Skip to main content

Edisi 30 Januari 2018 | BaliPost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 159 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

Selasa kliwon, 30 januari 2018

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Rumah Vertikal, Tekan Alih Fungsi Lahan ALIH fungsi lahan yang marak terjadi untuk pembangunan rumah atau perumahan tidak bisa dielakkan. Apalagi dengan jumlah penduduk Bali yang semakin bertambah. Salah satu solusi yang mengemuka untuk menekan alih fungsi lahan untuk perumahan adalah dengan membuat rumah vertikal (rumah susun). Ketua Real Estate Indonesia (REI) Bali Pande Agus Permana Widura melihat ke depannya generasi berikutnya, khususnya di Kabupaten Badung dan Denpasar, akan sulit membeli lahan atau perumahan. ‘’Jangan sampai menjadi penonton di tanah sendiri karena harga lahan sangat tinggi dan tidak terjangkau. Saya khawatir mereka tidak bisa membeli rumah di tempat mereka seperti di Denpasar dan Badung,’’ ungkapnya. Dengan demikian yang akan menjadi tempat tinggalnya adalah rumah orangtuanya. Pembangunan kamar akan dilakukan lagi. Menurutnya, ini memperihatinkan karena rumah adat di Bali semakin tidak ada lagi. Di Bali backlog tempat tinggal sebesar 270.000. Ini cukup tinggi, bahkan Badung

lebih tinggi lagi. ‘’Bukan mereka tidak ada tempat tinggal untuk mereka tempati. Ada. Tapi sifat kepemilikannya sewa ataupun kos-kosan. Ini cukup memprihatinkan,’’ ujarnya. Maka dari itu pihaknya bersama organisasi Kadin dan IAI (Ikatan Arsitek Indonesia) Bali akan bersama-sama menyuarakan hal tersebut. Satu-satunya yang bisa dijangkau adalah dengan hunian vertikal. Dengan membuat hunian vertikal, harga rumah bisa relatif murah dibandingkan dengan rumah landed house. ‘’Tentunya kita ingin menjaga kebudayaan itu sendiri. Kenapa saya bersama IAI ingin merancang ini. Apakah memungkinkan rumah tinggal vertikal tapi bernuansa Bali? Karena kalau dengan model ini, jangan sampai nuansa Bali hilang,’’ tandasnya. Pihaknya menilai kondisi Bali sudah kritis. Pihaknya mengkhawatirkan ke depannya alih fungsi lahan bisa bertambah lagi. Memang tidak ada jaminan dengan hunian vertikal akan dapat menghentikan alih fungsi lahan. Akan tetapi setidaknya dapat

meminimalisasi alih fungsi lahan. Oleh karena itu, REI Bali yang mendapat bagian tugas menyediakan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) hanya bisa membangun di daerah pinggiran seperti Buleleng, Karangasem dan Jembrana. Rumah di kawasan ini tidak bisa ditempati oleh orang-orang yang bekerja di Denpasar dan Badung, karena akan macet dan polusi. ‘’Sedangkan untuk di daerah mereka sendiri, di Buleleng, Karangasem, Jembrana, itu sudah bisa terakomodir. Yang saya khawatirkan adalah kabupaten lain dan kota dalam penyediaan rumah tinggal ini,’’ pungkasnya. Solusi yang bisa dilakukan salah satunya dengan menaikkan harga rumah subsidi itu jika dibangun di wilayah Denpasar atau Badung. ‘’Karena tidak bisa secara general kita patok rumah di Bali itu sama. Karena setiap kabupaten itu harganya lahannya berbeda-beda,’’ imbuhnya. Harga lahan di Bali lebih mahal daripada di Jakarta. Karena di Jakarta dapat dibangun secara vertikal atau ke atas. Namun di

Agus Permana Widura

IGM Aryawan

Kasus E-KTP

PENDIDIKAN

Novanto Akui Bertemu Irman, Gamawan Siap Dihukum Mati

Terbuka Peluang Kampus Asing di Indonesia Jakarta (Bali Post) – Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengatakan membuka peluang operasional perguruan tinggi asing di Indonesia dengan beberapa syarat. ‘’Kami memberikan kesempatan bagi perguruan tinggi asing khususnya universitas unggulan dunia untuk beroperasi di Indonesia. Jangan sampai ini dibilang model penjajahan gaya baru, bukan begitu karena intinya kolaborasi,’’ ujar Nasir, Senin (29/1) kemarin. Hal. 19 Diatur Pemerintah

Jakarta (Bali Post) – Setya Novanto mengaku pernah didatangi mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Irman untuk membicarakan soal anggaran. ‘’Pengalaman saya waktu Pak Irman pernah ke rumah, Pak Andi (Narogongg) yang bawa, saya keberatan karena bicarakan soal anggaran,’’ kata Setya Novanto dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (29/1) kemarin.

Aptisi Nilai Tak Tepat Jakarta (Bali Post) – Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Budi Djatmiko menilai izin penyelenggaraan perguruan tinggi asing di Tanah Air tidak tepat dan akan mengancam keberadaan perguruan tinggi yang sudah ada. ‘’Kami sepakat tidak menerima, karena bisa ‘membunuh’ perguruan tinggi yang sudah ada,’’ ujar Budi Djatmiko, di Jakarta, Senin (29/1) kemarin. Hal itu dikarenakan setiap tahun angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi hanya sekitar 30,1 persen dan tidak naik-naik. ‘’Jika perguruan tinggi asing diizinkan, tentu akan berebut padahal APK kita setiap tahun cuma segitunya. Saya kira ini kebijakan yang ngawur atau tidak tepat,’’ tambahnya. Menurutnya, yang harus dibenahi adalah perekonomian kita agar APK pendidikan tinggi semakin meningkat setiap tahunnya. Meskipun sebenarnya segmennya berbeda, yakni mahasiswa dari kalangan menengah atas. ‘’Orang kuliah ke luar negeri, tujuannya bukan hanya perguruan tingginya saja. Tetapi ingin merasakan pengalaman di luar negeri, jadi bukan semata-mata tujuannya untuk kuliah di perguruan tinggi itu,’’ jelasnya. Hal. 19 PT Kecil

Bali tinggi rumah hanya bisa maksimal 15 meter. Sementara izin untuk apartemen atau rumah vertikal itu belum ada. Di Jakarta bisa dibangun sampai 10-20 lantai. Akhirnya harga dasar daripada tanah itu lebih murah daripada harga lahan di Bali yang hanya bisa dibangun maksimal dua lantai. ‘’Ini yang perlu kita kaji bersama supaya harga di Bali tidak melambung tinggi, yang pada akhirnya berakibat penduduk Balinya tidak bisa membeli lahan di Bali sendiri,’’ tukasnya. Waka Kadin Bali Bidang Perumahan IGM Aryawan mengatakan, dalam kaitannya dengan minimalisasi alih fungsi lahan yaitu dengan penggunaan lahan yang maksimal. Dari sisi harga, dengan rumah landed tipe 36/100 rata-rata harganya di Denpasar adalah Rp 700 juta. Dengan harga itu, kemampuan masyarakat membeli rumah rendah. Namun jika dibuat rumah vertikal, harga rumah bisa ditekan menjadi Rp 400 juta. Ini lebih terjangkau oleh masyarakat yang berpenghasilan Rp 8 juta. Hal. 19 Beli Lahan

Sumber:BMKG

Gerhana Bulan Total Saat Purnama

Fenomena Alam yang Mesti Disikapi Lebih Mendalam Gerhana bulan total bersama fenomena supermoon dan bluemoon akan terjadi Rabu (31/1) besok. Supermoon ialah ukuran Bulan 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang daripada biasanya. Sementara bluemoon adalah bulan purnama yang terjadi dua kali dalam satu bulan kalender. Fenomena ini terakhir terjadi pada 31 Maret 1866, 152 tahun yang lalu. Lalu bagaimana umat Hindu menyikapi fenomena alam yang luar biasa ini? AKADEMISI Unhi Gusti Ketut Widana mengatakan, purnama yang disertai dengan gerhana merupakan purnama yang paling sempurna. Pengasuh Mimbar Agama Hindu di Bali Post ini mengatakan, sesuai teologi kosmologi, alam selalu memberi gejala kosmis yang mesti menjadi perhatian umat. Gejala ini merupakan fenomena yang

luar biasa dan harus disikapi juga dengan lebih mendalam. Artinya harus melakukan prosesi untuk lebih mendekatkan diri pada Sang Pencipta dengan segala kebesarannya. Sembahyang salah satunya. Namun, sebelumnya harus menyucikan diri seperti keramas. Hal. 19 Sucikan Diri

Novanto menyampaikan hal itu setelah mendengarkan keterangan dari mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Diah Angraeni yang menyatakan bahwa Novanto pernah menyampaikan pesan ke Diah untuk Irman agar Irman mengatakan tidak mengenal Novanto. Pesan Novanto itu disampaikan saat ia bertemu Diah di acara pelantikan ketua BPK. Diah lalu meminta Kabiro Hukum Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh untuk menyampaikan pesan Novanto itu kepada Irman. ‘’Waktu disampaikan dari Bu Diah pada saat di BPK memang suasana sangat ramai, dan waktu itu Bu Diah hanya menyampaikan apa kabar, terus saya sampaikan bahwa ‘Tolong tuh saudara Irman jangan pakai pakaipakai nama saya’,’’ ungkap Novanto. Hukum Mati Sementara itu, mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menyatakan siap dihukum mati bila terbukti menerima uang atau keuntungan dari proyek pengadaan KTP-elektronik. ‘’Itu fitnah kalau pernah saya ketemu itu hanya dugaan semua, saya siap dihukum mati,’’ kata Gamawan saat bersaksi untuk terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin kemarin. Gamawan mengaku hanya sekali bertemu dengan Direktur PT Sandipala Arthaputra Paulus Tannos, salah satu vendor dalam proyek pengadaan e-KTP. Dalam dakwaan jaksa, Gamawan disebut mendapat ruko di Grand Wijawa dan sebidang tanah di Jalan Brawijaya III melalui adik Gamawan Fauzi bernama Azmin Aulia dari Paulus Tannos. Hal. 19 Tidak Dapat

Bupati Eka Tularkan Semangat Investasi Hati Investasi hati. Model kampanye Bupati Tabanan Eka Wiryastuti. Tujuannya menumbuhkan kesadaran warga Tabanan untuk berbuat maksimal dalam membangun daerahnya, membangun komunikasi positif antarpemangku kepentingan dan membangun budi baik yang menjadi ‘’investasi’’ di masa yang akan datang.

BUPATI Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menjadi pemateri dalam acara Sekolah Kepala Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Sekolah Kepala Daerah merupakan sebuah pelatihan bagi seluruh calon kepala daerah dari PDI-P. Acara tersebut digelar PDI-P di Wisma Kinasih, Depok, Jawa Barat, Minggu (28/1). Sebagai pemateri, Bupati Eka membekali para peserta dengan semangat investasi hati. Bupati Eka percaya semakin banyak perbuatan baik yang dilakukan, niscaya investasi kebaikan yang ditabung juga akan semakin banyak. ‘’Investasi hati adalah sebuah kampanye yang saya ciptakan sendiri. Investasi hati adalah gerakan mengajak orang lain melakukan perbuatan yang baik. Semakin banyak kita berbuat baik, maka semakin banyak pula investasi kebaikan yang telah kita tabung. Jika tabungan kebaikan kita banyak, niscaya akan selalu ada pihak lain yang berbuat baik pula kepada kita. Begitulah semangat dari

investasi hati yang ingin saya sebarkan,’’ ujar Bupati Eka. Dirinya juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada PDI-P karena telah diberikan kesempatan menjadi pemateri dalam acara ini. Ia berharap pengalaman dirinya sebagai bupati di Tabanan dapat diaplikasikan dengan baik lagi oleh kepala daerah lainnya. ‘’Saya mengucapkan terima kasih kepada PDI-P karena telah diberi kesempatan menjadi pemateri pada acara ini. Saya sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar. Semoga apa yang saya lakukan bisa menjadi inspirasi daerah lain untuk menjadi lebih baik lagi,’’ ungkap Bupati Eka. Pada kesempatan tersebut, Bupati Eka juga menceritakan strateginya dalam memimpin daerah dengan keterbatasan anggaran, seperti keberhasilan Tabanan membuat jalan raya sepanjang 500 km yang merupakan hasil kerja sama pemerintah dengan masyarakat. Hal. 19 Para Petani

Bupati Tabanan Eka Wiryastuti


2 denpasar

& Sekitarnya Dialog Interaktif

BALI TV bekerja sama dengan Kantor DPD-RI Provinsi Bali menghadirkan Dialog Interaktif untuk edisi 30 Januari 2018, pukul 16.00-17.00 Wita (live), dengan menghadirkan narasumber Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III (anggota DPD/MPR-RI Utusan Provinsi Bali). Adapun tema yang dibahas adalah Indonesia menyikapi World Economic Forum 2018 di Davos Swiss dan Pertemuan ASEAN-India Summit 2018 di India. Dalam kesempatan ini, Senator Arya Wedakarna menyampaikan sejumlah pandangan terhadap sikap Bali dalam menyikapi perkembangan ekonomi dunia. Dalam pandangan Satyagraha, ketahanan ekonomi merupakan salah satu syarat jika Indonesia dan Bali ingin mempertahankan eksistensinya baik secara geopolitik dunia dan juga bagian dari ekonomi dunia. Bali sebagai destinasi pariwisata dunia kini ditantang untuk mencari sumber-sumber ekonomi alternatif dalam rangka menggantikan ketergantungan dengan ekonomi di bidang pariwisata dan kesempatan emas dengan adanya kebijakan negara maju di Davos dan keterlibatan India sebagai salah satu ekonomi terbesar dunia dalam ASEAN Summit menjadi kekuatan atau sebaliknya menjadi kelemahan dalam dunia global. Selain itu, sebagai Tim Pemenangan Joko Widodo Dua Periode dari Front Marhaen, Dr. Shri Arya Wedakarna menyampaikan dukungannya akan sikap pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Joko Widodo dalam bidang ekonomi, termasuk pembangunan infrastruktur. Semuanya akan dibahas dalam perspektif Marhaenisme. (r)

TO Narkoba Diganjar 12 Tahun Denpasar (Bali Post) Seorang target operasi (TO) dalam kasus narkoba terdakwa I Nengah Pasek Antara (37), Senin (29/1) kemarin dihukum 12 tahun penjara. Majelis hakim dalam amar putusannya mengatakan terdakwa I Nengah Pasek secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana narkotika, sebagaimana dakwaan alternatif kedua. Terdakwa secara tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman. Dia kemudian dijerat Pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Mengadili, menjatuhkan pidana kepada terdakwa I Nengah Pasek Antara dengan pidana penjara selama 12 tahun, dikurangi selama menjalani tahanan sementara. Menjatuhkan hukuman denda Rp 1 miliar, subsider empat bulan kurungan,” tegas hakim ketua I Ketut Suarta. Sebelum kesimpulan, terlebih dahulu hakim mengurai pertimbangan memberatkan dan meringankan. Hal memberatkan, perbuatan terdakwa bertentangan dengan kebijakan pemerintah memberantas tindak pidana narkotika. Hal meringankan, terdakwa mengaku bersalah, belum pernah dihukum. Terdakwa menyesali dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan. Atas putusan itu, terdakwa melalui kuasa hukumnya menyatakan pikir-pikir. Begitu juga JPU. Dalam kasus ini terdakwa diadili kasus kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu seberat 38,53 gram dan 55 butir inek ini. (kmb37)

Komplotan Penjambret Spesialis WNA Ditembak

KAPOLSEK Kuta Kompol I Nyoman Wirajaya mulai menunjukkan taring dalam memberantas penjambret yang selama ini meresahkan masyarakat dan warga negara asing (WNA). Setelah menangkap belasan penjambret dan pencopet, kini giliran komplotan penjambret spesialis WNA dibekuk di Jalan Juwet Sari Gang Mawar Blok F, Denpasar Selatan (Densel), Senin (22/1) lalu. Pelakunya Komang Devayana alias Mang Pong (19) dan Gede Arya alias Junior (23). Kedua pelaku melakukan perlawanan dan mencoba kabur, polisi terpaksa menembak kaki kirinya. Sedangkan tersangka Arya alias Junior merupakan residivis kasus jambret. Dia baru bebas November 2017 lalu. Komplotan ini beraksi di 13 TKP. “Komplotan ini khusus menyasar turis asing. Bahkan salah satu korbannya luka parah dan dirawat di rumah sakit. Waktu dijambret, tali tas nyangkut di leher korban. Korban sampai jatuh dan diseret oleh pelaku,” kata Kapolsek Kuta Kompol I Nyoman Wirajaya didampingi Kanit Reskrim Iptu Ario Seno di Ground Zero Jalan Legian, Kuta, Senin (29/1) kemarin. Penangkapan kasus ini berdasarkan laporan turis Tiongkok Meng Lan (38) yang dijambret di Jalan Blambangan, Kuta, Sabtu (20/1) lalu. Pelaku menarik tas yang dibawa korban. Tas tersebut berisi dua HP, dompet berisikan uang Rp 550.000 dan kartu ATM. Total kerugiannya Rp 9,5 juta. Setelah mendapat laporan tersebut, Tim Opsnal yang dipimpinan Panit Buser Iptu Putu Budi Artama langsung melakukan olah TKP. Alhasil didapat informasi bahwa pelaku mengendarai sepeda motor NMax. Selanjutnya pada Senin (22/1) pukul 13.30 Wita, polisi menggerebek tempat tinggal pelaku asal Karangasem ini. “Pengakuan sementara, mereka beraksi di 13 TKP. Korbannya semua turis asing,” tegas Kompol Wirajaya. Berdasarkan hasil interogasi, pelaku beraksi di Jalan Sunset Road, Jalan By-pass Ngurah Rai, Jalan Majapahit, Jalan Mertanadi, Jalan Blambangan dan Jalan Raya Kuta. “Barang bukti yang kami amankan di antaranya beberapa HP, uang, plat motor, uang Rp 2.035.000 dan 303 yuan. Selain itu juga disita AC dan sepeda motor NMax yang dibeli dari uang hasil menjambret,” ungkap Wirajaya. Menurut Wirajaya, pihaknya masih memburu beberapa pelaku jambret lainnya. Ia ingin wilayah Kuta steril dari pelaku jambret dan copet. Oleh karena itu, pihaknya akan mengerahkan kekuatannya, termasuk bantuan masyarakat dan pam swakarsa. (rah)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : PENGUSAHA PROTES DEPO PASIR DI KUBU Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

denpasar Penyelundup Bibit Lobster Ditangkap Denpasar (Bali Post) Penyelundupan ribuan bibit lobster ditaksir senilai Rp 778,5 juta digagalkan petugas Ditpolairud Polda Bali di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Minggu (28/1) lalu. Polisi menangkap AG, S, T dan SO. Ribuan bibit lobster tersebut dibawa dari Lombok, NTB. Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Bali AKBP Edhi Cahyono mengatakan, pihaknya menyita 8.250 bibit lobster yang dikemas dalam kantong plastik. AG merupakan pengendali dari sindikat penyelundupan lobster. Sedangkan pelaku lainnya berperan sebagai kurir yang membantu aksi penyelundupan. “Tujuan akhir mereka adalah Surabaya, Jawa Timur. Mereka mengangkut bibit lobster ini menggunakan truk dari Lombok lalu menyeberang ke Bali dan ke Banyuwangi, Jawa Timur,” ujar Edhi Cahyono, Senin (29/1) kemarin. Menurut Edhi Cahyono, bungkus plastik berisi bibit lobster tersebut disembunyikan di dalam dua rokok ukuran besar. Selanjutnya dus tersebut digabung dengan barang lain di bak truk. Ditegaskan, kasus ini masih didalami terutama peran masing-masing pelaku. Pasalnya, mereka pernah beraksi di beberapa wilayah di luar Bali. Bahkan dari hasil interogasi, pelaku beberapa kali ditangkap. “Mereka mengaku dibayar Rp 5 juta untuk biaya berangkat dari NTB sampai Banyuwangi. Untuk upahnya belum tahu karena keburu ditangkap, kami masih dalami,” katanya. (kmb36)

Selasa Kliwon, 30 Januari 2018

Bali Post/eka

BIBIT LOBSTER - Pol Air Polda Bali menggelar barang bukti bibit lobster selundupan, beserta para tersangkannya di Mapol Air Polda Bali, Senin (29/1) kemarin. Sekitar 8.250 bibit lobster diamankan di Gilimanuk. Bibit itu rencananya diselundupkan dari Lombok ke Surabaya.

Kusta Masih Jadi Stigma

Dianggap Penyakit Kutukan, Penderita Malu Berobat

Denpasar (Bali Post)-

Penyakit kusta masih menjadi stigma di masyarakat. Bahkan tidak sedikit yang menganggap penyakit ini sebagai penyakit kutukan. Akibatnya, penderita kusta merasa malu untuk berobat, apalagi sampai terdata sebagai penderita kusta. Hal ini juga yang menyebabkan data kusta seperti fenomena gunung es. Artinya, masih banyak masyarakat yang belum terdata. Dokter Spesialis Penyakit Kulit dan Kelamin RSUP Sanglah Dr. dr. Luh Made Mas Rusyati, Sp.KK. menjelaskan, di negara maju pengidap kusta menurun drastis karena mereka minum obat. Sementara di Indonesia kasusnya tersembunyi karena penderitanya tidak melaporkan diri dan berobat sendiri karena merasa malu. “Kondisi ini membuat Indonesia terus menjadi negara ketiga terbesar di dunia dari sisi jumlahnya kasus kusta, setelah India dan Brazil,” kata Mas Rusyati, belum lama ini.

Menurut Mas Rusyati, kasus kusta tertinggi di Indonesia ada di Jawa Timur. Sementara Bali endemisnya rendah dengan presentase 0,5 per mil. “Rendah sekali. Tapi pencatatan itu tidak sesuai karena kusta ini seperti fenomena gunung es,” katanya seraya menegaskan, pencatatan ini yang dinilai tidak sesuai karena pihaknya di RSUP Sanglah menemukan 76 kasus baru setiap tahunnya. Dari 76 kasus itu, kata Mas Rusyati pengidapnya berasal dari berbagai suku. Misalnya ada pen-

gidap kusta yang ber-KTP Jawa Timur, namun berobat ke Bali. Begitu juga dari Sulawesi berobat ke Bali. “Mereka berobat ke Bali karena mereka malu jika diketahui menderita kusta di wilayahnya,” ujarnya. Dengan adanya penderita kusta yang tersembunyi, menurut Mas Rusyati menyebabkan obat tidak terjangkau seluruhnya. Padahal obat itu gratis dari WHO, termasuk pemeriksaannya juga gratis. Namun sampai saat ini Indonesia belum mampu menurunkan kasus

kusta. “Jika saja pengetahuan masyarakat Indonesia lebih bagus, bisa saja Indonesia terbebas dari kasus kusta,” katanya menyesalkan. Mas Rusyati menjelaskan, kasus penyakit kusta tidak hanya dijumpai di wilayah tropis. Tapi juga terjadi di wilayah beriklim dingin. Sebagai contoh, Skandinavia dulu pernah menduduki peringkat tertinggi kasus kusta. Namun sekarang kasusnya nol. “Karena itu negaranya kecil, pencatatannya bagus. Negara kita besar, mobilitas masyarakat kita tinggi. Dulu yang paling endemis itu Sulawesi. Oleh karena petugas kesehatannya konsen di situ, pencatatannya sangat bagus. Promosinya juga baik, sehingga hal itu menyebabkan kasus kusta di pulau itu turun,” tuturnya. Mas Rusyati menegaskan, kusta

tidak menyebabkan meninggal tapi menyebabkan cacat. Oleh karena itu, dulu ketika belum ada obat, penderita kusta diasingkan. Tempatnya di Bali adalah di rumah sakit kusta yang saat ini disebut Rumah Sakit Indera Bali Mandara. Setelah orde baru dilakukan pengobatan terintegrasi. “Jadi penderita kusta bisa dirawat di rumah sakit mana saja. Karena penyakitnya jelas diketahui, penyebabnya diketahui dan obatnya juga sudah ada. Tinggal sekarang masyarakat menghilangkan stigma negatif tersebut,” tegasnya. (kmb42) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

HUT Ke-65 Yayasan Dwijendra

Rai Mantra Dorong Sekolah Ikut Kembangkan Budaya Bali

HUT - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Menteri Koperasi dan UKM-RI A.A. Gede Ngurah Puspayoga saat menghadiri peringatan HUT ke-65 Yayasan Dwijendra Denpasar, Minggu (28/1). PERINGATAN HUT ke-65 Yayasan Dwijendra Denpasar yang jatuh pada 28 Januari 2018 berlangsung meriah. Ribuan siswa yang merupakan Keluarga Besar

Yayasan Dwijendra Denpasar terlihat memadati Panggung Terbuka Ardha Candra, Minggu (28/1) malam. Gelaran malam apresiasi Mahakarya Dwijendra dibuka

langsung Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang ditandai dengan pemukulan gong sebanyak lima kali. Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Menteri Koperasi dan UKM-RI A.A. Gede Ngurah Puspayoga, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar Made Mulyawan Arya serta instansi terkait lainnya. Dalam sambutannya, Wali Kota Rai Mantra mengatakan bahwa di era digitalisasi saat ini, eksistensi sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Dwijendra di media sosial terus meningkat. Seperti halnya dengan adanya genjek inovatif yang tentunya dapat memberikan keseimbangan antara otak kanan dan otak kiri siswa. “Untuk pendidikan itu memang perlu penyeimbangan antara otak kanan dan otak kiri. Jadi untuk memaksimalkan pendidikan formal juga diperlukan hiburan seperti genjek sederhana,” ujar Rai Mantra. Rai Mantra mengatakan, Yayasan Dwijendra merupakan salah satu stakeholder yang bergerak di dunia pendidikan

yang memiliki karakteristik identitas tersendiri. Di mana Yayasan Dwijendra merupakan salah satu sekolah dengan karakteristik yang menguatkan masyarakat Bali. “Dwijendra muda ini harus bangga, harus terus berkreativitas dan harus terus pintar,” pesan Rai Mantra. Rai Mantra menambahkan, perkembangan Yayasan Dwijendra dari tahun ke tahun semakin populer. Di mana sebagian keluarga besar Yayasan Dwijendra yang merupakan generasi muda masa kini yang mudah menerima informasi di era digitalisasi diperlukan revolusi mental yang baik. Ke depanya memiliki suatu orientasi yang lebih maju, lebih berbudaya dan lebih berintegritas. “Selamat berulang tahun yang ke65 Yayasan Dwijendra. Semoga tetap bisa mengemban amanah dalam mencerdaskan SDM Bali serta terus mengamankan dan mengembangkan kebudayaan Bali,” ujar Rai Mantra. Sementara itu, Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar MS Candra

Jaya mengatakan, peringatan 65 tahun Yayasan Dwijendra dikemas dengan gelaran tari kolosal Oratorium Parama Teja Bali Dwipa. Di mana garapan yang melibatkan seluruh keluarga besar Yayasan Dwijendra Denpasar yang terdiri dari siswa TK, SD, SMP, SMA, SMK, mahasiswa, guru, staf, pegawai, dosen hingga alumni yang keseluruhannya berjumlah 350 orang. Candra Jaya menjelaskan, garapan ini menceritakan gambaran tentang Bali dengan berbagai kebudayaan dan tradisinya. Seperti di Kota Denpasar dengan Omedomedan, Kabupaten Badung dengan Siat Tipat Bantal, Kabupaten Klungkung dengan Tari Telek dan berbagai jenis kebudayaan daerah di seluruh Bali lainnya. Selain itu, berbagai jenis perpaduan musik tradisional dan modern turut ditampilkan. “Melalui tari kolosal ini diharapkan masyarakat dan keluarga besar Yayasan Dwijendra mampu memahami Bali dengan berbagai kebudayaannya,” tegasnya. (ad1430)

Jalin Sinergitas dan Toleransi

Rai Mantra Terima Kunjungan Silaturahmi Pangdam IX/Udayana

PANGLIMA Kodam (Pangdam) IX Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP. didampingi Dandim 1611 Badung Letkol Inf. Handoko Yudo Wibowo melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Lurah Dauh Puri yang diterima Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda AAN Rai Iswara di Kantor Lurah setempat di kawasan Jalan Nusakambangan, Senin (29/1) kemarin. Dalam suasana yang penuh keakraban tersebut, Pangdam Benny Susianto, S.IP. mengatakan tujuan kedatangannya ke Kantor Lurah Dauh Puri untuk melakukan silaturahmi serta memperkenalkan diri, karena dirinya baru beberapa minggu menjabat sebagai Pangdam IX/Udayana menggantikan Mayjen TNI Komarudin Simanjuntak. Selain melakukan silaturahmi, kunjungan yang

dilakukannya juga untuk mengetahui tentang wilayah dan teritorial di Denpasar, sehingga dalam melaksanakan tugas ke depan bisa saling koordinasi dan komunikasi, serta bersinergi terutama dalam membantu menjaga kondusivitas keamanan. Selain itu, Pangdam Benny Susianto, S.IP. juga memuji contoh sikap toleransi yang hebat di wilayah Denpasar dan Bali pada umumnya, yang mungkin tidak banyak dimiliki di daerah lain. “Ini adalah sesuatu yang hebat dan ini harus terus dipertahankan, karena inilah nilai lebih yang dimiliki Bali yang menjadi ciri khas yang membuat wisatawan asing datang ke Bali dan ini tidak boleh hilang,” kata Pangdam yang humoris ini. Pangdam Benny Susianto, S.IP. mengajak semua masyarakat untuk senantiasa menjaga kondusivitas. Begitu Bali tidak aman,

BERSAMA - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra berfoto bersama Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP. (pakai kalung bunga), Sekda AAN Rai Iswara, kadus/kaling se-Kelurahan Dauh Puri dan tokoh masyarakat di Kantor Lurah setempat, Senin (29/1) kemarin. maka akan berdampak kepada perekonomian masyarakat. Sementara itu, Wali Kota Rai

Mantra menyambut baik kedatangan Pangdam beserta jajarannya, serta mengucapkan selamat

datang di Kota Denpasar. Menurut Rai Mantra, dengan luas wilayah Denpasar yang mencapai 127,78 kilometer persegi dan jumlah penduduk mencapai 800 ribu jiwa lebih serta terdiri dari empat kecamatan, Denpasar memiliki Indeks Pembangunan Manusia mencapai 82,46 persen dan Indeks Kebahagiaan Masyarakat mencapai 74,63 persen. Artinya, kalau masyarakatnya sudah bahagia, segala program Pemkot Denpasar sudah menyentuh segala lini dan semoga ke depannya akan menjadi lebih baik lagi. “Kami berharap sinergitas antara Pemerintah Kota Denpasar dengan TNI akan terjalin semakin baik ke depannya,” ujarnya seraya menambahkan, dalam berbagai kegiatan Pemkot Denpasar selalu melibatkan peran serta TNI sehingga dapat ikut mempercepat program pembangunan di Kota Denpasar. (ad1431)


Selasa Kliwon, 30 Januari 2018

BADUNG

Perangkat Desa Dilarang Ikut Kampanye Pilkel Mangupura (Bali Post) –

Keterlibatan perangkat desa dalam kampanye pemilihan perbekel (pilkel) kini dilarang. Larangan ini diatur dalam Pasal 35 ayat 2 Peraturan Bupati Badung Nomor 30 Tahun 2016. Di sana ditegaskan, pelaksana kampanye dalam kegiatan kampanye dilarang mengikutsertakan perbekel, perangkat desa dan anggota BPD. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Putu Gede Sridana mengatakan, masa kampanye akan diatur selama tiga hari. “Perlu ditekankan di sini, aparat desa dilarang ikut kampanye dan ini diatur dalam Perbup,” ujar Sridana, Senin (29/1) kemarin. Menurut Sridana, pihaknya telah melakukan sosialisasi perihal kebijakan tersebut menyusul akan digelarnya pemilihan perbekel secara serempak di tiga desa, yakni di Kecamatan Mengwi seperti Desa Sobangan, Desa Baha dan Desa Munggu. Dalam kegiatan ini juga disosialisasikan umur minimal calon perbekel, yakni 25 tahun dengan ijazah minimal tamatan SMP. “Calon perbekel minimal ada dua orang dan maksimal lima orang. Jika calon kurang dari dua orang,

panitia akan memperpanjang masa pendaftaran calon selama 20 hari,” ungkapnya. Sridana yang juga merupakan Sekretaris Tim Pembina/Monitoring Pemilihan dan Pelantikan Perbekel di Kabupaten Badung ini menambahkan, tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk menyatukan persepsi terhadap pelaksanaan peraturan perundang-undangan dalam hal ini Peraturan Bupati Badung Nomor 30 Tahun 2016 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 7 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pemilihan dan Pemberhentian Perbekel. “Selain itu, juga untuk memastikan dan mengawal agar jadwal pelaksanaan pemilihan perbekel di Desa Sobangan dapat berjalan secara serentak karena

kita akan melaksanakan pemilihan perbekel secara serentak yang akan dilaksanakan paling cepat pada April dan paling lambat akan dilaksanakan pada Mei mendatang, ” terangnya. Sementara itu, Penjabat Perbekel Sobangan Ni Nyoman Suryani mengatakan, terkait persiapan pemilihan Perbekel Desa Sobangan sudah dibentuk panitia pemilihan. “Setelah ada sosialisasi ini, kami akan meng-SK-kan panitia yang kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan tahapan-tahapan pemilihan seperti melakukan sosialisasi ke banjar-banjar,” katanya seraya menambahkan, pihaknya akan mendata pemilih yang dapat menggunakan hak pilihnya sesuai perundangan dari 3.500 penduduk Desa Sobangan. (kmb27)

3

Balitbang Badung Gelar Rapat Koordinasi Kelitbangan BADAN Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pemkab Badung menggelar Rapat Koordinasi Kelitbangan berkaitan dengan Kajian Prioritas PPNSB pada Tahun 2019, serta Rencana Penyelenggaraan Forum Kelitbangan pada Tahun 2018 serta Majelis Pertimbangan Kelitbangan dan Tim Kelitbangan di Kantor Litbang, Puspem Badung, Senin (29/1) kemarin. Rakor Kelitbangan dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung I Wayan Suambara, Majelis Pertimbangan Kelitbangan Pemerintah Kabupaten Badung serta Tim Kelitbangan Pemerintah Kabupaten Badung. Kepala Badan Litbang Badung I Wayan Suambara menjelaskan, tahun 2018 ini Bupati Badung telah menetapkan Majelis Pertimbangan Kelitbangan dan Tim Kelitbangan. Majelis ini tugas pokok dan fungsinya adalah lebih kepada menentukan arah kebijakan di Kabupaten Badung, sementara Tim Kelitbangan melaksanakan kelitbangan sesuai dengan norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan. Ada satu instrumen lagi yang belum dibentuk yaitu Tim Penjamin Mutu. Dalam pelaksanaan tugas 2018 ini, kegiatan yang akan dilaksanakan meliputi penelitian dampak hibah, survei kerukunan tingkat kebahagian, survei kepuasan masyarakat, gender, evaluasi ke-

KELITBANGAN - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Kepala Badan Litbang Kabupaten Badung I Wayan Suambara saat Rapat Koordinasi Kelitbangan di Kantor Litbang, Puspem Badung, Senin (29/1) kemarin. bijakan program Badung sehat. Di tahun ini, Badan Litbang juga akan merencanakan penyelenggaraan Forum Kelitbangan melalui Fokus Grup Diskusi. Untuk program di tahun 2019 memprioritaskan pada program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) yang mencakup lima bidang prioritas, di antaranya pangan, sandang dan papan, kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial dan ketenagakerjaan, seni, adat, agama dan budaya serta pariwisata. Pada kesempatan ini, Wabup Suiasa menyampaikan apresiasi atas program kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan Badan

Litbang bersama Majelis Pertimbangan Kelitbangan dan Tim Kelitbangan Badung. Dalam rapat tersebut, Wabup Suiasa juga ikut memberikan pemikiran dalam menjaga kearifan lokal Keluarga Berencana (KB) Bali ke depan sebagai warisan leluhur. Diharapkan Balitbang mencoba membuat kajian mengenai kearifan lokal KB Bali. “Dengan kebijakan yang telah diambil Pemkab Badung saat ini yang mampu meringankan beban masyarakat, maka diperlukan kembali menjaga kearifan lokal Keluarga Berencana Bali dengan empat anak, yakni Putu, Made, Nyoman dan Ketut,” jelasnya. (ad1427)

Sekda Badung Terima Tim Apkasi dan Travlr Australia Siap Promosikan Pariwisata Bali SEKRETARIS Daerah (Sekda) Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa, Senin (29/1) kemarin menerima kunjungan dari Tim Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dan Travlr Australia (media asal Australia) di Puspem Badung. Tim Apkasi dan Travlr Australia telah menjalin kerja sama dengan tujuan ikut mempromosikan dan mengkampanyekan kembali pariwisata Bali dan status keamanan berwisata terkait erupsi Gunung Agung kepada wisatawan mancanegara melalui media The Bali Bible. Dari Apkasi hadir Syaifudin bersama Rizki Fauzi, dari Travlr Australia hadir Chis Burns, Simon To Wennepe dan Nina Willianson. Sementara Sekda Badung didampingi Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniartha, I.B. Geger dari Bagian Pemerintahan serta perwakilan dari Dinas Pariwisata Badung. Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa sangat menyambut baik MoU yang telah dilakukan antara Apkasi dengan Travlr Australia, dalam upaya mempromosikan pasiwisata bali melalui The Bali Bible. Hal ini gayung bersambut dengan komitmen dan langkah yang telah dilakukan Pemkab Badung dalam rangka recovery pariwisata Bali terkait dengan erupsi Gunung Agung. Adi Arnawa juga menyampaikan apresiasi kepada Travlr Australia yang ikut berperan dan membantu Pemerintah Provinsi Bali dan Pemkab Badung khususnya dalam mempromosikan pariwisata Bali

ke mancanegara dan memastikan Bali aman dikunjungi. Melalui upaya ini diharapkan perkembangan pariwisata di Bali dapat berjalan dengan baik dan kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara mampu meningkat. Terkait dengan Bali Bible, Sekda juga meminta Dinas Pariwisata Badung untuk segera melakukan koordinasi dengan pihak Travelr Australia. “Pada prinsipnya, kami Pemkab Badung mendukung upaya dari Apkasi dan Travlr Australia bersama-sama mempromosikan periwisata Bali dan memastikan Bali aman untuk dikunjungi wisatawan,” tambahnya. Chris Burns dari Travlr Australia menerangkan, pihaknya akan

membuat sebuah kompetisi melalui website yang dimiliki yakni Bali Bible. Kompetisi ini dengan mengajak turis untuk merancang atau membuat trip di wibesite Bali Bible, di mana yang banyak follower-nya akan mendapat hadiah berupa paket holiday di Uluwatu, Seminyak dan Ubud. Sementara itu, Syaifudin dari Apkasi menerangkan, Apkasi bersama Travlr Australia telah menjalin kerja sama. Sebagai bentuk dukungan nyata, kedua pihak bermaksud membantu pemerintah Indonesia khususnya Bali untuk mempromosikan pariwisata Bali, sehingga dapat memulihkan pariwisata Bali serta meningkatkan kunjungan wisatawan. (ad1429)

KUNJUNGAN - Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa menerima kunjungan dari Tim Apkasi dan Travlr Australia (media asal Australia) di Puspem Badung, Senin (29/1) kemarin.

Badung Mantapkan Pembentukan Mall Pelayanan Publik Bali Post/kmb23

SAMPAH KIRIMAN - Wisatawan mancanegara berjalan melewati tumpukan sampah di kawasan Pantai Kedonganan, Senin (29/1) kemarin. Akibat hujan dan angin kencang, sampah kiriman dari kawasan hulu yang berupa sampah plastik maupun sampah rumah tangga dan ranting pohon kembali memenuhi Pantai Kedonganan. Selain kurang enak dipandang, kondisi ini juga menimbulkan bau yang tidak sedap.

Tekan Penyebaran HIV/AIDS

Pemkab Siapkan VCT di Puskesmas

Mangupura (Bali Post) – Penyebaran Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di Kabupaten Badung cukup mencengangkan. Pasalnya, selain jumlah pengidapnya mencapai angka 2.903 kasus, pengidap penyakit yang disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV) ini dominan usia produktif, yakni 20-49 tahun sebanyak 90,5 persen. Melihat kondisi tersebut, Pemkab Badung telah mengambil langkah cepat dengan gencar menyosialisasikan Voluntary Counseling and Testing (VCT) yang dapat diakses di seluruh puskesmas, termasuk mengakses pengobatan antiretroviral (arv). Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Badung dr. Gede Putra Suteja mengatakan, selain VCT di seluruh puskesmas, termasuk mengakses pengobatan secara antiretroviral (arv), pihaknya juga menyediakan tenaga di masingmasing desa. Layanan VCT dapat dilakukan di Puskesmas Kuta I, Puskesmas Kuta II, Puskesmas Abiansemal I, Puskesmas Mengwi I dan Puskesmas Kuta Selatan. “VCT dan arv sudah hampir bisa di se-

luruh puskesmas di Badung dan di RSUD Mangusada juga,” ujar Putra Suteja, Senin (29/1) kemarin. Upaya tersebut, kata Putra Suteja, tentunya untuk mendekatkan layanan dengan ODHA, yaitu dengan membentuk puskesmas satelit arv sehingga pengobatan arv bisa dilakukan di puskesmas terdekat dengan tempat tinggal ODHA. Strateginya berupa getting to zero. Seperti diberitakan sebelumnya, jumlah kasus HIV/AIDS yang ditemukan di layanan Kabupaten Badung secara komulatif dari tahun 1987 sampai dengan Desember 2017 sebanyak 2.902 kasus. Yakni AIDS 1.164 kasus dan HIV 1.738 kasus. Dari angka tersebut, terbanyak dari kelompok umur 20-49 tahun yakni 90,5 persen. “Kami sering melakukan sosialisasi bahaya kasus HIV/AIDS. Kami juga punya lembaga komprehensif berkesinambungan dan punya tenaga di 62 desa se-Badung untuk melakukan pendataan,” kata Putra Suteja. Sebelumnya, Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Badung I Ketut Suiasa mengata-

kan, virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh ini merupakan penyakit yang menjadi momok masyarakat. Namun masyarakat masih banyak yang belum paham dengan apa itu HIV/AIDS. “Beberapa tahun terakhir penemuan kasus HIV/AIDS mengalami peningkatan tajam,” ungkapnya. Dengan banyaknya masyarakat sadar, Suiasa yang juga Wakil Bupati Badung ini berharap dapat mendorong percepatan tercapainya penurunan epidemi HIV, sehingga Badung dapat mencapai tiga zero, yaitu zero infeksi baru, zero kematian terkait AIDS dan zero stigma dan diskriminasi melalui pencegahan penularan HIV. Ditegaskan, KPA Badung telah melakukan upaya-upaya untuk menyadarkan masyarakat tentang HIV/AIDS. Seperti pemasangan spanduk pencegahan HIV dan AIDS di 62 desa/kelurahan se-Badung, melaksanakan kegiatan “ngelindeng sehat” seraya menghapus stigma dan diskriminasi HIV/AIDS di Kabupaten Badung di 547 banjar se-Badung. (kmb27)

GUNA memantapkan pembentukan Mall Pelayanan Publik, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Pemkab Badung menggelar Rapat Koordinasi di ruang rapat kantor setempat, Puspem Badung, Senin (29/1) kemarin. Rapat tersebut dihadiri Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, Kadis PMPTSP Made Agus Aryawan, Kepala Divisi Imigrasi Natsir, Kepala BPN Badung Samsul Bahri serta dari perwakilan Polres Badung, Askes, Bank Mandiri, BPJS, BPD Bali dan perangkat daerah terkait. Kadis PMPTSP Made Agus Aryawan mengatakan, rapat koordinasi ini digelar dalam rangka menindaklanjuti kebijakan dari Kementerian PAN-RB yang sudah dituangkan ke dalam Permen PAN-RB Nomor 23 Tahun 2017 dan Keputusan Menteri PAN-RB yang menetapkan Kabupaten Badung menjadi salah satu pilot project pembangunan Mall Pelayanan Publik di Tahun 2018 bersama 11 kabupaten/kota.

Menurutnya, secara prinsip maksud dan tujuan dibentuknya Mall Pelayanan Publik, di mana pemerintah menginginkan ada suatu perubahan paradigma pelayanan publik, karena selama ini pelayanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah dinilai belum mampu memberikan kepuasan kepada masyarakat. Maka dari itu, kebijakan ini harus dilakukan, karena paradigma untuk melayani secara lebih baik memang menjadi tuntutan saat ini di semua daerah, termasuk Kabupaten Badung. Pihaknya juga sangat mengapresiasi komitmen dari pimpinan, di mana Pemkab Badung betul-betul ingin mewujudkan Mall Pelayanan Publik, sehingga apapun kebutuhan untuk mewujudkan Mall Pelayanan Publik sangat didukung oleh pimpinan. Dalam mewujudkan Mall Pelayanan Publik, pelayanan yang sudah menyatakan kesiapan bergabung yakni dari Kanwil Hukum dan HAM dengan pelayanan perpanjangan passport, begitu pula

RAPAT KOORDINASI - Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Kadis PMPTSP Made Agus Aryawan, seusai rapat koordinasi di Dinas PMPTSP, Senin (29/1) kemarin.

dari Kanwil Direktorat Pajak, KPP Pratama Badung Utara dan Badung Selatan, dari Polres Badung termasuk pihak perbankan. “Berkat dukungan tersebut, kami yakin bahwa kualitas pelayanan publik di Kabupaten Badung akan semakin baik dan tentunya harus ada integrasi mencakup masalah SOP, sistemnya termasuk meningkatkan kualitas SDM,” tambah Agus Aryawan. Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan, dalam rangka reformasi birokrasi, pemerintah pusat berkomitmen untuk merubah paradigma pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui kebijakan pembentukan Mall Pelayanan Publik di setiap daerah. Melalui Mall Pelayanan Publik ini, pemerintah pusat menginginkan pelayanan yang diberikan oleh pemerintah daerah tidak terkesan formal dengan suasana yang familiar. “Dari Mall Pelayanan Publik diharapkan masyarakat yang datang ke Badung mendapatkan one stop service, dalam artian masyarakat hanya perlu masuk dalam satu kantor akan mendapatkan banyak pelayanan,” terangnya. Untuk mewujudkan Mall Pelayanan Publik di Badung, Pemkab Badung akan menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan, sehingga Badung diharapkan dapat me-launching Mall Pelayanan Publik pada Mei 2018 mendatang. Sekda Adi Arnawa juga mengharapkan, ke depan sebisa mungkin semua pelayanan publik yang ada di Badung akan terlayani di satu tempat, yaitu di Mall Pelayanan Publik Pemkab Badung. “Terwujudnya tempat pelayanan seperti ini akan mempermudah pelayanan kepada masyarakat serta menutup kemungkinan terjadinya Korupsi, Kolusi dan Nepotisme,” tegas Adi Arnawa. (ad1428)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

RRI ’’Goes To’’ STPBI dan Pembukaan Pendaftaran STPBI-SPB RADIO Republik Indonesia (RRI) mengunjungi Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI), Denpasar, dalam kegiatan Goes to Campus, Senin (29/1) kemarin. Stasiun radio milik pemerintah Indonesia ini didirikan pada tanggal 11 September 1945. Slogan RRI adalah ‘’Sekali di Udara, Tetap di Udara’’. Tujuan RRI adalah mengenalkan kampus-kampus seluruh Bali ke masyarakat terutama para mahasiswa, sehingga masyarakat memiliki pengetahuan tentang sekolah–sekolah tinggi secara benar. Tim RRI diterima Ketua STPBI I Made Sudjana, S.E., M.M., CHT., CHA., Pembantu Ketua III STPBI Bidang Kemahasiswaan I Gusti A. Nyoman Winda, MBA., BBA., CHT., CHA. serta Pembantu Ketua IV STPBI Bidang Humas, Marketing dan Kerja Sama Drs. I Nyoman Urbanus, M.Si., CHT., CHA. Pada kesempatan itu, Made Sudjana menjelaskan tentang jadwal pendaftaran STPBI-SPB tahun ajaran 2018/2019 yang akan dibuka mulai Rabu (31/1/2018) di STPBI-SPB Jalan Kecak No.12, Gatot Subroto Timur, Denpasar, dengan biaya Rp 300.000. Keunggulan yang dimiliki oleh STPBI-SPB adalah peluang magang di lima negara (Amerika Serikat, Jepang, Australia, Spanyol, Malaysia), fasilitas hotel bintang 5,

GOES TO CAMPUS - Kegiatan RRI Goes to Campus di Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) Denpasar, Senin (29/1) kemarin. kerja sama Dual Degree dengan IMI Switzerland serta penyaluran tenaga kerja oleh PT Bali Duta Mandiri ketika lulus dari STPBI dan SPB. RRI juga mewawancarai mahasiswa yang baru saja pulang training dari AS. Kesempatan training tersebut merupakan pengalaman yang tidak terlupakan karena mahasiswa juga belajar mengenal budaya asing, belajar bahasa asing, kesempatan menabung karena training dibayar secara wajar dan kesempatan jalanjalan untuk menambah wawasan.

Kesempatan training bagi mahasiswa STPBI dan SPB tidak hanya di Bali atau dalam negeri, tetapi juga di luar negeri seperti di Jepang, Jerman, Spanyol, Thailand dan Malaysia. Selain itu, dengan bimbingan dosen yang andal STPBI berhasil meraih peringkat madya dalam penelitian tingkat nasional dari Dikti. Agar lebih jelasnya, calon mahasiswa nanti dapat datang langsung ke kampus STPBI untuk melihat fasilitas kampus dan mendaftar pada 31 Januari 2018. (ad1422)

RUPS Setujui Tambah Cadangan Modal BPR Lestari Rp 25,7 Miliar

RAPAT UMUM – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT BPR Sri Artha Lestari di The Mulia Hotel Bali. RAPAT Umum Pemegang Saham (RUPS) PT BPR Sri Artha Lestari menyetujui peningkatan cadangan umum perseroan dari Rp 30 miliar menjadi Rp 55,7 miliar. Hal ini disepakati dalam RUPS Tahunan yang diselenggarakan di The Mulia Hotel Bali, Sabtu (27/1) lalu. ‘’Peningkatan cadangan umum ini dalam rangka memperkuat permodalan dan komitmen kami untuk comply kepada otoritas mengenai cadangan umum yaitu minimal 20% dari modal disetor,’’ kata Alex P. Chandra, Komisaris Utama BPR Lestari. Dalam rapat tersebut, Direktur Utama BPR Lestari Pribadi Budiono juga melaporkan perkembangan kinerja usaha tahun 2017. ‘’Tahun 2017 merupakan tahun yang cukup berat bagi kami. Namun, kami bersyukur dapat melewatinya dengan pencapaian aset Rp 4,5 triliun,’’ ujarnya. BPR Lestari berhasil membukukan kinerja usaha yang memuaskan

sepanjang tahun 2017 lalu. Hal ini terlihat dari beberapa indikator keuangan yang tetap tumbuh secara positif, seperti aset yang berhasil tumbuh Rp 406 miliar dari tahun lalu menjadi Rp 4,551 triliun. Pertumbuhan aset ini masih didorong oleh kinerja penghimpunan dana pihak ketiga yang berhasil dibukukan sebesar Rp 3,499 triliun atau naik Rp 267 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Di samping aset, kinerja laba pun mencatatkan hasil yang memuaskan sebesar Rp 183,5 miliar, naik Rp 11,5 miliar (6,6%) dari tahun lalu yang tercatat Rp 172 miliar. ‘’Ini merupakan komitmen kami untuk dapat memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham,’’ tambah Pribadi Budiono. Ia juga menjelaskan bahwa salah satu fokus kerjanya tahun 2017 adalah memperbaiki kualitas kredit. Hasilnya, kualitas kredit (NPL)

berhasil ditahan di angka 1,9% dan masih berada dalam level yang sehat. Sementara kredit sebagai pendorong utama laba tumbuh Rp 223 miliar dari tahun sebelumnya menjadi Rp 2,566 triliun. Dengan aset Rp 4,5 triliun, secara market share di Bali, BPR Lestari masih menguasai 32,54% dari keseluruhan aset BPR yang mencapai Rp 13,862 triliun. Market share ini pun naik dari tahun sebelumnya yang mencapai 30,98%. Secara nasional, BPR Lestari tetap mempertahankan posisinya sebagai BPR terbesar kedua di Indonesia dari sisi aset. Selain menyetujui peningkatan cadangan umum, RUPS juga menyetujui perubahan nama perseroan dari PT BPR Sri Artha Lestari menjadi PT BPR Lestari Bali. ‘’Tujuan perubahan nama ini agar sesuai dengan visi, tujuan dan konsep pemegang saham utama BPR Lestari yaitu PT Lestari Capital,’’ terang Alex Chandra. Ia juga menjelaskan bahwa seluruh afiliasi BPR Lestari di bawah Lestari Group agar memiliki nama perseroan dan brand yang sama. ‘’Yang membedakan hanya ada nama daerahnya saja,’’ tandasnya. Lestari Group tahun 2017 juga telah mengakuisisi satu lagi BPR di Jakarta yaitu BPR Mutiara Jaya Sukses yang nantinya akan berubah nama menjadi BPR Lestari Jakarta. Dengan demikian saat ini Lestari Group telah memiliki lima afiliasi BPR Lestari di lima provinsi di Pulau Jawa. ‘’Akusisinya sudah selesai, tinggal menyelesaikan administrasinya saja ke otoritas. Mudah-mudahan tahun ini selesai,’’ tutur Alex Chandra. (ad1424)

Selasa Kliwon, 30 Januari 2018

Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru

Unud Siap Tampung 5.900 Mahasiswa MENJELANG tahun ajaran baru 2018/2019, Universitas Udayana (Unud) kembali akan membuka penerimaan mahasiswa baru. Adapun jalur penerimaan mahasiswa baru Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ini akan dilaksanakan melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Seleksi Mandiri. Menurut Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K), Senin (29/1) kemarin, hal ini mengacu pada Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi serta Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri. Dikatakannya, jalur SNMPTN dilaksanakan melalui seleksi hasil penelusuran prestasi dan portofolio akademik siswa yang bersumber dari Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Sementara jalur SBMPTN melalui seleksi hasil ujian tulis dengan metode Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) atau Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) atau kombinasi hasil ujian tulis dan ujian keterampilan calon mahasiswa. Untuk itu, Unud melaksanakan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru dengan menghadirkan 277 SMA/SMK se-Bali di Auditorium

KETERANGAN - Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K)(dua dari kanan) didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng. memberikan keterangan terkait penerimaan mahasiswa baru. Widya Sabha Kampus Bukit Jimbaran, Senin (29/1) kemarin. Melalui sosialisasi ini, Raka Sudewi berharap bisa memberikan informasi yang lengkap kepada SMA/SMK, terutama bagi siswa kelas XII yang akan mengikuti jalur penerimaan mahasiswa baru. ‘’Saya berharap pihak sekolah dalam melakukan pengisian PDSS tidak melakukan manipulasi data, karena dapat merugikan pihak sekolah dan siswa,’’ kata Prof. A.A. Raka Sudewi. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng.

menyampaikan, untuk tahun 2018, Unud telah mempersiapkan daya tampung mahasiswa baru sebanyak 5.900 orang. Dengan rincian, 4.425 untuk program sarjana atau reguler dan 1.475 program diploma atau nonreguler. Daya tampung tersebut berasal dari 40% lewat jalur SNMPT, 30% jalur SBMPTN dan 30% jalur mandiri yang tersebar di 52 program studi di Unud. ‘’Mudah-mudahan kuota 5.900 orang mahasiswa untuk tahun 2018 pada semua program studi di Unud bisa terisi penuh,’’ pungkas Prof. I Nyoman Gde Antara. (ad1425)

Rektor Unud Resmikan ’’Marine Research Station’’ di Pemuteran

DIRESMIKAN - Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) (tiga dari kiri) saat meresmikan Marine Research Station di Pemuteran, Gerokgak, Buleleng. UNIVERSITAS Udayana (Unud) menandatangani Nota Kesepahaman dengan PT Bali Taman Sari yang dilanjutkan dengan peresmian ‘’Marine Research Station’’ yang merupakan tindak lanjut kerja sama antara IBRC Unud, Tyler Foundation, UCLA dan PT Bali Taman Sari di Pemuteran, Gerokgak, Buleleng, Sabtu (27/1) lalu. Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) menyampaikan, IBRC (Indonesian Biodiversity Research Center) merupakan kerja sama antara Unud, Undip dan Unipa serta UCLA di Amerika Serikat. Pembentukan IBRC dilatarbelakangi keanekaragaman hayati Indonesia yang belum banyak dipelajari dan terancam punah serta minimnya tenaga ahli dalam bidang riset biodiversity di Indonesia. Dalam perkembangannya, IBRC mengajukan proposal kepada Alice C

Tyler Foundation di AS untuk membuat laboratorium lapangan tempat pelatihan dan penelitian serta mempunyai sumber pendanaan abadi untuk riset. Dalam proposal yang disetujui, IBRC berkewajiban membangun gedung Lab Penelitian dan Pelatihan Dormitory yang dapat disewakan dan gedung penginapan mahasiswa atau peneliti. Untuk mendukung hal tersebut, dijalinlah kerja sama antara Unud dan PT Bali Taman Sari yang ditandai penandatanganan Nota Kesepahaman/MoU kedua belah pihak sebagai legalitas hak dan kewajiban masing-masing. Adapun fasilitas yang dibentuk dari implementasi kerja sama ini berupa Hotel/Dormitory/Studio Taman Segara, Udayana Marine Research Station dan penginapan mahasiswa. Ke depan Marine Research Station akan dikerjasamakan dalam

bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi yang lebih luas yang mencakup bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Marine Research Station juga akan digunakan untuk pelatihan peneliti dari seluruh Indonesia terutama dalam bidang biologi, kelautan dan pariwisata. ‘’Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak serta berguna pula buat para peneliti dan mahasiswa di Indonesia dalam melakukan penelitian,’’ ujar Prof. A.A. Raka Sudewi. Ketua IBRC Unud Prof. Ngurah Kade Mahardika menambahkan, IBRC difokuskan untuk melaksanakan penelitian dan konservasi keanekaragaman hayati di Indonesia. Program yang dilaksanakan IBRC melalui pendidikan singkat mempromosikan penelitian keanekaragaman hayati dan penyediaan fakta keanekaragaman hayati dengan melihat keanekaragaman spesies yang ada. IBRC juga memiliki program tentang standar protokol untuk penelitian. Lab yang saat ini beroperasi berada di Papua, Semarang dan Bali yang menyediakan pelayanan ekologi molecular untuk pemerintah, swasta dan mahasiswa. Di antara pelatihan yang pernah dilaksanakan adalah di Bogor, Yogyakarta dan Semarang yang total telah diikuti oleh sekitar 300 peserta. Pelatihan juga pernah diadakan di Amerika Serikat 17 kali dari tahun 2012 hingga 2015. Ke depan IBRC diharapkan dapat menginspirasi generasi baru peneliti Indonesia dan internasional dalam melakukan penelitian keanekaragaman hayati. (ad1423)

Dosen FE Unwar Agung Parameswara Unmas Terjunkan 982 Mahasiswa KKN di Kediri Raih ’’ASEANTA Award For Excellence 2018’’ Jaga Independensi Politik, Berdayakan BUMDes

AGUNG Parameswara, dosen muda Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa (FE Unwar), sukses meraih penghargaan pada ajang penghargaan ASEANTA Awards for Excellence 2018 kategori Best ASEAN Tourism Photo. Dalam penghargaan bergengsi di bidang pariwisata seAsia Tenggara di Chiang Mai, Thailand itu Agung yang mewakili Indonesia mengalahkan ratusan foto lain dari berbagai negara di ASEAN. Foto hasil bidikan Agung Parameswara menampilkan masyarakat Bali melaksanakan ritual melasti melintasi areal persawahan menuju pantai di daerah Ketewel, Gianyar, membuat para juri memilihnya sebagai best tourism photo. Komposisi yang sempurna serta perpaduan antara keindahan alam, budaya dan masyarakat yang merupakan ciri khas pariwisata Bali menjadi kekuatan dari foto bidikannya. ASEANTA Award merupakan ajang kompetisi dan penghargaan paling bergengsi bagi pelaku pariwisata di negara-negara ASEAN yang dilaksanakan setiap tahun oleh ASEANTA. Penghargaan ini terdiri atas enam kategori salah satunya adalah Best ASEAN Travel Photo. Penghargaan diserahkan pada Malam Penghargaan 31st ASEANTA Awards serangkaian acara ASEAN Travel Forum (ATF) di Sangri La Hotel, Chiang Mai, Jumat (26/1) lalu. Seluruh Menteri Pariwisata se-ASEAN turut hadir. Menteri Pariwisata Indonesia Arief Yahya langsung menyerahkan penghargaan kepada para pemenang ASEANTA Awards yang berasal dari Indonesia. Indonesia juga meraih dua kategori lainnya yakni Best ASEAN New Tourism Attraction dan Best ASEAN Airline Program. Ini menjadikan Indonesia sebagai juara umum dalam ASEANTA Award 2018. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. A.A. Gde Oka Wisnumurti, M.Si. menyambut gembira penghargaan tersebut. Penghargaan ASEANTA yang menampilkan foto keindahan Bali serta masyarakatnya yang melaksanakan tradisi merupakan bentuk pengakuan dunia internasional atas Pulau Dewata sebagai destinasi pariwisata budaya unggulan Indonesia. ‘’Keberhasilan salah satu dosen Universitas Warmadewa meraih penghargaan tertinggi di tingkat ASEAN telah membawa nama harum tidak saja Universitas Warmadewa tetapi juga bangsa dan negara. Kami sangat apresiatif terhadap karya-karya inovatif yang dihasilkan oleh civitas akademika sebagai bentuk nyata hasil kinerja. Penghargaan ini pula menjadi wujud nyata implementasi Visi Universitas Warmadewa yang bermutu, berintegritas dan berwawasan lingkungan kepariwisataan kompetitif di tingkat global,’’ ujar Wisnumurti.

TERIMA PIALA - Agung Parameswara (kanan) menerima piala penghargaan ASEANTA Awards for Excellence 2018 kategori Best ASEAN Tourism Photo dari Menteri Pariwisata Indonesia Arief Yahya. Sementara itu, Agung Parameswara mengaku sangat bangga atas pencapaian yang diraihnya. ‘’Pencapaian yang saya peroleh pada hari ini sangat membanggakan karena bisa membawa Indonesia meraih juara umum pada ajang 31st ASEANTA. Penghargaan ini merupakan motivasi bagi saya untuk terus berkarya,’’ tandasnya. Berbagai karya foto dan tulisan dari Agung Parameswara telah dimuat di berbagai media nasional dan internasional, seperti The Washington Post, The Jakarta Post, Days Japan Magazine, Terra Mater Magazine, National Geographic Indonesia, Internazionale Italy, Al Jazeera, The New York Times, Afterposten Norway, ASIAN Geographic dan DestinAsian Indonesia. (ad1396)

UNIVERSITAS Mahasaraswati (Unmas) Denpasar termasuk PTS yang konsisten menjalankan KKN ke desa dan KKN alternatf. Tahun 2018 ini Unmas menerjunkan 982 mahasiswa KKN yang dipusatkan di Kabupaten Tabanan. Peserta KKN Unmas secara resmi diserahkan oleh Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. kepada Bupati Tabanan diwakili Kadis Pendidikan Gede Susila, Senin (29/1) kemarin. Saat itu juga diberikan pembekalan materi soal kewilayahan dan RPJM, etika KKN, manajemen posko, observasi dan cara penyusunan laporan. Rektor Unmas Dr. Made Sukamerta menegaskan, KKN Unmas angkatan ke-41 periode pertama ini dipusatkan di Tabanan karena kabupaten ini sangat memerlukan dan responsif terhadap kehadiran mahasiswa untuk pembangunan desa. KKN adalah bagian dari model pembelajaran hidup di tengah-tengah masyarakat, mengidentifikasi masalah dan memberi solusi terhadap pembangunan desa. Dijelaskannya, KKN merupakan bagian dari kurikulum dan pengabdian masyarakat sehingga wajib diikuti sebelum tamat. Unmas memasukkan KKN dalam kurikulum guna mempersiapkan mahasiswa dan lulusannya siap terjun ke masyarakat. Sebelum berhadapan dengan masyarakat, mahasiswa banyak belajar dari program KKN. Rektor Unmas minta mahasiswa melakukan KKN secara sungguhsungguh. Terlebih lagi karena KKN berjalan pada tahun politik, sehingga mahasiswa KKN harus tetap menjaga independensinya. ‘’SOP KKN sudah ada dan harus diikuti. Jangan sampai mencederia KKN,’’ ujar Made

KKN - Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. (tengah) didampingi Gede Susila dan Ketut Widnyana mengenakan atribut kepada peserta KKN Unmas. Sukamerta. Ketua Panitia KKN Dewa Gana Kumara, S.Pd., M.Pd. mengungkapkan, KKN kali ini lebih komprehensif. Pasalnya, KKN 2018 angkatan ke-41 difokuskan menggarap 15 desa di Kecamatan Kediri. Dari jumlah itu, 3.884 mahasiswa mengikuti KKN reguler dan 594 menjalani KKN alternatif. Mereka akan menggarap pembangunan desa selama satu bulan tujuh hari hingga 14 Maret mendatang. Menurut Ketua LP2M Unmas Denpasar Dr. Ir. I Ketut Widnyana, Tabanan dipilih sebagai lokasi KKN karena Unmas setiap tahun selalu menerjunkan mahasiswa KKN untuk menggarap desa yang dipayungi MoU Unmas dengan Pemkab Tananan. KKN Unmas adalah KKN yang lengkap. Masalah yang dihadapi desa dicarikan solusi komprehensif multidisiplin ilmu. Mahasiswa yang datang dari enam fakultas di Unmas akan menggarap masalah tersebut

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

lebih maksimal. Selain itu, untuk belajar dan menggabungkan teori dengan pengalaman nyata di masyarakat. Makanya mahasiswa KKN yang lebih proaktif mencari masalah di desa termasuk mengembangkan BUMDes, BUMD dan potensi desa lainnya. Bupati Tabanan dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kadis Pendidikan Gede Susila mengharapkan mahasiswa KKN menggali potensi masyarakat untuk kesejahteraan masyarakat. Gunakan metode komunikasi yang santun sesuai adat dan mampu memotivasi warga agar membangun desanya. Tetap lakukan komunikasi dengan aparat kecamatan dan desa, sehingga tak tercemar dengan kegiatan lain di luar pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Lebih baik program KKN diarahkan untuk mengembangkan BUMDes dan BUMD. Para camat diminta terus memonitor dan membantu tugas mahasiswa KKN. (ad1426)


daerah

Selasa Kliwon, 30 Januari 2018

5

Pencuri Senpi Polisi Rumah Shri Wedakarna Perjuangkan Bali Tuan PON dan Rebut Infrastruktur Olahraga Digerebek di Hotel Rapat Kerja DPD-RI dengan BOPI dan APKORI di Senayan

Sempat Tembak Petugas Denpasar (Bali Post) Tim gabungan Unit 2 Jatanras Subdit 3 Ditreskrimum Polda Bali dan Buser Polres Karangasem menggerebek hotel di Jalan Bedugul, Sidakarya, Denpasar Selatan, Minggu (28/1) lalu. Saat menggerebek salah satu kamar, polisi mendapat perlawanan dari pelaku berinisial DF alias Riyan menggunakan pistol revolver curian milik polisi. Oleh karena itu, pelaku dilumpuhkan dengan menembak kaki kirinya. M e nu ru t s um b e r d i P o l d a Bali, Senin (29/1) kemarin, awalnya anggota Polres Karangasem mengungkap kasus pencurian di wilayah Sidemen, Karangasem, dan menangkap KA. Selanjutnya petugas mengembangkan kasus tersebut dan KA mengaku beraksi bersama DF. ‘’Dari pengakuan KA, tersangka DF membawa pistol. Oleh karena itu anggota Polres Karangasem berkoordinasi dengan Ditreskrimum Polda Bali,’’ ujar sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Setelah itu, tim gabungan melakukan pelacakan tempat persembunyian DF. Alhasil, DF asal Pekanbaru ini terendus menginap di hotel Jalan Bedugul, Sidakarya, Denpasar Selatan. Selanjutnya pukul 12.00 Wita, petugas menggerebek salah satu kamar hotel tersebut. Pelaku tidak langsung menyerah melainkan melakukan perlawanan dengan cara menembak polisi. Mendapat perlawanan, polisi melumpuhkan pelaku dengan cara menembak kaki kirinya. ‘’Pelaku langsung ditangkap

dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bali di Jalan Trijata, Denpasar. Di kamar tersebut diamankan pistol, HP, uang dolar dan rupiah, kalung, alat isap sabu-sabu serta jarum suntik,’’ tegasnya. Setelah diperiksa, pistol tersebut ternyata milik anggota Polda Bali Aipda KJ yang hilang akhir tahun

2017. KJ yang tinggal di wilayah Sidakarya, awalnya menaruh tas berisi pistol di salah satu kamar rumahnya, sedangkan ia tidur di kamar lain. Keesokan pagi saat bangun tidur, KJ kaget karena pintu kamar ada bekas congkelan. KJ panik karena tas berisi senpi tersebut hilang. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinannya. Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol. Sang Made Mahendra Jaya saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. ‘’Yang bersangkutan (DF - red) juga pelaku curas di Karangsaem. Info lengkapnya besok. Pelaku masih di rumah sakit,’’ jelasnya. (kmb36)

Bali Post/ist

BARANG BUKTI - Pistol yang dicuri tersangka DF dari rumah seorang anggota polisi disita sebagai barang bukti.

Terlibat Kasus Ganja

Pemuda Menangis Dituntut Enam Tahun Penjara

Denpasar (Bali Post) Diduga ikut terlibat dalam kasus peredaran ganja, seorang pemuda bernama I Kadek Bagus Surya Sanjaya, Senin (29/1) kemarin dituntut hukuman penjara selama enam tahun. Atas tuntutan JPU Wiraguna Wiradharma, pria berusia 21 tahun ini tak kuasa menahan tangisannya. Jaksa di hadapan majelis hakim pimpinan I Wayan Kawisada, juga menuntut terdakwa membayar denda Rp 800 juta. Apabila tidak dibayar, diganti dengan hukuman kurungan selama empat bulan. Atas tuntutan ini, terdakwa yang tinggal di Jalan Tukad Yeh Aya, Denpasar Selatan, mengajukan pembelaan secara lisan yang intinya memohon maaf dan minta keringanan hukuman. Jaksa menilai terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana narkotika. Perbuatan itu dilakukan secara tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan 1 dalam bentuk tanaman. Hal tersebut sebagaimana pelanggaran Pasal 111 ayat 1 UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang menjadi dakwaan alternatif pertama penuntut umum. Barang bukti yang dikuasai mencapai 70,1 gram ganja yang dipecah menjadi tiga bagian. Tas putih 8,34 gram biji ganja kering, satu plastik hitam yang di dalamnya berisi biji ganja kering seberat 3,71 gram, dan satu lagi 57,96 gram batang ganja kering pada plastik klip. (kmb37)

Tommy Soeharto

Enak Jadi Pengusaha

KETUA Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto menegaskan belum tertarik maju menjadi calon presiden (capres) pada Pemilu 2019 mendatang. Putra bungsu mantan Presiden Soeharto ini justru lebih tertarik menjadi pengusaha. Penegasan ini disampaikan Tommy Soeharto di sela melihat pertanian bawang putih di Lijen, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi, Senin (29/1) kemarin. Tommy menjelaskan sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) hanya parpol yang memiliki presidential threshold 20 persen bisa mencalonkan presiden. Menurutnya, sejumlah parpol sudah menyatakan dukungan bagi Presiden Jokowi untuk capres 2019. Tinggal Gerindra dan PKS yang belum menyatakan dukungan capres. “Belum waktunya membicarakan capres sekarang. Saya belum siap nyapres, enakan menjadi pengusaha,” katanya. Tommy belum mengetahui Partai Gerindra dan PKS akan mencalonkan siapa dalam Pemilu 2019. Saat ditanya apakah siap jika dicalonkan, Tommy memastikan belum siap. Ia lebih suka membicarakan ekonomi kerakyatan, meskipun optimis Partai Berkarya akan lolos verifikasi di KPU. Selain bertemu petani bawang putih, kedatangan Tommy ke Banyuwangi juga untuk melihat kelompok petani cabai dan komunitas peternakan ikan. Menurutnya, pemberdayaan ekonomi kerakyatan menjadi jawaban bagi peningkatan kesejahteraan. Sebab, dari rakyat, dilakukan rakyat dan hasilnya untuk rakyat. Pemberdayaan ini juga bagian kegiatan Yayasan Kampong Pancasila di bawah binaannya. Ia mengembangkan Kampong Pancasila Banyuwangi menjadi percontohan. Tak hanya soal ideologi Pancasila, tapi juga bagaimana mengembangkan ekonomi lewat pemberdayaan masyarakat. (udi)

Tommy Soeharto (kanan)

Bali Post/udi

KEBERPIHAKAN pemerintah pusat terhadap dunia olahraga di Bali masih dianggap setengah hati. Sejak zaman orde baru hingga zaman reformasi, bahkan saat pemerintahan Joko Widodo pun, Bali masih minim perhatian dalam hal infrastruktur olahraga. Padahal prestasi yang didulang Bali cukup banyak mewarnai dinamika dunia olahraga nasional, termasuk menjadi penyelenggara Asian Beach Games pertama kali di dunia, peringkat enam besar di PON Jawa Barat 2016 dan banyak atlet Bali masuk tim nasional cabang olahraga (cabor) yang mengharumkan nama bangsa. Harapan agar Bali tidak tertinggal dalam urusan olahraga ditegaskan oleh Senator DPD-RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat rapat kerja Komite III Bidang Olahraga bersama Prof. Dr. Djoko Pekik Irianto, M.Kes. (Ketua Asosiasi Profesor Keolahragaan Republik Indonesia/ APKORI) dan Mayjen (Purn) M. Noor Aman (Ketua Umum Badan Olahraga Profesional Indonesia/ BOPI) di Senayan, Jakarta. ‘’Saya berharap pemerintah pusat memperhatikan Bali dalam hal prioritas infrastruktur olahraga. Konsep Sport Tourism sebagaimana dulu sukses menyelenggarakan Asian Beach Games, telah menjadikan Bali sebagai founder event olahraga kelas dunia. Di satu sisi, di Bali banyak potensi atlet dari berbagai cabang olahraga yang bisa mendongkrak prestasi bangsa. Jadi, seluruh prestasi KONI Bali atau pimpinan cabor Bali harus mendapat apresiasi, salah satunya membantu mendirikan situs-situs dan fasilitas olahraga standar internasional,’’ ungkap Shri Arya Wedakarna. Selain itu, pihaknya sebagai anggota DPD sangat mendukung adanya revisi peraturan pemerintah (PP)

RAPAT - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (kiri) bersama Ketua BOPI dan Ketua APKORI di ruang rapat Komite III DPD-RI. terkait rencana untuk mengubah waktu PON dari empat tahun sekali menjadi dua tahun sekali, termasuk mengubah isi PP yang mensyaratkan PON hanya diadakan di satu provinsi. ‘’Saya mendukung penuh tim yang sedang bekerja sekarang karena Bali berkepentingan dengan perubahan PP tersebut. Jika PP diubah, PON menjadi dua tahun sekali serta venuenya di luar satu provinsi, daerah bisa mendapatkan perhatian pemerintah untuk infrastruktur. Bisa saja Bali menjadi tuan rumah bersama NTB dan NTT. Ini akan mendongkrak ekonomi dan pembangunan olahraga di Nusa Tenggara. Demi kebaikan bangsa, sebaiknya Presiden Joko Widodo merespons usulan ini agar prestasi anak bangsa semakin meningkat,’’ ujar Shri Arya Wedakarna. Perhatian pemerintah provinsi, kabupaten dan kota terkait fasilitas olahraga di Bali juga disayangkan oleh Shri Arya Wedakarna. Ia berharap pemerintah provinsi dan kabupaten/kota mulai mengubah pandangan terhadap olahraga. ‘’Tugas gubernur itu bagaimana agar

merebut anggaran pusat dan berjuang supaya Bali bisa menjadi venue olahraga skala besar, berjuang agar ada stadion hebat di provinsi. Tugas bupati/wali kota lebih pada pembinaan cabang olahraga serta atlet di daerah masing-masing termasuk menghidupkan kembali lapangan olahraga di desa-desa, selain membangun stadion dan venue olahraga di level kabupaten/kota termasuk menaikkan anggaran KONI dan cabor. Tidak mungkin meningkatkan olahraga tanpa dana, tanpa fasilitas dan tanpa perhatian. Itu sangat manusiawi. Jadi, antara pusat, provinsi, kabupaten/kota harus sinergi. Ini saya inginkan agar ada visi bersatu,’’ papar Shri Arya Wedakarna. Hal lainnnya, Senator Arya Wedakarna mendukung keputusan pemerintah Jokowi untuk mengangkat atlet berprestasi menjadi PNS tetap di daerah masing-masing sebagai bentuk kepedulian akan masa depan atlet di usia pensiun serta meningkatkan jumlah bonus di perhelatan PON, SEA Games, Asian Games hingga Olimpiade. (ad1434)

Lomba Tingkat Nasional ’’Arjuna Digital 2018’’

Perebutkan Total Hadiah Rp 100 Juta

Denpasar (Bali Post) – Paiketan Krama Bali akan menggelar lomba tingkat nasional bertajuk ‘’Arjuna Digital 2018’’. Lomba video dengan materi siaran agama Hindu ini utamanya ditujukan untuk anak muda mulai tingkat SMP, SMA, hingga mahasiswa dan pemuda. Hadiah yang diperebutkan terbilang fantastis yaitu total Rp 100 juta. ‘’Kami ingin mereka membuat implementasi dari karma yoga itu dalam bentuk video kehidupan sehari-hari mereka. Tentunya yang menjadi acuan adalah pelajaran agama Hindu, apakah itu bersumber dari Bhagawad-Gita misalnya Arjuna Wiwaha,’’ ujar Ketua Umum Paiketan Krama Bali Dr. A.A. Suryawan Wiranatha di sela-sela rapat teknis penyelenggaraan lomba di Warung 63, Jalan Veteran, Denpasar, Senin (29/1) kemarin. Menurutnya, Arjuna Wiwaha relatif mudah dipahami oleh generasi muda untuk dicarikan contohnya dalam kehidupan sehari-hari. Lomba ini bertujuan memberikan pemahaman kepada anak muda seusianya terkait agama Hindu, khususnya karma yoga. ‘’Kami akan cari juara dari tiga kategori, SMP, SMA serta mahasiswa dan pemuda. Kami siapkan hadiah total Rp 100 juta sebagai pemacu, insentif buat mereka supaya lebih semangat mempelajari agama Hindu dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,’’ paparnya.

Lomba ini akan diluncurkan awal Februari mendatang, sedangkan penyerahan hadiah dilakukan 2 Mei 2018. Sementara itu, Ketua Departemen Litbang dan IT Paiketan Krama Bali Putu Sudiarta, S.Kom. mengatakan, lomba berskala nasional ini juga memanggil para ‘’Arjuna’’ atau generasi muda untuk bersama-sama membangun konten positif di internet. Pihaknya segera menyebar flyer lewat media sosial dan jaringan sekolah agar anak-anak muda mengetahui lomba ini. ‘’Agar peserta serius menggarapnya, kami kenakan biaya pendaftaran Rp 100 ribu,’’ ujar Pemilik Bambu Media ini. Menurutnya, informasi mengenai lomba bisa diakses melalui website sayahindu. blogspot.com. Video yang dikirimkan peserta nantinya di-submit melalui email. Kecuali pada saat sudah terpilih menjadi finalis, mereka akan dipanggil ke hadapan juri untuk presentasi. Proses penjurian dilakukan oleh juri-juri kompeten dari kampus seperti Stikom Bali, Primakara, STIKI dan Universitas Udayana. Paiketan Krama Bali juga akan mengadakan workshop fasilitasi bagi guru dan orangtua dengan anak berkebutuhan khusus dan donor darah pada Hari Valentine. Sebelumnya digelar Dharma Tula Yowana dan Pentas Kolaborasi seniman India dengan seniman Bali. (kmb32)

Bali Post/kmb23

PINDAHKAN PERAHU - Sejumlah nelayan memindahkan perahunya saat angin kencang, Senin (29/1) kemarin.

Angin Kencang dan Gelombang Tinggi hingga 31 Januari

Bali Post/kmb23

RAPAT – Rapat teknis penyelenggaraan lomba di Warung 63, Jalan Veteran, Denpasar, Senin (29/1) kemarin.

Lahan Subur, Sesalkan Impor Beras

Banyuwangi (Bali Post) – Kebijakan impor bahan pokok mendapat protes dari Ketua Partai Berkarya Tommy Soeharto. Ia menyayangkan kebijakan impor beras dan bawang putih yang dilakukan pemerintah. Padahal, banyak lahan subur di negeri ini, termasuk potensi pertanian yang melimpah. ‘’Kami prihatin, dengan lahan subur di negeri ini, masih ada kebijakan impor beras dan bawang putih. Seharusnya kita bisa memberdayakan potensi setiap daerah untuk pengembangan produk pertanian,’’ kilah Tommy di sela pertemuan dengan petani bawang putih di Lijen, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi, Senin (29/1) kemarin. Menurutnya, daerah memiliki potensi masing-masing yang bisa dikembangkan. Contohnya Banyuwangi yang memiliki lahan subur bisa dikembangkan sebagai sentra bawang putih atau cabai, sehingga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Ada pula daerah yang memiliki potensi beras, bisa dikembangkan menjadi lumbung padi

nasional. ‘’Kalau semua daerah dikembangkan potensinya, saya yakin tak perlu impor. Kuncinya, petani diberikan pendampingan agar menghasilkan produk berkualitas,’’ jelas putra bungsu mantan Presiden Soeharto ini. Tommy mengusulkan kehadiran penyuluh yang bisa mendampingi petani. Selama ini kendala pertanian adalah kurangnya penyuluh. ‘’Kami juga mengusulkan perguruan tinggi bisa melibatkan mahasiswa dalam pengembangan pertanian. Mereka bisa diturunkan ke petani, sekaligus penerapan ilmu,’’ tegasnya. Ia ingin membangkitkan pemberdayaan masyarakat untuk ekonomi kerakyatan dengan menyiapkan ahli untuk membantu petani. Khusus bawang putih, disiapkan lahan sekitar 5 hektar sebagai percontohan. Dikembangkan juga potensi perikanan. Masyarakat diajak membuat tambak berukuran 3 meter persegi. Jadi, masyarakat bawah bisa memiliki tambak dengan budidaya udang, patin dan lainnya. (kmb30)

Mangupura (Bali Post) Angin kencang yang berembus di wilayah Bali, kembali terjadi Senin (29/1) sore kemarin. Bahkan, embusan angin begitu kuat dirasakan di wilayah Kuta, Tuban dan sekitarnya. Menurut Forecaster on Duty BBMKG Wilayah III Denpasar Eka Putra Wirawan, terjadinya angin kencang dipicu oleh adanya tekanan rendah di wilayah Australia bagian barat, sehingga mengakibatkan perbedaan tekanan antara wilayah Bali dan Australia. Diperkirakan, kondisi ini akan terjadi sampai tanggal 31 Januari. Dari pengamatan Stasiun Ngurah Rai, kecepatan angin pada pukul 14.00 Wita mencapai 54 km per jam, kemudian pukul 16.00 menjadi 61 km per jam. ‘’Kondisinya meningkat signifikan. Dalam kondisi normal kecepatan angin berkisar 50 km per jam. Di atas 50 km per jam, jadi anginnya kencang,’’ katanya. Kecepatan angin saat ini membuat awan hujan tertarik ke arah samudera. Hal tersebut membuat potensi turunnya hujan di wilayah Bali tidak merata dan tidak terlalu lebat. Yang perlu diwaspadai adalah gelombang laut hingga tiga hari ke depan. Tingginya bisa mencapai 4 meter terutama di perairan selatan Bali bagian selatan, Selat Badung dan Selat Lombok bagian selatan. Sementara di perairan utara Bali gelombang yang biasanya 1,5 meter saat setinggi 2,5 meter. ‘’Kondisi ini perlu diwaspadai oleh masyarakat yang berkecimpung pada aktivitas kelautan baik penyeberangan, nelayan maupun akomodasi wisata,’’ ujar Eka Putra Wirawan. (kmb23)

Bersama ini, Kami PT. Agung Automall Cabang Kuta memberitahukan bahwa: 1. Nama : KOMANG ADI JAYA SURAWAN Alamat : NHT VII No. 6, Br/link Tegal Kori Kaja, Ubung Kaja, Denpasar Utara

Bukan merupakan karyawan PT. Agung Automall Kuta per 25 September 2017. Segala tindakan yang dilakukan oleh ybs, bukan atas nama dan tanggung jawab PT. Agung Automall Kuta. U.0001398-PENG


OPINI

6

Selasa Kliwon, 30 Januari 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Guru Profesi untuk Menekan Pengangguran PERKEMBANGAN teknologi khususnya teknologi informasi dan komunikasi (TIK), menuntut semua orang di muka bumi ini untuk melek TIK. Terlebih saat ini berkembang semacam slogan, siapa yang menguasai TIK dialah yang menguasai dunia. Kondisi ini membawa konsekuensi pada dunia pendidikan. Tidak hanya menyangkut penyediaan fasilitas mengikuti perkembangan TIK, juga pada perencanaan bahan ajar, kurikulum dan sejenisnya. Konsekuensi lebih lanjut, pada para pendidik maupun lembaga pencetak para calon pendidik itu sendiri. Mereka haruslah selangkah lebih maju (dulu) mengetahui perkembangan TIK, sebelum disampaikan ke anak didik atau bahkan ketinggalan dari anak didiknya. Salah satu dampak dari kondisi ini, munculnya sorotan keluaran (output) dunia pendidikan tidak nyambung dengan kebutuhan dunia kerja (pasar). Hal ini ditengarai menjadi salah satu faktor penyebab tingginya lulusan yang masih menganggur, karena kurang siap dengan dunia kerja sesungguhnya. Meski, telah banyak pula ada lembaga pendidikan yang menyatakan lulusannya siap kerja. Berbagai lembaga kejuruan kini berdiri untuk mempersiapkan lulusan yang siap kerja. Sejalan dengan itu, pemerintah pun membuat terobosan menyediakan tenaga pendidik yang benar-benar ahli di bidang (dunia) kerja yang dibutuhkan pasar. Hanya, mereka yang memang benar-benar ahli di bidangnya kadang memiliki kendala dalam penyampaian (transfer) ilmu, pengetahuan maupun keterampilan, keahlian yang dimilikinya ke anak/peserta didik. Sebab, untuk hal yang satu ini memang memerlukan sebuah keahlian, keterampilan bahkan atau seni tersendiri. Mereka perlu dibekali juga ilmu pedagogi dan metodologi pengajaran. Karena alasan itu pula, pemerintah mengadakan Pendidikan Profesi Guru yang ditujukan bagi para ahli atau sarjana nonkependidikan dengan maksud bisa mewariskan (mentransfer) keahliannya kepada peserta didik. Ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan atau tudingan lulusan lembaga pendidikan yang dikatakan tidak siap atau sesuai dengan dunia kerja. Salah satu yang selama ini sudah berjalan, para dokter spesialis yang selain bekerja (praktik) di rumah sakit, juga menjadi dosen atau mengajar di fakultas kedokteran. Bagaimana sebaliknya, dengan lulusan lembaga pendidikan keguruan yang sedari awal memang diarahkan sebagai tenaga pengajar (pendidik). Mereka dominan bergelut tentang dunia mengajar (guru), sementara pengetahuan tentang keterampilan atau keahlian khusus untuk dunia kerja (keterampilan hidup) boleh dikatakan masih sangat umum. Sudah saatnya dan semestinya pemerintah memikirkan pendidikan keahlian khusus bagi para guru atau dosen ini. Ini sekaligus menghindarkan kesan dan tudingan, apa yang didapat selama di bangku sekolah atau kuliah sebatas teroretis. Sayang, Pendidikan Guru Profesi belum ada. Misalnya, satu lembaga yang mendidik para guru (lulusan sarjana pendidikan) suatu keahlian atau keterampilan khusus sesuai bidang atau mata ajar (pelajaran). Mengingat, yang ada sekarang kebanyakan masih guru pendidik (teoretis) dan hanya sedikit guru ahli (keterampilan praktis). Dengan adanya dua pendidikan ini, Pendidikan Profesi Guru sekaligus Pendidikan Guru Profesi, kesenjangan antara keluaran lembaga pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja bisa dijembatani. Keluaran lembaga pendidikan tidak hanya menguasai teori, tetapi sekaligus keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja. Diharapkan, hal ini bisa menekan jumlah pengangguran terlebih pengangguran intelektual keluaran lembaga pendidikan. Lebih bagus lagi, mereka bisa langsung membuka lapangan kerja dan peluang kerja baru untuk mengatasi pengangguran yang terus meningkat.

S URAT PEMBACA

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

RSUD Badung Perlu ’’Bale Magebagan’’ Pihak RSUD Mangusada Badung saat ini sedang mengembangkan pembangunan untuk melengkapi sarana yang sudah ada. Seperti menambah jumlah kamar bagi pasien yang perlu menginap. Saya perhatikan yang kebetulan rumah saya tidak jauh dari RSUD tersebut. Belum lama ini, cucu saya sakit perlu rawat inap tapi tak dapat kamar terpaksa tidur di ruang tunggu. Akhir-akhir ini, memang saya perhatikan RSUD tersebut cukup kewalahan menerima pasien. Terbukti juga tempat parkir yang begitu luas, lebih luas dari tempat parkir RSUP Sanglah penuh dengan mobil dan sepeda motor yang mengunjungi RSUD Badung yang berlokasi di Desa Kapal itu. Kamar jenazah juga tak pernah kosong. Boleh dikatakan setiap hari, ada saja jenazah yang nginap bahkan ada yang nginap satu minggu bahkan ada yang lebih satu bulan karena belum bisa dipulangkan sebab di desa bersangkutan sedang ada upacara agama terutama yang beragama Hindu. Nah bagi keluarga yang jenazahnya ada di kamar jenazah perlu ada tempat tunggu apalagi jenazah cukup lama tidur di sana. Istilah Balinya, perlu ada bale magebagan atau bangunan tempat berjaga. Bila perlu yang punya jenazah magebagan atau tidur di bale tersebut. Dibangun bale panjang begitulah tapi jangan dikurung tembok. Jadi, bangunan itu terbuka. Saya perhatikan untuk bangun bale magebagan itu masih ada lahan dekat dengan kamar jenazah tersebut. W. Beratha Yasa Kapal, Badung

PPG Sarjana Pendidikan di Persimpangan Jalan Pendidikan Profesi Guru (PPG) adalah jalur, kesempatan, atau peluang bagi sarjana nonkependidikan yang ingin berkarier sebagai guru. Melalui profesi ini, mereka mengajarkan ilmu, pengetahuan, keterampilan yang dikuasainya. Sementara bagi sarjana pendidikan, PPG bisa jadi mubazir karena hanya pengulangan dan buang waktu serta biaya.

Oleh Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum. ungkin saja, ada sarjana nonkependidikan yang memiliki jiwa pendidik namun tidak sempat kuliah di fakultas kependidikan karena berbagai alasan. Maka, PPG tentunya merupakan kesempatan baik bagi mereka. Program Indonesia Mengajar misalnya, telah banyak menarik minat para sarjana nonkependidikan untuk bekerja sebagai guru di sekolah-sekolah terpencil di seluruh Indonesia. Hal ini membuktikan, sarjana nonkependidikan juga memiliki mental pendidik, terpanggil mengajar anak-anak bangsa nun jauh di pelosokpelosok negeri. Sekali lagi, PPG mungkin bisa dikatakan mubazir bagi sarjana pendidikan karena mereka kembali memperoleh materi pedagogi dan pengajaran yang telah mereka enyam selama empat tahun. Sebaliknya, PPG jauh lebih relevan bagi sarjana nonkependidikan karena mereka memang tidak pernah belajar pedagogi atau pengajaran. PPG bagi sarjana nonkependidikan adalah kesempatan mempelajari pedagogi, ilmu yang secara langsung mendukung profesi sebagai guru. Sementara materi ajar telah dipelajari dan dikuasai selama belajar di S1. PPG akan melahirkan guru-guru sarjana dari berbagai disiplin ilmu. Kelak, guru-guru tidak lagi didominasi oleh sarjana pendidikan. Hal ini akan menimbulkan dinamika keilmuan di sekolahsekolah Indonesia. Walaupun para

sarjana nonpendidikan mempelajari cabang ilmu tertentu selama kuliah, bukan untuk bekerja di dunia pendidikan, namun lewat PPG, mereka membumikan ilmu tersebut dalam kelas-kelas kepada anak didik. Mengapa pemerintah merekrut guru-guru dari berbagai disiplin sarjana? Bisa jadi adalah bentuk rasa tidak percaya pemerintah terhadap kualitas sarjana pendidikan yang ternyata sampai saat ini belum mampu berperan secara signifikan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Artinya, sarjana pendidikan belum berhasil mengemban amanat nasional, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. PPG mungkin juga adalah representasi yang sangat mendasar tentang kegagalan para sarjana pendidikan dalam pembangunan bangsa pada sektor pendidikan dan pengajaran, yang terbukti hingga kini pun belum banyak kemajuan berarti dicapai oleh dunia pendidikan secara menasional. Karena itu, PPG adalah “sindiran” terhadap sarjana pendidikan yang umumnya tanggung dan canggung atau setengahsetengah: setengah menguasai ilmu kependidikan dan setengah lagi dalam menguasai ilmu sesuai dengan bidang studinya. Pada kenyataannya, sarjana pendidikan mendapat hak istimewa dan perlindungan untuk menjadi guru. Namun, hal ini mungkin terkait dan harus dipahami sebagai usaha negara dalam memenuhi kebutuhan tenaga guru yang sangat tinggi di Indonesia.

Namun, kualitas pendidikan bangsa nyatanya belum baik dan baru mencapai tahap pemerataan, yang mana semakin tidak memadai karena sasaran pembangunan pendidikan adalah kualitas dan daya saing internasional. Kini dengan PPG, sarjana pendidikan menghadapi kompetisi yang ketat untuk memperoleh pekerjaan guru. Namun, kondisi ini akan menjadi cambuk di kalangan calon sarjana pendidikan untuk meningkatkan kompetensi dalam memenangkan persaingan. Atau sebaliknya, bisa memudarkan minat lulusan SMA terhadap pilihannya sejak awal menjadi guru lewat fakultas kependidikan dan keguruan sehingga secara alamiah akan mengubur prodi atau jurusan-jurusan kependidikan. Dari segi ini, PPG seperti jalan balik, yang mengembalikan rasa pesimis masyarakat terhadap fakultas-fakultas keguruan, sebelumnya sudah tumbuh baik. Jika PPG hanya bertujuan mengeluarkan sertifikat pendidik, sebagaimana pada profesi lain, misalnya dokter, seharusnya program ini berlaku intern di kalangan sarjana pendidikan saja. Yang sama artinya dengan, seorang sarjana pendidikan tidak bisa langsung setelah tamat menjadi guru, tetapi harus memiliki sertifikat pendidik yang diperoleh melalui PPG. Justru di sini kelihatan program ini lebih masuk akal dan berfungsi dalam memilih guru-guru berkualitas, yang sangat diperlukan manakala membeludaknya sarjana pendidikan yang dihasilkan oleh lembaga-

lembaga tenaga kependidikan yang tumbuh membabi buta. Dengan demikian, PPG hanya akan memilih guru sarjana pendidikan dan tamatan perguruan tinggi keguruan berkualitas unggul. Bagi pemerintah, PPG adalah jalan strategis meningkatkan kualitas pendidikan bangsa, lewat penyediaan guru-guru hebat yang ditentukan terutama oleh penguasaan luas dan mendalam bidang ilmu atau keterampilan yang telah dipelajari selama pendidikan S1 atau D IV. Namun, PPG yang juga terbuka bagi sarjana nonkependidikan, terlalu kebablasan. Dalam kerangka perjuangan mati-matian pemerintah untuk meningkatkan kualitas guru, maka PPG adalah akhir berbagai proyek tambal sulam nasional untuk meningkatkan mutu guru. Ternyata proyek peningkatan kualitas guru secara tambal sulam yang selama ini dilakukan sepanjang tahun sejarah pendidikan, tidak membuahkan hasil. Bahkan, sertifikasi guru pun, yang pada awalnya memberi harapan yang tinggi, semakin disadari bahwa regulasi ini tidak dapat meningkatkan kualitas guru. PPG yang terbuka bagi sarjana nonkependidikan dan lulusan D IV, mengindikasikan bahwa indikator kualitas guru unggul itu ada pada aspek penguasaan ilmu dan keterampilan seorang guru. Sementara aspek pedagogi atau pengajaran adalah cara mengemas dan mengelola kegiatan belajar. Guru sarjana pendidikan lebih dominan pada pengemasan dan tata administrasi pengajaran yang rumit, menjadikan pembelajaran kurang bermakna karena materi yang ada dalam kemasan itu dangkal. Sarjana pendidikan lebih sibuk mempelajari cara mengajar, pengelolaan tata administrasi, sementara isi materi kurang diperhatikan. Juga menjadi kecenderungan umum karena materi-materi pengawasan atau pembinaan

guru oleh atasan atau pejabat birokrasi hanya menekankan pada aspek kelengkapan dan kerapian administrasi. Penguasaan guru terhadap materi bidang ilmu serta perkembangan mutakhirnya yang diajarkan tersebut, tidak pernah dijadikan materi pengawasan kinerja guru. Tapi, kini uji penguasaan materi bidang studi telah memanfaatkan instrumen tes UKG (Uji Kompetensi Guru) yang memetakan kompetensi guru, melalui skor yang dicapai. UKG dan sistemnya cukup ampuh menyadarkan guru terhadap peringkat kompetensinya. Artinya, guru dituntut terus belajar. PPG akan membalik kondisi yang ada selama ini, dari kerja guru yang lebih mengutamakan kemasan pengajaran digantikan oleh pengajaran yang jauh lebih mengutamakan penguasaan bidang ilmu dan keterampilan secara mendalam dan mengedepankan keahlian. Hal ini diharapkan terjaring dari para sarjana nonkependidikan atau lulusan D IV melalui PPG. Maka, berhadapan dengan kondisi ini, PPG sesungguhnya adalah sebuah ironi bagi sarjana pendidikan, sebuah kondisi ketika sarjana pendidikan ada di persimpangan jalan. PPG merupakan pergeseran paradigma, dari pengajaran yang mengutamakan kemasan tergantikan oleh pengajaran yang mengutamakan kedalaman dan keluasan isi. PPG akan memotivasi para sarjana pendidikan untuk meningkatkan penguasaan wawasan dan ilmu serta keterampilannya agar bisa memenangkan persaingan dengan sarjana nonkependidikan dalam membuktikan diri bahwa memang layak jadi guru unggul. Dengan satu catatan, bahwa seorang sarjana pendidikan tidak lagi mengantongi hak istimewa dan otomatis untuk menjadi guru.

pemimpin yang berkualitas dan mampu menjawab harapan rakyat tanpa harus menelantarkan rakyatnya. Tentunya dalam menentukan pilihan tidak semua rakyat sama dalam memilih sosok pemimpin. Justru rakyat mempunyai jagoan atau “pahlawan” mereka masing-masing yang siap berlaga di pentas demokrasi. Dalam hal ini mereka harus benar-benar teliti agar mereka tidak salah dalam memilih seorang pemimpin yang akan memimpin dan bertanggung jawab untuk kehidupan masyarakat agar menjadi lebih baik lagi, tetapi perbedaan pendapat tersebut sangat wajar dikarenakan keterbatasan mereka selaku masyarakat awam dan janji-janji yang diberikan oleh calon pemimpin sehingga membuat masyarakat terpengaruh dengan apa yang mereka iming-imingkan. Di sinilah sebagai masyarakat kita harus cerdas dan mampu menilai mana janji pemimpin yang benar-benar akan terwujud setelah ia menjadi pemimpin sesungguhnya.

Atasi alih fungsi lahan di Bali, perlu bangunan vertikal.

Penulis, dosen Universitas Pendidikan Ganesha

Mengayomi dan Merangkul Semua Golongan POJOK

Suatu negara pasti memiliki seorang pemimpin. Seseorang pemimpin pasti beranggapan bahwa ia adalah orang yang paling penting karena dapat memimpin rakyat. Pengertian pemimpin itu sendiri adalah seseorang yang mengemban tugas dan bertanggung jawab untuk memimpin dan dapat memengaruhi orang yang dipimpinnya. Memengaruhi orang yang dipimpinnya bukan berarti selalu menuruti apa yang diinginkan mereka, tetapi memengaruhi dalam hal positif demi kepentingan rakyat. Dengan menjadi seorang pemimpin berarti harus siap untuk mengayomi masyarakat. Artinya, bukan hanya memimpin tetapi juga ikut ambil bagian dalam menyejahterakan rakyat. Untuk dapat menyejahterakan rakyat kita harus memilih pemimpin yang baik. Dalam memilih seorang pemimpin pun kita harus lebih teliti dan memandang bahwa ia dapat mengutamakan kehidupan rakyatnya. Memilih pemimpin yang ideal harus punya kecerdasan. Tentu jika berbicara pemimpin yang ideal harus memiliki kecerdasan, karena hal tersebut akan berdampak pada seberapa baik dan bermanfaatnya langkah yang diambil oleh

Oleh Ririn Dwi Lestari pemimpin tersebut demi kepentingan masyarakat yang dipimpinnya. Selain itu, kecerdasan seorang pemimpin pun akan dilihat dari seperti apa pemimpin tersebut menghadapi permasalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat yang dipimpin. Dalam hal ini, cerdas tak perlu mereka yang punya ribuan gelar namun di sini cerdas diartikan sebagai suatu proses pendewasaan bagaimana pemimpin tersebut selalu menempatkan kepentingan masyarakatnya di atas kepentingan pribadinya. Selanjutnya, pemimpin harus jujur. Hal terpenting dalam kehidupan masyarakat dan memimpin adalah mampu jujur dan terbuka atas segala informasi yang harus di ketahui oleh masyarakat. Dengan demikian, hal tersebut akan menjadi sebuah nilai penting untuk dipertimbangkan masyarakat menjadi pemimpin ideal yang dapat memimpin rakyat dengan baik. Pemimpin yang ideal harus bisa berlaku adil. Adil adalah kata yang mudah untuk diucapkan namun sulit untuk dijalankan dan hal itu tentu menjadi sebuah

tantangan bagi seorang pemimpin. Adil tidak memihak pada salah satu pihak. Sebagai seorang pemimpin, ia harus dapat mengambil jalan tengah dari sebuah permasalahan yang terjadi yang tidak akan merugikan pihak mana pun. Seorang pemimpin harus mampu menempatkan sesuatu pada tempatnya tak ada golongan yang ditinggalkan dan tak ada pula golongan yang didahulukan, menjauhkan sifat dendam politik ketika sudah terpilih adalah cara terbaik agar mampu berlaku adil. Tak hanya harus bersikap adil dan jujur, seorang pemimpin juga harus mampu merangkul seluruh golongan, tak lagi berada mayoritas pada minoritas dan juga tak lagi berkata minoritas pada mayoritas karena tanggung jawab seorang pemimpin harus mampu merangkul bukan memberikan sekat antargolongan. Melahirkan seorang pemimpin yang berkualitas tentu hak, suara, dan pilihan rakyat. Merekalah yang mempunyai kuasa dalam menentukan dan memilih pemimpinnya. Mereka juga yang melihat sejauh mana menghasilkan seorang

Penulis, mahasiswa Universitas Dwijendra, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan program studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Bahasa Daerah

- Percuma, izin hotel nambah terus. *** Terbuka peluang buka perguruan tinggi asing di Indonesia. - Ancama PTS kecil. *** UMKM di Bali diberikan kemudahan impor bahan baku. - Ekspornya jangan dipersulit.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta.Ombudsman:Jimmy Silalahi Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


PERBAIKAN Sejumlah petugas melakukan perbaikan jaringan telekomunikasi di simpang empat Jalan PlawaJalan WR Supratman-Jalan Ratna, Denpasar, Minggu (28/1) lalu.

www.iklanbalipost.com balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Selasa Kliwon, 30 Januari 2018

7

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Figur

Loyalitas Sangat Penting PERTAMA kalinya, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP. sebagai inspektur upacara saat upacara bendera di Lapangan Makodam IX/Udayana, Denpasar, Senin (29/1) kemarin. Dalam siaran pers disampaikan Pendam IX/ Udayana, ada empat petuah yang disampaikan Pangdam kepada segenap prajurit TNI dan PNS agar dipedomani dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tugas dan jabatan masing-masing. Pertama adalah profesionalisme. Setiap personel harus menguasai tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Membangun dan kembangkan profesionalisme sesuai dengan koridor aturan dan ketentuan yang ada, seperti Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta delapan Wajib TNI, termasuk sebelas Asas Kepemimpinan. Semua ini masih relevan diterapkan dalam setiap pelaksanaan tugas. Pegang teguh koridor ini dan sesuaikan dengan dinamika kehidupan sosial yang berkembang maka tugas akan terasa ringan dilaksanakan. Petuah kedua yaitu loyalitas. Pangdam berharap prajuritnya mengembangkan loyalitas secara tegak lurus, hormati atasan sesuai dengan ketentuan yang ada. Menurutnya, loyalitas ini sangat penting dalam kehidupan prajurit. Profesionalisme tanpa dibarengi dengan loyalitas akan sangat berbahaya. Karena profesiolnalisme yang dimiliki bisa dimanfaatkan oleh pihak lain dan hal ini cukup berbahaya. Banyak institusi yang mengembangkannya, namun tidak mampu diterapkan seperti loyalitas dalam kehidupan prajurit. Selain itu, harus bangga menjadi prajurit sehingga tugas-tugas yang dilaksanakan akan terasa ringan. Petuah terakhir yaitu kebersamaan. “Tingkatkan kebersamaan dengan membangun komunikasi dan koordinasi timbal balik. Terapkan sistem demokrasi yang kita miliki, pimpinan harus dekat dengan bawahan dan hindari adanya bawahan yang takut kepada pimpinannya,” tegas Pangdam. Terkait tahun politik, Mayjen Benny Susianto menekankan kepada segenap prajurit TNI untuk memegang teguh netralitas. Netralitas tersebut sudah menjadi komitmen TNI tidak memihak kepada salah satu partai politik ataupun kontestan peserta pilkada maupun pemilu. Ia berharap prajuritnya supaya menjauhi pelibatan diri dalam kegiatan politik praktis. (rah)

Program P4GN Strategis Atasi Narkoba Denpasar (Bali Post) Program pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) sangat strategis dalam mengatasi permasalahan narkoba di Bali. Oleh karena itu, peran aktif instansi pemerintah sangat penting dalam memerangi peredaran barang terlarang ini. Hal ini disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. saat menjadi narasumber pelatihan penggiat antinarkoba di instansi pemerintah, Senin (29/1) kemarin, di Hotel Puri Nusa Indah, Denpasar Timur. Peran penggiat antinarkoba, khususnya dari instansi pemerintah diharapkan memberikan kontribusi terhadap upaya mendorong seluruh lapisan masyarakat untuk ikut menyatakan perang terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Hal ini juga sebagai upaya pengembangan penggiat sebagai perpanjangan tangan untuk menyampaikan tentang bahaya narkoba terutama di lingkungan teman sejawatnya. “Sehingga lingkungan kerja akan menjadi imun dan pegawai memiliki pola pikir, sikap serta terampil menolak penyalahgunaan narkoba. Dengan demikian terwujud lingkungan kerja yang bebas dari penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya. Selain itu, peserta kegiatan tersebut nantinya mampu mengaplikasikan pembangunan berwawasan antinarkoba di lingkungan masing-masing. Membangun kekuatan komunitas, peningkatan peran serta dan kepedulian masyarakat dan stakeholder, tes urine secara periodik, menerapkan kurikulum terintegrasi P4GN, serta menerapkan Perda tentang fasilitasi P4GN. (kmb36)

Bali Post/ist

PELATIHAN - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa, S.H. menjadi narasumber pelatihan penggiat antinarkoba di instansi pemerintah.

ANTRE - Sejumlah warga antre mengambil air bersih dari mobil tangki milik PDAM Badung di Perumahan Kori Nuansa Jimbaran, Senin (29/1) kemarin. Sejumlah kawasan di Kuta Selatan sampai Senin kemarin, masih mengalami gangguan pasokan air bersih akibat bocornya pipa PDAM pada sisi utara proyek underpass simpang Tugu Ngurah Rai.

Revisi Perda RTRWP Bali akan Ubah Tiga Substansi Denpasar (Bali Post) -

Revisi Perda No.16 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Bali tahun 2009-2029 secara umum akan mengubah tiga substansi. Yaitu rencana struktur ruang, rencana pola ruang, dan ketentuan peralihan. Hal tersebut disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat menyampaikan penjelasan mengenai revisi Perda RTRWP dalam Rapat Paripurna di DPRD Bali, Senin (29/1) kemarin.

Pastika memaparkan, rencana struktur ruang meliputi penambahan ruas jalan bebas hambatan, rencana pembangunan jaringan perkereta-apian, perubahan status pelabuhan, perubahan status terminal, rencana pembangunan waduk atau embung, dan pengembangan sistem pengelolaan air minum. “Setelah sekian tahun sejak 2009 mulai terasa ada keperluan-keperluan baru untuk Bali ini. Misalnya, kita perlu lagi bendungan, embung, dan jalan tol. Wacananya kan sudah, kita akan buat jalan bebas hambatan dari utara ke selatan atau ke arah Jembrana. Ini belum ada dalam perda yang lama, ini harus kita masukkan lagi,” jelasnya. Pastika menambahkan, perubahan dalam rencana pola ruang, antara lain penyesuaian nomenklatur kawasan pariwisata mengacu pada Peraturan Pemerintah No.50 Tahun 2011 tentang Ripparnas. Perubahan rencana pola ruang juga terkait peningkatan status kawasan daya tarik wisata khusus Tanah Lot di Tabanan menjadi kawasan pariwisata Tanah Lot. Kemudian, penambahan kawasan pariwisata baru yaitu Kawasan Pariwisata Tegal Besar-Goa Lawah di Kabupaten Klungkung. Ada pula perubahan pengaturan wilayah usaha pertambangan serta penambahan kawasan strategis nasional di Bali. “Penambahan kawasan strategis nasional di Provinsi Bali mencakup kawasan subak-Bali Landscape, mengacu pada Per-

aturan Pemerintah No.13 Tahun 2017 dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Provinsi Bali,” imbuhnya. Menurut Pastika, peninjauan kembali dan penyempurnaan Perda RTRWP ini mempertimbangkan sejumlah hal. Di antaranya, ada beberapa peraturan perundang-undangan terkait penataan ruang yang terbit setelah Perda RTRWP ditetapkan. Ada alih kewenangan dari kabupaten/kota ke provinsi seperti pengelolaan wilayah usaha pertambangan dan wilayah laut 0-12 mil. Ada indikasi simpangan pemanfaatan ruang sebagai akibat dari dinamika pembangunan yang berkembang, serta ada rekomendasi dari DPRD Bali untuk merevisi perda tersebut. Dikatakan, investasi bisa saja terhambat jika Perda RTRWP tidak mengakomodir perubahan dalam tiga substansi tersebut. “Bisa saja, orang kan mempertimbangkan dari aspek normanya dulu. Sebelum kita mengeluarkan rekomendasi, harus kita lihat dulu di perda terutama di RTRW itu, ada apa tidak. Kalau tidak ada, tidak boleh,” katanya. Pastika mengaku sudah melakukan konsultasi substansi revisi ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN serta konsultasi peta ke Badan Informasi Geospasial. Namun masih perlu ditindaklanjuti karena penetapan ranperda dan rencana rinci tata ruang, terlebih dahulu mesti mendapat persetujuan substansi dari Menteri. (kmb32)

Tidak Sesuai Keadaan REVISI Perda RTRWP membutuhkan pembahasan yang mendetail dan waktu yang panjang. Sebelumnya, ada beberapa usulan dari masyarakat, termasuk surat dari bupati se-Bali untuk merevisi perda lantaran substansinya sudah banyak yang tidak sesuai dengan keadaan sekarang. “Makanya minimal kita agendakan dulu, sambil berjalan, sambil kita mencari masukan-masukan yang cepat untuk seluruh masyarakat Bali. Jadi, bukan untuk Denpasar, Buleleng, atau Tabanan saja, tapi seluruh Bali. Titik-titik yang mana akan dievaluasi kita akan lihat bersama,” ujar Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama. Menurut Wiryatama, saat ini ada banyak pelanggaran tata ruang yang terjadi di Bali. Salah satunya, pelanggaran sempadan pantai. Di sisi lain, penegakan perda juga sulit dilakukan. Padahal dalam salah satu pasal sudah diatur mengenai denda Rp Bali Post/rin 50 juta dan sanksi I Nyoman Adi Wiryatama kurungan selama 5 tahun. “Yang menegakkan tidak ada, apakah Satpol PP provinsi, apakah kabupaten/kota juga tidak jelas. Makanya repot kita menegakkan,” tandasnya. Sementara itu, Ketua Pansus Revisi Perda RTRWP di DPRD Bali I Ketut Kariyasa Adnyana mengatakan, penegakan Perda RTRWP selama ini sulit dilakukan karena apa yang dimuat dalam perda tidak sesuai dengan keadaan di lapangan. Semisal, bangunan yang melanggar tata ruang sudah lama ada sebelum perda terbit. Ketika dilakukan penindakan setelah ada Perda RTRWP, akhirnya menjadi konflik. “Nanti kita sesuaikan Perda RTRW ini apa yang Bali Post/rin menjadi kearifan lokal di Bali sehingga aturan ini I Ketut Kariyasa Adnyana tidak seperti macan ompong,” jelasnya. (rin)

Perda No.3 Tahun 1992 Direvisi Upaya Pelestarian Bahasa Bali

Bali Post/kmb32

I Nyoman Parta

Denpasar (Bali Post) Kalangan eksekutif dan legislatif tampak khusyuk mengikuti Rapat Paripurna di DPRD Bali, Senin (29/1) kemarin. Mereka memilih diam dan menyimak dengan baik. Terutama saat Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Nyoman Parta, menyampaikan pokokpokok pikiran terkait revisi Perda No.3 Tahun 1992 tentang Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali. Pasalnya, politisi PDI-P itu berpidato menggunakan bahasa Bali. Aksi Parta ini bahkan sempat diikuti oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat mendapat giliran berikutnya. Yakni, menyampaikan penjelasan kepala daerah terkait revisi Perda RTRWP Bali dan pencabutan Perda No.8

Tahun 2000 tentang Pembatasan Memasukkan Kendaraan Bermotor Bekas. Bedanya, gubernur berbahasa Bali hanya di awal sambutan. Sedangkan Parta di keseluruhan pidatonya. Parta mengatakan Perda No.3 Tahun 1992 belum menjamin secara keseluruhan upaya pelestarian bahasa Bali. Oleh karena itu, Komisi IV memandang perlu dilakukan revisi perda agar upaya pelestarian bisa dilakukan secara intensif sesuai perkembangan zaman. Revisi perda ini pun menjadi ranperda inisiatif dewan. “Jika dilihat dari jumlah penuturnya, bahasa Bali didukung oleh setengah juta jiwa dan memiliki tradisi tulis yang sangat lengkap sehingga bahasa Bali termasuk

bahasa daerah besar di antara beberapa bahasa daerah di Indonesia bahkan dunia,” ujarnya menjelaskan alasan revisi secara akademik. Menurut Parta, revisi juga perlu dilakukan untuk mengakomodir upaya-upaya peningkatan penutur bahasa Bali bagi masyarakat Bali. Mengingat secara empiris, penggunaan bahasa Bali di masyarakat mengalami degradasi akibat pengaruh perkembangan zaman dan teknologi yang demikian pesat. Kemudian secara sosiologis, revisi perda diharapkan dapat mengakomodir kepentingan penggunaan bahasa Bali di ranah-ranah publik. “Secara yuridis, perda sudah berusia 26 tahun dan strukturnya pun masih sangat sederhana seh-

ingga perlu revisi. Selain itu, ada aturan baru terkait upaya pelestarian bahasa daerah dari pemerintah pusat maupun provinsi yang belum diakomodir,” imbuhnya. Sedikitnya ada 12 pokok pikiran yang akan dituangkan dalam revisi perda. Antara lain, mengatur bahasa Bali sebagai bahasa resmi kedua selain bahasa Indonesia dalam pelaksanaan tugas pemda, memberi dasar hukum yang jelas bagi penyuluh bahasa Bali, memberikan penghargaan kepada pihak-pihak yang memelihara, mengembangkan dan memanfaatkan bahasa Bali, serta mengatur penggunaan aksara Bali pada plang papan nama dan penggunaan istilah-istilah bahasa Bali dalam produk-produk budaya. (kmb32)

Melawan Petugas, Pembobol Rumah Ditembak Denpasar (Bali Post) Tim Opsnal Polsek Denpasar Barat (Denbar) memburu pembobol rumah kosong, Rifki alias Rip (38). Garong berkedok jadi buruh bangunan ini berhasil ditangkap di rumah istri sirinya di Dusun Karai, Desa Ganding, Madura, Jawa Timur, Kamis (25/1) lalu. Pelaku mengaku terpaksa mencuri untuk modal nikah siri. Polisi terpaksa menembak betis kirinya karena melawan saat ditangkap. Hasil penyelidikan dan penyidikan, kata Kapolsek Denbar Kompol I Gede Sumena, didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra, Senin (29/1) kemarin, pelaku membobol rumah David Hartono Boedi-

hardjo di Jalan Gunung Sari 4 Gang Akasia, Denpasar, Jumat (19/1) pukul 11.30 Wita. Waktu itu, korban tiba di rumah dan melihat pintu sudah rusak. Selanjutnya, korban mengecek barang yang hilang berupa 1 jam tangan, 1 televisi 42 inci, televisi 21 inci, 1 set komputer, 4 HP, 1 water heater, dan 4 charger laptop. “Kalau kerugiannya berdasarkan keterangan korban sekitar Rp 14,4 juta,” ungkapnya. Hasil penyelidikan terlacak pelaku ada di kampungnya. Tim opsnal dipimpin Panit Reskrim Ipda Nengah Seven Sampeyana menggerebek pelaku saat sembunyi di rumah calon istri sirinya. “Waktu ditangkap pelaku melakukan perlawanan dan

terpaksa kakinya ditembak. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Denpasar. Kasus ini masih dikembangkan karena kemungkinan pelaku beraksi lebih dari satu TKP,” ujar mantan Kapolsek Kintamani, Bangli ini. Iptu Aan menambahkan, untuk menghilangkan jejak, pelaku menitipkan barang hasil curian di rumah temannya di Madura. Namun, belum semua terjual. Apakah pelaku beraksi sendiri? “Pengakuannya begitu (sendiri - red). Tapi dilihat dari barang bukti sangat banyak, kami meragukannya. Apalagi pelaku mengaku mengangkut barang curian ini menggunakan mobil sewaan,” ujarnya. (kmb36)

Bali Post/eka

DITEMBAK - Tersangka dan barang bukti digelar di Mapolsek Denbar, Senin (29/1) kemarin. Tersangka terpaksa ditembak kakinya karena berusaha melawan polisi saat penangkapan.


BANGLI

8

Selasa Kliwon, 30 Januari 2018

Bahas Ranperda Subak, Pansus Minta Perpanjangan Waktu Bangli (Bali Post) – Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Bangli meminta perpanjangan waktu untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Subak. Sebab, dari serangkaian pembahasan yang telah dilakukan, ada beberapa hal yang masih perlu dikaji, salah satunya soal sanksi terhadap pelanggar. Ketua Pansus II DPRD Bangli Nengah Dwi Madya Yani dalam laporan kerja Pansus II yang disampaikan, Senin (29/1) kemarin, mengatakan terkait sanksi terhadap pelanggar yang dituangkan dalam ranperda, menurutnya, itu bukan untuk perorangan melainkan subak. Karena sanksi keanggotaan subak diatur dalam awig-awig subak alias diatur secara otonom oleh subak. Di sisi lain, pendalaman soal urgensi pembentukan Ranperda tentang Subak juga masih perlu dilakukan. Dijelaskannya, Perda tentang Subak sudah ada di tingkat provinsi, yakni Perda No. 9 Tahun 2012 tentang Subak. Di samping itu, pertimbangan lainnya bahwa Perda di kabupaten memuat materi untuk mengatur kewenangan yang manfaat atau dampak negatifnya hanya dalam daerah kabupaten/kota, sesuai Permendagri No. 8 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah Pasal 4 ayat (6) huruf (d). ‘’Rancangan Perda tentang Subak belum berdasarkan aspirasi masyarakat yang diamanatkan oleh Permendagri No. 8 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah Pasal 17 yang dituangkan dalam pasal 15 ayat (2) huruf d,’’ terangnya. Sementara mengenai Ranperda tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang selama ini telah dibahas Pansus II, Madya Yani menyatakan, menyetujui untuk ditetapkan sebagai Perda. Dalam laporan yang disampaikannya, Pansus II menilai kualitas lingkungan hidup yang semakin menurun telah mengancam kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya sehingga perlu dilakukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang sungguh-sungguh dan konsisten oleh semua pemangku kepentingan. Sementara itu, Pansus I yang diketuai I Nengah Darsana menyetujui dua ranperda yakni tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Ripda) tahun 2017-2031 serta Ranperda tentang Kabupaten Layak Anak untuk ditetapkan menjadi Perda. Dalam proses pembahasan, selain menggelar rapat kerja, Pansus I juga telah melakukan kunjungan kerja, koordinasi dan konsultasi ke kementerian terkait. Demi sempurnanya ranperda yang dibahas, khususnya tentang Ripda, Pansus I juga telah melakukan rapat dengar pendapat dengan para pelaku pariwisata dan stakeholder terkait di Kabupaten Bangli. ‘’Berdasarkan hasil pembahasan yang cukup menyita waktu serta pemikiran dan hasil dari koordinasi dan konsultasi ke kementerian serta kunjungan kerja yang telah kami sampaikan di atas, maka Pansus I DPRD Kabupaten Bangli sepakat bahwa dua buah ranperda di atas layak untuk ditetapkan menjadi Perda,’’ kata Darsana. (kmb40)

Bali Post/ist

TANAH LONGSOR - Material tanah longsor yang menimbun jalan di Kubusalya Desa Sukawana saat dibersihkan menggunakan alat berat.

Tanah Longsor Timbun Jalan di Kubusalya

Bangli (Bali Post) Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Bangli sejak beberapa hari terakhir menyebabkan tebing setinggi 10 meter di Dusun Kubusalya Desa Sukawana, Kintamani, longsor. Akibat kejadian itu, jalan di dusun setempat tak bisa dilalui kendaraan lantaran seluruh badan jalan tertimbun material tanah. Tak hanya di Sukawana, cuaca ekstrem juga mengakibatkan dapur milik seorang warga di Desa Demulih Kecamatan Susut tergerus. Informasi yang dihimpun, Senin (29/1) kemarin, menyebutkan longsor di Dusun Kubusalya terjadi dini hari.

Material longsor yang berupa tanah dan batu besar menutup hampir seluruh badan jalan hingga menyebabkan warga kesulitan melintas. ‘’Kendaraan seperti motor dan mobil tidak bisa lewat. Kalau jalan kaki masih bisa,’’ kata Perbekel Desa Sukawana Ketut Nonog. Karena tertutup material longsor, warga dari Dusun Kubusalya yang hendak ke pusat Desa Sukawana menggunakan kendaraan, hanya bisa melalui jalan melingkar ke Desa Kutuh. Jarak yang ditempuh jika melalui jalan melingkar cukup panjang sekitar 10 km. Sementara itu, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Ketut Agus Sutapa seizin Kalak BPBD Bangli Wayan

Karmawan membenarkan bahwa akibat longsor di Kubusalya, arus lalu lintas di dusun setempat sempat lumpuh karena badan jalan tertimbun material. Tidak ada korban dari kejadian longsor tersebut. ‘’Mengenai upaya penanganannya, sudah kami koordinasikan dengan Dinas PU Kabupaten untuk alat beratnya,’’ terangnya. Agus mengatakan, selain tebing longsor, hujan deras disertai angin kencang juga mengakibatkan sekitar sepuluh pohon di kawasan Kayuambua tepatnya di sepanjang Desa Sekardadi tumbang. Tumbangnya pohon yang diperkirakan terjadi pada dini hari itu, menyebab-

kan arus lalu lintas di jalur tersebut sempat terganggu. Untuk upaya penanganan sudah dikoordinasikan dengan Dinas PU Provinsi karena jalan tersebut merupakan kewenangan provinsi. Agus menambahkan, di Desa Demulih, Susut, hujan deras menyebabkan tergerusnya satu unit dapur milik I Ketut Suwidnyana. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian Rp 80 juta. ‘’Upaya penanganan untuk sementara pindah dapur ke kamar tidurnya yang masih aman. Korban juga akan diberikan bantuan kebutuhan mendesak berupa logistik serta akan difasilitasi untuk mendap-

atkan bantuan dana sosial yang tidak direncanakan,’’ kata Agus. Sementara itu, Danramil Kintamani Kapten Inf. Wayan Legawa menyampaikan, bencana longsor di Desa Sukawana terjadi karena hujan yang terus menerus mengguyur wilayah Kintamani selama beberapa hari terakhir. Sore kemarin, jalan yang tertimbun longsor sudah bisa dilalui warga setelah sebuah alat berat diturunkan untuk membersihkan material. ‘’Sekitar pukul 13.15 wita, alat berat sudah diturunkan untuk menyingkirkan tanah yang menutupi badan jalan,’’ kata Legawa. (kmb40)

Nihil, Anggaran Promosi Produk UMKM

Bangli (Bali Post) -

Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli dipastikan tidak bisa melakukan promosi produk UMKM ke luar daerah. Hal itu lantaran tahun ini tidak ada anggaran promosi.

Bali Post/ina

LAPORAN PANSUS - Suasana rapat penyampaian laporan Pansus terkait empat ranperda, Senin (29/1) kemarin.

Pembangunan Rumah di Yeh Mampeh Terkendala Cuaca Buruk

Bangli (Bali Post) Guna memastikan perkembangan proses pembangunan rumah untuk merelokasi warga Dusun Yeh Mampeh Desa Batur Selatan, Kintamani, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli kembali melakukan pengecekan ke lokasi pembangunan, Senin (29/1) kemarin. Hasil pengecekan, pembangunan sudah memasuki tahap pemasangan atap. Sejumlah kendala pun menghambat proses pembangunan, salah satunya curah hujan yang tinggi belakangan ini. Kepala Pelaksana BPBD Bangli I Wayan Karmawan mengungkapkan, pihaknya sudah dua kali melakukan pengecekan pelaksanaan pembangunan. Dari pantauannya, secara umum pembangunan berjalan dengan baik. Saat ini, progresnya sudah mencapai 70 persen. Meski tergolong baik, bukan berarti proses pembangunan tidak mengalami kendala. Menurutnya, cuaca buruk menjadi hambatan terbesar pembangunan. Curah hujan yang tinggi belakangan ini menyebabkan pelaksana proyek tidak bisa bekerja maksimal. Pembangunan rumah untuk korban bencana ini ditargetkan tuntas 20 Februari mendatang. ‘’Mudah-mudahan bisa dituntaskan tepat waktu sesuai target yang ditetapkan. Pembangunan tidak ada masalah, hanya terkendala cuaca saja. Kendala yang lain tidak ada. Karena selama ini kita dan tim di desa intens terus melakukan koordinasi,’’ terangnya. Lebih lanjut dikatakan, pihaknya belum bisa memastikan kapan relokasi akan dilakukan. Pihaknya masih harus melihat situasi dan kondisi di lapangan. ‘’Kita harapkan warga sudah pindah sebelum upacara peresmian dilakukan. Karena kita merancang saat peresmian bisa dihadiri oleh BNPB termasuk pemerintah daerah,’’ ujarnya. (kmb41)

Bali Post/nan

PEMBANGUNAN RUMAH - Pembangunan rumah di Dusun Yeh Mampeh Desa Batur Selatan, Kintamani yang sudah memasuki tahapan pemasangan atap.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bangli I Dewa Gede Suparta, Senin (29/1) kemarin mengungkapkan, tahun 2017, promosi produk UMKM dianggarkan sebesar Rp 100 juta. Promosi dilaksanakan ke luar daerah seperti Batam dan Semarang. ‘’Untuk tahun ini jelas tidak bisa karena tidak ada anggaran untuk itu sehingga promosi ke luar daerah jelas tidak bisa dilakukan,’’ tegas Dewa Suparta. Selain anggaran itu, anggaran untuk meningkakan Sumber Daya Manusia (SDM)

koperasi dan anggaran untuk UKM tahun ini juga mengalami penurunan dari sebelumnya. Tahun 2017, anggaran koperasi sebesar Rp 100 juta dan tahun ini turun menjadi Rp 79 juta. Sementara anggaran UKM yang sebelumnya mendapat Rp 100 juta kini turun menjadi Rp 52 juta. ‘’Sementara untuk anggaran tenaga kerja dan transmigrasi yang diperuntukkan untuk pelatihan satpam tahun lalu diberikan Rp 100 juta. Tapi untuk tahun ini sama sekali tidak dianggarkan. Kita kurang tahu apa pe-

nyebab anggaran diturunkan termasuk dana pelatihan satpam tahun ini nol. Mungkin karena keterbatasan anggaran,’’ terangnya. Pejabat asal Banjar Geria Kelurahan Kawan itu menambahkan, promosi produk UKM sejatinya sangat penting dilakukan. Dengan promosi, produk UMKM Bangli dapat dikenal di luar daerah. ‘’Kalau tidak dipromosikan, daerah lain kan tidak tahu apa yang kita hasilkan. Maka dari itu, kita harap ke depannya dana unuk promosi tetap diberikan,’’ kata Dewa Suparta. (kmb41)

Bangli (Bali Post) Setelah mendapatkan perawatan secara intensif di ruang ICU Bangli, kedua pasangan suami istri (pasutri) asal Banjar Tambahan Kelod Desa Jehem Kecamatan Tembuku, I Nyoman Tunas (68), dan Ni Nengah Bina (68), yang diracuni oleh

anak kandungnya sendiri, Senin (29/1) kemarin, kondisinya membaik. Meski masih mndapatkan perawatan dari tim dokter, korban sudah dapat berkomunikasi dengan orang sekitar. Wadir Umum, Keuangan dan SDM RSU Bangli I Putu Ganda Wijaya mangungkap-

kan, secara umum kondisi kedua korban membaik. Namun, sesuai pemeriksaan medis, pihaknya belum bisa memindahkan ke ruangan perawatan untuk perawatan lanjutan. Disebutkannya, sampai saat ini korban masih memerlukan penanganan lan-

jutan hingga benar-benar kondisinya kembali pulih. Oleh karena itu, pemindahan keduanya ke ruangan perawatan lanjutan belum dilakukan. Sebelumnya, percobaan pembunuhan terhadap pasutri ini dilakukan oleh anak kandung mereka yang men-

galami gangguan kejiwaan, I Wayan Mustara, alias Payah (45), pada Sabtu (27/1) sore. Diduga pelaku kesal karena permintaannya tidak dipenuhi. Pelaku meracuni orangtuanya dengan cara mencampur makanan korban menggunakan cairan pembasmi rumput. (kmb41)

Bangli (Bali Post) Kritik yang disampaikan anggota DPRD Bangli Made Sudiasa soal pendirian TIC (tourist information center) di tengah areal Pasar Singamandawa, Kintamani, mendapat tanggapan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli Wayan Adnyana. Adnyana menjelaskan, alasan didirikannya TIC di lokasi itu karena bangunan TIC yang dulunya merupakan pesanggrahan merupakan cikal bakal pariwisata Kintamani. Tempat itu juga memiliki nilai historis karena pernah dikunjungi Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno. Ditemui di kantor DPRD Bangli, Senin (29/1) kemarin, Adnyana mengungkapkan, sebelum direnovasi dan dijadikan TIC, bangunan itu dulunya merupakan pesanggrahan atau tempat peristirahatan tamu. Bangunan itu sudah ada sejak akomodasi pariwisata di Denpasar masih sedikit. ‘’Jadi kenapa di sana, karena itu cikal bakal kepariwisataan Bangli. Maka untuk melestarikannya kita bangun TIC di sana,’’ terangnya. Alasan lain mendirikan

TIC di lokasi tersebut karena hanya itu tanah milik daerah yang bersertifikat. Untuk membangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK), salah satu syaratnya adalah harus pada lahan yang bersertifikat. Kini meski bangunan itu sudah selesai direnovasi, Adnyana menyebutkan, pihaknya belum mengoperasikannya karena belum diupacarai. Di samping itu, bangunan tersebut juga masih akan diperbaiki pada bagian panyengker-nya karena jebol belum lama ini. Pejabat asal Kintamani ini menyampaikan, agar TIC bisa berfungsi maksimal dalam memberikan informasi soal pariwisata kepada wisatawan, pihaknya akan bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Singamandawa. Pihaknya meyakini meski berada di areal pasar, namun wisatawan akan mengunjungi TIC itu untuk bisa mendapatkan berbagai informasi pariwisata terlebih jika penataan jalan dan bangunan pasar setempat sudah dilakukan. ‘’Kita akan bersinergi dengan Pokdarwis di sana. Kare-

na dalam pengembangannya nanti Pokdarwis Singamandawa berencana akan menelusuri jejak-jejak pendakian di sana,’’ ujarnya. Sebelumnya, anggota DPRD Bangli Made Sudiasa mengkritik pendirian TIC di areal Pasar Singamandawa Kintamani. Dia memper-

tanyakan alasan Disparbud mendirikan TIC di tengah pasar. Menurutnya, sebelum mendirikan TIC, Disparbud harusnya mempunyai perencanaan yang matang dalam hal menentukan lokasi yang tepat. TIC idealnya didirikan di lokasi wisata yang ramai

dikunjungi wisatawan seperti di Penelokan atau Desa Wisata Penglipuran. Dengan demikian wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata itu bisa sekaligus mendapat informasi tambahan mengenai keberadaan tempat wisata lainnya di Bangli melalui TIC. (kmb40)

Dewa Gede Suparta

Bali Post/nan

Korban Keracunan Mulai Bisa Berkomunikasi

Disparbud Tegaskan Lokasi TIC Bernilai Historis

Bali Post/ina

TIC - Bangunan pesanggrahan di areal Pasar Singamandawa yang kini dijadikan TIC.


Selasa Kliwon, 30 Januari 2018

GIANYAR

9

gIANYAR Memilih

Ogoh-ogoh Bernuansa Politis Dilarang Gianyar (Bali Post) Perayaan pangrupukan dan Nyepi yang berlangsung Maret mendatang mendapat pengawasan ketat Badan Kesatuan Bangsa Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) dan Panwaslu Kabupaten Gianyar. Pasalnya, hari raya itu akan bersamaan dengan pelaksanaan masa kampanye pilkada. Guna mengantisipasi hal-hal tak diinginkan, Badan Kesbanglinmas Gianyar pun melangsungkan rapat bersama KPU, Panwaslu dan Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP). Rapat ini berlangsung di kantor Badan Kesbanglinmas Gianyar, Senin (29/1) kemarin. Kepala Badan Kesbanglinmas Gianyar Dewa Alit Mudiarta menjelaskan, pihaknya berkeinginan meminimalisir pelanggaran serta terjadinya gesekan saat masa kampanye yang berlangsung dari 15 Februari hingga 23 Juni. Terlebih pada Maret umat Hindu akan merayakan Nyepi. ‘’Ogoh-ogoh tidak kami larang, tapi bagaimana ogoh-ogoh itu tidak boleh bernuansa politis,’’ katanya. Dewa Alit tidak memungkiri, jika pembuatan ogohogoh banyak dibiayai oleh politikus. Namun pihaknya berharap masyarakat bisa sama-sama menjaga situasi tetap kondusif dengan menghindari potensi gesekan. ‘’Misalnya dalam mengarak ogoh-ogoh ada bentuk baju atau berisi gambar paslon dan lainnya, itu kami larang,’’ jelasnya. Pihak Kesbanglinmas sendiri juga sepakat bekerja bersama Panwaslu Gianyar untuk memantau ogoh-ogoh. ‘’Kami sudah dengan Panwaslu. Malam Pangerupukan berlangsung Maret, tapi kami perlu mencegah sehingga tidak terjadi hal demikian,’’ tegasnya. Dijelaskannya, Badan Kesbanglinmas mengajak desa pakraman ikut mengawasi malam pangerupukan dan bisa membandingkan mana ranah politik dan adat. ‘’Kami serahkan ke desa pakraman untuk mengawasi. Maka dari itu, kami koordinasikan dengan desa pakraman supaya bisa berjalan lancar,’’ jelasnya. Ketua Panwaslu Gianyar Wayan Hartawan mengaku akan memaksimalkan pengawasan sampai ke tingkat desa pakraman. ‘’Pengawasan juga melibatkan Panwas Kecamatan yang telah dilantik beberapa minggu lalu,’’ katanya. Menurutnya, desa pakraman harus netral dalam hal politik. Bila ada desa yang mengundang atau didatangi paslon tertentu, maka desa juga harus menerima juga paslon lainnya agar berimbang. ‘’Kalau sampai ada penghadangan, itu pelanggaran. Termasuk penggunaan sarana umum seperti bale banjar dan wantilan harus benar-benar netral,’’ katanya. (kmb35)

Bali Post/nik

RSUD - Bagian depan RSUD Sanjiwani Gianyar.

Pembangunan RSUD Sanjiwani Rampung Hari Ini Digelar ”Maurip-urip”

Gianyar (Bali Post) Setelah beberapa bulan dikerjakan, pembangunan fisik RSUD Sanjiwani Gianyar akhirnya rampung. Pihak rumah sakit pun akan menggelar upacara maurip-urip pada Selasa (30/1) hari ini. Selanjutnya, peralatan dan perlengkapan akan dimasukkan ke dalam gedung. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar I Nyoman Nuadi, Senin (29/1) kemarin. Nuadi menerangkan, pembangu-

nan fisik rumah sakit berlangsung sejak 2017 lalu. Pengerjaannya terbilang cukup rumit, mengingat spesifikasi bangunan rumah sakit berbeda dengan perkantoran atau hotel. Spesifikasi yang rumit terutama ketika menyangkut pembangunan ruangan operasi. Hal itu dikarenakan ada beberapa peralatan medis yang perlu dibuatkan ruangan dengan bentuk khusus. ‘’Tidak seperti dibayangkan, di tengah pengerjaan kami dapat masukan dokter supaya ruangan dibuat begini.

Setiap bidang beda pengerjaannya, tidak seperti ruangan biasa,’’ jelasnya. Tahap akhir atau kemarin, dilakukan penataan taman di depan areal rumah sakit. Taman ini yang akan menjadi pagar, karena memang tidak akan dibangun pagar khusus, hanya pintu gerbang berupa gapura bergaya Majapahit saja. ‘’Juga penataan halaman parkir menggunakan paving,’’ terangnya. Selanjutnya, pihak rumah sakit berencana menggelar upacara maurip-urip hari ini, yang bertepatan

dengan rahinan Anggara Kasih, Perangbakat. Upacara tersebut akan di-puput oleh Ida Pedanda dari Geriya Bitera. ‘’Upacara ini semacam memasukkan kembali urip (kehidupan-red) dari gedung yang lama ke gedung baru,’’ jelasnya. Dalam waktu dekat pihaknya pun berencana menggelar soft launching yang diperkirakan berlangsung pertengahan Februari. ‘’Ini belum serah terima. Masih dikerjakan kontraktor dan dalam pengawasan,’’ tegasnya. (kmb35)

Bangun Rumah Singgah ODGJ

Bali Post/nik

RAPAT - Suasana rapat di kantor Badan Kesbanglinmas Gianyar membahas perayaan Nyepi di masa kampanye pilkada.

Bengkel Las di Mas Dikeluhkan Warga

Satpol PP Jatuhkan SP I

Gianyar (Bali Post) Jajaran Satpol PP Kabupaten Gianyar melakukan sidak di bengkel las di Desa Mas Kecamatan Ubud, Senin (29/1) kemarin. Sidak yang dipimpin langsung Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Gde Agusnawa ini dilakukan berdasarkan keluhan masyarakat atas aktivitas bengkel tersebut. Cokorda Gde Agusnawa mengatakan, pemilik bengkel asal Buleleng melakukan aktivitas dengan suara bising hingga larut malam. Tetangga sekitar pun merasa terganggu dan kemudian melapor ke Satpol PP. ‘’Kami menerima laporan warga, langsung melakukan pengecekan ke lapangan,’’ ujarnya. Saat sidak di lokasi tersebut, petugas mendapati tiga orang buruh sedang bekerja. Sementara pemilik bengkel las itu sedang pulang ke Buleleng. ‘’Saat ditanya soal ada keluhan masyarakat, buruh yang ada di sana menampik melakukan kegiatan hingga larut malam. Mereka mengaku sudah tutup pukul 19.00 Wita,’’ katanya. Cokorda Gde Agusnawa mengatakan, karena melanggar Perda No. 15 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum, Satpol PP Gianyar memberikan pembinaan manjatuhkan Surat Peringatan (SP) I. Pemilik bengkel itu juga akan diberikan pembinaan. ‘’Karena pemilik bengkel tidak ada dilokasi sehingga kita panggil untuk menghadap ke kantor Satpol PP Gianyar untuk diberikan pembinaan,’’ tegasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

SIDAK - Jajaran Satpol PP Gianyar saat sidak di bengkel las di Desa Mas, Ubud, Senin (29/1) kemarin.

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056

KPA Gianyar - 942184

DPRD - 943144

PMI Gianyar - 8958414

BPBD - 7844717/7844718

KONI Gianyar - 947261

PMK - 943113

BNN Kab. Gyr. - 946122

Kantor Satpol PP - 944436

PLN - 947166

RSUD Sanjiwani - 943020

Kodim 1616 Gyr - 943069

PDAM - 944225/943233

Koramil Gianyar - 942289

Pemkab Tunggu Izin Pusat Gianyar (Bali Post) -

Jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Gianyar cukup tinggi. Berdasarkan data terakhir, terdapat 100 ODGJ yang tersebar di berbagai desa di gumi seni ini. Guna memudahkan penanganan, Dinas Sosial berencana membangun rumah singgah untuk ODGJ. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gianyar I Made Watha mengatakan, Pemkab Gianyar berencana membangun rumah singgah untuk ODGJ. Namun mengenai realisasinya, Watha mengaku masih menunggu lampu hijau dari Pemerintah Pusat. ‘’Bupati sudah ACC. Proposal sudah diusulkan ke pusat tahun lalu bersama Bappeda. Kami kawal ini supaya bisa segera terealisasi,’’ terangnya saat ditemui, Senin (29/1) kemarin. Nantinya rumah singgah ini bisa sebagai lokasi penempatan sementara ODGJ yang berulah. Termasuk bisa untuk tempat singgah dan pemberdayaan bagi gelandangan dan pengemis (gepeng) yang terciduk Satpol PP. ‘’Rumah singgah ini juga

diproyeksikan untuk tempat yang aman bagi anak-anak yang menjadi korban kekerasan,’’ jelasnya. Watha mengatakan, pengajuan pembangunan rumah singgah itu didasarkan pada tingginya jumlah ODGJ di Gianyar. Data ini berdasarkan laporan tertulis dari seluruh desa di Gianyar. ‘’ Dari 100 ODGJ ini, sebanyak 80 orang sudah dan akan diberikan bantuan berupa tambahan makanan maupun bantuan sosial tak terencana,’’ ujarnya. Namun diakuinya, untuk menangani ODGJ Dinas Sosial tidak bisa sendiri. Harus ada sinergi dari OPD lintas sektoral, seperti Dinas Kesehatan, Satpol PP dan Pemerintah Desa. ‘’Yang kami tangani adalah ODGJ

yang pascaberobat, masuk dalam tahap pemulihan. Saat liar di jalanan tugasnya Satpol PP. Dan saat sakit, tugasnya Dinas Kesehatan. Jadi kami tugasnya memberikan pemberdayaan pascaberobat,’’ jelasnya. Para ODGJ ini pun tidak setiap saat bisa diberikan bantuan. Maka itu, pihaknya mendorong Pemerintah Desa memberikan bantuan kepada warganya yang mengalami gangguan jiwa. ‘’Kami dorong desa untuk memberikan bantuan melalui CSR,’’ ujarnya. Meskipun jumlahnya relatif banyak, Dinas Sosial tidak bisa sembarangan merujuk ODGJ ke RSJ Bangli. Sebab sesuai protap, jika keberadaan ODGJ meresahkan warga, baru bisa dibawa ke RSJ. ‘’Dia harus punya kartu kuning dan penanggung jawab dari keluarga. Merujuk pun kami lakukan bersama Satpol PP dan Dinkes,’’ jelasnya. Ditambahkannya, terkait ODGJ yang masih aman tinggal di rumahnya, pihaknya berupaya memberday-

I Made Watha

Bali Post/nik

akan melalui bantuan tak terencana yang besarnya Rp 1 juta per bulan. ‘’Tapi bantuan ini tidak bisa diberikan berulang. Maka itu, penting peran serta desa,’’ tegasnya. (kmb35)

Soal ”Pelangkiran” Digantungi Baju

PN Sampaikan Permintaan Maaf Gianyar (Bali Post) Pengadilan Negeri (PN) Gianyar menyampaikan permohonan maaf terkait insiden pelangkiran yang berisi gantungan baju di rumah dinas PN Gianyar. Insiden ini terjadi lantaran ketidaksengajaan Ketua PN Gianyar Sukmawati, S.H., M.H. yang baru sebulan menempati rumah dinas di Jalan Patih Jelantik, Gianyar tersebut. Humas PN Gianyar I.B. Ari Suamba, Senin (29/1) kemarin menerangkan, awalnya rumah dinas itu ditempati pejabat PN Gianyar yang beragama Hindu. Setelah pejabat tersebut pindah, rumah dinas itu tidak langsung ditempati oleh pejabat baru, dalam hal ini Sukmawati. ‘’Nah, Ibu (Sukmawati red) baru sekitar 3 Januari kemarin pindah ke rumah dinas itu. Kalau sebelumnya ibu ini tinggal di rumah kontrakan,’’ ucapnya. Suamba mengatakan, Sukmawati baru pertama kali bertugas di Bali, sehingga memang tidak memahami adat dan budaya Bali, termasuk tidak mengetahui fungsi

pelangkiran sebagai tempat pemujaan. ‘’Pas beberapa hari kemarin kan terus hujan, pas mendadak hujan dan jemuran masih basah, sehingga tidak sengaja digantung di situ (pelangkiran - red),’’ katanya. Suamba kembali menegaskan bahwa insiden ini murni ketidaksengajaan dan ketidaktahuan penghuni rumah dinas tersebut. Ditegaskan pula, yang bersangkutan tidak ada maksud melecehkan keyakinan umat Hindu di Bali. ‘’Ibu ini pimpinan yang baik sekali dan sangat memahami kemajemukan budaya dan agama. Terbukti setiap ada petugas PN yang meminta izin untuk upacara agama, pasti diizinkan,’’ terangnya. Dijelaskannya, Sukmawati sempat shock lantaran foto baju yang tergantung di pelangkiran itu tersebar di media sosial dan media massa. ‘’Sempat terkejut Beliau. Pas tadi baru masuk kerja, kami langsung dikumpulkan dan beliau menyampaikan permintaan maaf dari hati yang paling dalam. Jadi, permintaan maaf disampai-

kan di internal dulu, karena 90 persen petugas PN juga Hindu,’’ jelasnya. Suamba mengatakan, pihaknya bersama karyawan lain justru malah yang merasa bersalah karena lupa menyampaikan terkait pelangkiran tersebut kepada Ketua PN Gianyar. Suamba juga mengakui, sejak foto itu viral di media sosial, pihaknya langsung menurunkan pelangkiran tersebut pada Minggu malam. ‘’Ya kami pralina pelangkiran itu dari tempatnya untuk sementara. Mengenai upacara lebih lanjut, kami akan koordinasi dengan PHDI bagaimana baiknya,’’ jelasnya. Ditambahkannya, kemarin Sukmawati berangkat ke Jakarta untuk mengikuti sebuah kegiatan. Bila sudah balik dari Jakarta, Sukmawati berencana menyampaikan pemintaan maaf kepada masyarakat Bali melalui PHDI Gianyar. Sementara itu, Sekretaris PHDI Gianyar Pande Ngurah Karyawan mengaku sudah mendatangi kantor PN Gianyar siang kemarin. Pihaknya pun sudah mendapat penjelasan men-

genai kronologi kejadian. ‘’Rencananya nanti akan bertemu langsung dengan Ibu Ketua PN untuk penyampaian permintaan maaf secara tertulis,’’ jelasnya. Ia pun mengimbau masyarakat Bali untuk tetap tenang, karena persoalan ini sematamata ketidaksengajaan Ketua PN Gianyar yang belum sebulan menempati rumah dinas tersebut. ‘’Masyarakat jangan sampai terprovokasi, harus tetap tenang karena pihak terkait sudah berencana

bertemu untuk penyam paian permohonan maaf,’’ katanya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Selasa Kliwon, 30 Januari 2018

Soal Petani Kesulitan Peroleh Pupuk

Dinas Pertanian Sebut Stoknya Ratusan Ton

Negara (Bali Post) Keluhan para petani di sejumlah subak di Jembrana terkait sulitnya memperoleh pupuk bersubsidi langsung ditindaklanjuti Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana. Sejumlah subak yang belum menerima selama ini, Senin (29/1) kemarin, langsung diberikan pasokan. Sementara stok pupuk di Gudang Penyangga (GP) Jembrana saat ini mencapai 848 ton, baik itu pupuk NPK, Petoganik maupun ZA. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana I Wayan Sutama mengatakan beberapa subak di Kecamatan Melaya yang belum diberikan pasokan pupuk kini sudah ditindaklanjuti bersama distributor. Khusus di Melaya, total luas sawah yang mau tanam 260 hektar. “Memang kemarin sempat terhambat. Tadi sudah langsung kami tindak lanjuti,” terangnya. Dari pengecekan yang dilakukan, sebenarnya di beberapa wilayah di Melaya sudah tersalurkan pupuk. Seperti di Berawantangi yang padinya kini sudah berumur dua bulan. Namun, diakui masih ada beberapa subak, khususnya di wilayah barat yang belum diberikan pasokan. Untuk stok sejatinya sudah ada, namun penyaluran diakui sedikit tersendat. Sementara itu, Staf Perwakilan Daerah Penjualan (SPDP) Petrokima Gresik Wilayah Bali, Imam Prasetyo mengatakan untuk stok di Gudang Penyangga (GP) Jembrana masih ratusan ton. Rinciannya, untuk pupuk NPK Phonska 450 ton, pupuk Petroganik 211 ton dan pupuk ZA 187 ton. Termasuk untuk realisasi penyaluran pupuk bersubsidi jenis NPK di Kecamatan Melaya sudah 187 ton. “Untuk total di empat kecamatan sudah tersalurkan sebanyak 418 ton, termasuk di Kecamatan Negara, Jembrana dan Mendoyo,” terangnya. Diakuinya memang untuk Surat Perjanjian Jual Beli (SPJP) masih proses karena terbentur libur tahun baru. Namun, untuk surat penunjukan kios sudah rilis sejak dua minggu lalu. “Ada dua jenis surat, penunjukan distributor ke kios, dan SPJB ke kios. Memang untuk di Jembrana, dipegang Petrosida Gresik. Kalau untuk penunjukkan minggu ini sudah selesai,” katanya. Seperti berita sebelumnya, memasuki musim tanam, sejumlah subak di Jembrana mengaku kesulitan memperoleh pupuk bersubsidi, khususnya NPK. Padahal pupuk ini sangat dibutuhkan. Lain dengan pupuk urea, para petani sangat mudah mendapatkannya. Dari informasi yang dihimpun, sulitnya memperoleh pupuk NPK ini dikarenakan pengurangan jatah pupuk bersubsidi dari pemerintah. Tetapi para petani berharap pasokan pupuk ini supaya tidak tersendat. (kmb26)

Tertimpa Pohon Tumbang, Rumah Buruh Rusak

Negara (Bali Post) Rumah sederhana milik seorang buruh I Komang Suartika di Dusun Pangkung Jajang, Desa Tukadaya Melaya, Minggu (28/1), hancur tertimpa pohon tumbang. Rumah berukuran 4 x 6 meter itu sebagian atapnya hancur. Atas kejadian itu, korban kini terpaksa tidur beratapkan terpal. “Tidak ada lagi tempat lain sehingga korban tidur di rumahnya yang hancur dan beratapkan terpal bantuan,” kata Perbekel Tukadaya I Made Budi Utama, Senin (29/1) kemarin. Budi Utama mengatakan pihaknya sudah sempat meninjau rumah korban. Bahkan, ia sempat memediasi antara korban dengan pemilik pohon, Sumiati. “Ibu Sumiati mau tanggung jawab. Ia bersedia ganti rugi Rp 15 juta untuk biaya perbaikan rumah,” katanya. Lebih lanjut dikatakan saat kejadian tidak ada angin atau hujan. “Paginya baru hujan. Mungkin karena kondisi tanahnya labil, maka pohon itu jadi tumbang,” tandasnya. (kmb)

Bali Post/kmb

SENDERAN - Senderan Sungai Samblong, Kelurahan Sangkaragung, Jembrana yang jebol di beberapa titik terlihat sudah mulai diperbaiki.

Jebol di Lima Titik

Senderan Sungai Samblong Mulai Diperbaiki Negara (Bali Post) Senderan Sungai Samblong di Kelurahan Sangkaragung, Jembrana yang jebol di lima titik pada Desember lalu, kini mulai diperbaiki. Sejumlah pekerja terlihat sibuk menjalankan tugasnya masing-masing. Pengerjaan perbaikan dimulai dari sisi barat jembatan. Dari pantauan di lapan-

gan, Senin (29/1) kemarin, perbaikan itu sudah dilakukan sejak sepekan terakhir. Awalnya, para pekerja akan memulainya di jembatan. Karena saat itu airnya masih besar, maka mereka pindah ke bagian barat selatan. Terlihat, para pekerja tidak begitu banyak dilibatkan. Mereka memasang batu bronjong dan diikat dengan

kawat. “Kami kerjakan sesuai perintah saja. Mudah-mudahan cuaca dan kondisi air bersahabat. Dalam melakukan perbaikan ini kendalanya banyak. Arus sungai Samblong ini sangat kuat,” kata seorang pekerja saat ditemui di lokasi kemarin. Sebelumnya, pihak pelaksana pekerjaan, Sigit mengatakan senderan ini masih

dalam tahap pemeliharaan. Dalam waktu dekat akan diperbaiki lagi. Pihaknya masih sedang memesan bronjong-bronjong. Nantinya akan ditambah cerucuk bambu seperti longsoran yang pertama. Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida I Ketut Jayada sempat mengatakan pihaknya sudah memprediksi akan terjadi gerusan kembali.

Sejak awal, pihaknya melihat kondisi alur sungai dan kontur tanah sudah merasa kesulitan dalam bekerja. Saat pengerjaan, air sungai cukup dalam hingga dua meter sehingga ketika itu tidak bisa dilakukan. Perbaikan senderan itu merupakan penanganan bencana karena aspirasi masyarakat harus segera ditangani. (kmb)

Urus PTSL, BPN Ingatkan Jangan Melalui Calo Negara (Bali Post) –

Dalam pengurusan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), pihak Kantor Pertanahan (KP) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jembrana meminta kepada masyarakat supaya jangan menggunakan calo. Hal ini dilakukan guna menghindari pembengkakan biaya dan penyelesaian tentu akan lebih lambat. Hal tersebut ditegaskan Kepala KP Jembrana I Made Sujana saat bertemu Bupati Jembrana, Senin (29/1) kemarin. Sujana meminta agar warga dalam mengurus secara langsung dan jangan percaya calo. “Ke depan saya tidak ingin lagi, khususnya dalam pengurusan PTSL, ada sistem calo. Silakan mengurusnya secara langsung atau bisa dikoordinir di tingkat

desa,” tegas Sujana. Selain itu, Sujana didampingi Kasi Hukum dan Pertanahan Ngurah Mahartha juga memaparkan pencapaian target PTSL di Kabupaten Jembrana tahun lalu. Dalam kurun waktu 2017, BPN Jembrana ditarget sebanyak 22.500 bidang tanah. Sementara baru bisa terealisasi sebanyak 20.023 bidang. Sementara untuk PTSL tahun

2018 ditarget 18.100 bidang. Untuk itu, tahun ini, BPN harus merampungkan 2.477 bidang yang merupakan sisa target tahun lalu. ”Sehingga total yang kami harus selesaikan dalam tahun ini 20.577 bidang. Untuk menyelesaikan target tersebut tentunya diharapkan ada dukungan dari berbagai pihak termasuk Pemda dalam sosialisasi,” terangnya. PTSL

ini sejatinya sangat menguntungkan bagi masyarakat termasuk pemkab. Dalam menyertifikatkan tanah melalui PTSL, sesuai Perbup yang terbit awal tahun ini, masyarakat Kabupaten Jembrana maksimal dikenai biaya Rp 150 ribu per bidang tanah. Dana itu dikoordinir oleh pihak desa/kelurahan, bukan BPN. Di mana untuk keperluan pembelian materai, patok 4 buah dan operasional aparat desa/kelurahan. “Selama ini kami mensinyalir masyarakat belum semua mengetahuinya, sehingga

mereka mudah diiming-imingi oleh para calo atau pihak ketiga,” ucapnya. Akibatnya biaya yang dikeluarkan cukup banyak dan proses penyelesaiannya juga sangat lama. Sementara Bupati I Putu Artha mengaku mendukung melakukan langkah-langkah yang dilakukan itu, khususnya PTSL. Bupati menilai target yang belum tercapai di tahun lalu itu, dikarenakan masyarakat belum semuanya mengerti atau beranggapan dalam pengurusan tanah membutuhkan biaya banyak. (kmb26)

Tenggelam di Pantai Keramat

Kondisi Empat Korban Berangsur Membaik

Bali Post/kmb

HANCUR - Rumah milik Komang Suartika di Pangkung Jajang, Desa Tukadaya Melaya yang hancur tertimpa pohon.

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana (0365) 3944 Kejari Negara (0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN (0365) 41135

Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110

Negara (Bali Post) – Empat dari enam korban tenggelam di Pantai Keramat, Desa Melaya yang masih dirawat di RSU Negara, Senin (29/1) kemarin, kondisinya berangsur pulih. Meski demikian, psikis para remaja dari Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LPSA) Widhya Asih Melaya (bukan Panti Asuhan Widhya Asih Blimbingsari-red) ini masih belum stabil. Sebab, mereka masih trauma dengan musibah

yang dialaminya. Dari pantauan di RSU Negara, empat korban yang masih dirawat, yakni Jessica (13), Yolanda (15), Cristian Surya (13) dan Dodi Abdi (14). Mereka dirawat di satu ruangan. Terlihat, ada beberapa penunggu di sana. Begitu dimintai penjelasan, penunggu korban itu enggan berkomentar. Kondisi korban terlihat sudah membaik dan pihak keluarga sudah datang.

Direktur UPTD RSU Negara dr. I Made Dwipayana saat dikonfirmasi mengatakan, keempat korban tersebut ketika tiba di RSU, kondisinya sangat lemas. Setelah mendapatkan perawatan intensif, kondisi fisik mereka kini sudah membaik. Termasuk cairan air laut yang sempat masuk ke paru-paru dipastikan sudah berkurang dan hal itu tidak mengganggu fisik mereka. Melihat kondisi fisik mer-

eka, sejatinya sudah bisa menjalani rawat jalan. Namun, pihaknya tetap melakukan tindakan rawat inap karena para korban masih mengalami trauma. “Ya namanya anak-anak, masih ngeri dengan kejadian itu. Untuk sementara masih kami rawat sampai mereka tenang,” katanya. Berdasarkan koordinasi dengan dokter spesialias anak, kata Dwipayana, gangguan psikis mereka juga su-

dah berangsur membaik. Jika kondisi mereka semakin membaik, maka Selasa (30/1) ini sudah bisa pulang. Untuk memulihkan trauma akibat musibah itu, waktunya relatif. Tergantung kondisi lingkungan sekitar. Semakin kondusif, maka semakin cepat pulihnya. Biasanya, trauma musibah tenggelam ini akan merasakan ketakutan ketika melihat pantai dan sungai. Bahkan enggan mandi karena takut melihat air. (kmb26)

Tender Proyek RSU Negara

Diharapkan Februari Sudah Ada Pemenang Negara (Bali Post) – Pascagagal tender tahun lalu, proyek pembangunan RSU Negara secara multiyears saat ini kembali ditenderkan. Tender yang diikuti sejumlah perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) itu menyisakan satu perusahaan dan tahap

evaluasi 10 hari. Apabila lolos, proyek ini ditargetkan rampung pada tahun 2019 mendatang. Namun, bila kembali gagal, ditekankan agar pihak pengguna jasa (pemerintah) harus melakukan evaluasi proyek yang menelan anggaran hingga Rp 185 miliar

itu. Hal itu perlu dilakukan agar pembangunan yang bertujuan meningkatkan status RSU tidak tertunda semakin lama. Direktur RSU Negara, I Made Dwipayana, Senin (29/1) kemarin, mengatakan proses tender tahun ini sejatinya sudah memasuki

Bali Post/olo

BANGUNAN - Sejumlah bangunan lama RSU Negara yang sudah dibongkar.

dokumen teknis dan penilaian. Selanjutnya, perusahaan yang sudah lolos akan melakukan presentasi desain dari perusahaan peserta tender. Sehingga diharapkan pada Februari ini sudah ada pemenang dan pembangunan sudah bisa dimulai. Pihaknya tidak memungkiri kemungkinan terjadi gagal tender. Namun pihaknya berharap tahun ini tidak gagal lagi. Tahun ini berbeda dengan kondisi saat gagal tender dua kali di tahun lalu. Saat itu perusahaan peserta tender sudah gagal saat prakualifikasi. Sekarang ini sudah ada pemenang, tetapi belum pasti. Menghindari agar tidak gagal tender lagi, pihak RSU menyebutkan bahwa persyaratan sudah disesuaikan dengan kemampuan peserta tender. Tetapi tidak mempengaruhi teknis pembangunan. Semisal, teknis kependudukan yang harus berdomisili di Bali kini sudah dicoret. Bila memang nantinya sudah ada pemenang, maka mulai Februari akan diker-

jakan selama 22 bulan atau multiyear. Sehingga pengerjaan diprediksi bisa rampung pada tahun 2019 nanti. Menurut rencana, anggaran itu untuk pembangunan gedung poliklinik, IGD, ruang bedah sentral, hemodasilia dan laboratorium. Selain itu juga bangunan untuk perawatan VIP serta ruang rawat inap kelas I hingga III. Sumber dana ratusan miliar ini dari APBD Jembrana. Sedangkan DAK (dana alokasi khusus) dari pusat senilai Rp 5 miliar digunakan untuk alat kesehatan (alkes). Di sisi lain, Ketua Komisi C DPRD Jembrana Ida Bagus Susrama mengharapkan ada evaluasi dalam tender dengan anggaran cukup besar ini. Seperti persyaratan agar tidak berlebihan dan penyesuaian harga material tahun ini. “Walaupun sudah prakualifikasi, tetapi tetap ada potensi gagal tender. Ini juga harus diperhatikan, ada apa sampai beberapa kali tender gagal,” terangnya. (kmb26)


Selasa Kliwon, 30 Januari 2018

BULELENG

11

HUT Ke-61 LVRI Dipusatkan di Buleleng Singaraja (Bali Post) – Veteran pejuang kemerdekaan dan veteran pembela seBali memperingati HUT ke-61 Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Buleleng, Senin (29/1) kemarin. Peringatan HUT yang dipusatkan di Gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja eks Pelabuhan Buleleng ini diisi dengan acara pokok yaitu potong tumpeng, dan pidato sejarah perjuangan. Acara itu dimeriahkan kesenian tradisional. Ketua LVRI Bali Gusti Bagus Saputra mengatakan, perhatian pemerintah terhadap veteran sudah semakin meningkat. Ini dibuktikan dengan perhatian mulai dari santunan kematian Rp 10 juta, fasilitasi persembahyangan ke pura-pura di Bali dan luar daerah, bantuan gedung kantor dan bantuan karyawan dari Dinas Sosial Provinsi Bali dan kabupaten/ kota di Bali. Tidak itu saja, Saputra menilai kebijakan Presiden Joko Widodo terhadap veteran pejuang kemerdekaan dirasakan begitu tinggi. Salah satunya adalah pemerintah memberikan kemudahan dan keringanan biaya mendapatkan pelayanan pendidikan bagi anak-anak veteran. “Perhatian pemerintah sudah semakin meningkat dan kami sekarang tidak saja diberikan Tunjangan Veteran (Tuvet), tapi sudah diperhatikan sekali, sehingga kesejahtraan kami semakin baik, termasuk kebijakan pemerintah untuk membantu pendidikan anak-anak veteran sudah sangat baik,” katanya. Menurut Saputra, saat ini veteran di Pulau Dewata dan masih sehat sebanyak 3. 274. Jumlah ini terdiri atas veteran pejuang kemerdekaan 2.712 orang. Saat ini umur veteran pejuang paling rendah 87 tahun dan ada yang sudah menginjak umur 89 tahun. Sedangkan veteran pembela tercatat 246 orang. Khusus untuk veteran pejuang kemerdekaan jumlahnya semakin berkurang karena meninggal dunia akibat pengaruh umur yang semakin tua. Sementara itu, Bupati Putu Agus Suradnyana diwakili Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. mengatakan, pemkab berkomitmen untuk memperhatikan kesejahtraan dan operasional LVRI di daerah. Fasilitasi itu menyangkut dukungan gedung kantor, fasilitasi karyawan untuk membantu administrasi organisasi, dan kendaraan dinas untuk menunjang kebutuhan LVRI itu sendiri. Ini sejalan dengan kebijakan pemerintah, sebagai wujud bakti dan penghormatan terhadap jasa-jasa veteran di daerah. “Kebijakan Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati mendukung penuh apapun kebutuhan LVRI itu sendiri. Bagi kami ini adalah bukti bakti kami kepada pejuang yang telah memberikan kita kemerdekaan,” katanya. Di sisi lain, Puspaka yang juga putra veteran pejuang mengatakan, saat ini pemkab masih melakukan kajian untuk mengalokasikan bantuan hibah rutin setiap tahun bagi LVRI Buleleng. Peluang untuk menganggarkan rutin setiap tahun ini sejalan dengan undang-undang tentang veteran. “Kami masih pelajari dan ini akan sangat baik kalau bisa daerah memberikan hibah setiap tahun untuk veteran, kehingga kesejahtraannya semakin meningkat,” jelasnya. (kmb38)

GOTONG ROYONG – Jajaran TNI membantu percepatan pemulihan kerusakan lingkungan SDN 1 Baktiseraga pascabanjir bandang, Senin (29/1) kemarin.

TNI Bantu Pemulihan di SDN 1 Baktiseraga Singaraja (Bali Post) – Warga dan instansi teknis di daerah Buleleng masih berkutat memulihkan berbagai kerusakan infrastruktur akibat banjir bandang. Jajaran TNI di Buleleng pun turun tangan. Seperti yang dilakukan jajaran Kodim 1609 Buleleng, Senin (29/1) kemarin. Sejumlah personel TNI membantu pembersihan lumpur, potongan kayu, hingga bongkahan beton yang masih menumpuk di SDN 1 Baktiseraga, Kecamatan Buleleng. Dampak banjir bandang pada Jumat (26/1) malam yang lalu terparah terjadi di SDN 1 Baktiseraga. Sebagian besar ruang kelas dan lapangan untuk bermain

anak-anak di sekolah yang satu-satunya di Baktiseraga itu dipenuhi lumpur dan potongan kayu. Tembok pembatas hingga palinggih juga hancur diterjang banjir dari air kali di sebelah barat sekolah. Dokumen siswa, buku, hingga bangku siswa juga hayut. Sejak bencana itu, proses belajar mengajar (PBM) terhenti. Hanya anak-anak kelas V dan VI yang kembali ke sekolah. Siswa ini pun tidak mengikuti PBM, namun melakukan pembersihan di sekolah mereka b e rs a m a g uru, p e g a wa i , dan warga masyarakat. Sementara pembersihan dengan bantuan alat yang memadai belum dilakukan

karena masih menunggu bantuan dari instansi teknis di pemkab. Membantu percepatan pembersihan areal sekolah, TNI pun turun tangan sejak Minggu (28/1) lalu. Gotong royong ini dipimpin Danramil Kota Singaraja Kapten Inf. Kamiyasa. Dengan alat berupa cangkul dan sekop, TNI membersihkan lumpur yang menutup lapangan sekolah. Bongkahan beton dan potongan kayu juga langsung dibersihkan. Selain itu, lumpur yang mengotori bangku dan kursi siswa pun turut dibersihkan dan dilanjutkan dengan menata kembali di ruang kelas. Kapten Inf. Kamiyasa

Pipa Putus, PDAM Pasok Air Tangki

Banjir bandang yang terjadi Jumat (26/1) lalu, berdampak pada jaringan pipa air bersih milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Buleleng. Jaringan pipa banyak yang putus, membuat pelayanan air minum terganggu. PDAM berusaha memperbaiki pipa yang rusak dan melayani pemenuhan air bersih dengan pasokan air tangki.

Bali Post/kmb38

Suara Buleleng

Dirut PDAM Buleleng Made Lestariana, Senin (29/1) kemarin mengatakan, kerusakan jaringan pipa akibat banjir terjadi di sejumlah daerah di antaranya di Desa Bengkel (Kecamatan Busungbiu), Bestala, Seririt (Kecamatan Seririt), Dencarik, Banjar (Kecamatan Banjar), Kelurahan Beratan, Liligundi, Jalan Jalak Putih, Baktiseraga, dan Desa Pemaron (Kecamatan Buleleng). Dari

penelusuran yang dilakukan, pipa ini kebanyakan putus karena derasnya terjangan banjir bandang. Selain itu, kerusakan juga ditemukan pada sambungan di rumah pelanggan hingga pencatat pemakaian air (water meter) hanyut. Sejak Sabtu (27/1) yang lalu, pihaknya telah memperbaik pipa yang putus tersebut. Namun karena jaringan pipa banyak yang putus, perbaikan masih ber-

langsung. “Kami tidak menghitung kerugiannya. Namun karena ini akibat bencana kami mementingkan perbaikan secepatnya dan sebagian pipa yang putus sudah tersambung kembali,” katanya. Menyusul putusnya jaringan pipa PDAM itu, lanjut Lastariana pelayanan air bersih bagi pelanggannya sempat terganggu. Mengantisipasi hal itu, pihaknya telah mengoperasikan mo-

Guna mengetahui nasib masyarakatnya, para anggota DPRD agar turun ke lapangan. Melihat kebutuhan masyarakatnya yang masih serbakekurangan untuk bisa memberikan solusi. Termasuk juga persoalan pembayaran listrik prabayar berharap agar pihak PLN bisa meringankan biaya yang sangat dirasakan sangat berat oleh masyarakat. Mohon agar bisa dicarikan solusi dalam hal ini mengingat pendapatan masyarakat di perdesaan sangat kurang. Ma’Afi – Pegayaman

Sesuai dengan Fakta Dunia pers di Indonesia sudah begitu berkembang dibandingkan dengan zaman sebelum reformasi. Dengan kemajuan saat ini sudah mempunyai pandangan-pandangan yang sangat berbeda dengan perkembangan sebelumnya, sehingga perlu dalam penyajian informasi agar sesuai dengan fakta di lapangan. Pernyataan narasumber tidak dipelintir sehingga berita-berita hoax bisa dicegah dan warga mendapatkan informasi yang sebenarnya. Marilah kita merawat kebinekaan ini dalam bingkai Pancasila, termasuk dalam musim saat ini, pihaknya berharap agar pihak terkait secara sigap menghindari campak dan penyakit lainnya.

Pasang Listrik dengan Nyambung dari Rumah Tetangga Saat ini pada musim yang ekstrem ini apakah tidak membahayakan orang baik yang lewat maupun yang ada di sekitar rumah tersebut dengan penyambungan listrik dari rumah tetangganya untuk bisa menikmati aliran listrik tersebut di rumahnya. Hal ini perlu mendapatkan perhatian dari semua pihak demi terjaganya rasa aman dan nyaman warga masyarakat. Termasuk juga berharap kepada petugas agar memangkas pohon perindang di pinggir jalan agar tidak mengganggu pengguna jalan bila tumbang dan juga mengganggu kabel listrik yang ada.

Telepon Penting

Ajik Bima, Banjar

BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt Polsek Busungbiu Polsek Gerokgak

3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450 92126 92999

bil tangki untuk memasok air bersih ke lokasi yang terdampak bencana alam. Dengan upaya ini, PDAM pun menunjukkan komitmennya untuk memberikan pelayanan prima dalam situasi apa pun. “Sampai hari ini (Senin 29/1, kemarin) kami masih memasok air tangki ke desa atau kelurahan yang masih mengalami gangguan air bersih akibat bencana, sehingga masyarakat tidak dirugikan dan mendapat layanan air bersih,” jelasnya. Sementara itu, di Desa Dencarik, Kecamatan Banjar warga di Dusun Corot bagian atas dan Dusun Menasa bagian atas masih mengalami

kesulitan air bersih. Ini karena jaringan air bersih desa masih rusak dan menunggu bantuan perbaikan dari pemerintah. Perbekel Desa Dencarik Putu Budiasa, mengatakan warganya yang kesulitan air bersih itu merupakan pelanggan air PAM desa. Sejak banjir yang memutus jaringan pipa air bersih, warganya kesulitan mendapat air bersih. Pihaknya sudah berkoordinasi ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng memohon distribusi air tangki. Sementara, warganya yang berlangganan air PDAM saat ini sudah kembali terlayani air bersih dengan normal. (kmb38)

Perbaikan Jalan di Pedawa Dipercepat

Wakil Rakyat Terjun ke Lapangan

NangMologan, Mayong

hatikan kondisi lingkungan utamanya drainase atau kali agar tidak tersumbat. Jika kepedulian dan waspada bencana ini ditanamkan dengan baik, maka dampaknya bisa diminimalisasi. Sementara itu, Kepala SDN 1 Baktiseraga Putu Ada mengatakan, upaya pembersihan areal sekolahnya masih dilakukan. Hal ini dilakukan agar PBM bisa kembali berjalan, sehingga tidak mengganggu kalander pendidikan yang sudah disusun. Pihaknya bersama Komite Sekolah mulai Senin (29/1) kemarin, melibatkan para orang tua siswa untuk gotong royong melanjutkan membersihkan lingkungan sekolah. (kmb38)

Dampak Banjir Bandang

Singaraja (Bali Post) –

HUT LVRI – Peringatan HUT ke-61 LVRI dipusatkan di Buleleng. Tampak Ketua LVRI Bali saat pemotongan tumpeng, Senin (29/1) kemarin.

mengatakan, sesuai instruksi pimpinannya, TNI terjun ke masyarakat membantu memulihkan kerusakan akibat bencana banjir. Khusus dampak banjir di SDN 1 Baktiseraga diakuinya merupakan sasaran prioritas karena menyangkut kepentingan pendidikan. Dengan pembersihan yang lebih cepat itu, maka infrastruktur sekolah pun akan segera bisa berfungsi kembali. Kapten Inf. Kamiyasa menambahkan, cuaca yang tidak menentu ini harus tetap diwaspadai. Terutama pada jam-jam sekolah, guru atau anak-anak ini harus waspasda bila hujan. Selain itu, masyarakat pun perlu waspada dan tetap memer-

Bali Post/kmb38

CUACA BURUK – Cuaca laut di Buleleng kembali memburuk. Sejak Minggu (28/1) malam ombak mulai menerjeng perkampungan nelayan, hingga melumpuhkan aktivitas bahari.

Cuaca Buruk, Aktivitas Nelayan Lumpuh Singaraja (Bali Post) – Gelombang tinggi melanda perairan Bali Utara. Sejak Minggu (28/1) malam hingga Senin (29/1) siang kemarin ombak menerjang daratan. Cuaca buruk ini membuat aktifitas nelayan lumpuh. Kendati hempasan air laut masuk ke pekarangan rumah, nelayan masih enggan mengungsi ke tempat yang lebih aman. Pantauan Bali Post di perkampungan nelayan, aktivitas tampak sepi. Ketinggian ombak bervariasi antara 1,5 hingga 2 meter. Hal ini terlihat di perkampungan nelayan di Dusun Dharma Kerti, Desa Tukadmungga dan di Desa Anturan, Kecamatan Buleleng. Hempasan gelombang mulai masuk ke pekarangan rumah nelayan. Jaring dan alat tangkap ikan para nelayan di desa terkena hempasan gelombang. Beruntung, lebih cepat diselamatkan, sehingga tidak sampai terseret ombak. Pemandangan serupa terlihat di kampung nelayan di kawasan Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga,

Kecamatan Buleleng. Kios pedagang hingga usaha penyewaan papan kano dan ban bekas di kawasan ini tutup. Pengunjung pun tidak tampak di lokasi yang biasanya selalau ramai pengunjung itu. Sementara, perahu nelayan sudah diungsikan ke tempat yang lebih aman. Ini dilakukan karena nelayan khawatir perahunya disapu ombak. Seorang warga Kadek Yastini saat ditemui kemarin menuturkan, kendati ombak mulai meninggi, dia dan keluarganya memutuskan tetap bertahan di rumahnya di dekat pantai. Ini karena hempasan air laut baru masuk di pekarangan saja dan belum sampai masuk ke dalam ruang kamar. Namun demikian, Yastini yang sehari-hari sebagai pedagang ikan ini mengaku tidak tenang terutama pada malam hari. Hal ini karena biasanya ombak pasang akan bertambah tinggi pada malam hari. “Minggu (28/1) malam ombaknya ngebug (ombak tinggi-red) pagi sempat surut

dan sekarang naik lagi. Kalau mengungsi belum, tapi tetap siaga saja kalau malam hari kalau ombaknya kembali memebsar ya harus mencari tempat yang lebih aman,” katanya. Sementara nelayan di Pantai Penimbangan Kadek Agus menuturan, ombak masih tinggi, namun belum sampai masuk ke kios untuk berjualan di pantai. Namun demikian, dia juga was-was dan terpaksa menutup kiosnya. Sementara perahu atau peralatan tangkap miliknya juga sudah diungsikan. Dia mengaku, ketinggian ombak sifatnya naik turun dan tidak bisa ditebak. Dari pengalamannya, puncak ombak pasang ini akan terjadi pada Hari Raya Imlek mendatang. “Kalau sampai masuk ke warung belum, tapi saya sudah tutup sejak beberapa hari karena ombaknya kadang naik dan kadang turun. Seperti sekarang kembali naik. Sementara tutup dulu dan pengunjung juga sepi,” jelasnya. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Hujan deras tidak saja menimbulkan banjir bandang, juga merusak jalan kabupaten dan jembatan di Buleleng. Salah satunya jalan kabupaten di Dusun Ingsakan, Desa Pedawa, Kecamatan Banjar. Selain jalan tersebut nyaris putus, jembatan yang menghubungkan Desa Sidatapa, Pedawa, dan Desa Tigawasa juga rusak berat karena tingginya volume air. Pemkab Buleleng berjanji akan mempercepat perbaikan infrastruktur tersebut. Demikian diungkapkan Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. saat meninjau kerusakan jalan di Desa Pedawa, Senin (29/1) kemarin. Wabup didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Buleleng Ketut Suparta Wijaya. Wakil Bupati Sutjidra mengatakan, jalan kabupaten di Dusun Ingsakan yang tergerus hingga lebih dari setengah badan jalan tidak bisa dibiarkan terlalu lama. Jalan ini tak hanya berfungsi untuk membantu jalur ekonomi di desa setempat, juga sebagai jalur alternatif bagi pengendara ke Denpasar. Selain

itu, jembatan penghubung Desa Sidatapa, Pedawa dan Desa Tigawasa memerlukan penanganan secepatnya. Hal ini karena jembatan darurat yang sudah dibangun oleh warga tidak menjamin akan memperlancar arus lalu lintas, namun justru membahayakan. ‘’Kita akan segera tangani kerusakan jalan dan jembatan ini. Dinas PUPR sekarang menghitung dana yang diperlukan,’’ katanya. Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Ketut Suparta Wijaya mengatakan, untuk jalan yang tergerus, perbaikannya dengan konstruksi pasangan batu yang diperkuat dengan beton bertulang. Tanah di lokasi tersebut labil, sehingga kalau hujan intensitas tinggi bisa saja akan tergerus. Dari pendataan awal, itu kedalaman dari permukaan jalan mencapai 10 meter dan panjang 20 meter. ‘’Jalan ini merupakan jalur yang sangat strategis menuju Denpasar dan belakangan mulai dijadikan jalur tour bagi wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Desa Bali Aga (Sidatapa, Cempaga, Tigawasa, Pedawa) hingga terakhir di kawasan wisata Lovina,’’ jelasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

DIPERCEPAT – Pemkab Buleleng memastikan perbaikan kerusakan jalan di Desa Pedawa akibat bencana alam akan dipercepat.


KLUNGKUNG

12

Selasa Kliwon, 30 Januari 2018

SOSOK Perlu Partisipasi Masyarakat PERHELATAN pemilihan kepala daerah (pilkada) sudah semakin dekat. Sejauh ini, panitia pengawas pemilu belum menerima pengaduan akan adanya pelanggaran. Meski demikian, hal tersebut perpotensi terjadi dalam beberapa bulan ke depan. Mengantisipasi hal itu, masyarakat sebagai pelaku demokrasi perlu turut serta melakukan pengawasan. “Partisipasi masyarakat untuk sama-sama mengawasi untuk mengantisipasi pelanggaran sangat diharapkan. Ini sudah kami sosialisasikan dengan tokoh agama dan tokoh adat,” ungkap Ketua Panwaslu Klungkung I Komang Artawan, Senin (29/1) kemarin. Pelanggaran itu satunya ditunjukkan adanya ASN yang memposting foto calon dengan komentar atau hanya like pada media sosial. Hal ini sulit terpantau. Keterbatasan peralatan maupun personel menjadi salah satu penyebab. “Di sini hanya ada tiga orang yang aktif. Kami juga tidak mempunyai alat untuk mendeteksi keterlibatan ASN menyatakan dukungan dii medsos. Akun FB kan banyak. Ini sebabnya perlu partisipasi masyarakat,” katanya. Mengantispasi pelanggaran, sejauh ini panwaslu sudah melakukan kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Klungkung dan kepolisian yang menangani cyber. “Kami di pengawas Pemilu tidak punya cara deteksi dini dari. Ada sistem yang dimiliki Polri. Apakah dukungan itu hoax atau akunnya hack. Itu bisa ditelusuri,” sebut pria asal Desa Sampalan Kelod, Dawan ini. Ditambahkan, jika terbukti melakukan pelanggaran, dipastikan langsung diproses sesuai dengan aturan yang berlaku. “Potensi pelanggaran yang patut diawasi tak hanya keterlibatan ASN. Tetapi juga lainnya,” tandasnya. (sos)

Bali Post/sos

NUSA LEMMBONGAN - Pulau Nusa Lembongan. Di tengah pertumbuhan akomodasi pariwisata yang semakin pesat, potensi terjadinya pencemaran lingkungan di kawasan ini semakin besar.

Pencemaran Lingkungan di Nusa Penida

Ada Dugaan Limbah Dibuang Melalui Saluran ’’Siluman’’

Semarapura (Bali Post) -

Pertumbuhan akomodasi pariwisata di Kepulauan Nusa Penida beberapa tahun belakangan semakin pesat. Di balik dampaknya yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, keberadaannya juga berpotensi memicu pencemaran lingkungan. Bahkan, Tim Pengawasan Pencemaran Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung menduga adanya pembuangan limbah ke pantai melalui saluran ‘’siluman’’.

Bali Post/sos

BUMDES - Suasana di Kantor BUMDes Paksebali, Kecamatan Dawan. BUMdes ini cukup berdampak positif untuk peningkatan perekonomian desa.

Kabid Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Klungkung I Wayan Agus Eka Putra tak menampik sudah beberapa kali mendapat laporan dari masyarakat terkait pembuangan limbah secara sembarangan di Desa Jungutbatu dan Lembongan. Hal tersebut sudah ditindaklanjuti den-

gan peninjauan langsung ke lapangan. ‘’Pengaduannya terkait pembuangan limbah laundry akomodasi parwisata secara sembarangan,’’ jelasnya, Senin (29/1) kemarin. Sesuai ketentuan, pembangunan akomodasi pariwisata wajib memiliki Instalasi Pengelolaan Ar Limbah (IPAL). Namun tingginya

pembiayaan dan ingin praktis, membuat investor pada waktu tertentu membuang limbahnya ke laut. Bahkan, ditengarai untuk mengelabui petugas, pembuangan dilakukan melalui saluran siluman yang ditanam pada tanah menuju pantai. ‘’Ini berpotensi terjadi pada akomodasi di sekitar pantai,’’ sebutnya.

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366) 21115

Polsek Klungkung

(0366) 21090

Polsek Dawan

(0366) 23181

Polsek Banjarangkan

(0366) 23180

Polsek Nusa Penida

(0366) 5382838

RSUD Klungkung

(0366) 21172

RSU Bintang

(0366) 25241

PMI Klungkung

(0366) 21442

Damkar Klungkung

(0366) 22655

PDAM Klungkung

(0366) 21336

PLN Klungkung

(0366) 25599

ran, pemerintah desa yang lebiih mengetahui kondisi wilayahnya juga diminta untuk melakukan pengawasan. ‘’Ini sudah kami sampaikan langsung. Kalau lingkungan tercemar, kan desa juga yang rugi. Pariwisata juga terdampak,’’ pungkasnya. Persoalan lingkungan itu sempat diutarakan kalangan legislatif dalam rapat kerja. Bahkan, pemkab didesak untuk melakukan penanganan dan penindakan. Hal tersebut dipandang penting untuk menjaga kelestarian kepulauan yang diharapkan mampu menjadi ‘’telur emas’’ Bali itu. (kmb45)

Lambat, OPD Tanggapi Pengaduan

Garap Potensi Desa, BUMDes Terkendala SDM

Semarapura (Bali Post) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Klungkung telah banyak bermunculan. Hanya, sebagian besar masih bergelut pada usaha simpan-pinjam. Pengembangan usaha lain masih sulit dilakukan. Sumber daya manusia (SDM) yang kurang mumpuni menjadi salah satu penyebab. Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Klungkung I Wayan Suteja, Senin (29/1) kemarin mengungkapkan, berdasarkan data terakhir, terdapat 37 BUMDes di Bumi Serombotan yang tersebar di Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Dawan dan Nusa Penida. Dari itu, haya segelintir yang memiliki usaha selain simpan-pinjam. “Untuk usahanya masih dominan simpan-pinjam,” ungkapnya. Potensi desa tersebut sejatinya cukup banyak. Namun, belum mampu dikelola. Pejabat asal Karangasem ini menilai karena keterbatasan kemampuan SDM. “Banyak yang belum mampu memetakan dan mengembangkan potensi,” sebutnya. Menyikapi persoalan tersebut, pemkab telah melakukan langkah-langkah pengembangan melalui pelatihan kepada pengurus dan mengintensifkan pendampingan. “Kami ingin banyak sektor yang bisa digarap,” sebutnya. Meski situasi demikian, Suteja menyatakan terus menggenjot desa untuk membentuk usaha. Selain membangkitkan potensi, itu dinilai sebagai salah satu media untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan mampu menyerap tenaga kerja. “Mendukung ini, desa harus mempersiapkan penggalian potensi yang akan dikelola,” jelasnya. BUMDes Paksebali, Kecamatan Dawan salah satu yang berkembang. Usaha ini tak hanya bergelut pada simpan-pinjam. Tetapi juga pengelolaan pasar, desa wisata, pangelolaan air bersih dan sampah. Sejak berdiri, banyak masyarakat yang berhasil diberdayakan. Menariknya lagi, sejak berdiri 2014, usaha ini mampu berkontribusi dalam penurunan angka kemiskinan darii 200 KK menjad 41 KK. (kmb45)

Se m e nt a ra it u, Ka d is DLHP Klungkung Anak Agung Kirana mengatakan sebagai bentuk antisipasi pembuangan limbah yang demikian, pihaknya sudah melakukan pemantauan. Hanya keterbatasan personel dan jangkauan, menyebabkan belum mampu berjalan secara efektif. ‘’Setiap kami turun, belum menemukan itu (pelanggaran - red). Tetapi kemungkinan ada pembuangan saat malam hari atau dini hari. Kalau kami temukan, pasti dijerat sanski,’’ katanya. Mantan Sekwan Klungkung ini menyampaikan, mengantisipasi pelangga-

Bali Post/sos

ASN - Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Klungkung. Tahun ini pemkab mengusulkan seribuan CPNS ke pemerintah pusat.

Pemkab Usulkan Tambahan Seribuan CPNS Kebijakan Moratorium Belum Dicabut

Semarapura (Bali Post) Pemkab Klungkung tahun ini mengusulkan seribuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ke pemerintah pusat. Angka tersebut untuk memenuhi kebutuhan puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Namun, di balik langkah tersebut, kebijakan moratorium belum tercabut alias masih berlaku. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Klungkung Komang Susana menjelaskan sesuai dengan data yang disampaikan 39 OPD, kebutuhan CPNS menyentuh angka seribu orang. Itu sebagian besar untuk tenaga kesehatan dan pendidikan atau jabatan fungsional. Pengusulan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) dijadwalkan berlangsung paling lambat akhir Januari ini. “Sekarang kami sedang menginput data. Kebutuhan sampai seribuan orang. Ini datang dari seluruh OPD. Akhir bulan sudah kami kirim ke pusat,” terangnya, Senin (29/1) kemarin.

Pengusulan kebutuhan itu, menurut birokrat asal Desa Pikat, Kecamatan Dawan ini berdasarkan surat Menteri PAN-RB Nomor B/750/M.SM.01.00/2017. “Kami hanya mengusul kan. Nanti pusat yang akan menganalisa lagi. Berapa kebutuhan idealnya,” katanya. Namun, langkah tersebut justeru bertolak belakangan dengan Surat Keputusan Bersama Menteri PAN-RB, Menteri Dalam Nengeri dan Menteri Keuangan Nomor 141/ PMK.01/2011, Surat No.02/ SPB/M.PAN-RB/8/2011 dan Surat No.800-632 Tahun 2011 tentang Penundaan Sementara Penerimaan CPNS yang belum tercabut. Hal ini berpotensi memicu kebingungan, terutama masyarakat yang animonya cukup tinggi untuk mengikuti seleksi. “Moratorium belum dicabut. Tetapi ada surat untuk menyampaikan kebutuhan,” sebutnya. Disampaikan lebih lanjut, pengusulan juga sempat dilakukan pada April 2017. Hanya tak ada tindak lanjut dari pusat. Jika memang benar ada rekrutmen, Ka-

bupaten Klungkung berpeluang untuk mendapatkan jatah. Di samping memang memerlukan, juga karena belanja pegawai di bawah 50 persen. “Belanja pegawai hanya 42 persen,” jelasnya. Menurutnya, rekrutmen sangat perlu dilakukan lantaran terdapat ratusan pegawai pensiun sejak 2011 dan belum tertutupi. “Sesuai data, ada 989 orang yang pensiun. Belum adanya penambahan, penyelesaian tugas dengan memaksimalkan tenaga yang ada,” sebutnya. Berdasarkan data terakhir, jumlah pegawai di Kabupaten Klungkung mencapai 4.437 orang. Ketua Komisi I DPRD Klungkung I Nengah Mudiana menilai pengusulan CPNS yang bertentangan dengan moratorium sebagai bentuk ketidakkonsistenan pemerintah pusat. Diharapkan hal seperti ini tak terus berlanjut supaya tak memantik kebingungan. “Kami segera berkomunikasi dengan BK-PSDM untuk menyamakan persepsi. Bisa jadi untuk mendapat kejelasan, biar bersama-sama menanyakan ke pusat,” pungkasnya. (kmb45)

Semarapura (Bali Post)Program smart city sudah di-launching Pemkab Klungkung pada Desember 2017. Seiring berjalannya program itu, sejumlah masyarakat sudah menyampaikan beberapa pengaduan melalui aplikasi yang tersedia. Akan tetapi, penanganan oleh instansi terkait masih tergolong lambat. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Klungkung I Wayan Parna, Senin (29/1) kemarin mengatakan, sejak dilaunching, 15 Desember lalu, pihaknya sudah mendapatkan sebelas pengaduan dari masyarakat yang disampaikan melalui aplikasi “Klungkung Masadu”. Sebagian besar berkaitan dengan infrastruktur. Informasi itu sudah diteruskan langsung ke masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Begitu pengaduan masuk, langsung disampaikan ke OPD terkait,” katanya. Namun, mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Klungkung ini menyatakan pengaduan tersebut secara umum masih lambat mendapat tanggapan. Bahkan harus menunggu beberapa hari. Pihaknya harus kembali mengkonfirmasi ulang melalui sambungan telepon untuk meminta segera ada tindakan. “Sekarang pengaduan masuk,

besok baru ditanggapi. Ada yang seperti itu. Terlihat dari aplikasi. Warnanya masih merah. Kalau sudah ada tindakan atau penanganan, warnanya berubah jadi kuning dan kalau sudah selesai jadi hijau,” jelasnya. Realita tersebut segera disampaikan ke seluruh OPD melalui rapat staf. Pejabat asal Desa Takmung, Klungkung, Banjarangkan ini juga menyebutkan sampai saat ini belum banyak masyarakat yang mengakses aplikasi tersebut. Keluhannya masih cenderung diumbar melalui media sosial. “Kami terus sosialisasikan ini,” ungkapnya. Menurutnya, pengaduan itu bisa menjadi bahan pemkab untuk merancang perencanaan membangunan daerah ke depannya. “Dari sini juga bisa diketahui kualitas kerja OPD. Bisa dilihat dari kecepatan menanggapi pengaduan. Ke depan, hal-hal berkaitan dengan keperluan publik juga bisa terakses melalui ini,” sebutnya. Seperti berita sebelumnya, program smart city ini dianggarkan Rp 2,3 miliar yang bersumber dari APBD 2017. Guna mendukung hal ini, pemkab juga memasang CCTV di 12 lokasi yang tersebar di seputaran kota Semarapura dan By-pass Ida Bagus Mantra. (kmb45)

Bali Post/sos

COMMON CENTER - Comman Center Pemkab Klungkung. Di tempat ini, diterima pengaduan dari masyarakat. Namun. hal tersebut belum mendapat penanganan cepat dari OPD.


Selasa Kliwon, 30 Januari 2018

KARANGASEM

13

Mengadu ke Dewan

Pengusaha Protes Depo Pasir di Kubu Amlapura (Bali Post) -

Bali Post/gik

HIBURAN - Anak-anak di Pos Pengungsian Banjar Dukuh, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem saat kegiatan hiburan oleh BUMN, belum lama ini.

Cegah Gizi Buruk

Dinkes Gencarkan PMT bagi Pengungsi Balita Amlapura (Bali Post) Para pengungsi Gunung Agung, khususnya balita rentan terkena gizi buruk. Sebab, pola makan yang tak teratur dan lingkungan sekitar yang tidak mendukung, membuat kekhawatiran itu semakin besar. Tetapi, Dinas Kesehatan Karangasem sudah mengantisipasinya dengan membentuk enam cluster. Satu di antaranya cluster kesehatan gizi. Cluster ini khusus menjaga kesehatan balita dengan PMT (Pemberian Makanan Tambahan). Kepala Dinas Kesehatan Karangasem Gusti Bagus Putra Partama, belum lama ini, mengatakan sub-cluster penanganan gizi, selama ini sudah bergerak untuk kelompok rentan. Antara lain, lansia, ibu hamil dan balita. Upaya dari sub-cluster kesehatan gizi, dengan memberikan PMT (Pemberian Makanan Tambahan). Khusus anak, ada PMT untuk anak sekolah, balita hingga bayi. “Kalau yang sakit, juga diberikan PMT pemulihan. Ini sudah jalan sejak awal warga mengungsi. Program ini juga didukung langsung oleh Kementerian Kesehatan RI,” katanya. Meski jumlah pengungsi sudah jauh berkurang, subcluster ini tetap berjalan seperti biasa. Bahkan, dibantu tim gizi di setiap kecamatan. Jadi, PMT ini bukan hanya diberikan sekali. Tetapi, terus dimonitor tiap minggu, hingga tiap bulan. Bahkan, tim gizi dari kecamatan sewaktu situasi masih kacau karena dampak dari erupsi Gunung Agung beberapa bulan lalu, turun ke lokasi pengungsian tiga hari sekali. Setelah diberikan PMT ini, tiap bulannya tetap ditindaklanjuti status gizi kelompok rentan ini. Agar tidak jatuh ke gizi buruk. Tim sub-cluster gizi ini ada koordinatornya di setiap kecamatan di puskesmas. Kemudian di masing-masing desa, implementasinya dilakukan oleh bidan desa. Nanti kalau bidan desa ini tak mampu melakukan penanganan, maka pemegang program pemantauan gizi ini yang akan turun ke desa. Seperti di Sidemen dengan delapan desa, masing-masing desa ada bidan desanya, kemudian di kecamatan ada koordinatornya untuk pengelolaan program ini. “Dengan cara ini, selama ini tak ada ditemukan kelompok rentan, khususnya balita menderita gizi buruk. Kami monitor terus dan tindak lanjuti,” tegasnya. Cluster kesehatan dalam penanganan pengungsi, ada enam sub-cluster. Antara lain, sub-cluster pelayanan kesehatan, sub-cluster kesehatan ibu dan anak, subcluster gizi, sub-cluster kesehatan jiwa atau ODGJ, sub-cluster logistik dan sub-cluster data dan informasi. Sejauh ini, dia dia mengaku tak mengalami kendala dalam penanganan pengungsi dalam menjaga kesehatan maupun gizinya. Ini juga berkat dukungan Kementerian Kesehatan RI dan dukungan swasta yang juga banyak turun memberikan program pelayanan kesehatan bagi pengungsi. Kalangan BUMN juga banyak turun melakukan penanganan kesehatan pengungsi hingga memberikan bantuan logistik. Seperti yang dilakukan BUMN Kimia Farma di lokasi pengungsian di Banjar Dukuh, Desa Sibetan. Perbekel Sibetan, Kompyang Suarjana, menegaskan pengungsi di tempatnya sudah terurus dengan baik. Setelah radius berbahaya turun menjadi 6 km, sudah banyak pengungsi yang pulang ke rumahnya. Saat ini, pengungsi di desa ini tinggal tiga titik di Banjar Dukuh, Tengah dan Kreteg dengan total pengungsi 1.113 orang. (kmb31)

Istri Temukan Suami Gantung Diri

Amlapura (Bali Post) Hanya setengah jam meninggalkan rumah, pulangpulang Ni Wayan Sukesti (63) mendapatkan kenyataan pahit. Suaminya yang menderita sakit menahun ditemukan tewas gantung diri di pohon sawo belakang rumahnya. Peristiwa di Lingkungan Pancoran, Banjar Anyar, Desa Selumbung, Manggis, Karangasem itu terjadi Senin (29/1) kemarin. Korban I Made Ade (64) gantung diri di dahan pohon sawo yang tingginya 4,2 meter. Saat ditemukan sekitar pukul 08.30 Wita, korban dipastikan sudah tak bernyawa. Karena kondisi korban yang sudah seperti itu maka tubuhnya baru diturunkan setelah aparat Polsek Manggis kelar melakukan olah TKP. Sukesti mengatakan suaminya sejak lama mengeluh sakit namun selama ini perilakunya tidak ada yang aneh. Pagi bangun tidur sekitar pukul 06.00 Wita, korban terlihat biasa-biasa saja. Cuma memang, malam sebelum peristiwa tragis itu terjadi, Sukesti mengaku tidur di kamar sebelah. ‘’Bangun tidur dia langsung duduk-duduk di teras. Saya sempat tawari bubur,’’ tuturnya. Sukesti menyebutkan tak ada gelagat mencurigakan dari sang suami. Maka itu sekitar pukul 08.00 Wita, seperti biasa Sukesti pergi menengok kandang babinya di sebelah timur rumahnya. Hampir 30 menit dia di sana untuk memberi makan ternaknya itu. Namun pulangpulang dia bingung karena rumahnya sepi. Sandal jepit milik sang suami yang biasanya selalu nangkring di depan teras, tidak ada. Menurut dia, sejak sakit suaminya nyaris tak pergi jauh. Sehari-harinya hanya duduk-duduk di depan rumah lalu kembali istirahat di kamar. Bingung rumah kosong, Sukesti kemudian iseng mencari korban di tegalan sebelah utara rumahnya. Hanya teriakan histeris yang bisa keluar dari mulutnya setelah melihat tubuh sang suami bergelayut di bawah pohon sawo. Untuk mengungkap kematian korban, Polsek Manggis sudah memeriksa tiga orang saksi yaitu Sukesti dan dua orang tetangganya. Polisi juga sudah menghadirkan tim medis untuk melakukan visum. Hasilnya, korban dipastikan meninggal karena gantung diri. Kasubag Humas Polres Karangasem Ipda I Nyoman Juwita mengatakan, jenazah korban baru diturunkan pukul 10.15 Wita. Proses visum dilakukan dr. Gede Putu Dera Eka Adnyana dari Puskesmas Manggis 2. ‘’Korban hanya mengenakan celana kolor tanpa baju. Ada luka lecet di leher bekas jeratan. Tak ada jejak tindak kekerasan, murni gantung diri,’’ terangnya seizin Kapolres AKBP Wayan Gede Ardana. (kmb)

Potensi Kecamatan Kubu, Karangasem di sektor galian C, di satu sisi memberi manfaat ekonomi bagi masyarakatnya. Namun di sisi lain, sektor pertambangan mineral bukan logam itu juga berpotensi memicu konflik. Kondisi itu kini sedang terjadi, yang puncaknya ditandai aksi demo ke Kantor DPRD Karangasem, Senin (29/1) kemarin. Aksi demo melibatkan sedikitnya 20 massa yang berasal dari perwakilan pengusaha, perwakilan sopir truk lokal dan perwakilan buruh galian. Mereka datang ke kantor wakil rakyat karena merasa terzolimi oleh aktivitas depo pasir yang bermarkas di Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu. Depo pasir yang digawangi 21 pengusaha dari 41 pengusaha galian C di Kubu itu menerapkan peraturanperaturan sepihak bahkan belakangan disertai intimidasi. ‘’Semua truk diharuskan mengambil pasir di depo. Ada aksi pencegatan melarang truk lewat di depo. Ini sudah keluar dari norma hukum. Kami ke dewan untuk minta jalan keluarnya. Tolong bantu cegah pelanggaran hukum, beri penekanan kepada instansi yang membidangi,’’ seru jubir massa, I Nyoman Celos. Celos mengatakan pengusaha yang tidak bergabung dengan depo sebenarnya tidak mempermasalahkan adanya depo karena pada prinsipnya depo sama dengan usaha timbunan yang ban-

yak ada di sepanjang Jalan By-pass I.B. Mantra. Depo hanya sebagai sebuah strategi pemasaran yang seharusnya bebas dari unsur-unsur pemaksaan. ‘’Yang terjadi di lapangan mengarah ke praktik monopoli. Truk yang tidak membeli pasir di depo dicegat, dikenai biaya dengan besaran tertentu dengan alasan untuk administrasi,’’ ungkapnya. Celos tak menampik depo lahir adalah untuk menjawab dinamika ketika status Awas Gunung Agung mencakup radius yang luas. Namun ketika saat ini pemerintah merekomendasikan radius di luar 6 km aman untuk beraktivitas semestinya kondisi Gunung Agung tak lagi dijadikan alasan untuk membuat peraturan di luar ketentuan hukum yang berlaku. Massa menyampaikan aspirasinya di ruang rapat gabungan. Pertemuan dihadiri keempat unsur pimpinan dewan dan gabungan komisi dari Komisi I dan Komisi III. Massa juga memprotes karena sesuai kesepakatan awal, aktivitas depo seharusnya sudah ditutup per 25 Januari lalu. Setelah masa beralaku

Bali Post/gik

ASPIRASI - Para pengusaha dan sopir truk galian C di Kecamatan Kubu saat menyampaikan aspirasi ke DPRD Karangasem. 3 bulan habis terlebih radius Awas sudah turun ke 6 km, tata niaga material galian C mestinya dikembalikan ke mekanisme pasar. ‘’Sekali lagi kami tidak mempermasalahkan adanya depo, tapi biarkan mekanisme pasar yang berjalan,’’ kata perwakilan sopir truk I Nyoman Parwata. Peraturan sepihak yang dibuat depo tak hanya memberatkan pengusaha, tetapi juga dituding berdampak terhadap pendapatan daerah. Sistem harga yang diberlakukan ditengarai telah menyebabkan galian C di

Kubu sepi pembeli. Sopir truk Buleleng dan Jembrana kini beralih ke Kintamani bahkan tak sedikit yang ke Banyuwangi. Terhadap keluhan ini, pendapat anggota dewan beragam. Ada yang usul mempertemukan kedua pihak untuk mencari solusi terbaik. Ada juga yang minta keberadaan depo dievaluasi atas pertimbangan pendapatan daerah yang jeblok. ‘’Sepanjang lokasi galian tidak di lokasi terlarang, saya rasa boleh-boleh saja mengambil pasir di sana. Kondisi saat ini, radius Awas

6 km,’’ kata Ketua Komisi I, I Gede Bendesa Mulyawan. Ketua DPRD I Nengah Sumardi mengatakan pihaknya sejak awal sudah mengingatkan agar pembentukan depo pasir menyesuaikan dengan peraturan perundangan yang berlaku. Ketika sekarang terjadi permasalahan, pihaknya mendesak eksekutif segera mengambil langkah-langkah. Selain untuk mencegah terjadinya konflik horizontal juga untuk mengamankan pendapatan dari sektor galian C. ‘’Kami di dewan juga akan bersikap,’’ tegasnya. (kmb)

Longsor Tutup Jalan di Tihingan Kangin

Bali Post/gik

LONGSOR - Alat berat saat membantu membersihkan material longsor di TKP.

Amlapura (Bali Post) Hujan lebat terus memicu longsor di sejumlah titik di Karangasem. Beruntung, selama ini bencana tanah longsor tak sampai menimbulkan korban jiwa. Longsor kembali terjadi di wilayah Banjar Dinas Tihingan Kangin, Desa Bebandem, Senin (29/1) kemarin. Longsor dari tebing di atasnya menutup jalan setempat. Warga sekitar menyampaikan longsor terjadi sekitar pukul 05.00 wita. Saat itu, banyak warga yang hendak melintas ke pusat desa, untuk beraktivitas seperti biasa, tak bisa karena tiba-tiba material longsor sudah menutupi jalan. “Akses jalan ini sejak dulu memang rawan longsor,” kata salah satu warga setempat, Wayan Suartana. Akses jalan sekitar satu kilometer ini memang melalui tebing tinggi yang tanahnya labil. Longsor selama ini sangat rawan terjadi baik pada

tebing di atas jalan maupun di bawah jalan. Sebab, daerah ini dulunya aliran lava yang kini sudah jadi lokasi galian. Suartana menambahkan, jangankan saat terjadi hujan, pada saat kemarau saja sudah sering terjadi longsor kecilkecil hingga besar. “Makanya kalau lewat malam-malam jadi waswas. Selain rawan longsor juga karena tak ada lampu penerangan jalan,” kata Suartana. Agar akses jalan ini dapat dimanfaatkan lagi, warga setempat mendatangkan alat berat ke lokasi milik seorang pengusaha, Wayan Parka. Material tanah longsor lantas diangkut dengan truk menuju lokasi yang aman. Proses ini berlangsung cukup lama, karena material yang menutupi akses jalan cukup banyak. Meski material longsor sudah dibersihkan, tetapi warga sekitar memilih jalan lain untuk pulang atau bepergian. Meski harus me-

mutar untuk mencari jalan lain yang lebih aman. Di pihak lain, BPBD Karangasem belum dapat memperkirakan sampai kapan cuaca buruk ini berlangsung. Setelah beberapa hari diguyur hujan lebat, Senin kemarin, Karangasem diterjang angin kencang. Dipantau dari Pos Komando Tanah Ampo, BPBD Karangasem merilis informasi telah terjadi peningkatan kecepatan angin di Karangasem. Masyarakat Karangasem diminta untuk terus meningkatkan kewaspadaan. Salah satunya, agar tidak berada di bawah pepohonan mengingat peningkatan kecepatan angin memungkinkan terjadinya suatu bencana lain, seperti pohon tumbang dan lainnya. “Harap selalu waspada. Cuaca buruk masih berlangsung,” kata Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa. (kmb31)

Pemkab Gagal Kelola Galian C PAD Diperkirakan Defisit Rp 25 Miliar Amlapura (Bali Post) Sejak dulu, sektor tambang seperti galian C menjadi andalan Pemkab Karangasem untuk mendulang PAD. Akan tetapi, sejak Gunung Agung berstatus level IV atau Awas, pengelolaan potensi galian C menjadi kacau. Kebijakan membuat depo atau tempat penampungan juga tak berarti. Malah, di sana diduga terjadi praktik premanisme. PAD di awal tahun ini juga anjlok. Jika situasi ini terus berlanjut, PAD dari sektor galian C diperkirakan akan defisit Rp 25 miliar, dari target tahun ini Rp 55 miliar. Situasi ini menjadi sorotan legislator di DPRD Karangasem. Situasi ini terungkap setelah adanya persoalan pada kebijakan pemerintah daerah terhadap pendirian depo, hingga membuat pengusaha galian maupun pengusaha armada truk hingga sopir, akhirnya protes. Sebagai contoh di Kecamatan Kubu. Penyebabnya, timbul kesan monopoli. Pengusaha yang tak tergabung di dalam pengelolaan depo, tak boleh mengambil atau membeli pasir di luar depo. “Kami tidak pernah mempersoalkan depo. Tetapi, yang menjadi masalah adalah melarang kami ambil pasir ke lokasi galian. Bahkan, lebih parah lagi melarang teman kami yang sopir lewat, kalau tidak ambil pasir di depo. Ini di Bali lo, masih ada praktik-praktik seperti ini,” ungkap Nyoman Celos, pimpinan rombongan pengusaha asal Kubu, yang membawa persoalan ini ke

DPRD Karangasem, Senin (29/1) kemarin. Dampak lebih serius dari persoalan ini adalah menurunnya PAD Pemkab Karangasem. Sebelum ada depo di Kubu, ada 400-500 unit truk yang ambil material per hari. Tetapi sekarang terjadi penurunan menjadi 130-150 truk per hari. Menurut Celos, penurunan ini terjadi, karena truk saat ini lebih memilih membeli pasir di Kintamani dan Banyuwangi. Sebab, selain adanya penghadangan mengambil material langsung ke lokasi galian C, harga di depo juga melambung tinggi mencapai Rp 1.300.000 per truk. Padahal, harga di lokasi galian hanya Rp 600.000 ribu per truk. “Ini kalau kita lihat ada kerugian bagi pemerintah daerah, karena pendapatan dari sektor pajak mineral bukan logam pasti menurun. Tetapi, kenapa keberadaan depo ini tak dievaluasi. Kenapa pemerintah daerah diam?” sorot Celos. Sebagaimana penjelasan eksekutif, bahwa pendirian depo itu dulu hanya sebatas imbauan. Staf Ahli Pemkab Karangasem Wayan Sutapa juga menegaskan, pendirian depo dulu tujuannya agar pembangunan Bali tetap bisa berjalan, saat dulu status Awas Gunung Agung dengan radius berbahaya 12 km. Sebab, dulu dengan radius berbahaya 12 km, seluruh lokasi galian menjadi KRB (Kawasan Rawan Bencana). Sementara sekarang dengan penurunan radius berbahaya jadi 6 km, maka sepanjang

Bali Post/gik

DEPO - Nyoman Celos (kiri) bersama perwakilan pengusaha yang tak ikut dalam pengelolaan depo, Nyoman Sudarsana, saat menyampaikan aspirasi ke DPRD Karangasem. lokasi galian C di luar radius berbahaya, seharusnya tak akan jadi masalah. “Depo itu dalam pengertian kami, sama seperti yang ada di Jalan Bypass Prof. I.B Mantra. Hanya tempat penampungan. Ambil di sana boleh, tidak juga tak jadi masalah,” tegas Sutapa. Legislator dari Komisi I DPRD Karangasem Wayan Sumatra menilai adanya penurunan PAD karena menurunnya jumlah truk ke lokasi galian, harus disikapi serius. Pemerintah daerah harus hadir di situ untuk mencegah ini terus terjadi. Politisi PDI-P ini menegaskan, jika situasi ini terus terjadi, maka PAD dari sektor galian C hingga akhir triwulan IV nanti akan defisit cukup besar mencapai

Rp 25 miliar. “Target PAD dari galian C padahal sudah kita turunkan, dari dulu Rp 84 miliar menjadi Rp 55 miliar tahun ini. Kalau situasinya terus seperti ini, maka sampai Desember akan defisit Rp 25 miliar. Padahal, target sudah diturunkan Rp 30 miliar,” tegasnya. Dengan target Rp 55 miliar, maka minimal per bulannya BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) seharusnya bisa memperoleh PAD sektor galian C, sebesar Rp 4 miliar. Tetapi, untuk bulan Januari saja, sektor galian C hanya menyumbang Rp 1,9 miliar periode Januari ini. Kondisi demikian diakui Kepala BPKAD Karangasem

Nengah Mindra. Saat mengklarifikasi fakta ini, hingga Minggu (28/1) lalu, jumlah truk ke Kubu hanya rata-rata 123 truk per hari. Tetapi, dia enggan menanggapi apakah situasi ini memang karena adanya status Awas Gunung Agung hingga berdirinya depo, atau ada sebab lain. Meski demikian, pihaknya menegaskan pemerintah daerah tak ada upaya monopoli. Sebab, depo didirikan atas kesepakatan pengusaha lokal setempat, agar sejalan dengan upaya kontinjensi pemerintah. Setelah adanya depo dan situasi terkini, radius berbahaya turun jadi 6 km, maka di sana berlaku mekanisme pasar. “Kami akan evaluasi,” kata Mindra. (kmb31)


TABANAN

14

Selasa Kliwon, 30 Januari 2018

Tabanan Masih Membutuhkan Ketua Komisi I Pantau Tenaga Kesling Jalan Rusak di Marga Tabanan (Bali Post) Basis profesi kesehatan lingkungan memilik nilai yang amat besar dalam penentuan derajat kesehatan masyarakat, bahkan sebagian besar permasalahan kesehatan dapat diperbaiki dengan melakukan intervensi pada faktor lingkungan tersebut. Tenaga kesehatan lingkungan (kesling) mempunyai peranan yang sangat strategis dalam meningBali Post/san katkan derajat kesehatan I Made Supardiyadnya masyarakat. Sayangnya Tabanan belum memiliki jumlah tenaga Kkesling yang ideal. Ketua HAKLI (Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia) Tabanan I Made Supardiyadnya, Senin (29/1) kemarin mengatakan, saat ini di Tabanan ada 91 tenaga kesling yang tersebar tidak hanya puskesmas, RS dan Dinas Kesehatan, tetapi juga OPD di luar kesehatan seperti DLH, Bappeda dan Kantor Camat. ‘’Saat ini di Dinkes Tabanan ada dua kesling berstatus PNS. Untuk setiap puskesmas sudah ada satu tenaga kesling, kecuali Puskesmas Selemadeg Barat yang belum memiliki petugas kesling,’’ ujar Supardiyadnya yang juga Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Tabanan. Meski setiap puskesmas sudah memiliki tenaga kesling, namun jumlah tersebut dianggap masih kurang ideal, di mana petugas kesling memiliki banyak tugas. ’’Sebenarnya satu petugas satu puskesmas sudah cukup. Namun itu dilihat juga dari beban tugas dan luas wilayahnya,’’ ujar Supardiyadnya. Lanjutnya, tenaga basis kesling seharusnya memegang program kesling. Namun karena kebutuhan, tenaga kesling saat ini ada yang memegang program lain, seperti surveilans, promkes, kesehatan kerja, hyperkes (kesehatan kerja) dan manajemen. Sehingga meskipun ada satu petugas kesling di puskesmas, karena memegang banyak program, maka tugas utamanya yaitu program kesling tidak bisa diterapkan secara maksimal. Padahal di samping kegiatan kuratif dan rehabilitatif, hal utama yang menjadi tugas puskesmas adalah program preventif dan promotif. Di mana untuk menerapkan dua program ini memerlukan tenaga tamatan kesling, gizi, kesehatan masyarakat (kesmas) dan promkes. Untuk bisa menangani kekurangan tenaga ini, HAKLI Tabanan sebagai wadah organisasi dalam program kerjanya memperioritaskan program organisasi, yaitu dengan penguatan organisasi melalui pendataan kembali tenaga berbasis kesling dengan analisis beban kerjanya. ‘’Setelah itu baru kita bisa memastikan berapa tenaga yang dibutuhkan untuk di Tabanan,’’ ujar Supardiyadnya. Analisis ini bisa menjadi acuan Pemkab Tabanan dalam hal merekrut tenaga kesehatan ke depan. Selain itu, program HAKLI Tabanan juga memfasilitasi anggota untuk memperpanjang Surat Tanda Registrasi (STR). Perpanjangan ini bertujuan untuk memastikan tenaga sanitarian atau kesling tidak beralih profesi. Program utama lainnya adalah mendorong untuk menyukseskan universal akses sanitasi, seperti meningkatkan desa ODF atau bebas buang air besar sembarangan, mempertahankan suksesnya program Pansimas di Tabanan dan membantu pelaksanaan suksesnya Program Indonesia Sehar dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. (kmb24)

Pemkab Dukung Aksi Solidaritas P2TP2A

Tabanan (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mendukung langkah kepolisian dalam mengusut tuntas kasus pencabulan terhadap salah seorang siswa SMP, belum lama ini. Hal itu sebagai bentuk komitmen Pemkab Tabanan dalam melindungi kaum perempuan dan anak-anak dari kekerasan dalam bentuk apa pun. Terlebih kekerasan seksual. Selain terus berkoordinasi dengan Polres Tabanan, Pemkab Tabanan juga memberi ruang kepada Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak atau P2TP2A untuk mengampanyekan penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Seperti yang dilakukan Senin (29/1) kemarin di simpang Patung Wagimin-Debes. “Sejak awal pimpinan berkomitmen memberikan perhatian lebih terkait hak-hak perempuan dan anak-anak. Termasuk salah satunya menghapus kekerasan kepada perempuan dan anak-anak,” ujar Sekda Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa. Sekda Wirna menyampaikan hal itu di hadapan rombongan P2TP2A yang dipimpin Ni Nengah Budawati. Kebetulan menjelang aksi solidaritas dilakukan, mereka bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tabanan mengagendakan audiensi ke kantor Bupati Tabanan. Bahkan kedua orangtua korban juga turut hadir didampingi perbekel serta kepala sekolah korban. Sementara dari pihak Pemkab Tabanan terlihat juga Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra I Wayan Yatnanadi, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Nyoman Gede Gunawan, serta Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga I Gede Susila. “Sebetulnya penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak sudah diupayakan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Namun tidak bisa dimungkiri, keterlibatan elemen masyarakat lainnya juga sangat besar. Terlebih keluarga maupun lingkungan sekitar pada saat di luar jam sekolah,” jelas Sekda. Sekda juga menyampaikan dukungan moral yang diberikan Bupati maupun Wakil Bupati terhadap kedua orangtua korban. Bahkan, di akhir pertemuan itu Sekda menyerahkan bantuan materi dari Bupati kepada orangtua korban untuk keperluan upacara pengabenan atau penguburan. Sebelumnya Ketua P2TP2A Tabanan Ni Nengah Budawati menjelaskan tujuan kedatangannya sebagai bentuk terima kasih kepada Pemkab Tabanan maupun Polres Tabanan dalam menangani kasus ini. Selain itu, pihaknya juga diberikan dukungan untuk menggelar aksi solidaritas dalam kaitan mengampanyekan penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak. “Saat ini kekerasan perempuan dan anak sudah tergolong kejahatan kemanusiaan di samping trafficking, narkoba dan penjualan senjata ilegal. Isu kekerasan seksual luar biasa masif. Bukan hanya di Indonesia saja, tetapi di tingkat internasional juga,” ulasnya. Berdasarkan data Komnas Perempuan, sambungnya, dalam satu jam ada tiga korban kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ini yang mendorong kami untuk menggelar aksi solidaritas dan ke depannya upaya pencegahannya. “Kalau tidak predator anak akan leluasa melakukan aksinya,” tandasnya. (kmb28)

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan 0361-8943991

Polsek Selemadeg 0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110

Tabanan (Bali Post) Kondisi jalan yang rusak di Desa Kuwum dan Desa Kukuh, Kecamatan Marga mendapat atensi langsung anggota dewan asal Marga, Putu Eka Putra Nurcahyadi yang juga sebagai Ketua Komisi I DPRD Tabanan. Senin (29/1) kemarin, Putu Eka Putra Nurcahyadi bersama Kepala Bidang Bina Marga Kabupaten Tabanan turun langsung menindaklanjuti laporan Perbekel Desa Kukuh, I Made Sugianto, terkait jalan rusak di desa tersebut. Pada kesempatan tersebut, Dinas PU Tabanan berjanji dalam waktu satu minggu ini akan menambal jalan berlubang di Desa Kukuh. Khusus di Desa Kukuh, rombongan Ketua Komisi I DPRD Tabanan dan PU Tabanan memantau empat titik kerusakan yang ada di Banjar Batanwani. Keempat titik itu yakni senderan jebol, gorong-gorong depan Ulun Danu Kukuh, goronggorong di tikungan Subak Dukuh, dan jalan berlubang. Bahkan sebelumnya ada beberapa korban kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang di Banjar Batanwani. Jalan tersebut ditambal

sementara dengan ketampalan (sampah) batu padas oleh Perbekel Kukuh Made Sugianto dan mahasiswa Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar. “Dalam waktu dekat ini, jalan berlubang segera kami tambal dengan hotmix,” ungkap Eka Putra Nurcahyadi. Eka Putra juga berjanji akan mengawal perbaikan jalan dengan hotmix menggunakan anggaran perubahan. Sedangkan goronggorong dan senderan jebol sudah masuk dalam perioritas perbaikan Dinas PU Tabanan. Perbekel Desa Kukuh Made Sugianto, berterima kasih atas kedatangan Ketua Komisi I DPRD Tabanan dan Dinas PU Tabanan yang turun langsung pantau kondisi riil di lapangan. Dikatakan, di wilayah Banjar Batanwani kerap banjir akibat gorong-gorong di depan Ulun Danu Kukuh kecil dan berbentuk L. Demikian pula di tikungan Subak Dukuh langganan banjir karena arus air tidak lancar. Terjadi pendangkalan di hilir sehingga air hujan yang mengalir di sungai tidak lancar dan meluap ke jalan. Sementara jalan berlu-

Bali Post/bit

PANTAU - Ketua Komisi I dan jajaran PU Tabanan saat pantau jalan rusak di Marga. bang di Banjar Batanwani kerap memicu kecelakaan lalu lintas. Sehingga pihaknya merasa perlu melakukan penambalan jalan berlubang dengan ketampalan batu paras. Bahkan jalan berlubang yang sudah ditambal dengan panjang jalan berlubang sekitar dua

meter, dan kedalaman 20 centimenter. “Saya tidak ajarkan masyarakat protes dengan tanam pohon pisang, karena pohon itu tidak akan berbuah. Lebih baik tambal dengan bahan seadanya untuk mencegah terjadinya kecelakaan,” ungkap Sugianto. Perbekel termuda di Ke-

camatan Marga ini juga berharap tumbuh kesadaran memiliki dan merawat jalan dengan jiwa gotong royong. Menurutnya, jalan rusak tidak perlu diunggah di media sosial, namun bagaimana ikut upayakan usaha untuk perbaikan jangka pendek. (kmb28)

Camat Baturiti I Ketut Ridia

TPA Baturiti Terkendala Lahan

Tabanan (Bali Post) -

Sampah selama ini masih menjadi masalah klasik di sejumlah daerah. Begitupun di wilayah Kecamatan Baturiti, Tabanan. Daerah dengan banyak potensi wisata ini, sampai saat ini belum mendapatkan solusi yang pas untuk menangani sampah, baik yang berasal dari rumah tangga, restoran dan pelaku usaha lainnya. Tak jarang tumpukan sampah kerap terlihat di pinggir jalan. Meski telah dilakukan upaya pembersihan dan pengangkutan sampah, terkadang pola masyarakat membuang sampah sembarangan masih sangat tinggi. Hal ini juga diakui Camat Baturiti I Ketut Ridia. Dikatakannya, untuk mengatasi masalah sampah khususnya di wilayah Baturiti, pihaknya tengah merancang pembangunan TPA, karena selama ini hanya ada satu TPA di Kabupaten Tabanan yakni TPA Mandung yang lokasinya sangat jauh dari Baturiti. Sayangnya,terobosan terse-

but masih terkendala lahan. Menurutnya, untuk pembangunan TPA diperkirakan membutuhkan lahan sekitar 20 are. “Kita ingin ada TPA di Baturiti. Di samping itu petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga terbatas, sehingga sudah kita usulkan untuk pembuatan TPA di Baturiti,” tegasnya, belum lama ini.

Atas usulan tersebut, pihaknya saat ini tengah mencari tanah aset milik Provinsi Bali yang bisa dijadikan lokasi pembangunan TPA. Sejauh ini, kata dia untuk sampah di wilayah Desa Baturiti, Pacung dan sekitarnya dibuang ke lahan kosong milik salah seorang warga. Namun menurutnya

Bali Post/bit

I Ketut Ridia

hal itu tidak akan bertahan lama. “Lama-lama lahan itu pasti akan penuh, sehingga memang harus kita pikirkan solusi jangka panjangnya,” lanjutnya.

Menurutnya, sampah terbanyak selama ini datang dari Pasar Baturiti, sedangkan sampah rumah tangga tidak begitu banyak karena ada warga yang membakar langsung sampahnya. Karena komitmen untuk mengatasi persoalan sampah, Ridia juga mengaku telah melakukan sosialisasi ke desa adat yang ada di Kecamatan Baturiti untuk membuat pararem mengenai sampah. “Kalau bisa kita adopsi pararem soal sampah yang sudah berlaku di Pupuan dan daerah lain, sehingga mudah-mudahan Baturiti terbebas dari permasalahan sampah, apalagi Baturiti merupakan daerah pariwisata,” pungkasnya. (kmb28)

P2TP2A Datangi Polres Tabanan, Pertanyakan Proses Hukum Kasus Pencabulan Anak

Tabanan (Bali Post) Kasus pencabulan hingga menyebabkan pelajar SMP Ni Luh Gede DS (14) dengan tersangka Gung De Wiradana (25) menjadi perhatian masyarakat luas. Setelah delapan hari kasus ini berlalu, proses penyidikan masih dilakukan Satuan Reskrim Polres Tabanan. Terkait hal itu, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Tabanan bersama orangtua korban serta sejumlah warga Desa Pupuan Sawah mendatangi Mapolres Tabanan, Senin (29/1) kemarin. Mereka ingin tahu sejuah mana proses penyidikan dan sekaligus memberikan dukungan pada polisi untuk segera menuntaskan kasus ini. Rombongan P2TP2A dipimpin Ketuanya Ni Nengah Budawati, diterima Kabag Ren Polres Tabanan Kompol Luh Relawati bersama Kasat Reskrim AKP Yana Jaya Widya di ruang Rupatama

Bali Post/kmb28

POLRES - Keluarga korban ditemani P2TP2A saat mendatangi Polres Tabanan. Mapolres Tabanan. Mereka langsung menyampaikan maksud kedatangannya terkait proses hukum pencabulan anak di bawah umur. Sementara dari pihak desa diwakili Klian Banjar Pupuan Sawah I Made Sukanada menyatakan jika tersangka bukan berasal dari Pupuan Sawah. Terkait prosesi ngaben, pihaknya

akan koordinasi dengan desa pakraman seusai upacara piodalan di Kahyangan Tiga, Rabu (31/1) besok. Sementara Relawati didampingi Yana Jaya Widya menjelaskan bahwa saat ini proses hukum tetap berjalan. Bahkan sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan, dan masih menunggu hasil resmi autopsi. “Proses hukum sudah

berjalan sesuai prosedur dan kami masih menunggu hasil autopsi resmi,” ucapnya. Bahkan AKP Yana mempersilahkan pihak keluarga dan masyarakat menyaksikan proses rekonstruksi nantinya. Hal tersebut juga dipertegas Wakapolres Kompol Wimboko yang juga hadir menerima kedatangan rombongan P2TP2A. “Begitu hasil otopsi kami terima, langsung kami gelar pra rekonstruksi dan rekonstruksi,” tegasnya. Sementara itu, Ketua P2TP2A Tabanan Ni Nengah Budawati menyebutkan, kehadirannya bersama keluarga korban ke polisi sebagai bentuk solidaritas penghapusan kekerasan pada perempuan dan anak. Kasus ini hendaknya menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar tidak terulang kembali. Sementara ibu korban, Ni Nyoman Miniasti, masih belum bisa menerima kejadian yang menerima putri sulungnya. Meski demikian, ia nam-

pak berusaha tegar dalam pegangan erat suaminya, Nyoman Ardika Nata. Dengan nada bergetar, Miniasih menyerahkan sepenuhnya proses hukum pada pihak berwenang, dalam hal ini kepolisian. “Saya ingin tersangka dihukum setimpal dengan perbuatannya, karena telah menghilangkan nyawa anak saya,” pintanya. Miniasih mengaku sama sekali tidak memiliki firasat anaknya akan tewas dengan cara tragis seperti itu. Bahkan dia mengaku tidak mengenal tersangka dan tidak pernah bertemu. Saat kejadian, anaknya tidak izin keluar. Karena saat itu dirinya tidak sedang di rumah. Sementara korban di rumah bersama adiknya yang masih duduk di kelas IV SD. Kini pihaknya menunggu jenazah anaknya bisa dibawa pulang kampung seusai pidoalan di kampungnya. Pihaknya akan segera menggelar proses pengabenan. “Saya akan upacarai secara lengkap,” ucapnya. (kmb28)

Operasi Pasar Masih Ngambang

Bansos Pangan Didistribusikan Tabanan (Bali Post)Operasi pasar yang rencananya akan digelar di Tabanan untuk menstabilkan harga beras medium hingga saat ini belum jelas. Hal ini dikarenakan pihak TPID (Tim Penanggulangan Inflasi Daerah) Tabanan masih menunggu konfirmasi dari Bulog Bali. ‘’Sudah kami koordinasikan seminggu lalu, tetapi belum menerima konfirmasi dari Bulog,’’ ujar Kepala Pelaksana TPID Tabanan I Gusti Putu Ekayana, Senin (29/1) kemarin. Dari pemantauan harga di pasaran beras medium masih berada di atas HET, yaitu Rp 11.000 per kilogram. Sementara untuk beras medium stabil di harga Rp 12.000 per kilogram atau tidak ada kenaikan. Selain harga beras, menurut Ekayanan semua barang kebutuhan pokok di pasaran masih dalam kondisi stabil. ‘’Dari pantauan terakhir baik stok pangan hasil pertanian, kacangkacangan, sayur-sayuran dan perkebunan cukup aman dan tidak ada kelangkaan sehingga harga di pasaran masih stabil,’’ ujarnya.

Selain tergantung pada operasi pasar, Tabanan sendiri telah mengucurkan Bansos pangan yang dulunya dikenal dengan program Rastra. Kepala Dinas Sosial Tabanan I Nyoman Gunawan mengatakan, jatah Bansos pangan untuk 17.380 Penerima Kouta Manfaat (KPM) dengan total beras sebanyak 173,80 ton sudah didistribusikan di bulan Januari ini. ‘’Untuk saat ini Bansos pangan di bulan Januari kami distribusikan berupa beras, di mana penerima kouta manfaat mendapatkan jatah 10 kilogram dan ini sudah didistribusikan,’’ ujar Gunawan. Diharapkan, dengan didistribusikannya Bansos pangan ini bisa membantu masyarakat tidak mampu dan bisa menekan permintaan beras medium di pasaran dan menstabilkan harganya sesuai HET. Untuk Bansos pangan di Bulan Februari, lanjut Gunawan, pihaknya sedang menunggu kepastian dari pusat apakah tetap didistribusikan dalam bentuk beras atau dalam bentuk program bantuan pangan non tunai sebesar Rp 110.000 per KPM. ‘’Untuk bantuan pangan

Bali Post/san

DAGANG - Penjual bahan pokok di Pasar Tabanan. Saat ini harga beras masih di atas HET dan operasi pasar masih belum bisa dipastikan kapan akan dilaksanakan di Tabanan, karena menunggu konfirmasi dari Bulog Bali. non tunai ini juga kami sedang tunggu juklak dan juknis dari pusat. Jadi masih belum pasti, apakah nanti

bulan Februari masih beras atau bantuan pangan non tunai,’’ papar Gunawan. (kmb24)


15

Selasa Kliwon, 30 Januari 2018 Hasil Pertandingan --------------- Liga Spanyol --------------------------------------Leganes vs Espanyol 3-2 Atletico Madrid vs Las Palmas 3-0 Sevilla vs Getafe 1-1 Barcelona vs Deportivo Alaves 2-1 1. 2. 3. 4. 5.

Barcelona Atletico Valencia Real Madrid Villarreal

21 21 21 20 21

18 13 12 11 11

3 7 4 5 4

0 1 5 4 6

59-10 32- 9 42-25 43-19 32-24

57 46 40 38 37

Pencetak gol : 19 - L. Messi (FC Barcelona) --------------- Liga Italia --------------------------------------------SPAL vs Internazionale 1-1 Torino vs Benevento 3-0 Napoli vs Bologna 3-1 Crotone vs Cagliari 1-1 Fiorentina vs Hellas Verona 1-4 Genoa vs Udinese 0-1 Milan vs Lazio 2-1 Roma vs Sampdoria 0-1 1. 2. 3. 4. 5.

Napoli Juventus Lazio Inter Roma

22 22 22 22 22

18 18 14 12 12

3 2 4 8 5

1 2 4 2 5

48-14 52-15 57-27 37-17 32-17

57 56 46 44 41

Pencetak gol : 20 - C. Immobile (SS Lazio) --------------- Liga Jerman ----------------------------------------Bayer Leverkusen vs Mainz 2-0 Hannover vs Wolfsburg 0-1 Bayer Leverkusen vs Mainz 2-0 Hannover vs Wolfsburg 0-1 1. 2. 3. 4. 5.

Bayern München Leverkusen Schalke Frankfurt Leipzig

20 20 20 20 20

16 2 9 7 9 7 9 6 9 5

2 4 4 5 6

49-16 41-27 32-25 26-20 32-29

50 34 34 33 32

Penectak gol : 18 - R. Lewandowski (FC Bayern Munchen) --------------- Liga Prancis --------------------------------------Lille vs Strasbourg 2-1 Bordeaux vs Lyon 3-1 Marseille vs Monaco 2-2 1. 2. 3. 4. 5.

PSG Lyon Marseille Monaco Nantes

23 23 23 23 23

19 14 14 14 11

2 6 6 5 4

2 3 3 4 8

72-17 52-25 47-24 53-24 22-21

59 48 48 47 37

Pencetak gol : 21 - E. Cavani (Paris Saint Germain) --------------- FA Cup ------------------------------------------------Putaran IV Chelsea vs Newcastle United 3-0 Cardiff City vs Manchester City 0-2

Aubameyang Kian Dekat Pindah ke Arsenal

London Arsenal kian dekat mendapatkan penyerang Gabon Pierre-Emerick Aubameyang dari Borussia Dortmund. The Gunners bersiap untuk mengeluarkan dana sebesar 60 juta pound demi tandatangan pemain yang juga menjadi incaran Real Madrid itu. Jaringan berita BBC, Senin (29/1) kemarin, menyebutkan transfer itu hanya mungkin terjadi bila Dortmund mendapatkan striker penggantinya. Besar kemungkinan penyerang Arsenal Olivier Giroud akan menjadi bagian dari transfer Aubameyang. Arsenal tercatat dua kali mengajukan tawaran pada pemain berusia 28 tahun itu, tetapi Dortmund menolak. Dortmund menegaskan bahwa pihaknya hanya bersedia menjual bila ‘’parameter tertentu terpenuhi’’. Aubameyang yang ditawar seharga 50 juta euro (43,64 juta pound), dimasukkan dalam tim utama saat Dortmund ditahan imbang Freiburg 2-2. Ini menjadi penampilan pertamanya sejak 16 Desember bersama tim Liga Jerman itu. Aubameyang terkena sanksi dari klubnya akibat terlambat bergabung saat latihan. Ia tidak dimasukkan dalam petandingan melawan Wolfsburg pada 14 Januari. Ia juga absen saat Dortmund menghadapi Hertha Berlin pekan lalu karena pemain itu dinilai belum fokus. Namun, dia bisa bermain penuh saat melawan Wolfsburg meski hasilnya belum memuaskan. (kmb39/rtr)

Bali Post/rtr

Pemain Borussia Dortmund Pierre-Emerick Aubameyang.

Bali Post/rtr

TEMBAKAN BEBAS - Striker Barcelona Lionel Messi (kiri) melepaskan tembakan bebas di depan pemain-pemain Deportivo Alaves pada laga Liga Spanyol, Senin (29/1) kemarin.

Coutinho Perlu Waktu untuk Adaptasi

Barcelona -

Rekrutan baru Philippe Coutinho memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri dengan tim Barcelona setelah ia melakukan debut yang kurang impresif di Liga Spanyol ketika tim Katalan itu menang tipis 2-1 atas Alaves, Senin (29/1) kemarin. Lionel Messi dan Luis Suarez menjadi pencetak gol kemenangan Barca pada pertandingan di Nou Camp ini. Semua mata tertuju kepada pengatur permainan bernilai 142 juta pound itu yang digantikan penyerang Paco Alcacer pada babak kedua. Kala itu Barca berupaya mengejar ketertinggalan setelah kemasukan gol pembukaan John Guidetti pada menit ke-23. Strategi pelatih Ernesto Valverde berjalan sempuran setelah di babak kedua Barca mampu membalikkan kedudukan melalui gol Luis Suarez dan Lionel Messi. Coutinho, yang bermain di sektor sayap kanan, bekerja sama dengan baik dengan rekan-rekan setimnya,

namun gagal memberikan dampak signifikan pada debut penuhnya di Nou Camp. Pekan lalu dia melakukan penampilan perdananya sebagai pemain pengganti ketika timnya menang 2-0 atas Espanyol di ajang Piala Raja. ‘’Para pemain bukan mesin yang dapat Anda letakkan begitu saja di pabrik dan mulai bekerja,’’ kata Valverde membela Coutinho. ‘’Menurut saya dia bermain baik, dia selalu meminta bola. Dia memiliki kemampuan-kemampuan yang penting, pada hari lain dia bermain 20 menit, hari ini dia bermain sedikit

lebih banyak, dia sedikit demi sedikit tumbuh ke dalam tim.’’ Mantan rekan setim Coutinho di Liverpool, Suarez, juga mendukung pemain Brazil itu. ‘’Selalu sulit untuk melakukan debut Anda di Nou Camp di liga. Dia bermain sangat baik, berusaha untuk menjalankan permainan dan tim senang dengan apa yang dia lakukan,’’ kata Suarez. Tendangan Bebas Alaves merupakan satu-satunya tim yang mampu menang di Nou Camp di liga musim lalu. Tim tamu sepertinya mengulang prestasinya musim lalu ketika penyerang asal Swedia John Guidetti secara mengejutkan membawa mereka unggul pada menit ke-23, melalui bola yang ia lesakkan melewati kiper Marc-Andre ter Stegen. Luis Suarez akhirnya menyamakan kedudukan untuk tim Katalan pada menit ke-72 setelah Barca

melakukan tekanan tak henti-henti atas pertahanan Alaves. Sementara kiper Alavaes Fernando Pacheco berulangkali melakukan sejumlah penyelamatan impresif. Messi kemudian memastikan Barca memenangi pertandingan di Liga Spanyol untuk ketujuh kalinya secara beruntun melalui tendangan bebas yang gagal dijangkau mantan kiper Real Madrid pada menit ke-84. Kemenangan ini menjaga tim Katalan itu tetap unggul 11 poin di puncak klasemen Liga Spanyol dan mempertahankan rekor tidak terkalahkan mereka di liga. Barca memuncaki klasemen dengan 57 poin, unggul 11 poin atas pesaing terdekatnya Atletico Madrid dan 19 poin atas juara bertahan Real Madrid. Atletico mengemas 46 poin usai membekap Las Palmas 3-0, Sementara peringkat ke-6 Sevilla ditahan tamunya Getafe 1-1. (kmb39/rtr/ant)

Neymar Ingin Keluar dari Bayang-bayang Messi

Paris Penyerang Paris St Germain (PSG) Neymar meninggalkan Barcelona untuk keluar dari bayang-bayang Lionel Messi dan memperbesar peluang Brazil menjuarai Piala Dunia tahun ini. Pernyataan itu dilontarkan rekan seklub dan senegaranya, Dani Alves, Senin (29/1) kemarin. Neymar menjadi pesepak bola termahal di dunia pada Agustus ketika ia menyelesaikan transfer sebesar 222 juta euro dari Barcelona ke PSG. Pemain 25 tahun itu menduduki peringkat ketiga di bawah Messi dan bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo pada Ballon d’Or 2017. ‘’Menurut saya, dia (Neymar) berada setingkat dengan (Lionel) Messi sebagai pemain

paling berpengaruh di dunia sepak bola. Masalah adalah, dia harus keluar sedikit dari bayang-bayangnya,’’ kata Alves kepada situs resmi fIFA (www.fifa.com). ‘’Bermain bersama seseorang seunik Leo merupakan hal paling mengagumkan yang dapat terjadi kepada Anda, namun selalu ada keraguan di benak Anda apakah Anda benar-benar memiliki kualitas atau apakah dia (Messi) saja.’’ ‘’Ini penting bagi perkembangan Neymar sendiri dan untuk Brazil agar dia mengikuti jalannya sendiri.’’ PSG membuka selisih 11 poin di puncak klasemen Liga Prancis, di mana Neymar berkontribusi 17 gol dan 11 assist. Bagaimanapun, Alves ya-

kin bahwa tujuan utama Neymar musim ini adalah untuk mengantarkan PSG meraih gelar Liga Champions perdananya. ‘’Itulah tujuan utama kami. Itulah yang Neymar pikirkan ketika ia meninggalkan Barca dan itulah yang saya pikirkan ketika saya meninggalkan Juventus. Itulah yang menggerakkan kami,’’ tambahnya. ‘’Kami siap untuk bersaing dan pertanyaan mengenai apakah persiapan membawa kami menuju kemenangan atau kegagalan akan bergantung pada bagaimana kami bekerja sebagai tim.’’ PSG akan meneruskan kiprahnya di Eropa pada 14 Februari, pada laga pertama babak 16 besar melawan juara bertahan Real Madrid. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/rtr

PENALTI - Neymar mencium bola sebelum melakukan tembakan penalti ke gawang Montpellier.

City Minta Proteksi Pemain

London Manchester City menaklukkan tim divisi kedua Cardiff City dengan skor 2-0 melalui gol-gol di babak pertama yang dibukukan Kevin De Bruyne dan Raheem Sterling, Senin (29/1) kemarin. Namun keberhasilan lolos ke putaran kelima Piala FA itu memakan korban dengan cedera yang menimpa pemain sayap Leroy Sane. City yang tetap berburu empat trofi musim ini, potensial kehilangan Sane dalam beberapa pekan ke depan setelah pemain timnas Jerman itu cedera pergelangan kaki akibat dijegal Joe Bennett. Wasit Lee Mason hanya mengganjar kartu kuning namun belakangan Bennett diusir keluar lapangan setelah melanggar pemain muda City Brahim Diaz di babak kedua. Guardiola mengecam permainan fisik yang dilancarkan Cardiff dan meminta wasit untuk menjaga pemain dari aksi lawan yang dengan sengaja ingin mencederai lawan. ‘’Saya berulang kali berkata bahwa semua wasit harus memproteksi pemain tidak hanya pemain-pemain Manchester City, tapi juga pemain-pemain lainnya,’’ kata Guardiola. City memulai pertandingan tanpa penyerang murni, membuka keunggulan saat pertandingan baru berlangsung delapan menit. De Bruyne dengan cerdik melepaskan tendangan bebas menyusur tanah dan melewati

kaki pagar pemain. ‘’Pagarnya begitu dekat maka saya pikir akan lebih mudah untuk menghantamnya di bawah ketimbang dari atas,’’ kata pemain Belgia De Bruyne. Bernardo Silva menyangka telah menyarangkan gol kedua yang spektakuler untuk tim tamu melalui tembakan jarak jauh. Namun, Sane dinyatakan berada dalam posisi offside.

Dominasi City tidak pernah berhenti dan Silva menjadi pengumpan untuk gol kedua. Sterling yang tidak terkawal untuk menanduk bola masuk ke gawang pada menit ke-37 untuk menjadi gol ke-19-nya musim ini di semua kompetisi. Cardiff dua kali nyaris mencetak gol setelah turun minum melalui Kenneth Zohore dan Junior Hoilett. Namun, City terlalu ketat pertah-

Bali Post/rtr

DILANGGAR - Gelandang Manchester City Leroy Sane dilanggar pemain Cardiff City Joe Bennett pada pertandingan putaran keempat FA Cup, Senin (29/1) kemarin.

anannya. Sementara Sterling serta Silva menyia-nyiakan peluang untuk memperbesar keunggulan. Danilo juga memaksa kiper tuan rumah Neil Etheridge melakukan penyelamatan sebelum penderitaan klub Championship Cardiff bertambah dengan pengusiran larut terhadap Bennett yang mendapatkan kartu kuning keduanya. Praktis upaya Cardiff menyamakan skor terlalu berat. Hingga peluit akhir dibunyikan skor tetap tidak berubah 2-0 untuk keunggulan City. Guardiola tidak ingin membicarakan potensi timnya meraih empat gelar (quadruple) meski City memimpin klasemen Liga Inggris dengan keunggulan 12 poin, melaju ke final menghadapi Arsenal di Piala Liga dan lolos ke 16 besar Liga Champions. City gagal memperpanjang rekor tidak terkalahkannya di liga akibat kalah 3-4 di markas Liverpool pada 14 Januari setelah Guardiola menghindari anggapan bahwa mereka berpeluang menjalani musim domestik tanpa kekalahan sama sekali. Ketika kembali ditanyai wartawan apakah City dapat meraih quadruple, ia berkata, ‘’Tidak. Mereka bertanya kepada saya apakah kami akan menjadi tidak tersentuh di Liga Inggris dan saya berkata tidak.’’ ‘’Saya tidak memiliki pemain yang cukup, saya memiliki pemain-pemain yang harus absen karena cedera. Itu mustahil,’ katanya. (kmb39/rtr/ant)


olah raga

16

Selasa Kliwon, 30 Januari 2018

Persija Dampingi BU ke Delapan Besar Gianyar (Bali Post) -

Bali Post/022

Cabor selancar merupakan andalan Bali di PON.

KONI Lakukan Pemangkasan Atlet Cabor ke PON 2020 Denpasar (Bali Post) KONI Bali bakal melakukan pemangkasan atlet cabor, meskipun atlet bersangkutan sudah resmi mengantongi tiket lolos ke PON XX di Papua 2020 mendatang. Pasalnya, kuota atlet yang berlaga pada hajatan multi-event empat tahunan antarprovinsi se-Indosia juga dilakukan penciutan. Oleh sebab itu, Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi mengatakan pihaknya mewanti-wanti agar cabor memaklumi tentang pembatasan jatah atlet yang diterjunkan ke PON. ‘’Bahkan, kami akan menysosialisasikan kepada Pengprov cabor supaya memahami kondisi ini,’’ pintanya di Denpasar, Senin (29/1) kemarin. Dikemukakan, pada PON XIX di Jabar 2016 melibatkan 15.000 atlet, sedangkan pada PON XX di Papua dipangkas menjadi 6.500 atlet. ‘’Total 6.500 atlet ini, dibagikan kepada 34 provinsi kontestan, sehingga jatah Bali hanya 150 atlet, plus pelatih dan ofisial 50 orang,’’ katanya. Untuk itu, katanya, konsekuensinya harus merampingkan tim yang berangkat ke PON. Bahkan KONI Bali hanya membatasi dan bersedia memberangkatkan atlet yang menempati peringkat 3 di kelasnya. Tujuannya, supaya atlet yang dikirim benar-benar berpeluang pulang menggondol medali. ‘’Apalagi, cabor permainan beregu harus tahu diri, dan memaklumi kondisi ini. Kami akan melakukan nota kesepahaman dengan cabor, guna mensosialisasikan upaya pembatasan pengiriman atlet ini,’’ ungkap Suwandi. Selain itu, menurutnya, sarana dan fasilitas akomodasi juga terbatas. ‘’Saya kira tak mungkin membangun hotel, kecuali asrama atau pemondokan,’’ ujarnya. Suwandi juga mulai memetakan cabor andalan Bali, bertujuan mendongkorak posisi Bali di PON dari posisi keenam menjadi kelima. Cabor andalan Bali yang prestasinya stabil seperti selancar dan judo. ‘’Kami harapkan cabor lain juga berpacu guna mendulang emas, di PON Papua,’’ pesannya. (022)

Bali Post/net

BASKET - Lamia Rasidi diharapkan dapat berperan sebagai pengatur serangan Merpati Bali menggantikan Dita yang absen pada seri Surabaya turnamen Srikandi Cup 2018.

Merpati Bali Kalahkan Merah Putih Samator

Surabaya (Bali Post) – Merpati Bali mampu mengalahkan Merah Putih Samator Jakarta dalam laga Big Match turnamen Srikandi Cup Seri 2 Surabaya pada penyisihan Pool B, Senin (29/1) kemarin. Tim asuhan Bambang Asdianto Pribadi tersebut sukses meraih kemenangan dengan skor 54-38. Dalam laga ini Bambang Asdianto Pribadi memberikan instruksi khusus untuk memaksimalkan peran para pemain center yang mereka miliki. Hilangnya roh permainan Merpati Bali, Agustin Elya Gradita Retong, memang diakuinya sedikit berpengaruh untuk tim. Namun pelatih berkacamata tersebut mengaku siap dengan kondisi ini dan akan memainkan sistem yang berbeda di setiap pertandingannya. Babak pertama Merpati Bali mulai menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu kandindat juara musim ini. Putu Febriana yang di kerap disapa dengan panggilan Eka tampil lugas membawa timnya unggul sementara 22-11 setelah unggul 14-9 di kuarter pertama. Di kuarter ketiga dominasi Putu Febriana dkk. masih terlihat dengan memimpin 37-28. Merah Putih Samator Jakarta yang bertumpu pada Michelle Kurniawan dan Isabelle Suryawan, akhirnya mulai dapat memperkecil ketertinggalan mereka. Namun belum cukup untuk mengungguli lawan terkuatnya di Pool B ini yang menutup pertandingan dengan keunggulan 54-38. Seperti yang dipaparkan pelatih MP Samator Nina Yunita usai laga bahwa Merpati Bali dipertandingan kali ini tidak menurunkan kekuatan penuh, sehingga ia bisa sedikit meladeni permainan mereka. Putu Febriana mengemas 13 poin dan sembilan rebound pada laga ini. Pencetak angka terbanyak MP Samator Michelle Kurniawan 14 poin. (kmb39/net)

Bali United (BU) menumbangkan kesebelasan Persija Jakarta dengan skor 3-2 pada babak penyisihan Grup D dalam ajang Piala Presiden 2018 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Senin (29/1) kemarin. Dengan demikian Serdadu Tridatu menjadi juara grup dan didampingi runner-up Persija ke babak perempatfinal. Sejak babak pertama dimulai BU mencoba bermain menekan ke area pertahanan Persija Jakarta. Terbukti tuan rumah mampu mencetak gol melalui sepakan keras kaki kanan Ilija Spasojevic pada menit ke-9 dari luar kotak penalti yang mengarah ke pojok kanan gawang Rizky Darmawan. Unggul satu gol, BU tidak mengendurkan serangan dan beberapa kali tim tuan rumah menggedor pertahanan Persija. Keberuntungan berpihak kepada BU saat wasit memberikan hadiah penalti karena pemain belakang Persija Jakarta menjatuhkan Spasojevic di area terlarang. Kevin Brands yang menjadi eksekutor tendangan penalti itu berhasil melaksanakan tugasnya pada menit ke-25, sehingga mengubah papan skor menjadi 2-0. Pada babak kedua, BU menambah gol yang diciptakan Stefano Lilipaly pada menit ke-53 melalui tendangan penalti. Penjaga gawang Persija Jakarta menjatuhkan pemain BU Andika Wijaya di area kotak terlarang pada menit ke-51. Tertinggal tiga gol, Persija Jakarta mampu memperkecil ketertinggalan dengan mendapatkan hadiah penalti dari wasit karena Andika Wijaya melakukan hands ball di area penalti pada menit ke-55.

Bali Post/wan

DIKAWAL - Penyerang Bali United Stefano Lilipaly (tengah) dikawal pemain-pemain Persija pada pertandingan ketiga Grup D Piala Presiden, Senin (29/1) kemarin. Pertandingan di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar dimenangkan BU 3-2. Ivan Carlos (Persija Jakarta) yang menjadi eksekutor dalam laga itu berhasil mencetak gol dari titik putih pada menit ke-56 yang tidak mampu diantisipasi penjaga gawang BU Wawan Hendrawan. Persija Jakarta yang tampil ngotot kembali mencetak gol keduanya melalui tendangan bebas Silva Xavier pada menit ke-66 yang mengarah keras ke pojok kanan gawang BU. Hingga wasit Prasetyo Hadi asal Surabaya meniup pluit panjang babak kedua, skor 3-2 tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah BU. Berkat kemenangan itu, BU berhasil meraih tiga poin dan memuncaki papan klase-

Bandung (Balli Post) Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung, Jawa Barat, mulai direnovasi menghadapi Asian Games yang akan berlangsung pada Agustus hingga September 2018. ‘’Info yang diperoleh di lapangan, pekerja sudah masuk pada tanggal 17 (Januari). Mereka sudah mengerjakan (renovasi) kecil-kecilan,’’ kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung Dodi Ridwansyah, Senin (29/1) kemarin. Dodi mengatakan, saat proses renovasi ada delapan pekerjaan yang menjadi fokus pembenahan stadion. Ke delapan pekerjaan itu yakni perawatan rumput, penambahan lampu stadion, perbaikan drainase, penambahan fasilitas, pengecatan dinding, pergantian kursi penonton yang rusak, penambahan daya listrik, dan pengerjaan perbaikan gerbang keluar stadion. ‘’Anggarannya APBN semua lewat PUPR, info yang saya dapatkan semuanya kurang lebih Rp10 miliar,’’ katanya. Menurutnya, rencana renovasi akan dilakukan pada awal Januari, namun berhubung Kota Bandung dipilih menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan Piala Presiden 2018, renovasi tersebut mundur dari jadwal semula.

Bali Post/ant

RAMPUNG - Foto areal delapan lapangan tenis tambahan yang berada di Lapangan Tenis Bukit Asam Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Senin (29/1) kemarin. Progres pembangunan delapan unit lapangan tambahan yang akan dipakai untuk pelaksanaan cabang olahraga tenis Asian Games 2018 di Stadion Tenis PT Bukit Asam Jakabaring saat ini telah rampung. Ia mengatakan, belum bisa memastikan apakah Stadion GBLA dapat digunakan sebagai home base Persib Bandung saat kompetisi Liga 1 Indonesia dimulai mengingat pengerjaan membutuhkan waktu enam bulan. ‘’Saya sudah sampaikan ke pihak manajemen untuk liga satu kemungkinan besar tidak bisa menggunakan GBLA,’’ katanya.

Bersertifikat Internasional Arena boling di Jakabaring Sport City, Palembang akan diresmikan pada Februari 2018 untuk digunakan pada perhelatan Asian Games XVIII. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Sumatera Selatan Basyaruddin Ahmad di Palembang mengatakan pembangunan arena ini sudah selesai dikerjakan sehingga semula dijadwalkan peresmiannya

Alfa Romeo Sauber Rilis Mobil C37 pada 20 Februari

London Tim Formula 1 Alfa Romeo Sauber, Senin (29/1) kemarin mengumumkan akan merilis mobil untuk Grand Prix 2018 pada 20 Februari mendatang

jelang uji coba pramusim. Mobil baru C37 itu juga menandai awal baru kerja sama produsen mobil Alfa Romeo dengan Sauber di balapan jet darat ini.

Bali Post/afp

MOBIL BARU - Pembalap tim Sauber Pascal Wehrlein pada Grand Prix Formula 1 Azerbaijan 2017. Sauber untuk musim 2018 bekerja sama dengan Alfa Romeo dan akan merilis mobil barunya, 20 Februari nanti.

Tim Swiss ini akan memulai perjanjian teknik dan sponsor dengan Alfa Romeo setelah meresmikan ikatan mereka pada Desember tahun lalu. Selanjutnya tim ini akan mengandalkan pembalap muda Ferrari Charles Leclerc bersama Marcus Ericsson pada balapan musim ini. Keputusan Alfa Romeo memilih tanggal 20 ini berarti mendahului dua tim tangguh Ferrari dan Mercedes yang akan merilis mobil mereka dua hari kemudian. Tapi pihak Alfa Romeo tidak menyebutkan lokasi atau format presentasi dari peluncuran mobil ini. Musim ini mobil C37 akan diperkuat mesin terbaru Ferrari. Musim sebelumntya tim menggunakan mesin lama dan hasilnya amat buruk di kompetisi di mana Sauber tak bisa bersaing dengan tim-tim lawan. (kmb39/rtr)

Coki Mundur, Budi dan Gangga Dipanggil Timnas AG Denpasar (Bali Post) Karaketa Inkai Bali Cokorda Istri Sanistya Rani alias Coki resmi mengundurkan diri dari skuad Timmas Merah Putih Asian Games (AG), sebab merasa tidak nyaman pascaperombakan manajemen pelatih di tubuh timnas. Sebagai gantinya, dua karateka Inkai Bali yakni Made Budi Kertiyasa dan Gede Gangga Wijaya dipanggil masuk pelatnas AG. Sekum Pengprov Inkai Bali Gede Kusuma Wijaya, di Denpasar, Senin (29/1) kemarin menegaskan, pascamundurnya Coki bersama tiga karateka timnas AG lainnya, telah dilakukan investigasi melibatkan PP Inkai dan PB FORKI. ‘’Kami serahkan sepenuhnya hasil investigasi kepada PP Inkai dan

siapan melawan tim yang kuat. ‘’Saya sangat puas dengan hasil ini, karena bisa lolos ke babak selanjutnya,’’ ujar Cugurra. Pelatih BU Hans Peter Schaller mengatakan, skuad anak asuhnya bermain sangat cepat, sehingga saat ada tekanan dari tim lawan, Persija mampu memanfaatkan peluang dengan baik sehingga dapat memperkecil ketertinggalan. ‘’Tim lawan mampu memanfaatkan peluang yang ada. Saya sangat mengapresiasi anakanak sudah bermain baik dengan memenangkan pertandingan kali ini dan kami sangat senang dengan hasil akhir ini,’’ kata Hans Peter. (ant)

GBLA Mulai Direnovasi

Hasil Seri 2 Tanago Friesian Jakarta vs Tenaga Baru Pontianak 56-62 Surabaya Fever vs Flying Wheel Makassar 102-40 Merpati Bali vs Merah Putih Samator Jakarta 54-38 GMC Cirebon vs Sahabat Semarang 34-51

men Grup D dengan raihan sembilan poin dan lolos ke babak delapan besar Piala Presiden 2018. Dalam laga itu wasit mengeluarkan tujuh kartu kuning yang masing-masing diberikan kepada empat pemain BU yakni Kevins Brand pada menit ke-27, Andika Wijaya (33), Demerson Costa (34) dan Stefano Lilipaly (84). Kemudian, tiga kartu kuning diberikan wasit untuk pemain Persija Jakarta yakni Ismet Sofyan (23), Rizky Darmawan (51) dan Ivan Carlos (68). Pelatih Persija Jakarta Stefano Cugurra mengatakan, BU memiliki tim kuat dan banyak pemain bagus, sehingga laga ini sebagai ajang per-

PB FORKI,’’ sebut Gede Kusuma. Yang membanggakan, giliran dua karateka Inkai Bali Budi Kertiyasa dan Gangga Wijaya masuk pelatnas. ‘’Kami berharap Budi dan Gangga lolos seleknas, hingga resmi masuk skuad timnas AG,’’ harapnya. Budi dan Gangga dipanggil, sebab mereka mendulang emas pada Kejurnas Antarmaster, yang digelar dengan tujuan untuk merekrut karateka AG. Hanya, Gangga yang asal Tabanan statusnya kini anggota TNI-AD berdinas di Kopassus Banten. Gede Kusuma menerangkan, Inkai Bali bertekad melakukan pembinaan dan agendanya disesuaikan dengan kalender event PP Inkai. Misalnya, PP Inkai menghelat kejurnas Juli

mendatang, maka sebagai persiapan Inkai Bali menyelenggarakan dua kali kejurda. Kejurda pertama bertajuk Bupati Badung Giri Prasta Cup, di GOR Purna Krida, Kerobokan, 23-25 Februari nanti. ‘’Kejurda ini bersifat terbuka, para pelatih diberi kebebasa menerjunkan atlet binaannya, mulai usa dini sampai senior, bisa memperkuat dojo maupun ranting, sebaba ujung tombak pembinaan,’’ terangnya. Kejurda Inkai kedua, memperebutkan Piala Bupati Ganyar II/2018 di Gianyar, Mei nanti. ‘’Tabanan juga mengadakan kejuaraan internal melalui Kediri Cup, di GOR Debes, 3-4 Februari, guna menjaring atlet yang dikirim ke kejurda, sedangkan Gianyar melakukan hal sama meng-

gelar kejuaraan antarpelajar Dispora Cup, 18 Februari,’’ papar Gede Kusuma. Agenda Inkai lainnya, katanya, bakal menyelenggarakan Ujian Kyu III dan Kyu II, serta gashuku, di GOR Buana Parta Singaraja, 17-18 Februari, melibatkan pemegang sabuk hijau, biru, coklat, dan majelis sabuk hitam (MSH). Di samping itu, akan diadakan Ujian DAN Zona Bali, pada 29 Juni – 1 Juli, dipimpin PP Inkai dan Dewa Guru Inkai Pusat. Dikemukakan, jajaran Binpres berikut pengurus Inkai se-Bali telah menyusun agenda kegiatan 2018, dipimpin Ketua Umum Pengprov Inkai Bali IGB Alit Putra bersama Ketua MSH Made Supatra Karang. (022)

pada akhir Januari. ‘’Namun setelah dilakukan koordinasi dengan pihak Mempora, jadi diundur pada Februari,’’ katanya. Sumatera Selatan mengandalkan sponsor dari Sinar Mas Group untuk membangun bangunan arena boling berstandar internasional, sementara untuk peralatannya didukung dari PT Pertamina. Gubenur Sumsel Alex Noerdin mengatakan arena boling ini dibangun sepenuhnya oleh sponsor dan pemerintah provinsi hanya menerima dalam bentuk hibah berupa bangunan fisik. ‘’Terdapat 40 lintasan boling dengan dilengkapi fasilitas mesin AMF. Bisa dikatakan arena ini menjadi yang terbaik di Asia saat ini,’’ kata Alex. Arena Boling yang berada di lahan seluas 2,5 hektar yang berdampingan dengan Gedung Bank Sumsel Babel Jakabaring ini berada dalam satu kawasan dengan Kompleks Olahraga Jakabaring Sport City. Sinar Mas Grup dan PT Pertamina dalam membangun arena ini didampingi federasi internasional boling sehingga arena ini akan sesuai standar dan bersertifikat internasional. Alex memastikan sebelum digunakan pada Asian Games, Sumsel akan menggelar ajang kelas dunia di arena tersebut sebagai ajang test event. (ant)

Bali Post/rtr

TROFI - Petenis Swiss Roger Federer berswafoto dengan trofi Australia Terbuka di Melbourne, Australia, Senin (29/1) kemarin.

Federer Janji Pertahankan Gelar Australia Terbuka

Melbourne Petenis Swiss Roger Federer, Senin (29/1) kemarin berjanji akan hadir kembali di Melbourne tahun depan untuk mempertahankan gelar Australia Terbuka. Federer (36) menjuarai turnamen ini akhir pekan lalu sekaligus melengkapi gelar Grand Slamnya yang ke-20. Di partai puncak petenis peringkat kedua dunia itu menghentikan langkah Marin Cilic (Kroasia) 6-2, 6-7(5), 6-3, 3-6, 6-1. Dalam pidato kemenangannya, Federer lupa untuk mengucapkan rencananya atau keinginannya untuk mempertahankan gelar di Stadion Rod Laver Arena di Melbourne tahun depan. ‘’Ya, saya senang sekali bisa kembali. Saya lupa mengucapkan itu setelah pertandingan (kemarin),’’ ucap

Federer dawal wawancara dengan wartawan, Senin kemarin. Kemenangan atas Cilic, membuat Federer menyamai rekor Novak Djokovic dan Roy Emerson yang enam kali memenangkan turnamen ini. Dia juga mengikuti jejak Ken Rosewall yang merebut tiga gelar Grand Slam saat usianya telah 35 tahun. Salah satu strategi Federer tetap diakui kehebatannya di lapangan adalah dengan menjaga kebugaran dan selektif dalam memilih turnamen. Musim lalu ia memilih untuk absen di turnamen lapangan tanah liat termasuk Prancis Terbuka demi meraih sukses di Wimbledon (lapangan rumput). Strategi itu berjalan sempurna, setelah ia memenangkan turnamen Wimbledon untuk ke delapan kalinya. (kmb39/rtr)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Kliwon, 30 Januari 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN

Dibthkn SPG(Min30Th),Sales(Max 30Th),Mknik(Max 35Th, bs Bngkar Psng Ban Mbil) Lam:PT Banoli Jl. Buluh Indah No.75 Dps.T:413964

Dibthkn Accounting Wnt Min D1 Lam:PT.Banoli Jln .Buluh Indah No.75 Dps.Telp:413964

Cr Pembantu RT,pribadi,tdr dlm Gj 1,7juta H.081936225662 Dps

DIJUAL MOBIL

Cr:PRT perempuan,tdr dlm,Gj2jt sgr T.0361-488315,487706,Djmpt

***Matahari Auto Gallery*** *Tlp.0361-464168/081238116467* *MercedezC250 AMG’16 KM4Rb Htm *Vellfire 2.4 Th’2011 AsDK Htm *Hnd.Jazz RS’2011 Matic Putih *Harrier 2.4 Lprem’08 AsDK Slv *Avanza G Th’2010 As DK Istmw

B.BP.001.01.18.0001421

MAZDA

Mazda CX7 Putih’2010 GT Bs Tukar H.085100871119 Pribadi

B.BP.001.01.18.0001389

B.BP.141.01.18.0001397

MERCEDEZ

B.BP.001.01.18.0001406

Dbthkan Karywan/i SPBU Lamaran Cr Cpt 2PRT+1B.Siter G.1,8Jt Tdr kirim ke kntor SPBU 5480147/CV dlm 082237496717,081999776071 Bumi Santosa Hub:082177439576 B.BP.001.01.18.0001390 B.BP.001.01.18.0001418 Dcari Engineering Lls min STM B.BP.141.01.18.0001400 Dicari Marketing Pria/Wnt utk CV lengkap Hotel Puri Cendana SUZUKI Produk Otomotif,Tangguh, Berani Teknisi Listrik/SMK Listrik Seminyak 0812886674/732947 Dcr Security utk d.rmh &tng srbtan ISUZU 2Unit APV G’10 Slv+Ijin TgI Jl. Tantangan,Gaji+Bonus Menarik, B.BP.001.01.18.0001407 tgl dlm H:08174770022(Ayu) Pglmn Hub.Dewi 081236222509 Isuzu ELF Minibus’11, Asli Bali Min SMU,Hub/Lam:Auto Nyaman B.BP.101.01.18.0001402 B.BP.031.01.18.0001415 Tmn Jimbaran/081805512319 BUC! Dcr Admin Garment+English B.BP.101.01.18.0001404 Plat Prbd slvr185jt,08123811345 Dicari PRT Bisa Masakan Dcr Staf Data Entry bs Computer Jl.Gunung Agung 183 Dps Hub:081338278481 Ertiga GX Slvr, Asli DK, Tgn I B.BP.001.01.18.0001409 B.BP.141.01.18.0001333 B.BP.001.01.18.0001382 Jawa + Bali HP:085100556511 Data Hub:085857275392 F.Var Velk Racing, 087861163888 !Job Australia Resmi Perkebunan Dcr PRT tdr Dlm/Luar u/di Batu TOYOTA B.BP.001.01.18.0001385 B.BP.001.01.18.0001384 B.BP.001.01.18.0001405 Hubungi Whatsapp 08563925015 Bulan 50-70Rb/hr.081916746959 Dicari Tkng Masak Chinese Food Avanza 14 MT,Silver,Super,IST Need Driver Good English Max Ertiga’2013 Putih GX AsBali B.BP.001.01.18.0001373 Hub:089614484520/081238110896 B.BP.166.01.18.0001401 35Th Hubungi:081916567566 Bs Tukar, 085100856999 Pribadi Hg 135Jt,Km 62 Rb, 085100121224 B.BP.001.01.18.0001372 B.BP.001.01.18.0001376 *Mktg Deposito Koperasi P/W S1 Cari Cook Pengalaman Min 1 Thn B.BP.001.01.18.0001379 B.BP.141.01.18.0001399 Dicari FO, HK Reservation Villa Karimun Wagon R 2014 GX,putih Djual Inova V AT th’2013 hitam pengalaman di Bank Bnyk relasi u/Warung Pizza,tdk Merokok&tdk Driver Parwisata Dom.Dps,Jujur Di Jimbaran Hub:0361-724526 Gj 6jt+Komisi WA.081239011111 Byk Ijin/Lbr.Hub:0812 463 0812 Besic English. WA.08123841130 Asli DK H.82jt,HP.08123811345 matic kon.bgus Hub:08123835258 B.BP.001.01.18.0001394

B.BP.001.01.18.0001420

RAJA SUMBAT

WC GARANSI

Atasi WC Mampet, Saluran Air, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar Melayani Nguras

081 338 633 936

C.0001172-BRJ

ATASI:

AHLI SUMBAT Atasi WC Mampet,

WC

GARANSI

ANTI MAMPET

BIRO JASA

081 239 534 731 AC 50rb CUCI

C.00001124-BRJ

BALI WANGI

WC

BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

0877 6129 5235 081 238 450 210

KOST 1 Kamar kost KM/WC dpr dlm,8,5 jt/th,Jl.Katrangan67, 0811398364

B.BP.001.01.18.0001414

DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 125Jt/A,Bs Kredit,087862450004 B.BP.001.01.18.0001313

Tanah 1,5are Jl.6Mter Aspal,di Dalung Permai 082145506231 BUC

Tnh Pinggir Pantai 40A/Rp.25Jt /A,Pandan Wangi H.088219054703

B.BP.001.01.18.0001264

DICARI TANAH Cr Tnh 1-2are.Umalas/Brawa/ Krbkn.Max 450jt/A, 08113922102

B.BP.001.01.18.0001143

B.BP.001.01.18.0001381

B.BP.004.01.18.0001416

B.BP.001.01.18.0001395

Djl Tanah 4Are plus bangunan dan tawar harga 900juta /are Hub”:081916755989-0811394367

KEHILANGAN Hlg 2 Sertifikat Tanah No.2407 & NO.2428 a.n Didien Ribut Hasanah. Sibang Kaja Badung

KEHILANGAN Hlg B.KIR Mistubishi DK9219BG a.n Lanni Setiawati. Denpasar

B.BP.001.01.18.0001386

BIRO JASA Pjak SPT Tahunan/Bln Byarkan & Laporkn Pjk Mrh H.082146447060

B.BP.001.01.18.0001383

B.BP.001.01.18.0001408

MOBILIO DP JAZZ RS DP HR-V DP new CR-V DP New

BRIO DP. 28JT

30JT 33JT 50JT 67JT

UNIT READY

- Kost/kontrak Bisa Dibantu, Pasti OK..!! - Bisa Tukar Tambah Semua Merk

Hub : INDRA

087861965007 081337281539 C.0001380-MBL

RUPA-RUPA

TOUR

KLOSET, WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR SALURAN DAPUR

C.0001167-BRJ

ATASI :

WC

LIMBAH

B.BP.001.01.18.0001374

MELAYANI MAMPET BERGARANSI

RAJA BUNTU

MELAYANI MAMPET

C.0001033-SRV

LIMBAH

081337666135 082359392760 BALI WANGI

JASA KURAS

0821 4689 3375 0819 9907 4576

JASA KURAS

0877 6129 5235 081 238 450 210

C.0001228-BRJ

KULKAS ansi FRIZER Bergar CHILLER

DIJUAL RUMAH Rmh Lt2/100m2,4KT,2KTm,Dpr,Grs 595Jt,Lukluk Indah/081246564825

HONDA PROMO

PRO TEKNIK

Saluran Air, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar Melayani Nguras

GARANSI

SERVICE

B.BP.001.01.18.0001411

B.BP.001.01.18.0001387

B.BP.001.01.18.0001403

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Toyota Agya Matic 2015/TRD mulus,msn bagus Hub.08970111871

B.BP.001.01.18.0001391

B.BP.001.01.18.0001413

Informasi pasang iklan Telepon

WC Garansi 1 bulan

- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS

FOTOCOPY

081 338 013 066 C.0000972-BRJ

SPA

C.0000620-brj

SERVICE

DEWATA JAYA TEKNIK Menerima Service Panggilan dan Bergaransi Service, Repair, Bongkar pasang pengadaan AC baru/bekas

AC

Bali Post

FREEZER SHOW CASE KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER COOL ROOM

FESTIVAL

Jl. Raya Pemogan No. 172 � 0812 8791 3487 / 0821 4794 7321 C.0001052-SRV

MUSIKAL PUISI BALI 2018 Gratis

TERBUKA UMUM � MAHASISWA � ANAK SEKOLAH � SEKEHA TERUNA �

Pendaftaran SMS/WA

HONDA PROMO IMLEK DISCOUNT SANGAT BESAR

KAR BISA TUBAH M A T

PULUHAN JUTA BUNGA RINGAN

0,3%

DP RINGAN

Mobilio

READYK STOC

HUB. SALES

PUTU AGUS DHARMA

All new CRV

HR-V *Syarat & ketentuan berlaku

081 337 098 405 081 9999 818 63 C.0001237-MBL

- KONSTRUKSI BAJA, - PINTU BESI HARMONIKA - PINTU BESI GRANT - ROLLING DOOR - KUSEN ALUMINIUM - ATAP TWINLITE

JL. PULAU BACAN 27 TELP. 224778, 082144223388, 085108632727, 222538 FAX. 224778 DENPASAR - BALI C.0000045-BKL

Semua Peserta tayang di Bali TV 10 Peserta terpavorit mendapat hadiah menarik dan setiap peserta mendapat piagam dan member

card Discount Ajeg Bali

081802411818 08113976363


EKONOMI

18

Selasa Kliwon, 30 Januari 2018

UMKM di Bali Diberikan Kemudahan Impor Bahan Baku Denpasar (Bali Post) -

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) telah menerima berbagai kemudahan. Selain memperkuat, UMKM juga memiliki potensi besar terhadap perekonomian. Sumbangannya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) cukup besar yaitu 60 persen. Oleh karena itu, Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) memberikan kemudahan impor bahan baku bagi para pelaku UMKM. Kakanwil Bea Cukai Bali, NTB, NTT Syarif Hidayat mengatakan, beberapa tupoksi bea cukai berhubungan langsung dengan UMKM. Di Bali pun pihaknya mengedepankan fungsi fasilitasi terhadap industri usaha. Ia menyadari bahan baku UMKM bergantung dari barang yang diimpor dari luar negeri. Barangbarang impor tersebut dibayar langsung dengan pajak-pajak dalam rangka impor. ‘’Kami mengerti masalah ini. Akhirnya Menteri Keuangan memberikan fasilitas kepada industri namanya kemudahan impor tujuan ekspor (KITE). Itu hanya dinikmati oleh perusahaan besar. Sehingga kita juga melihat dari sisi UMKM hingga akhirnya keluar KITE untuk UMKM,’’ bebernya, akhir pekan ini. Di Bali hingga saat ini telah lebih dari 10 UMKM yang mendapatkan fasilitas tersebut. Ia pun telah beberapa kali meresmikan ekspor perdana dari perusahaan tersebut. Pengar-

uhnya terhadap perusahaan yang diberikan fasilitas adalah menurunkan ongkos produksi hingga 30 persen. ‘’Artinya semakin kuat daya saingnya, harganya bisa menjadi rendah,’’ imbuhnya. Ia datang ke Celuk, tempat pembuatan dan artshop perak. Di sana ia memberikan fasilitas pembebasan bea masuk kepada 9 perusahaan perak yang ada di sana. Ketua Induk UMKM Indonesia Provinsi Bali A.A. Ngurah Mahendra mengatakan, dalam rangka memperkuat UMKM, pihaknya akan melakukan konsolidasi UMKM yang berizin dan tidak berizin baik di perdagangan, jasa, industri. Kemudian produk dari UMKM tersebut akan diseleksi, karena pihaknya akan membangun e-commerce. ‘’Jadi produk mereka akan dibawa ke platform. Dari platform tersebut akan nyambung ke market place seperti

Blibli, Bukalapak, dan sebagainya,’’ jelasnya. Produk yang akan dimasukkan adalah barang kerajinan, kuliner, dll. Menurut Ketua Umum Induk UMKM Indonesia Hariadi Saptadji, Bali sebagai daerah pariwisata bukan hanya memiliki potensi yang besar untuk pengembangan UMKM, juga bisa menstimulasi wilayah lainnya untuk berkembang. Wilayah lainnya dapat menjadikan Bali semacam suplier produk UMKM. ‘’Di mana Bali bisa mengolah produk itu, memberikan sentuhan estetika yang kemudian meningkatkan nilai tambah produk,’’ ujarnya. Menurutnya, pengembangan UMKM di Bali unik karena sifatnya alamiah. ‘’Karena lingkungan yang menunjang sehingga disentuh sedikit saja tumbuh. Ini yang sebenarnya ingin kita jadikan model untuk wilayah lain,’’ ungkapnya. (kmb42)

Bali Post/dok

Perajin perak

BUMDes Minta Diikutkan Salurkan Pupuk Bersubsidi BI Kaji Terbitkan Uang Digital

Denpasar (Bali Post) Pupuk bersubsidi kerap mengalami keterlambatan kedatangan. Hal ini membuat petani tidak optimal mengerjakan lahannya. Sekretaris BUMDes Desa Landih Nyoman Wirata mengatakan, petani di desanya terpaksa membeli pupuk nonsubsidi dengan harga Rp 280.000/50kg karena sulitnya mengakses pupuk bersubsidi. Padahal kelompok tani di desanya telah masuk kelompok tani dan menyetorkan RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani) tepat waktu. Kesulitan yang dialaminya yaitu keterlambatan distribusi pupuk bersubsidi, bahkan hingga sampai satu bulan. Selain itu harga pupuk bersubsidi yang seharusnya Rp 94.000/50 kg menjadi Rp 125.000/50kg. Karena ada biaya tambahan yang dikeluarkan dari harga net itu. Maka dari itu, ia berharap agar BUMDes dapat menyalurkan pupuk bersubsidi, karena

BUMDes lebih dekat dengan petani yang ada di desanya. ‘’Kalau distributor utama tersalur langsung ke BUMDes, akan lebih sedikit cost-nya. Karena BUMDes mewilayahi desa. Artinya biaya transportasi sedikit ke petani, karena itu memang wilayahnya. Nah kalau sekarang lain, pupuk dari distributor masuk ke KUD. Dari KUD, masyarakat mengajukan RDKK. Kita mengambilnya di sana (KUD). Dari rumah ke KUD tetu ada transportasi juga,’’ bebernya. Ia menginginkan adanya efisiensi dalam penyaluran pupuk dengan memotong alur distribusinya. Namun ketika pihaknya di BUMDes mengajukan diri sebagai penyalur pupuk bersubsidi, dikatakan prosesnya rumit. Mengantisipasi keterlambatan kedatangan pupuk bersubsisi, Pupuk Kaltim meminta para distributor melakukan penyetokan pupuk. Manajer Pemasaran PSO I Pupuk Kaltim Muhammad

Yusri belum lama ini mengakui keterlambatan tidak bisa dimungkiri. ‘’Kadang-kadang terjadi juga. Tapi tahun 2017 di Bali relatif aman dan terkendali untuk penyaluran pupuk,’’ ungkapnya. Saat ini pihaknya mulai melakukan pengadaan sesuai dengan kebutuhan. Namun sesuai dengan Permendag disebutkan bahwa produsen wajib melakukan stok untuk kebutuhan dua minggu ke depan. Saat ini pihaknya memiliki stok 5.500, cukup untuk kebutuhan 1,5 bulan (6 minggu) ke depan. ‘’Berarti sudah di atas ketentuan,’’ imbuhnya. Ia juga melakukan pengawasan ke distributor dan pengecer agar mereka juga memiliki stok di gudang distributor atau pengecer. ‘’Itu juga diatur dalam Permendag. Artinya pada saat petani membutuhkan, pupuk sudah tersedia di kios, tidak ada lagi keterlambatan,’’ tandasnya. Maka dari itu, ia mengim-

TPS Kuasai Arus Petikemas Internasional

Surabaya (Bali Post) Terminal Petikemas Surabaya (TPS) boleh bangga. Sebab, arus petikemas internasional (ekspor-impor) selama 2017 yang melalui TPS, meningkat 5,3 persen dibanding 2016. Pada 2016 arus petikemas internasional 1.241.225 teus meningkat menjadi 1.306.876 teus pada 2017. Pencapaian ini juga meningkat 5,4 persen dibanding dengan rencana yang ditetapkan pada awal 2017 sebesar 1.239.665 teus. Hal itu dikemukakan Dirut PT TPS Joko Noerhudha didampingi Kahumas Muhammad Soleh, Minggu (28/1) malam. Ia menyatakan, peningkatan ini ditandai dengan bertambahnya kunjungan kapal internasional di TPS mulai Oktober 2017 dan cenderung meningkat. Biasanya jumlah kunjungan kapal internasional di bawah 90 kunjungan. Tetapi, sejak Oktober 2017 jumlah kunjungan kapal internasional meningkat lebih dari 90 kunjungan. ‘’Meningkatnya arus petikemas internasional di TPS menunjukkan peningkatan kinerja dan layanan. Diharapkan pada 2018 lebih meningkat lagi,’’ katanya. Sampai dengan

Joko Noerhudha 2017 TPS masih menguasai 86,41 persen arus petikemas internasional di Tanjung Perak. Dengan membaiknya kinerja pada 2017 dan kesiapan peralatan bongkar muat yang memadai, kata Joko, target layanan bongkar muat petikemas internasional pada 2018 sebesar 1.302.624 teus dapat terpenuhi. Optimisme ini ditandai dengan meningkatnya rencana kunjungan kapal di bulan Januari 2018 menjadi lebih dari 100 kunjungan dengan rencana volume bongkar muat lebih dari 133.000 teus. Program peningkatan layanan juga dilakukan di tahun ini

di antaranya uji coba online booking system untuk kontainer impor akan dilakukan pada kuartal pertama di bulan Maret dan April. Sistem ini akan mempermudah customer dalam mencetak Job Order Delivery secara online. Setelah uji coba ini berhasil maka sistem akan diimplementasikan secara penuh tahun ini pula. Untuk meningkatkan layanan di dermaga maka per 1 Februari 2018 akan ditugaskan secara khusus enam belas orang tenaga pandu yang dididukung dua unit tug boat untuk mempercepat proses sandar kapal di dermaga TPS. Enam belas tenaga pandu ini akan dibagi dalam empat grup. Jika proses sandar menjadi lebih cepat maka akan meningkatkan produktivitas alat bongkar muat di dermaga. ‘’Untuk tahun 2018 ini manajemen TPS menargetkan total bongkar muat Petikemas sebesar 1.381.547 teus yang terdiri dari 1.302.624 teus petikemas internasional dan 78.923 teus petikemas domestik,’’ tambah M Soleh. Dengan peningkatan fasilitas dan kapasitas layanan, manajemen PT TPS yakin target tersebut bisa dicapai. (059)

bau pengecer dan distributor memiliki stok pupuk untuk mengantisipasi keterlambatan distribusi. Salah satu distributor Pupuk Kaltim dan Petrokimia, Dewa Kucala, menjelaskan untuk menjadi penyalur pupuk bersubsidi, pihaknya ditunjuk oleh produsen. Penunjukan penyaluran distribusi berdasarkan wilayah kerja sesuai dengan surat perjanjian jual-beli. ‘’Karena itu kewenangan produsen itu menunjuk berdasarkan konduite dan mekanisme penilaian yang ada di produsen. Intinya untuk memudahkan petani mendapatkan pupuk,’’ tandasnya. (kmb42)

Jakarta (Bali Post) – Bank Indonesia (BI) menyatakan sedang mengkaji penggunaan teknologi pencatatan transaksi terintegrasi modern (blockchain) dan kemungkinan menerbitkan mata uang digital bank sentral (Central Bank Digital Currency/ CBDC) untuk transaksi pembayaran domestik. Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Onny Widjanarko, Senin (29/1) kemarin, mengatakan kajian itu masih dalam tahap awal. Sejauh ini BI masih mengalkulasi dampak dan mitigasi risiko jika kebijakan tersebut diterapkan. ‘’Belum ada rencana mau uji coba atau menerapkan. Kajian harus matang dahulu tentunya,’’ kata Onny. Bank sentral negara-negara lain pun saat ini sedang mengkaji penggunaan blockchain dan mata uang digital bank sentral. Onny mengatakan kajian BI juga akan melingkupi sektor-sektor tertentu yang akan difasilitasi penggunaan blockchain dan mata uang digital

tersebut. ‘’Kita masih mendalami kelebihan dan kekurangannya, dan bila diterapkan yang paling aman dan efisien ditransaksi di sektor apa, ini sedang didalami,’’ katanya. Teknologi blockchain merupakan teknologi dasar dalam penggunaan mata uang digital. Mata uang virtual yang diterbitkan swasta seperti Bitcoin, Etherum dan Ripple juga menggunakan teknologi itu. Gubernur Bank Sentral Afrika Selatan Lesetja Kganyago, yang juga Ketua Komite Moneter dan Keuangan Internasional Dana Moneter Internasional (IMF), termasuk pemimpin bank sentral yang berpandangan untuk membuka peluang penerbitan mata uang digital bank sentral. ‘’Tidak ada alasan kenapa bank sentral tidak mulai memikirkan tentang mata uang digital. Sama ketika dulu mereka percaya saat bank sentral membuat catatan fisik keuangan,’’ kata Kganyago seperti dilansir di laman resmi IMF. (ant)


19

Selasa Kliwon, 30 Januari 2018

Diatur Pemerintah Dari Hal. 1

Perguruan tinggi asing, lanjut Nasir, bisa beroperasional di Tanah Air dengan syarat harus bekerja sama dengan perguruan tinggi di Tanah Air, lokasinya sudah ada dan ada ketentuan program studi prioritas. ‘’Intinya adalah kolaborasi dengan perguruan tinggi kita. Perguruan tinggi asing ini masuk ke perguruan tinggi swasta, jadi tidak diatur oleh pemerintah,’’ jelasnya. Sementara untuk program studi prioritas adalah sains, teknologi, keinsinyuran, matematika, bisnis, teknologi, dan manajemen. Dia menambahkan, sudah ada beberapa perguruan tinggi luar negeri yang tertarik beroperasi di Indonesia seperti Universitas Cambridge, Universitas Mel-

bourne dan Universitas Quensland. ‘’Paling tidak ada sekitar lima hingga sepuluh perguruan tinggi asing. Kami menargetkan bisa beroperasional pada pertengahan tahun ini.’’ Operasional perguruan tinggi asing unggulan di Tanah Air akan memberikan beberapa keuntungan seperti anak Indonesia tak perlu lagi kuliah ke luar negeri untuk mendapatkan universitas yang bagus. Nasir memberi contoh di Inggris, ada ribuan mahasiswa Indonesia yang kuliah dengan biaya sendiri setiap tahun. Jika ada perguruan tinggi asing yang bagus di Tanah Air, maka anak-anak itu tak lagi harus kuliah ke Inggris tetapi cukup di Indonesia. Selain itu, perguruan tinggi asing bisa mendatangkan mahasiswa asing untuk

Tidak Dapat

Dari Hal. 1

‘’Saya hanya ketemu Paulus Tannos sekali saat jadi gubernur di Sumatera Barat saat peresmian pembangkit listrik tahun 2007, saya ke Singapura juga dicurigai. Silakan, saya bertanggung jawab, saya tidak ada niat untuk mendapat satu sen pun,’’ tambah Gamawan. Hakim lalu bertanya, ‘’Anda sebelumnya pernah mengatakan pernah mau dikutuk tujuh turunan sekarang siap dihukum mati, pernah tidak bertanya ke adik saudara soal ruko dan tanah di brawijaya?’’ ‘’Begini yang mulia, saya minta jaksa sama-sama kita jujur. Begitu Andi, cara saya

panggil adik saya, kenapa kau tidak komunikasi dengan saya. Saya demi Allah bawa bukti. Ini bukti pembelian tanah di Brawijaya berdua dengan Jhony G Plate, atas nama PT. Ini bukti transfer bank saya, ini bukti penerimaan Paulus. Yang mau membeli bukan kami, dia mau jual kepada kami karena kesulitan uang untuk membiayai karena pemerintah tidak kasih uang muka,’’ jelas Gamawan. Gamawan juga mengatakan bahwa bukan dia yang menawarkan ruko tersebut dan ia membawa bukti catatan notaris dan bukti transfernya. ‘’Ini fitnah besar bagi saya, saya cuma ketemu

Para Petani

Dari Hal. 1

‘’Pemerintah menyediakan alat dan bahan, sementara masyarakat yang mengejerjakannya. Kami juga punya program transportasi umum gratis untuk anak sekolah. Pemerintah menyediakan mobilnya, masyarakat yang menjadi supirnya. Kita latih para petani, nelayan, pelaku ekonomi kreatif untuk mengembangkan industrinya, kemudian produknya kita jual ke para pegawai negeri sipil. Intinya adalah gotong royong, semuanya dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Kalau di Tabanan bisa, saya harap di daerah lain pun bisa diterapkan,’’ ungkap Bupati Eka. Sementara itu, pada kesem-

patan yang sama, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto menyampaikan pelatihan ini bertujuan untuk semakin memupuk politik dengan ideologi Pancasila. ‘’Pelatihan ini dibentuk oleh Ibu Megawati agar kader dapat menanamkan politik ideologi Pancasila. Politik dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, jadi kita harus menjaga tradisi politik sebaik-baiknya. Oleh karena itu sekolah kepala daerah ini didirikan sebagai sarana untuk melatih calon pemimpin yang berideologi Pancasila. Tujuan sekolah kepala daerah ini adalah untuk persiapan Pemilu 2018,’’ jelas Hasto. Sebanyak 88 calon kepala daerah dan wakil yang di-

belajar di Indonesia. ‘’Indonesia memiliki keuntungan karena biaya hidup baru. Jika ini terealisasi, tentu saja akan membawa dampak pada perekonomian masyarakat,’’ paparnya. Direktur Jenderal Kelembagaan Kemristekdikti Patdono Suwignjo mengatakan saat ini angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi masih 31 persen sehingga masih sekitar 69 persen belum terisi. ‘’Jadi tidak masalah dengan keberadaan perguruan tinggi asing karena akan ada segmentasi khusus pada pasar kita. Ada yang tinggi, sedang dan kecil,’’ kata Patdono. Patdono menandaskan PTN tidak boleh berkolaborasi dengan perguruan tinggi asing karena kampus asing hanya boleh berkolaborasi dengan swasta. (ant)

2007, fitnah ini keterlaluan bagi saya. Saya juga tidak pernah ke kantornya Azmin Aulia, kantor kami kan berbeda-beda, ruangan saja kami tidak tahu dan masingmasing saling menjaga,’’ tegas Gamawan. Dalam dakwaannya, selain menduga Gamawan menerima ruko dan tanah, jaksa juga menyebut dia menerima uang Rp 50 juta. ‘’Satu sen pun tidak pernah demi Allah, yang mulia. Ada tiga dosa besar, saya anak ulama, yang pertama syirik, kedua melawan orangtua, ketiga sumpah palsu, silakan buktikan. Saya dua tahun bolak-balik dipanggil terus begini,’’ tambah Gamawan. (ant)

usung PDI-P akan mengikuti pendidikan hingga 1 Februari mendatang. Selain Bupati Eka, mereka juga akan mendapat pencerahan dari Hasto Wardoyo, Bupati Kulon Progo, Wasekjen DPP PDI-P Ahmad Basarah, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) Puan Maharani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman, dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan Misbah juga akan menghadiri agenda itu. (ad1432)

PT Kecil

DOMPET PUNIA PURA BALI POST

Dari Hal. 1

DOMPET PUNIA PURA BALI POST BCA CABANG DPS NO:040-3966000 BRI KANTOR CABANG DPS GAJAH MADA NO: 0017-01-001274-30-8 (Bukti transfer mohon difax ke 0361-227418)

Punia Pura Pasar Agung Ulundanu Batur Songan Gung De Darma Rp AKD Rp NN Rp NN Rp Agus Darmendra Rp Ketut Sandi Rp Ketut Sandi Rp Sandi Rp Pt. Agus Darmendra Rp Ibu Dewi Rp DP Rp DP Rp PDD IS MD Rp

500.000 500.000 250.000 200.000 120.000 109.000 100.000 100.000 100.000 100.000 50.000 50.000 50.000

DP Rp 50.000 PDD IS MD Rp 50.000 IS PDD ND Rp 50.000 DP Rp 50.000 I Ketut Sandiasa Rp 15.000 Jumlah penerimaan hari ini Rp 2.444.000 Jumlah penerimaan sebelumnya Rp 9.633.500 Jumlah penerimaan seluruhnya Rp 12.077.500

Beli Lahan Dari Hal. 1

Sucikan Diri Dari Hal. 1

‘’Memang semestinya setiap purnama umat harus menyucikan diri. Tapi ini spesial. Karenanya harus dilakukan lebih mendalam lagi,’’ tegasnya, Senin (29/1) malam. Ketua PHDI Bali Prof. Dr. IGN Sudiana, M.Si. mengatakan, gerhana bulan total yang bertepatan dengan rahina purnama dinamakan Bulan Purnama Siddhi. Pada Bulan Purnama Siddhi ini umat Hindu hendaknya melakukan tapa brata, yoga dan semadi untuk menjaga hawa nafsu. Rektor IHDN Denpasar ini mengatakan, ada beberapa prosesi menyambut fenomena alam yang sangat langka ini. Umat harus melakukan

Budi mengaku khawatir jika perguruan tinggi asing diperbolehkan beroperasional, maka perguruan tinggi tingkat atas akan memangsa pasar perguruan tinggi menengah, perguruan tinggi menengah akan memangsa pasar perguruan tinggi kecil. ‘’Perguruan tinggi kecil yang menjadi korban, karena akan kehilangan pasar,’’ katanya. Kecuali jika perguruan tinggi asing itu memang dipe-

runtukkan bagi warga negara asing yang ingin menuntut ilmu di Tanah Air, bukan untuk mengambil pasar perguruan tinggi di Tanah Air. ‘’Menurut saya, sebaiknya pemerintah fokus pembenahan kualitas perguruan tinggi negeri (PTN). Kasih bantuan sebanyak-banyaknya untuk riset. Biarkan perguruan tinggi swasta (PTS) mencari uang sendiri dengan diperbolehkan menerima mahasiswa sebanyak-banyaknya. Tentunya tanpa mengorbankan kualitas,’’ tambahnya. (ant)

persembahyangan dengan sarana upakara daksina dan pejati di masing-masing paibon/merajan dan melakukan tirtayatra ke Pura-pura Sad Kahyangan di Bali. Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar Drs. M. Taufik Gunawan mengatakan, gerhana bulan total bisa dilihat di seluruh wilayah Indonesia dari awal hingga akhir. Gerhana bulan total akan berlangsung pada pukul 20.51 Wita dan berakhir pada pukul 22.07 Wita. Sementara gerhana bulan sebagian akan berlangsung dari pukul 19.48 Wita hingga pukul 23.11 Wita. Gerhana bulan total ini dapat disaksikan secara langsung dengan mata telanjang, karena tidak berbahaya. (win)

‘’Karena kalau rumah vertikal yang bersubsidi dengan maksimal gaji Rp 7 juta, di perkotaan itu bisa mendapatkan fasilitas dengan bunga 5 persen, juga uang muka 5 persen. Itu bisa membantu masyarakat di perkotaan untuk mendapatkan rumah subsidi,’’ bebernya. Rumah susun bagi perkotaan, menurutnya, satu-satunya solusi untuk

menekan alih fungsi lahan dan dapat menjangkau kemampuan masyarakat untuk membeli rumah di perkotaan. Namun di wilayah pinggiran, pihaknya berharap agar pemerintah daerah mengecilkan luas kapling karena sekarang sesuai perda luasnya 100 meter persegi. Karena di Denpasar atau di Bali komponen harga tanah sangat tinggi untuk mewujudkan suatu perumahan. (kmb42)

Gejala Alergi Debu dan Asapnya itu Dikalahkan oleh Madu Pahit ini

Dua tahun lalu, ayah 2 anak ini diserang alergi gatal-gatal yang mengakibatkan bintik-bintik di sekujur tubuhnya. Sebagai owner dan trainer Klinik EFT (Emotional Freedom Technique) Center Bali, di Denpasar, tentu saja ia memiliki aktivitas padat yang pasti akan terganggu bila alerginya datang. Karena itu, dengan semangat untuk sembuh, lelaki 54 tahun ini

mengunjungi dokter spesialis. Ternyata, lelaki bernama Putu Sukha ini alergi pada debu dan asap. Mau tak mau, walau sebenarnya khawatir dengan efek samping obat kimia, warga Jl. Tangkuban Perahu No. 8A, Padang Sambian, Denpasar, ini minum juga. Apa hasilnya? Karena tak rutin minum obat, tentu saja lelaki yang tahun 2012 lalu mengambil master EFT dan NLP di Jakarta ini tak mendapatkan kesembuhan. Menyadari hal itu, ia mencari obat yang tak pakai efek samping atau efek belakang. “Saya pilih Madu Bima 99 setelah baca manfaat nya di

8 Juni 2016 lalu. Setelah minum 2 X sehari selama satu bulan, sudah ada hasilnya. Alerginya hilang. “Hingga saat ini, gatal-gatal itu tak muncul lagi,” tuturnya senang. bukan itu saja. fisiknya jadi prima, vitalitas dan gairah seksualnya meningkat pesat. “Istri dan anak-anak juga minum Madu Bima 99,” tukasnya menutup pertemuan. Alergi disebut penyakit intermiten. Artinya, penyakit itu munculnya sebentar-sebentar. Pemicunya adalah kontak tubuh dengan sesuatu yang dapat membuat penderitanya mengalami alergi. Tungau, debu, udara dingin, serbuk sari,

makanan tertentu, obatobatan tertentu, makanan tertentu, bahkan jenis olahraga tertentu dapat menjadi pemicunya. Tetapi, jumlah

dibanding di masa-masa sebelumnya. Walaupun belum bisa dibuktikan secara ilmiah, faktor lingkungan yang makin parah diduga menjadi pemicunya. Lalu, pola makan yang telah berubah juga diduga telah menjadi pemicu makin banyaknya kasus alergi saat ini. Sebab, seperti kita ketahui bersama, makanan sekarang banyak menggunakan zat aditif buatan. Lalu, faktor zat kimia pembersih rumah tangga pun tak kalah andilnya. Sekarang, orang tentu tak ada yang merasa asing lagi dengan zat pemutih, pembersih lantai, karpet, dan sebagainya. Untuk menghindari kumatnya alergi, yang sangat

perlu dilakukan adalah adalah mengidentifikasi faktor penyebabnya. Setelah itu barulah dengan menambah daya tahan tubuh, seperti mengonsumsi makanan kesehatan ini. Saat ini berbagai madu dengan aneka merek telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Bahkan,

saat ini juga tersedia Madu Bima 99 khusus, yakni Madu Kesuburan Pria, Madu Kesuburan Wanita, dan Madu Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99.

Distributor Bali 08123644754, Subdist : Jembrana 081936459563, Klungkung 085954158293, Tabanan 087761444100, Buleleng 08174708396 / 0817351071, Karangasem 081239707770, Gianyar&Bangli 081338916680, Denpasar 08123644754, Badung 081999945381 ADV.0001364-ADV-30

Karna Yakinkan Salya, Lihat Kemuliaan Garis Keturunannya

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Delapan Puluh Lima)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SEPERTI seekor anjing dari halaman rumah tuannya menggonggong kepada seekor macan yang berkeliaran di hutan. Oh Karna, engkau menggonggong kepada Dhananjaya yang merupakan macan di antara manusia. Ibarat seekor serigala, oh Karna, yang tinggal di hutan di tengah-tengah kelinci-kelinci yang menganggap dirinya sendiri seekor macan, hingga nyata melihat seekor singa sungguhan. Bahkan, oh putra Radha, engkau menganggap dirimu sendiri seekor singa sebab engkau belum melihat Dhananjaya, penekan musuh-musuh itu, adalah macan di antara manusia. Engkau menganggap dirimu sendiri seekor singa hingga engkau melihat kedua Krishna berada di kereta yang sama seperti Surya dan Candramas. Selama engkau belum mendengar suara dentingan Gandiva dalam pertempuran besar itu selama ini engkau dapat melakukan apa saja yang engkau senangi. Setelah melihat Partha, yang menyebabkan sepuluh tempat di arah mata angin bergema. Raungan keretanya dan suara dentingan busurnya yang menggelegar. Setelah engkau melihat Arjuna meraung seperti seekor

macan, engkau sendiri menjadi seekor serigalanya. Engkau selalu menjadi seekor serigala. Dan Dhananjaya sendiri selalu menjadi seekor singa. Engkau merendahkan Arjuna, oh tolol, hal itu sebagai akibat rasa irihati dan kebencianmu kepada pahlawan-pahlawan itu. Engkau kelihatannya selalu menjadi seperti seekor serigala. Seperti seekor tikus pada sebuah kereta satu sama lainnya dalam kekuatan. Seekor anjing, macan, rubah dan singa, kelinci dan gajah. Seperti kepalsuan dan kebenaran. Seperti racun dan nektar minuman para dewa. Bahkan, baik Karna maupun Partha, semuanya diketahui melalui masing-masing perilaku kalian. Sanjaya berkata, demikian Karna dicemooh habis-habisan oleh Prabu Shalya yang energinya tak terukur. Putra Radha itu masih punya rasa kesopanan kepada pencemoohnya. Akibat panah kata-kata penguasa Madra itu, kemudian Karna yang dipenuhi kemarahan menjawabnya seperti ini. Karna berkata, ‘’Pahala dari orang-orang baik, oh Prabu Shalya, diketahui oleh mereka yang baik, tetapi tidak dari mereka yang tidak baik. Bagaimanapun engkau kekurangan setiap

kebaikan. Bagaimana saat ini engkau dapat menilai kebaikan dan keburukan secara tepat? Kesaktian senjata-senjata Arjuna, kemarahannya, energinya, busurnya, panah-panahnya dan juga keberanian pahlawan yang berbudi luhur itu, oh Shalya, sangat aku kenal secara jelas. Oh Prabu Shalya, engkau tidak mengetahui sebaik yang aku sendiri paham semuanya. Keagungan Krishna, banteng di antara penguasa-penguasa bumi itu. Dengan mengetahui energiku sendiri sebagaimana putra Pandu itu, aku menantangnya bertarung, oh Shalya, aku tidak berbuat seperti seekor serangga yang hanya memandang sebuah api berkobar. Aku memiliki panah surgawi ini, oh Prabu Shalya. Panah ini bermulut tajam, peminum darah, berada sendirian di dalam salah satu kantong panahku. Panah ini juga dilengkapi sayap-sayap yang hebat. Dalam perawatannya panah ini direndam dengan baik di dalam minyak dan juga dihiasi. Panah itu diletakkan di tengah-tengah serbuk cendana aku puja dalam waktu lama. Dengan mengambil sifat dan wujud seekor ular berbisa dan sangat dahsyat, panah ini mampu

membunuh sejumlah besar manusia, kuda-kuda, gajah-gajah. Karena itu, panah ini memiliki wujud mengerikan dan sangat menakutkan. Tidak heran panah ini mampu menembus baju zirah dan juga tulang-tulang siapa pun yang dituju. Diilhami kemarahan, aku akan menembakkan panah ini menembus, bahkan Gunung Meru yang perkasa sekalipun. Tidak pernah panah ini aku tembakkan kepada orang lain, kecuali Phalguna atau Krishna, putra Devaki itu. Hal ini aku katakan kepadamu dengan sebenar-benarnya. Dengarkanlah Prabu Shalya, panah

itu, oh Raja Madra, diilhami kemarahan aku bertarung dengan Vasudeva dan Dhananjaya. Aku ingin menjadi prestasi yang pantas untukku. Dari semua pahlawan keluarga Vrishni itu adalah Krishna, oleh siapa kemakmuran itu selalu dibangun. Di antara semua putra Pandu itu adalah Partha oleh siapa kemenangan selalu didapatkan. Kedua macan di antara manusia itu berada bersama-sama dalam satu kereta yang sama. Maka aku akan maju sendiri melawan mereka bertempur. Engkau, oh Shalya, akan melhat hari ini kemuliaan garis keturunanku. (bersambung)

Sloka 18.4 Niscayam srnu me tatra tyage bharata-sattama tyago hi purusa-vyaghra tri-vidhah samprakirtitah Wahai yang paling baik di antara para Bharata, sekarang dengarlah keputusan-Ku tentang pelepasan ikatan. Wahai manusia yang sekuat harimau, dalam kitab suci dinyatakan bahwa ada tiga jenis pelepasan ikatan.


16 Pages

40 Number 10th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.intern

Tuesday, January

30, 2018

n surprises Hillary Clinto my with Gram spoof â&#x20AC;&#x2DC;Fire and Furyâ&#x20AC;&#x2122;

Grammy for the top Demobeat Jay-Z former - Bruno Marsstar of the night was from Michael reading LOS ANGELESbut the surprise Sunday, Hillary Clinton Awards on candidate James Corden and Fury.â&#x20AC;? book â&#x20AC;&#x153;Fire Grammy Awards host B and Snoop cratic presidential Cardi saw Wolffâ&#x20AC;&#x2122;s controversial parody sketch John Legend, Cher, book about PresiA pre-taped including the deeply critical WHQGHUV IRU from WHQVLEO\ DV FRQ audition celebrities, read excerpts USW IURP Dogg. They UXPSÂśV ÂżUVW \HDU LQ RIÂżFH RV to eat GHQW 'RQDOG 7 *UDPP\ SUL]H HFWLRQ WR 7UXPS UHDG DQ H[FH why he liked safely D VSRNHQ ZRUG RVW WKH HOhabits. â&#x20AC;&#x153;One reason was and the food &OLQWRQ ZKR O Trumpâ&#x20AC;&#x2122;s eating he was coming the book about Nobody knew is in the bag.â&#x20AC;? immediat McDonaldâ&#x20AC;&#x2122;s: â&#x20AC;&#x153;The Grammy Clinton read. pre-made,â&#x20AC;?then praised her, saying of his administration members Corden family and #fakenews to read a The presidentâ&#x20AC;&#x2122;s Q SUL]H IRU WKH VHJPHQW Jr. tweeted: â&#x20AC;&#x153;Getting UHDW FRQVRODWLR DWHO\ FULWLFL]HG Trump VHHPV OLNH D J His son Donald W WKH *UDPP\V goes on televimore Hillary ERRN H[FHUSW D presidency.â&#x20AC;? he added: â&#x20AC;&#x153;The KRZ DZHVRPH LW LV WR KDYH losing the tweet, SHRSOH UHDOL]H is In a follow-up WKH $PHULFDQ Nations who tweeted VLRQ WKH PRUH UXPS LQ RIÂżFH ´ to the United pop music, #UHDO'RQDOG7 the U.S. ambassador her love of Such a shame.â&#x20AC;? Nikki Haley,on social media about Grammys. White Houseâ&#x20AC;? bepost â&#x20AC;&#x153;ruined the known to OHG IRUZDUG appearance Fury: Inside the Trump that Clintonâ&#x20AC;&#x2122;s â&#x20AC;&#x153;Fire and DQ ZKHQ LWV UHOHDVH ZDV SXO V E\ 7UXPS Wolffâ&#x20AC;&#x2122;s book W EHVWVHOOHU RQ - II D SROLWLFDO ÂżUHVWRUP WKUHDW White FDPH DQ LQVWDQ H[FHUSWV VHW R effort to halt publication. depicts a chaotic and an DIWHU SXEOLVKHG LQ DQG as full of lies, legal action with ZLQ WKH RIÂżFH lawyers of dismissed by Trump interviews extensive (rtr) The book, GHQW ZKR ZDV LOO SUHSDUHG WR is based on and other aides. abilities. It +RXVH D SUHVL scorned his strategist Steve Bannon aides who chief Trumpâ&#x20AC;&#x2122;s former

IBP/net

RJ\

QDOH RI WKH G

\VWRSLDQ WULO

ner: â&#x20AC;&#x2122;Maze Run Cureâ&#x20AC;&#x2122; The Death t â&#x20AC;&#x2DC;Jumanjiâ&#x20AC;&#x2122; Sprints Pas

Hillary Clinton

ULHQ LQ WKH Âż

QJ '\ODQ 2Âś%

&XUH ´ VWDUUL

Âł7KH 'HDWK

reign three-week ended the at 3,787 North Cureâ&#x20AC;? has $23.5 million The Death Runner: with a respectable - Foxâ&#x20AC;&#x2122;s â&#x20AC;&#x153;Maze Jackman the â&#x20AC;&#x153;Jungleâ&#x20AC;? The Hugh KLFK LOS ANGELES Welcome of staying power. â&#x20AC;&#x153;Jumanji: for Sony PXVLFDO KDV WDNHQ LQ Z for Fox of Sonyâ&#x20AC;&#x2122;s locations for the weekend. performer a solid draw third-highest American has proven VK WKH ZHHNHQG ZLWK Dylan the

starring DQG VKRXOG ÂżQL of all time. Cure,â&#x20AC;? starring comedy, LOOLRQ â&#x20AC;&#x153;The Death QDOH RI WKH G\VWRSLDQ The action and Kevin Hart, URXJKO\ P â&#x20AC;&#x153;The Postâ&#x20AC;? of LQWHUQDOLRQ DW 2Âś%ULHQ LQ WKH Âż at the top end Steven Spielbergâ&#x20AC;&#x2122;s Dwayne Johnson PLOOLRQ K ZLWK PLO trilogy, performed for an overseas IROORZHG LQ ÂżIW LQ WKH ZDNH RI 2VFDU DOVR JURVVHG the best performances regions. tionally this weekend GZLGH and forecasts with ORFDWLRQVfor best picture Fox OOLRQ DQG D ZRUO and south central for a in the west had been delayed suf- WRWDO RI PL PLOOLRQ actress. TheW DQG solid nominations Streep as best The opening injuries Oâ&#x20AC;&#x2122;Brien ER[ RIÂżFH RI business was RQO\ SHUFHQ PLO- Meryl Overall domestic year following set. WDFXODU ZLWK VDPH UHOHDVH GHFOLQHG PLOOLRQ VR IDU fered on the Âł0D]H 5XQQHU´ KDV WRSSHG G ZHHNHQG RI Âł UDWKHU WKDQ VSHF HUFHQW IURP WKH to com PLO7KH RULJLQDO :DUQHUÂśV VHFRQ PLOOLRQ LQ 7UL- OLRQ GRZQ S year, according ODXQFKHG ZLWK QHU 7KH 6FRUFK Q LQ weekend last largely to â&#x20AC;&#x153;Jumanji,â&#x20AC;? 6WURQJ´ ÂżQLVKHG VL[WK ZLWK ÂżOPVÂś is HV HGJLQJ 67; DQG Âł0D]H 5XQ LWK PLOOLR of Sunday Score. Thanks OLRQ DW VLWof â&#x20AC;&#x153;Den of Thievesâ&#x20AC;? business as JHQHUDWHG HV frame DOV´ ODXQFKHG Z 'HDWK &XUH´ GUHZ D year-to-date R PLOOLRQled the second Q DW YHQX of Âł7KH DQG â&#x20AC;&#x153;Hostilesâ&#x20AC;? LOOLRQ ZLWK PLOOLR â&#x20AC;&#x153;The Shape HUFHQW XS SHUFHQW W nominaChristian Baleâ&#x20AC;&#x2122;s D % &LQHPDVFRUH Fox Searchlightâ&#x20AC;&#x2122;s DXGLHQFH S N ZLWK P led the Oscar SHUFHQW IHPDOH LHQFH ZDV XQGHU UHVW RI WKH SDF DV (QWHUWDLQPHQW Water,â&#x20AC;? which LQ HLJKWK ZLWK DV WKH RI WKH WRWDO DXG ILQLVKHG ZLWK DW YHQXHV the historical WLRQV ZLWK FDPH ZHHNDW VLWHV expanded )R[ÂśV Âł-XPDQML´ VLWHV LQ LWV VL[WK PLOOLRQ QHZ ORFDWLRQV DQG StudiosIURP ORFDWLRQV PLOOLRQ DW RQO\ SHUFHQW GUDPD of â&#x20AC;&#x153;The Greatest VWXGLR DGGHG HQG GHFOLQLQJ PLOOLRQ GRPHVWLFDOO\ sixth weekend H LQ IRXUWK ZLWK 7KH IDQWDV\ GUDPD KDV JURVVHG (rtr) behind GHFOLQLQJ million in nine weeks. JLYLQJ LW 20 -- $3 million RQ WKH 6KRZPDQ´ FDP VKRZ DW VFUHHQV since Dec. WKH WK VSRW any- PLOOLRQ LQ D UHPDUNDEOH Âł=RRWRSLD´ IRUThatâ&#x20AC;&#x2122;s far above RQO\ SHUFHQW it all-time list. forecast and makes IBP/net 106 Dps oneâ&#x20AC;&#x2122;s original

No. Jl. Raya Puputan No 148 Mandala Renon Renon 28 Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Manan Mandala No. 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

VW DW UQDWLRQDO %DOL 3R Jl. D.Tamblingan Sanur Sanur Cafee Jl. D.Tamblingan Sanur <RX FDQ ÂżQG ,QWHNo 68 19 SmirnofHotel

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr

Jl. D.Poso 20 Legwa No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

ationalbalipost.c

hs at rs triump loser Bruno Ma Jay-Z is biggest Grammys;

Tuesday,

January 30,

2018

prize at the music won the top Bruno Mars for pop-driven won - R&B artist another victory States. MarsWhat NEW YORK on Sunday in genre in the United single â&#x20AC;&#x153;Thatâ&#x20AC;&#x2122;s Awards popular for his hit Magic.â&#x20AC;? Grammy now the most song of the year the year for â&#x20AC;&#x153;24K over rap, the including album of dominated the six Grammysboth record and male artists SZA, night when newcomer I Like,â&#x20AC;? and

ÂżYH QRGV list, R&B rappers Kendrick winners G ZRPDQ ZLWK surfaced His win deniedthe honor of becomPRVW QRPLQDWH . Politics Jay-Z \HDUV left empty-handed Lamar and KLS KRS DUWLVW LQ the year throughout the show. sketch saw HillLQJ WKH ÂżUVW coveted album of parody Cardi written with A pre-taped to win the Legend, Cher, from songs were and thatâ&#x20AC;&#x2122;s all Clinton, John read excerpts award. â&#x20AC;&#x153;These Dogg about seeing ary joy, with love, and Furyâ&#x20AC;? nothing but bring with this album,said. He B and Snoop book â&#x20AC;&#x153;Fire ÂśV ÂżUVW \HDU I wanted to dancing,â&#x20AC;? Mars, 32, the year the critical 'RQDOG 7UXPS GHUV IRU D of everybody to his album Gambino 8 6 3UHVLGHQW VLEO\ DV FRQWHQ SUL]H also paid tribute whose Lamar, Childishyou, guys, LQ RIÂżFH RVWHQZRUG *UDPP\ IXWXUH VSRNHQ Camila Cabello, spoke rivals - Jay-Z, - saying: â&#x20AC;&#x153;Thank music.â&#x20AC;? Pop singer immigrants, and Lorde the world with your of the are Cuban Dreamers for blessing30, regarded as one gen- parents of the so-calledto the United his Lamar, brought rappers of UDS in support immigrants were children PRVWO\ LQ most innovative ÂżYH SUL]HV â&#x20AC;&#x153;DAMN.â&#x20AC;? and young illegally when they country is in States in the HUDWLRQ ZRQ for his albumbecame the big- and whose future winner Alessia categories Rap in new artist Logic, United States doubt. Best with Khalid and single â&#x20AC;&#x153;Humble.â&#x20AC;? genre in the Cara, along Âł ´ ZLWK gest music 0XVLF UHSRUWHG a tribute VDQJ WKHLU VRQJ survivors in 1LHOVHQ whose soul-baring and LQWR WKH VKRZ a group of suicide Bennington Veteran Jay-Z, JRQH Chester KDG won took their DOEXP Âł ´ eight nominations,at the to rock singers both of whom to perform Chris Cornell, year. with a leading a chose not lives last the performance with nothing andshow. in own the black comand Jay-Z Logic ended three-hour â&#x20AC;&#x153;You by Lamar another year supporting The losses freestyle rap marked and immigrants. socially women categories he said, referring munity, over more the top music won beat Beyonce in are not shitholes,â&#x20AC;? by Trump about when pop Adele remarks month. earlier this and any incisive work. /DPDU ORVW DOEXP RI to reported your poor added. African countries DQG LQ your tired, he Taylor Swift. show at the year to opened Sundayâ&#x20AC;&#x2122;s Garden â&#x20AC;&#x153;Bring us who seeks refuge,â&#x20AC;? Sheeran ter Ed Square Lamar immigrant for his Madison British singer-songwri Grammys single New Yorkâ&#x20AC;&#x2122;s of his hits, accompanied later to win two fatigues and beat Kesha album â&#x20AC;&#x153;Divideâ&#x20AC;? and attend with a medley in military not by dancers hoodies as they mimicked best-selling of Youâ&#x20AC;? but did dance red Latin global home â&#x20AC;&#x153;The Shape dressed in to take Sundayâ&#x20AC;&#x2122;s ceremony. being shot. also failed sales reâ&#x20AC;&#x153;Despacitoâ&#x20AC;? AND TRUMP RI PXVL- hitGrammy despite smashing a TIMEâ&#x20AC;&#x2122;S UP FDUSHW GR]HQV year. (rtr) 2Q WKH UHG white roses to support cords last or held freedom from cians wore on equality and womenâ&#x20AC;&#x2122;s a theme echoed by performance seven sexual harassment, of six â&#x20AC;&#x153;Prayemotional holds Best stage in an Kesha of her single Monae Bruno Mars which includes pop singer and singer Janelle address Grammys Best Engineered ing.â&#x20AC;? Actress business had to abuse of al), Album R&B Album, for said the music pay for women, Album (Non-Classic of the Year issues of equal busiand Recordand Song of the harassment. , power and in peace but we mean try â&#x20AC;&#x153;24K Magicâ&#x20AC;?, would dare â&#x20AC;&#x153;We come R&B Performance for to those whoyou two words: Year, Best Best R&B Song ness. And to and I Likeâ&#x20AC;?. us, we offer to silence Monae said in a reference â&#x20AC;&#x153;Thatâ&#x20AC;&#x2122;s What from Timeâ&#x20AC;&#x2122;s up,â&#x20AC;? movement spreading On a Up the Timeâ&#x20AC;&#x2122;s to the music business. Hollywood

REUTERS/Andrew

Kelly

Bruno Mars triumphs at Grammys; Jay-Z is biggest loser

also be heard News can at Global in â&#x20AC;&#x153;Bali Imageâ&#x20AC;? from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// m Global Radio ten2myradio.co at http:// globalfmbali.lis streaming http:// or live video li.com and li. radioglobalfmbanel/global-fm-ba ustream.tv/chan

balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

9 Elkomedor

Selasa Kliwon, 30 Januari 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Bruno Mars Raih Enam Penghargaan Grammy New York (Bali Post) -

Dek Ulik dan Widi Widiana

Bali Post/win

Mimpi Nyata Dek Ulik Duo penyanyi pop Bali ternama, Widi Widiana dan Dek Ulik, akhirnya rekaman bersama dalam satu single terbaru â&#x20AC;&#x153;Kudiang Janiâ&#x20AC;?. Duet ini merupakan duet perdana mereka sepanjang kariernya di belantika musik pop Bali. Duet ini pun menjadi mimpi yang nyata bagi diva penyanyi pop Bali, Dek Ulik. Ia mengutarakan, keinginannya duet bersama sang idola sudah terpikirkan sejak lama. Namun, karena beda manajemen, keinginan tersebut terus tertunda. Selain itu, lagu yang pas untuk menjadi single duet juga tidak ada. â&#x20AC;&#x153;Duet ini merupakan duet impian saya sejak lama yang baru tahun ini menjadi nyata. Saya ngefans banget sama Bli Tut Widi Widiana. Semoga ini tidak menjadi duet pertama dan terakhir kami,â&#x20AC;? ujar Dek Ulik saat presscon, Senin (29/1) kemarin. Menurut Widi, duet nyata bersama Dek Ulik tidak pernah direncanakan tahun ini. Namun, karena mendapat kiriman lagu dari Tika Pagraky dan secara langsung penyanyi belia itu menyatakan harapannya agar lagu tersebut dapat dinyanyikan olehnya bersama Dek Ulik. â&#x20AC;&#x153;Setelah saya dengar, saya merasa sreg dengan lagunya, ya... akhirnya saya putuskan untuk membawakan lagu ini bersama Dek Ulik. Apalagi, lagu yang diciptakan Tika Pagraky yang modern ini sangat sesuai dengan keadaan zaman now seperti saat ini. saya rasa pas kami bawakan dengan karakter kami masing-masing,â&#x20AC;? ungkapnya. Bahkan, tidak ada tantangan yang serius bagi kedua maestro penyanyi pop Bali ini di dalam menyanyikan single duet perdananya ini. Hanya membutuhkan waktu yang tak lama di dalam penyesuaian nada agar pas dan sesuai dengan genre yang ditawarkan. â&#x20AC;&#x153;Awalnya lagu ini tidak mempunyai judul. Lalu saya berikan 5 pilihan judul lagu ini kepada Tut Asmara dan terpilihlah judul â&#x20AC;&#x2DC;Kudiang Janiâ&#x20AC;&#x2122; sebagai judul single duet perdana kami ini,â&#x20AC;? imbuh Pria asal Legian tersebut. Single ini akan diluncurkan secara resmi pada Rabu (31/1) besok bertepatan dengan rahina Purnama. Untuk single duetnya ini tidak dicetak dalam bentuk VCD maupun DVD. Selain diciptakan oleb junior mereka (Tika Pagraky), ini juga pertama kalinya Widi bekerja sama dengan Gunarsa, videografer dari Prime Time. Baik Widi maupun Dek Ulik berharap lagu duet ini bisa diterima oleh seluruh pencinta lagu pop Bali. Mereka juga berharap single ini bisa menjadi amunisi baru dan menjadi warna baru yang menghiasi musik pop Bali di tengah semakin ramainya belantika musik Bali kedatangan penyanyi pendatang baru. (win)

Made Ada

Patung Dewata Nawa Sanga Bali harus melakukan terobosan nyata dalam membangun keseimbangan dari sektor pariwisata. Jika selama ini banyak destinasi dibangun dengan mendatangkan binatang dan adaptasi teknologi, ke depan Bali harus membangun wisata berbasis budaya Bali. Pemimpin idealnya mengembangkan wisata kreatif dengan mengakomodasi seniman-seniman Bali. Salah satu hal yang bisa diwujudkan adalah membangun patung Dewata Nawa Sanga di penjuru Bali. Gagasan ini dilontarkan maestro patung Garuda I Made Ada, Senin (29/1) kemarin. Ia mengatakan saat ini pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana telah diwujudkan di Bali Selatan. Secara nyata kehadiran objek wisata dengan maskot patung Garuda Wisnu Kencana ini telah menjadi sumber pendapatan baru bagi warga sekitarnya termasuk pemerintah daerah. â&#x20AC;&#x153;Ini salah satu pengembangan wisata kreatif berbasis budaya Bali. Bercermin dari keberhasilan ini, saya berharap patung Dewata Nawa Sanga bisa diwujudkan untuk bisa menjadi maskot wisata Bali. Patung ini mestinya diwujudkan di semua penjuru sesuai pangider bhuwana,â&#x20AC;? sarannya. Ia mengatakan patung Dewata Nawa Sanga bisa diwujudkan sesuai pangider bhuwana (tata letaknya). Dewa Wisnu dibangun di arah Utara, Dewa Sambhu (Timur Laut), Dewa Iswara (Timur), Dewa Maheswara (Tenggara), Dewa Brahma (Selatan), Dewa Rudra (Barat Daya), Dewa Mahadewa (Barat), Dewa Sangkara (Barat Laut) dan Dewa Ciwa (Tengah). Pangider bhuwana ini juga diharapkan memberikan kekuatan kepada generasi muda Bali dalam menjaga Bali. Ia mengatakan dengan membangun patung pangider bhuwana ini, secara ekonomi potensi terbangunnya kesejahteraan masyarakat akan sangat terbuka. Dikatakannya pendekatan pembangunan pariwisata yang masih bersandar pada pengembangan destinasi alam sudah harus diimbangi dengan merangkul para pelaku seni kreatif di Bali. â&#x20AC;&#x153;Saya pikir anggaran untuk mewujudkan hal ini tak terlalu tinggi. Sekarang tinggal komitmen mewujudkan hal ini,â&#x20AC;? ujarnya. Ia mengatakan khusus bagi Gianyar, hal ini memungkinkan dilakukan terlebih kini sedang dikembangkan objek wisata berbasis alam di Payangan. Selain itu, Gianyar juga dikenal memiliki sejumlah maestro seni sehingga karya mereka bisa diakomodasi. Made Ada juga mengatakan gagasan ini disampaikanya sebagai bentuk urun pendapat dalam konteks pemberdayaan masyarakat Bali dari sisi pariwisata kreatif. Menurutnya, Bali tak bisa mengabaikan peran besar seniman Bali dalam pengembangan pariwisata berbasis daya kreatif dan inovatif. â&#x20AC;&#x153;Sudah saatnya Bali membangun identitas kepariwisataan yang khas. Dengan ini, saya yakin Bali bisa melakukan pemerataan pembangunan secara cepat, sehingga pengentasan kemiskinan bisa dilakukan,â&#x20AC;? ujarnya. (dir)

Made Ada

Bali Post/dir

Penyanyi R&B, Bruno Mars benar-benar sukses besar di penghargaan Grammy yang berlangsung Minggu (28/1) di New York, Amerika Serikat (AS). Ia bahkan membawa pulang penghargaan tertinggi dalam anugerah tahunan bagi para penyanyi tersebut. Mars menjadi artis R&B pertama yang menang dalam kategori Album Terbaik dalam 14 tahun terakhir ini, menyingkirkan Kendrick Lamar dan Jay-Z. Mars juga menang dalam sejumlah kategori. Total ada 6 penghargaan yang digondol dalam penghargaan setahun sekali itu. Termasuk kategori Lagu Terbaik melalui â&#x20AC;&#x153;Thatâ&#x20AC;&#x2122;s What I Likeâ&#x20AC;? Tak hanya itu, Mars juga menang dalam kategori Rekaman Terbaik serta Album Terbaik lewat â&#x20AC;&#x153;24K Magicâ&#x20AC;?. Sementara itu, Lamar yang merupakan rapper paling inovatif di generasinya, memenangkan 5 penghargaan, kebanyakan dari kategori rap untuk album â&#x20AC;&#x153;DAMNâ&#x20AC;? dan lagunya â&#x20AC;&#x153;Humbleâ&#x20AC;?. Kemenangan Lamar ini mengalahkan penyanyi rapper senior, Jay-Z dan albumnya â&#x20AC;&#x153;4:44â&#x20AC;? Jay-Z sama sekali tidak membawa penghargaan dari 8 kategori yang dinominasikan. Bahkan ia memilih tidak tampil dalam penghargaan yang berdurasi 3 jam itu.

Tahun lalu, rap mendominasi rock di industri musik AS. (iah/rtr)

ALBUM OF THE YEAR : â&#x20AC;&#x153;24K Magicâ&#x20AC;? - Bruno Mars RECORD OF THE YEAR : â&#x20AC;&#x153;24K Magicâ&#x20AC;? - Bruno Mars SONG OF THE YEAR (Songwriters award) : â&#x20AC;&#x153;Thatâ&#x20AC;&#x2122;s What I Likeâ&#x20AC;? BEST NEW ARTIST : Alessia Cara BEST POP VOCAL ALBUM : â&#x20AC;&#x153;Divideâ&#x20AC;? - Ed Sheeran BEST URBAN CONTEMPORARY ALBUM - â&#x20AC;&#x153;Starboyâ&#x20AC;? - The Weeknd BEST R&B ALBUM : â&#x20AC;&#x153;24K Magicâ&#x20AC;? - Bruno Mars BEST ROCK ALBUM : â&#x20AC;&#x153;A Deeper Understandingâ&#x20AC;? - The War on Drugs BEST COUNTRY ALBUM : â&#x20AC;&#x153;From A Room: Volume 1â&#x20AC;? - Chris Stapleton BEST ALTERNATIVE MUSIC ALBUM : â&#x20AC;&#x153;Sleep Well Beastâ&#x20AC;? - The National PRODUCER OF THE YEAR, NON-CLASSICAL : Greg Kurstin

PENGHARGAAN GRAMMY - Bruno Mars menerima penghargaan Album Terbaik di Penghargaan Grammy, Minggu (28/1).

Menkop Puspayoga Kagumi Mahakarya Dwijendra P un c a k H U T k e - 6 5 Yayasan Dwijendra Denpasar di panggung Ardha Candra, Minggu (28/1) malam lalu benar-benar luar biasa. Malam itu digelar Mahakarya Dwijendra yang benar-benar bertaburan bintang. Pertama, pentas seni pemuncak warga Dwijendra Denpasar ini dihadiri bintang tokoh Bali, Menkop dan UKM AAN Puspayoga. Kedua, juga dihadiri Wali Kota IB Rai Dharmawjaya Mantra dan Bintang Puspayoga yang juga alumni Dwijendra. Selain itu juga dihadirkan bintang artis nasional yakni Isyana Sarasvati dan band tamu Napicula. Panggung terbuka Ardha

Candra Taman Budaya yang berkapasitas 10.000 penonton penuh sesak. Pementasan fragmentari â&#x20AC;&#x153;Parama Teja Bali Dwipaâ&#x20AC;? tampil luar biasa didukung tata lampu dan cahaya yang membuat suasana menjadi hidup. Menkop Puspayoga bersama Bintang Puspayoga pun menonton sampai pertunjukkan selesai. Bahkan, Menkop Puspayoga yang dikenal panglingsir Puri Satria yang suka dengan seni budaya ini menyempatkan diri berfoto bersama 230 seniman cilik Dwijendra. Menkop mengaku kagum dengan pentas Mahakarya Dwijendra yang mampu men-

jadi lembaga pendidikan yang tak berbasis pendidikan seni namun mampu melahirkan mahakarya berkualitas tinggi. Kedua, Puspayoga dan Bintang Puspayoga kagum karena semua unsur anak didik dilibatkan mulai dari anak TK yang menjadi kupu-kupu, siswa SD yang menjadi monyet, siswa SMP dan SMA/SMK dan mahasiswa yang menjadi pendukung utama. Bahkan para alumni pun ikut terlibat. â&#x20AC;&#x153;Ini pentas yang berkualitas,â&#x20AC;? ujarnya Puspayoga. Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. merasa bersyukur Menkop Puspayoga bersama istri bisa menyaksikan

Bali Post/ist

MENKOP - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) AAGN Puspayoga bersama Bintang Puspayoga, M.S. Chandra Jaya berfoto bersama seniman Mahakarya Dwijendra.

pentas mahakarya Dwijendra hingga tuntas. Dia pun memuji sosok tokoh Puri Satria ini sangat peduli dengan seni budaya Bali dan keajegan Bali. Tahun depan, dia akan melibatkan Bintang Puspayoga sebagai alumni Dwijendra yang juga suka seni bersama Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati untuk berpartisipasi menjadi seniman Dwijendra di garapan Mahakarya Dwijendra. Sementara itu, Menkop Puspayoga dalam waktu dekat diundang menjadi pembicara kuliah umum bagi siswa dan mahasiswa Undwi soal kewirausahaan. Bali Restart Garapan mahakarya Dwijendra kali ini diberi judul â&#x20AC;&#x153;Parama Teja Bali Dwipaâ&#x20AC;?. Ide cerita dan penanggung jawab oleh Ketua Yayasan M.S. Chandra Jaya, garapan guru SMA Dwijendra yang juga seniman serba bisa Putu Arif Mahendra, S.Sn. Cerita ini diinspirasi dari banyaknya bencana di Bali, baik berupa erupsi Gunung Agung, banjir dan cuaca ekstrem lainnya. Ini disebabkan cueknya warga Bali terhadap seni tradisi, budaya, dan akar agama Hindu. Mereka sibuk ke diskotik, lupa sembahyang dan maturan ke pura kahyangan hingga lupa belajar. Keindahan seni Bali yang divisualkan dalam bentuk tradisi Med-medan di Denpasar, Perang Pandan di Tenganan, Perang Tipat Bantal di Kapal, Magoak-goakan di Buleleng,

hingga tari Telek dan Barong yang membawa kesuburan mulai tercemar dengan ulah warga Bali yang mulai meninggalkan seni tradisi. Bali â&#x20AC;&#x153;dijualâ&#x20AC;? oleh orang dura desa. Pura Besakih yang semestinya disucikan dijadikan objek wisata untuk kepentingan ekonomis semata. Demikian juga pelestarian seni budaya Bali lainnya seakan-akan tak dihiraukan. Ulah manusia Bali makin arogan. Klimaksnya, terjadilah erupsi Gunung Agung, tsunami dan bencana lain seperti cuaca ekstrem yang membuat Bali ini makin kacau. Di tangan seniman Arif Mahendra, semua kondisi itu bisa divisualisasikan secara apik dan rapi lewat olah gerak, musik dan gambelan yang mudah dicerna oleh penonton. Setelah bencana itu barulah kita disadarkan untuk diajak kembali menata Bali. Ini yang disebut Bali restart dimulai dari manusia Bali. M.S. Chandra Jaya membenarkan garapan ini mengajak kembali warga Bali untuk kembali menghormati warisan leluhur termasuk dalam pelestarian Tri Angga, mana ulu dan mana teben, Asta Bumi, kahyangan jagat, sad kahyangan, kahyangan tiga dan selektif dengan pengaruh budaya asing. Semuanya demi Bali yang indah, nyaman dan aman serta harmonis dengan alam dan penciptanya. Inilah yang disebut Chandra Jaya, Bali restart, menata kehidupan dari awal lagi. (ad1433)

â&#x20AC;?Harapanâ&#x20AC;?, Persembahan Seni untuk Anak Jalanan MOMENTUM Hari Anak Jalanan Internasional yang diperingati setiap tanggal 31 Januari menjadi sumber inspirasi bagi mahasiswa Semester V Program Studi Seni Tari Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar untuk menciptakan karya seni yang spektakuler. Komunitas seniman akademis yang tergabung dalam Mata Production ini mempersembahkan koreografi tari berjudul â&#x20AC;&#x153;Harapanâ&#x20AC;? yang khusus dipersembahkan untuk anak jalanan di Gedung Natya Mandala ISI Denpasar, Sabtu (27/1) malam. Melalui garapan tari ini, penikmat seni di Bali seolah disadarkan bahwa begitu banyak anak-anak di belahan dunia ini, termasuk di Bali, yang hidupnya tidak beruntung. Belenggu kemiskinan telah memaksa mereka â&#x20AC;&#x153;terlemparâ&#x20AC;? ke jalanan. Kehilangan keceriaan masa kanak-kanaknya karena waktunya habis untuk mengais rezeki demi bertahan

hidup dan terpinggirkan dari kesempatan meraih pendidikan yang layak. Namun, di balik potret buram tersebut, tidak sedikit anak jalanan yang berupaya tetap tegar, membangun semangat dan harapan untuk menggapai kehidupan yang lebih baik. Meskipun, semua itu harus ditebus dengan perjuangan, kerja keras dan penuh derai air mata. â&#x20AC;&#x153;Koreografi tari Harapan ini memang khusus kami dedikasikan untuk komunitas anak-anak jalanan di seluruh dunia, khususnya di Bali. Di bawah himpitan kemiskinan dan segala keterbatasan yang mereka miliki, anak-anak jalanan tetap punya hak untuk hidup layak. Mereka berhak punya mimpi dan harapan serta merealisasikan harapan itu untuk menggapai masa depan yang gemilang,â&#x20AC;? kata Ketua Mata Production Bagus Sukamara saat memaparkan ide penciptaan koreografi tari â&#x20AC;?Harapanâ&#x20AC;? kepada

Bali Post. Menurut Bagus Sukamara, koreografi tari â&#x20AC;&#x153;Harapanâ&#x20AC;? sejatinya diciptakan untuk karya tugas akhir pada mata kuliah Tata Kelola Seni Pertunjukan. Pada mata kuliah ini, seluruh mahasiswa Semester V diwajibkan membentuk sebuah tim produksi untuk mengimplementasikan teori ke dalam bentuk praktik yang diajarkan pada mata kuliah tersebut. Di akhir mata kuliah ini, mereka diwajibkan menggelar sebuah pertunjukan dan dipertontonkan kepada publik sebagai bahan penilaian utama. â&#x20AC;&#x153;Dengan mengusung bendera Mata Production, kami mencoba mengimplemasikan teori itu ke dalam sebuah pertunjukan dengan tagline Jâ&#x20AC;&#x2122;Fess : Januari Festival Seni yang berdurasi sekitar tiga jam lebih. Garapan seni ini juga kami manfaatkan untuk menggugah kepedulian penikmat seni di Bali terhadap keberadaan anak-anak jalanan

yang sangat memerlukan bantuan agar mereka bisa menggapai masa depan yang lebih baik,â&#x20AC;? katanya. Ia menambahkan, sebagian keuntungan dari pertunjukan tersebut didonasikan untuk salah salu komunitas anak jalanan di Bali. Guna menjaring antusiasme penonton, Mata Production juga mengun-

dang Pancer Langiit yang menampilkan sejumlah rancangan kostum terbaiknya yang telah meraih penghargaan di kompetisi internasional. Selain itu, juga ditampilkan karya-karya desainer muda berbakat Bali I Kadek Dode Moneko, Nareswari Dance Creation, dan koreografer Ni Ketut Santi Sukma Melati. (ian)

Bali Post/ian

HARAPAN - Salah satu adegan dalam koreografi tari Harapan yang ditampilkan Mata Production dalam event Jâ&#x20AC;&#x2122;Fess di Gedung Natya Mandala ISI Denpasar, Sabtu (27/1) malam.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 30 Januari 2018 | BaliPost.com by e-Paper KMB - Issuu