan dan angin kencang seperti longsor dan pohon tumbang. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli Ketut Agus Sutapa, Selasa (29/12) kemarin, mengatakan, cuaca di wilayah Bangli akhir-akhir ini cukup ekstrem. Dalam beberapa minggu terakhir, Bangli beberapa kali diguyur hujan deras disertai angin kencang. Tak hanya itu sambaran petir juga sempat terjadi di beberapa wilayah. Bahkan ada yang sampai mengakibatkan kebakaran rumah di Peninjoan Tembuku. Atas kondisi itu pihaknya pun mengimbau seluruh warga untuk lebih waspada. Warga yang selama ini banyak beraktivitas di kawasan galian diminta untuk menghindari tempat di sekitar tebing tinggi. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya dampak longsoran tanah. ‘’Masyarakat kami minta lebih waspada,’’ ujarnya. Hal serupa juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles. Wakil rakyat asal Batur, Kintamani ini juga meminta kepada warga Bangli untuk lebih waspada saat musim penghujan. Sebab berbagai bencana masih mengancam warga seperti tanah longsor, pohon tumbang termasuk air bah. Untuk mengurangi terjadinya potensi bencana, Carles pun meminta instansi terkait bisa mengambil upaya antisipasi. Salah satunya yakni melakukan pemangkasan pohon perindang di pinggir jalan untuk mengurangi bencana pohon tumbang. Terlebih untuk hal itu, pihaknya di DPRD Bangli telah menyetujui pembelian kendaraan pemangkas pohon tinggi sebagaimana yang sebelumnya diusulkan Dinas Tata Kota. (kmb40)

Bali Post/kmb40

Bangli (Bali Post) – Praktik pungutan liar (pungli) marak terjadi di kawasan Kaldera Batur, Kintamani. Sejumlah wisatawan yang sempat melakukan pemotretan dan syuting video mengaku pernah dimintai sejumlah uang oleh oknum warga yang mengaku sebagai petugas pemandu wisata. Nilai pungutan yang dikenakan pun bervariasi, mulai Rp 250 ribu hingga jutaan rupiah. Kadek Armita, warga asal Desa Sanur Denpasar, menjadi salah satu orang yang sempat dikenakan pungutan oleh beberapa orang warga yang mengaku sebagai pemandu wisata. Dia dikenakan pungutan saat sedang melakukan syuting bersama beberapa orang temannya di salah satu tempat di kawasan kaldera Batur, Senin (28/12) pagi. ‘’Saat kita melakukan beberapa kali take, ada dua orang yang datang. Katanya dari Himpunan Pemandu Wisata Kawasan Caldera (HPKC). Sebelumnya mereka sempat menanyakan

apakah ada dari aparat, saya bilang tidak. Saya masyarakat biasa mau syuting,’’ terangnya, Selasa (29/12) kemarin. Oleh warga yang mengaku pemandu tersebut, dirinya lalu disodorkan buku dan sejumlah tarif yang harus dibayar jika ingin melakukan syuting. Adapun tarif yang ditawarkan nilainya bervariasi mulai Rp 250 ribu hingga Rp 10 juta. ‘’Saat itu saya ditawari Rp 1 juta. Tapi setelah saya tawar-tawar akhirnya dikasi 700 ribu,’’ terangnya. Saat melakukan pembayaran itu dirinya mengaku tidak diberikan, kuitansi atau bukti pembayaran sejenisnya lainnya. Usai membayar Rp 700 ribu, Armita mengaku sempat meminta para pemandu itu untuk mengantarnya syuting ke beberapa lokasi lainnya. Akan tetapi pemandu itu hanya mengantarnya ke satu lokasi. ‘’Hanya diantar sebentar di satu lokasi kemudian mereka pergi. Jadi mereka bukan seperti pemandu wisata lain, kalau biasanya kan diantar, ditung-

gui dan dijelaskan. Ini tidak,” jelasnya, sembari menyebut hal seperti ini juga sempat dialami beberapa rekannya. Pihaknya mempertanyakan masalah pungutan tersebut. Apakah memang benar itu pungutan resmi atau justru sebaliknya. Jika memang pungutan itu resmi dari desa adat atau lainnya, dirinya berharap penerapan pungutan dapat disertakan dengan kuitansi atau tanda bukti pembayaran sejenisnya. Dikonfirmasi hal ini, Kepala Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Bali Ketut Catur Marbawa menjelaskan, pungutan terhadap aktivitas di kawasan Gunung Batur sebenarnya memang ada dan diatur dalam peraturan pemerintah (PP) nomor 12 tahun 2014 tentang jenis dan tarif atas jenis penerimaan negara bukan pajak yang berlaku pada Kementerian Kehutanan. Akan tetapi tarifnya yang dikenakan bukan Rp 700 ribu. Sesuai tarif resmi dalam PP, ditetapkan bahwa untuk

pengambilan video komersial per paketnya dikenakan Rp 10 juta, sementara dengan handycam per paketnya Rp 1 juta, dan foto Rp 250 ribu. Hanya saja, hingga saat ini Catur mengakui bahwa pihaknya secara resmi belum maksimal melakukan penerapan pungutan di kawasan tersebut. ‘’Mestinya syuting untuk tujuan komersil dikenakan Rp 10 juta. Dasar peraturannya ada. Ke depan, 2016, hal ini akan kita tertibkan. Siapapun yang melakukan syuting untuk tujuan komersil mereka harus mengantogi ijin dulu dari kantor BKSDA Bali,’’ terangnya. Sementara itu terkait pungutan sebesar Rp 700 ribu yang dikenakan oleh oknum warga yang mengaku sebagai pemandu tersebut pihaknya mengatakan, itu pungutan ilegal. Pasalnya, uang pungutan itu tidak ada yang masuk ke kas negara. ‘’Kalau itu untuk jasa pemandu ya mungkin saja. Yang jelas pungutan itu tidak ada masuk ke kas negara,’’ tegasnya. (kmb40)

Hasil Verifikasi APBD 2016

Anggaran Kesehatan Kurang, BKK Dicoret Bangli (Bali Post) -

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bangli 2016 telah tuntas diverifikasi tim Provinsi Bali. Hasilnya, anggaran kesehatan dinilai masih di bawah ketentuan 10 persen dari nilai APBD. Menyikapi hal itu, sejumlah pos anggaran pun terpaksa dipangkas, bahkan ada yang dicoret. Hal tersebut diungkapkan Ketua DPRD Bangli Ngakan Made Kutha Parwata, Selasa (29/12) kemarin.

Ngakan Made Kutha Parwata

Dijelaskan Kutha Parwata, hasil verifikasi APBD Bangli turun Senin (28/12) lalu. Hal yang menjadi sorotan yakni anggaran kesehatan. Pemkab Bangli hanya menganggarkan Rp 83.082.490.450 atau baru mencapai 7,3 persen dari APBD untuk sektor kesehatan. Menyikapi kekurangan itu, sebanyak 8 pos anggaran harus dipangkas. Tak hanya itu, ada satu pos anggaran yakni Ban-

tuan Keuangan Khusus (BKK) senilai Rp 9 miliar lebih yang dicoret atau ditiadakan. Selain hal tersebut, sejumlah mata anggaran juga diverifikasi gubernur, seperti anggaran perjalanan dinas luar daerah dan luar negeri di sejumlah SKPD, anggaran pembelian pakaian olah raga, endek, batik di sejumlah SKPD diminta agar dikurangi. ‘’Hasil pemangkasan ini akan diguna-

kan untuk menutupi anggaran kesehatan,’’ katanya. Pascaturunnya hasil verifikasi ini, tim anggaran eksekutif dan legislatif langsung menggelar rapat untuk membahas tindak lanjut terhadap hal itu. Hasilnya kembali akan disampaikan ke provinsi. “Hasil tindak lanjut itu akan disampaikan ke pemprov,’’ ucap politisi PDI-P ini. Sementara terkait anggaran

pendidikan, kata dia, telah mencapai 31 persen. Angka ini telah berada di atas ketentuan yang sebesar 20 persen. Saat disinggung mengenai alokasi dana bantuan sosial (bansos) dan dana hibah, pria asal Bangbang, Tembuku ini menyebutkan, antara eksekutif dan legislatif sepakat tidak menganggarkannya. Hal ini disebabkan belum adanya kesamaan persepsi terkait Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. “Bansos dan dana hibah tidak dianggarkan. Perlu ada kesamaan persepsi dulu. Kalau dianggarkan, takutnya malah timbul masalah,” tegasnya. (kmb45)

Pemkab Bangli Serahkan Bantuan Bedah Rumah 2015 Kunjungi Rumah Singgah di Blandingan DALAM rangka memenuhi kebutuhan pokok berupa tempat tinggal bagi masyarakat yang tergolong rumah tangga miskin (RTM), Pemkab Bangli, Selasa (29/12) kemarin secara resmi menyerahkan bantuan bedah rumah melalui dana APBD Perubahan kepada 12 RTM. Acara yang dipusatkan di Banjar Dinas Mampeh, Desa Kayubihi Bangli itu di antaranya dihadiri Penjabat Bupati Bangli I Dewa Gede Mahendra Putra, Kepala Disosnakertrans I Nengah Sukarta dan sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Bangli. Kadisosnakertrans Bangli I Nengah Sukarta dalam laporannya menyampaikan, bantuan bedah rumah ini diperuntukkan kepada 12 RTM. Rinciannya, empat dari Desa Kayubihi Kecamatan Bangli dengan penerima I Ketut Wates dari Banjar Mampeh I Wayan Kartana dari Banjar Dinas Jangkaan, I Nengah Tedah dari Banjar Dinas Kayang dan I Wayan Karlin dari Banjar Dinas Pucangan Desa Kayubihi. Penerima di Kecamatan Kintamani yaitu I Ketut Sumara dari Banjar Suter, I Ketut Karya dari Banjar Beluhu Desa Suter, I Wayan Putu Kliwon dari Banjar Tabu Desa Songan A, I Made Saliah dari Banjar Bungbungan Desa Batur Tengah Kadek Swantika Yasa dari Baruna Gunungsari Desa Batur Utara I Wayan Bolbol

dari Banjar Kerta Buana Desa Batur Selatan dan I Wayan Partayasa dari Banjar Kerta Buana Dewa Batur Selatan. Sedangkan satu penerima lagi dari Kecamatan Tembuku yaitu I Wayan Karsa dari Banjar Bangkiang Sidem Desa Bangbang Tembuku. ‘’Penerima bantuan ini rumahnya memang benar-benar tak layak huni,’’ jelasnya, didampingi Kepada Desa Kayubihi I Ketut Widiana. Model rumah yang digelontorkan ini terdiri dari dua kamar dan serambi, menggunakan atap seng, tembok belum finishing dan lantai masih rabat beton. Dana tiap unitnya sebesar Rp 20 juta. Dijelaskan pula, berdasarkan data terakhir, Kabupaten Bangli mengantongi 1.700 RTM yang memiliki rumah tidak layak huni. Penanganannya ditargetkan tuntas dalam lima tahun. Sementara itu, untuk rumah yang layak rehab mencapai 2.250 unit dan ditargetkan penanganannya tuntas dua tahun mendatang. ‘’Kami sudah targetkan kapan hal ini tuntas tertangani,’’ ucapnya. Pejabat asal Banjar Pande Kelurahan Cempaga ini mengatakan program bedah dan rehab rumah ini tertangani berkat kerja sama dengan dengan Forum Penanggulangan Kemiskinan Daerah (FPKD), CSR, pemerintah provinsi dan pusat. ‘’Memang apa yang kita upayakan tahun ini belum bisa memenuhi kebutuhan

BEDAH RUMAH - Pj. Bupati Bangli I Dewa Gede Mahendra Putra menyerahkan bantuan bedah rumah yang dipusatkan di Desa Kayubihi, Bangli, Selasa (29/12) kemarin. masyarakat. Namun 2016 bantuan akan bedah rumah akan ditingkatkan lagi dengan pola dua kamar tidur, satu dapur dan satu kamar mandi,’’ terangnya. Sementara, Penjabat Bupati Bangli I Dewa Gede Mahendra Putra berharap bantuan yang telah diterima ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik. ia juga berpesan jangan sampai masyarakat yang selama ini tergolong RTM larut dalam kemiskinan.

Untuk bisa mencapai hidup yang lebih baik, usaha dan kerja keras harus dilakukan. ‘’Memang apa yang kita upayakan belum mampu memenuhi standar untuk hunian yang layak. Akan tetapi akan lebih baik dari pada tidak sama sekali,’’ ungkapnya. Usai penyerahan program Bedah Rumah, Mahendra Putra beserta rombongan mengunjungi rumah singgah di SDN Blandingan. Pada kesempatan itu juga diserah-

kan bantuan berupa sepatu dan tas sekolah kepada dua orang siswa yakni Ginar dan Rapeni yang kondisi ekonomi orang tuanya sangat memprihatinkan. Tidak hanya itu, melihat renovasi rumah singgah yang masih berjalan, Mahendra Putra ikut melakukan kegiatan pengecatan tembok. ‘’Bangunan ini diperuntukkan bagi siswa yang rumahnya jauh. Agar mereka tetap bisa bersekolah,’’ tandasnya. (ad1400)

SE Penertiban Baliho Ormas

Pemkab Targetkan Tuntas Sebelum Tahun Baru Bangli (Bali Post)Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 220/26405/ Bid.II/ BKBP yang menginstruksikan bupati/wali kota se-Bali melakukan penertiban atau menurunkan baliho yang dipasang organisasi kemasyarakatan (ormas) direspons Pemkab Bangli. Sebagai bentuk keseriusan, korlap masing-masing ormas sudah diimbau untuk melakukan penurunan sendiri. Penjabat Bupati Bangli I Dewa Gede Mahendra Putra, Selasa (29/12) kemarin men-

gatakan, dirinya belum sempat membaca SE itu secara langsung. Akan tetapi informasi adanya intruksi ini sudah diketahui melalui media. Hal yang disampaikan SE itu, dikatakan dalam rangka menjaga kondusivitas masyarakat dan daerah Bali serta mengantisipasi terulangnya bentrok antarormas atau kelompok-kelompok masyarakat, maka spanduk, baliho serta media lainnya yang berpotensi mengundang hal itu perlu ditertibkan atau diturunkan. Menyikapi hal

itu, koordinasi dengan instansi terkait, dalam hal ini Bagian Kesbangpolinmas Bangli serta Satpol PP Bangli sudah dilakukan. ‘’Kami koordinasikan hal itu ke instansi terkait,’’ katanya. SE itu, menurut Mahendra Putra, harus segera ditindaklanjuti dan dituntaskan sebelum perayaan tahun baru 2016. “Yang namanya SE harus ditindaklanjuti segera,’’ tegasnya. Sementara itu, Kasatpol PP Bangli Dewa Agung Suryadarma menjelaskan SE itu sudah ditindaklanjuti dengan

pemberian imbauan kepada masing-masing korlap ormas. ‘’Secara lisan kami sampaikan ke korlap agar menurunkan baliho sebelum tahun baru. Mereka sanggup melakukan hal itu,’’ ungkapnya. Untuk memperjelas imbauan, kata Suryadarma juga akan bersurat ke ormas dan pihak desa. Di samping itu, pemantauan secara rutin akan tetap digelar dan bekerja sama dengan pihak TNI dan Polri. Jika masih ditemukan baliho yang terpasang, maka tim akan menurunkannya. ‘’Kami akan

pantau terus. Jika ditemukan ada yang masih terpasang, tim akan menurunkan langsung,’’ tegasnya. Ditambahkan pula, pemasangan baliho biasanya lebih banyak di lingkungan kota. Ditegaskan pula, perayaan tahun baru sebelumnya tidak pernah muncul persoalan akibat baliho ataupun spanduk. ‘’Syukurnya selama ini belum pernah ada masalah dari hal itu. Tapi kami tetap antisipasi. SE itu akan kami tindak lanjuti,’’ tandasnya. (kmb45)


Rabu Pon, 30 Desember 2015

GIANYAR

9

Gianyar Belum Turunkan Baliho Ormas

Gianyar (Bali Post) Meski sudah menerima Surat Edaran (SE) Gubernur Bali terkait penertiban atau penurunan baliho ormas, Pemkab Gianyar belum bisa memberi kepastian. Terlebih, saat ini berdasarkan hubungan antarormas di Kabupaten Gianyar, dinilai kondusif. Kepala Kesbangpol dan Linmas Kabupaten Gianyar I Ketut Artawa, Selasa (29/12) kemarin, mengatakan bahwa Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata sudah menerima Surat Edaran Gubernur Bali yang berisi perintah penertiban atau penurunan baliho ormas tersebut. “Bapak Bupati sudah menerima SE itu, setelah kami bicarakan isinya tentang penertiban baliho atau spanduk ormas yang mengganggu kamtibmas. Akan tetapi, kita tidak bisa langsung melakukan pembongkaran,” ucapnya saat dihubungi per telepon. Artawa menjelaskan, keputusan ini diambil melihat kondusivitas hubungan antarormas di Gianyar, jauh berbeda dengan ormas di Denpasar. “Kalau ormas di sini kan kondusif jadi semua aman, bahkan bersama pemerintah polisi dan TNI kita sering menggelar kegiatan bersama. Kalau mendadak dibongkar sesuai SE ini, saya khawatir justru malah menjadi pemicu konflik baru,“ katanya. Meski demikian, Artawa menegaskan pascaditerimanya surat edaran bernormor 220/26405/ Bid. II/BKBP, jajarannya hari ini akan berkoordinasi dengan semua pentolan ormas yang ada di Gianyar, untuk menyampaikan perihal penertiban baliho atau spanduk tersebut. “Mulai besok (hari ini -red), saya akan mendatangi semua pimpinan ormas yang ada di Gianyar, untuk menyampaikan SE Gubernur bahwa sekarang ada perintah seperti ini, biar tidak ada miskomunikasi nanti,“ ujarnya. Artawa menambahkan bahwa Pemkab Gianyar lebih memprioritaskan persuasif. Untuk itu, pihaknya masih menunggu hasil kesepakatan dengan semua pentolan ormas. Nah bila nanti semua ormas setuju untuk menurunkan baliho atau spanduk tersebut, baru jajarannya akan melakukan penurunan bersama Satpol PP Gianyar, TNI/Polri, serta para ormas. “Kita lihat hasil kesepakatan dulu. Kalau semua pentolan ormas ini mau mengerti dan mau menjalankan SE Gubernur, nanti kita akan melakukan penurunan bersama,” ujarnya. (kmb35)

Sering Ngamuk, Orgil Diamankan Satpol PP

Gianyar (Bali Post) Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gianyar kembali mengamankan seorang warga yang mengalami ganguan jiwa atau yang sering dikenal dengan orang gila (orgil), Gusti Putu Wardana (40). Ia diamankan petugas karena sering mengamuk dan meresahkan warga. Warga Banjar Cagaan Kelod Desa Pejeng Kangin, Tampaksiring, Selasa (29/12) kemarin, akhirnya dikirim ke RSJ Bangli. Kasatpol PP Kabupaten Gianyar I Made Kriya mengatakan, Gusti Putu Wardana sudah dikirim ke Rumah Sakit Umum Jiwa (RSJ) Bangli. “Setelah dibujuk oleh petugas, warga yang mengalami gangguan kejiwaan ini langsung kami bawa ke RSJ Bangli atas permintaan keluarganya sendiri,” ucapnya. Dijelaskan, penangkapan ini berawal dari laporan dari adik Gusti Putu Wardana yakni Gusti Made Ardika. Dikatakan bahwa kakaknya ini sudah lebih dari setahun lalu mengalami gangguan jiwa, hanya semenjak beberapa hari terakhir, ia sering mengamuk, bahkan sampai membawa senjata tajam. “Jadi saat mengamuk, Gusti Putu Wardana ini sering bawa senjata tajam, sehingga banyak tetangganya yang resah,“ katanya. Menerima laporan tersebut, Mantan Camat Blahbatuh ini langsung menerjunkan empat orang petugas Satpol PP Gianyar. Saat didatangi pun Gusti Putu Wardana sedang membawa sajam. “Tapi setelah dibujuk dengan baik oleh petugas, ia akhirnya mau ikut ke RSJ,“ tutupnya. (kmb35)

Bali Post/nik

PASAR - Sejumlah warga tampak beraktivitas di depan Pasar Umum Sukawati. Tahun 2016 rencananya pasar ini akan direvitalisasi menjadi bagian dari Pasar Seni Sukawati, sementara pasar umum ini akan dipindah ke lokasi lain.

Bale Piyasan Terbakar, Kerugian Rp 100 Juta

Gianyar (Bali Post) Ratusan warga digegerkan dengan insiden kebakaran yang terjadi pada Senin (28/12) malam. Bangunan bale piyasan di merajan milik Dewa Putu Padang (60) hangus terbakar. Polisi yang melakukan penyelidikan belum bisa memastikan penyebab kebakaran di Banjar Tegal Desa Tegallalang itu. Namun, kejadian ini diperkirakan memicu kerugian hingga Rp 100 juta. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran tersebut pertama kali diketahui anak korban, Desak Putu Suci, yang mencium bau karet terbakar sekitar pukul 23.00 wita. Saat wanita 40 tahun mencari sumber bau menyengat tersebut, ia langsung dikejutkan kepulan asap dan api yang sudah menyala di atas bale piyasan merajan miliknya. “Melihat api itu saya langsung berteriak, memberitahukan ada kebakaran kepada anggota keluarga yang lain, dan sejumlah tetangga,” ucap Desak Putu Suci. Api yang sudah menyala

di atas salah satu bangunan merajan tersebut sempat berusaha dipadamkan oleh puluhan warga. Namun karena api sudah melahap atap bangunan yang berbahan ijuk itu, sehingga sulit dipadamkan. Beberapa menit kemudian, tiga unit damkar mendatangi lokasi dan langsung melakukan pemadaman, hingga akhirnya api bisa dipadamkan tengah malam. Kapolsek Tegallalang AKP Gde Sudyatmaja yang dikonfirmasi membenarkan adanya insiden kebakaran tersebut. Setelah api berhasil dipadamkan oleh petugas, aparat kepolisian langsung

bergerak melakukan olah TKP dan penyelidikan. “Penyebab kebakaran itu memang belum bisa dipastikan, tapi dugaan sementara itu karena korsleting listrik karena memang ada kabel yang mengarah ke piyasan yang terbakar itu,“ katanya. Meski kejadian itu sempat menghebohkan warga Desa Tegalalang, namun ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden yang berlangsung hingga Selasa dini hari itu. “Yang terbakar hanya satu bangunan bale piyasan dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp 100 juta,” ujarnya. (kmb35)

PHRI Bali Prediksi Kunjungan Wisatawan Menurun

Gianyar (Bali Post) Anjloknya kunjungan wisatawan pada pertengahan Desember 2015 ini, diprediksi akan terus berlanjut. Hal ini terjadi akibat bentrok ormas yang memakan korban jiwa beberapa waktu lalu. Hal ini disampaikan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Selasa (29/12) kemarin. Dikatakan, wisatawan saat ini tidak lagi mengalami kesulitan untuk mem-booking pesawat ataupun kamar di tempat wisata. Sehingga bila terjadi isu besar terkait keamanan seperti terorisme atau kericuhan, mereka dengan mudah mengalihkan kunjungan berwisata. “Karakteristik kunjungan saat ini memang tidak seperti dahulu. Sekarang dominan wisatawan berwisata secara mendadak. Apalagi bila ada isu kericuhan, dengan mudah mereka mengalihkan kunjungan, misalnya dari Bali menuju tempat lain seperti ke Yogyakarta,” tegasnya. Tokoh Puri Ubud ini juga mengatakan, laporan yang ia terima pascabentrok ormas dengan korban jiwa dan lukaluka itu, sudah berdampak pada pembatalan penerbangan oleh wisatawan domestik ke Bali. “Laporan yang saya terima pascakejadian itu, memang ada pembatalan penerbangan, dari wisatawan domestik yang awalnya mau berlibur di Bali namun sudah beralih ke tempat lain,” ungkapnya. Kondisi ini tentu memperburuk kunjungan wisatawan ke Bali. Dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya dengan persentase akupansi mencapai kisaran 50 persen. (kmb35)

Bali Post/nik

KUMPUL - Sejumlah warga dan polisi tampak berkumpul setelah peristiwa terbakarnya bale piyasan milik Dewa Putu Padang.

Efektivitas Pelayanan Publik

2016, Kecamatan Terapkan Paten

Gianyar (Bali Post) Pada 2016 mendatang, seluruh kecamatan di Kabupaten Gianyar akan melaksanakan program pelayanan administrasi terpadu kecamatan (Paten). Program ini dapat mengefektifkan pelayanan publik dari yang sederhana dari perizinan atau pun nonperizinan. Program ini sudah dilaunching Selasa (29/12) kemarin. Asisten I Setda Gianyar Cokorda Rai Widiarsa mengatakan sebelumnya program Paten sudah dilaunching di Kecamatan Tegalalang dan Payangan. Kini, pemkab melanjutkan program tersebut di lima kecamatan lainnya yakni di Gianyar, Sukawati, Blahbatuh, Ubud, dan Tampaksiring. “Launching tersebut menandakan secara normatif bahwa seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Gianyar telah resmi menerapkan Paten, sesuai amanah Permendagri No.4 tahun 2010,” Ucapnya. Program Paten ini juga ditunjang SK Bupati Gianyar dan Perbup Gianyar. Dikatakan SK Bupati Gianyar nomor 831/01-A/ HK/2015 tersebut mengatur tentang penetapan kecamatan sebagai penyelenggara Paten. Sementara Perbup Gianyar nomor 60 berisi tentang pelimpahan sebagian kewenangan Bupati Gianyar kepada camat di lingkungan Pemkab Gianyar. Sementara perwakilan Biro Pemerintahan Pem-

prov Bali Gusti Agung Kusuma Astawa mengatakan dengan adanya penerapan Paten ini, maka beberapa program yang sudah berjalan kini tinggal dimodifikasi untuk lebih efisien. “Tentunya bermuara pada efektivitas pelayanan publik, sehingga masyarakat dapat menyelesaikan berbagai urusan administrasi dengan sederhana. Baik di bidang perizinan maupun nonperizinan,” ucapnya. Ditambahkan dari program Paten ini sebisa mungkin, sejumlah hal administratif bisa diselesaikan di kecamatan. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi berbondongbondong antre di kantor pemkab, mengingat makin tingginya mobilitas kerja masyarakat. “Dari program Paten ini mulai sekarang urusan yang berskala kecil tidak mesti diurus di kabupaten,” katanya. Hal senada disampaikan Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra bahwa berlangsungnya program Paten diharapkan dapat meringankan tugas Bupati, sebab sebagian kewenangan kini telah dilimpahkan ke tingkat kecamatan. Bupati sifatnya hanya sebagai pengurus administrasi kebijakan. “Masyarakat pun akan lebih diringankan dan ini sejalan dengan arahan Presiden Jokowi yang mengajak seluruh pelayan publik berlari cepat di tahun 2016 nanti,” katanya. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Rabu Pon, 30 Desember 2015

Sepuluh Napi Pindahan Lapas Kerobokan

Dibawa ke Madiun dan Porong Semarapura (Bali Post) –

Sepuluh narapidana (napi) pindahan dari Lapas Kerobokan, Badung, yang ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Klungkung, dipindahkan secara mendadak ke luar Bali. Mereka merupakan napi yang memiliki banyak masalah. Ke-10 napi itu dinilai sebagai provokator terjadinya kasus bentrok antar-ormas yang terjadi di Lapas Kerobokan, belum lama ini.

Bali Post/kmb

UJIAN - Sejumlah warga mengikuti ujian akhir program keaksaraan fungsional dasar di SDN 3 Paksebali, Dawan.

Ribuan Warga Masih Buta Aksara Terbanyak di Nusa Penida

Semarapura (Bali Post) – Masyarakat Kabupaten Klungkung masih banyak yang buta aksara. Berdasarkan data yang diperoleh dari Disdikpora Klungkung, warga yang tidak mengenal huruf atau tidak sekolah mencapai 4.000 orang lebih. Terbanyak terdapat di wilayah Nusa Penida, yaitu 40 persen. Kadisdikpora Klungkung Nyoman Mudarta berdalih jumlah buta aksara tersebut berdasarkan data statistik. Data ini pun belum terhitung tahun 2015. Pihaknya masih melakukan pendataan terhadap warga yang buta aksara, melibatkan tim yang terdiri atas statistik, camat, dan desa. Pendataan dilakukan berdasarkan nama dan alamat. “Kami sudah melakukan pendataan, namun baru Kecamatan Dawan dan Nusa Penida yang menyetor data,” katanya dihubungi, Selasa (29/12) kemarin. Untuk memberantas buta aksara, Disdikpora Klungkung menggelar ujian akhir program keaksaraan fungsional dasar di SDN 3 Paksebali, Dawan, Senin (28/12). Ujian diikuti 100 peserta. Mereka sebagian besar para orangtua yang tidak mengenal huruf atau tidak sekolah. Melalui kegiatan ini para peserta diajarkan mengenal huruf, membaca, menulis, dan menghitung. “Peserta mendapat surat keterangan melek aksara yang artinya sudah dianggap bebas dari buta aksara,” ujar Kabid Pendidikan Nonformal dan Informal Pemuda dan Olahraga Disdikpora Wayan Watra. Program tersebut merupakan program pemerintah pusat dalam upaya memberantas buta aksara. Kabupaten Klungkung mendapat jatah 1.000 orang. Jumlah ini dibagi di dua kecamatan, yakni 900 orang di Nusa Penida dan 100 orang di Desa Paksebali. “Jumlah ini terbagi lagi menjadi beberapa kelompok. Satu kelompok beranggotakan 10 orang,” imbuhnya. Pelaksanaan ujian mendapat perhatian Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. Didampingi Kadisdikpora, bupati asal Ceningan, Nusa Penida, ini turun memantau pelaksanaan ujian. Di hadapan peserta, ia member semangat untuk selalu meningkatkan wawasan dan berharap bisa memberikan pemahaman kepada anak-anaknya untuk selalu giat belajar. “Pemerintah berkomitmen agar masyarakat jangan sampai tidak bisa membaca, menulis, dan menghitung,” tegas Suwirta. (kmb)

Rekrut CPNS, BKD Anggarkan Rp 600 Juta Semarapura (Bali Post) – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Klungkung berharap besar bisa mendapatkan jatah rekrutmen CPNS pada 2016. Pasalnya, sudah sejak 2012 BKD tidak merekrut CPNS, sedangkan jumlah PNS yang pensiun terus bertambah. Anggaran untuk pegawai baru ini mencapai Rp 600 juta. Kepala BKD Kabupaten Klungkung Komang Susana, Selasa (29/12) kemarin, mengungkapkan, berdasarkan data E-ForBali Post/dwa masi, pihaknya kekurangan 1.873 PNS. Hasil itu Komang Susana diterima dari laporan tiap SKPD di Pemkab Klungkung. Kebutuhan PNS di Pemkab Klungkung mencapai 7.089, sedangkan saat ini baru ada 5.216 orang. Dari laporan yang diterima BKD, kekurangan terbanyak ada pada jabatan administrasi pelaksana (jabatan fungsional umum). Kebutuhan PNS pada posisi ini mencapai 3.093 orang. Sekarang baru terisi 1.1543 PNS, sehingga masih kekurangan 1.550 orang. Meski telah mengusulkan ribuan CPNS, pihaknya pesimis bisa mendapatkan jatah sesuai dengan usulan. Sesuai pengalaman sebelumnya, jumlah formasi yang diberikan jauh di bawah usulan. “Seperti tahun lalu, Pemkab Klungkung hanya mendapatkan formasi sekitar 40 orang. Itu pun tidak bisa dilaksanakan karena tidak mengalokasikan anggaran rekrutmen CPNS,” tutur Suasana. Walau tidak mendapat sesuai kebutuhan, ia meminta agar jatah yang diberikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) RI minimal dapat menggantikan PNS yang pensiun. PNS yang pensiun sejak 2012 mencapai 530 orang. Padahal sejak 2012, Pemkab Klungkung belum pernah melakukan rekrutmen. “Saya berharap minimal yang sudah pensiun dapat penggantinya. Apalagi pensiunan kebanyakan guru dan tenaga kesehatan,” imbuhnya. Selain menyelesaikan input data e-formasi dan menyerahkan rekapitulasi perencanaan pegawai ASN Kabupaten Klungkung, pihaknya juga telah mendatangi langsung KemenPAN-RB terkait masalah rekrutmen CPNS tahun 2016. BKD Klungkung yang diwakili Kabid Pengembangan Wayan Sudiani bersama Wakil Bupati I Made Kasta mengawal rekapitulasi perencanaan pegawai ASN pada pertengahan Desember. Namun, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan kejelasan jatah rekrutmen CPNS tahun depan. “Informasi yang saya terima, KemenPAN-RB masih mempertimbangkan keuangan negara untuk menyesuaikan rekrutmen di seluruh Indonesia,” ungkapnya. (dwa)

Pascabentrok di Lapas Kerobokan ada 23 napi yang dibawa ke Rutan Klungkung. Namun, setelah seminggu ditahan di rutan, Selasa (29/12) pagi kemarin, 10 napi diberangkatkan ke Rutan Madiun dan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Pemindahan ini dilakukan bersamaan dengan 30 napi Lapas Kerobokan lainnya yang ditahan di sejumlah rutan di Bali. Pemindahan 40 napi ini mendapat pengawalan ketat petugas. Dikawal pasukan Brimob Polda Bali bersenjata lengkap, para napi diangkut menggunakan dua mobil Kejaksaan Negeri Denpasar. Pemindahan napi dari Rutan Kelas II B Klungkung diawali penggeledahan badan dan barang oleh anggota Sat Brimob Polda Bali sekitar pukul 09.00 wita. Pemindahan napi disaksikan Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Bali Nyoman Putra Surya, dan Kepala Keamanan Rutan Klungkung

Ais Johaines Jaflaun. Dari penggeledahan yang dilakukan, petugas mendapati rokok satu keresek, pisau cukur dan HP. Semua barang bukti ini diamankan petugas. Pemindahan napi juga mendapat perhatian warga. Mereka berdesakan ingin melihat jalannya kegiatan pemindahan. Apalagi sebelum dinaikkan ke mobil, para napi dicek dan digeledah lagi oleh petugas dengan teliti. Nyoman Putra Surya mengatakan, 112 napi yang dipindahkan dari Lapas Kerobokan ke sejumlah rutan di Bali, tetapi hanya 40 orang yang dipindah ke Rutan Madiun dan Porong. Satu orang diambil dari Rutan Tabanan, tujuh dari Rutan Karangasem, 22 dari Lapas Narkotika dan Rutan Bangli, serta 10 dari Rutan Klungkung. Semua napi yang dipindah merupakan tahanan dengan banyak kasus. Terutama penyebab bentrokan di Lapas Kerobokan yang menimbulkan dua korban jiwa. “Yang

Bali Post/kmb

PERIKSA - Anggota Brimob Polda Bali memeriksa para napi di depan Rutan Klungkung, Selasa (29/12) kemarin. jelas kami menjaga stabilitas isi lapas dan rutan yang ada di Bali. Di sini sudah kelebihan kapasitas, padat sekali. Jangan sampai muncul masalah lagi,“ ujar Putra Surya.

Menurut dia, pemindahan napi ini dilakukan untuk menghindari terjadinya bentrok susulan, terutama menjelang tahun baru 2016. Apalagi, napi yang dipindah sebagian besar dihukum leb-

ih dari lima tahun. Setelah diangkut mobil kejaksaan, mereka dibagi menjadi dua. Sebanyak 20 napi dipindah ke Rutan Madiun, sedangkan 20 orang ke Rutan Porong. (kmb)

Mabes Polri Cek Kesiapan Polres

Bali Post/kmb

TUNGGU – Sejumlah warga miskin menunggu pencairan dana PKH di Kantor Pos Banjarangkan.

Warga Miskin Dapat Dana PKH Semarapura (Bali Post) – Untuk meningkatkan kualitas kesehatan keluarga dan pendidikan anak-anak, Pemkab Klungkung melalui Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi menyalurkan dana Program Keluarga Harapan (PKH) kepada Keluarga Sangat Miskin (KSM). Penyerahan dana PKH dilakukan secara simbolis oleh Bupati I Nyoman Suwirta di Kantor Pos Banjarangkan, Selasa (29/12) kemarin. Dana PKH merupakan program pemerintah untuk mencapai tujuan pembangunan khususnya dalam mengentaskan kemiskinan. Program ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan sosial melalui pemberian uang tunai bersyarat kepada KSM yang telah ditetapkan sebagai peserta

PKH. “Tujuan program ini adalah meningkatkan kualitas kesehatan keluarga dan pendidikan anak-anak,” papar Kadis Sosial Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana. Hal senada dikatakan Operator Unit Pelaksana Program Keluarga Harapan (UPPKH) Klungkung Gusti Ketut Adi Suartana. Dana PKH disalurkan tiap triwulan dalam setahun. Pada triwulan IV tahun ini Klungkung menyalurkan dana PKH untuk 1.446 KSM. Di Kecamatan Dawan sebanyak 171 KSM, Klungkung 261, Banjarangkan 274, dan Kecamatan Nusa Penida 740 KSM. Tiap KSM menerima dana berbeda. Warga miskin per KK menerima dana tetap Rp 500 ribu per tahun. Jika memiliki anak SD diberikan tambahan Rp 450 ribu, SMP Rp 750 ribu,

dan SMA Rp 1 juta. “Tiap KSM menerima jumlah dana berbeda, disesuaikan komponen yang ditentukan,” ujarnya. Jumlah penerima dana PKH juga berbeda setiap triwulannya. Hal ini disebabkan beberapa faktor. Di antarnya KSM sudah dianggap mampu, perubahan komponen, dan keluar daerah. “Semua itu dijelaskan melalui surat keterangan dari pihak desa,” imbuh Suartana. Bupati Suwirta dalam kesempatan tersebut berharap dana PKH dapat digunakan dengan baik untuk melanjutkan kehidupan yang lebih layak. “Gunakan dengan baik. Prioritaskan untuk melanjutkan sekolah anak-anak dan penyemangat keluar dari garis kemiskinan,” ungkap Suwirta. (kmb)

Semarapura (Bali Post) – Wasops Irwasum Mabes Polri di bawah pimpinan Brigjen Pol. Drs. Andjaya HUM bersama anggotanya Kombes Pol. Drs. Wahyudi Hidayat dan Kombes Pol. Desak Putu Puspawati, S.E. mengecek kesiapan Polres Klungkung mengantisipasi gangguan keamanan saat menyambut Tahun Baru 2016. Mereka mendatangi langsung Posko Operasi Lilin Agung 2015 yang dibangun Polres Klungkung seperti di Rupatama. Rombongan Wasops diterima Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, S.IK., Waka Polres Kompol A.A. Gede Mudita, dan Kabag Ops Kompol Nyoman Suarsika di lobi Mapolres Klungkung, Selasa (29/12) kemarin. Tim Wasops selanjutnya menuju Posko Operasi Lilin Agung 2015 di Rupatama Polres Klungkung. Andjaya menyampaikan bahwa kedatangannya ke Mapolres Klungkung bertujuan melihat sampai sejauh mana Operasi Lilin Agung 2015 dijalankan. “Apakah ada hambatan. Bagi Personel yang bekerja di lapangan, agar bekerja lebih baik,” tuturnya. Pengecekan juga dilakukan terkait dukungan anggaran, ploting pengamanan,

rencana kegiatan kerja, dan evaluasi pelaksanaan tugas yang telah berjalan. Kapolri sedang mengatensi terkait ancaman terorisme menjelang tahun baru. Pihaknya berharap personel Intel dan Reserse memantau semua kegiatan yang dilaksanakan komando. “Laksanakan kegiatan razia kendaraan bermotor baik itu roda dua maupun roda empat setiap saat. Tempat dan waktunya diacak, jangan monoton, dilaksanakan secara selektif dan sasarannya jelas,” jelasnya. Arendra mengatakan, Operasi Lilin menitikberatkan pengamanan perayaan Natal, malam tahun baru, keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas serta pengamanan di tempat-tempat keramaian lainnya seperti tempat ibadah dan objek-objek wisata. Seusai memberikan pengarahan kepada personel yang terlibat Operasi Lilin, Wasops melanjutkan perjalanan menuju Pos Pam Goa Lawah. Di sini tim berpesan agar personel yang ditugaskan di Pos Pam benar-benar melaksanakan tugasnya dalam mengamankan segala aktivitas masyarakat. (dwa)

Bali Post/dwa

CEK - Wasops Irwasum Mabes Polri mengecek kesiapan Polres Klungkung.

TPA Sente Dirancang Jadi Media Tanam

TPA - TPA Sente di Desa Pikat, Dawan.

Bali Post/dwa

Semarapura (Bali Post) – Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Klungkung akan mengubah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Dusun Sente, Desa Pikat, Dawan, menjadi ‘’taman’’. Rencana ini telah dijabarkan pada APBD tahun 2016 dengan menimbun hampir setengah TPA Sente dengan tanah dan menanam rumput serta tanaman lainnya. Progam yang dimulai awal 2016 ini untuk menghijaukan TPA Sente sehingga tidak lagi terkesan kotor. Kepala DKP Kabupaten Klungkung Anak Agung Kirana mengungkapkan, pihaknya masih menunggu dua bulan lagi untuk proses pembusukan atau fermentasi sampah. Setelah itu, sampah di TPA Sente akan ditimbun dengan tanah sehingga bisa menjadi media tanam. “Sampah akan diurug dengan tanah setebal 20 cm. Jadi, tidak lagi kelihatan sampahnya,” tuturnya saat diminta konfirmasinya, Selasa (29/12) kemarin. Lahan TPA seluas 0,98 hektar itu akan ditimbun setengahnya, di sebelah selatan hingga ke barat. Tanahnya akan ditanami rerumputan sehingga menjadi lapangan rumput. Selanjutnya, DKP Klungkung akan mengajak anak-anak sekolah melakukan penanaman pohon. “Kami jadikan TPA Sente sebagai TPA edukasi,’’

tuturnya. Penimbunan sampah ini sebagai program penangkapan gas metan agar baunya yang tidak sedap tidak lagi mencemari udara di sekitarnya. DKP Klungkung juga berusaha merealisasikan MoU yang sedang digodok bersama Pemerintah Kabupaten Bangli. Selain itu, akan melakukan pengadaan dua unit incinerator untuk membakar sampah. Selanjutnya, pihaknya menghidupkan TPST di setiap desa yang akan menjadi tempat pengelolaan sampah dari rumah tangga. “Dengan ketiga program ini, kami harapkan dapat mengatasi permasalahan sampah di Kabupaten Klungkung,” katanya. Agung Kirana menambahkan, pengelolaan sampah nanti akan memberikan nilai positif untuk masyarakat di sekitarnya. Pasalnya, pada 2016 pihaknya memiliki program menyalurkan gas metan ke rumah-rumah warga. Gas metan yang dikelola dengan baik bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk memasak. “Kami tunggu sampai terjadi fermentasi. Selanjutnya dikaji dulu gas metan yang dihasilkan bisa dimanfaatkan hingga berapa rumah tangga,” bebernya. Untuk penggunaan gas metan ini pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat desa setempat. (dwa)


Rabu Pon, 30 Desember 2015

BULELENG

11

SOSOK Lahan Kritis

MUSIM kemarau berkepanjangan yang baru saja berlalu memicu peningkatan lahan kritis di Buleleng. Diperkirakan, lahan kritis di Bali Utara pascakemarau mencapai 60 persen dari total luas lahan produktif. Lahan kritis tersebut secara umum menyebar di beberapa wilayah seperti di Kecamatan Tejakula, Kubutambahan, Banjar, dan Gerokgak. Dekan Fakultas Pertanian Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja, Putu Sri Wahyuni, mengatakan, peningkatan lahan kritis ini tidak bisa dihindari akibat kemarau berkepanjangan. Apalagi, topografi wilayah Buleleng sejak dahulu mayoritas lahan kering, sehingga kondisi ini mempercepat bertambahnya lahan kritis. Selain itu, sumber air baku di wilayah ini belakangan menyusut. Itu terjadi karena di beberapa wilayah terjadi alih jenis tanaman. Dicontohkan, alih tanaman dari kopi ke tanaman keras, menjadi tanaman bunga atau tanaman semusim di Sukasada dan sebagian di Banjar. Hal itu memicu penurunan debit air. “Lahan kritis hingga mencapai 60 persen memang tidak bisa dihindari. Banyak faktor di antaranya topografi kita kering dan sumber air baku menyusut,” katanya. Perempuan asal Desa Cempaga, Banjar ini menambahkan, upaya penanganan lahan kritis oleh instansi terkait sudah cukup baik. Sejak musim hujan ini, sudah dilakukan penghijauan, dengan cara penanaman bibit pohon. Partisipasi pihak swasta yang menggelar aksi penanaman pohon relatif banyak sekarang ini. Agar mendapatkan hasil optimal, pemerintah daerah perlu melakukan pemeliharaan, sehingga bibit pohon itu bisa tumbuh normal. Program penghijauan selama ini sudah tepat sasaran, terhindar dari kesan mubazir. “Saya kira penanaman bibit sudah cukup banyak. Agar tanaman tumbuh normal, perlu dilanjutkan pemeliharaan tanaman itu sendiri,” ujar Wahyuni memberi solusi. (mud) PANEN – Setelah padi menguning dan sudah dianggap tua, padi tersebut siap dipanen saat musimnya tiba.

Ratusan Petani Daftar Asuransi Padi

Singaraja (Bali Post) – Program asuranasi tanaman padi yang digulirkan Kementerian Pertanian (Kementan) RI relatif banyak diapresiasi petani di Buleleng. Buktinya, memasuki musim tanam kali ini, 102 petani dari berbagai kelompok subak di daerah ini telah mengasuransikan padi mereka yang hendak ditanam. Ketertarikan petani mengikuti asuransi padi ini, karena musim tanam mendatang bertepatan dengan cuaca buruk, sehingga para petani khawatir. Soalnya, tidak tertutup kemungkinan memunculkan bencana yang bisa merusak lahan sawah mereka saat musin panen tiba.

Putu Sri Wahyuni

BP/mud

Dua Tahun Berlalu

Dana BKK Desa Munduk Belum Cair

Singaraja (Bali Post) Ketua Tim Sembilan Catur Desa Adat Dalem Tamblingan, Jro Putu Ardana, angkat bicara menyangkut ketidakjelasan pencairan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemprov Bali periode 2014 dan 2015. Belum adanya realitas apa-apa sejak dua tahun, hal itu jelas menjadi tanda tanya besar bagi warga. Apalagi sama sekali tidak ada alasan yang jelas. Kenyataaan ini otomatis merugikan masyarakat di Desa Munduk, Sukasada ini. Jro Putu Ardana mengatakan itu hal setelah dikonfirmasi melalui selulernya, Selasa (29/12) kemarin. Menurutnya, dana BKK hampir dua tahun berturut-turut tidak cair melalui Dinas Kebudayaan Pemprov Bali. Padahal janjinya dalam setahun belakangan akan dicairkan. Menginjak pengujung tahun 2015, dana masih tidak cair, nihil alias nol besar. Komitmen sebelumnya, nilai BKK akan diberikan untuk Desa Munduk tahun 2014 senilai Rp 100 juta. Sedangkan tahun 2015 meningkat dari sebelumnya menjadi Rp 200 juta. Sedangkan dana Rp 30 juta lainnya untuk masingmasing subak di tahun 2014 dan jumlahnya di tahun 2015, juga akan dinaikkan. “Dana untuk subak juga sudah dua tahun berturutturut tidak cair untuk Desa Munduk. Desa Munduk dan enam subak di dalamnya, sama sekali belum terima dana itu,” ujar Jro Putu Ardana. Dia mengaku tidak

mengetahui persis kendala lambatnya pencairan dari provinsi itu. Pihaknya bahkan telah berkoordinasi dan mengutarakan persoalan dana BKK kepada Sekda Provinsi Bali Cokorda Ngurah Pemayun, S.H., M.H., sekitar Juni 2015 lalu lewat jalur undangan khusus. Kata Jro Putu Ardana, alasan Dinas Kebudayaan Provinsi tidak mencairkan dana BKK atas rekomendasi MUDP. Dikatakan, dana itu mengalami penundaan konon akibat ribut-ribut menyangkut pemekaran desa beberapa waktu silam. “Karena tidak ada pemberitahuan resmi, kenapa tidak bisa cair? Saya bahkan sudah sempat berbicara langsung kepada Sekda Provinsi Bali, disaksikan pejabat pemkab, asisten I dan II, termasuk Camat Banjar. Janji Sekda Provinsi Bali kepada saya, dibilang dana tidak akan dibatalkan. Hanya ditunda dan pasti cair BKK tahun 2014. Statemennya kemudian masalah tidak akan terulang di tahun 2015. ‘’Tapi.. ya janji tinggal janji, sama saja gak cair,” katanya. Ke depan, Jro Ardana mengatakan apabila masih terdapat ketidakjelasan memasuki awal tahun 2016 mendatang, ia akan melakukan tindakan hukum. “Orang dana itu menjadi haknya masyarakat kenapa tidak diberikan. Diberi tahu secara formal saja tidak pernah. Kita kan tidak tahu alasan konkretnya, apa sebenarnya substansi masalahnya,” ujar Ardana. (kmb34)

Suara Buleleng Tindakan Tegas Surat Edaran Gubernur Bali yang meminta bupati/wali kota menertibkan baliho ormas agar segera disikapi pejabat terkait di Buleleng. Pihak Satpol PP yang bertugas menerbitkan di lapangan bisa sesegera mungkin menurunkan baliho-baliho ormas yang masih banyak terpasang di sejumlah tempat di Buleleng. Tak cukup hanya mengeluarkan surat edaran, tindakan tegas terhadap ormas yang kerap berlaku anarkis itu juga sangat dibutuhkan kalau memang ingin Bali ini damai. Apalagi kasus bentrok antarormas sudah sangat sering terjadi. Bentrok itu membuat masyarakat trauma dan khawatir karena hilangnya rasa aman, nyaman saat berada di tempat umum. Anggas, Kubutambahan. Ngurah, Panji. Putra, Panji Anom. (adi)

Sebenarnya total premi yang dibayar untuk mengikuti asuransi ini Rp 188.000 untuk satu hektar lahan. Asuransi itu berlaku selama satu kali musim tanam saja. Premi tersebut disubsidi pemerintah pusat sebesar 88 persen atau Rp 144.000 tiap hektar selama satu kali musim tanam. Dengan demikian, petani membayar sisa subsidi itu Rp 36.000 setiap hektar untuk satu kali panen. Premi yang ringan inilah yang membuat banyak petani mendaftar. Apalagi, nilai pertanggungan yang diterima petani mencapai Rp 6 juta setiap satu hektar lahan. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Nyoman Swatantra di selasela kunjungan kerja (kunker) Bupati Agus Suradnyana di wilayah Buleleng Barat Selasa (29/12) kemarin, mengatakan, asuransi ini mulai berlaku awal tahun 2016 nanti. Set-

elah disosialisasikan, Distanak telah membuka pendaftaran melalui kelompok subak yang ada. Petani yang sudah terdaftar sebagai peserta asuransi saat ini sebanyak 102 orang. Mereka berasal dari berbagai kelompok subak di Buleleng. Antusiasme petani mengikuti ausransi ini menandakan kalau program ini membantu petani untuk meringankan kerugian jika sawah mereka mengalami gagal panen akibat cuaca ekstrem atau serangan hama dan penyakit. Apalagi, musim tanam kali ini menginjak musim penghujan, yang bisa saja akan menimbulkan bencana alam. “Data sementara sudah banyak yang mendaftar dan ini menunjukkan kalau asuransi ini diminati masyarakat petani. Selain preminya murah. Asuransi ini setidaknya meringankan petani jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam, misalnya merusak tanaman padi petani,”

jelasnya. Di sisi lain, Swatantra mengatakan, meski sudah ada ratusan petani mendaftar, dia meyakini tidak tertutup kemungkinan peserta akan bertambah. Hal ini karena mengacu petunjuk Kementerian Pertanian (Kementan) RI di Buleleng sekitar dua ribu hektar lahan sawah akan diasuransikan. Untuk memenuhi target tersebut, Swatantra mengharapkan petani lain segera mendaftar melalui masing-masing kelompok subak yang ada di desanya. “Kita memiliki lahan sawah yang berada di wilayah rawan bencana. Lahan sawahnya cukup luas, terutama sawah di dekat pantai rawan terendam hempasan air laut. Selain itu, sawah juga rawan terendam banjir bandang. Bersyukur keadaan ini bisa diantisipasi dengan cara ikut asuransi padi,” imbuh Swatantra. (kmb38)

Bali Post/kmb38

TPST - Bupati Buleleng tinjau pembangunan TPST di Desa Busungbiu, Selasa (29/12) kemarin.

Dukung Operasional TPST

Bali Post/dok

Penertiban Baliho dan Spanduk Ormas

Kapolres Minta MoU Kesepakatan Bersama Singaraja (Bali Post) Menyangkut penertiban baliho dan spanduk ormas, Kapolres Buleleng, AKBP Harry Haryadi, bersama jajarannya mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Bali. Ia berharap, pemkab usai menerima SE (surat edaran) itu dapat mengumpulkan berbagai komponen terkait, membentuk MoU ke dalam bentuk kesepakatan bersama. Sosialisasi dan isi kesepakatan dapat dirumuskan terperinci. Ini menjadi krusial, supaya setiap ormas menurunkan sendiri atributnya. Ormas diberikan batas waktu (deadline -red). Jika tidak sesuai kesepakatan, maka dapat dikenai sanksi apabila melanggar kesepakatan yang sudah ditandatangani bersama itu. “Kami di Polres siap mendukung progam tersebut. Namun, kami juga menunggu SE Gubernur Bali. Tentu hal itu akan bersambung ke Bupati Buleleng. Kami di kepolisian berharap Bupati segera mengambil langkah. Caranya mengundang berbagai kalangan dari polisi, TNI, dan seluruh ormas. Kemudian pertemuan itu di-folow up dibuatkan MoU kesepakatan bersama,” ujarnya saat dikonfrimasi Selasa (29/12) kemarin. Surat Edaran (SE) Gubernur Bali nomor 220/26405/ Bid. II/BKBP Kepada Bupati/ Wali Kota se-Bali, mengenai hal penertiban baliho/spanduk/media lainnya. Hal itu tertuang pada SE tertanggal 23 Desember 2015 yakni, dalam rangka menjaga kondusivitas masyarakat dan daerah Bali serta mengantisipasi terulangnya bentrokan antarorganisasi kemasyarakatan atau kelompok-kelompok masyarakat, agar saudara melakukan penertiban/penurunan baliho/spanduk/media lainnya yang dipasang organisasi kemasyarakatan atau kelompok-kelompok masyarakat di wilayah saudara masing-masing, yang berpotensi menimbulkan gesekan antarkelompok, berkoordinasi dengan jajaran Polri dan TNI, sesuai ketentuan perundang-

undangan berlaku. Tembusan disampaikan kepada Pangdam IX/Udayana di Denpasar, Kapolda Bali di Denpasar, dan Danrem 163/Wirasatya. SE Gubernur Bali nomor 220/26405/Bid. II/ BKBP kepada Bupati/Wali Kota se-Bali, masuk ke bagian umum Sub-Bagian TU dan Keuangan Pemkab Buleleng sejak Senin (28/12) lalu. Mekanisme penurunan atribut baliho dan spanduk ormas di Buleleng, tidak boleh semata-mata karena SE. Seluruhnya dilakukan berdasarkan kesepakatan dan perundingan, khususnya antarkomponen ormas. Masyarakat diminta tenang dan tidak cemas, mengingat SE tidak langsung berlaku dan akan hidup apabila sudah dilaksanakan. “Kami tidak ingin kalau atribut ormas diturunkan tanpa memakai aturan. Nah nanti bisa saling tuding dan malah implikasinya kontraproduktif. Tetapi, kalau sudah ada yang memediasi dan dibuatkan mekanismenya dengan disepakati semua pihak pasti menjadi elegan. Saya yakin itu akan lebih efektif,” lanjut AKBP Harry Haryadi. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Ida Bagus Suadnyana, S.H., M.Si. belum mengetahui lebih riil isi SE Gubernur Bali. Ia mengaku tengah melakukan kunjungan kerja (kunker) bersama Bupati Agus Suradnyana, ke wilayah Buleleng Barat. Namun, ia sebelumnya sempat mengutarakan keinginannya mengumpulkan seluruh ormas di Buleleng, untuk dilakukan pendataan resmi. “Nanti dulu ya, saya sedang di luar ada kunker bersama Pak Bupati. Suratnya nanti akan saya cek di kantor,” ucapnya. Kabag Humas dan Protokol Drs. Made Supartawan, M.M., mengatakan, Bupati PAS belum menerima surat resmi dari Pemprov Bali. “Sampai saat ini belum menerima surat resmi SE itu. Baru baca di media saja. Nanti kalau sudah menerima akan segera ditindaklanjuti,” ujarnya melalui pesan singkat. (kmb34)

Dijanjikan Puluhan Mobil Sampah Singaraja (Bali Post) – Desa di Buleleng tampaknya semakin fokus mengelola sampah di lingkungannya dengan cara swadaya. Tidak sekadar mendukung program “Buleleng Bebas Sampah Plastik”, tetapi desa termotivasi membangun Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST). Action tersebut untuk mendukung pengolahan sampah di tingkat desa. Melihat semangat desa dalam mengelola sampah, Bupati Putu Agus Suradnyana menjanjikan membantu warga mobil pick-up untuk menunjang operasional TPST di masing-masing desa. Bupati Agus Suradnyana saat meninjau TPST di Desa Busungbiu, Selasa (29/12) kemarin, mengatakan, sumbangan mobil pick-up untuk mengangkut sampah ini baru tahap rencana. Pemkab akan membeli 27 unit mobil pick-up. Jatah mobil sampah ini khusus bagi desa yang memiliki TPST. Selain telah

memiliki TPST, desa yang sudah mengelola sampah dengan baik. Pengelolaan ini seperti pemilahan antara sampah organik dan sampah non-organik. Selain itu, desa mampu mengolah sampah menjadi barang berharga mulai dari kompos atau bentuk barang lainnya. “Nanti kita rencanakan dulu. Yang pasti mobil pick-up ini penting mendukung operasional TPST di masing-masing desa,” katanya. Di sisi lain, Bupati PAS mengatakan, penanganan sampah tidak bisa dipisahkan dari ketersediaan sarana TPST. Fasilitas ini sangat vital agar produksi sampah di setiap desa dapat diolah menjadi barang yang lebih bermanfaat. Selain itu mengurangi pencemaran lingkungan. Untuk itu, pihaknya mendorong masing-masing desa ini dibangun TPST. Masalah anggaran, bisa saja desa mengalokasikan Alokasi Dana Desa (ADD) yang diter-

ima dari pemerintah daerah untuk membangun TPST. “TPST ini bukan saja tempat menampungan, tetapi menjadi pusat pengolahan sampah di desa, sehingga bisa mendatangkan keuntungan bagi desa itu sendiri,” jelasnya. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Nyoman Genep mengatakan, saat ini sudah ada 26 TPST dibangun menghabiskan anggaran APBD sebesar Rp 319 juta. Lahan yang sudah dibangun TPST ini merupakan tanah milik desa. Sementara pemerintah daerah hanya membantu anggaran pembangunan fisik TPST itu sendiri. Selain gencar membangun TPST, DKP juga telah merealisasikan sarana lain seperti mesin pencacah sampah, kendaraan pengangkut sampah, dan timbangan. “Program yang sudah kita jalankan ini mendukung program Buleleng Bebas Sampah Plastik,” tegas pejabat asal Desa Panji, Sukasada ini. (kmb38)

Bali Post/kmb34

ATRIBUT ORMAS - Tampak sejumlah atribut ormas dari beberapa kelompok terpasang di areal sepanjang Jalan Ahmad Yani, Kota Singaraja, Selasa (29/12) kemarin.


JEMBRANA

12 Jelang Tahun Baru

Polisi Razia Pedagang Kembang Api Negara (Bali Post) Menjelang pergantian tahun, jajaran Polres Jembrana dipimpin Wakapolres Jembrana Kompol A.A. Gde Rai Laba dan sejumlah perwira lainnya Selasa (29/12) sore mengadakan razia kembang api. Razia menyasar sub agen dan pengecer kembang api. Sub agen yang di-sweeping yaitu Moh. Muhdor di Jalan Gunung Rinjani Loloan Timur Jembrana dan sub agen Sumarto di Toko Torry Sejahtera di Lelateng Negara. A.A Rai Laba didampingi Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Gede Sumadra Kerthiawan mengatakan, pihaknya melakukan razia untuk melakukan pengecekan dan pengawasan untuk memastikan kembang api yang dijual sesuai dengan izin atau rekomendasi. Disebutkan, untuk sub agen Muhdor hanya diberikan izin menjual kembang api merek Sun dan Top sedangkan sub agen Sumarto hanya diberikan izin menjual kembang api merek Galaxi dan Vegasus. ‘’Kami mengecek ke penjual kembang api apakah penjualannya sesuai ketentuan dimana harus di bawah 2 inch. Dua agen yang kami razia kami cek masih sesuai. Ada yang 1,2 inch, 1,5 inch dan 1,8 inch. Rekomendasinya juga sudah ada. Nanti kami akan cek juga pengecer kembang api apakah sesuai dengan daftar,’’ kata Rai Laba. Muhdor mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan izin atau rekomendasi penjualan kembang api. ‘’Kemarin kami datangkan satu pick-up. Pengecer yang menjual kembang api juga sesuai dengan daftar yang ada pada kami,” jelasnya. A.A. Gde Rai Laba menambahkan, pihaknya berharap menjelang tahun baru ini penjualan kembang api lebih tertib. Perayaan pergantian tahun secara umum juga diharapkan berjalan dengan aman dan lancar. (kmb)

Rabu Pon, 30 Desember 2015

LKPJ Lima Tahun Pemerintahan Artha-Kembang

Dewan Sampaikan Sejumlah Catatan

Bali Post/kmb26

LKPJ - Bupati Jembrana bersama Ketua DPRD Jembrana seusai pembacaan rekomendasi LKPJ Bupati lima tahun.

Negara (Bali Post) DPRD Jembrana memberikan catatan khusus dan apresiasi terhadap kinerja selama lima tahun pemerintahan Jembrana di bawah kepemimpinan Bupati I Putu Artha dan Wabup I Made Kembang Hartawan. Beberapa catatan yang perlu mendapat prioritas yakni menyangkut peningkatan bidang perekonomian dan kesehatan. Catatan tersebut disampaikan DPRD Jembrana pada Rapat Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Masa Jabatan Bupati 2011-2106 yang dilaksanakan Selasa (29/12) kemarin. Melalui rekomendasi yang dibacakan Wakil Ketua DPRD Jembrana I Kade Darma Susila, dewan menyatakan, di bidang kesehatan masih banyak keluhan masyarakat atas pelayanan puskesmas dan RSUD. Ke depan, perlu dilakukan perbaikan pelayanan dan penyediaan kamar lebih banyak untuk masyarakat kurang mampu dan menyediakan secara cukup kebutuhan obat. Di sisi lain, dewan juga menyarankan Tim Anggaran

Pemerintah Daerah lebih realistis dalam memasang target Pendapatan Daerah khususnya PAD dan segera membentuk tim kreatif peningkatan PAD. Tujuannya agar potensi PAD bisa digali secara optimal melalui upaya ekstensifikasi dan intensifikasi, menutupi kebocoran dan efisiensi. Di bidang pendidikan, berkenaan dengan persoalan tingginya angka putus sekolah, direkomendasikan diadakannya evaluasi menyeluruh alokasi anggaran termasuk akuntabilitas pejabat pengelola anggaran. Selain rekomendasi tersebut, dewan juga mengapresiasi kinerja selama lima tahun yang telah berjalan dengan baik. Di antaranya penurunan angka kemiskinan. Hal ini menjadi indikator meningkatnya kualitas kesejahteraan masyarakat. Dalam mewujudkan aparatur pemerintahan yang bersih dan akuntabel, DPRD mengapresiasi diraihnya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Untuk diketahui, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007, bupati

diwajibkan menyampaikan LKPJ Akhir Masa Jabatan kepada DPRD yang telah disampaikan bupati dan dibahas dalam rapat paripurna dewan untuk mendapatkan rekomendasi. Setelah mendengarkan rekomendasi tersebut, Bupati Artha mengapresiasi positif dan menghargai rekomendasi yang diberikan. ‘’Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kinerja dewan yang telah menghasilkan rekomendasi sangat penting bagi Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat,“ kata Bupati Artha. Menurutnya rekomendasi tersebut adalah perwujudan kepedulian dan kesungguhan dewan terhadap pembangunan dan pelayanan masyarakat yang perlu disikapi dengan arif dan bijak. Kendati begitu, Bupati Artha tak memungkiri dalam lima tahun kepemimpinannya masih ada kelemahan dan kendala yang dihadapi terutama dari faktor eksternal yang di luar jangkauan dan kewenangan. (kmb26)

Sikapi SE Gubernur

Wabup Kembang Imbau Ormas ”Cooling Down”

‘’Saya izin beberapa hari ini karena ada upacara. Jadi saya tidak lihat langsung suratnya. Namun apa pun bentuk surat Gubernur kepada kepala daerah harus diindahkan dan dilaksanakan,” kata Kembang, Selasa (29/12) kemarin. Pihaknya meminta agar ormas yang sudah telanjur memasang atribut baik baliho atau spanduk agar

menurunkannya sendiri. ‘’Ya intinya cooling down dan jaga kedamaian. Jangan sampai nanti ada pihak lain yang buat ricuh merobek baliho dan ini memicu konflik dan permasalahan baru. Jadi hendaknya memang diturunkan dulu sehingga tidak ada gesekan pascakejadian di Denpasar,’’ katanya. Penurunan atribut, kata dia, tidak berarti mengurangi

hak dari organisasi dalam mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru. ‘’Jadi hal-hal yang dapat memicu konflik harus dihindari. Apalagi di Jembrana sudah ada kesepakatan damai,’’ tandasnya. Sementara itu, Kakanpol PP Jembrana IGN Rai Budhi mengatakan, terkait permasalahan tersebut kini sedang dibahas. ‘’Kami masih

cek ke perizinan apakah itu ada izinnya. Kalau tidak nanti ditertibkan. Karena kami hanya eksekutor. Kami juga akan koordinasi dengan TNI dan Polri,’’ jelasnya. Sebelumnya pimpinan dan anggota Laskar Bali Korwil Jembrana dan DPC Baladika Jembrana dipertemukan Selasa (22/12) siang di Ruang Rapat Kantor Bupati Jembrana. Wabup Kembang Hartawan berharap masingmasing ormas harus mau instrospeksi dengan menjaga dan mengawasi anggotanya. Tidak itu saja, semua ormas

Negara (Bali Post) – Penerapan aturan tidak diperbolehkannya LCT mengangkut penumpang pada akhir tahun ini, masih mengambang. Pihak ASDP Pelabuhan Gilimanuk mengaku masih menunggu keputusan direksi mengenai waktu pelaksanaan. Manajer Operasional ASDP Pelabuhan Gilimanuk Sugeng Purwono, ditemui di sela-sela rapat koordinasi (rakor) mengatakan, larangan untuk LCT itu masih berlaku, namun untuk pelaksanaan pihaknya masih menunggu keputusan direksi. Dikatakan, sebelumnya aturan tersebut sudah dua kali dicoba dilakukan, tetapi tidak berhasil dan yang terakhir malah menimbulkan masalah dengan macetnya kendaraan barang di Pelabuhan Ketapang pada pertengahan tahun lalu sehingga penerapan aturan tersebut ditunda hingga akhir tahun ini. Dua dermaga Movile Bridge (MB) juga telah direnovasi

dan rampung Desember ini sehingga bisa menampung kendaraan berat. Sebelumnya, kendaraan berat hanya bisa dilayani di dermaga LCM (dermaga kendaraan barang). Hingga saat ini sudah ada 37 kapal yang beroperasi termasuk 13 di antaranya kapal LCT. Sugeng mengatakan, hingga saat ini belum ada kepastian apakah aturan itu akan diberlakukan mulai besok. ‘’Kalau suratnya sudah jelas, tanggal 31 Desember ini. Tetapi apakah diberlakukan atau tidak, kita masih menunggu perintah. Biasanya ada surat pemberitahuan,’’ tandas Sugeng. Syahbandar Gilimanuk Nyoman Daelon Wirawan menambahkan, dari 13 kapal LCT, 5 di antaranya telah mengajukan permohonan untuk modifikasi menjadi KMP. Namun baru satu yang selesai. Pelaksanaan aturan ini, bersamaan dengan Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan tentang Pengaturan Lalu Lintas dan Pelarangan

Pengoperasian Kendaraan Barang saat masa Angkutan Tahun Baru. Dalam SE itu larangan beroperasi itu berlangsung lima hari termasuk saat pelaksanaan penerapan maklumat pelayaran (MP) nomor 182 tentang keselamatan pelayaran itu. Di sisi lain, Kepala OPP Ketapang - Gilimanuk Julmardi kepada wartawan mengatakan, MP Nomor 182 yang melarang kapal LCT mengangkut penumpang akan tetap diberlakukan. Pihaknya yakin dengan dioperasikannya lima dermaga diantaranya MB I, MB II, MB III, Ponton dan LCM sudah cukup untuk digunakan melayani kendaraan barang. Apalagi ditambah dengan kapal LCT yang telah dimodifikasi menjadi kapal penumpang. (kmb26)

LCT – Sejumlah kapal LCT di Pelabuhan Gilimanuk.

Negara (Bali Post) Pemkab Jembrana merespons Surat Edaran (SE) Gubernur Bali tentang penertiban baliho ormas yang berpotensi menimbulkan gesekan. Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan meminta ormas di Jembrana agar cooling down menjaga situasi tetap kondusif.

BP/kmb

RAZIA - Jajaran Polres Jembrana ketika melakukan razia penjualan kembang api menjelang perayaan pergantian tahun.

Sempat Hilang, Rusli Ditemukan Meninggal di Atas Sampan

Negara (Bali Post) – Setelah sempat dinyatakan hilang, Madek Rusli (34), seorang nelayan asal Dusun Ketapang Muara, Desa Pengambengan diketemukan sudah tidak bernyawa di atas sampan, Selasa (29/12) siang kemarin. Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban pada Senin (28/12) sore diketahui oleh keluarganya melaut mencari ikan. Namun, hingga Senin pagi, korban juga tidak kembali ke darat. Padahal biasanya pada dini hari korban sudah pulang ke rumah. Keluarga semakin cemas, lantaran beberapa kali menelpon ke handphone korban, tidak diangkat. Akhirnya, kemarin siang dilakukan pencarian oleh keluarga korban ke tengah lautan sekitar pukul 11.00 wita. Setelah dilakukan pencarian, ditemukan sampan fiber yang digunakan melaut oleh korban. Ketika didekati, ditemukan korban sudah tergeletak tak bernyawa. Sampan dalam posisi diam, karena saat ditemukan, jangkar masih terpasang. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke darat dan langsung disemayamkan di rumah duka. Dari hasil pemeriksaan petugas medis Puskesmas Pengambengan, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga korban juga telah mengikhlaskan kepergian korban dan tidak melaporkan kejadian tersebut. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra seizin Kapolres Jembrana yang dikonfirmasi hal ini membenarkan kejadian tersebut. Dia menyebutkan, diduga korban meninggal karena sakit. (kmb26/kmb)

harus bersatu dan menjaga hubungan manyama braya untuk bersama-sama menjaga kedamaian dan membangun Jembrana. ‘’Jangan sampai terprovokasi oleh hal-hal negatif yang dapat merusak diri sendiri dan lingkungan sekitar. Harus mau saling membantu,’’ kata Kembang. Wabup juga menegaskan, supaya seluruh anggota ormas untuk menghindari minuman keras. Terlebih pada perayaan Natal dan menjelang Tahun Baru, ormas juga wajib mendukung pemerintah dalam menjaga keamanan. (kmb)

Belum Ada Kepastian, Penerapan Larangan LCT Angkut Penumpang

BP/kmb26


Rabu Pon, 30 Desember 2015

Sikapi SE Gubernur

Pemkab Siap Bongkar Baliho Ormas Amlapura (Bali Post) Munculnya Surat Edaran (SE) Gubernur terhadap keberadaan baliho ormas mengundang reaksi pro dan kontra di tengah masyarakat. Menyikapi masalah ini, Karangasem menyatakan siap menjalankan instruksi dari SE tersebut. Namun, sebelum mengambil langkah penertiban, pihak terkait seperti Kesbanglinmas dan Satpol PP menegaskan akan melakukan upaya persuasif agar upaya penertiban tidak membuat situasi keamanan Bali yang sudah keruh menjadi tambah keruh. Kepala Kesbanglinmas Ida Bagus Suastika, Selasa (29/12) kemarin, mengaku sudah mendengar adanya SE itu melalui media sosial. Namun, Pemkab Karangasem hingga Selasa kemarin, belum menerima salinan SE Gubernur tersebut. Kalau nanti sudah menerima, pihaknya menegaskan akan berkoordinasi dengan Penjabat Bupati Karangasem Ida Bagus Ngurah Arda dan pihak terkait seperti Satpol PP. “Apa pun bunyi suratnya, tentu kami di daerah akan menindaklanjutinya. Guna mencegah adanya ketersinggungan, kami juga melakukan upaya persuasif dengan pihak kelompok ormas,” katanya. Hal senada juga disampaikan Kepala Satpol PP Iwan Supartha. Dihubungi lewat handphone, ia mengaku menunggu SE itu sampai di kantornya. Dengan begitu, ada dasar untuk melakukan tindakan penertiban. Namun, upaya persuasif tetap dikedepankan untuk menjaga keamanan bersama. Sebab, persoalan yang melibatkan kelompok ormas tidak bisa dipandang sebelah mata. Seluruh langkah harus dilakukan dengan dasar yang jelas dan perhitungan matang. “Kami tinggal menunggu instruksi dari atasan (penjabat bupati),” ujarnya. Saat ini, kata Iwan Supartha, petugas Satpol PP sudah turun ke lapangan untuk mengecek keberadaan baliho berbau ormas di seluruh wilayah Karangasem. Namun, pihaknya belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut, di mana dan seperti apa punyi baliho itu. Namun, ia menegaskan jumlahnya tidak terlalu banyak di Karangasem. Sebelum melakukan penertiban, petugasnya kini sudah mendokumentasikannya dan sedang melakukan pendekatan dengan salah satu kelompok ormas pemilik baliho tersebut. Sesuai dengan SE Gubernur nomor 220/26405/Bid.II/ BKPB tertanggal 23 Desember 2015, Gubernur Bali Made Mangku Pastika meminta kepada seluruh bupati dan wali kota di Bali untuk melakukan penertiban, penurunan baliho, spanduk maupun media lainnya yang ada di wilayah kabupaten/kota. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kondusivitas masyarakat dan daerah Bali serta mengantisipasi terulangnya bentrok antarormas atau kelompok masyarakat lainnya. (kmb31)

Anggaran Perjalanan Dinas ke LN Diberangus Amlapura (Bali Post) – Anggaran perjalanan dinas luar daerah termasuk ke luar negeri diberangus atau banyak dipotong. Pemotongan dilakukan pihak Pemprov Bali dari hasil verifikasi APBD 2016 Pemkab Karangasem. Hasil verifikasi dari Gubernur Bali itu dibahas jajaran eksekutif di Pemkab Karangasem, Selasa (29/12) kemarin. Sekda Karangasem Gde Adnya Mulyadi menjelang berangkat melakukan koordinasi dengan DPRD Karangasem soal hasil verifikasi APBD itu mengatakan, total APBD 2016 Karangasem yang dirasionalisasi mencapai Rp 3 miliar. Dari jumlah itu, yang dirasionalisasi sebagian besar atau sekitar Rp 2,4 miliar merupakan anggaran perjalanan dinas ke luar negeri. Selain anggaran perjalanan dinas ke luar negeri (LN), anggaran perjalanan dinas luar daerah (masih wilayah NKRI), honor kegiatan dan BBM juga dirasionalisasi. “Perjalanan dinas di lingkungan Setda yang dipotong Rp 50 juta,” kata Adnya Mulyadi tanpa menyebutkan berapa total anggaran perjalanan dinas di lingkungan Setda yang dirancang sebelumnya. Menurut Adnya Mulyadi, anggaran perjalanan dinas LN dari Disbudpar juga banyak dipotong. Namun, pihaknya tetap mempertahankan agar perjalanan dinas ke LN, di antaranya terkait mengantar tenaga kerja ke Koperasi Skuba di Jepang dan mengurus GIAHS Desa Bugbug ke Roma, Italia tetap dipertahankan. Dikatakan, sebenarnya total biaya perjalanan dinas pada APBD Karangasem mencapai Rp 45 miliar. Total perjalanan dinas itu termasuk di lingkungan Setda, semua SKPD termasuk di DPRD Karangasem. (013)

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang Polsek Selat Polsek Abang Polsek Kubu Polsek Sidemen Polsek Bebandem Polsek Candidasa Polsek KP3 Padangbai Radio Suara Widya Besakih (SWIB) Koperasi Krama Bali Cab. Karangsem PMI PDAM 0363 21363 PLN 0363 21711 BPBD/ESR 0363 22173 Badan SAR 0363 21135 Pemadam Kebakaran 036321113 URD RSUD 0363 21011 RSUD 036321470 SMAN 1 Amlapura 036321152 SMAN 2 Amlapura 0363 21254 SMAN 1 Manggis 036341668 SMPN 1 Amlapura 036321288 SMPN 2 Amlapura 036321483 SMPN 1 Rendang 036623077 Kantor Camat Karangasem 036321145 Kantor Camat Bebandem 036321005 Kantor Camat Manggis 036341213 Kantor Camat Selat 036623046 Kantor Camat Sidemen 036623001 Kantor Camat Rendang 036623002 Kantor Camat Kubu 036322922 Kantor Camat Abang 036321641

0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363

21220 23222 21167 41768 23082 24187 23330 22988 21709 22110 41677 41388

0363

21791

0363 0363

2710050 21789

KARANGASEM

13

Warga Tanah Ampo Berharap Dermaga Dimanfaatkan Amlapura (Bali Post) – Warga Tanah Ampo, Karangasem mengharapkan dermaga kapal pesiar di desanya itu dimanfaatkan. Caranya, dengan membangun pemecah gelombang di kanan dermaga. Hal itu disampaikan salah seorang tokoh masyarakat Tanah Ampo Made Sujana Erawan saat ditemui Selasa (29/12) kemarin. Menurut Sujana Erawan yang juga Asisten II Setdakab Karangasem itu, jika dermaga yang sudah dibangun dengan anggaran ratusan miliar itu dimanfaatkan, diyakini akan ada efek berganda (multiflier effect) bagi peningkatan perekonomian masyarakat di sekitarnya. Selain manfaat ekonomi jika pelabuhan itu dimanfaatkan, kata dia, krama desa setempat bakal senang. Soalnya, selama ini mereka khawatir kalau lahan setra (kuburan) di desa itu yang terletak di tepi pantai tepatnya di barat dermaga terus digerus abrasi. “Kalau dermaga itu dimanfaatkan dengan membangun pemecah gelombang di kanan lantai dermaga atau di selatannya, tentu lahan kuburan desa kami diharapkan terlindung dari gempuran abrasi. Soalnya, ombak Pantai Labuhan Amuk itu tak bakal ganas menerjang lahan kuburan,” ujar Sujana Erawan. Dia mengatakan, sebenarnya sudah ada kajian dengan gam-

barnya, soal usulan pembangunan pemecah gelombang yang diajukan pihak Pemkab Karangasem. Kajian itu sudah diterima pejabat di Kementerian Perhubungan. ”Bapak Kadishub Wayan Sutapa sudah pegang gambar pemecah gelombang itu,” kata Sujana Erawan. Dengan pembangunan pemecah gelombang, kata dia, kapal pesiar dirancang tetap lego jangkar di tengah laut. Sementara wisatawan kapal pesiar diangkut atau dioper dengan sekoci. “Nah, sekoci itu nantinya berlabuh atau menyandar di dalam perlindungan pemecah gelombang, sehingga dari sekoci wisatawan lebih aman menyandar di dermaga. Air laut di dalam pemecah gelombang dalamnya lima meter. Sementara di luar pemecah gelombang atau di ujung dermaga kini kedalaman air laut mencapai 17 meter, memang ombak dan arusnya ganas,” paparnya. Sujana Erawan menegaskan, jika dermaga kapal pesiar itu tak dimanfaatkan, akan rugi besar. Pasalnya, anggaran sudah ditanam ratusan miliar, mungkin lebih dari Rp 200 miliar baik dari pusat, Pemprov Bali maupun APBD Karangasem. “Kalau tak dimanfaatkan dermaga itu akan benar-benar mangkrak dan bangunan Pasar Seni Manggis juga mangkrak,” katanya. (013)

Bali Post/031

MANGKRAK - Kondisi Dermaga Cruise Tanah Ampo di Kecamatan Manggis, Karangasem yang mangkrak.

Dermaga Cruise Tak Diselesaikan

PHRI Kecewa Sikap Menteri Jonan Amlapura (Bali Post) -

Pernyataan Menteri Perhubungan RI Ignasius Jonan terhadap nasib Dermaga Cruise Tanah Ampo, membuat panas kuping para pelaku pariwisata di Karangasem. Salah satunya, Sekretaris PHRI Karangasem Wayan Kariasa, Selasa (29/12) kemarin, mengaku sangat kecewa dengan sikap Menteri Jonan. Padahal, seluruh elemen masyarakat Karangasem mengharapkan proyek mangrak bernilai ratusan miliar rupiah ini bisa diselesaikan untuk membuka pintu masuk baru pariwisata Bali. Kariasa mengaku sangat menyayangkan, kenapa Menteri Perhubungan baru sekarang mengatakan tempatnya tidak ideal. Padahal, sejak awal kajian Kementerian Perhubungan menyatakan lokasinya layak sebagai lokasi pelabuhan. Kalau sekarang dikatakan tidak layak, investasi ratusan miliar rupiah selama bertahun-tahun untuk mewujudkan Dermaga Cruise Tanah Ampo dipastikan sia-sia. Kariasa meminta Menteri Jonan membaca lagi kajiannya. Sebab, sejak awal Der-

maga Cruise Tanah Ampo ini dibangun, hampir seluruh elemen masyarakat sangat berharap sisa pekerjaan yang belum rampung, dapat selesaikan. “Kami tentu berharap Dermaga Cruise Tanah Ampo ini tidak menjadi fishing destination (tempat mancing),” kata Kariasa. Masalah kelanjutan penyelesaian Dermaga Cruise Tanah Ampo ini, kata Kariasa, juga sempat mencuat saat temu evaluasi kepariwisataan PHRI yang mengundang berbagai elemen masyarakat dan pihak terkait

dari pemerintah daerah di Candidasa, Selasa (29/12) kemarin. Dalam pertemuan itu, guna mendongkrak kepariwisataan Karangasem ke depan, Dermaga Cruise Tanah Ampo ini mutlak harus dituntaskan. Tidak ada alasan lagi untuk melangkah mundur. Sebab, masalah layak atau tidak layak, sudah terjawab dalam kajian-kajian pemerintah pusat dan daerah sebelum Dermaga Cruise Tanah Ampo ini dikerjakan. Dengan begitu, sekarang semestinya tinggal melanjutkan, bukan menghentikan.

“Kami tetap mendorong agar dermaga itu diselesaikan,” tegas Kariasa. Pihaknya berharap dengan pergantian bupati di Karangasem, penyelesaian Dermaga Cruise Tanah Ampo ini dapat didorong bersama agar dapat diselesaikan secepatnya. Ia berharap, bupati baru bersama jajaran pemerintahannya bisa melakukan komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat. Sehingga, pemerintah pusat tetap bisa merestui pengerjaannya sampai tuntas. Sebab, Dermaga Cruise Tanah Ampo ini menjadi pintu masuk pariwisata yang menjanjikan bagi Karangasem, di tengah situasi yang sudah padat atau jenuh dengan pariwisata di Kota Denpasar dan Badung. Sebelumnya, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan saat berkunjung ke Pelabu-

han Padangbai, Senin (28/12) lalu, mengatakan tidak akan mengucurkan dana lagi untuk perbaikan Dermaga Cruise Tanah Ampo di Kecamatan Manggis tersebut. Lokasinya dinilai tak ideal, sehingga tak layak untuk dilanjutkan. Dengan kondisi lingkungan seperti itu, ia menilai semestinya bisa melanjutkan pembangunan dermaga yang sudah menghabiskan anggaran lebih dari Rp 200 miliar itu. Dengan catatan, bisa dibangun breakwater (pemecah gelombang). Namun, lokasinya dinilai tidak memungkinkan untuk dibangun breakwater yang bagus. Kalaupun dipaksakan, bisa menghabiskan anggaran triliunan rupiah. Belum lagi, pembangunan lanjutan untuk memperpanjang dermaga ke tengah laut agar kapal cruise bisa langsung sandar. (kmb31)

Sebarkan Bau Busuk

TPA Dekat Pustu Asak Dibongkar Amlapura (Bali Post) – Tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Asak, Karangasem, Selasa (29/12) kemarin, dibongkar. Tembok keliling dari batako yang dibangun melalui dana PNPM Mandiri Perdesaan itu dirobohkan. Klian Desa Pakraman Asak, Jero Dukuh Ketut Suta, di sela-sela mengoordinasi pembongkaran TPA itu mengatakan, sebagian sampah diangkut dengan dua truk dibawa ke TPA Linggasana. Pembongkaran TPA Asak itu karena selama ini dikeluhkan warga termasuk pasien dan perawat di Pustu di sebelah TPA itu. TPA yang dibangun beberapa tahun lalu itu, selain berada di depan Pura Dalem Alit, juga berlokasi di sebelah Pustu yang sudah beroperasi sejak belasan tahun lalu. “TPA itu tak layak ada di dekat Pustu dan di depan pura. Jadinya, kami bongkar,” ujar Suta. Suta yang baru dilantik menjadi klian di desanya itu menambahkan, di bekas TPA itu nantinya bakal dibangun semacam balai serbaguna.

Namun, pembangunan masih lama karena belum ada dana. Setelah TPA dibongkar dan diratakan, untuk sementara ditutupi dengan koral. Tujuannya, agar pintu masuk ke Desa Asak dari arah Candidasa itu terlihat bersih. “Pada Sasih Kawulu ini, kami akan menggelar ngusaba Kawulu yang dikenal dengan korban seekor sapi. Pejabat akan hadir, sehingga kami bersiap-siap termasuk menjaga kebersihan desa,” ujarnya. Selama ini, kata dia, tamu yang datang disambut dengan TPA yang menyebarkan bau busuk dan lalat beterbangan. Padahal, desa tua itu menarik wisatawan terutama wisatawan mancanegara yang gemar naik sepeda dayung. Dikatakan, tempat pembuangan sampah nantinya berlokasi jauh di barat desa yakni di atas lahan milik desa setempat. “Di TPA itu, antara sampah organik dan anorganik nantinya akan dipilah. Sampah organik dijadikan kompos untuk pupuk sawah atau ladang,” katanya. (013)

Bali Post/013

DIBONGKAR - TPA di dekat Puskesmas Pembantu di Asak, Karangasem dibongkar. Pasalnya, TPA itu kerap menyebarkan bau busuk sehingga lalat beterbangan ke Pustu.


14 Dirawat di BRSUD

Didiagnosis Penyakit Lain, Ternyata Positif HIV

Tabanan (Bali Post) – Pencarian kasus HIV tidak hanya dilakukan di lapangan terutama pada populasi berisiko seperti pelaku seks bebas dan pengguna narkoba, namun juga lewat pasien-pasien yang dirawat di rumah sakit (RS). Beberapa hari lalu, salah satu pasien dinyatakan positif HIV setelah mendapatkan perawatan di BRSUD Tabanan karena diagnosis menderita penyakit lain. Ketua Tim Penanggulangan HIV/AIDS BRSUD Tabanan dr. Ni Nyoman Tri Darmayanti, Selasa (29/12) kemarin, menjelaskan, petugas menyarankan pasien untuk menjalani tes HIV setelah dari serangkaian pemeriksaan didapati gejala-gejala yang mengarah ke AIDS. “Dari gejala-gejala yang timbul, pasien disarankan untuk tes HIV dan hasilnya positif,” ujarnya. Dari mana pasien mendapatkan virus, masih ditelusuri. Yang jelas pasien sempat bekerja sebagai TKI beberapa tahun lalu. Tim VCT saat ini sedang melacak keberadaan suaminya, sebab pasien berstatus janda tanpa anak. Status positif HIV telah diberitahukan kepada pasien dan orangtuanya mendukung pengobatan putrinya. Saat ini pasien sudah diperbolehkan pulang dan menjalani terapi ARV (Anti-Retro Viral). Menurut Tri, infeksi HIV ke AIDS membutuhkan waktu lima tahun. Namun, teori ini belum tentu bisa dipakai, sebab ada pasien HIV yang masuk ke tahap AIDS hanya dalam rentang dua tahun. “Dulu teorinya memang lima tahun, tapi sekarang dengan tingkat keganasan virus, jumlah dan daya tahan tubuh bisa lebih cepat,” katanya. Lebih lanjut dipaparkan, fase HIV adalah fase virus masuk dalam tubuh dan memperbanyak diri. Dalam fase ini penderita belum menunjukkan gejala sakit. Saat sel pertahanan tubuh jumlahnya di bawah jumlah normal karena terserang virus HIV, penderita cepat mengalami sakit. Inilah yang dikatakan sebagai fase AIDS. Virus penyakit yang harusnya hanya berdampak ringan pada orang biasa, akan berdampak berat bagi penderita HIV yang masuk dalam tahap AIDS. Misalnya, virus flu bisa menjadi TBC bagi pasien HIV. Dalam menangani pasien dengan tahap AIDS, pihaknya mengobati penyakit yang timbul terlebih dahulu dan memperbaiki gizinya. Setelah penyakit yang muncul sembuh dan gizinya membaik, barulah pasien diberikan terapi ARV yang bertujuan menekan jumlah virus HIV dalam tubuh. Jika jumlah virus ditekan, sel pertahanan tubuh pada pasien akan kembali normal sehingga bisa hidup berkualitas dan tidak gampang sakit kembali. Berdasarkan data, dari 2001 hingga Juli 2015 penderita HIV/AIDS di Tabanan berjumlah 738 orang. Faktor risiko terbanyak datang dari hubungan heteroseksual 664 kasus, menyusul lewat kasus kelahiran atau ibu ke bayi (38), Injecton Drug User/IDU (21), homososeksual (9), biseksual (2), dan tidak diketahui (4). (kmb24)

Tarif PDAM

Belum Diperbarui Selama Lima Tahun

Tabanan (Bali Post) – Tarif penggunaan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tabanan yang berlaku saat ini belum pernah diperbarui atau belum pernah mengalami kenaikan sejak 2010. Bali Post/kmb24 PDAM Tabanan Ida Bagus Marjana berharap adanya kenaikan tarif penggunaan air pada 2016 mendatang. Kepala Bagian Hubungan Layanan Pelanggan PDAM Tabanan Ida Bagus Marjana, Selasa (29/12) kemarin, memaparkan, menaikkan harga tarif penggunaan air berdasarkan peraturan seharusnya dilakukan minimal dua tahun sekali. PDAM Tabanan telah membuat rancangan kenaikan tarif tersebut, namun untuk menetapkan tarif baru memerlukan persetujuan baik dari pihak eksekutif maupun legislatif. “Sebagai perusahaan tentu kami harapkan ada kenaikan apalagi tarif saat ini adalah tarif sejak 2010. Tetapi hal tersebut ditentukan oleh beberapa faktor seperti keputusan dari eksekutif dan legislatif serta dalam bentuk peraturan bupati,” jelasnya. Marjana menerangkan, untuk efisiensi penggunaan air, PDAM Tabanan mengatur penggunaan air per blok mulai dari ukuran 0-10 meter kubik, 10-20 meter kubik, 20-30 meter kubik, 30-40 meter kubik, dan 50 meter kubik sampai tidak terhingga. “Biaya penggunaan air per meter kubik paling rendah Rp 2.000 dan yang paling besar Rp 4.000 untuk 50 meter kubik hingga tak terhingga,” katanya. Untuk meningkatkan layanan sambungan ke pelanggan, PDAM Tabanan tidak memasang target. Setiap tahunnya rata-rata mencapai 2.000 pemasangan. “Tidak ada target tapi pemasangan selalu tembus angka 2.000 pada 2015, bahkan pada 2014 pemasangan mencapai 2.500,” ujarnya. Saat ini PDAM Tabanan telah memiliki 53.916 sambungan rumah. Jumlah ini telah mencakup pelayanan 74 persen dari sisi jumlah antrean pemasangan SR. Pada 2015 ini semua permintaan dipenuhi sehingga tidak ada antrean. (kmb24)

TABANAN Eka-Jaya Ucapkan Selamat Tahun Baru PERGANTIAN tahun 2015 ke 2016 tinggal menghitung hari. Pasangan terpilih Ni Putu Eka Wiryastuti-Komang Gde Sanjaya (Eka-Jaya) mengucapkan terima kasih kepada segenap lapisan masyarakat yang menjaga Kabupaten Tabanan tetap aman dan kondusif saat perhelatan Pilkada 2015 pada 9 Desember lalu. ‘’Tahun 2015 segera berakhir, kami dari Eka-Jaya mengucapkan Selamat Tahun Baru 2016,’’ ujar Wakil Bupati terpilih Komang Gede Sanjaya, Selasa (29/12) kemarin. Dalam menyambut tahun baru, pihaknya bersyukur dan matur suksma kepada semua pihak,

khususnya kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa ‘’Karena berkat Beliau, kita selama ini selalu dikuatkan dan diberikan berkah sehingga banyak hal yang bisa dikerjakan secara bersama-sama dan menghasilkan karya serta melakukan pengabdian kepada masyarakat,’’ katanya. Dalam kesempatan ini pula, Sanjaya mengucapkan syukur dan terima kasih kepada masyarakat yang karena ketabahan, kesabaran, dan kontrol diri bisa menjaga rasa keamanan dan keharmonisan, sehingga mewujudkan kondusivitas di Kabupaten Tabanan sesuai dengan harapan bersama.

Rabu Pon, 30 Desember 2015

Pada tahun baru nanti, EkaJaya terus mengajak masyarakat untuk selalu eling bersama kepada Tuhan Yang Maha Esa, sesame, dan lingkungan agar selalu terciptaa rasa aman, harmonis, dan serasi di Kabupaten Tabanan. ‘’Mari bersama-sama jaga diri, lingkungan, dan daerah kita, sehingga kondisi aman dan damai yang dilalui pada 2015 juga tercipta pada 2016,’’ ungkapnya. Sanjaya mengajak masyarakat Tabanan menyambut tahun 2016 dengan penuh suka cita, parah paros, pekedek pekenyung, tetep mekenyem, menyama braya, dan pada akhirnya bangga menjadi rakyat Tabanan. (ad2624)

SELAMAT - Pasangan terpilih Pilkada 2015 Ni Putu Eka Wiryastuti-Komang Gede Sanjaya mengucapkan Selamat Tahun Baru 2016 kepada rakyat Kabupaten Tabanan sekaligus terima kasih karena menjaga daerah tetap kondusif selama perhelatan Pilkada 2015.

SE Menteri Segera Berakhir

Eksportir dan Nelayan Lobster Ketar-ketir

Tabanan (Bali Post) –

Pemberlakuan Surat Edaran (SE) Nomor 18 Tahun 2015 yang isinya nelayan bisa menangkap lobster dengan berat minimal 200 gram untuk ekspor, segera berakhir 31 Desember 2015. Jika tidak ada perpanjangan, per 1 Januari 2016, Permen No.1/2015 kembali berlaku. Permen ini mengatur, lobster yang boleh ditangkap untuk ekspor adalah berat 300 gram ke atas. Hal itu membuat nelayan dan eksportir ketar-ketir. Sebab, jika permen tersebut berlaku, hasil tangkapan dan penghasilan nelayan tentu menurun drastis. Pasalnya, lobster ukuran 300 gram sangat sulit dicari. Salah satu eksportir lobster di daerah Yeh Gangga, Dewa Gede Ada Artana, sampai tidak berani menyetok lobster dari nelayan karena khawatir permen akan kembali berlaku. “Tahun 2015 masih ada sisa beberapa hari.

Jadi, hanya stok sampai akhir tahun. Untuk tahun 2016 masih menunggu perkembangan lebih lanjut,” ujarnya, Selasa (29/12) kemarin. Ia juga menyetop pemesanan bubu dari perajin. “Terpaksa distop dulu karena belum ada kabar apakah SE yang memperbolehkan ukuran 200 gram untuk diekspor diperpanjang,” kata Ada Artana. Apabila permen kembali berlaku, lanjutnya, akan terjadi

penurunan penangkapan lobster dari nelayan sekitar 80 persen. Populasi lobster di pantai Tabanan seperti Yeh Gangga memang paling banyak berukuran 100 gram. Presentase lobster 300 gram hanya lima persen dari total populasi lobster. Tidak hanya hasil tangkapan, penghasilan pun menurun. Saat pelarangan ekspor lobster ukuran 100 gram, omzetnya jeblok hingga 47 persen. Pengurangan omzet tentu akan terjadi lagi jika lobster ukuran 200 gram juga dilarang diekspor. Saat ini harga ekspor lobster turun menjadi Rp 340 ribu per kilogram. Harga mengalami penurunan sejak November disebabkan negara tujuan ekspor dalam hal ini Tiongkok sedang

memasuki musim dingin. Harga akan mencapai puncaknya pada Juni hingga Agustus. Permen yang mengatur ekspor lobster di atas 300 gram dengan tujuan pelestarian, disadari oleh nelayan Yeh Gangga. “Jika yang di bawah 300 gram tidak ditangkap, lima tahun kemudian akan banyak. Dalam menunggu lima tahun, nelayan dan eksportir harus berpikir mencari pemasukan lain untuk bertahan hidup,” jelasnya. Oleh karenanya, Dewa berharap ada jalan untuk bisa membantu nelayan di Yeh Gangga. Sebab, menangkap ukuran 300 gram ke atas selain populasinya jarang juga sulit. Sebab, bubu yang ada selama ini didesain untuk menangkap ukuran 200

gram ke bawah. Kalau dibuat lebih besar akan lebih mudah terseret arus. Apabila nelayan memakai jaring, lobster yang ditangkap kualitasnya menurun baik karena cacat maupun mati. Sementara itu, Ketut Mendra (50), seorang nelayan Yeh Gangga, mengaku akan berhenti menjadi nelayan lobster jika ukuran ekspor kembali mengacu pada permen, yaitu minimal 300 gram. “Susah dapatnya, terpaksa nangkap ikan saja,’’ tegasnya. Jika sebelumnya ia bisa mendapatkan Rp 500 ribu dari menjual lobster ukuran 100 gram, saat ini untuk menangkap 200 gram hanya menghasilkan paling banyak Rp 200 ribu per hari. (kmb24)

Seminggu Setelah Tahun Baru

Ormas Diharap Turunkan Baliho

Tabanan (Bali Post) Surat Edaran (SE) Gubernur Nomor 220/26405/Bid.II/BKBP perihal penertiban baliho/spanduk/media lainnya yang dipasang organisasi masyarakat (ormas), langsung ditanggapi Penjabat Bupati Tabanan Wayan Sugiada dengan melakukan rapat koordinasi dengan unsur muspida dan dinas terkait di ruang kerjanya, Selasa (29/12) kemarin. Hasilnya, ormas diberikan waktu seminggu setelah tahun baru untuk menurunkan balihonya. Jika tidak, penurunan akan diambil alih Pemkab Tabanan. Sugiada mengajak semua elemen masyarakat terutama ormas menciptakan suasana kondusif menjelang peringatan pergantian tahun. Pengamanan juga perlu ditingkatkan, terlebih setelah terjadi bentrokan antarormas belum lama ini. ‘’Agar suasana tetap terkendali, semua baliho ormas akan ditertibkan setelah perayaan tahun baru 2016,’’ ujarnya. Menurutnya, setelah tahun baru semua ormas akan disurati untuk membuat suatu kesepakatan tentang penertiban baliho. Mereka diberi waktu satu minggu, dan apabila belum juga ditertibkan, terpaksa Pemkab Tabanan yang bertindak untuk mencabutnya. “Baliho ucapan se-

lamat Natal dan Tahun Baru serta yang lainnya akan ditertibkan setelah tahun baru. Semua ormas diberi waktu seminggu, namun apabila belum ditertibkan juga kami akan ambil alih,” imbuhnya. Sugiada melanjutkan, kondusivitas menjelang pergantian tahun merupakan tanggung jawab semua pihak. Seluruh camat agar bisa menjaga keamanan wilayahnya masing-masing dengan tetap melakukan koordinasi dengan pihak terkait. ‘’Saya berharap perayaan malam tahun baru bisa berjalan dengan tertib, aman dan terkendali,” ujarnya. Hal senada disampaikan Dandim 1619/Tabanan Choiril Anwar. Menurutnya, baliho jangan dipasang sembarangan karena tidak enak dipandang mata dan tidak ada unsur estetikanya. Bahasa yang digunakan harus santun dan beretika serta tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. ‘’Ciptakan suasana kondusif terlebih pilkada sudah berjalan baik dan lancar,” ungkapnya.Kajari Tabanan Atang Bawono juga menyarankan semua ormas mencopot sendiri balihonya berdasarkan hasil kesepakatan, karena pemasangan baliho dikenai pajak. ‘‘Baliho dipasang di tempat umum, jadi mereka harus mengikuti aturan yang berlaku,” tegasnya. (kmb24)

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan 0361-8943991 Polsek Selemadeg 0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek Selemadeg Timur 0361-8509985 Pemadam Kebakaran 0361-812113 BPBD 0361-7809054 PDAM 0361-9311213, 0361-9311706 BRSU Tabanan 0361-811027 UGD BRSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu 0361-3005757 Puskesmas Tabanan I 0361-814102 Puskesmas Tabanan II 0361-810650 Puskesmas Tabanan III 0361-815049 Puskesmas Kerambitan I 0361-8943982 Puskesmas Kerambitan II 0361-814027

Bali Post/kmb24

LOBSTER – Seorang eksportir memegang lobster hasil tangkapan nelayan di Yeh Gangga.

Warung Global

Telusuri, Mengapa Dermaga Cruise Mangkrak

KETUT Dawi asal Abiansemal minta agar proyek Dermaga Cruise Tanah Ampo dilanjutkan. Jika tidak layak di Tanah Ampo, sebaiknya direlokasi ke tempat lain yang lebih ideal, sebab keberadaan dermaga sangat dibutuhkan di Bali. Dawi mengutarakan isi hatinya ini dalam acara Warung Global Interaktif dengan topik ‘’Menhub Nilai Dermaga Cruise Tak Layak Dilanjutkan’’ yang disiarkan Radio Global FM 96,5 serta dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, dan SWiB Amlapura FM, Selasa (29/12) kemarin.

Arya dari Denpasar sependapat dengan Dawi bahwa pembangunan Dermaga Cruise di Kecamatan Manggis, Karangasem, sangat penting dan

dibutuhkan di Bali. Apalagi dermaga ini digadang-gadang akan mendatangkan banyak wisatawan ke Pulau Dewata. Pengunjung lainnya Werda

di Gianyar menyarankan sebaiknya dilakukan pengkajian ulang lagi soal kelayakan pembangunan Dermaga Cruise ini. Jangan sampai karena dinilai tidak layak kemudian dipaksakan, sehingga menghabiskan biaya yang tidak sedikit. Daripada mengeluarkan biaya lebih besar dan tidak pasti, lanjut Werda, sebaiknya ditunda dulu sambil menunggu kajian ulang. Ia berharap pihak berwenang melakukan penelusuran, kenapa proyek ini sampai mangkrak. Sebab, banyak proyek besar yang menghabiskan biaya besar tidak jelas ujungnya tiba-tiba

mangkrak. Sementara itu, Gung Derah di Denpasar mendesak agar Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mundur dari jabatannya. Ia menilai mestinya seorang menteri tidak ujung-ujung langsung memutuskan sesuatu apalagi katanya proyek ini sudah melalui studi kelayakan sebelum dibangun. Sebaliknya, Ketut Nasir di Denpasar kurang setuju jika Menhub didesak mundur, sebab proyek ini digarap sebelum Jonan menilai tidak layak dibangun dermaga di tempat itu. (sikha)


15

Rabu Pon, 30 Desember 2015 Hasil Pertandingan Liga Utama Inggris Selasa (29/12) Arsenal Crystal Palace Everton Man. United Norwich Watford West Brom West Ham

vs Bournemouth vs Swansea vs Stoke vs Chelsea vs Aston Villa vs Tottenham vs Newcastle vs Southampton

1. Arsenal 19 12 2. Leicester 18 11 3. Tottenham 19 9 4. Man City 18 11 5. Crystal Palace 19 9 6. Man Utd 19 8 7. West Ham 19 7 8. Watford 19 8 9. Stoke 19 8 10. Liverpool 18 7 11. Everton 19 6 12. Southampton 19 6 13. West Brom 19 6 14. Chelsea 19 5 15. Norwich 19 5 16. Bournemouth 19 5 17. Swansea 19 4 18. Newcastle 19 4 19. Sunderland 18 3 20. Aston Villa 19 1

3 5 8 2 4 6 8 5 5 6 8 6 5 5 5 5 7 5 3 5

2-0 0-0 3-4 0-0 2-0 1-2 1-0 2 -1

4 33-18 3 9 2 37-25 38 2 33-15 35 5 37-20 35 6 23-16 3 1 5 22-16 30 4 28-23 29 6 24-20 2 9 6 20-19 29 5 21-22 27 5 35-28 2 6 7 26-23 24 8 18-24 23 9 23-29 20 9 22-32 20 9 22-34 2 0 8 16-24 19 10 19-34 17 12 19-37 12 13 15-34 8

Pra-PON Sepak Bola Tuntas Februari 2016 Semarang (Bali Post) Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman berharap babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) untuk cabang olahraga sepak bola diharapkan bisa selesai pada Februari 2016. “Pra-PON cabang sepak bola cabang sepak bola tetap ada,” kata Tono Suratman usai pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Jawa Tengah, di Semarang, Selasa (29/12) kemarin. Sekarang ini, lanjutnya, sudah ada koordinasi antara Tim Transisi, Tim Kecil, Pengurus Besar (PB) PON, dan Kementrian Pemuda dan Olahraga. “Kalau saya berharap babak kualifikasi cabang sepak bola selesai pada Februari 2016,” ucapnya. Babak kualifikasi cabang olahraga sepak bola sampai kini belum dilaksanakan menyusul pembekuan PSSI. Bahkan, pertandingan sepak bola untuk kualifikasi terutama di zona Jawa yang dimainkan, di Semarang, beberapa waktu lalu dibatalkan, karena tidak mendapat izin dari aparat kepolisian. Ketika ditanya sebenarnya siapa yang berhak menggelar babak kualifikasi untuk cabang olahraga sepak bola, dia mengatakan, sebenarnya Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON), tetapi semuanya diserahkan kepada Kemenpora. “Kami serahkan kepada Kemenpora soal itu, tetapi yang jelas babak kualifikasi untuk cabang sepak bola tetap ada, karena kalau ada sepak bola, maka PON akan lebih ramai,” katanya. (ant)

MU Ladeni Chelsea Tanpa Gol Manchester -

Pelatih Manchester United (MU) Louis van Gaal masih berada di ambang pemecatan, setelah tim asuhannya bermain imbang 0-0 dengan Chelsea. Sedangkan Arsenal naik ke puncak klasemen Liga Utama Inggris, berkat kemenangan 2-0 atas Burnemouth, Selasa (29/12) kemarin. United menelan kekalahan pada empat pertandingan terakhir mereka sebelumnya. Laju terburuk dalam semusim sejak 1961 -- dan Van Gaal memberi indikasi setelah kekalahan 0-2 dari Stoke. Wakil Ketua Eksekutif United Ed Woodward dilaporkan telah membicarakan mengenai pengunduran diri pelatih asal Belanda itu, di awal bulan. Saat penampilan timnya merosot dan terdapat indikasi bahwa Van Gaal akan mengundurkan diri, atau dipecat jika tidak ada perkembangan saat

melawan Chelsea. Para pemain asuhan Van Gaal banyak di antara mereka disebut-sebut tidak senang dengan taktik-taktiknya, memberikan penampilan yang cukup solid. Namun, United yang menghuni peringkat keenam, tanpa kemenangan dalam delapan pertandingan di semua kompetisi, tetap gagal mencetak gol di kandang sendiri, untuk keenam kalinya pada musim ini, hingga membuat mereka tertinggal lima angka dari empat besar, dan pelatih mereka

masih berada dalam ketidakpastian. “Akankah saya mengundurkan diri? Sebaliknya,” kata Van Gaal kepada BT Sport ketika ditanyai mengenai masa depannya, pada wawancara setelah pertandingan. “Ketika para pemain dapat memberi penampilan seperti itu dengan banyak tekanan, tidak ada alasan untuk mengundurkan diri bagi saya. Mungkin media menginginkan saya, namun saya tidak akan mengundurkan diri,” paparnya. (ant/afp)

Van Gaal Takkan Menyerah London Manajer Manchester United Louis van Gaal yang sedang terancam dipecat, mengatakan dirinya tidak akan menyerah, walaupun MU belum menuai kemenangan, setelah delapan pertandingan dan seri 0-0 melawan Chelsea pada Liga Primer Inggris, Selasa (29/12) kemarin. Tim yang berada di urutan keenam di Inggris ini tertatihtatih, dikalahkan 2-0 oleh Stoke City, serta menikmati dua-pertiga dari kepemilikan tanpa bisa memecah pertahanan Chelsea. Saat media bertanya mengenai konsistensi pekerjaannya, Van Gaal mengatakan kepada BT Sport, “Saya tidak memiliki pengaruh pada hal tersebut. Saya hanya bisa bekerja dengan para pemain dan kalian telah

melihat pemain saya berjuang untuk saya dan mereka telah memberikan performa yang baik,’’ “Bahkan setelah hasil, penggemar bertepuk tangan sehingga saya tidak bisa mengatakan saya risau mengenai hal tersebut, tetapi inilah dunia sepak bola, kau tidak pernah tahu. Saya memilki rasa percaya diri tinggi pada hasil dan pada pemain saya. Ketika pemain dapat memberikan penampilan di bawah tekanan, maka tidak ada alasan bagi saya untuk berhenti. Mungkin media menginginkanya, tetapi saya tak mau melakukannya,” tambah Van Gaal Pria berdarah Belanda tersebut mengatakan United harusnya memberikan dua penalti, setelah pemain tengah Chelase

Willian memegang bola dan ketika Cesar Azpilicueta menantang mantan rekan setimnya Juan Mata. “Kami membentur tiang dua kali ketika kiper dipukuli, memiliki kesempatan besar di babak kedua dan dua kasus penalti. Jadi kami memaksa keberuntungan tetapi tidak memiliki keberuntungan yang dibutuhkan,” jelas Van Gaal. Pendukung MU mengkritik Van Gaal tentang taktiknya dan para pemain, tetapi Van Gaal senang dengan rekasi penggemarnya. “Orang-orang tetap bertepuk tangan, tidak semua memang tetapi kebanyakan dari mereka. Terpenting adalah pemain dapat melakukan apa yang mereka lakukan, dan kemudian penggemar puas,” bebernya. (ant/rtr)

Jakarta (Bali Post) Kementerian Pemuda dan Olahraga akan merealisasikan tunjangan seumur hidup untuk atlet berprestasi olimpiade pada 2016. “Sementara ini tunjangan akan diberikan kepada atlet berprestasi olimpiade saja, untuk atlet yang berprestasi pada Asian Games dan SEA Games direncanakan pada 2017, tergantung anggaran,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi saat Refleksi Akhir Tahun 2015, di Jakarta, Senin (28/12). Dia mengatakan, tunjangan itu akan diberikan kepada 32 atlet pemenang olimpiade dari

yang pertama hingga yang terakhir. Untuk peraih medali emas diberikan Rp 20 juta per bulan, kemudian untuk peraih perak diberikan Rp 15 juta per bulan, sementara untuk perunggu diberikan Rp 10 juta per bulan. “Pemberian tunjangan dilakukan tiga bulan sekali, tidak putus hingga akhir hayat mereka,” katanya. Sementara itu, untuk atlet difabel yang berprestasi di ajang para games, bonusnya telah disamakan dengan atlet yang berprestasi di SEA Games atau Asian games. Sampai saat ini ada 10 atlet Indonesia yang su-

dah lolos kualifikasi olimpiade, di mana satu atlet pada cabang atletik, dua atlet pada cabang panahan, dan tujuh atlet pada cabang angkat besi. Beberapa cabang olahraga lainnya, saat ini sedang mengikuti babak kualifikasi olimpiade. Indonesia menargatkan ada lebih dari 22 atlet dapat berlaga di Olimpiade 2016, di Rio de Janeiro. Sementara itu untuk paralimpik sudah ada dua atlet yang lulus kulaifikasi paralimpik, di mana satu atlet pada cabang tenis meja dan satu atlet untuk cabang angkat berat. (ant)

Tunjangan Atlet Seumur BOPI Keluarkan Surat Rekomendasi Hidup Direalisasikan 2016 Turnamen

Makassar (Bali Post) Direktur Klub PSM Makassar Sumirlan menyatakan Badan Olahraga Nasional Indonesia (BOPI) telah mengeluarkan surat rekomendasi untuk pelaksanaan turnamen jangka panjang, yang digagas PT Liga Indonesia pada Maret 2016. “Ya surat rekomendasi turnamen dari BOPI sudah keluar. Informasi itu kami dapatkan,” kata Sumirlan, di Makassar, Selasa (29/12) kemarin. Dengan keluarnya rekomendasi tersebut, maka PT Liga sudah bisa lebih fokus dalam persiapan pelaksanaan turnamen. Keberadaan surat rekomendasi BOPI ini juga membuat pihak penyelenggara lebih mudah mendapatkan izin keramaian dari kepolisian, sehingga turnamen bisa digelar. Keluarnya surat rekomendasi ini juga merupakan bentuk keseriusan PT Liga Indonesia, setelah sebelumnya sudah bersurat secara resmi pada organisasi yang diketuai oleh Noor Aman tersebut. Sementara untuk PSM, keluarnya surat rekomendasi dari BOPI ini, membuat pihaknya juga bisa lebih fokus dalam mempersiapkan komposisi terbaik. “Rekomendasi ini, membuat kami lebih fokus untuk segera membentuk tim terbaik. Kami dari pemilik klub juga telah dijadwalkan bertemu PT Liga, untuk membahas lebih jauh terkait pelaksanaan turnamen, pada 15 Januari 2016,” ujarnya. Ketua BOPI Noor Aman sebelumnya memang telah memberikan restu untuk pelaksanaan turnamen jangka panjang, yang digagas PT Liga Indonesia tersebut. Ia juga mengakui ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, untuk memenuhi profesionalisme klub dan turnamen. “Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi itu seperti unsur legalitas klub, keuangan serta transparansi dan verifikasi,” jelasnya. Turnamen yang akan diikuti 18 klub tertinggi di Indonesia ini akan digelar pada Maret hingga akhir tahun 2016. Turnamen ini juga sempat diragukan, apalagi belum adanya konfirmasi izin BOPI. Namun kini sudah ada kejelasan, bisa dijalankan, asalkan memenuhi syarat yang diajukan oleh badan independen tersebut. Ia menjelaskan, pihak BOPI selalu mendukung turnamen atau pun kompetisi yang bergulir. Asalkan sesuai standar profesional yang ada. (ant)

Bali Post/rtr

BENTUR KEPALA - Pesepak bola Manchester United Wayne Rooney (kiri) harus berbenturan kepala dengan lawannya Kurt Zouma dari Chelsea dalam upaya berebut bola atas dalam Kompetisi Liga Utama Inggris di Stadion Old Trafford, Selasa (29/12) kemarin.

’’Tafisa Games’’ Dipusatkan di Ancol Jakarta (Bali Post) Tafisa Games atau festival olahraga rekreasi dunia yang akan diselenggarakan di Indonesia pada 6-12 Oktober 2016, akan dipusatkan di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. Hal tersebut diungkapkan Ketua Panitia Pelaksana Tafisa Games 2016 Hayono Isman, di Jakarta, Selasa (29/12) kemarin. Pemilihan Ancol sebagai venue utama dilakukan mengingat kompleks olahraga Gelora Bung Karno (GBK) akan direnovasi untuk Asian Games 2018. “Acara dipusatkan di Ancol, sehingga bisa lebih efektif untuk penyelenggaraan dan keamanannya juga,” kata Hayono yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI). Nantinya, panitia Tafisa Games 2016 akan memanfaatkan hampir keseluruhan fasilitas dan lokasi yang berada di Ancol sebagai tempat penyelenggaraan berbagai kegiatan, mulai dari venue olahraga hingga penginapan peserta. Acara pembukaan Tafisa Games 2016 sendiri juga batal dilangsungkan di GBK, seperti yang diberitakan sebelumnya. Panitia merencanakan pembukaan akan digelar di Stadion Patriot Bekasi, Jawa Barat. Pihak panitia juga menyiapkan Stadion Cibinong, Bogor, sebagai lokasi alternatif untuk acara pembukaan. Selain itu, Hayono mengungkapkan pula bahwa ketika Indo-

nesia melakukan bidding tuan rumah Tafisa Games di Antalya, Turki, pada 2011 lalu, pihaknya masih mengajukan kompleks GBK sebagai venue utama. Namun, sebagai persiapan Asian Games 2018, pemerintah bersama pihak terkait akan melakukan renovasi GBK selama sekitar dua tahun, dimulai pada 2016 sehingga seluruh kegiatan di kompleks olahraga tersebut, akan di nonaktifkan. “Kami mendukung Asian Games. Tidak masalah tidak menggunakan GBK, tapi saya harap semua pihak mendukung Asian Games,” katanya. Hayono juga mengatakan bahwa penyelenggaraan Tafisa Games 2016 menggunakan anggaran sekitar Rp 500 miliar yang pembagiannya telah dikonsep melalui rancangan anggaran biaya (RAB). Festival olahraga rekreasi bertaraf internasional tersebut direncanakan akan diikuti oleh 110 negara peserta dari seluruh penjuru dunia. Lebih dari 12.000 peserta akan terlibat dalam kegiatan tersebut. Peserta yang sudah mendaftar berasal dari 52 negara dan tersebar dalam 36 kegiatan olahraga rekreasi masyarakat. Beberapa kompetisi olahraga rekreasi yang akan digelar pada Tafisa Games 2016 di antaranya pencak silat, dansa, gateball, barongsai, layang-layang, cheerleader, olahraga tradisional anak-anak, dan lain-lain. (ant)

Snell Bawa Kemenangan Bulls

Bali Post/rtr

MERUNDUK - Pebasket Toronto Raptors Kyle Lowry (kanan) sampai harus merunduk dalam upaya merebut bola dengan lawannya Derrick Rose dari Chicago Bulls dalam kompetisi bola basket NBA, Selasa (29/12) kemarin.

Chicago Tony Snell mencetak 16 dari 22 total poinnya, pada kuarter empat, ketika Chicago Bulls menaklukkan Toronto Raptors 104-97 dalam kompetisi bola basket NBA, Selasa (29/12) kemarin. Pau Gasol, Derrick Rose dan Snell total menyumbang 64 poin bagi Bulls yang dalam klasemen kini mencatat 12-5. Pemain depan Gasol mencetak 22 poin dan tujuh rebound, sedangkan Rose 20 poin serta empat assist. Lima pemain Bulls malam itu membuat double figure. Sementara itu, guard Kyle Lowry memimpin Raptors dengan kontribusi 28 poin. DeMar DeRozan menambah 19 poin, delapan rebound dan delapan assist bagi Toronto, yang kalah dalam pertemuan keenamnya dengan Bulls. Raptors belum pernah dapat mengalahkan Bulls sejak Desember 2013. Snell membantu Bulls untuk unggul dengan kontribusi double digit di kuater terakhir. Ia melewati guard Terrence Ross, dan forward Luis Scola, untuk membuat sebuah lay-up,

sehingga Bulls memimpin 8474, pada sisa sembilan menit 22 detik. Pada penguasaan bola berikutnya, Snell membuat tembakan jarak jauh sehingga kedudukan 87-76. Jonas Valanciunas malam itu, tampil untuk pertama kalinya untuk Raptors setelah absen 17 pertandingan, karena cedera tangan. Ia menyumbang sembilan poin dalam 21 menit penampilannya. Pada pertandingan lainnya, guard Monta Ellis membuat 26 poin ketika Indiana Pacers menang 93-87, sekaligus menghentikan enam kemenangan beruntun Atlanta Hawks. Pemain tengah Pacers Ian Mahinmi, yang menyumbang 13 poin, menyelesaikan sebuah tembakan Ellis yang meleset pada 16,3 detik terakhir, sehingga Indiana memimpin 92-87. Solomon Hill dan Chase Budinger masing-masing menambah 10 poin bagi Indiana. “Setiap pemain akan belajar dan siap untuk melangkah naik begitu nama dipanggil,” kata Hill yang malam itu tampil 26 menit untuk mengganti CJ Miles yang cedera. (ant/afp)


OLAHRAGA

16

Rabu Pon, 30 Desember 2015

Bonus Emas Atlet Bangli Rp 25 Juta

Gagal Konsisten, Pecatur Indonesia Terlempar Jauh Jakarta (Bali Post) Walaupun meraih kemenangan dalam babak ke-9, pecatur andalan Indonesia WIM Chelsie Monisa Sihite sulit mengejar peringkat pertama kategori putri dalam ASEAN Chess Turnamen. Tercatat kemenangan Chelsie tersebut diraih usai mengalahkan rekan senegaranya, WIM Karenza Dita, sekaligus mengumpulkan poin 5 dan berada di peringkat ke-4 klasemen sementara. Di urutan pertama masih diisi pecatur asal Vietnam Nguyen Thi Mai Hung dengan 8 poin usai meraih kemenangan atas rekan senegaranya, WIM Hoang Thi Nhu Y. Di urutan kedua diraih pecatur Filipina WIM Frayna Janelle Mae (7 poin) yang bermain remis dengan rekan senegaranya, WIM Galas B. Peringkat ketiga ditempati WFM Mendoza Shania Mae (6,5 poin). “Pecatur Indonesia sulit mengejar lagi, walaupun mereka sudah maksimal. Pesaingnya terus bermain konsisten, meraih kemenangan,” kata Kristianus Liem, Kabid Binpres Percasi, di Jakarta, Selasa (29/12) kemarin. Sementara di kategori open atau putra, peringkat pertama masih diisi pecatur asing asal Filipina IM Garcia Jan Emmanuel dengan poin 6, usai ditahan remis pecatur Indonesia Yoseph Theofilus Taher. Di peringkat kedua diikuti pecatur asal Vietnam FM Nguyen Anh Khoi (5,5) usai mengalahkan pecatur Indonesia IM Sean Winshand Cuhendi. Di posisi ketiga ditempati pecatur FM Yeoh Li Tian (5). Dengan hasil di babak 9, maka peluang pecatur tuan rumah untuk meraih gelar sudah tertutup, karena pecatur Indonesia Yosep hanya berada di peringkat ke-6 dengan 4,5 poin. (pts)

Bangli (Bali Post) Sejumlah atlet dan pelatih berprestasi dalam Porprov Bali XII tahun 2015 di Kabupaten Buleleng, Selasa (29/12) kemarin menerima bonus. Penyerahan bonus dilakukan langsung oleh Sekkab Bangli I.B. Gde Giri Putra didampingi perwakilan pimpinan DPRD Bangli Nengah Darsana di Gedung BMB Kantor Bupati Bangli. Ketua Kontingen Bangli I.B. Putra, S.P. dalam laporannya menyampaikan, kontingen Bangli hanya mengikuti 23 cabor dan 2 cabang ekshibisi dari 30 cabor, dan 6 cabang ekshibisi. Kontingen Bangli diperkuat 359 atlet dan 86 pelatih. Untuk ekshibisi Bangli diperkuat 20 atlet dan 6 pelatih. Dari 30 cabor yang dipertandingkan Bangli hanya menempati peringkat VIII dari 9 kabupaten/kota, dengan perolehan 10 mendali emas, 12 mendali perak dan 41 mendali perunggu. Adapun bonus yang akan diterima, untuk medali emas Rp 25 juta, peraih perak Rp 15 juta, dan perunggu Rp

10 juta. Sementara itu, Sekkab Bangli I.B. Giri Putra mengatakan, sesuai dengan laporan ketua panitia kontingen, Bangli berada pada peringkat VIII. Itu artinya, Kontingen Bangli turun satu peringkat jika dibandingkan dengan Porprov Bali XI tahun 2013 di Denpasar. Hal ini tidak bisa dilepaskan dari musibah yang menimpa salah satu atlet Bangli, sehingga berpengaruh terhadap prestasi atlet yang lain. “Kami merasa sedih dan kehilangan atas musibah yang menimpa salah seorang atlet andalan Bangli. Beliau merupakan pejuang sejati Bangli dalam dunia olahraga,’’ terangnya. Meski demikian, apa pun hasil yang telah dicapai Kontingen Bangli kali ini, pihaknya atas nama pemerintah dan masyarakat Bangli, selalu merasa bangga dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi atlet-atlet Bangli yang telah berkomitmen membela dan membawa nama baik Bangli. (kmb40)

Pesilat Kadek Angga Taklukkan Komang Tri

Bali Post/wan

JOTOS - Petinju Larry Siwu (kanan) menjotos lawannya, Stevie Ongen, dalam pertarungan delapan ronde di Harry’s Gym, Kuta, Badung, Selasa (29/12) kemarin. Larry Siwu dinyatakan menang angka mutlak.

Bali Post/kmb41

PERPANJANG - Dua pemain Bali Felicianus R Bate (kiri) dan I Nyoman Sukarja kemungkinan besar kontraknya bakal diperpanjan oleh Bali United.

Besok, Bali United Kontrak Pemain

Denpasar (Bali Post) Sebanyak 19 pemain punggawa Serdadu Tridatu diprediksi akan dikontrak kembali oleh coach Indra Sjafri untuk tahun 2016 mendatang. Di mana nama-nama pemain yang bakal dikontark itu rencananya akan dibeberkan pada Kamis (31/12) malam besok di Hotel Eazy Inn, Kuta, Badung. Prediksi tersebut mendekati kenyataan, dari 19 nama pemain yang melakukan tes kesehatan pada Senin (28/12) lalu. Di mana jumlah itu menciut dari rencana awal telah mengajukan perpanjangan kontrak kepada 24 pemain. Dari 19 pemain itu, masih tetap didominasi muka lama. Hanya beberapa pemain baru yang menghuni barisan Indra Sjafri. Dan, dari 19 pemain itu, Bayu Gatra dan Lerby dipastikan tidak lagi bersama dengan skuad Serdadu Tridatu. Bocoran informasi yang berhasil dihimpun, dari 19 pemain itu ada 12 pemain dikontrak dengan durasi yang cukup panjang sampai 4 tahun ke depan. Ini khusus bagi pemain muda potensial yang memiliki bakat merumput di level nasional. Sedangkan 7 pemain lagi sisanya dikontrak beragam. Ada dikontrak selama 4 tahun, 3 tahun dan ada pula yang hanya diperpanjang kontraknya selama 1 tahun. Kemungkinan besar pemain-pemian yang akan dikontrak itu, di antaranya Putu Pager, Ngurah Komang, Hamdi, Boby Satria, Wahyu Kristanto, Adi Parwa, Agus Nova, Felicianus Rato Bate, Ganjar Mukti, Fadil Sausu, Loudry Setiawan, Iswandi Dae, Ricky Fajrin, Hendra Sandi Gunawan, Yabes Roni, Sukarja, Wirahadi, Alsan, Martinus Novianto. Media Officer Qomarudin mengatakan, kepastian itu akan jelas pada tanggal 31 Desember nanti terkait nama-nama yang akan direkrut. Di satu sisi, nama Nengah Sulendra pemain belakang asal Rendang, Karangasem tidak tampak dalam tes kesehatan. Sehingga dia kecil peluangnya membela Bali United di tahun 2016 mendatang. (kmb41)

Larry Siwu Sukses ’’Revans’’ Mangupura (Bali Post) Petinju juara nasional kelas welter (66,6 kg) Larry Siwu (Harry’s Gym) Kuta, sukses melakukan balas dendam (revans) atas lawannya Stevie Ongen (Sasana Nainggolan Jakarta) dengan kemenangan angka mutlak pada duel ulang (rematch), di Harry’s Gym, Kuta, Badung, Selasa (29/12) kemarin. Sebelumnya, Larry kalah angka atas Stevie dalam duel di Surabaya, 6 Juni lalu. Bahkan, Larry sempat merobohkan Stevie di ronde kelima dan mendapat hitungan wasit, namun Stevie mampu bangkit lagi. Promotor Agus Marmaya mengaku puas atas kemenangan Larry. Pasalnya, Larry dituntut harus menambah jam terbang lagi. Untuk itu, pihaknya menyiapkan laga Larry pada partai tambahan antara Daud Cino Yordan. ‘’Jadi, kami masih mencari lawan, guna meramaikan partai utama Daud Yodan di Ja-

kan Made Iwan P. Wiguna (Kris Pandawa). Di kelas B, M Fargiawan Listianto (Slam Kepaon) mengalahkan Ketut Yudi (Kelandis). Komang Andika Tri Palguna (Gunung Penatih) menang atas Adit Saputra (Abian Timbul). Ketua DPC PSPS Bakti Negara Putu Ngurah Ardika menjelaskan, pihaknya mampu menggelar event Piala Wali Kota secara rutin. Apalagi, partisipasi tiap ranting mampu mengirimkan pesilatnya untuk seluruh kategori. ‘’Jadi, kami berhasil melakukan pembinaan di tingkat ranting, yang merupakan ujung tombak pembinaan,’’ ujar Ngurah Ardika. Sementara itu, Ketua Panpel Wayan Suartika menegaskan, melalui event ini, pihaknya berhara p m uncul p esila t potensial, berbakat dan bertalenta. Oleh sebab itu, pihaknya melarang pesilat usia dini yang juara pada berbagai event untuk tampil di ajang Piala Wali Kota ini. (022)

Sepak Bola Pra-PON Langsung Penyisihan Denpasar (Bali Post) Tim-tim kuat yang selama ini merajai dalam Pekan Olahraga Nasional (PON), dipastikan akan disebar ke beberapa grup dalam babak kualifikasi PON Jabar XIX 2016 mendatang. Penyebaran itu dilakukan guna memberikan persaingan yang lebih berimbang antara daerah satu dengan yang lainnya. Hanya, sampai saat ini Bali belum mengetahui masuk di grup daerah mana. Mengingat, penyisihan grup itu akan dilaksanakan Agustus, sebelum ajang multi-event empat tahunan digeber di Bandung, Jawa Barat, September mendatang. “Informasi terakhir yang kami peroleh, cabor sepak bola langsung lolos PON. Hanya,

Pelti Badung Dambakan Lapangan Representatif

Mangupura (Bali Post) Pelti Pengkab Badung selama ini menggunakan lapangan tenis Lumintang, Denpasar, untuk tempat latihan para atletnya. Oleh karena lapangan tersebut belum memenuhi standar nasional, Pelti Badung meminta supaya membangun lapangan yang representatif. ‘’Kami menginginkan supaya Pelti Badung bisa mempunyai lapangan yang representatif,’’ ungkap Sekum Pengkab Pelti Badung I Made Sudarsana, di Denpasar, Selasa (29/12) kemarin. Sudarsana mengatakan, selama ini memang di setiap latihan tidak mendapat kendala, hanya jika lapangan yang dipakai tidak masuk

karta, Februari 2016 mendatang,’’ ujar Agus. Agus juga bangga petinju Sahlan Coral mampu menundukkan Geisler AP. Termasuk Alex Bajawa sukses menaklukkan Guntung Otaga. Sebelumnya, Larry mengakui, dirinya optimis mampu mengalahkan Stevie. ‘’Kepercayaan diri (self-confidence) saya makin bangkit saat menghadapi Stevie,’’ ucap Larry. Sebagai persiapan, dirinya dipoles duet pelatih Austalia yakni Crag Cristian dan Rob. ‘’Saya cukup mengalami kemajuan pesat saat ditangani pelatih asing,’’ katanya. (022)

Denpasar (Bali Post) Pesilat Kadek Angga Saputra (Ranting Buagan) menaklukkan lawannya Komang Tri Setiawan (Ranting Buana Yuda) untuk kategori remaja kelas E pada hari pertama kejuaraan silat PSPS Bakti Negara Antarranting se-Kota Denpasar memperebutkan Piala Wali Kota di GOR Ngurah Rai, Selasa (29/12) kemarin. Hasil lainnya, Rudy Mutayib (Slam Kepaon) menang atas Agus Wijaya Putra (Buana Yuda) di kelas F. Untuk kateori Pra-Remaja, Putu Gede Mahendra Putra (Buana Yuda) menundukkan I Gusti Agung Pradnya Ganendra (Tetamian Tapak Gangsul) di kelas G. Sedangkan Gede Suri Antara mengalahkan Komang Soma (Kris Pandawa) di kelas I. Untuk kategori usia dini, Khaidar Noval Gibran (Slam Kepaon) menundukkan Komang Ade Tri Wahyudi (Batu Paras) di kelas A. Selanjutnya, Kadek Kesha Reni Jaya menakluk-

standar nasional, maka itu bisa memengaruhi penampilan atlet. “Kalau lapangannya kurang memadai kan bisa memengaruhi performa anak-anak. Tanpa diduga, hal kecil seperti itu bisa saja berpengaruh besar kepada atlet,’’ katanya. Lebih lanjut dikatakannya, terkait pembangunan lapangan tenis tersebut, pihaknya memang sudah menyampaikan hal tersebut kepada Ketua Umum Pelti Badung. Diharapkan Pelti Badung segera bisa memiliki lapangan standar minimal seperti lapangan tenis di kompleks GOR Ngurah Rai, Bali. “Mudah-mudahan secepatnya bisa terwujud,” harap Sudarsana. Sementara untuk tahun 2016, Pelti Badung ber-

sifatnya langsung penyisihan sejak bulan Agustus, di mana satu bulan sebelum PON akan digelar, dan itu sudah masuk kalender PON. Sehingga itu ranahnya masuk di panitia pusat,” ungkap Manajer Tim Sepak Bola Bali Putu Ngurah Ardika, di Denpasar, Selasa (29/12) kemarin. Versi Ngurah Ardika, timtim andalan yang ada di Indonesia itu, masuk zona grup DKI, Jawa Timur, Jateng, tuan rumah Jabar, dan Papua ditaruh di masing-masing grup. Rinciannya, 1 grup sampai 5 tim. Pemilik tim Pro Kundalini ini menambahkan, setiap provinsi wajib mengirim tim. Karena jika tidak, maka nanti-

siap menggelar program jangka pendek. Tujuannya, mencari bibit-bibit pemain muda yang nantinya dipakai pelapis atlet senior guna menyongsong Porprov Bali 2017. Program yang dimaksud tersebut yakni pihaknya menjaring pemain berkualitas serta berpotensi dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar atau Porjar Kabupaten Badung yang biasanya digelar awal tahun. Dengan begitu, pemain yang sudah terpantau nantinya akan dikumpulkan bersama dengan pemain yang sudah sebelumnya terjaring di tahun 2015. “Selama ini kami mengabaikan atlet pelapis. Kami ingin mencari pemain dengan umur di atas 12 tahun,’’ jelasnya. (kmb41)

nya KONI daerah bersangkutan akan dikenakan teguran, termasuk Bali. “Nanti pasti ada pemanggilan. Dan untuk pemain sebelumnya telah dibubarkan. Nanti persiapannya tiga bulan sebelum PON pemain itu akan dipanggil kembali,’’ terang Ngurah Ardika. Sederet nama yang diandalkan Seperti Kevin main di Persib, Putu Gede Juni Antara (Surabaya United), Felicianus R Bate, dan Adi Parwa (Bali Unted), ditambah sederetan pemain lainnya. “Sedikitnya nanti kami panggil 22 pemain, mereka ini merupakan pemainpemain yang sudah jadi,’’ tuturnya. (kmb41)

Spesialis Standar / modif Interior Mobil - Jok semi (kulit), sarung/paten - Karpet - Plafon - Door trim - Dasboard (bungkus/cat) PROMO Spesialis Salon Mobil Detail DISKON - Poles Body (paint protection) AKHIR TAHUN - Poles Kaca - Cleaning Interior - Cleaning Mesin - Peredam (Wurth) Bawa Potongan promo ini untuk mendapatkan DISKON 10% disetiap pembelian: * Sarung Jok/ Paten + Karpet (bahan mbtech/ murano + pegasus) * Paket Salon Mobil & Pain Protection Ketentuan Berlaku, Promo Terbatas s/d 31 Desember 2015

JL. GN. AGUNG 183, TELP. (0361) 424390 DENPASAR C.0001042-MBL

Bali Post/wan

PIALA WALI KOTA - Suasana kejuaraan silat PSPS Bhakti Negara Antarranting se-Kota Denpasar memperebutkan Piala Wali Kota di GOR Ngurah Rai, Selasa (29/12) kemarin.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Pon, 30 Desember 2015

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Dcr Cook,Helper,Kasir,Waiter/s Bakers(Tukang Roti/Martabak) Lam ke Warung 63 Jl.Veteran 66

Sales Executive Lk/Pr min D1 Hub.087863246329

B.BP.145.12.15.0000761

Cafe Angels:Waitres,Dancer,SPA Kasir-Salon,TkMasak08123807241

A.BP.001.12.15.0002578

Dcr Arsitek&Teknik Sipil bs Autocad brpnglman sbg Pelaksana &Pengawas Proyek Prm Cazaloka Jl.P.Saelus 1,087762866399

Dcr Slaes Aksesoris HP Gj Lmyn Hub.PT.Vivan Teletama 224330/081237763718

Dicari Sopir untuk Kantor di By Pass Sanur Hub:0361-726802/ 081339555837

Bth Sopir,Pembantu u/di Villa Cari Kryw utk Rumah Makan A.BP.001.12.15.0002489 A.BP.001.12.15.0002593 Jl.Kesambi Gg.Kesambi Indah Jl.Waturenggong 126 Tlp:255853 !Biku Rest @Seminyak Need A.BP.001.12.15.0002438 Dcr Waiter/s brpglmn u/ Garlic Dicr Adm Pajak min D2 Lam Lgsg A.BP.001.12.15.0002566 ImmediatelyWaiter/ss,Steward, No.22 Kerobokan H.081337542061 Dcr FO Wnt Max 25Th Jujur bs Lane,Jl.Sahadewa. 081916662538 Yamaha T.Umar Barat 100X Dps Cari Sopir Pariwisata SIM B1 A.BP.001.12.15.0002617 Runner,Fluent English 2yrs Exp Bhs Jpg utk Spa di Jimbaran A.BP.001.12.15.0002573 A.BP.001.12.15.0002374 Hub.Jl.Sedap Malam Gg.JBT No.3 Brasilian Restaurant Located CV+Phtograph:info@bikubali.com Hub:087761117034 A.BP.001.12.15.0002585 in Kuta is Looking for an B.BP.166.12.15.0001392 B.BP.101.12.15.0001359 Cr 2 Stylis Berpeng.Gj.2Jt-3Jt Energetic hard Working and Salesman PT.Sukanda Djaya Dcr Karyawan u/Resto,Waiter, UM,% Renon&Ubung 081916610330 Passionate for the of Cashier, Hub.087863246329 Waitress,Cuci Piring,Hub: B.BP.145.12.15.0000760 A.BP.001.12.15.0002185 087882255690,Jl.Raya Kuta Blok D 104 Hostess,Bartender,FB Service Supir SIM B1 u max 35 PT. A.BP.156.12.15.0002496 Cr Pegawai L/P Max.23 Min.SMA and FB Product.English is Sukanda Djaya Hub.087863246329 Dcr Kry Rawat Anjing,Pria Min. Sdh Tdk Kuliah,H.081338251999 a must submit your CV along B.BP.145.12.15.0000759 A.BP.001.12.15.0002499 SMP Gaji,Bnus,Mes 087861802397 with recent Photograph to Dcr Pria Serabutan Tdr Dlm A.BP.001.12.15.0002587 DbthkanKasir,Waitress,Steward, sarianggraini77@gmail.com/ 081338744388/085738077672 Dcr PRT Segera! Cook Helper Hub:081338957772 Call:081716743772 Lmr Chilly A.BP.001.12.15.0002615 Hub:085100443311 Pesanggaran A.BP.001.12.15.0002513 B.BP.145.12.15.0001304 Dicari Peg.Salon Pengalaman A.BP.001.12.15.0002595 Bth:Counter,Sales,Mekanik, Dbthkan Security Jl.Sekar Sari Tdk Diutamakan Hp.081236893994 Dcr PRT Wnt Jam Krj 6Pg-3Sr, Min.SLTA,dpt gaji Pokok A.BP.001.12.15.0002610 Gg Melasti No.1X By Pass IB Gj1,3/1,5Jt Br.Semer081805492878 Dicari SPG Wanita utk Butik Insentive,BPJS T.0361-777782/ Mantra Hub.B I P, 087861390472 A.BP.001.12.15.0002508 max 30th Hub:081234250033 83.hrdmkmgroup@gmail.com A.BP.001.12.15.0002576 Dcr Security,Sopir SIM B1 dan B.BP.004.12.15.0001353 B.BP.004.12.15.0001358 Dcari Sales & Sopir SIM A Min. Sales Hub:081933019495/0831151 C’bezt Resto Cari Supervisor/ !!Dcr 2org Admin bs Komputer Dcr Sopir Gaji 2,3Jt & Krywati Dibthkn Sales TO area Denpasar SMA Umur Mak.35Th Krm Lam ke 01251,Alm:Jln.Pidada 7 No.6X Umur Max 30th Hp:08123803657 Ass.Spv/D3/S1 Cook(SMK)Hub: Gj.2Jt Krm ke Jl.Tukad Irawadi luar kota berpengalaman MT,GT, PT.Gunung Slamat Tlp.410188 A.BP.001.12.15.0002512 B.BP.166.12.15.0001394 Jl.Sidakarya 157XX Ruko No.3 Gg.XX/3 Panjer T.08123667847 Horeka Hub:085936188688 B.BP.001.09.15.0001200 Dcr Sgr Bartender,Waiter CV Dicari Cook Helper Cewek Max A.BP.001.12.15.0002621 A.BP.001.12.15.0002591 B.BP.004.12.15.0001307 Dcr Adm,lam PT.PMA Bedahulu Kirim ke Bella Italia Sanur CV.GNG Bth Staf Admin(kantor) 23th Send CV to zanzibar Djl Jatah Bekerja diHotel BerDicari Pembantu Rumah Tangga XVII/7,T.411185.UMK+BPJS Kes Tlf:03619381317 Wnt Min.SMA H.087761574081 Jl.Arjuna Double Six Legian bintang sbg staf Hub08113999023 Hub.08123806901 B.BP.004.12.15.0001323

B.BP.145.12.15.0001303

A.BP.001.12.15.0002603

B.BP.817.12.15.0001352

B.BP.145.12.15.0001374

B.BP.120.12.15.0001351

A.BP.001.12.15.0002477

Dcr Supervisor Toko Syang Bali Colection Blok A9 Nusa Dua Gj + Bonus,08113866071 ellisaling@yahoo.com

B.BP.004.12.15.0001305

Int Design Comp Need for: Acc (F),Sales (F),Sec,OB Good Working hour and good Pay.Email recruitment.balihrd@gmail.com

B.BP.145.12.15.0001376

Dcr T.Arsitek Interior bs 3D, Japan,No DP,Seminngu Berangkat Mandor+Tkng Hub:087861646106 Aust Potong Gaji 081558615929 A.BP.001.12.15.0002592

Dibthkan Teknisi Lulusan STM Mengerti Kelistrikan Lamaran ke Klinik MMC Tlp.233790

A.BP.001.12.15.0002488

Dlm Rangka Thn Baru 2016,Prshn Retail Berkembang Bth Cpt:Staf Adm,Gdg,MT:Spv,Marketing,Asmen CV lgs Bawa:Jl.Buluh Indah 91D Sebelah Haveel/Seberang SPBU Syarat Min.SMU/K-S1,Gj:1,8-3Jt

A.BP.001.12.15.0002559

Grocer and Grind Jimbaran Req. Urgent Barista,Kitchen,Steward CV:admin_jimbaran@grocerandgri nd.com PH:737321 Jl.Kayu Jati No.3X Seminyak A.BP.001.12.15.0002564

PT.XpsLink Bth:Courier Motor, Office Boy&Operasional.Krm ke: Jl.Gn.Soputan I/107Dps,8466317

A.BP.001.12.15.0002495

Urgently Required Staff Admini strasi utk Villa di Ubud,Email CV ke masdana81@gmail.com A.BP.001.12.15.0002554

Kajane Seeking For:IT,Engineering,Spa,Garden,FBS.Send CV to hrd@kajane.com or Directly to Kajane Mua Monkey Forest Ubud

Japanese hair Salon Looking B.BP.120.12.15.0001377 for Receptionist&Hairdresser Krywati Artshop Celuk SMP/SMA at Ritz-Carlton in NusaDua Single,Tidur Dalam 0811386978 Hairdresser Salary 3.5jt-Till A.BP.001.12.15.0002567 35yaers,off2/Week,WH8Th,RecepKumon DharmaGiri Gyr cr Comptr tionist:Spoken English,Salary SMA/K/S1 part&full 08179752136 5jt,off2/Week,WH8h Experience B.BP.120.12.15.0001350 as a Manager,Till 45years.CV Need Ind/Eng Teacher+Secretary Send to Email:hairmakemusebali Resume to PLS 085738327222 @gmail.com 082247506365 A.BP.001.12.15.0002359 A.BP.001.12.15.0002474 SPG for Jewelry Shop in Kuta & Job Australia Prkbnan & Rest, Sanur 08123816791 Biaya 50% Ptng Gj,Brgkt Cpt, B.BP.812.12.15.0001001 Gji Bsr,Resmi,Trbts! Hub Bu Sales Administrasi utk Kantor Dinapertiwi.Sh,Indopowerpt. Internet Hub:081999888006 B.BP.004.12.15.0001245 Hp.081 217 127 822 Segera A.BP.817.12.15.0002479 Shop in Seminyak Need SPG Fluent Turtle Rest in PopiessII Looking English,Exp,Ph085100574646 Waiter/ss Call 081338702266 CV to:mercredi.home@gmail.com

A.BP.001.12.15.0001636

A.BP.001.12.15.0002620

A.BP.154.12.15.0002623

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post

B.BP.141.12.15.0001382

JEEP

Sidekick’97 Drag One Hijau Met asBali SmstBr 61Ng085100478834

2 unit Wrangler JK Renegade’12 +Sahara th’13 H.085737180911 B.BP.164.12.15.0001385

Djl JeepWrangler Th12,BMWX Th 11 FordEverest Th11 CRV Th07 Hub:081237919122/085101721818 A.BP.001.12.15.0000855 KIA

B.BP.141.12.15.0001379

Splash’11 Slver AsBali,GatsuI/ XXIII H.085100748748 TT/Kredit

B.BP.141.12.15.0001373

TOYOTA

Inova G’11 Silver AsBali Mulus085738724188-085102832128

A.BP.001.12.15.0002571

Picanto Cosmo’08 Silver Mls Istimewa 79Jt T.081239617999

LexusRX270’12+HarierLprem10+ Vellfire V’11+Camry V11+Fortuner B.BP.141.12.15.0001371 TRD Vnt’12+G08+CRV’13+InovaG12 MITSUBISHI AvanzaG13+Terios TX11+YarisTRD Dakar’12 Pmk’13 KM5000 Pth TV3 11+JazzRS’10+City06+Mercy A150 VKool Antik sptbaru 0818338999 ’05.Jl.BuluhIndah 124,T.430899 A.BP.001.12.15.0002577

B.BP.164.12.15.0001381

A.BP.001.12.15.0002590

A.BP.001.12.15.0002574

Innova Silver’08 + Ijin Pariwisata hub:081999554999

Dijual Rumah Lt2 di Dalung Permai Hub.085238462999

A.BP.001.12.15.0002561

DISEWAKAN RUMAH Disewakan Rmh Stil Bali Modern LT2,5A 4KT,1RT Dkt KFC Sanur Cocok utk Bule T.08123865661

A.BP.001.12.15.0002582

Disewakan Rumah Uk.9x18m dan Kantor Uk.3x10m H.08123983919

Djl Cepat Rumah d Jl.Akasia 15 No.27 Luas Tnh 2,25 Are Hub.0811398089

Djl Cpt Kuta Ardenia Residence T.Deluxe LT150 LB223 Kubuanyar Hrg Bwh Pasar,Cp 081216996900

A.BP.001.12.15.0002197

DIJUAL MOTOR

ALUMINIUM

A.BP.001.12.15.0002586

DISEWAKAN RUKO B.BP.004.12.15.0001355 Dikont.Ruko 2Lt Bypas Blanjong Djl Rmh Baru T45/100 Sanggulan 100Jt/Th Min.2Th,081236211558 Tabanan Hub.081916325290 A.BP.001.12.15.0002601 A.BP.001.12.15.0002556 Sewa Ruko 15x15 cck Showroom, Djl Rmh Jl.Muding Mekar 5KT, Spermarket Tabann,081238909235 3KM LT.1,8Are Hub:081337882224 A.BP.001.12.15.0002583 A.BP.001.12.15.0002249

Djl Rmh Lt2"allanna Prestige” Muding-Krobkan-Kuta-0361467292 -0895347679235 Laku Disewakan

A.BP.001.12.15.0000996

Jl Rmh Br Renov Nuansa Kori VII/1 Dps Hub.081236286222

A.BP.001.12.15.0002604

Jual Rmh Bru di Jl.Gatsu Barat *****5 Unit Perumahan One Gate Tipe 90/95 Hub.081933000228 system Padang Galak Sanur, B.BP.101.12.15.0001273 A.BP.001.12.15.0002579 starting price from 1.350M Hub. Murah Rumah Baru di Pandak Gde Kjg Krista AsBali Ban+Pjk Baru ACDbl DarkBlue73Ng087860336868 081337171703 - 087761477545 Kediri Tanah Lot,Aspal 5 mtr B.BP.141.12.15.0001370 A.BP.001.12.15.0001443 100/45m2.450Jt-an 081236522166 Toyota Camry Tiptronic 2007 BUC Rmh Baru SiapHuni LT135 LB A.BP.001.12.15.0002451 Black AC CD/Radio Jok kulit 175 diRenon Owner T.0811389370 Rmh 1Are 850Jt Ng Jln.4 meter extChrome hrg nego 08176361000 B.BP.135.12.15.0001265 Candra Atu VII No.35 Slt RS. B.BP.031.12.15.0001302 BUC Rmh Mnlis Tipe 50 Hrg350Jt Premagana Hub.081246757777 Toyota Rush G’2008,Jl.P.Galang Sanggulan Tbn H.087751042304 A.BP.001.12.15.0002562 Pemogan,Dps H.081236059858 A.BP.001.12.15.0002594 Rmh 2Lt LT115 LB90 Jl.KertadaA.BP.001.12.15.0002575 Dijl Sgr Perum/Ruko Kediri lem Sari I Sdkry 081337039226 DICARI MOBIL Garden Type 50,60,80,115 Jl.Ry A.BP.176.12.15.0002498 Nyitdah Tbn Tlp.(0361)466842, Rmh Baru Pemogan 2Lt,JlPemogan *Dcr Mbl Sgl Merk,Trma Ovr Krd Anda Telp Kmi Dtg,082146321008 081934310335,087761077522 Raya Gg.Puseh 081337700355 B.BP.141.12.15.0001388

B.BP.164.12.15.0001384

Tanah Kuta 1,5A Jl.Puri Gerenceng Tuban Kuta 081337700355

262m2(SHM)Jl 6m,Jl.Kerta Dalem Gg.Strl Residence,082233745999

Tnh 1Are Siap Bgn,Keboiwa Utara Dps 450Jt(Hari ini)Berhadiah Scopy 081338658888 BUC

A.BP.001.12.15.0002213

A.BP.001.12.15.0002296

BUC Dijual Tanah di Taman Mumbul Nusa Dua 156m2 Nego 081337171703/087761477545

A.BP.001.12.15.0002597

Djl Kav Baru 1 Are Bitra Gianyar Jln 5 Mtr Hub:081999025757

A.BP.001.12.15.0001634

Djl Tanah Kebon Kopi L:123Are Hb:087862768308

A.BP.001.12.15.0002596

A.BP.001.12.15.0002614

A.BP.005.12.15.0002320

SERVICE TV PANGGILAN

A.BP.001.12.15.0002557

082 144 495 421 081 5470 9697 C.0001740-SRV

KOMPUTER

A.BP.001.12.15.0002268

&Tabanan 08113804027 Kom.3%BUC A.BP.001.12.15.0002616

!BUC:Ruko 3Lt T.Umar&Mhndrdata Hub:Era Victory 085237645678

RUPA-RUPA Mendesak Perlu Uang Hari Ini Kami Siap Membantu Gadaikan BPKB Mtr/Mbl H.264014/226891 B.BP.141.12.15.0001363

Taneko CBU Genset Powered By Perkins,Cummins,Mitsubishi,MTU MAN,Deutz,Yanmar,Doosan.T:4191 14/9005897 E:branchbali@taneco .co.id (Contractor Welcome!!!) A.BP.001.12.15.0000711

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815 A.BP.001.12.15.0002009

Pajak,Siup,NPWP,PKP,SPT,Th/Bln Pasport,PHR 081 338 344 155 A.BP.001.12.15.0000833

KEHILANGAN BPKB Jeep 1976 DK 602 IJ No. 1818804-J an Stephen David W A.BP.001.12.15.0002555

Hlg BPKB a/n Ni Md Udyani Mayuni,DK197UA Hub081353249698

A.BP.001.12.15.0002589

A.BP.155.12.15.0002553

ANTI MAMPET RAJA BUNTU

TV

SEGALA MERK

B.BP.004.12.15.0001354

Djl Vila di Kutat Lestari Tnh Kav/Rmh T36F/100m2 Tbn 300 Hub.0361289329 / 087860183220 A.BP.001.12.15.0002087 Jtan,085100516644/085100021699 A.BP.001.12.15.0002212 ARSITEKTUR Gbr IMB R.Tinggal Vila Ruko 3D DIJUAL RUKO Borong Bangunan H:081337230907 2Ruko Lt2 Ada Usaha Aktif Dps

SI

N RA GA

DIJUAL VILLA Djl Cepat 2 Unit Villa Jl.Dewi Saraswati 3 Seminyak,Harga Dibawah Pasar,Cp 081216996900

A.BP.005.12.15.0002611

Djl Tnh 52A sdh Ada IMB Hotel DIJUAL TANAH 59villa Jl.Darmawangsa N2,&Tnh B.BP.141.12.15.0001368 goodview Lap.Golf&Laut Drh. Jual Tanah 1 Are Jimbaran Hrg OK,ruko 2Lt stgs,kwsan Perum Balangan 8/bs 4A Hub:081236055888 081338734870 Kampial Ry N2.:081236055888 A.BP.001.12.15.0002606 A.BP.001.12.15.0002229 A.BP.001.12.15.0002230 BUC Tanah 1Are SHM Antasura Djl Tnh Kav Anggungan-Lukluk Hub.081236666665/081999119816 Ruko Cantik BuanaKubu Junction 375Jt Nego 081936132009 A.BP.001.12.15.0002176 Hub.081514346725/08777693115 B.BP.804.12.15.0001347 Jl Kav Perean SHM aspek Prmhn Tnh 3Are, 15x20 Jl.Sandat V B.BP.141.12.15.0001218 Dps Lok.Strategis 08123635700 view sawah 95jt/A,085739712217 Ruko Lt2 Jl.Utama Kebo Iwa Utara A.BP.169.12.15.0002605 A.BP.001.12.15.0002612 082146591675/087860460319 Jual Tanah Strategis,3000m2, Jual 2Are 500Jt Hr Ini,Lok. A.BP.001.12.15.0002565 SHM,50m dari Pantai Pasir Dps cocok Villa,081338604396 Putih(Jimbaran)Lengkap Ijin A.BP.001.12.15.0002588 KONTRAKTOR Hoitel/Kondotel 150Kmr !Tanah Kav.Jimbaran,Link Vila *Swimming Pool Specialist Con081999010600 FulView,OneGate:085237645678 A.BP.001.12.15.0002286 tractor Pny Mslah 082144464070 B.BP.141.12.15.0001369 B.BP.166.12.15.0001393 Jual Tanah,SHM,5000m2,Nusa BUC Tnh 2,5A,Jl.Pakis Aji/Hym Arsitek+Kontraktor+IMB Rmh, Wuruk Komp.Elit Hb.08123948476 Penida,BeachFront,082146345363 A.BP.001.12.15.0002285 A.BP.001.12.15.0002355 Ruko,Villa,dll H.087761130180 Kav IBMantra Tewel JlMobil Vew A.BP.001.12.15.0000862 Tnh Kavling Jl.Besakih Suwung kauh H08123871809/081337569788 Batubln 2Are+4ARe 087761245398 DISEWAKAN GUDANG A.BP.001.12.15.0002250 A.BP.001.12.15.0001632 Gudang Ls 14,2 Are di Jl.Salak Tanah Kav 1Are Lok.Strategis **Tnh Kavling,Lok.Klungkung Knstrsi Baja 085237256497 Glogor Carik Dps 081916325290 Cash/kredit 081337388558

A.BP.001.12.15.0002613

SERVICE

1-2A SHM Jl.Batuyang Gg.Elang B.Bln 0811399266 Mbl Msk Aspal

ATASI :

Pajero Sport Exced’09 Hitam Jl Kjg.LGX’01 Abu 79jt 2000cc DAIHATSU DIJUAL MOTOR Pulau Adi 8A Orsl,082135709966 Gatsu I H.085100748748 TT/Krdt Xenia R Deluxe’13 Pth AsBali B.BP.164.12.15.0001387 B.BP.141.12.15.0001372 HONDA H.081999456633-085102832128 Promo akhir tahun Mitsubishi BUC Hr ini Grand Fortuner’12 Vario 150 PCX’13 Hub.P.Ayu 5A A.BP.001.12.15.0002570 Pajero sport & Outlander Sport Htm Dsel AT,082342490222 Murah Hp.082147094466/081999113166 Feroza’94 Putih B.31 Vlk Cobra B.BP.164.12.15.0001383 A.BP.001.12.15.0002609 Disc s/d 50jt+subsidi s/d 20jt SmstBr ACDgn 50Ng,081558763498 Rush S’08 Silver,AT,Original A.BP.001.12.15.0002618 (Unt Trbatas) Hub.081337909080 SUZUKI A.BP.001.12.15.0002439 Terima A/N Pembeli,08123890466 Djl Suzuki Skywave 125 Th’08 FORD B.BP.164.12.15.0001386 SUZUKI Pr.Gading 5JtNego,082144808357 Over Krd Ford Escape’06 Orsnl Avanza G’09 Silver Mls asBali A.BP.001.12.15.0002602 Djl SX-Over Matic Putih’13 UM50Jt H.085100856999 Pribadi Prbd,081933610070/082341251453 B.BP.141.12.15.0001366 Smst Baru,08123804377 bs Krdt B.BP.141.12.15.0001378 B.BP.141.12.15.0001365 HONDA DIJUAL RUMAH Avanza Type E’10 Slvr Sdh Mdl Karimun GX 03 Gold Metalic Honda CRV’01 Asli Bali,Jok Klt G Spt Baru,085101581600 Prbdi !!Djl Rmh T.60/100F Lok. Mulus 081338406219 B.BP.141.12.15.0001364 Silver VR BBS19 085212211345 Jl.Mekar Jaya Blok A XI,Pemogan B.BP.001.12.15.0001361 All New Avanza G’13 Pth AirBag A.BP.001.12.15.0002607 Hub.0361-710691,081337260680 Ertiga GL’14 Putih Istimewa N.Inova G’11 Slvr,081315841999 ISUZU B.BP.141.12.15.0001217 AsDK 085102832128-085738724188 B.BP.141.12.15.0001375 Over Krd Panther LS’2005 A.BP.001.12.15.0002572 Rmh sisa 2unit Lok.Strategis Alphard 2.4 Lt2004 type G Asli UM40Jt H.087860856999 Pribadi SX-Over’08 AT Orange asBali DK Hitam Murah 085212211345 Kerambitan Tbn H:082339938225 B.BP.141.12.15.0001367 Org Luar Dlm 109Ng085100478834 A.BP.001.12.15.0002608 A.BP.154.12.15.0002622 Jl Panther Toring Th 2002 B.BP.141.12.15.0001380 Fortuner Vnt Turbo 2013 A/T !Djl Rumah Utara Puspem Badung Silver Hub.08123943313 Pick Up Suzuki’15 Hitam 1500cc Htm Tgn I Nego 081353577668 Siap Huni 425Jt H.08123923726 A.BP.001.12.15.0002558 Euro2 Prbd,087861499476 Sdkrya

TERIMA KURAS - BERGARANSI

WC Garansi 1 bulan

- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS

081 239 534 731 081338013066 C.0001890-BRJ

C.0001794-BRJ

SUMBER SERVICE

FOTO COPY DIJUAL MOBIL

SURYA SERVICE

ALUMINIUM

POMPAAIR *KULKAS M.CUCI *W.HEATER Hub: 085100826208 / 087861695480 Panggilan C.0001024-SRV

FURNITURE

POMPA AIR SUMUR- WATERBOR HEATER

- MESIN CUCI - KOMPOR GAS PAK WAYAN

PANGGILAN MURAH BERGARANSI

085100933617, 085792170822 C.0001824-SRV

PAK LIA AHLI MAMPET KURAS

WC

* CLOSET * WASTAPEL * SALURAN AIR * DLL

TANPA BONGKAR

GARANSI

XL : 081 747 62079 SIMP : 081 339 181 528 C.0000690-BRJ

ALUMINIUM PERCETAKAN

DIJUAL MOBIL Pintu Expanda Pintu PVC

Tangga Serba Guna

SALON KECANTIKAN

HUB : TIARA JAYA Jl. Gunung Agung 173 B Denpasar

Telp. 416466, 9005464, 415159 C.0000695-ALM

C.0001414-BRJ


ekonomi

18

Rabu Pon, 30 Desember 2015

Bos Freeport James Moffett Mundur Sudirman: Pemimpin Anyar, Cara Kerja Baru Jakarta (Bali Post) – Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan pengunduran diri pimpinan atau chairman Freeport McMoran Copper and Gold Inc James R Moffett akan membawa suasana baru. “Pemimpin anyar selalu membawa suasana dan cara kerja baru, termasuk dalam pengelolaan portofolio mereka dan stakeholders (pemangku kepentingan) di Indonesia,” katanya di Jakarta, Selasa (29/12) kemarin. Bali Post/ant

HITUNG DOLAR - Dokumentasi seorang petugas menghitung uang dolar Amerika Serikat di Kantor Besar BNI Jakarta.

Rupiah Melemah 70 Poin

Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (29/12) sore, bergerak melemah sebesar 70 poin. Rupiah kemudian menjadi 13.716 dibandingkan posisi sebelumnya 13.646 per dolar AS. Research and Analyst PT Monex Investindo Futures Yulia Safrina, di Jakarta, Selasa kemarin, mengatakan harga minyak mentah dunia yang masih cenderung mengalami pelemahan menjadi salah satu faktor dolar AS mengalami penguatan terhadap mata uang di kawasan Asia, termasuk rupiah. “Mata uang negara berkembang terbebani dengan penurunan harga minyak mentah dunia,” katanya. Ia menambahkan, pelaku pasar uang juga sedang menantikan data tingkat suplai minyak mentah AS menjelang penutupan pasar. Data itu akan menjadi penggerak pasar hingga libur akhir tahun ini. Di sisi lain, lanjutnya, menjelang libur panjang akhir tahun ini investor juga cenderung merasa sulit membuat pergerakan, mengingat sebagian pelaku pasar uang mulai mengurangi kegiatannya. Analis dari LBP Enterprise, Lucky Purnomo, menambahkan, masih adanya potensi bank sentral Amerika Seriat (The Fed) untuk kembali menaikan suku bunga acuan pada 2016 mendatang, kembali menjadi kekhawatiran investor terhadap aset mata uang berkembang. (ant)

Nilai Reservasi Hotel Capai Rp 2,3 Triliun

Jakarta (Bali Post) Nilai reservasi hotel di Indonesia melalui Online Travel Agent (OTA) diperkirakan mencapai 200 juta dolar AS atau sekitar Rp 2,3 triliun per tahun. “Dengan laju pertumbuhan rata-rata sebesar 200-300 persen setiap tahunnya, Indonesia menjadi pasar potensial mengembangkan market travel online,” kata Commercial Director PT Tiket Global Network Dimas Surya di Jakarta, Selasa (29/12) kemarin. Pemasukan terbesar, kata Dimas Surya, masih datang dari wisman dengan perbandingan 20:80. Angka wisatawan nusantara hanya 20 persen, itu dinilai menjadi peluang bisnis travel online yang diprediksi lebih berkembang di Indonesia. “Angka tersebut belum termasuk penerbangan, penyewaan kendaraan, kuliner dan bisnis lainnya,” kata Dimas. Melihat bisnis travel online yang berkembang pesat di kawasan Asia Pasifik, Dimas optimis pasar pemesanan online diperkirakan mencapai 1,6 miliar dolar AS per tahun atau naik antara 30-40 persen setiap tahun ke depan. Chief Communication Officer & C-Founder Tiket.com Gaery Undarsa mengatakan, dunia e-commerce khususnya travel online tidak bisa menghindar dari persaingan yang semakin komperitif. “Kepercayaan masyarakat terhadap jasa travel online dengan dukungan teknologi dan penguatan mitra strategis menjadi kunci penting performa positif dari Tiket.com,” kata Gaery. Melihat potensi pertumbuhan travel online dan kepercayaan publik yang semakin besar terhadap transaksi online, Gaery mengatakan pihaknya akan memperkuat perkembangan transaksi di Jakarta, dan membidik beberapa kota besar di luar Jakarta yang merupakan potensi besar, mengingat kebutuhan tiket perjalanan maupun reservasi akomodasi dari kota-kota lain tersebut cukup kuat. (010)

Ia selalu menyambut baik setiap perubahan. Pemerintah, lanjutnya, menghormati keputusan internal korporasi tersebut. “Itu keputusan internal korporasi Freeport McMoRan. Pemerintah tidak ikut campur,” tambahnya. “Chairman yang juga tercatat sebagai pendiri Freeport McMoRan Inc. James R Moffett mengundurkan diri dari jabatannya. Posisi Moffett digantikan Gerald J Ford yang merupakan direktur independen Freeport McMoRan. Pengunduran diri tersebut terjadi saat perusahaan tambang raksasa dunia asal Amerika Serikat itu tengah menegosiasikan perpanjan-

gan kontraknya di Papua, Indonesia. Freeport berupaya meyakinkan pemerintah Indonesia agar memberikan perpanjangan kontrak tambang yang akan berakhir 2021. Perusahaan tersebut siap memenuhi sejumlah persyaratan perpanjangan kontrak yang diajukan pemerintah, seperti peningkatan royalti dan pembangunan pabrik pengolahan (smelter). Freeport juga siap menginvestasikan dana hingga 18 miliar dolar AS untuk investasi tambang bawah tanah, infrastruktur dan smelter. Dalam perkembangannya, isu perpanjangan kontrak

Kebijakan Pemerintah Harus Konsisten

Semarang (Bali Post) Pakar ekonomi Aviliani menyatakan kebijakan pemerintah di berbagai bidang harus konsisten, khususnya terkait sektor usaha di setiap daerah di Indonesia. “Pemerintah harus menjaga agar kebijakan tidak berubah-ubah. Pemerintah memang harus konsisten. Dengan begitu pemerintah akan ikut menjaga iklim industrial,” katanya di Semarang, Selasa (29/12) kemarin. Selama ini, kata Aviliani, masih banyak terjadi kebijakan dari pemerintah selalu berubah seiring pergantian pejabatnya. “Misalnya saja, pemimpin baru kebijakan baru. Ini masih sering ditemui di Indonesia,” katanya. Dengan kebijakan yang konsisten, kata Aviliani, maka para investor akan merasa nyaman tinggal dan terus beroperasi di daerah tersebut. Selain

mengenai kebijakan, Aviliani juga berharap agar pemerintah bisa menjaga kondisi masyarakat, khususnya terkait industri. Misalnya pemerintah harus turun tangan jika terjadi demonstrasi, baik oleh karyawan maupun LSM. “Pemerintah harus turun tangan, jangan pengusahanya yang terjun langsung karena biasanya pengusaha tidak suka mengurusi hal seperti itu. Hal ini sudah dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan berhasil,” katanya. Dalam upaya menarik investor, Bappenas perlu iklim investasi kondusif. Menyinggung Jawa Tengah sendiri, hematnya ada kecenderungan akan banyak perpindahan dari Jabodetabek ke Jawa Tengah. “Karena itu harus disambut pemerintah provinsi.” harap Aviliani. (ant)

SDM, Organisasi, Keamanan, Harus Satu Padu ke depan yang diinginkan adalah sesuatu yang seperti sekarang yang bersifat tetap (statis) atau Bali dalam aspek perubahan yang berkelanjutan. Hal ini diungkapkan Rektor IHDN Denpasar Prof. Dr. I Nengah Duija, M.Si., Senin (28/12). Mengacu pada Bali dalam perubahan. Artinya krama Bali mau tidak mau harus sudah siap menghadapi perubahan itu sendiri. Apabila sudah siap dengan perubahan itu, maka warga Bali akan selamat dalam menempuh perubahan itu. “Yang menjadi persoalan sekarang, bagaimana sumber daya manusia (SDM) di Bali menghadapi perubahan dari peradaban ini. Dari aspek kualitas, SDM Bali sebenarnya tidak

Prof. Dr. I Nengah Duija, M.Si.

Bali Post/win

“Dengan kualitas SDM yang memadai, suatu organisasi yang mampu membawa pencitraan krama Bali dan sistem pengamanan yang berintegritas, akan mampu memciptakan daya saing dalam menghadapi MEA dan meningkatkan pertumbuhan perekonomian Bali ke depannya.”

Bali Post/ant

SUDIRMAN SAID - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said (kanan) bersama Chairman Freeport-McMoran James R. Moffet saat memberi keterangan pers di Kementerian ESDM, Jakarta, 25 Januari 2015. cadangan terbukti Freeport di Papua tercatat 2,52 miliar ton bijih yang terdiri atas satu persen berupa

tembaga, 0,83 gram per ton bijih berupa emas, dan 4,24 gram per ton bijih berupa perak. (ant)

Bulog Siap Penuhi Konversi Beras Premium

Menjaga Perekonomian Bali

BALI belakangan ini disibukkan persoalan-persoalan internal, baik permasalahan kriminal maupun perkelahian massa. Masalah itu cukup menguras pemikiran krama Bali. Bali sekarang tidak hanya bergejolak dalam aspek fisik, tetapi juga aspek sangat halus peradaban. Krama Bali sedang mencari jati dirinya. Bagaimanakah idealnya? Warga yang berdomisili di Bali khususnya, tidak bisa membendung perubahan-perubahan yang terjadi akibat intervensi budaya asing. Budaya itu menjadi bagian pergulatan masyarakat Bali dewasa ini. Implikasinya krama Bali sekarang ini sedang mencari identitas Bali ke depannya. “Apakah identitas Bali

juga memunculkan kasus rekaman permintaan saham divestasi yang menyebabkan Ketua DPR Setya Novanto mengundurkan diri. Pada 5 April 1967, PT Freeport Indonesia menandatangani kontrak karya penambangan di Erstberg, Papua, untuk masa 30 tahun sampai 1997. Pada 1991 Freeport memperoleh perpanjangan kontrak selama 30 tahun atau hingga 2021, menyusul penemuan tambang Grasberg pada 1988. Dalam kontrak 1991 tersebut, terdapat klausul kemungkinan perpanjangan 2x10 tahun setelah 2021 atau hingga 2041. Per 31 Desember 2012,

kalah dengan SDM di luar. Artinya, banyak prestasi SDM di Bali secara individual tersebar di berbagai instansi, malah mampu menunjukkan keunggulannya di beberapa negara. Sayangnya prestasi individu itu belum memperlihatkan sebagai sebuah kualitas masyarakat Bali secara umum,” ucap orang nomor satu di kampus IHDN Denpasar itu. Secara organisasi, Bali justru mengalami kemunduran dengan adanya organisasi yang tidak produktif. Eksistensi organisasi yang memunculkan pertikaian terbuka yang memunculkan korban jiwa itu justru kontraproduktif. Jelasjelas organisasi tersebut tidak menuju persaingan organisasi sehat, apalagi pada level internasional. Sebenarnya dengan modal SDM yang unggul, berkualitas, ditambah kualitas manajemen organisasi, semestinya warga Bali mampu membawa pencitraan krama Bali di kancah internasional bisa lebih baik. Dewasa ini tentu kesiapan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mendesak dioptimalkan. “Adanya konflik kepentingan itu, akhirnya yang membuat SDM Bali yang hebat itu justru diruntuhkan pencitraan yang sebenarnya sangat sepele dalam sebuah perjalanan peradaban kita. Karena itu, di akhir tahun ini sebagai refleksi Bali ke depan, harus meningkatkan diri dalam berbagai aspek. Tidak hanya aspek SDM, tetapi aspek organisasi terkait identitas Bali itu sendiri,” lanjutnya. Selain memadukan aspek SDM dan aspek organisasi

dalam menguatkan jati diri krama Bali, pengamanan juga sangat penting dilakukan demi menjaga stabilitas perekonomian Bali. Prof. Nengah Duija menegaskan, sistem pengamanan di Bali sudah cukup baik, walaupun di dalam internal masih ada priksi yang tidak satu visi mengamamkan Bali. Bali sudah punya sistem pengamanan tradisional pecalang di bawah payung desa pakraman. Yang diperlukan Bali secara utuh adalah suatu pengamanan terpadu. Maksudnya, tidak bersifat pragmentaris, apalagi mengkotak-kotakkan wilayah demi kepentingan tertentu. Untuk itu seluruh pengamanan di Bali, baik Polri, TNI, pecalang, organisasi, dan lain sebagainya harus bersatu demi menjaga keajegan Bali ke depannya. “Kalau memang ingin nindihin Bali, semua sistem harus ditutup. Artinya, semua sistem yang bisa memberikan celah kepada aspek-aspek yang bisa membahayakan kondisi Bali harus ditutup. Kalau memang secara terintegrasi, pengamanan ini harus dalam satu visi,” tegasnya. Terlepas dari kasus bentrok antar-ormas baru-baru ini pihaknya berharap ormas Bali harus punya proyeksi ke depan, dalam hal menjaga keamanan dan keajegan Bali. “Jangan sampai kita keropos di dalam. Hal itu memudahkan orang lain masuk. Ini yang perlu diperhatikan. Di sisi lain, ormas juga penting semasih punya visi satu dengan aparat keamanan yang ada di Bali demi terciptanya kedamaian,” harapnya. (winata)

Surabaya (Bali Post) – Perum Bulog siap memenuhi rencana pemerintah yang sedang menyiapkan langkah konversi atau pengalihan cadangan beras kualitas premium, untuk dipergunakan pada program Beras untuk Rakyat Sejahtera (Rastra). “Terkait langkah konversi itu, masih dalam proses di pemerintah. Selaku operator, Bulog selalu siap dengan apa yang akan ditugaskan kepada kita,” kata Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Wahyu Supariyono, di Surabaya, Senin (28/12) lalu. Wahyu yang hadir di Surabaya untuk meninjau langsung pagelaran pasar murah di Kantor Bulog Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya, mengatakan penyerapan beras STOK BERAS - Pekerja memikul beras yang baru tiba dari Sulawesi Selatan di gudang Bulog Tondo Palu, Sulawesi Tengah. Bulog Divre Sulteng terpaksa mengadakan beras dari luar daerah sebanyak 6.000 ton, untuk menambah stok beras setempat yang semakin menipis. Pengadaan dari luar itu dilakukan karena harga beras produksi lokal di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 7.300 per kilogram.

komersial untuk Rasta merupakan prestasi nasional. Sebab, adanya rencana itu diperkirakan lebih dari 700 ribu ton keberadaan beras premium milik Bulog terserap, dari total 1,4 juta ton stok seluruh jenis beras yang ada. “Yang pasti harus dicatat adalah prestasi nasional, penyerapan beras premium mencapai lebih dari 700 ribu ton. Tahun depan kami sudah siap jika pemerintah mendelegasikan melakukan konversi,” tegasnya. Sebelumnya, Menteri Perdagangan Thomas Lembong di Jakarta mengatakan sedang menyiapkan konversi beras komersial ke beras PSO, untuk dipergunakan di program Rastra. Langkah ini, lanjutnya, sedang

disusun tim ekonomi terkait bagaimana prosesnya serta pemenuhan prosedur menambah subsidi. “Tim ekonomi sekarang lagi melaksanakan proses dan memenuhi prosedur untuk menjalankan tambahan subsidi, dan memungkinkan pemindahan stok (dari premium ke medium). Pergeseran stok dari beras komersial ke beras PSO untuk Rastra,” katanya. Selain itu, kata Thomas, pemerintah juga masih menghitung berapa banyak beras yang akan dikonversi. Soalnya, berdasarkan data beras kualitas premium yang dimiliki Perum Bulog kurang lebih sebanyak 700.000 ton dari total keseluruhan beras yang dimiliki sebanyak 1,4 juta ton. (ant)


19

Rabu Pon, 30 Desember 2015

Pemuda Sukawati Pasang Lagi Baliho Tolak Reklamasi Gianyar (Bali Post) – Baliho Sukawati Tolak Reklamasi yang dirobek pada awal November, ternyata tidak menyurutkan semangat juang anak muda Sukawati ini. Buktinya, Selasa (29/12) kemarin mereka kembali memasang baliho di Jalan IB Bagus Mantra, tepatnya di perempatan Pantai Purnama. Satu baliho yang berukuran 3x4 meter bertulisan ‘’Tolak Reklamasi Berkedok Revitalisasi Teluk Benoa, Batalkan Perpres 51 Tahun 2014’’ kembali menghiasi jalan di Pantai Purnama tersebut. “Ini bentuk konsistensi kami terhadap perjuangan yang kami lakukan selama ini, kami akan terus berjuang,” tegas Kadek Tila, koordinator Relawan Anak Muda Sukawati Tolak Reklamasi. Bentuk konsistensi bukan tanpa alasan, sebab berdasarkan hasil kajian modeling conservation international, rencana reklamasi Teluk

Benoa seluas 700 hektar hanya akan membuat wilayah di sekitarnya seperti Sanur Kauh, Suwung Kangin, Pesanggaran, Pemogan, Simpang Dewa Ruci, Bandara Ngurah Rai, Tanjung Benoa dan sekitarnya akan tenggelam. Berkaca pada reklamasi Pulau Serangan pun sudah membuat abrasi di bibir pantai yang ada di kawasan Sukawati. “Kami tak mau pesisir kami hilang serta mengancam pantai kami, seperti dampak reklamasi yang ada di Pulau Serangan,” jelasnya. Kadek Tila berharap ke depan perlawanan terhadap rencana reklamasi berkedok revitalisasi ini semakin besar, sehingga bisa menggagalkan proyek investor rakus. “Tentu kami juga berharap Jokowi segera membatalkan Perpres 51 Tahun 2014 karena apa yang kami lakukan adalah bagian dari suara masyarakat yang sebagian besar menolak rencana reklamasi tersebut,” pungkasnya. (kmb)

Bentuk Keseriusan Dari Hal. 3

Sebagai bentuk keseriusan, sejak dilantik sebagai Penjabat Bupati Bangli pada Agustus 2015, sejumlah gebrakan sudah dilakukan. Ia langsung terjun ke lapangan bersama instansi terkait hingga berkoordinasi dengan aparat desa dan tokoh masyarakat untuk secara bersama-sama mencari solusi terhadap permasalahan yang selama ini terjadi. Di samping itu, keberadaan Pasar Seni Geopark, Kintamani, yang ruangannya masih banyak kosong, kini sudah ditempati pedagang. Hal ini tak terlepas dari sosialisasi yang telah diberikan. “Koordinasi dengan instansi terkait dan pelaku pariwisata, seperti Asita, PHRI sudah kami lakukan. Apa yang kurang di objek wisata itu, kami akan berusaha perbaiki,” ucap Mahendra Putra. Komitmen mantan Karo Humas Pemprov Bali ini untuk membangun pariwisata tidak hanya fokus di kawasan

Kintamani. Kekayaan alam lainnya, seperti Air Terjun Kuning dan Pancoran Solas di Desa Tamanbali, Bangli, Air Terjun Tibumana dan Penglibul di Desa Apuan, Susut, Air Terjun Tangkub, Giri Campuhan, Cepung, Tembuku dan Air Terjun Kubusalya di Desa Sukawana, Kintamani juga akan dikembangkan. Selain menawarkan keindahan alamnya, di beberapa kawasan air terjun ini juga terdapat objek wisata religi. “Beberapa objek wisata ini sudah ditata. Akses jalannya sudah diperbaiki,” katanya. Selain pengembangan objek wisata yang telah ada, Kabupaten Bangli juga concern dalam mengembangkan desa wisata, yang kini mencapai 22 objek. Salah satunya Desa Wisata Tradisional Penglipuran. Desa yang sangat kental dengan adat dan tradisinya ini sangat sering dikunjungi. Tingginya jumlah kunjungan tidak hanya mendatangkan keuntungan bagi daerah, masyarakat set-

empat juga mampu mengembangkan industri dan usaha rumahan. Untuk lebih memberikan kesan indah, pengelola objek juga menjadikan Penglipuran sebagai desa bunga. “Desa wisata sebagai salah satu tujuan wisatawan juga harus dikembangkan. Kami harap masyarakat juga memiliki komitmen yang sama,” tegasnya. Pria asal Buleleng ini menambahkan, jika masyarakat mampu menjalin kerja sama yang baik dengan pemerintah, pariwisata Bangli akan bisa dikembangkan dalam waktu cepat. Sejumlah pelanggaran dan kesemrawutan yang selama ini menyelimuti objek wisata bisa dikurangi dan dihilangkan. “Pemerintah memang berkomitmen untuk mengembangkan pariwisata. Tetapi masyarakat juga harus mengubah perilaku yang selama ini kurang baik. Harus bergerak bersama-sama untuk kesejahteraan bersama dan tetap menjaga kelestarian lingkungan,” tandasnya. (ad.1395)

Pajak Progresif Dari Hal. 1

Misalnya, memahalkan tarif parkir, menaikkan pajak progresif bila menambah kendaraan pribadi, atau menegakkan aturan agar tidak parkir sembarangan untuk menghindari pembangunan prasarana. Artika mengakui pembatasan kendaraan pribadi menjadi kontraproduktif dengan upaya Pemprov Bali menggenjot PAD dari pajak kendaraan bermotor ataupun pajak biaya balik nama kendaraan bermo-

tor. Namun bagaimanapun, Bali tetap harus bisa menjaga jumlah kendaraan agar sesuai dengan carrying capacity-nya. Salah satunya dengan mengajak masyarakat beralih ke angkutan massal. “Sudah barang tentu angkutan umum ini harus dibuat nyaman, tepat waktu, ini perlu kita sosialisasikan lagi dengan melengkapi sarana-prasarananya seperti halte-halte yang mungkin dibuat nyaman lagi,” terangnya. Sementara itu, Kepala Bappeda Bali I Putu Astawa

mengatakan, Bali juga memerlukan transportasi berbasis rel. Pengembangan sarana berbasis rel atau kereta api akan memasuki tahap kajian trase pada 2016. Sebelumnya sudah ada kajian yang menyatakan kereta api paling visible untuk jurusan dari Mengwi, Badung hingga Buleleng. Pasalnya, pergerakan orang dinilai tinggi pada jurusan tersebut. “Setelah ada kajian trase, baru ada feasibility study, dan DED. Paling cepat realisasinya lima tahun dari sekarang,” ujarnya. (kmb32)

Pemanfaatan SDA Bukan untuk Segelintir Orang Jakarta (Bali Post) Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan tentang ketentuan amanat konstitusi yang harus betul-betul diperhatikan dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA). Sebab, konstitusi telah menyatakan dengan tegas dan jelas bahwa bumi dan air serta kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. “Dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat itu mengandung arti bahwa apa yang dihasilkan dalam pemanfaatan sumber daya alam itu harus benar-benar untuk rakyat untuk semua masyarakat Indonesia untuk semua orang dan bukan untuk segelintir

atau sekelompok orang. Tekanan itu yang ingin saya sampaikan,” kata Presiden Jokowi saat memberi pengantar pada rapat terbatas yang membahas tentang Blok Masela di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (29/12) kemarin. Presiden Jokowi men-

Tahun Baru Dari Hal. 3

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin meminta Kepolisian Kabupaten Kendal, Jawa Tengah mengusut tuntas penggunaan sampul Alquran sebagai bahan pembuatan terompet untuk perayaan tahun baru. “Mudah-mudahan masalah ini bisa segera dituntaskan. Pihak-pihak yang bertanggung jawab harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” katanya dalam siaran pers Kementerian Agama, Selasa

kemarin. Menteri Agama menyatakan penggunaan sampul Alquran sebagai bahan untuk membuat terompet merupakan perbuatan yang tidak patut. Sisa bahan dalam proses pencetakan Alquran, menurutnya, seharusnya dihancurkan agar tidak bisa digunakan untuk hal lain. Menteri Agama juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan menyerahkan penuntasan masalah itu ke penegak hukum. (ant)

Karena Kecewa Dari Hal. 3

Kelompok bersenjata pimpinan Din Minimi di Aceh muncul karena kekecewaan terhadap pemerintah, bukan karena ingin menuntut pemisahan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Di mata saya, kelompok bersenjata Din Minimi tidak menuntut untuk pemisa-

han diri dari NKRI, tetapi mereka kecewa atas sikap pemerintahan di Aceh yang ada sekarang,” katanya. Kelompok itu sangat tidak puas dengan kinerja mantan eliteelite Gerakan Aceh Merdeka yang sekarang duduk di pemerintahan dan mereka merasa telah ditelantarkan sehingga kemudian berontak. (ant)

gatakan Blok Masela adalah sebuah pengembangan proyek yang sangat besar. Untuk itu, Presiden meminta untuk tidak tergesa-gesa memutuskannya. “Tetapi keputusannya harus benar, karena ini menyangkut dengan waktu yang sangat panjang. Dan kita harus menyadari bahwa kekayaan sumber daya alam kita baik minyak bumi, gas bumi yang terkandung di bumi pertiwi ini suatu saat juga akan habis,” ujarnya. Oleh karena itu, Presiden meminta dalam rapat terbatas ini agar diberikan kalkulasi dan paparan yang detail, sehingga pada saat

diputuskan betul-betul sebuah keputusan yang benar. “Saya ingin agar proyek besar ini memberikan manfat pada ekonomi langsung dan juga menciptakan sebuah nilai tambah yang memberikan efek berantai pada perekonomian nasional kita,” kata Presiden. Blok Masela adalah salah satu blok yang memiliki cadangan gas terbesar di Indonesia, diperkirakan cadangannya mencapai 10,73 trillion cubic feet (TCF). Blok Masela ini terletak di Laut Arafura, Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku. (kmb4)

TELEPON PENTING Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali (BNNP) :(0361) 232472, 7800179, 263860 Fax :(0361) 263860 RUMAH SAKIT RSUP Sanglah PMI/RSUP Sanglah RSAD Udayana RSU Wangaya RSU Manuaba RSUD Badung RSU Surya Husada RSU Puri Raharja RSU Saidharma RSU Kasih Ibu Denpasar BaliMed Hospital RSU Dharma Yadnya Fax. RSU Dharma Usadha RSU Bina Atma RSU Khusus Bedah Graha Usadha

: 227912-15 : 227911 : 228061 : 222141 : 426393 : 9006813 9006812 : 235041 : 233786 : 233787 : 222013 : 227220 : : : : : : : :

223 036 484748 462629 462488 462488 227560 234824 425744

: :

423467 426492

Klinik SOS Gatot Kaca : 223555 RS Bhakti Rahayu : 430270 : 403245 RS Bhayangkara : 234670 RSU Sari Darma Jl. Pulau Seram No.1 : 226866 RSU Prima Medika Jl.P.Serangan No.9X : 236225 (Hunting) Fax : 236203 Bali Royal Hospital Jl. Letda Tantular No. 6 Renon : 247499 RSU Wisma Prashanti, Tabanan : 819601 RSU Bintang Jl. Ngurah Rai 10, Klungkung : (0366) 25241 Fax. : (0366) 22819 Rumah Sakit Bersalin Harapan Bunda : 265533 - 34 Layanan Psikiatri Jl. Belimbing 74 Dps. : 249488 Polda Bali : 236494 Posko Bantuan Tourist Police : 224111 Nusa Dua Clinik : 771324 Klinik Mas (Jl. Raya Mas-Ubud) : 974573 Batu Bulan Medical Clinic : (0361) 8884000

Rabu, 30 Desember 2015 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lintas Mancanegara 08.00 Klip Bali BRTV 08.05 Suluh Indonesia 08.35 Folk Song 09.05 Dialog Interaktif

Halo Kamtibmas 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Round Up The World 11.05 BCTTV/Glimpse of The Island 11.30 Bumi Hijau Hungry Planet 9 dan 10 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.05 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali/BCTTV

14.30 Lila Cita Sanggar Wabisana (1) 15.30 Gita Shanti SS Semara Dalina Sakura (2) 16.05 Solusi Alternatif Tramedica 17.05 Ista Dewata 17.30 Taksu 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali

20,30 Kaleidoskop (Spesial TB) Nasional 21.00 Lintas Mancanegara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Suluh Indonesia 22.00 Sekilas Berita 22.05 Lila Cita Gong Kebyar Wanita Catur Santi Swari WHDI 23.00 Solusi Alternatif Haji Suhendar 23.30 Bali Channel Tourist TV 00.00 Closing

Agenda Bali Bali Post memberi kesempatan kepada perusahaan, kampus, lembaga adat, instansi pemerintah, dll. yang akan melakukan kegiatan untuk dimuat di rubrik “Agenda Bali”. Silakan kirim jadwal kegiatan Anda dan kontak personalnya. SMS : 08113976363 Email : agendabalipost@gmail.com

RUNDOWN ACARA DENFEST KE-8

Senin, 28 Desember 2015 - Pukul 09.00 – 22.00 Wita Pameran Denpasar Festival di Catus Pata dan Catur Muka Denpasar. - Pukul 16.30 Wita – Selesai Parade 1.000 Topeng dan Pembukaan Parade Permainan Tradisional di Catus Pata dan Catur Muka Denpasar. - Pukul 20.00 – 22.30 Wita Hiburan Musik Selasa, 29 Desember 2015 - Pukul 18.30 – 20.00 Wita Fashion Show di Panggung Utama Denfest Ke-8. - Pukul 19.00 – 20.00 Wita Operet di Lapangan Gusti Ngurah Made Agung.

- Pukul 20.00 – 22.30 Wita Hiburan Musik di Panggung Utama, Panggung Gajah Mada. Rabu, 30 Desember 2015 - Pukul 18.30 – 19.30 Wita Pentas Teater di Panggung Gajah Mada. - Pukul 19.45 – 22.30 Wita Hiburan Musik di Panggung Utama Denfest Ke-8. Kamis, 31 Desember 2015 - Pukul 17.00 Wita – Selesai Pawai Melepas Matahari di Areal Lapangan Gusti Ngurah Made Agung. - Hiburan Tari dan Seni Pertunjukkan Daerah Bali

Jumat, 12 Februari 2016 - Pukul 09.00 Wita Mapepada Tawur Padagingan di Pura Penataran Sasih, Pejeng. - Pukul 11.00 Wita Ngaturan Penuwur Ida Batara Sami di Suang-suang Pura. Sabtu, 13 Februari 2016

- Pukul 16.00 Wita Ngerawuh Dilanjutkan dengan Melaspas Pedagingan di Pura Penataran Sasih, Pejeng. Minggu, 14 Februari 2016 - Pukul 09.00 Wita Macaru Resi Gana dan Melaspasin di Pura Penataran Sasih, Pura Taman Sari, dan Pura Taman.

Sumpah Arjuna, Munculkan Musik Surgawi Auman Singa

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Seratus Lima Puluh Empat)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

DAERAH tujuan itu menjadi milik mereka yang menyentuh para brahmana. Dia yang menyentuh api dengan kaki. Daerah tujuan itu menjadi milik mereka yang melemparkan dahak, kotoran dan kencing ke dalam air. Bahkan daerah tujuan menyedihkan itu menjadi milikku, jika aku tidak membantai Jayadratha! Daerah tujuan itu menjadi miliknya yang mandi dalam air, dalam keadaan telanjang. Milik yang tidak ramah menjamu seorang tamu. Daerah tujuan itu milik mereka yang menerima uang suap, berbicara bohong, memperdaya dan menipu orang lain. Daerah tujuan milik mereka yang mengganggu jiwa mereka sendiri. Berbohong mengucapkan pujian kepada orang lain. Mereka sangat malang memakan gula-gula di dalam pandangan pelayan-pelayan, anak-anak, istri-istri dan orang tanggungan tanpa berbagi. Sama kepada mereka itu. Daerah tujuan menakutkan itu akan menjadi milikku jika aku tidak membantai Jayadratha, besok! Daerah tujuan itu orang celaka

yang jiwanya kejam, mereka yang tidak pernah membantu seorang saleh, bukan orang patuh yang melindungi orang-orang baik. Dia yang, tanpa memberikan kepada tetangga dan leluhur hal pantas sebagai persembahan sraddha. Mendermakan kepada mereka yang tidak pantas. Daerah tujuan itu akan menjadi milik peminum anggur, atau milik yang menghina mereka yang pantas dihargai, mereka yang tidak tahu berterima kasih, yang berbicara jelek tentang saudara-saudaranya. Daerah tujuan itu segera menjadi milikku jika aku tidak membantai Jayadratha! Daerah tujuan dari semua orang penuh dosa yang aku tidak sebutkan, sebagaimana juga dari mereka yang telah aku sebutkan, segera didapatkan olehku, jika setelah malam ini berlalu, aku tidak membantai Jayadratha besok: ‘’Dengarkanlah sekarang sumpahku yang lain! Jika saat matahari terbenam besok tanpa membantai bajingan Jayadrata itu, kemudian di sini aku akan terjun ke dalam api yang berkobar! Kalian para

asura, dewa-dewa, manusia. Kalian burung-burung dan ular-ular, kalian para pitri dan semua pengelana malam, kalian para rishi yang lahir kembali dan para rishi surgawi, kalian para makhluk bergerak maupun makhluk yang tidak bergerak. Kalian yang aku tidak sempat sebutkan, kalian yang tidak berhasil melindungi musuhku dari aku! Jika dia memasuki tempat tinggal daerah bawah tanah, atau naik ke langit, atau pergi kepada kaum surgawi, atau kerajaan-kerajaan para daitya, aku akan tetap mengejar dengan menggunakan 100 buah anak panahku yang terbaik ini. Aku pasti memotong Jayadrata setelah berakhirnya malam ini. Dia adalah kepala musuh dari Abhimanyu!’’ Sanjaya kemudian melanjutkan, Setelah mengucapkan katakata sumpah itu, Arjuna mulai merentangkan Gandiva dengan kedua lengannya. Suara dari busur yang timbul melewati suaranya Arjuna. Suara busur itu benar-benar getarannya mencapai surga-surga.

Setelah Arjuna mengambil sumpah itu, Janarddana dengan penuh kemarahan meniup trompet kerang Panchayadnya. Kemudian disusul Phalguna dengan trompet kerang Devadatta. Raja Sindu Jayadrata juga meniup terompet kulit kerangnya yang terbaik. Terompet kerang itu sangat luar biasa, Panchajanya yang ditiup Sri Krishna dipenuhi udara dari mulutnya. Panchajanya itu sangat dahsyat, mengelu-

arkan sebuah suara sangat keras. Suara itu membuat bergetar para pengawas tempat-tempat utama dan daerah-daerah bawah tanah. Seluruh alam semesta benar-benar bergetar, seperti terjadi pada akhir yuga. Sungguh, setelah Arjuna yang berbudi luhur mengambil sumpah, suara dari ribuan alat musik dan suara raungan singa muncul dari perkemahan pihak Pandava. (bersambung)

Sloka 4.16

Kim karma kim akarmeti kavayo ‘py atra mohitah tat te karma pravaksyami yaj jnatva moksyase ‘subhat Apakah aksi (tindakan) itu? Dan apakah tidak bertindak (akarma)? Kaum yang bijaksana pun kalut memikirkannya. Dengan ini akan kuberitahukan kepadamu apakah aksi itu, dengan mengetahuinya engkau dapat terhindar dari dosa (kesalahan).


16 Pages

5 Number 8th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

t.com. http://epaper.in

nationalbalipos

L O N A A T I E R N I N T

y, December Wednesda

30, 2015

sco San Franci tin Bieber Jus demands ffiti remove gra

online: http://www.inter

WEATHER DPS

gives Zhang Ziyi baby girl birth to

gained internationala Ziyi, who Dragon,” posted of actress Zhang the arrival Tiger, Hidden - Chinese BEIJING role in “CrouchingMonday to announce her reads: fame for baby’s hand online a and the caption little photo of birth of this baby’s hand her daughter. hands hold the me, her ... With the and smoothly. you, went safely Two adult 27th, 2015, Everything “December our own family. to The Associated post life, we have in a text message following the confirmed had given birth Infinite gratitude!” actress and Zhang’s manager rock singer the 36-year-old account. Press that Sina Weibo the third for Chineseprevious relationlawlessfrom on the actress’s first child, and two daughters from by drone propthat like-minded delivered It is Zhang’s Feng who has for public our youth proposal Wang contempt and encouraged a marriage ness and composer accepted birthday party. Mr. erty are condoned -- including that ships. Zhang at her United States.catapulted to starand birth in the labels by its beneficiaries Wang in February Tiger, Hidden she gave movie stars the record he said Reports said of China’s biggest ted “Crouchingnot be in it. Bieber and promote him,” label Def Jam Zhang is one with the Oscar-nomina but she will2,” ‘’Memoirs of produce and next year West to Bieber’s conglomerate in a letter dom in theA sequel is due out include “Rush Hour distributor, its and Dragon.” e acclaimed English credits city’s Her other “Horsemen.” Universal. Nuru, thethat San Hong Kong-Chines best-actress and Mohammed in the 2013 ” earned her several a Geisha” director, said“not canas a Grandmaster, Her performance were public works appearing epic “The sidewalks China after (ap) Francisco corporate advertising.” martial-arts Asia. name in 2013. marketers vasses for trophies across a household singing show in guerrilla when China” “Yet these above the law Wang became and are “Voice of believe they blighting our city judge of the to against it comes a strong stand we will take said in a statement.asked them,” he authorities the San Francisco to clean up if this were for cooperation threatening legal action graffiti, to pursue and not the casecost Bieber’s label graffiti that could up to $2,500 per city left-leaning distributor famously other corporasite. The forced Unihas previously IBM and NBC AP office via of clean-up, City Attorney’s of- tions including pay the costs office. San Francisco versal to City Attorney’s restreet on according to Herrera’s Francisco no immediate or by the San on a San Franciscoand illegal There was Bieber, Def Jam provided graffiti the widespread This photo Justin Bieber was part of a sponse from promoting album in fice showsDec. 26, 2015 that Universal. in San Francisco is the first album, “Purpose.” “Purpose” Bieber, after a period Saturday, marketing” campaign star’s new years for better known “guerrilla of the pop the three he became including a release who holds chalk. in which Nov. 13 legal issues eggs Monday that Dennis Herrera,of city attorney, for off-stage for throwing upscale position marketing vandalism charge Officials demanded the Canadian house in an San ads elected linked to the guerrilla area. exploits” clean up said that at a neighbor’s companies campaign to pub- campaign “illegally could cause part of the Los Angeles advertising singer’s on sidewalks aggressive streets and pedesWith the new tropical house File spray-painted “Purpose.” busy Francisco distractions to Cheung, album at number Bieber’s AP Photo/Kin licize his that appeared in other dangerous of the and “Purpose” openedand numerand Graffiti pictures trians. sound, States San Francisco gave the Herrera posted on his official one in the United but was quickly areas of New York album’s by one graffiti countries the persistent a line taken from late ous other the top of the charts cities including sometimes with “It’s too “25.” (afp) eclipsed on title and 13 release date. that websitealbum’s songs: blockbuster of the November more than a month tells Adele’s sorry.” Yet after the ads remain visible now to say “irresponsibly The graffiti included rain, entourage apparently rather than with Bieber’s spray-paint using real

an aggressive city Bieber launched count the O - Justin album but don’t his latest SAN FRANCISC l push for Beliebers. promotiona among the of San Francisco

FORECAST 23 - 32

r 30, 2015

ay, Decembe Wednesd

China pours on t more scorn journalis French out being forced Page 6

0-0 United held, Van by Chelsea Gaal defiant about future Page 8

Relief, anger,over nce indiffere Japan SKorea- deal sex slave Page 8

Anarchistic gangs harming Bali

Recent clashby es amongst of members e d organiz gangs that took place

at Kerobokan on Prison and In Umar Jalan Teuku the simuljust after elections, Denpasar, taneous leadership snet to holiare an embarassem end of year Bali. At the of the Bali Police therefore days, Chief Priyanto by Sugeng measures of took decisive the frontmen calling on and Laskar Bali, Baladika to hand over their Photo IBP/File asking them soon as possible. , as weapons chief also let them Karangasem in Buleleng, The police if any weapons are them are those Most of be alleviated. know that to ensuing raids, will difficult found in of the population. with them also rate is very and who are caught or 4.74 percent poverty processes, low, the poor people be legally there be any fur160,000 it is considered that should between the two remain around though ther clashesthe leaders will be In Bali thereKlungkung. Even gangs, that be arrested. Bangli and the first to leader must be “Their so they will be and also responsible held accountable are not handed if weapons we will find budget over voluntarily, are no comprowe in the regional as there them. There be made more money 2016. As a result, is still mises to governing these to priority amendment province funds the Bali by Bali are laws there are can divert the poverty alaffirmed activities to accelerate things,” Pastika people less accurate considering poverty. living in have programs he explained. 160,000 poor Police Chief. the leaders of lack of about the village are in Buleleng, still people many programsto date leviation,” remain around In addition, were also complained “Although by the people, by each Most of them it is considered - In Bali there in the is not also the organizations data owned their men. DENPASAR of the population. Even though been enjoyed poor people. It this accurate becomes obstacle to control promised asked still alleviait that are so percent Klungkung. alleviated. that be there or 4.74 have n of poverty but our fault,really under- so Both organizations , Bangli andvery difficult to and to not through Social their fault implementatio (kmb32) can be Karangasem rate is assistance in the form of to make peaceprolonged. Now, he said. a lot tion program. understanding protection low, the poverty the incident and other law Statisstill Agency like for the poor. stood by all of us,” there are to the Central in Bali Affairs and rice also be heard police chief officials will cannot considered Pastika added “According News can at Global his agency is incentives (BPS), poverty enforcementevidence of this provide in Bali can of planning activities in “Bali Image” from 9.30 On that account, tics Agencyless than five percent 96.5 and do not that acthe poverty wait to see Radio FM am. Listen to On coming to into hardcore poverty. target when the poor. and unnecessary until 10.00 FM at http:// promise. benefits for the programs having be alleviated. a rock because classified been elderly Global Radio ten2myto page 2 just like all people are selected back “When having be empowered. at Continue So, it is globalfmbali.lis of poor the are count,planned will be cannot and streaming Victims ... benefits for been the majority sick, disabled the sickly, they from people who or live video and http:// radio.com to work, in order to provide fmbali.com li. Head of It is different already elderly, t http://radioglobal nel/global-fm-ba said the and unwilling them again poor. select orphans,” Development Planning still lazy given an empowermen ustream.tv/chan will On the Astawa, they are “We’ll further Regional Bali, Putu The unnecessaryto get he explained. Made program,” Governor of Bali, that one by one. out in order Board (Bappeda) carried in Denpasar.added that the govern- other hand, even admitted the not be Astawa undertake empower- Mangku Pastika, planning of program condiment cannotpoor with such social so far the ment to the only provide can tions. It

Poverty in Bali difficult to be alleviated

ficult in Bali dif Poverty eviated to be all

balipost (99rb Like) http://facebook.com/balipost

Rabu pon, 30 desember 2015

@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Peresmian Gedung Baru KPK

Perjuangan Pemberantasan Korupsi Terus Berlanjut

Jakarta (Bali Post) Tiga pemimpin Indonesia hadir dalam peresmian gedung baru KPK di Jakarta, Selasa kemarin. Mereka adalah Presiden (saat itu) BJ Habibie, Presiden (saat itu) Susilo Bambang Yudhoyono, dan Presiden Joko Widodo. Adalah Jokowi yang membubuhkan tanda tangannya dalam peresmian itu, di Jalan Kuningan Persada, Kavling 4, Jakarta, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-12 KPK pada 29 Desember 2015.

Perayaan Tahun Baru 2016

Jalur Pantai Kuta Steril dari Kendaraan

Mangupura (Bali Post) Mengantisipasi kemacetan lalu lintas saat perayaan malam tahun baru, polisi akan menutup jalur ke Pantai Kuta dan Legian, Kamis (31/12), mulai pukul 14.00 Wita. Masyarakat dan wisatawan yang ingin merayakan malam Tahun Baru 2016 di Kuta sudah disiapkan kantongkantong parkir. Selanjutnya pengunjung diminta jalan kaki menuju objek wisata yang dituju, seperti Pantai Kuta dan Legian. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hery Wiyanto, Selasa (29/12) kemarin, berharap masyarakat mematahui aturan yang diberlakukan di kampung turis tersebut. Jalur yang akan ditutup dan dilakukan pengalihan arus meliputi Jalan Dewi Sartika menuju Jalan Pantai Kuta ditutup dan dialihkan ke Jalan Singasari atau Jalan Ciung Wanara - Simpang Bemo Corner Simpang Temacun - Jalan Setya Budi - Simpang Dewa Ruci - Jalan Imam Bonjol atau Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta. Sementara arus lalin dari Seminyak menuju Jalan Legian akan ditutup dan dialihkan ke Jalan Sriwijaya - Jalan Jelantik - Jalan Dewi Sri diarahkan menuju Jalan Sunset Road. Sedangkan arus lalin dari Dewa Ruci menuju Jalan Setia Budi ditutup dan dialihkan ke Jalan By-pass Ngurah Rai - Jalan Imam Bonjol dan Jalan Teuku Umar, Denpasar. Sementara arus lalin dari Jalan Sunset Road menuju Jalan Nakula dan Jalan Kunti yang menuju Jalan Seminyak ditutup. Kendaraan dialihkan ke Jalan Sunset Road - Simpang Dewa Ruci Jalan By-pass Ngurah Rai. “Penutupan dan pengalihan arus ini, diawali dengan mensterilkan parkir-parkir di sepanjang Jalan Raya Legian Jalan Pantai Kuta - Jalan Melasti - Kuta Square. Sekitar pukul 16.00 Wita, semua arus lalin yang masuk menuju Jalan Raya Legian dan Jalan Pantai Kuta sudah ditutup sampai kegiatan perayaan malam tahun baru selesai,” tegas perwira asal Yogyakarta ini. Masyarakat yang melakukan perayaan di Pantai Kuta, disiapkan parkir di Central Parkir dan beberapa kantong parkir di seputaran Kuta. Mantan Kabid Humas Polda Bengkulu ini mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada. Pasalnya, pasti ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan kondisi tersebut melakukan perbuatan pidana. “Kepada pengendara mobil dan motor kami imbau supaya hati-hati, patuhi aturan berlalu lintas. Tidak kalah penting kunci kendaraan dan jangan meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan saat parkir,” tegasnya. (kmb36)

Presiden Joko Widodo ketika meresmikan gedung baru KPK, Selasa (29/12) kemarin, mengatakan gedung tersebut menandakan perjuangan pemberantasan korupsi di Indonesia terus berlanjut. Presiden mengatakan, mengemban tugas pemberantasan korupsi di negeri ini selama 12 tahun, KPK telah melewati berbagai perjalanan dan dinamika yang berharga, sehingga menjadi bagian dari sejarah pemberantasan korupsi di Indonesia. “Peresmian gedung ini, semoga bisa memberikan semangat dan energi baru untuk pemberantasan dan pencegahan korupsi. Saya mengucapkan selamat kepada pimpinan dan seluruh jajaran KPK, semoga dapat memompa semangat juang dalam menunaikan tugas kewajiban mewujudkan visi dan misi KPK,” katanya Menurut Presiden, masih banyak pekerjaan rumah pemberantasan korupsi yang harus diselesaikan, tidak saja oleh KPK, tetapi oleh seluruh jajaran pemerintah dan dikuatkan dengan partisipasi masyarakat. Berteknologi Tinggi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, diklaim menggunakan teknologi tinggi. “Gedung ini dirancang sebagai smart building (bangunan

Lala Karmela

Demi Totalitas

Bali Post/ant

TEKNOLOGI TINGGI - Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, diklaim menggunakan teknologi tinggi. Gedung ini dirancang sebagai bangunan pintar, bangunan hijau dan bangunan aman.

70 Kapal Menunggu Ditenggelamkan

Jakarta (Bali Post) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan masih ada 70 kapal yang menunggu untuk ditenggelamkan segera setelah proses persidangan selesai. Puluhan kapal itu ditenggelamkan sebagai hukuman atas tidak pidana penangkapan ikan liar (illegal fishing) yang ditegakkan sejak kepemimpinan Menteri Susi Pudjiastuti sejak akhir 2014 lalu. Dalam jumpa pers “Re-

nungan Akhir Tahun 2015” di Kantor KKP Jakarta, Selasa (29/12) kemarin, Sekretaris Jenderal KKP Sjarief Widjaja mengatakan 70 kapal yang belum ditenggelamkan itu masih dalam proses hukum setelah mengajukan kasasi. Jumlah tersebut merupakan sisa dari 107 kapal yang sudah ditenggelamkan dari 177 kapal yang telah ditangkap sepanjang 2015. “Pengadilan ada prosesnya, kita berharap bisa memenangkan perkara

lagi. Ada 70 kapal yang masih dalam proses (pengadilan), jadi kami masih punya stok untuk ditenggelamkan,” katanya. Sjarief menambahkan, dalam waktu dekat, jumlah kapal yang akan ditenggelamkan akan terus bertambah lantaran pihaknya berniat untuk melanjutkan kebijakan tersebut. Menurutnya, efek dari kebijakan tersebut sangat besar untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan tradisional Indonesia. (ant)

Moskow Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan sanksi AS terhadap Rusia akan merusak kerja sama bilateral yang mungkin dilakukan terkait masalah mendesak dalam agenda global. Selama percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri AS John Kerry, Lavrov menegaskan sanksi yang bertujuan meningkatkan tekanan atas Rusia takkan mencapai hasil yang diinginkan seperti dilansir Xinhua, Selasa (29/12) kemarin. Amerika Serikat pada Selasa (22/12) memutuskan untuk memperpanjang daftar sanksinya terhadap Rusia, sehari setelah Uni Eropa mengumumkan organisasi tersebut akan memperpanjang sanksi ekonomi atas Rusia sampai 31 Juli 2016. Menurut pernyataan daring yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Rusia, Lavrov dan Kerry juga membahas penyelesaian politik bagi

http://facebook.com/balipost

Balipostcom

langkah cepat dan strategis rebut pasar Bali

Beriklan di Bali Post Telp. : 0361-225764 email : iklanbp@yahoo.co.id

Balipostcom Balipost on Gadget

BERIKLAN VIA SMS

Iklan Bali Post

Ketik BP#Teks iklan#Tanggal muat (dd-mm-yy)

1397 1818

DEMI totalitas akting di film “Ngenest”, penyanyi Lala Karmela meminta komika Ernest Prakasa untuk mempertemukannya dengan sang istri. Dalam film “Ngenest” yang diangkat dari buku berjudul sama, Lala memang berperan sebagai Meira, istri Ernest. “Aku ke Bali untuk menghabiskan waktu dengan Meira karena dia tinggal di sana,” kata Lala dalam konferensi pers “Ngenest” di Jakarta, Senin (28/12). Di sana, Lala mengakrabkan diri dengan pasangan Ernest-Meira. Dia juga mengamati hubungan Meira dan Ernest yang penuh kemesraan untuk menjiwai karakter sebagai istri sang komika. “Mereka mesra banget dan cocok, aku harus bisa proyeksikan itu,” imbuh penyanyi yang sempat bermusik di Filipina itu. Lala mengaku terbebani dengan film perdana karena ingin tampil semaksimal mungkin dalam pengalaman barunya sebagai aktris layar lebar. “Pertama kali pure sebagai aktris bukan musisi. Ini pengalaman baru, aku deg-degan banget,” ujarnya. “Ngenest” berkisah mengenai kehidupan Ernest Prakasa yang lahir di dalam keluarga berdarah Tionghoa di Indonesia. Sisi pahit minoritas yang kerap mengalami diskriminasi dituangkan dalam sentuhan komedi. Ernest berusaha mengubah nasib dengan berbaur dengan teman-teman pribumi, bahkan dia bercita-cita menikahi perempuan pribumi kelak. “Ngenest” yang diputar mulai 30 Desember 2015 dibintangi oleh Ernest Prakasa, Morgan Oey, Lala Karmela, Kevin Anggara, Brandon Salim, Ferry Salim, Olga Lydia, Budi Dalton dan Fitria Sechan. (ant)

Kerja Sama Bilateral Makin Rusak

gerai iklan

Kirim ke : 081

pintar), green building (bangunan hijau) dan secure building (bangunan aman),” kata Ketua KPK Agus Rahardjo saat peresmian gedung baru KPK. Ia menuturkan, gedung baru itu merupakan bangunan hijau karena keberadaan resapan membuat tidak ada setetes pun air hujan yang mengalir ke lingkungan sekitarnya. Serapan air hujan, menurutnya, akan digunakan untuk membilas toilet dan menyiram tanaman di gedung KPK. Gedung baru KPK, ia melanjutkan, juga dilengkapi pengendali sentral yang memungkinkan penggunaan pendingin udara dan listrik sesuai dengan pergerakan manusia di dalamnya. “Mudah-mudahan gedung ini menjadi contoh dan untuk membuat gedung tenaga surya lain,” kata Agus, Selasa kemarin. Aliran orang yang masuk dan keluar gedung itu, menurutnya, juga sudah dirancang sedemikian rupa, sehingga pemeriksa tidak akan bertemu dengan terperiksa. “Kami juga mendesain orang yang masuk ruang tertentu hanya di ruang yang berhak karena ada 70 ruang pemeriksaan. Seseorang terperiksa di ruang satu tidak mungkin masuk ruang dua, aliran terperiksa dan pemeriksa tidak mungkin bertemu,” kata Agus. Selain itu, setiap ruangan dilengkapi dengan perekam dan alat yang langsung menerjemahkan suara menjadi tulisan.(ant)

www.iklanbalipost.com

Ketentuan : - Panjang teks iklan 30 karakter per baris, minimal 2 baris maksimal 10 baris - Anda akan menerima SMS balasan tentang biaya dan nomor rekening Bank transfer - Transfer pembayaran dan SMS nama pemilik rekening plus nominal uangnya.

krisis Suriah, krisis Ukraina, serta penerapan Rencana Aksi Gabungan Menyeluruh mengenai penyelesaian program nuklir Iran. “Menteri Lavrov kembali menegaskan perlunya untuk menghilangkan semua prasyarat sementara membentuk front persatuan dalam memerangi ISID (atau Daesh dalam Bahasa Arab) dan kelompok lain,” katanya. Mengenai krisis Ukraina, Lavrov berbicara tentang peristiwa saat pengamat dari Organisasi bagi Keamanan dan Kerja Sama di Eropa dan awak televisi negara All-Rusia dan perusahaan radio diserang dari posisi Ukraina di dekat permukiman Kominternovo di Donbass. (xin/ant)

LAYANAN ONLINE IKLAN DISPLAY IKLAN SOSIAL IKLAN ISLAND AD IKLAN PROSPEKTUS IKLAN KUPING IKLAN MEMORIAL IKLAN BERITA DUKA IKLAN BALI BIG SALE PROMO ADVERTORIAL

139 62168 PIN : 55C8E021

CUSTOMER CARE

: 081

email:pembacabalipost@gmail.com

G.0003283-RPA


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 30 Desember 2015 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu