Issuu on Google+

TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA HARGA LANGGANAN Rp. 60.000 ECERAN Rp 3.000

Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila

MINGGU PAING, 29 MEI 2011

Messi menjadi tumpuan harapan partai final Liga Champions. Hingga berita ini diturunkan partai final sedang berlangsung.

BPM/dok

Koruptor Suka Lari ke Singapura

Permadi Sebut Demokrat ’’Ecek-ecek’’ JAGAT BALI

Pura Ulun Danu Beratan, Sumber Kesuburan Bali PURA Penataran Ulun Danu Beratan secara administratif terletak di Desa Candikuning Kecamatan Baturiti, Tabanan. Pura ini sangat terkenal karena berada di wilayah objek wisata Bedugul. Pura ini berdiri megah di dalam kaldera Gunung Beratan Purba dengan dikelilingi panorama Gunung Pangelengan, Bukit Puwun, Bukit Tapak, dan bukit-bukit kecil lainnya. Lingkungan sekitar Pura Penataran Ulun Danu Beratan sangat asri, dengan latar belakang pegunungan dan Danau Beratan, serta taman-taman bunga yang tertata rapi dan sedap dipandang mata. Rata-rata suhu maksimum di kawasan ini 22,4 derajat Celsius dan minimum 15,4 derajat Celsius, membuat kawasan Pura ini betul-betul berhawa sejuk. Hal.19 Panca Bali Krama

Kasus teranyar adalah larinya Nazaruddin ke Singapura dengan alasan sakit, larinya Nunun Nurbaeti yang diduga terlibat penyuapan pemilihan deputi BI, kemudian Gayus Tambunan yang lari dan ditangkap di Singapura dan Syahril Johan juga melarikan diri ke Singapura. Mereka diduga menyimpan uangnya di Singapura. Koordinator Forum Peduli Parlemen Indonesia, Sebastian Salang, Sabtu (28/5) kemarin, mengatakan kepergian Nazaruddin merupakan kelalaian KPK serta Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Sebastian menilai, sebelum kasus kepergian Nazaruddin, banyak koruptor yang terjerat hukum akhirnya juga melarikan diri ke luar negeri, umumnya ke Singapura. “Kaburnya koruptor ke Singapura itu bukan hal baru karena hal itu kan sudah berkali-kali dilakukan dan modusnya juga sama. Makanya, di sini Menkumham dan KPK perlu juga dipertanyakan,” ujar Sebastian. Selain pergi ke Singapura, lanjut Sebastian, modus lain yang sering juga dilakukan

koruptor untuk menghindar dari proses hukum adalah sakit dan lupa ingatan. Karena itu, ia menilai, kemampuan aparat hukum untuk mencegah kaburnya koruptor ke Singapura saat ini bukan rahasia umum lagi. “Itu sudah menjadi penyakit permanen dari koruptor Indonesia kalau mau diproses hukum. Semua masyarakat dari ujung ke ujung sudah tahulah bagaimana aparat penegakan hukum melakukan pencegahannya. Yang paling

dikhawatirkan, jangan sampai juga aparat hukum nanti punya penyakit lupa untuk memberantas koruptor-koruptor itu,” ujarnya. Anggota Dewan Penasihat Partai Gerindra, Permadi, menilai kinerja pemerintah saat ini masih jauh dari harapan untuk memberantas koruptorkoruptor di Indonesia. Semua aparat penegak hukum dianggapnya takut membongkar kasus-kasus besar. Hal. 19 Sayangkan KPK

BPM/lun

PURA - Meru tumpang solas di Pura Ulun Danu Beratan.

Mangku Pastika:

Siap Maju dengan Tokoh Muda MIMIK Gubernur Bali Made Mangku Pastika mendadak serius ketika ditanya mengenai kesiapannya memimpin Bali untuk kedua kalinya. Kata-kata yang meluncur dari bibirnya benar-benar terkontrol. Yang jelas, dia menyatakan siap dicalonkan kembali kalau didukung masyarakat Bali serta didampingi tokoh muda yang punya visi, semangat, dan kompetensi. BPM/dok ‘’Semuanya terMangku Pastika gantung kesiapan teman-teman muda yang punya komitmen sama dan potensi lebih. Kerja sungguh-sungguh dulu. Nanti kita lihat,’’ kata Mangku Pastika sesaat sebelum acara Gubernur Menyapa yang disiarkan secara live oleh BaliTV, Jumat (27/5) malam lalu. Mangku Pastika menyatakan bahwa usianya sekarang 60 tahun. Sedangkan kalau dia maju lagi tahun 2013 mendatang berarti menginjak 62 tahun. Usia yang cukup uzur untuk memimpin pulau yang penuh dinamika ini. Menurutnya, usia 60 tahun menunjukkan kondisi fisik dan kemampuan manusia jauh menurun. ‘’Makin tua, saya sering lupa dan pikun,’’ tegasnya. Hal. 19 Pemimpin Ideal

London Gelandang Barcelona, Andres Iniesta, mengatakan partai final Liga Champions antara Barca dan Manchester United (MU) tahun 2009 berbeda dengan final tahun ini yang digelar Minggu dini hari (29/5). Dua tahun lalu, Barca menekuk MU 2-0 di partai puncak di Roma lewat gol Samuel Eto’o dan Lionel Messi. Kondisi kedua kubu kini tak banyak berubah. Ada beberapa bintang yang datang dan pergi. Namun, Iniesta percaya, hal itu tetap akan memengaruhi kedua tim. Pada 2009, MU bergantung kepada sosok individual seperti Cristiano Ronaldo. Sekarang MU bermain lebih kolektif dan

Jakarta (Bali Post) Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat (PD), M. Nazaruddin, sudah berada di Singapura. Nah, isu miring mulai menyambar dirinya. Beredar SMS gelap bernomor Singapura yang mengaku-ngaku dari Nazaruddin. Isinya ancaman akan mengungkap borok PD dan SBY. Ancaman dari orang yang mengaku-ngaku Nazaruddin itu menyebar lewat SMS sejak Sabtu (28/5) kemarin. Ini yang membuat sejumlah petinggi PD merapat ke SBY Sabtu malam. Isi SMS itu juga mengungkap tudingan-tudingan terhadap SBY dan politisi-politisi lain PD. Di antaranya adalah Anas Urbaningrum dan Andi Mallarangeng. Hal. 19 Penuhi Panggilan

ke publik. Publik berhak tahu,’’ ujarnya. Oleh karena itu, Sebastian mendesak KPK segera memanggil Wa Ode Nurhayati untuk dimintai penjelasannya. Pemanggilan anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) itu dinilai sebagai pintu

masuk membongkar mafia anggaran di DPR. ‘’Ini pintu masuk bagi KPK, memanggil orang ini (Wa Ode Nurhayati) untuk dimintai keterangan berapa kerugian negara,’’ tandasnya. Hal. 19 Praktik Mafia

BPM/ade

DISKUSI - Permadi saat terlibat diskusi soal kasus Nazaruddin.

Trans Sarbagita

Menanti yang Belum Pasti Mati surinya angkutan umum di Bali selama ini berdampak semakin meningkatnya kepemilikan kendaraan pribadi. Kondisi ini bukan saja menimbulkan kemacetan di jalan raya, namun polusi udara akibat emisi gas buang kendaraan mengalami peningkatan.

BPM/dok

HALTE - Halte trans Sarbagita penuh corat-coret.

BELAKANGAN ini santer terdengar Pemerintah Provinsi Bali segera meluncurkan moda transportasi publik yang disebut Trans Sarbagita. Sayangnya, rencana yang sejak tahun 2010 ini hendak diluncurkan, hingga pertengahan 2011 ini tak juga kunjung terealisasi. Padahal, sejumlah persiapan untuk menyambut pengoperasian Trans Sarbagita yang melayani Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan ini telah dilakukan sejak lama. Salah satunya yang dilakukan Pemkot Denpasar. Rencana pengoperasian moda transportasi Sarbagita semakin tak jelas. Pada awalnya, moda transportasi ini hendak diluncurkan November 2010 lalu. Kemudian mundur di bulan Februari 20011. Hal. 19 Sarana Pendukung

cenderung mengandalkan Rooney. “Setiap momen memiliki cerita tersendiri. Partai final memang harus seperti itu. Kami menang (pada 2009) dan itu adalah hadiah untuk semua kerja keras yang kami lakukan. Itu adalah musim yang sangat khusus,” katanya. “Mereka akan memiliki pertandingan itu (2009) di pikiran mereka, seperti yang juga kami miliki. Akan tetapi, aku yakin, ini akan menjadi final yang berbeda. Anda tidak pernah dapat membandingkan satu final dengan yang lain. Selalu ada permainan berbeda, dengan pemain yang berbeda dan harapan yang berbeda,” ujar pria 27 tahun tersebut. (rtr)

Mereka yang Lari ke Singapura Gayus Tambunan † Menggunakan paspor atas nama Sony Laksono, Gayus pelesir ke berbagai tempat. † Pada 30 September 2010 menggunakan pesawat Air Asia tujuan Singapura, Sony Laksono (Gayus) duduk di bangku 11F. † 19 Januari 2011, Gayus Tambunan dinyatakan bersalah atas kasus korupsi dan suap mafia pajak dengan hukuman 7 tahun penjara.

SMS Sudutkan SBY Demokrat Rapat Mendadak

Berantas Mafia Anggaran di DPR Jakarta (Bali Post) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta proaktif menanggapi pernyataan anggota Badan Anggaran DPR Wa Ode Nurhayati tentang adanya mafia anggaran di DPR. Itu harus di-clear-kan. KPK harus bertindak, kata Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Sebastian Salang, usai mengikuti acara diskusi mingguan di Jakarta, Sabtu (28/5) kemarin. Menurutnya, permasalahan anggaran di DPR harus transparan. Pembahasan dan penetapan anggaran juga harus diketahui publik. Karena selama ini, publik tidak mengetahui bagaimana sebuah proyek bisa diloloskan di Banggar DPR. Sebetulnya yang mengeksekusi anggaran siapa? Apakah Banggar dengan eksekutif. Ini harus clear

E-mail: balipost@indo.net.id

Final Liga Champions yang Berbeda

bagi Barca saat menghadapi MU di

Jakarta (Bali Post) Sejumlah tersangka korupsi dan yang diduga korupsi di Indonesia suka melarikan diri ke Singapura. Tak adanya perjanjian esktradisi RI dan Singapura ini diduga dipakai oleh para tersangka korupsi di tanah air untuk lari ke Singapura.

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Kasus Nazaruddin

LIONEL MESSI - Penyerang Lionel

20 HALAMAN NOMOR 277 TAHUN KE 63

M. Nazaruddin † Lari ke Singapura 21 Mei 2011. † Diduga terlibat kasus suap terhadap Sekjen MK. † Surat pencekalan KPK baru diterbitkan 24 Mei 2011.

Syahril Johan † Syahril Johan terpidana kasus mafia hukum, dan divonis 1,5 tahun oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Syahril juga harus membayar denda Rp 50 juta. † Sjahril dijerat UU nomor 15/ 2002 tentang Pencucian Uang dan UU No 31 /1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sudah lama lari ke ingapura.

Nunun Nurbaeti † Tersangka dan saksi kunci perkara suap puluhan anggota DPR periode 19992004. † Sebelum dicekal sudah lari ke Singapura † Kini mengaku lupa ingatan


DAERAH

2

Minggu Paing, 29 Mei 2011

BPM/kmb

KONTES ANJING SEHAT - Sejumlah peserta kontes anjing beraksi menampilkan kebolehannya di Bali TV, Sabtu (28/5) kemarin, dengan berbagai penampilan yang unik dan menarik dalam rangka mensosialisasikan anjing sehat di Bali.

Semarak, Sosialisasi Anjing Sehat di ’’Bali TV’’ Denpasar (Bali Post) Para pencinta anjing di Bali kali ini mendapat kesempatan memamerkan kebolehan dan kemolekan anjingnya. Puluhan pencinta anjing dari berbagai daerah di Bali, mengikuti parade anjing peliharaan, sosialisai anjing sehat dan vaksin gratis di areal wantilan Bali TV, Sabtu (28/5) kemarin. Acara ini di selenggarakan

Bali TV serangkaian peringatan HUT ke-9 Bali TV bekerja sama dengan Dinas Peternakan Kota Denpasar dan komunitas pencinta anjing. Kegiatan ini dibuka Sekretaris Kota Denpasar A.A. Ngurah Rai Iswara. Selain Sekkot, hadir pula Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha, Kadis Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kota Denpasar Ir. Dewa Made

Lagi, Ulat Bulu Serang Batuagung Negara (Bali Post) Puluhan ribu ulat bulu menyerang permukiman warga di Banjar Taman Desa Batuagung Kecamatan Jembrana, sejak Kamis (26/5) lalu. Kendati warga sudah berupaya memusnahkan dengan membakarnya, namun ulat-ulat bulu berwarna cokelat sebesar kelingking bayi itu masih menyebar di dinding rumah warga. Sejumlah aparat Desa Batuagung dan aparat Kecamatan Jembrana, Sabtu (28/5) kemarin, nampak bergotong royong ikut membantu pemusnahan ulat bulu yang meresahkan warga setempat. Dalam satu permukiman itu terdapat sekitar lima kepala keluarga yang rumahnya diserang ulat bulu. Pura keluarga warga pun tak luput dari ulat bulu. Hampir di setiap pekarangan terlihat ulat bulu berkeliaran, sehingga warga terganggu aktivitasnya. Diduga sumber ulat-ulat bulu itu dari kebun di sisi barat permukiman warga. Di sana warga mendapati beberapa pohon gempinis dan kedondong yang daun-daunnya sudah meranggas. Baik di dahan pohon, daun maupun di bawah terdapat puluhan ribu ulat-ulat bulu. Bahkan di sepanjang jalan menuju kebun juga didapati ulat-ulat yang mengarah ke permukiman warga. ‘’Herannya daun-daun pohon lain tidak dihinggapi. Sepertinya ulat-ulat ini memang menuju ke permukiman warga,’’ terang salah satu warga. Kondisi di dalam kebun itu lebih parah dipenuhi dengan ulat-ulat bulu dengan spesies yang sama. Termasuk tanaman lombok yang banyak ditanam di sekitar permukiman juga luput dari ulat-ulat tersebut. Ulat-ulat itu juga merambat dan menempel di tembok-tembok rumah warga. Salah satu pemilik rumah, Ni Wayan Artini, mengaku waswas dan setiap akan tidur malam keluarganya selalu waspada takut ulat-ulat bulu itu merambat ke dalam rumah. Sejatinya sudah sejak tiga hari yang lalu terlihat merambat ke tembok-tembok rumah. Tetapi warga berupaya membakar secara sederhana saat sore dan malam hari agar tidak sampai masuk ke dalam rumah. Kepala Desa Batuagung, IG Made Parnawa, yang ditemui kemarin, mengatakan dari laporan kepala dusun setempat ada sekitar empat KK yang terserang ulat bulu. Di antaranya rumah milik Nyoman Wender, Nyoman Narmen, Ketut Suarta, dan Nyoman Darna. ‘’Sementara langkah kita, selain membakar secara serentak juga menyemprotkan pestisida ke ulat itu. Hari ini (kemarin,resd) diharapkan semua bisa tertanggulangi,’’ tandasnya. Pihaknya memperkirakan ada puluhan ribu ulat bulu yang berkembang biak di sekitar permukiman tersebut. Sehingga perlu pembasmian secara serentak dan bersama-sama. (kmb26)

Ngurah. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan cara pemeliharaan anjing secara sehat. Selain itu, diharapkan masyarakat memiliki kesadaran untuk memvaksinasi anjingnya demi mendukung program Bali bebas rabies 2012. Dalam sambutannya, Rai Iswara mengimbau para pencinta anjing untuk bergabung dalam wadah Perkin yang

sudah ada di Bali. Melalui kelompok ini diharapkan timbul suatu kesadaran cara memelihara anjing yang benar yaitu mengandangkan, memberi makanan dengan baik, menjaga kebersihan dan kesehatan anjing serta memvaksinasi anjing secara rutin. Senada dengan hal itu, Dewa Made Ngurah mengatakan acara yang digelar Bali TV ini bisa menjadi suatu kontri-

busi positif terhadap program pemerintah dan sebagai media pencerahan terhadap masyarakat Bali. Kegiatan ini diharapkan bisa menginspirasi masyarakat agar lebih mencintai anjing mereka. ‘’Jangan asal pelihara anjing tanpa memerhatikan cara pemeliharaan anjing yang benar,’’ tegasnya. Sosialisasi anjing sehat makin dimeriahkan dengan

han pencinta anjing ini memberi suatu inspirasi bahwa selayaknya pemelihara anjing lebih memerhatikan anjingnya. Anjing itu binatang peliharaan yang paling setia. ‘’Sudah sepantasnya kita perlakukan mereka dengan lebih baik,’’ tutur pemenang pertama fashion show anjing sehat Agus Toni dari komunitas Bali Dog Lover. (wid)

Vila Caplok Pantai Bantah Dimosi Terancam Dibongkar Tak Percaya Pengurus Forum Perbekel yang Mundur

Tabanan (Bali Post) Bangunan vila di Pantai Pasut Desa Tibubiu, Kerambitan yang diduga mencaplok pantai mendapat tanggapan serius Pemkab Tabanan. Kepala Satpol PP Tabanan, Wayan Sudarya, berjanji akan turun ke lapangan mengecek bangunan tersebut. Dia mengaku, Bupati Eka Wiryastuti sudah memberikan atensi khusus terkait persoalan tersebut. ‘’Kami juga sudah berkoordinasi dengan anggota DPRD Tabanan, Suadnya Darma, untuk membicarakan masalah itu,’’ tegasnya melalui telepon Sabtu (28/5) kemarin. Pertama kata dia, pihaknya akan turun ke lapangan untuk mengetahui kondisi yang ada. Pengecekan ke lokasi rencananya akan melibatkan anggota Dewan. Sayangnya, jadwal pengecekan tersebut belum ditentukan karena ada kegiatan Pemkab. Sudarya menjelaskan, sesuai aturan, bangunan di pinggir pantai minimal berada pada radius seratus meter. ‘’Kami akan mengacu pada aturan yang ada. Jika terbukti melanggar, pemiliknya akan

dipanggil dan dikenai sanksi,’’ tegasnya lagi. Biasanya, sanksi dari pelanggaran bangunan ini adalah pembongkaran. Namun, Sudarya memastikan, pihaknya tidak akan melakukan pembongkaran paksa jika pemilik vila mau bertindak kooperatif. Dia menjelaskan, setelah turun ke lapangan, petugas akan memanggil pemilik vila. Lalu dilakukan pemeriksaan, termasuk memberikan sanksi teguran jika ditemukan pelanggaran bangunan. ‘’Intinya, kami akan menempuh langkah persuasif setelah turun ke lapangan,’’ kata Sudarya. Diberitakan sebelumnya, vila di pantai Pasut ditemukan

menjorok hingga ke bibir pantai. Vila yang diduga memiliki areal kolam renang ini diketahui milik Mr. Gie. Kades Tibubiu, Wayan Puja Astawa, membenarkan bangunan vila yang menjorok ke pantai tersebut. Namun, dia tidak berani memastikan apakah mencaplok sempadan pantai atau tidak. Dia mengaku, dari tujuh vila di pantai tersebut, baru ada tiga yang mengirimkan tembusan izin ke kantor desa. Camat Kerambitan, Gusti Ngurah Agung Suryana, menuturkan dari ketujuh vila yang ada, tak satu pun yang mengirimkan tembusan proses izin ke kantor kecamatan. (udi)

Amlapura (Bali Post) Pengurus Forum Komunikasi Perbekel/Lurah, Wayan Suara Arsana, Sabtu (28/5) kemarin di Karangasem, mengakui pihaknya mengundurkan diri bersama Ketua Forum I Gede Pawana, karena sudah tak ada kecocokan dengan sejumlah anggotanya. Pawana juga membantah dirinya dimosi tak percaya dan dilengserkan, tetapi karena inisiatif sendiri mengundurkan diri. Pawana yang juga Perbekel Desa Duda Timur, Selat itu mengatakan, pihaknya sejak tiga bulan lalu merancang pengunduran dirinya. Dia mundur dari ketua forum dengan alasan sibuk. ‘’Saya bukannya dilengserkan anggota, tetapi saya sendiri yang mengundurkan diri,’’ katanya. Saat dirinya menyatakan mengundurkan diri di depan rapat forum, Jumat (27/5) lalu, dirinya tak ada niat lagi mempertahankan jabatannya. Justru dia mencegah pengurus lainnya agar jangan ikut mengundurkan diri, agar kepengurusan tetap berlanjut. ‘’Tak benar ada yang menuding saya mau bertahan atau tak mau mengundurkan diri,’’ jelas-

nya. Ditambahkan, surat pengunduran dirinya dilayangkan kepada Bupati Karangasem I Wayan Geredeg per Rabu (25/5). Surat itu disampaikan ke Bupati karena SK pengurus forum perbekel itu berdasarkan SK Bupati Karangasem, untuk masa jabatan sampai 2012. ‘’Saya resmi menyatakan mengundurkan diri per Rabu (25/5), karena sebelumnya belum sempat rapat dan menyampaikan hal itu kepada anggota,’’ katanya. Sementara itu, Suara yang juga Perbekel Desa Amertabuana, Selat, juga mengakui pengunduran dirinya bersama Pawana karena sudah tak sejalan atau tak sepaham dengan anggota forum. Karena sudah tak ada kecocokan dengan anggota, ketua dan dirinya tak mampu menjalankan program yang ada. Suara membantah tudingan beberapa perbekel dari 78 perbekel/lurah di Karangasem, bahwa Pawana dan dirinya mengarahkan atau hendak membawa forum perbekel itu berafiliasi kepada parpol tertentu di Karangasem. (013)

Tabrakan Beruntun, Tiga Luka

Infrastruktur Pariwisata Tak Dikelola dengan Baik Denpasar (Bali Post) Bali yang menawarkan keunikan budaya menjadi primadona wisatawan dunia. Hanya, kerangka pendukung pembangunan infrastruktur pariwisata di Bali tak dikelola dengan baik. Hal ini sedikit banyak akan mengikis budaya yang merupakan salah satu jualan pariwisata Bali. Hal itu diungkapkan akademisi dan praktisi bisnis di Indonesia, Prof. Rhenald Kasali, Ph.D., di Denpasar, Sabtu (28/5) kemarin. Dikatakan, kesalahannya sama juga terjadi di semua daerah. Pemegang kebijakan hanya memperbayak angkutan kota dan hotel. Padahal, pembangunan tanpa seleksi juga turut membantu rusaknya sistem budaya lokal. Bali selama ini dikenal di seluruh dunia dengan daya tarik pariwisata budaya. Ini yang harus terus dikelola dengan baik dengan mekesampingkan industri lain, khususnya pertambangan. ‘’Bali harus fokus pada pariwisata. Tambang tak boleh masuk ke Bali. Tambang itu musuh pariwisata. Tambang harus dihapus dari peta ekonomi pariwisata Bali, karenan dia akan merusak sistem ekonomi,’’ tegasnya. Menurutnya, pemerintah Bali harus tegas menata sektor pariwisata serta menata infrastruktur Bali sehingga tidak merusak tatanan budaya lokal. Pemerintah juga diharapkan lebih memanfaat komunikasi untuk mempromosikan tentang Bali di antaranya mengelar lomba cerita tentang Bali yang banyak dibicarakan oleh dunia. ‘’Selama ini saya melihat pengelolaan manajemen pariwisata di Bali masih memisahkan ekonomi dan pemasaran. Seharusnya kedua kompenen tersebut tidak bisa dipisahkan satu dengan lain. Keduanya harus disatukan,’’ ujarnya. Kasali menilai, masyarakat Bali cenderung melakukan entrepreneur social di mana seseorang yang mengerti permasalahan sosial dan menggunakan kemampuan entrepreneurship untuk melakukan perubahan sosial (social change). Hal ini terjadi akibat ketidaktegasan pemerintah Bali sehingga warga menetapkan standar wirausahanya sendiri. ‘’Intrepreneur sosial muncul karena mereka jenuh dengan pemerintah,’’ sebutnya. (par)

adanya parade anjing. Di antaranya parade fashion show dan agility (ketangkasan). Berbagai jenis anjing turut menunjukkan kebolehannya seperti anjing kintamani, pit bull, gold rethriver, dan pom. Setiap tiga pemenang di masing-masing parade (kategori) mendapat hadiah berupa piagam, trofi dan bingkisan menarik dari Bali TV. Kegiatan yang diikuti pulu-

BPM/udi

PKB - Dua penari kocak beraksi dalam pawai Pesta Kesenian Bali (PKB) Kabupaten Tabanan, Sabtu (28/5) sore kemarin. PKB XXXIII ini mengambil tema ‘’Desa kala patra, adaptasi dalam multikultur’’. Pawai budaya ini akan digelar hingga hari ini dengan menampilkan kesenian dari 10 kecamatan di Tabanan. Selain budaya, digelar juga pameran berbagai produk seni dan makanan dari masing-masing kecamatan.

Denpasar (Bali Post) Tabrakan beruntun yang melibatkan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Teuku Umar Barat atau Marlboro, Sabtu (28/5) kemarin. Akibat tabrakan tersebut tiga dari empat korban dilarikan ke RS Sanglah. Para korban tersebut adalah Rai Putra dan Ni Ketut Candri, pasutri asal Kaba-Kaba, Kediri, Tabanan dan Perdamean Hurapea warga Jalan Kamboja No.9. Berdasarkan informasi, kecelakaan bermula ketika Hurapea yang mengendarai sepeda motor menyalip mobil yang ada di depannya. Dengan kecepatan tinggi dan mengambil jalur sisi kanan jalan, Hurapea tidak bisa menghindari sepeda motor dari arah berlawanan. Sepeda motor tersebut dikendarai oleh Rai yang membonceng istrinya Candri. Adu jangkrik tidak bisa dihindari. Pengendara sepeda motor di belakang Rai ikut terjatuh akibat tabrakan tersebut. Akibatnya, Rai mengalami luka lecet. Hurapea juga mengalami luka lecet. Sementara luka lebih parah dialama Candri yang mengalami patah tulang kaki kanan. Ketiga korban kemudian segera dilarikan ke RS Sanglah sementara satu korban lainnya karena luka yang dialami tidak terlalu parah tidak dirujuk ke RS Sanglah. Hingga sore kemarin, para korban masih dalam perawatan. (san)

BLH Bali Dukung THK Nugraha Denpasar (Bali Post) Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Bali, Ir. A.A. Gede Alit Sastrawan, M.T., menyatakan sangat mendukung penyelenggaraan Tri Hita Karana (THK) Nugraha yang digagas oleh media pariwisata Bali Travel News (BTN). Dikatakan, penghargaan yang diberikan oleh salah satu media di lingkungan Kelompok Media Bali Post (KMB) itu sangat konstruktif dalam kerangka menggerakkan upaya-upaya menjaga dan mempertahankan keharmonisan hubungan antarsesama manusia, manusia dengan alam

lingkungan maupun nilai-nilai spiritualitas yang tumbuh dan berkembang di Bali. ‘’Tentu saja, kami sangat mendukung kegiatan-kegiatan strategis dan konstruktif seperti ini. Melalui THK Nugraha yang digagas oleh BTN, saya berharap pengimplementasian nilai-nilai kearifan lokal seperti yang tertuang dalam konsepsi tri hita karana tidak hanya bersifat lips service. Namun, diimplementasikan dalam aksi nyata karena hal itu sangat konstruktif dalam menjaga dan mempertahankan taksu dan jati diri Bali,’’ kata Alit Sastrawan ketika

menerima General Manager BTN, Gde Palgunadi, di ruang kerjanya, Jumat (27/5) lalu. Menurut Alit Satrawan, pihaknya siap mendukung suksesnya penyelenggaraan THK Nugraha karena kegiatan itu sejalan dengan tupoksi lembaganya. Khususnya, dalam rangka menggelorakan kesadaran komponen masyarakat Bali untuk lebih bijaksana dan ramah dalam mengelola lingkungan (palemahan). ‘’Tentunya, BTN akan menjadi mitra kerja yang sangat strategis dalam konteks membangkitkan kesadaran tersebut. Dengan didukung oleh

kelompok media yang besar dan solid, saya optimis gerakan penyadaran itu lebih cepat tersosialisasikan ke masyarakat luas,’’ katanya dan menambahkan, pihaknya juga siap mendukung BTN dalam penyiapan asesor yang berkompeten dalam proses seleksi nominator-nominator yang dinilai layak untuk menerima THK Nugraha tersebut. Dalam melakukan penilaian, misalnya penilaian hotel dan fasilitas pendukung kepariwisataan lainnya, pejabat asal Bangli ini mengingatkan agar BTN tidak terkonsentrasi memperhatikan pe-

nampilan fisik hotel semata. Ditegaskan, hotel yang berwawasan tri hita karana tidak cukup hanya terlihat bersih, indah dan megah. Namun, bagaimana dia mengelola limbah dan sampah yang dihasilkan juga harus mendapat bobot penilaian yang besar. ‘’Apakah hotel tersebut sudah memiliki fasilitas pengolahan limbah yang representatif, bagaimana manajemen pengelolaan limbahnya dan apakah limbah yang dihasilkannya sudah aman dan ramah terhadap lingkungan, itu juga harus diperhatikan dengan cermat,’’ tegasnya. (kmb13)

z Perintis : K.Nadha, z Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha z Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata z Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab: Alit Purnata zSekretaris Redaksi: Sugiartha z Redaksi: Alit Susrini, Alit Sumertha, Daniel Fajry,Dira Arsana,Mawa, Sri Hartini, Suana, Sueca, Wirya, Yudi Winanto z Anggota Redaksi Denpasar: Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Diah Dewi, Yudi Karnaedi, Wira Sanjiwani, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Dedy Sumartana, Parwata. Bangli: Pujawan, Buleleng: Adnyana, Gianyar: Agung Dharmada, Karangasem: Budana, Klungkung: Bali Putra Ariawan, Negara: IB Surya Dharma. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Syamsudin Karim, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wilianto. z Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Mahadita, Marketing/Pengaduan Pelanggan: Kariawan, z Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, perbaris Rp 35.000,- Iklan Umum: < 100 mmk Rp 40.000 per mmk, >100 mmk Rp 45.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 30.000 per mmk. Advertorial Rp 22.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 65.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 60.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 3.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura. „ WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA


SEREMONIAL

Minggu Paing, 29 Mei 2011

3

Senam Sehat Bersama Askes di Puspem Badung Sosialisasikan Pola Hidup Sehat Mangupura (Bali Post) PT Askes kembali mengadakan Senam Sehat Bersama Askes di Puspem Badung, Sempidi, Jumat (27/5). Kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya promotif dan preventif dari PT Askes untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kegiatan diikuti ribuan peserta dari pegawai di lingkungan Pemkab Badung, diawali dengan jalan sehat di seputaran Puspem Badung. Selain olahraga, kegiatan juga dirangkaikan layanan pengecekan kesehatan gratis dan pengundian hadiah mulai dari hadiah hiburan, kompor gas, dispenser, televisi dan sepeda. Hadir pada acara tersebut, Sekda Badung Kompyang R. Swandika, para pimpinan SKPD di Pemkab Badung, Kepala PT Askes Cabang Denpasar dr. Mas Aryantini serta Kepala Askes Kabupaten Badung Ni Made Rai Karmini beserta jajaran PT Askes. Rai Karmini yang diwawan-

carai di sela-sela kegiatan mengungkapkan, Senam Sehat Bersama Askes ini adalah kegiatan promotif dan preventif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Program tersebut bertujuan memberikan pemahaman arti penting pola hidup sehat kepada masyarakat. Khusus di kalangan pemerintah daerah, PT Askes rutin mengadakan kerja sama dalam kegiatan sosial. PT Askes memandang kerja sama dengan Pemda sebagai suatu langkah strategis dalam kaitannya mensosialisasikan pola hidup sehat kepada masyarakat. “Tiap triwulan kami rutin bekerja sama dengan Pemda. Sekarang, kami sudah dua kali menggelar kegiatan. Selanjutnya, PT Askes juga akan mengadakan kegiatan serupa yang menyesuaikan kebutuhan dari instansiinstansi pemerintah yang ada. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa lebih ditingkatkan,” ujarnya. Sementara itu, Sekda Ba-

dung Kompyang R. Swandika memberikan apresiasi positif terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, selain bertujuan meningkatkan kebugaran dan kesehatan, kegiatan ini juga untuk men-

jalin kebersamaan khususnya antarpara pegawai di lingkungan Pemkab Badung. Dengan demikian, Kompyang berharap output kegiatan ini akan berimbas pada peningkatan pelayanan ke masyarakat. (kmb25)

BPM/kmb25

PENYERAHAN HADIAH - Sekda Badung Kompyang R. Swandika, didampingi Kepala PT Askes Cabang Denpasar Mas Aryantini serta Kepala Askes Kabupaten Badung Ni Made Rai Karmini, saat menyerahkan hadiah.

Seminar Nasional FH Undwi

Diusulkan ke Presiden, Pancasila Kembali Diajarkan Denpasar (Bali Post)Fakultas Hukum Universitas Dwijendra (FH Undwi) Denpasar termasuk paling padat memiliki kegiatan ilmiah. Sabtu (28/5) kemarin, FH Undwi yang terakreditasi A ini menggelar seminar nasional ‘’Aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat’’. Dekan FH Undwi Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. mengatakan seminar ini berawal dari kesadaran terhadap terkikisnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bernegara dan berbangsa. Ada kesan pembiaran rakyat menyelesaikan sendiri masalahnya, seperti kemiskinan, merebaknya

kekerasan yang terjadi secara sporadis. Kejadian ini berlangsung dari tingkat yang masif, fisik hingga simbolis. Ini semua mengidentifikasikan suburnya sisi kekerdilan manusia, cara berpikir dan bertindak yang tak menggunakan budi pekerti yang baik. Dyatmikawati yang sedang menyelesaikan pendidikan doktor di Unud mengatakan kegagalan negara banyak ditentuka oleh kemiskinan dan pengangguran serta konflik antarkelompok. Apalagi diperparah dengan krisis mental, spiritual dan krisis identititas. Inilah yang dikatakannya bagian dari krisis karakter. Pancasila, kata dia, warisan

BPM/025

SEMINAR - Dekan FH Undwi Putu Dyatmikawati dan MS Candrajaya bergambar dengan narasumber pada seminar Pancasila.

leluhur yang dulu dipuji sejumlah negara, kini dianggap sudah basi sehingga sampai ada pejabat tak hafal Pancasila. Hal ini diakui Putu Dyatmikawati juga akibat sejarah lama yang menjadikan Pancasila sebagai alat politik untuk kekuasaan, dihapusnya asas tunggal Pancasila dan desentralisasi hingga sekarang dihapusnya Pancasila di pendidikan dasar dan menengah. Dr. Dewa Gede Palguna, S.H., saat menjadi pembicara di seminar ini menekankan Pancasila sebenarnya pas untuk ideologi negara yang Berbhinneka Tunggal Ika seperti Indonesia. Nilai-nilai Pancasila ini merupakan satu kesatuan bukan berdiri tunggal. Nilai-nilai ini diimplementasikan dalam UUD 1945. Makanya ia mengatakan pemimpin kita harus menerapkan nilai ini dalam kehidupan bernegara sesuai UUD 1945. Kedua, segera memperbaiki kurikulum pendidikan nasional dengan cara membuat kebijakan yang memungkinkan anak didik mengenal Pancasila. Mantan hakim MK ini mengatakan seminar ini melahirkan rekomendasi mengusulkan Presiden agar kurikulum kita mencantumkan mata pelajaran Pancasila lagi, namun bukan berupa penjabarannya seperti dulu. Sebab, Pancasila satu kesatuan proses ideologis antara peradaban dan nilai yang keyakinan. ‘’Bukan seperti sekarang, Pancasila justru dihilangkan,’’ ujarnya. Pada acara yang dipandu

SMP PGRI 6 Lepas Siswa Kelas III 71 Tahun Berpengalaman Kelola Sekolah Denpasar (Bali Post) Kepala SMP PGRI 6 Denpasar Drs. I Ketut Antara, M.Ag., Sabtu (28/5) kemarin melepas 68 siswa kelas III. Pelepasan kemarin juga diisi dengan launching e-library berbasiskan TI dan internet (wifi) gratis oleh Ketua YPLP Dasmen PGRI Kota Denpasar, Drs. I Made Dasna Astadi, MAP. Banyak yang tak tahu kalau SMP PGRI 6 Denpasar ternyata sekolah PGRI pertama di Denpasar dan Bali. Sekolah ini sudah beroperasi sejak 1950 di SMPN 1 Denpasar dengan nama SMP PGRI. Sekolah ini kemudian bernama SMP PGRI 1 Badung (sebelum Badung pisah dengan Kota Denpasar) saat surat resmi Diknas turun pada 8-8-1968. Atas dasar itu Ketut Antara meminta masyarakat tak ragu lagi mendidik putra-putrinya di sekolah ini karena sudah 71 tahun berpengalaman mengelola pendidikan. Kini sekolah ini, kata Ketut Antara, semakin apik dalam menata lingkungan dengan gedung barunya di Jl. Kapten Japa Gang Tamansari No. 2 Denpasar. Saat ini SMP PGRI 6 Denpasar memiliki 12 kelas baru dengan dua lab. Bahkan program clean and green yang dicanangkan Gubernur Bali benar-benar diaplikasikan di sekolah ini. Dengan pembangunan gedung baru ini, Ketut Antara didampingi Wakasek Humas Ni Nyoman Pulasari, menegaskan semua siswanya bisa masuk pagi dengan PBM berkualitas. Hanya saja tahun ini hanya menerima siswa baru empat kelas untuk menjaga kualitas. Apalagi kini SMP PGRI 6 satu-satunya di

swasta yang menerapkan e-library dan internet gratis. Ketut Antara didampingi para Wakasek I Made Sudiarta, Nyoman Ngasih, Ni Yoman Pulasari dan Luh Sudiasih menegaskan semua calon siswa baru yang memilih SMP PGRI 6 Denpasar digratiskan dari biaya pendaftaran. Khusus warga Br. Yangbatu Kangin, Yangbatu Kauh, Yangbatu Taman dan Kayumas diberi keringanan 20 persen uang gedung. Kepada lulusannya, Ketut Antara mengingatkan untuk melanjutkan pendidikan setinggi-tingginya, jangan sampai berhenti sekolah. Jika tak mampu, termasuk 32 siswa miskin yang dibina sekolah, pihaknya siap menyediakan kursi di SMA/ SMK PGRI. Hadir pada acara itu Bendesa Pakraman Pagan Ketut Ketul, Bendesa Yangbatu, para kadus, Ketua Ko-

mite Drs. Ketut Garga, S.Sos., pembina Drs. Ketut Kontra dan Drs. Made Bandung, Pembina PGRI Drs. Nengah Madiadnyana, M.M., dan Ketua PGRI Kota Denpasar Drs. Nyoman Winata, M.Hum. Ketua YPLP Dasmen PGRI Kota Denpasar Made Dasna Astadi mengungkapkan rasa bangganya bahwa sekolah PGRI tertua ini terus menggeliat dalam pembangunan fisik, sarana belajar dan kualitas PBM-nya. Ia mencatat SMP PGRI 6 satu-satunya sekolah PGRI yang memiliki e-library. Berbagai keunggulan ini sebagai modal pertanggungjawaban sekolah kepada masyarakat. Dengan pengalaman mengelola sekolah selama 71 tahun lebih ia yakin masyarakat tak ragu menentukan pilihannya di sekolah berkeunggulan TI dan bahasa asing ini. (025)

Drs. Made S Candrajaya, M.Hum. ini, pembicara lain Prof. I Gede Parimartha memaparkan tentang Pancasila dalam perspektif sejarah, sebagai dasar negara, aspek hukum dan sosiologis. Nilainilai ini bisa ditransfer lewat Sejarah Perjuangan Bangsa, nilai-nilai karakter bangsa sehingga kita terhindar dari perpecahan. Ia juga setuju pendidikan Pancasila jangan dihapus justru kembali dibangkitkan. (025)

Adv.0013513-adv

Meriah, ’’Promnite Dinner Party’’ Sixsma Angkatan 23 Denpasar (Bali Post) Anak-anak kelas III SMAN 6 Denpasar (Sixsma) yang lulus tahun ini dikenal sangat kreatif dalam membangun rasa kebersamaan. Jumat (27/ 5) malam mereka menggelar acara khusus yang diberi nama ‘’Promnite Dinner Party’’ di panggung terbuka Pendawa Hotel Inna Grand Bali Beach. Acara Promnite Party berlangsung meriah diisi dengan berbagai pentas musik, dances dan hiburan lain dari para alumni dan siswa kelas III yang lulus 100 persen. Hadir pada acara itu Kepala SMAN 6 Denpasar Drs. Nyoman Muditha, M.Pd., Wakasek Kesiswaan Drs. Ketut Kania, M.Pd., Drs. Nengah Mudana, Ni Nyoman Bandaryani, S.Pd., M.Pd., dan Pembina OSIS Wayan Subiakta, S.Pd. Acara ini juga disaksikan Ketua Komite Sixsma A.A. Raka dan Ketua II Ikatan Alumni Sixsma, Wayan Wesna Widnyana, S.T. Koordinator Promnite Party Sang Bagus Putu Pranata Mayun dan mantan Ketua OSIS Sixsma Putu Dianti Purnami mengungkapkan acara serba santai ini untuk mengajak rekan-rekan SMAN 6 Denpasar yang tamat tahun ini melakukan pertemuan yang terakhir kalinya. Acara memang sengaja dibuat santai dan gembira karena acara ini dikelola sendiri oleh siswa didukung orangtua siswa. Mayun dan Dianti berharap agar rekan-rekannya bisa sukses baik di studi lanjut maupun di dunia kerja. Bahkan mereka

meminta teman-temannya yang lulus tahun ini tetap ingat dan membantu almamater dalam memajukan lembaga. Kasek Nyoman Mudhita menegaskan acara ini memiliki nilai penting bagi para alumni. Pihak sekolah tetap mendukung semua aktivitas siswa. Walaupun Promnite Party ini terkesan cukup mewah, Nyoman Mudhita tetap mengajak siswanya memikirkan studi lanjut. ‘’Tuntutlah ilmu setinggi- tingginya karena ilmu adalah sumber kehidupan dan masa depan,’’ ujarnya. Ia juga mengingatkan kepada anak-anaknya yang baru lulus untuk tetap setia pada almamater baik saat menempuh pendidikan maupun ketika menjadi orang sukses dalam pekerjaan. Usai Promnite Party ini, kata dia, secara otomatis lulusan Sixsma ini menjadi anggota Ikatan Alumni SMAN 6 Denpasar. Nyoman Mudhita yang masa kecilnya hidup di Sanur dengan menjadi pedagang acung merasakan bahwa hidup sengsara akan membawa hikmah. Makanya ia mengajak lulusannya untuk berjuang keras dulu menuntut ilmu, setelah itu bahagia. Ketua II Ikatan Alumni, Wayan Wesna Widnyana menambahkan agar alumni Sixsma tak melupakan kawitan atau almamaternya. Apalagi Ikatan Alumni saat ini sedang melakukan konsolidasi dan mereka tetap berperan dalam HUT ke- 25 Jubelium Perak Sixsma kali ini. Ketua Komite Sixsma,

Agung Raka mengaku bangga apa pun kegiatan anak Sixsma adalah bagian dari apresiasi seni yang menunjukkan eksis-

tensi potensi siswa. Makanya ia mengatakan anak-anak Sixsma ini akan sukses di mana saja. (025)

BPM/025

PROMNITE - Kasek Nyoman Mudhita dan siswa kelas III saat menghadiri ‘’Promnite Party’’.

STOP RABIES!!!! VAKSINASI MASSAL RABIES PADA ANJING, KUCING, KERA DAN HEWAN PENULAR RABIES (HPR) LAINNYA

MULAI 25 MEI S/D AKHIR JULI 2011 PADA SELURUH BANJAR DI PROVINSI BALI

IKAT ATAU KANDANGKAN ANJING ANDA AGAR MUDAH DIVAKSINASI RABIES DINAS PETERNAKAN PROVINSI BALI

!!!

IS AT

GR

U.0010366-rpa

UD. JATI LANCAR Jl. Buluh Indah No. 9X Denpasar

BERITA DUKA Telah meninggal dunia dengan tenang pada hari Jumat tanggal 27 mei 2011 jam 01.45 adik kami tercinta

HENDRA GUNAWAN INDARTO Alamat : Jl. Cargo Kenanga VIII/28 Jenazah akan disemayamkan di Rumah Duka Kerta Semadi, Jl. Cargo pada hari Jumat tanggal 27 Mei 2011, kremasi tanggal 1 Juni 2011

Kami yang berduka cita : Istri : Cindy Cahyadi

BPM/025

LAUNCHING - Made Dasna Astadi didampingi Kasek Ketut Antara dan Wakasek Ni Nyoman Pulasari saat me’’launching e-library’’.

Anak : 1. Shienita Jocelyn Indarto Papa Mertua : Putu Dinar Cahyadi 2. Stanley Jonathan Indarto Mama Mertua : Cunita Yundari Cahyadi Kakak Ipar : Elsie kristiani Kakek : Aliyanto : Rivan Cahyadi Papa : Ali Indarto (Lie Kiem Yin) : A Fung (Sri Utami) Mama : Indryani (Sie Kiem Bing) Kakak Kandung : Hendry Gunawan Indarto

Beserta Segenap Saudara dan Famili K.0013128-rpa

U.0013164-rpa


JENDELA

4 zCERPEN SENJA kali ini tak seindah senja hari-hari sebelumnya. Gugusan mendung menyelimuti langit, menutup siluet merah saga di ufuk barat. Namun perempuan cantik itu tak beranjak dari pantai. Sejak matahari menjelang tenggelam dia termenung memandang ke arah barat dengan raut muram dan mata redup. Angin bersenandung di pohonan. Ombak tak henti meluncur ke pesisir, sesekali menjilat kakinya yang putih mulus. “Dia hanya pergi sementara. Besok juga kembali.” “Kembali untuk siapa? Bukan untukku, kan?” “Keyakinan adalah doa, dan kesangsian itu serupa mantra penyihir hati-pikiran. Kalau kamu yakin dia tak hendak meninggalkanmu, dia pasti akan kembali. Tetapi kalau kau sangsi, maka kesangsian itu akan jadi kenyataan.” “Aku sudah berusaha Bang. Tapi keyakinan saja tidak cukup. Dia tak menyakinkanku dengan janji yang meyakinkan.” “Kalau begitu, lupakan saja dia.” “Tapi aku amat menyayanginya. Aku tak bisa hidup tanpanya.” “Itu mustahil, Sayang. Hidup harus mengikuti kodrat. Kau boleh menyayangi dia, tapi tak mungkin menikah dengannya.” “Ah, Abang jahat. Abang menyebalkan. Abang tak sayang aku!” Percakapan yang terjadi belasan tahun lampau itu kembali terngiang, membuat hati perempuan itu seperti tersayat-sayat. Kenangan indah bersama perempuan lain yang disayangi tapi kemudian meningalkannya, hingga lelaki paruh baya yang dipanggilnya Abang itu datang mengisi hari-harinya kemudian. Lelaki itu kerap menemaninya plesiran, menikmati keindahan senja di

Senja Oleh: Nuryana Asmaudi S.A.

Eko Bayu Saputra (2011)

pantai tersebut. *** Senja ditelan malam. Perempuan itu masih tepekur di pantai, memandang kerlap-kerlip lampu nelayan di tengah lautan yang menyerupai kunang-kunang. Angannya kembali melambaung, terkenang masa lampau yang mengharubiru perasaannya. “Kau harus belajar menyintai lelaki lagi, Sayang. Perempuan yang kau cintai itu pergi mencari jejaknya

yang hilang, kembali pada kodratnya sebagai perempuan.” “Huh, Abang makin menyebalkan. Abang tak mengerti perasaanku!” “Abang amat menyayangimu. Abang ingin menjagamu agar tak larut dalam duka dan penyesalan yang merugikan dirimu sendiri.” “Masa bodoh. Terserah orang bilang apa. Aku sudah tidak bisa kompromi dengan lelaki. Abang tahu sendiri berapa cowok yang telah mencampakkanku, menendangku dari ruang batinnya seperti melempar

sampah!” “Kamu terlalu apriori. Tidak semua lelaki seperti para mantan pacarmu. Putus tali percintaan sekali, dua kali, tiga kali, sudah lazim. Mengapa tak mencoba menerima lelaki yang menyayangimu apa adanya?” “Apakah Abang siap beristrikan perempuan yang tak memiliki ruang lagi bagi lelaki?” “Meski Abang bukan lelaki yang menyukai sesama jenis seperti yang disangka banyak orang garagara sudah lewat umur belum menikah, Abang punya perasaan yang lembut seperti perempuan. Abang juga memahami perempuan sepertimu. Jadi, klop bukan kalau kita berpaduan?” “Tapi, aku belum bisa menyintai lelaki lagi, Bang. Rasanya aku sudah kehilangan jiwa perempuan.” “Ah, itu cuma perasaanmu saja, Sayang. Di hatimu tentu masih ada ruang buat lelaki. Benang kusut dan pengalaman pahit yang pernah membrancang jiwa perempuanmu masih sangat mungkin diurai dan direntang lagi.” “Tapi, bagaimana caranya? Aku masih trauma, takut tercampakkan lagi.” “Kau tak akan tercampakkan lagi. Kau akan mendapat lelaki yang menerimamu apa adanya. Lelaki yang paham pikiran dan kecenderunganmu yang agak berbeda dengan perempuan pada umumnya. Lelaki yang menyayangimu sepenuh hati, juga bisa membimbingmu untuk bersama-sama membangun rumah kalbu.” “Abang sudah berkali-kali mengungkapkan hal itu. Tapi, aku sudah terlanjur menganggap Abang sebagai kakakku.” “Usia kita memang selisih jauh. Abang lebih pantas jadi ayah atau pamanmu. Tapi, apa salahnya dicoba? Abang menyayangimu, Dinda. Sungguh!” *** Sudah beberapa hari senja nam-

Minggu Paing, 29 Mei 2011

pak kelabu. Ufuk barat yang biasanya bertebar semburat sunset bergradasi warna-warni mempesona itu dirundung mendung. Senja yang kehilangan keindahan. Senja yang tak menarik lagi untuk dinikmati seperti hari-hari sebelumnya. Senja yang dalam pandangan perempuan cantik itu telah malih rupa, menampakkan sosok aslinya, sehingga patut ditinggal pergi mencari hiburan lain yang lebih memberi daya hidup. Senja jantan yang sempat menjinakluluhkan hati perempuan muda itu harus ditinggalkan demi meraih bulan betina dan bitang malam yang mempesona. *** “Apa yang kau cari Dinda?” gumam Abang, gelisah. Lelaki yang telah memasuki usia senja itu baru saja ditinggal pergi istrinya. Perempuan yang belasan tahun diajak membangun rumah tangga hingga membuahkan seorang putri cantik, itu minggat. Ia biarkan istrinya pergi karena sudah kerap melakukan hal sama. Penyakit lamanya kambuh. Putri, anak semata wayangnya itu, juga tak mencari, ia malah merasa merdeka kalau ibunya yang cerewet itu tak ada di rumah. “Ayah, tadi Putri melihat Mama bersama seorang tante cantik di pantai.” “Kamu temui mamamu?” “Tidak. Putri melihat Mama, tapi Mama tidak melihat Putri.” “Kenapa tidak temui Mama?” “Gak mood. Daripada dimarahi, lebih baik menghindar..” “Kamu pasti bersama Hery, ya?” “Ya iyalah. Makanya kami menghindar agar tak kena semprot.” “Ya, sudah. Sana cepat mandi. Sudah senja. Nanti kita kan mau nonton teater.” “Oh, iya, ya, hampir lupa. Hery boleh ikut kan?” “Boleh. Tapi, apa Hery suka teater?” “Eeh, jangan salah. Hery itu de-

men banget nonton teater. Dia kan ikut teater di sekolah. Dia juga suka baca puisi.” “Terus, Ayah nanti jadi obat nyamuk kalian?” “Ya, enggaklah. Kami berteman biasa kok. O ya, apa judul dramanya?” “Dongeng Baik Hati. Dongeng yang Mendongeng Sendiri Karena Tukang Dongeng Sudah Mati.” “Panjang sekali judulnya. Pasti menarik!” “Tak hanya menarik ceritanya. Kamu juga bisa melihat kepiawaian akting para aktris-aktor muda Teater Ceret yang lagi naik daun.” Putri bergegas ke kamar, bersiap-siap mandi. Ayahnya masih duduk di sofa. “Apa maksud semua ini?” tibatiba Putri keluar dari kamar dengan muka bersungut-sungut, menunjukkan ponsel ke ayahnya. Ayahnya tersenyum kecut membaca pesan singkat di ponsel tersebut. “Perempuan macam apa dia?” ujar Putri sewot. “Ha-ha-ha. Perempuan macam ibumu, yang mengandung dan melahirkanmu. Sudahlah, tak usah dimasukkan hati. Biarkan Mamamu mencari kebahagiaan yang tak ditemukan di rumah ini..” Putri bersandar di sofa, wajahnya merengut, “Ayah juga dikirimi?” tanya Putri sembari menyambar ponsel ayahnya yang tergeletak di meja. Setelah membaca pesan singkat di ponsel ayahnya, tiba-tiba Putri berteriak sembari membanting ponsel tersebut. “Kalian gila semua..!” lalu berlari ke kamar. Ayahnya terperanjat. Dia lupa menghapus SMS yang dikirim seorang daun muda, langganannya: Om, jadi nggak? Saya sudah menunggu di tempat biasa.. “Kalau kalian pada gila-gilaan, saya bisa lebih gila dari kaliaaan!” teriak Putri, menangis di kamar.

Kelas Menengah Bali dan Mimpi Otentisitas Budaya PERUBAHAN kebudayaan yang menimpa Bali kini adalah sebuah proses relasi yang panjang dan kompleks. Salah satu momen penting itu adalah sentuhan-sentuhannya dengan kebudayaan Indonesia yang menawarkan Bali sebuah janji manis nan membuai bernama pariwisata. Mendiskusikan Bali sebagai suatu yang otentik dan eksklusif menjadi salah kaprah ketika waktu justru membuktikan Bali bisa bertahan karena pengaruhnya dengan “Indonesia” dan dunia global. Namun, kelas menengah baru yang tercipta dari proses kolonisasi dan pembangunisme pariwisata memimpikan bagaimana menciptakan sebuah masyarakat Bali layaknya sebuah “museum hidup” di mana mimpi-mimpi para kelas menengah tentang otentisitas budaya Bali bisa terwujud. Sementara kelas menengah ini sebenarnya adalah “setengah Bali” karena mereka sebenarnya adalah potret kelas menengah urban yang memiliki banyak identitas, dan oleh karena itu menjadi kelas elite dengan berbagai macam kepentingan dan kekuasaan atas masyarakat dan budaya Bali. Kelompok elite lokal ini, baik dengan kekuatan modal, monarki, dan kekuasaan politik sebenarnya bisa ‘’masuk’’ dan ‘’keluar’’ dalam identitas kebalian. Kesadaran kelas menengah ini tentang identitas Bali yang beragam mereka mainkan dengan berbagai macam kepentingan untuk mengungkung rakyat Bali kebanyakan dalam lantunanlantunan mimpi keaslian budaya. Ini seperti proses mimikri dari kuasa kolonial Belanda yang memberlakukan politik museum hidup dan Baliseering. Kelas menengah baru Bali yang terdiri atas intelektual, pebisnis media, agamawan, politisi, birokrat, pengusaha dan elite-elite lokal di desa-desa mengapropriasi (mengambil) dengan tanpa sadar atau bisa jadi dengan sadar praktik kolonisasi ini untuk dipraktikkan kepada sesama krama Bali sendiri. Dengan demikian, pembekuan kebudayaan sebenarnya dilakukan oleh kelas menengah Bali yang mempunyai modal dan sudah tentu kepentingan ekonomi politik.

Sejarawan Iskandar Nugraha dalam sebuah diskusi di dunia maya mengungkapkan, kelas-kelas menengah urban akan lebih fasih dan masif mengartikulasikan identitasnya (kebaliannya) dibandingkan dengan orangorang (Bali) yang berada di perdesaan. Oleh sebab itulah orang Bali kini lewat proses urbanisasi, pendidikan, dan pekerjaan membayangkan untuk menjadi bagian dari kelas menengah Bali baru yang mewarnai perubahan politik dan kebudayaan di pedesaan maupun perkotaan. Representasi identitas kebalian kelas menengah inilah yang ditangkap oleh budaya turistik dalam pentas globalisasi dan pasar. Padahal di balik semua itu, di belakang layar yang terjadi adalah elite kelas menengah Bali telah “mengkolonisasi” atau lebih gamblangnya “memuseumkan” orangorang Bali kebanyakan di pedesaanpedesaan. Janji manis yang dilantunkan adalah ngajegang budaya Baline atau ngelestariang budaya Baline. Kelas Menengah dan Interkoneksi Global Kelas menengah Bali juga menjadi “pesulap-pesulap gila kuasa” (meminjam Tsing, 2005) yang menjadi penghubung bagi negara dan modal untuk berkolaborasi mengusai jaringan-jaringan ekonomi makro yang merangsek ekonomi rakyat hingga ke titik nadir. Rekognisi dan tindakan afirmatif (pemihakan) terhadap perekonomian rakyat seakan hanya janji kosong para birokrat dan politisi. Deru investasi masuk tanpa henti menghasilkan deretan ruko, hotel, apartemen, supermarket, bahkan menyulap tanah dan pantai untuk infrastruktur pariwisata. Kini, seribu pura telah tersaingi dengan serius oleh seribu ruko dan bangunan beton-beton megah yang menghimpit pura dan pelinggih. Dalam kontes wacana politik kebudayaan dan pembangunanisme (pariwisata), energi, pikiran, dan semua kemampuan rakyat Bali dimobilisasi untuk bersilat lidah dalam wacana pelestarian budaya. Didukung sponsor negara dengan aparatus dan modalnya, wacana tentang pelestarian budaya menjadi peluang bagi para akademisi, budayawan, politisi hingga hingga tokoh masyarakat mewacana pencanggihan

pelestarian budaya. Gula-gulanya adalah siasat manusia mencari akses ekonomi politik di bawah koor pelestarian budaya. Penggalian-penggalian otentisitas (keaslian) budaya inilah yang ditangkap oleh kuasa kapital global bernama pariwisata. Didukung oleh gerakan-gerakan kelas menengah baru dalam pencarian esensialisme, kebudayaan Bali menjadi komoditas kapitalisme kultural baru (Santikarma, 2003; Suryawan, 2010; Nordholt, 2010) yang sangat menjanjikan sekaligus memprihatinkan. Menjanjikan karena akan menjadi modal luar biasa dalam mengekspor otentisitas dalam promosi pariwisata Bali. Memprihatinkan saya kira karena menutup ruang wacana kritik kebudayaan, yang melihat kebudayaan sebagai yang cair, dinamis, dan pewacanaan kebudayaan sebagai refleksi manusia Bali sendiri. Di tengah interkoneksi global yang menerjang masyarakat tempatan, mencari identitas diri yang kompleks dan rumit menjadi sesuatu yang sulit sekaligus paradoks. Gerakan-gerakan sosial kemasyarakatan kini praksis terjebak dalam lingkaran interkoneksi global ini. Masyarakat yang sedang bergerak ini terus mencari konstruksinya sendiri di tengah bentangan dunia sebagai pasar global. Gerakan-gerakan sosial mewakili komunitas tempatan, adat, atau revitalisasi kebudayaan kadang tidak terlepas dari penetrasi kuasa global kapital ini. Lantunan gerakan penguatan kebudayaan (baca: pencarian otentisitas nilai budaya Bali) tidak semurni untuk nindihin Bali (membela Bali) seperti apa yang sering dimuat di media-media lokal dan didiskusikan oleh para kelas menengah, tetapi penuh dengan tipu muslihat dan kisahkisah interkoneksi yang aneh dengan kuasa kapital bernama pariwisata, industri media, dan romantisasi keagungan serta keaslian budaya Bali. Fragmen-fragmen (penggalan kisah-kisah tak beraturan) antara mengokohkan kebudayaan dan memanfaatkan peluang ekonomi politik inilah yang oleh Anna Lauwenhaupt Tsing (2005) disebut dengan friksi (friction), ruang “hampa makna” manusia di tengah interkoneksi global. Manusiamanusia bersiasat saling tikam, baku tipu memanfaatkan peluang-peluang

BPM/ist

KEBUDAYAAN - Dengan demikian, wacana kritik kebudayaan (identitas kebalian) adalah ruh sekaligus refleksi identitas diri manusia Bali sendiri. Refleksi atas diri terus akan berubah, bergerak terus-menerus tanpa henti dalam ruang dan waktu. Di dalamnya terdapat kisah-kisah kelokan tajam. yang dihadirkan oleh investasi dan kuasa global kapital. Negara dan hukum absen bahkan menjadi salah satu pion dalam jejaring global ini. Yang ada hanyalah persaingan kekuatan modal dan gembar-gembor kisah-kisah fantastis penciptaan komoditas. Dalam ruang friksi inilah seluruh gerak kekuatan masyarakat terinfeksi kuasa modal global. Identitas dan kebudayaan lokal direproduksi menjadi komoditas yang diceritakan, ‘’diomongkosongkan’’, dilebih-lebihkan untuk kemudian diwariskan dan didramatisir menjadi komoditas bernama otentisitas. Pada momen inilah pelemahan-pelemahan gerakan rakyat terusmenerus tanpa henti. Rekognisi terhadap gerakan rakyat dan penegakan identitas budaya

masyarakat tempatan tertelan kuasa global kapital. Rekognisi terhadap pemberdayaan petani di Bali tertimbun wacana pelestarian budaya dan isu global pariwisata. Penetrasi modal menggerus tanah-tanah manusia Bali untuk infrastruktur pariwisata. Lahan persawahan terhimpit gedung-gedung ruko atau jejeran vila-vila di pinggir tebing. Pantai-pantai ditimbun demi mendirikan jejeran vila dan hutan-hutan diterabas untuk pembangkit sumber daya alam. Refleksi Identitas Manusia Bali Fragmen-fragmen kompleksitas di Bali membuka ruang refleksi yang dalam pada hubungan antara kebudayaan dan identitas diri manusia Bali yang terus berubah, bergerak dan pe-

nuh kelokan tajam. Kebudayaan menawarkan ruang bagi refleksi kritik diri manusia dalam rentang sejarahnya. Diri manusia bukanlah substansi, tetapi subjek yang terus bergerak, jadi diri manusia, dan juga demikian dengan identitasnya adalah sebuah gerakan sosial. Inilah yang dipentaskan oleh kelas menengah di Bali yang menjadi “setengah Bali” yang mengangankan keaslian identitas Bali. Dengan demikian, wacana kritik kebudayaan (identitas kebalian) adalah ruh sekaligus refleksi identitas diri manusia Bali sendiri. Refleksi atas diri terus akan berubah, bergerak terus-menerus tanpa henti dalam ruang dan waktu. Di dalamnya terdapat kisah-kisah kelokan tajam. Pemahaman historis dalam konteks kebudayaan menjadi sangat penting untuk memahami konteks perubahan yang terjadi. Pemahaman kebudayaan dengan perspektif reflektif diri berkaitan dengan revolusi kesadaran historis manusia akan hakikat hidupnya. Pada titik inilah dilantunkan eksistensi manusia yang terbentang antara masa lampau dan masa depan. Bagi manusia Bali, memahami kebudayaannya juga berarti pemahaman dirinya, identitasnya sendiri. Secara reflektif, manusia Bali akan berpikir bahwa dirinya tidaklah eksklusif dan otentik. Menganggap diri paling “eksotis” dan “berbudaya” dengan bukti menjadi ikon pariwisata Indonesia akan mengungkung manusia Bali menjadi parokialisme (terkotak-kotak), sektarian, dan selalu menganggap diri dan kebudayaannya adalah eksklusif. Jauh dari parokialisme itu, membaca Bali lebih dalam adalah relasinya dengan keindonesiaan, penetrasi kuasa kapitalisme global berwujud pariwisata, silang-sengkarutnya dengan penetrasi kuasa penjajah yang memimpikan (baca: mengonstruksikan) Bali menjadi sebuah museum hidup dengan budaya yang otentik yang dipraktikkan oleh kelas menengah Bali kini. Jika manusia Bali merefleksikan hal ini, dengan jernih dan tajam manusia Bali akan menjadi dialektik, inklusif, apresiatif, dan sudah tentu transformatif dalam melihat perubahan kebudayaan dan pilihan-pilihan kompleksitas identitas yang dimainkannya. z I Ngurah Suryawan, antropolog

BUKU

Memahami Perempuan dengan Cinta dan Ketulusan

Judul Buku : CHRYSAN Penulis

: Hapie Joseph Aloysia

Penerbit

: Shira Media

Tebal

: 202 Halaman

TAHANLAH napas anda sejenak jika akhirnya anda memutuskan membeli, kemudian membaca buku ini. Tema cerita telah tergambar jelas tertulis di sampul buku bagian depan, tak kalah vulgar dengan gaya bahasanya. Untungnya di pojok kiri sampulnya penulis dan penerbit tak lupa membubuhkan klasifikasi novel dewasa. Demi meminimalisasi pembaca-pembaca belia yang kiranya belum layak menikmati hidangan yang disajikan penulis. Layaknya tren novel-novel yang gencar telah terbit sebelumnya, tema seputar seksualitas masih jadi tema favorit. Selain itu lakon utama ceritanya dibuat berbeda, pelacur yang kemudian beralih menjadi lesbian. Lakon utamanya bernama Chantal Olgivie. Ia mengidentifikasi dirinya si Chrysan liar yang tumbuh di gersangnya padang kehidupan. Masa kecilnya tidak selay-

aknya anak-anak pada umumnya. Sementara anak-anak lain tumbuh di tengah nikmatnya pelukan dan kasih orangtua, ia justru mengembara mencari sebuah pelukan. Ia tak pernah tau siapa ibu dan bapaknya. Yang ia tau sejak lahir ia telah dibuang oleh neneknya sendiri di depan sebuah rumah yang menjadi ibu tirinya kini. Dan, perempuan itu germo yang menjual keperawanannya saat usianya yang kelima belas tahun. Chantal remaja hanya mendapat bayaran tiga ratus ribu rupiah untuknya. Chantal tumbuh menjadi pelacur sekaligus diam-diam menumbuhsuburkan hasrat menulisnya. Sebuah tabloid menerbitkan tulisantulisan hasil cerita nyatanya pada rubrik sesuai dengan profesinya, Seni Kehidupan Pelacur. Pada tulisannya ia bercerita setiap kisah hidupnya dengan jujur. Termasuk menceritakan manakala ia kemudi-

an bertemu dengan Devara. Sesosok yang baginya, laki-laki namun terjebak dalam tubuh perempuan. Sangat tak ada sisi feminin baginya. Pertemuan antaranya dirinya dan Dev — panggilannya pada Devara — yang tanpa sengaja saat ia mencari rumah kos, membuat mereka memutuskan hidup bersama. Melakukan semua aktivitas bersama layaknya hubungan antara lelaki dan perempuan. Sisi inilah yang kemudian terlampau vulgar dijelaskan oleh penulis. Selain bagian-bagian lain manakala figur Chantal diceritakan sedang memuaskan pelanggan-pelanggan tubuhnya. Devara juga yang pada akhirnya menemukannya kembali pada ibu kandungnya, yang terpisahkan sejak ia lahir. Chantal lelah dengan kehidupannya dari satu ranjang ke ranjang lainnya. Dari lelaki haus satu ke lelaki beringas lainnya. Ia ingin

pula merasakan hidup layaknya perempuan lain. Bahagia dan memiliki kehidupan yang indah. Ia membenci ibu kandungnya, tetapi itu juga kemudian yang jadi alasan ia ingin berdamai dengan sang ibu. Sejak pertemuan kembali itu, Chantal berhenti melacur. Ia tak lagi akan membuat Devara, kekasih sesama jenisnya tiap malam menahan geram manakala Chantal harus tidur dengan lelaki pelanggannya. Kisah Nyata Tulisan-tulisan Chantal yang memuat kisah nyata hidupnya menarik minat penerbit untuk membukukan kisahnya. Meski belakangan baru Chantal ketahui, pemilik penerbitan itu adalah suami ibu kandungnya. Ayah tiri Chantal. Tapi ia berusaha mengambil sisi positif dari keadaan itu. Sekalipun ada kebohongan di situasi itu, ia sadar betul jika tak ada maksud jahat di

dalamnya. Novel dua ratus dua halaman ini berakhir happy ending, dikisahkan pada akhirnya sang ibu kandung menghibahkan Chantal dan Devara sebuah apartemen mewah sebagai hadiah ulang tahun Chantal. Mereka hidup bersama. Pada bagian menjelang akhir, cerita mulai terkesan dangkal. Tidak ada cerita atau penjelasan sama sekali soal penerimaan ibu kandung Chantal atau ayah tirinya tentang pilihan Chantal yang lebih memilih berpacaran dengan sesama perempuan. Padahal kita tahu, pilihan macam ini belum terbiasa bagi masyarakan timur, yang juga sekaligus pembaca novel ini. Tetapi novel ini menarik dengan latar belakang dan tokoh ceritanya yang tak lazim diangkat penulis-penulis lainnya. Menawarkan warna lain untuk penikmat novel. z Putu Pertiwi


PE R N IK

Minggu Paing, 29 Mei 2011

5

Batik Bola Makin Bergaya Makin Diminati MASYARAKAT Indonesia tengah merasakan eforia atas sepak bola. Bukan hanya pencinta bola yang berdebar menunggu hasil pertandingan Indonesia yang makin gemilang dengan gol-golnya. Masyarakat awam pun terseret pada arus kegembiraan atas prestasi sepak bola kita. Juga konflik yang terus menggerus pengurus bola di Indonesia.

Kejang dan Epilepsi KEJANG adalah sekumpulan tanda dan atau gejala yang muncul sesaat dan tiba-tiba, timbul akibat aktivitas sel otak yang berlebihan. Timbulnya kejang berulang tanpa provokasi dinamakan epilepsi. Epilepsi merupakan kondisi medis yang umum dijumpai dalam masyarakat dan telah ada sejak awal sejarah manusia ditulis. Sebuah data memperkirakan bahwa 1% dari populasi penduduk Amerika Serikat menderita epilepsi, serta lebih dari 5% populasi umum pernah mengalami setidaknya satu episode kejang sepanjang hidup mereka. Oleh karena insiden kejang yang relatif besar, maka kejang dapat terjadi pada siapa saja, tanpa memandang status sosial. Tercatat beberapa publik figur dan tokoh penting dalam sejarah umat manusia pernah mengalami episode kejang dan bahkan beberapa di antaranya dinyatakan menderita epilepsi. Julius Caesar, seorang jenderal jenius dan terkenal dalam kekaisaran Romawi, dikatakan menderita epilepsi. Ensiklopedia online Wikipedia menjabarkan bahwa dia pernah mengalami empat kali episode kejang parsial kompleks serta diyakini pernah mengalami episode kejang sewaktu muda. Meskipun demikian, dia mampu menunjukkan kepiawaian dalam memimpin dan berperang. Napoleon Bonaparte, tokoh militer kerajaan Prancis yang hidup pada abad ke-19, tercatat sejarah sebagai tokoh paling berpengaruh sepanjang masa, juga diyakini menderita epilepsi. Meskipun mengalami kejang dan menderita epilepsi, Napoleon berhasil menguasai sebagian besar daratan Eropa bahkan sampai ke Asia dan Afrika. Tidak hanya itu, ide politik serta strategi militernya diadopsi oleh pemerintahan di hampir seluruh dunia. Alfred Nobel, penemu dinamit dan penggagas hadiah Nobel, tercatat pernah mengalami episode kejang demam selama masa kanak-kanak. Meski demikian, Nobel mampu memberi kontribusi yang bermakna bagi sejarah umat manusia, bahkan sampai saat ini penganugerahan hadiah Nobel merupakan penghargaan yang paling bergengsi di dunia internasional. Bobby Jones, pemain basket profesional yang berkarier di NBA selama 13 tahun dan pernah menjadi tim NBA All-Stars selama 4 tahun, adalah seorang penderita epilepsi. Bobby Jones mengontrol kejang selama karier atletiknya dengan mengomsumsi obat anti-epilepsi. Pendapat yang mengatakan bahwa kejang dan epilepsi adalah penyakit kutukan adalah mitos yang salah. Sederet nama publik figur dan tokoh besar tadi merupakan fakta bahwa kejang dan epilepsi adalah kondisi medis yang umum terjadi di masyarakat serta dapat menyerang siapa saja dari kelompok sosial mana pun dengan tingkat pencapaian karier apa pun. Dalam klinis, epilepsi dapat bermanifestasi dengan berbagai macam bentuk, namun untuk kepentingan pengobatan, kejang epilepsi dikelompokkan dalam beberapa jenis. International League Against Epilepsy/ILAE (sebuah kelompok internasional yang khusus bergerak di bidang epilepsi) mengusulkan pembagian kejang epilepsi menjadi 3 kelompok, yaitu: 1. Kejang parsial. 2. Kejang umum. 3. Kejang yang tidak terklasifikasikan. Kejang Berdasarkan statistik, kejang yang paling sering terjadi pada orang dewasa adalah jenis kejang parsial kompleks, sedangkan pada anak-anak jenis kejang yang paling sering terjadi adalah kejang lena. Kejang parsial disebabkan karena adanya kerusakan pada sebagian atau beberapa bagian otak akibat cedera otak. Penyebab tersering adalah akibat trauma kepala, stroke, infeksi otak, serta dapat pula akibat tumor otak. Kejang umum dapat ditimbulkan oleh berbagai sebab, antara lain kelainan metabolik, reaksi obat dan yang paling sering, sekitar 60%, idiopatik (tidak diketahui penyebabnya). Diharapkan dengan perkembangan teknologi di bidang kedokteran, penyebab kejang umum yang idiopatik ini dapat segera diketahui. Diagnosis epilepsi hampir selalu ditegakkan dari gambaran klinis, yaitu timbulnya kejang berulang, spontan, diagnosis dapat dikonfirmasi dengan pemeriksaan penunjang EEG (alat yang merekam kelistrikan otak). Beberapa epilepsi dapat dipicu oleh kondisi seperti kelelahan fisik dan stres, alkohol, adanya cahaya berkedip pada frekuensi tertentu, obat-obatan, serta siklus menstruasi pada wanita. Untuk itu disarankan pada penderita epilepsi agar menghindari kondisi tersebut sebagai upaya tambahan untuk mengendalikan epilepsi. Kabar baiknya adalah hampir sebagian besar epilepsi dapat dikendalikan dengan mengomsumsi obat anti-epilepsi. Bicarakan dengan dokter anda mengenai cara melakukan modifikasi gaya hidup guna mencegah timbulnya kejang berulang. Layaknya kondisi medis yang lain, epilepsi juga dapat mengalami komplikasi, berikut adalah komplikasi penting dari epilepsi. 1. Epilepsi yang tidak terkontrol (refractory epilepsi), meskipun telah mengomsumsi obat anti-epilepsi. 2. Status epilepsi, keadaan kegawatdarurataan epilepsi yang dapat berakhir pada kematian. Salah satu pencetus timbulnya status epilepsi adalah penghentian obat anti-epilepsi secara mendadak. Oleh karena itu diskusikan dengan dokter mengenai efek samping obat yang tidak dapat anda toleransi dan jangan menghentikan pengobatan secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter. Epilepsi selalu dikaitkan dengan stigma buruk dalam masyarakat, seringkali penderita mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan, apabila mengakui dirinya epilepsi. Nyatanya penderita epilepsi boleh bekerja, walaupun tidak semua jenis pekerjaan dapat dijalani penderita epilepsi, seperti mengemudikan kendaraan dan alat berat, bekerja pada lingkungan dengan ketinggian dan bahan kimia serta api. Hal ini merupakan bagian dari upaya melindungi penderita dari kecelakaan akibat kerja yang dapat timbul sewaktu-waktu apabila terjadi bangkitan kejang. Bicarakan dengan dokter anda mengenai jenis pekerjaan apa yang sesuai dengan keahlian dan hobi anda yang tidak membahayakan keselamatan diri dan orang lain. Penderita epilepsi juga boleh bersekolah pada sekolah umum, hanya seringkali tekanan dari teman sebaya membuat penderita malu akan penyakitnya dan membuat prestasi belajarnya menurun. Di samping itu, beberapa jenis obat anti-epilepsi juga memiliki profil efek samping yang buruk terhadap kemampuan berpikir anak, untuk itu diskusikan dengan dokter anda mengenai jenis obat terbaik bagi anak dengan epilepsi. Wanita dengan epilepsi juga diperbolehkan untuk hamil, hanya kehamilan pada kondisi ini memiliki risiko lebih tinggi, akibat risiko kejang selama kehamilan dan pengaruh obat anti-epilepsi terhadap janin. Selama kehamilan wanita tersebut idealnya melakukan kontrol rutin pada dokter kandungan dan neurologis. Makin berat aspek sosial yang ditanggung penderita, maka makin besar penyangkalan terhadap epilepsi dan makin banyak penderita yang menolak pengobatan. Penulis berharap informasi ini dapat memberikan nilai positif pada masyarakat secara umum dan khususnya bagi penderita epilepsi. Mari bersama kita mengurangi beban sosial yang diterima penderita epilepsi, epilepsi bukan kutukan, epilepsi adalah kondisi medis yang umum dan bisa dikendalikan. Dengan penggunaan obat yang tepat, penderita epilepsi dapat hidup normal, berkarier dan dapat memberikan kontribusi besar pada masyarakat. z dr. Hadi Widjaya

Resonansi kegembiraan atas nama bola menyebar di segala pelosok belahan bumi pertiwi, termasuk di Desa Gunting, Gilangharjo, Pandak, Bantul, Yogyakarta. Desa Gunting ini berjarak 20 kilometer dari Tugu Yogyakarta. Tidaklah mudah menemukan lokasi pembuatan batiknya, tidak ada papan petunjuk menuju lokasi itu. Jalan berbukit dan di tengah hutan jati inilah Tumilan terinspirasi untuk membuat batik bola. Pembuatan batik bolanya memang sudah lama, setidaknya awal tahun lalu ia telah berkutat untuk mewujudkan ide batik bola. Inspirasinya muncul saat perebutan Piala Dunia lalu. “Batik itu saya ciptakan dengan motif bola. Penuangan karyanya dalam bentuk kontempoer dengan pewarnaan batik klasik dan kontemporer dengan menggabungkan dua ilmu yaitu batik painting dan batik fashion,” demikian diungkapkan Tumilan. Soal warna, Tumilan menggunakan warna-warna batik kontemporer seperti biru, ungu atau agak kemerah-merahan dipadu dengan warna bola hitam putih. Teknik pewarnaan menggunakan air brush. Motif yang paling favorit adalah motif bola lancip yaitu per-

paduan antara gambar bola dan batik motif parang lancip. Warna ini juga disesuaikan dengan warna bendera peserta piala dunia. “Biar itu lebih menarik, ada pendukung fanatis masing-masing tim itu, maka warnanya juga disesuaikan dengan warna bendera atau warna kostum pemain bola itu.” Batik Bola Batik bola biasanya digunakan untuk baju, yang paling dominan penggunanya adalah laki-laki karena itu ditujukan untuk para penggila bola. Itulah sebabnya pemilihan warna juga disesuaikan dengan selera para pria. Walaupun begitu, para wanita juga bisa mengenakannya sebagai bahan untuk baju atau rok. Saat ini Tumilan yang juga merupakan Ketua kelompok Batik Gunting Nyawiji baru memproduksi 300-an lembar batik bola. Setidaknya ia ditargetkan membuat 1.200 lembar batik bola dalam satu tahun. Target ini tidaklah mudah dicapai mengingat batik ini merupakan batik tulis yang memerlukan proses yang cukup panjang. Harga paling murah Rp 250 ribu per potong untuk ukuran 200 x 160 cm.

Bahannya adalah kain salur, yaitu kain katun yang bertekstur. Setidaknya 50 orang di dusun itu ikut terlibat dalam pembuatan batik. Berkaitan dengan batik bola, menurut Konsultan Desain, Sumbo Tinarbuko, pembuatan batik ini prinsipnya adalah strategi dagang. Di dalam ajang Piala Dunia pastilah membutuhkan suvenir. Indonesia, walaupun tidak dapat masuk berlaga dalam piala dunia setidaknya tetap bisa berpartisipasi pada ajang piala dunia. Dosen Komunikasi Visual Institut Seni Indonesia Yogyakarta ini menambahkan bahwa batik bola merupakan terobosan yang luar biasa karena batik bukan hanya dilihat dalam bentuk ulir-uliran, stilisasi flora fauna dan sebagainya. “Tenyata Indonesia itu tidak juara bola tetapi ia menguasai hal-hal yang berkaitan dengan penanda bola itu,” begitu Sumbo menandaskan. Jika saat ini persepakbolaan Indonesia mulai bangkit, sebuah langkah yang makin positif tentunya untuk beradu di kancah yang lebih tinggi. Sayangnya, kata Sumbo, sebagian besar pengrajin Indonesia hanya sebagai tukang, sementara labelnya bisa menggunakan negara mana saja. “Bentuk-bentuk warna ungu, kuning dan seterusnya gayanya Mandela, gaya ala Afrika asli. Yang terjadi adalah sulit untuk mengklaim bahwa ini produk Indonesia.” Batik selama ini memang lebih dikenal di Indonesia, sebagai milik orang Indonesia.

BPM/ist

Langkah selanjutnya adalah bagaimana caranya agar batik bukan hanya berbentuk klasik tetapi juga kontemporer atau

kekinian yang menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Salah satu jawabannya, adalah batik bola. z Asti Musman

Ajari Anak-anak Memaafkan SEBAGAI orangtua betapa serunya melihat tingkah pola anak-anak pada saat sedang bermain bersama temanteman sebayanya, tertawa riang, bersenda gurau, tentu hal ini adalah pemandangan yang kerap kali dilihat olih orangtua. Memang, selagi anak-anak masih kecil, belajar bersosialisasi dengan teman-temannya tentu sangat diperlukan bagi pengembangan psikologisnya. Maka belajar berinteraksi, berkawan di sekolah, di tempat les maupun di lingkungan masyarakat dapat dibangun dari sekarang. Namun apa yang terjadi, di tengah-tengah memonitor perkembangan anak-anak yang dialami, apa jadinya bila anak-anak suatu saat datang dengan tiba-tiba menangis dan

marah-marah, menyatakan bahwa dia habis berkelai dengan teman-temannya. Hal itu dapat saja dipicu atau disebabkan oleh hal yang sangat sepele, seperti berebut mainan,

BPM/ist

ANAK - Ajari anak-anak dan beri pengertian secara mendalam, tidak perlu mempunyai rasa dendam-mendendam terhadap sesama teman-teman, baik di sekolah, di lingkungan masyarakat, dan kepada siapa pun di mana pun anak berada. Katakan dengan lembut, luwes, bahwa dengan mengampuni atau memaafkan kesalahan teman yang dilakukan akan membantu untuk melepaskan emosi kemarahan, dan perasaan yang buruk terhadap teman.

berebut tempat bermain, dan lain sebagainya. Wah, sebagai orangtua, sebaiknya jangan lekas emosi, marah atau lekas naik darah. Hal itu bukan merupakan solusi yang baik untuk menyelesaikan masalahnya, memarahi anak-anak atau justru mendatangi temannya yang diajak berkelahi ke rumahnya, dengan perilaku itu justru akan merembetnya permasalahan atau persoalan yang akan dihadapi. Untuk dapat menghadapi situasi yang semacam ini, sebagai orangtua harus bisa mengambil langkah-langkah yang tepat, agar permasalahan yang dihadapi anak-anak dapat diselesaikan dengan baik. Cara-cara yang Dapat Ditempuh Sebagai langkah awal, sebagai orangtua harus bersikap sabar atau luwes untuk menyelesaikannya. Hal-hal yang semacam ini, memang diakui oleh semua orang belajar memaafkan adalah sebuah tindakan atau perbuatan yang sukar dilakukan. Bahkan orang dewasa pun belum tentu dapat melakukan hal ini dengan mudah. Namun tindakan yang positif ini dapat dimulai atau dilakukan dari anak-anak semasih kecil, kapan lagi ada waktu yang tepat untuk mengajarkan anak-anak seperti itu. Ya, mari mulai mengajari anak-anak memaafkan atau mengampuni dengan cara sederhana. Sebaiknya, jika anak-

anak sudah mulai tenang, cobalah untuk menaruh simpati terhadap anak-anak. Dengan cara mendengarkan keluhannya yang pernah dialami oleh anak-anak dalam pergaulannya dengan teman-temannya, dan terangkan bahwa teman yang menyakitinya mungkin tidak dengan disengaja melakukannya atau tidak bermaksud untuk berkelahi, namun hanya untuk bercanda. Semangatilah atau doronglah anak-anak, untuk mau berdiskusi, berkompromi dan berdamai dengan temannya tersebut yang diajak berkelahi. Pasalnya, ketika anak masih kecil, anak-anak cenderung sangat peka dan belum memiliki kemampuan memahami persoalan dari sudut pandang yang berbeda. Lakukan secara perlahan-lahan tetapi pasti, berikan pengertian bahwa dengan memberikan pengampunan atau memaafkan terhadap kesalahan teman-teman yang dilakukan, dengan cara semacam ini anak-anak akan mendapat banyak manfaat yang bersifat positif di waktu yang akan datang baik anak itu sudah dewasa. Memulai berkomunikasi dengan ‘’musuh’’ atau dengan teman yang diajak berkelahi, menjadi awal yang baik. Pasalnya dari hal tersebut, anak-anak dapat diajar, bahwa perselisihan atau bermusuhan adalah bagian dari kehidupan yang harus dialami oleh semua or-

ang. Cara-cara semacam ini anak akan lebih cepat memahami dan mengenali berbagai sifat orang di sekitarnya, diharapkan anak-anak dapat memiliki pandangan yang lebih luas tentang hal-hal yang bertentangan maupun yang sepaham dengan ide mereka yang dimilikinya. Kondisi ini bisa membantu anak-anak untuk lebih siap menjalin hubungan ketika sudah remaja atau dewasa di kemudian hari. Ajari anak-anak dan beri pengertian secara mendalam, tidak perlu mempunyai rasa dendam-mendendam terhadap sesama teman-teman, baik di sekolah, baik di lingkungan masyarakat, dan kepada siapa pun di mana pun anak berada. Katakan dengan lembut, luwes, bahwa dengan mengampuni atau memaafkan kesalahan teman yang dilakukan akan membantu untuk melepaskan emosi kemarahan, dan perasaan yang buruk terhadap teman. Orangtua dapat juga mengaitkan masalah pengampunan atau memaafkan dapat dilihat dari sudut pandang ajaran agama maupun cukup mengambil contoh cerita yang mereka pahami atau pengalaman mereka sehari-hari yang pernah dialami. Mari ajarkan saling memaafkan saling mengampuni kesalahan yang dilakukannya, sejak anak masih kecil. Terlebih tindakan positif pun dapat dimulai semasih kecil. z I Nengah Konten

Senam Bugar Indonesia (9) TIADA hari tanpa olahraga, itulah semboyan bagi yang ingin sehat. Senam Bugar Indonesia yang dapat diikuti oleh usia berapa pun karena gerakannya yang sederhana dan mudah dilakukan. Tujuan gerakan pada edisi Minggu ini adalah untuk melatih dan menguatkan otot-otot lengan, dada dan kaki. Ikuti peragaan berikut ini bersama instruktur Komang Alit Malini di Tugu Monas Jakarta.

Kupon

Rubrik “Bugar” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post (Jl. Kepundung 67A Denpasar 80232) atau Adolfina Grace Tangkudung Sekolah Senam Lala Studio (Jl. Veteran 66 E,Puri Satria Denpasar, telp. (0361) 283226) Cantumkan kupon “Bugar” di sudut kiri amplop.

Gb I : Hitungan 8 terakhir pada edisi Minggu lalu adalah seperti yang nampak pada gb. I ini, lalu mulailah dengan gerakan gb. II.

Gb II : Dorong kaki kiri 2 x ke samping kiri sambil menarik kedua siku lengan ke samping badan setinggi bahu. Kedua siku lengan membentuk sudut 90 derajat. Posisi siku hingga telapak tangan mengarah ke depan 45 derajat (hit. 1, 2) lalu lakukan kebalikannya (hit. 3, 4) dan ulangi hingga 1 x 8 hitungan. Hit. 8 terakhir adalah yang nampak pada gb III.

Gb III : Rapatkan kaki kanan ke kaki kiri sambil menarik kedua lengan ke samping badan dengan siku di belakang dan tangan mengepal. Kepalan menempel di pinggang hadap atas.

Gb IV : Melangkah mundur zigzag dimulai dengan kaki kiri sambil ayunkan kedua lengan ke depan badan selebar bahu. Kedua lengan ditekuk 90 derajat, kepalan tangan hadap dalam, lalu ayunkan kedua lengan ke samping badan dan kepalan menempel di pinggang (hit. 1-4), lalu melangkah zigzag maju (hit. 5-8). Setelah itu ulangi 3 x, sehingga total hitungan 6 x 8, dan pada hit 8 terakhir rapatkan kaki kiri ke kaki kiri ke kaki kanan dan kembali ke sikap sempurna.

Sehat dan bugar milik siapa saja, asalkan melakukan latihan yang rutin dan salam bugar dari Lala Studio.


DIMENSI

6 RAMALAN

BINTANG

Tanaman yang sudah besar perlu perawatan ekstra supaya buahnya juga besar. Namun dana kurang mencukupi. Anda tidak boleh putus asa. Hubungi teman-teman yang sudah jadi, bisa minta pertolongan. Jangan malu sama teman-eman bila rintisan Anda gagal. Keluarga masih baik-baik saja, tidak perlu khawatir. Asmara: Perlu bantuan orang lain. Dengarkan saran atau nasihat. Jangan dipendam sendiri. Tanaman sudah berbunga, banyak harapan mendapat keuntungan. Sekarang waktunya mencari pembeli atau pemborong. Bersama ini ada Bintang Asmara yang menggoda, Anda jangan mudah terpengaruh. Pusatkan konsentrasi demi kesuksesan. Keluarga sudah berkecukupan, namun jangan lepas dari pengarahan. Asmara: Menarik, memikat hati, mesra dan banyak acara. Namun jangan kelewatan. Tanaman muda memerlukan pupuk dan pembenahan. Tentunya membutuhkan biaya. Hal ini bisa mengganggu peredaran uang yang Anda dapat. Minggu ini ada gejala pemborosan atau penyelewengan, perlu dikontrol dan ditindak tegas. Kelurga yang rewel harus diberi sanksi. Asmara: Ukur dengan kemampuan Anda, jangan sok gengsi dan sok baik. Tanaman sedang paceklik, tidak berbuah. Waktunya Anda istirahat, mengadakan introspeksi dan evaluasi. Menyusun rencana baru untuk dilaksanakan minggu depan. Jangan main spekulasi, adu nasib cari untung. Anda bisa buntung. Keluarga kena efek ikut menderita. Harap sabar dan sembahyang. Asmara: Banyak permasalahan dan tidak ada kecocokan pendapat. Diteruskan atau putus, harus diterima. Tanaman sedang panen, tentu banyak mendatangkan keuntungan. Jangan lupa menabung demi masa depan. Kalau ada rencana yang belum selesai bisa segera diselesaikan, jangan menunda-nunda. Rencana baru masih bisa dilaksanakan. Keluarga jangan lupa bersyukur, dan bisa memanfaatkan kesempatan baik ini. Asmara: Sudah waktunya untuk minta doa restu orangtua, jangan ragu atau takut. Tanaman baru belum bisa diharap buah atau keuntungannya. Masih memerlukan pemeliharaan dan dana. Oleh sebab itu yang hemat, rajin dan kreatif. Adakan tukar pikiran dengan orang-orang yang sudah sukses. Keluarga gembira sebab kesulitan sudah bisa diatasi. Marilah sama-sama berjuang. Asmara: Juga baru mulai bersemi, jangan mudah percaya. Tanaman makin subur, namun jangan suka sembrono. Kalau ada yang kurang beres segera dibenahi, jangan sampai masalah kecil jadi besar. Rajin bekerja, atur waktu dan keuangan, niscaya apa yang diharapkan pasti memuaskan. Keluarga masih harmonis dan bisa diajak musyawarah. Asmara: Semakin harmonis, ada kecocokkan. Bicaralah apa adanya. Jujur. Tanaman Anda sedang diserang hama, perlu pengobatan tanpa menunggu orang lain. Waspada dan hati-hati menghadapi orang-orang yang sok pintar ngomong tetapi tidak ada buktinya. Anda jangan sampai tertipu. Dengan keluarga mesti rukun dan bersatu, jangan percaya orang lain. Asmara: Minggu ini ada yang iri dengki, menghasut. Anda jangan terpengaruh. Tanaman Anda sedang layu, perlu siraman dan obat. Tenaga jangan diforsir, pikiran harus senang. Oleh sebab itu bekerjalah sambil bernyanyi. Hilangkan kejenuhan dengan kesibukan yang lain yang bisa membangkitkan semangat. Kebutuhan keluarga didahulukan dan harap sabar. Asmara: Dikecewakan. Janji-janji tak ditepati. Kalau cinta sejati tentu mau berkorban. Tanaman Anda makin tinggi dan sudah ada yang menawar. Tentunya ada uang masuk. Hatihati jangan sampai keluar cuma-cuma atau tiada guna. Kekurangan dana, rencana tak akan berjalan. Batasi pergaulan bebas. Kebutuhan keluarga harus diseleksi, yang tak penting ditunda dulu. Asmara: Banyak permintaan, namun Anda harus bertindak tegas, tetapi jangan menyinggung perasaan. Tanaman Anda kering. Supaya tidak mati perlu kesabaran, rajin menyiram. Hutan yang kekeringan, mau bertahan, kalau ada hujan, bersemi sendiri. Jadi Anda tidak boleh emosi dan frustrasi. Tetap berusaha. Berilah kesempatan keluarga yang punya keahlian untuk maju. Biar bisa makan. Asmara: Dirundung malang. Retak berantakan. Tidak ada ampun. Mungkin bukan jodo. Tanaman yang belum berbuah, sedangkan umurnya sudah waktu. Cobalah berguru kepada pakarnya. Ikuti saran dan nasihatnya, kemudian laksanakan. Mesti bersungguh hati, sabar dan tekun. Luaskan hubungan kerja sama. Keluarga perlu dihibur, jangan hanya kerja dan susah saja. Asmara: Masih ada harapan, cepat-cepatlah minta maaf. Ikuti apa maunya.

Diasuh Oleh

Putri Wong Kam Fu Berlaku:

29 Mei s.d. 4 Juni 2011

Minggu Paing, 29 Mei 2011

„WEDA WAKYA

„MIMBAR AGAMA

Merusak Alam Tak Beda dengan Hewan Bhutahita ikang ulaha, apanikang wwang lumaku, alungguh, atangi, maturu kuneng, ndatan, pakapaiang bhutahita, tan hana pahiningprawrtitininglawan ulahingpasu. (Sarasamuscaya 139) Maksudnya: Berbuatlah untuk kesejahteraan alam (bhutahita), walaupun kita berjalan, duduk, bangun, tidur, tetapi tidak dipergunakan untuk menyejahterakan alam tidak bedanya kita dengan hewan. BHAGAWAD Gita III.10 menyatakan bahwa Tuhan menciptakan manusia dan alam berdasarkan yadnya. Tuhan sebagai Brahman menjadi jiwanya alam dan menjadi Atman sebagai jiwanya manusia. Alam badan jasmaninya Tuhan merupakan sumber hidup dan penghidupan manusia. Rgveda I.12.16. menyatakan ada tujuh lapisan bumi dan Tuhan berstana di semua lapisan bumi tersebut. Dengan demikian terciptalah gerak dan perubahan-perubahan di tujuh lapisan bumi. Dari keterangan Mantra Rgveda ini dapat dipahami bahwa di setiap unsur alam ada kemahakuasaan Tuhan hadir di dalamnya. Karena itu merusak setiap unsur alam berarti manusia merusak badan Tuhan sendiri. Karena itu, Swami Satya Narayana menyatakan dalam pustaka Anandadayi bahwa kejahatan yang paling jahat di dunia ini adalah merusak unsur-unsur alam yang disebut Panca Maha Bhuta. Tuhan hadir di setiap unsur alam, menyebabkan unsur alam berproses dan berfungsi memberikan manfaat dalam menunjang kehidupan ciptaan Tuhan lainnya seperti manusia. Proses setiap unsur alam itu berdasarkan hukum alam yang disebut Rta ciptaan Tuhan. Misalnya air pasti mengalir menurun dan api pasti berkobar ke atas. Air bertemu tanah pasti menumbuhkan tumbuh-tumbuhan. Setiap flora dan fauna pasti memiliki fungsinya masing-masing. Berbagai jenis tumbuhan misalnya ada yang mengandung karbohidrat, vitamin, protein, krorofil dan berbagai zat berguna lainnya. Hal itu terjadi karena ada kuasa Tuhan di dalam semua usur alam itu. Karena itu, manusia wajib menjaga kehidupan unsur-unsur alam tersebuyt dengan kasih, bijak dan cerdas sebagai wujud bakti pada Tuhan.

Oleh I Ketut Wiana Pemanfaatan unsur alam jangan sampai melanggar eksistensi alam di luar hukum Rta yang telah ditetapkan oleh Tuhan. Manusia dalam segala tindak-tanduknya harus selalu berusaha menyejahterakan semua unsur alam. Dengan sejahteranya semua unsur alam maka hal itulah sebagai dasar bagi manusia untuk mengembangkan hidup sejahtera. Oleh karena itu, Sarasamuscaya 135 menekankan agar melakukan upaya menyejahtrakan alam (bhuta hita) terlebih dahulu. Karena alam yang sejahtera itu sebagai dasar membangun hidup sejahtera bagi manusia. Kalau alam tidak sejahtera jangan harap manusia bisa hidup sejahtera. Manusia membutuhkkan udara yang tidak tercemar sebagai sumber oksigeen, air yang tidak tercemar dan tumbuh-tumbuhan yang murni sebagai bahan makanan utama bagi manusia. Alam selalu akan menjadi sumber kesejahteraan hidup manusia apabila manusia selalu juga menjaga kesejahteraan alam. Manusia diberikan sabda, bayu dan idep melebihi hewan dan tumbuh-tumbuhan. Kelebihan ini menyebabkan manusia disebut makhluk hidup yang paling utama di bumi ini. Karena itu manusia seyogianya menggunakan idep-nya mengendalikan bayu dan sabda-nya dalam dinamika hidupnya. Idep itulah yang semestinya diekspresikan oleh manusia sebagai bukti kelebihannya. Demikian pula hubungannya dengan Tuhan dan alam badanya Tuhan, seyogianya menggunakan bayu dan sabda yang dikendalikan oleh idep. Tanpa idep tentunya manusia sama saja dengan hewan, terutama hubungannya dengan Tuhan dan alam. Kalau manusia hanya menggunakan bayu dan sabda dalam mengolah alam akan seperti hewan hanya mementingkan kenikmatan diri sendiri. Seperti kera makan buah yang sudah ranum tidak pernah memikirkan bagaimana memelihara pohon buah itu agar senantiasa menghasilkan buah sebaik mungkin. Tenaga yang dimiliki dan kemampuan untuk bicara harus senantiasa digunakan dengan kendali idep. Idep itu adalah kecerdasan yang meliputi kecerdasan spiritual, kecerdasan

intelektual dan kecerdasan emosional. Faktanya, alam dewasa ini semakin terpuruk, bencana alam bertubi-tubi terjadi di seluruh dunia. Terjadi banjiir di mana-mana saat musim hujan dan kekeringan saat musim kemarau. Konon menurut ahli kehutanan hal itu terjadi karena lemahnya fungsi hutan. Hutan banyak digundul oleh ulah manusia yang mengeksploitasi hutan demi keuntungan yang sempit. Salah satu fungsi hutan adalah meresap air di musim hujan dan mengalirkan air di musim kemarau. Fungsi hutan untuk meresap dan mengalirkan air inilah yang menurun karena penebangan hutan yang sangat liar. Di samping hutan yang sudah rusak juga polusi udara sudah makin parah, tumbuh-tumbuhan bahan makanan dan obat-obatan makin tercemar. Kuantitas dan kualitas air makin menurun. Prof. Dr. Emil Salim menyatakan sudah terjadi sepuluh jenis kerusakan di kulit bumi ini yang dimulai dari puluhan tahun yang lalu. Ini terjadi, menurut Emil Salim, karena bergesernya orientasi gaya hidup manusia dari hidup berdasarkan kebutuhan, bergeser menjadi gaya hidup berdasarkan dorongan hawa nafsu. Nafsu itu ibarat api makin dikasi minyak akan makin berkobar. Nafsu makin dipenuhi akan makin bergejolak minta dipuaskan terus. Orientasi hidup berdasarkan gejolak hawa nafsu inilah yang mengeksploitasi alam berlebihan yang menyebabkan daya dukung alam makin tak mampu mendukung pemenuhan keinginan umat manusia. Di samping itu hidup berdasarkan dorongan hawa nafsu itu menyebabkan munculnya kesenjangan ekonomi yang makin tajam antara si kaya dengan si miskin. Keadaan alam yang makin rusak ini salah penyebab utamanya karena kecerdasan intelektual dan emosional terlalu hebat melampui kecerdasan spiritual dalam mengelola alam. Kalau kita hubungkan dengan Sarasamuscaya 139 yang dikutip di atas maka manusia masih setara dengan hewan dalam memperlakukan alam. Bahkan mungkin lebih buruk karena merusak alam dengan kecerdasan intelektual tanpa landasan kecerdasan spiritual. Semoga kita semakin sadar.

Bangun Persaingan yang Sehat KEHIDUPAN postmodern membawa persaingan hidup yang makin dinamis. Tingginya persaingan hidup dalam berbagai bidang kehidupan MIMBAR membuat setiap orang harus HINDU terus-menerus menyiapkan diri dan meningkatkan diri agar lebih siap bersaing. Drs. I Ketut Wiana Dalam memenangkan suatu persaingan, ada pihak yang menempuh cara-cara yang sehat sportif dan ada juga yang tidak sehat menghalalkan segala cara. Idealnya, hidup bersaing sesama manusia adalah bersaing saling memanusiakan. Artinya, hidup bersaing tersebut menggunakan nilai-nilai kemanusiaan sebagai dasar bersaing. Dalam kehidupan bersaing, nilai yang paling dijaga adalah nilai kemanusiaan itu sendiri. Ini artinya bersaing dalam hidup tidak boleh saling bermusuhan untuk saling menjatuhkan, apalagi saling membunuh. Bersaing saling menghancurkan dan saling membunuh hanya layak terjadi dalam habitat hewan. Pada kenyataannya dalam berbagai bidang kehidupan masih banyak terjadi hidup bersaing yang tidak sehat karena saling menjatuhkan dan saling membunuh. Hal yang demikian itulah yang masih banyak terjadi sampai dewasa ini. Hidup bersaing dari sejak zaman dahulu sampai sekarang merupakan suatu fakta sosial yang tidak bisa dimungkiri. Dalam diri setiap orang ada nafsu distinksi yaitu nafsu yang mendorong manusia untuk berbeda dengan pihak lain dan dalam perbedaan itu mereka ingin lebih dari yang lain. Dalam Upanisad dinyatakan purusa atau unsur kejiwaan dalam diri manusia itu ada citta atau alam pikiran dengan empat sifatnya yaitu dharma, jnyana, wairagia dan aiswarya. Empat sifat citta ini dalam Wrehaspati Tattwa disebut Catur Budhi. Aiswarya sebagai unsur keempat dari Catur Budhi mendorong orang untuk berusaha terus meningkatkan dirinya ke arah yang lebih baik, lebih benar dan lebih bermanfaat bagi kemajuan hidup. Tentunya kalau dorongan aiswarya dengan nafsu distinksi yang baik, benar dan suci. Kalau dorongan aiswarya itu didominasi oleh krodha, kama dan lobha maka dorongan untuk meningkatkan diri secara baik, benar dan suci akan tersingkir. Distinksi yang didorong oleh sifat krodha, kama dan lobha akan menimbulkan persaingan hidup yang tidak sehat. Dalam Bhagawad Gita, krodha, kama dan lobha adalah tiga pintu neraka. Tiga hal itulah yang masih banyak dijadikan dasar bersaing dalam hidup ini, disadari atau tidak. Karena itu perlu mengubah persaingan hidup dari bersaing yang bernuansa asuri sampad atau bersaing yang bercorak keraksasaan, menuju bersaing yang bernuansa dewi sampad yaitu bersaing seperti para dewa saling bekerja sama untuk mewujudkan satyam, siwam dan sundharam yaitu kebenaran, kesucian dan keharmonisan. Bersaing mestilah berlomba untuk saling meningkatkan kualitas dan untuk saling menghidupkan dalam bidang yang berbeda-beda. Kalau bersaing di bidang bisnis dalam memproduksi barang dan jasa seharusnya berlomba membuat barang dan jasa yang berkualitas tinggi. Di samping itu efisien dalam biaya produksi, kemasannya praktis sehat dan indah, harga yang terjangkau, pelayanan yang ramah dan cepat serta hal-hal lainnya yang membawa citra bisnis itu menguntungkan semua pihak. Selain itu produksi yang dihasilkan tidak melanggar hukum, HAM, lingkungan dan ciri khas budaya. Dalam aspek-aspek itulah para pengusaha bersaing secara sportif. Artinya, kalau pada kenyataannya kalah dengan pihak lain harus secara kesatria mengakui kelebihan pihak lain dengan tulus. Di samping itu, kekalahan itu seyogianya dijadikan pengalaman berharga untuk dipelajari dan dianalisis dengan cerdas dan jujur untuk bangkit lagi memproses produksi barang dan jasa yang lebih baik dari sebelumnya. Bersahabatlah dengan pesaing yang menang. Timbalah berbagai hal yang mungkin dari pesaing yang menang itu dalam batas-batas etika moral yang berlaku. Itulah sesungguhnya dinamika dalam persaingan sehat bermartabat itu. Untuk memenangkan suatu persaingan janganlah mau menang sendiri. Demikian juga bersaing dalam bidang politik. Jangan karena punya power, lawan bersaing dipinggirkan secara total. Kalau lawan bersaing dikalahkan dalam jabatan eksekutif, cobalah menangkan dia dalam jabatan legislatif. Apalagi persaingan dalam bidang politik bukan persaingan merebut rezeki, tetapi untuk memenangkan ideologi dan gagasan atau kebijaksanaan untuk mengabdi pada masyarakat mewujudkan kedamaian dan kesejahteraan yang adil. SDM yang hidup dalam dunia persaingan tidak perlu berjuang menghendaki kedudukan dengan nyikut sesama kirikanan. Tetap tingkatkan profesionalisme dan kualitas moral, daya tahan mental dan dedikasi sosial sesuai dengan bidang dan minat yang dimiliki. Redaktur Khusus

Denyut Kesenian Bali di Tengah Geliat Globalisasi DUNIA cipta seni mengalir dan membuncah di Pulau Dewata. Ekspresi keindahan manusia Bali bertumbuh sejak dulu hingga kini. Bunga-bunga karya cipta para kreator seni masa lampu, kini menyemarakkan khazanah kesenian Bali. Seni pertunjukan dengan beragam bentuk, fungsi dan maknanya hadir dan menyatu dengan sosio-kultural masyarakatnya. Sekarang, di tengah era globalisasi, jagat seni pentas tetap menggeliat. Simaklah pada 24-27 Mei lalu di ISI Denpasar. Puluhan seniman muda menguak menyajikan karya ciptaannya yang sarat gereget, dinikmati penonton penuh antusias. Antusiasisme penonton dan apresiasi para pemerhati seni menyaksikan seni pentas besutan 53 orang seniman muda itu kiranya wajar. Sebab, sajian pertunjukan dalam ungkapan seni tari, seni karawitan, dan seni pedalangan itu sejatinya memang dikonstruksi dengan mengerahkan segenap kemampuan masing-masing penggarap. Maklum, garapan seni pentas itu adalah karya tugas akhir — merupakan bagian dari pertanggungjawaban akademik — bagi para mahasiswa yang akan menamatkan pendidikan kesarjanaannya (S-1) di Fakultas Seni Pertunjukan ISI Denpasar. Generasi muda yang menekuni bidang penciptaan, dalam kesempatan itu, menunjukkan karyanya di depan para penguji dan masyarakat penonton. Masyarakat penonton dapat menikmati beraneka ragam ekspresi karya seni pentas. Para seniman muda itu diberikan ruang yang sangat terbuka untuk mengimplementasikan gagasan artistiknya. Mereka juga mendapatkan kemerdekaan untuk mengolah elemen-elemen estetik, baik yang berakar dari seni tradisi maupun yang menjelajah area seni kontemporer. Tema cer-

BPM/suartaya

PENTAS UJIAN - Tari kreasi Siwa Swabhawa, salah satu seni pertunjukan yang dipentaskan dalam ujian akhir ISI Denpasar, baru-baru ini. ita yang dipetik dari beragam sumber juga begitu variatif. Begitu pula pesan-pesan yang dilontarkan menjamah bermacam fenomena, konteks, dan nilainilai moral kehidupan. Moral dari sebuah kesetiaan ditampilkan oleh Ni Nyoman Wahyu Adi Gotama dengan cipta tari bertajuk ‘’Satyaning Amba’’. Tari kreasi yang dibawakan lima penari putri ini bertutur tentang seorang putri raja, Dewi Amba, yang cinta dan harga dirinya merasa dihina oleh Bhisma, seorang ksatria brahmacari. Amba menyimpan dendam dan bertekad membalasnya. Selain moral kesetiaan dari epos Mahabharata, filosofi rwa bhineda dari sumber mitologi, juga digarap dalam sebuah koreografi karya Putu Ryma Febriana. Lewat judul ‘’Siwa Swabhawa’’, Ryma berungkap tari mengisahkan wujud ganda

dari Dewa Siwa yaitu penuh kasih dan garang menakutkan. Berbeda dengan Wahyu dan Ryma, Ni Made Liza Anggara Dewi terimajinasi oleh kehidupan sehari-hari wanita Bali. Liza menstranformasikan ketulusan wanita Bali dalam aktivitas sosial keagamaannya melalui sebuah karya tari bertajuk ‘’Retna Pradana’’. Sumber inspirasi pijakan karya dapat pula dari ‘’penyakit’’. I Gusti Putu Adi Putra yang sejak kecil gehgean (latah), menggarap komposisi karawitan berjudul ‘’Gehgean’’. Melalui media Gong Kebyar, Adi Putra berungkap musikal mengelaborasi kelatahannya dalam nuansa musik yang terkagetkaget, terbata-bata, tergelak riang dalam ramuan ritme, melodi, tempo, dinamika yang tertata apik dibawakan 30 orang penabuh.

Sementara itu, I Gusti Ngurah Jaya Kesuma, dalam garapan musiknya ‘’Kori Agung’’, menggebrak dengan konsep estetik nan eksploratif. Tiga ansambel gamelan, Gong Kebyar, Semarapagulingan, Semarandana, dicampuradukannya. Berbagai kemungkinan musikal digali, dibenturkan, dan diharmonisasikannya. Bahkan musik petik gitar dan drum Afrika, jembe, juga dikolaborasikannya. Hasilnya, sebuah eksperimentasi bunyi yang unik. Dari mahasiswa Jurusan Pedalangan ISI, juga muncul letupan garapan seni eksperimental. I Made Sukarsa yang menyuguhkan lakon ‘’Aji Amertha Sanjiwani’’ hadir dengan konvensi klasik seni pedalangan Bali namun juga bereksperimen pada aspek tata lampunya. Dalam tuturan cerita tentang ilmu menghidupkan orang mati dengan

tokoh Begawan Sukra dan Sang Kaca, Sukarsa menyegarkan mata penonton dengan bayangan latar realistis yang dikendalikan komputer lewat semburan proyektor. Semangat mendekonstruksi wayang kulit Bali juga hadir pada garapan pakeliran I Putu Candra Wijaya. Lewat judul ‘’Tri Samaya’’ yang bersumber dari mitologi Batara Guru, berbagai kemungkinan estetik dan ungkap artistik disinkronisasikan. Dalam sebuah bentangan layar lebar vertikal, kekentalan wayang kulit tradisi dipadukan dengan pemeranan figur-figur penari lewat pencahayaan dinamis sinar belencong, lampu listrik, dan LCD. Kreativitas adalah denyut nadi dari kesenian. Denyut cipta seni para seniman muda itu telah mengisi ruang kebudayaan kontemporer. Karya cipta seni pertunjukan buah karya generasi muda godokan ISI, beberapa tahun terakhir ini merupakan dinamika berkesenian yang patut diapresiasi tinggi oleh semua kalangan. Masyarakat Bali yang akrab dengan jagat seni perlu menyimaknya. Tetapi ratusan cipta seni tari, karawitan, dan pedalangan karya seniman akademis itu umumnya belum dicerap masyarakat. Karena tak tersosialisasi, tak sedikit masyarakat awam memandang dunia cipta seni pentas Bali telah macet. Untuk membuka pandangan yang menyepelekan itu, para kreator (koreografer, komposer, dalang), perlu memperkenalkan karyanya ke tengah masyarakat, baik dalam lingkungan komunal maupun dalam forum berskala besar. ISI dan Pemda Bali, dapat menjalin komitmen menyajikan garapan para seniman sumber insani masa depan kesenian bangsa ini di arena PKB misalnya, untuk diapresiasi dan dimaknai penonton. z Kadek Suartaya


Minggu Paing, 29 Mei 2011

OLAH RAGA

7

Sriwijaya FC Siap Lumat Persija Palembang Sriwijaya Football Club (FC) akan menjamu kesebelasan Persatuan Sepak Bola Jakarta (Persija) pada lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, hari ini. Usai dijamu Choburi FC pada laga Asian Football Confederation di Thailand, Rabu (25/5) lalu, tim berjuluk Laskar Wong Kito itu kembali berjuang menghadapi tim kuat di Liga Super. “Ini perjuangan yang cukup melelahkan karena jadwal pertandingan Sriwijaya cukup padat,” kata Sekretaris panitia pertandingan, Faisal Mursyid, Sabtu (28/5) kemarin. Faisal yang juga Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri, perusahaan pengelola Sriwijaya FC itu menambahkan, walaupun kondisi pemain masih lelah, pihaknya terus berjuang supaya kesebelasan yang pernah meraih dua gelar juara itu bisa mengalahkan tim tamu.

Pada pertandingan menghadapi Persija, dua pemain Sriwijaya FC dipastikan tidak bisa turun karena mendapat akumulasi kartu. Pemain yang tidak diturunkan itu masing-masing Ahmad Juprianto karena mendapatkan kartu kuning pada laga melawan Persela Lamongan dan Persib Bandung sebelumnya. Selain itu, Lim Joon Sik mendapatkan kartu kuning pada laga melawan Persib Bandung dan Persipura Jayapura. “Tidak bisa tampilnya kedua pemain itu ber-

F IGUR De Gea Makin Dekat ke MU

dasarkan surat dari Badan Liga Indonesia selaku penyelenggara pertandingan,” katanya. Guna meningkatkan daya juang para pemain, Manajemen Sriwijaya menyiapkan bonus Rp 150 juta kepada para pemain dan ofisial tim, jika berhasil mengalahkan Persija. Pemberian bonus itu untuk memompa kembali semangat para pemain usai menelan kegagalan pada ajang Asian Football Confederation (AFC) Cup 2011. Sriwijaya tumbang 3-0 di tangan Choburi FC. Sementara itu, pelatih Persija Jakarta, Rahmad Darmawan, mengkhawatirkan para pemain kesebelasan itu akan kehilangan sentuhan dalam pertandingan nanti karena menjalani libur selama satu bulan. “Masa istirahat hampir satu bulan tanpa

bertanding tentu akan sedikit mempengaruhi irama dan sentuhan bermain,” kata Rahmad di Palembang. Namun, dia menambahkan, sedikit merasa lega karena dalam masa libur itu timnya masih bisa menjalani beberapa kali uji coba. “Untuk mengisi kekosongan jadwal, Persija melakukan beberapa kali uji coba. Namun, diakui uji coba tetaplah uji coba yang tidak dapat menyamai atmosfir pertandingan sebenarnya,” ujar pelatih asal Metro, Lampung ini. Pada laga nanti, Persija berambisi meraih tiga poin mengingat diperkuat oleh beberapa pemain pilar. “Sejauh ini kondisi pemain tidak ada masalah, sehingga kami optimistis dapat meraih tiga poin,” kata dia. Bambang Pamungkas masih akan menjadi andalan di lini depan dibantu oleh Agu Casmir dan Greg Nwokolo. Partai ini akan membuka kembali gelaran LSl setelah diistirahatkan cukup lama. (gie/ant)

BPM/ist

ANDALAN - Bambang Pamungkas akan menjadi andalan Persija di lini depan saat bertandang ke kandang Sriwijaya FC dalam lanjutan Liga Super Indonesia, hari ini.

Madrid Spekulasi mengenai masa depan David De Gea di Atletico Madrid semakin menemui titik terang setelah presiden klub tersebut menyatakan siap melepas kiper mudanya itu ke Manchester United. Nama De Gea belakangan ramai dibicarakan setelah Sir Alex Ferguson mengonfirmasi jika klubnya siap membeli De Gea sebagai penerus Edwin van der Sar yang akan pensiun akhir musim ini. Namun, setelah rumor tersebut semakin berkembang, justru perwakilan De Gea mengatakan jika kliennya belum ada persetujuan apa pun dengan pihak BPM/ist ‘Setan Merah’. David De Gea Malah De Gea akan diberikan kontrak baru oleh klubnya. Hal tersebut membuat kesimpangsiuran berita tentang kepastian De Gea bakal hengkang dari Vicente Calderon atau tidak semakin meruncing. Namun pernyataan dari pemilik Atletico Gil Marin boleh jadi akan meredam semuanya. “Perasaan saya mengatakan jika dia akan pergi ke United. Kami memberi dia tawaran perpanjangan kontrak enam tahun untuk memperbesar gajinya. Namun kami belum tahu responsnya,” tutur Marin kepada Radio Marca, Sabtu (28/ 5) kemarin. “Namun melihat reaksi De Gea dan ibunya, sepertinya mereka tidak akan menerimanya,” imbuhnya. Marin mengatakan klubnya tak akan segan melepas pemain yang sudah setengah hati membela Los Cochoneros. Hal ini pun berlaku untuk bintang lainnya Sergio Aguero yang tengah diincar banyak klub Eropa dan sudah menyatakan ingin hengkang. “Klub ini bukan penjara dan kami sudah tunjukkan dengan Sergio Aguero juga. Kami tidak ingin ada pemain yang sudah tidak ingin berada di sini,” tutupnya. Musim ini Ateltico tampil kurang begitu baik dengan hanya berhasil finis di posisi kelima. Meskipun berhasil lolos ke Liga Eropa musim depan namun pencapaian tersebut bukanlah yang maksimal mengingat kualitas para pemain Atletico. (gie/rtr)

C.


OLAHRAGA

8

F

Minggu Paing, 29 Mei 2011

Porprov 2011

igur

Pembalap Juara Tak Jaminan ke Pra-PON

Nyoman Intan Cahaya Pertiwi

Ikuti Jejak Kakak RENANG menjadi olahraga hobi bagi Nyoman Intan Cahaya Pertiwi. Ia senang berlatih olahraga air tersebut, karena sang kakak juga perenang. ‘’Saya mulai belajar renang sejak duduk di bangku TK,’’ kenang atlet kelahiran Denpasar, 26 April 1998 ini. Berkat ketekunannya berlatih, Intan mulai mengukir prestasi saat duduk di bangku SD 5 Saraswati. ‘’Ya, lumayanlah, perhatian dari sekolah bagi atlet berprestasi bisa bebas SPP,’’ ungkap siswi kelas I-C SDMN 1 Denpasar ini. Intan yang turun pada kejuaraan renang di Canggu Club Swimming Academy (CCSA), Sabtu (28/5) kemarin, menyabet tiga keping emas, empat perak, dan satu perunggu. Intan turun pada kategori usia 13-14 tahun, mendulang emas di nomor 50 meter dan 100 meter gaya kupukupu, serta 100 meter gaya dada. Sedangkan perak diperoleh dari nomor 50 meter dan 100 meter gaya punggung, 50 meter gaya dada dan 100 meter gaya bebas, satu perunggu diperoleh 50 meter gaya bebas. Intan sempat turun di KU-III pada kejurnas di Surabaya, pertengahan Mei lalu. Hasilnya, perenang dari klub Telaga Biru ini, meraih perak di nomor 50 meter gaya kupukupu. ‘’Padahal pada kejurnas sebelumnya, saya mendapat 1 perak dan 1 perunggu,’’ ucap atlet yang ingin jadi dokter ini. Intan kini fokus latihan keras, guna mengusung bendera Denpasar di ajang Porprov. Ia tampil bersama sang kakak Made Indira Kharisma Sari, dan Putu Agus Indrajaya. (nel)

BPM/edi

PELATIH - Defender Joao Bosco Cabral (kiri) diproyeksikan menjadi asisten pelatih, karena dia dianggap memiliki talenta tinggi untuk menularkan ilmu sepak bolanya kepada pemain.

Tipis, Putaran II LPI Digulirkan

Denpasar (Bali Post) Cabor balap motor pada hajatan multievent Porprov Bali, digelar di Jembrana, September mendatang. Akan tetapi, para juaranya bukan jaminan bakal dikirim ke pra-PON. Ketua Pengprov IMI Bali Andi Akong Susanto, Sabtu (28/ 5) kemarin, menerangkan, pihaknya telah memantau dalam beberapa event tingkat nasional. Alhasil, mereka yang layak masuk tim Bali ke pra-PON adalah Gede Arya ‘Ucil’ Kurniawan, Marizal Rusjianto, Ketut ‘Afem’ Madiasta, serta Aan Ferdiansyah. ‘’Aan ini pembalap Bali, tetapi jarang tampil di Bali. Justru, lebih sering memacu motornya di sirkuit Sentul,’’ kata Akong. Pra-PON juga dihelat di Sentul, pada 11-12 November. Bali juga optimis mampu meloloskan atletnya di PON. ‘’Kelas yang dilombakan 110 cc dan 125 cc

standar dan beregu,’’ tuturnya saat mendampingi jajaran pengurus PP IMI, dalam rangka road safety goes to school di SMA Santo Yoseph. Untuk perorangan tiap kelasnya melibatkan 24 pembalap, sedangkan beregu 32 racer. Tinggi Pada bagian lain, Ketua Umum PP IMI Juliari Batubara, prihatin dengan tingginya angka kecelakaan lalu lintas dan menelan korban meninggal dunia 18.000 jiwa (2009), serta 30.000 jiwa (2010). Untuk itu, IMI punya tanggung jawab menekan angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas. ‘’Kami mengajak kepada generasi muda, supaya bisa mengendarai motor dan mobil aman dan nyaman selama di perjalanan. Karena itu, harus bisa dimulai sejak usia dini,’’ ujarnya. (022)

Denpasar (Bali Post) Peluang Kesebelasan Bali Devata untuk mengikuti putaran kedua, kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) sangat tipis. Besar kemungkinan LPI bakal merger dengan kompetisi lain, yang memulai babak baru putaran pertama pertengahan September mendatang digulirkan.

BPM/ist

Ian Andrew Juara Depok Terbuka Denpasar (Bali Post) Pegolf Ian Andrew keluar sebagai juara dalam turnamen Kejurnas Seri II PGI bertajuk Depok Terbuka, di lapangan golf Emeralda Jagorawi Jakarta, yang berakhir Jumat (27/5) lalu. Sedangkan pegolf putri Bali yakni Ines Putri bercokol di peringkat kelima, dan Made Dita Widyantari berada di urutan kesembilan. Sekum Pengprov PGI Bali Eddy Pantja, Sabtu (28/ 5) kemarin, menyatakan Ian Andrew turun di kelompok amatir bersaing dengan pegolf andalan Jatim Suprapto. ‘’Suprapto juara pada Kejurnas Seri I lalu, dan Ian Andrew berada di peringkat ketiga,’’ ujar Eddy. Sebaliknya, pada Kejurnas Seri II Depok Terbuka justru Ian Andrew juara, sedangkan Suprapto berada di peringkat ketiga. ‘’Jadi, total poin sementara berimbang antara Ian Adrew dan Suprapto,’’ jelasnya. Menurut dia, Kejurnas Seri III di Malang pada 21 Juni nanti, akan lebih seru lagi, sebab poin yang diperebutkan lebih banyak lagi dibandingkan dua seri sebelumnya. Karena itu, Bali bakal menerjunkan tujuh pegolf yang lolos selekda. Kejurnas Finna Seri III di Malang tersebut, menjadi seleksi terakhir bagi atlet Bali guna menentukan tim definitif Pra-PON. ‘’Kejurnas Seri III di Malang, khusus melibatkan pegolf putra, sedangkan kejurnas total menggelar sembilan seri,’’ ucapnya. (022)

Futsal BPD

FK Jumpa Gemeh di Final Denpasar (Bali Post) Tim Fakultas Kedokteran (FK) Unud dan Banjar Gemeh mewujudkan impiannya melangkah ke babak final Kejuaraan Futsal HUT ke-49 BPD Bali yang dilangsungkan di Bali Futsal, Sabtu (28/ 5) kemarin. FK memastikan tiket ke final setelah pada babak semifinal mengalahkan Inna Grand Bali Beach dengan skor tipis 2-1. Gol kemenangan FK ditentukan dua algojonya, Kris Mahendra dan Mahendra. Sedangkan gol penghibur Inna Grand Bali Beach lahir dari bidikan Agus Ryan. Sebelumnya FK Unud menyingkirkan Bank Indonesia dengan skor 5-4. Sementara perjalanan Banjar Gemeh ke babak puncak, setelah pada pertandingan semifinal menang atas Telkom dengan skor besar 10-2. Gol-gol Banjar Gemeh lahir dari bidikan dua bombernya yang sangat produktif Agus Nopianta lima gol, Widi Anggara tiga gol dan Krisna Aditya dua gol. Dua gol hiburan Telkom disumbangkan Januarta dan Rai Darmawijaya. Br. Gemeh termasuk tim yang tangguh, tuan rumah BPD telah disingkirkan lebih dulu pada babak perempatfinal dengan skor 5-0 tanpa balas. Pertandingan babak final perebutan juara tiga dan perebutan juara satu, kata seorang panitia Astawa, akan dilangsungkan pada Kamis 2 Juni. ‘’Baik perebutan juara tiga dan juara satu pada jadwal tersebut, pertandingan dimulai sekitar pukul 10.00 wita,’’ ujar Astawa. (kmb11)

Asisten Manajer Bali Devata Ryan Ishak Tayeb, Jumat (27/5) lalu, menjelaskan, persentase LPI digulirkan putaran kedua hanya 10 persen, sedangkan tim-tim kontestan LPI akan bergabung dengan liga lain persentasenya mencapai 90 persen. ‘’Jadi, kami baru menunggu keputusan hasil Kongres PSSI,’’ tutur Ryan. Dia berharap siapa pun ketum PSSI yang baru supaya membawa angin segar, demi kemajuan persepakbolaan nasional. ‘’Siapa pun ketum terpilih nanti, kami mengharapkan kompetisi sepak bola di Tanah Air makin bermutu,’’ ucapnya. Seandainya terkena sanksi FIFA atau kongres deadlock dan tak menghasilkan

keputusan apa pun, maka putaran kedua kompetisi LPI dilanjutkan pada 14 Juni, dan manajemen akan memanggil pemain untuk berlatih kembali pada 4 Juni. Sebaliknya, jika kongres menghasilkan ketum terpilih, dan kompetisi akan digabung, pihak manajemen akan memanggil pemain untuk berlatih lagi pada 1 Juli. ‘’Kami mengestimasikan, kompetisi sepak bola Tanah Air mulai digulirkan pada putaran I, tepatnya pertengahan September,’’ kata Ryan. Yang jelas, kehadiran kompetisi LPI membawa harapan baru dan perombakan pada klub sepak bola profesional. Ia mencontohkan, klub kontestan kom-

petisi LPI sama sekali tak menggerogoti dana APBD. ‘’Jadi, sebagai tim sepak bola profesional, memang seyogianya mandiri dan mampu menghidupi klub, bukan disokong dana APBD untuk membayar gaji pemain,’’ tuturnya. Hingga kini, Bali Devata tinggal memiliki 18 orang pemain. Pemain belakang Joao Bosco Cabral diproyeksikan menjadi asisten pelatih. ‘’Bagi kami tak masalah Bali Devata mempunyai tiga asisten pelatih mulai Petar Segrt, Made Sony Kawiarda, dan Bosco Cabral. Yang penting, ketiganya bisa berbagi tugas dan bahu-membahu membantu kinerja pelatih kepala Willy Scheepers,’’ terang Ryan. (022)

BPM/022

Juliari Batubara

Piala Gubernur NTB

FPTI Bali Rampingkan Atlet Pra-PON Cornelis Dikalahkan

Denpasar (Bali Post) FPTI Bali telah mendata atlet lewat Kejurda Panjat Tebing di kompleks Stadion Ngurah Rai, Denpasar, beberapa waktu lalu. Tercatat 10 atlet putra dan delapan putri masuk tim bayangan Pra-PON Bali. Akan tetapi, jumlah tersebut ternyata melebihi kuota, sehingga harus dirampingkan menjadi delapan atlet putra dan enam putri guna dimasukkan dalam tim inti Pra-PON Bali. ‘’Dari 10 atlet putra dan delapan putri yang dipanggil, kami akan melakukan seleksi lagi dan menjaringnya menjadi tujuh hingga delapan atlet putra dan enam sampai dengan tujuh atlet putri,’’ ujar Sekum Pengprov FPTI Bali Suhardi Eka Prasetya di Denpasar, Sabtu (28/5) kemarin. Pemanjat yang lolos tim bayangan PraPON Bali tercatat Andi Saputro, Ponti Hardianto, Julianto Prasetyawan (Pelatnas SEA Games), Nizar Simahardi, Febita N., Marcelinus Prayogo, Matius Semeru, I Putu Sumadiasa, I Putu Suardiana dan I Gede Arya Maharta (putra), Nadia Putri Virgita (Pelatnas SEA Games), Ni Luh Karmila (Pelatnas SEA Games), Ni Nyoman Budiarsini, Ni

Putu Puspa Renika Sari, Sri Aditya Sari, Ni Ketut Sumari, Antik Damayanti dan Ratna Niza Rahmatun (putri). Atlet yang masuk tim bayangan Pra-PON dipanggil mengikuti TC pada 21 Mei ini. Setelah Porseni Bali, 3-8 Juni mendatang, baru diumumkan siapa atlet yang berhak memperkuat Bali pada Pra-PON di GOR Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, 15-22 Juni mendatang. Tiga atlet yang kini menghuni Pelatnas SEA Games, yaitu Nadia Putri Virgita, Ni Luh Karmila dan Julianto Prasetyawan, bisa diturunkan di Pra-PON karena diberikan izin oleh PB FPTI. Oleh karena PB FPTI menjadikan Pra-PON sebagai ajang pemantauan atlet pelatnas. Diakuinya, dalam kejurnas di Surabaya, 9-12 Mei lalu, prestasi lumayan ditorehkan Nadia dan Julianto, sedangkan Ni Luh Karmila gagal masuk final. ‘’Kami masih menunggu surat dari PB FPTI tentang hasil di kejurnas ketiga atlet Bali. Apakah mereka masih layak menghuni pelatnas atau dipulangkan. Namun, kami memaklumi prestasi Karmila karena masih junior,’’ kilah Suhardi. (022)

Ferdinand di Final Denpasar (Bali Post) Petinju Cornelis dari Adi Swandana Boxing Camp (ASBC) Denpasar harus mengakui ketangguhan lawannya Ferdinand Kase dari sasana PGRI Kupang, NTT, dalam final kejurnas tinju memperebutkan Piala Gubernur NTB, di Sumbawa, Sabtu (28/5) petang kemarin. Ketua Harian Pengprov Pertina Bali Harry Trimulia Putra, Sabtu (28/5) kemarin, mengungkapkan, Cornelis dikalahkan Ferdinand Kase dengan skor tipsi 0-1. Harry mengakui, Ferdinand tergolong petinju tangguh, dan rutin berlatih. ‘’Ferdinand itu dari sasana PGRI. Di sasana inilah latihan petinju rutin, sebab merupakan perguruan tinggi olahraga. Para mahasiswanya ditempa tinju di kampusnya,’’ ucapnya. Petinju Bali lainnya Klemen Marak dan Yohanes Bali Ate meraih perunggu. Dia menyatakan, pada Kejurnas Piala Gubernur NTB cukup bergengsi, sebab petinju yang turun merupakan jagoan di daerahnya. ‘’Petinju Bali yang berlaga ada yang dari Badung, Jembrana, Klungkung, dan Denpasar,’’ jelasnya. Harry menjelaskan, pembinaan tinju amatir di Bali lumayan berhasil. Buktinya, dua petinju Bali Yulio Bria dan Ni Luh Gede Wahyu Dewi masuk pelatnas. Bahkan, keduanya sedang ikut seleknas untuk timnas Piala Presiden. (022)


Bali

Redit é Paing, 29 Mei 2011 Redité

L E M B A R

B A S A

9 B A L I

Bencingah

Ngalih Sekolah Dogén Mayah, Apa Buin Ngalih Gaé GUMANTI kendel sajan keneh Nyoman Sujanané di subané ningeh ortan pianakné, Kadék Ayunda (18) maan kuliah di Fakultas Kedokteran di Jakarta. Sakéwala, metu masi sebetné. Duaning, jani Nyomam patut nyiagayang pipis Rp 150.000.000 anggon mayah prabéya kuliah pianakné. “Sakancan mahasiswané ané materima tagihina sumbangan Rp 100.000.000. Tondén buin prabéya ané lén-lénan,” kéto Nyoman Sujana nyaritayang unduk pianakné lakar kuliah di Jakarta. Duaning tuah ngelah tabungan Rp 25.000.000 dogén, Nyoman nyilih pipis malu ke LPD di désannyané. Tanah tegak umahné kanggon boreh apang nyidayang maan pipis buin Rp 125.000.000. “Pianak tiangé kadung suba mamesik kenehne ngalih sekolah kedokteran. Pedalem tiang masi nombaang. Nah, yadiastun tiang tusing ngelah pipis, lakar silihang malu,” Nyoman Sujana nlatarang. Sakéwanten, Nyoman masi tusing nyidayang ngengkebang baat pajalané ngalih utang Rp 125.000.000 anggon miayanin pianakné masekolah. Kéweh sajan déwékné ngenehang unduk kahanan guminé buka jani. “Lakar ngalih sekolah dogénan jani suba mayah liu sajan, apa buin lakar ngalih gaé. Sinah liunan buin penelasné,” raos Nyoman Sujanané. Eda ja ngalih sekolah tinggi, ngalih sekolah SD, SMP lan SMA jani masi nelasang prabéya liu sajan. Ento awanané, anaké ané tusing ngelah marasa abot sajan lakar nyekolahang panak di jamané jani. Madé Kartika, krama uling Badung Selatan nyaritayang dugas pianakné masuk di SMA favorit di Dénpasar, patut mayah jutaan. Rikala ada rapat orang tua siswa, Madé Kartika maan galah matakon laut nakonang unduké mayah liu totonan. “Kéné pesaut kepala sekolahé ditu. Yan Bapak makan di warung tegal, sinah maan mudah. Yan Bapak makan di réstoran sinah maalan,” Madé Kartika nyaritayang. Madé Kartika kéweh ngeresepang sekolahé kasaihang ngajak réstoran. Yan makejang sekolahé buka réstoran, sinah anaké ané sugih dogénan nyidayang masekolah. Anaké ané tusing ngelah, tiwas, sinah tusing n y i d a y a n g masekolah. “Ané sugih lan dueg ngangsan nyugihang tur nuegang. Ané tiwas lan belog ngangsan tiwas lan melogang duaning tusing nyidayang masekolah,” kéto raos Komang Suardana, krama uli Klungkung ané sarahina megaé dadi sopir di Dénpasar. Sepatutné pemréntahé mautsaha apang prabéya pendidikané tusing ngangsan ngemaalang. Anaké ané tusing ngelah patut tusing mayah buka anaké ané ngelah. (aya)

I Ketut Madra, S.H., M.M.

Ngelimbakang Jiwa Wirausaha

BO/dok

Ngadep Warisan, Meli Gegaén WAYAN Narka (48) –tusing ja adan sekennyané— suba santep sajan bayuné lakar ngadep tanah warisan reramané. Pipis uli ngadep tanahé énto lakar anggona miayain pianaknyané, Putu Satria (26) –tusing adan sekennyané— ngelamar dadi pagawé negeri sipil (PNS). Apang nyidayang lolos dadi PNS, Wayan tagihina pipis Rp 150.000.000 tekén timpalné ané ngalihang gaé. Buka pamineh Wayan Narkané, tusing kénkén ngadep warisan. Ané utama, pipisné anggon ngalih gegaén. Yan suba maan gegaén sinah nyidayang munduhang pipis buin anggén meli tanah ané

(10)

lénan. “Anak buka kéné cara janiné. Yan sing penganin pipis Rp 150.000.000, kéweh pianaké bakal maan gegaén. Tiang ngelah pianak aukud. Yén tusing tohin, nirdon tiang dadi rerama,” kéto pemineh Wayan Narkané. Tusing ja Wayan Narka dogén ané buka kéto. Ada masi Nyoman Samprug (55), krama uling Klungkung. Nyoman ngadep carikné atebih anggon miayanin cucune, Madé Andika (24) lakar megaé ka kapal pesiar. Nyoman Samprug ngorahang yan suba magaé di kapal pesiar sinah

Madé Néri ané biasa ngatehin jeg nyempléng mamunyi. “Eda liu munyi jani basang tiangé sakit lantas kayang purnamané atehanga ja kanti ka metén,” Madé Néri laut magésoan tugtuga tekén Nyoman Landra. Luh Rasini enu ngimpek gélané krana lengené enu bejeka tekén gélané. “Nah tiang ja ngatehin jani,” lantas tan panehen ia ngisi bangkiang Luh Rasininé kedenga ajaka mulihné. Makesiab Luh Rasini mara gisina bangkiangné ia lemet matéyégan ngantos bah nyalélég di tangkah gélané ia lantas geluta sangetanga pesan. Munyin jangkriké ngering kadi bareng ngetaraang ada anak lemet matéyégan demen. Pipiné mabesikan kakaput dedet petengé. Nrugtag bayuné mabesikan mapalu angin angkian ané ngaras pipiné. “Bli.” “Luh.” “Bli,” sangetanga ngelut gélané krana ia sing mabayu nyelélég nagih bah. Di jalané suung krana makejang suba pada léwat. “Sajaan munyin Bliné tekén tiang?” “Dadi Luh mamunyi buka kéné?” “Sajaan Bli nresnain ukudan tiangé?” “Dadi Luh sing percaya tekén Bli, miriban Luh ané sumanangsaya nampi munyin anak pongah.” “Sing Bli, mara duén suba tiang nyeh liu anaké nyeledétin Bli apa buin di jero liu ada panyeroan jegég nyén Bli engsap tekén tiang.” “Bes marané Luh nampi munyin bli tan kodag liang bliné jani dadi Luh kakéné.” “Sajan nyén munyin Bliné?” “Luh bli tuah nyadia tekén Luh ené suba liang pesan keneh bliné Luh nyak ngenyakin anak lacur buka

kéné.” “Bli,” jeg nyelélég Luh Rasini pipiné démpét kaaras. “Luh.” “Bli.” “Luh eda pada ngitungang ané tuara bli tuah nyadia nresnain. Luh lan jani astitiang kenehé dumadak Luh bisa nyén nyangkil buah keneh bliné,” ngejer Luh Rasini ningeh munyin Wayan Darmayasané lemet ia makenyem manis nrugtag bayuné maadukan dadi besik. Susu nyangkih maplisahan di tangkah bungkah mabesikan maadukan mrinyang pada galak ngarang nyuang ngabag nundun mlisah pongah. Sing ada nimbaang malah ngemaang apa ané kitané ngrayang. “Bli,” makelo ia buka kéto kanti ia makesiab ada cicing ngongkong diapan umahné. Lantas adéng-adéng ia majalan enu geluta bangkiangné ia masi sing ngelésang lengen gélané ané kekar matekelan ento. “Nah kemu anaké mulih dumadak nyanan bli ngipi katemu Adi.” “Bli,” ia sing nyak ngelésang liman bliné ané nandan tur mejek limané. “Terus mulih nah Bli eda nyén kija-kija buin sing dadi ka jero.” “Nah,” lantas ia ngelésang liman gélané krana cicingné sing pegat-pegat ngongkong. “Bli,” ia lantas macelep mulihan makenyem manis. Wayan Darmayasa enu bengong petengé ené karasa suarga. Magésoan ia mulih makenyem manis kenehné gangsar tindakané. *** Semengan pesan Ida Kuda Penandang Kajar suba matangi lantas lunga ka béji ba delod dauh puriné. Sada ngremeng apang sing nyén énggalan ibu pramisuari lunga sareng

nyidayang lakar meli carik ané lénan buin. “Yan magaé di kapal pesiar gajihné liu. Dadiné énggal nyidayang balik modal,” kéto raos Nyoman Samprugé. Yan seleh-selehin buin, pedas-pedasan ningehang, liu sajan anaké nyemak pajalan buka Wayan Narka lan Nyoman Samprugé. Anaké jani ngalih gaé satata patut mabekel begeh. Ento awanané anaké ngorahang, jamané jani, anaké tusing ja ngalih gaé, sakéwala meli gaé. “Apa buin yan lakar dadi pegawé negeri, patut meli kursi pang materima. Paling bedik jani Rp 100.000.000 akursi.” Keto pakrimik anaké liu di warung-warung. Ento awanané ngangsan kéweh jani ngalih gegaén. Anaké ané tusing ngelah kanténan lakar ngalihang gaé tur tusing ngelah pipis, sinah kéweh lakar maan gegaén dadi pegawé. Pamuputné, apang nyidayang mayah gegaéné, liu nyemak pajalan ngadep tegal, carik utawi tanah, anggon ngetohin pianak apang maan gegaén ané kaaptiang. Antropolog turmaning pengamat budaya Bali, Drs. I Madé Geria taén nlatarang unduké jani mula sangkaning aab jaman pipis. Pipis jani ané kuasa. Masyarakaté masi sayansayan materialistis utawi kabanda baan pipis. Sapatutnyané, ané kautamayang tuah kualitas sumber daya manusia. Yaning anaké ané ngelamar gaé mula berkualitas, sinah patut katerima. Yaning tusing berkualitas, tusing patut katerima. Yaning anaké ané tusing berkualitas materima dadi pegawé utawi maan gegaén ané luwung, sinah guminé tusing ja nyidayang ngelimbak utawi ngeluwungang. (aya)

dayang-dayang idané. Jani mawinan ida semeng lunga ka béji karena ida bakal lunga ka puri Samprangan wénten karya padudusan ring mrajan agung. Sawusan ida masiram lantas ida munggahang. Maangkregan ida mararian di sisin telagané. Bunga tunjung barak ajak putih magambyaran kembang. Toyané makléogan krana bé masé macanda saling uber ajak timpalné ngrebutin bé mas ané miriban luh binal mrinyang. Mauber-uberan bé mas di yéhé ané ning nratak. Kliak-kliuk macelep ka selagan batu gedé ané selem denges. Di telaga ané besikan misi tunjung biru masi sedeng mabunga. Dini sing ada bé mas nanging ada bé lélé ajak julit ané glibah-glibeh di duuran batuné nyanteyeng miriban ngantosang mangsa ané sandang sagrepa. Kangen ida nyingakin mingkinan buka kaayunan mireng munyin kedis ané nyumuin uyut matinggah di punyan kayuné. Makelo ida ditu ngadeg lantas maangsegan ida buin nratag munggah panggihin ida juru alih sekar puriné sedeng nganggét bunga cempaka kuning ané tumbuh ngarembyak di samping margi nunggah di duuran béjiné. Ambil ida kudang katih lantas ida masi ngémpok bunga pucuk bang ané tumbuh matérék magompyokan sing ja joh uling punyan bungan cempakané. Kéto masi bunga sandat ané ngarembyak nged mabunga. Betén dauhné apetak magompyokan bunga mitir ané masi sedeng nged mabunga. Juru alap sekaré setata ngalap bunga krana di puri sarahina ngaturang canang. Sesubané ngémpok bunga pucuk bang lantas magésoan ida budal ka puri. Teked ida di ancak saji ida mararian krana miragi munyin siyap uyut. Masambung) (Masambung)

KAWÉNTENAN krama Baliné ngadol warisan numbas gegaén patut kapinehin. Yaning satata asapunika, sinah krama Baliné pacang sayan-ayan kaon ring gumi Baliné. Duaning, tetegenan sané sepatutnyané anggén ngelimbakang tur ngrajegang adat, budaya lan agama Hinduné ring Bali sampun kadol. Yadiastun tategenan punika kadol anggén ngrereh pengupa jiwa mawastu pacang prasida malih ngwaliang tetegenané punika, pamarginé punika gumanti nénten becik. “Warisan utawi tategenan punika wantah kamulan i raga pinaka krama Bali. Yan mresidayang i raga patut ngrereh gegaén utawi pangupa jiwa anggén nincapang warisan utawi tategané punika,” baos pengusaha saking Kedonganan, I Ketut Madra, S.H., M.H. Manut Ketut Madra, pamargi ngadol warisan anggén numbas gegaén pacang ngawinang tuman. Pungkuran pamarginé punika pacang sering kalaksanayang malih. Sepatutnyané, manut Ketut Madra, kahanané kadi punika kapinehin olih pemréntah, rumasuk taler para prajuru désa pakraman ping kalih pengurus LPD ring soangsoang désa pakraman. Pemréntah patut nincapang perékonomiané mangda prasida ngwetuang kerahajengan majeng ikrama. Kramané mangda élah ngerereh pakaryan. Ring soang-soang désa pakraman, patut kapidabdabin pamargi ngelimbakang jiwa wirausaha. Para anom-anomé patut kicén bekel ngelimbakang wirausaha, nénten satata dados pegawé negeri utawi ngumbara pinaka tenaga kerja Indonésia ring dura negara. “Désa pakraman sareng LPD mresidayang midabdabin program ngwantu kramané mautsaha. Nénten ja antuk ngicén krédit sané mudah kémanten, taler ngicén kaweruhan ngeninin indi wirausaha,” Ketut Madra nugesin. (aya)

Napi Orti Désa Kuno ring Cina Para arkéolog ngeniang reruntuhan désa kuno maumur kirang langkung 2.500 warsa ring genah penggalian ring Provinsi Yunnan, China barat-daya. Para peneliti saking Yunnan Institute of Heritage and Archeology manggihang reruntuhan 20 rumah, sané agengnyané 15 kantos 25 métér persegi lan asing wewangunan kawangun papat baris ring kota cenik Chengjiang, kénten kanikayang antuk Jiang Zhilong, silih tunggil arkéolog sané kasarengin antuk sekaanyané. Ring tengah umah-umah purba punika arkéolog manggihang belahan paso, perunggu, batu miwah tulang buron sané kawigunayang pinaka pekakas. Siosan ring punika Jiang Zhilong sakadi kaunggahang ring Xinhua, Buda (25/5) lintang, nganikayang akéhan reruntuhan sané kakeniang pinaka genah paumahan, lan wantah akedik minab pinada genah kapandéan. Dané kasarengin antum timnyané taler manggihang 20 gegumuk sané nampek saking umah-umah punika, gegumuk punika wénten sané madaging tulang manusa. Situs inucap pangawitné kapanggihin warsa 2009 sané widangnyané majimbar 10.000 métér persegi. Pahan kapertama penggalian kakawitin panyineb warsa lintang, sané midabdabin widang majimbar 1.900 métér persegi. (ant/ita)

Kacang Komak Ngadol bias pasih, Bupati Tabanan, Éka masemaya satya ring hukum. -Satyané minab ring hukum dagang! *** Bali kauber toko modéren, muktiang Pemda ten rungu dagang-dagang cenik. -Ané cenik wantah ten ngenah, napi malih cukénanné! *** Blandang togél, satusan polisi katenger dados béking. -Tatenger lami, kéwanten wawu masuk koran!


Sabha

10 Tetuek

Lumut-lumut Watulumbang (124)

Gedong

Ngadol Warisan Anggén Makarya

Apa krana adanina Gedong

Olih Mas Ruscitadéwi

batu, apa ulian dadi anggon

Dumun anaké sané tan madué jinah, pacang makarya mangda prasida molihang jinah. Yakti wawu makarya, katah gajihné nénten ja akéh, sakéwanten sayan sué, sayan ngawikanan anaké punika ring pakaryannyané, sinah pacang prasida ngakéhang molihang jinah. Yéning anaké jagi makarya pakaryan, mukak warung, makarya kantor néwék lan sané siosan, wawu patut nyediang prabéa pinaka modal mangdané pidabdabnyané makarya prasida kamargiang. Modal sané kamedalang sayuwakti pacang akéh, nganutin soroh pakaryan sané jagi kamargiang, sakéwanten ring genah makarya puniki, anak sané ngamedalang jinah akéh puniki wantah dados manggala, sang sané madué pakaryan, lan anak siosan sané nyarengin pakaryan punika pinaka karyawan, utawi pagawé lan wedang kagajih. Anak sané makarya ring anak siosan, sané nénten ngaryanin perusahaan néwék, katah nénten ja nelasang prabéa akéh ri kala ngawitin makarya. I riki ipun sang sané nangiang perusahaan utawi pakaryan sakadi majudi, ngembungang jinahnyané antuk pakaryan sané kapidabdabin. Yéning perusahaannyané mamargi becik sinah ipun pacang molihang bati akéh, tur yén-

ing perusahaannyané tan mamargi antar, ipun pacang molihang paplajahan ageng. Untung lan rugine ipun sané nuénang. Yéning makarya ring anak siosan, sakadi dados pagawé upaminé, prabéa sané ketah kaperluang wantah anggén numbas sepatu, kwaca, tas lan sané siosan sané kaanggén néwék ri kala makarya. Nénten kantos jutaan. Sakéwanten mangkin anak sané ngereh pakaryan, nénten ngawangun pakaryan praragan akéh sané kocap merluang prabéa akéh, kantos satak jutaan, mawinan wénten sané kantos ngadol warisannyané mangda polih makarya. Yakti-yakti soléh pidabdabé puniki, boyaké anaké makarya mangda prasida molihang jinah, dados nungkalik kawéntenanné mangkin, anak sané jagi makarya ngadol tanah warisan. Néntenké kalih unteng pocolné? Asiki, makarya nelangang bayu, tur nelasang tanah warisan. Yéning yakti meled makarya, patutné tanah warisan punika kaolah, kaanggén pakaryan. Sinah becikang yéning prasida makarya, tur saking jinah sané kapolihang prasida katumbasin tanah sané prasida kawarisan ka oka putuné? Yakti-yakti soléh guminé mangkin!

PANGREMBA: Mas Ruscitadéwi, Madé Adnyana, Madé Sujaya, Gedé Tapayasa, Wayan Juniartha, Madé Sudiana, Wayan Suardiana, Ni Madé Ari Dwijayanthi lan Nyoman Manda. Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.utawi bali_orti@yahoo.com

Bungklang Bungkling

Tanah Olih I Wayan Juniarta Kituk-kituk konyangan krama sekaa tuaké suud mabalih siaran tipi unduk RTRWP (Rancangan Tata Ruang dan Wilayah Provinsi) Baliné. Di tipi para bupatiné kekeh sing nyak nerima Perda totonan, para profesor lan para aktivis lingkungané kekeh masi apang Perdané kalaksanayang. Para anggota Dewanné liunan saru-saru sing nyak mailon-ilonan, pokokné ngantosang kija ia kesiur anginé, kema lakar bareng majalan. “Mih, adi sing pegat-pegat macongkrah nyama Baline?” Kéto I Madé Belog Polos matakon. “Yéh, da ngawag-ngawag ngomong Dé, ané macongkrah to nak boya nyama Baliné. Sekat pidan Ci ngelah nyama Bupati, profésor tur anggota Déwan? Yadiapin Ci ngaku-ngaku manyama jak kelompok élit totonan nak asli Bupati, profésor lan anggota Déwanné lakar sing nyak ngakuin Ci dadi nyama, kecuali yen ba paek Pemilu,” kéto I Ketut Tangkas Tungkas nyautin. Anggut-anggut krama sekaa tuaké ané lénan. Konyangan nawang urusan RTRWP to urusan nak gedé-gedé, ané ngelah kepentingan tekén ratusan héktar tanah. Yén kelompok panjak, krama cenik, lan parekan calah krama sekaa tuaké, kalingké lakar ngelah tanah héktaran di jalur hijau, tanah abidang warisan rerama gén ba magadé di bank. Kalingké lakar ngewangun vila méwah di sisin pasih lan abingé, pondok abesik gén nu calah kandang sampi jenengné. “Nanging mula demen sajan ngaba-ngaba adan i ragané para pejabaté.Konyangan sing nyak nerima RTRWP krana nindihin kepentingan rakyat koné,” I Madé nyelag. Yén seken tindih ken rakyat kecil, petani, tur jlema lacur patutné PBB (Pajak Bumi lan Bangunan)-né tuunang. Yén perlu, konyangan cariké bebasang uli PBB tur krama Bali ané nyak tetep satia dadi petani maan keringanan pajak. Yén PBB-né nu calah kéné, liunan mula kramané lakar suud ngarap carik tur ngadep carikné. Apa gunané pesu peluh sabilang wai yén asil manyiné telah anggo mayah pajak. Yén seken tindih kén rakyat kecil, petani, tur jlema lacur patutné liunan ngaé umah murah apang rakyaté prasida konyangan ngelah pondok anggona madunungan.

“Jeg kepentingan invéstor ané dot ngilangan carik, nyaplok pasih, nyuang abing, ngurug danu, tur mongpong gunung ané tindihina. Jeg kepentingan jlema-jlema kaliwat sugih ané dot ngaé hotel matumpuk-tumpuk, tur nundung jlema Baliné kija kadén ané tekekgisianga,” I Ketut masaut. “Buin misi ngenyeh-ngenyehin rakyat kecil, ngorahang yén RTRWPné kalaksanayang sinah lakar liu désadésa di sisin abingé ané lakar kagusur. Kadena belog sajan nang i raga dadi jlema dusun. Konyangan nawang yén ada desa kanti kena gusur sinah krana ada invéstor ané lakar ngaé hotél utawi lapangan golf ditu, boya ja krana ada RTRWP,” I Ketut ngimbuhin. Patutné jani para Bupatiné lan anggota Dewanné suud ngaba-ngaba adan rakyat kecil. Patutné jani jeg jujur gén. “Cang menolak RTRWP sawiréh cang perlu invéstor, sawiréh cang perlu pipis, anggo meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), lan PAP (Pendapatan Anggo Padidi). Patutné kéto jani para Bupati lan anggota Dewanné mapeta,” I Madé ngemang saran. Yén ba jujur kéto kan aluh dadiné négosiasi sawiréh ba galang masalahné tur dija ruwetné. Yén nu nganggo alasan nindihin rakyat kéwala sing jelas rakyat ané cén, ngaku siap nyaga kesucian pura kéwala siap masi ngaé hétel-réstoran-kafé apamanyuhan uli pura, sesai mabarang Tri Hita Karana nanging liang ngemang ijin bangunan di loloan, sisin pasih lan abing, sinah kanti telah Galungané nu gén lakar macongkrah. “Jeg jujur gén orahang né konyangan masalah pipis, yén ba konyangan sepakat né urusan pipis jeg ba sing perlu ba buin ngelah RTRWP, sing perlu jalur hijau, jeg adep-adep gén makejang tanah Baliné, dija ja kenehé ngaé hotél jeg gaé gén, keneh ngaé hotél nyujuh langit, keneh ngaé kafé ngadep narkoba jeg jalanang gén.” Ditu nyanan para Bupati lan anggota Déwanné lakar liu nampedang pipis, kanti matumpuk-tumpuk sakadi bukit calah ané gendinganga kén Bayu KW. Ditu nyanan para pemimpin pulau nénénan lakar sugih makeplug, lakar sing kuwangan arta-brana. Tuah abesik dogén ané lakar sing gelahanga; tanah-natah.

Redit é Paing, 29 Mei 2011 Redité

Batu? Apa ulian malakar aji

tongos nyimpen batu luih? Nguda madan Gedong Wesi, apa krana malakar aji besi, apa krana dadi anggon tongos nyimpen sanjata sarwa wesi? Keto masih ane madan Gedong Sari, ulian malakar aji bunga, apa ulian tongos nyimpen sari-sari?

Olih IBM. Dharma Palguna BO/dok

Kanggoang mara bisa ngaé patakon. Tondén bisa ngaé pasaut ané dadi pakidihang ka pasih. Makejang koné anaké ngelah Gedong Batu, utawi Gedong Wesi. Gedong Sari di tengahan awakné, kéwala liunan koné gedongné puyung. Apa lacur apa sugih adané yén ngelah gedong kéwala puyung? Kanggoang awaké mara bisa bares makidihang patakon tekén anak sugih. Yén ada anak sugih demit makidihang pasaut, depang suba ia dadi dedemit. Awaké sugih liu ngelah patakon, patakoné jani dum, pang kadena sing demit. Apa adan gedong tongos nyimpen mantra? Mantra ané kenken masimpen di Gedong Sari? Apa gedongé ento tenget tur makunci? Dija alih kunciné? Apa kunciné ento masih marupa mantra? Apa koné ané madan mantra

pangunci? Kénkén carané muter kunci apang gedongé maampakan? Yén ilang simpenan mantrané yadiapin suba makunci di gedong wesi, dija tongos pelihné? Liu enu patakon ané nyandang pakidihang tekén anak sugih. Patakon mula pakidihang, sing dadi simpen di gedong. Yén suba telah patakoné bakat pakidihang, celepang koné awaké ka tengahan gedongé. Sing dadi macelep ngaba patakon. Sing masih dadi ngaba pasaut uli di sisi. Yén gedong bek misi pasaut, sing buin dadi gedongé anggon nyimpen batu, wesi, sari. Sing dadi maatehang. Sing dadi ramé-ramé. Sing dadi uyut. Nyilibnyilib koné yén macelep ka tengahan gedong. Yén sing ngaba kunci, utawi yén sing bisa nganggon kunci, pragat getok-getok jelanan ge-

dongé sambilang menganjali “Om Swastyastu”. Sing dadi manganjali gelar-gelur. Yén sing meampakan jelanan gedongé, buin getok-getok, buin manganjali. Kéto terus nganti maampakan jelanan gedongé, yén saget awaké aget. Yén awaké sing aget, ulian karmané sing neked ditu, kanggoang dadi bedogol di arep jelanan gedongé. Ada bedogol masaput putih kuning. Ada bedogol lolohin. Ada bedogol ngejingit. Ada bedogol mapajeng. Nguda buin ngetok jelanan, awaké suba di tengah? Kéto munyin anaké sugih. Badinganga satuané. Awaké lacur dadi paling. Awaké iteh ngetok-ngetok jelanan kadén awaké di sisi, sabilang peteng ngantosang jelanané maampakan. Sing tawang yén awaké

koné suba madan di tengah. Uli di tengah ngetok-ngetok, pantes sing ada ané ngampakang jelananané. Lakar nguda ngetok jelanan yén awaké suba di tengah? Lacur adané yén sing ngeh tekén awak padidi madan jelanan. Nguda awaké uli di tengah ngetok-ngetok ka sisi. Ané ngetok awaké, ané ningehang masih awaké, ané ngampakang jelanan masih awaké. Ané madan gedong sari masih awaké. Sugih adané yén suba ngeh. Sukeh ban ngresepang. Awak mula sing biasa ningeh munyi tan pasuara. Sing tawang dija bongkolné dija tangguné. Sing nyidang nugtug. Sing bakat baan nuduk. Jani dingeh jani ungsap. Kadén ngerti, pelih baan nampi. Sastra lantas orahang sing dadi anggon.

Purwakarma Sané kabaos purwakarma inggih punika parilaksana-parilaksana sané kalaksanayang duk i dumun. Sajeroning ajahan purwakarma puniki kabédayang dados tigang karma, inggih punika, karma sané nguwéhin asil sané langsung ring sang sané malaksana, karma sané nénten langsung ngwehin asil ring sang sané malaksana, nanging asilné pacang kapolihin risampuné mati utawi séda, lan karma sané pacang kapolihin ring kauripané sané pacang rauh, napi sané ngawinang asapunika pamarginé? Yéning maosang ngeninin indik purwakarma puniki sajeroning cakepan suci Sarasamuscaya (352), kabaosang: ‘’Apan ikang loka, karma pinaka kaliliranya, kalinganya subha asubha karmaphala juga tinemunya, niyata masambandha lawan subha asubha karma ta pwa ya, sangkepanya, inatagning purwakarmanya, ikang loka ngaranya, paramarthanya, kinawasaken-

ing purwakarma kita kabeh’’. Puniki mateges: Krama jagat puniki, karma kaumpamayang sakadi warisan, sané mapiteges karma becik, karma nénten becik sané kapolihang, puniki banget mapaiketan ring becik kalawan nénten becik parilaksanan parajanané, cutetné katentuang olih parilaksanan parajanané dumun ring jagaté puniki, tegesné i raga makasami puniki kaiket olih purwakarma. Napi kémanten asil parilaksanané dumun, punika sané pacang kanikmatin asilné maka sami olih sang sane malaksana, samaliha asil parilaksana punika nénten jagi bingung ngaruruh sang sané malaksana, nanging jagi ngaruruh ring sang sané malaksana dumun. Sajeroning puniki wénten imba sakadi pianak lembuné nénten jagi paling ngaruruh mémén ipuné, yadiastun panyatusan lembu sané manyonyoin baur ring pianak lembu sané siosan, nanging lembu

Manawi ta saking wawu kentel jagaté sampun wénten beburon. Sinalih tunggil beburon inucap wénten sané mawasta ayam. Ayamé sané luh kawastanin pengina, suaran ipun ngatekok ri kala pacang mataluh wiadin usan mataluh. “Kok, ketekok, kok, katekok.” Yén ayamé ané muani kasontrah kawastanin pangelumbah, yén makurung mawasta ayam kurungan suaran ipun makruyuk “kukuruyuk, kukuruyuk, kukuruyuk.” Kantos mangkin suaran ayam inucap nénten naen magentos. Durung naén wénten ayam masuara jatma miwah ngembék sakadi suaran kambing. Punapiké pakenoh suara kukuruyuk inucap majeng ring kauripan I Manusa? Makéh anak sané tan lingu utawi

tan urati ring suaran ayam pinaka sipta inucap ngiring paosin gending raré ring sor puniki: Das lemah makruyuk siap/ samar sawat saling tambungin/ munyin kedis ramia pisan/dicarang kayuné nguci/ mirib nundén kayéh mabersih/ wiréh pacang luas masuk/ ngungsi balé sakolahan/ I Bapa luas mretiwi/ ia I Mémé, ka peken luas mamasar// Kéto pisan, kéto pisan/ tuyuh I Mémé miwah I Bapa/ tuah makardiyang pianak/ mangdané ngelah penawang// Sangkan kéto, sangkan kéto/ jani selegang cening malajah/ cucud bakti ring paguruan/mangdané dadi suputra// Malih asiki wénten/ pasemengan siapé sampun makruyuk, kruyuk, kruyuk/ kedisé ia pada girang mecanda, uyut, uyut, uyut/ mémé, Bapa luas

punika jagi éling kémanten, nénten paling ngaruruh méménné. Salanturnyané wénten malih imba sané maosang asil parilaksanané, upaminné napi kémanten sané katanem, punika sané kaalap asilné, nénten jagi mentik lian ring bibit sané katanem, napi parilaksana sajeroning kauripané dumun punika sané pacang ngawéhin asil sané pacang kanikmatin mangkin. Risampune i raga prasida malaksana becik utawi nénten becik, ring dija becikné lan nénten becikné pacang kanikmatin? Puniki taler kabaosang sajeroning cakepan suci Sarasamuscaya (362). ‘’Yan ring swargaloka, sukha ikang bhinukti ngkana, kunang yan ngke ring martyaloka, sukhaduhkha ikang kabhukti, kunang ring naraloka, duhkha kewala ikang bhinukti ngkana, yapwan ring moksapada, paramasukha ikang kabhukti ngkana’’. Puniki mateges: Yéning ring sorga, kasenengan kémanten sané pacang kanikmatin,

nanging ring jagaté puniki suka duka sané pacang kanikmatin, ring naraka sané pacang kanikmatin kasengsaran, ring alam moksa sané pacang kanikmatin karahayuan sané utama sané pacang kanikmatin. Risampuné asapunika kabaos sajeroning purwakarma, sajeroning kauripané puniki mangdannyané parajanané, mangda sampunang parilaksananné maseneng-seneng kémanten. I riki katuekang mangda pakaryan sané patut karyanin bénjang, mangda kakaryanin mangkin, sané patut karyanin ring rahina wengi. Becikné karyanin ring rahina semeng sadurung wengi, krana kamatian utawi kasedaan punika nénten jagi ngantosang, yadiastun pakaryan punika sampun puput utawi nenten puput. Puniki nuekang mangda parajananne nenten nunda-nunda pakaryan manut sakadi babaosé ‘’lebih awal lebih baik’’. I Nengah Konten

Kukuruyuuuk ngalih upajiwa, jiwa, jiwa, jiwa/ titiang murid sami ngungsi sakolahan, malajah, malajah, malajah// Gending cecangkriman inucap wewarisan saking kuna-kuni becik pisan anggen paurukan ring alit-alité, ring kulawarga muah ring sakolahan anggen sarana ngajegang budaya Bali. Nanging sané making sampun jarang i rerama kalih para guru pangajiané ring sekolahan ngurukang alit-alité ngendingang gagendingan sane ring ajeng. Manawi ta para lingsire utawi gurune mangkin sampun lali utawi nénten uning ring gending cecangkriman ring ajeng, duaning sampun kawawa dening modérenisasi. Sajawaning anggén ngajegang gending Bali, gending-gending Bali inucap akéh madaging pitutur sané

adiluhung anggen ngegiras alit-alité mangdané seleg mlajah mangda uning tata titi karma ring pamiyaran. Yan incepang punapi daging pengenikan anaké lingsir sakadi ring ajeng samian punika kalintang utama pisan. Ngiring sareng sami ngutsaha ngajegang kapagehan. Yén dados sisia ring sakolahan patut pageh malajah, yan dados pejabat patut pageh ngamel pituduh ngencakang jagat sampunang kagoda antuk arta brana kantos korupsi, yén dados petani patut pageh mretiwi miwah sané lian-lianan. Asapunika pikenoh suara kukuruyuk I Ayam sané patut tiru kapagehan ipun. Dumogi kasidan. Ida Madé Giur Dipta


Sastra

Redit é Paing, 29 Mei 2011 Redité

PUTU Merta tusing nyidayang ngengkebang kenehné sebet. Ia tuara lega ngadep tanah carikné. Abedik cuil tusing ada keneh lakarang ngadep tanah. Sawalikné yén ada anak ngadep tanah, ia setata dot meli sawiréh geginanné mula demen mamacul. Sasukat tepén unduk cara janiné, ia tusing nyidayang makiba. Tusing ada pilihan lénan, sajaba ngadep tanahné. Budi tusing adep, masé tusing nyidayang magarapan ka carikné. Ia ngadep carik boya sangkaning kena kabrebehan gelem cara krama lénan. Ngadep carik lantas anggon nebus ubad lan prabéa di rumah sakit. Utawi ngadep carik baan pianaké ngeruing nagih meli montor. Tusing buka kéto. Ada unduk ané seliwah nibénin ipun. Yén alih uli lelintihan kulawarga, Putu Merta cara adanné, ia mula sugih. Liu ngelah artabrana. Kadadua pianakné tamat kuliah turin makejang dadi dokter ulian asil magarapan di carik. Sesukat ada pembangunan pumahan di désané, ia setata nyapnyap. Setata uyang. Pidan nyidayang kekeh dungkeh nyambatang tekén makelar tanahé tusing ngadep tanah. Kéwala jani tusing nyidayang makiba. Sundel tanahé dueg ngéka daya. Sakabedik, tanah carik di samping umané Putu Merta kikis pipis. Wangunan pumahané suba malejer majujuk. Umané jani kaiterin umah. Sakabedik uma dadi umah. Nganti Putu Merta tusing ngelah jalan lakar ngalih carikné mapan kaserung baan umah. “Pa, adep gén tanahé. Pipisné tabung utawi dépositoang. Sinah sabilang bulan maan bunga. Bapa tusing kéweh-kéweh jangkak jongkok di cariké. Sabilang bulan nyidayang meték pipis. Bos

Sundel Tanah I Madé Sugianto

11

tiangé bani meli tanah bapané tekén aji ané mael!” Makelar tanahé ngrayu dugasé macepuk di cariké. “Ampura Pak. Tiang tan wénten manahé pacang ngadol tanah. Sawalikné tiang dot meli tanah carik,” sautné Putu Merta. Kéwala makelar tanahé tusing ja jerih nyatua. Buina ngaruhngaruhin, rugi yén bertani. Ruginé sawiréh asil ané kaarepang joh maimpas tekén panelahanné. Prabéa rabuk lan ubadubadan péstisida ajiné satata ngamenékang nyabran bulan. Risamping ento, satondén mupu, tetanduranné uyak mrana. Alih bikul, wereng, lan sarwa sato sané ngusak-asik tanduran padiné. Apabuin pajeg tanahé sabilang tiban setata ngedénang. “Paling melaha adol tanah cariké. Prabéa ané katelasang bandingang tekén asil ané kapanggih joh. Besar pasak daripada tiang. Sakadi atur tiangé wau, yan adol, jinahé genahang ring bank, sinah nyabran bulan polih bunga. Bunga tabungan utawi bunga dépositoné sinah masaih tekén asil tetanduranné. Nenten wénten orti gagal panén, napimalih bayuné nguwon magarapan. Samaliha idupé tenang sawilang wulan polih bungan bank. Punapi?” “Yén tiang ngadol tanah, jinahé genahang di bank, kénten? Suba liu ada bank bangkrut, yén pis tiangé ilang, nyén tanggung jawab?” “Nika kan résiko, Pak. Pateh sakadi matanduran ring cariké. Masan numbeg, bisa kena tambah, masan ngarit bisa kena arit. Masan matekap bisa kajét sampi. Nika résiko soang-soang. Napi ja pakaryanné sinah wénten résikoné. Mangda jinah bapaké aman, genahang di bank pemerintah dogén!”

“Ji kuda ja bapak nagih meli tanah tiangé, cutet tiang tusing ngadep!” Putu Merta masaut saklek. Makelar tanahé magedi. Kéwala jani jainé suba mabading. Putu Merta kéweh ngalih mambahan lakar ka carikné. Onyang suba tanah cariké empet. Majujuk beton. Umané kaiterin umah. Payu jani tanah carikné tusing nyidayang kagarap. Putu Merta atiné sebet. Ia laut ngalih makelar tanahé ento. Ia nyambatang dot meli tanah gelah invéstoré anggona jalan ngalih carikné. Ditu lantas makelar tanahé melet-meletang Putu Merta. Buina pangembangé saklek tur ngomong, “Aji kuda ja Bapak meli tanah tiangé, cutet tiang tusing ngadep tanah!” Ping telu ping pat, Putu Merta nekain kantor pangembangé ento. Ia dot meli tanah anggona jalan ngalih umané. Pang kuda ja kema, Putu Merta satata mamocol. Makelar tanahé satata saklek ngorahang tusing lakar ngadep tanah, aji kuda ja tagih belia tusing banga. Sesukat majujuk pumahan di samping carikné, Putu Merta jani tusing nyidayang magarapan. Jani suba liu umah disamping umané. Ia tusing maan jalan, ngranayang umané jani neng. Tanahné wayah cara batu kaang. Makelo tusing ka carik, Putu Merta, sakit. Yapitui kadadua pianakné dadi dokter, tusing masé nyidayang nyegerang. Putu Merta boya ja sakit médis, nanging sakit keneh. Ia kukuh teguh tusing lakarang ngadep warisan leluhurné. Ia tusing bani tulah idup baan ngadep gelah anak lingsir. Kenehné tusing luung, ingat ia tekén tutur rerama. Nyén ja bani ngadep tanah leluhur idupné tusing lakarang bagia. Sauripné lakarang tulah idup; batis ba

1.

Buda Keliwon Gumbreg, 1 Juni 2011

2.

Anggara Umanis Wariga, 7 Juni 2011

ACARA

GENAH

GALAH MASA

- Mineh Empehan - Mekarya Padu Parka - Ngendag Bagia

- Pura Ulun Danur Batu Beratan

07.00 wita

- Nunas Pengerajeg Karya - Nunas Tirta (Nanutin) - Nagturan Sarin Tahun - Ngawitin Memenjor

- Pura Pucak Sangkur

14.00 wita BO/dok

- Pura Pucak Sebatu 14.00 wita - Wewidangan Satakan

3.

Sukra Wage Wariga, 10 Juni 2011

- Melaspas Pedagingan - Miwah Bagya Pulakerti

- Pura Pucak Candidasa

4.

Saniscara Keliwon Wariga, 11 Juni 2011

- Mendem Pedagingan - Rsigana - Caru Panca rupa - Ngewintenin mangku Gde - Melaspas Arca

- Pura Ulun Danu Beratan 08.00 wita - Pura Dalem Purwa. - Meru Tumpang 11. - Meru Tumpang 3. - Beji.

5.

Soma Paing Wargadean, 13 Juni 2011

- Mepepada Tawur

- Jaba Pura Ulun Danu 08.00 wita Beratan

- Mendak Siwi

- Marga Tiga.

- Bhatara Hyang, Bhatara - Pura Ulun Danu Beratan Nini lunga ke Pura

Sepi

10.00 wita.

17.00 wita

- Krama Pemaksan Satak Beratan.

- Krama Pemaksan Satak Beratan.

6.

Anggara Pon Warigadean, 14 Juni 2011

- Mekarya Ulam Upakara - Memben Tawur ring Segara

- Segara Batu Bolong

7.

Buda Warga Warigadean, 15 Juni 2011

- Tawur Agung, Melasti, Pakelem

- Pura Segara Batu Bolong

9.00 wita

- Krama Pemaksan Satak Beratan.

- Bumi Suda Tawur

- Jaba Pura Ulun Danu 12.00 wita Beratan

- Krama Pemaksan Satak Beratan.

- Mendak Agung

- Jaba Pura Ulun Danu 14.00 wita. Beratan - Pura Ulun Danu 17.00 wita. Beratan

- Ngaturang Ayaban Bhatara - Memben Tawur Panca Bali Krama 8.

9.

Weraspati Keliwon Warigadean, - Klemigi Aya 16 Juni 2011 - Tawur Agung Panca Bali Krama

Sukra Umanis Warigadean, 17 Juni 2011

- Jaba Pura Ulun Danur 08.00 wita Beratan

- Genah Tawur Panca Bali Krama

- Krama Lanang Pemaksan Satak Beratan

19.00 wita.

19.00 wita.

- Pura Ulun Danu 07.00 wita Beratan - Pura Ulun Danu Beratan 9.00 wita - Ring Madya - Ring Purwa - Ring Daksina - Ring Pascima, - Ring Utara - Ring Pedanan.

- Krama Pemaksan Satak Beratan.

- Memben Tawur ring Danu - Jaba Pura Ulun Danu 19.00 wita. Beratan

10.

Saniscara Paing Warigadean, - Tawur Agung Danu Kertih - Danau Beratan 18 Juni 2011 - Danau Beratan - Pakelem

11.

Redite Pon Julungwangi, 19 Juni 2011

- Mapepada Karya

12.

Soma Wage, 20 Juni 2011

- Memben Karya

- Pura Ulun Danu Beratan

13.

Anggara Keliwon Julungwangi, 21 Juni 2011

- Piodalan

- Pura Ulun Danur Beratan 07.00 wita - Penataran Agung - Dalem Purwa - Meru Tumpang 11 - Meru Tumpang 3 - Tembuku aya, Beji

- Puncak Karya Piodalan Pedudusan Agung - Mepasaran

- Pura Ulun Danu 10.00 wita - Krama Pemaksan Satak Beratan Beratan - Jaba Pura Ulun Danu 11.00 wita Beratan

- Paselang

- Jaba Pura Ulun Danu 10.00 wita Beratan

- Nganyarin - Ngusaba Desa - Ngusaba Nini

- Jaba Pura Ulun Danur 10.00 wita Beratan

14.

Buda Umanis, Julungangi, 22 Juni 2011

15.

Weraspati Paing Julungwangi, - Nganyarin 23 Juni 2011

16.

Sukra Pon Julungwangi, 24 Juni 2011

19.00 wita 13.00 wita.

- Jaba Pura Ulun Danu 9.00 wita Beratan

- Tawur Agung Giri Kertih - Pura Pucak Mangu

- Nangun Ayu - Ngeremek

9.00 wita 19.00 - Puput

- Pura Ulun Danu Beratan

10.00 wita

- Pura Ulun Danu Beratan

10.00 wita

17.

Saniscara Wage Julungwangi, - Nganyarin 25 Juni 2011

- Pura Ulun Danu Beratan

10.00 wita

18.

Redite Keliwon Sungsang, 26 Juni 2011

- Nganyarin

- Pura Ulun Danu Beratan

10.00 wita

19.

Soma Umanis Sungsang, 27 Juni 2011

- Nganyarin,

- Pura Ulun Danu Beratan

10.00 wita

20.

Anggara Paing Sungsang, 28 Juni 2011

- Nunas Penyenukan - Ngebek, Nyenuk

- Pura Desa - Ngebek, Nyenuk

10.00 wita

21.

Buda Pon Sungsang, 29 Juni 2011

- Nganyarin - Rsi Bojana

- Pura Ulun Danu Beratan

10.00 wita 13.00 wita.

22.

Weraspati Wage Sungsang, 30 Juni 2011

- Nganyarin

- Pura Ulun Danu Beratan

10.00 wita

- Nganyarin

- Pura Ulun Danu Beratan - Pura Pucak Sangkur

10.00 wita

23.

Sukra Keliwon, Sungsang, 1 Juli 2011

24.

Saniscara Umanis Sungsang, 2 Juli 2011

- Nyegara Gunung - Nyineb Bethara - Nuek Bagia Pulakerti

- Jaba Pura Ulun Danu 9.00 wita Beratan 17.00 wita - Pura Ulun Danu Beratan

25.

Anggara Paing Pujut, 2 Agustus 2011

- Nugtug Bulan Pitung Rahina (42 hari)

- Pura Ulun Danu Beratan

- Ngantukang Pengrajeg

Candi Kuning. April 2011 Manggala Karya

I Made Susila Putra, S.Pd.

I Komang Ari Subawa Palakarma

PENYANGGRA

- Ngadegang Bhatari Sri - Ngingsah

- Krama Pemaksan Satak Beratan.

11.00 wita - Krama Pemaksan Satak Beratak.

ing di sisin jalanné gedé!” Tutur dokter Putu. “Men bani bapa ngadep tanah. Sing ngopak nyen leluhuré?” “Apang leluhuré tusing krodha, pipis baan ngadep tanah cariké ento tusing dadi anggon mamoya. Paling luung beliang tanah. Tanahé tileh turin ngalebihang. Tiang cumpu tekén usulné Bli Putu. Tanahé ditu adep gén, lan nyumunin ngalih tongos!” Dokter Madé ngimbuhin. Mara masriang galang kenehné Putu Merta. Suud magendu wirasa ajak pianak-pianakné. Prajani nyak tekén nasi. Prajani nyegerang bayuné. Disubané luung tegteg bayuné, Putu Merta laut ngalih makelar tanah di kantor pengembang pumahanné. Di arepan makelar tanahé, Putu Merta nyambatang kenehné. Dot meli tanah anggona jalan ngalih tongos pumahané. Aji kuda ja, ia nyadia meli. Makelar tanahé ten pasaut. “Tiang tusing ngadep tanah. Ji kuda ja Bapa bani meli, cutet tiang tusing ngemaang!” Putu Merta negak bengong. Cara petinju, ia suba ngenah di bucu, di sudut nétral. Tusing nyidaang makelid, sajaba cakcak timpal. Makelo ia mangenang. Tanah carikné lakar dadi gelah anak. Uma dadi umah, baan kasaktian sang Dananjaya. Jinah! “Inggih lamun kéto, janten suba tiang kalah. Tiang suba tusing nyidayang ka carik. Tanahé punika jagi adol tiang. Aji kuda Bapak bani?” “Ampura Pak, tanah Bapaké sampun ten maji. Tiang tan nyidayang meli mael. Tiang nyadia meli, kéwala pangajinné mudah. Durusang pikayunin!” Pamuputné Putu Merta sakadi ngajeng buah simalakama.

Saking Langit Bali

DUDONAN KARYA TAWUR PANCA BALI KRAMA, TAWUR AGUNG RING SEGARA BATU BOLONG MIWAH PURA ULUN DANU BERATAN, PIODALAN PEDUDUSAN AGUNG, DANU LAN GIRIKERTIH RING PURA ULUN DANU BERATAN KARYA NGUSABA DESA LAN NGUSABA NINI DI WEWIDANGAN SATAK BERATAN KECAMATAN BATURITI, KABUPATEN TABANAN ANGGARA KELIWON JULUNGWANGI TANGGAL 21 JUNI 2011 NO. RAHINA/TANGGAL

duur, tendas di betén. Putu Merta tusing bani kakéto. Pianakné kadadua makejang kenehné tusing luung. Pang kuda ja katuréksa, Putu Merta tusing ada sakit. Yapitui cék darah, cék kencing lan ma-rontgen tusing ada ngenah ané sakitanga. Nak mula saja, Putu Merta tuah sakit keneh. “Pa, napi sané banget kenehang. Yén tarka tiang, bapa nyakitang keneh. Tegar sambatang ajak tiang, nyen nawang, tiang ajak I Madé nyidayang ngisinin keneh bapané!” Pitagih dokter Putu, pianakné ané kelihan. Putu Merta tan pasaut. Dokter Madé lantas natasin. Nyumunin patakon Bliné, Dokter Putu. Putu Merta tetep tan pasaut. Disubané kaalus-alusin, ditu mara Putu Merta nyak ngorahang krebetan kenehné. Sakit ati baan bikas makelar tanahé ané tan bina cara sundel ento tusing suud-sud ngoda apanga ia ngadep tanah. Disubané kukuh nyambatang tusing ngadep, makelar tanahé ngelah reriptan jelé. Tanah cariké kepung umah turin tusing baanga jalan masuk. “Jani bapa tusing nyidayang magarapan ka carik. Ba taén sambatang bapa nyadia meli tanah anggon jalan, nanging tusing adepa!” Baan tusing nyidayang macelep ka tanah cariké, mapan suba tusing ada jalan. Makejang braya di samping cariké, ngadep tanahné. Tanahé ento suba jujukina umah. “Lamun kéto Pa, adep gén tanahé ditu. Pipisné beliang tanah carik lénan di tongos ané anyar. Yén adep tanah cariké ditu ané tuah séket aré, beliang di tongos ané lénan bisa maan ahéktar. Buin séket are dadi bati. Kanggoang meli tanah tus-

Ngiring umpamiang wénten crita sapuniki. Wénten genah sepi demdem. Padang, ambengan miwah beté nénten masuara krisikan déwékné. Tetaruné, nénten masuara krosokan doné sané bek ring carangné. Ring genahé punika wénten pangawi malinggih. Ring ajengné, ring duur batuné, wénten buku makebat. Ring tangané wénten pulpén. Pulpén miwah bukuné cundukanga. Ring sampuné kacunduk, sang pangawi raris nyurat. Nyurat kekawian, sané sadurungné, makulekan ring kayuné. Genahé sepi demdem punika, ngranayang sang pangawi nénten kapialang makakawian. Yening nirgamayang toya, toya sakéng kayuné membah ka jriji tangané. Toya sané sampun wénten ring jriji tanganné membah ka genah sane kayunanga ngembahang. Ten sios ka bukuné sané makebat. Lampias pamargin toyané. Nénten naen majedengan diastun ajebos. Napi malih kantos makembengan. Ngiring malih umpamiang wénten crita sapuniki. Sang pangawi, nénten mrasidayang muputang kakawian sané wanguna ring jeronné sané bekin munyin télevisi, munyin musik rock and rol. Punika awanan magingsir ngawangun jero paembasané ring désa. Genah désané punika doh sakéng kota. Genahné nyeluk ka tengah. Tur sepi jampi. Derika, mrasidayang sang pangawi muputang kakawiané. Sakéng satua makakalih inucap, pikeneh napi sané keniang? Mungguhing pikenoh sané keniang wénten tiga. Pangawit, yadiastun nénten sami, wénten pangawi nénten prasida ngawi utawi muputang kakawian pawanguné yéning nénten ring genahé sepi. Demdem ring genahné ngawangun kakawian, ngawinang sané kawina, prasida puput. Umpamiang jukung ring segarané jimbar, jukungé punika malayar ngeser. Ten wénten sané nglantudin. Demdem ring genahné sang pangawi ngawangun kakawiané ngawetuang dayuh. Dayuhé, nénten rasaanga, nyusup kaanggané. Dayuh sané nyusup punika taler nénten rasaanga, dados bayu sané ngongsokang. Ngongsokang sumangdénné sang pangawi muputang kakawiané. Pikenoh sané kaping kalih. Demdem genahé ngawi, ngranayang sang pangawi nénten kaaduk-aduk pikobet. Pikobeté punika, luiré: munyi miwah suara ruyu makalé, sané ngranaang nénten mrasidayang ngulengang kayun. Sang sapasira ugi ngawi kakawian pastika uning. Méweh ngawangun kakawian, méweh muputang, yén biana mrasidayang ngulengang kayun. Siosan ring ngawi, sakancan pakarya siosan, napija, pastika méweh muputang yéning sang ngambil karya nénten prasida ngulengang kayun. Ngulengang kayun ring karya sané ambila. Pinaka conto indik sané kasurat

inucap, aturang titiang wartawan. Wartawan, ritatkala muputang gatra sané pacang kawedar ring Koran utawi majalah genahné makarya. Yéning méweh ngulengang kayun, purun mastikaang, méweh muputang gatra sané surata. Pikenoh kaping tiga, ring genahé sepi punika, sang pangawi nénten kacunduk sareng sira-sira. Sang pangawi wantah kacunduk sareng ragané kémanten. Duaning nénten kacunduk sareng sira-sira, pikayuné nénten wénten mikobetin. Kayun sané nénten kapikobetin kayun sané tegteg lan degdeg. Yén kayuné nénten kapikobetin, sang pangawi, dangan makakawian. Dangan taler muputang kakawian sané kawina. Kayun sang pangawi nénten wénten nglantudin. Sang pangawi sonder mautsaha sasidan-sidan, mrasidayang ngulengang kayun duénné. Ngulengang ring pawangun sané kawina kantos puput sapuput-puputné. Yéning sliksik, nénten mangkinmangkin kémanten wénten pangawi sané makakawian utawi muputang kakawiané ring genahé sepi. Sakéng riin sampun wénten. Akéh pangawiné riin masesanjan ka pesisi, ka gununge utawi ka wanané sepi demdem. Tatujoné masesanjan siosan ring angdon lango, taler makakawian miwah muputang pawanguné sané durung puput. Bukti sané yukti-yukti pinaka bukti indik genah sepi pinaka genah becik makakawian kasurat ring Wreta Sancayané. Ring kakawiné punika kaceritayang, anak lanang matilar sakéng purinné. Anaké lanang punika nénten ngandikaang ring gagélané pamarginné matilar. Anaké lanang punika wikan paragaan kija matilar. Pesisi sané nénten naén wénten anak ngrauhin. Gagélané sedih kingking. Raris ngutus paksi apacek sané madan I Cangkrangga miwah I Cangkranggi. Duk anaké lanang punika nikaina ring paksiné makakalih indik kawéntenan gagélané, anaké lanang punika ngandika. Sané ndikaanga sapuniki: ané ngranaang tiang ngalahin iadi kabatek baan meledé ngaé kakawian unduk kamelahan guminé. Ané makrana tiang tondén mawali ka puri, tondén pragat tiang ngawangun kakawiané. Méweh moyanin yéning wénten anak maosang: ageng pesan pikenoh sepiné majeng ring pangawiné sané prasida ngawi utawi muputang kakawiané sané kawina. Demdem sepiné tan péndah liahan kruna sané maancaban ka sajeroning kayuné. Raris maliah ka tangané. Sané ngawinang tangané nyurat, nyurat lan nyurat. Méweh taler moyanin yén Nyoman Manda ngandikayang Suung Luung ring murdan pupulan puisin danéné.

IDK Raka Kusuma

Dot pisan ngrasayang Nénten sakadi sapuniki Sios ring kahuripan mangkin Baat karasa yén pinehin Yan gandong tan urungan bah Yan suun, tan sida baan Sapunapiang mangkin? Nrugtug rasa tangkahé Telas rasa bayuné Minab puniki kabaos palakarma Rasa ibuk maadukan Dadoské puniki anggén pariselsel? Idup wantah mabekel karma Ngiring marginin! Kasép Nuju sang surya endag Duk punika raris pablesat Wénten inguh Wénten mamisuh Ten urungan pada uyut Inguh padidian Raos pada ngacuh Pakaryan sampun nyantos Paling buka nak buduh….

Kilak-kiluk Pajalané joh sawat Paninggalané marawat-rawat Tan bina sakadi kawat Sané rumaket tan pegat-pegat Yan iwasin anaké pada liwat Inguh waluya gawat Guminé minab sampun penat Tan urungan makejang pada jengat Akeh anaké nguluk-nguluk Tan bina sekadi bikas ikuluk Minab ké ipun keliwat demen ngajeng bluluk? Lan demen ngejuk blauk? Tan uning ring uduk Jeg pragat angguk-angguk Pejalan idupé tuah kilak-kiluk

Corah Mapi-mapi matingkah melah Melah matingkah mapuara corah Corah mapuara raris congah Congah raris jengah Jengah boya ja dados tawah Dados tawah ring sajeroning solah Solah sané corah mula tan sandang tulad ring manah Ring manah sané becik lan melah Melah patut i raga masolah Masolah sané becik mangda ten kasengguh corah Corah parilaksanané pastika manggihin benyah Kénten anaké corah Sané mangkin becikang masolah Mangda kasengguh melah!


Kruna

12

Redit é Paing, 29 Mei 2011 Redité

Ida Ayu Ketut Santi Wiryani

Tan Wénten Baos Med Mayadnya Embas ring sebun pragina Desa Budakeling. Oka pinih alit saking Ida Wayan Padang maestro Penasar sané prasida kasub duk warsa enemdasaan kantos pitungdasaan ring Bali Timur. Ida Ayu Ketut Santi Wiryani emas duk rahina Anggara Pon Wara Menail pinanggal Masehi 26 April 1966. Duk warsa 1990 keamet kaanggén rabi olih Ida Wayan Sugata, S.Pd., saking Griya Kawan Culik guru ring SMPN 2 Abang. Kantos mangkin madarbe oka petang diri samian istri. Dasar sampun karangsukan roh seni saking alit sampun waget masolah. Kantos mangkin makudang-kudang sasolahan sampun karangsuk luire tari wali, tari-tari lepas, sesolahan arja, tari kreasi, miwah sané lianan. Cutetné saking tari wali utawi tari sakral, bebalihan kantos tari kontemporer sampun karangsuk. Saking wawu marabian sampun ngaripta sanggar tari kawastanin ‘’Sanggar Kumara Santi’’ ring Griya Kawan Culik sampun yan makudangkudang sisia lanang-istri sané katamatang, sané mangkin maderbe sisia 40 diri langkung. Indiké puniki kadukung tur karemba antuk rabiné sané waged dados penasar alitan utawi wijil. ‘’Tan wénten baos med mayadnya’’, sapunika pasaur Ida ri kala ngaturang ngayah ring Pura Puseh Pakraman Culik ri tatkala ngaturang ngayah ngerepegang karya plekutus sasih upacara agung ngenteg linggih ring Pura Puseh Désa Pakraman Culik. Yan wénten upacara sawewengkon kecamatan Abang

muwah kabupatén Karangasem, Ida sering katunasin olih umat Hindu saking makudang-kudang désa pakraman mangdene nagingin men-imen wewali, sampun pastika Ida pacang kayun. ‘’Puniki sami wantah yadnya ring sajeroning maurip’’, baos Dayu sané teleb ring kapramukaan puniki. Ring tepengan guru pengajian taler kalintang pageh mayadnya ‘’saking warsa 1985 wawu tamat PGA Hindu ring Karangasem sampun dados guru pengabdi tanpa gajih ring SMPN 1 Abang, ring SLUB Abang kantos 2003, kelanturang dados guru kontrak ring SDN 3 Culik kantos warsa 2007. Tiga likur warsa suéné mayadnya ring paguruan wawu ring warsa 2008 dados CPNS ring SDN 4 Bunutan kantos mangkin sampun dados Pegawai Negeri’’. Yan kiprah Ida Ayu sané sampun molihang makudang-kudang piala muwah sertifikat ring tepengan nyastra tingkat kabupatén, propinsi miwah nasional puniki ring Désa Culik sampun kasontrah. Yasa kerthi Ida Ayu Ketut Santi Wiryani puniki sering keanggen ring désa dinas dados pengurus PKK sané mangkin kasudi kadadosang kelihan sekaa gong PKK Désa Culik. ‘’Ngiring tan usan-usan mayadnya, ajegang Baliné antuk seni budaya’’, baos Ida sambil ngetik ring komputer ngaripta skripsi sane mamurda ‘’Tari Rejang Renteng, pajemuk Sida Karya’’ nyanggra ujian semesta penelas ring STKIP Agama Hindu Amlapura. Dumadak labda karya sidaning don. (ida)

Mangda Nénten dados Pinyakit sareng, kasarengin adin-adin titiangé sané pateh-pateh macorak naif,” dané nerangang. Anak lanang sané embas ring Yéh Embang, Negara, 19 Mei 1970 puniki madué corak gegambaran néwék sané matugel-tugelan masaih kadi belahan kaca. Pateh kadi sumitran-sumitrannyané sané nyarengin paméran, lukisan pakaryan dané nganggén tokoh sané jelegan lan carmannyané sakadi anak alit. Lukisan dané sampun sering kapamérang néwék, sakadi duk warsa 1999, ring Gallery Mon Decor Jakarta, warsa 2000 ring The Gallery Chedi Ubud, warsa 2003 ring Gallery Canna Jakarta, warsa 2005 ring Raka Gallery Bali, lan warsa 2006 ring Gallery Canna Jakarta. “Akéh pikobet sané tan prasida tepas titiang, akeh indik sané tan prasida baosang titiang. Napi sané tan prasida baosang titiang pesuang titiang ring lukisanné mangdané nénten dados pinyakit,” baos dané saha kenyung. (ita)

Ceraken

Uuk Paramahita

Seni Anggén Maseneng-seneng Uuk Paramahita kénten peséngan pelukis sané embas ring Dénpasar, 17 April 1978. Uuk kénten dané ketah kasambat, wantah silih tunggil pelukis sané lukisannyané kajudi nyarengang Sabah International Folklore Festival Malaysia sané kagelar ngawit tanggal 17 kantos 26 Juli 2011 sané jagi rauh. Yéning rereh ring corak lukisanné, arin Janga Paramartha sané kasub pinaka kartunis puniki madué ciri néwék. Lukisannyané sané masaih kadi lukisan anak alit sané maplalian montor-montoran ketah kabekin antuk warna kelawu putih lan selem puniki adung pisan ring kawéntenanné sané sada kalem lan klepeh-klepeh. “Kesenian wantah anggén titiang ngembahang sakancan sané senengang titiang, sané prasida ngawi manah

titiangé garjita. Cutetné seni punika anggén titiang maseneng-seneng,” kénten dané nyerita. Punika awinan Uuk nganikang bantang cerita ring lukisannyané prasida kakeniang ring sakancan indik, indih pidabdab sane mamargi, indik parisolah sané kapanggihang, indik pangaptian miwah indik manah sané niskala. “Napi ja sané maembah ring manah titiangé, nika sané gambar titiang,” baos dané saha kenyung. Sadurung dané nyarengin paméran lukisan ring Malaysia, sané sampun nyarengin makudang-kudang paméran, marupa pameran areng-sareng lan pameran néwék, ring Bali, Yogyakarta, Bandung, lan Jakarta. Lukisan-lukisan dané néwék naenang kapaméran ring Solo Exhibition ring Three Monkey Causine Art Ubud Bali. Pakaryan danéné taler naenang molihang penghargaan Nokia Art Award. (ita)

Isin Gumi jagat pariwisata tan ja langsung prasida ngawinang krama Baliné sugih meliah. Kantun wénten krama Bali kantos tan medué beras lan idupnyané

Agung, Jl.G.Rinjani Punika

kawinang

olih

kabligbagang ring sajeroning masyarakatnyané pedidi, sakadi acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 MHz rahina Buda, 18 Méi 2011.

Kaolah antuk: I Gusti Madé Sutjaja

bhestÙ;pitg *u nÓ.* edn&hsi ] u l i hnkßkn) ;) ptut/tut ( hu baasé tuah pitung gantang. Déning I Susila anak

etÐnæhink iÑ nñmenÂdg u es\uw,u lnÓsê ekÉoa:ey;emãoekÐenÐndÑ i tekén paindikan nyamanné dugasé nguwu, lantas ia kroda “Yeh mbok kenken dadi

emãokñedok*etÐníÓ ,* e\orh*bhesbktæitg *u nÓ,* ekenÐndÑ i Mbok nyadokang tekén tiang, ngorahang baase bakat pitung gantang, kénkén dadi

krinh ã sÀnektush & wu .u submhuwmu k)j,* ekenÐndÑ h i nkÓwi sÀei lo karin baas anaké tusing uwu?” “Suba mauwu makejang,kénkén dadi anak tiwas ilon-

nin/.n;eyn/bÙetÓennnÐe\áoemãokådninnÀ ek,tê*sj& mil,u

Bu Novi, Tunjung Kantun akéh krama Bali idup tiwas ring tengahing gemerlapnyané jagat pariwisata, puniki cihna tan jaminan majunyané pariwisata ring Bali pacang ngawé masyarakatnyané prasida idup sejahtera. Minabang wantah akidik sané sida ngecapin kawéntenan punika. Mawinan sampun sepatutné pamerintah Bali lan sané nanganin kepariwisataan mikayunin indik lan kawéntenan puniki.

sarwa kéweh. Paindikan punika Singaraja

Lengkara Kaolah saking cakepan ring Perpustakaan Lontar Fakultas Sastra Universitas Udayana

in?” “Nah yén buat ténénan kanggo Mbok ngadanin anaké, tiang sing ja milu.

Siuan Krama Bali Idupnyané KantunTuara Gemerlapnyané

Ajeg Bali pinaka Énci Ajeg Bali kénten lengkara sané setata kawedar antuk para pejabat Baliné. Lengkara ajeg Bali sané ketah kawedar kaaptiang antuk Ni Luh Ayu Éka Suari, nénten wantah kaanggén énci, patut wénten pidabdab sumeken ngalestariang adat, seni, lan budaya Baliné. Ayu, kénten dané ketah kasambat, nganikayang raganné senengan wénten anak malaksana ngajegang Bali yadiastun wantah marupa pidabdab alit tinimbang ring anak sané wantah wecanané manten ngajegang Bali. Dané ngaptiang mangda para manggala lan sang sané ngambil kebijakan ring Bali nénten wantah mawacana ngajegang Bali sakéwanten patut malaksana. Silih tunggil pidabdab ngajegang Bali manut dané prasida kamargiang ring asing kulawarga majalaran antuk ngawigunayang Basa Bali sarahina-rahina. “Titiang saking alit biasa nganggén basa Bali ring kulawargan titiangé, punika awinan titian prasida dados pangater acara mabasa Bali,” kenten mahasiswi semester VII Jurusan Bahasa Bali IKIP PGRI Bali puniki nyerita. Napi sané kanikayang antuk anak istri sané embas ring Dénpasar, 29 Agustus 1989 puniki mabukti pisan, duaning kawéntenan Ayu sampun kauningin pinaka pangater acara sané kapiandel pisan. “Sujatinné mabasa Bali punika nénten ja méweh yéning kayun mautsaha lan malajah. Mangkin akéhang anom-anom Baliné sané sampun nyerah sadurung nyobak. Samaliha wénten rasa lek mabasa Bali tinimbang mabasa Inggris lan masa dura negara siosan sané ngawi Basa Baliné kasorang,” baos dané seken. Putri saking Dr. I Nyoman Suwija, M.Hum., lan Ni Ketut Deniari, S.H., nganikayang raganné dados pangater acara ngawit ngranjing ring SMA. “Duk SMA tan akéh sané kayun dados pangater acara mabasa Bali mawinan titiang prasida kajudi dados pangater acara. Yéning wénten acara mabasa Bali ring sekolah titiang sané kajudi duaning tén wénten sané kayun,” baos dané saha kenyung. Dados pangater acara mabasa Bali manut Ayu méwehang ring dados pangater acara mabasa Indonesia, napi malih yéning acarane magentos, sangkaning marasa meweh dané kocap kantos inguh. Sakéwanten kasuén-suén, Ayu nganikayang raganné sampun prasida biasa yadiastun sané rauh para pejabat tinggi. (ast/ita)

Duatmika Pidabdab seni budaya antar bangsa pacang kagelar ring Sabah Malaysia tanggal 17 kantos 26 Juli 2011 sané jagi rauh. Wénten lalima pelukis Bali sané lukisannyané kajudi pinaka duta Bali lan Indonésia, inggih punika Madé Wiradana, Uuk Paramahita, Pandé Alit Wijaye Suta, Atmi Kristiadéwi, lan Madé Duatmika. “Paméran lukisan ring Malaysia punika wantah mamérang lukisan sané macorak naif sané sampun kajudi antuk tim kurator,” kénten I Madé Duatmika nguningang. Duatmika, kénten anak lanang puniki ketah kasambat, lukisannyané yadiastun sampun kapamérang ngawit warsa 1990, dané ngangken seneng lukisannyané kajudi nyarengang paméran ring Malaysia. “Titiang seneng polih paméran ring Malaysia, napimalih ring panglimbak jagat seni lukis kadi mangkinné sané kadi kirangan bayu. Samaliha sané banget ngawi titiang garjita wantah sangkaning titiang paméran sareng-

Ayu Éka Suari

mangkin pemerintah sampun ngamedalang program sekolah gratis kémaon kantun wénten krama tan kayun ngeranjing. Sapunapi mangda sida dueg lan mesaing ring dunia kerja lan pariwisata. Mangda sida suksés ring jagat pariwisata paling akidik mangda prasida mabasa asing. Yéning tan sida sinah sampun katinggalan lan tergolong krama tiwas.

Kaki Dukuh, Seririt Samian punika mawali ring i raga soang-soang, ring kahanan sakadi mangkin sampunapi carané ninca-

pang keterampilan. Minakadi nyarengain kursus utawi pelatihanpelatihan kapariwisataan. Yén punika sampun kemarginin sinah élah pacang katrima makarya ring genah-genah sané mapaiketan sareng pariwisata. Gus Puma, Banjar Secara umum jagat Bali wantah kasumbung pinaka wewidangan utawi daérah tujuan pariwisata. Kémaon durung kantos ka pelosokpelosok désa utawi bukit-bukit. Tunas tiang ring pihak sané wenang utawi sané nanganin pariwisata tedun ngicénin penyuluhan-penyuluhan ring masyarakat. Napi sané patut kalaksanayang olih krama mangda sida ngamolihang imbas saking pariwisata punika lan sida nincapang kasejahteraan idupnyané. Kadék Buras, Panji Anom Diastun ja i raga idup ring jagat sané kasub kantos ka dura negara pariwisatané nanging manut tiang sampunang tergantung sareng nika. Kantun akéh pakaryan sané patut ambil anggén nincapang kasukertané. Puniki kabuktiang krama tamiu saking dura Bali mekarya iriki sida idupnyané sugi-

han sareng krama Baliné. Nah samian puniki kaawinang ipun ulet tekun lan tan géngsi. Darsana, Seririt Krama miskin ring Bali kantun akéh ring tengahing gemerlap pariwisatané, punika nénten tios riantukan keihidupan masyarakat mangkin sané miskin pangeweruh utawi ilmu, kirang sida nincapang pangweruhnyané mawinan tingkat ékonomi sané sayan nedunang. Pinunas titiang ring pamucuk jagat Bali mangda ngamungkah lapangan kerja, sampunang krama miskin punika icéna wantuan nanging icénin pelatihan-pelatihan, usan punika wau genah makarya. Mang Tik, Tukadsumaga Manut titiang akéhnyané masyarakat miskin kadi mangkin, kawinang akényané wantuan sané sifatnyané instant. Paindikan punika sané ngawinang masyarakat sayan males antuk mautsaha lan wantah ngantosang wantuan kemanten. Tunas tiang ring pamréntah antuk ngirangin angka kemiskinan inggih punika nénten antuk ngicénin wantuan marupa jinah, kémaon antuk ngicénin lapangan kerja sané manut sareng kabisannyané. (ama)

jwtuæjydinnÓ /.lnÓsmß z u h i di ] (u l i etÐnt iÀ wi s/:n;enbhes jawat saja yadin tan!” Lantas mamunyi I Dursila teéen I Tiwas: “Nah né baasé

kÙ\n/bÙni l )Ó g *u nÓh * enhtim,*ã ddizhiptutsß l i h i ni /bÙni æu êgnÓ.* kuangan buin telung gantang ané atimbang, dadi nyai patut masilihin buin sia gantang!

ddikbêkÓ;jnibonÀt i wi eskhrnn/zÙb * hs/,n\&hnekhen dadi kabia ketah jani baan I Tiwasé kaaranan nyuang baas, nanging anaké ané

nimh *ã enelnnßkj) b * nimnÓs) ni /tÙ;hitwi sÓs¡ & monÐji kijtu( nimbang ané lénan makejang bani mantesin, tuah I Tiwas tusing maan kija-kija tur

tusp& s) nÓehnå2\it/.mshutt iÀ wi s/:wyn/, bhnÀe) nÓotê*mhnÐji tusing pesan taén ngalengit. Masaut I Tiwas: “Wayan, baan ento tiang maan kija

tush & l u h i t i nu ,i ddiwynådninêÓ b * hes.tê*\d nins¡Ó s& ekwl tusing uli i tuni, dadi Wayan ngadanin tiang baasé.” “Tiang ngadanin tusing, sakéwala

bhesetennn/kÙ\n/bÙni æu êgnÓs* b u mjÙh * pu ;.edn&hy u t u dÑ t i k ) baasé ténénan kuangan buin sia gantang suba majuang upah”. Déning uyut dadi teka


Minggu Paing, 29 Mei 2011

OLAHRAGA

13

Piala Sudirman

Indonesia Gagal ke Final Qingdao Indonesia gagal melangkah ke final Piala Sudirman, setelah Adriyanti Firdasari kalah dua set langsung atas Tine Baun. Hasil tersebut membuat Indonesia kalah 1-3 atas Denmark. Menghadapi Tine Baun yang mantan nomor satu dunia, dan juga pernah menjuarai All England, Firdasari tak mampu berbuat banyak untuk memberi poin buat Indonesia. Firdasari kalah straight set 13-21 dan 13-21. Firdasari sesungguhnya mampu memberi perlawanan pada Baun di awal set pertama, dengan beberapa kali kedua pemain saling mengungguli perolehan poin. Namun setelah sama kuat di posisi 6-6, Firdasari tak mampu mengimbangi permainan lawannya. Selain performa Baun yang jauh lebih baik, banyaknya kesalahan yang dibuat Firdasari, membuat dia tertinggal makin jauh. Set perdana ini berkesuda-

han dengan 21-13. Tak banyak perubahan terjadi di set kedua dengan Baun terus mendominasi permainan. Kecuali kalah di poin pertama, Baun tak pernah dalam posisi tertinggal atas Firdasari. Set kedua ini kembali dimenangi Baun dengan 21-13, dan memastikan Denmark maju ke final dengan kemenangan 3-1. Indonesia sebelumnya lebih dulu tertinggal 0-2, setelah Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah

Bernadet dan Simon Santoso menderita kekalahan. Pasangan Indonesia tersebut sempat merebut set pertama 21-15. Namun permainan Fran/Pia menurun jauh di set kedua, dan mereka langsung tertinggal 0-7. Nielsen/Pedersen tidak memberi peluang dan akhirnya merebut set ini dengan skor 21-11. Tidak juga membaik di set ketiga, Fran/Pia selalu berada di bawah tekanan lawan. Hanya bisa mengimbangi di skor 5-5, Fran/Pia terus tertinggal dari

lawan dan akhirnya kalah 13-21. Di partai selanjutnya, Simon Santoso juga tidak mampu berbuat banyak setelah kalah 2 set langsung dari Peter Gade Cristiansen 21-18, 21-16. Hasil ini membuat Indonesia tertinggal 2-0. Namun pasangan Alvent Yulianto Chandra/Mohammad Ahsan mampu memperkecil ketinggalan usai menundukkan Carsten Mogensen/Mathias Boe. Ganda putra andalan Indonesia tersebut menang 23-21 dan 2117. Sebaliknya, kubu Denmark bersuka cita dan akan menghadapi tuan rumah Cina di partai puncak. Cina lolos ke final setelah menundukkan tim kuat lainnya, Korea Selatan juga dengan skor 3-1. (gie/rtr)

BPM/afp

GAGAL - Simon Santoso berusaha mengembalikan shuttlecock, saat menghadapi tunggal putra Denmark, Peter Gade Cristiansen, Sabtu (28/5) kemarin. Simon menyerah dua set langsung 18-21, 16-21, dan Indonesia pun takluk 1-3 sehingga gagal ke final.

Nadal dan Murray Melaju

BPM/afp

BAN - Para kru Red Bull mengganti ban untuk mobil Sebastian Vettel, dalam sesi kualifikasi GP Monaco yang digelar Sabtu (28/5) kemarin.

Vettel Kembali Raih ‘’Pole’’ Monte Carlo Pole position untuk GP Monaco kembali jadi milik Sebastian Vettel. Pembalap asal Jerman tersebut, menjadi yang tercepat dalam sesi kualifikasi, yang diwarnai oleh kecelakaan hebat yang menimpa Sebastian Perez. Pembalap Sauber tersebut mengalami kecelakaan di akhir-akhir sesi kualifikasi GP Monako. Sesi kualifikasi yang berlangsung di Sirkuit jalan raya Monte Carlo, Sabtu (28/5) ke-

marin, tinggal tersisa dua menit, ketika Perez mengalami nasib naas itu. Mobil Sauber Perez dua kali melabrak pembatas. Perez kemudian ditandu keluar dari mobilnya, dan dibawa dengan ambulans. Meskipun Perez dilaporkan sadar, kemudian bisa berbicara, tetapi belum diketahui secara pasti kondisi pembalap Meksiko itu, dan apakah ia bisa membalap Minggu (29/5) ini. Di saat kualifikasi terhenti tersebut, Vettel sudah bercokol di posisi teratas. Meski kualifikasi kemudian digelar lagi, catatan 1 menit 13,556 detik milik Vettel tidak tergoyahkan. Berada di tempat kedua adalah pembalap McLaren Mercedes, Jenson Button, yang membukukan waktu 1 menit 13,997 detik, rekan setim Vettel, Mark Webber, berada di posisi ketiga. Hasil kurang memuaskan justru diraih oleh Lewis Hamilton. Pembalap Inggris yang tercepat di sesi pertama dan

kedua, harus puas berada di posisi ketujuh. Hasil tersebut sedikit banyak dipengaruhi oleh kecelakaan yang menimpa Perez. Ketika bendera merah dikibarkan, Hamilton tengah berada di lintasan, hingga dengan terpaksa harus berhenti. Ketika sesi kualifikasi dilanjutkan, Hamilton gagal kembali ke perfomanya dan harus puas start dari urutan ketujuh, di belakang Michael Schumacher dan pembalap Ferrari Felipe Massa. Di belakang Hamilton, ada Nico Rosberg dan Pastor Maldonado. Hasil tersebut cukup baik bagi Maldonado, mengingat ini adalah musim pertamanya di ajang balapan jet darat tersebut. Perez yang menghuni posisi ke-10 akan ditunggu konfirmasinya. Namun jika dia tidak dapat berlomba, maka pemilik grid ke-11 yaitu Vitaly Petrov bakal maju mengisi posisi 10, demikian juga para pembalap di belakangnya. (gie/rtr)

Paris Rafael Nadal memetik kemenangan mudah saat menghadapi Antonio Veic di babak ketiga Prancis Terbuka. Mengikuti jejak Nadal, adalah Andy Murray, meski dia dapat cedera di tengah laga. Nadal yang sudah lima kali jadi juara di Roland Garros, tak memberi kesempatan pada lawannya untuk mengembangkan permainan. Dalam waktu satu jam 41 menit, petenis asal Spanyol itu memetik kemenangan 6-1, 6-3 dan 6-0. Perbedaan 226 peringkat antara Nadal dan Veic, terlihat jelas di atas lapangan. Setelah sempat kesulitan di servis pertamanya, Nadal cuma memberi petenis babak kualifikasi itu, tujuh poin, di set pertama. Setelah menuntaskan set kedua hanya dalam 25 menit, kesalahan sendiri yang kerap dibuat Veic, membuat langkah Nadal ke babak keempat semakin mudah. Nadal akan menghadapi pemenang antara Ivan Ljubicic kontra Fernando Verdasco di babak berikutnya. Sementara itu, pada pertandingan lainnya Andy Murray juga sukses melaju ke babak keempat, meskipun mengalami cedera di tengah laga. Dia menang 6-2, 6-3, 6-2 atas Michael Berrer. Murray yang ditempatkan sebagai unggulan empat, mendapat cedera pada pergelangan kakinya di set kedua, saat mencoba mengejar bola pengembalian Berrer. Meski mendapat masalah dengan kakinya, petenis kelahiran Skotlandia itu, tetap terlalu tangguh untuk lawannya yang asal Jerman itu. Jika cederanya tak parah, dan bisa bermain di babak selanjutnya, Murray akan menghadapi petenis unggulan 15 asal Serbia, Viktor Troicki. (gie/rtr)

Sebelum Sidang FIFA

Agum Berupaya Temui Blatter Jakarta (Bali Post) Ketua Normalisasi PSSI Agum Gumelar akan berupaya untuk bertemu dengan Presiden FIFA Sepp Blatter sebelum sidang Komite Eksekutif (Exco) FIFA dengan agenda membahas permasalahan PSSI serta Kongres FIFA di Zurich Swiss, Senin (30/5) hingga Rabu (1/6) mendatang. “Kami hingga saat ini belum mendapatkan konfirmasi resmi untuk bertemu Presiden FIFA. Kami akan terus berupaya agar bisa menjelaskan secara langsung kejadiannya di Indonesia,” katanya di Kantor PSSI Jakarta, Sabtu (28/5) kemarin. Menurut dia, meski belum mendapatkan konfirmasi secara resmi, Komite Normalisasi sebelumnya telah mengirimkan surat kepada Sepp Blatter. Isinya antara lain permintaan agar Indonesia tidak mendapatkan sanksi FIFA, termasuk laporan dari pelaksanaan Kongres PSSI di Hotel Sultan Jakarta, Jumat (20/5) lalu. Surat yang dikirimkan, kata dia, berdasarkan informasi yang diperoleh telah diterima langsung oleh Sepp Blatter. Namun demikian, belum ada jawaban resmi dari presiden federasi sepak bola dunia itu. “Tanggal 29 nanti kami akan diterima FIFA. Kami akan bertemu dengan Thierry Regenass dan tim yang akan memproses kasus yang terjadi di Indonesia. Saat pertemuan nanti akan dibahas semuanya,” katanya. Ditanya peluang Indonesia mendapatkan sanksi dari FIFA, suami dari Linda Gumelar itu tidak bisa menjelaskan dengan pasti. “AFC telah meminta FIFA untuk memberikan sanksi pada Indonesia. Jadi perjuangan kami akan berat. Namun, kami akan berupaya. Kami mohon doa restu dari seluruh masyarakat Indonesia agar kita terbebas dari sanksi,” kata mantan Danjen Kopassus itu. (ant)

BPM/ant C.0001599-pend-23

Agum Gumelar


OLAH RAGA

14

DIJUAL MOBIL

Minggu Paing, 29 Mei 2011

PENGOBATAN

ELEKTRONIK

KURSUS

ELEKTRONIK

PELUANG BISNIS

DIJUAL MOBIL BPM/rtr

TABRAKAN - Fabio Coentrao (kiri), bertabrakan dengan kiper Sporting Braga, Artur, saat Benfica menjamu Sporting di Liga Eropa 5 Mei lalu.

Liverpool Incar Coentrao

DIJUAL MOBIL BAHAN BANGUNAN

London Klub raksasa Liga Premier Liverpool dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan tim asal Portugal, Benfica, untuk mendapatkan pemain incaran Real Madrid, Fabio Coentrao. The Reds bahkan siap mengeluarkan dana sebesar 28.9 juta euro untuk seorang Coentrao, yang memang tengah mencari sosok bek kiri baru guna menggantikan peran Paul Konchesky. Kendati demikian, baik Liverpool atau Benfica menolak mengkonfirmasi kesepakatan telah terjalin maka peluang bagi tim lain yang berniat merekrutnya tetap terbuka. Real Madrid juga mengungkapkan kalau mereka siap merekrut Coentrao sebagai proyek jangka panjang dari pelatih Jose Mourinho tersebut. Liverpool musim depan tak akan bermain di kompetisi Eropa dan itu membuat mereka diprediksi bakal kesulitan menarik pemainpemain top di bursa transfer. Namun manajernya Kenny Dalglish tak sependapat dengan hal itu. Dua kekalahan di dua pekan terakhir Liga Inggris membuat Liverpool kehilangan kesempatan lolos ke Liga Europa. Padahal beberapa pekan sebelumnya The Reds sempat bersaing dengan Tottenham Hotspur. Hal ini membuat Liverpool bisa berkonsentrasi penuh di kompetisi lokal, namun di satu sisi mereka akan kesulitan merekrut pemain-pemain bintang demi memperkuat skuad mereka. Alotnya negosiasi transfer Coentrao ditengarai disebabkan oleh faktor tersebut. Kebanyakan pemain-pemain mencari klub yang berkompetisi di Eropa dan itu tidak dipunyai The Reds. Namun Dalglish berpendapat Liverpool tetaplah tim besar dan tetap diminati para

pemain dengan tradisi dan sejarah besarnya. Pada musim 2000 Liverpool juga absen bermain di level Eropa, namun mereka masih bisa membeli Dietmar Hamann, Vladimir Smicer, Sami Hyypia, dan Stephane Henchoz. Terbukti namanama itu pun jadi pilar The Anfield Gank musim itu. “Saya mendengar orangorang mengatakan tidak ber-

main di Eropa berarti kami tidak bisa menarik beberapa pemain. Saya tidak setuju,” sahut Dalglish di situs resmi klub, Sabtu (28/5) kemarin. “Sejarah dan tradisi klub ini menjadi daya tarik, tak penting apakah kami bermain di kompetisi Eropa atau tidak. Jika pemain berpikir sebaliknya maka kami lebih baik tanpa dia,” imbuhnya. (gie/afp)

MODIFIKASI

KOMPUTER


15

Minggu Paing, 29 Mei 2011

Membaca Peradaban Batu Bali... zMenerima Samudra Makna (Secara Sederhana...) BAGI KEBANYAKAN INSAN, INSAN kesan dan ingatan tentang Desa Tarunyan boleh jadi lebih terpusat pada jasad-jasad yang terbujur tanpa dikubur sehingga mempertontonkan tengkoraktengkorak berserakan. Bagi saya, Tarunyan sangat mengesankan, sangat memesona justru dengan tinggalan-tinggalan bebatuannya. Batu di Tarunyan sontak melambungkan imajinasi ini ke peradaban purba ketika kesederhanaan menjadi puncak kemahadalaman samudra makna. TARUNYAN sudah banyak orang tahu: desa kuno di tepi Danau Batur dalam kepundan raksasa Gunung Batur purba. Desa ini terisolasi jauh di pedalaman dalam kantong alam yang sulit dicapai. Pandangan kealaman penduduk setempat membayangkan diri mereka berada di jagat mini, dengan lautan (sagara) sendiri bernama Danau Batur — jadilah Danau Batur sebagai Sagara Danu. Dengan gunung tersendiri pula, berupa anak Gunung Batur yang menyembul di kawah raksasa Gunung Batur Purba. POSISI GEOGRAFIS demikian tak pelak menjadikan manusia Tarunyan mendapatkan cahaya Matahari dan sinar Rembulan paling sedikit tinimbang daratan Bali lain. Namun kondisi alam demikian sekaligus juga menjadikan kawasan ini sebagai daerah paling

aman bagi ancaman musuh dari luar, pada zamannya. KALANGAN ARKEOLOG menduga-duga, kawasan Tarunyan merupakan daerah amat tua dihuni manusia. Temuan artefak-artefak di desa induk Tarunyan dikira-kirakan berasal dari zaman Pleistosen Bawah, kurang lebih 300 ribu tahun silam. KETUAAN TARUNYAN itu masih bisa dilacak pula dari tinggalan arkeologis berupa arca batu raksasa berketinggian sekitar 4 meter yang tertangkap mengakar menembus Bumi. Dalam terkaan arkeolog R Goris, arca batu sosok manusia menjulang tinggi besar itu berasal dari zaman Megalitikum, jauh sebelum Hindu masuk ke tanah Bali. Arca yang dalam prasasti-prasasti Bali Kuno dinamakan Sanghyang di Tarunyan ini lazim disebut Batara Da Tonta. LEWAT PRASASTI Tarunyan A1, berangka tahun Saka 813 (891 M) maupun prasasti Tarunyan B yang berangka tahun Saka 833 (911 Masehi) dapat diketahui, bebtapa warga Tarunyan dan orang-orang Desa Air Rawang memang mendapatkan keistimewaan dari raja untuk pemujaan Batara Da Tonta. Tradisi tua di Tarunyan ini tiada ubahnya dengan batu, memang: diam, kukuh, kenyal. Hening. Sekaligus begitu kaya makna-justru di balik keserbasederhanaannya. Tiada banyak penjelasan bahasa dan katakata. Dengan begitu otak pun tidak di-

manjakan dengan penjelasan demi penjelasan berpanjang-panjang. Saat bersamaan, hati justru senantiasa merayakan keleluasaan kemerdekaan kemahadalaman kemahaluasan samudra makna. DI HADAPAN ONGGOKAN atua julangan batu pemujaan kuno, kecanggihan analisis otak kiri ini akhirnya tiada lebih daripada gunung yang menunjukkan kedakalan dan keangkuhan: semenjulang setinggi apa pun puncak gunung, toh akhirnya tetap terukur pula dalam satuan angka. Meskipun terlihat kukuh kokoh namun puncak gunung senantiasa dan pasti terbatas, tiada sanggup menandingi langit yang melingkup mahaluas di atasnya. Beda dengan hati yang layaknya samudra: mahaluas, mahadalam, mahamenampung, mahamenerima, dan tiada terukur kedalamannya. DALAM KONTEKS PEMAKNAAN demikianlah arca batu Batara Da Tonta menjadi memikat manakala warga Tarunyan menyebut dengan nama Ratu Sakti Pancering Jagat Bali. Alangkah dalam, tiada terukur, akar Pancering Jagat Bali itu. Akar pancar yang menembus menghujam Bumi itu tentu berkali-kali lipat lebih panjang dan dalam tinimbang penampakan di atas tanah yang sanggup ditatap mata, dipahami otak. DI KEDALAMAN AKAR batubatu pemujaan semacam itulah kemahadalaman semesta makna Bali terpendam, tertimbun, tersembungi, kini: diam, hening dan sempurna. z deprabas

Karang Harum: Puncak Hening... RADA serupa dengan batu karang Dalem Kerangkeng di Nusa Penida, Pantai Penyusuhan di Kubutambahan, Buleleng Timur pun punya situs purba. Karang Harum, namanya. Wujudnya berupa batu karang lonjong, layaknya lingga. Lokasinya di mandala pura yang dikenal dengan nama Panyusuhan. Ada pula menyebut Panegil Dharma. Susuh dengan tegil memang merujuk maksud yang sama pada kaki ayam jantan. Lazimnya hanya ayam jantan yang sudah kawakanlah punya tegil, sekaligus berfungsi sebagai senjata alami yang tumbuh langsung dari dalam sang jagoan. PAKEM TRADISI memberi tuntunan, sebelum duduk bersila atau bersimpuh di hadapan Karang Harum ini, sepatutnyalah terlebih

dahulu bersimpuh di unit-unit lain di mandala Panyusuhan. K a r a n g Harum menjadi perjalanan tahap akhir, karena memang terletak di posisi paling tinggi, paling puncak di kawasan pebukitan batu karang ini. Itu sebabnya dinamakan Luhur. Artinya, tinggi, di atas. Tradisi awam menyebut yang berstana di Luhur Karang Harum ini Batara Lingsir, Dia Yang Kesadarannya Senantiasa Mengalir terus Mengalir. Khazanah teks-teks prasasti tembaga Bali Kuno menyuratkan nama Hyang Ning Hyang

Adidesa Lencana: Dia sang Mahahening Mahasinar Mahatenang selayak Rembulan. DI MANDALA Karang Harum Penegil Dharma ini keheningan terasa begitu memuncak, sempurna memang. Tak heran bila dari titik koordinat ini, gugasan bintang utara kerap tampak begitu kemilau di langit malam nan hening. Manakala sudah begitu, maka tak ada lagi bahasa terucap karena Hening telah menyatakan semua begitu jelas terang benderang. Tak ada pula sembah lagi karena Hening telah melebur penyembah beserta yang dipersembahkannya menjadi satupadu dengan Yang Disembah. Hening di luar Hening di dalam pun bersua-satu dalam Jiwa Raya. z nirta ks.

Dalem Kerangkeng: Menyadari Kedalaman... BEGINILAH tradisi menuntun orang-orang di Nusa Penida: sebelum menapak di pelataran Pucak Mundi, sepatutnyalah terlebih dahulu menjejakkan kaki di Dalem Karangkeng. Lokasinya sama-sama di kawasan ketinggian yang secara geografis-fisikal tampak memang tertinggi di seantero Kepulauan Nusa Penida. Cuma, Dalem Kerangkeng berada di posisi lebih rendah, menyerupai ceruk, sedangkan Pucak Mundi berada di puncak ketinggian batu karang nan datar dan menonjol. ARTEFAK UTAMA sekaligus

zIDK Raka Kusuma LELAKI PEDALAMAN KINTAMANI

zIDK Raja Kusuma IMPIAN DI MALET GUSTI

Dia menghadangku pada sebuah ngarai bertanya: mana barongsai dari negeri naga bisa menjelma tato sepanjang iga

Perempuan itu bercerita padaku anak lanang, kau, cucu saudara abadiku titisan Raden Panji berkelana mencari tepi bumi

kutunjuk barisan kabut melintas dia berkata itu barongsai pentas bebas dari timur ke barat melayang meloncati jurang demi jura

sebab lupa pada diri berkelana tiba-tiba berhenti ruh inci demi inci dia putus dengan keris pusaka buatan Empu tangan abadi menyala begitu sempurna putus gunung Batur meletus di atas asap membubung dirinya ada mengusung

hon.

Begitu ceritanya... HARI, sebuah pohon SUATU HARI penyendiri tiba di suatu musim ketika panas membuat daun-daunnya menggulung seperti rambut ikal gadis wol. Kulit tubuhnya menjadi kering dan angin menghempasnya kian kemari. Percayakah kau, pohon itu menangis ketika tubuhnya tak lagi menggutasi. Kesedihan menyelimuti tubuhnya. Akhirnya ia memilih untuk memejamkan dirinya pada kesunyian dan kesepian yang tiada. LUAR, angin tetap bermain di DI LUAR daunnya yang kering. Suara gemerisik seorang gadis pemintal benang memetik rantingmu. Tertarik dengan suara renyahnya. Angin membantu ulahnya membuat lubang-lubang kecil pda ranting pohon. Pohon semakin mempertajam tangisnya, men-

dongak pada kepak sayap burung hitam. Kematian makin mengintipnya, kematian makin dekat. Begitu pikirnya. Suara gemertak tiada, kini ada yang menari di untaian benang yang diburaikan gadis kecil. Angin mengelus tubuh pohonnya yang kering. Tubuhnya menjadi geli. Seperti menjentikkan kenanganannya dari memori ketakutan menjadi letupan kecil kegembiraan yang terlampau belia dan terkena wabah lupa. Mari mengingat suka cita dengan nyanyian lembah, kata gadis kecil sambil menjinjitkan kaki, lalu membungkukkan badannya. POHON tersenyum, meminta kepada gadis kecil untuk mendengarkan lagu dari tumbuhnya daun, ranting, dan bunga. Dunia terlalu bising, tak perlu mengasing paa kerimbunan kata. Peluklah aku dekatkan wajahmu pada tubuh kayuku, maka akan kau dengar nyanyian lembah yang hidup di tubuh kayuku. z IGA Komang Wiliani

Pelajarilah hari ini.... Kau belum paham hidumu, pelajarilah hari ini... itu yang dikatakan ruang kelas kepadamu saat kau jemu lagi. Ruang kelas perlu dihias dengan candamu. Ruang kelas ingin selalu bersamamu saat kau melipat kertas dan menerbangkannya karena menyerupai pesawat. Ruang kelas yang becek memintamu untuk dibuatkan perahu. Dia ingin ruang kelas ini sebagai nusantara yang luas dan kaulah pulau itu. Dia minta air yang menggenang tidak lagi diinjakinjak oleh kaki anak-anak karena kau ada di sana menjaga air itu sembari meniup perahu kertas. MAINKAN TANGANMU untuk membuat gelombang yang lebih besar. Tulis namamu pada layarnya supaya ada yang mengenali perahumu. Tulis namanya dengan hu-

ruf tegak bersambung supaya hatimu juga bersambung dan tidak ada yang memisahkanmu dengan perahu itu. Oh ya, warnai tulisan itu dengan warna merah karena kau telah memilih kertas putih. Jangan tanya mengapa? Karena aku sama sekali tak tahu jawabnya. Aku hanya bersaran berdasarkan hati saja. Warna itu warna kesukaanku. Ya, kalau kamu tidak suka tidak apa. Hei, saat meniup perahu, tidak boleh terlalu kencang. Nanti air itu menolakmu. Bukankah kau daratan yang menjulang tinggi. Air yang datang melalui celah tentu memiliki sikap pemalu. Jangan sampai garagara kau tiup, dia semakin tidak percaya diri menuju pikiranmu yang menjauh. Milikilah kesabaran untuk membuat perahu itu sampai

ke pikiranmu sebelum dia basah. Aku tidak mau membuatnya terbalik dan tenggelam. Kau pasti akan bersedih juga karena perahu tidak bisa mengantarkan isi hatimu ke pikiran temanmu. KALAU PERAHU menuju ke dermaga dan sudah jauh dari pandanganmu, jangan tiup lagi. Itu siasia saja dan membuang semua energimu. Lebih baik kau pikirkan untuk membuat dayung yang menimbulkan gelombang bagi perahu z Faizal Syahreza itu. Kalau KETAPANG... jauh, air memang tidak demi yang menyandarkan sepeda-sepedanya di bahu pohonku, menyerah pada keteduhan. terlihat jangan membuat iri aku dengan berjalan mengitari semenanjung laut. menghirup biru dan bergelombang menumpahkan ibarat ke dalam mata kekasih. dan tampak tak bergerak, demi buah-buahku yang jatuh, menimpa pepasiran dan terkelupas tempurungnya oleh tetapi getaran anak-anak. jangan membuat gulana aku, mengenakan gaun putih yang akan basah juga. yang kau kirmembiarkan rambut-rambut menjuntai dan berkilap hitam. im dengan dayung bisa demi tukang perahu yang mendamparkan diri di pantai, di mana aku memandangnya membuatnya sekarang. jangan membuat aku gusar, jangan pula menganggap langit kehilangan sasar. tetap bergermenerbangkan layang-layang, mengulur diri ke dalam kenangan. ak, tetapi getaran yang demi bau amis ikan-ikan yang memanggil-manggil selera dalam lapar belaka, sebelum kau kirim sampai ke meja-meja kalian. jangan membuat aku tersipu malu dengan merasuki seruan, tawar-menawar dalam impian. demi garam-garam yang mengambang di udara panas, menguap dari kulit-kulit kerang yang berserakan. jangan membuat aku terkapar digarangi kesepian. setelah sekian kali tercipta trauma, akan gelombang setinggi ubunku, cukuplah gemuruh itu, menyapih surga-surga yang menumbuhkanku.

yang dijaga, dirawat, dihargai, diperlakukan sedemikian penuh tabik-takzim ini orangorang samudra Nusantararaya yang hidup akrab dengan batu karang Kepulauan Nusa Penida menebarkan tutur jernih perihal kedalaman tak terukur, kemurnian tak ternodai, kealamian sang Mahaalam yang Mahasahaja. Juga membabarkan perihal ketegarkokohan lintas waktu yang tek tergoyahkan. Batu karang purba alami inilah sang Penyaksi dinamika samudra kehidupan di sekelilingnya, justru dengan segenap sikap diam nan heningnya. Adakah kemisteriusan yang lebih menakjubkan tinimbang diam hening? nirta ks znirta

zIDK Raka Kusuma PERPUSTAKAAN KOTA KELAHIRAN Perpusda Bangli

kutunjuk pohon di seberang dia berkata: itu barongsai sungsang sebab berbalik tiba-tiba tanah tempat berpijaknya ketika tercurah gerimis dia menangis berbisik: luruhan remah barongsai negeri naga tiap menyentuh bumi jadi serpihan iga

perempuan itu menyerahkan cerana memintaku memberi Dewa Danu saat matahari di puncak waktu lalu menembang. suaranya lirih dia titisan yang pernah kau kasih cerana ini jadikan perahu suci menggemakan tembang Malat Rasmi bawa dia berkelana sampai ujung danau paling sempurna

Pada seluruh rak hanya ada kitab air mata menetes. tiap tetes menjelma di lantai: lembaran cerita duka cinta lembaran cerita dukacita potret tergantung di dinding pudar dan menguning ternukil kata-kata, suram yang berkunjung kemari para pencari tanda baca diri tanpa diketahui ke balik kalbu mereka lari berganti rupa berganti nama pada pintu dan jendela ada gambar rumah lama halamannya luas, penuh serakan aksara dipungut pemulung tua terpana aku membaca buku pengunjung lembar terakhir kitab di sini semua tanpa awal tanpa akhir

Musim yang Tak Sepakat...

Nyanyian yang Hidup di Batang Pohon... ADA LETUP-LETUP meloncat di dedaunan, membuat sepatumu menciap-ciap kegirangan. Menari dan menari... mengetuk tanah lembab, rumput-rumput menunduk lembut tertutup hujan beku. Letup-letup itu berpindah dari satu tangga nada, do re la si do, .... Tak pernah menyangsikan segala keliaran yang tumbuh di tubuhnya menjad senandung dalam setiap rajutan seorang gadis kecil pemintal benang. DI MUSIM DINGIN, DINGIN lagu meretakkan butir salju ketika gadis itu menyanyi dekat gua kelasi. Suaranya mendayu lembut seperti musik lambat, dari pelantun biola bermata sayu. Ketika tiba di dinding kokoh, suara menyentil dengan denting lembut. Ah, bangunlah kau jiwa yang lelah. Bermainlah dengan nyanyian lembah ini, yang lahir di musim dingin yang tiba di depan pintu dengan nakalnya. Meniup lembut daun pintu, yang segera berkibas lembut menerima letupan nyanyian. Kau mendengar ceritanya tentang nyanyian yang hidup di batang po-

paling purba alami di Dalem Karangkeng ini berupa batu karang besar yang menyatu padu dengan sekitarnya. Bentuk permukaannya menyerupai gundukan perut ibu hamil. Di tengah-bawah batu karang purba alami ini ada lubang menganga, layaknya mulut gua. Mungkin ada pula tersembul kelebatan imajinasi perihal guagarba rahim sang Ibu, namun satu hal sudah pasti: bahwa nun jauh masa sebelum peradaban kontemporer ini memperkenalkan bangunan-bangunan artifisial bikinan industri — yang kemudian diklaim atau dinamakan palinggih, ‘bangunan suci’ (karena disucikan dan dianggap suci oleh manusia yang bersepakat) — justru di hadapan batu karang purba alami berlubang tak terukur kedalamannya inilah orangorang lazim duduk bersila atau bersimpuh penuh rasa sujud bakti. DENGAN BATU KARANG

MUSIM tak pernah menyepakati waktu denganmu. Berlaku tulus sepanjang jalan. Singgah di lenguh sapi penjaga padi, melesap di mitologi cicak yang selalu menyiyakan perkataan suci. Lalu meletup di bunga plum dalam sajak cinta. TURUN, KETIKA HUJAN TURUN maka turunlah, walaupun ia menyebutmu dewi padi yang sering bercengkrama dengan hujan. Akan tetapi rambutmu tetap saja basah. Juga tawamu berlarian dengan suara hujan. Maka kau tak pernah sepakat dengan siapapun, entah dengan lelaki di seberang ingatan yang terpaku menunggu kekasih. Pipinya tetap saja basah disamarkan decak dengan dayung bisa membuatnya tetap bergerak. Buatlah dayung yang pipih supaya tidak tampak kekakuannya. Air tak suka bermain dengan dayung tambun. Hal ini telah terdengar sejak kau masuk ke ruang kelas. Dayung tambun memang terlihat kuat, tetapi tidak cukup hanya kuat untuk melewati gelombang. Kau memerlukan dayung yang pipih untuk menyibak laut. Untuk membuat dayung pipih, kau harus berhati-hati memotong kayu. Kau harus memilih kayu yang cukup tua. DI RUANG KELAS yang becek, pasanglah layar pada perahumu agar terlihat indah saat ditiup angin. Buatlah layar kertas yang tinggi untuk menjangkau langit. Ah, langitmu tinggal bedeg semak-semak, setiap malam dijadikan tempat bermain oleh kucing-kucing liar. Meski demikian, aku tetap pada keyakinanmu: “Aku masih betah di tempat ini, semoga ada siswa baru yang bermain perahu di ruang kelas ini.” Akupun hanya mampu tersenyum saat kau belajar membuat berbagai permainan dari kertas bekas. Membuat perahu, membuat dayung, membuat layar, sungguh menunjukkan bahwa kau serius. Aku berdiri di depan sambil meniup kapur yang masih basah. Bermainlah semasih kapur belum kering. Ciptakan pelajaran-pelajaran untuk dirimu sendiri, sembari melihat aku yang sedang panik karena kapur patah-patah dan tak bisa ditorehkan di papan tulis. Wow, betapa bahagianya aku bersamamu, sabar, setia, selalu mempelajari hidup yang tidak akan pernah ada pada masa depanmu, pada bangsamu, pada anak cucumu. Sebab, aku telah melihat dengan mataku sendiri bahwa kau teramat terampil menganyam air dan kertas menjadi sesuatu yang menarik untuk kulihat. z Luh Arik Sariadi

hujan. Ia tak pernah sepakat dengan siappun. Hanya berlaku sebagai air yang jatuh merendah. Juga sebagai kata yang menampung segala cuaca. Bahkan air matamu, lelakiku, yang kau tuangkan perlahan ke palung jiwaku, mengalir begitu bening. Tabuh-tabuh bulir ait mata telah padamkan jerit serangga bersayap yang menerawang ke masa lalu. Tenggelam dalam larutnya gelap. SAAT ITU, ITU kau menanam kata di bilik-bilik kertas, bahkan di halaman paling terpencil dari sajak. Isyarat jemarimu, anggukan dan senyum bibirmu yang tipis dan pucat, juga ceritacerita asing menjadi begitu sederhana

Apakah Sunyi akan Melengkapimu? BAGAIMANA aku bisa melupakanmu, karena dulu kau menjadi antagon di masa kanakku. Menyelipkan rasa perih ketika kau mengajariku berlari di antara alang-alang. Mengusir bunga-bunga padi dari tangkai waktu. Menggoyangkan sarang semut dan mencuri telur mereka. APAKAH SUNYI akan melengkapimu, terpilih untuk tak ada? Akan tetapi hujan, memberi isyarat tentang angin yang memenuhi ruang di antara daun. Ini aku, kataku sambil meraih tanganmu. bermain dengan angin. Di langit ada Di antara hujan, aku ingin berteduh kibaran layang-layang. Kau mendi matamu. Kau terdiam begitu gulur benang itu hingga sunyi melama. Rupanya masa kanak-kanak lengkapi tangis anak itu, menjadi begitu rapuh. tak ada. Kau telah melepaskan Aku akan mengingatkanmu lagi. layang-layang bocah itu. Ingatkah kau ketika benang layangINGATKAH KAU sekarang layang putus, kita berlari ke rumah- padaku? Kau tetap terdiam. Apakah rumah penduduk, melewati tali itu karena aku bercerita yang tak jemuran dan menggoyangkan baju baik tentangmu. Kenakalanmu? Buwarna-warni yang diserang sinar kankah masa kecil adalah ladang matahari. Tanganmu melambai. tumbuhnya rasa nakal dan itu Tubuhmu lebih tinggi daripada sama sekali adalah wajar. Kau aku. Tanganmu lebih cakap ketika mengangguk dan meraih tanganku. menangkap. Kau mendapatkan ‘’Ini aku teman, yang mendekapkan layang-layang kertas itu dan layang-layang kalah di dadamu’’ mendekapkannya ke dadaku. Aku katanya. menyambut dengan sukacita. Ini z IGA Komang Wiliani kebaikanmu yang pertama. Kau bergegas, menginz i kadek surya kencana tai langit. Katamu KUBIARKAN DIRIKU MENJAUH ini layang-layang yang kalah. Maka kubiarkan diriku menjauh dekap yang erat, saat kau tertidur di lantai dingin kamarku karena sebentar aku ingin mendengar detak jantungmu lagi ia akan mejuga detak jantungku sendiri nangis. Kau mendari laut tanpa ombak ini inggalkanku beraku ingin menulis namamu lalu ke rimbun sepada putih tubuh ombak mak yang mengalalu pergi menemui masa lalu rah ke tanah layang pernah mengawinkan mata kita pang. KUCARI JEaku ingin menjauhimu JAKMU pada sesebab aku bosan menutup mata bait tangis kehidan tak lagi percaya pada kata-kata langan. Ke tanah ah, jiwa yang sendiri lapang, tempat seperti bayanganku yang sendiri anak-anak sebaya

run silent..., run deep.... in the long long run, sail along SMSoliloquy

Coming on Age in Balidwipamandala ... 16 Agustus 2010

di bibir bilabial anak-anakmu. Tak terbata, tak tercekat. Kau bertanya, ‘’dengan tidur selelap apa, agar kubisa bermimpi tentangmu?’’ MIMPI yang sederhana, kata bocah berbaju merah bata. ‘’Apakah kau masih berusia enam?’’ katamu sambil menyentuh pipinya. Maka bocah itu hanya berlari sambil bernyanyi kupu-kupu sambil merentangkan tangan di antara aroma bunga dengan ketulusan belia. Hanya berlaku sebagai air, berlaku sebagai lelaki, sebagai seorang bocah. Tentunya, hanya sajak yang sepakat denganmu, lelakiku. zIGA IGA Komang Wiliani

16 Agustus 2012

kubiarkan diriku menjauh seperti awan, burung-burung tua, dan doa-doa yang menjauh barangkali rasa kehilangan akan membuatmu kembali percaya pada kesedihan!


IKLAN MINI

16

Minggu Paing, 29 Mei 2011

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya z Tarif iklan Mini/Baris

: Rp 35.000,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)+Rp 50.000,- disiarkan Global FM 96,5 (3 x Siar) atau tambah Rp 5.000,- untuk disiarkan 2 kali di Radio SWIB 106,8 FM Amlapura : Rp 750.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 63 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw atau Photoshop

Informasi pasang iklan Telepon zMenerima Pembayaran dengan

z Iklan Peluang Emas

VISA

z Jakarta z Mataram z Denpasar z Surabaya

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id (031) 5633456

KARIER AD BALI POST City Htl Teuku Umar Dps, looking for Male Reception,CV Send to PT.BDM, 426835, baliduta.cv@gmail.com FO.05.11.0013286

Tune Htl Kuta&Legian,looking for Female Reception, CV Send to PT.BDM,426835, baliduta.cv@gmail.com FO.05.11.0013290

!!!Dicari Sopir utk Travel Bw Lmrn. ke PT.Pandawa Lima Tour Jl.Gelogor Carik 154 T.499345 FO.05.11.0012448

!!!Ingin ke Kapal Pesiar?Bergabunglah di Balindo Paradiso. Contact Langsung Dengan Owner MSC Cruise Ship.Dibuka Prog Br Setara D1 Perhtln prog Cook/Tt Boga:setara D2 Prog Butler Utk Persiapan Kpl Pesiar baru MSC hub:info@baliparadisecrews.com Jl.Kerthapura VIII No.21 Teuku Umar Brt Dps Ph.238513/485823 FO.05.11.0013494

!!Dcr sgr PRT G.700 tdr dlm, 087861412911/081237903622 lsgkrja 102.05.11.0013470

!Dcr PRT jujur,sopan u.pribadi Hub.Jl.Danau Tempe By.Pass Garden 12C Sanur Telp.8563888 141.05.11.0012716

Billabong.FO.Need SPG/SPB.Max 24th.Mktg.Min.D3/S1.Scurty.Max30 th.Send ByPass N Rai 11G ASAP FO.05.11.0013348

***Kapal Pesiar***Celebrity & RCCL: Cook all position,work intvW 30 Mei.Send CV to LP2B-PTC Centina Jl.ByPass Darma Giri Gyr943671/2088153/085237770164 120.05.11.0013223

*Bth staf Knt(Adm.Kasir,Gdg,OB SPG,Spv)Max27Th SMA-S1 Sgl Jrsn Bw Lgs Jl.GatsuBrt 18Y-1 Tmr Tiara Gatsu sblh apotek Hannah 166.05.11.0013516

A Busy Restaurant In Petitenget Looking for Experienced Pastry Chef,Restaurant Runners send CV to:info@bikubali.com or Call/Fax 736182 FO.05.11.0013477

Bank Swasta Devisa cari S1 untuk Teller,Customer Service, Marketing-punya Customer Base Lamr di Krm ke Komp.Diponegoro Megah Blok 18-20 Dps FO.05.11.0013167

Barong Bali Hotel lkng for Sales Officer (exp min 2Yrs) Driver,Cook.Send email to rdm@barongbalihotel.com FO.05.11.0012390

Bth PRT cpt tdr dalam gaji OK utk pribadi Hub.8520347 segera 141.05.11.0013281

Dcr sgr CS,SPG Min SMA, bisa Inggris,pnmpilan mnrik. Dcr PRT pglm kirim lam ke: mt_mandiri@yahoo.co.id.7979347 FO.05.11.0012403

Bth Sgr:Sales(L/P),Sopir,&Mekanik. Bhs Ing.(Sales). Krm CV: PT Soejasch,Jl Gunung Patas No.1 Padangsambian Kelod/Email: personal@soejasch.com FO.05.11.0012645

Cari Admin,Sopir,Marketing utk Kediri Tabanan Hub.9120696 FO.05.11.0013155

Cari Pembantu tidur luar atau dalam, Telp.0811398715 FO.05.11.0012433

Cari Sales Mobil & Technisi HP Pengalaman Hub:7411222 141.05.11.0013364

Cr Pgw salon & wnt pglmn u. handle + nailart Shiny 766304 004.05.11.0012052

Cr Staf Adm SMA mahir ketik 10 jari, jujur.Gianyar T.7412331 120.05.11.0013222

Dbth:Design Grafis:Coreldraw, PhotoShop,Ilustrator,bs Inggrs (lisan&tulisan),Admin:min.D3, bs Inggris(lisan&tulisan),Komp Operasional (Courier) pny kendrn sendiri,CV ke Jl.Gn.Kalimutu XI/7, Telp.488271 FO.05.11.0012223

Dbthkan Akunting L/P Pendidikan min D1 Hub:0361-8474245 110.05.11.0011221

Dcari Kryawati Salon Tdk Pglmn Jl.Teuku Umar 200Dps T:255 009 FO.05.11.0013126

Dcr 10 staff laundry(Candle’s Laundry) Hub.081932966777 / 087860337379 (Lesya) 004.05.11.0013511

Dcr Accounting Wnt S1 Peng 2Th Email:ayuxadex@yahoo.com FO.05.11.0012088

Dcr Acct min D1 Hub.735603 FO.05.11.0013191

Dcr Admin(Wnt)Krm lmrn ke Jl. Laksamana 4A Oberoi,T.730650 Email: syang_gallery@yahoo.com FO.05.11.0011944

Dcr Cpt Kryti Utk Pjt/Spa Ubud G.600+%+mkn H.081999517000 104.05.11.0013372

Dcr Driver,OB,Cook,FO,Opr,Mgr, Spv,Reservasi,Lam:Aromas Hotel Jln.Legian No.191 FO.05.11.0010514

Dcr Hair Dresser+Captr,Wanita Penglmn Hub:428893 FO.05.11.0007843

Dcr Hairstylis,4Pegw Salon+Mes Gaji memuaskan 081933002686 120.05.11.0013221

Dcr IT/EDP,Asst.Prod,Tk.Jahit Brngn,Tk.Mote Harian/Brngn,Hub 8475429/ cvmad_bali@yahoo.com FO.05.11.0011422

Dcr Krywti Toko Sbl Bs Inggris +Comptr H:7944527/081805372202 FO.05.11.0013279

Cepat Laku

Dcr Mekanik Hb Krisna Mtr Tkd. Balian 50 Renon.Hp081337719656 FO.05.11.0013159

Dcr Mekanik Spd Motor u/Ahass Hoya di Sanur Hub:03617811916 FO.05.11.0012386

Dcr Pegawai Bintank Cell, Jl. Gn.Soputan No.114 T.738810 FO.05.11.0013453

Dcr Sales Ban /Karyawati Hub.081803887070 FO.05.11.0011899

Dcr Sales Marketing u/Property Management; diutamakan yg berpengalamanHub:08123660637 154.05.11.0013037

Dcr Salesman punya motor Sim C sopir Sim A ke Sosro Group,Jl. Buana Raya 44XX Dps T:412018 110.05.11.0013437

Dcr Satpam pnglman utk Rmh pribadi Cokroaminoto65 Tp.8562230 110.05.11.0012940

Dcr Security ada/Tnpa Sertifikat Hub.Yonico MM Tlp.730293 FO.05.11.0013451

Dcr Segera sopir pribadi yg berpengalaman bs Matic & Admin wnt bisa Computer,Acct,Bhs. Inggris yg berminat Hub:(0361) 289035,Jl.Danau Poso 18 Sanur FO.05.11.0012569

Dcr Terapis brpglmn bw lam lgs ke Kiu-Kiu Hub.08123867882 FO.05.11.0013240

Dcr Tkg sablon Rotary,Harian/B orongan Sgr! 08123943014/299257 FO.05.11.0013165

Dcr Tng Wanita utk Terapis Spa tdk pengalaman,Tlp.08113804020 FO.05.11.0012472

Dcr Tukang Masak,Jawa,Nasrani Telp.08113804020

Dibutuhkan Pelaksana min STM bangunan kirim CV ke Aka Property Jl.Nuansa Utama XII No.1 Jimbaran Hp.081339282921 101.05.11.0012327

Dicari Bartender Berpengalaman Hub.0818850050 Sanur FO.05.11.0010813

Dicari Karyawan Laundry Hub. 8084408 / 081338596900 FO.05.11.0013157

Dicari S1 Teknik CV ke Cipta Indah,Uluwatu II/31X , 7418234 FO.05.11.0012004

Dicari Sgr Sales&Delivery Max. 25Th Sim A/C,Teknisi Audio/ Video llsn STM/SMA PT.Gobig Jl. GatsuBrt 459A T.9989565/425793 166.05.11.0013514

Dicari segera Pegawai Komputer lancar Photoshop&Komputer lokasi di Sanur Hub:0361-287220 135.05.11.0013343

Dicari tukang Radiator di Gatsu Hub.085238885860/430145 FO.05.11.0013354

Dicr Opr Mgr u/Supplier Hotel SimA,peng min.2th,Bag.Gudang, Fax.(0361)8476468, Email: fiusupplier@dps.centrin.net.id FO.05.11.0013158

Hurley Store Kuta Square,need Supervisor,SPG/SPB,Cashier and Stocker experience in same position,English is a must, Japanese is a plus.CV to: Hurley Kuta-Square or email: hurley_kutasquare@yahoo.co.id 154.05.11.0013058

IT Network,Engineering,PR,Waitress,Captain min 160cm,parking(Sim A) CS,CS’SPV,2167666

FO.05.11.0012473

Dcr Waitress Cafe/Bar & Salon SPA Therapist Hub.0811385623 FO.05.11.0012387

Dcr Web Design,Teknisi Min SMK CV+Photo:hrd@iphonebali.com FO.05.11.0013243

Dcr opr Wrnet pglm Shift sore/ mlm Hub.085792189396

005.05.11.0012302

Jewelery Gallery In Seminyak. Looking For 1.Manager And 2. Production Assistant Experienced Professional With Excelent Bookeeping,ComputerAnd English Skills Send CV To marszbali@ gmail.com Ph.08113853229 004.05.11.0013076

FO.05.11.0013418

Dcr sales counter,Accntg,160cm English,compt,CV to itube@yahoo. com; 08174755525 Gj.1,5-3jt 154.05.11.0013408

Dcr Sopir sgr u/Travel bsB.Ingg pasaran PT.Flying Tour, 767492 102.05.11.0013465

Dcri Pembantu R.Tangga,tinggal dalam Hub:08123887614, 237007 FO.05.11.0013116

Dibth Sgr Karywn Laki2 Acct D3 /S1 Krm.az_everest@yahoo.com FO.05.11.0011963

Dibutuhkan 1 karyawati untuk di Ubud Hub.085237260900

Job/Cnd,aussie,Taiwan,USA tnp Dp Hub.085238783966 110.05.11.0013422

Kerja Sampingan Utk IRT/Krywti /Mhswi Hub.089685652211 FO.05.11.0013261

Le Bake mmbth:jr sales,jr Spv, Driver,Baker,Pastry&Enginering krm Lam. ke komp.Istana Kuta Galeria Blok RS09 / 7408424 FO.05.11.0011102

Open Recruitment new @ Kutabex Mall.For:Cashier,cook,Waitress Perum Dukuh Raya 5A-Raya PemoganH:088805186677/087734900008

148.05.11.0013303

110.05.11.0013430

Kryti Salon Bs Ttk Wjh,Llr,Dll G.1Jt+Bns,H:8788800/0811386984 FO.05.11.0011579

Looking for 1 Secretary;1Marketing staff,good English&computer skills good salary & bonus sendCV:export@ptindoexport.com 154.05.11.0013508

Looking for 1.Accounting 1.Marketing. Send CV ontarget@dps.centrin.net.id FO.05.11.0013192

Need Full&Part Time Playcenter, 18-25years,speak English creative,energic.Send CV to: istana-anak999@hotmail.com FO.05.11.0013133

Oprtionl Mgr,Markt Mgr,Adm,Tng Bongkr Muat,Drivr,TknsiLas&Cat Scrty,Sgr Jl.T.Umar88ED/221186 FO.05.11.0012165

PE Asst.Teac.(TA)reqr.For an Inter.School,duties:less.asst. equpt.prep.&managmt.Must be Competent In Eng.Univ.degr in PE preferred.Pls Send CV w. Recent photo.to: hr@ccsbali.com DL06 june 2011 FO.05.11.0011892

PMA Jewelry Dps seek:R&D Mgr, Designer:3D,Jewel-card/rhino, knowledge of tech.Skill as smith,IT:LAN,Internet,software Purchasing&Production Spv.CV to:yuni@kapitmas.com FO.05.11.0011506

PT.Swakarya Insan Mandiri Cab. Bali Mencari Karyawan untuk mengisi posisi berikut : 1.Junior Field (min.SMA/K) 2.Field Specialist (min.D3) Kirim CV & Lamaran ke PO.Box 3462 Denpasar 80000 / rekrutmen_simbali@yahoo.co.id FO.05.11.0012566

Peg.Admin (D3),Sopir krm Lmrn ke PO BOX 3457 FO.05.11.0013168

Putu Bali Villa Required Male FO,Send CV to :739659 004.05.11.0010922

Reception,Marketing,Pool ATT. Maintenance,Interv 30/5 Jam 10 Hub.The Jas Villas Tlp.2179898 FO.05.11.0013105

Receptionists. Experience min 1 yr.Age max 29 yrs. Excellent English with Computer Skill. Febris Hotel, Jl.Kartika Plaza Kuta. Tel:754575 fr Interview 004.05.11.0011388

Looking for Teachers & Asst min S1 KG & Primary School exp in teaching,fluent english CV to balikiddy@yahoo.com, 9003082 FO.05.11.0013185

Dcr Sarjana Sastra Inggris untuk posisi Public Relations, Sekretaris, Telemarketing, Litbang, Customer Service, Transleter, syarat: umur maks 25th, belum menikah, tidak merokok. Lamaran lengkap + CV dan foto full body, fotocopy tes TOEFL kirim segera ke PO BOX 3788 Denpasar, Bali G.2300

Resort at Nusa Dua is seeking a business center staff min 2 years exp,in similar position, good Command of English,knowledge about Bali&computer skill. Please send your CV to Peninsula BeachResort,Jl.Pratama No.72 Tanjung Benoa,or email to: peninsulabali@dps.centrin.net.id 101.05.11.0013360

Segera! Kasir & Sales Mandarin Hub.701548(Artshop/Kedonganan) 156.05.11.0013320

The Boutique Hotel in Tuban looking for E-Commerce.Please send CV to Po Box 1128 154.05.11.0013359

Tkg jrt Licra Polyster msn sendiri,hrg bgs Hub.087861059687 149.05.11.0013306

Tng.QC baju(Quality Control), Tk.Sablon Berpenglmn.di Garment Hub.PT.Kaya Kreasi Jl.Pulau Batanta No.45 Dps FO.05.11.0012016

Urgent dicari tukang masak u/warung Hub.0361.9128216 004.05.11.0013171

Urgently need waiter for restaurant & bar man 18-30years old speak japanese,min.SMA charming hardwork,friendly.Send your CV&direct interview at MondayTuesday 10.00.13.00 to Enak Manis Central Park RS12 Jl.Patih Jelantik Kuta Phone.8579301 /081916321850 FO.05.11.0012385

Villa Immediately looking for rsvn staff/multi task,whoknows ota/min 1 year exp/age max 30 yrs,email cv to rkcompanies@yahoo.com 004.05.11.0013130

Yamaha Semangat Mtr Jln.Sunset Road No33 Seminyak Tlp.8476776 Mmbthkn sgr Shop MGR,SPV Mrkt, S.conter Bag.Pajak,Sopir,OB FO.05.11.0012554

Dicari karyawan/i min.SLTA Umr 21Th+ pengh 3Jt+ Hub. 081936250309/03619149894 FO.05.11.0012426

Dcr Pengawas&Estimator Proyek Lmrn ke Jl.Tkd Balian 104 Dps FO.05.11.0012010

Cepat Laku

RUPA-RUPA AD BALI POST

KOST

KOST

PROPERTY

DIJUAL TOKO

DISEWAKAN TOKO

PELUANG USAHA

JASA

!Kost Fas.Htl.WiFii,Hr/Mgg/Bln Tk.Sungi 26 Renon,08123921066

Kost mwh fas.AC,TV,Kulkas,Air Panas,Dapur,dll Hub:Griya MS Drupadi XIII/9X Renon.8058778

Pasarkan Tanah, Rumah, Villa, dll. melalui www.jualvilla.com

Djual Minimarket+isinya lokasi Startegis Hub.081 805 354 520

Uk.4x12m,PDAM,Telp,List 1400W Strtgs,Cck utk Kantor,Min 2Th Jl.Raya Pemogan 081933009338

Oper Bisnis Warnet Online Game Omset 700Rb/Hr,15 Komp LCD 19" Jual 60Jt Nego Tlp.03618090163

Bikin Kitchen Set Interior Set Kamar Toko Villa Baru Renovasi Kwalitas Hotel Bintang Lima Ekonomis Cepat Selesai Dijamin Hub:081338103021

141.05.11.0011013

Apartemen Serayu Fas Lkp Prkir Luas Jl.P.Serangan 35A Sanglah Dps 081916253777/241568 FO.04.11.0012284

Exv,2KT,Dp,AC,Lkp.Hrn/bln,P.Moyo-Trsari7,7450217-08123627185 FO.05.11.0013194

Kos KMdidlm Jl.Tkd.Badung XIII No.10X 400/bln 087860293104 135.05.11.0013341

Kos2an Baru Jl Sandat V Ujung Hub.081337979047 FO.05.11.0013492

FO.05.11.0013199

Kost,AC fas lengkap,Jl.Penyari ngan I/17Sanur Hub.03612076914 156.05.11.0012662

Menerima kos murah lengkap Lok Jimbaran HP08123919563/9109242 110.05.11.0013505

Trm Kos VIP Fas.lengkap Lokasi Gatsu I Hub.08113810082 FO.05.11.0013302

PROPERTY Cari rumah? ada 50.000an iklan terlengkap di www.rumah123.com 031.05.11.0012633

FO.05.11.0013198

GENSET Fantusi Genset Open/Silen,built up,Khusus Obral Yanmar,Stamford 30Kva, 0811386894,7859877

164.05.11.0013487

FO.05.11.0013129

PENGOBATAN !Bantuan Paranormal Mslh Pacar RT,Hutang dll,085717274558 141.05.11.0011031

FO.05.11.0007852

Genset Rusak?Abeng siap servis Rental-Tukartambah,murah,bergaransi, 7427368, 8077700,8684409 FO.05.11.0007850

Telce Ready New 15Kva Silent Harga :60Jt,Specialist Sound & Waterproofing, 7493240-417095 FO.05.11.0007848

BIRO JASA

BIRO JASA

SERVICE

BIRO JASA

BIRO JASA

SERVICE

DIJUAL RUKO Dijual Ruko HM luas 290mt Kediri Tabanan Jln Ahmad Yani 992 strategis Hub.081236901880 165.05.11.0009873

Ruko 3Lt Kuta Square F11 Dpn Pasar Seni Kuta H:0361 8231388 FO.05.11.0013149

TAILOR

Pia Singaraja & aneka cemilan oleh2 khas Bali,0361-2154491

Cari:Gudang/Bks pabrik/Tanah L=30-50 Are lok:Jl Gatsu,Sunset Teuku Umar,mahendradata.Hub= Agung:085868850502/9641242 Sgr

DISEWAKAN GUDANG

FO.05.11.0012505

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

Dikont.Gudang&Kantor di Legian 3Are Listrik,Tlp u/4Th,8510032 166.05.11.0013517

PELUANG USAHA

JASA Tukang Finishing Cat Tembok Kayu Duko Melamin Furniture BangunanHub:0361-3620947

154.05.11.0013385

SALON

FO.05.11.0013173

CATERING Catering Karyawan, Rapat, Pesta, dll. Nasi Yasa, Jenggo, Indonesia, Chinese Food, dll. Wilayah KutaJimbaran 7562981, Denpasar 247443 G.04

RUPA - RUPA

FO.05.11.0013174

RUPA - RUPA

RUPA - RUPA

SERVICE

SERVICE

FO.05.11.0013308

Buka Untung Besar Mall pantai Kuta Bex ramai turis,fashion, asesoris,makanan2jt/bl,9911889

FOTOCOPY

BAHAN BANGUNAN

BIRO JASA

FO.05.11.0013188

DICARI GUDANG

RUPA - RUPA

BAHAN BANGUNAN

DIJUAL RUMAH


IKLAN MINI

Minggu Paing, 29 Mei 2011

17

MOBIL - MOTOR AD BALI POST BMW

BMW 318 Triptonic Silver 2001 As Bali, Hub.0361-8638095 FO.05.11.0013100

BMW 320 th’95 Merah Mulus 70Jt Nego SiapPakai Hub.03617900188

Zebra Pick Up’89 body+msn bgs tinggal pakai,081805586423 BU 119.05.11.0013329 FORD

Ford Escape’2005 CC 2300 Mulus Dan Terawat Tlp.081337423702

FO.05.11.0013445

FO.05.11.0013249

CHEVROLET

HONDA

Chev.Spark’03 Irit,ACdngin,Pwr str,CDchangr,AsDK,59Jt,7900108

BUC CR-V 2.4’09 Htm Mulus Low KM Hub:0818343171/7882114

FO.05.11.0013305 DAIHATSU

Charade’85 Akhir Jl.P.Saelus G.V/10 Hub.0361-7846718 102.05.11.0013500

Dijual Espas Pick Up’97 Putih Hub.7868911 FO.05.11.0013315

Dijual Espass Th’1997 Hub:0361-7961775 FO.05.11.0013252

Dijual Taft GT’1992 Biru Asli Bali,Mulus,Hub:085237581665 FO.05.11.0013195

Espas PickUp Th’2002 VR14 Asli Bali Tgn 1 Biru Met H:3687313 FO.05.11.0013232

Feroza 94+95+Taft’93 4x4 Ban31 Br Krd di LPD Br.Semate 7875564 128.05.11.0013503

Feroza th94/95 biru Silver Hp.081337746111 BU,Mls terawat FO.05.11.0012470

Feroza’95 biru orgnl mls Ban31 VR,Audio,Celuk Skawati 7973638 141.05.11.0013423

GranMax PickUp Dp3jt,Xenia 7jt /bng0,2% Terios13jt TT 7456084 FO.05.11.0012243

Hilin Long 4x4 Hijau Met Th’98 Hp.8053937 FO.05.11.0013488

Jual Xenia Xi + 2009 istimewa Km 23.000 Pribadi, 03618858322 FO.05.11.0012228

Jual Zebra bodytech’95 Hub. P.Biak II No.19, 08123818900 FO.05.11.0013402

Taft’90/4x4/Htm/Ban31/mls/Jupiter MX 2008 Ubung Hp.9133143 153.05.11.0013411

Taruna CSX Lmtd’00 100% OrsCat TV/Audio Istw H88Jt Ng/9927288 FO.05.11.0013257

Taruna CSX Th’2001 asli Bali Hub.7882699 141.05.11.0013438

Taruna CSX’02 EFI Mrh Slvr Ors Cat,Ban Baru2 SiapPake/9241070 FO.05.11.0013196

Taruna CX Hijau Met th’2000 Asli Bali Hub:085291563202 FO.05.11.0013178

Taruna FX Slv’01 klng smst br ban 2set Bsr/kcil.087860771818 141.05.11.0013284

Terios TX’07 Silver manual DK Dp.40Jt sisa kredit T.7489558 164.05.11.0013499

Xenia XI Deluxe(OverKrdit)2009 Samsat Baru Hub.081936231521 FO.05.11.0013482

Xenia Xi Sporty’2007 Asli Bali 113Jt Hub:081916785618 FO.05.11.0013190

Xenia th’05 Biru Mulus Asli DK TgnI PwrStering T.8553857 Ubud 164.05.11.0013425

Zebra B.Tech’93 AC Dbl,Jl.Imam Bonjol Gg.100 Hub:08123823600 FO.05.11.0010927

FO.05.11.0013213

Cielo Vtec’96 hijau asliDK,ors total Hub.081805556444 bs TT 141.05.11.0013352

Civic Nova’88 Silv AC Dngin CD mls 34jtng siappake,7963863 BU FO.05.11.0013242

CivicLX 89DVD Istw ACVR38Jt Ng Crola GL84Ng 081936270194 BUC FO.05.11.0013184

Grand Civic th’90 hitam istimewa/AC/VR15/segera 0361-727462 120.05.11.0013262

Grand Civic’91 abumet mulus Jl. Banyu Poh 101 Hub.08123816094 104.05.11.0013310

H.Cielo’94/Htm Var,Vios’07/Slv Swift GL’07 Htm,asDK.3606098 141.05.11.0013405

Jazz Rs AT’09 Silver AsDK TgnI Jokkulit V-kool H:0361-7855909 FO.05.11.0013369

Jazz Rs’2010 silver met KM 20000 mulus 207jt 081999375005 154.05.11.0013473

Jazz’05 IDSI Manual Slverstone mulus Trawat, 08123889891 prbd 164.05.11.0013493

Jual CRV’08 Matic Plat B Rp.280Jt/Hub:7933557 FO.05.11.0013241

Jual Ferio th 96 merah met VR17 Audio CD 08123682464 155.05.11.0013454

Maestro’91akhir Abu2 SuperIstw VR17 Audio,43jt.Hub.7852690 FO.05.11.0013102

N.Jazz RS’10 pth spt br OvrKrd Nuansa Kori VIII/1 UbgKj8846441 141.05.11.0013280

New Jazz’07 Vtec AT Slvr Stone AsDK Smst Br TV USB 36km Vlg17 Crum Baru H.157Jt Jl.IB.Mantra Br.Tangtu BPS (diAtas Jam:8Pgi) FO.05.11.0013138

Odesy Absulod Plus’04 Pjk baru H.270jt H.081252639999 113.05.11.0013480

KIA Visto’2001 DK Asli Pribadi Harga 62,5Juta Nego H:7935258

154.05.11.0013378

155.05.11.0013086 JEEP

Djl Jeep Mercy Long T.280 GE, hijau Th’89 Hub.081338713534 FO.05.11.0013327 KIA

Carnival th’00 abu metalic Hub:0361-3662404 FO.05.11.0013394

KIA Carnival’00 A/T AsDK Tgn I 60Jt C.Aminoto Gg Gelatik No.43A 081236180203 128.05.11.0013506

Cepat Laku

Karimun’2005 asBali pribadi Br.Kaja Buduk 08124695594

FO.05.11.0013458

154.05.11.0013356

Visto’01 Hijau Met,AsDK,Mobil Bagus 61Jt Hub:9215181 BUC 141.05.11.0013361

Futura PU’94 OrsCat Sasis utuh Jl.G.Agung Bumiayu B20 8041706 C.0004976-mbl-23

MAZDA

Mazda E 2000 th 97 biru silver 085232124567 154.05.11.0013390

Mazda Familia’99 asli Bali Tgn I hitam-istw samsat baru Hub.0811396697 FO.05.11.0012394

Mzd E2000’97 AsDK Slv Smst Bru OrCat Istw,Sutomo 72 H.7476877 141.05.11.0013386 MERCEDEZ

Mercy 320’00 Hitam,Sunrf,VR20, Sari Gading No.15,081916250746 FO.05.11.0013365

Mercy C180 th’95 Mrh Maron Vlg 20croom mulus H.8813099 prbadi 141.05.11.0013266

Tiger 280E’85 Htm Vlg19 bumper USA sgt istm int kulit 8577493 FO.05.11.0013197 MITSUBISHI

Colt T 120S’2008 hitam Hub.081999085707 110.05.11.0013424

Colt T120ss’95 Surat+KirPanjng Putih AsDK Kaleng,8828598,BU 164.05.11.0013449

Dijual L300’1997 Solar Semibox AsliBali Tgn1 Orisinil/8530081 FO.05.11.0013231

L300,Up Solar Th’90 Hitam Mulus Siap Pakai H.08179727477 FO.05.11.0013247

Lancer Evo 4 th’97,Htm,Jklit, VR18,CD,H84jt.NG 081337441800 FO.05.11.0013097

Lancer Matic’94 BUC,Audio,Istw Hijau Met.Hub:081936312603 FO.05.11.0013147

Lancer82RPM5SpdMsin+BodiOK VR Yg Twar 16Jt Kmbali AC 8624152 FO.05.11.0013183 OPEL

Grand Royal asli DK audio Remote BTN Sanggulan.081236298303

128.05.11.0013507

Visto’00+Jimny ktk’81 Perum Puri Taman C/1 085857012674

Blazer LT’02 Biru Tua,asli DK Kondisi Istimewa H.8067700 Cpt

141.05.11.0013274

141.05.11.0013277

Karimun’2000 silver Variasi GX Hub.7842741 Br Menesa Darmasaba

164.05.11.0013483

ISUZU

FO.05.11.0013442

FO.05.11.0013485

Karimun’2000 Gold mulus orisnl samsat baru Hub.7825494

Picanto’06 AsDK Slv KeboiwaSlt Gg.Pandansari A/4 P.Smbian krd

!!!!Djl Isuzu Panther LS’02 AT & Avanza’07, Mulus Hub. 0361-7924545,081338595958 ELF Microbus th’2007 Morodadi silver power stir H.0818567621

Karimun’06 Pmk,Merah,Kondisi Sgt Terawat Hub.9191050 BUC

141.05.11.0013406

Kia Picanto’2006,kondisi mulus Hub.087860777141

FO.05.11.0013491

Blazer LT’02 Htmmet Aud,asBali KM72rb,Tg1,Tkd.Pancoran 6A Pjr 141.05.11.0013396

Blazer’96 mesin baru cat & interior baru,081999042143 FO.05.11.0013208

Sedan Opel Optima’96 abu2 VR16 mls trwt 32Jt,7414925, pribadi 164.05.11.0013496 SUZUKI

APV L’2005 silver asliBali Hrg 92,5jt Nego H:081353237660 BUC FO.05.11.0013374

APV X’05 asBali slver,Hangtuah 26 KFC ke Brt Sanur (dpn SPBU) 141.05.11.0013273

Baleno Th’1999 Silver As.Bali Orisinil Trwt Bgs Prbd 9960488 FO.05.11.0013389

Baleno’00 silver as DK Jl.Warmadewa 8 Binoh Ubung,7838450 141.05.11.0013331

Baleno’01 Hj Met Orgnl Cat Tg1 79Jt Ng Smt+Ban Baru H.8536966

141.05.11.0013380

APV Arena GX’2011Pmk Slvr Met KM1000 T.0361-7424280 TT/Krdt 141.05.11.0013375

APV Arena SGX’08 Htm asDK Tg1 Nuansa Kori VIII/1 UbgKj 9291339 141.05.11.0013278

Suzuki GRV’2001 hijau metalik asli Bali Hub:085857512366 102.05.11.0013462

Swift GL’06 asDK TgI VR18 Bd. Kit jk klt KM35rb,081237912217 120.05.11.0013260

Swift ST’09 silver asBali smst br,mls ttl,J.Klt, 7492981 Krd 141.05.11.0013412

X-Over’09,AsDK,Hitam Met,Hub: 081916124382 Nuansa Kori Jimb 101.05.11.0013399

Swift GL’2007 Matic TgnI Merah VR18 KM30rb AsDK,081 236 05780 164.05.11.0013479

FO.05.11.0013345

Baleno’89 M/T Hijau Tua Met Hub.265565

NISSAN

Livina’08 Grey Asli Bali V.18 LowKM istw Jl.Bedahulu 18 No.3

FO.05.11.0013177

Cary G.Mada’90 AbuMet+LX’88 silver Br Cabe Darmasaba 8520500

164.05.11.0013428

Nizzan Terrano Grand Road’97 Silver Hub:08123870770

128.05.11.0013504

Cary Gajah Mada’91 Putih Original VR terawat HP.085792897356 FO.05.11.0013322

Dijual/Over Krdit Karimun’2000 Ungu,Hub.081999002342 FO.05.11.0013132

Escudo th’1995 biru met mulus Hub:8688808 141.05.11.0013417

Futura PU 1.5 th’08 Hitam 68Jt Asrma Kodam A/34 Kpaon,8606523 164.05.11.0013490

Futura PU’08 asDK Gn.Andakasa Gria Asri 2 Blok I/9.T.8535059 FO.05.11.0012423

Futura’91 Silver Istmw,mls,ban smst baru sp.pake,0818560287 101.05.11.0013397

Grand Vitara’2007 Htam Variasi Harga:195jt Hub;Jl.Raya Abianbase No.110 Telp.7443834 FO.05.11.0013206

Jimny’94 biru met,Pribadi.Jl. Dewi Sri 45X Btbulan. T:297075 FO.05.11.0013166

Jimy GX’05 Biru met original Hub:08123613049 101.05.11.0013376

Jimy’97 merah asDK Aud smst br istw 47,5jt T.8601764 Pribadi 141.05.11.0013400

Jual Baleno’97 Hijau Met, 67Jt NegoHub.0361-7415247 FO.05.11.0013459

Karimun Estilo VXi’2007 coklat muda met asBali Tgn1 T.8877656 141.05.11.0013271

APV Arena GX’09 Silvr,AsDK Low KM Ors Cat,Sutomo 72 T.7476877

122.05.11.0013510

Karimun Estilo’10 silver asDK baru gres H.8011114 cash/krdt 113.05.11.0013486

Karimun GX’06 AsDK Hitam Istwa Sekar Tunjung XX/9 Gatsu Timur FO.05.11.0013160

Karimun’03AkhirGresOk Sprmurah Jl.PlawaGgXI/2DpsTmr PsrKreneng

141.05.11.0013410 TOYOTA

Lelang Vios Limo Ex Blue Bird th’05 Warna+Samsat baru,H.83Jt nego,085237381252/081338787878 FO.05.11.0010828

Avanza G VVTi’06+07 Htm asBali Tgn1,TV,LowKM.087861289524 Krd 141.05.11.0013409

Avanza G’04 silver H111jt Nego Hub.Jl.Nusakambangan IX/5 Dps FO.05.11.0013210

Avanza G’04 warna biru metalik pribadi Hub.0361-3619419 BUC FO.05.11.0013227

Avanza G’09 hitam as Bali TgnI F.Var Hub.081338777383 FO.05.11.0013238

Avanza G’2007 Slv AsBali Orisi nil Cat Mulus 7908588 krd OK! 141.05.11.0013355

Avanza New G’11 Dp21Jt Lgs Ats Nama,Ready Stock T.8629109 FO.05.11.0012106

Avanza’07 Hitam Smst+ban Baru Istmw, 136Jt Hub.081805548040 FO.05.11.0013466

Avanza’08 VVTi slvr asBali ors P.Nambi Gg.Bulan 12 T.7400158 141.05.11.0013332

Avanza’G 2005 Akhir Silver smt baru Jl.Seruni, 7979081 Pribdi FO.05.11.0013148

BU Jual Kjng G’96 pribadi Hub: Dewa 9105792 Abiansemal Badung FO.05.11.0013233

Corolla SE Sln th’87 putih kaleng VR15 intr orsnl.7949150 141.05.11.0013283

Dijual Kijang LGX Th’97 W Abu Abu Metalik Hub:0816578329 FO.05.11.0013234

Dijual Cpt All New Corolla 1.8 SEG A/T’98 Gold Istmw siappake Full orginal smstbr,0811393900 164.05.11.0013495

FO.05.11.0013276

Djl Kijang Rover’90 Ors Ban Baru Hub:0361-242232 BUC FO.05.11.0013225

Fortuner V’08 New Model AsBali Htam KM Lw TT/Krd 087862266522 141.05.11.0013357

Fortuner’09 Disel,silver metalik orisinil Jok Kulit Velg 22 Hub:081337604046 FO.05.11.0012535

G.Corola’92 SEG abu+TrnaCSX’00 biru,Antasura Dw.Supraba VI/2 141.05.11.0013269

Great Crl’94+LGX’01+Pnter’95+ Jazz’05+APV’05 asDK T.7949150 141.05.11.0013328

Hardtop kanvas’74 Pwr str B33 Disbrik pmk,Pengilian,7845531 164.05.11.0013415

Hardtop’81 B33 biru audio pwr str 0361-7493472 155.05.11.0013455

InnovaG’04 Silver,OrsCat,Audio TV,Spr Istmw H.8566200 Pribadi 141.05.11.0013371

Inova G diesel’08 Silver As DK KM15rb spt baru H.08124680888 164.05.11.0013432

Inova G’05 asBali hitam met orsnl beli dari baru, 8883108 141.05.11.0013272

Inova V’08 asli DK gres sekali buktikan Sesetan 294 Pegok 110.05.11.0013419

Jual Great Corola’95 Hijau met Prbd,Nangka Utr Graha Permai15 FO.05.11.0013207

Jual LGX Th’2000 94Juta Hub:0361-7864659 FO.05.11.0013201

Kijang Astra’88 Biru,AC Dobel Cool,InteriorBagus 8577479 BUC 141.05.11.0013427

Kijang Kapsul’02 AsDK TgnI Merah Ors TT/krd H.087862101243 164.05.11.0013468

Kijang LX’02 istimewa, hitam PU Zebra’02 Hub:7987473 145.05.11.0013294

Kijang New LGX 2.0 Matic’02 hitam full variasi,081 138 6252 164.05.11.0013481

Kijang New LGX’2004 1.8 AsBali Hub.08113805677 bs krdt 164.05.11.0013498

Kj LSX Solar’02 AsDK,Tg1,OrCat Spr Istw,Cempaka 6 Kpl, 7412001 141.05.11.0013377

Kjang LSX EFI’2001 Silver,AsDK Mls 93,5Ng 08164703201 Gianyar

Taxi Komotra Vios’03&Lova’09 03617489112,D.Tamblingan75 Snr FO.05.11.0013224

Toyota Starlet XL’94 Merah Hati Jl.Waturenggong 129, T.7436634 FO.05.11.0013435

Vios G’04,Manual,Htm,asDK,Istw H.120jt Ng,Cash/Credit.7943696 FO.05.11.0013298 TIMOR

Timor’97 SO Brang Bgus AsDK complit 33Jt S.Pkai 081338474152 141.05.11.0013367

DISEWAKAN MOBIL Anda mau transpot murah?Alpard Camry Inova&Prego T.7830668 FO.05.11.0010982

Jual GPS Tracking Rp1,5jt,bisa cek via SMS & dibalas posisi peta+alamat Hub.085810377705 004.05.11.0013520

DICARI MOTOR 7493871 Beli Motor Sgl Merk 141.05.11.0013362

********* 7419749 ********* Beli Motor Bekas 141.05.11.0013326

“8882168” dicari Beat,Vario, Mio,Jptr & sgl merk dijemput FO.05.11.0013287

**Cari Motor Bekas Sgla Merk** Hub 7480302 Hp.081338294465 FO.05.11.0011387

Dicari Mtr Bekas Sgl Merk Dijemput,0361-8229873/085230634540 102.05.11.0013501

DIJUAL MOTOR HONDA

Dijual Revo Baru 0KM Hub.Ibu Wayan Sukartini 0817347232 FO.05.11.0013387

Star’95=2,9+Esy’04=3,2, Supra Cina’00=3Jt Hub.087860311417 164.05.11.0013471

Vario’09 Puth,Supra’00 B.Bulan 087860313289/Rmh 2Are 450Jt FO.05.11.0013219 KAWASAKI

Dijual Motor Kawasaki D-Tracker-X 250cc,Agustus 2010 6000KM,kondisi bagus&terawat Hub.08123825312/08123852952 156.05.11.0013317

Djl.Kwsaki KLX,Ninja 250,Ninja 150,Byson,Vixion,Thunder 250 Minerva Hub.7939386 141.05.11.0013264

141.05.11.0013373 SUZUKI

Kjg New Efi LGX 1’8 04 AsliDk Biru Met.H.7425374/Bs Tukaran FO.05.11.0013436

Kjg.PU’90 asDK biru VR samsat /kir baru kaleng Telp.9677280 141.05.11.0013275

Kjg.Rover’92, Abu mtlk, shot 5 spd, mulus Hub.485392 004.05.11.0013318

New Kjg.LGX 1.8 Efi’03 silver TV Audio mulus Hub.7849900 141.05.11.0013270

Soluna’2000 silver,Nego 54jt Hub.7952630 120.05.11.0013220

FU’09 Full Variasi Wrn Putih, 16jt Nego Hub.0812 39534666 FO.05.11.0013169 YAMAHA

Djl Jupiter MX’08 CW Merah Kond OK Hub:081353162739 BuAyu FO.05.11.0013205

Mio Soul’09 Htm Slvr 8jt Nego DalungPermai S55A,087845026269 FO.05.11.0013299

Mio Soul’2009 Hitam Mulus Sprt baru Ban Baru 735767 Prbdi BUC 149.05.11.0013414

Mio Sporty05,SupraX 125’10,Inj Jl.Tk.Pancoran IV C/5,8089649 FO.05.11.0013401 HARLEY DAVIDSON

Starlet’91 1.3 SE Limited Abu Met(Tgl Pakai) Hub.08123615800 102.05.11.0013497

Harley Heritage softail’95 dan Sporter95 jl salahsatu 7869981 113.05.11.0013478

Cepat Laku

RUPA-RUPA AD BALI POST

MESIN

DIJUAL RUMAH

DIJUAL RUMAH

DISEWAKAN RUMAH

RUPA-RUPA

DIJUAL TANAH

DIJUAL TANAH

Djl Cpt Mesin Kayu Merk Taiwan Kond.Bgs Second 3Set T.7469678

Dijual Rmh Lt 1,05 3KT 2KM Ada Hlmn CarPot MlkPrbd 8875777 BU

Rmh Minimalis 40/100 Nego Jl. Wyn Gentuh N Dalung03617489933

Dikont rumah cck u/kantor, garment fasilitas lengkap Hub.7435413

Bth mdl s/d 500M/cover Indonesia/Jmn SHM,AJB,Kapal Pswt T/O 081218318068/087889022380/JKT

Dijual segera Tanah 1,5-3 are Jl.Pakis Aji,Dps. Hub.7483804

T.Kavling Batubulan Gg.Elang 081999755700

FO.05.11.0013431

HEWAN Djl Anak Golden umur 2 bln 1x vaksin Hub.081338443856 110.05.11.0013416

Jl Golden Anak2Bln,Stmb,Vaksin Tlg Besar,Pemacokan03618005313 FO.05.11.0013215

Jual anakan Golden Stbm Jl.Pendidikan Gg.Baja I No.10C Telp.081999967889 110.05.11.0012321

Mn Pom,putih,Yorkshire,Maltese shitzu,Terier,Herder0818390103 154.05.11.0013475

SALON Jual alat-alat salon second murah sekali BU H.8762966 FO.05.11.0012637

BENGKEL Montir Panggilan Motor/Mobil Jepang+Eropa Hub.081999121366 004.05.11.0013246

INVESTASI Mau Laba 100% Min 100jt utk 10 Org lagi H.8606338 Terbatas! FO.05.11.0012396

DIJUAL RUMAH !!!KPR T.45,T.50(100M2) Lok. A.Yani Utara Hub.081999155535 FO.05.11.0011903

!!!Rmh baru di Fujiyama 4unit mnimalis Lok.nyaman,8600188 TP 141.05.11.0012707

!!Djl Rmh tp 45/100 Blumbungan Sibang Kaja Hub.0813 5314 9897 FO.05.11.0011928

!!Rumah Tropical Minimalis Batu Intan Batubulan,T.8054609 FO.05.11.0013349

36/105 Utara Gandhi,Rmh sdh di bangun H:7857287/087861161818 FO.05.11.0011998

450Jt Rmh2A,4KT GebyokPalimnan B.Bulan 087860313289 Grs Luas FO.05.11.0013218

BU 2LT,4KT,3KM,Bgs JL10m.Gatsu Selatan Satelindo 081805689411 FO.05.11.0012417

BU Rmh Luas 700M2 Minimalis view Sawah Tbn Megati 7974544 FO.05.11.0008990

BU Rmh mnmls 2Lt 70/140 AC Tlp Siap Hn Buana Ry081337257333TP FO.05.11.0013099

BUC T65/100,3Km,Jl.4M,Kerobokn Poltbes,8888678,Tnh190M T.Buah FO.05.11.0013203

Diobral 2Rmh bgs 1unit 200jt bs Ng BUC segera H.03618545104 120.05.11.0013245

Dijual Rmh Diperumahan Lestari Living Buana Kubu Dps LB/LT 126/105 Hub:2733058 FO.05.11.0013156

FO.05.11.0012023

Dijual Rumah BUC Hubungi : 0819 1645 9888 FO.05.11.0013113

Djl Rumah Lt3 4 Are,6Kt,List 4400 PDAM,087860960075/9003573 166.05.11.0013519

Dp 0% T36/100 Rp260jt Jl.5M Ketewel H.087860889415 FO.05.11.0012793

Jl Rmh Gn.Batur Gg.Salak 12 LT.300 LB.100 Hub.7477941 FO.05.11.0013251

Jl Rmh Lt2 LT1,2are Lkp isidlm Lok.Karangsari, 087862377121 164.05.11.0013489

Jl Rmh Tp45/125 SHM BTN Belega Gr.Grs Luas pintu jati Gbyog dan ditemesi Tp50/160 jual slh satu H.08123913877, 0361-942074 120.05.11.0013263

Jual Rmh 2lt LT2Are 1M nego Jl Buana Kubu Gg Asem 1A No.6 Hub. 081 936077741 FO.05.11.0010306

Jual Rmh Typ 45/100,Typ 50/100 Harga Rp.425Jt Jl.ayani Utara Hub:081999221338 FO.05.11.0013256

Kusuma Sari Residence T50/100F &36/80F,Jln Nangka Utr, 2728321 FO.05.11.0013444

LT.160,LB144 LtII 4Kt Jl.Tukad Badung Rp.1,5M, 8070838 FO.05.11.0013420

Per Cemaragiri VC/31 Abianbase Dalung 3KT2Km 310Jt T.7901199 FO.05.11.0013324

Perum Alas Kedaton.Rmh Tp.45/ 100,Jl.Senapahan Utara Kediri Tbn Hub.8575011/087738482999 FO.05.11.0012382

Perum Graha Pancoran Block C3 T45 Grs 2KT/2KM H.7984699 Pjr FO.05.11.0011418

Rmh 3KT,Grs,Tlp,P.Tgl Jaya Prm ai Blok I/26 360jt 08124659199 FO.05.11.0013323

Rmh 45/102 395Jt LT2 150/146 875JtNg Cargo GatsuBrt 8504302 122.05.11.0013509

Rmh Br T70/100 Dlg Permai B3/ 21 3KTdr,Garase 081353366615 166.05.11.0013515

Rmh Br,Tkd Balian Maja Rsdc C7 LT2,1,2M Ng,Jl 6m/081933100200 FO.05.11.0013239

Rmh LT 118M 3Kt,2KM,Grsi.Pdg Indah Pd Sambian 0817343896 FO.05.11.0013456

Rmh Lingkungan tenang dgn pera botan Nice View LT2 Ls216m2, Ls Tnh 316m2 Lokasi Siligita Hub.0812 36135111 FO.05.11.0013095

Rmh M.Yamin 8/4 LT:3,5,Ruko Sempidi(x Bank) LT:4A H.8524488 FO.05.11.0013229

FO.05.11.0013312

Jl.Cpt 2unt Rmh Ls @80m2,Perum Dalung permai FF 20-21,H.350jt Nego.087862160239/085237401841 FO.05.11.0011394

Rmh Mnmlst Balangan LT100/54,3 Kmtdr,2Km mnd 320jt 0811398785 FO.05.11.0012431

Rmh T55/80 200jt T56/95 250jt Jl 6M Krd 15th Tabanan 7979999 155.05.11.0013460

Rmh Tk Batang Hari XIB No 8B LT 1A LB 60m2 Hub:0811386633 FO.05.11.0013211

Rmh baru bs krdt 550jt,Jazz’07 Merah/TT Tnh di Sgr,08123640810 FO.05.11.0013319

Rmh sp.huni diBatubulan(Sasih) 0361-3653122-0811399266 FO.05.11.0013379

Rmh/toko 86m2 strategis Puskot Kapten Japa 20, 081338796644 TP FO.05.11.0013395

Rumah Link Perum Buduk Bernasi 45/100,360Jt Hub.0361-7900188 FO.05.11.0013443

S.Huni T55/150 semivilla Rp 580 jt Gatsu Brt H.087860889415 FO.05.11.0012790

Type 85/142 lok Puri Gading Jimbaran Lingk.Bule 087861087666 FO.05.11.0013236

DISEWAKAN RUMAH Di kontrakan Rumah 2KT,Dpr,KM, Grse,Hub:0361-288076 FO.05.11.0013325

Dikont. Rmh Di Jl.Suli 53,4KM, Kmdi Dpr Grs Bisa Juga utk Kos2an Hub.0818563625 FO.05.11.0013140

Dikont Rmh Br 3Kt,2Km,Dpr,grse Jl .Mekar 2 Blok E, H.08123609137 FO.05.11.0013441

Dikont Rmh Br Tp45 Jl Taman Giri Mumbul Nusa 2/0818563062 BU 101.05.11.0012991

Dikont Rmh Lt2 Lok:Sesetan 4KT 2KM,2RK,1RT,Dp,Grs.08164728029 FO.05.11.0013403

Dikont Rmh T54 Pesona Rajawali Tbn Hub.087862219974 FO.05.11.0012440

Dikont Rumah Jl.Tunjung Sari (Dpn Poltabes) Hub:08123958916 FO.05.11.0013193

Dikont rmh 4Kt 2KM R.tamu Grsi Tlp,PAM,CandraAsri,08113810082 FO.05.11.0013304

Dikont.Rmh 3Kt Km Grsi Jln Gng Ringin Raya No.9 Monang-Maning Hub.081338400383/081338597020 FO.05.11.0013297

Dikont.Rmh Prm.Taman Sriwedari Gg.2 No.5 Buduk, 081338713496 141.05.11.0013265

154.05.11.0013363

Dikont.Rmh Baru Wira Bhuana Residence Dalung Permai 3KT, 2Km Hub.7400362/085237303062 166.05.11.0013518

Dikont.Rmh Pr Gading/3KMT,Jl. Gelatik Blok B2/22,Bukit Jimba ran 3-5th/20jt/th,081338001882 FO.05.11.0013250

Diover ktrk kos2 Jl.Banyuning 3,5A 14kmr & Tkd.Sungi 4,5A 19 Kmr.Lgkp,bisa nego.08123833200 FO.05.11.0013311

Disewakn Rmh Strategis 30Jt/Th 50Jt/2Th Jl Bedugul T.7900188 FO.05.11.0013448

Diswkan Rumah Baru 2LT,3K.tdr Jl.Tkd Barito IV. 082146256027 FO.05.11.0013143

Dkntrkn Rumah Jl.Buru III/22 Dps, Telp.8478893/081999833343 FO.05.11.0013103

House Of Rent:Rmh Tinggal 3KT, 2Private Bath(Heater) 2AC, 1RT 1Rk,1Kt.Pemb,1Rm,1Wc km,Pemb,1 Dpr,grsi,PAM+Sumur Bor Pompa sanyo List 2200W.Plus 1halaman Ls.2A,Rp35Jt/Th Lok.Strategis 3mnts on foot toCampus Unud Sudirman Hub.Bpk Oka,081338554338 102.05.11.0013502

Ovr Kont Rmh 45jt Kerobokan 081916224161,081239560806 FO.05.11.0013179

Rmh 2KM 11jt/Th,Kos KmDlm 6Jt/ th,P.Bungin/Gg.Damar 12 Brt SE FO.05.11.0011913

DISEWAKAN RUKO Dikontrakkan 2 Unit Ruko Jln. Abianbase No.142 Hub.0361-8868 994, 08175006566, 081338667100 FO.05.11.0013338

Kontrk Ruko 20Jt/Th Tnh 2 Are Jl.Nangka Utr/Antasura,9901822 FO.05.11.0013217

031.05.11.0012656

Driver panggilan ramah berpengalaman A/T M/T siap antar anda dlm/luar Kota Hp.085237711676 119.05.11.0013333

Jl Rak Gondla,Mj Kasir,Etalase Hub:0361-9224105/087860224427 FO.05.11.0013176

Jual jok Hardtop Utk Dpn&Blkng Kondisi bagus 1,2Jt 0811394929 FO.05.11.0013461

Massage full body Mama Ayu Jl. IB .Mantra Ketewel 081916329545 120.05.11.0013259

Ovr Kontrk Warnet 11Unit Sdng Brjln,Jl.P.Saelus, 081916113866 FO.05.11.0013202

KURSUS English Private SD,SMP,SMA,Hub 085935251047 Guru dtng kermh FO.05.11.0009668

DIJUAL TANAH Tnh Kav 37A Canggu,15A Br.DatenganTmbkbyh,6A Induk Tmbkbyh 10A Cepaka Tbn Hub.7845531 164.05.11.0013447

!! 82 Are utara McD Bay Pass Jimb TP Hub.081236484844 FO.05.11.0013237

!!!Dijual Tanah 240M2+Bangunan Komplet,Jl Paving Suasana Asri 775Jt/Tdk Bisa Tawar,Jl G Soputan(G.Payung)-8860905,No.SMS!! 149.05.11.0013426

!!Tnh 1,5 & 2A Jl.Soka G.Kertapura Dps 7402650/081339621179 FO.05.11.0013291

**!T.Kavling Abianbase,dekat Puspem,Jl aspal dekat RS.Kapal Telp.081338602345 FO.05.11.0010903

10are Ds.Pemuteran Candikuning dekat Kebun Raya 081916165755 135.05.11.0013450

RUPA-RUPA

1Ha Tanah Jl.Raya Payangan Ubud Tlp.0361 8231388

!!!7465080/2077000 Bng 0% u/Mtr/Mbl L.Cair

2,35Are Prm Swamandala Keboiwa 9,6x24M Aspl 265Jt/03619904372

141.05.11.0013285

!0,7% Jaminan BPKB/T.Over/Beli Mobil,8680168-0818553168 Cepat 141.05.11.0013421

!0,7% Jaminan BPKB/T.Over/Beli Mobil, 8680168-0818553168 Cepat 141.05.11.0013383

Ban+Velg5Bj’Hrtop33MT6,5JtNego Ban+Velg Szk Swif2,6JtNg 8624152 FO.05.11.0013182

Dijual Murah Perahu P.6m,L.84 Cm,+Msn 25Pk hub:085333472555 FO.05.11.0013200

Jasa Dana Bank/Swasta,kerja sama Kav Tnh di Dps Hub:8228687 135.05.11.0013342

FO.05.11.0013150

FO.05.11.0012079

2,40+1A Pasekan,2A Gg.Pipit Bt Bulan,Hub.081338132760/8535695 FO.05.11.0013209

BUC 5,69Are boleh ambil 1Are Pedungan strtgs,TP 081337219991 135.05.11.0013337

Dalung Pinggir JLN 8,3 Are sgt Strgs bntuk botol,081256074676 FO.05.11.0011971

Dijual Tanah 2Are Jl.Belong Keker Pr.Gading Hub: 081999062948 Pak Ketut 145.05.11.0013296

Dijual Tanah Kav Di Jl.Gn.Mas Dkt Bay Pas Marlboro H.8029222 141.05.11.0013351

FO.05.11.0013330

Djl Tanah 4are Jln.Raya Ceking Tegalalang Hub.081999000743 FO.05.11.0013292

Djl Tnh 130m2 Lok.PRM Tegal Sari Kebo Iwa 0361-7878134 TP FO.05.11.0013104

Djl Tnh 2,5Are A”175Jt Akasia IVIB 727210,087861334399 TP FO.05.11.0013307

Djual Tanah 18,8Are Jln.Mahendradata Utama Hub.8706638 TP FO.05.11.0011932

JT 2,3are Ry Pasekan Batubulan 0361-7493472 TP 155.05.11.0013457

JT.22are,Jl.KuntiSeminyak Ling Villa.Pemilik Lsng, 0811395344 FO.05.11.0012150

JT.kav 1-3are Jl.Dewata IV Sidakarya Jln.6m SHM, 085237284010 119.05.11.0013340

Jimbaran 220M2 Lingk Villa Rp.245Jt Nego Hub:03612758148 FO.05.11.0013248

Jl Tanah 1A,1.5A,2A-4A Canggu Hub.081933058168/0361-7901790 FO.05.11.0012706

Jl Tnh 1 Are Gg Elang Batuyang mbl msk H:081916244725/9909613 FO.05.11.0013214

Jl Tnh di Jl.Bay Pas IB Mantra sblh barat jln menuju surping Luas 3A Hub.081337728361 120.05.11.0013253

Jl.Tnh pgr jln SembungGede,Tbn 38,5A @18,5jt H.08174779164 FO.05.11.0013226

Jual Tanah 1,5Are.Perum Swaman dala VII Hub.081236924050 TP FO.05.11.0013135

Jual Tanah Kavling Cash/Kredit Batubulan Hub.7476242 FO.05.11.0013413

Kav 10 Are For Villa,Bukit Goagong Ungasan Hub.8603316 TP FO.05.11.0013309

Kav Timur Taman Ayun Mengwi H.9188249/8614139/081916100051 167.05.11.0011521

Kav dpn KUD Priyukti Wnsari Tbn 33jt Are H:9188249/3695898 /085738768578/087861423777 167.05.11.0011522

Kav siap bgn 6are,dpn Pujamandala Jl.Mayapada Nusa2,7449881 119.05.11.0013335

Kavling 1,25Are Jl.Gn.Salak Hub:08123807610/03617489690 FO.05.11.0013316

L.28A Prapatan Malboro Mahendradata Rp1M/Are H082142535941 FO.05.11.0013366

Lukluk Tanah Kav.Siap Bangun 1,5-2Are Hub.081999131444 T.P FO.05.11.0011839

Sanur Djl Tnh 2 Are,1A,1,5A,4A. @230 Jt Hub:085738444444 FO.05.11.0011407

FO.05.11.0013346

Djl Tanah di Sunset Road di blkg Carrfour L:3,5Are,H:475jt H:0361-8875799-087860250499 FO.05.11.0013321

Tanah 10Are Di jl.Tegal Wangi Sesetan Hub:0811399570 FO.05.11.0013288

Tanah 3A Blkng TiaraGatsu Link Bgs Hrg 250Jt Nego Hub.7900188 FO.05.11.0013446

Tanah 4 Are Lodtunduh 65Jt/Are Hub:081999028648 141.05.11.0013368

Tnh 1,80m & 1,25m.Jl.Antasura diperum sekar Antasura.8683711 FO.05.11.0013289

Tnh 163M2&Rmh T.45/81 Prm.Tgl Buah Pd Sambian,081337623837 FO.05.11.0013469

Tnh 1A Puri Gading S.Bgn K.Iwa T45/75 H.7490603/081237524595 141.05.11.0013268

Tnh Di Jl.Bung Tomo LC Jln 8M Ls 31,10A,130Jt/A,081338234591 FO.05.11.0013180

Tnh Kav 1Are siap bangun,Perum Cempaka Mas Dalung,08123916874 FO.05.11.0012356

Tnh Kav Jl Trengguli 4/4B 1/2A Hub.081236165144/085857011909 119.05.11.0013382

Tnh Kav Jl.ByPas IB.Mantra,Jln 6m.Ketewel,9286962/08123657631 FO.05.11.0013118

Tnh L.15690M2 pnggir Sengigi Menghdp P.Gili Pantai tbs smpi Jl Raya,Hrg:250Rb/M2 Hub:Sari 08123910055,Dicky 081318046998 FO.05.11.0001961

Tnh kav siap bangun sblh tmr SMPN3 Gyr 081805591663/8505473 120.05.11.0012960

Tnh kpling Cekomaria Dps,Krdt Dp 20% Bnga 1,8, 081237739888 113.05.11.0013484

Tnh1,5Ha isi Duren Sawe Negara 2,7Jt/A c/villa H.081236745678 FO.05.11.0012521

COMPUTER Djl Cpt Laptop Intelcore i.3, Acer Murah Baru 100%/9222427 FO.05.11.0013186

BIRO JASA Sda PRT siap kerja Hub. 081 805 506 564 Gransi Adm Mrh 164.05.11.0013452

Bantu urus sertfikat tnh,roya, NIB,blk nama,aspek,pengukuran, KTP,Akte Lahir,Akte Kawin. Hub:0361-2103066 FO.05.11.0013392 Bj Dewata Sda,PRT,B.Sitter,Terlatih Garansi Aman. H.8772202 FO.05.11.0013212

CV.Rara ada PRT,B.Siter,Jompo, Grs tdk trbts,amn,081916642221 141.05.11.0013334


SEREMONIAL

18

Mayora Ikut Dukung Pesta Rakyat HUT Ke-9 ’’Bali TV’’ Gianyar (Bali Post) Betul-betul antusias. Ribuan penonton memadati Lapangan Astina Raya Gianyar menyaksikan pesta rakyat serangkaian HUT ke-9 Bali TV, Kamis (26/ 5) malam. Pesta rakyat dengan menggelar hiburan rakyat ini mampu membius masyarakat penonton yang jumlahnya membludak. Acara tersebut disponsori Teh Pucuk Harum, minuman Teh Jasmine berkualitas yang merupakan salah satu produk terbaik dan berkualitas dari PT Mayora Indah, Beverage Division. Puncak HUT Bali TV tahun ini untuk pertama kali dilakukan road show di kabupaten/ kota di Bali. Diawali dari Gianyar sebagai bumi seni. Pusat penyelenggaraannya dilaksanakan di open stage Balai Budaya, Gianyar. Acara ini sesuai dengan tema HUT ke-9 Bali TV ‘’Semarak Bertaburan Seni Unggulan’’. Wakil Gubernur Bali A.A. Puspayoga, Bupati Gianyar Tjokorda Oka Arta Ardana Sukawati, Wabup Dewa Made Sutananya, Ketua DPRD Gianyar Made Mahayastra, Pimpinan Bali TV Satria Naradha, serta instansi terkait di Kabupaten Gianyar tampak menikmati suguhan hiburan hingga pengujung acara. Tampil sejumlah artis Bali

menghibur penonton seperti Duo Tiwi, Ray Peni, Dek Ulik, 3G, KIS dan XXX. Selain itu tampil pesulap Even Sender yang sempat memukau penonton. Suasana semakin menarik, dengan kehadiran pemandu acara, pasangan Dek Cilik dengan Susi yang mampu mengocok perut penonton. Suasana makin panas tampak terasa ketika artis 3G mulai menggebrak di atas panggung. Penonton yang berasal dari kalangan muda langsung menyeruak berdiri ikut bergoyang hingga penampilan dar group band KIS dan XXX. Di usia yang kesembilan ini Bali TV diharapkan mampu menjadi tonggak menuju kesempurnaan dengan terusmenerus menempa diri dan melakukan perbaikan, untuk menjalankan visi dan misi melestarikan seni dan budaya dalam mengajegkan Bali. Bupati Gianyar Tjokorda Oka Arta Ardana Sukawati memberikan apresiasi positif terhadap pesta rakyat yang digelar Bali TV. Komitmen dari Bali TV dalam melestarikan seni dan budaya, sesuai dengan program Pemerintahan Kabupaten Gianyar yang saat ini dipimpinnya. Acara ini disponsori oleh Teh Pucuk Harum. Minuman Teh Jasmine berkualitas yang merupakan salah satu produk

BPM/kmb16

HIBURAN - Ribuan masyarakat menikmati hiburan yang disuguhkan Bali TV serangkaian HUT-nya ke-9. terbaik dan berkualitas dari PT Mayora Indah, Beverage Division. Teh Pucuk Harum diolah dari pucuk daun teh teratas membuat Teh Pucuk Harum memiliki kualitas rasa teh terbaik. Teh Pucuk Harum diproses dengan teknologi canggih yaitu Advanced Sterillizing Technology yang membuat Teh Pucuk Harum tidak menggunakan tambahan bahan pengawet apa pun dan bisa bertahan selama 12 bulan. Teh Pucuk Harum tanpa menggunakan pemanis buatan dan tanpa tambahan bahan pewarna.

Kandungan nutrisi dalam Teh Pucuk Harum juga tetap terjaga karena dalam prosesnya daun teh asli yang berkualitas diseduh secara langsung (real brewed). Daun teh kualitas terbaik hanya digunakan untuk satu kali proses produksi Teh Pucuk Harum, sehingga rasa dan aroma teh dalam Teh Pucuk Harum masih authentic seperti teh yang baru diseduh. Rasa manisnya pas, dan harum teh jasmine yang ada sangat menyegarkan. Bawa terus kesegaran Teh Pucuk Harum ke mana pun Anda pergi. (kmb16)

Minggu Ini, Gamawan Kukuhkan Mangku Pastika Jadi Mamak Denpasar (Bali Post) Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang Saiyo (IKMS) Pusat Gamawan Fauzi dipastikan mengukuhkan Gubernur Bali Mangku Pastika menjadi Mamak, Minggu (29/5) ini di Gedung Serba Guna IKMS Bali, Monang-Maning. Gelar Mamak dinobatkan sebagai apresiasi warga Minang atas sosok Mangku Pastika yang dinilai senantiasa menaruh perhatian besar atas keberadaan komunitas ini di Bali. Menurut Ketua IKMS Bali Yunasril Anga, penobatan gelar Mamak tersebut juga diikuti pengukuhan gelar Bundo kepada Ny. Ayu Pastika. Gelar ini otomatis memosisikan orang nomor satu di Bali itu menjadi pemimpin kehormatan yang berpengaruh di lingkungan keluarga besar Minangkabau. ‘’Seremonial penobatan akan dikukuhkan langsung Ketua Umum IKMS Pusat yang juga Mendagri Gamawan Fauzi. Hadir pula Menkum dan HAM Patrialis Akbar, Menkominfo Tifatul Sembriring, dan sesepuh warga Minang Azwar Anas. Acara ini pun dihadiri bupati di Sumatera Barat, bupati/wali kota, serta muspida se-Bali,’’ imbuh Anga didampingi dr. Emiliana Purwa, Burhanuddin Yusuf, Novrizal Suhaimi, Erwin, dan Feriedi. Gelar Mamak dikenal luas dalam kepemimpinan tradis-

BPM/kmb

Yunasril Anga dan Mangku Pastika ional masyarakat Minangkabau. Komunitas masyarakat ini menempatkan figur Mamak sebagai tokoh sentral dalam kepemimpinan masyarakatnya. Figur mamak biasanya sosok simbolik yang dituakan masyarakat ini. Mamak merupakan tokoh kharismatik yang dinobatkan sebagai pemimpin berpengaruh. Sosok Mangku Pastika, menurut Anga, telah dinilai pantas menyandang gelar Mamak. Kalangan pemuka adat Minang telah berembuk untuk memutuskan Mangku Pastika dan Ny. Ayu Pastika didaulat memangku gelar kehormatan tersebut. Banyak pertimbangan dijadikan dasar kuat untuk itu. Mangku Pastika senantiasa menunjukkan res-

pek yang tinggi terhadap keberadaan warga Bali asal Minangkabau selama ini. ‘’Selain beliau selalu hadir dalam hampir semua kegiatan IKMS Bali, Pak Mangku juga terkesan sudah tune in alias sama sekali tidak canggung jika berada dalam komunitas warga Minang. Minimal ini mendorong kami menobatkan beliau menjadi pemimpin kehormatan kami,’’ katanya. Penganugerahan gelar tersebut diharapkan dapat menjadi cermin bagi komunitas warga Bali asal Sumatera Barat untuk senantiasa bahumembahu ikut membangun Pulau Dewata menuju kondisi kehidupan masyarakat yang makin bermartabat dalam berbagai bidang kehidupan.

Gelar yang sama sebelumnya telah diberikan kepada dua gubernur pendahulu Mangku Pastika. Selain mendiang Ida Bagus Oka, juga Dewa Made Beratha pernah menerima penobatan gelar yang sama. ‘’Pak Mangku merupakan Gubernur Bali ketiga yang menerima penganugerahan ini. Keluarga IKMS tentu amat berterima kasih atas respons beliau terhadap keberadaan warga Bali asal Sumatera Barat, termasuk saat berkenan menerima kami untuk menyampaikan rencana penganugerahan gelar tersebut belum lama ini. Kami diterima dalam suasana amat kekeluargaan,’’ puji pemilik Kafe Lumut Sanur dan Orient Garment Kuta ini. (kmb)

Minggu Paing, 29 Mei 2011

Ditutup, PKL Akbid Bali Wisnu Dharma Mangupura (Bali Post) Praktik Kerja Lapangan (PKL) Akademi Kebidanan (Akbid) Bali Wisnu Dharma secara resmi ditutup di kampus setempat, Jalan Raya Mengwitani, Sabtu (28/5) kemarin. PKL yang telah dilaksanakan selama empat minggu tersebut diharapkan mampu memberikan bekal pengalaman dan pemahaman kepada 54 mahasiswa yang nantinya akan terjun ke masyarakat berprofesi sebagai bidan. Direktur Akbid Bali Wisnu Dharma Ni Made Jati Arsiani, SST. mengatakan, mahasiswa yang mengikuti PKL berjumlah 54 orang dan disebar di sejumlah puskesmas di Badung, termasuk bersama para bidan yang menjadi mentor. Setelah PKL ini mahasiswa akan mengikuti sejumlah tahapan lagi sebelum mengikuti wisuda pada Agustus mendatang. “Nilai PKL rata-rata mahasiswa sudah bagus dan melebihi standar yang ditetapkan. Harapan kami ke depan, mudah-mudahan setelah tamat para mahasiswa kami bisa segera bekerja secara profesional dan berguna bagi masyarakat,” ujarnya. Dijelaskannya, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan perpindahan gedung kampus. Perpindahan juga diiringi peningkatan fasilitas, sehingga diharapkan mampu menambah minat calon mahasiswa melanjutkan studi di Akbid Bali Wisnu Dharma. Dalam sambutannya di acara penutupan PKL, Kabid Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Badung dr. WG Arimbhawa, M.Kes. berharap pengalaman yang didapat selama mengikuti PKL dapat menjadi pelajaran berharga bagi mahasiswa. Apalagi, ke depannya, mereka yang akan menjadi bidan akan dihadapkan pada permasalahan dan tantangan sangat berat khususnya dalam memecahkan permasalahan di masyarakat. “Banyak hal yang bisa dipetik dari PKL. Mahasiswa ini akan menghadapi berbagai masalah pelik di masa mendatang, misalnya masalah anak telantar atau kekerasan seksual pada anak yang makin bertambah. Kesemuanya bermuara pada KDRT. Nah, pada

kasus ini, para bidan harus bisa mengenali ciri-ciri kekerasan rumah tangga,” tegasnya. Sementara itu, Ni Made Nuratini, S.KM. mengungkapkan, Akbid Bali Wisnu Dharma tengah menggelar serangkaian kegiatan menyambut Dies Natalis IV yang puncaknya 19 Juli mendatang. Rangkaian kegiatan digelar mulai 2 Mei hingga 20 Agustus, di antaranya Pelatihan Kontrasepsi Ayudi Terkini Tingkat Nasional, penyuluhan Kespro/pembinaan KSPAN, cerdas cermat

antar-Akbid, peninjauan ke sejumlah TPA, PIK, Klinik dan Rumah Sehat, olahraga persahabatan, jalan santai, workshop tingkat nasional, bakti sosial dan pelatihan pengelolaan PIK mahasiswa. Di usianya sekarang, Akbid Bali Wisnu Dharma terus berupaya meningkatkan kualitasnya. Diharapkan, berbagai upaya tersebut dapat memberikan sumbangsih pada peningkatan kualitas pendidikan maupun kesehatan masyarakat pada umumnya. (kmb25)

BPM/kmb25

KEBIDANAN - Prosesi penutupan PKL Akademi Kebidanan Bali Wisnu Dharma di Badung, Sabtu (28/5) kemarin.

Minggu, 29 Mei 2011 05.52 05.54 05.56 06.00 06.05 06.35 07.05 07.35 08.05 08.35 09.00 09.30 10.00 10.30 11.30 12.00 12.30 13.00 13.15 13.30 14.30 15.00

Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Makma Upacara Yadnya bag 4 Seputar Bali Pagi Sehat Bugar Klip Bali Anak Taman Kirana Dunia Sa-tu Taman Sari Belajar Menggambar Membuat Boneka Tangan Boga Dewata Mutiara Hati Dunia Otomotif Dharma Wacana Tirtayatra Suatu Perjalanan Suci bag 4 Global 3000 Klip Bali Klinik Totok Perut Dialog Akupresure Wirasa Jacko Fitnes Health

15.30 Nangun Yadnya Karya Ngenteg Linggih di Setra Sirnaraga Br. Cengkilung - Jimbaran 16.00 Harmoni Bali Topik: Amandel Narasumber: dr. Nurada Sp.THT. 17.00 Sekilas Berita 17.05 Olah Raga 17.30 Dharma Wecana Tirtayatra Suatu Perjalanan Suci bag 5 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 18.30 Klip Bali 19.00 Banjar Bali Quis 19.30 Bisnis Bali 20.00 Samatra Artis Bali 21.00 Lintas Manca Negara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Bali Makedekan 22.00 Sekilas Berita 22.05 Kris 22.30 Dunia Kita 23.00 Klip Bali 23.30 Selingan Musik

Konsultasi Blackberry

Didukung oleh XLent Blackberry Community Pendaftaran menjadi anggota kirim email kosong ke xlent-bb-subscribe@yahoogroups.com Pertanyaan 1 : Melakukan Setting pada Blackberry Apakah di blackberry juga dapat melakukan setting untuk ringtone seperti di handphone biasa ? Bagaimana cara men-setting agar background (wallpaper) dapat saya ambil hasil jepretan kamera yang ada di Bold saya ? Jika jumlah email sampai dengan 4000 jumlahnya, apakah tidak mengganggu fungsi kerja dari blackberry ? (tellaxxx@yahoo.co.id) Jawab : Untuk melakukan pengaturan terhadap ringtone dan vibrate blackberry jauh lebih detail dengan mengatur setiap account email yang termasuk dalam fasilitas pushmail. Bahkan Yahoo Messenger, Gtalk, dan masing-masing messenger yang kita gunakan dalam komunikasi dapat kita atur berlainan. Dengan masuk ke mode profile maka kita dapat membedakan jenis-jenis ringtone maupun vibrate-nya. Wallpaper di blackberry dapat dirubah dengan mengatur gambar yang sudah kita simpan di media blackberry dan kemudian pada mode menu kita memilih “set as home screen image”, maka gambar (foto) yang sudah anda ambil dapat langsung anda nikmati sebagai latar gambar home screen kita. Mengenai jumlah email yang dapat di-push ke handheld kita sampai dengan 4000, tidak menjadi masalah dalam blackberry. Kondisi memang kelebihan dari perangkat blackberry yang dapat menerima jumlah email ribuan. Namun perlu diketahui bahwa ketika jumlah email yang di-push ke handheld kita sudah mencapai batas maksimal yang diperkenankan oleh memory internal, maka blackberry kita secara otomatis akan melakukan proses maintenance untuk menjaga keberlangsungan operasional dari sistem operasi blackberry tersebut. Blackberry akan secara otomatis melakukan penghapusan terhadap email

anda untuk mencapai free memory yang aman bagi handheld blackberry anda. Pertanyaan 2 : Aplikasi untuk manajer file Saya bekerja dengan menggunakan blackberry untuk berhubungan dengan klien kantor yang berada diluar kota. Setiap hari saya banyak menerima email sebagai materi konsultasi dari para klien tersebut. Di dalam blackberry saya banyak data yang harus disimpan dan atur dalam folder-folder tertentu. Apakah ada aplikasi yang dapat di install ke dalam blackberry agar saya dapat mengatur dengan baik kedalam memory card ? dan apakah sama kerjanya seperti di windows ? terimakasih. (novanxxx@ymail.com) Jawab : Seperti umumnya tipologi perangkat komputer, blackberry juga mempunyai fasilitas untuk mengelola data yang terdapat dalam perangkat blackberry tersebut. Meskipun sebenarnya blackberry cenderung bertujuan sebagai viewer dari data baik email, teks, picture, namun pada perkembangannya perangkat blackberry juga dapat melakukan ‘editing’ terhadap data yang tersimpan. Sehingga perlu menambah fasilitas penyimpan diperangkat yang lebih baru. Dengan banyak data yang disimpan maka perlu aplikasi yang dapat mengatur terhadap tata letak dan jumlah fil yang ada. Aplikasi ‘file manager’dapat mengatasi persoalan tersebut. Beberapa aplikasi tersebut juga secara bebas dapat kita unduh dari beberapa situs. Bahkan beberapa menawarkan fitur untuk melakukan kompres data (zip), sehingga dapat dikirimkan dengan kapasitas file yang kecil. Untuk update terhadap aplikasi anda dapat mengikuti forum milis tentang blackberry. .000

4 -

-29

Adv.0013512-adv


19

Minggu Paing, 29 Mei 2011

Belanja ala INFORMA EazyPay 0% KINI saatnya Anda mewujudkan segala impian untuk memiliki aneka produk furnishings berkualitas dengan kemudahan berbelanja tanpa bunga INFORMA EazyPay 0% hingga 12 bulan dengan kartu kredit Citibank. Beragam furnishings idaman dapat Anda temukan dalam INFORMA EazyPay 0%. Untuk tampilan modern di ruangan Anda, miliki koleksi sofa M&D maupun Lorenzo dengan desain elegan dan kualitas kulit terbaik. Koleksi sofabed yang trendi dan multifungsi pun dapat Anda hadirkan sebagai pelengkap ruang duduk Anda. Tak ketinggalan, beragam koleksi bedroom set sampai sliding wardrobe dapat menjadi pilihan tepat untuk ruang tidur

BPM/ist

Anda. Sementara untuk ruang tidur putra-putri Anda, tersedia aneka tempat tidur dengan desain dan warna menarik yang hadir dalam bentuk set

atau multifunction bed yang compact. Untuk di ruang makan Anda, Barkley set yang dapat memuat 10 kursi makan, cocok bagi Anda yang ingin mengadakan jamuan ma-

kan bersama sanak keluarga atau kerabat. Tidak hanya itu, para member INFORMA serta pemegang Kartu Kredit Citibank, juga dapat menikmati harga spesial untuk beragam produk istimewa. Maka pastikan Anda selalu menunjukkan kartu INFORMA Rewards setiap kali bertransaksi untuk mendapatkan beragam keuntungan lainnya. Tunggu apa lagi? Manfaatkan kemudahan berbelanja tanpa bunga EazyPay 0% hingga 5 Juni 2011. Kunjungi segera INFORMA Furnishings di Mal Bali Galeria, Jl. By-pass Ngurah Rai, Simpang Dewa Ruci, Kuta, Bali. Untuk keterangan lebih lanjut, klik www.homecenterindonesia.com. (r/bns)

Panca Bali Krama Dari Hal. 1 Piodalan di Pura ini jatuh setiap enam bulan sekali, tepatnya pada Selasa Kliwon Wuku Julungwangi atau dikenal dengan sebutan Anggarakasih Julungwangi. Kali ini di Pura bersangkutan akan digelar Karya Tawur Panca Bali Krama, Piodalan Pedudusan Agung, Danu Kertih dan Giri Kertih serta Karya Ngusaba Desa dan Ngusaba Nini yang puncaknya jatuh pada Selasa (21/6) mendatang. Berdasarkan data yang dikutip dari tulisan salah seorang prajuru setempat Made Ariasta, S.Ag., Pura Penataran Ulun Danu Beratan di-empon oleh empat Pesatakan yaitu Pesatakan Bangah, Baturiti, Antapan, dan Candikuning. Secara umum Pura ini dibagi menjadi beberapa kompleks penataran yaitu Pura Penataran Agung, Pura Telengin Segara, Pura Lingga Petak dan Pura Dalem Purwa. Sebagian areal Pura berada di tepi danau yaitu kompleks Pura Penataran Agung dan Pura Dalem Purwa, sedangkan yang terletak di dalam danau, disangga daratan kecil yaitu Pura Telenging Segara yang terdapat meru tumpang 11 dan Pelinggih Lingga Petak terdapat meru tumpang 3. Di jeroan Pura Penataran

Agung terdapat beberapa pelinggih yaitu meru tumpang pitu, berbusana serba merah difungsikan sebagai stana Dewa Brahma dan difungsikan pula sebagai pesimpangan Pura Pucak Teratai Bang yang berlokasi di dalam Kebun Raya Eka Karya Bali. Di Pura Penataran Agung ini juga terdapat Padma Lingga yang difungsikan sebagai pesimpangan Pura Puncak Sangkur. Di sebelah barat meru tumpang pitu terdapat sebuah palinggih Padma Tiga yang merupakan stana Hyang Tri Purusa-Siwa, Sada Siwa dan Parama Siwa. Inilah yang menjadi pelinggih pokok di Penataran Agung. Di sisi barat laut dari pelebahan ini terdapat jajaran berapa palinggih yaitu Taksu, Gedong Sari, Gedong Catu Mujung, Catu Meres, Gedong Simpen, palinggih Manjangan Saluang sebagai palinggih Maspait atau Mpu Kuturan yang juga sering disebut sebagai palinggih Ratu Pasek dan Meru Tumpang Telu sebagai stana Ratu Pande. Di sebelah selatan dari jajaran pelinggih tersebut terdapat sebuah gedong kereb yang disebut pula palinggih Bala Tama dan di sudut tenggaranya terdapat sebuah pelinggih Bale Kawas (Ulun Bale Agung) yang juga difungsikan sebagai penghayatan ke Pura Pucak Kayu Sugih.

Pemimpin Ideal Dari Hal. 1 Dia mengisyaratkan, pemimpin Bali yang ideal mendatang berasal dari kalangan muda, tapi tidak terlalu muda. ‘’Jangan berusia 30 tahun, tapi antara 30-40 tahunlah,’’ tambahnya. Sementara kalau umurnya sudah 50 tahun, maka energi, inovasi, maupun kreativitasnya, pasti berkurang. Apalagi kalau pemimpinnya sudah berusia 60 tahun. Menurut Mangku Pastika, calon pemimpin Bali tersebut juga harus berwawasan luas dan pernah keliling dunia supaya tahu seluk-beluk negeri lain. Bali sebagai tempat berlibur internasional, maka memerlukan pemimpin yang berpikiran global-internasional. ‘’Jangan sakit gigi, dan selalu minggir kalau ada setiap pertemuan,’’ tegas mantan Kapolda Bali ini. Dia juga mengungkapkan, tidak mudah menjadi pemimpin atau pejabat publik di era keterbukaan seperti saat ini, sebab harus punya akuntabilitas, siap dikritik, dimarahmarah, hingga diunjuk rasa. ‘’Jangan pula jadi pemimpin yang pikirannya cuma duit, tapi harus siap dengan kondisi yang ada. Kalau tidak siap, jangan coba-coba,’’ tambahnya. Mangku Pastika menyatakan sebenarnya terlalu dini kalau sekarang bicara soal susksesi kepemimpinan Bali, sebab Pilkada baru berlangsung pada Juli 2013 mendatang. Tapi kalau mulai sekarang muncul calon pemimpin Bali ke depan, hal

itu tentu sangat bagus. Baik muda maupun tua harus berani tampil, supaya nanti tidak terlambat. Dia juga mengaku, mulai saat ini mempersiapkan kader. Ketika didesak kembali mengenai kesiapannya memimpin Bali berpasangan dengan Puspayoga, Mangku Pastika secara diplomatis mengatakan, tak mau bicara banyak, karena harus menyelesaikan dulu tugas-tugasnya mempimpin Bali hingga tahun 2013 mendatang. Berpulang pada prinsip hidupnya, Mangku Pastika kembali mengenang masamasanya saat jadi Kapolda Bali yakni bekerja sungguhsungguh, sabar dan ulet. Padahal saat itu, baik istri maupun anaknya tidak setuju kalau dia pensiun di kepolisian dengan jabatan perwira tinggi. Di sisi lain, teman-temannya mendesak supaya dia terus maju hingga akhirnya mengambil keputusan bulat maju pilkada. Tapi saya tak bisa menyalahkan teman-teman. Keputusan ada di tangan saya, ujar pria asal Sangalangit, Gerokgak, Buleleng ini. Mengenai kegiatannya kalau pensiun nanti jadi pejabat publik, Mangku Pastika menyebutkan, bukan berarti diam sama sekali, tapi masih ada pengabdian di bidang lain. Apalagi dia mengaku sudah lama mengabdi jadi PNS yakni sejak tahun 1974, kemudian lebih awal mengambil pensiun di kepolisian yakni tahun 2008 dari jadwal akhir 2009. ‘’Saya sangat lama mengabdi pada negara, sehingga waktunya untuk istirahat,’’ tandas Mangku Pastika. (kmb/dof)

Praktik Mafia Dari Hal. 1 Dia meyakini, dengan terbongkarnya praktik mafia anggaran di DPR maka kasus-kasus lain akan terbongkar semua. ‘’Karena konon dia mengetahui semua,’’ kata Sebastian. Mantan anggota DPR, Permadi, mengakui adanya praktik mafia anggaran di DPR. Namun, dia pesimis KPK bisa mengusut dugaan adanya mafia anggaran di DPR meski salah satu anggota Banggar DPR seperti Wa Ode Nurhayati telah mengungkapnya. Keraguan Permadi itu karena pimpinan KPK saat ini dinilai tumpul. ‘’Jadi, KPK enggak akan bisa, sulit untuk masuk,’’ ujarnya. Sebelumnya, Ketua DPR Marzuki Alie berencana melaporkan Wa Ode Nurhayati ke Badan kehormatan DPR.

Pasalnya, dalam sebuah acara talk show di salah satu televisi nasional, Nurhayati menyebut bahwa pimpinan DPR, Menteri Keuangan dan pimpinan Badan Anggaran adalah penjahat anggaran. Keberatan Marzuki karena merasa pimpinan DPR tidak pernah ikut serta membahas masalah anggaran, baik lobi maupun pengesahannya. Oleh karena itu, dia menilai bahwa apa yang disampaikan Nurhayati telah mengganggu kinerjanya untuk menata kembali DPR dari semua sisi. Nurhayati ketika dimintai konfirmasi menyatakan kesiapannya jika dilaporkan dan dipanggil oleh BK. ‘’Saya belum terima panggilan, tetapi kalau dipanggil BK saya siap. Saya siap dipanggil karena sebagai anggota dewan saya menyampaikan benar itu benar, salah itu salah,’’ ujarnya. (kmb4)

Di palebahan Pura Tengahing atau Telenging Segara terdapat Meru Tumpang Solas sebagai stana Dewa Wisnu dan difungsikan pula sebagai pesimpangan Bhatara di Puncak Mangu (Gunung Pangelengan) serta difungsikan sebagai palinggih Ida Bhatara Dewi Danu. Palebahan Pura ini dikelilingi air danau. Di palebahan Palinggih Lingga Lingga Petak/Ulun Danu terdapat sebuah palinggih Meru Tumpang Telu yang di dalamnya terdapat sebuah sumur kramat yang menyimpan tirtha ulun danu. Di dalam sumur itu juga tertancap sebuah lingga besar berwarna putih dan diapit dua buah batu berwarna hitam dan merah. Tradisi yang diterima oleh masyarakat Hindu dan krama subak, palinggih ini difungsikan sebagai Ulun Danu dari Danau Beratan dalam konteks memohon kesuburan dan kemakmuran dan sebagai palinggih Bhatara Siwa dengan kekuatan Cadu Sakti-nya yang disimbolkan dari pemedalan yang menghadap ke empat penjuru mata angin. Paleban pura ini juga dikelilingi air danau. Di palebahan Pura Dalem Purwa terdapat tiga buah bangunan yang semuanya menghadap ke timur. Palinggih pokoknya berupa Gedong Dalem yang difungsikan sebagai stana Bhatari Durga dan Dewa Ludra atau Dewi Uma Bhagawati. Gedong ini diapit oleh Bale Murda Manik yang difungsikan sebagai pemaruman dan di kanannya terdapat bale panjang yang difungsikan untuk meletakkan upakara saat piodalan. Keberadaan Pura ini juga tidak terlepas dari konsep nyegara-gunung yakni pertemuan langsung dari Danau Beratan dengan Gunung Pangelengan.

Pun, memiliki konsep linggayoni yaitu Danau Beratan dan Pura Ulun Danu Beratan sebagai Yoni dan Gunung Pangelengan (Pucak Mangu) sebagai Lingga Acala yang merupakan simbol dari sumber kemakmuran di bumi. Berdasarkan beberapa sumber, Pura Penatana Ulun Danu Beratan diperkirakan didirikan pada zaman Bali Kuno yaitu dibangun oleh Mpu Kuturan dan dilanjutkan oleh beberapa tokoh yang sangat mempengaruhi perkembangan Pura ini. Namun sebelum Mpu Kuturan membangun Pura tersebut telah terdapat bukti-bukti peninggalan zaman megalitik, berupa batubatu pipih yang lebar dan didirikan dengan tegak. Dalam Babad Pasek disebutkan guna menjaga ketenteraman masyarakat Bali, Mpu Kuturan membuat dan menyempurnakan kahyangan jagat yang berjumlah delapan buah yaitu Pura Besakih, Lempuyang, Andakasa, Goa Lawah, Batukaru, Beratan, Batur dan Uluwatu (Soebandi, 2003:40). Di Pura Ulun Danu Beratan terdapat peninggalan arkeologi seperti lingga yang disimpan di pelinggih padma tiga rong tengah. Di samping itu terdapat sumur kuno di pelinggih Lingga Petak atau Ulun Danu. Secara umum, Pura ini sebagai tempat untuk memuja Ida Sang Hyang Widhi Wasa beserta berbagai manifestasiNya.Sedangkan, fungsi khususnya sebagai tempat melakukan upacara melasti, pakelem, nunas tirtha pamuput, ngaturan suinih, mapag toya. Hubungan subak dengan Pura Beratan sangatlah erat, mengingat pura ini merupakan pusat atau sumber air. Pura ini juga dijadikan tempat meajarajar terkait upacara Dewa Yadnya dan Pitra Yadnya. (lun)

Penuhi Panggilan Dari Hal. 1 Nazaruddin yang dimintai konfirmasi terkait SMS gelap itu membantah. Dia menegaskan dirinya tidak pernah mengirim SMS atau pesan apa pun, apalagi sampai mengancam politisi PD dan SBY. “Ini fitnah, enggak benar sama sekali,” kata Nazaruddin. Ia mengaku dirinya di Singapura sedang melakukan cek kesehatan, tidak untuk ancam-mengancam. Sementara itu, Ketua Fraksi Demokrat meminta mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, dapat memenuhi janjinya pulang ke Indonesia untuk memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diagendakan pekan depan. Nazaruddin sudah

berjanji kepadanya akan segera pulang dan hadir bila ada pemanggilan dari KPK sebelum pergi ke Singapura. Fraksi berharap Nazaruddin bisa secara kesatria memenuhi pernyataan-pernyataan tersebut untuk kooperatif karena ini adalah kesempatan bagi Nazaruddin untuk klarifikasi di depan hukum tentang tuduhan-tuduhan kepada dirinya, kata Jafar dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu kemarin. Menurut Jafar, pada 23 Mei 2011, pukul 19.30 WIB, Nazaruddin berangkat ke Singapura. Surat izin berobat diterima Sekretariat Fraksi tanggal pada 23 Mei pukul 17:00 WIB. Surat izin itu tertanggal 20 Mei 2011. Sedangkan, surat pencekalan dari KPK yang diterima oleh Dirjen Imigrasi tanggal 24 Mei 2011. (kmb4/net)

Sayangkan KPK Dari Hal. 1 “Jadi, tidak ada yang dapat diharapkan dari KPK, Badan Kehormatan DPR, atau pengadilan. Saya ini juga, kan, mantan Wakil Ketua BK DPR pada partai penguasa. Semua ketakutan untuk menyelesaikan kasus-kasus itu. Lihat saja kasus-kasus besar sebelumnya, misalnya BLBI, Century, dan lain-lain. Itu sampai sekarang mana ada kelanjutannya?” katanya. Bahkan Permadi menyebut keputusan Dewan Kehormatan (DK) Partai Demokrat yang memberhentikan Muhammad Nazaruddin dari jabatan Bendahara Umum Partai Demokrat hanya merupakan hukum “ecek-ecek”. “Nazaruddin itu masalahnya banyak, tetapi yang dilihat hanya mengenai keuangan. Makanya, saya katakan hukuman untuk Nazaruddin hanya ecek-ecek,” kata Permadi Sabtu (28/5) kemarin. Menurut dia, keputusan memberhentikan Muhammad Nazaruddin dari jabatan Bendahara Umum hanya untuk memuaskan publik dan menaikkan citra partai. Nazaruddin cukup

sakti, karena mengetahui, Dewan Kehormatan Partai hanya akan memberikan sanksi memberhentikan dari jabatan Bendahara Umum Partai Demokrat. Dinilai Gagal Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsudin menyebutkan kasus suap yang melibatkan Bendahara Umum Partai Demokrat Nazaruddin membuktikan kegagalan pemberantasan korupsi. Nama Nazaruddin juga disebut-sebut terlibat dalam kasus suap proyek Wisma Atlet SEA Games 2011. Tidak hanya itu saja, lanjut dia, kasus-kasus yang melibatkan kementerian juga masih banyak yang mengambang. “Masih ingat kasus penyelewengan dana haji di Kementerian Agama? Dulu, kasus itu sangat mengemuka, tapi sekarang tidak ada kelanjutannya,” katanya. Contoh lain, kasus tentang kecelakaan pesawat Merpati yang diduga ada indikasi serupa. “Sekarang bahkan melibatkan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Ini membuktikan pemerintah setengah-setengah memberantasnya,” katanya. (kmb/net/ant)

Pancasila

KAPITALISME adalah pemerasan oleh manusia atas manusia lewat jalur ekonomi. Komunisme persis sebaliknya, yakni manusia memeras manusia-manusia yang lain menggunakan kekuasaan. Anekdot ini mengiringi tesis Daniel Bell ikhwal ‘’Matinya Ideologi’’ dan Francis Fukuyama tentang ‘’Matinya Sejarah dan Manusia Terakhir’’. Untuk itu berbagai upaya dilakukan untuk menghapus wacana masyarakat dari narasinarasi besar dengan narasinarasi kecil. Inilah proses awal pelupaan atas sejarah bahkan tutur-pitutur para orang tua, termasuk tradisi. ‘’Narasi atau wacana sepenggal-sepenggal tersebut kini memenuhi jagat informasi dan komunikasi. Kesekarangan adalah orientasinya, sedangkan masa lampau dan sejarah yang tidak bisa dilihat dan dirasakan dianggap ilusi atau khayalan, sehingga dilenyapkan dari segala wacana. Juga hari esok yang sudah tentu belum terjadi, tidak dipikirkan, karena yang harus dirayakan adalah sekarang dan kesekarangan. Hari ini adalah hari ini, hari esok itu soal nanti. Bergembiralah, berbahagialah dan nikmatilah hari ini. Begitu kurang-lebih lirik lagu ‘HariHari’ dari Ahmad Albar yang dipopulerkan almarhum Gito Rollies di tahun 1980-an. Itu merupakan era dimulainya periode pelupaan atas sejarah. Malah sejarah yang dipelajari di sekolah, banyak yang dibelokkan kisahnya karena kepentingan politik,’’ tutur Rubag. ‘’Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa. Aku khawatir jangan-jangan puisi almarhum WS Rendra yang dipakai menutup orasinya saat menerima penghargaan dari Akademi Jakarta 22 Agustus 1975 tersebut, dianggap gong dimulainya proses pelupaan sejarah. Apalagi banyak intelektual yang mungkin mengalami tekanan psikologis secara politis di zaman keemasan Orde Baru meredefinisi batasan sejarah. Mungkin mereka kecewa, banyak fakta sejarah yang sudah bertahuntahun diajarkan di sekolah maupun kampus, demi kepentingan politik didistorsi kisahnya oleh otoritas pendidikan. Lalu mereka mengatakan, sejarah adalah kisah para pemenang. Malah ada yang berpendapat, sejarah adalah politik masa lampau, sedangkan politik adalah sejarah masa sekarang,’’ komentar Kudil. ‘’Persis! Sebab postmodernisme yang mulai bergeliat di tahun 1980-an dengan genre kebudayaan populernya di segala sektor kehidupan, penganutnya mendengungkan bahwa mereka tidak punya sejarah. Justru mereka mengaku sedang membuat sejarah dan berusaha menjadi para aktornya. Jadi pas ulasanmu tentang pendapat yang mengatakan bahwa politik adalah sejarah masa sekarang, yang dikumandangkan di saat orang-orang melupakan dan memanipulasi sejarah. Aku masih ingat, di era Orde Baru pernah ada masa di mana hari kelahiran Pan-

casila tidak diperingati. Justru Hari Kesaktiannya dirayakan setiap 1 Oktober secara meriah. Tragisnya, penggali Pancasila yang sebelumnya dalam pelajaran sejarah dinyatakan Ir. Soekarno alias Bung Karno, konon atas petunjuk Nugroho Susanto yang kala itu Menteri Pendidikan, diubah menjadi Moh. Yamin,’’ ujar Pujastawa. ‘’Lho, apa alasannya? Wah, kalau begitu definisi sejarah adalah kisah para pemenang jadi benar. Sebab, Bung Karno saat itu sebagai pihak yang kalah dan konon status tahanannya pun tidak dicabut saat beliau meninggal 21 Juni 1970. Di film ‘Wild Wild West’ saja para sheriff tidak menembak musuhnya berkali-kali setelah jadi mayat. Ironisnya, kini kembali orang-orang merindukan Pancasila dan konon akan memperingati hari lahirnya pada 1 Juni yang akan datang. Artinya, itu pasti Pancasila yang dipidatokan Bung Karno di depan sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Upaya membelokkan sejarah seperti menggantang asap alias sia-sia, dong!’’ sahut Lonjong. ‘’Persyaratan formal atas berdirinya sebuah negara yang berdaulat, harus punya dasar negara dan konstitusi. Maka sejak 29 Mei - 1 Juni 1945, BPUPKI melakukan sidang untuk membahas dasar negara yang akan mereka dirikan. Mr. Moh. Yamin konon berpidato pertama pada 29 Mei dengan judul ‘Asas dan Dasar Negara Kebangsaan Republik Indonesia’, lalu Prof. Dr. R. Supomo pada 31 Mei, yang berorasi tanpa judul. Ir. Soekarno pada giliran terakhir mengemukakan gagasannya pada 1 Juni, yang semua isi pidato tersebut diterbitkan kembali tahun 1947 dengan judul ‘Lahirnya Pancasila’. Itulah alasan mengapa Moh Yamin dianggap sebagai penggali Pancasila, meski dengan alasan tidak masuk akal, di samping upaya untuk memelintir sejarah. Kau benar, kini sebagian rakyat Indonesia kembali dilanda demam Pancasila, tentunya Pancasila seperti yang dipidatokan Bung Karno 66 tahun silam,’’ terang Pujastawa. ‘’Kebenaran yang ditutuptutupi pasti akan muncul meski memerlukan waktu lama. Ya, kerinduan akan Pancasila seperti yang dipidatokan Bung Karno 1 Juni 1945 dulu, sedang menggejala sekarang. Mirip penderita sakit parah, baru memahami arti sehat setelah menggeletak tanpa daya di tempat tidur. Kompleksitas masalah yang dialami bangsa ini bisa dianalogikan seperti penderita penyakit yang komplikatif. Celakanya, bukan hanya fisik, justru sumbernya adalah psikhis. Kita bisa saksikan berbagai kerusuhan den-

gan latar bermacam sebab ditayangkan televisi nyaris setiap hari, bahkan di beberapa tempat. Perkelahian atau tawuran massal, bukan hanya antara penduduk kampung di pedesaan, pun pelajar dan mahasiswa di daerah perkotaan bahkan dari sekolah atau kampus favorit juga saling serang dengan menggunakan senjata. Tragisnya, bentrokan berdarah yang mengancam nyawa seperti itu dibiarkan berlangsung berjam-jam, bahkan berhari-hari,’’ argumen Gustra. ‘’Unjuk rasa yang sering berakhir dengan kerusuhan antara pendemo dan aparat, juga marak di negeri ini. Latar belakangnya lebih sering menuntut keadilan akibat terjadinya pemerasan oleh manusia atas manusia. Selain mendemo majikan perusahaan atau instansi pemerintah, bahkan kepala negara atau wakilnya juga sering dihadang pengunjuk rasa saat melakukan kunjungan kerja di beberapa daerah. Syukur di Bali hal seperti itu belum pernah terjadi. Aku teringat tulisan ikhwal demonstrasi di sebuah koran. Pemimpin adil rakyat pun kenyang. Rakyat yang kenyang tidak akan berdemo, sebab mereka lebih memilih berdendang thukul kang sarwa tinandur, murah kang sarwa tinuku. Artinya, tumbuh segala yang ditanam dan murah apa pun dibeli. Sayang, tambah penulis tersebut, kondisi gemah ripah loh jinawi tata-titi tenteram kerta raharja seperti itu hanya terjadi selama dua abad di negeri ini, yakni sejak Raden Wijaya (1294) hingga Wikrama Wardhana (1478) yakni sepanjang zaman Majapahit,’’ papar Gading. ‘’Nilai-nilai luhur terkait agama, moral, etika dan kemanusiaan seperti tertera dalam sila-sila Pancasila, sebenarnya terkonsolidasi dan terkristalisasi selama era Majapahit. Semua nilai itu adalah warisan asli Indonesia, yang menurut Bung Karno, telah ada, tumbuh dan berkembang sebelum pengaruh asing masuk ke Nusantara. Artinya sebelum Hindu, Buddha, Islam, Kristen dan Kong Hu Cu datang. Inti dari nilai-nilai tersebut adalah gotong royong, toleransi atau teposeliro dan introspeksi atau mulat sarira. Untuk menciptakan suasana adil dan makmur para raja Majapahit, mempraktikkan nilainilai tersebut sehingga rakyatnya memiliki contoh yang disuriteladani. Rakyat tidak akan demo apalagi berontak, karena raja-raja Ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani. Coba lihat sekarang! Korupsi meluas dan merata di seluruh sektor kekuasaan. Rebutan kekuasaan dan jabatan membuat konflik kepentingan mewarnai jalannya pemerintahan. Rakyat justru melihat hal sebaliknya yang terjadi di kalangan pemimpin dan elite. Ing ngarso mangun angkoro, ing madyo numpuki harto, tut wuri menadahi, begitu Ruslan Abdulgani pernah memlesetkan,’’ ulas „ aridus Rubag.„

Sarana Pendukung Dari Hal. 1 Sayang, rencana itu tak kunjung terealisasi, bahkan kini ada kabar akan dioperasikan Juni 2011 mendatang. Meski belum pasti, ternyata disikapi serius jajaran Pemkot Denpasar dan Organda setempat. Bahkan, Organda sudah menyiapkan sarana pendukung pengopersian moda transportasi umum ini. Buktinya, Organda sudah menyiapkan 60 unit mobil angkot yang bertugas menyuplai penumpang menuju halte. Rencananya mobil itu akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas AC. Hal ini mengemuka di sela-sela rapat koordinasi antara DPRD Denpasar, Dinas Perhubungan dan Organda Denpasar di gedung DPRD, belum lama ini. Untuk tahap pertama ini, Organda juga sudah menyiapkan 60 unit angkot yang akan diremajakan dilengkapi AC. Terhadap rencana ini, direspons negatif oleh Komisi B DPRD Denpasar. Melalui ketuanya, Eko Supriadi, yang ditemui di Denpasar, Sabtu (28/ 5) kemarin, mengaku kurang optimis dengan rencana dimaksud. Terlebih dengan kondisi angkutan kota yang akan ditambah dengan fasilitas AC, dinilai sebuah rencana yang kurang realistis. Mengingat, kebanyakan angkutan kota yang ada saat ini kurang memenuhi standar bila harus dilengkapi dengan AC. Dikatakan, tahun pembuatan kendaraan yang relatif lama den-

gan kapasitas mesin dengan CC yang kecil, tak akan mampu dibebani dengan tambahan AC. ‘’Masak angkot dengan mesin 1000 CC ditambah lagi dengan AC, mana mungkin bisa jalan,’’ sindirnya. Bukan hanya angkot yang menjadi persoalan. Keberadaan halte yang akan menunjang operasi bus Sarbagita juga munuai kritik. Karena, keberadaan halte yang sudah dibangun di beberapa titik itu tidak memperhatikan ruang berhenti atau stop over bus yang menaikan dan menurunkan penumpang. Karena itu, dikhawatirkan akan menambah postensi kemacetan di saat bus tersebut menurunkan penumpang. Anggota Komisi B DPRD Denpasar, Ir. I Ketut Resmiyasa, menilai keberadaan halte yang tidak ada ruang untuk pemberhentian bus dipastikan akan menggunakan badan jalan. Artinya, laju kendaraan yang ada di belakang bus tersebut akan terganggu. Ini yang akan menimbulkan kemacetan, katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Denpasar I Gede Astika didampingi Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Denpasar Hari Edi mengatakan pihaknya berencana membentuk UPT pelayanan transportasi darat. Lembaga ini untuk mendukung kelancaran operasional moda angkutan Sarbagita yang rencananya beroperasi Juni 2011 mendatang. ‘’Kami harus men-

yaipkan pendukungnya lebih awal, agar tidak kelabakan ketika sudah beroperasi nanti,’’ ujar Hari Edi. Sementara itu, operasional Trans Sarbagita akan dilaksanakan pada awal Juni 2011. Tahap awal, koridor 2a dan 2b yang bakal dioperasikan. Koridor 2a meliputi Batubulan, Sanur, Dewa Ruci, Sentral Parkir, PP. Sedangkan 2b meliputi Sentral Parkir, Dewa Ruci, Jimbaran, Nusa Dua, PP. Sebanyak 15 unit bus yang bakal beroperasi awal bulan ini. Yang menarik, menjelang serah terima bus Sarbagita, kondisi infrastuktur sarbagita seperti halte tampak tidak sempurna. Halte sebagai tempat menurunkan dan menaikkan penumpang terlihat jorok dan penuh coretan dari cat akibat sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab. kondisi ini tentu saja mengundang keprihatinan, sehingga terpikir untuk memberikan sentuhan seni pada dinding halte tersebut. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Made Santha, beberapa waktu lalu mengatakan, untuk halte sudah dibangun 12 titik, dan kurang lebih terdapat 10 halte portable yang fungsinya bisa dipindah-pindahkan. ‘’Untuk sarana pendukung Sarbagita sudah tidak ada persoalan lagi, tetapi yang menjadi masalah saat ini masih ada segelintir oknum yang merusak wajah halte dengan aksi corat-coret,’’ ujarnya. (ara/kmb)


Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila

MINGGU PAING, 29 MEI 2011

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

ADA APA Dikira Hamil Ternyata Menopause Kuala Lumpur Dokter juga manusia yang tak luput dari kesalahan. Di Malaysia, seorang dokter salah mendiagnosis pasiennya dengan menyatakan wanita itu hamil dua bulan. Padahal, wanita berumur 50 tahun tersebut memasuki tahap menopause. Wanita yang tidak disebutkan namanya itu, awalnya kaget ketika dokter memberi tahu kalau dirinya hamil. Wanita itu telah memiliki tiga anak yang berumur antara 21 dan 28 tahun. “Suami saya dan saya tidak menggunakan kontrasepsi namun saya tidak berpikir bahwa saya akan hamil,” ujar wanita itu seperti dikutip China Press dan dilansir harian Malaysia, The Star dan detik.com, Sabtu (28/5) kemarin. Wanita itu pergi memeriksakan diri ke dokter tersebut dikarenakan dirinya tidak kunjung mengalami menstruasi dalam dua bulan. Meski dokter tersebut memberi tahu dirinya hamil, namun wanita itu meragukan kebenaran diagnosis tersebut. Karena itu, suaminya mendesak untuk pergi ke dokter lain. Dokter kedua inilah yang memberi tahu bahwa dirinya tengah mengalami menopause. Setelah hal ini disampaikan ke dokter pertama, dokter tersebut mengakui kesalahan diagnosisnya. (net)

Korut Akhirnya Bebaskan Warga AS Seoul Satu delegasi Amerika Serikat meninggalkan Korea Utara, Sabtu (28/5) kemarin, setelah berhasil mengusahakan pembebasan seorang warga AS yang ditahan di negara komunis itu selama enam bulan, kata kantor berita Korea Selatan Yonhap. Tetapi tidak mengatakan apakah delegasi itu juga pulang bersama dengan Eddie Jun Yong-Su, seorang pengusaha yang berkantor di California, yang ditahan karena diduga melakukan kegiatan penyebaran Injil di negara komunis garis keras itu. Kim pulang sehari setelah Korut mengatakan pihaknya memutuskan akan membebaskan dan memulangkan Jun atas alasan-alasan kemanusiaan dengan mempertimbangkan permintaan-permintaan yang berulang-ulang oleh para pengunjung AS ke Pyongyang baru-baru ini ini termasuk King. (ant/afp)

BPM/afp

NABRAK - Sebuah bus dirusak di tengah alunalun kota di Stockholm setelah berbelok di luar kendali dan menabrak orang-orang yang berdiri di luar stasiun, Sabtu (28/5) kemarin.

Perompak Somalia Dihukum Seumur Hidup Busan Pemimpin perompak Somalia divonis penjara seumur hidup dan tiga anak buahnya diputuskan penjara selama 13-15 tahun atas pembajakan kapal barang milik Korea Selatan pada Januari dan penembakan kapten kapal itu. Pengadilan Wilayah Busan memvonis Mahomed Arain (21), dalam kasus penembakan kapten kapal The Samho Jewelry, Seok Hae-kyun, serta tujuh tuntutan lain seperti percobaan pembunuhan dan perampokan maritim, dengan hukuman penjara seumur hidup, Jumat (27/5) lalu. Aul Brallat mendapat hukuman 15 tahun penjara, sedangkan Abdikhad Iman Ali dan Abdullah Ali dihukum 13 tahun penjara. Mereka tidak terbukti dalam tuduhan pembunuhan berencana terhadap kapten kapal namun pengadilan menghukum mereka atas percobaan pembunuhan awak kapal karena memanfaatkan mereka sebagai perisai manusia. Pihak penuntut meminta

hukuman mati terhadap Arai dan hukuman penjara seumur hidup bagi ketiga anak buahnya. “Tuntutan terhadap Arai atas percobaan pembunuhan kapten Seok terbukti karena awak kapal mendengar Arai mencari Seok dengan berteriak ‘kapten, kapten’ dalam ruang navigasi dan sejumlah peluru ditembakkan dalam ruang tersebut,” kata pengadilan itu. Namun bukti yang diserahkan oleh pihak jaksa penuntut

tidak cukup untuk memutuskan ketiga kaki tangannya berencana untuk membunuh kapten Seok. Keempat orang itu divonis di hadapan juri sedangkan sisa tersangka lain menolak mendapat persidangan dengan juri dan akan menghadapi pengadilan wilayah yang dijadwalkan memperoleh keputusan pekan

depan. Jaksa penuntut mengatakan pihaknya secara umum puas terhadap hasil putusan sidang tersebut, namun mengisyaratkan akan mengajukan banding. “Agak mengecewakan namun kami tetap puas karena pengadilan memutuskan tuduhan percobaan pembunuhan dan memvonis Arai dengan hukuman penjara seumur hidup,” kata seorang jaksa penuntut kepada wartawan. Jaksa penunut menambahkan, terlepasnya tuduhan tersebut terhadap ketiga perompak lain merupakan masalah teknis hukum dan

kejaksaan memandang masalah itu perlu ditinjau oleh pengadilan lebih tinggi. Sementara seorang pengacara mewakili Arai mengatakan pihaknya juga akan mengajukan banding. Seperti diberitakan sebelumnya, kapal Samho Jewelry dibajak di Laut Arab oleh perompak Somalia pada 15 Januari. Enam hari kemudian kapal itu dibebaskan dalam operasi penyergapan oleh pasukan komando angkatan laut Korsel. Lima anggota perompak dibekuk dan dipindahkan ke Korsel untuk menghadapi proses pengadilan. (ant/net)

Dituduh Memperkosa, Menteri Berniat Mundur Paris Seorang menteri Prancis dituduh melakukan kekerasan seksual terhadap dua staf balai kota tempat dia menjadi wali kota. Meski membantah tuduhan itu, namun pejabat Prancis itu mempertimbangkan untuk mundur dari jabatannya. Menteri Layanan Sipil Prancis, Georges Tron, menyebut tuduhan yang diarahkan padanya sebagai fantasi sema-

ta. Namun kepada surat kabar Prancis Le Parisien, Tron menyatakan dirinya tak ingin menjadi beban pemerintah. “Apakah muncul pertanyaan tentang pengunduran diri saya dari pemerintah? Ya, idiot jika saya bilang tidak,” ujar Tron. Namun dia tidak merasa dalam tekanan besar untuk mundur. “Jika saya punya hal yang akan disampaikan atau diumumkan, saya akan memberitahu presiden

republik ini (Nicolas Sarkozy) dan perdana menteri (Francois Fillon),” imbuh Tron seperti dilansir AFP dan detik.com, Sabtu (28/5) kemarin. Para jaksa telah mulai melakukan penyelidikan awal atas tuduhan-tuduhan tersebut setelah pengacara dua mantan pegawai kota di Draveil, pinggiran Paris, menuduh Tron telah melakukan penyerangan seks dan pemerkosaan. Kepada harian Le Parisien, kedua wanita itu mengklaim Tron telah menyerang mereka di dalam ruangan terkunci di balai kota di Draveil. Tron merupakan wali kota di Draveil. Sebelumnya, Tron mengatakan bahwa masalah ini merupakan upaya untuk meniru apa yang tengah terjadi di New York, Amerika Serikat yakni kasus kekerasan seks terhadap mantan direktur IMF Dominique Strauss-Kahn. (net)

C.00 3 36-m

C.0002 77-m -7

DP. DP.

40jt

Grand Livina Livina X-Gear Serena Navara

19,5jt

Dp. 16 jt Dp. 20 jt Dp. 58 jt Dp. 77 jt

C.00042 6-mbl


Edisi 29 Mei 2011 | Balipost.com