Skip to main content

Edisi Kamis 29 Agustus 2019 | balipost.com

Page 1

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis k. nadha

16 HALAMAN

HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

NOMOR 13 TAHUN KE 72 Online:http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Pengemban Pengamal Pancasila

balipost http://facebook.com/balipost

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Imigrasi Sita 17 Paspor Guru Asing

Kekeringan di Marga

Jumlah Petugas Minim

Petugas Imigrasi Kelas I Ngurah Rai, Rabu (28/8) kemarin melakukan inspeksi mendadak (sidak) pengawasan terhadap orang asing di tiga sekolah internasional. Hasilnya petugas menahan 17 paspor dari guru asing yang mengajar di sekolah di Kuta. Mengapa paspor ditahan?

Sejumlah petani di Tempek Jemanik, Subak Apit Jaring, Desa Kuwum, Kecamatan Marga harus pasrah lantaran padinya terancam gagal panen akibat kemarau berkepanjangan. Kondisi ini sejatinya kerap terjadi mengingat lahan pertanian setempat merupakan sawah tadah hujan.

UPTD Kesatuan Hutan (KPH) Bali Timur kewalahan mengamankan kawasan hutan. Hal ini dikarenakan jumlah polisi hutan (polhut) dan tenaga penyuluh kehutanan yang dimiliki saat ini sangat minim.

TABANAN | HAL.

BADUNG | HAL. 3

BANGLI | HAL. 14

’’Pemburu’’ Tanah Mulai Sambangi Lokasi Ibu Kota Baru Penajam Paser (Bali Post) – Pascapengumunan lokasi ibu kota baru ke Samboja dan Penajam Paser Kalimantan Timur, perhatian masyarakat terfokus ke daerah tersebut. Penilaian positif pun bermunculan misalnya Samboja yang ada di Kutai Kartanegara sebagai salah satu kerajaan besar di Nusantara akan membangkitkan kejayaan Indonesia. Namun mereka yang memiliki kepentingan ekonomi juga mengarahkan perhatiannya. Para ‘’pemburu’’ tanah mulai ramai menyambangi pelosok calon ibu kota baru dari mulai Sungai Merdeka di Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara hingga Semoi di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Armansyah (56), warga asli Kampung Sungai Merdeka, Kabupaten Kutai Kartanegara, mengatakan dalam satu hingga dua hari terakhir ada saja yang datang menanyainya perihal tanah yang hendak dijual. Armansyah ditemui di dekat patok yang dibuat Badan Informasi Geospasial (BIG) di Sungai Merdeka, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu (28/8) kemarin, mengatakan para pencari tanah ini

rajin mendatangi warung kopi, ikut berbincang dengan warga. Tidak hanya warga Balikpapan yang jadi rajin datang ke Sungai Merdeka, menurutnya, warga Bontang, Samarinda bahkan Jakarta pun mulai banyak yang datang mencari tanah di kampung yang memang berdekatan dengan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda yang belum rampung dikerjakan. Pembangunan jalan tol sepanjang 99,350 kilometer dilengkapi empat gerbang tol (GT) yang ditargetkan rampung akhir 2019 juga berpengaruh pada harga jual tanah di wilayah Samboja tersebut. ‘’Mereka juga enggak tawar harga. Saya punya tanah di pinggir jalan, 13x50 meter persegi, dijual Rp 50 juta enggak laku-laku. Tapi sebulan ini bisa jual Rp 150 juta,’’ ujarnya. Sementara Bagus Anggoro (44), warga RT 04, Kelurahan Sungai Merdeka, Samboja, mengatakan para ‘’pemburu’’ tanah biasanya mendatangi para ketua RT. ‘’Karena ketua RT yang lebih tahu lokasi tanah-tanah warga. Tidak boleh salah tunjuk tanah, bisa ribut nanti,’’ kata Anggoro. Harga tanah di daerah rumahnya pun sudah tinggi bahkan sebelum

Bentrok di Deiyai Papua

Dua Warga Sipil dan Satu Anggota TNI Tewas

Jayapura (Bali Post) – Kerusuhan pecah di Kabupaten Deiyai, Papua bermula dari aksi demo massa yang menuntut referendum di kantor bupati setempat, Rabu (28/8) kemarin. Dua warga sipil dan satu anggota TNI-AD tewas. Hal tersebut disampaikan Kapolda Papua Irjen Pol. Rudolf Rodja. ‘’Tidak benar laporan tentang enam warga sipil yang tewas dan terluka dalam insiden tersebut. Yang pasti tiga orang meninggal dalam insiden tersebut yakni dua warga sipil dan anggota TNI-AD meninggal,’’ kata Irjen Pol. Rodja kepada Antara yang menghubungi dari Jayapura, Rabu malam. Dikatakan, insiden yang berakhir kerusuhan itu berawal dari demo yang dilakukan sekitar 100 orang yang melakukan orasi di halaman kantor Bupati Deiyai, namun tiba-tiba datang sekitar 1.000-an orang yang berlari-lari kecil dan sebagian di antara menyerang aparat keamanan. Massa menyerang mobil yang sebelumnya ditumpangi anggota TNI dan merampas senjata api yang berada di dalam mobil tersebut. Selain mengambil 10 senpi jenis SS 1 beserta magasen berisi amunisi, mereka juga membunuh anggota TNI dengan menggunakan parang dan anak panah hingga menewaskan Serda Rikson. ‘’Setelah berhasil mengambil senjata api, kemudian melakukan penembakan ke aparat keamanan yang sedang melakukan pengamanan unjuk rasa hingga terjadi kontak senjata,’’ tutur Irjen Pol. Rodja. Kapolda Papua yang mengaku saat ini masih berada di Timika mengatakan, dalam insiden tersebut selain menewaskan tiga orang baik itu warga sipil maupun anggota TNI juga mengakibatkan lima anggota TNI dan Polri terluka. ‘’Saat ini korban sudah dievakuasi ke RSUD Enarotali, dan situasi nisbi aman,’’ tegas Irjen Pol Rodja. (ant)

ruas jalan tol mulai dibangun. Setidaknya harga tanah 1 kapling dengan luasan 15x20 meter persegi yang letaknya masuk jauh dari jalan besar dihargai setidaknya Rp 40 juta. Sementara Rosiana, warga RT 04 Sungai Merdeka lainnya yang mengira Antara hendak mencari tanah yang jual di Kecamatan Sepaku, memberikan nomor kontak warga Kampung Semoi yang bisa mencarikan tanah-tanah yang hendak di jual di sana. Menurutnya, memang semakin banyak orang yang mencari tanah di sekitar perbatasan Kabupaten Kutai Kartanegara dengan Penajam Paser Utara tersebut setelah lokasi tersebut diumumkan sebagai calon ibu kota baru. (ant) AKSES MASUK - Foto areal proyek pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda yang melintasi wilayah Samboja di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu (28/8) kemarin. Gerbang tol di Samboja akan menjadi salah satu akses masuk ibu kota negara baru dari arah Samarinda dan Balikpapan.

Bangsa Indonesia Kurang Inovatif Denpasar (Bali Post) Keprihatinan Jusuf Kalla terkait inovasi bangsa Indonesia terungkap saat menghadiri puncak peringatan Hari Teknologi Nasional (Hakteknas) Ke-24 di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar, Rabu (28/8) kemarin. Selain menilai bangsa Indonesia kurang inovatif, Wakil Presiden juga secara khusus menyentil Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang juga tidak memamerkan inovasi baru. Ia pun sempat menceritakan pengalamannya tahun lalu, yakni ‘’disuguhi’’ pameran dengan hasil kerja yang 2-3 tahun sebelumnya sudah pernah dilihatnya. Tidak mengherankan jika indeks inovasi Indonesia masih tertinggal bahkan di antara negara-negara ASEAN. ‘’Jadi mulai tahun-tahun setelah itu pokoknya penemuan itu harus ada tahunnya. Yang bisa dipamerkan hanya satu tahun terakhir. Tidak boleh lima tahun terakhir,’’ ujarnya. Secara khusus, JK menyentil Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang ikut kedapatan tidak memamerkan inovasi baru. Padahal, teknologi berkembang begitu pesat. Indonesia memang telah berhasil me-

ningkatkan jumlah riset dan inovasi bila dibandingkan lima tahun silam. Akan tetapi, peringkat negeri ini dalam Global Innovation Index masih kalah dengan sejumlah negara di ASEAN seperti Singapura, Malaysia, Filipina, Vietnam, Brunei Darussalam dan Thailand. Padahal, Indonesia me-

miliki 4.500 universitas yang bisa mendukung lahirnya riset dan inovasi. ‘’Kita hanya mengalahkan Kamboja, negara yang lebih kecil dan baru saja ingin maju. Artinya, kita masih perlu bekerja keras,’’ jelasnya. Hal. 15 Mencontoh China

TINJAU - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla saat meninjau pameran hasil riset dan produk inovasi unggulan Hakteknas ke24 di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon, Denpasar.

Meski Diprotes, Seleksi Capim KPK Terus Berproses ’’Setelah berhasil mengambil senjata api, kemudian melakukan penembakan ke aparat keamanan yang sedang melakukan pengamanan unjuk rasa hingga terjadi kontak senjata.’’ Irjen Pol. Rudolf Rodja Kapolda Papua

Harian Bisnis Bali Mulai Lirik Emas Kenaikan harga emas hingga Rp 772.000 per gram tentu membuat masyarakat yang ingin berinvestasi mulai melirik emas. Salah satu alasannya karena keuntungan yang diperoleh hingga 20 persen per tahun. Benarkah?

www.bisnisbali.com

Para aktivis antikorupsi beberapa hari belakangan dibuat gelisah. Pasalnya Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) KPK meloloskan sejumlah nama yang dinilai bermasalah. Bahkan muncul keprihatinan masa depan KPK tidak lagi cerah. Beberapa capim disebutkan memiliki masalah mulai dari tidak melaporkan LHKPN hingga melanggar etika. Namun, meski diprotes, seleksi tetap terus berproses, seakanakan mengabaikan teriakan aktivis antikorupsi. Koalisi Kawal Capim KPK menilai lolosnya 20 capim KPK dalam tahapan tes profile assessment tidak menggambarkan masa depan cerah bagi KPK ke depan, karena ada calon yang tidak patuh dalam melaporkan LHKPN. Koalisi menilai ada juga beberapa nama yang dinyatakan lolos seleksi mempunyai catatan kelam pada masa lalu, itu mengartikan Pansel tidak mempertimbangkan isu rekam jejak dengan baik. Koalisi Kawal Calon Pimpinan (Capim) KPK 2019-2023 yang terdiri dari tujuh kelompok masyarakat sipil melun-

curkan petisi di laman change. org, agar Presiden Joko Widodo memerintahkan Panitia Seleksi (Pansel) Capim KPK tidak meloloskan orang yang tidak berintegritas. Petisi tersebut diinisiasi oleh salah satu peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana. Koalisi Kawal Capim KPK menegaskan patut dicatat apabila calon-calon dengan rekam jejak bermasalah lolos berarti Pansel KPK memiliki andilnya sendiri dalam lemahnya agenda pemberantasan korupsi ke depan Hal. 15 Secara Profesional

Bali Post/ant

TES WAWANCARA - Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Antam Novambar mengikuti tes wawancara dan uji publik Capim KPK periode 2019-2023 di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta. Meski menuai protes karena meloloskan capim bermasalah, seleksi terus berprores.


Kamis Umanis, 29 Agustus 2019

Mahasiswa Diajak Membaca dan Berbicara di Ganesa Maba Unmas

Bali Post/kmb37

KASUS - Terdakwa DA (32) asal Tanjung Karang saat digiring jaksa Putu Oka sebelum sidang kasus percobaan pemerkosaan.

Kasus Percobaan Pemerkosaan

Terdakwa Mulai Diadili Denpasar (Bali Post) Kasus percobaan pemerkosaan yang menimpa korban karyawati Tiara Dewata, dengan terdakwa berinisial DA (32) asal Tanjung Karang, Rabu (28/8) mulai diadili di PN Denpasar. Kasus ini sebelumnya sempat viral di media sosial karena pelaku yang ketahuan mengintip korban saat mandi, terjatuh dan mencoba memperkosa. Karena gagal pelaku menganiaya korban dengan menggunakan palu dan gunting. Tak hayal, korban sempat sekarat di kamar mandi karena terluka dan darahnya banyak tercecer akibat amukan pelaku. Peristiwa percobaan pemerkosaan itu terjadi di Jalan Kapten Japa, Denpasar Timur, 11 Juni lalu. Usai menganiaya korban berinisial Kadek CM, pelaku kabur. Sedangkan korban diselamatkan warga dan dilarikan ke rumah sakit. Berdasarkan surat dakwaan JPU Putu Oka, bahwa dalam perkara ini, terdakwa berusaha memperkosa korban setelah aksi ngintip korban yang sedang telanjang bulat ketahuan. Karena ketahuan, korban melompat ke kamar mandi lalu membekap korban. Karena birahi, pelaku juga berusaha memperkosa dengan mengeluarkan kemaluan untuk dilampiaskan ke korban. Namun korban terus berontak, dan akhirnya pelaku kalap. Korban jatuh ke lantai lalu dihajar secara membabi buta dengan gunting dan palu. Setelah wanita teman kosnya tak berdaya, pelaku kabur. Dalam sidang tertutup kemarin, sudah ada beberapa saksi diperiksa. Termasuk saksi korban. JPU Oka membenarkan bahwa pihaknya telah membaca dakwaan langsung pemeriksaan saksi. (kmb37)

Dua Pemuda Aceh Dibui 16 Tahun

Denpasar (Bali Post)Dua pemuda asal Aceh, terdakwa Muhammad Ikhsan (22) dan M. Dani (28), Rabu (28/8) dibui masing-masing selama 16 tahun penjara. Majelis hakim pimpinan I Gde Ginarsa menyatakan, terdakwa terbukti bersalah menjadi kurir narkoba jenis sabusabu seberat 1 kilogram yang disembunyikan di dalam sandal. Oleh hakim, terdakwa dijerat Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) UU Narkotika. Selain dipidana penjara selama 16 tahun, terdakwa juga didenda sebesar Rp 2 miliar. Dengan ketentuan jika tidak dibayar diganti enam bulan penjara. Putusan 16 tahun penjara masih lebih rendah dari tuntutan jaksa. JPU dari Kejati Bali sebelumnya meminta supaya terdakwa dihukum selama 17 tahun penjara. “Bagaimana tanggapannya, mau menerima, banding, atau pikirpikir? Kalau belum bisa memutuskan sekarang, bisa pikir-pikir,” tandas hakim Ginarsa. Dan setelah berkoordinasi dengan kuasa hukumnya, terdakwa memilih pikir-pikir. Dalam kasus ini, untuk terdakwa Muhammad Ikhsan, barang bukti yang diajukan sebanyak 233,45 gram netto sabu-sabu, 257,11 gram netto dalam plastik lain. Sedangkan untuk terdakwa M. Dani, barang bukti yang diajukan, yakni 252,62 gram netto dan 252,01 gram netto sabu-sabu. Jaksa dalam surat tuntutannya menjelaskan bahwa pada 9 Maret 2019, kedua terdakwa tiba di Bandara Ngurah Rai, Tuban. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan sandal yang di dalamnya isi barang bukti sabu dimaksud. Hasil interogasi, terdakwa diperintah oleh Ori, untuk membawa sabu-sabu itu dari Medan ke Denpasar. Terdakwa mengaku diberikan upah Rp 50 juta. Namun sayang, sebelum berhasil menyelundupkan sabu-sabu itu, petugas mencurigai dan melakukan penangkapan. (kmb37)

Dua Kursi Kepala SMPN Akhirnya Diisi Denpasar (Bali Post) Dua kursi kepala sekolah (kasek) jenjang SMP yang sempat lowong, kini akhirnya diisi. Dua kursi kasek yang lowong, yakni SMPN 7 dan SMPN 13 kini telah terisi. Surat Keputusan (SK) Wali Kota terkait pengangkatan sebagai kasek diserahkan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara di ruang rapat Sekda Kantor Wali Kota Denpasar, Rabu (28/8) kemarin. SK ini diserahkan berkaitan dengan mengisi kekosongan jabatan di sekolah setempat, yang juga disertai dengan penandatanganan pakta integritas serta penyerahan penghargaan kepada mantan Kepala SMPN 7 Denpasar Dra. Tatik Wahyani. Adapun Kepala SMPN 7 Denpasar yang baru yakni I Wayan Sugianta dan Kepala SMPN 13 Denpasar Ni Made Sukarini. “Bidang pendidikan merupakan ujung tombak proses pembangunan yang menjadi fokus perhatian Pemerintah Kota Denpasar. Di mana melalui penyerahkan SK Kasek tersebut dapat menjadi semangat baru untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Denpasar,” ujar Rai Iswara. Lebih lanjut dikatakan, peningkatan kualitas serta kuantitas bidang dasar menjadi hal penting di dalam mendukung prosesi pembangunan. Bidang-bidang dasar itu di antaranya bidang pendidikan, bidang kesehatan, dan bidang sosial. Rai Iswara mengingatkan kepada kasek untuk selalu memperhatikan tanggung jawab, loyalitas pada tugas, sesama rekan kerja, kepada staf serta diri sendiri. Di samping itu kasek dituntut memiliki kompetensi manajerial seperti pemahaman psikologis, kompetensi teknis, dan pemahaman sosial budaya yang baik. (kmb12)

Topik : BANGSA INDONESIA KURANG INOVATIF

Denpasar ( Bali Post) Melatih mahasiswa untuk banyak membaca, menulis dan berbicara bukan pekerjaan mudah, apalagi di era digital. Namun, Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha mampu memotivasi mahasiswa baru Unmas untuk gemar membaca kemudian berbicara mengeluarkan pendapat. Hal itu mewarnai agenda Gema Penerimaan Acara Eksekutif Muda Mahaiswa Baru (Ganesa Maba) Universitas Mahasaraswati Denpasar, Rabu (28/8) kemarin. Saat itu Satria Naradha berbicara soal ‘’Kunci Sukses Generasi Milinial’’. Dia pun penyampaikan materi secara atraktif untuk mengimplementasikan kunci sukses tersebut, yakni belajar, membaca, menulis, berkarya, bekerja dan menguasai bahasa asing. Semua peserta Ganesa Maba Unmas yang jumlahnya 3.300 mahasiswa dibagikan koran Kelompok Media Bali Post. Mereka kemudian membaca berita yang diminati dan memberikan komentar terhadap permasalahan tersebut. Ini semua dilakukan agar generasi milinial gemar membaca (koran dan buku) dan berani berbicara dan berpendapat beradasarkan analisis. Sebanyak 25 buku kamus yang disiapkan untuk semua penanya juga habis dibagikan.

Di acara yang dipandu Dekan FKG Unmas Dr. drg. Dewa Gede Wedagama semakin atraktif karena mahasiswa menyadari betapa pentingnya budaya membaca, menulis dan berbicara. KMB, kata Satria Naradha, memberi ruang kepada mahasiswa Unmas untuk menuangkan ide dan pemikirannya. Ketua BEM Unmas I Putu Ruddy Hanza didampingi Ketua Panitia Ni Kadek Ayu Sudiasih mengaku materi Satria Naradha membuat suasana Ganesa Maba makin hidup dan bergairah. Apalagi juga diberikan langganan gratis Bali Post bagi penanya terbaik. Sementara pengurus BEM menerima Member Card Bali Post dan BaliTV. ‘’Teryata mahasiswa baru kami sangat pintar berbicara, hadiah berupa buku sangat tepat guna menggerakkan minat baca,’’ ujarnya. Rektor Unmas Dr. I Made Sukamerta, M.Pd. membenarkan minat baca masyarakat kita sangat rendah. Untuk itu, dia menyarankan setiap hari mahasiswa membaca koran Bali Post dan segala bentuk informasi. Bahkan koran Bali Post yang diterima mahasiswa dibaca tuntas di rumah. ’’Kita memerlukan generasi muda yang gemar membaca, menulis dan berani berbicara. Jangan koh ngomong,’’ tegasnya. (025)

Bali Post/sue

BERBICARA - Mahasiswa Unmas usai membaca koran, berbicara dan berpendapat menganalisis isi berita di Ganesa Maba Unmas.

Kepala BNNP Bali Minta Mahasiswa Jauhi Narkoba

Denpasar (Bali Post) Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. Putu Gede Suastawa, S.H. menjadi narasumber dalam Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah (LKMM-TM). Kegiatan tersebut diselenggarakan Direktorat Kemahasiswaan Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, di Kuta, Selasa (27/8) lalu. Pada kesempatan tersebut, Brigjen Suastawa menjelaskan pengembangan kemahasiswaan adalah suatu upaya yang dilakukan dengan penuh kesadaran, berencana, teratur, terarah, dan bertanggung jawab. Selain itu, untuk mengembangkan sikap, kepribadian, pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam mendukung kegiatan kurikuler untuk mencapai tujuan pendidikan nasional, salah satunya adalah menjauhkan mahasiswa dari narkoba. Di hadapan 40 mahasiswa terpilih dari perguruan tinggi se-Bali, jenderal bintang satu di pundak ini memaparkan 5 tantangan generasi milenial, yaitu lapangan kerja semakin sempit, kebutuhan hidup yang semakin tinggi, kesenjangan kepercayaan diri, sikap yang semakin individualistis, serta terakhir lingkungan alam yang semakin rusak. “Mahasiswa jangan mudah terayu untuk menggunakan narkoba, say no for drugs. 10 persen susunan

saraf pusat seseorang akan rusak dan hanya bisa dipulihkan,” ungkapnya. Peran generasi muda dalam pencegahan pemberantasan dan penyalahgunaan peredaran gelap narkoba (P4GN), yaitu dalam bentuk melakukan pengembangan potensi diri, membentuk organisasi yang peduli tentang bahaya narkoba, aktif, inovatif dalam berkarya, berjiwa mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat yang luas. Paling penting adalah berani menolak ajakan teman yang bersifat negatif. “Kondisi penyalahgunaan narkoba di Bali saat ini yaitu jumlah pecandu narkoba tahun 2018 sebanyak 31.178 orang pekerja dan 5.318 orang pelajar/mahasiswa. Sebanyak 60 persen adalah orang Bali asli. Ada 800 narkotika jenis baru di dunia, 71 jenis telah masuk ke Indonesia dan baru 68 jenis yang telah diatur dalam Permenkes Tahun 2018,” ungkapnya. Untuk mewujudkan peran

Bali Post/ist

NARASUMBER - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa menjadi narasumber LKMM-TM. penting ini, dituntut usaha bersama BNN dengan melibatkan kampus, dan mahasiswa sebagai calon generasi penerus bangsa. Salah satu bentuk upaya atau pengembangan tersebut adalah pemberian bekal pengetahuan, keterampilan dan sikap dalam manajemen organisasi mahasiswa baik

internal maupun antarperguruan tinggi yaitu LKMM-TM. Berbekal LKMM-TM diharapkan mahasiswa sebagai insan dewasa tidak hanya menjadi pemimpin yang baik, tetapi juga yang mempunyai kemampuan untuk menolak narkoba dan menjadi agent action BNN di instansi masing-masing. Tujuan LKMM-TM adalah membekali

mahasiswa dengan wawasan dan keterampilan mengkoordinasi dan membina tim kerja dalam suatu kelembagaan dengan kurikulum. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

IKIP PGRI Bali Wisuda 363 Sarjana

Perkuat Pendidikan Karakter Berbudaya Bali Dukung ’’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’

IKIP PGRI Bali banyak berperan dalam membangun SDM Bali. Kampus ini menjadi kebanggaan masyarakat Bali karena lulusannya berdaya saing tinggi. Kini kampus ini memiliki ciri khas pendidikan karakter berbasiskan budaya Bali. Kamis (29/8) ini Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M.,Hum. mewisuda 363 sarjana baru. Dari jumlah itu Pend. Bimbingan dan Konseling (41), Pend. Bahasa dan Sastra Indonesia (46), Pend. Seni Rupa (14), Tari Drama dan Musik (44), Pend. Bahasa dan Sastra Daerah (5), Pend. Sejarah (54) , Pend. Ekonmi (54), Pend. Matematika (66) dan Pend. Biologi (39). Hingga wisuda kali ini IKIP PGRI Bali sudah menamatkan 22.936 sarjana. Menurut Rektor Made Suarta, mereka yang dilepas sudah memenuhi empat kompetensi guru, yakni kompetensi profesional, kepribadian, sosial dan pedagogik plus dijamin guru berkarakter. Ini relevan dengan muatan kurikulum IKIP PGRI Bali yang disempurnakan dengan ciri khas penguatan pendidikan karakter berbasiskan budaya Bali, termasuk pendidikan antikorupsi. Sebelumnya, pendidikan karakter diajarkan langsung oleh rektor dengan nol SKS, mulai tahun ini diberi bobot 2 SKS, diajar oleh team teaching. Inilah dikatakan, Made Suarta yang juga seniman arja ini, ciri khas IKIP PGRI Bali mendukung visi Gubernur Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Visi Gubernur ini, kata Rektor Made Suarta, sejak 2012 sudah

diterapkan bahkan sejak kampus ini didirikan. Buktinya IKIP PGRI Bali dikenal sebagai produsen guru plus pelaku dan pelestari budaya Bali lewat Prodi Seni Drama Tari dan Musik, Seni Rupa, Bahasa dan Daerah Bali. Namun demikian lulusan IKIP PGRI Bali menjadi wirausaha mandiri dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru alias menjadi job creator. Makanya rektor berharap lulusannya jangan menunggu diangkat menjadi guru, melainkan kreatif dan inovatif menghadapi perubahan zaman. Termasuk mereformasi mental para dosennya. Kebanggaan menjadi warga IKIP PGRI Bali ditambah dengan predikat dari Dikti bahwa IKIP PGRI Bali berada di ranking II PTS terbaik se-Bali dan 147 di tingkat nasional. Jika disanding dengan PTN menjadi nomor lima di bawah Unud, Undiksha dan ISI. Rektor Made Suarta didampingi Wakil Rektor I Drs. Nengah Sukawidana, M.Si., WR II Dr. I Wayan Sudiarsa, M.Si., WR III Dr. I Wayan Citrawan, M.Si., WR IV Drs. Dewa Putu Juwana, M.Pd. dan Ketua BPM Dr. I Wayan Suanda, M.Pd. juga tak lupa memperkuat iklim akademik di kampus dengan menggelar seminar dan meningkatkan kualifikasi dosennya. Sebelas dosennya menembus dana hibah Dikti dan dua dana Pengabdian Masyarakat dan seorang mahasiswa menenangkan dana PKM bina desa. Mahasiswanya berprestasi nasional hingga internasional. Di antaranya pencak silat di Singapura dan Belgia, bulu tangkis, panahan, angkat besi, cricket, panjat tebing,

SEMANGAT - Rektor IKIP PGRI Bali Made Suarta, Ketua Yayasan IGB Arthanegara dan Ketua BPM Dr. Wayan Suanda tampak bersemangat saat jumpa pers wisuda. Mapala, dll. IKIP PGRI Bali kini memiliki student body 2.223 orang dibina 136 dosen. Sebanyak 21 dosen berkualifikasi S-3, dan 11 dosen sedang S-3. Makanya Made Suarta menyebut rasio dosen dan mahasiswanya sangat ideal. Sementara dalam pengabdian masyarakat IKIP PGRI Bali dikenal paling intens melakukan bedah rumah KK miskin di semua kabupaten. Ketua Yayasan PT IKIP PGRI Bali Drs. IGB Arthanegara, S.H., M.H., M.Pd. mengaku bangga karena IKIP PGRI Bali banyak mengalami kemajuan dan dipercaya pemerintah pusat. Di antaranya PTS terbaik II di Bali oleh Dikti serta pusat Diklat

Cakep. Dia menegaskan kini semua perkuliahan dipusatkan di kampus Jalan Seroja, Tonja. setelah menuntaskan pembangunan gedung megah berlantai IV senilai Rp 25 miliar. Makanya kampus di Jalan Seroja, Tonja, Denpasar ini tetap menjadi incaran lulusan SLTA karena delapan program studinya terakreditasi B dan dua terakreditasi A. Bahkan yayasan sejak lama memberikan beasiswa untuk mahasiswa Prodi Seni Rupa dan Bahasa Bali hingga tamat. Sedangkan kerja sama internasionalnya diperkuat dengan Jilin Internastional Studies University China dan sejumlah PTN dan PTS di Asia dan Indonesia. (k450)


Kamis Umanis, 29 Agustus 2019

Sidak, Imigrasi Sita 17 Paspor Guru Asing Mangupura (Bali Post) -

Petugas Imigrasi Kelas I Ngurah Rai, Rabu (28/8) kemarin melakukan inspeksi mendadak (sidak) pengawasan terhadap orang asing di tiga sekolah internasional. Tiga sekolah yang disasar masing-masing berlokasi di Kuta Selatan, Kuta dan Canggu.

Bali Post/edi

PENGAWASAN - Petugas Imigrasi saat sidak di Asian International School Bali di Kecamatan Kuta Selatan. Di sekolah ini semua guru asing telah memenuhi ketentuan.

Pada kesempatan tersebut, petugas menahan 17 paspor dari guru asing yang mengajar di sekolah di Kuta. Belasan paspor itu disita petugas karena diduga bermasalah. Kabid Intelijen dan Penindakan Imigrasi Ngurah Rai Setyo Budiwardoyo membenarkan adanya penahanan terhadap belasan paspor tersebut. Namun, pihaknya belum bisa menjelaskan perihal tersebut secara detail. ‘’Mohon maaf ya, saya belum biasa memberikan keterangan. Kalau nanti datanya sudah valid baru disampaikan ke media massa. Hari ini (kemarin - red) kami melakukan sidak pada tiga sekolah internasional. Tim menemukan dugaan pelanggaran di salah satu sekolah,’’ katanya.

Pascapenyegelan Tiga Pompa

Pemkab ’’Warning’’ Pengusaha SPBU Mangupura (Bali Post) – Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabu paten Badung, memperingatkan para pengusaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) guna melakukan tera ulang tepat waktu. Imbauan ini menyusul disegelnya tiga pompa di dua SPBU di Badung lantaran melakukan kecurangan. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Badung I Ketut Karpiana mengatakan, tera ulang di-

lakukan sebagai antisipasi agar SPBU tidak melakukan kecurangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. ‘’Kami peringatkan para pengelola SPBU agar mentera ulang pompanya secara berkala. Apalagi, sampai merusak segel, pastinya akan dikenakan sanksi tegas, karena itu melanggar undang-undang konsumen,’’ ungkap Karpiana, Rabu (28/8) kemarin. Menurutnya, pengusaha SPBU wajib mengajukan tera ulang setiap enam bu-

Mangupura (Bali Post) Penyidik Satreskrim Polres Badung ekstra hatihati menangani kasus pembunuhan melibatkan anak di bawah umur, Dewa EAM (15) dan Putu BWS (15). Pada Rabu (28/8) kemarin, kedua pelaku menjalani tes psikologi atau kejiwaan dan selama proses penyidikan didampingi pihak Dinas Sosial serta Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Badung. ‘’Pelaku dikenakan Pasal 340 KUHP atau 338 KUHP dan 170 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup. Tapi karena pelaku masih di bawah umur, tidak disangkakan hukuman mati. Untuk proses penyidikan, sesuai Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak,’’ ungkap Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta didampingi Kasatreskrim AKP Laorens R. Heselo. Terkait pemicu kericuhan di Kafe Madu, Desa Angantaka, Abiansemal, menurut Kapolres Yudith, antara kelompok pelaku dan korban terjadi senggolan saat joget. Namun keributan di kafe bisa dilerai. ‘’Saat kedua kelom-

pok pemuda ini meninggalkan kafe, pelaku ingat ada temannya ketinggalan di kafe tersebut. Pelaku (Putu BWS - red) pulang ke rumahnya mengambil parang. Alasannya untuk jaga-jaga,’’ ucap Yudith. Sesampainya di pertigaan Desa Samu, tiba-tiba melintas kedua korban mengendarai sepeda motor. Pelaku langsung mengejarnya. Setibanya di Jalan Kerasan, Desa Sedang, tersangka Dewa EAM langsung menendang sepeda motor korban sampai jatuh. Selanjutnya tersangka Putu BWS langsung membacok kedua korban dengan blakas (parang). ‘’Kesehariannya pelaku adalah pelajar SMA. Kalau dari pandangan orangtuanya, mereka baik-baik saja. Namun tetap kami lakukan pendalaman dan dilakukan tes psikologi. Ada tujuh saksi diperiksa,’’ kata pria asal Buleleng ini. Pihaknya tidak ada menyampaikan hasil autopsi dan tes psikologi ke publik. Alasannya, itu sifatnya privasi. Sementara itu, Kasatreskrim Laorens menyampaikan, kedua pelaku jatuh dari motornya karena menabrak palang dari bambu yang dipasang warga di

lan sekali. Pihaknya akan memberikan peringatan hingga sanksi penyegelan kepada pengusaha SPBU yang membandel. Berdasarkan data yang diperoleh setidaknya terdapat 146 SPBU di wilayah Badung. ‘’Wajib hukumnya setiap enam bulan mereka (pemilik SPBU) mengajukan tera ulang. Jika tidak, kami akan memberikan peringatan. Tiga kali diperingatkan tidak juga melakukan tera ulang, ya kami tindak tegas,’’ ujarnya.

Diterangkan, dalam tera ulang petugas menggunakan bejana ukur dengan volume 20 liter sebagai referensi takaran. Petugas memeriksa kecocokan jumlah liter yang dikeluarkan setiap nozzle (nosel) dengan cara mengisi minyak sebanyak 20 liter ke dalam bejana referensi tersebut. Takaran dinyatakan cocok dan sah bila minyak yang keluar dari nozzle memenuhi bejana dan mendekati ukuran 20 liter. ‘’Dalam undang-undang

konsumen jelas sanksinya bagi mereka yang melanggar. Jadi kami ingatkan kepada pengusaha untuk disiplin melakukan tera ulang,’’ tegasnya. Pada pasal 62 Undangundang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, telah diatur sanksi atas pelanggaran yang dilakukan pelaku usaha. Di antaranya hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun atau pidana denda paling banyak Rp 2.000.000.000. (kmb27)

Pelajar Terlibat Pembunuhan Dites Kejiwaan

Bali Post/rah

PERKEMBANGAN KASUS - Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta menjelaskan perkembangan kasus pembunuhan yang melibatkan dua pelajar, Dewa EAM (15) dan Putu BWS (15). TKP. ‘’Awalnya warga tidak tahu ada pembunuhan di sana. Karena ada ributribut dan tahu yang ribut itu bukan warga banjar di sana, maka dipasang palang bambu,’’ tegasnya. Usai mengeksekusi kedua korban, kedua pelaku ngebut meninggalkan TKP. Diduga panik, mereka tidak melihat ada palang bambu dan

langsung ditabrak. Akibatnya kedua pelaku langsung terjungkal dan luka-luka. ‘’Yang bawa motor (Dewa EAM - red) sampai kepalanya luka. Mereka luka karena menabrak palang bambu, bukan dikeroyok warga,’’ tegas perwira kelahiran Papua ini. Seperti diberitakan, kericuhan tersebut terjadi

Minggu (25/8) lalu. Dua kelompok pemuda ribut dan terjadi saling pukul. Kejadian itu berlanjut hingga di Jalan Kerasan, Desa Sedang. Akibat kejadian tersebut, I Kadek Roy Adinata (26) tewas dengan sejumlah tusukan dan Agus Gede Nurhana Putra (17) yang berstatus mahasiswa dalam kondisi kritis. (kmb36)

Dewan Pertanyakan Standardisasi Penyerahan Jenazah di RSD Mangusada Mangupura (Bali Post) Kasus jenazah tertukar di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada, Badung, Selasa (27/8) lalu, viral di media sosial (medsos). Sebab, tertukarnya jenazah baru diketahui setelah di Krematorium Cekomaria, Denpasar. Peristiwa tersebut tentu saja menjadi tamparan keras bagi manajemen RS di Kabupaten Badung. Peristiwa akibat lalai ini juga mendapat reaksi anggota DPRD Badung di Komisi IV. Komisi yang membidangi kesehatan tersebut menyatakan manajemen rumah sakit harus membuat standardisasi dalam meregistrasi jenazah, baik baru masuk maupun keluar. ‘’Kami cukup prihatin dengan kondisi ini. Pihak rumah sakit harus melakukan pengecekan kembali sebelum jenazah diserahkan ke pihak keluarga. Baik dengan cara membuka wajah jenazah atau hal lainnya,’’ ungkap Ketua Komisi IV DPRD Badung Made Sumerta, Rabu (28/8) kemarin. Hal senada dikatakan anggota Komisi IV Ni Luh

Putu Gede Rara Hita Dewi. Menurutnya, kejadian jenazah tertukar ini diharapkan menjadi pembelajaran pertama dan terakhir di RSD Mangusada. ‘’Kami tanggal 2 September 2019 akan melakukan rapat kerja dengan pihak RSD Mangusada dan menanyakan terkait standar operasional prosedur penyerahan jenazah di RSD Mangusada,’’ katanya. Kendati demikian, selaku wakil rakyat pihaknya tetap mengimbau masyarakat juga ikut mengawasi. Tak hanya itu, masyarakat diharapkan berhati-hati dan ikut melakukan kroscek bersama, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Di sisi lain, pihak keluarga pemilik jenazah yang tertukar atas nama I Nyoman D asal Banjar Babakan Kangin, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, tak ingin masalah tertukarnya jenazah dibesar-besarkan. Terlebih, jajaran RSD Mangusada secara langsung mendatangi rumah duka untuk menyatakan permohonan maaf.

Keponakan korban, Nyoman Gede Budiasa, mengakui pihaknya tidak melihat atau membuka jenazah di kamar jenazah sebelum membawa untuk dilakukan upacara. Pengambilan jenazah telah sesuai prosedur. ‘’Pertama kami menunggu ambulans. Setelah itu dicek jenazah atas nama yang kami sebut. Nah pada waktu itu, ada dua jenazah atas Nama I Nyoman D dan atas nama I Nyoman L,’’ jelasnya. Lebih jauh dijelaskan, jenazah yang diambil sesuai data yang ada dan langsung dibawa masuk ke ambulans. ‘’Saya juga tidak melihat, karena data sudah pasti benar. Setelah ingin diupacarai, kami baru tahu jenazah tertukar,’’ sebutnya. Dia pun langsung kembali ke RSD Mangusada untuk mengecek jenazah pamannya tersebut. Setelah dicek di kamar jenazah, janazah Nyoman D yang notabene pamannya masih di freezer. Hanya label namanya atas nama I Nyoman L. Gede Budiasa mengakui RSD Mangusada telah menemuinya untuk meminta

maaf. Pihaknya pun kembali mempertegas bahwa kasus itu tidak ingin dibesarbesarkan. ‘’Kami dari pihak keluarga tidak terlalu mempermasalahkan masalah ini. Intinya, tujuan dari kami proses pengabenan orangtua kami berjalan dengan lancar,’’ tegasnya. Berdasarkan informasi, jenazah tersebut diambil sekitar pukul 07.00 Wita dari Ruang Jenazah RSD Mangusada. Kebetulan bertepatan dengan hari baik, sehingga 40 jenazah yang dititipkan di ruang jenazah banyak diambil oleh pihak keluarga. Dirut RSD Mangusada dr. I Nyoman Gunarta mengakui ada kesalahan saat pengambilan jenazah I Nyoman D. ‘’Di freezer ada dua jenazah, terus kemudian jenazah dikeluarkan. Memang di pembungkus jenazah tertempel identitas jenazah yang dari Mengwi (Banjar Babakan Kangin, Desa Gulingan - red). Terus harusnya begitu keluar, petugas dan keluarga membuka bungkus untuk melakukan pengecekan terakhir,’’ terangnya. Selain

itu, Gunarta juga mengungkapkan ada dugaan kekeliruan pemasangan identitas jenazah saat proses penyimpanan. (kmb27)

Sementara itu, Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Ngurah Rai, Raden Bima, menjelaskan sidak yang digelar kemarin merupakan hasil koordinasi dengan Dinas Pendidikan serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Badung. Dalam pengawasan ini, petugas menyasar semua orang asing yang bekerja di tiga sekolah tersebut. ‘’Kami melakukan sidak di sekolah internasional berdasarkan data dari Dinas Pendidikan. Data itu kami sinkronkan dengan data keimigrasian,’’ ucapnya. Dipaparkannya, di Asian International School Bali, Yayasan Ahimsa International Foundation Bali yang berlokasi di Banjar Cengkiling, Kuta Selatan, terdapat 10

guru orang asing. Namun tidak ditemukan pelanggaran. ‘’Identitas berupa paspor, Kitas, dan persyaratan lain dari 10 orang guru pada sekolah tersebut diperiksa secara detail oleh petugas Imigrasi,’’ jelasnya. Sementara itu, Sekretaris Yayasan Ahimsa International Foundation Bali, Volean mengatakan pihaknya dalam menghadirkan guru-guru melalui kualifikasi yang sesuai dengan kurikulum. Sebanyak 10 orang asing di sekolahnya tersebut semuanya adalah tenaga pengajar. Pihaknya sangat menyambut baik adanya pengawasan seperti ini. Diungkapkan, 10 orang guru di sekolahnya tersebut berasal dari Australia, Amerika, Inggris, dan Filipina. (kmb23)

Mangupura (Bali Post) Pergantian kursi anggota DPRD Badung periode 20142019 menyisakan masalah. Sebab, tak semua petahana terpilih kembali, sehingga 13 asisten pribadi (aspri) mulai uring-uringan atas nasib mereka. Sekretaris DPRD Badung I Nyoman Predangga, Rabu (28/8) kemarin, mengatakan sejauh ini aspri masih bekerja di gedung DPRD Badung. Tugas aspri pun masih disesuaikan. ‘’Kami masih berkoordinasi dengan pimpinan DPRD Badung. Kami tidak berani mengatakan diperpanjang atau tidak,’’ ujarnya. Menurutnya, sampai saat ini seluruh aspri masih bertugas seperti biasa. Sebab, kontrak kerja mereka hingga 31 Desember 2019. ‘’Kami tidak bisa sewenang-wenang, mereka kan tetap bekerja dan rajin. Namun, kami tidak berani mengatakan diperpanjang atau tidak. Yang jelas, sampai saat ini masih bekerja di Sekretriat DPRD Badung,’’ ungkapnya.

Predangga menegaskan, aspri merupakan pegawai di Sekretariat DPRD Badung yang ditugaskan untuk membantu tugas-tugas legislator. ‘’Kami di Sekwan yang mengatur di mana kekurangan tenaga, maka ditugaskan di tempat tersebut,’’ katanya. Untuk diketahui, sebanyak 13 anggota dewan tidak lagi duduk sebagai anggota DPRD Badung pada periode 2019-2024 lantaran tidak terpilih kembali, tidak mencalonkan diri, atau ‘’naik kelas’’ ke DPRD Bali. Aspri bertugas mempermudah kerja anggota Dewan, mulai dari mengurus agenda kerja hingga membantu mengurus hibah dan bansos yang difasilitasi dewan. Total ada 47 aspri dari 40 orang anggota dan pimpinan dewan. Masing-masing anggota mendapat satu orang aspri. Sementara pimpinan dewan mendapat dua orang aspri. Pada periode 2019-2024, dari 40 anggota DPRD Badung, 27 di antaranya petahana. (kmb27)

Belasan Aspri Dewan akan Pindah Tugas


Kamis Umanis, 29 Agustus 2019

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Made Urip Gemakan 4 Pilar Kebangsaan di Wangaya Gede

Tanamkan Nilai-nilai Kehidupan Berbangsa dan Bernegara ANGGOTA Badan Anggaran (Bangar) MPR-RI Drs. I Made Urip, M.Si. kembali menggemakan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang dipusatkan di Balai Dusun Wangaya Bendul, Desa Wangaya Gede, Penebel, Tabanan, Selasa (27/8) malam. Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan itu turun langsung menanamkan nilai-nilai kebangsaan itu bersama anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tabanan Ni Made Dewi Trisnayanti, S.H. Kedatangan Made Urip yang kembali tiga periode sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan di bidang pertanian dan lingkungan hidup ini, disambut hangat bendesa beserta klian adat dan dinas yang dihadiri ratusan krama Banjar Adat Pangempon Pura Luhur Batukaru dan ibu-ibu PKK bersama sejumlah pengurus STT setempat serta para mahasiswa KKN dari IHDN dan Unhi Denpasar. Pada kesempatan itu, Klian Adat Banjar Bendul I Nyoman Sugiarta serta Bendesa Pangempon Batukaru I Ketut Sucipto menyambut baik kedatangan Made Urip yang datang langsung ke pelosok desa. ‘’Kita merasa bahagia ada sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang menghadirkan langsung Bapak Made Urip,’’ ujar Bendesa Sugiarta. ‘’Pak Urip dan Bu Made sudah terbukti bisa terus mengawal aspirasi warga dan agar terus dibantu nantinya. Ini permintaan kita kepada Pak Made Urip bersama Bu Made yang datang ke sini, sekaligus memberikan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang sangat kita butuhkan selama ini,’’ imbuhnya. Sementara itu, salah satu mahasiswa Unhi Gede Putra Wiranata menyebutkan, sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini sangat tepat bagi generasi muda, sehingga penting terus digalakkan untuk generasi penerus bangsa. ‘’Sangat bagus Pak Urip terus menggencarkan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. Bahkan sampai turun ke pelosok desa,’’ bebernya sekaligus ditambahkan Ketua STT Banjar Penganggahan I Kadek Agus Teguh Wahyudi juga mengakui sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan sangat penting bagi masyarakat, khususnya para generasi milenial. ‘’Setelah sosialisasi 4 Pilar ini kita lebih mengerti. Kita berharap Pak Urip dan Bu Made bisa terus melanjutkan sosialisasi

seperti ini,’’ paparnya. Di sisi lain, Ni Made Dewi Trisnayanti mengakui selaku wakil rakyat yang baru dilantik menjadi anggota DPRD Tabanan mengungkapkan sosialisasi ini sebagai ucapan terima kasih karena telah diberi dukungan saat Pileg 2019 bersama Made Urip. ‘’Ini berkat dukungan krama Desa Wangaya Gede termasuk Tengkudak, sehingga jika ada program pembangunan ke depan agar dikomunikasikan. Sekarang di sini sudah memiliki wakil rakyat untuk bersama menyelesaikan program yang diusulkan dan saya akan berjuang sekuat tenaga untuk membantu aspirasi masyarakat,’’ katanya. Made Urip menegaskan kehadirannya untuk menjalankan tugas konstitusional sebagai salah satu tugas anggota MPR-RI untuk menyosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan sampai ke pelosok desa. Bahkan ke luar negeri seperti di Hongkong, Malaysia hingga Eropa dan Amerika agar bisa terus memahami nilai-nilai kebangsaan. Pemahaman 4 Pilar Kebangsaan juga terus menyasar generasi muda sesuai amanat lembaga MPR-RI yang digagas mantan Ketua MPR Taufik Kiemas, akibat munculnya radikalisme dan terorisme serta intoleransi. Untuk itu, perlu diperkuat dengan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan kepada seluruh lapisan masyarakat. ‘’Tantangan kita juga menghadapi kehebatan medsos yang bisa men-

gadu domba dan menggoyahkan persatuan bangsa, sehingga perlu penjabaran 4 Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, yakni Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara, UUD 1945 sebagai landasan konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. Inilah yang menjadi pegangan kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,’’ papar anggota DPR-RI yang dijuluki petani sebagai wakil rakyat sejuta traktor itu. Karena itulah, dikatakan pentingnya memahami 4 Pilar Kebangsaan, terutama bagi generasi muda sebagai penerus masa depan bangsa. ‘’Kita berharap adik-adik mahasiswa dan ibu-ibu meskipun di desa harus tahu dan paham mengimplementasikan 4 Pilar Kebangsaan. Harus kita cintai Pancasila, harus kita amalkan UUD 1945, harus kita jaga NKRI ini dan kita harus bersama-sama dan bersatu meskipun berbedabeda,’’ tutupnya. Saat sosialisasi yang menghadirkan dua narasumber dari kader lumutan PDI Perjuangan yakni Wayan Dika Sumantra dan Wayan Gunadi itu, Made Urip juga sempat mengucapkan terima kasih atas dukungan krama desa, sehingga bisa kembali terpilih sebagai anggota DPR-RI, termasuk memenangkan Jokowi dua periode dan Ni Made Dewi terpilih sebagai anggota DPRD Tabanan. (ad916)

SOSIALISASI - Anggota Bangar MPR-RI Drs. I Made Urip, M.Si. bersama krama desa usai menggemakan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Balai Dusun Wangaya Bendul, Selasa (27/8) malam.

Rangkaian Pimnas Ke-32

Unud Gelar Kuliah Umum Terkait Lingkungan dan Pariwisata SERANGKAIAN kegiatan Pimnas Ke-32 Tahun 2019 yang digelar di Universitas Udayana (Unud), Rabu (28/8) kemarin digelar Studium Generale atau kuliah umum di Gedung Udayana International Convention Center (UICC). Kegiatan ini diikuti perwakilan dari 126 perguruan tinggi se-Indonesia dan pendamping dari peserta Pimnas. Menurut Ir. AAN Gede Suwastika, M.P. selaku Ketua Panitia Studium Generale, kuliah umum ini merupakan kegiatan rutin yang digelar Belmawa Kemenristekdikti yang dilaksanakan setiap tahun. Kebetulan tahun 2019, kegiatan ini dilaksanakan di Unud yang menghadirkan pembicara perwakilan dari Provinsi Bali yang diwakili Kadis Lingkungan Hidup dan dari Kabupaten Badung diwakili Kadis

Pariwisata. Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin memperkenalkan Bali secara umum dan Badung kepada peserta Pimnas. Selain itu, juga terkait dengan program pemerintah yang berkaitan dengan lingkungan dan pariwisata. Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Bali Drs. I Made Teja pada kesempatan tersebut membawakan materi ‘’Wujudkan Bali Go Green’’. Terkait tema yang diangkat, pihaknya menyampaikan ini sangat penting bagi Bali. Mengingat Bali masih menjadi pusat kunjungan internasional. Untuk itu, masalah lingkungan ini perlu ditingkatkan lagi. Dikatakan, perkembangan teknologi yang semakin pesat sangat berpengaruh pada perubahan

KULIAH UMUM - Suasana kuliah umum dengan materi lingkungan dan pariwisata serangkaian Pimnas ke-32, Rabu (28/8) kemarin, di Gedung Udayana International Convention Center (UICC).

lingkungan di Bali. Untuk Bali, katanya, saat ini melalui Gubernur Wayan Koster memiliki visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ yang memiliki makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama dan gumi Bali yang sejahtera dan bahagia. Untuk memenuhi visi ini, tentu tugas dari Dinas Lingkungan Hidup sangat penting mewujudkan lingkungan yang hijau dan bersih. ‘’Untuk Bali, bagaimana bisa mengurus kualitas lingkungan dan air,’’ pungkasnya. Dijelaskan, Provinsi Bali saat ini sedang melakukan evaluasi terhadap pengelolaan sampah. Masalah urusan sampah, kini sudah dikeluarkan pergub tentang pembatasan timbulan sampah sekali pakai. Sementara itu, Kadispar Badung Made Badra yang membawakan materi ‘’Pengembangan Desa Wisata dan Industri Kreatif’’ mengatakan saat ini pariwisata itu merupakan industri. Yang mana industri ini perlu diberikan pemahaman. Karena konsep industri pariwisata sudah dijadikan role model bagi kepala daerah seluruh Indonesia untuk bagaimana mengembangkannya. Terutama dalam rangka meningkatkan kesempatan kerja dan juga menciptakan peluang bisnis ekonomi kreatif dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah. ‘’Inilah di kampus kita ingin memberikan informasi itu,’’ terangnya. (ad915)

PKKMB Unwar

Lawan Radikalisme dan Tingkatkan Semangat Kebangsaan

SEBELUM memulai pembelajaran, mahasiswa baru reguler A Universitas Warmadewa (Unwar) mengikuti program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), Rabu (28/8) kemarin. Acara PKKMB yang berlangsung hingga Kamis (29/8) hari ini menghadirkan Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose yang memberikan kuliah umum mengenai konsesus kebangsaan sebagai pilar mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam pemberian materinya, Kapolda Bali juga mengajak para mahasiswa untuk melawan paham radikalisme, terorisme dan pahampaham lain yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia serta meningkatkan semangat kebangsaan. Usai memberikan kuliah umum, Kapolda Bali Reinhard Golose menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya karena telah memberikan kesempatan untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru di Unwar mengenai nilainilai konsensus dasar bangsa yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. ‘’Saya ingin generasi muda mengetahui, menguasai dan mencintai empat konsensus dasar bangsa Indonesia ini. Karena kristalisasi nilai-nilai ini penting, sebab di dalamnya ada nilai ketuhanan, kemanusiaan, demokrasi, kesatuan wilayah dan nilai keadilan yang perlu disampaikan sehinga bisa membentengi bangsa kita,’’ paparnya. Ia berharap dengan mengetahui dan mencintai nilai-nilai konsensus dasar ini, maka generasi muda akan bisa membentengi bangsa Indonesia dari integrasi yang selalu disampaikan lewat isu yang tidak bertanggung jawab. Serta tidak mudah percaya dengan semburan kebencian yang tidak mendasar dan dimainkan orang-orang yang menginginkan perpecahan bangsa. Dengan demikian diharapkan tu-

CENDERAMATA - Pemberian cenderamata yang diberikan Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. kepada Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose usai memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru reguler A dalam acara PKKMB, Rabu (28/8) kemarin. juan Presiden RI untuk mencapai SDM unggul tahun 2019-2024 bisa tercapai. ‘’Saya juga berharap ke depan Unwar menambah kader dan pendekar Pancasila yang siap menjaga NKRI dan mempertahankan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, sehingga membawa pengaruh positif di dunia pendidikan,’’ ujarnya. Mengenai kuliah umum yang disampaikan Kapolda Bali di hadapan mahasiswa baru Unwar, Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. mengatakan hal ini menjadi tantangan bagi Unwar tentang bagaimana mahasiswa, khususnya mahasiswa baru bisa mengimplementasikan materi yang disampaikan. ‘’Intinya bagaimana Unwar ini bisa menjadi kampus yang toleran dan tentu antiradikalisme serta kampus yang memberikan kesempatan pada siapa pun,’’ terangnya. Unwar juga diharapkan bisa menanamkan ideologi, nasionalisme, rasa kebangsaan dalam kehidupan kampus, sehingga mahasiswa tidak hanya belajar men-

SLUA Saraswati 1 Denpasar Juara II LKTI Nasional Dua Tim Kini Lomba di UGM

TIM Lomba Karya Tulis (LKTI) SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar sejak setahun ini panen prestasi. Belum lama ini, tim LKTI SLUA Saraswati 1 kembali menoreh prestasi juara II nasional di Universitas Sebelas Maret (USM) Surakarta, Solo. Tim ini diperkuat Desak Made Diah Aristiani, I Made Tommy Ananta dan Putu Ayulia Widiasari yang semuanya siswa kelas XI IIS-1. Saat itu tim yang dibina Dra. Putu Lilik Lelyani, M.Pd. sukses mengalahkan puluhan finalis lainnya. Prestasi nasional yang diraih siswa SLUA Saraswati akan bertambah karena dua tim terkuatnya juga masuk final LKTI di UGM. Tim LKTI Swagpartner diperkuat Ni Putu Lina Riasih, I Gede Suartama dan Lani Theana Wirawan yang semuanya kelas XI IIS-1 akan bertanding di tingkat nasional di UGM. Tim ini dilepas Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. bersama Dewa Sukanada, dr. IGN Susila dan IGB Yudhara, Kamis (28/8) kemarin. Mereka pun sudah dibekali uang saku oleh yayasan dalam jumlah yang lumayan. Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. langsung menjanjikan bonus lagi jika tim SLUA Saraswati ini meraih juara nasional. Dia minta anakanak berlaga secara sportif, penuh semangat dan mengedepankan wirang membawa bendera Saraswati dan Bali. ‘’Ingat jaga kesehatan dan berbuat maksimal,’’ tegasnya. Tim Swagpartner akan memaparkan hasil penelitian ‘’Penerapan Ekonomi Kreatif dengan Pemanfaatan dan Pengolahan Limbah Jelantah Keripik Kulit Ikan Salmon’’. Tim ini juga meraih juara II di Universitas Negeri Surabaya, April

JUARA NASIONAL - Ketua Yayasan PR Saraswati Bagus Ketut Lodji, IGB Yudhara, Dewa Sukanada dan IGN Susila bersama guru pembina dan siswa SLUA Saraswati yang masuk final LKTI Nasional. lalu. Tim BAD (Bagas, Apti dan Dani) SLUA Saraswati 1 Denpasar juga maju ke babak final LKTI di UGM, tepatnya di Fakultas Teknik Nuklir dan Fisika. Tim akan berlomba September nanti dan diperkuat I Made Bagaskara Kresna Dwikaputra, Agung Apti Suryadinata dan Kadek Dani Cahya Diputra, semuanya kelas XI MIA-1. Tim ini lolos ke final setelah mengalahkan puluhan peserta dari Indonesia. Menariknya, di final mereka akan bersaing dengan lima tim SMA dan tim dari mahasiswa. Tim ini akan memaparkan hasil penelitian ‘’Konversi Kotoran Sapi dan Kambing (Kosambing) sebgaai Bahan Bakar Alternatif Biobriket Guna Menopang Kebutuhan Energi Rumah Tangga Secara Berkelanjutan’’. Hasilnya tim membuat biobriket organik dari kotoran sapi dan kambing ditambah bahan lainnya sebagai pengganti batu bara. ‘’Targetnya bisa meraih juara I,’’ ujarnya. Siswa lainnya, Uzagi Namura

Penatalaksanaan Bibir Sumbing BIBIR sumbing dan sumbing langit-langit merupakan kelainan bawaan. Berupa sumbing pada bibir, gusi dan langit-langit sehingga terdapat hubungan langsung antara hidung dan mulut. Sumbing bibir dan langit-langit memerlukan tindakan bedah yang tepat agar kelainan ini dapat diperbaiki, sehingga menyerupai anak normal baik fungsi dan bentuknya. Sumbing bibir dan langit-langit muncul akibat dari perkembangan struktur wajah pada bayi yang belum lahir tidak menutup sepenuhnya. Di mana pada umumnya penyebab celah bibir dan celah langitan terjadi karena faktor genetik atau keturunan dan

faktor lingkungan. Dari faktor genetik, baik ibu atau ayah bisa menurunkan gen yang menyebabkan sumbing. Dalam beberapa kasus bayi yang mewarisi gen membuat mereka lebih mungkin untuk berkembang menjadi sumbing. Kemudian lingkungan menjadi pemicu yang menyebabkan sumbing terjadi. Faktor lingkungan meliputi kehamilan usia 40 tahun, infeksi, kekurangan nutrisi, radiasi, obatobatan dan hormonal. Sumbing bibir dan langit-langit diidentifikasi segera saat lahir. Sumbing bibir bisa terjadi pada satu atau dua sisi bibir bagian atas dan bisa terjadi hanya sumbing kecil hingga sumbing yang me-

manjang dari bibir atas, gusi atas, dan langit-langit ke bagian bawah hidung. Permasalahan yang terjadi adalah psikis (bagi orangtua dan si pasien kelak), menelan, berbicara, infeksi rongga telingga tengah, pertumbuhan rahang dan geligi, mental dan kosmetik. Penatalaksanaan sumbing bibir dan langit-langit membutuhkan rencana yang komperhensif sejak lahir hingga dewasa dan memerlukan tim dokter spesialis antara lain dokter bedah plastik, dokter anak, dokter THT, dokter bedah mulut, speech therapist dan psycholog. Tujuannya untuk memastikan agar anak dapat makan, berbicara, mendengar dan bernapas serta untuk mencapai

genai keilmuan, tetapi juga belajar soal toleransi, gotong royong, kekeluargaan dan belajar mengenai nasionalisme. ‘’Apalagi Unwar adalah kampus multikultur, di mana mahasiswanya berasal dari hampir semua provinsi yang ada di Indonesia. Sehingga menjadi sebuah kebanggaan dan bisa menjunjung nilai perbedaan dan nilai kebersamaan,’’ imbuhnya. Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. menambahkan, dalam menerapkan empat nilai konsensus dasar bangsa Indonesia di kehidupan kampus, kembali pada kurikulum sebagai dasar dalam mencerdaskan mahasiswa. ‘’Kurikulum bukanlah sesuatu yang statis tetapi dinamis. Setiap saat bisa di-review sesuai perkembangan zaman,’’ ujarnya. Ia juga sangat mengapresiasi desain kuliah umum dari Kapolda Bali dan berharap dengan materi yang disampaikan bisa menginspirasi dan motivasi untuk meningkatkan semangat kebangsaan. (ad909)

penampilan dan estetika wajah normal. Pembedahan yang tepat dibutuhkan untuk memperbaiki sumbing bibir dan langit-langit. Waktu optimum untuk operasi adalah berat badan lebih dari 10 pon (5 kg) umur penderita 10 minggu dan kadar hemoglobin 10 gr%. Operasi biasanya dilakukan dengan urutan, penutupan celah bibir (labioplasti) pada usia 10 minggu hingga 3 bulan, penutupann langit-langit (palatoplasti) pada usia 15-24 bulan, follow-up pasca-operasi ketika usia dua tahun hingga remaja akhir. l dr. Gusti Ayu Putu Ratih Pradnyandari, S.Ked.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Avataro Sanget (XI MIA-2) meraih juara II Olimpiade Biologi se-Bali yang dibina Putu Agus Pratama Putra, S.Pd., M.Pd. Menariknya, baru kali pertama ikut lomba, sudah langsung juara. Kepala SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar Ir. Made Budiadnyana, M.Pd. didampingi Wakasek Dra. IA Kendran, Drs. Nyoman Musten, Drs. I Made Resika dan Ni Nyoman Jani Artini, S.S. membenarkan siswanya tak pernah berhenti mencetak prestasi. Makanya dia memberikan ruang dan waktu bagi siswa untuk bersaing di event mana saja. Modal utamanya yakni dukungan dan doa restu pengurus yayasan dan orangtua siswa. Khusus bidang LKTI, katanya, SLUA Saraswati kini semakin melejit sejalan dengan peningkatan iklim akademik di sekolah. Sukses di akademis juga diikuti prestasi di non-akademis. Termasuk terus memberi penguatan dalam disiplin dan pendidikan karakter. (ad910)


Kamis Umanis, 29 Agustus 2019

Senator Hadiri Indonesia Climbing Festival 2019 di Songan Kintamani

Anak Muda Curhat ke DPD-RI, Wedakarna Setujui ’’Skate Park’’ di Renon untuk Pencinta Sepatu Roda dan BMX Bali

SATYAGRAHA – Senator DPD-RI Dr. Arya Wedakarna di Climbing Hill Desa Songan, Kintamani, Bangli dan saat mengadakan RDP di Dinas Pemuda Olahraga Bali bersama pimpinan organisasi Skate Park dan BMX.

SENATOR DPD-RI termuda Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III benar-benar menjadi kebanggaan komunitas olahraga di Bali. Hampir setiap saat Senator Arya Wedakarna (AWK) menjadi tempat curhat dari para praktisi olahraga di Bali yang menemui kendala di lapangan, termasuk dukungan dari lembaga negara akan perjuangan atlet dan komunitas olahraga. Maka tidak heran Senator AWK menjadi pejabat negara dan wakil rakyat yang paling sering diundang oleh masyarakat olahraga. Sebagaimana terekam dalam kegiatan terpisah di Desa Songan, Kintamani, Bangli, saat Senator AWK hadir di acara Indonesia Climbing Festival. Didampingi Sekda Bangli, Kadis Pemuda Olahraga Bali dan Wiwik Winiasih (Ketua Climbing), Senator AWK didaulat memberikan sambu-

Touring Sambil Berwisata

Astra Motor Bali Gelar PCX Heritage Trip Bersama HPCI ASTRA Motor Bali bersama dengan Komunitas Honda PCX Club Indonesia (HPCI) mengadakan event yang bertajuk ‘’PCX Heritage Trip’’. Kegiatan dengan konsep touring mengunjungi tempat bersejarah ini dilaksanakan Minggu (25/8) yang diikuti 25 peserta. Dengan mengambil titik start mulai dari Astra Motor Cokroaminoto, kemudian dilanjutkan dengan mengambil rute Gatsu Barat Buluh Indah – Mahendradata - Teuku Umar – Hasanudin - Sudirman dan beristirahat sejenak di Mangsi Coffee Renon. Setelah melepas lelah sejenak, rombongan touring melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi tempat bersejarah Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandhi. Monumen ini bukan hanya berfungsi sebagai sebuah monumen pengingat perjuangan rakyat Bali, namun juga sebagai museum. Museum ini dinamakan Bajra Sandhi karena bentuk gedungnya menyerupai Bajra atau Genta yang dipakai pemimpin agama Hindu untuk mengiringi pengucapan japa mantra selama upacara berlangsung. Di dalam monumen ada museum yang menceritakan tentang perjuangan rakyat Bali dari masa pra-sejarah, perkembangan peradaban rakyat Bali, sejarah perkembangan kerajaan Bali, hingga zaman perjuangan rakyat Bali merebut kemerdekaan. Tidak heran kalau tempat ini menjadi destinasi wisata edukasi sejarah. Para peserta terlihat sangat antusias melihat-lihat

museum. ‘’Tujuannya dibuat kegiatan PCX Heritage Trip ini agar bikers bisa memanfaatkan waktunya untuk hal positif dan dapat menambah pengetahuan info tentang sejarah Pulau Bali, serta makin memperpanjang tali silaturahmi antara sesama bikers PCX,’’ ungkap Ngurah Iswahyudi selaku Safety Riding & Community Promotion Astra Motor Bali. Setelah puas mengunjungi museum dan berfoto-foto, rombongan touring bersiap-siap kembali untuk menuju Astra Motor Teuku Umar yang menjadi titik finis. Sesampainya di sana rombongan touring disambut dengan nobar MotoGP. ‘’Sangat menyenangkan touring kali ini. Selain touring dalam kota, kita semua dapat pengetahuan tentang sejarah Pulau Bali setelah mengunjungi Museum Bajra Sandhi. Dan tentunya sangat nyaman berkendara dengan PCX,’’ terang Cok dari HPCI. Honda PCX dilengkapi Enhanced Smart Power (eSP) teknologi minim gesekan dan

efisiensi pendinginan mesin, serta transmisi yang menghadirkan performa mesin terbaik pada model ini. Untuk kenyamanan, model ini telah dilengkapi DC socket untuk power charger yang disematkan pada konsol box sisi depan, sistem pengereman combi brake hidrolis dengan 3 piston caliper untuk tipe CBS yang memberikan kestabilan saat pengereman. Selain itu terdapat lampu hazard di mana Honda PCX tercatat sebagai pelopor pengaplikasikannya pada skutik premium di Indonesia. Guna menunjang keselamatan dalam berkendara pada tipe ABS, Honda PCX dilengkapi dengan fitur Anti-Lock Braking System (ABS). Didukung ban tubeless yang lebar dengan ukuran ban depan 100/80-14 dan belakang 120/70-14 semakin memberikan kenyamanan saat berkendara dalam aktivitas harian maupun menjalankan hobi bagi pengendaranya, sehingga memberikan sensasi pengalaman berkendara big scooter yang menyenangkan. (bns1)

Tahun Ini, Dishub Gianyar Siapkan 220 LPJ

Gianyar (Bali Post) Penanganan Lampu Penerangan Jalan (LPJ) di Gianyar kini menjadi perhatian Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gianyar. Tahun ini, Dishub Gianyar menyiakan 220 LPJ pada sejumlah ruas jalan yang tersebar di tujuh kecamatan. Hal ini diungkapkan Kadishub Gianyar I Wayan Suamba, Rabu (28/8) kemarin. Ia mengatakan, untuk rencana pemasangan LPJ pada 2019 ini, pihaknya mengadakan 220 lampu. Jumlah itu meliputi Kecamatan Sukawati (dengan 19 LPJ) yang seluruhnya terpasang di Desa Guwang. Untuk Kecamatan Ubud, Dishub memasang 15 LPJ pada ruas jalan di Desa Singakerta, Mas, Kelurahan Ubud dan Desa Peliatan. Selanjutnya di seputaran Kecamatan Gianyar, petugas memasang 34 LPJ di seputaran jalan Tegal Tugu, Kelurahan Semplangan dan di Desa Sumita. Petugas juga memasang 27 LPJ di Kecamatan Tampaksiring, dengan mengambil titik di Desa

I Wayan Suamba

Bali Post/nik

Pejeng Kangin dan Desa Tampaksiring. Kecamatan Blahbatuh petugas memasang 18 LPJ dengan mengambil lokasi di Desa Saba, Desa Blahbatuh dan seputaran Pantai Keramas. Paling banyak, petugas memasang LPJ di Kecamatan Payangan yakni mencapai 69 lampu. Puluhan lampu itu disebar di Desa Melinggih Kelod (12 LPJ), di Desa Bukian (14 LPJ), di Desa Puhu (22 LPJ), di Desa Buahan (14 LPJ) dan di Desa Bukian (7 LPJ). Hal ini dikarenakan kawasan tersebut memang banyak kekurangan LPJ saat malam. ‘’Pengadaan LPJ ini kita lakukan secara bertahap, dengan menyasar daerah yang selama ini memang belum tersetuh,’’ jelas Kadishub Suamba. Diakui, pihak desa/lurah se-Kabupaten Gianyar memang banyak yang mengajukan permohonan. Bahkan permohoanan LPJ setiap tahunya rata-rata mencapai 1.2001.500. Saat ini dari 25 ribu titik kebutuhan LPJ, pihaknya masih kekurangan LPJ 20 ribu titik. ‘’Kekurangan itu untuk ruas jalan kabupaten dan jalan desa,’’ katanya. Selain pemasangan di tujuh kecamatan itu, Dishub Gianyar juga rutin melakukan pemeliharaan terhadap LPJ yang mati di beberapa ruas jalan. ‘’Jadi selain pengadaan yang baru, kita juga rutin melakukan pemeliharaan,’’ ucapnya. Sementara untuk LPJ yang lama mati di Jalan By-pass I.B. Mantra dan melewati Kabupaten Gianyar, Suamba mengaku masih melakukan koordinasi. ‘’Sejak Juli 2018 (LPJ di Jalan Bypass I.B. Mantra - red) sudah diserahkan dari Kementerian PU ke Kementerian Perhubungan lewat balai yang ada di Denpasar,’’ terangnya. Diungkapkan, sepanjang Jalan By-pPass I.B. Mantra yang melewati Kota Denpasar, Gianyar dan Klungkung terdapat sekitar 500 lebih LPJ. Dari jumlah itu yang ada di wilayah Kabupaten Gianyar sekitar 360 LPJ. ‘’Nah, setelah penyerahan kewenangan itu, kami akan koordinasi lagi untuk secepatnya ada perbaikan LPJ di sepanjang jalur Jalan By-pass I.B. Mantra,’’ imbuhnya. (kmb35)

tan kehormatan saat penutupan acara Indonesia Climbing Festival. ‘’Sudah puluhan kali bolak-balik ke daerah Songan, baru tahu jika ada spot menarik untuk climbing. Pemandangannya indah, dekat Patung Dewi Danu terbesar, Gunung Batur, Danau Batur yang sudah jadi site UNESCO. Saya minta pemerintah Bangli dan desa serius menggarap hal ini, khususnya infrastruktur. Silakan ajukan saja anggaran, tata dengan baik dan harapan saya semakin banyak pencinta olahraga bisa hadir di sini. Saya mendukung jika Songan dan Kintamani jadi spot utama climbing di Bali, termasuk apresiasi terhadap para panitia yang berasal dari seluruh Indonesia,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Hal senada juga diungkapkan Senator AWK saat mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait den-

gan aspirasi dari komunitas pencinta olahraga ekstrem yakni Skateboard dan sepeda BMX di Denpasar. Tampak hadir I Made Rentin (Kadis Pemuda Olahraga Provinsi Bali), Suwandi (Ketua KONI Bali), I Komang Kusumaedi (Satpol PP Bali), Putu Suka Redaya (UPT Dinas Bajra Shandi Disbud Denpasar), Dewa Sayoga (Satpol PP Denpasar), I.B. Prasuta (Ketua Skateboard Persaudaraan), Daniel Yopie (Ketua BMX Bali) dan pencinta olahraga terkait. Anak-anak muda ini curhat banyak hal. Dimulainya ada dugaan penganiayaan anggota oleh oknum Satpol PP di Lapangan Puputan Badung, terkait larangan penggunaan Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung VII, termasuk minimnya fasilitas skateboard di Kota Denpasar. Sedangkan peminatnya ada ribuan orang dan hal yang disoroti juga ten-

tang lapangan skateboard di Lumintang yang dirasa tidak maksimal menampung. Terkait dengan hal ini, AWK mengeluarkan sejumlah rekomendasi. Di antaranya memberikan pengertian bahwa kawasan Puputan Badung adalah kawasan bebas olahraga ekstrem, termasuk skateboard dan sepatu roda karena ada landasan hukum Perda Kota Denpasar. AWK meminta komunitas menghormati produk perda. Jika keberatan, silakan komunitas menyampaikan usulan ke DPRD Kota Denpasar untuk diubahnya perda itu. Kemudian jika ada oknum Satpol PP melakukan perusakan papan dan penganiayaan agar dilaporkan ke aparat hukum sesuai UU Pidana. AWK meminta Kepala Satpol PP Denpasar untuk membina anggotanya. Begitu juga AWK akan merekomendasikan kepada Wali Kota agar diban-

gun lagi titik-titik skate park di sejumlah wilayan di Denpasar, sehingga tidak terkonsentrasi hanya di Lapangan Lumintang. Selanjutnya AWK menyetujui dan langsung meminta kepada Kepala Dinas Pemuda Olahraga Provinsi Bali untuk menyediakan space di Lapangan Puputan Renon (dekat Bajra Shandi) untuk komunitas BMX dan skateboard serta meminta UPT Monumen Bajra Shandi membantu. DPD akan memeriksa kawasan itu dalam waktu dekat. Rekomendasi terakhir terkait legal standing organisasi, sesuai saran KONI, AWK meminta kepada organisasi BMX dan Skateboard segera melengkapi syarat dan dokumen yang lengkap agar mempermudah pemerintah memberi pembinaan dan juga bantuan anggaran di kemudian hari. This is Satyagraha Bali. (ad913)

Tingkatkan Perpustakaan Berstandar Nasional

Gelar Sosialisasi Pedoman Lembaga Akreditasi Perpustakaan SESUAI UU No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan bahwa semua jenis perpustakaan yang terdiri dari perpustakaan sekolah, umum dan harus sesuai Standar Nasional Perpustakaan (SNP). Untuk mencapai SNP ini dibutuhkan proses penilaian yang dinamakan akreditasi. Berdasarkan data tahun 2018, dari 164.000 perpustakaan berbagai jenis yang ada di Indonesia dan sudah sesuai dengan SNP masih sangat kecil. Untuk meningkatkan ini, Perpustakaan Nasional RI bekerja sama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali menggelar acara sosialisasi pengembangan program revitalisasi di daerah (Provinsi Bali) dan sosialisasi pedoman lembaga akreditasi perpustakaan tahun 2019, Rabu (28/8) kemarin. Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan dan Pengkajian Minat Baca Perpustakaan Nasional RI Drs. Deni Kurniadi, M.Hum. mengatakan, berdasarkan aturan, menjadi suatu keharusan semua perpustakaan mencapai SNP. Untuk mencapai SNP ini dibutuhkan proses penilaian yang dinamakan akreditasi. ‘’Dari data sensus yang dilaksanakan Perpustakaan Nasional tahun 2018, jumlah perpustakaan di Indonesia sebanyak 164.000. Sementara jumlah perpustakaan yang diakreditasi baru 1.300 perpustakaan. Angka ini menunjukkan masih sangat sedikit perpustakaan di Indonesia yang memenuhi SNP sesuai proses penilaian akreditasi,’’ ujarnya.

Dalam meningkatkan jumlah perpustakaan terakreditasi ini sehingga memenuhi kriteria SNP, Perpustakaan Nasional membuat terobosan dengan membuat kegiatan sosialisasi, baik mengenai akreditasi perpustakaan, workshop perpustakaan dan juga mengadakan bimtek mengenai akreditasi perpustakaan. Dengan kegiatan ini diharapkan ada calon asesor dari daerah yang akan mempersiapkan perpustakaan untuk diakreditasi oleh asesor yang ada di perpustakaan nasional. ‘’Sebab, saat ini jumlah asesor nasional baru mencapai 40 orang, sehingga kita perlu memperbanyak jumlah asesor di daerah sehingga nanti bisa bersama asesor nasional melaksanakan akreditasi per-

pustakaan di seluruh tanah air,’’ katanya. Pentingnya perpustakaan menjalani akreditasi adalah menunjukkan perpustakaan sudah memenuhi standar sesuai dengan regulasi yang ada dan tentu saja kepuasan pemakai akan terwujud ketika perpustakaan sudah memenuhi kaidah SNP. ‘’Dengan memenuhi standar akan memberikan pelayanan lebih. Imbasnya tentu kepada peningkatan budaya gemar membaca serta meningkatkan peran perpustakaan yang tidak hanya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa tetapi juga lewat koleksi perpustakaan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,’’ terang Deni.

Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali Luh Putu Haryani, S.E., M.M. memaparkan, untuk proses akreditasi perpustakaan di Bali, pihaknya akan mengusulkan perpustakaan yang belum pernah menjalani proses akreditasi. Dari data tahun 2018 tercatat jumlah perpustakaan di Bali sebanyak 3.769 dan dari jumlah ini masih sedikit yang terakreditasi. Lewat kegiatan sosialisasi tersebut ia berharap akan semakin banyak perpustakaan di Bali yang akan menjalani akreditasi dan tentunya akan berpengaruh signifikan kepada minat baca dan peran perpustakaan untuk menjadikan masyarakat lebih sejahtera. (ad914)

SOSIALISASI - Acara sosialisasi pengembangan program revitalisasi di daerah (Provinsi Bali) dan sosialisasi pedoman lembaga akreditasi perpustakaan tahun 2019, Rabu (28/8) kemarin.

BNNK Tangkap Pengedar Sabu-sabu Singaraja (Bali Post) – Petugas Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buleleng melakukan penegakan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika. Upaya itu membuahkan hasil dengan menangkap satu pelaku pengedar sabusabu berinisial KYA (33) asal Kampung Anyar, Singaraja. Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti sabusabu seberat 15 gram. Kepala BNNK Buleleng AKBP Gede Astawa, Rabu (28/8) kemarin, mengatakan

sebelum melakukan penangkapan, pihaknya mendapat informasi dari warga bahwa ada transkasi narkoba. Setelah ditindaklanjuti, petugas BNNK berhasil menangkap tersangka KYA di Jalan Sudirman, Singaraja pada 25 Agustus 2019. Dari hasil penggeledahan, tersangka menyimpan sebanyak 24 paket sabu siap jual. Setiap paket barang haram tersebut berisi sabu seberat lebih dari 1 gram. Dengan demikian, total barang bukti yang berhasil disita sebanyak 15,38 gram. Selain itu,

petugas BNNK juga menyita uang Rp 5 juta yang diduga hasil penjualan sabu dan buku catatan. ‘’Kita melakukan penangkapan ini sebagai komitmen memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di daerah kita,’’ katanya. Tak hanya pengedar, petugas BNNK juga mengamankan dua orang yang diduga pelanggan tersangka. Keduanya itu masing-masing berinisial KH (32) dari Desa Anturan dan KS (33) asal Kelurahan Banjar Tegal. Keduanya diamankan

setelah mengambil pesanan sabu dari tersangka KYA. Dari hasil tes urine, keduanya positif menggunakan narkoba, dan langsung dilakukan rehabilitasi. Tersangka KYA sekarang dititipkan di Lapas Kelas II-B Singaraja untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dia melanggar Pasal 112 ayat (2) atau Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 15 tahun penjara. (kmb38)


Kamis Umanis, 29 Agustus 2019 Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Komitmen Tulus Mengawal Budaya BUDAYA Bali memang unik. Tidak ada duanya di dunia. Itulah sebabnya banyak dikagumi dan diteliti masyarakat internasional. Pariwisata yang dikembangkan di Bali pun adalah pariwisata budaya. Pariwisata budaya yang dijiwai oleh agama Hindu yang dianut sebagian besar penduduknya. Agama Hindu di Bali juga unik. Berbeda dengan agama Hindu lainnya di dunia. Pelaksanaan ajaran agama Hindu di Bali, tentu saja berdasarkan adat istiadat, konvensi yang telah ratusan tahun diajarkan leluhur serta budaya setempat. Hindu di Bali berbeda dengan ajaran Hindu di belahan dunia mana pun. Itu cuma dalam pelaksanaan tetapi substansinya sama. Karena Hindu menyadari perbedaan. Perbedaan yang justru membuat keindahan. Keindahan yang mempersatukan. Persatuan yang menguatkan. Tidak hanya dalam konteks kehidupan beragama tetapi dalam sendi kehidupan apa pun. Ketika toleransi sudah mulai dianggap sebagai sesuatu yang mahal, di Bali ini hal itu masih “murah”. Sangat jamak ditemui bahwa perbedaan itu menumbuhkan kesamaan. Persamaan dalam cara memandang hidup kehidupan dari sudut pandang yang berbeda. Budaya orang Bali menumbuhkan semangat solidaritas. Semangat kebersamaan serta kegotongroyongan. Ketika banyak pihak mengkhawa-tirkan hal ini akan tergerus oleh kemajuan zaman, mungkin itu benar. Oleh sebab itulah, semangat adat yang dijiwai agama Hindu itu terus ditumbuhkembangkan. Sebab, tidak ada yang abadi. Semua berproses. Tabiat manusia mengalami perubahan. Oleh karena itu, fondasi agamanya dikuatkan. Dasar kecintaan terhadap budayanya mesti ditanamkan. Solidaritas mesti dibangun di atas semangat kebudayaan serta keagamaan yang kuat. Sebab, hal itu mesti muncul dari dalam, muncul sebagai kekuatan yang tidak hanya di permukaan. Dia mesti kuat luar dalam. Lahir dan batin. Solidaritas tanpa soliditas itu semu. Itu sebuah kelemahan yang dijustifikasi. Kecintaan yang kuat dan hebat terhadap budaya dan agama jangan diikuti oleh ego yang besar. Karena itu akan membawa sikap chauvisnistik menganggap diri lebih hebat, lebih segalanya dibandingkan orang lain. Ini berbahaya. Sikap orang Bali yang terbuka dengan perubahan mesti juga diimbangi oleh peningkatan kekuatan akan pengetahuan. Pengetahuan yang terus berkembang yang melahirkan budaya baru. Budaya baru yang memperkuat fondasi, sehingga kita benar-benar lolos kualifikasi dalam berkompetisi. Yang jelas di tengah modernisasi peradaban, perjuangan untuk mengawal budaya dan adat istiadat hendaknya tetap terbangun. Kita tak boleh abai dengan hal ini dengan berlindung di bawah dinamika zaman. Kita hendaknya tetap solid dan tergerak untuk terus melakukan hal-hal positif dalam penguatan budaya dan tradisi. Ketulusan dalam mengawal adat dan budaya hendaknya menjadi satu kekuatan bagi krama Bali dalam menjaga peradaban di tanah Bali.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Permohonan ’’Dana Punia’’ Pura Giri Natha Candi Airlangga Kami panitia pembangunan dan perluasan Pura Giri Natha Candi Airlangga di Kabupaten Kediri, Jawa Timur dengan kerendahan hati kepada umat memohon untuk mendukung kelancaran pembangunan dan perluasan areal pura yang kami lakukan. Dengan pembangunan Pura Giri Natha ini diharapkan bisa sebagai sarana untuk meningkatkan nilai luhur dan spiritual serta kesadaran akan kebesaran leluhur pada masa lalu. Berkenaan dengan hal tersebut, untuk proses dan perluasan Pura Giri Natha pada tahap I telah direncanakan biaya Rp 1,89 miliar. Berkenaan dengan hal tersebut karena keterbatasan dan kendala kekurangan biaya, kami berharap umat turut menyalurkan bantuan dana punia untuk mendukung kelancaran pembangunan Pura Giri Natha. Saat ini, untuk desain pembangunan dan perluasan Pura Giri Natha disusun oleh Padma Group yang dipimpin oleh Dewa Made Beratha. Pura ini berlokasi di Dusun Puthuk, Desa Beneraan, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Dana punia bisa disalurkan atau ditransfer melalui Bank BRI Unit Kandangan dengan nomor rekening 055501009609535 atas nama panitia pembangunan dan perluasan Pura Giri Natha. Atas bantuan dan partisipasi umat dalam hal ini, kami pihak panitia menghaturkan terima kasih. Semoga amal baik para bhakta bisa memperlancar rencana perluasan Pura Giri Natha. I Gusti Ketut Putra Ketua Panitia Pembangunan dan Perluasan Pura Giri Natha

Filosofi Adat Bali dan Agama Pengertian adat berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah aturan (perbuatan, dsb) yang lazim diurut dan dilakukan sejak dahulu kala; kebiasaan, cara yang sudah menjadi suatu kebiasaan; wujud gagasan kebudayaan yang terdiri atas nilainilai budaya, hukum, dan aturan-aturan lainnya berkaitan dengan suatu sistem (Tim, 1993:6). Adat adalah lebih tampak pengaturannya dalam bentuk perbuatan lahiriah yaitu perbuatan yang menampak mengatur bagaimana sebaiknya manusia berbuat dalam hubungan dengan manusia lain dalam masyarakat agar tercipta suatu kehidupan yang rukun, kekeluargaan, dan sejahtera. (Raka Dharana, 1981:31).

Oleh I Wayan Watra

H

o o y k a a s menguraikan bahwa, “Tidak dapat dimungkiri bahwa ajaran Hindu telah dipakai sebagai landasan pelaksanaan adat di Bali. Sebutan masyarakat Bali sebagai “sosioreligius”, memang bukan slogan atau sebutan kosong belaka. Tetapi merupakan kenyataan, di mana adat istiadat tidak lain adalah pelaksanaan agama Hindu itu sendiri. (dalam Suastawa Dharmayuda dan Koti Santika, 1994:28). Jadi, dalam uraian tentang adat dapat disimpulkan bahwa, adat adalah pengaturan kebiasaan dalam bentuk perbuatan lahiriah yaitu perbuatan yang berhubungan dengan manusia lain dalam masyarakat agar tercipta suatu kehidupan yang rukun, kekeluargaan dan sejahtra, dan kadang disesuaikan dengan pelaksanaan agama. Sedangkan agama adalah sistem, prinsip, kepercayaan kepada Tuhan (dewa dsb.) dengan ajaran kebaktian dan kewajiban yang bertalian dengan kepercayaan itu. (Tim Penyusun, 1993:10). Agama tidak menimbulkan kekacauan pengertian dan keterangan. Kalau diperhatikan lebih lanjut agama dan ajaran-ajarannya mengatur batin manusia, sikap batin manusia agar tercapai kesempurnaan hidup. (Raka Dherana, 1981:32). Dalam buku Pendidikan Agama Hindu di Perguruan Tinggi menjelaskan bahwa, “agama ialah kepercayaan kepada Tuhan, serta segala sesuatu yang bersangkut paut dengan itu.

Dengan difinisi itu maka sembahyang, ber-yayajna, melakukan kebajikan sesama manusia adalah agama. (Tim Penyusun, 1994:4). Berdasarkan kutipan di atas bahwa agama adalah suatu kepercayaan yang mengatur batin manusia secara tegas dan jelas tidak menimbulkan keanekaragaman dan bersifat universal. Sementara dalam buku, “Filsafat Bahasa” dijelaskan bahwa; pengertian filsafat, secara etimologis filsafat berarti cinta akan kebenaran, suatu dorongan, suatu dorongan terusmenerus suatu dambaan untuk mencari dan mengejar kebenaran. Filsafat adalah sistem pemikiran atau cara berpikir yang terbuka, terbuka untuk dipertanyakan dan dipersoalkan kembali (Kinayati Djoyosuroto, 2007:19). Jadi, pengertian filsafat adat dan agama dalam hal ini adalah untuk mencari sebuah kebenaran berdasarkan pemikiran yang terbuka untuk dipertanyakan dan dipersoalkan kembali untuk memperoleh kebenaran secara konsep, kebenaran secara individual untuk memperoleh kesejahteraan dan kedamaian. Dengan keluarnya Peraturan Gubernur nomor: 79 tahun 2018, tentang “Hari Penggunaan Busana Adat Bali”, dengan pertimbangan bahwa busana adat Bali merupakan bagian dari kekayaan budaya nasional yang perlu dilestarikan dalam rangka pembinaan dan pengembangan budaya nasional. Dalam peraturan tersebut, bab III dijelaskan penggunaan busana adat

Bali pada jam kerja setiap hari Kamis, Purnama, Tilem, dan hari jadi provinsi, 14 Agustus. Jadi, dalam Peraturan Gubernur No. 79 pelaksanaan penggunaan busana adat Bali terkait dengan agama dan adat. Terkait dengan adat yaitu pada hari Kamis dan hari jadi Provinsi Bali 14 Agustus, dan terkait dengan agama pada Purnama dan Tilem. Sehingga dalam penggunaan busana tidak rancu, sebab antara adat dan agama itu jelas-jelas sudah berbeda. Kerancuan tersebut menyebabkan orangtua/wali murid di atas bertengkar, walaupun secara kecil-kecilan, secara indiviudu masing-masing mempertahankan pendapatnya. Bahwa busana adat dan agama itu sama. Di pihak lain menyatakan bahwa busana, adat, dan agama itu berbeda. Berdasarkan pertimbangan pada Peraturan No. 79 bahwa busana adat Bali merupakan bagian dari kekayaan budaya nasional yang perlu dilestarikan, perlu pembinaan dan sebagai pengembangan budaya nasional, adalah suatu ide yang mulia. Tapi perlu diingat bahwa antara budaya dan agama itu berbeda, seperti dalam buku “Adat dan Agama” oleh Guru Besar Universitas Udayana dan mantan Bupati Gianyar (Tjok. Raka Dharean, almarhum), menjelaskan bahwa, “Memang antara adat dan agama terjalin erat satu dengan yang lain sehingga sukar untuk dipisahkan, namun bukan berarti sukar dibedakan. Sudah sepantasnya perlu

dibedakan mana yang disebut adat dan mana yang termasuk agama. Agama tidak menimbulkan kekacauan pengertian dan keterangan. Kalau diperhatikan lebih lanjut agama dan ajaranajarannya mengatur batin manusia, sikap batin manusia agar tercapai kesempurnaan hidup. Sedangkan adat lebih tampak pengaturannya dalam bentuk perbuatan lahiriah yaitu perbuatan yang menampak mengatur bagaimana sebaiknya manusia berbuat dalam hubungan dengan manusia lain dalam masyarakat agar tercipta suatu kehidupan yang rukun, kekeluargaan dan sejahtra”. (Raka Dherana, 1981/1982:31-32). Pertimbangan busana khas masyarakat Bali memiliki nilai filosofis yang menunjukkan makna pakaian tersebut. Filosofi pada busana khas Bali pada dasarnya merupakan kepercayaan yang bersumber pada ajaran Sang Hyang Widhi, yakni dewa yang diyakini dapat memberikan kegembiraan, kedamaian, dan keteduhan bagi umat Hindu yang mempercayainya. Romande pada internet berpandangan bahwa busana adat khas Bali memiliki nilai filosofi, yaitu bersumberkan dari manifestasi Tuhan Yang Maha Esa, yang dapat menganugerahkan kebahagiaan, dan kedamaian. Pandangan ini memang berbeda tapi bukan bertentangan dengan pernyataan yang ditulis oleh Tjok. Raka Dherana. Jadi, dengan diterapkannya Peraturan Gubernur No. 79, secara keseluruhan peraturan tersebut sudah sejalan dengan “Himpunan Keputusan Seminar Kestuan Tafsir terhadap Aspek-aspek Agama Hindu I-IX”, tetapi realitas kehidupan bagi masyarakat yang ada di Bali, yang terdiri dari berbagai etnis dan agama yang berbedabeda. Hal-hal yang perlu dicermati dan dilakukan penyesuaian beberapa di antaranya adalah: 1). Busana jangkep/lengkap: dipergunakan di dalam upacara yadnya di dalam hubungan hormat-menghormati, ini perlu dipertegas, untuk pelaksanaan

panca yadnya termasuk Purnama dan Tilem. 2). Busana madya/sedang dan busana alit/ sederhana, dipergunakan dalam suasana kesopanan dan kerja, dipergunakan setiap hari Kamis dan hari jadi Provinsi Bali. 3). Pada catatan perlu dipertegas destar warna putih adalah untuk persembahyangan. Untuk menjawab perbedaan pendapat tentang busana, jawabannya adat dan agama itu berbeda, adat berhubungan dengan kebiasaan yang sudah dilakukan sejak dulu secara terus-menerus, yang bersifat kebutuhan fisik (lahiriah), sedangkan agama adalah suatu kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang bersifat batin (rohaniah). Keterkaitannya dengan busana adat, secara filosofi yang bersifat kerja semestinya menggunakan busana alit/sederhana pada hari Kamis, sedangkan pada Purnama, dan Tilem karena keterkaitannya dengan batin/ sembahyang mempergunakan busana madya/sedang dengan destar putih. Bagi pihak lembaga dan umat beragama, bahwa kesimpulan ini bersifat sementara, sambil menunggu, pihak Parisada Hindu Dharma Pusat Provinsi Bali, untuk melakukan tafsir-tafsir terhadap aspek agama, untuk kesejahteraan dan kedamaian kita bersama. Selamat berbuasana adat Bali, dalam upacara 17 Agustus 2019. Mari kita ajegkan Bali, pulau kesayangan kita bersama.

Penulis, dosen Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia

POJOK

Pemerintah pusat dorong pertumbuhan ekonomi baru di Nusa Penida. - Ekonomi rakyat bangkit.

Warung Global

***

SPBU Curang Harus Ditindak

Komitmen menjaga ekonomi Bali, LPD terapkan layanan berbasis teknologi.

SEJUMLAH pompa di SPBU disegel, karena terbukti curang. Tak hanya kali ini, sejumlah pompa juga pernah disegel baik di Denpasar maupun Jembrana. Namun, banyak yang mempertanyakan, pascapenyegelan itu. Apakah sebatas disegel setelah diperbaiki langsung dibuka atau ada tindakan terhadap petugas SPBU yang memainkan tera? Demikian para pengopini Warung Global, Rabu (28/8) kemarin. Beratayasa di Sangeh mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Perdagangan yang sudah melakukan sidak dan menyegel pompa SPBU yang melakukan kecurangan serta mengharapkan hal ini dilakukan berkelanjutan dan menyeluruh karena saat ini baru beberapa tempat yang disidak. Kalau SPBU terbukti melaku-

kan kecurangan agar dilakukan tindakan hukum sesuai perundang-undangan agar ada efek jera. Pembelian BBM dengan jeriken agar dilegalkan karena masyarakat di pedesaan tidak semuanya dapat menjangkau SPBU. Febri di Denpasar mengatakan, luar biasa. Ini kabar gembira karena Kemendag

sudah tegas terhadap SPBU yang melakukan kecurangan. Kecurangan pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina sering terjadi. Petugas berlaku curang terhadap konsumen dengan mengurangi takaran bahan bakar minyak yang mestinya diterima konsumen. Ironisnya, salah satu kecurangan itu pernah terjadi di SPBU berslogan “Pasti Pas”. Ia pun mengharapkan agar sidak dilakukan berkelanjutan. Sugi di Mambal mengatakan, sebuah SPBU harus menerapkan standar pelayanan, jaminan kualitas, dan kuantitas yang ditetapkan oleh Pertamina. Ia menganjurkan agar membeli BBM di SPBU milik pemerintah atau milik Pertamina. Alasannya, potensi kecurangan di

SPBU pemerintah lebih kecil daripada milik swasta. SPBU milik swasta pasti akan mengejar keuntungan lebih besar dan tidak menutup kemungkinan dengan melakukan kecurangan. Suryana di Tabanan juga menyebutkan, kecurangan oleh SPBU ini merugikan dan menipu masyarakat sebagai konsumen BBM. Pengelola SPBU yang terbukti berlaku curang harus diberikan sanksi dan diproses secara hukum. Ardana di Gianyar mengatakan, untuk menghindari aksi kecurangan, pemilik kendaraan harus lebih teliti dan jeli saat petugas SPBU mengisi tangki bahan bakar. Meski SPBU mengklaim memberikan layanan terbaik, namun sejumlah petugas SPBU sering kali melakukan kecurangan. (dika)

- Dengan teknologi rakyat sejahtera. *** Enam SPBU di Tabanan belum tersentuh pengawasan. - Ayo selamatkan rakyat.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Kamis Umanis, 29 Agustus 2019

Kekeringan, Petani di Marga Terancam Gagal Panen Tabanan (Bali Post) Sejumlah petani di Tempek Jemanik, Subak Apit Jaring, Desa Kuwum, Kecamatan Marga harus pasrah lantaran padinya terancam gagal panen akibat kemarau berkepanjangan. Kondisi ini sejatinya kerap terjadi mengingat lahan pertanian setempat merupakan sawah tadah hujan.

KERING - Lahan di Subak Apit Jaring yang mengering. Petani terancam gagal panen.

Bali Post/bit

Dari pantauan di lapangan, Rabu (28/8) kemarin, lahan pertanian di Subak Apit Jaring tepatnya di Tempek Jemanik, tampak kering. Tanaman padi yang berumur 25 hingga 70 hari juga terlihat mengering. Meski ada pula sebagian tanaman yang cukup subur karena berada di bagian rendah dan mendapatkan suplai air, meski mengecil. Klian Tempek Jemanik Wayan Jirna mengatakan, kondisi ini sudah terjadi cukup lama. Apalagi sawah di kawasan tersebut mengandalkan air hujan untuk pengairan dan aliran air dari subak yang berada di daerah paling tinggi seperti Tempek Umawani dan Tempek Uma Anyar. Petani berusia 60 tahun ini menjelaskan, 30 are lahan pertanian miliknya gagal panen lantaran musim kemarau berkepanjangan. Padahal saat masa tanam lalu, hasil panen yang didapatkan lumayan bagus. ‘’Karena prediksi kami dalam waktu dekat akan turun

Enam SPBU Belum Tersentuh Pengawasan Tabanan (Bali Post) Belakangan ini marak ditemukan oknum pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang bertindak curang. Mengantisipasi kecurangan di Kabupaten Tabanan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tabanan melalui bidang terkait telah rutin melakukan pengawasan. Namun, keterbatasan anggaran menyebabkan pengawasan belum bisa dilakukan menyeluruh. Dari total 18 SPBU di Kabupaten Tabanan, tahun ini pengawasan baru bisa dilakukan untuk 12 SPBU. Sisanya, belum tersentuh pengawasan. Kabid Metrologi Disperindag Tabanan Wayan Roby Megananta, Rabu (28/8) kemarin, mengatakan dengan adanya penyegelan pompa di SPBU Nusa Dua dan Kuta, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pengelola SPBU di Tabanan, agar distribusi BBM tetap berjalan sesuai aturan. Meski pengawasan sudah terus dilakukan, namun ke depannya pihaknya akan lebih mengintensifkannya lagi. Menurutnya, pengawasan SPBU sangat penting untuk memberikan jaminan dan perlindungan kepada konsumen agar terhindar dari praktik penyelewengan saat pengisian BBM. ‘’Astungkara selama ini di Tabanan kondisi SPBU tidak ada ditemukan hal-hal yang tidak diinginkan atau oknum yang berbuat curang,’’ ucapnya. Kasi Pengawasan Disperindag Tabanan, Bertha, menambahkan, pengawasan

SPBU belum sepenuhnya bisa dilakukan karena terkendala anggaran. Hal ini mengingat pengawasan yang dilakukan Disperindag tidak hanya mencakup SPBU, melainkan UTTP lainnya. ‘’Sebenarnya, pengawasan sudah kami lakukan. Seperti menjelang Lebaran, SPBU di jalur mudik mulai dari perbatasan sampai daerah Abiantuwung juga kami lakukan pengawasan agar tidak sampai konsumen dicurangi. Hasilnya, rata-rata masih aman,’’ katanya. Dalam pengawasan tersebut, indikator yany menyatakan SPBU dalam kondisi aman dilihat saat pengecekan bagian dalam mesin SPBU. ‘’Kami cek sampai di dalamnya, apakah ada kabel atau alat tambahan lain di dalam. Itu memang betul-betul dicek secara teliti,’’ tegas Bertha. Lebih lanjut, dia mengungkapkan, meski belum semua SPBU mendapat pengawasan, namun rata-rata kondisi SPBU di Tabanan masih sesuai dengan aturan. Jika ada indikasi atau temuan kecurangan, masyarakat diharapkan melaporkannya ke Disperindag. ‘’Laporkan ke kami untuk bisa dilakukan pengecekan. Untuk sanksi, baru sebatas peringatan dan membuat surat pernyataan. Setelah pengawasan, biasanya akan terus kita monitor,’’ ucapnya sembari menambahkan, enam SPBU yang belum mendapatkan pengawasan diharapkan bisa terealisasi pada triwulan terakhir 2019. (kmb28)

hujan, jadi waktu debit air besar belum lama ini petani mulai menggarap sawahnya. Namun alam berkata lain, sampai sekarang, hujan belum juga turun,’’ ucapnya. Ia mengaku mengalami kerugian mencapai jutaan rupiah untuk mengolah lahan pertanian seperti untuk sewa traktor, membeli pupuk, dan biaya operasional lainnya. Sementara itu, dari data Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan yang disampaikan Koordinator POPT Distan Tabanan Ir. I Nengah Durmita, kasus kekeringan tidak hanya terjadi di Subak Apit Jaring, melainkan terjadi di sejumlah subak lainnya di empat kecamatan. Hanya, produksi padi di kecamatan lainnya masih berpeluang diselamatkan dengan catatan diterapkan sistem pengairan bergilir. Pihaknya juga berharap dalam waktu dekat musim hujan tiba. Pihaknya akan terus turun ke lapangan melakukan pemantauan untuk mendata

kembali ancaman kekeringan di kecamatan lainnya. Dipaparkannya, selain Subak Apit Jaring, ancaman kekeringan terjadi di Subak Gubug 1 Kecamatan Tabanan dengan luas lahan 17,4 hektar dengan rincian 17 hektar masuk kategori ringan dan 0,40 hektar kategori berat. Di Kecamatan Kediri terdapat 14 hektar masuk kategori ringan yakni di Subak Senapahan, Gadon 2 dan Tungkup 2. Di Kecamatan Marga seluas 8 hektar, yang rinciannya 2 hektar kategori ringan dan lainnya berat. Di Kecamatan Kerambitan dan Selemadeg Barat, kekeringan terjadi masing-masing di lahan seluas 2 hektar dan 1 hektar. ‘’Kategori ringan itu artinya masih bisa diselamatkan dan bisa diatasi dengan teknik digilir giring pengairan. Namun jika kategori berat, seandainya dalam kurun waktu dua minggu tidak turun hujan, kemungkinan bisa mengarah ke gagal panen,’’ ujarnya. (kmb28)

Lelang Jabatan Kadis

Peserta Ikuti Tahap Penulisan Makalah

Bali Post/dok

TERA ULANG - Tidak hanya pengawasan, SPBU juga wajib ditera ulang. Tampak petugas tera ulang saat melakukan tugasnya di wilayah Baturiti belum lama ini.

Tabanan (Bali Post) Proses lelang jabatan untuk pengisian empat posisi kepala dinas (kadis) di lingkungan Pemkab Tabanan, memasuki tahapan penulisan makalah, Rabu (28/8) kemarin. Peserta 18 pejabat diminta menulis makalah yang akan dipresentasikan pada Kamis (29/8) ini dan Jumat (30/8) besok, bertempat di aula kantor Bupati Tabanan. Dari pantauan di lapangan, tahap penulisan makalah dimulai pukul 08.00 wita. Peserta diberikan waktu 120 menit untuk membuat makalah sesuai dengan level jabatan yang dilamar. Kepala BKPSDM Tabanan I Wayan Sugatra yang juga anggota Pansel menerangkan, makalah yang dibuat oleh peserta berkaitan dengan inovasi yang dilakukan seandainya menduduki jabatan yang dilamar. Inovasi menyangkut pelayanan publik dan mendukung pembangu-

nan Tabanan. Tema makalah yakni mewujudkan fungsi pelayanan publik dalam rangka mewujudkan pemerintahan bersih dan berwibawa sesuai dengan visi misi daerah Tabanan Serasi. Tema ini baru diberitahukan kepada peserta saat pelaksanaan seleksi. Dengan sistem close book, atau berdasarkan pemikiran sendiri, peserta tidak boleh membawa buku, alat komunikasi, dan penyimpan data. Usai penulisan makalah, seleksi dilanjutkan dengan kegiatan presentasi dan dipanelkan oleh Pansel. Setelah itu, peserta akan mengikuti seleksi wawancara, dan hasilnya akan diakumulasikan dengan hasil tes lainnya. Sementara untuk rekam jejak, kata Sugatra, sudah dilakukan. ‘’Tes ini tidak ada sistem gugur. Mudahmudahan secepatnya bisa kita umumkan hasilnya,’’ terangnya. (kmb28)

Dua Mobil Adu Jangkrik, Lima Orang Luka-luka

Bali Post/ist

EVAKUASI - Proses evakuasi pascalakalantas yang terjadi di By-pass Ir. Soekarno, Banjar Dukuh Desa Dauh Peken Kecamatan Tabanan, Rabu (28/8) kemarin.

Tabanan (Bali Post) Dua mobil terlibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di By-pass Ir. Soekarno Banjar Dukuh, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Rabu (28/8) kemarin. Diduga, lakalantas terjadi lantaran salah seorang sopir mengantuk. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, lima orang mengalami luka-luka dan harus dirawat di BRSUD Tabanan. Dari informasi yang dihimpun, kendaraan yang terlibat lakalantas tersebut yakni Mitsubitshi L 300

nomor kendaraan P 8879 EA yang dikemudikan Sutaji (53) dengan Suzuki Carry nopol DK 9862 BX yang dikemudikan I Ketut Ngetis (32). Kecelakaan terjadi diduga karena Sutaji mengantuk. Kendaraan yang dikemudikan Sutaji bermuatan dedak datang dari arah barat. Dia rencana membawa dedak ke Denpasar. Setibanya di lokasi kejadian yang jalan menanjak, kendaraan Sutaji oleng dan zigzag hingga melewati as jalan. Pada saat bersamaan, datang mobil bermuatan ayam yang dikemudikan Ketut

Ngetis hendak mengambil haluan ke kanan menghindari pick-up dari arah berlawanan yang ambil haluan. Karena jarak terlalu dekat, tabrakan adu jangkrik tidak bisa dihindari. Beruntung sopir dan penumpang tidak sampai terpental ke luar mobil. Tabrakan keras itu membuat muatan dedak dan kecap dari pick-up yang dikemudikan Sutaji tumpah ke jalan hingga menutupi setengah badan yang menyebabkan arus lalu lintas Rabu pagi sempat macet karena polisi dan warga melakukan evakuasi. Kon-

disi kendaraan ringsek. Mereka yang mengalami luka-luka yakni Sutaji beserta kernetnya, Santosa (37) serta Ketut Ngetis dengan dua penumpang yaitu I Wayan Tude (50) dan I Ketut Ardika (35). Kanit Laka Polres Tabanan Iptu Ketut Bagiana seizin Kasatlantas AKP Ida Ayu Made Kalpika Sari menjelaskan, kecelakaan terjadi lantaran salah seorang pengemudi mengantuk. ‘’Kedua pick-up ringsek bagian depan. Sopir dan penumpang, mengalami luka-luka. Tidak sampai ada korban jiwa,’’ tegasnya. (kmb28)


Kamis Umanis, 29 Agustus 2019

Kasus Penganiayaan di Seririt

Tersangka Tersinggung Ucapan Korban Singaraja (Bali Post) – Kasus penganiayaan di lapangan Seririt ditangani intensif oleh penyidik Satuan Reskrim Polsek Seririt. Setelah menetapkan Ketut RK (40), warga Desa Sulanyah sebagai tersangka, penyidik masih mengumpulkan keterangan para saksi. Keterangan tambahan itu diperlukan untuk mengungkap modus operandi kasus penganiayaan berat tersebut. Dari penyelidikan sementara terungkap, tersangka mengaku tersinggung mendapat jawaban yang terkesan bernada kurang baik dari korban. Ketika ia menegaskan kepada korban, ‘’Siapa yang melarang berjualan di event Fesrida itu.’’ Keterangan itu diungkapkan tersangka Ketut RK di hadapan penyidik Mapolres Rabu (28/8) kemarin. Tersangka mengaku selama ini, dia dengan korban telah saling kenal. Bahkan tinggal sekampung. Malah sudah bertemen dengan korban sejak lama. Hanya, karena emosi sesaat, dirinya nekat menganiaya korban dengan menebas lengan kiri menggunakan senjata tajam (sajam) jenis sabit ukuran kecil. Awalnya, tersangka datang ke Lapangan Seririt dengan maksud baik-baik menanyakan bagaimana cara agar istrinya bisa ikut membuka stan warung dalam rangka Fesrida. Akan tetapi, maksud baik itu mendapat jawaban dari korban yang dianggap tidak baik. Saat itulah, tersangka emosi. Kemudian menebaskan sabit kecil yang dibawa dari rumahnya. “Tidak per-

nah ada masalah sebelumnya. Namun waktu saya menanyakan cara istri saya bisa berjualan, dijawab oleh korban dengan nada kasar. Hal itu membuat saya emosi. Kemudian terjadilah peristiwa itu,” katanya. Sementara itu, Kapolsek Seririt Kompol Made Uder didampingi Kepala SubBagian (Kasubag) Humas Iptu Gede Sumarjaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan, Ketut RK ditetapkan sebagai tersangka sejak 27 Agustus 2019. Saat ini, pihaknya telah meminta keterangan beberapa orang saksi yang diduga melihat langsung kejadian tersebut. Terkait pengakuan tersangka yang tersinggung soal biaya berjualan di lapangan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui apakah pungutan itu sesuai dengan regulasi atau tidak? “Masalah besar kecilnya bukan kewenangan saya. Nanti kita akan pelajari, apakah prosedur itu sesuai dengan aturan atau sendirisendiri,’’ katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, Ketut RK (40), asal

Desa Sulanyah, Kecamatan Seririt nekat menebas korban Ketut Suarjana alias Gelis (44) yang notabene merupakan warga sekampungnya. Peristiwa ini terjadi pada 26 Agustus 2029 lalu. Saat itu, tersangka datang ke Lapangan Seririt untuk menemui korban yang sedang mempersiapkan stan warung dalam rangka Fesrida. Di lokasi kejadian itu, tersangka menanyakan kepada korban dengan kata “Siapa yang melarang jualan di sini”. Korban menyahut dengan kata “tidak ada yang melarang”. Diduga karena salah paham, tersangka langsung menebaskan senjata tajam jenis sabit kecil sebanyak lima kali. Tiga kali tebasan itu berhasil dihindari korban. Namun dua kali tebasan itu justru mengenai lengan kiri korban. Akibatnya, korban mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit. Warga yang melihat kejadian itu langsung melapor dan tersangka bersama sabit yang dibawanya diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka melanggar pasal 351 KUHP. Ancaman hukuman 15 tahun penjara. (kmb38)

330 Siswa SMA dan SMK Bali Mandara Dilantik Menjadi Peserta Didik Baru SEKOLAH Bali Mandara kebanggaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali kembali melaksanakan tradisi pengukuhan peserta didik baru tahun ajaran 2019/2020. Tercatat 330 siswa baru dari sembilan kabupaten dan kota di Bali diterima menjadi siswa untuk jenjang SMA maupun SMK. Ratusan siswa baru itu terpilih setelah mereka memenuhi syarat terutama dari latar belakang ekonomi keluarga. Mereka, siswa itu semua datang dari keluarga kurang mampu. Sebenarnya, lebih dari 400 calon siswa yang mendaftar ke Sekolah Bali Mandara ini. Seluruh calon siswa itu kemudian dilakukan home visit (kunjungan rumah - red). Hasilnya, 330 siswa terpilih setelah tingkat ekonomi keluarga mereka dinyatakan layak dididik dengan biaya penuh dari Pemprov Bali. Pelantikan atau yang lebih dikenal dengan tradisi inagurasi itu dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster yang diwakili Kepala UPTD BPTEKDIK I Nyoman Ratmaja, mantan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Konsulat Jepang, Konsulat India, Kepala SMA Bali Mandara Nyoman Darta, dan perwakilan orangtua dan keluarga siswa baru. Kepala SMA Bali Mandara Nyoman Darta mengatakan, pelantikan ini sudah menjadi tradisi setiap mengawali masa tahun ajaran baru. Tujuannya tidak lain untuk membangkitkan rasa percaya diri setiap siswa. Ini penting karena 100 persen anak didik yang bersekolah di sana berlatar belakang miskin. Untuk itu, prosesi inagurasi ini dilakukan agar para siswa itu lebih percaya diri mengikuti pendidikan. Kemiskinan yang membelit sebelumnya tidak menjadi halangan mereka secara psikis dalam upaya meraih kesuksesan.

Selain berlatar belakang kemiskinan, siswa baru itu juga kemampuan akademiknya tergolong rendah. Bahkan, cukup banyak level IQ-nya di bawah normal. Dengan kondisi ini, satu bulan sebelum dimulai proses pendidikan resmi, para guru di Sekolah Bali Mandara itu melakukan foundation. Anak-anak itu diajari berhitung, belajar bahasa Inggris, melakukan penelitian, dan materi lainnya. Di tengahtengah proses itu, para siswa juga diajarkan meditasi dengan tujuan menghilangkan stres atau beban psikis yang pernah dialami dalam keluarga sebelumnya. Setelah tahapan itu dilalui, para siswa itu kemudian dilantik. Selanjutnya mulai mengikuti proses belajar mengajar (PBM) dengan sistem satuan kredit semester (SKS). “Kemampuan akademik mereka rata-rata memang rendah. Menghafal dan perkalian saja belum optimal. Sehingga sebelum memulai pendidikan di sini, selama satu bulan, kami lakukan foundation. Mengajari mereka berhitung, bahasa Inggris, dan membuat riset. Kami juga berikan meditasi untuk menghilangkan stres. Setelah tahapan itu dilalui sekarang, kami kukuhkan dan anak ini memulai mengikuti pendidikan. Harapan kami, mereka meraih sukses dan berprestasi untuk mengangkat masa depan keluarganya,’’ katanya. Di sisi lain, mantan Kepala SMAN 1 Singaraja ini mengatakan, walau kemampuan akademik anak didiknya itu memang rendah, namun dengan dididik oleh para guru yang penuh dedikasi dan professional, ternyata terbukti mampu melahirkan generasi muda unggul juga berprestasi. Buktinya, lulusan Sekolah Bali Mandara sendiri selain sudah banyak diterima bekerja, ada

INAGURASI – Sebanyak 330 siswa Sekolah Bali Mandara yang meliputi SMA dan SMK mengikuti tradisi inagurasi di aula sekolah setempat, Rabu (28/8) kemarin. juga menerima dana pendidikan (beasiswa) dari dalam dan luar negeri. Dengan keberhasilan itu, pihaknya semakin optimis, anak-anak yang semula dijerat kemiskinan, kemudian, setelah mengikuti pendidikan di Sekolah Bali Mandara ini, mereka mampu lepas dari jerat kemiskinan itu sendiri. Bahkan, meraih kesuksesan. Bahkan, mereka dapat mengangkat masa depan keluarga dan mengisi pembangunan sebagai anak bangsa yang berprestasi. “Selain banyak lulusan kami sudah langsung bekerja, lulusan sekolah kami juga banyak mendapat beasiswa. Malah tahun ini dapat pembiayaan 61 jenis di bidang riset. Kami memfasilitasi sesuai dukungan anggaran di sekolah. Di luar itu, kami bantu anak-anak mencarikan donasi. Bantuan itu sudah diterima sepenuhnya oleh anak bersangkutan. Sama sekali bantuan itu tidak ada dikelola di sekolah,” katanya. Kepala UPTD BPTEKDIK Nyoman Ratmaja mengatakan, salah satu tantangan membentuk sumber daya

manusia (SDM) unggul masih terganjal persoalan kemiskinan. Sehingga masih ada siswa yang tidak dapat mengenyam pendidikan menengah. Karena itu, keberadaan Sekolah Bali Mandara ini sangat penting terus dikembangkan. Kepada para siswa, pihaknya berharap agar mereka menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh. Dengan demikian, bisa berprestasi dan menggapai cita-cita. Keberhasilan ini seperti menjadi pertanggungjawaban kepada masyarakat Bali. Alasannya, seluruh biaya pendidikan ini bersumber dari uang Pemprov Bali. “Penting buat kita memajukan dan mengembangkan sekolah ini. Anak-anak miskin di Bali perlu dan harus dididik agar mereka bisa terlepas dari kemiskinan. Melalui pendidikan di sekolah ini, kami berharap anak-anak menuntut ilmu dengan baik. Hal itu sangat penting karena juga sebagai pertanggungjawaban dana pendidikan di sekolah ini yang disubsidi dari Pemprov Bali,” jelasnya. (ad917)

BLP Sempurnakan Dokumen Tender Konstruksi Revitalisasi Pasar Banyuasri Sampai pertengahan tahun ini, tender konstruksi proyek revitalisasi Pasar Banyuasri, Kecamatan Buleleng itu diharapkan rampung. Ini disebabkan Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Barang Jasa Pemkab Buleleng telah menyempurnakan dokumen lelang yang sudah disusun Dinas Pekerjan Umum Penataan Ruang (PUPR). Penyempurnaan ini setelah rekanan pemenang tender Manajemen Konstruksi (MK) itu me-review dokumen tersebut. Lalu, bagian apa kira-kira terkait dokumen tender konstruksi revitalisasi Pasar Banyuasri yang masih perlu disempurnakan? DARI hasil itu review itu, ada beberapa item yang kurang sesuai. Kalau hal itu dibiarkan, maka dikhawatirkan dapat menghambat proses lelang itu. Demikian terungkap pada rapat evaluasi tender proyek revitalisasi Pasar Banyuasri, di gedung Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Rabu (28/8) kemarin. Evaluasi ini dilakukan BLP melibatkan rekanan MK dan Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng. Kepala BLP Barang Jasa Putu Adiptha Ekaputra mengatakan, setelah mempelajari bersama rekanan

pemenang MK, dokumen tender itu disusun PUPR tahun 2018 lalu. Dalam dokumen itu, paket pekerjaan akan dirancang selama 15 bulan. Selain itu, item pekerjaan terutama menyangkut harga idealnya perlu disesuaikan lagi. Sehingga waktu pengerjaan terus berkurang. “Setelah dihitung efektifnya sekitar 14 bulan. Ada item yang harus disesuaikan dengan kondisi terbaru, terutama menyangkut harga. Sekarang, kami masih sempurnakan bersama temanteman pokja, PPTK di PUPR, dan kontraktor MK. Mudahmudahaan saat tender, tidak ada kendala. Apalagi sampai

DITINGGALKAN – Pasar Banyuasri, Kecamatan Buleleng telah ditinggalkan pedagang. Di lokasi pasar lama itu akan dibangun ulang pasar semimodern dengan menelan anggaran Rp 180 miliar.

gagal tender,” katanya. Ketua Sub-Tim Pendampingan TP4D Revitalisasi Pasar Banyuasri, Putu Eka Sabana, mengatakan, waktu 14 bulan memangterkesan sempit. Namun, BLP sudah menyusun langkah-langkah strategis agar tender itu bisa selesai tepat waktu. Dalam proses penyesuaian dan memasuki tahapan tender itu, pihaknya mengingatkan agar cermat dalam melakukan evaluasi. Sehingga tender dan pelaksanaan proyek ini tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari. Apalagi, proyek dengan nilai besar itu dipastikan menyita perhatian banyak pihak. Karena itu, segala bentuk regulasi itu harus ditaati secara ketat. Dia mencontohkan, kemungkinan pekerjaan itu akan disubkontrakkan, Eka Sabana menyebut hal itu harus dicermati dengan saksama. Dalam proyek memang subkontrak itu diperbolehkan. Namun, hanya pada pekerjaan yang sifatnya khusus. Jika ada pekerjaan khusus kemudian disubkontrakan. Pihaknya mengingatkan agar dicermati dengan teliti. Hal itu sangat penting, agar terhindar dari masalah hukum. Apalagi ujung-ujungnya bisa menghambat pelaksanaan di lapangan. “Kami mendampingi dan

mengingatkan bagaimana aturan harus ditaati, jangan dilabrak. Termasuk soal subkontrak itu harus dicermati, sehingga proyek ini berjalan mulus. Harus tidak boleh merugikan kepentingan masyarakat,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, proyek revitalisasi Pasar Banyuasri itu dilakukan selama 16 bulan dari tahun 2019 dan 2020. Skema pelaksanaan itu menganut tahun jamak. Artinya, mulai tahun ini proyek itu berlanjut sampai tahun 2020 mendatang. Untuk pengerjaan fisik, total anggaran proyek ini senilai Rp 180 miliar. Anggaran itu bersumber dari APBD Buleleng, Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemerintah Provinsi Bali dari alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) dan APBN Rp 2,42 miliar. Menunggu pelaksanaan proyek revitalisasi itu, pedagang yang sebelumnya menempati Pasar Banyuasri, sudah direlokasi ke pasar darurat yang memanfaatkan Terminal Banyuasri. Sekarang, pasar yang lama sudah kosong. Beberapa kios, los, dan rumah toko (ruko) sudah dibongkar oleh para pedagang. Nantinya, pemenang tender ditetapkan dalam lelang, bangunan pasar lama itu diratakan. Itulah proses awal tahapan pelaksanaan proyek itu. (mud)


Kamis Umanis, 29 Agustus 2019

’’Karya Padudusan Alit’’ BNN Gianyar Gelar ’’Workshop’’ P4GN di Pura Er Jeruk Gianyar (Bali Post) Krama menggelar karya padudusan alit di Pura Kahyangan Jagat Er Jeruk, Desa Sukawati, Rabu (28/8) kemarin. Karya ini merupakan kelanjutan dari karya padudusan agung yang telah terselengara pada enam bulan lalu. Rangkaian prosesi upacara yang berbarengan dengan piodalan pura setempat ini diikuti ribuan krama. Menggala Karya di Pura Kahyangan Er Jeruk, I Nyoman Oka, menerangkan bahwa rangkaian upacara yang berlangsung Rabu kemarin, merupakan kelanjutan dari Karya Padudusan Agung, Segara Kertih, Tawur Balik Sumpah Agung lan Mupuk Padagingan, yang berlangsung enam bulan lalu. “Rangkaian upacara sekarang adalah melanjutkan karya yang dulu, karena ini upacara disajikan untuk kepentigan niskala, kita tidak tahu apakah sudah berjalan atau belum. Kalau ada kekurangan, pada hari inilah

dilanjutkan yang pertama,’’ katanya. Dikatakan setelah upacara ini, akan dilanjutkan dengan upacara yang kedua pada piodalan enam bulan mendatang yakni Buda Kliwon Pahang. Rangkaian upacara sudah berlangsung sejak Rabu pagi kemarin, yakni upacara mendak panggung. “Dilakukan upacara mendak panggung, tujuanya agar undangan niskala ini di-pendak melalui upacara di jaba sisi pura, untuk dihaturkan malinggih di jeroan yakni pada paingkupan,’’ katanya. Dikatakan setelah malinggih di jeroan, barulah dilaksanakan upacara piodalan. Upacara itu di-puput Ida Pedanda Jelantik Lila Arsa dari Geria Taman Sukawati, dan Ida Pedanda Putra Manuaba dari Geria Mas Manuaba Banjar Glumpag, Sukawati. “Pujawali selanjutnya akan nyejer selama 5 hari hingga 2 September, kemudian pada 3 September diselengarakan upacara nyineb lawang,’’ tandasnya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Peran perangkat desa dalam pelaksanaan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaraan Gelap Narkotika (P4GN) sangatlah vital. Para perangkat desa yaitu bendesa adat, adalah garda terdepan dalam menjadi pelopor dalam menyampaian informasi kepada masyarakat, deteksi dini penyalahgunaan narkoba, menjadi tokoh dan panutan serta menjadi orang pertama yang harus dilaporkan terkait dengan kegiatan P4GN di desa. Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. didampingi Kepala BNN Kabupaten Gianyar AKBP Sang Gede Sukawiyasa menjadi narasumber dalam kegiatan pengembangan kapasitas dan pembinaan masyarakat antinarkoba (workshop) di instansi pemerintah. Kegiatan ini dilaksanakan oleh BNN Kabupaten Gianyar, Rabu (28/8) kemarin, di Hotel Gianyar dengan peserta 25 orang dari bendesa adat se-Kabupaten Gianyar.

“Pendekatan kesehatan adalah cara utama untuk menekan permintaan atau demand narkotika, lewat program wajib lapor serta penanganan korban atau pecandu narkotika lewat program rehabilitasi. Oleh karena itu, peran serta para bendesa adat ini adalah sebagai perpanjangan tangan BNN di masyarakat masing-masing,” ungkap Kepala BNNP Bali. Bendesa adat dapat menggunakan balai banjar sebagai tempat penyebaran informasi bukan hanya P4GN namun juga merangkul anggota masyarakat. Bendesa adat memiliki dua peran besar yaitu prosperity (kesejahteraan) dan security (keamanan). Fungsi keamanan itu meliputi mengamankan lingkungan desa dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Masyarakat memiliki fungsi sebagai aktor utama. Masyarakat memahami masalah narkoba di lingkungan, melibatkan semua tokoh serta dapat melibatkan pemerintah dan swasta. Peran serta masyarakat dan stakeholder dalam P4GN termaktub dalam

BNN - Kegiatan workshop yang dilakukan BNN menyasar para bendesa adat se-Kabupaten Gianyar, kemarin. UU No. 35 Tahun 2009 pasal 104, 106, 108, dan 109. Harapannya yaitu bentuk partisipasi aparat desa dalam pembangunan berwawasan antinarkoba pertama menyusun aturan dan kebijakan tentang Pencegahan

Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungannya. Kedua melaksanakan kegiatan P4GN di lingkungan masing-masing serta ketiga membentuk relawan antinarkoba. (kmb)


Kamis Umanis, 29 Agustus 2019

Berlaga pada Porprov Bali XVI

SOSOK Maksimalkan Pelayanan Pelayanan Adiministrasi Kependudukan yang dibuka Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) di depan Kantor Bupati Jembrana diserbu warga. Dari sejumlah pelayanan kependudukan, kebanyakan warga mencari KTP. Disusul kemudian pengurusan Kartu Keluarga (KK) serta akta kelahiran. “Sudah lebih dari 200 orang mengurus pencarian KTP,” ujar Kabid Data dan Informasi Kependudukan pada Dinas Dukcapil Jembrana IB Widana. Meskipun ramai dan tempat terbatas, namun Dinas tetap memaksimalkan pelayanan. Pejabat asal Batuagung ini menambahkan meskipun ada stand di pameran, untuk pelayanan di kantor Dinas Dukcapil bagi warga juga tetap dioperasionalkan. “Pengurusan kependudukan sudah online sehingga warga pencari KTP, KK maupun administrasi lebih mudah dan cepat,” tandasnya. Selain pelayanan kependudukan, pelayanan yang paling diserbu adalah perpanjangan SIM. Stan yang dibuka Satlantas Polres Jembrana ini telah melayani 42 SIM A maupun C perpajangan. Untuk mendapatkan, pelayanan perpanjangan SIM, cukup menyodorkan surat keterangan sehat dari dokter atau Rumah Sakit, fotokopi KTP serta keterangan psikologi. (olo)

Bupati Artha Lepas 354 Atlet Bupati Jembrana I Putu Artha, Rabu (28/8) melepas Kontingen Porprov Kabupaten Jembrana untuk mengikuti Porprov Bali XIV Tahun 2019 di Kabupaten Tabanan. Pelepasan dilaksanakan dengan serah terima bendera dan penyematan topi pada atlet disaksikan Wabup Made Kembang Hartawan, Anggota Forkopimda Jembrana, Kepala OPD Pemkab Jembrana dan ratusan atlet, official dan manager. Ketua Kontingen I Putu Adi Paramarta menyampaikan pada porprov kali ini penyelenggaraan dibuka secara resmi tanggal 9 September dan ditutup pada tanggal 19 September. Pada event tersebut mempertandingkan 38 cabor dan memperebutkan 438 medali emas. “Jembrana mengirim 465 orang yang terdiri dari 231 atlet putra, 123 atlet putri, 67 pelatih, 35 manager tim. Kesemuanya berlaga untuk mengikuti 35 cabang olahraga dari 38 cabang olahraga yang dipertandingkan,” ujarnya. Dalam sambutannya, Bu-

pati Jembrana I Putu Artha meminta agar para atlet menjaga nama baik selaku pribadi dan utamanya nama baik Kabupaten Jembrana. Ia juga minta para atlet bisa meraih prestasi setinggi-tingginya, dengan tetap menjadikan jiwa sportivitas sebagai landasan utama dalam mengikuti event tersebut. “Laksanakan tugas yang saudara emban, dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Dan saya sangat berharap agar prestasi pada event kali ini mendatangkan hasil yang lebih baik dari even dua tahun sebelumnya,” ungkap Artha. (ad912)

Bali Post/olo

Lepas Atlet – Bupati Artha berjabat tangan dan memberikan semangat kepada para atlet dan kontingen Pemprov yang akan bertanding mengharumkan nama Jembrana.

KPK Dorong Ada Perbup untuk Kurikulum Antikorupsi

Bali Post/olo

Dongeng – Ratusan anak usia dini antusias menyaksikan drama yang di dalamnya mengandung karakter antikorupsi. KPK mendorong Pemda untuk menerbitkan Perbup kurikulum antikorupsi di SD dan SMP

Negara (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta agar setiap Pemerintah Daerah untuk mengeluarkan peraturan memasukkan kurikulum antikorupsi di sekolah. Aturan itu berupa Peraturan Bupati (perbup) inklusi pelibatan karakter antikorupsi di dalam mata pelajaran baik SD maupun SMP. Ketua Satgas Pencegahan KPK, Arif Nurcahyo, di sela-sela sosialiasi antikorupsi bagi anak usia dini, mengatakan, kurikulum antikorupsi ini harus diterapkan untuk memberikan edukasi antikorupsi sejak dini. ‘’Bahkan lebih cepat penerapannya, lebih baik,’’ tegasnya. Hal ini pula yang mendasari KPK Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi yang menyasar di sejumlah kabupaten di Bali termasuk di Jembrana. Pola pembelajaran mengikuti kesenangan anak-anak baik melalui mendongeng, puisi hingga berbagai games. Dalam setiap kegiatan itu, diisi materi terkait pendidikan antikorupsi. Diharapkan tahun depan inklusi

kurikulum karakter antikorupsi dalam setiap mata pelajaran khususnya SD dan SMP ini bisa diterapkan di masing-masing Pemda. “Bila perlu tahun ini sudah diterapkan. Bukan hanya Pemda di Bali, tetapi di seluruh Indonesia,” terang Arif. Sehingga sejak dini sudah ditanamkan pendidikan karakter antikorupsi, tidak hanya setelah menjadi aparatur sipil negara (ASN). Kegiatan KPK di Jembrana dalam pencegahan dilakukan dengan sosialisasi kepada ASN di seluruh instansi, Perguruan Tinggi, DPRD Jembrana hingga menyasar PAUD. Selain melalui dongeng disertai drama yang diperankan anak-anak, juga dilakukan melalui puisi yang dibacakan anakanak. Di samping itu di sekitar bus KPK juga terdapat sejumlah games yang di dalamnya mengandung pembangunan karakter antikorupsi. Arif menambahkan, hasil inklusi kurikulum karakter antikorupsi ini memang tidak bisa dirasakan secara cepat. Tetapi ke depannya, anak-anak sudah dibekali dengan karakter antikorupsi. (kmb26)

Trotoar di Jalan Yudistira Jebol

Bali Post/kmb

KECELAKAAN - Pick up DK 9958 BM yang dikemudikan Febriyan Cahyo Widianto (18) dari Medewi, Pekutatan, bertabrakan dengan mobil Daihatsu Pick Up DK 9756 LA yang dikemudikan Akbar Piga Perdana Putra (30) dari Tabanan. Kecelakaan terjadi di Jalan Sudirman, Lingkungan Dauh Waru, Jembrana Km 93-94, Rabu (28/8) dini hari. Akibat kecelakaan itu, kedua pengemudi luka-luka. Demikian pula para penumpangnya.

Negara (Bali Post) – Sejumlah titik trotoar di Jalan Yudistira, Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara jebol. Trotoar lama yang berada di sisi Barat jalan ini beberapa di antaranya berlubang dan tidak bisa dilalui pejalan kaki. Seperti yang terlihat pada Selasa (27/8) lalu, di seberang Pasar Anyar Kelurahan Banjar Tengah. Jebolnya trotoar cukup panjang dan membahayakan saat malam hari. Sejumlah warga yang ditemui mengaku tidak mengetahui penyebab jebolnya lintasan pejalan kaki tersebut. Namun, disinyalir trotoar jebol karena terlindas kendaraan berat.

Apalagi pada saat pasar sedang padat, banyak kendaraan yang parkir di sekitar areal tersebut. Tak jarang ada kendaraan barang yang parkir hingga di atas trotoar. Hal itu memungkinkan lantaran ketinggian jalan dan trotoar hampir setara. Sehingga dengan mudah kendaraan parkir di atas trotoar. Berbeda dengan trotoar baru yang mengelilingi areal Pasar Anyar tersebut. Selain trotoar lebih tinggi, bahan untuk pembuatan juga lebih kuat. Saluran air yang berada di bawah trotoar tersebut menggunakan beton jadi. Begitu halnya di sepanjang jalan Danau Ranau

yang berada di selatan Jalan Yudistira juga sud a h sem ua ny a d ig a nt i trotoarnya. Hanya di Jalan Yudistira ini yang belum dilakukan penggantian trotoar dan di antaranya juga jebol. “Kalau yang di selatan perempatan (Danau Ranau) dan depan pasar (Anyar) sudah semua. Yang di sini yang belum,” terang Alit (32), salah seorang warga. Warga berharap agar trotoar yang jebol dan rusak itu bisa diperbaiki berikut saluran airnya. Karena selain membahayakan juga sering digunakan untuk parkir kendaraan. Sehingga fungsi trotoar tidak seperti semestinya. (kmb26)

Bali Post/olo

JEBOL - Trotoar di Jalan Yudistira, Banjar Tengah jebol. Sejumlah kerusakan terjadi di sepanjang areal itu sehingga membahayakan pejalan kaki.


Kamis Umanis, 29 Agustus 2019

Hutan Lereng Gunung Agung Terbakar

Diperkirakan Dipicu Gesekan Dahan Pohon Amlapura (Bali Post) Memasuki musim kemarau yang cukup panjang, kembali memicu kebakaran di lahan hutan kawasan lereng Gunung Agung, Selasa (27/8) malam. Hingga saat ini, kepulan asap masih terlihat di lereng gunung tertinggi di Bali itu. Sementara penyebab kebakaran itu diperkirakan dipicu oleh gesekan dahan pohon cemara yang banyak di tempat itu. Kalak BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, Rabu (28/8) kemarin mengungkapkan, kebakaran hutan itu terjadi di lereng Gunung Agung. Kawasan yang terbakar itu berada di wilayah Banjar Dinas Belong, Desa Ban, Kecamatan Kubu. Kebakaran lahan hutan itu terjadi pada ketinggian 800 mdpl. Diperkirakan jaraknya enam kilometer dari puncak Gunung Agung. “Lokasi kebakaran itu jauh dari permukiman warga. Karena itu, lokasi kebakaran tersebut sulit dijangkau mobil damkar sebab tidak ada akses ke lereng Gunung Agung itu,’’ ujarnya. Agar bisa mendekati lokasi kebakaran itu, lebih mudahnya melalui akses Banjar Dinas Belong. Kirakira menempuh waktu per-

jalanan 3-5 jam dengan cara berjalan kaki. Untuk memantau kebakaran yang terjadi itu, kata I.B. Arimbawa, pihaknya akan melakukan pemantauan melalui pos yang ada di rumah Mangku Bon di Banjar Dinas Pucang, Desa Ban. “Kita harus terus melakukan pemantauan. Hal itu penting untuk mengetahui titik-titik lokasi kebakaran itu,” katanya. Selain itu, kata Arimbawa, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan KRPH Bali Timur. Dari pengamatan yang dilakukan hingga siang hari, masih terlihat asap terus menebal. Kendati demikian, tindakan pemadaman tidak bisa dilakukan. Alasannya, medan dan lokasi kebakaran itu mencapai ketinggian 1.500 mdpl.

“Namun, jika api mendekati permukiman atau perkebunan milik warga, maka baru dilakukan pemadaman dengan cara membuat sekat untuk api. Hal itu harus dilakukan dengan tujuan agar api tidak mendekati permukiman dan juga perkebunan milik warga,” tegas Arimbawa. Sementara itu, KRPH Daya I Gede Susila mengungkapkan, untuk saat ini kebakaran yang terjadi di lereng Gunung Agung masih terpantau kepulan asap tipis. Pada pagi hari malah kebakaran itu terpantau sedikit mengecil. Sementara malam harinya kembali tampak membesar. “Itu disebabkan terik matahari yang panas ditambah tiupan angin yang kencang. Hal itulah yang membuat api semakin membesar,’’ tambah Gede Susila. Lalum apa penyebab kebakaran itu, prediksi Gede Susila, dikarenakan faktor alam. Menurutnya, api itu dipicu gesekan dahan pohon. Di kawasan itu memang tumbuh banyak pohon cemara. (kmb41)

Bali Post/kmb41

KEPULAN ASAP - Masih terlihat kepulan asap di lereng Gunung Agung akibat kebakaran lahan hutan.

Diduga Depresi

Jero Mangku Nekat Terjun ke Laut Padangbai Amlapura (Bali Post) Pamedek Jro Mangku Ketut Merta nekat menceburkan diri ke laut saat hendak melakukan persembahyangan di Pura Payogan (Pura Silayakti) Dusun Luhur, Padangbai, Manggis, Rabu (28/8) kemarin. Untung nyawa pria asal Dusun Saren Kauh Desa Buda Keling, Bebendem itu dapat diselamatan setelah Jero Mangku itu ditolong rekannya Komang Suartana. Berdasarkan informasi yang dihimpun Rabu (28/8) kamarin, sekitar pukul 10.00 Wita, Jero Mangku itu bersama rombongan Pasek Gelgel Saren Kauh tiba di Pura Silayukti. Bersama sekitar 50 orang, mereka melakukan persembahyangan di Pura Tanjung Sari dan Pura Silayukti. Sekitar pukul 12.00 Wita, Jero Mangku saat itu mendahului rombongan lainnya melakukan persembahyangan ke Pura Payogan Sulayukti. Bukanya sembahyang, Jero Mangku justru dilihat lompat pagar pura dan menuruni tebing kurang lebih sekitar 30 menitan. Sebelum terjun ke laut sempat Jero Mangku duduk di bebatuan tebing. Namun selanjutnya, nekat menceburkan diri ke laut. Melihat Jero Mangku menceburkan diri ke laut, rekan rombongan lainnya yakni I Komang Suartana dan Wayan Lanus dengan cepat memberi pertolongan. Beruntung, Jero Mangku berhasil

Bali Post/ist

PERAWATAN - Korban saat menjalani perawatan di RSUD Karangasem.

Tabrak Gulungan Kabel Milik PLN

Budiarta Alami Luka Bakar

Amlapura (Bali Post) Kecelakaan tunggal dialami pengendara sepeda motor I Komang Budiarta, Rabu (27/8) malam. Kecelakaan itu terjadi di Jalan Raya Sibetan menuju Duda Timur, tepatnya di Simpang Tiga Jalan Gajah Mada, Banjar Wates Tengah, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat. Akibat kejadian itu, pengendara sepeda motor Komang Budiarta mengalami luka-luka karena terbakar setelah menabrak gulungan kabel listrik milik PLN di pinggir jalan. Korban I Komang Budiarta berasal dari Banjar Dinas Juuk Legi, Desa Duda Timur, Selat. Ia mengendarai sepeda motor jenis Suzuki Satria DK 3131 RR. Saat itu, ia datang dari arah utara (Sibetan) hendak menuju Duda Timur. Setibanya di lokasi, pengendara yang kurang hati-hati itu menabrak gulungan kabel milik PLN yang berada di pinggir jalan. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka-luka. Setelah sempat dirawat di Puskesmas Selat, kemudian korban dirujuk ke RSUD Karangasem untuk mendapatkan perawatan intensif dari tim medis. Kanit Lakalantas Polres Karangasem Ipda I Nyoman Sucipta mengatakan, kecelakaan itu disebabkan Komang Budiarta lalai saat mengendarai sepeda motor di jalan raya. Sehingga sepeda motornya menabrak gulungan kabel milik PLN yang berada di pinggir jalan raya. “Akibat kejadian ini, korban mengalami luka bakar di bagian punggung kiri, pantat, pergelangan tangan kiri dan kanan, betis kanan dan kiri,’’ ujar Ipda Nyoman Sucipta. Korban sempat dirawat di Puskesmas Selat dan akhirnya dirujuk ke RSUD Karangasem. Sementara kondisi sepeda motor korban ringsek akibat benturan yang dialami. (kmb41)

dievakuasi dari tengah laut dalam kondisi selamat. Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Karangasem, I Gusti Ngurah Eka, mengungkapkan, keterangan yang diperoleh dari pamedek yang menyelamatkan Jero Mangku itu adalah I Komang Suartana. Awalnya, Jero Mangku turun dari Pura Payogan Silayukti dengan cara melompati tembok pura. Suartana sempat memegangi tangan mencegah Jero Mangku agar tidak nekat meloncat. Namun, pegangannya justru terlepas. Kemudian Jero Mangku turun dan menceburkan diri ke laut. Suartana, kemudian mengikuti dengan sigap dan beruntung mampu menyelamatkan Jero Mangku itu. “Keterangan dari istri Jero Mangku, Ni Wayan Runi, bahwa sebelumnya kurang lebih sekitar satu minggu mengalami depresi. Berteriak-teriak tanpa sebab di rumah,’’ ujar Istri Jero Mangku. Dari hasil keterangan yang dikumpulkan, Jero Mangku itu nekat menceburkan diri akibat mengalami depresi berat. Tindakan yang dilakukan tanpa berpikir panjang itu mengakibatkan terjadi luka-luka di beberapa bagian tubuhnya. Karena itu, Jero Mangku sempat dievakuasi ke Puskesmas Manggis. Namun, Jero Mangku sudah kembali ke rumahnya bersama rombongan. (kmb41)

Bali Post/kmb41

PERAWATAN - Personel Basarnas Karangasem saat bersama korban di Puskesmas Manggis yang sedang mendapatkan perawatan.

Semua Partai Sudah Tunjuk Kader Duduki Pimpinan DPRD Karangasem Sejumlah partai politik (parpol) yang merebut kursi di DPRD Karangasem sudah menunjuk kadernya. Namanama kader terpilih sudah disetorkan untuk menempati posisi wakil DPRD Karangasem. Keputusan itu, setelah DPC partai politik di kabupaten itu menerima rekomendasi dari DPP partainya masing-masing. Lalu, seperti apa kira-kira bocoran yang santer terdengar, terkait konstalasi struktur pimpinan dan wakil dewan di DPRD Karangasem itu?

MESKI memang mayoritas belum dapat SK, namun bocoran siapa yang ditunjuk menjadi pimpinan dewan dan wakil dewan sudah santer terdengar. Dari partai pemenang, PDI-P, konon telah ditunjuk I Gede Dana sebagai Ketua DPRD Karangasem. Partai Golkar menugaskan I Nengah Sumardi yang dipercaya duduk di wakil DPRD. Sedangkan Partai NasDem secara mengejutkan SK dari DPP mempercayakan I Made Agus Kertiana yang notabene DPRD new comer duduk selama satu tahun. Namun, setelah itu rencananya Wakil Ketua DPRD itu akan digantikan oleh I Gusti Ngurah Subagiatha yang merupakan anak Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri. Sementara Partai Gerindra memberi mandat I Wayan Parka sebagai new comer menduduki jabatan Wakil Ketua DPRD. Plt. DPC Partai Golkar I Gusti Ngurah Setiawan saat dikonfirmasi Kamis (28/8) kemarin mengungkapkan, berdasarkan hasil rapat pleno di DPP Partai Golkar, maka DPP menunjuk I Nengah Sumardi sebagai Wakil Ketua DPRD Karangasem. Sumardi sebelumnya sempat menjabat Ketua DPRD periode 2014-2019. Setiawan menambahkan sebelumnya, pihaknya mengusulkan empat nama duduk di Wakil Ketua DPRD yakni I Gusti Agung Dwi Putra, I Komang Mustika Jaya, I Wayan Tama, dan I Nengah Sumardi. “Apa pertimbangan kemudian I Nengah Sumardi ditunjuk menjadi Wakil Ketua DPRD Karangasem. Hal itu terus terang saya kurang tahu. Itu keputusan DPP. Semua murni kewenangan DPP Partai Golkar. Astungkara hari ini (Rabu, red), SK-nya turun,” terangnya. Ngurah Setiawan berharap agar tugas atau kepercayaan yang diberikan kepada I Nengah Sumardi sebagai Wakil Ketua DPRD itu bisa benar-benar dimanfaatkan dengan baik. Apalagi, sebelumnya sem-

pat lima tahun menjabat Ketua DPRD. ‘’Sangat diharapkan Pak Sumardi bisa berkontribusi kepada partai termasuk berjuang demi kepentingan masyarakat Karangasem,’’ harapnya. Sementara itu, I Made Agus Kertiana mengatakan pihaknya sejatinya tidak mengincar jabatan Wakil Ketua DPRD Karangasem. Namun, jika memang diberikan kepercayaan, ia berjanji dengan sepenuh hati akan menjalankan dengan baik tanggung jawab yang dibebankan itu. “Sesungguhnya kursi Wakil Ketua DPRD itu bukan tujuan. Tetapi, kalau toh memang saya diberikan mandat, maka sudah pasti konsekuensinya saya wajib menjalankan amanat partai itu dengan baik,” janji Agus Kertiana. I Wayan Parka mengaku merasa bersyukur jika benar-benar ditunjuk DPP Partai Gerindra duduk sebagai Wwakil Ketua DPRD. Bisa jadi, pertimbangannya mungkin karena mampu meraih suara ter-

banyak di antara caleg Gerindara lainnya. “Itu sudah amanah partai. Jadi, saya pasti siap menjalankan tugas dengan penuh komitmen dan tanggung jawab,” janjinya. I Nengah Sumardi mengungkapkan secara lisan dari hasil pleno di DPP, memang ia sudah ditunjuk menjadi Wakil Ketua DPRD dari Partai Golkar. “Secara lisan memang sudah. Namun, SK-nya belum saya terima. Jadi, saya belum berani memastiakn 100 persen. Kalau sudah terima SK-nya baru berani bilang resmi. Tunggu saja. Semoga SK-nya segera turun,” harap Sumardi. Jika diberikan mandat duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Karangasem, pihaknya sudah pasti sangat senang dan menyambut positif. Sebab, itu merupakan amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada dirinya.“Jika benar, saya siap menjalankan tugas dengan baik. Ini adalah amanat partai yang harus dijalankan dengan all out,” tegas Sumardi. (nan)


Kamis Umanis, 29 Agustus 2019

Pusat Dorong Pertumbuhan Ekonomi Baru di Nusa Penida

Semarapura (Bali Post) -

Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) turun langsung ke wilayah kepulauan Nusa Penida, Selasa (27/8) lalu. Ini sebagai tindak lanjut dari rencana pengembangan Kawasan Pedesaan Prioritas Nasional (KPPN) untuk lima tahun ke depan. Melihat realita di lapangan, Kepala Pusat Pengembangan Kawasan Perkotaan, BPIW Kementerian PUPR, Agusta Ersada Sinulingga, menilai Nusa Penida memang harus didorong masuk KPPN, sehingga pusat bisa memenuhi kebutuhan infrastruktur Nusa Penida. Ersada bersama Kabid Perdesaan M. Rudy Srahaan melihat langsung potensi daerah apa yang bisa diangkat dari Kabupaten Klungkung. Diawali dari melihat Kelompok Petani Rumput Laut Sari Segara di Dusun Semaya, Desa Suana, dilanjutkan ke Pengrajin Tenun Cepuk dan Rangrang di Dusun Tanglad, Desa Tanglad, Nusa Penida, dilanjutkan ke Klungkung Daratan mengujungi Pengerajin Batok Kelapa yang berada di Dusun Sarimertha, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan. Menurut Ersada, melihat Pulau Nusa Penida yang memiliki potensi besar, maka dari itu harus didukung untuk pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru serta pembangunan kawasan perdesaan untuk menjadi prioritas ke depan. Menurutnya, KPPN akan menjadi

lokomotif dalam pengembangan ekonomi desa dan kawasan perdesaan. “Klungkung ini bisa kita dorong masukan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 - 2024 nanti untuk bisa menjadi salah satu KPPN. Namun, keputusannya ada pada Bappenas, kami dari PUPR tentunya bisa mendukung dan mendorong, menyampaikan kondisi sebenarnya di lapangan,” ujar Ersada. Ia menambahkan, dari kondisi saat ini, bisa dilihat memang perlu dukungan infrastrukturnya. Sehingga perkembangan pariwisata di Nusa Penida ini terus meningkat. “Jangan sampai terjadi penurunan, kalau ini kita biarkan takutnya akan turun. Maka dari itu ini harus kita dorong supaya bisa lebih meningkat sesuai dengan kedatan-

gan wisatawan mancanegara ke Pulau Nusa Penida ini, sehingga mereka merasa nyaman datang ke pulau ini,” imbuhnya Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra meminta kepada seluruh OPD Pemkab Klungkung yang terlibat aktif dalam penyusunan KPPN, harus memberikan dukungan penuh. Sebab, keterpaduan perencanaan memiliki tempat yang penting untuk pengembangan KPPN di Klungkung. Pusat sudah memberikan respons luar biasa, sehingga momentum ini tidak disia-siakan, untuk mewujudkan Nusa Penida lebih baik dari sebelumnya. “Mari terus kawal ini, dukung apa yang dibutuhkan, agar pusat tetap melihat ini sebagai kebutuhan yang mendesak bagi perkembangan Nusa Penida,” tegasnya. (kmb31)

NUSA PENIDA - Tim dari Kementerian PUPR saat turun ke Nusa Penida.

Bali Post/gik

Tabrak Truk Parkir, Mahasiswa Tewas Bali Post/gik

DESTANA - BPBD Klungkung dan perangkat desa di Desa Suana, saat mempersiapkan desa ini sebagai Destana.

Suana, Desa Tangguh Bencana

Semarapura (Bali Post) Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, dipilih sebagai Desa Tangguh Bencana BPBD Klungkung. Suana dipilih berdasarkan hasil analisa BPBD. Desa Suana dianggap sebagai salah satu desa yang rawan terjadi bencana ataupun terdampak bencana di Nusa Penida. Untuk mematangkan rencana ini, BPBD Klungkung turun ke Nusa Penida, Rabu (28/8) kemarin, untuk memfasilitasi Desa Suana menjadi Destana (Desa Tangguh Bencana). Kepala Subbidang Kesiapsiagaan Pendidikan dan Pelatihan BPBD Kabupaten Klungkung I Made Syantara, mengatakan, pembentukan Destana ini dalam struktur desa setempat, sebagai antisipasi masyarakat supaya tanggap, siaga serta sigap terhadap kondisi kebencanaan. “Jadi, sebelum ada bencana sudah siap menghadapinya baik dari struktur administrasi maupun struktur budaya (penanganan di lapangan),” katanya, saat memberikan gambaran umum mengenai konsep desa tangguh bencana. Syantara menegaskan, pembentukan Destana ini, sesuai dengan UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana dan Peraturan Kepala BNPB Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pembentukan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana. Melibatkan, Perangkat Desa, Badan Permusyawaratan Desa, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, PKK Desa, Bendesa Adat, Karang Taruna, Linmas dan tokoh masyarakat Desa Suana. Destana menurut Syantara, mampu menumbuhkan generasi siaga demi pembangunan bangsa yang berkelanjutan tersebut. Sehingga seluruh elemen masyarakat di desa diberikan pengetahuan penuh dalam sistem tanggap bencana. Tidak hanya dari BPBD, lembaga lain seperti dari Baperlitbang juga turun memberikan materi tentang internalisasi pengurangan risiko dalam program pembangunan daerah dan DPMDPPKB (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) Klungkung tentang konsep rencana anggaran pendapatan dan belanja desa berbasis pengurangan risiko bencana. Kasi Trantib Kecamatan Nusa Penida I Dewa Nyoman Sudana, berharap Destana ini membuat masyarakat Desa Suana lebih siap menghadapi bencana. Dengan demikian, maka ini dapat mengurangi jatuhnya korban jiwa ketika terjadi bencana. Dia berharap Destana ini bisa menular ke desa lainnya di Nusa Penida. (kmb31)

Semarapura (Bali Post) Seorang mahasiswa mengalami kecelakaan fatal di Jalan By-pass Prof. Ida Bagus Mantra, Desa Tangkas, Klungkung, Rabu (28/8) dini hari. Korban I Komang Eko Widnyana (19) asal Dusun Umasalakan, Desa Takmung ini seketika tewas di TKP setelah menghantam pantat truk yang tengah parkir di pinggir jalan, persis di sebelah barat Jembatan Tukad Unda. Korban mengalami luka parah, karena saat berkendara juga tidak mengenakan helm. Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Made Teja Dwi Permana mengatakan, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 00.30 Wita. Saat itu, korban datang dari arah utara, hendak belok ke timur. Saat tiba di TKP, tibatiba sepeda motornya, DK

2802 ML, hilang kendali dan menghantam keras pantat truk, yang belum diketahui pemiliknya. Di TKP nampak gelap, lantaran minim lampu penerangan jalan. “Korban terpental jauh usai kecelakaan dan meninggal dunia di TKP setelah alami cedera kepala berat,” kata kasat lantas. Sepeda motor korban juga nampak ringsek. Hingga berita ini ditulis, belum diketahui siapa pemilik truk yang ditabrak pantatnya itu. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kasus ini semakin menambah panjang daftar korban lakalantas di Jalur By-pass Prof. Ida Bagus Mantra. Jalur ini selalu membawa maut, bagi pengguna jalan yang tidak mematuhi aturan berlalu lintas. Ini pula yang membuat polisi berulang kali melaku-

kan sosialisasi menjelang Operasi Patuh Agung 2019, yang akan dimulai, Kamis (29/8) hari ini sampai 14 hari ke depan. Saat sosialisasi, polisi menyampaikan delapan sasaran utama pelanggaran berlalu lintas. Antara lain, yakni, pengendara sepeda motor tanpa helm dan pengemudi roda empat yang tidak menggunakan sabuk keamanan (safety belt). Sasaran lainnya, pengguna jalan yang membawa kendaraan melebihi kecepatan, ranmor yang melawan arus, pengguna jalan yang masih di bawah umur, maupun yang sedang mabuk saat mengendarai ranmor. Selain itu, polisi juga fokus pada pengguna jalan yang menggunakan HP saat mengendarai kendaraan. Ini persoalan serius karena kerap memicu terjadinya

kecelakaan. Kendaraan yang menggunakan lampu strobo, rotator dan sirine yang tidak sesuai aturan, semua juga akan dilakukan penindakan oleh aparat. Pada prinsipnya, menjelang Operasi Patuh

Agung, pihaknya berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat. “Tidak hanya menjaga keselamatan sendiri, tetapi juga keselamatan pengguna jalan lain,” kata Kasat Lantas. (kmb31)

Bali Post/ist

KORBAN - Polisi saat mengevakuasi jenazah korban dengan kantong mayat di TKP.

Perluas Penyediaan Air Minum, Pemkab Siapkan RAD-AMPL Semarapura (Bali Post) Pemkab Klungkung merumuskan rencana kerja dalam upaya memperluas penyediaan air minum, untuk meningkatkan kesehatan lingkungan. Perencanaan itu tertuang dalam

RAD-AMPL (Rencana Aksi Daerah Air Minum Penyehatan Lingkungan). Perencanaan ini, sudah masuk ke dalam penyusunan tahapan agenda kerja, Rabu (28/8) kemarin, melibatkan District Project Management Unit

Bali Post/gik

PERTEMUAN - Dinas PUPR-PKP saat melakukan pertemuan menyusunan RAD-AMPL.

(DPMU), Panitia Kemitraan (Pakem), Konsultan, dan Pemerhati Air Minum di Klungkung. Kasi Pengembangan SPAM bidang Cipta Karya Dinas PUPRPKP (Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman), Ketut Gede Sri Jaya, menyampaikan, sudah menyiapkan Tim Penyusun RAD-AMPL, agenda kerja, menyiapkan kebutuhan data dan rencana aksinya. Ini sebagai upaya mempecepat pembangunan, pengembangan dan penyediaan air minum dan kesehatan lingkungan. Dalam pertemuan itu, semua pihak menyambut baik. ‘’Seperti apa detail rencana aksi itu nanti, belum bisa dibeberkan lebih jauh, karena masih dalam tahap penyusunan,’’ tegasnya. Bupati Klungkung Nyoman Suwirta menyampaikan bahwa RAD-AMPL ini sejalan dengan misi pemerintah daerah, mewujudkan sarana prasarana wilayah yang seimbang dengan tetap menjaga sumber daya alam dan lingkungan hidup. Dia menegaskan agendanya juga

harus sesuai dengan tujuan besarnya. Tentu dokumen perencanaannya harus sinkron, datanya berbasis up to date, dan yang terpenting adalah agenda rencana aksinya bisa sinkron dan selaras dengan RPJMD Provinsi dan RPJMN. “Ini harus sesuai dengan RPJMD yang sudah ditetapkan dan tata ruang yang masih berlaku. Selain itu, juga harus sejalan dengan kajian lingkungan strategis,” tegasnya. Dalam pertemuan itu, dipaparkan materi program prioritas, rancangan matriks program dan anggaran yang wajib ada dalam RAD-AMPL oleh Dinas PUPR-PKP, penyusunan materi dan tim RAD-AMPL serta Mitra Konsultasi di luar Pemkab, oleh Perwakilan District Coordinator (DC) Klungkung Indra Budi Cahyanto. Ada juga integrasi RAD-AMPL ke dalam perencanaan Pembangunan Daerah (RKPD dan APBD) dan Menyusun Rencana Kerja Hingga Akhir 2023 oleh Perwakilan Local Government Spesialis (LGS) ROMS 10 Bali Wayan Merta Jiwa. (kmb31)


Kamis Umanis, 29 Agustus 2019

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 72 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA Dicari Wanita Pembantu RT Tinggal Dalam untuk Rumah. Gaji 2 juta SMS WA 0816571027 B.BP.004.08.19.0000850

!Dcr Kywti Adm Konsultan Pajak Bs Komputer, SIM C. 085102831808

B.BP.001.08.19.0000810

Aneecha Cruises cari staf Reservasi,Sales,Accounting.max30th min.D1,Bhs.Ing,Comp.Krm CV ke: operations@baliyachtservices. com WA:085237542424

B.BP.001.08.19.0000901

BVC Krj Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan resto Pasti Brangkat Line WA 081375409869 & 087754689692 B.BP.004.08.19.0000780

Dcr 3Tk Kbn,3 PRT,2 Stpm Hub. Villa Ayu Br.Kuwum Kauh II/21X Krbkn,Ph.4731979 B.BP.154.08.19.0000904

Dcr Mrktng Ulet.Pnglmn Kredit/ Tbungan H.0361-4783512-8423787 B.BP.001.08.19.0000689

Dcr PRT Sopir Staf Kuliner WA 081337613731 Sukawati B.BP.004.08.19.0000851

Dicr 1 Navigator/Kernet untuk pengiriman Sepeda Motor, Hub. Dealer Sekar sari,Jl.Hasanudin No.40 Dps Jalm 10.00 - 14.00

Dcr Sgr Supervisor Lapangan u/ Kontraktor.Hub:087861160314/ hakersenbali@yahoo.co.id

SERVICE

SERVICE

B.BP.001.08.19.0000895

B.BP.001.08.19.0000875

Dcr u/Staff(Semua Posisi)bawa Lam.Ke Rustica Restrn Jl.Batu Belig No.1 Krbkn (0361)4737812 B.BP.004.08.19.0000903

Dcri 1 Senior Cook dan 2 Cook Helper, pria/wanita utk Resto di Renon. Hub:081999744747 B.BP.001.08.19.0000900

Dibthkan penjahit khusus sofa, bantal u/perusahaan manufaktur Usia Maks35th,brpnglm dibidang nya,domisili Bali-Denpasar. CV email ke: ktbali.hr@gmail.com/ Hub:081237787734 B.BP.031.08.19.0000899

Dicari Sopir Pribadi Domisili Denpasar.Hub:087898301403 B.BP.001.08.19.0000879

Mature Driver for Private Vila Seminyak area, speaks English, havemotorbike,HP.10AM-5PM,Mon -Sat.No taxi drivers.Have a re ferences.Call/WA:0812-388-3960

DIJUAL MOBIL TOYOTA

Avanza Veloz 1.5 AT 2014 Hitam tgn I, 148Jt Hub.08123605780 B.BP.001.08.19.0000905

Avanza’11 AT Tgn 1 Bgs 94,5Jt Graha Permai B4, 081328760888 B.BP.001.08.19.0000885

B.BP.001.08.19.0000902

Resto di Sanur Cr:Bartender & Waitress. Dharsana:08123614559 B.BP.001.08.19.0000878

The Griya Villas di Bunutan Amed,Dcr:Supervisor Restaurant FO.Kirim CV:info@thegriya.com

Dicari 2 Sopir,1 Suster(Rawat Lansia)Wanita,1PembantuRumah Tangga,1 Tukang Kebun.Lam ke: hrd@hideawaydevelopment.com HP:081246796469

Urgent:Akuntansi SMK/D/S1, CV: send to info.bcr2001@gmail.com

B.BP.001.08.19.0000880

B.BP.001.08.19.0000846

B.BP.012.08.19.0000716

PROPERTY DIJUAL TANAH

Djl Tnh SHM 8,15 Are Jl Merdeka X No.9 Kuta Bali,Belakang Bali Bakery.Hub:081353099090

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Djl Tnh SHM LT29A & LT9A Lok. Ds.Kutuh Kuta Selatan(Br.Dinas Jaba Pura) Hub.081511365348, 08121089331, 081353154021, 083119647261 Bank Mandiri Taspen

B.BP.001.08.19.0000828

3A bs ambil 1A Jl.Glogor Carik Gg.Kangguru No.2. 085101818655

B.BP.154.08.19.0000911

PROPERTY DIJUAL RUMAH

Jual Cpt Rumah/Nego/Jl.Pulau Galang-Perum Amerta Wisata//LB =220m2-LT=107m2//081.138.62300 B.BP.001.08.19.0000883

B.BP.001.08.19.0000886

Jual Cepat Nego Full//SHM// Jl.Dewi Sri 2-Legian//LT=640m2 -L.Depan=14m//081.138.62300 B.BP.001.08.19.0000882

RUPA-RUPA Dijual Cepat 150 kursi Futura Bks&Meja 1 Kaki, 081946759043 B.BP.001.08.19.0000908

Dijual Genzet Body Silent Caterpilar 80Kva Kondisi Prima & Bersih Minat HP.081338528811 B.BP.001.08.19.0000659

BIRO JASA Bantu Lapor Pajak SPT Tahunan BulananSIUP NPWP 081338344155 B.BP.001.08.19.0000162

KEHILANGAN Hlg BPKB SPM an I Gst Md Kasta DK 8043 FX Hub.085738226772 B.BP.166.08.19.0000861

Hlg STNK Honda Scopy Pth 2015 N 3242 EEF An.Desi Kurniasari B.BP.001.08.19.0000891

KONSULTASI Mukjizat nyata. Rmh Tnh laku 7hr,Konglmrt,Pryk,pbrik,Lumph, skt jiwa Ir.Arya 08980989298 B.BP.004.08.19.0000897


Kamis Umanis, 29 Agustus 2019

Tak Kunjung Diumumkan Hasil Seleksi Direktur PDAM Bangli (Bali Post) -

Panitia seleksi (Pansel) Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bangli kabarnya sudah menuntaskan proses seleksi terhadap seluruh peserta tes. Namun hingga Rabu (28/8) kemarin, belum ada pengumuman terkait siapa yang diputuskan untuk memimpin perusahaan daerah tersebut. Lamanya pengumuman ini pun mengundang banyak spekulasi di masyarakat.

Kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bangli.

Pengendara di Bawah Umur Jadi Sasaran Ops Patuh Agung 2019 Bangli (Bali Post) – Fenomena anak di bawah umur yang mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya masih marak dijumpai di Bangli. Meski tak mengantongi surat izin mengemudi (SIM), namun banyak anak yang nekat membawa sepeda motor untuk pergi ke sekolah. Hal itu tak ditampik Kasatlantas Polres Bangli AKP Nengah Sona. Dikatakannya, salah satu hal yang menjadi alasan klasik masih adanya anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor, karena tidak adanya waktu orang tua mengantar anaknya ke sekolah. Selama ini pihaknya kerap mengingatkan para orang tua untuk tidak mengizinkan anak yang belum cukup umur pergi ke sekolah membawa motor untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. “Kami tidak pernah memberikan kesempatan itu. Kami sudah sering ingatkan kepada orangtua, sayang anak itu bukan dengan cara memberikan fasilitas motor, tapi sayang anak itu kami antaranak ke sekolah. Itu lebih bagus daripada membiarkan mereka mengendarai motor ke jalan raya,” terangnya, Rabu (28/8) kemarin. Dalam pelaksanaan operasi patuh agung 2019, pengendara kendaraan bermotor di bawah umur menjadi salah satu sasaran operasi Satlantas Polres Bangli. Operasi Patuh Agung dijadwalkan berlangsung selama dua minggu ke depan mulai 29 Agustus sampai dengan 11 September mendatang. Selain pengendara ranmor di bawah umur, AKP Sona menyebut ada tujuh pelanggaran lalu lintas lainnya yang akan menjadi sasaran prioritas dalam operasi patuh agung kali ini. Di antaranya pengemudi dan penumpang sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI, pengemudi roda empat/lebih yang tidak menggunakan sabuk keselamatan, pengemudi yang melebihi batas kecepatan maksimal, pengemudi ranmor yang melawan arus, pengemudi mabuk saat mengemudikan ranmor, menggunakan HP saat mengemudikan ranmor dan ranmor yang menggunakan lampu strobe/rotator/sirine. Operasi patuh akan digelar di sejumlah tempat yang telah menjadi target Satlantas Polres Bangli. Dalam pelaksanaan operasi patuh ini, jumlah personel yang dilibatkan sebanyak 50 orang anggota. Pengendara yang terjaring karena melanggar, akan dikenakan sanksi tegas berupa penilangan. Dijelaskan Sona, operasi patuh agung merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Polres Bangli setiap tahun. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sehingga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamsebtiblancar) bisa tercapai. Jelang pelaksanaan operasi patuh, pihaknya mengaku telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta menyebar baliho dan brosur. Dengan harapan semua masyarakat bisa menaati aturan berlalu lintas sehingga tidak terjaring operasi. (kmb40)

Balipost/ina

Menurut informasi yang dihimpun, ada lima orang pelamar yang telah mengikuti seleksi direktur PDAM Bangli. Proses seleksi dilaksanakan pihak Pansel dengan serangkaian tes selama sebulanan lebih. Mulai dari psikotes di RSJ, tes wawancara, dan tes pemaparan masalah. Para peserta juga telah dites langsung oleh Sekda dan Bupati. Meski seluruh tahapan tes sudah dituntaskan Pan-

sel sekitar sebulanan lalu, namun sampai sekarang belum ada kejelasan mengenai hasilnya. Padahal pengumuman itu sangat ditunggutunggu terutama dari peserta. Salah seorang peserta tes seleksi mengaku tidak memasalahkan mengenai bagaimana hasilnya nanti. Yang terpenting, diumumkan segera berdasarkan hasil tes yang transparan. “Biar tidak kepikiran terus. Kalau memang sudah tidak lolos ya su-

dah, silakan. Tidak masalah. Itu sih kalau menurut saya,” ujarnya. Ketua Pansel I Wayan Puja belum bisa dikonfirmasi terkait hasil seleksi direktur PDAM tersebut. Beberapa kali dihubungi wartawan, tidak pernah mau dijawab. Sementara itu, seleksi Direktur PDAM Bangli yang telah berjalan selama ini, mendapat perhatian anggota DPRD Bangli Jro Gede

Tindih. Selaku wakil rakyat, ia berharap sosok calon direktur yang dipilih menempati kursi Direktur PDAM Bangli adalah yang sesuai dengan nilai hasil tes, benarbenar paham dengan PDAM dan inovatif. Sehingga bisa membawa kemajuan dan perkembangan untuk PDAM ke depannya. Bukan dipilih berdasarkan faktor kedekatan atau politis. “Kalau penjaringannya dilakukan melalui testing, ya siapa nilai tertinggi itu yang lolos. Kalau memang mau politis, ya politislah dari awal. Tidak usah mengadakan testing. Kan begitu logika sederhananya,” pungkasnya. (kmb40)

Penerapan Perda KTR Tidak Optimal Bangli (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten Bangli selama ini telah menerapkan peraturan daerah (Perda) tentang kawasan tanpa rokok (KTR). Namun, penerapan perda tersebut nampaknya tidak berjalan optimal. Buktinya masih banyak perokok yang bisa merokok di sembarang tempat. Di lingkungan kantor Pemkab Bangli contohnya. Meski jelas-jelas masuk sebagai areal KTR, namun masih banyak oknum yang bisa merokok di dalam ruangan. Tak jarang, pemandangan merokok juga dijumpai

saat kegiatan rapat kerja di DPRD. Pemandangan itu masih banyak terjadi, lantaran belum adanya penyediaan areal khusus untuk merokok (smoking area). Di sisi lain, hal itu juga dikarenakan masih lemahnya penindakan dan pemberian sanksi terhadap para pelanggar, sehingga membuat perda KTR tak ubahnya seperti macan ompong. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli dr. Nengah Nadi dikonfirmasi, Rabu (28/8) kemarin, tak menampik bahwa keberadaan areal merokok khususnya di

lingkungan Kantor Pemkab masih minim. Penyediaan areal merokok sebenarnya menjadi tanggung jawab masingmasing instansi. Terbatasnya anggaran menjadi salah satu alasan belum tersediannya areal merokok. Namun demikian, dr. Nadi mengklaim sejak Perda KTR diberlakukan sudah terjadi perubahan. Ia mencontohkan di Kantor Diskes Bangli. Sebelum diberlakukannya Perda KTR, banyak pegawai yang merokok di areal kantor. Setelah diberlakukannya perda tersebut disertai dengan penindakan terhadap yang

melanggar, perokok di areal kantor menjadi berkurang. Disebutkannya, sesuai Perda adapun kawasan yang ditetapkan sebagai KTR meliputi, fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja dan tempat umum. “Fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas memang tidak boleh ada yang merokok. Memang tidak disediakan areal merokok,” jelasnya. Terpisah, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bangli Dewa Agung Sury-

adarma juga mengakui bahwa keberadaan areal merokok selama ini masih sangat minim, bahkan tidak ada. Ketika Perda KTR diterapkan menurut Suryadarma, idealnya harus disertai dengan penyediaan areal merokok. Dikatakannya, untuk tahun 2019 ini, tidak ada kegiatan khusus yang dirancangnya untuk penegakan KTR. Kegiatan yang dilaksanakan pihaknya lebih banyak pembinaan ke sekolah-sekolah. Meski demikian dalam pembinaan itu disisipkan juga dengan imbauan mengenai anti narkoba dan KTR. (kmb40)

Jumlah Petugas Minim KPH Bali Timur Kewalahan Amankan Hutan

Bangli (Bali Post) UPTD Kesatuan Hutan (KPH) Bali Timur kewalahan mengamankan kawasan hutan. Hal ini dikarenakan jumlah polisi hutan (Polhut) dan tenaga penyuluh kehutanan yang dimiliki saat ini sangat minim. Staf Teknis UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bali Timur I Ketut Parwata, Rabu (28/8), mengatakan UPTD KPH Bali Timur mewilayahi kawasan hutan di dua kabupaten, yakni di Bangli dan Karangasem. Di Kabupaten Bangli, luas hutan yang diwilayahi 9.341 hektar. Terdiri dari hutan wisata 2.649 ha dan hutan lindung serta Hutan Produksi Terbatas (HPT) seluas 6.239 ha. Meski dari sisi luas hutan diakuinya sedikit, namun untuk pengamanan, pihaknya mengaku agak kewalahan karena jumlah personel pengamanan yang dimiliki minim. Disebutkannya, hutan di Kabupaten Bangli dibagi menjadi tiga Resort Polisi Hutan (RPH), yakni RPH Kintamani Timur, RPH Kintamani Barat dan RPH Penelokan. Masing-masing RPH diamankan dua personel. Diakui secara aturan, memang tidak ada jumlah ideal mengenai tenaga pengaman. Namun pernah dibuat mengenai jumlah idealnya. Dengan luas hutan per 1.000 hektar,

idealnya diamankan 5 hingga 10 personel. Disampaikannya kekurangan tenaga pengamanan hutan sudah terjadi sejak lama, sejak urusan kehutanan diserahkan ke provinsi. Di sisi lain, untuk perekrutan tenaga pengamanan kehutanan dan penyuluhan kehutanan, saat ini terkendala adanya kebijakan moratorium. Di tengah minimnya jumlah personel, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan, pihaknya selama ini menggencarkan upaya patroli. Patroli dilakukan dengan berkolaborasi dengan melibatkan unsur TNI/Polri dan tokoh masyarakat untuk melakukan penyuluhan. Disinggung mengenai kasus pembalakan hutan di Kintamani, dikatakan relatif minim. Kasus pencurian kayu hutan yang terjadi di Munduk Mesehan Gunung Catur beberapa hari lalu, kata dia, baru pertama kali terjadi. Sebelumnya sempat diberitakan, seorang petani di Desa Selulung, Kintamani berinisial I Wayan S (50) diamankan aparat Polsek Kintamani, Jumat (23/8), lantaran kedapatan mencuri kayu di hutan milik pemerintah. Selain pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit gergaji mesin, meteran, sabit dan beberapa balok kayu hasil

curian. Penangkapan I Wayan S berawal dari kegiatan patroli yang dilaksanakan sejumlah polisi kehutanan dan masyarakat Banjar Mesahan, Desa Selulung ke hutan Munduk Mesahan Gunung Catur RTK 5. Sekitar pukul 11.30 wita, salah satu petugas polisi

kehutanan I Wayan Sulatra menemukan 7 pohon yang sudah ditebang. Pohon tersebut berjenis Jempinis, Mahoni dan Kacu. Mendapati hal itu, polisi kehutanan kemudian berkoordinasi dengan Perbekel Selulung dan selanjutnya bersama-sama melakukan pengecekan ke rumah I

Wayan S yang pada saat itu sedang membangun rumah. Setelah dilakukan penelusuran dan dimintai keterangan, I Wayan S mengakui bahwa kayu yang dipakainya membuat rumah didapatkan dari hasil menebang pohon di hutan Munduk Mesahan. (kmb40)

Bali Post/ist

DITEBANG - Petugas menunjukan pohon yang ditebang I Wayan S di hutan Munduk Mesahan.


15

Neymar Makin Dekat ke Barca Paris – Neymar bakal kembali bermain di La Liga Spanyol. Penyerang sekaligus kapten timnas Brazil ini akan pindah dari Paris Saint-Germain (PSG) ke Barcelona atau Real Madrid yang berusaha menyegel kesepakatan sebelum bursa transfer Eropa ditutup, Senin depan. Pemain termahal dunia itu tampaknya lebih berpeluang bergabung dengan klub lamanya, Barcelona. ‘’Kami melanjutkan negosiasi. Kami lebih dekat dengan kesepakatan, namun belum ada kesepakatan,’’ kata Direktur Barca Javier Bordas kepada wartawan di Bandara Barcelona setelah kembali dari pertemuan dengan PSG di Paris, Rabu (28/8) kemarin. Menurut surat kabar Prancis Le Parisien, Barca telah menaikkan tawaran menjadi 170 juta euro yang dibayarkan dalam dua kali angsuran. Barcelona menjual pemain berusia 27 tahun itu ke PSG

pada 2017 dengan rekor dunia 222 juta euro. Sebelumnya Neymar mentweet kegembiraannya saat tampil di drama kejahatan Netflix, La Casa de Papel (Money Heist). Dia awalnya diedit dengan menunggu hasil dari kasus pemerkosaannya. Begitu polisi Brazil membatalkan penyelidikannya bulan lalu, Netflix kembali merilis episode untuk memasukkan Neymar. ‘’Aku bisa mewujudkan mimpiku dan menjadi bagian dari seri favoritku. Sekarang aku bisa berbagi Joao (karakternya) dengan kalian semua! Terima kasih @lacasadepa-

Denpasar (Bali Post) – Pemerintah hanya menunjuk Lala Studio sebagai satusatunya Tempat Uji Kompetensi (TUK) di Bali. Hingga kini, Lala Studio telah menggelar uji kompetensi level 2 enam kali dan berhasil meluluskan 126 instruktur senam yang mengantongi sertifikat dan diakui secara resmi oleh pemerintah. Ke-126 lulusan Lala Studio itu telah menerima sertifikat sekaligus membuktikan bahwa semuanya SDM berkualitas dan siap bersaing dengan instruktur senam mancanegara di era globalisasi ini. Mereka berdatangan dari Bali, Jatim, Jabar, dan Kalteng. Pemilik Lala Studio, Adolfina Grace Tangkudung, Rabu (28/8) kemarin, menyatakan telah menyerahkan sertifikat kepada lulusan uji kompetensi di Lala Studio, Jalan Veteran, Denpasar, barubaru ini. Ia berharap berbekal sertifikat senam dari pemer-

intah ini, para instruktur bisa menularkan ilmunya kepada instansi dan sanggar senam. ‘’Bagi instansi dan sanggar senam yang berniat menggunakan jasa instruktur senam, berhak menanyakan kepada yang bersangkutan apakah sudah mengantongi sertifikat dari pemerintah,’’ tutur Grace seraya mengaku bangga para lulusan uji kompetensi benarbenar berkualitas dan berdaya saing tinggi. Menurutnya, saat ini instruktur senam asing menyerbu Tanah Air. Mereka mengajar senam kepada masyarakat Indonesia seperti di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta. Instruktur mancanegara ini berdatangan dari Singapura, Malaysia, Taiwan, dan Vietnam. ‘’Kehadiran mereka harus dibendung. Caranya, instruktur dalam negeri bersikap profesional dengan mengikuti uji kompetensi yang dikuatkan dengan sertifikat,’’ ungkap Grace. Jika instruktur dalam

pel!’’ dia memberi tahu pengikut Twitter-nya. Neymar memiliki peran kecil dalam Season 3 dari drama kejahatan, yang mengikuti sekelompok perampok dan serangan terhadap Bank Spanyol. Neymar dituduh oleh Najila Trindade, seorang model Brazil, melakukan pemerkosaan di sebuah hotel Paris pada Mei lalu. Dia dengan keras membantah tuduhan itu dan kasus tersebut dibubarkan oleh seorang hakim di Sao Paulo pada 9 Agustus. Absen Di bagian lain, PSG dipastikan kehilangan dua peny-

erangnya dalam waktu cukup lama. Kylian Mbappe akan absen selama empat minggu, sedangkan Edinson Cavani selama tiga minggu karena cedera dalam pertandingan Ligue 1 melawan Toulouse pada Minggu lalu. Mbappe tertatih-tatih setelah hamstring kirinya cedera dalam kemenangan 4-0 PSG atas Toulouse di Parc des Princes. Pemain muda ini akan absen pada pertandingan pembuka grup Liga Champions PSG yang ditetapkan 17 atau 18 September. Dia juga dijadwalkan tidak turun dalam tiga pertandingan liga serta kualifikasi Euro 2020 Prancis di kandang melawan Albania dan Andorra awal bulan depan. Sementara itu, Cavani mengalami cedera pinggul

pada pertandingan yang sama. PSG memastikan pemain Uruguay ini tidak tampil tiga minggu yang berarti siap berlaga saat memulai kampanye Liga Champions. Pengganti Cavani, Eric Maxim ChoupoMoting, mencetak dua gol, Marquinhos membuat satu gol dan lainnya akibat bunuh diri pemain Toulouse. Cedera dua bintang terbesar PSG tersebut terjadi di saat ketidakpastian terus mengelilingi masa depan Neymar. Keinginannya kembali ke Spanyol belum terwujud, padahal jendela transfer Eropa ditutup pada 2 September. Jika bertahan di PSG, Neymar tidak bisa berlaga padatiga pertandingan pertama Liga Champions musim ini karena masih menjalani skorsing. (afp/kmb)

Lala Studio Luluskan 126 Instruktur Bersertifikat

Neymar

Bali Post/afp

Secara Profesional

Mencontoh China

Menurut JK, Indonesia bisa mencontoh China yang perkembangan teknologinya sangat cepat. Sebab, negeri tirai bambu itu menerapkan langkah meniru, lalu memperbaiki, dan melakukan inovasi. Dikatakan, memang tidak ada negara yang langsung maju karena inovasinya sendiri. Teknologi merupakan sesuatu yang berkembang, tidak bisa dimulai dari nol karena akan memakan waktu lama. Kemajuan bangsa juga tidak bisa direngkuh kalau implementasi Hakteknas hanya dalam bentuk seremonial saja. Pertama-tama, pendidikan harus lebih maju dan lebih baik dari tahun ke tahun. Sebab, dari pendidikanlah teknologi yang me-

Kamis, 29 Agustus 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih (1) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Sundara Kanda (2) 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 08:30 Wita Ocydia Home Shopping 09:00 Wita Seputar Bali Terkini 09:05 Wita Agrobisnis Vanili Kembali D ikembangkan 09:30 Wita Ocydia Home Shopping 10:00 Wita Seputar Bali Terkini 10:05 Wita Bali Channel Tourist TV 11:00 Wita Solusi Alternatif Soman 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih (2) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Folk Song 14:30 Wita Bali TV Shop 15:00 Wita Seputar Bali Terkini 15:05 Wita Bali TV Shop 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Ocydia Home Shopping 17:00 Wita DW TV 17:30 Wita Kartun Yudha Kanda (1) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali Malam 19:30 Wita Giliran Anda 20:00 Wita Orti Bali 20:30 Wita Folk Song 21:00 Wita Talk Show Merah Putih Revitalisasi Pasar Tradisional 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:30 Wita Bali Channel

miliki nilai tambah berasal. ‘’Negara sebesar ini yang punya 4.500 universitas, inovasinya baru nomor 85. China hanya punya 2.500 universitas. Artinya jumlah universitas tidak relevan dengan hasilnya,’’ imbuhnya. JK menambahkan, teknologi tidak hanya dalam bentuk IT, tetapi juga inovasi dalam pelayanan dan sistem. Suatu inovasi hanya bisa bermakna apabila dapat dikomersialkan. Kalau tidak bisa dikomersialkan atau dipasarkan, inovasi hanya akan berakhir untuk memenuhi lemari-lemari buku. Masyarakat Indonesia harus memiliki budaya membaca serta budaya untuk melakukan riset dan melahirkan inovasi. Universitas khususnya harus bisa melihat ke depan. ‘’Bukan hanya memperingati, tetapi membuat suatu target agar semuanya dapat menyumbangkan tenaga, pikiran, dan inovasi untuk kemajuan bangsa ke depan,’’ pungkasnya. (kmb32)

Gencar dikritik, pansel bergeming. Proses seleksi terus dijalankan. Kedua puluh orang yang dinyatakan lulus profile assessment dilakukan uji publik. Anggota Panitia Pansel Capim KPK Hendardi justru menyindir mereka yang berteriak memberi kritik. Saat melakukan uji publik terhadap salah satu capim, Rabu (28/8) kemarin di Gedung Sekretariat Negara, Hendradi melontarkan sindirannya. ‘’Sekurangkurangnya iman saya, tapi saya yang ke Malang untuk mengajak orang-orang di sana mendaftar capim KPK, saya bangga bapak bisa sampai ke tahap ini, daripada hanya teriak-teriak tapi tidak daftar. Kalau teriak-teriak saja lebih baik jadi suporter sepak bola,’’ kata Hendardi. Profesional Sikap menerima hasil pansel juga ditunjukan kalangan DPRRI. Publik diyakinkan bahwa proses seleksi capim KPK tidak perlu dipermasalahkan.

Nantinya saat uji kelayakan dan kepatutan akan dilakukan secara profesional. Hal itu ditegaskan Wakil Ketua Komisi III DPR-RI Herman Hery. ‘’Proses yang dilakukan Pansel KPK hingga menghasilkan 20 nama capim KPK, kami nilai prosesnya berjalan profesional dan propper. Kalau ada pihak yang mencurigai ada institusi tertentu yang diistimewakan, itu hak orang tersebut,’’ ujarnya. Ia menjamin proses uji kelayakan dan kepatutan calon pimpinan (capim) KPK akan berjalan profesional agar tidak ada keraguan di masyarakat terhadap calon yang nanti dipilih DPR. ‘’Kami berikan jaminan bahwa Komisi III DPR akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap 10 capim KPK secara profesional,’’ kata Herman Hery. (ant/kmb14)

Bali Post/ist

SERTIFIKAT - Instruktur senam yang mengikuti uji kompetensi di Lala Studio telah menerima sertifikat yang diakui pemerintah. negeri tidak bersertifikat, mancanegara. Untuk itu, liki sertifikat sehingga keotomatis akan tergerus dan Grace mengingatkan instruk- mampuannya selevel dengan tersingkir oleh instruktur tur dalam negeri agar memi- instruktur asing. (022)

Ahsan Ingin Ukir Prestasi di Olimpiade Jakarta (Bali Post) – Para atlet, pelatih, dan ofisial tim bulu tangkis Indonesia yang baru pulang dari mengikuti Kejuaraaan Dunia BWF 2019 di Basel, Swiss, mengucapkan terima kasih atas bentuk apresiasi yang diberikan oleh pemerintah. Hal ini dikatakannya usai menerima bonus yang diserahkan secara simbolis oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi di Jakarta, Rabu (28/8) kemarin. ‘’Semoga ke depan ini bisa menjadi motivasi untuk kita. Masih banyak pertandingan ke depan. Semoga bisa terus baik ke depannya,’’ kata Hendra Setiawan. Sementara Mohammad Ahsan berharap Indonesia bisa mengukir prestasi di Olimpiade khu-

susnya dari cabang bulu tangkis. Atlet bulu tangkis Indonesia yang meraih gelar dan medali di Basel mendapatkan apresiasi dan bonus uang tunai dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. Mereka adalah juara dunia ganda putra Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan, dua wakil peraih medali perunggu, Greysia Polii/Apriani Rahayu dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. ‘’Bangsa Indonesia hari ini betul-betul bergembira. Bersamaan dengan hari ulang tahun RI ke-74, putra dan putri Indonesia mempersembahkan gelar juara dunia. Saya ucapkan terima kasih banyak kepada bulu tangkis yang tidak henti-hentinya memberi kado terbaik bagi

negeri ini,’’ kata Imam ketika menerima kontingen bulu tangkis Indonesia di Kantor Kemenpora. Kontingen atlet para-badminton yang meraup empat emas turut hadir menerima bonus. Di cabang parabadminton, medali emas diperoleh Deva Anrimusthi dari nomor tunggal SU5, Leani Ratri Oktila (tunggal SL4), Hari S./Leani Ratri (ganda campuran SL3-4SU5), dan pasangan Deva A/Hafiz B (ganda SU5). Perak didapat Suryo N. dan nomor tunggal SU5 serta pasangan Leani R/ Khalimatus dari nomor ganda SL3-4-SU5. Ada pun medali perunggu dari Fredy S. (tunggal SL4), Khalimatus (tunggal SL4), Ukun R. (tunggal SL3), serta pasangan Ukun R./Hari S. (ganda SL3-4). (ant)


KAMIS UMANIS, 29 Agustus 2019

Komitmen Menjaga Ekonomi Bali

LPD Terapkan Layanan Berbasis Teknologi Denpasar (Bali Post) Persaingan global di era digitalisasi saat ini menjadi tantangan bagi lembaga keuangan desa adat seperti LPD untuk melakukan inovasi layanan melalui teknologi. Salah satu inovasi LPD yang dilakukan dalam mengantisipasi serbuan layanan jasa di bidang keuangan yang masuk ke pelosok-pelosok desa adalah dengan menyediakan layanan teknologi, menyiapkan aplikasi LPD Mobile dan Gerai Pintar. Hal tersebut dikatakan Ketua BKS LPD Provinsi Bali Nyoman Cendikiawan pada saat masimakrama ke Redaksi Bali Post, Rabu (28/8) kemarin. Menurut Cendikiawan, LPD sebagai lembaga milik desa adat memiliki visi dan misi mengajegkan Bali dari sisi ekonomi. Serbuan layanan jasa keuangan seperti fintech, toko dan warung modern dengan jasa belanja dan pembayaran secara online marak menyerbu ke desadesa, sehingga LPD melalui

BKS LPD Provinsi Bali dan LP LPD Provinsi Bali, telah menyiapkan inovasi berupa aplikasi LPD Mobile, dan Gerai Pintar, dalam menghadapi persaingan tersebut. Program ini sudah dilakukan di 60 LPD di Bali. Hal ini nantinya akan diketuktularkan terhadap LPD lainnya, sehingga 1.433 LPD yang ada di Bali semuanya bermetamorfosis dalam memberikan layanan ke arah digitalisasi. Cendikiawan mengatakan, aset LPD di Bali mencapai Rp 2,2 triliun. Ini merupakan modal dasar untuk menguatkan ekonomi desa adat di Bali. Langkah antisipasi yang dilakukan ada empat hal, di antaranya bentuk antisipasi, menyiapkan aplikasi, pendampingan dan permodalan. Inovasi layanan teknologi yang dimaksud, ke depan LPD menyediakan dari sisi jasa keuangan atau pembayarannya. Masyarakat dengan aplikasi LPD mobile

bisa berbelanja, beli pulsa, bayar listrik, bayar air, beli makanan dan sebagainya di warung-warung yang ada di desa, sedangkan pembayarannya melalui potong tabungan di LPD. ‘’Dalam melakukan program ini setiap LPD bisa bersinergis dengan warungwarung yang ada di lingkungan desa adat,’’ jelasnya. Filtur layanan dalam inovasi teknologi saat ini sudah dilakukan oleh LPD Kesiman. Ketua LPD Desa Kesiman Wayan Rayun mengatakan, saat ini LPD Kesiman sudah melayani pembayaran beli pulsa, listrik melalui online. Selain itu, LPD Kesiman juga sudah menyiapkan enam gerai yang nantinya akan diperuntukkan kegiatan jual-beli tipat, kebutuhan masyarakat lainnya dengan pemotongan tabungan LPD. ‘’Dengan aplikasi dan gerai pintar ini, LPD bisa bersaing dari serbuan layanan jasa dengan teknologi yang kini banyak masuk ke desa-desa,’’ katanya. (kmb16)

PERTEMUAN - Suasana pertemuan komponen pariwisata membahas penerbangan ke Sumba.

Tingkatkan Kunjungan Wisata Penerbangan Garuda Indonesia ke Sumba Sangat Dinanti

DALAM pengembangan destinasi pariwisata, dukungan transportasi sangat dibutuhkan untuk mempercepat konektivitas. Salah satunya seperti transportasi udara. Selama ini pariwisata di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur terus berkembang. Namun, dengan dihentikannya penerbangan Garuda Indonesia ke Sumba, pariwisata di sana mulai terdampak. Untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata, dukungan dari pihak maskapai penerbangan, khususnya

Bali Post/eka

LPD - Ketua BKS LPD Bali Nyoman Cendikiawan bersama jajarannya berkunjung ke gedung Bali Post, Denpasar, Rabu (28/8) kemarin.

Media ’’Online’’ Tiongkok Berkembang Pesat

MEDIA online Tiongkok berkembang pesat. Salah satunya Huanqiu.com Beijing. Media online ini merupakan salah satu anak perusahaan media cetak China Daily yang dulunya sangat besar di negara ini. Kini bermetamorfosa menjadi Huanqiu.com, media online ini menguasai negara

Tirai Bambu. Meski onlinenya berkembang, media ini mampu membuat induknya juga tetap eksis. Diperkuat 500 orang wartawan bertugas di China dan 150 wartawan di sejumlah negara lainya, Huanqiu. com memiliki pembaca yang banyak. Di China saja pem-

baca media ini mencapai 200 juta orang, dari 1,2 miliar penduduk Tiongkok. Hal itu terungkap saat sepuluh jurnalis Bali, NTB dan NTT berkunjung ke kantor media yang bermarkas di 16F China Youth, 19 East Third Ring North Road, Chaoyang Distric Beijing ini, Selasa (26/8). General Manager Huanqiu. com Shan Chengbiao didampingi Executive Editor-inChief Shi Ding menjelaskan, media ini salah satu media online internasional besar di Tiongkok. Media ini memiliki sejumlah penerjemah bahasa Inggris, Jepang, Prancis, Rusia. Memiliki sejumlah rubrik, yang paling digemari saat ini adalah politik internasional. Per harinya media ini mampu menyajikan sekitar 1.000 berita. Bekerja sama dengan hampir dengan 300 orang kolumnis yang ahli di bidangnya ditambah narasumber membuat keberadaan media ini makin eksis. (subrata)

Swiss-Café Manjakan Penikmat Masakan India MASYARAKAT Indonesia banyak sekali yang menggemari segala hal dari India, misalnya film India di layar kaca hingga santapan kulinernya. Kuliner India yang sangat beragam membuat masyarakat Indonesia jadi tertarik dan menyukai makanan India. Selain lezat, kuliner India mengandung rempah-rempah yang citarasanya sesuai dengan lidah orang Indonesia. Tak hanya orang Indonesia, tamu-tamu dari mancanegara juga menyukai masakan khas India ini. Karena banyaknya peminat masakan India ini, SwissCafé™ setiap hari Selasa mulai pukul 07.00 sampai 22.00 memanjakan lidah para tamu dengan kehadiran Indian Night. Dengan konsep all you can eat buffet,

Swiss-Café™ Restaurant siap menghidangkan beragam olahan khas India untuk dapat dinikmati. IB Cendra Setiawan, Executive Assistant Manager Swiss-Belresort Watu Jimbar menyatakan, ‘’Indian Night ini tidak hanya untuk pecinta kuliner khas India saja, tetapi juga untuk semua penikmat makanan yang ingin mencicipi untuk pertama kalinya masakan India. Jadi para tamu tidak perlu pergi keluar dari Swiss-Belresort Watu Jimbar untuk menikmati makan malam makanan India.’’ Cendra menambahkan, menu utama yang ditawarkan berupa Channa chicken chaat, Beef pasanda, Chicken tikka, Potato curry/ aloo Gobi, Biryani with veg-

etable/green peas pulao dan pilihan menu yang dimasak secara langsung atau live cooking yaitu Fish kebab, Kadhai subzi dan Chicken Tandoori. Dinamakan Chicken Tandoori atau Ayam Tandoori karena ayamnya melewati proses yang bernama tandoori yaitu cara memasak bahan makanan dengan bumbu yang dibuat meresap ke dalam makanan untuk dipanggang dalam oven bertemperatur sangat tinggi. Selain itu juga ada Raita, Pineapple chutney, Naan, dan Parrata sebagai makanan pelengkapnya. Swiss-Café™ juga menawarkan berbagai varian hidangan penutup yaitu Rice Kheer (Indian Rice Pudding) dan Gajar Ka Halwa yang tak terlupakan citarasanya. (kmb33)

Bali Post/edi

Garuda Indonesiam untuk kembali melakukan penerbangan ke Sumba sangat dinanti. Seperti yang disampaikan Bupati Sumba Barat Daya yang akan dilantik, dr. Kornelis Kodi Mete, pihaknya akan mendorong agar Garuda Indonesia kembali masuk. Pihaknya akan mencarikan solusi apabila memang selama ini ada kendala yang dialami. ‘’Kita akan carikan solusinya,’’ tegasnya saat ditemui usai melakukan pertemuan dengan pihak komponen pariwisata, Rabu (28/8) kemarin di Kuta.

Dalam pengambangan pariwisata di Sumba Barat Daya, pihaknya akan membangun daerah dari desa, serta dengan potensi wisata budaya, dan pulaunya. Selain itu, dengan banyak ada kampung adat ini juga menjadi peluang. ‘’Ada tiga suku, suku Laura, Kodi dan Bajewa. Ke depan membangun desa wisata memang akan terus dilakukan,’’ pungkasnya. Sementara itu, Bupati Sumba Timur Drs. Gidion Mbilijora didampingi Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole menyampai-

kan, khusus turis mancanegara, tingkat kepercayaan mereka pada penerbangan Indonesia ada pada maskapai Garuda Indonesia. Dengan tidak terbangnya Garuda Indonesia ke sana, memang dampaknya sangat dirasakan. Pihaknya berharap dengan adanya pertemuan ini, akan ada solusi agar Garuda Indonesia bisa masuk kembali ke Sumba. ‘’Dengan dua bandara yang ada di sana, tentu pilihan akan semakin banyak. Terutama untuk wisatawan mancanegara,’’ harapnya. (kmb23)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Kamis 29 Agustus 2019 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu