Skip to main content

Edisi Sabtu 27 Oktober 2018 | balipost.com

Page 1

16 HALAMAN

NOMOR 70 TAHUN KE 71 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

Bali Post

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Perjuangkan Otoritas Khusus

Jangan Tunggu Bali Hancur

Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali jangan menunggu Bali hancur baru melakukan terobosan. Gagasan tokoh Bali untuk mengelola otoritas kepariwisataan mesti disikapi dengan cepat dan jernih. Daya tawar Bali kepada pemerintah pusat mestinya diperjuangkan di tahun politik ini. ‘’Pemimpin Bali harus berorientasi pada penyelamatan ruang, budaya dan manusia Bali, bukan sekadar mendapatkan keuntungan finansial. Saya berharap pemimpin Bali jangan sampai kehilangan mementum melakukan terobosan nyata. Sekarang saatnya menyatukan persepsi menjaga Bali dengan merumuskan otoritas kepariwisataan dan daya tawar Bali. Jangan menunggu Bali hancur baru berbuat,’’ saran Ketua DPP Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Bali Ketut Gupta, Jumat (26/10) kemarin.

Penyelamatan ruang kini menjadi masalah serius bagi Bali. Menjaga Bali tak cukup dengan meminta dana perimbangan, namun langkah nyata dan berani dalam mengawal Bali. Ketut Gupta Ketua DPP Inkindo Bali

Pandangan ini menyikapi pernyataan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. Wagub mengatakan, otoritas khusus bukan jawaban yang segera dilaksanakan terhadap kekacauan tata niaga pariwisata Bali. Hal. 15 Wilayah Lain

OTORITAS 1

KHUSUS

Pemerintah Ba li secara legal memiliki payung semua tata nia hukum yang ku ga pariwisata at untuk meng dari hulu hingg memang telah atur a hilir berbasis diakui dunia se budaya Bali ya jak zaman penja ng jahan Belanda

( Kita masih ing at Bali diberika n tawaran khus sebagai daerah us mengatur swatantra I, un pemerintahan tuk menjamin ajegnya budaya Bali)

2

Dengan otoritas khusus tersebu t Bali akan memi dalam menghasil liki potensi besa kan devisa dari FD r I (Foregin Direct Pendapatan FX da Investment LN), ri VO A da n pajak langsung dan penerimaan inv estasi mancaneg dana LN ditransa ara ksi lokal (melalui lembaga keuanga n lokal Bali)

3

SDM Bali seca ra tidak langs bangkit mening ung akan terp katkan kualita acu untuk s (karakter, ka sesuai tuntut pabilitas, kred an zaman now ibilitas dan tr yang pada gil ust) irannya mem buat Bali berja ya

Ada Kesungguhan ABRASI PANTAI DI BALI dan Keberanian Wilayah

Garis Pantai

Abrasi

OTORITAS khupenuh harapan 10 km langDenpasar 10 km baru, maka sus merupakan jakah ini sangat Asalkan km ada Badung 81 kmtepat. 12,1 lan lapang untuk kesungguhan dan keberanian 27,75 km yang Tabanan 36 km pemerataan pariwitulus untuk itu. 30,56 km Buleleng 127 km sata Bali. Di tengah Pengamat ekonomi 14 Viraguna km Jembrana 60 km giatnya pemerintah Bagoes Oka menyatakan 9 kmotoriGianyar 18 km pusat mengembangtas khusus pariwisata Balikmsangat 20,2 Klungkung 58,5 km kan ‘’10 Bali baru’’ mendesak.79,5 Jikakmtidak segera 31 kmdiusulKarangasem dan kepemimpinan kan maka akan hilang kesempatan garis pantai di Bali : 470 tata km niaga B a l i y a n Panjang g tersebut. Sebab, persoalan pariwisata Mengalami abrasiBali sudah pada tingkat mengkhawatirkan. Seperti pariwisata murahan, persaingan yang tidak sehat/perang tarif, macet, sampah, dan ketimpangan pemerataan antarkabupaten. Sehingga kalau tidak dilakukan ‘’terobosan’’ sistematis, fokus dan terpadu menyelesaikan persoalan hulunya. Apalagi momen ini sangat tepat pascapertemuan tahunan IMF-WB. Hal. 15 Bali Baru

: 176,81 km

Otoritas Khusus Bukan Semata untuk Kemajuan Bali Pernyataan Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati bahwa belum saatnya Bali memperjuangkan otroritas khusus pariwisata, mendapat tanggapan sejumlah praktisi dan akademisi. Menurut mereka, kinilah saatnya kekhususan itu diperjuangkan. Sebab, otoritas khusus bukan hanya untuk kepentingan Bali, tetapi kepentingan nasional. Apabila Bali terkelola secara baik, akan meningkatkan pamor pariwisata Indonesia. Ini tentu berdampak pada ‘’10 Bali baru’’ yang dikembangkan pemerintah. Jadi jangan berpikir otoritas khusus ini semata untuk Bali, tetapi untuk kemajuan NKRI. Praktisi pariwisata I Gusti Kade Heryadi Angligan mengatakan, otoritas khusus pengelolaan pariwisata sejalan dengan one island one management, yang merupakan cita-cita Gubernur dan Wakil Gubernur Bali. Karena dengan otoritas khusus, Bali bisa mengelola sendiri pariwisatanya, sehingga ini bisa menjawab persoalan yang dialami Bali. Memperjuangkan otoritas khusus memang tidak mudah, seperti membalikkan telapak tanggan. Perlu lobi dan argumen yang kuat untuk mengajukan ke

pusat. Inilah momen yang tepat untuk Bali untuk mengajukannya. ‘’Harusnya sudah dari awal Bali mengajukan otoritas khusus. Menpar pun sudah membicarakan ini dengan Komisi X DPR-RI. Banyak juga yang menyambut positif,’’ ungkapnya. Sebab, hal itu bukan semata untuk kemajuan pariwisata Bali, tetapi akan berdampak pada pariwisata secara nasional. Rektor Undiknas University Prof. Gede Sri Darma berpendapat, Bali harus segera memiliki otoritas khusus pariwi-

sata. ‘’Bali menjadi impian semua orang. Kita mesti harus sifting, artinya bergeser dari titik koordinat yang lama menuju ke titik koordinat yang baru. Banyak orang yang tidak mau bergerak karena berada pada zona nyaman,’’ ujarnya. Sri Darma menambahkan, otoritas khusus merupakan langkah penyelamatan Bali ke depan. Jika tidak segera dilakukan maka akan semakin sulit diwujudkan. Hal. 15 Kajian Cermat


DENPASAR

2

Sabtu Kliwon, 27 Oktober 2018

FIGUR Penguatan Identitas PEMULIAAN atau penguatan terhadap identitas atau kearifan lokal amatlah penting sehingga lestari atau eksis sepanjang zaman. Bahasa, aksara dan sastra Bali serta pakaian tradisional Bali merupakan identitas masyarakat Bali yang sudah sepatutnya dilestarikan. Karena itu gayung bersambut, pemerintah telah berupaya menguatkan identitas ini melalui peraturan daerah. “Pada prinsipnya saya setuju dengan adanya penguatan ini, sehingga identitas orang Bali betul-betul lestari. Oleh karena itu, saya berharap kepada semua pihak agar ikut mengamankan penguatan ini dalam rangka pelestarian budaya Bali,” ujar dosen Pascasarjana Unhi Dr. I Made Nada Atmaja, M.Si. Kepala Biro Diklat DPD HPI Bali ini menegaskan, Bali merupakan salah satu tujuan wisata dunia yang kaya budaya. Kekayaan budaya itu di antaranya bahasa daerah dan busana tradisional Bali. Kekayaan ini perlu dijaga agar tidak sampai tergerus budaya global. Lanjut Nada, mampu menguasai bahasa internasional amat bagus, tetapi jangan sampai melupakan bahasa daerah. Identitas inilah perlu dijaga. Dalam konteks ini, terutama dalam pemakaian busana adat Bali, partisipasi semua pihak sangat diperlukan, sehingga pelaksanaan program pemerintah yang sangat mulia ini berjalan dengan baik. Menyangkut penggunaan bahasa daerah Bali, Nada yang pelaku seni ini melihat masih banyak orangtua berkomunikasi dengan anaknya menggunakan bahasa Indonesia, padahal bahasa Bali tersebut sebagai bahasa ibu. Ke depan ini perlu mendapat perhatian serius, sehingga generasi muda fasih berbahasa Bali, cakap berbahasa nasional dan mahir berbahasa internasional. Karena itu menurut Nada, selain di lingkungan keluarga, penggunaan bahasa daerah Bali agar dimantapkan lagi melalui sekolah-sekolah atau instansi-instansi, sehingga betul-betul mentradisi. (lun)

GELAR PASUKAN - Kodam IX/Udayana melaksanakan apel gelar pasukan pengamanan VVIP OOC ke-5.

BP/ken

Pesawat Evakuasi Disiapkan untuk ”Our Ocean Conference” Denpasar (Bali Post) Menyosong Our Ocean Conference (OOC) ke-5 di Nusa Dua yang berlangsung tanggal 26 sampai dengan 1 November, Kodam IX/Udayana melaksanakan apel gelar pasukan pengamanan VVIP di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar Timur, Jumat (26/10) kemarin. Selain mengerahkan 6 ribu personel dari TNI dan Polri, juga siapkan kapal laut dan pesawat untuk evakuasi. “Tentu kami harapkan kegiatan ini berjalan lancar, sukses, aman, nyaman dan

damai,” kata Gubenur Bali Wayan Koster didampingi Panglima Kodam IX/Udayana Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Benny Susianto, S.IP. Kepada masyarakat Bali, Gubernur Koster berharap agar memberikan ruang penuh supaya pertemuan ini betul-betul mendapat dukungan yang baik sehingga suasananya kondusif. Sementarab itu, Pangdam Mayjen Benny menyampaikan, kekuatan pengamanan dari TNI saja sekitar 4 ribu orang. “Tugas kami melakukan pengamanan kepala neg-

ara atau VVIP. Mulai hari ini (kemarin - red) beberapa kepala negara sudah tiba di Bali. Pengamanan akan dilakukan mulai tanggal 26 Oktober sampai 1 November 2018, kegiatannya 29 sampai 30 Oktober,” ungkapnya. Menurut lulusan Akmil tahun 1987 ini, pihaknya juga mengerahkan alutsista karena melaksanakan pengamanan VVIP, termasuk mengantisipasi bencana evakuasi saat kontijensi. Kodam juga libatkan unsur TNI-AU dan TNI-AL. Kapal dan pesawat antisipasi sudah disiapkan.

“Dalam kegiatan ini, menjadi suatu kehormatan bagi kita bahwa kembali Indonesia dipercaya melaksanakan konferensi internasional, khususnya Bali. Mereka dari berbagai negara datang ke Bali dan menjadi promosi gratis bagi Bali saat mereka kembali ke negaranya,” ungkap mantan Waasops Kaskostrad ini. Dalam sambutannya, Mayjen Benny menyampaikan Indonesia mampu melaksanakan event besar dan menjadi negara dipercaya di dunia internasional. Manfaatnya bagi Indonesia baik dalam jangka

pendek maupun jangka panjang. Oleh karena itu, orang nomor satu di Kodam IX/Udayana ini berharap kegiatan tersebut berjalan aman, lancar, nyaman dan sukses. “Oleh karena itu, perlu koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan pihak terkait dalam mengelola keamanan, pengamanan, kesiapsiagaan dan ketanggapsegeraan. Menumbuhkan rasa aman, nyaman, terkendali, tertib dan lancar tanpa meninggalkan adat budaya setempat,” tandasnya. (kmb36)

Buntut Keluarnya SP II Perihal Pengosongan Lahan

BP/ist

KUNJUNGAN - Tim marcom dari sejumlah hotel di bawah Grup Archipelago International berkunjung ke Kantor Bali Post, Jumat (26/10) kemarin. Grup Archipelago International merupakan chain hotels dengan 9 brand utama, yakni Kamuela Villas, Aston, Aston Heritage Collection, Alana, Harper, Favehotel, Quest, Neo, dan Nomad.

Hasil Monitoring Kesbangpol

Banyak Ormas Malas Laporkan Kegiatan Denpasar (Bali Post) Tim monitoring ormas yang dikoordinir oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Denpasar secara rutin melakukan monitoring keberadan dan aktivitas ormas. Dari hasil monitoring, Tim menyimpulkan bahwa sebagian besar ormas yang ada belum melaporkan kegiatan yang dilakukan secara rutin. “Kami perlu mengetahui kegiatan ormas yang ada di Kota Denpasar sesuai dengan Permendagri No.56 Tahun 2017 tentang Pengawasan Organisasi Masyarkat di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah,” ujar A.A. Gede Raka Wiadnyana, Kabid Ketahanan Ekososbud Ormas, yang didampingi I.B. Andika, Kasubid Ormas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar. Monitoring yang dilakukan tim yang beranggotakan unsur Kejari, Pengadilan Negeri, Kanwil Kementerian Hukum dan HAM, Polresta Denpasar, Satpol PP dan unsur OPD terkait lainnya, Jumat (26/10) kemarin menyasar Yayasan Cening Bali yang beralamat di Jalan Tukad Citarum, Renon Denpasar, dilanjutkan ke Yayasan Lentera Bali Internasional yang beralamat di Jalan Tukad Pancoran dan Yayasan Kesehatan Bali beralamat di Jl. Danau Tempe. Selama lima hari tim melakukan monitoring ke 15 ormas yang dilakukan secara sampling. Selain menemukan alamat ormas yang tidak sesuai dengan saat pendaftaran Tim

Monitoring Ormas juga menemukan pelaporan kegiatan ormas tidak dilakukan secara rutin. Pelaporan kegiatan ormas sangat diperlukan untuk menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan. Disamping juga untuk menjaga kondusivitas di tempat di mana ormas tersebut berada. Lebih lanjut Wiadnyana menambahkan, monitoring ormas di Kota Denpasar sangat penting untuk menjaga keamanan di Kota Denpasar. Di samping juga untuk mensosialisasikan bahwa ormas harus mengurus Surat Keterangan Terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar meski telah Berbadan Hukum dari Kementerian Hukum dan HAM. Melalui SKT yang telah dimiliki ormas, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dapat mengetahui aktivitas kegiatan dari ormas tersebut. Termasuk juga untuk pengawasan kegiatan ormas akan dilakukan oleh Kepala Lingkungan di mana ormas tersebut berada karena dalam pengurusan SKT harus mendapatkan tandatangan dari terbawah. “Kami harapkan semua ormas yang ada di Kota Denpasar mengurus SKT meski telah memiliki badan hukum dari Kementerian Hukum dan HAM,” harapnya. Kasubid Ormas I.B. Andika menambahkan, pemantauan ini dilakukan secara sampling dari seluruh ormas yang terdaftar di Kesbangpol di mana jumlahnya 291 ormas. (kmb12)

(0361) 819446 / 081337032965 FM 96,5

Topik : Banyak Ormas Malas Laporkan Kegiatan Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Kelompok Pedagang Nedauh Mercure Mertasari Resah Denpasar (Bali Post) -

Menyusul turunnya Surat Peringatan (SP) II No. 331.1/4251/Bid.II/Satpol PP dari Satpol Provinsi tertanggal 23 Oktober 2018, membuat para pedagang yang berjualan di Pantai Mertasari resah. Dalam waktu tiga hari para pedagang yang menempati lahan milik provinsi yang disewa PT Sanur Hasta Mitra tersebut diminta untuk mengosongkan lahan dimaksud. Padahal sampai saat ini lahan tersebut belum ada tanda-tanda akan digunakan investor. Ketua Kelompok Pedagang Nedauh Mercure, Mertasari, Sanur, Nyoman Gede Ary Wirawan, didampingi Sekretarisnya I.B. Sedana serta sejumlah anggotanya, Jumat (26/10) kemarin, mengungkapan keheranannya atas turunnya SP tersebut. Mereka berharap kepada pemerintah untuk bisa berpihak kepada para pedagang lokal ini. “Kami tidak bermaksud untuk menguasai lahan tersebut. Namun, sebelum investor membangun di lahan tersebut, izinkan dong kami mencari makan di sana,” ujar pedagang lainnya. Sedana menambahkan, komitmen tersebut sejat-

inya sudah dibuat oleh 17 pedagang yang menempati lahan tersebut. Pihaknya tidak akan mengingkari apa yang sudah dituangkan dalam surat pernyataan yang telah ditandatangani oleh masingmasin pedagang. Namun, bila investor belum beraktvitas, pihaknya mohon ada kebijaksanaan untuk bisa menggunakan lahan tersebut. Apalagi, kata Sedana, Gubernur Bali Made Mangku Pastika pada saat rapat kerja dengan dewan pada 2016, telah mengizinkan pedagang untuk berjualan di lahan itu. “Kenapa sekarang setelah ada pergantian, cepat sekali tu-

run surat peringatan,” tanya Sedana. Pedagang lainnya mengatakan keresahan mulai terjadi sejak keluarnya SP I pada 16 Oktober 2018. Saat itu pedagang berharap tidak ada lagi SP berikutnya. Namun, kini mereka kembali resah karena SP II telah mereka terima. Terlebih mereka tidak memiliki lahan untuk mencari nafkah bagi keluarganya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-819446

Terlibat Narkoba, Oknum Bendesa Adat Ditangkap Denpasar (Bali Post) Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar menangkap oknum bendesa adat di Denpasar, I Nyoman Gede Eka M. (47), Jumat (26/10) kemarin. Tersangka Eka dibekuk di depan Warung Jonkey di Jalan Seroja Gang Nyuh Gading, Denpasar Utara, terkait kasus narkoba. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja menyampaikan, dari pelaku diamankan barang bukti satu paket sabusabu (SS) dibungkus pipet seberat 1,01 gram brutto dan masker. ‘’Penangkapan dilakukan pukul 15.30 Wita,’’ ujarnya. Kronologinya, kata Kombes Hengky, petugas dapat informasi Bali Post/ist masyarakat jika ada sesNyoman Gede Eka saat ditangkap. eorang dikenal dengan nama Mangde sering menggunakan dan menjual narkotika jenis SS. Informasi itu didalami akhirnya didapat ciri-cirinya. Tindak lanjutnya, polisi melakukan penyelidikan dan pelaku ditemukan di TKP. Tanpa buang waktu petugas langsung meringkusnya. ‘’Lalu dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti tersebut,’’ ungkap Hengky. Pelaku lalu dinterogasi dan diakui barang terlarang itu dibeli dari temannya berinisial MB seharga Rp 1,7 juta. Setelah uang ditransfer ke rekening MB, pelaku disuruh mengambil paket SS tersebut di TKP. ‘’Kasus ini masih dikembangkan anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar,’’ tandas mantan Kabag Binkar Karo SDM Polda Bali ini. (kmb36)

Bali Post/ara

PEDAGANG - Suasana kios milik pedagang yang menempati lahan milik provinsi yang disewa PT Sanur Hasta Mitra.

Kurang Tepat, Larang Swalayan Sediakan Kantong Plastik Denpasar (Bali Post)Rencana Pemkot Denpasar mengeluarkan kebijakan tentang pengurangan penggunaan tas atau kantong plastik, mendapat tanggapan dari pemilik swalayan. Kebijakan tersebut dinilai cukup baik dalam upaya untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat sampah plastik. Namun bukan dengan melarang swalayan menyediakan tas plastik, melainkan mewajibkannya untuk membeli bukan gratis. Salah satu pengelola swalayan di Denpasar, A.A.Susruta Ngurah Putra, Jumat (26/10) kemarin mengungkapkan kebijakan Pemkot Denpasar untuk mengurangi penggunaan kantong plastik patut diapresiasi. Hanya, tindakan yang melarang toko atau swalayan untuk menggunakan kantong plastik dinilai kurang tepat. Karena kantong plastik tersebut bukan barang terlarang. Menurutnya, mengurangi penggunaan kantong plastik bisa dilakukan dengan cara-cara yang lebih bijak. Misalnya saja, bila selama ini kantong plastik selalu diberikan secara gratis kepada pelanggan yang berbelanja. Ke depan, pihaknya mengusulkan agar penggunaan tas plastik bisa didapatkan dengan cara membeli. “Ini salah satu pola untuk mengubah mindset masyarakat yang merasa nyaman datang ke toko untuk membeli barang dan kemudian mendapatkan kantong plastik secara gratis untuk membawa barang belanjaannya,” ujar Susruta yang juga anggota DPRD Denpasar ini.

Dikatakan, dengan cara membeli, masyarakat yang hendak berbelanja akan mau membawa tas belanjaan. Langkah ini sebagai langkah awal untuk mengubah kebiasaan yang sudah berjalan lama dalam penyediaan tas plastik. “Saya kira ini yang paling tepat, tidak ada melarang, namun bisa mendapatkan kantong plastik, kalau mereka membeli. Saya rasa ini dulu pernah dirancang pola seperti ini,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkot Denpasar berkomitmen untuk mengurangi sampah plastik. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, aturan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik dari lingkungan terkecil yaitu rumah tangga, semua masih dalam proses, sehingg positif dan negatifnya harus dipertimbangkan termasuk dampak yang ditimbulkan. “Akan lebih baik ketika masyarakat membawa kantong sendiri ketika berbelanja, jika itu bisa diterapkan bersama tentu akan sangat berdampak positif,” ungkapnya belum lama ini. Dikatakan, segala aturan tentang pengurangan sampah plastik berlabuh pada tujuan edukasi masyarakat dan meningkatkan partisipasi masyarakat. “Denpasar juga sebagai pusat kota yang memiliki penduduk urban cukup tinggi sehingga PR tentang permasalahan sampah ini harus diselesaikan bersama dengan cara-cara kreatif,” ungkapnya. (kmb12)


Sabtu Kliwon, 27 Oktober 2018

BADUNG

3

Bali Post/edi

Tingkatkan Volume Air Baku

PDAM akan Optimalkan Lagoon di Dam Estuari

Mangupura (Bali Post) Keluhan warga terkait belum meratanya pasokan air bersih oleh PDAM Tirta Mangutama Badung di kawasan Kuta Selatan, memang benar adanya. Kondisi ini diakibatkan kondisi topografi yang tinggi di kawasan tersebut. Dengan jumlah pelanggan sebanyak 32.000 dan dengan penambahan setiap tahun sebanyak 2.000 pelanggan, hal ini memang menjadi PR pihak PDAM Badung. Dirut PDAM Tirta Mangutama Badung I Ketut Golak, Jumat (26/10) kemarin, tidak menampik hal itu. Sebagai perusahaan daerah pemasok

air bersih di Badung, pihaknya akan terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, seperti mengoptimalkan ketersediaan air saat musim kemarau, sehingga tidak terjadi kekeringan dan krisis air. Sebaliknya, saat musim hujan air yang melimpah tidak terbuang percuma ke laut. Untuk itu, pihaknya berencana membuat sodetan di muara Tukad Mati agar aliran air dari hulu bisa diarahkan menuju muara Dam Estuari dan tidak langsung terbuang ke laut. Dengan begitu, kawasan Dam Estuari yang menjadi sumber air baku milik PDAM akan bisa menampung

air lebih banyak. ‘’Itu masih dalam kajian dengan tim pendampingan dari Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM). Semua yang dilakukan harus berdasarkan studi kelayakan atau feasibility study,’’ tegasnya. Tidak hanya itu, pihaknya juga akan mengoptimalkan kembali lagoon yang berada di dekat Dam Estuari yang selama ini mengalami pendangkalan. Pihaknya akan melakukan normalisasi terhadap lagoon tersebut agar bisa menampung lebih banyak volume air. ‘’Lagoon ini luasnya 0,5 hektar dengan kedalaman

tertentu, sehingga setelah normalisasi akan bisa menampung sebanyak 15.000 m3 atau setara dengan 15.000.000 liter air,’’ katanya. Pihaknya saat ini juga sedang berupaya mengoptimalkan Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang ada di Dam Estuari. Saat ini volume sebanyak 500 liter per detik, akan dioptimalkan menjadi 1.000 liter per detik untuk memenuhi kebutuhan di Kuta Selatan. Saat ini hal itu sedang dalam proses kajian yang sudah melalui studi pendahuluan. Kajian ini untuk menentukan apakah ini layak atau tidak dalam hal peningkatan

volume air dari 500 menjadi 1.000 liter per detik. ‘’Yang pasti di Kuta Selatan memang pasarnya cukup besar dengan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat,’’ ujarnya. Air baku saat ini dikatakannya masih mencukupi untuk di Kuta Selatan. Namun dengan kondisi topografi yang tinggi, memang ada yang belum terlayani dengan optimal. Saat ini pihaknya sudah melakukan pemasangan booster in line atau pompa pendorong untuk mengangkat air menuju kawasan yang lebih tinggi. Pemasangan booster in line ini memang saat ini baru di kawasan Kuta Selatan saja. Pi-

haknya juga sudah melakukan tim studi pendahuluan bekerja sama dengan BPPSPAM dalam hal menentukan supplay dan demand di sana. Pihaknya juga terus mengembangkan inovasi di bidang pelayanan, yakni membangun aplikasi berupa Sistem Informasi Layanan Konsumen (SILK). Melalui aplikasi online ini, masyarakat Badung bisa mendaftar layanan PDAM secara gratis serta menyampaikan keluhan. Terkait dengan masukan pembuatan air siap minum dalam kemasan untuk unit usaha baru PDAM, pihaknya sedang berproses untuk hal itu. ‘’Program untuk membuat

usaha air minum dalam kemasan sudah dirancang dan kami sudah membentuk tim kajian,’’ ujarnya. Lebih lanjut dikatakan, pihaknya masih melakukan kajian apakah nanti usaha ini menjadi unit usaha atau anak perusahan PDAM Badung. ‘’Kita masih carikan formulanya, apakah kita berinvestasi dengan pihak ketiga atau langsung jadi anak perusahaan PDAM itu perlu kajian matang. Tahun 2019 anggaran juga kita siapkan untuk pembelian alat untuk memenuhi standar air yang sehat dan dapat dikonsumsi oleh masyarakat,’’ tambahnya. (kmb23)

pemandangan umum (PU) fraksi-fraksi, banyak sekali masukan yang disampaikan dewan kepada eksekutif,’’ terangnya. Karena itu, politisi asal Dalung, Kuta Utara itu berharap beberapa catatan yang diberikan terutama terkait target pendapatan yang harus rasional, realistis dan sistematis dalam pencapaian target agar direalisasikan. ‘’Harapan kami apa yang disampaikan masing-masing fraksi menjadi bahan evaluasi dan bisa direalisasikan,’’ tegasnya. (kmb27)

Mangupura (Bali Post) Bank BNI akan menyalurkan KUR melalui financial technologi (fintech) lending. Tahun ini Bank BNI sedang melakukan penjajakan dengan tiga peer to peer (ptp). Rencananya tahun 2019 akan diluncurkan dan mulai beroperasi. Product Manager Divisi Transaction Banking Services BNI Auzaiy mengatakan, Bank BNI menggunakan ptp sebagai chanelling dalam penyaluran kredit. ‘’Dengan jasa ptp itu kita akan menyalurkan KUR. Karena kami di perbankan punya tugas dari pemerintah untuk menyalurkan KUR setiap tahun dan setiap tahun nilainya naik,’’ ujarnya saat acara Fintech Day, Jumat (26/10) kemarin. Tahun ini Bank BNI sedang menjajaki kerja sama dengan tiga ptp. ‘’Yang kita gandeng tidak hanya fintech lending tapi semua fintech yang bisa membantu kita menyalurkan KUR,’’ ujarnya.

Sudah ada satu platform yang diajak bekerja sama sejak Maret lalu yaitu Gojek. BNI menyalurkan kredit bagi pengusaha atau resto, merchant Gojek. Dengan KUR yang disalurkan lewat fintech lending, BNI lebih menyasar pada usaha mikro dengan maksimal plafon Rp 25 juta per satu merchant Gofood. Sementara bunga KUR yang disalurkan lewat fintech lending sama dengan bunga KUR konvensional. Sistem penilaian penyaluran KUR ditentukan BNI. Pada kesepakatan-kesepakatan yang akan dijalin nanti, akan ada SOP tentang penilaian. Mengingat aturan perbankan berbeda dengan aturan fintech, maka ia membuat

beberapa kesepakatan dan kerja sama dengan ptp untuk penyaluran KUR. Tahun 2019 akan di-launching dan mulai beroperasi. Kepala Sub Bagian Perizinan Fintech, Direktorat Pengaturan, Pengawasan dan Perizinan Fintech OJK Alvin Taulu mengatakan, fintech lending atau layanan pinjam meminjam berbasis TI ini mempunyai dasar hukum yang jelas yaitu POJK 77 tahun 2016, diterbitkan pada 30 Desember 2016. Dalam peraturan tersebut dijelaskan, fintech lending dapat bekerja sama dengan berbagai macam institusi baik industri jasa keuangan, perusahaan, UMKM, koperasi maupun individu. (kmb42)

Dewan Minta Pemkab Utamakan Program Prioritas Mangupura (Bali Post) -

APBD Kabupaten Badung dirancang Rp 10 triliun lebih. Angka ini meningkat Rp 3,5 triliun dari APBD Induk 2018 sebesar Rp 6,5 triliun. Meski terjadi peningkatan signifikan, pimpinan DPRD Badung tetap meminta eksekutif mengutamakan program prioritas. Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Wakil Ketua Nyoman Karyana dan Made Sunarta mengatakan, program prioritas dimaksud berupa pembangunan sekolah, rumah sakit dan infrastruktur. ‘’Ini agar tetap menjadi skala prioritas dan kami harap tidak ada hambatan karena sifatnya urgent. Program-program skala

prioritas agar semua bisa dijalankan,’’ ujar Parwata, Jumat (26/10) kemarin. Menurutnya, dalam merealisasikan program prioritas, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Badung agar membuat perencanaan pendapatan yang objektif dan riil sesuai target yang diharapkan. “Masukan-masukan yang disampaikan

fraksi-fraksi pada pemandangan umum bisa dirangkum dan bisa dibuatkan kesepakatan bersama untuk menetapkan APBD 2019,” jelasnya. Dia menilai, RAPBD 2019 telah melalui beberapa mekanisme anggaran dan disepakati sesuai peraturan yang ada. ‘’Pada rapat yang mengagendakan pembacaan

Mangupura (Bali Post) Dengan populasi lebih dari 260 juta penduduk yang tersebar di lebih dari 17.000 pulau, potensi fintech di Indonesia memang sangat besar. Sebagai sektor keuangan berbasis teknologi, fintech diharapkan mampu memberikan solusisolusi yang selama ini dibutuhkan oleh masyarakat. Kepala Sub Bagian Perizinan Fintech Direktorat Pengaturan, Pengawasan, dan Perizinan Fintech, OJK Alvin Taulu pada acara Fintech Days 2018 di The Trans Resort Seminyak, Jumat (26/10) kemarin mengatakan, sebuah penelitian yang dikeluarkan oleh IMF dan Bank Dunia, belum lama ini terdapat kebutuhan pembiayaan di sektor UMKM sebesar 165 miliar USD (lending gap) di Indonesia yang belum dapat terpenuhi. Seperti yang sudah dicontohkan di banyak negara, industri fintech dapat menjadi sebuah solusi bagi berbagai

tantangan di sektor keuangan karena dukungan teknologi canggih dan jangkauan yang tidak terbatas. Apabila hal tersebut dapat direalisasikan di Indonesia, maka peran fintech akan sangat penting dalam membantu tercapainya target inklusi keuangan pemerintah sebesar 75 persen di tahun 2019. ‘’Dengan sinergi yang kuat antarsemua pelaku kepentingan di sektor fintech. Saya yakin kita bisa benar-benar mewujudkan Indonesia sebagai sebuah digital paradise,’’ imbuhnya. Ia optimis terhadap pertumbuhan industri fintech di Indonesia di masa depan dapat berperan dalam mendorong laju ekonomi nasional, yaitu dengan memberikan akses keuangan kepada segmen masyarakat yang selama ini tidak terlibat di dalam sektor keuangan formal. Hal ini selaras dengan 12 poin dari Bali Fintech Agenda yang di-

luncurkan oleh Presiden Joko Widodo di sela-sela pertemuan IMF-World Bank 2018. ‘’Pada dasarnya kami di OJK sangat mendukung peran para pelaku fintech dalam memberikan produk dan layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat zaman sekarang. Tugas kami hanyalah memastikan bahwa industri tumbuh dengan sehat dan mengedepankan perlindungan konsumen. Sebagai sebuah industri yang masih sangat baru, sangatlah penting untuk membangun kepercayaan konsumen,’’ ujarnya. Ketua Harian Asosiasi Fintech Indonesia Kuseryansah mengatakan, saat ini sudah bergabung 167 start up di Asosiasi Fintech Indonesia. Sebanyak 74 di antaranya adalah peer to peer (ptp) lending yang sudah teregister, 40-an mobile payment, aggregator, dan lain-lain. Asosiasi punya concern yang kuat agar usaha fintech bisa

KUR akan Disalurkan Lewat ”Fintech Lending”

Fintech Dorong Laju Ekonomi Nasional

Bali Post/may

FINTECH - Perwakilan OJK berfoto bersama Ketua Harian AFTECH, perwakilan Bank BNI dan beberapa fintech. berjalan dengan sustainable. Untuk itu, asosiasi turut serta membuat dan menawarkan code of conduct dari pelaku ptp lending. Ini menjadi acuan asosiasi bagi penyelenggara fintech tentang hubungan dengan konsumen serta hubungan dengan sesama pelaku usaha. ‘’Code of conduct ini menjadi patokan dari pelaku ptp untuk melaku-

kan self governance atau self regulatory, dalam bentuk yang sangat sederhana,’’ ujarnya. Asosiasi juga membuat komite etik sebagai acuan untuk mengoperasionalkan code of conduct itu. ‘’Karena pelaku usaha yang satu tidak mungkin memberi sanksi pada pelaku usaha yang lain,’’ imbuhnya. (kmb42)

warga Indonesia yang belum memahami keuntungan yang ditawarkan fintech. ‘’Kami berharap masyarakat lebih melek terhadap fintech. Banyak yang belum paham terkait teknologi layanan jasa keuangan ini,’’ katanya di sela-sela Fintech Day, di Kuta, Jumat (26/10) kemarin. Dengan berpartisipasi pada Fintech Days 2018 di

Bali, TunaiKita terus memberikan edukasi bagi masyarakat tentang berbagai manfaat dan kemudahan yang ditawarkan fintech. Dengan semakin banyak warga Bali bisa mengakses kredit dengan mudah, maka hal ini akan berdampak positif pada daya beli masyarakat dan membantu memajukan perekonomian setempat. (kmb23)

Edukasi Fintech Sasar Pasar Tradisional Mangupura (Bali Post) Saat ini pertumbuhan inklusi keuangan di Indonesia masih tergolong lambat. Hal itu karena masih banyak warga yang tinggal jauh dari bank atau belum dapat menjangkau layanan jasa keuangan. VP Corporate Affairs TunaiKita Anggie Ariningsih saat mengunjungi sejumlah pasar tradisional di Denpasar men-

emukan masih banyak pedagang pasar tradisional yang belum mengenal teknologi fintech. Bahkan banyak juga masyarakat yang belum paham NPWP. Untuk itu, melalui kegiatan Fintech Days 2018, pihaknya ingin mengedepankan kegiatan-kegiatan yang diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan di Bali pada khususnya, dan Indonesia pada umumnya.

‘’Dengan menyasar pasar tradisional, diharapkan bisa memberi edukasi kepada masyarakat Bali tentang berbagai manfaat dan kemudahan yang ditawarkan fintech,’’ harapnya. Dikatakannya, industri fintech merupakan inovasi dalam bidang jasa keuangan yang berkembang pesat di Indonesia. Namun diakuinya, hingga saat ini masih banyak


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

PU Fraksi PDI Perjuangan

Sabtu Kliwon, 27 Oktober 2018

DTIK Festival Ke-6 Dibuka

Minimalisasi Indikasi Kebocoran PAD Sajikan Beragam Inovasi Digital

SIDANG paripurna dengan agenda pemandangan umum (PU) fraksi-fraksi terhadapat Rancangan Peraturan Daerah APBD 2019 dan Pencabutan Peraturan Daerah Nomor 29 Tahun 2013 tentang Lembaga Perkreditan Desa, Fraksi PDI Perjuangan sepakat dengan apa yang diajukan Pemerintah Kabupaten Badung. Namun ada sejumlah masukan yang cukup krusial yang disampaikan fraksi yang berlambang banteng gemuk dalam lingkaran tersebut, di antaranya pemerintah diminta meminimalisasi indikasi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari PHR. ‘’Hendaknya dilakukan kajian serta terobosan sistem aplikasi yang di dalamnya berisi tentang potensi pendapatan daerah yang didasari oleh proses endosment data dari google dan data online seperti tiket.com, traveloka, agoda, booking.com dan lainnya. Setelah data terkumpul dilakukan filterisasi, sinkronisasi, ecoding data by system untuk memaksimalkan hasil sesuai dengan kebutuhan,’’ ujar I Gusti Ngurah Sudiarsa saat membacakan PU Fraksi PDI Perjuangan dalam sidang paripurna, Kamis (25/10). Selain itu, Fraksi PDI Perjuangan juga mengusulkan Desa Taman, Kecamatan Abiansemal sebagai sentra ternak di Kabupaten Badung, mengingat wilayahnya sangat memungkinkan untuk itu. ‘’Khusus di Banjar Tabah kami usulkan sebagi pilot project sebagi kampung ternak ayam potong,’’

Kreatif Berbasis Budaya

PU PDI-P - Anggota Fraksi PDI Perjuangan I Gusti Ngurah Sudiarsa menyerahkan pemandangan umum (PU) Fraksi PDI Perjuangan kepada Ketua DPRD Badung Putu Parwata dalam sidang paripurna PU fraksi, Kamis (25/10). papar Sudiarsa. Mengenai masalah Rancangan APBD 2019, Fraksi PDI Perjuangan setuju terhadap rancangan yang diajukan oleh pihak eksekutif. Di antaranya pendapatan daerah dirancang Rp 10 triliun lebih, belanja daerah dirancang Rp 10,4 triliun lebih serta pembiayaan daerah Rp 363,2 miliar pada tahun anggaran 2019. Komposisi belanja daerah berdasarkan penerima manfaat, sebagian besar merupakan belanja publik yang manfaatnya diterima masyarakat 81,96 persen. Sisanya merupakan

belanja aparatur yang manfaatnya diterima oleh aparatur pemerintah yakni 18,04 persen. ‘’Kami Fraksi PDI Perjuangan sangat mendukung dan memberikan apresiasi yang setinggitingginya, anggaran belanja untuk kegiatan yang strategis untuk pencapaian dan implementasi Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana,’’ ungkap Sudiarsa dalam pembacaan PU Fraski PDI Perjuangan yang ditandatangani Ketua Fraksi I Gusti Anom Gumanti dan Sekretaris Fraksi I Made Ponda Wirawan. (ad1122)

Penandatanganan MoU Apex BPR Antara BPD Bali dan Perbarindo Bali DALAM mendorong pemanfaatan sektor keuangan dalam perekonomian masyarakat serta sinergi terarah antara PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali dan BPR, diperlukan upaya peningkatan kontribusi pembiayaan perbankan kepada usaha UMKM dalam kerja sama Apex BPR. Oleh karena itu, pada Jumat (26/10) kemarin dilakukan penandatanganan MoU Apex BPR Bank BPD Bali antara PT BPD Bali dan DPD Perbarindo Bali di Prime Plaza Hotel Sanur, Denpasar Selatan. Kegiatan tersebut juga diisi Talk Show Economic Outlook 2019 dengan narasumber ahli ekonomi, Aviliani. Melalui format kerja sama ini, Bank BPD Bali dan BPR diharapkan dapat saling mendukung dengan mengoptimalkan keunggulan sumber daya yang dimiliki masing-masing pihak, dengan fokus yang mengarah pada pemberdayaan sektor UMKM. Melalui kerja sama Apex BPR, Bank BPD Bali dan BPR diharapkan dapat bahu-membahu dengan mengoptimalkan kekuatan dalam pembiayaan UMKM. Bank BPD Bali yang memiliki sumber dana relatif lebih besar dan dukungan teknologi yang memadai diharapkan dapat menjalin sinergi dengan BPR yang memiliki keunggulan pengalaman dan sebaran jaringan kantor untuk dapat melayani UMKM yang tersebar di berbagai pelosok wilayah Bali. ‘’Melalui kegiatan ini kita ingin membantu perekonomian kita di Bali tumbuh dengan baik dan jasa keuangan merupakan salah satu sektor yang memberikan kontribusi yang besar untuk pertumbuhan ekonomi,’’ ujar Sekda Provinsi Bali Drs. Dewa Made Indra, M.Si. Menurutnya, PT BPD Bali difasilitasi oleh OJK melaksanakan penandatanganan MoU kerja sama dengan Perbarindo Bali. Tujuannya untuk memperkuat BPR-BPR di Bali supaya semakin kuat sebagai institusi keuangan dalam memberikan pelayanan keuangan kepada masyarakat. Dengan demikian BPR memberikan kontribusi yang baik dalam upaya-upaya membangun industri keuangan yang inklusif.

DENPASAR Teknologi Informasi dan Komunikasi (DTIK) Festival kembali digelar Pemkot Denpasar. Festival yang memasuki usia ke-6 ini dibuka Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Denpasar I Dewa Made Agung didampingi Kabid Komunikasi dan Informasi Publik Dewa Gede Rai, yang ditandai dengan pemukulan kulkul dan dilanjutkan atraksi permainan tradisional macagcag (melompat bambu), Kamis (25/10) di Lapangan Lumintang, Denpasar. Sebagai ajang pameran teknologi informasi tahunan dengan melibatkan kalangan universitas dan komunitas ini berlangsung selama empat hari dari tanggal 25 hingga 28 Oktober. Gelaran ini menyajikan stan pameran teknologi informasi dan kuliner food truck hingga pameran motor custom dapat dijumpai selama empat hari penuh di DTIK Fest ini. Selain itu beragam hiburan rakyat juga memeriahkan kegiatan ini. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Denpasar Dewa Made Agung mengatakan, DTIK Festival ke-6 ini diselenggarakan Pemkot Denpasar sebagai wadah promosi dan pengenalan berbagai inovasi teknologi informasi terbaru. Di mana, pesatnya perkembangan teknologi pada era digital ini telah mendorong munculnya beragam teknologi baru yang dapat bermanfaat bagi masyarakat. Untuk itu, DTIK Festival hadir sebagai ajang berbagai perusahaan, sekolah, kampus dan komunitas IT memamerkan dan memperkenalkan beragam inovasi teknologi yang telah berhasil dikembangkan untuk disampaikan kepada masyarakat luas. Pada pelaksanaannya yang keenam ini, DTIK Festival mengangkat tema ‘’Digital Kreatif

FESTIVAL - Suasana pembukaan DTIK Festival yang ditandai dengan pemukulan kulkul. dan Interaktif Berbasis Budaya’’. Berbeda dari tahun sebelumnya, kali ini DTIK Festival menghadirkan kolaborasi antara teknologi dengan permainan anak-anak tradisional. Dengan tujuan kembali mendekatkan permainan tradisional kepada anak-anak, serta untuk mengimbangi dampak dari penggunaan gadget yang semakin pesat pada anak. ‘’Kami berharap dengan digelarnya DTIK Festival ini akan semakin memperkenalkan berbagai produk teknologi terbaru yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai bidang kehidupan umat manusia, karena dewasa ini tidak bisa terlepas dari teknologi,’’ katanya. Selain itu kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari program Denpasar Smart City. Kabid Komunikasi dan Informasi Publik Dewa Gede Rai menambhkan, selain pameran teknologi informasi, sejumlah kegiatan menarik telah dipersiapkan di antaranya talkshow dari

berbagai perusahaan, sekolah, kampus, dan komunitas di bidang IT, street food culinary, show bike serta berbagai hiburan menarik seperti bondres, pertunjukan musik dari grup band anak muda di Denpasar, hingga sederet artis top Bali yakni Rocktober, Tika Pagraki, Dek Ulik dan Widi Widiana. Terdapat 20 booth dan pameran yang mengikuti festival ini selama empat hari ke depan. Selain itu, malam kemarin juga dimeriahkan dengan hadirnya sebanyak 20 orang putra-putri tuli Bali untuk mengikuti grandfinal. Kegiatan ini digawangi Dinas Sosial Kota Denpasar ini bersinergi dengan Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S), Gergatin Kota Denpasar dan Bali Deaf Community. Seluruh finalis merupakan seleksi dari 55 peserta yang sudah melalui tahap seleksi administrasi dan wawancara yang menyisakan 20 orang masuk dalam 10 besar putra-putri tuli Bali. (ad1123)

Tingkatkan PAD, Perlu Optimalisasi Peran Perusahaan Daerah

MOU - Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Plt. Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma, Ketua DPD Perbarindo Bali Ketut Wiratjana dan Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara Hizbullah sesi foto usai penandatanganan MoU Apex BPR Bank BPD Bali antara PT BPD Bali dan DPD Perbarindo Bali. ‘’OJK telah memberikan langkah yang tepat, memfasilitasi, sehingga Bank BPD di satu sisi bisa memberikan kontribusi untuk mengembangkan BPR, BPR juga bisa berbagi sumber daya, saling menguatkan untuk bisa tumbuh sebagai industri keuangan yang baik dan juga mendorong perkembangan keuangan yang inklusif di Provinsi Bali,’’ ungkapnya. Hizbullah, Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, menyampaikan sampai saat ini perbankan di Bali tumbuh dengan baik, tetapi ada kekhawatiran sedikit yaitu mengenai pertumbuhan kredit agak melambat. ‘’Makanya kita harus berupaya untuk bagaimana supaya kredit itu tumbuh dengan cepat. Salah satunya adalah kerja sama antara BPD Bali dengan Perbarindo Bali. Kerja sama itu antara lain mendirikan Apex ini,’’ ujarnya. Dengan Apex ini, nanti BPD sebagai pengayom dari seluruh BPR yang ada di Bali bisa bersinergi dan bekerja sama dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi Bali.

Plt. Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma, S.H., M.H. mengungkapkan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah inklusi keuangan dalam rangka sinergi Bank BPD Bali dengan Perbarindo Bali dalam memajukan UMKM di Provinsi Bali. ‘’Ujung-ujungnya adalah pertumbuhan ekonomi Bali meningkat. Antara Bank BPD Bali dan BPR tidak ada persaingan, apalagi dalam MoU ini kita atur pangsa pasar masing-masing. Kita harus sinergikan dengan baik,’’ tegasnya. Sementara itu, Ketua DPD Perbarindo Bali Ketut Wiratjana dalam sambutannya menyampaikan kehadiran Bank BPD Bali sebagai pengayom BPR. BPR membutuhkan mitra-mitra strategis dalam membangun dan mengembangkan ke depannya. ‘’BPR terus memperluas kemitraan dengan berbagai pihak yang saling menguntungkan. Maka dari itu Perbarindo Bali mengajak seluruh anggota BPR untuk menjadi anggota Apex BPR pada Bank BPD Bali,’’ harapnya. (ad1124)

FRAKSI Golkar mengapresiasi upaya pemerintah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Namun, Fraksi Golkar memberi masukan bahwa perlu optimalisasi peran perusahaan daerah sebagai penyumbang salah satu sumber pendapatan. Salah satunya adalah pemberdayaan terhadap keberadaan PD Pasar yang pada tahun 2019 hanya ditarget Rp 318 juta lebih. ‘’Penganggaran yang bersumber dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan juga bertujuan untuk profit oriented,’’ ujar I Gede Suraharja saat membacakan Pemandangan Umum (PU) Fraksi Golkar pada rapat paripurna DPRD Badung, Kamis (25/10). Rapat dengan agenda pemandangan umum fraks-fraksi terhadap Ranperda APBD Badung tahun anggaran 2019 dan Ranperda tentang Pencabutan Perda 29/2013 tentang LPD tersebut dipimpin Ketua DPRD Badung Putu Parwata dan dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Sekda Wayan Adi Arnawa serta pimpinan organisasi perangkat daerah Badung di ruang Pertemuan Madya Gosana DPRD Badung. Pendapatan daerah dalam RAPBD 2019 dirancang sebesar Rp 10,09 triliun atau meningkat 53,67% dari APBD Induk 2018. Belanja daerah dirancang sebesar Rp 10,45 triliun atau meningkat 44,52% dari APBD Induk 2018. Sedangkan pembiayaan daerah dirancang Rp 362,2 miliar. Berdasarkan proyeksi pendapatan daerah tahun 2019 tersebut, Fraksi Golkar menilai rancangan belanja untuk pelaksanaan program-program pembangunan di Kabupaten Badung lebih mengutamakan skala prioritas pada

PU GOLKAR - Anggota Fraksi Golkar I Gede Suraharja menyerahkan Pemandangan Umum (PU) Fraksi Golkar kepada Ketua DPRD Badung Putu Parwata pada rapat paripurna DPRD Badung, Kamis (25/10). urusan wajib dan pilihan untuk kesejahteraan masyarakat Badung. Kendati begitu, Fraksi Golkar mengingatkan agar proyeksi peningkatan PAD harus didasarkan pada kajian teknis yang bisa dipertanggungjawabkan. ‘’Agar tidak ada kesan PAD tidak tercapai karena memang target yang ditentukan tidak sesuai dengan potensi yang ada,’’ kata Suraharja. Dalam penyempurnaan sistem pemungutan pajak dan retribusi dengan dasar hukum dan meningkatkan sarana dan prasarana pendukung aparat di bidang pendapatan dalam rangka pelayanan publik, Fraksi Golkar menilai perlu dilakukan langkah konkret. ‘’Potensi-potensi terhadap piutang pajak yang belum tertagih agar dioptimalkan sehingga pendapatan pajak daerah meningkat,’’ ujarnya. Di sisi lain, Fraksi Golkar mendukung program pemerintah dalam pemberian bantuan kepada masyarakat yang selama ini telah

dilakukan. Namun demikian, dalam pemberian bantuan tersebut perlu dilakukan evaluasi sehingga bantuan tersebut memiliki standardisasi. Fraksi Golkar juga mendorong pemerintah untuk membuat payung hukum terhadap keberadaan Desa Penarungan dan Desa Kuwum sebagai desa wisata, sehingga bisa menjadi daerah tujuan wisata. Pada bidang pendidikan, Fraksi Golkar menilai perlu adanya keterlibatan pemerintah dalam pendistribusian peserta didik, baik di sekolah negeri maupun swasta utamanya peserta didik baru. Kemudian, fraksi yang diketuai I Gusti Ngurah Shaskara ini mendorong kelanjutan pembangunan RSUD Mangusada, sehingga daya tampung dan fasilitasnya semakin meningkat. ‘’Di wilayah Kuta Selatan juga perlu dibangun rumah sakit. Karena, jika masyarakat berobat ke RSUD Mangusada jaraknya cukup jauh dan lalu lintas padat,’’ usulnya. (ad1121)

GKKB’FE Unwar Dibuka dengan Pelepasan Balon dan Pembukaan Pameran KETUA Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB) Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. bersama Wakil Rektor 1 dan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa membuka Gema Kreativitas Keluarga Besar Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa (GKKB’FE), Jumat (26/10) kemarin. Pembukaan tersebut ditandai dengan pelepasan balon sebelum ratusan mahasiwa mengikuti jalan santai dan juga dilangsungkan pembukaan pameran dan juga bazzar. Wakil Rektor (WR) 1 Ir. I Nyoman Kaca, M.Si. mengatakan kegiatan ini merupakan kreativitas keluarga besar FE. Karena ini adalah kreativitas, maka diharapkan kegiatan ini bisa menunjang nilai akademik. ‘’Ini adalah kesempatan dosen dan mahasiswa untuk menyampaikan kebebasan akademik sesuai keilmuannya,’’ tandas Nyoman Kaca.

Dijelaskan, dengan adanya kegiatan ini, bagaimana polanya meningkatkan kreativitas FE, khususnya yang menunjang kreativitas mahasiswa, baik penalaran maupun bakat, sehingga terjadi interaksi yang menimbulkan akademik yang kondusif dalam tata kelola. Sehingga output-nya nanti bisa meningkatkan kelulusan sesuai dengan SDM yang dimiliki FE Unwar. ‘’Saya yakin dengan tata kelola dengan baik, FE Unwar ini akan semakin maju,’’ sebutnya. Dengan catatan, dengan tata kelola akuntabilitas dan transparansi. Sementara itu, Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti mengatakan kegiatan ini dirangkai dengan berbagai kreativitas. ‘’Dan hari ini (kemarin) diadakan jalan santai dengan melibatkan seluruh civitas akademika, khususnya di Fakultas Ekonomi,’’ jelas

Wisnumurti. Ditambahkan, program GKKB’FE ini sangat didukung

karena di samping mengakrabkan keluarga besar FE, juga bagian dari publisitas yang dilakukan

GKKB’FE - Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. bersama Wakil Rektor 1 dan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa serta para dosen melepas balon serangkaian GKKB’FE 2018.

fakultas kepada masyarakat. Artinya bahwasanya FE tidak hanya sebagai tempat belajar daripada mahasiwa, tetapi juga dimanfaatkan membangun kreativitas melalui lomba-lomba dan bakat-bakat yang dimiliki mahasiswa. ‘’Saya tahu betul potensi mahasiswa ekonomi itu sangat luar biasa, baik bidang olahraga, seni maupun kreativitasnya,’’ sebut Wisnumurti. GKKB’FE ini tidak hanya bersifat rutin, namun diharapkan mampu menggali inovasi-inovasi baru dan memberikan ruang pada mahasiswa untuk beraktivitas dan berinovasi. ‘’Jadi harapan saya ke depan pada Pak Dekan dan seluruh pimpinan FE agar benar-benar melihat dan memanfaatkan potensi mahasiswa. Tidak hanya bidang pendidikan, namun juga bidang lainnya,’’ harap Oka Wisnumurti. Sementara itu, Dekan FE Unwar Dr. I Made Sara, S.E., M.P.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

mengatakan GKKB’FE ini dikakukan setiap tahun. Tahun ini adalah yang ke-34. Ada berbagai kreativitas yang ditampilkan mahasiswa, antara lain jalan santai, pameran. Pameran itu adalah binaan FE dalam wujud kreativitas mahasiswa. ‘’Harapan ke depan, sesuai dengan visi dan misi, menjadikan lembaga FE Unwar untuk menghasilkan generasi lulusan yang bermutu, berwawasan lingkungan, dan mampu tampil secara global,’’ tegasnya. Made Sara mengatakan, itu merupakan tantangan yang cukup berat. Oleh karena itu, kegiatan GKKB’FE diharapkan mampu menjawab visi dan misi dengan kreativitas yang dimiliki mahasiswanya. Apalagi dengan era globalisasi dan era milenium ini, tentu lembaga pendidikan harus mengikuti perkembangannya, sehingga ke depan mampu bersaing. (ad1125)


Daerah

Sabtu Kliwon, 27 Oktober 2018

5

Tingkatkan Populasi

Pertamina DPPU Ngurah Rai Serahkan 5 Pasang Jalak Bali

PT Pertamina (Persero) DPPU Ngurah Rai menyerahkan lima pasang burung jalak Bali kepada anggota kelompok Kembang Sari Segara di Agrowisata Sutra Sari Segara di Desa Sibang Kaja, Abiansemal, Badung, Jumat (26/10) kemarin. Penyerahan ini dimaksudkan untuk mengembangbiakkan dan menambah populasi jalak Bali di wilayah tersebut. Penyerahan langsung dilakukan Operation Head PT Pertamina (Persero) DPPU Ngurah Rai disaksikan perwakilan BKSDA Provensi Bali, Perbekel Sibang Kaja, dan lainnya. Menurut Operation Head PT Pertamina (Persero) DPPU Ngurah Rai, Agus Sujatmoko, penyerahan burung jalak Bali ini merupakan yang kedua kalinya. Di mana pertama diserahkan pada 2017 sebanyak tiga pasang dan di 2018 diserahkan lima pasang. Penyerahan ini dimaksudkan agar di kemudian hari, semua masyarakat di Desa Sibang Kaja memelihara burung jalak Bali. Karena burung jenis ini sudah sangat langka. Jadi dengan adanya konservasi burung ini

diharapkan jalak Bali ke depan di Pulau Bali populasinya kembali seperti sedia kala. ‘’Dengan adanya konservasi burung jalak Bali ini mudah-mudahan ke depannya di Pulau Bali, jalak Bali sudah menjadi kembali normal, jadi banyak lagi,’’ terang Agus Sujatmoko. Ditambahkannya, penyerahan diberikan kepada anggota kelompok Kembang Sari Segara yang ahli dalam memelihara burung. Tentunya penyerahan tersebut tidak dilepas bebas begitu saja, mereka juga disiapkan pendampingan terkait cara memelihara, merawat dan mengembangkan jalak Bali ini, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Agus Sujatmoko memaparkan, secara umum di kelompok Kembang Sari Segara awalnya yakni di 2016 ada sekitar sembilan pasang burung jalak Bali. Kemudian di 2017 dilepasliarkan tiga pasang dan juga dibagikan ke anggota kelompok tiga pasang. Setelah itu di 2018 dibagikan ke anggota kelompok sebanyak lima pasang, dan rencananya di tahun ini juga akan dilepasliarkan kembali sekitar

JALAK BALI - Prosesi penyerahan burung jalak Bali dari PT Pertamina (Persero) DPPU Ngurah Rai pada salah satu anggota kelompok Kembang Sari Segara di Agrowisata Sutera Sari Segara, Sibang Kaja, Badung, Jumat (26/10) kemarin.

dua pasang. Dalam usaha konservasi dan pengembangbiakan burung jalak Bali, ia mengakui bahwa pihaknya selalu bersinergi dengan pihak Desa Sibang Kaja. ‘’Jadi kami bersinergi dengan Desa Sibang Kaja, Sibang Kaja menetapkan bahwa Desa Sibang Kaja menjadi desa jalak Bali. Kami juga bersinergi untuk mendukung itu. Kami juga akan memberikan program pengembangan jalak Bali,’’ tuturnya. Selain itu, Operation Head PT Pertamina (Persero) DPPU Ngurah Rai berharap agar dengan adanya program ini, dapat memberikan manfaat besar bagi kelompok, masyarakat dan Pulau Bali. Atas bantuan Corporate Social and Responsibility (CSR) dan pendampingan yang diberikan PT Pertamina (Persero) DPPU Ngurah Rai ke Sibang Kaja, Perbekel Desa Sibang Kaja Ni Nyoman Rai Sudani, S.H. menyampaikan rasa terima kasih dan berharap program ini dilakukkan secara berkelanjutan. Rai Sudani menerangkan bahwa upaya konservasi jalak Bali yang dilakukan di wilayahnya mengalami perkembangan yang luar biasa. Manfaatnya pun telah dapat dinikmati kelompok konservasi. Dengan dilihatnya perkembangan jalak Bali, banyak masyarakat yang menginginkan tambahan untuk pengadaan jenis burung tersebut. Terkait mewujudkan Desa Sibang Kaja sebagai Kampung Jalak Bali, Rai Sudani memaparkan bahwa pihaknya mengembangkan dan menyebarkan jalak Bali yang ada, serta akan dibagikan ke kelompok. Jadi kelompok akan bertanggung jawab untuk kembali mengembangkannya. Dengan begitu, diharapkan nantinya setiap rumah masyarakat Sibang Kaja minimal memiliki burung jalak Bali. (ad957)

UNIQLO Resmikan Toko di Mal Bali Galeria

DARI Tokyo ke Denpasar, UNIQLO Indonesia meresmikan toko pertamanya di Bali, Jumat (26/10) kemarin. Berlokasi di Mal Bali Galeria (MBG), ini menandai kehadiran UNIQLO di tujuh kota besar Indonesia dan sebagai toko ke-20 sejak kehadirannya pada tahun 2013. Toko ini menempati area penjualan lebih dari 2.000 m2 di lantai dua. Pelanggan dapat menemukan koleksi produk UNIQLO berkualitas tinggi yang memenuhi kebutuhan pakaian untuk pria, wanita, dan anak-anak. Menurut Presiden Direktur UNIQLO Indonesia (PT Fast Retailing Indonesia) Naoki Kamogawa di sela-sela pembukaan, toko UNIQLO ini diharapkan dapat mengakomodasi warga lokal serta turis internasional. Seperti diketahui, Bali telah menjadi salah satu tujuan liburan terfavorit di dunia. ‘’Kami tidak hanya memperluas bisnis, tetapi juga memberikan layanan terbaik bagi warga lokal maupun wisatawan internasional,’’ pungkasnya. Pembukaan toko baru di Mal Bali Galeria, UNIQLO juga menghadirkan ‘’Hawai’i Collec-

TOKO UNIQLO - Pembeli memadati toko UNIQLO di Mal Bali Galeria sesaat setelah diresmikan, Jumat (26/10) kemarin. tion’’ yang terdiri atas kemeja Hawai’i untuk pria, Hawai’i Bra Dress untuk wanita, serta kemeja dan Jersey Dress Hawai’i untuk anak-anak yang hanya akan tersedia secara eksklusif di toko UNIQLO Mal Bali Galeria dan Grand Indonesia. Dengan pembukaan gerai baru di MBG ini, UNIQLO berharap dapat memberikan kenyamanan yang lebih melalui pakaian yang dirancang dengan ketelitian, berkualitas tinggi, nyaman dan inovatif yang disebut LifeWeare untuk semua orang

Bali dan kota sekitarnya. Mulai dari 17 Oktober - 11 November 2018, UNIQLO juga telah bekerja sama dengan beberapa komunitas lokal lainnya di Bali mulai dari Alter Ego, Amplitude, Eat Well, Hungry Bird Coffee Roasters. Serta karakter kopi dengan menempatkan UNIQLO Claw Machine untuk mendapatkan kesempatan memenangkan berbagai hadiah menarik seperti produk dan merchandise UNIQLO LifeWear, gift voucher, free coffee voucher dan lainnya. (bns1)

men kepedulian terhadap lingkungan sekitar, baik dalam bidang adat dan budaya yang tertuang dalam program ‘Honda untuk Bali’ yang telah ter-

laksana sejak lama. Kegiatan seperti ini sering dilakukan jaringan Astra Motor yang ada di wilayah Bali,’’ tutup Dewa Eka Darmawan. (bns2)

Bali Post/rah

Saat Tutup Warung, Ibu dan Anak Ditebas Denpasar (Bali Post) Keributan terjadi di warung makan di Jalan Kartini, Denpasar, Minggu (21/10) lalu. Pande Putu Rudita (59) mengamuk dan menebas anak pemilik warung, Nyoman Pande Tommy Januarta. Ibu Tommy, Ni Luh Suparti, juga luka kena parang pelaku. Kebetulan saat itu Tommy membantu ibunya menutup warung. ‘’Alasan pelaku, dia tidak terima anaknya dikeroyok oleh korban (Tommy red). Tapi kami hanya fokus menyelidiki kasus penganiayaan ini,’’ kata Kapolsek Denpasar Barat (Denbar) Kompol Adnan Pandibu, Jumat (26/10) kemarin. Kapolsek menyampaikan, pelaku mendatangi TKP, Minggu (21/10) pukul 21.30 Wita dan waktu itu Tommy membantu ibunya menutup warung. Pelaku

menuding Tommy mengeroyok anaknya. Pelaku langsung menghunus pedang yang diselipkan di pinggang kirinya. Selanjutnya pelaku menebas Tommy. ‘’Korban berusaha menghindar, tapi lengan tangan kiri dan kaki kiri bawah kena tebas juga,’’ ucap Kompol Adnan. Melihat anaknya ditebas, Suparti histeris dan berusaha melerai. Tapi sayang, malah kelingking kirinya kena

pedang pelaku. ‘’Warga berdatangan dan langsung melerai. Pelaku langsung pulang ke rumahnya di Jalan Kartini Denpasar,’’ tegas perwira melati satu asal Sumatera Utara ini. Akibat kejadian itu, Tommy mengalami luka 10 jahitan. Setelah kasus ini dilaporkan ke Polsek Denbar, tim Opsnal Reskrim menangkap pelaku di rumah mertuanya, Kamis (25/10) lalu. ‘’Sebenarnya pelaku dan korban masih ada hubungan keluarga. Selain itu tersangka tidak berniat menyerang terus. Kalau dia terus menyerang pasti lukanya sangat parah. Terkait kasus ini, pelaku sudah kami tahan,’’ ucap Adnan. (kmb36)

Dituntut 2 Tahun 10 Bulan, Terdakwa Minta Keringanan Denpasar (Bali Post) Dinyatakan terbukti bersalah dalam penyalahgunaan narkoba, artis tatto I Wayan Okta Widiantara (22) dituntut pidana penjara selama dua tahun dan sepuluh bulan. Jaksa menilai terdakwa terbukti melakukan tindak pidana narkotika, untuk diri sendiri sebagaimana diatur dan di-

ancam dalam Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dalam sidang pimpinan Angeliky Handajani Day, usai mendengar tuntutan itu terdakwa memohon keringanan hukuman. Hal itu dibenarkan kuasa hukum terdakwa, I Ketut

Dodik Arta Kariawan, yang dikonfirmasi Jumat (26/10) kemarin. ‘’Intinya memohon keringanan. Karena terdakwa juga masih muda. Dia menyesal sudah menjadi penyalahguna dan berjanji memperbaiki diri,’’ kata Dodik. Sebelumnya, terdakwa Okta mengaku lebih bisa produktif mengeluarkan ide

dan membuat desain apabila mengonsumi narkoba. ‘’Biasa saya konsumsi menjelang mau membuat gambar. Lebih gampang saya mendapatkan inspirasi. Enak saja kalau habis pakai. Apalagi kalau dipakai sedang menggambar,’’ aku Okta saat menjalani sidang beberapa waktu lalu. (kmb37)

Asah Ketajaman Pikiran

Dealer Honda Daya Motor Tabanan Lakukan CSR di Pura Dalem Adat Sanggulan

BERTEPATAN dengan piodalan di Pura Dalem Adat Sanggulan di wilayah Kediri, Tabanan, salah satu jaringan resmi dealer Honda Daya Motor Tabanan berkesempatan melakukan penyerahan bantuan berupa papan atau pelang segitiga ‘’hati-hati’’. Kegiatan CSR ini dilakukan Rabu (24/10), sebagai salah satu upaya untuk memberikan rasa aman dari aktivitas lalu lintas kepada pamedek yang melakukan persembahyangan. Selain penyerahan pelang segitiga, juga dilakukan menyematan baju rompi kepada pecalang yang bertugas sebagai pengamanan dalam bidang adat. Klian Dinas Sanggulan I Made Antara menyambut baik apa yang telah dilakukan Dealer Honda Daya Motor Tabanan. Pihaknya merasa terbantu atas donasi yang diterimanya. ‘’Hal seperti ini saya harap bisa menjadi contoh, dan inspirasi bagi pihak lainnya, kepedulian Daya Motor Tabanan terhadap adat dan budaya Bali sangat kami apresiasi,’’ terang Antara. PIC Dealer Daya Motor Tabanan I Dewa Putu Eka Darmawan, S.T. menyebutkan pada purnama kalima ini umat Hindu banyak melakukan persembahyangan di pura masing–masing, Daya Motor Tabanan memanfaatkan momen tersebut untuk bisa bermanfaat dan mendukung kegiatan keagamaan. ‘’Ini sebagai bentuk komit-

BARANG BUKTI - Kapolsek Denbar Kompol Adnan menunjukkan barang bukti pedang.

SABTU (27/10) hari ini umat Hindu kembali merayakan Tumpek Landep yang masih rentetan hari raya Saraswati. Hari Saraswati dimaknai sebagai hari pemuliaan ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuanlah yang membuat manusia bisa mencapai kecerdasan, ketajaman logika juga kebijaksanaan. Selanjutnya Pagerwesi bermakna membentengi diri dari pengaruh negatif agar ilmu pengetahuan yang dimiliki bermanfaat dalam menjalani kehidupan. Sepuluh hari setelah Saraswati adalah Tumpek Landep. Hari suci ini simbol pemantapan ilmu pengetahuan untuk memperbaiki kualitas diri. Ilmu pengetahuan itu harus dikukuhkan atau dipasupati, agar runcing (landep) sehingga bisa dimanfaatkan untuk menuntun dan membedah segala masalah manusia dalam kehidupan di dunia. Dalam konteks kekinian, bagaimana mestinya umat memaknai Tumpek Landep? Guru Besar IHDN Denpasar Prof. Dr. Made Surada menyampaikan, Tumpek Landep merupakan ritual pemujaan Sang Hyang Pasupati dan juga sebagai pujawali Batara Siwa. Dalam Lontar Sundarigama disebutkan: ‘’…Kunang ring wara landep, Saniscara Kliwon pujawalin Bhatara Siwa, miwah yoganira Sanghyang Pasupati… kalinganya rikang wwang, apasupati landep ing idep, samangkana lekasakna sarwa mantra wisesa, danurdhara, uncarakna ring bhusananing paperangan kunang, minta kasidhyan ring Sanghyang Pasupati…’’ Artinya, pada wuku landep yaitu Saniscara Kliwon wuku Landep merupakan hari suci Batara Siwa dan Sang Hyang Pasupati… Adapun untuk manusia selalu mengasah pikiran menjadi tajam, demiki-

an juga merapalkan mantra-mantra mujarab, untuk senjata panah, pada busana perang, mohon anugerah keberhasilan kepada Sang Hyang Pasupati. Dikatakan, Tumpek Landep merupakan hari peringatan untuk memohon keselamatan ke hadapan Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Sang Hyang Pasupati. Tumpek Landep merupakan momentum umat Hindu di Bali sebagai pernyataan syukur dan menghargai keberadaan teknologi, karena telah membantu manusia dalam menjalani hidup dan penghidupannya. Tumpek Landep juga sebagai wujud puji syukur umat Hindu ke hadapan Sang Hyang Widhi yang telah memberikan pengetahuan dan kemampuan merancang teknologi canggih, sehingga tercipta benda-benda yang dapat membantu sekaligus mempermudah kehidupan manusia. Ungkapan terima kasih dan pengharapan umat Hindu agar segala benda yang telah membantu aktivitas manusia diberkahi, sehingga dapat memberikan manfaat bagi kebahagiaan umat manusia. Kata landep memiliki pengertian lancip, runcing, tajam atau ketajaman. Secara harfiah diartikan senjata tajam seperti tombak dan keris. Benda-benda tersebut berfungsi sebagai senjata untuk menegakkan kebenaran. Oleh karena itu benda-benda tersebut diupacarai. Namun dalam konteks kekinian, senjata lancip itu telah meluas, tak hanya keris dan tombak, juga benda-benda hasil cipta karsa manusia yang dapat mempermudah hidup seperti kendaraan, mesin, dll. Benda-benda itulah yang diupacarai, namun umat Hindu bukanlah menyembah benda-benda teknologi tersebut, tetapi memohon kepada Sang Hyang

Pasupati yang telah menganugerahkan kekuatan pada benda tersebut sehingga dapat bermanfaat dan mempermudah hidup. Makna ke dalam, Tumpek Landep merupakan tonggak penajaman pikiran (landeping idep). Penyadaran kepada manusia mengenai instrumen terpenting dalam kehidupan ini adalah idep (daya pikir). Kemampuan berpikir (idep) inilah yang menjadikan manusia sebagai makhluk termulia dibandingkan tumbuhan dan hewan. Sepatutnya manusia tiada henti-hentinya mengasah ketajaman pikirannya sehingga tercapai kecemerlangan budhi. Hal senada disampaikan dosen Unhi Dr. Wayan Budi Utama menyampaikan, Tumpek Landep kini mengalami perubahan pemaknaan. Awalnya dimaknai untuk peringatan kepada sesuatu yang tajam atau senjata. Seiring perkembangan, pemaknaan berkembang terus bahwa yang tajam itu tidak hanya senjata, tetapi pikiran. Hal ini dikaitkan dengan perayaan Saraswati, turunnya ilmu pengetahuan. Lanjut Budi Utama, saat ini tidak hanya senjata yang diupacarai, namun sudah berkembang menjadi berbagai fasilitas yang membantu manusia untuk mempermudah hidupnya, seperti kendaraan, TV, dll. Dalam konteks kekinian, menurut Budi Utama, ketajaman pikiran menjadi sangat penting. Karena itu penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi amat diperlukan, termasuk penguatan karakter dengan nilai-nilai agama. Dengan demikian umat diharapkan mampu menjalani hidup dengan baik, cerdas berkarakter dan memiliki kepekaan sosial. (lun)


OPINI

6

Sabtu Kliwon, 27 Oktober 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Mempertajam Kecerdasan Pikiran TUMPEK Landep merupakan salah satu ritual bagi umat Hindu yang dikaitkan dengan odalan senjata. Ini persepsi umum. Namun, secara filosofi, perayaan Tumpek Landep bagi umat Hindu hendaknya dimaknai sebagai bentuk dan upaya untuk menjaga kesadaran dan ketajaman pikiran. Orang yang membidangi masalah keagamaan sering juga mengaitkan upacara ini sebagai bentuk kecerdasan mengelola kesadaran dan pengendalian diri. Mencermati ulasan Prabu Darmayasa terkait hal ini, bahwa umat Hindu di Bali meyakini bahwa pertemuan Saptawara dan Pañcawara menciptakan kesucian dan energi spiritual khusus. Terutama pertemuan akhir Saptawara dan Pañcawara memunculkan kekuatan spiritual sangat khusus yang membantu turunnya taksu. Inilah kepercayaan umat Hindu di Bali yang barangkali tidak dimiliki oleh umat Hindu lain di dunia. Kekuatan taksu yang diturunkan pada hari tumpek dapat membantu menumbuhkembangkan segala sifat mulia di dalam diri. Jika Tumpek Atag (disebut juga Tumpek Uduh, Tumpek Wariga, Tumpek Tetanduran, Tumpek Pengarah, Pengatag) merupakan hari suci untuk pelestarian lingkungan dalam kesadaran keagamaan, Tumpek Kandang merupakan hari suci untuk penghormatan pada binatang, Tumpek Krulut mampu menimbulkan rasa lulut (cinta kasih) yang lango (membahagiakan mendalam), maka Tumpek Landep dapat membantu memperoleh ketajaman serta kejernihan kecerdasan spiritual. Kecerdasan pikiran inilah yang senantiasa dicari oleh para resi, muni, tapasvi melalui berbagai jenis pertapaan dan praktik spiritual lainnya. Sebab, tanpa kecerdasan pikiran segala keberhasilan spiritual tidak akan pernah dapat diraih. Kata tumpek berarti turun. Berasal dari kata tampa, mendapat sisipan um, menjadi tumampa, kemudian menjadi tumampek dan akhirnya menjadi tumpek. Ia merupakan hari suci yang penuh kekuatan niskala dalam bentuk padusati dan diperingati oleh umat Hindu untuk mengisi, memperkuat dan mempertajam kekuatan Pasupati pada keris, tombak, pedang dan benda-benda tajam lainnya yang disucikan, dan mempertajam kecerdasan spiritual. Pemahaman lain dari tumpek juga menunjukkan metu (bertemu) dan mpek (akhir) menunjukkan pertemuan antara akhir dari Pañcawara (yaitu Kliwon) dan akhir dari Saptawara (yaitu Saniscara). Pada hari suci Tumpek Landep, orang-orang mengupacarai senjata pedang, keris, dan tombak yang disucikan (belakangan juga termasuk berbagai alat terbuat dari besi, bahkan motor dan mobil). Persembahan sederhana ditujukan kepada Sang Hyang Pasupati dilakukan dengan persembahan minyak wangi dan bunga serbaharum. Secara sekala orang mengupacarai benda-benda terbuat dari besi yang disakralkan, disucikan, dan di-linggih-kan di tempattempat suci, tetapi juga umat hendaknya berusaha memperingatinya secara widhi sastra. Turunnya kekuatan Pasupati Sakti pada hari Tumpek Landep ini sudah sepatutnya dirayakan melalui pemahaman akan turunnya kekuatan suci Pasupati demi mempertajam keserdasan dan budi pekerti umat manusia. Pada hari Tumpek Landep, umat memanfaatkan kesempatan untuk membaca kitabkitab suci Veda demi mempertajam kecerdasan spiritualnya. Untuk itu, hari Tumpek Landep inilah merupakan hari penuh kekuatan taksu demi mengasah dan mempertajam kecerdasan spiritualnya. Dalam konteks kekinian, maka memakna Tumpek Landep tentu harus tetap bercermin pada ajaran sastra dan membangun kecerdasan diri. Mengasah ketajaman pikiran dalam konteks ini mesti diarahkan menjadikan diri lebih profesional, memiliki daya saing dan siap menghadapi tantangan. Tumpek Landep hendaknya juga jangan berakhir pada ritual semata. Pemaknaan terhadap simbol-simbol ritual ini juga harus jelas. Sebagai generasi muda Bali (Hindu) maka pemahaman terhadap filsafat dan budaya merupakan hal wajib yang mesti kita kembangkan dalam diri. Jangan sampai kita meninggalkan kearifan lokal dan budaya karena tergerus mordenisasi.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Ledakan Penduduk Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan “Jangan kita pikir Bali baik-baik saja. Tantangannya besar, ancamannya besar, bukan hal yang sepele” (BP, 26/10). Sebagai pemimpin Bali, penilaiannya seperti itu sangat wajar dan itu berarti pula telah memahami daerah yang dipimpinnya. Saya menilai, permasalahan Bali kini sekurang-kurangnya ada tiga yaitu ledakan penduduk yang demikian besar sehingga Denpasar dan beberapa kabupaten lainnya sudah terasa sumpek. Yang pasti segera harus terpecahkan. Lalu, permasalahan yang dua lagi menyangkut kemacetan di jalan, dan masalah narkoba. Ketiga masalah yang disebutkan tadi yang sekaligus merupakan tantangan jangan dibiarkan berkembang begitu rupa sehingga menjadi ancaman. Sebaiknya hal itu diubah menjadi kekuatan untuk membangun Bali kini dan ke depannya. Romi Sudhita Jl. Srikandi, Singaraja

Kampanye Sepi Aktivitas Kampanye Pemilu 2019 baik Pileg, DPD, maupun Pilpres di Bali saya rasakan adem ayem. Tak ada aktivitas yang membedakan hari biasa dengan masa kampanye. Semua berjalan normal. Apakah kampanye saat ini memang cukup dengan ribut-ribut di media massa soal urusan hoax dan kebohongan? Sebagai masyarakat saya berharap calon legislator Bali bicara dan menyampaikan programnya. Jangan diam-diam saja, tunjukkan diri, layak jadi wakil rakyat. Saya khawatir wakil rakyat yang terpilih nanti juga hanya diam dan diam. Dari 50 anggota DPRD di Provinsi Bali, hanya sebagian kecil saya lihat berani atau sering bicara di media. Padahal saya berharap wakil rakyat bisa menjadi komunikator yang baik. Bisa menyampikan ide kreatif dan mengelolanya termasuk melakukan kontrol. Selama ini, nyaris tanpa kontrol yang saya dengar atas kinerja eksekutif. Untuk itu, ke depan agar masa kampanye benar-benar digunakan secara efektif dan memberikan wawasan kepada publik. Jadi, saya sebagai rakyat bisa menentukan pilihan apakah calon yang direkomendasikan partai politik ini benar-benar layak menjadi wakil rakyat. Mohon kepada tim sukses kandidat presiden juga menggunakana media sosial secara bijak. Jangan ribut soal kebohongan terus-menerus. Jabarkan program kerja. Jangan sibuk mengungkit hal-hal yang oleh rakyat terkadang tak dianggap masalah. Satu hal lagi mohon jaga stabilitas, jangan membikin kegaduhan menjelang Pilpres. I Komang Yudika Putra Denpasar, Bali

Tumpek Landep, ’’Otonan Idep” Bukan Motor Awalnya, ritual Tumpek Landep yang diperingati setiap Saniscara Kliwon Wuku Landep (210 hari sekali), dimaksudkan sebagai otonan sarwa landep, dalam hal ini alat persenjataan tradisional yang secara fisik berujung lanying (runcing/lancip), seperti keris atau tombak. Makna teologisnya, ritual Tumpek Landep merupakan realisasi konsep bakti sebagai pemujaan Hyang Widhi dalam manifestasi sebagai Dewa Pasupati agar berkenan menjiwai produk pikiran (idep) dalam wujud karya cipta yang bertujuan melindungi umat dari segala hal yang membahayakan dirinya. Mengingat setiap produk karya cipta pikiran manusia selalu hadir bermata dua, bisa menyelamatkan sekaligus menyesatkan, malah menyengsarakan.

Oleh I Gusti Ketut Widana

S

ecara filosofis, sebenarnya Tumpek Landep a d a l a h otonan idep sebagai bentuk penghargaan atau penghormatan kepada pikiran, sumber dari segala sumber lahirnya aneka rupa ide, gagasan atau konsep yang menjadikan umat manusia berkemajuan guna meningkatkan harkat, derajat, dan martabat hidup dan kehidupannya. Seiring waktu dan kemajuan zaman dengan segala produk ilmu pengetahuan dan teknologinya, terjadi pergeseran dari teologi berorientasi rohani turun derajat ke tataran ideologi di ranah materi. Ide awalnya, ritual Tumpek Landep sebagai otonan idep (mengasah dan menajamkan pikiran) yang disimbolisasikan lewat produk senjata tajam, belakangan objek ritual persembahannya lebih tertuju pada bahan baku yang menjadikan produk teknologi tercipta, terutama yang berbahan dasar logam. Jadilah kemudian, pada Tumpek Landep bukan idep (pikirannya) yang di-otonin, tetapi justru pada produk

idenya berupa perangkat teknologi berbahan logam, dalam hal ini lantaran telah menjadi bagian keseharian memperlancar aktivitas manusia, disimbolisasikanlah wujudnya berupa kendaraan bermotor. Sehingga seperti sudah menjadi kelaziman, Tumpek Landep pun sering kali disebut sebagai otonan motor. Jangan heran, tatkala rerainan Tumpek Landep, di jalanan berseliweran aneka jenis kendaraan (motor/ mobil) berhiaskan gantunggantungan. Kini, selain tetap ngotonin aneka senjata dari yang tradisional (keris, tombak) hingga modern (alutsista militer), berbagai rupa produk teknologi modern lainnya seperti komputer, TV, laptop, kamera, peralatan mesin, dll. juga di-otonin. Sejatinya, hakikat Tumpek Landep adalah imanensi Sang Purusa agar terus menjiwai Sang Pradana, diri sendiri sebagai unsur materi agar tetap dihinggapi dan memiliki spirit kesadaran Adikodrati yang diharapkan menjadikan diri manusia mataksu. Bahwa hidup ini atas anugerah idep dari Hyang Widhi dapat berlangsung dalam kesinambungan yang

bermuara pada pencapaian kesejahteraan dan kebahagiaan. Namun, disadari juga bahwa kehidupan dengan segala kemampuan dan kesempatan yang digenggam manusia melalui piranti ilmu pengetahuan dan terutama perangkat teknologi yang dihasilkan idep (pikiran) dapat pula menjadikan manusia berada pada posisi dilematis, berujung manis atau berakhir tragis. Ketika perangkat teknologi mampu membuat manusia bersikap teknofilia, maka pemanfaatannya semata-mata untuk memajukan kehidupan manusia atas dasar cinta kasih. Tetapi, melebihi kecintaan pada teknologi bisa melahirkan sosok manusia teknomania, gila teknologi yang membuatnya merasa super hebat lalu mendayagunakan perangkat teknologi, lebihlebih dalam bentuk senjata canggih dengan daya bunuh tinggi, untuk menyalurkan naluri hewan membinasakan, hingga menghancurkan peradaban. Efek psikologis teknomania, melahirkan manusia teknopobia, selalu dihantui ketakutan (trauma) akibat dampak negatif dan destruktif yang ditimbulkan penggunaan

perangkat teknologi tanpa disertai kejernihan idep (pikiran) dan kearifan hati (budi). Sehingga ketajaman idep yang tidak distimulus kejernihan/kebersihan pikiran dan kearifan hati serta kepentingan sesama insani, bukannya mengantarkan manusia pada kehidupan yang saling menguatkan dan menyelamatkan, tetapi justru akan saling menyesatkan sekaligus menyengsarakan. Sadar tentang efek ganda penggunaan perangkat teknologi, melalui pelaksanaan ritual Tumpek Landep diharapkan dapat menginspirasi dan memotivasi umat, agar dengan arif bijaksana menempatkan produk teknologi kekinian, apalagi yang super canggih sebagai teknopunia. Caranya, buah kehebatan idep (pikiran) manusia dalam bentuk perangkat teknologi dapat disumbangkan atau didedikasikan sebagai alat mengangkat harkat, derajat dan martabat manusia sebagai makhluk terhormat, dengan tidak saling berkhianat atau main sikat, tetapi satu sama lain menunjukkan sikap saling memanfaatkan demi keselamatan bersama sebagai umat-Nya. Ternyata, rerainan Tumpek Landep tidak sesederhana hanya sebagai ritual ngotonin atau mayasin motor, tetapi lebih dari itu dapat menjadi momentum kesadaran berilmu pengetahuan dan teknologi. Jika tidak demikian, sebagaimana disuratkan di dalam kitab suci BhagawadGita, IV. 37: yathai ‘dhamsi samiddho ‘gnir, bhasmasat kurute ‘rjuna, jnanagnih sarvakarmani, bhasmasat kurute tatha (bagaikan api menyala, membakar kayu api menjadi abu, oh Arjuna, demikian

Menapaki Jalan ’’Moksartham’’

Moksartham adalah tujuan masa depan yang ingin dicapai/diwujudkan oleh setiap kita. Masa depan dimaksud adalah hari-hari setelah hari ini, tidak hanya hari-hari selama kita ada di dalam ada, tapi juga setelah kita tidak ada. Karenanya, masa depan bukan hanya untuk dilihat dan atau untuk didengar, tapi dipersiapkan dengan segala usaha dan doa pada hari-hari yang tersedia selama kita ada di dalam ada. Kita yang saat ini “ada” di sini, pada hakikatnya datang dari yang “tidak ada” di sana, setelah melalui proses penunggalan dua pribadi yang berbeda, yakni pribadi laki-laki dan wanita. Di dalam ada, kita tidak selamanya ada, karena suatu saat nanti akan kembali tidak ada, untuk selamanya. Keberadaan kita di sini adalah kesempatan di dalam ruang dan waktu yang sangat-sangat terbatas (sempit), hanya setitik dan sekejap saja dibandingkan ruang dan waktu alam semesta yang tak berbatas. Di ruang sempit ini, kita dituntut berkarma yang niskama karma bukan yang sakama karma, untuk menghasilkan pahala (karmaphala) dengan nikmat yang membahagiakan. Karmaphala yang membahagiakan itu tidak hanya bagi diri kita tapi juga bagi orang lain, tidak hanya lahir batin, tapi juga sekala niskala, tidak hanya dalam

Oleh I Wayan Sariasa konteks prarabda karmaphala (semasa ada di dalam ada) tapi juga sancita dan kriyamana karmaphala (setelah tidak ada), yang dalam slokanya disebut: moksartham jagadhita ya ca iti dharma. Untuk moksartham sangat ditentukan oleh; apakah selama kita berada di dalam ada selalu melangkah di jalanNya, di jalan yang tanpa noda, tapa cela, tanpa dosa? Harus disadari bahwa di dalam ada banyak pantangan yang meminta kita untuk dipenuhi. Banyak tantangan/rintangan/ cobaan yang menghadang/ menggoda/merintangi langkah-langkah kita di jalan-Nya, seperti sadripu, sadatatyi, saptatimira, astadusta, astacorah, dan kekuatan gelap lainnya. Jika semua itu tidak dikendalikan akan mengundang datangnya dasa mala bagi kita. Satu-satunya senjata sakti pengendali kekuatan gelap itu adalah Trikaya Parisuda, kebaikan menunggal dalam pikiran, ucapan dan perbuatan; yang terbingkai dalam Tattwa Etika dan Cara. Ber-Trikaya Parisuda dalam bingkai itu, berarti kita tidak membiarkan rajas dan tamas menguasai satwam, dan berarti pula bahwa kita telah menggunakan sebaik-baiknya

Panca Budi Indria dan Panca Karma Indria yang ada pada kita. Dengan begitu; maka arta dan kama yang diinginkan/diperoleh/dinikmati oleh kita berada di jalur dharma, dan moksartham akan hadir baik selama kita ada di dalam ada maupun setelah kita meninggalkan yang ada untuk kembali tidak ada. Adalah kewajiban kita mencari/memperoleh terang untuk bisa menapaki jalan moksartham tersebut. Karena; hanya di dalam terang baik/ buruk bisa diketahui, hanya di dalam terang salah/benar bisa dinilai, hanya di dalam terang bisa menentukan pilihan mana yang boleh dan yang tidak boleh dilakukan. Untuk memperoleh terang, kita wajib mendekat kepada Sang Catur Guru, Beliaulah penuntun kita untuk mendapatkan terang itu. Pancaran seberkas terang akan bisa diperoleh melalui proses belajar dalam hubungan guru rupaka di rumah, guru pengajian di sekolah, dan guru wisesa yang mengatur tatanan hidup sebagai warga negara dan warga bangsa sesuai peraturan perundang-undangan. Semua usaha untuk memperoleh terang itu disempurnakan dengan selalu membaca dan

menyimak sabda-sabda suci Sang Guru Swadyaya dalam hubungan manusia dangan Tuhan Maha Pencipta, yang dalam manifestasinya sebagai Sanghyang Aditya, penerang langkah-langkah kita di jalanNya menuju moksartham. Di dalam ada, hal konkret yang bisa kita lakukan untuk moksartham, adalah; (i) jangan durhaka kepada bapa/ibu kita, apa pun adanya; beliau adalah raja kita. (ii) Jangan menyakiti/ menghina orang lain, apa pun adanya, mereka adalah teman sesama/sejawat kita. (iii) Jauhkan diri dari perilaku-perilaku sombong, angkuh, dengki, iri hati, munafik, dan perilaku lainnya yang mengundang noda dan cela kepada diri kita. (iv) Jangan lakukan hal-hal yang tidak terpuji; seperti: berzinah, berbohong, menipu/ mencuri/merampok, korupsi/ kolusi/nepotisme dan perilaku lain yang mengundang datangnya dosa bagi kita. Selalu (v) berdoa dan bersyukur dalam segala hal, serta tidak lupa (vi) berterima kasih kepada mereka (khususnya catur guru) yang menggenapi keberadaan kita di dalam ada. Setelah itu (vii) berserah kepada kuasaNya, dengan tetap melangkah di jalan-Nya, jalan yang tanpa noda/cela/dosa; jalan yang mengantarkan kita pada tujuan yang moksartham.

juga api ilmu pengetahuan (dan teknologi) akan dapat membakar segalanya jadi abu). Oleh karena itu, kitab Manusmrtti V. 109 memberi tuntunan: Adbhir gatrani cudhyanti, manah satyena cudhyati, widyatapobhyam bhrtatma, buddhir jnanena cudhyati (hendaknya, jika tubuh dibersihkan dengan air, maka pikiran dibersihkan dengan kejujuran, lalu roh dengan ilmu dan tapa, dan akal manusia dibersihkan dengan kebijaksanaan). Singkat kata, pelaksanaan rerainan Tumpek Landep dalam konteks kekinian, tidak boleh berhenti di tataran ritual dengan hanya ngotonin motor, tetapi wajib diteruslanjutkan ke tingkatan intelektual (jnana) melalui usaha pembersihan/penjernihan idep (pikiran) berdasar kearifan hati (budi pekerti) agar terdoktrin mindset, bahwa amanat ngalandepin idep (menajamkan pikiran) adalah untuk menyelamatkan kehidupan manusia. Bebas dari hasrat mempertajam efek negatif piranti teknologi, semisal lewat produk aplikasi di dunia medsos yang belakangan kian akrab dengan hoax plus konten ujaran kebohongan atau kebenciannya, yang sangat membahayakan kelangsungan hubungan antarsesama yang berbeda. Jadikan momen ritual Tumpek Landep sebagai motivator, inspirator, sekaligus motor bagi usaha memajukan kehidupan umat manusia, hingga mencapai dan menikmati jagadhita dan moksa. Penulis, dosen Fakultas Pendidikan dan Seni Unhi Denpasar

POJOK Dewan Badung minta pemkab utamakan program prioritas. - Prioritas berikan kail pada wong cilik. *** Imigrasi akui kesulitan awasi wisman yang nyambi kerja di Bali. - Berlibur dan bekerja bisa beda tipis. *** Otoritas khusus pariwisata bukan semata untuk kemajuan Bali. - Untuk kejayaan Indonesia.

Penulis, pemerhati budaya Bali

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


TABANAN

Sabtu Kliwon, 27 Oktober 2018

7

Teh Beras Merah dan Tradisi ”Masuryak”

Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional

Bali Post/dok

MASURYAK - Tradisi maasuryak yang digelar tiap hari raya Kuningan di Desa Bongan Kecamatan Tabanan tengah diusulkan menjadi warisan budaya tak benda nasional.

Dampak Penerapan Rujukan ”Online”

Jumlah Pasien JKN di Puskesmas Meningkat

Tabanan (Bali Post) -

dan ditertibkan, kunjungan rawat jalan pasien JKN ke RSU Kasih Ibu Tabanan sebanyak 150 orang per hari. Sekarang meningkat menjadi 270 sampai 300 orang per hari. Diprediksi, klaim ke BPJS Kesehatan meningkat setidaknya 15 persen dari sebelumnya. Hal yang sama terjadi di Puskesmas Selemadeg Barat. Dalam empat bulan terakhir atau setelah rujukan online diterapkan, pasien JKN yang datang berobat ke Puskesmas Selbar dan jejaringnya seperti Puskesmas Pembantu, Pos Kesehatan Desa, Pos Bersalin Desa dan Puskesmas Keliling, mengalami peningkatan. Pada Juni terdata 1.027 pasien JKN. Pada Juli menin-

gkat menjadi 1.178 pasien. Sementara pada Agustus dan September masing-masing sebanyak 1.262 dan 1.376 pasien. Jumlah ini bisa semakin meningkat bulan ini mengingat rujukan online semakin diperketat. Kepala Puskesmas Selemadeg Barat dr. Wayan Arya Putra Manuaba mengatakan, selain menerima pasien JKN, pihaknya juga merujuk pasien JKN yang tidak bisa ditangani di Puskesmas ke RS tipe D, C atau B, sesuai dengan penyakit pasien. ‘’Sudah ada di sistem rujukan online berbasis kompetensi. Jadi kami mengeluarkan rujukan sesuai dengan rujukan online yang didasari oleh kondisi penyakit pasien,’’ ujarnya. Dari data, pasien JKN yang dirujuk pada Juni sebanyak 78 pasien. Kemudian pada Juli sebanyak 72 pasien, Agustus sebanyak 169 pasien dan September sejumlah 176 pasien. (kmb24)

Tabanan (Bali Post) Produk UMKM di Tabanan banyak yang belum bersertifikasi SNI. Hal ini lantaran biaya sertifikasi yang cukup besar. Demikian diungkapkan Direktur PDDS Tabanan Putu Sugi Darmawan, Jumat (26/8) kemarin. Selain masalah biaya, persyaratan sertifikasi juga cukup rumit. Ia mencontohkan mengenai pengurusan SNI keripik belut produksi Poklahsar Taman Grya. ‘’Banyak kriteria yang harus disiapkan. Seperti peralatan pengolahan harus sesuai standar, pengolahan produk harus sesuai SOP, selain itu juga dalam memproduksi produk UMKM harus ada bangunan khusus dan terpisah dari bangunan rumah tangga. Ini memerlukan dana investasi yang tidak sedikit,’’ ujarnya. Karena itulah pelaku UMKM di Tabanan banyak

yang kurang siap untuk bisa menjalani sertifikasi SNI. Namun agar produknya terjamin keamanan dan kualitasnya, beberapa pelaku UMKM sudah mulai sadar untuk mengurus Perizinan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan ada juga yang mengurus Izin Usaha Kecil Obat Tradisional (UKOT) untuk produk VCO dan turunannya. Dari 116 produk yang dipasarkan PDDS Tabanan, 65 sudah memiliki PIRT dan 42 memiliki Izin UKOT. Menurut Sugi, adanya sertifikat SNI tentu mempermudah penjualan produk UMKM. ‘’Saat ini memang belum ada kendala karena pemasaran yang dilakukan PDDS sampai saat ini belum ada yang meminta harus bersertifikasi SNI. Tetapi ke depan, ini tentu sangat diperlukan apalagi jika pemasaran PDDS menjadi lebih luas nantinya,’’ jelas Sugi. (kmb24)

Penerapan rujukan online untuk pelayanan pasien JKN, berpengaruh terhadap angka kunjungan pasien di BRSU sebagai RS tipe B dan Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan primer. Di BRSU, kunjungan pasien menurun. Sebaliknya, peningkatan terjadi di Puskesmas. Hal ini menggambarkan sistem rujukan berjenjang mulai berjalan dan pasien diatasi sesuai dengan ringan-berat penyakit yang dideritanya.

Direktur BRSU Tabanan dr. Nyoman Susila, Jumat (26/10) kemarin, mengatakan sejak rujukan online diberlakukan dan kemudian diperketat bulan ini, terjadi penurunan jumlah pasien JKN setidaknya 50 persen. ‘’Biasanya kunjungan rawat jalan mencapai 600 orang per hari. Saat ini menjadi 300 per hari,’’ ujar Susila. Dengan adanya sistem rujukan online, pasien yang tidak bisa ditangani di fasilitas kesehatan primer seperti Puskesmas dan dokter keluarga dirujuk ke RS tipe D atau tipe C terlebih dahulu. Jika di RS tersebut juga tidak bisa menangani, barulah ke RS tipe B. Jadi, saat ini pasien JKN yang dirujuk ke

BRSU adalah pasien complicated yang tidak bisa dirawat di RS tipe D atau C. Penurunan pasien JKN, lanjut Susila, menyebabkan layanan di poliklinik yang biasanya krodit dan lama, saat ini sudah jauh lebih cepat. Penurunan pasien JKN juga menyebabkan terjadinya penurunan klaim ke BPJS Kesehatan. Pada September terjadi penurunan klaim sebesar 16 persen dan diestimasi bulan ini akan menurun 20 persen. Sementara pada Puskesmas dan RS Tipe C terjadi hal sebaliknya. Direktur RSU Kasih Ibu Tabanan dr. Ketut Sumiarta, M.Kes. mengatakan, sebelum aturan rujukan online diterapkan

Banyak Produk UMKM Belum Bersertifikaf SNI

Bali Post/san

SNI - Keripik belut produksi Poklahsar Taman Grya Desa Nyambu, Kediri adalah produk UMKM di Tabanan yang sudah bersertifikat SNI.

Limbah Rumah Tangga Cemari Danau Beratan Tabanan (Bali Post) Satpol PP Tabanan menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan air limbah yang mengalir ke Danau Beratan. Dipimpin langsung Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba didampingi Perbekel Candikuning I Made Mudita, petugas langsung turun ke kawasan Danau Beratan, Jumat (26/10) kemarin. Bahkan pengelola restoran di kawasan setempat juga ikut serta dalam pengecekan tersebut. Respons jajaran Satpol PP Tabanan ini diawali dari sebuah postingan di salah satu akun media sosial. Dalam postingan yang diunggah warga net bernama Dharma Yuda, disebutkan bahwa ada limbah yang disalurkan langsung ke danau, khususnya di sekitar Puncak Indah Bedugul. Instansi terkait pun diminta menindaklanjutinya. Setelah dilakukan pengecekan, limbah yang mengalir ke danau tersebut dipastikan bukan berasal

dari restoran setempat. Limbah berasal dari saluran drainase yang berada di jalan provinsi. ‘’Saya didampingi langsung Perbekel Candikuning dan pengusaha restoran di lapangan. Hasil pengecekan, limbah berasal dari got yang ada di jalan raya provinsi dan perkampungan di atas. Kemungkinan ada pipa bocor. Jadi, bukan limbah restoran,’’ ucap Sarba. Terkait hasil pengecekan tersebut, Sarba menyarankan Perbekel melakukan koordinasi dengan instansi terkait di Pemprov Bali. ‘’Paling tidak nantinya akan ada penanganan komprehensif, sehingga tidak terus berlarut. Kami di Satpol PP sifatnya hanya penegakan saja,’’ terangnya. Sementara itu, Perbekel Candikuning I Made Mudita mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait karena kuat dugaan ada pipa saluran limbah rumah tangga yang bocor sehingga airnya mengalir ke danau. (kmb28)

Bali Post/ist

CEK DANAU - Kepala Satpol PP Tabanan (tengah) didampingi Perbekel Candikuning saat mengecek kawasan Danau Beratan.

bantuan ahli pertanian. Meski begitu, tetap kami ajukan,’’ ucapnya. Sementara untuk teh beras merah Jatiluwih, dikatakan Supanji sudah masuk ke Balai Pemeliharaan Nilai Tak Benda Provinsi Bali yang berlokasi di Dalung. Untuk diketahui, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memperbolehkan daerah untuk mengajukan beberapa warisan budaya, baik itu dari sisi kuliner, seni pertunjukan, corak kain, benda pusaka, corak bangunan hingga teknik pengobatan. ‘’Yang diajukan itu harus unik dan memiliki ciri khas di kabupaten. Tujuannya, mencegah diklaim daerah lain, mencegah duplikasi oleh orang lain. Sejenis hak cipta, di samping untuk catatan bahwa di daerah Tabanan ada sesuatu yang unik,’’ tegasnya. Meski baru dua tahun menjadi perangkat daerah

terpisah, di mana sebelumnya gabung bersama Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan saat ini gencar melakukan pendataan terhadap sejumlah kesenian khas Tabanan. Bahkan, jika ada yang hampir punah atau tanpa regenerasi, akan dilakukan rekonstruksi. ‘’Kegiatan rekonstruksi kesenian ini adalah satunya berupaya mencari regenerasi baru agar kesenian kesenian khas Tabanan tidak punah, dan dapat dilestarikan,’’ ucapnya. Salah satu kesenian yang sudah direkonstruksi yakni Gong Selonding dari Desa Tunjuk Kecamatan Tabanan. ‘’Kami mohon dukungan masyarakat juga, jika mengetahui keberadaan kesenian khas Tabanan bisa laporkan ke kami untuk selanjutnya dilakukan kajian. Jika memang masih bisa dikembangkan, akan kami diupayakan agar kesenian Tabanan bisa terus lestari,’’ katanya. (kmb28)

dataran. Pada tahap ini, klon unggulan akan ditanam di tiga dataran yaitu dataran tinggi, sedang dan menengah. Namun hingga saat ini lokasinya belum ditentukan oleh Dinas Pertanian Tabanan. Kepala Dinas Pertanian Tabanan Nyoman Budana, Jumat (26/10) kemarin mengatakan, pihaknya masih mencari petani dan lokasi yang siap untuk melakukan uji dataran. Meski belum dipastikan, namun untuk yang dataran rendah direncanakan akan tetap di Subak Pegedangan Desa Pangkung Tibah, Kediri. Sementara untuk dataran sedang direncanakan di Kecamatan Marga atau Desa Wanasari dan untuk dataran tinggi di tempat asal induknya yaitu Jatiluwih, Penebel. ‘’Tapi itu baru rencana. Lokasi pastinya masih belum ditetapkan,’’ ujar Budana. Dalam proses perlakuan untuk mendapatkan varietas baru beras merah ini sebenarnya didapatkan ratusan klo n y a ng Bali Post/san unik. Salah Nyoman Budana satunya beras

putih dan ketan. Pihak Batan melalui penelitinya, Ita Dwi Mahyanai beberapa waktu lalu, berharap klon-klon ini bisa dikembangkan menjadi varietas baru. Sayangnya karena keterbatasan SDM di Batan, keinginan tersebut akan lama direalisasikan sehingga Batan berharap akan ada tim dari Tabanan yang mau meneruskannya. Batan hanya akan melakukan pendampingan. Menanggapi permintaan ini, Budana juga mengakui akan sulit merealisasikannya. Sebab dalam menghasilkan varietas baru memerlukan pendanaan yang besar begitu juga sarana dan prasarana canggih. ‘’Untuk bisa melaksanakan ini perlu teknologi tinggi. Di samping itu, bukan wewenang Dinas Pertanian. Kita hanya teknis saja,’’ ujarnya. Diakuinya, percobaan beras merah ini memang menghasilkan ratusan klon. Berbeda dengan beras tipe lain yang jika diberi perlakuan, menghasilkan puluhan klon saja. Dari Ratusan klon, 97 di antaranya berbentuk beras merah dan sudah diujitanam. Dari 97 klon, dari beberapa uji akhirnya diambil tiga klon yaitu G0, G10 dna C20. Sementara klon yang berupa beras putih dan ketan hingga saat ini masih disimpan di Batan. (kmb24)

Tabanan (Bali Post) Pada tahun 2017, kesenian Leko asal Desa Tunjuk Kecamatan Tabanan diusulkan jadi warisan budaya tak benda nasional. Tahun ini Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan kembali mengusulkan dua item, yakni tradisi masuryak di Desa Bongan Kecamatan Tabanan serta teh beras merah Jatiluwih, Kecamatan Penebel. Kepala Dinas Kebudayaan Tabanan I Gusti Ngurah Supanji, Jumat (26/10) kemarin mengungkapkan, selain teh beras merah, sejatinya sayur gonda juga diusulkan sebagai warisan budaya tak benda nasional, dalam kategori makanan kuliner khas Tabanan. Namun untuk hal itu, diperlukan waktu yang cukup panjang karena harus melakukan kajian terlebih dahulu. ‘’Kajiannya memang cukup lama. Jadi perlu waktu dan perlu

Lokasi Uji Dataran Beras Merah Belum Ditentukan

Tabanan (Bali Post) Setelah uji permurnian dan adaptasi, uji coba penentuan varietas baru beras merah cendana masuk tahap uji


BULELENG Sehari, Terjadi Dua Kasus Kebakaran

8

Sabtu Kliwon, 27 Oktober 2018

Singaraja (Bali Post) Peristiwa kebakaran nampaknya masih sering terjadi di Buleleng. Terbukti dalam satu hari saja terjadi dua peristiwa kebakaran. Tak pelak, kondisi ini membuat Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) harus bekerja ekstra keras menjinakkan si jago merah itu. Kejadian pertama, dapur milik Wayan Mudastra (69), warga Dusun Kelod Kauh Desa Tamblang, Kubutambahan terbakar Kamis (25/10) pukul 18.30 Wita. Dapur ukuran 7 x 5 meter terbakar berikut peralatan dapur hangus dilalap api. KEBAKARAN - Dalam sehari, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) menangani dua kasus kebakaran di dua lokasi berbeda.

Untuk memadamkan kobaran api itu, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Buleleng mengerahkan dua unit mobil pemadam. Beruntung tidak ada korban jiwa, karena saat peristiwa itu dapur dalam kondisi kosong. Kejadian kedua di Banjar Dinas Kelod, Desa/Kecamatan Busungbiu, pukul 22.45 Wita. Sebuah bangunan yang difungsikan untuk bengkel milik Made Sagog (62) ditemukan terbakar. Saat kebakaran, bengkel dalam kondisi kosong. Tiba-tiba saja muncul percikan api. Tidak berselang lama, api terus merembet hingga bangunan itu luluh lantak. Api baru berhasil dipadamkan setelah empat unit mobil pemadam dari pos pemadam di Seririt dikerahkan ke TKP. Akibat kejadian ini, satu unit mobil

Sistem Informasi dalam Pemeliharaan

Ribuan Pelamar Resah, Tak Bisa Cetak Kartu

Singaraja (Bali Post) Setelah pengumuman kelulusan administrasi pelamar, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) itu diwajibkan mencetak kartu tanda peserta ujian melalui portal sscn.bkn.go.id. Sayangnya, ribuan pelamar CPNS di Buleleng itu kesulitan mencetak kartu itu. Pasalnya, sistem informasi sedang dalam pemeliharaan. Akibatnya, banyak pelamar resah, karena mereka tidak bisa mencetak kartu tanda peserta ujian itu. Mereka kemudian komplain, lantaran khawatir tidak bisa mengikuti ujian sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Atas kenyataan itu, Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) dan Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng memfasilitasi pelamar CPNS di daerah untuk mencetak kartu tanda peserta ujian. Kepala BKPSDM Gede Wisnawa di lobi kantor bupati, Jumat (26/10) kemarin, membenarkan kalau pihaknya banyak menerima pengaduan, lantaran mereka ada kesulitan mencetak kartu tanda ujian. Dia mengatakan, setelah mendapat pengaduan itu pihaknya lalu berkoordinaai ke BKN. Hasilnya, web portal sscn.bkn.go.id saat itu sedang tahap pemeliharaan, sehingga akses dari seluruh Indonesia menjadi gangguan. Situasi ini menyulitkan pelamar yang akan mencetak kartu tanda peserta ujian CPNS. Selain itu, sistem yang saat itu sedang pemeliharaan itu sedang full banyak yang meng-akses, sehingga kinerja sistem menjadi drop. Namun,

pemeliharaan sudah rampung dan sekarang akses sudah kembali normal. “Memang benar ada gangguan. Masalahnya karena pemeliharaan sistem. Tetapi sekarang sudah normal. Karena itu pencetakan kartu tanda peserta ujian bisa dilakukan,” katanya. Kendati sistem sudah normal, jika masih ada pelamar kesulitan mengakses sistem, kata Wisnawa, BKPSDM siap mencetakkan kartu tanda peserta ujian itu. Ini bisa dilakukan dengan catatan pelamar datang langsung ke kantor BKPSDM. “Kalau masih ada yang kesulitan mencetak, maka silakan datang ke BKPSDM. Kami siap membantu mencetakkan kartu tanda peserta ujian, sehingga tidak menyulitkan pelamar,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, 1.183 pelamar perekrutan CPNS di Buleleng dinyatakan gugur. Mereka tidak dapat mengikuti

seleksi lanjutan. Pasalnya, ribuan pelamar itu tidak lulus seleksi administrasi yang dilakukan Panselnas perekrutan CPNS tahun 2018. Dengan hasil ini, dari total pelamar 5.607 orang, peserta perekrutan CPNS di Buleleng sekarang masih tersisa 4.424 pelamar yang sudah lolos administrasi. Mereka itu berhak mengikuti seleksi lanjutan. Mereka kini diwajibkan mencetak kartu tanda peserta ujian lewat portal sscn.bkn. g o . i d . (kmb38)

yang diparkir di dalam bengkel ludes terbakar. Hanya menyisakan puing-puing kebakaran bengkel milik korban itu. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Buleleng, Gede Suhiartha Widiada, Jumat (26/10) kemarin, mengatakan, dua kasus kebakaran itu secara pasti belum diketahui apa yang memicu kebakaran itu. Saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran itu. Saksi yang diduga melihat kejadian itu juga sudah dimintai keterangan. “Dalam sehari, kami menangani dua kasus kebakaran. Api tidak merembet dan meluas. Hanya bangunanan dapur dan bengkel tidak bisa diselamatkan,” katanya. Di sisi lain, mantan Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Sekkab Buleleng ini

menambahkan, sejak musim kemarau ini memang rawan memicu kebakaran. Selain bangunan, lahan pertanian dan juga kawasan hutan berpotensi dilanda kebakaran. Pihaknya tetap mengimbau agar kewaspadaan tetap ditingkatkan. Seperti kompor harus dipastikan sudah tidak menyala ketika ditinggal pergi. Tungku api padam ketika meninggalkan rumah. Api dupa juga perlu diawasi, sehingga terhindar dari bencana kebakaran. Sementara di kawasan hutan atau lahan, juga harus tetap dijaga kewaspadaannya. Seperti tidak membuat api sembarangan. “Musim kemarau ini rawan kebakaran, kami mengimbau dan tetap waspada, sehingga bisa menekan terjadinya korban jiwa dan kerugian materiil,” jelasnya. (kmb38)

KONI Gelar Rakor Anggaran Tahun 2019 Skala Prioritas Jadi Pertimbangan

Singaraja (Bali Post) KONI Buleleng mulai membahas kebutuhan anggaran ditahun 2019 mendatang. Pembahasan ini dilakukan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pengurus KONI Buleleng yang digelar di Lovina Jumat (26/10) kemarin. Pada intinya, materi penting pada rakor itu terkait keperluan anggaran di masing-masing pengurus cabang (pengcab) olahraga yang ada. Kajian itu penting untuk dapat pertimbangan komprehensif berapa besar keperluan anggaran yang nantinya akan diajukan kepada Pemkab Buleleng, sebagai pihak pemberi bantuan hibah itu. Rakor kemarin dibuka Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Gede Suyasa mewakili Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS). Hadir pada rakor itu Ketua Umum KONI Buleleng Nyoman Artha Widnyana, bersama pengurus pengcab olahraga. Kepala Disdikpora Gede Suyasa mengatakan, usulan bantuan hibah itu telah diajukan KONI kepada Bupati. Dalam usulan itu, KONI telah mengajukan proposal kebutuhan anggaran selama setahun. Ada cukup banyak item anggaran yang diajukan. Salah satunya merealisasikan agenda besar, seberapa alokasi anggaran menghadapi laga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tahun 2019 di Tabanan. “Usulan dana yang diperlukan KONI sudah diterima dan sekarang APBD dalam proses pembahasan,” katanya. Birokrat asal Desa Tejakula, menambahkan seberapa besar anggaran yang disetujui nanti, perlu ada presentasi kepada pihak pemberi hibah dalam hal ini Bupati. Dikatakan, momen rakor pengurus KONI Buleleng itu penting menyiapkan kajian, pertimbangan sejauh mana urgensi anggaran yang diperlukan pengurus pengcab olahraga yang bernaung di bawah KONI itu. “Saya sudah sampaikan kepada KONI dalam rakor ini. Silakan dibedah sejauh mana urgensi dana yang dibutuhkan dan pertimbangan lain, sehingga bisa meyakinkan pihak pemberi hibah itu,” katanya.

Di sisi lain, Suyasa mengatakan, pertimbangan yang mesti dilakukan oleh KONI adalah sejauh mana prestasi dan potensi pengcab itu sendiri dalam menunjukkan prestasinya pada event olahraga baik di provinsi, nasional, dan bahkan di luar negeri. Akan tetapi, pertimbangan teknis itu harus memperhatikan kondisi keuangan pemerintah daerah. Ini karena, dalam tahun anggaran mendatang pemerintah bukan saja membiayai masalah olahraga dan kepemudaan, tetapi ada banyak program yang sudah direncanakan. Karena itu, skala prioritas, sudah menjadi dasar pertimbangan persetujuan itu. “Kita ketahui perkembangan olahraga, prestasi dan potensi itu mengalami dinamika tinggi. Karena itu, perlu ada evaluasi bersama mempertimbangkan sejauh mana urgensi anggaran yang akan direalisasikan pemerintah,’’ Ujar Suyasa. Ketua KONI Buleleng, Nyoman Artha Widnyana, mengatakan, dua agenda utama yang dibahas melibatkan seluruh pengurus pengkab olahraga dan juga KONI Kecamatan dalam upaya menyamakan persepsi, utamanya berkaitan persiapan Porprov Bali tahun 2019. Jumlah anggaran yang di usulan Rp 22.487.000.000. (kmb38)

“Saya sudah sampaikan kepada KONI dalam rakor ini. Silahkan dibedah sejauh mana urgensi dana yang dibutuhkan dan pertimbangan lain, sehingga bisa meyakinkan pihak pemberi hibah itu.” Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Gede Suyasa

RS Pratama Tanpa Spesialis Anestesi Urusan Operasi Dikirim ke RSUD Buleleng

Dua rumah sakit tanpa kelas atau lebih dikenal dengan rumah sakit pratama telah dibangun Pemkab Buleleng. Kendati gedung dan alat kesehatan (alkes) kedua rumah sakit pratama itu lengkap, tetapi rumah sakit itu belum juga bisa beroperasi secara penuh. Ini karena pemkab belum menugaskan dokter spesialis anestesi. Rencananya, dokter spesialis yang sangat dibutuhkan itu baru bisa dipenuhi Desember 2018 mendatang. Apakah pasien ada masalah dengan keberadaan dua rumah sakit pratama itu? KENYATAANNYA dua rumah sakit itu belum punya dokter spesialis anestesi. Karena itu, urusan bedah operasi, memang masih belum bisa diterima di sana. Namun, pasien yang tidak memerlukan penanganan operasi, sudah banyak yang dilayani di kedua rumah sakit itu. Dua rumah sakit pratama itu masing-masing berlokasi di Desa Tangguwisia, Kecamatan Seririt. Lokasi ini dipilih guna memudahkan pasien dari Kecamatan Gerokgak, Busungbiu, Seririt, dan Banjar. Sedangkan rumah sakit pratama lainnya ada di Desa Giri Emas. Rumah sakit ini untuk menjangkau pasien dari Buleleng Timur, yakni Kecamatan Tejakula, Kubutambahan, dan Sawan. Dengan dua rumah sakit pratama itu, kunjungan pasien tidak lagi terpaku pada RSUD Buleleng atau rumah sakit swasta di Kota Singaraja. Selain itu, penanganan pasien diyakini dapat dipersingkat. Soalnya, jarak tempuh lebih pendek dibandingkan harus datang ke Kota Singaraja. Setelah pembangunan infrastruktur tuntas dan dilengkapi pemasangan alkes, pemkab juga sudah mengisi tenaga medis dan paramedis. Sumber daya manusia (SDM) ini selain menggeser petugas di pusksemas terdekat, juga ada tambahan SDM dari pegawai kontrak yang diikat perjanjian kerja. Hanya, kedua rumah sakit pratama, itu belum bisa beroperasi secara penuh. Alasannya, pemkab belum bisa mengisi tenaga dokter spesialis anestesi

yang bisa melayani tindakan operasi. Meski demikian, perawatan pasien di luar operasi, termasuk sudah bisa ditangani di kedua rumah sakit pratama tersebut. Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. di ruang kerjanya Jumat (26/10) kemarin, membenarkan kalau kedua rumah sakit pratama itu belum bisa beroperasi 100 persen. Sesuai visitasi pemerintah pusat bersama organisasi profesi terkait, kata Wakil Bupati, agar rumah sakit itu bisa beroperasi penuh, maka kedua rumah sakit itu wajib ada minimal satu orang dokter spesialis anestesi. Dalam perekrutan CPNS 2018 ini, pemkab

mendapat formasi dokter spesialis anestesi untuk ditugaskan di rumah sakit pratama Tangguwisia dan Desa Giri Emas. Hanya, formasi dokter spesialis anestesi itu tidak ada pelamarnya. Pihaknya juga tidak mengerti secara pasti mengapa formasi yang diperlukan itu tidak ada pelamarnya. Padahal, pemerintah sangat membutuhkannya guna melengkapi pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Bali Utara. “Hasil visitasi itu menyebut kita harus menyiapkan dokter spesialis anestesi di kedua rumah sakit pratama. Akam tetapi, hal itu belum bisa diwujudkan dalam formasi CPNS tahun ini, karena tidak ada pelamarnya,” katanya. Pejabat asal Desa Bontihing, Kubutambahan menambahkan pemkab tidak berdiam diri terkait persoalan krisis dokter spesialis anestesi itu. Dalam waktu dekat ini, pemkab akan mengusulkan ke Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenskes RI) untuk mendapatkan tambahan dokter spesialis dengan sistem kontrak. Kalau tidak

ada hambatan, usulan ini sudah mendapat persetujuan Desember 2018 ini. Sembari menunggu agar rumah sakit beroperasi 100 persen, rumah sakit pratama itu tetap melayani perawatan pasien. Untuk tindakan operasi, maka akan dirujuk dulu ke RSUD Buleleng. Jika SDM sudah lengkap dalam waktu dekat ini, pemkab mengusulkan kedua rumah sakit itu agar naik kelas menjadi rumah sakit tipe C. Dengan status tersebut, pasien yang memegang kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dapat dilayani di kedua rumah sakit itu. Sejalan rencana itu, BPJS akan melakukan visitasi ke rumah sakit itu dalam waktu dekat ini. “Kita mengusulkan dokter kontrak. Kalau tidak ada halangan Desember nanti sudah disetujui, sehingga rumah sakit bisa beroperasi penuh. Kalau ada pasien perlu penanganan operasi untuk sementara dirujuk ke RSUD. Sedangkan pelayanan perawatan di luar operasi sudah bisa dilayani di kedua rumah sakit itu,” tegasnya. (mud)

Bali Post/kmb38

BELUM BEROPERASI PENUH - Dua rumah sakit pratama telah dibangun Pemkab Buleleng. Hanya, kedua rumah sakit itu belum bisa beroperasi penuh karena masih kekurangan dokter spesialis anestesi yang wajib dipenuhi oleh pemerintah daerah.

Bali Post/kmb38

RAKOR - KONI Buleleng menggelar rapat koordinasi (rakor) membahas anggaran tahun 2019, Jumat (26/10) kemarin.


GIANYAR

Sabtu Kliwon, 27 Oktober 2018

9

Bali Post/nik

BERSIH-BERSIH - Suasana aksi bersih-bersih di seputaran Pasar Umum Payangan, Jumat pagi kemarin.

Puluhan Pelajar SMAN 1 Ubud Ikuti Pelatihan Jurnalistik Gianyar (Bali Post) Puluhan pelajar SMA seKabupaten Gianyar mengikuti pelatihan jurnalistik di SMA Negeri 1 Ubud. Kegiatan ini digelar dalam rangka realisasi program rujukan SMAN 1 Ubud yang dikemas dalam pelantikan jurnalistik untuk para siswa. Pelatihan jurnalistik yang diisi narasumber pembicara dari Bali Post ini pun diikuti antusias oleh para siswa selama 2 hari, dari 24 hingga 25 Oktober 2018. Kepala SMAN 1 Ubud Wayan Gabra, S.Pd., M.Pd. mengatakan pelatihan jurnalistik untuk para siswa ini digelar dalam rangka realisasi program rujukan SMAN 1 Ubud. “Temanya adalah ‘Pengembangan Literasi di Sekolah’. Ini merupakan lanjutan dari kegiatan pembi-

asaan membaca bagi siswa,” ucapnya. Pengembangan kemampuan literasi untuk para siswa dipandang penting, untuk melatih kecermatan, serta pengembangan pengetahuan dari ilmu yang diperoleh para siswa di sekolah. Terlebih saat ini diterapkan Kurikulum 2013 berbasis pengembangan karakter para pelajar. “Jadi penting untuk pengembangan kemampuan literasi,” ucapnya. Dalam pelatihan tersebut diisi oleh narasumber Made Subrata. Pria yang merupakan redaktur dari media Bali Post ini menyampaikan materi dasar- dasar jurnalistik. Selanjutnya pada pelatihan hari kedua para peserta diberikan materi penulisan artikel, hingga praktik membuat berita. (nik)

Bali Post/nik

PELATIHAN - Terlihat para siswa antusias mengikuti pelatihan jurnalistik di SMAN 1 Ubud.

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056

Polsek Gianyar - 944510

DPRD - 943144

Polsek Blahbatuh - 941165

BPBD - 7844717/7844718

Polsek

PMK - 943113

Tampsiring - 901110

Kantor Satpol PP - 944436

Polsek Tegallalang - 901575

RSUD Sanjiwani - 943020

Polsek Sukawati - 298723

PDAM - 944225/943233

Polsek Ubud - 975316

KPA Gianyar - 942184

Polsek Payangan -974794

PMI Gianyar - 8958414

Unit Kesehatan

KONI Gianyar - 947261

Matra - 972913

BNN Kab. Gyr. - 946122

Ambulan Pelayanan

PLN - 947166

Sosial - 945322

Kodim 1616 Gyr - 943069

Puskesmas Gianyar I & II

Koramil Gianyar - 942289

- 948309 954274

Koramil Blahbatuh - 941167

Puskesmas Blahbatuh I & II

Koramil Tegallalang - 974792

- 952069 & 942771

Koramil Tampaksiring - 901601

Puskesmas Sukawati I & II

Koramil Sukawati - 297564

- 299155 & 294171

Koramil Ubud - 975314

Puskemas Tegallalang I & II

Koramil Payangan - 974793

- 976484 & 901178

Siaga Lantas/

Puskesmas Ubud I & II

TMC Gianyar - 945820

- 974415 & 970112

DLH Bangkitkan Aksi Bersih-bersih Kawasan Utara

Gianyar (Bali Post) -

Pemerintah selama ini sudah rutin menggelar aksi bersih-bersih di kawasan pesisir Kabupaten Gianyar. Aksi ini pun memicu banyak partisipasi masyarakat. Kini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar melakukan aksi bersihbersih dengan menyasar kawasan utara. Hal ini penting, mengingat kawasan utara kabupaten seni ini kini banyak dikunjungi wisatawan. Aksi yang digelar Jumat (26/10) kemarin menyasar kebersihan lingkungan kota Payangan, khususnya seputaran Pasar Umum Payangan. Tidak hanya melibatkan petugas, aksi ini juga menggandeng para pedagang, komunitas Trush Hero, staf Kantor Camat Payangan, Koramil

dan Polsek. “Kegiatan ini dilaksanakan serangkaian menjelang Festival Payangan,” jelas kepala UPTD Persampahan DLH Kabupaten Gianyar I Ketut Bambang Suandi, S.KM. Dalam kegiatan tersebut, sampah plastik yang terkumpul hampir setengah truk,

sedangkan sampah organik satu truk. Sampah tersebut dikumpulkan dan diangkut oleh armada DLH untuk diolah di TPA Temesi, Gianyar. “Selanjutnya kita juga akan menggelar aksi bersih- bersih di kawasan lain,” katanya. Bambang Suandi mengatakan, kegiatan tersebut juga

diiringi dengan pelantikan komunitas Trush Hero Chapter Payangan. Hal ini bertujuan untuk lebih membangkitkan semangat masyarakat dalam aksi bersih-bersih. “ Trush Hero selama ini telah terbukti serius berdedikasi dan mengabdikan dirinya dalam upaya penyelamatan lingkungan,” katanya. Dikatakannya, komunitas peduli lingkungan sangat berperan terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan dari bahaya sampah plastik. Disebutkan, komunitas ini menjadi mitra DLH

Gianyar dalam membangun partisipasi masyarakat untuk bergerak menjaga kebersihan lingkungan. Begitu juga komunitas lingkungan lainnya, seperti Toltol, Niltil Lulu, Amigos, Komunitas Bayad Asri. “Kita bangga dan bersyukur semakin banyak komunitas lingkungan yang terbentuk dan menjadi motivator lingkungan, maka akan semakin terbangun partisipasi aktif masyarakat menjaga kebersihan terutama dari sampah plastik,” ungkapnya. (kmb35)

Warga Digegerkan Kios Terbakar Wisatawan Inggris Meninggal di Vila Gianyar (Bali Post) Insiden kebakaran yang terjadi pada sebuah kios perlengkapan upacara di Jalan Raya Guwang, Banjar Sakih, Desa Guwang, Kecamatan Sukawati menggegerkan warga setempat pada Jumat (26/10) kemarin. Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini, hanya kerugian material mencapai jutaan rupiah. Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran. Informasi dihimpun menyebutkan kobaran api mulai muncul dari kios milik Ayu Putu Ranti ini pada Jumat siang sekitar pukul 11.35 Wita. Melihat kobaran api dari kios milik pedagang 55 tahun ini, warga setempat berupaya melakukan proses pemadaman dengan alat seadanya. Selanjutnya, staf kantor desa menghubungi pemadam kebakaran. Sebanyak tiga unit mobil pemadam langsung tiba di lokasi kejadian. Tak butuh waktu lama kobaran api itu berhasil dipadamkan dengan mudah. Beruntung api tidak sampai merembet ke atas bangunan dan meram-

bah ke kios lainnya. Kepala Satpol PP Kabupaten Gianyar Cokorda Agusnawa yang membidangi pemadam dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Dikatakan, api sudah berhasil dipadamkan oleh jajarannya. “Api sudah berhasil kami padamkan melalui tiga unit kend-

araan dan personel kami,” ujarnya. Semetara terkait penyebab kebakaran itu masih dalam tahap penyelidikan kepolisian. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka atas kejadian tersebut. “Kerugian diperkirakan mencapai Rp 2 juta,” tandas Cokorda Agusnawa. (kmb35)

Bali Post/nik

TERBAKAR - Terlihat lokasi kebakaran berupa kios perlengkapan upacara di Jalan Raya Guwang, Banjar Sakih, Desa Guwang, Kecamatan Sukawati.

Gianyar (Bali Post) Warga digegerkan dengan seorang wisatawan Robinson Trever yang mendadak meninggal di vila tempat menginap seputaran Banjar Ubud Kelod, Kelurahan Ubud pada Jumat (26/10) kemarin. Belum diketahui pasti penyebab tewasnya wisatawan 66 tahun asal Inggris ini. Polisi yang menerima laporan ini langsung melakukan penyelidikan. Kejadian ini pertama kali diketahui pemilik vila Nyoman Mertayasa pada Jumat pagi sekitar pukul 07.00 Wita. Kala itu pria asal lingkungan Ubud ini berniat membangunkan korban untuk memberi sarapan pagi. Namun setelah berkali-kali pintu kamarnya digedor, tidak ada jawaban dari wisatawan asal Inggris ini. Nyoman Mertayasa pun mulai curiga, lantaran hari sebelumnya korban setiap pagi selalu keluar kamar. Pemilik vila ini lantas memanggil dua karyawan-

nya. Lantaran pintu kamar terkunci, mereka kemudian mengintip ke dalam kamar lewat jendela sebelah timur. Nah melalui jendela itulah terlihat korban dalam kondisi telanjang sudah tergeletak di lantai. Terkejut dengan temuan itu, Nyoman Mertayasa langsung mendobrak pintu kamar, serta memanggil aparat kepolisian. Kapolsek Ubud Kompol Made Raka Sugita saat dikonfirmasi membenarkan adanya seorang wisatawan yang ditemukan tewas di dalam kamar vila yang berlokasi di seputaran Ubud Kelod. Dikatakan, polisi sudah mendatangi lokasi tersebut untuk melakukan penyelidikan. “Ya, ada yang meninggal, polisi masih penyelidikan,” katanya. Penyebab meninggalnya korban belum diketahui secara pasti. Namun ada dugaan korban meninggal karena sakit jantung. Korban diketahui sudah hampir 11 bulan tinggal di vila tersebut. (kmb35)

Wujudkan Gianyar Satu Data 2019

Pemerintah Harus Satukan Informasi

Gianyar (Bali Post) Sejak ditetapkannya UU No. 14 Tahun 2008 dan UU. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, pemerintah sebagai badan publik diharapkan mampu memberikan informasi yang tepat, akurat dan akuntabel pada masyarakat. Hal tersebut terungkap dalam sosialisasi pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID) yang dilaksanakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gianyar (Diskominfo) di ruang rapat PAP Kantor UPT. LTSP Ketenagakerjaan, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Jumat (26/10) kemarin. Ketua PPID Kabupaten Gianyar Anak Agung Gde Balik mengatakan, sebagai implementasi dari UU Keterbukaan Informasi setiap kementerian hingga lembaga daerah diharuskan membentuk pejabat pengelolaan informasi dan dokumentasi atau PPID Utama dan PPID Pembantu.

Ditambahkan, PPID Utama dan PPID pembantu sebagai badan publik wajib menyediakan informasi publik yang berada di bawah kewenangannya kepada pemohon informasi publik, selain informasi yang dikecualikan sesuai dengan ketentuan. “Kami harap PPID Utama dan PPID Pembantu dapat memahami apa tugas dan fungsinya, sehinga mampu memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat yang membutuhkan,” tegas Anak Agung Gde Balik Ditambahkan Agung Balik, Badan publik wajib menyediakan informasi yang akurat, benar dan tidak menyesatkan, serta dikelola secara baik dan efisien. Kita harapan ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan Gianyar satu data dan pada akhirnya akan bermuara pada terwujudnya Satu Data Indonesia,’’ ucapnya. (kmb35)

Bali Post/nik

SOSIALISASI - Suasana sosialisasi penyatuan informasi pemerintah di ruang rapat PAP Kantor UPT LTSP Ketenagakerjaan, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Jumat (26/10) kemarin.


JEMBRANA

10

Sabtu Kliwon, 27 Oktober 2018

Diduga Sakit Diabetes, Warga Tegalcangkring Tewas Membusuk Negara (Bali Post) Warga di lingkungan Delod Bale Agung, Kelurahan Tegalcangkring dikejutkan dengan penemuan mayat membusuk di salah satu rumah. I Ketut Supardi alias Pak Jengki (61), warga setempat, ditemukan sudah menjadi mayat dan kondisinya sudah membusuk serta mengeluarkan bau busuk, Jumat (26/10) kemarin. Kuat dugaan korban tewas karena menderita sakit. Penemuan mayat korban ini pertama kali diketahui I Kadek Edi Gunawan (21). Saksi saat itu berada di teras depan rumah korban mencium bau busuk. Setelah ditelusuri, ternyata sumber bau itu dari dalam rumah korban. Setelah ditelusuri, saksi mengecek ke dalam rumah korban. Betapa kagetnya ketika melihat korban sudah terbujur kaku di dalam kamar. ‘’Ketika itu saksi melihat dari jendela. Korban dilihat terlentang di atas kasur,’’ kata salah satu warga. Mengetahui hal itu saksi menyampaikan penemuan tersebut kepada Ni Nengah Sukandri (48). Lantas dicek bersama-sama melalui balik kaca jendela kamar korban. Setelah yakin bahwa itu tubuh korban, kemudian saksi menghubungi pihak terkait. Dipastikan sumber bau itu berasal dari mayat korban. Sementara Sukendri yang tinggal dekat rumah korban, sekitar dua hari lalu sempat bertemu dengan korban. Waktu itu korban yang bekerja sebagai sopir usaha jual-beli semangka ini mengeluh sakit. Setelah itu saksi tak pernah kontak dengan korban hingga akhirnya diketahui sudah menjadi mayat. ‘’Dalam kesehariannya korban memang tinggal sendirian,’’ ujar saksi. Kapolsek Mendoyo Kompol Gusti Agung Sukasana saat dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat korban tersebut. Dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas 1 Mendoyo dan Tim Identifikasi Polres Jembrana, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diperkirakan meninggal dunia karena sakit. (kmb26)

Dua Hektar Lahan Kebun di Pohsanten Terbakar

Negara (Bali Post) Hektaran lahan kebun milik warga di Banjar Rangdu, Desa Pohsante, Jumat (26/10) kemarin terbakar. Belum diketahui pasti pemicu kebakaran hingga meludeskan tanaman dan semak tersebut. Warga bersama petugas kebakaran melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas. Dari total lahan kebun seluas 4,8 hektar yang dikelola Ni Nyoman Muliati (63), 2 hektar di antaranya ludes menjadi abu. Informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.00 Wita. Saat kondisi terik mengakibatkan daun-daun dan semak yang kering mudah tersambar api. Warga sekitar yang

mengetahui adanya asap mengepul dari kebun tersebut berlarian dan mencoba memadamkan api menggunakan air seadanya. Namun karena kondisi kebun banyak semak kering, api cepat

merambat. Selanjutnya empat mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi guna mengatasi kobaran api. Lantaran luasnya lahan, butuh waktu hingga empat jam untuk memastikan api benar-

benar padam. Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat (Linmas) Satpol PP Kabupaten Jembrana I Putu Pranajaya mengatakan petugas pemadam sempat kesulitan masuk ke titik api lantaran kondisi medan. Petugas terpaksa membuka akses agar mobil bisa masuk dan beberapa kali menyambung selang karena luasnya lahan yang terbakar. Di sekitar kebun itu banyak ditanami pohon jati,

kakau, kelapa dan pisang. Dua regu pemadam diterjunkan ke lokasi menyemprot air. ‘’Kami keluarkan sekitar 10 tangki air, karena arealnya luas,’’ tandasnya. Diduga penyebab kebakaran berasal dari puntung rokok yang masih menyala dan dibuang sembarangan. Dari catatan pemadam, kebakaran yang terjadi kemarin merupakan yang kelima kalinya terjadi pada Oktober ini. (kmb26)

PT Indonesia Power UP Bali Unit PLTG Gilimanuk

Tanam Pohon Sirsak di Penginuman

PT Indonesia Power UP Bali Unit PLTG Gilimanuk, Jumat (26/10) kemarin melakukan penanaman bibit pohon buah sirsak di Lingkungan Penginuman, Gilimanuk, Kecamatan Melaya. Program penghijauan ini dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional ke-73 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 PT Indonesia Power. Selain melibatkan jajaran staf PLTG Gilimanuk dan masyarakat Gilimanuk, penanaman bibit buah di sepanjang gang di Lingkungan Penginuman ini melibatkan puluhan siswa SD Negeri 3 Gilimanuk. Manajer Unit PLTG Gilimanuk Nyoman Purwakanta mengatakan, kegiatan penanaman pohon buah sirsak ini merupakan komitmen PT Indonesia Power UP Bali unit PLTG Gilimanuk terhadap pengelolaan lingkungan dan mereduksi gas rumah kaca (GRK). Untuk itu, dengan penanaman pohon ini diharapkan dapat mengurangi, bahkan mencegah global warming. Hal ini sejalan dengan rencana Indonesia

terkait pengurangan emisi GRK sebanyak 20 persen pada 2030 mendatang atau 41 persen dengan dukungan pemangku pihak internasional. Untuk itu upaya-upaya terkait pengurangan dan penyerapan emisi GRK perlu terus dilakukan, salah satunya dengan melakukan penanaman pohon. Selain pengurangan dan penyerapan GRK, penanaman pohon sirsak bertujuan agar tanaman ini bermanfaat dari segi peningkatan perekonomian masyarakat Gilimanuk, khususnya di lingkungan Penginuman. Di mana pohon yang ditanam dapat menghasilkan buah untuk dimakan maupun dijual serta sejalan dengan rencana Kelurahan Gilimanuk dalam rangka menjadikan Lingkungan Penginuman sebagai salah satu destinasi wisata buah (ecowisata) di Kelurahan Gilimanuk. ‘’Ini sebagai awal support kami ke masyarakat dan berharap berkelanjutan, agar lingkungan Penginuman menjadi hijau dan pohon ini bermanfaat bagi masyarakat,’’ ujar

Nyoman Purwakanta. Kepala Lingkungan Penginuman M. Ikrom menyambut baik upaya penghijauan yang dilakukan PLTG Gilimanuk ini. Melalui penanaman pohon sirsak ini diharapkan bisa menambah semangat masyarakat di Penginuman khususnya, dalam budidaya buah sirsak. Buah ini sengaja ditanam di sepanjang gang, selain sebagai pohon perindang juga hasilnya nanti bisa dimanfaatkan masyarakat. ‘’Kami bersama karang taruna di sini mengucapkan terima kasih kepada PLTG. Harapannya nanti berkembang lagi ke gang-gang lainnya di sini,’’ ujar Kaling Penginuman. (ad1126) TANAM BIBIT – Manajer Unit PLTG Gilimanuk Nyoman Purwakanta bersama perwakilan Kelurahan Gilimanuk, masyarakat dan pramuka menanam bibit buah sirsak di Penginuman.

Soal Penanganan Sampah

Warga Pendem Datangi Kantor Dewan

Bali Post/ist

CEK - Petugas Satpol PP Jembrana ketika mengecek pembangunan rumah di Pekutatan yang diketahui belum memiliki IMB.

Belum Kantongi IMB

Pembangunan Rumah di Pekutatan Dihentikan Satpol PP

Negara (Bali Post) Petugas Satpol PP Pemkab Jembrana, Kamis (25/10) lalu melakukan sidak ke Dusun Yeh Kuning Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan Jembrana. Sidak yang dipimpin Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah I Made Tarma tersebut menyasar lahan di kemiringan yang diduga untuk pembangunan sarana tempat tinggal. Di lahan terbuka lebih dari lima are ini petugas bertemu dengan pihak penanggungjawab. “Informasinya belum memiliki izin. Dan setelah kami cek, bangunan itu milik warga Denpasar dan baru ada izin prinsip. Namun belum memiliki izin mendirikan bangunan (IMB),” kata Tarma, Jumat (26/10) kemarin. Terkait IMB masih dalam proses sehingga pihaknya untuk sementara menghentikan pembangunan proyek bangunan tersebut. Setelah pihak pemilik bisa menunjukkan IMB, pengerjaan bisa dilanjutkan. Menurutnya pengerjaan itu sebatas persiapan senderan dan saluran air. Tarma mengimbau agar para investor yang membangun di Jembrana mengikuti aturan yang ada dan mengurus izin terlebih dahulu sebelum membangun. Dari izin prinsip tata ruang yang ditunjukkan, fungsi bangunan itu untuk rumah tempat

tinggal dan gudang penyimpanan kopra. Dari izin yang dikeluarkan untuk rumah tempat tinggal dan gudang kopra diperbolehkan terbatas dengan KWT, maksimal 60 persen dan tinggi bangunan maksimal 15 meter dari permukaan tanah. (kmb26)

Negara (Bali Post) Sejumlah warga Kelurahan Pendem bersama Bendesa, Jumat (26/10) kemarin mendatangi Kantor DPRD Jembrana terkait penanganan sampah di bantaran Sungai Ijogading. Kedatangan warga itu guna menjelaskan kepada anggota dewan bahwa mereka selama ini sudah berupaya melakukan pengelolaan sampah melalui Tempat Pengelolan Sampah (TPS) Reduce, Reuse, Recycle (3R). Sayangnya saat warga datang tidak ada satupun anggota dewan yang bisa ditemui. Pihak Sekretariat DPRD Jembrana menyarankan agar warga datang kembali pada Senin (29/10) mendatang. Salah seorang warga, Kadek Oka Citarsa, yang juga selaku Ketua Kelompok TPS3R Kelurahan Pendem mengatakan kedatangan mereka ini guna menemui anggota dewan terkait permasalahan sampah. Ia ingin menerangkan kalau warga Pendem sudah mulai menerapkan pengelolaan sampah melalui TPS3R. Dengan adanya TPS3R yang sudah diterapkan mampu mengatasi permasalahan sampah. Penanganan ini sedang dilakukan, akan tetapi masih bertahap. Salah satunya dengan mencegah masyarakat membuang sampah ke sungai melalui pararem di desa adat. Saat ini juga sudah dilakukan penghapusan tiga tempat sampah di wilayah Kelurahan Pendem. Namun untuk membersihkan sampah lainnya termasuk di barat Pasar Adat perlu waktu. Inti dari persoalan ini, pihaknya berharap anggota dewan jangan hanya menyalahkan warga saja. Dewan diminta agar ikut bersama-sama berbuat mengatasi masalah sampah ini. Bendesa Pakraman Kertha Jaya Pendem I Wayan Diandra menjelaskan warga datang karena adanya sorotan anggota dewan terkait sampah di Jembrana, khusunya juga di Sungai Ijogading. Menurutnya masalah sampah bukan hanya di Kelurahan Pendem, tetapi terjadi di semua desa dan kelurahan. Apalagi selama ini warga di Pendem sudah berbuat. Tetapi memang tidak seketika mewujudkan Sungai Ijogading bersih dari sampah. Melainkan melalui proses dan tahapan yang panjang. (kmb26)

Bali Post/olo

DATANGI - Sejumlah warga Pendem saat mendatangi Kantor DPRD Jembrana terkait permasalahan sampah, Jumat (26/10) kemarin.


Karangasem

Sabtu Kliwon, 27 Oktober 2018

11

Diduga Serangan Jantung

Jero Mangku Meninggal di Perjalanan ke Puskesmas

Amlapura (Bali Post) Seorang pamedek yang tangkil sembahyang ke Pura Pasar Agung Giri Toh Langkir, Sebudi, Selat, meninggal dalam perjalanan menuju Puskesmas Selat, Jumat (26/10) kemarin. Sebelum mengembuskan napas terakhir, Jro Mangku Wayan Budiarsa sempat pingsan saat perjalanan turun dari pura di lereng Gunung Agung itu. Diduga, Jero Mangku yang juga seorang PNS di Dinas PU Provinsi Bali itu meninggal dunia akibat serangan jantung. Seksi Publikasi dan Komunikasi Pura Pasar Agung, I Wayan Suara Arsana, membenarkan jika ada seorang pamedek meninggal dunia ketika hendak turun usai tangkil serangkaian Pujawali Purnama Kalima di Pura Pasar Agung Besakih Giri Tohlangkir. Pamedek yang meninggal itu merupakan salah seorang pegawai di Dinas PU Provinsi Bali. Hanya, pihaknya tidak berani memastikan kenapa pamedek itu bisa pingsan dan akhirnya meninggal. Karena kebetulan saat itu dirinya tidak ngayah di Pura Pasar Agung. “Jero Mangku sempat pingsan di perjalanan turun dari pura. Setelah dibawa ke Puskesmas Selat akhirnya beliau dinyatakan meninggal dunia. Beliau meninggal diduga karena serangan jantung. Jenazahnya sudah dibawa ke kediamannya di Denpasar menggunakan mobil BPBD Kota Denpasar,” ujar Suara Arsana. Kepala Puskesmas Selat dr. I Ketut Sadiarta saat dikonfirmasi, membenarkan ada seorang pamedek yang tangkil sembahyang ke Pura Pasar Agung Sebudi meninggal dunia. Saat itu Jero Mangku turun usai persembahyangan ke pura di lereng Gunung Agung bagian selatan itu. Kemudian tiba-tiba saja pingsan saat sedang turun tangga. Selanjutnya, tim medis yang bertugas di sana langsung memberikan pertolongan secepatnya kepada korban. Akan tetapi, melihat kondisi pasien yang sudah kritis, akhirnya petugas langsung melakukan evakuasi ke areal parkiran Pura Pasar Agung menuju ke mobil ambulans. “Korban dibawa menuju Puskesmas Selat. Namun, saat di perjalanan menuju puskesmas dinyatakan meninggal dunia. Walau memang sudah meninggal, ketika sampai di puskesmas Jero Mangku Budiarsa juga tetap diperiksa lagi,” ucap Sadiarta. (kmb41)

Bali Post/kmb41

MELANGGAR - Salah satu foto stiker caleg yang menempel di angkutan umum. Gaya kampanye seperti itu dari segi aturan sudah termasuk melanggar.

Caleg Kampanye Stiker di Angkutan Umum

Sudah Melanggar, Bawaslu Harus Segera Menindak Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karangasem Putu Gede Suastrawan mengakui hal itu. Karena itu, pihaknya menegaskan gaya kampanye semacam itu memang sudah termasuk melanggar aturan. Khususnya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) 23/2018 tentang Kampanye. Selain itu, melanggar Perbawaslu 18/2018 tentang Pengawasan Kampanye, termasuk SE KPU

Nomor 1906 Tahun 2018. ‘’Kami pastikan itu memang melanggar. Hasil pantauan ada sekitar sepuluh angkutan umum diisi stiker. Calegnya ada dua kami temukan. Berbeda ketika mobil yang dipasangi adalah foto caleg itu milik pribadi. Itu tidak melanggar. Masalahnya yang dipasangi itu adalah angkutan umum. Pemasangan model seperti itu tidak boleh,’’ tegasnya.

Hanya, kata Suastrawan, pelanggaran itu diakui masih belum dibarengi penindakan. Terbukti pelanggaran masih terjadi di beberapa tempat. Suastrawan mengaku masih melakukan upaya–upaya persuasif, pendekatan dengan caleg termasuk partai politiknya. Menurutnya, penindakan terhadap pelanggaran itu berbeda dengan pemilu sebelumnya. Bawaslu tak perlu repot meminta reko-

mendasi ke KPU Karangasem. Penindakan bisa dilakukan langsung oleh Bawaslu dengan cara berkoordinasi dengan Pol. PP kabupaten termasuk dengan kepolisian untuk pengamanan. ‘’Dalam waktu dekat, kami akan tindak,’’ katanya. Hal serupa diakui Ketua KPU Karangasem I Gede Krisna Adi Widana. Pihaknya juga menegaskan caleg nampang di angkutan umum itu sudah termasuk melanggar aturan. Namun, KPU tidak memiliki kewenangan melakukan penindakan. Agar terciptanya pemilu aman, tertib, dan damai,

Amlapura (Bali Post) Prestasi gemilang kembali ditorehkan siswa-siswi SMK PGRI Amlapura. Belum lama ini mereka sukses memborong sepuluh gelar juara pada lomba bertepatan pelaksanaan Dies Natalis Monarch Candidasa IX pada 18-19 Oktober 2018. Kaprog Akomodasi Perhotelan Wayan Yudiana didampingi Koprog Boga Ni Luh Putu Sudarmi dan Kasek Drs. I Ketut Sutarsa, Jumat (26/10) kemarin mengungkapkan, jika sejumlah anak didiknya itu sukses mendulang prestasi membanggakan sekolah. Berbagai prestasi ditorehkan yakni merebut juara I lomba photo contest. Prestasi itu digapai I Kadek Edy Suarjaya kelas (XII AP2), juara I lomba senam famire berkelompok sembilan orang atas nama Ni Putu Putri Yanti, Ni Komang Citra Wati, Ni Wayan Mahendri, Ni Wayan Armada Arisanti, Ni Made Yoni Brahmastiti, Ni Putu Alin Parsika, Ni Luh De Ariani, Ni Komang Jimbawati, dan Ni Komang Candara Dewi Anjani. Di samping itu, juara I Mix-

ologi direbut I Gusti Ngurah Bayu Satyakana (kelas XI TB), juara II Mixiologi digapai I.B. Komang Widyantara (XII AP I), juara II photo contest diraih I Nengah Arta Dana (kelas XI MM), juara II cooking competition didulang Ni Komang Sandiasih (kelas XII TB) dan I Wayan Andika (kelas XI TB), juara II making Bed dipersembahkan Ni Putu Sessa Sephiati (kelas XII AP I), juara III lomba mixologi diraih Ni Putu Merta Sabawanti (kelas XI P 2), juara III making bed direbut Ni Wayan Sasa Claudia (kelas XII AP I) dan juara III photo contest dipersembahkan I Putu Eka Pratama (kelas XI MM). Yudiana menambkan, pihaknya sangat bangga atas prestasi yang di raih anak didiknya itu. Kendati banyak sekolah favorit yang mengikuti lomba ini, akan tetapi siswanya eksis mampu sukses bersaing merebut prestasi terbaik. “Dari sekian lomba yang diikuti sekokah kita yang mendominasi perolehan gelar juara itu tercatat sekolah kita sukses memborong sepuluh

gelar juara,” ucapnya. Wayan Yudiana berharap prestasi yang diraih siswanya bisa diteruskan tahun depan atau lomba sejenis lainnya. Pasalnya, setelah ini tanggal 8 dan 9 November, pihak sekolah kembali mengikuti lomba di Denpasar. Jadi, keberhasilan ini diharapkan bisa berlanjut ketika mengikuti lomba di ibu kota Provinsi Bali itu. Prestasi ini dipercaya mampu memberikan suatu motivasi dan juga pembelajaran kepada para siswanya. Pihaknya tidak

puas anak didiknya berprestasi cukup sampai di sini saja, namun terus berharap prestasi itu bisa berlanjut ke depannya. Dengan berprestasi, para siswa itu diyakini memiliki peluang kerja dan pengalaman lebih sebagai bekal nantinya kuliah maupun mencari pekerjaan yang lebih baik. “Kecuali lomba senam. Siswa-siswi yang merebut gelar juara ini akan mengikuti lomba sejenis di Denpasar. Kita harap pada omba nanti anak-anak bisa kembali bersa-

Amlapura (Bali Post) Sejumlah calon legislatif (caleg) di Karangasem memanfaatkan berbagai fasilitas angkutan umum untuk memperkenalkan dirinya kepada publik. Angkutan umum itu dijadikan tempat kampanye, dengan cara menempel stiker atau branding di kendaraan angkutan umum termasuk pribadi.

Krisna berharap Bawaslu yang mempunyai kewenangan melakukan tindakan itu, sangat berharap agar sesegera mungkin melakukan action nyata, menertibkan pelanggaran itu. Tidak sebatas pendekatan secara persuasif lagi, karena hal itu sudah termasuk pelanggaran. Bahkan sudah relatif lama terjadi. ‘’Itu domain Bawaslu. Lembaga itulah yang mempunyai kewenangan. Kami mendukung dan mempersilakan Bawaslu segera menertibkan. Karena dari sisi aturan sudah melanggar,’’ tegas. (kmb41)

Siswa-siswi SMK PGRI Amlapura Borong Sepuluh Juara di Candidasa

Bali Post/kmb41

MENINGGAL DI PERJALANAN - Jero Mangku Budiarsa sudah dinyatakan meninggal di perjalanan sebelum tiba di Puskesmas Selat.

ing dan juga sukses merebut juara,” jelasnya. Disinggung persiapan siswanya menyongsong lomba nanti, Yudiana menegaskan, saat ini pihak sekolah tengah mempersiapan para siswanya dengan sistematis sebagai bekal mengikuti lomba nanti agar mereka lebih matang dan lebih siap secara fisik maupun mental. “Persiapan masih terus dan sedang dilakukan. Semoga anak-anak kembali bisa mengukir prestasi terbaiknya,” harapnya. (kmb41/K100)

Insentif Guru PAUD

Dewan Usulkan Tahun Depan Ditingkatkan

Persoalan insentif khususnya guru PAUD di Karangasem memang belum layak, kalau enggan disebut insentif itu masih kecil diberikan kepada para pahlawan tanpa tanda jasa itu, apalagi sasarannya agar hidup mereka bisa lebih layak. Atas realitas itu, dewan memang sangat prihatin. Karena itu pihak legislatif berharap memberikan motivasi kepada para guru PAUD itu, dengan cara mengusulkan kepada pemerintah agar insentif guru PAUD tahun 2019 bisa ditingkatkan. Lalu, bagaimana kira-kira realisasi peningkatan insentif untuk guru PAUD itu? ANGGOTA Dewan dari Komisi III Wayan Tama mengatakan, selama ini pihaknya memang sering mendapatkan keluhan dari para guru PAUD terkait insentif mereka itu. Melihat itu, pihaknya menilai insentif guru PAUD itu memang masih terlalu kecil. Sebelumnya insentif untuk guru PAUD sebesar Rp 300 ribu per bulannya. Setelah itu sekitar tahun 2014 insentif dinaikkan menjadi Rp 600 ribu. Kendati, saat ini insentif guru PAUD sudah Rp 600 ribu, akan tetapi relatif masih sangat kecil. Untuk itu, pihaknya mengusulkan ada kenaikan itu. Dewan

sangat berharap aspirasi mereka itu bisa disalurkan kepada pemerintah melalui perwakilan dewan. ‘’Jika dilihat insentif mereka memang kecil. Tidak sebanding dengan tugas relatif berat yang mereka lakukan. Jadi, semestinya mereka harus diperhatikan. Mereka bukan pegawai negeri. Mereka hanya dapat insentif saja. Kalau PNS kan lain dapat gaji dan juga tunjangan lainnya. Sehingga ke depannya guru PAUD itu harus diprioritaskan agar bisa dibantu supaya insentifnya bisa ditingkatkan lagi,’’ ujarnya, Jumat (26/10) kemarin. Tama mengusulkan insen-

tif guru PAUD bisa dinaikkan menjadi Rp 1 juta per bulannya. Karena selama ini, dengan hanya dapat insentif Rp 600 ribu, mereka hanya dapat membeli beberapa kilogram beras dan keperluan lainnya. Jadi, untuk memenuhi keperluan sehari-hari jelas masih sangat kurang. ‘’Jadi kita sangat berharap insentif untuk guru PAUD itu bisa dinaikkan setiap tahunnya,’’ harapnya. Lebih lanjut dikatakannya, pemkab dalam hal ini Disdikpora belum bisa memberikan kepastian terkait usulan kenaikan insentif terhadap guru PAUD itu. ‘’Sejauh ini memang belum ada respons dari dinas terkait usulan itu. Kita nanti akan tetap perjuangkan. Mungkin dinas masih memikirkan untuk merancang kenaikan itu,’’ jelas Tama. Kepala Disdikpora I Gusti Ngurah Kartika menjelaskan, jika pihaknya sangat mendukung rencana kenaikan insentif itu. Menurutnya, saat ini jumlah guru PAUD yang sudah menerima insentif sebanyak 450 orang dari total 720 orang. Ini artinya ada guru PAUD yang be-

lum menerima insentif sama sekali, malah jumlahnya mencapai 270 orang. ‘’Tenaga Disdik itu tidak hanya PAUD tetapi juga ada guru kontrak,’’ katanya. Kata Kartika, pihaknya ingin menambah jumlah guru PAUD yang menerima insentif. Ia sangat berharap semua guru PAUD itu dapat insentif Rp 600.000. Selanjutnya, guru/pegawai kontrak juga harus ditingkatkan. Sekarang rata-rata guru PAUD yang sudah dikontrak itu menerima gaji Rp 800.000 per bulan. Dengan jumlah gaji segitu memang masih jauh dari UMK. Begitu juga guru honor yang diangkat kasek juga perlu diperhatikan, yang sementara ini mengandalkan gaji dari dana BOS yang tidak begitu banyak, terutama guru honor di SD yang siswanya sedikit. ‘’Jadi untuk kenaikan insentif/gaji dan honor ini tergantung dari PAD kemampuan daerah. Pihaknya optimis jika insentif itu semakin ditingkatkan, sudah pasti akan berdampak positif bagi peningkatan kinerja guru juga pegawai,’’ jelas Kartika. (eka)

Bali Post/kmb41

PRESTASI GEMILANG - Siswa-siswi SMK PGRI Amlapura yang sukses menorehkan prestasi gemilang saat lomba serangkaian pelaksanaan Dies Natalis Monarch Candidasa IX.


KLUNGKUNG

12

Sabtu Kliwon, 27 Oktober 2018

Buntut Penggerebekan TKA Asal Tiongkok

Satpol PP Sebut Perusahaan Tak Kantongi TDP

Bali Post/gik

PENERIMA - Warga penerima kartu program BPNT saat datang ke Kantor Perbekel Akah, Jumat (26/10) kemarin.

Dinsos Salurkan Kartu BPNT

Penerima Bantuan Berharap Segera Disediakan E-Warong Semarapura (Bali Post) Dinas Sosial (Dinsos) Klungkung menyerahkan kartu bagi para penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) di Kantor Perbekel Akah, Jumat (26/10) kemarin. Total ada 9.077 orang penerima kartu tersebut. Jumlah tersebut naik dari sebelumnya saat masih bernama program rastra sebanyak 8.560 orang. Warga sangat bersyukur menerima bantuan ini. tetapi mereka berharap lokasi pembelian nontunainya, yakni e-Warong segera disiapkan agar segera dapat dimanfaatkan. Kepala Dinas Sosial Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana mengatakan dengan program BPNT ini, warga bisa mengambil seketika hak bantuannya ke tempat-tempat (E-Warong) yang sudah disediakan pemerintah bekerja sama dengan pihak bank. Satu kartu kombo memiliki nilai uang sebesar Rp 110 ribu per bulan. Dana itu dibatasi hanya boleh dipergunakan membeli beras dan telur. “Para penerimanya jelas yakni warga yang menerima rastra dulu (8.560 orang). Ada penambahan lagi sedikit. Sekarang penerimanya menjadi 9.077 orang,” katanya. Jumlah

penerima terbanyak ada di Kecamatan Nusa Penida yakni 4.807 orang. Disusul Kecamatan Klungkung 1.681 orang, Kecamatan Banjarangkan 1.364 orang, dan Kecamatan Dawan sebanyak 1.171 orang. Anom Adnyana menambahkan program BPNT ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan di tingkat KPM, sekaligus sebagai mekanisme perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan. Ini juga bisa meningkatkan efisiensi penyaluran bantuan sosial, sekaligus meningkatkan transaksi nontunai dalam agenda Gerakan Nasional Non-Tunai. Pada akhirnya, pemerintah daerah ingin meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah, terutama usaha mikro dan kecil yang sudah berpengalaman dalam usaha penjualan telur dan beras. Salah satu warga penerima kartu Wayan Sarni asal Banjar Gembalan, Desa Selat (60), mengaku sangat bersyukur menerima bantuan ini. Janda dua anak ini merasa terbantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebab, setiap hari dia hanya berpenghasilan Rp 15 ribu, hasil dari memanen

bunga di lahan pertanian garapannya. Namun, dia berharap E-Warongnya segera disediakan agar kartunya segera dapat dimanfaatkan. Anom Adnyana menambahkan untuk pendirian E-Warong sedang dilakukan penjajakan oleh pihak bank. E-Warong ini adalah mereka yang menjadi agen bank, atau pedagang yang telah bekerja sama dengan bank penyalur dan ditentukan sebagai tempat pembelian beras dan atau telur. “Dalam satu desa, setidaknya ada satu atau dua E-Warong,” tegasnya. Rasionya, untuk setiap 250 Keluarga Penerima Manfaat (KMP) minimal ada satu EWarong. Untuk itu minimal ada dua agen guna menghindari adanya monopoli. Lokasi yang bisa menjadi E-Warong antara lain Usaha Mikro Kecil dan Koperasi, Pasar Tradisional, E-Warong KUBE, warung, Rumah Pangan Kita (Bulog), toko kelontong, agen LKD/Laku Pandai dan lain-lain. “Kami akan segera penuhi E-Warong, setiap tanggal 25 dananya ditransfer langsung ke kartunya. Jadi, ke depan setiap bulannya, setelah tanggal itu, kartunya sudah bisa digunakan,” katanya. (kmb31)

Target Kunjungan Wisatawan Baru Tercapai 60 Persen

Semarapura (Bali Post) Pariwisata Klungkung kian menggeliat. Terbukti dengan kemunculan sejumlah objek baru yang kini mulai jadi fokus guna mendongkrak PAD dengan meningkatkan kunjungan wisatawan. Sementara data Dinas Pariwisata hingga 24 Oktober lalu, tercatat kunjungan wisatawan tahun ini sudah mencapai 206.035 orang wisatawan, baik asing maupun lokal. Namun, jumlah ini baru 60 persen dari total target kunjungan tahun 2018 sebanyak 343.979 orang. Meski demikian, Kepala Dinas Pariwisata Klungkung Nengah Sukasta, Jumat (26/10) kemarin, tetap optimis target ini akan tercapai. Sebab, angka ini sudah dalam penghitungan yang matang oleh pemerintah daerah. “Kami tetap optimis, pada triwulan terakhir (Oktober, November, Desember), target ini akan tercapai,” kata Sukasta. Sementara untuk target

retribusi dari kunjungan wisatawan sudah tercapai Rp 2.291.391.000. Namun, ini baru tercapai 65 persen, dari target capaian retribusi tahun ini mencapai Rp 3.531.550.000. “Kalau untuk nilai target tahun depan, ini nanti harus melalui pembahasan lagi. Tentu mengacu pada capaian akhir target tahun ini,” jelas Sukasta. Saat ini, Sukasta menegaskan pihaknya sedang berupaya menuntaskan beberapa kendala yang menghambat pengelolaan objek wisata. Seperti objek wisata yang notabene adalah milik warga pribadi dan destinasi yang lebih dulu viral dengan keindahan tempatnya, namun berdiri di atas tanah negara. Ada juga yang justru akses jalannya menuju objek wisata itu yang menjadi milik pribadi warga setempat. “Termasuk destinasidestinasi yang besar di Nusa Penida. Itu lahannya milik pribadi warga,” katanya. Dengan demikian, untuk menarik retribusi dari tempat-

tempat baru yang sudah dikenal wisatawan, masih menjadi kendala pemerintah melakukan pungutan. Ini nantinya harus dibicarakan lebih jauh dengan yang punya tanahnya. Namun, seperti apa nanti model kerja samanya, belum diketahui. Yang jelas, Sukasta ingin memaksimalkan setiap potensi yang ada, sebagaimana instruksi Bupati Klungkung agar bisa berbicara banyak di bidang pariwisata. Ada delapan destinasi baru yang menjadi fokus penataan itu. Antara lain Bukit Sekartaji (Teletubies) di Desa Tanglad, Pantai Atuh Desa Pejukutan, Pantai Kelingking Desa Bunga Mekar, Pasih Uug Desa Bunga Mekar dan Pantai Suehan di Desa Tanglad. Sementara tiga destinasi lagi adalah Tirta Arum Desa Pakraman Tegal Wangi, Nyalian, Banjarangkan, Tirta Dwijendra Semaraputra Kangin dan Tirta Dedari Desa Getakan, Banjarangkan. (kmb31)

Semarapura (Bali Post) Program Tempat Olahan Sampah Sementara (TOSS) sudah berjalan di 18 desa di Kabupaten Klungkung. Dari jumlah itu, pelaksanaan di 12 desa berjalan cukup baik. Sementara sisanya terkendala kapasitas mesin. Untuk mengatasi hal itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Klungkung sedang melakukan survei di tiga kota. Hasilnya sesuai kapasitas mesin yang dibu-

tuhkan akan disampaikan ke seluruh desa, sehingga desa tidak kebingungan mencari mesin pencacah maupun mesin peletnya. Kepala DLH Klungkung A.A. Ngurah Kirana, Jumat (26/10) kemarin, mengatakan untuk mesin pencacah dan peletnya, aspek yang harus dilihat yakni tingkat kekuatan baja dan kemampuan produksi mesinnya dalam mengolah sampah menjadi pelet. Agar mesinnya sesuai

kebutuhan, pihaknya mengaku survei di daerah Kota Surabaya, Tangerang, dan Bekasi. Hasil survei, dalam waktu sebulan ke depan, akan disampaikan kepada pihak desa. Dari desa-desa yang sudah menjalankan program TOSS itu, mayoritas persoalannya hampir sama yakni ada pada kekuatan kapasitas produksi mesin. Sebab yang ada sekarang kapasitasnya terlalu kecil, bila dibandingkan produksi sampah

Semarapura (Bali Post) Petugas Satpol PP Klungkung terus mendalami soal adanya tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di kantor distributor es krim di Jalan Rama, Lingkungan Pande, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin. Meski TKA asal Tiongkok, Pei Wiedong, telah mengantongi Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA), namun Satpol PP menelusuri terkait keberadaan perusahaan itu sendiri. Belakangan diketahui, pihak perusahaan belum memiliki Tanda Daftar Perusahaan (TDP). Hal ini dibenarkan Kepala Satpol PP Klungkung Putu Suarta, Jumat (26/10) kemarin. Ia mengatakan pihak perusahaan sudah mengantongi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). Akan tetapi belum memiliki TDP. “Setelah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali dan pihak Imigrasi, untuk SIUP-nya sudah dikeluarkan provinsi. Tetapi, seharusnya untuk di kabupaten, tetap harus mengurus TDP,” ujarnya. Hal itu dilakukan agar keberadaan perusahaan diketahui. Artinya, ke depan bisa diawasi dan tidak dicap ilegal. “Sebelum mengantongi TDP, sementara lokasi (perusahaan) di sini harus ditutup. Silakan diurus dulu,” katanya. Demikian juga masalah TKA yang dinilai bermasalah tersebut. Pei Wiedong tetap dinyatakan melanggar karena sebelum bekerja di sana tidak melapor kepada pihak terkait. Seharusnya, dia melapor diri dulu, baru diperbolehkan kerja di tempat tersebut. Sebelum semua proses

Bali Post/gik

(25/10) lalu, mendadak sepi. Tidak ada lagi aktivitas apa pun di tempat tersebut. Seperti diberitakan sebelumnya, perusahaan istributor es krim, di Jalan Rama, Lingkungan Pande, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin, Kamis (25/10) lalu mendadak ramai. Pasalnya petugas pecalang setempat, Satpol PP Klungkung, dan

Bali Post/gik

MOBIL BOKS - Mobil boks perusahaan es krim yang difungsikan untuk pengiriman barang terlihat nongkrong di sebelah kantor.

Bupati Suwirta Tindak Lanjuti Program Bedah Desa Tusan Serahkan Bantuan Kebutuhan Dasar untuk Warga Miskin

BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta menepati janjinya kepada rakyat. Ini sebagai tindak lanjut dari Program Pemkab Klungkung yakni Bedah Desa di Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan. Bupati yang dikenal merakyat ini mendatangi warga setempat, Jumat (26/10) kemarin, guna menyerahkan bantuan berupa kasur, bantal, kursi roda serta alat bantu dengar. Bantuan diberikan khususnya kepada warga setempat yang sangat membutuhkan. Menurut Bupati Suwirta kegiatan ini merupakan tindak lanjut penyerahan bantuan yang secara rutin dilaksanakan setelah sebelumnya diadakan bedah desa. Program bedah desa merupakan sebuah agenda menyeluruh yang menyentuh seluruh kepentingan desa setempat. Karena pada kesempatan itu, seluruh OPD turut serta mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan warga setempat. Setelah melalui program bedah desa, dari data yang didapat di lapangan, masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan langsung akan ditindaklanjuti dan diberikan bantuan. “Kita ingin buktikan

Atasi Kendala Mesin, DLH Survei di Tiga Kota

SAMPAH - Tumpukan sampah yang sudah melalui proses peuyeumisasi di TOSS Werdhi Guna, Gunaksa.

tersebut dilalui, perusahaan distributor es krim itu tetap tidak boleh buka. Petugas Satpol PP Klungkung akan terus melakukan pengawasan, dibantu Pecalang Jero Kuta Desa Adat Semarapura. Pecalang setempat juga menyatakan siap membantu pemerintah daerah. Sementara, situasi di lokasi usai penggerebekan, Kamis

pihak kepolisian melakukan penggerebekan di lokasi tersebut. Penggerebekan dilakukan lantaran adanya informasi kalau di tempat itu ada TKA asal Tiongkok bekerja tanpa mengantongi IMTA. Setelah datang Manajer HRD Aice Bali I Made Dwipayudha, ia mengatakan sejatinya TKA tersebut sudah mengantongi IMTA. Hanya, dia tidak membawanya saat itu, sehingga tak bisa menunjukkannya. Guna meyakinkan petugas, dia memperlihatkan IMTA yang bersangkutan. (kmb31)

masyarakat yang sangat tinggi. Seperti pada TOSS Werdhi Guna, Desa Gunaksa, dari produksi sampah tiga ton per hari, mesinnya hanya mampu memproduksi pelet maksimal jadi 95 kg pelet per hari. “Kami pasti bantu atasi permasalahan itu. Tetapi, harus bertahap. Survei ini jadi bagian solusi jangka panjang, karena paling tidak tahun 2020, seluruh desa sudah mampu mengelola TOSS dengan baik,” kata Kirana. Menurutnya, program ini salah satu komitmen pemerintah daerah dalam mengatasi sampah di tingkat desa menjadi energi terbarukan yang dikelola PLN sebagai sumber bahan baku. Sebab, sebagaimana hasil analisis PLN, kebutuhan mereka terhadap bahan baku batu bara dan solar, cukup tinggi. Semua TOSS di setiap desa diarahkan memproduksi pelet dengan hasil sebanyak-banyaknya. Nanti hasilnya baru akan dijual kepada pihak PLN oleh BUMDes masing-masing desa. Sekarang dalam persoalan kendala mesin karena program TOSS berbasis desa, jadi masing-masing desa diingatkan kembali untuk menganggarkan kebutuhan mesin menggunakan dana ADD. Selain itu, juga mengenai tenaga kerjanya, setelah mendapat persetujuan BPD. (kmb31)

kepada warga di sini, bahwa kita datang itu bukan sekadar untuk pencitraan, tetapi upaya nyata, langkah riil yang menyetuh langsung warga kita. Jadi, jelas tujuannya,” tegas Bupati Suwirta. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Suwirta kepada Ida Bagus Sayang Arcana (70) di Banjar Dinas Kangin, Desa Tusan serta Ni Nyoman Darsi dan I Ketut Sadia. Sementara

di Banjar Dinas Semagung, bantuan diserahkan kepada warga Ni Ketut Nanik dan Ni Kadek Apriani. Para penerima bantuan sangat bersyukur dapat dibantu langsung oleh pemerintah daerah. Menurutnya, Program Bedah Desa, benar-benar menjawab permasalahan di lapangan. Tidak hanya mengenai solusi jangka panjang berupa infrakstruktur dan kebutuhan desa lainnya, tetapi juga menyangkut kebu-

Bali Post/ist

KURSI RODA - Warga saat mencoba kursi roda bantuan pemerintah daerah sebagai tindak lanjut program Bedah Desa.

tuhan dasar warga yang kerap dilupakan. “Terima kasih Bapak Bupati,” kata Apriani. Sekretaris Desa Tusan Desak Putu Eka Megawati menyampaikan bantuan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat. Program bedah desa telah banyak mengubah wajah desa dan sekaligus berbagai bantuan untuk warga setempat. Kalau dilihat dari barang-barangnya memang nampak sederhana. Tetapi, bila di dalami, ada sentuhan yang membuat warga merasa diperlakukan adil oleh pemimpinnya. Sebab, jarang sekali rakyat kecil yang ada di desa bisa melihat langsung pemimpinnya, bahkan menerima langsung bantuan yang amat dibutuhkan. “Semoga bantuan ini dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya,” harapnya. Selain warga di Tusan, bantuan serupa juga diserahkan Bupati Suwirta kepada warganya Ni Nengah Culali di Banjar Dinas Gembalan, Desa Selat. Sama dengan warga di Tusan, dia juga amat bersyukur, didatangi bupati sekaligus menerima bantuan darinya. Dia tidak menyangka, momen seperti itu terjadi dalam hidupnya. (ad1129)


Sabtu Kliwon, 27 Oktober 2018

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Dibutuhkan Segera:Operation Manager, Floor Supervisor, Bar Supervisor, Bartender, Waiter/ Waitress,Cashier,Cook,Purchasing,Marketing, Engineering, Accounting Supervisor,Steward. Lam ke PT.Balinesia Jl.KayuAya No.104X Seminyak,0361738720/21

B.BP.001.10.18.0001120

Dicari Tenaga Berpengalaman untuk Posisi : Accounting Supir Lamaran dapat dikirim ke : info.hrd@putribintanggroup.com atau Datang Langsung ke : Jl.Danau Poso No.35 Sanur Telp.0361-288679

B.BP.004.10.18.0000599

!!!!Security utk Proyek Villa, (Diprioritaskan Bersertifikat) Umur Dibwh 30 Thn,08873318173

B.BP.004.10.18.0001058

***Bth Spa Terapis yg blm bs akan Ditrening Cpt/085104708484

B.BP.101.10.18.0001115

Cari Pembantu,Domisili Dps,utk di Kerobokan Jl.Muding Indah harus pny Spd Mtr,senin-sabtu, Jam 9.30-14.30 Tel.08123649787

B.BP.001.10.18.0001065

Dcr Pengawas Lapangan u/Proyek Villa di Ubud,Min Pnglaman 2th S1 Teknik Sipil.Email CV ke: suryakembarproperti@yahoo.com B.BP.001.10.18.0001094

Distributor:Kepala Cabang/ Supervisor,Pengalaman d i Bid Sales Retail,Gaji & Insentif Menarik Email:herryy.hr@gmail.com B.BP.001.10.18.0001090

Dcr Sgr Therapist Spa Wnt di Canggu,Pengalmn/Tdk,Gaji+Bonus Mnrik,081239621123 Massaji Spa B.BP.001.10.18.0000904

Shankara Sanur lowongan Waiter,Barista Jl. Danau Toba 7 Sanur Hub: 0818621818 G.06

KURSUS

Dcr Pengepul Jahitan Hub.085237891623

B.BP.154.10.18.0001111

Dicari Office Boy.Lamaran ke PT.Ultranindo Sedayu Jl Teuku Umar288X.Telp:8476144/8447020

B.BP.001.10.18.0000891

Dcr Sopir Ambulan u/Klinik di Legian,Max 40Thn T.761443

B.BP.154.10.18.0001063

Dcr Sopir Sim A Bw Srt Lamaran ke Ruko Grand Sudirman B-25

B.BP.001.10.18.0000892

Dcr T.Kolektor&Survey,D1 Pglmn Jl.H.Wuruk 140Dps,081999655591

B.BP.001.10.18.0001112

Dcr:Pembantu RT(wanita)tinggal dalam, utk Rumah Imam Bonjol Dps.Gaji 2Jt. SMS:0816571027

B.BP.004.10.18.0001031

Dcr:Supir,Kurir Delivery,Admin Online(Wanita),Gaji UMR+BPJS Hub : 081803698168

B.BP.004.10.18.0001106

Looking For:Receptionist,F, Good English(2,6jt+1jt instv) Send CV to Bodyworks Spa Jl.Kayu Jati No.2 Petitenget E:acc.bodyworksbali@yahoo.com B.BP.001.10.18.0000693

Dibutuhkan Tenaga Cleaning Service Wanita utk Area Dewi Sri,Pria utk Area Batubulan, Hub : 081238010461

B.BP.004.10.18.0001102

Dicari Bagian Acounting untuk Garment, Hub:08123926999

B.BP.004.10.18.0001104

Dicari SPG,Wnt Max28Th Min SMU Penampilan Menarik.Penempatan Bali Collection Nusa Dua & Discovery Mall Kuta. Gaji 2,5Juta.Hub.Lusi (082144355655) B.BP.001.10.18.0000900

Dicari Segera Karyawati Butik KTP Bali Hub.081236966746 B.BP.001.10.18.0001110

Dicari Staf Admin,Gudang,Kurir Max 35th,Gj 2,5-5Jt,Bawa CV Ke Jl.Raya Uluwatu, Jimbaran Arcade 081360793789 Lisa

Dicari Tukang Masak(Indonesian Chinese,European).BawangMerah Restaurant Jimbaran Bay,Pantai Kelan Tlp 0361-770210 / Bawa CV ke Restoran atau Email ke info@bawangmerahrestaurant.com B.BP.004.10.18.0001061

Dibthkan Sales Engineer,Admin Teknisi AC,WA:081808251133 Email:hrd@microchem.co.id

B.BP.004.10.18.0001019

B.BP.001.10.18.0001119

B.BP.001.09.18.0001310

Dcr Tenaga Min. SMP mau belajar berkerja keras dan jujur untuk menjadi tenaga handal, Cleaning Service, Tehnik AC, Operator Air kemasan,Satpam, Tukang kebun Hydroponik , ikuti pelatihan sambil bekerja ikuti working space Bali Coffee Jl.Veteran 66 Denpasar sebelah Pasar BurungSatriaHub:0818621818

B.BP.004.10.18.0000792

OB min.SMP Pny Mtr sndiri,Tng Cuci Mobil,Tng Srbtn bersih2 & Vacum Swiming Pool 08123814418

B.BP.001.10.18.0001113

B.BP.001.10.18.0001007

Produksi Manager (Garment Factory).Hub WA:085100050706 buddhawear.hrd@gmail.com B.BP.004.10.18.0001118

Shankara Kuta lowongan Waiter,Barista Kuta Square Blok D33 Hub: 0818621818 G.07

RUPA-RUPA

B.BP.004.10.18.0000443

Toko Bahan Bangunan&Aksesoris Mmbthkan Adm Penjualan,Checker Gudang(Wanita)& Helper Gudang (Pria).Syarat:Max35Th,Min SMA, Niat Kerja,Jujur,Teliti &Tggung Jawab.Krm CV:Harvest Metalindo Perkasa,Jl Maruti 33 DPS Utara

Kelana DMC,an Established Inbound Travel Company Based in Bali, is looking for a Product Manager.Earlier Experience,Excellent Spoken and Written English,a deep Understanding of Inbound Tourism in Indonesia,are Absolutely Required.CV to: management@kelanadmc.com

Perush Yg Sdg Berkembang Pesat Mbthkn Tng Marketing Ulet,Siap Bljr&Bkrja Krs,Pghsilan hg 5Jt ke Atas.Krm Lmrn: PT.Gramitra Bali, Jl Cargo Permai No.15 Dps Tlp:0361-9074444/08123982740

G.05

The Niche Bali Htl in Legian Looking for Engineering Staff Experience & English is a must and able to start immediately. Send CV to diartamade@yahoo.co.id or gm@thenichebali.com

Gardener Wanted: Looking a Gardener for Villa.Seminyak Area.4 Days/Week.W/A to 0812-388-3960

DIJUAL RUMAH

BIRO JASA

B.BP.001.10.18.0001100

B.BP.001.10.18.0001089

SERVICE

BIRO JASA

Prusahaan Minuman Terkenal dan Brkembang Pesat,Cari Sales Gaji+Insentif Menarik.Lamaran:Jl. Tunjungkuning No.1Dps / 467519

Sekolah di Jimbaran cari: Kepala Sekolah,Guru Olah Raga, Bhs.Inggris,Matematika,Perawat Dokter,Receptionist. sent:schoolhrdbali@hotmail.com

B.BP.001.10.18.0001002

B.BP.004.10.18.0001026

RUPA-RUPA

BIRO JASA

Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar

Distributor Bth: Salesman/Girl Penghasilan Mencapai 10Juta Rp Admin Wnt,Jl Bedahulu IV No.12 DPS,Email:herryy.hr@gmail.com

B.BP.001.10.18.0000732

SERVICE

Kop Bth Manager Usp&Unit Dgang Syarat Usia 23-35 Fkus Prog Kerja&Target Honor Menarik Email:tugasbali@yahoo.com

G.01

Ayo kerja tidak tamat sekolah: sebagai Waiter, Tukang Masak, CS, dibidang kuliner. Lamaran ke Warung 63 Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar Hub:0818621818 G.04

Ymh Bisma Dicr:1.Sopir SIM B1 2.SMA/D3/S1 Ek Hub.T.Umar 142 Dps

Dcr SMK Teknik Elektro, Diploma Teknik untuk bekerja sebagai tenaga Produksi, kameramen, Transmiter. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa 63 A Denpasar G.02

Bekerja sebagai Presenter, Jurnalis, Produser program Bali TV ayo bergabung ikuti pelatihan kerja dan magang kerja tamatan Diploma sampai Sarjana berbagai jurusan. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa No. 63 A Denpasar

B.BP.001.10.18.0001000

DIJUAL RUMAH

G.03

DIJUAL RUMAH

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dcr Admin, Sopir, Sales Tk.Bangunan, Hub:08123676218

PENGUMUMAN

B.BP.004.10.18.0001018

Dicri Kary.Asisten Apoteker Min.D3,Segera (081238205400) B.BP.004.10.18.0000962

DIJUAL MOBIL TOYOTA

Avanza G 2010 Silver AsBali Mls Prbd, 082341251453/081933610070

B.BP.001.10.18.0001127

DIJUAL RUMAH Gdg Rmh Arjuna 12 SHM 2.1 M D Saba 900 m 081217800900 2.1 m B.BP.004.10.18.0000967

Jual Rumah Kuta Area LT:1040M2 LB:600M2Hub.081337846384(BUC) B.BP.001.10.18.0000958

DISEWAKAN RUKO

Disewakan Ruko Lt2 Jl.Marlboro I Lok.Strategis H.085100431784 B.BP.001.10.18.0000901

DIJUAL TANAH !Tnh Pinggir Pantai Echo Beach 3A 5A Akomodasi 081338977777 B.BP.001.10.18.0000863

6,8A Jl Sulatri Kesiman Denpsr 100Mt Gatsu Timur/081239999747 B.BP.001.10.18.0001097

BU Djl Tn 1,2Ha Medewi Negara 65Jt/A Pgr Pantai,087748998222 B.BP.001.10.18.0001114

Dijual Tnh Luas 1Are SHM Cocok untuk Rmh/Kos2an H.385Jt Nego Jl.Sari Dana III Gg.Darmayasa Diblakang Citra Land Cargo Ubung Kaja Dps T.081236755057 B.BP.141.10.18.0001117

Djl Tnh 3,5A Lok.Pasar Anyar Sari Ubung Kaja.Tl:0361-231573 B.BP.001.10.18.0001051

Tnh SHM 4Are di Jl Ciung Wenara V/5 Renon(Selatan Bajrasandi)Elit,Nyaman,HP:087839410497 B.BP.001.10.18.0000888

DISEWAKAN TANAH Tanah 7,5A,3+20Th Jln Bumbak, Umalas,Krobokan,Tnh Cantik Jln UtamaH.0811398257/0811392942 B.BP.001.10.18.0001070

DIJUAL RUKO Djl Ruko/Toko sdh brlntai, siap U/LT2,Tmpt strstgis di Central Lovina Singaraja LT 2,60A,SHM, Lengkap sudh Ada IMB,Hrg 2.5M Nego.Jl.Raya Lovina Singaraja Bali.Hub:081999930011 atau 087762552483 Bisa WA

B.BP.001.10.18.0000885

DIJUAL VILLA Dijual Villa,Ds.Gubug Tabanan LT12Are,3KT,Kolam Renang Pinggir Sungai,Jalan Aspal BUC,Hub 081558002553 B.BP.004.10.18.0001103

Jual Villa di Center Kota Banyuwangi,7 menit ke Pantai, Hub:082237670250/081239579291

B.BP.004.10.18.0001060

Rmh Semivila 2Lt+Base,5KT,5KM Kerobokan,Dalung.081239999747

B.BP.001.10.18.0001098

BIRO JASA Siap Bnt Pajak SPT Tahunan&Bln IMB,NPWP SIUP, 081338344155 B.BP.001.10.18.0000120

KEHILANGAN Hilang BPKB No.R2656V2014 Gyr DK 9893 KU AN:Gst Ngurah Putu Swastika,ST Hub:087861494212 B.BP.014.10.18.0001109

PENGUMUMAN Akuisisi PT.Bali Interior Bagus Berkedudukan di Kabupaten Badung - Bali B.BP.001.10.18.0001093


BANGLI

14

Sabtu Kliwon, 27 Oktober 2018

Rangkaian Peringatan Sumpah Pemuda

Polres Gelar Ikrar Bersama di Tukad Krisik Bangli (Bali Post) Jajaran Polres Bangli bersama TNI, masyarakat dan sejumlah pemuda di Kabupaten Bangli, Jumat (26/10) kemarin, melaksanakan ikrar bersama di Tukad Krisik di Desa/Kecamatan Tembuku. Ikrar bersama ini digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober. Dipimpin Kapolres Bangli AKBP Agus Triwaluyo, kegiatan tersebut dihadiri Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn. Andy Pranoto, pejabat utama Polres dan Kodim Bangli, para tokoh masyarakat di

Bali Post/ina

Banjar Tembuku Kelod, serta puluhan pelajar SMA/SMK di Kabupaten Bangli. Ikrar bersama juga diisi kirab bendera, pembacaan puisi, kerja bakti bersih-bersih sampah plastik di sepanjang aliran Tukad Krisik hingga ke Tukad Tangkup, serta pemasangan papan sosialisasi mengenai kebersihan lingkungan. Dalam acara ikrar kemarin dilaksanakan juga deklarasi perdamaian yang ditandai pelepasan beberapa ekor burung merpati oleh Kapolres, Dandim, perwakilan pelajar dan tokoh masyarakat Tembuku. AKBP Agus menyebutkan,

IKRAR - Ikrar bersama yang digelar Polres Bangli bersama TNI, masyarakat, dan generasi muda Bangli di Tukad Krisik, Jumat (26/10) kemarin.

Kemarau, PDAM Pastikan Pasokan Air Bersih Tetap Aman Bangli (Bali Post) -

Musim kemarau yang melanda sejak beberapa bulan terakhir tidak berpengaruh terhadap debit air pada sumber mata air di Bangli. PDAM Bangli memastikan pasokan air bersih untuk belasan ribu pelanggan pada musim kemarau kali ini tetap aman. Direktur PDAM Kabupaten Bangli Wayan Yuliawan Askara mengatakan, debit air pada 28 titik sumber mata air yang dikelola PDAM Bangli tetap stabil. ‘’Secara kasatmata tidak ada pengaruhnya. Malah debitnya nambah besar,’’ ungkapnya saat dihubungi, Jumat (26/10) kemarin.

Guna menjaga suplai air ke para pelanggan tetap terjaga, pihaknya terus melakukan upaya pemeliharaan mata air secara teknis. Tak hanya itu, upaya pemeliharaan juga dilakukan secara niskala yakni dengan menggelar upacara keagamaan salah satunya mendak toya. Ini dilakukan untuk men-

doakan agar wilayah Bangli tetap diberikan kesejahteraan dan tidak sampai mengalami kekeringan. Yuliawan mengakui, dalam kurun waktu beberapa pekan terakhir pasokan air di beberapa wilayah memang sempat mengalami gangguan. Namun, penyebabnya bukan karena debit menurun,

melainkan kerusakan pipa seperti yang sempat terjadi di wilayah Susut. Akibat kondisi itu, warga di wilayah desa setempat tidak mendapat air selama 15 hari. Distribusi air juga diakuinya sempat terganggu karena turunnya tegangan listrik seperti yang terjadi di Desa Undisan. ‘’Karena listrik drop, pompanya mati. Baru tadi (kemarin - red) pagi jam lima kita lakukan pengecekan listrik dan nyalakan lagi. Jadi bukan karena debit air,’’ terangnya.

Rangkaian ’’Karya Panca Wali Krama’’ di Pura Kehen

Pemkab Bangli Gelar Prosesi ’’Mapeed’’

MAPEED - Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat mengikuti prosesi mapeed serangkaian Karya Panca Wali Krama dan Ngusaba di Pura Kehen, Bangli, Jumat (26/10) kemarin. PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bangli, Jumat (26/10) kemarin, menggelar prosesi mapeed serangkaian Karya Panca Wali Krama dan Ngusaba di Pura Kehen, Bangli. Prosesi yang digelar untuk pertama kalinya ini diikuti Wakil Bupati Bangli Sang

Nyoman Sedana Arta dan ribuan ASN di lingkungan Pemkab Bangli. Mapeed dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur dan bakti Pemkab Bangli kepada Ida Batara yang berstana di Pura Kehen. Prosesi mapeed berlangsung pagi hari. Sekitar tiga

ratusan perempuan ASN yang ikut dalam prosesi itu nyuun gebogan, tebasan, penek, rayunan, panca raka, kekukusan dan beberapa banten persembahan lainnya. Mereka berjalan secara beriringan dari depan kantor Bupati Bangli menuju Pura Kehen dengan diiringi lantunan gong. Prosesi ini juga diikuti Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra, Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata dan sejumlah pejabat lainnya. Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan, prosesi mapeed serangkaian Karya Panca Wali Krama dan Ngusaba di Pura Kehen ini dilaksanakan Pemkab Bangli untuk pertama kalinya. Prosesi ini diikuti seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkab Bangli, kecuali yang sedang berhalangan. Dijelaskan Sedana Arta, makna dari digelarnya prosesi mepeed ini adalah sebagai ungkapan syukur dan bhakti Pemkab Bangli kepada Ida Batara Sakti Kehen. Sesuai yang termuat dalam sastra dan purana,

seluruh masyarakat Bangli yang termasuk di dalamnya para pegawai (nayaka praja) di lingkungan Pemkab Bangli memiliki kewajiban untuk ngaturang bakti dan membangun Bangli dengan sepenuh jiwa dan raga. Prosesi mapeed ini juga dilaksanakan untuk memohon agar Ida Batara yang berstana di Pura Kehen selalu memberikan anugerahnya kepada seluruh masyarakat Bangli. Melalui pelaksanaan karya Panca Wali Krama dan Ngusaba di Pura Kehen yang puncaknya berlangsung pada 22 dan 24 Oktober lalu, diharapkan dapat mengembalikan unsur-unsur yang kurang baik ke hakikat sebenarnya. Dengan pelaksanaan karya ini diharapkan masyarakat Bangli dapat semakin bersatu padu membangun Kabupaten Bangli ke arah yang lebih baik. ‘’Semoga kita semua selalu diberikan anugerah kesehatan dan kesejahteraan serta mampu menjalankan dharma agama dan dharma negara dengan baik,’’ kata Sedana Arta. (ad1128)

Tak Dipakai Saat Pemilu 2019

KPU Segera Lelang Ribuan Kotak Suara Aluminium

Bangli (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangli segera melelang ribuan kotak suara berbahan aluminium yang selama ini digunakan untuk kegiatan pemilu. Pelelangan dilakukan lantaran kotak suara tersebut sudah tak lagi dipakai dalam pemilu 2019. Pada pemilu 2019, KPU Bangli akan menggunakan kotak suara berbahan kardus yang salah satu sisinya transparan. Plt. Sekretaris KPU Bangli I Ketut Losen, Jumat (26/10) kemarin, mengatakan pelelangan kotak suara dilakukan dalam rangka penghapusan aset. Sesuai ketentuan KPU RI, nantinya saat pemilu 2019, kotak suara yang digunakan adalah kotak suara model baru berbahan kardus dan transparan. Kotak suara model baru itu sudah dikirimkan ke KPU Bangli belum lama ini. ‘’Tujuannya pakai yang transparan, agar saat pemilih memasukkan surat suaranya, kelihatan,’’ ungkapnya. Total jumlah kotak suara berbahan aluminium yang

akan dilelang sebanyak 2.462 buah. Semuanya masih dalam kondisi baik. Untuk melelang ribuan kotak suara tersebut, pihaknya saat ini masih menunggu persetujuan penghapusan aset dari KPU RI. Setelah ada persetujuan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) untuk pelaksanaan pelelangannya. ‘’Mudah-mudahan sudah bisa dilelang sebelum akhir tahun 2018,’’ ujarnya. Selain kotak suara, pihaknya telah mengusulkan pelelangan 332 buah bilik suara berbahan aluminium. Ratusan bilik suara yang akan dilelang tersebut kondisinya sudah rusak. Sementara 2.439 bilik suara berbahan aluminium yang kondisinya masih baik, akan tetap digunakan dalam pemilu mendatang. Penggunaan sisa bilik suara aluminium itu akan ditambah dengan bilik suara berbahan kardus yang telah diterima KPU Bangli sebanyak 933 buah. ‘’Total kebutuhan bilik suara saat pemilu nanti seban-

Bali Post/ina

KOTAK SUARA - Kotak suara berbahan aluminium milik KPU Bangli. Rencananya, seluruh kotak suara tersebut akan dilelang. yak 3.372 buah. Saat ini kotak maupun bilik suara yang akan dilelang masih disimpan di gudang,’’ kata Losen. Pada Selasa (23/10) lalu, KPU Bangli kedatangan logistik untuk pelaksanaan pemilu 2019. Logistik yang datang berupa kotak suara baru 4.259

buah yang dikirimkan bertahap. Selain itu, KPU juga menerima bilik suara berbahan kardus 933 buah. Saat ini, logistik tersebut disimpan KPU Bangli di sebuah gudang penyimpanan yang berlokasi di Banjar Petak Kelurahan Bebalang. (kmb40)

Meski debit air dinyatakan masih aman, Yuliawan tetap mengimbau masyarakat untuk menghemat air. Pihaknya berencana akan membuat imbauan hemat air berupa pamflet untuk disebar ke 17.200 pelanggan PDAM di Bangli. ‘’Dengan kondisi kemarau seperti sekarang ini, kita tetap akan imbau masyarakat untuk hemat air. Untuk jaga-jaga saja. Biar kemungkinan buruk akibat dampak kemarau tidak terjadi,’’ kata Yuliawan. (kmb40)

melalui ikrar ini diharapkan dapat menumbuhkembangkan semangat juang generasi muda untuk mengisi kemerdekaaan dengan pembangunan. Dipilihnya Tukad Krisik yang kini telah menjadi objek wisata menarik ini adalah agar generasi muda semakin mencintai alam. Melalui kegiatan kerja bakti dan pelepasan burung, generasi muda juga bisa ikut bersama-sama melindungi dan melestarikan alam. ‘’Dengan kegiatan ini, kita harapkan bisa menumbuhkan semangat juang generasi muda dalam mengisi kemerdekaan. Di samping itu, juga agar selalu menjaga alam ini tetap terjaga dengan baik,’’ kata AKBP Agus. (kmb40)

Wayan Yuliawan Askara

Bali Post/ina

SOSOK Tak Sesuai ’’Basic’’ Pendidikan

MENJADI seorang aparatur sipil negara (ASN) harus siap ditugaskan di mana saja. Termasuk harus siap jika diberi kepercayaan menjalankan tugas yang tidak sesuai dengan basic pendidikan yang dimiliki. Hal inilah yang menjadi prinsip Sekretaris Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Kabupaten Bangli A.A. Gde Trisnawijaya, S.Pi., M.Si. Pejabat asal Puri Kelodan, Bangli ini mengaku selama 22 tahun berkarier sebagai ASN, dirinya hanya sempat bertugas di bidang yang sesuai basic pendidikannya selama dua tahun.

Saat itu, dia bertugas di Dinas Perikanan Kota Denpasar sebagai Kasubsi Budi Daya Ikan. Setelah itu, ia dimutasi ke Dinas Lingkungan hidup dan Dinas Pendapatan Denpasar. Saat pindah mengabdikan diri ke Pemkab Bangli, dirinya dipercaya kembali bertugas di dinas yang mengurusi pendapatan. ‘’Kalau di Dinas Pendapatan Denpasar empat tahun, di sini sudah tiga tahun. Jadi, lebih lama ngurusi pendapatan daripada ngurusi ikan,’’ ujarnya. Pria kelahiran 1971 ini mengaku sejak dipercaya bertugas mengurusi pendapatan, dia mau tak mau harus banyak belajar dari nol tentang pendapatan, keuangan dan aturan-aturan terkait lainnya. Itu harus dilakukannya sebab basic pendidikan yang dimilikinya jauh berbeda. ‘’Harus betul-betul belajar agar bisa memahami tugas kita. Bagaimana trik menggali pajak, menghitung potensi pajak. Harus bisa menyesuaikan diri, dengan banyak-banyak mengisi diri, membaca aturan, termasuk belajar banyak dari staf-staf,’’ terangnya. Meski harus belajar dari nol, ia tidak pernah menganggapnya sebagai beban. Trisnawijaya justru bersyukur dengan ditugaskan di bidang yang berbeda dari basic pendidikan karena ia bisa mendapat banyak pengetahuan dan hal yang baru. Baginya tugas yang diberikan pimpinan adalah amanah. Sehingga di mana pun ditugaskan, pria yang hobi jogging ini tetap siap. ‘’Saya suka mengisi diri. Jadi, di mana pun ditugaskan, saya siap,’’ kata ayah tiga anak ini. (ina)


15

Sabtu Kliwon, 27 Oktober 2018

Sulit, Awasi Wisman yang Bekerja di Bali

PEDULI palu

SD Negeri 5 Penatih AISCOM, jl Pulau Solor no.5 Ni Wayan Matrini Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya

Rp Rp Rp Rp Rp Rp $

600.000 500.000 100.000 1.200.000 486.875.848 488.075.848 2.500

Utang Pemerintah Rp 4.416,37 Triliun

Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pembahasan mengenai utang pemerintah pusat semakin populer di berbagai kalangan masyarakat dibandingkan 10 tahun lalu. Menurut catatan Kemenkeu, posisi total utang pemerintah pusat hingga akhir September 2018 mencapai Rp 4.416,37 triliun, terdiri dari pinjaman luar negeri Rp 816,73 triliun, pinjaman dalam negeri Rp 6,38 triliun, surat berharga negara (SBN) berdenominasi rupiah Rp 2.537,16 triliun dan SBN berdenominasi valas Rp 1.056,10 triliun. Hingga akhir September 2018, realisasi pembiayaan utang telah mencapai Rp 304,94 triliun dari Rp 399,22 triliun yang ditetapkan pada APBN 2018, atau telah mencapai sebesar 76,38 persen APBN. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2017, realisasi pembiayaan utang mengalami pertumbuhan negatif 21,62 persen. Sesuai dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, jumlah pinjaman dibatasi

maksimal 60 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Kata Sri Mulyani, sensitivitas terhadap utang 10 tahun lalu berbeda dengan situ asi sekarang. ‘’Karena ada media sosial mungkin,’’ kata Sri Mulyani ketika memberikan kuliah umum di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta, Jumat (26/10) kemarin. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menjelaskan bahwa penetrasi mengenai utang juga sudah meluas di berbagai kalangan, bahkan hingga ke masyarakat yang tinggal di perdesaan. Sri Mulyani bercerita bahwa ketika dirinya mengikuti kegiatan ‘’Kemenkeu Mengajar’’ di SD Negeri Kenari 07 Jakarta Pusat, beberapa siswa bahkan mengetahui soal utang. Ia juga memahami bahwa utang pemerintah menjadi salah satu topik bahasan yang mengemuka dalam debat politik. Debat p olitik mengenai utang, kata Sri Mulyani, tidak bisa dianggap enteng. ‘’Saya tidak mau underestimate,’’ ujarnya. (ant)

Mangupura (Bali Post) Sejumlah perusahaan berjaringan Tiongkok diketahui mempekerjakan tenaga kerja asing. Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, Amran Aris, Jumat (26/10) kemarin mengakui sulit melakukan pengawasan terhadap wisman yang nyambi bekerja di Bali. Sebab, selama ini warga negara asing (WNA) yang datang ke Bali sebagian besar atau sekitar 95 persennya memiliki tujuan berwisata. Sehingga dalam pengawasannya di lapangan, memang sedikit kesulitan. Meski diakui keberadaan WNA ini sulit diawasi karena datang sebagai wisatawan, pengawasan dari pihak Imigrasi tetap berjalan normal bersama dengan tim penga-

06:35 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita 10:05 Wita 11:05 Wita

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Upacara Pitra yadnya dan Atma Wedana (4) Seputar Bali Pagi Akhir Pekan Sehat & Bugar Bali Channel Tourist TV Kartun Kuru Setra Parwa( 2) Belajar Menggambar Menggambar Ulat Galeri Musik Indonesia Bali Channel Tourist TV

12:05 Wita Dharma Wacana Upacara Pitra yadnya dan Atma Wedana (5) 12:30 Wita Bali Channel Tourist TV 13:00 Wita Solusi Alternatif Jamu Tetes Hage 13:30 Wita Dunia Kita 14:00 Wita Klip Bali 14:30 Wita Yowana Magz Pesilat Berprestasi PSPS Bakti Negara Ranting Batu Paras 15:00 Wita Parameter 16:00 Wita Kreasi Anak Pelangi Production Eps 1 16:30 Wita Kreasi Anak Pelangi Production Eps 2 17:00 Wita Nangun Yadnya Karya Rsi Yadnya Padiksan

mengawasi terkait masalah keimigrasian. ‘’Dalam hal pengawasan, kami tidak mungkin membuntuti mereka ke mana mereka berlibur,’’ pungkasnya. Diakuimya, dari pengawasa

Amankan Belasan Anggota DPRD Kalteng dan Swasta

Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan total 14 orang dari pihak DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) dan swasta dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta, Jumat (26/10) kemarin. ‘’Ya benar, memang ada kegiatan tangkap tangan yang dilakukan di Jakarta sejak siang ini. Sampai malam ini ada 14 orang yang diamankan dari pihak DPRD Kalteng dan pihak swasta. Mereka telah dibawa ke kantor KPK untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,’’ kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, di Jakarta, Jumat kemarin. KPK menduga telah terjadi transaksi antara pihak DPRD Kalteng dengan swasta terkait pelaksanaan tugas DPRD dalam bidang perkebunan dan lingkungan hidup. ‘’Selain itu, ada uang ratusan juta

17:30 Wita 18:00 Wita 18:30 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:30 Wita

Pratisentana Bendesa Manik Mas Jero Mangku Gd. Nym. Tjatur lan Jero Mangku Istri Nym. Adi Murtini Br. Gelogor Pemecutana, Denpasar Selatan Kartun Kuru Setra Parwa (3) Puja Trisandya Seputar Bali Malam Giliran Anda Orti Bali Satu Jam Classic Bali TV Lila Cita Calonarang Sanggar Waringin Manik Suci (1) Berita dan Bincang Terkini Folk Song

yang diamankan sebagai bagian dari commitment fee,’’ ucap Basaria. Sesuai KUHAP, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang diamankan itu. ‘’Informasi lebih lanjut akan disampaikan nanti setelah status pihak-pihak yang diamankan tersebut sudah ditentukan maksimal dalam waktu 24 jam. Setelah itu akan disampaikan melalui konferensi pers. Sabtu besok,’’ tuturnya. DPRD Sumut Sementara itu, KPK melimpahkan proses penyidikan ke tahap penuntutan terhadap lima tersangka tindak pidana korupsi suap kepada DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 20142019. ‘’Hari ini penyidikan terhadap lima orang anggota DPRD Sumatera Utara telah selesai sehingga dilakukan pelimpa-

han tersangka dan barang bukti dari penyidik ke penuntut umum atau tahap dua. Berikutnya akan disusun dakwaan dan proses pelimpahan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat kemarin. Adapun perkara yang dilimpahkan adalah untuk tersangka Rijal Sirait, Fadly Nurzal, Rooslynda Marpaung, Rinawatu Sianturi, dan Tiaisah Ritonga. ‘’Persidangan direncanakan akan dilakukan di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Sedangkan untuk tersangka lain sedang dalam proses penyidikan,’’ ucap Febri. KPK juga mengingatkan pada tersangka anggota DPRD Sumut 2009-2014 Ferry Suando Tanuray Kaban yang telah dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk segera

Bali Baru

Demikian pula kepemimpinan Jokowi yang getol mengembangkan ‘’10 Bali baru’’ dan kepemimpinan Bali yang penuh harapan baru. Otoritas khusus untuk Bali sangat tepat dan harus diwujudkan sebelum Pilpres 2019. Ini pasti didukung oleh Jokowi sepanjang ada kesungguhan dan keberanian yang tulus untuk meyakinkannya. Katanya, otonomi khusus pariwisata Bali akan menjadikan pemerintah Bali secara legal memiliki landasan hukum yang kuat untuk menga-

tur tata niaga pariwisata. Di samping itu, Bali akan memiliki peluang dan potensi besar dalam bidang kemandirian sumber keuangan/bisnis dan ekonomi dalam menghasilkan devisa langsung dari LN. Saat ini, katanya, pemerintahan Presiden Jokowi sebagai figur teladan yang sangat terbuka dan mau mendengar/menerima usulan yang konstruktif bagi kepentingan rakyat banyak. Apalagi pemerintah sedang gencar-gencarnya meningkatkan pendapatan devisa negara melalui promosi besar-besaran terhadap 10 destinasi pariwisata di Indonesia. (kmb)

terobosan nyata menjaga Bali,’’ ujarnya. Langkah cepat dalam hal ini mungkin bisa dijabarkan dengan melakukan konsilidasi dengan kabupaten/kota. ‘’Janji untuk mewujudkan one island one management di Bali diapresiasi banyak pihak. Apresiasi publik ini harus dikelola dengan baik,’’ sarannya. Kata Gupta, jika ini bisa dijalankan, ada keyakinan langkah ini akan menghambat kehancuran pengelolaan ruang yang selama ini dominan akibat investasi. Ketegasan menolak investasi pada kawasan hulu dan berpihak pada pengelolaan

tata ruang sesuai peruntukan mestinya menjadi komitmen. Untuk itu, ia berpesan jangan membuang waktu untuk mengawal Bali. Pemimpin Bali harus mengelola respons publik terhadap kinerja kepemimpinan dalam melakukan terobosan. Akan berisiko jika gerakan ini dilakukan ketika tingkat pertisipasi dan dukungan publik kepada pemerintahan melemah. ‘’Saya berharap segera rumuskan otoritas khusus keperiwisataan. Kami tak berharap hasil yang segera tetapi jalan menuju penyelamatan Bali jelas,’’ ujarnya. (dir)

Wilayah Lain ‘’Bukan langsung kita reaktif begitu, kita lihat masih ketergantungan Bali terhadap wilayah lain. Perjuangan lain masih banyak yang lebih penting dibandingkan sekadar memperjuangkan otoritas di bidang pariwisata,’’ ujar Cok Ace. Menurutnya, ada hal lain yang lebih dulu bisa diperjuangkan. Seperti dana perimbangan dari pariwisata dan masih banyak yang harus diperjuangkan (BP, 26/10). Gupta berpandangan, kini Bali memasuki era baru sehingga langkah yang dilaku-

kan pun harus lebih maju dan terukur. Targetnya juga harus jelas. Inkindo memandang penyelamatan ruang kini menjadi masalah serius bagi Bali. Menjaga Bali tak cukup dengan meminta dana perimbangan, namun langkah nyata dan berani dalam mengawal Bali. Ia mengatakan tingginya kepemilikan investasi oleh pengusaha dari luar Bali di tanah Bali membuktikan adanya kepincangan di Bali. Aliran penduduk yang tak terkendali dan mulai rusaknya ekosistem dan bentangan alam Bali, merupakan masalah besar bagi Bali. ‘’Saya sependapat

datang untuk berwisata, hal itu tidak menjadi masalah,’’ ujarnya. Dalam melakukan pengawasan WNA, pihaknya memang tidak diperbolehkan melakukan pengawasan secara frontal. Bukan hanya untuk wisatawan Tiongkok, juga berlaku untuk wisatawan dari negara lain. Terkait koordinasi dengan Disnaker, Amran mengaku memang terus melakukan koordinasi intensif melalui Timpora. (kmb23)

OTT KPK di Jakarta

Sabtu, 27 Oktober 2018 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita

wasan orang asing (Timpora). Terkait adanya WNA yang nyambi bekerja, menurutnya, itu bisa dibatasi oleh pihak pemerintah daerah. Karena, di Imigrasi hanya bertugas

Timpora selama ini, memang ada ditemukan terindikasi menyalahgunakan visa kunjungan. Pihaknya juga sudah memberikan sanki tegas kepada WNA yang melanggar keimigrasian. ‘’Terkait sanksi, mereka bisa di-black list untuk datang ke Indonesia. Bagi yang ke Indonesia untuk melakukan bisnis, tentu merugikan mereka karena tidak bisa kembali datang ke Indonesia dalam rentan waktu tertentu. Namun, bagi mereka yang

dengan Guberur Bali, bahwa Bali jangan terlena. Bali jangan kita pikir baik-baik saja. Tantangan besar menjaga Bali menghadang. Tantangan itu dari sisi budaya, alam dan ketenagakerjaan merupakan masalah besar. Kepincangan perimbangan ekonomi juga merupakan masalah serius,’’ ujarnya. Ketut Gupta mengatakan otoritas pengelolaan kepariwisataan merupakan salah satu pilihan sikap untuk membangun daya tawar ke pusat. ‘’Dengan tagline ‘satu jalur’ yang dikendalikan oleh Gubernur Bali, saya menaruh harapan baru bahwa Bali bisa melakukan

menyerahkan diri. ‘’Tidak ada gunanya melarikan diri dari proses hukum. Lebih baik hadapi dan berikan pembelaan secara tepat jika memang ada yang menjadi keberatan yang bersangkutan,’’ kata Febri. Dari total 38 tersangka terkait kasus suap itu, total hingga saat ini 28 tersangka sudah ditahan

dan 10 orang tersangka lainnya belum ditahan. Sebelumnya, KPK pada 3 April 2018 telah mengumumkan 38 anggota DPRD Provinsi Sumut sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi memberi atau menerima hadiah terkait fungsi dan kewenangan anggota DPRD Sumut 2009-2014 dan/atau 20142019. (ant)

Jakarta (Bali Post) – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (26/10) sore melemah sebesar 37 poin menjadi 15.212 dibandingkan posisi sebelumnya 15.175 per dolar AS. Dua hari sebelumnya rupiah sempat menguat. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Jumat kemarin, mengatakan perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok akan menekan prospek ekonomi global, sehingga pelaku pasar cenderung mengambil posisi aman dengan memegang mata uang safe haven. ‘’Dolar AS masih menjadi salah satu mata uang safe haven, situasi itu menopang fluktuasi dolar AS di pasar valas,’’ katanya.

Selain itu, lanjutnya, faktor geopolitik juga turut membayangi. Amerika Serikat kembali terlibat konflik dengan Rusia, yang terjadi setelah Presiden AS Donald Trump berencana menarik AS keluar dari perjanjian senjata nuklir dengan Rusia. Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Rully Nova menambahkan, salah satu sentimen yang datang dari dalam negeri yakni defisit transaksi berjalan masih menjadi yang membebani fluktuasi investor. ‘’Pelaku pasar memandang negatif defisit transaksi berjalan. Namun, secara umum ekonomi nasional cukup solid sehingga depresiasi rupiah tidak terlalu dalam,’’ katanya. (ant)

Rupiah Kembali Melemah

Kajian Cermat ‘’Kebetulan Gubernur juga mempunyai akses yang kuat ke pusat, dengan Jokowi karena satu partai dan juga mantan DPR-RI. Jadi, sekarang saatnya memanfaatkan koneksi yang ada untuk kebaikan Bali. Jangan sampai menunda, tapi jangan sampai ada juga riak-riak yang tidak mendukung,’’ jelasnya. Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry

mengatakan, usulan otoritas khusus membutuhkan kajian cermat. Terutama dari sisi regulasi yang akan menjadi payung hukumnya. ‘’Regulasi di atasnya adalah aspek yang perlu dikaji dengan cermat terkait dengan usulan tersebut. Dari aspek regulasi itulah, baru bisa dirumuskan bentuk kelembagaan, mekanisme serta tugas, wewenang dan tanggung jawab,’’ ujarnya, Jumat (26/10) kemarin. (kmb42/kmb32)


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Sabtu Kliwon, 27 oktober 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

KKI Badung Ingin Eksis

Piala Asia U-19

Mangupura (Bali Post) – Ketua Umum Pengprov KKI Bali A.A. Ngurah Mahendra melantik jajaran pengurus KKI Badung periode 2016-2020 yang dikomandoi Ketua Umum I Nyoman Ardana (penyandang sabuk DAN I Karate-do) di ruang Kerta Gosana Puspem Badung, Kamis (25/10). Acara pelantikan mundur selama dua tahun. Ketua Umum KKI Badung Nyoman Ardana didampingi Ketua Harian I Nyoman Sulendra mengakui pelantikan agak mundur, tetapi KKI Badung selalu eksis dalam berbagai kejuaraan. Ke depan dia bertekad meningkatkan dua hal yakni kuantitas dan kualitas. Semakin banyak jumlah anggota KKI, tentu akan semakin gampang memilih atlet. ‘’Saya optimis dapat meningkatkan dua hal itu. Ini atas semangat dan dorongan rekan-rekan di keluarga KKI Badung,’’ terangnya. Ketua Harian KKI Badung I Nyoman Sulendra menambahkan, pada Porprov Bali di Gianyar, karate Badung mengalami penurunan prestasi. Badung yang sebelumnya juara umum, turun ke urutan ketiga. Melihat kondisi itu, dia bertekad KKI Badung mampu menyumbangkan 50 persen atletnya ke kontingen karate Porprov Badung. ‘’KKI membidik prestasi terutama di kategori kumite,’’ tandasnya. Dalam program ke depannya, KKI Badung menekankan soal kepelatihan dan SDM termasuk perwasitan. Apalagi sudah sukses menggelar kejuaraan antardojo di Ungasan, November 2017. Kejuaraan internal di KKI Badung akan lebih diintensifkan lagi. Pada Desember mendatang akan kembali mengadakan kejuaraan antardojo. ‘’Dari sisi prestasi, KKI Badung masih teratas di internal perguruan FORKI dalam raihan medali. Untuk itu, atlet terus didorong aktif ikut kejuaraan di luar Bali,’’ imbuh Sulendra. Ketua Umum Pengprov KKI Bali A.A. Ngurah Mahendra mengaku sangat salut atas tekad dan semangat juang KKI Badung. Di tengah keterbatasan kondisi fisiknya, Ketua Umum KKI Badung tidak diragukan lagi dalam mengemban tugasnya. ‘’Kami sangat apresiasi,’’ jelas penyandang DAN IV Karate-do Int ini. (kmb)

Enam Pesilat ke Pelatnas

Denpasar (Bali Post) Enam atlet pencak silat Bali dipanggil memasuki pemusatan latihan nasional (pelatnas) persiapan mengikuti Kejuaraan Dunia 2018. Mereka adalah Komang Harik Adi Putra (kelas E), Kadek Wahyu (kelas G), Ni Made Dwima Febriani (tunggal), Ni Kadek Ratnadewi, Ni Ketut Risnadewi dan Luh Putu Ekapratiwi. Sekum Pengprov IPSI Bali Nyoman Yamadhiputra menjelaskan, mereka dipanggil karena selama ini merupakan pesilat terbaik di Bali. ‘’Jadi, kami anggap wajar pemanggilan ini, sebab mereka menghuni pelatnas untuk persiapan kejuaraan dunia,’’ katanya di Denpasar, Jumat (26/10) kemarin. Kejuaraan Dunia Silat 2018 digelar di Singapura, 11-17 Desember mendatang. Pesilat yang dipanggil harus segera berada di Padepokan Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Mereka harus sudah masuk pelatnas pada Sabtu (27/10) ini. Komang Harik Adi Putra belum bisa bergabung hari ini. Alasannya, dirinya harus bertemu Gubernur Bali Wayan Koster berkaitan Hari Sumpah Pemuda, Minggu (28/10) besok. ‘’Saya kemungkinan baru bisa bergabung di pelatnas pada Senin (29/10) lusa,’’ ucap pesilat yang mendapatkan perunggu pada Kejuaraan Dunia 2016 di Bali ini. Harik bersama Ni Made Dwi Yanti adalah dua pesilat Bali yang meraih medali emas pada Asian Games 2018. Mereka mengambil jatah PNS dan masih dalam tahap seleksi. ‘’Saya sudah mengikuti wawancara dan masih ada tes susulan lagi,’’ jelasnya. (022)

Bali Post/ant

ARAHAN - Pelatih Timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri (kiri) memberikan arahan kepada sejumlah pemainnya saat mengikuti latihan di Lapangan A Senayan, Jakarta. Indonesia menantang Jepang pada perempatfinal Piala Asia U-19 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (28/10) besok.

Indra Sjafri Sudah Pahami Kekuatan Jepang

Jakarta (Bali Post) – Pelatih tim nasional sepak bola Indonesia U-19 Indra Sjafri mengklaim telah memahami kekuatan timnas Jepang yang bakal menjadi lawan anak asuhnya pada babak delapan besar Piala AFC 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (28/10) besok. ‘’Semua informasi tentang Jepang sudah didapat dan kami akan antisipasi terhadap semua hal yang terjadi nanti,’’ kata Indra Sjafri usai memimpin latihan di Lapangan A Senayan, Jakarta, Jumat (26/10) kemarin. Latihan menjelang pertandingan hidup-mati ini diikuti 23 pemain. Dua pemain harus menjalani latihan terpisah yaitu Egy Maulana dan Rivaldo Ferre. Kedua pemain kunci saat menghadapi Uni Emirat Arab ini dinilai kondisinya belum maksimal. Pelatih membagi latihan dalam beberapa fase, mulai dari pemanasan hingga melakukan strategi. Beberapa skema permainan juga diaplikasi meski belum dilakukan dengan detail. Antisipasi bola atas dan bawah turut menjadi menu latihan Witan Sulaeman

Bali Post/ist

Ni Ketut Risnadewi (kiri), Ni Luh Putu Ekapratiwi (tengah) dan Ni Kadek Ratnadewi.

Smansa Bertekad Kawinkan Gelar

Denpasar (Bali Post) Tim bola basket putra dan putri SMAN 1 Denpasar (Smansa) bertekad mengawinkan gelar juara pada Kejurnas Basket AntarSLTA Piala Kadispora Bali 2018 di GOR Ngurah Rai. Tim putra Smansa bakal meladeni SMAN 5 Denpasar (Smanela) pada babak semifinal yang digelar Sabtu (27/10) ini. Smanela melenggang ke babak empat besar setelah menang atas SMKN 1 Kuta Selatan (Smeksa) yang tidak hadir ke lapangan. Oleh karena Smeksa dinyatakan WO, maka otomatis Smanela unggul 20-0. Semifinalis lainnya mempertemukan SMAN 2 Denpasasr (Resman) dengan SMAK Soverdi. Pelatih tim putra Smansa I Gusti Ngurah Rusta Wijaya mengakui target asuhannya memang menjuarai kejurnas ini. Dirinya sudah membekali pemainnya dengan strategi terbaik guna menaklukkan Smanela. ‘’Asalkan Charlie dan kawan-kawan mengikuti instruksi pelatih, kami yakin menang,’’ katanya. Tekad yang sama juga dilontarkan kapten tim putri Smansa Made Dita Pramesti. Dita dan kawan-kawan menang mutlak 101-8 atas SMAK Santo Yoseph (Sanjose) pada pertandingan penyisihan terakhir, Jumat (26/10) kemarin. Lawan yang dihadapi di semifinal adalah SMAN 1 Mengwi. ‘’Semoga saja kami bisa mengalahkan lawan. Kami juga ingin merebut gelar juara. Tim kami sudah sering juara dalam berbagai turnamen,’’ jelas Dita. Pada semifinal putri lainnya tampil Sekolah Khusus Olahaga (SKO) Ragunan Jakarta melawan SMAN 2 Denpasar (Resman). (022)

Bali Post/ist

Made Dita Pramesti, kapten tim putri SMAN 1 Denpasar.

dan kawan-kawan. Tak segan pelatih asal Sumatera Barat itu menghentikan latihan jika pemain tidak menjalani instruksi dengan baik. Latihan yang sama bahkan beberapa kali diulang. ‘’Latihan ini sebagai persiapan kami melawan Jepang. Kita sudah siapkan plan, tinggal konsentrasi untuk pertandingan nanti,’’ papar Indra Sjafri. Lawan yang dihadapi pasukannya memiliki kemampuan yang merata. Untuk itu, pihaknya tidak akan menginstruksikan pemain secara khusus mengawal satu pemain, namun minta

Nikmati Permainan, Jonatan Melaju Paris – Jonatan Christie melaju ke babak perempatfinal turnamen bulu tangkis Prancis Terbuka 2018 setelah mengalahkan Sai Praneeth dari India dua game langsung 21-16, 21-14, Jumat (26/10) kemarin. Kemenangan ini menambah catatan keunggulan pemain tunggal putra Indonesia itu menjadi 2-1. Pada pertandingan yang berlangsung malam di Stadion Pierre de Coubertin, Jonatan mengaku dapat menikmati permainannya. ‘’Puji Tuhan saya main lebih enak dari kemarin, jujur saya agak trauma dengan kekalahan di turnamen sebelumnya. Sekarang saya tak mau sia-siakan kesempatan. Saya mengatur pola pikir bahwa main di Paris ini enak, harus nikmati,’’ kata Jonatan yang melaju ke babak kedua setelah mengalahkan pemain India lainnya Sameer Verma 16-21, 21-17, 21-15. Di babak delapan besar, Jonatan akan berhadapan dengan Chen Long (Tiongkok). Laga ini merupakan ulangan babak final beregu putra Asian Games 2018. Kala itu Jonatan dikalahkan Chen dengan skor 21-19, 16-21, 18-21. Indonesia meloloskan lima wakil ke perempatfinal. Selain Jonatan adalah Gregoria Mariska Tunjung, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Tontowi Ahmad/LIliyana Natsir. Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih tiket ke delapan besar usai menundukkan Jakkampudi Meghana/Poorvisha S. Ram (India) 21-15, 21-13. Greysia/Apriyani, unggulan keempat yang juga juara bertahan, langsung berlaga di babak kedua karena lawannya Du Yue/Li Yinhui (Tiongkok) terpaksa mundur. Ini gara-gara Du mengalami cedera saat bermain ganda campuran bersama He Jiting. Di perempatfinal, Greysia/Apriyani berhadapan dengan Maiken Fruergaard/Sara Thygesen. Wakil Denmark ini lolos lewat kejutan dengan mengalahkan unggulan keenam Shiho Tanaka/ Koharu Yonemoto (Jepang) 21-19, 21-19. Sementara itu, langkah Praveen Jordan/ Melati Daeva Oktavianti dihentikan unggulan kedua Wang Yilyu/Huang Dongping 14-21, 12-21. Kurang konsisten dalam ketahanan menghadapi pola main lawan menjadi penyebab utama kekalahan Praveen/Melati. ‘’Kalau dilihat dari awal sebetulnya permainannya seimbang, tetapi kami kurang tahan di lapangan. Kami terbawa pola main mereka,’’ ujar Praveen. (kmb)

mewaspadai semua kemampuan calon. ‘’Saya tidak mewaspadai satu pemain. Yang main bola itu 11 pemain, jadi 11 pemain Jepang kami antisipasi,’’ tegasnya. Terkait kapten tim Nurhidayat yang bakal absen saat menghadapi Jepang, Indra mengaku tidak mempermasalahkan kondisi tersebut, karena pemain yang dibawa ke Piala AFC U-19 ini memiliki kemampuan yang sama. Khusus untuk posisi Nurhidayat di bek tengah telah disiapkan tiga pemain. Layar Lebar PSSI sebagai tuan rumah penyelengaraan Piala AFC U-19 mengantisipasi lonjakan penonton pada pertandingan Indonesia melawan Jepang di Stadion Utama GBK dengan menyiapkan layar lebar (big screen) di area pertandingan. ‘’Kita siapkan di parkir timur, tenggara dan utara,’’ kata Direktur Hubungan Media dan Promosi Digital PSSI Gatot

Widakdo. Pertandingan timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia U-20 ini diprediksi banyak menyedot masyarakat untuk datang langsung ke stadion terbesar di Tanah Air itu. Apalagi momen ini sangat ditunggu-tunggu oleh pencinta sepak bola Nusantara. PSSI juga menyiapkan tiket yang cukup banyak yakni 70.505 lembar dalam berbagai kategori. Harga termurah Rp 75 ribu dan termahal Rp 800 ribu. Penjualan dilakukan dalam dua sistem yaitu online dan offline. Untuk online sudah dilakukan melalui situs resmi PSSI. Sebanyak 40.781 lembar tiket yang dijual. Sementara sisanya dijual melalui offline di Bellezza Shopping Arcade unit 65-66 (depan ITC Permata Hijau) dan pada hari H di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan. Penjualan offline dimulai Sabtu (27/10) ini pukul 09.00 WIB hingga selesai. (ant)

Liga Eropa

Loftus-Cheek Cetak Trigol Pertama London – Ruben Loftus-Cheek mencetak trigol saat Chelsea mengalahkan BATE Borisov 3-1 dalam laga penyisihan Grup L Liga Eropa di Stadion Stamford Bridge, London, Inggris, Jumat (26/10) dini hari kemarin. Hasil ini melanjutkan catatan sempurna The Blues yang membuatnya bertengger di puncak klasemen Grup L dengan raihan 9 poin. Ini merupakan hattrick pertama Loftus-Cheek yang tak pernah mencetak lebih dari dua gol dalam semusim sepanjang kariernya. Pemain tengah ini mengaku sempat berpikir bisa mencapai hal tersebut di babak pertama, namun akhirnya harus bersabar hingga pertengahan babak kedua. ‘’Sungguh menyenangkan bisa mencetak tiga gol pertama dalam karier saya. Berjalan memasuki ruang ganti, rekan-rekan setim memberikan tepuk tangan,’’ ujar Loftus-Cheek. Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, menyebut Loftus-Cheek kini lebih pas dalam skema sepak bola yang diterapkannya. Kendati memuji inisiatifnya dalam urusan menyerang, pemain Inggris berusia 22 tahun ini perlu meningkatkan kemampuannya ketika bertahan. ‘’LoftusCheek bermain sangat baik. Dia perlu meningkatkan lagi kemampuannya saat bertahan, tapi bukan cuma dia yang begitu,’ ungkapnya sebagaimana dilansir laman resmi UEFA. Di bagian lain, pelatih AC Milan Gennaro Gattuso melancarkan kritik terhadap penampilan timnya saat

dibekuk Real Betis 1-2 dalam lanjutan penyisihan Grup F di Stadion San Siro, Italia. Tak hanya menyebut penampilan timnya buruk, Gattuso bahkan mengatakan apa yang diperlihatkan Samu Castillejo sebagai performa yang memalukan. ‘’Kami bermain tanpa kepercayaan diri. Para pemain seperti terkungkung di dalam pikirannya sendiri,’’ sebutnya. Gattuso juga tidak ragu mengatakan bahwa Betis pantas membawa pulang tiga poin dari San Siro, setelah gol Toni Sanabria dan Giovani Lo Celso bersarang di gawang Pepe Reina dan Milan hanya bisa membalas lewat Patrick Cutrone pada 10 menit terakhir. Kekalahan dari rival sekota Inter Milan dalam Derby della Madonina di Liga Italia pada akhir pekan lalu seolah membayangi penampilan Milan kala menghadapi Betis. Sempurna Arsenal menjaga catatan sempurnanya di Liga Eropa setelah mencatat kemenangan 1-0 di markas Sporting Lisbon. Gol semata wayang The Gunners dibukukan Danny Welbeck. Kemenangan ini sekaligus mengokohkan posisi klub London itu di puncak klasemen Grup E dengan koleksi 9 poin. Hal serupa dilakukan FC Zuerich (Swiss) setelah menaklukkan Bayer Leverkusen (Jerman) di Grup A dan RB Salzburg (Austria) yang menang 3-0 atas Rosenborg di laga Grup B. Sevilla berhasil masuk ke dalam rekor kemenangan terbesar dalam pertandingan Liga Eropa usai membantai tamunya Akhisar Belediyespor (Turki) 6-0. Kemenangan dalam laga penyisihan Grup J ini menempatkan Sevilla sejajar dengan lima klub lain dalam skor paling telak yang pernah dicatatkan dalam kompetisi yang resmi bergulir sejak 2009-2010. Klub Spanyol lainnya, Villarreal, menggelar pesta lima gol tanpa balas saat menjamu Rapid Wina dalam lanjutan penyisihan Grup G. Tambahan tiga poin membawa Villarreal naik ke peringkat kedua klasemen dengan koleksi 5 poin menggeser Rapid (3) ke urutan ketiga. (ant/rtr)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Sabtu 27 Oktober 2018 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu